P. 1
Klasifikasi Material Teknik

Klasifikasi Material Teknik

|Views: 301|Likes:

More info:

Published by: Muhammad Septianto Saputra on Mar 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/01/2015

pdf

text

original

Klasifikasi Material Teknik: Secara garis besar material teknik dapat diklasifikasikan menjadi : 1.

Material logam Berdasarkan pada komposisi kimia, logam dan paduannya dapat dibagi menjadi dua golongan yaitu:   Logam besi / ferrous Logam non besi / non ferrous

2. Material non logam Material non logam dapat dibedakan menjadi beberapa golongan, yaitu:    Keramik Plastik (polimer) Komposit

Karakteristik Material Teknik: 1. Logam Besi (Ferrous)

Logam Besi adalah unsur kimia yang mempunyai sifat-sifat kuat, keras, penghantar listrik dan panas, serta mempunyai titik cair tinggi. Bijih logam ditemukan dengan cara penambangan yang terdapat dalam keadaan murni atau bercampur. Logam Besi (Ferrous) terdiri menjadi dua yaitu: A. Baja (Steel) Baja Paduan adalah paduan dengan berbagai elemen dalam jumlah total 1,0% dan 50% berat untuk meningkatkan sifat mekanik. Baja Paduan dipecah menjadi dua kelompok : a. Baja Paduan Rendah (Low Alloy Steel) Baja Paduan Rendah biasanya digunakan untuk mencapai hardenability lebih baik, yang pada gilirannya akan meningkatkan sifat mekanis lainnya. Mereka juga digunakan untuk meningkatkan ketahanan korosi dalam kondisi lingkungan tertentu. Dengan menengah ke tingkat karbon tinggi, baja paduan rendah sulit untuk di las. Menurukan kandungan karbon pada kisaran 0,10% menjadi 0,30% bersama dengan beberapa pengurangan elemen paduan, meningkatkan weldability dan sifat mampu bentuk baja dengan tetap menjaga kekuatannya. Seperti logam digolongkan sebagai baja paduan rendah kekuatan tinggi.

1

5% C) Baja Mil memiliki komposisi karbon antara 0. Ni. namun keuletannya kurang. Baja ini terdiri dari baja karbon tinggi biasa dan baja perkakas. V W. > 0. Dalam 2 . dan Mo lebih meningkatkan mampu kerasnya. ketahanan aus. Baja ini terdiri dari baja karbon sedang biasa (plain) dan baja mampu keras. Khusus untuk baja perkakas biasanya mengandung Cr. Baja Karbon Sedang (Medium Carbon Steel. Sifat mekaniknya yaitu :      Lunak Lemah memiliki keuletan dan ketangguhan yang baik mampu mesin (machinability) dan mampu lasnya (weldability) baik. dengan kata lain mampu las nya rendah.Baja paduan rendah dikelompokkan menjadi 3 yaitu :  Baja Karbon Rendah (Low Carbon Steel.2% C) Baja ini dengan komposisi karbon kurang dari 2%. Kekerasan dan kekuatannya sangat tinggi. Kandungan karbon yang relatif tinggi itu dapat meningkatkan kekerasannya.2-0.5% C) Baja karbon tinggi memiliki komposisi antara 0.5% C (berat). Baja ini cocok untuk :      baja perkakas dies (cetakan) pegas kawat kekuatan tinggi alat potong yang dapat dikeraskan dan ditemper dengan baik. Namun tidak cocok untuk di las. Baja ini tidak bisa dikeraskan dengan cara perlakuan panas (martensit) hanya bisa dengan pengerjaan dingin. Dapat dikeraskan Dengan perlakuan panas dengan cara memanaskan hingga fasa austenit dan setelah ditahan beberapa saat didinginkan dengan cepat ke dalam air atau sering disebut quenching untuk memperoleh yang keras yaitu martensit. < 0.2%-0.1. dan tangguh. Baja ini lebih kuat dari baja karbon rendah dan cocok untuk :      komponen mesin roda kereta api roda gigi (gear) poros engkol (crankshaft) komponen struktur yang memerlukan kekuatan tinggi. dan Mo. < 0.6 . Dengan penambahan unsur lain seperti Cr. Fasa dan struktur mikronya adalah ferrit dan perlit.4% C (berat).  Baja Karbon Tinggi (High Carbon Steel.

 Autenit : merupakan sel satuan yang berupa Face Centered Cubic (FCC = kubus pusat muka). Ketahanan korosi dapat juga ditingkatkan dengan penambahan unsur Ni dan Mo. b. Baja tahan karat austenitik memiliki fasa y (austenit) FCC baik pada temperatur tinggi hingga temperatur kamar. Unsur utama yang meningkatkan korosi adalah Cr dengan komposisi paling sedikit 11%(berat). agak kuat. Baja ini memiliki ketahanan korosi yang baik. Austenit ini mempunyai sifat : Non magnetis. Biasanya berkisar antara 3-4. Ferit ini mempunyai sifat : magnetis. ulet.pemaduannya unsur-unsur tersebut bersenyawa dengan karbon menjadi senyawa yang sangat keras sehinnga ketahanan aus nya sangat baik.  Sementid (besi karbida) : merupakan sel satuan yang berupa orthorombik.  Perlit : merupakan campuran fasa ferit dan sementid sehingga mempunyai sifat Kuat. Untuk jenis austenitik dan feritik dapat dikeraskan dengan pengerjaan dingin (cold working). Tujuan utama dari penambahan unsur paduan sebenarnya untuk memperbaiki sifat-sifatnya seperti :     kekuatan tarik kekuatan impak ketahanan korosi ketahanan panas. Fasa-fasa padat yang ada didalam baja :  Ferit (alpha) : merupakan sel satuan (susunan atom-atom yang paling kecil dan teratur) berupa Body Centered Cubic (BCC=kubus pusat badan).43% C (berat). Sedangkan jenis feritik terdiri dari fasa ferrit (a) BCC.7% (berat).  Delta : merupakan sel satuan yang berupa Body Centered Cubic (BCC=kubus pusat badan). dll B. Baja tahan karat dibagi menjadi tiga kelas utama yaitu :  jenis martensitik  feritik  austenitik. Jenis Feritik dan Martensitik bersifat magnetis sedangkan jenis austenitik tidak magnetis. dll. Besi Cor (cast iron) Besi cor adalah kelompok paduan besi memiliki kadar karbon diatas 1. terutama pada kondisi atmosfer. agak ulet. Dikarnakan elemen utamanya selain C 3 . Semented ini mempunyai sifat : keras dan getas. dll. Baja Paduan Tinggi (High Alloy Steel) Baja paduan tinggi terdiri dari baja tahan karat atau disebut dengan stainless steel dan baja tahan panas.

Besi cor mampu bentuk/tempa (malleable) Besi cor mampu tempa (malleable cast iron) Untuk membuat besi cor mampu tempa dapat dibuat dengan memanaskan besi cor putih hingga mencapai suhu 700 Derajat Celcius selama 30 Jam. d. Contoh penggunaan besi cor bergrafir bulat pada :  kontruksi penjepit rel kereta api 4 . Penambahan Mg atau Ce bertujuan untuk “melunakkan” grafit menjadi bulat sehingga konsentrasi tegangan sedikit sekali (besi cor bersifat ulet). Besi cor bergrafit bulat (noduler) Besi cor bergrafit bulat (ductile cast iron atau noduler cast iron) Unsur penyusun dari besi cor bergrafit bulat yakni : Fe + C + Si + Mg / Ce. Hal ini bertujuan agar sementid terturai menjadi Fe (ferit) dan C (grafit). Sifatnya sangat getas namun mampu cor nya baik dibanding baja. besi cor putih. hal ini dikarenakan adanya grafit yang tersebar didalam besi cor. ketahanan korosinya lebih baik. dll. Bentuk grafitnya berupa serpih sehingga secara sederhana dapat dikatakan bahwa fasa besi cor kelabu berupa ferit/perlit + grafit serpih dengan sifat : agak getas yang dikarenakan ujung-ujung grafit berbentuk serpih tajam. Titik cairnya lebih rendah. Berdasarkan jenis matriksnya besi cor terdiri dari besi cor kelabu (gray cast iron). besi cor bergrafit bulat (noduler). Contoh penggunaan besi cor kelabu pada :      konstruksi mesin jahit blok mesin lampu hias mesin bubut pagar. Mg dan lain-lain dalam jumlah yang sedikit. Keistimawaan besi cor kelabu terhadap baja yakni : mampu meredam getaran. P. Besi cor ini dapat digolongkan menjadi empat jenis yaitu: a. akibatnya konsentrasi tegangan tinggi sehingga mudah patah. Grafit yang dihasilkan berbentuk pipih. Besi cor kelabu Besi cor kelabu (grey cast iron) Unsur penyusun dari besi cor kelabu yakni : Fe + C + Silikon (Si). Contoh penggunaan besi cor mampu tempa pada spare part yang berukuran kecil-kecil. c. S. Adanya penambahan unsur Si (Silikon) bertujuan untuk mengurai Sementid menjadi Fe (ferit atau perlit) dan C (grafit). besi cor mampu bentuk/tempa (malleable). b. Besi cor putih Besi cor putih (white cast iron) Besi cor putih mempunyai fasa sementid+perlit sehingga mempunyai sifat keras dan getas.dan Si juga ada elemen-elemen pemadu lainnya seperti Mn.

plat dan paku keling.8 Jenis Paduan Al dan Karakteristiknya :  Al yang dikeraskan dengan campuran Al. 2.2 – 5. Aluminium Alloy ini merupakan paduan Al dan 8 – 14% Si.75% Mg serta bahan bahan liar lainnya. Alumunium juga memiliki kekuatan mekanik yang tinggi. Dalam praktik. Sebab selain kekerasannya juga diperlukan keringanannya. digunakan pada bangunan pesawat-pesawat terbang.   5 . Silumin.2 % C. tahan korosi dan dapat dilas. konstruksi bangunan pesawat terbang. Mg. silumin pun ringan dan tahan korosi. Alumunium jika dipadukan dengan Cu. hingga 1. Si.3 11. Logam Non Besi (non Ferrous) Macam Logam non-Ferro : a) b) c) d) Paduan Alumunium Paduan Magnesium Paduan Tembaga Superalloy Pada dasarnya logam non-ferro ini memiliki sifat-sifat seperti :        mampu dibentuk dengan baik massa jenisnya rendah penghantar panas dan listrik yang baik mempunyai warna yang menarik tahan karat kekuatan dan kekakuannya umumnya lebih rendah dari pada logam ferro sukar dilas a. Digunakan dalam bangunan bangunan enginering. Campuran ini dikerjakan secara panas (heat threatment) puncak kekerasan antara 36 – 48 jam. Duralumin / Dural. Memiliki kemurnian Al(%) 99.9 Kekuatan Mulur (0.996 > 99. koefisien muai rendah dan sebagainya. dan Ni akan memberikan sifat-sifat seperti ketahanan aus. ductil.5 1 4. Aluminium Alloy yang kemampuan dukung ( tensile strenght) ditingkatkan dengan mencampur 2.2) (kg/mm²) 1. Paduan Alumunium Karateristiknya :       Alumunium merupakan logam ringan yang mempunyai sifat ketahanan korosi yang baik. Mn. selain bisa dituang dengan baik.0 Kekuatan Tarik (kg/mm²) 4. Si.6 9. batang torak kompresor.0 3.3 1 6.9 11. dll. Cu. silumin dipakai sebagai piston pada reciprocating engines. Mg.

Unsur-unsur paduan dasar magnesium adalah alumunium.b. Paduan magnesium memiliki sifat mekanik yang lebih baik dan banyak digunakan.oleh karena itu magnesium asli tidak dibuat dalam teknik. tahan korosi. Paduan Magnesium Karateristiknya :       Pada sifat mekanik magnesium terutama memiliki kekuatan tarik yang sangat rendah. Logam kedua. Macam Paduan Tembaga :    Tembaga paduan sepertihalnya kuningan ( paduan Cu dengan lebih kurang sama dengan 39% Zn) mempunyai duktiliti yang tinggi. dan mangan. Sedangkan paduan Cu lebih besar 39% Zn tampak brittle. Zirconium. Monel berwarna putih. mempunyai sifat mampu tuang yang baik. mempunyai kekerasan hingga 60 Kg/ . Tembaga yang dipadu dengan Ni ( hingga 67% ) disebut monel. alat-alat musik. Di dalam paduan alumunium-magnesium untuk membuat koin baru dari india Paduannya dengan alumunium yag bersifat ringan dan kuat juga digunakan sebagai bahan struktural dalam mobil dan pesawat. Kuningan yang dipadu dengan Mn dan Fe mempunyai kekuatan yang lebih tinggi. Penambahan sedikit cerium. Pada suhu tinggi magnesium terbakar di udara dan bereaksi dengan nitrogen menghasilkan nitrida. dan barang-barang kerajinan.dan lebih sukar ditempa ketimbang hanya tembaga murni. seng. dan baryllium dapat membuat struktur butir yang halus dan meningkatkan ductility dan tahan oksidasi pada peningkatan suhu. mampu mengalirkan panas serta listrik dengan baik. c. Paduan Tembaga Pada umumnya tembaga itu mempunyai sifat-sifat tahan karat non asam.keras. Penambahan 0. Paduan Tembaga dibedakan menjadi 2 yaitu :   Logam paduan pertama yaitu Perunggu yang merupakan paduan dari tembagatimah yang biasanya digunakan untuk peralatan dapur. aplikasinya sebagai liontin monel.Seng merupakan faktor tambahan untuk menghasilkan logam yang lebih kuat. Aplikasinya :    Magnesium merupakan logam ulet perak-putih 40 % lebih ringan dari alumunium. Kuningan yakni paduan tembaga-seng.1-0.5 % meningkatkan ketahanan korosi.Ini merupakan tambahan paduan penting dalam banyak aplikasi metalorgi. 6 .

dipakai sebagai pembuatan pegas serta pelapis tahan gesek. komponen turbin. 35% Ni Superalloy nikel base: 38-76% Ni. seperti: oksida logam ( . engineering ceramic. plat-plat ketel. advanced ceramic. dll. dan untuk industri (refractory). 7 . disamping tahan lelah . Keramik Pada prinsipnya keramik terbagi menjadi dua. 19-30% Cr. tahan gesek. Zr . 9-38% Ni Superalloy kobalt base: 35-65% Co. bricks). Supperalloy Karakteristik :   Tahan panas tahan suhu tinggi Aplikasinya :        mesin jet turbin gas mesin roket pekakas dies industri nuklir kimia dan petrokimia Jenis superalloy : o o o 3. yaitu : a. tahan korosi. Keramik Halus Fine ceramics (keramik modern atau biasa disebut keramik teknik. seperti kuarsa. semikonduktor. keperluan rumah tangga (tile. dll). MgO. 15-22% Cr. Keramik Tradisional. 27% Cr. Paduan antara Cu dengan berrilyum ( Be ) mempunyai duktiliti yang tinggi serta tahan gesek. Yang termasuk keramik ini adalah: barang pecah belah (dinnerware). techical ceramic) adalah keramik yang dibuat dengan menggunakan oksida-oksida logam atau logam. b. Superalloy besi base: 32-67% Fe. 20% Co. serta mempunyai kemampuan tuang atau las yang baik. kaolin. Dipakai untuk membuat mur-mur. baut-baut.Dipakai sebagai bahan pegas tuang yang tahan beban dinamis. d. dan pada bidang medis.   Tembaga yang dipadu dengan Si mempunyai sifat-sifat duktiliti yang lebih tinggi. Penggunaannya: elemen pemanas. juga mudah dituang. Paduan Cu + Sn + P disebut phospor bronze. Keramik tradisional yaitu keramik yang dibuat dengan menggunakan bahan alam.

keramik engineering seperti keramik oksida mampu tahan sampai dengan suhu 2000 C. hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional seperti barang pecah belah.Sifat Keramik : Sifat yang umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalah britle atau rapuh. ABS. Keramik sebagai insulator adalah aluminum oksida ( ). sifat ini merupakan salah satu faktor yang membuat penelitian tentang keramik terus berkembang. sebagai contoh keramik tradisional yang terdiri dari clay. PMMA. Keramik Biomedical jenis porous alumina digunakan sebagai implants pada tubuh manusia. pembungkus makanan. sifat lainya adalah tahan suhu tinggi. Keramik tipe zirconias. coba jatuhkan piring yang terbuat dari keramik bandingkan dengan piring dari logam. flint dan feldfar tahan sampai dengan suhu 1200 C. silikon nitrida maupun karbida dapat digunakan untuk saluran pada rotorturbocharger diesel temperatur tinggi dan Gas-Turbine Engine.      4. botol minuman 8 . Butiran uranium termasuk keramik yang digunakan untuk pembangkit listrik tenaga nuklir. gerabah dan sebagainya. PS. Keramik berbasis feldspar dan tanah liat digunakan pada industri bahan bangunan. terutama jenis keramik hasil sintering. Aplikasinya :    Peralatan yang dibuat dari alumina dan silikon nitrida dapat digunakan sebagai pemotong. SAN Aplikasi: barang-barang elektronik. pembentuk dan penghancur logam. Keramik sebagai semikonduktor adalah barium titanate (BaTi ) dan strontium titanate (SrTi ). Keramik dengan campuran semen dan logam digunakan untuk pelapis pelindung panas pada pesawat ulang-alik dan satelit. Keramik juga digunakan sebagai coating (pelapis) untuk mencagah korosi. pasti keramik mudah pecah. mesin pengering. Palstik (polimer)  o o o o Plastik komoditas sifat mekanik tidak terlalu bagus tidak tahan panas Contohnya: PE. mesin cuci. Keramik yang digunakan adalah jenis enamel. walaupun sifat ini tidak berlaku pada jenis keramik tertentu. dan campuran sintering antara keramik dengan logam. kendi. gelas. Sebagai superkonduktor adalah senyawa berbasis tembaga oksida. kompor gas. Peralatan rumah tangga yang menggunakan pelapisan enamel ini diantaranya adalah kulkas. kekuatan tekan tinggi. Butiran ini dibentuk dari gas uranium hexafluorida (UF6). Porous alumina dapat berikatan dengan tulang dan jaringan tubuh.

PAR Aplikasi: komponen pesawat 5. Karakteristik dan keunggulan nya : 1. PBT Aplikasi: komponen otomotif dan elektronik Plastik teknik khusus o o o o  Temperatur operasi di atas 150 °C Sifat mekanik sangat bagus (kekuatan tarik di atas 500 Kgf/cm²) Contohnya: PSF. atau serabut-serabut (whiskers) yang terbuat dari silikon karbida atau boron nitrida. PC. kekuatan dan kekuatan yang lebih tinggi. Komposit ini menggunakan suatu polimer berbasis resin sebagai matriksnya. dan jenis serat tertentu sebagai penguat. dan aramid (kevlar). Komposit Pada umumnya komposit yang dibuat manusia dapat dibagi kedalam tiga kelompok utama: a) Komposit Matrik Polimer (Polymer Matrix Composites – PMC) Bahan ini merupakan bahan yang paling sering digunakan atau sering disebut dengan Polimer Berpenguatan Serat (Fibre Rainforced Polymers or Plastics – FRP). karbon. PES. Aplikasi dari PMC : • Bathroom furniture • Aerospace • Construction material. POM. c) Komposit Matrik Keramik (Ceramic Matrix Composites – CMC) Material komposit ini biasanya digunakan pada lingkungan bertemperatur sangat tinggi. o o o o Plastik teknik Tahan panas. temperatur operasi di atas 100 °C Sifat mekanik bagus Contohnya: PA. tahan korosi 9 . PAI. dll b) Komposit Matrik Logam (Metal Matrix Composites – MMC) Ditemukan berkembang pada industri otomotif. bahan ini menggunakan keramik sebagai matrik dan diperkuat dengan serat pendek. bahan ini pada umumnya menggunakan suatu logam seperti aluminium (Al) sebagai matrik dan penguatnya dengan serat silikon karbida (SiC). 3. 2. seperti: serat kaca. berat yang lebih ringan.

Meskipun sering kali proses manufaktur material komposit lebih efisien. 10 . memiliki biaya perakitan yang lebih murah karena berkurangnya jumlah komponen dan baut-baut penyambung. 5. Tidak diragukan.4. Semua itu menghasilkan berat pesawat yang lebih ringan. daya angkut yang lebih besar. Material komposit masih belum bisa secara total menggantikan material konvensional seperti baja. pengunaan baru dari material komposit akan bermunculan. namun material mentahnya masih terlalu mahal. Kita belum melihat semua yang material komposit dapat lakukan. hemat bahan bakar dan jarak tempuh yang lebih jauh. Kekuatan tarik dari komposit serat karbon lebih tinggi dari pada semua paduan logam. Aplikasinya : Hambatan dalam aplikasi material komposit umumnya adalah soal biaya. dengan teknologi yang terus berkembang. tetapi dalam banyak kasus kita memiki kebutuhan akan hal itu.

blogspot.com/2010/10/15/logam-ferro-dan-non-ferro/ http://majarimagazine.html http://romzneverdie.wikipedia.wikipedia.DAFTAR PUSTAKA http://inspirasiku-deblitar.dosen.ac.html http://otomotifkipunsri.com/2010/12/komposit.org/wiki/Keramik http://id.blogspot.org/wiki/Plastik http://ellyawan.wordpress.id/?p=6#more-6 http://pestacarolgabe.akprind.wordpress.html 11 .com/2007/11/pengetahuan-material-teknik-dasar.com/2011/03/klasifikasi-logam.blogspot.com/2010/12/material-teknik-karakteristik-dan.blogspot.com/metallurgy/klasifikasi-logam-dan-paduannya/ http://yefrichan.com/2009/03/pembuatan-keramik-industri/ http://id.html http://okasatria.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->