Era globalisasi membawa pengaruh besar terhadap kebudayaan masyarakat hampir di seluruh penjuru dunia.

Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat memungkinkan segala informasi untuk diakses secara cepat oleh siapa pun di dunia ini terutama dengan keberadaan internet. Namun sayangnya tidak sedikit dampak negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi tersebut diantaranya adalah informasi yang diakses tidak hanya yang positif saja melainkan informasi -informasi yang negatif yang sedikit banyak bisa membawa pengaruh terhadap kebudayaan masyarakat Indonesia terutama generasi muda. Akhirnya banyak diantara mereka yang turun ke dalam dunia yang gelap seperti seks bebas, narkoba dan lain sebagainya. Hal ini disebabkan karena tidak adanya kontrol terhadap perkembangan era globalisasi tersebut serta kurangnya wadah bagi para generasi muda untuk menuangkan ide kreatif yang mereka miliki. Ada pepatah yang mengatakan bahwa “Dengan Ilmu hidup menjadi mudah, dengan agama hidup menjadi terarah dan dengan seni hidup menjadi indah”. Pepatah tersebut memang benar adanya, di dalam kehidupan ini perlulah adanya keselarasan diantara ketiganya tersebut. Seni telah menjadi bagian dari kehidupan kita, salah satunya adalah seni musik. Anakanak sampai orang tua pun tidak dapat lepas dari musik. Bukan saja diwaktu luang mereka menikmati musik, bahkan sambil melakukan aktifitas pun musik selalu menemani. Dapat dibayangkan bagaimana hidup tanpa musik yang dapat memberikan penyegaran otak dan jiwa manusia. Oleh sebab itu banyak gelaran yang diramu Rumah Production yang berhubungan dengan musik selalu dibanjiri oleh mereka yang ingin menunjukkan dan mengembangkan bakatnya. Namun kesempatan yang mereka dapatkan di daerahnya terlalu minim. Untuk menikmati musik memang tidak mengenal waktu, tempat, usia. sebagai contoh sebagian masyarakat yang gemar bermain musik. Disaat sendirian, atau berkumpul bersama teman-teman dan juga keluarga. Walau hanya menggunakan gitar akustik dan alat seadanya. Fasilitas untuk menikmati musik dan lagu pun sudah semakin banyak beredar dipasaran. Begitu pula dengan tempat hiburan, dikota- kota besarpun banyak tempat-tempat hiburan yang menyediakan fasilitas live musik, bagi mereka yang ingin menghibur diri.

Weintraub. Heuizinga kebudayaan sebuah struktur. dan rakyat beradab. Kehidupan Dunia Kraton Surakarta 1830-1939 atau Djoko Soekiman. Lamprecht. serta kebiasaan-kebiasaan lain yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat”. Untuk tulisan sejarah budaya dalam kajian antropologi.SEJARAH SENI Manusia disebut sebagai makhluk yang berbudaya karena perilakunya sebagian besar dikendalikan oleh budi atau akalnya. burckhard. Dalam memberikan gambaran Kuntowijoyo tidak memberikan keputusan dalm penulisna sejarah kebudayaan namun ia membrikan rujukan yang bisa dianut oleh sejarawan. studi tentang struktur. Taylor. tidak dalam bentuk abstrak sehingga dalam penjelasan sejarah kebudayaan yang diungkapkan haruslah aktual dan konkret. Dalam bahasa asing lainnya terdapat kata-kata seperti culture (Inggris). Namun. kesemuanya merupakan patokan pengmatan kebudayaan pada masa kini atau berupa kajian kontemporer saja. yang diperoleh melalui belajar dan tersusun dalam kehidupan masyarakat”. moral. Sejarah sebagai bentuk kejiwaan dengan apa sebuah kebudayaan menilai masa lampau. pengolahan. Kedua. Kalu orang . meskipun ada kalanya sebuah kebudayaan memiliki banyak pusat (plural centre). seni. kebudayaan ialah kenaytaan campuran sedangkan tugas sejarawan adalah mengkoordinasikan elemen-elemn dalam gambaran umum. Huizinga juga menambahkan bahwa pentingnya general thema dalam sejarah kebudayaan dan tugas sejarah kebudayaan adalah mencari polapola kehidupan. bukan sebagi proses historis. Menurut Koentjaraningrat. ”kebudayaan sebagai keseluruhan dari kelakuan dan hasil kelakuan manusia yang teratur oleh tata kelakuan. kehidupan rohaniah suatu bangsa. Menurut Burckhard. Dalam arti kiasan kata-kata itu juga diberi arti “pembentukan dan pemurnian”. Berasal dari kata Latin coltere yang berarti pemeliharaan. Kebudayaan Indisch. yaitu bentuk jamak dari kata budhi yang berarti akal. adat istiadat dan kemampuankemampuan. Tugas itu adalah pemahaman secara morfologis dan deskriptif adari kebudayaan yang aktual. Sejarah Kebudayaan memang sangat sedikit ditulis oleh seorang sejarwan. berusha dalam penemuan struktur dan tata dalam sejarah kebudayaan. filsafat dan jurnalisme telah banyak diterbitkan. Sejarah kebudayaan menurut Heuzinga adalah usaha mencaru ”morfologi budaya”. Kuntowijoyo mencuplik dari buku milik Karl J. Namun.B. Gambaran umum dapat dicapai dengan menemukan central concept sebuah kebudayaan. bangsa. usahanya memperluas bahan-bahan kajian sejarah kebudayaan dengan memberikan gambaran secara keseluruhan. melalui jiwa yang terbelenggu atau jiwa yang bebas. sistematis. tetapi tanpa kesalahan kronologis dalam peyajiannya. dan di situ ada kebudayaan). di mana ada jiwa zaman. kesenian. sejarah kebudayaan ialah sejarah sejarah dari seeleben (kolektifitas yang berupa apa saja. dan penggarapan tanah menjadi tanah pertanian. Seperti Voltaire dengan ukuran untuk menyebut masyarakat. Burckhardt telah mampu untuk memisahkan antara kajian antropologi dengan kajian sejarah. kepercayaan. Burckhard menggambarkan sejarah kebudayaan sebagai fragmen-fragmen yang disatukan seperti mozaik. karena dianggap sebagi penulis klasih sejarah kebudayaan. Kedua buku tersebut merupakan kajian yang mendekati sejarah kebudayaan dalam tema. cultuur (Belanda) atau Kultur (Jerman). tetapi masih belum berupa sejarah kebudayaan dalam pendekatan. pandangan Kuntowijoyolebih ditujukan kepada pandangan Burckhardt dan Huizinga. Perbedaan itu terletak pada pendekatan yang sinkronis. misalnya pembentukan dan pemurnian jiwa. Kebudayaan menurut E. dan pemikiran bersama-sama. Sejarah kebudayaan sebagai bagian dari sudut pandang sejarah dalam melihat suatu peristiwa. kajian sejarh tentang kebudayaan sudah diaktualisasikan berupa karya dari Darsiti Suratman. Kata berbudaya berasal dari kata Sansekerta buddhayah. memuat tradisi historiografi kebudayaan dari sejarawan Eropa. sebuah bentuk. Kemudian. “Kebudayaan adalah kompleks keseluruhan yang mencakup ilmu pengetahuan.

Depletion of The Java Sea’s Fish Stock. 2. seperti sejarah kesenian. atau sejarah yang masih mengandung sifat budaya merupakan turunan dari sejarah kebudayaan itu sendiri. Sejarawan akan melakukan kritik sumber lebih detail daripada kritik yang digunakan oleh antropolog. Tari (representasional dan non-representasional) 3. misalnya. Masuknya sejarah kebudayaan ke dalam sejarah yang bersifat khusus. tanpa mengkaitkan sengn konsep sentral. gabungan) 2. adalah sejarah kesenian. Oleh karena itu kesenian mempunyai bidang-bidang cakupan yang cukup luas dan beragam. hasilnya bukanlah sejarah kebudyaan. terutama sejarah persajakan. 1860’s-1990’s. Namun. karena demikian halnya. menjadi sarana komunikasi dan pendidikan. Semua mengakui tingginya arti-penting sejarah seni. Anderson seni mempunyai sifat umum yang dapat dijumpai dimanapun. bukan sejarah kebudayaan. memperlihatkan gaya. bukan sesuatu yang ditentukan olehnya. perhatian semua pihak yang menaruh minat pada seni. yang ditulis tanpa mengingat tema umum budayanya. Tetapi hal-ihwal yang menarik perhatiannya itu mempunyai hak sepenuhnya akan perhatian semua siswa mengenai masalahmasalah estetika. persajakan dan kesusasteraan. sebuah dialektika tiada henti yang hanya akan berakhir pada saat sirnanya manusia dari atas bumi. Dalam penulisan sejarah kebudayaan perlu diperhatikan tentang kecenderungan penulisan sejarah agar tidak masuk dalam kajian antropologi dan tidak memakai scope yang lebih kecil karena bisa masuk pada bagian dari sejarah kebudyaan. Seni Pertunjukan adalah segala ungkapan seni yang substansi dasarnya adalah yang dipergelarkan langsung di hadapan penonton. tari dan teater) memiliki karakter dan . namun perlu diperhatikan bahwa pengambilan tahun yang sangat panjang menajdi salah satu bentuk yang perlu ditandai. sebab masing-masing kategori (musik. Agak sulit rasanya untuk membicarakan perkembangan seni pertunjukan di Indonesia secara keseluruhan. namun berbeda dalam dalam melakukan kritik sumber. Tulisan itu seakan-akan menggambarkan kecenderungan bahwa tulisan tersebut masuk dalam ranah sejarah. artinya. Kajian sejaraj dengan kajian antropologi hampir sama dalam metodologi yang dipergunakan. maka pertanyaan-pertanyaan: apakah seni itu? apakah persajakan itu? tidak bisa tidak mempunyai arti yang penting sekali. seperti menjadi sarana hubungan dengan kekuatan adikodrati. Seni pertunjukan dapat dipilah menjadi tiga kategori yakni: 1. memerlukan kemahiran khusus untuk menghasilkan suatu karya seni sehingga seseorang seniman dapat dibedakan dari orang dewasa. Teater (dengan orang atau boneka/wayang sebagai dramatis personae). Musik (vokal. mempunyai arti yang bermakna budaya. 3.akan menulis bagian-bagian dari kebudyaan. Sifat-sifat seperti tersebut kiranya juga dimiliki oleh kesenian yang hidup dan berkembang pada masa Jawa kuno. yaitu gaya yang dipandang sebagai tradisi milik bersama dalam suatu kebudayaan dan sebagai tanda agar seni dapat menyampaikan arti. sejarawan tidak boleh terjebak dengan tulisan antropologi yang bersifat historis seperti tulisan dari Pujo Semedi. tetapi sejarah yang tertentu dan khusus. Sejarah kesenian. Jagad seni adalah jagad refleksi kemanusiaan. Sementara itu menurut Richard L. sudah tentu. Tentang mampu tidaknya pengarang menyelesaikan masalah yang hendak dipecahkannya itu. instrumental. Sifat-sifat tersebut adalah: 1. Sejarah Seni Kesenian adalah salah satu unsur kebudayaan yang keberadaannya sangat diperlukan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

binatang. Seiring dengan perkembangan peradaban. Peninggalan-peninggalan prasejarah memperlihatkan bahwa sejak ribuan tahun yang lalu. kertas. sungai. lantai. seni lukis sangat terkait dengan gambar. nenek moyang manusia telah mulai membuat gambar pada dinding-dinding gua untuk mencitrakan bagian-bagian penting dari kehidupan mereka. imajinasi memegang peranan penting hingga kini. gunung. Objek yang sering muncul dalam karya-karya purbakala adalah manusia. dan laut. Kemudahan ini memungkinkan gambar (dan selanjutnya lukisan) untuk berkembang lebih cepat daripada cabang seni rupa lain seperti seni patung dan seni keramik. Ini disebabkan karena lukisan atau gambar sangat mudah dibuat. Dalam perkembangan seni lukis. Semua kebudayaan di dunia mengenal seni lukis. Pada mulanya. Hasilnya adalah jiplakan tangan berwana-warni di dinding-dinding gua yang masih bisa dilihat hingga saat ini. Dalam pendidikan seni rupa modern di Indonesia. Salah satu bentuk sejarah seni adalah Karya dari Soedarsono dalam Wayang Wong: The State Ritual Dance Dramain the Court of Yogyakarta. kapur. atau bahan lainnya. atau kanvas. Karena itu. cara bertahan hidup (memulung. gambar seekor banteng dibuat dengan proporsi tanduk yang luar biasa besar dibandingkan dengan ukuran tanduk asli. Salah satu teknik terkenal gambar prasejarah yang dilakukan orang-orang gua adalah dengan menempelkan tangan di dinding gua. berburu dan memasang perangkap. lukisan kebanyakan dibuat di atas bidang datar seperti dinding. Ini disebut citra dan itu sangat dipengaruhi oleh pemahaman si pelukis terhadap obyeknya. Pencitraan ini menjadi sangat penting karena juga dipengaruhi oleh imajinasi. perkembangan seni lukis sangat terkait dengan perkembangan peradaban manusia. Misalnya. Bentuk dari obyek yang digambar tidak selalu serupa dengan aslinya. dimensi datar). sifat ini disebut juga dengan dwi-matra (dua dimensi.kekhasan tersendiri dan sangat kompleks. maka secara otomatis karya-karya mereka mulai membentuk semacam komposisi rupa dan narasi (kisah/cerita) dalam karya-karyanya. citra mengenai satu macam obyek menjadi berbeda-beda tergantung dari pemahaman budaya masyarakat di daerahnya. SEJARAH LUKIS Sejarah umum seni lukis Zaman prasejarah Secara historis. Pencitraan ini dipengaruhi oleh pemahaman si pelukis yang menganggap tanduk adalah bagian paling mengesankan dari seekor banteng. . dan obyek-obyek alam lain seperti pohon. bukit. Seperti gambar. lalu menyemburnya dengan kunyahan daun-daunan atau batu mineral berwarna. nenek moyang manusia semakin mahir membuat bentuk dan menyusunnya dalam gambar. Sebuah lukisan atau gambar bisa dibuat hanya dengan menggunakan materi yang sederhana seperti arang. Sistem bahasa.

bercocok-tanam). bukan realisme. perkembangan seni pada masa ini mengalami perlambatan hingga dimulainya masa renaissance. ada orang-orang tertentu dalam satu kelompok masyarakat prasejarah yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk menggambar daripada mencari makanan. Saat-saat senggang pada masa prasejarah salah satunya diisi dengan menggambar dan melukis. kemampuan manusia untuk menetap secara sempurna telah memberikan kesadaran pentingnya keindahan di dalam perkembangan peradaban. akan nampak lebih menarik untuk dilihat daripada biasanya. dan kepercayaan (sebagai cikal bakal agama) adalah hal-hal yang mempengaruhi perkembangan seni lukis. Pengaruh ini terlihat dalam jenis obyek. Mereka adalah senimanseniman yang pertama di muka bumi dan pada saat itulah kegiatan menggambar dan melukis mulai condong menjadi kegiatan seni. Namun sebagai akibat pemisahan ilmu pengetahuan dari kebudayaan manusia. Akibatnya. Pada satu titik. bila diatur sedemikian rupa. Seni lukis zaman pertengahan Sebagai akibat terlalu kuatnya pengaruh agama di zaman pertengahan. seni lukis mengalami penjauhan dari ilmu pengetahuan. Beberapa agama yang melarang penggambaran hewan dan manusia mendorong perkembangan abstrakisme (pemisahan unsur bentuk yang "benar" dari benda). seni lukis memiliki kegunaan khusus. Cara komunikasi dengan menggunakan gambar pada akhirnya merangsang pembentukan sistem tulisan karena huruf sebenarnya berasal dari simbol-simbol gambar yang kemudian disederhanakan dan dibakukan. Pada masa-masa ini. Sehingga sulit sekali untuk menemukan lukisan yang bisa dikategorikan "bagus". [sunting] Seni lukis zaman Renaissance . Seni lukis zaman klasik Seni lukis zaman klasik kebanyakan dimaksudkan untuk tujuan:   Mistisme (sebagai akibat belum berkembangnya agama) Propaganda (sebagai contoh grafiti di reruntuhan kota Pompeii). Lukisan pada masa ini digunakan untuk alat propaganda dan religi. Kebanyakan lukisan di zaman ini lebih berupa simbolisme. pencitraan dan narasi di dalamnya. Hal ini sebagai akibat berkembangnya ilmu pengetahuan dan dimulainya kesadaran bahwa seni lukis mampu berkomunikasi lebih baik daripada kata-kata dalam banyak hal. Ilmu pengetahuan dianggap sebagai sihir yang bisa menjauhkan manusia dari pengabdian kepada Tuhan. Mereka mulai menemukan semacam cita-rasa keindahan dalam kegiatannya dan terus melakukan hal itu sehingga mereka menjadi semakin ahli. Di zaman ini lukisan dimaksudkan untuk meniru semirip mungkin bentuk-bentuk yang ada di alam. Mereka mulai mahir membuat gambar dan mulai menemukan bahwa bentuk dan susunan rupa tertentu. Selain itu. seni lukis pun tidak lagi bisa sejalan dengan realitas. misalnya sebagai media pencatat (dalam bentuk rupa) untuk diulangkisahkan.

Lukisan. pengaruh seni di kota Firenze menyebar ke seluruh Eropa hingga Eropa Timur.Berawal dari kota Firenze. Sebagai jawabannya. Dukungan dari keluarga deMedici yang menguasai kota Firenze terhadap ilmu pengetahuan modern dan seni membuat sinergi keduanya menghasilkan banyak sumbangan terhadap kebudayaan baru Eropa. . Tokoh yang banyak dikenal dari masa ini adalah:      Tomassi Donatello Leonardo da Vinci Michaelangelo Raphael Art Nouveau Revolusi Industri di Inggris telah menyebabkan mekanisasi di dalam banyak hal. dan kriya diarahkan kepada kurva-kurva halus yang kebanyakan terinspirasi dari keindahan garis-garis tumbuhan di alam. akan biaya pembuatannya menjadi sangat mahal). Pada akhirnya. Seni Rupa menemukan jiwa barunya dalam kelahiran kembali seni zaman klasik. namun sebagai alat baru untuk merebut kembali kekuasaan yang dirampas oleh Turki. Kecenderungan seni rupa Eropa Barat pada zaman itu ke aliran romantisme membuat banyak pelukis Indonesia ikut mengembangkan aliran ini. Awalnya pelukis Indonesia lebih sebagai penonton atau asisten. Sebagai dampaknya. Selain karena harga alat lukis modern yang sulit dicapai penduduk biasa. Setelah kekalahan dari Turki. Raden Saleh Syarif Bustaman adalah salah seorang asisten yang cukup beruntung bisa mempelajari melukis gaya Eropa yang dipraktekkan pelukis Belanda. karya-karya seni rupa. Sains di kota ini tidak lagi dianggap sihir. sebab pendidikan kesenian merupakan hal mewah yang sulit dicapai penduduk pribumi. Barangbarang dibuat dengan sistem produksi massal dengan ketelitian tinggi. Raden Saleh kemudian melanjutkan belajar melukis ke Belanda. seniman beralih ke bentuk-bentuk yang tidak mungkin dicapai oleh produksi massal (atau jika bisa. sehingga berhasil menjadi seorang pelukis Indonesia yang disegani dan menjadi pelukis istana di beberapa negera Eropa. keahlian tangan seorang seniman tidak lagi begitu dihargai karena telah digantikan kehalusan buatan mesin. banyak sekali ahli sains dan kebudayaan (termasuk pelukis) yang menyingkir dari Bizantium menuju daerah semenanjung Italia sekarang. Sejarah seni lukis di Indonesia Seni lukis modern Indonesia dimulai dengan masuknya penjajahan Belanda di Indonesia.

. Gerakan Manifesto Kebudayaan yang bertujuan untuk melawan pemaksaan ideologi komunisme membuat pelukis pada masa 1950an lebih memilih membebaskan karya seni mereka dari kepentingan politik tertentu. Saleh sampai awal abad XXI ini. sebab dianggap menjilat kepada kaum kapitalis yang menjadi musuh ideologi komunisme yang populer pada masa itu. Bersama itu pula seni lukis konvensional dengan berbagai gaya menghiasi galerigaleri. setepat –setepanya. sehingga melahirkan abstraksi. Hal ini merupakan pendalaman labih lanjut dari gerakan realisme pada abad 19 sebagai reaksi atas kemapanan romantisme. yang pernah menjamur di pelosok kampus perguruan tinggi seni sekitar 1993-1996. Kemapanan seni lukis Indonesia yang belum mencapai tataran keberhasilan sudah diporakporandakan oleh gagasan modernisme yang membuahkan seni alternatif atau seni kontemporer. perspektif. Lukisan tidak lagi dianggap sebagai penyampai pesan dan alat propaganda.Namun seni lukis Indonesia tidak melalui perkembangan yang sama seperti zaman renaisans Eropa. Supaya lukisan yang dibuat benar – benar mirip atau persis dengan nyata. alat lukis seperti cat dan kanvas yang semakin sulit didapat membuat lukisan Indonesia cenderung ke bentuk-bentuk yang lebih sederhana. namun lebih sebagai sarana ekspresi pembuatnya. Era revolusi di Indonesia membuat banyak pelukis Indonesia beralih dari tema-tema romantisme menjadi cenderung ke arah "kerakyatan". tekstur. di dalam seni rupa adalah usaha menampilkan objek realistis dengan penekanan seting alam. dan “Performance Art”. maka susunan.[rujukan?] Aliran seni lukis Naturalisme Yaitu suatu bentuk karya seni lukis (seni rupa) dimana seniman berusaha melukiskan segala sesuatu sesuai dengan nature atau alam nyatan. Perjalanan seni lukis kita sejak perintisan R. tetapi merupakan bisnis alternatif investasi. sehingga era ekspresionisme dimulai. Kemudian muncul berbagai alternatif semacam “kolaborasi” sebagai mode 1996/1997. yang bukan lagi sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat. perbandingan. sehingga perkembangannya pun tidak melalui tahapan yang sama. dengan munculnya seni konsep (conceptual art): “Installation Art”. Para pelukis kemudian beralih kepada potret nyata kehidupan masyarakat kelas bawah dan perjuangan menghadapi penjajah. pewarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkin. Objek yang berhubungan dengan keindahan alam Indonesia dianggap sebagai tema yang mengkhianati bangsa. artinya disesuaikan dengan tangkapan mata kita. terasa masih terombang-ambing oleh berbagai benturan konsepsi. Keyakinan tersebut masih dipegang hingga saat ini. Selain itu.

Daftar Pelukis Naturalisme : Soeboer Doellah § William Bliss Baker Raden Saleh Hokusai Affandi Fresco Mural Basuki Abdullah William Hogart Frans Hail Realisme di dalam seni rupa berarti usaha menampilkan subjek dalam suatu karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari tanpa tambahan embel-embel atau interpretasi tertentu. bahkan tanpa menyembunyikan hal yang buruk sekalipun. Namun karya dengan ide realisme sebenarnya sudah ada pada 2400 SM yang ditemukan di kota Lothal. Realisme sebagai gerakan kebudayaan . yang sekarang lebih dikenal dengan nama India. Maknanya bisa pula mengacu kepada usaha dalam seni rupa unruk memperlihatkan kebenaran. Salahs atu bagian penting dari gerakan naturalis adalah pandangan Darwinisme mengenai hidup dan kerusakan yang telah ditimbulkan manusia terhadap alam. Pembahasan realisme dalam seni rupa bisa pula mengacu kepada gerakan kebudayaan yang bermula di Perancis pada pertengahan abad 19.Salah satu perupa naturalisme di Amerika adalah William Bliss Baker. yang lukisan pemandangannya dianggap lukisan realis terbaik dari gerakan ini.

Gerakan ini biasanya berhubungan erat dengan perjuangan sosial. suasana. Di Inggris. yang dikenal sebagai salah satu perupa realis terbaik. Penganut sastra realisme dari Perancis meliputi nama Honoré de Balzac dan Stendhal. dan bentuk-bentuk klasik lainnya yang telah lebih dahulu populer saat itu. Inggris. dan demokrasi. adalah teknik seni rupa yang secara ekstrim memperlihatkan usaha perupa untuk menghadirkan konsep realisme. Realisme kemudian mendominasi dunia seni rupa dan sastra di Perancis. Giotto bisa dikategorikan sebagai perupa dengan karya realis. Daftar pelukis realisme terkenal Karl Briullov . untuk mencapai tujuan Verisimilitude (sangat hidup).Realisme menjadi terkenal sebagai gerakan kebudayaan di Perancis sebagai reaksi terhadap paham Romantisme yang telah mapan di pertengahan abad 19. yag kemudian membuka jalan bagi berkembangnya impresionisme. dan Amerika Serikat di sekitar tahun 1840 hingga 1880. sebuah kelompok di Perancis yang dikenal dengan nama Teknik Trompe l'oeil. Dalam pengertian lebih luas. pelukis foto di zaman renaisans. Kemudian pada abad 19. Sebagai contoh. subjek-subjek yang tampil dalam ruang yang terlalu luas. Sementara seniman realis yang terkenal adalah Gustave Courbet dan Jean François Millet. Realisme dalam seni rupa Perupa realis selalu berusaha menampilkan kehidupan sehari-hari dari karakter. Perupa realis cenderung mengabaikan drama-drama teatrikal. reformasi politik. usaha realisme akan selalu terjadi setiap kali perupa berusaha mengamati dan meniru bentuk-bentuk di alam secara akurat. Kejujuran dalam menampilkan setiap detail objek terlihat pula dari karya-karya RembrandtBarbizon School memusatkan pengamatan lebih dekat kepada alam. kelompok Pre-Raphaelite Brotherhood menolak idealisme pengikut Raphael yang kemudian membawa kepada pendekatan yang lebih intens terhadap realisme. dilema. karena karyanya telah dengan lebih baik meniru penampilan fisik dan volume benda lebih baik daripada yang telah diusahakan sejak zaman Gothic. dan objek.

film. Ekspressionisme adalah kecenderungan seorang seniman untuk mendistorsi kenyataan dengan efek-efek emosional. dan musik. Ekspresionisme bisa ditemukan di dalam karya lukisan. .Ford Madox Brown Jean Baptiste Siméon Chardin Camille Corot Gustave Courbet Honoré Daumier Edgar Degas Thomas Eakins Nikolai Ge Aleksander Gierymski William Harnett Louis Le Nain Édouard Manet Jean-François Millet Ilya Yefimovich Repin Pengertian Ekspresionisme yaitu aliran seni lukis yang mengutamakan kebebasan dalam bentuk dan warna untuk mencurahkan emosi atau perasaan. sastra. arsitektur. Istilah emosi ini biasanya lebih menuju kepada jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia.

Ernst Barlach. Floris Jespers. . distorsi. Willem Hofhuizen. Ernst Ludwig Kirchner. Rolf Nesch.Pelukis Matthias Grünewald dan El Greco bisa disebut ekspresionis. Jan Sluyters. Wilhelm Lehmbruck. Austria: Egon Schiele dan Oskar Kokoschka Russia: Wassily Kandinsky dan Alexei Jawlensky Netherlands: Charles Eyck. Erich Heckel. dan Albert Droesbeke. James Ensor. Gust De Smet. Emil Nolde. dan Max Pechstein. Gabriele Münter. Ludwig Meidner. Paula Modersohn-Becker. Jan Wiegers dan Hendrik Werkman Belgia: Constant Permeke. penyederhanaan. overlap. Karl Schmidt-Rottluff. transparansi. Daftar Pelukis Ekspresionisme dari abad 20 yang tergolong adalah: Jerman: Heinrich Campendonk. August Macke. Perancis: Gen Paul dan Chaim Soutine Norwegia: Edvard Munch Swiss: Carl Eugen Keel Indonesia: Affandi kubisme adalah sebuah gerakan modern seni rupa pada awal abad ke-20 yang dipelopori oleh Picasso dan Braque. Jaap Min. Elfriede Lohse-Wächtler. Prinsip-prinsip dasar yang umum pada kubisme yaitu menggambarkan bentuk objek dengan cara memotong. Franz Marc. Max Beckmann. Frits Van den Berghe.

tercetus berkat pengamatan beberapa kritikus. sedangkan setengahnya lagi dilihat dari belakang atau samping. Bila pada pereiode analitis Braque maupun Picasso masih terbelenggu dalam kreativitas yang terbatas. Henri Matisse menyebutnya sebagai susunan petits cubes (kubus kecil). Sementara itu. kerucut. Tema karya-karya mereka pun lebih variatif. dan topeng-topeng suku Afrika. Gil Blas menyebutkan lukisan Braque sebagai bizzarries cubiques (kubus ajaib). lingkaran dan sebagainya) seniman kubisme sering menggunakan teknik kolase. Pada fase Kubisme Analitis ini. Gerakan ini dimulai pada media lukisan dan patung melalui pendekatannya masing-masing pada kubisme. berkomenmtar bahwa karya Braque sebagai reduces everything to little cubes (menempatkan segala sesuatunya pada bentuk kubus-kubus kecil. sepintas terlihat dari samping dengan mata yang seharusnya tampak dari depan. Juga pengaruh lukisan Paul Cezanne. menyusun dan aneka tampak. yang mengenalkan bentuk geometri baru dengan mematahkan perspektif zaman Renaisans. Fase awal ini sering diberi istilah Kubisme Analitis karena objek lukisan harus dianalisis. Wajah manusia atau kepala binatang yang diekspos sedemikian rupa.deformasi. berbeda pada fase Kubisme Sintetis. Kubisme mengalami fase Analitis yang dilanjutkan pada fase Sintetis. ukiran timbul (basrelief) bangsa Mesir. terutama karya still life dan pemandangan. Kaum Kubis tidak lagi terpaku pada tiga warna pokok dalam goresan-goresannya. segiempat.lain. Dengan memasukkan guntingan-guntingan kata atau kalimat yang diambil dari . Perkembangan awal Dalam tahap perkembangan awal. seperti patung suku bangsa Liberia. Pada 1908-1909 Kubisme segera mengarah lebih kompleks dalam corak yang kemudian lebih sistematis berkisar antara tahun 1910-1912. Maka untuk selanjutnya dipakai istilah Kubisme untuk memberi ciri dari aliran seperti karya-karya tersebut. gambar –gambar poster dan lain. kubus. Louis Vauxelles (kritikus Prancis) setelah melihat sebuah karya Braque di Salon des Independants. Objek lukisan kadang-kadang setengah tampak digambar dari depan persis. Kubisme sebagai pencetus gaya nonimitative muncul setelah Picasso dan Braque menggali sekaligus terpengaruh bentuk kesenian primitif. Istilah "Kubis" itu sendiri. Dengan keberanian meninggalkan sudut pandang yang menjadi ciri khasnya untuk beranjak ke tingkat inovatif berikutnya. yaitu ruang dan waktu karena pola perspektif lama telah ditinggalkan. para perupa sebenarnya telah membuat pernyataan dimensi keempat dalam lukisan. bentuk –bentuk karyanya menggunakan bentuk –bentuk geometri (segitiga. Ini membekas pada keduanya sehingga meneteskan aliran baru. Semua elemen lukisan harus dipecahpecah terdiri atas faset-fasetnya atau dalam bentuk kubus. misalnya menempelkan potongan kertas surat kabar. Perkembangan karya kaum Kubis selanjutnya adalah dengan perhatian mereka terhadap realitas.

karena itu tambahkan ultramarine. put in yellow. hingga Bordeaux. . digantikan oleh pemahaman secara emosional dan imajinatif. halaman 2. this shadow. kabar kemudian direkatkan pada kanvas sehingga membentuk satu komposisi geometris. Lalu bayangannya terlihat agak biru. these red leaves? Put in vermilion. Tidak seperti karya impresionisme. Kematangan konsepnya dicapai pada tahun 1906." Segala hal yang berhubungan dengan pengamatan secara objektif dan realistis. paint it with pure ultramarine. Paris. Kepopuleran aliran ini dimulai dari Le Havre. Daun yang kemerahan? Tambahkan saja vermillion. Konsep dasar fauvisme bisa terlacak pertama kali pada 1888 dari komentar Paul GauguinPaul Sérusier: kepada "How do you see these trees? They are yellow." "Bagaimana kau menginterpretasikan pepohonan itu? Kuning. Nama fauvisme berasal dari kata sindiran "fauve" (binatang liar) oleh Louis Vauxcelles saat mengomentari pameran Salon d'Automne dalam artikelnya untuk suplemen Gil Blas edisi 17 Oktober 1905. Fauvisme adalah aliran yang menghargai ekspresi dalam menangkap suasana yang hendak dilukis. seperti yang terjadi dalam lukisan naturalis. pelukis fauvis berpendapat bahwa harmoni warna yang tidak terpaut dengan kenyataan di alam justru akan lebih memperlihatkan hubungan pribadi seniman dengan alam tersebut. karena itu tambahkan kuning. Eksperimen tempelan seperti ini lazim disebut teknik kolase atau Daftar Pelukis Kubisme :          Paul Cezane Pablo Picasso George Braque Metzinger Albert Glazez But Mochtar Moctar Apin Fajar Sidik Andre Derain Fauvisme adalah suatu aliran dalam seni lukis yang berumur cukup pendek menjelang dimulainya era seni rupa modern. rather blue.suratpaper colle. So.

Gustave Moreau. Pengaruh Pengaruh awal dari aliran ini mungkin sekali didapat dari rintisan yang dimulai oleh karyakarya Paul Cezanne. tetapi mengikuti keinginan pribadi pelukis. Akibatnya bentuk benda mudah dikenali tanpa harus mempertimbangkan banyak detail. Meskipun hanya berumur pendek. aliran fauvisme menjadi tonggak konsep seni rupa modern berikutnya. maupun Vincent van Gogh. Pelukis fauvis menyerukan pemberontakan terhadap kemapanan seni lukis yang telah lama terbantu oleh objektivitas ilmu pengetahuan seperti yang terjadi dalam aliran impresionisme. Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna di lapangan. Hal ini terutama terjadi pada masa awal populernya aliran ini pada periode 1904 hingga 1907. Meskipun pelukis tersebut tidak melibatkan diri kepada gerakan fauvisme dan berbeda era dengan dimulainya aliran ini. . Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat.Sebagai hasilnya warna dan konsep ruang akan terasa bernuansa puitis. meskipun ilmu-ilmu dari pelukis terdahulu yang mereka tentang tetap dipakai sebagai dasar dalam melukis. namun karyanya menjadi acuan bagi pelukis muda yang nantinya akan menjadi pelukis fauvis. Paul Gauguin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful