P. 1
sejarah, prinsip, macam dan sistem demokrasi di indonesia

sejarah, prinsip, macam dan sistem demokrasi di indonesia

|Views: 110|Likes:
sejarah, prinsip, macam dan sistem demokrasi di indonesia
sejarah, prinsip, macam dan sistem demokrasi di indonesia

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Lutvi Suci Mardianti on Mar 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

10/27/2013

$0.99

USD

pdf

text

original

DAFTAR ISI

Daftar isi BAB I BAB II BAB III PENDAHULUAN PERMASALAHAN PEMBAHASAN A. Sejarah dan Pengertian Demokrasi B. Prinsip-prinsip Demokrasi C. Pembagian Demokrasi D. Demokrasi Langsung E. Demokrasi Perwakilan F. Partisipasi dan Komunikasi Politik G. Pelaksanaan Demokrasi Di Indonesia BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Daftar Pustaka i 1 3 4 4 7 10 11 12 13 13 19 19 21

i

1

BAB I PENDAHULUAN

Demokrasi merupakan salah satu bentuk pemerintahan secara klasik menurut Plato, dan yanglainnya adalah monarki dan aristokrasi. Munculnya bentuk pemerintahan demokrasi pada awalnya adalah untuk memulihkan hak asasi manusia, mengangkat harkat, martabat dan derajat manusia, serta memberi kekuasaan pada rakyat. Demokrasi juga dapat menjadi sistem politik. Banyak negara di dunia yang menganut sistem demokrasi, dengan bentuk pemerintahan yang berbeda, seperti negara Indonesia, India, Amerika Serikat, dan Perancis yang bentuk pemerintahannya adalah republik, dan masih banyak negara lainnya. Namun proses pendemokrasian berbeda pada tiap negara, tergantung bagaimana negara tersebut memberikan hak dan kewajiban kepada rakyatnya dalam hal pemerintahan. Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yg sejajar satu sama lain. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks and balances. Demokrasi identik dengan kebebasan. Hal ini sesuai dengan pernyataan Aristoteles yang menyebutkan bahwa ”Landasan negara yang demokrasi adalah kebebasan (The basis of a democratic state is liberty)”. Dan sebuah pendapat dari Mohandas Gandhi yang menyatakan bahwa ”Intoleransi merupakan bentuk kekerasan dan hambatan bagi tumbuhnya sebuah semangat yang benar – benar demokrasi”. Jika dilihat dari hal tersebut, maka dengan demokrasi, kemungkinan terjadinya perselisihan, konflik, ataupun perpecahan dapat diperkecil, jika dilaksanakan tanpa hambatan. Sehingga dapat tercipta masyarakat yang adil dan sejahtera secara merata. Nemun apabila negara terlalu memberikan kebebasan kepada warganya, dapat mengakibatkan tingginya angka kejahatan, seperti

2 . pembunuhan. dan perampokan. seperti yang terjadi di Amerika Serikat walaupun menjadi negara yang paling modern di dinia. homoseksual. pemerkosaan.perzinahan.

Apakah arti dari demokrasi? 2. Apa sajakah prinsip – prinsip dalam demokrasi? 3. Demokrasi terdiri dari berapa macam? 4. Bagaimana proses pelaksanaan demokrasi di Indonesia? .3 BAB II PERMASALAHAN Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam penulisan makalah ini adakah sebagai berikut : 1.

Kata "demokrasi" berasal dari dua kata. oleh rakyat dan untuk rakyat. dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18. Mayor . atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat. Demokrasi adalah keadaan negara dimana dalam sistem pemerintahannya. Sejarah dan Pengertian Demokrasi Istilah "demokrasi" berasal dari Yunani Kuno yang tepatnya diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Menurut Carol C. sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan dari rakyat. Gould Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang didalamnya rakyat memerintah sendiri. Menurut Henry B. 2. para calon bebas bersaing untuk memperoleh suara dan semua penuduk berhak memberikan suara. bersamaan dengan perkembangan sistem "demokrasi" di banyak negara. 3. baik melalui partisipasi langsung dalam merumuskan keputusan – keputusan yang mempengarui mereka maupun dengan cara memilih wakil – wakil mereka. Namun. Negara tersebut dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern.4 BAB III PEMBAHASAN A. arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu. Di dalam sistem itu. Menurut Samuel Huntington Suatu sistem politik disebut demokrasi apabila para pembuat keputusan kolektif yang paling kuat dalam sistem itu dipilih melalui pemilihan yang jujur dan adil. dan kratos / cratein yang berarti kekuasaan atau kedaulatan atau pemerintahan. yaitu demos yang berarti rakyat atau penduduk. Berikut merupakan beberapa pengertian demokrasi menurut para ahli : 1. kedaulatan ditangan rakyat. kekuasaan tertinggi berada dalam keputusan bersama rakyat.

Penguasaan pusat terhadap daerah disebut sentrlistis. oleh rakyat. Pemerintahan oleh rakyat berati pemerintahan negara itu dijalankan oleh rakyat . sedangkan lawannya penyerahan urusan kepada daerah disebut desentalisasi. Dalam hal ini rakyat memegang kedaulatan atau kekuasaan tertinggi dalam negara demokrasi. for the people). tetapi orang – orang itu pada hakikatnya telah dipilih dan mendapat mandat dari rakyat. dan untuk rakyat (Government of the people. Rakyat adalah sumber kekuasaan. 7. 6. Menurut Plato Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh rakyat dan dijalankan untuk kepentingan rakyat banyak. Pemerintahan untuk rakyat berarti pemerintahan yang menghasilkan dan menjalankan kebijakan-kebijakan yang diarahkan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat.Sistem politik demokrasi adalah sistem politik yang kebijaksanaan umumnya dibuat berdasarkan prinsip mayoritas oleh para wakil rakyat dalam suatu pemilihan berkala yang didasarkan atas prinsip persamaan politik dan dalamsuasana terjaminnya kebebasan politik. 5. Menurut Abraham Lincoln Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat. Menurut International Commision of jurist Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang menjamin hak untuk membuat keputusan politik diselenggarakan oleh warga Negara melalui wakil yang terpilih dan bertanggungjawab kepada mereka melalui suatu pemilu yang bebas. Dalam suatu negara terdapat hubungan pusat dengan daerah. 5 . sehingga jalannya pemerintahan diawasi oleh rakyat. meskipun dalam prakik yang menjalankan penyelenggaraan negara itu pemerintah. Pemerintahan ini dijalankan berdasarkan aspirasi dari rakyat. Pemerintahan dari rakyat berarti pemerintahan negara itu mendapat mandat dari rakyat untuk menyelenggarakan pemerintahan. Menurut Abdul Ghani Ar Rahhal Demokrasi sebagai “kekuasaan rakyat oleh rakyat”. 4. by the people.

4. sedangkan untuk mencapai efektivitas dilakukan sentralisasi misalnya untuk keperluankeperluan politik dan ekonomi. 2. 7. maka cenderung melaksanakan sentralisasi. sedangkan bila rezim yang berkuasa adalah yang memakai paham demokrasi maka cenderung dilaksanakan desentralisasi. 3. Faktor Geografis Negara kepulauan karena terpisah-pisah maka untuk efisiensi kerja pemerintah biasanya melaksanakan desentralisasi. 5. yaitu pemberian otonomi yang luas supaya lebih efisien waktu dan tenaga. sebaliknya negara yang sejak masa silamnya terkenal damai tetapi masyarakatnya banyak protes lebih baik dilaksanakan desentralisasi bagi mereka. Faktor Rezim yang Berkuasa Jika rezim yang berkuasa dalam suatu negara adalah rezim yang otoriter. Faktor Politik penduduknya cenderung 6 . sedangkan negara kesatuan lebih baik melaksanakan sentralisasi dalam menjaga kesatuan bangsa. Faktor Sifat dan Bentuk Negara Negara federal cenderung untuk melaksanakan asas desentralisasi.Ada tujuh faktor yang mendrong suatu negara akan memakai desentralisasi (dispersion power) atau cenderung memakai sentralisasi (concentration power). sebaliknya negara kontinental mudah mengaturdengan sentralisasi. 6. sebaliknya negara yang heterogen melaksanakan desentralisasi. adalah sebagai berikut: 1. Faktor Efisiensi dan Efektivitas Untuk memperoleh efisiensi dilaksanakan desentralisasi. Faktor Sejarah Negara yang sering terjadi pemberontakan diimbangi dengan adanya sentralisasi begitu juga negara yang sering melakukan peperangan. Faktor Warga Negara Negara yang homogen penduduknya cenderung umtuk melaksanakan sentralisasi.

sedang bila kebijaksanaan pemerintah di bidang politik. Adanya kebebasan individu 7 . dengan otonomi yang seluas-luasnya. atau untuk membentuk kekuatan fisik (strategi militer) maka sebaiknya dilakukan sentralisasi. Hal tersebut terwujud bila pemerintah 4. Sedangkan sistem pemerintahan yang terlalu desentralisasi walaupun akan merupakan perwujudan pendemokrasian yang besar di daerah. Adanya pemilihan umum yang bebas Untuk terpilihnya pemimpin pemerintahan yang dikehendaki oleh rakyat atau anggota-anggota lembaga perwakilan yang akan mewakili suara rakyat itu sendiri perlu senantiasa ada pemilihanumum yang tidak dipengaruhi (bebas). kekuasaan (power) dipisahkan atau dibagi-bagi antara pembuat undang-undang dengan pelaksana undangundang. agar terjadi saling mengawasi (cheking power with power). tetapi sebagai konsekuensinya akan menimbulkan keberagaman yang beraneka warna kedaerahan (propinsialisme) B. misalnya dengan ekonomi yaitu bertujuan untuk memperlaju pembangunan. 3. perlu keikutsertaan rakyat dalam menilai pemerintahan. Prinsip – Prinsip Demokrasi Secara umum prinsip .Bila hendak menciptakan wadah pendidikan politik bagi masyarakat maka sebaiknya dilangsungkan desentralisasi. Pada prinsipnya sistem pemerintahan yang terlalu sentralisasi akan mengurangi pendemokrasian di daerah karena ketatnya pengawasan. Adanya manajement yang terbuka Untuk tidak terciptanya negara tirai besi yang kaku dan otoriter. pembangunan dan pelayanan kemasyarakatannya dihadapan rakyat.prinsip demokrasi adalah sebagai berikut di bawah ini: 1. Adanya pembagian kekuasaan Untuk tidak timbulnya diktatorisme. mempertanggungjawabkan pelaksanaan pemerintahan. hal ini tentu akan menimbulkan keseragaman dalam negara. 2.

6. dan kebebasan mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan masing-masing. Hal ini dibuktikan dengan vokalnya para anggota parlemen dan bebasnya mereka dari kekhawatiran recall organisasi yang mengurusnya. atau terhadap golongan ekonomi lemah seperti pedagang kaki lima. misalnya terhadap agama yang minoritas penganutnya. setiap lapisan masyarakat harus memiliki kebebasan berbicara. baik penyampaian kritik terhadap pemerintah maupun terhadap diri seseorang. 5. 9. Adanya pengakuan hak minoritas Untuk adanya perlindungan terhadap kelompok minoritas. sehingga keluarga pejabat pemerintah tersebut atau pejabat pemerintah itu sendiri apabila diadili dapat diputuskan hukumannya dengan adil. kebebasan beribadah. maka aparat peradilan harus bebas dari pengaruh eksekutif. maka hukum hendaknya ditempatkan pada rujukan tertinggi. 8. Adanya pers yang bebas Untuk menjamin kehidupan pers di negara yang demokratis. harus ada pengakuan hak. diperlukan beberapa partai politik bebas bersaing dalam mengemukakan dan mengartikulasikan kepentingan masyarakat dalam negara tersebut. 7.Untuk membuktikan bahwa rakyat tidak dihantui rasa ketakutan. 10. dengan demikian warga negara bersama kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan. Adanya musyawarah 8 . yang Adanya beberapa partai politik Untuk tidak timbul diktator partai. Adanya peradilan yang bebas Untuk tidak ikut campurnya aparat pemerintahan (dalam arti sempit) dalam peradilan umum. Adanya pemerintahan yang berdasarkan hukum Untuk tidak timbulnya negara yang tidak berdasarkan kekuasaan belaka (machsaat).pers itu sendiri harus bebas menyuarakan hati nuraninya.

pemerintahan dijalankan secara mayoritas. Adanya perlindungan hak asasi Untuk melindungi harkat kemanusiaan. 11. Adanya persaingan keahlian 9 . Misalnya kepala negara atau kepala pemerintahan tidak boleh menunjuk kepala perwakilan. maka diserahkan kepada beberapa orang elit pemerintahan. 16. undang-undang dasar suatu negara harus mencantumkan secara tertulis bahwa kedaulatannya berada di tangan rakyat. mutlak diperlukan adanya pengawasan terhadap jalannya dan pengaturan administrasi negeri itu sendiri. Adanya pemerintah yang konstitusional Untuk tidak timbulnya negara yang bersifat absolutisme. 12. di negara demokrasi dibutuhkan persetujuan dari pihak legislatif terlebih dahulu. Tetapi karena tidak memungkinkan seluruh lapisan masyarakat memerintah bersama-sama. namun demikian pemilihan orang-orangnya dalam kelompok tersebut ditentukan dengan pemilihan umum yang benar. 17. Adanya ketentuan tentang pendemokrasian Untuk adanya ketentuan tentang pendemokrasian. 13. 14. Adanya pemerintahan yang mayoritas Untuk menjamin tidak terjadinya kekuasaan di tangan satu orang.Untuk menyelesaikan konflik seperti timbulnya protes dan demonstrasi. diperlukan perlindungan hak asasi sepanjang memperhatikan nilai-nilai luhur moral dan agama. 15. Adanya pengawasan terhadap administrasi negara Untuk terciptanya manajemen dan organisasi pemerintahan mencapai tujuan nasional yaitu kesejahteraan masyarakat seutuhnya. diselesaikan dengan musyawarah dan negosiasi bukan penekanan serta intimidasi apalagi dengan kekuatan bersenjata. Adanya persetujuan Untuk setiap tindakan pemerintah terutama pengambilan keputusan dan kebijaksanaan. maka pemerintahan harus berdasarkan atas sistem konstitusi (hukum dasar). yaitu kekuasaan yang tidak terbatas.

organisasi poltik. prinsip mayoritas. 2. pemerintahan di bawah kontrol nyata masyarakat. harus benar-benar sesuai dengan keahliannya. Adanya pemerintah yang mengutamakan musyawarah Untuk musyawarah kerakyatan. Adanya mekanisme politik Untuk mekanisme politik hendaknya berubah antara kehidupan politik masyarakat dengan kehidupan politik pemerintahan. Lyman Tower Prinsip-prinsip demokrasi meliputi keterlibatan rakyat dalam pengambilan keputusan politik. tingkat persamaan hak antar-manusia. hendaknya dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalan permusyawaratan perwakilan (parlemen). tingkat kebebasan dan kemerdekaan yang dimiliki warga negara. pemilihan umum yang bebas. yaitu pemerintah yang bertanggung jawab. 20. 19. sehingga dengan demikian tercipta penerimaan pegawai berdasarkan merit sistem bukan spoil sistem. 3. dewan perwakilan rakyat. sistem perwakilan dan sistem pemilihan ketentuan mayoritas.Untuk penempatan pejabat dalam pemerintahan. Beberapa prinsip-prinsip demokrasi menurut para ahli : 1. 18. Menurut Franz Magnis Suseno Menyebutkan adanya lima gugus ciri hakiki negara demokrasi. Menurut Sargent. pers dan media massa. serta peradilan yang bebas. baik group penekan (pressure group) maupun salah satu partai yang berkuasa. bukan karena famili atau kolega dari pejabat yang berwenang. dan adanya jaminan terhadap hak-hak demokrasi. Menurut Mirriam Budiardjo Perlunya dibentuk lembaga-lembaga demokrasi untuk melaksanakan nilai-nilai demokrasi. antara lain negara hukum. Adanya kebebasan kebijaksanaan negara Untuk kebijaksanaan negara hendaknya dibuat oleh badan perwakilan politik (seperti parlemen) tanpa paksaan dari pihak manapun. 10 .

11 . Kabinet di bawah pimpinan Perdana Menteri bertanggungjawab atas pemerintahan negara kepada parlemen. Pembagian Demokrasi Pembagian demokrasi ditinjau dari penyaluran kehendak rakyat terbagi menjadi dua. Demokrasi Langsung (Direct Democracy) Demokrasi langsung adalah demokrasi yang melibatkan seluruh rakyat dalam pengambilan keputusan atau urusan kenegaraan. Dalam negara republik parlementer. Kepala Negara adalah Raja.C. Kabinet berada di bawah pmpinan Presiden yang tidak bertanggungjawab kepada parlemen. Demokrasi dengan Sistem Parlementer Negara dengan sistem parlementer meletakan tanggungjawab pemerintahan pada kabinet (dewan menteri). Kepala Negara adalah Presiden.seperti di Indonesia. Demokrasi ditinjau dari hubungan antar-alat kelengkapan Negara ada dua yaitu. Kekuasaan parlemen sangat besar sebab dapat meminta pertanggungjawaban kabinet dan menjatuhkan kabinet melalui mosi tidak percaya. meliputi : 1. 2. Sistem parlementer dapat berlaku di negara republik ataupun kerajaan/monarki. Sedangkan dalam negara kerajaan/monarki. Demokrasi dengan Sistem Presidensial Pertanggungjawaban pemerintahan negara berada di tangan Presiden. tetapi rakyat memberikan kepercayaan kepada para wakilnya untuk membicarakan dan menentukan persoalan-persoalan kenegaraan. dan Kepala Pemerintahan adalah Perdana Menteri. dan Kepala Pemerintahan adalah Perdana Menteri. Demokrasi Tidak Langsung/Demokrasi Perwakilan (Indirect Democracy/Representative Democracy) Demokrasi tidak langsung adlah system demokrasi yang tidak melibatkan seluruh rakyat. Seperti di Inggris 2. sebagai berikut : 1. Namun ada pulka yang bertanggungjawab kepada lembaga yang mengangkatnya. Presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan bertanggungjawab langsung kepada rakyat. seperti di Amerika Serikat.seperti di India. Demokrasi perwakilan diterapkan dalam kehidupan Negara modern.

Mereka dilengkapi dengan berbagai hak. karena masyarakat yang begitu banyak di suatu negara tidak mungkin seluruhnya duduk di lembaga tersebut. kendati para pemilih menginginkan berhadapan langsung dengan orang yang akan dipilih dan akan mewakilinya dalam parlemen. Untuk memilih anggota parlemen ini diadakan pemilihan umum. tetapi tentu saja sumbang karena memakai berbagai lambang. yaitu dalam arti tidak membedakan jumlah penduduk tetapi memperhatikan tempat yang sudah ditentukan. Jadi adanya parlemen hamper tidak diperlukan. Untuk memilih anggota-anggotanya dilaksanakan secara langsung . rakyat langsung mengontrol. 12 .D. Melalui pemilihan umum yang diadakan untuk pemilihan lembaga eksekutif. E. Bentuk ini sedikit tradisional tetapi cukup demokratis. seperti hak menyelidiki. Pemilihan umum ini dapat memakai sistem distrik. setiap warga negara dari negara tersebut boleh menyampaikan langsung tentang hal ikhwal persoalan dan pendapatnya kepada pihak eksekutif. berpendapat. Lembaga ini semasa jabatannya diwajibkan mencari data permasalahan dan berbagai keluhan masyarakat dalam hal ikhwal pemerintahan negara. Pemilihan umum itu dapat bersistem distrik ataupun proporsional. diperlukan adanya semacam lembaga legislatif (parlemen atau senat). Tetapi lebih tepat bila dilaksanakan dengan sistem proporsional. Demokrasi langsung juga dapat memakai sistem proporsional. Demokrasi Langsung Demokrasi langsung terjadi bilamana untuk mewujudkan kedaulatan di tangan rakyat pada suatu Negara. yaitu pemilihan umum yang dilaksanakan perlokasi daerah pemilihan. dan mengawasi. dan fungsi legislatif yang dimaksudkan sebagai lembaga pengawasan jalannya pemerintahan. Demokrasi Perwakilan Demokrasi perwakilan terjadi bilamana untuk mewujudkan kedaulatan di tangan rakyat pada suatu negara.

Dapat berupa kata-kata tertulis. sinyal dan lain lain yang dapat meneruskan arti pesan tersebut dari satu pihak (pengirim) ke pihak lain (penerima). lambang. Nelson didefinisikan sebagai ”kgiatan warga negara preman (private citizen) yang bertujuan mempengarui pengambilan keputusan oleh pemerintah”. Tetapi sisa suara dapat digabung secara nasional untuk kursi tambahan. serta ambil bagian dalam setiap pertanggungjawaban bersama. Pada masa itu penyelenggaraan pemerintahan 13 . Dan sangat diperlukan kemampuan dan seni memerintah dalam mengadakan komunikasi pulotik. F. Pelaksanaan Demokrasi Di Indonesia Perkembangan pelaksanaan demokrasi di Indonesia telah mengalami pasang surut seusia dengan republik Indonesia itu sendiri. sehingga pada akhirnya mendorong individu tersebut untuk berperan serta dalam pencapaian tujuan organisasi. Sedangkan partisipasi politik menurut samuel P. sehingga risikonya antara wakil dan pemilih kurang akrab. Media massa juga memiliki arti penting dalam komunikasi politik. Sedangkan yang dipilih adalah sekelompok orang yang diajukan kontestan pemilihan umum (multi member costituency) yang dikenal lewat tanda gambar (lijsten stelsel). Demokrasi yang pernah dan berlaku dalam sejarah bangsa Indonesia antara lain : 1. G. lisan. gambar. Huntington dan Joan M. Pelaksanaan Demokrasi Masa Revolusi Tahun 1945-1950 Indonesia masih berjuang menghadapi Belanda yang ingin kembali ke Indonesia. dengan demikian partai kecil sekalipun dapat dihargai tanpa harus beraliansi. karena suara pemilih dalam sistem ini dihargai. Partisipasi dan Komunikasi Politik Partisipasi adalah penentuan sikap dan keterlibatan hasrat setiap individu dalam situasi dan kondisi organisasinya. Dalam pelaksanaan demokrasi tidak lepas dari periodisasi.Dalam sistem proporsional ini memperhatikan jumlah penduduk pemilih dalam pemilihan umum. Komunikasi politik merupakan penyampaian pesan yang berkenaan dengan fungsi suatu sistem politik.

pembentukan partai politik. Maklumat Pemerintah Tanggal 3 November 1945. Kebijakan tersebut adalah sebagai berikut : a. dan pada akhir 1949. Indonesia menjalankan demokrasi parlementer. dan Soekarno-Hatta dijadikan simbol dengan kedudukan sebagai kepala 14 . b. seperti MPR dan DPR. Namun proses demokrasi terhambat oleh revolusi fisik menghadapi belanda dan pemberontakan PKI 1948 di Madiun. c.dan demokrasi Indonesia belum berjalan baik. perubahan ke kabinet parlementer. mengenai tentang perubahan fungsi KNIP menjadi fungsi parlemen. a. Sistem pemerintahan berubah menjadi sistem pemerintahan perlementer. pemerintahan kembali ke sistem Pesidensial. Dewan Perwakilan Rakyat. Dengan kebijakan tersebut. hal ini disebabkan masih adanya revolusi fisik. UUD 1945. Untuk menghindari kesan bahwa negara Indonesia adalah negara absolut maka dilakukan serangkaian kebijakan untuk menciptakan pemerintahan demokratis. Hal ini termuat dalam pasal 4 aturan peralihan UUD 1945 yang berbunyi : ”Sebelum Majelis Permuyawaratan Rakyat. Pada awalnya pemerintah Indonesia menunjukan adanya sentralisasi kekuasaan pada diri presiden sehubungan belum terbentuknya lembagalembaga politik demokrasi. kepemimpinan dwitunggal Soekarno-Hatta berperan kembali. 2. Maklumat Pemerintah No. mengenai Maklumat Pemerintah Tanggal 14 November 1945. segala kekuasaannya dijalankan oleh Presiden dengan bantuan sebuah Komite Nasional”. terjadi perubahan dalam sistem pemerintahan di Indonesia. Indonesia adalah negara demokrasi yang berkedaulatan rakyat. berdasarkan pada konstitusi negara. Pada masa kritis tersebut. Pelaksanaan Demokrasi Masa Orde Lama Masa Demokrasi Liberal Masa antara tahun 1950-1959 yang ditandai dengan suasana dan semangat yang ultra demokratis. dan Dewan Pertimbangan Agung dibrntuk menurut UndangUndang Dasar ini. Selama berlakunya konstitusi RIS dan UUDS 1950. X Tanggal 16 Oktober 1945.

VIII/MPRS/1965 adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan yang berintikan musyawarah untuk mufakat secara gotong royong diantara semua kekuatan nasional yang progresif revolusioner dengan berporoskan nasakom. pemilu yang bebas. menetapkan pembubaran Konstituante. Demokrasi terpimpin diperkenalkan oleh Presiden Soekarno.negara. karena hampir semua unsur-unsur demokrasi seperti peranan yang tinggi pada parlemen. akuntabilitas politik yang tinggi. Adapun ciri-ciri dari demokrasi terpimpin adalah sebagai berikut : konstitusi negara dan tidak berlakunya UUDS 1950. Demokrasi terpimpin timbul berawal dari ketidaksenangan Presiden Soekarna terhadap pertei politik yang dinilai lebih mengedepankan kepentingan pertai dan ideologinya masing-masing. telah terjadi tujuh kali pembentukan kabinet. berkembangnya partai politik. dan terjaminnya hak politik rakyat. hal ini dikarenakan seringnya berganti-ganti kabinet/dewan menteri. dapat ditemukan dalam perwujudannya. yaitu : 1) 2) 3) b. kelangsungan pemerintahan. dan penciptaan kesejahteraan rakyat. Namun. Pengertian dasar demokrasi terpimpin menurut ketetapan MPRS No. Selama masa demokrasi perlementer. Berakhirnya demokrasi parlementer ditandai dengan dikeluarkannya dekrit presiden 5 Juli 1959 yang berisi tiga keputusan. Masa Demokrasi Terpimpin Demokrasi terpimpin mulai dijalankan sejak dekrit presiden 5 Juli 1959 hingga 1966. Masa demokrasi parlementer adalah masa kejayaan demokrasi. menetapkan UUD 1945 berlaku kembali sebagai pembentukan MPRS dan DPRS. 15 . serta kurang memperhatikan kepentingan yang lebih luas. proses demokrasi masa itu dinilai gagal dalam menjamin stabilitas politik.

Pelaksanaan pemerintahan orde baru dipimpin oleh Presiden Soeharto yang diangkat sejak tahun 1968 sampai 1998. Akhir dari demokrasi terpimpin memuncak dengan adanya pemberontakan G-30-S/PKI pada tanggal 30 September 1965. Berkembangnya pengaruh PKI dan militer sebagai kekuatan sosial politik di Indonesia. Demokrasi yang dijalankan dinamakan demokrasi Pancasila. yang merupakan serangkaian garis besar kegiatan kenegaraan yang dirancang secara periodik setiap masa lima tahun. Pemerintahan orde baru berhasil menciptakan stabilitas politik dan menyelenggarakan pembangunan nasional dengan mekanisme kepemimpinan nasional lima tahun.1) negara. 16 . yaitu tahun 1966 dengan keluarnya Supersemar sampai tahun 1968. yaitu PKI dan militer yang sama-sama berpengaruh. demokrasi terpimpin berakhir karena kegagalan Presiden dalam mempertahankan keseimbangan antara kekuatan yang disisinya. Akhir dari demokrasi terpimpin ditandai dengan keluarnya Surat Perintah Tanggal !! Maret 1966 dari Presiden Soekarno kepada Jendral Soeharto untuk mengatasi keadaan. Demokrasi pada saat itu merupakan kehendak dari Presiden dalam rangka menempatkan diri sebagai satu-satunya lembaga yang paling berkuasa di Indonesia. sedangkan militer tidak menyetujui pembentukan tersebut. yaitu demokrasi yang didasarkan atas nilainilai dari sila-sila dalam Pancasila. dengan semangat yang menjiwai kelahiran orde baru adalah tekad untuk melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. artinya Presiden Soekarno sangat berperan dan menentukan penyelenggaraan pemerintahan Terbatasnya peran partai politik. sebelumnya diawali dengan masa transisi. 3. 2) 3) Dominasi Presiden. Pelaksanaan Demokrasi Masa Orde Baru Dimulai sejak 11 Maret 1966 – 21 Mei 1998. Saat itu PKI ingin membentuk angkatan kelima.

Habibie pada tanggal 21 Mei 1998. b. Beberapa indikator penyebab demokrasi tidak terjadi pada masa ini. rotasi kekuasaan eksekutif hampir dikatakan tidak ada. 4. yaitu pelita I tahun 1973-1978 sampai pelita VI tahun 19931998. Pelaksanaan Demokrasi Masa Transisi Masa transisi berlangsung antara tahun 1998-1999. pembangunan infrastruktur. maka Indonesia memasuki masa Transisi. meningkatnya tingkat pendidikan wargga negara. Rekrutmen politik yang tertutup. ia diganti oleh Wakil Presiden sampai habis waktunya. yang selanjutnya akan dibentuk pemerintahan baru yang 17 .J. Pemilu yang jauh dari semangat demokrasi. dikatakan demikian karena merupakan masa perpindahan pemerintahan. terbatas Pemerintahan orde baru berakhir pada saat Presiden Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya dari kekuasaannya pada tanggal 21 Mei 1998. Dengan naiknya B. pemerintahan orde baru mengarah pada pemerintahan yang sentralistis. Habibie sebagai Presiden.J. Pengakuan terhadap hak-hak dasar (basic human right) yang Korupsi. Presiden Soeharto menyatakan berhenti dan menyerahkan kekuasaannya kepada Wakilnya Presiden B. berhenti. d.Pembangunan nasional tersebut dimulai dengan adanya pembangunan lima tahun (pelita). yaitu: a. berhasil menekan laju pertumbuhan penduduk. keberhasilan pembangunan tersebut antara lain. kolusi. c. Namun dalam perkembangannya. e. sehingga dapat dikatakan pada masa ini Indonesia jatuh menjadi negara yang otoriter/totaliter. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya. dan nepotisme (KKN). Pergantian Presiden tersebut didasarkan pada pasal 8 UUD 1945 yang menyatakan bahwa jika Presiden mengkat. Demokrasi pada masa orde baru bercirikan pada kuatnya kekuasaan presiden dalam menopang dan mengatur seluruh proses politik yang terjadi. meningkatnya pertumbuhan ekonomi.

III/MPR/2001 tentang penetapan Wakil Presiden Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden Republik Indonesia maka Megawati Soekarnoputri ditetapkan sebagai presiden untuk masa bakti 2001-2004. MPR No. Berdasarkan Tap. 5. IV/MPR/2001 tentang pengangkatan Wakil Presiden Republik Indonesia. yang dimaksudkan untuk mengubah dan memperbarui konstitusi negara agar sesuai dengan prinsip-prinsip negara demokrasi. VIII Tahun 1999 tentang pengangkatan Wakil Presiden Republik Indonesia. Habibie sangat singkat. Berdasarkan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia No.J. Pelaksanaan demokrasi yang sangat penting pada masa ini adalah adanya amandemen terhadap UUD 1945. hanya 18 bulan. Proses Amandemen terhadap UUD 1945 adalah : a. Masa transisi berakhir dengan munculnya kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri pada sidang MPR bulan Oktober 1999.demokratis dan berdasarkan kehendak rakyat. yang berakibat lemahnya stabilitas politik dan nasional Indonesia. Demokrasi yang diperjuangkan di masa transisi ternyata menimbulkan kerusuhan dimana-mana. sedang wakil presidennya adalah Hamzah Haz berdasarkan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia No. Amandemen I tahun 1999 . Kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri dan Wakil Presiden Hamzah Haz membentuk Kabinet Gotong Royong untuk menyelenggarakan pemerintahan. Presiden Abdurrahman Wahid diberhentikan oleh MPR dan digantikan oleh Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri. dan Tap MPR No. Pelaksanaan Demokrasi Masa Reformasi Masa reformasi berlangsung antara tahun 1999 sampai sekarang. Masa pemerintahan Presiden B. Namun pada bulan Juli 2001 melalui Sidang Istimewa MPR. VII Tahun 1999 tentang pengangkatan Presiden Republik Indonesia. dihasilkan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Presiden Repulik Indonesis dan Megawati Soekarnoputri sebagai Wakil Presiden.

d. Amandemrn II tahun 2000 Amandemen III tahun 2001 Amandemen IV tahun 2002 Masa jabatan presiden Megawati berakhir pada tahun 2004. dilakukan pemilu kembali pada tahun 2009. dengan masa bakti 2004-2009. Setelah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yodhoyono berakhir. untuk pertama kalinya. . c. yaitu Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden dan Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden. melalui sebuah lembaga Komite Pemberantasan Korupsi (KPK). diperoleh pasangan Presiden dan Wakil Presiden. Pada masa ini pemberantasan terhadap Korupsi digalakan.b. Dari hasil pemilu. yang 18 kemudian diadakan pemilu yang benar-benar demokratis b\yang berasaskan LUBER dan JURDIL. dan dipilihnya kembali Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden dan Boediono sebagai Wakil Presiden dengan masa bakti 2009-2014.

Demokrasi dapat diartikan sebagai pemerintahan dari rakyat. adanya musyawarah. adanya pemilihan umum yang bebas. adanya pengawasan terhadap administrasi negara. 2. Demokrasi terdiri dari dua macam jika ditinjau dari penyaluran kehendak rakyat. Demokrasi Langsung. adanya persaingan keahlian. Kesimpulan Dari uraian dalam pembahasan dalam makalah ini. b. Demokrasi dengan Sistem Parlementer. adanya pemerintahan yang mayoritas. adanya persetujuan. adanya pemerintah yang mengutamakan musyawarah. yaitu : a. yaitu: a. adanya peradilan yang bebas. adanya mekanisme politik. adanya pemerintahan yang berdasarkan hukum. maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan. Demokrasi dengan Sistem Presidensial. adanya pemerintahan yang konstitusional.20 BAB IV PENUTUP 19 A. Prinsip-prinsip dalam demokrasi secara umum meliputi: Adanya pembagian kekuasaan. adanya perlindungan hak asasi. adanya beberapa partai politik. adanya manajemen yang terbuka. adanya pers yang bebas. Demokrasi Tidak Langsung/Demokrasi Perwakilan. 3. Demokrasi jika ditinjau dari hubungan antar-alat kelengkapan negara dibagi menjadi dua. sebagai berikut: 1. adanya pengakuan hak minoritas. b. adanya kebebasan individu. oleh rakyat dan untuk rakyat. kekuasaan tertinggi berada dalam keputusan bersama rakyat. . adanya kebebasan kebijaksanaan negara. kedaulatan ditangan rakyat. Demokrasi merupakan keadaan negara dimana dalam sistem pemerintahannya. adanya ketentuan tentang pendemokrasian.

yang masih digunakan pada masa reformasi sekarang ini. Namun setelah masa orde baru negara Indonesia menganut sistem Demokrasi Pancasila.4. Kemudian mengganti sistem pemerintahannya menjadi Presidensial. namun sering terjadi pergantian kabinet. Indonesia menganut sistem demokrasi terpimpin yang berporoskan pada nasakom. awalnya Indonesia menganut demokrasi parlementer. Proses pelaksanaan demokrasi di Indonesia mengalami pasang surut. Dan kemudian di bawah kepemimpinan Presiden Soekarno. .

. 2004.net Jutmini.org/wiki/Demokrasi 21 Http://indonetasia. 2007.cjb.com/definisionline/?p=58 Http:// www. Suteng. Pendidikan Kewarganegaan SMA XI. Bandung: Refika Aditama. Pengantar Ilmu Pemerintahan. Sri.assunnah. 2001. Bambang dkk. Jakarta: Erlangga. Surakarta: Tiga Serangkai. Pendidikan Kewarganegaraan SMA dan MA 1. Syafiie. Inu Kencana.22 DAFTAR PUSTAKA Http://id.wikipedia.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->