MAKALAH KASUS 1

Disusun oleh: Kelompok 9 Ulfah Fitriah Erlita Mutia Ramzil Melissa C Sinaga Marissa Rahmayeti Eko Nurfitria Rizka Amayu Riska Agustina Fazryani Mazita Torano Maria Nurita Nur Sofiyati F A Winda Apria Sari Ira Agung Gunawan Ari Christian K 220110070143 220110070086 220110070125 220110070044 220110070027 220110070034 220110070047 220110077001 220110070109 220110070045 220110070080 220110060135 220110070055

FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN

UNIVERSITAS PADJADJARAN
1

Laporan Reporting Kasus 1 I. Case 1 An. E berusia 14 tahun. Dua bulan yang lalu mengalami menarche dengan keluhan perut sakit, dismenorhea. Sejak menstruasi, banyak perubahan tubuh yang dirasakan seperti payudara membesar dan kencang serta tumbuh rambut pada organ tertentu. An. E tinggal di perkampungan kumuh dan berasal dari keluarga dengan tingkat social ekonomi yang rendah sehingga An. E sejak kecil sudah dituntut untuk membantu keluarga mencari nafkah dengan mengamen di pinggir jalan. Kegiatan tersebut dikerjakan siang sampai malam hari. Tiga hari yang lalu, ketika An. E pulang mengamen dia mengalami sexual abuse berupa pemerkosaan oleh adik dari ibu (30 tahun). Dan akibatkan An. E dirawat di RS dengan keluhan sakit dan perdarahan di alat genitalia. Pemeriksaan fisik : terdapat robekan di fourchette posterior, hasil rectal toucher terjadi rupture hymen. Rencananya hari ini akan dilakukan pemeriksaan di RS, An. E selalu minta ditemani oleh anggota keluarga atau perawat. An. E jadi pendiam dan susah berkomunikasi orang tua terutama ayah, selalu mengeluarkan kata-kata yang terkesan selalu menyalahkan anaknya. II. Clarifying Unfamiliar Terms 1. Menarche wanita. 2. Fourchette posterior 3. Hymen 4. Sexual abuse 5. Dismenorhea 6. Rectal toucher ke daerah anal. 7. Menstruasi peluruhan sel telur. 8. Daerah alat genitalia : daerah alat kelamin pada pria dan wanita.
2

: haid pertama, tanda sudah dewasa pada

: LO : selaput dara. : pelecehan seksual. : nyeri perut pada saat haid. : colok dubur dengan cara memasukkan jari

:

siklus

bulanan pada wanita

berupa

9. Pemerkosaan salah satu pihak. 10. Payudara

: hubungan seks dengan cara pemaksaan dari

: organ tubuh yang dimiliki pada wanita dan

pria tetapi pada wanita mengalami pembesaran dan menunjukkan kedewasaan punya kelenjar lemak dan kelenjar mammae. III. Problem Definition 1. Mengapa terjadi dismenorhea? 2. Bagaimana mekanisme menstruasi? 3. Kaji aspek psikologi untuk anak yang alami pemerkosaan. 4. Anatomi dan fisiologi daerah genitalia dan payudara. 5. Apa yang menyebabkan nyeri pada menarche? 6. Mengapa dilakukan rectal toucher dan bagaimana caranya? 7. Mekanisme terjadinya ruptur hymen. 8. Fase-fase kedewasaan 9. Mengapa terjadi perdarahan di daerah genitalia? 10. Bagaimana asuhan keperawatannya? 11. Ini termasuk jenis penyakit apa? 12. Apa pemeriksaan laboratorium dan fisik pada kasus ini? 13. Bagaimana peran perawatnya? 14. Apa saja keluhan dan kelainan pada menstruasi? 15. Bagaimana cara menangani keluhan pada menstruasi? 16. Apa saja terapi famakologi dan non farmakologi untuk kasus ini? 17. Hormon apa saja yang berperan pada saat menstruasi? 18. Apa saja dampak pada robekan fourchette? 19. Masalah keperawatan apa saja yang terjadi pada kasus ini? 20. Bagaimana pengkajian pada kasus ini? 21. Apa saja aspek legal etis untuk kasus ini? 22. Mengapa terjadi perubahan dan pertumbuhan primer dan sekunder pada pria dan wanita? 23. Bagaimana proses terjadinya spermache?

3

rongga panggul. Pada wanita: menstruasi. 3. Karena adanya desakan benda asing. oviduk. aerola mammae. Apa saja jenis serta definisi sexual abuse? 26. Colok dubur dengan cara memasukkan jari ke daerah anal. klitoris Organ internaovarium. Sexual abuse pada remaja. Pada wanita: organ eksternalabia mayor. 10. USG. Periode menstruasi 28-30 hari. takut pada pria. akibat olahraga pecahan tak beraturan. Brainstorm 1. 5.24. Payudaraputing. vas deferens. 4. penis. pecah akibat hubungan seks gambaran pecahan jelas (membentuk segitiga). pertumbuhan jakun. menarik diri. harga diri rendah. tumbuh rambut pada organ tertentu. dengan menstruasi selama 2-8 hari. Bagaimana siklus seksual pada pria dan wanita serta perbedaannya? 27. Apa benar penelitian mengenai dalam hidupnya wanita mengalami 400x menstruasi? 25. Kurangnya olah raga . 2. 9. tumbuh akar rambut pada organ tertentu. Rectal toucher. 7. dan resiko bunuh diri. prostat. scrotum. Siklus menstruasi: Jarak menstruasi 15-28 hari. 11. adanya penggumpalan pada dinding rahim. 6. labia minor. menyendiri. Adanya sumbatan pada area genitalia interna. Bagaimana cara menghitung masa subur? IV. Nutrisi apa saja yang dibutuhkan pada saat menstruasi? 28. pada saat peluruhan tidak normal. 8. depresi. Pada pria: testis. Karena adanya desakan benda asing. Faktor apa saja yang memperberat dismenorhea? 29. Pada pria: adanya perubahan suara. LO. 4 . 12. tuba falopi. Trauma.

peran dan fungsi. LO. 17. air dingin. soda. amenorrhea.13. dan harga diri. 22. minum susu 2-3 hari sebelum menstruasi. Kelainan : hipomenorhea. 21. Isolasi diri. kurangin makanan mengandung kafein. Keluhan : sakit pinggang. 26. Kompres air hangat. Harga diri rendah. ideal. malaise. dan advokasi. LO. Periode 28 hari. 25. non maleficience dan beneficience. Stress. Konselor. sakit perut. makanan/minuman mengandung kafein. dan progesteron. justice. 20. Perubahan hormone estrogen. sakit punggung. masa suburnya 21-28 hari setelah menstruasi. gambaran diri.d ruptur. dismenorhea. 14. LO. 27. dan LH. Hormon estrogen. kurang olahraga. 24. motivator. LO. progesteron. Gangguan konsep diri  gangguan citra diri. 15. 18. 29. LO. Banyak makan buah. 19. inform consent. pusing. Sakit nyeri dan perdarahan. Periode 48 hari. kolaborator. pegal-pegal. masa suburnya 3-7 hari setelah menstruasi. dan kacang-kacangan. Periode masa subur: Periode 21 hari. 16. Nyeri b. masa suburnya 7-21 hari setelah menstruasi. Respect for autonomy. 28. istirahat yang cukup dan pijat pada daerah perut. 5 . LO. 23.

kurangnya ekonomi. kurangnya pengawasan dan keamanan. Kami mengambil judul tersebut karena rendahnya tingkat pendidikan.Terapi farmakologi dan non farmakologi.Jenis. Mind map Sexual abuse pada remaja Konsep: -Anatomi fisiologi organ reproduksi pada pria dan wanita.Dampak - - 6 . kurang pengetahuan spiritual dan kasih sayang. Diagnose dan intervensi. Asuhan keperawatan. . V. serta tingkat social ekonomi yang rendah. . Konsep sexual abuse: .Definisi. Pengkajian Pemeriksaan laboratorium dan fisik. -Kelainan seksual pada remaja. adanya pergaulan bebas yang tidak terkontrol. -Siklus reproduksi pria dan wanita.Pemicu . Analisa data. - Peran perawat. .Judul yang dapat diambil dari kasus di atas adalah: Gambaran pengetahuan anak jalanan usia remaja tentang seksual.

Reporting Gambar anatomi pada organ reproduksi eksterna wanita ANATOMI DAN FISIOLOGI ORGAN REPRODUKSI EKSTERNA WANITA Terdiri alat / organ eksternal dan internal. Fungsi sistem reproduksi wanita dikendalikan / dipengaruhi oleh hormonhormon gonadotropin / steroid dari poros hormonal thalamus .VI. kelahiran. pertumbuhan fetus. transportasi blastocyst.adrenal . Eksternal (sampai vagina) : fungsi kopulasi Internal : fungsi ovulasi. fertilisasi ovum.hipothalamus hipofisis .ovarium. implantasi. sebagian besar terletak dalam rongga panggul. kulit daerah tertentu. 7 . pigmen dan sebagainya. Selain itu terdapat organ/sistem ekstragonad/ekstragenital yang juga dipengaruhi oleh siklus reproduksi : payudara.

dan ikal pada masa pubertas. Bertemunya labia mayora membentuk komisura posterior. jumlah jaringan lemak di tubuh wanita berkurang dan rambut pubis menipis. kasar. lebar 2 – 3 cm. yakni sekitar satu sampai dua tahun sebelum haid pertama. Mons pubis mengandung banyak kelenjar sebasea (minyak) dan ditumbuhi rambut berwarna hitam. Labia Mayora (Bibir Besar) Berada pada kanan dan kiri. tebal 1 – 1.8 cm. Ratarata menarche (pertama kali haid) terjadi pada usia 13 tahun. merupakan selaput yang mengandung kelenjar sebasea (lemak).5 cm. dan ikal. Hal ini diakibatkan 8 . nyeri. Homolog dengan skrotum pada laki-laki. berbentuk lonjong. kasar. dan banyak mengandung saraf. Vulva Vulva adalah saluran yang menghubungkan rahim dengan lingkungan luar. Mons pubis berperan dalam sensualitas dan melindungi simpisis pubis selama koitus (hubungan seksual). Dua lipatan dari kulit diantara kedua paha bagian atas labia mayora. 2. yang pada wanita menjelang dewasa di tumbuhi rambut lanjutan dari mons veneris. Sedangkan bagian dalam tanpa rambut. Seiring peningkatan usia. Pada anak-anak kedua labia mayora sangat berdekatan. Sensitivitas labia mayora terhadap sentuhan.Yang termasuk genetalia eksterna : 1. jaringan ototnya merupakan kelanjutan dari otot sfingter ani dan otot elevator ani yang dapat dikendalikan dan dilatih. Panjang dinding depan 9 cm dan dinding belakang 11 cm. 3. Mons Veneris(Tundun) Daerah yang menonjol di atas simfisis terdiri dari jaringan lemak dan sedikit jaringan liat. Ukuran labia mayora pada wanita dewasa panjang 7. dinding vagina terdapat lipatan–lipatan yang disebut rugae. dan suhu tinggi. Vagina terletak antara kandung kemih dan rektum. Karateristik rambut pubis bervariasi dari halus dan jarang pada wanita sampai tebal.

permukaan medial labia minora sama dengan mukosa vagina: merah muda dan basah. Klitoris (kelentit) Klitoris merupakan organ erogenik pada wanita. Kelenjar klitoris dipenuhi oleh ujung-ujung syaraf yang merupakan mediator sensasi erotis. dan tidak berambut yang memanjang kebawah dari bawah klitoris dan menyatu dengan fourchette. Sementara bagian lateral dan anterior labia biasanya mengandung pigmen. terletak diantara dua labia mayora. Kelenjar sebasea klitoris mensekresi smegma suatu substansi lemak seperti keju yang yang memiliki aroma khas dan berfungsi sebagai feromon (senyawa organik yang memfasilitasi komunikasi olfaktorius dengan anggota lain pada spesies yang sama untuk membangkitkan respon tertentu. Homolog dengan penis pada pria. Ruangan diantara kedua labia minora disebut vestibulum. bila ada stimulus emosional atau stimulus fisik. merupakan lipatan kulit yang panjang. yang juga berfungsi selama rangsangan seksual. Ujung badan klitoris dinamai glans dan lebih sensitif dari pada badannya. Labia Minora (Bibir Kecil) Labia minora. Pembuluh darah yang sangat banyak membuat labia berwarna merah kemerahan dan memungkinkan labia minora membengkak. 5. Bagian atas labia minora akan bersatu membentuk preputium dan frenulum clitoridis. Saat wanita secara seksual terangsang. organ pendek yang berbentuk silinder dan erektil yang terletak tepat dibawah arkus pubis. yang dalam hal ini adalah stimulasi erotis pada pria). Kelenjar-kelenjar di labia minora juga melumasi vulva. sehingga meningkatkan fungsi erotiknya. glans dan badan klitoris membesar. Dalam keadaan tidak terangsang. Suplai saraf yang sangat banyak membuat labia minora sensitif. sementara bagian bawahnya akan bersatu membentuk fourchette. Klitoris 9 .adanya jaringan saraf yang menyebar luas. 4. Setiap labia minora terdiri dari suatu jaringan tipis yang lembab dan berwarna kemerahan. bagian yang terlihat hanya sekitar 6 x 6 mm atau kurang. sempit.

Hymen (Selaput darah) Lapisan tipis yang menutupi sebagian besar dari liang senggama. letaknya dimulut vagina. sentuhan dan sensasi tekanan. atau fimbria. Fungsi utama klitoris adalah menstimulasi dan meningkatkan ketegangan seksual.dianggap sebagai kunci seksualitas wanita. Hymen akan robek pada koitus apalagi setelah bersalin (hymen ini disebut karunkulae mirtiformis). Perineum membentuk dasar badan perineum. Lubang-lubang pada hymen berfungsi untuk tempat keluarnya sekret dan darah haid. Bila hymen tertutup menimbulkan gejala klinik setelah mendapat mentruasi. Dibatasi oleh otot-otot muskulus levator ani dan muskulus coccygeus. biasanya berlubang membentuk semilunaris. anularis. Suatu cekungan kecil dan fosa navikularis terletak di antara fourchette dan hymen. Otot-otot berfungsi untuk menjaga kerja dari sphincter ani. Hymen ini berlubang sehingga menjadi saluran dari lendir yang dikeluarkan uterus dan darah saat menstruasi. terletak pada pertemuan ujung bawah labia mayora dan minora di garis tengah di bawah orifisium vagina. Terletak diantara vulva dan anus. tapisan. Jumlah pembuluh darah dan persarafan yang banyak membuat klitoris sangat sensitif terhadap suhu. 6. panjang sekitar 4 cm. ditengahnya berlubang supaya kotoran menstruasi dapat mengalir keluar. Fourchette Fourchette adalah lipatan jaringan transversal yang pipih dan tipis. septata. 10 . 8. Perineum Perineum ialah daerah muskular yang ditutupi kulit antara introitus vagina dan anus. 7. Bila tidak berlubang disebut atresia hymenalis atau hymen imperforata. bersifat rapuh dan mudah sobek. Kelenjar Bartolini Merupakan jaringan yang menutupi lubang vagina. 9. Merupakan selaput yang menutupi introitus vagina.

Pada bagian bawah epitel vagina terdapat jaringan ikat dan otoyang susunanya seperti usus. Beberapa lapisan epitel vagina merupakan epitel squamosa.Gambar anatomi pada organ reproduksi interna wanita 1.5cm. Fungsi vagina:   Untuk masuknya spermatozoa Untuk keluarnya darah menstruasi dan hailonsepsi 11 . epitel ini amat tipis sehingga mudah terkena infeksi. bagian yang menonjol dari leher rahim disebut porsio. Arah ini penting diketahui saat memasukkan jari ke dalam vagina untuk pemeriksaan ginekologi. Pada puncak vagina. Pada anak kecil. sumbunya berjalan kira-kira sejajar dengan arah pinggir bawah simpisis ke promontorium. Vagina Vagina merupakan penghubung antara genitalia eksterna dan interna. Bagian depan vagina berukuran 6. Dinding belakang vagina lebih panjangdan membentuk forniks posterioryang terbagi lagi menjadi forniks sinistra dan forniks lateralis dekstra. Mukosa vagina berlipat-lipat secara horizontal. Lapisan ini tidak mengandung kelenjar. tetapi mengadakan transudasi(cairan keluar jaringan).5 cm sedangkan bagian belakang berukuran 9.lipatan ini dinamakan rugae yang terletak di bagian tengah dan belakang.

terletak di pelvis minor diantara kandung kemih dan rektum. Bagian uterus yang terletak antara kedua pangkal saluran telur). Pada wanita dewasa yang belum pernah menikah (bersalin) panjang uterus 5–8 cm dan beratnya 30–60 gram.  Membantu menopang uterus Membantu mencegah infeksi. serta kemampuan mendorong janin keluar dengan jalan berkontraksi.  Korpus uteri. (kelenjar. 12 . tetapi pabila bacillus tidak ada atau berkurang maka keasaman vagina akn berkurang sehingga terjadi vaginitis.  Serviks uteri.  Uterus terdiri dari:  Fundus uteri(dasar rahim).5.8 sapai 4. Jumlah glikogen pada dinding vagina dipengaruhi oleh siklushormon ovarium dan dengan demikian cenderung beraneka ragam terutama pada permulaan kehamilan. Uterus (rahim) Uterus (rahim) adalah suatu organ berbentuk seperti bola lampu (buah peer) dan gepeng. Bacillus doederlin bekerja mengubah glikogen pada dinding vagina menjadi asam laktat. 2. Bagian uterus yang yang terbesar pada kehamilan. hubungan antara kavum dan uteri dan kanalis servikalis disebut ostium uteri internum. Otot rahim mempunyai kemampuan untuk tumbuh kembang dalam memelihara dan memepertahankan kehamilan. bagian ini berfungsi sebagai tempat janin berkembang . Terdapat media yang asam yang dihasilkan oleh bacillus doederlein. rongga yang terdapat pada korpus uteri disebut kavum uteri atau rongga rahim. Medium asam akn menghancurkan organism pathogen.  Bagian dalam uterus. Dinding uterus terdiri dari:  Endometrium . yang merupakan mikroorganisme normal dalam vagina. epitel dan jaringan pembuluh darah) merupakan lapisan dalam uterus yang mempunyai arti penting dalam siklus haid. Ph normal cairan vagina berkisar 3. Ujung serviks yang menuju puncak vagina disebut porsio.

Fungsi uterus: Untuk menahan ovum yang telah dibuahi selama perkembangan. pada kehamilan endometrium akan menebal. – Ligamentum sakrouterineum kiri dan kanan.Wanita pada masa reproduksi. – Ligamentum rotundum kiri dan kanan. endometrium disiapkan untuk menerima ovum yang telah dibuahi dan ovum tertanam dalam endometrium. ligament yang menahan tuba fallopi. Sesudah plasenta lahir akna mengalami pengecilan sampai keukuran normal sebelumnya.  Miometrium (lapisan otot polos) tersusun sedemikian rupa sehingga bias mendorong pada saat persalinan. – Ligamentum infundibulo pelvikum. Pada waktu hamil uterus bertambah besar. Pada saat melahirkan uterus berkontraksi mendorong bayi dan plasenta keluar. Pembuahan ovum secara normal terjadi diadalam tuba uterine.  Lapisan serosa(peritoneum visceral) terdapat ligamentum yang menguatkan uterus yaitu: – Ligamentum kardinale kanan dan kiri untuk mencegah uterus tidak turun. – Ligamentum latum kiri dan kanan yang meliputi tuba. menahah uterus supaya tidak banyak bergerak. menahan uterus agar tetap dalam keadaan antefleksi. dindingnya menjadi tipis tapi kuat dan besar sampai keluar pelvis masuk kedalam rongga abdomen pada masa perumbuhan janin. ovum yang telah keluar dari ovarium dihantarkana melalui tuba uterine ke uterus.  Pembuluh darah uterus:  Arteri uterine: Cabang dari hipogastrika. sebelum sampai ke bagian supra vaginal bercabang 2 yaitu cabang yang kecil arteri serviks vaginalis 13 . pembuluh darah bertambah banyak yang diperlukan untukmemberi makanan pada janin.

Fungsi tuba falopii adalah menangkap ovum yang dilepaskan saat ovulasi. tuba fallopi terdiri atas:  Pars intertitialis. sedangkan cabang utama melewati ligamentum latum dan beranastomis dengan arteri uterina 3. 4. Ovarium mempunyai 3 fungsi: 14 . bagian ujung tuba yabg terbuka kearah abdomen dan mempunyai umbaiyang disebut fimbria untuk menangkap telur kemudian menyalurkan telur ke dalam tuba. kiri dan kanan. sehingga wanita mengalami masa subur. ovarium mengeluarkan sel telur (ovum) silih berganti kanan dan kiri.  Pars ismika. bagianmedial tuba yang sempit seluruhnya. dengan panjang sekitar 12 cm dan diameter 3-8 mm. Ovarium (indung telur) Merupakan kelenjar berbentuk buah kenari yang terletak di kiri dan kanan uterus. Bila folikel graf robek maka terjadi perarahan yang kemudian terjadi penggumpalan darah pada ruang folikel. Ovulasi yaitu pematangan folikel graaf dan mengeluarkan ovum. dan hasil konsepsi. ovum.  Arteri ovarika: Cabang dari aorta masuk ke ligamentum latum melalui ligamentum infundibulum pelvikum sampai di hilus ovarium akan bercabang kecil lalu masuk uterus. sebagai saluran dari spermatozoa. Tuba fallopii (saluran sel telur) Merupakan saluran penghubung antara ovarium dengan uterus. bagian yang berbentuk saluran leher tempat konsepsi agak lebar  Infundibulum. berjalan ke arah lateral. bagian yang terdapat di dinding uterus.memberikan darah untuk serviks bagian atas vagina sedangkan cabang utama membelok keatas sepanjang pinggir uterus menembus korpus uteri. serta tempat pertumbuhan dan perkembangan hasil/konsepsi sampai mencapai bentuk blastula yang siap mengadakan implantasi pada endometrium.  Pars ampularis. Setiap bulan. Ovarium merupakan sumber hormonal wanita yang utama dalam mengatur proses menstruasi.

membentuk. mengembangkan serta melepaskan ovum. folikel yang berkembang ini menghasilkan estradiol dalam jumlah yang banyak. Vena ovarika yang dibentuk dari plexus ini meninggalkan pelvis. kadar estradiol mencapai 150-400 pg/ml. letaknya didalam pelvis disebelah kiri dan kanan uterus. Peningkatan serum yang terus-menerus pada akhir fase folikuler akan menekan FSH dari hipofisis. Dua hari sebelum ovulasi. Misalnya panggul yang besar. Fisiologi  Mekanisme Siklus Menstruasi Selama haid. Hormone ini dapat memengaruhi kerja dan menentukan sifat kewanitaan.  Pembuluh darah ovarium: Arteri yang menyuplai ovarium dan tuba interna adalah arteri ovarika cabang dari aorta abdominalis. pada hari bermulanya diambil sebagai hari pertama dari siklus yang baru. Didalam ovarium terdapat jaringan bulbus dan jaringan tubulus yang menghasilkan telur (ovum) dan ovarium ini hanya terdapat pada wanita. dll. Vena muncul dari hilus dan membentuk plexus pompaniformis. dan menimbulkan sifat—sifat kewanitaan. dibawah pengaruh sinergis kedua gonadotropin. menghasilkan hormone progesterone dan estrogen. Kadar tersebut melebihi nilai ambang 15 . masing-masing beranastomosis dengan artei uterine dan member beberapa cabang yang melalui mesovarium akanmasuk ke hilus ovarium. Memproduksi ovum  Memproduksi hormone estrogen  Memproduksi progesterone Ovarium disebut juga indung telur. Akan terjadi lagi peningkatan dari FSH sampai mencapai kadar 5 ng/ml (atau setara dengan 10 mUI/ml). panggul yang sempit.  Saraf ovarium: Cabang dari nervus hipograstikus atau plexus pelvikus akan membentuk ovarikus tuba interna yang menerima cabang dari nervus internus. Kelenjar ovarika terletak pada ovarium disamping kiri dan kanan uterus .

Saat yang sama pula. 1994). Bersamaan dengan ini dimulailah pembentukan dan pematangan korpus luteum yang disertai dengan meningkatnya kadar progesteron. karena pada beberapa wanita yang tidak terjadi ovulasi tetap dijumpai suhu basal badan dan endometrium sesuai dengan fase luteal. maka pada saat ini folikel akan mulai pecah dan satu hari kemudian akan timbul ovulasi. Estradiol yang dikeluarkan terutama dari folikel yang besar yang tidak mengalami atresia.rangsang untuk pengeluaran gonadotropin pra-ovulasi. 16 . Peningkatan progesteron tersebut tidak selalu memberi arti. dan FSH antara 4-10 ng/ ml atau setara dengan 15-45 mUI/ml. bahwa ovulasi telah terjadi dengan baik. Produksi estradiol dan progesteron maksimal dijumpai antara hari ke-20 dan 23 (Jacoeb. Kadar maksimal LH berkisar antara 8 dan 35 ng/ml atau setara dengan 30-40 mUI/ml. kadar estradiol akan kembali menurun. juga tampak pada fase luteal dengan konsentrasi yang lebih tinggi daripada selama permulaan atau pertengahan fase folikuler. Terjadinya puncak LH dan FSH pada hari ke-14. Sekresi progesteron terus menerus meningkat dan mencapai kadar antara 6 dan 20 ng/ml. seiring dengan pematangan korpus luteum. Akibatnya FSH dan LH dalam serum akan meningkat dan mencapai puncaknya satu hari sebelum ovulasi. sedangkan gonadotropin mulai turun kembali. Awal fase luteal.

17 .

dan lain-lain. di bawah talamus. Hormon melatonin: mengatur sirkuit foto-neuro-endokrin reproduksi. PRF (Prolactin Releasing Factor). Menurut kepercayaan kuno.Menghasilkan hormon-hormon pelepas : GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone). GHRH (Growth Hormone Releasing Hormone). Menghasilkan hormonhormon gonadotropin yang bekerja pada kelenjar reproduksi. CRH (Corticotropin Releasing Hormone) . Diduga mekanisme ini yang menentukan pemicu / onset mulainya fase pubertas. pertumbuhan. TRH (Thyrotropin Releasing Hormone). di atas hipofisis. hipofisis menghasilkan juga hormon-hormon metabolisme.  Pituitari / hipofisis Terletak di dalam sella turcica tulang sphenoid. di depan serebelum pada daerah posterodorsal diensefalon. Terletak di tengah antara 2 hemisfer otak. Menghasilkan juga hormon-hormon penghambat : PIF (Prolactin Inhibiting Factor). Selain hormon-hormon gonadotropin. panjang sekitar 6-8 mm. yaitu perangsang pertumbuhan dan pematangan folikel (FSH – Follicle Stimulating Hormone) dan hormon lutein (LH – luteinizing hormone). 18 .  Hipotalamus Kumpulan nukleus pada daerah di dasar otak.POROS HORMONAL SISTEM REPRODUKSI  Badan Pineal Suatu kelenjar kecil. dipercaya sebagai ―tempat roh‖. merupakan suatu penonjolan dari bagian posterior ventrikel III di garis tengah. Tiap inti merupakan satu berkas badan saraf yang berlanjut ke hipofisis sebgai hipofisis posterior (neurohipofisis). sehingga menghambat juga sekresi gonadotropin dari hipofisis dan memicu aktifasi pertumbuhan dan sekresi hormon dari gonad. Tampaknya melatonin menghambat produksi GnRH dari hipotalamus. Memiliki hubungan dengan hipotalamus melalui suatu batang penghubung yang pendek berisi serabut-serabut saraf.

with prominent subnuclear vacuoles. and active secretions by the endometrial glands. HORMON-HORMON REPRODUKSI  GnRH (Gonadotrophin Releasing Hormone) Diproduksi di hipotalamus. endometrium dipertahankan sebagai tempat konsepsi. with predecidual stromal changes.Late secretory (premenstrual) endometrium. Ovarium Berfungsi gametogenesis / oogenesis. alignment of nuclei. menghasilkan estrogen (dari teka interna folikel) dan progesteron (dari korpus luteum). showing small. Histological appearance of endometrial tissues during the menstrual cycle. Fisiologi endometrium juga dipengaruhi oleh siklus hormonhormon ovarium. Jika ada pembuahan / implantasi.  Endometrium Lapisan dalam dinding kavum uteri. jaringan endometrium berproliferasi. 19 . Selain itu juga berfungsi steroidogenesis. dalam pematangan dan pengeluaran sel telur (ovum). endometrium rontok kembali dan keluar berupa darah / jaringan haid. kemudian dilepaskan.Menstrual endometrium. berfungsi menstimulasi hipofisis anterior untuk memproduksi dan melepaskan hormon-hormon gonadotropin (FSH / LH ). tubelike pattern of glands. . .Normal proliferative (postmenstrual) endometrium. with disintegration of stroma / glands structures and stromal hemorrhage. . . berfungsi sebagai bakal tempat implantasi hasil konsepsi. atas kendali dari hormon-hormon gonadotropin.Early secretory (postovulatory) endometrium. menebal dan mengadakan sekresi. kemudian jika tidak ada pembuahan / implantasi. Selama siklus haid.

Selama kehamilan. Pada uterus : menyebabkan proliferasi endometrium. diproduksi juga oleh plasenta.  Estrogen Estrogen (alami) diproduksi terutama oleh sel-sel teka interna folikel di ovarium secara primer. Pelepasannya periodik / pulsatif.  LH (Luteinizing Hormone) / ICSH (Interstitial Cell Stimulating Hormone) Diproduksi di sel-sel kromofob hipofisis anterior. dan dalam jumlah lebih sedikit juga diproduksi di kelenjar adrenal melalui konversi hormon androgen. diproduksi juga sebagian di testis. estrogen juga menstimulasi osteoblas sehingga memicu pertumbuhan / 20 . LH berfungsi memicu perkembangan folikel (sel-sel teka dan sel-sel granulosa) dan juga mencetuskan terjadinya ovulasi di pertengahan siklus (LH-surge). Pada vagina : menyebabkan proliferasi epitel vagina. sebagai respons terhadap GnRH. Juga mengatur distribusi lemak tubuh. kadarnya dalam darah bervariasi setiap fase siklus. waktu paruh eliminasinya pendek (sekitar 1 jam). Pada serviks : menyebabkan pelunakan serviks dan pengentalan lendir serviks. Sekresinya dihambat oleh enzim inhibin dari sel-sel granulosa ovarium. sering tidak ditemukan dalam darah. LH meningkatkan dan mempertahankan fungsi korpus luteum pascaovulasi dalam menghasilkan progesteron. Pada payudara : menstimulasi pertumbuhan payudara. Pada tulang. Pada pria. FSH (Follicle Stimulating Hormone) Diproduksi di sel-sel basal hipofisis anterior. Kerja sangat cepat dan singkat. melalui mekanisme feedback negatif. Selama fase luteal siklus. Bersama FSH. (Pada pria : LH memicu sintesis testosteron di sel-sel Leydig testis). waktu paruh eliminasinya pendek (sekitar 3 jam). Berfungsi stimulasi pertumbuhan dan perkembangan (proliferasi) pada berbagai organ reproduksi wanita. Pelepasannya juga periodik / pulsatif. Berfungsi memicu pertumbuhan dan pematangan folikel dan sel-sel granulosa di ovarium wanita (pada pria: memicu pematangan sperma di testis).

Progesteron menyebabkan terjadinya proses perubahan sekretorik (fase sekresi) pada endometrium uterus.000 mU/ml). Berfungsi meningkatkan dan mempertahankan fungsi korpus luteum dan produksi hormon-hormon steroid terutama pada masa-masa kehamilan awal. tes Pack. kemudian naik kembali sampai akhir trimester ketiga (sekitar 10.  LTH (Lactotrophic Hormone) / Prolactin Diproduksi di hipofisis anterior. memiliki aktifitas memicu / meningkatkan produksi dan sekresi air susu oleh kelenjar payudara. Kadarnya makin meningkat sampai dengan kehamilan 10-12 minggu (sampai sekitar 100. Pada kehamilan. kemudian turun pada trimester kedua (sekitar 1000 mU/ml). dapat diberikan terapi hormon estrogen (sintetik) pengganti. sebagian diproduksi di kelenjar adrenal. Prolaktin juga memiliki efek inhibisi terhadap GnRH hipotalamus.  HCG (Human Chorionic Gonadotrophin) Mulai diproduksi sejak usia kehamilan 3-4 minggu oleh jaringan trofoblas (plasenta). dan pada kehamilan juga diproduksi di plasenta. yang mempersiapkan endometrium uterus berada pada keadaan yang optimal jika terjadi implantasi. Deteksi HCG pada darah atau urine dapat dijadikan sebagai tanda kemungkinan adanya kehamilan (tes Galli Mainini. sehingga 21 jika kadarnya berlebihan . prolaktin ikut mempengaruhi pematangan sel telur dan mempengaruhi fungsi korpus luteum. Pada wanita pascamenopause. Fungsi laktogenik / laktotropik prolaktin tampak terutama pada masa laktasi / pascapersalinan. untuk pencegahan tulang keropos / osteoporosis. prolaktin juga diproduksi oleh plasenta (HPL / Human Placental Lactogen).  Progesteron Progesteron (alami) diproduksi terutama di korpus luteum di ovarium.000 mU/ml). Mungkin juga memiliki fungsi imunologik.regenerasi tulang. Di ovarium. dsb).

Pada saat ereksi yang penuh. ANATOMI DAN FISIOLOGI SISTEM REPRODUKSI LAKI-LAKI Struktur reproduksi laki-laki terdiri dari penis.4 cm. duktus ejakulatorius. Sebagian ada yang lebih pendek dan sebagian lagi ada yang lebih panjang. gangguan ovulasi dan gangguan haid berupa amenorrhea. testes) dalam kantong skrotum. dan kelenjar bulbouretralis. epididimidis). dan uretra. kelenjar prostat. Pada orang barat (caucasian) atau orang Timur Tengah lebih panjang dan lebih besar yakni sekitar 12.2 cm sampai 15. dan glandula asesoria yang terdiri dari vesikula seminalis. Penis Panjang penis orang Indonesia waktu lembek dengan mengukur dari pangkal dan ditarik sampai ujung sekitar 9 sampai 12 cm. testis (jamak. system duktus yang terdiri dari epididimis (jamak. vas deferens (jamak. penis akan memanjang dan membesar sehingga menjadi sekitar 10 c m sampai 14 cm. 1. 22 .(hiperprolaktinemia) dapat terjadi gangguan pematangan follikel. vasa deferens).

Penis dipersyarafi oleh 2 jenis syaraf yakni syaraf otonom (para simpatis dan simpatis) dan syaraf somatik (motoris dan sensoris). penis terdiri dari 3 rongga yakni 2 batang korpus kavernosa di kiri dan kanan atas. sedangkan di tengah bawah disebut korpus spongiosa. Syarafsyaraf simpatis dan parasimpatis berasal dari hipotalamus menuju ke penis 23 . Bila dilihat dari penampang horizontal. Kedua korpus kara kavernosa ini diliputi oleh jaringan ikat yang disebut tunica albuginea. satu lapisan jaringan kolagen yang padat dan di luarnya ada jaringan yang kurang padat yang disebut fascia buck. Selanjutnya sinusoid berhubungan dengan venula (sistem pembuluh balik) yang mengumpulkan darah menjadi suatu pleksus vena lalu akhirnya mengalirkan darah kembali melalui vena dorsalis profunda dan kembali ke tubuh. Ini diperdarahi oleh arteriol yang disebut arteria helicina. Korpus kavernosa terdiri dari gelembung-gelembung yang disebut sinusoid.Bagian utama daripada penis adalah bagian erektil atau bagian yang bisa mengecil atau melembek dan bisa membesar sampai keras. Seluruh sinusoid diliputi otot polos yang disebut trabekel. Dinding dalam atau endothel sangat berperan untuk bereaksi kimiawi untuk menghasilkan ereksi.

Syaraf somatis terutama yang bersifat sensoris yakni yang membawa impuls (rangsang) dari penis misalnya bila mendapatkan stimulasi yaitu rabaan pada badan penis dan kepala penis (glans). Bila sinusoid dan trabekel tadi mengembang karena berkumpulnya darah di seluruh korpus kavernosa. Pada keadaan ereksi. Syaraf ini juga berlanjut ke kelumna vertebralis (sumsum tulang belakang) melalui kolumna vertebralis S2-4. arteriol-arteriol helicina mengalami relaksasi atau pelebaran pembuluh darah sehingga aliran darah bertambah besar dan cepat kemudian berkumpul di dalam rongga-rongga lakunar atau sinusoid. Sebaliknya syaraf simpatis ke luar dari kolumna vertebralis melalui segmen Th 11 sampai L2 dan akhirnya parasimpatis dan simpatis menyatu menjadi nervus kavernosa. maka vena-vena di sekitarnya menjadi tertekan. membentuk nervus dorsalis penis yang menyatu dengan syaraf-syaraf lain yang membentuk nervus pudendus. Vena-vena di bawah tunica albuginea ini bergabung membentuk vena dorsalis profunda lalu ke luar dari 24 . Pendarahan untuk penis berasal dari arteri pudenda interna lalu menjadi arteria penis communis yang bercabang 3 yakni 2 cabang ke masing-masing yakni ke korpus kavernosa kiri dan kanan yang kemudian menjadi arteria kavernosa atau arteria penis profundus yang ketiga ialah arteria bulbourethralis untuk korpus spongiosum. Khusus syaraf otonom parasimpatis ke luar dari medulla spinalis (sumsum tulang belakang) pada kolumna vertebralis di S2-4. Stimulasi dari penis atau dari otak secara sendiri atau bersama-sama melalui syaraf-syaraf di atas akan menghasilkan ereksi penis.melalui medulla spinalis (sumsum tulang belakang). Rongga sinusoid membesar sehingga terjadilah ereksi. Sebaliknya darah yang mengalir dari sinusoid ke luar melalui satu pleksus yang terletak di bawah tunica albugenia. Arteria memasuki korpus kavernosa lalu bercabang-cabang menjadi arteriol-arteriol helicina yang bentuknya berkelok-kelok pada saat penis lembek atau tidak ereksi. Syaraf ini memasuki penis pada pangkalnya dan mempersyarafi otot.otot polos.

Testis merupakan organ yang berperan dalam proses reproduksi dan hormonal. Pria mempunyai dua testis yang dibungkus dengan skrotum. Pada manusia. suhu testis sekitar 34 °C. 2.Corposa Cavernosa pada rongga penis ke sistem vena yang besar dan akhirnya kembali ke jantung. Testis akan diangkat mendekati tubuh pada suhu dingin dan bergerak menjauh pada suhu panas. bagian ini serupa dengan labia mayora. Pada wanita. Pada skrotum manusia dan beberapa mamalia bisa terdapat rambut pubis. Pengaturan suhu dilakukan dengan mengeratkan atau melonggarkan skrotum. Skrotum terletak di antara penis dan anus serta di depan perineum. Rambut pubis mulai tumbuh sejak masa pubertas. Fungsi utama dari testis adalah memproduksi sperma dan hormon 25 . Tugas dari skrotum adalah menjaga suhu dari testis agar tetap optimal yakni di bawah suhu tubuh. Skrotum adalah kantung (terdiri dari kulit dan otot) yang membungkus testis atau buah zakar. Testis Testis adalah kelenjar kelamin jantan pada pria. sehingga testis dapat bergerak mendekat atau menjauhi tubuh.

Testis terdapat di dalam skrotum yang merupakan lapisan kulit yang tidak rata dimana dibawahnya terdapat suatu lapisan yang disebut tunika dartos yang terdiri dari serabut-serabut otot.5 cm. sedangkan saluran limfe testis kiri mengalirkan isinya ke kelanjar getah 26 . Vena spermatika kanan akan masuk ke dalam vena cava inferior sedangkan vena spermatika kiri akan masuk ke dalam vena renalis kiri. Pembuluh darah arteri ke testis berasal dari aorta yang beranastomosis di funikulus spermatikus dengan arteri dari vasa deferensia yang merupakan cabang dari arteri iliaka interna. Pada bagian anterior dan lateral testis dibungkus oleh suatu lapisan serosa yang disebut dengan tunika vaginalis yang meneruskan diri menjadi lapisan parietal. Aliran darah dari testis kembai ke pleksus pampiniformis di funikulus spermatikus. Peredarahan darah testis memiliki keterkaitan dengan peredarahan darah di ginjal karena asal embriologi kedua organ tersebut. Pleksus ini di anulus inguinalis interna akan membentuk vena spermatika. paracaval kanan dan iliaka komunis kanan. Di sebelah posterolateral testis berhubungan dengan epididimis. Saluran limfe yang berasal dari testis kanan mengalir ke kelenjar getah bening di daerah interaaortacaval. lapisan ini langsung berhubungan dengan kulit skrotum. terutama pada pool atas dan bawahnya. Sperma dibentuk di dalam tubulus seminiferus yang memiliki 2 jenis sel yaitu sel sertoli dan sel spermatogenik. Diantara tubulus seminiferus inilah terdapat jaringan stroma tempat dimana sel leydig berada. Organ ini diliputi oleh suatu lapisan yang disebut dengan tunika albuginea. Testis normal berukuran rata-rata 4x3x2. oleh suatu septasepta jaringan ikat testis dibagi menjadi 250 lobus.androgen terutama testosteron.

yang berlikuliku pada permukaan posterior masing-masing testis serta terdiri dari kepala/kaput yang terletak di atas kutup testis. masuk ke dalam duktus deferens. dan saraf. pembuluh darah. 4. Epididimis Epididimis adalah pipa dengan panjang 6 meter. yang berfungsi sebagai saluran tempat jalannya sperma dari epididimis menuju vesikula seminalis. Duktus Deferens Disebut juga vas deferens. paracaval kiri dan iliaka kiri.bening paraaorta kiri dan daerah hilus ginjal kiri. Berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara sperma sampai sperma menjadi matang dan bergerak menuju vas deferens. Dalam epididimis. sperma mengalami maturasi lengkap dan flagelnya mulai berfungsi. yaitu selubung jaringan ikat yang mengandung duktus deferens. Duktus Ejakulatorius 27 . Otot polos pada dinding epididimis akan menggerakkan sperma. badan dan ekor apididimis sebagian ditutupi oleh lapisan viseral. Saluran ini merupakan muara pada dinding abdomen untuk funikulus spermatikus. 5. 3. lapisan ini pada mediastinum menjadi lapisan parietal. Duktus deferens memanjang dari epididimis dalam skrotum pada masing-masing sisinya ke dalam rongga abdomen melalui kanalis inguinalis. Salura ini memiliki pajang 16 dan 18 inch (40 cm dan 45 cm). Karena kanalis inguinalis merupakan muara pada dinding muskular.

Membantu menetralkan keasaman saluran vagina. Sekresi tebal dari vesikula seminalis mengandung protein. Sekitar 60% dari semen pada manusia berasal dari vesikula seminalis. vitamin C. fruktosa. Vesikula Seminalis Sepasang vesikula seminalis terdapat pada bagian posterior vesika urinaria. Sekresinya mengandung fruktosa yang menjadi sumber energi bagi sperma dan membuat suasana tetap basa untuk meningkatkan motilitas sperma. phosphorylcholine dan prostaglandin. Duktus ekskretoris setiap seminal gland membuka ke vas deferens memasuki kelenjar prostat. Konsentrasi fruktosa tinggi memberikan energi nutrisi bagi spermatozoa bila disimpan dalam air mani di laboratorium.2) dapat berhubungan dengan penyumbatan dari vesikula seminalis. Vesikula seminalis mensekresikan proporsi yang signifikan dari cairan yang pada akhirnya menjadi Semen. namun tidak dikeluarkan dalam ejakulasi pertama fraksi yang didominasi oleh spermatozoa dan cairan prostat seng-kaya. 6. Cairan vesikula seminalis adalah basa bersama dengan cairan prostat. Kelenjar Prostat 28 . Saluran pada masing-masing vesikula seminalis bersatu dengan duktus deferens pada sisinya untuk membentuk duktus ejakulatorius. Asam ejakulasi (pH <7. Butiran Lipofuscin dari sel-sel epitel mati memberikan sekresi warna kekuningan nya. flavins. lendir. Spermatozoa ejakulasi di vagina tidak mungkin untuk melakukan kontak dengan cairan mani vesikular tetapi transfer langsung dari cairan prostat ke dalam lendir serviks sebagai langkah pertama perjalanan mereka melalui sistem reproduksi wanita. memperpanjang umur sperma.Duktus Ejakulatorius menerima sperma dari duktus deferens dan sekresi vesikula seminalis disisinya. sehingga dalam semen manusia memiliki pH agak basa [2] alkalinitas air mani. cairan ini dikeluarkan di bawah kontraksi simpatik dari lapisan otot muskularis 7. Kedua duktus ejakulatorius bermuara ke dalam uretra. enzim.

bulat dan kecil. tebalnya ± 2 cm dan panjangnya ± 3 cm dengan lebarnya ± 4 cm. b. Kelenjar ini terbenam dalam stroma yang terutama terdiri dari otot polos yang dipisahkan oleh jaringan ikat kolagen dan serat elastis. alveoli dan tubuli bercabang berkali-kali dan keduanya mempunyai lumen yang lebar. Batas-batas prostat a.Kelenjar prostat adalah salah satu organ genitalia pria yang terletak di sebelah inferior buli-buli dan membungkus uretra posterior. Jenis epitelnya berlapis atau bertingkat dan bervariasi dari silindris sampai kubus rendah tergantung pada status endokrin dan kegiatan kelenjar. Nukleoli biasanya terlihat ditengah. lamina basal kurang jelas dan epitel sangat berlipat-lipat. Batas superior : basis prostat melanjutkan diri sebagai collum vesica urinaria. dan berat 20 gram. Sitoplasma mengandung sekret yang berbutir-butir halus. 29 . Uretra meninggalkan prostat tepat diatas apex permukaan anterior. Batas inferior : apex prostat terletak pada permukaan atas diafragma urogenitalis. otot polos berjalan tanpa terputus dari satu organ ke organ yang lain. Bila mengalami pembesaran organ ini menekan uretra pars prostatika dan menyebabkan terhambatnya aliran urin keluar dari buli-buli. Prostat merupakan kelenjar aksesori terbesar pada pria. Prostat mengelilingi uretra pars prostatika dan ditembus di bagian posterior oleh dua buah duktus ejakulatorius. Secara histologi prostat terdiri atas 30-50 kelenjar tubulo alveolar yang mencurahkan sekretnya ke dalam 15-25 saluran keluar yang terpisah. Saluran ini bermuara ke uretra pada kedua sisi kolikulus seminalis. Nukleus biasanya satu. bulat dan biasanya terletak basal. Prostat berbentuk seperti piramid terbalik dan merupakan organ kelenjar fibromuskuler yang mengelilingi uretra pars prostatica. Alveoli dan tubuli kelenjar sangat tidak teratur dan sangat beragam bentuk ukurannya. lisosom dan butir lipid. Otot membentuk masa padat dan dibungkus oleh kapsula yang tipis dan kuat serta melekat erat pada stroma.

Selubung fibrosa prostat dihubungkan dengan permukaan posterior os pubis dan ligamentum puboprostatica. Posterior : permukaan posterior prostat berhubungan erat dengan permukaan anterior ampula recti dan dipisahkan darinya oleh septum retovesicalis (vascia Denonvillier). 2. Ductus ejaculatorius menembus bagisan atas permukaan prostat untuk bermuara pada uretra pars prostatica pada pinggir lateral orificium utriculus prostaticus. Zona Perifer Sesuai dengan lobus lateral dan posterior.c. 2. yang semula menyebar ke bawah menuju corpus perinealis. 3. dipisahkan dari simphisis oleh lemak ekstraperitoneal yang terdapat pada cavum retropubica(cavum retziuz). meliputi 70% massa kelenjar prostat. Septum ini dibentuk pada masa janin oleh fusi dinding ujung bawah excavatio rectovesicalis peritonealis. yaitu: 1. Zona Anterior atau Ventral Sesuai dengan lobus anterior. 4. d. Ligamentum ini terletak pada pinggir garis tengah dan merupakan kondensasi vascia pelvis. Lobus medius Lobus lateralis (2 lobus) Lobus anterior Lobus posterior Telah ditemukan lima daerah/ zona tertentu yang berbeda secara histologi maupun biologi. Anterior : permukaan anterior prostat berbatasan dengan simphisis pubis. terdiri atas stroma fibromuskular. levator ani waktu serabut ini berjalan ke posterior dari os pubis. Kelenjar prostat terbagi atas 5 lobus : 1. Zona ini rentan terhadap inflamasi dan merupakan tempat asal karsinoma terbanyak. Lateral : permukaan lateral prostat terselubung oleh serabut anterior m. tidak punya kelenjar. Zona ini meliputi sepertiga kelenjar prostat. 30 . e.

Merupakan bagian terkecil dari prostat. fosfatase asam. Zona Transisional.Semen berisi sejumlah asam sitrat sehingga pH nya agak asam (6. Zona ini bersama-sama dengan kelenjar periuretra disebut juga sebagai kelenjar preprostatik. Lokasi terletak antara kedua duktus ejakulatorius. mungkin terutama simpatis. sesuai dengan lobus tengah meliputi 25% massa glandular prostat. Limfe terutama dicurahkan ke nodus iliaka interna dan nodus sakralis. arteri vesikalis inferior dan arteri rektalis media.5). Kelenjar-Kelenjar Periuretra Bagian ini terdiri dan duktus-duktus kecil dan susunan sel-sel asinar abortif tersebar sepanjang segmen uretra proksimal. Pleksus vena mencurahkan isinya ke vena iliaca interna. dan berakhir sebagai jala-jala kapiler yang berkembang baik dalam lamina propria.3. Zona Sentralis. Prostat mendapat persarafan terutama dari serabut saraf tidak bermielin. tampak mempersarafi sel-sel otot polos di stroma dan kapsula sama seperti dinding pembuluh darah. Serabut motoris. Persarafan prostat berasal dari pleksus hipogastrikus inferior dan membentuk pleksus prostatikus. Aliran darah prostat merupakan percabangan dari arteri pudenda interna. Zona ini resisten terhadap inflamasi. yaitu kurang lebih 5% tetapi dapat melebar bersama jaringan stroma fibromuskular anterior menjadi benign prostatic hyperpiasia (BPH). 5. Fisiologi Prostat Sekret kelenjar prostat adalah cairan seperti susu yang bersama-sama sekret dari vesikula seminalis merupakan komponen utama dari cairan semen. Pembuluh ini bercabangcabang dalam kapsula dan stroma. 4. Pembuluh limfe mulai sebagai kapiler dalam stroma dan mengikuti pembuluh darah dam mengikuti pembuluh darah. Pembuluh vena mengikuti jalannya arteri dan bermuara ke pleksus sekeliling kelenjar. 31 . Selain itu dapat ditemukan enzim yang bekerja sebagai fibrinolisin yang kuat. Beberapa serat ini berasal dari sel ganglion otonom yang terletak di kapsula dan di stroma.

glandula bulbouretralis terletak di bawah prostat dan bermuara kedalam uretra. Sekresinya yang bersifat basa akan menyelimuti bagian dalam uretra sesaat sebelum ejakulasi. Sekret prostat dikeluarkan selama ejakulasi melalui kontraksi otot polos. dan membawa mereka keluar sebelum ejakulasi berikutnya. 8. Cowper Gland Disebut juga glandula cowper. Cairan ini membantu untuk melumasi uretra untuk spermatozoa melewati. menetralisir bekas air kencing asam di saluran kencing. jelas kental dikenal sebagai pra-ejakulasi. Hal ini dimungkinkan untuk cairan ini untuk mengambil sperma. dan tumor Cowper dapat meningkatkan PSA ke tingkat yang membuat curiga kanker prostat.enzim-enzim lain dan lipid. dan membantu flush out setiap urin residu atau bahan asing. Kelenjar Cowper juga memproduksi beberapa jumlah antigen prostat-khusus (PSA). Selama gairah seksual masing-masing kelenjar menghasilkan sekresi. yang akan menetralisasi keasaman urine yang mungkin keluar. yang tersisa di uretra dari ejakulasi bohlam sebelumnya. 32 .

Pengikatan ini mengakibatkan sel-sel tumbuh dan menyekresikan berbagai unsure spermatogenik. Karena hubungan antara sekresi GnRH dan sekresi LH yang jauh lebih dekat. Secara bersamaan. lingkungan. yaitu sekresi LH hampir selalu mengikuti pelepasan bertahap GnRH. Hormone-hormon ini dibawa ke hipofisis anterior dalam darah porta hipofisis untuk merangsang sekresi follicle stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LH). Sekresi LH oleh kelejar hipofisis anterior merupakan suatu siklus. GnRH merupakan suatu peptide dengan 10 asam amino yang disekresikan oleh neuron yang badan selnya terletak di nucleus arkuata hipotalamus dan berakhir di eminesia medina hipotalamus. LH dan FSH mengeluarkan pengaruhnya pada jaringan target di dalam testis. yang pada pria dikenal dengan interstitial cell-stimulating hormone (ICSH). juga mempunyai efek tropic yang kuat terhadap 33 . hipotalamus memproduksi gonadotropic hormone-releasing hormone (GnRH). Sebaliknya. GnRH dikenal sebagai hormone pelepas-LH/ LH-releasing hormone. Di bawah pengaruh berbagai hal seperti keturunan. testosterone (dan dihidrotestosteron) yang berdifusi ke dalam tubulus seminiferus dari sel-sel leydig di dalam ruang interstitial. GnRH disekresikan secara intermitten selama 1 sampai 3 jam. FSH berikatan dengan reseptor-reseptor FSH spesifik yang melekat pada sel-sel Sertoli di dalam tubulus seminiferus. rangsangan kejiwaan. Hormone-hormon gonadotropin disekresi dalam kadar yang tetap pada pria oleh sel gonadotrop. LH dan FSH merupakan glikoprotein. yang dipengaruhi oleh frekuensi siklus sekresi tersebut dan jumlah GnRH yang dilepaskan pada setiap siklus.FUNGSI HORMONAL Pusat pengendalian hormone dari system reproduksi adalah hipotalamushipofisis. peningkatan dan penurunan FSH hanya sediki mengikuti fluktuasi sekresi GnRH. Hormone-hormon ini adalah follicle-stimulating hormone-releasing hormone (FSHRH) dan Luteinizing hormone-releasing hormone (LHRH). dan kadar hormone yang bersirkulasi.

membedakan pria dari wanita sebagai berikut 1. yang secara keseluruhan disebut hormone androgen. testosterone menyebabkan ―sifat kelamin sekunder‖ pria berkembang. dihidrotestosteron. Testis menyekresi beberapa hormone kelamin pria. Pengaruh pada distribusi rambut tubuh Testosterone menimbulkan pertumbuhan rambut a. d. yang terletak di celah-celah antar tubulus seminiferus dan kira-kira merupakan 20% massa testis dewasa. Sel-sel Leydig hampir tidak ditemukan di testis pada masa kanak-kanak. Sifat seksual sekunder ini. dan androstenedion. dimualai saat pubertas dan berakhir pada maturitas. b. Di atas pubis Ke atas di sepanjang linea alba. untuk memulai spermatogenesis. meliputi testosterone. dan testis membesar kira –kira delapan kali lipat sebelum mencapai usia 20 tahun. peningkatan sekresi testosterone menyebabkan penis. Setelah pubertas. Selai itu. Testosterone dibentuk oleh sel-sel insterstitial Leydig. kadang-kadang sampai ke umbilicus dan di atasnya c. Testosterone jumlahnya lebih banyak dari yang lainnya sehingga dapat dianggap sebagai hormone testis yang penting.spermatogenesis. dan 34 . skrotum. walaupun pada akhirnya diubah menjadi dihidrotestosteron yang lebih aktif di jaringan sasaran. dibutuhkan FSH maupun testosterone. selain organ seksual itu sendiri. Jadi. Wajah Biasanya pada dada. Pengaruh testosterone pada perkembangan sifat kelamin primer dan sekunder orang dewasa. TESTOSTERON Sekresi testosterone oleh sel-sel interstitial Leydig di dalam testis.

3. Kurang sering pada bagian tubuh yang lain. Hal ini juga 35 . seperti punggung. 4. karena kebotakan merupakan akibat dari 2 faktor.oleh karena itu. banyak pria jantan tidak menjadi botak. rata-rata sekitar 50% massa otot pria meningkat melebihi massa otot wanita. Pengaruh terhadap suara pada awalnya secara relative menjadi tidak sinkron. ―suara serak‖. Testosterone meningkatkan pembentukan protein dan perkembangan otot Salah satu karakteristik pria yang terpenting adalah peningkatan perkembangan otot yang mengikuti massa pubertas. karena hal tersebut dapat menyebabkan acne. Kebotakan Testosterone mengurangi pertumbuhan rambut di bagian atas kepala. 5. Yang paling penting adalah kelebihan sekresi oleh kelenjar sebasea wajah.e. Setetlah beberapa tahun sekresi testosterone. 2. acne merupakan salah satu gambaran yang umum dari remaja pria ketika tubuh pertama kali mengenali peningkatan sekresi testosterone. dan dapat memicu pertumbuhan acne Testosterone meningkatkan ketebalan kulit di seluruh tubuh dan meningkatkan kekasaran jaringan subkutan. latar belakang genetic untuk mengalami kebotakan dan kedua superimposisi dari latar belakang genetic ini yaitu banyaknya hormone androgen. Testosterone juga menyebabkan pertumbuhan rambut yang berlebih di bagian tubuh lainnya. namun secara bertahap berubah menjadi suara orang dewasa maskulin yang khas. kulit normalnya beradaptasi terhadap testosterone sedemikian rupa sehingga memungkinkan kulit tersebut mengatasi acne. Pengaruh pada suara Testosterone yang disekresi oleh testis atau disuntikan ke dalam tubuh akan menimbulkan hipertrofi mukosa laring dan pembesaran laring. Testosterone juga meningkatkan kecepatan sekresi beberapa atau mungkin semua kelenjar sebasea tubuh. Akan tetapi. Testosterone meningkatkan ketebalan kulit. seorang pria yang tidak memiliki testis yang berfungsi tidak akan menjadi botak.

testosterone sering digunakan orang tua untuk mengobati osteoporosis. kecepatan pertumbuhan tulang meningkat dengan tajam. dan sebagian perubahan pada suara juga disebabkan oleh fungsi anabolic testosterone. panggul pria berkembang menjadi panggul yang menyerupai panggul wanita. 6. Peningkatan matriks tulang diyakini akibat dari fungsi anabolic protein umum testosterone dan pengendapan garamgaram kalsium sebagai respons terhadap peningkatan protein. androgen sintetik digunakan secara luas oleh athlete untuk meningkatkan kinerja otot mreka. b. testosterone meningkatkan jumlah total matriks tulang dan menyebabkan retensi kalsium. sehingga menyebabkan pertumbuhan tinggi 36 . Penyempitan pintu atas panggul Membuat panggul lebih panjang Menyebabkan panggul berbentuk terowongan dan bukan berbentuk avoid yang lebar seperti panggul wanita. Bila sejumlah besar testosterone (atau androgen lainnya) disekresi pada abnormal pada anak anak yang masih berkembang. Sangat meningkatkan kekuatan seluruh panggul sebagai penahan beban. dan d. Penggunaan ini sangat membahayakan karena efek berbahaya yang panjang akibat kelebihan androgen. Bila tidak terdapat testosterone. Banyak perubahan pada kulit juga disebabkan oleh penumpukan protein di kulit. Tertosteron meingkatkan matriks tulang dan menimbulkan retensi kalsium Setelah terjadinya peningkatan sirkulasi testosterone yang sangat besar pada saat pubertas (atau setelah penyuntikan testosterone yang lama). tulang menjadi lebih tebal dan mengendapkan sejumlah besar garam kalsium tambahan. c. Jadi. Karena pengaruh testosterone dan androgen lain yang sangat besar pada otot tubuh.berhubungan dengan peningkatan protein di bagian lain tubuh yang tidak berotot. Karena kemampuan testosterone untuk meningkatkan ukuran dan kekuatan tulang. Testosterone memberikan pengaruh khusus pada panggul yang menyebabkan a.

Perbedaan ini sebagian mungkin disebabkan oleh peningkatan kecepatan metabolism yang terjadi setelah pemberian testosterone dan bukan efek langsung testosterone terhadap pembentukan sel-sel darah merah. Meskipun demikian. jumlah sel-sel darah merah per millimeter kubik.total tubuh dengan cepat.000 sel-sel darah merah/mm3 lebih banyak dari rata-rata wanita. testosterone juga menyebabkan penyatuan epifisis tulang dengan batang tulang pada usia muda. Selain itu. Akan tetapi. 9. jumlah testosterone yang biasa disekresikan oleh testis selama masa remaja dan dewasa awal bahkan akan meningkatkan kecepatan metabolism sekitar 5-10% di atas nilai yang didapat bila testis tidak aktif. Oleh karena itu. penyatuan dini epifisis ini mencegah orang tersebut tumbuh setinggi yang ia mampu tubuh bila testosterone tidak disekresi sama sekali. tinggi badan akhir pada orang dewasa sedikit berkurang daripada tinggi badan pria yang dikastrasi sebelum pubertas. rata-rata pria memiliki 700. darah dan volume cairan ekstrasel pada pria meningkat dalam hubungannya dengan berat badan sebesar 5-10%. Testosteron meningkatkan metabolism basal Penyuntikan testosterone dalam jumlah besar dapat meningkatkan kecepatan metabolism basal sampai 15%. Testosterone juga memiliki pengaruh tersebut tetapi hanya sedikit bila dibandingkan dengan pengaruh mineralokortikoid adrenal. Peningkatan kecepatan metabolism tersebut mungkin disebabkan oleh pengaruh tidak langsung testosteon terhadap anabolisme protein. Pengaruh pada elektrolit dan keseimbangan cairan Banyak hormone steroid dapat meningkatkkan reabsorpsi natrium di tubulus distal ginjal. 8. setelah pubertas. Bahkan pada pria normal. 7. 37 . meingkat 1520%. meskipun pertumbuhan tulang menjadi cepat. Selain itu. Pengaruh pada sel darah merah Ketika testosterone dalam jumlah normal disuntikan pada orang dewasa yang dikastrasi. peningkatan kuantitas protein----terutama enzim----meningkatkan aktifitas semua sel.

Awal mula timbulnya pubertas telah menjadi misteri sejak lama. Akan tetapi, sudah jelas bahwa selama masa kanak-kanak hipotalamus tidak menyekresikan GnRH dalam jumlah yang bermakna. Hal tersebut disebabkan selama masa kanak-kanak, sekresi hormone steroid seks yang terkecil sudah mempunyai efek penghambat yang kuat terhadap sekresi GnRH oleh hipotalamus. Namun, oleh sebab yang tidak diketahui, pada saat pubertas, sekresi GnRH hipotalamus mampu melawan inhibisi yang timbul pada masa kanak-kanak, dan masa seksual dewasa pun dimulai.

SPERMATOGENSIS Selama pembentuka embrio, sel germinal primordial bermigrasi ke dalam testis dan menjadi sel germinal imatur yang disebut spermatogonia yang berada di dua atau tiga lapisan permukaan dalam tubulus seminiferus. Spermatogonia mulai mengalami pembelahan mitosis, yang dimulai saat pubertas, dan terus berproliferasi dan bersiferensiasi melalui berbagai tahap perkembangan untuk membentuk sperma.

Tahap-tahap spermatogenesis Spermatogenesis terjadi di tubulus seminiferus selama masa seksual aktif akibat stimulasi oleh hormone gonadotropik hipofisis anterior, yang dimulai rata-rata pada umur 13 tahun da terus berlanjut hamper di seluruh sisa kehidupan, namun sangat menurun pada usia tua.

38

Pada tahap pertama spermatogenesis, spermatogonia bermigrasi di antara sel-sel Sertoli menuju lumen sentral tubulus seminiferus. Sel-sel sertoli ini sangat besar, dengan pembungkus sitoplasma yang berlebihan yang mengelilingi spermatogonia yang sedang berkembang sampai menuju bagian tengah lumen tubulus.

Spermatogonia yang melewati lapisan pertahanan masuk ke dalam lapisan sel Sertoli akan dimodifikasi secara berangsur-angsur dan membesar untuk membentuk spermatosit primer yang besar. Setiap spermatosit tersebut, selanjutnya mengalami pembelahan mitosis untuk membentuk dua spermatosit sekunder. Setelah beberapa hari, spermatosit sekunder ini juga membelah menjadi spermatid yang akhirnyadimodifikasi menjadi spermatozoa (sperma). Selama masa pergantian dari tahap spermatosit ke tahap spermatid, 46 kromosom spermatozoa (23 pasang kromosom) dibagi sehingga 23 kromosom diberikan ke satu spermatid dan 23 lainnya ke spermatid yang kedua. Ketika spermatid dibentuk pertama kali, spermatid tetap memiliki sifat-sifat yang lazim dari sel-sel epiteloid, tetapi spermatid tersebut segera berdiferensiasi dan memanjang menjadi spermatozoa, yang terdiri dari kepala dan ekor. Kepala terdiri dari inti sel yang padat dengan hanya sedikit sitoplasma dan lapisan membrane sel di sekelilingnya. Di bagian luar, dua per tiga anterior kepala terdapat selubung tebal yang disebut akrosom yang terutama dibentuk oleh apparatus golgi. Selubung ini mengandung sejumlah enzim yang serupa dengan enzim yang ditemukan pada lisosom dari sel-sel khas, meliputi hialuronidase (yang dapat mencerna filament proteoglikan jaringan) dan enzim proteolitik yang sangat kuat (yang dapat mencerna protein). Enzim ini memainkan peranan penting sehingga memungkinkan sperma untuk memasuki ovum dan membuahinya. Ekor sperma, yang disebut dengan flagellum, memiliki tiga komponen utama:
39

1.

Kerangka pusat yang dibentuk dari 11 mikrotubulus, yang secara keseluruhan disebut aksonema,

2. 3.

Membrane sel tipis yang menutupi aksonema; dan Sekelompok mitokondria yang mengelilingi aksonema di bagian proksimal ekor (badan ekor). Gerakan maju-mundur ekor (gerakan flagella) memberikan motilitas pada

sperma. Gerakan ini disebabkan oleh gerakan meluncur longitudinal secara ritmis di antara tubulus posterior dan anterior yang membentuk aksonema. Energy untuk proses ini disuplai dalam bentuk adenosine trifosfat yang disintesis oleh mitokondria di badan ekor. Sperma yang normal bergerak dalam medium cair dengan kecepatan 1 sampai 4 mm/menit. Kecepatan ini akan memungkinkan sperma untuk bergerak melalui traktus genitalia wanita untuk mencapai ovum. ANATOMI FISIOLOGI PAYUDARA WANITA Payudara (mammae, susu) adalah kelenjar yang terletak di bawah kulit, di atas otot dada. Fungsi dari payudara adalah memproduksi susu untuk nutrisi bayi. Manusia mempunyai sepasang kelenjar payudara, yang beratnya kurang lebih 200 gram, saat hamil 600 gram dan saat menyusui 800 gram Setiap payudara terdiri dari 15 sampai 20 lobus dari jaringan kelenjar. Jumlah lobus tidak berhubungan dengan ukuran payudara. Setiap lobus terbuat dari ribuan kelenjar kecil yang disebut alveoli atau acini. kelenjar ini bersamasama membentuk sejumlah gumpalan, mirip buah anggur yang merambat. Alveoli (alveolus dan acinus singular) menghasilkan susu dan substansi lainnya selama masa menyusui. Setiap bola memberikan makanan ke dalam pembuluh tunggal lactiferous yang mengalirkannya keluar melalui puting susu. Sebagai hasilnya, terdapat 15-20 saluran puting susu, mengakibatkan banyak lubang pada puting susu. Di belakang puting susu pembuluh lactiferous agak membesar sampai membentuk penyimpanan kecil yang disebut lubang-lubang lactiferous

(lactiferous sinuses). Setiap lubang berdiameter 2-4 mm (0,08-0,16 inci). Lemak dan jaringan penghubung mengelilingi bola-bola jaringan kelenjar. Sejumlah jaringan lemak bergantung pada banyaknya faktor termasuk usia, persentase
40

2. Kelenjar lemak ini akan menghasilkan suatu bahan dan dapat melicinkan kalang payudara selama menyusui. ujung ujung serat saraf. dan keturunan. Di kalang payudara terdapat duktus laktiferus yang merupakan tempat penampungan air susu.lubang kecil yang merupakan muara dari duktus laktiferus. Letaknya mengelilingi putting susu dan berwarna kegelapan yang disebabkan oleh penipisan dan penimbunan pigmen pada kulitnya. Bagian dari alveolus adalah sel Aciner. Pada daerah ini akan didapatkan kelenjar keringat. Pada tempat ini terdapat lubang . yaitu bagian yang kehitaman di tengah. Pada payudara terdapat tiga bagian utama. jadi tidak kembali lagi seperti warna asli semula. tetapi berhubung adanya variasi bentuk dan ukuran payudara maka letaknya akan bervariasi. kemudian beberapa duktulus bergabung membentuk saluran yang lebih besar (duktus laktiferus). yaitu : 1.Korpus terdiri dari: a. Korpus (badan). Areola. Perubahan warna ini tergantung dari corak kulit dan adanya kehamilan. yaitu beberapa lobulus yang berkumpul menjadi 15-20 lobus pada tiap payudara. jaringan lemak. Sendi tulang Cooper menghubungkan dinding dada pada kulit payudara. c. memberikan bentuk pada payudara dan keelastisannya. serat . Lobulus.lemak tubuh. Pada wanita yang corak kulitnya kuning langsat akan berwarna jingga kemerahan. Lobus. Terletak setinggi interkosta IV. pembuluh getah bening.serat otot polos yang tersusun secara sirkuler sehingga bila ada kontraksi maka duktus 41 . Alveolus. bila kulitnya kehitaman maka warnanya lebih gelap. b. pembuluh darah. sel otot polos dan pembuluh darah. ASI dsalurkan dari alveolus ke dalam saluran kecil (duktulus). Papilla atau puting. yaitu kumpulan dari alveolus. sel plasma. Selama kehamilan warna akan menjadi lebih gelap dan wama ini akan menetap untuk selanjutnya. 3. yaitu unit terkecil yang memproduksi susu. kelenjar lemak dari montgomery yang membentuk tuberkel dan akan membesar selama kehamilan. yaitu bagian yang menonjol di puncak payudara. yaitu bagian yang membesar.

25 lobus.masing lobulus terdiri dari 20 .40 lobulus. yaitu bentuk yang normal.serat otot yang longitudinal akan menarik kembali putting susu tersebut. pendek/ datar. sedangkan serat .laktiferus akan memadat dan menyebabkan putting susu ereksi.masing lobulus terdiri dari 10 . Bentuk puting susu normal Gambar 3. Gambar 2. Masing . panjang dan terbenam (inverted). Papilla Bentuk puting ada empat. Bentuk puting susu pendek 42 .Payudara terdiri dari 15 . Selanjutnya masing .masing dihubungkan dengan saluran air susu ( sistem duktus ) sehingga merupakan suatu pohon.100 alveoli dan masing .

2% mineral. laktoalbumin. laktoalbumin merupakan bagian dari enzim laktosa sintetase. serta memberikan kalori sebesar 60-75kkal/dL. Bentuk puting susu terbenam/ terbalik Pembentukan Air Susu. urea. dan 0. 1% protein. Air susu ibu mengandung lebih dari 100 zat. magnesium. Asam amino bebas. Air susu manusia yang telah matang mengandung 3-5% lemak. kreatinin.Gambar 4. dan kreatinin juga terdapat dalam air susu. dan albumin. Kelompok lemak utama pada air susu manusia adalah trigliserida. fosfor. Proteinprotein yang utama pada air susu manusia adalah kasein. laktoferin immunoglobulin A. Air susu yang pertama kali 43 . Kasein dan laktoalbuminmerupakan protein susu yang spesifik. Bentuk puting susu panjang Gambar 5. Pada dasarnya air susu merupakan emulsi lemak dalam fase cairan yang isotonic dengan plasma. lisozim. Laktosa merupakan jenis gula utama pada air susu manusia. yang memiliki kadar asam palmitat dan asam oleat yang paling banyak. dan klorida. Mineral yang di kandung meliputi natrium. kalium. kalsium. 7% laktosa.

fosfat. Jalur yang ketiga meliputi sintesis dan transport lemak susu. Lemak susu kemudian beragregasi menjadi droplet yang bergabung untuk membentuk globul lemak yang lebih besar. Vesikel ini terbentuk di dalam apparatus Golgi. yang merupakan suatu protein susu spesifik. dan mengeluarkan komponen air susu. dan laktosa. Sel epitel alveolus yang memproduksi susu merupakan sel yang terpolarisasi dan sangat berdiferensiasi yang berfungsi mengakumulasi. mensintesis. menjadi terinternalisasi dan ditranspor ke aparatus Golgi atau membrane apical pada sel unruk disekresi. 4. Imunoglonbulin A memasuki sel epitel setelah berikatan dengan reseptornya. membentuk misel dengan kalisum dan fosfat. sitrat. Disini. Air dialirkan melewati sel alveolus melalui gradient konsentrasi yang dibangun oleh gula susu yang yang spesifik. 3. Yang disintesis didalam sitoplasma dan reticulum endoplasma halus. Kolestrum mengandung protein yang lebih tinggi (sebagian besar immunoglobulin) serta kandungan gula yang lebih rendah dibandingkan air susu yang di produksi kemudian. Globul lemak kemudian dikeluarkan dari bagian apical sel ke dalam lumen alveolar. Golgi bersifat impermeable terhadap laktosa. Karena Laktosa merupakan guka yang aktif secara osmotic. 2. mengemas. kaein. Jalur yang terakhir meliputi eksositosis vesikel sekretorik yang mengandung protein susu spesifik. 44 . Pembentukan air susu meliputi empat jalur transeluler yang sesuai di dalam alveolus payudara: 1. kalsium. Jalur utama yang meliputi sekresi kationmonopalen dan air. air ditarik ke dalam Golgi sehingga kandungan laktosa menentukan volume cairan susu. Jalur yang kedua meliputi transport immunoglobulin yang dimediasi reseptor.dikeluarkan setelah melahirkan di sebut kolestrum. ion-ion mengikuti gradient elektrokimia.

Child abuse dapat menimbulkan akibat yang berkepanjangan. menipu. Macam-macam child abuse Menurut Sitohang. cakaran. Emotional Abuse Perlakuan yang dilakukan oleh orang tua seperti menolak anak. Indikator fisik: kelainan bicara. gangguan pertumbuhan fisik dan perkembangan. Physical Abuse Cedera yang dialami seorang anak bukan karena kecelakaan atau dapat juga diartikan sebagai tindakan yang dilakukan oleh pengasuh sehingga mencederai anak. meneror. berperilaku ekstrem seerti agresif atau menyendiri. mengigit. Indikator fisik: luka memar. sosial. mental dan emosional anak. atau memukul-mukul) 2. luka bakar atau cedera di kepala atau lengan. Biasanya berupa luka memar. Indikator perilaku: kelainan kebiasaan (menghisap. berbohong.CHILD ABUSE A. Hal ini akan menyebabkan kerusakan mental fisik. takut pada orang tua. atau mengisolasi anak. Hal tersebut akan membuat anak merasa dirinya tidak dicintai. Indikator perilaku: waspada saat bertemu degan orang dewasa. B. gigitan manusia. takut untuk pulang ke rumah. rambut yang tercabut. child abuse dibedakan menjadi 4 macam : 1. serta mencuri. Pengertian Child abuse didefinisikan sebagai tindakan mencederai terhadap anak di bawah umur oleh seseorang. 45 . mengabaikan anak. patah tulang. atau merasa buruk atau tidak bernilai.

Indikator kebiasaan : Meminta atau mencuri makanan. penghinaan gender yang dikaitkan dengan prestasi kerja. Indikator fisik : kelaparan. a. pengobatan. Sexual Abuse a. seperti tidak memberikan rumah yang aman. sering tidur. Neglect Kegagalan orang tua untuk memberikan kebutuhan yang sesuai bagi anak. Hipotesis Jame C. selalu mengantuk. kebersihan diri yang rendah.3. kurangnya perhatian pada masalah kesehatan. lirikan yang tidak pantas dalam artian mengandung unsur seksual. Renick (1980) 46 . pakaian. Neglect 4. kurangnya perhatian. godaan seksual yang tidak diinginkan. sampai dengan perkosaan. pakaian yang kurang memadai (pada musim dingin). Bentuknya bisa rayuan. tersinggung dan sebagainya pada diri orang yang menjadi korban  Pelecehan seksual adalah suatu tindakan yang menekan dan tidak diharapkan yang menyangkut seksualitas seseorang. Gambar. atau meninggalkan anak sendirian atau dengan seseorang yang tidak dapat merawatnya. b. ditinggalkan. makanan. Pengertian  Pelecehan seksual dalah segala macam bentuk perilaku yang berkonotasi seksual yang dilakukan secara sepihak dan tidak diharapkan oleh orang yang menjadi sasaran hingga menimbulkan reaksi negatif: rasa malu. marah. serta sentuhan. masalah kesehatan yang tidak ditangani. dan masalah kesehatan yang tidak ditangani.

kurang bergaul dengan teman sebaya. takut.  Indikator fisik : kesulitan untuk berjalan atau duduk. dan perasaan lain yang tidak menyenangkan. buku). foto. dapat didefinisikan sebagai perilaku seksual secara fisik maupun non fisik oleh orang yang lebih tua atau memiliki kekuasaan terhadap korban. nyeri atau gatal di area genital. merasa bersalah. eksploitasi anak dalam pornografi (gambar. mereka hanya merasa tidak nyaman. exhibitionism. film. berpenyakit kelamin. bertujuan untuk memuaskan hasrat seksual pelakunya.  Kekerasan seksual (sexual abuse) pada anak mencakup penganiayaan seksual secara fisik dan non fisik. adanya noda atau darah di baju dalam. sakit. majalah. Kekerasan fisik antara lain menyentuh alat kelamin atau bagian tubuh lain yang bersifat pribadi. seks oral. Sedangkan penganiyaan non fisik diantaranya memperlihatkan benda-benda yang bermuatan pornografi atau aktivitas seksual orang dewasa. berperilaku permisif/ berperilaku yang menggairahkan. penurunan keinginan untuk sekolah. memaksa anak membuka pakaian. perubahan pada penampilan. perilaku regressif (misal: ngompol) 47 . gangguan tidur.  Indikator kebiasaan : pengetahuan tentang seksual atau sentuhan seksual yang tidak sesuai dengan usia. Korban mungkin saja belum atau tidak memahami perlakuan yang dilakukan terhadap dirinya. tidak mau berpartisipasi dalam kegiatan fisik. memar atau perdarahan di area genital/ rektal. sampai tindak perkosaan. Kekerasan seksual (sexual abuse). penetrasi vagina/anus menggunakan penis atau benda lain. slide. atau mengintip kamar tidur/kamar mandi (voyeurism).

Etiologi Menurut Townsend (1998) factor yang predisposisi (yang berperan dalam pola penganiayaan anak (seksuak abuse) antara lain: 1. 2006:60) sexual abuse diklasifikasikan menjadi tiga kategori. yaitu: 1. Incest Incest. c. asetilkolin dan 48 . diartikan sebagai hubungan seksual atau aktivitas seksual lainnya antar individu yang mempunyai hubungan dekat. dopamine. norepinefrin. 3. Eksploitasi Eksploitasi seksual meliputi prostitusi dan pornografi (Sudart. Teori biologis   Pengaruh neurofisiologis. bermacam-macam neurotransmitter (misalnya epinefrin. baik oleh hukum. Rape (perkosaan) Perkosaan adalah tindakan pemaksaan untuk berhubungan seksual biasanya terjadi pada saat pelaku terlebih dahulu mengancam dengan memperlihatkan kekuatannya kepada anak. yang perkawinan di antara mereka dilarang.Cedera Pd Genetalia Laki2 Cedera Pd Genetalia Perempuan b. 2006). 2. Klasifikasi / tipe Menurut Resna dan darmawan (dalam huraerah. maupun agama. Perubahan dalam system limbik otak dapat mempengaruhi perilaku agresif pada beberapa individu Pengaruh biokimia. kultur.

Berbadai teori psikoanalitik telah membuat hipotesa bahwa agresi dan kekerasan adalah ekspresi terbuka dari ketidakperdayaan dan harga diri rendah. Teori ini mendalilkan bahwa perilaku agresif dan kekerasan dipelajari dari model yang membawa dan berpengaruh. trauma dan penyakit-penyakit tertentu (misalnya ensefalitis dan epilepsy). baik ikatan genetik langsung maupun karyotip genetik XYY telah diteliti sebagai kemungkinan  Kelainan otak. yang timbul bila kebutuhan-kebutuhan masa anak terhadap kepuasan dan keamanan tidak terpenuhi  Teori pembelajaran. Pengaruh-pengaruh social dapat berperan pada kekerasan saat individu menyadari bahwa kebutuhan dan hasrat mereka tidak dapat dipenuhi melalui cara-cara yang lazim dan mereka mengusahakan perilaku-perilaku kejahatan dalam suatu usaha untuk memperoleh akhir yang diharapkan. telah dilibatkan pada predisposisi pada perilaku agresif 2. 49 . Berbagai kelainan otak mencakup tumor. Individu-individu yang dianiaya seperti anak-anak atau yang orang tuanya mendisiplinkan dengan hukuman fisik lebih mungkin untuk berperilaku kejam sebagai orang dewasa 3. Beberapa penyelidikan telah melibatkan herediter sebagai komponen pada predisposisi untuk perilaku agresif seksual. Teori psikologis  Teori psikoanalitik. Ilmuwan social yakin bahwa perilaku agresif terutama merupakan hasil dari struktur budaya dan social seseorang.serotonin) dapat memainkan peranan dalam memudahkan dan menghambat impuls-impuls agresif  Pengaruh genetika. Teori sosiokultural (pengaruh sosial) Pengaruh sosial.

antara lain sangat takut kepada siapa saja atau pada tempat tertentu atau orang tertentu. Balita  Tanda-tanda fisik. gangguan tidur (susah tidur.  Tanda pada perilaku emosional dan sosial: kelakuan yang tiba-tiba berubah. lesu. tahu banyak tentang aktivitas seksual. hubungan dengan teman terganggu. sakit perut. perubahan kelakuan yang tiba-tiba.d. mencium secara seksual. antara lain memar pada alat kelamin atau mulut. anak mengeluh sakit karena perlakuan seksual. sembelit.  Tanda pada perilaku seksual: masturbasi berlebihan. keluhan somatik seperti sakit kepala yang terus-menerus. dan sakit kerongkongan tanpa penyebab jelas bisa merupakan indikasi seks oral. nilai turun. hiperaktif. Anak usia prasekolah Gejalanya sama ditambah tanda-tanda berikut:  Tanda fisik: antara lain perilaku regresif. melakukan aktivitas seksual terang-terangan pada saudara atau teman sebaya. depresi. Anak usia sekolah Memperlihatkan tanda-tanda di atas serta perubahan kemampuan belajar. 2. Tanda-tanda anak mengalami sexual abuse 1. seperti susah konsentrasi. tak suka disentuh. telat atau bolos. 3. mendesakkan tubuh. mimpi buruk.  Tanda perilaku emosional dan sosial. menarik diri atau depresi. 50 . dan rasa ingin tahu berlebihan tentang masalah seksual. gangguan tidur. iritasi kencing. tidak percaya kepada orang dewasa. menarik diri. dan ngompol). mimpi buruk. penyakit kelamin. serta perkembangan terhambat. serta menghindari hal-hal sekitar buka pakaian. seperti mengisap jempol. sedih.

Kelebihan atau defisiensi kortisol. Kelainan saat Menstruasi Kelainan menstruasi yang biasanya dijumpai dapat berupa kelainan siklus atau kelainan dari jumlah darah yang dikeluarkan dan lamanya perdarahan. melacur. d. melarikan din. Kelebihan hormon anti diuresis. pikiran bunuh diri. gangguan makan. atau prolaktin. Kelainan menstruasi tersebut antara lain : 1. menggaruk daerah tersebu secara sering atau gelisah saat duduk  Sering muntah  Perilaku menggairahkan. seks di luar nikah. dorongan masturbasi. androgen. Kelebihan atau defisiensi prostaglandin 51 . bermain seks dewasa sebelum waktunya  Ansietas berlebihan dan tidak percaya kepada orang lain  Penganiyaan seksual pada anak yang lain.4. atau kelakuan seksual lain yang tak biasa. Disebabkan oleh : a. kehamilan dini. PMS (PRE MENSTRUAL SYNDROM ) PMS merupakan sejumlah perubahan mental maupun fisik yang terjadi antara hari ke-2 sampai hari ke-4 sebelum menstruasi dan segera mereda setelah menstruasi dimulai. Sekresi estrogen yang abnormal. Sedangkan menurut Townsend (1998) simtomatologi dari penganiayaan/kekerasan seksual pada anak (sexual abuse) antara lain :  Infeksi saluran kemih yang sering  Kesulitan atau nyeri saat berjalan atau duduk  Kemerahan atau gatal pada daerah genital. e. penggunaan obat terlarang atau alkohol. Kelebihan atau defisiensi progesteron. c. Remaja Tandanya sama dengan di atas dan kelakuan yang merusak diri sendiri. berbagai kenakalan remaja. b.

dan makanan berbumbu. asam mefenamat. Penatalaksanaan PMS antara lain : a. c. Diet harian atau makan makanan dalam porsi kecil. g. Kepala nyeri Pingsan. Biasanya kita mudah uring-uringan. Perasaan malas bergerak. b. kafein. e. indometasin. f. j. perbanyak makan makanan atau suplemen yang mengandung zat besi agar terhindar dari anemia. Tambahkan makanan yang mengandung kalsium dan vitamin C dosis tinggi. pemberian vitamin B6. kalsium. Makan makanan berserat dan perbanyak minum air putih. Sukar berkonsentrasi Kelelahan Perubahan suasana hati Emosi menjadi labil. kacang-kacangan. melakukan olahraga dan aktifitas lainnya.Gejala-gejala yang sering ditemukan : a. Pinggang terasa pegal. karena tubuh menyimpan air dalam jumlah yang banyak d. misal : aspirin . seperti kentang goreng. batasi konsumsi gula. i. Jika menstruasi cukup banyak mengeluarkan darah. b. garam. coklat. sensitif. Kurangi makanan bergaram. d.naproksen. seminggu sebelum menstruasi. gula. magnesium. Nafsu makan meningkat dan suka makan makanan yang rasanya asam Kenaikan berat badan. k. c. NSAIDs. dan perasaan-perasaan negatif lainnya. alkohol. untuk mengurangi penahanan air berlebih. Kurangi makanan berupa tepung. Mengalami kram perut (dismenorrhoe). 52 . Obat atau pil kontrasepsi oral / progestin misal: medroksiprogesteron asetat. e. h. nikotin. badan terasa lemas. g. f.

selam 3 bulan atau lebih. gangguan metabolisme. Menggosok-gosok perut/pinggang yang sakit. dan penyakit infeksi. yaitu seorang wanita tidak mendapatkan haid. Amenorrhoe Fisiologis. yaitu seorang wanita pada usia 18 tahun belum pernah mendapatkan haid. Amenorrhoe Primer. kalau menyusui dalam 6 bulan setelah melahirkan. Tarik napas dalam-dalam secara perlahan untuk relaksasi. dapat terjadi : Sebelum pubertas Dalam kehamilan Dalam masa menyusui. kalau tidak menyusukan haid datang + 3 bulan setelah melahirkan. Ambil posisi menungging sehingga rahim tergantung ke bawah. dengan injeksi Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengatasi sakit perut waktu menstruasi: Kompres dengan botol panas (hangat) tepat pada bagian yang terasa kram (bisa perut atau pinggang bagian belakang). Mandi air hangat. Ini bisa membantu relaksasi. Disebabkan oleh kelainan kongenital dan kelainan genetik. b. tumor. 53 . Boleh minum analgetik (penghilang rasa sakit) yang banyak dijual di toko obat.Progesteron. Amenorrhoe Sekunder. AMENORRHOE Suatu keadaan tidak adanya haid. asal dosisnya tidak lebih dari 3 kali sehari. tetapi sebelumnya pernah mengalami haid dengan siklus yang teratur. boleh juga menggunakan aroma terapi untuk menenangkan diri. Obat-obatan yang digunakan harus atas pengawasan dokter. Minum minuman hangat yang mengandung kalsium tinggi. c. 2. Yang terbagi atas : a. Disebabkan oleh gangguan gizi.

karena tertutupnya leher rahim. yaitu suatu keadaan dimana terjadi perlekatan saluran leher rahim atau vagina akibat adanya radang. pertumbuhan buah dada. diptheri. Penyebab a. 5. MENSTRUASI PRAECOX Perdarahan pada anak muda kurang dari 8 – 10 tahun yang disertai dengan tumbuhnya rambut kelamin. b. Hematosalping. Pseudo pubertas praecox yaitu tidak adanya hormon gonadotropin. Kongenital. Komplikasi a. b. yaitu darah masuk dan berkumpul dalam vagina. dapat dibagi menjadi : a. yaitu darah masuk dan terkumpul dalam tubuh. yaitu suatu keadaan dimana selaput dara tidak berlubang Acquisita. 4. PSEUDOMENORROE Suatu keadaan haid tetapi darah haid tersebut tidak dapat keluar. Klasifikasi dan penyebab . c. gonorrhea. Hematometra. Tanda dan gejala Nyeri + 5 hari tanpa pendarahan Pada pemeriksaan terlihat sel darah menonjol berwarna kebiru-biruan karena adanya darah yang berkumpul dibelakangnya.Dalam menopause 3. vagina atau selaput dara. Hematokolpos. Pubertas praecox yang disertai terbentuknya hormon gonadotropin dan dapat menimbulkan kehamilan. yaitu darah masuk dan terkumpul dalam rahim. Lama perdarahan 54 . b. HYPOMENORHOE Suatu keadaan dimana perdarahan haid lebih pendek atau lebih kurang dari biasanya.

Tanda dan Gejala Haid jarang. Misal pada endometritis. Penyebab Terlalu lelah Mioma uteri Hipertensi Penyakit jantung Endometritis Hemofili (penyakit darah) 55 . mioma. Kalau haid lebih lama dari 7 hari maka daya regenerasi selaput lendir kurang.Secara normal haid sudah terhenti dalam 7 hari. Penyebab Setelah dilakukan miomektomi/ gangguan endokrin Tanda dan Gejala Waktu haid singkat. Penyebab Perpanjangan stadium folikuler ( lamanya 8 -9 hari dimulai dari hari ke-5 menstruasi ). Perpanjangan stadium luteal ( lamanya 15 -18 hari setelah ovulasi ). HIPERMENORRHOE / MENORRHAGIA Perdarahan haid yang lebih banyak dari normal dan lebih lama disertai dengan adanya bekuan darah tetapi siklus teratur. OLIGOMENORRHOE Suatu keadaan dimana haid jarang terjadi dan siklusnya panjang lebih dari 35 hari. Kedua stadium diatas panjang yang mengakibatkan perpanjangan siklus haid. yaitu setiap 35 hari sekali Perdarahan haid biasanya berkurang 7. perdarahan haid singkat 6.

wanita tanpa anak Pada wanita yang mempunyai anak banyak Peradangan endometritis Pengaruh hormonal 10. Penyebab Gangguan hormonal yang mengakibatkan gangguan ovulasi atau masa subur Kelainan ovarium karena peradangan. DISMENORRHOE Nyeri pada perut bagian bawah sebelum dan sesudah haid dapat bersifat kolik terus-menerus. nyeri dan tidak ada kelainan dari alat kandungan. METRORRHAGIA Suatu keadaan dimana perdarahan yang tidak teratur dan tidak ada hubungannya dengan masa haid karena terjadi diantara dua haid. b. Siklus haid teratur 8. Nyeri diduga karena kontraksi rahim. 56 . endometriosis. yaitu sejak menstruasi pertama kali. Penggolongan a.Tanda dan Gejala Waktu haid panjang 7 – 8 hari Perdarahan haid terlalu banyak disertai bekuan darah. Dismenorrhoe primer. Disebabkan oleh kehamilan seperti : abortus. 9. kehamilan ektopik Metrorrhagia di luar kehamilan: Karena luka yang tidak sembuh : Pada wanita menopause. POLIMENORRHOE Suatu keadaan dimana haid sering terjadi karena siklus yang pendek kurang dari 21 hari. Penggolongan a.

kelelahan Servik sempit Endokrin b. nyeri masih ada setelah haid berhenti. Dismenorrhoe sekunder. Tanda dan gejala Rasa tidak enak di perut bawah sebelum dan selama haid. yaitu nyeri haid yang terjadi kemudian. Rasa mual. Penyebab a.b. Dismenorrhoe sekunder: Terjadi pada : Infeksi : nyeri sudah terasa sebelum haid Nyeri bersifat kolik Nyeri disebabkan oleh tekanan tumor. kadang-kadang menyebar ke daerah pinggang dan paha. Pencegahan keram Olah raga ringan Tehnik Relaksasi Pengobatan Pemberian obat analgetik Istirahat ditempat tidur jika nyeri hebat Beri kompres hangat pada perut bawah untuk mengurangi rasa sakit Rendam air hangat Gosok daerah perut dengan tangan secara perlahan-lahan 57 . muntah Sakit kepala Diare Rasa sakit seperti kejang berjangkit-jangkit. biasanya terdapat kelainan dari alat kandungan.Tbc. Dismenorrhoe primer : Psikis Anemia.

Obat-obatan Analgetika: Nyeri ringan: aspirin. Cara tersebut antara lain obat-obatan. hal itu dapat menjadi pengobatan yang sesuai bagi wanita yang ingin menggunakan alat KB berupa pil. Namun. Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) yang menghambat produksi dan kerja prostaglandin seperti aspirin. asma. hipnoterapi. Sebaiknya obat diberikan pada awal timbulnya nyeri. Antiprostaglandin Saat ini antiprostaglandin banyak digunakan untuk terapi dismenorea. oksikodon. Setelah keluhan nyeri berkurang. butalbital Sediaan hormonal: progestin. Antiprostaglandin bekerja dengan memblok sintesa dan metabolisme prostaglandin. a. dan alergi terhadap jenis obat ini. ibuprofen yang dijual bebas atau naproxen sodium adalah obat yang cukup kuat untuk mengatasi DP. Pil KB atau pemberian progesteron saja (nortestosteron. Nyeri berat: prometazin. Beberapa dokter meresepkan pil KB untuk meredakan dismenore. Jenis obat: Dosis: Frekuensi: 58 . dan berbagai alternatif pengobatan. Untuk kram yang berat. Pengobatan berlangsung berbulan-bulan. propoksifen. pil kontrasepsi (estrogen rendah dan progesteron tinggi). didrogesteron) dari hari 5-25 siklus haid 5-10 mg/hari. asetaminofen. pemberian NSAID seperti naproksen atau piroksikan dapat membantu. orang dengan gangguan saluran pencernaan. progesteron cukup diberikan pada hari ke-16 sampai ke-25 siklus haid.Pengobatan Dismenore Primer Beberapa cara pengobatan di bawah ini mungkin dapat menghilangkan atau minimal membantu mengurangi nyeri haid yang mengganggu. tetapi hal itu tidak dianggap sebagai penggunaan yang tepat. rileksasi. medroksi progesteron asetat. NSAIDs tidak boleh diberikan pada wanita hamil.

dan keringat berhenti bercucuran. Otot tidak tegang dan tidak memerlukan sedemikian banyak oksigen dan gula. dan keringat mulai bercucuran. Karena hormon seks esterogen dan progesteron serta hormon stres adrenalin diproduksi dari blok bangunan kimiawi yang sama. jantung berdenyut lebih lambat. napas lebih cepat. napas lebih mudah. Rileksasi Tubuh kita bereaksi saat kita stres maupun ketika kita dalam keadaan rileks. 59 . keseimbangan natrium dan kalium berubah. Dalam kondisi rileks tubuh juga menghentikan produksi hormon adrenalin dan semua hormon yang diperlukan saat kita stress. ketika kita mengurangi stres kita juga telah mengurangi produksi kedua hormon seks tersebut. gula dilepaskan dalam jumlah yang banyak dari hati untuk memberikan ‗bahan bakar‘ bagi otot. natrium dan kalium dalam tubuh kembali seimbang. hati akan mengurangi pelepasan gula. Jadi. tubuh kita memberikan 2 macam reaksi. jantung berdenyut lebih cepat. Saat kita terancam atau takut. Akan tetapi. yang dicetuskan oleh hormon adrenalin. jika kita rileks maka kita menempatkan tubuh kita pada posisi yang sebaliknya. ‗fight or flight‘. tekanan darah menurun. Tanda pertama yang menunjukan keadaan stres adalah adanya reaksi yang muncul yaitu menegangnya otot. dapat kita lihat perlunya rileksasi untuk memberikan kesempatan bagi tubuh untuk memproduksi hormon yang penting untuk mendapatkan haid yang bebas dari nyeri.aspirin indometasin fenilbutazon ibuprofen naproksen asam mefenamat 650 mg 25 mg 100 mg 400-600 mg 250 mg 250 mg 4-6 kali/hari 3-4 kali/hari 4 kali/hari 3 kali/hari 2 kali/hari 4 kali/hari 3 kali/hari asam meklofenamat 50-100 mg pemberian dilakukan 24-72 jam prahaid b. tekanan darah meninggi untuk menyediakan oksigen bagi otot tubuh. Otot tubuh menjadi tegang.

c. Seminggu sesudah terapi. buka mata. dan pikiran terasa lepas dari beban. Alternatif pengobatan Selain pemakaian obat penawar sakit tanpa resep. "rasa sakit yang biasanya datang saat menstruasi. Maka anda akan merasa segar dan nyaman. Instruksi itu dengan sendirinya menunjukan pola pikir kita telah berubah. Sekitar 15 kemudian.09/II/September 2000 untuk lebih mengetahui kombinasi gerakannya). Nonaktifkan pikiran. 60 . Menstruasi itu tidak harus sakit. rilekskan tubuh dalam posisi terlentang di tempat tidur dengan kedua tangan berada disamping tubuh. Sebuah latihan yang dirancang untuk meningkatkan kondisi otot berguna juga untuk mengatasi nyeri saat haid (lihat majalah Nirmala edisi no. ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri haid. relaksasi. Caranya adalah saat menstruasi belum datang. pelan-pelan instruksikan pada diri sendiri sebuah perintah yang bunyinya. Ucapkan kalimat itu berulang-ulang dalam hati sembari meyakini bahwa hal itu pasti akan terjadi. tidak ada rasa panas dan nyeri yang biasa menyertainya. sadari kondisi saat itu. d. ia tidak merasakan apa-apa. hilang!". maka benar-benar sakit. dan hipnoterapi. Dengan mata yang terpejam. Hipnoterapi Salah satu metode hipnoterapi adalah mengubah pola pikir dari yang negatif ke positif.Beberapa posisi yoga dipercaya dapat menghilangkan kram menstruasi. Setelah benar-benar rileks dan nyaman. Ketika haid muncul. Salah satunya adalah peregangan kucing. meskipun jadwal menstruasi tinggal 1 hari lagi datang. Pegal-pegal sedikit memang masih ada tapi tidak terasa mengganggu. Pendekatan yang umumnya dilakukan adalah memunculkan pikiran bawah sadar agar latar belakang permasalahan dapat diketahui dengan tepat. Selama ini pikiran kita terpola bahwa menstruasi itu sakit.

Mampu meningkatkan produksi endorphin otak yang dapat menurunkan stress sehingga secara tidak langsung juga mengurangi nyeri. yaitu visualisasi_konsentrasi pada warna sakit sampai mencapai penguasaan atasnya_dapat membantu mengurangi nyeri haid. membaca buku atau menonton film juga dapat menolong. Gunakan heating pad (bantal pemanas). aroma terapi dan pemijatan juga dapat mengurangi rasa tidak nyaman. kompres handuk atau botol berisi air panas di perut dan punggung bawah. jalan kaki.Suhu panas merupakan ramuan tua yang patut dicoba. Lakukan olahraga ringan seperti senam. penawar sakit alami tubuh. atau bersepeda pada saat 61 . kadang diperlukan eksisi pada saraf uterus. Sebagai tambahan. Pijatan yang ringan dan melingkar dengan menggunakan telunjuk pada perut bagian bawah akan membantu mengurangi nyeri haid. Tidak ada pembatasan aktivitas selama haid. Sebuah terapi alternatif. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi dan mengurangi sakit pada saat menstruasi : Mengurangi konsumsi kopi Tidak merokok maupun minum alkohol Mengurangi konsumsi garam dan memperbanyak minum air putih Mengkonsumsi makanan tinggi kalsium. Mendengarkan musik. serta olah raga teratur (termasuk banyak jalan). Tidur dan istirahat yang cukup. yang tidak hanya mengurangi stres tapi juga meningkatkan produksi endorfin otak. Lakukan pengompresan dengan handuk panas atau botol air panas pada perut atau punggung bawah atau mandi dengan air hangat Olahraga. Pada kasus yang sangat jarang dan ekstrim. serta minum minuman yang hangat. karena kalsium diduga dapat meringankan kram Memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran Suhu panas dapat memperingan keluhan. Beberapa wanita mencapai keringanan melalui olah raga. Mandi air hangat juga dapat membantu.

mencairkan bekuan darah. Rasa nyeri dapat dikurangi dengan obat pereda nyeri yang banyak beredar. Cukup tidur. misalnya aspirin Pijat daerah perut/abdomen secara perlahan-lahan Tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengurangi dan mengatasi rasa sakit pada saat menstruasi mempunyei efek analgetik (meredakan rasa sakit). bisa juga dengan posisi janin. Posisi lainnya adalah berbaring dengan lutut ditekuk. dan mencairkan bekuan darah.sebelum dan selama haid. salah satunya peregangan kucing. yang berupa posisi merangkak. kemudian mengangkat punggung ke atas setinggi-tingginya. melancarkan sirkulasi darah.) Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan/herba Efek : melancarkan sirkulasi darah. sehingga rasa nyeri dapat teratasi atau berkurang. Beberapa posisi senam dapat menghilangkan kram. kemudian angkat panggul dan bokong. hal tersebut dapat membuat aliran darah pada otot sekitar rahim menjadi lancar. Berikut contoh beberapa tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri haid . yaitu menarik lutut ke arah dada sambil memeluk bantal atau botol berisis air hangat di perut. anti-coagulant MAWAR (Rosa chinensis Jack. karena kurang tidur menyebabkan kelelahan sehingga lebih sensitive terhadap sakit. Melakukan aktivitas sehari-hari yang ringan juga membantu melupakan rasa sakit. DAUN DEWA (Gynura segetum [Lour.) Bagian yang digunakan : Bunga 62 .] Merr.

) Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan (herba) Efek : melancarkan sirkulasi darah. melancarkan peredaran darah. menghilangkan rasa dingin. Merupakan obat penting untuk penyakit-penyakit pada wanita (gynecological diseases) 63 . antiradang. mengecilkan bekuan darah. mengatur menstruasi.Efek : melancarkan sirkulasi darah. TEKI (Cyperus rotundus L. menormalkan siklus haid. melancarkan vital energi. SIANTAN/SOKA (Ixora stricta Roxb. menghilangkan pembengkakan dan menciutkan rahim. DAUN HIA/BARU CINA (Artemisia vulgaris L. menghilangkan sakit (analgetik).) Bagian yang digunakan :bunga Efek : meredakan rasa sakit (analgetik). menghentikan pendarahan. melancarkan sirkulasi.) Bagian yang digunakan : umbi Efek : menormalkan siklus haid. GINJEAN (Leonurus sibiricus L. peluruh haid (emenagog). menormalkan siklus haid. menghilangkan bengkak.) Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan /herba Efek : menghilangkan sakit (analgetik).

airnya diminum 2 kali sehari. dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc. 3 kuntum bunga mawar merah + 2 kuntum bunga siantan/soka + 15 gram bunga bugenfil. airnya diminum 2 kali sehari. disaring. 15-30 gram daun dewa segar + 20 gram kunyit. airnya diminum 2 kali sehari. dan lain-lain. tonikum. hepatoprotektor. 64 . 30 gram daun hia/baru cina segar atau 15 gram yang kering direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. disaring. dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. 20 gram ginjean kering + 10 gram umbi rumput teki kering. antiradang. airnya diminum.Temulawak(Curcuma xanthorrhiza) Bagian yang digunakan : rimpang Efek : sebagai peluruh haid (emenagog). panci enamel atau panci kaca. dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Catatan : Untuk perebusan gunakan periuk tanah. Berikut contoh resep tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri menstruasi (dismenore) : 30 gram temu lawak + 30 gram temu hitam + 20 gram jahe + 20 gram asam jawa + gula aren secukupnya. disaring. disaring. airnya diminum. dicuci dan dipotong-potong. disaring.

artinya mereka dapat menghamili seorang perempuan. Pada permulaan dan progresi pubertas. sekresi hormon steroid seks yang terkecil sudah mempunyai efek penghambat yang kuat terhadap sekresi GnRH oleh hipotalamus. sekresi GnRH hipotalamus mampu melawan inhibisi yang timbul sehingga masa seksual dewasa pun dimulai. Namun terdapat penelitian yang berkembang terhadap peranan leptin. yaitu suatu hormon yang diproduksi oleh sel lemak. Sperma yang sudah matang akan dikeluarkan melalui saluran sperma. 12. hormon androgen mulai berfungsi dan sperma atau sel bibit pria akan terus menerus dihasilkan sehingga seumur hidup oleh sepasang buah sakar (testis). SPERMACHE Selama masa kanak-kanak hipotalamus tidak menyekresikan GnRH dalam jumlah yang bermakna.11. Keluarnya air mani (ejakulasi) yang terjadi pada saat tidur dalam istilah awam dikenal dengan mimpi basah karena didahului dengan adanya mimpi yang berhubungan adanya rangsangan seksual. Pada saat air mani dikeluarkan. Dalam perjalannya ratusan juta sperma akan bercampur dengan air many yang diproduksi oleh kelenjar kelamin dan keluar melalui saluran kencing (uretra). Ini disebabkan karena selama masa kanak-kanak. leptin telah dibuktikan merupakan salah satu dari berbagai faktor yang mempengaruhi pematangan sekresi GnRH. Pada saat pubertas. interval non-siklik dan dengan darah yang berlebihan (>80 ml) dan atau dengan durasi yang panjang ( > 7 hari). INTERMENSTRUAL BLEEDING Perdarahan di antara siklus menstruasi. secara otomatis kandungan kencing akan tertutup. Memancarnya sperma melalui saluran kencing (uretra) ini disebut ejakulasi dan terjadinya ejakulasi yang pertama menandakan seorang laki-laki telah matang secara biologis. MENOMETRORRHAGIA Perdarahan uterus yang tidak teratur. Selain itu. Hal ini disebabkan karena testis 65 .

Testis terus menerus memproduksi sperma dan mimpi basah merupakan cara alamiah untuk mengeluarkan sperma. Hipofisis. 1998). varium. 400-500 folikel primordial cukup berkembang untuk mengeluarkan ovum. sisanya mengalami degenerasi (atretik). Haid merupakan ciri khas seorang wanita dimana terjadi perubahan-perubahan siklik dari alat kandungannya sebagai persiapan kehamilan (Depkes RI. MENARCHE Menarche adalah haid yang pertama kali datang. Rendahnya Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) pada saat itu juga akibat unsur instrinsik penghambat susunan saraf yang mempunyai mekanisme penekanan denyutan (GnRH). Glanduna Supra Renalis dan Kelenjar-kelenjar Endokrin lainnya. Pada permulaan masa kanak-kanak sistem ini sudah berjalan kemudian tidak berfungsi lagi disebabkan sistem proses itu sangat peka terhadap steroid. yaitu masa peralihan dari anak-anak ke dewasa yang memegang peranan penting dalam proses tersebut adalah hubungan Hipotalamus. Ereksi sudah terjadi sejak bayi dan makin sering terjadi setelah dewasa. Ejakulasi atau keluarnya sperma didahului oleh merenggangnya penis yang disebut ereksi. Ereksi terjadi karena meningkatnya aliran darah dalam penis. terjadi setiap bulan secara teratur pada seorang wanita dewasa yang sehat dan tidak hamil. sehingga menghambat proses itu sendiri. Hipotalamus. satu buah tiap bulannya. 66 . Antara usia 13-46 tahun. Hipofisis dan Ovarium (Hypotalamic-Pituitari-Ovarikratis). Ereksi umumnya terjadi pada saat bangun tidur karena kandungan air seni yang penuh dan pada saat adanya rangsangan seksual. Hal ini merupakan hasil kerjasama antara Korteks Serebri. Haid adalah perdarahan yang berasal dari uterus sebagai tanda bahwa alat kandungannya menunaikan fungsinya.(buah zakar) yang telah penuh berisi dengan sperma. Fisiologis Menarche Munculnya haid pertama terjadi di tengah-tengah masa pubertas (ratarata 13 tahun).

folikel ovarium yang kolaps mengubah dirinya menjadi korpus luteum dan mulai memproduksi progesteron. Ovum mulai matang di bawah pengaruh estrogen ovarium yang diproduksi oleh sel granulosa tersebut. yang lainnya telah dirangsang FSH sehingga folikel ini berkembang mensekresi estrogen. sekresi GnRH yang berfrekuensi rendah pelan-pelan berubah seperti wanita dewasa dengan sekresi yang berlangsung selama 24 jam. estrogen dari sel granulosa akan mengatur produksi gondotropin oleh kelenjar hipofisis. estrogen akan menyebabkan pemantangan folikel ovarium yang dominan. Semakin lama jumlah folikel yang dirangsang semakin banyak sehingga kadar estrogen semakin tinggi. Dengan aksis H-H-O yang telah mengalami pematangan sempurna. Selain untuk pematangan oosit. pola sekresi FSH dan LH juga mengikuti perubahan-perubahan sekresi pulstabil GnRH ini. yang selanjutnya menyebabkan ovulasi. Menurut Teori Neurohormonal yang dianut sekarang. Siklus dari sel granulosa menyebabkan perkembangan dan atresia saat pubertas. Hipotalamus mengawasi sekresi hormon Gonodotropin oleh Adeno Hipofisis melalui sekresi Nurohormon yang disalurkan ke sel-sel Adeno Hipofisis lewat sirkulasi portal yang khusus yang dapat merangsang produksi dan pelepasan Gonadotropin dari Hipofisis.Saat sebelum masa pubertas. Pematangan ovvarium saat pubertas menyebabkan dimulainya produksi estrogen oleh sel-sel granulosa yang mengelilingi ovum. Sedangkan terhadap progesteron adalah dengan 67 . Folikel-folikel yang berkembang selama sebelum menghasilkan hormon estrogen dan kemudian mati. Respon endometrium terhadap estrogen adalah proliferasi atau mengerut dan terputus-putus lapisan endometrium mengalami deskuamasi sehingga terjadi perdarahan dan mengalir melalui vagina berwujud sebagai haid pertama atau menarche. Pada masa pubertas. sekresi GnRH secara pulstabil dengan frekuensi rendah telah dimulai 4 tahun sebelum menarche. Setelah ovum yang pertama ovulasi. diikuti dengan kenaikan sekresi LH oleh Hipofisis pada malam hari.

2) ringan. segitiga Mature. Tabel 1. ringan. >17 tahun (SMR 5) Seperti daerah orang dewasa. 15-16 tahun (SMR 4) Kasar. keriting. Klasifikasi Kematangan Seksual pada Remaja Putri Umur 8-9 tahun (SMR 1) 10-12 tahun (SMR 2) Praremaja Rambut Pubis Praremaja Payudara Jarang. Pada tahun pertama menarkhe terjadi siklus menstruasi yang aninvoluntoir. halus. . 13-14 tahun (SMR Lebuh hitam. gundukan. menyebar tengah paha.mengubah jaringan sekretorik yang mampu menunjang implantasi embrio. areola ke masuk dalam kontur. Memanjang. mulai keriting. genitalia. pigmentasi Pembesaran ringan. besar. pigmentasi Payudara dan papila naik sedikit. 13-14 tahun (SMR 3) Lebih hitam. Tabel 2. Pola perdarahan saat mestruasi terjadi lebih awal setelah menarkhe yang menggambarkan paparan estrogen yang terus-menerus pada ovarium dan peluruhan endometrium yang berproliferasi. bertambah. belum ada kontur. 3) sedikit. tekstur berubah. tapi masih Bentuk areola dan papila seperti kurang banyak dari dewasa. pink. Ini menggambarkan kurang matangnya respon umpan balik positif hipotalamus terhadapestrogen ovarium. Klasifikasi Kematangan Seksual pada Remaja Putra umur 8-9 tahun (SMR 1) Rambut pubis Tidak ada penis Praremaja Testis Praremaja Pembesaran skrotum. di bagian tengah diameter daerah puting (areola) labia. tipis. banyak. panjang. tambah Payudara dan areola bertambah banyak. lurus. 10-12 tahun (SMR Sedikit. 68 Membesar. mulai keriting. rangsangan puting.

69 . lebih Glans membesar dan Membesar.15-16 tahun (SMR Menyerupai dewasa. Ukuran dewasa menyebar ke tengah paha. England. hitam. Oxford. Ukuran dewasa >17 tahun (SMR 5) Seperti distribusi dewasa. skrotum 4) sedikit. bertambah ukurannya. 2nd ed. From Tanner JM: Growth at Adolescence. kasar. keriting.

PENGKAJIAN 1. Data biografi Nama Umur Jenis kelamin Pekerjaan : Anak E : 14 tahun : perempuan : pengamen jalanan

2. Sejarah Sebelum memulai pengkajian, perawat hendaknya melakukan ―history” (sejarah) mengenai sexual abuse kepada klien karena hal ini merupakan langkah awal yang sangat penting guna melakukan pengkajian lebih lanjut. perawat juga harus meminta izin terbelbih dahulu kepada klien. Karena pada saat menceritakan peristiwa sering menimbulkan rasa takut atau malu, perawat harus meyakinkan, empati, dan tidak menghakimi dan tidak perlu terburu-buru dalam melakukan pengkajian kepada pasien. Privasi harus terjamin. Berikut ini pedoman wawancara yang baik dalam mengumpulkan data yang berkaitan dengan aspek psikoseksual : a. menggunakan pendekatan yang jujur dan berdasarkan fakta yang menyadari bahwa klien sedang mempunyai pertanyaan atau masalah seksual.

b. Mempertahankan kontak mata dan duduk dekat klien (menciptakan hubungan saling percaya / trust . c. Memberikan waktu yang memadai untuk membahas masalah seksual, jangan terburu-buru. d. Menggunakan pertanyaan yang terbuka, umum dan luas untuk mendapatkan informasi mengenai pengetahuan, persepsi dan dampak penyakit berkaitan dengan seksualitas. e. Jangan mendesak klien untuk membicarakan mengenai seksualitas, biarkan terbuka untuk dibicarakan pada waktu yang akan datang. f. Masalah citra diri, kegiatan hidup sehari-hari dan fungsi sebelum sakit dapat dipakai untuk mulai membahas masalah seksual.

70

g. Amati klien selama interaksi, dapat memberikan informasi tentang masalah apa yang dibahas, begitu pula masalah apa yang dihindari klien. h. Minta klien untuk mengklarifikasi komunikasi verbal dan nonverbal yang belum jelas. i. Berinisiatif untuk membahas masalah seksual berarti menghargai klien sebagai makhluk seksual, memungkinkan timbulnya pertanyaan tentang masalah seksual. Perawat memunculkan rincian spesifik, termasuk :
 

Jenis luka yang diderita (khususnya ke mulut, payudara, vagina, dan rektum) Setiap perdarahan dari atau lecet pada pasien atau penyerang (untuk membantu menilai risiko penularan HIV dan hepatitis)

Deskripsi serangan (misalnya, yang lubang yang menembus, apakah ejakulasi terjadi atau kondom digunakan)

penyerang yang menggunakan agresi, ancaman, senjata, dan perilaku kekerasan

Deskripsi dari si penyerang  Tanggal, waktu, dan lokasi (akrab bagi pasien?)  Informasi tentang penyerang (nomor, nama, jika diketahui, deskripsi)  Penggunaan ancaman, pembatasan, atau senjata  Jenis hubungan seksual (vaginal, oral, dubur; penggunaan kondom?)  Jenis cedera extragenital berkelanjutan  Kejadian perdarahan (pasien atau penyerang)  Kejadian dan lokasi ejakulasi oleh penyerang

 Keadaan serangan, termasuk :

     

Kegiatan pasien setelah serangan, seperti : Douching atau mandi Penggunaan tampon atau pembalut wanita Buang air kecil atau buang air besar Mengganti pakaian Makan atau minum
71

Penggunaan pasta gigi, obat kumur, enema, atau obat-obatan

3. Pengumpulan data  Kondisi pakaian (misalnya, rusak, bernoda, mengikuti materi asing)  Kecil sampel pakaian, termasuk sampel unstained, diberikan kepada polisi atau laboratorium  sampel rambut, termasuk rambut longgar mengikuti pasien atau pakaian, air mani-bertatahkan rambut kemaluan, dan dipotong kulit kepala dan rambut kemaluan pasien (setidaknya 10 dari masing-masing untuk perbandingan)  Semen yang diambil dari leher rahim, vagina, dubur, dan paha  Darah yang diambil dari pasien  Kering sampel darah penyerang yang diambil dari tubuh pasien dan pakaian  Air seni  Air liur  Usapan mukosa bukal  Kuku kliping dan mengorek  Spesimen lainnya, seperti ditunjukkan oleh sejarah atau pemeriksaan fisik

4. Pemeriksaan Fisik Inspeksi : dilakukan secara Had-to-toe, tetapi lebih di spesifikkan di daerah penganiayaan, yaitu struktur pelvis dan daerah genetalia. Di kaji adanya tanda-tanda berikut : Luka memar, terutama di wajah, bibir, mulut, telinga, kepala, atau punggung. Payudara membesar dan mengencang. Robekan di daerah genetalia, yaitu robekan di fourchete posterior.

-

Palpasi : o Payudara : pada kasus tidak terindentifikasi o Abdomen : terdapat nyeri tekan dan dismenore (klien mengalami menarche).
72

perlu dilakuak skrining perdarahan. Laboratorium : Jika dijumpai luka memar. Pemeriksaan diagnostik .o Genetalia : -rectal toucher untuk mengkaji terjadinya ruptur hymen.Denial. . hasil pemeriksaan dari USG belum menunjukkan tanda-tanda kehamilan. hanya diindikasikan pada pengniayaan anak atau seorang bayi yang mengalami trauma kepala yang berat. Pemeriksaan bimanual pelvis : pemeriksaan bimanual untuk memriksa ukuran dan posisi dari vagina. b.Kultur spesimen dari oral. Tetapi pada kasus ini. . spermatozoa dalam 72 jam setelah penganiayaan seksual.Swab untuk analisa asam fosfatase. dilakukan pemeriksaan: . mungkin digunakan untuk tidak mengakui adanya konflik atau ketidakpuasan seksual. uterus.Tes untuk sifilis. 73 .Ultrasonografi / USG digunakan untuk mendiagnosis adanya lesi viseral.Pemeriksaan kolposkopi untuk mengevaluasi anak yang mengalami penganiayaan seksual. Pada penganiayaan seksual.MRI (Magnetik Resonance Imaging) lebih sensitif pada lesi yang subakut dan kronik seperti perdarahan subdural dan sub arakhnoid. dan hepatitis BAnalisa rambut pubis Perlu dikaji berbagai mekanisme koping yang mungkin digunakan klien untuk mengekspresikan masalah seksualnya. antara lain : a. HIV. . . karena klien baru mengalami menarche dan jarak penganiayaan seksualnya baru berlangsung 3 hari. dan vaginal untuk genokokus . Dan untuk mengetahui keadaan janin saat kehamilan.CT-scan lebih sensitif dan spesifik untuk lesi serebral akut dan kronik. mungkin digunakan untuk meningkatkan kepuasan sekasual. 5.Fantasi. anal. adnexa( tuba valopi ) dan rectum.

Rasionalisasi. mungkin digunakan untuk memperoleh pembenaran atau penerimaan tentang motif. mungkin dilakukan untuk mengatasi perasaan lemah.c. perasaan dan dorongan seksual. perilaku. 74 . d.Menarik Diri. perasaan ambivalensi terhadap hubungan intim yang belum terselesaikan secara tuntas.

ASUHAN KEPERAWATAN No 1 Diagnosa Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan robekan pada fourchette posterior Tujuan Tupan : Klien mengatakan nyeri hilang Intervensi Mandiri : 1. Berikan alagesik secara efektif sesuai indikasi 1. perhatikan lokasi. Kaji keluhan Rasional Mandiri : 1. Membantu nyeri. lamanya. Membantu menemukan posisi yang nyaman pasien untuk rileksdan istirahat Kolaborasi : 1. Menghilangkan ketidaknyamanan 75 . dan intensitas (skala 010) dalam mengidentifikasi derajat ketidaknyaman dan kebutuhan untuk mengetahui DO : Terdapat robekan di fourchette posterior DS : 2. Bantu pasien keefektifan analgesic 2.

Berikan pemberi Mandiri 1. 2. ketidakberdayaan Tupan : klien mengalami pengurangan atau peredaan ansietas dan stres Mandiri : 1.d interaksi interpesonal yang negatif.akibat nyeri dan menghilangkan nyeri 2 Harga diri rendah b. Agar klien penerimaan terhadap anak dan tidak mengharapkan balasan. Tunjukkan 2. 76 . 3. Karena semua perhatian tetapi tidak mendukung tingkah laku yang tidak anak memiliki kebutuhan ini. Perlihatkan merasa kita sungguhsungguh melakukan tindakan 3. Untuk asuhan dan lingkungan teraupetik yang konsisten meredakan stres anak dan menjadi model peran bagi keluarga DO : DS : - selama hospitalisasi.

5. Puji kemampuan 4. Agar anak dapat anak untuk meningkatkan harga diri 5. sediakan satu kejadian dengan 77 .benar. Menceritakan 7. Untuk sebagai orang yang memiliki masalah fisik khusus yang memerlukan hospitalisasi. Hindari meningkatkan harga diri si anak tersebut 6. bukan sebagai korban penganiayaan. Perlakukan anak lebih termotivasi untuk meningkatkan harga dirinya. 4. Karena mengajukan pertanyaan terlalu banyak memberikan banyak pertanyaan dapat menjengkelkan anak 7. 6.

Laporkan hal- n upaya untuk mencegah penganiayaan.orang yang konsisten b. 3 Gangguan interaksi sosial berhubungan dengan kondisi lingkungan Tupan : Klien tidak lagi mengalami penganiayaan(pemerkosa an) Mandiri : 1. hal mencurigakan ke pihak berwenang 2. waspadai tanda- memindahkan anak dari lingkungan yang tidak aman dan tempatkan ke dlm lingkungan yang aman 3. Bantu orang tua mengidentifikasi situasi yang mencetuskan tindakan perlindungan bagi 78 .d anak berkenaan dgn kejadian penganiayaan sehingga anak tidak terbebani. Bantu DO : DS : Klien menjadi seorang yang pendiam dan susah berkomunikasi orang tua terutama ayah 2. Implementasika orang lain mungkin akan mengurangi beban si anak tersebut Mandiri : 1. Tetapkan upaya tanda berlangsungnya penganiayaan 3.

Memberikan kepercayaan diri pada pasien agar pasien lebih merasa nyaman 79 . Gali bersama 4.penganiayaan dan cara alternatif untuk melepaskan kemarahan selain dengan menyerang anak 4. Untuk mempermudah pasien dalam mengetahui perasaan pasien pasien mengenai pasien keberhasilan yang telah di peroleh atau yang akan 5. Dorong pasien anak yang dirawat di rumah sakit sesuai indikasi untuk mencegah berlanjutnya penganiayaan di rumah sakit untuk mengekspresikan perasaan. seperti berduka 5.

4 Ansietas berhubungan dengan keadaan lingkungan sosial DO : DS : Klien menjadi seorang yang pendiam dan susah berkomunikasi orang tua terutama ayah Tupan : Klien mengatakan bahwa ia merasa tenang Mandiri : 1. Ajarkan pasien Mandiri : 1. Membantu lingkungan terbuka dimana pasien merasa aman untuk mendiskusikan perasaan menolak untuk bicara 3. Bantu pasien untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan atau orang terdekat dalam mengenali dan mengklarifikasi rasa takut untuk memulai mengembangkan strategi koping untuk 2. Bantu pasien pasien untuk merasa di terima apa adanya kondisi tanpa perasaan di hakimi atau orang terdekat dalam mengenali 3. Berikan menghadapi rasa takut ini 2. Dukungan dan konseling dari orang 80 .

sterilisasi dan prosedur / kebijakan aseptic mekanisme yang dirancang untuk mencegah infeksi DO : Terdapat robekan di fourchette 2. Tetap pada 1. Uji kesterilan 2. Benda-benda semua peralatan yang dipaket 81 .dan mengklarifikasi rasa takut untuk memulai mengembangkan strategi koping untuk menghadapi rasa takut ini terdekat yang sering di perlukan untuk memungkinkan individu mengenal dan menghadapi rasa takut dan untuk meyakini bahwa strategi control/ koping tersedia 5 Risiko tinggi : infeksi berhubungan dengan proses perawatan bekas robekan Tupan : Tidak terjadi infeksi 1. Tetapkan fasilitas control infeksi.

posterior DS : - mungkin tampak steril. Kontaminasi dengan lingkungan atau kontak personal akan menyebabkan 82 . setiap benda harus secara 3. Uji studi teliti di periksa kesterilan nya. Untuk menentukan intervensi selanjutnya 4. meskipun demikian. Identifikasi gangguan pada pada teknik aseptic dan atasi dengan segera pada waktu terjadi 3. adanya kerusakanpada paket laboratorium untuk kemungkinan infeksi sistemik 4.

daerah daerah yang steril menjadi tidak steril sehingga dapat meningkat risiko infeksi 83 .

TERAPI FARMAKOLOGI OBAT ANTI CEMAS a. absorpsi IM lambat dan tidak konsisten.  Waktu paruh : 20-50 jam. Menembus barier darah-otak dan plasenta. Benzodiazepin Indikasi:  Gangguan anxietas  Gejala anxietas (efektivitas dalam periode lebih dari 4 bulan dievaluasi)  Gejala putus alcohol akut  Spasme otot skelet  Gangguan konvulsif (terapi penunjang)  Status epileptikus  Sedasi prabedah dan pemulihan anxietas  Amnesia anterogad Kerja:  Mendepresi tingkat subkortikal system saraf pusat. Klasifikasi: Agens antianxietas. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan cepat dari traktus GI.  Seluruh tingkat depresi SSP dapat terpengaruh.  Distribusi : didistribusi luas.  Metabolism dan Ekskresi : dimetabolisme oleh hati. Diazepam Novodipam.  Dapat meningkatkan efek inhibitor kuat neurotransmitter asam gammaaminobutirat (GABA) di otak sehingga mengakibatkan efek sedasi. yang berperan dalam efek obat. terutama pada system limbikm dan formats reticular. Relaksan otot skelet. Val-release. Zetran. 84 . hypnosis. diekskresi dalam ASI. Valium. Antikonvulsan. dari sedasi ringan. diekskresi sebagian besar oleh ginjal. metabolit aktif. sampai koma. Vazepam.

gatal. rasa seperti metal atau pahit. dengan penggunaan IV : hipotensi. o Pasien dengan disfungsi ginjal atau hati o Individu dengan riwayat penyalahgunaan/ketergantungan obat. eksitasi paradoksis.  GI : mulut kering. sakit kepala. Interaksi  Obat-obat: 85 . konfusi. diare. peningkatan/penurunan berat badan. granulositopenia.  Hemat : neurotropenia.  KV : bradikardia. menstruasi tidak teratur. o Syok o Koma  Penggunaan dengan kewaspadaan pada: o Pasien lansia atau lemah.Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada: o Hipersensitifitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain. syok. konstipasi. galaktorea.  Endo : ginekomastia. o Kombinasi dengan depresan lain. o Pasien depresi/bunuh diri o Bayi Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : mengantuk.  Derm : ruam. ataksia. o Kehamilan dan laktasi o Glaucoma sudut sempit. nyeri pada tempat injeksi. ketergantungan fisik dan psikologis.  Resp : depresi pernapasan (dengan penggunaan IV)  Lain-lain : toleransi. dermatitis. keletihan. sinkop. anoreksia. inkontinensia. kolaps kardiovaskular. pusing. perubahan libido. lidah membengkak.  GU : retensi urine. mual/muntah.

o Depresan SSP lain (termasuk alcohol. untuk maksimum 30 mg dalam periode 8 jam. narkotik). o Kontrasepsi oral : meningkatkan atau menurunkan efek diazepam. barbiturate. meningkatkan kemungkinan toksisitas. o Agens penyekat neuromuscular : meningkatkan depresi pernapasan.  Farmakodinamik Rute Awitan PO IM IV 30-60 menit 15-30 menit 1-5 menit Puncak 1-2 jam 1-2 jam 15-30 menit Durasi 15-60 menit mengendapkan  Implikasi keperawatan o Pengkajian 86 . IV (dewasa) : 2-10 mg tid atau qid sesuai kebutuhan. o PO (anak di atas 6 bulan) : 1-2. antihistamin: depresi SSP tambahan. o Simetidin dan asam valproat: meningkatkan efek diazepam. o Fenitoin : meningkatkan kadar serum fenitoin (risiko toksisitas). o PO pelepasan lama (extended release) (dewasa) : 15-30 mg satu kali sehari. antipsikotik. antidepresan.  Semua obat dalam bentuk larutan atau spuit : diazepam parenteral. o Cerutu dan kafein: menurunkan efek diazepam. o Digoksin : menurunkan ekskresi digoksin.5 mg tid atau qid. o IM. o Obat-obat antituberkular : dapat meningkatkan atau menurunkan kadar:  Disulfiram : menurunkan klirens diazepam. o Levodopa : menurunkan efek levodopa. dapat diulangi secepat mungkin dalam 1 jam.  Rute dan Dosis Anxietas. gangguan konfulsif o PO (dewasa) : 2-10 mg bid atau qid.

 Mungkin meningkatkan efek inhibitor kuat neurotransmitter GABA dalam otak sehingga menghasilkan efek penenang.  Anxietas berkaitan dengan depresi.  Kaji timbulnya reaksi merugikan atau efek samping. penggunaan kontrasepsi.  Seluruh tingkat depresi SSP bisa terpengaruh. depresan SSP.  Kaji gagasan bunuh diri (depresan SSP memperburuk gejala pasien depresi).  Kaji tanggal menstruasi terakhir (kemungkinan kehamilan). b. Gejala meliputi: kegelisahan. dan bicara cepat. peningkatan denyut jantung. Indikasi:  Pengobatan gangguan anxietas. Lorazepam Ativan Klasifikasi: agen antianxietas. konfusi. terutama system limbic dan formats retikularis. peningkatan tekanan darah. Kerja:  Depresi tingkat subkortikal system saraf pusat.  Sedasi prabedah. antikonvulsan. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan mudah setelah pemberian oral dan IM. ketidakmampuan untuk berkonsentrasi. 87 . dari sedasi ringan.  Mual/muntah berkaitan dengan kemoterapi pada pasien kanker. insomnia. sensitivitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain. Relaksan otot skelet.  Kaji riwayat alergi. hypnosis. peningkatan pernapasan. pacing. Benzodiazepin. sampai koma. kaji tingkat anxietas.  Pemulihan gejala anxietas sementara. tremor.

eksitasi paradoksis. ataksia. menembus barier darah-otak dan plasenta. o Individu dengan riwayat penyalahgunaan/ketergantungan obat. o Pasien depresi/bunuh diri. o Kehamilan dan laktasi. pusing. keletihan. menghasilkan metabolit tidak aktif yang diekskresi oleh ginjal. sakit kepala. o Kombinasi dengan depresan SSP lain. Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : mengantuk.  Waktu Paruh : 10-20 jam. o Koma. o Glaucoma sudut-sempit. hipertensi. o Anak di bawah 12 tahun (preparat oral). o Pasien disfungsi hati atau ginjal. dan kemerahan pada tempat injeksi IM.  KV : hipotensi. Interaksi 88 .  Derm : ruam kulit.  Lain-lain : toleransi.  Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis oleh hati. galaktorea. anoreksia. o Syok. diekskresi dalam ASI.  Endo : ginekomastia. ketergantungan fisis dan psikologis. nyeri. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas pada obat ini atau benzodiazepine lain. konfusi. mual/muntah.  Resp : depresi pernapasan (dengan penggunaan IV). sinkop.  Penggunaan dengan kewaspadaan : o Pasien lansia atau lemah.  GI : mulut kering. o Anak di bawah usia 18 (preparat parenteral). Distribusi : didistribusi secara luas.

insomnia.044 mg/kg. o PO (pasien geriatric/lemah) : 1-2 mg/hari dalam 2-3 dosis terbagi. peningkatan kecepatan denyut jantung. narkotik). o IV (dewasa) : 2 mg total atau 0. gunakan dosis yang lebih kecil. antipsikotik. peningkatan tekanan darah. konfusi. bicara cepat. o Kaji riwayat alergi. Rute dan Dosis  Anxietas. pacing. antikonvulsan: depresi SSP tambahan. anxietas berkaitan dengan depresi. o Digoksin : menurunkan ekskresi digoksin. barbiturate. o Agens penyekat neuromuscular : meningkatkan depresi pernapasan. tremor. Obat-obat : o Depressan SSP lain (termasuk alcohol. Gejala meliputi kegelisahan. o PO (dewasa) : 2-3 mg bid atau tid. 89 .  Sedasi. antihistamin. gangguan anxietas. o Kaji adanya gagasan bunuh diri (depresan SSP memperburuk gejala pada pasien depresi). ketidakmampuan berkonsentrasi. o Rokok sigaret dan kefein : menurunkan efek lorazepam. Farmakodinamik Rute Awitan PO IM IV 15-45 menit 15-30 menit 5-15 menit Puncak 2 jam 60-90 menit 60-90 menit Durasi 16 jam Implikasi keperawatan  Pengkajian o Kaji tingkat anxietas. gejala anxietas. meningkatkan kemungkinan toksisitas. peningkatan pernapasan. antidepresan. sensitivitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain.

 Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis hati. o Kehamilan dan laktasi. dari efek sedasi ringan.  Dapat terjadi depresi seluruh tingkat SSP. hypnosis.  Distribusi : didistribusi secara luas. o Kombinasi dengan depresan SSP lain. o Glaucoma sudut-sempit. Indikasi:  Gangguan anxietas. Kerja:  Mendepresi subkortikal SSP terutama system limbic dan formats reticular. menghasilkan metabolit tidak aktif yang sebagian besar diekskresi dengan cepat oleh ginjal.o Kaji adanya efek samping atau reaksi merugikan. Alprazolam Xanax Klasifikasi: Antianxietas. o Anak-anak di bawah usia 18 tahun.  Dapat meningkatkan efek penghambatan kuat GABA dalam otak. c. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas terhadap obat. sampai koma.  Pemulihan gejala-gejala anxietas sementara. diekskresi dalam air susu ibu. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorspi dengan cepat dalam traktus GI. antikonvulsan. dengan demikian. Menembus barier darah-otak dan plasenta.  Anxietas berkaitan dengan depresi. keefektifan terapi lebih dari 4 bulan belum dievaluasi. 90 . menyebabkan efek penenang.  Penggunaan dalam penelitian : gangguan panic.  Waktu Paruh : 12-15 jam. Benzodiazepin. Relaksan otot skelet.

diare. barbiturate. ketergantungan fisik dan psikologis. penglihatan kabur. o Digoksin : menurunkan ekskresi digoksin. asam valproat: menurunkan efek alprazolam. menstruasi tidak teratur. o Agens penyekat neuromuscular : meningkatkan depresi pernapasan. o Pasien dengan disfungsi hati atau ginjal.  GI : mulut kering. o Simetidin: meningkatkan efek alprazolam. anxietas berkaitan dengan depresi 91 . sinkop. antidepresan. hipotensi ortostatik.  Endo : ginekomastia. keletihan. Interaksi  Obat-obat : o Depresan SSP lain (termasuk alcohol. sakit kepala. mual/muntah. o Rifampin. gatal-gatal. Rute dan Dosis  Anxietas. antipsikotik. perubahan EKG.  Derm : ruam. perubahan libido. o Rokok dan kefein : menurunkan efek alprazolam.  KV : takikardia. dan narkotik). eksitasi paradoksis. meningkatkan kemungkinan toksisitas. o Pasien dengan riwayat penyalahgunaan/ketergantungan obat.  GU : retensi urine.  Lain-lain : toleransi. o Kontrasepsi oral : meningkatkan atau mengurangi efek alprazolam. o Levodopa : menurunkan efek levodopa. galaktorea. konstipasi. o Pasien depresi/bunuh diri. ataksia. pusing. antihistamin. dermatitis. anoreksia. o Disulfiram : menurunkan klirens alprazolam. konfusi. gangguan anxietas. antikonvulsan : menambah depresi SSP. inkontinensia. Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : mengantuk. Penggunaan dengan kewaspadaan : o Pasien lansia dan pasien lemah.

tremor. gangguan makan. o Kaji adanya pikiran bunuh diri (depresan SSP dapat memperburuk gejala pada pasien depresi). ketidakmampuan berkonsentrasi. alkoholisme. dosis total tidak melebihi 4 mg/hari dalam dosis terbagi. gejala-gejalanya meliputi: kegelisahan.  Penggunaan dalam penelitian : gangguan deficit perhatian pada anak-anak. insomnia.o PO (dewasa) : 0.  Fase depresi gangguan bipolar. peningkatan denyut jantung. Farmakodinamik Rute PO Awitan 30-60 menit Puncak 0. Tipramine.25-0. Indikasi:  Depresi mayor disertai gejala melankolia atau psikotik. peningkatan tekanan darah. bicara cepat.6 jam Durasi Implikasi keperawatan  Pengkajian o kaji tingkat anxietas. o PO (pasien geriatric atau lemah) : dosis awal 0. Kerja:  Mekanisme kerja yang tepat belum jelas. o Kaji riwayat alergi atau sensitivitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain. skizofrenia. SK-Pramine. nyeri kronik.5 mg tid.25 mg bid-tid. peningkatan pernapasan. menjaga jarak. Tofranil Klasifikasi: Antidepresan trisiklik. 92 .7-1. dan gangguan panic. OBAT ANTI DEPRESI (ANTI DEPRESSANT) a.  Depresi berkaitan dengan penyakit organic. Imipramine Janimine. konfusi. atau retardasi mental.  Enuresis pada anak usia 6 tahun atau lebih.

Masuk dalam ASI. sejumlah kecil diekskresi melalui feses. Reaksi Merugikan dan Efek samping 93 . o Insufisiensi ginjal atau hati. meningkatkan konsentrasinya pada sinaps dan mengoreksi kekurangan yang diperkirakan berkontribusi menimbulkan alam perasaan melankolia pada pasien depresi. o Pasien lansia atau lemah.  Distribusi : didistribusi secara luas. dalam tablet Janimine 10 dan 25 mg). Diekskresi dalam urine. o Pasien psikotik.  Penggunaan dengan kewaspadaan : o Pasien dengan riwayat kejang. o Glaucoma. o Penggunaan bersama dengan inhibitor MAO. Menembus barier darah-otak dan plasenta. o Gangguan kardiovaskular. o Anak dibawah 6 tahun. o Porfiria intermitten akut. o Periode penyembuhan akut setelah infark miokard.  Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis oleh hati menjadi metabolit aktif dan tidak aktif. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan mudah dari traktus GI setelah pemberian oral. o Hipersensitivitas terhadap pewarna tartrazin (dalam kapsul Tofranil-PM 100 dan 125 mg. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas terhadap obat ini atau antidepresan trisiklik lain. o Retensi urine.  Waktu Paruh : 8-16 jam. Menyekat pengambilan kembali norepinefrin dan serotonin neurotransmitter. o Kehamilan dan laktasi (penggunaan yang aman belum terbukti).

kelemahan. pembengkakan testis. gangguan konsentrasi. purpura. Jarang melebihi 100 mg/hari. neuropati perifer. o Depresan SSP (termasuk alcohol. o Pengobatan tiroid : takikardia. gagal jantung.  Hepat : ikterus. fotosensitivitas. ginekomastia. Interaksi  Obat-obat : o Inhibitor MAO : krisis hiperpiretik. aritmia. konfusi. barbiturate.  GU : retensi urine. eosinofilia. o Metilfenidat.  GI : mulut kering. petekia. eritema. diare. fenotiazin. sakit kepala. benzodiazepine) : meningkatkan efek SSP. haloperidol : meningkatkan kadar imipramin serum.  Lain-lain : peningkatan berat badan.  Hemat : trombositopenia. kram abdomen. konstipasi. hepatitis. hipotermia. o Guanetidin. deficit memori.  KV : hipotensi ortostatik. takikardia. o Simetidin : meningkatkan kadar serum imipramin. kongesti nasal. simpatomimetik : meningkatkan efek hipertensif dan jantung obat-obatan ini. tremor. takikardia. anoreksia. keletihan. o Etklorvinol : delirium sementara. muntah. refluks esophagus. dan aritmia lain. krisis hipertensif. menstruasi tidak teratur. galaktorea. o Amfetamin. kejang berat. SSP : mengantuk. Farmakodinamik 94 . alopesia. kematian. ataksia. letargi. pusing. tinnitus. Rute dan Dosis  PO (remaja/geriatric) : dosis awal : 30-40 mg/hari.  Derm : ruam kulit. klonidin : menurunkan efek obat-obatan ini. mual. leucopenia. urtikaria.

malaise. 7-9 hari (norfluoksetin). pola pikir dan komunikasi. meningkatkan konsentrasinya pada sinaps dan mengoreksi kekurangan yang diperkirakan menyebabkan alam perasaan melankolia pada pasien depresi. termasuk metabolit aktif norfluoksetin. demam. rencana. perdarahan tidak wajar. Diekskresi oleh ginjal. b. yang dapat mengindikasi keputusan pasien untuk melakukan bunuh diri.  Penggunaan dalam penelitian : obesitas eksogen. gangguan kompulsif obsesif. gagasan bunuh diri. o Kaji adanya gejala diskrasia darah : tenggorok sakit. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan lambat dari traktur GI setelah pemberian oral.  Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis oleh hati menjadi beberapa metabolit. Indikasi:  Gangguan depresif mayor. cara bunuh diri. o Kaji status mental setiap haari: alam perasaan. mudah memar.  Distribusi : nampaknya didistribusi secara luas. Kaji perubahan alam perasaan alam secara tiba-tiba. penampilan.Rute Awitan PO IM 2-4 minggu 2-4 minggu Puncak 1-2 jam 30 menit Durasi Berminggu-minggu Berminggu-minggu Implikasi keperawatan  Pengkajian o Kaji gagasan. 95 . Tidak diketahui jika obat menembus barier plasenta atau masuk dalam ASI. Fluoxetine Prozac Klasifikasi: penguat antidepresan bisiklik serotonin.  Waktu Paruh : 2-3 hari (fluoksetin). Kerja:  Menyekat pengambilan kembali serotonin prasinaps.

nyeri persendian. aritmia. anoreksia. urtikaria. insomnia. leucopenia. trombositemia. o Anak. diare. sering berkemih.  Penggunaan dengan kewaspadaan : o pasien dengan riwayat kejang. penurunan berat badan. mengantuk.  GI : mual. penurunan libido. demam/mengggigil.  KV : kemerahan disertai rasa panas. retensi urine. tremor. gangguan penglihatan.  Hemat : anemia. konstipasi. disfungsi seksual. o Pasien lansia atau lemah. infeksi traktus urinarius. gunakan secara hati-hati. Interaksi  Obat-obat : o Obat aktif SSP : interaksi belum dibuktikan.  Derm : ruam. pruritus. kegugupan. trombositopenia. anxietas. penurunan konsentrasi. migraine. konvulsi. o Pasien dengan berat badan rendah atau anoreksia. kehamilan dan kehamilan. o Insufisiensi ginjal atau hati. o Pasien dengan riwayat penyalahgunaan obat. palpitasi. keletihan. Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : sakit kepala. 96 . o Diazepam : waktu paruh diazepam memanjang. o Pasien bunuh diri. kram abdomen. mulut kering. dan otot. o Pasien yang baru mengalami infark miokard. kelemahan.  GU : dismenore.Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas terhadap obat. o Keefektifan dalam penggunaan jangka panjang (lebih dari 5-6 minggu) belum dievaluasi. hipotensi ortostatik. pusing.  Lain-lain : keringat berlebihan.

o Kaji riwayat glaukoma VAKSIN HEPATITIS B Hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. kegelisahan. yang dapat mengindikasi keputusan pasien untuk melakukan bunuh diri. mudah memar. rencana. Kaji perubahan alam perasaan secara tiba-tiba. Dosis padat ditingkatkan setelah beberapa minggu jika tidak ada perbaikan klinis. o Kaji adanya gejala diskrasia darah : tenggorok sakit. distress GI. Farmakodinamik Rute Awitan Puncak Durasi PO 3-5 jam 6-8 jam Berminggu-minggu Implikasi keperawatan  Pengkajian o kaji gagasan. Dosis diatas 20 mg/hari harus diberikan bid (pagi dan siang). dan cara bunuh diri. gagasan bunuh diri. perdarahan tidak wajar. Dosis maksimum : 80 mg/hari. malaise.o Inhibitor MAO : potensial krisis hipertensi. yang dapat ditularkan melalui darah atau hubungan seksual atau dengan orang yang 97 . pola pikir dan komunikasi. berat badan. Perbaikan pola perilaku ini dan tingkat energy diharapkan dalam 2-4 minggu setelah dimulainya terapi. agitasi. o Kaji status mental setiap harian : alam perasaan. penampilan. Beri jarak waktu sedikitnya 14 hari antara penghentian inhibitor MAO dan permulaan terapi fluoksetin. o Triptofan : toksisitas pusat dan perifer. o Kaji riwayat alergi. o Warfarin : meningkatkan aktivitas warfarin. tingkat minat terhadap lingkungan dan aktivitas. Rute dan Dosis  PO (dewasa) : dosis awal : 20 mg/hari diberikan pada pagi hari. demam. o Kaji tanda-tanda vital. sensitivitas terhadap obat ini.

biasanya melalui kontak bagian tubuh yang sakit atau luka yang terbuka. Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Efek ringan o Rasa nyeri di tempat injeksi (5%).  National Health and Medical Research Council (Dewan Penelitian Kesehatan dan Medis Nasional) menganjurkan bahwa sebaiknya semua anak antara umur 10 sampai 13 tahun menerima vaksinasi hepatitis B kecuali jika mereka telah menerima serangkaian vaksin. Orang-orang ini dapat menularkan penyakit ini tanpa menyadarinya. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Wanita muda. yang sedang atau merasa dirinya mungkin sedang hamil tidak boleh divaksinasi. siapapun. aluminium hidroksida dan ragi. o Pusing o Rasa sakit otot dan persendian. 98 . o Demam ringan 2-3%) o Pening. Farmakokinetik  Vaksin ini mengandung protein hepatitis B. Indikasi  Berbagi penggunaan peralatan injeksi  Pembuatan tato atau tindik badan dengan menggunakan peralatan yang tidak steril  Luka karena jarum narkoba  Seks yang tidak aman  Dari ibu yang terinfeksi kepada bayinya pada waktu melahirkan dan melalui air susu ibu  Dari anak ke anak. Beberapa orang dapat menderita penyakit hepatitis B dan tidak menyadari bahwa mereka terinfeksi.terinfeksi dan dapat menyebabkan penyakit yang parah (sirosis) atau kanker hati.

AZT adalah obat pertama yang disetujui untuk mengobati HIV. o Taruh kain basah yang dingin diatas tempat suntikan yang sakit. Para perawat dilatih sepenuhnya dalam perawatan anafilaksis. o Tidak memakai pakaian yang berlebihan. AZT (ZIDOVUDINE) UNTUK PENCEGAHAN HIV DAN SEBAGAI PROFILAKSIS ANTI INFEKSI AZT (Retrovir) adalah obat yang dipakai untuk terapi antiretroviral (ART). o Jika reaksi-reaksi menjadi parah atau berlangsung lama.  Dua dosis vaksin Hepatitis B sekarang telah disetujui untuk remaja berusia 1115 tahun dan melibatkan pemberian kedua dosis tersebut dengan selang waktu 4-6 bulan. o Punya reaksi yang parah/langsung terhadap vaksin apa saja. beritahu dokter atau perawat jika anak anda: o Kurang enak badan pada hari dilakukannya imunisasi.  Jika reaksi-reaksi ringan ini terjadi. Rute dan Dosis  Rangkaian vaksin hepatitis B memberI perlindungan yang bertahan lama dan dosis booster tidak perlu. Ini jarang terjadi setelah vaksinasi. tetapi sekarang tersedia dari beberapa produsen.  Kaum remaja memerlukan dua dosis vaksin untuk dilindungi melawan penyakit hepatitis B. Obat ini pertama kali dibuat oleh GlaxoSmithKline (GSK). atau jika anda khawatir tentang anak anda. o Beri anak anda paracetamol untuk mengurangi ketidaknyamanan (perhatikan dosis yang direkomendasi sesuai dengan umur anak anda). 99 . termasuk di Indonesia. efek samping dapat dikurangi dengan: o Beri anak anda minum lebih banyak. Efek Berat o Anafilaksis‖ adalah reaksi alergi yang parah yang bisa mengakibatkan ketidaksadaran dan kematian jika tidak ditangani dengan cepat. hubungi dokter anda atau rumah sakit. Implikasi Keperawatan  Sebelum imunisasi.

Jika ini terjadi. Indikasi  AZT disetujui pada 1987 sebagai obat antiretroviral (ARV) untuk orang dengan infeksi HIV.  Waktu HIV menggandakan diri. Penelitian ini menunjukkan tidak ada manfaat dari penggunaan AZT. Ini disebut ‗resistansi silang‘ atau ‗cross resistance‘ terhadap obat atau golongan obat lain. untuk mencegah penularan HIV-nya. Jenis berbeda ini disebut mutan. sebagian dari bibit HIV baru menjadi sedikit berbeda dengan aslinya. Enzim ini mengubah bahan genetik (RNA) HIV menjadikannya bentuk DNA. Sangat penting memakai ARV sesuai dengan petunjuk dan jadwal. Kerja  ZT diuji coba pada orang tanpa gejala penyakit HIV.Klasifikasi  Versi Kimia Farma bernama Reviral. Farmakokinetik  Obat golongan ini menghambat enzim reverse transcriptase. Resistansi dapat segera berkembang. AZT juga dikenal sebagai azidodeoxythymidine. tetapi beberapa di antaranya terus menggandakan diri. Ini harus 100 . Penggunaan obat ini dikenal sebagai ‗post-exposure prophylaxis‘ atau profilaksis (pencegahan dengan obat) pascapajanan. virus juga menjadi resistan terhadap ARV lain. serta tidak melewati atau mengurangi dosis. jika virus kita mengembangkan resistansi terhadap satu macam obat. Tetapi AZT dipakai sebagai bagian dari terapi kombinasi untuk orang yang terpajan HIV (berisiko terinfeksi) melalui kecelakaan di tempat kerja (misalnya tertusuk jarum suntik atau darah terkena luka). Kebanyakan mutan langsung mati. Takaran disetujui untuk anak di atas usia enam minggu serta untuk bayi yang baru lahir dari ibu HIV-positif. zidovudine atau ZDV. Kadang kala. walaupun kita tetap memakai ART – mutan tersebut ternyata kebal terhadap obat. obat tidak bekerja lagi.  Obat ini termasuk golongan analog nukleosida atau nucleoside reverse transcriptase inhibitor (NRTI). Hal ini disebut sebagai ‗mengembangkan resistansi‘ terhadap obat tersebut.

Interaksi  AZT dapat berinteraksi dengan obat lain. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Haemoglobin rendah. darah tinggi. Takaran berdasarkan berat badan. suplemen dan jamu yang kita pakai. kita mungkin mengalami efek samping sementara.  AZT harus dipakai dalam kombinasi dengan ARV lain. waspada terhadap efek samping AZT. dan boleh dipakai dua atau tiga kali sehari. suplemen atau jamu yang kita pakai. sakit kepala dan kelelahan. Metadon dapat meningkatkan jumlah AZT dalam darah. Rute dan Dosis  Takaran AZT yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 500mg hingga 600mg per hari. Namun sangat sedikit orang mengalami efek samping ini. FDA AS menyetujui pedoman takaran baru untuk anak berusia 4 minggu ke atas. dipakai dua kali sehari. Implikasi Keperawatan 101 . AZT tersedia berbentuk tablet atau pil dengan isi 100mg dan 300mg. Interaksi ini dapat mengubah jumlah masing-masing obat yang masuk ke aliran darah kita dan mengakibatkan overdosis atau dosis rendah. kecuali jika dipakai untuk mencegah penularan dari ibu-kebayi atau pascapajanan.terjadi sebelum kode genetik HIV dapat dimasukkan ke kode genetik sel yang terinfeksi HIV. dan dalam bentuk cairan. neutropenia dan miopati. hyperbilirubinemia Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Jika kita mulai memakai ART. Bila kita memakai metadon bersamaan dengan AZT. misalnya sakit kepala. Interaksi baru terusmenerus diketahui. Pastikan dokter tahu SEMUA obat.  Efek samping yang paling berat akibat AZT adalah anemia. Efek samping ini biasanya lambat laun membaik dan hilang. neutrofil rendah. Pada 2009. AZT tidak boleh dipakai dengan d4T. atau seluruh badan terasa tidak enak. Beberapa pasien yang memakai AZT terus mengalami mual.  Efek samping AZT mungkin lebih berat jika dipakai dengan beberapa obat lain. muntah.

 Hipersensitif terhadap levonorgestrel Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Gangguan siklus menstruasi.  Riwayat hipertensi intrakranial idiopatik. polimenorrhea. tumor hati jinak ataupun ganas.  Perdarahan genital yang tidak diketahui penyebabnya. seperti pusing. Perawat dan dokter harus mempertimbangkan jumlah CD4 (reseptor pada limfosit T4 yang menjadi target sel utama HIV). Kerja  Menghambat ovulasi. mual. 102 . yang umumnya makin parah seiring dengan lamanya terapi. viral load. muntah. Menghambat fertilisasi melalui penghambatan transport sperma dan/atau ovum.  Gangguan sistem syaraf pusat. dismenorrhea. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Tromboflebitis atau gangguan tromboembolik aktif. pruritus pada vagina. dan sikap kita terhadap penggunaan ART. o Implant sebagai kontraseptif jangka panjang (5 tahun).  Penyakit hati akut. LEVONORGESTREL UNTUK MENCEGAH KEHAMILAN Klasifikasi  Jadelle Implant (2x75 mg)  Norplant Implant  Plan B Indikasi  Untuk mencegah kehamilan: o Tablet (oral) sebagai kontrasepsi darurat. Keputihan. Menghambat implantasi antara lain melalui gangguan terhadap endometrium. seperti menorrhagia. infeksi saluran kemih. dan lain oligomenorrhea. sakit kepala.  Karsinoma payudara. menometrorrhagia. sebagainya. gejala yang kita alami.  Kehamilan. amenorrhea.

75 mg) harus diberikan sesegera mungkin. oleh sebab itu dapat mengurangi efektivitas levonorgestrel. rifabutin. Rute dan Dosis  Tablet (oral): o Untuk mendapatkan efikasi yang optimal. Johns Wort (Hypericum perforatum) dapat menginduksi sistem enzim mikrosomal hati (Sitokrom P450). sebab akan mengurangi efektivitas levonorgestrel. Karbamazepin atau Okskarbazepin. sedangkan apabila konsumsi jangka pendek. Apabila terjadi muntah dalam waktu 1 jam setelah dikonsumsi. bosentan. warfarin  Dengan Makanan : Produk herbal yang mengandung St. Fenobarbital. disarankan untuk menggunakan metoda kontrasepsi back-up yang sesuai (misalnya kondom atau spermisida) selama periode tersebut. o Tablet berikutnya (kedua) harus dikonsumsi 12 jam kemudian. ritonavir. rifapentine. Obat-obat tersebut dapat meningkatkan metabolisme levonorgestrel melalui induksi sistem enzim mikrosomal hati yang bekerja memetabolismelevonorgestrel. Beberapa jenis obat berikut ini juga dapat mengurangi efektivitas kontrasepsi oral. griseofulvin. rifampisin. kemungkinan harus dilakukan ulangan / penggantian pemberian.  Implant: 103 . antara lain antibiotika. o Levonorgestrel per oral dapat digunakan kapan saja selama siklus menstruasi. tablet levonorgestrel (0. modafinil. maksimal 72 jam setelah intercourse. Interaksi  Dengan Obat Lain : Levonorgestrel tidak direkomendasikan untuk wanita yang mengkonsumsi obat-obat penenang dan antiepilepsi seperti Fenitoin. Peningkatan berat badan. Untuk wanita-wanita yang mengkonsumsi obatobat tersebut dalam jangka panjang harus digunakan metoda kontrasepsi lain. pioglitazon. troglitazon.

pada tahap lanjut 104 . Jika tidak kemungkinan besar akan terjadi gangguan perdarahan uterin. Penyisipan implant dilakukan secara subdermal di bagian tengah permukaan bagian dalam lengan atas.o Satu set implant biasanya terdiri dari dua buah implant berbentuk silindris yang fleksibel. Implikasi Keperawatan  Implant levonorgestrel harus dikeluarkan apabila akan memulai program kontraseptif baru. suntikan ataupun per oral. Dosis total levonorgestrel yang harus diberikan adalah 150 mg. Penyisipan yang baik akan mempermudah pengeluaran implant kelak. Setelah 5 tahun implant harus dikeluarkan dan dapat diganti apabila diinginkan untuk memperpanjang kontrasepsi. masing-masing mengandung 75 mg levonorgestrel. baik dalam bentuk implant. oleh sebab itu tidak boleh diberikan untuk indikasi tersebut) Hipogonadism pada wanita. Kedua implant harus diletakkan dalam posisi berbentuk "V" dengan sudut sekitar 30 derajat. dan harus dilakukan oleh seorang professional kesehatan yang sudah menguasai teknik penyisipan implant dengan memperhatikan prosedur penyisipan implant. Penyisipan kedua buah implant harus dilakukan dalam 7 hari pertama setelah mulai menstruasi. sekitar 8 10 cm di atas medial epicondyle. ETHINYL ESTRADIOL UNTUK MENCEGAH KEHAMILAN Klasifikasi  Activella  Femhrt  Ortho-Prefest  Orthocept  Estinyl  Lynoral Indikasi  Gejala vasomotor sedang atau parah yang dihubungkan dengan menopause. Terapi paliatif karsinoma prostat yang tak dapat dioperasi. (Tidak ada bukti bahwa estrogen efektif mengatasi gejala kecemasan atau depresi yang mungkin terjadi selama atau sebelum menopause.

kelahiran prematur dan kehamilan ektopik 105 . Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Estrogen tidak boleh diberikan kepada pasien dengan: o Kanker atau dugaan kanker payudara. retensi cairan dan anabolisme protein.  Memacu pertumbuhan endometrium. dan kornifikasi vagina. retensi cairan dan anabolisme protein. Menyebabkan pertumbuhan duktus kelenjar mammae. Menghambat sekresi hormon-hormon dari hipofisis anterior. stratifikasi. Menyebabkan cacat pada janin yang dikandung. stratifikasi.Terapi paliatif kanker payudara yang tak dapat dioperasi. Menyebabkan dilatasi kapiler. kecuali ada pertimbangan khusus (lihat Indikasi) o Neoplasia. trombosis. vagina. aborsi spontan. atau gangguan tromboembolik yang dikaitkan dengan penggunaan estrogen sebelumnya (kecuali apabila digunakan dalam pengobatan kanker prostat atau payudara) o Kehamilan o Menyusui Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Terapi dengan senyawa-senyawa estrogen sintetik jangka panjang  Meningkatkan risiko karsinoma endometrium. Menghambat laktasi. hanya dilakukan dengan pertimbangan khusus: misalnya pada wanita yang sudah lebih 5 tahun postmenopause dengan penyakit yang makin parah dan resisten terhadap radiasi. Kerja  Memacu pertumbuhan endometrium. Menghambat laktasi. Memacu penebalan. Memacu penebalan. Menyebabkan dilatasi kapiler. mulut rahim. Menghambat sekresi hormon-hormon dari hipofisis anterior. Menyebabkan pertumbuhan duktus kelenjar mammae. payudara. terutama yang bergantung estrogen o Perdarahan genital abnormal o Tromboflebitis aktif atau gangguan tromboembolik o Riwayat tromboflebitis. dan hati. dan kornifikasi vagina.

terapi estrogenik (termasuk sebagai kontraseptif oral) juga dapat menyebabkan  Gangguan genitouterin. migraine. 3A5-7 (minor). antidepresan trisiklik. perubahan pola menstruasi (dismenorrhea. nafsilin.  Gangguan kulit. prednisolon.siklosforin. kram lambung.selegilin. fenitoin dan rifamisin. kandidiasis vagina. eritema.teofilin.klordiazepoksida. amenorrhea selama atau setelah terapi). depresi  Tromboembolism. 3A4 (lemah) o Asetaminofen dan asam askorbat dapat meningkatkan level plasma komponen estrogen.  Gangguan sistem syaraf pusat. o Atorvastatin dan indinavir meningkatkan level plasma kontrasepsi hormonal. muntah.perdarahan atau bercak. Berat badan meningkat atau bahkan menurun. Kontrasepsi hormonal kombinasi dapat menurunkan level 106 . 3A4(mayor). jaundice. Kontrasepsi hormonal kombinasi meningkatkan level plasma lprazolam. seperti chloasma atau melasma yang dapat menetap walaupun terapi sudah dihentikan. 2C19(lemah). Penurunan libido Interaksi  Dengan Obat Lain : o Etinilestradiol : substrat : CYP2C8/9 (minor). o CYP3A4 induser dapat menurunkan level. kadang-kadang merangsang keluarnya ASI walaupun tidak sedang menyusui  Gangguan pencernaan. antara lain meningkatnya insidensi penyakit kandung kemih. Inhibisi : CYP1A2 (lemah) 2B6 (lemah). PMS (premenstrual-like syndrome). Disamping dapat meningkatkan neoplasia dan kecacatan pada janin dalam kandungan.efek etinilestradiol dan diazepam. nevirapin. rambut rontok.  Payudara membesar dan kendur. seperti sakit kepala. karbamazepin. pusing. norethindron:contoh induser o Aminoglutetimid. kembung.erupsi disertai perdarahan. fenobarbital. seperti mual. dan lain-lain.

morfin.05 mg tiga kali sehari pada awalnya. 1 tablet 0.05 mg sekali sehari. Penghentian terapi atau pengurangan dosis harus dilakukan setiap interval 3-6 bulan.Jus jeruk akan meningkatkan konsentrasi etinilestradiol. amprenavir.02 mg sekali dua hari. Pada kasus yang parah. penisilin. o Efek kontrasepsi dapat menurun oleh cetrien. nelfinavir. dapat diberikan tablet 0.02 mg atau 0. asam salisilat. misalnya pada kastrasi karena pembedahan atau radiasi. rifampin. untuk pengobatan gejala vasomotor sedang atau parah yang dihubungkan dengan menopause. namun bila kondisi klinis sudah membaik (biasanya setelah beberapa minggu) dosis harus diturunkan. terapi diulang 107 . Kemudian diikuti pemberian progesteron selama 2 minggu selanjutnya. Regimen ini dilanjutkan sampai 3-6 bulan Setelah itu pemberian dihentikan selama 2 bulan untuk melihat pengaruh terapi. dosis efektif adalah 0. ritonavir. griseovulfin.plasma asetaminofen. dosis yang efektif adalah 0. kafein (efek kafein terhadap SSP akan meningkat jika digunakan bersamaan dengan kontrasepsi hormonal kombinasi). Diberikan secara siklus. Pada awal menopause dimana menstruasi spontan masih berlangsung. tetrasiklin. lopinavir. Jika pasien dapat menstruasi tanpa pemberian terapi maka terapi dihentikan. aminoglutetimd. Dalam beberapa kasus.  Dengan Makanan : Hindari alkohol. Dosis yang umum. Pemberian dilakukan dalam siklus (misalnya 3 minggu diberikan.05 mg satu kali sehari selama 21 hari lalu diikuti oleh masa istirahat (tidak diberi obat) selama 7 hari. troglitazon. Dosis 0. namun apabila masih belum dapat.05 mg tiga kali sehari selama 2 minggu pertama siklus menstruasi teoritis. temazepam. asam klofibrat. misalnya dalam pengobatan hipogonadism pada wanita. Rute dan Dosis  Simpan pada suhu 2° . Dosis terendah yang dapat mengendalikan gejala ini harus ditentukan dengan seksama dan pengobatan harus dihentikan sesegera mungkin. oxasepam.30° C  Diberikan secara siklus hanya dalam jangka pendek. antikonvulsan. o Kontrasepsi oral dapat menurunkan efek turunan kumarin. lorazepam. 1 minggu tidak).

misalnya pada pengobatan paliatif kanker prostat yang semakin parah dan tak dapat dioperasi.  Ambillah nafas dalam.  Ingatlah penyebab dari kecemasan anda.5 mg tiga kali sehari. vagina. Berikut adalah beberapa solusi:  Ingatlah bahwa anda tidak dalam keadaan atau posisi bahaya. Kegelisahan menyebabkan kita menjadi tidak stabil.  Baca sebuah buku lelucon. Kecemasan kebanyakan berhubungan dengan rasa takut atau fobia spesifik. Meningkatkan risiko kanker payudara. 108 . dengan pertimbangan khusus.05 mg tiga atau empat kali sehari. seperti kecemasan sosial atau kinerja kecemasan. dan kanker hati . dosis 0. baik percobaan pada hewan maupun studi epidemiologi menunjukkan bahwa penggunaan estrogen sintetik dapat meningkatkan risiko karsinoma endometrium.kembali. Cemas sering disertai dengan serangan panik yang sering dikatakan dengan serangan kecemasan.  Lakukan 10 lompatan kecil. TERAPI NONFARMAKOLOGI ANXIETY MANAGEMENT Kecemasan adalah rasa takut kronis dalam membatasi kemampuan untuk melaksanakan normal fungsi.Terapi estrogen pada pria (misalnya pada pengobatan prostat) juga dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Untuk pengobatan paliatif kanker payudara yang semakin parah dan tak dapat dioperasi. Banyak hasil penelitian. Implikasi Keperawatan  Terapi dengan senyawa-senyawa estrogen sintetik jangka panjang :Meningkatkan risiko karsinoma endometrium: Banyak hasil penelitian. penurunan penilaian rasional dan mengekspos kami untuk bahaya yang lebih besar. Diberikan secara kronis. mulut rahim. baik percobaan pada hewan maupun studi epidemiologi menunjukkan bahwa penggunaan estrogen sintetik dapat meningkatkan risiko karsinoma endometrium. Dosis 0.

Burn (dalam Utami. Penelitian Hoelscher dan Lichstein (1986) serta Karyono (1994) menunjukkan bahwa relaksasi dapat menurunkan tekanan darah systolic dan diastolic pada penderita hipertensi. sehingga timbul counter conditioning dan penghilangan (Prawitasari. insomnia dapat dikurangi atau diobati dengan relaksasi. sakit kepala. Jadi relaksasi dapat menekan rasa tegang dan cemas dengan cara resiprok.  Masalah-masalah yang berhubungan dengan stres seperti hipertensi. Penelitian yang dilakukan Dewi (1998) menunjukkan bahwa relaksasi dapat menurunkan ketegangan pada siswa sekolah penerbang. 1976). Hadapi ketakutan anda dan lakukan itu secara teratur sampai perasaan anda terkendali. Selanjutnya Weil dan Goldfried dan Davidson (dalam Utami.  Temukan kegiatan yang menarik sehingga mengalihkan pemikiran anda tentang kecemasan. Pada saat individu mengalami ketegangan dan kecemasan yang bekerja adalah sistem saraf simpatetis. 1988). antara lain:  Relaksasi akan membuat individu lebih mampu menghindari reaksi yang berlebihan karena adanya stres. 1981). 2002) melaporkan beberapa keuntungan yang diperoleh dari latihan relaksasi. 1. 109 . Ada banyak manfaat nyata dari latihan relaksasi. Terapi relaksasi Relaksasi adalah salah satu teknik dalam terapi perilaku yang dikembangkan oleh Jacobson dan Wolpe untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan (Goldfried dan Davidson. Teknik ini dapat digunakan oleh pasien tanpa bantuan terapis dan mereka dapat menggunakannya untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan yang dialami sehari-hari dirumah (dalam Walker. 2002) bahkan telah membuktikan keberhasilan penggunaan relaksasi pada penderita insomnia yang berusia 11 tahun. sedangkan saat rileks yang bekerja adalah sistem saraf para simpatetis.

Penelitian yang dilakukan oleh Sutherland. sosial.  Konsekuensi fisiologis yang penting dari relaksasi adalah bahwa tingkat harga diri dan keyakinan diri individu meningkat sebagai hasil kontrol yang meningkat terhadap reaksi stres. dan makan yang berlebihan. sehingga memungkinkan individu untuk menggunakan ketrampilan relaksasi untuk timbulnya rangsangan fisiologis.  Meningkatkan penampilan kerja. Mengurangi tingkat kecemasan.  Mengurangi perilaku tertentu yang sering terjadi selama periode stres seperti mengurangi jumlah rokok yang dihisap. aktivitas mental. pemakaian obatobatan.  Relaksasi merupakan bantuna untuk menyembuhkan penyakit tertentu dan operasi.  Kesadaran diri tentang keadaan fisiologis seseorang dapat meningkat sebagai hasil latihan relaksasi. Amit. dan irama pernapasan perut untuk membuat semacam ini bernapas otomatis. konsumsi alkohol. Brething Retraining Tujuan adalah untuk mengubah dari pernapasan tidak menentu untuk memperlambat. dan ketrampilan fisik. 1981) membuktikan bahwa relaksasi dapat membantu mengurangi meroko.  Meningkatkan hubungan interpersonal. teratur. wawancara dan sebagainya. seperti pertemuan penting. Orang yang rileks dalam situasi interpersonal yang sulit akan lebih berpikir rasional. Berikut adalah langkah-langkahnya: 110 . Beberapa bukti telah menunjukkan bahwa individu dengan tingkat kecemasan yang tinggi dapat menunjukkan efek fisiologis positif melalui latihan relaksasi. Hal ini mingkin terjadi sebagai hasil pengurangan tingkat ketegangan. 2. Golden dan Rosenberger (dalam Walker dkk.  Kelelahan.  Mengurangi kemungkinan gangguan yang berhubungan dengan stres. dan atau latihan fisik yang tertunda dapat diatasi lebih cepat dengan menggunakan latihan relaksasi. dan mengontrol anticipatory anxiety sebelum situasi yang menimbulkan kecemasan. Pergeseran dalam bernapas mengakibatkan perubahan jangka panjang dalam sistem saraf dan gejala kecemasan.

hanya bernafas dengan tarif biasa. Menggunakan otot-otot tubuh bagian atas untuk bernapas energi limbah. Nafas-masuk dan napas keluar-kira-kira setara waktu. bertahap. bergerak hanya perut Anda. Transisi mulus antara napas keluar dan napas-dalam. Bernapaslah nyaman dan berirama. dan santai. biarkan perut Anda naik perlahan-lahan. Terutama hangat dan santai perut. Buku ini memberikan perlawanan untuk memperkuat diafragma dan mendorong gerakan perut. Pikirkan perut Anda sebagai balon mudah mengisi lembut dengan udara. Kadaluarsa adalah tenang. selama 5-10 menit setiap kali  Untuk beberapa hari pertama. Anda mungkin perlu membangun secara bertahap untuk 5-10 menit sepanjang hari atau mencari. sementara tubuh bagian atas tetap diam.  Berbaring atau dalam posisi setengah berbaring dengan bantal di bawah punggung dan lutut untuk mengendurkan otot-otot perut. Berikut adalah pedoman disarankan:  Praktik dua kali sehari atau lebih. dasi. kerah. Ini mungkin memakan waktu beberapa minggu sampai pernapasan perut menjadi otomatis. dimulai dengan hanya beberapa detik praktek. atau jika kram diafragma Anda. Jika pada suatu titik Anda merasa pusing atau pingsan. leher. Umumnya.  Tempatkan buku telepon di atas perut (area di bawah diafragma ke panggul.  Bawa bibir Anda bersama-sama. Pindah ke pernafasan lancar tanpa jeda. Jauhkan semua tubuh Anda di atas diafragma Anda santai dan tetap. praktis. pelan. pasif.  Lemaskan seluruh tubuh. lensa kontak atau kacamata Hapus jika Anda ingin. pusing dan pingsan hasil dari 111 . segera dihentikan. Ketika Anda menarik napas. Anda akan melihat buku yang lembut meningkat karena Anda menghirup dan jatuh saat Anda bernapas keluar. dengan sedikit jeda antara fase. ini berarti meletakkan buku di bawah rusuk dan di atas pusar). melalui hidung. Longgarkan pakaian Anda (ikat pinggang. bahu. napas keluar-mungkin sedikit lebih lama. tidak dalam.  Praktik. wajah dan rahang. Juga melepaskan ketegangan di bagian dada. pinggang dan perut).

Kemudian mencobanya dalam situasi di mana gejala kecemasan telah mulai muncul. hanya perlahan dan teratur. Ketika Anda melanjutkan latihan. Positive Thinking 112 . hangat dan santai perut Anda. pertama rileks seluruh tubuh. abdominally. Hanya melihat gejala. naik tangga) untuk meningkatkan produksi CO2 tubuh. coba sadar rebreathing dalam situasi sedikit stres. berjalan lambat dan berjalan cepat. dan memperlambat napas itu bisa berbahaya.  Setelah sekitar satu minggu.  Jangan mencoba bernapas pelatihan ulang jika Anda memiliki diabetes. Aku tahu bagaimana untuk bernapas. Fokus pada mencapai tingkat yang nyaman. 3. maju ke posisi duduk. kemudian berdiri dan bersandar di dinding. Ingat.  Setelah minggu kedua. di kereta api). Gejala-gejala ini tidak berbahaya dan reversibel. mungkin pernapasan menjadi cepat untuk menormalkan asidosis metabolik. di tempat tidur ketika Anda bangun atau sebelum tidur. sekitar 6-10 detik untuk setiap siklus napas). pastikan bahwa Anda tidak bernapas cepat atau dalam. teratur. secara bertahap mulai memperlambat laju pernapasan Anda. Gejala ini akan hilang jika Anda bangun dan berjalan (misalnya.  Coba rebreathing dalam berbagai situasi (misalnya. dalam perlambatan lalu lintas). penyakit ginjal atau gangguan lain yang dapat menyebabkan asidosis metabolik." Kemudian tubuh Anda santai. dan bernapas perlahan dan teratur. Tidak gila atau mengalami serangan jantung. Pikirkan.pernapasan yang tidak benar. Dalam kasus tersebut. berdiri tidak didukung. jangan khawatir tentang laju. Namun. tanpa terlebih dahulu mendiskusikan hal ini dengan dokter Anda. kemudian bernapas perlahan. gejala Watch Anda datang dan menonton mereka mereda. sebelum muncul gejala kecemasan (misalnya. "Napasku menyebabkan ini aku. menonton TV. seperti seorang ilmuwan menonton percobaan. berjalan menyusuri lorong. Mungkin Anda akhirnya akan mencapai tingkat 6-10 napas per menit (yaitu. hangat perut Anda. jogging.  Ketika Anda mendapatkan kepercayaan.

kesehatan dan hasil yang sukses dari setiap situasi dan tindakan. Apapun pikiran berharap. kebiasaan self-talk adalah salah satu yang berwarna pemikiran kita selama bertahun-tahun. ia menemukan. dan dapat mempengaruhi kita dalam banyak hal. Hal ini membawa kecerahan bagi mata. Anda mungkin tidak menyadari seberapa sering Anda mengatakan hal-hal negatif di kepala Anda. Mengatakan hal ini dengan suara keras akan lebih kuat. dan lihat dalam mata pikiran kita apa yang kita benar-benar ingin terjadi. Biasanya. ekspansi dan keberhasilan. dan di mana. Pikiran yang positif mengantisipasi kebahagiaan.  Menghentikan Pemikiran: Ketika Anda melihat diri Anda mengatakan sesuatu yang negatif dalam pikiran Anda. Setelah 113 .Kekuatan Berpikir Positif oleh Sasson Remez Berpikir positif adalah sikap mental yang mengakui ke dalam pikiran pikiran. Strategi berikut dapat membantu Anda menjadi lebih menyadari dialog internal Anda dan isinya. Ini adalah sikap mental yang mengharapkan hasil yang baik dan menguntungkan. sukacita. kata-kata dan gambar yang konduktif untuk pertumbuhan. Pola:  Langkah pertama menuju perubahan adalah untuk menjadi lebih menyadari masalah ini. 4. Self Talk Pola negatif atau positif self-talk seringkali diawali pada masa kanak-kanak. Anda dapat menghentikan pikiran Anda aliran pertengahan saya mengatakan kepada diri sendiri "Berhenti". dan harus mengatakannya keras akan membuat Anda lebih sadar berapa kali Anda menghentikan pikiran negatif. Ketika sikap positif kita menghibur perasaan menyenangkan dan gambar konstruktif.  Ganti Negatif Laporan: Cara yang baik untuk menghentikan kebiasaan buruk adalah dengan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik.  Jurnal Menulis: Journal dapat menjadi alat yang efektif untuk memeriksa proses batin Anda. mempengaruhi pengalaman stres dalam hidup kita. lebih banyak energi dan kebahagiaan.

dan rileks. Agresi adalah tentang dominasi. melihat orang-orang di mata. Pasif adalah tentang penyerahan dan yang menyerang atau ketegasan adalah tentang menemukan jalan tengah antara agresi dan pasif yang paling menghormati batas-batas pribadi dari semua 114 . "terdengar lebih ringan banyak.Anda menyadari dialog internal Anda. berikut adalah beberapa cara untuk mengubahnya:  Ringan Kalimat: Mengubah kata-kata negatif yang lebih kuat untuk yang lebih netral sebenarnya bisa membantu menetralisir pengalaman Anda.  Ubah Pertanyaan: seperti "Saya tidak bisa menangani ini" menjadi "Bagaimana saya bisa menangani hal ini". itu membuat saya jengkel.  Jangan anggap Anda tahu apa motif orang lain adalah. bukan?)  Ubah negatif ke Positif. Assertiveness Training Tips:  Pastikan tubuh Anda mencerminkan keyakinan: berdiri tegak. Alih-alih menggunakan kata-kata seperti 'benci' dan 'marah' (seperti. Anda juga dapat membantu diri Anda sendiri mengembangkan diri bicara lebih positif dengan membawa lebih banyak energi positif ke dalam hidup Anda. Anda dapat menggunakan kata-kata seperti 'tidak suka' dan 'kesal' ("Aku nggak t seperti lalu lintas. jangan lupa untuk mendengarkan dan mengajukan pertanyaan!  Cobalah untuk berpikir menang-menang: lihat apakah Anda dapat menemukan kompromi atau cara bagi Anda berdua mendapatkan pemenuhan kebutuhan Anda. 2) pasif atau 3) tegas. Dapat: 1) agresif. terutama jika Anda pikir mereka negatif. 5. Pelatihan Ketegasan menunjukkan bahwa pada dasarnya ada tiga cara yang berbeda bahwa orang-orang dapat berhubungan satu sama lain.  Ketika dalam diskusi. "Aku benci lalu lintas ini membuat saya sangat marah!").

segera berteriak "berhenti!" berteriak dapat keras atau hanya dalam pikiran.  Berteriak "berhenti": pada memikirkan hal yang tidak diinginkan."  Ketiga: Setelah Anda dilatih untuk menangkap pikiran Anda dengan menggunakan "stop" tape. 6. Setiap kali Anda mendengar "berhenti.  Kedua: Rekam kata "berhenti" dalam bolak 1 -. Thought Stopping Teknik memberhentikan pikiran. 2 . gambar sehat. Lakukan ini selama 30 menit setiap malam selama 2 minggu atau sampai Anda secara konsisten dapat menghentikan pikir ketika Anda mendengar "berhenti. segera ganti pikir dengan suatu rasional sehat.mitra hubungan. Asertif orang membela diri ketika orang lain mencoba untuk mendominasi mereka menggunakan metode apapun yang diperlukan (termasuk gaya) untuk mengusir usaha invasi. Cara Menghentikan Pemikiran  Pertama: Gunakan latihan relaksasi dan latihan pernapasan untuk mendapatkan diri Anda santai.  Penggantian Pemikiran: Ketika suatu pemikiran yang tidak diinginkan masuk. Anda siap untuk mencoba menangkap pikiran Anda dengan berteriak "berhenti" dengan lantang.  Mengganti pola pikir yang sehat: Jika Anda memiliki kecenderungan untuk berpikir rasional karena keyakinan irasional. bertanya: Apakah ini berpikir rasional? Jika tidak. 115 ." menghentikan pikiran itu. menggantikan gambar ini negatif dengan positif.dan interval 3 menit pada pita 30-menit. apa yang tidak rasional tentang hal ini? Apa yang akan menjadi pengganti rasional untuk berpikir ini?  Penggantian gambar visual: Jika Anda memiliki kecenderungan untuk memvisualisasikan gambar negatif. Terus berteriak "berhenti!" sampai berpikir yang tidak diinginkan lagi. Anda dapat mengembangkan pola berpikir rasional dengan menantang setiap pikiran yang terlintas dalam pikiran.

perceraian. Tujuan dari terapi 116 . atau dalam menghadapi peristiwa hidup lainnya. pengangguran." Anda siap untuk melatih pikiran Anda untuk menghentikan dengan berpikir kata "berhenti. kecacatan. dengan cara memodifikasi pola pikir dan perilaku tertentu. objek. Terapi Kognitif-Behavioral (TKB) dapat digunakan dalam rangka membantu menangani berbagai masalah yang dihadapi individu: seperti : depresi. COGNITIVE THERAPY Terapi Kognitif-Behavioral (TKB) atau Cognitive-Behavioral Therapy (CBT) merupakan salah satu bentuk konseling yang bertujuan membantu klien agar dapat menjadi lebih sehat."  Keenam: Teknik perekaman baik."  Kelima: Setelah Anda telah melatih diri Anda untuk menghentikan pikiran tidak diinginkan oleh berbisik "berhenti. konselor dan klien bekerjasama untuk mengidentifikasi dan mengubah pola pikir dan perilaku negatif yang menyebabkan timbulnya gangguan fisik-emosional. dan dapat memenuhi gaya hidup tertentu. kecemasan dan gangguan panik." Anda siap untuk melatih pikiran Anda untuk mengakhiri dengan berbisik "berhenti. memperoleh pengalaman yang memuaskan. Idealnya Anda bisa sampai ke titik di mana hanya berpikir "menghentikan" akan bekerja. pikiran. Fokus dalam terapi ini adalah berusaha mengubah pikiran atau pembicaraan diri (self talk). namun. Keempat: Setelah Anda telah melatih diri untuk menghentikan pikiran dengan berteriak "berhenti. berbisik atau berpikir "menghentikan" dapat efektif dalam menghentikan pikiran-pikiran yang tidak diinginkan. gunakan modus mana yang terbaik bagi Anda dan terus berlatih. EXPOSURE THERAPY Paparan terapi adalah jenis terapi perilaku di mana pasien menghadapi situasi yang ditakuti. atau memori. Dalam Terapi Kognitif-Behavioral (TKB). berteriak. seperti: kematian. Ingat untuk memulai proses dalam keadaan santai. masalah yang berhubungan dengan anak-anak dan stres.

yang tentunya dibantu dengan alat-alat permainan tadi. kecemasan karena stress. metode yang digunakan adalah metode kognitif. Terapi aktifitas kelompok 117 .eksposur adalah untuk mengurangi penderitaan. Kegunaan dari terapi bermain sendiri adalah membantu anak yang memiliki masalah emosional. penyakit fisik krisis. Sehingga perasaan-perasaan tadi bisa berkurang dan anak-anak diharapkan bisa mengatasi masalahnya sendiri. Seorang anak yang mampu mengatasi permasalahan emosinya diharapkan menjadi individu yang lebih percaya diri. yaitu pengungkapan masalah dengan bercerita." ungkap Tedjasaputra dalam sebuah wawancara ekslusif Gizi Seimbang Bagi Pertumbuhan Anak. fobia. TERAPI BERMAIN Dari permainan ini. tekanan atau depresi. tumbuh kembang. dan stres pasca-trauma. atau ditakuti objek. Jenis terapi kelompok : a. Terapis membantu pasien mengingat pikiran yang mengganggu. Kelompok terapeutik Kelompok terapeutik membantu mengatasi stress emosi. terapis bisa mengetahui perasan si anak dan dapat ditanggulangi dengan metode yang tepat. merasa dalam situasi tertentu. fisik atau emosional. atau penyesuaian social. Dalam terapi bermain. b. tahu kelemahan dan kelebihan sehingga mereka siap menghadapi tantangan di jamannya. situasi traumatis. TERAPI KELOMPOK Terapi kelompok adalah metode pengobatan ketika klien ditemui dalam rancangan waktu tertentu dengan tenaga yang memenuhi persyaratan tertentu fokus terapi adalah membuat sadar diri (self-awareness). Paparan terapi dapat digunakan dalam menangani kecemasan. Pasien biasanya didorong untuk berbicara tentang perasaan mereka selama terapi paparan dan belajar cara-cara untuk menghadapi rasa takut dan stres emosi.

Terapi aktivitas kelompok adalah salah satu terapi modalitas yang dilakukan perawat kepada sekelompok klien yang mempunyai masalah keperawatan yang sama (keliat. 2005). yaitu : 118 . Terapi aktivitas kelompok dibagi empat.

wordpress.DAFTAR PUSTAKA http://ns-nining.com/2009/01/25/gangguan-dan-kelainan-menstruasi/ http://usharinini2ck.blogspot.wordpress.html http://idmgarut.com/2010/02/dismenore.blogspot.com/2008/10/materi-menstruasi.com/2008/02/06/dismenore-part-1/ 119 .html http://fkunsri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful