Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional dilindungi Undang-undang

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam Penulis Penyunting Pewajah Isi Ilustrator Pewajah Sampul Ukuran Buku : : : : : : Iman Rahayu Farida Dzalfa Deni Wardani Yudiana Dasiman 21 x 29,7 cm

540.7 IMA p

IMAN Rahayu Praktis Belajar Kimia 1 : Untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah / penulis, Iman Rahayu ; penyunting, Farida Dzalfa ; ilustrator, Yudiana. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009. vi, 194 hlm. : ilus. ; 30 cm. Bibliografi : hlm. 194 Indeks ISBN 978-979-068-713-4 (nomor jilid lengkap) ISBN 978-979-068-716-5 1. Kimia-Studi dan Pengajaran I. Judul II. Farida Dzalfa III. Yudiana

Hak Cipta Buku ini dibeli oleh Departemen Pendidikan Nasional dari Penerbit PT. Visindo Media Persada Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009 Diperbanyak oleh ....

ii

Kata Sambutan

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2009, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 Tahun 2007. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh ( down load ) , digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan. Jakarta, Juni 2009 Kepala Pusat Perbukuan

iii

9. 13. 2. Soal Penguasaan Materi berisi tentang pertanyaan yang terdapat di setiap akhir subbab. Tugas ini mengajak Anda untuk berpikir kritis. 15. 10. 16. Evaluasi Materi Akhir Tahun merupakan sarana evaluasi dalam memahami materi pelajaran dalam satu tahun. Kata Kunci merupakan kunci dari suatu konsep dalam materi yang akan memudahkan Anda untuk mengingat konsep tersebut. Indeks berisi rujukan kata-kata dalam bab yang memudahkan Anda dalam pencarian kata-kata penting. dan inovatif. dan beberapa tetapan kimia. 6. iv . Evaluasi Materi Semester merupakan sarana evaluasi dalam memahami materi pelajaran dalam satu semester. 14. dan Makromolekul. Kimia Inti. Soal Pramateri merupakan uji awal pengetahuan umum Anda yang mengacu kepada materi bab tersebut. Apendiks merupakan lampiran yang berisi kunci jawaban. Gambar dan Ilustrasi ditampilkan dengan memadukan gambar dan ilustrasi yang bersesuaian dengan materi. Kegiatan Semester merupakan tugas semester yang dikerjakan secara berkelompok. 11. 5. 4. Benzena dan Turunannya. Reaksi Redoks dan Elektrokimia. 12.Petunjuk Penggunaan Buku Buku Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII ini terdiri atas tujuh bab. Kamus Kimia merupakan kamus kecil kata-kata penting dalam materi pada setiap bab. 3. Senyawa Karbon Turunan Alkana. Tantangan Kimia diberikan kepada Anda untuk mencari jawaban soal terbuka sehingga Anda akan tertantang untuk belajar lebih jauh. Advance Organizer menyajikan contoh penerapan/manfaat dari materi yang akan dipelajari. 17. yaitu Sifat Koligatif Larutan. Berikut penyajian materi dan pengayaan yang terdapat dalam buku ini. kreatif. Selidikilah merupakan tugas yang diberikan kepada Anda berkaitan dengan materi yang akan dipelajari. Legenda Kimia memuat tokoh-tokoh kimia yang berjasa di bidangnya. 1. 8. Evaluasi Materi Bab merupakan sarana evaluasi dalam memahami materi pelajaran dalam satu bab. Kimia Unsur. 7. tabel periodik unsur. Peta Konsep berguna sebagai acuan untuk Anda dalam mempermudah mempelajari materi dalam bab. Fakta Kimia berisi informasi menarik. dan konkret yang berkaitan dengan materi bab. terkini. bersifat dialogis dan terkini.

dan materi lain yang seharihari digunakan manusia dipelajari dalam Kimia. pemahaman. manusia. Juni 2007 Penerbit v . cerdas dalam memecahkan masalah. Untuk itu. Kimia sangat erat kaitannya dengan kehidupan. Materi-materi bab di dalam buku ini disesuaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi terkini. Melalui buku Praktis Belajar Kimia ini. Jakarta. tidak saja akan membuat siswa kurang memahaminya. Materi dalam buku ini diharapkan dapat membawa Anda untuk memperoleh pemahaman tentang ilmu Kimia sebagai proses dan produk. Oleh karena itu. Anda diharapkan dapat menyenangi pelajaran Kimia. makanan. dan sejumlah kemampuan untuk memasuki jenjang yang lebih tinggi.Kata Pengantar Kimia merupakan ilmu kehidupan. Selain itu. Buku ini menghadirkan aspek kontekstual bagi siswa dengan mengutamakan pemecahan masalah sebagai bagian dari pembelajaran untuk memberikan kesempatan kepada siswa membangun pengetahuan dan mengembangkan potensi mereka sendiri. seperti tumbuhan. Atas dasar inilah kami menerbitkan buku Praktis Belajar Kimia ke hadapan pembaca. Materi pelajaran Kimia yang disajikan bertujuan membekali Anda dengan pengetahuan. mendudukkan Kimia hanya sebatas teori di dalam kelas. dengan hati yang tulus. kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan. tetapi juga menghambat tercapainya tujuan pembelajaran. Fakta-fakta kehidupan. kreatif. serta mampu mengomunikasikan gagasan-gagasannya. buku ini disajikan dengan bahasa yang mudah dimengerti dan komunikatif sehingga Anda seolah-olah berdialog langsung dengan penulisnya. Kami menyadari bahwa penerbitan buku ini tidak akan terlaksana dengan baik tanpa dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. minuman. Semoga buku ini dapat memberi kontribusi bagi perkembangan dan kemajuan pendidikan di Indonesia. udara. perlu adanya peningkatan kualitas pendidikan Kimia di sekolah agar membentuk siswa yang memiliki daya nalar dan daya pikir yang baik. Oleh karena itu. serta mengembangkan ilmu Kimia dalam kehidupan sehari-hari.

......... 5 C........................ Kelimpahan Unsur di Alam ............... Sifat-Sifat Unsur Radioaktif ............Daftar Isi Kata Sambutan • iii Petunjuk Penggunaan Buku • iv Kata Pengantar • v Semester 1 Bab 1 Sifat Koligatif Larutan ............................. Sifat-Sifat Unsur ................ Molalitas dan Fraksi Mol ............................. C................................... Sifat Koligatif Larutan Elektrolit ......................... 96 vi ........................................................................................ 49 50 53 62 70 74 Kegiatan Semester 1 .................................................................. C... Korosi ............ 87 Evaluasi Materi Bab 4 ................................................................................................. B....................................................... 79 A............................................................... 80 B..................................... 94 Evaluasi Materi Semester 1 .............. Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif ..... Evaluasi Materi Bab 2 ............... D................. Reaksi Redoks .. Evaluasi Materi Bab 3 ........ 77 Bab 4 Kimia Inti .......................... 23 24 29 43 46 Bab 3 Kimia Unsur ............................... 1 A.................. 21 Bab 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia ............ Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk .. 15 Evaluasi Materi Bab 1 ................ B............... A............................................................................................................................................................ Sel Elektrokimia ............................................................................................. Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit ............................. A.............. Kegunaan dan Pembuatan Unsur-Unsur Kimia dan Senyawanya .............................. 2 B.............................................................................

.......................................... 169 Kegiatan Semester 2 ............................................. Plastik .................................................. 154 C.................. 132 Bab 6 Benzena dan Turunannya ......................................... Lemak dan Minyak ....................................... 194 vii ....... serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya ............................................................ 151 A..................................... 122 D....................... 159 E.......... 100 B.... Sifat......... Kegunaan Senyawa Karbon ........................ Rumus Struktur Benzena .............................................................................................. Identitas Senyawa Karbon .................................. 135 A.......... Isomer Senyawa Karbon .. 148 Bab 7 Makromolekul ................... Karbohidrat ......................................................................................................... 192 Daftar Pustaka ................................. 178 Apendiks II Tabel Unsur-Unsur Kimia ...................................... 189 Indeks ...................................................................... Kegunaan... 141 Evaluasi Materi Bab 6 ........ 163 Evaluasi Materi Bab 7 ...................................................................................................... 137 C.................................................................... 185 Apendiks III Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur ............................... 162 F..... 99 A................. Pembuatan Polimer .............................................................................. Reaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena ............ Struktur Senyawa Karbon ...... Protein ...................................................................................................................................................................Semester 2 Bab 5 Senyawa Karbon Turunan Alkana .... 103 C............................................................. 152 B............................................ 155 D.................... 173 Evaluasi Materi Akhir Tahun ......................... 125 E.... 171 Evaluasi Materi Semester 2 ........... 136 B.................. 188 Kamus Kimia ........ 175 Apendiks I Kunci Jawaban ...................................... Tata Nama Senyawa Karbon ........................................... Polimer .......................................... 129 Evaluasi Materi Bab 5 ...............................

viii .

Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit C.Bab1 1 Sifat Koligatif Larutan Sumber: www. sifat larutan asam dan basa. apa yang disebut larutan. Anda akan diajak untuk menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan nonelektrolit dan elektrolit dengan cara menjelaskan penurunan tekanan uap. dan hidrolisis larutan garam. dan tekanan osmotik. penurunan titik beku larutan. Sifat-sifat tersebut merupakan sifat koligatif larutan. larutannya akan memiliki titik didih yang lebih tinggi dibandingkan dengan titik didih air murni pada kondisi yang sama. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit 1 . serta membandingkan antara sifat koligatif larutan nonelektrolit dan sifat koligatif larutan elektrolit yang konsentrasinya sama berdasarkan data percobaan. A. larutan penyangga. titik didih. titik beku.com Pada bab ini. seperti tekanan uap. mengapa dapat terjadi demikian? Pelajarilah bab ini dengan baik dan Anda akan mengetahui jawabannya. Sifat larutan lainnya yang akan kita selidiki dalam bab ini adalah sifat yang berhubungan dengan perubahan fisika. Telah Anda pahami pada pelajaran Kimia di Kelas XI sebelumnya. rjautoworks. Menurut Anda. Begitu juga dengan titik beku dan tekanan uapnya akan berbeda dengan air murni. Molalitas dan Fraksi Mol B. Jika Anda memasukkan suatu zat misalnya gula atau garam dapur ke dalam pelarut seperti air. kenaikan titik didih. dan tekanan osmosis termasuk sifat koligatif larutan.

Untuk itu. terdapat beberapa sifat zat yang hanya ditentukan oleh banyaknya partikel zat terlarut. 1 kg Molalitas ( m ) = 0.2 Berapa gram NaCl yang harus dilarutkan dalam 500 g air untuk menghasilkan larutan 0. Molalitas (m) = Jumlah mol zat terlarut Jumlah kilogram pelarut atau m = massa Mr × 1.ca Gambar 1.1 Anda Harus Ingat Molalitas adalah jumlah mol zat terlarut per kilogram pelarut. bukan volumenya sehingga tidak mungkin dinyatakan dalam bentuk molaritas. 3. Perhatikanlah contoh soal penentuan molalitas berikut. kuantitas larutan didasarkan pada volume. Molalitas didefinisikan dengan persamaan berikut. Larutan yang dibuat dari 1 mol NaCl yang dilarutkan dalam 1.Soal Pramateri 1. Oleh karena sifat koligatif larutan dipengaruhi suhu. digunakan molalitas yang menyatakan jumlah partikel zat terlarut (mol) setiap 1 kg pelarut (bukan larutan). Keterangan: m = molalitas (mol/kg) Mr = massa molar zat terlarut (g/mol) massa = massa zat terlarut (g) p = massa zat pelarut (g) Molalitas juga berguna pada keadaan lain. molalitas larutan urea adalah 5 m.15 m? 2 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Oleh karena sifat koligatif larutan ditentukan oleh banyaknya partikel zat terlarut.1 Satuan konsentrasi molalitas memegang peranan penting dalam aktivitas di laboratorium.000 = 0. Contoh 1. 5 mol 0. Dalam perhitungan molaritas. bab ini akan diawali dengan pembahasan mengenai konsentrasi larutan. m= mass 1. Molalitas (m) Pada pelajaran sebelumnya. Sifat ini disebut sebagai sifat koligatif larutan.1 kg =5m You Must Remember Molality is total mole of solute perkilogram solvent. 5 mol Mr urea 60 g/mol Massa pelarut = 100 g = 100 1. Jawab 30 g massa urea Mol urea = = = 0. baik dari kuantitas zat terlarut maupun pelarutnya. kita menyatakan konsentrasi dengan persentase (%) dan molaritas (M). Hitunglah molalitas larutan.000 p 1 m NaCl Sumber: www. Berapakah volume air yang dibutuhkan untuk membuat 5M NaCl dari 29 gram NaCl? Apakah yang dimaksud dengan larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit? Apakah perbedaan antara sifat fisika dan sifat kimia suatu senyawa? A Molalitas dan Fraksi Mol 2. Dalam larutan.innovationcanada. diperlukan suatu besaran yang tidak bergantung pada suhu.000 × p Mr Sebanyak 30 g urea (Mr = 60 g/mol) dilarutkan ke dalam 100 g air. volume merupakan fungsi suhu (zat akan memuai ketika dipanaskan). Contoh 1.000 g air dinyatakan sebagai larutan 1 molal dan diberi lambang 1 m NaCl. Anda tentu ingat. m= massa 1.000 × p Mr Jadi. Besaran tersebut dinyatakan berdasarkan massa karena massa tidak bergantung pada suhu. 1. misalnya karena pelarut merupakan padatan pada suhu kamar dan hanya dapat diukur massanya.

kemolalan larutan 20% berat C2H5OH adalah (B) 5.000 × = × P 46 80 Mr Contoh Jawab 1.15 m adalah 4.000 g) air.000 × untuk menjawab soal pada Contoh 1.38 g NaCl 1. 500 g H 2 O × 0.000 20 1.3 Berapakah kemolalan dari larutan 10% (w/w) NaCl? (w/w = persen berat) = 5.Jawab Molalitas artinya jumlah mol zat terlarut per kilogram pelarut. Molalitas suatu larutan 20% berat C2H5OH (Mr = 46 g/mol) adalah .4 Jadi.38 g. xi = Jumlah mol komponen i Jumlah mol semua komponen dalam larutan xi = Total fraksi mol = xi + xj = 1 n i ni + n j Sifat Koligatif Larutan 3 .. Kemudian.000 g H2 O 1 mol NaCl Jadi. m = massa 1.000 g air × × × 100 g larutan NaCl 58. massa NaCl yang harus dilarutkan pada 500 g air untuk menghasilkan larutan 0. 0. 3. larutan 10% (w/w) NaCl memiliki konsentrasi 1..000 g H2O Untuk menghitung jumlah mol NaCl yang diperlukan untuk 500 g H2O. 44 g NaCl 90 g air 1 kg air Jadi. dilambangkan dengan xi adalah jumlah mol komponen i dibagi dengan jumlah mol semua komponen dalam larutan.9 m.15 mol NaCl dalam 1.. 4. 5. kita dapat menggunakan hubungan tersebut sebagai faktor konversi. dapat dilakukan konversi sebagai berikut. 100 g larutan NaCl Untuk mengetahui kemolalan.1 dan Mr p Contoh 1.4 m B . Fraksi Mol Fraksi mol merupakan satuan konsentrasi yang semua komponen larutannya dinyatakan berdasarkan mol.15 m berarti 0. 44 g NaCl × = 4. 0.4 m Pembahasan C2H5OH 20% artinya 20 g C2H5OH dalam 80 g air. Kata Kunci • • • Fraksi mol Konsentrasi molal Sifat koligatif 2.2. kita harus mengetahui jumlah mol NaCl.4 m D. 10 g NaCl dapat diubah menjadi mol dengan menggunakan massa molar NaCl (58. Untuk mengetahui massa air. massa air = 100 g – 10 g = 90 g Untuk menentukan kemolalan. Apakah hasil yang diperoleh sama? Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas.4 m C . Kupas Tuntas Buktikanlah oleh Anda Gunakan rumus m = massa 1.15 mol NaCl dalam 1 kg (1. dapat dilakukan dengan cara pengurangan 100 g larutan NaCl oleh 10 g NaCl. A . artinya 10 g NaCl w berasal dari kata weight.4 m E. UMPTN 1998 Larutan 10% (w/w). Jumlah fraksi mol dari semua komponen larutan adalah 1. 10 g NaCl 1 mol NaCl 100 g larutan NaCl 1.4 m. 0. Fraksi mol komponen i . Fraksi mol j adalah xj dan seterusnya. kita dapat menggunakan massa molar NaCl untuk mengubah mol NaCl menjadi massa NaCl. 6.15 mol NaCl 58.44 g/mol).

1 mol glukosa 180 = = 18 250 = = 0.5 mol N2? Jawab xO2 = = = mol O2 mol O 2 + mol N 2 0. 64% D.2 mol = 0.1 + 13.. Berapakah molalitas dari larutan HCl 37% (w/w)? (Ar H = 1 g/mol.71 × 100% = 71% Jadi. Berapakah molalitas larutan yang mengandung 4 g NaOH (Ar Na = 23 g/mol..71 0. Hitunglah fraksi mol glukosa. Materi 1. Jawab 18 0. 57% E.71 % mol O2 = 0. Ar Cl = 35.29 0.01. fraksi mol O2 adalah 0.5 Berapa fraksi mol dan persen mol setiap komponen dari campuran 0. A .1 2.01 0.29 = 0. 50% Pembahasan mol metanol = mol air (misalkan 1 mol) massa metanol = mol × Mr = 1 × 32 = 32 massa air= mol × Mr = 1×18 = 18 %w/w= = massa metanol × 100% massa larutan 32g ×100% = 64% 32g + 18g Jadi.29 × 100% = 29% % mol N2 = 0.2 mol + 0.Perhatikanlah contoh soal penggunaan fraksi mol berikut. 60% C .2 mol 0. fraksi mol glukosa adalah 0. 5 mol 0.5 mol 0.9 mol glukosa + mol air + 180 18 xglukosa Kupas Tuntas Fraksi mol suatu larutan metanol CH3OH dalam air adalah 0.29 dan fraksi mol N2 adalah 0. Konsentrasi metanol dalam larutan ini dinyatakan dalam persen berat adalah . 50% B . Contoh 1. Contoh 1.2 mol O2 dan 0. 5 mol Jadi. sedangkan persen mol O2 adalah 29% dan persen mol N2 adalah 71%.2 mol + 0. konsentrasi metanol dalam larutan dalam persen berat adalah (C) 64% UMPTN 1998 0.7 mol xN 2 = = = mol N 2 mol O 2 + mol N 2 0.50..7 mol Fraksi mol N2 bisa juga dihitung dengan cara: xN2 = 1 – xO2 = 1 – 0.71. Ar O = 16 g/mol. dan Ar H = 1 g/mol) terlarut dalam 250 g air? 4 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .5 g/mol) Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Soal Penguasaan 1.4 Larutan glukosa dibuat dengan melarutkan 18 g glukosa (Mr = 180 g/mol) ke dalam 250 g air.5 mol = 0.

. Apakah perbedaan di antara keempat sifat koligatif tersebut? Perhatikanlah uraian berikut. 4. Zat Air Larutan glukosa 1 m Larutan urea 1 m Tekanan Uap Jenuh pada 25 °C (mmHg) . Perhatikan gambar hasil eksperimen berikut. dan tekanan osmotik. Mengapa selisihnya sama antara dua larutan dengan konsentrasi sama? Apabila larutan sukrosa 1 m diamati. Sifat koligatif terdiri atas penurunan tekanan uap.34 mm Larutan urea 1 m pada 25 °C 23.34 mm 2.. 2. sifat koligatif tidak bergantung pada interaksi antara molekul pelarut dan zat terlarut. kenaikan titik didih. Pada buku latihan Anda. Hitunglah selisih penurunan tekanan uap jenuh larutan glukosa dengan tekanan uap jenuh air. lakukanlah kegiatan berikut. Penurunan Tekanan Uap Untuk mengetahui pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut. akankah nilainya sama? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.76 mm Air murni pada 25 °C Larutan glukosa 1 m pada 25 °C 23. isilah tabel berikut. Selidikilah 1.34 mmHg Kata Kunci • • Larutan nonelektrolit Penurunan tekanan uap Tekanan uap jenuh air pada 25 °C = 23.. penurunan titik beku. Tekanan uap jenuh larutan glukosa 1 m pada 25 °C = 23.34 mmHg Uap jenuh air Hg Uap jenuh air Hg Uap jenuh air Hg 23.B Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit Meskipun sifat koligatif melibatkan larutan. ..1 Tujuan Mengamati pengaruh zat terlarut terhadap tekanan uap jenuh larutan Alat dan Bahan Data percobaan Langkah Kerja 1. Hitunglah selisih penurunan tekanan uap jenuh urea dengan tekanan uap jenuh air.. tetapi bergantung pada jumlah zat terlarut yang larut pada suatu larutan. .. 1. 3. 1. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Sifat Koligatif Larutan 5 .76 mmHg Tekanan uap jenuh larutan urea 1 m pada 25 °C = 23.

dapat pula ditulis: PB = xB PBo Tekanan uap total dapat ditulis: Ptotal = PA + PB o = xA PA + xB PBo Contoh Jawab 1. Apabila tekanan uap pelarut di atas larutan o dilambangkan PA. pelarut A dan zat terlarut B. Semakin lemah gaya tarik-menarik antarmolekul zat cair. semakin besar pula tekanan uap jenuhnya. Raoult adalah seorang ilmuwan fisika yang meneliti fenomena pada sel volta. ΔP = PA – PA. Raoult melakukan penelitian berulang-ulang sebelum menemukan keteraturan mengenai tekanan uap larutan.038 6 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . perhatiannya mulai teralihkan pada pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada kimia. Dalam suatu larutan. Persamaan akan menjadi: Marie Francois Raoult (1830–1901) adalah seorang ilmuwan Prancis. Apabila zat terlarut mudah menguap.962 mol sukrosa 2 mol = mol sukrosa + mol air 2 mol + 50 mol = 0. xA + xB = 1 maka xB = 1 – xA. yaitu: o ΔP = xB PA Pada larutan yang terdiri atas dua komponen.1.Legenda Kimia Apakah yang dapat Anda simpulkan dari hasil kegiatan Selidikilah 1.038 xA = 1 – 0. Dia melanjutkan penelitiannya pada berbagai pelarut seperti benzena dan asam asetat. Penguapan adalah peristiwa yang terjadi ketika partikel-partikel zat cair meninggalkan kelompoknya. didapatkan hasil bahwa melarutkan suatu zat terlarut menyebabkan penurunan tekanan uap larutan.038 = 0. partikel-partikel zat terlarut menghalangi gerak molekul pelarut untuk berubah dari bentuk cair menjadi bentuk uap sehingga tekanan uap jenuh larutan menjadi lebih rendah dari tekanan uap jenuh larutan murni. Fraksi mol sukrosa = xB = 0.wikipedia. Tekanan uap pelarut (PA) sama dengan hasil kali tekanan uap pelarut o murni ( PA ) dengan fraksi mol pelarut dalam larutan (xA). Keteraturan ini kemudian dikenal sebagai Hukum Raoult. Dari eksperimen yang dilakukan Marie Francois Raoult (1878). Semakin mudah zat cair menguap. Sumber: http://id. Makalahnya yang pertama adalah mengenai tekanan pada titik beku suatu cairan dengan adanya zat terlarut yang dipublikasikan pada 1878.1? Untuk memahami fenomena pada Selidikilah 1. pelajarilah uraian berikut. Kemudian. Banyaknya penurunan tekanan uap ( ΔP) terbukti sama dengan hasil kali fraksi mol zat terlarut (xB) dan tekanan uap o pelarut murni ( PA ). Pada awalnya.org o ΔP = xB PA o o – PA = (1 – xA) PA PA o o o – PA = PA – xA PA PA PA = xA P o A Persamaan tersebut dikenal sebagai Hukum Raoult.80 mmHg. semakin mudah zat cair tersebut menguap.6 Hitunglah tekanan uap larutan 2 mol sukrosa dalam 50 mol air pada 300 °C jika tekanan uap air murni pada 300 °C adalah 31.

2 berikut.1 mmHg P = 40 mmHg Ditanyakan: Mr? Jawab: P = xp P° 40 = xp × 40. sedangkan tekanan uap total adalah 61.8 mmHg Jadi.8 mmHg = 30. Mr zat tersebut adalah .1 mmHg = 47.o = xA PA = 0.4 mmHg = 14.59 mmHg Jadi.2 mmHg.9975nt = 20 0.9975 nP = xp = 360 =20 mol 18 np nt + np 20 20 + nt 2.95 + 0.5 × 28. tetapi juga memengaruhi titik didih dan titik beku. Tekanan uap parsial: Pbenzena = xbenzena × Pbenzena = 0.6 + 14.6 mmHg Ptoluena = xtoluena × Ptoluena = 0.4 mmHg.05 mol = = 9g Mr massa → 0.. ternyata tekanan uap jenuhnya 40 mmHg.95 nt = 0. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku Adanya zat terlarut pada suatu larutan tidak hanya memengaruhi tekanan uap saja. fraksi mol keduanya adalah 0.6 mmHg dan 14. PA Kupas Tuntas Contoh 1. Jika tekanan uap jenuh air pada suhu yang sama adalah 40. massa molar relatif zat tersebut adalah (C) 180 g/mol.2 = 61.5 × 95. kita dapat memahami hal tersebut dengan mempelajari diagram fase air pada Gambar 1.1 mmHg dan 28.1 mmHg.1 xp = 0. 126 g/mol C . 180 g/mol D.7 Berapakah tekanan uap parsial dan tekanan uap total pada suhu 25 °C di atas larutan dengan jumlah fraksi mol benzena (C6H6) sama dengan jumlah fraksi mol toluena (C7H8)? Tekanan uap benzena dan toluena pada suhu 25 °C berturut-turut adalah 95.2 0 °C Titik beku larutan Titik beku air 100 °C Titik didih air Suhu(°C) Titik didih larutan Diagram fase air Sifat Koligatif Larutan 7 . Pada larutan dengan pelarut air. 90 g/mol B.59 mmHg. Tekanan (atm) 0.2 mmHg Tekanan uap total: Ptotal = Pbenzena + Ptoluena = 47.8 mmHg.05 mol 0.9975 = 19. tekanan uap parsial benzena dan toluena adalah 47. 360 g/mol Pembahasan Diketahui: Zat nonelektrolit = 9 gram pelarut air (p) = 360 gram P° = 40.9975 nt = 20 – 19... Mr = UN 2002 Padat Gas Gambar 1. tekanan uap larutan adalah 30. A .05 Mr Pelarut murni 1 atm Larutan Cair 9g = 180 g/mol 0. Sembilan gram zat nonelektrolit dan 360 g air dicampur. 342 g/mol E. Jawab Jika larutan terdiri atas dua komponen dengan jumlah fraksi mol yang sama.5.05 mol Jadi.962 × 31.

F1K1 C . Hal ini menyebabkan terjadinya penguapan di seluruh bagian zat cair. berbanding lurus dengan molalitas (m) dari larutan tersebut: Δ Tb ∞ m atau Δ Tb = Kbm Tabel 1.000 g) air akan menaikkan titik didih kira-kira 0. Hal ini disebabkan adanya partikel-partikel zat terlarut dalam suatu larutan menghalangi peristiwa penguapan partikel-partikel pelarut.1 204.95 02. Contohnya. Titik didih zat cair diukur pada tekanan 1 atmosfer. B1D1 Pembahasan Berdasarkan Diagram P–T tersebut yang menggambarkan kenaikan titik didih larutan adalah (C) DD1. Telah ditentukan secara eksperimen bahwa 1.71 02. penguapan partikel-partikel pelarut membutuhkan energi yang lebih besar. DD1 D. artinya pada tekanan udara 1 atm air mendidih pada suhu 100 °C. Dari hasil eksperimen yang dilakukan pada penentuan titik didih larutan. misalnya larutan gula. Hukum sifat koligatif dapat diterapkan dalam meramalkan titik didih larutan yang zat terlarutnya bukan elektrolit dan tidak mudah menguap.1 Tetapan Kenaikan Titik Didih (Kb) Beberapa Pelarut Pelarut Aseton Benzena kamfer Karbon tetraklorida Sikloheksana Naftalena Fenol Air Titik Didih (°C) 56.. CC 1 E. G1M1 B .00 mol (6.79 05. titik didih air 100 °C. bergantung pada kemudahan zat terlarut itu menguap dibandingkan dengan pelarutnya. semakin tinggi tekanan temperatur awal. Jadi. Perbedaan titik didih larutan dengan titik didih pelarut murni disebut kenaikan titik didih yang dinyatakan sebagai Δ Tb (b berasal dari kata boil). Kenaikan Titik Didih ( ΔTb) Titik didih zat cair adalah suhu tetap pada saat zat cair mendidih.7 217. kenaikan titik didih ditunjukkan oleh (C) DD1. tekanan uap zat cair sama dengan tekanan udara di sekitarnya.5 80. yakni ΔTb. Kenaikan titik didih ( Δ Tb) adalah titik didih larutan (Tb) dikurangi titik didih pelarut murni (Tb°).Adanya zat terlarut pada suatu larutan menyebabkan penurunan tekanan uap yang mengakibatkan terjadinya penurunan garis kesetimbangan antarfase sehingga terjadi kenaikan titik didih dan penurunan titik beku. jika zat terlarut itu mudah menguap misalnya etanol. Δ Tb = Tb – Tb° 8 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Perubahan pelarut murni ke larutan.2 80.7 182 100. misalnya pada suhu 100 °C ditunjukkan oleh grafik F pada larutan temperatur ditunjukkan oleh K1 (fasa gas).0 Kb (°C/m) 1...52 Kata Kunci Kenaikan titik didih Sumber: Chemistry Matter. UN 2002 a. Kupas C M Tekanan 1 Tuntas D D1 K⎫ P = 1 atm Diagram P–T C cair G B Padat B1 A M 1 G1 F1 Temperatur K1 F ⎬ ΔP ⎭ Gas Berdasarkan Diagram P–T tersebut yang menggambarkan kenaikan titik didih larutan adalah . Titik didih suatu larutan lebih tinggi atau lebih rendah daripada titik didih pelarut.51 °C.61 04. Pada suhu ini. Alasannya. A .80 03.02 × 1023 molekul) zat apa saja yang bukan elektrolit dan tidak mudah menguap yang dilarutkan dalam (1. ternyata titik didih larutan selalu lebih tinggi dari titik didih pelarut murninya.04 00. larutan akan mendidih pada suhu di bawah titik didih air. larutan tersebut mendidih pada suhu yang lebih tinggi daripada titik didih pelarut air. 2004 Kb adalah tetapan kenaikan titik molal dari pelarut (°C/m). Jika zat terlarut tersebut tidak mudah menguap. and Its Changes. Sebaliknya.0 76.53 05. Oleh karena itu.

(Ar C = 12 g/mol.4 m = 0.208 °C Jadi.52 °C/m × 1.28 °C = 0. Zat tersebut termasuk .28 °C. C = 12 g/mol.208 °C = 100.9 DTb = K b ´ Titik didih larutan yang mengandung 1. mendidih pada suhu 100. O = 16 g/mol) yang terlarut dalam 500 gram air. massa molekul relatif gliserin adalah 92.28 °C ΔTb = Kbm = Kb massa 1. A .000 × Mr p Kupas 18 g 1.000 75 ´ 500 Mr 0.000 g/kg × 180 g/mol 250 g Tuntas = 0. Senyawa karbonat dengan 5 atom c disebut dengan pentosa. zat tersebut termasuk (C) pentosa.000 massa ´ p Mr 1. C6H12O6.. Bagaimana mekanisme penurunan titik beku pada suatu larutan? c. b.52 ´ Þ Mr = 150 Mr (CH2O) = 30 (CH2O)n = 150 30 n = 150 n=5 (CH2O)5 = C5H10O5.8 Hitunglah titik didih larutan yang mengandung 18 g glukosa.000 × p Mr 1. Penurunan Titik Beku ( ΔTf ) Seperti halnya pada kenaikan titik didih.52 °C/m × 0. Apakah setiap zat dengan konsentrasi yang sama (molalitas) akan menyebabkan penurunan titik beku yang sama ketika dilarutkan? atau Δ Tf = Kfm dengan K f adalah tetapan penurunan titik beku molal pelarut (°C/ m ). pentosa D. heksosa E..208 °C. dan Ar O = 16 g/mol) dalam 250 g air.52 = 0. (Kb air = 0.Contoh Jawab Molalitas = = 1.208 °C Titik didih larutan = 100 + Δ Tb = 100 °C + 0. 5 g 1. ΔTb = Kbm Sebanyak 75 g zat dengan rumus empiris (CH2O) (Ar H = 1 g/mol.5 g gliserin dalam 30 g air adalah 100. Δ Tf (f berasal dari kata freeze) berbanding lurus dengan molalitas (m) larutan: Δ Tf ∞ m Tantangan Kimia Diskusikan dengan kelompok Anda: a.28 = 100 + Δ Tb Δ Tb = 0. Tentukan massa molekul relatif gliserin.000 g/kg × 30 g Mr Mr = 92. Apa yang dimaksud dengan membeku? b.8 g/mol Jadi. (Kb air = 0. adanya zat terlarut dalam larutan akan mengakibatkan titik beku larutan lebih kecil daripada titik beku pelarutnya. SPMB 2004 0. Jadi. Ar H = 1g/mol. Sifat Koligatif Larutan 9 . titik didih larutan adalah 100.52 °C/m) massa 1.52 °C/m).52 °C (Kb air = 0.52 °C/m) Jawab Titik didih larutan = 100 + Δ Tb 100.4 m = 0. tetrosa C . Penurunan titik beku (Tf) adalah titik beku pelarut murni (Tf°) dikurangi titik beku larutan (Tf).8 g/mol. triosa B . heptosa Pembahasan Contoh 1. Penurunan titik beku..

40 5.17 mol 60 g/mol Mr urea mol urea massa air Molalitas urea = Kata Kunci Penurunan titik beku = 0.000 g/kg 10 g × 500 g 180 g/mol = 0.16 °C Jadi.27 1.8 –23 6.11 Hitunglah titik beku larutan yang terdiri atas 10 gram glukosa (Mr = 180 g/mol) dalam 500 g air (Kf air = 1.11 m = 0.35 5. Tabel 1.94 7. 2004 Contoh Jawab Mol urea= 1.5 43 0 2.86 °C/m × 0.10 Berapakah titik beku larutan yang terbuat dari 10 g urea CO(NH2)2 dalam 100 g air? (massa molar urea 60 g/mol.Δ Tf = Tf° – Tf Berikut ini adalah beberapa harga tetapan penurunan titik beku (Kf) dari beberapa pelarut.16 °C di bawah 0 °C atau pada –3.7 m = 3.11 m = 1. Δ Tf =Kf m Contoh Tantangan Kimia Di Eropa.2 Tetapan Penurunan Titik Beku (Kf) Beberapa Pelarut Pelarut Titik Beku (°C) Kf (°C/m) Aseton Benzena Kamfer Karbon tetraklorida Sikloheksana Naftalena Fenol Air –95.86 Sumber: Chemistry Matter.16 °C. bagaimana hal itu dapat terjadi? Diskusikanlah hal tersebut bersama teman Anda. Jawab Molalitas = massa 1. Kf air = 1. larutan tersebut memiliki titik beku 3. and Its Changes.86 °C/m × 1.1 kg = 1.86 °C/m) 10 g massa urea = = 0.7 m = 1.17 mol 0.5 80.7 29.20 °C Titik beku larutan Δ Tf = Tf air – Tf larutan Δ Tf = Kf m 10 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .12 39.000 × Mr p = 1.45 179. pada musim dingin untuk mencairkan salju yang mengganggu di jalan raya biasanya digunakan garam.86 °C/m). Menurut Anda.8 20. 1.1 6.

39 °C = 1.13 Larutan yang dibuat dengan melarutkan 5.65 g = 245.207 mol zat terlarut = 0.45 °C dan Kf benzena = 5.65 g/mol 0. Labu destilasi Air pendingin masuk Labu penampung Pemanasan Sumber: Basic Concept of Chemistry. 2002 = 5.71 °C Jadi.34 m = 1.023 mol 1 kg benzena Air pendingin keluar massa molar zat terlarut = 5. titik beku larutan tersebut adalah 3. Jawab Molalitas = 1. massa 1 mol zat terlarut tersebut adalah 245.39 °C.11 kg benzena × 0.34 m 119 g/mol 50 g Sumber: Chemistry (Chang).12 °C/m 0.45 °C).000 2g × = 0. Zat antibeku (biasanya etilen glikol) yang ditambahkan ke dalam sistem pendingin mesin mobil mencegah pembekuan air radiator pada musim dingin. Statif Klem Kondensor Gejala penurunan titik beku juga memiliki terapan praktis di antaranya adalah penurunan titik beku air.45 – Tf larutan Tf larutan = 3. titik beku larutan adalah –0.0. Δ Tf = Kf m Gambar 1. Penggunaan CaCl 2 dan NaCl untuk menurunkan titik leleh es juga sering diterapkan. Berapakah massa molar senyawa tersebut? Jawab Pada Tabel 1.74 °C Titik beku larutan = Tf benzena – Tf larutan Δ Tf 1. 0.207 m 5.12 °C/m × 0.12 °C/m Δ Tf = 5.45 °C – 4.65 g suatu senyawa yang tidak diketahui dalam 110 g benzena membeku pada 4.3 Etilen glikol digunakan sebagai zat antibeku pada pendingin mesin mobil. Contoh 1.20 °C. CHCl3 (Mr = 119 g/mol) yang dilarutkan dalam 50 g benzena (Kf benzena = 5.12 °C/m.74 = 5.06 °C Δ Tf = Kf m m= ÄT f Kf = 1.65 g.20 °C = 0 – Tf larutan Tf larutan = –0.207 mol zat terlarut maka jumlah mol pada 110 g benzena dapat dihitung. Tf benzena = 5.12 Hitunglah titik beku suatu larutan yang mengandung 2 g kloroform. misalnya untuk menyiapkan campuran pendingin dalam pembuatan es krim.207 m artinya setiap kg benzena pada larutan mengandung 0. 2002 Gambar 1.4 Alat distilasi dirancang dengan menggunakan prinsip hukum Raoult Sifat Koligatif Larutan 11 .023 mol Jadi. Contoh penerapan Hukum Raoult digunakan pada alat distilasi untuk memisahkan campuran berdasarkan perbedaan titik didihnya. Contoh 1.71 °C.2 diketahui titik beku benzena = 5.06 °C = 0.20 °C Jadi.

Corong 2. apakah naiknya zat cair dalam corong sama? 4.5. 1. gambar tersebut memperlihatkan larutan A dan larutan B dengan konsentrasi yang berbeda yang dipisahkan oleh suatu membran semipermeabel yang hanya dapat ditembus oleh molekul air. Perhatikanlah Gambar 1. Kesimpulan apakah yang dapat Anda peroleh dari kegiatan Selidikilah 1. Corong yang bagian bawahnya ditutup dengan kertas perkamen/selaput semipermeabel berisi larutan gula dimasukkan ke dalam bak (gelas kimia 1 L) yang berisi air. 12 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Samakah Δ H untuk larutan gula dan garam? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Mengapa air di dalam bak masuk ke dalam corong melalui selaput semipermeabel? 2. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Kertas perkamen/selopan 3. pelajarilah uraian berikut. Tekanan Osmotik Osmosis adalah merembesnya partikel-partikel pelarut dari larutan yang lebih encer ke larutan yang lebih pekat melalui suatu membran semipermeabel. Air Langkah Kerja 1. Bagaimanakah peristiwa osmosis dapat terjadi? Untuk menyelidikinya. 4. Susunlah 2 buah alat seperti gambar berikut. Selidikilah 1. Samakah beban pada kedua corong yang berbeda? 5.2? Untuk lebih memahami proses osmosis. Membran semipermiabel hanya melewatkan molekul zat tertentu sementara zat yang lainnya tertahan.2 Tekanan Osmotik Tujuan Mengamati peristiwa osmosis pada larutan elektrolit dan nonelektrolit Alat dan Bahan 1.3. lakukanlah kegiatan berikut. Mungkinkah larutan gula atau garam yang masuk ke dalam air? Mengapa? 3. Larutan garam 6. Ulangi langkah kerja 1–3. 3. Amatilah naiknya larutan dalam corong dari ketinggian h1 sampai h2. h2 h1 Beban ⎫ ⎬Δ h ⎭ Kata Kunci • • • Membran semipermeabel Osmosis Tekanan osmotik 2. Gelas kimia 1 L 4. Apabila corong diganti ukurannya. Larutan gula 5.

kemudian setelah beberapa saat. Jumlah tekanan balik yang dibutuhkan merupakan tekanan osmotik larutan. berapa konsentrasi glukosa dalam cairan infus? Keterangan: π = tekanan osmotik (atm) R = tetapan gas (0. Larutan ini harus memiliki tekanan osmosik yang sama dengan tekanan osmotik sel darah.Beban Piston Larutan B Membran semipermeabel B A A Air murni a b c Keadaan awal. Adapun jika larutan memiliki tekanan osmotik lebih rendah dari larutan yang lainnya.082 L atm/mol K Sifat Koligatif Larutan 13 . Tekanan osmotik tidak tergantung pada jenis zat terlarut. 2004 Tekanan balik dibutuhkan untuk mencegah terjadinya proses osmosis.5c). peristiwa osmosis terjadi. Tekanan balik dibutuhkan untuk mencegah terjadinya proses osmosis (Gambar 1. Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes.5b) hingga kesetimbangan tercapai. Persamaan berikut (dikenal sebagai Persamaan Van’t Hoff) digunakan untuk menghitung tekanan osmotik dari larutan encer. Jika salah satu larutan memiliki tekanan osmotik lebih tinggi dari larutan yang lainnya.5 Proses osmosis dengan membran semipermeabel Tantangan Kimia Larutan glukosa (C6H12O6) digunakan sebagai cairan infus. Dua larutan yang memiliki tekanan osmotik sama disebut larutan isotonik. larutan tersebut dinamakan hipertonik.5 menggambarkan peristiwa osmosis. A (air murni) dan B (larutan) dipisahkan oleh membran semipermeabel. π = MRT Gambar 1. larutan tersebut dinamakan hipotonik.14 Berapakah tekanan osmotik pada 25 °C dari larutan sukrosa (C12H22O11) 0.001 mol/L 0. Tekanan osmotik termasuk dalam sifat-sifat koligatif karena besarnya hanya bergantung pada jumlah partikel zat terlarut persatuan volume larutan. diperlihatkan keadaan awal.001 M? Jawab Diketahui T M R = = = 25 °C = (25 + 273) K = 298 K 0. Setelah beberapa saat.5a. Diskusikanlah dengan kelompok Anda mengapa tekanan osmotik cairan infus harus sama dengan tekanan osmotik sel darah. ditandai dengan meningkatnya volume larutan pada tabung B. Gambar 1. tinggi air pada tabung naik (Gambar 1.7 atm.082 L atm/mol K) M = molaritas larutan T = suhu (Kelvin) Contoh 1. Pada Gambar 1. Jumlah tekanan balik yang dibutuhkan merupakan tekanan osmotik larutan. Jika tekanan sel darah pada 25 °C adalah 7.

= MRT = 0,001 mol/L × 0,082 L atm/mol K × 298 K = 0,024 atm Jadi, tekanan osmotik larutan tersebut adalah 0,024 atm.

π

Contoh

1.15

Dalam larutan encer, 0,001 M gula dalam air dipisahkan dari air murni dengan menggunakan membran osmosis. Berapakah tekanan osmotik dalam torr pada suhu 25 °C? Jawab π = MRT = (0,001 mol/L) (0,0821 L atm/mol K) (298 K) = 0,0245 atm

Fakta

Kimia

760 torr = 18,6 torr 1 atm Jadi, tekanan osmotik 0,001 M gula dalam air adalah 18,6 torr.

π dalam torr = 0,0245 atm ×

Desalinasi Air Laut Banyak tempat di berbagai pelosok di dunia yang berdampingan dengan lautan, tetapi penduduknya terancam kekurangan air tawar. Untuk itu, negara Arab Saudi menggunakan suatu metode pemisahan air tawar dari garam-garam pekat air laut. Membuang garam-garam yang terlarut dalam air disebut desalinasi. Banyak penelitian dan pengembangan dipusatkan pada lima metode desalinasi, yaitu penyulingan, pembekuan, osmosis terbalik, elektrodialisis, dan pertukaran ion. Desalinasi osmosis terbalik merupakan metode yang ekonomis. Dalam metode ini, garam terpisah dari airnya oleh tekanan pada membran semipermeabel yang memisahkan sumber air (air laut) dari produknya (air tawar).

Contoh

1.16

Suatu larutan dengan volume 100 mL mengandung 0,122 g zat nonelektrolit terlarut dan memiliki tekanan osmotik 16 torr pada suhu 20 °C. Berapakah massa molar zat terlarut tersebut? Jawab T dalam kelvin = (273 + 20) = 293 K

π dalam atm = 16 torr × π 0,0211 atm
M M n

1 atm = 0,0211 atm 760 torr

= MRT = (M) (0,082 L atm/mol K) (298 K) = 8,63 × 10–4

mol zat terlarut L larutan

n V =M×V
= = 8,63 × 10–4

mol zat terlarut × 0,1 L larutan = 8,63 × 10–5 mol L larutan 0,122 g = 1,41 × 103 g/mol 8,63×10-5 mol

massa molar zat terlarut =

Jadi, massa molar zat terlarut tersebut adalah 1,41 × 103 g/mol.

Contoh

1.17

Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 1,08 g protein, yaitu serum albumin manusia yang diperoleh dari plasma darah (dalam 50 cm 3 air). Larutan menunjukkan tekanan osmotik 5,85 mmHg pada 298 K. Tentukan massa molekul relatif albumin.

14

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

Jawab Tekanan osmotik ( π ) dikonversikan terlebih dahulu menjadi atm. 5,85 mmHg =

π

5,85 = 7,70 × 10–3 atm 760 ⎛ massa ⎞ ⎜ ⎟ RT Mr ⎠ ⎝ = V massa RT πV 1,08g × 0,082 atm/mol K × 298K = 6,86 × 104 g/mol 7,70 × 10atm × 0,05L

Mr = =

Jadi, massa molekul relatif albumin adalah 6,86 × 104 g/mol.

Jika tekanan mekanis pada suatu larutan melebihi tekanan osmotik, pelarut murni akan terperas ke luar dari suatu larutan lewat suatu membran semipermeabel (Gambar 1.6). Proses ini disebut osmosis terbalik (reverse osmosis) dan merupakan suatu cara untuk memulihkan pelarut murni dari dalam suatu larutan. Contoh penerapan osmosis balik adalah pemulihan air murni dari limbah industri dan menawarkan air laut (desalinasi). Proses osmosis sangat penting bagi tanaman dan hewan karena dengan proses osmosis, air dibagikan ke semua sel organisme hidup. Dinding sel merupakan membran semipermeabel, membran sel hidup ini juga dapat ditembus oleh zat-zat terlarut tertentu sehingga bahan makanan dan produk buangan dipertukarkan lewat dinding sel ini. Permeabilitas dinding sel terhadap zat terlarut seringkali bersifat memilih-milih dan sampai batas tertentu tidak bergantung pada ukuran partikel zat terlarut dan konsentrasi mereka. Misalnya, ion magnesium yang terhidrasi praktis tidak menembus dinding saluran pencernaan, sedangkan molekul glukosa dapat melewati dinding sel.

Air murni Larutan air H2O

Gambar 1.6
Osmosis terbalik, menunjukkan bahwa jika tekanan mekanis lebih besar daripada tekanan osmotik, pelarut dipaksa melewati membran semipermeabel dari dalam larutan menuju ke pelarut murni.

Soal Penguasaan

Materi 1.2
3. Jika 0,4 molal gula pasir dilarutkan dalam air (Kb air = 0,52 °C/m), tentukan titik didih larutan gula tersebut. Jika 6,84 g sukrosa (Mr = 342) dilarutkan dalam air dan membentuk larutan bervolume 100 mL pada suhu 27 °C (R = 0,082 L atm/mol K), tentukan tekanan osmotik larutan tersebut.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Bagaimanakah cara untuk mengetahui pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap jenuh larutan? Jelaskan. 2. Hitunglah tekanan uap suatu larutan 4 mol fruktosa dalam 60 mol air pada suhu 310 °C. Jika tekanan uap air murni pada 310 °C sebesar 33,4 mmHg.

4.

C

Sifat Koligatif Larutan Elektrolit

Jika zat terlarut membentuk larutan bersifat asam, basa, dan garam, ternyata rumus-rumus sifat koligatif larutan memiliki nilai yang tidak sama dengan data percobaan. Harga-harga Δ P, Δ Tb , Δ Tf , dan π dari larutanlarutan asam, basa, dan garam yang diamati melalui eksperimen selalu lebih besar daripada harga-harga yang dihitung menurut perhitungan ideal. Bagaimanakah menentukan perbandingan nilai sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit? Untuk mengetahuinya, lakukanlah kegiatan berikut.

Sifat Koligatif Larutan

15

Selidikilah 1.3
Sifat Koligatif Larutan Elektrolit Tujuan Menentukan perbandingan nilai sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit Alat dan Bahan Data hasil percobaan Langkah Kerja Amatilah data hasil percobaan berikut. Larutan yang diamati memiliki konsentrasi yang sama yaitu 0,005 m.
Larutan
Glukosa NaCl KCl K2SO4 H2SO4

Tf (°C)
0,0093 0,0183 0,0180 0,0275 0,0270

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Hitunglah perbandingan nilai Δ Tf NaCl terhadap Δ Tf glukosa, Δ Tf KCl terhadap Δ Tf glukosa, dan seterusnya sampai dengan H2SO4. 2. Manakah nilai perbandingan di antara keempat larutan terhadap glukosa yang bernilai hampir sama? 3. Bandingkanlah nilai perbandingan itu dengan jumlah ion masing-masing zat yang membentuk larutan elektrolit (NaCl memiliki ion Na+ dan Cl–). 4. Apakah nilai perbandingan tersebut sama dengan jumlah ionnya? Mengapa demikian? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.

Kata Kunci
• • Faktor Van’t Hoff Larutan elektrolit

Apakah kesimpulan yang Anda peroleh? Untuk lebih memahami sifat koligatif larutan elektrolit, pelajarilah penjelasan berikut. Menurut Arrhenius, suatu zat elektrolit yang dilarutkan dalam air akan terurai menjadi ion-ion penyusunnya sehingga jumlah partikel zat pada larutan elektrolit akan lebih banyak dibandingkan dengan larutan nonelektrolit yang konsentrasinya sama. Hal ini menyebabkan sifat koligatif pada larutan elektrolit lebih besar daripada larutan nonelektrolit. Perilaku elektrolit dapat digambarkan dengan memerhatikan fenomena di atas. Penurunan titik beku Δ Tf larutan 0,005 m NaCl 1,96 kali (2 kali) Δ Tf glukosa sebagai zat nonelektrolit, demikian juga Δ Tf untuk K2SO4 hampir 3 kali dari Δ Tf glukosa. Keadaan ini dapat dinyatakan dengan persamaan berikut.

Δ Tf elektrolit = i × Δ Tf nonelektrolit
Hubungan sifat koligatif larutan elektrolit dan konsentrasi larutan dirumuskan oleh Van’t Hoff, yaitu dengan mengalikan rumus yang ada dengan bilangan faktor Van’t Hoff yang merupakan faktor penambahan jumlah partikel dalam larutan elektrolit. i = 1 + (n – 1) α Keterangan: i = faktor yang menunjukkan bagaimana larutan elektrolit dibandingkan dengan larutan nonelektrolit dengan molalitas yang sama. Faktor i inilah yang lebih lanjut disebut faktor Van’t Hoff. n = jumlah ion dari elektrolit α = derajat ionisasi elektrolit

16

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

Contoh elektrolit biner: NaCl(s) → Na+(aq) + Cl–(aq) KOH(s) → K+(aq) + OH–(aq)

(n = 2) (n = 2)

Anda Harus Ingat
Sifat koligatif larutan elektrolit bergantung pada faktor Van’t Hoff. (i = 1 + (n – 1) α )

Contoh elektrolit terner: H2SO4(l) + 2 H2O(l) → 2 H3O+(aq) + SO42–(aq) (n = 3) (n = 3) Mg(OH)2(s) → Mg2+(aq) + 2 OH–(aq) Contoh elektrolit kuarterner: (n = 4) K3PO4(s) → 3 K+(aq) + PO43–(aq) 3+ – → Al (aq) + 3 Br (aq) (n = 4) AlBr3(s) Untuk larutan elektrolit berlaku Hukum Van’t Hoff

You Must Remember
Colligative properties of electrolyte solution depends on Van’t Hoff factor. (i = 1 + (n – 1) α )

1. Penurunan Tekanan Uap Jenuh
Rumus penurunan tekanan uap jenuh dengan memakai faktor Van’t Hoff hanya berlaku untuk fraksi mol zat terlarutnya saja (zat elektrolit yang mengalami ionisasi), sedangkan pelarut air tidak terionisasi. Oleh karena itu, rumus penurunan tekanan uap jenuh untuk zat elektrolit adalah:
Δ P = xBP° {1 + (n – 1) α }

Perhatikanlah contoh soal penerapan rumus tekanan uap untuk zat elektrolit berikut.

Contoh
Jawab

1.18

Hitunglah tekanan uap larutan NaOH 0,2 mol dalam 90 gram air jika tekanan uap air pada suhu tertentu adalah 100 mmHg.

mol NaOH X NaOH = mol NaOH + mol air

=

0,2 mol = 0,038 90 g 0,2 mol + 18 g/mol

Kata Kunci
• • Faktor Van’t Hoff Ionisasi

Karena NaOH merupakan elektrolit kuat ( α = 1) dan n = 2 maka ΔP = P°xB {1 + (n – 1) α } = 100 × 0,038 {1 + (2 – 1)1} = 7,6 mmHg Tekanan uap larutan = 100 mmHg – 7,6 mmHg = 92,4 mmHg Jadi, tekanan uap larutan NaOH adalah 92,4 mmHg.

2. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku
Seperti halnya penurunan tekanan uap jenuh, rumus untuk kenaikan titik didih dan penurunan titik beku untuk larutan elektrolit juga dikalikan dengan faktor Van't Hoff.
Δ Tb = Kb m {1 + (n – 1) α } Δ Tf = Kf m {1 + (n – 1) α }

Sifat Koligatif Larutan

17

Perhatikanlah contoh-contoh soal berikut.

Contoh

1.19

Sebanyak 4,8 gram magnesium sulfat, MgSO4 (Mr = 120 g/mol) dilarutkan dalam 250 g air. Larutan ini mendidih pada suhu 100,15 °C. Jika diketahui Kb air 0,52 °C/m, Kf air = 1,8 °C/m, tentukan: a. derajat ionisasi MgSO4; b. titik beku larutan. Jawab a. Reaksi ionisasi MgSO4 adalah MgSO4(s) → Mg2+(aq) + SO42–(aq) (n = 2) Kenaikan titik didih: ΔTb = Tb larutan – Tb air = 100,15 °C – 100 °C = 0,15 °C ΔTb = Kb.m.i = Kb ×
massa 1.000 × × {1 + (n – 1) α } Mr P

Kupas

Tuntas

Agar 10 kg air tidak membeku pada suhu –5 °C perlu ditambahkan garam NaCl. Jika diketahui Kb air = 1,86 °C/m dan Ar H = 1 g/mol, O = 16 g/mol, Na = 23 g/mol, dan Cl = 35,5 g/mol maka pernyataan berikut benar, kecuali .... A . diperlukan NaCl lebih dari 786 gram B. larutan NaCl adalah elektrolit kuat C . bentuk molekul air tetrahedral D. NaCl dapat terionisasi sempurna E. dalam air terdapat ikatan hidrogen Pembahasan Molekul air berbentuk angular (huruf V). Jadi, pernyataan yang salah adalah (C) bentuk molekul air tetrahedral.
SPMB 2004

0,15 = 0,52 °C/m ×

α = 0,8

1.000 g/kg 4,8 g × × {1 + (2 – 1) α } 250 g 120 g/mol

Jadi, derajat ionisasi MgSO4 adalah 0,8. b. Untuk menghitung titik bekunya, kita cari dulu penurunan titik bekunya dengan rumus:

Δ Tf = Kf ×

massa 1.000 × × {1 + (n – 1) α } P Mr

Δ Tf = 1,8 °C/m ×

1.000 g/kg 4,8 g × × {1 + (2 – 1) 0,8} 120 g/mol 250 g

= 0,52 °C Tf larutan = Tf air – Δ Tf = 0 °C – 0,52 °C = –0,52 °C Jadi, titik beku larutan tersebut adalah –0,52 °C.

3. Tekanan Osmotik
Tekanan osmotik untuk larutan elektrolit diturunkan dengan mengalikan faktor van't Hoff.
π = MRT {1 + (n – 1) α }

Perhatikanlah contoh-contoh soal berikut.

Contoh

1.20

Sebanyak 5,85 gram NaCl (Mr = 58,5 g/mol) dilarutkan dalam air sampai volume 500 mL. Hitunglah tekanan osmotik larutan yang terbentuk jika diukur pada suhu 27 °C dan R = 0,082 L atm/mol K. Jawab diketahui, NaCl (n = 2) dan α = 1 π =MRTi =
massa 1.000 × × R T × {1 + (n – 1) α } Mr P

18

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

=

5,85 g 1.000 mL/L × × 0,082 L atm/mol K × 300 K × {1 + (2 – 1)1} 58,5 g/mol 500 mL

Kupas

Tuntas

= 9,84 atm Jadi, tekanan osmotik larutan tersebut adalah 9,84 atm.

Contoh

1.21

Sebanyak 38 g elektrolit biner (Mr = 95 g/mol) dilarutkan dalam air sampai dengan volume 1 L pada suhu 27 °C dan memiliki tekanan osmotik 10 atm. Hitunglah derajat ionisasi elektrolit biner tersebut. Jawab π = M R T {1 + (n – 1) α }

Jika diketahui tekanan osmotik larutan 10 gram asam benzoat, C6H5COOH, dalam benzena adalah 2 atm pada suhu tertentu, larutan 20 gram senyawa binernya (C6H5COOH)2 dalam pelarut yang sama memiliki tekanan osmotik sebesar .... A . 0,5 atm B. 1,0 atm C . 2,0 atm D. 4,0 atm E. 8,0 atm Pembahasan Oleh karena perbandingan massa/Mr sama, molaritas akan sama dan tekanan osmotik pun sama. Jadi, tekanan osmotiknya sebesar (A) 2 atm.
SPMB 2004

38 g 1.000 × × 0,082 L atm/mol K × 300 K × {1 + (2 – 1) α } 95 g/mol 1.000 α = 0,016 Jadi, derajat ionisasi larutan tersebut adalah 0,016.
10 =

Soal Penguasaan

Materi 1.3
2. Hitunglah tekanan osmotik larutan yang mengandung 40 g MgCl2 (Mr = 94 g/mol) dengan volume larutan 2 L pada suhu 27 °C dan R = 0,082 L atm/mol K.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Sebanyak 5 g NaCl (Mr = 58 g/mol) dilarutkan dalam 200 g air. Larutan ini mendidih pada suhu 100,25 °C. Jika diketahui Kb air = 0,52 °C/m dan Kf air = 1,86 °C/m, tentukan derajat ionisasi NaCl dan titik beku larutannya.

Rangkuman
1. Molalitas adalah besaran yang berguna untuk menghitung jumlah zat terlarut yang dinyatakan dalam mol dan jumlah pelarut dalam kilogram.
Molalitas (m) = massa 1.000 × Mr P
o PA = x A .PA

Ptotal = PA + PB
o o = x A PA + x B PB

b.

Kenaikan titik didih ( Δ Tb) dan penurunan titik beku ( Δ Tf)

2.

Fraksi mol merupakan satuan konsentrasi yang semua komponen larutannya dinyatakan berdasarkan mol. Total fraksi mol = 1
Xi

Δ T b = Kb × m Δ Tb = Tb – Tbo
c.

Δ T f = Kf × m
Δ Tf = Tfo – Tf

=

mol komponen i Jumlah mol semua komponen dalam larutan

3.

Sifat koligatif bergantung pada jumlah zat yang terlarut pada larutan. Sifat koligatif terdiri atas penurunan tekanan uap ( ΔP ), kenaikan titik didih ( Δ Tb) dan penurunan titik beku ( Δ Tf), dan tekanan osmotik. a. Penurunan tekanan uap ( ΔP )
o ΔP = x B .PA o PB = xB .PB

4.

Tekanan osmotik ( π ) π =MRT Sifat koligatif larutan elektrolit bergantung pada bilangan faktor Van’t Haff. Jadi, perhitungan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, dan tekanan osmotik dikalikan dengan faktor Van’t Hoff (i). i = 1 + (n – 1) α

Sifat Koligatif Larutan

19

P e t aKonsep
Penurunan tekanan uap Kenaikan titik didih Penurunan titik beku Tekanan osmotik Sifat koligatif larutan
terdiri atas rumus

P = xB P°A Tb = K b m Tf= Kf m =MRT

Sifat koligatif terdiri larutan atas nonelektrolit

rumus

rumus

rumus

Penurunan tekanan uap Kenaikan titik didih Penurunan titik beku Tekanan osmotik

rumus

o P = xB PA {1 + (n – 1) }

Sifat koligatif terdiri larutan atas elektrolit
dipengaruhi oleh

rumus

Tb = Kb m {1 + (n – 1) } Tf= Kf m {1 + (n – 1) } = M R T {1 + (n – 1) }

rumus

rumus

Faktor van’t Hoff

i = 1 + (n – 1)

Kaji Diri
Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Sifat Koligatif Larutan ini? Menyenangkan, bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Sifat Koligatif Larutan ini. Misalnya, Anda akan mengenal berbagai perubahan sifat fisik dari larutan dan dapat membedakan antara larutan elektrolit dan nonelektrolit. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku larutan, dan tekanan osmotik termasuk sifat koligatif larutan, serta membandingkan antara sifat koligatif larutan berdasarkan percobaan nonelektrolit dan sifat koligatif larutan elektrolit yang konsentrasinya sama. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini, bertanyalah kepada guru kimia Anda. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Sifat Koligatif Larutan ini. Belajarlah dengan baik. Pastikanlah Anda menguasai materi ini.

20

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

C 12H 22 O 11 C.4 m B.13 °C C. 1 liter air C. Di antara larutan-larutan memiliki tekanan osmotik A..6 M E. 1.13 °C. Cr(NH3)4Cl2 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda.038 B.372 °C. 200 g/mol B. 0.0 M Jika bobot molekul fruktosa 180. 0. NaCl B.3 m Sebanyak 0.52 °C/m dan Kf air = 1.01 M berikut ini yang terbesar adalah . A..46 °C 10. 2. –1.86 °C/m maka larutan NaOH 4% (Ar Na = 23 g/mol. Ar H = 1. 4. Jika Kf air = 1. 0.0 M D.. CH3COOH 0.040 2. 171 g 12. Ar H = 1 g/mol) akan membeku pada suhu ...4 M Sifat Koligatif Larutan 21 . 90 g C.5 M E....000 gram larutan C.86 °C/m) Larutan tersebut akan membeku pada suhu ..000 gram pelarut E.86 °C/m maka kenaikan titik didih larutan urea tersebut adalah . Ar S = 32) A... larutan glukosa (C6H12O6) 20% C. Konsentrasi larutan adalah .. CuSO4 0. 100 g/mol E. dan Ar H = 1 g/mol) dilarutkan dalam 750 g air. Ar H = 1).52 °C/m dan Kf air = 1.. 0. CO(NH2)2 E. A..000 gram air E. Ar O = 16 g/mol. Suatu larutan X mendidih pada suhu 100. 342 g E.. 100 gram larutan B. D. A.. 1..52 °C E. –3. 8. 684 g D. 300 g/mol C. 0..6 g D.2 M 15. 95 g/mol D. Ar O = 16. –0. 2.. Untuk menaikkan titik didih 250 mL air menjadi 100.. Ar N = 14.62 Larutan 1 molal NaOH (Ar Na = 23 g/mol.5 m C. 960 mL air Di antara larutan berikut yang memiliki fraksi mol terbesar adalah .. –0.3 M B. 5. 0.892 °C 14.26 °C B. Molalitas larutan menyatakan banyaknya mol zat terlarut dalam .04 °C E.2 mol gula dilarutkan dalam air hingga diperoleh fraksi mol larutan gula sebesar 0. –3.442 °C 13.2 m E.82 D. Ar O = 16 g/mol. (Kb air = 0.1 M D.94 °C C. Suatu larutan urea dalam air memiliki penurunan titik beku 0.. glukosa 0. (Ar C = 12... (Ar C = 12 g/mol. Ar Cl = 35. Molalitas larutan fruktosa 10% ialah . –0.. Ar Mg = 24..1 m D.5 °C/m) maka jumlah gula ( M r = 342 g/mol) yang harus dilarutkan adalah . glukosa 0.400 E. 1.. 4.. Ar O = 16 g/mol.. H2SO4 0. urea 0.04.960 D. Massa molekul relatif zat tersebut adalah .86 °C D. 0.4 M E.. 1 liter larutan D... 1.. –0.2 M C. 2.3 M C.72 E. Ar O = 16. 0. 1. 85 g B.18 g E.6 °C D.5. 1. air sehingga volume larutan 1 liter D. 7. –1. A.004 C. 0. 1. 0. larutan MgSO4 20% Dalam 500 gram air terdapat 12 g urea CO(NH2)2 (Ar C = 12. 175 g/mol 11.86 °C/m) membeku pada –0. 86.4 g B. A.88 °C E.026 °C C.Evaluasi Materi Bab A. 6. 0. banyaknya air yang harus ditambahkan adalah . –7.. Larutan yang isotonis dengan NaCl 0.86 °C B. Ar N = 14..104 °C B. Ar Na = 23.. 0. A.3 M B.52 B. 0.279 °C.. A. A. Jika Mr air 18.72 g Fraksi mol larutan 36 g glukosa (C6H12O6) dalam 90 g air (H2O) adalah ..72 °C D. Mg(NO3)2 0.. 0. 1.5 m C. larutan sukrosa (C11H22O11) 30% E. 17 g C. 0. Ar H = 1 g/mol) A. larutan urea (CO(NH2)2) 10% B.. 0.. larutan NaCl 10% D. Na2CO3 0. Konsentrasi kemolalan larutan urea tersebut adalah .. 3. Di antara larutan berikut ini yang titik bekunya paling tinggi adalah .. 8. 16. A. KNO3 0. 0. A. Ar O = 16 g/mol. 1..1 °C pada 1 atm (Kb = 0. 960 gram air B. dan Ar H = 1 g/mol) terbuat dari 40 g NaOH dengan . 1 liter pelarut Sebanyak 84 gram KOH (Ar K = 39 g/mol.. Na2SO4 0...0 m B. 0.8 M D. –1. Jika Kb air = 0. Suatu larutan 3 g zat nonelektrolit dalam 100 g air (Kf =1.. A. A. 1 9.42 C. BaCl 2 0.3 M adalah . A.

03 °C/m. Larutan tersebut memiliki tekanan uap sebesar 426 mmHg. Ar H = 1 g/mol) A. Berapa gram zat tersebut yang harus dilarutkan ke dalam 1. Suatu zat organik sebanyak 0. Pernyataan yang benar tentang sifat koligatif larutan adalah . tentukan massa molekul relatif zat itu. penurunan titik beku larutan..645 g dilarutkan dalam 50 g CCl4 memberikan Δ Tb = 0.. 103. 250 C. penurunan tekanan uap. titik didih larutan adalah . Jika tekanan uap eter murni pada suhu tersebut 442 mmHg. Jika diketahui K2SO4 terurai 90%. Jika Kb pelarut = 5.7 atm 18.000 g air. 59.8 °C D. 20. 1.0 °C E. D E F Pernahkah Anda melihat penjual es potong? Mungkin juga. (Kb air = 0. tekanan osmotik larutan elektrolit sama dengan tekanan osmotik larutan nonelektrolit dengan konsentrasi yang sama E. tentukan Mr senyawa nonelektrolit tersebut. Sebanyak 3 g senyawa nonelektrolit dimasukkan ke dalam 50 g eter (Mr = 74 g/mol).. B. 1. Tekanan osmotik suatu larutan yang terdiri atas 7. titik beku larutan elektrolit lebih tinggi dari titik beku larutan nonelektrolit dengan konsentrasi yang sama.9 °C B. (Ar C = 12 g/mol. tentukan fasa zat pada X. 1.250 19. Ar O = 16 g/mol. dan d.4 atm E..1 atm D.25 g zat X dalam 100 gram kamfer melebur pada suhu 174. si penjual menaruh garam dapur bersama es balok di sekitar cetakan es. A.97 atm C.7 g NaCl (Mr = 58. Diagram P–T B' B A A' Z C Tekanan (atm) Berdasarkan diagram P–T tersebut. 4.. Menurut Anda. 100. Untuk membuat es potong tersebut... titik beku larutan ini adalah –1. Suatu larutan dibuat dari 2 mol K 2 SO 4 yang dilarutkan dalam 1. c. 19. 125 E. b.6 °C C. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. tunjukkan a. 163.4 °C.082 L atm/mol K.5 °C/m) A.17. titik didih larutan lebih tinggi dari titik didih pelarutnya B. titik beku larutan lebih tinggi dari titik beku pelarutnya tekanan uap larutan lebih tinggi dari tekanan uap pelarutnya D..5 g/mol) dilarutkan ke dalam air sampai volume 400 mL.. Jika diketahui titik lebur kamfer murni 178. 102. Perhatikan Diagram P–T berikut.. 2.94 atm B. 3. 500 B. mengapa penjual es melakukan hal tersebut? X Y C' D' Temperatur E' F' 22 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .550 °C.. Anda pernah membelinya. Y.2 kg air agar diperoleh larutan dengan titik beku setengahnya dari titik beku di atas? Sebanyak 11.4 °C C.2 g glukosa (C6H12O6) dalam 250 mL larutan pada suhu 27 °C adalah . Soal Tantangan 1. Suatu zat nonelektrolit (Mr = 40 g/mol) sebanyak 30 g dilarutkan ke dalam 900 g air. Hitunglah tekanan uap suatu larutan 3 mol glukosa dalam 900 g air pada suhu 300 °C jika tekanan uap air murni pada 100 °C adalah 31. Larutan 1. 3. 25 D. G H 2. Hitunglah tekanan osmotik larutan yang terbentuk jika diukur pada suhu 27 °C dan R = 0. 5. 39..8 mmHg. A. 101. kenaikan titik didih larutan.645 °C.4 °C dan Kf kamfer = 40 °C/m maka massa molar (Mr) zat X adalah . dan Z.

Anda tentu mengenal baterai. Selain baterai. Korosi 23 . yaitu reaksi redoks. alat yang dapat menghasilkan arus listrik. arus yang dihasilkan baterai disebabkan oleh reaksi kimia. penerapan reaksi redoks banyak digunakan di dalam kehidupan sehari-hari. A. Sel Elektrokimia C.Bab2 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia Sumber: harleypics. contoh pemanfaatan lainnya adalah pada penyepuhan logam. Pada prinsipnya. Proses penyepuhan logam. seperti sel Volta/sel Galvani dan sel elektrolisis serta pemanfaatannya. Bagaimanakah proses elektrolisis terjadi? Bagaimana pula reaksi yang terjadi pada baterai? Pada bab ini. serta menjelaskan reaksi oksidasireduksi dalam sel elektrolisis dan menerapkan Hukum Faraday untuk eletrolisis larutan elektrolit. Berbagai jenis baterai dalam berbagai bentuk dan tegangan telah banyak dibuat untuk menjalankan peralatan-peralatan elektronik.com Pada bab ini. seperti pelapisan kromium pada mesin kendaraan bermotor sehingga terlihat mengilap. Reaksi Redoks B. menggunakan sel elektrolisis. Anda akan mempelajari penyetaraan reaksi redoks dan penerapannya pada sel elektrokimia. Anda akan diajak untuk dapat menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari dengan cara menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dalam sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri.

Reaksi redoks sederhana dapat disetarakan dengan mudah.1 Penyetaraan Reaksi Redoks Tujuan Menyetarakan reaksi redoks Alat dan Bahan Persamaan reaksi Langkah Kerja 1. masih banyak penerapan reaksi reduksi oksidasi dalam kehidupan sehari-hari. serta penanggulangan korosi. apabila: a. Apakah sama jumlah muatan di ruas kiri dan ruas kanan untuk reaksi yang kelima? 3. Cr2O72–(aq) + Fe2+(aq) + H+(aq) → Cr3+(aq) + Fe3+(aq) + H2O(l) Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Bagaimana reaksi-reaksi itu terjadi? Pada bab ini akan dibahas lanjutan penerapan reaksi redoks dalam menyetarakan persamaan reaksi dan sel elektrokimia. Suatu reaksi dinyatakan setara.Soal Pramateri 1. A Reaksi Redoks 2. Mg(s) + O2(g) → MgO(s) b. namun reaksi yang rumit harus ditangani secara khusus. misalnya reaksi yang terjadi pada baterai kering. serta peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi telah Anda pelajari di Kelas X Bab 7. lakukanlah kegiatan berikut. yaitu proses kimia yang menghasilkan arus listrik dan proses kimia yang menggunakan arus listrik. Pelajarilah contoh-contoh reaksi redoks berikut dan setarakan reaksinya. Selain itu. yaitu: 1. Agar Anda memahami penerapan konsep redoks ini. atau e? 4. Konsep reduksi dan oksidasi (redoks) berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen. Adakah reaksi yang sulit untuk disetarakan? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. jumlah muatan di ruas kiri sama dengan jumlah muatan di ruas kanan. b. 1. b. a. Kata Kunci • • • Bilangan oksidasi Reaksi oksidasi Reaksi reduksi Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. CH4(g) + O2(g) → CO2(g) + H2O(g) c. Konsep redoks pada Kelas X baru diterapkan dalam memberi nama senyawa sehingga dapat membedakan apa nama untuk CuO dan Cu2O serta memahami penerapan konsep redoks dalam mengatasi masalah lingkungan. Bagaimanakah konsep reduksi dan oksidasi berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen? Jelaskan. Selidikilah 2. penyerahan dan penerimaan elektron. cara setengah reaksi/ion elektron. Bagaimanakah konsep reduksi dan oksidasi berdasarkan penerimaan dan penyerahan elektron? Jelaskan. Apakah sama jumlah atom di ruas kiri dan di ruas kanan untuk kelima reaksi? 2. sel aki. c. 3. d. Manakah langkah penyetaraan reaksi yang lebih mudah untuk reaksi a. 2. penyepuhan dan pemurnian logam. Ada dua cara untuk menyetarakan reaksi dengan cara redoks. Reaksi reduksi-oksidasi merupakan reaksi yang berlangsung pada proses-proses elektrokimia. ZnS(s) + HNO3(aq) → ZnSO4(aq) + NO(g) + H2O(l) d. KMnO4(aq) + Na2SO3(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + H2O(l) e. 24 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . jumlah atom di ruas kiri sama dengan jumlah atom di ruas kanan. cara bilangan oksidasi. Bagaimanakah cara mengidentifikasi sifat larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit? Jelaskan.

jadi 2 × 5 = 10 elektron. dalam hal ini H2SO4 dan H2O yang diperlukan untuk menyetarakan persamaan. Contoh 2.1. 8 mol belerang ditunjukkan di sebelah kanan (K2SO4. Cara Bilangan Oksidasi Penyetaraan persamaan reaksi redoks menggunakan cara bilangan oksidasi (biloks) dilakukan dengan cara menyamakan jumlah elektron yang dilepas oleh reduktor dan elektron yang diikat oleh oksidator.1 Setarakan persamaan untuk reaksi antara kalium permanganat dan natrium sulfit dengan hadirnya asam sulfat untuk membentuk kalium sulfat. cara bilangan oksidasi. Persamaan menjadi: 2 KMnO4(aq) + 5 Na2SO3(aq) + ? H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + 2 MnSO4(aq) + 5 Na2SO4(aq) + ? H2O(l) Langkah 6 Dengan memeriksa ruas kiri dan ruas kanan. natrium sulfat. the change of oxidation number. Banyaknya total atom oksigen yang ditunjukkan di ruas kiri persamaan terakhir adalah 35 dan di kanan adalah 32 mol. a half reaction. 2. dan 5 Na2SO4). Agar di kiri juga menunjukkan 8 mol. dan air. 2. Dalam reaksi redoks. Jadi. cara setengah reaksi. mengikat 5e +7 +4 +2 +6 You Must Remember Reduction oxidation reaction can be equal with two ways: 1. tentukan banyaknya mol yang belum disetarakan. Jumlah elektron yang dilepaskan harus dikalikan 5. H2O sering terlibat di dalam reaksi. molekul H2O perlu dituliskan dalam persamaan reaksi. Mn + S → Mn + S melepas 2e Langkah 5 Samakan jumlah elektron yang dilepas dan diikat agar jumlah elektron yang dilepaskan sama dengan yang diikat. 2 KMnO4(aq) + 5 Na2SO3(aq) + 3 H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + 2 MnSO4(aq) + 5 Na2SO4(aq) + ? H2O(l) Banyaknya air dapat dihitung dengan dua cara: a. KMnO4(aq) + Na2SO3(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + H2O(l) Langkah 4 Pilihlah unsur-unsur yang mengalami perubahan dalam bilangan oksidasi. kadang-kadang perlu dituliskan dalam persamaan reaksi redoks untuk menyatakan apakah reaksi berlangsung dalam suasana asam atau basa. Adapun jumlah elektron yang diikat dikalikan 2 sehingga menjadi 5 × 2 = 10 elektron. Oleh karena itu. artinya yang mengalami oksidasi atau reduksi. Banyaknya elektron yang dilepas ataupun diterima ditentukan melalui perubahan biloks yang terjadi. tidak termasuk H 2O. Jawab Langkah 1 kalium natrium asam kalium mangan(II) natrium + + + + + air permanganat sulfit sulfat → sulfat sulfat sulfat Langkah 2 KMnO4(aq) + Na2SO3(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + H2O(l) (reaksi belum setara) Langkah 3 Tentukan bilangan oksidasi setiap unsur dalam persamaan itu: +1 +7 –2 +1 +4 –2 +1 +6 –2 +1 +6 –2 +2 +6 –2 +1 +6 –2 +1 –2 Anda Harus Ingat Reaksi reduksi oksidasi dapat disetarakan dengan dua cara: 1. harus ditetapkan 3 mol untuk H2SO4. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 25 . Begitu pula ion H+ dan OH–. Seperti yang ditunjukkan oleh persamaan dalam langkah 5. 2 MnSO4. harus ditambahkan 3 mol air. mangan(II) sulfat.

ZnS(s) + HNO3(aq) → ZnSO4(aq) + NO(g) + H2O(l) Kupas –2 +5 +6 +2 Tuntas 1. 5 Pembahasan a Fe2+ + MnO4– + b H+ → c Fe3+ + Mn2+ + H2O I Fe2++MnO4– → Fe3++Mn2+ +2 (1) +7 2+ – 2. 5. 5 B. 3 ZnS(s) + 8 HNO3(aq) → 3 ZnSO4(aq) + 8 NO(g) + 4 H2O(l) Jadi.2 Setarakanlah reaksi berikut. sistem yang teroksidasi. MnO4– + I– → MnO2 + I2 +7 +4 basa +3 (5) +2 II 5 Fe +MnO4 → 5 Fe3++Mn2+ III 5 Fe2++MnO4–+8 H+ → 5 Fe3+ + Mn2+ IV 5 Fe2++MnO4– +8 H+ → 5 Fe3+ + Mn2+ + 4 H2O Jadi. persamaan reaksi yang setara adalah 2 KMnO4(aq) + 6 KI(aq)+ 4 H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 KOH(aq) 2. 2 MnO4–(aq) + 6 I–(aq) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 OH–(aq) 5. 4. 5. c. 5. yang diakhiri dengan menjumlahkan kedua reaksi. Contoh Jawab 2. Contoh 2. dilanjutkan dengan penyetaraan jumlah elektron yang terlibat pada bagian a dan b. 3 ZnS(s) + 8 HNO3(aq) → 3 ZnSO4(aq) + 8 NO(g) + H2O(l) 3.. harga a. yaitu: a. b. Jadi. 2 MnO4–(aq) + 6 I–(aq) → 2 MnO2(s) + 3 I2 (aq) 4. 8. A. dan klorin. Jadi. 5. Perhatikan beberapa contoh penyelesaian reaksi redoks dengan cara biloks berikut. 4.. 4 E. 4. UN 2004 MnO4– + 2I– → MnO2 + I2 +3e(×2) –2e(×3) 3. 5. b.. 8 C. dan d berturut-turut adalah (D) 5. persamaan yang setara adalah 2 KMnO4(aq) + 5 Na2SO3(aq) + 3 H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + 2 MnSO4(aq) + 5 Na2SO4(aq) + 3 H2O(l) b. b. ZnS(s) + HNO3(aq) → ZnSO4(aq) + NO(g) + H2O(l) –8e(×3) +3e(×8) e = 8 × 3 = 24 Reaksi redoks berikut: a Fe2+ + MnO4– + b H+ → c Fe3+ + Mn2+ + d H2O Harga a. 5. 8. Cara Setengah Reaksi/Ion Elektron Penyetaraan persamaan reaksi redoks dengan cara ini dilakukan dengan membagi reaksi menjadi 2 bagian.Banyaknya atom hidrogen yang ditunjukkan di kiri adalah 6 mol (3 H2SO4). dan d berturutturut adalah . air. 5. 2. 2 KMnO4(aq) + 6 KI(aq) + 4 H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 KOH(aq) Jadi. 2. 4. 5. kromium(III) klorida.3 Setarakanlah reaksi antara KMnO4 dengan KI dalam suasana basa. Penyelesaian dilakukan untuk setiap bagian. persamaan reaksi yang setara adalah 3 ZnS(s) + 8 HNO3(aq) → 3 ZnSO4(aq) + 8 NO(g) + 4 H2O(l) Contoh Jawab 1.4 Setarakan persamaan untuk reaksi natrium dikromat (Na2Cr2O7) dan asam klorida untuk menghasilkan natrium klorida. 8. 2 MnO4–(aq) + 6 I–(aq) + 4 H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 OH–(aq) 6. 5. 8. 8. c. 4 D. harus ditetapkan 3 mol air. 26 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . sistem yang tereduksi.

5 asam Setengah reaksi Setarakan persamaan reaksi berikut: MnO4–(aq) + Cl–(aq) → Mn2+(aq) + Cl2(g) Jawab (reduksi) MnO4–(aq) → Mn2+(aq) – Cl (aq) → Cl2 (g) (oksidasi) Menyetarakan jumlah atom O dilakukan dengan penambahan H2O jika suasana reaksi asam.Jawab Langkah 1 natrium asam natrium kromium(III) + air + klorin + klorida → klorida + dikromat klorida Langkah 2 Na2Cr2O7(aq) + HCl(aq) → NaCl(aq) + CrCl3(aq) + H2O(l) + Cl2(g) (tidak setara) Langkah 3 Tuliskan bentuk ion setiap zat. 2 dan 5 D. 3 dan 5 E.. koefisien a dan b berturut-turut adalah (C) 2 dan 5. A . diperoleh Cr2O72– (aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) (belum lengkap) Juga mengetahui bahwa ion hidrogen harus bergabung dengan oksigen untuk membentuk air. dikembalikan ke persamaan reaksi molekul dengan memasukkan 2 ion Na+ untuk setiap Cr2O72– dan satu Cl– untuk setiap H+. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 27 . Untuk persamaan reduksi: Cr2O72–(aq) → 2 Cr3+(aq) (belum lengkap) Dengan mengetahui bahwa oksigen akan membentuk air. 4 dan 4 Pembahasan Menyamakan jumlah unsur dan jumlah ion sebelum dan sesudah reaksi dengan mengisi koefisien reaksinya.. baik untuk persamaan reduksi maupun untuk oksidasi.. Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 Cl–(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) Langkah 5 Untuk menuliskan persamaan keseluruhan yang setara. persamaan yang setara adalah Na2Cr2O7(aq) + 14 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + 2 CrCl3(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) Kupas Tuntas Reaksi redoks berikut: a MnO4– + 6 H+ + b H2N2C2O4 → a Mn2+ + 8 H2O + 10 CO2 Harga a dan b berturut-turut adalah . Jumlah H+ dan OH– yang ditambahkan disetarakan dengan penambahan H2O di ruas lainnya. 2 dan 3 B. 2 dan 4 C . maka diperoleh Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) (setara) Dengan menambahkan elektron secukupnya pada ruas kiri untuk menyetarakan muatan maka persamaan menjadi: Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) Untuk persamaan oksidasi: 2 Cl–(aq) → Cl2(g) (setara) – Sebanyak 2 e harus ditambahkan di ruas kanan agar muatannya menjadi setara 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– Langkah 4 Selanjutnya kedua reaksi reduksi dan oksidasi dijumlahkan: Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) 3(2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e–) Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 Cl–(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) + 6 e– Persamaan kedua dikalikan 3 sehingga jumlah elektron yang dilepaskan dalam oksidasi sama dengan elektron yang diterima dalam reduksi (elektron saling menghabiskan). Jadi. Persamaan akhir adalah Na2Cr2O7(aq) + 14 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + 2 CrCl3(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) Jadi. UN 2003 Kata Kunci Contoh 2. Jika suasana reaksi basa menyetarakan jumlah atom O dilakukan dengan penambahan OH– di ruas lain. Jumlah H dari H 2 O yang ditambahkan disetarakan dengan penambahan H+ di ruas lain.

6 basa Setarakan persamaan reaksi redoks berikut. 1. (Cr2O7 (aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l)) × 1 (C2O42–(aq) → 2 CO2(g) + 2 e–) × 3 2– 4. persamaan yang setara adalah 2 MnO4–(aq) + 16 H+(aq) + 10 Cl–(aq) → 2 Mn2+(aq) + 5 Cl2(g) + 8 H2O(l) Contoh 2. Jumlah kedua reaksi: 2 MnO4(aq) + 16 H+(aq) + 10 e– → 2 Mn2+(aq) + 8 H2O(l) 10 Cl(aq) → 5 Cl2(g) + 10 e– – + 2 MnO4 (aq) + 16 H (aq) + 10 Cl–(aq) → 2 Mn2+(aq) + 5 Cl2(g) + 8 H2O(l) Jadi. Setarakanlah persamaan-persamaan reaksi berikut.Reduksi : (MnO4–(aq) + 8 H+(aq) + 5 e– → Mn2+(aq) + 4 H2O(l)) × 2 Oksidasi: (2 Cl–(aq) → Cl2(aq) + 2 e–) × 5 Reduksi dikali 2 dan oksidasi dikali 5 untuk menyetarakan jumlah elektron.1 3. K2Cr2O7(aq) + H2C2O4(aq) + H2SO4(aq) → Cr2(SO4)3(aq) + H2O(l) + CO2(g) + K2SO4(aq) Jawab 1. 2 MnO4–(aq) + 10 I–(aq) + 8 H2O(l) → 2 Mn2+(aq) + 16 OH–(aq) + 5 I2(aq) Jadi. MnO4–(aq) + C2O42–(aq) → MnO2(s) + CO32– (aq) Cr2O72–(aq) + Fe2+(aq) → Cr3+(aq) + Fe3+(aq) 28 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2 MnO4 (aq) + 8 H2O(l) + 10 e– + 10 I–(aq) → 2 Mn2+(aq) + 16 OH–(aq) + 5 I2(aq) + 10 e– 5. persamaan yang setara adalah K2Cr2O7(aq) + 3 H2C2O4(aq) + 4 H2SO4(aq) → Cr2(SO4)3(aq) + 7 H2O(l) + 6 CO2(g) + K2SO4(aq) Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 4. MnO4–(aq) + 4 H2O(l) → Mn2+ + 8 OH– 2 I–(aq) → I2(aq) – 3. MnO4–(aq) + I–(aq) → MnO2(s) + I2(aq) Jawab 1. Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) (reduksi) C2O42–(aq) → 2 CO2(g) + 2 e– 2– 3. Cu(s) + NO3–(aq) → Cu2+(aq) + N2O(g) Soal Penguasaan Materi 2. K2Cr2O7(aq) + 3 H2C2O4(aq) + 4 H2SO4(aq) → Cr2(SO4)3(aq) + 7 H2O(l) + 6 CO2(g) + K2SO4(aq) Jadi. Cr2O7 (aq) + 3 C2O42–(aq) + 14 H+(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 6 CO2(g) 5. (MnO4 (aq) + 4 H2O(l) + 5 e– → Mn2+(aq) + 8 OH–(aq)) × 2 (2 I– → I2 + 2 e–) × 5 – 4. MnO4–(aq) → Mn2+(aq) (reduksi) I–(aq) → I2(aq) (oksidasi) 2.7 Setarakan persamaan reaksi berikut. persamaan yang setara adalah 2 MnO4–(aq) + 10 I–(aq) + 8 H2O(l) → 2 Mn2+(aq) + 16 OH–(aq) + 5 I2(aq) Kata Kunci • • Jumlah elektron Reaksi setara Contoh 2. Cr2O72–(aq) → Cr3+(aq) (reduksi) C2O42–(aq) → CO2(g) (oksidasi) 2. MnO4–(aq) + H2SO4(aq) → SO42–(aq) + Mn2+(aq) 2.

Sel Volta/Sel Galvani b. Buatlah persamaan reaksi dari ketiga logam yang bereaksi. 1. Tentukan mana yang mengalami reduksi dan mana yang mengalami oksidasi. Amati data hasil percobaan berikut. Bagaimana sifat kekuatan reduktornya? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. terlebih duhulu akan dibahas deret Volta yang merupakan deret keaktifan logam-logam. Tabel 2. Perbedaannya dapat Anda lihat pada tabel berikut. Bandingkan dengan logam yang tidak bereaksi (Ag dan Cu). yaitu katode. Sel elektrolisis Persamaannya: 1. Apakah fungsi logam Na. Manakah sifat reduktor yang lebih kuat jika dilihat dari konfigurasi elektronnya? 3. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 29 . 2. dan Al? 2. Adapun pada kondisi lainnya. Perbedaan Sel Volta dan Sel Elektolisis Sel Volta Sel Elektrolisis Energi kimia diubah menjadi energi listrik Katode adalah kutub positif Anode kutub negatif Reaksi spontan Energi listrik diubah menjadi energi kimia Katode adalah kutub negatif Anode kutub positif Reaksi tidak spontan Kata Kunci • • • Energi kimia Energi listrik Sel elektrokimia Sebelum lebih lanjut menguraikan sel Volta dan sel elektrolisis. 4. 3. Selidikilah 2. 2. baik sel Volta maupun sel elektrolisis digunakan elektrode. 3. energi kimia diubah menjadi energi listrik atau sebaliknya. Reaksi Redoks Na(s) + HCl(aq) Mg(s) + HCl(aq) Al(s) + HCl(aq) Ag(s) + HCl(aq) Cu(s) + HCl(aq) Pengamatan Reaksi berlangsung/terjadi dengan adanya gelembung gas Tidak terjadi reaksi 2. Sel elektrokimia dibedakan atas: a.2 Reaksi Redoks yang Berlangsung Spontan atau Tidak Spontan Tujuan Mengamati reaksi redoks yang berlangsung spontan atau tidak spontan berdasarkan hasil pengamatan Alat dan Bahan Data hasil percobaan Langkah Kerja 1. Pada proses ini. Pada sel elektrokimia. anode. Mg. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan.1 1. dan larutan elektrolit. arus listrik dialirkan ke dalam larutan atau cairan zat kemudian akan terjadi perpindahan elektron yang menghasilkan reaksi kimia. pada katode terjadi reduksi. sedangkan pada anode terjadi oksidasi. Reaksi reduksi oksidasi tertentu dapat menghasilkan arus listrik.B Sel Elektrokimia Dalam elektrokimia dipelajari reaksi-reaksi yang disertai perpindahan elektron (reaksi redoks). Reaksi yang terjadi pada sel elektrokimia adalah reaksi redoks.

Namun. Pt. ia pernah menulis puisi tentang penemuannya yang menggembirakan. Mg. Li K Ba Ca Na Mg Al Nu Zn Cr Fe Cd Co Ni Sn (H) Cu Ag Hg Pt Au Semakin ke kiri suatu unsur dalam deret Volta.Legenda Kimia Alessandro Volta (1745– 1827) lahir di Como. contohnya perak dan tembaga tidak mampu mereduksi ion hidrogen. Deret Volta juga dapat menjelaskan reaksi logam dengan logam lain. Su. Cr. sedangkan logam Cu dan Ag terletak di sebelah kanan H sehingga tidak dapat mereduksi ion H+ (tidak bereaksi dengan asam). atom logam mengalami oksidasi dan ion hidrogen mengalami reduksi. Jika kita reaksikan suatu logam dengan asam.wikipedia. Ba. Alesandro Volta menyandang gelar profesor di bidang Fisika di Royal School. logam Zn dimasukkan ke dalam larutan CuSO4. Cr. Adapun logam-logam Ag. Reaksi yang terjadi adalah Zn mereduksi Cu2+ (berasal dari CuSO4) dan menghasilkan endapan logam Cu karena Zn terletak di sebelah kiri Cu. Hg. Oleh karena itu. tetapi tidak mampu mereduksi ion-ion dari unsur di sebelah kirinya. Sn. Zn. Ag. Logam Na. Reduktor lemah = sukar melepaskan elektron (sukar teroksidasi). 30 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .org Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. logam yang dapat bereaksi dengan HCl adalah K. Bukunya yang pertama adalah De vi attractiva ignis electrici ac phaenomenis inde pendentibus. dan Al terletak di sebelah kiri H sehingga logam tersebut dapat mereduksi ion H+ untuk menghasilkan gas H2. Sumber: http://en. Cr. Libardy (Italia). Contoh 2. Artinya. unsur-unsur logam cenderung mengalami oksidasi (melepaskan elektron) dan bersifat reduktor. tidak semua logam mampu bereaksi dengan asam. Misalnya. suatu unsur akan mampu mereduksi ion-ion unsur di sebelah kanannya.8 You Must Remember • • Strong reductor = easy to release electron Weak reductor = difficult to release electron Manakah logam-logam berikut ini yang dapat bereaksi dengan larutan HCl untuk menghasilkan gas H2? K. → tidak bereaksi Ag(s) + H+(aq) ⎯⎯ + → tidak bereaksi Cu(s) + H (aq) ⎯⎯ Reaksi redoks antara logam dan asam berlangsung spontan bergantung pada mudah atau sukarnya logam itu mengalami oksidasi (kuat atau lemahnya sifat reduktor). dan Pt terletak di sebelah kanan H sehingga tidak bereaksi dengan asam. Hg. Pada 1774. Semasa mudanya. Zn. Pb Jawab Logam-logam yang tepat bereaksi dengan asam adalah logam yang terletak di sebelah kiri H dalam deret Volta yaitu K. dan Pb. Sn. Alessandro Volta melakukan eksperimen dan berhasil menyusun deret keaktifan logam atau deret potensial logam yang dikenal dengan deret Volta. misalnya: 2 Na(s) + 2 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + H2(g) Mg(s) + 2 HCl(aq) → MgCl2(aq) + H2(g) 2 Al(s) + 6 HCl(aq) → 2 AlCl3(aq) + 3 H2(g) Reaksi pertama di atas dapat dituliskan Na(s) + 2 H+(aq) → Na+(aq) + H2(g) Pada reaksi logam dengan asam. Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4(aq) + Cu(s) atau Zn(s) + Cu (aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) 2+ Anda Harus Ingat • • Reduktor kuat = mudah melepaskan elektron (mudah teroksidasi). Ba. Zn. dan Pb. Jadi. Telah dipelajari sebelumnya bahwa logam-logam pada umumnya memiliki sifat energi ionisasi yang relatif rendah dan afinitas elektron yang relatif kecil. Ba. sifat reduktornya semakin kuat. Semangatnya yang tinggi dalam mempelajari listrik telah membawanya pada suatu penemuan baterai listrik pada 1800.

2. dan platina sering dijadikan perhiasan dan memiliki nilai jual yang tinggi.9 Manakah reaksi yang mungkin berlangsung dan tidak mungkin berlangsung? a. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. reaksi yang mungkin berlangsung adalah a dan c. perak. Amati perubahan yang terjadi. Cu(s) + Ni(NO3)2(aq) → Cu(NO3)2(aq) + Ni(s) Jawab Berdasarkan urutan sifat reduktornya dalam deret Volta. Susunlah alat-alat seperti pada gambar. Bagaimanakah reaksi redoks yang terjadi? 4.Contoh 2. Lempeng Zn 7. Sel ini merupakan salah satu sel elektrokimia pertama yang dikembangkan. 2 Na(s) + MgCl2(aq) → 2 NaCl(aq) + Mg(s) d. Mengapa demikian? Diskusikanlah bersama teman Anda dan hubungkanlah jawaban Anda dengan teori Alessandro Volta.3 Sel Volta Tujuan Menentukan potensial sel suatu sel Volta Alat dan Bahan 1. Untuk lebih memahami sel Volta. Kata Kunci • • – Voltmeter + Sel galvani Sel volta Jembatan garam (KCl) Zn Cu ZnSO4 1M CuSO4 1M Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Zn(s) + Na2SO4(aq) → ZnSO4(aq) + 2 Na(s) c. CuSO4 1 M 6. 1. Berapakah nilai potensial yang tertera pada voltmeter? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Tantangan Kimia Logam-logam seperti emas. ZnSO4 1 M 5. Selidikilah 2. Pada sel Volta digunakan elektrode negatif (anode) dari batang zink (seng) yang dicelupkan dalam larutan ZnSO4 dan elektrode positif (katode) dari batang cuprum (tembaga) yang dicelupkan dalam larutan CuSO4. reaksi yang mungkin berlangsung adalah a dan c. Gelas kimia 1 L 2. Jadi. lakukanlah kegiatan berikut. 1. Bagaimanakah arah aliran elektron? 3. Kedua larutan dihubungkan dengan jembatan garam atau dipisahkan oleh dinding Reaksi Redoks dan Elektrokimia 31 . Voltmeter 4. Zn(s) + H2SO4(aq) → ZnSO4(aq) + H2(g) b. Lempeng Cu Langkah Kerja 1. reaksi yang tidak mungkin berlangsung adalah b dan d. Pipa U yang berisi KCl 3. Elektrode manakah yang lebih mudah mengalami reduksi dan oksidasi? (jika dilihat dari sifat logam Zn dan Cu dalam deret Volta) 2. sedangkan reaksi b dan d tidak akan berlangsung. Sel Volta/Sel Galvani Penemu sel ini ialah ahli kimia Italia Alessandro Volta dan Luigi Galvani.

10 Nyatakanlah diagram sel dari reaksi pada sel kombinasi berikut. reaksi: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) d. Fungsi jembatan garam adalah untuk mempertahankan kenetralan medium elektrolit tempat batang elektrode berada.Anda Harus Ingat Fungsi jembatan garam untuk mempertahankan kenetralan medium elektrolit tempat batang elektrode berada. – + jembatan garam Cu C ZnSO4(aq ) Br 2 + KBr Jawab Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– (oksidasi) Br2(aq) + 2 e– → 2 Br–(aq) (reduksi) Diagram sel: Zn(s) | Zn2+(aq) || Br2(aq) | Br–(aq) Jadi. Elektrode seng teroksidasi berubah menjadi Zn2+ Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– b. sedangkan elektrode Cu akan bertambah beratnya. e. sedangkan larutan ZnSO4 semakin pekat. Oleh sebab itu. Pada akhir reaksi sel. pada anode ion Zn2+ lebih banyak dari ion SO42–. You Must Remember The function of salt bridge is to hold up the neutrality of electrolyte medium which is the place of electrode. Zn teroksidasi dan Cu2+ tereduksi. ion SO42– berpindah dari elektrode Cu ke elektrode Zn melalui jembatan garam. Reaksi yang terjadi pada sel Volta adalah Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4(aq) + Cu(s) Reaksi oksidasi (anode) Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Reaksi reduksi (katode) Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Penulisan reaksi redoks tersebut dapat juga dinyatakan dengan diagram sel berikut: Zn(s) | Zn2+(aq) || Cu2+(aq) | Cu(s) dengan: | = perbedaan fase || = jembatan garam sebelah kiri || = reaksi oksidasi sebelah kanan || = reaksi reduksi Contoh 2. sedangkan pada katode ion SO42– lebih banyak dari ion Cu2+. Tahapan kerja sel Volta/sel Galvani: a. elektrode Zn akan berkurang beratnya. diagram sel untuk sel tersebut adalah Zn(s) | Zn2+(aq) || Br2(aq) | Br–(aq) 32 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Larutan CuSO4 semakin encer. Akibatnya. Elektron yang dibebaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode Cu. Pada elektrode Cu elektron-elektron diikat oleh ion Cu2+ dari larutan menjadi Cu dan selanjutnya molekul menempel pada batang Cu. c. berpori. Jembatan garam terdiri atas pipa berbentuk U yang berisi agaragar yang mengandung garam kalium klorida.

Reaksi Redoks dan Elektrokimia 33 . Potensial elektrode standar ini ditetapkan memiliki harga potensial sama dengan nol volt. yaitu elektrode hidrogen. Gas tersebut dialirkan melalui sepotong platinum yang dicelupkan dalam larutan yang mengandung ion H+ dengan konsentrasi 1 M.1 Elektrode hidrogen merupakan elektrode standar yang digunakan untuk mengukur harga potensial elektrode lainnya. a. ditetapkan suatu elektrode standar sebagai rujukan. Oleh karena itu. Harga potensial mutlak suatu elektrode tidak dapat diukur. misalnya: Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4(aq) + Cu(s) dapat berlangsung jika ada perbedaan potensial yang bernilai positif dari kedua elektrode yang digunakan.34 volt. Ni(s) | Ni2+(aq) || Ag+(aq) | Ag(s) b. Anode (oksidasi) Katode (reduksi) : : : : Ni(s) → Ni2+(aq) + 2 e– Ag+(aq) + e– → Ag(s) Fe(s) → Fe2+(aq) + 2 e– Au3+(aq) + 3 e– → Au(s) a. (Eo = 0 volt) b. Elektrode hidrogen terdiri atas gas hidrogen murni yang tekanannya adalah 1 atm pada 25 °C. H2(g) (1 atm) Cu Pt Gambar 2. Misalnya. sel Volta dengan elektrode hidrogen dan elektrode Cu dalam larutan CuSO4 memberikan harga potensial sebesar 0. Potensial Reduksi Standar Reaksi redoks dalam sebuah sel. Anode (oksidasi) Katode (reduksi) b. Fe(s) | Fe2+(aq) || Au3+(aq) | Au(s) Jawab a.Contoh 2.11 Tuliskanlah persamaan reaksi redoks di anode dan di katode dari diagram sel berikut.2 H ( aq ) (1 M) + Cu 2+( aq ) (1 M) Pengukuran harga potensial reduksi elektrode Cu Pada elektrode hidrogen terjadi reaksi oksidasi (karena elektron mengalir dari elektrode hidrogen ke elektrode Cu). Potensial Elektrode Positif Elektrode yang lebih mudah tereduksi daripada elektrode hidrogen diberi harga potensial reduksi positif.34 e Voltmeter e H 2(g) Pt H+(aq ) 1M Gambar 2. sedangkan elektrode Cu mengalami reaksi reduksi. 0.

Reaksi reduksi ditulis: Zn2+(aq) + 2 e– → Zn(s) Eo = –0. Misalnya. sel Volta yang terdiri atas elektrode standar hidrogen dan elektrode seng yang dicelupkan dalam larutan ZnSO4 1 M. elektrode seng diberi tanda negatif. Zn lebih mudah teroksidasi daripada hidrogen. Reaksi reduksi ditulis sebagai berikut. c. Karena harga potensial reduksi H2 sama dengan 0 volt maka potensial sel adalah potensial reduksi Zn yaitu –0.76 volt Berdasarkan hasil eksperimen telah diperoleh harga potensial elektrode zat-zat pada suhu 25°C.34 volt Keterangan: Eo = potensial reduksi standar.Persamaan reaksi yang terjadi: Anode(–) : H2(g) → 2 H+(aq) + 2 e– Katode(+) : Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) H2(g) + Cu2+(aq) → 2 H+(aq) + Cu(s) Oleh karena elektrode Cu lebih mudah tereduksi daripada elektrode hidrogen maka potensial reduksi elektrode Cu diberi tanda positif. Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Eo = +0. 34 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .765 volt.3 Pengukuran harga potensial reduksi elektrode Zn H+(aq ) (1 M) Zn2+(aq) (1 M) Persamaan reaksi yang terjadi: Anode(–) : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode(+) : 2 H+(aq) + 2 e– → H2(g) Zn(s) + 2 H+(aq) → Zn2+(aq) + H2(g) Pada sel ini.34 volt. Potensial Elektrode Negatif Elektrode yang lebih mudah teroksidasi daripada hidrogen diberi harga potensial reduksi negatif. memberikan beda potensial sebesar 0. Harga potensial reduksi elektrode hidrogen 0 volt maka harga potensial sel adalah harga potensial reduksi Cu. Oleh sebab itu.76 volt. e 0. yaitu +0.765 Voltmeter e H2 ( g ) (1 atm) Zn Pt Gambar 2.

54 +0.63 +1.46 +1.44 –0. Reaksi Sel dan Potensial Sel Reaksi sel adalah jumlah aljabar dari reaksi-reaksi yang terjadi pada elektrode-elektrode.74 –0..76 AgBr(s) + e U Ag(s) + Br (aq) – – 2 H (aq) + 2 e U H2(g) + – Diketahui: Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) E° = –0. untuk reaksi dengan diagram sel sebagai berikut. Misalnya.25 V E.05 Sumber: Chemistry (McMurry). UMPTN 1999 Co (aq) + 2 e U Co(s) 2+ – PbSO4(s) + H+(aq) + 2 e– U Pb(s) + HSO4–(aq) Cd2+(aq) + 2 e– U Cd(s) Fe2+(aq) + 2 e– U Fe(s) Cr2+(aq) + 3 e– U Cr(s) Zn2+(aq) + 2 e– U Zn(s) 2 H2O + 2 e U H2(g) + 2 OH (aq) – – –0.92 –3.36 +1. 2001 Al (aq) + 3 e U Al(s) 3+ – Mg (aq) + 2 e U Mg(s) 2+ – Na (aq) + e U Na(s) + – Ca (aq) + 2 e U Ca(s) 2+ – K (aq) + e U K(s) + – Li (aq) + e U Li(s) + – d. potensial standar sel Volta tersebut adalah (C) +0.25 V) = –0.80 +0.13 V Potensial standar sel Volta yang terdiri atas elektrode Ni dan Pb adalah .28 –0.37 –2. A . –0.42 +1.66 –2.12 V D.36 –0.87 +2.51 +1. Tabel 2.96 +0.49 +0.38 V Pembahasan Sn (aq) + 2 e U Sn(s) 2+ – Ni (aq) + 2 e U Ni(s) 2+ – E o Sel = EoKatode − Eo anode = (–0.12 V.14 –0.40 –0.. Zn(s) | Zn2+(aq) || Cu2+(aq) | Cu(s) Reaksi Redoks dan Elektrokimia 35 .76 –2.Berikut ini tabel harga potensial reduksi beberapa unsur.01 +1. +0.12 V C .44 +1.25 V Pb2+(aq) + 2 e– → Pb(s) E° = –0.17 +0.25 –0.13 V + 0.77 +0.07 0 –0.12 V Jadi. +0.71 –2.83 –1.13 V) – (–0.07 +0.. –0. +0.23 +1.38 V B.2 – Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur Setengah Reaksi E° (V) – F2(g) + 2 e U 2 F (aq) S2O82–(aq) + 2 e– U 2 SO42–(aq) PbO2(s) + HSO4–(aq) + 3 H+(aq) + 2 e– U PbSO4(s) + 2 H2O 2 HOCl(aq) + 2 H+(aq) + 2 e– U Cl2(g) + 2 H2O MnO4–(aq) + 8 H+(aq) + 5 e– U Mn2+(aq) + 4 H2O PbO2(s) + 4 H (aq) + 2 e U Pb (aq) + 2 H2O + – 2+ +2.34 – – BrO3 (aq) + 6 H (aq) + 6 e U Br (aq) + 3 H2O – + – – Au (aq) + 3 e U Au(s) 3+ – Cl2(g) + 2 e U 2 Cl (aq) – – O2(g) + 4 H (aq) + 4 e U 2 H2O + – Br2(aq) + 2 e U 2 Br (aq) – – Kupas Tuntas NO3 (aq) + 4 H (aq) + 3 e U NO(g) + 2 H2O – + – Ag+(aq) + e– U Ag(s) Fe3+(aq) + e– U Fe2+(aq) I2(s) + 2 e– U 2 I–(aq) NiO2(s) + 2 H2O + 2 e– U Ni(OH)2(s) + 2 OH–(aq) Cu2+(aq) + 2 e– U Cu(s) SO4 (aq) + 4 H (aq) + 2 e U Ni(OH)2(s) + 2 OH (aq) 2– + +0.25 V = +0.69 +1.

Potensial standar untuk sel tersebut sebagai berikut. NH4Cl. Adapun sel bahan bakar adalah sebuah sel yang secara bertahap menghabiskan pereaksi yang disuplai ke elektrode-elektrode dan secara bertahap pula membuang produk-produknya. Eosel = Eooksidasi + Eoreduksi Oleh karena setengah reaksi oksidasi memiliki tanda yang berlawanan. Tunjukkan mana yang bertindak sebagai katode dan anode dalam sel ini. Prinsip-Prinsip Sel Volta dalam Kehidupan Sehari-hari Sel Volta dapat dibedakan menjadi sel Volta primer. Tipe-tipe sel Volta beserta contohnya dijelaskan pada uraian berikut. sedikit air. Anode : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode : Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Zn(s) + Cu2+(aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) (reaksi sel) Potensial sel merupakan jumlah aljabar dari potensial oksidasi dan potensial reduksi.76 Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Zn2+(aq) + 2 e– → Zn(s) Eosel = E o − Eo Cu2+ | Cu Zn2+ | Zn = +0. sekunder.10 volt B. –0..Setengah reaksi dari reaksi selnya sebagai berikut.78 – (–0. 36 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jika yang digunakan adalah elektrode-elektrode standar maka potensial sel itu ditandai dengan Eo sel.10 volt Pembahasan Potensial standar dari sel: = Eoreduksi – Eooksidasi = Eokatode – Eoanode = Eobesar – Eokecil Eo = +0.05 V Jadi.34 V – (–0. Tentukan potensial sel yang terjadi jika EoNi –0. Sel primer adalah sel yang dibentuk dari katode dan anode yang langsung setimbang ketika menghasilkan arus. Eosel = Eoreduksi – Eooksidasi = EoAg – EoNi = +0. A. dan sel bahan bakar.. Elektrolit sel ini adalah campuran MnO2.76 V) = +1. Ni sebagai anode dan Ag sebagai katode dengan potensial sel +1. dan kadang-kadang ditambahkan ZnCl2 dalam bentuk pasta.78 + 0.10 V Contoh 2.32 volt Fe(s) + Cu2+(aq) → Fe2+(aq) + Cu(s) Eo = 0.25 V) = +1.46 volt E.78 volt Potensial standar dari sel: Zn(s) + Cu2+(aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) adalah . –1. Jawab Oleh karena E oNi lebih kecil daripada E oAg maka Ni lebih mudah teroksidasi dibandingkan Ag..10 V + atau: Esel Esel = Eored − Eo oks = 0.10 V. –0.25 volt dan EoAg = +0.32 volt D.32 = 1. +1. persamaan yang sering digunakan sebagai berikut.32 V Eo = 0. 1) Sel Volta primer Sel kering Lechlanche merupakan contoh sel Volta primer.78 V Eo = 1. +0.34 Eo = –0. Sel sekunder adalah sel yang dapat diperbarui dengan cara mengembalikan elektrodenya ke kondisi awal. UN 2004 e. Sel kering atau baterai kering terdiri atas wadah yang terbuat dari seng dan bertindak sebagai anode serta batang karbon sebagai katode.12 Sebuah sel Volta menggunakan elektrode nikel dalam larutan NiSO4 dan elektrode Ag dalam larutan Ag2SO4.46 volt C.80 volt. → Zn2+ + 2 e– Cu2+ + 2 e– → Cu Zn Zn + Cu2+ → Zn2+ + Cu Eo = 0.80 V – (–0.32) = 0. Kupas Tuntas jika maka Eosel Diketahui: Zn(s) + Fe2+(aq) → Zn2+(aq) + Fe(s) Eo = 0. potensial standar sel tersebut adalah (E) +1.05 V.10 V Jadi.

Keduanya dicelupkan dalam larutan H2SO4 30%. 3) Sel bahan bakar Sel hidrogen-oksigen termasuk jenis sel bahan bakar yang terus-menerus dapat berfungsi selama bahan-bahan secara tetap dialirkan ke dalamnya. yaitu: Anode : Zn(s) + 2 OH–(aq) → Zn(OH)2(s) + 2 e– Katode : 2 MnO2(s) + 2 H2O(l) + 2 e– → 2 MnO(OH)(s) + 2 OH–(aq) a. molekul-molekul H2SO4 diubah menjadi PbSO 4 dan H 2O sehingga konsentrasi H 2SO 4 dalam larutan semakin berkurang. Elektron yang dibebaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode PbO2. Anode : Pb(s) + SO42–(aq) → PbSO4(s) + 2 e– Katode: PbO2(s) + H2SO4(aq) + 2 H+ + 2 e– → PbSO4(s) + 2 H2O(l) Pb(s) + PbO2(s) + 2 H2SO4 → 2 PbSO4(s) + 2 H2O Pada reaksi pemakaian sel aki. Pada elektrode PbO2 elektron-elektron dari anode Pb akan mereduksi PbO2 menjadi Pb2+ yang kemudian berikatan dengan SO42– dari larutan. (+) Pasta Batang karbon (katode) Rongga Zn (anode) (–) Gambar 2. Sel aki terdiri atas elektrode Pb (anode) dan PbO2 (katode). Reaksi yang berlangsung. c. PbO2(s) + 4 H+(aq) + 2 e– → Pb2+(aq) + 2 H2O(l) Pb2+(aq) + SO42–(aq) → PbSO4(s) Reaksi yang terjadi pada sel aki dapat ditulis sebagai berikut. Elektrolitnya adalah larutan KOH pekat. 2 MnO2(s) + 2 H2O(l) + Zn(s) → 2 MnO(OH)(s) + Zn(OH)2(s) Baterai alkalin ini dapat menghasilkan energi dua kali energi total Lechlanche dengan ukuran yang sama. daya listrik dari aki terus berkurang dan perlu diisi kembali. Baterai ini terdiri atas anode seng dan katode mangan dioksida serta elektrolit kalium hidroksida. Sel ini digunakan pada pesawat ruang angkasa. 2) Sel Volta sekunder Sel aki (Accumulator) merupakan contoh sel Volta sekunder. Cara kerja sel aki: a. Elektrode Pb teroksidasi menjadi Pb2+ Pb(s) → Pb2+(aq) + 2 e– Pb2+ yang terbentuk berikatan dengan SO42– dari larutan. Elektron-elektron pada elektrode karbon mereduksi MnO2 dan NH4+ menjadi Mn2O3 dan NH3. Pb2+(aq) + SO42–(aq) → PbSO4(s) b. c. Sel yang sering digunakan sebagai ganti sel kering Lechlanche adalah baterai alkalin. Sel hidrogen-oksigen terdiri atas anode dari lempeng nikel berpori yang dialiri gas hidrogen dan katode dari lempeng nikel oksida berpori yang dialiri gas oksigen. Elektron yang dilepaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode karbon. Oleh karena itu.Reaksi yang terjadi pada sel Anode : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode : 2 MnO2(s) + 2 NH4+(aq) + 2 e– → Mn2O3(s) + 2 NH3(g) + H2O(l) Zn(s) + 2 MnO2(s) + 2 NH4+(aq) → Mn2O3(s) + Zn2+(aq) + 2 NH3(g) + H2O(l) Cara kerja sel kering: Elektrode Zn teroksidasi menjadi ion Zn2+ Zn → Zn2+ + 2 e– b.5 Sel aki (accumulator) merupakan contoh sel Volta sekunder Reaksi Redoks dan Elektrokimia 37 .4 Penyusun sel kering e e e Anode Pb Katode PbO 2 e H2SO4(aq) Gambar 2.

38 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . yaitu perubahan energi listrik menjadi energi kimia. c. Sebenarnya. 2 H2 + 4 OH– → 4 H2O + 4 e– Elektron yang dibebaskan bergerak melalui kawat penghantar menuju elektrode nikel oksida. Pada elektrode nikel oksida elektron mereduksi O2 menjadi OH–. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. Gambar 2. kita akan mempelajari proses kebalikan dari sel Volta. Apabila arus listrik searah dialirkan ke dalam larutan elektrolit melalui elektrode maka larutan elektrolit tersebut akan terurai. Sel tempat terjadinya elektrolisis disebut sel elektrolisis.Output a. Kata Kunci Sel elektrolisis Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. Buktikanlah oleh Anda Untuk membersihkan cincin atau peralatan yang terbuat dari perak biasanya digunakan larutan pembersih yang harganya mahal. H 2( g ) O 2(g ) Anode Katode H 2( g ) O 2( g ) Cara kerja sel ini adalah Gas hidrogen yang dialirkan pada pelat nikel berpori teroksidasi membentuk H2O. Peristiwa penguraian elektrolit oleh arus searah inilah yang disebut elektrolisis.6 Sel hidrogen-oksigen termasuk jenis sel bahan bakar. 2002 Siapkan bak kecil yang dasarnya telah dilapisi aluminium foil. angkat cincin atau peralatan perak tersebut. b. Buktikan oleh Anda dengan melakukan kegiatan berikut. Untuk lebih memahami sel elektrolisis. kemudian tambahkan detergen dan air hangat. penggunaan larutan pembersih tersebut dapat mengikis logam perak itu sendiri. Masukkan cincin atau peralatan perak yang kotor ke dalam bak tersebut. 2. lakukanlah kegiatan berikut. proses pembersihan tersebut dapat dilakukan dengan cara yang lebih ekonomis tanpa mengikis logam peraknya. Sel Elektrolisis Pada subbab ini. Anode : 2 H2(g) + 4 OH–(aq) → 4 H2O(l) + 4 e– Katode : O2(g) + 2 H2O(l) + 4 e– → 4 OH–(aq) elektrolit KOH( aq ) 2 H2(g) + O2(g) → 2 H2O(l) Biasanya pada sel ini digunakan platina atau senyawa paladium sebagai katalis. Setelah beberapa saat. Namun. O2 + 2 H2O + 4 e– → 4 OH– Reaksi yang terjadi pada sel ini sebagai berikut.

Ion hidrogen (H+) Ion hidrogen direduksi menjadi molekul gas hidrogen. Bagaimanakah reaksi redoks yang terjadi? 4.7 Skema alat elektrolisis Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Pelat tembaga 3. Larutan CuSO4 Langkah Kerja 1. seperti Li+. Timbang kembali pelat tembaga. Reaksi: H2O(l) + 2 e– → H2(g) + 2 OH–(aq) b.wvusd. Dia berhasil mengekstraksi logam natrium dan kalium dari hidroksidanya. Legenda Kimia a. Dia mulai mempelajari elektrokimia segera setelah diperkenalkannya sel Volta. Elektrode manakah yang berperan sebagai katode dan mana sebagai anode? 2. K+. 4. Mengapa di katode dan di anode terjadi perubahan? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Sumber: dbhs.ca Reaksi Redoks dan Elektrokimia 39 . yaitu tempat arus masuk (pada sel Volta reaksi dimulai pada anode.4 Elektrolisis Tujuan Mengamati peristiwa elektrolisis Alat dan Bahan 1. Reaksi pada Katode Pada katode terjadi reaksi ion-ion positif (kation) mengikat elektronelektron yang berasal dari sumber arus. Na+. Dia juga memisahkan logamlogam lain.7. Ion-ion logam a. 5. Lakukan percobaan hingga terlihat ada perubahan. CuSO4(aq ) e + Sumber tegangan Katode logam – e Anode tembaga Cu 2+(aq) Pelat tembaga Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Cu2+. kecuali jika zat yang dihasilkan berbentuk gas. Sr2+. Timbang dan bersihkan pelat tembaga. 2. seperti stronsium melalui elektrolisis. Berbeda dengan reaksi yang terjadi pada sel Volta. pada sel elektrolisis reaksi mulai terjadi pada katode. 3. Zat yang terbentuk dari hasil reaksi ini akan melekat pada batang katode. Apabila zat hasil reaksi berfase gas maka akan keluar sebagai gelembung-gelembung gas di sekitar batang katode yang selanjutnya akan bergerak ke permukaan sel elektrolisis. Reaksi: 2 H+(aq) + 2 e– → H2(g) 2. Bagaimanakah arah aliran elektron? 3. Ion-ion logam alkali/alkali tanah. 1. Catat perubahan yang terjadi. Susunlah alat seperti pada Gambar 2. ion positif menuju ke katode dan ion negatif ke anode. seperti Ni2+. Ba2+.k12.Selidikilah 2. 1. Dalam larutan. Ion-ion logam selain alkali/alkali tanah. Mn+ + n e– → M Contoh: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) Humphry Davy (1778–1829) adalah seorang perintis elektrolisis. Gambar 2. dan Ca2+ tidak mengalami reduksi karena E° logam < E° air maka air sebagai penggantinya yang akan mengalami reduksi. dan Zn2+ akan mengalami reduksi menjadi logam. Sumber arus searah (baterai/aki) 2. yaitu tempat arus keluar).

Reaksi: Ni(s) → Ni2+(aq) + 2 e– Contoh 2. Elektrolisis larutan NaBr dengan elektrode C. dan Au maka ion negatif atau air akan teroksidasi. C. terjadi reaksi karena larutan akan terurai menjadi CaCl2(aq) → Ca2+(aq) + 2 Cl–(aq) katode (–):2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) anode (+):2 Cl–(aq) → Cl2(aq)+2 e– Pada katode dihasilkan 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) yang direduksi bukan airnya karena potensial reduksi air lebih besar dari Ca2+. Ion sisa asam a. 2 H2O(l) → 4 H+(aq) + O2(g) + 4 e– Pembahasan Elektrolisis larutan CaCl2 dengan elektrode karbon di ruang katode. NaCl(l). A. Ion hidroksida (OH–) akan teroksidasi menjadi H2O dan O2. Ion sisa asam yang tidak beroksigen. apabila leburan garam yang dielektrolisis maka ion logam penyusun garam tersebut akan direduksi menjadi logam.. Reaksi yang terjadi pada anode sangat dipengaruhi oleh jenis anion dan jenis elektrode yang digunakan. seperti Cl–. Elektrolisis larutan HCl dengan elektrode Pt HCl(aq) → H+(aq) + Cl–(aq) katode (–) : 2 H+(aq) + 2 e– → H2(g) anode (+) : 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– 2. Ion sisa asam yang beroksigen. Elektrolisis larutan KNO3 dengan elektrode Pt. C. jika anode terbuat dari Ni. Contoh: 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– 2 X– → X2 + 2 e– b. Contohnya. ion-ion negatif akan ditarik oleh anode. Br–. seperti Pt. 2 H+(aq) + 2 Cl–(aq) → H2(g) + Cl2(g) Elektrolisis larutan NaBr dengan elektrode C katode (–) : 2 H2O(l) + 2 e– → H2(g) + 2 OH–(aq) anode (+) : 2 Br–(aq) → Br2(aq) + 2 e– 2 H2O(l) + 2 Br–(aq) → H2(g) + 2 OH–(aq) + Br2(g) Elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektrode C katode (–) : Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) 2× anode (+) : 2 H2O(l) → O2(g) + 4 H+(aq) + 4 e– 1× 2 Cu2+(aq) + 2 H2O(l) → 2 Cu(s) + O2(aq) + 4 H+(aq) Elektrolisis larutan KNO3 dengan elektrode Pt 2× katode (–) : 2 H2O(l) + 2 e– → H2(g) + 2 OH–(aq) + – anode (+) : 2 H2O(l) → O2(g) + 4 H (aq) + 4 e 1× 6 H2O(l) → 2 H2(g) + 4 OH–(aq) + O2(g) + 4 H+(aq) 2 H2O(l) → 2 H2(g) + O2(g) 3. 1. 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) D. I– akan teroksidasi menjadi gasnya Cl2. 4. PO43– tidak teroksidasi. Jika anode terbuat dari elektrode inert (elektrode yang tidak ikut bereaksi).13 Tentukan reaksi yang terjadi di anode dan di katode pada elektrolisis berikut. 2 Ca(s) → Ca2+(aq) + 2 e– E... Jadi. Contohnya. 40 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 1. Reaksi: 2 H2O(l) → 4 H+(aq) + O2(g) + 4 e– Jika anodenya terbuat dari logam lain (bukan Pt. Reaksi pada Anode Pada anode terjadi reaksi oksidasi. Jawab 1. Reaksinya: 4 OH–(aq) → 2 H2O(l) + O2(g) + 4 e– 2. NO3–. Elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektrode C. 2. atau Au) maka anode akan mengalami oksidasi menjadi ionnya. seperti SO42–. I2. Na+ akan menjadi Na. 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– B. 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) SPMB 2004 b.Akan tetapi. Reaksi: Na+(aq) + e– → Na(s) Kupas Tuntas Larutan CaCl2 dengan elektrode karbon. 3. Ni akan teroksidasi menjadi Ni2+. 4. reaksi yang terjadi adalah (C). Elektrolisis larutan HCl dengan elektrode Pt. 2 e– + Ca2+(aq) → Ca(s) C. di ruang katode terjadi reaksi . Br2. Sebagai gantinya air yang teroksidasi.

5 g/mol × 2 A ×1. (Ar Cu = 63.500 w= Keterangan: w = massa zat (g) e i t F 1F = massa ekuivalen atau Mr valensi = kuat arus (A) = waktu (s) = tetapan Faraday = 96.200 s 2 = 96. w= eit F atau eit 96. massa tembaga yang diendapkan pada katode adalah 0.500 coulumb = 0. Stoikiometri dalam Elektrolisis Dalam sel elektrolisis.79 g. Keterangan: wA = massa zat A wB = massa zat B eA = massa ekuivalen zat A eB = massa ekuivalen zat B Kata Kunci Hukum Faraday Contoh 2. jumlah zat (massa) yang diendapkan atau yang melarut pada elektrode berbanding lurus dengan jumlah arus yang melewati elektrolit (Hukum I Faraday). Reaksi Redoks dan Elektrokimia 41 .c. Jika arus dialirkan ke dalam beberapa sel elektrolisis maka jumlah zat yang dihasilkan pada masing-masing elektrodenya sebanding dengan massa ekuivalen masing-masing zat tersebut.5 g/mol) Jawab Di katode. terjadi reaksi reduksi Cu2+ menjadi Cu: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) t = 20 menit = 1.500 coulomb = 1 mol elektron Untuk 2 elektrolit atau lebih yang dielektrolisis dengan jumlah arus yang sama berlaku Hukum II Faraday.200 s w= eit F 63.79 g Jadi. wA e A = wB eB Anda Harus Ingat Hukum I Faraday menyatakan bahwa jumlah zat (gram) yang diendapkan atau yang melarut pada elektrode berbanding lurus dengan jumlah arus yang melewati elektrolit. You Must Remember 1st Faraday Law states that amount of saturated or dissolved compound in electrode is straight forward with the current amount that pass through the electrolyte.14 Berapakah massa tembaga yang diendapkan di katode pada elektrolisis larutan CuSO4 dengan menggunakan arus 2 A selama 20 menit.

garpu. larutan elektrolit disiapkan dengan cara melarutkan CrO3 dengan asam sulfat encer. Kegunaan Sel Elektrolisis e Ag Ag + Ag + Sendok besi AgNO 3(aq ) 1) Penyepuhan logam Penyepuhan logam bertujuan melapisi logam dengan logam lain agar tidak mudah berkarat. Contoh lainnya adalah pada kendaraan bermotor. 2.5 g/mol. Katode : Al3+(aq) + 3 e– → Al(l) Anode : 2 O2–(aq) → O2(g) + 4 e– 4 Al3+(aq) + 6 O2–(aq) → 4 Al(l) + 3 O2(g) Gambar 2. dihasilkan 2. Reaksi yang terjadi sebagai berikut. massa Cu yang diendapkan pada katode adalah 0. seperti sendok. dan pisau. Ar Ag = 108 g/mol) Jawab wCu eCu = w Ag e Ag wCu = w Ag × eCu e Ag 63. Berapakah massa Cu yang diperoleh? (Ar Cu= 63. Pada penyepuhan perak. Contohnya.5 g Ag. Katode : 2 Na+(l) + 2 e– → 2 Na(l) Anode : 2 Cl–(l) → Cl2(g) + 2 e– 2 Na+(aq) + 2 Cl–(aq) → 2 Na(l) + Cl2(g) 42 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Proses pelapisan kromium dilakukan dengan elektrolisis.5 2 wCu = 108 = 0.73 g.5× d.Contoh 2. logam perak bertindak sebagai katode dan sendok besi bertindak sebagai anode.15 Jika 2 buah sel elektrolisis yang masing-masing mengandung elektrolit AgNO3 dan CuSO4 disusun seri dengan menggunakan arus yang sama. penyepuhan perak yang biasa dilakukan pada peralatan rumah tangga.8 Penyepuhan perak pada sendok besi 3) Produksi natrium Natrium diperoleh dengan cara elektrolisis lelehan NaCl yang dikenal dengan Proses Down. CrO3(aq) + 6 H+(aq) + 6 e– → Cr(s) + 3 H2O(l) 2) Produksi aluminium Aluminium diperoleh dengan cara elektrolisis bijih aluminium.73 g Jadi. Reaksi yang terjadi sebagai berikut. biasanya mesin kendaraan bermotor yang terbuat dari baja dilapisi dengan kromium. Kromium(VI) akan tereduksi menjadi kromium(III) lalu tereduksi menjadi logam Cr.

Anda pasti pernah melihat besi yang berkarat. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 43 .Soal Penguasaan 1. Proteksi katodik dilakukan dengan cara melapisi besi dengan logam yang memiliki sifat pereduksi lebih kuat. Manakah yang mengalami proses korosi lebih cepat? 2. a. B. seperti Zn dan Mg.25 volt Al3+(aq) + 3 e– → Al(s) E0 = –1. 2. Untuk mengetahui proses korosi pada besi lakukanlah kegiatan berikut. dan F pada masing-masing tabung reaksi. Reaksi apakah yang terjadi pada proses korosi? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. D.14 volt Mg2+(aq) + 2 e– → Mg(aq) Eo = –2. besi bertindak sebagai katode. C. a. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 6. Masukkan 6 buah paku besi ke dalam tabung reaksi yang telah diberi tanda label. E. Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) E0 = –0. 5. Sn2+(aq) + 2 e– → Sn(s) Eo = –0. Anode : Zn (s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) b.34 volt c. Sel Volta yang dibuat di anode dan katode dalam tempat terpisah harus menggunakan jembatan garam. Berilah tanda label A. sedangkan logam yang melapisinya merupakan anode. C Korosi Dalam kehidupan sehari-hari. 5. Al(s) | Al3+(aq) || Ni2+(aq) | Ni(s) b. Materi 2. Paku besi (6 buah) Tabung reaksi (6 buah) Asam sulfat Air Plastik Fakta Kimia Proteksi Katodik Untuk mencegah korosi pada pipa besi bawah tanah dilakukan dengan proses yang dinamakan proteksi katodik. Apabila besi didiamkan pada udara yang lembap maka pada permukaan besi akan terbentuk karat.2 Ag+(aq) + e– → Ag(s) Eo = +0. 4. 3.5 Korosi pada Besi Tujuan Mengamati korosi pada besi Alat dan Bahan 1. dan E ditutup dengan plastik. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Tabung A.36 volt Tuliskanlah reaksi redoks yang dapat terjadi dari pasangan-pasangan setengah reaksi tersebut dan tentukan masing-masing potensial selnya. Anode : Sn(s) → Sn2+(aq) + 2 e– Katode: Ag+(aq) + e– → Ag(s) Tuliskanlah reaksi redoks di anode dan di katode dari diagram sel berikut. Pada tabung reaksi A dan B diisi dengan asam sulfat. K(s) | K+(aq) || Co2+(aq) | Co(s) Jika diketahui: a. Dalam hal ini. C. tabung reaksi C dan D diisi dengan air. Apakah yang dimaksud dengan elektrode? Berapakah massa perak yang diendapkan pada katode pada elektrolisis larutan AgNO3 dengan menggunakan arus 5 A selama 20 menit.67 volt 3. 5. Langkah Kerja 1. Reaksi korosi pada besi dapat dicegah karena reaksi oksidasi akan terjadi pada anode (logam pelapis). 4. (Ar Ag = 108 g/mol) b. Amatilah perubahan yang terjadi selama beberapa hari. 1.80 volt Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Eo = +0. 2. 2. dan untuk tabung reaksi E dan F hanya berisi paku besi. Apakah fungsi jembatan garam? Tuliskanlah diagram sel dari reaksi redoks berikut. 3. Selidikilah 2. 4.

Energi listrik diubah menjadi energi kimia. Contohnya korosi pada besi. cara setengah reaksi/ion elektron. besi bertindak sebagai anode yang akan mengalami reaksi oksidasi membentuk Fe2+. Reaksi redoks disetarakan dengan dua cara. yaitu proses kimia yang menghasilkan arus listrik dan proses kimia yang menggunakan arus listrik. pembentukan aloi. Masalah yang sering terjadi pada logam adalah korosi. Anode adalah kutub positif. Proses korosi dapat dicegah melalui: Perlindungan pada permukaan. b. Rangkuman 1. Perhatikanlah Gambar 2. Korosi disebabkan karena reaksi logam dengan oksigen dan air. 3) Katode adalah kutub negatif. ei t . O2( g ) O 2(g ) Fe2+(aq) + 2 OH–(aq) → Fe(OH)2(s) 4 Fe(OH)2(s) + O2(g) + 2 H2O(l) → 4 Fe(OH)3(s) Katode O2(g) + 2 H2O(l) + 4 e– → 4 OH–(aq) Gambar 2. Reaksi redoks merupakan reaksi yang berlangsung pada proses elektrokimia. Contohnya.3 2. terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik atau sebaliknya. Pada proses korosi. Korosi adalah reaksi oksidasi pada logam yang disebabkan oleh oksigen dan air. b. contohnya dengan cat. Reaksi spontan. Pembentukan aloi. 1. Korosi dapat dicegah dengan proteksi katodik. 3. gabungan Fe2+ dan OH– membentuk karat. Reaksi tidak spontan. Sel Volta 1) Katode mengalami reduksi. Sel elektrokimia terdiri atas sel Volta dan sel elektrolisis. anode mengalami oksidasi. Jelaskanlah terjadinya korosi pada besi dan bagaimanakah cara pencegahannya? Materi 2. Perlindungan elektrokimia dengan menggunakan logam lain (proteksi katodik). F 44 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .9 Reaksi korosi pada besi Anode Fe(s) → Fe2+(aq) + 2 e– 1. 2) Energi kimia diubah menjadi energi listrik. Aloi adalah campuran logam dengan logam lain sehingga menghasilkan campuran logam yang lebih kuat dan tahan karat. yaitu a. Berlaku hukum I Faraday w  2. sedangkan O2 mengalami reduksi menjadi OH–. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Sel elektrokimia. 2. anode mengalami oksidasi. Anode adalah kutub negatif. Elektrolisis Katode mengalami reduksi. campuran Ni dengan Cr.9. Katode adalah kutub positif. cara bilangan oksidasi.Kata Kunci • • Korosi Pencegahan korosi Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. dan perlindungan pada permukaan logam. 4) 5) Sel 1) 2) 3) 4) 5) 6) 3. a. Tuliskanlah reaksi korosi pada besi.

Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat menerapkan konsep reaksi redoks dalam sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. bertanyalah kepada guru kimia Anda.P e t aKonsep disetarakan dengan Cara bilangan oksidasi Cara setengah reaksi/ion elektron elektrode terdiri atas Katode Anode merupakan merupakan Kutub positif Kutub negatif Baterai Aki Sel bahan bakar hidrogen-oksigen Kutub negatif Kutub positif Sel Volta/ Sel Galvani terdiri atas Sel Volta primer Sel Volta sekunder Sel Volta bakar contoh contoh contoh Reaksi redoks pemanfaatan elektrode terdiri atas Katode Anode merupakan merupakan Hukum I Faraday Sel Elektrolisis stoikiometri Hukum II Faraday contoh Penyepuhan logam. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. Anda akan dapat menemukan aplikasi dari materi bab ini dalam kehidupan sehari-hari seperti pada proses penyepuhan logam dan pembentukan aloi. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 45 . Belajarlah dengan baik. Misalnya. produksi aluminium. Anda pun dapat berdiskusi dengan dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia ini. produksi natrium Reaksi dengan O2 dan H2O • Perlindungan pada permukaan • Proteksi katodik • Pembentukan aloi penyebab proses yang merugikan Korosi pencegahan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia ini? Menyenangkan. serta menjelaskan reaksi redoks dalam sel elektrolisis dan menerapkan Hukum Faraday untuk elektrolisis larutan elektrolit. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia ini.

.. Berapa elektron yang terlibat dalam reaksi ... Reduksi 1 mol ion BrO 3 – menjadi ion Br – membutuhkan elektron sebanyak . 6 mol Oksidasi 1 mol ion sianida (CN–) menjadi ion sianat (CNO–) memerlukan elektron sebanyak . 44. 11... Reaksi yang dapat berlangsung adalah .. 3 B.76 V Eo = –0. A.. Cu2+(aq) + 2Ag(s) → Cu(s) + 2Ag+(aq) D. 5. Jika ke dalam larutan yang mengandung Fe2+ dan Pb2+ ditambahkan serbuk timbel dan besi maka . 56 L C. 12 15 Cu(s) + NO3–(aq) → Cu2+(aq) + NO2(g) 1 mol Cu akan menghasilkan gas NO2 pada STP sebanyak . 8 H+ dan 4 H2O D. B... A. A.. 4 mol E. A. Jika reaksi: Cu2+(aq) + NO(g) → Cu(s) + NO3–(aq) (belum setara) dilengkapi maka persamaan reaksi itu akan mengandung . La – Ir – Ga – Bi – Sn C.. Pada reaksi: D.25 V 2.55 V Eo = +1. 4 H+ dan 2 H2O Pada reaksi: MnO4–(aq) + C2O42–(aq) → Mn2+(aq) + CO2(g) Jumlah mol C2O42– yang dapat dioksidasi oleh 1 mol MnO4– adalah . Cu(s) + Cd2+(aq) → Cu2+(aq) + Cd(s) E... A.... 8. 2 mol C. 10 mol D. A. Diketahui EoPb2+ | Pb = –0. Cu – Zn – X 13..14 V Eo= +0. Banyaknya Fe yang dapat dioksidasi oleh 1 mol Cr2O72– menghasilkan Fe3+ dan Cr3+ adalah . 1 C. 33.40 V Eo = +0. 2. X – Zn – Cu C. Deret berikut ini yang menyatakan bertambah kuatnya sifat reduktor adalah .. 3 mol C. 5 C. 22.8 L B. 1 mol C. Zn – Cu – X D. E. 1 mol B.. 10 H+ dan 5 H2O B... La – Ga – Sn – Bi – Ir B..6 L 10. 4 OH– dan 2 H2O E. 9 D.. NO3–(aq) → NO(g) A.... 2 9. 3 mol D. 4 mol B.44 V.2 L D.13 V dan Eo Fe2+ | Fe = –0. 0. A.4 L E. Diketahui potensial reduksi beberapa logam . A. 8 OH– dan 4 H2O C. 1 e D.00 V Eo = –2 52 V Eo= –0.. Dari data potensial elektrode berikut: Zn2+(aq) + 2 e– → Zn(s) Cd2+(aq) + 2 e– → Cd(s) Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Ag+(aq) + e– → Ag(s) Eo = –0. 2 A.. 1. C. A. 46 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2 mol B. 3. Sn – Ga – La – Bi – Ir D. Zn2+(aq) + Cu(s) → Zn(s) + Cu2+(aq) B.Evaluasi Materi Bab A. tetapi logam X tidak bereaksi dengan larutan ZnCl2.. E. 8 mol E. 2 mol E.80 V 6.... 5 mol Jumlah mol elektron yang terlibat dalam: 3 As(s) + 5 NO3–(aq) + 4 OH–(aq) → 3 AsO43–(aq) + 5 NO(g) + 2 H2O(l) adalah . Ga3+(aq) + 3 e– → Ga(s) Ir2+(aq) + 2 e– → Ir(s) La3+(aq) + 3 e– → La(s) Sn2+(aq) + 2 e– → Sn(s) Bi3+(aq) + 3 e– → Bi(s) Eo= –0.5 5 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda... 4 mol D. 2 e E. 3 mol Pada reaksi (belum setara): H2SO4(aq) + HI(aq) → H2S(aq) + I2(s) + H2O(l) Satu mol H2SO4 memerlukan HI sebanyak . Ir – Bi – Sn – Ga – La E. Cu – X – Zn B. A. 6 mol C. 1 mol D.. Zn – X – Cu E. 3 e 5e 7e 7. 2 mol B. Logam X dapat mengendapkan tembaga dari larutan CuSO4. La – Ga – Sn – Ir – Bi 11..4 B. Cd(s) + Zn2+(aq) → Cd2+(aq) + Zn(s) C.. Cd(s) + 2Ag+(aq) → 2Ag(s) + Cd2+(aq) 12..34 V Eo = +0... 5 mol E. 4 mol Susunan logam-logam tersebut dalam deret Volta adalah .. 4.

05 mol D.08 g C.. 6. Fe2+ berkurang dan Pb2+ bertambah E..10 mol E.80 V maka E o Zn2+ E o Mg2+ E o Cu2+ E o | Zn | Mg | Cu = –0... Jumlah gas yang terbentuk di anode (STP) adalah . akan terbentuk . Jika leburan NaCl dielektrolisis maka . 4 F B. Larutan ZnSO 4 dielektrolisis dengan arus 0.58 g D.. 0.. perak bertindak sebagai katode B. hidrogen di anode D. Mg | Mg2+ || Pb2+ | Pb 17... endapan besi di katode E.54 mol C.. Larutan CuSO4 dielektrolisis selama 2 menit dengan arus 2 A. L – P – M 15.790 s B. 2 F E. gas H2 di anode C.20 mol 26. 3. P – L – M C. potensial sel = 1...13 V = +0. Jika larutan CuO dielektrolisis dengan elektrode inert maka . natrium di katode B..2 g E.. di katode terjadi oksidasi E... A.. 0.. A. A..80 V Pb2+ | Pb E o Ag + | Ag Sel Volta yang menghasilkan potensial listrik paling besar adalah .92 g E. Dalam suatu sel Volta terjadi reaksi: Sn(s) + 2 Ag+(aq) → Sn2+(aq) + 2 Ag(s) Jika Eo timah = –0. 1 F D. reaksi sel: Zn + 2Ag+ → Zn2+ + 2Ag C. klorin di anode E. 1. klorin di anode 20. dan P menunjukkan reaksi berikut: P + L2+ → tidak terjadi reaksi M + 2P+ → M2+ + 2P L + M2+ → L2+ + M Urutan ketiga logam itu yang sesuai dengan potensial reduksi yang meningkat adalah . A..54 g perak (Ar Ag = 108 g/mol) dari larutan Ag+. Massa tembaga (Ar Cu = 64 g/mol) yang mengendap di katode adalah . elektron mengalir dari perak ke seng D. Logam L. natrium di katode. ion Fe2+ di anode 22.76 V = –2. A. 79... Fe2+ bertambah dan Pb2+ berkurang D. Pada elektrolisis larutan kalium nitrat 0. Fe2+ dan Pb2+ bertambah B. 0. = +0. A. gas O2 di anode B. Fe2+ dan Pb2+ berkurang C. Untuk mengendapkan semua tembaga (Ar Cu = 63.. 5 F C. A.5) dari 200 mL larutan CuSO4 1 M dengan arus 10 A diperlukan waktu . A. M – P – L B.. 0..52 V C..1 g D.96 g 24.650 s C. 7.. Dari data potensial reduksi: perak 19. L – M – P E. Jumlah arus listrik yang diperlukan untuk mereduksi 1 mol ion ClO 3– menjadi Cl 2 dalam larutan asam adalah ..74 V D. klorin di anode B. oksigen di anode C. 15. 1.. A. tidak terjadi reaksi apa-apa 14.. notasi sel: Zn | Zn2+ || Ag+ | Ag 18. A.56 V E. oksigen di anode Reaksi Redoks dan Elektrokimia 47 .4 g/mol) yang terbentuk di katode berjumlah . 0. Pb | Pb2+ || Cu2+ | Cu E. Zn | Zn2+ || Ag+ | Ag D. oksigen di katode E. 0.. 79.1 F selama 2 jam..96 mg C. Mg | Mg2+ || Ag+ | Ag C. Zn | Zn2+ || Cu2+ | Cu B.14 volt dan Eo potensial sel adalah .38 V = +0. Jika larutan natrium nitrat dielektrolisis. 0. oksigen di anode D. endapan Cu di anode D. natrium dan hidrogen di katode. 0.27 g B. A. 3 F 23. 0... Arus listrik tertentu mengendapkan 0... Jika Fe digunakan sebagai anode dan Cu sebagai katode pada elektrolisis larutan CuSO 4 .94 V 16.860 s 27.27 mol B.76 V) | Ag = Pernyataan berikut yang tidak benar adalah . 7.34 V = –0. hidrogen di katode.58 mg B. A. akan terbentuk . di anode tedadi reduksi 21. P – M – L D. ion Cu2+ menuju katode dan terjadi endapan Cu B.. 3. 965 s D....66 V B. natrium di anode C. ion H+ menuju katode dan terbentuk gas H2 D. 9. M.930 s E. A. 5. 1.A.1 M selama 100 menit dengan arus 2 F.. Jika arus tersebut dilewatkan melalui larutan X2+ maka logam X (Ar X = 40 g/mol) yang mengendap sebanyak. 1. E Zn 2+ | Zn = –0. Endapan seng (Ar Zn = 65. 0. Sel Volta memiliki elektrode perak ( E o Ag + o +0.. ion Cl– menuju katode dan terbentuk gas Cl2 C.54 g 25. hidrogen di katode.80 V.46 V E.. natrium di katode.

3 × 10–3 mol 29.. Sebutkan bagian-bagiannya dan bagaimana cara kerjanya. 2. 224 mL 30.5 × 10–3 mol C.175 g tembaga di katode (Ar Cu = 63. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. (E° dapat dilihat dari tabel). lama-kelamaan batu baterai itu tidak dapat digunakan lagi. 400 mL B..8 L C. a. Pada elektrolisis larutan kalium klorida dengan listrik 0.5 g/mol). NaCl(l) d. AgNO3(aq) 48 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . + Ag(s) – Cu(s) a. Bagaimanakah konsentrasi AgNO3 di dalam larutan? Jelaskan. K | K+ || Co2+ | Co Fe | Fe2+ || Cu2+ | Cu Cd | Cd2+ || Ag+ | Ag Zn | Zn2+ || Br2 | Br– 3. 1.12 dm3 E.6 L B.2 L 28. Banyaknya gas hidrogen yang terbentuk adalah . Volume gas yang terjadi di anode pada kondisi 7 g gas nitrogen bervolume 5 dm3 adalah . 11. 100 mL D.. Soal Tantangan 1.5 × 10–3 mol E. 5.5 dm3 B. a. c.56 dm3 C. Ketika kita menggunakan batu baterai tersebut. Kita semua pasti mengenal batu baterai. 448 mL C. 2. 2 × 10–3 mol D... Logam manakah yang bertindak sebagai anode dan katode? Tuliskan reaksi redoks yang terjadi pada setiap elektrode. volume gas yang terbentuk di katode pada suhu dan tekanan tertentu di mana 1 L gas nitrogen (Ar N = 14 g/mol) bermassa 1. b. Tuliskanlah reaksi di katode dan anode jika zat-zat berikut dielektrolisis dengan elektrode inert. 1 × 10–3 mol B.. Hitunglah potensial sel dari diagram sel berikut. 0. NaOH(aq) c.02 F. 2.4 g adalah . ZnSO4(aq) Jika 2 buah sel elektrolisis yang masing-masing mengandung elektrolit AgNO3 dan CuSO4 disusun seri dengan menggunakan arus yang sama. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Perhatikan bagan elektrolisis berikut. dihasilkan 5. Menurut Anda.5 g Cu.A. Arus listrik 965 mA dialirkan melalui larutan asam sulfat selama 5 menit. d. A. untuk apakah teknik elektrolisis tersebut dilakukan? Jelaskan. 22. 1 dm3 D. A. 2 dm3 B.. 200 mL E. Pada elektrolisis larutan CuSO4 terbentuk 3. 1.4 L E. c.5 g/mol.8 L D. Gambarkanlah sebuah sel Volta dengan elektrodeelektrode Ni dalam larutan NiSO4 dan Al dalam Al2(SO4)3. b. 1.. KI(aq) b. 0. Berapakah massa Ag yang diperoleh? (Ar Cu= 63.. 4. c. A. 44. Ar Ag = 108 g/mol) 2.

Masih banyak kegunaan dan sifat unsur-unsur kimia yang dapat Anda temukan di dalam bab ini. 2000 Pada bab ini. badan pesawat terbang harus memiliki berat yang cukup ringan dan tidak mudah terkorosi oleh udara lembap maka digunakan logam aluminium yang memiliki massa jenis yang cukup ringan dan tidak mudah terkorosi. Contohnya. Sifat-Sifat Unsur C. proses pembuatan. Contoh lainnya adalah pemanfaatan nitrogen sebagai bahan pembuatan pupuk. kegunaan dan bahayanya. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur utama dan unsur transisi (titik didih. warna. Kelimpahan Unsur di Alam B. serta terdapatnya di alam dengan cara mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama dan transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. titik leleh. dampak. kereaktifan. dan cara menentukan kadar unsur-unsur tersebut? Temukanlah jawabannya dengan menelusuri isi bab ini. Anda tentu sering mendengar istilah unsur logam dan unsur nonlogam. serta menjelaskan manfaat. Anda akan diajak untuk dapat memahami karakteristik unsur-unsur penting. kelimpahan di alam. kekerasan. Kegunaan dan Pembuatan Unsur-Unsur Kimia dan Senyawanya D. Bagaimanakah sifat. serta proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk 49 .Bab3 3 Kimia Unsur Sumber: Science Discovery. Unsur-unsur tersebut memiliki beragam kegunaan sesuai dengan sifat-sifatnya yang khas. dan sifat khusus lainnya). A. kelarutan.

magnetit. seperti logam. UN 2003 Alat dan Bahan 1. Selain aluminium. Mineral apa saja yang mengandung logam emas? 12. Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya dengan sumber daya alam. timah. Mineral apa saja yang mengandung logam timah? 6. dan kasiterit. mineral mangan adalah (D) pirolusit. Daerah mana saja yang merupakan tambang timah? 7. aluminium. 50 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . besi. Mineral apa saja yang mengandung logam perak? 14. halogen. Pirolusit (MnO2) merupakan mineral mangan. 2. tembaga. Media cetak 2. A . alkali tanah. Aluminium hanyalah salah satu contoh unsur kimia yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.. hematit. salah satunya logam-logam. nikel. baja. Mineral apa saja yang mengandung logam besi? 2. 1. Dalam tabel periodik. Di kulit bumi. Daerah mana saja yang merupakan tambang besi? 3. bauksit B.Soal Pramateri 1.. pirolusit E. Pirit dan hematit merupakan mineral besi. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Gunakan kata kunci yang berhubungan dengan logam. dan gas mulia.. Daerah mana saja yang merupakan tambang nikel? 9. A Kelimpahan Unsur di Alam 3. Daerah mana saja yang merupakan tambang emas? 13. Daerah mana saja yang merupakan tambang perak? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh. dan campuran? Tuliskan unsur-unsur dari golongan alkali.1 Daerah Penghasil Tambang Tujuan Menyelidiki daerah penghasil tambang di Indonesia Kupas Tuntas Nama mineral yang mengandung unsur mangan adalah . pirit. apakah kesamaan antara velg ban kendaraan dan badan pesawat terbang? Kedua benda tersebut terbuat dari logam aluminium. dan emas. hematit Pembahasan Bauksit dan kriolit merupakan mineral aluminium. Mineral apa saja yang mengandung logam tembaga? 10. Internet Langkah Kerja 1. bauksit. perak. emas. Mineral apa saja yang mengandung logam aluminium? 4. Mineral apa saja yang mengandung logam nikel? 8. kriolit C . unsur-unsur kimia biasanya terdapat dalam bentuk senyawa yang terkandung dalam tanah dan batuan. Apakah perbedaan antara unsur. Lengkapi tabel berikut berdasarkan informasi yang Anda peroleh. Unsur-unsur tersebut dapat dikelompokkan menjadi unsur logam dan nonlogam. bijih logam. Mineral Unsur Utama Daerah Penghasil Kata Kunci • • Kelimpahan unsur Mineral Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. siderit. senyawa. Carilah informasi mengenai daerah-daerah di Indonesia yang merupakan daerah tambang. kriolit. menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut. seperti tembaga. masih ada sekitar ratusan unsur. Tahukah Anda. pirit D. nikel. Daerah mana sajakah yang merupakan daerah tambang logam? Mari. Selidikilah 3. Unsur-unsur tersebut tersebar meruah di alam. Unsur-unsur kimia terdapat melimpah di kulit bumi dan lapisan atmosfer. Jadi. bagaimanakah sifat keelektromagnetifan unsurunsur? 2. Tabel berikut menunjukkan komposisi unsur-unsur kimia di kulit bumi. Daerah mana saja yang merupakan tambang tembaga? 11. Daerah mana saja yang merupakan tambang aluminium? 5.

dan beberapa daerah lain. Banten.Tabel 3.13 5. Mineral lainnya yang mengandung aluminium adalah ortoklas (KAlSi3O8). Sumber: Chemistry for You. Contoh senyawa besi(II).60 27. magnetit (Fe3O4). beril (Be3Al2Si6O8). Jawa Barat. Aluminium tidak bereaksi dengan air. siderit (FeCO3). Di Indonesia. Mineral aluminium yang bernilai ekonomis adalah bauksit (Al2O3. tahan korosi. Sumber: Science Encyclopedia. Aluminium memiliki massa jenis rendah (2. ion Fe2+ dalam larutan dapat teroksidasi menjadi ion Fe3+. Besi Besi merupakan logam yang paling banyak digunakan.59 2. dan korundum (Al2O3). FeCl2 (kuning). dapat diregangkan.12 0.61 Sumber: Basic Concept of Chemistry.63 2. jumlahnya sekitar 8%. 2 Al(s) + 6 HCl(aq) → 2 AlCl3(aq) + 3 H2(g) 2 Al(s) + 2 NaOH(aq) + 2 H2O(l) → 2 NaAlO2(aq) + 3 H2(g) a b c 3.2 H2O).83 2. dan pirit (FeS2). Logam besi bereaksi dengan asam klorida menghasilkan gas hidrogen. Namun. dapat ditempa. misalnya hematit (Fe2O3). Chemistry (Chang). aluminium merupakan unsur ketiga terbanyak setelah oksigen dan silikon serta merupakan unsur logam yang paling melimpah.7 H2O (hijau). Dengan adanya oksigen.14 0. Penambangan tembaga di Indonesia terdapat di Papua. Dengan kelimpahan sebesar itu. dan FeS (hitam).72 8. 2002 Gambar 3. seperti persamaan reaksi berikut. Bijih tembaga yang terpenting adalah berupa sulfida.1 Hematit merupakan mineral yang mengandung besi. Fe(s) + 2 H+(aq) → Fe2+(aq) + H2(g) Asam sulfat pekat dapat mengoksidasi logam besi menjadi Fe2+.00 3. FeSO4. besi terdapat dalam bentuk bijih besi. dan merupakan konduktor listrik yang baik. Aluminium Aluminium terdapat melimpah di dalam kulit bumi.2 Mineral-mineral aluminium: (a) bauksit.09 0. aluminium merupakan logam yang mahal karena pengolahannya yang sulit. kriolit (Na3AlF6). Daerah tambang bijih besi di Indonesia terdapat di Cilacap. serta penghantar listrik dan panas yang baik. Tembaga Tembaga merupakan logam yang kuat. dan (c) korundum. (b) beril. Sulawesi Utara. seperti FeO (hitam). Besi(III) oksida berwarna cokelat kemerahan dan besi(III) klorida berwarna hitam kecokelatan.1 Komposisi Unsur-Unsur Kimia di Kulit Bumi Unsur Persentase (%) 46. 2. 2001 Gambar 3. Aluminium bereaksi dengan asam klorida dan basa kuat. seperti kalkosit (Cu 2S) dan kalkopirit (CuFeS2). Jawa Tengah dan beberapa tempat di Jawa Timur.44 0.10 0. 1996 Oksigen Silikon Aluminium Besi Kalsium Natrium Kalium Magnesium Titanium Hidrogen Fosfor Mangan Unsur-unsur lainnya 1. Kimia Unsur 51 . Di alam. Besi memiliki bilangan oksidasi +2 dan +3. mudah ditempa. Adapun daerah pengolahan bijih besi dan industri baja terdapat di Cilegon. 2000. bauksit banyak ditemukan di pulau Bintan dan Tayan (Kalimantan Barat).7 g/cm3).

Produksi perak umumnya diperoleh sebagai hasil sampingan pada pengolahan logam lain. CuSO4. Senyawa tembaga(II) bersifat paramagnetik dan berwarna. dan antimon.Sumber: Chemisry for You. beberapa unsur logam mudah ditemui dalam bentuk produk-produk rumah tangga. Bijih timah yang terpenting adalah kasiterit (SnO2). dan perhiasan. Lampung Selatan. emas juga diperoleh dari hasil samping pemurnian tembaga dan nikel. Lebak (Jawa Barat). Sumber: Science Encyclopedia. 52 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .4 Emas ditemukan di alam dalam bentuk logamnya. 2004 Gambar 3. dan CuS (hitam). Daerah pertambangan emas di Indonesia ada di Aceh Barat. Dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai ilustrasi. Cara penambangan yang digunakan adalah dengan pertambangan terbuka dan tertutup. nikel. Bijih nikel yang utama adalah nikel sulfida. Emas dapat ditempa sedemikian tipisnya. Cu(s) + 2 H2SO4(aq) → CuSO4(aq) + SO2(g) + 2 H2O(l) Tembaga memiliki bilangan oksidasi +1 dan +2.2000 6. 4. sangat keras. Perak Perak adalah logam yang berwarna putih dan sangat mengilap terutama setelah digosok. dan memiliki titik leleh yang rendah. Gunung Bijih (Papua).3 Bijih tembaga Tembaga bereaksi dengan asam sulfat panas membentuk senyawa tembaga(II) sulfat yang berwarna biru. Sumber: Chemisry. tahan karat. Bijih perak yang berupa sulfida sering bercampur dengan sulfida dari tembaga. Daerah pertambangan perak di Indonesia terdapat di Cikotok (Banten). Matter and Its Changes. relatif lunak. Emas juga tidak bereaksi dengan asam atau basa. Ada dua jenis timah. Timah Timah adalah logam yang berwarna putih perak. Selain dari hasil pertambangan. dan tidak mudah berkarat. 7. dan Maluku Utara. Nikel Nikel adalah logam yang berwarna putih mengilap. Perak ditemukan dalam bentuk senyawa yang berupa klorida dan sulfida. Perhatikanlah gambar berikut. seperti tembaga dan timbal.5 km. 2 Cu+(aq) → Cu(s) + Cu2+(aq) Semua senyawa tembaga(I) bersifat diamagnetik dan tidak berwarna. contohnya CuO (hitam). 120. Logam emas disebut juga logam mulia karena emas tidak bereaksi dengan oksigen dan tidak terkorosi di udara.5 Mineral kasiterit yang mengandung perak. Anda mungkin telah mengetahui beberapa jenis logam dan mineral yang mengandungnya. kecuali Cu2O (merah). dan Bengkulu. bahan industri. Emas merupakan logam yang paling mudah ditempa dan paling mudah memuai. Tempat penambangan bijih timah di Indonesia berada di Bangka. arsen. 2001 Gambar 3. 5. Soroako (Sulawesi Selatan).5 H2O (biru). Dari 1 g emas dapat dibuat kawat sepanjang 2. Belitung. yaitu timah putih dan timah abu-abu. dan pulau Kampar (Riau).000 lembar yang ditumpuk memiliki tebal tidak lebih dari 1 cm. Emas Logam emas berwarna kuning dan relatif lunak. Daerah penambangan nikel ada di Koala (Maluku Utara). Tembaga dengan bilangan oksidasi +1 kurang stabil dan mengalami reaksi disproporsionasi dalam larutannya. Kalimantan Tengah. Gambar 3. dan Kalimantan Tengah.

nikel. Sifat-sifat apa saja yang merupakan sifat fisis? 2. 2. Udara mengandung 78% gas nitrogen. dan sisanya adalah gas-gas lain. sebagian lagi dalam bentuk senyawa. mari lakukan kegiatan berikut. Perbedaan Sifat Kimia dan Sifat Fisis Setiap unsur kimia memiliki berbagai sifat yang membedakannya dengan unsur yang lain. Untuk menyegarkan ingatan Anda tentang sifat-sifat unsur.6 Contoh pemanfaatan logam dalam kehidupan sehari-hari: (a) peralatan rumah tangga. dan gas nitrogen dioksida. Selidikilah 3. masing-masing tiga unsur. Materi 3. 21% gas oksigen. oksigen. perak. 2. terdapat juga unsur nonlogam. Tuliskanlah contoh unsur logam dan nonlogam. dan besi merupakan unsur logam. 2000.1 3. Sifat-sifat apa saja yang merupakan sifat kimia? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. di antaranya nitrogen. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Chemistry for You. Amati tabel periodik unsur. Selain unsur logam. Tuliskan sifat-sifat yang dimiliki unsur. karbon dioksida. Kelompokkan sifat-sifat unsur berdasarkan sifat fisis dan kimianya. Soal Penguasaan 1. Apakah nama mineral yang mengandung unsur aluminium? Di manakah Anda dapat menemukan gas nitrogen? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Di Kelas X. 1. gas argon. 3. 2001 Emas. dan sulfur. Gambar 3. seperti oksigen dan nitrogen kebanyakan terdapat di alam dalam bentuk gas. (b) bahan baku industri. (c) perhiasan. seperti gas hidrogen. Kimia Unsur 53 . dalam bentuk apakah unsur-unsur nonlogam terdapat di alam? Unsur-unsur nonlogam. gas helium. 4. lalu identifikasi informasi yang terdapat dalam tabel periodik.a b c Sumber: Science Discovery. Anda telah mempelajari sifat fisis dan sifat kimia unsur. karbon. Contoh unsur nonlogam. Tahukah Anda. Apakah nama mineral yang mengandung unsur besi? B Sifat-Sifat Unsur 1.2 Sifat Kimia dan Sifat Fisis Unsur Kimia Tujuan Menyelidiki perbedaaan sifat kimia dan sifat fisis unsur kimia Alat dan Bahan Tabel periodik Langkah Kerja 1.

yaitu sifat fisis dan sifat kimia. Sifat fisis menjelaskan bentuk fisik unsur tersebut. cair. Sifat suatu unsur bermanfaat untuk menjelaskan. 2. kalor penguapan. jumlah panas yang dihasilkan dari suatu reaksi dengan unsur lain. menyelidiki hal tersebut dengan melakukan kegiatan berikut. antara lain nomor atom. Menurut Anda. kelenturan. kerapuhan. Beberapa sifat unsur. Sifat-sifat fisis unsur yang diinformasikan dalam tabel periodik adalah wujud pada suhu kamar. struktur elektron. dan tingkat oksidasi. dan massa jenis. dan suhu ketika terjadi reaksi. dan senyawa yang dihasilkan dari reaksi tersebut. struktur elektron. Golongan IIA Unsur Be Mg Ca Sr Ba Ra F Cl Br I At Titik Didih (°C) Titik Leleh (°C) Wujud VIIA 54 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Menjelaskan suatu unsur berdasarkan sifatnya mirip dengan cara Anda ketika menjelaskan seseorang. titik leleh. Dari data nomor atom. dan titik didih.Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Sifat kimia unsur dapat diprediksi dari data pada tabel periodik. misalnya warna. massa atom. mengidentifikasi. seperti titik didih dan titik leleh. dan gas. kekerasan. konduktivitas listrik. memisahkan. dengan unsur apa dapat bereaksi. sifat magnet. dan mengelompokkan. Adapun sifat kimia suatu zat meliputi bagaimana suatu unsur dapat bereaksi dengan unsur lainnya. dan tingkat oksidasi suatu unsur dapat diketahui bagaimana suatu unsur bereaksi. Ada dua jenis sifat unsur. titik leleh. massa atom. titik didih. adakah hubungan antara wujud suatu unsur dengan titik didih dan titik leleh yang dimiliki unsur tersebut? Mari.3 Sifat Fisis Unsur-Unsur Kimia Tujuan Menyelidiki pengaruh sifat fisis unsur-unsur kimia Alat dan Bahan Tabel periodik Langkah Kerja Gunakanlah informasi dalam Tabel Periodik untuk melengkapi tabel berikut. Unsur-unsur kimia pada suhu kamar dapat berwujud padat. massa jenis. kecepatan reaksi jika bereaksi dengan unsur lain. Sifat Fisis Beberapa Unsur Dengan melihat tabel periodik. dimuat dalam tabel periodik unsur. Kata Kunci • • Sifat fisis Sifat kimia Selidikilah 3. Anda dapat mengetahui wujud suatu unsur pada suhu kamar. baik fisis maupun kimia. Anda juga dapat mengetahui sifat fisis lainnya. nomor atom.

Jika titik didih dan titik leleh suatu unsur lebih tinggi daripada suhu kamar (25 °C) maka unsur tersebut berwujud padat. Jika titik didih dan titik leleh suatu unsur lebih rendah daripada suhu kamar (25 °C) maka unsur tersebut berwujud gas. Unsur-unsur apa sajakah yang berwujud cair? 4. Stronsium (Sr) Barium (Ba) Kalsium (Ca) Radium (Ra) Berilum (Be) Magnesium (Mg) Gambar 3. Bagaimana titik didih dan titik leleh unsur-unsur yang berwujud padat dibandingkan dengan suhu kamar? 3.8 (a) Gas argon digunakan sebagai pengisi lampu bohlam. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Wujud suatu unsur berkaitan dengan titik didih dan titik leleh yang dimiliki unsur tersebut. 2001 Dapatkah Anda sebutkan kegunaan unsur gas mulia yang lainnya? Unsur-unsur golongan VIIA ada yang berwujud padat.7 Unsur-unsur golongan IIA Gambar 3. Unsur-unsur apa saja yang berwujud padat? 2. Unsur-unsur golongan VIIA yang berwujud padat memiliki titik didih dan titik leleh di atas 25 °C. Itulah sebabnya. 1. sedangkan unsur berwujud gas memiliki titik didih dan titik leleh di bawah 25 °C. dan gas. Bagaimana titik didih dan titik leleh unsur-unsur yang berwujud gas dibandingkan dengan suhu kamar? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. semua unsur golongan VIIIA berwujud gas karena titik didih dan titik leleh unsurunsur golongan VIIIA di bawah 25 °C. (b) Gas kripton digunakan dalam laser untuk operasi retina mata. Hal inilah yang menyebabkan unsur bromin berwujud cair. cair. Unsur-unsur apa sajakah yang berwujud gas? 6. Itulah sebabnya semua unsur golongan IIA berwujud padat karena titik didih dan titik leleh unsur-unsur golongan IIA di atas 25 °C.VIIIA He Ne Ar Kr Xe Rn Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Kimia Unsur 55 . tetapi titik lelehnya di bawah 25 °C. Bagaimana dengan bromin? Unsur ini memiliki titik didih di atas 25 °C. a b Sumber: Chemistry for You. Bagaimana titik didih dan titik leleh unsur-unsur yang berwujud cair dibandingkan dengan suhu kamar? 5.

sedangkan iodin berwujud padat. Amati warna larutan KI. Lapisan terbagi dua dan tidak bercampur karena larutan KI3 dan CCl4 memiliki kepolaran dan massa jenis yang berbeda. daya pereduksi.3. Perhatikanlah tabel berikut. Sifatsifat kimia tersebut. Mengapa? Hal ini dapat dijelaskan oleh persamaan reaksi berikut. 3. Warna cokelat ini merupakan warna larutan KI3. di antaranya daya pengoksidasi. Bagaimana warna larutan setelah penambahan Cl2? Mengapa warna larutan setelah penambahan Cl2 berubah? Bagaimana warna larutan setelah penambahan CCl4 dan pengocokan? Mengapa warna larutan setelah penambahan CCl4 dan pengocokan berubah? Manakah potensial reduksi yang paling besar antara Cl2 dan I2? Apakah hubungan antara potensial reduksi dengan daya pengoksidasi dan daya pereduksi? You Must Remember Oxidizing agent of halogen: F2 > Cl2 > Br2 > I2 Reducting agent of halogen: I2 > Br2 > Cl2 > F2 Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. bromin berwujud cair. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. 1. Larutan CCl4 Tabung reaksi Anda Harus Ingat Daya pengoksidasi halogen: F2 > Cl2 > Br2 > I2 Daya pereduksi halogen: I2 > Br2 > Cl2 > F2 1. Larutan yang kepolarannya berbeda tidak akan bercampur. Penambahan larutan Cl2 menyebabkan warna larutan berubah menjadi cokelat. Larutan KI yang berwarna bening mengandung ion I–. 4. Cl2(g) + 2 I–(aq) → Cl–(aq) + I2(s) Dari persamaan reaksi tersebut dapat diketahui bahwa Cl2 mengoksidasi I– menjadi I2 yang ditandai dengan perubahan warna dari bening ke ungu. 5. Tuangkan 5 mL larutan KI ke dalam tabung reaksi. Lapisan bawah memiliki warna ungu. 4. Setelah ditambahkan CCl4 dan dikocok. Massa jenis CCl4 lebih besar sehingga berada di lapisan bawah. Tambahkan CCl4 ke dalam tabung reaksi. Selidikilah 3. 2.9 Fluorin berwujud gas. dan warna nyala.2000 Gambar 3. Tambahkan Cl 2 ke dalam tabung reaksi. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Cl2 Langkah Kerja 3. yaitu lapisan atas (I2 dalam KI3) dan lapisan bawah (I2 dalam CCl4). 56 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2. Amati warna larutan setelah penambahan Cl2. akan dihasilkan dua lapisan. unsur-unsur juga memiliki sifat kimia. Amati warna larutan pada lapisan bawah.4 Daya Pengoksidasi dan Daya Pereduksi Unsur-Unsur Golongan Halogen Tujuan Menyelidiki daya pengoksidasi dan daya pereduksi unsur-unsur golongan halogen Alat dan Bahan 1. Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Fullick). 6. 5 mL larutan KI 2. Mengapa Cl2 dapat mengoksidasi I–? Hal ini berkaitan dengan harga potensial reduksi unsur-unsur golongan halogen. Bagaimanakah daya pengoksidasi dan daya pereduksi unsurunsur golongan halogen? Bagaimanakah warna nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah? Ingin mengetahui jawabannya? Temukanlah jawabannya dengan melakukan kegiatan berikut. lalu kocok. Sifat Kimia Beberapa Unsur Selain memiliki sifat fisis. 3.

Kaca kobalt 7. Pembakar bunsen 6. Kawat nikrom 4. cara penggunaan. larutan KCl dan gas Br2 D. Sifat kimia unsur yang lainnya adalah warna nyala.87 +1. larutan KCl dan gas F2 Pembahasan Gas Br2 tidak mampu mengoksidasi larutan KCl. Setelah itu. unsur I memiliki daya pereduksi yang paling besar diikuti Br.. Ca E. 3. Unsur F dapat mengoksidasi unsur-unsur halogen lainnya. Warna nyala setiap unsur dapat diuji dengan cara mencelupkan ujung kawat nikrom ke dalam larutan HCl pekat. sifat daya pereduksinya semakin besar.. reaksi yang tidak dapat berlangsung adalah (C) larutan KCl dengan gas Br2. celupkan ujung kawat nikrom ke dalam larutan HCl pekat. KCl 9. Gunakan kaca kobalt untuk mengamati warna nyala kalium. 1. Kemudian.36 +1.. HCl pekat 8. sedangkan unsur I tidak dapat mengoksidasi unsur lainnya. SrCl2 2.. Bagaimana warna nyala setiap unsur? 2. semakin ke bawah.06 +0. semakin besar nomor atom (dari atas ke bawah). bakar menggunakan pembakar bunsen berkali-kali hingga bersih. Mg B. A .Tabel 3.54 9 17 35 53 Sumber: Chemistry (McMurry). unsur alkali tanah yang sifatnya mirip dengan aluminium adalah (B) Be. A. Spatula 5. Cl.5 Warna Nyala Unsur-Unsur Golongan Alkali dan Alkali Tanah Tujuan Menyelidiki warna nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah Alat dan Bahan 1. Semakin kecil nilai potensial reduksinya. Berarti. harga potensial reduksi semakin kecil. larutan KBr dan gas Cl2 E. 2. Anda dapat meramalkan unsur-unsur mana saja dalam golongan halogen yang dapat mengoksidasi unsur lainnya. Unsur yang potensial reduksinya lebih besar dapat mengoksidasi unsur yang potensial reduksinya lebih kecil. 2001 Berdasarkan data pada tabel. sedangkan unsur Cl dapat mengoksidasi unsur-unsur halogen lainnya. NaCl Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. Siapkan kawat nikrom yang bersih. larutan KI dan gas Br2 B. Lakukanlah kegiatan berikut untuk mengetahui warna nyala beberapa unsur golongan alkali dan alkali tanah. Jadi. kecuali F.. unsur Br hanya dapat mengoksidasi I. Sr Pembahasan Aluminium adalah logam yang bersifat amfoter. sifat pengoksidasi semakin berkurang. larutan KI dan gas Cl2 C .2 Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur Golongan Halogen Reaksi Potensial Reduksi (E°) Nomor Atom Kupas Tuntas F2(g) + 2 e– Cl2(g) + 2 e– Br2(g) + 2 e– I2(g) + 2 e– → → → → 2 F–(aq) 2 Cl–(aq) 2 Br–(aq) 2 I–(aq) +2. dan penanganannya. CaCl2 10. Mengapa nyala setiap unsur berbeda-beda? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. UMPTN 1992 Unsur yang Diamati Na K Ca Sr Ba Warna Nyala Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Tuliskan hasil pengamatan Anda pada tabel berikut. Cl2 dapat mengoksidasi I– karena potensial reduksi Cl lebih besar daripada I. Lawan dari pengoksidasi adalah pereduksi. dan F. Langkah Kerja 1. UMPTN 2000 Selidikilah 3. BaCl2 3. Garam NaCl KCl CaCl2 SrCl2 BaCl2 Kupas Tuntas Di antara unsur-unsur alkali tanah yang sifatnya mirip dengan aluminium adalah . Kimia Unsur 57 . Reaksi berikut dapat berlangsung kecuali reaksi antara . Be C . Dari penjelasan ini. Sama seperti logam Be dapat membentuk asam H2BeO2 dan membentuk basa Be(OH)2. lalu celupkan ke dalam setiap garam klorida dan bakar menggunakan pembakar bunsen. meliputi sifat kimia senyawa. Ra D. yaitu dapat membentuk asam (HAIO2) dan membentuk basa Al(OH)3.. dapat disimpulkan bahwa dalam satu golongan. Untuk memastikan bahwa kawat nikrom telah bersih. Jadi. Jadi.

Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah dapat dibedakan dari warna nyala yang dihasilkannya. Bagaimanakah warna nyala unsur-unsur tersebut? Perhatikanlah gambar berikut.
Unsur Na memiliki warna nyala kuning Unsur Ca memiliki warna nyala merah jingga

Gambar 3.10
Warna nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah

Unsur Ba memiliki warna nyala hijau

Unsur K memiliki warna nyala ungu

Unsur Sr memiliki warna nyala merah bata
Sumber: Jendela IPTEK: Kimia, 1993

Unsur-unsur tersebut memiliki warna nyala yang berbeda-beda karena sifat dari atomnya. Jika diberikan energi, kedudukan elektron dalam atom akan mengalami perubahan, yaitu berpindah ke kulit yang lebih tinggi (eksitasi). Setelah itu, elektron akan kembali ke keadaan dasar (stabil) sambil melepaskan energi radiasi elektromagnetik. Pada saat unsur-unsur alkali dan alkali tanah dipanaskan (diberi energi), elektron dalam atom alkali dan alkali tanah akan mengalami eksitasi, dan pada saat kembali ke keadaan stabil, setiap elektron akan melepaskan energi radiasi elektromagnetik berupa pancaran nyala cahaya. Nyala setiap atom berbeda-beda dan sangat khas.
Kehilangan energi

Gambar 3.11
Diagram tingkat energi pada atom yang mengalami eksitasi Energi

Keadaan tereksitasi

Emisi berupa pancaran nyala cahaya

Anda Harus Ingat
Logam alkali dan alkali tanah dapat dibedakan dari warna nyala yang dihasilkannya ketika dibakar. Natrium berwarna kuning, kalium berwarna ungu, kalsium berwarna merah jingga, stronsium berwarna merah bata, dan barium berwarna hijau.

Emisi berupa pancaran nyala cahaya Keadaan dasar (stabil) Absorpsi energi

4. Keperiodikan Sifat Unsur Seperiode
Unsur-unsur kimia dalam tabel dapat juga dikelompokkan berdasarkan periode. Bagaimanakah sifat unsur-unsur yang terletak dalam satu periode? Lakukanlah kegiatan berikut untuk mengetahui keteraturan sifat-sifat unsur periode ketiga.

You Must Remember
Alkali metal and earth alkali metal can be distinguished by its colour when it is burned. Sodium is yellow, potassium is purple, calcium is red-orange, stroncium is red-brown, and barium is green.

Selidikilah 3.6
Sifat Asam dan Basa Larutan Senyawa Unsur-Unsur Periode Ketiga Tujuan Menyelidiki sifat asam dan basa larutan senyawa unsur-unsur periode ketiga Alat dan Bahan 1. 2. Penjepit logam Cawan porselen 3. Pembakar bunsen 4. Pipet tetes

58

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

5. Labu erlenmeyer 11. Lakmus merah 6. Gabus labu berlubang 12. Lakmus biru 7. Sendok bakar 13. Larutan Al2(SO4)3 0,1 M 8. Rak dan tabung reaksi 14. Larutan amoniak 1 M 9. Logam magnesium 15. Larutan H2SO4 1 M 10. Serbuk belerang 16. Larutan NaOH 1 M Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan, meliputi sifat kimia senyawa, cara penggunaan, dan penanganannya. Langkah Kerja 1. Ampelas sekitar 4 cm logam magnesium. Jepit salah satu ujungnya dengan penjepit logam. Bakar ujung lainnya dengan pembakar bunsen. Amati warna abu hasil pembakaran. 2. Kumpulkan abu hasil pembakaran ke dalam cawan porselen, lalu teteskan 5 tetes air ke dalam cawan. 3. Celupkan lakmus merah dan lakmus biru ke dalam larutan. Amati perubahan warna lakmus. 4. Masukkan sedikit belerang ke dalam sendok bakar yang telah dipasang gabus penyumbat tabung. Bakarlah dengan menggunakan pembakar bunsen di lemari asam. 5. Celupkan sendok bakar ke dalam labu erlenmeyer yang berisi air dan kertas lakmus merah dan biru. Amati perubahan warna lakmus. 6. Tuangkan 2 mL larutan Al2(SO4)3 0,1 M ke dalam tabung reaksi. Teteskan larutan amoniak hingga terbentuk endapan. 7. Bagi endapan menjadi dua bagian. Masukkan setiap bagian ke dalam tabung reaksi. Teteskan larutan NaOH ke dalam tabung reaksi 1 dan larutan H2SO4 ke dalam tabung reaksi 2. Amati reaksi yang terjadi. 8. Tuliskan hasil pengamatan Anda pada tabel berikut.
Zat Perubahan warna Lakmus merah Lakmus biru Sifat

Kupas

Tuntas

Unsur periode ketiga yang terdapat bebas di alam .... A . Si dan Cl B. Cl dan Ar C . P dan S D. S dan Cl E. Ar dan S Pembahasan Argon terdapat di udara sebagai gas mulia (bebas) dan sulfur dijumpai di kawah gunung sebagai unsur bebas. Jadi, unsur periode ketiga yang terdapat bebas di alam adalah (E) Ar dan S.
UMPTN 1999

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. 2. 3. 4. Senyawa apakah yang terbentuk dari hasil reaksi belerang dan air? Senyawa apakah yang terbentuk dari hasil reaksi magnesium dan air? Senyawa apakah yang terbentuk dari hasil reaksi Al2(SO4)3 dan amoniak? Bagaimanakah sifat senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi Al2(SO4)3 dan amoniak? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.

Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Unsur-unsur dalam periode ketiga terdiri atas unsur logam dan nonlogam. Jika direaksikan dengan air, unsur-unsur tersebut dapat membentuk senyawa asam atau basa. Unsur-unsur logam cenderung membentuk senyawa basa, sedangkan senyawa nonlogam cenderung membentuk senyawa asam. Sifat asam atau basa senyawa-senyawa tersebut dapat diamati dengan menggunakan kertas lakmus. Pembakaran logam Mg akan menghasilkan senyawa oksida MgO. Jika direaksikan dengan air, MgO ini dapat membentuk senyawa basa Mg(OH)2. Mg(s) + O2(g) → MgO(s) MgO(s) + H2O(l) → Mg(OH)2(aq) Hasil pengujian dengan kertas lakmus menunjukkan bahwa Mg(OH)2 bersifat basa karena kertas lakmus merah berubah menjadi biru, sedangkan kertas lakmus biru tidak berubah warna.

Sumber: Chemistry (Chang), 2002

Gambar 3.12
Magnesium terbakar di udara membentuk magnesium oksida dan magnesium nitrida memancarkan warna nyala yang terang.

Kimia Unsur

59

Pembakaran unsur belerang akan menghasilkan senyawa oksida gas SO2. Jika direaksikan dengan air, SO2 ini dapat membentuk senyawa asam H2SO3. Bagaimanakah sifat senyawa ini? Kertas lakmus merah yang berada dalam labu erlenmeyer tidak berubah, sedangkan kertas lakmus biru justru berubah menjadi merah. Hal ini menunjukkan bahwa H2SO3 bersifat asam. S(s) + O2(g) → SO2(g) SO2(g) + H2O(l) → H2SO3(aq) Reaksi antara Al2(SO4)3 dan amoniak (NH4OH) akan menghasilkan endapan Al(OH)3 dan larutan (NH4)2SO4 dengan reaksi sebagai berikut.
Sumber: Chemistry (Chang), 2002

Gambar 3.13
Sulfur terbakar di udara membentuk sulfur dioksida menghasilkan warna biru.

Al2(SO4)3(s) + NH4OH(aq) → Al(OH)3(s) + (NH4)2SO4(l) Tahukah Anda, bagaimana sifat dari endapan Al(OH)3? Sifat ini dapat diamati dengan mereaksikan endapan Al(OH)3 dengan senyawa asam atau basa. Al(OH)3(aq) + H2SO4(aq) → Al2(SO4)3(aq) + H2O(l) Al(OH)3(aq) + NH4OH(aq) → Al(OH)4–(aq) + NH4+(aq) Al(OH)4–(aq) → AlO2–(aq) + 2 H2O(l) Al(OH)3 dapat bereaksi dengan asam dan basa sehingga Al(OH)3 disebut senyawa amfoter. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa: Dari kiri ke kanan dalam sistem periodik unsur (semakin besar nomor atom), sifat logam semakin lemah, sifat nonlogam semakin kuat, sifat asam semakin kuat, dan sifat basa semakin lemah.

5. Kesadahan

Kata Kunci
Air sadah

Air sadah (hard water) adalah air yang mengandung ion kalsium dan ion magnesium. Ada dua jenis kesadahan, yaitu kesadahan sementara dan kesadahan tetap. Kesadahan sementara adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam bikarbonat dari magnesium dan kalsium, sedangkan kesadahan tetap adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam sulfat, klorida, dan nitrat dari magnesium dan kalsium. Air sadah merugikan karena menyebabkan sabun tidak berbusa, bersifat mempercepat korosi, dan membentuk kerak pada peralatan logam. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan? Untuk mengetahuinya, lakukanlah kegiatan berikut.

Selidikilah 3.7
Menghilangkan Kesadahan Tujuan Menyelidiki kesadahan air dan proses penghilangannya Alat dan Bahan 1. Gelas kimia 1 L 4. Gelas ukur 2. Pembakar spiritus 5. Neraca 3. Batang pengaduk 6. Air bebas mineral 7. Kalsium bikarbonat 8. Kalsium klorida 9. Larutan natrium karbonat 1 M

Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan, meliputi sifat kimia senyawa, cara penggunaan, dan penanganannya. Langkah Kerja 1. Masukkan 5 gram serbuk kalsium bikarbonat ke dalam gelas kimia berisi 1 L air bebas mineral. Kemudian, aduk hingga semua larut. 2. Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan air yang diperoleh pada langkah 1. Amati busa yang dihasilkan. 3. Panaskan air tersebut sebanyak 500 mL hingga mendidih selama 1 jam.

60

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

4. Dinginkan, kemudian pisahkan endapannya. 5. Selanjutnya, cuci tangan Anda menggunakan sabun dan larutan yang telah dipisahkan dari endapannya. Amati busa yang dihasilkan. 6. Masukkan 5 gram serbuk kalsium klorida ke dalam gelas kimia berisi air bebas mineral 1 L. Kemudian, aduk hingga semua larut. Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan air yang diperoleh. Amati busa yang dihasilkan. 7. Tuangkan 50 mL natrium karbonat 1 M ke dalam 500 mL air sadah tetap. Aduk, lalu biarkan hingga endapan terpisah. Pisahkan endapan dan larutan. Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan larutan yang telah dipisahkan dari endapannya. Amati busa yang dihasilkan. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Apakah perbedaan antara kesadahan sementara dan kesadahan tetap? 2. Apakah tanda bahwa air mengandung air sadah? 3. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan sementara? 4. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan tetap? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh.

Anda Harus Ingat
Kesadahan sementara adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam bikarbonat dari magnesium dan kalsium, sedangkan kesadahan tetap adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam sulfat, klorida, dan nitrat dari magnesium dan kalsium.

Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Anda pasti telah mengetahui perbedaan antara kesadahan sementara dan kesadahan tetap. Perbedaannya terletak pada kandungan anionnya. Kesadahan sementara mengandung ion bikarbonat, sedangkan kesadahan tetap mengandung ion sulfat, klorida, dan nitrat. Kesadahan air dapat diamati dari busa sabun yang dihasilkan. Air yang bersadah busanya sedikit atau bahkan tidak menghasilkan busa. Kesadahan sementara dapat dihilangkan dengan cara pemanasan. Pemanasan air sadah sementara mengakibatkan garam bikarbonat akan terdekomposisi menjadi garam karbonat, gas karbon dioksida, dan air. Ca(HCO3)2(aq) → CaCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Mg(HCO3)2(aq) → MgCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Bagaimana dengan kesadahan tetap? Air yang mengandung kesadahan tetap dapat dihilangkan dengan beberapa cara, di antaranya pengendapan, kondensasi, dan penukar ion. Penghilangan kesadahan tetap dengan cara pengendapan merupakan cara yang banyak digunakan karena murah, mudah, dan praktis. Cara ini menghilangkan garam kalsium klorida atau magnesium klorida dengan cara membentuk endapan garam karbonat. CaCl2(aq) + Na2CO3(aq) → CaCO3(s) + 2 NaCl(aq) MgCl2(aq) + Na2CO3(aq) → MgCO3(s) + 2 NaCl(aq) Cara lain menghilangkan kesadahan tetap adalah cara kondensasi dan resin penukar ion. Pada cara kondensasi, air sadah dididihkan, lalu uapnya diembunkan. Uap yang dihasilkan telah bebas air sadah. Adapun dengan cara resin penukar ion, ion-ion yang terkandung dalam air sadah dihilangkan dengan cara pengikatan ion-ion penyebab kesadahan oleh resin penukar ion. Ada dua jenis resin penukar ion, yaitu resin penukar ion positif (kation) dan resin penukar ion negatif (anion). Pada bidang industri, air sadah sangat merugikan. Ketika air yang mengandung ion Ca2+ dan HCO3– dipanaskan akan terbentuk endapan CaCO3. Ca2+(aq) + 2 HCO3–(aq) → CaCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Pembentukan CaCO3 akan menyebabkan terbentuknya lapisan pada dinding bagian dalam pipa boiler yang dikenal dengan nama boiler scale. Lapisan yang terbentuk pada dinding bagian dalam pipa boiler tersebut menyebabkan transfer panas terhambat sehingga dapat mengurangi efisiensi dan daya tahan boiler. Menurut Anda, adakah keuntungan dari air sadah ini? Bagaimana sikap Anda jika air di rumah Anda merupakan air sadah?

You Must Remember
Temporary hardness is caused by bicarbonate salt from magnesium and pottasium, while permanent hardness is caused by sulfate salt, cloride salt, and nitrate salt from magnesium and potassium.

Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes, 2004

Gambar 3.14
Pembentukan lapisan CaCO3 pada dinding bagian dalam pipa boiler.

Kimia Unsur

61

dan fosfor. CO(NH2)2. 5. unsur oksigen terdapat dalam bentuk gas oksigen. 2002 Adapun pembuatan gas oksigen pada skala industri dilakukan dengan cara distilasi bertingkat. di antaranya oksigen. antariksawan. nitrogen. karbon. mengandung 21 % nitrogen 62 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . (NH4)2SO4. Campuran gas oksigen dan nitrogen cair digunakan sebagai bahan bakar roket untuk mendorong pesawat ruang angkasa. oksigen digunakan sebagai zat pengoksidasi dan bahan baku pembuatan berbagai senyawa. b. 2. Gas oksigen digunakan oleh penyelam. Jelaskanlah sifat fisis unsur-unsur golongan alkali tanah. Pupuk urea. Pupuk ZA (zwafel amonium). mengandung 46 % nitrogen 2. misalnya: 1.15 Pembuatan gas oksigen di laboratorium Botol berisi air disiapkan untuk ditempatkan pada rangkaian alat Botol berisi gas oksigen Sumber: Chemistry (Chang). Nonlogam Unsur-unsur yang termasuk nonlogam.Soal Penguasaan 1. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan sementara? Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan tetap? Apakah dampak negatif air sadah pada bidang industri? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Pembuatan gas oksigen di laboratorium dilakukan dengan cara memanaskan KClO3 dengan menggunakan katalis MnO2. Bagaimanakah cara membedakan unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah? C Kegunaan dan Pembuatan Unsur-Unsur Kimia dan Senyawanya 1. 6. Tahukah Anda kegunaan dari unsur-unsur tersebut? Bagaimanakah cara mendapatkannya? Kata Kunci • • Kegunaan unsur kimia Pembuatan senyawa a. Materi 3. Jelaskanlah sifat asam-basa unsur-unsur periode ketiga. dan penderita penyakit tertentu untuk pernapasan.2 4. 2 KClO3(s) → 2 KCl(s) + 3 O2(g) KClO3 dan MnO2 Botol terisi oleh gas oksigen Gambar 3. Nitrogen Unsur nitrogen biasa digunakan sebagai pupuk. Pada bidang industri. Oksigen Di alam. 3. Gas oksigen diperlukan dalam pembakaran dan proses metabolisme tubuh.

dan sebagai ampelas benda yang sangat keras. N2(g) + 3 H2(g) R 2 NH3(g) Δ H = –92. Intan dapat digunakan sebagai perhiasan. udara dialirkan ke menara kecil. Nitrogen dan hidrogen yang tidak bereaksi dikembalikan. Menara-menara pendingin ini memiliki ukuran yang berbeda-beda. Amonia dicairkan. seperti baja tahan karat. yaitu unsur karbon. tetapi memiliki sifat yang berbeda.16 Proses pembuatan amonia melalui proses Haber-Bosch Pembuatan amonia di laboratorium dilakukan dengan cara mereaksikan amonium klorida dengan natrium hidroksida. Pupuk kalium nitrat atau KNO3 Pembuatan gas nitrogen di laboratorium dilakukan dengan cara menguraikan amonium nitrit melalui pemanasan. Amonia digunakan sebagai bahan pengawet dalam makanan kemasan untuk memperpanjang masa penggunaan dan sebagai bahan pendingin. NH4NO2(s) → 2 H2O(g) + N2(g) Pada skala industri. dan arang untuk membakar sate? Ketiga benda tersebut tersusun atas unsur yang sama. Udara yang belum mencair disirkulasikan lagi dengan cara dialirkan kembali ke dalam kompresor. Pupuk amonium nitrat atau NH4NO3 5. Intan memiliki kegunaan seperti itu karena sifat-sifatnya. Kesetimbangan campuran amonia (sekitar 50% terbentuk di sini).3. Meskipun arang. Campuran gas nitrogenoksigen diberi tekanan sampai 250 atm dan dipanaskan sampai 450 °C.17 Arang. Intan merupakan zat Sumber: Chemistry (Chang). gas nitrogen diperoleh dengan cara distilasi bertingkat udara cair. Pupuk amonia atau NH3 4. air dan karbon dioksida sudah mencair dan dapat dipisahkan dengan cara mengalirkan melalui beberapa menara pendingin. Amonia diperoleh melalui proses Haber-Bosch. NH4Cl(aq) + NaOH(aq) → NaCl(aq) + H2O(l) + NH3(g) c. kemudian dialirkan ke menara yang lebih besar sehingga udara turun dan sebagian udara akan mencair. Mula-mula. kemudian dilakukan pendinginan. Selain digunakan sebagai pupuk. Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Pullick). alat pemotong kaca. dan intan tersusun atas unsur yang sama. Bentuk-bentuk yang berbeda dari unsur yang sama disebut alotrop. mata bor. Tahukah Anda perbedaan di antara ketiganya? Kimia Unsur 63 . intan. udara disaring untuk membersihkan dari debu. Karbon Pernahkah Anda melihat pensil. 2002 Gambar 3. dan intan. Setelah itu. grafit. Mula-mula. udara bersih dimampatkan sehingga suhu meningkat. kemudian dipisahkan. pensil. Pada tahap ini. nitrogen juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan amonia pada skala industri. 2000 Gambar 3. Reaktor yang terdiri atas katalis besi.4 kJ/mol Aliran gas yang mengandung hidrogen dan nitrogen Ruang pendingin Campuran gas yang dihasilkan dari reaktor didinginkan.

licin. dan 2B. dapat menghantarkan listrik. seperti H2S dan SO2. asam fosfat digunakan sebagai bahan detergen. Selain itu. pasir. ada juga intan buatan yang dibuat dari grafit melalui pemanasan pada suhu 3. mineral besi dan sulfur Sumber: Science Encyclopedia. dan beberapa jenis peledak. Asam fosfat banyak digunakan untuk membuat pupuk super fosfat. seperti gips (CaSO4. HB. mana yang memberikan warna lebih gelap pada kertas dan pensil mana yang harus lebih sering diserut? Mengapa? Diskusikanlah bersama teman Anda. Grafit digunakan sebagai anode dalam batu baterai dan berbagai proses industri yang menggunakan elektrolisis. Sulfur juga terdapat di alam berupa gas. e. Fosfor putih dibuat dengan cara memanaskan batuan fosfat. di balik kegunaannya. d. fungisida.000 atm.Berikut persamaan reaksi pada proses kontak. Grafit memiliki kegunaan seperti yang telah dituliskan karena sifatnya. Sebagian besar fosfor putih digunakan untuk membuat asam fosfat. Fosfor Ada dua jenis unsur fosfor. Arang memiliki sifat mengadsorpsi (menjerap) sehingga dapat digunakan untuk mengadsorpsi zat warna dan bahan polutan lain dalam pengolahan air serta mengadsorpsi zat warna yang terdapat dalam air tebu pada pengolahan gula. dan kokas.300 °C dan tekanan 125. Fosfor merah digunakan untuk membuat korek api jenis safety matches. Adapun fosfor merah dibuat dengan cara memanaskan fosfor putih pada suhu 240 °C. insektisida. 1997 Gambar 3. Arang dapat digunakan sebagai obat sakit perut. Senyawa natrium trifosfat dan Ca(H2PO 4)2 digunakan dalam detergen dengan tujuan untuk mengikat ion-ion kalsium/magnesium dari air sadah. dan tahan panas. Selain intan alami. yaitu korek api biasa. Menurut Anda. Unsur fosfor juga dapat digunakan untuk membuat senyawa fosfat. Sulfur (Belerang) Sulfur terdapat di alam berupa mineral. Penggunaan sulfur paling banyak adalah pada pembuatan asam sulfat. mudah dihancurkan menjadi serbuk. seperti 2H. Tahukah Anda. 2000 VO 2 SO2(g) + O2(g) k¶¶ ¶¶¶ l 2 SO3(g) ¶ 2 5 SO3(g) + H2SO4(l) → H2S2O7(l) H2S2O7(l) +H2O(l) → 2 H2SO4(l) Gambar 3. Jika tumbuhan ini mati. reaksi pembusukannya akan menghabiskan oksigen terlarut sehingga mengganggu kehidupan hewan air. Grafit dapat pula digunakan sebagai bahan baku pembuatan pensil.18 Fosfor merah digunakan untuk korek api. dan makanan hewan. Penggunaan lain dari grafit adalah sebagai bahan pelumas dan komponen dalam pembuatan paduan material (komposit).2H2O) dan pirit (FeS2). yaitu berwarna hitam. Asam sulfat diperoleh melalui proses kontak dengan menggunakan katalis vanadium(V) oksida. padat yang bening berkilauan dan merupakan zat yang sangat keras. 2002 Pensil yang biasa digunakan memiliki perbedaan. Namun. Penggunaan senyawa fosfat akan menyuburkan pertumbuhan eceng gondok dan ganggang. buram. yaitu fosfor putih dan fosfor merah. bahan pembersih lantai. S(s) + O2(g) → SO2(g) Sulfur murni Δ H = –297 kJ/mol Δ H = –191 kJ/mol Pirit. H. senyawa fosfat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Sulfur digunakan antara lain dalam pembuatan pupuk. misalnya asam fosfat dan natrium trifosfat. bagaimana cara memperoleh arang? Sumber: Chemistry The Molecular Science. insektisida.19 Sulfur dan mineralnya (pirit) 64 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .Tantangan Kimia Sumber: Chemistry for You.

sendok. 2000 Gambar 3. leburan sulfur bertemu dengan udara kering S(s) + O2(g) → SO2(g) Δ H = –297 kJ mol–1 Sulfur dioksida dioksidasi menjadi sulfur trioksida dengan adanya katalis vanadium(V) oksida. yaitu alfa-alumina dan gama-alumina. Ada juga baja yang digunakan untuk membuat gunting.Padatan sulfur Padatan sulfur dilebur. sedangkan alfa-alumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 pada suhu di atas 1. Baja yang dihasilkan sering digunakan untuk membuat mainan anak. industri kendaraan. pasta gigi. Kegunaan Logam Besi adalah logam yang paling banyak kegunaannya. sedangkan topaz berwarna kuning karena mengandung besi(III). SO2 yang panas melewati penukar panas yang menghasilkan uap. Logam Sumber: Chemistry (Ann and Patrick). aluminium juga banyak digunakan dalam bentuk senyawanya. dan titan(IV).000 °C. dan topaz merupakan alfa-alumina yang mengandung senyawa unsur logam transisi yang memberi warna pada batu tersebut. kabel listrik.24H 2O digunakan sebagai penjernih pada pengolahan air minum. Benda lain yang memanfaatkan aluminium. Pernah mendengar stainless steel? Stainless steel merupakan paduan antara besi. Rubi berwarna merah karena mengandung senyawa kromium(III). dan timah. kemudian disemprotkan ke dalam tungku pembakaran. Selain dalam bentuk logam. jembatan. seperti besi. Sifatnya yang keras dan liat membuat stainles steel digunakan untuk membuat senjata dan kawat. aluminium. perabotan rumah tangga. SO3 melewati penyaring. 2001 Gambar 3. dan panci. perkakas dapur. Gama-alumina digunakan sebagai bahan baku pembuatan aluminium. Aluminium digunakan sebagai bahan baku pembuatan bak truk. dan rel kereta api. Uap yang dihasilkan dapat digunakan untuk melebur padatan sulfur pada proses awal. SO3(g) + H2SO4(l) → H2S2O7(l) asam s peka ulfat t Pada suhu di atas 1. misalnya tawas dan alumina. Apakah kegunaan dari logam? Bagaimanakah cara mendapatkannya? a. safir berwarna biru karena mengandung senyawa besi(II). kusen pintu dan jendela. besi(III). Baja yang digunakan untuk membuat perkakas-perkakas tersebut adalah baja tahan karat. komponen kendaraan bermotor.20 Pembuatan asam sufat melalui proses kontak Sebagian besar unsur-unsur kimia merupakan logam. seperti rubi. Bagaimana dengan alumina? Senyawa yang memiliki rumus kimia Al2O3 ini terdapat dalam dua bentuk. Tawas yang memiliki rumus kimia KSO 4Al 2(SO 4) 3. 2 SO2(g) + O2(g) Oleum. dan barang kerajinan. di antaranya kemasan berbagai jenis produk makanan. kromium (14–18 %) dan nikel (7–9 %). Gama-alumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 pada suhu di bawah 500 °C. untuk menghasilkan asam sulfat pekat (98% H2SO4) oleum dilarutkan dalam air.000 °C. kemudian disemprotkan asam sulfat pekat sehingga menghasilkan larutan yang dinamakan oleum. H2S2O7(l) + H2O(l) → 2 H2SO4(l) R 2 SO (g) 3 Δ H = –191 kJ mol–1 2. badan pesawat terbang. safir.21 Penggunaan stainless steel pada peralatan bedah Kimia Unsur 65 . Besi banyak digunakan untuk membuat baja. Adapun alfa-alumina yang dapat ditemukan di alam sebagai korundum digunakan untuk ampelas atau gerinda. konstruksi bangunan. Beberapa jenis batu mulia. Sumber: Chemistry for You. dan gelas. keramik. kunci. obeng.

66 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . seperti pengapungan (flotasi) dan penarikan dengan magnet. Selanjutnya. dan alniko (paduan Al. yaitu proses pengolahan bahan-bahan alam menjadi logam. seperti perak bromida dan perak iodida digunakan untuk pembuatan film dan kertas foto. Tahap terakhir adalah pemurnian (refining) logam. bijih logam juga mengandung batuan tak berharga yang disebut batureja. dan pemurnian. tembaga. Nikel digunakan untuk melapisi barang yang terbuat dari besi. perak. tahan korosi. lalu dilebur untuk menghasilkan logamnya (nikel). misalnya perunggu (paduan timah. seng) dan solder (paduan timah dan timbal). dan sulfat. dan pemurnian zona. Elektrolisis biasanya digunakan untuk memurnikan tembaga dan nikel. dan timah. Peleburan (melting) adalah proses reduksi bijih menjadi unsur logam dengan menggunakan reduktor maupun elektrolisis. Tanaman dibakar menjadi abu (bio-ores). Adapun kegunaan utama emas adalah sebagai perhiasan dan mata uang. karbonat. 1991 Gambar 3. Kegunaan lain dari nikel adalah untuk membuat paduan dengan tembaga dan beberapa logam lain. Sumber: http://www. Selain untuk medali. Pemilihan reduktor ini bergantung pada kereaktifan setiap zat. b. Logam dengan kereaktifan sedang. misalnya monel (paduan Ni. duralium (Al 96% dan Cu 4%) digunakan untuk komponen pesawat. dan baja karena nikel memiliki sifat keras.gov Logam-logam lainnya adalah timah. Proses pembakaran tanaman menjadi abu menghasilkan energi yang digunakan untuk menjalankan generator listrik pada proses ekstraksi. Ada beberapa cara pemurnian. Fe. seperti magnesium dan aluminium. Fluks adalah suatu bahan yang dapat mengikat pengotor dan menghasilkan zat yang mudah mencair (terak).Sumber: Science Discovery. dan emas. Bijih dihancurkan dan digiling sehingga butiran terlepas dari batureja. menghasilkan perak yang menyebabkan terbentuknya bayangan pada negatif foto. Ni. tembaga. tembaga. Selain mengandung logam. tanaman Streptanthus polygaloides ditanam pada tanah yang banyak mengandung nikel. Senyawa perak. Pengolahan Logam Logam-logam diperoleh atau dibuat dengan teknik yang dinamakan metalurgi. Untuk itulah bijih logam dipekatkan untuk menghilangkan sebanyak mungkin batureja. Emas dan perak biasanya digunakan sebagai bahan medali pemenang kejuaraan. timbal. Para peneliti sedang mengembangkan kemungkinan phytomining untuk logam. dan emas. dapat direduksi dengan elektrolisis. di antaranya elektrolisis. dan mudah mengilap jika digosok. Cu. Tanaman tersebut menyerap nikel hingga 1% dari massa keringnya. dapat direduksi dengan menggunakan karbon. logam dipisahkan dengan cara fisis. nikel. dan aluminosilikat. peleburan ulang. dan perhiasan. Senyawa ini mudah terurai jika terkena cahaya. Zat reduktor yang dapat digunakan adalah karbid. Tembaga banyak digunakan sebagai kawat listrik dan logam paduan. Fakta Kimia Phytomining Phytomining (proses penambangan logam dengan menggunakan tanaman) telah dicoba di California. bauksit. Co). Logam yang kereaktifannya kecil. Pada industri metalurgi pengolahan bijih terbagi atas tiga tahapan. Kegunaan lain timah adalah untuk membuat logam campur. Fe). distilasi. halida. silikat. dan kuningan (Cu 70% dan Zn 30%) digunakan sebagai bahan alat musik dan berbagai aksesoris. semakin sukar direduksi sehingga diperlukan reduktor yang lebih kuat. Untuk mengikat pengotor seringkali ditambahkan fluks. logam aktif atau dengan cara elektrolisis. nikrom (paduan Ni. Adapun mineral yang dapat dijadikan sumber untuk memproduksi logam secara komersial disebut bijih logam. adapun logam yang kereaktifannya tinggi. Fe. Cr). seperti besi. Istilah emas dan perak tentu sudah tidak asing lagi bagi olahragawan. Semakin reaktif logam. perak digunakan juga sebagai perkakas perak. Timah digunakan untuk membuat kaleng (tin plate) berbagai macam produk dan melapisi kaleng yang terbuat dari besi sehingga mencegah besi berkarat. yaitu pemekatan bijih. nikel. Beberapa logam paduan yang mengandung tembaga antara lain kupronikel (75% Cu dan Ni 25%) digunakan untuk membuat koin. Bijih logam biasanya berupa oksida. peleburan. seperti talium. barang kerajinan. misalnya pirit. hidrogen.epa. Bahanbahan alam tersebut ditemukan di kerak bumi dan dikenal dengan istilah mineral. seperti tembaga dan emas dapat direduksi hanya dengan pemanasan. sulfida.22 Tembaga digunakan sebagai kabel listrik. kobalt.

dan batu kapur (CaCO 3) untuk mengikat kotoran pasir. karbon (kokas) sebagai zat pereduksi.000 °C Terak Besi Gambar 3. Berikut ini akan diuraikan beberapa pengolahan logam. Sedangkan proses peleburan ulang digunakan untuk memurnikan besi. Blast furnance adalah suatu bangunan yang tingginya sekitar 30 meter dan memiliki diameter sekitar 8 meter. Suhu reaksi yang tinggi menyebabkan besi mencair. Peleburan besi dilakukan dalam blast furnance. 2004 Ke dalam blast furnance dimasukkan bijih besi yang terkotori pasir.23 Pengolahan besi dari bijihnya Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. 2 Fe2O3(s) + 3 C(s) → 4 Fe(s) + 3 CO2(g) Bijih besi. 1) Pengolahan besi Pengolahan besi terdiri atas dua tahap. dan tembaga. seperti besi. dan batu kapur dimasukkan dari atas 250 °C 3 Fe2O3 + CO → 2 Fe3O4 + CO2 600 °C Fe3O4 + CO → 3 FeO + CO2 1.000 °C FeO + CO → Fe + CO2 1. timah. Kimia Unsur 67 . aluminium. Blast furnance terbuat dari baja tahan karat yang dilapisi dengan bata tahan panas. Besi ini disebut besi cair atau besi gubal (pig iron). Pereduksi yang digunakan adalah karbon. yaitu peleburan untuk mereduksi bijih besi sehingga menjadi besi dan peleburan ulang untuk membuat baja.Adapun proses distilasi digunakan untuk memurnikan seng dan raksa. kokas.300 °C CO2 + C → 2 CO Udara panas C + O2 → CO2 2.

atau melindunginya secara katodik. 2) Pengolahan aluminium Pengolahan aluminium dilakukan dengan proses Hall-Heroult. 1993 Besi cair dialirkan ke dalam cetakan untuk membuat besi tuang (cast iron) yang mengandung 3–4% karbon dan sedikit pengotor lain. Proses ini terdiri atas 2 tahap. dan dipanaskan sehingga diperoleh Al2O3 yang tidak berair. dikeringkan. Mn. CaCO3(s) → CaO(s) + CO2(g) Kemudian. Pencegahan pengaratan baja juga dapat dilakukan dengan menggunakan lapisan pelindung. sedangkan yang bertindak sebagai anode adalah grafit. larutan disaring dan filtrat yang mengandung NaAl(OH) 4 diasamkan dengan mengalirkan gas CO2. kadar karbon dalam besi gubal diturunkan dari 3–4% menjadi 0–1. Baja dapat dibuat dengan cara peleburan ulang besi gubal. Si. P.Legenda Kimia Sir Henry Bessemer (1813 – 1898) membuat perubahan besar dalam proses mengubah besi cor langsung menjadi baja dengan membakar campuran ini dalam alat konservasi baja yang dibuatnya. P. Si. Mn. Mula-mula. Ni.V. 2 Al2O3(l) + 3 C(s) → 4 Al(l) + 3 CO2(g) 68 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Dalam pemurnian bauksit. kalsium oksida bereaksi dengan pasir membentuk kalsium silikat yang merupakan komponen utama dalam terak. bauksit direaksikan dengan NaOH membentuk NaAl(OH) 4. Besi lebih bagus jika digunakan dalam bentuk baja karena baja tahan korosi. Kemudian. seperti Cr. 2004 Tahap selanjutnya adalah peleburan alumina menggunakan sel elektrolisis.005–0. yaitu pemurnian bauksit untuk memperoleh alumina murni dan peleburan/reduksi alumina dengan elektrolisis. menggunakan logam yang dapat dikorbankan. seperti Mn. Kemudian. Penambahan logam ini untuk mencegah pengaratan pada baja. (+) (–) Lelehan elektrolit (campuran Na3AlF6 – Al2O3) Gambar 3. serta pengotor lain dibuang dengan cara membuat terak. dan W sesuai dengan jenis baja yang diinginkan. CaO(s) + SiO2(s) → CaSiO3(l) Terak ini mengapung di atas besi cair dan harus dikeluarkan dalam selang waktu tertentu. Campuran Al2O3 dan kriolit (Na3AlF6) dipanaskan hingga mencair sampai pada suhu 950 °C untuk kemudian dielektrolisis. Al(OH)3 disaring. Aluminium akan mengendap sebagai Al(OH)3. Terakhir. Mo. Besi yang mengandung karbon sangat rendah (0.2%) disebut besi tempa (wrought iron). Sel ini terdiri atas wadah besi berlapis grafit yang sekaligus berfungsi sebagai katode. Proses yang lebih singkat dan biaya produksi yang lebih rendah membuat baja langsung tersedia dalam jumlah besar untuk pertama kalinya. Terakhir. yaitu mengoksidasikannya dengan oksigen. ke dalam lelehan besi ditambahkan logam. Sumber: Jendela IPTEK: Kimia. Caranya. Mula-mula. seperti SiO2 membentuk terak.24 Elektrolisis aluminium Elektrode karbon Lelehan Al Lelehan Al dapat dibentuk di sini Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes.5%. batu kapur terurai membentuk kalsium oksida (CaO) dan karbon dioksida (CO2). Batu kapur berfungsi untuk mengikat pengotor yang bersifat asam.

yaitu High Tention Separator dan Magnete Separator.25 Proses pemurnian tembaga menggunakan elektrolisis. Gambar 3. 4) Pengolahan tembaga Bijih tembaga dihaluskan dengan alat peremuk batuan. Setelah dipekatkan. Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. 1. Tuliskanlah contoh unsur-unsur logam beserta kegunaannya. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. Buktikan oleh Anda Carilah informasi dari media cetak atau situs internet mengenai dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dengan adanya proses penambangan emas pada suatu wilayah. Materi 3. Lelehan aluminium lalu dikeluarkan secara periodik ke dalam cetakan untuk menghasilkan aluminium batangan. Akhirnya. Tuliskanlah contoh unsur-unsur nonlogam beserta kegunaannya. Jelaskanlah tahap-tahap dalam pengolahan suatu logam. Bijih dicampur air sehingga terbentuk slurry (bubur).Aluminium yang dihasilkan berwujud cair dan terkumpul di dasar wadah.3 3. Kemudian. 3) Pengolahan timah Seperti halnya pengolahan logam lainnya. lalu dimasukkan ke tangki sel flotasi agar terpisah dari mineral pengotor. diperoleh konsentrat Cu dalam bentuk logam Cu dengan kadar tinggi. Pemurnian timah dapat dilakukan dengan dua teknik. Tahap akhirnya adalah ekstraksi tembaga murni dari konsentrat tembaga dengan cara elektrolisis (dengan arus listrik). bijih timah dipanggang hingga arsenik dan belerang terpisahkan dalam bentuk oksida-oksida yang mudah menguap. bijih timah yang telah dipisahkan itu direduksi dengan menggunakan karbon. tahap awal pengolahan timah adalah pemekatan. Oleh karena timah ini masih tergolong kasar maka perlu dimurnikan. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 2. 2004 Proses selanjutnya adalah penghilangan air yang dilakukan dalam pabrik dewatering plant. Kimia Unsur 69 . Timah cair yang terkumpul di dasar tanur kemudian dialirkan ke dalam cetakan untuk mendapatkan timah batangan.

Kedua bahan kimia ini berwujud cair dan bersifat multifungsi. dan penanganannya. Tambahkan 5 mL amilum 2%. Tuangkan sebanyak 25 mL cairan pemutih ke dalam labu erlenmeyer. Cairan pemutih pakaian 6. Titrasi Volume Na2S2O3 (mL) Volume Cairan Pemutih (mL) 8. natrium hipoklorit dan hidrogen peroksida dapat juga digunakan sebagai desinfektan.1 M hingga larutan berwarna kuning. V Na2S2O3 × N Na2S2O3 = V NaOCl × N NaOCl 70 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Titrasi dengan Na2S2O3 0. Kocok. 2.1 M 8. 7. Kalium iodida (KI) 7. Ulangi langkah kerja nomor 1–4.D Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk 1. Larutan H2SO4 1 M Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. Isi buret dengan larutan Na2S2O3 0. Gunakan rumus perhitungan berikut untuk menentukan konsentrasi natrium hipoklorit. lalu goyang-goyang hingga larut. cara penggunaan. Natrium hipoklorit lebih banyak digunakan daripada hidrogen peroksida. 5. Tisu 5. Erlenmeyer 3. Botol semprot 4. 4. Kadar natrium hipoklorit dapat ditentukan dengan cara titrasi. Buret 2. Encerkan cairan pemutih pakaian sebanyak 10–15 kali.1 M. meliputi sifat kimia senyawa.8 Penentuan Kadar Natrium Hipoklorit dalam Bahan Pemutih Tujuan Menentukan kadar natrium hipoklorit dalam bahan pemutih Alat dan Bahan 1. Bagaimana caranya? Lakukanlah kegiatan berikut. Tuangkan 5 mL H2SO4 1 M dan masukkan 1 g KI ke dalam labu erlenmeyer. Selain sebagai pemutih. Catat hasil pengamatan Anda pada tabel berikut. Larutan Na2S2O3 0. kemudian lanjutkan titrasi hingga terjadi perubahan warna larutan dari biru menjadi tidak berwarna. Larutan amilum 2% 9. 6. Selidikilah 3. Langkah Kerja 1. 3. Bahan Pemutih Bahan kimia yang biasa digunakan sebagai pemutih pakaian adalah natrium hipoklorit dan hidrogen peroksida.

2. Tanaman tidak selalu memperoleh unsur-unsur N. n × Ar N % nitrogen= M Urea × 100% r = 2 × 14 ×100% = 46. dan K untuk pertumbuhannya. 11. Bagaimanakah cara menentukan kadar natrium hipoklorit pada bahan pemutih? Jelaskan. Kimia Unsur 71 . 80% D.67 kg Jadi. O = 16 g/mol) A. perhatikanlah contoh berikut. massa nitrogen pada 100 kg pupuk urea adalah 46. Untuk mendapatkan pupuk nitrogen yang berupa padatan. 75% C . Untuk menentukan kadar unsur tersebut dalam pupuk. cara ini memiliki beberapa kekurangan. Nitrogen diperlukan untuk protein pada daun dan batang. Untuk menghitung massa unsur dalam suatu senyawa. dan urea CO(NH2)2. Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Soal Penguasaan Materi 3. C = 12 g/mol. Kemurnian pupuk urea (CO(NH2)2) adalah (D) 90%. Oleh karena itu. dan K dari dalam tanah. 1. Kemurnian pupuk tersebut adalah .9. amonium nitrat NH4NO3. P. Pupuk Tanaman membutuhkan unsur-unsur N.67 kg.. kita dapat mereaksikan amonia dan asam. Akan lebih mudah untuk menyebarkan pupuk dalam bentuk padatan.. 100% Pembahasan massa urea = M r urea × massa N 2 × Ar N = 60 × 21 gram 2 × 14 = 45 gram 0 0 urea =  massa urea × 100 0 0 massa pupuk 45 q100 0 0  90 0 0 50 Jadi. perlu diketahui persentasenya terlebih dahulu. 42% B.4 2. Akan tetapi. 90% E. 2 NH3(aq) + H2SO4(aq) → (NH4)2SO4(aq) Unsur nitrogen di dalam pupuk dapat diperoleh dari pupuk amonium sulfat (NH4)2SO4. Amonia akan menyebabkan tanah menjadi bersifat basa dan nitrogen menjadi berkurang karena adanya penguapan gas amonia. (Ar H = 1 g/mol. dan kalium berguna untuk melindungi tanaman dari penyakit.67 ×100 kg 100 massa nitrogen = 46. N = 14 g/mol. Carilah informasi kadar massa per volume NaClO dalam cairan pemutih. P. Tentukan massa NaClO dalam larutan.67% 60 massa nitrogen = 46. Tentukan kadar massa per volume NaClO dalam cairan pemutih. 10. Ingatkah Anda bahwa garam dapat terbentuk dari reaksi asam dan basa? Asam sulfat dapat menetralisasi larutan amonia menghasilkan garam amonia sulfat. UM–UGM 2004 Contoh Jawab 3. Amonia cair dapat digunakan langsung sebagai pupuk dengan cara penyuntikan pada tanah. lalu bandingkan dengan hasil yang Anda peroleh. fosfor diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan akar dan pematangan buah. Berapakah persentase nitrogen dari pupuk (NH4)2SO4 dan NH4NO3? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.1 Tentukan massa nitrogen pada 100 kg pupuk urea (CO(NH2)2). petani biasanya menaburkan pupuk untuk memperoleh kualitas tanaman yang baik.. Kupas Tuntas Dalam 50 gram pupuk urea (CO(NH2)2) terdapat 21 gram nitrogen.

helium. bahan baku baja. 7. 4. Setiap unsur memiliki sifat fisis dan sifat kimia sendiri yang membedakannya dengan unsur lainnya. industri kendaraan. d. yaitu kesadahan sementara dan kesadahan tetap. dan fosfor. dan perak. b. kelenturan. metabolisme tubuh. dan suhu ketika terjadi reaksi. Unsur-unsur kimia di alam terbagi atas unsur logam dan nonlogam. Di bidang industri. Unsur nonlogam diperoleh dengan cara pemisahan seperti distilasi dan ekstraksi. 72 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . oksigen. emas. 8. perabot rumah tangga. air sadah menimbulkan kerugian. Sifat fisis menjelaskan bentuk fisik unsur tersebut. sulfur. 5. Unsur-unsur logam didapatkan dari penambangan mineral-mineralnya di kulit bumi. jumlah panas yang dihasilkan dari suatu reaksi dengan unsur lain. b. Kegunaan unsur-unsur logam di antaranya: a. konstruksi bangunan. konduktivitas listrik. Unsur golongan alkali dan alkali tanah dapat diidentifikasi melalui warna nyala api yang dihasilkan ketika unsur tersebut dibakar. aluminium. titik didih. Unsur nonlogam contohnya nitrogen. warna. Sifat kimia suatu zat meliputi bagaimana suatu unsur dapat bereaksi dengan unsur lainnya. pembuatan pupuk. dan c. Kegunaan unsur-unsur nonlogam di antaranya: a. dan kerapuhan. seperti titik leleh. badan pesawat terbang. 3. dan e.Rangkuman 1. 2. tembaga. c. Ada dua jenis kesadahan. Unsur logam contohnya besi. kecepatan reaksi jika bereaksi dengan unsur lain. Air sadah ( hard water ) adalah air yang mengandung ion kalsium dan ion magnesium. industri. 6.

titik leleh. kekerasan. industri kendaraan. magnetit. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Kimia Unsur ini. beril. dampak dan proses pembuatan unsurunsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. bertanyalah kepada guru kimia Anda. dan korundum Proses Hall-Heroult Bahan badan pesawat terbang. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama dan transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. (kereaktifan. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. kriolit. warna. dan sifat khusus lainnya).P e t aKonsep mineral Hematit. pirit. serta menjelaskan manfaat. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik unsur utama dan transisi. kelarutan. titik didih. dan siderit Peleburan pada blast furnace Bahan baku baja. dan konstruksi bangunan Bauksit. perabot rumah tangga Distilasi bertingkat Bahan baku pembuatan amonia dan pupuk Besi pembuatan di industri kegunaan Logam contoh mineral Aluminium pembuatan di industri Unsur kimia terdiri atas kegunaan pembuatan di industri Nitrogen kegunaan Nonlogam contoh pembuatan di industri Distilasi bertingkat Diperlukan untuk metabolisme tubuh. Kimia Unsur 73 . Misalnya. zat pengoksidasi Oksigen kegunaan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Kimia Unsur ini? Menyenangkan. Belajarlah dengan baik. Anda akan dapat membedakan berbagai unsur logam atau nonlogam. Anda pun dapat berdiskusi dengan dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Kimia Unsur ini.

A. 6. A. logam akan terasa sangat panas jika diletakkan di bawah sinar matahari. kepolaran E. hidrogen. Hal ini terjadi karena …. A. titik leleh E . D. kecuali …. Berikut ini merupakan sifat fisis suatu unsur. A. harga keelektronegatifan Br > Se B. nikel. Br E. Br E. Ba Tidak seperti nonlogam. dan tembaga B. Kr. karbon. Br C.Evaluasi Materi Bab A. K. 4. Se. fluorin. kasiterit 2. fluorin. alumunium-nikel C. boron. Se. Sifat fisis unsur menjelaskan segala sesuatu yang berhubungan dengan kondisi fisika unsur tersebut. dan besi Dari beberapa mineral di bawah ini: 1. Kira-kira. A. 1. A. A. klorin. K C. Se. menambahkan natrium karbonat D. kalkopirit Mineral yang merupakan sumber penghasil unsur besi adalah …. unsur yang diuji oleh ahli kimia tersebut adalah …. fosfor. oksigen C. Se. Kr. E. dan krom D. Kr B. dan 10. Br C. nitrogen. iodin D. Berikut ini adalah unsur-unsur yang dapat membentuk molekul diatomik. perak. krom-besi E. intan B. Ca. Br. Dari deret unsur-unsur tersebut. A. K. kalsium-besi Seorang ahli kimia ingin menentukan jenis unsur yang terkandung dalam suatu logam maka dia mengambil sampelnya lalu membakarnya sehingga didapat warna nyala merah jingga. Gunakan deret unsur berikut untuk soal no. seng. Ca. 3 dan 4 2. Kr D. Kr. dan nitrogen C. Berikut ini yang merupakan unsur logam adalah …. Kr D. Urutan unsur yang semakin reaktif …. Br. Se. Ca. 3 A. 2 dan 5 E. 7. 5. helium E. Kr. Ca. 8. menambah resin penukar ion E. A. besi-krom B. C. Ca D. emas. Air yang akan digunakan dalam sebuah industri logam ternyata mengandung kalsium klorida. Se. harga keelektronegatifan Kr < Br C. Sr E. Ca. hematit 3. Ca. Kr B. klorin 13. fosfor putih D. harga potensial reduksi B. A. K Ca Se Br Kr 8. Se lebih mudah menerima elektron daripada K D. Se. Salah satu bentuk unsur yang dapat digunakan sebagai obat sakit perut adalah …. besi. seperti …. b dan a benar 11. B. K 9. Br. Kr. sulfur. fosfor merah E. bromin. kalor penguapan C. harga potensial oksidasi D. perak. Se. Ca. grafit C. Se. nitrogen. a dan c benar E. Ca. arang 3. boron. konduktivitas listrik B. K. natrium-emas D. oksigen. kecuali …. Kr. warna nyala unsur C. memanaskan air tersebut B. K 10. aluminium. 9. Br. nikel. massa jenis Berikut ini adalah pasangan logam yang relatif paling reaktif dan tidak reaktif …. A. 1 dan 3 B. nitrogen B. Se. menyaringnya dengan saringan ultrafiltrasi C. fluorin. K. K. menambahkan HCl 12. Na B. K. A. dan timah E. fluorin. 74 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 4 dan 5 D. Br. Urutan keasaman dari oksida unsur-unsur tersebut adalah …. siderit 5. silikon. nomor atom D. Ca. iodin. kriolit 4. 2 dan 4 C. akibatnya air tersebut harus diolah dahulu dengan langkah tepat. K. memiliki sifat konduktivitas listrik yang baik merupakan isolator memiliki kalor penguapan yang rendah merupakan penghantar panas yang baik memiliki sifat kekerasan Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. titik didih Sifat oksidator suatu unsur dapat ditentukan dari …. Br. K. sifat-sifat kimia yang dapat disimpulkan antara lain …. Ca.

Dalam susunan unsur halogen. NaOH E. alumina E.. C. Diketahui senyawa-senyawa berikut. alumunium C. kalpirit Pasangan senyawa yang mengandung aluminium adalah . alniko. Susunan unsur-unsur tersebut dalam sistem periodik. 1 dan 2 B.. pirit B. A. 1 dan 4 C. dengan larutan basa kuat menghasilkan H2 D. nitrogen D. A. besi B. C. fosforus C. seng sulfida C. B B. 12% – 18% Cr B.. Oksida unsur A dalam air menghasilkan larutan yang memiliki pH < 7. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Percobaan lain menunjukkan bahwa unsur C dapat bereaksi baik dengan larutan asam maupun larutan basa. bauksit 4. C E. 6. A. duralium. timah D. 1. Berikut sifat-sifat logam aluminium. 2 dan 3 D... Gas A. D. dengan HNO 3 pekat menghasilkan oksida nitrogen 18. B. B. alotrop C. C. 18% Cr dan 8% Ni 19. 5. A. Pupuk urea bagi tumbuh-tumbuhan merupakan sumber unsur . Nama bijih yang digunakan dalam pembuatan aluminium adalah . dapat bereaksi dengan asam kuat B. Produk-produk yang merupakan logam campuran dengan tembaga sebagai salah satu unsurnya adalah …. kesadahan sementara. isotop B. kupronikel.. C. Unsur-unsur A. 3. A. A. 10% V dan 6% Co C... B.. iodin 23. kupronikel. oksigen B. B C. duralium B.. A.. karbon 20.. Belerang dapat ditemukan dalam berbagai bentuk pada suhu kamar.. Hall-Heroult merupakan proses yang dilakukan dalam pengolahan …. kalium E. hidrogen B. kecuali .... Kimia Unsur 75 . A. fosforus E. A. A. yaitu . 1. dari kiri ke kanan adalah ... larut dalam larutan NaOH C.14. 11% – 14% Mn D. SiO(OH)2 C. iodin 24. PO(OH)3 25. Dalam penambangan tembaga. B. A. dan C. kriolit 3. E.. Bagaimanakah cara mendapatkan besi baja? 4. kupronikel. sedangkan unsur B dengan air bereaksi menghasilkan gas hidrogen. monel. alniko. nitrogen C. nikrom. keuntungan sampingannya adalah mendapatkan emas dan perak. stainless steel D.. 2 dan 4 E... pengisi bola lampu pijar bahan baku pembuatan amoniak bahan bakar roket "pengusir" oksigen pada industri makanan penghambat pembusukan pada sayuran dan buah-buahan B... alniko 15. 25% Ni dan 14% Mn E. B. Bentuk-bentuk ini dikenal sebagai .. Mengapa? Jelaskan. C D. A. nikel 16. 3 dan 4 21. Tuliskanlah metode-metode yang digunakan dalam pengolahan logam.. nitrogen tidak digunakan sebagai . karbon D. dan kesadahan tetap? 2. ClO3(OH) D. kaporit 2. isomer D. tembaga E. mengapa unsur F merupakan oksidator yang paling kuat di antara unsur lainnya dalam satu golongan? Mengapa besi tidak digunakan sebagai bahan untuk membuat perhiasan? Jelaskan. nikrom.. bauksit D. Senyawa berikut yang bersifat asam kuat adalah . merupakan oksidator kuat E. A. Jelaga (arang) dan intan yang berkilauan mengandung unsur yang sama. polimer 22. alniko C. Apakah yang dimaksud dengan air sadah. stainless steel. Kandungan yang terdapat dalam baja tahan karat (stainless steel) adalah ... terletak pada periode ke-3 sistem periodik. Mg(OH)2 B. A 17. A.. homolog E. A. fosfor E.

Apakah sebenarnya kerak pada dasar ketel tersebut? Mengapa hal tersebut dapat terjadi? 2. Kita semua pasti pernah memasak. Kuningan c. a. baik itu memasak mi rebus. Stainless steel 10. O = 16 g/mol) Tuliskanlah sifat periodik unsur periode ketiga. Dari 2 ton bijih besi tersebut. Suatu bijih besi mengandung 80% besi(III) oksida. Logam dan nonlogam b. 76 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Akan tetapi. Tuliskanlah logam penyusun aliasi berikut. berapa gram besi murni yang dapat diperoleh? ( Ar Fe = 56 g/mol. Pembuatan gas oksigen di laboratorium dilakukan dengan cara memanaskan KClO3 dengan menggunakan katalis MnO2 dan dihasilkan gas oksigen dalam jumlah sedikit. Keasaman c. Apakah fungsi kriolit pada pengolahan aluminium? Soal Tantangan 1. dalam suatu proses industri kebutuhan akan oksigen diperlukan dalam jumlah banyak.7. atau yang lainnya. Reduktor dan oksidator 9. Apabila kita perhatikan. menggoreng telor. Perunggu b. perkakas yang digunakan seperti ketel akan mengandung kerak terutama pada bagian dasarnya. Bagaimana cara mengatasi masalah tersebut? Jelaskan. a. 8.

Bagaimanakah mengetahui kesadahan air? Berikut ini langkah-langkah yang harus Anda lakukan. air suling. Penyusunan laporan meliputi: a. Air suling 4. Air sadah (air yang mengandung CaSO4. Buatlah kesimpulan dari hasil pengamatan Anda. Kesadahan menjadi masalah di dalam kehidupan sehari-hari. Kalsium sulfat Magnesium sulfat Kalsium klorida Magnesium klorida Air yang Diuji Volume Sabun yang Diperlukan (mL) Pengamatan Air ledeng Air sumur Air suling 4. air sumur. MgSO4. Kegiatan Semester 1 77 . 2. dan air sadah. kemudian isilah dengan sebanyak 50 mL air ledeng. Tambahkanlah 5 mL larutan sabun/detergen pada masing-masing gelas kemudian aduk. Mengamati pengaruh Mg dan Ca di dalam air Berilah nomor pada masing-masing gelas. CaCl2. Air ledeng 2. Amati buih yang terjadi.Kegiatan Semester 1 Pengaruh Mg dan Ca dalam Kesadahan air Air sadah adalah air yang mengandung ion Mg2+ dan Ca2+. Gelas bening (4 buah) a. 1. Air sumur 3. Buatlah tabel pengamatan seperti berikut ini. Alat dan Bahan 1. Manakah air yang termasuk air sadah dan bukan air sadah? Susunlah laporan kegiatan dari hasil eksperimen Anda. 5. Larutan Air Sadah Volume Sabun yang Diperlukan (mL) Pengamatan 3. dan MgCl2) 5. Pendahuluan Bab ini menjelaskan tentang latar belakang penelitian dan tujuan penelitian. Apakah bertahan dalam 30 detik? Tambahkan larutan sabun jika buih yang terbentuk masih dapat hilang.

Alat dan Bahan Bab ini memuat seluruh alat dan bahan yang digunakan selama penelitian. g. Hasil dan Pembahasan Pada bab ini Anda dapat menguraikan fakta-fakta dan data yang Anda peroleh selama eksperimen. Presentasikanlah hasil kegiatan Anda di kelas dan diskusikanlah bersama kelompok lain. Metode Penelitian Metode atau cara penelitian dapat Anda uraikan secara ringkas pada bab ini. Teori Bab ini meliputi teori-teori yang mendasari kegiatan yang diambil dari berbagai sumber. 78 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Pembahasan dilengkapi dengan reaksi-reaksi kimia yang terjadi. Kesimpulan Pada bab ini Anda dapat mengutarakan kesimpulan yang dapat Anda ambil dari hasil kegiatan eksperimen. f. Daftar Pustaka Sumber-sumber pustaka yang Anda dapatkan dimuat dalam daftar pustaka. c. d. e. Anda dapat mendiskusikannya dengan guru kimia. Lengkapilah dengan informasi mengenai berbagai keuntungan dan kerugian dari air sadah ini. Jika Anda menemukan kesulitan selama pelaksanaan kegiatan. b. Kegiatan Semester 1 ini dikerjakan secara berkelompok antara 3–5 orang.

kegunaan. dan bahayanya. manusia seringkali menciptakan sesuatu yang justru bersifat destruktif.Bab4 4 Kimia Inti Sumber: Photografi from U. aplikasi dari materi radioaktif di dalam kehidupan sehari-hari? Peristiwa bersejarah apa saja yang berkaitan dengan isotop? Adakah dampak negatif dari penggunaan isotop? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat Anda temukan dengan mempelajari bab ini dengan baik. Anda pasti telah memahami isotop. Tahukah Anda. Oleh karena itu. Tuhan menciptakan segala sesuatu di alam ini untuk menjadi manfaat bagi umat manusia.S Air Force Pada bab ini. A. serta terdapatnya di alam dengan cara mendeskripsikan unsurunsur radioaktif dari segi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia. dengan mempelajari bab ini. Sifat radioaktif suatu isotop dapat terjadi secara alami ataupun buatan. Sesungguhnya. Anda dapat menilai secara pribadi apa yang seharusnya dilakukan oleh umat manusia berkenaan dengan unsur radioaktif ini. Anda akan diajak untuk dapat memahami karakteristik unsur-unsur penting. Pada kenyataannya. Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif 79 . Sifat-Sifat Unsur Radioaktif B. kegunaan dan bahayanya. Ketika mempelajari materi Struktur Atom di Kelas X.

2000 80 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . tetapi jumlah neutronnya (nomor massa) berbeda. tetapi memiliki nomor massa yang berbeda.5 : 1 rasio) 200 80 Hg Pita perbandingan jumlah p dan n suatu isotop Jumlah neutron 6 0 (Perbandingan 1.1 Pengaruh Perbedaan Jumlah Neutron Suatu Isotop Tujuan Menganalisis perbandingan jumlah proton dan neutron suatu isotop untuk menentukan kestabilan Alat dan Bahan Grafik kestabilan isotop Langkah Kerja Amati dan pelajarilah grafik berikut. Perhatikanlah gambar berikut. dan tritrium (1H3 atau H-3). Selidikilah 4.1 Isotop-isotop hidrogen Protium Proton Neutron Deuterium Elektron Tritium Apakah pengaruh dari perbedaan jumlah neutron di dalam suatu inti atom? Untuk mengetahuinya.25 : 1) 90 40 Zr 5 0 (Perbandingan 1 : 1) 12C6 40 30 20 10 0 0 10 20 30 40 50 60 70 80 1 : 1 perbandingan neutron dan proton Jumlah proton Sumber: Chemistry the Central Science. Apakah yang Anda ketahui tentang nuklir? Tuliskan sifat fisika dan kimia dari uranium. 130 120 110 100 90 80 70 Pita kestabilan (Perbandingan 1. Bagaimanakah konfigurasi elektron dari uranium? A Sifat-Sifat Unsur Radioaktif Masih ingatkah Anda dengan pengertian isotop? Isotop adalah atomatom dari suatu unsur yang memiliki nomor atom yang sama. Ketiga isotop hidrogen tersebut memiliki jumlah elektron dan proton (nomor atom) yang sama. deuterium (1H2 atau H-2). unsur hidrogen memiliki 3 buah isotop. 2. Zr. dan Hg. Misalnya. Gambar 4. Perhatikan isotop dari unsur C. Sn.4 : 1) 120 50 Sn (1.Soal Pramateri 1. 3. yaitu protium (1H1 atau H-1). lakukanlah kegiatan berikut.

Jumlah Neutron (n) Jumlah Proton (p) Perbandingan n dan p Zr Sn Hg 50 70 120 8 40 50 80 6 1. Suatu isotop akan bersifat semakin stabil jika perbandingan jumlah neutron dan protonnya mendekati angka satu. Kimia Inti 81 . Bagaimanakah cara isotop yang tidak stabil mencapai kestabilannya? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. a.1 Contoh-Contoh Isotop Stabil Isotop 12 6 16 8 2 1 Jumlah Neutron (n) Jumlah Proton (p) Perbandingan n dan p C O 6 8 1 6 8 1 1 1 1 H Bagaimana jika perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih besar dari satu (>1)? Isotop yang memiliki perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih besar dari satu bersifat tidak stabil. jumlah neutronnya lebih banyak dibandingkan jumlah proton. Tabel berikut ini menginformasikan beberapa contoh isotop stabil. Suatu isotop bersifat stabil jika jumlah proton dan neutronnya sama. Tabel 4. perhatikan penjelasan berikut. isotop yang tidak stabil dengan perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih kecil dari satu (<1) berada di bawah pita kestabilan. suatu isotop bersifat tidak stabil jika perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih kecil dari satu. Dari keempat isotop yang tercantum dalam grafik. Tabel berikut menginformasikan beberapa contoh isotop tidak stabil yang berada di atas pita kestabilan.Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. jumlah neutronnya lebih sedikit dibandingkan jumlah proton. Tabel berikut ini menginformasikan beberapa contoh isotop tidak stabil yang berada di bawah pita kestabilan. perbandingan jumlah neutron dan protonnya adalah 1. Pada grafik. Dengan kata lain. Kestabilan Isotop Kestabilan suatu isotop dipengaruhi oleh perbandingan jumlah neutron dan protonnya. Dengan kata lain. Isotop mana saja yang bersifat stabil? e. isotop yang tidak stabil dengan perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih besar dari satu berada di atas pita kestabilan.5 1.44 1. isotop mana saja yang perbandingan jumlah proton dan neutronnya >1? c. Kata Kunci • • • Isotop Pita kestabilan Radioaktif 1. Dengan kata lain. You Must Remember Stabil isotop have the same number of proton and neutron.3 120 50 200 80 14 6 C Selain memiliki perbandingan jumlah neutron dan proton lebih besar dari satu. isotop mana saja yang perbandingan jumlah proton dan neutronnya <1? b. Bagaimanakah cara menentukan kestabilan isotop-isotop tersebut? d. Pada grafik. Dari keempat isotop yang tercantum dalam grafik. Apakah yang Anda peroleh dari analisis pada kegiatan tersebut? Untuk mengetahuinya. Pada grafik.25 1. isotop yang stabil berada pada pita kestabilan. Tabel 4.2 Contoh-Contoh Isotop Tidak Stabil yang Berada di Atas Pita Kestabilan Isotop 90 40 Anda Harus Ingat Suatu isotop bersifat stabil jika jumlah proton dan neutronnya sama.

Peluruhan yang Memancarkan Sinar Gama Pemancaran sinar gama terjadi pada atom dalam keadaan tereksitasi (bersifat tidak stabil). Sumber: Jendela Iptek “Materi “ 1996 a. isotop tidak stabil bersifat radioaktif dan sering disebut dengan istilah radioisotop. yaitu melepaskan neutron atau menarik proton. isotop-isotop tersebut melepaskan radiasi berupa energi disertai dengan pemancaran partikel. Pada 1896 dia menemukan bahwa kristal senyawa uranium dapat memberi bayangan “berkabut” dalam film fotografi. di antaranya partikel alfa ( 4 atau 2 atau −1 α ). Pada saat meluruh. Sifat keradioaktifan ini ditemukan kali pertama oleh Antoine Becquerel pada 1896. Peluruhan yang Memancarkan Partikel Alfa Isotop uranium dengan nomor atom 92 (jumlah proton = 92) dan nomor massa 238 (jumlah neutron = 146) bersifat tidak stabil karena perbandingan n dan p > 1. Setelah melakukan beberapa uji coba tambahan. Untuk mencapai keadaan yang lebih stabil. 2 He 1e 0 0 sinar gama ( 0 γ ) . isotop 238 92 U akan meluruh menjadi 234 dengan memancarkan partikel alfa. ia terhambat pada satu jenis radiasi penembus yang tak tampak. Penelitiannya dilatarbelakangi oleh rasa ketertarikannya terhadap sinar X yang ditemukan oleh Roentgen. 137 55 Cs → 137 56 Ba + 0 −1 e c. isotop 137 55 Cs akan meluruh menjadi 137 56 Ba dengan memancarkan partikel beta. Untuk mencapai keadaan yang lebih stabil. Begitu pula dengan isotop yang tidak stabil (jumlah neutron > jumlah proton). hambatan tersebut mengantarkannya pada suatu temuan baru. Perpindahan dari keadaan tereksitasi menjadi keadaan stabil dengan energi yang lebih rendah terjadi dengan disertai pemancaran sinar gama. Becquerel menyimpulkan bahwa kristal senyawa uranium memancarkan radiasi sendiri. partikel beta ( −0 β ). Cara Isotop Tidak Stabil Mencapai Kestabilannya Setiap isotop cenderung untuk berada dalam keadaan stabil (jumlah neutron = jumlah proton). dan positron ( 1 e ). Saat mempelajari sinar X. Ada beberapa jenis partikel yang dipancarkan pada saat radioisotop 4 0 meluruh. Peluruhan jenis ini biasanya merupakan kelanjutan dari peluruhan 82 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Bagaimanakah cara isotop tidak stabil mencapai kestabilannya? Isotop-isotop yang tidak stabil secara alami mencapai kestabilannya dengan cara meluruh. Th 90 238 92 4 U → 234 90Th + 2 He atau 238 92 Ul 234 90 4 Th + 2 B b.3 Contoh-Contoh Isotop Tidak Stabil yang Berada di Bawah Pita Kestabilan Isotop 1 1 Jumlah Neutron (n) Jumlah Proton (p) Perbandingan n dan p 0 5 6 3 4 H C 0 5 3 1 6 4 11 6 7 4 Be 2. Berikut ini beberapa contoh reaksi peluruhan radioisotop dan partikel yang dipancarkannya. Akan tetapi.Tabel 4. Peluruhan yang Memancarkan Partikel Beta Isotop sesium dengan nomor atom 55 (jumlah proton = 55) dan nomor massa 137 (jumlah neutron = 82) bersifat tidak stabil karena perbandingan n dan p > 1. Legenda Kimia Antoine Becquerel (1852– 1908) adalah seorang ilmuwan Prancis. Oleh karena isotop-isotop yang tidak stabil melepaskan radiasi ketika meluruh untuk mencapai kestabilannya.

alfa atau beta. cannot gain stability by a single emission consequently. Meskipun demikian. 238 92 U→ 234 90 4 Th + 2 He Pada reaksi ini. a) Nomor massa Rn (ruas kiri) = 222. 234 masih dapat meluruh hingga berubah menjadi isotop 90Th yang stabil (n : p = 1). Untuk mencapai keadaan tersebut. b) c) Kata Kunci Peluruhan radioaktif 3. Deret Peluruhan Radioaktif Perhatikan kembali reaksi peluruhan isotop 238 menjadi 234 yang 92 U 90Th memancarkan partikel alfa. Kimia Inti 83 . lead-206. Partikel tersebut adalah partikel alfa ( 2 He ). positron bermuatan positif. is formed. partikel yang dipancarkan adalah partikel yang memiliki nomor massa = 4 4 dan nomor atom = 2. Uranium-238 meluruh menjadi torium-234 dan akan berlanjut sampai dengan terbentuk inti yang stabil yaitu timbal-206. Uranium-238 decays to thorium-234 and it will continue until a stable nucleus. sedangkan beta bermuatan negatif. Agar setara. Anda harus menyetarakan nomor massa dan nomor atom pada ruas kanan dan ruas kiri. sedangkan nomor atom Po (ruas kanan) = 84. Perhatikanlah grafik berikut. jumlah nomor massa di ruas kanan harus ditambahkan 4. Peluruhan yang Memancarkan Positron Partikel positron mirip dengan partikel beta. Berarti. sedangkan nomor massa Po (ruas kanan) = 218. partikel yang dipancarkan pada reaksi nomor b dan c adalah Partikel beta 59 59 0 26 Fe → 27 Co + -1 e Partikel positron 95 95 0 43Tc → 42 Mo + 1 e You Must Remember Some nuclei. a series of successive emissions occurs. 60 27 Co → 60 28 Ni* + 0 −1 e * = keadaan tereksitasi Kemudian. Tentukan partikel yang dipancarkan dari reaksi peluruhan berikut dan lengkapi persamaan reaksinya.1 Anda Harus Ingat Beberapa inti. Misalnya peluruhan kobalt-60 menjadi nikel-60 yang memancarkan partikel beta. seperti uranium-238 tidak dapat mencapai kestabilan dengan hanya satu kali emisi sehingga dihasilkan suatu deret emisi. jumlah nomor atom di ruas kanan harus ditambahkan 2. 22 11 0 Na → 22 10 Ne + 1 e Contoh 222 86 59 26 4. 222 218 4 86 Rn → 84 Po + 2 He Dengan prinsip yang sama dengan nomor a. Nomor atom Rn (ruas kiri) = 86. like uranium -238. Agar setara. 60Ni berpindah ke bentuk stabil sambil memancarkan sinar gama. isotop 234 masih bersifat 90Th tidak stabil karena perbandingan jumlah neutron dan protonnya masih >1. Hanya saja. 60 60 γ 28 Ni* → 28 Ni+ d. a) b) c) Rn → 59 218 84 Po + A zX Fe → 27 Co + A zX Tc → 42 Mo + A zX 95 95 86 Jawab Untuk menentukan partikel yang dipancarkan dari suatu reaksi peluruhan. diperlukan sekitar 14 kali reaksi peluruhan. Oleh karena itu. isotop 238 yang tidak stabil meluruh menjadi isotop 234 92 U 90Th yang bersifat lebih stabil.

ada juga radioisotop buatan. Reaksi penembakan tersebut dikenal dengan istilah reaksi transmutasi dan persamaan reaksinya dapat disingkat dengan lambang sebagai berikut. Isotop-isotop yang mengalami reaksi peluruhan yang telah Anda pelajari sebelumnya merupakan radioisotop alami. Artinya.p) 8 O Lintasan partikel Ruang vakum Pompa vakum Sumber tegangan Gambar 4. Penembakan ini menghasilkan isotop oksigen yang bersifat radioaktif. Rutherford menembakkan partikel alfa ke gas nitrogen. Pada 1919. sifat radioaktifnya diperoleh melalui campur tangan manusia. Reaksi Transmutasi Sifat radioaktif suatu isotop dapat terjadi secara alami ataupun buatan. radioisotop buatan dapat dibuat dengan cara menembakkan partikel ke inti atom. dimulai dari 206 yang tidak stabil hingga mencapai kestabilannya (isotop 82 Pb ). 2000 Gambar tersebut menunjukkan 14 reaksi peluruhan.238 236 234 232 230 228 226 224 222 220 218 216 214 212 210 208 Po Pb Pb Pb 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 Ti Pb Bi Po A t Rn Fr Ra Ac Th P a U Np Rn Ra Th Pa Th U Menunjukkan pelepasan partikel α Menunjukkan pelepasan partikel β Nomor massa Bi Po Bi Po Gambar 4. 2000 84 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .2 Deret peluruhan radioaktif uranium-238 206 204 Nomor atom Sumber: Chemistry the Central Science.3 Bagan alat yang digunakan untuk membuat radioisotop buatan. Sumber partikel Target Magnet Sumber: Chemistry the Central Science. isotop 238 92 U Kumpulan reaksi peluruhan seperti itu disebut deret radioaktif. 14 17 7 N(α . Tahukah Anda. Kata Kunci • • Transmutasi Waktu paruh 14 7 N + 2 He + 4 17 8 O +1 1p Jadi. 4. bagaimana cara membuat radioisotop buatan? Ernest Rutherford adalah ilmuwan yang kali pertama membuat radioisotop buatan. Selain radioisotop alami.

600 g D.4 Grafik Waktu terhadap Massa 90Sr Waktu (tahun) Sumber: Chemistry the Central Science.4 berikut ini yang memperlihatkan waktu paruh 90Sr. Waktu paruh suatu radioisotop ditentukan dengan cara mengukur perubahan radiasi dari massa suatu radioisotop selama periode tertentu. A. Akhirnya. 10. ada yang ribuan tahun.. 0. Kita juga dapat menentukan waktu paruh jika mengetahui massa isotop sebelum dan setelah meluruh serta lama peluruhannya.000 g.i sisa radioisotop tersebut adalah . Pb yang stabil. Buktikanlah bagaimana isotop tersebut dapat menjadi 206 82 Pb Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. sedangkan unsur P dan Waktu paruh adalah waktu yang dibutuhkan oleh suatu radioisotop untuk meluruh separuhnya.0 Jika 32 g radioisotop X yang memiliki waktu paruh 5 hari disimpan selama 20 har. 2000 Dengan mengetahui waktu paruh suatu radioisotop. Berikut ini rumus yang dapat digunakan untuk melakukan perhitungan yang berkaitan dengan waktu paruh. 2.0 waktu paruh 1 4.000 g E. Buktikanlah oleh Anda Isotop 206 82 243 90 Kupas Th mengalami 6 tahap penguraian dengan memancarkan sinar.Contoh Jawab Unsur 27 13 4. kita dapat menentukan massa suatu radioisotop setelah meluruh selama waktu tertentu.250 g Pembahasan No = 32 g t2 t Nt n n Nt Nt 1 = = 1 5 hari 20 hari = ( 2 )n× N0 t = 1 t2 = = = 20 =4 5 ( 2 )4× 32 32 =2 16 1 8. persamaan reaksinya adalah 27 13 4 1 Al + 2 He → 30 15 P + 0 n You Must Remember Half-life is the time needed for radioisotop to decay a half. Perhatikanlah Gambar 4. ada juga yang hanya membutuhkan waktu beberapa detik. SPMB 2003 6. isotop tersebut menghasilkan isotop . 6.n) 30 15 P . Waktu Paruh Berapakah waktu yang diperlukan suatu radioisotop untuk meluruh? Waktu meluruh setiap radioisotop berbeda-beda. Waktu paruh didefinisikan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh suatu radioisotop untuk meluruh separuhnya. 5..625 g C . Sehingga.B . 1. Kimia Inti 85 .0 waktu paruh 2 2.2 27 13 Lengkapilah persamaan reaksi transmutasi Al (α . Anda Harus Ingat 30 15 4 Al dan partikel α ( 2 He ) ditulis di ruas kiri. Nt atau sisa radioisotop X setelah 20 hari adalah (D) 2.0 Sr (gram) Jadi..0 waktu paruh 3 waktu paruh 4 0 0 20 40 60 80 100 120 Massa 90 Gambar 4. Istilah yang biasanya digunakan untuk menyatakan waktu yang diperlukan suatu radioisotop untuk meluruh adalah waktu paruh.C dan 7 Tuntas tahap penguraian sinar. partikel n ditulis di ruas kanan.200 g B. 0.

Reaksi Fisi Kata Kunci • • Fisi Fusi Jika suatu radioisotop berat (nomor atom >83) ditembak oleh suatu partikel. dia mendapatkan gelar doktornya pada 1906.1 × 108 1. radioisotop tersebut telah meluruh selama 40 hari. massanya berkurang menjadi 2 mg.4 Waktu Paruh Beberapa Radioisotop Alam dan Buatan Jenis Isotop 238 92 235 92 232 90 40 19 Waktu Paruh (tahun) Radioisotop alam U U 4. Reaksi fisi uranium ini dipublikasikan oleh Lise Meitner. t t1 2 1 1 1 6. Setelah beberapa hari.1 0. Dia melakukan berbagai penelitian tentang reaksi fisi uranium-235 dan mempublikasikan penemuannya mengenai reaksi fisi uranium pada 1939 di Stockholm. 2000 Th K Radioisotop buatan Lise Meitner (1878–1968) terinspirasi oleh penemuan radium Marie Curie. 1997 238 94 137 55 90 38 Pu Cs Sr I 131 53 Contoh 4.022 Sumber: Chemistry the Central Science. penembakan isotop 235 oleh partikel neutron.8 30 28.5 × 109 7.4 × 1010 1. radioisotop tersebut akan terbelah menjadi dua unsur yang lebih ringan. Tabel 4.3 × 109 87. Reaksi semacam ini disebut dengan reaksi fisi. Penembakan ini akan menghasilkan dua 92 U 91 isotop yang lebih ringan ( 142 56 Ba dan 36 Kr ) serta 3 partikel neutron dan disertai energi. telah berapa lamakah radioisotop tersebut meluruh? Jawab Diketahui Nt = 2 mg N 0 = 8 mg 1 t 2 = 20 hari 1 Nt = ( 2 )n x N0 1 n 2 = (2) x 8 ( 2 )n = 4 n = 2 n = t = n × t = 2 x 20 = 40 2 Jadi.3 Suatu radioisotop memiliki massa 8 mg.Nt = ( 1 )n × N0 2 Keterangan: n =t1 2 t N t = banyaknya radioisotop yang tersisa setelah meluruh selama t satuan waktu N0 = banyaknya radioisotop mula-mula t = lamanya radioisotop meluruh t1 = waktu paruh 2 Legenda Kimia Tabel berikut menunjukkan waktu paruh beberapa radioisotop. 86 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jika waktu paruh radioisotop tersebut 20 hari. Sumber: Introductory Chemistry. Misalnya.

Pada matahari. Tentukan waktu paruh dari radioisotop tersebut B Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif Setelah mempelajari sifat-sifat unsur radioaktif. Setiap detiknya.6 Matahari terdiri atas sejumlah besar helium. Jelaskanlah cara isotop yang tidak stabil mencapai kestabilannya? 2. yaitu reaksi antara dua inti atom ringan (nomor atom <5) yang bergabung menjadi inti yang lebih besar. 3. 1997 Jauh sebelum manusia mengenal reaksi fusi. reaksi antara deuterium dan tritium yang menghasilkan isotop helium dan neutron.2 Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif Tujuan Mencari informasi penggunaan unsur radioaktif dalam kehidupan sehari-hari beserta dampak yang ditimbulkannya Alat dan Bahan Data informasi unsur radioaktif Kimia Inti 87 .α ) 7 3 Li N(n. terjadi reaksi fusi yaitu reaksi isotop hidrogen pada matahari yang menghasilkan isotop helium. 1. 2 1 3 4 1 H+ 1 H→2 He + 0 n Sumber: Introductory Chemistry. 4. Tuliskanlah 3 buah partikel yang dipancarkan pada saat radioisotop meluruh. b. lebih dari 4 juta ton materi diubah menjadi energi di dalam inti matahari. Kata Kunci • • Dampak negatif radioaktif Kegunaan radioaktif Selidikilah 4. mungkin Anda akan bertanya. Energi dari matahari berasal dari perubahan nuklir.1 a. Contohnya. Tuliskanlah persamaan reaksi transmutasi berikut. massa suatu radioisotop berkurang dari 20 mg menjadi 5 mg. 142 56 Ba 1 0 n 235 92 1 91 U+ 0 n → 36 Kr+ 142 56 1 Ba+ 3 0 n 7.5 Reaksi fisi uranium-235 menunjukkan salah satu dari sekian banyak pola reaksi fisi. 10 5 14 7 B(n. sedikit hidrogen. lakukanlah kegiatan berikut. dan unsur-unsur lain.91 36 235 92 Kr U 1 0 n Gambar 4. Dapatkah Anda bayangkan apa yang terjadi jika energi Matahari tersebut habis? Gambar 4. Materi 4. Reaksi fusi Kebalikan dari reaksi fisi adalah reaksi fusi."Apakah kegunaan dari sifat radioaktif yang dimiliki isotop dalam kehidupan sehari-hari?" Untuk mengetahui jawabannya. Tuhan telah menciptakan reaksi fusi pada matahari yang energinya sangat besar sehingga bermanfaat bagi seluruh makhluk hidup di Bumi. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.p) 14 6C Setelah disimpan selama 15 hari.

Rd-222. Re-186. Peluruhan unsur.5 Contoh-Contoh Radioisotop yang Digunakan di Dunia Kedokteran Isotop Kegunaan Ra-226. atau bertanya kepada pakar radioaktif (misalnya peneliti di BATAN). Berikut ini beberapa contoh bidang kehidupan yang memanfaatkan sifat radioaktif. mulai dari beberapa menit sampai dengan beberapa hari saja. radioisotop kebanyakan digunakan untuk terapi kanker dan teknik pencitraan (penggambaran) organ tubuh. Lengkapilah tabel berikut berdasarkan informasi yang Anda peroleh. 1. pancaran radiasi. Radioisotop yang digunakan dalam bidang kesehatan memiliki waktu paruh yang sangat pendek. Cd-115. Langkah kerja 1. 1. pelajarilah penjelasan berikut. Bidang-bidang apa saja yang memanfaatkan radiasi dan energi dari peluruhan radioisotop? 2.7 (a) Alat Tomografi Emisi Positron (PET). 2. energinya juga rendah dan diberikan dalam dosis yang sangat sedikit. surat kabar dan majalah. I-131. unsur radioaktif tersebut memancarkan radiasi berupa partikel dan menghasilkan energi. Tc-99 Teknik pencitraan organ tubuh a b Sumber: Chemistry the Central Science. (b) Alat PET mengukur jumlah emisi positron dan menghasilkan gambar dari otak secara tiga dimensi. Carilah informasi mengenai kegunaan dan dampak unsur-unsur radioaktif.Co-60. Pasien disuntik dengan larutan yang diberi label senyawa radioaktif yang dengan cepat bergerak ke otak. internet. dan energi tersebutlah yang digunakan dalam berbagai kegiatan di berbagai bidang. a. Y-90. Tabel 4. Radioisotop Reaksi Peluruhan Partikel yang Dipancarkan Kegunaan Dampak Negatif Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 2000 88 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Apakah dampak dari penggunaan unsur radioaktif tersebut? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Kesehatan Dalam bidang kesehatan. Anda dapat mencarinya melalui media buku. Inti radioaktif dalam senyawa tersebut mengemisikan positron. dan Dy-166 Terapi kanker Gambar 4. Pada saat meluruh. Di samping memiliki waktu paruh yang pendek. Eu-169. Kegunaan Unsur Radioaktif Anda tentu telah mengetahui bahwa radioisotop mencapai kestabilannya dengan cara meluruh. Informasi apakah yang Anda dapatkan dari kegiatan tersebut? Untuk mengetahui kegunaan dan dampak dari unsur radioaktif.Tantangan Kimia Dapatkah Anda sebutkan kegunaan dan dampak negatif dari unsur radioaktif dalam bidang pertahanan dan keamanan? Diskusikanlah bersama teman Anda.

Ketika pencacah tidak lagi mendeteksi radiasi. keunggulannya.b. menentukan arah gerakan air tanah. radioisotop dapat digunakan dalam pembuatan bibit unggul. menentukan debit air sungai. Radioisotop yang sering digunakan adalah iridium-192. diagnosis kehamilan dini. dan scandium-46. melacak zat pencemar. penentuan waktu pemupukan yang tepat.8 Radioisotop karbon-14 digunakan untuk mengukur usia mumi ini. yaitu sekitar 3.100 tahun. dan 1 varietas kacang hijau unggul. Dampak sosial ekonomi dari pengaplikasian teknik RIA adalah penghematan pelayanan IB. Selama Kimia Inti 89 . Kemudian. n+ 14 7 Tantangan Kimia Bersama kelompok Anda. partikel neutron akan bereaksi dengan isotop nitrogen-14 menghasilkan isotop karbon-14. Di Indonesia. Antigen (hormon) yang berlabel radioaktif dapat digunakan untuk mendeteksi kandungan hormon dalam sampel. serta informasi penting lainnya. menyelidiki hubungan antarsumur minyak. aurum-198. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Peternakan Salah satu pemanfaatan radioisotop dalam bidang peternakan adalah RIA ( Radioimmuno Assay ). menemukan kebocoran dam atau bendungan. mendukung program inseminasi buatan (IB). Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Perairan Dalam bidang perairan. Menurut Anda bagaimana jika hama betina yang diberi radiasi? e. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Pertanian Dalam bidang pertanian. berbagai penelitian mengenai penggunaan radioisotop untuk membuat bibit unggul tanaman industri telah dilakukan. Sejak 1982 hingga sekarang Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi BATAN telah melepas 12 varietas padi unggul. Buatlah laporan mengenai hal tersebut. peluruhan radioisotop dimanfaatkan untuk mengukur usia fosil. c. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Arkeologi Dalam bidang arkeologi. 4 varietas kedelai unggul. artinya pupuk telah terserap habis. hamil tepat waktu. dan diagnosis kelainan reproduksi ternak. Oleh karena hama tersebut mandul. dan I-125. Isotop yang dapat digunakan untuk teknik RIA adalah H-3. Pupuk yang mengandung N-15 dipantau dengan alat pencacah (pengukur radiasi). Pengendalian hama menggunakan radioisotop dapat dilakukan dengan cara meradiasi sel kelamin hama jantan sehingga mandul. Dari data tersebut dapat diketahui jangka waktu pemupukan yang sesuai dengan usia tanaman. dan studi geothermal.730 tahun. Informasi meliputi jenis-jenis varietas. Tujuan pengukuran progesteron ini adalah untuk mendeteksi pubertas ternak. Bagaimana peluruhan isotop karbon-14 ini dapat dimanfaatkan untuk menentukan usia batuan? Ketika sinar kosmik yang berenergi tinggi (mengandung partikel neutron) memasuki lapisan atmosfer. Sumber: Chemistry the Central Science. dan perbaikan keturunan. dan pengendalian hama. hama betina tidak dapat berkembang biak. carilah informasi dari media cetak atau internet mengenai berbagai varietas unggul yang berhasil dibuat peneliti di BATAN. N→ C + H 14 6 1 1 Isotop karbon-14 tersebut kemudian bereaksi dengan unsur-unsur kimia lainnya membentuk senyawa yang dikonsumsi makhluk hidup. Radioisotop nitrogen-15 dapat digunakan untuk penentuan waktu pemupukan yang tepat. yaitu metode deteksi yang didasarkan pada interaksi antigen-antibodi. produksi susu stabil. C-14. 2000 Gambar 4. Pengukuran ini didasarkan pada peluruhan isotop karbon-14 yang memiliki waktu paruh 5. radioisotop bermanfaat untuk menentukan gerakan sedimen di pelabuhan dan daerah pantai. Aplikasi RIA di bidang peternakan bertujuan untuk mengukur konsentrasi hormon progesteron dalam sampel serum darah atau susu. hama tersebut dilepas kembali. Tahukah Anda pemanfaatan radioisotop lainnya dalam bidang peternakan? d. mendeteksi gejala birahi.

Reaksi tersebut terjadi secara terus-menerus hingga seluruh isotop 235 habis. kalor ini dikeluarkan secara tak terkendali. Dengan mengukur jumlah karbon-14 yang meluruh. Akan tetapi.9 Reaksi fisi berantai yang setiap reaksinya menghasilkan dua neutron. Tidak heran jika beberapa negara memanfaatkan energi yang dihasilkan reaksi berantai ini sebagai sumber energi. 92 U Reaksi tersebut dinamakan reaksi berantai. Tantangan Kimia Carilah informasi dari berbagai media mengenai adanya reaktor nuklir di Indonesia dan pemanfaatannya. Produksi energi nuklir sebagai sumber energi listrik dilakukan di dalam reaktor nuklir. (b) Pabrik pembangkit nuklir di Salem. Inti uranium atau plutonium (terbelah).Fakta Kimia Reaksi Berantai Sumber energi dalam reaktor nuklir atau ledakan nuklir adalah reaksi berantai. a b Sumber: Chemistry the Central Science. perhatikan gambar berikut. Lapisan penutup Uap Turbin uap Generator listrik Kondensor Uap Inti reaktor Pengaduk Penukar panas Pompa Air dingin Air hangat Sungai. kalor ini digunakan secara terkendali untuk menghasilkan listrik. Salah satu bidang yang memanfaatkan energi nuklir untuk kepentingan masyarakat adalah bidang kelistrikan. Perhatikanlah gambar berikut. Energi yang berasal dari reaksi berantai ini dikenal dengan istilah energi nuklir. Dalam ledakan bom. Dalam reaktor. jumlah karbon-14 di dalam tubuhnya tetap. Pemanfaatan Reaksi Fisi sebagai Energi Perhatikan kembali reaksi penembakan isotop 235 oleh partikel neutron. 92 U Penembakan ini akan menghasilkan dua isotop yang lebih ringan ( 142 56 Ba 91 dan 36 Kr ) serta 3 partikel neutron dan disertai energi.10 (a) Rancangan dasar dari pembangkit listrik tenaga nuklir. danau atau laut Pompa Air dingin Gambar 4. Amerika Serikat. jumlah karbon-14 yang terkandung dalam makhluk hidup akan meluruh. Inti atom 2 neutron Gambar 4. Untuk lebih jelasnya. ketika makhluk hidup tersebut meninggal. mengeluarkan neutron yang membelah inti lain. makhluk hidup tersebut hidup. New Jersey. Diskusikanlah bersama teman Anda. 2000 90 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . kita dapat menduga usia fosil tersebut. Partikel neutron yang dihasilkan dapat bereaksi kembali dengan isotop 235 lainnya dan 92 U menghasilkan dua isotop yang lebih ringan dan partikel neutron. Reaksi berantai ini akan menghasilkan energi yang cukup besar. Neutron f.

Tuliskanlah contoh kegunaan radioisotop. tragedi kemanusiaan yang akan muncul. Dampak Reaksi Berantai yang Tidak Terkendali Jika dapat dikendalikan. Apa saja dampak negatif dari pemanfaatan sifat radioaktif di dalam kehidupan? Kulit Jaringan a. dan lama penyinaran. Semakin banyak dan semakin lama radiasi yang diterima oleh tubuh. tulang. reaksi berantai dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik. para peneliti terus-menerus melakukan penelitian. Efek radiasi terhadap tubuh manusia ini dipengaruhi oleh banyaknya radiasi. Dalam hal ini. Anda tentu mengetahui peristiwa pengeboman kota Hiroshima dan Nagasaki pada 1945 oleh Amerika Serikat. beta. Radiasi dapat mempercepat pembelahan sel tubuh. perlu adanya petunjuk mengenai dosis radiasi yang boleh masuk ke dalam tubuh.11 Kemampuan menembus relatif dari radiasi sinar alfa. jenis radiasi. sifat radioaktif juga memberikan dampak terhadap kehidupan manusia. b. Bagaimana jika tidak dikendalikan? Jika ini yang terjadi.2. tentara Amerika Serikat menjatuhkan bom atom ke dua kota di Jepang. 2000 Soal Penguasaan 1.2 3. radiasi sinar gama yang paling berbahaya. Dampak Radiasi Radiasi yang dihasilkan dari peluruhan radioisotop berbahaya bagi kesehatan manusia. Apakah kegunaan dan dampak reaksi berantai? Kimia Inti 91 . 40 tahun sebelum ledakan nuklir pertama. selain memiliki banyak manfaat. Perhatikan Gambar 4. Pada Perang Dunia II (PD II) tersebut. Untuk menjaga agar penggunaan radioisotop tidak berbahaya. 2000 Gambar 4. Reaksi berantai yang tidak terkendali mampu menghasilkan energi yang sangat besar dalam waktu singkat. Apakah dampak dari penggunaan radiasi terhadap kesehatan? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Ia juga mengemukakan bahwa reaksi rantai uranium dapat digunakan untuk membuat bom baru yang dahsyat. Materi 4. Gambar 4.12 Bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki Sumber: Chemistry the Central Science. beta. 2. Dampak Unsur Radioaktif Bagaikan dua sisi mata uang. dan gama. Bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat tersebut dibuat dengan menggunakan prinsip reaksi berantai yang tidak terkendali. Ribuan orang tewas seketika hanya dalam hitungan detik. dan gama. Ini disebabkan oleh kemampuan sinar gama yang dapat menembus kulit. Apa sikap Anda setelah mengetahui dampak positif dan negatif dari reaksi berantai ini? α β γ Tulang Organ Sumber: Chemistry the Central Science. semakin besar pula dampak yang diterima tubuh. Di antara 3 radiasi alfa.11. Fakta Kimia Penemuan Bom Nuklir Pada 1905. dan tubuh bagian dalam. sel. Albert Einstein menunjukkan teorinya tentang relativitas khusus bahwa massa dan energi adalah sama dan dapat dipertukarkan.

5. peternakan. Isotop-isotop yang tidak stabil secara alami mengalami peluruhan dengan memancarkan: 4 a. b. dan H-3. Nt = ( 2 )n x N0 1 4. b. n=t1 2 t 92 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . dampak positif di antaranya untuk kesehatan. tetapi nomor massanya berbeda. 3. partikel gama ( 00γ ) d. H-2. reaksi fisi adalah reaksi penembakan inti atom yang besar menjadi inti atom ringan. Misalnya. positron ( 0 e) 1 Waktu paruh adalah waktu yang diperlukan suatu radioisotop untuk meluruh separuhnya. dampak negatif di antaranya radiasi dan reaksi berantai yang tak terkendali. Dampak dari unsur radioaktif: a. hidrogen yang memiliki tiga buah isotop. Sifat-sifat unsur radioaktif dipengaruhi oleh kestabilan isotopnya. reaksi fusi adalah reaksi penggabungan dua inti atom ringan menjadi inti atom yang besar.Rangkuman 1. Suatu isotop bersifat stabil jika jumlah proton dan neutronnya sama. Unsur-unsur radioaktif dapat mengalami: a. partikel beta ( −0 e atau −10 β ) 1 c. partikel alfa ( 2 He atau 24α ) b. 2. Isotop adalah unsur-unsur dengan nomor atom yang sama. dan arkeologi. H-1. perairan.

bertanyalah kepada guru kimia Anda. Misalnya. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Kimia Inti ini. Kimia Inti 93 . Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari sifat-sifat fisik dan sifat kimia. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Kimia Inti ini. Belajarlah dengan baik.P e t aKonsep dampak negatif Reaksi berantai tak terkendali Radiasi Dampak radioaktif Radioisotop alami Kesehatan Perairan dampak positif Peternakan Sumber energi Arkeologi memiliki dapat mengalami reaksi Fusi Fisi Unsur radioaktif Sifat-sifat unsur radioaktif terbagi atas dipengaruhi oleh Kestabilan isotop cara mencapai kestabilan Waktu paruh menghasilkan Peluruhan memancarkan Alfa Radioisotop buatan didapat dengan cara Beta Gama Positron contoh Deret peluruhan uranium-238 Transmutasi Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Kimia Inti ini? Menyenangkan. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. kegunaan. Anda akan mengenal berbagai dampak negatif dan manfaat dari radioisotop dalam kehidupan sehari-hari. dan bahayanya.

20 hari 13. A. elektron B. 0. A. kedokteran D.6 g Pada reaksi transmutasi..... Tc-99 B. dan organ tubuh. neutron C. Suatu radioisotop memiliki massa 6. positron E. 0. positron C. beta 12.4 g D. dua partikel positron 91 36 6. Pada reaksi: X adalah ….. alfa C. elektron D. satu partikel beta B. positron 9. massanya menjadi 3 mg. Reaksi fisi dimanfaatkan untuk .. bom nuklir C. I-131 B... positron B. proton B.. A.. proton B.....Evaluasi Materi Bab A. A. positron E. 42 hari B. I-131 C.... tiga partikel alfa C. 14N7 (X. α ) 11C6 . gama D. lamanya radioisotop tersebut meluruh adalah . A.. Tc-98 11. X adalah . partikel alfa 1 Pada reaksi 235 92 U + 0 n → pelepasan . terjadi melalui 5.2 g C.. A. Setelah beberapa hari. Fe-59 D. Co-60 C. gama 24 11 Na 24 10 Ne U → 234 90 Th + X 2. Co-60 E. sumber energi listrik B. elektron B. Sc-46 E. proton B.. 0..8 g E. A. 1.. 7. A. A. neutron Unsur radioaktif yang terletak di atas pita kestabilan inti mencapai kestabilannya dengan cara memancarkan partikel . 0. neutron Jika nomor atom unsur radioaktif setelah meluruh bertambah 4. 3... Suatu radioisotop dengan massa 12 mg. elektron E..1 g B. neutron E.. A. tiga partikel neutron E. alfa C. gama D.. pertanian E. arkeologi 235 92 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. Setelah 1 hari. dua partikel neutron D. gama D. 44 hari C. massa unsur tersebut menjadi . terjadi 94 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . alfa E.. A. I-125 14. C-14 C. Radiasi yang paling kuat adalah dari partikel . neutron D. elektron D. A.. 4 8.4 g dan waktu paruh 8 jam. Sinar radioaktif yang tidak bermassa.. Kr + 142 56 Ba + . C-14 B. 45 hari E. tetapi bermuatan negatif adalah . Jika waktu paruhnya 22 hari. Radioisotop berikut yang digunakan untuk pencitraan organ tubuh adalah . 4. artinya unsur tersebut memancarkan partikel .. alfa C. Radioisotop yang digunakan dalam bidang perairan untuk menentukan arah gerakan air adalah .. 40 hari D.. Co-60 E..... C-14 D. Fe-59 D. tulang.. P-32 10. 1. proton B. positron C. A. A. Radiasi dapat berdampak buruk pada sel kulit. Radioisotop yang dimanfaatkan di bidang arkeologi adalah . elektron E.. positron Reaksi perubahan menjadi pemancaran partikel . proton D.. positron dan neutron E.. alfa C.

air dari PDAM dialirkan melalui pipa-pipa besi di dalam tanah. kebutuhan manusia akan energi listrik terus meningkat dikarenakan peningkatan populasi dan aktivitas manusia yang terus bertambah. Berapakah waktu yang diperlukan agar jumlah isotop kobalt-60 menjadi 25% dibandingkan jumlah semula? 4. Soal Tantangan 1. Jika atom ditembaki dengan partikel X. partikel beta B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. 222 86 Rn memancarkan partikel alfa.. Menurut Anda. 238 92 Tentukan unsur X. sesuai dengan reaksi: 27 13 1 Al + X → 30 P+ 0 n 15 3. akan terbentuk isotop P. 90 memancarkan partikel beta. partikel alfa D. positron C. Sebutkan minimal dua manfaat radioisotop di bidang perairan. pemerintah berencana untuk membangun PLTN sebagai energi alternatif. Diketahui reaksi inti sebagai berikut: 1 U + α → X + 30 n Tentukan X. Dewasa ini. isotop hidrogen B. bagaimana cara mengetahui adanya kebocoran pipa tanpa menggali permukaan tanah di atasnya? Rodioisotop apa yang dapat digunakan untuk keperluan tersebut? 2. Beberapa orang mungkin menggunakan jasa PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Tuliskanlah persamaan untuk reaksi inti berikut. 5. Isotop kobalt-60 memiliki waktu paruh 5. 2. Anda tentu menggunakan air setiap hari. a. Pipa tersebut terkadang mengalami kebocoran. Untuk dapat mencapai rumah. Untuk itu. A. Salah satu cara mendeteksi kebocoran pipa air adalah dengan menggunakan radioisotop..15. 40 Zr b. deteksi dini terhadap kebocoran sulit untuk dilakukan. neutron E.26 tahun. Reaksi fusi yang terjadi antara deuterium dan 4 tritium akan menghasilkan 2 He dan . 1. Oleh karena pipa terdapat di dalam tanah.. Bagaimana prinsip kerja dari PLTN? Bagaimana pendapat Anda apabila di daerah Anda dibangun PLTN? Kimia Inti 95 .

6. 3. 36 D... C6H12O6 D..22 °C/m E. 8.7 atm. 10 12 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. 14. Kepekatan larutan glukosa (Mr= 180 g/mol) sebagai infus dalam g/L agar isotonis dengan tekanan darah adalah . Besarnya tetapan kenaikan titik didih molal etanol (Kb) adalah .10 m Kemolalan suatu larutan 20% berat C2H5OH (Mr= 46 g/mol) adalah . C3H8O3 C.2 gram dilarutkan dalam 122 gram etanol menyebabkan kenaikan titik didih 1 °C.83 °C/m C. 56. 4. A.34 g/L C. larutan NaCl adalah elektrolit kuat C. C2H5OH B. 44.4 B.. 60 % C. A. dan O = 16 g/mol. 0. diperlukan NaCl lebih dari 786 gram B. Sebanyak 13. 70 E. O= 16 g/mol) A. 4.. C= 12 g/mol.082 L atm/ mol K) A. A. Jika Kb pelarut = 5. C2H5OH 46% adalah . 27 C. derajat ionisasi = 0.645 gram yang dilarutkan dalam 50 gram CCl4 memberikan Δ Tb = 0.25 dan suhu 27 °C memiliki tekanan osmotik 17... Suatu larutan gliserin C 3H5(OH) 3 dibuat dengan melarutkan 45. A.0 m D. zat yang akan memberikan larutan dengan titik beku paling rendah adalah ..55 °C/m D.4 Fraksi mol suatu larutan metanol CH3OH dalam air 0.72 g/L E. Gliserin... 10..0 gram senyawa tersebut dalam 100 gram H2O.. Etanol. A. Semua zat diatas memberikan efek yang sama Semester 1 7. 1.5 g/mol maka pernyataan yang tidak benar adalah ..02 M D.4 D.. Mg(NO3)2 0.. 2 mol C.03 M B. 31. 2 4 8 D. 52 E. 75 % E. Agar 10 kg air tidak membeku pada suhu –5 °C perlu ditambahkan garam NaCl. 18 B. 6 mol E. Di antara kelima larutan berikut ini yang memiliki titik didih paling rendah adalah . Penurunan tekanan uap larutan etamol.86 dan Ar H= 1 g/mol... 90 C. NaCl 0.5 g/mol maka Ar A adalah . Konsentrasi metanol dalam larutan ini dinyatakan dalam persen berat adalah . A. 6.645 °C. KAl(SO4)2 0.. Tekanan osmotik darah pada suhu 25°C sebesar 7... B.01 g/L D. 64 % D.. A..082 L atm/mol K..01 M E.4 C.50.. NaCl dapat terionisasi sempurna E. Metanol..71 °C/m Jika 10 g dari masing-masing zat berikut ini dilarutkan dalam 1 kg air.22 atm. 1. molalitas gliserin dalam larutan tersebut adalah . C = 12 g/mol.02 g/L 11.... 50 Asam benzoat ( M r =122) sebanyak 12. 60 12. A. Al2(SO4)3 0. 80 % Suatu zat organik sebanyak 0. 4 mol D.. 1.24 °C/m B. 4. 96 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 3. Jika Ar X= 35. dalam air terdapat ikatan hidrogen 9.. CH3OH E. Glukosa. Na= 23 g/mol dan Cl= 35. Tekanan uap air murni pada suhu tertentu adalah 32 cmHg. C. 2.03 M 8. 0.. R= 0. 1 mol B. Jika diketahui Kb air = 1.310 m C. O= 16 g/mol.081 m B. (R= 0. A. E.. 50 % B. 1.02 M C..Evaluasi Materi A. 80 D. (Ar H= 1 g/mol. C6H12O6 0. 0. 5.. 1. Pada reaksi (belum setara) H2SO4(aq) + HI(aq) → H2S(aq) + I2(aq) + H2O(l) Satu mol asam sulfat dapat mengoksidasi hidrogen iodida sebanyak .89 m E. 100 B. 2.03 °C/m maka massa molekul relatif zat itu adalah .. 8 mol 5. Jika diketahui Ar H = 1 g/mol. 28. 85.4 E.35 gram AX 3 dilarutkan dalam air hingga 250 mL. bentuk molekul air tetrahedral D.. A.67 g/L B.

4. Volume oksigen yang dihasilkan pada anode (STP) adalah . Pada elektrolisis larutan LSO4 dengan menggunakan elektrode Pt. dapat dikatakan bahwa dalam keadaan standar .000 g.8 gram D. –0. A. Dari data EoZn = –0... Urutan ketiga logam tersebut berdasarkan daya reduksi yang menurun adalah . 0. Y – Z – X C... Energi ionisasi pertama Ar paling besar 23.250 detik D. 2 dan 4 C. 10..7 gram B. 63. Asam sulfida (H2S) dapat dioksidasi oleh KMnO4 menghasilkan antara lain K2SO4 dan MnO2. Pada persamaan reaksi redoks berikut: a MnO4 (aq) + 6 H (aq) + b C2H2O4(aq) → a Mn2+(aq) + 8 H2O(l) + 10 CO2(g) a dan b berturut-turut .. ion Zn2 + adalah oksidtor kuat C. dan Ar. Waktu paruh kobalt-60 adalah 5.953 g.. 2. A..24 dm3 gas hidrogen (STP). P... Jika jumlah sampel kobalt-60 pada awalnya sebesar 1.167 detik E.. 30 bulan D. Z – Y – X E. Dalam reaksi ini setiap mol H2S melepaskan . 48. Dalam suatu proses eletrolisis larutan asam sulfat encer terjadi 2.2 gram 21.. 289. Si.00 A.48 L E. Waktu paruh stronsium-90 tersebut adalah . +0. ion H+ lebih mudah tereduksi daripada ion Zn2+ D..12 V C. 32. 1.500 mg C. 65. Zn memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk larut sebagai ion Zn2+ E. 2 dan 3 B.76 volt.. H2 adalah reduktor yang lebih kuat daripada Zn 16.38 V 18. reaksi Zn2+ + 2 e– → Zn selalu tidak spontan B.24 L C. X – Y – Z B. 2.38 V B. Isotop stronsium-90 pada awalnya sejumlah 1. 0.. 28 tahun B.. 2 molekul e– B. X – Z – Y 17. 127.215 mg B. 4 molekul e– C. A. A. Z – X – Y D. ternyata dihasilkan 0.. 43. –0.13.25 V Pb2+(aq) + 2 e– → Pb(s) E° = –0.. 5 molekul e– D. Diketahui: Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) E° = –0. Na paling sukar bereaksi B. Waktu yang diperlukan untuk mengendapkan semua logam kromium (Ar Cr = 52 g/mol. 2 dan 5 D. 122. Mg. A.5 C. 3 dan 5 E.13 V Potensial standar sel volta yang terdiri dari elektrode Ni dan Pb adalah . 21. Larutan Cu(NO3)2 dielektrolisis dengan elektrode platina dan diperoleh tembaga 12. +0..500 detik C. Unsur-unsur perioda ketiga terdiri atas Na.. A.150 mg D...12 V D.083 detik 20. setelah 2 tahun jumlahnya berkurang menjadi 0.. Massa atom relatif logam L adalah . 7 molekul e– E. 5.0 B. 8 molekul e– 15. dan Al dapat berperan sebagai pengoksidasi E. diketahui: Y dan Z dapat membebaskan Y dari larutan garamnya dan hanya Z dapat membebaskan hidrogen dari air.3 tahun. +0. Si adalah logam D.60 L – + 19.1 M.000 mg 24. 5. Jika jumlah muatan listrik yang sama dialirkan ke dalam larutan perak nitrat (Ar Ag = 108 g/mol) maka banyaknya perak yang mengendap pada katode adalah . 3. 4 dan 4 14.8 bulan E. 0. A. P.. 16.4 gram C.5 g/mol).. Na.0 D. A.. A.. 28.500 detik B. Al.9 tahun adalah . 1.8 tahun Evaluasi Materi Semester 1 97 . 1F= 96. A. 28 bulan C.0 M dielektrolisis dengan arus 6. dan Cl cenderung membentuk basa C.. Larutan hasil elektrolisis tepat dinetralkan dengan 50 mL larutan Ca(OH)2 0. Y. Berdasarkan konfigurasi elektronnya maka dapat dikatakan bahwa .. Sebanyak 1 L larutan CrCl 3 1. Z.3175 g logam L di katode.36 L D.000 mg maka jumlah sampel kobalt-60 yang tersisa setelah 15. A. 56. Mg.. 96... S.6 gram E..12 L B. Dari tiga logam X.7 gram (Ar Cu= 63.. A.0 E.125 mg E. 0. Cl. S.500 C/mol) adalah . 28..25 V E.0 22..

. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. b. 4. penurunan titik beku. α ) 11 6C X adalah . 222 86 Rn 2. massa Ni yang mengendap di katode. Jika Kb air= 0. Pada reaksi transmutasi. 90 a. BrO3–(aq) + N2H4(g) → NO 3–(aq) + Br–(aq) b. 5. B.. 98 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . D. Setarakan reaksi redoks berikut ini: a. kenaikan titik didih. reaksi di katode dan di anode. C. fraksi mol NaOH. b. Sebanyak 80 g NaOH (Mr = 40 g/mol) dilarutkan ke dalam 500 g air (Mr =18 g/mol). 40 Zr memancarkan partikel beta. volume gas (STP) terbentuk di anode.86 °C/m. tentukan: a.52 °C/m dan Kf air = 1. 1.71 g/mol) dielektrolisis dengan arus 2 faraday. memancarkan partikel alfa. Tuliskanlah persamaan untuk reaksi inti berikut.25. Jika larutan NiSO4 (Ar Ni = 58. B. elektron positron neutron sinar gama partikel alfa 14 7N (X. molalitas larutan. 3. CO(NH2)2 (Mr=60 g/mol) dilarutkan ke dalam 400 g air. tentukan: a. b. c. Fe2+(aq) + Cr2O72-(aq) → Fe3+(aq) + Cr3+(aq) H2O(l) Sebanyak 30 gram urea. b. tentukan: a. E.. A.

keton. cara penulisan. eter. dan asam karboksilat? Pelajarilah bab ini agar Anda memahaminya. Ada minyak wangi yang beraroma buah atau bunga. Struktur Senyawa Karbon B. alkohol. Kegunaan Senyawa Karbon 99 . Tata Nama Senyawa Karbon C. asam alkanoat. alkanal. dan alkuna. dentifikasi Senyawa Karbon E. aldehid.Bab5 5 Senyawa Karbon Turunan Alkana Sumber: www. kegunaan. alkanol. alkena. Tahukah Anda zat kimia apakah yang digunakan pada minyak wangi? Minyak wangi menggunakan ester yang merupakan senyawa karbon turunan alkana sebagai pemberi aroma wangi.rivieraconcepts. alkoksi alkana. seperti haloalkana. somer Senyawa Karbon D. serta makromolekul dengan cara mendeskripsikan struktur. tata nama. Dari senyawa-senyawa tersebut. Anda tentu pernah menggunakan minyak wangi. Anda akan diajak untuk dapat memahami senyawa organik dan reaksinya. ben ena dan turunannya. Aroma yang dihasilkannya bermacam-macam. dan identifikasi senyawa karbon (haloalkana. A. reaksi ini disebut esterifikasi. dan alkil alkanoat). Anda telah mempelajari senyawa hidrokarbon alkana. dapat diperoleh berbagai senyawa turunan yang berperan di dalam keseharian kita. Pada Kelas X.com Pada bab ini. sifat. alkanon. Ester dapat dibuat dengan mereaksikan asam karboksilat dan alkohol dengan katalis asam sulfat. dan sifat dari ester? Bagaimana pula dengan senyawa karbon turunan alkana lainnya. isomer. Bagaimanakah tata nama.

semua bagiannya terdiri atas senyawasenyawa karbon yang Tuhan ciptakan sedemikian rupa sehingga menjadi suatu susunan yang utuh dan sempurna. Apakah nama kelompok senyawa menarik kesimpulan. 100 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Berikut ini beberapa gugus fungsi yang lazim dimiliki senyawa karbon. atau C3 dan C4. Setelah Anda menyelidiki gugus fungsi pada senyawa kimia. Dia menunjukkan bahwa tumbuhtumbuhan dan binatang bukan sumber satu-satunya senyawa organik. Karbon dapat membentuk senyawa lebih banyak dibandingkan dengan unsur yang lain karena karbon tidak hanya membentuk ikatan tunggal. Cabang ilmu Kimia yang berhubungan dengan senyawa karbon disebut Kimia Organik. • –CO • –COOH • –COH • –COOCH3 Jawablah pertanyaan berikut untuk 1. Gantilah molekul CH di bagian ujung dengan atom/molekul berikut.fbv.Soal Pramateri 1. Suatu senyawa yang memiliki gugus fungsi yang sama akan memiliki kemiripan reaksi.fh-frankfurt. karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki gugus gugus gugus gugus gugus gugus gugus –OH? –Cl? –O–? –CO? –COH? –COOH? –COOCH3? Legenda Kimia Marcellin Barthelot (1827–1907) membuat banyak senyawa organik dari senyawa-senyawa atau unsur-unsur anorganik. Perhatikanlah tubuh Anda. • –OH • –Cl 3. Apakah nama kelompok senyawa 7. 2. dan rangkap tiga. senyawa hidrokarbon.1 Gugus Fungsi Tujuan Menyelidiki gugus fungsi pada senyawa kimia Alat dan Bahan Struktur senyawa kimia Langkah Kerja 1. bagaimana cara mengelompokkan senyawa karbon? Lakukanlah kegiatan berikut. para ahli kimia mengelompokkan senyawa karbon ke dalam beberapa kelompok. Apakah nama kelompok senyawa 6. Tahukah Anda. atom karbon dapat membentuk ribuan senyawa karbon. Perhatikan struktur kimia senyawa alkana berikut. bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Sumber: www. Gugus fungsi adalah gugus atom atau molekul yang berperan pada sifat kimia suatu senyawa. 4. Apakah yang dimaksud dengan senyawa karbon? Apakah perbedaan dan persamaan antara senyawa karbon. Gantilah salah satu unsur H dengan atom/molekul berikut. Selidikilah 5. dan senyawa organik? Apakah yang dimaksud dengan gugus fungsi? A Struktur Senyawa Karbon 3. rangkap. Apakah nama kelompok senyawa 2. Senyawa karbon dapat dikelompokkan berdasarkan gugus fungsi yang dimilikinya. H H H H H – C4 – C3 – C2 – C1 – H H H H H 2. misalnya antara atom C1 dan C2. tetapi juga dapat berikatan membentuk struktur cincin. Apakah nama kelompok senyawa 3.com Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Apakah nama kelompok senyawa 4. Karena keunikannya. Untuk memudahkan dalam mempelajari senyawa karbon. Apakah nama kelompok senyawa 5. Sisipkan atom –O– di antara atom C. C2 dan C3.

Jika Senyawa Karbon Turunan Alkana 101 .2 Pada senyawa haloalkana. atom halogen menggantikan atom hidrogen. Jika gugus karbonil tersebut diapit oleh dua atau lebih atom karbon. CH3 – O – CH3 metoksi metana CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – O – CH3 metoksi butana CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 etoksi etana CH3 – CH2 – O – CH3 metoksi etana Gambar 5. haloalkana. Eter adalah senyawa karbon yang memiliki gugus alkoksi (–O–). senyawa karbon tersebut dinamakan keton.3 Struktur kimia dari sebagian senyawa eter Gugus fungsi yang dimiliki keton dan aldehid dinamakan gugus karbonil. CH3 – OH metanol CH3 – CH2– OH etanol CH3 – CH2 – CH2– OH propanol CH3 – CH2– CH2 – CH2– OH butanol Gambar 5.1 Struktur kimia dari sebagian senyawa alkohol H H C H H Cl CH3 C H Cl klorometana kloroetana H CH3 C H bromoetana Br CH3 CH2 CH2 Br bromobutana Gambar 5. dan eter. Berikut beberapa struktur senyawa alkohol. yaitu gugus fungsi yang terdiri atas atom oksigen yang berikatan rangkap dengan atom karbon.Tabel 5. Haloalkana adalah senyawa karbon yang mengikat atom halogen. Atom halogen ini menggantikan posisi atom hidrogen.1 Gugus Fungsi Senyawa Karbon Gugus Fungsi Kelompok Senyawa Karbon – OH –O– Alkohol Eter Keton Aldehid Haloalkana Asam karboksilat O C O C H – X (X = halogen) O C OH O C OR Ester Alkohol adalah senyawa karbon yang memiliki gugus hidroksil (–OH).

O H – CH metanal O CH3 – CH etanal Gambar 5.gugus karbonil terletak di ujung rantai karbon. Perbedaannya dengan keton dan aldehid adalah atom oksigen yang diikatnya berjumlah dua. O CH3 – C – OH asam etanoat asam metanoat O CH3 – CH2 – C – OH asam propanoat O CH3 – CH2 – CH2 – C – OH asam butanoat O HC – OCH3 Gambar 5. Atom oksigen yang berikatan tunggal dengan atom karbon. O CH3 – CH2 – CH propanal butanal O CH3 – CH2 – CH2 – CH Gambar 5.7 Pada senyawa ester. O CH3 – C – OCH3 O metil etanoat metil metanoat O CH3 – CH2 – CH2 – C – OCH3 metil butanoat CH3 – CH2 – C – OCH3 metil propanoat Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Bagaimanakah cara membedakan asam karboksilat dan ester dilihat dari struktur kimianya? 102 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . berikatan juga dengan atom hidrogen (untuk asam karboksilat).4 Senyawa aldehid memiliki gugus karbonil yang terletak di ujung rantai karbon. dan berikatan dengan gugus alkil (untuk ester).5 Senyawa keton memiliki gugus karbonil yang diapit atom-atom karbon. gugus alkil menggantikan atom hidrogen pada asam karboksilat. O H – C – OH Gambar 5. Materi 5. Apakah yang membedakan keton dan aldehid? 2. O CH3 – C – CH3 propanon O CH3 – CH2 – C – CH3 butanon Bagaimanakah dengan asam karboksilat dan ester? Asam karboksilat dan ester juga memiliki gugus karbonil. Tuliskanlah perbedaan dan persamaan antara alkohol dan haloalkana. Satu atom oksigen berikatan ganda dengan atom karbon. 1. Perhatikan struktur asam karboksilat dan ester berikut. sedangkan satunya berikatan tunggal dengan atom karbon.6 Senyawa asam karboksilat memiliki gugus COOH yang terletak di ujung rantai karbon. senyawa karbon seperti ini disebut aldehid.1 3.

5.1 Tentukanlah nama senyawa hidrokarbon berikut. Untuk menyegarkan ingatan Anda mengenai tata nama alkana.7. Struktur kimia C3H8 dapat digambarkan sebagai berikut. 5. Jadi. Senyawa Karbon Turunan Alkana 103 . a.5. H H C H b. Anda juga telah mengetahui beberapa struktur kimia dari senyawa-senyawa tersebut pada Gambar 5. 5.2. C3H 8 d. Jadi.6. Anda telah mengetahui pengelompokan senyawa karbon berdasarkan gugus fungsi yang dimilikinya. C2H6 memiliki nama etana. H CH4 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 1 (meta). C4H 10 Jawab a. H H C H C H C H atau CH3 – CH2– CH3 d. Jadi.4. 5. H H C H C H atau CH3 – CH3 Kata Kunci • • Gugus fungsi Tata nama c.3. Struktur kimia C4H10 dapat digambarkan sebagai berikut. H H C2H6 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 2 (eta). Struktur kimia C2H6 dapat digambarkan sebagai berikut.1. Contoh 5. 5. cara memberi nama senyawasenyawa karbon tersebut? Penulisan nama senyawa karbon tidak jauh berbeda dengan penulisan nama senyawa hidrokarbon golongan alkana. H H C H C H C H C H atau CH3 – CH2– CH2– CH3 H H H H C4H10 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 4 (buta-). perhatikanlah contoh berikut. Tahukah Anda. C3H8 memiliki nama propana. CH4 memiliki nama metana. CH4 b. Jadi. C2H 6 c.B Tata Nama Senyawa Karbon Sebelumnya. C4H10 memiliki nama butana. Struktur kimia CH4 dapat digambarkan sebagai berikut. H H H C3H8 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 3 (propa-). dan 5.

104 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Senyawa alkohol memiliki gugus fungsi –OH dengan rumus umum CnH2n+2O. H Alkana C H H H C H H CH4 Metana H C H H H C 2H 6 Etana You Must Remember Alcohol compound has O functional group with Cn 2n 2O as general formula. Berdasarkan rumus tersebut. perbedaan yang paling jelas antara alkana dan alkohol adalah jenis gugus fungsinya. 1. Tabel berikut memperlihatkan rumus kimia beberapa senyawa alkohol.1. Struktur H Rumus Kimia Nama Anda Harus Ingat Senyawa alkohol memiliki gugus fungsi OH dengan rumus umum CnH2n 2O. Adakah hubungan antara akhiran nama senyawa dengan jenis gugus fungsi? 2. lakukanlah kegiatan berikut. Selidikilah 5. Caranya adalah dengan mengubah akhiran -ana dengan akhiran lain sesuai dengan gugus fungsi yang dimiliki setiap kelompok senyawa. kita dapat mengetahui rumus kimia suatu alkohol dengan cara menghitung jumlah atom C-nya. Jika diperhatikan dengan saksama. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa alkohol? 4. Apakah rumus umum dari alkohol? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Tata Nama Alkohol dan Eter Pada prinsipnya. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. penamaan senyawa turunan alkana sama dengan penamaan senyawa alkana.2 Tata Nama Alkohol Tujuan Menyelidiki aturan tata nama alkohol Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja 1. Agar lebih jelas. Adakah hubungan antara awalan nama senyawa dengan jumlah atom C? 3. Amatilah tabel berikut. H Alkohol C H H H C H OH CH3OH Metanol H C H OH C2H5OH Etanol Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan.

Jika memiliki gugus –OH. Aturan tersebut hanya berlaku jika jumlah atom karbon pada senyawa alkohol tidak lebih dari 2. Jika jumlahnya lebih dari dua. senyawa alkohol dengan rumus kimia C3H7OH memiliki dua struktur kimia. H CH3 – C – CH3 OH 2-propanol Dari gambar tersebut. beri nomor pada rantai karbon sedemikian rupa sehingga gugus –OH menempel pada atom C yang paling kecil. 2. Gugus hidroksil pada senyawa alkohol menggantikan posisi 1 atom H pada senyawa alkana. 1.Tabel 5. Misalnya. tuliskan nomor. Misalnya. Jadi. dan diakhiri dengan akhiran -nol. nama senyawa-senyawa alkohol dengan rumus kimia C3H7OH adalah CH3 – CH2 – CH3 OH 1-propanol H CH3 – C – CH3 OH 2-propanol Senyawa Karbon Turunan Alkana 105 . Ethane becomes ethanol. etana menjadi etanol. dapat disimpulkan bahwa kedua struktur senyawa alkohol tersebut hanya berbeda pada posisi gugus –OH. sedangkan C2H5OH memiliki nama etanol. CH3OH memiliki nama metanol. For example. Oleh karena gugus fungsi –OH menggantikan posisi 1 atom H maka penamaan alkohol dilakukan dengan cara mengganti akhiran -ana menjadi -nol. Bagaimanakah jika jumlah atom karbon pada senyawa alkohol lebih dari 2? Senyawa alkohol yang mengandung lebih dari 2 atom karbon akan memiliki struktur kimia lebih dari satu. Perhatikanlah gambar berikut. CH3 – CH2 – CH3 OH 1-propanol You Must Remember The simple alcohols are named by changing the last letter in the name of the corresponding alkane to oI. Hitung jumlah atom C-nya. Aturan Penamaan Senyawa Alkohol Rantai Lurus Periksalah jenis gugus fungsinya. tuliskan awalan berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -nol. Apa nama kedua senyawa alkohol tersebut? Berikut langkah-langkah penamaan senyawa alkohol. 3. diikuti nama awalan berdasarkan jumlah atom C-nya. Kemudian.2 Rumus Kimia Beberapa Senyawa Alkohol umlah Atom C Rumus Kimia Alkohol 1 2 3 4 5 6 7 8 9 CH 3OH C2H5OH C3H7OH C4H9OH C 5H 11OH C 6H 13OH C 7H 15OH C 8H 17OH C 9H 19OH Anda Harus Ingat Penamaan alkohol yang sederhana yaitu dengan mangubah suku kata terakhir dari suatu alkana menjadi noI. Kata Kunci • • Alkana Alkohol Berdasarkan aturan tersebut. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa alkohol. Jika jumlahnya tidak lebih dari dua. 4.

Dari struktur kimianya. a.Agar Anda lebih memahami cara penamaan senyawa alkohol. Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga gugus –OH menempel pada atom C yang paling kecil. 3. 106 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2-heksanol Jawab Untuk menuliskan struktur senyawa alkohol. Aturan Penamaan Senyawa Alkohol Rantai Bercabang Tentukanlah rantai induk (rantai terpanjang yang memiliki gugus –OH) dan rantai cabangnya. c. Dari struktur kimianya. CH3 – CH2 – C – CH3 H OH OH CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 – C – CH3 H H Seperti halnya senyawa alkana. 4. Kemudian. dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 4 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 1 sehingga namanya adalah 1-butanol. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 OH OH b. struktur senyawa alkohol juga ada yang memiliki rantai cabang. Dari struktur kimianya. Bagaimanakah penamaan senyawa alkohol bercabang? Berikut aturan penamaan senyawa alkohol yang memiliki rantai cabang. b. OH a. tempatkan gugus – OH.2 Tentukanlah nama senyawa alkohol berikut. Rantai induk diberi nama sesuai aturan penamaan senyawa alkohol rantai lurus. 2. c. Contoh 5. CH3 – CH2 – CH2 – C – CH2 – CH3 H H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 Kata Kunci • • • • Alkil Rantai cabang Rantai induk Rantai lurus OH Jawab a. dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 7 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2-heptanol.3 Gambarkanlah struktur senyawa alkohol berikut. a. pelajarilah contoh soal berikut. tentukan terlebih dahulu rantai karbonnya. 1. Contoh 5. dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 6 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-heksanol. Rantai cabang diberi nama sesuai jumlah atom C dan struktur gugus alkil. 2-butanol b. b.

CH3 CH2 C CH3 CH3 b.4 OH Tentukanlah nama senyawa alkohol berikut. CH3 CH2 CH2 d. c.4-dimetil-2-heksanol E. UN 2003 rantai induk induk rantai cabang CH3 CH3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 5 atom C dan gugus –OH berada pada atom C nomor 2.3. gugus –OH berada pada atom C nomor 3. 2...4-tetrametil2-pentanol D. gugus –OH. OH gugus fungsional b. 2.3. gugus –OH berada pada atom C nomor 2.3-dimetil-2-heptanol Pembahasan CH3 CH3 CH3 H C C C CH3 CH3 – CH2 – C – CH3 rantai 4 3 2 1 induk CH3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 4 atom C. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-metil-2-heptanol.4-tetrametilpentanol B.3. H CH3 – CH2 – C – C – CH2 – CH3 6 5 4 H3 2 1 CH 3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 6 atom C.3. CH3 H C CH3 C2H5 OH C H CH3 CH3 OH gugus fungsional Kupas Tuntas CH3 CH(CH 3) C(CH 3) 2 C(OH)(CH 3) (CH 3) memiliki nama .3. rantai cabang C 2H 5 OH gugus fungsional H CH3 – C – CH – C – CH3 rantai 5 4 3 2 1 rantai induk CH3 CH3 OH 2. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-metil-3-heksanol.4-tetrametil-2-pentanol Jadi. Rantai cabangnya berjumlah 3 buah. 5.3..3.3. dan gugus metilnya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2metil-2-butanol. 2. d. OH gugus fungsional H CH3 – CH2 – CH2 – C – CH2 – C– CH3 H2 1 7 6 5 4 3 CH3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 7 atom C. nama CH3 CH(CH3) C(CH 3) 2 C(OH)(CH 3) (CH 3) adalah (C) 2. 2.3. Senyawa Karbon Turunan Alkana 107 . 3.4-tetrametil4-pentanol C .4-tetrametil -2-pentanol. A . Jawab a. CH3 CH2 OH H C C CH2 CH3 H CH3 OH H C C CH2 CH3 H C2H5 c.Contoh a.3.

senyawa yang termasuk alkohol tersier adalah (B) 2-metil-2-propanol. 2-metil-1-propanol B. CH3 – CH2 – OH c.5 Tentukanlah nama trivial senyawa alkohol berikut. CH3 – OH b. OH CH 3 CH CH3 e. Berikut cara memberi nama trivial untuk alkohol. alkil CH3 – CH2 – CH2 – OH gugus fungsional Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil lurus yang terdiri atas 3 atom C (propil) sehingga nama trivialnya adalah propil alkohol. 2-metil-2-propanol C... alkil CH3 – CH2 – OH gugus fungsional Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil yang terdiri atas 2 atom C (etil) sehingga nama trivialnya adalah etil alkohol. alkil dan OH terikat pada C yang nomornya sama. alkohol juga memiliki nama trivial (nama lazim). 3-metil-2-butanol E. 2. d.4-dimetil-2pentanol. a. OH gugus fungsional CH3 – CH CH3 alkil c. alkil CH – OH 3 gugus fungsional b. isopentil alkohol Pembahasan Pada alkohol tersier. 1. Aturan Penamaan Trivial Senyawa Alkohol Tentukanlah rantai induk (rantai terpanjang yang memiliki gugus – OH) dan rantai cabangnya. Tuliskan nama alkil rantai induk diikuti kata alkohol. Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil bercabang dengan nama isopropil sehingga nama trivialnya adalah isopropil alkohol. 3. Jadi. Tata nama alkohol yang telah diuraikan merupakan nama IUPAC.. UMPTN 1995 Contoh 5. Kupas Tuntas Senyawa yang termasuk alkohol tersier adalah . Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga gugus –OH menempel pada atom C yang paling kecil. Selain nama IUPAC. 108 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . A.yaitu 2 gugus metil yang berada pada atom C nomor 2 dan 4 serta gugus etil yang berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-etil-2. CH3 – CH2 – CH2 – OH d. Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil yang terdiri atas 1 atom C (metil) sehingga nama trivialnya adalah metil alkohol. isobutil alkohol D. H CH3 – CH2 – CH C – OH CH3 Jawab a. CH 3 CH 3 CH CH 2 OH f.

Adakah hubungan antara nama senyawa.. A . CH3 alkil CH3 – C – CH2 – OH gugus fungsional H Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil bercabang dengan nama isobutil sehingga nama trivialnya adalah isobutil alkohol. jenis gugus fungsi. Senyawa alkohol dapat juga dikelompokkan menjadi alkohol primer. Alkohol primer mengikat 1 atom C. 2-pentanol B.e. senyawa yang bukan alkohol sekunder adalah (E) 3-metil-3-pentanol. alkohol sekunder. 3-metil-2-pentanol E. Jadi. f. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa eter? 3.3 Tata Nama Eter Tujuan Menyelidiki struktur dan aturan tata nama eter Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja Amatilah tabel berikut. dan alkohol tersier. dan jumlah atom C? 2. Struktur CH3 – CH3 CH3 – CH2 – CH3 CH3 – O – CH3 CH3 – O – CH2 – CH3 Rumus Kimia C 2H 6 C 3H 8 C 2H6O C 3H8O Nama Etana Propana Metoksi metana Metoksi etana Alkana Eter Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan.. Perhatikanlah struktur molekul alkohol berikut. Alkohol tersier: -il dan -nol terikat pada C yang sama. UMPTN 2000 Alkohol sekunder CH3 CH2 H C OH CH3 CH3 Alkohol tersier CH3 CH2 C OH CH3 Selidikilah 5. alkohol sekunder. 3-pentanol C . 2-metil-3-pentanol D. dan alkohol tersier dibedakan berdasarkan jumlah atom C yang terikat pada atom C yang mengikat gugus –OH. Apakah rumus umum dari eter? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. H CH3 – CH2 – C – OH gugus fungsional alkil CH3 Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil bercabang dengan nama sek-butil sehingga nama trivialnya adalah sek-butil alkohol. 1. Apakah perbedaan ketiga jenis alkohol tersebut? Alkohol primer. sedangkan alkohol tersier mengikat 3 atom C. 3-metil-3-pentanol merupakan alkohol tersier. 3-metil-3-pentanol Pembahasan Menentukan jenis alkohol: Alkohol primer: -nol terikat pada C nomor 1. alkohol sekunder mengikat 2 atom C.. Senyawa Karbon Turunan Alkana 109 . Alkohol primer CH3 – CH2 – CH2 – OH Kupas Tuntas Senyawa yang bukan alkohol sekunder adalah .

2. Kemudian. a. Jika diperhatikan dengan saksama. Aturan Penamaan Senyawa Eter Periksalah jenis gugus fungsinya. sedangkan yang jumlahnya paling banyak disebut rantai induk. kita dapat mengetahui rumus kimia suatu eter dengan cara menghitung jumlah atom C-nya. dan diakhiri dengan nama rantai induk. Gugus alkoksi diberi nama dengan cara mengganti akhiran -ana pada alkana menjadi akhiran -oksi. Anda Harus Ingat Senyawa eter memiliki gugus fungsi OR (gugus alkoksi) dengan rumus umum CnH2n 2O. 4. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa eter. dapatkah Anda menentukan struktur kimia dan tata namanya? Struktur kimia eter adalah R – O – R. Gugus fungsi alkoksi menggantikan satu atom karbon pada alkana. beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga gugus –OR menempel pada atom C yang paling kecil. 1. Tabel berikut memperlihatkan rumus kimia beberapa senyawa eter. H CH3 C CH2 CH3 CH2 O CH3 110 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. sedangkan rantai induk diberi nama seperti nama alkana berdasarkan jumlah atom C-nya. Rantai alkil yang jumlah atom C-nya paling sedikit disebut gugus alkoksi. perbedaan yang paling mencolok antara alkana dan eter adalah jenis gugus fungsinya. Jika jumlah atom C lebih dari 4. Jika memiliki gugus –OR. Rumus umum dari eter adalah C nH 2n+2 O. H CH3 C CH3 O CH2 CH3 d. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 b. Kata Kunci • • Alkoksi Eter 3.3 Rumus Kimia Beberapa Senyawa Eter umlah Atom C Rumus Kimia Eter You Must Remember Ether compound has OR functional group with Cn 2n 2O as general formula. Adapun tata cara memberi nama eter secara IUPAC adalah sebagai berikut. tuliskan nomor. 2 3 4 5 6 7 8 9 C 2 H 6O C 3 H 8O C 4H 10O C 5H 12O C 6H 14O C 7H 16O C 8H 18O C 9H 20O Dari rumus umum eter. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 c. Contoh 5. diikuti nama gugus alkoksi berdasarkan jumlah atom C-nya.6 Tentukanlah nama senyawa eter berikut. Berdasarkan rumus tersebut. Tabel 5. R adalah gugus alkil. Senyawa eter memiliki gugus fungsi –OR (gugus alkoksi).

Contoh 5. eter juga memiliki nama trivial. nama trivialnya adalah dietil eter. a. Jadi.7 Tentukanlah nama trivial senyawa eter berikut. nama senyawa tersebut adalah 1-etoksi etana. A . Senyawa eter ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya sama. d. alkanon E.. Senyawa Karbon Turunan Alkana 111 . Selain nama IUPAC. eter D. rantai induk CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 alkoksi Gugus alkoksi: – O – CH2 – CH3 (etoksi) Rantai induk: CH3 – CH2 (etana) Jadi. Jadi. Tentukanlah nama alkil setiap rantai karbon. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 c. Cara menentukan nama trivial eter cukup mudah. nama senyawa tersebut adalah 2-etoksi propana. Senyawa eter ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. nama trivialnya adalah etil isopropil eter. Jadi. asam karboksilat Pembahasan Rumus umum senyawa gugus fungsi CnH2n 2O : alkohol dan eter CnH2nO : aldehid dan alkanon CnH2nO2 : asam karboksilat dan ester Jadi. b. Tuliskan secara berurut dari nama alkil terkecil dan diikuti kata eter. yakni 2 (etil) dan 3 (propil). H CH3 – C – O – CH2 – CH3 CH3 Jawab a. alkoksi CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 rantai induk Gugus alkoksi: – O – CH2 – CH3 (etoksi) Rantai induk: CH3 – CH2 – CH2 (propana) Jadi. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 b.. c. b. c. nama senyawa tersebut adalah 1-etoksi propana. UMPTN 1999 alkoksi rantai induk 3 4 CH2 CH3 (2-metil-butana) Gugus alkoksi: – O – CH3 (metoksi) Rantai induk: CH 3 CH CH2 CH2 CH3 Jadi. di depan nama alkil tersebut ditambahkan awalan di (2). nama senyawa tersebut adalah 1-metoksi-2-metil-butana. Jika ada nama alkil yang sama. ester C . H CH3 – C – O – CH2 – CH3 alkoksi 3 2 rantai induk H3C 1 Gugus alkoksi: – O – CH2 – CH3 (etoksi) Rantai induk: CH3 CH (propana) CH3 Jadi.Jawab a. nama trivialnya adalah etil propil eter. yakni 2 (etil). senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa (C) eter. Senyawa eter ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. aldehid B.. yakni 2 (etil) dan 3 (isopropil). H CH3 – C – CH2 – O – CH3 2 1 Kupas Tuntas Senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa .

4 Tata Nama Aldehid. dan Ester Tujuan Menyelidiki aturan tata nama aldehid. Propana O H Aldehid C O H Metanal CH3 CH O CH 3 CH 2 CH Etanal Propanal O HC Asam Karboksilat O CH 3 C O CH 3 CH 2 C OH OH OH Asam metanoat Asam etanoat Asam propanoat Propanon Keton O CH 3 C CH3 112 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Amatilah tabel berikut. ikutilah kegiatan berikut. O atom karbon mengikat dua atom O dengan struktur C O sehingga gugus ini disebut dengan nama karboksil. Selidikilah 5. dan eter Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja 1. Masih ingatkah Anda yang dimaksud dengan gugus karbonil? Pada senyawa asam karboksilat dan ester. Tata Nama Aldehid Keton Asam Karboksilat dan Ester Senyawa aldehid. dan ester memiliki persamaan yaitu semuanya memiliki gugus karbonil. Senyawa Struktur Nama H H C H H Metana Anda Harus Ingat Senyawa aldehid memiliki gugus fungsi COH. Alkana H H C H H C H H Etana H H C H H C H H C H H You Must Remember Aldehyde compound has CO functional group. keton. asam karboksilat. keton.2. asam karboksilat. Keton. Agar Anda lebih memahami penamaan dari senyawa-senyawa tersebut. Asam Karboksilat.

berarti senyawa tersebut merupakan senyawa aldehid. lalu tuliskan awalan berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -al.8 O H CH3 – C – CH CH3 Tentukan nama IUPAC senyawa aldehid berikut. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -al. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa aldehid? 3. nama senyawa aldehid. keton. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jadi. nama senyawa tersebut adalah propanal. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -on. Adakah hubungan antara nama senyawa alkana dengan nama senyawa aldehid. nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -al. Jika memiliki rantai bercabang. O H CH3 – C – CH aldehid 3 2 1 CH3 rantai cabang Senyawa Karbon Turunan Alkana 113 . Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa keton? 4. Seperti halnya alkohol dan eter. b. yaitu senyawa aldehid yang dikenal juga dengan nama metanal. Apakah pendapat Anda mengenai penggunaan formalin pada bahan makanan? Contoh 5. Apakah rumus umum dari aldehid dan keton? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Itulah sebabnya senyawa aldehid disebut juga alkanal. Itulah sebabnya senyawa keton disebut juga alkanon. dan asam karboksilat berhubungan dengan nama senyawa alkana. Pada keton. keton. 3 2 1 c. O a. Lalu. Itulah sebabnya senyawa asam karboksilat disebut juga asam alkanoat. Jika memiliki gugus –COH. Senyawa ini umum digunakan untuk mengawetkan tubuh organisme yang sudah mati. 2. tuliskan nomor percabangan. Agar lebih jelas. berikut aturan penamaan senyawa aldehid. beri nomor pada rantai terpanjang dimulai dari atom C yang mengikat atom O. Pada aldehid. dan ester? 2. Aturan Penamaan Senyawa Aldehid Periksalah jenis gugus fungsinya. Hitung jumlah atom C-nya. O CH3 – CH2 – CH aldehid b. Fakta Kimia Formalin Formalin adalah nama umum untuk larutan 33% formaldehid. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -oat dan diawali dengan kata asam. asam karboksilat.Ester O CH 3 C OCH 3 Metil metanoat Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. nama alkil rantai cabang. 3. Pada asam karboksilat. CH3 – CH2 – CH O H CH3 – C – CH2 – CH CH2 CH3 Jawab a. 1. 1.

O CH3 – CH2 – C – OH 114 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . nama alkil rantai cabang. Jika pada aldehid. Aturan Penamaan Senyawa Asam Karboksilat Periksalah jenis gugus fungsinya. Jika memiliki gugus –COOH. O CH 3 CH 2 C H CH 3 CH2 O C OH propanal asam propanoat You Must Remember Carboxylic acid compound has COO as functional group. 2. nama senyawa tersebut adalah 3-metil-pentanal. Contoh 5. 3. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa asam karboksilat. rantai cabang H 3 4 O 2 1 CH3 – C – CH2 – CH CH2 CH3 5 aldehid Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 5 (pentana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 3 Jadi. Masih ingatkah Anda dengan struktur aldehid dan asam karboksilat? Dapatkah Anda melihat persamaan dan perbandingan kedua struktur senyawa karbon tersebut? Bandingkanlah struktur aldehid dan asam karboksilat berikut. beri nomor pada rantai terpanjang dimulai dari atom C yang mengikat atom O. Dari struktur tersebut. Jika memiliki rantai bercabang.c. Anda pasti melihat bahwa perbedaan kedua senyawa tersebut terletak pada gugus fungsionalnya. lalu tuliskan kata asam. a. diikuti nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya.9 Tentukanlah nama IUPAC senyawa aldehid berikut. dan diakhiri dengan akhiran -oat. pada asam karboksilat menjadi akhiran -oat dan diawali dengan kata asam. nama senyawa tersebut adalah 2-metil-propanal. nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -oat. hitung jumlah atom C-nya. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -al. Aldehid bergugus fungsional –CHO. Anda Harus Ingat Senyawa asam karboksilat memiliki gugus fungsi COOH. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 2 Jadi. Oleh karena memiliki struktur yang mirip maka penamaan asam karboksilat mirip juga dengan penamaan aldehid. tuliskan nomor percabangan. sedangkan asam karboksilat bergugus fungsi –COOH. Lalu. 1. Jika tidak memiliki rantai cabang.

asam karboksilat dan aldehid memiliki nama trivial.4 Nama IUPAC dan Trivial Beberapa Senyawa Asam Karboksilat Rumus Kimia Nama UPAC Nama Trivial Asal Kata HCOOH CH3COOH CH3CH2COOH CH3(CH2)2COOH Asam metanoat Asam etanoat Asam propanoat Asam format Asam asetat Asam propionat Asam butirat Latin: formica (semut) Latin: asetum (cuka) Yunani: protopion (lemak pertama) Latin: butyrum (mentega) Asam butanoat Senyawa Karbon Turunan Alkana 115 . Seperti senyawa karbon lainnya. rantai cabang H 3 Kata Kunci • • Aldehid Asam karboksilat c. O 2 1 CH3 – C – CH2 – C – OH CH2 4 gugus karboksilat CH3 5 Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 5 (pentana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 3 Jadi. nama senyawa tersebut adalah asam propanoat. CH3 O gugus karboksilat CH3 – CH2 – C – OH 3 2 1 b.b. O gugus karboksilat H CH3 – C – C – OH 3 2 1 CH 3 rantai cabang Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 2 Jadi. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jadi. Tabel 5. nama senyawa tersebut adalah asam 2-metil-propanoat. Nama trivial kedua senyawa ini diambil dari sumber alami asam karboksilat. Perhatikan tabel berikut. O H CH3 – C – CH2 – C – OH CH2 Jawab a. nama senyawa tersebut adalah asam 3-metil-pentanoat. O H CH3 – C – C – OH CH3 c.

CH3 – CH2 – COOCH3 CH3 – CH2 – CH2 – COOCH3 CH3 – CH2 – CH2 – COOCH2CH3 Jawab O CH3 – CH2 – C – O – CH3 3 2 1 rantai alkil Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jumlah atom C pada rantai alkil adalah 1 (metil) 116 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . bagaimana cara memberi nama ester? Tata nama ester didasarkan pada strukturnya yang mirip dengan struktur asam karboksilat. Penamaannya mirip dengan asam karboksilat. Tahukah Anda. b.5 Nama IUPAC dan Trivial Beberapa Senyawa Aldehid umlah Atom C Asam Karboksilat Aldehid Anda Harus Ingat Senyawa ester memiliki gugus fungsi COOR. 1 2 3 4 5 6 Asam format Asam asetat Asam propionat Asam butirat Asam valerat Formaldehid Asetaldehid Propionaldehid Butiraldehid Valeraldehid You Must Remember Ester compound has COOR functional groups which its name is identic with carboxylic acid.CH3(CH2)3COOH CH3(CH2)10COOH CH3(CH2)14COOH CH3(CH2)16COOH Asam pentanoat Asam dodekanoat Asam heksadekanoat Asam oktadekanoat Asam valerat Asam laurat Latin: valere (tanaman valere) Latin: laurel (sejenis kacang) Asam palmitat Minyak palma Asam stearat Yunani: stear (lemak) Tabel tersebut menjelaskan nama trivial asam karboksilat. Pernahkah Anda mencium aroma dari minyak wangi? Mengapa minyak wangi dapat memberikan aroma. seperti jeruk. Asam karboksilat bergugus fungsi –COOH. Perhatikan tabel berikut. c.10 Tentukan nama trivial senyawa ester berikut. baik IUPAC maupun trivial mirip juga dengan penamaan asam karboksilat. Jadi. O O CH3 CH2 C OH asam propanoat CH3 CH2 C O CH3 metil propanoat Dari struktur tersebut. bagaimana dengan nama trivial aldehid? Hilangkanlah kata asam. atom H pada asam karboksilat digantikan oleh gugus alkil. 5. lalu ganti akhiran -at pada nama asam karboksilat dengan akhiran -aldehid. Senyawa kimia itu adalah ester. atau apel? Aroma tersebut berasal dari senyawa kimia yang terkandung dalam minyak wangi. Contoh a. kata asam pada asam karboksilat diganti dengan nama alkil. Anda pasti melihat bahwa perbedaan kedua senyawa tersebut terletak pada gugus fungsionalnya. pisang. Tabel 5. Acid letter is replaced by alkil in the name of carboxylic acid. Perhatikan struktur senyawa berikut. Karena memiliki struktur yang mirip maka penamaan ester. Kata asam pada asam karboksilat diganti dengan nama alkil. sedangkan ester bergugus fungsi –COOR. a.

Contoh 5.6 Penamaan IUPAC Senyawa Keton umlah Atom C Struktur CH3 CH3 CH2 C OH C OH CH2 CH3 CH3 Nama 2-propanol 3-pentanol Kata Kunci • • Ester Keton Alkohol CH3 CH2 OH C CH3 CH3 CH3 CH2 C O C O O CH3 CH2 C CH3 C CH3 CH3 CH2 CH3 CH CH3 3-metil-2-pentanol 2-propanon 3-pentanon Keton 3-metil-2-pentanon Agar Anda lebih memahami cara penamaan senyawa keton. Nama IUPAC: metil propanoat Nama trivial: metil propionat O CH3 – CH2 – CH2 – C – O – CH3 3 2 1 rantai alkil c. Penamaan keton mirip dengan penamaan alkohol. Caranya dengan menggantikan akhiran -ol pada alkohol dengan akhiran -on.11 Tentukanlah nama senyawa keton berikut. a. pelajarilah contoh soal berikut. Tabel 5. O CH3 CH2 C CH3 Senyawa Karbon Turunan Alkana 117 . Perhatikan tabel berikut.b. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 4 (butana/butirat) Jumlah atom C pada rantai alkil adalah 1 (metil) Nama IUPAC: metil butanoat Nama trivial: metil butirat O CH3 – CH2 – CH2 – C – O – CH2 – CH3 4 3 2 1 rantai alkil Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 4 (butana/butirat) Jumlah atom C pada rantai alkil adalah 2 (etil) Nama IUPAC: etil butanoat Nama trivial: etil butirat Senyawa karbon lainnya yang mengandung gugus karbonil adalah keton.

CH3 CH2 CH2 H C CH2 O CH2 C CH3 CH3 CH3 H C O C CH3 e. c. 118 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-etil-2-heptanon.O b. dapat diketahui bahwa senyawa keton ini memiliki 6 atom C dan gugus –CO-nya berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-heksanon. Dari struktur kimianya.4-dimetil-2pentanon. dapat diketahui bahwa senyawa keton ini memiliki 4 atom C dan gugus –CO-nya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2-butanon. gugus –CO berada pada atom C nomor 3. CH3 C CH3 CH2 CH3 Jawab a. O gugus fungsional Tantangan Kimia Apakah menurut Anda penulisan nama senyawa 2-metil-2-pentanon benar? Diskusikanlah bersama teman Anda. H CH3 – CH2 – C – C – CH2 – CH3 rantai induk CH3 rantai cabang Senyawa keton ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 6 atom C. c. CH3 CH3 CH2 CH2 CH2 H C CH3 O C C CH2 CH2 CH3 CH3 d. Senyawa keton ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 7 atom C. Rantai cabangnya berjumlah 3 buah. CH2 CH3 rantai cabang e. O gugus fungsional H CH3 – CH2 – CH2 – C – CH2 – C – CH3 rantai induk 7 6 5 4 3 2 1 6 5 4 3 2 1 d. yaitu 2 gugus metil yang berada pada atom C nomor 2 dan 4 serta gugus etil yang berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-etil-4. gugus –CO berada pada atom C nomor 2. Dari struktur kimianya. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-metil-3-heksanon. rantai cabang 5 CH 3 4 3 O 2 H CH3 – C – C – C – CH3 1 gugus fungsional rantai induk rantai cabang CH3 CH2 CH3 rantai cabang Senyawa keton ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 5 atom C dan gugus –CO berada pada atom C nomor 2. b.

Selain nama IUPAC.Tata nama keton yang telah diuraikan merupakan nama IUPAC. Senyawa keton ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya sama. Senyawa keton ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. a. CH3 – CH2 – C – CH2 – CH2 – CH3 O H CH3 – C – C – CH2 – CH3 CH3 You Must Remember Trivial names for ketone is identic with ether trivial names. CH3 – CH2 – C – CH2 – CH3 O b. Tabel 5. Jawab a. Perhatikan tabel berikut. Jadi. b. Jadi. yakni 2 (etil) dan 3 (isopropil). Senyawa keton ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda.7 Penamaan Trivial Senyawa Keton Senyawa Struktur Nama CH3 – O – CH3 eter CH3 – O – CH2 – CH3 CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 O CH3 C CH3 dimetil eter metil etil eter metil propil eter dimetil keton Keton CH 3 O CH3 C O C CH 2 CH2 CH 3 CH2 CH3 metil etil keton metil propil keton Contoh 5. yakni 2 (etil). nama trivialnya adalah dietil keton. nama trivialnya adalah etil propil keton. Senyawa Karbon Turunan Alkana 119 . c. Jadi. Buktikanlah oleh Anda Titik didih suatu senyawa aldehid atau keton lebih rendah apabila dibandingkan senyawa alkohol padanannya. Tentukan nama trivial senyawa keton berikut. Nama trivial keton mirip dengan nama trivial eter. nama trivialnya adalah etil isopropil keton. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. yakni 2 (etil) dan 3 (propil). Buktikanlah oleh Anda melalui teori ikatan kimia. Kata eter pada senyawa eter digantikan dengan kata keton. Kata eter pada senyawa eter digantikan dengan kata keton. keton juga memiliki nama trivial (nama lazim). c.12 O Anda Harus Ingat Nama trivial keton mirip dengan nama trivial eter. The letter of th is replaced with ton .

Aturan Penamaan Senyawa Haloalkana Periksa jenis ikatannya. Tentukan rantai induk dan atom halogennya. atom H pada senyawa alkana digantikan oleh atom halogen. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa haloalkana? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.3. bromine. chlorine. Jika memiliki ikatan tunggal dan mengandung salah satu atom halogen. C H metana H H C H H C H Cl klorometana 2 H C H etana H C H Cl kloroetana You Must Remember Haloalkane is alkane compound that has one or more H-atoms which replace by halogen element: fluorine. klorin. dan iodine. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. umlah Atom C Alkana Struktur Nama Haloalkana Struktur Nama H 1 H H H C H H H H Anda Harus Ingat Haloalkana adalah senyawa alkana yang satu atau lebih atom H-nya digantikan oleh unsur halogen. Berikut ini aturan penamaan haloalkana. Adakah hubungan antara struktur senyawa alkana dan struktur senyawa haloalkana? 2.5 Penamaan Haloalkana Tujuan Menyelidiki aturan penamaan haloalkana Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja 1. dan iodin. 1. Rantai induk diberi nama sesuai aturan penamaan senyawa alkana rantai lurus. klorin. 2. Tuliskan nomor cabang. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 5. Atom halogen diberi nama sesuai dengan jenis atomnya. diikuti tanda (–). seperti fluorin. Amatilah tabel berikut. 4. 6. nama atom halogen yang menyambung dengan nama rantai lurus. 120 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Lakukanlah kegiatan berikut untuk memahami cara penamaan haloalkana. 1. bromin. Tata Nama Haloalkana Masih ingatkah Anda dengan senyawa haloalkana? Senyawa haloalkana adalah senyawa turunan alkana yang satu atom hidrogennya digantikan oleh atom unsur halogen. dan iodin. Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga atom halogen terikat pada atom C yang paling kecil. 3. Pada struktur senyawa haloalkana. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa haloalkana. bromin. Selidikilah 5. seperti fluorin.

13 Tentukanlah nama senyawa haloalkana berikut. metil butirat g. dietil eter c. Cl H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 Br Jawab a. H a. a.2-dimetil-butanol b. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – OH b. CH 3 O CH 2 CH 2 CH 2 C O CH 2 CH 3 Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Jumlah atom C pada rantai induk: 6 (heksana) Atom halogen: Br (bromo) Penomoran rantai: H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 rantai induk 6 5 4 3 2 1 Br halogen Jadi. CH 3 CH2 CH 2 C H C H C CH3 2. 2-metil-3-etil-pentanal e. 2-iodo-pentana Senyawa Karbon Turunan Alkana 121 . Tentukanlah nama IUPAC senyawa-senyawa berikut. a. 2. 3-heksanon c. pemutih E. Jumlah atom C pada rantai induk: 6 (heksana) Atom halogen: Cl (kloro) Penomoran rantai: H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 rantai induk 6 5 4 3 2 1 Cl halogen b. etoksi butana b. Materi 5. A . pembius Pembahasan F3C CHBrCl adalah sebagai pembius. digunakan sebagai at anestesi di rumah sakit. pendingin D. kegunaan F3C CHBrCl adalah untuk (E) pembius. nama senyawa ini adalah 2-kloroheksana. CH 3 O OH d. pembasmi kuman B. nama senyawa ini adalah 3-bromoheksana. pembunuh serangga C .2 f. asam 3-metil-heptanoat e. a. Jadi. UN 2003 Agar lebih paham. pelajarilah contoh soal berikut. H C e. Soal Penguasaan 1.. Contoh 5.. CH 3 CH 2 CH 2 H C CH 2 CH 3 CH 3 Tentukanlah nama trivial senyawa-senyawa berikut. CH3 CH2 CH2 CH2 C CH2 CH3 O C H 3.Atom Halogen Nama Atom Penamaan dalam Haloalkana F Cl Br I Fluorin Klorin Bromin Iodin Fluoro Kloro Bromo Iodo Kupas Tuntas Kegunaan dari senyawa haloalkana F3C CHBrCl adalah untuk . CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 b. 2-etil-3-metil-4-dekanon d. etil pentanoat Gambarkanlah struktur senyawa-senyawa berikut. 2-metil butiraldehid f. asam 2-metil-butanoat d.. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – O –CH3 O c. Jadi.

melacaknya dengan melakukan kegiatan berikut.6 Keisomeran Senyawa Turunan Alkana Tujuan Menyelidiki keisomeran senyawa turunan alkana Alat dan Bahan Data senyawa kimia Langkah Kerja 1. 1-propanol dan 2-propanol. Propanal Propanon O CH 3 CH 2 C OH Metil etanoat 2. Lengkapilah tabel berikut. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. but different in molecular structure are called position isomer. Apakah perbedaan antara senyawa-senyawa yang rumus kimianya sama? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Kelompokkanlah senyawa-senyawa yang memiliki rumus kimia sama. Anda telah mempelajari mengenai isomer.C somer Senyawa Karbon Di Kelas X. Selidikilah 5. tetapi struktur molekulnya berbeda disebut isomer posisi. Senyawa-senyawa yang rumus kimia dan gugus fungsinya sama. Struktur Nama Rumus Kimia Gugus Fungsi Kelompok Senyawa CH3 – CH2 – CH2 – OH Anda Harus Ingat Senyawa-senyawa yang rumus kimia dan gugus fungsinya sama. apakah memiliki isomer juga? Mari. tetapi struktur molekulnya berbeda disebut isomer posisi. H CH 3 C OH H H C H H C H CH3 H You Must Remember Compounds which have the same chemical formula and functional groups. Bagaimanakah dengan senyawa-senyawa karbon turunan alkana. Misalnya. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. 1. yaitu istilah bagi kelompok senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi berbeda strukturnya. Senyawa mana saja yang rumus kimianya sama? 2. Kedua senyawa ini memiliki rumus kimia C3H8O dan sama- 122 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .

Perhatikanlah beberapa contoh isomer berikut. Selain dalam alkohol. Senyawa Karbon Turunan Alkana 123 . Etoksi etana Metoksi propana 2-metoksi propana CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 H CH3 C O CH3 CH3 Ketiga senyawa eter ini memiliki rumus kimia C4H10O. O 2-pentanon CH3 CH2 CH2 O C CH3 3-pentanon CH3 CH2 C CH2 CH3 3-metil-2-butanon CH3 H C CH3 O C CH3 Ketiga senyawa keton ini memiliki rumus kimia C5H10O. O Asam butanoat CH3 CH2 H C CH2 O C C OH Asam 2-metil propanoat CH 3 OH CH 3 Kedua senyawa asam karboksilat ini memiliki rumus kimia C4H8O2. isomer juga dapat terjadi pada senyawa turunan alkana lainnya. O Butanal CH 3 CH 2 CH 2 CH 2-metil propanal CH3 H C CH3 O CH Kedua senyawa aldehid ini memiliki rumus kimia C4H8O.sama tergolong senyawa alkohol karena mengandung gugus –OH. O Metil propanoat CH3 CH2 O C O CH3 Etil etanoat CH 3 C O CH 2 CH 3 Kedua senyawa ester ini memiliki rumus kimia C4H8O2.

Etoksi etana Metoksi propana 2-Metoksi propana CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 You Must Remember Functional group isomer is the group of compounds which have the same formula but different in functional groups. 2-propanol B. Kelompok senyawa yang berisomer gugus fungsi adalah alkohol dan eter. asam propionat Pembahasan Pasangan isomer gugus fungsi ada tiga: alkohol dengan eter alkanal dengan alkanon asam karboksilat dengan ester Jadi. metil etil eter C . propanal E. CH3 H C CH3 O CH3 Kupas Tuntas 1-propanol merupakan isomer gugus fungsi dengan . Jenis isomer lainnya adalah isomer gugus fungsi.. aldehid dan keton. A.. serta asam karboksilat dan ester. pelajarilah contoh-contoh berikut. O Asam butanoat Asam 2-metil Propanoat CH3 CH2 CH 3 CH2 C OH O H C C OH CH 3 124 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . keton. tetapi gugus fungsinya berbeda. Agar Anda lebih memahami. O Butanal 2-metil propanal CH 3 CH 2 CH3 CH 2 C H O H C C H CH3 O 2-butanon CH 3 CH 2 C CH3 Senyawa aldehid dan keton tersebut berisomer gugus fungsi karena sama-sama memiliki rumus kimia C4H8O.1-kloropropana CH 3 CH2 CH 2 Cl Anda Harus Ingat Isomer gugus fungsi yaitu kelompok senyawa yang rumus kimianya sama. propanon D. 2-kloropropana CH3 H C Cl CH3 Kedua senyawa haloalkana ini memiliki rumus kimia C3H7Cl. yang merupakan pasangan isomer gugus fungsi 1-propanol adalah (B) metil etil eter. dan ester.. Jika suatu senyawa alkohol dan eter memiliki jumlah atom karbon yang sama maka dipastikan senyawa-senyawa tersebut merupakan isomer. Demikian juga dengan aldehid. asam karboksilat. UMPTN 1995 1-butanol 2-metil-1-propanol CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – OH H CH 3 C CH 2 OH CH 3 Senyawa eter dan alkohol tersebut berisomer gugus fungsi karena samasama memiliki rumus kimia C4H10O. yaitu kelompok senyawa yang rumus kimianya sama. tetapi gugus fungsinya berbeda.

.

Tabung reaksi 3. Gelas ukur 4. 7. cara penggunaan. Aldehid dan Keton Aldehid tidak dapat membentuk ikatan hidrogen seperti halnya alkohol sehingga pada senyawa yang memiliki massa molekul yang sebanding. Formaldehid Aseton Pereaksi Fehling Pereaksi Tollen’s Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. meliputi sifat kimia senyawa.7 Sumber: Organic Chemistry.10 Titik Didih Beberapa Senyawa Aldehid (1 atm) Aldehid Titik Didih (°C) Metanal Propanal Butanal –21 49. 126 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Alkohol : Eter : R – OH + Na → R – ONa + 1 H 2 2 R – O – R' + Na → tidak bereaksi 2. 8.11 Titik Didih Beberapa Senyawa Keton (1 atm) Keton Titik Didih (°C) Propanon (Aseton) 2-butanon 3-pentanon 56.4 Sumber: Organic Chemistry.9 Titik Didih Beberapa Senyawa Eter (1 atm) Eter Titik Didih (°C) Dimetil eter Dietil eter Dipropil eter –24 34.6 102. Tabel 5.1 Sumber: Organic Chemistry. Penangas air 2.7 Identifikasi Aldehid dan Keton Tujuan Mengidentifikasi aldehid dan keton dengan pereaksi Fehling dan Tollen’s Alat dan Bahan 1. Tabel 5. dan penanganannya. Pipet tetes 5. 1996 Alkohol dan eter dapat dibedakan melalui reaksi dengan logam Na. titik didih aldehid lebih rendah dibandingkan alkohol.2 79. 6.Senyawa eter memiliki titik didih lebih rendah jika dibandingkan dengan alkohol. Selidikilah 5. Tabel 5.6 90. 1996 Bagaimanakah cara membedakan aldehid dan keton? Untuk mengetahuinya lakukanlah kegiatan berikut. Hal ini disebabkan karena molekul eter tidak dapat membentuk ikatan hidrogen. 1996 Keton memiliki titik didih yang hampir sama dengan aldehid.5 75.

Bagaimana hasil reaksi aseton dengan pereaksi Fehling dan pereaksi Tollen’s? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 2. Pereaksi Fehling mengandung ion Cu+ dalam larutan basa. Amati perubahan yang terjadi. 2000 Asam metanoat Asam etanoat Asam butanoat 101 118 164 Sumber: Organic Chemistry. Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Fullick). 5. Reaksi ini biasa disebut dengan tes cermin perak. sedangkan pereaksi Fehling akan tereduksi membentuk endapan merah bata Cu2O. Bagaimana hasil reaksi formaldehid dengan pereaksi Fehling dan pereaksi Tollen’s? 2. 1996 Senyawa Karbon Turunan Alkana 127 . Lakukan langkah pada no. titik didih asam karboksilat hampir sama dengan alkohol. Asam Karboksilat dan Ester Asam karboksilat memiliki ikatan hidrogen yang kuat sama seperti alkohol sehingga memiliki titik didih yang tinggi. 1996 Gambar 5. 1. Ketika aldehid direaksikan dengan pereaksi Fehling dan dipanaskan. Jika dibandingkan dengan asam karboksilat. 4. Masukkanlah 2 mL formaldehid ke dalam tabung reaksi pertama. Pada senyawa dengan massa molekul yang sebanding. aldehid akan teroksidasi dan kompleks [Ag(NH3)2]+ tereduksi menjadi logam perak. O O 2 Cu2+(aq) + RCH(aq) + OH–(aq) + H2O(l) → Cu2O(s) + RCOH(aq) + 3 H+(aq) Ketika keton direaksikan dengan pereaksi Fehling dan dipanaskan tidak akan terjadi reaksi.9 Endapan merah bata Cu2O terbentuk ketika aldehid diuji dengan pereaksi Fehling. Tabel 5. Pereaksi Tollen’s diperoleh dengan cara melarutkan AgNO3 ke dalam larutan amonia yang menghasilkan senyawa kompleks [Ag(NH3)2]+. Tabel 5. Ketika pereaksi Tollen’s dipanaskan dengan aldehid pada tabung reaksi.10 Cermin perak terbentuk ketika aldehid diuji dengan pereaksi Tollen s.13 Titik Didih Beberapa Senyawa Ester (1 atm) Ester Titik Didih (°C) Metil metanoat Metil etanoat Etil butanoat 31. O O 2 Ag+(aq) + RCH(aq) + H2O(l) → 2 Ag(s) + RCOH(aq) +2 H+(aq) Keton tidak bereaksi dengan pereaksi Tollen's. 3. 3.5 57 120 Sumber: Organic Chemistry. 2000 Gambar 5. aldehid akan teroksidasi menjadi asam karboksilat. Tambahkan 3 tetes pereaksi Fehling ke dalam masing-masing tabung reaksi tersebut. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Panaskan tabung reaksi dengan mengunakan penangas air pada suhu 60 °C.12 Titik Didih Beberapa Senyawa Asam Karboksilat (1 atm) Asam Karboksilat Titik Didih (°C) Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Fullick).Langkah Kerja 1. 1 dan 2 dengan mengganti pereaksi Fehling dengan pereaksi Tollen’s. ester memiliki titik didih yang rendah. Pada tabung reaksi yang berbeda tambahkan 2 mL aseton.

Tambahkan 3 tetes asam sulfat pekat. Bioetanol ini diperoleh dari tanaman berpati seperti singkong yang banyak dijumpai di seluruh wilayah Indonesia. 7.bbpt. Dari sumber nabati ini dapat diproses menjadi sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Hal ini dipercepat dengan adanya katalis asam sulfat pekat. Gasohol BE-10 yang diluncurkan oleh BPPT merupakan campuran antara bensin (90%) dan bioetanol (10%). Penangas air 6.14 Titik Didih Beberapa Senyawa Haloalkana (1 atm) Haloalkana Titik Didih (°C) Wujud pada 25 °C Klorometana Kloroetana Bromometana Bromoetana Iodometana Iodoetana –24 12 3 38 42 72 gas gas gas cair cair cair Sumber: Organic Chemistry. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. 2. meliputi sifat kimia senyawa. Bagaimanakah cara membuat ester? Lakukanlah kegiatan berikut. Pindahkan campuran ke dalam gelas kimia yang telah berisi larutan natrium bikarbonat. Reaksi ini dikenal dengan nama esterifikasi. Indonesia telah mengembangkan jenis bahan bakar otomotif baru yang merupakan campuran antara bensin dan etanol yang menghasilkan bahan bakar dengan kualitas tinggi. Sumber: www.Salah satu kegunaan ester adalah sebagai bahan pewangi. Gelas ukur 3. Tabel 5. Langkah Kerja 1.8 Esterifikasi Tujuan Pembuatan ester dari alkohol dan asam karboksilat Alat dan Bahan 1. 4. 1996 Haloalkana dapat mengalami reaksi hidrolisis menghasilkan alkohol. Senyawa apakah yang terbentuk pada reaksi tersebut? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Haloalkana Haloalkana adalah senyawa turunan alkana yang satu atau lebih atom hidrogennya diganti oleh unsur halogen.go. dan penanganannya. Selidikilah 5. 1.id Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. Gelas kimia 5. 8. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. O O R – C – OH asam karboksilat + R' – OH alkohol R– C – OR' ester + H2O air 4. 9. Etanol Asam asetat (H3COOH) Natrium bikarbonat (NaHCO3) Asam sulfat (H2SO4) Fakta Kimia Gasohol Saat ini. Bagaimana aroma dari hasil reaksi dibandingkan reaktan? 2. CH3CH2CH2Br(aq) + H2O(l) bromometana → CH3CH2CH2OH(aq) + HBr(aq) propanol 128 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Tambahkan 2 mL etanol kepada 1 mL asam asetat pekat dalam tabung reaksi. Tabung reaksi 4. 3. Pada saat etanol ditambahkan kepada asam asetat maka akan terbentuk ester yang memiliki wangi yang khas. cara penggunaan. Pipet tetes 2. Panaskan campuran di atas penangas air selama 5 menit.

dan bahan makanan. Senyawa asam karboksilat lainnya. seperti bir dan anggur. 3. Senyawa Karbon Turunan Alkana 129 . 2. memiliki titik didih 64. Materi 5. asam karboksilat. senyawa dan bahan apa saja yang Anda perlukan? Jelaskan pula prosedur pembuatannya. Sumber: Chemistry The Central Science. dan ester dapat ditemukan secara alami ataupun dengan cara sintesis di laboratorium. Etanol juga dicampur dengan bensin (gasoline) menghasilkan campuran yang dinamakan “gasohol” yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. Senyawa-senyawa karbon ini memiliki beberapa kegunaan. keton. Etilen glikol digunakan juga pada pembuatan polimer. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. E Kegunaan Senyawa Karbon Senyawa alkohol. pada dosis yang rendah dapat menyebabkan kebutaan dan pada dosis yang tinggi dapat menyebabkan kematian. penggunaan dietil eter sebagai zat anestetik dapat menyebabkan gangguan pada pernapasan sehingga saat ini pengunaannya digantikan oleh zat lain yang tidak berbahaya. 1. Jika Anda ingin membuat senyawa ester etil propanoat.7 °C. antiseptik. 2000 Gambar 5. Formaldehid digunakan sebagai desinfektan. Etilen glikol merupakan komponen penting untuk pendingin dan zat antibeku pada kendaraan. Metanol digunakan untuk pembuatan metanal (formaldehid) dan bisa digunakan sebagai pelarut.11 Senyawa asam karboksilat sering digunakan sebagai at aditif pada makanan. seperti asam benzoat digunakan sebagai pengawet pada makanan dan minuman. eter. Etanol digunakan juga sebagai pelarut pada minyak wangi dan sebagai zat antiseptik. Kegunaan Aldehid Senyawa paling sederhana dari aldehid adalah formaldehid. Jelaskanlah cara identifikasi aldehid dan keton. Metanol dikenal sebagai wood alcohol.4 2. berikut ini adalah kegunaan senyawa-senyawa karbon tersebut. dan digunakan pada pembuatan polimer.Soal Penguasaan 1. kosmetik. Etanol digunakan pada minuman. Dietil eter digunakan sebagai pelarut dan zat anestetik (obat bius). Kegunaan Keton Senyawa keton yang banyak digunakan adalah aseton yang biasanya digunakan sebagai pelarut pada zat dan penghapus cat kuku. Kegunaan Eter Senyawa eter yang paling banyak dikenal adalah dietil eter. aldehid. Namun. 5. Ketika direaksikan dengan asam nitrat dapat menghasilkan nitrogliserin yang dapat digunakan sebagai bahan peledak. Asam sitrat dan asam tartrat digunakan sebagai zat aditif pada makanan. 4. Kegunaan Alkohol Metanol merupakan alkohol yang paling sederhana. digunakan sebagai pelumas. seperti bakelit. Gliserol dapat diperoleh dari lemak. Kegunaan Asam Karboksilat Asam asetat yang dikenal sebagai cuka digunakan sebagai pemberi rasa asam pada makanan. Metanol bersifat racun. Formaldehid juga banyak digunakan sebagai pengawet untuk spesimen biologi.

Materi 5. Cl. Senyawa aldehid = = 4. I). Gugus fungsi aldehid adalah –C–H O dan keton adalah –C–R. sedangkan keton digunakan sebagai pelarut. Dapatkah Anda sebutkan senyawa penyusun aroma tersebut? Tuliskanlah struktur molekulnya.5 2. digunakan sebagai desinfektan dan pengawet. eter. Soal Penguasaan 1. Tuliskanlah kegunaan beberapa senyawa asam karboksilat? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Senyawa ester juga digunakan sebagai pemberi aroma pada makanan dan minyak wangi. Senyawa alkohol biasanya digunakan sebagai pelarut dan zat antiseptik. contohnya karbon tetraklorida (CCl4) dan kloroform (CHCl3).Tantangan Kimia Aroma wangi sebagian besar berasal dari senyawa ester dan aldehid. asam karboksilat. dan haloalkana. sedangkan senyawa eter sering digunakan sebagai zat anestetik. Haloalkana dapat mengalami reaksi hidrolisis menghasilkan alkohol. 3. Senyawa asam karboksilat sering digunakan sebagai zat aditif dan pengawet. Aldehid dan keton memiliki rumus umum O CnH2nO. Br. keton. Haloalkana memiliki rumus umum CnH2n+1X dengan X adalah unsur halogen (F. 2. Gugus fungsi asam karboksilat adalah –COOH dan ester –COOR. ester. senyawa ester seperti etil etanoat dan butil butanoat digunakan sebagai pelarut untuk resin dan pernis. 5. Gugus fungsi alkohol adalah –OH dan eter –OR. 6. Kemudian. Kegunaan Ester Pada bidang industri. 130 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Senyawa karbon turunan alkana terdiri atas alkohol. Tuliskanlah kegunaan beberapa senyawa alkohol? Rangkuman 1. diskusikanlah bersama teman Anda. contohnya isoamil etanoat yang memberikan aroma pisang. tetapi saat ini sudah tidak digunakan lagi karena memiliki efek negatif terhadap kesehatan. sedangkan ester digunakan sebagai pelarut dan pewangi. 7. Asam karboksilat dan ester memiliki rumus umum C nH2nO 2. aldehid. Haloalkana sering digunakan sebagai pelarut dan insektisida. Senyawa haloalkana lainnya dapat digunakan sebagai insektisida. Alkohol dan eter memiliki rumus umum CnH2n+2O. Kegunaan Haloalkana Haloalkana digunakan sebagai pelarut.

Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Senyawa Karbon Turunan Alkana ini. bertanyalah kepada guru kimia Anda. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Senyawa Karbon Turunan Alkana ini. sifat. zat anestetik Eter rumus struktur O R – CH Formaldehid Desinfektan.P e t aKonsep rumus struktur R – OH Etanol. alkoksi alkana. Belajarlah dengan baik. etilen glikol Pelarut. dan alkil alkanoat). Misalnya. metanol. pengawet kegunaan Aldehid contoh kegunaan rumus struktur contoh O R – C – R' Aseton Pelarut Senyawa karbon turunan alkana terdiri atas Keton rumus struktur O R – C – OH Asam benzoat. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. kegunaan pengawet Ester rumus struktur rumus struktur contoh O R – C – OR' Etil etanoat. alkanoat. kegunaan dan identifikasi senyawa karbon (haloalkana. alkanol. cara penulisan. Senyawa Karbon Turunan Alkana 131 . pewangi R–X CCl4. insektisida kegunaan Haloalkana contoh kegunaan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Senyawa Karbon Turunan Alkana ini? Menarik. tata nama. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan struktur. asam asetat kegunaan Asam karboksilat contoh Zat aditif makanan. alkanon. alkanal. Anda akan mengenal berbagai kegunaan dan komposisi senyawa karbon turunan alkana dalam berbagai produk rumah tangga dan berbagai bidang kehidupan. CHCl3 Pelarut. antiseptik rumus struktur contoh Alkohol contoh kegunaan R – O – R' Dietil eter Pelarut. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. butil butanoat Pelarut.

.

.

.

polfarmex. A. apa perbedaan antara parasetamol dan aspirin? Parasetamol dan aspirin berbeda dalam hal rumus dan struktur kimianya. Parasetamol memiliki nama kimia para-asetilamino fenol dengan rumus kimia C8H9NO2. Pelajarilah bab ini dengan baik agar Anda memahaminya. dapatkah Anda menuliskan rumus strukturnya? Untuk dapat menuliskan rumus struktur parasetamol dan aspirin. Kegunaan. Anda akan diajak untuk dapat memahami senyawa organik dan reaksinya. tata nama. Kedua senyawa tersebut sering digunakan sebagai obat sakit kepala.org.wikimedia. terdapat kelompok senyawa hidrokarbon lainnya yang sering kita jumpai. Anda telah mempelajari kelompok hidrokarbon turunan alkana. Dari rumus kimia tersebut.com Pada bab ini. Anda tentunya tidak asing dengan zat kimia yang bernama parasetamol dan aspirin. serta kegunaan benzena dan turunannya. cara penulisan. Selain kelompok senyawa tersebut. Perbedaan struktur kimia ini dapat memengaruhi sifat senyawa tersebut sehingga memiliki efek medis yang khas. www. Rumus Struktur Benzena B. serta makromolekul dengan cara mendeskripsikan struktur. benzena dan turunannya. sedangkan nama kimia aspirin adalah asam orto-asetiloksi benzoat dengan rumus kimia C9H8O. Pada bab 5. serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya 135 .Bab6 6 Benzena dan Turunannya Sumber: www. Tahukah Anda. Anda harus memahami terlebih dahulu pengertian senyawa benzena dan turunannya. Sifat. sifat. Reaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena C.

Hal tersebut dikarenakan rumus kimia C6H6 tidak sesuai dengan kesepakatan ilmuwan bahwa atom C dapat mengikat 4 atom dan atom H mengikat 1 atom. Bagaimanakah suatu atom karbon dapat berikatan dengan atom lainnya? Jelaskan.ruf.rice. Menurut Kekule. Friedrich August Kekule mengusulkan agar struktur benzena berupa cincin heksagonal. ilmuwan Jerman. benzena mengandung tiga ikatan tunggal dan tiga ikatan rangkap yang posisinya berselang-seling. 1 atom C seharusnya mengikat 4 atom. Ilmuwan Jerman. Kekule mengusulkan perubahan struktur benzena. Berdasarkan kesepakatan.edu Struktur benzena yang diusulkan Kekule tidak mengandung ikatan rangkap karena benzena tidak bereaksi seperti halnya senyawa hidrokarbon yang memiliki ikatan rangkap. Mansfield memulai produksi benzena dari tar batubara dalam skala industri. benzena memiliki rumus kimia C6H6. kalsium CH oksida 6 6 C6H6(aq) + CaCO3(s) + ⎯⎯ → kalsium + CaCO3benzena karbonat Mitscherlich memberi nama senyawa tersebut dengan sebutan benzin. ilmuwan Inggris. Dia bermimpi tentang barisan atom-atom karbon dan hidrogen membentuk cincin. mengisolasi benzena dari tar batubara. Namun. Charles Mansfield yang bekerja sama dengan August Wilhelm von Hofmann. 3. Berdasarkan hasil penelitian. Masalah ini akhirnya sedikit terpecahkan setelah menunggu selama 40 tahun. Eilhard Mitscherlich berhasil membuat benzena melalui distilasi asam benzoat dan kapur. Sumber: www. Faraday berhasil mengisolasi benzena dari gas dan memberinya nama hidrogen bikarburet (bicarburet of hydrogen). sedangkan pada struktur yang diusulkan Kekule atom C hanya mengikat 3 atom. struktur benzena ini menimbulkan masalah karena atom C tidak taat asas. Pada 1845. H H C C C C C H H H C H 136 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Apakah keunikan dari atom karbon? Ada berapakah gugus fungsi senyawa karbon yang telah Anda pelajari? Tuliskanlah beberapa tata nama dari senyawa benzena yang Anda ketahui. C6 CaO C6H5CO2H(aq) + CaO(s) asam benzoat panas 4 . Perhatikanlah gambar berikut. Dia menemukan pemecahannya ketika sedang tidur. Empat tahun kemudian. A Rumus Struktur Benzena Benzena kali pertama ditemukan oleh Michael Faraday pada 1825. seperti seekor ular yang menelan ekornya sendiri. Pada 1833.Soal Pramateri 1. 2. Pada 1872. H H C C H C H C C C H H Legenda Kimia Friedrich Kekule (1829–1896) berhasil mengungkapkan bagaimana enam atom karbon pada molekul benzena berikatan dengan atom hidrogen. Rumus kimia ini memberikan misteri mengenai struktur yang tepat untuk benzena selama beberapa waktu setelah benzena ditemukan.

Bagaimanakah cara menjelaskan bahwa setiap atom C pada cincin benzena memiliki fungsi yang sama? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. senyawa hidrokarbon kelompok alkena. yakni 140 pm (pikometer). Perhatikan gambar berikut. H H H H H H Benzena dan Turunannya 137 . benzena lebih mudah mengalami reaksi substitusi. Tantangan Kimia Menurut Anda.1 Reaksi Substitusi Benzena Tujuan Menyelidiki reaksi substitusi benzena Alat dan Bahan Struktur senyawa kimia Langkah Kerja 1.Berdasarkan hasil penelitian. Bagaimanakah reaksi substitusi pada benzena? Lakukanlah kegiatan berikut. Apakah perbedaan antara struktur kimia benzena pada 1865 dengan struktur benzena yang saat ini digunakan? B Reaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena Senyawa yang memiliki ikatan rangkap biasanya lebih mudah mengalami reaksi adisi. Hal ini ditentukan setelah para ilmuwan mengetahui bahwa semua ikatan antaratom C memiliki panjang yang sama. ikatan rangkap senantiasa berubah-ubah. Bagaimanakah cara menggambarkan sifat benzena tersebut? Perhatikanlah gambar berikut.1 2. mengapa benzena lebih mudah mengalami reaksi substitusi daripada reaksi adisi? Diskusikanlah dengan teman Anda. 120° atau 140 pm 108 pm Tanda resonansi. Misalnya.1 Jarak ikatan dan sudut ikatan pada benzena Soal Penguasaan 1. Oleh karena semua atom C memiliki fungsi yang sama. menyatakan bahwa senyawa benzena mengalami Gambar 6. Materi 6. diketahui bahwa setiap atom C pada cincin benzena memiliki sifat yang sama. Selidikilah 6. Akan tetapi. hal tersebut tidak berlaku untuk benzena. Meskipun benzena memiliki ikatan rangkap.

1. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus NO2? 3. Pereaksi yang digunakan adalah asam nitrat pekat (HNO3) dengan katalisator asam sulfat pekat (H2SO4). Jika dalam reaksi ini digunakan etil klorida.. 138 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .. UN 2003 2. Reaksi Sulfonasi Pada reaksi sulfonasi. atom H digantikan oleh gugus nitro (NO2).1 Nama Senyawa Hasil Reaksi Halogenasi Atom Halogen Rumus Kimia Nama etil klorida + → Br Cl I C 6H 5Br C 6H5Cl C 6H 5 I Bromobenzena Klorobenzena Iodobenzena HCl Jadi. nitrasi. Reaksi substitusi 1 atom H pada benzena oleh 1 atom/molekul lainnya disebut reaksi monosubstitusi. toluena E. alkilasi. Pereaksi yang digunakan adalah asam sulfat berasap (H2SO4 + SO3) pada suhu 40 °C. H Br FeBr3 → + Br2 ⎯⎯ + HBr Nama senyawa yang terbentuk bergantung pada atom halogen yang mensubstitusi atom H. dan I. atom H digantikan oleh gugus sulfonat (SO3H). alkil benzena yang terbentuk adalah (E) etil benzena. SO 3H c. Tabel 6. 1. Br d. seperti Br. Cl2. alkil benzena yang terbentuk adalah . Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh atom halogen? 2. atom H digantikan oleh atom halogen. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus SO3H? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. O = C – CH3 b. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus alkil (CH3)? 4.. benzil klorida B. H NO2 → + HNO3 + H2SO4 ⎯⎯ + H2O Senyawa yang terbentuk memiliki nama nitrobenzena. 3.Kata Kunci • • Benzena Substitusi 2. Reaksi Nitrasi Pada reaksi nitrasi. CH3 Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Ada beberapa reaksi monosubstitusi. A . Pereaksi yang digunakan adalah gas Br2. Cl. dan asilasi. di antaranya reaksi halogenasi. fenil klorida C . sulfonasi. asetil benzena D. etil benzena Pembahasan Reaksi antara benzena dan alkil halida disebut sintesis Friedel Crafts: + benzena C2H5 C2H5Cl Bandingkanlah kesimpulan Anda dengan penjelasan berikut. Reaksi Halogenasi Pada reaksi halogenasi. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus asil (O = C – CH3)? 5. Perhatikanlah tabel berikut. dan I2 dengan katalisator besi(III) halida. Gantilah salah satu atom H dengan atom/molekul berikut. Kupas Tuntas Alkil benzena dapat terbentuk jika benzena direaksikan dengan suatu alkil halida dengan bantuan katalis aluminium klorida. a. NO 2 e.

Reaksi Alkilasi Pada reaksi alkilasi. para nitro fenol Pembahasan Penamaan orto. meta hidroksi anilina C . Pereaksi yang digunakan adalah alkil halida dengan katalisator aluminium klorida (AlCl3). dan para untuk senyawa turunan benzena menunjukkan letak 2 gugus atom yang diikat oleh nomor atom C pada cincin benzena. Tabel 6. para hidroksi anilina D. Bagaimanakah struktur dan tata nama senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua? Selidikilah pada kegiatan berikut. UN 2003 Dapatkah Anda tentukan penamaan alkil benzena yang lain? 5.. H O AlCl3 C CH3 → + CH3COCl ⎯⎯ + HCl Nama senyawa yang terbentuk bergantung pada gugus asil yang mensubstitusi atom H. orto amino fenol E. meta. Jadi. Tabel 6. seperti CH 3COCl (asetil klorida) dan CH 3CH 2C=OCl (propanoil klorida) dengan katalisator aluminium klorida (AlCl3). sedangkan pada para (atom C1 dan C4). orto hidroksi anilina B. Berikut contoh penamaan alkil benzena.H SO3H → + H2SO4 ⎯⎯ + H2 O Senyawa yang terbentuk memiliki nama asam benzena sulfonat. atom H digantikan oleh gugus alkil (CnH2n+1). atom H digantikan oleh gugus asil (CH3C=O). kedudukan orto (atom C1 dan C2).3 Nama Senyawa Hasil Reaksi Asilasi Gugus Asil Rumus Kimia Nama CH3COCl CH3CH2COCl C6H5COCH3 C6H5COCH2CH3 Asetofenon Fenil etil keton Senyawa turunan benzena yang dihasilkan dari reaksi monosubstitusi dapat mengalami substitusi kedua. H CH3 AlCl3 → + CH3Cl ⎯⎯ + HCl Nama senyawa yang terbentuk bergantung pada gugus alkil yang mensubstitusi atom H. 4. meta (atom C1 dan C3)..2 Nama Senyawa Hasil Reaksi Alkilasi Alkil Halida Rumus Kimia Nama Kupas Tuntas Nama untuk senyawa turunan benzena dengan rumus struktur NH2 CH3Cl CH3CH2Cl CH3CH2CH2Cl C6H 5CH3 C6H5CH 2CH 3 C6H5 CH2CH2CH3 Metilbenzena Etilbenzena Propilbenzena OH adalah . Reaksi Asilasi Pada reaksi asilasi.. A . Pereaksi yang digunakan adalah halida asam. nama untuk senyawa turunan benzena tersebut adalah (C) parahidroksi anilina. Benzena dan Turunannya 139 .

Berilah nama pada senyawa-senyawa berikut. a.2-diklorobenzena o-diklorobenzena 1. Berilah nomor pada setiap atom C dimulai dari atom C yang mengikat atom X.3-diklorobenzena m-diklorobenzena Cl 1.2 Reaksi Substitusi Kedua Turunan Benzena Tujuan Menyelidiki reaksi substitusi kedua turunan benzena Alat dan Bahan Struktur senyawa kimia Langkah Kerja 1. These three isomers are named ortho-.4-diklorobenzena p-diklorobenzena Soal Penguasaan 1. Disebut apakah senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 4? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. CH2CH3 Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Br 140 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Ada 3 kemungkinan struktur senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua. Senyawa turunan benzena yang posisi atom-atom substituennya terletak pada cincin nomor 1 dan 3 disebut senyawa meta. Materi 6. dan para-. Disebut apakah senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 2? 3. 2.Selidikilah 6. X Anda Harus Ingat Terdapat tiga isomer yang mungkin dari suatu senyawa turunan benzena yang mengalami reaksi substitusi. Disebut apakah senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 3? 4. Ketiga isomer tersebut dinamakan orto-. meta-. 1 2 2 Cl 1 2 2 Cl 1 2 3 2 Cl 3 4 3 Cl 3 4 3 3 4 Cl 1. Senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 4 disebut senyawa para. and para-. meta-.2 b. 3. Ada berapa kemungkinan struktur senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua? 2. serta posisi 1 dan 4. yaitu posisi 1 dan 2. Perhatikanlah gambar berikut. Senyawa turunan benzena yang posisi atom-atom substituennya terletak pada cincin nomor 1 dan 2 disebut senyawa orto. You Must Remember There are three possible isomers of benzena derrivatives if they have substitution reactions. Tuliskan atom Y pada salah satu atom C yang belum mengikat atom. posisi 1 dan 3. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. 1. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa-senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua? Perhatikanlah contoh-contoh berikut.

seperti detergen dan bahan bakar kendaraan. industri. dan berwujud cair. a. Senyawa benzena dan turunannya banyak digunakan di bidang kesehatan. Karena sifat-sifat itulah aspirin biasanya digunakan sebagai obat sakit gigi dan obat pusing. Gambar 6. yaitu Bekasi dan Surabaya telah memproduksi bahan kimia turunan benzena seperti alkil benzena sulfonat yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan detergen. serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya Sifat yang dimiliki senyawa turunan benzena sangat beragam bergantung pada jenis substituennya. serta meningkatkan sensitivitas reseptor rasa sakit.c. juga dapat digunakan sebagai penahan rasa sakit sehingga aspirin banyak digunakan untuk obat sakit gigi dan obat sakit kepala. 1. 1.4-diklorobenzena b. aspirin dapat mengurangi demam dan pembengkakan. dan sebagai bahan peledak. 3. 2000 Meminum atau memakan makanan yang mengandung benzena dalam jumlah cukup tinggi dapat menyebabkan berbagai masalah. Beberapa pabrik di Indonesia. Berilah nama lain dari senyawa-senyawa berikut. p-dinitrobenzena C Sifat.2 Benzena merupakan zat kimia yang mudah terbakar. antiradang. Fakta Kimia Cara Kerja Aspirin Aspirin bekerja di dalam tubuh dengan menghambat terbentuknya prostaglandins yang dihasilkan enzim prostagandin synthase. Jika mengisap benzena dengan kadar yang cukup tinggi. Sifat-sifat khas ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal. iritasi lambung. Berikut ini beberapa senyawa benzena dan turunannya. antipiretik. a. mulai dari muntah-muntah. Kegunaan. Namun.2-dibromobenzena b. 1. Benzena digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan plastik dan bahan kimia lainnya. Pembentukan prostaglandins menimbulkan efek demam dan pembengkakan. Benzena dan Turunannya 141 . Aspirin Aspirin atau asam asetilsalisilat memiliki sifat analgesik. 2. benzena juga diketahui dapat menyebabkan kanker sel darah putih (leukimia) bagi manusia. mudah terbakar. pertanian. kepala pusing. hingga kematian. dan antikoagulan. Sumber: Chemistry The Central Science.3-dinitrobenzena Gambarkanlah struktur kimia senyawa-senyawa berikut. dapat menyebabkan kematian. Dengan terhambatnya pembentukan prostaglandins. 1. Senyawa ini memiliki titik didih 140 °C dan titik leleh 136 °C. Benzena Benzena merupakan zat kimia yang tidak berwarna. NO2 2.

pusing. sedangkan titik lelehnya –6 °C. Anilina memiliki wujud cair pada suhu kamar dan tidak berwarna (colorless). seperti sakit maag dan pendarahan lambung.. anilina tergolong basa lemah. senyawa dengan rumus kimia CH3–CO–NH–C6H5 diberi nama asetanilida. Anilina Anilina memiliki rumus kimia C6H5NH2 dan biasa dikenal dengan nama fenilamina atau aminobenzena. anilin juga mudah bereaksi dengan asil halida (misalnya asetil klorida. Senyawa anilina mudah menguap dan menimbulkan bau tak sedap.. Titik didihnya 184 °C. NO2 A. seperti ikan yang membusuk. Amida yang terbentuk dari anilin disebut anilida. Cl Jadi. Misalnya. Berikut struktur molekul anilina. struktur senyawa (C) merupakan bahan dasar zat warna sintetik. COOH O C H Pembahasan Turunan benzena sebagai bahan dasar pembuatan zat warna sintetik adalah senyawa anilin yang memiliki struktur sebagai berikut. 3. NH2 4. CH3COCl) membentuk suatu amida. Di balik kegunaannya. Selain itu. Senyawa ini memiliki warna bening (colorless) dan mudah terbakar. Senyawa turunan benzena ini mengandung gugus amina. Dilihat dari sifat kimianya. Anilina banyak digunakan sebagai zat warna. E. dan sakit kepala. Anilina dapat bereaksi dengan asam kuat menghasilkan garam yang mengandung ion anilinium (C6H5–NH3+). anilina juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan berbagai obat. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa penggunaan anilina dapat menyebabkan insomnia. Bukan hanya itu. NH2 D. Klorobenzena Klorobenzena adalah senyawa turunan benzena dengan rumus kimia C6H5Cl. Di antaranya gangguan pencernaan pada lambung. Mengonsumsi aspirin secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan. penggunaan anilina secara berlebihan dapat mengakibatkan mual. Klorobenzena dapat diperoleh dengan cara mereaksikan fenol dan fosfor pentaklorida. B. OH H2N C.O OH O O Kupas Tuntas Turunan benzena yang merupakan bahan dasar pembuatan zat warna sintetik adalah .. UN 2003 142 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Berikut struktur molekul klorobenzena. seperti antipirina dan antifebrin. Klorobenzena tidak larut di dalam air serta memiliki titik leleh –45 °C dan titik didih 131 °C. muntah-muntah.

19 g/100 mL pada 20 °C. sedangkan titik didihnya 210. Berikut struktur molekul asam benzoat.alandonfire. Nitroklorobenzena dan difeniloksida merupakan bahan baku pembuatan herbisida. Nitrobenzena memiliki aroma almond. titik lelehnya 5. di antaranya pelarut untuk cat. Gambar 6. Klorobenzena juga digunakan sebagai pelarut dalam kimia organik..85 °C. benzaldehida D. fenol B. zat pewarna.3 Klorobenzena digunakan dalam pembuatan pestisida.net 5. oksidasi sempurna senyawa toluena akan menghasilkan (D) asam benzoat. asam benzoat E. Penggunaan utama dari asam benzoat adalah sebagai pengawet makanan. Asam Benzoat Asam benzoat adalah senyawa turunan benzena dengan rumus kimia C6H6CO2. Nitrobenzena dapat digunakan sebagai pelarut dan bahan baku pembuatan anilina serta digunakan juga dalam produk semir dan senyawa insulator. O N O C6H5CH3 → C6H5COOH toluena asam benzoat Jadi.. Turunan benzena ini dikenal juga dengan nama nitrobenzol atau minyak mirbane. Nitrobenzena Nitrobenzena memiliki rumus kimia C6H5NO2. klorobenzena digunakan sebagai produk antara pada pembuatan nitroklorobenzena dan difeniloksida. A. Benzena dan Turunannya 143 . Asam benzoat memiliki sifat fisis di antaranya titik leleh 122 °C (252 °F) dan titik didih 249 °C (480 °F).Klorobenzena banyak digunakan dalam pembuatan pestisida. namun bersifat racun. UMPTN 1999 Kelarutan nitrobenzena dalam air sekitar 0. nitrobenzena Pembahasan [O] OH 6. Sumber: www. Saat ini. O Kupas Tuntas Oksidasi sempurna senyawa toluena akan menghasilkan . seperti DDT yang penggunaannya telah dilarang di seluruh dunia.. Perhatikanlah struktur molekul nitrobenzena berikut. Senyawa ini juga digunakan dalam pembuatan fenol.9 °C. anilin C . dan karet.

Sifat-sifat fenol di antaranya. Parasetamol sering digunakan untuk mengobati pusing dan sakit kepala. kelarutan dalam air 1. Fenol dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Misalnya. kelarutannya di dalam air 9. Asam Salisilat Asam salisilat merupakan turunan benzena yang tergolong asam karboksilat sehingga asam salisilat memiliki gugus karboksil (–COOH).4 g/100 mL (20 °C). Terlalu banyak mengonsumsi parasetamol dapat menyebabkan gangguan kesehatan. titik leleh 40. dari manakah asal kata asetaminofen dan parasetamol? Kedua nama tersebut berasal dari nama kimia kedua senyawa. yaitu N-acetyl-para-aminophenol dan para-acetyl-amino-phenol. resin sintetik. Asam salisilat bersifat racun jika digunakan 144 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Perhatikanlah struktur molekul fenol berikut. Berikut ini struktur molekul parasetamol.4 Semir sepatu mengandung nitrobenzena. Fenol juga banyak digunakan dalam pembuatan obat. Parasetamol Parasetamol atau asetaminofen merupakan zat analgesik dan antipiretik yang paling populer. reaksi asam salisilat dengan metanol akan menghasilkan metil salisilat. dan polimer. Dari nama dan rumus kimianya. Sumber: stockbyte 7. dan titik didih 181. serta larut di dalam etanol. dapat diduga bahwa senyawa fenol mengandung gugus hidroksil (–OH) yang terikat pada cincin benzena. Turunan benzena ini merupakan padatan kristalin yang tidak berwarna.Gambar 6.5 °C. Kerjakanlah secara berkelompok dan buatlah laporannya. 9.7 °C. Rumus kimianya adalah C6H5OH. Adanya gugus ini menyebabkan asam salisilat dapat bereaksi dengan alkohol membentuk ester. Sifat dari parasetamol antara lain titik leleh 169 °C.8 g/100 mL. H3C O HO NH Tantangan Kimia Carilah informasi dari media internet senyawa benzena dan kegunaan serta dampak negatifnya terhadap kesehatan. Tahukah Anda. OH OH atau Fenol memiliki sifat antiseptik sehingga digunakan di dalam bidang pembedahan untuk mensterilkan alat-alat. 8. Fenol Fenol dikenal juga dengan nama asam karbolat.

Sumber: Basic Concepts of Chemistry. TNT sering disalahgunakan sebagai bahan peledak sehingga merugikan umat manusia dan lingkungan. Bagaimanakah menurut Anda pemanfaatan TNT ini sehingga dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia dan lingkungan? Benzena dan Turunannya 145 .5 Trinitrotoluene (TNT) merupakan bahan kimia yang biasa digunakan sebagai peledak. CH3 O2N CH3 NO2 + HNO3 + H2SO4 asam nitrat pekat → + 3H2O Toluena asam sulfat pekat NO2 TNT Studi dan pengembangan senyawa benzena dan turunannya dapat berakibat positif dan negatif. TNT (Trinitrotoluene) TNT (Trinitrotoluene) merupakan senyawa turunan benzena yang bersifat mudah meledak. tetapi dalam jumlah sedikit asam salisilat digunakan sebagai pengawet makanan dan antiseptik pada pasta gigi. Gambar 6. TNT digunakan sebagai bahan peledak untuk kepentingan militer dan pertambangan. Perhatikan struktur molekul asam salisilat berikut.dalam jumlah besar. Contohnya. 1994 Senyawa TNT (Trinitrotoluene) dibuat dengan cara mereaksikan toluena dan asam nitrat pekat. Senyawa TNT diperoleh melalui reaksi nitrasi toluena. O OH OH 10. Berikut reaksi pembentukan TNT. serta dibantu katalis asam sulfat pekat.

Tuliskan struktur dari parasetamol dan sebutkan pula kegunaannya. dan berwujud cair. 3. nitrasi. anilina.Buktikanlah oleh Anda Senyawa turunan benzena banyak digunakan pada bidang kesehatan. Benzena dapat mengalami reaksi substitusi (halogenasi. 2. memiliki struktur berbentuk segienam dan berikatan rangkap yang selang-seling. 4. mudah terbakar. Soal Penguasaan 1. Materi 6. meta. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. dan asilasi). Bagaimanakah dampak penggunaan aspirin yang berlebihan? Rangkuman 1. alkilasi.3 2. atau para. terutama untuk bahan pembuatan obat. Contoh-contoh senyawa turunan benzena di antaranya aspirin. Datalah beberapa jenis obat yang mengandung senyawa turunan benzena. 146 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . sulfonasi. akan menghasilkan posisi orto. Benzena adalah senyawa aromatik dengan rumus kimia C6H6. kemudian buatlah suatu laporan mengenai hal tersebut. asam benzoat. Apabila ada dua substituen yang tersubstitusi. Sifat fisis dari benzena adalah tidak berwarna. dan parasetamol. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.

dan lain-lain. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan struktur. Belajarlah dengan baik. sifat dan kegunaan benzena dan turunannya. cara penulisan. Benzena dan Turunannya 147 . bertanyalah kepada guru kimia Anda. tata nama. Anda akan mengenal senyawasenyawa kimia penyusun obat. zat pengawet. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini.P e t aKonsep H H struktur C C C C C C H H atau atau H H Substitusi pertama reaksi contoh • • • • • Halogenasi Nitrasi Sulfonasi Alkilasi Asilasi Benzena Substitusi kedua menghasilkan posisi • Orto • Meta • Para sifat • Tidak berwarna • Mudah terbakar • Berwujud cair Obat penghilang rasa sakit Zat warna Pengawet makanan Obat sakit kepala Aspirin Anilina contoh senyawa turunanya kegunaan kegunaan Asam benzoat kegunaan Parasetamol kegunaan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Benzena dan Turunannya ini? Menyenangkan. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Benzena dan Turunannya ini. Misalnya. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahanpermasalahan yang berkenaan dengan materi Benzena dan Turunannya ini. pewarna.

. sulfonat B. + HBr + HCl SO2H + Br2 → 1... 2. asil H C. 1.2-diklorobenzena B. asilasi C. gugus yang menggantikan atom H adalah . Cl 6. klorida C. SO3H B. Nama reaksi tersebut adalah .. C 6H 6 D. COCH3 dan CH 3COCl 8. 7. + H2O Struktur yang tepat untuk nitrobenzena adalah . klorinbenzena D. bromida D. NO2 3.. NO2 5. A. Cl A. A. C 6H12 C. bromobenzena C. C 6H 5 B. gas hidrogen E.. klorobenzena B. NO2 + H2O 2. D. asam sulfat pekat C.. C. H Br B. dan 3.... + HCl Nama untuk senyawa tersebut adalah . sulfonasi E. halogenasi B. A. Hasil reaksi dari dengan katalis AlCl3 adalah .. C 5H10 Katalisator yang digunakan dalam reaksi nitrasi adalah . COCl 4. E..... p-diklorobenzena 148 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .. hidrogenasi Senyawa turunan benzena yang dihasilkan adalah . A. A... monoklorobenzena Rumus kimia dari turunan benzena yang berfungsi sebagai pereaksi adalah .... COCl + HCl D. C 6H11 E.Evaluasi Materi Bab A.. alkil E. N E. A. alkilasi D.. asam klorida pekat D. 6 CH3 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. brominbenzin E. asam nitrat pekat B. A. gas oksigen Pada reaksi sulfonasi. Perhatikan persamaan reaksi berikut untuk menjawab soal nomor 1..

. BHT C. pengawet makanan C. E. C. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.. Hasil reaksi dari benzena dan propilklorida adalah . pereda sakit kepala D. b.. E. Nama untuk senyawa berikut adalah . D. karbonil E. pewarna makanan 11. 3.. BHA D. B. Cl Cl C..itroklorobenzena o-kloronitrobenzena 15.C. 5. etilbenzoat A... Cl NO2 9.. Struktur kimia dari senyawa p-diklorobenzena adalah . propilbenzena B.. alkilasi E. Asam salisilat dapat bereaksi dengan metanol menghasilkan metil salisilat. 4... alkil 13... toluena E.. Tuliskan namanya. Apakah kegunaan dari klorobenzena? Gambarkanlah struktur kimia dari: a. Tuliskan hasil sampingnya. 2.. nitrasi C. karboksil D. Cl B. Gugus fungsi yang menyebabkan asam salisilat bereaksi adalah .4-kloronitrobenzena p-kloronitrobenzena m-nitroklorobenzena 1. A. 1. anilina 10. Tuliskanlah senyawa yang terbentuk dan hasil samping dari reaksi antara benzena dan gas bromin. A. antioksidan E. ikatan rangkap C. metilbenzena D. m–bromobenzena Suatu senyawa memiliki nama 1. sufonasi B. etilbenzena E. a. Cl Cl A. Tuliskan persamaan reaksi pembuatannya. A. TNT yang digunakan sebagai bahan peledak dihasilkan melalui reaksi . Cl D. Gambarkan struktur kimianya.. o-diklorobenzena m-diklorobenzena 1.. c. Asam benzoat banyak digunakan sebagai . asilasi 12. o-iodobenzena b. Suatu senyawa memiliki rumus kimia C6H5COOCH3. Senyawa turunan benzena yang bersifat analgesik adalah . alkohol B. Benzena dan Turunannya 149 .2. b.. A. fenilpropanoat C.. Cl E. aspirin B.3-dinitrobenzena.. halogenasi D. D. a. Cl B. 1. bahan peledak B.4-diklorobenzena 14. A. d. Tuliskan gugus yang dimilikinya. Beri nama lain dari senyawa tersebut..

benzena melalui beberapa tahap berikut.Soal Tantangan CH2CH2OH 1. 2. Mengapa penggunaan DDT dilarang? 150 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Klorobenzena banyak digunakan dalam pembuatan pestisida. dan 3. Seperti DDT yang sudah tidak digunakan lagi. 2. b. jenis reaksi kimia yang terjadi pada ke-4 tahap tersebut. CH 3 tahap 1 ⎯⎯⎯→ CH 2Cl tahap 2 ⎯⎯⎯→ CH2CN tahap 3 ⎯⎯⎯→ CH2COOH tahap 4 ⎯⎯⎯→ CH2CH2OH Klorobenzena adalah senyawa turunan benzena dengan rumus kimia C6H5Cl. 2-fenil etanol dapat disintesis dari metil Tentukanlah: a. pereaksi yang digunakan pada tahap 1.

karbohidrat. dan kegunaan lemak.Bab7 7 Makromolekul Sumber: Science in Focus: chemistry. makromolekul berarti molekul besar dengan berat molekul yang besar. Plastik F. dan gelas yang terbuat dari plastik. serta makromolekul dengan cara mendeskripsikan struktur. A. apakah persamaan dan perbedaan antara bahan makanan dan plastik? Apakah makromolekul dan polimer itu? Bagaimana sifat-sifat makromolekul? Senyawa apa sajakah yang termasuk makromolekul? Jika Anda ingin mengetahui jawabannya.com Pada bab ini. seperti ember. jagung. benzena dan turunannya. protein. tempe. sifat. www. Anda pikirkan. pelajarilah bab ini. Anda juga pasti mengenal berbagai jenis plastik. bahasajepun. Dalam kehidupan sehari-hari. tata nama. sifat. penggolongan. dan lemak. Sekarang. Polimer B. daging. dan tahu. Berbagai perabotan rumah tangga. Anda tentu tidak asing lagi dengan bahan makanan. Pembuatan Polimer C. Protein E. dan protein). Sesuai dengan nama senyawa tersebut. seperti beras. gayung. penggolongan.com. Lemak dan Minyak 151 . Anda akan diajak untuk dapat memahami senyawa organik dan reaksinya. 2002. tata nama. Bahan-bahan tersebut terbuat dari senyawa makromolekul atau polimer. Tubuh manusia juga terdiri atas makromolekul-makromolekul yang Anda kenal dengan karbohidrat. dan kegunaan makromolekul (polimer.ptspaa. Karbohidrat D. serta mendeskripsikan struktur.

You Must Remember Polymer consists of smaller molecules. Dapatkah Anda menyebutkan contoh-contoh senyawa yang merupakan polimer? Bagaimana cara mengelompokkan senyawa-senyawa polimer tersebut? Mari.Soal Pramateri 1. Apakah perbedaan antara polimer alami dan polimer buatan? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. daging mengandung protein dan lemak. 1.se.john1701a. Tuhan telah menciptakan polimer alami yang dapat langsung Anda temukan di alam. Selidikilah 7. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. yaitu polimer alami dan polimer buatan.edu. dan kapas.arla. Carilah informasi mengenai nama kimia polimer-polimer tersebut. www. bahasajepun. Dengan kata lain. background.emeraldplastics. kemudian kelompokkan berdasarkan asalnya (alami atau buatan). 152 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .ces. www. Polimer dapat dikelompokkan berdasarkan asalnya. seperti beras. 2. menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut. meros = unit). Tuliskan beberapa contoh produk sehari-hari yang mengandung suatu makromolekul. Anda Harus Ingat Polimer tersusun atas molekul yang lebih kecil yang disebut monomer. senyawa polimer dapat diartikan sebagai senyawa besar yang terbentuk dari penggabungan unit-unit molekul kecil yang disebut monomer (mono = satu).1 Kimia Polimer Tujuan Mengelompokkan polimer alam dan polimer buatan Alat dan Bahan Contoh-contoh polimer Langkah Kerja 1. Apakah polimer itu? Istilah polimer diambil dari bahasa Yunani (poly = banyak. Gambar berikut merupakan contoh-contoh senyawa polimer. Bagaimanakah cara mengelompokkan polimer? 2. A Polimer 3. called monomer. Apakah yang Anda ketahui tentang polimer? Tuliskan beberapa contoh nama senyawa makromolekul yang Anda ketahui. Itulah sebabnya mengapa polimer disebut juga makromolekul. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Jumlah monomer yang bergabung dapat mencapai puluhan ribu sehingga massa molekul relatifnya bisa mencapai ratusan ribu. jagung. Sumber: www.com 2. aged. Bahanbahan tersebut merupakan polimer alami yang mengandung karbohidrat.uga. sedangkan sutra mengandung protein. bahkan jutaan. Amati dengan teliti.com.

ptspaa. www. Dapatkah Anda sebutkan contoh polimer buatan lainnya? Sumber: www. polietilentereftalat (PET). Soal Penguasaan Materi 7. (c) teflon pada alat penggorengan (PTFE). 1. Tuliskanlah contoh-contoh polimer alami beserta monomernya.chm. (b) bijih bahan plastik (PS).go.1 3.a b Gambar 7.1 c d Beberapa contoh polimer alami: (a) tempe mengandung protein.com. dan (d) pipa saluran air (PVC). Tuliskanlah perbedaan polimer alami dan polimer buatan.com. di antaranya polietena (PE). polivinilklorida (PVC). (b) jagung mengandung karbohidrat.2 c d Beberapa contoh polimer buatan: (a) botol-botol plastik PE dan PET.purbalingga.id. Dokumentasi Penerbit. 2002. Makromolekul 153 .bris. dan (d) beras mengandung karbohidrat.ac.solvay. 2. Chemistry (Chang).rrtenviro. dan karet sintetik. teflon (PTFE). Adapun polimer buatan dibuat di laboratorium kimia dengan cara mencampurkan beberapa zat kimia dengan perlakuan khusus.gallery. polipropilena (PP).com. www. Adapun contoh-contoh polimer buatan dapat Anda amati pada gambar berikut.hd Ada beberapa jenis polimer buatan. (c) daging mengandung protein dan lemak. polistirena (PS). Tuliskanlah contoh-contoh polimer buatan beserta monomernya. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. poliamida (nilon). www. Sumber: www. a b Gambar 7.uk. www.

polivinil klorida (PVC). Tabel 7.B Pembuatan Polimer Reaksi pembentukan polimer disebut reaksi polimerisasi. nilon. Apakah perbedaan antara kedua cara ini? Pelajarilah uraian berikut. Reaksi Polimerisasi Kondensasi Ciri khas reaksi polimerisasi kondensasi adalah monomernya mengandung gugus fungsi dan dihasilkannya produk samping. dan plastik polietilentereftalat (PET). Reaksi Polimerisasi Adisi Kata Kunci • • Polimer Polimerisasi Pada reaksi polimerisasi ini.M = polimer Senyawa yang terbentuk melalui reaksi polimerisasi kondensasi. dan CH3COOH. yaitu cara adisi dan kondensasi. teflon. NH3. ⎡ ⎡ → n ⎢C = C⎢ ⎯⎯ ⎣ ⎣ ⎡ ⎡ – – ⎢ C – C⎢ ⎣ ⎣n – – – – – – alkena polialkena Polimer-polimer yang terbentuk melalui reaksi polimerisasi adisi antara lain polietena (PE). ada dua cara pembentukan polimer... HCl.. Produk samping ini merupakan gabungan dari gugus fungsi setiap monomer. gugus fungsi–M–gugus fungsi [gabungan gugus fungsi–M–M .1 Reaksi Polimerasi Adisi Beberapa Senyawa Monomer Polimer Persamaan Reaksi Etena Vinil klorida Tetrafluoroetilena Isoprena Polietena Polivinil klorida Politetrafluoroetilena (teflon) Poliisoprena (karet alam) – – nCH2 = CH2 → –– CH2 – CH2 –– n nCH2 = CHCl → –– CH2 – CHCl –– n nCF2 = CF2 → –– CF2 – CF2 –– n – CH3 Propena Polipropena – nCH2 = C – CH = CH2 → –– CH2 – C – CH – CH2 –– CH3 n 2. reaksi polimerisasi adisi dapat dirumuskan sebagai berikut. Reaksi polimerisasi adisi dari alkena membentuk polialkena. 154 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – nCH3 = CH – CH3 → –– CH2 – CH –– CH3 n . seperti H2O. M–M–gabungan gugus fungsi] + gugus fungsi–M–gugus fungsi M = monomer ⎯⎯ → + produk samping M. Bagaimanakah persamaan reaksinya? Perhatikan tabel berikut. reaksi polimerisasi kondensasi dituliskan sebagai berikut. Perhatikanlah tabel berikut untuk mengetahui reaksi polimerisasi senyawa-senyawa tersebut. 1. dan polipropena. Secara umum. Berdasarkan jenis monomernya. Secara umum.. karet alam. yaitu hidrokarbon takjenuh yang berikatan rangkap dua. di antaranya protein. monomernya merupakan senyawa alkena.

karbohidrat diubah menjadi .2 Reaksi Polimerasi Kondensasi Beberapa Senyawa Senyawa Protein Monomer 1 H Monomer 2 H Polimer yang Terbentuk H H = = ––– N – C – C – N – C – C ––– H R1 H O O Hasil Samping – R1 OH R2 OH – – – = H2N – C – C – O = H2N – C – C – O H2O R2 n = = O O Nilon n(HO – C – (CH2)4 – C – OH H2N – (CH2)6 – NH2 H = ––– O – C – (CH2)4 – C – N – (NH2)4 – N ––– H O H2O n OH HO – CH2 – PET C OH – O= C – O – C – C ––– H H2 – C–= O OH OH CH 2 ––– C = O – – CH 2 H2O n Soal Penguasaan 1.2 3. Selain itu. gandum. dan kapas mengandung polisakarida. menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut.. Jadi. dan kapas. Gula pasir dan buah-buahan mengandung monosakarida. H. sedangkan beras. Apakah yang membedakan bahan-bahan tersebut? Berdasarkan jumlah sakarida yang dikandungnya. beras. Istilah karbohidrat diambil dari kata karbon dan hidrat (air).. singkong. 1. protein D. galaktosa E. Bagaimanakah cara menggolongkan monosakarida? Mari. gula tebu. karbohidrat juga dikenal dengan nama sakarida (Saccharum =gula). karbohidrat dapat digolongkan menjadi monosakarida. ubi jalar. Dalam tubuh. 2. disakarida. gula tebu dan air susu mengandung disakarida. Senyawa karbohidrat mudah ditemukan di dalam kehidupan sehari-hari. Tuliskanlah contoh senyawa yang terbentuk dengan cara polimerisasi adisi. Materi 7. Monosakarida Monosakarida adalah karbohidrat yang paling sederhana karena hanya terdiri atas satu unit sakarida. Karbohidrat berasal dari tumbuh-tumbuhan dan terdiri atas unsur C. singkong. buah-buahan. misalnya di dalam gula pasir. Bagaimanakah rumus umum reaksi polimerisasi adisi? Tuliskan contohnya. Bagaimanakah rumus umum reaksi polimerisasi kondensasi? Tuliskan contohnya. jagung. jagung.Tabel 7. dalam tubuh. maka hasil perubahannya (hasil hidrolisisnya) adalah glukosa. karbohidrat diubah menjadi (B) glukosa. fruktosa Pembahasan Jika karbohidrat yang dimaksud adalah polisakarida seperti amilum atau glikogen. ubi jalar. A. Suatu monosakarida mengandung gugus karbonil dan hidroksil. disakarida B. glukosa C . Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Makromolekul 155 . C Karbohidrat Kupas Tuntas Karbohidrat merupakan sumber energi bagi manusia.. kentang. gandum. dan O dengan rumus molekul Cn(H2O)n. air susu. dan polisakarida. SPMB 2002 Karbohidrat merupakan contoh polimer alami. kentang.

fruktosa D. sedangkan yang tergolong ketosa adalah fruktosa. H – Kupas Tuntas Suatu senyawa dapat memberi endapan Cu2O dengan pereaksi Fehling. Disebut apakah monosakarida yang gugus karbonilnya tidak berada di ujung? 4. sebab Cu2+ akan direduksi oleh –CHO. Amati dengan teliti beberapa struktur monosakarida berikut. secara sederhana reaksinya dapat ditulis: Cu2+ + –CHO → Cu2O + –COOH Reaksi hidrolisisnya adalah maltosa + H2O → glukosa + glukosa (1 macam monosakarida) laktosa + H2O → galaktosa + glukosa (2 macam monosakarida) Jadi. maltosa B. Jika gugus karbonil terletak di antara alkil.Selidikilah 7. Jenis monosakarida yang tergolong aldosa adalah glukosa dan galaktosa. Pada glukosa. laktosa C . Bagaimanakah posisi gugus karbonil pada setiap senyawa? 2. 1. Suatu monosakarida memiliki dua gugus fungsi. zat tersebut adalah (B) laktosa. Amati posisi gugus karbonil setiap senyawa. Disebut ketosa karena gugus karbonilnya membentuk gugus keton. Jika letak gugus karbonil di ujung. H H – C=O – H – C – OH H – C – OH HO – C – H HO – C – H H – C – OH galaktosa HO – C – H H – C – OH H – C – OH – – – – CH2OH glukosa 156 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – – – – – C=O CH2OH – HO – C – H – HO – C – H HO – C – H – H – C – OH H – C – OH H–C=O – C=O CH2OH CH2OH . amilum Pembahasan Pereaksi Fehling (Cu2+ dan OH–) biasa digunakan untuk mengetahui adanya gugus aldehid (–CHO) dalam senyawa karbon. berarti gugus fungsional digolongkan sebagai golongan ketosa . UN 2003 H – – C=O – – – H – C – OH – – HO – C – H – H – C – OH H – C – OH – – H – C – OH – H – C – OH – CH2OH glukosa CH2OH galaktosa fruktosa 2. glukosa E.2 Penggolongan Monosakarida Tujuan Menyelidiki penggolongan monosakarida Alat dan Bahan Struktur senyawa monosakarida Langkah Kerja 1. Disebut aldosa karena gugus karbonil yang berada di ujung membentuk gugus aldehid. posisi –OH yang sama adalah pada C ke-4 dan ke-5. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Zat tersebut adalah .... Jika senyawa karbon yang mengandung gugus aldehid ditetesi pereaksi Fehling maka akan membentuk endapan merah bata Cu2O. A . sedangkan pada galaktosa posisi –OH yang sama adalah pada C ke-3 dan ke-4. Bagaimanakah rumus struktur dari monosakarida? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. berarti monosakaridanya digolongkan ke dalam golongan aldosa. tetapi tidak dapat mengubah warna iodium menjadi biru dan zat tersebut jika dihidrolisis dapat menghasilkan dua macam monosakarida yang berlainan. yaitu gugus karbonil (C=O) dan gugus hidroksil (–OH). Monosakarida dapat dikelompokkan berdasarkan letak gugus karbonilnya. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Disebut apakah monosakarida yang gugus karbonilnya berada di ujung? 3.

Perhatikanlah gambar berikut. terutama buah anggur. Disakarida dan Polisakarida Anda telah mengetahui bahwa karbohidrat dapat dikelompokkan menjadi monosakarida. disakarida. Tabel 7. Agar lebih jelas. sedangkan polisakarida tersusun atas lebih dari dua monosakarida. Perhatikanlah gambar berikut.. Fruktosa sering ditemukan dalam bentuk campuran dengan glukosa. dalam urine penderita penyakit diabetes dapat diidentifikasikan adanya senyawa (D) glukosa. dan polisakarida. CH2OH H Tantangan Kimia O H CH2 OH H O OH CH2 OH O H H O H OH H H H OH OH H O OH maltosa H OH H O H OH H CH2 OH H OH OH sukrosa Banyak makanan yang mengandung karbohidrat. bahan-bahan apa saja yang mengandung monosakarida? Glukosa banyak terdapat di dalam buah-buahan yang sudah masak atau matang. maltosa Pembahasan Penyakit diabetes (kencing manis) disebabkan oleh tingginya kadar glukosa dalam darah. Darah manusia juga mengandung glukosa sehingga glukosa biasa disebut gula darah. Fruktosa banyak terkandung di dalam buah-buahan dan madu. disakarida. UMPTN 1996 fruktosa Monosakarida banyak ditemukan di alam. Ikatan ini menghubungkan antarmonosakarida. 2. glukosa E. CH2OH – C=O HO – C – H H – C – OH H – C – OH Kupas Tuntas Dalam urine penderita penyakit diabetes dapat diidentifikasikan adanya senyawa .3 Disakarida dan Monosakarida Nama Disakarida Kandungan Monosakarida Sukrosa Maltosa Laktosa – CH2OH – – – Glukosa dan fruktosa Glukosa dan glukosa Glukosa dan galaktosa Dua monosakarida dapat membentuk disakarida melalui ikatan glikosida. posisi –OH yang sama adalah pada C ke-4 dan ke-5.. fruktosa C . Jadi. A. galaktosa D. Tahukah Anda. dan polisakarida.Bagaimanakah dengan fruktosa? Fruktosa memiliki gugus karbonil yang terletak di antara alkil. Diskusikanlah dengan teman Anda. Disakarida tersusun atas dua monosakarida. sukrosa B. perhatikanlah tabel berikut. CH2 OH H OH H H OH Makromolekul 157 .. Tuliskanlah contoh-contoh makanan yang mengandung monosakarida.

Di antara monosakarida tersebut dihubungkan oleh ikatan glikosida. sukrosa + air → fruktosa + glukosa maltosa + air → glukosa + glukosa laktosa + air → galaktosa + glukosa Berbeda dengan disakarida. amilosa dan amilopektin. Pati mengandung dua jenis polimer glukosa. Rantai ini beragam dalam berat molekulnya. dari beberapa ribu sampai dengan 500. Contoh polisakarida antara lain amilum (pati). Amilopektin juga memiliki berat molekul yang tinggi. Perhatikan persamaan reaksi berikut. Ikatan glikosida yang menggabungkan residu glukosa yang berdekatan di dalam rantai amilopektin adalah α (1 → 4). Amilosa terdiri atas rantai unit-unit D-glukosa yang panjang dan tidak bercabang. dan selulosa.000. digabungkan oleh ikatan α (1 → 4). glikogen. tetapi titik percabangan amilopektin merupakan ikatan α (1 → 6). jumlah monosakarida yang dikandung polisakarida lebih banyak. 6 H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 6 H 1 α H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 6 H 1 α H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 6 H 1 α H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 H 1 α O H OH O H OH O amilosa H OH O H OH O 6 H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 H 1 α O H OH H O 6 5 CH2 O H 2 4 H OH 3 H 1 α O H OH O amilopektin 158 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . tetapi strukturnya bercabang tinggi.CH2 OH OH H H OH laktosa CH2 OH O H H O H OH H H H OH OH H OH H O Kata Kunci • • • Ikatan glikosida Karbohidrat Sakarida Suatu disakarida dapat terurai menjadi monosakarida (penyusunnya) melalui reaksi hidrolisis.

Perhatikanlah pembentukan protein dari asam amino berikut. atau lebih dari tiga. Apakah perbedaan antara monosakarida. mengandung gugus karboksil (–COOH) dan gugus amina. proteios (pertama atau utama). tersusun atas unit-unit dasar penyusunnya. dan polisakarida? 2.Soal Penguasaan Materi 7. semua protein adalah mirip. – – O + → R2 asam amino 2 H H = = H2N – C – C – N – C – C – OH + H2O H R1 R2 O O You Must Remember All proteins are chemically similar. 1. tiga. Protein yang tersusun atas dua asam amino disebut dipeptida. Ikatan yang menghubungkan antarasam amino disebut ikatan peptida. O H H2N – C – C–= OH R1 H = H – N – C – C – OH H Anda Harus Ingat Secara kimiawi. disakarida. Apakah yang dihasilkan dari reaksi hidrolisis disakarida? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. consist of the same basic building blocks. – – asam amino 1 – ikatan peptida protein Tahukah Anda contoh-contoh asam amino beserta strukturnya? Perhatikanlah gambar berikut. yang dinamakan asam amino. Asam amino sendiri adalah senyawa turunan asam karboksilat yang mengandung gugus amina (–NH2). Pengertian dan Struktur Protein Asam amino merupakan turunan karboksilat. O H = H2N – C – C – OH H O = H H2 N – C – C – OH CH3 O = H H2N – C – C – OH CH2 fenilalanin (phe) – – glisin (gli) alanin (ala) Protein apakah yang dapat dihasilkan dari asam-asam amino tersebut? Jumlah asam amino yang terkandung dalam protein dapat dua. Protein tersusun atas beberapa asam amino.3 3. called amino acids. – C6H5 – – Makromolekul 159 . Bagaimanakah cara menggolongkan monosakarida? D Protein Istilah protein diambil dari bahasa Yunani. Berikut ini struktur umum asam amino. H R – C – COOH – NH2 Antarasam amino dapat bergabung membentuk protein. 1.

Protein yang tersusun atas tiga asam amino disebut tripeptida. Adapun protein yang tersusun atas lebih dari tiga asam amino disebut polipeptida. Perhatikanlah gambar berikut.
H2NCHC – NHCH2C = –

=

O

O

CH 3

OH

alaniglisin (gli-ala) merupakan contoh dipeptida

=

=

H2NCH2C – NHCHC – NHCHC


CH 2

=

O

O

O

CH 3

OH

glisilalanilfenilalanin (gli-ala-pen) merupakan contoh tripeptida

=

=

=

––– C – C – N – C – C – N – C – C – N – C – C – N –––

– –
H R

=

H O

H

O


C 6H 5 H O

H O

R

H

R

H

R


H n

struktur dari suatu polipeptida

Hemoglobin tersusun atas empat polipeptida yaitu dua pasang unit α dan β serta satu molekul hem. Molekul hem yaitu senyawa organik yang menyebabkan darah berwarna merah. Berikut ini adalah struktur molekul hemoglobin.
H H3 C H3 C
α2 β1

C H

CH2 CH3

H C N N
Fe2+

C

N

N H2 C H C C H H2 C OH CH2 C O
Hem

C H

CH2

CH2
β2 α1

CH3

C O

Gambar 7.3
Struktur molekul hemoglobin

OH
Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes, 2004

160

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

2. Pengujian Protein
Protein dapat ditemukan di dalam makanan. Tahukah Anda, bagaimana cara menguji protein di dalam makanan? Mari, menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut.

Selidikilah 7.3
Identifikasi Protein Tujuan Mengidentifikasi adanya protein dalam putih telur Alat dan Bahan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Tabung reaksi Gelas ukur Pipet tetes Lampu spiritus Penjepit tabung reaksi Larutan putih telur (albumin) Larutan NaOH 2 M Larutan CuSO4 0,1 M Larutan HNO3 2 M

Legenda Kimia

Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan, meliputi sifat kimia senyawa, cara penggunaan, dan penanganannya. Langkah Kerja 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Siapkan 2 buah tabung reaksi. Isi tabung reaksi 1 dengan sekitar 2 mL putih telur. Tambahkan 2 mL larutan NaOH 2 M. Kocok hingga rata. Setelah itu, tuangkan 10 tetes larutan CuSO4 0,1 M. Amati perubahan yang terjadi. Isi tabung reaksi 2 dengan sekitar 2 mL putih telur. Lalu, tambahkan 2 mL larutan HNO3 2 M, kocok dan amati perubahannya. Panaskan dengan nyala api kecil, kemudian dinginkan. Setelah dingin, tambahkan 5 mL larutan NaOH 2 M. 9. Amati perubahan yang terjadi.

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Perubahan apakah yang terjadi pada langkah no. 2–5? 2. Perubahan apakah yang terjadi pada langkah no. 6–9? 3. Kesimpulan apakah yang dapat Anda peroleh? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.

James Watson (1928– ) dan Francis Crick (1916–2004) menemukan satu tanda penting untuk membuka rahasia materi hayati yakni struktur DNA (asam deoksiribonukleat) pada 1953. Zat ini, yang ditemukan dalam sel-sel hidup, mewariskan “informasi” genetik dari induk keturunannya. DNA memiliki dua rantai atom yang berhubungan dalam bentuk heliks ganda (seperti tangga spiral). Urutan basa pada struktur DNA menunjukkan “pesan” genetik.
Sumber: Jendela Iptek, "Materi", 1997

Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Salah satu cara menguji adanya protein dalam makanan adalah dengan cara uji biuret. Uji ini dapat digunakan untuk menguji senyawa-senyawa yang memiliki ikatan peptida. Itulah sebabnya uji biuret dapat digunakan untuk mengetahui ada tidaknya protein di dalam makanan. Adanya protein ditandai dengan terbentuknya warna ungu. Uji lainnya yang biasa digunakan adalah uji xantoprotein. Pengujian ini dapat digunakan untuk menguji asam amino yang mengandung cincin benzena. Misalnya, tirosin dan fenilalanin. Penambahan asam nitrat pekat akan menimbulkan proses nitrasi pada cincin benzena sehingga terbentuk endapan putih. Perubahan warna putih menjadi kuning pada saat dipanaskan merupakan ciri adanya protein dalam makanan.

Makromolekul

161

Buktikanlah oleh Anda
Carilah informasi melalui perpustakaan atau media internet mengenai uji xantoprotein. Kemudian, lakukan uji tersebut pada makanan yang mengandung protein. Buatlah laporan dari kegiatan ini dan presentasikanlah hasilnya. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas.

Soal Penguasaan

Materi 7.4
3. Bagaimanakah cara menguji adanya protein dalam makanan? Jelaskan.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Apakah perbedaan dan persamaan antara asam amino dan protein? 2. Tuliskan contoh-contoh dipeptida, tripeptida, dan polipeptida.

E Fakta
Kimia
Merancang Molekul Plastik Pada pertengahan abad-19, para kimiawan mulai menggunakan pengetahuan baru mereka tentang molekul organik untuk menghasilkan bahan-bahan baru dengan sifat-sifatnya yang berharga. Plastik ditemukan oleh Leo Bakeland (1863–1944) pada 1909. Plastik adalah molekulmolekul besar (polimer) yang memiliki ribuan gugus atom yang sama dan mebentuk ikatan. Plastik ini dibuat melalui proses polimerisasi dari monomernya dengan suhu dan tekanan tertentu. Plastik tidak mudah terurai sehingga plastik menimbulkan masalah pembuangan limbah sehingga plastik seharusnya didaur ulang untuk efisiensi mengurangi limbah.
Sumber: jendela IPTEK: kimia, 1997

Plastik

Plastik merupakan polimer buatan yang banyak dimanfaatkan di dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di balik manfaatnya yang banyak, plastik juga ternyata menimbulkan dampak terhadap kesehatan dan lingkungan. Apa saja manfaat dan dampak penggunaan plastik? Pelajarilah tabel berikut.
Tabel 7.4 Plastik dan Kegunaannya
Jenis Plastik Kegunaannya

Polietilentereftalat (PET) Polietena/Polietilena (PE)

• • • • • •

Kemasan minuman Bahan pakaian Kantung plastik Pembungkus makanan dan barang Mainan anak-anak Piringan hitam Mainan anak-anak Pipa paralon Furniture Piringan hitam Selang plastik Kulit kabel listrik Wadah aki kendaraan Sampul keping compact disk (CD) Karung plastik Tali plastik Pelapis alat masak Gagang setrika Gelas minuman Kemasan makanan siap saji Styrofoam Teflon Pakaian Peralatan kemah Tali panjat tebing

Polivinil klorida (PVC)

• • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Polipropilena (PP)

Politetrafluoroetilena (Teflon) Polistirena (PS)

Nilon

162

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

a

b

Gambar 7.4
(a) Styrofoam (polistirena) sering digunakan sebagai bantalan barang pecah belah. (b) Pakaian memakai bahan dari poliester, seperti tertera pada label pakaian.
Sumber: www.path.cam.ac.uk; Science in Focus: Chemistry, 2002

Plastik dapat menimbulkan masalah terhadap lingkungan dan kesehatan. Plastik memiliki sifat sulit diuraikan oleh mikroorganisme. Jika plastik dibuang atau ditimbun ke dalam tanah, plastik akan merusak sifat tanah. Tanah yang mengandung plastik menjadi tidak subur. Selain itu, plastik juga dapat mengganggu kesehatan. Jika dibakar, hasil pembakaran plastik yang berupa dioksin dapat menyebabkan kanker. Untuk menanggulangi masalah sampah plastik ini, upaya yang dilakukan antara lain mendaur ulang dan mencari metode pembuatan plastik yang ramah lingkungan. Bagaimanakah sikap Anda dalam menghadapi masalah limbah plastik?
a b

Gambar 7.5
(a) Limbah plastik yang menumpuk dapat didaur ulang. (b) Proses daur ulang plastik dapat mengurangi masalah dampak lingkungan.

Sumber: www.greenpeace.org; www.newlifeplastics.com

Soal Penguasaan

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Tuliskanlah dampak plastik terhadap lingkungan dan kesehatan.

Materi 7.5

2.

Tuliskanlah tiga manfaat plastik dalam kehidupan sehari-hari.

F

Lemak dan Minyak

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tentu sering mendengar istilah lemak dan minyak. Tahukah Anda, apa persamaan dan perbedaan antara lemak dan minyak? Lemak dan minyak sama-sama merupakan ester dari asam lemak dan gliserol yang disebut trigliserida. Struktur trigliserida memiliki gugus alkil (R1, R2, R3) yang merupakan gugus nonpolar dengan jumlah atom karbon antara 11 sampai dengan 23. Lemak dan minyak memiliki rumus dan struktur umum yang sama.

Makromolekul

163

panaskan hingga mencair. amati wujudnya. 7. Cairan yang dihasilkan dimasukkan ke dalam gelas kimia. Lemak dan minyak dapat dibedakan dari wujudnya. lakukanlah kegiatan berikut. 8.5 dan contoh struktur molekul asam lemak jenuh dan takjenuh berikut. Lemak banyak mengandung asam lemak jenuh. Termometer Gelas kimia Pemanas Es batu atau lemari es Panci Lemak hewan. Diamkan selama beberapa jam. Masukkan ke dalam lemari es atau rendam dalam es. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. 164 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – . amati kembali wujudnya.go. Diamkan selama beberapa jam. Masukkan lemak hewan ke dalam gelas kimia. Sumber: www. tetapi juga berfungsi sebagai pakaian untuk insulasi terhadap udara dingin. sedangkan minyak berwujud cair. Masukkan ke dalam lemari es atau rendam dalam es. Perbedaan wujud lemak ini dipengaruhi susunan asam lemaknya. Tuangkan minyak goreng ke dalam gelas kimia.id Gambar 7. 2. Apa yang terjadi ketika minyak goreng didinginkan dan dipanaskan? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Lalu.6 Lapisan lemak di bawah kulit anjing laut tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan lemak. Apa yang terjadi ketika mentega dipanaskan dan didinginkan? 5. amati wujudnya. 6. sedangkan minyak banyak mengandung asam lemak takjenuh. Amati wujudnya pada suhu kamar. Amati wujudnya pada suhu kamar. Pada suhu kamar. Bagaimanakah cara membedakan lemak dan minyak? Untuk mengetahui jawabannya. 5. amati kembali wujudnya. amati kembali wujudnya. Selidikilah 7.H2C – O – C – R1 HC – O – C – R2 H3C – O – C – R3 Anda tentu telah mengenal minyak dan lemak. seperti sapi atau domba Minyak goreng Mentega/margarin Langkah Kerja 1. 4. lemak berwujud padat.depkes. Masukkan ke dalam lemari es atau rendam dalam es. Apa yang terjadi ketika lemak hewan dipanaskan dan didinginkan? 4.4 Perbedaan Lemak dan Minyak Tujuan Menyelidiki perbedaan antara lemak dan minyak Alat dan Bahan 1. Masukkan mentega atau margarin ke dalam gelas kimia. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Bahan apa saja yang pada suhu kamar berwujud padat? 2. amati kembali wujudnya. 2. 3. Bahan apa saja yang pada suhu kamar berwujud cair? 3. Apakah yang dimaksud dengan asam lemak jenuh dan asam lemak takjenuh itu? Perhatikanlah Tabel 7. Amati wujudnya pada suhu kamar. 3. Diamkan selama beberapa jam.

Selain dilihat dari wujudnya. lemak dan minyak juga dapat dibedakan dari asalnya. asam lemak takjenuh adalah asam lemak yang memiliki ikatan rangkap. lemak berasal dari hewan. Asam lemak takjenuh tunggal biasa disebut omega-9. Anda juga mungkin pernah mendengar istilah omega-3 dan omega-6 pada produk makanan.5 Contoh Beberapa Asam Lemak Jenuh dan Takjenuh Asam Lemak Rumus Molekul Sifat Asam Asam Asam Asam palmitat stearat oleat linoleat CH3(CH2)14COOH CH3(CH2)16COOH CH3(CH2)7CH = CH(CH2)7COOH CH3(CH2)4CH = CHCH2CH = CH(CH2)7COOH Asam Asam Asam Asam lemak lemak lemak lemak jenuh jenuh takjenuh takjenuh HO C O CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3 HO C O CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH CH CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3 Asam stearat merupakan contoh asam lemak jenuh Asam oleat merupakan contoh asam lemak takjenuh Dari struktur kimia tersebut. kita dapat menyimpulkan bahwa asam lemak jenuh adalah asam lemak yang tidak memiliki ikatan rangkap. dan kacang- Makromolekul 165 . Mentega. margarin. Penamaan ini disebabkan ikatan rangkapnya terletak pada atom C kesembilan. minyak tumbuhan. Kedua nama ini merupakan nama lain dari asam lemak takjenuh ganda yang ikatan rangkapnya terletak pada atom C ketiga dan keenam. kecuali lemak cokelat. Sebaliknya.Tabel 7. susu. Ada dua jenis asam lemak takjenuh. Pada umumnya. minyak hewan. yakni asam lemak takjenuh tunggal dan asam lemak takjenuh ganda.

seperti sapi atau domba 5. Beberapa contoh minyak. Air 3. lalu aduk. Di balik manfaatnya. O CH3 O C C17 H33 + 3 H2 O CH3 O C Jadi. beri label A dan B. 2. dan penanganannya. 1. Langkah Kerja 1. Tuangkan lemak hewan ke dalam gelas kimia B dan D. Pelarut manakah yang bersifat nonpolar? 3. Asam lemak jenuh dapat meningkatkan jumlah 166 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . penggunaan lemak juga dapat membahayakan kesehatan. cara penggunaan. dan juga pemberi aroma dan penambah rasa sehingga lebih gurih. dan minyak jagung. C17H35 Kupas Tuntas Pada proses pembuatan margarin. Dalam kehidupan sehari-hari. ikatan rangkap pada lemak cair dijenuhkan dengan cara (E) hidrogenasi. Tuangkan kloroform ke dalam dua gelas kimia. Lemak dan minyak sukar larut di dalam air. netralisasi D. sedangkan mentega untuk bahan pembuat kue. 2001 Bagaimana dengan kelarutan minyak dan lemak. pendinginan C . Minyak goreng Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. meliputi sifat kimia senyawa. Sumber: Chemistry for You. Kloroform 4. Air merupakan pelarut polar. Adapun minyak. Lemak hewan. minyak kedelai. Bagaimana kelarutan minyak dan lemak dalam kedua pelarut tersebut? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. roti. Gelas kimia 2. minyak dipadatkan menjadi lemak dengan cara . Tuangkan air ke dalam dua gelas kimia. tetapi mudah larut di dalam pelarut nonpolar. lemak pada hewan sebagai sumber kalori. 4. A.. Tuangkan minyak goreng ke dalam gelas kimia A dan C. selidikilah melalui kegiatan berikut. sedangkan kloroform merupakan pelarut nonpolar. oksidasi E. 3. Selidikilah 7. lalu aduk. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Minyak goreng digunakan untuk menggoreng. hidrogenasi Pembahasan Lemak cair (minyak) dapat dipadatkan dengan menjenuhkan ikatan rangkapnya melalui proses reaksi hidrogenasi.kacangan merupakan contoh bahan yang mengandung lemak.. pada umumnya berasal dari tumbuhan.5 Kelarutan Lemak dan Minyak Tujuan Menyelidiki kelarutan lemak dan minyak Alat dan Bahan 1. lemak dan minyak banyak digunakan di dalam proses pengolahan makanan. Gambar 7. Pelarut manakah yang bersifat polar? 2. UMPTN 1996 Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. beri label C dan D. di antaranya minyak kelapa.7 Margarin merupakan contoh bahan yang mengandung lemak. pemanasan B. apakah sama? Untuk mengetahuinya.

kolesterol dalam darah yang berujung pada penyakit jantung koroner dan hipertensi. Polimer alami contohnya adalah karbohidrat. Polimerisasi adisi Contoh: polietena (PE). R – CH – COOH b. Bagaimanakah kelarutan lemak dan minyak? Materi 7. Karbohidrat terbagi atas monosakarida. Mengapa mengonsumsi asam lemak takjenuh lebih aman dibandingkan asam lemak jenuh? Rangkuman 1. Apakah perbedaan antara lemak dan minyak? 2. 2. 5. dan polipropena. teflon. protein. Protein Protein tersusun atas beberapa asam amino yang mengandung gugus amina (–NH2) dan karboksil (–COOH). – NH 2 Makromolekul 167 . H. 4. Karbohidrat Karbohidrat berasal dari tumbuh-tumbuhan dan terdiri atas unsur C. dan lemak. b. tetapi larut di dalam pelarut nonpolar. gunakanlah minyak yang mengandung asam lemak takjenuh karena tidak meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Makromolekul atau polimer adalah senyawa besar yang terbentuk dari penggabungan unit-unit molekul kecil yang disebut monomer. 1. polivinil klorida (PVC). plastik polietilen tereftalat (PET) Lemak dan minyak merupakan ester dari asam lemak dan gliserol yang disebut trigliserida. sedangkan polimer buatan contohnya plastik. a. dan lemak hewan. Polimer terbagi atas polimer alami dan polimer buatan. Contoh lemak dan minyak di antaranya minyak goreng. Polimerisasi kondensasi Contoh: nilon. Contoh polimer alami di antaranya sebagai berikut. Polimer buatan diperoleh dari reaksi polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. Lemak dan minyak bersifat nonpolar sehingga tidak larut di dalam air. mentega. dan polisakarida. Untuk itu. 3. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. dan O dengan rumus molekul Cn(H2O)n.6 3. a. bahkan dapat menurunkannya.

karbohidrat. Anda pun dapat berdiskusi dengan temanteman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Makromolekul ini.P e t aKonsep Polimerisasi adisi Makromolekul disebut juga Polimer terdiri atas proses pembentukan Polimerisasi terdiri atas Polimerisasi kondensasi Polimer alami contoh Polimer buatan contoh Plastik Lemak dan minyak perbedaan Protein terbentuk dari Karbohidrat terdiri atas contoh PE. dan kegunaan lemak. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Makromolekul ini. sifat dan kegunaan makromolekul (polimer. penggolongan. tata nama. serta memahami sifat-sifatnya. penggolongan. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. PET. 168 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan protein). Belajarlah dengan baik. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu kepada bab ini. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan struktur. serta mendeskripsikan struktur. tata nama. Misalnya. sifat. bertanyalah kepada guru kimia Anda. Anda akan mengenal jenis-jenis makromolekul di alam dan di sekitar Anda. PVC Polisakarida contoh Asam amino contoh Monosakarida contoh Disakarida contoh Lemak Minyak wujud wujud pada suhu pada suhu kamar kamar • Glukosa • Galaktosa • Fruktosa • Sukrosa • Maltosa • Laktosa • Amilum • Glikogen • Selulosa Padat Cair Glisin Alanin Fenilalanin Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Makromolekul ini? Menyenangkan.

. O = H – N – C – C – N – CH2 – C – OH H CH O H – – = 3 H – I II 4. laktosa E.. A... V C.. ion 10.. aldoheksosa E. poliester dan amilum D. Senyawa berikut yang merupakan asam lemak takjenuh adalah .Evaluasi Materi Bab A. 8. dekstrin C. – – Ikatan yang menunjukkan ikatan peptida adalah nomor . glukosa dan glukosa C. A. III IV V Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. peptida C.. Perhatikan struktur protein berikut. A. A.. III 11.. PVC B. A. Protein adalah suatu makromolekul yang komponen utamanya adalah .. nilon B. polietilen tereftalat C.. glukosa dan galaktosa B. Polimer yang bersifat antilengket adalah . polipropena C. C2H5COOC3H7 E. IV B. 1 D. A. C. A. 4 B. polivinil klorida B. sukrosa D. glikosida D. Hasil reaksi antara larutan asam propionat dan etanol adalah . bakelit E. teflon C.. A. C3H7COOC2H5 D. PVC Monomer dari polimer berikut adalah . A. fruktosa dan fruktosa CH2OH H H OH H 7. nilon dan DNA 14. asam miristat D.. II E. nilon C. polietena Di antara polimer berikut yang dibuat melalui polimerisasi kondensasi adalah . ketopentosa D. Pasangan polimer manakah yang merupakan polimer sintetik? A. 2 E. 3. Ikatan antara atom C dari gugus –COOH dan atom N dari gugus –NH 2 pada pembentukan protein disebut ikatan . – CH2 – CH – CH2 – CH2 – CH – CH2 – 2. asam palmitat E. fruktosa dan galaktosa D.. glikogen Suatu senyawa karbohidrat memiliki gugus karbonil pada atom C nomor 2. polistirena dan protein E. A. asam nukleat CH3 A. Senyawa yang termasuk polimer buatan adalah .. Di antara karbohidrat berikut yang termasuk polisakarida adalah . CH3COOCH3 B. lipid D.. politetrafluoroetilena 12. glukosa dan fruktosa E. B... hidrokarbon C. D. asam amino E... I D... polistirena E. PP D. PE E... galaktosa B. 5. kovalen E. Manakah di antara nama berikut yang tidak mungkin? A. asam oleat B. 7 9. poliisoprena B... karbohidrat Di antara polimer berikut yang tidak terbentuk melalui polimerisasi adisi adalah .. asam laurat C. C3H7COOCH3 13. PVC dan nilon C.. 1. 5 C. bakelit D. hidrogen B. CH3 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH = CH – CH3 CH2 = CH – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH(CH3) – CH3 6... E. lemak D. 3 15.. karbohidrat B. C2H5COOC2H5 C. ketotetrosa C. teflon D. fruktosa Hasil hidrolisis dari sukrosa adalah …. asam stearat – Makromolekul 169 . ketoheksosa B. 2 O H O OH H H CH 2OH H OH H O H OH H H 4 CH 2OH O H OH H H O OH H H CH2OH O H OH H H OH O H O 3 O 5 1 Manakah yang menunjukkan ikatan glikosida? A. polietilena dan amilum B.. A. protein E..

Jika diamati.B. angsa maupun telur burung puyuh. Bagaimanakah cara membedakan aldosa dan ketosa? Buatlah dua buah dipeptida dan 1 tripeptida dari asam-asam amino berikut. 2. Apakah perbedaan antara reaksi polimerisasi adisi dan reaksi polimerisasi kondensasi? Tuliskanlah masing-masing dua contoh polimer alami dan polimer buatan. Menurut Anda. apakah minyak sawit atau minyak kelapa? 170 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – – . baik itu telur ayam. Apalagi jika telur itu dimasak secara dadar dan dimakan bareng nasi goreng. Salah satu minyak goreng yang ada dipasaran adalah minyak sawit dan minyak kelapa. itik. mengapa warna telur tersebut berubah?Apakah kandungan gizi pada telur tersebut masih baik untuk dikonsumsi? Sekarang ini banyak produsen minyak goreng yang menawarkan minyak goreng dengan berbagai macam manfaat. lalu tuliskan namanya. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Kita semua pernah memakan telur sebagai lauk pauk. Lisin: Sistein: H – H2N – C – COOH CH2 – SH H – – 5. H2N – C – COOH (CH2)4 NH2 H Glisin: – H2N – C – COOH H H – – Gambarkanlah struktur sukrosa dan tunjukkan ikatan glikosidanya. 3. 2. 1. manakah yang lebih baik penggunaannya. Alanin: H2N – C – COOH CH3 Soal Tantangan 1. Menurut Anda. telur dadar yang dimasak kadang terlalu matang sehingga warnanya cokelat tua. 4.

Larutan etanol B. dan lemak. Alat dan Bahan Bab ini memuat seluruh alat dan bahan yang digunakan selama penelitian. Larutan kanji 5. Susunlah laporan kegiatan dari hasil eksperimen Anda. Uji karbohidrat a) Larutkan 1 sendok makan tepung kanji ke dalam 150 mL air di dalam gelas kimia dengan cara diaduk hingga larut. Alat dan Bahan 1. Minyak sayur 7. Uji protein a) Masukkan putih telur ke dalam tabung reaksi. Pereaksi Biuret 9. 2. Uji Sebelum (+) pereaksi Setelah (+) pereaksi Karbohidrat Protein Lemak 5. Makromolekul 171 . Uji minyak dan lemak 1 a) Masukkan minyak ke dalam tabung reaksi hingga -nya. Pembakar bunsen/spiritus 4. A. Putih telur 6. Penyusunan laporan meliputi: a. b. Gelas kimia 3. Larutan iodin 8. 3.Kegiatan Semester 2 Uji Senyawa Organik dalam Makanan Berbagai bahan makanan yang kita temui sehari-hari mengandung berbagai senyawa kimia seperti karbohidrat. Buatlah tabel pengamatan seperti berikut. Tabung reaksi 2. 4. Pada Kegiatan Semester 2 ini. Anda akan menyelidiki adanya kandungan senyawasenyawa tersebut di dalam bahan makanan. Langkah kerja 1. 2 b) Tambahkan 3 tetes etanol ke dalam tabung reaksi tersebut dan amati perubahan yang terjadi. protein. b) Tambahkan 2 tetes pereaksi Biuret ke dalam tabung reaksi tersebut dan amati perubahan yang terjadi. Pendahuluan Bab ini menjelaskan tentang latar belakang penelitian dan tujuan penelitian. Berikut langkah-langkah kegiatan yang harus Anda kerjakan. b) Tambahkan 2 tetes larutan iodin dan amati perubahan yang terjadi.

d. Kesimpulan Pada bab ini Anda dapat mengutarakan kesimpulan yang dapat Anda ambil dari hasil kegiatan eksperimen. 172 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Bahan makanan yang diuji dapat dibedakan untuk setiap kelompok.Metode Penelitian Metode atau cara penelitian dapat Anda uraikan secara ringkas dalam bab ini. dan lemak. protein. g. Daftar Pustaka Sumber-sumber pustaka yang Anda dapatkan dimuat dalam daftar pustaka. Presentasikanlah hasil kegiatan Anda di kelas dan diskusikanlah bersama kelompok lain. Anda dapat mendiskusikannya dengan guru kimia. Kegiatan Semester 2 ini dikerjakan secara berkelompok antara 3–5 orang. f. Teori Bab ini meliputi teori-teori yang mendasari kegiatan yang diambil dari berbagai sumber. Jika Anda menemukan kesulitan selama pelaksanaan kegiatan. c. Hasil dan Pembahasan Pada bab ini Anda dapat menguraikan fakta-fakta dan data yang Anda peroleh selama eksperimen. e. Pembahasan dilengkapi dengan reaksi-reaksi kimia yang terjadi. pilihlah bahan makanan yang Anda ketahui mengandung karbohidrat.

eter 11. A. A. Gugusan atom atau molekul yang memengaruhi sifat kimia suatu senyawa disebut .. propanol dan asam propanoat B.. C.3. 1.. 2. 5 dan 4 Senyawa alkohol yang jika dioksidasi menghasilkan alkanon adalah . Senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa . alotrop E.... 3-metil-3-pentanol Semester 2 9. asilasi C. Perhatikan struktur kimia berikut. propanol dan propanon C. 2-metil-3-metiI-1-pentena 8. gugus senyawa B. – CH3CH3 – H + CH3Cl + AlCl3 → – – H CH3 – C – CH2 – C – CH3 – CH3 CH2 CH3 CH3 + HCl Reaksi tersebut merupakan reaksi . E. –O– B. 2. sulfonasi Evaluasi Materi Semester 2 173 . 2. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda.. alkanon B. A. 2-metil-3-metilpentena E. bromo benzena benzena bromoat benzena dibromo bromin benzoat bromin benzena 12.... ester E. 4 dan 4 C.. polimer C. 3 dan 4 E. 2-metil-3-pentanol D. asam karboksilat C..5-dimetil heksana 4. E. C.4-diklorobenzena 13. atom pusat D. A.3-dimetil-2-butanol E.. aldehid D.. gugus fungsi C.. 3-metil-2-butanol D. Cl Cl Nama yang tepat untuk senyawa tersebut adalah . 4 dan 3 D. A.... asam propanoat dan metil etanoat E. 10. homolog B.. gugus atom E. 2.3-diklorobenzena B.. 3-metil-2-pentanol E.4-dimetil heksana 3. o-diklorobenzena D.. m-diklorobenzena E... 1. 2-metil-1-butanol B.3-dimetilpentena D. D. halogenasi B.. B. –CHO E. Senyawa yang bukan merupakan alkohol sekunder adalah ... 3-metil-4-isopropilbutana 4-etil-2-metilpentana 2-metil-4-etilpentana 2. 3-pentanol C.. A.... Bentuk-bentuk ini dikenal sebagai .3-dimetil-1-pentena C....3-metil-1-pentena B. A. p-diklorobenzena C. D. 3. metil butanol dan pentanon Senyawa dengan rumus molekul C5H10O memiliki jumlah isomer aldehid dan keton masing-masing sebanyak . 5. A. Nama yang tepat untuk struktur kimia berikut ini adalah . A. 4 dan 5 B. propanal dan metil etanoat D. isomer Pasangan isomer gugus fungsi yang tepat adalah. Perhatikan persamaan reaksi berikut. A. 7. gugus molekul Senyawa golongan alkanal memiliki gugus fungsi A. Nama senyawa dengan rumus berikut ini menurut IUPAC adalah . 1. A. 2-pentanol B. A. alkilasi E. –OH C.Evaluasi Materi A. B. –COOH Karbon dapat ditemukan dalam berbagai bentuk pada suhu kamar. Br 6... 2-metil-2-propanol C.3-trimetil-1-butanol Perhatikan struktur berikut. isotop D. 2. CH2 = C – CH – CH2 – CH3 Nama yang tepat untuk senyawa berikut adalah . nitrasi D. –X D. 2.

C2H 4O2 E... glikol D. alkohol dan keton E. A. stirena D. glukosa E. fruktosa C. Apakah manfaat dan kegunaan dari plastik? COOH CH3 b. protein C. propanol dan propanal 16. propanol dan etil metil eter D.. Cl2C = CCl2 D.. C 3H 7Br C.. gliserol trioleat dengan natrium hidroksida C. 3.. A. –NH 2 C. C 2H 5Br B. glukosa C.. keton. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sampel tersebut mengandung .. gugus amino dan gugus karboksilat D. Pasangan senyawa karbon berikut yang merupakan isomer gugus fungsional adalah . gugus amino dan gugus alkohol 25.. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar... ClHC = CCl2 C. eter D.. eter. keton 23.14. Polivinilklorida adalah plastik hasil polimerisasi dari monomer . ClHC = CHCl B. Senyawa organik dengan rumus: H–C–C–C–C–C–C–H – – – – – – – – – – – H H H OH H O OH OH OH H O CH3 – C–= CH2 – CH3 CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 Glukosa mengandung gugus fungsional . fruktosa B. propanol dengan natrium B.. Senyawa berikut yang bukan monomer untuk pembuatan plastik adalah .. 2.. isoprena B. –OH D. 174 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . gugus metil dan gugus amino C. –COOH dan OH 20. A. eter. etanol dengan asam asetat 22. asam oleat dengan narium hidroksida D. maltosa E. ester. Karbohidrat merupakan sumber energi bagi manusia.. aldehida dan asam karboksilat C. A. a. 5.. aldehida dan ester 17. Rumus molekul berikut yang tidak menyatakan lebih dari satu senyawa adalah .. H2C = CHCl E. keton.. vinilklorida C. disakarida D. Karbohidrat berikut yang tidak termasuk ke dalam golongan aldosa adalah .. Jelaskan cara membedakan antara lemak dan minyak. A.. galaktosa B. metil etanoat dan propanol B. Gambarkanlah struktur kimia yang mungkin dari rumus kimia C3H6O. ester B. propilena E. –COOH B. Ikatan peptida antara asam amino-asam amino yang terdapat dalam protein merupakan ikatan antara . eter.. H2C = CCl2 24. berturut-turut termasuk . ester E. protein 18.. asam susu B. Hasil uji Fehling pada suatu sampel menghasilkan endapan merah bata.. A.. ester.. keton. etil metil eter dan 2-propanon E. gugus karboksilat dan gugus metil E. A. –COOH dan –NH2 E. C2H6O D. A.. Tuliskan 3 buah disakarida beserta reaksi hidrolisisnya. 1. A.. A. glukosa 21.. C3H6O 15.. alkohol dan asam karboksilat D. propanol dengan fosfor trioksida E. A. sukrosa D. alkohol dan aldehid B.. Campuran berikut yang jika bereaksi menghasilkan ester adalah ... Berikut ini merupakan struktur dari glukosa. A. Gugus fungsional yang terdapat dalam suatu molekul asam amino adalah .. keton C. eter. etil metil eter dan metil etanoat C. Di dalam tubuh karbohidrat diubah menjadi . ester. gugus alkohol dan gugus metil B... 4. Beri nama senyawa-senyawa turunan benzena berikut. gliserol E. NO2 c. laktosa 19. tetrafluoroetilena O = CH3 – C – O – CH2 – CH3 B.

1 m B. X+ siap direduksi B. dua di kiri C.0245 D.62 V Berapa nilai E° untuk setengah sel: Sn2+(aq) + 2e– → Sn(s) A.25 V. A. Δ T Na2SO4 = 2 4 B... 34..7 V B.. yang memiliki berat molekul sangat besar adalah . penurunan titik beku C. 24.. kenaikan titik didih D. A. Zn sebagai anode D..00 faraday D.000 g air dan dididihkan. 4.. semua teknik si atas cocok Larutan 0. 18. CuSO4 0.. kepekatan larutan B.62 V C.. Potensial reduksi standar Cu. 156 C.. E° = 0. A.. A..0 C. Banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam larutan adalah . logam Na merupakan hasil akhir B. Δ T Na2SO4 = Δ T glukosa 3 2 D. –0. 5. CuSO4 Salah satu teknik pengukuran berikut yang cocok untuk mengukur berat molekul oksihemogoblin.14 V E. E. A. X+ zat pereduksi yang jelek D. kenaikan titik didih C. Zn sebagai anode B. Cu sebagai anode 11... penurunan tekanan uap B...50 faraday 1..1 mol glukosa NaCl. Tekanan osmotik larutan ini dalam mmHg adalah . sukrosa 0.5 E.174 V..00 faraday 4. Cu sebagai anode E. adalah . X+ zat pengoksidasi yang baik C..00 faraday Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda.. NiCl2 E. penurunan titik beku larutan D.. 0..760 Di antara larutan berikut yang memiliki titik beku paling rendah jika diketahui molalitas larutan sama.Evaluasi Materi A.1 m C. 1.1 m D. Akhir Tahun A.7 V 12. Cu sebagai katode.80 V E° = 1. 29.. A. glukosa 0. merupakan reaksi redoks E. 0.50 B. dua di kanan B. 19. Ni sebagai katode. tekanan osmotik E. Larutan yang memiliki titik beku paling rendah adalah . B.. 0.. tekanan osmotik E. Pernyataan yang benar jika kenaikan titik didih ketiga larutan tersebut dibandingkan terhadap larutan Na 2SO 4 dengan konsentrasi yang sama adalah ..14 V D. C. X zat pengoksidasi yang baik E... 60. 7. NiCl2 0. 39. 2. Ni. Ni sebagai katode. A. Jumlah tembaga (mg) yang diendapkan pada katode adalah .2 dm3.. Zn sebagai katode.1 m Konsentrasi jenuh larutan protein tertentu adalah 10–3 M pada 25 °C. Diketahui setengah reaksi: X+ + e– → X(s). 8. satu mol H2 dihasilkan dari setiap mol Cl2 yang diproduksi D.60 E. A.1 m E. Pada penyetaraan setengah reaksi: S 2 O 32– → S. 2. C 12H22O 11 D.9 B. NH4NO3 0.34 V. Ni sebagai anode C. A. –0. tiga di kanan D.0 6. E°= 2. empat di kanan 9. empat di kiri E.. –0. Δ T Na2SO4 = Δ T Na3PO4 3 1 C. dan Na3PO4 masingmasing dilarutkan dalam 1. 0. penurunan tekanan uap jenuh Elektrolisis suatu larutan NaCl di katode terbentuk gas sebanyak 11.. A. 3 Δ T NaCl A.. Δ T Na2SO4 = Δ T NaCl 3 2 E.8 D. Arus listrik sebesar 0. –0. X siap dioksidasi 10. Diketahui sel elektrokimia berikut: H+ | H2 || Ag+ | Ag Zn | Zn || Ag | Ag Zn2+ | Zn || Sn2+ | Sn 2+ + 3. Apendiks 1 175 .. Pernyataan berikut yang benar adalah . 0..10 A dilewatkan melalui larutan tembaga(II) sulfat selama 10 menit. Pernyataan berikut tentang elektrolisis lelehan NaCl yang tidak tepat adalah . NH 4NO 3 B.76 V. 0. Cu sebagai katode.25 faraday 0. jumlah elektron yang ditambahkan . H2 dihasilkan dari H2O C. Zn berturut-turut 0. C6H12O6 C. Δ T Na2SO4 = Δ T Na3PO4 3 Sifat-sifat berikut bukan merupakan sifat koligatif larutan adalah . produk yang dihasilkan tidak stabil dibandingkan pereaksi 13.56 V E° = 0. Potensial sel galvani paling besar akan diperoleh jika .

. Logam natrium adalah reduktor kuat. NaOH. bereaksi dengan asam klorida membentuk endapan putih aluminium klorida D. larutan oksidanya mengubah lakmus merah menjadi biru D. natrium 22. Reaksi antara klorin dan metana dilakukam dengan bantuan cahaya. Frasch E. berasap dengan hadirnya asam klorida sebab terbentuk aluminium klorida yang meruah C. SiCl4 E. Ostwald B. kecuali . senyawanya mudah larut dalam air 18... C. A. B. NaCl D. E.. Fe. Salah satu unsur transisi adalah . Sifat-sifat berikut yang bukan merupakan sifat logam alkali adalah .. A. HBr. A... A. Ni E. CO2 19. gas-gas di bawah ini adalah sebagai molekul. nomor atom 23. HBr... HBr D. Xe membentuk senyawa dengan beberapa unsur elektronegatif 15. Ni 29... HF. CO2. larut dalam natrium hidroksida cair membentuk larutan natrium aluminat 21. Pembuatan asam nitrat secara komersial dilakukan melalui proses . CCl4 D. penguapan C. kontak D. HI. selenium C.. A. NaCl. Fungsi cahaya dalam reaksi ini adalah . A. 234 91 232 91 U U 30. Frash 24.. Pernyataan berikut yang menunjukkan reaksi aluminium hidroksida adalah .. Xe digunakan luas untuk senyawa organologam E. rubidium B. besi C. Xe memiliki energi ionisasi pertama lebih rendah dari Na D... Pernyataan berikut yang tepat untuk unsur Xe adalah . dibuat dengan cara elektrolisis leburan garamnya D. mengalirkan gas hidrogen ke dalam nitrogen cair E. HI. NH3. titik didih B. A. CO B.. Xe berada dalam bentuk molekul diatom. Hidrogenasi C. Cr. ionnya bermuatan positif satu E. HCl... PbCl4 C. GeCl4 25... Fe. A. daya pengoksidasi D. daya pereduksi E. A. NH3. memanaskan amonium klorida C. Cr.. HCl. Hasil percobaan yang mendukung ungkapan itu adalah . CO2 C. 176 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . NaCl. NH3 E... HF. astatin E. HCl. bereaksi dengan natrium hidroksida cair membentuk endapan putih natrium aluminat E. freon 20. merupakan unsur yang sangat reaktif B. HF E. Xe tidak dapat membentuk senyawa B. belerang E.. A. Pembuatan gas amonia di laboratorium dapat dilakukan dengan cara . Fe.. HF 16. arang D. Teknik yang digunakan untuk memperoleh belerang dari alam adalah melalui proses .... A. Cu.. Cu. Fe. kamar timbal 27. sifat basanya sangat kuat E.. amonia E. helium B. dan mudah diiris B.. HCl. Di antara tetraklorida berikut yang tidak mudah dihidrolisis oleh air adalah . elektrolisis B.... Haber-Bosch D. memanaskan campuran amonium sulfat dan kalsium oksida D... SnCl4 B. HI. HBr. metana C. lunak. terdapat dalam keadaan bebas di alam C. Xe2 C. kemudian memancarkan satu partikel beta maka akan dihasilkan . HI B. 234 92 234 90 232 90 U U U D. garam natrium mudah larut dalam air 17.14. A. Cr B. elektrolisis larutan amonium klorida 26. memanaskan amonium nitrat B. Na C. Bahan baku pembuatan Na 2CO 3 melalui proses solvay adalah .. NaOH. NaHCO3. nitrogen B. bereaksi dengan asam sulfat membentuk endapan putih aluminium sulfat B. Urutan senyawa-senyawa hidrogen halida dengan titik didih menurun adalah . Na D.. A. HBr..... Berikut ini yang merupakan sifat fisis suatu unsur adalah . HI. sifat padat. A.. A. NaCl. aluminium D. Salah satu kegunaan unsur sebagai pupuk diperoleh dari . A.. Ni. mudah bereaksi dengan air C... Fe. Dalam keadaan bebas di alam.. HF. kamar timbal E. warna nyala C.. Jika atom unsur memancarkan satu partikel alfa... Stainles steel merupakan campuran antara logam . klorin D. HCl C. nikel 28.

.512 °C/m. Tuliskanlah perbedaan sifat-sifat fisik dari aluminium dan besi. metilklorida dengan adanya katalis AlCl3 E... A.menguraikan molekul klorin menjadi atomatomnya B. menguraikan molekul klorin menjadi ionionnya C. Pereaksi berikut yang dapat mengubah benzen menjadi metil benzen adalah . Hitunglah massa setiap produk yang dihasilkan dari elektrolisis larutan LiBr selama 1 jam dengan arus 2. polipropilen E. 3. diperoleh dari reaksi antara asam karboksilat dan alkohol 40.. 2-pentanol D. Asam propanoat dapat dibuat dengan cara mengoksidasi . A. Perlakuan berikut yang tidak dapat diterapkan untuk membedakan alkohol dan eter adalah . Suatu senyawa dengan rumus molekul C 4H 10 O tidak bereaksi dengan logam Na. karet buatan C. keton B. 3-meti-3-pentanol C. Rumus molekul yang memiliki lebih dari satu isomer struktur adalah . Polivinilklorida adalah plastik hasil polimerisasi dari . 5. CH3CH2OH E.. amilum E. eter.. ClHC = CCl2 C. C3H8O3 dalam 20 g air? (Kb air = 0. glikogen 37. ester E. 9. CH3CH2CHO C. A.. C2H4F2 B. Evaluasi Materi Akhir Tahun 177 .... dapat dipakai sebagai esens buatan E.86 °C/m) Air laut mengandung sekitar 0. 36. Senyawa yang bukan merupakan alkohol sekunder adalah . eter. Kf air = 1.. A... keton. ester B. H2C = CCl2 B. selulosa C. 2-metil-3-pentanol 34. PVC D. kecuali . HCl pekat C. A.152 gram gliserol. klor dengan adanya katalis FeCl3 35. Semua polimer berikut dibuat melalui polimerisasi adisi. A. Senyawa tersebut menghasilkan senyawa x. 1. SOCl2 D. 7. ester. Berapakah tekanan minimum yang harus diterapkan pada 25 °C untuk memurnikan air laut dengan teknik osmosis balik? Tuliskan notasi sel untuk sel volta dengan setengah reaksi berikut: Cd(s) → Cd2+(aq) + 2 e– Pb2+(aq) + 2 e– → Pb(s) 6.5 A. Jika dihidrolisis senyawa tersebut menghasilkan 2-propanol. eter. F. keton. I dari yang paling aktif dan jelaskan... CH3COOH3 D. keton.. H2C = CHCl E. Perkirakanlah senyawa tersebut. sakarosa D. 10.. A. ester.. laktosa B. Urutkanlah kereaktifan dari unsur-unsur halogen berikut: Br.. dan H2O dalam larutan HI berlebih. CH2(OH)CH2CH2(OH) 33. reaksi dengan logam natrium D.. terdapat pada buah-buahan B. A. y. Cl. penentuan rumus molekul 32. C 2H 6 E. C 2H 2 D. Cl2C = CCl2 38. Senyawa organik: =O 1) CH3—C—CH2—CH3 2) CH3—CH2—O—CH2—CH3 O = 3) CH3—C—O—CH2—CH3 berturut-turut termasuk: A. menguraikan ikatan C – H dalam metana E. air klor B. Polisakarida yang menyusun dinding sel tanaman adalah . 2. Tuliskanlah rumus struktur untuk molekul trigliserida yang mengandung asam lemak jenuh berikut: 2 molekul C 12H 5COOH dan 1 molekul C17H35COONa. nilon A. Berapakah titik didih dan titik beku larutan 0. kecuali .. 3-metil-2-pntanol B. Jelaskanlah perbedaan antara reaksi fisi dan reaksi fusi beserta contohnya. ClHC = CHCl D. 4. ester. kelarutan dalam air B. umumnya berbau harum D. eter D. C2H5F C. C2F6 39. keton C. CH3CH(OH)CH3 B. eter. Berapakah massa atom boron yang memiliki dua isotop yang stabil 10B (19%) dan 11B (81%)? 8.. menghilangkan uap air 31... polietilen B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Berikut ini merupakan sifat-sifat senyawa ester. memanaskan campuran D.5 M NaCl.. reaksi esterifikasi C. reaksi dengan PCl3 E. 3-pentanol E... dapat dipakai sebagai pelarut C. A.

1 m Soal Penguasaan Materi 2. 4. 2. 16. Evaluasi Materi Bab 2 A. 18. 16. 4. 1. 24. 11. Untuk mempertahankan kenetralan medium elektrolit.204 °C 4.1 1. 22. 17. a. 2. 20.2 Dengan cara melarutkan suatu zat terlarut dan mengukur tekanan uapnya. E B D A C D D B A C 5. 35. dan kadang ditambahkan ZnCl 2 . 3. Ketika kutub positif dihubungkan dengan kutub negatif akan terjadi reaksi oksidasi: a. 10. 19. Pilihan ganda E B E B B C B D D A Esai 2. agar es balok tersebut mengalami penurunan titik beku sehingga cepat mencair. c. b.49 mm Hg 100.3 1. 2.2 1.3 1. Cara mencegah korosi adalah dengan pelapisan cat antikarat atau logam lain yang lebih tahan karat. 10.64 V 0.6 20 g 12. 19. 13. a. 9. A – A’ b. 14. G–H d.7 atm Evaluasi Materi Bab 1 A. 6. 12. Karena es balok berubah wujud menjadi zat cair maka proses pendinginan cetakan es potong dapat berlangsung secara merata.7 g Batu baterai tersusun atas seng dan batang karbon. 7. 5.Apendiks 1 Kunci Jawaban Bab 1 Soal Penguasaan Materi 1. B = 0. 11. 1.1 Tf = -0. Bab 2 Soal Penguasaan Materi 2. a.64 V 2. anode : Al(s) l Al (aq) + 3 e katode : Ni2+(aq) + 2 e l Ni(s) a. 2.46 V K = 2 H2O + 2 e– → H2 + 2 OH– A = 2 I– → I2 + 2 e– c. 15. 29. NH4Cl. 7. 2 MnO4-(aq) + 16 H+(aq) + 5 SO32-(aq) + 5 H2O(l) l 2 Mn2+(aq) + 8 H2O(l) + 5 SO42-(aq) + 10 H+(aq) 4 Cu(s) + 2 NO3–(aq) + 10 H+(aq) l 4 Cu2+(aq) + N2O(g) + 5 H2O(l) 22 MnO4 (aq) + 3 C2O4 (aq) + 2 H2O(l) l 2 MnO2(s) + 6 CO32-(aq) + 4 H+(aq) Cr2O72-(aq) + 6 Fe2+(aq) + 14 H+(aq) l 2 Cr3+(aq) + 6 Fe3+(aq) + 7 H2O(l) 3. 1. 0. 1.92 atm ZnSo4 3. d. 27. 30. 16. 4. 3. 2. 26. Soal Tantangan 178 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .1 1. 5. E E D A A C C E B A Soal Tantangan a. Mg(s) + Sn2+ l Mg2+(aq) + Sn(s) Esel = 2.42 V b.2 V 2. 6. 18. Cu(s) + 2 Ag+(aq) l Cu2+(aq) + 2 Ag(s) Esel = 0. 3. 8. 2.46 V c. B – B’ c. 4. Fe2+(aq) + 2 OH–(aq) l Fe(OH)2(s) 4 Fe(OH)2(s) + O2(g) + 2 H2O(l) l 4 Fe(OH)3(s) Soal Penguasaan Materi 2. 3. 25.3 atm 2. b. a. 2. 4.215 g/mol 100.4 m 2. Besi teroksidasi oleh O2 dan air yang terdapat di udara bebas. 2. X = padat. 20. 2 Al(s) + 3 Ni2+(aq) l 2 Al3+(aq) + 3 Ni(s) Esel = 1. 14. elektrolit yang digunakan adalah campuran MnO2. 15. 4. 5. sedikit air.59 Pilihan ganda D D C B E D D D C D Esai 30 mmHg 118. 13. Kemudian. 1. CuSo4 3+ SnCl2 AgCl Soal Penguasaan Materi 1. 23. 17.78 V 1. B. 3. 2.22 V Penghantar yang mengeluarkan atau mengumpulkan elektron dalam suatu sel. B. 8. 1. 4. Y = gas. + – + – Zn Cu Sn Ag Soal Penguasaan Materi 1. Z = cair Tujuan penjual menaruh atau menambahkan garam dapur pada es balok. 15. dibandingkan dengan tekanan uap jenuh pelarut murni. 12. 9. 28. K = Na+ + e → Na A = 2 Cl → Cl2 + 2 e– 18. 1. E D C B C C C E A A 21.

Logam-logam diperoleh atau dibuat dengan cara metalurgi. dan pemurnian. dan nikel 10. Ketika itu pula aliran e– pada batang karbon tidak berlangsung sehingga batu baterai tidak dapat digunakan lagi. 2. Dalam satu periode dari kiri ke kanan sifat asam bertambah dan sifat basa berkurang. 6. dll • tembaga : kabel. 7. Pelapisan tembaga dengan perak. Dengan cara pengendapan. Esai Oksidasi: Ag(s) → Ag+(aq) + e– Tetap. 6. 18. 19. Caranya dengan mengoksidasikannya dengan oksigen. 7. Karena pada saat memasak masakan yang mengandung air. kriolit Gas nitrogen merupakan komponen terbesar penyusun udara. 4. Mn. Evaluasi Materi Bab 3 A. ke dalam terak ditambahkan logam. 3. • Reaksi berantai yang tak terkendali sangat berbahaya karena mampu menghasilkan energi yang sangat besar. Unsur-unsur golongan alkali tanah berwujud padat pada suhu kamar karena memiliki titik leleh lebih tinggi dari suhu kamar. 35% Pilihan ganda C D C A C C D C E D 11.3 3. 16. B C C C A 3. bahan pembuat pesawat terbang. Untuk mendapatkan gas oksigen dalam jumlah banyak dapat dilakukan dengan cara destilasi bertingkat udara cair. sifat logam berkurang dan nonlogam bertambah b. 6. D D E A B E D E C D 21. seperti Cr. 1. 23. Dapat mempercepat pembelahan sel tubuh. nitrogen. 1.8 °C. dan arkeologi. Kemudian. aluminium. 21.5 hari 1 0 4 n→ 7 Li +2 α 3 Soal Penguasaan Materi 4. Anode = Ag dan katode = Cu Reduksi: Ag+(aq) + e– → Ag(s) B. rangka jembatan. 2. Si. 2. • Reaksi berantai terkendali dapat dimnafaatkkan sebagai pembangkit listrik (PLTN).V. Terakhir. Bab 3 Soal Penguasaan Materi 3. Karena mudah berkarat. dan karbon Hematit (Fe2O3) Magnetit (Fe3O4) Siderit (FeCo3) Pirit (FeS) Beril. 4.2 1. a. Selain itu. 17. 2. 5. Soal Tantangan 1. P. Apendiks 1 179 . sifat reduktor berkurang dan oksidator bertambah 9. nitrat. Dengan cara meluruh Partikel B . 2. 2.1 1. Di alam mineral tembaga umumnya ditemukan bersama emas dan perak. reaksinya: Ca(HCO3)2 → CaCO3 + CO2 + H2O Mg(HCO3)2 → MgCO3 + CO2 + H2O CaCO3 dan MgCO3 yang terbentuk akan membentuk kerak pada ketel yang digunakan. yaitu pemekatan bijih. klorida. 15. Sepanjang periode ke-3 dari kiri ke kanan a.dan H a. serta pengotor lain dibuat dengan cara membuat terak. 22. Industri metalurgi melalui tiga tahapan. Bab 4 Soal Penguasaan Materi 4. Soal Penguasaan Materi 3. 1. 9. 2. Kemudian secara berangsur-angsur udara dipanaskan. peralatan elektronik Pengolahan aluminium terdiri atas 2 tahap: a. Dibedakan dari warna nyala yang dihasilkannya. 12. Sehingga ketika terjadi pemanasan akan terbentuk endapan magnesium karbonat dan kalsium karbonat. b. Mula-mula. 2.4 1. C . 2. Mo. yaitu proses pengolahan bahan-bahan alam menjadi logam. Dengan pemanasan. • alumunium : peralatan dapur. krom. 14. oksigen cair akan menguap sehingga dapat dipisahkan dari gas lainnya. a. Menimbulkan boiler scale pada pipa-pipa air. Semakin lama digunakan maka campuran Mn2O3 dan NH4Cl akan semakin berkurang yang akhirnya habis.2 Di bidang kesehatan. Peleburan alumina menggunakan sel elektrolisis Dengan cara titrasi asam basa. 3. Ni. Logam : besi. Tembaga dan timah c. 8.5%. air tersebut kemungkinan mengandung garam bikarbonat dari magnesium dan kalsium. 4. 3.1 1. peternakan. Pada suhu –195. Oksigen : pembakaran dan metabolisme tubuh Karbon : obat sakit perut • besi : rangka bangunan. 1. Karena dalam satu golongan unsur memiliki nomor atom paling besar. Pada suhu –183 °C. dll.Zn → Zn2+ + 2 e– Elektron yang dihasilkan akan mengalir melalui batang karbon + dan mereduksi MnO2 dan NH4 menjadi Mn2O3 dan NH3. Baja dapat dibuat dengan cara peleburan ulang besi gubal. peleburan. 25. kadar karbon dalam besi gubal diturunkan dari 3–4% menjadi 0–1. nitrogen akan menguap dan selanjutnya dipisahkan. 10 5 B+ 4. 10. 1. dan perak Nonlogam : oksigen. Besi. pembungkus. Soal Penguasaan Materi 3. • Air sadah tetap mengandung ion sulfat. sifat asam bertambah c. rangka kendaraan. 24.2% b. Mn.12 ton 8. b. Soal Penguasaan Materi 3. 2. • Air sadah : air yang mengandung ion Ca dan atau ion Mg. 20. a. 5. radiasi yang dipancarkan berbahaya bagi makhluk hidup. 3. 13. Pemurnian bauksit untuk memperoleh alumina murni. dan W sesuai dengan jenis baja yang diinginkan. Udara yang mengandung 21% oksigen dan 78% nitrogen didinginkan hingga suhu –200 °C. 5. c. seperti bom atom. 3. • Air sadah sementara mengandung ion berkarbonat dan kesadahannya dapat dihilangkan dengan pemanasan. d. 7. Menurunkan titik didih Al. 4.

Zr → Pn → 90 41 Nb 218 84 222 86 Po + 24α 3. 24. Kemudian. permukaan tanah di atas pipa air diperiksa dengan Geiger Counter. studi geothermal. 4. Radioisotop Na-24 ini dapat memancarkan sinar gama yang bisa dideteksi dengan menggunakan alat pencacah radioisotop Geiger Counter.067 11. Untuk mendeteksi kebocoran pada pipa-pipa yang ditanam di dalam tanah. 14 BrO3–(aq) + 4 H+(aq) + 5 N2H4(g) l 14 Br–(aq) + 12 H2O(l) + 10 NO3–(aq) 6 Fe2+(aq) + Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) l 6 Fe3+(aq) + 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) 0. 3. 7. c. dan lain-lain. 4. uap ini digunakan untuk menggerakkan turbin. 18. 4. CH3 CH3 —CH2 —O —CH2 —CH3 O H CH3—CH—C—C—C6H13 — — — — Evaluasi Materi Semester 1 A.42 g 22. b. CH —CH —CH —C—CH 3 2 2 3 — — — — O H CH3—CH2—C—C—H CH3 O — — I 180 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII — O H d. d. Persamaan : alkohol dan haloalkana mensubtitusi satu atom H dari alkana. 2.65 0. 13. d. 3. 14. 9. reaksi inti berlangsung terkendali di dalam suatu reaktor nuklir. 15. 16. 12. e. 5. Ketika radioisotop mengalami reaksi inti akan dihasilkan energi yang sangat besar. 1. 2. 9.52 tahun 238 92 X 1 1 U + 2X → X + 30n 239 94 90 40 X → X → 239 94 Pu + -1 B 0 a. 7. a. f. 11. Kemudian. Untuk karboksilat satu atom oksigen berikatan ganda dengan atom karbon. 10. 13. Pergerakan turbin merupakan energi mekanik yang dapat memberi kemampuan generator untuk mengubah energi tersebut menjadi energi listrik. b. 23. 2. b. garam yang mengandung radioisotop Na-24 dilarutkan ke dalam air. b. 1. b. b. 22. 19. biasanya digunakan radioisotop Na-24 dalam bentuk garam NaCl atau Na2CO3. 14. 5. c. 4. 2. a. 5. B E C E E C C B B D 21. 17. Untuk mendeteksi kebocoran pipa air. 15. c. 6. Menentukan debit air sungai.4 L 90 40 5. 1. a. Atom oksigen berikatan tunggal dengan atom karbon berikat juga dengan atom hidrogen. 1-pentanol metoksi pentana 2-metil-3-heksanon asm 3-etil-heksanoat 3-etil-2-metil-heksanal etil-pentanoat etil butil eter etil propil keton asam 2-metil-butirat 2-metil-3-etil-pentanal etil valerat — — X= X → 10.Evaluasi Materi Bab 4 A. D E D A B C 2H 5 e. 8.1 1. 4m 0. c. Pada PLTN sumber energi untuk menghasilkan listrik adalah unsur radioisotop. Senyawa keton memiliki gugus karbonil yang tidak mengikat atom H. 8. 2. 20. CH —CH —C—CH —OH 3 2 2 b. a. B. Pada PLTN. Perbedaan : substitusi alkohol oleh gugus –OH. haloalkana oleh –X. CH3 3. energi ini digunakan untuk memanaskan air sehingga terbentuk uap. a. C B D A D 3. 25. 1. Intensitas radiasi yang berlebih menunjukkan adanya kebocoran. CH3—CH2—CH2—CH2—C—CH2—C—OH CH3 — — CH3 . 12.65 °C Katode : Ni2+(aq) + 2 e– l Ni(s) Anode : 2 H2O(l) l 4 H+ + O2(g) + 4 e– 117. 6. 10. b. 1. a. e. 3. c. Pilihan ganda C B E B D D D B A E Esai 27 13 2. 2. CH3—(CH2)2—C—O—CH3 H g.2 1. Pilihan ganda D B C A D D A A C D Esai a. B. f. Soal Tantangan Soal Penguasaan Materi 5. b. sedangkan satunya berikatan tunggal dengan atom karbon. sedangkan untuk ester berikatan dengan gugus alkil. Zr → 86 90 39 X+ 226 88 0 −1 β 4 2 222 Rn → X+ α Al + X → 4 2 1 0 30 15 1 P+ 0 n Bab 5 Soal Penguasaan Materi 5.

24. 20. 17.3 1. bahan campuran bahan bakar. 14. a. 18.2-dimetil-1-propanal asam-propanoat CH3 — CH H CH3—CH—C—CH3 OH OH — — O O — — CH3—CH2—O—CH2—CH3 ” CH3—CH2—O—C—CH3 H O O Apendiks 1 181 . a. 25. B. c. 8. 2. 7. 16. 19. 1. c. 5. 2-metil-2-propanol 1-pentanal. c. B B C D C — CH3 O H CH3—C—CH2—CH2—CH CH3 — — — — — — — CH3 CH3 O H CH3—CH —C—CH — — — — CH3—CH2—C — CH — O H CH3—CH2—C—CH2—CH CH3 CH3 O — — CH3 CH3 — — 2. b. A B C D B C A A A C 21. a. Benzaldehilda etil 3-metil-butanoat 2-bromo-1. Zat aditif pada makanan dan pengawet makanan atau minuman. Pilihan ganda E C B B B C D C A E Esai a. b. 2. — CH3—CH2—CH2—CH2—CH2—CH O H CH3—CH2—CH2—C—CH — — Evaluasi Materi Bab 5 A. CH3—CH2—CH2—CH2—CH2—OH H CH3—CH2—CH2—C—CH3 — 3. Ester terbentuk melalui esterifikasi dari reaksi antara alkohol dan asam karboksilat dalam suasana asam. 23. 3. 1-butanol.5 O 1. 10. b. 9. 13. CH3—CH2—CH2—CH2—C—OH H HO—C—CH2—C—CH3 — — — O CH3—C—CH3 ” CH3—CH2—CH O 3. 2. d. a.5-trimetil heksanoat isomer struktur: CH3—CH2—O—CH2—CH3 CH3—O—CH2—CH2—CH3 — 2. Soal Penguasaan Materi 5. 11. b. Aldehid dan keton diindentifikasi dengan pereaksi fehling dan Tollen’s. 22. Isomer gugus fungsi: OH CH2 CH3 — — — — O HO—C—CH2—CH3 ” H2O—O—C—CH3 — — c. 1. 2. 4. c.Soal Penguasaan Materi 5. 12. 2-metil-2-butanol butanol metil butanoat — H CH3—C—CH2—CH2—OH CH3 — — — OH H CH3—CH2—C—CH2—OH CH3 — H CH3—CH2—C—CH2—CH3 OH Soal Penguasaan Materi 5.5. Aldehid akan memberikan endapan merah dengan pereaksi fehling dan membuat cermin perak dengan pereaksi Tollen’s sedangkan keton tidak menunjukkan reaksi terhadap pereaksi fehling dan Tollen’s. 6. O CH3—C—CH2 — CH O H CH3—CH2—C—CH — — — — — — CH3 CH3 CH3—CH—O—CH3 CH3 — b. 15. (asam propanoat dan etanol) Sebagai pelarut.4 1. a. dan antiseptik. 2-metil-1-propanol. CH3 — H HO—C—C—CH2—CH3 — — O CH3 CH3 — C— C —CH3 O CH3 CH3 b.4-butanadiol asam 3-bromo-3.

b. 1. teflon. c.1 1. I Br 11. B C A E B 5. a. a. 2. O Parasetamol sering digunakan sebagai C CH obat sakit kepala. CH3—CH2—CH2—C—CH O e.2-etanadiol Bromoetana I Br 4. 1) I. d. Struktur benzena pada 1865 hanya berupa cincin heksagonal dengan ikatan tunggal. V. 2. PVC. 1. c. 2. Wujud klorometana. Bab 6 Soal Penguasaan Materi 6. 9. NH 3 n ⎡ ⎡ ⎡ ⎡ →– – ⎢C – C⎢ ⎢ C = C ⎢ ⎯⎯ ⎣ ⎣ ⎣ n ⎣ alkena polialkena – – – – HO 182 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – – – .3 1. semakin panjang rantai alkana titik didihnya semakin tinggi dan semakin besar Mr halogen yang terikat maka senyawa yang terbentuk akan semakin sukar menguap. dan VI 2) X C2H4(g) + 3 O2(g) → 3 CO2(g) + 2 H2O(l) 1) Etena dan klorin 2) Bromoetana 1. b. iodometana. a. Dengan mengukur panjang ikatan di setiap atom C–C yaitu 140 pm. a.2 1. 3. sedangkan polimer buatan dibuat di laboratorium dengan cara sintesis. Soal Penguasaan Materi 7. 4. 2. bersifat karsinogen dan hanya tanaman yang terkena DDT lama-kelamaan akan mengalami mutasi sehingga tahan terhadap DDT. 7. 12. 14. a. 6. b. 5. IV. c. bromometana. metil benzoat R—C asam benzoat + metanol → metil benzoat + air H2O Soal Tantangan 1. CH3COOH + CH3OH → CH3COOCH3 + H2O OR' Soal Tantangan 1. b. Soal Penguasaan Materi 6. 1. Mengakibatkan gangguan pencernaan pada lambung. Bab 7 Soal Penguasaan Materi 7. f. Bromobenzena Etil benzena Nitrobenzena o-dibromobenzena m-dinitrobenzena Cl 2. 8. lemak. a. dan kloroetana berwujud gas karena titik didihnya di bawah 25 °C sedangkan bromoetana. 2. 3. nilon. 15. tahap 1 = reaksi halogenasi tahap 2 = reaksi subtitusi tahap 3 = hidrolisis tahap 4 = reduksi Karena DDT dapat menyebabkan pencemaran air dan tanah.2 Cl NO2 Soal Penguasaan Materi 6. 10. a. m-dinitrobenzena NO2 Titik didih dipengaruhi rantai alkana dan gugus halogen yang terikat.O d. dan iodoetana berwujud cair karena titik didihnya diatas 25 °C NO2 5. 1. c. d. 3. tahap 1 = Cl2 tahap 2 = KCN tahap 3 = H2SO4 b. Polimer alami dapat ditemukan di alam. karbohidrat. 2. b.1 NO2 b. 3. 13. Protein. 2. Pilihan ganda A B C B A A A D A B Esai Bromobenzena + asam bromida Digunakan sebagai pestisida dan pembuatan fenol. RC OH H CH3—CH2—CH2—C—CH Br Pelarut organik Zat anestetik Pengawet organisme yang sudah mati O + R'OH → RC OR' O + H2O O Cl—C—CH3 O Evaluasi Materi Bab 6 A. 4. e. b. a. B.getah karet. III.

seperti H2O. — H3N—CH—C—NH—CH2—C—OH CH3 — — — — — — H O O — — 4. getah karet Polimer buatan : teflon. Merupakan sumber vitamen E d. berarti gugus fungsional digolongkan sebagai golongan ketosa. Jika telur tersebut dimasak terlalu matang. 6. 10. Pada suhu kamar. 13. 23. 16. Dilihat dari letak gugus karbonitnya yaitu aldosa dan ketosa Monosakarida Asam amino adalah unit terkecil dari protein. Jika gugus karbonil terletak di antara alkil. O O — Soal Penguasaan Materi 7. 3. PVC. polipropena. 1.5 Soal Penguasaan Materi 7. Monosakarida dapat dikelompokkan berdasarkan letak gugus karbonilnya. yang lebih baik digunakan adalah minyak sawit. 1. Polietena sebagai • bahan pembungkus • polivinilklorida sebagai bahan pipa pralon • nilon sebagai bahan pakaian 2. lemak berwujud padat. 9. sedangkan minyak berwujud cair. maka terdapat suhu optimum agar reaksi yang berlangsung cukup baik yaitu sekitar 60–70 °C. 12. 20. yaitu proses perusakan struktur protein. 3. Lemak dan minyak bersifat nonpolar. 3. 2. berarti monosakaridanya digolongkan ke dalam golongan aldosa. 2. Disakarida: terdiri atas dua unit sakarida. 17. dan CH3COOH. CH2OH H H OH OH H OH O H O H CH2OH H OH — CH3 (CH2)4 NH2 — Soal Penguasaan Materi 7. Pilihan ganda B B D E C B D A E D Esai Pada reaksi polimerisasi adisi. Polisakarida: tediri atas lebih dari dua unit sakarida. Jadi. 19. B. 8. Selain itu.. Jika protein itu mengalami suatu reaksi.M = polimer 3. nilon 11. Polimer alami : protein. 2. 1. jika dibakar dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti kanker. 5. E C B D A O H3N—CH—C—NH—CH2—C—NH—CH—C—OH O OH H CH2OH Ikatan glikosida Soal Tantangan 1. Dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah b. 3. A C B D C A B D D C 21. Plastik sulit diuraikan mikroorganisme sehingga merusak sifat tanah. 15. 4. 7. minyak sawit juga memiliki banyak kebaikan. salah satunya karena pengaruh suhu. HCl. Jika letak gugus karbonil di ujung. 3. teflon Monosakarida: terdiri atas satu unit sakarida.3 5. 2. Apendiks 1 183 . monomernya mengandung gugus fungsi dan dihasilkannya produk samping. 2. Kaya dengan beta-karoten Evaluasi Materi Semester 2 A. 8. ⎯⎯ → Evaluasi Materi Bab 7 A. Dipeptida : analgisin Tripeptida : glisin alanil fenilabanin Polipeptida : hemoglobin Dengan uji biuret atau xantoprotein. 2. sedangkan minyak berwujud cair. 18. diantaranya: a. >70 °C. 22. 4. Pilihan ganda E B B D A C B E D C 11. NH3. Sehingga kurang baik memasak seperti itu karena kandungan proteinnya sudah rusak. Pada reaksi polimerisasi kondensasi. M–M–gabungan gugus fungsi] + produk samping M..6 1. sedangkan protein merupakan gabungan dari asam amino. 9. 7.. maka protein yang terdapat pada telur akan mengalami denaturasi. E D D C E B. 1. yaitu HDL dan mengurangi kolesterol LDL c. 24. Lemak pada suhu kamar berwujud padat. yaitu hidrokarbon takjenuh yang berikatan rangkap dua. 10. 12. monomernya merupakan senyawa alkena. 13. 15. Telur mengandung banyak protein yang tersusun atas berbagai asam amino. Mengurangi kecenderungan darah untuk membeku e.. 14. Minyak kelapa mengandung lemak jenuh dan minyak sawit mengandung lemak tak jenuh.2. 5. 1. 1. 14. 6. — — [gabungan gugus fungsi–M–M . maka larut dalam pelarut nonpolar seperti kloroform Karena asam lemak tak jenuh tidak akan meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. 2. Esai Lemak dan minyak dapat dibedakan dari wujudnya. 1. 25.4 Soal Penguasaan Materi 7. gugus fungsi–M–gugus fungsi + gugus fungsi–M–gugus fungsi M = monomer 3. Dapat meningkatkan kadar kolesterol yang bermanfaat.

mainan anak-anak.148 °C 2. 19. Esai CH3—CH2—CH 5. pipa paralon. berat. B 32. — — Pilihan ganda B B B C A A C D B A 11.65 g 5. 3. Besi : keras. Polietena/Polietilena (PE) digunakan untuk kantung plastik. D H2C—O—C—C17H34COONa 184 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII — — HC—O—C—C12H24COOH O — — H2C—O—C—C12H24COOH O — — 9. 9. — — CH3—C—CH3 O : dimetil keton : propanal Kegunaan plastik di antaranya: Polietilentereftalat (PET) digunakan untuk kemasan minuman dan bahan pakaian. D E D A C A C C D B 31. 30. 3. 23.042 °C Tf = –0. 8.2. 29. 0. 26.81 8. dan piringan hitam. 16. Reaksi fusi : reaksi antara dua inti atom ringan (NA < 5) yang bergabung menjadi inti yang lebih besar. 24. B 40. furniture. kurang kuat. 12. piringan hitam. Contoh : 235 U + 1 N → 91 Kr + 142 Ba + 3 1 N 92 0 36 56 0 1 1 2 0 — — Evaluasi Materi Akhir Tahun A. C 36. O . dan kulit kabel listrik. 25. 27. kuat dan tidak tahan karat 7. 22. 20.436 atm 3. Br. D 38. 2. 4. 5. pembungkus makanan dan barang. E 37. 14. E 34. ringan. Alumunium : lembek. I 6. toluena sukrosa + air → fruktosa + glukosa maltosa + air → glukosa + glukosa laktosa + air → galaktosa + glukosa C 3H6 O O B. 28. selang plastik. 17. D 39. a. asam benzoat b. 4. 10. Cd(s)/Cd2+(aq) || Pb2+( aq)| Pb(s) 4. 24. 1. B 33. Contoh : 2 H + 3 H → 4 He + 1 N Reaksi fisi : penguraian suatu radioisotop berat (NA > 83) akibat penambahan partikel menjadi dua unsur yang lebih ringan. nitrobenzena c. F. 18. D 35. metil isopropil 10. A A A E B B E C D C 21. 13. 6. Cl. 7. 1. 10. Polivinil klorida (PVC) digunakan untuk mainan anak-anak. Tb = 100. 15. tahan karat karena membentuk lapisan oksidanya.

3 (247) 9.3 69.90 112.0 10.08 (249) 12.012 209.8 39.95 74.59 197.9 1.4 40.98 (243) 121.72 72.1 132.008 Apendiks 3 185 .0 178.45 52.3 152.00 58.5 4.81 79.55 (247) 162.9 35.92 (210) 137.Apendiks 2 Tabel Unsur-Unsur Kimia Unsur (Inggris) Unsur (Indonesia) Simbol Nomor Atom Nomor Massa Actinium Alumunium Americium Antimony Argon Arsenic Astatine Barium Berkelium Beryllium Bismuth Boron Bromine Cadmium Calcium Californium Carbon Cerium Cesium Chlorine Chromium Cobalt Copper Curium Dysprosium Einsteinium Erbium Europium Fermium Fluorine Francium Gadolinium Gallium Germanium Gold Hafnium Helium Holmium Hydrogen Aktinium Alumunium Amerisium Antimon Argon Arsen Astat Barium Berkelium Berilium Bismut Boron Bromin Kadmium Kalsium Kalifornium Karbon Serium Sesium Klor Kromium Kobalt Tembaga Kurium Disprosium Einsteinium Erbium Europium Fermium Fluor Fransium Gadolinium Galium Germanium Emas Hafnium Helium Holmium Hidrogen Ac Al Am Sb Ar As At Ba Bk Be Bi B Br Cd Ca Cf C Ce Cs Cl Cr Co Cu Cm Dy Es Er Eu Fm F Fr Gd Ga Ge Au Hf He Ho H 89 13 95 51 18 33 85 56 97 4 83 5 35 48 20 98 6 58 55 17 24 27 29 96 66 99 68 63 100 9 87 64 31 32 79 72 2 67 1 (227) 26.00 (223) 157.5 (247) 167.0 (253) 19.93 63.01 140.003 164.

2 20.2 6.94 144.01 (253) 190.2 55.31 54.97 195.2 16.80 138.69 92.1 150.9 (257) 207.4 30.0 24.1 (242) (210) 39.99 87.Indium Iodine Iridium Iron Krypton Lanthanum Lawrencium Lead Lithium Lutetium Magnesium Manganese Mendelevium Mercury Molybdenum Neodymium Neon Neptunium Nickel Niobium Nitrogen Nobelium Osmium Oxygen Palladium Phosphorus Platinum Plutonium Polonium Potassium Praseodymium Promethium Protactinium Radium Radon Rhenium Rhodium Rudibium Ruthenium Samarium Scandium Selenium Silicon Silver Sodium Strontium Sulfur Indium Yodium Iridium Besi Kripton Lantanium Lawrensium Timbal Litium Lutetium Magnesium Mangan Mendelevium Air raksa Molibdenum Neodimium Neon Neptunium Nikel Niobium Nitrogen Nobelium Osmium Oksigen Paladium Fosfor Platina Plutonium Polonium Kalium Praseodimium Prometium Protaktinium Radium Radon Renium Rodium Rudibium Rutenium Samarium Skandium Selenium Silikon Perak Natrium Stronsium Belerang In I Ir Fe Kr La Lr Pb Li Lu Mg Mn Md Hg Mo Nd Ne Np Ni Nb N No Os O Pd P Pt Pu Po K Pr Pm Pa Ra Rn Re Rh Rb Ru Sm Sc Se Si Ag Na Sr S 49 53 77 26 36 57 103 82 3 71 12 25 101 80 42 60 10 93 28 41 7 102 76 8 46 15 78 94 84 19 59 61 91 88 86 75 45 37 44 62 21 34 14 47 11 38 16 114.9 192.6 95.18 (237) 58.4 44.96 28.85 83.62 32.10 140.96 78.8 126.2 102.07 186 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .9 (147) (231) (226) (222) 186.91 14.941 175.94 (256) 200.9 22.47 101.09 107.00 106.9 85.

88 183.22 Sumber: Chemistry (Chang).660540 × 10–27 kg 1 g = 6.0 168.626076 × 10–34 J.6021773 × 10–19 C (C = coulomb) 0.99792458 × 108 m/s ≈ 3 × 108 m/s Apendiks 2 187 .0820578 (L atm)/(mol K) 8.31451 J/(mol K) 9.9 (99) 127.4 232.648531 C/mol → 96500 C/mol 5.485799 × 104 sma 9.007276 sma 1.94 131.9 238.Tantalum Technetium Tellurium Terbium Thallium Thorium Thulium Tin Titanium Tungsten Uranium Vanadium Xenon Ytterbium Yttrium Zinc Zirconium Keterangan: Tantalum Teknesium Telurium Terbium Talium Torium Tulium Timah Titanium Wolfram Uranium Vanadium Xenon Iterbium Itrium Seng Zirkonium Ta Tc Te Tb Tl Th Tm Sn Ti W U V Xe Yb Y Zn Zr 73 43 52 65 81 90 69 50 22 74 92 23 54 70 39 30 40 180.022137 × 1023/mol 1.39 91.9 118.0 88. 2002 sifat radioaktif Tetapan dan Lambang Tetapan yang Digunakan dalam Ilmu Kimia Tetapan Lambang Besar Angka dan Satuan Satuan massa atom Bilangan Avogadro Boltzmann Muatan listrik Tetapan gas Faraday Massa elektron Massa neutron Massa proton Tetapan Planck Kecepatan rambat cahaya sma NA k e R F me mn mp h c 1 sma = 1.0 50.s 2.3 173.7 47.022137 × 1023 sma NA = 6.91 65.672623 × 10–27 kg 6.008664 sma 1.38066 × 1023 J/K 1.109390 × 10–31 kg 1.9 204.6 158.674929 × 10–27 kg 1.

25 –0.17 +0.69 +1.36 +1.44 +1.07 0 –0.40 –0. 2001 188 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .92 –3.01 PbO2(s) + HSO4 (aq) + 3 H (aq) + 2 e – U PbSO4(s) + 2 H2O +1.77 +0.76 –2.14 –0.36 –0.74 –0.37 –2.44 –0.46 +1.63 +1.80 +0.71 –2.05 U Cl2(g) + 2 H2O MnO4 (aq) + 8 H (aq) + 5 e U Mn2+(aq) + 4 H2O PbO2(s) + 4 H+(aq) + 2 e– U Pb2+(aq) + 2 H2O BrO3–(aq) + 6 H+(aq) + 6 e– U Br–(aq) + 3 H2O Au3+(aq) + 3 e– U Au(s) Cl2(g) + 2 e– U 2 Cl–(aq) O2(g) + 4 H+(aq) + 4 e– U 2 H2O Br2(aq) + 2 e– U 2 Br–(aq) NO3–(aq) + 4 H+(aq) + 3 e– U NO(g) + 2 H2O Ag+(aq) + e– U Ag(s) Fe3+(aq) + e– U Fe2+(aq) I2(s) + 2 e– U 2 I–(aq) NiO2(s) + 2 H2O + 2 e– U Ni(OH)2(s) + 2 OH–(aq) Cu2+(aq) + 2 e– U Cu(s) SO42–(aq) + 4 H+(aq) + 2 e– U Ni(OH)2(s) + 2 OH–(aq) AgBr(s) + e– U Ag(s) + Br– 2 H+(aq) + 2 e– U H2(g) Sn2+(aq) + 2 e– U S n(s) Ni2+(aq) + 2 e– U Ni(s) Co2+(aq) + 2 e– U Co(s) PbSO4(s) + H+(aq) + 2 e– U Pb(s) + HSO4–(aq) Cd2+(aq) + 2 e– U Cd(s) Fe2+(aq) + 2 e– U Fe(s) Cr2+(aq) + 3 e– U Cr(s) Zn2+(aq) + 2 e– U Zn(s) 2 H2O + 2 e– U H2(g) + 2 OH–(aq) Al3+(aq) + 3 e– U Al(s) Mg2+(aq) + 2 e– U Mg(s) Na+(aq) + e– U Na(s) Ca2+(aq) + 2 e– U Ca(s) K+(aq) + e– U K(s) Li+(aq) + e– U Li(s) 2 HOCl(aq) + 2 H (aq) + 2 e + – + – – Sumber: Chemistry the Central Science.87 2– U 2 SO4 (aq) + – +2.49 +0.83 –1.Apendiks 3 Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur Setengah Reaksi E° (volt) F2(g) + 2 e– U 2 F–(aq) S2O8 (aq) + 2 e 2– – +2.28 –0.66 –2.34 +0.96 +0.76 –0.54 +0.51 +1.23 +1.42 +1.07 +0.

bilangan oksidasi: ukuran kendali elektron yang dimiliki atom dalam senyawa. daya oksidasi: kemampuan mengoksidasi unsur lain. lalu dibandingkan dengan unsur murninya. asam: jenis senyawa yang mengandung hidrogen dan berdisosiasi dalam air menghasilkan ion hidrogen positif. dan radon (Rn). daya reduksi: kemampuan mereduksi unsur lain. elektrolit: cairan yang menghantarkan listrik sebagai akibat adanya ion positif atau negatif. E eksitasi: perpindahan elektron dari tingkat energi yang rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi dengan menyerap energi. elektron valensi: elektron pada kulit terluar atom yang berperan dalam pembentukan ikatan. alkena: senyawa hidrokarbon dengan ikatan rangkap dua. aldosa : karbohidrat yang mengandung gugus fungsional aldehid. alotropi: variasi bentuk kristal karena perbedaan suhu dan tekanan. antioksidan : bahan kimia yang berguna untuk mencegah oksidasi pada makanan atau tubuh makhluk hidup. anion: ion yang bermuatan negatif. neon (Ne). xenon (Xe). B basa konjugasi: spesi yang terbentuk jika suatu asam menerima H+ benzena : senyawa hidrokarbon aromatik yang mengandung enam atom karbon. D deeksitasi : perpindahan elektron dari tingkat energi yang lebih tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah dengan memancarkan energi. afinitas elektron : perubahan energi yang terjadi jika suatu atom atau molekul memperoleh elektron membentuk ion negatif.Kamus Kimia A adisi : reaksi yang mengubah ikatan ganda menjadi ikatan tunggal. anilin: turunan benzena yang mengandung gugus amina (-NH2). alkuna: senyawa hidrokarbon dengan ikatan rangkap tiga. asam konjugasi: spesi yang terbentuk jika suatu basa menerima H+ atom: bagian terkecil dari suatu unsur yang utuh secara kimia. anode: elektrode positif. kripton (Kr). gaya antarmolekul: interaksi antarmolekul dengan cara membentuk ikatan kimia golongan : unsur-unsur dalam tabel periodik dalam kolom yang sama. dipol: dua kutub disosiasi: peristiwa penguraian suatu zat menjadi beberapa zat lain yang lebih sederhana distilasi : proses pemisahan komponen-komponen campuran berdasarkan perbedaan titik didihnya. Kamus Kimia 189 . argon (Ar). F fenol: turunan benzena yang mengandung satu gugus hidroksi (-OH) dengan rumus molekul C6H5OH. energi ionisasi: energi yang menyebabkan ionisasi dan diukur dalam elektronvolt atau joule per mol. elektron: partikel dasar dengan muatan negatif. alkana: senyawa hidrokarbon dengan ikatan tunggal. anion poliatom: anion yang terdiri atas beberapa unsur. elektrolisis : pembangkit reaksi kimia dengan melewatkan arus listrik melalui elektrolit. G gas mulia : unsur-unsur gas monoatomik yang ada dalam golongan VIIIA pada tabel berkala: helium (He).

massa molar: massa molekul relatif atau massa rumus relatif yang dinyatakan dalam gram (gram/mol). K karbohidrat: senyawa hidrokarbon yang memiliki gugus fungsional aldehid atau keton dan mengandung banyak gugus hidroksi. monosakarida: karbohidrat yang terdiri atas satu unit sakarida. massa atom : satuan massa yang digunakan untuk menyatakan massa atom relatif. ikatan kovalen valensi: ikatan kimia yang terbentuk ketika satu atom menyumbangkan 2 elektron sekaligus. N neutron: inti atom dengan muatan netral. meta: posisi substituen pada atom C nomor 1 dan 3 pada cincin benzena. Misal. isomer: beberapa senyawa kimia yang memiliki rumus molekul yang sama tetapi berbeda struktur molekulnya atau berbeda susunan atomnya dalam ruang. ketosa : karbohidrat yang mengandung gugus fungsional keton. kation: ion yang bermuatan positif. nonelektrolit: larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. nomor massa: menyatakan jumlah neutron dalam atom jika diselisihkan dengan nomor atom. karboksida: senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi antara atom C dan atom O. proses menghasilkan ion. nomor atom: menyatakan banyaknya proton dalam inti atom. konfigurasi elektron: susunan elektron dalam setiap lintasan atom. massa jenis: massa pada per satuan volume. ionisasi: pengionan. asam amino merupakan monomer dari protein. hidrokarbon jenuh: senyawa hidrokarbon yang tidak memiliki ikatan rangkap. isotop: satu atau dua atau beberapa atom dari unsur yang sama yang memiliki jumlah proton yang sama dalam intinya tetapi berbeda jumlah neutronnya. setara dengan 1 massa isotop karbon -12. keelektronegatifan : disebut juga elektronegatifitas merupakan nilai kecenderungan suatu atom untuk menarik elektron dalam pembentukan ikatan kimia. M makromolekul: molekul berukuran besar yang terdiri atas ribuan atau jutaan atom. halogenasi: reaksi penggantian suatu atom oleh unsur halogen. katalis: zat tambahan yang dapat mempercepat reaksi tetapi zat tersebut tidak ikut dalam reaksi. 12 I ikatan hidrogen : sejenis interaksi elektrostatistik di antara molekul yang hidrogennya terikat pada atom elektronegatif (F. dilambangkan Z.H haloalkana: suatu senyawa alkana yang memiliki gugus alkil atom halogen. ikatan kovalen: ikatan kimia yang dibentuk melalui pemakaian elektron valensi bersama.012 kg atom karbon-12. hidrokarbon tak jenuh : senyawa hidrokarbon yang memilki ikatan rangkap. nonlogam: unsur kimia yang merupakan penghantar kalor dan listrik yang buruk serta tidak membentuk ion positif. katode: elektrode negatif. mol: banyaknya zat yang mengandung satuan dasar di dalam 0. bukan merupakan ikatan ion maupun ikatan kovalen. ikatan ion: ikatan kimia yang terbentuk karena adanya pengalihan elektron. hidrokarbon: senyawa kimia yang hanya mengandung karbon dan hidrogen. ikatan logam : ikatan kimia antara atom-atom logam. N. 190 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . O). molar: menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam setiap liter larutan atau jumlah mmol zat terlarut dalam tiap mL larutan monomer : satuan terkecil dari polimer. konduktivitas: daya hantar listrik.

S senyawa biner: senyawa yang tersusun atas dua unsur kimia. V volume molar : volume satu mol gas pada keadaan standar (0°C. sifat kimia : sifat suatu zat berdasarkan reaksinya dengan zat lain. Kamus Kimia 191 . senyawa polar : senyawa ionik atau molekul dengan momen dipol permanen yang besar. U unsur: zat yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana.O oksida : senyawa biner yang terbentuk antara unsur dengan oksigen. rumus empiris: menyatakan perbandingan atom yang paling sederhana. 1atm). Z zat aditif: bahan kimia tambahan untuk mendapatkan sifat senyawa yang diharapkan. senyawa organik : senyawa karbon yang biasanya gabungan dari unsur hidrogen. metode untuk memisahkan zat dengan menggunakan membran semipermeabel dan tekanan yang tinggi. reaksi substitusi: reaksi penggantian gugus fungsi (atom atau molekul) yang terikat pada atom C suatu senyawa hidrokarbon. T titik didih: suhu pada suatu tekanan udara jenuh suatu cairan sama dengan tekanan atmosfer luar. reaksi redoks : reaksi kimia yang melibatkan proses reduksi dan oksidasi. periode: unsur-unsur tabel periodik dalam baris yang sama. penyaringan: pemisahan zat dengan prinsip perbedaan ukuran partikel zat. pengoksidasi: zat yang mengalami reaksi reduksi dan menyebabkan zat lain teroksidasi. ozon: gas tidak berwarna O3 yang larut dalam air dingin. reduktor: unsur atau senyawa yang mengalami oksidasi. sifat magnet: sifat suatu zat terhadap daya tarik magnet. oksidasi: pelepasan elektron. titik leleh : suhu pada saat padatan berubah menjadi cair. senyawa nonpolar : senyawa yang memiliki molekul tanpa momen dipol permanen. oksigen. oksidator: unsur atau senyawa yang mengalami reduksi. senyawa kovalen biner: senyawa biner dari nonlogam dan nonlogam. orto: posisi substituen pada atom C nomor 1 dan 2 pada cincin benzena. reaksi eliminasi: reaksi pembentukan ikatan rangkap dari ikatan tunggal. rumus molekul: menyatakan jenis dan jumlah molekul yang ada. senyawa poliatom : senyawa ionik yang mengandung ion poliatomik. P para: posisi substituen pada atom C nomor 1 dan 4 pada cincin benzena. nitrogen. pereaksi: senyawa atau unsur kimia yang bereaksi. reverse osmosis : osmosis balik. persamaan reaksi : persamaan kimia yang memberi nama pereaksi-pereaksi dan nama hasil reaksinya polimer : zat dengan molekul besar yang terdiri atas monomer-monomer. R reaksi adisi: reaksi penghilangan ikatan rangkap dan digantikan dengan gugus fungsi (atom atau molekul). dan sufur. sifat fisika : sifat suatu zat yang dapat diamati atau diukur tanpa mengubah komposisi zat tersebut. reduksi: penerimaan elektron. proton: partikel dasar dengan muatan positif. senyawa ion: senyawa yang terbentuk karena ikatan ion.

174 distilasi 11. 133. 51. 112. 123. 128. 74. energi ionisasi 30 ester 102. 18. 116. 39. 130. 173 47. 33. 45. 98 fruktosa 15. 48. 90. 117. 130. 44. 102. 37. 58. 38. 174 67. 32. 80. 124. 124. 66 192 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 53. 87. 169 hidroksida 37. 40. 173. F fenol 139. 114. 63. 32. 63. 47. 134. 68. 125. 80. 112. 96. 80. 154. 87. 149. 130. 154 alkohol 102. 169. 167. 125. 125. 40. 74. 127. 124. 126. 30. 62. 169. 121. 31. 154. 92. 12. 39. 52 C cincin benzena 137. 30. 47. 75. 174 B basa 15. 125. 144. 160. 4. 30. 43. 102. 67 karbohidrat 152. 97 isomer 122. 162 alkana 104. 37. 40. 98 130. aromatik 141 aspirin 141. 47. 120 ionisasi 16. 127. 101. 38. 15. 167. 157. 66. 21. 63 karat 43. 32. 25. 57. 168. 46. 156. 47. 48. 174 G galaktosa 155. 24. 60. 17. 174 42. 9. 54. 61. bilangan oksidasi 24. 142. 173 K kalium 25. 45. 35. 19. 34. 111. 48. 174 ketosa 156. 50. 133 hasil reaksi 39. 95. 31. 26. 131. 130. 113. 59. 162. 128. 65. 119. E eksitasi 58 ekstraksi 66. 58. 127. 129. 57. 159. 111. 86. 128 hidrogen 18. 19. 36. 173. 123. 133. 33. 170. 156. 129. 27. 142. 131 alkena 137. 44. 43. 161 D derajat ionisasi 18. 174 isotop 75. 45. 124. 95. 158. 170 afinitas elektron 30 aki 24. 142. 122. 153. 63. 97 kation 39. 143. 136. 129. 127. 58. 69 benzoat 19. 169 inert 40. 33. 144. 29. 132. 70. 6. 127. 21 117. 157. 158. 149 157. 26. 61 katode 29. 44. 138. 48 iodin 56. 63. 72 elektrode 29. 136. 115. 169 glukosa 4. 62. 43. 44. 109. 68. 97. 161. 96 diagram fase 7 dipeptida 159. 51. 84. 120. 98 elektrode standar 33. 37. 97. 158. 127. 143. 27. 83. 7. 59. 38. 41. 169. 81. 102. 66. 68. 10. 155. 174 karboksilat 101. 174 glikogen 155. 155. 25. 48. 103. 136. 72 89. 96. esterifikasi 128 eter 22 124. 64. 127. 44. 46. 38. 96. 5. 74. 160. 120 fosfor 62. 51. 82. 126. 111. 112. 128. 44. 116. 51. 60. 138 I ikatan peptida 159. 113. 64 H haloalkana 101. 96. 26. 106. 157. 162. 123. 39. 130. 39. 168. 132. 173. 123. 17. 92. 123. 170 disakarida 155. 126. 142 fraksi mol 3. 105. 34. 161 bauksit 75 belerang 25. 32. 41. 52. 170 korosi 24. 85. 33. 139. 169 hidrokarbon 100. 60. 144 fluorin 74.Indeks A adisi 133. 22. 63. 158. 27. 38. 21. 134. 34. 19. 161. 132. 148. 169. 53. 155. amino 139. 52. 37. 156. 36. 134 159. 109. 142. 94. 120. 47. 146. 129. 47. 137. 102. 146. baterai 24. 107. 159. 43. 118. 51. 28. 36 elektron 16. 75. 108. 113. besi 42. 59. 104. 36. 133. 41. 97. 74. 124. 39. 65. 25. 39. 105. 72. 74. 125. 97. 134 keelektronegatifan 74 keton 101. 37. 37. 167. 66. 46. 37. 28. 16. 64. 131. 31.

15. pupuk 62. 148 osmosis 12. 33. 125. 76 oksigen 24. 155. 31. 173 polimerisasi 154. 27. 44. 63. 126. 26. 72. 59. 129. 83. 74. 143. 123. 127. 165. 72. 28. 140. 51. 38. 152. 169 nitrogen 48. 126. 152. 43. tersier 108. 31. 65 voltmeter 31 162. 21. 34. 91. 54. 169. 167. 154. 25. 46. 52. 170. 98. 22. 102. 61. 144 titik leleh 11. 45. 22. 74. 154. 57. 169. 51. 169. 31. 25. 83. 46. 45. 72. 75. 28. 113 sifat fisika 2. 8. 46. 30. 96 40. 174 164. 19. 64. 66. 74. 74. 74. 75. 53. 64. 60. 44. 122. 174 Z zat aditif 129. 174 monosakarida 155. 67. 47. 71. 144. 138. senyawa kimia 100. 97 rumus empiris 9 rumus molekul 111. 62. 159. 52. 165. 93. 63. 64. 34. 114. 51. 160. 72. 39. 40. 150 periode 58. 39. 36. 76. 174 T teflon 153. 158. 44. 30. 53. 167. 41. 165 pestisida 143 polimer 129. 96. 14. 52. 26. 46 potensial sel 31. 34. 48. 174 logam 24. 129. 104. 144 P pemisahan 14. 82. 154. 47. 60 laktosa 156. 146 M magnesium 15. 92 V vanadium 64. 54. 130. 37. 39. 38. 155. 44. 174 margarin 164. 74. 57. 66. 25. 84. 141. 116. 68. 65. 75. 127 S salisilat 144. 68. 58. 169. 158. 139. 158. 101. 71 pereaksi 36. 72. 73 162. 14. 101. 97 54. 115. 40. 84 64. 29. 153. O oksidasi 24. 59. 173 36. 47. 158. 74. 47. 174 N natrium 25. 69. 69. 166 monomer 152. 20. 142. U uranium 80. 56. 55. 169. 169. 83 persamaan reaksi 24. 170. 75. 167. 21. 155. 154. 86. 109 protein 14. 60. 54. 13. 52. 35. 27. 46. 158. 9. 30. 143. 167 122. 30. 55. 167. 159. 71. 7. 43. 109 titik didih 5. 161. 166. 155. 47. 53. 25. 144. 71. 42. 167. 102. 62. 167. 28. 18. 157. 84. 45. 15. 145 sekunder 36. 62. 48 primer 36. 32. 15 67. 48. 109 sel elektrolisis 29. 156. 85. 50. 51. 27. 169 tekanan osmotik 5. 39. 141. 74. 174 lemak 115. 143.L lakmus 59. 152. 64. 68. 27. 38. 31. 66. 70. 74. 169 maltosa 156. 146 senyawa organik 100. 41. 27. 33. 66. 74. 72. 53. 92. 37. 153. 97 167. 68 sel volta 97 selulosa 158 senyawa karbon 100. 130 zat pewarna 143 potensial elektrode 33. 154. 36. reduktor 29. 128. 32. 19. 29. 17. 74. 59. 52. 116. 66. 63. 44. 45. 103. 134. 169. 97. 164. 156. 80 sifat kimia 2. 39. 51. 56. 166 oksidator 29. 167. 60. 18. 29. 143. 142. 33. 50. 13. 63. 42. 174 Indeks 193 . nilon 153. 29. 72 magnet 54. tembaga 30. 153. 20. 166. 122. 47. 100 sifat magnet 54 struktur cincin 100 substitusi 137. 56. 97. 42. R reduksi 24. 72. 157. 74. 46. 61. 66 makromolekul 152. 47. 143. 18. 167.

Chemistry The Central Science. 1997. New Jersey: Prentice Hall.org www. 1997. Tupamahu. Sherman. 2001.ca www.id www. dan Patrick F. James E. 2004. Newmark. Chemistry. dan Wiliam Harwood.edu 194 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .rice. Theodore L. 2002. Dubuque: Wm. Jendela IPTEK: Materi. 1997.com www.fbr. 1991.Daftar Pustaka Achmad Hiskia. John P. Olmsted. Chang.wikipedia. 4th Edition. Raymond. A.ruf.com www. 7th edition. Steve dan Brian Stedjee. Dubuque: Wm. Basic Concept of Chemistry. Chemistry The Molecular Science. Experiment in General Chemistry. Chemistry for You.W. Ann. M. et. Ann. F. 1991. New York: McGraw .depkes. Oxford: Heinemann. Bandung: PT Citra Aditya Bakti. Rex.Hill. Petrucci. L. New York: John Wiley & Sons. C. 3ed edition. Brown.id www. New Jersey: Prentice Hall. Drewes. New Jersey: Prentice Hall.com http:\\id.bppt. Chemistry: Matter and Its Changes. Ltd. 1997.riviera concepts.go. Brady. 2000.k12. C. Jendela IPTEK: Kimia. Frank R. How to Study Science.innovationcanada. New York: Sauders College Publishing.frankfurt. Chemistry. 2000. Sevenair. 2000.Inc. Jakarta: Balai Pustaka.wvusd. Sumber lain: dbhs. 2001. Brown. Brown Communication.rjautowork. Jhon dan Gregory M. Fullick. John dan Robert C Fay. 2000. 1997. New York: McGraw-Hill. 1996. Burkett dan Allan R.go. Newmark. Murov. dan Fred Senese. Penuntun Belajar Kimia: Stoikiometri dan Energetika.com www. 6th edition. Singapore: Pearson Education Asia Pte. Ralph H. Edisi kedua. Alan dan Sharon J.al.fh. General Chemistry Principles and Modern Application. 5th edition. Millio. Mc Murry. Experiments and Exercises in Basic Chemistry. 7th edition. Introductory Chemistry. Ryan. Chemistry. New York: John Wiley & Sons.ca harleypics. Inc. Sherman. London: Nelson Thornes. 2000. Science Discovery 1. Edisi kedua. Kristen Milligen. Jakarta: Balai Pustaka. New Jersey: Houngton Mipplin Company. Heyworth.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful