P. 1
rangkuman buku agama

rangkuman buku agama

|Views: 275|Likes:
Published by Yusni Oktaviani
not desciption
not desciption

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Yusni Oktaviani on Mar 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/29/2015

pdf

text

original

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. Gambaran Keadaan Buku B. Latar Belakang Masalah C. Tujuan Laporan BAB II Intisari Isi Buku BAB III Penutup A. Analisis/Komentar B. Kesimpulan Halaman i 1 2 2 2 4 5 39 39 40

1

BAB I PENDAHULUAN A. Gambaran Keadaan Buku
Judul: Islam Tuntunan dan Pedoman Hidup Pengarang: Tim Dosen PAI UPI Tahun Terbit: 2009 Penerbit: Value Press Buku yang berjudul “Islam Tuntunan dan Pedoman Hidup” ini merupakan sebuah buku ajar dalam pembelajaran mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Bukan seperti buku ajar lainnya yang penulis miliki selama Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas, buku ini memiliki isi materi yang khas, terlihat dari uraian setiap bab, mulai dari bab satu sampai bab lima belas merupakan serangkaian paparan materi Islam yang unik karena sebagian besar hal yang disuguhkan kepada pembaca begitu aktual seperti isu-isu kontemporer dalam Islam yang ada di bab lima belas, sehingga buku ini dapat memotivasi mahasiswa untuk berpikir secara kritis dengan masing-masing keilmuan yang dimilikinya agar kelak mahasiswa dapat menjadikan ilmu yang diperoleh dari perguruan tinggi dapat diislamkan atau dalam istilah Al-faruqi dengan konsepnya “Islamisasi Sain”. Dengan Islamisasi ini berarti penanaman nilai-nilai moral spiritual dan akhlak mulia akan selalu hadir dalam nafas kehidupan pribadinya untuk selama-lamanya dan dapat membawa serta memenuhi tujuan kebahagiaan saat masih hidup di dunia ini dan masa yang akan datang di hari akhir nanti. Keadaan buku yang berjumlah 190 halaman ini cukup baik dengan sistematika penulisan yang baik pula mulai dari bab satu sampai bab lima belas. Konten isi pun sangat bagus terlihat dari penulis buku ini sendiri yang terdiri dari dosen-dosen Pendidikan Agama Islam UPI yang tentunya sudah tidak diragukan lagi kehebatan ilmu agamanya.

B. Latar Belakang Masalah
Islam yang menjadi pedoman hidup bagi umat manusia selama ini telah digambarka pemeluknya sebagai agama ritual yang diceraikan dengan kehidupan duniawi. Keadaan seperti ini di dalam ilmu sosiologi merupakan suatu hal yang disebut “Sekularisme”, dimana manusia di dalam aktifitas hidup kesehariannya selalu memisahkan antara agama
2

dengan kepentingannya. Hal seperti ini sudah lazim terjadi di era modernisasi seperti ini, sungguh suatu keadaan yang memprihatinkan dimana moral bangsa pun telah banyak dinodai olah perilaku banyak manusia yang tidak memiliki pengetahuan agama. Di ranah intelektual pun tidak luput dari pandangan ini, sehingga seolah Islam pun jauh telah lama bercerai dengan dunia akademik keilmuan Barat yang dibidani kelahirannya oleh Islam. Akhlak Islam dan moralitas nilai-nilai kemanusiaan yang mendasariya dipaksa untuk jauh terpisah dari keilmuan itu. Ilmu disapih jauh untuk bebas nilai dari Islam. Merujukkan kembali Islam dengan Ilmu Pengetahuan Modern kini adalah kewajiban kaum intelektual termasuk para mahasiswa muslim. Baik kaum muslim intelektual, umat umumnya maupun dunia dewasa ini yang merindukan nilai-nilai moral kemanusiaan yang luhur tidak terceraikan dengan nilai-nilai spiritual. Dalam hal ini Akhlak Islam lengkap dalam keteladanan Rasulullah kembali berada di tengah-tengah manusia dan alam tempat mereka hidup. Problematika di atas perlu segera dipecahkan. Salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah ditemukannya sebuah buku yang mampu menyajikan serangkaian materi ilmu agama Islam yang nantinya mampu mengisi ilmu dengan islamisasi sain sebagaimana telah ditunjukan di masa kelahiran ilmu di dunia Islam masa lalu. Sekait dengan kenyataan tersebut, buku berjudul Islam Tuntunan dan Pedoman Hidup karya Tim Dosen Pendidikan Agama Islam Universitas Pendidikan Indonesia bisa menjadi solusi alternatif. Buku Islam Tuntunan dan Pedoman Hidup ini merupakan buku yang terbilang cukup baru. Buku ini diterbitkan pada tahun 2009 oleh Penerbit Value Press Bandung. Buku berukuran 14,4 x 21 cm ini termasuk buku yang banyak dicari dan dibaca orang. Hal ini terbukti dalam satu tahun penerbitannya , buku ini telah mengalami dua kali cetak ulang. Buku Islam Tuntunan dan Pedoman Hidup terdiri atas 15 bab. Secara umum isi buku ini dapat dikategorikan ke dalam bagian besar yakni bagian awal berupa konsep dasar Islam yang meyajikan Makna, Tujuan dan Metode Memahami Islam dan bagian akhir yang membahas tentang Islam dan Isu-isu Kontemporer. Walaupun belum ditujukan bagi seorang yang sudah benar-benar ahli dalam ilmu agama, buku ini jelas sangat bermanfaat guna membina mahasiswa untuk menjadi penerus bangsa yang beragama baik dan memiliki moral yang baik pula. Keunggulan lain adalah bahwa buku yang berisi materi seperti dalam buku ini sampai saat ini belum banyak ditemukan.

3

Sejalan denan kenyataan di atas, buku Islam Tuntunan dan Pedoman Hidup merupakan salah satu buku yang penting untuk dikaji. Oleh sebab itu, penulis tertarik melakukan pengkajian terhadap isi buku tersebut yang hasilnya penulis susun dalam bentuk laporan buku.

C. Tujuan Laporan
Tujuan yang hendak dicapai melalui penulis laporan buku ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan buku Islam Tuntunan dan Pedoman Hidup. Laporan buku ini diharapkan mampu memiliki kegunaan baik secara teoritis maupun secara praktis. Secara teoritis diharapkan laporan buku ini menambah khazanah teoritis tentang ilmu Islam. Secara praktis diharapkan laporan buku ini menambah pengetahuan, wawasan, dan keilmuan bagi penulis maupun bagi pembaca.

4

Menjaga dan memelihara akal 4. Untuk memahami lebih dalam makna dari islam perlu dipahami pula makna taslim ( berserah diri ) yang memiliki tiga tingkatan dari mulai yang terendah yaitu taslim fisik. Salam berarti rasa damai dalam jiwa atau ruh dan yang terakhir Salamah dalam arti menempuh jalan yang selamat. dan Metodologi Memahami Islam A. Makna islam Islam merupakan agama yang dianut oleh sebagian besar penduduk indonesia.BAB II Intisari Isi Buku Berikut ini penulis akan menguraikan ringkasan isi dari buku Islam Tuntunan dan Pedoman Hidup dari setiap bab. Islam sendiri memiliki makna secara lughawi ( etimologis ) dan secara istilahi ( terminomogis ). yaitu dengan cara mempelajari cabang-cabang ilmu tersebut berdasarkan tahapantahapan dan struktur kajian yang telah disusun oleh para ulama sesuai dengan tingkat kemampuannya. A. lalu taslim akal dan yang tertinggi taslim hati. Tujuan. BAB 1 Makna. Menjaga dan memelihara harta 5. Secara lughawi kata “ Islam ” berasal dari 3 akar kata yaitu Aslama yang artinya berserah diri atau tunduk patuh pada aturan hidup yang ditetapkan Allah swt. Metode Disiplin Ilmu dan Kajian Isi Islam dapat dipelajari dengan menggunakan metode disiplin ilmu dan kajian isi. Menjaga dan memelihara jiwa 3. Adapun secara istilahi. Menjaga dan memelihara kehormatan B. Tujuan Syari’ah Islam 1. seperti yang biasa dipelajari di pesantren-pesantren salfiah. Metode Memahami Islam 1. “ Islam ” adalah agama yang diturunkan dari Allah swt kepada umat manusia melalui penutup Nabi Muhammad saw. Menjaga dan memelihara agama 2. 5 .

yaitu pengkajian tentang perkembangan Islam sejak masa Rasul menyampaikan misinya hingga masa sekarang. 3. tidak parsial agar tidak menimbulkan ta‟ashub b. Pertama. Individu-individu pilihan yang dilahirkan setiap agama BAB 2 Manusia. Metode ini memiliki dua ciri penting. Kelima aspek atau ciri agama itu adalah: 1. Harus dari sumber yang disusun oleh ulama muslim c. profil. watak. yaitu: pertama. yaitu pengkajian intisari gagasangagasan dan output ilmu dari orang yang dikenal sebagai Islam. mengidentifikasi lima aspek agama. pengkajian “Sejarah Islam”. Yang dimaksud rasa di sini 6 . Mempelajarinya harus secara integral. Dengan cara ini kita bisa melihat secara jernih betapa unggulnya agama Islam mengatasi agama-agama lainnya. diisyaratkan: a. Manusia dan Agama 1. pengkajian Al-Quran. Rasul (Nabi) dari masing-masing agama 3. 2. Situasi kemunculan Nabi dari tiap-tiap agama dan kelompok manusia yang diserunya. 5. Tuhan atau Tuhan-tuhan dari masing-masing agama 2. yaitu jiwa (psyche). dan misi agama Islam.Dalam mempelajari islam melalui metode disiplin ilmu dan kajian isi ini agar tidak terjadi kekeliruan. membandingkan kelima aspek agama tersebut dengan aspek yang sama dalam agama lain. Agama dan Islam A. kedua. Metode Kajian Al-Quran dan Sejarah Islam Syari‟ati menegaskan bahwa ada dua metode fundamental untuk memahami islam secara benar. Beragama sebagai Kebutuhan Fitri Manusia terdiri dari dimensi fisik dan non fisik yang bersifat potensial. dan kedua. Harus secara terstruktur dimulai dari tingkat dasar terlebih dahulu sesuai dengan struktur yang telah disusun oleh para ulama. Dimensi non fisik terdiri dari berbagai domein rohaniyyah yang saling berkaitan. Metode Tipologi Metode “tipologi” dikembangkan oleh Ali Syari‟ati untuk memahami tipe. Kitab suci dari masing-masing agama 4. karena pesan tiap Nabi berbeda-beda. dan rasa (sense). fikiran (ratio).

c. yaitu: a. umumnya suatu agama mencakup aspekaspek sebagai berikut: a. Islam adalah suatu sistem ajaran ketuhanan yang berasal dari Allah swt.atau sosial atas dasar aturan-aturan-Nya. Shinto. Yahudi. Islam. Agama yang berkembang dari pemikiran seorang filosof besar. yaitu: a. Katolik. Hindu. Kong Hu Chu. dan kebertuhanan (sense of theistic). Islam akan selaras dengan fitrah kejadian manusia. moral. Aspek moral d. keindahan (sense of aesthetic). Inner experience of humanity c.adalah kesadaran manusia akan kepatutan (sense of ethic). Aspek ritual c. Material experience of humanity b. Agama Fitrah dari Allah swt. Agama-Agama Besar di Dunia Beberapa agama yang dianggap besar yaitu: Agama Kristen. Zoroaster A. Pengertian Agama dan Asal-Usul Agama Agama adalah suatu sistem ajaran tentang Tuhan. Aspek kredial b. Agama yang muncul dan berkembang dari perkembangan budaya suatu masyarakat. b. Spiritual experience of humanity 2. Keyakinan akan adanya Tuhan dicapai oleh manusia melalui tiga pendekatan. di mana penganutpenganutnya melakukan tindakan-tindakan ritual. Agama Islam 1. Fitrah merupakan pembawaan asal manusia secara umum sejak kelahiran dengan segala karakteristiknya yang masih bersifat potensial atau masih berupa kekuatan tersembunyi yang masih perlu 7 . 3. Agama yang disampaikan oleh orang-orang yang mengaku mendapat wahyu dari Tuhan. Oleh karena itu. Budha. Islam. Aspek sosial Melihat asal-usul terbentuk dan berkembangnya suatu agama sebagai sebuah lembaga kepercayaan dapat dikategorikan ke dalam tiga jenis.

aslama (tunduk patuh). Dan secara terminologis. ISLAM sebagai Nama Agama (Ad-Din) ISLAM adalah nama yang ditetapkan Allah swt. dapat berperan dan berfungsi bagi manusia yan dapat dikembangkan oleh setiap individu. Nama. Hidayah Allah untuk Manusia Hidayah secara etimologis berarti “petunjuk” dan secara terminologis Islam berarti “petunjuk yang diberikan oleh Allah kepada makhluk hidup agar mereka sanggup menghadapi tantangan kehidupan dan menemukan solusi bagi persoalan hidup yang dihadapinya”. kepada ummat manusia. Misi Agama Islam Agama Islam melalui semua ajaran-ajaran yang disampaikannya mengandung tiga misi. ISLAM. b. 2. c. b. sebagai berikut: 1) Pemeberi makna bagi perbuatan manusia 2) Alat kontrol bagi perasaan dan emosi 8 . salamah (keselamatan). yang disampaikan kepada ummat manusia melalui risalah yang diterima oleh Nabi Muhammad saw. yaitu: 1) Mengajak dan menyuruh manusia untuk tunduk patuh pada aturan-aturan Allah dalam menjalan hidupnya di dunia 2) Membimbing manusia untuk menemukan kedamaian 3) Memberikan jaminan kepada manusia dalam mendapatkan keselamatan dan terbebas dari bencana hidup baik di dunia atau di akhirat 3.dikembangkan dan diarahkan oleh ihtiar manusia baik fitrah yang berkaitan dengan dimensi fisik atau non fisik. ISLAM adalah satu sistem ajaran ketuhanan (agama) yang berasal dari Allah swt. ISLAM sebagai Hidayah (Petunjuk) dalam kehidupan a. Satu-satunya Hidayah Diniyyah Dalam kedudukannya sebagai hidayah bagi kehidupan manusia di dunia. secara eksplisit di dalam Al-Qur‟an untuk sistem ajaran ketuhanan yang disampaikan melalui Nabi Muhammad saw. Pengertian dan Misi Agama ISLAM a. Pengertian ISLAM Secara etimologis berasal dari tiga akar kata salam (damai). agama ISLAM.

Keimanan Pengertian iman dan orang yang beriman adalah orang yang memiliki keyakinan yang kokoh dan menjadi motivasi untuk melakukan perintah-perintah Allah dan Rasul-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Raha AK (2000:75). Menurut Sayyid Sabiq. marifat dengan nama-nama-Nya yang mulia dan sifat-sifat-Nya yang tinggi juga marifat dengan bukti-bukti wujud atau adaNya serta kenyataan sifat keagungan-Nya dalam alam semesta atau di dunia ini. Secara teoritis tauhidul Asma was-sifat adalah meyakinkan bahwa hanya Allah yang memiliki nama dan sifat-sifat sempurna.3) Pengendali bagi hawa nafsu yang terus berkembang 4) Pemberi dorongan penguat terhadap kecenderungan berbuat baik pada manusia 5) Penyeimbang bagi kondisi psikis yang berkembang BAB 3 Keimanan dan Ketakwaan A. 9 . Tauhidul Isti‟anah berarti menempatkan dan memperlakukan Allah sebagai satu-satunya tempat berharap dan bergantung. Tauhidul ibadah berarti menempatkan dan memperlakukan Allah sebagai satu-satunya yang disembah. 3. Tauhid al-Asma wa al-Sifat. Tauhid al-Rububiyah. bahwa pengertian keimanan atau akidah itu tersusun dari enam perkara. maka seorang mukmin akan selalu mentauhidkan Allah maksudnya Allah sebagai satu-satunya sentral (rujukan dan sandaran) dalam penciptaan. Secara teoritis tauhidur Rububiyah berarti bahwa Allah adalah satu-satunya yang mencipta memiliki. 2. Atas dasar uraian di atas. yaitu yang berkaitan dengan keyakinan atau akidah. yaitu: Pertama. Secara garis besarnya Tauhidullah terbagi menjadi empat macam yaitu: 1. marifat kepada Allah swt. Tauhid al-Ibadah. berkaitan dengan ucapan atau lisan dan berkaitan dengan pelaksanaan anggota badan. pertimbangan dan tindakan. baik yang berhubungan dengan Allah maupun yang berhubungan dengan sesama manusia. Tauhid al-Isti’anah. mengemukakan unsur-unsur pokok iman itu ada tiga. mengatur dan mengurus semesta alam. 4.

Hal ini akan menjadi pembangkit yang terkuat untuk mengajak manusia berbuat kebaikan dan meninggalkan keburukan. yang baik dan buruk. Mencintai sesama muslim 6. Mencegah dan menghindarkan diri dari segala perbuatan yang buruk. Ketiga. Dibawah ini dikemukakan tentang buah iman. sehingga memberikan arahan untuk menempuh jalan yang lurus. Hal ini dijadikan pedoman untuk membedakan antara yang hak dan bathil. Orang yang beriman dalam kehidupannya akan menampilkan perilaku sebagai berikut: 1. yang halal dan haram. Esa dan bersifat dengan segala sifat-Nya yang Maha Sempurna. marifat kepada Hari Akhir. Keempat. marifat kepada Malaikat Allah swt. marifat kepada Rasul-rasul Allah swt untuk menjadi pembimbing. Keenam. Jihad artinya berusaha dengan sungguh-sungguh untuk melaksanakan segala aturan Allah atau berperang untuk mempertahankan agama Allah atau bersungguh-sungguh melawan hawa nafsu. 3. petunjuk serta pemimpin seluruh makhluk guna menuju kepada yang hak. syetan. Selalu membantu orang miskin dan anak yatim Iman mengajarkan dan memberikan keyakinan kepada manusia tentang berbagai hal. baik pada dirinya maupun pada keluarga dan masyarakat 9. kesengsaraan dan kesukaran. Iman mengajarkan dan memberikan keyakinan kepada manusia bahwa Tuhan itu ada. orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Rajin dan sungguh-sungguh dalam segala usahanya 7. marifat kepada Kitab-Kitab Allah swt. siksaan. Ridhlo atas segala musibah yang menimpanya 4. Berbudi pekerti yang baik 8. 10 . atau dampak keimanan seseorang dalam kehidupan sehari-harinya sebagai berikut: Pertama. Hal ini akan memberikan bekal kekuatan dan kesanggupan kepada seseorang untuk menanggulangi segala macam rintangan. 2. Sangat cinta kepada Allah dan Rasul-Nya 5. Kelima. untuk mencontoh meniru perilaku mereka yang serba baik dan terpuji.Kedua. marifat kepada Takdir (Qadla dan Qadar). Menghukum atau menyelesaikan segala persoalan yang dihadapi dalam kehidupannya dengan menggunakan hukum Allah dan Rasul-Nya.

Pertama.S. Artinya. seseorang yang bertakwa adalah yang memelihara fitrah iman.. yaitu: a. orang-orang yang tidak memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan. 11 . anak yatim. niscaya Allah mengetahuinya. bahwa: a.Kedua. Memelihara hubungan secara horizontal. bersabar pada waktu mendapat musibah dan tantangan Kategori-kategori takwa yang diungkapkan di atas pada dasarnya dapat disarikan dalam dua kelompok perilaku. orang-orang yang memintaminta. ketulusan dalam menjalankan ibadah dan keputusan terhadap ketentuan dan aturan yang dibuat-Nya. Manusia adalah makhluk yang memiliki bentuk paling baik b. Kitab-kitab Allah dan para Nabi Allah.. Ketakwaan Beberapa ayat Al-Qur‟an dan Al-Hadits yang menjelaskan tentang takwa. diantaranya dalam Al-Qur‟an surat Al-Baqarah ayat 197. Ketiga. karib kerabat dalam kebaikan. orang-orang yang terputus diperjalanan.. iman kepada Allah. Iman mengajarkan dan meyakinkan kepada manusia. mencintai dan membenci karna Allah. Manusia adalah makhluk terpercaya d. yaitu: 1) Berbakti kepada Orang Tua 2) Menyayangi Keluarga 3) Tolong menolong sesama teman.. Kedua. mengeluarkan harta yang disayanginya kepada kerabat. dan berteman pun karena Allah. yakni cinta dan kasih sayang kepada sesama umat manusia yang diwujudkan dalam segala tindakan kebajikan. Manusia adalah makhluk terpintar e. Manusia adalah makhluk termulia c. Manusia adalah makhluk tersayang B.. Al-Baqarah [2] : 197) Sifat takwa dapat dikelompokan ke dalam beberapa kategori atau indikator ketakwaan. memerdekakan hamba sahaya. Sikap konsisten memelihara hubungan secara vertikal dengan Allah swt yang diwujudkan melalui itikad dan keyakinan yang lurus. dan Kelima. yang artinya: “. b. menyempurnakan janjinya apabila ia berjanji. Berbekallah. para malaikat Allah. dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa dan bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal” (Q. orangorang yang miskin. mendirikan shalat dan menunaikan zakat Keempat.

Karena Alquran merupakan tulisan dari kalam Allah swt. b. c. BAB 4 Al-Qur’an: Sumber Ajaran Islam Pertama A. Alquran disebut juga Al-Nur artinya cahaya. Alquran Wahyu Dari Allah 1. Alquran disebut juga Al-Furqon artinya yang membedakan.. dimana wahyu langsung masuk dalam hati para nabi dan rasul 2) Diajak bicara langsung oleh Allah swt. isyarat cepat. yaitu: 1) Secara inspiratif. dan ketakwaan seseorang akan menentukan tinggi dan rendahnya seseorang di hadapan Allah swt. Pengertian Alquran Kata Alquran berasal dari kata qara‟a artinya membaca. Alquran disebut juga Al-Kitab artinya kumpulan yang tertulis. Alquran disebut juga Al-Syifa artinya obat penyembuh. Alquran adalah kitab suci ummat islam yang merupakan kumpulan firman Allah yang diterima oleh nabi Muhammad saw. d. 3. dari balik tabir 3) Melalui penglihatan di waktu tidur 4) Melalui utusan yang dikirim kepada nabi dan rasul. Nama-nama lain bagi Alquran a. Pengertian Wahyu Wahyu secara etimologis dapat berarti bisikan. atau informasi diam-diam yang diterima secara cepat. merupakan ibadat dan mendapat pahala. Alquran disebut juga Adz-Dzikir artinya ingat. kepada nabi dan rasulnya baik secara langsung atau melalui perantaraan malaikat jibril yang berisi ajaran-ajaran agama untuk disampaikan kepada umatnya. yaitu malaikat jibril yang menjelma menjadi seorang laki-laki 12 membaca Alquran .Pelaksanaan rukun Islam secara keseluruhan atas dasar iman merupakan implementasi seorang muttakin. Cara-cara Wahyu Diterima oleh Para Rasul Cara wahyu disampaikan kepada nabi dan rasul bermacam-macam. 2. Alquran Firman Allah yang Diwahyukan (Wahyun Matluwwun) a. secara lafadz dan makna dengan perantaraan Malaikat Jibril dalam bahasa arab. b. Sedangkan wahyu dalam konteks kerasulan adalah kabar pemberitahuan dari Allah swt. e.

mendengarkannya kemudian melafadzkan ayat-ayat yang ia dengar itu. Ada beberapa hikmah dari diturunkannya Alquran secara berangsur-angsur. Di antara ayat-ayat Alquran tersebut ada yang berlaku sementara dan perlu dibatalkan hukumnya dan diganti dengan ayat pengganti yang sesuai dengan kemaslahatan yang datang kemudian 5. 2) Malaikat menyampaikan wahyu tersebut dan ia menampakkan dirinya berupa seorang laki-laki 3) Malaikat menampakkan dirinya dalam bentuk aslinya 4) Dalam bentuk suara yang didengar langsung oleh Rasulullah saw. Oleh karena itu wahyu tentang ayat-ayat alquran ini disebut dengan „wahyun mathuww‟ artinya „wahyu yang dibacakan‟ atau „wahyun jaliyy‟ artinya „wahyu yang jelas dan terang‟. 13 . Alquran sebagai wahyu yang dibacakan Malaikat Jibril membacakan ayat-ayat Alquran dan Rasulullah saw. 13 tahun di Mekah dan 10 tahun di Madinah. Lebih mudah dimengerti dan dilaksanakan b. menerima wahyu 1) Wahyu langsung masuk ke dalam hati Rasulullah saw. Memudahkan penghafalan c. Ayat Alquran yang diturunkan disesuaikan dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi sehingga lebih mengesankan dan ber-pengaruh di dalam hati d. Pengertian Ayat Makkiyyah dan Ayat Madaniyyah Ayat makkiyyah adalah ayat-ayat Alquran yang diturunkan kepada Rasulullah dalam periode kerasulan di Mekkah. Cara Nabi Muhammad saw. 4. Alquran diturunkan secara berangsur-angsur Alquran diturunkan kepada nabi Muhammad saw. secara berangsur-angsur sedikit demi sedikit dalam beberapa ayat. diantaranya: a.c. Ayat Makkiyyah dan Ayat Madaniyyah a. Sedangkan Ayat Madaniyyah adalah ayat-ayat Alquran yang diturunkan kepada Rasul dalam periode kerasulan di Madinah. d. Ayat-ayat alquran diturunkan selama 23 tahun.

b. Ayat yang pertama diturunkan Adapun Ayat Alquran yang pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. Ayat Alquran yang pertama dan terakhir diturunkan a. adalah Al-Alaq ayat 1 sampai 5. Ciri-ciri Ayat Makkiyyah dan Ayat Madaniyyah Ayat Makkiyyah 1) Lebih banyak menjelaskan masalah akidah Ayat Madaniyyah 1) Mengatur cara bermasyarakat 2) Umumnya pendek-pendek dan 2) Ayat dan surah nya panjangpanjang surahnya ringkas 3) Dalam menggunakan panggilan sering menggunakan kata “Ya ayyuhannas” artinya wahai manusia 3) Sering menggunakan kata panggilan “Yaa ayyuhalla-dzina amanu” artinya wahai orangorang yang beriman 4) Banyak menggunakan “qasam” 4) Tidak memakai sumpah. tapi banyak berfikir menghimbau untuk (sumpah) dengan benda atau fenomena alam 5) Lebih menekankan pada dakwah untuk berpegang pada akhlak mulia 5) Lebih menekankan dakwah untuk berjihad c. 14 . Contoh ayat Makkiyyah dan ayat Madaniyyah 1) Ayat-ayat makkiyyah dalam Surat At-Tiin ayat 1-6 2) Ayat-ayat madaniyyah dalam surat Al-Baqarah ayat 254 6.

dan hajji. Ayat ini diturunkan pada hari arafat bertepatan dengan hari Jumat. Mu’amalah Adalah tata cara hubungan antara manusia dengan manusia. Sesungguhnya zina itu adalah perbuatan keji dan seburuk-buruknya jalan. adalah ayat yang terdapat dalam surat Al-Ma‟idah ayat 3. Keesaan Allah. Aku tenggelamkan mereka dan aku jadikan (kisah) mereka itu sebagai pelajaran bagi manusia. Tuhan semesta dan sifat-sifatnya b. dan kitab Allah c.Surat ini diterima oleh Nabi saw. ayat 32. Pokok-pokok Isi Alqur’An 1. Alquran memerintahkan beberapa bentuk ibadat yang harus dilakukan oleh setiap mukminin dan mukminat seperti shalat. pada malam 17 Ramadhan ketika beliau sedang berkhalwat di gua Hira b. Ibadah Artinya menghamba atau mengabdi. Akhlak Adalah pola perilaku manusia. 4. Alquran sebagai sumber kebenaran yang tidak meragukan e. dalam surat Al-Israa. dalam surat Al-Firqan ayat 37-39. Kisah Ummat-ummat Terdahulu Firman Allah swt. Adanya hari akhir 2. yang artinya: “Dan (telah aku binasakan) kaum Nuh tatkala mereka mendustakan rasul-rasul. Al-Israa [17]: 32) 6. Adanya malaikat. yang artinya: “Janganlah kamu mendekati zina. Aqidah Tentang akidah Alquran menjelaskan hal-hal sebagai berikut: a. 5.” (Q.S. rasul. baik yang lahir ataupun yang bathin. Dan aku telah sediakan bagi orang-orang yang zalim itu azab yang pedih” 15 . Ayat terakhir yang diturunkan kepada Rasulullah Adapun Ayat Alquran yang terakhir diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. Nabi Muhammad sebagai Rasul terakhir dan kepada seluruh umat manusia d. Hukum Firman Allah swt. B. Alquran mengajarkan agar manusia memiliki dan melaksanakan akhlak yang baik. zakat. 3. shaum.

Dasar-Dasar Ilmu Pengetahuantentang Alam Semesta Alquran meliputi juga kterangan-keterangan tentang kejadian alam yang dapat dijadikan dasar dalam pengembangan ilmu pengetahuan. yaitu menghamba dan beribadat kepada Allah Swt. Fungsi Alquran 1. tentang kehidupannya di dunia dan nasibnya setelah ia meninggalkan dunia kelak. Alquran sebagai Peringatan dan Bahan Pelajaran Manusia sebagai makhluk yang suka lupa perlu diperingatkan agar ia ingat kembali ke jalan yang sebenarnya. Alquran sebagai Sumber Pokok Ajaran Islam Alquran sebagai kumpulan firman-firman Allah yang berisi petunjuk dan ajaran merupakan sumber pokok ajaran Islam. Alquran sebagai Petunjuk Petunjuk berarti pedoman yang memberitahukan tentang apa yang perlu dan mesti ditempuh dan dijalankan dan apa yang tidak boleh dilakukan dan harus dihindarkan. Tentang fungsinya sebagai khalifah dalam kehidupan di muka bumi. memperingatkan manusia tenang Tuhannya yang esa. 2. Dengan Alquran. Alquran bagi manusia merupakan petunjuk dalam menempuh dan menata kehidupan di dunia. agar ia selamat dan mendapat kebahagiaan baik di dunia maupun akhirat.7. Tentang janjinya bahwa ia hanya bertuhankan Allah yang Maha Esa. tentang tujuan hidupnya. Alquran memperingatkan kepada manusia tentang berbagai hal yang perlu ia sadari selama menjalani kehidupannya di dunia. Tentang tugas hidupnya di dunia. tentang fungsinya dalam kehidupan. semata. Allah swt. Alquran adalah asal dari mana ajaran Islam itu dijabarkan dan dikembangkan 3. seperti dalam surat Al-Anbiya ayat 33 dan surat Al-Hijr ayat 22 C. tentang tugasnya hidup di dunia. dalam surat AnNisaa ayat 105. Sumber ajaran Islam adalah tempat dari mana ajaran-ajaran Islam berasal dan dikeluarkan. Seperti dalam firman Allah swt. yaitu: a. seperti dalam surat Al-Baqarah ayat 21 c. seperti dalam surat Al-A‟raaf ayat 172 b. seperti dalam surat Al-Baqarah ayat 30 16 .

Sunnah Fi’liyyah Yaitu apa yang diberitakan oleh sahabat mengenai apa yang dilakukan oleh Rasul saw. c. Macam-macam Sunnah dan Hadits a. 17 . 3. Sunnah Qauliyyah Yaitu segala yang diucapkan oleh rasulullah saw. Tentang nasibnya di akhirat kelak setelah ia mati. perbuatan. perbuatan. kemudian Nabi membiarkannya dan tidak melarang perbuatan tersebut.. dan Nabi saw. baik pekerjaan yang berkaitan dengan syari‟ah atau kehidupan sehari-hari. Tentang tujuan hidupnya yang harus menjadi niat dari setiap perbuatan yang harus ia lakukan selagi di dunia yaitu mendapatkan rhidla Allah swt. Sunnah Taqririyyah Yaitu apa yang dikatakan atau dilakukan para sahabat di hadapan Nabi. Sedangkan menurut istilah atau ilmu hadits adalah segala apa yang diberitakan dari Nabi saw. seperti dalam surat Al-syu‟ara ayat 88 dan 89 BAB 5 Hadist: Sumber Ajaran Islam Kedua A. Ilmu Hadits Adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk yang berkaitan dengan cara pemindahan hadits dari Nabi saw. atau sifat-sifat nabi 2. pembiaran. baik pernyataan.d.. As-Sunnah As-Sunnah secara lughawi artinya kebiasaan atau tradisi.. Sedangkan menurut istilah ilmu hadits adalah segala apa yang dilakukan oleh Nabi saw. Adapun yang disebut taqriry adalah apa yang dilakukan salah seorang sahabat di hadapan Nabi saw. baik berupa perkataan. atau tidak dihadapan Nabi tapi Nabi mengetahuinya. dari para sahabat. As-sunnah dan Ilmu Hadits 1. baik berupa perkataan. membenarkannya atau membiarkannya dan tidak melarangnya. b. Hadits Hadits secara lughawi artinya baru atau kabar. seperti dalam surat AlQashash ayat 77 e.. atau berupa pembiaran atas perbuatan sahabat. perintah atau larangan b. Pengertian As-sunnah dan Hadits a. setelah beliau diangkat menjadi Rasul. atau dari para Tabi‟in.

yaitu ilmu hadits yang berkenaan dengan dengan: a) Pemindahan hadits b) Pemahaman metode penelaahan sanad c) Pemeriksaan lafadz-lafadz dalam sanad dan matan d) Memeriksa nama-nama yang meriwayatkan e) Memeriksa hal-hal yang berkaitan dengan pengambilan hadits secara sah. a. Istilah-istilah dalam Ilmu Hadits 1) Sanad Adalah rangkaian para periwayat yang menukilkan isi hadits secara berkesinambungan dari yang satu kepada yang lain sehingga sampai pada periwayat terakhir. melakukan kritik terhadap hadits. dan tepat. dan mengkaji aspek-aspek yang menentukan shahih tidaknya suatu hadits atas dasar sanadnya B. baik berupa perkataan.a. Pembagian Ilmu Hadits: Hadits Riwayah dan Hadits Dirayah 1) Ilmu Hadits Riwayah. 3) Rawi Adalah orang yang menerima suatu hadits dan menyampaikannya kepada yang lain 4) Rijalul-Hadits Adalah orang-orang yang terlibat dalam periwayatan suatu hadits. 18 . yaitu para perawi hadits itu sendiri. baik dalam sanad maupun dalam matan 2) Ilmu Hadits Dirayah. yang disaksikan langsung oleh para sahabat. 2) Matan Adalah isi yang dimuat dalam hadits itu sendiri. perbuatan atau sifat Nabi atau tindakan dan perbuatan para sahabat yang dibiarkan oleh Nabi saw. masih hidup. benar. Setelah Rasulullah wafat pun hadits masih berupa riwayat lisan. Penulisan Hadits dan Tingkatan Hadits 1. Sejarah Penulisan dan Kondifikasi Hadits Pada masa Rasulullah saw. yaitu ilmu hadits yang melakukan penyaringan. memilahmilah hadits. hadits masih berupa ucapan dan tindakan Nabi saw. ide penulisan hadits pun belum muncul.

. pada abad III H. Imam Muslim. Pengertian Ijtihad 19 . Imam Ibnu Majah. yaitu: 1) Hadits Muttawatir Yaitu yang diriwayatkan dari Nabi saw. diterima dari rawi yang „adil (memiliki sifat „adalah. atau Muslim Sunni. Setelah itu terbit kumpulan hadits-hadits yang disusun oleh Imam Bukhari. Imam Abu Daud. penulisan dan pembukuan hadits mencapai puncaknya. Imam Tirmizi. tetapi pada tingkat akhirnya diriwayatkan oleh banyak perawi 3) Hadits Ahad Yaitu hadits yang diriwayatkan dari Nabi oleh seorang ke seorang rawi lainnya. BAB 6 Ijtihad: Sumber Pengembangan Hukum Islam A. dalam rangkaian satu persatu sampai dituliskan oleh perawi terakhirnya b. Keenam kitab kumpulan hadits-hadits mereka disebut Al-Kutubus Sittah artinya Enam Kitab Kumpulan Hadis. yaitu kredibilitas pribadi). oleh banyak perawi dan kepada banyak perawi sampai waktu dituliskannya 2) Hadits Masyhur Yaitu hadits yang pada awalnya diriwayatkan dari Nabi secara seorang perorang.a. dan Imam Nasa‟i. c. Hadits Dha’if Hadist yang kehilangan satu syarat atau lebih dari syarat-syarat hadist shahih. 2. dan dlabith (memiliki kredibilitas intelektual) Berdasarkan jumlah para perawinya hadits shahih dapat dibagi ke dalam tiga jenis. Hadits Shahih Yaitu hadits yang berkesinambungan rawi-rawinya. Tingkatan Hadits a.Ide pengumpulan hadits dan penulisannya baru muncul ketika Umar bin Abdul Aziz r. Hadits Hasan Hadist yang yang kurang kedhabitannya. yang menjadi rujukan pokok dalam pengambilan hadits di kalangan Ahlus –Sunnah.

yang karenanya dapat dibenarkan oleh syara‟. Perbedaan Hasil Istihad 1. Lafal nash yang mengandung makna ganda. 2. sedangkan secara terminologis ijtihad merupakan usaha mujtahid dengan segenap kesungguhan dan kesanggupan untuk mendapatkan ketentuan hukum sesuatu masalah dengan menggunakan metodologi yang benar dari kedua sumber hukum al Quran dan al Sunnah. Urf atau Adat Kebiasaan „Urf merupakan kebiasaan masyarakat baik berupa perkataan atau perbuatan yang baik. Bentuk & Metodologi Ijtihad 1. Contoh : Zakat Padi dan Hukum Melototi dan Menempeleng Orang Tua. Contoh quru‟ (Q. sedangkan menurut istilah Ushul Fikih adalah menetapkan suatu hukum “baru” yang belum ada nashnya dengan hukum yang sudah ada nashnya karena adanya persamaan illat hukum dari kedua peristiwa itu. 2. Contoh : Praktek salam atas dasar kebutuhan dan kepercayaan. 4. Lafal nash yang mempunyai makna hakiki dan majazi. Contoh : Jual beli di supermarket tanpa adanya Ijab-Qabul secara lisan dengan lafal yang jelas. Ijma Kesepakatan diantara para mujtahid pada masa tertentu atas hukum bagi suatu kasus tertentu.S. 3. 5. 3. C.al Baqarah [2]:228) yang berarti haidh (Imam Hanafi) dan yang berarti thuhr „suci‟ (Imam Syafi‟i). Mashalih al-Mursalah Suatu Kemaslahatan yang tidak ditetapkan oleh syara‟ dan tidak ada pula nash atau dalil syara‟ baik yang memerintahkan maupun melarang. Contoh : Mendirikan Penjara karena fungsinya sangat baik bagi keamanan dan ketertiban masyarakat. B. al Maidah [5]:33) yang berarti diusir dari kampung halamannya (hakiki-kebanyakan ulama) dan penjara (majazi-Hanafiyah). Lafal nash yang qath‟i (benar secara mutlak) dan yang zhanni (penafsiran yang masih diperdebatkan) 20 . disebabkan ada dalil logika yang membenarkannya. Contoh yunfau (Q. Qiyas Secara bahasa artinya analogi.S. Istihsan Meninggalkan qiyas jalli untuk menjalankan qiyas khafi.Secara etimologis artinya kesungguhan.

Pengertian Syari’ah. Hasil Ijtihad di suatu waktu belum tentu cocok dengan waktu yang lain. Ijtihad dan Taqlid di Kalangan Nu-muhammadiyah Hadratussyaikh Hasyim Asy‟ari pendiri NU – dalam risalah Ahlussunnah wal Jama‟ah bagian “Dasar-dasar Jam‟iyah NU” yang disusun tahun 1941 membuat satu fasal tentang keharusan taqlid bagi orang yang tidak mempunyai kemampuan berijtihad. D. Lebih lengkapnya beliau mengungkapkan: Menurut pendapat Jumhur ulama mahaqqiq bagi setiap orang yang tidak memiliki kualifikasi ijtihad mutlak – meskipun ia menguasai ilmu-ilmu yang dapat diakui untuk berijtihad – wajib mengikuti pendapat para mujtahid dan mengikuti fatwa mereka agar ia terbebas dari beban taklif. BAB 7 Syari’ah. 3. Perbedaan dipengaruhi oleh kultur. Waktu antara dahulu dengan sekarang.S. Al-Nahl [16]:43). adalah berbeda. kaum salafi dan terutama modernis di abad 19 dan awal abad 20 justru mengajak umat untuk ber-ijtihad dan meninggalkan taqlid. situasi. 21 . Fikih dan Hukum Islam A. E. (Q. Pengertian Fikih Fikih merupakan pemahaman terhadap nash Alquran dan Hadis yang nilai kebenarannya bersifat relatif. Seruan Baru Untuk Ijtihad Berbeda dengan kaum tradisional yang mengajak umat untuk ber-taqlid dengan Imam-imam mahzab. Hal ini berdasarkan firman Allah: yang artinya “Maka. Fikih dan Hukum Islam 1. Pengertian Syari’ah Syariah adalah wahyu Allah berupa nash al-Quran dan Hadist Nabi shahih dan tidak ada keraguan 2. 5. ruang.4. dan waktu. kondisi. bertanyalah kepada orang yang berpengetahuan jika kamu tidak mengetahui”. malah dengan yang akan datang. Hubungan antara syari’ah dan fiqih Syari‟ah berarti sumber fikih dan fikih adalah sumber memahami syari‟ah sekaligus hasil dari ahli fiqih dalam menentukan hukum yang mempunyai sumber suci berupa syariah atau wahyu. tidak mutlak. dengan mengikuti siapa saja di antara mereka yang ia kehendaki.

namun hukum islam sering diistilahkan sebagai hukum fikih bukan hukum syari‟ah. Hukum islam bertujuan mensucikan jiwa dan menjauhkan diri dari perbuatan munkar. Pendapat tersebut diikuti dan dianggap sebagai pendapat yang baku.4. Madzhab Syafii. Hukum Islam Hukum islam merupakan istilah yang muncul pada masa saat ini. menyeimbangkan kepentingan individu. Perbedaan antara Hukum Islam dan Hukum Umum a. Madzhab Hanbali yang didirikan oleh Imam Ahmad bin Hanbal 5. 5. Hukum islam berdasarkan pertimbangan akal manusia didasarkan pada wahyu yaitu al-quran dan Hadis. 22 . yang didirikan oleh Imam Syafii 4. Lima madzhab fikih yang mendominasi dunia hukum islam 1. diwaktu lain hukum islam berarti fikih. dan masyarakat serta negara.Periode Pertumbuhan dan Perkembangan madzhab Madzhab adalah pemahaman nash atau pendapat seseorang tentang upaya penemuan hukum terhadap suatu kejadian.Namun setelah Nabi wafat maka para sahabat nabi melakukan ijtihad dalam penyelesaian persoalan-persoalan yang ada dimasyarakat. 2.pada masa ini setiap persoalan yangmuncul dapat ditanyakan langsung kepada nabi.merupakan masa turunnya al-Quran dan tumbuhnya sunnah sebagai hukum islam .satu waktu hukum islam berarti syari‟ah.Periode Rasullulah dan Para sahabat Masa Nabi saw. Sejarah Perkembangan Hukum Islam Tiga periode sejarah perkembangan islam yaitu: 1. Madzhab Ja‟fari yang didirikan oleh Imam Ja‟far al-Shadiq. Madzhab Hanafi yang didrikan oleh imam hanafi 2. B. Hukum umum berdasarkan pertimbangan akal manusia b. Madzhab Maliki yang didirikan oleh Imam Malik bin Anas 3.

Al masyaqqah tajlibu al-taisir (kesulitan membolehkan kemudahan) 5. Kaidah-kaidah Hukum Islam (Al-qawa’Id Al-fiqhiyah) 1. menjauhi segala larangan-Nya dan mengamalkan segala yang diizinkan-Nya. Perbedaan cara penyelesaian ketika terjadi pertentangan dalil D. yaitu penghambaan seorang manusia kepada Allah untuk dapat mendekatkan diri kepada-Nya sebagai realisasi dari pelaksanaan tugas hidup selaku makhluk yang diciptakan Allah. Beberapa ulama mendefinisikan bahwa ibadah itu ialah mendekatkan diri kepada Allah dengan mentaati segala perintah-Nya.Periode taqlid dan kebangkitan Periode ini terbagi menjadi dua bagian besar yaitu : a. La dlarara wa la dlirara (tidak membuat dan menimbulkan kemudaratan) 3. Menurut Ja‟far Subhani. Perbedaan dalam masalah penggunaan metode penggalian hukum 4. Sebab-sebab Terjadinya Perbedaan Pendapat Para Ulama Fikih 1. Pengertian dan Hakikat Ibadah 1. yaitu sejak kejatuhan Daulah Abbasyah hingga sekarang C.3. artinya menyembah. Beragamnya arti dalam lafadz-lafadz bahasa arab 2. Al-yakin la yuzalu bi al-syakk (keyakinan tidak lenyap dengan keraguan) 4. Makna Ibadah Ibadah dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Arab. Al-umur bi Maqasidiha (segala urusan disertai dengan tujuannya) 2. Pebedaan dalam masalah Hadis 3. dan kemerdekaan-Nya dalam berbuat Nurcholis Madjid dalam mengemukakan pengertian ibadah menunjuk kepada amal perbuatan tertentu yang secara khas bersifat keagamaan. yang secara etimologi. 23 . b. rububiyah. ibadah ialah tunduk meyakini uluhiyah (ke-Tuhanan) yang disembah. Periode Taqlil (artinya ikut-ikutan di belakang) Masa ini merupakan masa berkembangnya paham tertutupnya pintu ijtihad. Periode kebangkitan. Secara terminologi. Al-„adah muhakkamah (kebiasaan dijadikan rujukan hukum) BAB 8 Ibadah: Aspek Ritual Umat Islam A.

” (Q.S. tidak ada yang disembah dan mengabdikan diri kecuali kepada-Nya saja. At-Taubah [9]:103) Shalat menurut bahasa berarti “do‟a” atau “rahmat”. sesungguhnya do‟a itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (Q.2. kecuali jika mereka berpegang kepada tali Allah dan tali menusia. Shalat: Sendi dan Induk Ibadah a.S.S. alDzariyat [56]:56). Dan yang demikian itulah agama yang lurus. Kemudian kami kembalikan dia ketempat serendah-rendahnya. Menurut istilah syara‟. Kewajiban Ibadah bagi Manusia “Tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku” (Q. al-Bayyinah [98]:5) Beribadah kepada Allah SWT berarti memusatkan penyembahan kepada Allah semata-mata. Pengertian Shalat Berdasarkan firman Allah: “Dan berdo‟alah untuk mereka. Shalat merupakan pendidikan positif yang dapat menjadikan manusia dan masyarakat menjadi hidup teratur 24 . At-tin [95]: 4-5). shalat berarti perbuatan khusus seorang muslim yang berisi bacaan-bacaan dan gerakan-gerakan yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam dengan memenuhi syarat-syarat tertentu. “Dan mereka tidak diperintahkan kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus. dengan cara menghadapkan diri dan hati kepada-Nya. b.” (Q. dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat. Fungsi Shalat Shalat merupakan media komunikasi antara hamba dengan Khaliknya. “Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada.S. Ali Imran [3]: 112) B. 3. Fungsi Ibadah “Sesungguhnya telah kami ciptakan manusia itu dalam bentuk sebaik-baiknya. kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh…” (Q. Pengabdian berarti penyerahan mutlak dan kepatuhan sepenuhnya secara lahir dan batin bagi manusia kepada kehendak Ilahi.S. Bentuk-bentuk Peribadatan 1.

Ingatlah. Dan secara istilah syara‟ Sayid Sabiq mengartikan zakat sebagai nama atau sebutan dari sesuatu hak Allah yang dikeluarkan seseorang kepada fakir miskin. Zakat: Wujud Ibadah Sosial a. Pengertian Zakat Secara bahasa berasal dari kata “zaka” yang berarti mensucikan. Bagi mustahiq.” Apabila seseorang melakukan puasa dengan mentaati ketentuan sebagaimana di atas. dan angkuhyang biasanya menyertai pemilikan harta yang berlebihan. zakat berarti mendidik jiwa untuk suka berkorban dan membersihkan jiwa dari sifat kikir. Menurut Sulaiman Rasyid. hari mereka jadi tenteram karena mengingat Allah. Nilai Shaum (Puasa) Dalam hadits dijelaskan: “Bukanlah puasa itu hanya sekedar menahan makan dan minum saja. hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. Dan secara istilah.S. Shaum: Ibadah yang melibatkan Hawa Nafsu a. Al-Ankabut [29]:45) “Orang-orang yang beriman. dengki dan suudzdzan terhadap ornag-orang kaya. zakat yaitu kadar harta tertentu yang diberikan kepada yang berhak menerimanya. seperi makan. minum.S.” (Q. tetapi puasa itu ialah menahan diri dari perkataan yang sia-sia dan perbuatan kotor. 25 . b. sombong. maka barulah akan tercapai apa yang menjadi tujuan dari puasa itu sendiri sebagaimana yang kita pahami dari firman-Nya yang telah dijelaskan di atas yaitu untuk membentuk manusia yang bertaqwa. zakat memberikan harapan adanya perubahan nasib dan sekaligus menghilangkan sifat iri.“Dan tegakkanlah shalat. Pengertian dan Ketentuan Shaum Shaum menurut bahasa artinya menahan diri dari segala sesuatu. b. a. bersetubuh dan juga dari hawa nafsu yang dapat mengurangi nilai puasa tersebut. karena shalat itu dapat mencegah perbuatan keji dan munkar” (Q. Fungsi Zakat Bagi muzakki. shaum adalah menahan diri dari sesuatu yang membatalkan puasa. Ar-Rad [13]:28) 2.

1. melalui zakat akan terdapat pemerataan pendapat dan pemilikan harta di kalangan umat Islam. Haji merupakan suatu ibadah yang sudah dikenal sejak zaman sebelum nabi Muhammad saw. Diharamkan karena turunan b. Sa‟I antara Shafa dan Marwah d. Ihram (Berniat melakukan haji atau umrah) b. yang menuntut dari orang yang melaksanakannya supaya dikerjakan dengan hati. Haji: Puncak Ibadah dan Pengorbanan Lahir & Batin 1. Mabit di Mina g. a. c. badan dan hartanya yang berbeda dengan ibadah-ibadah lainnya. Melontar Jumroh h. mesti memulainya dari keluarga karena keluarga adalah merupakan unit kecil dari masyarakat. Wuquf di Arafah e. Persiapan Nikah Ketika akan menikah. Sedangkan secara istilah syara‟. Haji: Makna dan Tujuan Secara bahasa artinya menyengaja sesuatu. Thawaf c. Tata Cara Haji a. yang dimaksud haji itu ialah menyengaja mengunjungi kabah untuk melakukan beberapa amal ibadah dengan syarat-syarat tertentu. Diharamkan karena susuan 26 . Keluarga Kalau kita ingin membangun kehidupan yang kokoh di masyarakat. Yang termasuk muhrim (perempuan yang haram dinikahi): a. Tahallul (Melepaskan diri dari Ihram BAB 9 Membangun Keluarga yang Islami A. seorang calon suami harus bisa memastikan bahwa calon istrinya itu bukan muhrimnya.Bagi masyarakat muslim. Mabit di Muzdalifah f.

c. 27 . Wali. b. begitupun sebaliknya. 3. b) Melayani kebutuhan biologis suami. a. seorang istri harus tahu dan melaksankan kewajiban pada suaminya. Kewajiban Suami dalam Keluarga a) Menggauli istri dengan sopan. c. b) Memberikan nafkah batin. c) Memberikan nafkah lahir. sekecil apapun nafkah yang diberikan suami pada keluarga harus diterima dengan rasa syukur. Keluarga tersebut akan menjadi keluarga sakinah. Pada saat itulah keharmonisan keluarga akan dapat dirasakan. c) Berterima kasih atas pemberian suami. Dua orang saksi yang adil. Diharamkan karena pernikahan 2. Kewajiban Istri dalam Keluarga a) Patuh kepada suami. b.c. b) Menjaga keselamatan anak. Mahar. warohmah. Adanya pasangan yang akan dinikahkan. d. Ijab-qabul. Pelaksanaan Pernikahan Pernikahan akan dipandang sah apabila: a. sejahtera lahir dan batin perlu dilakukan pembinaan. mawadah. Dalam hubungan ini. Kewajiban Orang tua pada Anak a) Mencukupi kebutuhan anak akan makan. selama perintah suami tidak bertentangan dengan ajaran islam. Pembinaan Keluarga Agar keluarga harmonis. seorang suami harus tahu dan melaksanakan kewajiban pada istrinya. pakaian dan tempat tidur yang layak sesuai dengan kadar kemampuannya. sejak dalam kandungan (rahim) ibunya sampai beranjak dewasa. e.

bahwa pembagian harta yang ditinggalkan oleh seseorang yang meninggal harus berdasarkan hukm Allah SWT. shalatkan jenazahnya. d. Yang diwariskan kepada ahli waris adalah harta benda yang riil dan hak-hak material 3. orang tua. Prinsip-prinsip Kewarisan dalam Islam a. d) Merendahkan diri dihadapan keduanya. Kewajiban Anak kepada Orang tua a) Mematuhi perintah orang tua. c.c) Mendidik anak baik secara langsung maupun memasukannya kedalam salah satu lembaga pendidikan. 28 . e) Berterima kasih kepadanya. Artinya. Laki-laki dan perempuan sama-sama mendapatkan bagian dari harta yang diwariskan. e) Mengawinkan jika sudah dewasa. g) Setelah mereka wafat. c) Berkata dengan lemah lembut kepadanya. menurut ajaran islam mesti dibagikan berdasarkan aturan pembagian yang telah ditetapkan sebagaimana tercantum dalam Al-quran dan as sunah. Masalah Harta Peninggalan (Mawaris) Mawaris menyangkut tata cara pembagian harta yang ditnggalkan oleh seseorang karena meninggal dunia. mohonkan rahmat dan ampunan untuknya B. d) Selalu berdoa untuk kebaikan anak-anak. 1. 2. Pembagian Waris adalah Hak Allah Harta yang ditinggalkan oleh seorang muslim karena meninggal dunia. anak-anak. Harta warisan didistribusikan kembali (dibagikan) kepada orang-orang yang memiliki hubungan batin terdekat dengan yang meninggal seperti istri. Ketetapan Allah dan Rasul-Nya dalam Pembagian Warisan a. b) Berbuat baik padanya. b. f) Memohonkan rahmat dan maghfiroh untuk keduanya. kecuali dalam hal maksiat. Ayat-ayat Al-Qur‟an tentang warisan. yang memerdekakan dirinya.

Saudara perempuan seayah seibu 9. seperti 2/3 bagian. Saudara perempuan seayah. Bagian warisan yang ditetapkan melalui ijtihad. Ayah 5. Anak Laki-laki 7. yaitu ahli waris yang mendapatkan semua warisan apabila tidak ada ashhaabul furudl. dan seterusnya kebawah 12. Suami 2. Bagian-bagian Waris 1. Kake Shahih 11. 4. Jenis-jenis ahli waris adalah sebagai berikut: Ashhaabul furudl. yaitu ahli waris yang mendapat furudl. Saudara seibu 10. Istri (seorang atau lebih) 3. Ashabah. Pembagian Waris kepada Ahli Waris Ahli waris adalah orang-orang yang diberi hak oleh Allah SWT. Tidak Memiliki Ahli Waris (kalalllah) Apabila semua ahli waris yang disebut diatas tidak ada maka harta peninggalan diberikan kepada kelompok Dzawul-arham. Saudara laki-laki seayah 14. ¼ bagian dan 1/6 bagian atau 1/8 bagian. yaitu bagian tertentu yang telah ditetapkan jumlahnya dari harta warisan. 6. 5. yaitu orang-orang yang punya pertalian nasab (turunan darah) yang tidak termasuk kedalam ahli waris (baik utama atau pengganti). Ibu 4. maka harta peninggalan diberikan kepada orang (atau orang-orang) atau lembaga yang diwasiati lebih dari 1/3 (termasuk wasiat wajibah kepada cucu dari anaknya yang telah meninggal lebih dahulu). Anak Perempuan 6. ½ bagian. Apabila tidak ada kelompok Dzawul-arham. c.b. Turunan Shahih. 29 . Hadis-hadis tentang warisan. Saudara laki-laki seayah seibu 8. Nenek Shahih 13.

Binatang yang disembelih atas nama selain Allah e. Keledai jinak d. Kejelasan Halal dan Haram Dalam islam sesuatu itu terbagi kedalam tiga macam hukum. tuuh hari babi kambing. Arak Makanan Haram dalam Hadits a. Halal dan Haram Bersifat Universal Sesuatu yang dihalalkan dan diharamkan oleh Allah dan RassulNya berlaku bagi semua umat manusia B. kambing. Burung yang memiliki cakar c. yaitu halal. Darah c.Bila tidak ada. maka diserahkan kepada baitul-mal muslimin (Lembaga Pemelihara Harta Bersama Kaum Muslimin) BAB 10 Makanan dan Minuman dalam Islam A. a. Halal dan Haram adalah Hak Absolut Allah dan Rasul-Nya Allah tidak akan menghalangi manusia dengan mengharamkan sesuatu yang telah ditundukan dan atau diciptakan untuk manusia dan dijadikanNya sebagai kenikmatan. itik ) Menurut Syekh Fauzi Muhammad jika dikandangi selama 40tahun bagi unta. Babi d. tiga puluh hari bagi sapi. ayam. Sertifikasi Halal 30 . Hidangan Islami: Halal Haram dalam Makanan dan Minuman Perintah Allah mencari makanan yang halal lagi baik Al-Quran hanya mengharamkan Al Khabaits yaitu. sapi. Bangkai b. Binatang Buas yang bertaring b. haram dan syubhat 3. dan tiga hari bagi ayam hilang kemakruhan dan keharamannya. Hewan-hewan baik (unta. Konsep Dasar Halal dan Haram dalam Islam 1. bila tidak ada. maka diberikan kepada orang yang membuat perjanjian waris-mewarisi dengannya (muwaalat). 2.

B. Falsafah ekonomi islam 2. Usaha yang dilarang a. Pencurian perdagangan yang merusak kesehatan c. pelacuran (yang merusak moral) d. Kegiatan dan pengembangan perekonomian 3.Tujuan pelaksanaan Sertifikat Halal pada produk pangan. Riba b. Pemilikan pribadi menurut islam 2. Prinsip-prinsip dalam penataan ekonomi islam C. hiburan maksiat. produk halal 3. Sertifikat Halal 2. Masalah Pemilikan 1. obat-obat dan kosmetika adalah untuk memberikan kepastian kehalalan suatu produk. Pendahuluan Mu‟amalah adalah ajaran islam yang menyangkut aturan – aturan dalam menata hubungan antar sesama manusia agar tercipta keadilan dan kedamaian dalam kebersamaan hidup manusia. Penyuapan e. Pemegang Sertifikat Halal MUI 4.bersumpah atas barang dagangan D. Bisnis judi. Landasan Pemikiran Perekonomian Islam 1. sehingga dapat menentramkan batin yang mengkonsumsinya Hal-hal Berkaitan dengan Sertifikat Halal: 1. Masalah Transaksi 31 . Sumber-sumber pemilikan 3. Sertifikat yang sudah berakhir masa berlakunya BAB 11 Konsep Dasar Ekonomi dan Transaksi dalam Sistem Muamalah Islam A.manipulasi .ihtikar . Perdagangan secara licik .

Bussines ( sistim yang bekerja untuk manusia).pengacara. dan aset sehingga dapat mengintroduksi perubahan. notaris. Transaksi sewa menyewa d.Islam sangat menghormati perjanjian dan transaksi yang di buat antar manusia. Oleh karena itu allah swt memerintahkan kepada orang-orang yang terkait dengan perjanjian dan transaksi agar menghormati dan memeliharanya meskipun kepada non muslim. Transaksi utang piutang c. B. Investor ( uang bekerja untuk anda) seperti saham. agar manusia dapat berusaha mencari rizki yang di sediakan-Nya dan Allah mewajibkan kita Untuk berusaha. Transaksi upah mengupah dan sebagainya BAB 12 Etos Kerja dan Entrepreneursip A.S. D. Wirausahawan adalah orang yang 32 . Hakikat Nilai Kewirausahaan Wirausaha adalah sesseorang yang mengorganisasikan sumber-sumber. Tujuan. b. dll. inovasi. Manfaat dan Hikmah Berusaha Tujuan berusaha bagi orang muslim adalah untuk memperoleh ridla Allah Ta‟ala.seperti pengusaha bisnis c. C.artis.tenaga kerja. Transaksi jual-beli b. Al –A”raf(7):10) Allah telah menciptakan bumi dan langit beserta isinya untuk manusia.material. Self employee (bekerja sendari sebagai profesional). dan kami adakan bagi kalian di atasnya ( sumber-sumber)penghidupan”(Q. Perintah dan Hukum Berusaha Allah bersabda dalam kitab Al-Qur‟an bahwa: “Sesungguhnya Kami telah menempatkan kalian di bumi. seperti akuntan. deposito di bank. Transaksi dalam kegiatan ekonomi dapat berupa : a. JenisEmployee (karyawan) a.dll. Bagai seorang muslim materi bukanlah sebagai tujuan akhirmelainkan keuntungan yang ia peroleh dijadikan sarana untuk taqarrub(mendekatkan diri) kepada Allah SWT. Dengan begitu hasil yang ia peroleh menjadi berkah baginya. dan tatanan baru dengan tujuan mendapatkan nilai tambah.

sikap. membujuk pelanggan. Selalu murah senyum. 3. Bahkan. 6. 1) sikap dan peri-laku. Selalu ceria dan pandai bergaul: 7. mempertahankan pelanggan. dan membina dan menjaga hubungan. menciptakan. sebagian orang yang sudah memiliki jiwa wirausaha merasa bingung dari mana harus memulai usahanya.didorong untruk memenuhi kebutuhan tertentu dengan memperoleh suatu hasil. 8. Rajin. Dari kebanyakkan orang bahwa untuk memulai suatu usaha adalah ketakutan akan rugi atau bangkrut. 4.prilaku. dan berusaha menarik pelanggan. Fleksibel dan memiliki rasa tanggung jawab. Etika wirausaha antara lain. sehingga sifat-sifat tersebut dapat dimiliki oleh siapapun dan apapun profesinya. Sikap dan perilaku pengusaha dan seluruh karyawan sesuai dengan etika wirausaha adalah: 1. teknologi dan produk barudengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar. Lemah lembut dan ramah-tamah 5. Kewirausahaan dapat juga dipandang sebagai kepribadian. 5) gerak-gerik. 2. E.000 orang menganggur. Jujur dalam bertindak dan bersikap. dan tidak pemalas.000. F. 6) dan hal-hal lainnya. Etika Wirausaha Yang dimaksud etika wirausaha di sini adalah semangat.bahkan untuk lari dari kekuasaan orang lain. Dari etika tersebutdapat dipetik beberapa manfaat antara lain. menerapkan cara kerja. Sedangkan dari lulusan dari perkuliahan masih banyak yang menganggur. 2) penampilan. 33 . Sopan santun dan hormat. persahabatan dan pergaulan. 3) cara berpakaian. Serius dan suka menolong pelanggan. menyenangkan orang lain. dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha dan atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari.4) cara berbicara.tepat waktu. nilai-nilai atau sikap mental. Wirausahawan memiliki sifat-sifat kewirausahaan yaitu mencerminkan ciri kepribadian wirausaha yang di dalamnya tercermin nilai-nilai apa yang memberi kekuatan kepada pribadi wirausahawan. Meniti Jalan Entrepreneurship Dari hasil penelitian pada tahun 2005 diperkirakan 12.

C. atau segala tindakan yang didasarkan pada perintah syara‟. D. e. g. Pelanggaran terhadap akhlak akan dikutuk hati nurani. “etis”. d. dan pelakunya patut dipuji. Amal Shaleh Amal shaleh ada yang bersifat ritual dan ada pula yang bersifat sosial. Amal shaleh bukan sekedar perbuatan baik. yang haram ataupun makruh. Pelanggaran terhadap akhlak akan dikutuk masyarakat. Pengertian Tasawuf Secara etimologis tashawwafa (akar katanya shuf = bulu domba) artinya memakai pakaian bulu domba (simbol kesederhanaan saat itu). B. f. Sedangkan secara terminologis suatu cabang dari ilmu keislaman yang lebih menekankan pada tujuan pembersihan diri melalui penerapan ajaran-ajaran akhlak secara sistematis dan peresapan niai-nilai agama secara bathiniyah. Akhlak merupakan suatu tindakan ikhtiyari yang patut dipuji. c. b. Akhlak bersifat fithri.9. BAB 13 Akhlak dan Tasawuf A. Dalam arti luas : segala tindakan yang “baik”. Akhlak merupakan moral dan etika universal. h. Bismillah merupakan perbedaan mendasar antara amal shaleh dengan perbuatan baik semata. Rasa memiliki perusahaan yang tinggi. Akhlak merupakan suatu tindakan yang baik berdasar syara‟. Akhlak merupakan buah dari keimanan. 34 . Implikasinya orang yang berakhlak adalah orang yang taat beragama. Ciri-ciri Perbuatan Akhlaki a. yang mendatangkan “pahala” bagi orang yang mengerjakannya. yang wajib ataupun sunnat. Konsep Akhlak Dalam arti terbatas : sejumlah tindakan yang “baik”. Akhlak bersifat ta‟abudi. Setiap kehidupan mukmin adalah ibadah. bersifat “ikhtiyari”.

Munkar berati tidak diketahui atau asing. Mereka satu sama lain tidak suka melarang kemungkaran yang mereka lakukan. menyuruh kepada yang ma‟ruf dan mencegah dari yang munkar. Pengaruh Kemunkaran Bencana yang paling bebahaya mengancam kehidupan masyarakat muslim adalah bencana kemunkaran. Amar Ma’ruf Nahyi Munkar 1. Sungguh amat buruk apa yang mereka canangkan untuk diri mereka. Sungguh amat buruk apa yang mereka perbuat. Hukum Amar Ma’ruf dan Nahyi Munkar a. 35 . Q. Dan secara terminologis Ma‟ruf berarti segala sesuatu yang kebaikan. Al Maidah [5]:78-81). 2. dan kelayakan.BAB 14 Dakwah dan Amar Ma’ruf Nahyi Munkar A.S. b. Munkar berarti segala sesuatu yang bertentangan dengan nilai dan kebenaran agama.S. 4. 3. tentu mereka tidak akan menjadikan orang kafir sebagai pemimpin. Definisi Amar Ma’ruf dan Nahyi Munkar Secara etimologis Ma‟ruf berarti sesuatu yang diketahui. Sekiranya mereka beriman kepada Allah.S. Akan tetapi kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik” (Q. yaitu kemurkaan Allah kepada mereka dan mereka akan kekal di dalam adzab. Ali Imran [3]:104 :”Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan menyuruh kepada yang ma‟ruf dan mencegah dari yang munkar”. kepatutan dan kelayakannya dapat diterima oleh budaya atau adat istiadat dan tidak ditolak oleh syara. nabi dan apa-apa yang diturunkan kepada mereka. dan beriman kepada Allah. kebaikan. Hal demikian itu disebabkan mereka durhaka dan selalui melampaui batas. kepatutan. Kamu melihat kebanyakan dari mereka mengangkat orang-orang kafir sebagai pimpinan. Urgensi Amar Ma’ruf Nahyi Munkar “Telah dilaknat orang-orang kafir dari Bani Israil melalui lisan Nabi Daud dan Isa putra Maryam. Q. Ali Imran [3]:110 :”Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia.

Konsep Jihad Kedzaliman merupakan realitas historis. Jihad dengan apapun sesuai bentuk serangan lawan. Kedzaliman seringkali jauh lebih kuat dan terorganisir secara rapi. maka diantara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur. Demokrasi dan Kepemimpinan Islam 1. Jihad dengan nyawa/jiwa. Macam-macam Jihad a. dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi. Musyawarah dalam pemikiran fiqih dikategorikan wajib. Karena itu maafkanlah mereka. Jihad dengan totalitas manusia. d. maka dengan hatinya. sehingga membuat gentar para pecinta keadilan. Musyawarah Islam Versus Demokrasi Dalam sejarah Islam pengalaman empirik demokrasi yang sering dinisbatkan kepada contoh dari Rasul Allah dan al-Khulafa al-Rasyidin sangat terbatas. Pencegah Kemunkaran Rasul bersabda : Barang siapa melihat kemunkaran hendaklah ia merubahnya dengan tangannya. 2. B.S. Jihad dengan harta. c. dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan. dan bermusyawarahlah dengan 36 . Al Ankabut [29]:40 ”Dan masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya. e. dan tindakan itu merupakan selemah-lemahnya iman.Q. b. Jihad dengan fisik. BAB 15 Islam dan Isu-isu Kontemporer A. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Dan jika tidak mampu juga. dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka. 5. Hukum ini diambil secara ekpisit dari firman Allah: “ Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Karena itu Allah SWT membekalkan sikap optimis bagi mereka yang beriman dan pejuang keadilan. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. maka dengan lisannya. akan tetapi merekalah yang menganiaya diri sendiri. Jika tidak mampu. Jihad 1.

1997:95) B. maka bertawakallah kepada Allah. musyawarah disebut bersamaan dengan shalat dan zakat. Selain itu orang bisa belajar mengenai praktik musyawarah dari sunnah.” (Q. Ali „Imran [3] : 159) 2. Gender dalam Wacana Islam 1.mereka dalam urusan itu. Teokrasi dan Demokrasi Model kekuasaan ada di tangan Tuhan dapat dikategorikan dalam tipe Teokrasi. 1997: 91). dengan demikian musyawarah termasuk tandatanda orang beriman” (Kuntowijoyo. ia mempertegas argumennya bahwa: “ada suatu surah khusus dalam al-Quran yang diberi judul Al(Asy)-Syura dan setidaknya ada dua ayat yang menyangkut permusyawaratan dalam masyarakat. Perubahan pemikiran dan pengalaman empirik manusia telah membawa manusia kepada suatu era demokrasi di zaman sekarang.S. 4. yakni dunia manusia dengan segala kompleksitasnya. dengan subyek yang sama yaitu manusia. Hubungan antara manusia yang berjenis kelamin berbeda dan itu merupakan hubungan hirarkis yang bisa menimbulkan masalah sosial 37 . Titik temu itu terletak pada perilaku sesungguhnya bahwa keduanya merupakan realitas budaya. Selanjutnya musyawarah itu menurutnya adalah kewajiban dalam Islam. ada yang menemukan titik temu yang diaktualisasikan dalam wilayah yang sama. Demokrasi dan Muslim Indonesia Musyawarah itu merupakan bagian dari demokrasi (Kuntowijoyo. Teokrasi dalam arti yang sebenar-benarnya sebenarnya sudah tidak lagi ada di dunia ini. 3. Titik Temu Demokrasi Namun bila dianalisa lebih jauh. Konsep Gender Rebeka Harsono di Indonesia meminjam konsep Ann Oakley berpendapat bahwa hubungan yang berdasarkan gender merupakan: a. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad. Alasan yang mempertahankan demokrasi sebagai konsep dasar yang meyakini akan keabsolutan dan mengajarkan kesetiaan total manusia terhadap Tuhan secara vertikal akan sefaham dengan pendapat ini. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.

b. apalagi dalam kehidupan sosial di masyarakatnya. Karena itu. 2:187.S. 33:73 dan lain-lain 3. 3:195. ba ayat ini lisababiyah (karna/disebabkan). bahwa Islam mengakui kesamaan martabat laki-laki dan perempuan tanpa membedakan jenis kelamin. Konsep kesejajaran yang mencerminkan keadilan tampak secara normatif ditegaskan dalam Q. 1997:284) 2. Keduanya mempunyai hak dan kewajiban yang sejajar dalam berbagai bidang.33:35. keunggulan para lelaki sebagai suami di bidang ekonomi bersifat kontekstual sehingga tidak dapat dijadikan alasan normatif untuk dominasi lelaki dalam keluarga secara mutlak. Gender memformulasikan bahwa hubungan asimetris pria-wanita sebagai natural order atau normal (Harsono. kedudukan sosial dan pengalaman konsep yang cenderung diskriminatif daripada antara pria-wanita. Keadilan Gender Konsep keadilan dalam gender menurut Islam. Keadilan Gender dalam Keluarga Laki-laki yang dianggap dirinya superioritas lebih unggul karena kekuasaan dan kemampuan mencari nafkah serta membelanjai kaum perempuan seperti tersebut penyebabnya menggunakan kata “bima fadlalallahu”. 38 . Gender merupakan eksplanatoris tentang tingkah laku. dan c.

namun buku ini masih terdapat kekurangan yaitu pada dalil-dalil al-Qur‟an yang dimuat disini semuanya tidak ada lafal arabnya melainkan hanya artinya langsung dan juga penulisan huruf-huruf yang ada terkadang ada yang sedikit melenceng dari Ejaan Yang Disempurnakan. Analisis/komentar Buku yang membahas tentang ilmu agama Islam ini. Dibandingkan dengan buku lainnya buku ini lebih mudah dimengerti dan bagi penulis sebagai pembaca buku ini sangat mudah untuk mengaplikasinya. seperti pada halaman 114 tepatnya pada judul subbab ditulis Hidangan Islami: Halal Haram Dalam Makanan Dan Minuman yang menurut EYD seharusnya Hidangan Islami: Halal Haram dalam Makanan dan Minuman. 39 . memberitahu kita tentang bagaimana kita memelihara eksistensi kita sebagai khalifah di muka bumi ini dalam artian menjadi makhluk yang di harapkan oleh Allah dengan menjauhi larangan dan mentaati perintah-Nya. bahasa yang biasa digunakan di dalam buku pendidikan. tujuan Islam sampai isu-isu kontemporer. Dengan melakukan pendekatan-pandekatan yang terdapat di dalam buku ini telah menjadi kelebihan tersendiri.BAB III PENUTUP A. dan bahasa yang digunakan tentu adalah bahasa yang santun. Gaya penulis menuangkan idenya adalah dengan gaya bercerita. Penulis buku ini menggunakan kalimat yang sedikit berpanjang lebar dalam menerangkan permasalahan tetapi mudah dimengerti dengan didukung banyak dalildalil yang memperkuat pembahasan yang ada. ketika buku ini menjelaskan tentang arti Qiyas. itu dilihat dari tulisan penulis buku ini yang menjelaskan sesuatu dengan berbagai contoh nyata. tetapi tidak hanya sebuah arti saja melainkan penulis buku memunculkan contoh implementasi Qiyas yaitu hukum memelototi dan menempeleng orang tua. hal ini mempermudah pembaca memahami suatu pembahasan. Seperti dapat dilihat di bab 6 misalnya. Buku ini menjelaskan berbagai hal tentang Islam mulai dari makna.

buku ini berguna bagi siapa saja terutama bagi para mahasiswa perguruan tinggi yang menjadi calon pendidik agar menjadi pendidik yang bermoral menurut agama kelak. Kesimpulan Berdasarkan uraian singkat isi buku dan pembahasan pada bab sebelumnya. Fikih diartikan sebagai pemahaman terhadap nash al-Qur‟an dan hadis yang tentu sudah tidak identik lagi dengan nash itu sendiri. 4. Dalam Islam bentuk-bentuk peribadatannya adalah antara lain shalat. Untuk membina keluarga yang sakinah. Syariah merupakan jalan menuju sesuatu yang benar-benar merupakan sumber kehidupan. perbuatan. 9. zakat. Allah menurunkan agamanya sebagai pedoman hidup. Makanan dan Minuman dalam Islam ada yang telah dikatan dalam al-Qur‟an halal dan haram. warahmah tentu harus berdasarkan ketentuan-ketentuan Islam agar dapat memperoleh kebahagiaan di dunia maupun di akhirat nanti. haji. 40 . 3. baik berupa perkataan. Islam merupakan agama yang membawa kedamaian dan keselamatan dan bagi umatnya harus tunduk pada ketetapan Allah dan ada berbagai metode dalam memahami Islam. 2.shaum. Ijtihad merupakan sumber pengembangan hukum Islam. 7. Ibadah artinya menyembah atau menghamba. 10. penulis dapat menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut. B. Al-Qur‟an merupakan kitab suci umat Islam yang harus dijadikan sumber ajaran Islam pertama karna di dalamnya merupakan sekumpulan firman Allah yang diterima oleh nabi Muhammad saw. selanjutnya adalah Hadist yang harus dijadikan sumber ajaran Islam kedua karna merupakan segala apa yang diberitakan dari Nabi saw. buku ini juga cocok bagi para calon wirausaha dan entrepreneur yang baik karena terdapat pembahasan tentang hal tersebut. Ijtihad artinya berusaha bersungguh-sungguh atau mengerahkan segala kemampuan. atau sifat-sifat nabi. Halal berarti boleh sedangkan haram berarti tidak diperbolehkan. 1. mawaddah.Dan analisis yang terakhir menurut penulis. Setelah al-Qur‟an. Untuk membimbing manusia dalam meniti kehidupan. 8. 6. pembiaran. 5. Seseorang yang memiliki keimanan dan ketakwaan dalam hidupnya akan selalu taat kepada Rasul dan tentu juga taat kepada Allah swt.

41 . mendoakan yang terkandung di dalamnya artinya menyampaikan sesuatu kepada orang lain untuk mencapai tujuan tertentu dan tujuannya antara lain mengajak manusia ke jalan Tuhan 15. Model kekuasaan ada di tangan Tuhan merupakan sebuah Teokrasi namun kenyataan yang ada sekarang adalah sistem demokrasi dimana itu merupakan ideologi konsep produk manusia yang merelatifkan pandangan dogmatis serta absolut. Transaksi jual beli dalam Islam haruslah berdasarkan ketentuan mu‟amalah yang merupakan ajaran Islam yang menyangkut aturan dalam menata hubungan antar sesama manusia agar tercipta keadilan dan kedamaian dalam kebersamaan hidup manusia 12. Akhlak merupakan misi dan tujuan utama agama Islam dan tasawuf ekspresi bathin moral islami 14. Dakwah berarti memanggil. Dalam hal etos kerja dan enterprenership Islam telah menentukan bagaimana cara menjadi enterpreneur yang baik menurut Islam 13.11. menanamkan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->