MAKALAH KASUS 1

Disusun oleh: Kelompok 9 Ulfah Fitriah Erlita Mutia Ramzil Melissa C Sinaga Marissa Rahmayeti Eko Nurfitria Rizka Amayu Riska Agustina Fazryani Mazita Torano Maria Nurita Nur Sofiyati F A Winda Apria Sari Ira Agung Gunawan Ari Christian K 220110070143 220110070086 220110070125 220110070044 220110070027 220110070034 220110070047 220110077001 220110070109 220110070045 220110070080 220110060135 220110070055

FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN

UNIVERSITAS PADJADJARAN
1

Laporan Reporting Kasus 1 I. Case 1 An. E berusia 14 tahun. Dua bulan yang lalu mengalami menarche dengan keluhan perut sakit, dismenorhea. Sejak menstruasi, banyak perubahan tubuh yang dirasakan seperti payudara membesar dan kencang serta tumbuh rambut pada organ tertentu. An. E tinggal di perkampungan kumuh dan berasal dari keluarga dengan tingkat social ekonomi yang rendah sehingga An. E sejak kecil sudah dituntut untuk membantu keluarga mencari nafkah dengan mengamen di pinggir jalan. Kegiatan tersebut dikerjakan siang sampai malam hari. Tiga hari yang lalu, ketika An. E pulang mengamen dia mengalami sexual abuse berupa pemerkosaan oleh adik dari ibu (30 tahun). Dan akibatkan An. E dirawat di RS dengan keluhan sakit dan perdarahan di alat genitalia. Pemeriksaan fisik : terdapat robekan di fourchette posterior, hasil rectal toucher terjadi rupture hymen. Rencananya hari ini akan dilakukan pemeriksaan di RS, An. E selalu minta ditemani oleh anggota keluarga atau perawat. An. E jadi pendiam dan susah berkomunikasi orang tua terutama ayah, selalu mengeluarkan kata-kata yang terkesan selalu menyalahkan anaknya. II. Clarifying Unfamiliar Terms 1. Menarche wanita. 2. Fourchette posterior 3. Hymen 4. Sexual abuse 5. Dismenorhea 6. Rectal toucher ke daerah anal. 7. Menstruasi peluruhan sel telur. 8. Daerah alat genitalia : daerah alat kelamin pada pria dan wanita.
2

: haid pertama, tanda sudah dewasa pada

: LO : selaput dara. : pelecehan seksual. : nyeri perut pada saat haid. : colok dubur dengan cara memasukkan jari

:

siklus

bulanan pada wanita

berupa

9. Pemerkosaan salah satu pihak. 10. Payudara

: hubungan seks dengan cara pemaksaan dari

: organ tubuh yang dimiliki pada wanita dan

pria tetapi pada wanita mengalami pembesaran dan menunjukkan kedewasaan punya kelenjar lemak dan kelenjar mammae. III. Problem Definition 1. Mengapa terjadi dismenorhea? 2. Bagaimana mekanisme menstruasi? 3. Kaji aspek psikologi untuk anak yang alami pemerkosaan. 4. Anatomi dan fisiologi daerah genitalia dan payudara. 5. Apa yang menyebabkan nyeri pada menarche? 6. Mengapa dilakukan rectal toucher dan bagaimana caranya? 7. Mekanisme terjadinya ruptur hymen. 8. Fase-fase kedewasaan 9. Mengapa terjadi perdarahan di daerah genitalia? 10. Bagaimana asuhan keperawatannya? 11. Ini termasuk jenis penyakit apa? 12. Apa pemeriksaan laboratorium dan fisik pada kasus ini? 13. Bagaimana peran perawatnya? 14. Apa saja keluhan dan kelainan pada menstruasi? 15. Bagaimana cara menangani keluhan pada menstruasi? 16. Apa saja terapi famakologi dan non farmakologi untuk kasus ini? 17. Hormon apa saja yang berperan pada saat menstruasi? 18. Apa saja dampak pada robekan fourchette? 19. Masalah keperawatan apa saja yang terjadi pada kasus ini? 20. Bagaimana pengkajian pada kasus ini? 21. Apa saja aspek legal etis untuk kasus ini? 22. Mengapa terjadi perubahan dan pertumbuhan primer dan sekunder pada pria dan wanita? 23. Bagaimana proses terjadinya spermache?

3

LO. Siklus menstruasi: Jarak menstruasi 15-28 hari. Kurangnya olah raga . labia minor. 6. harga diri rendah. adanya penggumpalan pada dinding rahim. Apa benar penelitian mengenai dalam hidupnya wanita mengalami 400x menstruasi? 25. 11. akibat olahraga pecahan tak beraturan. Karena adanya desakan benda asing. Bagaimana siklus seksual pada pria dan wanita serta perbedaannya? 27. prostat. Rectal toucher. Payudaraputing. rongga panggul. Periode menstruasi 28-30 hari. Nutrisi apa saja yang dibutuhkan pada saat menstruasi? 28. 9. Brainstorm 1. penis. 5. 4 . takut pada pria. Pada pria: adanya perubahan suara.24. Pada wanita: menstruasi. oviduk. dengan menstruasi selama 2-8 hari. 7. depresi. dan resiko bunuh diri. klitoris Organ internaovarium. USG. tumbuh rambut pada organ tertentu. Adanya sumbatan pada area genitalia interna. 2. 3. pertumbuhan jakun. Apa saja jenis serta definisi sexual abuse? 26. Colok dubur dengan cara memasukkan jari ke daerah anal. scrotum. 8. vas deferens. 10. Trauma. 12. menarik diri. Sexual abuse pada remaja. Pada wanita: organ eksternalabia mayor. 4. tumbuh akar rambut pada organ tertentu. pada saat peluruhan tidak normal. Karena adanya desakan benda asing. tuba falopi. Faktor apa saja yang memperberat dismenorhea? 29. pecah akibat hubungan seks gambaran pecahan jelas (membentuk segitiga). Bagaimana cara menghitung masa subur? IV. aerola mammae. menyendiri. Pada pria: testis.

dan kacang-kacangan. pusing. 29. 20.d ruptur. dan harga diri. malaise. peran dan fungsi. air dingin. Stress. soda. Respect for autonomy. 15. Isolasi diri. dan LH. sakit punggung. Konselor. makanan/minuman mengandung kafein. minum susu 2-3 hari sebelum menstruasi. Periode 28 hari. 25. Keluhan : sakit pinggang. pegal-pegal. kurang olahraga. istirahat yang cukup dan pijat pada daerah perut. 17. LO. 22. dan advokasi. masa suburnya 21-28 hari setelah menstruasi. Banyak makan buah. dan progesteron. sakit perut. Periode masa subur: Periode 21 hari. 18. 16. motivator. LO. 19. 27. dismenorhea. 21. LO. Sakit nyeri dan perdarahan. 28. inform consent. amenorrhea. gambaran diri. progesteron. LO. masa suburnya 3-7 hari setelah menstruasi. Kelainan : hipomenorhea. 26. 24. Periode 48 hari. Nyeri b. Harga diri rendah. kolaborator. 23. Hormon estrogen.13. LO. 5 . masa suburnya 7-21 hari setelah menstruasi. non maleficience dan beneficience. LO. ideal. kurangin makanan mengandung kafein. 14. Gangguan konsep diri  gangguan citra diri. justice. Perubahan hormone estrogen. Kompres air hangat.

Konsep sexual abuse: . . - Peran perawat. Analisa data.Terapi farmakologi dan non farmakologi. Asuhan keperawatan. Kami mengambil judul tersebut karena rendahnya tingkat pendidikan.Judul yang dapat diambil dari kasus di atas adalah: Gambaran pengetahuan anak jalanan usia remaja tentang seksual.Definisi. -Kelainan seksual pada remaja. Mind map Sexual abuse pada remaja Konsep: -Anatomi fisiologi organ reproduksi pada pria dan wanita. V. Pengkajian Pemeriksaan laboratorium dan fisik.Pemicu . adanya pergaulan bebas yang tidak terkontrol. -Siklus reproduksi pria dan wanita.Jenis. Diagnose dan intervensi. kurang pengetahuan spiritual dan kasih sayang.Dampak - - 6 . kurangnya ekonomi. kurangnya pengawasan dan keamanan. serta tingkat social ekonomi yang rendah. . .

fertilisasi ovum. pigmen dan sebagainya.adrenal .hipothalamus hipofisis . implantasi.ovarium. kulit daerah tertentu. Reporting Gambar anatomi pada organ reproduksi eksterna wanita ANATOMI DAN FISIOLOGI ORGAN REPRODUKSI EKSTERNA WANITA Terdiri alat / organ eksternal dan internal. sebagian besar terletak dalam rongga panggul. pertumbuhan fetus. Fungsi sistem reproduksi wanita dikendalikan / dipengaruhi oleh hormonhormon gonadotropin / steroid dari poros hormonal thalamus . Eksternal (sampai vagina) : fungsi kopulasi Internal : fungsi ovulasi.VI. kelahiran. transportasi blastocyst. Selain itu terdapat organ/sistem ekstragonad/ekstragenital yang juga dipengaruhi oleh siklus reproduksi : payudara. 7 .

3. berbentuk lonjong. tebal 1 – 1. Mons Veneris(Tundun) Daerah yang menonjol di atas simfisis terdiri dari jaringan lemak dan sedikit jaringan liat. Homolog dengan skrotum pada laki-laki. dan ikal. merupakan selaput yang mengandung kelenjar sebasea (lemak). Labia Mayora (Bibir Besar) Berada pada kanan dan kiri. Mons pubis berperan dalam sensualitas dan melindungi simpisis pubis selama koitus (hubungan seksual). Pada anak-anak kedua labia mayora sangat berdekatan. Sedangkan bagian dalam tanpa rambut. Vulva Vulva adalah saluran yang menghubungkan rahim dengan lingkungan luar. nyeri. Panjang dinding depan 9 cm dan dinding belakang 11 cm. Seiring peningkatan usia. Ukuran labia mayora pada wanita dewasa panjang 7. dan suhu tinggi. 2. yang pada wanita menjelang dewasa di tumbuhi rambut lanjutan dari mons veneris. kasar. Mons pubis mengandung banyak kelenjar sebasea (minyak) dan ditumbuhi rambut berwarna hitam. dan banyak mengandung saraf.5 cm. Ratarata menarche (pertama kali haid) terjadi pada usia 13 tahun. Sensitivitas labia mayora terhadap sentuhan. yakni sekitar satu sampai dua tahun sebelum haid pertama.8 cm. Vagina terletak antara kandung kemih dan rektum. Hal ini diakibatkan 8 . Karateristik rambut pubis bervariasi dari halus dan jarang pada wanita sampai tebal. jaringan ototnya merupakan kelanjutan dari otot sfingter ani dan otot elevator ani yang dapat dikendalikan dan dilatih. Bertemunya labia mayora membentuk komisura posterior. dan ikal pada masa pubertas. dinding vagina terdapat lipatan–lipatan yang disebut rugae. lebar 2 – 3 cm.Yang termasuk genetalia eksterna : 1. Dua lipatan dari kulit diantara kedua paha bagian atas labia mayora. jumlah jaringan lemak di tubuh wanita berkurang dan rambut pubis menipis. kasar.

yang juga berfungsi selama rangsangan seksual. organ pendek yang berbentuk silinder dan erektil yang terletak tepat dibawah arkus pubis. Klitoris 9 . yang dalam hal ini adalah stimulasi erotis pada pria). sementara bagian bawahnya akan bersatu membentuk fourchette. Setiap labia minora terdiri dari suatu jaringan tipis yang lembab dan berwarna kemerahan. dan tidak berambut yang memanjang kebawah dari bawah klitoris dan menyatu dengan fourchette. terletak diantara dua labia mayora. glans dan badan klitoris membesar. sehingga meningkatkan fungsi erotiknya. Kelenjar klitoris dipenuhi oleh ujung-ujung syaraf yang merupakan mediator sensasi erotis. bagian yang terlihat hanya sekitar 6 x 6 mm atau kurang.adanya jaringan saraf yang menyebar luas. sempit. Saat wanita secara seksual terangsang. 4. merupakan lipatan kulit yang panjang. Dalam keadaan tidak terangsang. Labia Minora (Bibir Kecil) Labia minora. Klitoris (kelentit) Klitoris merupakan organ erogenik pada wanita. Pembuluh darah yang sangat banyak membuat labia berwarna merah kemerahan dan memungkinkan labia minora membengkak. Sementara bagian lateral dan anterior labia biasanya mengandung pigmen. bila ada stimulus emosional atau stimulus fisik. Homolog dengan penis pada pria. Ruangan diantara kedua labia minora disebut vestibulum. Kelenjar sebasea klitoris mensekresi smegma suatu substansi lemak seperti keju yang yang memiliki aroma khas dan berfungsi sebagai feromon (senyawa organik yang memfasilitasi komunikasi olfaktorius dengan anggota lain pada spesies yang sama untuk membangkitkan respon tertentu. permukaan medial labia minora sama dengan mukosa vagina: merah muda dan basah. Bagian atas labia minora akan bersatu membentuk preputium dan frenulum clitoridis. Ujung badan klitoris dinamai glans dan lebih sensitif dari pada badannya. 5. Kelenjar-kelenjar di labia minora juga melumasi vulva. Suplai saraf yang sangat banyak membuat labia minora sensitif.

8. Fourchette Fourchette adalah lipatan jaringan transversal yang pipih dan tipis. 6. Bila hymen tertutup menimbulkan gejala klinik setelah mendapat mentruasi. Hymen (Selaput darah) Lapisan tipis yang menutupi sebagian besar dari liang senggama. biasanya berlubang membentuk semilunaris. tapisan.dianggap sebagai kunci seksualitas wanita. 9. atau fimbria. Hymen akan robek pada koitus apalagi setelah bersalin (hymen ini disebut karunkulae mirtiformis). ditengahnya berlubang supaya kotoran menstruasi dapat mengalir keluar. Suatu cekungan kecil dan fosa navikularis terletak di antara fourchette dan hymen. Dibatasi oleh otot-otot muskulus levator ani dan muskulus coccygeus. Fungsi utama klitoris adalah menstimulasi dan meningkatkan ketegangan seksual. 10 . Perineum membentuk dasar badan perineum. Kelenjar Bartolini Merupakan jaringan yang menutupi lubang vagina. sentuhan dan sensasi tekanan. Terletak diantara vulva dan anus. Jumlah pembuluh darah dan persarafan yang banyak membuat klitoris sangat sensitif terhadap suhu. septata. Otot-otot berfungsi untuk menjaga kerja dari sphincter ani. Perineum Perineum ialah daerah muskular yang ditutupi kulit antara introitus vagina dan anus. 7. letaknya dimulut vagina. Lubang-lubang pada hymen berfungsi untuk tempat keluarnya sekret dan darah haid. panjang sekitar 4 cm. bersifat rapuh dan mudah sobek. Hymen ini berlubang sehingga menjadi saluran dari lendir yang dikeluarkan uterus dan darah saat menstruasi. terletak pada pertemuan ujung bawah labia mayora dan minora di garis tengah di bawah orifisium vagina. Bila tidak berlubang disebut atresia hymenalis atau hymen imperforata. anularis. Merupakan selaput yang menutupi introitus vagina.

Pada anak kecil. Dinding belakang vagina lebih panjangdan membentuk forniks posterioryang terbagi lagi menjadi forniks sinistra dan forniks lateralis dekstra. Lapisan ini tidak mengandung kelenjar.5cm.Gambar anatomi pada organ reproduksi interna wanita 1. Pada bagian bawah epitel vagina terdapat jaringan ikat dan otoyang susunanya seperti usus. Bagian depan vagina berukuran 6. Fungsi vagina:   Untuk masuknya spermatozoa Untuk keluarnya darah menstruasi dan hailonsepsi 11 . Vagina Vagina merupakan penghubung antara genitalia eksterna dan interna.lipatan ini dinamakan rugae yang terletak di bagian tengah dan belakang. Arah ini penting diketahui saat memasukkan jari ke dalam vagina untuk pemeriksaan ginekologi. Pada puncak vagina.5 cm sedangkan bagian belakang berukuran 9. Beberapa lapisan epitel vagina merupakan epitel squamosa. bagian yang menonjol dari leher rahim disebut porsio. tetapi mengadakan transudasi(cairan keluar jaringan). sumbunya berjalan kira-kira sejajar dengan arah pinggir bawah simpisis ke promontorium. epitel ini amat tipis sehingga mudah terkena infeksi. Mukosa vagina berlipat-lipat secara horizontal.

rongga yang terdapat pada korpus uteri disebut kavum uteri atau rongga rahim.  Uterus terdiri dari:  Fundus uteri(dasar rahim). yang merupakan mikroorganisme normal dalam vagina. Pada wanita dewasa yang belum pernah menikah (bersalin) panjang uterus 5–8 cm dan beratnya 30–60 gram. Bacillus doederlin bekerja mengubah glikogen pada dinding vagina menjadi asam laktat. (kelenjar. 2. Bagian uterus yang yang terbesar pada kehamilan. Jumlah glikogen pada dinding vagina dipengaruhi oleh siklushormon ovarium dan dengan demikian cenderung beraneka ragam terutama pada permulaan kehamilan. serta kemampuan mendorong janin keluar dengan jalan berkontraksi. Otot rahim mempunyai kemampuan untuk tumbuh kembang dalam memelihara dan memepertahankan kehamilan. Medium asam akn menghancurkan organism pathogen.  Bagian dalam uterus. Uterus (rahim) Uterus (rahim) adalah suatu organ berbentuk seperti bola lampu (buah peer) dan gepeng. hubungan antara kavum dan uteri dan kanalis servikalis disebut ostium uteri internum. epitel dan jaringan pembuluh darah) merupakan lapisan dalam uterus yang mempunyai arti penting dalam siklus haid. Bagian uterus yang terletak antara kedua pangkal saluran telur).  Serviks uteri. 12 .  Korpus uteri.8 sapai 4. Terdapat media yang asam yang dihasilkan oleh bacillus doederlein. Ujung serviks yang menuju puncak vagina disebut porsio.  Membantu menopang uterus Membantu mencegah infeksi. Ph normal cairan vagina berkisar 3. Dinding uterus terdiri dari:  Endometrium . bagian ini berfungsi sebagai tempat janin berkembang . tetapi pabila bacillus tidak ada atau berkurang maka keasaman vagina akn berkurang sehingga terjadi vaginitis. terletak di pelvis minor diantara kandung kemih dan rektum.5.

sebelum sampai ke bagian supra vaginal bercabang 2 yaitu cabang yang kecil arteri serviks vaginalis 13 . pada kehamilan endometrium akan menebal.Wanita pada masa reproduksi. ligament yang menahan tuba fallopi.  Pembuluh darah uterus:  Arteri uterine: Cabang dari hipogastrika. Pembuahan ovum secara normal terjadi diadalam tuba uterine. Sesudah plasenta lahir akna mengalami pengecilan sampai keukuran normal sebelumnya. Pada waktu hamil uterus bertambah besar. menahan uterus agar tetap dalam keadaan antefleksi.  Miometrium (lapisan otot polos) tersusun sedemikian rupa sehingga bias mendorong pada saat persalinan. – Ligamentum rotundum kiri dan kanan. – Ligamentum sakrouterineum kiri dan kanan. ovum yang telah keluar dari ovarium dihantarkana melalui tuba uterine ke uterus. menahah uterus supaya tidak banyak bergerak. endometrium disiapkan untuk menerima ovum yang telah dibuahi dan ovum tertanam dalam endometrium. pembuluh darah bertambah banyak yang diperlukan untukmemberi makanan pada janin.  Lapisan serosa(peritoneum visceral) terdapat ligamentum yang menguatkan uterus yaitu: – Ligamentum kardinale kanan dan kiri untuk mencegah uterus tidak turun. – Ligamentum latum kiri dan kanan yang meliputi tuba. Pada saat melahirkan uterus berkontraksi mendorong bayi dan plasenta keluar. dindingnya menjadi tipis tapi kuat dan besar sampai keluar pelvis masuk kedalam rongga abdomen pada masa perumbuhan janin. Fungsi uterus: Untuk menahan ovum yang telah dibuahi selama perkembangan. – Ligamentum infundibulo pelvikum.

ovum. Ovarium merupakan sumber hormonal wanita yang utama dalam mengatur proses menstruasi.  Pars ismika. tuba fallopi terdiri atas:  Pars intertitialis. sehingga wanita mengalami masa subur.  Arteri ovarika: Cabang dari aorta masuk ke ligamentum latum melalui ligamentum infundibulum pelvikum sampai di hilus ovarium akan bercabang kecil lalu masuk uterus. Ovarium mempunyai 3 fungsi: 14 . bagian ujung tuba yabg terbuka kearah abdomen dan mempunyai umbaiyang disebut fimbria untuk menangkap telur kemudian menyalurkan telur ke dalam tuba. Ovarium (indung telur) Merupakan kelenjar berbentuk buah kenari yang terletak di kiri dan kanan uterus. Tuba fallopii (saluran sel telur) Merupakan saluran penghubung antara ovarium dengan uterus. kiri dan kanan. bagian yang terdapat di dinding uterus. dan hasil konsepsi. Bila folikel graf robek maka terjadi perarahan yang kemudian terjadi penggumpalan darah pada ruang folikel. serta tempat pertumbuhan dan perkembangan hasil/konsepsi sampai mencapai bentuk blastula yang siap mengadakan implantasi pada endometrium.  Pars ampularis. ovarium mengeluarkan sel telur (ovum) silih berganti kanan dan kiri. Setiap bulan. sedangkan cabang utama melewati ligamentum latum dan beranastomis dengan arteri uterina 3. Fungsi tuba falopii adalah menangkap ovum yang dilepaskan saat ovulasi. bagian yang berbentuk saluran leher tempat konsepsi agak lebar  Infundibulum. sebagai saluran dari spermatozoa. Ovulasi yaitu pematangan folikel graaf dan mengeluarkan ovum. dengan panjang sekitar 12 cm dan diameter 3-8 mm. berjalan ke arah lateral.memberikan darah untuk serviks bagian atas vagina sedangkan cabang utama membelok keatas sepanjang pinggir uterus menembus korpus uteri. bagianmedial tuba yang sempit seluruhnya. 4.

folikel yang berkembang ini menghasilkan estradiol dalam jumlah yang banyak. Kadar tersebut melebihi nilai ambang 15 . Misalnya panggul yang besar. dan menimbulkan sifat—sifat kewanitaan. Akan terjadi lagi peningkatan dari FSH sampai mencapai kadar 5 ng/ml (atau setara dengan 10 mUI/ml). Fisiologi  Mekanisme Siklus Menstruasi Selama haid. mengembangkan serta melepaskan ovum. membentuk. Vena muncul dari hilus dan membentuk plexus pompaniformis. dibawah pengaruh sinergis kedua gonadotropin. letaknya didalam pelvis disebelah kiri dan kanan uterus. masing-masing beranastomosis dengan artei uterine dan member beberapa cabang yang melalui mesovarium akanmasuk ke hilus ovarium. Memproduksi ovum  Memproduksi hormone estrogen  Memproduksi progesterone Ovarium disebut juga indung telur. Vena ovarika yang dibentuk dari plexus ini meninggalkan pelvis.  Saraf ovarium: Cabang dari nervus hipograstikus atau plexus pelvikus akan membentuk ovarikus tuba interna yang menerima cabang dari nervus internus. pada hari bermulanya diambil sebagai hari pertama dari siklus yang baru. Didalam ovarium terdapat jaringan bulbus dan jaringan tubulus yang menghasilkan telur (ovum) dan ovarium ini hanya terdapat pada wanita. Peningkatan serum yang terus-menerus pada akhir fase folikuler akan menekan FSH dari hipofisis. panggul yang sempit. Kelenjar ovarika terletak pada ovarium disamping kiri dan kanan uterus . Hormone ini dapat memengaruhi kerja dan menentukan sifat kewanitaan. kadar estradiol mencapai 150-400 pg/ml.  Pembuluh darah ovarium: Arteri yang menyuplai ovarium dan tuba interna adalah arteri ovarika cabang dari aorta abdominalis. menghasilkan hormone progesterone dan estrogen. dll. Dua hari sebelum ovulasi.

rangsang untuk pengeluaran gonadotropin pra-ovulasi. Awal fase luteal. Produksi estradiol dan progesteron maksimal dijumpai antara hari ke-20 dan 23 (Jacoeb. juga tampak pada fase luteal dengan konsentrasi yang lebih tinggi daripada selama permulaan atau pertengahan fase folikuler. sedangkan gonadotropin mulai turun kembali. seiring dengan pematangan korpus luteum. bahwa ovulasi telah terjadi dengan baik. dan FSH antara 4-10 ng/ ml atau setara dengan 15-45 mUI/ml. Peningkatan progesteron tersebut tidak selalu memberi arti. kadar estradiol akan kembali menurun. 1994). Bersamaan dengan ini dimulailah pembentukan dan pematangan korpus luteum yang disertai dengan meningkatnya kadar progesteron. Kadar maksimal LH berkisar antara 8 dan 35 ng/ml atau setara dengan 30-40 mUI/ml. Estradiol yang dikeluarkan terutama dari folikel yang besar yang tidak mengalami atresia. 16 . Terjadinya puncak LH dan FSH pada hari ke-14. Akibatnya FSH dan LH dalam serum akan meningkat dan mencapai puncaknya satu hari sebelum ovulasi. karena pada beberapa wanita yang tidak terjadi ovulasi tetap dijumpai suhu basal badan dan endometrium sesuai dengan fase luteal. Sekresi progesteron terus menerus meningkat dan mencapai kadar antara 6 dan 20 ng/ml. Saat yang sama pula. maka pada saat ini folikel akan mulai pecah dan satu hari kemudian akan timbul ovulasi.

17 .

di atas hipofisis. panjang sekitar 6-8 mm.Menghasilkan hormon-hormon pelepas : GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone). merupakan suatu penonjolan dari bagian posterior ventrikel III di garis tengah. Memiliki hubungan dengan hipotalamus melalui suatu batang penghubung yang pendek berisi serabut-serabut saraf. Hormon melatonin: mengatur sirkuit foto-neuro-endokrin reproduksi. di depan serebelum pada daerah posterodorsal diensefalon. Tiap inti merupakan satu berkas badan saraf yang berlanjut ke hipofisis sebgai hipofisis posterior (neurohipofisis).  Hipotalamus Kumpulan nukleus pada daerah di dasar otak. pertumbuhan. yaitu perangsang pertumbuhan dan pematangan folikel (FSH – Follicle Stimulating Hormone) dan hormon lutein (LH – luteinizing hormone). sehingga menghambat juga sekresi gonadotropin dari hipofisis dan memicu aktifasi pertumbuhan dan sekresi hormon dari gonad. Tampaknya melatonin menghambat produksi GnRH dari hipotalamus. Terletak di tengah antara 2 hemisfer otak. di bawah talamus. Selain hormon-hormon gonadotropin. dipercaya sebagai ―tempat roh‖. Menghasilkan hormonhormon gonadotropin yang bekerja pada kelenjar reproduksi. hipofisis menghasilkan juga hormon-hormon metabolisme. GHRH (Growth Hormone Releasing Hormone). Diduga mekanisme ini yang menentukan pemicu / onset mulainya fase pubertas. Menurut kepercayaan kuno. PRF (Prolactin Releasing Factor).POROS HORMONAL SISTEM REPRODUKSI  Badan Pineal Suatu kelenjar kecil. Menghasilkan juga hormon-hormon penghambat : PIF (Prolactin Inhibiting Factor). 18 .  Pituitari / hipofisis Terletak di dalam sella turcica tulang sphenoid. TRH (Thyrotropin Releasing Hormone). dan lain-lain. CRH (Corticotropin Releasing Hormone) .

Selama siklus haid. with disintegration of stroma / glands structures and stromal hemorrhage. HORMON-HORMON REPRODUKSI  GnRH (Gonadotrophin Releasing Hormone) Diproduksi di hipotalamus. showing small. menghasilkan estrogen (dari teka interna folikel) dan progesteron (dari korpus luteum). kemudian jika tidak ada pembuahan / implantasi. 19 . with predecidual stromal changes. jaringan endometrium berproliferasi. . berfungsi menstimulasi hipofisis anterior untuk memproduksi dan melepaskan hormon-hormon gonadotropin (FSH / LH ). Selain itu juga berfungsi steroidogenesis. Fisiologi endometrium juga dipengaruhi oleh siklus hormonhormon ovarium.Normal proliferative (postmenstrual) endometrium. berfungsi sebagai bakal tempat implantasi hasil konsepsi. endometrium dipertahankan sebagai tempat konsepsi. dalam pematangan dan pengeluaran sel telur (ovum).Menstrual endometrium. alignment of nuclei. and active secretions by the endometrial glands. endometrium rontok kembali dan keluar berupa darah / jaringan haid.  Endometrium Lapisan dalam dinding kavum uteri.Late secretory (premenstrual) endometrium. kemudian dilepaskan. Ovarium Berfungsi gametogenesis / oogenesis. . menebal dan mengadakan sekresi. . Jika ada pembuahan / implantasi. tubelike pattern of glands. atas kendali dari hormon-hormon gonadotropin. with prominent subnuclear vacuoles. Histological appearance of endometrial tissues during the menstrual cycle. .Early secretory (postovulatory) endometrium.

sebagai respons terhadap GnRH.  Estrogen Estrogen (alami) diproduksi terutama oleh sel-sel teka interna folikel di ovarium secara primer. estrogen juga menstimulasi osteoblas sehingga memicu pertumbuhan / 20 . Selama kehamilan. Juga mengatur distribusi lemak tubuh. sering tidak ditemukan dalam darah. Pada payudara : menstimulasi pertumbuhan payudara. dan dalam jumlah lebih sedikit juga diproduksi di kelenjar adrenal melalui konversi hormon androgen. Pada tulang. Berfungsi memicu pertumbuhan dan pematangan folikel dan sel-sel granulosa di ovarium wanita (pada pria: memicu pematangan sperma di testis). Sekresinya dihambat oleh enzim inhibin dari sel-sel granulosa ovarium.  LH (Luteinizing Hormone) / ICSH (Interstitial Cell Stimulating Hormone) Diproduksi di sel-sel kromofob hipofisis anterior. waktu paruh eliminasinya pendek (sekitar 3 jam). waktu paruh eliminasinya pendek (sekitar 1 jam). Pelepasannya juga periodik / pulsatif. Pada serviks : menyebabkan pelunakan serviks dan pengentalan lendir serviks. Pada vagina : menyebabkan proliferasi epitel vagina. diproduksi juga sebagian di testis. FSH (Follicle Stimulating Hormone) Diproduksi di sel-sel basal hipofisis anterior. Kerja sangat cepat dan singkat. LH meningkatkan dan mempertahankan fungsi korpus luteum pascaovulasi dalam menghasilkan progesteron. melalui mekanisme feedback negatif. Pada uterus : menyebabkan proliferasi endometrium. kadarnya dalam darah bervariasi setiap fase siklus. Pelepasannya periodik / pulsatif. Pada pria. diproduksi juga oleh plasenta. (Pada pria : LH memicu sintesis testosteron di sel-sel Leydig testis). LH berfungsi memicu perkembangan folikel (sel-sel teka dan sel-sel granulosa) dan juga mencetuskan terjadinya ovulasi di pertengahan siklus (LH-surge). Bersama FSH. Selama fase luteal siklus. Berfungsi stimulasi pertumbuhan dan perkembangan (proliferasi) pada berbagai organ reproduksi wanita.

Deteksi HCG pada darah atau urine dapat dijadikan sebagai tanda kemungkinan adanya kehamilan (tes Galli Mainini. Prolaktin juga memiliki efek inhibisi terhadap GnRH hipotalamus. Di ovarium. Berfungsi meningkatkan dan mempertahankan fungsi korpus luteum dan produksi hormon-hormon steroid terutama pada masa-masa kehamilan awal. Progesteron menyebabkan terjadinya proses perubahan sekretorik (fase sekresi) pada endometrium uterus. Mungkin juga memiliki fungsi imunologik. Pada wanita pascamenopause. memiliki aktifitas memicu / meningkatkan produksi dan sekresi air susu oleh kelenjar payudara. kemudian naik kembali sampai akhir trimester ketiga (sekitar 10.  Progesteron Progesteron (alami) diproduksi terutama di korpus luteum di ovarium. Pada kehamilan. sebagian diproduksi di kelenjar adrenal.  HCG (Human Chorionic Gonadotrophin) Mulai diproduksi sejak usia kehamilan 3-4 minggu oleh jaringan trofoblas (plasenta). dsb). prolaktin juga diproduksi oleh plasenta (HPL / Human Placental Lactogen).000 mU/ml). Kadarnya makin meningkat sampai dengan kehamilan 10-12 minggu (sampai sekitar 100. sehingga 21 jika kadarnya berlebihan . untuk pencegahan tulang keropos / osteoporosis. dapat diberikan terapi hormon estrogen (sintetik) pengganti.000 mU/ml). Fungsi laktogenik / laktotropik prolaktin tampak terutama pada masa laktasi / pascapersalinan. yang mempersiapkan endometrium uterus berada pada keadaan yang optimal jika terjadi implantasi.  LTH (Lactotrophic Hormone) / Prolactin Diproduksi di hipofisis anterior. prolaktin ikut mempengaruhi pematangan sel telur dan mempengaruhi fungsi korpus luteum. tes Pack. kemudian turun pada trimester kedua (sekitar 1000 mU/ml). dan pada kehamilan juga diproduksi di plasenta.regenerasi tulang.

vasa deferens). dan glandula asesoria yang terdiri dari vesikula seminalis.4 cm. testis (jamak.2 cm sampai 15. Sebagian ada yang lebih pendek dan sebagian lagi ada yang lebih panjang. epididimidis). Penis Panjang penis orang Indonesia waktu lembek dengan mengukur dari pangkal dan ditarik sampai ujung sekitar 9 sampai 12 cm. Pada orang barat (caucasian) atau orang Timur Tengah lebih panjang dan lebih besar yakni sekitar 12. dan uretra. 22 .(hiperprolaktinemia) dapat terjadi gangguan pematangan follikel. penis akan memanjang dan membesar sehingga menjadi sekitar 10 c m sampai 14 cm. gangguan ovulasi dan gangguan haid berupa amenorrhea. 1. vas deferens (jamak. duktus ejakulatorius. dan kelenjar bulbouretralis. testes) dalam kantong skrotum. ANATOMI DAN FISIOLOGI SISTEM REPRODUKSI LAKI-LAKI Struktur reproduksi laki-laki terdiri dari penis. system duktus yang terdiri dari epididimis (jamak. kelenjar prostat. Pada saat ereksi yang penuh.

Selanjutnya sinusoid berhubungan dengan venula (sistem pembuluh balik) yang mengumpulkan darah menjadi suatu pleksus vena lalu akhirnya mengalirkan darah kembali melalui vena dorsalis profunda dan kembali ke tubuh. sedangkan di tengah bawah disebut korpus spongiosa. Seluruh sinusoid diliputi otot polos yang disebut trabekel. Korpus kavernosa terdiri dari gelembung-gelembung yang disebut sinusoid. Syarafsyaraf simpatis dan parasimpatis berasal dari hipotalamus menuju ke penis 23 . Bila dilihat dari penampang horizontal. satu lapisan jaringan kolagen yang padat dan di luarnya ada jaringan yang kurang padat yang disebut fascia buck. Kedua korpus kara kavernosa ini diliputi oleh jaringan ikat yang disebut tunica albuginea. Dinding dalam atau endothel sangat berperan untuk bereaksi kimiawi untuk menghasilkan ereksi. Penis dipersyarafi oleh 2 jenis syaraf yakni syaraf otonom (para simpatis dan simpatis) dan syaraf somatik (motoris dan sensoris). penis terdiri dari 3 rongga yakni 2 batang korpus kavernosa di kiri dan kanan atas. Ini diperdarahi oleh arteriol yang disebut arteria helicina.Bagian utama daripada penis adalah bagian erektil atau bagian yang bisa mengecil atau melembek dan bisa membesar sampai keras.

Vena-vena di bawah tunica albuginea ini bergabung membentuk vena dorsalis profunda lalu ke luar dari 24 . maka vena-vena di sekitarnya menjadi tertekan.melalui medulla spinalis (sumsum tulang belakang). Syaraf ini memasuki penis pada pangkalnya dan mempersyarafi otot. membentuk nervus dorsalis penis yang menyatu dengan syaraf-syaraf lain yang membentuk nervus pudendus. Sebaliknya darah yang mengalir dari sinusoid ke luar melalui satu pleksus yang terletak di bawah tunica albugenia. Syaraf somatis terutama yang bersifat sensoris yakni yang membawa impuls (rangsang) dari penis misalnya bila mendapatkan stimulasi yaitu rabaan pada badan penis dan kepala penis (glans).otot polos. Bila sinusoid dan trabekel tadi mengembang karena berkumpulnya darah di seluruh korpus kavernosa. Rongga sinusoid membesar sehingga terjadilah ereksi. arteriol-arteriol helicina mengalami relaksasi atau pelebaran pembuluh darah sehingga aliran darah bertambah besar dan cepat kemudian berkumpul di dalam rongga-rongga lakunar atau sinusoid. Khusus syaraf otonom parasimpatis ke luar dari medulla spinalis (sumsum tulang belakang) pada kolumna vertebralis di S2-4. Arteria memasuki korpus kavernosa lalu bercabang-cabang menjadi arteriol-arteriol helicina yang bentuknya berkelok-kelok pada saat penis lembek atau tidak ereksi. Syaraf ini juga berlanjut ke kelumna vertebralis (sumsum tulang belakang) melalui kolumna vertebralis S2-4. Stimulasi dari penis atau dari otak secara sendiri atau bersama-sama melalui syaraf-syaraf di atas akan menghasilkan ereksi penis. Sebaliknya syaraf simpatis ke luar dari kolumna vertebralis melalui segmen Th 11 sampai L2 dan akhirnya parasimpatis dan simpatis menyatu menjadi nervus kavernosa. Pada keadaan ereksi. Pendarahan untuk penis berasal dari arteri pudenda interna lalu menjadi arteria penis communis yang bercabang 3 yakni 2 cabang ke masing-masing yakni ke korpus kavernosa kiri dan kanan yang kemudian menjadi arteria kavernosa atau arteria penis profundus yang ketiga ialah arteria bulbourethralis untuk korpus spongiosum.

suhu testis sekitar 34 °C. Pada skrotum manusia dan beberapa mamalia bisa terdapat rambut pubis. Testis merupakan organ yang berperan dalam proses reproduksi dan hormonal. Pria mempunyai dua testis yang dibungkus dengan skrotum. Testis akan diangkat mendekati tubuh pada suhu dingin dan bergerak menjauh pada suhu panas. Pengaturan suhu dilakukan dengan mengeratkan atau melonggarkan skrotum. Rambut pubis mulai tumbuh sejak masa pubertas. Skrotum adalah kantung (terdiri dari kulit dan otot) yang membungkus testis atau buah zakar. sehingga testis dapat bergerak mendekat atau menjauhi tubuh. Skrotum terletak di antara penis dan anus serta di depan perineum. Testis Testis adalah kelenjar kelamin jantan pada pria.Corposa Cavernosa pada rongga penis ke sistem vena yang besar dan akhirnya kembali ke jantung. 2. Pada manusia. Pada wanita. Tugas dari skrotum adalah menjaga suhu dari testis agar tetap optimal yakni di bawah suhu tubuh. Fungsi utama dari testis adalah memproduksi sperma dan hormon 25 . bagian ini serupa dengan labia mayora.

Pleksus ini di anulus inguinalis interna akan membentuk vena spermatika. oleh suatu septasepta jaringan ikat testis dibagi menjadi 250 lobus.5 cm. Testis terdapat di dalam skrotum yang merupakan lapisan kulit yang tidak rata dimana dibawahnya terdapat suatu lapisan yang disebut tunika dartos yang terdiri dari serabut-serabut otot. Organ ini diliputi oleh suatu lapisan yang disebut dengan tunika albuginea. paracaval kanan dan iliaka komunis kanan. terutama pada pool atas dan bawahnya. Testis normal berukuran rata-rata 4x3x2. Di sebelah posterolateral testis berhubungan dengan epididimis. Saluran limfe yang berasal dari testis kanan mengalir ke kelenjar getah bening di daerah interaaortacaval. Aliran darah dari testis kembai ke pleksus pampiniformis di funikulus spermatikus. Sperma dibentuk di dalam tubulus seminiferus yang memiliki 2 jenis sel yaitu sel sertoli dan sel spermatogenik. Peredarahan darah testis memiliki keterkaitan dengan peredarahan darah di ginjal karena asal embriologi kedua organ tersebut. Vena spermatika kanan akan masuk ke dalam vena cava inferior sedangkan vena spermatika kiri akan masuk ke dalam vena renalis kiri. Pembuluh darah arteri ke testis berasal dari aorta yang beranastomosis di funikulus spermatikus dengan arteri dari vasa deferensia yang merupakan cabang dari arteri iliaka interna. lapisan ini langsung berhubungan dengan kulit skrotum. Diantara tubulus seminiferus inilah terdapat jaringan stroma tempat dimana sel leydig berada.androgen terutama testosteron. sedangkan saluran limfe testis kiri mengalirkan isinya ke kelanjar getah 26 . Pada bagian anterior dan lateral testis dibungkus oleh suatu lapisan serosa yang disebut dengan tunika vaginalis yang meneruskan diri menjadi lapisan parietal.

Karena kanalis inguinalis merupakan muara pada dinding muskular. badan dan ekor apididimis sebagian ditutupi oleh lapisan viseral. paracaval kiri dan iliaka kiri. 3. dan saraf.bening paraaorta kiri dan daerah hilus ginjal kiri. Duktus Deferens Disebut juga vas deferens. 5. pembuluh darah. yaitu selubung jaringan ikat yang mengandung duktus deferens. Berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara sperma sampai sperma menjadi matang dan bergerak menuju vas deferens. yang berfungsi sebagai saluran tempat jalannya sperma dari epididimis menuju vesikula seminalis. lapisan ini pada mediastinum menjadi lapisan parietal. Epididimis Epididimis adalah pipa dengan panjang 6 meter. Duktus deferens memanjang dari epididimis dalam skrotum pada masing-masing sisinya ke dalam rongga abdomen melalui kanalis inguinalis. yang berlikuliku pada permukaan posterior masing-masing testis serta terdiri dari kepala/kaput yang terletak di atas kutup testis. Dalam epididimis. Duktus Ejakulatorius 27 . 4. Otot polos pada dinding epididimis akan menggerakkan sperma. sperma mengalami maturasi lengkap dan flagelnya mulai berfungsi. masuk ke dalam duktus deferens. Salura ini memiliki pajang 16 dan 18 inch (40 cm dan 45 cm). Saluran ini merupakan muara pada dinding abdomen untuk funikulus spermatikus.

Sekresinya mengandung fruktosa yang menjadi sumber energi bagi sperma dan membuat suasana tetap basa untuk meningkatkan motilitas sperma.2) dapat berhubungan dengan penyumbatan dari vesikula seminalis.Duktus Ejakulatorius menerima sperma dari duktus deferens dan sekresi vesikula seminalis disisinya. Membantu menetralkan keasaman saluran vagina. enzim. memperpanjang umur sperma. Sekresi tebal dari vesikula seminalis mengandung protein. Saluran pada masing-masing vesikula seminalis bersatu dengan duktus deferens pada sisinya untuk membentuk duktus ejakulatorius. Kedua duktus ejakulatorius bermuara ke dalam uretra. 6. Vesikula Seminalis Sepasang vesikula seminalis terdapat pada bagian posterior vesika urinaria. namun tidak dikeluarkan dalam ejakulasi pertama fraksi yang didominasi oleh spermatozoa dan cairan prostat seng-kaya. vitamin C. Asam ejakulasi (pH <7. Butiran Lipofuscin dari sel-sel epitel mati memberikan sekresi warna kekuningan nya. Spermatozoa ejakulasi di vagina tidak mungkin untuk melakukan kontak dengan cairan mani vesikular tetapi transfer langsung dari cairan prostat ke dalam lendir serviks sebagai langkah pertama perjalanan mereka melalui sistem reproduksi wanita. Vesikula seminalis mensekresikan proporsi yang signifikan dari cairan yang pada akhirnya menjadi Semen. fruktosa. phosphorylcholine dan prostaglandin. Sekitar 60% dari semen pada manusia berasal dari vesikula seminalis. lendir. Konsentrasi fruktosa tinggi memberikan energi nutrisi bagi spermatozoa bila disimpan dalam air mani di laboratorium. sehingga dalam semen manusia memiliki pH agak basa [2] alkalinitas air mani. Duktus ekskretoris setiap seminal gland membuka ke vas deferens memasuki kelenjar prostat. cairan ini dikeluarkan di bawah kontraksi simpatik dari lapisan otot muskularis 7. flavins. Kelenjar Prostat 28 . Cairan vesikula seminalis adalah basa bersama dengan cairan prostat.

bulat dan biasanya terletak basal. lisosom dan butir lipid. dan berat 20 gram. Bila mengalami pembesaran organ ini menekan uretra pars prostatika dan menyebabkan terhambatnya aliran urin keluar dari buli-buli. Kelenjar ini terbenam dalam stroma yang terutama terdiri dari otot polos yang dipisahkan oleh jaringan ikat kolagen dan serat elastis. Uretra meninggalkan prostat tepat diatas apex permukaan anterior. bulat dan kecil. Saluran ini bermuara ke uretra pada kedua sisi kolikulus seminalis. Nukleus biasanya satu. Secara histologi prostat terdiri atas 30-50 kelenjar tubulo alveolar yang mencurahkan sekretnya ke dalam 15-25 saluran keluar yang terpisah. otot polos berjalan tanpa terputus dari satu organ ke organ yang lain. Batas superior : basis prostat melanjutkan diri sebagai collum vesica urinaria. Prostat mengelilingi uretra pars prostatika dan ditembus di bagian posterior oleh dua buah duktus ejakulatorius. alveoli dan tubuli bercabang berkali-kali dan keduanya mempunyai lumen yang lebar. 29 . lamina basal kurang jelas dan epitel sangat berlipat-lipat. Batas-batas prostat a. Nukleoli biasanya terlihat ditengah. Prostat merupakan kelenjar aksesori terbesar pada pria. Alveoli dan tubuli kelenjar sangat tidak teratur dan sangat beragam bentuk ukurannya. Prostat berbentuk seperti piramid terbalik dan merupakan organ kelenjar fibromuskuler yang mengelilingi uretra pars prostatica. Jenis epitelnya berlapis atau bertingkat dan bervariasi dari silindris sampai kubus rendah tergantung pada status endokrin dan kegiatan kelenjar. Batas inferior : apex prostat terletak pada permukaan atas diafragma urogenitalis.Kelenjar prostat adalah salah satu organ genitalia pria yang terletak di sebelah inferior buli-buli dan membungkus uretra posterior. Otot membentuk masa padat dan dibungkus oleh kapsula yang tipis dan kuat serta melekat erat pada stroma. tebalnya ± 2 cm dan panjangnya ± 3 cm dengan lebarnya ± 4 cm. Sitoplasma mengandung sekret yang berbutir-butir halus. b.

meliputi 70% massa kelenjar prostat. Posterior : permukaan posterior prostat berhubungan erat dengan permukaan anterior ampula recti dan dipisahkan darinya oleh septum retovesicalis (vascia Denonvillier). terdiri atas stroma fibromuskular. d. Kelenjar prostat terbagi atas 5 lobus : 1. Lateral : permukaan lateral prostat terselubung oleh serabut anterior m. Lobus medius Lobus lateralis (2 lobus) Lobus anterior Lobus posterior Telah ditemukan lima daerah/ zona tertentu yang berbeda secara histologi maupun biologi. 2. Selubung fibrosa prostat dihubungkan dengan permukaan posterior os pubis dan ligamentum puboprostatica. Septum ini dibentuk pada masa janin oleh fusi dinding ujung bawah excavatio rectovesicalis peritonealis.c. levator ani waktu serabut ini berjalan ke posterior dari os pubis. Zona Perifer Sesuai dengan lobus lateral dan posterior. dipisahkan dari simphisis oleh lemak ekstraperitoneal yang terdapat pada cavum retropubica(cavum retziuz). yaitu: 1. 2. Zona ini rentan terhadap inflamasi dan merupakan tempat asal karsinoma terbanyak. 30 . Ligamentum ini terletak pada pinggir garis tengah dan merupakan kondensasi vascia pelvis. 3. Zona Anterior atau Ventral Sesuai dengan lobus anterior. yang semula menyebar ke bawah menuju corpus perinealis. 4. Ductus ejaculatorius menembus bagisan atas permukaan prostat untuk bermuara pada uretra pars prostatica pada pinggir lateral orificium utriculus prostaticus. tidak punya kelenjar. Zona ini meliputi sepertiga kelenjar prostat. e. Anterior : permukaan anterior prostat berbatasan dengan simphisis pubis.

5.3. Fisiologi Prostat Sekret kelenjar prostat adalah cairan seperti susu yang bersama-sama sekret dari vesikula seminalis merupakan komponen utama dari cairan semen. Lokasi terletak antara kedua duktus ejakulatorius. Pleksus vena mencurahkan isinya ke vena iliaca interna. arteri vesikalis inferior dan arteri rektalis media. Aliran darah prostat merupakan percabangan dari arteri pudenda interna. Merupakan bagian terkecil dari prostat. Zona ini bersama-sama dengan kelenjar periuretra disebut juga sebagai kelenjar preprostatik. Beberapa serat ini berasal dari sel ganglion otonom yang terletak di kapsula dan di stroma. Prostat mendapat persarafan terutama dari serabut saraf tidak bermielin. Persarafan prostat berasal dari pleksus hipogastrikus inferior dan membentuk pleksus prostatikus. Kelenjar-Kelenjar Periuretra Bagian ini terdiri dan duktus-duktus kecil dan susunan sel-sel asinar abortif tersebar sepanjang segmen uretra proksimal. tampak mempersarafi sel-sel otot polos di stroma dan kapsula sama seperti dinding pembuluh darah. Pembuluh limfe mulai sebagai kapiler dalam stroma dan mengikuti pembuluh darah dam mengikuti pembuluh darah.Semen berisi sejumlah asam sitrat sehingga pH nya agak asam (6. sesuai dengan lobus tengah meliputi 25% massa glandular prostat. Limfe terutama dicurahkan ke nodus iliaka interna dan nodus sakralis. Pembuluh vena mengikuti jalannya arteri dan bermuara ke pleksus sekeliling kelenjar. 4. yaitu kurang lebih 5% tetapi dapat melebar bersama jaringan stroma fibromuskular anterior menjadi benign prostatic hyperpiasia (BPH). fosfatase asam. dan berakhir sebagai jala-jala kapiler yang berkembang baik dalam lamina propria.5). Selain itu dapat ditemukan enzim yang bekerja sebagai fibrinolisin yang kuat. 31 . Zona Transisional. mungkin terutama simpatis. Serabut motoris. Zona Sentralis. Pembuluh ini bercabangcabang dalam kapsula dan stroma. Zona ini resisten terhadap inflamasi.

dan membantu flush out setiap urin residu atau bahan asing. Sekresinya yang bersifat basa akan menyelimuti bagian dalam uretra sesaat sebelum ejakulasi. Selama gairah seksual masing-masing kelenjar menghasilkan sekresi. glandula bulbouretralis terletak di bawah prostat dan bermuara kedalam uretra. menetralisir bekas air kencing asam di saluran kencing. Kelenjar Cowper juga memproduksi beberapa jumlah antigen prostat-khusus (PSA). Cairan ini membantu untuk melumasi uretra untuk spermatozoa melewati. 32 . Cowper Gland Disebut juga glandula cowper. jelas kental dikenal sebagai pra-ejakulasi. Hal ini dimungkinkan untuk cairan ini untuk mengambil sperma. Sekret prostat dikeluarkan selama ejakulasi melalui kontraksi otot polos. dan membawa mereka keluar sebelum ejakulasi berikutnya. yang tersisa di uretra dari ejakulasi bohlam sebelumnya.enzim-enzim lain dan lipid. 8. dan tumor Cowper dapat meningkatkan PSA ke tingkat yang membuat curiga kanker prostat. yang akan menetralisasi keasaman urine yang mungkin keluar.

Hormone-hormon ini dibawa ke hipofisis anterior dalam darah porta hipofisis untuk merangsang sekresi follicle stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LH). Di bawah pengaruh berbagai hal seperti keturunan. yaitu sekresi LH hampir selalu mengikuti pelepasan bertahap GnRH. GnRH disekresikan secara intermitten selama 1 sampai 3 jam. Hormone-hormon ini adalah follicle-stimulating hormone-releasing hormone (FSHRH) dan Luteinizing hormone-releasing hormone (LHRH). lingkungan. Sekresi LH oleh kelejar hipofisis anterior merupakan suatu siklus. GnRH merupakan suatu peptide dengan 10 asam amino yang disekresikan oleh neuron yang badan selnya terletak di nucleus arkuata hipotalamus dan berakhir di eminesia medina hipotalamus.FUNGSI HORMONAL Pusat pengendalian hormone dari system reproduksi adalah hipotalamushipofisis. LH dan FSH merupakan glikoprotein. Sebaliknya. Karena hubungan antara sekresi GnRH dan sekresi LH yang jauh lebih dekat. Pengikatan ini mengakibatkan sel-sel tumbuh dan menyekresikan berbagai unsure spermatogenik. FSH berikatan dengan reseptor-reseptor FSH spesifik yang melekat pada sel-sel Sertoli di dalam tubulus seminiferus. testosterone (dan dihidrotestosteron) yang berdifusi ke dalam tubulus seminiferus dari sel-sel leydig di dalam ruang interstitial. Secara bersamaan. GnRH dikenal sebagai hormone pelepas-LH/ LH-releasing hormone. peningkatan dan penurunan FSH hanya sediki mengikuti fluktuasi sekresi GnRH. yang dipengaruhi oleh frekuensi siklus sekresi tersebut dan jumlah GnRH yang dilepaskan pada setiap siklus. rangsangan kejiwaan. Hormone-hormon gonadotropin disekresi dalam kadar yang tetap pada pria oleh sel gonadotrop. yang pada pria dikenal dengan interstitial cell-stimulating hormone (ICSH). juga mempunyai efek tropic yang kuat terhadap 33 . hipotalamus memproduksi gonadotropic hormone-releasing hormone (GnRH). LH dan FSH mengeluarkan pengaruhnya pada jaringan target di dalam testis. dan kadar hormone yang bersirkulasi.

Setelah pubertas. dan testis membesar kira –kira delapan kali lipat sebelum mencapai usia 20 tahun. Sifat seksual sekunder ini. meliputi testosterone. yang terletak di celah-celah antar tubulus seminiferus dan kira-kira merupakan 20% massa testis dewasa. Selai itu. membedakan pria dari wanita sebagai berikut 1. skrotum. untuk memulai spermatogenesis. selain organ seksual itu sendiri. testosterone menyebabkan ―sifat kelamin sekunder‖ pria berkembang. peningkatan sekresi testosterone menyebabkan penis. b. walaupun pada akhirnya diubah menjadi dihidrotestosteron yang lebih aktif di jaringan sasaran. Testosterone jumlahnya lebih banyak dari yang lainnya sehingga dapat dianggap sebagai hormone testis yang penting. yang secara keseluruhan disebut hormone androgen. Jadi. dihidrotestosteron. dibutuhkan FSH maupun testosterone. dan androstenedion. Pengaruh pada distribusi rambut tubuh Testosterone menimbulkan pertumbuhan rambut a. Di atas pubis Ke atas di sepanjang linea alba. kadang-kadang sampai ke umbilicus dan di atasnya c. dan 34 . Sel-sel Leydig hampir tidak ditemukan di testis pada masa kanak-kanak. Pengaruh testosterone pada perkembangan sifat kelamin primer dan sekunder orang dewasa. Testosterone dibentuk oleh sel-sel insterstitial Leydig. Testis menyekresi beberapa hormone kelamin pria. Wajah Biasanya pada dada. dimualai saat pubertas dan berakhir pada maturitas.spermatogenesis. d. TESTOSTERON Sekresi testosterone oleh sel-sel interstitial Leydig di dalam testis.

rata-rata sekitar 50% massa otot pria meningkat melebihi massa otot wanita. Testosterone juga meningkatkan kecepatan sekresi beberapa atau mungkin semua kelenjar sebasea tubuh. Pengaruh pada suara Testosterone yang disekresi oleh testis atau disuntikan ke dalam tubuh akan menimbulkan hipertrofi mukosa laring dan pembesaran laring. 3. seperti punggung. seorang pria yang tidak memiliki testis yang berfungsi tidak akan menjadi botak. Kebotakan Testosterone mengurangi pertumbuhan rambut di bagian atas kepala.e. Testosterone meningkatkan pembentukan protein dan perkembangan otot Salah satu karakteristik pria yang terpenting adalah peningkatan perkembangan otot yang mengikuti massa pubertas. namun secara bertahap berubah menjadi suara orang dewasa maskulin yang khas. Akan tetapi. banyak pria jantan tidak menjadi botak. Hal ini juga 35 . 5. karena kebotakan merupakan akibat dari 2 faktor. Yang paling penting adalah kelebihan sekresi oleh kelenjar sebasea wajah. Testosterone meningkatkan ketebalan kulit. karena hal tersebut dapat menyebabkan acne. 4. dan dapat memicu pertumbuhan acne Testosterone meningkatkan ketebalan kulit di seluruh tubuh dan meningkatkan kekasaran jaringan subkutan. kulit normalnya beradaptasi terhadap testosterone sedemikian rupa sehingga memungkinkan kulit tersebut mengatasi acne. Pengaruh terhadap suara pada awalnya secara relative menjadi tidak sinkron. latar belakang genetic untuk mengalami kebotakan dan kedua superimposisi dari latar belakang genetic ini yaitu banyaknya hormone androgen. acne merupakan salah satu gambaran yang umum dari remaja pria ketika tubuh pertama kali mengenali peningkatan sekresi testosterone.oleh karena itu. Kurang sering pada bagian tubuh yang lain. 2. Testosterone juga menyebabkan pertumbuhan rambut yang berlebih di bagian tubuh lainnya. ―suara serak‖. Setetlah beberapa tahun sekresi testosterone.

Penggunaan ini sangat membahayakan karena efek berbahaya yang panjang akibat kelebihan androgen. b. panggul pria berkembang menjadi panggul yang menyerupai panggul wanita. Testosterone memberikan pengaruh khusus pada panggul yang menyebabkan a. tulang menjadi lebih tebal dan mengendapkan sejumlah besar garam kalsium tambahan. Bila tidak terdapat testosterone. Banyak perubahan pada kulit juga disebabkan oleh penumpukan protein di kulit. Karena pengaruh testosterone dan androgen lain yang sangat besar pada otot tubuh. Bila sejumlah besar testosterone (atau androgen lainnya) disekresi pada abnormal pada anak anak yang masih berkembang. Jadi. Penyempitan pintu atas panggul Membuat panggul lebih panjang Menyebabkan panggul berbentuk terowongan dan bukan berbentuk avoid yang lebar seperti panggul wanita. Karena kemampuan testosterone untuk meningkatkan ukuran dan kekuatan tulang. Tertosteron meingkatkan matriks tulang dan menimbulkan retensi kalsium Setelah terjadinya peningkatan sirkulasi testosterone yang sangat besar pada saat pubertas (atau setelah penyuntikan testosterone yang lama). 6. androgen sintetik digunakan secara luas oleh athlete untuk meningkatkan kinerja otot mreka. sehingga menyebabkan pertumbuhan tinggi 36 . testosterone meningkatkan jumlah total matriks tulang dan menyebabkan retensi kalsium. Sangat meningkatkan kekuatan seluruh panggul sebagai penahan beban. dan sebagian perubahan pada suara juga disebabkan oleh fungsi anabolic testosterone.berhubungan dengan peningkatan protein di bagian lain tubuh yang tidak berotot. Peningkatan matriks tulang diyakini akibat dari fungsi anabolic protein umum testosterone dan pengendapan garamgaram kalsium sebagai respons terhadap peningkatan protein. kecepatan pertumbuhan tulang meningkat dengan tajam. testosterone sering digunakan orang tua untuk mengobati osteoporosis. dan d. c.

setelah pubertas. jumlah testosterone yang biasa disekresikan oleh testis selama masa remaja dan dewasa awal bahkan akan meningkatkan kecepatan metabolism sekitar 5-10% di atas nilai yang didapat bila testis tidak aktif. darah dan volume cairan ekstrasel pada pria meningkat dalam hubungannya dengan berat badan sebesar 5-10%. Selain itu. Bahkan pada pria normal. Selain itu.total tubuh dengan cepat. Pengaruh pada elektrolit dan keseimbangan cairan Banyak hormone steroid dapat meningkatkkan reabsorpsi natrium di tubulus distal ginjal. jumlah sel-sel darah merah per millimeter kubik. Perbedaan ini sebagian mungkin disebabkan oleh peningkatan kecepatan metabolism yang terjadi setelah pemberian testosterone dan bukan efek langsung testosterone terhadap pembentukan sel-sel darah merah. meingkat 1520%. Pengaruh pada sel darah merah Ketika testosterone dalam jumlah normal disuntikan pada orang dewasa yang dikastrasi. penyatuan dini epifisis ini mencegah orang tersebut tumbuh setinggi yang ia mampu tubuh bila testosterone tidak disekresi sama sekali. Meskipun demikian. rata-rata pria memiliki 700. 37 . peningkatan kuantitas protein----terutama enzim----meningkatkan aktifitas semua sel. 7. 8. tinggi badan akhir pada orang dewasa sedikit berkurang daripada tinggi badan pria yang dikastrasi sebelum pubertas. Akan tetapi.000 sel-sel darah merah/mm3 lebih banyak dari rata-rata wanita. Peningkatan kecepatan metabolism tersebut mungkin disebabkan oleh pengaruh tidak langsung testosteon terhadap anabolisme protein. meskipun pertumbuhan tulang menjadi cepat. Oleh karena itu. Testosteron meningkatkan metabolism basal Penyuntikan testosterone dalam jumlah besar dapat meningkatkan kecepatan metabolism basal sampai 15%. testosterone juga menyebabkan penyatuan epifisis tulang dengan batang tulang pada usia muda. 9. Testosterone juga memiliki pengaruh tersebut tetapi hanya sedikit bila dibandingkan dengan pengaruh mineralokortikoid adrenal.

Awal mula timbulnya pubertas telah menjadi misteri sejak lama. Akan tetapi, sudah jelas bahwa selama masa kanak-kanak hipotalamus tidak menyekresikan GnRH dalam jumlah yang bermakna. Hal tersebut disebabkan selama masa kanak-kanak, sekresi hormone steroid seks yang terkecil sudah mempunyai efek penghambat yang kuat terhadap sekresi GnRH oleh hipotalamus. Namun, oleh sebab yang tidak diketahui, pada saat pubertas, sekresi GnRH hipotalamus mampu melawan inhibisi yang timbul pada masa kanak-kanak, dan masa seksual dewasa pun dimulai.

SPERMATOGENSIS Selama pembentuka embrio, sel germinal primordial bermigrasi ke dalam testis dan menjadi sel germinal imatur yang disebut spermatogonia yang berada di dua atau tiga lapisan permukaan dalam tubulus seminiferus. Spermatogonia mulai mengalami pembelahan mitosis, yang dimulai saat pubertas, dan terus berproliferasi dan bersiferensiasi melalui berbagai tahap perkembangan untuk membentuk sperma.

Tahap-tahap spermatogenesis Spermatogenesis terjadi di tubulus seminiferus selama masa seksual aktif akibat stimulasi oleh hormone gonadotropik hipofisis anterior, yang dimulai rata-rata pada umur 13 tahun da terus berlanjut hamper di seluruh sisa kehidupan, namun sangat menurun pada usia tua.

38

Pada tahap pertama spermatogenesis, spermatogonia bermigrasi di antara sel-sel Sertoli menuju lumen sentral tubulus seminiferus. Sel-sel sertoli ini sangat besar, dengan pembungkus sitoplasma yang berlebihan yang mengelilingi spermatogonia yang sedang berkembang sampai menuju bagian tengah lumen tubulus.

Spermatogonia yang melewati lapisan pertahanan masuk ke dalam lapisan sel Sertoli akan dimodifikasi secara berangsur-angsur dan membesar untuk membentuk spermatosit primer yang besar. Setiap spermatosit tersebut, selanjutnya mengalami pembelahan mitosis untuk membentuk dua spermatosit sekunder. Setelah beberapa hari, spermatosit sekunder ini juga membelah menjadi spermatid yang akhirnyadimodifikasi menjadi spermatozoa (sperma). Selama masa pergantian dari tahap spermatosit ke tahap spermatid, 46 kromosom spermatozoa (23 pasang kromosom) dibagi sehingga 23 kromosom diberikan ke satu spermatid dan 23 lainnya ke spermatid yang kedua. Ketika spermatid dibentuk pertama kali, spermatid tetap memiliki sifat-sifat yang lazim dari sel-sel epiteloid, tetapi spermatid tersebut segera berdiferensiasi dan memanjang menjadi spermatozoa, yang terdiri dari kepala dan ekor. Kepala terdiri dari inti sel yang padat dengan hanya sedikit sitoplasma dan lapisan membrane sel di sekelilingnya. Di bagian luar, dua per tiga anterior kepala terdapat selubung tebal yang disebut akrosom yang terutama dibentuk oleh apparatus golgi. Selubung ini mengandung sejumlah enzim yang serupa dengan enzim yang ditemukan pada lisosom dari sel-sel khas, meliputi hialuronidase (yang dapat mencerna filament proteoglikan jaringan) dan enzim proteolitik yang sangat kuat (yang dapat mencerna protein). Enzim ini memainkan peranan penting sehingga memungkinkan sperma untuk memasuki ovum dan membuahinya. Ekor sperma, yang disebut dengan flagellum, memiliki tiga komponen utama:
39

1.

Kerangka pusat yang dibentuk dari 11 mikrotubulus, yang secara keseluruhan disebut aksonema,

2. 3.

Membrane sel tipis yang menutupi aksonema; dan Sekelompok mitokondria yang mengelilingi aksonema di bagian proksimal ekor (badan ekor). Gerakan maju-mundur ekor (gerakan flagella) memberikan motilitas pada

sperma. Gerakan ini disebabkan oleh gerakan meluncur longitudinal secara ritmis di antara tubulus posterior dan anterior yang membentuk aksonema. Energy untuk proses ini disuplai dalam bentuk adenosine trifosfat yang disintesis oleh mitokondria di badan ekor. Sperma yang normal bergerak dalam medium cair dengan kecepatan 1 sampai 4 mm/menit. Kecepatan ini akan memungkinkan sperma untuk bergerak melalui traktus genitalia wanita untuk mencapai ovum. ANATOMI FISIOLOGI PAYUDARA WANITA Payudara (mammae, susu) adalah kelenjar yang terletak di bawah kulit, di atas otot dada. Fungsi dari payudara adalah memproduksi susu untuk nutrisi bayi. Manusia mempunyai sepasang kelenjar payudara, yang beratnya kurang lebih 200 gram, saat hamil 600 gram dan saat menyusui 800 gram Setiap payudara terdiri dari 15 sampai 20 lobus dari jaringan kelenjar. Jumlah lobus tidak berhubungan dengan ukuran payudara. Setiap lobus terbuat dari ribuan kelenjar kecil yang disebut alveoli atau acini. kelenjar ini bersamasama membentuk sejumlah gumpalan, mirip buah anggur yang merambat. Alveoli (alveolus dan acinus singular) menghasilkan susu dan substansi lainnya selama masa menyusui. Setiap bola memberikan makanan ke dalam pembuluh tunggal lactiferous yang mengalirkannya keluar melalui puting susu. Sebagai hasilnya, terdapat 15-20 saluran puting susu, mengakibatkan banyak lubang pada puting susu. Di belakang puting susu pembuluh lactiferous agak membesar sampai membentuk penyimpanan kecil yang disebut lubang-lubang lactiferous

(lactiferous sinuses). Setiap lubang berdiameter 2-4 mm (0,08-0,16 inci). Lemak dan jaringan penghubung mengelilingi bola-bola jaringan kelenjar. Sejumlah jaringan lemak bergantung pada banyaknya faktor termasuk usia, persentase
40

Sendi tulang Cooper menghubungkan dinding dada pada kulit payudara. kelenjar lemak dari montgomery yang membentuk tuberkel dan akan membesar selama kehamilan. Alveolus.lubang kecil yang merupakan muara dari duktus laktiferus. ujung ujung serat saraf. Terletak setinggi interkosta IV. memberikan bentuk pada payudara dan keelastisannya. yaitu bagian yang kehitaman di tengah. jadi tidak kembali lagi seperti warna asli semula. Kelenjar lemak ini akan menghasilkan suatu bahan dan dapat melicinkan kalang payudara selama menyusui. Pada wanita yang corak kulitnya kuning langsat akan berwarna jingga kemerahan. Lobus. jaringan lemak. Pada daerah ini akan didapatkan kelenjar keringat. c. bila kulitnya kehitaman maka warnanya lebih gelap. 3. yaitu bagian yang menonjol di puncak payudara. Lobulus. 2. b. pembuluh getah bening. Letaknya mengelilingi putting susu dan berwarna kegelapan yang disebabkan oleh penipisan dan penimbunan pigmen pada kulitnya. Pada payudara terdapat tiga bagian utama. yaitu kumpulan dari alveolus. yaitu unit terkecil yang memproduksi susu. yaitu beberapa lobulus yang berkumpul menjadi 15-20 lobus pada tiap payudara. kemudian beberapa duktulus bergabung membentuk saluran yang lebih besar (duktus laktiferus). ASI dsalurkan dari alveolus ke dalam saluran kecil (duktulus). sel otot polos dan pembuluh darah. Areola. Perubahan warna ini tergantung dari corak kulit dan adanya kehamilan. tetapi berhubung adanya variasi bentuk dan ukuran payudara maka letaknya akan bervariasi.Korpus terdiri dari: a. serat . Pada tempat ini terdapat lubang . Selama kehamilan warna akan menjadi lebih gelap dan wama ini akan menetap untuk selanjutnya.serat otot polos yang tersusun secara sirkuler sehingga bila ada kontraksi maka duktus 41 . pembuluh darah. dan keturunan. Papilla atau puting. Di kalang payudara terdapat duktus laktiferus yang merupakan tempat penampungan air susu. sel plasma. yaitu bagian yang membesar. Korpus (badan). Bagian dari alveolus adalah sel Aciner.lemak tubuh. yaitu : 1.

pendek/ datar.100 alveoli dan masing .25 lobus. Bentuk puting susu pendek 42 .serat otot yang longitudinal akan menarik kembali putting susu tersebut.Payudara terdiri dari 15 .masing dihubungkan dengan saluran air susu ( sistem duktus ) sehingga merupakan suatu pohon.laktiferus akan memadat dan menyebabkan putting susu ereksi. sedangkan serat .40 lobulus. panjang dan terbenam (inverted). Gambar 2. Selanjutnya masing . Bentuk puting susu normal Gambar 3.masing lobulus terdiri dari 10 .masing lobulus terdiri dari 20 . Papilla Bentuk puting ada empat. yaitu bentuk yang normal. Masing .

Bentuk puting susu terbenam/ terbalik Pembentukan Air Susu. magnesium. Pada dasarnya air susu merupakan emulsi lemak dalam fase cairan yang isotonic dengan plasma.Gambar 4. 1% protein. urea. Mineral yang di kandung meliputi natrium. yang memiliki kadar asam palmitat dan asam oleat yang paling banyak. lisozim. Kelompok lemak utama pada air susu manusia adalah trigliserida. Laktosa merupakan jenis gula utama pada air susu manusia. 7% laktosa. Asam amino bebas. Bentuk puting susu panjang Gambar 5. serta memberikan kalori sebesar 60-75kkal/dL. Air susu manusia yang telah matang mengandung 3-5% lemak. kalium. Air susu ibu mengandung lebih dari 100 zat. kalsium. dan kreatinin juga terdapat dalam air susu.2% mineral. Kasein dan laktoalbuminmerupakan protein susu yang spesifik. dan albumin. kreatinin. laktoalbumin merupakan bagian dari enzim laktosa sintetase. Air susu yang pertama kali 43 . laktoferin immunoglobulin A. fosfor. Proteinprotein yang utama pada air susu manusia adalah kasein. dan klorida. dan 0. laktoalbumin.

mensintesis. kalsium. 3. Yang disintesis didalam sitoplasma dan reticulum endoplasma halus. Lemak susu kemudian beragregasi menjadi droplet yang bergabung untuk membentuk globul lemak yang lebih besar. 2. Kolestrum mengandung protein yang lebih tinggi (sebagian besar immunoglobulin) serta kandungan gula yang lebih rendah dibandingkan air susu yang di produksi kemudian. fosfat. Vesikel ini terbentuk di dalam apparatus Golgi. Air dialirkan melewati sel alveolus melalui gradient konsentrasi yang dibangun oleh gula susu yang yang spesifik. sitrat. Imunoglonbulin A memasuki sel epitel setelah berikatan dengan reseptornya. ion-ion mengikuti gradient elektrokimia. kaein. air ditarik ke dalam Golgi sehingga kandungan laktosa menentukan volume cairan susu. Karena Laktosa merupakan guka yang aktif secara osmotic. yang merupakan suatu protein susu spesifik. Golgi bersifat impermeable terhadap laktosa. Jalur yang ketiga meliputi sintesis dan transport lemak susu. Jalur yang terakhir meliputi eksositosis vesikel sekretorik yang mengandung protein susu spesifik. Globul lemak kemudian dikeluarkan dari bagian apical sel ke dalam lumen alveolar. Jalur yang kedua meliputi transport immunoglobulin yang dimediasi reseptor. membentuk misel dengan kalisum dan fosfat. Disini. 44 . 4. mengemas. dan laktosa. menjadi terinternalisasi dan ditranspor ke aparatus Golgi atau membrane apical pada sel unruk disekresi. Pembentukan air susu meliputi empat jalur transeluler yang sesuai di dalam alveolus payudara: 1. dan mengeluarkan komponen air susu. Sel epitel alveolus yang memproduksi susu merupakan sel yang terpolarisasi dan sangat berdiferensiasi yang berfungsi mengakumulasi. Jalur utama yang meliputi sekresi kationmonopalen dan air.dikeluarkan setelah melahirkan di sebut kolestrum.

atau merasa buruk atau tidak bernilai. menipu. Macam-macam child abuse Menurut Sitohang. atau mengisolasi anak. rambut yang tercabut. takut untuk pulang ke rumah. cakaran. gigitan manusia. Hal tersebut akan membuat anak merasa dirinya tidak dicintai. Physical Abuse Cedera yang dialami seorang anak bukan karena kecelakaan atau dapat juga diartikan sebagai tindakan yang dilakukan oleh pengasuh sehingga mencederai anak. Indikator fisik: kelainan bicara. B. Child abuse dapat menimbulkan akibat yang berkepanjangan. child abuse dibedakan menjadi 4 macam : 1. serta mencuri. mental dan emosional anak. Hal ini akan menyebabkan kerusakan mental fisik. berperilaku ekstrem seerti agresif atau menyendiri. Pengertian Child abuse didefinisikan sebagai tindakan mencederai terhadap anak di bawah umur oleh seseorang. gangguan pertumbuhan fisik dan perkembangan. mengabaikan anak.CHILD ABUSE A. sosial. takut pada orang tua. Emotional Abuse Perlakuan yang dilakukan oleh orang tua seperti menolak anak. mengigit. Indikator perilaku: waspada saat bertemu degan orang dewasa. luka bakar atau cedera di kepala atau lengan. Biasanya berupa luka memar. meneror. Indikator perilaku: kelainan kebiasaan (menghisap. 45 . berbohong. atau memukul-mukul) 2. Indikator fisik: luka memar. patah tulang.

a. pakaian yang kurang memadai (pada musim dingin). ditinggalkan. kurangnya perhatian pada masalah kesehatan. atau meninggalkan anak sendirian atau dengan seseorang yang tidak dapat merawatnya. pengobatan. masalah kesehatan yang tidak ditangani. lirikan yang tidak pantas dalam artian mengandung unsur seksual. makanan. Indikator kebiasaan : Meminta atau mencuri makanan. Gambar. Indikator fisik : kelaparan. sampai dengan perkosaan. kurangnya perhatian. dan masalah kesehatan yang tidak ditangani. serta sentuhan. tersinggung dan sebagainya pada diri orang yang menjadi korban  Pelecehan seksual adalah suatu tindakan yang menekan dan tidak diharapkan yang menyangkut seksualitas seseorang. seperti tidak memberikan rumah yang aman.3. Neglect Kegagalan orang tua untuk memberikan kebutuhan yang sesuai bagi anak. Neglect 4. marah. kebersihan diri yang rendah. Pengertian  Pelecehan seksual dalah segala macam bentuk perilaku yang berkonotasi seksual yang dilakukan secara sepihak dan tidak diharapkan oleh orang yang menjadi sasaran hingga menimbulkan reaksi negatif: rasa malu. Hipotesis Jame C. godaan seksual yang tidak diinginkan. selalu mengantuk. b. sering tidur. penghinaan gender yang dikaitkan dengan prestasi kerja. pakaian. Bentuknya bisa rayuan. Sexual Abuse a. Renick (1980) 46 .

exhibitionism. adanya noda atau darah di baju dalam. bertujuan untuk memuaskan hasrat seksual pelakunya. nyeri atau gatal di area genital. dan perasaan lain yang tidak menyenangkan. film. Korban mungkin saja belum atau tidak memahami perlakuan yang dilakukan terhadap dirinya. penurunan keinginan untuk sekolah. mereka hanya merasa tidak nyaman. memaksa anak membuka pakaian. Kekerasan fisik antara lain menyentuh alat kelamin atau bagian tubuh lain yang bersifat pribadi. foto. Sedangkan penganiyaan non fisik diantaranya memperlihatkan benda-benda yang bermuatan pornografi atau aktivitas seksual orang dewasa. sampai tindak perkosaan. buku). slide. berpenyakit kelamin. dapat didefinisikan sebagai perilaku seksual secara fisik maupun non fisik oleh orang yang lebih tua atau memiliki kekuasaan terhadap korban. eksploitasi anak dalam pornografi (gambar. Kekerasan seksual (sexual abuse). sakit. atau mengintip kamar tidur/kamar mandi (voyeurism). memar atau perdarahan di area genital/ rektal. perubahan pada penampilan. tidak mau berpartisipasi dalam kegiatan fisik. penetrasi vagina/anus menggunakan penis atau benda lain.  Indikator fisik : kesulitan untuk berjalan atau duduk. kurang bergaul dengan teman sebaya. merasa bersalah. seks oral.  Kekerasan seksual (sexual abuse) pada anak mencakup penganiayaan seksual secara fisik dan non fisik. gangguan tidur.  Indikator kebiasaan : pengetahuan tentang seksual atau sentuhan seksual yang tidak sesuai dengan usia. majalah. perilaku regressif (misal: ngompol) 47 . berperilaku permisif/ berperilaku yang menggairahkan. takut.

2. bermacam-macam neurotransmitter (misalnya epinefrin. baik oleh hukum. maupun agama. Eksploitasi Eksploitasi seksual meliputi prostitusi dan pornografi (Sudart.Cedera Pd Genetalia Laki2 Cedera Pd Genetalia Perempuan b. kultur. Teori biologis   Pengaruh neurofisiologis. yang perkawinan di antara mereka dilarang. diartikan sebagai hubungan seksual atau aktivitas seksual lainnya antar individu yang mempunyai hubungan dekat. Klasifikasi / tipe Menurut Resna dan darmawan (dalam huraerah. Perubahan dalam system limbik otak dapat mempengaruhi perilaku agresif pada beberapa individu Pengaruh biokimia. Rape (perkosaan) Perkosaan adalah tindakan pemaksaan untuk berhubungan seksual biasanya terjadi pada saat pelaku terlebih dahulu mengancam dengan memperlihatkan kekuatannya kepada anak. asetilkolin dan 48 . 2006:60) sexual abuse diklasifikasikan menjadi tiga kategori. c. dopamine. 2006). yaitu: 1. Incest Incest. 3. Etiologi Menurut Townsend (1998) factor yang predisposisi (yang berperan dalam pola penganiayaan anak (seksuak abuse) antara lain: 1. norepinefrin.

Ilmuwan social yakin bahwa perilaku agresif terutama merupakan hasil dari struktur budaya dan social seseorang. Teori psikologis  Teori psikoanalitik. Individu-individu yang dianiaya seperti anak-anak atau yang orang tuanya mendisiplinkan dengan hukuman fisik lebih mungkin untuk berperilaku kejam sebagai orang dewasa 3. Pengaruh-pengaruh social dapat berperan pada kekerasan saat individu menyadari bahwa kebutuhan dan hasrat mereka tidak dapat dipenuhi melalui cara-cara yang lazim dan mereka mengusahakan perilaku-perilaku kejahatan dalam suatu usaha untuk memperoleh akhir yang diharapkan. baik ikatan genetik langsung maupun karyotip genetik XYY telah diteliti sebagai kemungkinan  Kelainan otak. trauma dan penyakit-penyakit tertentu (misalnya ensefalitis dan epilepsy). Berbadai teori psikoanalitik telah membuat hipotesa bahwa agresi dan kekerasan adalah ekspresi terbuka dari ketidakperdayaan dan harga diri rendah.serotonin) dapat memainkan peranan dalam memudahkan dan menghambat impuls-impuls agresif  Pengaruh genetika. Beberapa penyelidikan telah melibatkan herediter sebagai komponen pada predisposisi untuk perilaku agresif seksual. Teori ini mendalilkan bahwa perilaku agresif dan kekerasan dipelajari dari model yang membawa dan berpengaruh. telah dilibatkan pada predisposisi pada perilaku agresif 2. yang timbul bila kebutuhan-kebutuhan masa anak terhadap kepuasan dan keamanan tidak terpenuhi  Teori pembelajaran. 49 . Teori sosiokultural (pengaruh sosial) Pengaruh sosial. Berbagai kelainan otak mencakup tumor.

tidak percaya kepada orang dewasa. dan ngompol). antara lain memar pada alat kelamin atau mulut. serta menghindari hal-hal sekitar buka pakaian. depresi. dan rasa ingin tahu berlebihan tentang masalah seksual. iritasi kencing. mimpi buruk. mencium secara seksual. Tanda-tanda anak mengalami sexual abuse 1. tahu banyak tentang aktivitas seksual. sedih. Anak usia prasekolah Gejalanya sama ditambah tanda-tanda berikut:  Tanda fisik: antara lain perilaku regresif. serta perkembangan terhambat. menarik diri atau depresi. seperti mengisap jempol.  Tanda pada perilaku seksual: masturbasi berlebihan. antara lain sangat takut kepada siapa saja atau pada tempat tertentu atau orang tertentu. perubahan kelakuan yang tiba-tiba. sembelit. keluhan somatik seperti sakit kepala yang terus-menerus. 2.d. Balita  Tanda-tanda fisik. anak mengeluh sakit karena perlakuan seksual. menarik diri. gangguan tidur.  Tanda perilaku emosional dan sosial. Anak usia sekolah Memperlihatkan tanda-tanda di atas serta perubahan kemampuan belajar. telat atau bolos. 50 . lesu. gangguan tidur (susah tidur. hubungan dengan teman terganggu. tak suka disentuh. seperti susah konsentrasi. 3.  Tanda pada perilaku emosional dan sosial: kelakuan yang tiba-tiba berubah. hiperaktif. mendesakkan tubuh. penyakit kelamin. dan sakit kerongkongan tanpa penyebab jelas bisa merupakan indikasi seks oral. sakit perut. mimpi buruk. melakukan aktivitas seksual terang-terangan pada saudara atau teman sebaya. nilai turun.

seks di luar nikah. penggunaan obat terlarang atau alkohol. b. atau kelakuan seksual lain yang tak biasa. Sedangkan menurut Townsend (1998) simtomatologi dari penganiayaan/kekerasan seksual pada anak (sexual abuse) antara lain :  Infeksi saluran kemih yang sering  Kesulitan atau nyeri saat berjalan atau duduk  Kemerahan atau gatal pada daerah genital. dorongan masturbasi. Kelebihan atau defisiensi progesteron. berbagai kenakalan remaja. Disebabkan oleh : a. Kelebihan atau defisiensi prostaglandin 51 . c. Sekresi estrogen yang abnormal. melacur. e. melarikan din. Kelebihan atau defisiensi kortisol. menggaruk daerah tersebu secara sering atau gelisah saat duduk  Sering muntah  Perilaku menggairahkan. kehamilan dini. atau prolaktin. Kelebihan hormon anti diuresis. Remaja Tandanya sama dengan di atas dan kelakuan yang merusak diri sendiri. Kelainan saat Menstruasi Kelainan menstruasi yang biasanya dijumpai dapat berupa kelainan siklus atau kelainan dari jumlah darah yang dikeluarkan dan lamanya perdarahan. d. pikiran bunuh diri. bermain seks dewasa sebelum waktunya  Ansietas berlebihan dan tidak percaya kepada orang lain  Penganiyaan seksual pada anak yang lain. gangguan makan. androgen. Kelainan menstruasi tersebut antara lain : 1.4. PMS (PRE MENSTRUAL SYNDROM ) PMS merupakan sejumlah perubahan mental maupun fisik yang terjadi antara hari ke-2 sampai hari ke-4 sebelum menstruasi dan segera mereda setelah menstruasi dimulai.

nikotin. Sukar berkonsentrasi Kelelahan Perubahan suasana hati Emosi menjadi labil. Kurangi makanan bergaram.naproksen. seperti kentang goreng. misal : aspirin . coklat. karena tubuh menyimpan air dalam jumlah yang banyak d. alkohol. Nafsu makan meningkat dan suka makan makanan yang rasanya asam Kenaikan berat badan. dan makanan berbumbu. magnesium. NSAIDs. Perasaan malas bergerak. c. Kurangi makanan berupa tepung. Makan makanan berserat dan perbanyak minum air putih. perbanyak makan makanan atau suplemen yang mengandung zat besi agar terhindar dari anemia. melakukan olahraga dan aktifitas lainnya. b. untuk mengurangi penahanan air berlebih. Jika menstruasi cukup banyak mengeluarkan darah. d. Biasanya kita mudah uring-uringan. f. gula. sensitif. kafein. f. j. batasi konsumsi gula.Gejala-gejala yang sering ditemukan : a. Penatalaksanaan PMS antara lain : a. e. e. c. Pinggang terasa pegal. Kepala nyeri Pingsan. h. g. Mengalami kram perut (dismenorrhoe). kalsium. pemberian vitamin B6. indometasin. i. 52 . asam mefenamat. kacang-kacangan. b. Tambahkan makanan yang mengandung kalsium dan vitamin C dosis tinggi. dan perasaan-perasaan negatif lainnya. seminggu sebelum menstruasi. Diet harian atau makan makanan dalam porsi kecil. g. k. badan terasa lemas. Obat atau pil kontrasepsi oral / progestin misal: medroksiprogesteron asetat. garam.

boleh juga menggunakan aroma terapi untuk menenangkan diri. kalau menyusui dalam 6 bulan setelah melahirkan. Menggosok-gosok perut/pinggang yang sakit. Disebabkan oleh gangguan gizi. AMENORRHOE Suatu keadaan tidak adanya haid. gangguan metabolisme. Tarik napas dalam-dalam secara perlahan untuk relaksasi. kalau tidak menyusukan haid datang + 3 bulan setelah melahirkan. Minum minuman hangat yang mengandung kalsium tinggi. Mandi air hangat. tumor. yaitu seorang wanita tidak mendapatkan haid. b. dapat terjadi : Sebelum pubertas Dalam kehamilan Dalam masa menyusui. Amenorrhoe Primer.Progesteron. 53 . Amenorrhoe Sekunder. Amenorrhoe Fisiologis. asal dosisnya tidak lebih dari 3 kali sehari. tetapi sebelumnya pernah mengalami haid dengan siklus yang teratur. Yang terbagi atas : a. 2. Disebabkan oleh kelainan kongenital dan kelainan genetik. yaitu seorang wanita pada usia 18 tahun belum pernah mendapatkan haid. Ini bisa membantu relaksasi. Boleh minum analgetik (penghilang rasa sakit) yang banyak dijual di toko obat. Obat-obatan yang digunakan harus atas pengawasan dokter. selam 3 bulan atau lebih. dan penyakit infeksi. c. dengan injeksi Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengatasi sakit perut waktu menstruasi: Kompres dengan botol panas (hangat) tepat pada bagian yang terasa kram (bisa perut atau pinggang bagian belakang). Ambil posisi menungging sehingga rahim tergantung ke bawah.

yaitu suatu keadaan dimana terjadi perlekatan saluran leher rahim atau vagina akibat adanya radang. MENSTRUASI PRAECOX Perdarahan pada anak muda kurang dari 8 – 10 tahun yang disertai dengan tumbuhnya rambut kelamin. Hematokolpos. vagina atau selaput dara. PSEUDOMENORROE Suatu keadaan haid tetapi darah haid tersebut tidak dapat keluar. karena tertutupnya leher rahim. yaitu suatu keadaan dimana selaput dara tidak berlubang Acquisita. Komplikasi a. Lama perdarahan 54 . HYPOMENORHOE Suatu keadaan dimana perdarahan haid lebih pendek atau lebih kurang dari biasanya. Tanda dan gejala Nyeri + 5 hari tanpa pendarahan Pada pemeriksaan terlihat sel darah menonjol berwarna kebiru-biruan karena adanya darah yang berkumpul dibelakangnya. Pubertas praecox yang disertai terbentuknya hormon gonadotropin dan dapat menimbulkan kehamilan. b. c. pertumbuhan buah dada. dapat dibagi menjadi : a. Hematometra. 4. yaitu darah masuk dan berkumpul dalam vagina. Pseudo pubertas praecox yaitu tidak adanya hormon gonadotropin. Kongenital. b.Dalam menopause 3. b. diptheri. yaitu darah masuk dan terkumpul dalam rahim. Penyebab a. yaitu darah masuk dan terkumpul dalam tubuh. 5. gonorrhea. Hematosalping. Klasifikasi dan penyebab .

Tanda dan Gejala Haid jarang. Kedua stadium diatas panjang yang mengakibatkan perpanjangan siklus haid. perdarahan haid singkat 6. HIPERMENORRHOE / MENORRHAGIA Perdarahan haid yang lebih banyak dari normal dan lebih lama disertai dengan adanya bekuan darah tetapi siklus teratur. mioma. Penyebab Setelah dilakukan miomektomi/ gangguan endokrin Tanda dan Gejala Waktu haid singkat.Secara normal haid sudah terhenti dalam 7 hari. Misal pada endometritis. Perpanjangan stadium luteal ( lamanya 15 -18 hari setelah ovulasi ). Penyebab Terlalu lelah Mioma uteri Hipertensi Penyakit jantung Endometritis Hemofili (penyakit darah) 55 . Kalau haid lebih lama dari 7 hari maka daya regenerasi selaput lendir kurang. yaitu setiap 35 hari sekali Perdarahan haid biasanya berkurang 7. OLIGOMENORRHOE Suatu keadaan dimana haid jarang terjadi dan siklusnya panjang lebih dari 35 hari. Penyebab Perpanjangan stadium folikuler ( lamanya 8 -9 hari dimulai dari hari ke-5 menstruasi ).

DISMENORRHOE Nyeri pada perut bagian bawah sebelum dan sesudah haid dapat bersifat kolik terus-menerus. yaitu sejak menstruasi pertama kali.Tanda dan Gejala Waktu haid panjang 7 – 8 hari Perdarahan haid terlalu banyak disertai bekuan darah. 56 . Nyeri diduga karena kontraksi rahim. b. Dismenorrhoe primer. Penyebab Gangguan hormonal yang mengakibatkan gangguan ovulasi atau masa subur Kelainan ovarium karena peradangan. Penggolongan a. Siklus haid teratur 8. endometriosis. wanita tanpa anak Pada wanita yang mempunyai anak banyak Peradangan endometritis Pengaruh hormonal 10. Penggolongan a. nyeri dan tidak ada kelainan dari alat kandungan. METRORRHAGIA Suatu keadaan dimana perdarahan yang tidak teratur dan tidak ada hubungannya dengan masa haid karena terjadi diantara dua haid. 9. kehamilan ektopik Metrorrhagia di luar kehamilan: Karena luka yang tidak sembuh : Pada wanita menopause. Disebabkan oleh kehamilan seperti : abortus. POLIMENORRHOE Suatu keadaan dimana haid sering terjadi karena siklus yang pendek kurang dari 21 hari.

yaitu nyeri haid yang terjadi kemudian. Penyebab a. Tanda dan gejala Rasa tidak enak di perut bawah sebelum dan selama haid. nyeri masih ada setelah haid berhenti. kadang-kadang menyebar ke daerah pinggang dan paha. Rasa mual. Dismenorrhoe sekunder. Pencegahan keram Olah raga ringan Tehnik Relaksasi Pengobatan Pemberian obat analgetik Istirahat ditempat tidur jika nyeri hebat Beri kompres hangat pada perut bawah untuk mengurangi rasa sakit Rendam air hangat Gosok daerah perut dengan tangan secara perlahan-lahan 57 . Dismenorrhoe primer : Psikis Anemia.b. muntah Sakit kepala Diare Rasa sakit seperti kejang berjangkit-jangkit. biasanya terdapat kelainan dari alat kandungan. Dismenorrhoe sekunder: Terjadi pada : Infeksi : nyeri sudah terasa sebelum haid Nyeri bersifat kolik Nyeri disebabkan oleh tekanan tumor. kelelahan Servik sempit Endokrin b.Tbc.

pemberian NSAID seperti naproksen atau piroksikan dapat membantu. asetaminofen. Antiprostaglandin bekerja dengan memblok sintesa dan metabolisme prostaglandin. butalbital Sediaan hormonal: progestin.Pengobatan Dismenore Primer Beberapa cara pengobatan di bawah ini mungkin dapat menghilangkan atau minimal membantu mengurangi nyeri haid yang mengganggu. rileksasi. orang dengan gangguan saluran pencernaan. Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) yang menghambat produksi dan kerja prostaglandin seperti aspirin. Pengobatan berlangsung berbulan-bulan. progesteron cukup diberikan pada hari ke-16 sampai ke-25 siklus haid. dan berbagai alternatif pengobatan. hipnoterapi. Sebaiknya obat diberikan pada awal timbulnya nyeri. medroksi progesteron asetat. Obat-obatan Analgetika: Nyeri ringan: aspirin. ibuprofen yang dijual bebas atau naproxen sodium adalah obat yang cukup kuat untuk mengatasi DP. Namun. Untuk kram yang berat. Jenis obat: Dosis: Frekuensi: 58 . Setelah keluhan nyeri berkurang. asma. NSAIDs tidak boleh diberikan pada wanita hamil. didrogesteron) dari hari 5-25 siklus haid 5-10 mg/hari. dan alergi terhadap jenis obat ini. Beberapa dokter meresepkan pil KB untuk meredakan dismenore. Pil KB atau pemberian progesteron saja (nortestosteron. hal itu dapat menjadi pengobatan yang sesuai bagi wanita yang ingin menggunakan alat KB berupa pil. pil kontrasepsi (estrogen rendah dan progesteron tinggi). Nyeri berat: prometazin. tetapi hal itu tidak dianggap sebagai penggunaan yang tepat. Antiprostaglandin Saat ini antiprostaglandin banyak digunakan untuk terapi dismenorea. propoksifen. a. Cara tersebut antara lain obat-obatan. oksikodon.

tubuh kita memberikan 2 macam reaksi.aspirin indometasin fenilbutazon ibuprofen naproksen asam mefenamat 650 mg 25 mg 100 mg 400-600 mg 250 mg 250 mg 4-6 kali/hari 3-4 kali/hari 4 kali/hari 3 kali/hari 2 kali/hari 4 kali/hari 3 kali/hari asam meklofenamat 50-100 mg pemberian dilakukan 24-72 jam prahaid b. dan keringat berhenti bercucuran. Otot tidak tegang dan tidak memerlukan sedemikian banyak oksigen dan gula. Tanda pertama yang menunjukan keadaan stres adalah adanya reaksi yang muncul yaitu menegangnya otot. Otot tubuh menjadi tegang. tekanan darah meninggi untuk menyediakan oksigen bagi otot tubuh. napas lebih cepat. keseimbangan natrium dan kalium berubah. jantung berdenyut lebih lambat. gula dilepaskan dalam jumlah yang banyak dari hati untuk memberikan ‗bahan bakar‘ bagi otot. napas lebih mudah. jika kita rileks maka kita menempatkan tubuh kita pada posisi yang sebaliknya. hati akan mengurangi pelepasan gula. yang dicetuskan oleh hormon adrenalin. Akan tetapi. Dalam kondisi rileks tubuh juga menghentikan produksi hormon adrenalin dan semua hormon yang diperlukan saat kita stress. Jadi. 59 . tekanan darah menurun. Saat kita terancam atau takut. ‗fight or flight‘. Rileksasi Tubuh kita bereaksi saat kita stres maupun ketika kita dalam keadaan rileks. natrium dan kalium dalam tubuh kembali seimbang. jantung berdenyut lebih cepat. Karena hormon seks esterogen dan progesteron serta hormon stres adrenalin diproduksi dari blok bangunan kimiawi yang sama. ketika kita mengurangi stres kita juga telah mengurangi produksi kedua hormon seks tersebut. dan keringat mulai bercucuran. dapat kita lihat perlunya rileksasi untuk memberikan kesempatan bagi tubuh untuk memproduksi hormon yang penting untuk mendapatkan haid yang bebas dari nyeri.

pelan-pelan instruksikan pada diri sendiri sebuah perintah yang bunyinya. "rasa sakit yang biasanya datang saat menstruasi. 60 . ia tidak merasakan apa-apa. Setelah benar-benar rileks dan nyaman.Beberapa posisi yoga dipercaya dapat menghilangkan kram menstruasi. Pendekatan yang umumnya dilakukan adalah memunculkan pikiran bawah sadar agar latar belakang permasalahan dapat diketahui dengan tepat. Hipnoterapi Salah satu metode hipnoterapi adalah mengubah pola pikir dari yang negatif ke positif. Menstruasi itu tidak harus sakit. dan pikiran terasa lepas dari beban. Ucapkan kalimat itu berulang-ulang dalam hati sembari meyakini bahwa hal itu pasti akan terjadi. Selama ini pikiran kita terpola bahwa menstruasi itu sakit. sadari kondisi saat itu. Sekitar 15 kemudian. buka mata. Alternatif pengobatan Selain pemakaian obat penawar sakit tanpa resep.09/II/September 2000 untuk lebih mengetahui kombinasi gerakannya). Salah satunya adalah peregangan kucing. Caranya adalah saat menstruasi belum datang. Seminggu sesudah terapi. relaksasi. Instruksi itu dengan sendirinya menunjukan pola pikir kita telah berubah. Dengan mata yang terpejam. ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri haid. d. Maka anda akan merasa segar dan nyaman. Sebuah latihan yang dirancang untuk meningkatkan kondisi otot berguna juga untuk mengatasi nyeri saat haid (lihat majalah Nirmala edisi no. rilekskan tubuh dalam posisi terlentang di tempat tidur dengan kedua tangan berada disamping tubuh. maka benar-benar sakit. dan hipnoterapi. Nonaktifkan pikiran. meskipun jadwal menstruasi tinggal 1 hari lagi datang. Pegal-pegal sedikit memang masih ada tapi tidak terasa mengganggu. c. Ketika haid muncul. hilang!". tidak ada rasa panas dan nyeri yang biasa menyertainya.

kadang diperlukan eksisi pada saraf uterus. Lakukan pengompresan dengan handuk panas atau botol air panas pada perut atau punggung bawah atau mandi dengan air hangat Olahraga.Suhu panas merupakan ramuan tua yang patut dicoba. yang tidak hanya mengurangi stres tapi juga meningkatkan produksi endorfin otak. yaitu visualisasi_konsentrasi pada warna sakit sampai mencapai penguasaan atasnya_dapat membantu mengurangi nyeri haid. Mampu meningkatkan produksi endorphin otak yang dapat menurunkan stress sehingga secara tidak langsung juga mengurangi nyeri. penawar sakit alami tubuh. Mandi air hangat juga dapat membantu. atau bersepeda pada saat 61 . serta minum minuman yang hangat. serta olah raga teratur (termasuk banyak jalan). Sebagai tambahan. Gunakan heating pad (bantal pemanas). karena kalsium diduga dapat meringankan kram Memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran Suhu panas dapat memperingan keluhan. Pijatan yang ringan dan melingkar dengan menggunakan telunjuk pada perut bagian bawah akan membantu mengurangi nyeri haid. Mendengarkan musik. Pada kasus yang sangat jarang dan ekstrim. aroma terapi dan pemijatan juga dapat mengurangi rasa tidak nyaman. kompres handuk atau botol berisi air panas di perut dan punggung bawah. jalan kaki. Sebuah terapi alternatif. Tidur dan istirahat yang cukup. Tidak ada pembatasan aktivitas selama haid. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi dan mengurangi sakit pada saat menstruasi : Mengurangi konsumsi kopi Tidak merokok maupun minum alkohol Mengurangi konsumsi garam dan memperbanyak minum air putih Mengkonsumsi makanan tinggi kalsium. Beberapa wanita mencapai keringanan melalui olah raga. Lakukan olahraga ringan seperti senam. membaca buku atau menonton film juga dapat menolong.

kemudian mengangkat punggung ke atas setinggi-tingginya. Berikut contoh beberapa tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri haid .) Bagian yang digunakan : Bunga 62 . sehingga rasa nyeri dapat teratasi atau berkurang. yang berupa posisi merangkak. melancarkan sirkulasi darah. salah satunya peregangan kucing. kemudian angkat panggul dan bokong. anti-coagulant MAWAR (Rosa chinensis Jack. mencairkan bekuan darah. misalnya aspirin Pijat daerah perut/abdomen secara perlahan-lahan Tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengurangi dan mengatasi rasa sakit pada saat menstruasi mempunyei efek analgetik (meredakan rasa sakit). Beberapa posisi senam dapat menghilangkan kram. bisa juga dengan posisi janin. dan mencairkan bekuan darah.sebelum dan selama haid. yaitu menarik lutut ke arah dada sambil memeluk bantal atau botol berisis air hangat di perut. Rasa nyeri dapat dikurangi dengan obat pereda nyeri yang banyak beredar. DAUN DEWA (Gynura segetum [Lour. Posisi lainnya adalah berbaring dengan lutut ditekuk. Melakukan aktivitas sehari-hari yang ringan juga membantu melupakan rasa sakit. Cukup tidur. karena kurang tidur menyebabkan kelelahan sehingga lebih sensitive terhadap sakit. hal tersebut dapat membuat aliran darah pada otot sekitar rahim menjadi lancar.) Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan/herba Efek : melancarkan sirkulasi darah.] Merr.

Merupakan obat penting untuk penyakit-penyakit pada wanita (gynecological diseases) 63 .) Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan /herba Efek : menghilangkan sakit (analgetik). menghilangkan pembengkakan dan menciutkan rahim. DAUN HIA/BARU CINA (Artemisia vulgaris L. menghilangkan bengkak. menghilangkan sakit (analgetik). menghentikan pendarahan. mengatur menstruasi.) Bagian yang digunakan : umbi Efek : menormalkan siklus haid. peluruh haid (emenagog). antiradang. menormalkan siklus haid. GINJEAN (Leonurus sibiricus L. melancarkan vital energi. melancarkan sirkulasi. menghilangkan rasa dingin.) Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan (herba) Efek : melancarkan sirkulasi darah. TEKI (Cyperus rotundus L. SIANTAN/SOKA (Ixora stricta Roxb. mengecilkan bekuan darah.) Bagian yang digunakan :bunga Efek : meredakan rasa sakit (analgetik).Efek : melancarkan sirkulasi darah. melancarkan peredaran darah. menormalkan siklus haid.

panci enamel atau panci kaca. 15-30 gram daun dewa segar + 20 gram kunyit.Temulawak(Curcuma xanthorrhiza) Bagian yang digunakan : rimpang Efek : sebagai peluruh haid (emenagog). tonikum. 3 kuntum bunga mawar merah + 2 kuntum bunga siantan/soka + 15 gram bunga bugenfil. disaring. antiradang. dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. airnya diminum. 20 gram ginjean kering + 10 gram umbi rumput teki kering. 64 . hepatoprotektor. airnya diminum 2 kali sehari. disaring. dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. airnya diminum 2 kali sehari. airnya diminum. disaring. dan lain-lain. airnya diminum 2 kali sehari. 30 gram daun hia/baru cina segar atau 15 gram yang kering direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Berikut contoh resep tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri menstruasi (dismenore) : 30 gram temu lawak + 30 gram temu hitam + 20 gram jahe + 20 gram asam jawa + gula aren secukupnya. Catatan : Untuk perebusan gunakan periuk tanah. dicuci dan dipotong-potong. direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc. disaring. disaring.

Ini disebabkan karena selama masa kanak-kanak. leptin telah dibuktikan merupakan salah satu dari berbagai faktor yang mempengaruhi pematangan sekresi GnRH. yaitu suatu hormon yang diproduksi oleh sel lemak. INTERMENSTRUAL BLEEDING Perdarahan di antara siklus menstruasi. Hal ini disebabkan karena testis 65 . 12.11. Pada saat air mani dikeluarkan. Memancarnya sperma melalui saluran kencing (uretra) ini disebut ejakulasi dan terjadinya ejakulasi yang pertama menandakan seorang laki-laki telah matang secara biologis. secara otomatis kandungan kencing akan tertutup. Dalam perjalannya ratusan juta sperma akan bercampur dengan air many yang diproduksi oleh kelenjar kelamin dan keluar melalui saluran kencing (uretra). MENOMETRORRHAGIA Perdarahan uterus yang tidak teratur. hormon androgen mulai berfungsi dan sperma atau sel bibit pria akan terus menerus dihasilkan sehingga seumur hidup oleh sepasang buah sakar (testis). interval non-siklik dan dengan darah yang berlebihan (>80 ml) dan atau dengan durasi yang panjang ( > 7 hari). Namun terdapat penelitian yang berkembang terhadap peranan leptin. Pada saat pubertas. artinya mereka dapat menghamili seorang perempuan. sekresi GnRH hipotalamus mampu melawan inhibisi yang timbul sehingga masa seksual dewasa pun dimulai. SPERMACHE Selama masa kanak-kanak hipotalamus tidak menyekresikan GnRH dalam jumlah yang bermakna. Keluarnya air mani (ejakulasi) yang terjadi pada saat tidur dalam istilah awam dikenal dengan mimpi basah karena didahului dengan adanya mimpi yang berhubungan adanya rangsangan seksual. Pada permulaan dan progresi pubertas. Sperma yang sudah matang akan dikeluarkan melalui saluran sperma. sekresi hormon steroid seks yang terkecil sudah mempunyai efek penghambat yang kuat terhadap sekresi GnRH oleh hipotalamus. Selain itu.

Testis terus menerus memproduksi sperma dan mimpi basah merupakan cara alamiah untuk mengeluarkan sperma. Fisiologis Menarche Munculnya haid pertama terjadi di tengah-tengah masa pubertas (ratarata 13 tahun). Ejakulasi atau keluarnya sperma didahului oleh merenggangnya penis yang disebut ereksi. Rendahnya Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) pada saat itu juga akibat unsur instrinsik penghambat susunan saraf yang mempunyai mekanisme penekanan denyutan (GnRH). sehingga menghambat proses itu sendiri. Hal ini merupakan hasil kerjasama antara Korteks Serebri. 400-500 folikel primordial cukup berkembang untuk mengeluarkan ovum. yaitu masa peralihan dari anak-anak ke dewasa yang memegang peranan penting dalam proses tersebut adalah hubungan Hipotalamus. Pada permulaan masa kanak-kanak sistem ini sudah berjalan kemudian tidak berfungsi lagi disebabkan sistem proses itu sangat peka terhadap steroid. Antara usia 13-46 tahun. Hipofisis. terjadi setiap bulan secara teratur pada seorang wanita dewasa yang sehat dan tidak hamil. satu buah tiap bulannya. Hipofisis dan Ovarium (Hypotalamic-Pituitari-Ovarikratis). Ereksi terjadi karena meningkatnya aliran darah dalam penis. Hipotalamus. Haid adalah perdarahan yang berasal dari uterus sebagai tanda bahwa alat kandungannya menunaikan fungsinya. Glanduna Supra Renalis dan Kelenjar-kelenjar Endokrin lainnya. Ereksi sudah terjadi sejak bayi dan makin sering terjadi setelah dewasa. varium. Ereksi umumnya terjadi pada saat bangun tidur karena kandungan air seni yang penuh dan pada saat adanya rangsangan seksual. MENARCHE Menarche adalah haid yang pertama kali datang. sisanya mengalami degenerasi (atretik). 1998).(buah zakar) yang telah penuh berisi dengan sperma. Haid merupakan ciri khas seorang wanita dimana terjadi perubahan-perubahan siklik dari alat kandungannya sebagai persiapan kehamilan (Depkes RI. 66 .

Setelah ovum yang pertama ovulasi. Respon endometrium terhadap estrogen adalah proliferasi atau mengerut dan terputus-putus lapisan endometrium mengalami deskuamasi sehingga terjadi perdarahan dan mengalir melalui vagina berwujud sebagai haid pertama atau menarche. sekresi GnRH yang berfrekuensi rendah pelan-pelan berubah seperti wanita dewasa dengan sekresi yang berlangsung selama 24 jam. Menurut Teori Neurohormonal yang dianut sekarang. yang lainnya telah dirangsang FSH sehingga folikel ini berkembang mensekresi estrogen. Sedangkan terhadap progesteron adalah dengan 67 . Hipotalamus mengawasi sekresi hormon Gonodotropin oleh Adeno Hipofisis melalui sekresi Nurohormon yang disalurkan ke sel-sel Adeno Hipofisis lewat sirkulasi portal yang khusus yang dapat merangsang produksi dan pelepasan Gonadotropin dari Hipofisis. Pematangan ovvarium saat pubertas menyebabkan dimulainya produksi estrogen oleh sel-sel granulosa yang mengelilingi ovum. estrogen akan menyebabkan pemantangan folikel ovarium yang dominan. Pada masa pubertas. sekresi GnRH secara pulstabil dengan frekuensi rendah telah dimulai 4 tahun sebelum menarche.Saat sebelum masa pubertas. yang selanjutnya menyebabkan ovulasi. Selain untuk pematangan oosit. pola sekresi FSH dan LH juga mengikuti perubahan-perubahan sekresi pulstabil GnRH ini. Siklus dari sel granulosa menyebabkan perkembangan dan atresia saat pubertas. Semakin lama jumlah folikel yang dirangsang semakin banyak sehingga kadar estrogen semakin tinggi. Dengan aksis H-H-O yang telah mengalami pematangan sempurna. Ovum mulai matang di bawah pengaruh estrogen ovarium yang diproduksi oleh sel granulosa tersebut. Folikel-folikel yang berkembang selama sebelum menghasilkan hormon estrogen dan kemudian mati. diikuti dengan kenaikan sekresi LH oleh Hipofisis pada malam hari. folikel ovarium yang kolaps mengubah dirinya menjadi korpus luteum dan mulai memproduksi progesteron. estrogen dari sel granulosa akan mengatur produksi gondotropin oleh kelenjar hipofisis.

genitalia. 68 Membesar. 10-12 tahun (SMR Sedikit. di bagian tengah diameter daerah puting (areola) labia. tipis. mulai keriting. Tabel 2. 13-14 tahun (SMR Lebuh hitam. ringan. halus. pigmentasi Payudara dan papila naik sedikit. Pada tahun pertama menarkhe terjadi siklus menstruasi yang aninvoluntoir.mengubah jaringan sekretorik yang mampu menunjang implantasi embrio. tekstur berubah. 2) ringan. Ini menggambarkan kurang matangnya respon umpan balik positif hipotalamus terhadapestrogen ovarium. banyak. 3) sedikit. tapi masih Bentuk areola dan papila seperti kurang banyak dari dewasa. . Klasifikasi Kematangan Seksual pada Remaja Putri Umur 8-9 tahun (SMR 1) 10-12 tahun (SMR 2) Praremaja Rambut Pubis Praremaja Payudara Jarang. menyebar tengah paha. belum ada kontur. segitiga Mature. Memanjang. >17 tahun (SMR 5) Seperti daerah orang dewasa. panjang. pink. bertambah. pigmentasi Pembesaran ringan. Tabel 1. lurus. 15-16 tahun (SMR 4) Kasar. tambah Payudara dan areola bertambah banyak. 13-14 tahun (SMR 3) Lebih hitam. gundukan. areola ke masuk dalam kontur. keriting. rangsangan puting. besar. mulai keriting. Klasifikasi Kematangan Seksual pada Remaja Putra umur 8-9 tahun (SMR 1) Rambut pubis Tidak ada penis Praremaja Testis Praremaja Pembesaran skrotum. Pola perdarahan saat mestruasi terjadi lebih awal setelah menarkhe yang menggambarkan paparan estrogen yang terus-menerus pada ovarium dan peluruhan endometrium yang berproliferasi.

15-16 tahun (SMR Menyerupai dewasa. kasar. keriting. 2nd ed. lebih Glans membesar dan Membesar. bertambah ukurannya. 69 . From Tanner JM: Growth at Adolescence. Oxford. Ukuran dewasa menyebar ke tengah paha. Ukuran dewasa >17 tahun (SMR 5) Seperti distribusi dewasa. hitam. England. skrotum 4) sedikit.

PENGKAJIAN 1. Data biografi Nama Umur Jenis kelamin Pekerjaan : Anak E : 14 tahun : perempuan : pengamen jalanan

2. Sejarah Sebelum memulai pengkajian, perawat hendaknya melakukan ―history” (sejarah) mengenai sexual abuse kepada klien karena hal ini merupakan langkah awal yang sangat penting guna melakukan pengkajian lebih lanjut. perawat juga harus meminta izin terbelbih dahulu kepada klien. Karena pada saat menceritakan peristiwa sering menimbulkan rasa takut atau malu, perawat harus meyakinkan, empati, dan tidak menghakimi dan tidak perlu terburu-buru dalam melakukan pengkajian kepada pasien. Privasi harus terjamin. Berikut ini pedoman wawancara yang baik dalam mengumpulkan data yang berkaitan dengan aspek psikoseksual : a. menggunakan pendekatan yang jujur dan berdasarkan fakta yang menyadari bahwa klien sedang mempunyai pertanyaan atau masalah seksual.

b. Mempertahankan kontak mata dan duduk dekat klien (menciptakan hubungan saling percaya / trust . c. Memberikan waktu yang memadai untuk membahas masalah seksual, jangan terburu-buru. d. Menggunakan pertanyaan yang terbuka, umum dan luas untuk mendapatkan informasi mengenai pengetahuan, persepsi dan dampak penyakit berkaitan dengan seksualitas. e. Jangan mendesak klien untuk membicarakan mengenai seksualitas, biarkan terbuka untuk dibicarakan pada waktu yang akan datang. f. Masalah citra diri, kegiatan hidup sehari-hari dan fungsi sebelum sakit dapat dipakai untuk mulai membahas masalah seksual.

70

g. Amati klien selama interaksi, dapat memberikan informasi tentang masalah apa yang dibahas, begitu pula masalah apa yang dihindari klien. h. Minta klien untuk mengklarifikasi komunikasi verbal dan nonverbal yang belum jelas. i. Berinisiatif untuk membahas masalah seksual berarti menghargai klien sebagai makhluk seksual, memungkinkan timbulnya pertanyaan tentang masalah seksual. Perawat memunculkan rincian spesifik, termasuk :
 

Jenis luka yang diderita (khususnya ke mulut, payudara, vagina, dan rektum) Setiap perdarahan dari atau lecet pada pasien atau penyerang (untuk membantu menilai risiko penularan HIV dan hepatitis)

Deskripsi serangan (misalnya, yang lubang yang menembus, apakah ejakulasi terjadi atau kondom digunakan)

penyerang yang menggunakan agresi, ancaman, senjata, dan perilaku kekerasan

Deskripsi dari si penyerang  Tanggal, waktu, dan lokasi (akrab bagi pasien?)  Informasi tentang penyerang (nomor, nama, jika diketahui, deskripsi)  Penggunaan ancaman, pembatasan, atau senjata  Jenis hubungan seksual (vaginal, oral, dubur; penggunaan kondom?)  Jenis cedera extragenital berkelanjutan  Kejadian perdarahan (pasien atau penyerang)  Kejadian dan lokasi ejakulasi oleh penyerang

 Keadaan serangan, termasuk :

     

Kegiatan pasien setelah serangan, seperti : Douching atau mandi Penggunaan tampon atau pembalut wanita Buang air kecil atau buang air besar Mengganti pakaian Makan atau minum
71

Penggunaan pasta gigi, obat kumur, enema, atau obat-obatan

3. Pengumpulan data  Kondisi pakaian (misalnya, rusak, bernoda, mengikuti materi asing)  Kecil sampel pakaian, termasuk sampel unstained, diberikan kepada polisi atau laboratorium  sampel rambut, termasuk rambut longgar mengikuti pasien atau pakaian, air mani-bertatahkan rambut kemaluan, dan dipotong kulit kepala dan rambut kemaluan pasien (setidaknya 10 dari masing-masing untuk perbandingan)  Semen yang diambil dari leher rahim, vagina, dubur, dan paha  Darah yang diambil dari pasien  Kering sampel darah penyerang yang diambil dari tubuh pasien dan pakaian  Air seni  Air liur  Usapan mukosa bukal  Kuku kliping dan mengorek  Spesimen lainnya, seperti ditunjukkan oleh sejarah atau pemeriksaan fisik

4. Pemeriksaan Fisik Inspeksi : dilakukan secara Had-to-toe, tetapi lebih di spesifikkan di daerah penganiayaan, yaitu struktur pelvis dan daerah genetalia. Di kaji adanya tanda-tanda berikut : Luka memar, terutama di wajah, bibir, mulut, telinga, kepala, atau punggung. Payudara membesar dan mengencang. Robekan di daerah genetalia, yaitu robekan di fourchete posterior.

-

Palpasi : o Payudara : pada kasus tidak terindentifikasi o Abdomen : terdapat nyeri tekan dan dismenore (klien mengalami menarche).
72

dilakukan pemeriksaan: . hasil pemeriksaan dari USG belum menunjukkan tanda-tanda kehamilan. Tetapi pada kasus ini. mungkin digunakan untuk tidak mengakui adanya konflik atau ketidakpuasan seksual. Laboratorium : Jika dijumpai luka memar. . mungkin digunakan untuk meningkatkan kepuasan sekasual. Pemeriksaan diagnostik .Pemeriksaan kolposkopi untuk mengevaluasi anak yang mengalami penganiayaan seksual. 5.Denial.CT-scan lebih sensitif dan spesifik untuk lesi serebral akut dan kronik.o Genetalia : -rectal toucher untuk mengkaji terjadinya ruptur hymen. adnexa( tuba valopi ) dan rectum. hanya diindikasikan pada pengniayaan anak atau seorang bayi yang mengalami trauma kepala yang berat.Ultrasonografi / USG digunakan untuk mendiagnosis adanya lesi viseral. dan hepatitis BAnalisa rambut pubis Perlu dikaji berbagai mekanisme koping yang mungkin digunakan klien untuk mengekspresikan masalah seksualnya. . b. . karena klien baru mengalami menarche dan jarak penganiayaan seksualnya baru berlangsung 3 hari. dan vaginal untuk genokokus .Tes untuk sifilis. perlu dilakuak skrining perdarahan. Pada penganiayaan seksual. anal. .Kultur spesimen dari oral. spermatozoa dalam 72 jam setelah penganiayaan seksual. 73 .Swab untuk analisa asam fosfatase. HIV. antara lain : a.Fantasi. Dan untuk mengetahui keadaan janin saat kehamilan. Pemeriksaan bimanual pelvis : pemeriksaan bimanual untuk memriksa ukuran dan posisi dari vagina.MRI (Magnetik Resonance Imaging) lebih sensitif pada lesi yang subakut dan kronik seperti perdarahan subdural dan sub arakhnoid. uterus.

Rasionalisasi. mungkin dilakukan untuk mengatasi perasaan lemah. perilaku.c. perasaan ambivalensi terhadap hubungan intim yang belum terselesaikan secara tuntas. d. perasaan dan dorongan seksual.Menarik Diri. 74 . mungkin digunakan untuk memperoleh pembenaran atau penerimaan tentang motif.

lamanya.ASUHAN KEPERAWATAN No 1 Diagnosa Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan robekan pada fourchette posterior Tujuan Tupan : Klien mengatakan nyeri hilang Intervensi Mandiri : 1. Kaji keluhan Rasional Mandiri : 1. Berikan alagesik secara efektif sesuai indikasi 1. Menghilangkan ketidaknyamanan 75 . Membantu nyeri. Bantu pasien keefektifan analgesic 2. perhatikan lokasi. dan intensitas (skala 010) dalam mengidentifikasi derajat ketidaknyaman dan kebutuhan untuk mengetahui DO : Terdapat robekan di fourchette posterior DS : 2. Membantu menemukan posisi yang nyaman pasien untuk rileksdan istirahat Kolaborasi : 1.

3. 76 .d interaksi interpesonal yang negatif. Untuk asuhan dan lingkungan teraupetik yang konsisten meredakan stres anak dan menjadi model peran bagi keluarga DO : DS : - selama hospitalisasi. 2. Agar klien penerimaan terhadap anak dan tidak mengharapkan balasan. Karena semua perhatian tetapi tidak mendukung tingkah laku yang tidak anak memiliki kebutuhan ini. Tunjukkan 2.akibat nyeri dan menghilangkan nyeri 2 Harga diri rendah b. Berikan pemberi Mandiri 1. ketidakberdayaan Tupan : klien mengalami pengurangan atau peredaan ansietas dan stres Mandiri : 1. Perlihatkan merasa kita sungguhsungguh melakukan tindakan 3.

Menceritakan 7. Untuk sebagai orang yang memiliki masalah fisik khusus yang memerlukan hospitalisasi. Puji kemampuan 4. Karena mengajukan pertanyaan terlalu banyak memberikan banyak pertanyaan dapat menjengkelkan anak 7. bukan sebagai korban penganiayaan. 5. 4. Perlakukan anak lebih termotivasi untuk meningkatkan harga dirinya. Hindari meningkatkan harga diri si anak tersebut 6. 6. sediakan satu kejadian dengan 77 . Agar anak dapat anak untuk meningkatkan harga diri 5.benar.

Tetapkan upaya tanda berlangsungnya penganiayaan 3.d anak berkenaan dgn kejadian penganiayaan sehingga anak tidak terbebani. 3 Gangguan interaksi sosial berhubungan dengan kondisi lingkungan Tupan : Klien tidak lagi mengalami penganiayaan(pemerkosa an) Mandiri : 1. Laporkan hal- n upaya untuk mencegah penganiayaan. waspadai tanda- memindahkan anak dari lingkungan yang tidak aman dan tempatkan ke dlm lingkungan yang aman 3. Implementasika orang lain mungkin akan mengurangi beban si anak tersebut Mandiri : 1. hal mencurigakan ke pihak berwenang 2. Bantu orang tua mengidentifikasi situasi yang mencetuskan tindakan perlindungan bagi 78 .orang yang konsisten b. Bantu DO : DS : Klien menjadi seorang yang pendiam dan susah berkomunikasi orang tua terutama ayah 2.

Memberikan kepercayaan diri pada pasien agar pasien lebih merasa nyaman 79 . Gali bersama 4. Untuk mempermudah pasien dalam mengetahui perasaan pasien pasien mengenai pasien keberhasilan yang telah di peroleh atau yang akan 5. seperti berduka 5.penganiayaan dan cara alternatif untuk melepaskan kemarahan selain dengan menyerang anak 4. Dorong pasien anak yang dirawat di rumah sakit sesuai indikasi untuk mencegah berlanjutnya penganiayaan di rumah sakit untuk mengekspresikan perasaan.

Bantu pasien pasien untuk merasa di terima apa adanya kondisi tanpa perasaan di hakimi atau orang terdekat dalam mengenali 3. Berikan menghadapi rasa takut ini 2.4 Ansietas berhubungan dengan keadaan lingkungan sosial DO : DS : Klien menjadi seorang yang pendiam dan susah berkomunikasi orang tua terutama ayah Tupan : Klien mengatakan bahwa ia merasa tenang Mandiri : 1. Bantu pasien untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan atau orang terdekat dalam mengenali dan mengklarifikasi rasa takut untuk memulai mengembangkan strategi koping untuk 2. Ajarkan pasien Mandiri : 1. Dukungan dan konseling dari orang 80 . Membantu lingkungan terbuka dimana pasien merasa aman untuk mendiskusikan perasaan menolak untuk bicara 3.

dan mengklarifikasi rasa takut untuk memulai mengembangkan strategi koping untuk menghadapi rasa takut ini terdekat yang sering di perlukan untuk memungkinkan individu mengenal dan menghadapi rasa takut dan untuk meyakini bahwa strategi control/ koping tersedia 5 Risiko tinggi : infeksi berhubungan dengan proses perawatan bekas robekan Tupan : Tidak terjadi infeksi 1. Tetap pada 1. Tetapkan fasilitas control infeksi. Uji kesterilan 2. Benda-benda semua peralatan yang dipaket 81 . sterilisasi dan prosedur / kebijakan aseptic mekanisme yang dirancang untuk mencegah infeksi DO : Terdapat robekan di fourchette 2.

meskipun demikian. setiap benda harus secara 3.posterior DS : - mungkin tampak steril. adanya kerusakanpada paket laboratorium untuk kemungkinan infeksi sistemik 4. Kontaminasi dengan lingkungan atau kontak personal akan menyebabkan 82 . Uji studi teliti di periksa kesterilan nya. Untuk menentukan intervensi selanjutnya 4. Identifikasi gangguan pada pada teknik aseptic dan atasi dengan segera pada waktu terjadi 3.

daerah daerah yang steril menjadi tidak steril sehingga dapat meningkat risiko infeksi 83 .

sampai koma.  Seluruh tingkat depresi SSP dapat terpengaruh. Valium. Klasifikasi: Agens antianxietas.  Dapat meningkatkan efek inhibitor kuat neurotransmitter asam gammaaminobutirat (GABA) di otak sehingga mengakibatkan efek sedasi. metabolit aktif. Antikonvulsan.TERAPI FARMAKOLOGI OBAT ANTI CEMAS a. terutama pada system limbikm dan formats reticular. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan cepat dari traktus GI. diekskresi dalam ASI. hypnosis. Menembus barier darah-otak dan plasenta. Vazepam.  Waktu paruh : 20-50 jam. Diazepam Novodipam. Relaksan otot skelet. diekskresi sebagian besar oleh ginjal. yang berperan dalam efek obat. Val-release. 84 .  Distribusi : didistribusi luas. Zetran. absorpsi IM lambat dan tidak konsisten.  Metabolism dan Ekskresi : dimetabolisme oleh hati. dari sedasi ringan. Benzodiazepin Indikasi:  Gangguan anxietas  Gejala anxietas (efektivitas dalam periode lebih dari 4 bulan dievaluasi)  Gejala putus alcohol akut  Spasme otot skelet  Gangguan konvulsif (terapi penunjang)  Status epileptikus  Sedasi prabedah dan pemulihan anxietas  Amnesia anterogad Kerja:  Mendepresi tingkat subkortikal system saraf pusat.

konfusi. o Syok o Koma  Penggunaan dengan kewaspadaan pada: o Pasien lansia atau lemah. nyeri pada tempat injeksi. keletihan.Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada: o Hipersensitifitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain. o Pasien depresi/bunuh diri o Bayi Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : mengantuk.  Endo : ginekomastia.  GI : mulut kering. gatal.  Hemat : neurotropenia. inkontinensia. granulositopenia. ketergantungan fisik dan psikologis. pusing.  Derm : ruam. syok. rasa seperti metal atau pahit. eksitasi paradoksis. dermatitis. o Kombinasi dengan depresan lain. o Pasien dengan disfungsi ginjal atau hati o Individu dengan riwayat penyalahgunaan/ketergantungan obat.  GU : retensi urine. mual/muntah.  KV : bradikardia. kolaps kardiovaskular. sinkop. ataksia. galaktorea. perubahan libido.  Resp : depresi pernapasan (dengan penggunaan IV)  Lain-lain : toleransi. o Kehamilan dan laktasi o Glaucoma sudut sempit. sakit kepala. diare. dengan penggunaan IV : hipotensi. konstipasi. peningkatan/penurunan berat badan. lidah membengkak. anoreksia. Interaksi  Obat-obat: 85 . menstruasi tidak teratur.

antihistamin: depresi SSP tambahan. antipsikotik. o Cerutu dan kafein: menurunkan efek diazepam. o PO pelepasan lama (extended release) (dewasa) : 15-30 mg satu kali sehari. narkotik). o PO (anak di atas 6 bulan) : 1-2. gangguan konfulsif o PO (dewasa) : 2-10 mg bid atau qid. o Agens penyekat neuromuscular : meningkatkan depresi pernapasan. dapat diulangi secepat mungkin dalam 1 jam. IV (dewasa) : 2-10 mg tid atau qid sesuai kebutuhan. o Fenitoin : meningkatkan kadar serum fenitoin (risiko toksisitas). untuk maksimum 30 mg dalam periode 8 jam.o Depresan SSP lain (termasuk alcohol. o IM.  Semua obat dalam bentuk larutan atau spuit : diazepam parenteral. o Simetidin dan asam valproat: meningkatkan efek diazepam. o Kontrasepsi oral : meningkatkan atau menurunkan efek diazepam.  Rute dan Dosis Anxietas. antidepresan. barbiturate. o Levodopa : menurunkan efek levodopa. o Obat-obat antituberkular : dapat meningkatkan atau menurunkan kadar:  Disulfiram : menurunkan klirens diazepam. meningkatkan kemungkinan toksisitas. o Digoksin : menurunkan ekskresi digoksin.  Farmakodinamik Rute Awitan PO IM IV 30-60 menit 15-30 menit 1-5 menit Puncak 1-2 jam 1-2 jam 15-30 menit Durasi 15-60 menit mengendapkan  Implikasi keperawatan o Pengkajian 86 .5 mg tid atau qid.

 Kaji timbulnya reaksi merugikan atau efek samping.  Mungkin meningkatkan efek inhibitor kuat neurotransmitter GABA dalam otak sehingga menghasilkan efek penenang. Kerja:  Depresi tingkat subkortikal system saraf pusat. Lorazepam Ativan Klasifikasi: agen antianxietas. antikonvulsan.  Anxietas berkaitan dengan depresi.  Kaji gagasan bunuh diri (depresan SSP memperburuk gejala pasien depresi).  Kaji riwayat alergi. ketidakmampuan untuk berkonsentrasi.  Kaji tanggal menstruasi terakhir (kemungkinan kehamilan). insomnia. Relaksan otot skelet.  Sedasi prabedah. hypnosis. peningkatan tekanan darah. peningkatan pernapasan. kaji tingkat anxietas. pacing.  Pemulihan gejala anxietas sementara. dan bicara cepat. dari sedasi ringan. penggunaan kontrasepsi. Gejala meliputi: kegelisahan. sampai koma. Indikasi:  Pengobatan gangguan anxietas. tremor. konfusi. 87 . Benzodiazepin. depresan SSP. terutama system limbic dan formats retikularis. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan mudah setelah pemberian oral dan IM. peningkatan denyut jantung. sensitivitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain.  Mual/muntah berkaitan dengan kemoterapi pada pasien kanker. b.  Seluruh tingkat depresi SSP bisa terpengaruh.

ketergantungan fisis dan psikologis. o Koma. hipertensi. anoreksia. o Glaucoma sudut-sempit. o Anak di bawah usia 18 (preparat parenteral). sakit kepala. nyeri. o Kombinasi dengan depresan SSP lain. o Kehamilan dan laktasi.  Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis oleh hati.  Resp : depresi pernapasan (dengan penggunaan IV). Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas pada obat ini atau benzodiazepine lain. Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : mengantuk. eksitasi paradoksis. sinkop.  Lain-lain : toleransi. konfusi. menghasilkan metabolit tidak aktif yang diekskresi oleh ginjal. o Pasien disfungsi hati atau ginjal. o Syok. keletihan. menembus barier darah-otak dan plasenta.  Derm : ruam kulit. galaktorea. o Pasien depresi/bunuh diri. diekskresi dalam ASI. Interaksi 88 . pusing.  Penggunaan dengan kewaspadaan : o Pasien lansia atau lemah. mual/muntah.  KV : hipotensi.  Waktu Paruh : 10-20 jam.  Endo : ginekomastia. Distribusi : didistribusi secara luas. ataksia.  GI : mulut kering. dan kemerahan pada tempat injeksi IM. o Individu dengan riwayat penyalahgunaan/ketergantungan obat. o Anak di bawah 12 tahun (preparat oral).

Rute dan Dosis  Anxietas. Obat-obat : o Depressan SSP lain (termasuk alcohol. ketidakmampuan berkonsentrasi. o PO (dewasa) : 2-3 mg bid atau tid. o Kaji adanya gagasan bunuh diri (depresan SSP memperburuk gejala pada pasien depresi). sensitivitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain. Farmakodinamik Rute Awitan PO IM IV 15-45 menit 15-30 menit 5-15 menit Puncak 2 jam 60-90 menit 60-90 menit Durasi 16 jam Implikasi keperawatan  Pengkajian o Kaji tingkat anxietas. gejala anxietas. anxietas berkaitan dengan depresi. meningkatkan kemungkinan toksisitas. barbiturate. o IV (dewasa) : 2 mg total atau 0.044 mg/kg. gangguan anxietas. antihistamin. antikonvulsan: depresi SSP tambahan. narkotik). bicara cepat. o Digoksin : menurunkan ekskresi digoksin. Gejala meliputi kegelisahan. tremor. 89 . o Agens penyekat neuromuscular : meningkatkan depresi pernapasan. peningkatan pernapasan. konfusi. o Rokok sigaret dan kefein : menurunkan efek lorazepam.  Sedasi. o PO (pasien geriatric/lemah) : 1-2 mg/hari dalam 2-3 dosis terbagi. insomnia. o Kaji riwayat alergi. peningkatan tekanan darah. antidepresan. antipsikotik. pacing. gunakan dosis yang lebih kecil. peningkatan kecepatan denyut jantung.

o Kehamilan dan laktasi. sampai koma. Alprazolam Xanax Klasifikasi: Antianxietas. menghasilkan metabolit tidak aktif yang sebagian besar diekskresi dengan cepat oleh ginjal. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorspi dengan cepat dalam traktus GI. o Kombinasi dengan depresan SSP lain. 90 . hypnosis.o Kaji adanya efek samping atau reaksi merugikan. dengan demikian. Relaksan otot skelet. diekskresi dalam air susu ibu. antikonvulsan.  Penggunaan dalam penelitian : gangguan panic. Menembus barier darah-otak dan plasenta. Indikasi:  Gangguan anxietas.  Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis hati.  Dapat meningkatkan efek penghambatan kuat GABA dalam otak. Kerja:  Mendepresi subkortikal SSP terutama system limbic dan formats reticular.  Pemulihan gejala-gejala anxietas sementara. keefektifan terapi lebih dari 4 bulan belum dievaluasi.  Distribusi : didistribusi secara luas.  Waktu Paruh : 12-15 jam. o Anak-anak di bawah usia 18 tahun. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas terhadap obat. Benzodiazepin. dari efek sedasi ringan. c.  Dapat terjadi depresi seluruh tingkat SSP. o Glaucoma sudut-sempit.  Anxietas berkaitan dengan depresi. menyebabkan efek penenang.

sinkop. gangguan anxietas. o Rokok dan kefein : menurunkan efek alprazolam. antidepresan.  GU : retensi urine. penglihatan kabur.  Endo : ginekomastia. anxietas berkaitan dengan depresi 91 .  KV : takikardia. Rute dan Dosis  Anxietas. o Kontrasepsi oral : meningkatkan atau mengurangi efek alprazolam. ataksia. dan narkotik). Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : mengantuk. eksitasi paradoksis. anoreksia. dermatitis. hipotensi ortostatik. antihistamin. pusing. o Pasien dengan riwayat penyalahgunaan/ketergantungan obat. sakit kepala. Penggunaan dengan kewaspadaan : o Pasien lansia dan pasien lemah. gatal-gatal. inkontinensia.  Derm : ruam. o Pasien dengan disfungsi hati atau ginjal. keletihan. mual/muntah. perubahan libido. meningkatkan kemungkinan toksisitas. konstipasi. o Digoksin : menurunkan ekskresi digoksin.  GI : mulut kering. asam valproat: menurunkan efek alprazolam. o Pasien depresi/bunuh diri. o Rifampin. galaktorea. Interaksi  Obat-obat : o Depresan SSP lain (termasuk alcohol.  Lain-lain : toleransi. antipsikotik. o Agens penyekat neuromuscular : meningkatkan depresi pernapasan. konfusi. perubahan EKG. diare. menstruasi tidak teratur. o Simetidin: meningkatkan efek alprazolam. o Disulfiram : menurunkan klirens alprazolam. ketergantungan fisik dan psikologis. o Levodopa : menurunkan efek levodopa. barbiturate. antikonvulsan : menambah depresi SSP.

insomnia. peningkatan tekanan darah.25-0. dan gangguan panic.6 jam Durasi Implikasi keperawatan  Pengkajian o kaji tingkat anxietas. o Kaji riwayat alergi atau sensitivitas terhadap obat ini atau benzodiazepine lain. menjaga jarak. gejala-gejalanya meliputi: kegelisahan. peningkatan denyut jantung. ketidakmampuan berkonsentrasi. alkoholisme. Farmakodinamik Rute PO Awitan 30-60 menit Puncak 0. Indikasi:  Depresi mayor disertai gejala melankolia atau psikotik. peningkatan pernapasan. Tipramine. SK-Pramine. konfusi. o Kaji adanya pikiran bunuh diri (depresan SSP dapat memperburuk gejala pada pasien depresi). 92 . bicara cepat. dosis total tidak melebihi 4 mg/hari dalam dosis terbagi.25 mg bid-tid. Kerja:  Mekanisme kerja yang tepat belum jelas. Tofranil Klasifikasi: Antidepresan trisiklik. skizofrenia.  Fase depresi gangguan bipolar.7-1.  Enuresis pada anak usia 6 tahun atau lebih. atau retardasi mental.o PO (dewasa) : 0. tremor.  Penggunaan dalam penelitian : gangguan deficit perhatian pada anak-anak. o PO (pasien geriatric atau lemah) : dosis awal 0. OBAT ANTI DEPRESI (ANTI DEPRESSANT) a. Imipramine Janimine.  Depresi berkaitan dengan penyakit organic.5 mg tid. gangguan makan. nyeri kronik.

o Glaucoma. o Periode penyembuhan akut setelah infark miokard. dalam tablet Janimine 10 dan 25 mg). Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas terhadap obat ini atau antidepresan trisiklik lain. o Penggunaan bersama dengan inhibitor MAO. Menyekat pengambilan kembali norepinefrin dan serotonin neurotransmitter. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan mudah dari traktus GI setelah pemberian oral.  Penggunaan dengan kewaspadaan : o Pasien dengan riwayat kejang. Masuk dalam ASI. meningkatkan konsentrasinya pada sinaps dan mengoreksi kekurangan yang diperkirakan berkontribusi menimbulkan alam perasaan melankolia pada pasien depresi. o Gangguan kardiovaskular.  Distribusi : didistribusi secara luas. o Pasien psikotik.  Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis oleh hati menjadi metabolit aktif dan tidak aktif. o Retensi urine. o Porfiria intermitten akut. o Anak dibawah 6 tahun.  Waktu Paruh : 8-16 jam. o Pasien lansia atau lemah. o Kehamilan dan laktasi (penggunaan yang aman belum terbukti). Diekskresi dalam urine. sejumlah kecil diekskresi melalui feses. o Hipersensitivitas terhadap pewarna tartrazin (dalam kapsul Tofranil-PM 100 dan 125 mg. Menembus barier darah-otak dan plasenta. Reaksi Merugikan dan Efek samping 93 . o Insufisiensi ginjal atau hati.

Rute dan Dosis  PO (remaja/geriatric) : dosis awal : 30-40 mg/hari. kelemahan. o Etklorvinol : delirium sementara. takikardia. benzodiazepine) : meningkatkan efek SSP. o Guanetidin. sakit kepala. urtikaria.  Lain-lain : peningkatan berat badan. eosinofilia. pusing. leucopenia. Farmakodinamik 94 .  Hepat : ikterus.  KV : hipotensi ortostatik. gagal jantung. ataksia. fenotiazin. dan aritmia lain. neuropati perifer. menstruasi tidak teratur. alopesia.  Hemat : trombositopenia. diare. klonidin : menurunkan efek obat-obatan ini. kram abdomen. o Depresan SSP (termasuk alcohol. ginekomastia. SSP : mengantuk. hipotermia. petekia.  GI : mulut kering. konfusi. krisis hipertensif. mual. Interaksi  Obat-obat : o Inhibitor MAO : krisis hiperpiretik. gangguan konsentrasi. o Simetidin : meningkatkan kadar serum imipramin. o Metilfenidat. kematian. o Amfetamin. letargi. refluks esophagus. kejang berat. keletihan. hepatitis. anoreksia. o Pengobatan tiroid : takikardia. purpura. Jarang melebihi 100 mg/hari. muntah. simpatomimetik : meningkatkan efek hipertensif dan jantung obat-obatan ini. pembengkakan testis. aritmia. galaktorea. deficit memori.  Derm : ruam kulit. tinnitus. eritema. barbiturate. takikardia. haloperidol : meningkatkan kadar imipramin serum. fotosensitivitas. konstipasi. kongesti nasal.  GU : retensi urine. tremor.

rencana. perdarahan tidak wajar. 7-9 hari (norfluoksetin). o Kaji status mental setiap haari: alam perasaan. Farmakokinetik  Absorpsi : diabsorpsi dengan lambat dari traktur GI setelah pemberian oral.Rute Awitan PO IM 2-4 minggu 2-4 minggu Puncak 1-2 jam 30 menit Durasi Berminggu-minggu Berminggu-minggu Implikasi keperawatan  Pengkajian o Kaji gagasan. Kerja:  Menyekat pengambilan kembali serotonin prasinaps. gangguan kompulsif obsesif.  Waktu Paruh : 2-3 hari (fluoksetin). 95 .  Metabolisme dan Ekskresi : dimetabolis oleh hati menjadi beberapa metabolit. mudah memar. penampilan. cara bunuh diri. malaise. gagasan bunuh diri. demam. o Kaji adanya gejala diskrasia darah : tenggorok sakit. termasuk metabolit aktif norfluoksetin.  Penggunaan dalam penelitian : obesitas eksogen. Tidak diketahui jika obat menembus barier plasenta atau masuk dalam ASI. yang dapat mengindikasi keputusan pasien untuk melakukan bunuh diri. b. Diekskresi oleh ginjal. Fluoxetine Prozac Klasifikasi: penguat antidepresan bisiklik serotonin. Kaji perubahan alam perasaan alam secara tiba-tiba. meningkatkan konsentrasinya pada sinaps dan mengoreksi kekurangan yang diperkirakan menyebabkan alam perasaan melankolia pada pasien depresi.  Distribusi : nampaknya didistribusi secara luas. pola pikir dan komunikasi. Indikasi:  Gangguan depresif mayor.

o Pasien lansia atau lemah.Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Kontraindikasi pada : o Hipersensitivitas terhadap obat. anxietas. o Keefektifan dalam penggunaan jangka panjang (lebih dari 5-6 minggu) belum dievaluasi. o Pasien yang baru mengalami infark miokard. gangguan penglihatan.  GI : mual. penurunan konsentrasi.  GU : dismenore. mengantuk. Interaksi  Obat-obat : o Obat aktif SSP : interaksi belum dibuktikan. konstipasi. infeksi traktus urinarius. Reaksi Merugikan dan Efek samping  SSP : sakit kepala. anoreksia.  Penggunaan dengan kewaspadaan : o pasien dengan riwayat kejang. penurunan berat badan. 96 . kegugupan.  Derm : ruam. o Anak. pruritus. trombositopenia. urtikaria.  Hemat : anemia. sering berkemih. kram abdomen. mulut kering. palpitasi. aritmia. demam/mengggigil. trombositemia. o Pasien dengan riwayat penyalahgunaan obat. penurunan libido. hipotensi ortostatik.  KV : kemerahan disertai rasa panas. kelemahan. retensi urine. gunakan secara hati-hati. leucopenia. o Pasien bunuh diri. tremor. pusing. keletihan. o Pasien dengan berat badan rendah atau anoreksia. o Diazepam : waktu paruh diazepam memanjang. insomnia. nyeri persendian. dan otot. kehamilan dan kehamilan.  Lain-lain : keringat berlebihan. o Insufisiensi ginjal atau hati. konvulsi. diare. migraine. disfungsi seksual.

Dosis padat ditingkatkan setelah beberapa minggu jika tidak ada perbaikan klinis. Farmakodinamik Rute Awitan Puncak Durasi PO 3-5 jam 6-8 jam Berminggu-minggu Implikasi keperawatan  Pengkajian o kaji gagasan. mudah memar. perdarahan tidak wajar. demam. malaise. o Kaji riwayat alergi. o Kaji tanda-tanda vital. sensitivitas terhadap obat ini. yang dapat mengindikasi keputusan pasien untuk melakukan bunuh diri. Perbaikan pola perilaku ini dan tingkat energy diharapkan dalam 2-4 minggu setelah dimulainya terapi. yang dapat ditularkan melalui darah atau hubungan seksual atau dengan orang yang 97 . berat badan. Dosis maksimum : 80 mg/hari. Dosis diatas 20 mg/hari harus diberikan bid (pagi dan siang). o Kaji status mental setiap harian : alam perasaan. distress GI.o Inhibitor MAO : potensial krisis hipertensi. agitasi. rencana. Beri jarak waktu sedikitnya 14 hari antara penghentian inhibitor MAO dan permulaan terapi fluoksetin. gagasan bunuh diri. o Warfarin : meningkatkan aktivitas warfarin. o Triptofan : toksisitas pusat dan perifer. o Kaji riwayat glaukoma VAKSIN HEPATITIS B Hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. penampilan. tingkat minat terhadap lingkungan dan aktivitas. Rute dan Dosis  PO (dewasa) : dosis awal : 20 mg/hari diberikan pada pagi hari. kegelisahan. Kaji perubahan alam perasaan secara tiba-tiba. pola pikir dan komunikasi. o Kaji adanya gejala diskrasia darah : tenggorok sakit. dan cara bunuh diri.

biasanya melalui kontak bagian tubuh yang sakit atau luka yang terbuka. 98 . o Demam ringan 2-3%) o Pening. aluminium hidroksida dan ragi. Indikasi  Berbagi penggunaan peralatan injeksi  Pembuatan tato atau tindik badan dengan menggunakan peralatan yang tidak steril  Luka karena jarum narkoba  Seks yang tidak aman  Dari ibu yang terinfeksi kepada bayinya pada waktu melahirkan dan melalui air susu ibu  Dari anak ke anak. Beberapa orang dapat menderita penyakit hepatitis B dan tidak menyadari bahwa mereka terinfeksi. yang sedang atau merasa dirinya mungkin sedang hamil tidak boleh divaksinasi. Farmakokinetik  Vaksin ini mengandung protein hepatitis B. Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Efek ringan o Rasa nyeri di tempat injeksi (5%). Orang-orang ini dapat menularkan penyakit ini tanpa menyadarinya.  National Health and Medical Research Council (Dewan Penelitian Kesehatan dan Medis Nasional) menganjurkan bahwa sebaiknya semua anak antara umur 10 sampai 13 tahun menerima vaksinasi hepatitis B kecuali jika mereka telah menerima serangkaian vaksin. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Wanita muda. o Pusing o Rasa sakit otot dan persendian. siapapun.terinfeksi dan dapat menyebabkan penyakit yang parah (sirosis) atau kanker hati.

 Dua dosis vaksin Hepatitis B sekarang telah disetujui untuk remaja berusia 1115 tahun dan melibatkan pemberian kedua dosis tersebut dengan selang waktu 4-6 bulan. 99 . Ini jarang terjadi setelah vaksinasi. atau jika anda khawatir tentang anak anda. Rute dan Dosis  Rangkaian vaksin hepatitis B memberI perlindungan yang bertahan lama dan dosis booster tidak perlu. o Beri anak anda paracetamol untuk mengurangi ketidaknyamanan (perhatikan dosis yang direkomendasi sesuai dengan umur anak anda). o Tidak memakai pakaian yang berlebihan. Implikasi Keperawatan  Sebelum imunisasi. Efek Berat o Anafilaksis‖ adalah reaksi alergi yang parah yang bisa mengakibatkan ketidaksadaran dan kematian jika tidak ditangani dengan cepat. o Jika reaksi-reaksi menjadi parah atau berlangsung lama. AZT adalah obat pertama yang disetujui untuk mengobati HIV.  Kaum remaja memerlukan dua dosis vaksin untuk dilindungi melawan penyakit hepatitis B. hubungi dokter anda atau rumah sakit. AZT (ZIDOVUDINE) UNTUK PENCEGAHAN HIV DAN SEBAGAI PROFILAKSIS ANTI INFEKSI AZT (Retrovir) adalah obat yang dipakai untuk terapi antiretroviral (ART). termasuk di Indonesia. Para perawat dilatih sepenuhnya dalam perawatan anafilaksis.  Jika reaksi-reaksi ringan ini terjadi. o Punya reaksi yang parah/langsung terhadap vaksin apa saja. o Taruh kain basah yang dingin diatas tempat suntikan yang sakit. efek samping dapat dikurangi dengan: o Beri anak anda minum lebih banyak. beritahu dokter atau perawat jika anak anda: o Kurang enak badan pada hari dilakukannya imunisasi. tetapi sekarang tersedia dari beberapa produsen. Obat ini pertama kali dibuat oleh GlaxoSmithKline (GSK).

Tetapi AZT dipakai sebagai bagian dari terapi kombinasi untuk orang yang terpajan HIV (berisiko terinfeksi) melalui kecelakaan di tempat kerja (misalnya tertusuk jarum suntik atau darah terkena luka). Kebanyakan mutan langsung mati. sebagian dari bibit HIV baru menjadi sedikit berbeda dengan aslinya. Jika ini terjadi. Enzim ini mengubah bahan genetik (RNA) HIV menjadikannya bentuk DNA. tetapi beberapa di antaranya terus menggandakan diri.Klasifikasi  Versi Kimia Farma bernama Reviral. Hal ini disebut sebagai ‗mengembangkan resistansi‘ terhadap obat tersebut.  Waktu HIV menggandakan diri. Indikasi  AZT disetujui pada 1987 sebagai obat antiretroviral (ARV) untuk orang dengan infeksi HIV. Ini harus 100 . serta tidak melewati atau mengurangi dosis.  Obat ini termasuk golongan analog nukleosida atau nucleoside reverse transcriptase inhibitor (NRTI). jika virus kita mengembangkan resistansi terhadap satu macam obat. AZT juga dikenal sebagai azidodeoxythymidine. walaupun kita tetap memakai ART – mutan tersebut ternyata kebal terhadap obat. Takaran disetujui untuk anak di atas usia enam minggu serta untuk bayi yang baru lahir dari ibu HIV-positif. obat tidak bekerja lagi. Ini disebut ‗resistansi silang‘ atau ‗cross resistance‘ terhadap obat atau golongan obat lain. Farmakokinetik  Obat golongan ini menghambat enzim reverse transcriptase. Jenis berbeda ini disebut mutan. zidovudine atau ZDV. Penelitian ini menunjukkan tidak ada manfaat dari penggunaan AZT. untuk mencegah penularan HIV-nya. Sangat penting memakai ARV sesuai dengan petunjuk dan jadwal. Resistansi dapat segera berkembang. virus juga menjadi resistan terhadap ARV lain. Kadang kala. Kerja  ZT diuji coba pada orang tanpa gejala penyakit HIV. Penggunaan obat ini dikenal sebagai ‗post-exposure prophylaxis‘ atau profilaksis (pencegahan dengan obat) pascapajanan.

Namun sangat sedikit orang mengalami efek samping ini. Rute dan Dosis  Takaran AZT yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 500mg hingga 600mg per hari. suplemen atau jamu yang kita pakai. AZT tidak boleh dipakai dengan d4T. Bila kita memakai metadon bersamaan dengan AZT. Pada 2009. kecuali jika dipakai untuk mencegah penularan dari ibu-kebayi atau pascapajanan. hyperbilirubinemia Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Jika kita mulai memakai ART. Interaksi baru terusmenerus diketahui. misalnya sakit kepala. Efek samping ini biasanya lambat laun membaik dan hilang. waspada terhadap efek samping AZT. Pastikan dokter tahu SEMUA obat. Interaksi  AZT dapat berinteraksi dengan obat lain. neutrofil rendah. darah tinggi. Beberapa pasien yang memakai AZT terus mengalami mual.  Efek samping yang paling berat akibat AZT adalah anemia. Metadon dapat meningkatkan jumlah AZT dalam darah.  AZT harus dipakai dalam kombinasi dengan ARV lain. Implikasi Keperawatan 101 . sakit kepala dan kelelahan. dipakai dua kali sehari. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Haemoglobin rendah. kita mungkin mengalami efek samping sementara. AZT tersedia berbentuk tablet atau pil dengan isi 100mg dan 300mg. Interaksi ini dapat mengubah jumlah masing-masing obat yang masuk ke aliran darah kita dan mengakibatkan overdosis atau dosis rendah.  Efek samping AZT mungkin lebih berat jika dipakai dengan beberapa obat lain.terjadi sebelum kode genetik HIV dapat dimasukkan ke kode genetik sel yang terinfeksi HIV. dan boleh dipakai dua atau tiga kali sehari. Takaran berdasarkan berat badan. muntah. suplemen dan jamu yang kita pakai. FDA AS menyetujui pedoman takaran baru untuk anak berusia 4 minggu ke atas. atau seluruh badan terasa tidak enak. neutropenia dan miopati. dan dalam bentuk cairan.

Menghambat implantasi antara lain melalui gangguan terhadap endometrium.  Riwayat hipertensi intrakranial idiopatik. o Implant sebagai kontraseptif jangka panjang (5 tahun). dan lain oligomenorrhea. infeksi saluran kemih.  Perdarahan genital yang tidak diketahui penyebabnya. yang umumnya makin parah seiring dengan lamanya terapi. Keputihan.  Karsinoma payudara. amenorrhea. 102 . tumor hati jinak ataupun ganas. gejala yang kita alami. sakit kepala. Menghambat fertilisasi melalui penghambatan transport sperma dan/atau ovum. Perawat dan dokter harus mempertimbangkan jumlah CD4 (reseptor pada limfosit T4 yang menjadi target sel utama HIV). viral load. sebagainya. Kerja  Menghambat ovulasi. seperti pusing. LEVONORGESTREL UNTUK MENCEGAH KEHAMILAN Klasifikasi  Jadelle Implant (2x75 mg)  Norplant Implant  Plan B Indikasi  Untuk mencegah kehamilan: o Tablet (oral) sebagai kontrasepsi darurat.  Penyakit hati akut. pruritus pada vagina. muntah. dismenorrhea.  Gangguan sistem syaraf pusat.  Hipersensitif terhadap levonorgestrel Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Gangguan siklus menstruasi. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Tromboflebitis atau gangguan tromboembolik aktif. seperti menorrhagia. dan sikap kita terhadap penggunaan ART. mual. menometrorrhagia.  Kehamilan. polimenorrhea.

 Peningkatan berat badan. sebab akan mengurangi efektivitas levonorgestrel. Fenobarbital. antara lain antibiotika. troglitazon. kemungkinan harus dilakukan ulangan / penggantian pemberian.75 mg) harus diberikan sesegera mungkin.  Implant: 103 . warfarin  Dengan Makanan : Produk herbal yang mengandung St. ritonavir. Untuk wanita-wanita yang mengkonsumsi obatobat tersebut dalam jangka panjang harus digunakan metoda kontrasepsi lain. o Tablet berikutnya (kedua) harus dikonsumsi 12 jam kemudian. bosentan. pioglitazon. Karbamazepin atau Okskarbazepin. rifabutin. maksimal 72 jam setelah intercourse. Obat-obat tersebut dapat meningkatkan metabolisme levonorgestrel melalui induksi sistem enzim mikrosomal hati yang bekerja memetabolismelevonorgestrel. oleh sebab itu dapat mengurangi efektivitas levonorgestrel. tablet levonorgestrel (0. Beberapa jenis obat berikut ini juga dapat mengurangi efektivitas kontrasepsi oral. sedangkan apabila konsumsi jangka pendek. Apabila terjadi muntah dalam waktu 1 jam setelah dikonsumsi. disarankan untuk menggunakan metoda kontrasepsi back-up yang sesuai (misalnya kondom atau spermisida) selama periode tersebut. Interaksi  Dengan Obat Lain : Levonorgestrel tidak direkomendasikan untuk wanita yang mengkonsumsi obat-obat penenang dan antiepilepsi seperti Fenitoin. rifampisin. rifapentine. griseofulvin. modafinil. o Levonorgestrel per oral dapat digunakan kapan saja selama siklus menstruasi. Rute dan Dosis  Tablet (oral): o Untuk mendapatkan efikasi yang optimal. Johns Wort (Hypericum perforatum) dapat menginduksi sistem enzim mikrosomal hati (Sitokrom P450).

Kedua implant harus diletakkan dalam posisi berbentuk "V" dengan sudut sekitar 30 derajat. Dosis total levonorgestrel yang harus diberikan adalah 150 mg. Terapi paliatif karsinoma prostat yang tak dapat dioperasi. Jika tidak kemungkinan besar akan terjadi gangguan perdarahan uterin. ETHINYL ESTRADIOL UNTUK MENCEGAH KEHAMILAN Klasifikasi  Activella  Femhrt  Ortho-Prefest  Orthocept  Estinyl  Lynoral Indikasi  Gejala vasomotor sedang atau parah yang dihubungkan dengan menopause. Penyisipan yang baik akan mempermudah pengeluaran implant kelak. masing-masing mengandung 75 mg levonorgestrel. (Tidak ada bukti bahwa estrogen efektif mengatasi gejala kecemasan atau depresi yang mungkin terjadi selama atau sebelum menopause. Penyisipan implant dilakukan secara subdermal di bagian tengah permukaan bagian dalam lengan atas. sekitar 8 10 cm di atas medial epicondyle. oleh sebab itu tidak boleh diberikan untuk indikasi tersebut) Hipogonadism pada wanita. pada tahap lanjut 104 .o Satu set implant biasanya terdiri dari dua buah implant berbentuk silindris yang fleksibel. Penyisipan kedua buah implant harus dilakukan dalam 7 hari pertama setelah mulai menstruasi. Setelah 5 tahun implant harus dikeluarkan dan dapat diganti apabila diinginkan untuk memperpanjang kontrasepsi. baik dalam bentuk implant. dan harus dilakukan oleh seorang professional kesehatan yang sudah menguasai teknik penyisipan implant dengan memperhatikan prosedur penyisipan implant. suntikan ataupun per oral. Implikasi Keperawatan  Implant levonorgestrel harus dikeluarkan apabila akan memulai program kontraseptif baru.

trombosis. Menyebabkan dilatasi kapiler. dan hati. Kerja  Memacu pertumbuhan endometrium. Menyebabkan cacat pada janin yang dikandung. Menyebabkan dilatasi kapiler. Memacu penebalan. Menghambat sekresi hormon-hormon dari hipofisis anterior.Terapi paliatif kanker payudara yang tak dapat dioperasi. kelahiran prematur dan kehamilan ektopik 105 . retensi cairan dan anabolisme protein. Menghambat laktasi. dan kornifikasi vagina. stratifikasi. aborsi spontan. kecuali ada pertimbangan khusus (lihat Indikasi) o Neoplasia. Menyebabkan pertumbuhan duktus kelenjar mammae. vagina. mulut rahim. terutama yang bergantung estrogen o Perdarahan genital abnormal o Tromboflebitis aktif atau gangguan tromboembolik o Riwayat tromboflebitis. stratifikasi. hanya dilakukan dengan pertimbangan khusus: misalnya pada wanita yang sudah lebih 5 tahun postmenopause dengan penyakit yang makin parah dan resisten terhadap radiasi. Memacu penebalan. atau gangguan tromboembolik yang dikaitkan dengan penggunaan estrogen sebelumnya (kecuali apabila digunakan dalam pengobatan kanker prostat atau payudara) o Kehamilan o Menyusui Reaksi Merugikan dan Efek Samping  Terapi dengan senyawa-senyawa estrogen sintetik jangka panjang  Meningkatkan risiko karsinoma endometrium.  Memacu pertumbuhan endometrium. payudara. Menghambat sekresi hormon-hormon dari hipofisis anterior. Menyebabkan pertumbuhan duktus kelenjar mammae. retensi cairan dan anabolisme protein. dan kornifikasi vagina. Menghambat laktasi. Kontraindikasi dan Kewaspadaan  Estrogen tidak boleh diberikan kepada pasien dengan: o Kanker atau dugaan kanker payudara.

kembung. Penurunan libido Interaksi  Dengan Obat Lain : o Etinilestradiol : substrat : CYP2C8/9 (minor). rambut rontok. Kontrasepsi hormonal kombinasi meningkatkan level plasma lprazolam.selegilin.klordiazepoksida. 3A5-7 (minor).  Gangguan sistem syaraf pusat.erupsi disertai perdarahan. fenitoin dan rifamisin. 3A4 (lemah) o Asetaminofen dan asam askorbat dapat meningkatkan level plasma komponen estrogen. Disamping dapat meningkatkan neoplasia dan kecacatan pada janin dalam kandungan. 2C19(lemah). muntah. fenobarbital.  Gangguan kulit. kadang-kadang merangsang keluarnya ASI walaupun tidak sedang menyusui  Gangguan pencernaan. Kontrasepsi hormonal kombinasi dapat menurunkan level 106 .perdarahan atau bercak.teofilin. eritema. o CYP3A4 induser dapat menurunkan level. nafsilin. seperti sakit kepala. antidepresan trisiklik. migraine. amenorrhea selama atau setelah terapi). seperti mual. PMS (premenstrual-like syndrome).  Payudara membesar dan kendur. kandidiasis vagina. Berat badan meningkat atau bahkan menurun. seperti chloasma atau melasma yang dapat menetap walaupun terapi sudah dihentikan. Inhibisi : CYP1A2 (lemah) 2B6 (lemah). norethindron:contoh induser o Aminoglutetimid. o Atorvastatin dan indinavir meningkatkan level plasma kontrasepsi hormonal. prednisolon. kram lambung. antara lain meningkatnya insidensi penyakit kandung kemih. 3A4(mayor).efek etinilestradiol dan diazepam.siklosforin. terapi estrogenik (termasuk sebagai kontraseptif oral) juga dapat menyebabkan  Gangguan genitouterin. jaundice. nevirapin. pusing. perubahan pola menstruasi (dismenorrhea. dan lain-lain. karbamazepin. depresi  Tromboembolism.

o Efek kontrasepsi dapat menurun oleh cetrien. morfin. namun bila kondisi klinis sudah membaik (biasanya setelah beberapa minggu) dosis harus diturunkan.  Dengan Makanan : Hindari alkohol. temazepam. griseovulfin. dosis efektif adalah 0. asam klofibrat. Rute dan Dosis  Simpan pada suhu 2° . Dosis terendah yang dapat mengendalikan gejala ini harus ditentukan dengan seksama dan pengobatan harus dihentikan sesegera mungkin. terapi diulang 107 . 1 minggu tidak). misalnya dalam pengobatan hipogonadism pada wanita. misalnya pada kastrasi karena pembedahan atau radiasi. Pemberian dilakukan dalam siklus (misalnya 3 minggu diberikan. o Kontrasepsi oral dapat menurunkan efek turunan kumarin. aminoglutetimd. antikonvulsan. rifampin. dapat diberikan tablet 0. Jika pasien dapat menstruasi tanpa pemberian terapi maka terapi dihentikan.05 mg tiga kali sehari selama 2 minggu pertama siklus menstruasi teoritis.05 mg sekali sehari. tetrasiklin.05 mg tiga kali sehari pada awalnya. Diberikan secara siklus.30° C  Diberikan secara siklus hanya dalam jangka pendek.02 mg atau 0. Kemudian diikuti pemberian progesteron selama 2 minggu selanjutnya. kafein (efek kafein terhadap SSP akan meningkat jika digunakan bersamaan dengan kontrasepsi hormonal kombinasi). penisilin. Regimen ini dilanjutkan sampai 3-6 bulan Setelah itu pemberian dihentikan selama 2 bulan untuk melihat pengaruh terapi. Penghentian terapi atau pengurangan dosis harus dilakukan setiap interval 3-6 bulan. namun apabila masih belum dapat. Pada awal menopause dimana menstruasi spontan masih berlangsung. Dosis yang umum. Dosis 0. troglitazon. nelfinavir.05 mg satu kali sehari selama 21 hari lalu diikuti oleh masa istirahat (tidak diberi obat) selama 7 hari.plasma asetaminofen. dosis yang efektif adalah 0. untuk pengobatan gejala vasomotor sedang atau parah yang dihubungkan dengan menopause. 1 tablet 0. amprenavir.02 mg sekali dua hari. Dalam beberapa kasus. Pada kasus yang parah. oxasepam. lorazepam.Jus jeruk akan meningkatkan konsentrasi etinilestradiol. asam salisilat. lopinavir. ritonavir.

dan kanker hati . TERAPI NONFARMAKOLOGI ANXIETY MANAGEMENT Kecemasan adalah rasa takut kronis dalam membatasi kemampuan untuk melaksanakan normal fungsi. Untuk pengobatan paliatif kanker payudara yang semakin parah dan tak dapat dioperasi.05 mg tiga atau empat kali sehari. baik percobaan pada hewan maupun studi epidemiologi menunjukkan bahwa penggunaan estrogen sintetik dapat meningkatkan risiko karsinoma endometrium. Cemas sering disertai dengan serangan panik yang sering dikatakan dengan serangan kecemasan.5 mg tiga kali sehari. Berikut adalah beberapa solusi:  Ingatlah bahwa anda tidak dalam keadaan atau posisi bahaya.kembali. Meningkatkan risiko kanker payudara. dengan pertimbangan khusus.  Baca sebuah buku lelucon. penurunan penilaian rasional dan mengekspos kami untuk bahaya yang lebih besar. seperti kecemasan sosial atau kinerja kecemasan.  Lakukan 10 lompatan kecil. Kegelisahan menyebabkan kita menjadi tidak stabil. Kecemasan kebanyakan berhubungan dengan rasa takut atau fobia spesifik. 108 .  Ambillah nafas dalam. Dosis 0. misalnya pada pengobatan paliatif kanker prostat yang semakin parah dan tak dapat dioperasi. mulut rahim. Implikasi Keperawatan  Terapi dengan senyawa-senyawa estrogen sintetik jangka panjang :Meningkatkan risiko karsinoma endometrium: Banyak hasil penelitian. Diberikan secara kronis.Terapi estrogen pada pria (misalnya pada pengobatan prostat) juga dapat meningkatkan risiko kanker payudara. baik percobaan pada hewan maupun studi epidemiologi menunjukkan bahwa penggunaan estrogen sintetik dapat meningkatkan risiko karsinoma endometrium. Banyak hasil penelitian. vagina. dosis 0.  Ingatlah penyebab dari kecemasan anda.

2002) bahkan telah membuktikan keberhasilan penggunaan relaksasi pada penderita insomnia yang berusia 11 tahun. Terapi relaksasi Relaksasi adalah salah satu teknik dalam terapi perilaku yang dikembangkan oleh Jacobson dan Wolpe untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan (Goldfried dan Davidson.  Temukan kegiatan yang menarik sehingga mengalihkan pemikiran anda tentang kecemasan. Hadapi ketakutan anda dan lakukan itu secara teratur sampai perasaan anda terkendali. Penelitian Hoelscher dan Lichstein (1986) serta Karyono (1994) menunjukkan bahwa relaksasi dapat menurunkan tekanan darah systolic dan diastolic pada penderita hipertensi. 1. 1988). Jadi relaksasi dapat menekan rasa tegang dan cemas dengan cara resiprok. 2002) melaporkan beberapa keuntungan yang diperoleh dari latihan relaksasi. 1976). Penelitian yang dilakukan Dewi (1998) menunjukkan bahwa relaksasi dapat menurunkan ketegangan pada siswa sekolah penerbang. sakit kepala. sedangkan saat rileks yang bekerja adalah sistem saraf para simpatetis. 1981).  Masalah-masalah yang berhubungan dengan stres seperti hipertensi. Pada saat individu mengalami ketegangan dan kecemasan yang bekerja adalah sistem saraf simpatetis. Teknik ini dapat digunakan oleh pasien tanpa bantuan terapis dan mereka dapat menggunakannya untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan yang dialami sehari-hari dirumah (dalam Walker. insomnia dapat dikurangi atau diobati dengan relaksasi. Selanjutnya Weil dan Goldfried dan Davidson (dalam Utami. Ada banyak manfaat nyata dari latihan relaksasi. sehingga timbul counter conditioning dan penghilangan (Prawitasari. Burn (dalam Utami. antara lain:  Relaksasi akan membuat individu lebih mampu menghindari reaksi yang berlebihan karena adanya stres. 109 .

aktivitas mental. pemakaian obatobatan. Berikut adalah langkah-langkahnya: 110 .  Meningkatkan hubungan interpersonal.  Konsekuensi fisiologis yang penting dari relaksasi adalah bahwa tingkat harga diri dan keyakinan diri individu meningkat sebagai hasil kontrol yang meningkat terhadap reaksi stres.  Kelelahan. seperti pertemuan penting.  Kesadaran diri tentang keadaan fisiologis seseorang dapat meningkat sebagai hasil latihan relaksasi. sosial. dan mengontrol anticipatory anxiety sebelum situasi yang menimbulkan kecemasan. dan ketrampilan fisik. dan atau latihan fisik yang tertunda dapat diatasi lebih cepat dengan menggunakan latihan relaksasi. Pergeseran dalam bernapas mengakibatkan perubahan jangka panjang dalam sistem saraf dan gejala kecemasan. Golden dan Rosenberger (dalam Walker dkk. Amit. Hal ini mingkin terjadi sebagai hasil pengurangan tingkat ketegangan. 1981) membuktikan bahwa relaksasi dapat membantu mengurangi meroko.  Mengurangi perilaku tertentu yang sering terjadi selama periode stres seperti mengurangi jumlah rokok yang dihisap. wawancara dan sebagainya. teratur. dan makan yang berlebihan.  Relaksasi merupakan bantuna untuk menyembuhkan penyakit tertentu dan operasi. dan irama pernapasan perut untuk membuat semacam ini bernapas otomatis. Brething Retraining Tujuan adalah untuk mengubah dari pernapasan tidak menentu untuk memperlambat. Beberapa bukti telah menunjukkan bahwa individu dengan tingkat kecemasan yang tinggi dapat menunjukkan efek fisiologis positif melalui latihan relaksasi.  Meningkatkan penampilan kerja. 2. Penelitian yang dilakukan oleh Sutherland. Orang yang rileks dalam situasi interpersonal yang sulit akan lebih berpikir rasional. Mengurangi tingkat kecemasan. konsumsi alkohol. sehingga memungkinkan individu untuk menggunakan ketrampilan relaksasi untuk timbulnya rangsangan fisiologis.  Mengurangi kemungkinan gangguan yang berhubungan dengan stres.

Umumnya.  Tempatkan buku telepon di atas perut (area di bawah diafragma ke panggul. praktis. lensa kontak atau kacamata Hapus jika Anda ingin. Kadaluarsa adalah tenang. Juga melepaskan ketegangan di bagian dada. bahu. pelan. Ketika Anda menarik napas. Jauhkan semua tubuh Anda di atas diafragma Anda santai dan tetap.  Lemaskan seluruh tubuh. dan santai. wajah dan rahang. Jika pada suatu titik Anda merasa pusing atau pingsan. Transisi mulus antara napas keluar dan napas-dalam.  Berbaring atau dalam posisi setengah berbaring dengan bantal di bawah punggung dan lutut untuk mengendurkan otot-otot perut. Buku ini memberikan perlawanan untuk memperkuat diafragma dan mendorong gerakan perut. Pindah ke pernafasan lancar tanpa jeda. biarkan perut Anda naik perlahan-lahan. Pikirkan perut Anda sebagai balon mudah mengisi lembut dengan udara.  Bawa bibir Anda bersama-sama.  Praktik. Ini mungkin memakan waktu beberapa minggu sampai pernapasan perut menjadi otomatis. Nafas-masuk dan napas keluar-kira-kira setara waktu. Terutama hangat dan santai perut. Menggunakan otot-otot tubuh bagian atas untuk bernapas energi limbah. Longgarkan pakaian Anda (ikat pinggang. Bernapaslah nyaman dan berirama. pinggang dan perut). atau jika kram diafragma Anda. dasi. bertahap. ini berarti meletakkan buku di bawah rusuk dan di atas pusar). melalui hidung. Anda mungkin perlu membangun secara bertahap untuk 5-10 menit sepanjang hari atau mencari. tidak dalam. dengan sedikit jeda antara fase. bergerak hanya perut Anda. pusing dan pingsan hasil dari 111 . dimulai dengan hanya beberapa detik praktek. Berikut adalah pedoman disarankan:  Praktik dua kali sehari atau lebih. selama 5-10 menit setiap kali  Untuk beberapa hari pertama. napas keluar-mungkin sedikit lebih lama. sementara tubuh bagian atas tetap diam. pasif. leher. kerah. Anda akan melihat buku yang lembut meningkat karena Anda menghirup dan jatuh saat Anda bernapas keluar. hanya bernafas dengan tarif biasa. segera dihentikan.

Ketika Anda melanjutkan latihan. sebelum muncul gejala kecemasan (misalnya.  Coba rebreathing dalam berbagai situasi (misalnya.pernapasan yang tidak benar. Fokus pada mencapai tingkat yang nyaman. Dalam kasus tersebut. kemudian berdiri dan bersandar di dinding. berdiri tidak didukung. jangan khawatir tentang laju. menonton TV.  Setelah minggu kedua. pastikan bahwa Anda tidak bernapas cepat atau dalam. seperti seorang ilmuwan menonton percobaan.  Jangan mencoba bernapas pelatihan ulang jika Anda memiliki diabetes. "Napasku menyebabkan ini aku.  Ketika Anda mendapatkan kepercayaan. gejala Watch Anda datang dan menonton mereka mereda. abdominally. di kereta api). 3. Mungkin Anda akhirnya akan mencapai tingkat 6-10 napas per menit (yaitu. Kemudian mencobanya dalam situasi di mana gejala kecemasan telah mulai muncul. hangat dan santai perut Anda. dan memperlambat napas itu bisa berbahaya. sekitar 6-10 detik untuk setiap siklus napas). Tidak gila atau mengalami serangan jantung. kemudian bernapas perlahan. teratur. Positive Thinking 112 . pertama rileks seluruh tubuh. mungkin pernapasan menjadi cepat untuk menormalkan asidosis metabolik. hanya perlahan dan teratur. berjalan menyusuri lorong. naik tangga) untuk meningkatkan produksi CO2 tubuh. secara bertahap mulai memperlambat laju pernapasan Anda. hangat perut Anda. Gejala ini akan hilang jika Anda bangun dan berjalan (misalnya. di tempat tidur ketika Anda bangun atau sebelum tidur. jogging. Namun. penyakit ginjal atau gangguan lain yang dapat menyebabkan asidosis metabolik. berjalan lambat dan berjalan cepat. coba sadar rebreathing dalam situasi sedikit stres. Pikirkan." Kemudian tubuh Anda santai.  Setelah sekitar satu minggu. Ingat. dan bernapas perlahan dan teratur. Hanya melihat gejala. maju ke posisi duduk. Gejala-gejala ini tidak berbahaya dan reversibel. Aku tahu bagaimana untuk bernapas. dalam perlambatan lalu lintas). tanpa terlebih dahulu mendiskusikan hal ini dengan dokter Anda.

dan lihat dalam mata pikiran kita apa yang kita benar-benar ingin terjadi. lebih banyak energi dan kebahagiaan. dan di mana.  Menghentikan Pemikiran: Ketika Anda melihat diri Anda mengatakan sesuatu yang negatif dalam pikiran Anda. dan dapat mempengaruhi kita dalam banyak hal. Anda mungkin tidak menyadari seberapa sering Anda mengatakan hal-hal negatif di kepala Anda. Apapun pikiran berharap. Setelah 113 .  Ganti Negatif Laporan: Cara yang baik untuk menghentikan kebiasaan buruk adalah dengan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik. sukacita. Mengatakan hal ini dengan suara keras akan lebih kuat. Biasanya. Strategi berikut dapat membantu Anda menjadi lebih menyadari dialog internal Anda dan isinya. Anda dapat menghentikan pikiran Anda aliran pertengahan saya mengatakan kepada diri sendiri "Berhenti". Ini adalah sikap mental yang mengharapkan hasil yang baik dan menguntungkan. dan harus mengatakannya keras akan membuat Anda lebih sadar berapa kali Anda menghentikan pikiran negatif. Self Talk Pola negatif atau positif self-talk seringkali diawali pada masa kanak-kanak. 4. mempengaruhi pengalaman stres dalam hidup kita. kata-kata dan gambar yang konduktif untuk pertumbuhan. kebiasaan self-talk adalah salah satu yang berwarna pemikiran kita selama bertahun-tahun. ekspansi dan keberhasilan. Hal ini membawa kecerahan bagi mata. Ketika sikap positif kita menghibur perasaan menyenangkan dan gambar konstruktif.Kekuatan Berpikir Positif oleh Sasson Remez Berpikir positif adalah sikap mental yang mengakui ke dalam pikiran pikiran. Pola:  Langkah pertama menuju perubahan adalah untuk menjadi lebih menyadari masalah ini. ia menemukan. kesehatan dan hasil yang sukses dari setiap situasi dan tindakan. Pikiran yang positif mengantisipasi kebahagiaan.  Jurnal Menulis: Journal dapat menjadi alat yang efektif untuk memeriksa proses batin Anda.

 Ubah Pertanyaan: seperti "Saya tidak bisa menangani ini" menjadi "Bagaimana saya bisa menangani hal ini". "Aku benci lalu lintas ini membuat saya sangat marah!"). dan rileks. Dapat: 1) agresif. Agresi adalah tentang dominasi. "terdengar lebih ringan banyak. terutama jika Anda pikir mereka negatif. Anda juga dapat membantu diri Anda sendiri mengembangkan diri bicara lebih positif dengan membawa lebih banyak energi positif ke dalam hidup Anda. Pasif adalah tentang penyerahan dan yang menyerang atau ketegasan adalah tentang menemukan jalan tengah antara agresi dan pasif yang paling menghormati batas-batas pribadi dari semua 114 . 2) pasif atau 3) tegas. melihat orang-orang di mata. Pelatihan Ketegasan menunjukkan bahwa pada dasarnya ada tiga cara yang berbeda bahwa orang-orang dapat berhubungan satu sama lain. jangan lupa untuk mendengarkan dan mengajukan pertanyaan!  Cobalah untuk berpikir menang-menang: lihat apakah Anda dapat menemukan kompromi atau cara bagi Anda berdua mendapatkan pemenuhan kebutuhan Anda. Anda dapat menggunakan kata-kata seperti 'tidak suka' dan 'kesal' ("Aku nggak t seperti lalu lintas.  Ketika dalam diskusi. berikut adalah beberapa cara untuk mengubahnya:  Ringan Kalimat: Mengubah kata-kata negatif yang lebih kuat untuk yang lebih netral sebenarnya bisa membantu menetralisir pengalaman Anda.Anda menyadari dialog internal Anda. Assertiveness Training Tips:  Pastikan tubuh Anda mencerminkan keyakinan: berdiri tegak. itu membuat saya jengkel. 5.  Jangan anggap Anda tahu apa motif orang lain adalah. Alih-alih menggunakan kata-kata seperti 'benci' dan 'marah' (seperti. bukan?)  Ubah negatif ke Positif.

 Berteriak "berhenti": pada memikirkan hal yang tidak diinginkan. Setiap kali Anda mendengar "berhenti. bertanya: Apakah ini berpikir rasional? Jika tidak. Terus berteriak "berhenti!" sampai berpikir yang tidak diinginkan lagi.dan interval 3 menit pada pita 30-menit. Asertif orang membela diri ketika orang lain mencoba untuk mendominasi mereka menggunakan metode apapun yang diperlukan (termasuk gaya) untuk mengusir usaha invasi. Anda dapat mengembangkan pola berpikir rasional dengan menantang setiap pikiran yang terlintas dalam pikiran. segera berteriak "berhenti!" berteriak dapat keras atau hanya dalam pikiran." menghentikan pikiran itu.mitra hubungan."  Ketiga: Setelah Anda dilatih untuk menangkap pikiran Anda dengan menggunakan "stop" tape. segera ganti pikir dengan suatu rasional sehat. Anda siap untuk mencoba menangkap pikiran Anda dengan berteriak "berhenti" dengan lantang.  Kedua: Rekam kata "berhenti" dalam bolak 1 -. apa yang tidak rasional tentang hal ini? Apa yang akan menjadi pengganti rasional untuk berpikir ini?  Penggantian gambar visual: Jika Anda memiliki kecenderungan untuk memvisualisasikan gambar negatif. menggantikan gambar ini negatif dengan positif. gambar sehat. Cara Menghentikan Pemikiran  Pertama: Gunakan latihan relaksasi dan latihan pernapasan untuk mendapatkan diri Anda santai. Lakukan ini selama 30 menit setiap malam selama 2 minggu atau sampai Anda secara konsisten dapat menghentikan pikir ketika Anda mendengar "berhenti.  Mengganti pola pikir yang sehat: Jika Anda memiliki kecenderungan untuk berpikir rasional karena keyakinan irasional. Thought Stopping Teknik memberhentikan pikiran. 115 . 6.  Penggantian Pemikiran: Ketika suatu pemikiran yang tidak diinginkan masuk. 2 .

dan dapat memenuhi gaya hidup tertentu. Tujuan dari terapi 116 . objek. gunakan modus mana yang terbaik bagi Anda dan terus berlatih. pengangguran. Ingat untuk memulai proses dalam keadaan santai. konselor dan klien bekerjasama untuk mengidentifikasi dan mengubah pola pikir dan perilaku negatif yang menyebabkan timbulnya gangguan fisik-emosional." Anda siap untuk melatih pikiran Anda untuk mengakhiri dengan berbisik "berhenti. COGNITIVE THERAPY Terapi Kognitif-Behavioral (TKB) atau Cognitive-Behavioral Therapy (CBT) merupakan salah satu bentuk konseling yang bertujuan membantu klien agar dapat menjadi lebih sehat. berteriak. seperti: kematian. atau dalam menghadapi peristiwa hidup lainnya."  Keenam: Teknik perekaman baik. EXPOSURE THERAPY Paparan terapi adalah jenis terapi perilaku di mana pasien menghadapi situasi yang ditakuti. perceraian. memperoleh pengalaman yang memuaskan. dengan cara memodifikasi pola pikir dan perilaku tertentu. Keempat: Setelah Anda telah melatih diri untuk menghentikan pikiran dengan berteriak "berhenti."  Kelima: Setelah Anda telah melatih diri Anda untuk menghentikan pikiran tidak diinginkan oleh berbisik "berhenti. berbisik atau berpikir "menghentikan" dapat efektif dalam menghentikan pikiran-pikiran yang tidak diinginkan. kecemasan dan gangguan panik. Idealnya Anda bisa sampai ke titik di mana hanya berpikir "menghentikan" akan bekerja. atau memori. Dalam Terapi Kognitif-Behavioral (TKB)." Anda siap untuk melatih pikiran Anda untuk menghentikan dengan berpikir kata "berhenti. masalah yang berhubungan dengan anak-anak dan stres. Terapi Kognitif-Behavioral (TKB) dapat digunakan dalam rangka membantu menangani berbagai masalah yang dihadapi individu: seperti : depresi. namun. kecacatan. pikiran. Fokus dalam terapi ini adalah berusaha mengubah pikiran atau pembicaraan diri (self talk).

eksposur adalah untuk mengurangi penderitaan. atau penyesuaian social. TERAPI KELOMPOK Terapi kelompok adalah metode pengobatan ketika klien ditemui dalam rancangan waktu tertentu dengan tenaga yang memenuhi persyaratan tertentu fokus terapi adalah membuat sadar diri (self-awareness). fisik atau emosional. fobia. tekanan atau depresi. Terapi aktifitas kelompok 117 ." ungkap Tedjasaputra dalam sebuah wawancara ekslusif Gizi Seimbang Bagi Pertumbuhan Anak. Pasien biasanya didorong untuk berbicara tentang perasaan mereka selama terapi paparan dan belajar cara-cara untuk menghadapi rasa takut dan stres emosi. Dalam terapi bermain. Jenis terapi kelompok : a. yaitu pengungkapan masalah dengan bercerita. Sehingga perasaan-perasaan tadi bisa berkurang dan anak-anak diharapkan bisa mengatasi masalahnya sendiri. situasi traumatis. kecemasan karena stress. tumbuh kembang. Paparan terapi dapat digunakan dalam menangani kecemasan. terapis bisa mengetahui perasan si anak dan dapat ditanggulangi dengan metode yang tepat. yang tentunya dibantu dengan alat-alat permainan tadi. Terapis membantu pasien mengingat pikiran yang mengganggu. penyakit fisik krisis. tahu kelemahan dan kelebihan sehingga mereka siap menghadapi tantangan di jamannya. atau ditakuti objek. Seorang anak yang mampu mengatasi permasalahan emosinya diharapkan menjadi individu yang lebih percaya diri. b. Kelompok terapeutik Kelompok terapeutik membantu mengatasi stress emosi. Kegunaan dari terapi bermain sendiri adalah membantu anak yang memiliki masalah emosional. dan stres pasca-trauma. merasa dalam situasi tertentu. TERAPI BERMAIN Dari permainan ini. metode yang digunakan adalah metode kognitif.

Terapi aktivitas kelompok adalah salah satu terapi modalitas yang dilakukan perawat kepada sekelompok klien yang mempunyai masalah keperawatan yang sama (keliat. 2005). Terapi aktivitas kelompok dibagi empat. yaitu : 118 .

html http://idmgarut.com/2010/02/dismenore.com/2009/01/25/gangguan-dan-kelainan-menstruasi/ http://usharinini2ck.blogspot.wordpress.html http://fkunsri.wordpress.DAFTAR PUSTAKA http://ns-nining.com/2008/02/06/dismenore-part-1/ 119 .com/2008/10/materi-menstruasi.blogspot.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful