MAKALAH KASUS 1

Disusun oleh: Kelompok 9 Ulfah Fitriah Erlita Mutia Ramzil Melissa C Sinaga Marissa Rahmayeti Eko Nurfitria Rizka Amayu Riska Agustina Fazryani Mazita Torano Maria Nurita Nur Sofiyati F A Winda Apria Sari Ira Agung Gunawan Ari Christian K 220110070143 220110070086 220110070125 220110070044 220110070027 220110070034 220110070047 220110077001 220110070109 220110070045 220110070080 220110060135 220110070055

FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN

UNIVERSITAS PADJADJARAN
1

Laporan Reporting Kasus 1 I. Case 1 An. E berusia 14 tahun. Dua bulan yang lalu mengalami menarche dengan keluhan perut sakit, dismenorhea. Sejak menstruasi, banyak perubahan tubuh yang dirasakan seperti payudara membesar dan kencang serta tumbuh rambut pada organ tertentu. An. E tinggal di perkampungan kumuh dan berasal dari keluarga dengan tingkat social ekonomi yang rendah sehingga An. E sejak kecil sudah dituntut untuk membantu keluarga mencari nafkah dengan mengamen di pinggir jalan. Kegiatan tersebut dikerjakan siang sampai malam hari. Tiga hari yang lalu, ketika An. E pulang mengamen dia mengalami sexual abuse berupa pemerkosaan oleh adik dari ibu (30 tahun). Dan akibatkan An. E dirawat di RS dengan keluhan sakit dan perdarahan di alat genitalia. Pemeriksaan fisik : terdapat robekan di fourchette posterior, hasil rectal toucher terjadi rupture hymen. Rencananya hari ini akan dilakukan pemeriksaan di RS, An. E selalu minta ditemani oleh anggota keluarga atau perawat. An. E jadi pendiam dan susah berkomunikasi orang tua terutama ayah, selalu mengeluarkan kata-kata yang terkesan selalu menyalahkan anaknya. II. Clarifying Unfamiliar Terms 1. Menarche wanita. 2. Fourchette posterior 3. Hymen 4. Sexual abuse 5. Dismenorhea 6. Rectal toucher ke daerah anal. 7. Menstruasi peluruhan sel telur. 8. Daerah alat genitalia : daerah alat kelamin pada pria dan wanita.
2

: haid pertama, tanda sudah dewasa pada

: LO : selaput dara. : pelecehan seksual. : nyeri perut pada saat haid. : colok dubur dengan cara memasukkan jari

:

siklus

bulanan pada wanita

berupa

9. Pemerkosaan salah satu pihak. 10. Payudara

: hubungan seks dengan cara pemaksaan dari

: organ tubuh yang dimiliki pada wanita dan

pria tetapi pada wanita mengalami pembesaran dan menunjukkan kedewasaan punya kelenjar lemak dan kelenjar mammae. III. Problem Definition 1. Mengapa terjadi dismenorhea? 2. Bagaimana mekanisme menstruasi? 3. Kaji aspek psikologi untuk anak yang alami pemerkosaan. 4. Anatomi dan fisiologi daerah genitalia dan payudara. 5. Apa yang menyebabkan nyeri pada menarche? 6. Mengapa dilakukan rectal toucher dan bagaimana caranya? 7. Mekanisme terjadinya ruptur hymen. 8. Fase-fase kedewasaan 9. Mengapa terjadi perdarahan di daerah genitalia? 10. Bagaimana asuhan keperawatannya? 11. Ini termasuk jenis penyakit apa? 12. Apa pemeriksaan laboratorium dan fisik pada kasus ini? 13. Bagaimana peran perawatnya? 14. Apa saja keluhan dan kelainan pada menstruasi? 15. Bagaimana cara menangani keluhan pada menstruasi? 16. Apa saja terapi famakologi dan non farmakologi untuk kasus ini? 17. Hormon apa saja yang berperan pada saat menstruasi? 18. Apa saja dampak pada robekan fourchette? 19. Masalah keperawatan apa saja yang terjadi pada kasus ini? 20. Bagaimana pengkajian pada kasus ini? 21. Apa saja aspek legal etis untuk kasus ini? 22. Mengapa terjadi perubahan dan pertumbuhan primer dan sekunder pada pria dan wanita? 23. Bagaimana proses terjadinya spermache?

3

menyendiri. dengan menstruasi selama 2-8 hari. 3. 2. Siklus menstruasi: Jarak menstruasi 15-28 hari. Adanya sumbatan pada area genitalia interna. USG. rongga panggul. LO. Pada wanita: menstruasi. akibat olahraga pecahan tak beraturan. Pada wanita: organ eksternalabia mayor. takut pada pria. Nutrisi apa saja yang dibutuhkan pada saat menstruasi? 28. Karena adanya desakan benda asing. penis. adanya penggumpalan pada dinding rahim. 4 . Bagaimana siklus seksual pada pria dan wanita serta perbedaannya? 27. scrotum. tumbuh rambut pada organ tertentu. depresi. labia minor. Apa benar penelitian mengenai dalam hidupnya wanita mengalami 400x menstruasi? 25. dan resiko bunuh diri. Karena adanya desakan benda asing. 4. 5. 9. oviduk. Kurangnya olah raga . menarik diri. 11. Pada pria: testis. pertumbuhan jakun. prostat. Periode menstruasi 28-30 hari. 6. 10. Payudaraputing. tuba falopi. 8. vas deferens. klitoris Organ internaovarium. aerola mammae.24. Trauma. 12. 7. Sexual abuse pada remaja. pada saat peluruhan tidak normal. Colok dubur dengan cara memasukkan jari ke daerah anal. pecah akibat hubungan seks gambaran pecahan jelas (membentuk segitiga). Rectal toucher. Apa saja jenis serta definisi sexual abuse? 26. Brainstorm 1. harga diri rendah. Faktor apa saja yang memperberat dismenorhea? 29. Pada pria: adanya perubahan suara. Bagaimana cara menghitung masa subur? IV. tumbuh akar rambut pada organ tertentu.

LO. amenorrhea. gambaran diri. masa suburnya 21-28 hari setelah menstruasi.d ruptur. Konselor. 20. non maleficience dan beneficience. Gangguan konsep diri  gangguan citra diri. 27. minum susu 2-3 hari sebelum menstruasi. sakit perut. LO. kolaborator. kurang olahraga. motivator. Perubahan hormone estrogen. 21. Respect for autonomy. dan LH. soda. dan advokasi. LO. dan progesteron. pegal-pegal. 28. malaise. 26. LO. dan kacang-kacangan. 5 . 16. 23. 25. Periode masa subur: Periode 21 hari. istirahat yang cukup dan pijat pada daerah perut. 24. Kompres air hangat. LO. dan harga diri.13. peran dan fungsi. dismenorhea. air dingin. progesteron. Isolasi diri. Hormon estrogen. sakit punggung. Harga diri rendah. Sakit nyeri dan perdarahan. Nyeri b. Banyak makan buah. 19. 18. 17. Stress. makanan/minuman mengandung kafein. justice. 14. masa suburnya 7-21 hari setelah menstruasi. Periode 28 hari. pusing. Keluhan : sakit pinggang. LO. inform consent. 29. masa suburnya 3-7 hari setelah menstruasi. Periode 48 hari. Kelainan : hipomenorhea. 22. kurangin makanan mengandung kafein. 15. ideal.

Definisi.Dampak - - 6 . Diagnose dan intervensi. serta tingkat social ekonomi yang rendah. Mind map Sexual abuse pada remaja Konsep: -Anatomi fisiologi organ reproduksi pada pria dan wanita. V. . Kami mengambil judul tersebut karena rendahnya tingkat pendidikan. -Siklus reproduksi pria dan wanita. adanya pergaulan bebas yang tidak terkontrol. Analisa data.Pemicu . -Kelainan seksual pada remaja. - Peran perawat.Jenis. kurangnya ekonomi. kurangnya pengawasan dan keamanan. Asuhan keperawatan. kurang pengetahuan spiritual dan kasih sayang. Pengkajian Pemeriksaan laboratorium dan fisik.Judul yang dapat diambil dari kasus di atas adalah: Gambaran pengetahuan anak jalanan usia remaja tentang seksual. Konsep sexual abuse: . .Terapi farmakologi dan non farmakologi. .

fertilisasi ovum. kulit daerah tertentu. Fungsi sistem reproduksi wanita dikendalikan / dipengaruhi oleh hormonhormon gonadotropin / steroid dari poros hormonal thalamus . implantasi. pigmen dan sebagainya. kelahiran. 7 .VI. Reporting Gambar anatomi pada organ reproduksi eksterna wanita ANATOMI DAN FISIOLOGI ORGAN REPRODUKSI EKSTERNA WANITA Terdiri alat / organ eksternal dan internal.ovarium. Eksternal (sampai vagina) : fungsi kopulasi Internal : fungsi ovulasi. Selain itu terdapat organ/sistem ekstragonad/ekstragenital yang juga dipengaruhi oleh siklus reproduksi : payudara. pertumbuhan fetus. sebagian besar terletak dalam rongga panggul.hipothalamus hipofisis . transportasi blastocyst.adrenal .

Sensitivitas labia mayora terhadap sentuhan. dan ikal pada masa pubertas.Yang termasuk genetalia eksterna : 1.8 cm. nyeri. dan suhu tinggi. berbentuk lonjong. dinding vagina terdapat lipatan–lipatan yang disebut rugae. tebal 1 – 1. Hal ini diakibatkan 8 . Karateristik rambut pubis bervariasi dari halus dan jarang pada wanita sampai tebal. merupakan selaput yang mengandung kelenjar sebasea (lemak). kasar. Labia Mayora (Bibir Besar) Berada pada kanan dan kiri. jaringan ototnya merupakan kelanjutan dari otot sfingter ani dan otot elevator ani yang dapat dikendalikan dan dilatih. Sedangkan bagian dalam tanpa rambut. 3. jumlah jaringan lemak di tubuh wanita berkurang dan rambut pubis menipis. Bertemunya labia mayora membentuk komisura posterior.5 cm. Vulva Vulva adalah saluran yang menghubungkan rahim dengan lingkungan luar. Homolog dengan skrotum pada laki-laki. Vagina terletak antara kandung kemih dan rektum. Pada anak-anak kedua labia mayora sangat berdekatan. dan ikal. kasar. Mons pubis mengandung banyak kelenjar sebasea (minyak) dan ditumbuhi rambut berwarna hitam. yakni sekitar satu sampai dua tahun sebelum haid pertama. dan banyak mengandung saraf. Ratarata menarche (pertama kali haid) terjadi pada usia 13 tahun. Ukuran labia mayora pada wanita dewasa panjang 7. Mons pubis berperan dalam sensualitas dan melindungi simpisis pubis selama koitus (hubungan seksual). 2. lebar 2 – 3 cm. Panjang dinding depan 9 cm dan dinding belakang 11 cm. Seiring peningkatan usia. Mons Veneris(Tundun) Daerah yang menonjol di atas simfisis terdiri dari jaringan lemak dan sedikit jaringan liat. Dua lipatan dari kulit diantara kedua paha bagian atas labia mayora. yang pada wanita menjelang dewasa di tumbuhi rambut lanjutan dari mons veneris.

5. organ pendek yang berbentuk silinder dan erektil yang terletak tepat dibawah arkus pubis. sementara bagian bawahnya akan bersatu membentuk fourchette. Dalam keadaan tidak terangsang. yang dalam hal ini adalah stimulasi erotis pada pria). terletak diantara dua labia mayora. Kelenjar klitoris dipenuhi oleh ujung-ujung syaraf yang merupakan mediator sensasi erotis. 4. Kelenjar-kelenjar di labia minora juga melumasi vulva. Setiap labia minora terdiri dari suatu jaringan tipis yang lembab dan berwarna kemerahan. Sementara bagian lateral dan anterior labia biasanya mengandung pigmen. Suplai saraf yang sangat banyak membuat labia minora sensitif. merupakan lipatan kulit yang panjang. glans dan badan klitoris membesar. Klitoris (kelentit) Klitoris merupakan organ erogenik pada wanita. Labia Minora (Bibir Kecil) Labia minora. sempit. bagian yang terlihat hanya sekitar 6 x 6 mm atau kurang. sehingga meningkatkan fungsi erotiknya. Klitoris 9 . Homolog dengan penis pada pria. bila ada stimulus emosional atau stimulus fisik. Ruangan diantara kedua labia minora disebut vestibulum. Kelenjar sebasea klitoris mensekresi smegma suatu substansi lemak seperti keju yang yang memiliki aroma khas dan berfungsi sebagai feromon (senyawa organik yang memfasilitasi komunikasi olfaktorius dengan anggota lain pada spesies yang sama untuk membangkitkan respon tertentu. Saat wanita secara seksual terangsang.adanya jaringan saraf yang menyebar luas. permukaan medial labia minora sama dengan mukosa vagina: merah muda dan basah. Pembuluh darah yang sangat banyak membuat labia berwarna merah kemerahan dan memungkinkan labia minora membengkak. dan tidak berambut yang memanjang kebawah dari bawah klitoris dan menyatu dengan fourchette. yang juga berfungsi selama rangsangan seksual. Ujung badan klitoris dinamai glans dan lebih sensitif dari pada badannya. Bagian atas labia minora akan bersatu membentuk preputium dan frenulum clitoridis.

Terletak diantara vulva dan anus. Otot-otot berfungsi untuk menjaga kerja dari sphincter ani. letaknya dimulut vagina. septata. Dibatasi oleh otot-otot muskulus levator ani dan muskulus coccygeus. Jumlah pembuluh darah dan persarafan yang banyak membuat klitoris sangat sensitif terhadap suhu. 7. Bila hymen tertutup menimbulkan gejala klinik setelah mendapat mentruasi. Hymen (Selaput darah) Lapisan tipis yang menutupi sebagian besar dari liang senggama. bersifat rapuh dan mudah sobek. Bila tidak berlubang disebut atresia hymenalis atau hymen imperforata. Hymen akan robek pada koitus apalagi setelah bersalin (hymen ini disebut karunkulae mirtiformis). 10 . Perineum Perineum ialah daerah muskular yang ditutupi kulit antara introitus vagina dan anus. atau fimbria. sentuhan dan sensasi tekanan. Kelenjar Bartolini Merupakan jaringan yang menutupi lubang vagina. biasanya berlubang membentuk semilunaris. Fungsi utama klitoris adalah menstimulasi dan meningkatkan ketegangan seksual. Lubang-lubang pada hymen berfungsi untuk tempat keluarnya sekret dan darah haid. anularis. ditengahnya berlubang supaya kotoran menstruasi dapat mengalir keluar. 6. Hymen ini berlubang sehingga menjadi saluran dari lendir yang dikeluarkan uterus dan darah saat menstruasi. Fourchette Fourchette adalah lipatan jaringan transversal yang pipih dan tipis. tapisan. Merupakan selaput yang menutupi introitus vagina. panjang sekitar 4 cm. 9. 8.dianggap sebagai kunci seksualitas wanita. terletak pada pertemuan ujung bawah labia mayora dan minora di garis tengah di bawah orifisium vagina. Perineum membentuk dasar badan perineum. Suatu cekungan kecil dan fosa navikularis terletak di antara fourchette dan hymen.

tetapi mengadakan transudasi(cairan keluar jaringan). Beberapa lapisan epitel vagina merupakan epitel squamosa. Vagina Vagina merupakan penghubung antara genitalia eksterna dan interna.lipatan ini dinamakan rugae yang terletak di bagian tengah dan belakang. Pada anak kecil. bagian yang menonjol dari leher rahim disebut porsio. Pada bagian bawah epitel vagina terdapat jaringan ikat dan otoyang susunanya seperti usus. Arah ini penting diketahui saat memasukkan jari ke dalam vagina untuk pemeriksaan ginekologi. Lapisan ini tidak mengandung kelenjar.Gambar anatomi pada organ reproduksi interna wanita 1. Bagian depan vagina berukuran 6. epitel ini amat tipis sehingga mudah terkena infeksi. Fungsi vagina:   Untuk masuknya spermatozoa Untuk keluarnya darah menstruasi dan hailonsepsi 11 . Pada puncak vagina. Dinding belakang vagina lebih panjangdan membentuk forniks posterioryang terbagi lagi menjadi forniks sinistra dan forniks lateralis dekstra. Mukosa vagina berlipat-lipat secara horizontal.5 cm sedangkan bagian belakang berukuran 9. sumbunya berjalan kira-kira sejajar dengan arah pinggir bawah simpisis ke promontorium.5cm.

 Uterus terdiri dari:  Fundus uteri(dasar rahim). Medium asam akn menghancurkan organism pathogen. hubungan antara kavum dan uteri dan kanalis servikalis disebut ostium uteri internum. Otot rahim mempunyai kemampuan untuk tumbuh kembang dalam memelihara dan memepertahankan kehamilan. Bagian uterus yang yang terbesar pada kehamilan.8 sapai 4. rongga yang terdapat pada korpus uteri disebut kavum uteri atau rongga rahim.  Bagian dalam uterus.5. Pada wanita dewasa yang belum pernah menikah (bersalin) panjang uterus 5–8 cm dan beratnya 30–60 gram. serta kemampuan mendorong janin keluar dengan jalan berkontraksi. Bagian uterus yang terletak antara kedua pangkal saluran telur). (kelenjar. Ph normal cairan vagina berkisar 3. Ujung serviks yang menuju puncak vagina disebut porsio.  Membantu menopang uterus Membantu mencegah infeksi. terletak di pelvis minor diantara kandung kemih dan rektum. Jumlah glikogen pada dinding vagina dipengaruhi oleh siklushormon ovarium dan dengan demikian cenderung beraneka ragam terutama pada permulaan kehamilan. Bacillus doederlin bekerja mengubah glikogen pada dinding vagina menjadi asam laktat. tetapi pabila bacillus tidak ada atau berkurang maka keasaman vagina akn berkurang sehingga terjadi vaginitis. Uterus (rahim) Uterus (rahim) adalah suatu organ berbentuk seperti bola lampu (buah peer) dan gepeng. yang merupakan mikroorganisme normal dalam vagina. Dinding uterus terdiri dari:  Endometrium .  Korpus uteri. 2. Terdapat media yang asam yang dihasilkan oleh bacillus doederlein. 12 .  Serviks uteri. epitel dan jaringan pembuluh darah) merupakan lapisan dalam uterus yang mempunyai arti penting dalam siklus haid. bagian ini berfungsi sebagai tempat janin berkembang .

menahah uterus supaya tidak banyak bergerak. Pada waktu hamil uterus bertambah besar. – Ligamentum rotundum kiri dan kanan. – Ligamentum latum kiri dan kanan yang meliputi tuba.  Pembuluh darah uterus:  Arteri uterine: Cabang dari hipogastrika. – Ligamentum infundibulo pelvikum. pada kehamilan endometrium akan menebal. ovum yang telah keluar dari ovarium dihantarkana melalui tuba uterine ke uterus. sebelum sampai ke bagian supra vaginal bercabang 2 yaitu cabang yang kecil arteri serviks vaginalis 13 . endometrium disiapkan untuk menerima ovum yang telah dibuahi dan ovum tertanam dalam endometrium.  Miometrium (lapisan otot polos) tersusun sedemikian rupa sehingga bias mendorong pada saat persalinan. Fungsi uterus: Untuk menahan ovum yang telah dibuahi selama perkembangan. pembuluh darah bertambah banyak yang diperlukan untukmemberi makanan pada janin.  Lapisan serosa(peritoneum visceral) terdapat ligamentum yang menguatkan uterus yaitu: – Ligamentum kardinale kanan dan kiri untuk mencegah uterus tidak turun. – Ligamentum sakrouterineum kiri dan kanan. Sesudah plasenta lahir akna mengalami pengecilan sampai keukuran normal sebelumnya. Pembuahan ovum secara normal terjadi diadalam tuba uterine. Pada saat melahirkan uterus berkontraksi mendorong bayi dan plasenta keluar.Wanita pada masa reproduksi. ligament yang menahan tuba fallopi. menahan uterus agar tetap dalam keadaan antefleksi. dindingnya menjadi tipis tapi kuat dan besar sampai keluar pelvis masuk kedalam rongga abdomen pada masa perumbuhan janin.

Ovarium (indung telur) Merupakan kelenjar berbentuk buah kenari yang terletak di kiri dan kanan uterus. berjalan ke arah lateral. 4. dengan panjang sekitar 12 cm dan diameter 3-8 mm.  Arteri ovarika: Cabang dari aorta masuk ke ligamentum latum melalui ligamentum infundibulum pelvikum sampai di hilus ovarium akan bercabang kecil lalu masuk uterus. bagian ujung tuba yabg terbuka kearah abdomen dan mempunyai umbaiyang disebut fimbria untuk menangkap telur kemudian menyalurkan telur ke dalam tuba. tuba fallopi terdiri atas:  Pars intertitialis. bagian yang berbentuk saluran leher tempat konsepsi agak lebar  Infundibulum. ovarium mengeluarkan sel telur (ovum) silih berganti kanan dan kiri. sebagai saluran dari spermatozoa.memberikan darah untuk serviks bagian atas vagina sedangkan cabang utama membelok keatas sepanjang pinggir uterus menembus korpus uteri. serta tempat pertumbuhan dan perkembangan hasil/konsepsi sampai mencapai bentuk blastula yang siap mengadakan implantasi pada endometrium. sedangkan cabang utama melewati ligamentum latum dan beranastomis dengan arteri uterina 3. kiri dan kanan. ovum. bagianmedial tuba yang sempit seluruhnya. Ovarium merupakan sumber hormonal wanita yang utama dalam mengatur proses menstruasi. dan hasil konsepsi.  Pars ismika. Fungsi tuba falopii adalah menangkap ovum yang dilepaskan saat ovulasi. bagian yang terdapat di dinding uterus. Ovulasi yaitu pematangan folikel graaf dan mengeluarkan ovum. Tuba fallopii (saluran sel telur) Merupakan saluran penghubung antara ovarium dengan uterus. Setiap bulan. sehingga wanita mengalami masa subur. Bila folikel graf robek maka terjadi perarahan yang kemudian terjadi penggumpalan darah pada ruang folikel. Ovarium mempunyai 3 fungsi: 14 .  Pars ampularis.

dan menimbulkan sifat—sifat kewanitaan. mengembangkan serta melepaskan ovum. Didalam ovarium terdapat jaringan bulbus dan jaringan tubulus yang menghasilkan telur (ovum) dan ovarium ini hanya terdapat pada wanita. Vena muncul dari hilus dan membentuk plexus pompaniformis. Memproduksi ovum  Memproduksi hormone estrogen  Memproduksi progesterone Ovarium disebut juga indung telur. Akan terjadi lagi peningkatan dari FSH sampai mencapai kadar 5 ng/ml (atau setara dengan 10 mUI/ml). Dua hari sebelum ovulasi. masing-masing beranastomosis dengan artei uterine dan member beberapa cabang yang melalui mesovarium akanmasuk ke hilus ovarium. folikel yang berkembang ini menghasilkan estradiol dalam jumlah yang banyak. Fisiologi  Mekanisme Siklus Menstruasi Selama haid. panggul yang sempit. kadar estradiol mencapai 150-400 pg/ml.  Saraf ovarium: Cabang dari nervus hipograstikus atau plexus pelvikus akan membentuk ovarikus tuba interna yang menerima cabang dari nervus internus. Kelenjar ovarika terletak pada ovarium disamping kiri dan kanan uterus . dibawah pengaruh sinergis kedua gonadotropin. Hormone ini dapat memengaruhi kerja dan menentukan sifat kewanitaan. Misalnya panggul yang besar. Peningkatan serum yang terus-menerus pada akhir fase folikuler akan menekan FSH dari hipofisis. letaknya didalam pelvis disebelah kiri dan kanan uterus. Vena ovarika yang dibentuk dari plexus ini meninggalkan pelvis. dll. membentuk. menghasilkan hormone progesterone dan estrogen. Kadar tersebut melebihi nilai ambang 15 .  Pembuluh darah ovarium: Arteri yang menyuplai ovarium dan tuba interna adalah arteri ovarika cabang dari aorta abdominalis. pada hari bermulanya diambil sebagai hari pertama dari siklus yang baru.

Peningkatan progesteron tersebut tidak selalu memberi arti. karena pada beberapa wanita yang tidak terjadi ovulasi tetap dijumpai suhu basal badan dan endometrium sesuai dengan fase luteal. 1994). sedangkan gonadotropin mulai turun kembali. Sekresi progesteron terus menerus meningkat dan mencapai kadar antara 6 dan 20 ng/ml. Akibatnya FSH dan LH dalam serum akan meningkat dan mencapai puncaknya satu hari sebelum ovulasi. Estradiol yang dikeluarkan terutama dari folikel yang besar yang tidak mengalami atresia. Bersamaan dengan ini dimulailah pembentukan dan pematangan korpus luteum yang disertai dengan meningkatnya kadar progesteron. Saat yang sama pula. Awal fase luteal. seiring dengan pematangan korpus luteum.rangsang untuk pengeluaran gonadotropin pra-ovulasi. dan FSH antara 4-10 ng/ ml atau setara dengan 15-45 mUI/ml. Terjadinya puncak LH dan FSH pada hari ke-14. kadar estradiol akan kembali menurun. bahwa ovulasi telah terjadi dengan baik. Produksi estradiol dan progesteron maksimal dijumpai antara hari ke-20 dan 23 (Jacoeb. juga tampak pada fase luteal dengan konsentrasi yang lebih tinggi daripada selama permulaan atau pertengahan fase folikuler. maka pada saat ini folikel akan mulai pecah dan satu hari kemudian akan timbul ovulasi. 16 . Kadar maksimal LH berkisar antara 8 dan 35 ng/ml atau setara dengan 30-40 mUI/ml.

17 .

panjang sekitar 6-8 mm. CRH (Corticotropin Releasing Hormone) . Tampaknya melatonin menghambat produksi GnRH dari hipotalamus. di depan serebelum pada daerah posterodorsal diensefalon. GHRH (Growth Hormone Releasing Hormone). di atas hipofisis. hipofisis menghasilkan juga hormon-hormon metabolisme.  Hipotalamus Kumpulan nukleus pada daerah di dasar otak.  Pituitari / hipofisis Terletak di dalam sella turcica tulang sphenoid. Tiap inti merupakan satu berkas badan saraf yang berlanjut ke hipofisis sebgai hipofisis posterior (neurohipofisis). Memiliki hubungan dengan hipotalamus melalui suatu batang penghubung yang pendek berisi serabut-serabut saraf.POROS HORMONAL SISTEM REPRODUKSI  Badan Pineal Suatu kelenjar kecil. Menghasilkan hormonhormon gonadotropin yang bekerja pada kelenjar reproduksi. pertumbuhan. Hormon melatonin: mengatur sirkuit foto-neuro-endokrin reproduksi. Menghasilkan juga hormon-hormon penghambat : PIF (Prolactin Inhibiting Factor). di bawah talamus. merupakan suatu penonjolan dari bagian posterior ventrikel III di garis tengah. dipercaya sebagai ―tempat roh‖. TRH (Thyrotropin Releasing Hormone). dan lain-lain. Menurut kepercayaan kuno. 18 . Selain hormon-hormon gonadotropin. sehingga menghambat juga sekresi gonadotropin dari hipofisis dan memicu aktifasi pertumbuhan dan sekresi hormon dari gonad. PRF (Prolactin Releasing Factor). yaitu perangsang pertumbuhan dan pematangan folikel (FSH – Follicle Stimulating Hormone) dan hormon lutein (LH – luteinizing hormone).Menghasilkan hormon-hormon pelepas : GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone). Diduga mekanisme ini yang menentukan pemicu / onset mulainya fase pubertas. Terletak di tengah antara 2 hemisfer otak.

19 . Ovarium Berfungsi gametogenesis / oogenesis. kemudian jika tidak ada pembuahan / implantasi. tubelike pattern of glands. showing small.  Endometrium Lapisan dalam dinding kavum uteri.Menstrual endometrium. and active secretions by the endometrial glands.Normal proliferative (postmenstrual) endometrium. menebal dan mengadakan sekresi. with prominent subnuclear vacuoles. Jika ada pembuahan / implantasi. Fisiologi endometrium juga dipengaruhi oleh siklus hormonhormon ovarium. .Late secretory (premenstrual) endometrium. . atas kendali dari hormon-hormon gonadotropin. HORMON-HORMON REPRODUKSI  GnRH (Gonadotrophin Releasing Hormone) Diproduksi di hipotalamus. menghasilkan estrogen (dari teka interna folikel) dan progesteron (dari korpus luteum). alignment of nuclei. endometrium rontok kembali dan keluar berupa darah / jaringan haid. . berfungsi sebagai bakal tempat implantasi hasil konsepsi.Early secretory (postovulatory) endometrium. Selama siklus haid. with disintegration of stroma / glands structures and stromal hemorrhage. with predecidual stromal changes. berfungsi menstimulasi hipofisis anterior untuk memproduksi dan melepaskan hormon-hormon gonadotropin (FSH / LH ). Histological appearance of endometrial tissues during the menstrual cycle. . Selain itu juga berfungsi steroidogenesis. dalam pematangan dan pengeluaran sel telur (ovum). jaringan endometrium berproliferasi. kemudian dilepaskan. endometrium dipertahankan sebagai tempat konsepsi.

LH meningkatkan dan mempertahankan fungsi korpus luteum pascaovulasi dalam menghasilkan progesteron. Selama fase luteal siklus. waktu paruh eliminasinya pendek (sekitar 3 jam).  LH (Luteinizing Hormone) / ICSH (Interstitial Cell Stimulating Hormone) Diproduksi di sel-sel kromofob hipofisis anterior. Juga mengatur distribusi lemak tubuh. dan dalam jumlah lebih sedikit juga diproduksi di kelenjar adrenal melalui konversi hormon androgen. (Pada pria : LH memicu sintesis testosteron di sel-sel Leydig testis). Sekresinya dihambat oleh enzim inhibin dari sel-sel granulosa ovarium. Berfungsi stimulasi pertumbuhan dan perkembangan (proliferasi) pada berbagai organ reproduksi wanita. sering tidak ditemukan dalam darah. Pelepasannya periodik / pulsatif. FSH (Follicle Stimulating Hormone) Diproduksi di sel-sel basal hipofisis anterior. diproduksi juga oleh plasenta. Bersama FSH. sebagai respons terhadap GnRH. LH berfungsi memicu perkembangan folikel (sel-sel teka dan sel-sel granulosa) dan juga mencetuskan terjadinya ovulasi di pertengahan siklus (LH-surge). Pada payudara : menstimulasi pertumbuhan payudara.  Estrogen Estrogen (alami) diproduksi terutama oleh sel-sel teka interna folikel di ovarium secara primer. Pelepasannya juga periodik / pulsatif. waktu paruh eliminasinya pendek (sekitar 1 jam). Selama kehamilan. Kerja sangat cepat dan singkat. Pada pria. Pada tulang. Berfungsi memicu pertumbuhan dan pematangan folikel dan sel-sel granulosa di ovarium wanita (pada pria: memicu pematangan sperma di testis). Pada serviks : menyebabkan pelunakan serviks dan pengentalan lendir serviks. diproduksi juga sebagian di testis. Pada uterus : menyebabkan proliferasi endometrium. estrogen juga menstimulasi osteoblas sehingga memicu pertumbuhan / 20 . melalui mekanisme feedback negatif. Pada vagina : menyebabkan proliferasi epitel vagina. kadarnya dalam darah bervariasi setiap fase siklus.

Fungsi laktogenik / laktotropik prolaktin tampak terutama pada masa laktasi / pascapersalinan. kemudian naik kembali sampai akhir trimester ketiga (sekitar 10. sebagian diproduksi di kelenjar adrenal. Di ovarium. untuk pencegahan tulang keropos / osteoporosis. dan pada kehamilan juga diproduksi di plasenta. sehingga 21 jika kadarnya berlebihan . Pada wanita pascamenopause. kemudian turun pada trimester kedua (sekitar 1000 mU/ml).  Progesteron Progesteron (alami) diproduksi terutama di korpus luteum di ovarium.  LTH (Lactotrophic Hormone) / Prolactin Diproduksi di hipofisis anterior. prolaktin ikut mempengaruhi pematangan sel telur dan mempengaruhi fungsi korpus luteum. memiliki aktifitas memicu / meningkatkan produksi dan sekresi air susu oleh kelenjar payudara. Mungkin juga memiliki fungsi imunologik. Prolaktin juga memiliki efek inhibisi terhadap GnRH hipotalamus.000 mU/ml). Berfungsi meningkatkan dan mempertahankan fungsi korpus luteum dan produksi hormon-hormon steroid terutama pada masa-masa kehamilan awal.000 mU/ml). Pada kehamilan.regenerasi tulang. tes Pack.  HCG (Human Chorionic Gonadotrophin) Mulai diproduksi sejak usia kehamilan 3-4 minggu oleh jaringan trofoblas (plasenta). prolaktin juga diproduksi oleh plasenta (HPL / Human Placental Lactogen). dsb). Deteksi HCG pada darah atau urine dapat dijadikan sebagai tanda kemungkinan adanya kehamilan (tes Galli Mainini. Kadarnya makin meningkat sampai dengan kehamilan 10-12 minggu (sampai sekitar 100. yang mempersiapkan endometrium uterus berada pada keadaan yang optimal jika terjadi implantasi. Progesteron menyebabkan terjadinya proses perubahan sekretorik (fase sekresi) pada endometrium uterus. dapat diberikan terapi hormon estrogen (sintetik) pengganti.

penis akan memanjang dan membesar sehingga menjadi sekitar 10 c m sampai 14 cm. vas deferens (jamak. gangguan ovulasi dan gangguan haid berupa amenorrhea. Sebagian ada yang lebih pendek dan sebagian lagi ada yang lebih panjang. dan uretra. Penis Panjang penis orang Indonesia waktu lembek dengan mengukur dari pangkal dan ditarik sampai ujung sekitar 9 sampai 12 cm. 22 . epididimidis). Pada orang barat (caucasian) atau orang Timur Tengah lebih panjang dan lebih besar yakni sekitar 12. kelenjar prostat. dan kelenjar bulbouretralis. vasa deferens). dan glandula asesoria yang terdiri dari vesikula seminalis.(hiperprolaktinemia) dapat terjadi gangguan pematangan follikel. system duktus yang terdiri dari epididimis (jamak. 1. testis (jamak.4 cm. ANATOMI DAN FISIOLOGI SISTEM REPRODUKSI LAKI-LAKI Struktur reproduksi laki-laki terdiri dari penis. Pada saat ereksi yang penuh. duktus ejakulatorius. testes) dalam kantong skrotum.2 cm sampai 15.

Syarafsyaraf simpatis dan parasimpatis berasal dari hipotalamus menuju ke penis 23 . Bila dilihat dari penampang horizontal. satu lapisan jaringan kolagen yang padat dan di luarnya ada jaringan yang kurang padat yang disebut fascia buck. Kedua korpus kara kavernosa ini diliputi oleh jaringan ikat yang disebut tunica albuginea. Seluruh sinusoid diliputi otot polos yang disebut trabekel. Dinding dalam atau endothel sangat berperan untuk bereaksi kimiawi untuk menghasilkan ereksi. Korpus kavernosa terdiri dari gelembung-gelembung yang disebut sinusoid.Bagian utama daripada penis adalah bagian erektil atau bagian yang bisa mengecil atau melembek dan bisa membesar sampai keras. Selanjutnya sinusoid berhubungan dengan venula (sistem pembuluh balik) yang mengumpulkan darah menjadi suatu pleksus vena lalu akhirnya mengalirkan darah kembali melalui vena dorsalis profunda dan kembali ke tubuh. penis terdiri dari 3 rongga yakni 2 batang korpus kavernosa di kiri dan kanan atas. sedangkan di tengah bawah disebut korpus spongiosa. Ini diperdarahi oleh arteriol yang disebut arteria helicina. Penis dipersyarafi oleh 2 jenis syaraf yakni syaraf otonom (para simpatis dan simpatis) dan syaraf somatik (motoris dan sensoris).

Rongga sinusoid membesar sehingga terjadilah ereksi. Pendarahan untuk penis berasal dari arteri pudenda interna lalu menjadi arteria penis communis yang bercabang 3 yakni 2 cabang ke masing-masing yakni ke korpus kavernosa kiri dan kanan yang kemudian menjadi arteria kavernosa atau arteria penis profundus yang ketiga ialah arteria bulbourethralis untuk korpus spongiosum.melalui medulla spinalis (sumsum tulang belakang).otot polos. membentuk nervus dorsalis penis yang menyatu dengan syaraf-syaraf lain yang membentuk nervus pudendus. Pada keadaan ereksi. Vena-vena di bawah tunica albuginea ini bergabung membentuk vena dorsalis profunda lalu ke luar dari 24 . Bila sinusoid dan trabekel tadi mengembang karena berkumpulnya darah di seluruh korpus kavernosa. arteriol-arteriol helicina mengalami relaksasi atau pelebaran pembuluh darah sehingga aliran darah bertambah besar dan cepat kemudian berkumpul di dalam rongga-rongga lakunar atau sinusoid. Sebaliknya syaraf simpatis ke luar dari kolumna vertebralis melalui segmen Th 11 sampai L2 dan akhirnya parasimpatis dan simpatis menyatu menjadi nervus kavernosa. Syaraf ini juga berlanjut ke kelumna vertebralis (sumsum tulang belakang) melalui kolumna vertebralis S2-4. Arteria memasuki korpus kavernosa lalu bercabang-cabang menjadi arteriol-arteriol helicina yang bentuknya berkelok-kelok pada saat penis lembek atau tidak ereksi. maka vena-vena di sekitarnya menjadi tertekan. Syaraf ini memasuki penis pada pangkalnya dan mempersyarafi otot. Stimulasi dari penis atau dari otak secara sendiri atau bersama-sama melalui syaraf-syaraf di atas akan menghasilkan ereksi penis. Khusus syaraf otonom parasimpatis ke luar dari medulla spinalis (sumsum tulang belakang) pada kolumna vertebralis di S2-4. Sebaliknya darah yang mengalir dari sinusoid ke luar melalui satu pleksus yang terletak di bawah tunica albugenia. Syaraf somatis terutama yang bersifat sensoris yakni yang membawa impuls (rangsang) dari penis misalnya bila mendapatkan stimulasi yaitu rabaan pada badan penis dan kepala penis (glans).

Fungsi utama dari testis adalah memproduksi sperma dan hormon 25 . Pengaturan suhu dilakukan dengan mengeratkan atau melonggarkan skrotum.Corposa Cavernosa pada rongga penis ke sistem vena yang besar dan akhirnya kembali ke jantung. suhu testis sekitar 34 °C. Skrotum adalah kantung (terdiri dari kulit dan otot) yang membungkus testis atau buah zakar. Testis merupakan organ yang berperan dalam proses reproduksi dan hormonal. Testis Testis adalah kelenjar kelamin jantan pada pria. 2. Pada skrotum manusia dan beberapa mamalia bisa terdapat rambut pubis. Tugas dari skrotum adalah menjaga suhu dari testis agar tetap optimal yakni di bawah suhu tubuh. sehingga testis dapat bergerak mendekat atau menjauhi tubuh. bagian ini serupa dengan labia mayora. Testis akan diangkat mendekati tubuh pada suhu dingin dan bergerak menjauh pada suhu panas. Skrotum terletak di antara penis dan anus serta di depan perineum. Rambut pubis mulai tumbuh sejak masa pubertas. Pada manusia. Pria mempunyai dua testis yang dibungkus dengan skrotum. Pada wanita.

Diantara tubulus seminiferus inilah terdapat jaringan stroma tempat dimana sel leydig berada. Testis terdapat di dalam skrotum yang merupakan lapisan kulit yang tidak rata dimana dibawahnya terdapat suatu lapisan yang disebut tunika dartos yang terdiri dari serabut-serabut otot. Pleksus ini di anulus inguinalis interna akan membentuk vena spermatika. Pada bagian anterior dan lateral testis dibungkus oleh suatu lapisan serosa yang disebut dengan tunika vaginalis yang meneruskan diri menjadi lapisan parietal. terutama pada pool atas dan bawahnya. Peredarahan darah testis memiliki keterkaitan dengan peredarahan darah di ginjal karena asal embriologi kedua organ tersebut. Pembuluh darah arteri ke testis berasal dari aorta yang beranastomosis di funikulus spermatikus dengan arteri dari vasa deferensia yang merupakan cabang dari arteri iliaka interna. Aliran darah dari testis kembai ke pleksus pampiniformis di funikulus spermatikus. Di sebelah posterolateral testis berhubungan dengan epididimis. lapisan ini langsung berhubungan dengan kulit skrotum. oleh suatu septasepta jaringan ikat testis dibagi menjadi 250 lobus. Testis normal berukuran rata-rata 4x3x2. Saluran limfe yang berasal dari testis kanan mengalir ke kelenjar getah bening di daerah interaaortacaval. paracaval kanan dan iliaka komunis kanan.5 cm. Organ ini diliputi oleh suatu lapisan yang disebut dengan tunika albuginea. Vena spermatika kanan akan masuk ke dalam vena cava inferior sedangkan vena spermatika kiri akan masuk ke dalam vena renalis kiri. sedangkan saluran limfe testis kiri mengalirkan isinya ke kelanjar getah 26 . Sperma dibentuk di dalam tubulus seminiferus yang memiliki 2 jenis sel yaitu sel sertoli dan sel spermatogenik.androgen terutama testosteron.

masuk ke dalam duktus deferens. Dalam epididimis. badan dan ekor apididimis sebagian ditutupi oleh lapisan viseral. Duktus Ejakulatorius 27 . dan saraf. Karena kanalis inguinalis merupakan muara pada dinding muskular. Otot polos pada dinding epididimis akan menggerakkan sperma. sperma mengalami maturasi lengkap dan flagelnya mulai berfungsi. lapisan ini pada mediastinum menjadi lapisan parietal. yang berlikuliku pada permukaan posterior masing-masing testis serta terdiri dari kepala/kaput yang terletak di atas kutup testis. Berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara sperma sampai sperma menjadi matang dan bergerak menuju vas deferens. Duktus deferens memanjang dari epididimis dalam skrotum pada masing-masing sisinya ke dalam rongga abdomen melalui kanalis inguinalis. 4. Saluran ini merupakan muara pada dinding abdomen untuk funikulus spermatikus. yang berfungsi sebagai saluran tempat jalannya sperma dari epididimis menuju vesikula seminalis. paracaval kiri dan iliaka kiri. 3. Duktus Deferens Disebut juga vas deferens. 5.bening paraaorta kiri dan daerah hilus ginjal kiri. yaitu selubung jaringan ikat yang mengandung duktus deferens. pembuluh darah. Salura ini memiliki pajang 16 dan 18 inch (40 cm dan 45 cm). Epididimis Epididimis adalah pipa dengan panjang 6 meter.

lendir.Duktus Ejakulatorius menerima sperma dari duktus deferens dan sekresi vesikula seminalis disisinya. Butiran Lipofuscin dari sel-sel epitel mati memberikan sekresi warna kekuningan nya. Cairan vesikula seminalis adalah basa bersama dengan cairan prostat. 6. flavins. Kedua duktus ejakulatorius bermuara ke dalam uretra. Membantu menetralkan keasaman saluran vagina. Vesikula seminalis mensekresikan proporsi yang signifikan dari cairan yang pada akhirnya menjadi Semen. Sekresi tebal dari vesikula seminalis mengandung protein.2) dapat berhubungan dengan penyumbatan dari vesikula seminalis. sehingga dalam semen manusia memiliki pH agak basa [2] alkalinitas air mani. Sekitar 60% dari semen pada manusia berasal dari vesikula seminalis. Sekresinya mengandung fruktosa yang menjadi sumber energi bagi sperma dan membuat suasana tetap basa untuk meningkatkan motilitas sperma. namun tidak dikeluarkan dalam ejakulasi pertama fraksi yang didominasi oleh spermatozoa dan cairan prostat seng-kaya. memperpanjang umur sperma. Duktus ekskretoris setiap seminal gland membuka ke vas deferens memasuki kelenjar prostat. Spermatozoa ejakulasi di vagina tidak mungkin untuk melakukan kontak dengan cairan mani vesikular tetapi transfer langsung dari cairan prostat ke dalam lendir serviks sebagai langkah pertama perjalanan mereka melalui sistem reproduksi wanita. fruktosa. Asam ejakulasi (pH <7. enzim. cairan ini dikeluarkan di bawah kontraksi simpatik dari lapisan otot muskularis 7. phosphorylcholine dan prostaglandin. Konsentrasi fruktosa tinggi memberikan energi nutrisi bagi spermatozoa bila disimpan dalam air mani di laboratorium. Vesikula Seminalis Sepasang vesikula seminalis terdapat pada bagian posterior vesika urinaria. Saluran pada masing-masing vesikula seminalis bersatu dengan duktus deferens pada sisinya untuk membentuk duktus ejakulatorius. Kelenjar Prostat 28 . vitamin C.

bulat dan kecil. Nukleoli biasanya terlihat ditengah. Nukleus biasanya satu. Otot membentuk masa padat dan dibungkus oleh kapsula yang tipis dan kuat serta melekat erat pada stroma. Prostat mengelilingi uretra pars prostatika dan ditembus di bagian posterior oleh dua buah duktus ejakulatorius. bulat dan biasanya terletak basal. Jenis epitelnya berlapis atau bertingkat dan bervariasi dari silindris sampai kubus rendah tergantung pada status endokrin dan kegiatan kelenjar. Sitoplasma mengandung sekret yang berbutir-butir halus. Prostat merupakan kelenjar aksesori terbesar pada pria. Uretra meninggalkan prostat tepat diatas apex permukaan anterior. Saluran ini bermuara ke uretra pada kedua sisi kolikulus seminalis. Bila mengalami pembesaran organ ini menekan uretra pars prostatika dan menyebabkan terhambatnya aliran urin keluar dari buli-buli. dan berat 20 gram. Kelenjar ini terbenam dalam stroma yang terutama terdiri dari otot polos yang dipisahkan oleh jaringan ikat kolagen dan serat elastis. Batas-batas prostat a. tebalnya ± 2 cm dan panjangnya ± 3 cm dengan lebarnya ± 4 cm. 29 . b. Batas superior : basis prostat melanjutkan diri sebagai collum vesica urinaria. otot polos berjalan tanpa terputus dari satu organ ke organ yang lain. Prostat berbentuk seperti piramid terbalik dan merupakan organ kelenjar fibromuskuler yang mengelilingi uretra pars prostatica. Secara histologi prostat terdiri atas 30-50 kelenjar tubulo alveolar yang mencurahkan sekretnya ke dalam 15-25 saluran keluar yang terpisah. lamina basal kurang jelas dan epitel sangat berlipat-lipat. Alveoli dan tubuli kelenjar sangat tidak teratur dan sangat beragam bentuk ukurannya.Kelenjar prostat adalah salah satu organ genitalia pria yang terletak di sebelah inferior buli-buli dan membungkus uretra posterior. alveoli dan tubuli bercabang berkali-kali dan keduanya mempunyai lumen yang lebar. lisosom dan butir lipid. Batas inferior : apex prostat terletak pada permukaan atas diafragma urogenitalis.

Anterior : permukaan anterior prostat berbatasan dengan simphisis pubis.c. dipisahkan dari simphisis oleh lemak ekstraperitoneal yang terdapat pada cavum retropubica(cavum retziuz). levator ani waktu serabut ini berjalan ke posterior dari os pubis. Ductus ejaculatorius menembus bagisan atas permukaan prostat untuk bermuara pada uretra pars prostatica pada pinggir lateral orificium utriculus prostaticus. 2. Zona ini meliputi sepertiga kelenjar prostat. yang semula menyebar ke bawah menuju corpus perinealis. e. tidak punya kelenjar. Zona Perifer Sesuai dengan lobus lateral dan posterior. Septum ini dibentuk pada masa janin oleh fusi dinding ujung bawah excavatio rectovesicalis peritonealis. Zona Anterior atau Ventral Sesuai dengan lobus anterior. yaitu: 1. meliputi 70% massa kelenjar prostat. d. Lobus medius Lobus lateralis (2 lobus) Lobus anterior Lobus posterior Telah ditemukan lima daerah/ zona tertentu yang berbeda secara histologi maupun biologi. terdiri atas stroma fibromuskular. Ligamentum ini terletak pada pinggir garis tengah dan merupakan kondensasi vascia pelvis. Lateral : permukaan lateral prostat terselubung oleh serabut anterior m. Kelenjar prostat terbagi atas 5 lobus : 1. Zona ini rentan terhadap inflamasi dan merupakan tempat asal karsinoma terbanyak. Selubung fibrosa prostat dihubungkan dengan permukaan posterior os pubis dan ligamentum puboprostatica. Posterior : permukaan posterior prostat berhubungan erat dengan permukaan anterior ampula recti dan dipisahkan darinya oleh septum retovesicalis (vascia Denonvillier). 30 . 3. 4. 2.

Aliran darah prostat merupakan percabangan dari arteri pudenda interna. Pleksus vena mencurahkan isinya ke vena iliaca interna. 5. Selain itu dapat ditemukan enzim yang bekerja sebagai fibrinolisin yang kuat.Semen berisi sejumlah asam sitrat sehingga pH nya agak asam (6. Lokasi terletak antara kedua duktus ejakulatorius. Beberapa serat ini berasal dari sel ganglion otonom yang terletak di kapsula dan di stroma. dan berakhir sebagai jala-jala kapiler yang berkembang baik dalam lamina propria. 31 . arteri vesikalis inferior dan arteri rektalis media. mungkin terutama simpatis.3. Kelenjar-Kelenjar Periuretra Bagian ini terdiri dan duktus-duktus kecil dan susunan sel-sel asinar abortif tersebar sepanjang segmen uretra proksimal. sesuai dengan lobus tengah meliputi 25% massa glandular prostat. Fisiologi Prostat Sekret kelenjar prostat adalah cairan seperti susu yang bersama-sama sekret dari vesikula seminalis merupakan komponen utama dari cairan semen. Limfe terutama dicurahkan ke nodus iliaka interna dan nodus sakralis. Serabut motoris. Zona ini bersama-sama dengan kelenjar periuretra disebut juga sebagai kelenjar preprostatik. 4. fosfatase asam. Zona ini resisten terhadap inflamasi. Merupakan bagian terkecil dari prostat. Pembuluh limfe mulai sebagai kapiler dalam stroma dan mengikuti pembuluh darah dam mengikuti pembuluh darah.5). yaitu kurang lebih 5% tetapi dapat melebar bersama jaringan stroma fibromuskular anterior menjadi benign prostatic hyperpiasia (BPH). Prostat mendapat persarafan terutama dari serabut saraf tidak bermielin. tampak mempersarafi sel-sel otot polos di stroma dan kapsula sama seperti dinding pembuluh darah. Zona Sentralis. Persarafan prostat berasal dari pleksus hipogastrikus inferior dan membentuk pleksus prostatikus. Zona Transisional. Pembuluh ini bercabangcabang dalam kapsula dan stroma. Pembuluh vena mengikuti jalannya arteri dan bermuara ke pleksus sekeliling kelenjar.

enzim-enzim lain dan lipid. jelas kental dikenal sebagai pra-ejakulasi. Kelenjar Cowper juga memproduksi beberapa jumlah antigen prostat-khusus (PSA). Cairan ini membantu untuk melumasi uretra untuk spermatozoa melewati. dan membawa mereka keluar sebelum ejakulasi berikutnya. dan membantu flush out setiap urin residu atau bahan asing. 8. dan tumor Cowper dapat meningkatkan PSA ke tingkat yang membuat curiga kanker prostat. 32 . glandula bulbouretralis terletak di bawah prostat dan bermuara kedalam uretra. yang akan menetralisasi keasaman urine yang mungkin keluar. Sekresinya yang bersifat basa akan menyelimuti bagian dalam uretra sesaat sebelum ejakulasi. Hal ini dimungkinkan untuk cairan ini untuk mengambil sperma. menetralisir bekas air kencing asam di saluran kencing. yang tersisa di uretra dari ejakulasi bohlam sebelumnya. Sekret prostat dikeluarkan selama ejakulasi melalui kontraksi otot polos. Cowper Gland Disebut juga glandula cowper. Selama gairah seksual masing-masing kelenjar menghasilkan sekresi.

yaitu sekresi LH hampir selalu mengikuti pelepasan bertahap GnRH. Karena hubungan antara sekresi GnRH dan sekresi LH yang jauh lebih dekat. yang dipengaruhi oleh frekuensi siklus sekresi tersebut dan jumlah GnRH yang dilepaskan pada setiap siklus. peningkatan dan penurunan FSH hanya sediki mengikuti fluktuasi sekresi GnRH. GnRH disekresikan secara intermitten selama 1 sampai 3 jam. Hormone-hormon ini adalah follicle-stimulating hormone-releasing hormone (FSHRH) dan Luteinizing hormone-releasing hormone (LHRH). Pengikatan ini mengakibatkan sel-sel tumbuh dan menyekresikan berbagai unsure spermatogenik.FUNGSI HORMONAL Pusat pengendalian hormone dari system reproduksi adalah hipotalamushipofisis. Sekresi LH oleh kelejar hipofisis anterior merupakan suatu siklus. GnRH merupakan suatu peptide dengan 10 asam amino yang disekresikan oleh neuron yang badan selnya terletak di nucleus arkuata hipotalamus dan berakhir di eminesia medina hipotalamus. LH dan FSH merupakan glikoprotein. Secara bersamaan. lingkungan. testosterone (dan dihidrotestosteron) yang berdifusi ke dalam tubulus seminiferus dari sel-sel leydig di dalam ruang interstitial. juga mempunyai efek tropic yang kuat terhadap 33 . Di bawah pengaruh berbagai hal seperti keturunan. Hormone-hormon gonadotropin disekresi dalam kadar yang tetap pada pria oleh sel gonadotrop. Hormone-hormon ini dibawa ke hipofisis anterior dalam darah porta hipofisis untuk merangsang sekresi follicle stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LH). rangsangan kejiwaan. yang pada pria dikenal dengan interstitial cell-stimulating hormone (ICSH). hipotalamus memproduksi gonadotropic hormone-releasing hormone (GnRH). LH dan FSH mengeluarkan pengaruhnya pada jaringan target di dalam testis. Sebaliknya. GnRH dikenal sebagai hormone pelepas-LH/ LH-releasing hormone. dan kadar hormone yang bersirkulasi. FSH berikatan dengan reseptor-reseptor FSH spesifik yang melekat pada sel-sel Sertoli di dalam tubulus seminiferus.

peningkatan sekresi testosterone menyebabkan penis. Sifat seksual sekunder ini. kadang-kadang sampai ke umbilicus dan di atasnya c. untuk memulai spermatogenesis. testosterone menyebabkan ―sifat kelamin sekunder‖ pria berkembang. Sel-sel Leydig hampir tidak ditemukan di testis pada masa kanak-kanak. dimualai saat pubertas dan berakhir pada maturitas. d. selain organ seksual itu sendiri. b. TESTOSTERON Sekresi testosterone oleh sel-sel interstitial Leydig di dalam testis. Testosterone jumlahnya lebih banyak dari yang lainnya sehingga dapat dianggap sebagai hormone testis yang penting.spermatogenesis. Testis menyekresi beberapa hormone kelamin pria. walaupun pada akhirnya diubah menjadi dihidrotestosteron yang lebih aktif di jaringan sasaran. membedakan pria dari wanita sebagai berikut 1. Pengaruh pada distribusi rambut tubuh Testosterone menimbulkan pertumbuhan rambut a. Testosterone dibentuk oleh sel-sel insterstitial Leydig. dibutuhkan FSH maupun testosterone. dan 34 . dihidrotestosteron. yang terletak di celah-celah antar tubulus seminiferus dan kira-kira merupakan 20% massa testis dewasa. dan androstenedion. dan testis membesar kira –kira delapan kali lipat sebelum mencapai usia 20 tahun. Setelah pubertas. Di atas pubis Ke atas di sepanjang linea alba. skrotum. Selai itu. Wajah Biasanya pada dada. yang secara keseluruhan disebut hormone androgen. Pengaruh testosterone pada perkembangan sifat kelamin primer dan sekunder orang dewasa. meliputi testosterone. Jadi.

Yang paling penting adalah kelebihan sekresi oleh kelenjar sebasea wajah. Setetlah beberapa tahun sekresi testosterone. Hal ini juga 35 . 2. Testosterone juga menyebabkan pertumbuhan rambut yang berlebih di bagian tubuh lainnya. seperti punggung.e. seorang pria yang tidak memiliki testis yang berfungsi tidak akan menjadi botak. latar belakang genetic untuk mengalami kebotakan dan kedua superimposisi dari latar belakang genetic ini yaitu banyaknya hormone androgen. dan dapat memicu pertumbuhan acne Testosterone meningkatkan ketebalan kulit di seluruh tubuh dan meningkatkan kekasaran jaringan subkutan. 5. Testosterone meningkatkan ketebalan kulit. Kebotakan Testosterone mengurangi pertumbuhan rambut di bagian atas kepala. Testosterone meningkatkan pembentukan protein dan perkembangan otot Salah satu karakteristik pria yang terpenting adalah peningkatan perkembangan otot yang mengikuti massa pubertas. namun secara bertahap berubah menjadi suara orang dewasa maskulin yang khas. kulit normalnya beradaptasi terhadap testosterone sedemikian rupa sehingga memungkinkan kulit tersebut mengatasi acne. rata-rata sekitar 50% massa otot pria meningkat melebihi massa otot wanita. Pengaruh terhadap suara pada awalnya secara relative menjadi tidak sinkron. Pengaruh pada suara Testosterone yang disekresi oleh testis atau disuntikan ke dalam tubuh akan menimbulkan hipertrofi mukosa laring dan pembesaran laring. Testosterone juga meningkatkan kecepatan sekresi beberapa atau mungkin semua kelenjar sebasea tubuh. 3. ―suara serak‖. acne merupakan salah satu gambaran yang umum dari remaja pria ketika tubuh pertama kali mengenali peningkatan sekresi testosterone.oleh karena itu. Akan tetapi. Kurang sering pada bagian tubuh yang lain. karena hal tersebut dapat menyebabkan acne. 4. banyak pria jantan tidak menjadi botak. karena kebotakan merupakan akibat dari 2 faktor.

Karena pengaruh testosterone dan androgen lain yang sangat besar pada otot tubuh. dan sebagian perubahan pada suara juga disebabkan oleh fungsi anabolic testosterone. Banyak perubahan pada kulit juga disebabkan oleh penumpukan protein di kulit. Tertosteron meingkatkan matriks tulang dan menimbulkan retensi kalsium Setelah terjadinya peningkatan sirkulasi testosterone yang sangat besar pada saat pubertas (atau setelah penyuntikan testosterone yang lama). Bila tidak terdapat testosterone. b.berhubungan dengan peningkatan protein di bagian lain tubuh yang tidak berotot. Peningkatan matriks tulang diyakini akibat dari fungsi anabolic protein umum testosterone dan pengendapan garamgaram kalsium sebagai respons terhadap peningkatan protein. kecepatan pertumbuhan tulang meningkat dengan tajam. testosterone meningkatkan jumlah total matriks tulang dan menyebabkan retensi kalsium. Penyempitan pintu atas panggul Membuat panggul lebih panjang Menyebabkan panggul berbentuk terowongan dan bukan berbentuk avoid yang lebar seperti panggul wanita. 6. androgen sintetik digunakan secara luas oleh athlete untuk meningkatkan kinerja otot mreka. Bila sejumlah besar testosterone (atau androgen lainnya) disekresi pada abnormal pada anak anak yang masih berkembang. panggul pria berkembang menjadi panggul yang menyerupai panggul wanita. Penggunaan ini sangat membahayakan karena efek berbahaya yang panjang akibat kelebihan androgen. dan d. tulang menjadi lebih tebal dan mengendapkan sejumlah besar garam kalsium tambahan. c. sehingga menyebabkan pertumbuhan tinggi 36 . Karena kemampuan testosterone untuk meningkatkan ukuran dan kekuatan tulang. Testosterone memberikan pengaruh khusus pada panggul yang menyebabkan a. testosterone sering digunakan orang tua untuk mengobati osteoporosis. Sangat meningkatkan kekuatan seluruh panggul sebagai penahan beban. Jadi.

meskipun pertumbuhan tulang menjadi cepat. setelah pubertas. 7. 37 . Testosteron meningkatkan metabolism basal Penyuntikan testosterone dalam jumlah besar dapat meningkatkan kecepatan metabolism basal sampai 15%. testosterone juga menyebabkan penyatuan epifisis tulang dengan batang tulang pada usia muda. Peningkatan kecepatan metabolism tersebut mungkin disebabkan oleh pengaruh tidak langsung testosteon terhadap anabolisme protein. jumlah testosterone yang biasa disekresikan oleh testis selama masa remaja dan dewasa awal bahkan akan meningkatkan kecepatan metabolism sekitar 5-10% di atas nilai yang didapat bila testis tidak aktif. meingkat 1520%. Pengaruh pada sel darah merah Ketika testosterone dalam jumlah normal disuntikan pada orang dewasa yang dikastrasi.total tubuh dengan cepat. 9. 8. peningkatan kuantitas protein----terutama enzim----meningkatkan aktifitas semua sel.000 sel-sel darah merah/mm3 lebih banyak dari rata-rata wanita. Perbedaan ini sebagian mungkin disebabkan oleh peningkatan kecepatan metabolism yang terjadi setelah pemberian testosterone dan bukan efek langsung testosterone terhadap pembentukan sel-sel darah merah. darah dan volume cairan ekstrasel pada pria meningkat dalam hubungannya dengan berat badan sebesar 5-10%. Selain itu. penyatuan dini epifisis ini mencegah orang tersebut tumbuh setinggi yang ia mampu tubuh bila testosterone tidak disekresi sama sekali. Bahkan pada pria normal. Pengaruh pada elektrolit dan keseimbangan cairan Banyak hormone steroid dapat meningkatkkan reabsorpsi natrium di tubulus distal ginjal. Meskipun demikian. jumlah sel-sel darah merah per millimeter kubik. Oleh karena itu. Testosterone juga memiliki pengaruh tersebut tetapi hanya sedikit bila dibandingkan dengan pengaruh mineralokortikoid adrenal. rata-rata pria memiliki 700. Akan tetapi. Selain itu. tinggi badan akhir pada orang dewasa sedikit berkurang daripada tinggi badan pria yang dikastrasi sebelum pubertas.

Awal mula timbulnya pubertas telah menjadi misteri sejak lama. Akan tetapi, sudah jelas bahwa selama masa kanak-kanak hipotalamus tidak menyekresikan GnRH dalam jumlah yang bermakna. Hal tersebut disebabkan selama masa kanak-kanak, sekresi hormone steroid seks yang terkecil sudah mempunyai efek penghambat yang kuat terhadap sekresi GnRH oleh hipotalamus. Namun, oleh sebab yang tidak diketahui, pada saat pubertas, sekresi GnRH hipotalamus mampu melawan inhibisi yang timbul pada masa kanak-kanak, dan masa seksual dewasa pun dimulai.

SPERMATOGENSIS Selama pembentuka embrio, sel germinal primordial bermigrasi ke dalam testis dan menjadi sel germinal imatur yang disebut spermatogonia yang berada di dua atau tiga lapisan permukaan dalam tubulus seminiferus. Spermatogonia mulai mengalami pembelahan mitosis, yang dimulai saat pubertas, dan terus berproliferasi dan bersiferensiasi melalui berbagai tahap perkembangan untuk membentuk sperma.

Tahap-tahap spermatogenesis Spermatogenesis terjadi di tubulus seminiferus selama masa seksual aktif akibat stimulasi oleh hormone gonadotropik hipofisis anterior, yang dimulai rata-rata pada umur 13 tahun da terus berlanjut hamper di seluruh sisa kehidupan, namun sangat menurun pada usia tua.

38

Pada tahap pertama spermatogenesis, spermatogonia bermigrasi di antara sel-sel Sertoli menuju lumen sentral tubulus seminiferus. Sel-sel sertoli ini sangat besar, dengan pembungkus sitoplasma yang berlebihan yang mengelilingi spermatogonia yang sedang berkembang sampai menuju bagian tengah lumen tubulus.

Spermatogonia yang melewati lapisan pertahanan masuk ke dalam lapisan sel Sertoli akan dimodifikasi secara berangsur-angsur dan membesar untuk membentuk spermatosit primer yang besar. Setiap spermatosit tersebut, selanjutnya mengalami pembelahan mitosis untuk membentuk dua spermatosit sekunder. Setelah beberapa hari, spermatosit sekunder ini juga membelah menjadi spermatid yang akhirnyadimodifikasi menjadi spermatozoa (sperma). Selama masa pergantian dari tahap spermatosit ke tahap spermatid, 46 kromosom spermatozoa (23 pasang kromosom) dibagi sehingga 23 kromosom diberikan ke satu spermatid dan 23 lainnya ke spermatid yang kedua. Ketika spermatid dibentuk pertama kali, spermatid tetap memiliki sifat-sifat yang lazim dari sel-sel epiteloid, tetapi spermatid tersebut segera berdiferensiasi dan memanjang menjadi spermatozoa, yang terdiri dari kepala dan ekor. Kepala terdiri dari inti sel yang padat dengan hanya sedikit sitoplasma dan lapisan membrane sel di sekelilingnya. Di bagian luar, dua per tiga anterior kepala terdapat selubung tebal yang disebut akrosom yang terutama dibentuk oleh apparatus golgi. Selubung ini mengandung sejumlah enzim yang serupa dengan enzim yang ditemukan pada lisosom dari sel-sel khas, meliputi hialuronidase (yang dapat mencerna filament proteoglikan jaringan) dan enzim proteolitik yang sangat kuat (yang dapat mencerna protein). Enzim ini memainkan peranan penting sehingga memungkinkan sperma untuk memasuki ovum dan membuahinya. Ekor sperma, yang disebut dengan flagellum, memiliki tiga komponen utama:
39

1.

Kerangka pusat yang dibentuk dari 11 mikrotubulus, yang secara keseluruhan disebut aksonema,

2. 3.

Membrane sel tipis yang menutupi aksonema; dan Sekelompok mitokondria yang mengelilingi aksonema di bagian proksimal ekor (badan ekor). Gerakan maju-mundur ekor (gerakan flagella) memberikan motilitas pada

sperma. Gerakan ini disebabkan oleh gerakan meluncur longitudinal secara ritmis di antara tubulus posterior dan anterior yang membentuk aksonema. Energy untuk proses ini disuplai dalam bentuk adenosine trifosfat yang disintesis oleh mitokondria di badan ekor. Sperma yang normal bergerak dalam medium cair dengan kecepatan 1 sampai 4 mm/menit. Kecepatan ini akan memungkinkan sperma untuk bergerak melalui traktus genitalia wanita untuk mencapai ovum. ANATOMI FISIOLOGI PAYUDARA WANITA Payudara (mammae, susu) adalah kelenjar yang terletak di bawah kulit, di atas otot dada. Fungsi dari payudara adalah memproduksi susu untuk nutrisi bayi. Manusia mempunyai sepasang kelenjar payudara, yang beratnya kurang lebih 200 gram, saat hamil 600 gram dan saat menyusui 800 gram Setiap payudara terdiri dari 15 sampai 20 lobus dari jaringan kelenjar. Jumlah lobus tidak berhubungan dengan ukuran payudara. Setiap lobus terbuat dari ribuan kelenjar kecil yang disebut alveoli atau acini. kelenjar ini bersamasama membentuk sejumlah gumpalan, mirip buah anggur yang merambat. Alveoli (alveolus dan acinus singular) menghasilkan susu dan substansi lainnya selama masa menyusui. Setiap bola memberikan makanan ke dalam pembuluh tunggal lactiferous yang mengalirkannya keluar melalui puting susu. Sebagai hasilnya, terdapat 15-20 saluran puting susu, mengakibatkan banyak lubang pada puting susu. Di belakang puting susu pembuluh lactiferous agak membesar sampai membentuk penyimpanan kecil yang disebut lubang-lubang lactiferous

(lactiferous sinuses). Setiap lubang berdiameter 2-4 mm (0,08-0,16 inci). Lemak dan jaringan penghubung mengelilingi bola-bola jaringan kelenjar. Sejumlah jaringan lemak bergantung pada banyaknya faktor termasuk usia, persentase
40

yaitu bagian yang membesar. Di kalang payudara terdapat duktus laktiferus yang merupakan tempat penampungan air susu. yaitu bagian yang menonjol di puncak payudara. Pada daerah ini akan didapatkan kelenjar keringat. yaitu beberapa lobulus yang berkumpul menjadi 15-20 lobus pada tiap payudara. Korpus (badan). 2. ASI dsalurkan dari alveolus ke dalam saluran kecil (duktulus). Perubahan warna ini tergantung dari corak kulit dan adanya kehamilan. serat . memberikan bentuk pada payudara dan keelastisannya. Terletak setinggi interkosta IV. Sendi tulang Cooper menghubungkan dinding dada pada kulit payudara. dan keturunan. Lobulus. pembuluh getah bening. Bagian dari alveolus adalah sel Aciner. 3. Pada tempat ini terdapat lubang . Letaknya mengelilingi putting susu dan berwarna kegelapan yang disebabkan oleh penipisan dan penimbunan pigmen pada kulitnya. Papilla atau puting. yaitu kumpulan dari alveolus. Pada wanita yang corak kulitnya kuning langsat akan berwarna jingga kemerahan.Korpus terdiri dari: a. kelenjar lemak dari montgomery yang membentuk tuberkel dan akan membesar selama kehamilan. jadi tidak kembali lagi seperti warna asli semula. jaringan lemak. tetapi berhubung adanya variasi bentuk dan ukuran payudara maka letaknya akan bervariasi.lemak tubuh. sel plasma. bila kulitnya kehitaman maka warnanya lebih gelap. Kelenjar lemak ini akan menghasilkan suatu bahan dan dapat melicinkan kalang payudara selama menyusui. kemudian beberapa duktulus bergabung membentuk saluran yang lebih besar (duktus laktiferus). pembuluh darah. ujung ujung serat saraf. Selama kehamilan warna akan menjadi lebih gelap dan wama ini akan menetap untuk selanjutnya. sel otot polos dan pembuluh darah. b.serat otot polos yang tersusun secara sirkuler sehingga bila ada kontraksi maka duktus 41 .lubang kecil yang merupakan muara dari duktus laktiferus. c. Alveolus. yaitu unit terkecil yang memproduksi susu. Lobus. Pada payudara terdapat tiga bagian utama. yaitu : 1. Areola. yaitu bagian yang kehitaman di tengah.

Payudara terdiri dari 15 .masing lobulus terdiri dari 20 .25 lobus. Bentuk puting susu normal Gambar 3.serat otot yang longitudinal akan menarik kembali putting susu tersebut. Selanjutnya masing .laktiferus akan memadat dan menyebabkan putting susu ereksi. Masing . panjang dan terbenam (inverted). Bentuk puting susu pendek 42 . yaitu bentuk yang normal. Papilla Bentuk puting ada empat.100 alveoli dan masing . Gambar 2.masing lobulus terdiri dari 10 .masing dihubungkan dengan saluran air susu ( sistem duktus ) sehingga merupakan suatu pohon.40 lobulus. sedangkan serat . pendek/ datar.

Asam amino bebas. laktoalbumin. 1% protein. lisozim. dan albumin. Air susu manusia yang telah matang mengandung 3-5% lemak. kalium. Bentuk puting susu terbenam/ terbalik Pembentukan Air Susu. laktoferin immunoglobulin A. Bentuk puting susu panjang Gambar 5. yang memiliki kadar asam palmitat dan asam oleat yang paling banyak. Kasein dan laktoalbuminmerupakan protein susu yang spesifik. urea. Air susu ibu mengandung lebih dari 100 zat. Mineral yang di kandung meliputi natrium. Laktosa merupakan jenis gula utama pada air susu manusia. Air susu yang pertama kali 43 . 7% laktosa. fosfor. magnesium.Gambar 4. kreatinin. serta memberikan kalori sebesar 60-75kkal/dL. dan klorida. dan 0. Kelompok lemak utama pada air susu manusia adalah trigliserida. laktoalbumin merupakan bagian dari enzim laktosa sintetase.2% mineral. dan kreatinin juga terdapat dalam air susu. Pada dasarnya air susu merupakan emulsi lemak dalam fase cairan yang isotonic dengan plasma. Proteinprotein yang utama pada air susu manusia adalah kasein. kalsium.

Vesikel ini terbentuk di dalam apparatus Golgi. kalsium. 4. menjadi terinternalisasi dan ditranspor ke aparatus Golgi atau membrane apical pada sel unruk disekresi. Air dialirkan melewati sel alveolus melalui gradient konsentrasi yang dibangun oleh gula susu yang yang spesifik. dan mengeluarkan komponen air susu. air ditarik ke dalam Golgi sehingga kandungan laktosa menentukan volume cairan susu. Karena Laktosa merupakan guka yang aktif secara osmotic. Imunoglonbulin A memasuki sel epitel setelah berikatan dengan reseptornya. mengemas. 3. mensintesis. 2. dan laktosa. Pembentukan air susu meliputi empat jalur transeluler yang sesuai di dalam alveolus payudara: 1. 44 . kaein. Yang disintesis didalam sitoplasma dan reticulum endoplasma halus.dikeluarkan setelah melahirkan di sebut kolestrum. Globul lemak kemudian dikeluarkan dari bagian apical sel ke dalam lumen alveolar. Jalur yang terakhir meliputi eksositosis vesikel sekretorik yang mengandung protein susu spesifik. Jalur yang ketiga meliputi sintesis dan transport lemak susu. fosfat. sitrat. ion-ion mengikuti gradient elektrokimia. Kolestrum mengandung protein yang lebih tinggi (sebagian besar immunoglobulin) serta kandungan gula yang lebih rendah dibandingkan air susu yang di produksi kemudian. Sel epitel alveolus yang memproduksi susu merupakan sel yang terpolarisasi dan sangat berdiferensiasi yang berfungsi mengakumulasi. Disini. Golgi bersifat impermeable terhadap laktosa. membentuk misel dengan kalisum dan fosfat. Jalur utama yang meliputi sekresi kationmonopalen dan air. yang merupakan suatu protein susu spesifik. Jalur yang kedua meliputi transport immunoglobulin yang dimediasi reseptor. Lemak susu kemudian beragregasi menjadi droplet yang bergabung untuk membentuk globul lemak yang lebih besar.

rambut yang tercabut. luka bakar atau cedera di kepala atau lengan. mengabaikan anak. Hal tersebut akan membuat anak merasa dirinya tidak dicintai. serta mencuri. takut untuk pulang ke rumah. sosial. meneror. gigitan manusia. patah tulang. menipu. Macam-macam child abuse Menurut Sitohang. Child abuse dapat menimbulkan akibat yang berkepanjangan. Hal ini akan menyebabkan kerusakan mental fisik. Indikator perilaku: waspada saat bertemu degan orang dewasa. Physical Abuse Cedera yang dialami seorang anak bukan karena kecelakaan atau dapat juga diartikan sebagai tindakan yang dilakukan oleh pengasuh sehingga mencederai anak. child abuse dibedakan menjadi 4 macam : 1. berbohong. Indikator fisik: kelainan bicara.CHILD ABUSE A. mengigit. B. cakaran. berperilaku ekstrem seerti agresif atau menyendiri. 45 . atau merasa buruk atau tidak bernilai. atau memukul-mukul) 2. atau mengisolasi anak. mental dan emosional anak. Indikator fisik: luka memar. Emotional Abuse Perlakuan yang dilakukan oleh orang tua seperti menolak anak. Pengertian Child abuse didefinisikan sebagai tindakan mencederai terhadap anak di bawah umur oleh seseorang. Indikator perilaku: kelainan kebiasaan (menghisap. takut pada orang tua. Biasanya berupa luka memar. gangguan pertumbuhan fisik dan perkembangan.

b. penghinaan gender yang dikaitkan dengan prestasi kerja. a. sering tidur. masalah kesehatan yang tidak ditangani. makanan. kurangnya perhatian pada masalah kesehatan. lirikan yang tidak pantas dalam artian mengandung unsur seksual. kurangnya perhatian. Pengertian  Pelecehan seksual dalah segala macam bentuk perilaku yang berkonotasi seksual yang dilakukan secara sepihak dan tidak diharapkan oleh orang yang menjadi sasaran hingga menimbulkan reaksi negatif: rasa malu. sampai dengan perkosaan. Neglect Kegagalan orang tua untuk memberikan kebutuhan yang sesuai bagi anak. Neglect 4. tersinggung dan sebagainya pada diri orang yang menjadi korban  Pelecehan seksual adalah suatu tindakan yang menekan dan tidak diharapkan yang menyangkut seksualitas seseorang. Sexual Abuse a. pakaian yang kurang memadai (pada musim dingin). pengobatan. Gambar. Hipotesis Jame C. Bentuknya bisa rayuan. kebersihan diri yang rendah. Indikator fisik : kelaparan. selalu mengantuk. atau meninggalkan anak sendirian atau dengan seseorang yang tidak dapat merawatnya. pakaian. Renick (1980) 46 .3. marah. dan masalah kesehatan yang tidak ditangani. seperti tidak memberikan rumah yang aman. ditinggalkan. godaan seksual yang tidak diinginkan. serta sentuhan. Indikator kebiasaan : Meminta atau mencuri makanan.

foto. bertujuan untuk memuaskan hasrat seksual pelakunya. gangguan tidur. dapat didefinisikan sebagai perilaku seksual secara fisik maupun non fisik oleh orang yang lebih tua atau memiliki kekuasaan terhadap korban. berpenyakit kelamin.  Kekerasan seksual (sexual abuse) pada anak mencakup penganiayaan seksual secara fisik dan non fisik. Kekerasan fisik antara lain menyentuh alat kelamin atau bagian tubuh lain yang bersifat pribadi. mereka hanya merasa tidak nyaman. takut. memar atau perdarahan di area genital/ rektal. majalah. film. kurang bergaul dengan teman sebaya. atau mengintip kamar tidur/kamar mandi (voyeurism). perilaku regressif (misal: ngompol) 47 . merasa bersalah. seks oral. nyeri atau gatal di area genital. memaksa anak membuka pakaian. berperilaku permisif/ berperilaku yang menggairahkan. dan perasaan lain yang tidak menyenangkan. penurunan keinginan untuk sekolah. Kekerasan seksual (sexual abuse). adanya noda atau darah di baju dalam. eksploitasi anak dalam pornografi (gambar. sakit. buku). sampai tindak perkosaan. Korban mungkin saja belum atau tidak memahami perlakuan yang dilakukan terhadap dirinya.  Indikator kebiasaan : pengetahuan tentang seksual atau sentuhan seksual yang tidak sesuai dengan usia.  Indikator fisik : kesulitan untuk berjalan atau duduk. perubahan pada penampilan. tidak mau berpartisipasi dalam kegiatan fisik. Sedangkan penganiyaan non fisik diantaranya memperlihatkan benda-benda yang bermuatan pornografi atau aktivitas seksual orang dewasa. slide. penetrasi vagina/anus menggunakan penis atau benda lain. exhibitionism.

Teori biologis   Pengaruh neurofisiologis. baik oleh hukum. 2006).Cedera Pd Genetalia Laki2 Cedera Pd Genetalia Perempuan b. Klasifikasi / tipe Menurut Resna dan darmawan (dalam huraerah. Eksploitasi Eksploitasi seksual meliputi prostitusi dan pornografi (Sudart. kultur. asetilkolin dan 48 . yang perkawinan di antara mereka dilarang. Etiologi Menurut Townsend (1998) factor yang predisposisi (yang berperan dalam pola penganiayaan anak (seksuak abuse) antara lain: 1. diartikan sebagai hubungan seksual atau aktivitas seksual lainnya antar individu yang mempunyai hubungan dekat. norepinefrin. 2. maupun agama. Rape (perkosaan) Perkosaan adalah tindakan pemaksaan untuk berhubungan seksual biasanya terjadi pada saat pelaku terlebih dahulu mengancam dengan memperlihatkan kekuatannya kepada anak. c. 3. Incest Incest. bermacam-macam neurotransmitter (misalnya epinefrin. dopamine. yaitu: 1. Perubahan dalam system limbik otak dapat mempengaruhi perilaku agresif pada beberapa individu Pengaruh biokimia. 2006:60) sexual abuse diklasifikasikan menjadi tiga kategori.

telah dilibatkan pada predisposisi pada perilaku agresif 2. Berbadai teori psikoanalitik telah membuat hipotesa bahwa agresi dan kekerasan adalah ekspresi terbuka dari ketidakperdayaan dan harga diri rendah.serotonin) dapat memainkan peranan dalam memudahkan dan menghambat impuls-impuls agresif  Pengaruh genetika. Teori sosiokultural (pengaruh sosial) Pengaruh sosial. yang timbul bila kebutuhan-kebutuhan masa anak terhadap kepuasan dan keamanan tidak terpenuhi  Teori pembelajaran. Beberapa penyelidikan telah melibatkan herediter sebagai komponen pada predisposisi untuk perilaku agresif seksual. trauma dan penyakit-penyakit tertentu (misalnya ensefalitis dan epilepsy). Teori ini mendalilkan bahwa perilaku agresif dan kekerasan dipelajari dari model yang membawa dan berpengaruh. Individu-individu yang dianiaya seperti anak-anak atau yang orang tuanya mendisiplinkan dengan hukuman fisik lebih mungkin untuk berperilaku kejam sebagai orang dewasa 3. 49 . Pengaruh-pengaruh social dapat berperan pada kekerasan saat individu menyadari bahwa kebutuhan dan hasrat mereka tidak dapat dipenuhi melalui cara-cara yang lazim dan mereka mengusahakan perilaku-perilaku kejahatan dalam suatu usaha untuk memperoleh akhir yang diharapkan. baik ikatan genetik langsung maupun karyotip genetik XYY telah diteliti sebagai kemungkinan  Kelainan otak. Berbagai kelainan otak mencakup tumor. Teori psikologis  Teori psikoanalitik. Ilmuwan social yakin bahwa perilaku agresif terutama merupakan hasil dari struktur budaya dan social seseorang.

menarik diri. gangguan tidur. sembelit.  Tanda pada perilaku emosional dan sosial: kelakuan yang tiba-tiba berubah. melakukan aktivitas seksual terang-terangan pada saudara atau teman sebaya. sakit perut. Tanda-tanda anak mengalami sexual abuse 1. keluhan somatik seperti sakit kepala yang terus-menerus. Balita  Tanda-tanda fisik. penyakit kelamin. serta perkembangan terhambat. antara lain sangat takut kepada siapa saja atau pada tempat tertentu atau orang tertentu. sedih. mimpi buruk. depresi. 50 . iritasi kencing. dan rasa ingin tahu berlebihan tentang masalah seksual. mencium secara seksual. seperti susah konsentrasi.d. Anak usia prasekolah Gejalanya sama ditambah tanda-tanda berikut:  Tanda fisik: antara lain perilaku regresif. tahu banyak tentang aktivitas seksual. seperti mengisap jempol. mendesakkan tubuh. dan sakit kerongkongan tanpa penyebab jelas bisa merupakan indikasi seks oral. telat atau bolos. lesu. 3. antara lain memar pada alat kelamin atau mulut.  Tanda perilaku emosional dan sosial. dan ngompol). tak suka disentuh. perubahan kelakuan yang tiba-tiba. anak mengeluh sakit karena perlakuan seksual. 2. hubungan dengan teman terganggu. mimpi buruk.  Tanda pada perilaku seksual: masturbasi berlebihan. Anak usia sekolah Memperlihatkan tanda-tanda di atas serta perubahan kemampuan belajar. nilai turun. tidak percaya kepada orang dewasa. hiperaktif. menarik diri atau depresi. serta menghindari hal-hal sekitar buka pakaian. gangguan tidur (susah tidur.

atau kelakuan seksual lain yang tak biasa. b. menggaruk daerah tersebu secara sering atau gelisah saat duduk  Sering muntah  Perilaku menggairahkan. atau prolaktin. Kelainan menstruasi tersebut antara lain : 1. kehamilan dini. e. Sedangkan menurut Townsend (1998) simtomatologi dari penganiayaan/kekerasan seksual pada anak (sexual abuse) antara lain :  Infeksi saluran kemih yang sering  Kesulitan atau nyeri saat berjalan atau duduk  Kemerahan atau gatal pada daerah genital. gangguan makan. Disebabkan oleh : a. PMS (PRE MENSTRUAL SYNDROM ) PMS merupakan sejumlah perubahan mental maupun fisik yang terjadi antara hari ke-2 sampai hari ke-4 sebelum menstruasi dan segera mereda setelah menstruasi dimulai. berbagai kenakalan remaja. Kelainan saat Menstruasi Kelainan menstruasi yang biasanya dijumpai dapat berupa kelainan siklus atau kelainan dari jumlah darah yang dikeluarkan dan lamanya perdarahan. c. d. Kelebihan hormon anti diuresis. seks di luar nikah. pikiran bunuh diri. Kelebihan atau defisiensi kortisol. Remaja Tandanya sama dengan di atas dan kelakuan yang merusak diri sendiri. dorongan masturbasi. androgen. Sekresi estrogen yang abnormal. bermain seks dewasa sebelum waktunya  Ansietas berlebihan dan tidak percaya kepada orang lain  Penganiyaan seksual pada anak yang lain. Kelebihan atau defisiensi progesteron.4. melarikan din. penggunaan obat terlarang atau alkohol. Kelebihan atau defisiensi prostaglandin 51 . melacur.

nikotin. dan perasaan-perasaan negatif lainnya. indometasin. seminggu sebelum menstruasi. Sukar berkonsentrasi Kelelahan Perubahan suasana hati Emosi menjadi labil. e. pemberian vitamin B6. f. b. melakukan olahraga dan aktifitas lainnya. Tambahkan makanan yang mengandung kalsium dan vitamin C dosis tinggi. Penatalaksanaan PMS antara lain : a. misal : aspirin . Pinggang terasa pegal. h. alkohol. kacang-kacangan. Perasaan malas bergerak. badan terasa lemas. f. asam mefenamat. kalsium. dan makanan berbumbu. perbanyak makan makanan atau suplemen yang mengandung zat besi agar terhindar dari anemia. g. kafein. gula. Makan makanan berserat dan perbanyak minum air putih. b. garam. seperti kentang goreng. Mengalami kram perut (dismenorrhoe). Biasanya kita mudah uring-uringan. Jika menstruasi cukup banyak mengeluarkan darah. d. NSAIDs. k. g. 52 . magnesium. c. sensitif. Obat atau pil kontrasepsi oral / progestin misal: medroksiprogesteron asetat. Nafsu makan meningkat dan suka makan makanan yang rasanya asam Kenaikan berat badan. e. Kurangi makanan berupa tepung. Kepala nyeri Pingsan. karena tubuh menyimpan air dalam jumlah yang banyak d. coklat. i.Gejala-gejala yang sering ditemukan : a. c. untuk mengurangi penahanan air berlebih. batasi konsumsi gula. Kurangi makanan bergaram. Diet harian atau makan makanan dalam porsi kecil. j.naproksen.

dapat terjadi : Sebelum pubertas Dalam kehamilan Dalam masa menyusui. boleh juga menggunakan aroma terapi untuk menenangkan diri. Disebabkan oleh kelainan kongenital dan kelainan genetik. Menggosok-gosok perut/pinggang yang sakit. Amenorrhoe Primer. 2. selam 3 bulan atau lebih. asal dosisnya tidak lebih dari 3 kali sehari. Boleh minum analgetik (penghilang rasa sakit) yang banyak dijual di toko obat. Yang terbagi atas : a. Amenorrhoe Sekunder.Progesteron. Amenorrhoe Fisiologis. dan penyakit infeksi. kalau tidak menyusukan haid datang + 3 bulan setelah melahirkan. Disebabkan oleh gangguan gizi. Ini bisa membantu relaksasi. yaitu seorang wanita pada usia 18 tahun belum pernah mendapatkan haid. tetapi sebelumnya pernah mengalami haid dengan siklus yang teratur. Minum minuman hangat yang mengandung kalsium tinggi. kalau menyusui dalam 6 bulan setelah melahirkan. Tarik napas dalam-dalam secara perlahan untuk relaksasi. AMENORRHOE Suatu keadaan tidak adanya haid. dengan injeksi Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengatasi sakit perut waktu menstruasi: Kompres dengan botol panas (hangat) tepat pada bagian yang terasa kram (bisa perut atau pinggang bagian belakang). gangguan metabolisme. Obat-obatan yang digunakan harus atas pengawasan dokter. 53 . b. yaitu seorang wanita tidak mendapatkan haid. c. tumor. Mandi air hangat. Ambil posisi menungging sehingga rahim tergantung ke bawah.

MENSTRUASI PRAECOX Perdarahan pada anak muda kurang dari 8 – 10 tahun yang disertai dengan tumbuhnya rambut kelamin. diptheri. Kongenital. yaitu suatu keadaan dimana selaput dara tidak berlubang Acquisita. Pseudo pubertas praecox yaitu tidak adanya hormon gonadotropin. yaitu darah masuk dan berkumpul dalam vagina. PSEUDOMENORROE Suatu keadaan haid tetapi darah haid tersebut tidak dapat keluar. b. yaitu suatu keadaan dimana terjadi perlekatan saluran leher rahim atau vagina akibat adanya radang. yaitu darah masuk dan terkumpul dalam tubuh. Tanda dan gejala Nyeri + 5 hari tanpa pendarahan Pada pemeriksaan terlihat sel darah menonjol berwarna kebiru-biruan karena adanya darah yang berkumpul dibelakangnya. Lama perdarahan 54 . b. Hematometra. yaitu darah masuk dan terkumpul dalam rahim. Hematokolpos. HYPOMENORHOE Suatu keadaan dimana perdarahan haid lebih pendek atau lebih kurang dari biasanya. vagina atau selaput dara. Penyebab a. pertumbuhan buah dada. karena tertutupnya leher rahim. b. dapat dibagi menjadi : a. 5. Klasifikasi dan penyebab . Hematosalping. Pubertas praecox yang disertai terbentuknya hormon gonadotropin dan dapat menimbulkan kehamilan. 4. gonorrhea.Dalam menopause 3. c. Komplikasi a.

Penyebab Perpanjangan stadium folikuler ( lamanya 8 -9 hari dimulai dari hari ke-5 menstruasi ). mioma. perdarahan haid singkat 6.Secara normal haid sudah terhenti dalam 7 hari. OLIGOMENORRHOE Suatu keadaan dimana haid jarang terjadi dan siklusnya panjang lebih dari 35 hari. Penyebab Terlalu lelah Mioma uteri Hipertensi Penyakit jantung Endometritis Hemofili (penyakit darah) 55 . Perpanjangan stadium luteal ( lamanya 15 -18 hari setelah ovulasi ). yaitu setiap 35 hari sekali Perdarahan haid biasanya berkurang 7. HIPERMENORRHOE / MENORRHAGIA Perdarahan haid yang lebih banyak dari normal dan lebih lama disertai dengan adanya bekuan darah tetapi siklus teratur. Kedua stadium diatas panjang yang mengakibatkan perpanjangan siklus haid. Misal pada endometritis. Penyebab Setelah dilakukan miomektomi/ gangguan endokrin Tanda dan Gejala Waktu haid singkat. Tanda dan Gejala Haid jarang. Kalau haid lebih lama dari 7 hari maka daya regenerasi selaput lendir kurang.

POLIMENORRHOE Suatu keadaan dimana haid sering terjadi karena siklus yang pendek kurang dari 21 hari. METRORRHAGIA Suatu keadaan dimana perdarahan yang tidak teratur dan tidak ada hubungannya dengan masa haid karena terjadi diantara dua haid. DISMENORRHOE Nyeri pada perut bagian bawah sebelum dan sesudah haid dapat bersifat kolik terus-menerus. b. 56 . Disebabkan oleh kehamilan seperti : abortus. Nyeri diduga karena kontraksi rahim. endometriosis. Dismenorrhoe primer. Penggolongan a.Tanda dan Gejala Waktu haid panjang 7 – 8 hari Perdarahan haid terlalu banyak disertai bekuan darah. wanita tanpa anak Pada wanita yang mempunyai anak banyak Peradangan endometritis Pengaruh hormonal 10. nyeri dan tidak ada kelainan dari alat kandungan. Penggolongan a. Penyebab Gangguan hormonal yang mengakibatkan gangguan ovulasi atau masa subur Kelainan ovarium karena peradangan. 9. kehamilan ektopik Metrorrhagia di luar kehamilan: Karena luka yang tidak sembuh : Pada wanita menopause. yaitu sejak menstruasi pertama kali. Siklus haid teratur 8.

Penyebab a. Dismenorrhoe primer : Psikis Anemia. kelelahan Servik sempit Endokrin b. Dismenorrhoe sekunder. Pencegahan keram Olah raga ringan Tehnik Relaksasi Pengobatan Pemberian obat analgetik Istirahat ditempat tidur jika nyeri hebat Beri kompres hangat pada perut bawah untuk mengurangi rasa sakit Rendam air hangat Gosok daerah perut dengan tangan secara perlahan-lahan 57 . muntah Sakit kepala Diare Rasa sakit seperti kejang berjangkit-jangkit. Tanda dan gejala Rasa tidak enak di perut bawah sebelum dan selama haid. yaitu nyeri haid yang terjadi kemudian. kadang-kadang menyebar ke daerah pinggang dan paha.Tbc. nyeri masih ada setelah haid berhenti. Dismenorrhoe sekunder: Terjadi pada : Infeksi : nyeri sudah terasa sebelum haid Nyeri bersifat kolik Nyeri disebabkan oleh tekanan tumor. Rasa mual. biasanya terdapat kelainan dari alat kandungan.b.

a. Namun.Pengobatan Dismenore Primer Beberapa cara pengobatan di bawah ini mungkin dapat menghilangkan atau minimal membantu mengurangi nyeri haid yang mengganggu. didrogesteron) dari hari 5-25 siklus haid 5-10 mg/hari. Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) yang menghambat produksi dan kerja prostaglandin seperti aspirin. pil kontrasepsi (estrogen rendah dan progesteron tinggi). dan alergi terhadap jenis obat ini. pemberian NSAID seperti naproksen atau piroksikan dapat membantu. Sebaiknya obat diberikan pada awal timbulnya nyeri. hipnoterapi. rileksasi. propoksifen. oksikodon. hal itu dapat menjadi pengobatan yang sesuai bagi wanita yang ingin menggunakan alat KB berupa pil. asetaminofen. Pil KB atau pemberian progesteron saja (nortestosteron. Antiprostaglandin bekerja dengan memblok sintesa dan metabolisme prostaglandin. orang dengan gangguan saluran pencernaan. asma. tetapi hal itu tidak dianggap sebagai penggunaan yang tepat. Obat-obatan Analgetika: Nyeri ringan: aspirin. Cara tersebut antara lain obat-obatan. Jenis obat: Dosis: Frekuensi: 58 . Pengobatan berlangsung berbulan-bulan. Untuk kram yang berat. Beberapa dokter meresepkan pil KB untuk meredakan dismenore. medroksi progesteron asetat. progesteron cukup diberikan pada hari ke-16 sampai ke-25 siklus haid. NSAIDs tidak boleh diberikan pada wanita hamil. ibuprofen yang dijual bebas atau naproxen sodium adalah obat yang cukup kuat untuk mengatasi DP. butalbital Sediaan hormonal: progestin. Setelah keluhan nyeri berkurang. dan berbagai alternatif pengobatan. Nyeri berat: prometazin. Antiprostaglandin Saat ini antiprostaglandin banyak digunakan untuk terapi dismenorea.

aspirin indometasin fenilbutazon ibuprofen naproksen asam mefenamat 650 mg 25 mg 100 mg 400-600 mg 250 mg 250 mg 4-6 kali/hari 3-4 kali/hari 4 kali/hari 3 kali/hari 2 kali/hari 4 kali/hari 3 kali/hari asam meklofenamat 50-100 mg pemberian dilakukan 24-72 jam prahaid b. jika kita rileks maka kita menempatkan tubuh kita pada posisi yang sebaliknya. Jadi. tubuh kita memberikan 2 macam reaksi. Dalam kondisi rileks tubuh juga menghentikan produksi hormon adrenalin dan semua hormon yang diperlukan saat kita stress. dan keringat mulai bercucuran. Rileksasi Tubuh kita bereaksi saat kita stres maupun ketika kita dalam keadaan rileks. dapat kita lihat perlunya rileksasi untuk memberikan kesempatan bagi tubuh untuk memproduksi hormon yang penting untuk mendapatkan haid yang bebas dari nyeri. Saat kita terancam atau takut. jantung berdenyut lebih cepat. Tanda pertama yang menunjukan keadaan stres adalah adanya reaksi yang muncul yaitu menegangnya otot. ‗fight or flight‘. napas lebih cepat. jantung berdenyut lebih lambat. Otot tubuh menjadi tegang. tekanan darah meninggi untuk menyediakan oksigen bagi otot tubuh. yang dicetuskan oleh hormon adrenalin. Karena hormon seks esterogen dan progesteron serta hormon stres adrenalin diproduksi dari blok bangunan kimiawi yang sama. gula dilepaskan dalam jumlah yang banyak dari hati untuk memberikan ‗bahan bakar‘ bagi otot. dan keringat berhenti bercucuran. keseimbangan natrium dan kalium berubah. ketika kita mengurangi stres kita juga telah mengurangi produksi kedua hormon seks tersebut. 59 . hati akan mengurangi pelepasan gula. napas lebih mudah. Akan tetapi. tekanan darah menurun. natrium dan kalium dalam tubuh kembali seimbang. Otot tidak tegang dan tidak memerlukan sedemikian banyak oksigen dan gula.

dan pikiran terasa lepas dari beban. Seminggu sesudah terapi.Beberapa posisi yoga dipercaya dapat menghilangkan kram menstruasi. Menstruasi itu tidak harus sakit. pelan-pelan instruksikan pada diri sendiri sebuah perintah yang bunyinya. Salah satunya adalah peregangan kucing. Instruksi itu dengan sendirinya menunjukan pola pikir kita telah berubah. ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri haid. Caranya adalah saat menstruasi belum datang. hilang!". Pendekatan yang umumnya dilakukan adalah memunculkan pikiran bawah sadar agar latar belakang permasalahan dapat diketahui dengan tepat. "rasa sakit yang biasanya datang saat menstruasi. Sebuah latihan yang dirancang untuk meningkatkan kondisi otot berguna juga untuk mengatasi nyeri saat haid (lihat majalah Nirmala edisi no. Ketika haid muncul.09/II/September 2000 untuk lebih mengetahui kombinasi gerakannya). Setelah benar-benar rileks dan nyaman. Ucapkan kalimat itu berulang-ulang dalam hati sembari meyakini bahwa hal itu pasti akan terjadi. 60 . Pegal-pegal sedikit memang masih ada tapi tidak terasa mengganggu. meskipun jadwal menstruasi tinggal 1 hari lagi datang. Selama ini pikiran kita terpola bahwa menstruasi itu sakit. rilekskan tubuh dalam posisi terlentang di tempat tidur dengan kedua tangan berada disamping tubuh. Sekitar 15 kemudian. Alternatif pengobatan Selain pemakaian obat penawar sakit tanpa resep. c. buka mata. maka benar-benar sakit. Nonaktifkan pikiran. tidak ada rasa panas dan nyeri yang biasa menyertainya. ia tidak merasakan apa-apa. relaksasi. sadari kondisi saat itu. dan hipnoterapi. Maka anda akan merasa segar dan nyaman. Hipnoterapi Salah satu metode hipnoterapi adalah mengubah pola pikir dari yang negatif ke positif. d. Dengan mata yang terpejam.

membaca buku atau menonton film juga dapat menolong. yaitu visualisasi_konsentrasi pada warna sakit sampai mencapai penguasaan atasnya_dapat membantu mengurangi nyeri haid. Sebuah terapi alternatif. serta olah raga teratur (termasuk banyak jalan). Mandi air hangat juga dapat membantu. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi dan mengurangi sakit pada saat menstruasi : Mengurangi konsumsi kopi Tidak merokok maupun minum alkohol Mengurangi konsumsi garam dan memperbanyak minum air putih Mengkonsumsi makanan tinggi kalsium.Suhu panas merupakan ramuan tua yang patut dicoba. penawar sakit alami tubuh. kadang diperlukan eksisi pada saraf uterus. karena kalsium diduga dapat meringankan kram Memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran Suhu panas dapat memperingan keluhan. jalan kaki. Mendengarkan musik. Lakukan olahraga ringan seperti senam. Gunakan heating pad (bantal pemanas). Sebagai tambahan. atau bersepeda pada saat 61 . Tidak ada pembatasan aktivitas selama haid. Tidur dan istirahat yang cukup. Lakukan pengompresan dengan handuk panas atau botol air panas pada perut atau punggung bawah atau mandi dengan air hangat Olahraga. kompres handuk atau botol berisi air panas di perut dan punggung bawah. yang tidak hanya mengurangi stres tapi juga meningkatkan produksi endorfin otak. Beberapa wanita mencapai keringanan melalui olah raga. Pijatan yang ringan dan melingkar dengan menggunakan telunjuk pada perut bagian bawah akan membantu mengurangi nyeri haid. Pada kasus yang sangat jarang dan ekstrim. serta minum minuman yang hangat. aroma terapi dan pemijatan juga dapat mengurangi rasa tidak nyaman. Mampu meningkatkan produksi endorphin otak yang dapat menurunkan stress sehingga secara tidak langsung juga mengurangi nyeri.

salah satunya peregangan kucing.) Bagian yang digunakan : Bunga 62 . Posisi lainnya adalah berbaring dengan lutut ditekuk. kemudian angkat panggul dan bokong. sehingga rasa nyeri dapat teratasi atau berkurang. melancarkan sirkulasi darah. kemudian mengangkat punggung ke atas setinggi-tingginya. dan mencairkan bekuan darah. karena kurang tidur menyebabkan kelelahan sehingga lebih sensitive terhadap sakit. hal tersebut dapat membuat aliran darah pada otot sekitar rahim menjadi lancar. misalnya aspirin Pijat daerah perut/abdomen secara perlahan-lahan Tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengurangi dan mengatasi rasa sakit pada saat menstruasi mempunyei efek analgetik (meredakan rasa sakit). anti-coagulant MAWAR (Rosa chinensis Jack.] Merr. Berikut contoh beberapa tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri haid . yaitu menarik lutut ke arah dada sambil memeluk bantal atau botol berisis air hangat di perut. DAUN DEWA (Gynura segetum [Lour. mencairkan bekuan darah. bisa juga dengan posisi janin. Cukup tidur.) Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan/herba Efek : melancarkan sirkulasi darah.sebelum dan selama haid. yang berupa posisi merangkak. Melakukan aktivitas sehari-hari yang ringan juga membantu melupakan rasa sakit. Beberapa posisi senam dapat menghilangkan kram. Rasa nyeri dapat dikurangi dengan obat pereda nyeri yang banyak beredar.

menghentikan pendarahan.) Bagian yang digunakan :bunga Efek : meredakan rasa sakit (analgetik). menghilangkan pembengkakan dan menciutkan rahim. GINJEAN (Leonurus sibiricus L.) Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan (herba) Efek : melancarkan sirkulasi darah. mengecilkan bekuan darah. antiradang. menormalkan siklus haid. TEKI (Cyperus rotundus L. melancarkan sirkulasi. melancarkan vital energi. peluruh haid (emenagog).) Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan /herba Efek : menghilangkan sakit (analgetik). mengatur menstruasi. Merupakan obat penting untuk penyakit-penyakit pada wanita (gynecological diseases) 63 .) Bagian yang digunakan : umbi Efek : menormalkan siklus haid. menghilangkan rasa dingin. menghilangkan bengkak. DAUN HIA/BARU CINA (Artemisia vulgaris L. menghilangkan sakit (analgetik).Efek : melancarkan sirkulasi darah. menormalkan siklus haid. SIANTAN/SOKA (Ixora stricta Roxb. melancarkan peredaran darah.

disaring. 15-30 gram daun dewa segar + 20 gram kunyit. airnya diminum 2 kali sehari. dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. 20 gram ginjean kering + 10 gram umbi rumput teki kering. hepatoprotektor. panci enamel atau panci kaca. 30 gram daun hia/baru cina segar atau 15 gram yang kering direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc. antiradang. airnya diminum. disaring. airnya diminum 2 kali sehari. dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. airnya diminum. Berikut contoh resep tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri menstruasi (dismenore) : 30 gram temu lawak + 30 gram temu hitam + 20 gram jahe + 20 gram asam jawa + gula aren secukupnya. tonikum. disaring. 64 . dicuci dan dipotong-potong. dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc.Temulawak(Curcuma xanthorrhiza) Bagian yang digunakan : rimpang Efek : sebagai peluruh haid (emenagog). disaring. 3 kuntum bunga mawar merah + 2 kuntum bunga siantan/soka + 15 gram bunga bugenfil. airnya diminum 2 kali sehari. dan lain-lain. disaring. Catatan : Untuk perebusan gunakan periuk tanah.

11. Hal ini disebabkan karena testis 65 . artinya mereka dapat menghamili seorang perempuan. interval non-siklik dan dengan darah yang berlebihan (>80 ml) dan atau dengan durasi yang panjang ( > 7 hari). MENOMETRORRHAGIA Perdarahan uterus yang tidak teratur. leptin telah dibuktikan merupakan salah satu dari berbagai faktor yang mempengaruhi pematangan sekresi GnRH. Selain itu. Pada saat pubertas. hormon androgen mulai berfungsi dan sperma atau sel bibit pria akan terus menerus dihasilkan sehingga seumur hidup oleh sepasang buah sakar (testis). Pada permulaan dan progresi pubertas. yaitu suatu hormon yang diproduksi oleh sel lemak. sekresi GnRH hipotalamus mampu melawan inhibisi yang timbul sehingga masa seksual dewasa pun dimulai. sekresi hormon steroid seks yang terkecil sudah mempunyai efek penghambat yang kuat terhadap sekresi GnRH oleh hipotalamus. Sperma yang sudah matang akan dikeluarkan melalui saluran sperma. Keluarnya air mani (ejakulasi) yang terjadi pada saat tidur dalam istilah awam dikenal dengan mimpi basah karena didahului dengan adanya mimpi yang berhubungan adanya rangsangan seksual. SPERMACHE Selama masa kanak-kanak hipotalamus tidak menyekresikan GnRH dalam jumlah yang bermakna. Memancarnya sperma melalui saluran kencing (uretra) ini disebut ejakulasi dan terjadinya ejakulasi yang pertama menandakan seorang laki-laki telah matang secara biologis. Dalam perjalannya ratusan juta sperma akan bercampur dengan air many yang diproduksi oleh kelenjar kelamin dan keluar melalui saluran kencing (uretra). INTERMENSTRUAL BLEEDING Perdarahan di antara siklus menstruasi. Namun terdapat penelitian yang berkembang terhadap peranan leptin. 12. Pada saat air mani dikeluarkan. Ini disebabkan karena selama masa kanak-kanak. secara otomatis kandungan kencing akan tertutup.

terjadi setiap bulan secara teratur pada seorang wanita dewasa yang sehat dan tidak hamil. Ereksi umumnya terjadi pada saat bangun tidur karena kandungan air seni yang penuh dan pada saat adanya rangsangan seksual. Ejakulasi atau keluarnya sperma didahului oleh merenggangnya penis yang disebut ereksi.(buah zakar) yang telah penuh berisi dengan sperma. yaitu masa peralihan dari anak-anak ke dewasa yang memegang peranan penting dalam proses tersebut adalah hubungan Hipotalamus. 400-500 folikel primordial cukup berkembang untuk mengeluarkan ovum. Ereksi terjadi karena meningkatnya aliran darah dalam penis. Hipofisis dan Ovarium (Hypotalamic-Pituitari-Ovarikratis). Fisiologis Menarche Munculnya haid pertama terjadi di tengah-tengah masa pubertas (ratarata 13 tahun). varium. satu buah tiap bulannya. sehingga menghambat proses itu sendiri. Haid merupakan ciri khas seorang wanita dimana terjadi perubahan-perubahan siklik dari alat kandungannya sebagai persiapan kehamilan (Depkes RI. Rendahnya Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) pada saat itu juga akibat unsur instrinsik penghambat susunan saraf yang mempunyai mekanisme penekanan denyutan (GnRH). Hipofisis. sisanya mengalami degenerasi (atretik). Hipotalamus. Antara usia 13-46 tahun. Pada permulaan masa kanak-kanak sistem ini sudah berjalan kemudian tidak berfungsi lagi disebabkan sistem proses itu sangat peka terhadap steroid. 66 . Testis terus menerus memproduksi sperma dan mimpi basah merupakan cara alamiah untuk mengeluarkan sperma. Glanduna Supra Renalis dan Kelenjar-kelenjar Endokrin lainnya. Haid adalah perdarahan yang berasal dari uterus sebagai tanda bahwa alat kandungannya menunaikan fungsinya. Hal ini merupakan hasil kerjasama antara Korteks Serebri. 1998). Ereksi sudah terjadi sejak bayi dan makin sering terjadi setelah dewasa. MENARCHE Menarche adalah haid yang pertama kali datang.

Semakin lama jumlah folikel yang dirangsang semakin banyak sehingga kadar estrogen semakin tinggi. estrogen akan menyebabkan pemantangan folikel ovarium yang dominan. pola sekresi FSH dan LH juga mengikuti perubahan-perubahan sekresi pulstabil GnRH ini. sekresi GnRH secara pulstabil dengan frekuensi rendah telah dimulai 4 tahun sebelum menarche. Hipotalamus mengawasi sekresi hormon Gonodotropin oleh Adeno Hipofisis melalui sekresi Nurohormon yang disalurkan ke sel-sel Adeno Hipofisis lewat sirkulasi portal yang khusus yang dapat merangsang produksi dan pelepasan Gonadotropin dari Hipofisis. sekresi GnRH yang berfrekuensi rendah pelan-pelan berubah seperti wanita dewasa dengan sekresi yang berlangsung selama 24 jam. Menurut Teori Neurohormonal yang dianut sekarang. estrogen dari sel granulosa akan mengatur produksi gondotropin oleh kelenjar hipofisis. Ovum mulai matang di bawah pengaruh estrogen ovarium yang diproduksi oleh sel granulosa tersebut.Saat sebelum masa pubertas. Sedangkan terhadap progesteron adalah dengan 67 . Setelah ovum yang pertama ovulasi. Selain untuk pematangan oosit. Siklus dari sel granulosa menyebabkan perkembangan dan atresia saat pubertas. Folikel-folikel yang berkembang selama sebelum menghasilkan hormon estrogen dan kemudian mati. folikel ovarium yang kolaps mengubah dirinya menjadi korpus luteum dan mulai memproduksi progesteron. Dengan aksis H-H-O yang telah mengalami pematangan sempurna. Pematangan ovvarium saat pubertas menyebabkan dimulainya produksi estrogen oleh sel-sel granulosa yang mengelilingi ovum. diikuti dengan kenaikan sekresi LH oleh Hipofisis pada malam hari. yang lainnya telah dirangsang FSH sehingga folikel ini berkembang mensekresi estrogen. Pada masa pubertas. Respon endometrium terhadap estrogen adalah proliferasi atau mengerut dan terputus-putus lapisan endometrium mengalami deskuamasi sehingga terjadi perdarahan dan mengalir melalui vagina berwujud sebagai haid pertama atau menarche. yang selanjutnya menyebabkan ovulasi.

3) sedikit. banyak. Memanjang. rangsangan puting. halus. 68 Membesar. Tabel 1. 15-16 tahun (SMR 4) Kasar. tipis. Pola perdarahan saat mestruasi terjadi lebih awal setelah menarkhe yang menggambarkan paparan estrogen yang terus-menerus pada ovarium dan peluruhan endometrium yang berproliferasi. menyebar tengah paha. bertambah. Klasifikasi Kematangan Seksual pada Remaja Putra umur 8-9 tahun (SMR 1) Rambut pubis Tidak ada penis Praremaja Testis Praremaja Pembesaran skrotum. tapi masih Bentuk areola dan papila seperti kurang banyak dari dewasa. keriting. gundukan. Pada tahun pertama menarkhe terjadi siklus menstruasi yang aninvoluntoir. besar. Tabel 2. Ini menggambarkan kurang matangnya respon umpan balik positif hipotalamus terhadapestrogen ovarium. tekstur berubah. panjang. mulai keriting. ringan. . genitalia. 2) ringan. >17 tahun (SMR 5) Seperti daerah orang dewasa. 13-14 tahun (SMR 3) Lebih hitam. segitiga Mature. 10-12 tahun (SMR Sedikit. di bagian tengah diameter daerah puting (areola) labia.mengubah jaringan sekretorik yang mampu menunjang implantasi embrio. Klasifikasi Kematangan Seksual pada Remaja Putri Umur 8-9 tahun (SMR 1) 10-12 tahun (SMR 2) Praremaja Rambut Pubis Praremaja Payudara Jarang. pink. 13-14 tahun (SMR Lebuh hitam. tambah Payudara dan areola bertambah banyak. pigmentasi Payudara dan papila naik sedikit. mulai keriting. belum ada kontur. lurus. areola ke masuk dalam kontur. pigmentasi Pembesaran ringan.

69 . bertambah ukurannya. kasar. Ukuran dewasa menyebar ke tengah paha. Ukuran dewasa >17 tahun (SMR 5) Seperti distribusi dewasa. 2nd ed. lebih Glans membesar dan Membesar. From Tanner JM: Growth at Adolescence. England.15-16 tahun (SMR Menyerupai dewasa. keriting. skrotum 4) sedikit. Oxford. hitam.

PENGKAJIAN 1. Data biografi Nama Umur Jenis kelamin Pekerjaan : Anak E : 14 tahun : perempuan : pengamen jalanan

2. Sejarah Sebelum memulai pengkajian, perawat hendaknya melakukan ―history” (sejarah) mengenai sexual abuse kepada klien karena hal ini merupakan langkah awal yang sangat penting guna melakukan pengkajian lebih lanjut. perawat juga harus meminta izin terbelbih dahulu kepada klien. Karena pada saat menceritakan peristiwa sering menimbulkan rasa takut atau malu, perawat harus meyakinkan, empati, dan tidak menghakimi dan tidak perlu terburu-buru dalam melakukan pengkajian kepada pasien. Privasi harus terjamin. Berikut ini pedoman wawancara yang baik dalam mengumpulkan data yang berkaitan dengan aspek psikoseksual : a. menggunakan pendekatan yang jujur dan berdasarkan fakta yang menyadari bahwa klien sedang mempunyai pertanyaan atau masalah seksual.

b. Mempertahankan kontak mata dan duduk dekat klien (menciptakan hubungan saling percaya / trust . c. Memberikan waktu yang memadai untuk membahas masalah seksual, jangan terburu-buru. d. Menggunakan pertanyaan yang terbuka, umum dan luas untuk mendapatkan informasi mengenai pengetahuan, persepsi dan dampak penyakit berkaitan dengan seksualitas. e. Jangan mendesak klien untuk membicarakan mengenai seksualitas, biarkan terbuka untuk dibicarakan pada waktu yang akan datang. f. Masalah citra diri, kegiatan hidup sehari-hari dan fungsi sebelum sakit dapat dipakai untuk mulai membahas masalah seksual.

70

g. Amati klien selama interaksi, dapat memberikan informasi tentang masalah apa yang dibahas, begitu pula masalah apa yang dihindari klien. h. Minta klien untuk mengklarifikasi komunikasi verbal dan nonverbal yang belum jelas. i. Berinisiatif untuk membahas masalah seksual berarti menghargai klien sebagai makhluk seksual, memungkinkan timbulnya pertanyaan tentang masalah seksual. Perawat memunculkan rincian spesifik, termasuk :
 

Jenis luka yang diderita (khususnya ke mulut, payudara, vagina, dan rektum) Setiap perdarahan dari atau lecet pada pasien atau penyerang (untuk membantu menilai risiko penularan HIV dan hepatitis)

Deskripsi serangan (misalnya, yang lubang yang menembus, apakah ejakulasi terjadi atau kondom digunakan)

penyerang yang menggunakan agresi, ancaman, senjata, dan perilaku kekerasan

Deskripsi dari si penyerang  Tanggal, waktu, dan lokasi (akrab bagi pasien?)  Informasi tentang penyerang (nomor, nama, jika diketahui, deskripsi)  Penggunaan ancaman, pembatasan, atau senjata  Jenis hubungan seksual (vaginal, oral, dubur; penggunaan kondom?)  Jenis cedera extragenital berkelanjutan  Kejadian perdarahan (pasien atau penyerang)  Kejadian dan lokasi ejakulasi oleh penyerang

 Keadaan serangan, termasuk :

     

Kegiatan pasien setelah serangan, seperti : Douching atau mandi Penggunaan tampon atau pembalut wanita Buang air kecil atau buang air besar Mengganti pakaian Makan atau minum
71

Penggunaan pasta gigi, obat kumur, enema, atau obat-obatan

3. Pengumpulan data  Kondisi pakaian (misalnya, rusak, bernoda, mengikuti materi asing)  Kecil sampel pakaian, termasuk sampel unstained, diberikan kepada polisi atau laboratorium  sampel rambut, termasuk rambut longgar mengikuti pasien atau pakaian, air mani-bertatahkan rambut kemaluan, dan dipotong kulit kepala dan rambut kemaluan pasien (setidaknya 10 dari masing-masing untuk perbandingan)  Semen yang diambil dari leher rahim, vagina, dubur, dan paha  Darah yang diambil dari pasien  Kering sampel darah penyerang yang diambil dari tubuh pasien dan pakaian  Air seni  Air liur  Usapan mukosa bukal  Kuku kliping dan mengorek  Spesimen lainnya, seperti ditunjukkan oleh sejarah atau pemeriksaan fisik

4. Pemeriksaan Fisik Inspeksi : dilakukan secara Had-to-toe, tetapi lebih di spesifikkan di daerah penganiayaan, yaitu struktur pelvis dan daerah genetalia. Di kaji adanya tanda-tanda berikut : Luka memar, terutama di wajah, bibir, mulut, telinga, kepala, atau punggung. Payudara membesar dan mengencang. Robekan di daerah genetalia, yaitu robekan di fourchete posterior.

-

Palpasi : o Payudara : pada kasus tidak terindentifikasi o Abdomen : terdapat nyeri tekan dan dismenore (klien mengalami menarche).
72

b. dan hepatitis BAnalisa rambut pubis Perlu dikaji berbagai mekanisme koping yang mungkin digunakan klien untuk mengekspresikan masalah seksualnya.Denial. . hasil pemeriksaan dari USG belum menunjukkan tanda-tanda kehamilan. Pemeriksaan bimanual pelvis : pemeriksaan bimanual untuk memriksa ukuran dan posisi dari vagina. anal.Fantasi. adnexa( tuba valopi ) dan rectum. mungkin digunakan untuk meningkatkan kepuasan sekasual. 5. Tetapi pada kasus ini.Tes untuk sifilis.CT-scan lebih sensitif dan spesifik untuk lesi serebral akut dan kronik.Ultrasonografi / USG digunakan untuk mendiagnosis adanya lesi viseral. Pada penganiayaan seksual.Kultur spesimen dari oral. mungkin digunakan untuk tidak mengakui adanya konflik atau ketidakpuasan seksual. antara lain : a. hanya diindikasikan pada pengniayaan anak atau seorang bayi yang mengalami trauma kepala yang berat.Pemeriksaan kolposkopi untuk mengevaluasi anak yang mengalami penganiayaan seksual. .o Genetalia : -rectal toucher untuk mengkaji terjadinya ruptur hymen. .Swab untuk analisa asam fosfatase. .MRI (Magnetik Resonance Imaging) lebih sensitif pada lesi yang subakut dan kronik seperti perdarahan subdural dan sub arakhnoid. dilakukan pemeriksaan: . karena klien baru mengalami menarche dan jarak penganiayaan seksualnya baru berlangsung 3 hari. HIV. Pemeriksaan diagnostik . Laboratorium : Jika dijumpai luka memar. perlu dilakuak skrining perdarahan. 73 . spermatozoa dalam 72 jam setelah penganiayaan seksual. uterus. Dan untuk mengetahui keadaan janin saat kehamilan. dan vaginal untuk genokokus .

perasaan ambivalensi terhadap hubungan intim yang belum terselesaikan secara tuntas.Menarik Diri. 74 . d.Rasionalisasi. perilaku. mungkin dilakukan untuk mengatasi perasaan lemah. mungkin digunakan untuk memperoleh pembenaran atau penerimaan tentang motif.c. perasaan dan dorongan seksual.

perhatikan lokasi. Membantu menemukan posisi yang nyaman pasien untuk rileksdan istirahat Kolaborasi : 1. lamanya.ASUHAN KEPERAWATAN No 1 Diagnosa Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan robekan pada fourchette posterior Tujuan Tupan : Klien mengatakan nyeri hilang Intervensi Mandiri : 1. Bantu pasien keefektifan analgesic 2. dan intensitas (skala 010) dalam mengidentifikasi derajat ketidaknyaman dan kebutuhan untuk mengetahui DO : Terdapat robekan di fourchette posterior DS : 2. Membantu nyeri. Berikan alagesik secara efektif sesuai indikasi 1. Menghilangkan ketidaknyamanan 75 . Kaji keluhan Rasional Mandiri : 1.

Agar klien penerimaan terhadap anak dan tidak mengharapkan balasan. 3. Untuk asuhan dan lingkungan teraupetik yang konsisten meredakan stres anak dan menjadi model peran bagi keluarga DO : DS : - selama hospitalisasi.d interaksi interpesonal yang negatif. Berikan pemberi Mandiri 1. Tunjukkan 2.akibat nyeri dan menghilangkan nyeri 2 Harga diri rendah b. ketidakberdayaan Tupan : klien mengalami pengurangan atau peredaan ansietas dan stres Mandiri : 1. Karena semua perhatian tetapi tidak mendukung tingkah laku yang tidak anak memiliki kebutuhan ini. 2. 76 . Perlihatkan merasa kita sungguhsungguh melakukan tindakan 3.

Menceritakan 7. Hindari meningkatkan harga diri si anak tersebut 6.benar. 4. 5. Untuk sebagai orang yang memiliki masalah fisik khusus yang memerlukan hospitalisasi. Puji kemampuan 4. 6. Karena mengajukan pertanyaan terlalu banyak memberikan banyak pertanyaan dapat menjengkelkan anak 7. bukan sebagai korban penganiayaan. sediakan satu kejadian dengan 77 . Perlakukan anak lebih termotivasi untuk meningkatkan harga dirinya. Agar anak dapat anak untuk meningkatkan harga diri 5.

Tetapkan upaya tanda berlangsungnya penganiayaan 3. waspadai tanda- memindahkan anak dari lingkungan yang tidak aman dan tempatkan ke dlm lingkungan yang aman 3. 3 Gangguan interaksi sosial berhubungan dengan kondisi lingkungan Tupan : Klien tidak lagi mengalami penganiayaan(pemerkosa an) Mandiri : 1. Implementasika orang lain mungkin akan mengurangi beban si anak tersebut Mandiri : 1. Laporkan hal- n upaya untuk mencegah penganiayaan.d anak berkenaan dgn kejadian penganiayaan sehingga anak tidak terbebani. Bantu DO : DS : Klien menjadi seorang yang pendiam dan susah berkomunikasi orang tua terutama ayah 2. hal mencurigakan ke pihak berwenang 2.orang yang konsisten b. Bantu orang tua mengidentifikasi situasi yang mencetuskan tindakan perlindungan bagi 78 .

Memberikan kepercayaan diri pada pasien agar pasien lebih merasa nyaman 79 . Untuk mempermudah pasien dalam mengetahui perasaan pasien pasien mengenai pasien keberhasilan yang telah di peroleh atau yang akan 5. Gali bersama 4. seperti berduka 5. Dorong pasien anak yang dirawat di rumah sakit sesuai indikasi untuk mencegah berlanjutnya penganiayaan di rumah sakit untuk mengekspresikan perasaan.penganiayaan dan cara alternatif untuk melepaskan kemarahan selain dengan menyerang anak 4.

Bantu pasien pasien untuk merasa di terima apa adanya kondisi tanpa perasaan di hakimi atau orang terdekat dalam mengenali 3. Bantu pasien untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan atau orang terdekat dalam mengenali dan mengklarifikasi rasa takut untuk memulai mengembangkan strategi koping untuk 2. Dukungan dan konseling dari orang 80 . Ajarkan pasien Mandiri : 1. Berikan menghadapi rasa takut ini 2. Membantu lingkungan terbuka dimana pasien merasa aman untuk mendiskusikan perasaan menolak untuk bicara 3.4 Ansietas berhubungan dengan keadaan lingkungan sosial DO : DS : Klien menjadi seorang yang pendiam dan susah berkomunikasi orang tua terutama ayah Tupan : Klien mengatakan bahwa ia merasa tenang Mandiri : 1.

Uji kesterilan 2. sterilisasi dan prosedur / kebijakan aseptic mekanisme yang dirancang untuk mencegah infeksi DO : Terdapat robekan di fourchette 2. Tetapkan fasilitas control infeksi.dan mengklarifikasi rasa takut untuk memulai mengembangkan strategi koping untuk menghadapi rasa takut ini terdekat yang sering di perlukan untuk memungkinkan individu mengenal dan menghadapi rasa takut dan untuk meyakini bahwa strategi control/ koping tersedia 5 Risiko tinggi : infeksi berhubungan dengan proses perawatan bekas robekan Tupan : Tidak terjadi infeksi 1. Tetap pada 1. Benda-benda semua peralatan yang dipaket 81 .

adanya kerusakanpada paket laboratorium untuk kemungkinan infeksi sistemik 4. Kontaminasi dengan lingkungan atau kontak personal akan menyebabkan 82 . Uji studi teliti di periksa kesterilan nya. Untuk menentukan intervensi selanjutnya 4. meskipun demikian.posterior DS : - mungkin tampak steril. Identifikasi gangguan pada pada teknik aseptic dan atasi dengan segera pada waktu terjadi 3. setiap benda harus secara 3.

daerah daerah yang steril menjadi tidak steril sehingga dapat meningkat risiko infeksi 83 .

Klasifikasi: Agens antianxietas. yang berperan dalam efek obat. Zetran. hypnosis. Valium.  Dapat meningkatkan efek inhibitor kuat neurotransmitter asam gammaaminobutirat (GABA) di otak sehingga mengakibatkan efek sedasi.TERAPI FARMAKOLOGI OBAT ANTI CEMAS a. sampai koma. diekskresi sebagian besar oleh ginjal. metabolit aktif.  Distribusi : didistribusi luas. Vazepam. dari sedasi ringan. Menembus barier darah-otak dan plasenta. Relaksan otot skelet. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan cepat dari traktus GI. Diazepam Novodipam. Benzodiazepin Indikasi:  Gangguan anxietas  Gejala anxietas (efektivitas dalam periode lebih dari 4 bulan dievaluasi)  Gejala putus alcohol akut  Spasme otot skelet  Gangguan konvulsif (terapi penunjang)  Status epileptikus  Sedasi prabedah dan pemulihan anxietas  Amnesia anterogad Kerja:  Mendepresi tingkat subkortikal system saraf pusat. 84 .  Waktu paruh : 20-50 jam.  Seluruh tingkat depresi SSP dapat terpengaruh. diekskresi dalam ASI. Antikonvulsan.  Metabolism dan Ekskresi : dimetabolisme oleh hati. terutama pada system limbikm dan formats reticular. absorpsi IM lambat dan tidak konsisten. Val-release.

sinkop. konstipasi. ataksia.Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada: o Hipersensitifitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain. perubahan libido. pusing. syok. diare. peningkatan/penurunan berat badan.  GI : mulut kering. o Kombinasi dengan depresan lain. gatal. ketergantungan fisik dan psikologis.  Endo : ginekomastia. konfusi. rasa seperti metal atau pahit.  Hemat : neurotropenia. keletihan.  Resp : depresi pernapasan (dengan penggunaan IV)  Lain-lain : toleransi.  Derm : ruam. eksitasi paradoksis. o Pasien depresi/bunuh diri o Bayi Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : mengantuk. galaktorea. Interaksi  Obat-obat: 85 . inkontinensia. granulositopenia.  KV : bradikardia. o Syok o Koma  Penggunaan dengan kewaspadaan pada: o Pasien lansia atau lemah. lidah membengkak. kolaps kardiovaskular. sakit kepala. dermatitis. anoreksia. o Pasien dengan disfungsi ginjal atau hati o Individu dengan riwayat penyalahgunaan/ketergantungan obat. dengan penggunaan IV : hipotensi. nyeri pada tempat injeksi. menstruasi tidak teratur. o Kehamilan dan laktasi o Glaucoma sudut sempit. mual/muntah.  GU : retensi urine.

o Levodopa : menurunkan efek levodopa. o Obat-obat antituberkular : dapat meningkatkan atau menurunkan kadar:  Disulfiram : menurunkan klirens diazepam.5 mg tid atau qid. antipsikotik. narkotik). IV (dewasa) : 2-10 mg tid atau qid sesuai kebutuhan. o PO pelepasan lama (extended release) (dewasa) : 15-30 mg satu kali sehari. dapat diulangi secepat mungkin dalam 1 jam. untuk maksimum 30 mg dalam periode 8 jam. o Agens penyekat neuromuscular : meningkatkan depresi pernapasan.  Farmakodinamik Rute Awitan PO IM IV 30-60 menit 15-30 menit 1-5 menit Puncak 1-2 jam 1-2 jam 15-30 menit Durasi 15-60 menit mengendapkan  Implikasi keperawatan o Pengkajian 86 .  Rute dan Dosis Anxietas. o Simetidin dan asam valproat: meningkatkan efek diazepam. o IM. gangguan konfulsif o PO (dewasa) : 2-10 mg bid atau qid.o Depresan SSP lain (termasuk alcohol.  Semua obat dalam bentuk larutan atau spuit : diazepam parenteral. o Digoksin : menurunkan ekskresi digoksin. o Fenitoin : meningkatkan kadar serum fenitoin (risiko toksisitas). o PO (anak di atas 6 bulan) : 1-2. meningkatkan kemungkinan toksisitas. o Cerutu dan kafein: menurunkan efek diazepam. barbiturate. antihistamin: depresi SSP tambahan. o Kontrasepsi oral : meningkatkan atau menurunkan efek diazepam. antidepresan.

dan bicara cepat.  Kaji riwayat alergi. peningkatan denyut jantung.  Mual/muntah berkaitan dengan kemoterapi pada pasien kanker. depresan SSP.  Kaji timbulnya reaksi merugikan atau efek samping.  Seluruh tingkat depresi SSP bisa terpengaruh. peningkatan pernapasan.  Kaji gagasan bunuh diri (depresan SSP memperburuk gejala pasien depresi). terutama system limbic dan formats retikularis. konfusi.  Sedasi prabedah. penggunaan kontrasepsi. kaji tingkat anxietas. b. Gejala meliputi: kegelisahan. sampai koma. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan mudah setelah pemberian oral dan IM. Relaksan otot skelet. dari sedasi ringan. hypnosis. insomnia. antikonvulsan. peningkatan tekanan darah. Indikasi:  Pengobatan gangguan anxietas. 87 . Lorazepam Ativan Klasifikasi: agen antianxietas. ketidakmampuan untuk berkonsentrasi.  Anxietas berkaitan dengan depresi. sensitivitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain. tremor. Kerja:  Depresi tingkat subkortikal system saraf pusat. pacing.  Kaji tanggal menstruasi terakhir (kemungkinan kehamilan). Benzodiazepin.  Pemulihan gejala anxietas sementara.  Mungkin meningkatkan efek inhibitor kuat neurotransmitter GABA dalam otak sehingga menghasilkan efek penenang.

 KV : hipotensi. Interaksi 88 . mual/muntah. anoreksia. o Syok. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas pada obat ini atau benzodiazepine lain. dan kemerahan pada tempat injeksi IM. nyeri. ataksia. o Pasien depresi/bunuh diri. Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : mengantuk. menembus barier darah-otak dan plasenta.  Waktu Paruh : 10-20 jam.  Endo : ginekomastia. menghasilkan metabolit tidak aktif yang diekskresi oleh ginjal. hipertensi.  Resp : depresi pernapasan (dengan penggunaan IV). sinkop. o Individu dengan riwayat penyalahgunaan/ketergantungan obat. o Glaucoma sudut-sempit. ketergantungan fisis dan psikologis.  Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis oleh hati. o Anak di bawah 12 tahun (preparat oral). o Kombinasi dengan depresan SSP lain. sakit kepala. o Anak di bawah usia 18 (preparat parenteral). eksitasi paradoksis. galaktorea.  Lain-lain : toleransi. pusing. o Pasien disfungsi hati atau ginjal.  GI : mulut kering. konfusi. keletihan. Distribusi : didistribusi secara luas. o Koma.  Penggunaan dengan kewaspadaan : o Pasien lansia atau lemah. diekskresi dalam ASI. o Kehamilan dan laktasi.  Derm : ruam kulit.

Rute dan Dosis  Anxietas. peningkatan pernapasan.  Sedasi. konfusi. tremor. gunakan dosis yang lebih kecil. bicara cepat. o Kaji adanya gagasan bunuh diri (depresan SSP memperburuk gejala pada pasien depresi). insomnia. o IV (dewasa) : 2 mg total atau 0. pacing. o PO (dewasa) : 2-3 mg bid atau tid. peningkatan kecepatan denyut jantung. ketidakmampuan berkonsentrasi. antikonvulsan: depresi SSP tambahan. gangguan anxietas. o Digoksin : menurunkan ekskresi digoksin. o Rokok sigaret dan kefein : menurunkan efek lorazepam. barbiturate. Obat-obat : o Depressan SSP lain (termasuk alcohol. antidepresan. meningkatkan kemungkinan toksisitas. o Agens penyekat neuromuscular : meningkatkan depresi pernapasan. peningkatan tekanan darah. narkotik). o PO (pasien geriatric/lemah) : 1-2 mg/hari dalam 2-3 dosis terbagi.044 mg/kg. Farmakodinamik Rute Awitan PO IM IV 15-45 menit 15-30 menit 5-15 menit Puncak 2 jam 60-90 menit 60-90 menit Durasi 16 jam Implikasi keperawatan  Pengkajian o Kaji tingkat anxietas. 89 . gejala anxietas. Gejala meliputi kegelisahan. sensitivitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain. antihistamin. antipsikotik. o Kaji riwayat alergi. anxietas berkaitan dengan depresi.

o Glaucoma sudut-sempit. sampai koma.  Penggunaan dalam penelitian : gangguan panic.  Distribusi : didistribusi secara luas.  Dapat terjadi depresi seluruh tingkat SSP. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas terhadap obat.  Waktu Paruh : 12-15 jam. Relaksan otot skelet. hypnosis. menyebabkan efek penenang. c. Benzodiazepin. menghasilkan metabolit tidak aktif yang sebagian besar diekskresi dengan cepat oleh ginjal.  Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis hati. diekskresi dalam air susu ibu.  Anxietas berkaitan dengan depresi. 90 . dari efek sedasi ringan. Indikasi:  Gangguan anxietas. Menembus barier darah-otak dan plasenta. o Kombinasi dengan depresan SSP lain.o Kaji adanya efek samping atau reaksi merugikan. keefektifan terapi lebih dari 4 bulan belum dievaluasi. dengan demikian.  Dapat meningkatkan efek penghambatan kuat GABA dalam otak. o Anak-anak di bawah usia 18 tahun.  Pemulihan gejala-gejala anxietas sementara. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorspi dengan cepat dalam traktus GI. Alprazolam Xanax Klasifikasi: Antianxietas. Kerja:  Mendepresi subkortikal SSP terutama system limbic dan formats reticular. antikonvulsan. o Kehamilan dan laktasi.

o Rifampin. penglihatan kabur. o Pasien dengan disfungsi hati atau ginjal. hipotensi ortostatik. perubahan libido.  Lain-lain : toleransi. meningkatkan kemungkinan toksisitas. Rute dan Dosis  Anxietas. galaktorea. diare. Interaksi  Obat-obat : o Depresan SSP lain (termasuk alcohol. konstipasi.  GI : mulut kering. antidepresan. asam valproat: menurunkan efek alprazolam. anoreksia.  Endo : ginekomastia. Penggunaan dengan kewaspadaan : o Pasien lansia dan pasien lemah. antipsikotik. o Pasien dengan riwayat penyalahgunaan/ketergantungan obat. o Digoksin : menurunkan ekskresi digoksin. pusing. o Rokok dan kefein : menurunkan efek alprazolam. o Pasien depresi/bunuh diri. sakit kepala. mual/muntah. perubahan EKG. gangguan anxietas. gatal-gatal. menstruasi tidak teratur. dermatitis. inkontinensia. anxietas berkaitan dengan depresi 91 . o Disulfiram : menurunkan klirens alprazolam. barbiturate. o Simetidin: meningkatkan efek alprazolam. o Levodopa : menurunkan efek levodopa. sinkop. ketergantungan fisik dan psikologis. o Agens penyekat neuromuscular : meningkatkan depresi pernapasan. keletihan. konfusi.  KV : takikardia. antihistamin. eksitasi paradoksis. dan narkotik). antikonvulsan : menambah depresi SSP. Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : mengantuk. o Kontrasepsi oral : meningkatkan atau mengurangi efek alprazolam.  Derm : ruam.  GU : retensi urine. ataksia.

gejala-gejalanya meliputi: kegelisahan.  Fase depresi gangguan bipolar. nyeri kronik. Kerja:  Mekanisme kerja yang tepat belum jelas. o Kaji riwayat alergi atau sensitivitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain. 92 .25-0. skizofrenia. Indikasi:  Depresi mayor disertai gejala melankolia atau psikotik. SK-Pramine. peningkatan tekanan darah. Tipramine. atau retardasi mental. bicara cepat. Farmakodinamik Rute PO Awitan 30-60 menit Puncak 0. insomnia. Imipramine Janimine.o PO (dewasa) : 0. Tofranil Klasifikasi: Antidepresan trisiklik.  Depresi berkaitan dengan penyakit organic.7-1. tremor. peningkatan denyut jantung. peningkatan pernapasan. alkoholisme. OBAT ANTI DEPRESI (ANTI DEPRESSANT) a. konfusi.5 mg tid. gangguan makan.6 jam Durasi Implikasi keperawatan  Pengkajian o kaji tingkat anxietas.  Penggunaan dalam penelitian : gangguan deficit perhatian pada anak-anak. menjaga jarak. o Kaji adanya pikiran bunuh diri (depresan SSP dapat memperburuk gejala pada pasien depresi). o PO (pasien geriatric atau lemah) : dosis awal 0. ketidakmampuan berkonsentrasi.  Enuresis pada anak usia 6 tahun atau lebih. dosis total tidak melebihi 4 mg/hari dalam dosis terbagi. dan gangguan panic.25 mg bid-tid.

o Anak dibawah 6 tahun. o Pasien psikotik.  Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis oleh hati menjadi metabolit aktif dan tidak aktif. o Pasien lansia atau lemah. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan mudah dari traktus GI setelah pemberian oral. meningkatkan konsentrasinya pada sinaps dan mengoreksi kekurangan yang diperkirakan berkontribusi menimbulkan alam perasaan melankolia pada pasien depresi. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas terhadap obat ini atau antidepresan trisiklik lain. sejumlah kecil diekskresi melalui feses. Diekskresi dalam urine. Reaksi Merugikan dan Efek samping 93 . o Penggunaan bersama dengan inhibitor MAO.  Distribusi : didistribusi secara luas. Menembus barier darah-otak dan plasenta. o Kehamilan dan laktasi (penggunaan yang aman belum terbukti). Masuk dalam ASI. o Glaucoma. dalam tablet Janimine 10 dan 25 mg). Menyekat pengambilan kembali norepinefrin dan serotonin neurotransmitter. o Periode penyembuhan akut setelah infark miokard. o Retensi urine.  Penggunaan dengan kewaspadaan : o Pasien dengan riwayat kejang. o Hipersensitivitas terhadap pewarna tartrazin (dalam kapsul Tofranil-PM 100 dan 125 mg.  Waktu Paruh : 8-16 jam. o Porfiria intermitten akut. o Insufisiensi ginjal atau hati. o Gangguan kardiovaskular.

letargi. urtikaria. Farmakodinamik 94 . o Amfetamin. simpatomimetik : meningkatkan efek hipertensif dan jantung obat-obatan ini. deficit memori. pusing. refluks esophagus. Rute dan Dosis  PO (remaja/geriatric) : dosis awal : 30-40 mg/hari. neuropati perifer. keletihan. pembengkakan testis. petekia. o Simetidin : meningkatkan kadar serum imipramin. gagal jantung. sakit kepala. leucopenia. eosinofilia. kematian. o Pengobatan tiroid : takikardia.  Hepat : ikterus. Interaksi  Obat-obat : o Inhibitor MAO : krisis hiperpiretik. galaktorea. ginekomastia.  GU : retensi urine. menstruasi tidak teratur. takikardia. kelemahan. tremor.  Lain-lain : peningkatan berat badan. alopesia. purpura. eritema. kejang berat. konstipasi. aritmia.  KV : hipotensi ortostatik. o Depresan SSP (termasuk alcohol. ataksia. klonidin : menurunkan efek obat-obatan ini. hipotermia. hepatitis. SSP : mengantuk. benzodiazepine) : meningkatkan efek SSP. barbiturate. muntah. o Etklorvinol : delirium sementara. o Metilfenidat. krisis hipertensif. diare. konfusi. takikardia. tinnitus. mual. anoreksia. gangguan konsentrasi. fotosensitivitas.  Derm : ruam kulit. o Guanetidin. kram abdomen. fenotiazin. dan aritmia lain. kongesti nasal.  GI : mulut kering.  Hemat : trombositopenia. Jarang melebihi 100 mg/hari. haloperidol : meningkatkan kadar imipramin serum.

 Distribusi : nampaknya didistribusi secara luas. pola pikir dan komunikasi. perdarahan tidak wajar. termasuk metabolit aktif norfluoksetin. 7-9 hari (norfluoksetin).  Penggunaan dalam penelitian : obesitas eksogen. Indikasi:  Gangguan depresif mayor. malaise. meningkatkan konsentrasinya pada sinaps dan mengoreksi kekurangan yang diperkirakan menyebabkan alam perasaan melankolia pada pasien depresi.  Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis oleh hati menjadi beberapa metabolit.Rute Awitan PO IM 2-4 minggu 2-4 minggu Puncak 1-2 jam 30 menit Durasi Berminggu-minggu Berminggu-minggu Implikasi keperawatan  Pengkajian o Kaji gagasan. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan lambat dari traktur GI setelah pemberian oral. gagasan bunuh diri.  Waktu Paruh : 2-3 hari (fluoksetin). penampilan. 95 . Diekskresi oleh ginjal. gangguan kompulsif obsesif. o Kaji status mental setiap haari: alam perasaan. Fluoxetine Prozac Klasifikasi: penguat antidepresan bisiklik serotonin. cara bunuh diri. o Kaji adanya gejala diskrasia darah : tenggorok sakit. rencana. Kerja:  Menyekat pengambilan kembali serotonin prasinaps. Kaji perubahan alam perasaan alam secara tiba-tiba. mudah memar. b. yang dapat mengindikasi keputusan pasien untuk melakukan bunuh diri. Tidak diketahui jika obat menembus barier plasenta atau masuk dalam ASI. demam.

trombositemia. o Diazepam : waktu paruh diazepam memanjang. penurunan konsentrasi.  Lain-lain : keringat berlebihan. aritmia. pusing. Interaksi  Obat-obat : o Obat aktif SSP : interaksi belum dibuktikan. tremor. pruritus. kehamilan dan kehamilan. insomnia. kram abdomen. Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : sakit kepala. infeksi traktus urinarius. palpitasi. o Anak. o Insufisiensi ginjal atau hati. o Keefektifan dalam penggunaan jangka panjang (lebih dari 5-6 minggu) belum dievaluasi. penurunan libido.  Penggunaan dengan kewaspadaan : o pasien dengan riwayat kejang. demam/mengggigil. o Pasien lansia atau lemah. anxietas. o Pasien bunuh diri.  GU : dismenore. sering berkemih. trombositopenia. migraine. o Pasien dengan berat badan rendah atau anoreksia. retensi urine. keletihan. gangguan penglihatan. leucopenia. diare. 96 . kelemahan. dan otot.  GI : mual. o Pasien yang baru mengalami infark miokard. hipotensi ortostatik.  Hemat : anemia. konstipasi. o Pasien dengan riwayat penyalahgunaan obat. disfungsi seksual. penurunan berat badan. nyeri persendian. anoreksia.Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas terhadap obat. urtikaria. konvulsi. kegugupan.  KV : kemerahan disertai rasa panas. gunakan secara hati-hati. mengantuk.  Derm : ruam. mulut kering.

rencana. Farmakodinamik Rute Awitan Puncak Durasi PO 3-5 jam 6-8 jam Berminggu-minggu Implikasi keperawatan  Pengkajian o kaji gagasan. dan cara bunuh diri. tingkat minat terhadap lingkungan dan aktivitas.o Inhibitor MAO : potensial krisis hipertensi. Kaji perubahan alam perasaan secara tiba-tiba. gagasan bunuh diri. Rute dan Dosis  PO (dewasa) : dosis awal : 20 mg/hari diberikan pada pagi hari. o Kaji tanda-tanda vital. distress GI. mudah memar. yang dapat ditularkan melalui darah atau hubungan seksual atau dengan orang yang 97 . pola pikir dan komunikasi. yang dapat mengindikasi keputusan pasien untuk melakukan bunuh diri. kegelisahan. sensitivitas terhadap obat ini. malaise. o Kaji status mental setiap harian : alam perasaan. berat badan. o Kaji adanya gejala diskrasia darah : tenggorok sakit. perdarahan tidak wajar. o Triptofan : toksisitas pusat dan perifer. demam. o Kaji riwayat glaukoma VAKSIN HEPATITIS B Hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. penampilan. Beri jarak waktu sedikitnya 14 hari antara penghentian inhibitor MAO dan permulaan terapi fluoksetin. agitasi. Dosis maksimum : 80 mg/hari. o Kaji riwayat alergi. o Warfarin : meningkatkan aktivitas warfarin. Dosis padat ditingkatkan setelah beberapa minggu jika tidak ada perbaikan klinis. Dosis diatas 20 mg/hari harus diberikan bid (pagi dan siang). Perbaikan pola perilaku ini dan tingkat energy diharapkan dalam 2-4 minggu setelah dimulainya terapi.

terinfeksi dan dapat menyebabkan penyakit yang parah (sirosis) atau kanker hati. Beberapa orang dapat menderita penyakit hepatitis B dan tidak menyadari bahwa mereka terinfeksi. o Demam ringan 2-3%) o Pening. Indikasi  Berbagi penggunaan peralatan injeksi  Pembuatan tato atau tindik badan dengan menggunakan peralatan yang tidak steril  Luka karena jarum narkoba  Seks yang tidak aman  Dari ibu yang terinfeksi kepada bayinya pada waktu melahirkan dan melalui air susu ibu  Dari anak ke anak. biasanya melalui kontak bagian tubuh yang sakit atau luka yang terbuka. aluminium hidroksida dan ragi. siapapun. Farmakokinetik  Vaksin ini mengandung protein hepatitis B. 98 . Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Wanita muda.  National Health and Medical Research Council (Dewan Penelitian Kesehatan dan Medis Nasional) menganjurkan bahwa sebaiknya semua anak antara umur 10 sampai 13 tahun menerima vaksinasi hepatitis B kecuali jika mereka telah menerima serangkaian vaksin. yang sedang atau merasa dirinya mungkin sedang hamil tidak boleh divaksinasi. o Pusing o Rasa sakit otot dan persendian. Orang-orang ini dapat menularkan penyakit ini tanpa menyadarinya. Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Efek ringan o Rasa nyeri di tempat injeksi (5%).

99 .  Jika reaksi-reaksi ringan ini terjadi. Obat ini pertama kali dibuat oleh GlaxoSmithKline (GSK). Implikasi Keperawatan  Sebelum imunisasi. beritahu dokter atau perawat jika anak anda: o Kurang enak badan pada hari dilakukannya imunisasi. hubungi dokter anda atau rumah sakit. AZT (ZIDOVUDINE) UNTUK PENCEGAHAN HIV DAN SEBAGAI PROFILAKSIS ANTI INFEKSI AZT (Retrovir) adalah obat yang dipakai untuk terapi antiretroviral (ART). o Taruh kain basah yang dingin diatas tempat suntikan yang sakit. Efek Berat o Anafilaksis‖ adalah reaksi alergi yang parah yang bisa mengakibatkan ketidaksadaran dan kematian jika tidak ditangani dengan cepat. tetapi sekarang tersedia dari beberapa produsen.  Dua dosis vaksin Hepatitis B sekarang telah disetujui untuk remaja berusia 1115 tahun dan melibatkan pemberian kedua dosis tersebut dengan selang waktu 4-6 bulan. efek samping dapat dikurangi dengan: o Beri anak anda minum lebih banyak. o Tidak memakai pakaian yang berlebihan. o Jika reaksi-reaksi menjadi parah atau berlangsung lama. AZT adalah obat pertama yang disetujui untuk mengobati HIV. termasuk di Indonesia. Para perawat dilatih sepenuhnya dalam perawatan anafilaksis. o Punya reaksi yang parah/langsung terhadap vaksin apa saja.  Kaum remaja memerlukan dua dosis vaksin untuk dilindungi melawan penyakit hepatitis B. Rute dan Dosis  Rangkaian vaksin hepatitis B memberI perlindungan yang bertahan lama dan dosis booster tidak perlu. o Beri anak anda paracetamol untuk mengurangi ketidaknyamanan (perhatikan dosis yang direkomendasi sesuai dengan umur anak anda). Ini jarang terjadi setelah vaksinasi. atau jika anda khawatir tentang anak anda.

Indikasi  AZT disetujui pada 1987 sebagai obat antiretroviral (ARV) untuk orang dengan infeksi HIV. Hal ini disebut sebagai ‗mengembangkan resistansi‘ terhadap obat tersebut. Farmakokinetik  Obat golongan ini menghambat enzim reverse transcriptase. obat tidak bekerja lagi.  Obat ini termasuk golongan analog nukleosida atau nucleoside reverse transcriptase inhibitor (NRTI).  Waktu HIV menggandakan diri. Jenis berbeda ini disebut mutan. Kerja  ZT diuji coba pada orang tanpa gejala penyakit HIV. Takaran disetujui untuk anak di atas usia enam minggu serta untuk bayi yang baru lahir dari ibu HIV-positif. Resistansi dapat segera berkembang. Enzim ini mengubah bahan genetik (RNA) HIV menjadikannya bentuk DNA.Klasifikasi  Versi Kimia Farma bernama Reviral. jika virus kita mengembangkan resistansi terhadap satu macam obat. Ini disebut ‗resistansi silang‘ atau ‗cross resistance‘ terhadap obat atau golongan obat lain. serta tidak melewati atau mengurangi dosis. walaupun kita tetap memakai ART – mutan tersebut ternyata kebal terhadap obat. virus juga menjadi resistan terhadap ARV lain. Penelitian ini menunjukkan tidak ada manfaat dari penggunaan AZT. tetapi beberapa di antaranya terus menggandakan diri. Ini harus 100 . Tetapi AZT dipakai sebagai bagian dari terapi kombinasi untuk orang yang terpajan HIV (berisiko terinfeksi) melalui kecelakaan di tempat kerja (misalnya tertusuk jarum suntik atau darah terkena luka). Kebanyakan mutan langsung mati. Sangat penting memakai ARV sesuai dengan petunjuk dan jadwal. untuk mencegah penularan HIV-nya. Jika ini terjadi. Penggunaan obat ini dikenal sebagai ‗post-exposure prophylaxis‘ atau profilaksis (pencegahan dengan obat) pascapajanan. zidovudine atau ZDV. sebagian dari bibit HIV baru menjadi sedikit berbeda dengan aslinya. Kadang kala. AZT juga dikenal sebagai azidodeoxythymidine.

Pastikan dokter tahu SEMUA obat.  Efek samping AZT mungkin lebih berat jika dipakai dengan beberapa obat lain. darah tinggi. Pada 2009. muntah. Interaksi ini dapat mengubah jumlah masing-masing obat yang masuk ke aliran darah kita dan mengakibatkan overdosis atau dosis rendah. FDA AS menyetujui pedoman takaran baru untuk anak berusia 4 minggu ke atas. neutropenia dan miopati. atau seluruh badan terasa tidak enak.  AZT harus dipakai dalam kombinasi dengan ARV lain.terjadi sebelum kode genetik HIV dapat dimasukkan ke kode genetik sel yang terinfeksi HIV. dipakai dua kali sehari. dan dalam bentuk cairan. Bila kita memakai metadon bersamaan dengan AZT. kecuali jika dipakai untuk mencegah penularan dari ibu-kebayi atau pascapajanan. Interaksi baru terusmenerus diketahui. Beberapa pasien yang memakai AZT terus mengalami mual. kita mungkin mengalami efek samping sementara. AZT tidak boleh dipakai dengan d4T. Efek samping ini biasanya lambat laun membaik dan hilang. Takaran berdasarkan berat badan. Metadon dapat meningkatkan jumlah AZT dalam darah.  Efek samping yang paling berat akibat AZT adalah anemia. suplemen dan jamu yang kita pakai. dan boleh dipakai dua atau tiga kali sehari. misalnya sakit kepala. sakit kepala dan kelelahan. Rute dan Dosis  Takaran AZT yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 500mg hingga 600mg per hari. Interaksi  AZT dapat berinteraksi dengan obat lain. Implikasi Keperawatan 101 . Namun sangat sedikit orang mengalami efek samping ini. suplemen atau jamu yang kita pakai. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Haemoglobin rendah. waspada terhadap efek samping AZT. neutrofil rendah. AZT tersedia berbentuk tablet atau pil dengan isi 100mg dan 300mg. hyperbilirubinemia Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Jika kita mulai memakai ART.

 Kehamilan. o Implant sebagai kontraseptif jangka panjang (5 tahun). sakit kepala. mual.  Hipersensitif terhadap levonorgestrel Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Gangguan siklus menstruasi. seperti menorrhagia. amenorrhea.  Karsinoma payudara.  Perdarahan genital yang tidak diketahui penyebabnya.  Riwayat hipertensi intrakranial idiopatik. muntah. dismenorrhea. sebagainya. 102 . LEVONORGESTREL UNTUK MENCEGAH KEHAMILAN Klasifikasi  Jadelle Implant (2x75 mg)  Norplant Implant  Plan B Indikasi  Untuk mencegah kehamilan: o Tablet (oral) sebagai kontrasepsi darurat. Menghambat implantasi antara lain melalui gangguan terhadap endometrium. gejala yang kita alami. yang umumnya makin parah seiring dengan lamanya terapi. Perawat dan dokter harus mempertimbangkan jumlah CD4 (reseptor pada limfosit T4 yang menjadi target sel utama HIV). seperti pusing. menometrorrhagia.  Gangguan sistem syaraf pusat. dan lain oligomenorrhea. Keputihan. viral load.  Penyakit hati akut. Menghambat fertilisasi melalui penghambatan transport sperma dan/atau ovum. tumor hati jinak ataupun ganas. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Tromboflebitis atau gangguan tromboembolik aktif. polimenorrhea. Kerja  Menghambat ovulasi. dan sikap kita terhadap penggunaan ART. infeksi saluran kemih. pruritus pada vagina.

Johns Wort (Hypericum perforatum) dapat menginduksi sistem enzim mikrosomal hati (Sitokrom P450). troglitazon. maksimal 72 jam setelah intercourse. Untuk wanita-wanita yang mengkonsumsi obatobat tersebut dalam jangka panjang harus digunakan metoda kontrasepsi lain. griseofulvin. Karbamazepin atau Okskarbazepin. rifampisin. Apabila terjadi muntah dalam waktu 1 jam setelah dikonsumsi. sedangkan apabila konsumsi jangka pendek. warfarin  Dengan Makanan : Produk herbal yang mengandung St. rifapentine. Peningkatan berat badan. tablet levonorgestrel (0. oleh sebab itu dapat mengurangi efektivitas levonorgestrel. bosentan. disarankan untuk menggunakan metoda kontrasepsi back-up yang sesuai (misalnya kondom atau spermisida) selama periode tersebut. rifabutin.  Implant: 103 . o Tablet berikutnya (kedua) harus dikonsumsi 12 jam kemudian. o Levonorgestrel per oral dapat digunakan kapan saja selama siklus menstruasi. pioglitazon. Obat-obat tersebut dapat meningkatkan metabolisme levonorgestrel melalui induksi sistem enzim mikrosomal hati yang bekerja memetabolismelevonorgestrel. Beberapa jenis obat berikut ini juga dapat mengurangi efektivitas kontrasepsi oral. kemungkinan harus dilakukan ulangan / penggantian pemberian. Interaksi  Dengan Obat Lain : Levonorgestrel tidak direkomendasikan untuk wanita yang mengkonsumsi obat-obat penenang dan antiepilepsi seperti Fenitoin.75 mg) harus diberikan sesegera mungkin. modafinil. Rute dan Dosis  Tablet (oral): o Untuk mendapatkan efikasi yang optimal. antara lain antibiotika. ritonavir. Fenobarbital. sebab akan mengurangi efektivitas levonorgestrel.

sekitar 8 10 cm di atas medial epicondyle. Setelah 5 tahun implant harus dikeluarkan dan dapat diganti apabila diinginkan untuk memperpanjang kontrasepsi. oleh sebab itu tidak boleh diberikan untuk indikasi tersebut) Hipogonadism pada wanita. (Tidak ada bukti bahwa estrogen efektif mengatasi gejala kecemasan atau depresi yang mungkin terjadi selama atau sebelum menopause. Dosis total levonorgestrel yang harus diberikan adalah 150 mg. Penyisipan kedua buah implant harus dilakukan dalam 7 hari pertama setelah mulai menstruasi. Penyisipan implant dilakukan secara subdermal di bagian tengah permukaan bagian dalam lengan atas. masing-masing mengandung 75 mg levonorgestrel. ETHINYL ESTRADIOL UNTUK MENCEGAH KEHAMILAN Klasifikasi  Activella  Femhrt  Ortho-Prefest  Orthocept  Estinyl  Lynoral Indikasi  Gejala vasomotor sedang atau parah yang dihubungkan dengan menopause. Terapi paliatif karsinoma prostat yang tak dapat dioperasi.o Satu set implant biasanya terdiri dari dua buah implant berbentuk silindris yang fleksibel. Implikasi Keperawatan  Implant levonorgestrel harus dikeluarkan apabila akan memulai program kontraseptif baru. Jika tidak kemungkinan besar akan terjadi gangguan perdarahan uterin. suntikan ataupun per oral. baik dalam bentuk implant. pada tahap lanjut 104 . dan harus dilakukan oleh seorang professional kesehatan yang sudah menguasai teknik penyisipan implant dengan memperhatikan prosedur penyisipan implant. Kedua implant harus diletakkan dalam posisi berbentuk "V" dengan sudut sekitar 30 derajat. Penyisipan yang baik akan mempermudah pengeluaran implant kelak.

Menghambat sekresi hormon-hormon dari hipofisis anterior. Menyebabkan cacat pada janin yang dikandung. Menghambat laktasi. kecuali ada pertimbangan khusus (lihat Indikasi) o Neoplasia. Menyebabkan pertumbuhan duktus kelenjar mammae. Memacu penebalan. Kerja  Memacu pertumbuhan endometrium. dan kornifikasi vagina. Menyebabkan dilatasi kapiler. Menyebabkan dilatasi kapiler. atau gangguan tromboembolik yang dikaitkan dengan penggunaan estrogen sebelumnya (kecuali apabila digunakan dalam pengobatan kanker prostat atau payudara) o Kehamilan o Menyusui Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Terapi dengan senyawa-senyawa estrogen sintetik jangka panjang  Meningkatkan risiko karsinoma endometrium. hanya dilakukan dengan pertimbangan khusus: misalnya pada wanita yang sudah lebih 5 tahun postmenopause dengan penyakit yang makin parah dan resisten terhadap radiasi. retensi cairan dan anabolisme protein. retensi cairan dan anabolisme protein. stratifikasi.  Memacu pertumbuhan endometrium.Terapi paliatif kanker payudara yang tak dapat dioperasi. Menyebabkan pertumbuhan duktus kelenjar mammae. stratifikasi. Menghambat sekresi hormon-hormon dari hipofisis anterior. dan hati. terutama yang bergantung estrogen o Perdarahan genital abnormal o Tromboflebitis aktif atau gangguan tromboembolik o Riwayat tromboflebitis. kelahiran prematur dan kehamilan ektopik 105 . dan kornifikasi vagina. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Estrogen tidak boleh diberikan kepada pasien dengan: o Kanker atau dugaan kanker payudara. aborsi spontan. mulut rahim. vagina. payudara. Menghambat laktasi. Memacu penebalan. trombosis.

erupsi disertai perdarahan. kadang-kadang merangsang keluarnya ASI walaupun tidak sedang menyusui  Gangguan pencernaan.efek etinilestradiol dan diazepam. prednisolon. fenobarbital. seperti sakit kepala. depresi  Tromboembolism.  Gangguan sistem syaraf pusat.siklosforin.  Payudara membesar dan kendur. perubahan pola menstruasi (dismenorrhea. Disamping dapat meningkatkan neoplasia dan kecacatan pada janin dalam kandungan. o CYP3A4 induser dapat menurunkan level. Inhibisi : CYP1A2 (lemah) 2B6 (lemah). kandidiasis vagina. norethindron:contoh induser o Aminoglutetimid. muntah. nafsilin. jaundice. fenitoin dan rifamisin. 2C19(lemah). 3A4(mayor).perdarahan atau bercak. Kontrasepsi hormonal kombinasi dapat menurunkan level 106 . rambut rontok. Berat badan meningkat atau bahkan menurun.  Gangguan kulit. Penurunan libido Interaksi  Dengan Obat Lain : o Etinilestradiol : substrat : CYP2C8/9 (minor). 3A5-7 (minor). o Atorvastatin dan indinavir meningkatkan level plasma kontrasepsi hormonal. antara lain meningkatnya insidensi penyakit kandung kemih. amenorrhea selama atau setelah terapi). seperti chloasma atau melasma yang dapat menetap walaupun terapi sudah dihentikan. migraine. kram lambung.klordiazepoksida. antidepresan trisiklik. Kontrasepsi hormonal kombinasi meningkatkan level plasma lprazolam.teofilin. kembung. karbamazepin. seperti mual. eritema. 3A4 (lemah) o Asetaminofen dan asam askorbat dapat meningkatkan level plasma komponen estrogen. pusing. dan lain-lain.selegilin. PMS (premenstrual-like syndrome). nevirapin. terapi estrogenik (termasuk sebagai kontraseptif oral) juga dapat menyebabkan  Gangguan genitouterin.

misalnya pada kastrasi karena pembedahan atau radiasi. morfin. Dosis yang umum. Pada kasus yang parah. dosis yang efektif adalah 0.05 mg tiga kali sehari selama 2 minggu pertama siklus menstruasi teoritis.02 mg sekali dua hari. penisilin. misalnya dalam pengobatan hipogonadism pada wanita. aminoglutetimd.05 mg tiga kali sehari pada awalnya. o Kontrasepsi oral dapat menurunkan efek turunan kumarin. Kemudian diikuti pemberian progesteron selama 2 minggu selanjutnya. 1 minggu tidak). ritonavir. untuk pengobatan gejala vasomotor sedang atau parah yang dihubungkan dengan menopause.plasma asetaminofen. tetrasiklin. dosis efektif adalah 0. lorazepam. antikonvulsan. namun bila kondisi klinis sudah membaik (biasanya setelah beberapa minggu) dosis harus diturunkan. Pemberian dilakukan dalam siklus (misalnya 3 minggu diberikan. Jika pasien dapat menstruasi tanpa pemberian terapi maka terapi dihentikan. Dosis terendah yang dapat mengendalikan gejala ini harus ditentukan dengan seksama dan pengobatan harus dihentikan sesegera mungkin. rifampin.02 mg atau 0. 1 tablet 0. kafein (efek kafein terhadap SSP akan meningkat jika digunakan bersamaan dengan kontrasepsi hormonal kombinasi). amprenavir. asam klofibrat. oxasepam. troglitazon. Rute dan Dosis  Simpan pada suhu 2° . Diberikan secara siklus.  Dengan Makanan : Hindari alkohol. o Efek kontrasepsi dapat menurun oleh cetrien.Jus jeruk akan meningkatkan konsentrasi etinilestradiol. Penghentian terapi atau pengurangan dosis harus dilakukan setiap interval 3-6 bulan.05 mg sekali sehari. Dalam beberapa kasus.30° C  Diberikan secara siklus hanya dalam jangka pendek. temazepam. nelfinavir. terapi diulang 107 . griseovulfin. lopinavir. Dosis 0. namun apabila masih belum dapat. Regimen ini dilanjutkan sampai 3-6 bulan Setelah itu pemberian dihentikan selama 2 bulan untuk melihat pengaruh terapi. dapat diberikan tablet 0.05 mg satu kali sehari selama 21 hari lalu diikuti oleh masa istirahat (tidak diberi obat) selama 7 hari. asam salisilat. Pada awal menopause dimana menstruasi spontan masih berlangsung.

baik percobaan pada hewan maupun studi epidemiologi menunjukkan bahwa penggunaan estrogen sintetik dapat meningkatkan risiko karsinoma endometrium. baik percobaan pada hewan maupun studi epidemiologi menunjukkan bahwa penggunaan estrogen sintetik dapat meningkatkan risiko karsinoma endometrium. TERAPI NONFARMAKOLOGI ANXIETY MANAGEMENT Kecemasan adalah rasa takut kronis dalam membatasi kemampuan untuk melaksanakan normal fungsi.kembali. dengan pertimbangan khusus. vagina. dan kanker hati . Meningkatkan risiko kanker payudara. Cemas sering disertai dengan serangan panik yang sering dikatakan dengan serangan kecemasan. misalnya pada pengobatan paliatif kanker prostat yang semakin parah dan tak dapat dioperasi. Banyak hasil penelitian. Kecemasan kebanyakan berhubungan dengan rasa takut atau fobia spesifik.  Baca sebuah buku lelucon. mulut rahim. Dosis 0. dosis 0. Kegelisahan menyebabkan kita menjadi tidak stabil.Terapi estrogen pada pria (misalnya pada pengobatan prostat) juga dapat meningkatkan risiko kanker payudara. penurunan penilaian rasional dan mengekspos kami untuk bahaya yang lebih besar. 108 . Berikut adalah beberapa solusi:  Ingatlah bahwa anda tidak dalam keadaan atau posisi bahaya. Diberikan secara kronis.  Lakukan 10 lompatan kecil.5 mg tiga kali sehari. seperti kecemasan sosial atau kinerja kecemasan. Untuk pengobatan paliatif kanker payudara yang semakin parah dan tak dapat dioperasi.  Ambillah nafas dalam.05 mg tiga atau empat kali sehari.  Ingatlah penyebab dari kecemasan anda. Implikasi Keperawatan  Terapi dengan senyawa-senyawa estrogen sintetik jangka panjang :Meningkatkan risiko karsinoma endometrium: Banyak hasil penelitian.

antara lain:  Relaksasi akan membuat individu lebih mampu menghindari reaksi yang berlebihan karena adanya stres. 1. Jadi relaksasi dapat menekan rasa tegang dan cemas dengan cara resiprok. 1988). insomnia dapat dikurangi atau diobati dengan relaksasi. Penelitian Hoelscher dan Lichstein (1986) serta Karyono (1994) menunjukkan bahwa relaksasi dapat menurunkan tekanan darah systolic dan diastolic pada penderita hipertensi. Hadapi ketakutan anda dan lakukan itu secara teratur sampai perasaan anda terkendali. sehingga timbul counter conditioning dan penghilangan (Prawitasari. Penelitian yang dilakukan Dewi (1998) menunjukkan bahwa relaksasi dapat menurunkan ketegangan pada siswa sekolah penerbang. sedangkan saat rileks yang bekerja adalah sistem saraf para simpatetis.  Masalah-masalah yang berhubungan dengan stres seperti hipertensi. 1976). sakit kepala. 109 . Burn (dalam Utami. Pada saat individu mengalami ketegangan dan kecemasan yang bekerja adalah sistem saraf simpatetis. Teknik ini dapat digunakan oleh pasien tanpa bantuan terapis dan mereka dapat menggunakannya untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan yang dialami sehari-hari dirumah (dalam Walker.  Temukan kegiatan yang menarik sehingga mengalihkan pemikiran anda tentang kecemasan. Selanjutnya Weil dan Goldfried dan Davidson (dalam Utami. 2002) melaporkan beberapa keuntungan yang diperoleh dari latihan relaksasi. 2002) bahkan telah membuktikan keberhasilan penggunaan relaksasi pada penderita insomnia yang berusia 11 tahun. Ada banyak manfaat nyata dari latihan relaksasi. 1981). Terapi relaksasi Relaksasi adalah salah satu teknik dalam terapi perilaku yang dikembangkan oleh Jacobson dan Wolpe untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan (Goldfried dan Davidson.

sosial. 1981) membuktikan bahwa relaksasi dapat membantu mengurangi meroko. 2. teratur. Golden dan Rosenberger (dalam Walker dkk. pemakaian obatobatan. Hal ini mingkin terjadi sebagai hasil pengurangan tingkat ketegangan.  Kesadaran diri tentang keadaan fisiologis seseorang dapat meningkat sebagai hasil latihan relaksasi. konsumsi alkohol. Brething Retraining Tujuan adalah untuk mengubah dari pernapasan tidak menentu untuk memperlambat. wawancara dan sebagainya.  Mengurangi perilaku tertentu yang sering terjadi selama periode stres seperti mengurangi jumlah rokok yang dihisap. sehingga memungkinkan individu untuk menggunakan ketrampilan relaksasi untuk timbulnya rangsangan fisiologis. Mengurangi tingkat kecemasan. dan mengontrol anticipatory anxiety sebelum situasi yang menimbulkan kecemasan. Beberapa bukti telah menunjukkan bahwa individu dengan tingkat kecemasan yang tinggi dapat menunjukkan efek fisiologis positif melalui latihan relaksasi.  Meningkatkan hubungan interpersonal. dan makan yang berlebihan. aktivitas mental.  Kelelahan. dan irama pernapasan perut untuk membuat semacam ini bernapas otomatis.  Konsekuensi fisiologis yang penting dari relaksasi adalah bahwa tingkat harga diri dan keyakinan diri individu meningkat sebagai hasil kontrol yang meningkat terhadap reaksi stres. Penelitian yang dilakukan oleh Sutherland. Berikut adalah langkah-langkahnya: 110 . Orang yang rileks dalam situasi interpersonal yang sulit akan lebih berpikir rasional.  Relaksasi merupakan bantuna untuk menyembuhkan penyakit tertentu dan operasi. Amit. Pergeseran dalam bernapas mengakibatkan perubahan jangka panjang dalam sistem saraf dan gejala kecemasan.  Meningkatkan penampilan kerja. dan atau latihan fisik yang tertunda dapat diatasi lebih cepat dengan menggunakan latihan relaksasi. dan ketrampilan fisik.  Mengurangi kemungkinan gangguan yang berhubungan dengan stres. seperti pertemuan penting.

dasi. wajah dan rahang. Longgarkan pakaian Anda (ikat pinggang. tidak dalam. Pikirkan perut Anda sebagai balon mudah mengisi lembut dengan udara. Transisi mulus antara napas keluar dan napas-dalam. Pindah ke pernafasan lancar tanpa jeda. selama 5-10 menit setiap kali  Untuk beberapa hari pertama. Umumnya. hanya bernafas dengan tarif biasa. Jika pada suatu titik Anda merasa pusing atau pingsan. pusing dan pingsan hasil dari 111 . Nafas-masuk dan napas keluar-kira-kira setara waktu. Ini mungkin memakan waktu beberapa minggu sampai pernapasan perut menjadi otomatis. pelan. dengan sedikit jeda antara fase. sementara tubuh bagian atas tetap diam. Buku ini memberikan perlawanan untuk memperkuat diafragma dan mendorong gerakan perut. Kadaluarsa adalah tenang.  Lemaskan seluruh tubuh.  Tempatkan buku telepon di atas perut (area di bawah diafragma ke panggul. Anda akan melihat buku yang lembut meningkat karena Anda menghirup dan jatuh saat Anda bernapas keluar.  Praktik. leher. Anda mungkin perlu membangun secara bertahap untuk 5-10 menit sepanjang hari atau mencari. napas keluar-mungkin sedikit lebih lama. melalui hidung. bergerak hanya perut Anda.  Berbaring atau dalam posisi setengah berbaring dengan bantal di bawah punggung dan lutut untuk mengendurkan otot-otot perut. segera dihentikan. pasif. bahu. pinggang dan perut). biarkan perut Anda naik perlahan-lahan. Berikut adalah pedoman disarankan:  Praktik dua kali sehari atau lebih. praktis. Menggunakan otot-otot tubuh bagian atas untuk bernapas energi limbah. ini berarti meletakkan buku di bawah rusuk dan di atas pusar).  Bawa bibir Anda bersama-sama. Jauhkan semua tubuh Anda di atas diafragma Anda santai dan tetap. Terutama hangat dan santai perut. lensa kontak atau kacamata Hapus jika Anda ingin. dimulai dengan hanya beberapa detik praktek. Juga melepaskan ketegangan di bagian dada. Bernapaslah nyaman dan berirama. dan santai. atau jika kram diafragma Anda. Ketika Anda menarik napas. kerah. bertahap.

coba sadar rebreathing dalam situasi sedikit stres. berjalan menyusuri lorong. Dalam kasus tersebut. pertama rileks seluruh tubuh.  Setelah minggu kedua.pernapasan yang tidak benar.  Setelah sekitar satu minggu. Gejala ini akan hilang jika Anda bangun dan berjalan (misalnya. naik tangga) untuk meningkatkan produksi CO2 tubuh. Namun. dan bernapas perlahan dan teratur. Ketika Anda melanjutkan latihan. sekitar 6-10 detik untuk setiap siklus napas). dalam perlambatan lalu lintas). Ingat. jogging. Fokus pada mencapai tingkat yang nyaman. Positive Thinking 112 . 3. Kemudian mencobanya dalam situasi di mana gejala kecemasan telah mulai muncul. hangat perut Anda.  Jangan mencoba bernapas pelatihan ulang jika Anda memiliki diabetes. kemudian berdiri dan bersandar di dinding. kemudian bernapas perlahan. "Napasku menyebabkan ini aku. seperti seorang ilmuwan menonton percobaan. hangat dan santai perut Anda. Aku tahu bagaimana untuk bernapas. Tidak gila atau mengalami serangan jantung." Kemudian tubuh Anda santai. penyakit ginjal atau gangguan lain yang dapat menyebabkan asidosis metabolik. abdominally. maju ke posisi duduk. gejala Watch Anda datang dan menonton mereka mereda. Gejala-gejala ini tidak berbahaya dan reversibel. tanpa terlebih dahulu mendiskusikan hal ini dengan dokter Anda. berdiri tidak didukung. Pikirkan.  Ketika Anda mendapatkan kepercayaan. teratur. secara bertahap mulai memperlambat laju pernapasan Anda. sebelum muncul gejala kecemasan (misalnya.  Coba rebreathing dalam berbagai situasi (misalnya. berjalan lambat dan berjalan cepat. dan memperlambat napas itu bisa berbahaya. jangan khawatir tentang laju. menonton TV. Mungkin Anda akhirnya akan mencapai tingkat 6-10 napas per menit (yaitu. mungkin pernapasan menjadi cepat untuk menormalkan asidosis metabolik. Hanya melihat gejala. pastikan bahwa Anda tidak bernapas cepat atau dalam. hanya perlahan dan teratur. di tempat tidur ketika Anda bangun atau sebelum tidur. di kereta api).

dan harus mengatakannya keras akan membuat Anda lebih sadar berapa kali Anda menghentikan pikiran negatif. Pola:  Langkah pertama menuju perubahan adalah untuk menjadi lebih menyadari masalah ini. Pikiran yang positif mengantisipasi kebahagiaan.  Jurnal Menulis: Journal dapat menjadi alat yang efektif untuk memeriksa proses batin Anda. ekspansi dan keberhasilan. Hal ini membawa kecerahan bagi mata. Apapun pikiran berharap. lebih banyak energi dan kebahagiaan. Ketika sikap positif kita menghibur perasaan menyenangkan dan gambar konstruktif. Setelah 113 . Anda mungkin tidak menyadari seberapa sering Anda mengatakan hal-hal negatif di kepala Anda. Ini adalah sikap mental yang mengharapkan hasil yang baik dan menguntungkan. kebiasaan self-talk adalah salah satu yang berwarna pemikiran kita selama bertahun-tahun. Biasanya. sukacita. Mengatakan hal ini dengan suara keras akan lebih kuat. ia menemukan. dan lihat dalam mata pikiran kita apa yang kita benar-benar ingin terjadi. Strategi berikut dapat membantu Anda menjadi lebih menyadari dialog internal Anda dan isinya.  Menghentikan Pemikiran: Ketika Anda melihat diri Anda mengatakan sesuatu yang negatif dalam pikiran Anda. kata-kata dan gambar yang konduktif untuk pertumbuhan.Kekuatan Berpikir Positif oleh Sasson Remez Berpikir positif adalah sikap mental yang mengakui ke dalam pikiran pikiran. Self Talk Pola negatif atau positif self-talk seringkali diawali pada masa kanak-kanak.  Ganti Negatif Laporan: Cara yang baik untuk menghentikan kebiasaan buruk adalah dengan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik. dan dapat mempengaruhi kita dalam banyak hal. kesehatan dan hasil yang sukses dari setiap situasi dan tindakan. Anda dapat menghentikan pikiran Anda aliran pertengahan saya mengatakan kepada diri sendiri "Berhenti". 4. mempengaruhi pengalaman stres dalam hidup kita. dan di mana.

Assertiveness Training Tips:  Pastikan tubuh Anda mencerminkan keyakinan: berdiri tegak. jangan lupa untuk mendengarkan dan mengajukan pertanyaan!  Cobalah untuk berpikir menang-menang: lihat apakah Anda dapat menemukan kompromi atau cara bagi Anda berdua mendapatkan pemenuhan kebutuhan Anda. bukan?)  Ubah negatif ke Positif. berikut adalah beberapa cara untuk mengubahnya:  Ringan Kalimat: Mengubah kata-kata negatif yang lebih kuat untuk yang lebih netral sebenarnya bisa membantu menetralisir pengalaman Anda. Dapat: 1) agresif. Anda juga dapat membantu diri Anda sendiri mengembangkan diri bicara lebih positif dengan membawa lebih banyak energi positif ke dalam hidup Anda. Pasif adalah tentang penyerahan dan yang menyerang atau ketegasan adalah tentang menemukan jalan tengah antara agresi dan pasif yang paling menghormati batas-batas pribadi dari semua 114 .  Jangan anggap Anda tahu apa motif orang lain adalah. itu membuat saya jengkel. 5. terutama jika Anda pikir mereka negatif.  Ketika dalam diskusi. dan rileks.  Ubah Pertanyaan: seperti "Saya tidak bisa menangani ini" menjadi "Bagaimana saya bisa menangani hal ini". Agresi adalah tentang dominasi. "terdengar lebih ringan banyak. melihat orang-orang di mata.Anda menyadari dialog internal Anda. Pelatihan Ketegasan menunjukkan bahwa pada dasarnya ada tiga cara yang berbeda bahwa orang-orang dapat berhubungan satu sama lain. Anda dapat menggunakan kata-kata seperti 'tidak suka' dan 'kesal' ("Aku nggak t seperti lalu lintas. Alih-alih menggunakan kata-kata seperti 'benci' dan 'marah' (seperti. 2) pasif atau 3) tegas. "Aku benci lalu lintas ini membuat saya sangat marah!").

Anda dapat mengembangkan pola berpikir rasional dengan menantang setiap pikiran yang terlintas dalam pikiran. bertanya: Apakah ini berpikir rasional? Jika tidak. Terus berteriak "berhenti!" sampai berpikir yang tidak diinginkan lagi. 2 .  Mengganti pola pikir yang sehat: Jika Anda memiliki kecenderungan untuk berpikir rasional karena keyakinan irasional. Setiap kali Anda mendengar "berhenti. Lakukan ini selama 30 menit setiap malam selama 2 minggu atau sampai Anda secara konsisten dapat menghentikan pikir ketika Anda mendengar "berhenti.  Kedua: Rekam kata "berhenti" dalam bolak 1 -.  Berteriak "berhenti": pada memikirkan hal yang tidak diinginkan. 6.  Penggantian Pemikiran: Ketika suatu pemikiran yang tidak diinginkan masuk. segera ganti pikir dengan suatu rasional sehat. apa yang tidak rasional tentang hal ini? Apa yang akan menjadi pengganti rasional untuk berpikir ini?  Penggantian gambar visual: Jika Anda memiliki kecenderungan untuk memvisualisasikan gambar negatif. Cara Menghentikan Pemikiran  Pertama: Gunakan latihan relaksasi dan latihan pernapasan untuk mendapatkan diri Anda santai. menggantikan gambar ini negatif dengan positif. gambar sehat.mitra hubungan. 115 . Anda siap untuk mencoba menangkap pikiran Anda dengan berteriak "berhenti" dengan lantang."  Ketiga: Setelah Anda dilatih untuk menangkap pikiran Anda dengan menggunakan "stop" tape.dan interval 3 menit pada pita 30-menit. Asertif orang membela diri ketika orang lain mencoba untuk mendominasi mereka menggunakan metode apapun yang diperlukan (termasuk gaya) untuk mengusir usaha invasi. segera berteriak "berhenti!" berteriak dapat keras atau hanya dalam pikiran." menghentikan pikiran itu. Thought Stopping Teknik memberhentikan pikiran.

kecacatan. kecemasan dan gangguan panik. EXPOSURE THERAPY Paparan terapi adalah jenis terapi perilaku di mana pasien menghadapi situasi yang ditakuti. seperti: kematian. pikiran. Dalam Terapi Kognitif-Behavioral (TKB). Ingat untuk memulai proses dalam keadaan santai. memperoleh pengalaman yang memuaskan." Anda siap untuk melatih pikiran Anda untuk menghentikan dengan berpikir kata "berhenti. atau dalam menghadapi peristiwa hidup lainnya. dan dapat memenuhi gaya hidup tertentu. namun. Terapi Kognitif-Behavioral (TKB) dapat digunakan dalam rangka membantu menangani berbagai masalah yang dihadapi individu: seperti : depresi."  Kelima: Setelah Anda telah melatih diri Anda untuk menghentikan pikiran tidak diinginkan oleh berbisik "berhenti. COGNITIVE THERAPY Terapi Kognitif-Behavioral (TKB) atau Cognitive-Behavioral Therapy (CBT) merupakan salah satu bentuk konseling yang bertujuan membantu klien agar dapat menjadi lebih sehat. dengan cara memodifikasi pola pikir dan perilaku tertentu. Fokus dalam terapi ini adalah berusaha mengubah pikiran atau pembicaraan diri (self talk). Idealnya Anda bisa sampai ke titik di mana hanya berpikir "menghentikan" akan bekerja. konselor dan klien bekerjasama untuk mengidentifikasi dan mengubah pola pikir dan perilaku negatif yang menyebabkan timbulnya gangguan fisik-emosional."  Keenam: Teknik perekaman baik. Keempat: Setelah Anda telah melatih diri untuk menghentikan pikiran dengan berteriak "berhenti. Tujuan dari terapi 116 . atau memori. berteriak. masalah yang berhubungan dengan anak-anak dan stres. objek. berbisik atau berpikir "menghentikan" dapat efektif dalam menghentikan pikiran-pikiran yang tidak diinginkan. gunakan modus mana yang terbaik bagi Anda dan terus berlatih. pengangguran." Anda siap untuk melatih pikiran Anda untuk mengakhiri dengan berbisik "berhenti. perceraian.

eksposur adalah untuk mengurangi penderitaan. Terapis membantu pasien mengingat pikiran yang mengganggu. Jenis terapi kelompok : a. atau penyesuaian social. tekanan atau depresi. kecemasan karena stress. Sehingga perasaan-perasaan tadi bisa berkurang dan anak-anak diharapkan bisa mengatasi masalahnya sendiri. fisik atau emosional. penyakit fisik krisis. TERAPI BERMAIN Dari permainan ini. TERAPI KELOMPOK Terapi kelompok adalah metode pengobatan ketika klien ditemui dalam rancangan waktu tertentu dengan tenaga yang memenuhi persyaratan tertentu fokus terapi adalah membuat sadar diri (self-awareness). tahu kelemahan dan kelebihan sehingga mereka siap menghadapi tantangan di jamannya. Kegunaan dari terapi bermain sendiri adalah membantu anak yang memiliki masalah emosional. fobia. Seorang anak yang mampu mengatasi permasalahan emosinya diharapkan menjadi individu yang lebih percaya diri. merasa dalam situasi tertentu. atau ditakuti objek. metode yang digunakan adalah metode kognitif. tumbuh kembang. terapis bisa mengetahui perasan si anak dan dapat ditanggulangi dengan metode yang tepat. Kelompok terapeutik Kelompok terapeutik membantu mengatasi stress emosi. situasi traumatis." ungkap Tedjasaputra dalam sebuah wawancara ekslusif Gizi Seimbang Bagi Pertumbuhan Anak. Paparan terapi dapat digunakan dalam menangani kecemasan. Dalam terapi bermain. dan stres pasca-trauma. Terapi aktifitas kelompok 117 . b. yang tentunya dibantu dengan alat-alat permainan tadi. yaitu pengungkapan masalah dengan bercerita. Pasien biasanya didorong untuk berbicara tentang perasaan mereka selama terapi paparan dan belajar cara-cara untuk menghadapi rasa takut dan stres emosi.

yaitu : 118 . Terapi aktivitas kelompok dibagi empat.Terapi aktivitas kelompok adalah salah satu terapi modalitas yang dilakukan perawat kepada sekelompok klien yang mempunyai masalah keperawatan yang sama (keliat. 2005).

blogspot.wordpress.html http://fkunsri.DAFTAR PUSTAKA http://ns-nining.com/2009/01/25/gangguan-dan-kelainan-menstruasi/ http://usharinini2ck.html http://idmgarut.com/2008/10/materi-menstruasi.wordpress.blogspot.com/2008/02/06/dismenore-part-1/ 119 .com/2010/02/dismenore.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful