MAKALAH KASUS 1

Disusun oleh: Kelompok 9 Ulfah Fitriah Erlita Mutia Ramzil Melissa C Sinaga Marissa Rahmayeti Eko Nurfitria Rizka Amayu Riska Agustina Fazryani Mazita Torano Maria Nurita Nur Sofiyati F A Winda Apria Sari Ira Agung Gunawan Ari Christian K 220110070143 220110070086 220110070125 220110070044 220110070027 220110070034 220110070047 220110077001 220110070109 220110070045 220110070080 220110060135 220110070055

FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN

UNIVERSITAS PADJADJARAN
1

Laporan Reporting Kasus 1 I. Case 1 An. E berusia 14 tahun. Dua bulan yang lalu mengalami menarche dengan keluhan perut sakit, dismenorhea. Sejak menstruasi, banyak perubahan tubuh yang dirasakan seperti payudara membesar dan kencang serta tumbuh rambut pada organ tertentu. An. E tinggal di perkampungan kumuh dan berasal dari keluarga dengan tingkat social ekonomi yang rendah sehingga An. E sejak kecil sudah dituntut untuk membantu keluarga mencari nafkah dengan mengamen di pinggir jalan. Kegiatan tersebut dikerjakan siang sampai malam hari. Tiga hari yang lalu, ketika An. E pulang mengamen dia mengalami sexual abuse berupa pemerkosaan oleh adik dari ibu (30 tahun). Dan akibatkan An. E dirawat di RS dengan keluhan sakit dan perdarahan di alat genitalia. Pemeriksaan fisik : terdapat robekan di fourchette posterior, hasil rectal toucher terjadi rupture hymen. Rencananya hari ini akan dilakukan pemeriksaan di RS, An. E selalu minta ditemani oleh anggota keluarga atau perawat. An. E jadi pendiam dan susah berkomunikasi orang tua terutama ayah, selalu mengeluarkan kata-kata yang terkesan selalu menyalahkan anaknya. II. Clarifying Unfamiliar Terms 1. Menarche wanita. 2. Fourchette posterior 3. Hymen 4. Sexual abuse 5. Dismenorhea 6. Rectal toucher ke daerah anal. 7. Menstruasi peluruhan sel telur. 8. Daerah alat genitalia : daerah alat kelamin pada pria dan wanita.
2

: haid pertama, tanda sudah dewasa pada

: LO : selaput dara. : pelecehan seksual. : nyeri perut pada saat haid. : colok dubur dengan cara memasukkan jari

:

siklus

bulanan pada wanita

berupa

9. Pemerkosaan salah satu pihak. 10. Payudara

: hubungan seks dengan cara pemaksaan dari

: organ tubuh yang dimiliki pada wanita dan

pria tetapi pada wanita mengalami pembesaran dan menunjukkan kedewasaan punya kelenjar lemak dan kelenjar mammae. III. Problem Definition 1. Mengapa terjadi dismenorhea? 2. Bagaimana mekanisme menstruasi? 3. Kaji aspek psikologi untuk anak yang alami pemerkosaan. 4. Anatomi dan fisiologi daerah genitalia dan payudara. 5. Apa yang menyebabkan nyeri pada menarche? 6. Mengapa dilakukan rectal toucher dan bagaimana caranya? 7. Mekanisme terjadinya ruptur hymen. 8. Fase-fase kedewasaan 9. Mengapa terjadi perdarahan di daerah genitalia? 10. Bagaimana asuhan keperawatannya? 11. Ini termasuk jenis penyakit apa? 12. Apa pemeriksaan laboratorium dan fisik pada kasus ini? 13. Bagaimana peran perawatnya? 14. Apa saja keluhan dan kelainan pada menstruasi? 15. Bagaimana cara menangani keluhan pada menstruasi? 16. Apa saja terapi famakologi dan non farmakologi untuk kasus ini? 17. Hormon apa saja yang berperan pada saat menstruasi? 18. Apa saja dampak pada robekan fourchette? 19. Masalah keperawatan apa saja yang terjadi pada kasus ini? 20. Bagaimana pengkajian pada kasus ini? 21. Apa saja aspek legal etis untuk kasus ini? 22. Mengapa terjadi perubahan dan pertumbuhan primer dan sekunder pada pria dan wanita? 23. Bagaimana proses terjadinya spermache?

3

5. 9. 4. Apa saja jenis serta definisi sexual abuse? 26. dan resiko bunuh diri. rongga panggul. menyendiri. penis. menarik diri. oviduk. 4 . labia minor. Faktor apa saja yang memperberat dismenorhea? 29. 2. aerola mammae. harga diri rendah. scrotum. Rectal toucher. adanya penggumpalan pada dinding rahim. pada saat peluruhan tidak normal. 11. Payudaraputing. Bagaimana cara menghitung masa subur? IV. vas deferens. Bagaimana siklus seksual pada pria dan wanita serta perbedaannya? 27. Pada pria: adanya perubahan suara. dengan menstruasi selama 2-8 hari. klitoris Organ internaovarium. Sexual abuse pada remaja. Trauma. prostat. Apa benar penelitian mengenai dalam hidupnya wanita mengalami 400x menstruasi? 25. 8. 7. Pada wanita: menstruasi. pertumbuhan jakun. 12. tuba falopi. tumbuh akar rambut pada organ tertentu. akibat olahraga pecahan tak beraturan. Kurangnya olah raga . Adanya sumbatan pada area genitalia interna. Karena adanya desakan benda asing. Nutrisi apa saja yang dibutuhkan pada saat menstruasi? 28. 10. Karena adanya desakan benda asing. Colok dubur dengan cara memasukkan jari ke daerah anal. Pada wanita: organ eksternalabia mayor. 6. pecah akibat hubungan seks gambaran pecahan jelas (membentuk segitiga). USG. takut pada pria. Brainstorm 1. depresi.24. Pada pria: testis. LO. 3. tumbuh rambut pada organ tertentu. Siklus menstruasi: Jarak menstruasi 15-28 hari. Periode menstruasi 28-30 hari.

LO. progesteron. 14. 25. Konselor. amenorrhea. minum susu 2-3 hari sebelum menstruasi. makanan/minuman mengandung kafein. pegal-pegal. dan harga diri. 21.d ruptur. kurang olahraga. 19. Stress. Sakit nyeri dan perdarahan. masa suburnya 7-21 hari setelah menstruasi. Kompres air hangat. 16. 29. Hormon estrogen. gambaran diri. peran dan fungsi. Gangguan konsep diri  gangguan citra diri. 5 . LO. istirahat yang cukup dan pijat pada daerah perut. dan advokasi. 22.13. pusing. 27. dan kacang-kacangan. 28. masa suburnya 21-28 hari setelah menstruasi. 24. Harga diri rendah. Isolasi diri. LO. justice. malaise. 26. sakit punggung. LO. Perubahan hormone estrogen. Keluhan : sakit pinggang. dan LH. Periode masa subur: Periode 21 hari. non maleficience dan beneficience. Periode 48 hari. ideal. 23. kurangin makanan mengandung kafein. 15. 20. Nyeri b. 18. 17. LO. dan progesteron. motivator. inform consent. Respect for autonomy. masa suburnya 3-7 hari setelah menstruasi. Kelainan : hipomenorhea. Banyak makan buah. Periode 28 hari. soda. LO. sakit perut. dismenorhea. kolaborator. air dingin.

Definisi. . -Kelainan seksual pada remaja. serta tingkat social ekonomi yang rendah. adanya pergaulan bebas yang tidak terkontrol. kurangnya pengawasan dan keamanan. Konsep sexual abuse: .Pemicu . Kami mengambil judul tersebut karena rendahnya tingkat pendidikan. -Siklus reproduksi pria dan wanita.Jenis. Analisa data. kurang pengetahuan spiritual dan kasih sayang.Dampak - - 6 . Asuhan keperawatan. Pengkajian Pemeriksaan laboratorium dan fisik. kurangnya ekonomi. - Peran perawat.Terapi farmakologi dan non farmakologi. . Diagnose dan intervensi.Judul yang dapat diambil dari kasus di atas adalah: Gambaran pengetahuan anak jalanan usia remaja tentang seksual. . Mind map Sexual abuse pada remaja Konsep: -Anatomi fisiologi organ reproduksi pada pria dan wanita. V.

hipothalamus hipofisis . Selain itu terdapat organ/sistem ekstragonad/ekstragenital yang juga dipengaruhi oleh siklus reproduksi : payudara.adrenal . pertumbuhan fetus. Reporting Gambar anatomi pada organ reproduksi eksterna wanita ANATOMI DAN FISIOLOGI ORGAN REPRODUKSI EKSTERNA WANITA Terdiri alat / organ eksternal dan internal. sebagian besar terletak dalam rongga panggul. pigmen dan sebagainya.VI. transportasi blastocyst. implantasi. fertilisasi ovum.ovarium. kelahiran. Eksternal (sampai vagina) : fungsi kopulasi Internal : fungsi ovulasi. Fungsi sistem reproduksi wanita dikendalikan / dipengaruhi oleh hormonhormon gonadotropin / steroid dari poros hormonal thalamus . kulit daerah tertentu. 7 .

Karateristik rambut pubis bervariasi dari halus dan jarang pada wanita sampai tebal. berbentuk lonjong. jaringan ototnya merupakan kelanjutan dari otot sfingter ani dan otot elevator ani yang dapat dikendalikan dan dilatih. kasar. yang pada wanita menjelang dewasa di tumbuhi rambut lanjutan dari mons veneris. Pada anak-anak kedua labia mayora sangat berdekatan. dan banyak mengandung saraf. yakni sekitar satu sampai dua tahun sebelum haid pertama. Ukuran labia mayora pada wanita dewasa panjang 7. Seiring peningkatan usia.5 cm. Bertemunya labia mayora membentuk komisura posterior. Vulva Vulva adalah saluran yang menghubungkan rahim dengan lingkungan luar.Yang termasuk genetalia eksterna : 1. Mons pubis berperan dalam sensualitas dan melindungi simpisis pubis selama koitus (hubungan seksual). Labia Mayora (Bibir Besar) Berada pada kanan dan kiri. Vagina terletak antara kandung kemih dan rektum. tebal 1 – 1. dan ikal.8 cm. Dua lipatan dari kulit diantara kedua paha bagian atas labia mayora. Ratarata menarche (pertama kali haid) terjadi pada usia 13 tahun. 3. dan suhu tinggi. kasar. dinding vagina terdapat lipatan–lipatan yang disebut rugae. Panjang dinding depan 9 cm dan dinding belakang 11 cm. 2. jumlah jaringan lemak di tubuh wanita berkurang dan rambut pubis menipis. Sensitivitas labia mayora terhadap sentuhan. merupakan selaput yang mengandung kelenjar sebasea (lemak). lebar 2 – 3 cm. Hal ini diakibatkan 8 . dan ikal pada masa pubertas. nyeri. Mons Veneris(Tundun) Daerah yang menonjol di atas simfisis terdiri dari jaringan lemak dan sedikit jaringan liat. Sedangkan bagian dalam tanpa rambut. Homolog dengan skrotum pada laki-laki. Mons pubis mengandung banyak kelenjar sebasea (minyak) dan ditumbuhi rambut berwarna hitam.

Homolog dengan penis pada pria. dan tidak berambut yang memanjang kebawah dari bawah klitoris dan menyatu dengan fourchette. bagian yang terlihat hanya sekitar 6 x 6 mm atau kurang. merupakan lipatan kulit yang panjang. Ujung badan klitoris dinamai glans dan lebih sensitif dari pada badannya. Kelenjar klitoris dipenuhi oleh ujung-ujung syaraf yang merupakan mediator sensasi erotis. Suplai saraf yang sangat banyak membuat labia minora sensitif. sehingga meningkatkan fungsi erotiknya. organ pendek yang berbentuk silinder dan erektil yang terletak tepat dibawah arkus pubis. Ruangan diantara kedua labia minora disebut vestibulum. 4. yang juga berfungsi selama rangsangan seksual. Pembuluh darah yang sangat banyak membuat labia berwarna merah kemerahan dan memungkinkan labia minora membengkak. sementara bagian bawahnya akan bersatu membentuk fourchette. yang dalam hal ini adalah stimulasi erotis pada pria). Dalam keadaan tidak terangsang. Sementara bagian lateral dan anterior labia biasanya mengandung pigmen. Saat wanita secara seksual terangsang. terletak diantara dua labia mayora. permukaan medial labia minora sama dengan mukosa vagina: merah muda dan basah. Kelenjar-kelenjar di labia minora juga melumasi vulva. 5. Klitoris (kelentit) Klitoris merupakan organ erogenik pada wanita.adanya jaringan saraf yang menyebar luas. sempit. Setiap labia minora terdiri dari suatu jaringan tipis yang lembab dan berwarna kemerahan. glans dan badan klitoris membesar. Labia Minora (Bibir Kecil) Labia minora. bila ada stimulus emosional atau stimulus fisik. Bagian atas labia minora akan bersatu membentuk preputium dan frenulum clitoridis. Klitoris 9 . Kelenjar sebasea klitoris mensekresi smegma suatu substansi lemak seperti keju yang yang memiliki aroma khas dan berfungsi sebagai feromon (senyawa organik yang memfasilitasi komunikasi olfaktorius dengan anggota lain pada spesies yang sama untuk membangkitkan respon tertentu.

bersifat rapuh dan mudah sobek. Perineum Perineum ialah daerah muskular yang ditutupi kulit antara introitus vagina dan anus. Fourchette Fourchette adalah lipatan jaringan transversal yang pipih dan tipis. letaknya dimulut vagina. biasanya berlubang membentuk semilunaris. sentuhan dan sensasi tekanan. Lubang-lubang pada hymen berfungsi untuk tempat keluarnya sekret dan darah haid. Bila tidak berlubang disebut atresia hymenalis atau hymen imperforata. tapisan. Hymen ini berlubang sehingga menjadi saluran dari lendir yang dikeluarkan uterus dan darah saat menstruasi. 8. Hymen (Selaput darah) Lapisan tipis yang menutupi sebagian besar dari liang senggama. Perineum membentuk dasar badan perineum. 6. Kelenjar Bartolini Merupakan jaringan yang menutupi lubang vagina. Terletak diantara vulva dan anus. 7. atau fimbria. 9. Hymen akan robek pada koitus apalagi setelah bersalin (hymen ini disebut karunkulae mirtiformis).dianggap sebagai kunci seksualitas wanita. Dibatasi oleh otot-otot muskulus levator ani dan muskulus coccygeus. Bila hymen tertutup menimbulkan gejala klinik setelah mendapat mentruasi. ditengahnya berlubang supaya kotoran menstruasi dapat mengalir keluar. Jumlah pembuluh darah dan persarafan yang banyak membuat klitoris sangat sensitif terhadap suhu. Suatu cekungan kecil dan fosa navikularis terletak di antara fourchette dan hymen. anularis. 10 . Fungsi utama klitoris adalah menstimulasi dan meningkatkan ketegangan seksual. Merupakan selaput yang menutupi introitus vagina. panjang sekitar 4 cm. terletak pada pertemuan ujung bawah labia mayora dan minora di garis tengah di bawah orifisium vagina. Otot-otot berfungsi untuk menjaga kerja dari sphincter ani. septata.

lipatan ini dinamakan rugae yang terletak di bagian tengah dan belakang. Fungsi vagina:   Untuk masuknya spermatozoa Untuk keluarnya darah menstruasi dan hailonsepsi 11 . sumbunya berjalan kira-kira sejajar dengan arah pinggir bawah simpisis ke promontorium. Mukosa vagina berlipat-lipat secara horizontal. Beberapa lapisan epitel vagina merupakan epitel squamosa. Vagina Vagina merupakan penghubung antara genitalia eksterna dan interna.Gambar anatomi pada organ reproduksi interna wanita 1. Dinding belakang vagina lebih panjangdan membentuk forniks posterioryang terbagi lagi menjadi forniks sinistra dan forniks lateralis dekstra.5cm. Lapisan ini tidak mengandung kelenjar. Pada bagian bawah epitel vagina terdapat jaringan ikat dan otoyang susunanya seperti usus.5 cm sedangkan bagian belakang berukuran 9. tetapi mengadakan transudasi(cairan keluar jaringan). Pada anak kecil. Pada puncak vagina. Arah ini penting diketahui saat memasukkan jari ke dalam vagina untuk pemeriksaan ginekologi. bagian yang menonjol dari leher rahim disebut porsio. epitel ini amat tipis sehingga mudah terkena infeksi. Bagian depan vagina berukuran 6.

5. 2. epitel dan jaringan pembuluh darah) merupakan lapisan dalam uterus yang mempunyai arti penting dalam siklus haid. Terdapat media yang asam yang dihasilkan oleh bacillus doederlein. hubungan antara kavum dan uteri dan kanalis servikalis disebut ostium uteri internum. 12 . Dinding uterus terdiri dari:  Endometrium . Uterus (rahim) Uterus (rahim) adalah suatu organ berbentuk seperti bola lampu (buah peer) dan gepeng. rongga yang terdapat pada korpus uteri disebut kavum uteri atau rongga rahim.  Korpus uteri. tetapi pabila bacillus tidak ada atau berkurang maka keasaman vagina akn berkurang sehingga terjadi vaginitis.  Uterus terdiri dari:  Fundus uteri(dasar rahim). Jumlah glikogen pada dinding vagina dipengaruhi oleh siklushormon ovarium dan dengan demikian cenderung beraneka ragam terutama pada permulaan kehamilan. yang merupakan mikroorganisme normal dalam vagina. bagian ini berfungsi sebagai tempat janin berkembang .  Bagian dalam uterus. Bagian uterus yang terletak antara kedua pangkal saluran telur). Pada wanita dewasa yang belum pernah menikah (bersalin) panjang uterus 5–8 cm dan beratnya 30–60 gram. Ph normal cairan vagina berkisar 3. Bacillus doederlin bekerja mengubah glikogen pada dinding vagina menjadi asam laktat.8 sapai 4.  Serviks uteri.  Membantu menopang uterus Membantu mencegah infeksi. terletak di pelvis minor diantara kandung kemih dan rektum. Bagian uterus yang yang terbesar pada kehamilan. (kelenjar. Medium asam akn menghancurkan organism pathogen. Otot rahim mempunyai kemampuan untuk tumbuh kembang dalam memelihara dan memepertahankan kehamilan. serta kemampuan mendorong janin keluar dengan jalan berkontraksi. Ujung serviks yang menuju puncak vagina disebut porsio.

pada kehamilan endometrium akan menebal. – Ligamentum sakrouterineum kiri dan kanan. menahan uterus agar tetap dalam keadaan antefleksi. ligament yang menahan tuba fallopi. sebelum sampai ke bagian supra vaginal bercabang 2 yaitu cabang yang kecil arteri serviks vaginalis 13 . Pembuahan ovum secara normal terjadi diadalam tuba uterine. – Ligamentum rotundum kiri dan kanan. pembuluh darah bertambah banyak yang diperlukan untukmemberi makanan pada janin. Sesudah plasenta lahir akna mengalami pengecilan sampai keukuran normal sebelumnya.  Miometrium (lapisan otot polos) tersusun sedemikian rupa sehingga bias mendorong pada saat persalinan. – Ligamentum infundibulo pelvikum. Pada saat melahirkan uterus berkontraksi mendorong bayi dan plasenta keluar. endometrium disiapkan untuk menerima ovum yang telah dibuahi dan ovum tertanam dalam endometrium.  Pembuluh darah uterus:  Arteri uterine: Cabang dari hipogastrika.  Lapisan serosa(peritoneum visceral) terdapat ligamentum yang menguatkan uterus yaitu: – Ligamentum kardinale kanan dan kiri untuk mencegah uterus tidak turun. Fungsi uterus: Untuk menahan ovum yang telah dibuahi selama perkembangan. dindingnya menjadi tipis tapi kuat dan besar sampai keluar pelvis masuk kedalam rongga abdomen pada masa perumbuhan janin.Wanita pada masa reproduksi. ovum yang telah keluar dari ovarium dihantarkana melalui tuba uterine ke uterus. – Ligamentum latum kiri dan kanan yang meliputi tuba. menahah uterus supaya tidak banyak bergerak. Pada waktu hamil uterus bertambah besar.

bagian yang terdapat di dinding uterus.  Pars ampularis. Setiap bulan.  Pars ismika. dan hasil konsepsi. bagian yang berbentuk saluran leher tempat konsepsi agak lebar  Infundibulum. tuba fallopi terdiri atas:  Pars intertitialis. bagianmedial tuba yang sempit seluruhnya. berjalan ke arah lateral. Bila folikel graf robek maka terjadi perarahan yang kemudian terjadi penggumpalan darah pada ruang folikel. Ovarium mempunyai 3 fungsi: 14 . sehingga wanita mengalami masa subur. dengan panjang sekitar 12 cm dan diameter 3-8 mm. 4. ovarium mengeluarkan sel telur (ovum) silih berganti kanan dan kiri. Ovulasi yaitu pematangan folikel graaf dan mengeluarkan ovum.memberikan darah untuk serviks bagian atas vagina sedangkan cabang utama membelok keatas sepanjang pinggir uterus menembus korpus uteri. ovum. bagian ujung tuba yabg terbuka kearah abdomen dan mempunyai umbaiyang disebut fimbria untuk menangkap telur kemudian menyalurkan telur ke dalam tuba. sedangkan cabang utama melewati ligamentum latum dan beranastomis dengan arteri uterina 3. Tuba fallopii (saluran sel telur) Merupakan saluran penghubung antara ovarium dengan uterus.  Arteri ovarika: Cabang dari aorta masuk ke ligamentum latum melalui ligamentum infundibulum pelvikum sampai di hilus ovarium akan bercabang kecil lalu masuk uterus. serta tempat pertumbuhan dan perkembangan hasil/konsepsi sampai mencapai bentuk blastula yang siap mengadakan implantasi pada endometrium. sebagai saluran dari spermatozoa. Ovarium merupakan sumber hormonal wanita yang utama dalam mengatur proses menstruasi. Fungsi tuba falopii adalah menangkap ovum yang dilepaskan saat ovulasi. kiri dan kanan. Ovarium (indung telur) Merupakan kelenjar berbentuk buah kenari yang terletak di kiri dan kanan uterus.

Dua hari sebelum ovulasi. Misalnya panggul yang besar. dan menimbulkan sifat—sifat kewanitaan. Kadar tersebut melebihi nilai ambang 15 . dibawah pengaruh sinergis kedua gonadotropin. menghasilkan hormone progesterone dan estrogen. folikel yang berkembang ini menghasilkan estradiol dalam jumlah yang banyak. panggul yang sempit. mengembangkan serta melepaskan ovum. masing-masing beranastomosis dengan artei uterine dan member beberapa cabang yang melalui mesovarium akanmasuk ke hilus ovarium. Kelenjar ovarika terletak pada ovarium disamping kiri dan kanan uterus .  Pembuluh darah ovarium: Arteri yang menyuplai ovarium dan tuba interna adalah arteri ovarika cabang dari aorta abdominalis. Vena muncul dari hilus dan membentuk plexus pompaniformis.  Saraf ovarium: Cabang dari nervus hipograstikus atau plexus pelvikus akan membentuk ovarikus tuba interna yang menerima cabang dari nervus internus. Didalam ovarium terdapat jaringan bulbus dan jaringan tubulus yang menghasilkan telur (ovum) dan ovarium ini hanya terdapat pada wanita. Vena ovarika yang dibentuk dari plexus ini meninggalkan pelvis. Peningkatan serum yang terus-menerus pada akhir fase folikuler akan menekan FSH dari hipofisis. Fisiologi  Mekanisme Siklus Menstruasi Selama haid. kadar estradiol mencapai 150-400 pg/ml. dll. Memproduksi ovum  Memproduksi hormone estrogen  Memproduksi progesterone Ovarium disebut juga indung telur. Akan terjadi lagi peningkatan dari FSH sampai mencapai kadar 5 ng/ml (atau setara dengan 10 mUI/ml). pada hari bermulanya diambil sebagai hari pertama dari siklus yang baru. Hormone ini dapat memengaruhi kerja dan menentukan sifat kewanitaan. membentuk. letaknya didalam pelvis disebelah kiri dan kanan uterus.

Saat yang sama pula. Produksi estradiol dan progesteron maksimal dijumpai antara hari ke-20 dan 23 (Jacoeb. 16 . Peningkatan progesteron tersebut tidak selalu memberi arti. 1994). dan FSH antara 4-10 ng/ ml atau setara dengan 15-45 mUI/ml.rangsang untuk pengeluaran gonadotropin pra-ovulasi. maka pada saat ini folikel akan mulai pecah dan satu hari kemudian akan timbul ovulasi. kadar estradiol akan kembali menurun. Bersamaan dengan ini dimulailah pembentukan dan pematangan korpus luteum yang disertai dengan meningkatnya kadar progesteron. Akibatnya FSH dan LH dalam serum akan meningkat dan mencapai puncaknya satu hari sebelum ovulasi. seiring dengan pematangan korpus luteum. Terjadinya puncak LH dan FSH pada hari ke-14. Kadar maksimal LH berkisar antara 8 dan 35 ng/ml atau setara dengan 30-40 mUI/ml. Estradiol yang dikeluarkan terutama dari folikel yang besar yang tidak mengalami atresia. bahwa ovulasi telah terjadi dengan baik. Awal fase luteal. juga tampak pada fase luteal dengan konsentrasi yang lebih tinggi daripada selama permulaan atau pertengahan fase folikuler. Sekresi progesteron terus menerus meningkat dan mencapai kadar antara 6 dan 20 ng/ml. sedangkan gonadotropin mulai turun kembali. karena pada beberapa wanita yang tidak terjadi ovulasi tetap dijumpai suhu basal badan dan endometrium sesuai dengan fase luteal.

17 .

CRH (Corticotropin Releasing Hormone) . Memiliki hubungan dengan hipotalamus melalui suatu batang penghubung yang pendek berisi serabut-serabut saraf. Diduga mekanisme ini yang menentukan pemicu / onset mulainya fase pubertas. Tiap inti merupakan satu berkas badan saraf yang berlanjut ke hipofisis sebgai hipofisis posterior (neurohipofisis).POROS HORMONAL SISTEM REPRODUKSI  Badan Pineal Suatu kelenjar kecil. dipercaya sebagai ―tempat roh‖. Menghasilkan juga hormon-hormon penghambat : PIF (Prolactin Inhibiting Factor). Hormon melatonin: mengatur sirkuit foto-neuro-endokrin reproduksi. PRF (Prolactin Releasing Factor). pertumbuhan. Menurut kepercayaan kuno. TRH (Thyrotropin Releasing Hormone). hipofisis menghasilkan juga hormon-hormon metabolisme. di atas hipofisis. panjang sekitar 6-8 mm. yaitu perangsang pertumbuhan dan pematangan folikel (FSH – Follicle Stimulating Hormone) dan hormon lutein (LH – luteinizing hormone).Menghasilkan hormon-hormon pelepas : GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone). di depan serebelum pada daerah posterodorsal diensefalon. di bawah talamus. Menghasilkan hormonhormon gonadotropin yang bekerja pada kelenjar reproduksi.  Pituitari / hipofisis Terletak di dalam sella turcica tulang sphenoid. Selain hormon-hormon gonadotropin. Tampaknya melatonin menghambat produksi GnRH dari hipotalamus.  Hipotalamus Kumpulan nukleus pada daerah di dasar otak. 18 . sehingga menghambat juga sekresi gonadotropin dari hipofisis dan memicu aktifasi pertumbuhan dan sekresi hormon dari gonad. GHRH (Growth Hormone Releasing Hormone). Terletak di tengah antara 2 hemisfer otak. dan lain-lain. merupakan suatu penonjolan dari bagian posterior ventrikel III di garis tengah.

kemudian dilepaskan. Selama siklus haid. HORMON-HORMON REPRODUKSI  GnRH (Gonadotrophin Releasing Hormone) Diproduksi di hipotalamus.Menstrual endometrium. atas kendali dari hormon-hormon gonadotropin. berfungsi menstimulasi hipofisis anterior untuk memproduksi dan melepaskan hormon-hormon gonadotropin (FSH / LH ). . kemudian jika tidak ada pembuahan / implantasi. with prominent subnuclear vacuoles. tubelike pattern of glands. jaringan endometrium berproliferasi. . Jika ada pembuahan / implantasi. endometrium dipertahankan sebagai tempat konsepsi. berfungsi sebagai bakal tempat implantasi hasil konsepsi. Fisiologi endometrium juga dipengaruhi oleh siklus hormonhormon ovarium. Ovarium Berfungsi gametogenesis / oogenesis.Early secretory (postovulatory) endometrium. Histological appearance of endometrial tissues during the menstrual cycle. menebal dan mengadakan sekresi.Late secretory (premenstrual) endometrium. Selain itu juga berfungsi steroidogenesis.Normal proliferative (postmenstrual) endometrium. . dalam pematangan dan pengeluaran sel telur (ovum). endometrium rontok kembali dan keluar berupa darah / jaringan haid. . showing small. 19 .  Endometrium Lapisan dalam dinding kavum uteri. and active secretions by the endometrial glands. menghasilkan estrogen (dari teka interna folikel) dan progesteron (dari korpus luteum). with disintegration of stroma / glands structures and stromal hemorrhage. alignment of nuclei. with predecidual stromal changes.

(Pada pria : LH memicu sintesis testosteron di sel-sel Leydig testis). sebagai respons terhadap GnRH. waktu paruh eliminasinya pendek (sekitar 3 jam). sering tidak ditemukan dalam darah. Pada pria. LH berfungsi memicu perkembangan folikel (sel-sel teka dan sel-sel granulosa) dan juga mencetuskan terjadinya ovulasi di pertengahan siklus (LH-surge). Pelepasannya periodik / pulsatif. diproduksi juga oleh plasenta. Bersama FSH. Selama fase luteal siklus.  LH (Luteinizing Hormone) / ICSH (Interstitial Cell Stimulating Hormone) Diproduksi di sel-sel kromofob hipofisis anterior. Berfungsi stimulasi pertumbuhan dan perkembangan (proliferasi) pada berbagai organ reproduksi wanita. Pelepasannya juga periodik / pulsatif. kadarnya dalam darah bervariasi setiap fase siklus.  Estrogen Estrogen (alami) diproduksi terutama oleh sel-sel teka interna folikel di ovarium secara primer. Pada vagina : menyebabkan proliferasi epitel vagina. Pada payudara : menstimulasi pertumbuhan payudara. waktu paruh eliminasinya pendek (sekitar 1 jam). Berfungsi memicu pertumbuhan dan pematangan folikel dan sel-sel granulosa di ovarium wanita (pada pria: memicu pematangan sperma di testis). Juga mengatur distribusi lemak tubuh. Sekresinya dihambat oleh enzim inhibin dari sel-sel granulosa ovarium. Pada serviks : menyebabkan pelunakan serviks dan pengentalan lendir serviks. Selama kehamilan. Pada uterus : menyebabkan proliferasi endometrium. Pada tulang. dan dalam jumlah lebih sedikit juga diproduksi di kelenjar adrenal melalui konversi hormon androgen. LH meningkatkan dan mempertahankan fungsi korpus luteum pascaovulasi dalam menghasilkan progesteron. estrogen juga menstimulasi osteoblas sehingga memicu pertumbuhan / 20 . melalui mekanisme feedback negatif. Kerja sangat cepat dan singkat. diproduksi juga sebagian di testis. FSH (Follicle Stimulating Hormone) Diproduksi di sel-sel basal hipofisis anterior.

Prolaktin juga memiliki efek inhibisi terhadap GnRH hipotalamus. Kadarnya makin meningkat sampai dengan kehamilan 10-12 minggu (sampai sekitar 100.000 mU/ml). memiliki aktifitas memicu / meningkatkan produksi dan sekresi air susu oleh kelenjar payudara. dsb). sehingga 21 jika kadarnya berlebihan . Deteksi HCG pada darah atau urine dapat dijadikan sebagai tanda kemungkinan adanya kehamilan (tes Galli Mainini.  Progesteron Progesteron (alami) diproduksi terutama di korpus luteum di ovarium. untuk pencegahan tulang keropos / osteoporosis.regenerasi tulang. Fungsi laktogenik / laktotropik prolaktin tampak terutama pada masa laktasi / pascapersalinan. Pada wanita pascamenopause. Di ovarium. prolaktin ikut mempengaruhi pematangan sel telur dan mempengaruhi fungsi korpus luteum. kemudian naik kembali sampai akhir trimester ketiga (sekitar 10. prolaktin juga diproduksi oleh plasenta (HPL / Human Placental Lactogen). sebagian diproduksi di kelenjar adrenal. Pada kehamilan. Progesteron menyebabkan terjadinya proses perubahan sekretorik (fase sekresi) pada endometrium uterus.  LTH (Lactotrophic Hormone) / Prolactin Diproduksi di hipofisis anterior. dan pada kehamilan juga diproduksi di plasenta. Mungkin juga memiliki fungsi imunologik. tes Pack.  HCG (Human Chorionic Gonadotrophin) Mulai diproduksi sejak usia kehamilan 3-4 minggu oleh jaringan trofoblas (plasenta). yang mempersiapkan endometrium uterus berada pada keadaan yang optimal jika terjadi implantasi. Berfungsi meningkatkan dan mempertahankan fungsi korpus luteum dan produksi hormon-hormon steroid terutama pada masa-masa kehamilan awal. kemudian turun pada trimester kedua (sekitar 1000 mU/ml). dapat diberikan terapi hormon estrogen (sintetik) pengganti.000 mU/ml).

penis akan memanjang dan membesar sehingga menjadi sekitar 10 c m sampai 14 cm. testis (jamak. system duktus yang terdiri dari epididimis (jamak. Pada saat ereksi yang penuh. kelenjar prostat. 22 . Penis Panjang penis orang Indonesia waktu lembek dengan mengukur dari pangkal dan ditarik sampai ujung sekitar 9 sampai 12 cm. gangguan ovulasi dan gangguan haid berupa amenorrhea.(hiperprolaktinemia) dapat terjadi gangguan pematangan follikel. dan kelenjar bulbouretralis. vas deferens (jamak. epididimidis). ANATOMI DAN FISIOLOGI SISTEM REPRODUKSI LAKI-LAKI Struktur reproduksi laki-laki terdiri dari penis. testes) dalam kantong skrotum.4 cm.2 cm sampai 15. dan glandula asesoria yang terdiri dari vesikula seminalis. Pada orang barat (caucasian) atau orang Timur Tengah lebih panjang dan lebih besar yakni sekitar 12. 1. Sebagian ada yang lebih pendek dan sebagian lagi ada yang lebih panjang. duktus ejakulatorius. dan uretra. vasa deferens).

Selanjutnya sinusoid berhubungan dengan venula (sistem pembuluh balik) yang mengumpulkan darah menjadi suatu pleksus vena lalu akhirnya mengalirkan darah kembali melalui vena dorsalis profunda dan kembali ke tubuh. Ini diperdarahi oleh arteriol yang disebut arteria helicina. Bila dilihat dari penampang horizontal. Dinding dalam atau endothel sangat berperan untuk bereaksi kimiawi untuk menghasilkan ereksi. sedangkan di tengah bawah disebut korpus spongiosa. Seluruh sinusoid diliputi otot polos yang disebut trabekel. Syarafsyaraf simpatis dan parasimpatis berasal dari hipotalamus menuju ke penis 23 . satu lapisan jaringan kolagen yang padat dan di luarnya ada jaringan yang kurang padat yang disebut fascia buck. Korpus kavernosa terdiri dari gelembung-gelembung yang disebut sinusoid. penis terdiri dari 3 rongga yakni 2 batang korpus kavernosa di kiri dan kanan atas. Penis dipersyarafi oleh 2 jenis syaraf yakni syaraf otonom (para simpatis dan simpatis) dan syaraf somatik (motoris dan sensoris).Bagian utama daripada penis adalah bagian erektil atau bagian yang bisa mengecil atau melembek dan bisa membesar sampai keras. Kedua korpus kara kavernosa ini diliputi oleh jaringan ikat yang disebut tunica albuginea.

Rongga sinusoid membesar sehingga terjadilah ereksi. arteriol-arteriol helicina mengalami relaksasi atau pelebaran pembuluh darah sehingga aliran darah bertambah besar dan cepat kemudian berkumpul di dalam rongga-rongga lakunar atau sinusoid. Pada keadaan ereksi. Khusus syaraf otonom parasimpatis ke luar dari medulla spinalis (sumsum tulang belakang) pada kolumna vertebralis di S2-4. Pendarahan untuk penis berasal dari arteri pudenda interna lalu menjadi arteria penis communis yang bercabang 3 yakni 2 cabang ke masing-masing yakni ke korpus kavernosa kiri dan kanan yang kemudian menjadi arteria kavernosa atau arteria penis profundus yang ketiga ialah arteria bulbourethralis untuk korpus spongiosum. Arteria memasuki korpus kavernosa lalu bercabang-cabang menjadi arteriol-arteriol helicina yang bentuknya berkelok-kelok pada saat penis lembek atau tidak ereksi. Sebaliknya syaraf simpatis ke luar dari kolumna vertebralis melalui segmen Th 11 sampai L2 dan akhirnya parasimpatis dan simpatis menyatu menjadi nervus kavernosa. Syaraf ini juga berlanjut ke kelumna vertebralis (sumsum tulang belakang) melalui kolumna vertebralis S2-4.melalui medulla spinalis (sumsum tulang belakang). Sebaliknya darah yang mengalir dari sinusoid ke luar melalui satu pleksus yang terletak di bawah tunica albugenia. Bila sinusoid dan trabekel tadi mengembang karena berkumpulnya darah di seluruh korpus kavernosa. Syaraf ini memasuki penis pada pangkalnya dan mempersyarafi otot. Vena-vena di bawah tunica albuginea ini bergabung membentuk vena dorsalis profunda lalu ke luar dari 24 . Syaraf somatis terutama yang bersifat sensoris yakni yang membawa impuls (rangsang) dari penis misalnya bila mendapatkan stimulasi yaitu rabaan pada badan penis dan kepala penis (glans).otot polos. membentuk nervus dorsalis penis yang menyatu dengan syaraf-syaraf lain yang membentuk nervus pudendus. maka vena-vena di sekitarnya menjadi tertekan. Stimulasi dari penis atau dari otak secara sendiri atau bersama-sama melalui syaraf-syaraf di atas akan menghasilkan ereksi penis.

Pengaturan suhu dilakukan dengan mengeratkan atau melonggarkan skrotum. 2. Skrotum adalah kantung (terdiri dari kulit dan otot) yang membungkus testis atau buah zakar. Skrotum terletak di antara penis dan anus serta di depan perineum. sehingga testis dapat bergerak mendekat atau menjauhi tubuh. Pada wanita. Rambut pubis mulai tumbuh sejak masa pubertas. suhu testis sekitar 34 °C. Fungsi utama dari testis adalah memproduksi sperma dan hormon 25 . Tugas dari skrotum adalah menjaga suhu dari testis agar tetap optimal yakni di bawah suhu tubuh. bagian ini serupa dengan labia mayora. Pria mempunyai dua testis yang dibungkus dengan skrotum. Testis akan diangkat mendekati tubuh pada suhu dingin dan bergerak menjauh pada suhu panas. Testis merupakan organ yang berperan dalam proses reproduksi dan hormonal.Corposa Cavernosa pada rongga penis ke sistem vena yang besar dan akhirnya kembali ke jantung. Pada manusia. Testis Testis adalah kelenjar kelamin jantan pada pria. Pada skrotum manusia dan beberapa mamalia bisa terdapat rambut pubis.

Testis terdapat di dalam skrotum yang merupakan lapisan kulit yang tidak rata dimana dibawahnya terdapat suatu lapisan yang disebut tunika dartos yang terdiri dari serabut-serabut otot. Peredarahan darah testis memiliki keterkaitan dengan peredarahan darah di ginjal karena asal embriologi kedua organ tersebut. Saluran limfe yang berasal dari testis kanan mengalir ke kelenjar getah bening di daerah interaaortacaval. Organ ini diliputi oleh suatu lapisan yang disebut dengan tunika albuginea. Testis normal berukuran rata-rata 4x3x2. Pembuluh darah arteri ke testis berasal dari aorta yang beranastomosis di funikulus spermatikus dengan arteri dari vasa deferensia yang merupakan cabang dari arteri iliaka interna. Pleksus ini di anulus inguinalis interna akan membentuk vena spermatika.5 cm.androgen terutama testosteron. Diantara tubulus seminiferus inilah terdapat jaringan stroma tempat dimana sel leydig berada. lapisan ini langsung berhubungan dengan kulit skrotum. Sperma dibentuk di dalam tubulus seminiferus yang memiliki 2 jenis sel yaitu sel sertoli dan sel spermatogenik. terutama pada pool atas dan bawahnya. sedangkan saluran limfe testis kiri mengalirkan isinya ke kelanjar getah 26 . Vena spermatika kanan akan masuk ke dalam vena cava inferior sedangkan vena spermatika kiri akan masuk ke dalam vena renalis kiri. Di sebelah posterolateral testis berhubungan dengan epididimis. Aliran darah dari testis kembai ke pleksus pampiniformis di funikulus spermatikus. paracaval kanan dan iliaka komunis kanan. oleh suatu septasepta jaringan ikat testis dibagi menjadi 250 lobus. Pada bagian anterior dan lateral testis dibungkus oleh suatu lapisan serosa yang disebut dengan tunika vaginalis yang meneruskan diri menjadi lapisan parietal.

yang berfungsi sebagai saluran tempat jalannya sperma dari epididimis menuju vesikula seminalis. Otot polos pada dinding epididimis akan menggerakkan sperma. Dalam epididimis. masuk ke dalam duktus deferens.bening paraaorta kiri dan daerah hilus ginjal kiri. 5. yaitu selubung jaringan ikat yang mengandung duktus deferens. dan saraf. Salura ini memiliki pajang 16 dan 18 inch (40 cm dan 45 cm). Duktus deferens memanjang dari epididimis dalam skrotum pada masing-masing sisinya ke dalam rongga abdomen melalui kanalis inguinalis. pembuluh darah. lapisan ini pada mediastinum menjadi lapisan parietal. Saluran ini merupakan muara pada dinding abdomen untuk funikulus spermatikus. Duktus Ejakulatorius 27 . 3. badan dan ekor apididimis sebagian ditutupi oleh lapisan viseral. sperma mengalami maturasi lengkap dan flagelnya mulai berfungsi. Karena kanalis inguinalis merupakan muara pada dinding muskular. yang berlikuliku pada permukaan posterior masing-masing testis serta terdiri dari kepala/kaput yang terletak di atas kutup testis. Epididimis Epididimis adalah pipa dengan panjang 6 meter. paracaval kiri dan iliaka kiri. Duktus Deferens Disebut juga vas deferens. Berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara sperma sampai sperma menjadi matang dan bergerak menuju vas deferens. 4.

cairan ini dikeluarkan di bawah kontraksi simpatik dari lapisan otot muskularis 7. Vesikula Seminalis Sepasang vesikula seminalis terdapat pada bagian posterior vesika urinaria. Sekresinya mengandung fruktosa yang menjadi sumber energi bagi sperma dan membuat suasana tetap basa untuk meningkatkan motilitas sperma. Kedua duktus ejakulatorius bermuara ke dalam uretra. Butiran Lipofuscin dari sel-sel epitel mati memberikan sekresi warna kekuningan nya. Konsentrasi fruktosa tinggi memberikan energi nutrisi bagi spermatozoa bila disimpan dalam air mani di laboratorium. flavins. memperpanjang umur sperma.2) dapat berhubungan dengan penyumbatan dari vesikula seminalis. Duktus ekskretoris setiap seminal gland membuka ke vas deferens memasuki kelenjar prostat. namun tidak dikeluarkan dalam ejakulasi pertama fraksi yang didominasi oleh spermatozoa dan cairan prostat seng-kaya. Kelenjar Prostat 28 . Vesikula seminalis mensekresikan proporsi yang signifikan dari cairan yang pada akhirnya menjadi Semen. Asam ejakulasi (pH <7. Sekresi tebal dari vesikula seminalis mengandung protein. Saluran pada masing-masing vesikula seminalis bersatu dengan duktus deferens pada sisinya untuk membentuk duktus ejakulatorius.Duktus Ejakulatorius menerima sperma dari duktus deferens dan sekresi vesikula seminalis disisinya. Spermatozoa ejakulasi di vagina tidak mungkin untuk melakukan kontak dengan cairan mani vesikular tetapi transfer langsung dari cairan prostat ke dalam lendir serviks sebagai langkah pertama perjalanan mereka melalui sistem reproduksi wanita. 6. vitamin C. Sekitar 60% dari semen pada manusia berasal dari vesikula seminalis. Membantu menetralkan keasaman saluran vagina. enzim. Cairan vesikula seminalis adalah basa bersama dengan cairan prostat. phosphorylcholine dan prostaglandin. lendir. fruktosa. sehingga dalam semen manusia memiliki pH agak basa [2] alkalinitas air mani.

Sitoplasma mengandung sekret yang berbutir-butir halus. lisosom dan butir lipid. Bila mengalami pembesaran organ ini menekan uretra pars prostatika dan menyebabkan terhambatnya aliran urin keluar dari buli-buli. Nukleus biasanya satu. bulat dan kecil. Alveoli dan tubuli kelenjar sangat tidak teratur dan sangat beragam bentuk ukurannya. Jenis epitelnya berlapis atau bertingkat dan bervariasi dari silindris sampai kubus rendah tergantung pada status endokrin dan kegiatan kelenjar. Batas inferior : apex prostat terletak pada permukaan atas diafragma urogenitalis. Otot membentuk masa padat dan dibungkus oleh kapsula yang tipis dan kuat serta melekat erat pada stroma. alveoli dan tubuli bercabang berkali-kali dan keduanya mempunyai lumen yang lebar. Kelenjar ini terbenam dalam stroma yang terutama terdiri dari otot polos yang dipisahkan oleh jaringan ikat kolagen dan serat elastis. Batas superior : basis prostat melanjutkan diri sebagai collum vesica urinaria. Saluran ini bermuara ke uretra pada kedua sisi kolikulus seminalis. bulat dan biasanya terletak basal. Prostat merupakan kelenjar aksesori terbesar pada pria.Kelenjar prostat adalah salah satu organ genitalia pria yang terletak di sebelah inferior buli-buli dan membungkus uretra posterior. lamina basal kurang jelas dan epitel sangat berlipat-lipat. Nukleoli biasanya terlihat ditengah. otot polos berjalan tanpa terputus dari satu organ ke organ yang lain. Prostat mengelilingi uretra pars prostatika dan ditembus di bagian posterior oleh dua buah duktus ejakulatorius. Prostat berbentuk seperti piramid terbalik dan merupakan organ kelenjar fibromuskuler yang mengelilingi uretra pars prostatica. Batas-batas prostat a. 29 . tebalnya ± 2 cm dan panjangnya ± 3 cm dengan lebarnya ± 4 cm. dan berat 20 gram. Uretra meninggalkan prostat tepat diatas apex permukaan anterior. b. Secara histologi prostat terdiri atas 30-50 kelenjar tubulo alveolar yang mencurahkan sekretnya ke dalam 15-25 saluran keluar yang terpisah.

Zona Perifer Sesuai dengan lobus lateral dan posterior. terdiri atas stroma fibromuskular.c. 3. Posterior : permukaan posterior prostat berhubungan erat dengan permukaan anterior ampula recti dan dipisahkan darinya oleh septum retovesicalis (vascia Denonvillier). yaitu: 1. 2. d. Lateral : permukaan lateral prostat terselubung oleh serabut anterior m. levator ani waktu serabut ini berjalan ke posterior dari os pubis. Septum ini dibentuk pada masa janin oleh fusi dinding ujung bawah excavatio rectovesicalis peritonealis. Zona Anterior atau Ventral Sesuai dengan lobus anterior. tidak punya kelenjar. 4. dipisahkan dari simphisis oleh lemak ekstraperitoneal yang terdapat pada cavum retropubica(cavum retziuz). Lobus medius Lobus lateralis (2 lobus) Lobus anterior Lobus posterior Telah ditemukan lima daerah/ zona tertentu yang berbeda secara histologi maupun biologi. Ductus ejaculatorius menembus bagisan atas permukaan prostat untuk bermuara pada uretra pars prostatica pada pinggir lateral orificium utriculus prostaticus. Kelenjar prostat terbagi atas 5 lobus : 1. meliputi 70% massa kelenjar prostat. yang semula menyebar ke bawah menuju corpus perinealis. Selubung fibrosa prostat dihubungkan dengan permukaan posterior os pubis dan ligamentum puboprostatica. Anterior : permukaan anterior prostat berbatasan dengan simphisis pubis. Ligamentum ini terletak pada pinggir garis tengah dan merupakan kondensasi vascia pelvis. 30 . Zona ini meliputi sepertiga kelenjar prostat. Zona ini rentan terhadap inflamasi dan merupakan tempat asal karsinoma terbanyak. 2. e.

Selain itu dapat ditemukan enzim yang bekerja sebagai fibrinolisin yang kuat. Beberapa serat ini berasal dari sel ganglion otonom yang terletak di kapsula dan di stroma. Limfe terutama dicurahkan ke nodus iliaka interna dan nodus sakralis.3. mungkin terutama simpatis. Zona ini bersama-sama dengan kelenjar periuretra disebut juga sebagai kelenjar preprostatik. Pembuluh ini bercabangcabang dalam kapsula dan stroma. Pleksus vena mencurahkan isinya ke vena iliaca interna. sesuai dengan lobus tengah meliputi 25% massa glandular prostat. Persarafan prostat berasal dari pleksus hipogastrikus inferior dan membentuk pleksus prostatikus. Zona Transisional. fosfatase asam. Lokasi terletak antara kedua duktus ejakulatorius. 31 . tampak mempersarafi sel-sel otot polos di stroma dan kapsula sama seperti dinding pembuluh darah. Serabut motoris. yaitu kurang lebih 5% tetapi dapat melebar bersama jaringan stroma fibromuskular anterior menjadi benign prostatic hyperpiasia (BPH). Zona ini resisten terhadap inflamasi.5). Zona Sentralis. Aliran darah prostat merupakan percabangan dari arteri pudenda interna. arteri vesikalis inferior dan arteri rektalis media. dan berakhir sebagai jala-jala kapiler yang berkembang baik dalam lamina propria. Pembuluh limfe mulai sebagai kapiler dalam stroma dan mengikuti pembuluh darah dam mengikuti pembuluh darah.Semen berisi sejumlah asam sitrat sehingga pH nya agak asam (6. Fisiologi Prostat Sekret kelenjar prostat adalah cairan seperti susu yang bersama-sama sekret dari vesikula seminalis merupakan komponen utama dari cairan semen. 4. Prostat mendapat persarafan terutama dari serabut saraf tidak bermielin. Pembuluh vena mengikuti jalannya arteri dan bermuara ke pleksus sekeliling kelenjar. Merupakan bagian terkecil dari prostat. Kelenjar-Kelenjar Periuretra Bagian ini terdiri dan duktus-duktus kecil dan susunan sel-sel asinar abortif tersebar sepanjang segmen uretra proksimal. 5.

Cowper Gland Disebut juga glandula cowper. Sekresinya yang bersifat basa akan menyelimuti bagian dalam uretra sesaat sebelum ejakulasi. dan membawa mereka keluar sebelum ejakulasi berikutnya. Selama gairah seksual masing-masing kelenjar menghasilkan sekresi. glandula bulbouretralis terletak di bawah prostat dan bermuara kedalam uretra. Cairan ini membantu untuk melumasi uretra untuk spermatozoa melewati. yang akan menetralisasi keasaman urine yang mungkin keluar. dan tumor Cowper dapat meningkatkan PSA ke tingkat yang membuat curiga kanker prostat. Kelenjar Cowper juga memproduksi beberapa jumlah antigen prostat-khusus (PSA). menetralisir bekas air kencing asam di saluran kencing.enzim-enzim lain dan lipid. Sekret prostat dikeluarkan selama ejakulasi melalui kontraksi otot polos. yang tersisa di uretra dari ejakulasi bohlam sebelumnya. 8. Hal ini dimungkinkan untuk cairan ini untuk mengambil sperma. 32 . dan membantu flush out setiap urin residu atau bahan asing. jelas kental dikenal sebagai pra-ejakulasi.

testosterone (dan dihidrotestosteron) yang berdifusi ke dalam tubulus seminiferus dari sel-sel leydig di dalam ruang interstitial. GnRH disekresikan secara intermitten selama 1 sampai 3 jam. hipotalamus memproduksi gonadotropic hormone-releasing hormone (GnRH). peningkatan dan penurunan FSH hanya sediki mengikuti fluktuasi sekresi GnRH. dan kadar hormone yang bersirkulasi. Hormone-hormon ini dibawa ke hipofisis anterior dalam darah porta hipofisis untuk merangsang sekresi follicle stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LH). Sekresi LH oleh kelejar hipofisis anterior merupakan suatu siklus. lingkungan. Di bawah pengaruh berbagai hal seperti keturunan. Sebaliknya. yang dipengaruhi oleh frekuensi siklus sekresi tersebut dan jumlah GnRH yang dilepaskan pada setiap siklus. yang pada pria dikenal dengan interstitial cell-stimulating hormone (ICSH). GnRH dikenal sebagai hormone pelepas-LH/ LH-releasing hormone. Karena hubungan antara sekresi GnRH dan sekresi LH yang jauh lebih dekat. Secara bersamaan. yaitu sekresi LH hampir selalu mengikuti pelepasan bertahap GnRH. LH dan FSH merupakan glikoprotein. GnRH merupakan suatu peptide dengan 10 asam amino yang disekresikan oleh neuron yang badan selnya terletak di nucleus arkuata hipotalamus dan berakhir di eminesia medina hipotalamus.FUNGSI HORMONAL Pusat pengendalian hormone dari system reproduksi adalah hipotalamushipofisis. FSH berikatan dengan reseptor-reseptor FSH spesifik yang melekat pada sel-sel Sertoli di dalam tubulus seminiferus. Pengikatan ini mengakibatkan sel-sel tumbuh dan menyekresikan berbagai unsure spermatogenik. LH dan FSH mengeluarkan pengaruhnya pada jaringan target di dalam testis. juga mempunyai efek tropic yang kuat terhadap 33 . Hormone-hormon ini adalah follicle-stimulating hormone-releasing hormone (FSHRH) dan Luteinizing hormone-releasing hormone (LHRH). Hormone-hormon gonadotropin disekresi dalam kadar yang tetap pada pria oleh sel gonadotrop. rangsangan kejiwaan.

dibutuhkan FSH maupun testosterone. selain organ seksual itu sendiri. Pengaruh testosterone pada perkembangan sifat kelamin primer dan sekunder orang dewasa. Pengaruh pada distribusi rambut tubuh Testosterone menimbulkan pertumbuhan rambut a. yang terletak di celah-celah antar tubulus seminiferus dan kira-kira merupakan 20% massa testis dewasa. testosterone menyebabkan ―sifat kelamin sekunder‖ pria berkembang. dan 34 . Selai itu. Sifat seksual sekunder ini. Testosterone jumlahnya lebih banyak dari yang lainnya sehingga dapat dianggap sebagai hormone testis yang penting. membedakan pria dari wanita sebagai berikut 1. Setelah pubertas. Sel-sel Leydig hampir tidak ditemukan di testis pada masa kanak-kanak. dihidrotestosteron. d. untuk memulai spermatogenesis. kadang-kadang sampai ke umbilicus dan di atasnya c. b. dan testis membesar kira –kira delapan kali lipat sebelum mencapai usia 20 tahun. meliputi testosterone. dimualai saat pubertas dan berakhir pada maturitas. Testosterone dibentuk oleh sel-sel insterstitial Leydig. yang secara keseluruhan disebut hormone androgen. walaupun pada akhirnya diubah menjadi dihidrotestosteron yang lebih aktif di jaringan sasaran. Wajah Biasanya pada dada. Jadi. Testis menyekresi beberapa hormone kelamin pria.spermatogenesis. Di atas pubis Ke atas di sepanjang linea alba. TESTOSTERON Sekresi testosterone oleh sel-sel interstitial Leydig di dalam testis. dan androstenedion. skrotum. peningkatan sekresi testosterone menyebabkan penis.

karena hal tersebut dapat menyebabkan acne. latar belakang genetic untuk mengalami kebotakan dan kedua superimposisi dari latar belakang genetic ini yaitu banyaknya hormone androgen. Kebotakan Testosterone mengurangi pertumbuhan rambut di bagian atas kepala. Akan tetapi. 2. Testosterone meningkatkan pembentukan protein dan perkembangan otot Salah satu karakteristik pria yang terpenting adalah peningkatan perkembangan otot yang mengikuti massa pubertas. Pengaruh pada suara Testosterone yang disekresi oleh testis atau disuntikan ke dalam tubuh akan menimbulkan hipertrofi mukosa laring dan pembesaran laring. 5. Testosterone meningkatkan ketebalan kulit. Pengaruh terhadap suara pada awalnya secara relative menjadi tidak sinkron. Setetlah beberapa tahun sekresi testosterone. 3. acne merupakan salah satu gambaran yang umum dari remaja pria ketika tubuh pertama kali mengenali peningkatan sekresi testosterone. Hal ini juga 35 . seperti punggung. banyak pria jantan tidak menjadi botak. ―suara serak‖. namun secara bertahap berubah menjadi suara orang dewasa maskulin yang khas. karena kebotakan merupakan akibat dari 2 faktor. seorang pria yang tidak memiliki testis yang berfungsi tidak akan menjadi botak.oleh karena itu. rata-rata sekitar 50% massa otot pria meningkat melebihi massa otot wanita. Testosterone juga meningkatkan kecepatan sekresi beberapa atau mungkin semua kelenjar sebasea tubuh. Yang paling penting adalah kelebihan sekresi oleh kelenjar sebasea wajah. Testosterone juga menyebabkan pertumbuhan rambut yang berlebih di bagian tubuh lainnya. kulit normalnya beradaptasi terhadap testosterone sedemikian rupa sehingga memungkinkan kulit tersebut mengatasi acne. Kurang sering pada bagian tubuh yang lain.e. dan dapat memicu pertumbuhan acne Testosterone meningkatkan ketebalan kulit di seluruh tubuh dan meningkatkan kekasaran jaringan subkutan. 4.

sehingga menyebabkan pertumbuhan tinggi 36 . Penyempitan pintu atas panggul Membuat panggul lebih panjang Menyebabkan panggul berbentuk terowongan dan bukan berbentuk avoid yang lebar seperti panggul wanita. dan sebagian perubahan pada suara juga disebabkan oleh fungsi anabolic testosterone. Testosterone memberikan pengaruh khusus pada panggul yang menyebabkan a. c. Tertosteron meingkatkan matriks tulang dan menimbulkan retensi kalsium Setelah terjadinya peningkatan sirkulasi testosterone yang sangat besar pada saat pubertas (atau setelah penyuntikan testosterone yang lama). androgen sintetik digunakan secara luas oleh athlete untuk meningkatkan kinerja otot mreka. Banyak perubahan pada kulit juga disebabkan oleh penumpukan protein di kulit. b. panggul pria berkembang menjadi panggul yang menyerupai panggul wanita. Bila sejumlah besar testosterone (atau androgen lainnya) disekresi pada abnormal pada anak anak yang masih berkembang. 6. Bila tidak terdapat testosterone. Penggunaan ini sangat membahayakan karena efek berbahaya yang panjang akibat kelebihan androgen. dan d. kecepatan pertumbuhan tulang meningkat dengan tajam. Peningkatan matriks tulang diyakini akibat dari fungsi anabolic protein umum testosterone dan pengendapan garamgaram kalsium sebagai respons terhadap peningkatan protein. Karena kemampuan testosterone untuk meningkatkan ukuran dan kekuatan tulang. Karena pengaruh testosterone dan androgen lain yang sangat besar pada otot tubuh. tulang menjadi lebih tebal dan mengendapkan sejumlah besar garam kalsium tambahan. Jadi.berhubungan dengan peningkatan protein di bagian lain tubuh yang tidak berotot. testosterone meningkatkan jumlah total matriks tulang dan menyebabkan retensi kalsium. testosterone sering digunakan orang tua untuk mengobati osteoporosis. Sangat meningkatkan kekuatan seluruh panggul sebagai penahan beban.

Testosterone juga memiliki pengaruh tersebut tetapi hanya sedikit bila dibandingkan dengan pengaruh mineralokortikoid adrenal. jumlah sel-sel darah merah per millimeter kubik. testosterone juga menyebabkan penyatuan epifisis tulang dengan batang tulang pada usia muda. Perbedaan ini sebagian mungkin disebabkan oleh peningkatan kecepatan metabolism yang terjadi setelah pemberian testosterone dan bukan efek langsung testosterone terhadap pembentukan sel-sel darah merah. meskipun pertumbuhan tulang menjadi cepat. darah dan volume cairan ekstrasel pada pria meningkat dalam hubungannya dengan berat badan sebesar 5-10%. Oleh karena itu. Pengaruh pada elektrolit dan keseimbangan cairan Banyak hormone steroid dapat meningkatkkan reabsorpsi natrium di tubulus distal ginjal. peningkatan kuantitas protein----terutama enzim----meningkatkan aktifitas semua sel. Selain itu. Bahkan pada pria normal. 9. 7.000 sel-sel darah merah/mm3 lebih banyak dari rata-rata wanita. Akan tetapi. Meskipun demikian. tinggi badan akhir pada orang dewasa sedikit berkurang daripada tinggi badan pria yang dikastrasi sebelum pubertas. 8. Peningkatan kecepatan metabolism tersebut mungkin disebabkan oleh pengaruh tidak langsung testosteon terhadap anabolisme protein. jumlah testosterone yang biasa disekresikan oleh testis selama masa remaja dan dewasa awal bahkan akan meningkatkan kecepatan metabolism sekitar 5-10% di atas nilai yang didapat bila testis tidak aktif. rata-rata pria memiliki 700. Testosteron meningkatkan metabolism basal Penyuntikan testosterone dalam jumlah besar dapat meningkatkan kecepatan metabolism basal sampai 15%. meingkat 1520%. Selain itu. penyatuan dini epifisis ini mencegah orang tersebut tumbuh setinggi yang ia mampu tubuh bila testosterone tidak disekresi sama sekali. setelah pubertas. Pengaruh pada sel darah merah Ketika testosterone dalam jumlah normal disuntikan pada orang dewasa yang dikastrasi. 37 .total tubuh dengan cepat.

Awal mula timbulnya pubertas telah menjadi misteri sejak lama. Akan tetapi, sudah jelas bahwa selama masa kanak-kanak hipotalamus tidak menyekresikan GnRH dalam jumlah yang bermakna. Hal tersebut disebabkan selama masa kanak-kanak, sekresi hormone steroid seks yang terkecil sudah mempunyai efek penghambat yang kuat terhadap sekresi GnRH oleh hipotalamus. Namun, oleh sebab yang tidak diketahui, pada saat pubertas, sekresi GnRH hipotalamus mampu melawan inhibisi yang timbul pada masa kanak-kanak, dan masa seksual dewasa pun dimulai.

SPERMATOGENSIS Selama pembentuka embrio, sel germinal primordial bermigrasi ke dalam testis dan menjadi sel germinal imatur yang disebut spermatogonia yang berada di dua atau tiga lapisan permukaan dalam tubulus seminiferus. Spermatogonia mulai mengalami pembelahan mitosis, yang dimulai saat pubertas, dan terus berproliferasi dan bersiferensiasi melalui berbagai tahap perkembangan untuk membentuk sperma.

Tahap-tahap spermatogenesis Spermatogenesis terjadi di tubulus seminiferus selama masa seksual aktif akibat stimulasi oleh hormone gonadotropik hipofisis anterior, yang dimulai rata-rata pada umur 13 tahun da terus berlanjut hamper di seluruh sisa kehidupan, namun sangat menurun pada usia tua.

38

Pada tahap pertama spermatogenesis, spermatogonia bermigrasi di antara sel-sel Sertoli menuju lumen sentral tubulus seminiferus. Sel-sel sertoli ini sangat besar, dengan pembungkus sitoplasma yang berlebihan yang mengelilingi spermatogonia yang sedang berkembang sampai menuju bagian tengah lumen tubulus.

Spermatogonia yang melewati lapisan pertahanan masuk ke dalam lapisan sel Sertoli akan dimodifikasi secara berangsur-angsur dan membesar untuk membentuk spermatosit primer yang besar. Setiap spermatosit tersebut, selanjutnya mengalami pembelahan mitosis untuk membentuk dua spermatosit sekunder. Setelah beberapa hari, spermatosit sekunder ini juga membelah menjadi spermatid yang akhirnyadimodifikasi menjadi spermatozoa (sperma). Selama masa pergantian dari tahap spermatosit ke tahap spermatid, 46 kromosom spermatozoa (23 pasang kromosom) dibagi sehingga 23 kromosom diberikan ke satu spermatid dan 23 lainnya ke spermatid yang kedua. Ketika spermatid dibentuk pertama kali, spermatid tetap memiliki sifat-sifat yang lazim dari sel-sel epiteloid, tetapi spermatid tersebut segera berdiferensiasi dan memanjang menjadi spermatozoa, yang terdiri dari kepala dan ekor. Kepala terdiri dari inti sel yang padat dengan hanya sedikit sitoplasma dan lapisan membrane sel di sekelilingnya. Di bagian luar, dua per tiga anterior kepala terdapat selubung tebal yang disebut akrosom yang terutama dibentuk oleh apparatus golgi. Selubung ini mengandung sejumlah enzim yang serupa dengan enzim yang ditemukan pada lisosom dari sel-sel khas, meliputi hialuronidase (yang dapat mencerna filament proteoglikan jaringan) dan enzim proteolitik yang sangat kuat (yang dapat mencerna protein). Enzim ini memainkan peranan penting sehingga memungkinkan sperma untuk memasuki ovum dan membuahinya. Ekor sperma, yang disebut dengan flagellum, memiliki tiga komponen utama:
39

1.

Kerangka pusat yang dibentuk dari 11 mikrotubulus, yang secara keseluruhan disebut aksonema,

2. 3.

Membrane sel tipis yang menutupi aksonema; dan Sekelompok mitokondria yang mengelilingi aksonema di bagian proksimal ekor (badan ekor). Gerakan maju-mundur ekor (gerakan flagella) memberikan motilitas pada

sperma. Gerakan ini disebabkan oleh gerakan meluncur longitudinal secara ritmis di antara tubulus posterior dan anterior yang membentuk aksonema. Energy untuk proses ini disuplai dalam bentuk adenosine trifosfat yang disintesis oleh mitokondria di badan ekor. Sperma yang normal bergerak dalam medium cair dengan kecepatan 1 sampai 4 mm/menit. Kecepatan ini akan memungkinkan sperma untuk bergerak melalui traktus genitalia wanita untuk mencapai ovum. ANATOMI FISIOLOGI PAYUDARA WANITA Payudara (mammae, susu) adalah kelenjar yang terletak di bawah kulit, di atas otot dada. Fungsi dari payudara adalah memproduksi susu untuk nutrisi bayi. Manusia mempunyai sepasang kelenjar payudara, yang beratnya kurang lebih 200 gram, saat hamil 600 gram dan saat menyusui 800 gram Setiap payudara terdiri dari 15 sampai 20 lobus dari jaringan kelenjar. Jumlah lobus tidak berhubungan dengan ukuran payudara. Setiap lobus terbuat dari ribuan kelenjar kecil yang disebut alveoli atau acini. kelenjar ini bersamasama membentuk sejumlah gumpalan, mirip buah anggur yang merambat. Alveoli (alveolus dan acinus singular) menghasilkan susu dan substansi lainnya selama masa menyusui. Setiap bola memberikan makanan ke dalam pembuluh tunggal lactiferous yang mengalirkannya keluar melalui puting susu. Sebagai hasilnya, terdapat 15-20 saluran puting susu, mengakibatkan banyak lubang pada puting susu. Di belakang puting susu pembuluh lactiferous agak membesar sampai membentuk penyimpanan kecil yang disebut lubang-lubang lactiferous

(lactiferous sinuses). Setiap lubang berdiameter 2-4 mm (0,08-0,16 inci). Lemak dan jaringan penghubung mengelilingi bola-bola jaringan kelenjar. Sejumlah jaringan lemak bergantung pada banyaknya faktor termasuk usia, persentase
40

yaitu bagian yang kehitaman di tengah. Pada tempat ini terdapat lubang . sel otot polos dan pembuluh darah. serat . yaitu bagian yang membesar. c. bila kulitnya kehitaman maka warnanya lebih gelap. Korpus (badan). Lobulus. yaitu bagian yang menonjol di puncak payudara. ujung ujung serat saraf.Korpus terdiri dari: a. Sendi tulang Cooper menghubungkan dinding dada pada kulit payudara. Papilla atau puting.lubang kecil yang merupakan muara dari duktus laktiferus. Lobus. yaitu unit terkecil yang memproduksi susu. b. pembuluh getah bening. Alveolus. yaitu kumpulan dari alveolus.serat otot polos yang tersusun secara sirkuler sehingga bila ada kontraksi maka duktus 41 . Di kalang payudara terdapat duktus laktiferus yang merupakan tempat penampungan air susu.lemak tubuh. sel plasma. yaitu beberapa lobulus yang berkumpul menjadi 15-20 lobus pada tiap payudara. jadi tidak kembali lagi seperti warna asli semula. 3. jaringan lemak. 2. dan keturunan. pembuluh darah. Letaknya mengelilingi putting susu dan berwarna kegelapan yang disebabkan oleh penipisan dan penimbunan pigmen pada kulitnya. kelenjar lemak dari montgomery yang membentuk tuberkel dan akan membesar selama kehamilan. Pada wanita yang corak kulitnya kuning langsat akan berwarna jingga kemerahan. tetapi berhubung adanya variasi bentuk dan ukuran payudara maka letaknya akan bervariasi. Perubahan warna ini tergantung dari corak kulit dan adanya kehamilan. Terletak setinggi interkosta IV. ASI dsalurkan dari alveolus ke dalam saluran kecil (duktulus). yaitu : 1. kemudian beberapa duktulus bergabung membentuk saluran yang lebih besar (duktus laktiferus). Pada payudara terdapat tiga bagian utama. Bagian dari alveolus adalah sel Aciner. Selama kehamilan warna akan menjadi lebih gelap dan wama ini akan menetap untuk selanjutnya. Areola. memberikan bentuk pada payudara dan keelastisannya. Kelenjar lemak ini akan menghasilkan suatu bahan dan dapat melicinkan kalang payudara selama menyusui. Pada daerah ini akan didapatkan kelenjar keringat.

25 lobus. Masing .serat otot yang longitudinal akan menarik kembali putting susu tersebut. Selanjutnya masing .100 alveoli dan masing .Payudara terdiri dari 15 .masing dihubungkan dengan saluran air susu ( sistem duktus ) sehingga merupakan suatu pohon.masing lobulus terdiri dari 10 .laktiferus akan memadat dan menyebabkan putting susu ereksi.masing lobulus terdiri dari 20 . yaitu bentuk yang normal. sedangkan serat . Papilla Bentuk puting ada empat. Bentuk puting susu pendek 42 . panjang dan terbenam (inverted).40 lobulus. pendek/ datar. Bentuk puting susu normal Gambar 3. Gambar 2.

dan kreatinin juga terdapat dalam air susu. laktoalbumin. Air susu ibu mengandung lebih dari 100 zat. laktoferin immunoglobulin A. fosfor. Kelompok lemak utama pada air susu manusia adalah trigliserida. Asam amino bebas. serta memberikan kalori sebesar 60-75kkal/dL. Bentuk puting susu panjang Gambar 5. 7% laktosa. Kasein dan laktoalbuminmerupakan protein susu yang spesifik. Mineral yang di kandung meliputi natrium. dan 0. kalsium.Gambar 4. urea. dan klorida. magnesium. Proteinprotein yang utama pada air susu manusia adalah kasein. Bentuk puting susu terbenam/ terbalik Pembentukan Air Susu.2% mineral. kalium. laktoalbumin merupakan bagian dari enzim laktosa sintetase. 1% protein. lisozim. Pada dasarnya air susu merupakan emulsi lemak dalam fase cairan yang isotonic dengan plasma. kreatinin. Laktosa merupakan jenis gula utama pada air susu manusia. Air susu yang pertama kali 43 . dan albumin. Air susu manusia yang telah matang mengandung 3-5% lemak. yang memiliki kadar asam palmitat dan asam oleat yang paling banyak.

Sel epitel alveolus yang memproduksi susu merupakan sel yang terpolarisasi dan sangat berdiferensiasi yang berfungsi mengakumulasi. Pembentukan air susu meliputi empat jalur transeluler yang sesuai di dalam alveolus payudara: 1. Globul lemak kemudian dikeluarkan dari bagian apical sel ke dalam lumen alveolar. ion-ion mengikuti gradient elektrokimia. sitrat. Kolestrum mengandung protein yang lebih tinggi (sebagian besar immunoglobulin) serta kandungan gula yang lebih rendah dibandingkan air susu yang di produksi kemudian. kaein. 4.dikeluarkan setelah melahirkan di sebut kolestrum. dan mengeluarkan komponen air susu. 3. Yang disintesis didalam sitoplasma dan reticulum endoplasma halus. dan laktosa. Jalur utama yang meliputi sekresi kationmonopalen dan air. fosfat. menjadi terinternalisasi dan ditranspor ke aparatus Golgi atau membrane apical pada sel unruk disekresi. mengemas. Vesikel ini terbentuk di dalam apparatus Golgi. Jalur yang terakhir meliputi eksositosis vesikel sekretorik yang mengandung protein susu spesifik. Jalur yang ketiga meliputi sintesis dan transport lemak susu. mensintesis. Karena Laktosa merupakan guka yang aktif secara osmotic. Jalur yang kedua meliputi transport immunoglobulin yang dimediasi reseptor. air ditarik ke dalam Golgi sehingga kandungan laktosa menentukan volume cairan susu. yang merupakan suatu protein susu spesifik. 44 . Air dialirkan melewati sel alveolus melalui gradient konsentrasi yang dibangun oleh gula susu yang yang spesifik. Imunoglonbulin A memasuki sel epitel setelah berikatan dengan reseptornya. Lemak susu kemudian beragregasi menjadi droplet yang bergabung untuk membentuk globul lemak yang lebih besar. 2. kalsium. Disini. membentuk misel dengan kalisum dan fosfat. Golgi bersifat impermeable terhadap laktosa.

luka bakar atau cedera di kepala atau lengan. Biasanya berupa luka memar. Indikator perilaku: waspada saat bertemu degan orang dewasa. meneror. patah tulang. takut untuk pulang ke rumah. menipu. mengabaikan anak. Indikator fisik: luka memar. sosial. serta mencuri. Pengertian Child abuse didefinisikan sebagai tindakan mencederai terhadap anak di bawah umur oleh seseorang. cakaran. berbohong.CHILD ABUSE A. Macam-macam child abuse Menurut Sitohang. child abuse dibedakan menjadi 4 macam : 1. mental dan emosional anak. rambut yang tercabut. atau mengisolasi anak. takut pada orang tua. atau memukul-mukul) 2. berperilaku ekstrem seerti agresif atau menyendiri. gigitan manusia. B. Indikator perilaku: kelainan kebiasaan (menghisap. Emotional Abuse Perlakuan yang dilakukan oleh orang tua seperti menolak anak. Indikator fisik: kelainan bicara. gangguan pertumbuhan fisik dan perkembangan. Hal ini akan menyebabkan kerusakan mental fisik. Child abuse dapat menimbulkan akibat yang berkepanjangan. Physical Abuse Cedera yang dialami seorang anak bukan karena kecelakaan atau dapat juga diartikan sebagai tindakan yang dilakukan oleh pengasuh sehingga mencederai anak. mengigit. atau merasa buruk atau tidak bernilai. 45 . Hal tersebut akan membuat anak merasa dirinya tidak dicintai.

3. Neglect Kegagalan orang tua untuk memberikan kebutuhan yang sesuai bagi anak. sampai dengan perkosaan. Renick (1980) 46 . Sexual Abuse a. tersinggung dan sebagainya pada diri orang yang menjadi korban  Pelecehan seksual adalah suatu tindakan yang menekan dan tidak diharapkan yang menyangkut seksualitas seseorang. marah. penghinaan gender yang dikaitkan dengan prestasi kerja. Gambar. lirikan yang tidak pantas dalam artian mengandung unsur seksual. godaan seksual yang tidak diinginkan. b. Hipotesis Jame C. Neglect 4. kebersihan diri yang rendah. ditinggalkan. Pengertian  Pelecehan seksual dalah segala macam bentuk perilaku yang berkonotasi seksual yang dilakukan secara sepihak dan tidak diharapkan oleh orang yang menjadi sasaran hingga menimbulkan reaksi negatif: rasa malu. pengobatan. a. masalah kesehatan yang tidak ditangani. pakaian. atau meninggalkan anak sendirian atau dengan seseorang yang tidak dapat merawatnya. serta sentuhan. dan masalah kesehatan yang tidak ditangani. selalu mengantuk. Bentuknya bisa rayuan. kurangnya perhatian pada masalah kesehatan. pakaian yang kurang memadai (pada musim dingin). kurangnya perhatian. Indikator kebiasaan : Meminta atau mencuri makanan. sering tidur. makanan. seperti tidak memberikan rumah yang aman. Indikator fisik : kelaparan.

seks oral. tidak mau berpartisipasi dalam kegiatan fisik. takut. Kekerasan seksual (sexual abuse).  Kekerasan seksual (sexual abuse) pada anak mencakup penganiayaan seksual secara fisik dan non fisik. exhibitionism. nyeri atau gatal di area genital. perubahan pada penampilan. dan perasaan lain yang tidak menyenangkan. memaksa anak membuka pakaian. mereka hanya merasa tidak nyaman. atau mengintip kamar tidur/kamar mandi (voyeurism). buku). merasa bersalah. foto. film. sakit. dapat didefinisikan sebagai perilaku seksual secara fisik maupun non fisik oleh orang yang lebih tua atau memiliki kekuasaan terhadap korban. slide. gangguan tidur. penurunan keinginan untuk sekolah.  Indikator fisik : kesulitan untuk berjalan atau duduk. penetrasi vagina/anus menggunakan penis atau benda lain. berperilaku permisif/ berperilaku yang menggairahkan. memar atau perdarahan di area genital/ rektal.  Indikator kebiasaan : pengetahuan tentang seksual atau sentuhan seksual yang tidak sesuai dengan usia. majalah. Kekerasan fisik antara lain menyentuh alat kelamin atau bagian tubuh lain yang bersifat pribadi. eksploitasi anak dalam pornografi (gambar. berpenyakit kelamin. perilaku regressif (misal: ngompol) 47 . Korban mungkin saja belum atau tidak memahami perlakuan yang dilakukan terhadap dirinya. adanya noda atau darah di baju dalam. sampai tindak perkosaan. kurang bergaul dengan teman sebaya. bertujuan untuk memuaskan hasrat seksual pelakunya. Sedangkan penganiyaan non fisik diantaranya memperlihatkan benda-benda yang bermuatan pornografi atau aktivitas seksual orang dewasa.

maupun agama. Eksploitasi Eksploitasi seksual meliputi prostitusi dan pornografi (Sudart. yang perkawinan di antara mereka dilarang. Etiologi Menurut Townsend (1998) factor yang predisposisi (yang berperan dalam pola penganiayaan anak (seksuak abuse) antara lain: 1.Cedera Pd Genetalia Laki2 Cedera Pd Genetalia Perempuan b. 2006). diartikan sebagai hubungan seksual atau aktivitas seksual lainnya antar individu yang mempunyai hubungan dekat. c. Perubahan dalam system limbik otak dapat mempengaruhi perilaku agresif pada beberapa individu Pengaruh biokimia. 3. bermacam-macam neurotransmitter (misalnya epinefrin. kultur. asetilkolin dan 48 . norepinefrin. 2006:60) sexual abuse diklasifikasikan menjadi tiga kategori. Rape (perkosaan) Perkosaan adalah tindakan pemaksaan untuk berhubungan seksual biasanya terjadi pada saat pelaku terlebih dahulu mengancam dengan memperlihatkan kekuatannya kepada anak. 2. Incest Incest. dopamine. baik oleh hukum. Klasifikasi / tipe Menurut Resna dan darmawan (dalam huraerah. Teori biologis   Pengaruh neurofisiologis. yaitu: 1.

serotonin) dapat memainkan peranan dalam memudahkan dan menghambat impuls-impuls agresif  Pengaruh genetika. yang timbul bila kebutuhan-kebutuhan masa anak terhadap kepuasan dan keamanan tidak terpenuhi  Teori pembelajaran. 49 . Beberapa penyelidikan telah melibatkan herediter sebagai komponen pada predisposisi untuk perilaku agresif seksual. Teori sosiokultural (pengaruh sosial) Pengaruh sosial. Berbadai teori psikoanalitik telah membuat hipotesa bahwa agresi dan kekerasan adalah ekspresi terbuka dari ketidakperdayaan dan harga diri rendah. Berbagai kelainan otak mencakup tumor. trauma dan penyakit-penyakit tertentu (misalnya ensefalitis dan epilepsy). Individu-individu yang dianiaya seperti anak-anak atau yang orang tuanya mendisiplinkan dengan hukuman fisik lebih mungkin untuk berperilaku kejam sebagai orang dewasa 3. baik ikatan genetik langsung maupun karyotip genetik XYY telah diteliti sebagai kemungkinan  Kelainan otak. Teori psikologis  Teori psikoanalitik. Ilmuwan social yakin bahwa perilaku agresif terutama merupakan hasil dari struktur budaya dan social seseorang. telah dilibatkan pada predisposisi pada perilaku agresif 2. Pengaruh-pengaruh social dapat berperan pada kekerasan saat individu menyadari bahwa kebutuhan dan hasrat mereka tidak dapat dipenuhi melalui cara-cara yang lazim dan mereka mengusahakan perilaku-perilaku kejahatan dalam suatu usaha untuk memperoleh akhir yang diharapkan. Teori ini mendalilkan bahwa perilaku agresif dan kekerasan dipelajari dari model yang membawa dan berpengaruh.

penyakit kelamin. melakukan aktivitas seksual terang-terangan pada saudara atau teman sebaya. antara lain memar pada alat kelamin atau mulut. Tanda-tanda anak mengalami sexual abuse 1. serta perkembangan terhambat. menarik diri atau depresi. gangguan tidur (susah tidur. sakit perut.  Tanda pada perilaku emosional dan sosial: kelakuan yang tiba-tiba berubah.  Tanda pada perilaku seksual: masturbasi berlebihan. anak mengeluh sakit karena perlakuan seksual. sembelit. menarik diri.d. tahu banyak tentang aktivitas seksual. perubahan kelakuan yang tiba-tiba. iritasi kencing. sedih. nilai turun. telat atau bolos.  Tanda perilaku emosional dan sosial. serta menghindari hal-hal sekitar buka pakaian. depresi. mimpi buruk. hiperaktif. keluhan somatik seperti sakit kepala yang terus-menerus. mencium secara seksual. 3. 50 . seperti mengisap jempol. dan sakit kerongkongan tanpa penyebab jelas bisa merupakan indikasi seks oral. gangguan tidur. antara lain sangat takut kepada siapa saja atau pada tempat tertentu atau orang tertentu. seperti susah konsentrasi. mendesakkan tubuh. hubungan dengan teman terganggu. tak suka disentuh. lesu. 2. Balita  Tanda-tanda fisik. Anak usia sekolah Memperlihatkan tanda-tanda di atas serta perubahan kemampuan belajar. dan ngompol). mimpi buruk. Anak usia prasekolah Gejalanya sama ditambah tanda-tanda berikut:  Tanda fisik: antara lain perilaku regresif. tidak percaya kepada orang dewasa. dan rasa ingin tahu berlebihan tentang masalah seksual.

menggaruk daerah tersebu secara sering atau gelisah saat duduk  Sering muntah  Perilaku menggairahkan. pikiran bunuh diri. gangguan makan. Kelainan saat Menstruasi Kelainan menstruasi yang biasanya dijumpai dapat berupa kelainan siklus atau kelainan dari jumlah darah yang dikeluarkan dan lamanya perdarahan. Remaja Tandanya sama dengan di atas dan kelakuan yang merusak diri sendiri. Disebabkan oleh : a. b. bermain seks dewasa sebelum waktunya  Ansietas berlebihan dan tidak percaya kepada orang lain  Penganiyaan seksual pada anak yang lain. berbagai kenakalan remaja. dorongan masturbasi. melarikan din. e. melacur. Kelainan menstruasi tersebut antara lain : 1.4. Kelebihan atau defisiensi prostaglandin 51 . kehamilan dini. atau kelakuan seksual lain yang tak biasa. Kelebihan atau defisiensi kortisol. PMS (PRE MENSTRUAL SYNDROM ) PMS merupakan sejumlah perubahan mental maupun fisik yang terjadi antara hari ke-2 sampai hari ke-4 sebelum menstruasi dan segera mereda setelah menstruasi dimulai. Kelebihan atau defisiensi progesteron. c. Kelebihan hormon anti diuresis. penggunaan obat terlarang atau alkohol. seks di luar nikah. Sedangkan menurut Townsend (1998) simtomatologi dari penganiayaan/kekerasan seksual pada anak (sexual abuse) antara lain :  Infeksi saluran kemih yang sering  Kesulitan atau nyeri saat berjalan atau duduk  Kemerahan atau gatal pada daerah genital. atau prolaktin. d. Sekresi estrogen yang abnormal. androgen.

dan perasaan-perasaan negatif lainnya. kalsium. e. 52 . dan makanan berbumbu. seperti kentang goreng. Penatalaksanaan PMS antara lain : a. Biasanya kita mudah uring-uringan. Nafsu makan meningkat dan suka makan makanan yang rasanya asam Kenaikan berat badan. Kurangi makanan berupa tepung. c. nikotin. Makan makanan berserat dan perbanyak minum air putih. karena tubuh menyimpan air dalam jumlah yang banyak d.naproksen. kacang-kacangan. Mengalami kram perut (dismenorrhoe). f. d. i. Kepala nyeri Pingsan. pemberian vitamin B6. f. alkohol. Diet harian atau makan makanan dalam porsi kecil. e. Perasaan malas bergerak. Pinggang terasa pegal. j. k. sensitif. indometasin. Obat atau pil kontrasepsi oral / progestin misal: medroksiprogesteron asetat. asam mefenamat. misal : aspirin . untuk mengurangi penahanan air berlebih. c. Jika menstruasi cukup banyak mengeluarkan darah. NSAIDs. b. magnesium. kafein. coklat. Kurangi makanan bergaram. melakukan olahraga dan aktifitas lainnya. Sukar berkonsentrasi Kelelahan Perubahan suasana hati Emosi menjadi labil.Gejala-gejala yang sering ditemukan : a. seminggu sebelum menstruasi. g. Tambahkan makanan yang mengandung kalsium dan vitamin C dosis tinggi. garam. g. perbanyak makan makanan atau suplemen yang mengandung zat besi agar terhindar dari anemia. b. batasi konsumsi gula. gula. badan terasa lemas. h.

dengan injeksi Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengatasi sakit perut waktu menstruasi: Kompres dengan botol panas (hangat) tepat pada bagian yang terasa kram (bisa perut atau pinggang bagian belakang). Amenorrhoe Primer. Minum minuman hangat yang mengandung kalsium tinggi. Obat-obatan yang digunakan harus atas pengawasan dokter. 53 . dan penyakit infeksi. dapat terjadi : Sebelum pubertas Dalam kehamilan Dalam masa menyusui. boleh juga menggunakan aroma terapi untuk menenangkan diri. Mandi air hangat. selam 3 bulan atau lebih. b. kalau tidak menyusukan haid datang + 3 bulan setelah melahirkan. Tarik napas dalam-dalam secara perlahan untuk relaksasi. gangguan metabolisme. asal dosisnya tidak lebih dari 3 kali sehari. Amenorrhoe Sekunder. 2. kalau menyusui dalam 6 bulan setelah melahirkan. AMENORRHOE Suatu keadaan tidak adanya haid. Ini bisa membantu relaksasi.Progesteron. yaitu seorang wanita pada usia 18 tahun belum pernah mendapatkan haid. Disebabkan oleh kelainan kongenital dan kelainan genetik. Disebabkan oleh gangguan gizi. Boleh minum analgetik (penghilang rasa sakit) yang banyak dijual di toko obat. tumor. yaitu seorang wanita tidak mendapatkan haid. Ambil posisi menungging sehingga rahim tergantung ke bawah. Menggosok-gosok perut/pinggang yang sakit. c. tetapi sebelumnya pernah mengalami haid dengan siklus yang teratur. Yang terbagi atas : a. Amenorrhoe Fisiologis.

yaitu suatu keadaan dimana selaput dara tidak berlubang Acquisita. Hematometra. yaitu suatu keadaan dimana terjadi perlekatan saluran leher rahim atau vagina akibat adanya radang. Klasifikasi dan penyebab . gonorrhea. diptheri. c.Dalam menopause 3. Penyebab a. vagina atau selaput dara. b. dapat dibagi menjadi : a. karena tertutupnya leher rahim. Komplikasi a. yaitu darah masuk dan terkumpul dalam rahim. HYPOMENORHOE Suatu keadaan dimana perdarahan haid lebih pendek atau lebih kurang dari biasanya. pertumbuhan buah dada. Tanda dan gejala Nyeri + 5 hari tanpa pendarahan Pada pemeriksaan terlihat sel darah menonjol berwarna kebiru-biruan karena adanya darah yang berkumpul dibelakangnya. Lama perdarahan 54 . 5. yaitu darah masuk dan terkumpul dalam tubuh. Hematosalping. PSEUDOMENORROE Suatu keadaan haid tetapi darah haid tersebut tidak dapat keluar. Pseudo pubertas praecox yaitu tidak adanya hormon gonadotropin. MENSTRUASI PRAECOX Perdarahan pada anak muda kurang dari 8 – 10 tahun yang disertai dengan tumbuhnya rambut kelamin. 4. Hematokolpos. b. Kongenital. b. yaitu darah masuk dan berkumpul dalam vagina. Pubertas praecox yang disertai terbentuknya hormon gonadotropin dan dapat menimbulkan kehamilan.

yaitu setiap 35 hari sekali Perdarahan haid biasanya berkurang 7. Kalau haid lebih lama dari 7 hari maka daya regenerasi selaput lendir kurang.Secara normal haid sudah terhenti dalam 7 hari. mioma. Penyebab Perpanjangan stadium folikuler ( lamanya 8 -9 hari dimulai dari hari ke-5 menstruasi ). Tanda dan Gejala Haid jarang. HIPERMENORRHOE / MENORRHAGIA Perdarahan haid yang lebih banyak dari normal dan lebih lama disertai dengan adanya bekuan darah tetapi siklus teratur. Penyebab Terlalu lelah Mioma uteri Hipertensi Penyakit jantung Endometritis Hemofili (penyakit darah) 55 . Kedua stadium diatas panjang yang mengakibatkan perpanjangan siklus haid. Misal pada endometritis. Perpanjangan stadium luteal ( lamanya 15 -18 hari setelah ovulasi ). OLIGOMENORRHOE Suatu keadaan dimana haid jarang terjadi dan siklusnya panjang lebih dari 35 hari. Penyebab Setelah dilakukan miomektomi/ gangguan endokrin Tanda dan Gejala Waktu haid singkat. perdarahan haid singkat 6.

Disebabkan oleh kehamilan seperti : abortus. endometriosis. Nyeri diduga karena kontraksi rahim. 56 . wanita tanpa anak Pada wanita yang mempunyai anak banyak Peradangan endometritis Pengaruh hormonal 10. DISMENORRHOE Nyeri pada perut bagian bawah sebelum dan sesudah haid dapat bersifat kolik terus-menerus. METRORRHAGIA Suatu keadaan dimana perdarahan yang tidak teratur dan tidak ada hubungannya dengan masa haid karena terjadi diantara dua haid. nyeri dan tidak ada kelainan dari alat kandungan. Penggolongan a.Tanda dan Gejala Waktu haid panjang 7 – 8 hari Perdarahan haid terlalu banyak disertai bekuan darah. Penyebab Gangguan hormonal yang mengakibatkan gangguan ovulasi atau masa subur Kelainan ovarium karena peradangan. yaitu sejak menstruasi pertama kali. POLIMENORRHOE Suatu keadaan dimana haid sering terjadi karena siklus yang pendek kurang dari 21 hari. Penggolongan a. 9. Dismenorrhoe primer. b. Siklus haid teratur 8. kehamilan ektopik Metrorrhagia di luar kehamilan: Karena luka yang tidak sembuh : Pada wanita menopause.

kelelahan Servik sempit Endokrin b. Dismenorrhoe sekunder. biasanya terdapat kelainan dari alat kandungan. muntah Sakit kepala Diare Rasa sakit seperti kejang berjangkit-jangkit. Penyebab a. kadang-kadang menyebar ke daerah pinggang dan paha. Pencegahan keram Olah raga ringan Tehnik Relaksasi Pengobatan Pemberian obat analgetik Istirahat ditempat tidur jika nyeri hebat Beri kompres hangat pada perut bawah untuk mengurangi rasa sakit Rendam air hangat Gosok daerah perut dengan tangan secara perlahan-lahan 57 . Tanda dan gejala Rasa tidak enak di perut bawah sebelum dan selama haid. Dismenorrhoe primer : Psikis Anemia.Tbc. Rasa mual. Dismenorrhoe sekunder: Terjadi pada : Infeksi : nyeri sudah terasa sebelum haid Nyeri bersifat kolik Nyeri disebabkan oleh tekanan tumor.b. nyeri masih ada setelah haid berhenti. yaitu nyeri haid yang terjadi kemudian.

pil kontrasepsi (estrogen rendah dan progesteron tinggi). dan alergi terhadap jenis obat ini. propoksifen. pemberian NSAID seperti naproksen atau piroksikan dapat membantu. Jenis obat: Dosis: Frekuensi: 58 . dan berbagai alternatif pengobatan. NSAIDs tidak boleh diberikan pada wanita hamil. rileksasi. butalbital Sediaan hormonal: progestin. Pil KB atau pemberian progesteron saja (nortestosteron. hipnoterapi. Cara tersebut antara lain obat-obatan. progesteron cukup diberikan pada hari ke-16 sampai ke-25 siklus haid. hal itu dapat menjadi pengobatan yang sesuai bagi wanita yang ingin menggunakan alat KB berupa pil. asetaminofen. oksikodon. orang dengan gangguan saluran pencernaan. ibuprofen yang dijual bebas atau naproxen sodium adalah obat yang cukup kuat untuk mengatasi DP. Beberapa dokter meresepkan pil KB untuk meredakan dismenore. a. Sebaiknya obat diberikan pada awal timbulnya nyeri. Namun. Pengobatan berlangsung berbulan-bulan. Antiprostaglandin bekerja dengan memblok sintesa dan metabolisme prostaglandin. didrogesteron) dari hari 5-25 siklus haid 5-10 mg/hari. Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) yang menghambat produksi dan kerja prostaglandin seperti aspirin. Setelah keluhan nyeri berkurang.Pengobatan Dismenore Primer Beberapa cara pengobatan di bawah ini mungkin dapat menghilangkan atau minimal membantu mengurangi nyeri haid yang mengganggu. Obat-obatan Analgetika: Nyeri ringan: aspirin. tetapi hal itu tidak dianggap sebagai penggunaan yang tepat. Untuk kram yang berat. Nyeri berat: prometazin. medroksi progesteron asetat. asma. Antiprostaglandin Saat ini antiprostaglandin banyak digunakan untuk terapi dismenorea.

Saat kita terancam atau takut. Dalam kondisi rileks tubuh juga menghentikan produksi hormon adrenalin dan semua hormon yang diperlukan saat kita stress. dapat kita lihat perlunya rileksasi untuk memberikan kesempatan bagi tubuh untuk memproduksi hormon yang penting untuk mendapatkan haid yang bebas dari nyeri. tekanan darah meninggi untuk menyediakan oksigen bagi otot tubuh. ketika kita mengurangi stres kita juga telah mengurangi produksi kedua hormon seks tersebut. natrium dan kalium dalam tubuh kembali seimbang. Akan tetapi. Rileksasi Tubuh kita bereaksi saat kita stres maupun ketika kita dalam keadaan rileks. jantung berdenyut lebih cepat. Karena hormon seks esterogen dan progesteron serta hormon stres adrenalin diproduksi dari blok bangunan kimiawi yang sama. jantung berdenyut lebih lambat. jika kita rileks maka kita menempatkan tubuh kita pada posisi yang sebaliknya. Jadi. dan keringat mulai bercucuran. Otot tubuh menjadi tegang. ‗fight or flight‘. Tanda pertama yang menunjukan keadaan stres adalah adanya reaksi yang muncul yaitu menegangnya otot. Otot tidak tegang dan tidak memerlukan sedemikian banyak oksigen dan gula. keseimbangan natrium dan kalium berubah. hati akan mengurangi pelepasan gula. dan keringat berhenti bercucuran. yang dicetuskan oleh hormon adrenalin. 59 .aspirin indometasin fenilbutazon ibuprofen naproksen asam mefenamat 650 mg 25 mg 100 mg 400-600 mg 250 mg 250 mg 4-6 kali/hari 3-4 kali/hari 4 kali/hari 3 kali/hari 2 kali/hari 4 kali/hari 3 kali/hari asam meklofenamat 50-100 mg pemberian dilakukan 24-72 jam prahaid b. tekanan darah menurun. gula dilepaskan dalam jumlah yang banyak dari hati untuk memberikan ‗bahan bakar‘ bagi otot. napas lebih cepat. napas lebih mudah. tubuh kita memberikan 2 macam reaksi.

maka benar-benar sakit. hilang!". relaksasi.09/II/September 2000 untuk lebih mengetahui kombinasi gerakannya). sadari kondisi saat itu. Ucapkan kalimat itu berulang-ulang dalam hati sembari meyakini bahwa hal itu pasti akan terjadi. Hipnoterapi Salah satu metode hipnoterapi adalah mengubah pola pikir dari yang negatif ke positif. Instruksi itu dengan sendirinya menunjukan pola pikir kita telah berubah. dan pikiran terasa lepas dari beban. "rasa sakit yang biasanya datang saat menstruasi. Selama ini pikiran kita terpola bahwa menstruasi itu sakit. Pendekatan yang umumnya dilakukan adalah memunculkan pikiran bawah sadar agar latar belakang permasalahan dapat diketahui dengan tepat.Beberapa posisi yoga dipercaya dapat menghilangkan kram menstruasi. c. Setelah benar-benar rileks dan nyaman. Maka anda akan merasa segar dan nyaman. Menstruasi itu tidak harus sakit. Ketika haid muncul. Pegal-pegal sedikit memang masih ada tapi tidak terasa mengganggu. meskipun jadwal menstruasi tinggal 1 hari lagi datang. rilekskan tubuh dalam posisi terlentang di tempat tidur dengan kedua tangan berada disamping tubuh. ia tidak merasakan apa-apa. Seminggu sesudah terapi. dan hipnoterapi. 60 . Alternatif pengobatan Selain pemakaian obat penawar sakit tanpa resep. Sebuah latihan yang dirancang untuk meningkatkan kondisi otot berguna juga untuk mengatasi nyeri saat haid (lihat majalah Nirmala edisi no. tidak ada rasa panas dan nyeri yang biasa menyertainya. buka mata. Dengan mata yang terpejam. Salah satunya adalah peregangan kucing. Sekitar 15 kemudian. d. ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri haid. pelan-pelan instruksikan pada diri sendiri sebuah perintah yang bunyinya. Caranya adalah saat menstruasi belum datang. Nonaktifkan pikiran.

kadang diperlukan eksisi pada saraf uterus. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi dan mengurangi sakit pada saat menstruasi : Mengurangi konsumsi kopi Tidak merokok maupun minum alkohol Mengurangi konsumsi garam dan memperbanyak minum air putih Mengkonsumsi makanan tinggi kalsium. Mendengarkan musik. atau bersepeda pada saat 61 . yang tidak hanya mengurangi stres tapi juga meningkatkan produksi endorfin otak. Mandi air hangat juga dapat membantu.Suhu panas merupakan ramuan tua yang patut dicoba. Sebuah terapi alternatif. membaca buku atau menonton film juga dapat menolong. Pada kasus yang sangat jarang dan ekstrim. penawar sakit alami tubuh. Lakukan olahraga ringan seperti senam. Gunakan heating pad (bantal pemanas). yaitu visualisasi_konsentrasi pada warna sakit sampai mencapai penguasaan atasnya_dapat membantu mengurangi nyeri haid. karena kalsium diduga dapat meringankan kram Memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran Suhu panas dapat memperingan keluhan. Beberapa wanita mencapai keringanan melalui olah raga. serta olah raga teratur (termasuk banyak jalan). aroma terapi dan pemijatan juga dapat mengurangi rasa tidak nyaman. Sebagai tambahan. Pijatan yang ringan dan melingkar dengan menggunakan telunjuk pada perut bagian bawah akan membantu mengurangi nyeri haid. serta minum minuman yang hangat. Lakukan pengompresan dengan handuk panas atau botol air panas pada perut atau punggung bawah atau mandi dengan air hangat Olahraga. Mampu meningkatkan produksi endorphin otak yang dapat menurunkan stress sehingga secara tidak langsung juga mengurangi nyeri. Tidak ada pembatasan aktivitas selama haid. kompres handuk atau botol berisi air panas di perut dan punggung bawah. jalan kaki. Tidur dan istirahat yang cukup.

misalnya aspirin Pijat daerah perut/abdomen secara perlahan-lahan Tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengurangi dan mengatasi rasa sakit pada saat menstruasi mempunyei efek analgetik (meredakan rasa sakit). Rasa nyeri dapat dikurangi dengan obat pereda nyeri yang banyak beredar. Berikut contoh beberapa tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri haid .] Merr. Posisi lainnya adalah berbaring dengan lutut ditekuk. bisa juga dengan posisi janin. salah satunya peregangan kucing. anti-coagulant MAWAR (Rosa chinensis Jack.) Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan/herba Efek : melancarkan sirkulasi darah. mencairkan bekuan darah. Melakukan aktivitas sehari-hari yang ringan juga membantu melupakan rasa sakit.sebelum dan selama haid. hal tersebut dapat membuat aliran darah pada otot sekitar rahim menjadi lancar. kemudian mengangkat punggung ke atas setinggi-tingginya. melancarkan sirkulasi darah. kemudian angkat panggul dan bokong. sehingga rasa nyeri dapat teratasi atau berkurang. DAUN DEWA (Gynura segetum [Lour. dan mencairkan bekuan darah. Cukup tidur.) Bagian yang digunakan : Bunga 62 . yaitu menarik lutut ke arah dada sambil memeluk bantal atau botol berisis air hangat di perut. karena kurang tidur menyebabkan kelelahan sehingga lebih sensitive terhadap sakit. yang berupa posisi merangkak. Beberapa posisi senam dapat menghilangkan kram.

Merupakan obat penting untuk penyakit-penyakit pada wanita (gynecological diseases) 63 . mengecilkan bekuan darah. menormalkan siklus haid. menghentikan pendarahan. TEKI (Cyperus rotundus L. DAUN HIA/BARU CINA (Artemisia vulgaris L. menghilangkan bengkak. antiradang.) Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan (herba) Efek : melancarkan sirkulasi darah. menormalkan siklus haid. GINJEAN (Leonurus sibiricus L. mengatur menstruasi.) Bagian yang digunakan : umbi Efek : menormalkan siklus haid. menghilangkan rasa dingin.) Bagian yang digunakan :bunga Efek : meredakan rasa sakit (analgetik). melancarkan sirkulasi.Efek : melancarkan sirkulasi darah. SIANTAN/SOKA (Ixora stricta Roxb. melancarkan peredaran darah. menghilangkan sakit (analgetik). melancarkan vital energi. menghilangkan pembengkakan dan menciutkan rahim. peluruh haid (emenagog).) Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan /herba Efek : menghilangkan sakit (analgetik).

disaring. 3 kuntum bunga mawar merah + 2 kuntum bunga siantan/soka + 15 gram bunga bugenfil. airnya diminum. dan lain-lain. airnya diminum. antiradang. airnya diminum 2 kali sehari. 20 gram ginjean kering + 10 gram umbi rumput teki kering. airnya diminum 2 kali sehari. 15-30 gram daun dewa segar + 20 gram kunyit. dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. dicuci dan dipotong-potong. disaring.Temulawak(Curcuma xanthorrhiza) Bagian yang digunakan : rimpang Efek : sebagai peluruh haid (emenagog). disaring. 30 gram daun hia/baru cina segar atau 15 gram yang kering direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. 64 . airnya diminum 2 kali sehari. panci enamel atau panci kaca. direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc. dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Catatan : Untuk perebusan gunakan periuk tanah. tonikum. Berikut contoh resep tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri menstruasi (dismenore) : 30 gram temu lawak + 30 gram temu hitam + 20 gram jahe + 20 gram asam jawa + gula aren secukupnya. hepatoprotektor. dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. disaring. disaring.

sekresi hormon steroid seks yang terkecil sudah mempunyai efek penghambat yang kuat terhadap sekresi GnRH oleh hipotalamus. Pada permulaan dan progresi pubertas. Pada saat air mani dikeluarkan. 12. artinya mereka dapat menghamili seorang perempuan. SPERMACHE Selama masa kanak-kanak hipotalamus tidak menyekresikan GnRH dalam jumlah yang bermakna. Ini disebabkan karena selama masa kanak-kanak. leptin telah dibuktikan merupakan salah satu dari berbagai faktor yang mempengaruhi pematangan sekresi GnRH. MENOMETRORRHAGIA Perdarahan uterus yang tidak teratur. Memancarnya sperma melalui saluran kencing (uretra) ini disebut ejakulasi dan terjadinya ejakulasi yang pertama menandakan seorang laki-laki telah matang secara biologis. interval non-siklik dan dengan darah yang berlebihan (>80 ml) dan atau dengan durasi yang panjang ( > 7 hari). secara otomatis kandungan kencing akan tertutup. hormon androgen mulai berfungsi dan sperma atau sel bibit pria akan terus menerus dihasilkan sehingga seumur hidup oleh sepasang buah sakar (testis). INTERMENSTRUAL BLEEDING Perdarahan di antara siklus menstruasi. yaitu suatu hormon yang diproduksi oleh sel lemak.11. Sperma yang sudah matang akan dikeluarkan melalui saluran sperma. Pada saat pubertas. Hal ini disebabkan karena testis 65 . sekresi GnRH hipotalamus mampu melawan inhibisi yang timbul sehingga masa seksual dewasa pun dimulai. Dalam perjalannya ratusan juta sperma akan bercampur dengan air many yang diproduksi oleh kelenjar kelamin dan keluar melalui saluran kencing (uretra). Namun terdapat penelitian yang berkembang terhadap peranan leptin. Keluarnya air mani (ejakulasi) yang terjadi pada saat tidur dalam istilah awam dikenal dengan mimpi basah karena didahului dengan adanya mimpi yang berhubungan adanya rangsangan seksual. Selain itu.

Haid merupakan ciri khas seorang wanita dimana terjadi perubahan-perubahan siklik dari alat kandungannya sebagai persiapan kehamilan (Depkes RI. Ejakulasi atau keluarnya sperma didahului oleh merenggangnya penis yang disebut ereksi. Hipofisis dan Ovarium (Hypotalamic-Pituitari-Ovarikratis). 66 . Ereksi umumnya terjadi pada saat bangun tidur karena kandungan air seni yang penuh dan pada saat adanya rangsangan seksual. Hal ini merupakan hasil kerjasama antara Korteks Serebri. 1998). Rendahnya Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) pada saat itu juga akibat unsur instrinsik penghambat susunan saraf yang mempunyai mekanisme penekanan denyutan (GnRH). Glanduna Supra Renalis dan Kelenjar-kelenjar Endokrin lainnya. Pada permulaan masa kanak-kanak sistem ini sudah berjalan kemudian tidak berfungsi lagi disebabkan sistem proses itu sangat peka terhadap steroid. Ereksi sudah terjadi sejak bayi dan makin sering terjadi setelah dewasa. 400-500 folikel primordial cukup berkembang untuk mengeluarkan ovum. Testis terus menerus memproduksi sperma dan mimpi basah merupakan cara alamiah untuk mengeluarkan sperma.(buah zakar) yang telah penuh berisi dengan sperma. sehingga menghambat proses itu sendiri. Antara usia 13-46 tahun. yaitu masa peralihan dari anak-anak ke dewasa yang memegang peranan penting dalam proses tersebut adalah hubungan Hipotalamus. Hipotalamus. Ereksi terjadi karena meningkatnya aliran darah dalam penis. MENARCHE Menarche adalah haid yang pertama kali datang. sisanya mengalami degenerasi (atretik). varium. Haid adalah perdarahan yang berasal dari uterus sebagai tanda bahwa alat kandungannya menunaikan fungsinya. Hipofisis. terjadi setiap bulan secara teratur pada seorang wanita dewasa yang sehat dan tidak hamil. satu buah tiap bulannya. Fisiologis Menarche Munculnya haid pertama terjadi di tengah-tengah masa pubertas (ratarata 13 tahun).

Respon endometrium terhadap estrogen adalah proliferasi atau mengerut dan terputus-putus lapisan endometrium mengalami deskuamasi sehingga terjadi perdarahan dan mengalir melalui vagina berwujud sebagai haid pertama atau menarche. estrogen akan menyebabkan pemantangan folikel ovarium yang dominan. diikuti dengan kenaikan sekresi LH oleh Hipofisis pada malam hari. Pematangan ovvarium saat pubertas menyebabkan dimulainya produksi estrogen oleh sel-sel granulosa yang mengelilingi ovum.Saat sebelum masa pubertas. sekresi GnRH secara pulstabil dengan frekuensi rendah telah dimulai 4 tahun sebelum menarche. yang lainnya telah dirangsang FSH sehingga folikel ini berkembang mensekresi estrogen. Sedangkan terhadap progesteron adalah dengan 67 . yang selanjutnya menyebabkan ovulasi. Siklus dari sel granulosa menyebabkan perkembangan dan atresia saat pubertas. Menurut Teori Neurohormonal yang dianut sekarang. Setelah ovum yang pertama ovulasi. Hipotalamus mengawasi sekresi hormon Gonodotropin oleh Adeno Hipofisis melalui sekresi Nurohormon yang disalurkan ke sel-sel Adeno Hipofisis lewat sirkulasi portal yang khusus yang dapat merangsang produksi dan pelepasan Gonadotropin dari Hipofisis. estrogen dari sel granulosa akan mengatur produksi gondotropin oleh kelenjar hipofisis. pola sekresi FSH dan LH juga mengikuti perubahan-perubahan sekresi pulstabil GnRH ini. Dengan aksis H-H-O yang telah mengalami pematangan sempurna. Ovum mulai matang di bawah pengaruh estrogen ovarium yang diproduksi oleh sel granulosa tersebut. folikel ovarium yang kolaps mengubah dirinya menjadi korpus luteum dan mulai memproduksi progesteron. Folikel-folikel yang berkembang selama sebelum menghasilkan hormon estrogen dan kemudian mati. Selain untuk pematangan oosit. sekresi GnRH yang berfrekuensi rendah pelan-pelan berubah seperti wanita dewasa dengan sekresi yang berlangsung selama 24 jam. Semakin lama jumlah folikel yang dirangsang semakin banyak sehingga kadar estrogen semakin tinggi. Pada masa pubertas.

13-14 tahun (SMR 3) Lebih hitam. 10-12 tahun (SMR Sedikit. belum ada kontur. mulai keriting. Tabel 1. ringan. Tabel 2. pink. Pada tahun pertama menarkhe terjadi siklus menstruasi yang aninvoluntoir. pigmentasi Payudara dan papila naik sedikit. segitiga Mature. Memanjang. Klasifikasi Kematangan Seksual pada Remaja Putra umur 8-9 tahun (SMR 1) Rambut pubis Tidak ada penis Praremaja Testis Praremaja Pembesaran skrotum. tekstur berubah. banyak. Ini menggambarkan kurang matangnya respon umpan balik positif hipotalamus terhadapestrogen ovarium. tambah Payudara dan areola bertambah banyak. mulai keriting. rangsangan puting.mengubah jaringan sekretorik yang mampu menunjang implantasi embrio. bertambah. Klasifikasi Kematangan Seksual pada Remaja Putri Umur 8-9 tahun (SMR 1) 10-12 tahun (SMR 2) Praremaja Rambut Pubis Praremaja Payudara Jarang. gundukan. 68 Membesar. Pola perdarahan saat mestruasi terjadi lebih awal setelah menarkhe yang menggambarkan paparan estrogen yang terus-menerus pada ovarium dan peluruhan endometrium yang berproliferasi. genitalia. panjang. 2) ringan. besar. areola ke masuk dalam kontur. tapi masih Bentuk areola dan papila seperti kurang banyak dari dewasa. tipis. 3) sedikit. menyebar tengah paha. halus. lurus. di bagian tengah diameter daerah puting (areola) labia. keriting. >17 tahun (SMR 5) Seperti daerah orang dewasa. 13-14 tahun (SMR Lebuh hitam. . 15-16 tahun (SMR 4) Kasar. pigmentasi Pembesaran ringan.

kasar. lebih Glans membesar dan Membesar.15-16 tahun (SMR Menyerupai dewasa. hitam. 2nd ed. From Tanner JM: Growth at Adolescence. bertambah ukurannya. Ukuran dewasa menyebar ke tengah paha. Oxford. Ukuran dewasa >17 tahun (SMR 5) Seperti distribusi dewasa. 69 . England. keriting. skrotum 4) sedikit.

PENGKAJIAN 1. Data biografi Nama Umur Jenis kelamin Pekerjaan : Anak E : 14 tahun : perempuan : pengamen jalanan

2. Sejarah Sebelum memulai pengkajian, perawat hendaknya melakukan ―history” (sejarah) mengenai sexual abuse kepada klien karena hal ini merupakan langkah awal yang sangat penting guna melakukan pengkajian lebih lanjut. perawat juga harus meminta izin terbelbih dahulu kepada klien. Karena pada saat menceritakan peristiwa sering menimbulkan rasa takut atau malu, perawat harus meyakinkan, empati, dan tidak menghakimi dan tidak perlu terburu-buru dalam melakukan pengkajian kepada pasien. Privasi harus terjamin. Berikut ini pedoman wawancara yang baik dalam mengumpulkan data yang berkaitan dengan aspek psikoseksual : a. menggunakan pendekatan yang jujur dan berdasarkan fakta yang menyadari bahwa klien sedang mempunyai pertanyaan atau masalah seksual.

b. Mempertahankan kontak mata dan duduk dekat klien (menciptakan hubungan saling percaya / trust . c. Memberikan waktu yang memadai untuk membahas masalah seksual, jangan terburu-buru. d. Menggunakan pertanyaan yang terbuka, umum dan luas untuk mendapatkan informasi mengenai pengetahuan, persepsi dan dampak penyakit berkaitan dengan seksualitas. e. Jangan mendesak klien untuk membicarakan mengenai seksualitas, biarkan terbuka untuk dibicarakan pada waktu yang akan datang. f. Masalah citra diri, kegiatan hidup sehari-hari dan fungsi sebelum sakit dapat dipakai untuk mulai membahas masalah seksual.

70

g. Amati klien selama interaksi, dapat memberikan informasi tentang masalah apa yang dibahas, begitu pula masalah apa yang dihindari klien. h. Minta klien untuk mengklarifikasi komunikasi verbal dan nonverbal yang belum jelas. i. Berinisiatif untuk membahas masalah seksual berarti menghargai klien sebagai makhluk seksual, memungkinkan timbulnya pertanyaan tentang masalah seksual. Perawat memunculkan rincian spesifik, termasuk :
 

Jenis luka yang diderita (khususnya ke mulut, payudara, vagina, dan rektum) Setiap perdarahan dari atau lecet pada pasien atau penyerang (untuk membantu menilai risiko penularan HIV dan hepatitis)

Deskripsi serangan (misalnya, yang lubang yang menembus, apakah ejakulasi terjadi atau kondom digunakan)

penyerang yang menggunakan agresi, ancaman, senjata, dan perilaku kekerasan

Deskripsi dari si penyerang  Tanggal, waktu, dan lokasi (akrab bagi pasien?)  Informasi tentang penyerang (nomor, nama, jika diketahui, deskripsi)  Penggunaan ancaman, pembatasan, atau senjata  Jenis hubungan seksual (vaginal, oral, dubur; penggunaan kondom?)  Jenis cedera extragenital berkelanjutan  Kejadian perdarahan (pasien atau penyerang)  Kejadian dan lokasi ejakulasi oleh penyerang

 Keadaan serangan, termasuk :

     

Kegiatan pasien setelah serangan, seperti : Douching atau mandi Penggunaan tampon atau pembalut wanita Buang air kecil atau buang air besar Mengganti pakaian Makan atau minum
71

Penggunaan pasta gigi, obat kumur, enema, atau obat-obatan

3. Pengumpulan data  Kondisi pakaian (misalnya, rusak, bernoda, mengikuti materi asing)  Kecil sampel pakaian, termasuk sampel unstained, diberikan kepada polisi atau laboratorium  sampel rambut, termasuk rambut longgar mengikuti pasien atau pakaian, air mani-bertatahkan rambut kemaluan, dan dipotong kulit kepala dan rambut kemaluan pasien (setidaknya 10 dari masing-masing untuk perbandingan)  Semen yang diambil dari leher rahim, vagina, dubur, dan paha  Darah yang diambil dari pasien  Kering sampel darah penyerang yang diambil dari tubuh pasien dan pakaian  Air seni  Air liur  Usapan mukosa bukal  Kuku kliping dan mengorek  Spesimen lainnya, seperti ditunjukkan oleh sejarah atau pemeriksaan fisik

4. Pemeriksaan Fisik Inspeksi : dilakukan secara Had-to-toe, tetapi lebih di spesifikkan di daerah penganiayaan, yaitu struktur pelvis dan daerah genetalia. Di kaji adanya tanda-tanda berikut : Luka memar, terutama di wajah, bibir, mulut, telinga, kepala, atau punggung. Payudara membesar dan mengencang. Robekan di daerah genetalia, yaitu robekan di fourchete posterior.

-

Palpasi : o Payudara : pada kasus tidak terindentifikasi o Abdomen : terdapat nyeri tekan dan dismenore (klien mengalami menarche).
72

. Pemeriksaan diagnostik . Tetapi pada kasus ini.Pemeriksaan kolposkopi untuk mengevaluasi anak yang mengalami penganiayaan seksual. adnexa( tuba valopi ) dan rectum.CT-scan lebih sensitif dan spesifik untuk lesi serebral akut dan kronik. dan vaginal untuk genokokus . . . 5. 73 .Swab untuk analisa asam fosfatase. Pemeriksaan bimanual pelvis : pemeriksaan bimanual untuk memriksa ukuran dan posisi dari vagina. spermatozoa dalam 72 jam setelah penganiayaan seksual. anal. dilakukan pemeriksaan: .MRI (Magnetik Resonance Imaging) lebih sensitif pada lesi yang subakut dan kronik seperti perdarahan subdural dan sub arakhnoid. hanya diindikasikan pada pengniayaan anak atau seorang bayi yang mengalami trauma kepala yang berat. . mungkin digunakan untuk meningkatkan kepuasan sekasual. Pada penganiayaan seksual.Fantasi. b. Laboratorium : Jika dijumpai luka memar. uterus. dan hepatitis BAnalisa rambut pubis Perlu dikaji berbagai mekanisme koping yang mungkin digunakan klien untuk mengekspresikan masalah seksualnya. antara lain : a. hasil pemeriksaan dari USG belum menunjukkan tanda-tanda kehamilan.Kultur spesimen dari oral. Dan untuk mengetahui keadaan janin saat kehamilan. HIV. mungkin digunakan untuk tidak mengakui adanya konflik atau ketidakpuasan seksual. karena klien baru mengalami menarche dan jarak penganiayaan seksualnya baru berlangsung 3 hari.Ultrasonografi / USG digunakan untuk mendiagnosis adanya lesi viseral.o Genetalia : -rectal toucher untuk mengkaji terjadinya ruptur hymen. perlu dilakuak skrining perdarahan.Tes untuk sifilis.Denial.

mungkin dilakukan untuk mengatasi perasaan lemah. perilaku. 74 .Rasionalisasi. d. mungkin digunakan untuk memperoleh pembenaran atau penerimaan tentang motif.c. perasaan ambivalensi terhadap hubungan intim yang belum terselesaikan secara tuntas. perasaan dan dorongan seksual.Menarik Diri.

Berikan alagesik secara efektif sesuai indikasi 1. Kaji keluhan Rasional Mandiri : 1. Membantu menemukan posisi yang nyaman pasien untuk rileksdan istirahat Kolaborasi : 1.ASUHAN KEPERAWATAN No 1 Diagnosa Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan robekan pada fourchette posterior Tujuan Tupan : Klien mengatakan nyeri hilang Intervensi Mandiri : 1. Membantu nyeri. dan intensitas (skala 010) dalam mengidentifikasi derajat ketidaknyaman dan kebutuhan untuk mengetahui DO : Terdapat robekan di fourchette posterior DS : 2. Menghilangkan ketidaknyamanan 75 . lamanya. Bantu pasien keefektifan analgesic 2. perhatikan lokasi.

Berikan pemberi Mandiri 1. 2. Agar klien penerimaan terhadap anak dan tidak mengharapkan balasan. Untuk asuhan dan lingkungan teraupetik yang konsisten meredakan stres anak dan menjadi model peran bagi keluarga DO : DS : - selama hospitalisasi. 3.d interaksi interpesonal yang negatif. Tunjukkan 2. Perlihatkan merasa kita sungguhsungguh melakukan tindakan 3. ketidakberdayaan Tupan : klien mengalami pengurangan atau peredaan ansietas dan stres Mandiri : 1. 76 .akibat nyeri dan menghilangkan nyeri 2 Harga diri rendah b. Karena semua perhatian tetapi tidak mendukung tingkah laku yang tidak anak memiliki kebutuhan ini.

sediakan satu kejadian dengan 77 . Untuk sebagai orang yang memiliki masalah fisik khusus yang memerlukan hospitalisasi.benar. 5. Puji kemampuan 4. 6. Hindari meningkatkan harga diri si anak tersebut 6. Menceritakan 7. Perlakukan anak lebih termotivasi untuk meningkatkan harga dirinya. Agar anak dapat anak untuk meningkatkan harga diri 5. bukan sebagai korban penganiayaan. Karena mengajukan pertanyaan terlalu banyak memberikan banyak pertanyaan dapat menjengkelkan anak 7. 4.

3 Gangguan interaksi sosial berhubungan dengan kondisi lingkungan Tupan : Klien tidak lagi mengalami penganiayaan(pemerkosa an) Mandiri : 1. Implementasika orang lain mungkin akan mengurangi beban si anak tersebut Mandiri : 1. Tetapkan upaya tanda berlangsungnya penganiayaan 3. Bantu DO : DS : Klien menjadi seorang yang pendiam dan susah berkomunikasi orang tua terutama ayah 2. waspadai tanda- memindahkan anak dari lingkungan yang tidak aman dan tempatkan ke dlm lingkungan yang aman 3. Bantu orang tua mengidentifikasi situasi yang mencetuskan tindakan perlindungan bagi 78 . Laporkan hal- n upaya untuk mencegah penganiayaan.d anak berkenaan dgn kejadian penganiayaan sehingga anak tidak terbebani.orang yang konsisten b. hal mencurigakan ke pihak berwenang 2.

seperti berduka 5. Memberikan kepercayaan diri pada pasien agar pasien lebih merasa nyaman 79 .penganiayaan dan cara alternatif untuk melepaskan kemarahan selain dengan menyerang anak 4. Untuk mempermudah pasien dalam mengetahui perasaan pasien pasien mengenai pasien keberhasilan yang telah di peroleh atau yang akan 5. Gali bersama 4. Dorong pasien anak yang dirawat di rumah sakit sesuai indikasi untuk mencegah berlanjutnya penganiayaan di rumah sakit untuk mengekspresikan perasaan.

4 Ansietas berhubungan dengan keadaan lingkungan sosial DO : DS : Klien menjadi seorang yang pendiam dan susah berkomunikasi orang tua terutama ayah Tupan : Klien mengatakan bahwa ia merasa tenang Mandiri : 1. Berikan menghadapi rasa takut ini 2. Membantu lingkungan terbuka dimana pasien merasa aman untuk mendiskusikan perasaan menolak untuk bicara 3. Bantu pasien pasien untuk merasa di terima apa adanya kondisi tanpa perasaan di hakimi atau orang terdekat dalam mengenali 3. Bantu pasien untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan atau orang terdekat dalam mengenali dan mengklarifikasi rasa takut untuk memulai mengembangkan strategi koping untuk 2. Dukungan dan konseling dari orang 80 . Ajarkan pasien Mandiri : 1.

Uji kesterilan 2.dan mengklarifikasi rasa takut untuk memulai mengembangkan strategi koping untuk menghadapi rasa takut ini terdekat yang sering di perlukan untuk memungkinkan individu mengenal dan menghadapi rasa takut dan untuk meyakini bahwa strategi control/ koping tersedia 5 Risiko tinggi : infeksi berhubungan dengan proses perawatan bekas robekan Tupan : Tidak terjadi infeksi 1. Benda-benda semua peralatan yang dipaket 81 . Tetap pada 1. Tetapkan fasilitas control infeksi. sterilisasi dan prosedur / kebijakan aseptic mekanisme yang dirancang untuk mencegah infeksi DO : Terdapat robekan di fourchette 2.

setiap benda harus secara 3. Identifikasi gangguan pada pada teknik aseptic dan atasi dengan segera pada waktu terjadi 3. Uji studi teliti di periksa kesterilan nya. Untuk menentukan intervensi selanjutnya 4. meskipun demikian. adanya kerusakanpada paket laboratorium untuk kemungkinan infeksi sistemik 4. Kontaminasi dengan lingkungan atau kontak personal akan menyebabkan 82 .posterior DS : - mungkin tampak steril.

daerah daerah yang steril menjadi tidak steril sehingga dapat meningkat risiko infeksi 83 .

sampai koma.  Seluruh tingkat depresi SSP dapat terpengaruh. Diazepam Novodipam. terutama pada system limbikm dan formats reticular. yang berperan dalam efek obat.  Waktu paruh : 20-50 jam. Vazepam. Val-release. dari sedasi ringan. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan cepat dari traktus GI. Klasifikasi: Agens antianxietas.  Distribusi : didistribusi luas. absorpsi IM lambat dan tidak konsisten. hypnosis.  Metabolism dan Ekskresi : dimetabolisme oleh hati. Relaksan otot skelet. Menembus barier darah-otak dan plasenta. 84 .  Dapat meningkatkan efek inhibitor kuat neurotransmitter asam gammaaminobutirat (GABA) di otak sehingga mengakibatkan efek sedasi. Benzodiazepin Indikasi:  Gangguan anxietas  Gejala anxietas (efektivitas dalam periode lebih dari 4 bulan dievaluasi)  Gejala putus alcohol akut  Spasme otot skelet  Gangguan konvulsif (terapi penunjang)  Status epileptikus  Sedasi prabedah dan pemulihan anxietas  Amnesia anterogad Kerja:  Mendepresi tingkat subkortikal system saraf pusat. diekskresi dalam ASI. Antikonvulsan. Valium. Zetran. diekskresi sebagian besar oleh ginjal.TERAPI FARMAKOLOGI OBAT ANTI CEMAS a. metabolit aktif.

perubahan libido. konstipasi. eksitasi paradoksis. kolaps kardiovaskular. syok. granulositopenia. ketergantungan fisik dan psikologis. konfusi. inkontinensia. ataksia.Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada: o Hipersensitifitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain. nyeri pada tempat injeksi. sinkop. sakit kepala.  Resp : depresi pernapasan (dengan penggunaan IV)  Lain-lain : toleransi. dermatitis. peningkatan/penurunan berat badan. o Pasien dengan disfungsi ginjal atau hati o Individu dengan riwayat penyalahgunaan/ketergantungan obat.  KV : bradikardia.  Derm : ruam. rasa seperti metal atau pahit. o Kehamilan dan laktasi o Glaucoma sudut sempit. galaktorea. mual/muntah.  GI : mulut kering. keletihan. o Syok o Koma  Penggunaan dengan kewaspadaan pada: o Pasien lansia atau lemah. o Kombinasi dengan depresan lain.  Hemat : neurotropenia.  Endo : ginekomastia. o Pasien depresi/bunuh diri o Bayi Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : mengantuk. menstruasi tidak teratur. dengan penggunaan IV : hipotensi.  GU : retensi urine. anoreksia. gatal. pusing. lidah membengkak. Interaksi  Obat-obat: 85 . diare.

antipsikotik. barbiturate. o PO pelepasan lama (extended release) (dewasa) : 15-30 mg satu kali sehari. dapat diulangi secepat mungkin dalam 1 jam.  Semua obat dalam bentuk larutan atau spuit : diazepam parenteral. o IM.5 mg tid atau qid. antihistamin: depresi SSP tambahan.o Depresan SSP lain (termasuk alcohol. o Cerutu dan kafein: menurunkan efek diazepam. o Levodopa : menurunkan efek levodopa. o Digoksin : menurunkan ekskresi digoksin. o Agens penyekat neuromuscular : meningkatkan depresi pernapasan. gangguan konfulsif o PO (dewasa) : 2-10 mg bid atau qid. o Fenitoin : meningkatkan kadar serum fenitoin (risiko toksisitas). o Obat-obat antituberkular : dapat meningkatkan atau menurunkan kadar:  Disulfiram : menurunkan klirens diazepam. narkotik). o Kontrasepsi oral : meningkatkan atau menurunkan efek diazepam.  Farmakodinamik Rute Awitan PO IM IV 30-60 menit 15-30 menit 1-5 menit Puncak 1-2 jam 1-2 jam 15-30 menit Durasi 15-60 menit mengendapkan  Implikasi keperawatan o Pengkajian 86 . IV (dewasa) : 2-10 mg tid atau qid sesuai kebutuhan. antidepresan. o PO (anak di atas 6 bulan) : 1-2.  Rute dan Dosis Anxietas. o Simetidin dan asam valproat: meningkatkan efek diazepam. meningkatkan kemungkinan toksisitas. untuk maksimum 30 mg dalam periode 8 jam.

 Seluruh tingkat depresi SSP bisa terpengaruh.  Mual/muntah berkaitan dengan kemoterapi pada pasien kanker. peningkatan tekanan darah. sampai koma. Gejala meliputi: kegelisahan.  Mungkin meningkatkan efek inhibitor kuat neurotransmitter GABA dalam otak sehingga menghasilkan efek penenang. peningkatan pernapasan.  Kaji timbulnya reaksi merugikan atau efek samping. Benzodiazepin. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan mudah setelah pemberian oral dan IM. kaji tingkat anxietas. ketidakmampuan untuk berkonsentrasi. Relaksan otot skelet. Lorazepam Ativan Klasifikasi: agen antianxietas. tremor.  Anxietas berkaitan dengan depresi. insomnia. penggunaan kontrasepsi. sensitivitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain. dan bicara cepat.  Kaji gagasan bunuh diri (depresan SSP memperburuk gejala pasien depresi). depresan SSP. konfusi. 87 . terutama system limbic dan formats retikularis. b. Kerja:  Depresi tingkat subkortikal system saraf pusat. pacing.  Sedasi prabedah. dari sedasi ringan.  Kaji tanggal menstruasi terakhir (kemungkinan kehamilan). hypnosis. peningkatan denyut jantung.  Pemulihan gejala anxietas sementara. Indikasi:  Pengobatan gangguan anxietas. antikonvulsan.  Kaji riwayat alergi.

 GI : mulut kering. hipertensi. o Individu dengan riwayat penyalahgunaan/ketergantungan obat. dan kemerahan pada tempat injeksi IM. eksitasi paradoksis.  Penggunaan dengan kewaspadaan : o Pasien lansia atau lemah.  Endo : ginekomastia. o Koma. o Glaucoma sudut-sempit. menghasilkan metabolit tidak aktif yang diekskresi oleh ginjal. Interaksi 88 .  Waktu Paruh : 10-20 jam. o Anak di bawah usia 18 (preparat parenteral). o Pasien depresi/bunuh diri.  Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis oleh hati. keletihan. diekskresi dalam ASI. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas pada obat ini atau benzodiazepine lain. sakit kepala. sinkop. ataksia. menembus barier darah-otak dan plasenta. galaktorea. Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : mengantuk.  Resp : depresi pernapasan (dengan penggunaan IV). konfusi. o Kehamilan dan laktasi. pusing. ketergantungan fisis dan psikologis. o Pasien disfungsi hati atau ginjal. o Anak di bawah 12 tahun (preparat oral). o Kombinasi dengan depresan SSP lain. mual/muntah. nyeri.  Lain-lain : toleransi.  KV : hipotensi.  Derm : ruam kulit. Distribusi : didistribusi secara luas. o Syok. anoreksia.

gunakan dosis yang lebih kecil. Farmakodinamik Rute Awitan PO IM IV 15-45 menit 15-30 menit 5-15 menit Puncak 2 jam 60-90 menit 60-90 menit Durasi 16 jam Implikasi keperawatan  Pengkajian o Kaji tingkat anxietas. o Rokok sigaret dan kefein : menurunkan efek lorazepam. o Agens penyekat neuromuscular : meningkatkan depresi pernapasan. Rute dan Dosis  Anxietas. meningkatkan kemungkinan toksisitas. o IV (dewasa) : 2 mg total atau 0. o Kaji riwayat alergi. o Digoksin : menurunkan ekskresi digoksin. narkotik). Gejala meliputi kegelisahan. antihistamin. pacing. o PO (dewasa) : 2-3 mg bid atau tid. barbiturate. tremor. konfusi. peningkatan tekanan darah. peningkatan pernapasan. Obat-obat : o Depressan SSP lain (termasuk alcohol. ketidakmampuan berkonsentrasi.044 mg/kg. peningkatan kecepatan denyut jantung. gejala anxietas. antidepresan. antikonvulsan: depresi SSP tambahan. anxietas berkaitan dengan depresi. antipsikotik. gangguan anxietas. o PO (pasien geriatric/lemah) : 1-2 mg/hari dalam 2-3 dosis terbagi. 89 .  Sedasi. bicara cepat. o Kaji adanya gagasan bunuh diri (depresan SSP memperburuk gejala pada pasien depresi). sensitivitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain. insomnia.

 Dapat meningkatkan efek penghambatan kuat GABA dalam otak. Indikasi:  Gangguan anxietas. dengan demikian. o Anak-anak di bawah usia 18 tahun.  Waktu Paruh : 12-15 jam.o Kaji adanya efek samping atau reaksi merugikan. menghasilkan metabolit tidak aktif yang sebagian besar diekskresi dengan cepat oleh ginjal. c. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorspi dengan cepat dalam traktus GI. o Kehamilan dan laktasi. Menembus barier darah-otak dan plasenta. diekskresi dalam air susu ibu. dari efek sedasi ringan. sampai koma. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas terhadap obat. menyebabkan efek penenang. antikonvulsan.  Dapat terjadi depresi seluruh tingkat SSP.  Pemulihan gejala-gejala anxietas sementara. Benzodiazepin. o Kombinasi dengan depresan SSP lain. hypnosis. Relaksan otot skelet.  Distribusi : didistribusi secara luas. o Glaucoma sudut-sempit.  Penggunaan dalam penelitian : gangguan panic.  Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis hati. Kerja:  Mendepresi subkortikal SSP terutama system limbic dan formats reticular. Alprazolam Xanax Klasifikasi: Antianxietas.  Anxietas berkaitan dengan depresi. keefektifan terapi lebih dari 4 bulan belum dievaluasi. 90 .

konstipasi. asam valproat: menurunkan efek alprazolam. hipotensi ortostatik. anxietas berkaitan dengan depresi 91 . o Pasien depresi/bunuh diri. antidepresan. o Rifampin. o Simetidin: meningkatkan efek alprazolam. sinkop. gangguan anxietas. pusing.  KV : takikardia. o Digoksin : menurunkan ekskresi digoksin. o Pasien dengan disfungsi hati atau ginjal. Rute dan Dosis  Anxietas. menstruasi tidak teratur. barbiturate.  Endo : ginekomastia. gatal-gatal. perubahan libido. meningkatkan kemungkinan toksisitas.  GI : mulut kering. perubahan EKG. Penggunaan dengan kewaspadaan : o Pasien lansia dan pasien lemah. galaktorea. penglihatan kabur.  GU : retensi urine. o Rokok dan kefein : menurunkan efek alprazolam. antikonvulsan : menambah depresi SSP. inkontinensia. Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : mengantuk. o Disulfiram : menurunkan klirens alprazolam. Interaksi  Obat-obat : o Depresan SSP lain (termasuk alcohol. ketergantungan fisik dan psikologis.  Lain-lain : toleransi. keletihan. dan narkotik). o Agens penyekat neuromuscular : meningkatkan depresi pernapasan. konfusi. mual/muntah. sakit kepala. anoreksia. o Levodopa : menurunkan efek levodopa.  Derm : ruam. diare. dermatitis. o Kontrasepsi oral : meningkatkan atau mengurangi efek alprazolam. antihistamin. o Pasien dengan riwayat penyalahgunaan/ketergantungan obat. ataksia. eksitasi paradoksis. antipsikotik.

ketidakmampuan berkonsentrasi. o PO (pasien geriatric atau lemah) : dosis awal 0. atau retardasi mental. alkoholisme. o Kaji riwayat alergi atau sensitivitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain.  Fase depresi gangguan bipolar. gejala-gejalanya meliputi: kegelisahan.  Depresi berkaitan dengan penyakit organic. Tipramine. tremor.6 jam Durasi Implikasi keperawatan  Pengkajian o kaji tingkat anxietas. insomnia.  Enuresis pada anak usia 6 tahun atau lebih.5 mg tid. skizofrenia. Kerja:  Mekanisme kerja yang tepat belum jelas. o Kaji adanya pikiran bunuh diri (depresan SSP dapat memperburuk gejala pada pasien depresi). peningkatan tekanan darah. peningkatan denyut jantung. menjaga jarak. konfusi.o PO (dewasa) : 0.25-0. Imipramine Janimine. 92 . SK-Pramine. Farmakodinamik Rute PO Awitan 30-60 menit Puncak 0. nyeri kronik.25 mg bid-tid. dan gangguan panic. gangguan makan.  Penggunaan dalam penelitian : gangguan deficit perhatian pada anak-anak. peningkatan pernapasan. OBAT ANTI DEPRESI (ANTI DEPRESSANT) a.7-1. dosis total tidak melebihi 4 mg/hari dalam dosis terbagi. Tofranil Klasifikasi: Antidepresan trisiklik. bicara cepat. Indikasi:  Depresi mayor disertai gejala melankolia atau psikotik.

o Kehamilan dan laktasi (penggunaan yang aman belum terbukti). Reaksi Merugikan dan Efek samping 93 . o Pasien lansia atau lemah.  Waktu Paruh : 8-16 jam. o Periode penyembuhan akut setelah infark miokard. o Glaucoma. Menembus barier darah-otak dan plasenta. Masuk dalam ASI. o Retensi urine. Diekskresi dalam urine. o Porfiria intermitten akut. Menyekat pengambilan kembali norepinefrin dan serotonin neurotransmitter.  Penggunaan dengan kewaspadaan : o Pasien dengan riwayat kejang. o Anak dibawah 6 tahun.  Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis oleh hati menjadi metabolit aktif dan tidak aktif. sejumlah kecil diekskresi melalui feses. o Penggunaan bersama dengan inhibitor MAO. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan mudah dari traktus GI setelah pemberian oral. dalam tablet Janimine 10 dan 25 mg).  Distribusi : didistribusi secara luas. o Insufisiensi ginjal atau hati. o Hipersensitivitas terhadap pewarna tartrazin (dalam kapsul Tofranil-PM 100 dan 125 mg. o Pasien psikotik. o Gangguan kardiovaskular. meningkatkan konsentrasinya pada sinaps dan mengoreksi kekurangan yang diperkirakan berkontribusi menimbulkan alam perasaan melankolia pada pasien depresi. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas terhadap obat ini atau antidepresan trisiklik lain.

mual. takikardia. alopesia. hepatitis. aritmia.  GI : mulut kering. kematian.  Hemat : trombositopenia. eosinofilia. dan aritmia lain.  KV : hipotensi ortostatik. o Simetidin : meningkatkan kadar serum imipramin. barbiturate.  Lain-lain : peningkatan berat badan. konfusi. kejang berat. muntah. haloperidol : meningkatkan kadar imipramin serum. keletihan. kram abdomen. o Pengobatan tiroid : takikardia. krisis hipertensif. kelemahan. o Depresan SSP (termasuk alcohol. pembengkakan testis. leucopenia. urtikaria. pusing. purpura. Jarang melebihi 100 mg/hari. gagal jantung. fenotiazin. konstipasi. hipotermia. petekia. anoreksia. tremor. ginekomastia. kongesti nasal.  GU : retensi urine.  Hepat : ikterus. eritema. Farmakodinamik 94 . neuropati perifer. takikardia. diare. refluks esophagus. ataksia. o Amfetamin. letargi. deficit memori. Interaksi  Obat-obat : o Inhibitor MAO : krisis hiperpiretik. tinnitus.  Derm : ruam kulit. fotosensitivitas. benzodiazepine) : meningkatkan efek SSP. o Metilfenidat. sakit kepala. SSP : mengantuk. menstruasi tidak teratur. simpatomimetik : meningkatkan efek hipertensif dan jantung obat-obatan ini. o Etklorvinol : delirium sementara. Rute dan Dosis  PO (remaja/geriatric) : dosis awal : 30-40 mg/hari. klonidin : menurunkan efek obat-obatan ini. galaktorea. gangguan konsentrasi. o Guanetidin.

cara bunuh diri. gagasan bunuh diri. perdarahan tidak wajar. Fluoxetine Prozac Klasifikasi: penguat antidepresan bisiklik serotonin. meningkatkan konsentrasinya pada sinaps dan mengoreksi kekurangan yang diperkirakan menyebabkan alam perasaan melankolia pada pasien depresi. o Kaji status mental setiap haari: alam perasaan. termasuk metabolit aktif norfluoksetin. 95 . rencana. Kaji perubahan alam perasaan alam secara tiba-tiba.  Penggunaan dalam penelitian : obesitas eksogen.  Distribusi : nampaknya didistribusi secara luas.Rute Awitan PO IM 2-4 minggu 2-4 minggu Puncak 1-2 jam 30 menit Durasi Berminggu-minggu Berminggu-minggu Implikasi keperawatan  Pengkajian o Kaji gagasan. penampilan. malaise. Indikasi:  Gangguan depresif mayor. yang dapat mengindikasi keputusan pasien untuk melakukan bunuh diri. mudah memar. demam. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan lambat dari traktur GI setelah pemberian oral. o Kaji adanya gejala diskrasia darah : tenggorok sakit. 7-9 hari (norfluoksetin). Kerja:  Menyekat pengambilan kembali serotonin prasinaps. pola pikir dan komunikasi. Diekskresi oleh ginjal. gangguan kompulsif obsesif.  Waktu Paruh : 2-3 hari (fluoksetin). Tidak diketahui jika obat menembus barier plasenta atau masuk dalam ASI. b.  Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis oleh hati menjadi beberapa metabolit.

penurunan berat badan.  KV : kemerahan disertai rasa panas. kehamilan dan kehamilan.  Hemat : anemia.Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas terhadap obat. tremor.  GI : mual. o Pasien bunuh diri. palpitasi. o Insufisiensi ginjal atau hati. Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : sakit kepala. gunakan secara hati-hati. o Diazepam : waktu paruh diazepam memanjang. penurunan konsentrasi. aritmia. dan otot. o Pasien yang baru mengalami infark miokard. konstipasi. trombositemia. trombositopenia. migraine. konvulsi. hipotensi ortostatik. penurunan libido. leucopenia. o Keefektifan dalam penggunaan jangka panjang (lebih dari 5-6 minggu) belum dievaluasi. retensi urine. insomnia. anoreksia. demam/mengggigil. anxietas.  Lain-lain : keringat berlebihan.  Derm : ruam. disfungsi seksual. o Pasien dengan riwayat penyalahgunaan obat. infeksi traktus urinarius. o Anak. kram abdomen. mulut kering. gangguan penglihatan.  Penggunaan dengan kewaspadaan : o pasien dengan riwayat kejang. Interaksi  Obat-obat : o Obat aktif SSP : interaksi belum dibuktikan.  GU : dismenore. mengantuk. 96 . nyeri persendian. pusing. kegugupan. keletihan. diare. sering berkemih. urtikaria. pruritus. o Pasien dengan berat badan rendah atau anoreksia. kelemahan. o Pasien lansia atau lemah.

o Kaji riwayat glaukoma VAKSIN HEPATITIS B Hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. o Kaji tanda-tanda vital. o Kaji adanya gejala diskrasia darah : tenggorok sakit. berat badan. yang dapat mengindikasi keputusan pasien untuk melakukan bunuh diri. mudah memar. gagasan bunuh diri. Dosis diatas 20 mg/hari harus diberikan bid (pagi dan siang). yang dapat ditularkan melalui darah atau hubungan seksual atau dengan orang yang 97 . distress GI. Dosis padat ditingkatkan setelah beberapa minggu jika tidak ada perbaikan klinis. perdarahan tidak wajar. Perbaikan pola perilaku ini dan tingkat energy diharapkan dalam 2-4 minggu setelah dimulainya terapi.o Inhibitor MAO : potensial krisis hipertensi. Farmakodinamik Rute Awitan Puncak Durasi PO 3-5 jam 6-8 jam Berminggu-minggu Implikasi keperawatan  Pengkajian o kaji gagasan. o Kaji riwayat alergi. Dosis maksimum : 80 mg/hari. penampilan. o Warfarin : meningkatkan aktivitas warfarin. o Triptofan : toksisitas pusat dan perifer. rencana. o Kaji status mental setiap harian : alam perasaan. demam. pola pikir dan komunikasi. dan cara bunuh diri. Beri jarak waktu sedikitnya 14 hari antara penghentian inhibitor MAO dan permulaan terapi fluoksetin. sensitivitas terhadap obat ini. Rute dan Dosis  PO (dewasa) : dosis awal : 20 mg/hari diberikan pada pagi hari. Kaji perubahan alam perasaan secara tiba-tiba. malaise. kegelisahan. agitasi. tingkat minat terhadap lingkungan dan aktivitas.

terinfeksi dan dapat menyebabkan penyakit yang parah (sirosis) atau kanker hati. biasanya melalui kontak bagian tubuh yang sakit atau luka yang terbuka. yang sedang atau merasa dirinya mungkin sedang hamil tidak boleh divaksinasi. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Wanita muda. 98 .  National Health and Medical Research Council (Dewan Penelitian Kesehatan dan Medis Nasional) menganjurkan bahwa sebaiknya semua anak antara umur 10 sampai 13 tahun menerima vaksinasi hepatitis B kecuali jika mereka telah menerima serangkaian vaksin. aluminium hidroksida dan ragi. o Pusing o Rasa sakit otot dan persendian. Farmakokinetik  Vaksin ini mengandung protein hepatitis B. o Demam ringan 2-3%) o Pening. Orang-orang ini dapat menularkan penyakit ini tanpa menyadarinya. siapapun. Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Efek ringan o Rasa nyeri di tempat injeksi (5%). Beberapa orang dapat menderita penyakit hepatitis B dan tidak menyadari bahwa mereka terinfeksi. Indikasi  Berbagi penggunaan peralatan injeksi  Pembuatan tato atau tindik badan dengan menggunakan peralatan yang tidak steril  Luka karena jarum narkoba  Seks yang tidak aman  Dari ibu yang terinfeksi kepada bayinya pada waktu melahirkan dan melalui air susu ibu  Dari anak ke anak.

o Jika reaksi-reaksi menjadi parah atau berlangsung lama. Implikasi Keperawatan  Sebelum imunisasi. Efek Berat o Anafilaksis‖ adalah reaksi alergi yang parah yang bisa mengakibatkan ketidaksadaran dan kematian jika tidak ditangani dengan cepat. hubungi dokter anda atau rumah sakit. Ini jarang terjadi setelah vaksinasi.  Kaum remaja memerlukan dua dosis vaksin untuk dilindungi melawan penyakit hepatitis B. o Taruh kain basah yang dingin diatas tempat suntikan yang sakit. beritahu dokter atau perawat jika anak anda: o Kurang enak badan pada hari dilakukannya imunisasi. tetapi sekarang tersedia dari beberapa produsen. Obat ini pertama kali dibuat oleh GlaxoSmithKline (GSK). Rute dan Dosis  Rangkaian vaksin hepatitis B memberI perlindungan yang bertahan lama dan dosis booster tidak perlu. o Beri anak anda paracetamol untuk mengurangi ketidaknyamanan (perhatikan dosis yang direkomendasi sesuai dengan umur anak anda).  Jika reaksi-reaksi ringan ini terjadi. efek samping dapat dikurangi dengan: o Beri anak anda minum lebih banyak. o Punya reaksi yang parah/langsung terhadap vaksin apa saja. o Tidak memakai pakaian yang berlebihan. AZT adalah obat pertama yang disetujui untuk mengobati HIV. atau jika anda khawatir tentang anak anda. 99 . AZT (ZIDOVUDINE) UNTUK PENCEGAHAN HIV DAN SEBAGAI PROFILAKSIS ANTI INFEKSI AZT (Retrovir) adalah obat yang dipakai untuk terapi antiretroviral (ART).  Dua dosis vaksin Hepatitis B sekarang telah disetujui untuk remaja berusia 1115 tahun dan melibatkan pemberian kedua dosis tersebut dengan selang waktu 4-6 bulan. Para perawat dilatih sepenuhnya dalam perawatan anafilaksis. termasuk di Indonesia.

Jenis berbeda ini disebut mutan. untuk mencegah penularan HIV-nya. virus juga menjadi resistan terhadap ARV lain. Penelitian ini menunjukkan tidak ada manfaat dari penggunaan AZT. Indikasi  AZT disetujui pada 1987 sebagai obat antiretroviral (ARV) untuk orang dengan infeksi HIV. walaupun kita tetap memakai ART – mutan tersebut ternyata kebal terhadap obat. Kebanyakan mutan langsung mati. Resistansi dapat segera berkembang. Penggunaan obat ini dikenal sebagai ‗post-exposure prophylaxis‘ atau profilaksis (pencegahan dengan obat) pascapajanan. Tetapi AZT dipakai sebagai bagian dari terapi kombinasi untuk orang yang terpajan HIV (berisiko terinfeksi) melalui kecelakaan di tempat kerja (misalnya tertusuk jarum suntik atau darah terkena luka). Ini disebut ‗resistansi silang‘ atau ‗cross resistance‘ terhadap obat atau golongan obat lain.  Obat ini termasuk golongan analog nukleosida atau nucleoside reverse transcriptase inhibitor (NRTI). Hal ini disebut sebagai ‗mengembangkan resistansi‘ terhadap obat tersebut.Klasifikasi  Versi Kimia Farma bernama Reviral. Farmakokinetik  Obat golongan ini menghambat enzim reverse transcriptase. Kerja  ZT diuji coba pada orang tanpa gejala penyakit HIV. Enzim ini mengubah bahan genetik (RNA) HIV menjadikannya bentuk DNA. AZT juga dikenal sebagai azidodeoxythymidine. jika virus kita mengembangkan resistansi terhadap satu macam obat. Kadang kala.  Waktu HIV menggandakan diri. Sangat penting memakai ARV sesuai dengan petunjuk dan jadwal. zidovudine atau ZDV. Takaran disetujui untuk anak di atas usia enam minggu serta untuk bayi yang baru lahir dari ibu HIV-positif. Jika ini terjadi. obat tidak bekerja lagi. serta tidak melewati atau mengurangi dosis. tetapi beberapa di antaranya terus menggandakan diri. sebagian dari bibit HIV baru menjadi sedikit berbeda dengan aslinya. Ini harus 100 .

terjadi sebelum kode genetik HIV dapat dimasukkan ke kode genetik sel yang terinfeksi HIV. Metadon dapat meningkatkan jumlah AZT dalam darah. kita mungkin mengalami efek samping sementara. Efek samping ini biasanya lambat laun membaik dan hilang. atau seluruh badan terasa tidak enak. FDA AS menyetujui pedoman takaran baru untuk anak berusia 4 minggu ke atas. Interaksi baru terusmenerus diketahui. Bila kita memakai metadon bersamaan dengan AZT. neutrofil rendah. Interaksi  AZT dapat berinteraksi dengan obat lain. Rute dan Dosis  Takaran AZT yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 500mg hingga 600mg per hari. hyperbilirubinemia Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Jika kita mulai memakai ART. Pastikan dokter tahu SEMUA obat. dipakai dua kali sehari.  Efek samping yang paling berat akibat AZT adalah anemia. Namun sangat sedikit orang mengalami efek samping ini.  Efek samping AZT mungkin lebih berat jika dipakai dengan beberapa obat lain. AZT tidak boleh dipakai dengan d4T. kecuali jika dipakai untuk mencegah penularan dari ibu-kebayi atau pascapajanan. dan boleh dipakai dua atau tiga kali sehari. misalnya sakit kepala. waspada terhadap efek samping AZT. Takaran berdasarkan berat badan. sakit kepala dan kelelahan. Beberapa pasien yang memakai AZT terus mengalami mual. darah tinggi. AZT tersedia berbentuk tablet atau pil dengan isi 100mg dan 300mg. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Haemoglobin rendah. muntah.  AZT harus dipakai dalam kombinasi dengan ARV lain. Interaksi ini dapat mengubah jumlah masing-masing obat yang masuk ke aliran darah kita dan mengakibatkan overdosis atau dosis rendah. suplemen dan jamu yang kita pakai. Implikasi Keperawatan 101 . neutropenia dan miopati. dan dalam bentuk cairan. Pada 2009. suplemen atau jamu yang kita pakai.

dan lain oligomenorrhea. tumor hati jinak ataupun ganas. sebagainya. 102 . menometrorrhagia. dan sikap kita terhadap penggunaan ART. dismenorrhea. muntah. Kerja  Menghambat ovulasi. sakit kepala. pruritus pada vagina. Perawat dan dokter harus mempertimbangkan jumlah CD4 (reseptor pada limfosit T4 yang menjadi target sel utama HIV). o Implant sebagai kontraseptif jangka panjang (5 tahun). infeksi saluran kemih. yang umumnya makin parah seiring dengan lamanya terapi. Keputihan.  Riwayat hipertensi intrakranial idiopatik. mual. LEVONORGESTREL UNTUK MENCEGAH KEHAMILAN Klasifikasi  Jadelle Implant (2x75 mg)  Norplant Implant  Plan B Indikasi  Untuk mencegah kehamilan: o Tablet (oral) sebagai kontrasepsi darurat. seperti pusing. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Tromboflebitis atau gangguan tromboembolik aktif. Menghambat implantasi antara lain melalui gangguan terhadap endometrium. viral load. gejala yang kita alami. amenorrhea. seperti menorrhagia.  Perdarahan genital yang tidak diketahui penyebabnya. polimenorrhea.  Karsinoma payudara. Menghambat fertilisasi melalui penghambatan transport sperma dan/atau ovum.  Penyakit hati akut.  Hipersensitif terhadap levonorgestrel Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Gangguan siklus menstruasi.  Kehamilan.  Gangguan sistem syaraf pusat.

pioglitazon. sebab akan mengurangi efektivitas levonorgestrel. troglitazon. Apabila terjadi muntah dalam waktu 1 jam setelah dikonsumsi. rifabutin. modafinil. oleh sebab itu dapat mengurangi efektivitas levonorgestrel. Obat-obat tersebut dapat meningkatkan metabolisme levonorgestrel melalui induksi sistem enzim mikrosomal hati yang bekerja memetabolismelevonorgestrel. Peningkatan berat badan. Untuk wanita-wanita yang mengkonsumsi obatobat tersebut dalam jangka panjang harus digunakan metoda kontrasepsi lain. Interaksi  Dengan Obat Lain : Levonorgestrel tidak direkomendasikan untuk wanita yang mengkonsumsi obat-obat penenang dan antiepilepsi seperti Fenitoin. rifapentine. o Tablet berikutnya (kedua) harus dikonsumsi 12 jam kemudian. sedangkan apabila konsumsi jangka pendek. o Levonorgestrel per oral dapat digunakan kapan saja selama siklus menstruasi. bosentan. Rute dan Dosis  Tablet (oral): o Untuk mendapatkan efikasi yang optimal. kemungkinan harus dilakukan ulangan / penggantian pemberian. ritonavir. tablet levonorgestrel (0. Johns Wort (Hypericum perforatum) dapat menginduksi sistem enzim mikrosomal hati (Sitokrom P450). griseofulvin. warfarin  Dengan Makanan : Produk herbal yang mengandung St. antara lain antibiotika. maksimal 72 jam setelah intercourse. Fenobarbital.  Implant: 103 . disarankan untuk menggunakan metoda kontrasepsi back-up yang sesuai (misalnya kondom atau spermisida) selama periode tersebut. Karbamazepin atau Okskarbazepin.75 mg) harus diberikan sesegera mungkin. Beberapa jenis obat berikut ini juga dapat mengurangi efektivitas kontrasepsi oral. rifampisin.

Penyisipan implant dilakukan secara subdermal di bagian tengah permukaan bagian dalam lengan atas. Terapi paliatif karsinoma prostat yang tak dapat dioperasi. dan harus dilakukan oleh seorang professional kesehatan yang sudah menguasai teknik penyisipan implant dengan memperhatikan prosedur penyisipan implant. Kedua implant harus diletakkan dalam posisi berbentuk "V" dengan sudut sekitar 30 derajat. sekitar 8 10 cm di atas medial epicondyle. Setelah 5 tahun implant harus dikeluarkan dan dapat diganti apabila diinginkan untuk memperpanjang kontrasepsi. ETHINYL ESTRADIOL UNTUK MENCEGAH KEHAMILAN Klasifikasi  Activella  Femhrt  Ortho-Prefest  Orthocept  Estinyl  Lynoral Indikasi  Gejala vasomotor sedang atau parah yang dihubungkan dengan menopause. oleh sebab itu tidak boleh diberikan untuk indikasi tersebut) Hipogonadism pada wanita.o Satu set implant biasanya terdiri dari dua buah implant berbentuk silindris yang fleksibel. Penyisipan kedua buah implant harus dilakukan dalam 7 hari pertama setelah mulai menstruasi. pada tahap lanjut 104 . (Tidak ada bukti bahwa estrogen efektif mengatasi gejala kecemasan atau depresi yang mungkin terjadi selama atau sebelum menopause. baik dalam bentuk implant. Penyisipan yang baik akan mempermudah pengeluaran implant kelak. Implikasi Keperawatan  Implant levonorgestrel harus dikeluarkan apabila akan memulai program kontraseptif baru. suntikan ataupun per oral. Jika tidak kemungkinan besar akan terjadi gangguan perdarahan uterin. masing-masing mengandung 75 mg levonorgestrel. Dosis total levonorgestrel yang harus diberikan adalah 150 mg.

Menyebabkan pertumbuhan duktus kelenjar mammae. vagina. dan hati. Memacu penebalan. Menghambat sekresi hormon-hormon dari hipofisis anterior. Memacu penebalan. Menghambat sekresi hormon-hormon dari hipofisis anterior. Menyebabkan cacat pada janin yang dikandung. terutama yang bergantung estrogen o Perdarahan genital abnormal o Tromboflebitis aktif atau gangguan tromboembolik o Riwayat tromboflebitis. kelahiran prematur dan kehamilan ektopik 105 . Menyebabkan pertumbuhan duktus kelenjar mammae. stratifikasi. payudara. retensi cairan dan anabolisme protein.Terapi paliatif kanker payudara yang tak dapat dioperasi. Kerja  Memacu pertumbuhan endometrium. Menghambat laktasi. aborsi spontan. Menghambat laktasi. hanya dilakukan dengan pertimbangan khusus: misalnya pada wanita yang sudah lebih 5 tahun postmenopause dengan penyakit yang makin parah dan resisten terhadap radiasi. stratifikasi. kecuali ada pertimbangan khusus (lihat Indikasi) o Neoplasia. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Estrogen tidak boleh diberikan kepada pasien dengan: o Kanker atau dugaan kanker payudara. dan kornifikasi vagina. retensi cairan dan anabolisme protein.  Memacu pertumbuhan endometrium. mulut rahim. Menyebabkan dilatasi kapiler. trombosis. dan kornifikasi vagina. atau gangguan tromboembolik yang dikaitkan dengan penggunaan estrogen sebelumnya (kecuali apabila digunakan dalam pengobatan kanker prostat atau payudara) o Kehamilan o Menyusui Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Terapi dengan senyawa-senyawa estrogen sintetik jangka panjang  Meningkatkan risiko karsinoma endometrium. Menyebabkan dilatasi kapiler.

dan lain-lain. eritema. o Atorvastatin dan indinavir meningkatkan level plasma kontrasepsi hormonal. Berat badan meningkat atau bahkan menurun.selegilin. kadang-kadang merangsang keluarnya ASI walaupun tidak sedang menyusui  Gangguan pencernaan.perdarahan atau bercak. Inhibisi : CYP1A2 (lemah) 2B6 (lemah). 3A4 (lemah) o Asetaminofen dan asam askorbat dapat meningkatkan level plasma komponen estrogen. kandidiasis vagina.klordiazepoksida. antidepresan trisiklik. 2C19(lemah). terapi estrogenik (termasuk sebagai kontraseptif oral) juga dapat menyebabkan  Gangguan genitouterin. perubahan pola menstruasi (dismenorrhea.erupsi disertai perdarahan. norethindron:contoh induser o Aminoglutetimid. seperti chloasma atau melasma yang dapat menetap walaupun terapi sudah dihentikan. prednisolon.teofilin. muntah. amenorrhea selama atau setelah terapi). depresi  Tromboembolism. nevirapin. seperti mual. 3A5-7 (minor). o CYP3A4 induser dapat menurunkan level.  Gangguan sistem syaraf pusat.siklosforin.  Payudara membesar dan kendur. nafsilin. karbamazepin. Kontrasepsi hormonal kombinasi meningkatkan level plasma lprazolam. rambut rontok. Penurunan libido Interaksi  Dengan Obat Lain : o Etinilestradiol : substrat : CYP2C8/9 (minor). PMS (premenstrual-like syndrome). Kontrasepsi hormonal kombinasi dapat menurunkan level 106 . antara lain meningkatnya insidensi penyakit kandung kemih. migraine. Disamping dapat meningkatkan neoplasia dan kecacatan pada janin dalam kandungan. fenitoin dan rifamisin. pusing. kembung. seperti sakit kepala.  Gangguan kulit. 3A4(mayor).efek etinilestradiol dan diazepam. kram lambung. fenobarbital. jaundice.

1 tablet 0. Diberikan secara siklus. temazepam. Jika pasien dapat menstruasi tanpa pemberian terapi maka terapi dihentikan. Dosis yang umum. dosis yang efektif adalah 0. untuk pengobatan gejala vasomotor sedang atau parah yang dihubungkan dengan menopause. Dosis 0. Dalam beberapa kasus.plasma asetaminofen.05 mg tiga kali sehari pada awalnya. lorazepam. Pemberian dilakukan dalam siklus (misalnya 3 minggu diberikan.05 mg tiga kali sehari selama 2 minggu pertama siklus menstruasi teoritis.02 mg atau 0. asam salisilat. namun apabila masih belum dapat. rifampin. nelfinavir. namun bila kondisi klinis sudah membaik (biasanya setelah beberapa minggu) dosis harus diturunkan. troglitazon. dosis efektif adalah 0. 1 minggu tidak). Regimen ini dilanjutkan sampai 3-6 bulan Setelah itu pemberian dihentikan selama 2 bulan untuk melihat pengaruh terapi. morfin.05 mg satu kali sehari selama 21 hari lalu diikuti oleh masa istirahat (tidak diberi obat) selama 7 hari. amprenavir. Rute dan Dosis  Simpan pada suhu 2° . Kemudian diikuti pemberian progesteron selama 2 minggu selanjutnya. ritonavir. o Kontrasepsi oral dapat menurunkan efek turunan kumarin.  Dengan Makanan : Hindari alkohol.05 mg sekali sehari. misalnya dalam pengobatan hipogonadism pada wanita. Penghentian terapi atau pengurangan dosis harus dilakukan setiap interval 3-6 bulan. dapat diberikan tablet 0. antikonvulsan. terapi diulang 107 .Jus jeruk akan meningkatkan konsentrasi etinilestradiol. penisilin.02 mg sekali dua hari. aminoglutetimd. kafein (efek kafein terhadap SSP akan meningkat jika digunakan bersamaan dengan kontrasepsi hormonal kombinasi). lopinavir. Pada kasus yang parah. Pada awal menopause dimana menstruasi spontan masih berlangsung. oxasepam.30° C  Diberikan secara siklus hanya dalam jangka pendek. griseovulfin. o Efek kontrasepsi dapat menurun oleh cetrien. misalnya pada kastrasi karena pembedahan atau radiasi. Dosis terendah yang dapat mengendalikan gejala ini harus ditentukan dengan seksama dan pengobatan harus dihentikan sesegera mungkin. tetrasiklin. asam klofibrat.

 Ambillah nafas dalam. Diberikan secara kronis. dosis 0. Banyak hasil penelitian.  Ingatlah penyebab dari kecemasan anda. baik percobaan pada hewan maupun studi epidemiologi menunjukkan bahwa penggunaan estrogen sintetik dapat meningkatkan risiko karsinoma endometrium.  Baca sebuah buku lelucon. TERAPI NONFARMAKOLOGI ANXIETY MANAGEMENT Kecemasan adalah rasa takut kronis dalam membatasi kemampuan untuk melaksanakan normal fungsi. Cemas sering disertai dengan serangan panik yang sering dikatakan dengan serangan kecemasan. Dosis 0. Kecemasan kebanyakan berhubungan dengan rasa takut atau fobia spesifik. Meningkatkan risiko kanker payudara.kembali.  Lakukan 10 lompatan kecil. Implikasi Keperawatan  Terapi dengan senyawa-senyawa estrogen sintetik jangka panjang :Meningkatkan risiko karsinoma endometrium: Banyak hasil penelitian. misalnya pada pengobatan paliatif kanker prostat yang semakin parah dan tak dapat dioperasi. penurunan penilaian rasional dan mengekspos kami untuk bahaya yang lebih besar. Kegelisahan menyebabkan kita menjadi tidak stabil.Terapi estrogen pada pria (misalnya pada pengobatan prostat) juga dapat meningkatkan risiko kanker payudara. dan kanker hati .05 mg tiga atau empat kali sehari.5 mg tiga kali sehari. baik percobaan pada hewan maupun studi epidemiologi menunjukkan bahwa penggunaan estrogen sintetik dapat meningkatkan risiko karsinoma endometrium. vagina. seperti kecemasan sosial atau kinerja kecemasan. Untuk pengobatan paliatif kanker payudara yang semakin parah dan tak dapat dioperasi. dengan pertimbangan khusus. mulut rahim. 108 . Berikut adalah beberapa solusi:  Ingatlah bahwa anda tidak dalam keadaan atau posisi bahaya.

1. Jadi relaksasi dapat menekan rasa tegang dan cemas dengan cara resiprok. Penelitian yang dilakukan Dewi (1998) menunjukkan bahwa relaksasi dapat menurunkan ketegangan pada siswa sekolah penerbang. 109 . Ada banyak manfaat nyata dari latihan relaksasi. sedangkan saat rileks yang bekerja adalah sistem saraf para simpatetis.  Masalah-masalah yang berhubungan dengan stres seperti hipertensi. 1981). Teknik ini dapat digunakan oleh pasien tanpa bantuan terapis dan mereka dapat menggunakannya untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan yang dialami sehari-hari dirumah (dalam Walker. 2002) melaporkan beberapa keuntungan yang diperoleh dari latihan relaksasi. Terapi relaksasi Relaksasi adalah salah satu teknik dalam terapi perilaku yang dikembangkan oleh Jacobson dan Wolpe untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan (Goldfried dan Davidson. Pada saat individu mengalami ketegangan dan kecemasan yang bekerja adalah sistem saraf simpatetis. Burn (dalam Utami. insomnia dapat dikurangi atau diobati dengan relaksasi. antara lain:  Relaksasi akan membuat individu lebih mampu menghindari reaksi yang berlebihan karena adanya stres. 1988). Penelitian Hoelscher dan Lichstein (1986) serta Karyono (1994) menunjukkan bahwa relaksasi dapat menurunkan tekanan darah systolic dan diastolic pada penderita hipertensi. 1976). 2002) bahkan telah membuktikan keberhasilan penggunaan relaksasi pada penderita insomnia yang berusia 11 tahun.  Temukan kegiatan yang menarik sehingga mengalihkan pemikiran anda tentang kecemasan. Hadapi ketakutan anda dan lakukan itu secara teratur sampai perasaan anda terkendali. sehingga timbul counter conditioning dan penghilangan (Prawitasari. sakit kepala. Selanjutnya Weil dan Goldfried dan Davidson (dalam Utami.

1981) membuktikan bahwa relaksasi dapat membantu mengurangi meroko. aktivitas mental. dan ketrampilan fisik. wawancara dan sebagainya. Berikut adalah langkah-langkahnya: 110 . Amit. dan makan yang berlebihan.  Mengurangi perilaku tertentu yang sering terjadi selama periode stres seperti mengurangi jumlah rokok yang dihisap. dan atau latihan fisik yang tertunda dapat diatasi lebih cepat dengan menggunakan latihan relaksasi. konsumsi alkohol.  Kelelahan. Beberapa bukti telah menunjukkan bahwa individu dengan tingkat kecemasan yang tinggi dapat menunjukkan efek fisiologis positif melalui latihan relaksasi. Pergeseran dalam bernapas mengakibatkan perubahan jangka panjang dalam sistem saraf dan gejala kecemasan. dan irama pernapasan perut untuk membuat semacam ini bernapas otomatis.  Kesadaran diri tentang keadaan fisiologis seseorang dapat meningkat sebagai hasil latihan relaksasi. Brething Retraining Tujuan adalah untuk mengubah dari pernapasan tidak menentu untuk memperlambat.  Mengurangi kemungkinan gangguan yang berhubungan dengan stres. pemakaian obatobatan. Mengurangi tingkat kecemasan. dan mengontrol anticipatory anxiety sebelum situasi yang menimbulkan kecemasan.  Relaksasi merupakan bantuna untuk menyembuhkan penyakit tertentu dan operasi. Orang yang rileks dalam situasi interpersonal yang sulit akan lebih berpikir rasional. Golden dan Rosenberger (dalam Walker dkk.  Meningkatkan hubungan interpersonal. Penelitian yang dilakukan oleh Sutherland.  Meningkatkan penampilan kerja. teratur. sehingga memungkinkan individu untuk menggunakan ketrampilan relaksasi untuk timbulnya rangsangan fisiologis. Hal ini mingkin terjadi sebagai hasil pengurangan tingkat ketegangan.  Konsekuensi fisiologis yang penting dari relaksasi adalah bahwa tingkat harga diri dan keyakinan diri individu meningkat sebagai hasil kontrol yang meningkat terhadap reaksi stres. seperti pertemuan penting. 2. sosial.

Jauhkan semua tubuh Anda di atas diafragma Anda santai dan tetap. Nafas-masuk dan napas keluar-kira-kira setara waktu. Berikut adalah pedoman disarankan:  Praktik dua kali sehari atau lebih. Pindah ke pernafasan lancar tanpa jeda. lensa kontak atau kacamata Hapus jika Anda ingin. sementara tubuh bagian atas tetap diam. dan santai. Terutama hangat dan santai perut. Ini mungkin memakan waktu beberapa minggu sampai pernapasan perut menjadi otomatis. melalui hidung. pinggang dan perut). segera dihentikan. Juga melepaskan ketegangan di bagian dada. selama 5-10 menit setiap kali  Untuk beberapa hari pertama. Jika pada suatu titik Anda merasa pusing atau pingsan. Ketika Anda menarik napas. wajah dan rahang. ini berarti meletakkan buku di bawah rusuk dan di atas pusar).  Bawa bibir Anda bersama-sama. Bernapaslah nyaman dan berirama. pasif.  Lemaskan seluruh tubuh. Buku ini memberikan perlawanan untuk memperkuat diafragma dan mendorong gerakan perut. dengan sedikit jeda antara fase. bertahap. biarkan perut Anda naik perlahan-lahan. pelan. Longgarkan pakaian Anda (ikat pinggang. bahu. Transisi mulus antara napas keluar dan napas-dalam. dasi. Anda akan melihat buku yang lembut meningkat karena Anda menghirup dan jatuh saat Anda bernapas keluar. praktis. napas keluar-mungkin sedikit lebih lama. hanya bernafas dengan tarif biasa. Kadaluarsa adalah tenang. Menggunakan otot-otot tubuh bagian atas untuk bernapas energi limbah. atau jika kram diafragma Anda.  Berbaring atau dalam posisi setengah berbaring dengan bantal di bawah punggung dan lutut untuk mengendurkan otot-otot perut. Anda mungkin perlu membangun secara bertahap untuk 5-10 menit sepanjang hari atau mencari. Umumnya.  Tempatkan buku telepon di atas perut (area di bawah diafragma ke panggul. pusing dan pingsan hasil dari 111 . leher. Pikirkan perut Anda sebagai balon mudah mengisi lembut dengan udara. bergerak hanya perut Anda.  Praktik. kerah. dimulai dengan hanya beberapa detik praktek. tidak dalam.

" Kemudian tubuh Anda santai. berdiri tidak didukung. kemudian bernapas perlahan. gejala Watch Anda datang dan menonton mereka mereda. abdominally. Hanya melihat gejala. sekitar 6-10 detik untuk setiap siklus napas). berjalan lambat dan berjalan cepat. kemudian berdiri dan bersandar di dinding. di kereta api). Aku tahu bagaimana untuk bernapas. coba sadar rebreathing dalam situasi sedikit stres. Dalam kasus tersebut. jogging. Pikirkan. dalam perlambatan lalu lintas). dan bernapas perlahan dan teratur. Mungkin Anda akhirnya akan mencapai tingkat 6-10 napas per menit (yaitu. "Napasku menyebabkan ini aku. 3.pernapasan yang tidak benar. naik tangga) untuk meningkatkan produksi CO2 tubuh.  Setelah sekitar satu minggu. teratur.  Jangan mencoba bernapas pelatihan ulang jika Anda memiliki diabetes.  Ketika Anda mendapatkan kepercayaan. Ingat. hangat dan santai perut Anda. seperti seorang ilmuwan menonton percobaan. Namun. Fokus pada mencapai tingkat yang nyaman. berjalan menyusuri lorong. secara bertahap mulai memperlambat laju pernapasan Anda. Gejala-gejala ini tidak berbahaya dan reversibel. hanya perlahan dan teratur. Tidak gila atau mengalami serangan jantung.  Coba rebreathing dalam berbagai situasi (misalnya. mungkin pernapasan menjadi cepat untuk menormalkan asidosis metabolik. Kemudian mencobanya dalam situasi di mana gejala kecemasan telah mulai muncul. Positive Thinking 112 . Ketika Anda melanjutkan latihan. pastikan bahwa Anda tidak bernapas cepat atau dalam. menonton TV.  Setelah minggu kedua. hangat perut Anda. penyakit ginjal atau gangguan lain yang dapat menyebabkan asidosis metabolik. maju ke posisi duduk. sebelum muncul gejala kecemasan (misalnya. pertama rileks seluruh tubuh. di tempat tidur ketika Anda bangun atau sebelum tidur. jangan khawatir tentang laju. dan memperlambat napas itu bisa berbahaya. tanpa terlebih dahulu mendiskusikan hal ini dengan dokter Anda. Gejala ini akan hilang jika Anda bangun dan berjalan (misalnya.

Pikiran yang positif mengantisipasi kebahagiaan. ekspansi dan keberhasilan. kata-kata dan gambar yang konduktif untuk pertumbuhan.Kekuatan Berpikir Positif oleh Sasson Remez Berpikir positif adalah sikap mental yang mengakui ke dalam pikiran pikiran. kebiasaan self-talk adalah salah satu yang berwarna pemikiran kita selama bertahun-tahun. Self Talk Pola negatif atau positif self-talk seringkali diawali pada masa kanak-kanak. Biasanya. Apapun pikiran berharap. kesehatan dan hasil yang sukses dari setiap situasi dan tindakan. Mengatakan hal ini dengan suara keras akan lebih kuat. sukacita. dan harus mengatakannya keras akan membuat Anda lebih sadar berapa kali Anda menghentikan pikiran negatif. 4. Anda mungkin tidak menyadari seberapa sering Anda mengatakan hal-hal negatif di kepala Anda. Setelah 113 .  Jurnal Menulis: Journal dapat menjadi alat yang efektif untuk memeriksa proses batin Anda.  Ganti Negatif Laporan: Cara yang baik untuk menghentikan kebiasaan buruk adalah dengan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik. Ketika sikap positif kita menghibur perasaan menyenangkan dan gambar konstruktif. dan dapat mempengaruhi kita dalam banyak hal. ia menemukan. Strategi berikut dapat membantu Anda menjadi lebih menyadari dialog internal Anda dan isinya. dan di mana. dan lihat dalam mata pikiran kita apa yang kita benar-benar ingin terjadi. lebih banyak energi dan kebahagiaan. Hal ini membawa kecerahan bagi mata. mempengaruhi pengalaman stres dalam hidup kita.  Menghentikan Pemikiran: Ketika Anda melihat diri Anda mengatakan sesuatu yang negatif dalam pikiran Anda. Ini adalah sikap mental yang mengharapkan hasil yang baik dan menguntungkan. Pola:  Langkah pertama menuju perubahan adalah untuk menjadi lebih menyadari masalah ini. Anda dapat menghentikan pikiran Anda aliran pertengahan saya mengatakan kepada diri sendiri "Berhenti".

dan rileks. melihat orang-orang di mata. itu membuat saya jengkel.  Ubah Pertanyaan: seperti "Saya tidak bisa menangani ini" menjadi "Bagaimana saya bisa menangani hal ini". "Aku benci lalu lintas ini membuat saya sangat marah!"). Assertiveness Training Tips:  Pastikan tubuh Anda mencerminkan keyakinan: berdiri tegak. 5. Anda dapat menggunakan kata-kata seperti 'tidak suka' dan 'kesal' ("Aku nggak t seperti lalu lintas.  Jangan anggap Anda tahu apa motif orang lain adalah. berikut adalah beberapa cara untuk mengubahnya:  Ringan Kalimat: Mengubah kata-kata negatif yang lebih kuat untuk yang lebih netral sebenarnya bisa membantu menetralisir pengalaman Anda. Dapat: 1) agresif. "terdengar lebih ringan banyak. terutama jika Anda pikir mereka negatif. jangan lupa untuk mendengarkan dan mengajukan pertanyaan!  Cobalah untuk berpikir menang-menang: lihat apakah Anda dapat menemukan kompromi atau cara bagi Anda berdua mendapatkan pemenuhan kebutuhan Anda.  Ketika dalam diskusi. Agresi adalah tentang dominasi. Anda juga dapat membantu diri Anda sendiri mengembangkan diri bicara lebih positif dengan membawa lebih banyak energi positif ke dalam hidup Anda. 2) pasif atau 3) tegas. Pelatihan Ketegasan menunjukkan bahwa pada dasarnya ada tiga cara yang berbeda bahwa orang-orang dapat berhubungan satu sama lain.Anda menyadari dialog internal Anda. bukan?)  Ubah negatif ke Positif. Alih-alih menggunakan kata-kata seperti 'benci' dan 'marah' (seperti. Pasif adalah tentang penyerahan dan yang menyerang atau ketegasan adalah tentang menemukan jalan tengah antara agresi dan pasif yang paling menghormati batas-batas pribadi dari semua 114 .

 Berteriak "berhenti": pada memikirkan hal yang tidak diinginkan.  Penggantian Pemikiran: Ketika suatu pemikiran yang tidak diinginkan masuk. Setiap kali Anda mendengar "berhenti. segera ganti pikir dengan suatu rasional sehat.dan interval 3 menit pada pita 30-menit."  Ketiga: Setelah Anda dilatih untuk menangkap pikiran Anda dengan menggunakan "stop" tape. bertanya: Apakah ini berpikir rasional? Jika tidak. Asertif orang membela diri ketika orang lain mencoba untuk mendominasi mereka menggunakan metode apapun yang diperlukan (termasuk gaya) untuk mengusir usaha invasi. Anda siap untuk mencoba menangkap pikiran Anda dengan berteriak "berhenti" dengan lantang. Terus berteriak "berhenti!" sampai berpikir yang tidak diinginkan lagi. gambar sehat. 6." menghentikan pikiran itu.  Mengganti pola pikir yang sehat: Jika Anda memiliki kecenderungan untuk berpikir rasional karena keyakinan irasional. Anda dapat mengembangkan pola berpikir rasional dengan menantang setiap pikiran yang terlintas dalam pikiran. apa yang tidak rasional tentang hal ini? Apa yang akan menjadi pengganti rasional untuk berpikir ini?  Penggantian gambar visual: Jika Anda memiliki kecenderungan untuk memvisualisasikan gambar negatif.  Kedua: Rekam kata "berhenti" dalam bolak 1 -.mitra hubungan. segera berteriak "berhenti!" berteriak dapat keras atau hanya dalam pikiran. 115 . Lakukan ini selama 30 menit setiap malam selama 2 minggu atau sampai Anda secara konsisten dapat menghentikan pikir ketika Anda mendengar "berhenti. 2 . Cara Menghentikan Pemikiran  Pertama: Gunakan latihan relaksasi dan latihan pernapasan untuk mendapatkan diri Anda santai. menggantikan gambar ini negatif dengan positif. Thought Stopping Teknik memberhentikan pikiran.

EXPOSURE THERAPY Paparan terapi adalah jenis terapi perilaku di mana pasien menghadapi situasi yang ditakuti. Keempat: Setelah Anda telah melatih diri untuk menghentikan pikiran dengan berteriak "berhenti."  Kelima: Setelah Anda telah melatih diri Anda untuk menghentikan pikiran tidak diinginkan oleh berbisik "berhenti. Idealnya Anda bisa sampai ke titik di mana hanya berpikir "menghentikan" akan bekerja. dengan cara memodifikasi pola pikir dan perilaku tertentu. Dalam Terapi Kognitif-Behavioral (TKB). Fokus dalam terapi ini adalah berusaha mengubah pikiran atau pembicaraan diri (self talk). berbisik atau berpikir "menghentikan" dapat efektif dalam menghentikan pikiran-pikiran yang tidak diinginkan. masalah yang berhubungan dengan anak-anak dan stres. dan dapat memenuhi gaya hidup tertentu. konselor dan klien bekerjasama untuk mengidentifikasi dan mengubah pola pikir dan perilaku negatif yang menyebabkan timbulnya gangguan fisik-emosional. Ingat untuk memulai proses dalam keadaan santai. kecacatan. perceraian. pengangguran. gunakan modus mana yang terbaik bagi Anda dan terus berlatih. objek. berteriak. Tujuan dari terapi 116 . memperoleh pengalaman yang memuaskan. COGNITIVE THERAPY Terapi Kognitif-Behavioral (TKB) atau Cognitive-Behavioral Therapy (CBT) merupakan salah satu bentuk konseling yang bertujuan membantu klien agar dapat menjadi lebih sehat. kecemasan dan gangguan panik. Terapi Kognitif-Behavioral (TKB) dapat digunakan dalam rangka membantu menangani berbagai masalah yang dihadapi individu: seperti : depresi." Anda siap untuk melatih pikiran Anda untuk mengakhiri dengan berbisik "berhenti. atau memori." Anda siap untuk melatih pikiran Anda untuk menghentikan dengan berpikir kata "berhenti. atau dalam menghadapi peristiwa hidup lainnya. seperti: kematian."  Keenam: Teknik perekaman baik. namun. pikiran.

terapis bisa mengetahui perasan si anak dan dapat ditanggulangi dengan metode yang tepat. tekanan atau depresi. atau penyesuaian social. tahu kelemahan dan kelebihan sehingga mereka siap menghadapi tantangan di jamannya. Terapis membantu pasien mengingat pikiran yang mengganggu. Sehingga perasaan-perasaan tadi bisa berkurang dan anak-anak diharapkan bisa mengatasi masalahnya sendiri. Seorang anak yang mampu mengatasi permasalahan emosinya diharapkan menjadi individu yang lebih percaya diri. Kelompok terapeutik Kelompok terapeutik membantu mengatasi stress emosi. Dalam terapi bermain. tumbuh kembang. TERAPI KELOMPOK Terapi kelompok adalah metode pengobatan ketika klien ditemui dalam rancangan waktu tertentu dengan tenaga yang memenuhi persyaratan tertentu fokus terapi adalah membuat sadar diri (self-awareness). Pasien biasanya didorong untuk berbicara tentang perasaan mereka selama terapi paparan dan belajar cara-cara untuk menghadapi rasa takut dan stres emosi. fisik atau emosional. situasi traumatis. kecemasan karena stress. metode yang digunakan adalah metode kognitif. TERAPI BERMAIN Dari permainan ini. Terapi aktifitas kelompok 117 . Kegunaan dari terapi bermain sendiri adalah membantu anak yang memiliki masalah emosional. yaitu pengungkapan masalah dengan bercerita. atau ditakuti objek.eksposur adalah untuk mengurangi penderitaan. Paparan terapi dapat digunakan dalam menangani kecemasan. Jenis terapi kelompok : a. merasa dalam situasi tertentu. yang tentunya dibantu dengan alat-alat permainan tadi. dan stres pasca-trauma. fobia." ungkap Tedjasaputra dalam sebuah wawancara ekslusif Gizi Seimbang Bagi Pertumbuhan Anak. penyakit fisik krisis. b.

yaitu : 118 .Terapi aktivitas kelompok adalah salah satu terapi modalitas yang dilakukan perawat kepada sekelompok klien yang mempunyai masalah keperawatan yang sama (keliat. Terapi aktivitas kelompok dibagi empat. 2005).

com/2008/10/materi-menstruasi.html http://fkunsri.wordpress.com/2008/02/06/dismenore-part-1/ 119 .html http://idmgarut.com/2010/02/dismenore.blogspot.com/2009/01/25/gangguan-dan-kelainan-menstruasi/ http://usharinini2ck.blogspot.wordpress.DAFTAR PUSTAKA http://ns-nining.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful