Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional dilindungi Undang-undang

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam Penulis Penyunting Pewajah Isi Ilustrator Pewajah Sampul Ukuran Buku : : : : : : Iman Rahayu Farida Dzalfa Deni Wardani Yudiana Dasiman 21 x 29,7 cm

540.7 IMA p

IMAN Rahayu Praktis Belajar Kimia 1 : Untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah / penulis, Iman Rahayu ; penyunting, Farida Dzalfa ; ilustrator, Yudiana. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009. vi, 194 hlm. : ilus. ; 30 cm. Bibliografi : hlm. 194 Indeks ISBN 978-979-068-713-4 (nomor jilid lengkap) ISBN 978-979-068-716-5 1. Kimia-Studi dan Pengajaran I. Judul II. Farida Dzalfa III. Yudiana

Hak Cipta Buku ini dibeli oleh Departemen Pendidikan Nasional dari Penerbit PT. Visindo Media Persada Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009 Diperbanyak oleh ....

ii

Kata Sambutan

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2009, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 Tahun 2007. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh ( down load ) , digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan. Jakarta, Juni 2009 Kepala Pusat Perbukuan

iii

Tugas ini mengajak Anda untuk berpikir kritis. dan konkret yang berkaitan dengan materi bab. Indeks berisi rujukan kata-kata dalam bab yang memudahkan Anda dalam pencarian kata-kata penting. Berikut penyajian materi dan pengayaan yang terdapat dalam buku ini. Evaluasi Materi Semester merupakan sarana evaluasi dalam memahami materi pelajaran dalam satu semester. 17. 7. dan inovatif. 4. Benzena dan Turunannya. Senyawa Karbon Turunan Alkana. Soal Pramateri merupakan uji awal pengetahuan umum Anda yang mengacu kepada materi bab tersebut. Kata Kunci merupakan kunci dari suatu konsep dalam materi yang akan memudahkan Anda untuk mengingat konsep tersebut. 2. 6. Reaksi Redoks dan Elektrokimia. kreatif. 10. Fakta Kimia berisi informasi menarik. yaitu Sifat Koligatif Larutan. Peta Konsep berguna sebagai acuan untuk Anda dalam mempermudah mempelajari materi dalam bab. Tantangan Kimia diberikan kepada Anda untuk mencari jawaban soal terbuka sehingga Anda akan tertantang untuk belajar lebih jauh. Apendiks merupakan lampiran yang berisi kunci jawaban. Legenda Kimia memuat tokoh-tokoh kimia yang berjasa di bidangnya. 1. dan Makromolekul.Petunjuk Penggunaan Buku Buku Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII ini terdiri atas tujuh bab. Evaluasi Materi Bab merupakan sarana evaluasi dalam memahami materi pelajaran dalam satu bab. Kimia Unsur. 5. 9. 16. Soal Penguasaan Materi berisi tentang pertanyaan yang terdapat di setiap akhir subbab. 11. bersifat dialogis dan terkini. tabel periodik unsur. Kegiatan Semester merupakan tugas semester yang dikerjakan secara berkelompok. dan beberapa tetapan kimia. Gambar dan Ilustrasi ditampilkan dengan memadukan gambar dan ilustrasi yang bersesuaian dengan materi. 15. Advance Organizer menyajikan contoh penerapan/manfaat dari materi yang akan dipelajari. Evaluasi Materi Akhir Tahun merupakan sarana evaluasi dalam memahami materi pelajaran dalam satu tahun. 12. Selidikilah merupakan tugas yang diberikan kepada Anda berkaitan dengan materi yang akan dipelajari. Kimia Inti. terkini. Kamus Kimia merupakan kamus kecil kata-kata penting dalam materi pada setiap bab. 13. 14. 3. 8. iv .

Materi dalam buku ini diharapkan dapat membawa Anda untuk memperoleh pemahaman tentang ilmu Kimia sebagai proses dan produk. dan materi lain yang seharihari digunakan manusia dipelajari dalam Kimia. kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan. udara. makanan. Atas dasar inilah kami menerbitkan buku Praktis Belajar Kimia ke hadapan pembaca. perlu adanya peningkatan kualitas pendidikan Kimia di sekolah agar membentuk siswa yang memiliki daya nalar dan daya pikir yang baik. Juni 2007 Penerbit v . cerdas dalam memecahkan masalah. dengan hati yang tulus. pemahaman. Semoga buku ini dapat memberi kontribusi bagi perkembangan dan kemajuan pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu. Untuk itu. Jakarta. mendudukkan Kimia hanya sebatas teori di dalam kelas. Materi-materi bab di dalam buku ini disesuaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi terkini. Materi pelajaran Kimia yang disajikan bertujuan membekali Anda dengan pengetahuan. tidak saja akan membuat siswa kurang memahaminya. Kami menyadari bahwa penerbitan buku ini tidak akan terlaksana dengan baik tanpa dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Fakta-fakta kehidupan. Kimia sangat erat kaitannya dengan kehidupan. Oleh karena itu. Selain itu. serta mampu mengomunikasikan gagasan-gagasannya. buku ini disajikan dengan bahasa yang mudah dimengerti dan komunikatif sehingga Anda seolah-olah berdialog langsung dengan penulisnya. Melalui buku Praktis Belajar Kimia ini. seperti tumbuhan. Buku ini menghadirkan aspek kontekstual bagi siswa dengan mengutamakan pemecahan masalah sebagai bagian dari pembelajaran untuk memberikan kesempatan kepada siswa membangun pengetahuan dan mengembangkan potensi mereka sendiri. manusia. serta mengembangkan ilmu Kimia dalam kehidupan sehari-hari. kreatif. dan sejumlah kemampuan untuk memasuki jenjang yang lebih tinggi.Kata Pengantar Kimia merupakan ilmu kehidupan. minuman. Anda diharapkan dapat menyenangi pelajaran Kimia. tetapi juga menghambat tercapainya tujuan pembelajaran.

.......................................... 23 24 29 43 46 Bab 3 Kimia Unsur ... 79 A..................... B....................................... 80 B............................................ Evaluasi Materi Bab 3 ...................... Kelimpahan Unsur di Alam ..................................................................... 5 C..................Daftar Isi Kata Sambutan • iii Petunjuk Penggunaan Buku • iv Kata Pengantar • v Semester 1 Bab 1 Sifat Koligatif Larutan ....... 15 Evaluasi Materi Bab 1 ......... 87 Evaluasi Materi Bab 4 .................................................................................................................... Sifat-Sifat Unsur Radioaktif ..... 96 vi ......................... 77 Bab 4 Kimia Inti ............................................................................................ C............................. 21 Bab 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia ............................................................................. 2 B..................... Evaluasi Materi Bab 2 ........................................................... B.. C.......................................... 49 50 53 62 70 74 Kegiatan Semester 1 ..... Korosi ..... Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif .. Sel Elektrokimia .. D....................................................................................................................................................... Kegunaan dan Pembuatan Unsur-Unsur Kimia dan Senyawanya .................... Reaksi Redoks ............ Molalitas dan Fraksi Mol ........................... A.. 1 A................ Sifat-Sifat Unsur .............................................. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit ............................ Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit ...... A.. Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk .................................................................................................................... 94 Evaluasi Materi Semester 1 .............

........ 178 Apendiks II Tabel Unsur-Unsur Kimia ............................................................................... 132 Bab 6 Benzena dan Turunannya ........................................................................................................ 103 C................................. 125 E............................................ 169 Kegiatan Semester 2 ........................................ 194 vii ................................................................................................................................................................................ Protein ............................ 155 D....................... 159 E............... 189 Indeks ... Struktur Senyawa Karbon ....................................................................... Tata Nama Senyawa Karbon ................ 192 Daftar Pustaka ..Semester 2 Bab 5 Senyawa Karbon Turunan Alkana ................................................... 188 Kamus Kimia .............................................................. Karbohidrat .... 185 Apendiks III Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur .............................. Pembuatan Polimer ............................................................................................ 122 D...... Isomer Senyawa Karbon ............. 136 B. Identitas Senyawa Karbon ..... Kegunaan. 173 Evaluasi Materi Akhir Tahun ............................. 171 Evaluasi Materi Semester 2 .... 135 A....... 100 B..................................... 99 A.... 152 B........................ 163 Evaluasi Materi Bab 7 ............................... Sifat.......................... Plastik .................................. 148 Bab 7 Makromolekul ............................................................. Kegunaan Senyawa Karbon .......................................................................................................................................................... Polimer ..... 175 Apendiks I Kunci Jawaban .......... 137 C................................. 154 C..... 162 F.... Lemak dan Minyak ......... Reaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena .............................................................................................................. 151 A................................................................... 129 Evaluasi Materi Bab 5 .............................................. 141 Evaluasi Materi Bab 6 ................................... serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya ...... Rumus Struktur Benzena ........

viii .

Sifat Koligatif Larutan Elektrolit 1 . larutan penyangga. seperti tekanan uap. dan hidrolisis larutan garam. serta membandingkan antara sifat koligatif larutan nonelektrolit dan sifat koligatif larutan elektrolit yang konsentrasinya sama berdasarkan data percobaan. Begitu juga dengan titik beku dan tekanan uapnya akan berbeda dengan air murni. sifat larutan asam dan basa. penurunan titik beku larutan. dan tekanan osmosis termasuk sifat koligatif larutan. Telah Anda pahami pada pelajaran Kimia di Kelas XI sebelumnya. rjautoworks. titik didih. Sifat larutan lainnya yang akan kita selidiki dalam bab ini adalah sifat yang berhubungan dengan perubahan fisika. Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit C. Jika Anda memasukkan suatu zat misalnya gula atau garam dapur ke dalam pelarut seperti air. dan tekanan osmotik. kenaikan titik didih.com Pada bab ini. Anda akan diajak untuk menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan nonelektrolit dan elektrolit dengan cara menjelaskan penurunan tekanan uap. mengapa dapat terjadi demikian? Pelajarilah bab ini dengan baik dan Anda akan mengetahui jawabannya. larutannya akan memiliki titik didih yang lebih tinggi dibandingkan dengan titik didih air murni pada kondisi yang sama. Molalitas dan Fraksi Mol B. apa yang disebut larutan. Sifat-sifat tersebut merupakan sifat koligatif larutan. Menurut Anda. A.Bab1 1 Sifat Koligatif Larutan Sumber: www. titik beku.

diperlukan suatu besaran yang tidak bergantung pada suhu.2 Berapa gram NaCl yang harus dilarutkan dalam 500 g air untuk menghasilkan larutan 0. Dalam perhitungan molaritas.000 g air dinyatakan sebagai larutan 1 molal dan diberi lambang 1 m NaCl. Keterangan: m = molalitas (mol/kg) Mr = massa molar zat terlarut (g/mol) massa = massa zat terlarut (g) p = massa zat pelarut (g) Molalitas juga berguna pada keadaan lain. Dalam larutan. Anda tentu ingat.1 Anda Harus Ingat Molalitas adalah jumlah mol zat terlarut per kilogram pelarut.1 kg =5m You Must Remember Molality is total mole of solute perkilogram solvent. Perhatikanlah contoh soal penentuan molalitas berikut. Besaran tersebut dinyatakan berdasarkan massa karena massa tidak bergantung pada suhu.ca Gambar 1. 3. Molalitas (m) Pada pelajaran sebelumnya. digunakan molalitas yang menyatakan jumlah partikel zat terlarut (mol) setiap 1 kg pelarut (bukan larutan). Oleh karena sifat koligatif larutan ditentukan oleh banyaknya partikel zat terlarut. Hitunglah molalitas larutan. 5 mol Mr urea 60 g/mol Massa pelarut = 100 g = 100 1. kita menyatakan konsentrasi dengan persentase (%) dan molaritas (M).000 p 1 m NaCl Sumber: www. kuantitas larutan didasarkan pada volume. molalitas larutan urea adalah 5 m. Sifat ini disebut sebagai sifat koligatif larutan.000 = 0. Contoh 1.Soal Pramateri 1. m= massa 1. terdapat beberapa sifat zat yang hanya ditentukan oleh banyaknya partikel zat terlarut. Untuk itu. baik dari kuantitas zat terlarut maupun pelarutnya. bukan volumenya sehingga tidak mungkin dinyatakan dalam bentuk molaritas. 5 mol 0. Contoh 1. misalnya karena pelarut merupakan padatan pada suhu kamar dan hanya dapat diukur massanya. Larutan yang dibuat dari 1 mol NaCl yang dilarutkan dalam 1. Jawab 30 g massa urea Mol urea = = = 0. 1. bab ini akan diawali dengan pembahasan mengenai konsentrasi larutan.15 m? 2 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .000 × p Mr Jadi. Berapakah volume air yang dibutuhkan untuk membuat 5M NaCl dari 29 gram NaCl? Apakah yang dimaksud dengan larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit? Apakah perbedaan antara sifat fisika dan sifat kimia suatu senyawa? A Molalitas dan Fraksi Mol 2. m= mass 1. 1 kg Molalitas ( m ) = 0.000 × p Mr Sebanyak 30 g urea (Mr = 60 g/mol) dilarutkan ke dalam 100 g air. Molalitas didefinisikan dengan persamaan berikut.innovationcanada. volume merupakan fungsi suhu (zat akan memuai ketika dipanaskan). Molalitas (m) = Jumlah mol zat terlarut Jumlah kilogram pelarut atau m = massa Mr × 1. Oleh karena sifat koligatif larutan dipengaruhi suhu.1 Satuan konsentrasi molalitas memegang peranan penting dalam aktivitas di laboratorium.

4 m. Molalitas suatu larutan 20% berat C2H5OH (Mr = 46 g/mol) adalah . UMPTN 1998 Larutan 10% (w/w).000 × = × P 46 80 Mr Contoh Jawab 1.2. Kupas Tuntas Buktikanlah oleh Anda Gunakan rumus m = massa 1. Kata Kunci • • • Fraksi mol Konsentrasi molal Sifat koligatif 2. Fraksi Mol Fraksi mol merupakan satuan konsentrasi yang semua komponen larutannya dinyatakan berdasarkan mol.9 m.000 g air × × × 100 g larutan NaCl 58. 10 g NaCl 1 mol NaCl 100 g larutan NaCl 1. 6. 3. larutan 10% (w/w) NaCl memiliki konsentrasi 1. 4.15 m berarti 0.15 mol NaCl 58. Fraksi mol komponen i .Jawab Molalitas artinya jumlah mol zat terlarut per kilogram pelarut.000 20 1.38 g NaCl 1.4 Jadi.44 g/mol). 5. 100 g larutan NaCl Untuk mengetahui kemolalan.4 m Pembahasan C2H5OH 20% artinya 20 g C2H5OH dalam 80 g air.000 g H2 O 1 mol NaCl Jadi. 0. 44 g NaCl 90 g air 1 kg air Jadi. massa NaCl yang harus dilarutkan pada 500 g air untuk menghasilkan larutan 0. 0. dapat dilakukan dengan cara pengurangan 100 g larutan NaCl oleh 10 g NaCl.15 mol NaCl dalam 1. 0. kita harus mengetahui jumlah mol NaCl. dilambangkan dengan xi adalah jumlah mol komponen i dibagi dengan jumlah mol semua komponen dalam larutan.1 dan Mr p Contoh 1. m = massa 1.. Jumlah fraksi mol dari semua komponen larutan adalah 1. kita dapat menggunakan massa molar NaCl untuk mengubah mol NaCl menjadi massa NaCl. kemolalan larutan 20% berat C2H5OH adalah (B) 5.15 m adalah 4.3 Berapakah kemolalan dari larutan 10% (w/w) NaCl? (w/w = persen berat) = 5. Kemudian.4 m D.000 g H2O Untuk menghitung jumlah mol NaCl yang diperlukan untuk 500 g H2O. Fraksi mol j adalah xj dan seterusnya. massa air = 100 g – 10 g = 90 g Untuk menentukan kemolalan. kita dapat menggunakan hubungan tersebut sebagai faktor konversi. 10 g NaCl dapat diubah menjadi mol dengan menggunakan massa molar NaCl (58. A . xi = Jumlah mol komponen i Jumlah mol semua komponen dalam larutan xi = Total fraksi mol = xi + xj = 1 n i ni + n j Sifat Koligatif Larutan 3 . artinya 10 g NaCl w berasal dari kata weight.4 m B .. 500 g H 2 O × 0. Apakah hasil yang diperoleh sama? Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas.4 m C . dapat dilakukan konversi sebagai berikut.000 × untuk menjawab soal pada Contoh 1..4 m E.15 mol NaCl dalam 1 kg (1. 44 g NaCl × = 4. Untuk mengetahui massa air.38 g.000 g) air.

5 Berapa fraksi mol dan persen mol setiap komponen dari campuran 0.5 mol 0.29 dan fraksi mol N2 adalah 0. Berapakah molalitas larutan yang mengandung 4 g NaOH (Ar Na = 23 g/mol. sedangkan persen mol O2 adalah 29% dan persen mol N2 adalah 71%. Contoh 1.71 0.2 mol = 0. Ar Cl = 35.. Ar O = 16 g/mol. Jawab 18 0. Contoh 1.9 mol glukosa + mol air + 180 18 xglukosa Kupas Tuntas Fraksi mol suatu larutan metanol CH3OH dalam air adalah 0.1 2.29 0.4 Larutan glukosa dibuat dengan melarutkan 18 g glukosa (Mr = 180 g/mol) ke dalam 250 g air. konsentrasi metanol dalam larutan dalam persen berat adalah (C) 64% UMPTN 1998 0. dan Ar H = 1 g/mol) terlarut dalam 250 g air? 4 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .Perhatikanlah contoh soal penggunaan fraksi mol berikut.1 mol glukosa 180 = = 18 250 = = 0.7 mol xN 2 = = = mol N 2 mol O 2 + mol N 2 0. Hitunglah fraksi mol glukosa.29 × 100% = 29% % mol N2 = 0..1 + 13. 5 mol Jadi.01 0.29 = 0.2 mol O2 dan 0.5 mol = 0.5 mol N2? Jawab xO2 = = = mol O2 mol O 2 + mol N 2 0.2 mol + 0.71 × 100% = 71% Jadi. Soal Penguasaan 1. 50% B . 64% D..71. A . Konsentrasi metanol dalam larutan ini dinyatakan dalam persen berat adalah .2 mol 0.71 % mol O2 = 0. 57% E.7 mol Fraksi mol N2 bisa juga dihitung dengan cara: xN2 = 1 – xO2 = 1 – 0.50.5 g/mol) Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.01.2 mol + 0. 60% C . 50% Pembahasan mol metanol = mol air (misalkan 1 mol) massa metanol = mol × Mr = 1 × 32 = 32 massa air= mol × Mr = 1×18 = 18 %w/w= = massa metanol × 100% massa larutan 32g ×100% = 64% 32g + 18g Jadi. fraksi mol O2 adalah 0. fraksi mol glukosa adalah 0. 5 mol 0. Materi 1. Berapakah molalitas dari larutan HCl 37% (w/w)? (Ar H = 1 g/mol.

Hitunglah selisih penurunan tekanan uap jenuh urea dengan tekanan uap jenuh air.1 Tujuan Mengamati pengaruh zat terlarut terhadap tekanan uap jenuh larutan Alat dan Bahan Data percobaan Langkah Kerja 1. Zat Air Larutan glukosa 1 m Larutan urea 1 m Tekanan Uap Jenuh pada 25 °C (mmHg) . penurunan titik beku.76 mmHg Tekanan uap jenuh larutan urea 1 m pada 25 °C = 23. 1.34 mm 2.. isilah tabel berikut. Apakah perbedaan di antara keempat sifat koligatif tersebut? Perhatikanlah uraian berikut.76 mm Air murni pada 25 °C Larutan glukosa 1 m pada 25 °C 23. Pada buku latihan Anda. Mengapa selisihnya sama antara dua larutan dengan konsentrasi sama? Apabila larutan sukrosa 1 m diamati. Sifat Koligatif Larutan 5 . Tekanan uap jenuh larutan glukosa 1 m pada 25 °C = 23. Penurunan Tekanan Uap Untuk mengetahui pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut. Hitunglah selisih penurunan tekanan uap jenuh larutan glukosa dengan tekanan uap jenuh air. .. kenaikan titik didih.34 mmHg Kata Kunci • • Larutan nonelektrolit Penurunan tekanan uap Tekanan uap jenuh air pada 25 °C = 23.B Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit Meskipun sifat koligatif melibatkan larutan.. Perhatikan gambar hasil eksperimen berikut.. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. dan tekanan osmotik. tetapi bergantung pada jumlah zat terlarut yang larut pada suatu larutan.. Sifat koligatif terdiri atas penurunan tekanan uap. 4. sifat koligatif tidak bergantung pada interaksi antara molekul pelarut dan zat terlarut. . lakukanlah kegiatan berikut. Selidikilah 1. 3.34 mm Larutan urea 1 m pada 25 °C 23. 1.34 mmHg Uap jenuh air Hg Uap jenuh air Hg Uap jenuh air Hg 23. akankah nilainya sama? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.. 2.

1. semakin mudah zat cair tersebut menguap. semakin besar pula tekanan uap jenuhnya. Penguapan adalah peristiwa yang terjadi ketika partikel-partikel zat cair meninggalkan kelompoknya. pelajarilah uraian berikut. pelarut A dan zat terlarut B.org o ΔP = xB PA o o – PA = (1 – xA) PA PA o o o – PA = PA – xA PA PA PA = xA P o A Persamaan tersebut dikenal sebagai Hukum Raoult.Legenda Kimia Apakah yang dapat Anda simpulkan dari hasil kegiatan Selidikilah 1. Sumber: http://id.038 xA = 1 – 0. Dari eksperimen yang dilakukan Marie Francois Raoult (1878). perhatiannya mulai teralihkan pada pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada kimia.038 = 0. ΔP = PA – PA. Raoult melakukan penelitian berulang-ulang sebelum menemukan keteraturan mengenai tekanan uap larutan. Keteraturan ini kemudian dikenal sebagai Hukum Raoult.1? Untuk memahami fenomena pada Selidikilah 1. Fraksi mol sukrosa = xB = 0. Dia melanjutkan penelitiannya pada berbagai pelarut seperti benzena dan asam asetat. dapat pula ditulis: PB = xB PBo Tekanan uap total dapat ditulis: Ptotal = PA + PB o = xA PA + xB PBo Contoh Jawab 1. Semakin lemah gaya tarik-menarik antarmolekul zat cair. Tekanan uap pelarut (PA) sama dengan hasil kali tekanan uap pelarut o murni ( PA ) dengan fraksi mol pelarut dalam larutan (xA).wikipedia. partikel-partikel zat terlarut menghalangi gerak molekul pelarut untuk berubah dari bentuk cair menjadi bentuk uap sehingga tekanan uap jenuh larutan menjadi lebih rendah dari tekanan uap jenuh larutan murni. yaitu: o ΔP = xB PA Pada larutan yang terdiri atas dua komponen. Semakin mudah zat cair menguap.962 mol sukrosa 2 mol = mol sukrosa + mol air 2 mol + 50 mol = 0. Banyaknya penurunan tekanan uap ( ΔP) terbukti sama dengan hasil kali fraksi mol zat terlarut (xB) dan tekanan uap o pelarut murni ( PA ). Apabila tekanan uap pelarut di atas larutan o dilambangkan PA.038 6 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . xA + xB = 1 maka xB = 1 – xA. Persamaan akan menjadi: Marie Francois Raoult (1830–1901) adalah seorang ilmuwan Prancis.80 mmHg. Apabila zat terlarut mudah menguap. Pada awalnya. Makalahnya yang pertama adalah mengenai tekanan pada titik beku suatu cairan dengan adanya zat terlarut yang dipublikasikan pada 1878. Dalam suatu larutan. Kemudian.6 Hitunglah tekanan uap larutan 2 mol sukrosa dalam 50 mol air pada 300 °C jika tekanan uap air murni pada 300 °C adalah 31. didapatkan hasil bahwa melarutkan suatu zat terlarut menyebabkan penurunan tekanan uap larutan. Raoult adalah seorang ilmuwan fisika yang meneliti fenomena pada sel volta.

tekanan uap parsial benzena dan toluena adalah 47.2 mmHg.5.8 mmHg Jadi. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku Adanya zat terlarut pada suatu larutan tidak hanya memengaruhi tekanan uap saja. massa molar relatif zat tersebut adalah (C) 180 g/mol.. PA Kupas Tuntas Contoh 1. Tekanan (atm) 0..95 + 0.2 0 °C Titik beku larutan Titik beku air 100 °C Titik didih air Suhu(°C) Titik didih larutan Diagram fase air Sifat Koligatif Larutan 7 .2 mmHg Tekanan uap total: Ptotal = Pbenzena + Ptoluena = 47. Mr zat tersebut adalah . 126 g/mol C . A .6 + 14. Jawab Jika larutan terdiri atas dua komponen dengan jumlah fraksi mol yang sama.7 Berapakah tekanan uap parsial dan tekanan uap total pada suhu 25 °C di atas larutan dengan jumlah fraksi mol benzena (C6H6) sama dengan jumlah fraksi mol toluena (C7H8)? Tekanan uap benzena dan toluena pada suhu 25 °C berturut-turut adalah 95.6 mmHg dan 14.4 mmHg = 14.8 mmHg = 30.4 mmHg.8 mmHg. 342 g/mol E. kita dapat memahami hal tersebut dengan mempelajari diagram fase air pada Gambar 1.05 mol = = 9g Mr massa → 0.5 × 28.2 berikut.o = xA PA = 0.59 mmHg Jadi. Jika tekanan uap jenuh air pada suhu yang sama adalah 40.5 × 95.05 mol 0. Mr = UN 2002 Padat Gas Gambar 1.95 nt = 0. 360 g/mol Pembahasan Diketahui: Zat nonelektrolit = 9 gram pelarut air (p) = 360 gram P° = 40. tetapi juga memengaruhi titik didih dan titik beku.1 mmHg P = 40 mmHg Ditanyakan: Mr? Jawab: P = xp P° 40 = xp × 40. sedangkan tekanan uap total adalah 61.962 × 31.1 mmHg dan 28. tekanan uap larutan adalah 30. ternyata tekanan uap jenuhnya 40 mmHg. 90 g/mol B.1 xp = 0.9975 nt = 20 – 19.9975 = 19. 180 g/mol D.9975 nP = xp = 360 =20 mol 18 np nt + np 20 20 + nt 2.05 Mr Pelarut murni 1 atm Larutan Cair 9g = 180 g/mol 0.59 mmHg. Tekanan uap parsial: Pbenzena = xbenzena × Pbenzena = 0. Sembilan gram zat nonelektrolit dan 360 g air dicampur.9975nt = 20 0. Pada larutan dengan pelarut air.1 mmHg.05 mol Jadi..1 mmHg = 47.2 = 61.6 mmHg Ptoluena = xtoluena × Ptoluena = 0. fraksi mol keduanya adalah 0.

Jadi.52 Kata Kunci Kenaikan titik didih Sumber: Chemistry Matter.0 76. Alasannya. Pada suhu ini.2 80. Hal ini menyebabkan terjadinya penguapan di seluruh bagian zat cair. Oleh karena itu.000 g) air akan menaikkan titik didih kira-kira 0. Kenaikan Titik Didih ( ΔTb) Titik didih zat cair adalah suhu tetap pada saat zat cair mendidih. bergantung pada kemudahan zat terlarut itu menguap dibandingkan dengan pelarutnya.95 02. Δ Tb = Tb – Tb° 8 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . DD1 D. Kupas C M Tekanan 1 Tuntas D D1 K⎫ P = 1 atm Diagram P–T C cair G B Padat B1 A M 1 G1 F1 Temperatur K1 F ⎬ ΔP ⎭ Gas Berdasarkan Diagram P–T tersebut yang menggambarkan kenaikan titik didih larutan adalah . Titik didih zat cair diukur pada tekanan 1 atmosfer.5 80..1 204.0 Kb (°C/m) 1.61 04. yakni ΔTb. larutan akan mendidih pada suhu di bawah titik didih air. ternyata titik didih larutan selalu lebih tinggi dari titik didih pelarut murninya. penguapan partikel-partikel pelarut membutuhkan energi yang lebih besar. tekanan uap zat cair sama dengan tekanan udara di sekitarnya. Hal ini disebabkan adanya partikel-partikel zat terlarut dalam suatu larutan menghalangi peristiwa penguapan partikel-partikel pelarut.7 182 100...1 Tetapan Kenaikan Titik Didih (Kb) Beberapa Pelarut Pelarut Aseton Benzena kamfer Karbon tetraklorida Sikloheksana Naftalena Fenol Air Titik Didih (°C) 56. artinya pada tekanan udara 1 atm air mendidih pada suhu 100 °C. F1K1 C . Telah ditentukan secara eksperimen bahwa 1. Sebaliknya. G1M1 B . Contohnya.00 mol (6. UN 2002 a. Jika zat terlarut tersebut tidak mudah menguap. misalnya larutan gula.02 × 1023 molekul) zat apa saja yang bukan elektrolit dan tidak mudah menguap yang dilarutkan dalam (1. titik didih air 100 °C. kenaikan titik didih ditunjukkan oleh (C) DD1. misalnya pada suhu 100 °C ditunjukkan oleh grafik F pada larutan temperatur ditunjukkan oleh K1 (fasa gas). 2004 Kb adalah tetapan kenaikan titik molal dari pelarut (°C/m). B1D1 Pembahasan Berdasarkan Diagram P–T tersebut yang menggambarkan kenaikan titik didih larutan adalah (C) DD1. CC 1 E. Titik didih suatu larutan lebih tinggi atau lebih rendah daripada titik didih pelarut.79 05. jika zat terlarut itu mudah menguap misalnya etanol. Perubahan pelarut murni ke larutan. semakin tinggi tekanan temperatur awal. and Its Changes. berbanding lurus dengan molalitas (m) dari larutan tersebut: Δ Tb ∞ m atau Δ Tb = Kbm Tabel 1. Hukum sifat koligatif dapat diterapkan dalam meramalkan titik didih larutan yang zat terlarutnya bukan elektrolit dan tidak mudah menguap. larutan tersebut mendidih pada suhu yang lebih tinggi daripada titik didih pelarut air. Dari hasil eksperimen yang dilakukan pada penentuan titik didih larutan.53 05.71 02. Kenaikan titik didih ( Δ Tb) adalah titik didih larutan (Tb) dikurangi titik didih pelarut murni (Tb°).7 217.Adanya zat terlarut pada suatu larutan menyebabkan penurunan tekanan uap yang mengakibatkan terjadinya penurunan garis kesetimbangan antarfase sehingga terjadi kenaikan titik didih dan penurunan titik beku. A . Perbedaan titik didih larutan dengan titik didih pelarut murni disebut kenaikan titik didih yang dinyatakan sebagai Δ Tb (b berasal dari kata boil).51 °C.80 03.04 00.

52 °C/m × 1.208 °C Titik didih larutan = 100 + Δ Tb = 100 °C + 0. triosa B . C = 12 g/mol. zat tersebut termasuk (C) pentosa. ΔTb = Kbm Sebanyak 75 g zat dengan rumus empiris (CH2O) (Ar H = 1 g/mol. Penurunan titik beku (Tf) adalah titik beku pelarut murni (Tf°) dikurangi titik beku larutan (Tf). Δ Tf (f berasal dari kata freeze) berbanding lurus dengan molalitas (m) larutan: Δ Tf ∞ m Tantangan Kimia Diskusikan dengan kelompok Anda: a. Tentukan massa molekul relatif gliserin.000 g/kg × 180 g/mol 250 g Tuntas = 0.52 °C (Kb air = 0. Penurunan titik beku.208 °C = 100..8 g/mol.. SPMB 2004 0. heksosa E.8 Hitunglah titik didih larutan yang mengandung 18 g glukosa. mendidih pada suhu 100. pentosa D. A . Jadi. Sifat Koligatif Larutan 9 . Ar H = 1g/mol.28 = 100 + Δ Tb Δ Tb = 0.52 °C/m) massa 1.28 °C ΔTb = Kbm = Kb massa 1.52 °C/m × 0.8 g/mol Jadi. Penurunan Titik Beku ( ΔTf ) Seperti halnya pada kenaikan titik didih.28 °C.5 g gliserin dalam 30 g air adalah 100. Bagaimana mekanisme penurunan titik beku pada suatu larutan? c.000 g/kg × 30 g Mr Mr = 92. (Ar C = 12 g/mol. Apakah setiap zat dengan konsentrasi yang sama (molalitas) akan menyebabkan penurunan titik beku yang sama ketika dilarutkan? atau Δ Tf = Kfm dengan K f adalah tetapan penurunan titik beku molal pelarut (°C/ m ).4 m = 0. Zat tersebut termasuk . (Kb air = 0. b.Contoh Jawab Molalitas = = 1. Apa yang dimaksud dengan membeku? b. C6H12O6.52 °C/m).000 75 ´ 500 Mr 0.52 °C/m) Jawab Titik didih larutan = 100 + Δ Tb 100. adanya zat terlarut dalam larutan akan mengakibatkan titik beku larutan lebih kecil daripada titik beku pelarutnya. 5 g 1.000 massa ´ p Mr 1.4 m = 0. O = 16 g/mol) yang terlarut dalam 500 gram air.208 °C. Senyawa karbonat dengan 5 atom c disebut dengan pentosa. (Kb air = 0.000 × p Mr 1.52 = 0. heptosa Pembahasan Contoh 1.28 °C = 0. massa molekul relatif gliserin adalah 92.208 °C Jadi.000 × Mr p Kupas 18 g 1. dan Ar O = 16 g/mol) dalam 250 g air. titik didih larutan adalah 100.52 ´ Þ Mr = 150 Mr (CH2O) = 30 (CH2O)n = 150 30 n = 150 n=5 (CH2O)5 = C5H10O5.9 DTb = K b ´ Titik didih larutan yang mengandung 1.. tetrosa C .

000 g/kg 10 g × 500 g 180 g/mol = 0.1 6.86 Sumber: Chemistry Matter.20 °C Titik beku larutan Δ Tf = Tf air – Tf larutan Δ Tf = Kf m 10 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .35 5. Menurut Anda.7 m = 3.16 °C. and Its Changes.40 5.7 29. bagaimana hal itu dapat terjadi? Diskusikanlah hal tersebut bersama teman Anda.11 m = 1.45 179.11 m = 0. larutan tersebut memiliki titik beku 3.10 Berapakah titik beku larutan yang terbuat dari 10 g urea CO(NH2)2 dalam 100 g air? (massa molar urea 60 g/mol.5 80.7 m = 1.8 20.12 39.2 Tetapan Penurunan Titik Beku (Kf) Beberapa Pelarut Pelarut Titik Beku (°C) Kf (°C/m) Aseton Benzena Kamfer Karbon tetraklorida Sikloheksana Naftalena Fenol Air –95.86 °C/m).86 °C/m × 0. Kf air = 1.17 mol 0.11 Hitunglah titik beku larutan yang terdiri atas 10 gram glukosa (Mr = 180 g/mol) dalam 500 g air (Kf air = 1.Δ Tf = Tf° – Tf Berikut ini adalah beberapa harga tetapan penurunan titik beku (Kf) dari beberapa pelarut.86 °C/m) 10 g massa urea = = 0. 1.5 43 0 2.8 –23 6. Jawab Molalitas = massa 1.000 × Mr p = 1. 2004 Contoh Jawab Mol urea= 1.16 °C di bawah 0 °C atau pada –3.86 °C/m × 1.17 mol 60 g/mol Mr urea mol urea massa air Molalitas urea = Kata Kunci Penurunan titik beku = 0. pada musim dingin untuk mencairkan salju yang mengganggu di jalan raya biasanya digunakan garam.1 kg = 1.27 1. Δ Tf =Kf m Contoh Tantangan Kimia Di Eropa.16 °C Jadi.94 7. Tabel 1.

000 2g × = 0.39 °C = 1.65 g = 245.34 m = 1.4 Alat distilasi dirancang dengan menggunakan prinsip hukum Raoult Sifat Koligatif Larutan 11 . titik beku larutan adalah –0.71 °C Jadi.45 °C dan Kf benzena = 5. Berapakah massa molar senyawa tersebut? Jawab Pada Tabel 1.74 °C Titik beku larutan = Tf benzena – Tf larutan Δ Tf 1.207 m artinya setiap kg benzena pada larutan mengandung 0.39 °C.3 Etilen glikol digunakan sebagai zat antibeku pada pendingin mesin mobil.12 °C/m Δ Tf = 5. Zat antibeku (biasanya etilen glikol) yang ditambahkan ke dalam sistem pendingin mesin mobil mencegah pembekuan air radiator pada musim dingin. 2002 Gambar 1.74 = 5. titik beku larutan tersebut adalah 3.13 Larutan yang dibuat dengan melarutkan 5.65 g suatu senyawa yang tidak diketahui dalam 110 g benzena membeku pada 4.2 diketahui titik beku benzena = 5.06 °C Δ Tf = Kf m m= ÄT f Kf = 1.71 °C.207 m 5.65 g.12 Hitunglah titik beku suatu larutan yang mengandung 2 g kloroform.06 °C = 0.20 °C. misalnya untuk menyiapkan campuran pendingin dalam pembuatan es krim. Contoh penerapan Hukum Raoult digunakan pada alat distilasi untuk memisahkan campuran berdasarkan perbedaan titik didihnya.11 kg benzena × 0. CHCl3 (Mr = 119 g/mol) yang dilarutkan dalam 50 g benzena (Kf benzena = 5.45 °C – 4.45 – Tf larutan Tf larutan = 3.20 °C = 0 – Tf larutan Tf larutan = –0.207 mol zat terlarut = 0. Jawab Molalitas = 1. massa 1 mol zat terlarut tersebut adalah 245. Δ Tf = Kf m Gambar 1. Contoh 1. Statif Klem Kondensor Gejala penurunan titik beku juga memiliki terapan praktis di antaranya adalah penurunan titik beku air.34 m 119 g/mol 50 g Sumber: Chemistry (Chang).207 mol zat terlarut maka jumlah mol pada 110 g benzena dapat dihitung. Contoh 1.12 °C/m 0. 0.12 °C/m × 0.0. Penggunaan CaCl 2 dan NaCl untuk menurunkan titik leleh es juga sering diterapkan.023 mol Jadi. Labu destilasi Air pendingin masuk Labu penampung Pemanasan Sumber: Basic Concept of Chemistry. Tf benzena = 5. 2002 = 5.023 mol 1 kg benzena Air pendingin keluar massa molar zat terlarut = 5.20 °C Jadi.12 °C/m.45 °C).65 g/mol 0.

Amatilah naiknya larutan dalam corong dari ketinggian h1 sampai h2. Mengapa air di dalam bak masuk ke dalam corong melalui selaput semipermeabel? 2. lakukanlah kegiatan berikut. 12 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Selidikilah 1. Samakah Δ H untuk larutan gula dan garam? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Tekanan Osmotik Osmosis adalah merembesnya partikel-partikel pelarut dari larutan yang lebih encer ke larutan yang lebih pekat melalui suatu membran semipermeabel. pelajarilah uraian berikut. 4. Corong yang bagian bawahnya ditutup dengan kertas perkamen/selaput semipermeabel berisi larutan gula dimasukkan ke dalam bak (gelas kimia 1 L) yang berisi air. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Kesimpulan apakah yang dapat Anda peroleh dari kegiatan Selidikilah 1. gambar tersebut memperlihatkan larutan A dan larutan B dengan konsentrasi yang berbeda yang dipisahkan oleh suatu membran semipermeabel yang hanya dapat ditembus oleh molekul air. Ulangi langkah kerja 1–3. Membran semipermiabel hanya melewatkan molekul zat tertentu sementara zat yang lainnya tertahan.5. Bagaimanakah peristiwa osmosis dapat terjadi? Untuk menyelidikinya.2? Untuk lebih memahami proses osmosis.3. Larutan gula 5. 3. Samakah beban pada kedua corong yang berbeda? 5. Kertas perkamen/selopan 3. Corong 2. Perhatikanlah Gambar 1. 1. Larutan garam 6. h2 h1 Beban ⎫ ⎬Δ h ⎭ Kata Kunci • • • Membran semipermeabel Osmosis Tekanan osmotik 2. Air Langkah Kerja 1. Susunlah 2 buah alat seperti gambar berikut.2 Tekanan Osmotik Tujuan Mengamati peristiwa osmosis pada larutan elektrolit dan nonelektrolit Alat dan Bahan 1. Apabila corong diganti ukurannya. apakah naiknya zat cair dalam corong sama? 4. Gelas kimia 1 L 4. Mungkinkah larutan gula atau garam yang masuk ke dalam air? Mengapa? 3.

001 mol/L 0.5a. Jika tekanan sel darah pada 25 °C adalah 7. Diskusikanlah dengan kelompok Anda mengapa tekanan osmotik cairan infus harus sama dengan tekanan osmotik sel darah.5 Proses osmosis dengan membran semipermeabel Tantangan Kimia Larutan glukosa (C6H12O6) digunakan sebagai cairan infus. peristiwa osmosis terjadi.5b) hingga kesetimbangan tercapai. Larutan ini harus memiliki tekanan osmosik yang sama dengan tekanan osmotik sel darah. 2004 Tekanan balik dibutuhkan untuk mencegah terjadinya proses osmosis.14 Berapakah tekanan osmotik pada 25 °C dari larutan sukrosa (C12H22O11) 0. Persamaan berikut (dikenal sebagai Persamaan Van’t Hoff) digunakan untuk menghitung tekanan osmotik dari larutan encer.5 menggambarkan peristiwa osmosis.Beban Piston Larutan B Membran semipermeabel B A A Air murni a b c Keadaan awal. Adapun jika larutan memiliki tekanan osmotik lebih rendah dari larutan yang lainnya. diperlihatkan keadaan awal. larutan tersebut dinamakan hipotonik. larutan tersebut dinamakan hipertonik. Tekanan osmotik termasuk dalam sifat-sifat koligatif karena besarnya hanya bergantung pada jumlah partikel zat terlarut persatuan volume larutan. π = MRT Gambar 1.082 L atm/mol K Sifat Koligatif Larutan 13 . Jika salah satu larutan memiliki tekanan osmotik lebih tinggi dari larutan yang lainnya. Jumlah tekanan balik yang dibutuhkan merupakan tekanan osmotik larutan. Tekanan osmotik tidak tergantung pada jenis zat terlarut. Gambar 1. Setelah beberapa saat. Dua larutan yang memiliki tekanan osmotik sama disebut larutan isotonik. A (air murni) dan B (larutan) dipisahkan oleh membran semipermeabel. Pada Gambar 1. ditandai dengan meningkatnya volume larutan pada tabung B.5c). kemudian setelah beberapa saat. Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes.001 M? Jawab Diketahui T M R = = = 25 °C = (25 + 273) K = 298 K 0.7 atm. tinggi air pada tabung naik (Gambar 1. berapa konsentrasi glukosa dalam cairan infus? Keterangan: π = tekanan osmotik (atm) R = tetapan gas (0.082 L atm/mol K) M = molaritas larutan T = suhu (Kelvin) Contoh 1. Tekanan balik dibutuhkan untuk mencegah terjadinya proses osmosis (Gambar 1. Jumlah tekanan balik yang dibutuhkan merupakan tekanan osmotik larutan.

= MRT = 0,001 mol/L × 0,082 L atm/mol K × 298 K = 0,024 atm Jadi, tekanan osmotik larutan tersebut adalah 0,024 atm.

π

Contoh

1.15

Dalam larutan encer, 0,001 M gula dalam air dipisahkan dari air murni dengan menggunakan membran osmosis. Berapakah tekanan osmotik dalam torr pada suhu 25 °C? Jawab π = MRT = (0,001 mol/L) (0,0821 L atm/mol K) (298 K) = 0,0245 atm

Fakta

Kimia

760 torr = 18,6 torr 1 atm Jadi, tekanan osmotik 0,001 M gula dalam air adalah 18,6 torr.

π dalam torr = 0,0245 atm ×

Desalinasi Air Laut Banyak tempat di berbagai pelosok di dunia yang berdampingan dengan lautan, tetapi penduduknya terancam kekurangan air tawar. Untuk itu, negara Arab Saudi menggunakan suatu metode pemisahan air tawar dari garam-garam pekat air laut. Membuang garam-garam yang terlarut dalam air disebut desalinasi. Banyak penelitian dan pengembangan dipusatkan pada lima metode desalinasi, yaitu penyulingan, pembekuan, osmosis terbalik, elektrodialisis, dan pertukaran ion. Desalinasi osmosis terbalik merupakan metode yang ekonomis. Dalam metode ini, garam terpisah dari airnya oleh tekanan pada membran semipermeabel yang memisahkan sumber air (air laut) dari produknya (air tawar).

Contoh

1.16

Suatu larutan dengan volume 100 mL mengandung 0,122 g zat nonelektrolit terlarut dan memiliki tekanan osmotik 16 torr pada suhu 20 °C. Berapakah massa molar zat terlarut tersebut? Jawab T dalam kelvin = (273 + 20) = 293 K

π dalam atm = 16 torr × π 0,0211 atm
M M n

1 atm = 0,0211 atm 760 torr

= MRT = (M) (0,082 L atm/mol K) (298 K) = 8,63 × 10–4

mol zat terlarut L larutan

n V =M×V
= = 8,63 × 10–4

mol zat terlarut × 0,1 L larutan = 8,63 × 10–5 mol L larutan 0,122 g = 1,41 × 103 g/mol 8,63×10-5 mol

massa molar zat terlarut =

Jadi, massa molar zat terlarut tersebut adalah 1,41 × 103 g/mol.

Contoh

1.17

Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 1,08 g protein, yaitu serum albumin manusia yang diperoleh dari plasma darah (dalam 50 cm 3 air). Larutan menunjukkan tekanan osmotik 5,85 mmHg pada 298 K. Tentukan massa molekul relatif albumin.

14

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

Jawab Tekanan osmotik ( π ) dikonversikan terlebih dahulu menjadi atm. 5,85 mmHg =

π

5,85 = 7,70 × 10–3 atm 760 ⎛ massa ⎞ ⎜ ⎟ RT Mr ⎠ ⎝ = V massa RT πV 1,08g × 0,082 atm/mol K × 298K = 6,86 × 104 g/mol 7,70 × 10atm × 0,05L

Mr = =

Jadi, massa molekul relatif albumin adalah 6,86 × 104 g/mol.

Jika tekanan mekanis pada suatu larutan melebihi tekanan osmotik, pelarut murni akan terperas ke luar dari suatu larutan lewat suatu membran semipermeabel (Gambar 1.6). Proses ini disebut osmosis terbalik (reverse osmosis) dan merupakan suatu cara untuk memulihkan pelarut murni dari dalam suatu larutan. Contoh penerapan osmosis balik adalah pemulihan air murni dari limbah industri dan menawarkan air laut (desalinasi). Proses osmosis sangat penting bagi tanaman dan hewan karena dengan proses osmosis, air dibagikan ke semua sel organisme hidup. Dinding sel merupakan membran semipermeabel, membran sel hidup ini juga dapat ditembus oleh zat-zat terlarut tertentu sehingga bahan makanan dan produk buangan dipertukarkan lewat dinding sel ini. Permeabilitas dinding sel terhadap zat terlarut seringkali bersifat memilih-milih dan sampai batas tertentu tidak bergantung pada ukuran partikel zat terlarut dan konsentrasi mereka. Misalnya, ion magnesium yang terhidrasi praktis tidak menembus dinding saluran pencernaan, sedangkan molekul glukosa dapat melewati dinding sel.

Air murni Larutan air H2O

Gambar 1.6
Osmosis terbalik, menunjukkan bahwa jika tekanan mekanis lebih besar daripada tekanan osmotik, pelarut dipaksa melewati membran semipermeabel dari dalam larutan menuju ke pelarut murni.

Soal Penguasaan

Materi 1.2
3. Jika 0,4 molal gula pasir dilarutkan dalam air (Kb air = 0,52 °C/m), tentukan titik didih larutan gula tersebut. Jika 6,84 g sukrosa (Mr = 342) dilarutkan dalam air dan membentuk larutan bervolume 100 mL pada suhu 27 °C (R = 0,082 L atm/mol K), tentukan tekanan osmotik larutan tersebut.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Bagaimanakah cara untuk mengetahui pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap jenuh larutan? Jelaskan. 2. Hitunglah tekanan uap suatu larutan 4 mol fruktosa dalam 60 mol air pada suhu 310 °C. Jika tekanan uap air murni pada 310 °C sebesar 33,4 mmHg.

4.

C

Sifat Koligatif Larutan Elektrolit

Jika zat terlarut membentuk larutan bersifat asam, basa, dan garam, ternyata rumus-rumus sifat koligatif larutan memiliki nilai yang tidak sama dengan data percobaan. Harga-harga Δ P, Δ Tb , Δ Tf , dan π dari larutanlarutan asam, basa, dan garam yang diamati melalui eksperimen selalu lebih besar daripada harga-harga yang dihitung menurut perhitungan ideal. Bagaimanakah menentukan perbandingan nilai sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit? Untuk mengetahuinya, lakukanlah kegiatan berikut.

Sifat Koligatif Larutan

15

Selidikilah 1.3
Sifat Koligatif Larutan Elektrolit Tujuan Menentukan perbandingan nilai sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit Alat dan Bahan Data hasil percobaan Langkah Kerja Amatilah data hasil percobaan berikut. Larutan yang diamati memiliki konsentrasi yang sama yaitu 0,005 m.
Larutan
Glukosa NaCl KCl K2SO4 H2SO4

Tf (°C)
0,0093 0,0183 0,0180 0,0275 0,0270

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Hitunglah perbandingan nilai Δ Tf NaCl terhadap Δ Tf glukosa, Δ Tf KCl terhadap Δ Tf glukosa, dan seterusnya sampai dengan H2SO4. 2. Manakah nilai perbandingan di antara keempat larutan terhadap glukosa yang bernilai hampir sama? 3. Bandingkanlah nilai perbandingan itu dengan jumlah ion masing-masing zat yang membentuk larutan elektrolit (NaCl memiliki ion Na+ dan Cl–). 4. Apakah nilai perbandingan tersebut sama dengan jumlah ionnya? Mengapa demikian? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.

Kata Kunci
• • Faktor Van’t Hoff Larutan elektrolit

Apakah kesimpulan yang Anda peroleh? Untuk lebih memahami sifat koligatif larutan elektrolit, pelajarilah penjelasan berikut. Menurut Arrhenius, suatu zat elektrolit yang dilarutkan dalam air akan terurai menjadi ion-ion penyusunnya sehingga jumlah partikel zat pada larutan elektrolit akan lebih banyak dibandingkan dengan larutan nonelektrolit yang konsentrasinya sama. Hal ini menyebabkan sifat koligatif pada larutan elektrolit lebih besar daripada larutan nonelektrolit. Perilaku elektrolit dapat digambarkan dengan memerhatikan fenomena di atas. Penurunan titik beku Δ Tf larutan 0,005 m NaCl 1,96 kali (2 kali) Δ Tf glukosa sebagai zat nonelektrolit, demikian juga Δ Tf untuk K2SO4 hampir 3 kali dari Δ Tf glukosa. Keadaan ini dapat dinyatakan dengan persamaan berikut.

Δ Tf elektrolit = i × Δ Tf nonelektrolit
Hubungan sifat koligatif larutan elektrolit dan konsentrasi larutan dirumuskan oleh Van’t Hoff, yaitu dengan mengalikan rumus yang ada dengan bilangan faktor Van’t Hoff yang merupakan faktor penambahan jumlah partikel dalam larutan elektrolit. i = 1 + (n – 1) α Keterangan: i = faktor yang menunjukkan bagaimana larutan elektrolit dibandingkan dengan larutan nonelektrolit dengan molalitas yang sama. Faktor i inilah yang lebih lanjut disebut faktor Van’t Hoff. n = jumlah ion dari elektrolit α = derajat ionisasi elektrolit

16

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

Contoh elektrolit biner: NaCl(s) → Na+(aq) + Cl–(aq) KOH(s) → K+(aq) + OH–(aq)

(n = 2) (n = 2)

Anda Harus Ingat
Sifat koligatif larutan elektrolit bergantung pada faktor Van’t Hoff. (i = 1 + (n – 1) α )

Contoh elektrolit terner: H2SO4(l) + 2 H2O(l) → 2 H3O+(aq) + SO42–(aq) (n = 3) (n = 3) Mg(OH)2(s) → Mg2+(aq) + 2 OH–(aq) Contoh elektrolit kuarterner: (n = 4) K3PO4(s) → 3 K+(aq) + PO43–(aq) 3+ – → Al (aq) + 3 Br (aq) (n = 4) AlBr3(s) Untuk larutan elektrolit berlaku Hukum Van’t Hoff

You Must Remember
Colligative properties of electrolyte solution depends on Van’t Hoff factor. (i = 1 + (n – 1) α )

1. Penurunan Tekanan Uap Jenuh
Rumus penurunan tekanan uap jenuh dengan memakai faktor Van’t Hoff hanya berlaku untuk fraksi mol zat terlarutnya saja (zat elektrolit yang mengalami ionisasi), sedangkan pelarut air tidak terionisasi. Oleh karena itu, rumus penurunan tekanan uap jenuh untuk zat elektrolit adalah:
Δ P = xBP° {1 + (n – 1) α }

Perhatikanlah contoh soal penerapan rumus tekanan uap untuk zat elektrolit berikut.

Contoh
Jawab

1.18

Hitunglah tekanan uap larutan NaOH 0,2 mol dalam 90 gram air jika tekanan uap air pada suhu tertentu adalah 100 mmHg.

mol NaOH X NaOH = mol NaOH + mol air

=

0,2 mol = 0,038 90 g 0,2 mol + 18 g/mol

Kata Kunci
• • Faktor Van’t Hoff Ionisasi

Karena NaOH merupakan elektrolit kuat ( α = 1) dan n = 2 maka ΔP = P°xB {1 + (n – 1) α } = 100 × 0,038 {1 + (2 – 1)1} = 7,6 mmHg Tekanan uap larutan = 100 mmHg – 7,6 mmHg = 92,4 mmHg Jadi, tekanan uap larutan NaOH adalah 92,4 mmHg.

2. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku
Seperti halnya penurunan tekanan uap jenuh, rumus untuk kenaikan titik didih dan penurunan titik beku untuk larutan elektrolit juga dikalikan dengan faktor Van't Hoff.
Δ Tb = Kb m {1 + (n – 1) α } Δ Tf = Kf m {1 + (n – 1) α }

Sifat Koligatif Larutan

17

Perhatikanlah contoh-contoh soal berikut.

Contoh

1.19

Sebanyak 4,8 gram magnesium sulfat, MgSO4 (Mr = 120 g/mol) dilarutkan dalam 250 g air. Larutan ini mendidih pada suhu 100,15 °C. Jika diketahui Kb air 0,52 °C/m, Kf air = 1,8 °C/m, tentukan: a. derajat ionisasi MgSO4; b. titik beku larutan. Jawab a. Reaksi ionisasi MgSO4 adalah MgSO4(s) → Mg2+(aq) + SO42–(aq) (n = 2) Kenaikan titik didih: ΔTb = Tb larutan – Tb air = 100,15 °C – 100 °C = 0,15 °C ΔTb = Kb.m.i = Kb ×
massa 1.000 × × {1 + (n – 1) α } Mr P

Kupas

Tuntas

Agar 10 kg air tidak membeku pada suhu –5 °C perlu ditambahkan garam NaCl. Jika diketahui Kb air = 1,86 °C/m dan Ar H = 1 g/mol, O = 16 g/mol, Na = 23 g/mol, dan Cl = 35,5 g/mol maka pernyataan berikut benar, kecuali .... A . diperlukan NaCl lebih dari 786 gram B. larutan NaCl adalah elektrolit kuat C . bentuk molekul air tetrahedral D. NaCl dapat terionisasi sempurna E. dalam air terdapat ikatan hidrogen Pembahasan Molekul air berbentuk angular (huruf V). Jadi, pernyataan yang salah adalah (C) bentuk molekul air tetrahedral.
SPMB 2004

0,15 = 0,52 °C/m ×

α = 0,8

1.000 g/kg 4,8 g × × {1 + (2 – 1) α } 250 g 120 g/mol

Jadi, derajat ionisasi MgSO4 adalah 0,8. b. Untuk menghitung titik bekunya, kita cari dulu penurunan titik bekunya dengan rumus:

Δ Tf = Kf ×

massa 1.000 × × {1 + (n – 1) α } P Mr

Δ Tf = 1,8 °C/m ×

1.000 g/kg 4,8 g × × {1 + (2 – 1) 0,8} 120 g/mol 250 g

= 0,52 °C Tf larutan = Tf air – Δ Tf = 0 °C – 0,52 °C = –0,52 °C Jadi, titik beku larutan tersebut adalah –0,52 °C.

3. Tekanan Osmotik
Tekanan osmotik untuk larutan elektrolit diturunkan dengan mengalikan faktor van't Hoff.
π = MRT {1 + (n – 1) α }

Perhatikanlah contoh-contoh soal berikut.

Contoh

1.20

Sebanyak 5,85 gram NaCl (Mr = 58,5 g/mol) dilarutkan dalam air sampai volume 500 mL. Hitunglah tekanan osmotik larutan yang terbentuk jika diukur pada suhu 27 °C dan R = 0,082 L atm/mol K. Jawab diketahui, NaCl (n = 2) dan α = 1 π =MRTi =
massa 1.000 × × R T × {1 + (n – 1) α } Mr P

18

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

=

5,85 g 1.000 mL/L × × 0,082 L atm/mol K × 300 K × {1 + (2 – 1)1} 58,5 g/mol 500 mL

Kupas

Tuntas

= 9,84 atm Jadi, tekanan osmotik larutan tersebut adalah 9,84 atm.

Contoh

1.21

Sebanyak 38 g elektrolit biner (Mr = 95 g/mol) dilarutkan dalam air sampai dengan volume 1 L pada suhu 27 °C dan memiliki tekanan osmotik 10 atm. Hitunglah derajat ionisasi elektrolit biner tersebut. Jawab π = M R T {1 + (n – 1) α }

Jika diketahui tekanan osmotik larutan 10 gram asam benzoat, C6H5COOH, dalam benzena adalah 2 atm pada suhu tertentu, larutan 20 gram senyawa binernya (C6H5COOH)2 dalam pelarut yang sama memiliki tekanan osmotik sebesar .... A . 0,5 atm B. 1,0 atm C . 2,0 atm D. 4,0 atm E. 8,0 atm Pembahasan Oleh karena perbandingan massa/Mr sama, molaritas akan sama dan tekanan osmotik pun sama. Jadi, tekanan osmotiknya sebesar (A) 2 atm.
SPMB 2004

38 g 1.000 × × 0,082 L atm/mol K × 300 K × {1 + (2 – 1) α } 95 g/mol 1.000 α = 0,016 Jadi, derajat ionisasi larutan tersebut adalah 0,016.
10 =

Soal Penguasaan

Materi 1.3
2. Hitunglah tekanan osmotik larutan yang mengandung 40 g MgCl2 (Mr = 94 g/mol) dengan volume larutan 2 L pada suhu 27 °C dan R = 0,082 L atm/mol K.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Sebanyak 5 g NaCl (Mr = 58 g/mol) dilarutkan dalam 200 g air. Larutan ini mendidih pada suhu 100,25 °C. Jika diketahui Kb air = 0,52 °C/m dan Kf air = 1,86 °C/m, tentukan derajat ionisasi NaCl dan titik beku larutannya.

Rangkuman
1. Molalitas adalah besaran yang berguna untuk menghitung jumlah zat terlarut yang dinyatakan dalam mol dan jumlah pelarut dalam kilogram.
Molalitas (m) = massa 1.000 × Mr P
o PA = x A .PA

Ptotal = PA + PB
o o = x A PA + x B PB

b.

Kenaikan titik didih ( Δ Tb) dan penurunan titik beku ( Δ Tf)

2.

Fraksi mol merupakan satuan konsentrasi yang semua komponen larutannya dinyatakan berdasarkan mol. Total fraksi mol = 1
Xi

Δ T b = Kb × m Δ Tb = Tb – Tbo
c.

Δ T f = Kf × m
Δ Tf = Tfo – Tf

=

mol komponen i Jumlah mol semua komponen dalam larutan

3.

Sifat koligatif bergantung pada jumlah zat yang terlarut pada larutan. Sifat koligatif terdiri atas penurunan tekanan uap ( ΔP ), kenaikan titik didih ( Δ Tb) dan penurunan titik beku ( Δ Tf), dan tekanan osmotik. a. Penurunan tekanan uap ( ΔP )
o ΔP = x B .PA o PB = xB .PB

4.

Tekanan osmotik ( π ) π =MRT Sifat koligatif larutan elektrolit bergantung pada bilangan faktor Van’t Haff. Jadi, perhitungan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, dan tekanan osmotik dikalikan dengan faktor Van’t Hoff (i). i = 1 + (n – 1) α

Sifat Koligatif Larutan

19

P e t aKonsep
Penurunan tekanan uap Kenaikan titik didih Penurunan titik beku Tekanan osmotik Sifat koligatif larutan
terdiri atas rumus

P = xB P°A Tb = K b m Tf= Kf m =MRT

Sifat koligatif terdiri larutan atas nonelektrolit

rumus

rumus

rumus

Penurunan tekanan uap Kenaikan titik didih Penurunan titik beku Tekanan osmotik

rumus

o P = xB PA {1 + (n – 1) }

Sifat koligatif terdiri larutan atas elektrolit
dipengaruhi oleh

rumus

Tb = Kb m {1 + (n – 1) } Tf= Kf m {1 + (n – 1) } = M R T {1 + (n – 1) }

rumus

rumus

Faktor van’t Hoff

i = 1 + (n – 1)

Kaji Diri
Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Sifat Koligatif Larutan ini? Menyenangkan, bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Sifat Koligatif Larutan ini. Misalnya, Anda akan mengenal berbagai perubahan sifat fisik dari larutan dan dapat membedakan antara larutan elektrolit dan nonelektrolit. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku larutan, dan tekanan osmotik termasuk sifat koligatif larutan, serta membandingkan antara sifat koligatif larutan berdasarkan percobaan nonelektrolit dan sifat koligatif larutan elektrolit yang konsentrasinya sama. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini, bertanyalah kepada guru kimia Anda. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Sifat Koligatif Larutan ini. Belajarlah dengan baik. Pastikanlah Anda menguasai materi ini.

20

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

A. larutan urea (CO(NH2)2) 10% B..42 C. 0.000 gram larutan C..0 M Jika bobot molekul fruktosa 180.18 g E. Ar O = 16 g/mol.86 °C/m) membeku pada –0.. 0... 0. 86. A. 1. 1. 8. Cr(NH3)4Cl2 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda.. 0. 5.. Ar Na = 23. CO(NH2)2 E... Ar Mg = 24. 1 liter larutan D.000 gram pelarut E. –0. Molalitas larutan menyatakan banyaknya mol zat terlarut dalam . 1. C 12H 22 O 11 C. NaCl B.442 °C 13.004 C. Jika Kf air = 1.. 1.3 M C. 0.. 4.72 E.2 mol gula dilarutkan dalam air hingga diperoleh fraksi mol larutan gula sebesar 0.52 B. Larutan yang isotonis dengan NaCl 0. air sehingga volume larutan 1 liter D.86 °C/m) Larutan tersebut akan membeku pada suhu .2 M 15.. Ar O = 16.1 °C pada 1 atm (Kb = 0. Ar H = 1. –1. Suatu larutan 3 g zat nonelektrolit dalam 100 g air (Kf =1. KNO3 0.04 °C E.. Ar N = 14.. 0. 1. Konsentrasi kemolalan larutan urea tersebut adalah . 1. A. CuSO4 0.. A..038 B.86 °C D. Na2SO4 0.86 °C B..5 m C.. 1 9. Ar H = 1 g/mol) akan membeku pada suhu . 0.6 M E. 2.4 g B. 171 g 12. –3..2 m E..5 °C/m) maka jumlah gula ( M r = 342 g/mol) yang harus dilarutkan adalah .62 Larutan 1 molal NaOH (Ar Na = 23 g/mol.Evaluasi Materi Bab A.2 M C. Ar Cl = 35.86 °C/m maka larutan NaOH 4% (Ar Na = 23 g/mol. Konsentrasi larutan adalah .400 E. Massa molekul relatif zat tersebut adalah . Molalitas larutan fruktosa 10% ialah .94 °C C.52 °C E. CH3COOH 0. 3. (Ar C = 12 g/mol. 6... (Ar C = 12. Di antara larutan berikut ini yang titik bekunya paling tinggi adalah . 17 g C. BaCl 2 0. Suatu larutan urea dalam air memiliki penurunan titik beku 0. Di antara larutan-larutan memiliki tekanan osmotik A. A. glukosa 0... 960 mL air Di antara larutan berikut yang memiliki fraksi mol terbesar adalah .52 °C/m dan Kf air = 1. A. D.. 0. –0.86 °C/m maka kenaikan titik didih larutan urea tersebut adalah .104 °C B. 0... 2. 0.0 m B. Ar H = 1)....279 °C. 1 liter pelarut Sebanyak 84 gram KOH (Ar K = 39 g/mol.52 °C/m dan Kf air = 1.026 °C C.72 °C D.26 °C B.46 °C 10. 2. 16. Ar O = 16 g/mol.. –0.. 300 g/mol C. dan Ar H = 1 g/mol) dilarutkan dalam 750 g air. dan Ar H = 1 g/mol) terbuat dari 40 g NaOH dengan . 100 g/mol E. 960 gram air B.. larutan glukosa (C6H12O6) 20% C.. larutan NaCl 10% D.960 D. 684 g D.13 °C. larutan MgSO4 20% Dalam 500 gram air terdapat 12 g urea CO(NH2)2 (Ar C = 12. A. –3. larutan sukrosa (C11H22O11) 30% E.892 °C 14...3 M adalah .6 g D. A. Ar S = 32) A.6 °C D. 0. 0. Na2CO3 0. 0. A. 8. Mg(NO3)2 0. 1. –1. Suatu larutan X mendidih pada suhu 100. 85 g B. Ar O = 16. –7.. (Kb air = 0.5.. 90 g C. 175 g/mol 11. 1.8 M D. A.3 m Sebanyak 0. 1.3 M B.04. 0. –1. 0.5 M E.. Jika Kb air = 0.000 gram air E.4 M Sifat Koligatif Larutan 21 .. banyaknya air yang harus ditambahkan adalah .88 °C E.01 M berikut ini yang terbesar adalah . 200 g/mol B..1 m D. Ar N = 14.. Ar O = 16 g/mol. glukosa 0. Untuk menaikkan titik didih 250 mL air menjadi 100. A.0 M D.. 0.040 2. 342 g E.4 m B. –0.1 M D. 7. A.82 D.. 1 liter air C.. 100 gram larutan B. H2SO4 0.. Ar H = 1 g/mol) A.72 g Fraksi mol larutan 36 g glukosa (C6H12O6) dalam 90 g air (H2O) adalah . 0. 0. 95 g/mol D. urea 0.3 M B.. Jika Mr air 18. A.4 M E. 4.5 m C..372 °C.13 °C C. Ar O = 16 g/mol.

Diagram P–T B' B A A' Z C Tekanan (atm) Berdasarkan diagram P–T tersebut. Larutan 1..4 °C.550 °C. Ar O = 16 g/mol. 500 B. 102. titik didih larutan lebih tinggi dari titik didih pelarutnya B. tentukan Mr senyawa nonelektrolit tersebut. titik beku larutan ini adalah –1. titik beku larutan lebih tinggi dari titik beku pelarutnya tekanan uap larutan lebih tinggi dari tekanan uap pelarutnya D. 20.645 g dilarutkan dalam 50 g CCl4 memberikan Δ Tb = 0. Sebanyak 3 g senyawa nonelektrolit dimasukkan ke dalam 50 g eter (Mr = 74 g/mol).000 g air. Pernyataan yang benar tentang sifat koligatif larutan adalah . Suatu zat nonelektrolit (Mr = 40 g/mol) sebanyak 30 g dilarutkan ke dalam 900 g air.. kenaikan titik didih larutan. 4. Anda pernah membelinya. Untuk membuat es potong tersebut.082 L atm/mol K.. 103.. D E F Pernahkah Anda melihat penjual es potong? Mungkin juga.. tekanan osmotik larutan elektrolit sama dengan tekanan osmotik larutan nonelektrolit dengan konsentrasi yang sama E. B.5 g/mol) dilarutkan ke dalam air sampai volume 400 mL. 250 C.. 101.2 g glukosa (C6H12O6) dalam 250 mL larutan pada suhu 27 °C adalah .1 atm D. penurunan titik beku larutan. Tekanan osmotik suatu larutan yang terdiri atas 7.4 °C dan Kf kamfer = 40 °C/m maka massa molar (Mr) zat X adalah . Menurut Anda. Hitunglah tekanan uap suatu larutan 3 mol glukosa dalam 900 g air pada suhu 300 °C jika tekanan uap air murni pada 100 °C adalah 31.97 atm C. dan Z.5 °C/m) A. Jika Kb pelarut = 5. c.2 kg air agar diperoleh larutan dengan titik beku setengahnya dari titik beku di atas? Sebanyak 11..8 °C D.7 atm 18. 1. Soal Tantangan 1. Jika diketahui K2SO4 terurai 90%.9 °C B. 39. tentukan massa molekul relatif zat itu. 1.. Jika tekanan uap eter murni pada suhu tersebut 442 mmHg. (Ar C = 12 g/mol. 1.17. Suatu zat organik sebanyak 0. G H 2.03 °C/m.. A.0 °C E.4 atm E. Larutan tersebut memiliki tekanan uap sebesar 426 mmHg.. Ar H = 1 g/mol) A. b. Berapa gram zat tersebut yang harus dilarutkan ke dalam 1. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.4 °C C. (Kb air = 0. penurunan tekanan uap. Suatu larutan dibuat dari 2 mol K 2 SO 4 yang dilarutkan dalam 1. titik beku larutan elektrolit lebih tinggi dari titik beku larutan nonelektrolit dengan konsentrasi yang sama. 19. Perhatikan Diagram P–T berikut.25 g zat X dalam 100 gram kamfer melebur pada suhu 174. Hitunglah tekanan osmotik larutan yang terbentuk jika diukur pada suhu 27 °C dan R = 0. titik didih larutan adalah . si penjual menaruh garam dapur bersama es balok di sekitar cetakan es.. tunjukkan a.7 g NaCl (Mr = 58. 5. tentukan fasa zat pada X.645 °C. A. 25 D. Jika diketahui titik lebur kamfer murni 178.8 mmHg. 125 E.. 3. 163.250 19. 3.94 atm B. dan d. mengapa penjual es melakukan hal tersebut? X Y C' D' Temperatur E' F' 22 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 59.6 °C C. Y. 2. 100.

alat yang dapat menghasilkan arus listrik. Korosi 23 . Pada prinsipnya. Selain baterai.com Pada bab ini. arus yang dihasilkan baterai disebabkan oleh reaksi kimia. Anda akan mempelajari penyetaraan reaksi redoks dan penerapannya pada sel elektrokimia. Bagaimanakah proses elektrolisis terjadi? Bagaimana pula reaksi yang terjadi pada baterai? Pada bab ini. seperti sel Volta/sel Galvani dan sel elektrolisis serta pemanfaatannya. Sel Elektrokimia C. menggunakan sel elektrolisis. serta menjelaskan reaksi oksidasireduksi dalam sel elektrolisis dan menerapkan Hukum Faraday untuk eletrolisis larutan elektrolit.Bab2 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia Sumber: harleypics. penerapan reaksi redoks banyak digunakan di dalam kehidupan sehari-hari. A. Berbagai jenis baterai dalam berbagai bentuk dan tegangan telah banyak dibuat untuk menjalankan peralatan-peralatan elektronik. Proses penyepuhan logam. yaitu reaksi redoks. seperti pelapisan kromium pada mesin kendaraan bermotor sehingga terlihat mengilap. Anda akan diajak untuk dapat menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari dengan cara menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dalam sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri. Anda tentu mengenal baterai. contoh pemanfaatan lainnya adalah pada penyepuhan logam. Reaksi Redoks B.

Pelajarilah contoh-contoh reaksi redoks berikut dan setarakan reaksinya. 24 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . namun reaksi yang rumit harus ditangani secara khusus. Bagaimanakah konsep reduksi dan oksidasi berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen? Jelaskan. Bagaimanakah cara mengidentifikasi sifat larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit? Jelaskan. Selidikilah 2. apabila: a. serta peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi telah Anda pelajari di Kelas X Bab 7. lakukanlah kegiatan berikut. Agar Anda memahami penerapan konsep redoks ini. cara bilangan oksidasi. Apakah sama jumlah atom di ruas kiri dan di ruas kanan untuk kelima reaksi? 2. cara setengah reaksi/ion elektron. d. 1. penyepuhan dan pemurnian logam. Ada dua cara untuk menyetarakan reaksi dengan cara redoks. jumlah muatan di ruas kiri sama dengan jumlah muatan di ruas kanan. atau e? 4. 3. jumlah atom di ruas kiri sama dengan jumlah atom di ruas kanan.1 Penyetaraan Reaksi Redoks Tujuan Menyetarakan reaksi redoks Alat dan Bahan Persamaan reaksi Langkah Kerja 1. c. b. masih banyak penerapan reaksi reduksi oksidasi dalam kehidupan sehari-hari. 2. Mg(s) + O2(g) → MgO(s) b.Soal Pramateri 1. yaitu: 1. Konsep redoks pada Kelas X baru diterapkan dalam memberi nama senyawa sehingga dapat membedakan apa nama untuk CuO dan Cu2O serta memahami penerapan konsep redoks dalam mengatasi masalah lingkungan. penyerahan dan penerimaan elektron. Cr2O72–(aq) + Fe2+(aq) + H+(aq) → Cr3+(aq) + Fe3+(aq) + H2O(l) Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Adakah reaksi yang sulit untuk disetarakan? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Konsep reduksi dan oksidasi (redoks) berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen. CH4(g) + O2(g) → CO2(g) + H2O(g) c. Apakah sama jumlah muatan di ruas kiri dan ruas kanan untuk reaksi yang kelima? 3. sel aki. A Reaksi Redoks 2. Manakah langkah penyetaraan reaksi yang lebih mudah untuk reaksi a. Bagaimanakah konsep reduksi dan oksidasi berdasarkan penerimaan dan penyerahan elektron? Jelaskan. Kata Kunci • • • Bilangan oksidasi Reaksi oksidasi Reaksi reduksi Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Selain itu. ZnS(s) + HNO3(aq) → ZnSO4(aq) + NO(g) + H2O(l) d. Reaksi reduksi-oksidasi merupakan reaksi yang berlangsung pada proses-proses elektrokimia. b. KMnO4(aq) + Na2SO3(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + H2O(l) e. a. Reaksi redoks sederhana dapat disetarakan dengan mudah. yaitu proses kimia yang menghasilkan arus listrik dan proses kimia yang menggunakan arus listrik. Bagaimana reaksi-reaksi itu terjadi? Pada bab ini akan dibahas lanjutan penerapan reaksi redoks dalam menyetarakan persamaan reaksi dan sel elektrokimia. serta penanggulangan korosi. Suatu reaksi dinyatakan setara. misalnya reaksi yang terjadi pada baterai kering.

1. molekul H2O perlu dituliskan dalam persamaan reaksi. 2. tidak termasuk H 2O. jadi 2 × 5 = 10 elektron. Seperti yang ditunjukkan oleh persamaan dalam langkah 5. kadang-kadang perlu dituliskan dalam persamaan reaksi redoks untuk menyatakan apakah reaksi berlangsung dalam suasana asam atau basa. KMnO4(aq) + Na2SO3(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + H2O(l) Langkah 4 Pilihlah unsur-unsur yang mengalami perubahan dalam bilangan oksidasi. the change of oxidation number. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 25 . cara bilangan oksidasi. 2 MnSO4. artinya yang mengalami oksidasi atau reduksi. 8 mol belerang ditunjukkan di sebelah kanan (K2SO4.1 Setarakan persamaan untuk reaksi antara kalium permanganat dan natrium sulfit dengan hadirnya asam sulfat untuk membentuk kalium sulfat. dan air. Banyaknya total atom oksigen yang ditunjukkan di ruas kiri persamaan terakhir adalah 35 dan di kanan adalah 32 mol. Agar di kiri juga menunjukkan 8 mol. Cara Bilangan Oksidasi Penyetaraan persamaan reaksi redoks menggunakan cara bilangan oksidasi (biloks) dilakukan dengan cara menyamakan jumlah elektron yang dilepas oleh reduktor dan elektron yang diikat oleh oksidator. Adapun jumlah elektron yang diikat dikalikan 2 sehingga menjadi 5 × 2 = 10 elektron. tentukan banyaknya mol yang belum disetarakan. Mn + S → Mn + S melepas 2e Langkah 5 Samakan jumlah elektron yang dilepas dan diikat agar jumlah elektron yang dilepaskan sama dengan yang diikat. harus ditambahkan 3 mol air. Dalam reaksi redoks. harus ditetapkan 3 mol untuk H2SO4. Jawab Langkah 1 kalium natrium asam kalium mangan(II) natrium + + + + + air permanganat sulfit sulfat → sulfat sulfat sulfat Langkah 2 KMnO4(aq) + Na2SO3(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + H2O(l) (reaksi belum setara) Langkah 3 Tentukan bilangan oksidasi setiap unsur dalam persamaan itu: +1 +7 –2 +1 +4 –2 +1 +6 –2 +1 +6 –2 +2 +6 –2 +1 +6 –2 +1 –2 Anda Harus Ingat Reaksi reduksi oksidasi dapat disetarakan dengan dua cara: 1. natrium sulfat. dalam hal ini H2SO4 dan H2O yang diperlukan untuk menyetarakan persamaan. mengikat 5e +7 +4 +2 +6 You Must Remember Reduction oxidation reaction can be equal with two ways: 1. dan 5 Na2SO4). Oleh karena itu. Persamaan menjadi: 2 KMnO4(aq) + 5 Na2SO3(aq) + ? H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + 2 MnSO4(aq) + 5 Na2SO4(aq) + ? H2O(l) Langkah 6 Dengan memeriksa ruas kiri dan ruas kanan. H2O sering terlibat di dalam reaksi. 2 KMnO4(aq) + 5 Na2SO3(aq) + 3 H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + 2 MnSO4(aq) + 5 Na2SO4(aq) + ? H2O(l) Banyaknya air dapat dihitung dengan dua cara: a. Begitu pula ion H+ dan OH–. mangan(II) sulfat. Jumlah elektron yang dilepaskan harus dikalikan 5. 2. Jadi. Banyaknya elektron yang dilepas ataupun diterima ditentukan melalui perubahan biloks yang terjadi. Contoh 2. a half reaction. cara setengah reaksi.

5.4 Setarakan persamaan untuk reaksi natrium dikromat (Na2Cr2O7) dan asam klorida untuk menghasilkan natrium klorida. dan klorin. ZnS(s) + HNO3(aq) → ZnSO4(aq) + NO(g) + H2O(l) –8e(×3) +3e(×8) e = 8 × 3 = 24 Reaksi redoks berikut: a Fe2+ + MnO4– + b H+ → c Fe3+ + Mn2+ + d H2O Harga a. Cara Setengah Reaksi/Ion Elektron Penyetaraan persamaan reaksi redoks dengan cara ini dilakukan dengan membagi reaksi menjadi 2 bagian. dan d berturutturut adalah . 3 ZnS(s) + 8 HNO3(aq) → 3 ZnSO4(aq) + 8 NO(g) + H2O(l) 3. Contoh Jawab 2. harga a. Perhatikan beberapa contoh penyelesaian reaksi redoks dengan cara biloks berikut.. 5. 8. persamaan reaksi yang setara adalah 2 KMnO4(aq) + 6 KI(aq)+ 4 H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 KOH(aq) 2. 2. yaitu: a. harus ditetapkan 3 mol air. 8. dan d berturut-turut adalah (D) 5. 2 MnO4–(aq) + 6 I–(aq) → 2 MnO2(s) + 3 I2 (aq) 4. 5. yang diakhiri dengan menjumlahkan kedua reaksi.3 Setarakanlah reaksi antara KMnO4 dengan KI dalam suasana basa. MnO4– + I– → MnO2 + I2 +7 +4 basa +3 (5) +2 II 5 Fe +MnO4 → 5 Fe3++Mn2+ III 5 Fe2++MnO4–+8 H+ → 5 Fe3+ + Mn2+ IV 5 Fe2++MnO4– +8 H+ → 5 Fe3+ + Mn2+ + 4 H2O Jadi. 4. 2 MnO4–(aq) + 6 I–(aq) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 OH–(aq) 5. 4 D. UN 2004 MnO4– + 2I– → MnO2 + I2 +3e(×2) –2e(×3) 3. c. 5. 4..Banyaknya atom hidrogen yang ditunjukkan di kiri adalah 6 mol (3 H2SO4). b. 4 E. b. 4. Contoh 2. sistem yang teroksidasi. 8. 2.2 Setarakanlah reaksi berikut. 2 KMnO4(aq) + 6 KI(aq) + 4 H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 KOH(aq) Jadi. kromium(III) klorida. 5. 5. 5. dilanjutkan dengan penyetaraan jumlah elektron yang terlibat pada bagian a dan b. sistem yang tereduksi. A.. 5 Pembahasan a Fe2+ + MnO4– + b H+ → c Fe3+ + Mn2+ + H2O I Fe2++MnO4– → Fe3++Mn2+ +2 (1) +7 2+ – 2. persamaan yang setara adalah 2 KMnO4(aq) + 5 Na2SO3(aq) + 3 H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + 2 MnSO4(aq) + 5 Na2SO4(aq) + 3 H2O(l) b. Jadi. Jadi. 8. 26 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 3 ZnS(s) + 8 HNO3(aq) → 3 ZnSO4(aq) + 8 NO(g) + 4 H2O(l) Jadi. 5. 5. c. 4. 8 C. persamaan reaksi yang setara adalah 3 ZnS(s) + 8 HNO3(aq) → 3 ZnSO4(aq) + 8 NO(g) + 4 H2O(l) Contoh Jawab 1. 5 B. air. Penyelesaian dilakukan untuk setiap bagian. ZnS(s) + HNO3(aq) → ZnSO4(aq) + NO(g) + H2O(l) Kupas –2 +5 +6 +2 Tuntas 1. 2 MnO4–(aq) + 6 I–(aq) + 4 H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 OH–(aq) 6. b. 8.

Jika suasana reaksi basa menyetarakan jumlah atom O dilakukan dengan penambahan OH– di ruas lain. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 27 . A . Jadi. 2 dan 5 D. baik untuk persamaan reduksi maupun untuk oksidasi.Jawab Langkah 1 natrium asam natrium kromium(III) + air + klorin + klorida → klorida + dikromat klorida Langkah 2 Na2Cr2O7(aq) + HCl(aq) → NaCl(aq) + CrCl3(aq) + H2O(l) + Cl2(g) (tidak setara) Langkah 3 Tuliskan bentuk ion setiap zat.. 2 dan 4 C .5 asam Setengah reaksi Setarakan persamaan reaksi berikut: MnO4–(aq) + Cl–(aq) → Mn2+(aq) + Cl2(g) Jawab (reduksi) MnO4–(aq) → Mn2+(aq) – Cl (aq) → Cl2 (g) (oksidasi) Menyetarakan jumlah atom O dilakukan dengan penambahan H2O jika suasana reaksi asam. Jumlah H+ dan OH– yang ditambahkan disetarakan dengan penambahan H2O di ruas lainnya. 2 dan 3 B.. persamaan yang setara adalah Na2Cr2O7(aq) + 14 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + 2 CrCl3(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) Kupas Tuntas Reaksi redoks berikut: a MnO4– + 6 H+ + b H2N2C2O4 → a Mn2+ + 8 H2O + 10 CO2 Harga a dan b berturut-turut adalah . UN 2003 Kata Kunci Contoh 2. 4 dan 4 Pembahasan Menyamakan jumlah unsur dan jumlah ion sebelum dan sesudah reaksi dengan mengisi koefisien reaksinya.. Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 Cl–(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) Langkah 5 Untuk menuliskan persamaan keseluruhan yang setara. koefisien a dan b berturut-turut adalah (C) 2 dan 5. Jumlah H dari H 2 O yang ditambahkan disetarakan dengan penambahan H+ di ruas lain. diperoleh Cr2O72– (aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) (belum lengkap) Juga mengetahui bahwa ion hidrogen harus bergabung dengan oksigen untuk membentuk air. Untuk persamaan reduksi: Cr2O72–(aq) → 2 Cr3+(aq) (belum lengkap) Dengan mengetahui bahwa oksigen akan membentuk air. Persamaan akhir adalah Na2Cr2O7(aq) + 14 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + 2 CrCl3(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) Jadi. dikembalikan ke persamaan reaksi molekul dengan memasukkan 2 ion Na+ untuk setiap Cr2O72– dan satu Cl– untuk setiap H+. maka diperoleh Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) (setara) Dengan menambahkan elektron secukupnya pada ruas kiri untuk menyetarakan muatan maka persamaan menjadi: Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) Untuk persamaan oksidasi: 2 Cl–(aq) → Cl2(g) (setara) – Sebanyak 2 e harus ditambahkan di ruas kanan agar muatannya menjadi setara 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– Langkah 4 Selanjutnya kedua reaksi reduksi dan oksidasi dijumlahkan: Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) 3(2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e–) Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 Cl–(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) + 6 e– Persamaan kedua dikalikan 3 sehingga jumlah elektron yang dilepaskan dalam oksidasi sama dengan elektron yang diterima dalam reduksi (elektron saling menghabiskan). 3 dan 5 E.

Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) (reduksi) C2O42–(aq) → 2 CO2(g) + 2 e– 2– 3.Reduksi : (MnO4–(aq) + 8 H+(aq) + 5 e– → Mn2+(aq) + 4 H2O(l)) × 2 Oksidasi: (2 Cl–(aq) → Cl2(aq) + 2 e–) × 5 Reduksi dikali 2 dan oksidasi dikali 5 untuk menyetarakan jumlah elektron. persamaan yang setara adalah 2 MnO4–(aq) + 10 I–(aq) + 8 H2O(l) → 2 Mn2+(aq) + 16 OH–(aq) + 5 I2(aq) Kata Kunci • • Jumlah elektron Reaksi setara Contoh 2. MnO4–(aq) + 4 H2O(l) → Mn2+ + 8 OH– 2 I–(aq) → I2(aq) – 3.6 basa Setarakan persamaan reaksi redoks berikut. Jumlah kedua reaksi: 2 MnO4(aq) + 16 H+(aq) + 10 e– → 2 Mn2+(aq) + 8 H2O(l) 10 Cl(aq) → 5 Cl2(g) + 10 e– – + 2 MnO4 (aq) + 16 H (aq) + 10 Cl–(aq) → 2 Mn2+(aq) + 5 Cl2(g) + 8 H2O(l) Jadi. Cr2O72–(aq) → Cr3+(aq) (reduksi) C2O42–(aq) → CO2(g) (oksidasi) 2. MnO4–(aq) → Mn2+(aq) (reduksi) I–(aq) → I2(aq) (oksidasi) 2. MnO4–(aq) + H2SO4(aq) → SO42–(aq) + Mn2+(aq) 2. Cr2O7 (aq) + 3 C2O42–(aq) + 14 H+(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 6 CO2(g) 5. Setarakanlah persamaan-persamaan reaksi berikut.1 3. (Cr2O7 (aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l)) × 1 (C2O42–(aq) → 2 CO2(g) + 2 e–) × 3 2– 4. Cu(s) + NO3–(aq) → Cu2+(aq) + N2O(g) Soal Penguasaan Materi 2. (MnO4 (aq) + 4 H2O(l) + 5 e– → Mn2+(aq) + 8 OH–(aq)) × 2 (2 I– → I2 + 2 e–) × 5 – 4.7 Setarakan persamaan reaksi berikut. 4. K2Cr2O7(aq) + 3 H2C2O4(aq) + 4 H2SO4(aq) → Cr2(SO4)3(aq) + 7 H2O(l) + 6 CO2(g) + K2SO4(aq) Jadi. K2Cr2O7(aq) + H2C2O4(aq) + H2SO4(aq) → Cr2(SO4)3(aq) + H2O(l) + CO2(g) + K2SO4(aq) Jawab 1. 2 MnO4 (aq) + 8 H2O(l) + 10 e– + 10 I–(aq) → 2 Mn2+(aq) + 16 OH–(aq) + 5 I2(aq) + 10 e– 5. 1. persamaan yang setara adalah 2 MnO4–(aq) + 16 H+(aq) + 10 Cl–(aq) → 2 Mn2+(aq) + 5 Cl2(g) + 8 H2O(l) Contoh 2. persamaan yang setara adalah K2Cr2O7(aq) + 3 H2C2O4(aq) + 4 H2SO4(aq) → Cr2(SO4)3(aq) + 7 H2O(l) + 6 CO2(g) + K2SO4(aq) Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 2 MnO4–(aq) + 10 I–(aq) + 8 H2O(l) → 2 Mn2+(aq) + 16 OH–(aq) + 5 I2(aq) Jadi. MnO4–(aq) + I–(aq) → MnO2(s) + I2(aq) Jawab 1. MnO4–(aq) + C2O42–(aq) → MnO2(s) + CO32– (aq) Cr2O72–(aq) + Fe2+(aq) → Cr3+(aq) + Fe3+(aq) 28 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .

yaitu katode.1 1. dan Al? 2. Bagaimana sifat kekuatan reduktornya? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. anode. 1. baik sel Volta maupun sel elektrolisis digunakan elektrode. 3. Amati data hasil percobaan berikut. Buatlah persamaan reaksi dari ketiga logam yang bereaksi. 2. Sel Volta/Sel Galvani b. Perbedaan Sel Volta dan Sel Elektolisis Sel Volta Sel Elektrolisis Energi kimia diubah menjadi energi listrik Katode adalah kutub positif Anode kutub negatif Reaksi spontan Energi listrik diubah menjadi energi kimia Katode adalah kutub negatif Anode kutub positif Reaksi tidak spontan Kata Kunci • • • Energi kimia Energi listrik Sel elektrokimia Sebelum lebih lanjut menguraikan sel Volta dan sel elektrolisis. Pada sel elektrokimia. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 29 . Tabel 2. Tentukan mana yang mengalami reduksi dan mana yang mengalami oksidasi. Reaksi Redoks Na(s) + HCl(aq) Mg(s) + HCl(aq) Al(s) + HCl(aq) Ag(s) + HCl(aq) Cu(s) + HCl(aq) Pengamatan Reaksi berlangsung/terjadi dengan adanya gelembung gas Tidak terjadi reaksi 2. 3. Apakah fungsi logam Na. 2. sedangkan pada anode terjadi oksidasi. arus listrik dialirkan ke dalam larutan atau cairan zat kemudian akan terjadi perpindahan elektron yang menghasilkan reaksi kimia. Pada proses ini. Sel elektrokimia dibedakan atas: a. Mg. Sel elektrolisis Persamaannya: 1. Selidikilah 2. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Reaksi yang terjadi pada sel elektrokimia adalah reaksi redoks. pada katode terjadi reduksi. Adapun pada kondisi lainnya. 4. Bandingkan dengan logam yang tidak bereaksi (Ag dan Cu).B Sel Elektrokimia Dalam elektrokimia dipelajari reaksi-reaksi yang disertai perpindahan elektron (reaksi redoks). energi kimia diubah menjadi energi listrik atau sebaliknya. Perbedaannya dapat Anda lihat pada tabel berikut. dan larutan elektrolit. terlebih duhulu akan dibahas deret Volta yang merupakan deret keaktifan logam-logam. Reaksi reduksi oksidasi tertentu dapat menghasilkan arus listrik. Manakah sifat reduktor yang lebih kuat jika dilihat dari konfigurasi elektronnya? 3.2 Reaksi Redoks yang Berlangsung Spontan atau Tidak Spontan Tujuan Mengamati reaksi redoks yang berlangsung spontan atau tidak spontan berdasarkan hasil pengamatan Alat dan Bahan Data hasil percobaan Langkah Kerja 1.

Ba.wikipedia. 30 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Zn. Semasa mudanya. logam yang dapat bereaksi dengan HCl adalah K. Deret Volta juga dapat menjelaskan reaksi logam dengan logam lain. Reaksi yang terjadi adalah Zn mereduksi Cu2+ (berasal dari CuSO4) dan menghasilkan endapan logam Cu karena Zn terletak di sebelah kiri Cu. Zn. Cr. Zn. logam Zn dimasukkan ke dalam larutan CuSO4. sedangkan logam Cu dan Ag terletak di sebelah kanan H sehingga tidak dapat mereduksi ion H+ (tidak bereaksi dengan asam). Hg. Pada 1774. Pb Jawab Logam-logam yang tepat bereaksi dengan asam adalah logam yang terletak di sebelah kiri H dalam deret Volta yaitu K. Su. ia pernah menulis puisi tentang penemuannya yang menggembirakan. Li K Ba Ca Na Mg Al Nu Zn Cr Fe Cd Co Ni Sn (H) Cu Ag Hg Pt Au Semakin ke kiri suatu unsur dalam deret Volta. sifat reduktornya semakin kuat. tidak semua logam mampu bereaksi dengan asam. Sn. suatu unsur akan mampu mereduksi ion-ion unsur di sebelah kanannya. Artinya. Sn. Logam Na.Legenda Kimia Alessandro Volta (1745– 1827) lahir di Como. dan Pb. Libardy (Italia). Telah dipelajari sebelumnya bahwa logam-logam pada umumnya memiliki sifat energi ionisasi yang relatif rendah dan afinitas elektron yang relatif kecil. Cr. Hg. Contoh 2. Cr. Ba. Mg.8 You Must Remember • • Strong reductor = easy to release electron Weak reductor = difficult to release electron Manakah logam-logam berikut ini yang dapat bereaksi dengan larutan HCl untuk menghasilkan gas H2? K. Misalnya. Reduktor lemah = sukar melepaskan elektron (sukar teroksidasi). contohnya perak dan tembaga tidak mampu mereduksi ion hidrogen. → tidak bereaksi Ag(s) + H+(aq) ⎯⎯ + → tidak bereaksi Cu(s) + H (aq) ⎯⎯ Reaksi redoks antara logam dan asam berlangsung spontan bergantung pada mudah atau sukarnya logam itu mengalami oksidasi (kuat atau lemahnya sifat reduktor). tetapi tidak mampu mereduksi ion-ion dari unsur di sebelah kirinya. Jika kita reaksikan suatu logam dengan asam. Alessandro Volta melakukan eksperimen dan berhasil menyusun deret keaktifan logam atau deret potensial logam yang dikenal dengan deret Volta. Pt. Adapun logam-logam Ag. Alesandro Volta menyandang gelar profesor di bidang Fisika di Royal School. Jadi. Ba. atom logam mengalami oksidasi dan ion hidrogen mengalami reduksi. Namun. Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4(aq) + Cu(s) atau Zn(s) + Cu (aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) 2+ Anda Harus Ingat • • Reduktor kuat = mudah melepaskan elektron (mudah teroksidasi).org Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. dan Pt terletak di sebelah kanan H sehingga tidak bereaksi dengan asam. Bukunya yang pertama adalah De vi attractiva ignis electrici ac phaenomenis inde pendentibus. dan Pb. unsur-unsur logam cenderung mengalami oksidasi (melepaskan elektron) dan bersifat reduktor. misalnya: 2 Na(s) + 2 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + H2(g) Mg(s) + 2 HCl(aq) → MgCl2(aq) + H2(g) 2 Al(s) + 6 HCl(aq) → 2 AlCl3(aq) + 3 H2(g) Reaksi pertama di atas dapat dituliskan Na(s) + 2 H+(aq) → Na+(aq) + H2(g) Pada reaksi logam dengan asam. Ag. Semangatnya yang tinggi dalam mempelajari listrik telah membawanya pada suatu penemuan baterai listrik pada 1800. Oleh karena itu. Sumber: http://en. dan Al terletak di sebelah kiri H sehingga logam tersebut dapat mereduksi ion H+ untuk menghasilkan gas H2.

Zn(s) + Na2SO4(aq) → ZnSO4(aq) + 2 Na(s) c. 1. Gelas kimia 1 L 2. Tantangan Kimia Logam-logam seperti emas. Lempeng Cu Langkah Kerja 1.3 Sel Volta Tujuan Menentukan potensial sel suatu sel Volta Alat dan Bahan 1. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. reaksi yang mungkin berlangsung adalah a dan c. 2. dan platina sering dijadikan perhiasan dan memiliki nilai jual yang tinggi. Bagaimanakah reaksi redoks yang terjadi? 4. Elektrode manakah yang lebih mudah mengalami reduksi dan oksidasi? (jika dilihat dari sifat logam Zn dan Cu dalam deret Volta) 2. Bagaimanakah arah aliran elektron? 3. 1.9 Manakah reaksi yang mungkin berlangsung dan tidak mungkin berlangsung? a. CuSO4 1 M 6. Sel Volta/Sel Galvani Penemu sel ini ialah ahli kimia Italia Alessandro Volta dan Luigi Galvani. 2 Na(s) + MgCl2(aq) → 2 NaCl(aq) + Mg(s) d. Kata Kunci • • – Voltmeter + Sel galvani Sel volta Jembatan garam (KCl) Zn Cu ZnSO4 1M CuSO4 1M Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Kedua larutan dihubungkan dengan jembatan garam atau dipisahkan oleh dinding Reaksi Redoks dan Elektrokimia 31 . Untuk lebih memahami sel Volta. perak. ZnSO4 1 M 5. Pada sel Volta digunakan elektrode negatif (anode) dari batang zink (seng) yang dicelupkan dalam larutan ZnSO4 dan elektrode positif (katode) dari batang cuprum (tembaga) yang dicelupkan dalam larutan CuSO4. Berapakah nilai potensial yang tertera pada voltmeter? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Zn(s) + H2SO4(aq) → ZnSO4(aq) + H2(g) b. Amati perubahan yang terjadi.Contoh 2. Voltmeter 4. lakukanlah kegiatan berikut. Cu(s) + Ni(NO3)2(aq) → Cu(NO3)2(aq) + Ni(s) Jawab Berdasarkan urutan sifat reduktornya dalam deret Volta. Sel ini merupakan salah satu sel elektrokimia pertama yang dikembangkan. reaksi yang mungkin berlangsung adalah a dan c. Selidikilah 2. Lempeng Zn 7. Mengapa demikian? Diskusikanlah bersama teman Anda dan hubungkanlah jawaban Anda dengan teori Alessandro Volta. reaksi yang tidak mungkin berlangsung adalah b dan d. Susunlah alat-alat seperti pada gambar. sedangkan reaksi b dan d tidak akan berlangsung. Jadi. Pipa U yang berisi KCl 3.

Pada elektrode Cu elektron-elektron diikat oleh ion Cu2+ dari larutan menjadi Cu dan selanjutnya molekul menempel pada batang Cu. berpori. reaksi: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) d. Akibatnya. Oleh sebab itu. ion SO42– berpindah dari elektrode Cu ke elektrode Zn melalui jembatan garam. sedangkan elektrode Cu akan bertambah beratnya. Pada akhir reaksi sel. sedangkan larutan ZnSO4 semakin pekat. e. diagram sel untuk sel tersebut adalah Zn(s) | Zn2+(aq) || Br2(aq) | Br–(aq) 32 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Larutan CuSO4 semakin encer. Jembatan garam terdiri atas pipa berbentuk U yang berisi agaragar yang mengandung garam kalium klorida. Reaksi yang terjadi pada sel Volta adalah Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4(aq) + Cu(s) Reaksi oksidasi (anode) Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Reaksi reduksi (katode) Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Penulisan reaksi redoks tersebut dapat juga dinyatakan dengan diagram sel berikut: Zn(s) | Zn2+(aq) || Cu2+(aq) | Cu(s) dengan: | = perbedaan fase || = jembatan garam sebelah kiri || = reaksi oksidasi sebelah kanan || = reaksi reduksi Contoh 2. sedangkan pada katode ion SO42– lebih banyak dari ion Cu2+. pada anode ion Zn2+ lebih banyak dari ion SO42–. elektrode Zn akan berkurang beratnya. c. Tahapan kerja sel Volta/sel Galvani: a.Anda Harus Ingat Fungsi jembatan garam untuk mempertahankan kenetralan medium elektrolit tempat batang elektrode berada.10 Nyatakanlah diagram sel dari reaksi pada sel kombinasi berikut. You Must Remember The function of salt bridge is to hold up the neutrality of electrolyte medium which is the place of electrode. – + jembatan garam Cu C ZnSO4(aq ) Br 2 + KBr Jawab Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– (oksidasi) Br2(aq) + 2 e– → 2 Br–(aq) (reduksi) Diagram sel: Zn(s) | Zn2+(aq) || Br2(aq) | Br–(aq) Jadi. Elektron yang dibebaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode Cu. Zn teroksidasi dan Cu2+ tereduksi. Elektrode seng teroksidasi berubah menjadi Zn2+ Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– b. Fungsi jembatan garam adalah untuk mempertahankan kenetralan medium elektrolit tempat batang elektrode berada.

(Eo = 0 volt) b.11 Tuliskanlah persamaan reaksi redoks di anode dan di katode dari diagram sel berikut. Potensial elektrode standar ini ditetapkan memiliki harga potensial sama dengan nol volt. H2(g) (1 atm) Cu Pt Gambar 2. Potensial Reduksi Standar Reaksi redoks dalam sebuah sel. Elektrode hidrogen terdiri atas gas hidrogen murni yang tekanannya adalah 1 atm pada 25 °C.2 H ( aq ) (1 M) + Cu 2+( aq ) (1 M) Pengukuran harga potensial reduksi elektrode Cu Pada elektrode hidrogen terjadi reaksi oksidasi (karena elektron mengalir dari elektrode hidrogen ke elektrode Cu). Gas tersebut dialirkan melalui sepotong platinum yang dicelupkan dalam larutan yang mengandung ion H+ dengan konsentrasi 1 M. Oleh karena itu.1 Elektrode hidrogen merupakan elektrode standar yang digunakan untuk mengukur harga potensial elektrode lainnya. Fe(s) | Fe2+(aq) || Au3+(aq) | Au(s) Jawab a. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 33 . sel Volta dengan elektrode hidrogen dan elektrode Cu dalam larutan CuSO4 memberikan harga potensial sebesar 0. misalnya: Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4(aq) + Cu(s) dapat berlangsung jika ada perbedaan potensial yang bernilai positif dari kedua elektrode yang digunakan. Ni(s) | Ni2+(aq) || Ag+(aq) | Ag(s) b. yaitu elektrode hidrogen. Harga potensial mutlak suatu elektrode tidak dapat diukur. ditetapkan suatu elektrode standar sebagai rujukan. Misalnya. Potensial Elektrode Positif Elektrode yang lebih mudah tereduksi daripada elektrode hidrogen diberi harga potensial reduksi positif.34 volt. 0.Contoh 2. Anode (oksidasi) Katode (reduksi) b. Anode (oksidasi) Katode (reduksi) : : : : Ni(s) → Ni2+(aq) + 2 e– Ag+(aq) + e– → Ag(s) Fe(s) → Fe2+(aq) + 2 e– Au3+(aq) + 3 e– → Au(s) a. sedangkan elektrode Cu mengalami reaksi reduksi. a.34 e Voltmeter e H 2(g) Pt H+(aq ) 1M Gambar 2.

Karena harga potensial reduksi H2 sama dengan 0 volt maka potensial sel adalah potensial reduksi Zn yaitu –0. c.76 volt. Reaksi reduksi ditulis sebagai berikut.765 Voltmeter e H2 ( g ) (1 atm) Zn Pt Gambar 2. elektrode seng diberi tanda negatif. Potensial Elektrode Negatif Elektrode yang lebih mudah teroksidasi daripada hidrogen diberi harga potensial reduksi negatif.76 volt Berdasarkan hasil eksperimen telah diperoleh harga potensial elektrode zat-zat pada suhu 25°C. memberikan beda potensial sebesar 0. Misalnya.765 volt. e 0. Oleh sebab itu. Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Eo = +0. 34 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .Persamaan reaksi yang terjadi: Anode(–) : H2(g) → 2 H+(aq) + 2 e– Katode(+) : Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) H2(g) + Cu2+(aq) → 2 H+(aq) + Cu(s) Oleh karena elektrode Cu lebih mudah tereduksi daripada elektrode hidrogen maka potensial reduksi elektrode Cu diberi tanda positif. sel Volta yang terdiri atas elektrode standar hidrogen dan elektrode seng yang dicelupkan dalam larutan ZnSO4 1 M.34 volt Keterangan: Eo = potensial reduksi standar.34 volt. Reaksi reduksi ditulis: Zn2+(aq) + 2 e– → Zn(s) Eo = –0. yaitu +0.3 Pengukuran harga potensial reduksi elektrode Zn H+(aq ) (1 M) Zn2+(aq) (1 M) Persamaan reaksi yang terjadi: Anode(–) : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode(+) : 2 H+(aq) + 2 e– → H2(g) Zn(s) + 2 H+(aq) → Zn2+(aq) + H2(g) Pada sel ini. Zn lebih mudah teroksidasi daripada hidrogen. Harga potensial reduksi elektrode hidrogen 0 volt maka harga potensial sel adalah harga potensial reduksi Cu.

.Berikut ini tabel harga potensial reduksi beberapa unsur.13 V Potensial standar sel Volta yang terdiri atas elektrode Ni dan Pb adalah .07 +0.44 +1.44 –0. 2001 Al (aq) + 3 e U Al(s) 3+ – Mg (aq) + 2 e U Mg(s) 2+ – Na (aq) + e U Na(s) + – Ca (aq) + 2 e U Ca(s) 2+ – K (aq) + e U K(s) + – Li (aq) + e U Li(s) + – d.51 +1. Zn(s) | Zn2+(aq) || Cu2+(aq) | Cu(s) Reaksi Redoks dan Elektrokimia 35 .54 +0.76 AgBr(s) + e U Ag(s) + Br (aq) – – 2 H (aq) + 2 e U H2(g) + – Diketahui: Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) E° = –0.66 –2.36 –0.12 V D.13 V + 0.69 +1.05 Sumber: Chemistry (McMurry)..34 – – BrO3 (aq) + 6 H (aq) + 6 e U Br (aq) + 3 H2O – + – – Au (aq) + 3 e U Au(s) 3+ – Cl2(g) + 2 e U 2 Cl (aq) – – O2(g) + 4 H (aq) + 4 e U 2 H2O + – Br2(aq) + 2 e U 2 Br (aq) – – Kupas Tuntas NO3 (aq) + 4 H (aq) + 3 e U NO(g) + 2 H2O – + – Ag+(aq) + e– U Ag(s) Fe3+(aq) + e– U Fe2+(aq) I2(s) + 2 e– U 2 I–(aq) NiO2(s) + 2 H2O + 2 e– U Ni(OH)2(s) + 2 OH–(aq) Cu2+(aq) + 2 e– U Cu(s) SO4 (aq) + 4 H (aq) + 2 e U Ni(OH)2(s) + 2 OH (aq) 2– + +0.25 –0.25 V E.71 –2. potensial standar sel Volta tersebut adalah (C) +0..36 +1.80 +0. UMPTN 1999 Co (aq) + 2 e U Co(s) 2+ – PbSO4(s) + H+(aq) + 2 e– U Pb(s) + HSO4–(aq) Cd2+(aq) + 2 e– U Cd(s) Fe2+(aq) + 2 e– U Fe(s) Cr2+(aq) + 3 e– U Cr(s) Zn2+(aq) + 2 e– U Zn(s) 2 H2O + 2 e U H2(g) + 2 OH (aq) – – –0.28 –0.46 +1.96 +0.07 0 –0. untuk reaksi dengan diagram sel sebagai berikut.77 +0.63 +1.76 –2.14 –0.87 +2.23 +1. Tabel 2. +0. +0.38 V B. Misalnya.37 –2.01 +1.92 –3.25 V Pb2+(aq) + 2 e– → Pb(s) E° = –0. –0.49 +0.12 V C .12 V Jadi.83 –1. –0.17 +0. A . Reaksi Sel dan Potensial Sel Reaksi sel adalah jumlah aljabar dari reaksi-reaksi yang terjadi pada elektrode-elektrode.40 –0.13 V) – (–0.2 – Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur Setengah Reaksi E° (V) – F2(g) + 2 e U 2 F (aq) S2O82–(aq) + 2 e– U 2 SO42–(aq) PbO2(s) + HSO4–(aq) + 3 H+(aq) + 2 e– U PbSO4(s) + 2 H2O 2 HOCl(aq) + 2 H+(aq) + 2 e– U Cl2(g) + 2 H2O MnO4–(aq) + 8 H+(aq) + 5 e– U Mn2+(aq) + 4 H2O PbO2(s) + 4 H (aq) + 2 e U Pb (aq) + 2 H2O + – 2+ +2.42 +1. +0.74 –0.25 V = +0.38 V Pembahasan Sn (aq) + 2 e U Sn(s) 2+ – Ni (aq) + 2 e U Ni(s) 2+ – E o Sel = EoKatode − Eo anode = (–0.25 V) = –0.12 V.

12 Sebuah sel Volta menggunakan elektrode nikel dalam larutan NiSO4 dan elektrode Ag dalam larutan Ag2SO4.Setengah reaksi dari reaksi selnya sebagai berikut.. Tunjukkan mana yang bertindak sebagai katode dan anode dalam sel ini.32 volt Fe(s) + Cu2+(aq) → Fe2+(aq) + Cu(s) Eo = 0. dan sel bahan bakar. –0.05 V. Adapun sel bahan bakar adalah sebuah sel yang secara bertahap menghabiskan pereaksi yang disuplai ke elektrode-elektrode dan secara bertahap pula membuang produk-produknya. sekunder. +1.32 = 1. Eosel = Eoreduksi – Eooksidasi = EoAg – EoNi = +0.. Sel primer adalah sel yang dibentuk dari katode dan anode yang langsung setimbang ketika menghasilkan arus. –0.80 volt.78 + 0. → Zn2+ + 2 e– Cu2+ + 2 e– → Cu Zn Zn + Cu2+ → Zn2+ + Cu Eo = 0. 36 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .25 V) = +1. Prinsip-Prinsip Sel Volta dalam Kehidupan Sehari-hari Sel Volta dapat dibedakan menjadi sel Volta primer. Tentukan potensial sel yang terjadi jika EoNi –0.34 V – (–0. Sel sekunder adalah sel yang dapat diperbarui dengan cara mengembalikan elektrodenya ke kondisi awal. NH4Cl.10 V Contoh 2. Elektrolit sel ini adalah campuran MnO2. –1. Eosel = Eooksidasi + Eoreduksi Oleh karena setengah reaksi oksidasi memiliki tanda yang berlawanan.32 volt D.25 volt dan EoAg = +0.78 V Eo = 1. Tipe-tipe sel Volta beserta contohnya dijelaskan pada uraian berikut. dan kadang-kadang ditambahkan ZnCl2 dalam bentuk pasta. 1) Sel Volta primer Sel kering Lechlanche merupakan contoh sel Volta primer. Sel kering atau baterai kering terdiri atas wadah yang terbuat dari seng dan bertindak sebagai anode serta batang karbon sebagai katode.10 V + atau: Esel Esel = Eored − Eo oks = 0.10 V.78 – (–0. UN 2004 e.34 Eo = –0.46 volt C.32 V Eo = 0. Kupas Tuntas jika maka Eosel Diketahui: Zn(s) + Fe2+(aq) → Zn2+(aq) + Fe(s) Eo = 0. persamaan yang sering digunakan sebagai berikut.32) = 0. sedikit air.. Ni sebagai anode dan Ag sebagai katode dengan potensial sel +1. Anode : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode : Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Zn(s) + Cu2+(aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) (reaksi sel) Potensial sel merupakan jumlah aljabar dari potensial oksidasi dan potensial reduksi.76 V) = +1.10 volt Pembahasan Potensial standar dari sel: = Eoreduksi – Eooksidasi = Eokatode – Eoanode = Eobesar – Eokecil Eo = +0. Potensial standar untuk sel tersebut sebagai berikut. A.10 V Jadi. Jika yang digunakan adalah elektrode-elektrode standar maka potensial sel itu ditandai dengan Eo sel. +0. potensial standar sel tersebut adalah (E) +1.80 V – (–0.76 Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Zn2+(aq) + 2 e– → Zn(s) Eosel = E o − Eo Cu2+ | Cu Zn2+ | Zn = +0.10 volt B.46 volt E.78 volt Potensial standar dari sel: Zn(s) + Cu2+(aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) adalah . Jawab Oleh karena E oNi lebih kecil daripada E oAg maka Ni lebih mudah teroksidasi dibandingkan Ag.05 V Jadi.

Anode : Pb(s) + SO42–(aq) → PbSO4(s) + 2 e– Katode: PbO2(s) + H2SO4(aq) + 2 H+ + 2 e– → PbSO4(s) + 2 H2O(l) Pb(s) + PbO2(s) + 2 H2SO4 → 2 PbSO4(s) + 2 H2O Pada reaksi pemakaian sel aki. molekul-molekul H2SO4 diubah menjadi PbSO 4 dan H 2O sehingga konsentrasi H 2SO 4 dalam larutan semakin berkurang.Reaksi yang terjadi pada sel Anode : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode : 2 MnO2(s) + 2 NH4+(aq) + 2 e– → Mn2O3(s) + 2 NH3(g) + H2O(l) Zn(s) + 2 MnO2(s) + 2 NH4+(aq) → Mn2O3(s) + Zn2+(aq) + 2 NH3(g) + H2O(l) Cara kerja sel kering: Elektrode Zn teroksidasi menjadi ion Zn2+ Zn → Zn2+ + 2 e– b. PbO2(s) + 4 H+(aq) + 2 e– → Pb2+(aq) + 2 H2O(l) Pb2+(aq) + SO42–(aq) → PbSO4(s) Reaksi yang terjadi pada sel aki dapat ditulis sebagai berikut. 2) Sel Volta sekunder Sel aki (Accumulator) merupakan contoh sel Volta sekunder. c. Sel ini digunakan pada pesawat ruang angkasa. Reaksi yang berlangsung. Elektron-elektron pada elektrode karbon mereduksi MnO2 dan NH4+ menjadi Mn2O3 dan NH3. daya listrik dari aki terus berkurang dan perlu diisi kembali. 2 MnO2(s) + 2 H2O(l) + Zn(s) → 2 MnO(OH)(s) + Zn(OH)2(s) Baterai alkalin ini dapat menghasilkan energi dua kali energi total Lechlanche dengan ukuran yang sama. Sel hidrogen-oksigen terdiri atas anode dari lempeng nikel berpori yang dialiri gas hidrogen dan katode dari lempeng nikel oksida berpori yang dialiri gas oksigen. Oleh karena itu. Elektron yang dilepaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode karbon. yaitu: Anode : Zn(s) + 2 OH–(aq) → Zn(OH)2(s) + 2 e– Katode : 2 MnO2(s) + 2 H2O(l) + 2 e– → 2 MnO(OH)(s) + 2 OH–(aq) a.5 Sel aki (accumulator) merupakan contoh sel Volta sekunder Reaksi Redoks dan Elektrokimia 37 . Pada elektrode PbO2 elektron-elektron dari anode Pb akan mereduksi PbO2 menjadi Pb2+ yang kemudian berikatan dengan SO42– dari larutan.4 Penyusun sel kering e e e Anode Pb Katode PbO 2 e H2SO4(aq) Gambar 2. Pb2+(aq) + SO42–(aq) → PbSO4(s) b. Elektron yang dibebaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode PbO2. Sel aki terdiri atas elektrode Pb (anode) dan PbO2 (katode). c. Elektrolitnya adalah larutan KOH pekat. Keduanya dicelupkan dalam larutan H2SO4 30%. 3) Sel bahan bakar Sel hidrogen-oksigen termasuk jenis sel bahan bakar yang terus-menerus dapat berfungsi selama bahan-bahan secara tetap dialirkan ke dalamnya. Sel yang sering digunakan sebagai ganti sel kering Lechlanche adalah baterai alkalin. (+) Pasta Batang karbon (katode) Rongga Zn (anode) (–) Gambar 2. Elektrode Pb teroksidasi menjadi Pb2+ Pb(s) → Pb2+(aq) + 2 e– Pb2+ yang terbentuk berikatan dengan SO42– dari larutan. Baterai ini terdiri atas anode seng dan katode mangan dioksida serta elektrolit kalium hidroksida. Cara kerja sel aki: a.

b. yaitu perubahan energi listrik menjadi energi kimia. Peristiwa penguraian elektrolit oleh arus searah inilah yang disebut elektrolisis. Anode : 2 H2(g) + 4 OH–(aq) → 4 H2O(l) + 4 e– Katode : O2(g) + 2 H2O(l) + 4 e– → 4 OH–(aq) elektrolit KOH( aq ) 2 H2(g) + O2(g) → 2 H2O(l) Biasanya pada sel ini digunakan platina atau senyawa paladium sebagai katalis. Setelah beberapa saat. c. Sebenarnya. kita akan mempelajari proses kebalikan dari sel Volta. proses pembersihan tersebut dapat dilakukan dengan cara yang lebih ekonomis tanpa mengikis logam peraknya. 2 H2 + 4 OH– → 4 H2O + 4 e– Elektron yang dibebaskan bergerak melalui kawat penghantar menuju elektrode nikel oksida. kemudian tambahkan detergen dan air hangat. Gambar 2. H 2( g ) O 2(g ) Anode Katode H 2( g ) O 2( g ) Cara kerja sel ini adalah Gas hidrogen yang dialirkan pada pelat nikel berpori teroksidasi membentuk H2O. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. Untuk lebih memahami sel elektrolisis. Masukkan cincin atau peralatan perak yang kotor ke dalam bak tersebut. Apabila arus listrik searah dialirkan ke dalam larutan elektrolit melalui elektrode maka larutan elektrolit tersebut akan terurai. O2 + 2 H2O + 4 e– → 4 OH– Reaksi yang terjadi pada sel ini sebagai berikut. Buktikan oleh Anda dengan melakukan kegiatan berikut. 38 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . angkat cincin atau peralatan perak tersebut. Kata Kunci Sel elektrolisis Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. lakukanlah kegiatan berikut. Sel tempat terjadinya elektrolisis disebut sel elektrolisis.Output a. penggunaan larutan pembersih tersebut dapat mengikis logam perak itu sendiri. 2. Namun. Pada elektrode nikel oksida elektron mereduksi O2 menjadi OH–. Sel Elektrolisis Pada subbab ini. 2002 Siapkan bak kecil yang dasarnya telah dilapisi aluminium foil. Buktikanlah oleh Anda Untuk membersihkan cincin atau peralatan yang terbuat dari perak biasanya digunakan larutan pembersih yang harganya mahal.6 Sel hidrogen-oksigen termasuk jenis sel bahan bakar.

Elektrode manakah yang berperan sebagai katode dan mana sebagai anode? 2. seperti stronsium melalui elektrolisis. Sumber: dbhs. Bagaimanakah arah aliran elektron? 3. seperti Ni2+. Dia mulai mempelajari elektrokimia segera setelah diperkenalkannya sel Volta. Dia berhasil mengekstraksi logam natrium dan kalium dari hidroksidanya. Larutan CuSO4 Langkah Kerja 1. Dia juga memisahkan logamlogam lain. Ion-ion logam selain alkali/alkali tanah. Mengapa di katode dan di anode terjadi perubahan? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. CuSO4(aq ) e + Sumber tegangan Katode logam – e Anode tembaga Cu 2+(aq) Pelat tembaga Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan.ca Reaksi Redoks dan Elektrokimia 39 . Reaksi: H2O(l) + 2 e– → H2(g) + 2 OH–(aq) b. Reaksi pada Katode Pada katode terjadi reaksi ion-ion positif (kation) mengikat elektronelektron yang berasal dari sumber arus. Reaksi: 2 H+(aq) + 2 e– → H2(g) 2. Dalam larutan. Gambar 2. Mn+ + n e– → M Contoh: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) Humphry Davy (1778–1829) adalah seorang perintis elektrolisis. seperti Li+. yaitu tempat arus keluar). 5. 1. Cu2+. pada sel elektrolisis reaksi mulai terjadi pada katode.Selidikilah 2. Ion-ion logam a.7 Skema alat elektrolisis Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut.4 Elektrolisis Tujuan Mengamati peristiwa elektrolisis Alat dan Bahan 1. ion positif menuju ke katode dan ion negatif ke anode. Na+. dan Ca2+ tidak mengalami reduksi karena E° logam < E° air maka air sebagai penggantinya yang akan mengalami reduksi. Ion-ion logam alkali/alkali tanah. 2. Timbang kembali pelat tembaga. Sumber arus searah (baterai/aki) 2. kecuali jika zat yang dihasilkan berbentuk gas.7. Legenda Kimia a. Berbeda dengan reaksi yang terjadi pada sel Volta.wvusd.k12. Bagaimanakah reaksi redoks yang terjadi? 4. 4. 3. yaitu tempat arus masuk (pada sel Volta reaksi dimulai pada anode. Catat perubahan yang terjadi. 1. Zat yang terbentuk dari hasil reaksi ini akan melekat pada batang katode. K+. Pelat tembaga 3. Ba2+. dan Zn2+ akan mengalami reduksi menjadi logam. Apabila zat hasil reaksi berfase gas maka akan keluar sebagai gelembung-gelembung gas di sekitar batang katode yang selanjutnya akan bergerak ke permukaan sel elektrolisis. Ion hidrogen (H+) Ion hidrogen direduksi menjadi molekul gas hidrogen. Susunlah alat seperti pada Gambar 2. Sr2+. Timbang dan bersihkan pelat tembaga. Lakukan percobaan hingga terlihat ada perubahan.

Br2. Reaksi: Na+(aq) + e– → Na(s) Kupas Tuntas Larutan CaCl2 dengan elektrode karbon.. 2 H2O(l) → 4 H+(aq) + O2(g) + 4 e– Pembahasan Elektrolisis larutan CaCl2 dengan elektrode karbon di ruang katode. Jadi. Reaksi yang terjadi pada anode sangat dipengaruhi oleh jenis anion dan jenis elektrode yang digunakan. 2. 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– B. Contoh: 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– 2 X– → X2 + 2 e– b. Reaksi: 2 H2O(l) → 4 H+(aq) + O2(g) + 4 e– Jika anodenya terbuat dari logam lain (bukan Pt. Elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektrode C. 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) D. 2 e– + Ca2+(aq) → Ca(s) C. di ruang katode terjadi reaksi . 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) SPMB 2004 b. Ion sisa asam yang beroksigen. Contohnya. A. Elektrolisis larutan HCl dengan elektrode Pt HCl(aq) → H+(aq) + Cl–(aq) katode (–) : 2 H+(aq) + 2 e– → H2(g) anode (+) : 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– 2. Jika anode terbuat dari elektrode inert (elektrode yang tidak ikut bereaksi). ion-ion negatif akan ditarik oleh anode. Ion sisa asam yang tidak beroksigen. Reaksi: Ni(s) → Ni2+(aq) + 2 e– Contoh 2. Reaksi pada Anode Pada anode terjadi reaksi oksidasi. NaCl(l). I2. NO3–. apabila leburan garam yang dielektrolisis maka ion logam penyusun garam tersebut akan direduksi menjadi logam. C. seperti Cl–. I– akan teroksidasi menjadi gasnya Cl2. Na+ akan menjadi Na. Ion sisa asam a. reaksi yang terjadi adalah (C). Ion hidroksida (OH–) akan teroksidasi menjadi H2O dan O2. Br–.Akan tetapi. Elektrolisis larutan NaBr dengan elektrode C.. seperti SO42–. Elektrolisis larutan KNO3 dengan elektrode Pt. dan Au maka ion negatif atau air akan teroksidasi. PO43– tidak teroksidasi. 1. 2 Ca(s) → Ca2+(aq) + 2 e– E. 1.13 Tentukan reaksi yang terjadi di anode dan di katode pada elektrolisis berikut. 3. Jawab 1. jika anode terbuat dari Ni. Reaksinya: 4 OH–(aq) → 2 H2O(l) + O2(g) + 4 e– 2. seperti Pt.. C. terjadi reaksi karena larutan akan terurai menjadi CaCl2(aq) → Ca2+(aq) + 2 Cl–(aq) katode (–):2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) anode (+):2 Cl–(aq) → Cl2(aq)+2 e– Pada katode dihasilkan 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) yang direduksi bukan airnya karena potensial reduksi air lebih besar dari Ca2+. 4. 40 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Contohnya. atau Au) maka anode akan mengalami oksidasi menjadi ionnya. 4. Elektrolisis larutan HCl dengan elektrode Pt. 2 H+(aq) + 2 Cl–(aq) → H2(g) + Cl2(g) Elektrolisis larutan NaBr dengan elektrode C katode (–) : 2 H2O(l) + 2 e– → H2(g) + 2 OH–(aq) anode (+) : 2 Br–(aq) → Br2(aq) + 2 e– 2 H2O(l) + 2 Br–(aq) → H2(g) + 2 OH–(aq) + Br2(g) Elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektrode C katode (–) : Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) 2× anode (+) : 2 H2O(l) → O2(g) + 4 H+(aq) + 4 e– 1× 2 Cu2+(aq) + 2 H2O(l) → 2 Cu(s) + O2(aq) + 4 H+(aq) Elektrolisis larutan KNO3 dengan elektrode Pt 2× katode (–) : 2 H2O(l) + 2 e– → H2(g) + 2 OH–(aq) + – anode (+) : 2 H2O(l) → O2(g) + 4 H (aq) + 4 e 1× 6 H2O(l) → 2 H2(g) + 4 OH–(aq) + O2(g) + 4 H+(aq) 2 H2O(l) → 2 H2(g) + O2(g) 3. Ni akan teroksidasi menjadi Ni2+. Sebagai gantinya air yang teroksidasi.

You Must Remember 1st Faraday Law states that amount of saturated or dissolved compound in electrode is straight forward with the current amount that pass through the electrolyte.5 g/mol) Jawab Di katode.79 g Jadi. jumlah zat (massa) yang diendapkan atau yang melarut pada elektrode berbanding lurus dengan jumlah arus yang melewati elektrolit (Hukum I Faraday). Jika arus dialirkan ke dalam beberapa sel elektrolisis maka jumlah zat yang dihasilkan pada masing-masing elektrodenya sebanding dengan massa ekuivalen masing-masing zat tersebut. Stoikiometri dalam Elektrolisis Dalam sel elektrolisis.14 Berapakah massa tembaga yang diendapkan di katode pada elektrolisis larutan CuSO4 dengan menggunakan arus 2 A selama 20 menit. w= eit F atau eit 96. Keterangan: wA = massa zat A wB = massa zat B eA = massa ekuivalen zat A eB = massa ekuivalen zat B Kata Kunci Hukum Faraday Contoh 2.79 g.500 coulumb = 0.200 s w= eit F 63.200 s 2 = 96. (Ar Cu = 63. wA e A = wB eB Anda Harus Ingat Hukum I Faraday menyatakan bahwa jumlah zat (gram) yang diendapkan atau yang melarut pada elektrode berbanding lurus dengan jumlah arus yang melewati elektrolit. terjadi reaksi reduksi Cu2+ menjadi Cu: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) t = 20 menit = 1.c.500 w= Keterangan: w = massa zat (g) e i t F 1F = massa ekuivalen atau Mr valensi = kuat arus (A) = waktu (s) = tetapan Faraday = 96. massa tembaga yang diendapkan pada katode adalah 0.5 g/mol × 2 A ×1.500 coulomb = 1 mol elektron Untuk 2 elektrolit atau lebih yang dielektrolisis dengan jumlah arus yang sama berlaku Hukum II Faraday. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 41 .

Reaksi yang terjadi sebagai berikut. CrO3(aq) + 6 H+(aq) + 6 e– → Cr(s) + 3 H2O(l) 2) Produksi aluminium Aluminium diperoleh dengan cara elektrolisis bijih aluminium.5 g/mol. dan pisau. seperti sendok.73 g Jadi. Pada penyepuhan perak. biasanya mesin kendaraan bermotor yang terbuat dari baja dilapisi dengan kromium. Ar Ag = 108 g/mol) Jawab wCu eCu = w Ag e Ag wCu = w Ag × eCu e Ag 63. Katode : 2 Na+(l) + 2 e– → 2 Na(l) Anode : 2 Cl–(l) → Cl2(g) + 2 e– 2 Na+(aq) + 2 Cl–(aq) → 2 Na(l) + Cl2(g) 42 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .15 Jika 2 buah sel elektrolisis yang masing-masing mengandung elektrolit AgNO3 dan CuSO4 disusun seri dengan menggunakan arus yang sama.5 g Ag. massa Cu yang diendapkan pada katode adalah 0. 2. logam perak bertindak sebagai katode dan sendok besi bertindak sebagai anode. Kegunaan Sel Elektrolisis e Ag Ag + Ag + Sendok besi AgNO 3(aq ) 1) Penyepuhan logam Penyepuhan logam bertujuan melapisi logam dengan logam lain agar tidak mudah berkarat.5× d. garpu. dihasilkan 2.Contoh 2. Katode : Al3+(aq) + 3 e– → Al(l) Anode : 2 O2–(aq) → O2(g) + 4 e– 4 Al3+(aq) + 6 O2–(aq) → 4 Al(l) + 3 O2(g) Gambar 2.73 g.8 Penyepuhan perak pada sendok besi 3) Produksi natrium Natrium diperoleh dengan cara elektrolisis lelehan NaCl yang dikenal dengan Proses Down.5 2 wCu = 108 = 0. Kromium(VI) akan tereduksi menjadi kromium(III) lalu tereduksi menjadi logam Cr. Contohnya. larutan elektrolit disiapkan dengan cara melarutkan CrO3 dengan asam sulfat encer. Proses pelapisan kromium dilakukan dengan elektrolisis. Berapakah massa Cu yang diperoleh? (Ar Cu= 63. Contoh lainnya adalah pada kendaraan bermotor. Reaksi yang terjadi sebagai berikut. penyepuhan perak yang biasa dilakukan pada peralatan rumah tangga.

Langkah Kerja 1. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Pada tabung reaksi A dan B diisi dengan asam sulfat. dan E ditutup dengan plastik. a. Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) E0 = –0. Masukkan 6 buah paku besi ke dalam tabung reaksi yang telah diberi tanda label.34 volt c. 2. Apakah yang dimaksud dengan elektrode? Berapakah massa perak yang diendapkan pada katode pada elektrolisis larutan AgNO3 dengan menggunakan arus 5 A selama 20 menit. Amatilah perubahan yang terjadi selama beberapa hari. 4. E.80 volt Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Eo = +0. 4. Reaksi apakah yang terjadi pada proses korosi? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Dalam hal ini.36 volt Tuliskanlah reaksi redoks yang dapat terjadi dari pasangan-pasangan setengah reaksi tersebut dan tentukan masing-masing potensial selnya. 2. C. 6. 2. tabung reaksi C dan D diisi dengan air.25 volt Al3+(aq) + 3 e– → Al(s) E0 = –1. besi bertindak sebagai katode. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 43 . Anode : Sn(s) → Sn2+(aq) + 2 e– Katode: Ag+(aq) + e– → Ag(s) Tuliskanlah reaksi redoks di anode dan di katode dari diagram sel berikut. C.67 volt 3. Sn2+(aq) + 2 e– → Sn(s) Eo = –0. dan untuk tabung reaksi E dan F hanya berisi paku besi. (Ar Ag = 108 g/mol) b.5 Korosi pada Besi Tujuan Mengamati korosi pada besi Alat dan Bahan 1. 5.14 volt Mg2+(aq) + 2 e– → Mg(aq) Eo = –2. Tabung A. Proteksi katodik dilakukan dengan cara melapisi besi dengan logam yang memiliki sifat pereduksi lebih kuat. Apabila besi didiamkan pada udara yang lembap maka pada permukaan besi akan terbentuk karat. a. 5. Manakah yang mengalami proses korosi lebih cepat? 2. Berilah tanda label A. Untuk mengetahui proses korosi pada besi lakukanlah kegiatan berikut. dan F pada masing-masing tabung reaksi. Al(s) | Al3+(aq) || Ni2+(aq) | Ni(s) b. C Korosi Dalam kehidupan sehari-hari.Soal Penguasaan 1. Selidikilah 2. 1. seperti Zn dan Mg. 5. Sel Volta yang dibuat di anode dan katode dalam tempat terpisah harus menggunakan jembatan garam. B. Reaksi korosi pada besi dapat dicegah karena reaksi oksidasi akan terjadi pada anode (logam pelapis). Materi 2. 3. 4. Apakah fungsi jembatan garam? Tuliskanlah diagram sel dari reaksi redoks berikut. D. sedangkan logam yang melapisinya merupakan anode. 3. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.2 Ag+(aq) + e– → Ag(s) Eo = +0. Anode : Zn (s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) b. Paku besi (6 buah) Tabung reaksi (6 buah) Asam sulfat Air Plastik Fakta Kimia Proteksi Katodik Untuk mencegah korosi pada pipa besi bawah tanah dilakukan dengan proses yang dinamakan proteksi katodik. K(s) | K+(aq) || Co2+(aq) | Co(s) Jika diketahui: a. Anda pasti pernah melihat besi yang berkarat.

Sel elektrokimia terdiri atas sel Volta dan sel elektrolisis. Korosi adalah reaksi oksidasi pada logam yang disebabkan oleh oksigen dan air. contohnya dengan cat. anode mengalami oksidasi. Korosi dapat dicegah dengan proteksi katodik. Perhatikanlah Gambar 2. besi bertindak sebagai anode yang akan mengalami reaksi oksidasi membentuk Fe2+. Katode adalah kutub positif. 4) 5) Sel 1) 2) 3) 4) 5) 6) 3. Berlaku hukum I Faraday w  2. b. Rangkuman 1. gabungan Fe2+ dan OH– membentuk karat. Energi listrik diubah menjadi energi kimia. O2( g ) O 2(g ) Fe2+(aq) + 2 OH–(aq) → Fe(OH)2(s) 4 Fe(OH)2(s) + O2(g) + 2 H2O(l) → 4 Fe(OH)3(s) Katode O2(g) + 2 H2O(l) + 4 e– → 4 OH–(aq) Gambar 2.9. Proses korosi dapat dicegah melalui: Perlindungan pada permukaan. Elektrolisis Katode mengalami reduksi. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Anode adalah kutub negatif. b.3 2. sedangkan O2 mengalami reduksi menjadi OH–. pembentukan aloi. a. Pada proses korosi. ei t . Korosi disebabkan karena reaksi logam dengan oksigen dan air. Contohnya korosi pada besi. Anode adalah kutub positif. Reaksi redoks merupakan reaksi yang berlangsung pada proses elektrokimia. Sel elektrokimia. Reaksi spontan. 3. Masalah yang sering terjadi pada logam adalah korosi. cara setengah reaksi/ion elektron. 2) Energi kimia diubah menjadi energi listrik. 3) Katode adalah kutub negatif. Perlindungan elektrokimia dengan menggunakan logam lain (proteksi katodik). 1. campuran Ni dengan Cr.9 Reaksi korosi pada besi Anode Fe(s) → Fe2+(aq) + 2 e– 1. anode mengalami oksidasi. Contohnya. cara bilangan oksidasi. 2. Reaksi redoks disetarakan dengan dua cara. yaitu a. Aloi adalah campuran logam dengan logam lain sehingga menghasilkan campuran logam yang lebih kuat dan tahan karat. F 44 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .Kata Kunci • • Korosi Pencegahan korosi Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Jelaskanlah terjadinya korosi pada besi dan bagaimanakah cara pencegahannya? Materi 2. Reaksi tidak spontan. terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik atau sebaliknya. Tuliskanlah reaksi korosi pada besi. Sel Volta 1) Katode mengalami reduksi. yaitu proses kimia yang menghasilkan arus listrik dan proses kimia yang menggunakan arus listrik. dan perlindungan pada permukaan logam. Pembentukan aloi.

bertanyalah kepada guru kimia Anda. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat menerapkan konsep reaksi redoks dalam sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri. produksi natrium Reaksi dengan O2 dan H2O • Perlindungan pada permukaan • Proteksi katodik • Pembentukan aloi penyebab proses yang merugikan Korosi pencegahan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia ini? Menyenangkan. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 45 . Misalnya. serta menjelaskan reaksi redoks dalam sel elektrolisis dan menerapkan Hukum Faraday untuk elektrolisis larutan elektrolit. Anda pun dapat berdiskusi dengan dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia ini. Belajarlah dengan baik. produksi aluminium. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia ini.P e t aKonsep disetarakan dengan Cara bilangan oksidasi Cara setengah reaksi/ion elektron elektrode terdiri atas Katode Anode merupakan merupakan Kutub positif Kutub negatif Baterai Aki Sel bahan bakar hidrogen-oksigen Kutub negatif Kutub positif Sel Volta/ Sel Galvani terdiri atas Sel Volta primer Sel Volta sekunder Sel Volta bakar contoh contoh contoh Reaksi redoks pemanfaatan elektrode terdiri atas Katode Anode merupakan merupakan Hukum I Faraday Sel Elektrolisis stoikiometri Hukum II Faraday contoh Penyepuhan logam. Anda akan dapat menemukan aplikasi dari materi bab ini dalam kehidupan sehari-hari seperti pada proses penyepuhan logam dan pembentukan aloi.

... 46 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .5 5 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. Reduksi 1 mol ion BrO 3 – menjadi ion Br – membutuhkan elektron sebanyak . A. Jika ke dalam larutan yang mengandung Fe2+ dan Pb2+ ditambahkan serbuk timbel dan besi maka . La – Ga – Sn – Bi – Ir B.. tetapi logam X tidak bereaksi dengan larutan ZnCl2. Cu – Zn – X 13. 4 mol Susunan logam-logam tersebut dalam deret Volta adalah . Cd(s) + 2Ag+(aq) → 2Ag(s) + Cd2+(aq) 12. Zn – Cu – X D. Berapa elektron yang terlibat dalam reaksi . Diketahui EoPb2+ | Pb = –0. 3.... 2 9. 5 C. A... 9 D.76 V Eo = –0..Evaluasi Materi Bab A. 2 e E. 2 mol B.14 V Eo= +0. 8 mol E.. 3 mol C.. E.. 3 mol Pada reaksi (belum setara): H2SO4(aq) + HI(aq) → H2S(aq) + I2(s) + H2O(l) Satu mol H2SO4 memerlukan HI sebanyak . A.8 L B. 5.55 V Eo = +1. 8 H+ dan 4 H2O D.4 L E. 56 L C.. 5 mol Jumlah mol elektron yang terlibat dalam: 3 As(s) + 5 NO3–(aq) + 4 OH–(aq) → 3 AsO43–(aq) + 5 NO(g) + 2 H2O(l) adalah . 1 C. Jika reaksi: Cu2+(aq) + NO(g) → Cu(s) + NO3–(aq) (belum setara) dilengkapi maka persamaan reaksi itu akan mengandung .2 L D. 6 mol C... La – Ir – Ga – Bi – Sn C... 8.. C. 2 mol E. A.. Cu2+(aq) + 2Ag(s) → Cu(s) + 2Ag+(aq) D. 12 15 Cu(s) + NO3–(aq) → Cu2+(aq) + NO2(g) 1 mol Cu akan menghasilkan gas NO2 pada STP sebanyak .13 V dan Eo Fe2+ | Fe = –0.6 L 10.. Diketahui potensial reduksi beberapa logam .. 22. 3 mol D. Deret berikut ini yang menyatakan bertambah kuatnya sifat reduktor adalah . 1 mol D. 3 B. A. A.25 V 2. A.. Cu – X – Zn B.. Zn2+(aq) + Cu(s) → Zn(s) + Cu2+(aq) B. Ga3+(aq) + 3 e– → Ga(s) Ir2+(aq) + 2 e– → Ir(s) La3+(aq) + 3 e– → La(s) Sn2+(aq) + 2 e– → Sn(s) Bi3+(aq) + 3 e– → Bi(s) Eo= –0. 2 mol C. NO3–(aq) → NO(g) A.44 V.. 33.... 6 mol Oksidasi 1 mol ion sianida (CN–) menjadi ion sianat (CNO–) memerlukan elektron sebanyak .34 V Eo = +0. Logam X dapat mengendapkan tembaga dari larutan CuSO4.. 1..00 V Eo = –2 52 V Eo= –0. E. A. Pada reaksi: D. A. 5 mol E.40 V Eo = +0.. Banyaknya Fe yang dapat dioksidasi oleh 1 mol Cr2O72– menghasilkan Fe3+ dan Cr3+ adalah . 44... 8 OH– dan 4 H2O C. Cu(s) + Cd2+(aq) → Cu2+(aq) + Cd(s) E. 1 mol B... Cd(s) + Zn2+(aq) → Cd2+(aq) + Zn(s) C. 4 mol E.. 2 mol B.4 B... 4 H+ dan 2 H2O Pada reaksi: MnO4–(aq) + C2O42–(aq) → Mn2+(aq) + CO2(g) Jumlah mol C2O42– yang dapat dioksidasi oleh 1 mol MnO4– adalah . 4 OH– dan 2 H2O E. 1 e D... Sn – Ga – La – Bi – Ir D. 3 e 5e 7e 7. 2 A. Reaksi yang dapat berlangsung adalah . 10 mol D.. X – Zn – Cu C. Dari data potensial elektrode berikut: Zn2+(aq) + 2 e– → Zn(s) Cd2+(aq) + 2 e– → Cd(s) Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Ag+(aq) + e– → Ag(s) Eo = –0. 4. B. A. 4 mol B. Ir – Bi – Sn – Ga – La E. 11.80 V 6. 10 H+ dan 5 H2O B. 2.. 1 mol C. Zn – X – Cu E. 4 mol D. 0. La – Ga – Sn – Ir – Bi 11.

66 V B. gas H2 di anode C. natrium di katode B. A. Jika larutan natrium nitrat dielektrolisis.08 g C.2 g E.650 s C.13 V = +0. 2 F E..27 mol B. 6.10 mol E. ion H+ menuju katode dan terbentuk gas H2 D.. A. A.. A. 0. 0. 0. P – M – L D.. L – P – M 15. dan P menunjukkan reaksi berikut: P + L2+ → tidak terjadi reaksi M + 2P+ → M2+ + 2P L + M2+ → L2+ + M Urutan ketiga logam itu yang sesuai dengan potensial reduksi yang meningkat adalah . Pb | Pb2+ || Cu2+ | Cu E. A... A. L – M – P E.. Mg | Mg2+ || Pb2+ | Pb 17.. oksigen di anode C. 9. Sel Volta memiliki elektrode perak ( E o Ag + o +0. 4 F B. M. 0. ion Cl– menuju katode dan terbentuk gas Cl2 C. 79.. oksigen di anode D.46 V E.5) dari 200 mL larutan CuSO4 1 M dengan arus 10 A diperlukan waktu . Jumlah gas yang terbentuk di anode (STP) adalah .14 volt dan Eo potensial sel adalah . Jika larutan CuO dielektrolisis dengan elektrode inert maka . 79.. Jika Fe digunakan sebagai anode dan Cu sebagai katode pada elektrolisis larutan CuSO 4 .80 V Pb2+ | Pb E o Ag + | Ag Sel Volta yang menghasilkan potensial listrik paling besar adalah .20 mol 26. endapan besi di katode E. Massa tembaga (Ar Cu = 64 g/mol) yang mengendap di katode adalah .. 0. akan terbentuk .A. hidrogen di katode. perak bertindak sebagai katode B.930 s E. Jika arus tersebut dilewatkan melalui larutan X2+ maka logam X (Ar X = 40 g/mol) yang mengendap sebanyak. oksigen di katode E.54 g 25. di katode terjadi oksidasi E...96 g 24. 1. 1. hidrogen di anode D. akan terbentuk . = +0. 3 F 23... P – L – M C. tidak terjadi reaksi apa-apa 14. Untuk mengendapkan semua tembaga (Ar Cu = 63......56 V E. Zn | Zn2+ || Ag+ | Ag D. hidrogen di katode.54 g perak (Ar Ag = 108 g/mol) dari larutan Ag+. Dalam suatu sel Volta terjadi reaksi: Sn(s) + 2 Ag+(aq) → Sn2+(aq) + 2 Ag(s) Jika Eo timah = –0..96 mg C.1 F selama 2 jam. A. reaksi sel: Zn + 2Ag+ → Zn2+ + 2Ag C. ion Cu2+ menuju katode dan terjadi endapan Cu B.. A.. A.05 mol D. elektron mengalir dari perak ke seng D. di anode tedadi reduksi 21. Fe2+ bertambah dan Pb2+ berkurang D.. Fe2+ berkurang dan Pb2+ bertambah E.. 7. 5 F C.92 g E. klorin di anode 20. 3.80 V maka E o Zn2+ E o Mg2+ E o Cu2+ E o | Zn | Mg | Cu = –0. 0. Fe2+ dan Pb2+ bertambah B. 7. Dari data potensial reduksi: perak 19.80 V. Endapan seng (Ar Zn = 65. 0.. potensial sel = 1.. ion Fe2+ di anode 22.38 V = +0. gas O2 di anode B... 1. oksigen di anode Reaksi Redoks dan Elektrokimia 47 . klorin di anode B. natrium di katode. E Zn 2+ | Zn = –0.4 g/mol) yang terbentuk di katode berjumlah .... Larutan CuSO4 dielektrolisis selama 2 menit dengan arus 2 A. endapan Cu di anode D. Pada elektrolisis larutan kalium nitrat 0. A. A. 0. Arus listrik tertentu mengendapkan 0.860 s 27.52 V C..54 mol C. klorin di anode E. 0. M – P – L B. Jika leburan NaCl dielektrolisis maka ..34 V = –0.. notasi sel: Zn | Zn2+ || Ag+ | Ag 18. Zn | Zn2+ || Cu2+ | Cu B. 5.76 V) | Ag = Pernyataan berikut yang tidak benar adalah .94 V 16.1 M selama 100 menit dengan arus 2 F.1 g D. natrium di katode.58 mg B.. A.. 965 s D. Logam L.74 V D.. 1 F D.. A. natrium dan hidrogen di katode... natrium di anode C.58 g D.790 s B. 3.27 g B. Fe2+ dan Pb2+ berkurang C. Mg | Mg2+ || Ag+ | Ag C. 1. Larutan ZnSO 4 dielektrolisis dengan arus 0. Jumlah arus listrik yang diperlukan untuk mereduksi 1 mol ion ClO 3– menjadi Cl 2 dalam larutan asam adalah . 15..76 V = –2. 0.

K | K+ || Co2+ | Co Fe | Fe2+ || Cu2+ | Cu Cd | Cd2+ || Ag+ | Ag Zn | Zn2+ || Br2 | Br– 3. volume gas yang terbentuk di katode pada suhu dan tekanan tertentu di mana 1 L gas nitrogen (Ar N = 14 g/mol) bermassa 1. AgNO3(aq) 48 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 1 dm3 D. c.5 g/mol.6 L B. 400 mL B. A. 22. 2 dm3 B. 2.4 L E.2 L 28. d. 4. Logam manakah yang bertindak sebagai anode dan katode? Tuliskan reaksi redoks yang terjadi pada setiap elektrode. untuk apakah teknik elektrolisis tersebut dilakukan? Jelaskan.8 L C. 0. A. Arus listrik 965 mA dialirkan melalui larutan asam sulfat selama 5 menit.8 L D. Volume gas yang terjadi di anode pada kondisi 7 g gas nitrogen bervolume 5 dm3 adalah . Banyaknya gas hidrogen yang terbentuk adalah . c.12 dm3 E. 1. 2 × 10–3 mol D. Soal Tantangan 1. 2. Sebutkan bagian-bagiannya dan bagaimana cara kerjanya. A. Gambarkanlah sebuah sel Volta dengan elektrodeelektrode Ni dalam larutan NiSO4 dan Al dalam Al2(SO4)3. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Perhatikan bagan elektrolisis berikut. b.5 g/mol).02 F.4 g adalah . 224 mL 30. 0. KI(aq) b. Bagaimanakah konsentrasi AgNO3 di dalam larutan? Jelaskan. lama-kelamaan batu baterai itu tidak dapat digunakan lagi..... a. 1 × 10–3 mol B. 2. Hitunglah potensial sel dari diagram sel berikut.5 dm3 B.. 11. 200 mL E.5 g Cu..175 g tembaga di katode (Ar Cu = 63. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. NaCl(l) d. ZnSO4(aq) Jika 2 buah sel elektrolisis yang masing-masing mengandung elektrolit AgNO3 dan CuSO4 disusun seri dengan menggunakan arus yang sama. Tuliskanlah reaksi di katode dan anode jika zat-zat berikut dielektrolisis dengan elektrode inert. (E° dapat dilihat dari tabel). Ar Ag = 108 g/mol) 2. 1. Ketika kita menggunakan batu baterai tersebut. Berapakah massa Ag yang diperoleh? (Ar Cu= 63. a. 3 × 10–3 mol 29. c. 448 mL C..5 × 10–3 mol E. Pada elektrolisis larutan kalium klorida dengan listrik 0.A. + Ag(s) – Cu(s) a. Kita semua pasti mengenal batu baterai. 44. b.. NaOH(aq) c.56 dm3 C. 100 mL D. Pada elektrolisis larutan CuSO4 terbentuk 3. 5. dihasilkan 5. Menurut Anda..5 × 10–3 mol C. 1.

titik leleh. kegunaan dan bahayanya. serta proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. Kelimpahan Unsur di Alam B. kelarutan. Anda akan diajak untuk dapat memahami karakteristik unsur-unsur penting. serta terdapatnya di alam dengan cara mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama dan transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. Sifat-Sifat Unsur C. Anda tentu sering mendengar istilah unsur logam dan unsur nonlogam. dampak. Masih banyak kegunaan dan sifat unsur-unsur kimia yang dapat Anda temukan di dalam bab ini. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur utama dan unsur transisi (titik didih. Unsur-unsur tersebut memiliki beragam kegunaan sesuai dengan sifat-sifatnya yang khas. kereaktifan. Kegunaan dan Pembuatan Unsur-Unsur Kimia dan Senyawanya D. Bagaimanakah sifat.Bab3 3 Kimia Unsur Sumber: Science Discovery. kelimpahan di alam. kekerasan. dan cara menentukan kadar unsur-unsur tersebut? Temukanlah jawabannya dengan menelusuri isi bab ini. Contoh lainnya adalah pemanfaatan nitrogen sebagai bahan pembuatan pupuk. A. 2000 Pada bab ini. Contohnya. proses pembuatan. dan sifat khusus lainnya). badan pesawat terbang harus memiliki berat yang cukup ringan dan tidak mudah terkorosi oleh udara lembap maka digunakan logam aluminium yang memiliki massa jenis yang cukup ringan dan tidak mudah terkorosi. Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk 49 . serta menjelaskan manfaat. warna.

seperti logam. Media cetak 2. Tahukah Anda. 50 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . kriolit C . Daerah mana saja yang merupakan tambang emas? 13. nikel. A Kelimpahan Unsur di Alam 3. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Unsur-unsur kimia terdapat melimpah di kulit bumi dan lapisan atmosfer. 2. halogen. 1. UN 2003 Alat dan Bahan 1. Mineral apa saja yang mengandung logam nikel? 8. masih ada sekitar ratusan unsur. Mineral apa saja yang mengandung logam aluminium? 4. dan kasiterit.. emas. Di kulit bumi. Mineral apa saja yang mengandung logam perak? 14. Carilah informasi mengenai daerah-daerah di Indonesia yang merupakan daerah tambang. pirit. dan campuran? Tuliskan unsur-unsur dari golongan alkali. aluminium. Daerah mana saja yang merupakan tambang tembaga? 11. bijih logam.Soal Pramateri 1. bauksit. Selidikilah 3. Tabel berikut menunjukkan komposisi unsur-unsur kimia di kulit bumi. bagaimanakah sifat keelektromagnetifan unsurunsur? 2. Lengkapi tabel berikut berdasarkan informasi yang Anda peroleh. Mineral Unsur Utama Daerah Penghasil Kata Kunci • • Kelimpahan unsur Mineral Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Daerah mana saja yang merupakan tambang timah? 7. menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut. Pirit dan hematit merupakan mineral besi. pirit D. Selain aluminium. senyawa. Internet Langkah Kerja 1. magnetit. Daerah mana saja yang merupakan tambang besi? 3.1 Daerah Penghasil Tambang Tujuan Menyelidiki daerah penghasil tambang di Indonesia Kupas Tuntas Nama mineral yang mengandung unsur mangan adalah . siderit. Aluminium hanyalah salah satu contoh unsur kimia yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Pirolusit (MnO2) merupakan mineral mangan. perak. baja. Daerah mana saja yang merupakan tambang nikel? 9.. unsur-unsur kimia biasanya terdapat dalam bentuk senyawa yang terkandung dalam tanah dan batuan. Apakah perbedaan antara unsur. A . Dalam tabel periodik. tembaga. Mineral apa saja yang mengandung logam besi? 2. Gunakan kata kunci yang berhubungan dengan logam. Unsur-unsur tersebut tersebar meruah di alam. Unsur-unsur tersebut dapat dikelompokkan menjadi unsur logam dan nonlogam. pirolusit E. hematit Pembahasan Bauksit dan kriolit merupakan mineral aluminium. salah satunya logam-logam. bauksit B. mineral mangan adalah (D) pirolusit. Daerah mana saja yang merupakan tambang perak? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh. besi. seperti tembaga. Mineral apa saja yang mengandung logam tembaga? 10. dan emas. apakah kesamaan antara velg ban kendaraan dan badan pesawat terbang? Kedua benda tersebut terbuat dari logam aluminium. dan gas mulia.. Daerah mana saja yang merupakan tambang aluminium? 5. hematit. Daerah mana sajakah yang merupakan daerah tambang logam? Mari. nikel. alkali tanah. kriolit. timah. Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya dengan sumber daya alam. Mineral apa saja yang mengandung logam timah? 6. Mineral apa saja yang mengandung logam emas? 12. Jadi.

44 0. Daerah tambang bijih besi di Indonesia terdapat di Cilacap. Jawa Barat. FeCl2 (kuning). Logam besi bereaksi dengan asam klorida menghasilkan gas hidrogen. dan (c) korundum.1 Komposisi Unsur-Unsur Kimia di Kulit Bumi Unsur Persentase (%) 46. jumlahnya sekitar 8%. besi terdapat dalam bentuk bijih besi. 2002 Gambar 3. Mineral aluminium yang bernilai ekonomis adalah bauksit (Al2O3. Sumber: Chemistry for You. Adapun daerah pengolahan bijih besi dan industri baja terdapat di Cilegon. tahan korosi. Di Indonesia.13 5. Bijih tembaga yang terpenting adalah berupa sulfida.63 2.10 0.2 H2O). FeSO4.60 27. Banten. Di alam. Tembaga Tembaga merupakan logam yang kuat.09 0. Besi(III) oksida berwarna cokelat kemerahan dan besi(III) klorida berwarna hitam kecokelatan. Penambangan tembaga di Indonesia terdapat di Papua. Besi memiliki bilangan oksidasi +2 dan +3. (b) beril. Namun. 1996 Oksigen Silikon Aluminium Besi Kalsium Natrium Kalium Magnesium Titanium Hidrogen Fosfor Mangan Unsur-unsur lainnya 1.1 Hematit merupakan mineral yang mengandung besi. dapat ditempa. ion Fe2+ dalam larutan dapat teroksidasi menjadi ion Fe3+. aluminium merupakan logam yang mahal karena pengolahannya yang sulit. dan beberapa daerah lain.7 H2O (hijau). dan FeS (hitam). Aluminium tidak bereaksi dengan air.72 8. dan pirit (FeS2). aluminium merupakan unsur ketiga terbanyak setelah oksigen dan silikon serta merupakan unsur logam yang paling melimpah.83 2. Jawa Tengah dan beberapa tempat di Jawa Timur. misalnya hematit (Fe2O3). Dengan kelimpahan sebesar itu.12 0. serta penghantar listrik dan panas yang baik. mudah ditempa.00 3. seperti kalkosit (Cu 2S) dan kalkopirit (CuFeS2).61 Sumber: Basic Concept of Chemistry. Sulawesi Utara. Chemistry (Chang). Aluminium Aluminium terdapat melimpah di dalam kulit bumi. magnetit (Fe3O4). Aluminium memiliki massa jenis rendah (2. Mineral lainnya yang mengandung aluminium adalah ortoklas (KAlSi3O8). Contoh senyawa besi(II). Sumber: Science Encyclopedia. Fe(s) + 2 H+(aq) → Fe2+(aq) + H2(g) Asam sulfat pekat dapat mengoksidasi logam besi menjadi Fe2+.59 2. siderit (FeCO3).7 g/cm3).14 0. 2001 Gambar 3. dan merupakan konduktor listrik yang baik. seperti persamaan reaksi berikut. Aluminium bereaksi dengan asam klorida dan basa kuat. Kimia Unsur 51 . dan korundum (Al2O3). Besi Besi merupakan logam yang paling banyak digunakan. 2000. Dengan adanya oksigen. 2 Al(s) + 6 HCl(aq) → 2 AlCl3(aq) + 3 H2(g) 2 Al(s) + 2 NaOH(aq) + 2 H2O(l) → 2 NaAlO2(aq) + 3 H2(g) a b c 3. kriolit (Na3AlF6).Tabel 3. dapat diregangkan.2 Mineral-mineral aluminium: (a) bauksit. 2. beril (Be3Al2Si6O8). bauksit banyak ditemukan di pulau Bintan dan Tayan (Kalimantan Barat). seperti FeO (hitam).

Perak Perak adalah logam yang berwarna putih dan sangat mengilap terutama setelah digosok. beberapa unsur logam mudah ditemui dalam bentuk produk-produk rumah tangga.3 Bijih tembaga Tembaga bereaksi dengan asam sulfat panas membentuk senyawa tembaga(II) sulfat yang berwarna biru. Logam emas disebut juga logam mulia karena emas tidak bereaksi dengan oksigen dan tidak terkorosi di udara. Emas juga tidak bereaksi dengan asam atau basa. Cara penambangan yang digunakan adalah dengan pertambangan terbuka dan tertutup. Bijih perak yang berupa sulfida sering bercampur dengan sulfida dari tembaga. Daerah penambangan nikel ada di Koala (Maluku Utara). seperti tembaga dan timbal. Lebak (Jawa Barat). Dari 1 g emas dapat dibuat kawat sepanjang 2. Tembaga dengan bilangan oksidasi +1 kurang stabil dan mengalami reaksi disproporsionasi dalam larutannya. dan perhiasan. dan Maluku Utara.Sumber: Chemisry for You. Anda mungkin telah mengetahui beberapa jenis logam dan mineral yang mengandungnya. Bijih nikel yang utama adalah nikel sulfida. Dalam kehidupan sehari-hari. yaitu timah putih dan timah abu-abu. Nikel Nikel adalah logam yang berwarna putih mengilap. Cu(s) + 2 H2SO4(aq) → CuSO4(aq) + SO2(g) + 2 H2O(l) Tembaga memiliki bilangan oksidasi +1 dan +2. bahan industri. 5.5 Mineral kasiterit yang mengandung perak.4 Emas ditemukan di alam dalam bentuk logamnya. Kalimantan Tengah. Ada dua jenis timah. dan antimon. Sumber: Chemisry. 7. relatif lunak. nikel.5 km. Emas Logam emas berwarna kuning dan relatif lunak. Lampung Selatan. Gambar 3. dan memiliki titik leleh yang rendah. arsen. emas juga diperoleh dari hasil samping pemurnian tembaga dan nikel. Perak ditemukan dalam bentuk senyawa yang berupa klorida dan sulfida. 2004 Gambar 3. Emas merupakan logam yang paling mudah ditempa dan paling mudah memuai. Emas dapat ditempa sedemikian tipisnya. Belitung. contohnya CuO (hitam). sangat keras. dan tidak mudah berkarat. Matter and Its Changes. 120. 52 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Gunung Bijih (Papua). Daerah pertambangan perak di Indonesia terdapat di Cikotok (Banten). dan CuS (hitam). tahan karat. kecuali Cu2O (merah). Perhatikanlah gambar berikut. 2 Cu+(aq) → Cu(s) + Cu2+(aq) Semua senyawa tembaga(I) bersifat diamagnetik dan tidak berwarna. 2001 Gambar 3. Sebagai ilustrasi. Senyawa tembaga(II) bersifat paramagnetik dan berwarna. dan Bengkulu. Bijih timah yang terpenting adalah kasiterit (SnO2). CuSO4.5 H2O (biru). Selain dari hasil pertambangan. dan Kalimantan Tengah. dan pulau Kampar (Riau).2000 6.000 lembar yang ditumpuk memiliki tebal tidak lebih dari 1 cm. 4. Sumber: Science Encyclopedia. Produksi perak umumnya diperoleh sebagai hasil sampingan pada pengolahan logam lain. Daerah pertambangan emas di Indonesia ada di Aceh Barat. Soroako (Sulawesi Selatan). Tempat penambangan bijih timah di Indonesia berada di Bangka. Timah Timah adalah logam yang berwarna putih perak.

nikel. perak. seperti gas hidrogen. Tahukah Anda. karbon. Udara mengandung 78% gas nitrogen. Anda telah mempelajari sifat fisis dan sifat kimia unsur. 2001 Emas. di antaranya nitrogen.1 3. terdapat juga unsur nonlogam. Materi 3. 2. karbon dioksida. 21% gas oksigen. gas argon. gas helium.6 Contoh pemanfaatan logam dalam kehidupan sehari-hari: (a) peralatan rumah tangga. seperti oksigen dan nitrogen kebanyakan terdapat di alam dalam bentuk gas. dan besi merupakan unsur logam.2 Sifat Kimia dan Sifat Fisis Unsur Kimia Tujuan Menyelidiki perbedaaan sifat kimia dan sifat fisis unsur kimia Alat dan Bahan Tabel periodik Langkah Kerja 1. 4. Chemistry for You. dan sisanya adalah gas-gas lain. 2000. Perbedaan Sifat Kimia dan Sifat Fisis Setiap unsur kimia memiliki berbagai sifat yang membedakannya dengan unsur yang lain. mari lakukan kegiatan berikut. Amati tabel periodik unsur.a b c Sumber: Science Discovery. 2. 1. dan sulfur. oksigen. Di Kelas X. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. lalu identifikasi informasi yang terdapat dalam tabel periodik. Selain unsur logam. dalam bentuk apakah unsur-unsur nonlogam terdapat di alam? Unsur-unsur nonlogam. Sifat-sifat apa saja yang merupakan sifat fisis? 2. 3. (b) bahan baku industri. Tuliskan sifat-sifat yang dimiliki unsur. (c) perhiasan. Soal Penguasaan 1. Untuk menyegarkan ingatan Anda tentang sifat-sifat unsur. sebagian lagi dalam bentuk senyawa. Apakah nama mineral yang mengandung unsur besi? B Sifat-Sifat Unsur 1. Sifat-sifat apa saja yang merupakan sifat kimia? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. dan gas nitrogen dioksida. Apakah nama mineral yang mengandung unsur aluminium? Di manakah Anda dapat menemukan gas nitrogen? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Kimia Unsur 53 . Tuliskanlah contoh unsur logam dan nonlogam. Gambar 3. Contoh unsur nonlogam. masing-masing tiga unsur. Selidikilah 3. Kelompokkan sifat-sifat unsur berdasarkan sifat fisis dan kimianya.

3 Sifat Fisis Unsur-Unsur Kimia Tujuan Menyelidiki pengaruh sifat fisis unsur-unsur kimia Alat dan Bahan Tabel periodik Langkah Kerja Gunakanlah informasi dalam Tabel Periodik untuk melengkapi tabel berikut. Sifat kimia unsur dapat diprediksi dari data pada tabel periodik. kerapuhan. cair. Menjelaskan suatu unsur berdasarkan sifatnya mirip dengan cara Anda ketika menjelaskan seseorang. massa atom. yaitu sifat fisis dan sifat kimia. Adapun sifat kimia suatu zat meliputi bagaimana suatu unsur dapat bereaksi dengan unsur lainnya. kecepatan reaksi jika bereaksi dengan unsur lain.Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. titik didih. jumlah panas yang dihasilkan dari suatu reaksi dengan unsur lain. dan suhu ketika terjadi reaksi. kalor penguapan. Ada dua jenis sifat unsur. dengan unsur apa dapat bereaksi. adakah hubungan antara wujud suatu unsur dengan titik didih dan titik leleh yang dimiliki unsur tersebut? Mari. Beberapa sifat unsur. Menurut Anda. dan gas. Anda juga dapat mengetahui sifat fisis lainnya. dan senyawa yang dihasilkan dari reaksi tersebut. dan titik didih. misalnya warna. titik leleh. mengidentifikasi. dan mengelompokkan. massa atom. Dari data nomor atom. dimuat dalam tabel periodik unsur. kekerasan. titik leleh. kelenturan. memisahkan. struktur elektron. Anda dapat mengetahui wujud suatu unsur pada suhu kamar. nomor atom. Sifat Fisis Beberapa Unsur Dengan melihat tabel periodik. seperti titik didih dan titik leleh. 2. Golongan IIA Unsur Be Mg Ca Sr Ba Ra F Cl Br I At Titik Didih (°C) Titik Leleh (°C) Wujud VIIA 54 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . struktur elektron. Sifat suatu unsur bermanfaat untuk menjelaskan. konduktivitas listrik. dan massa jenis. sifat magnet. dan tingkat oksidasi suatu unsur dapat diketahui bagaimana suatu unsur bereaksi. Kata Kunci • • Sifat fisis Sifat kimia Selidikilah 3. baik fisis maupun kimia. menyelidiki hal tersebut dengan melakukan kegiatan berikut. Sifat fisis menjelaskan bentuk fisik unsur tersebut. massa jenis. antara lain nomor atom. dan tingkat oksidasi. Unsur-unsur kimia pada suhu kamar dapat berwujud padat. Sifat-sifat fisis unsur yang diinformasikan dalam tabel periodik adalah wujud pada suhu kamar.

Itulah sebabnya.7 Unsur-unsur golongan IIA Gambar 3. Hal inilah yang menyebabkan unsur bromin berwujud cair. Stronsium (Sr) Barium (Ba) Kalsium (Ca) Radium (Ra) Berilum (Be) Magnesium (Mg) Gambar 3. Bagaimana titik didih dan titik leleh unsur-unsur yang berwujud cair dibandingkan dengan suhu kamar? 5. Itulah sebabnya semua unsur golongan IIA berwujud padat karena titik didih dan titik leleh unsur-unsur golongan IIA di atas 25 °C. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut.VIIIA He Ne Ar Kr Xe Rn Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. tetapi titik lelehnya di bawah 25 °C. Unsur-unsur apa sajakah yang berwujud gas? 6. Jika titik didih dan titik leleh suatu unsur lebih rendah daripada suhu kamar (25 °C) maka unsur tersebut berwujud gas. Bagaimana dengan bromin? Unsur ini memiliki titik didih di atas 25 °C. a b Sumber: Chemistry for You. (b) Gas kripton digunakan dalam laser untuk operasi retina mata. dan gas. Unsur-unsur apa sajakah yang berwujud cair? 4. semua unsur golongan VIIIA berwujud gas karena titik didih dan titik leleh unsurunsur golongan VIIIA di bawah 25 °C. Wujud suatu unsur berkaitan dengan titik didih dan titik leleh yang dimiliki unsur tersebut. Kimia Unsur 55 . Bagaimana titik didih dan titik leleh unsur-unsur yang berwujud gas dibandingkan dengan suhu kamar? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. sedangkan unsur berwujud gas memiliki titik didih dan titik leleh di bawah 25 °C. Bagaimana titik didih dan titik leleh unsur-unsur yang berwujud padat dibandingkan dengan suhu kamar? 3. 1. Jika titik didih dan titik leleh suatu unsur lebih tinggi daripada suhu kamar (25 °C) maka unsur tersebut berwujud padat. Unsur-unsur apa saja yang berwujud padat? 2. cair. 2001 Dapatkah Anda sebutkan kegunaan unsur gas mulia yang lainnya? Unsur-unsur golongan VIIA ada yang berwujud padat. Unsur-unsur golongan VIIA yang berwujud padat memiliki titik didih dan titik leleh di atas 25 °C.8 (a) Gas argon digunakan sebagai pengisi lampu bohlam.

Setelah ditambahkan CCl4 dan dikocok.2000 Gambar 3. Selidikilah 3.4 Daya Pengoksidasi dan Daya Pereduksi Unsur-Unsur Golongan Halogen Tujuan Menyelidiki daya pengoksidasi dan daya pereduksi unsur-unsur golongan halogen Alat dan Bahan 1.9 Fluorin berwujud gas. Tuangkan 5 mL larutan KI ke dalam tabung reaksi. Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Fullick). 2. Mengapa Cl2 dapat mengoksidasi I–? Hal ini berkaitan dengan harga potensial reduksi unsur-unsur golongan halogen. 1. Bagaimanakah daya pengoksidasi dan daya pereduksi unsurunsur golongan halogen? Bagaimanakah warna nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah? Ingin mengetahui jawabannya? Temukanlah jawabannya dengan melakukan kegiatan berikut. Mengapa? Hal ini dapat dijelaskan oleh persamaan reaksi berikut. 5. unsur-unsur juga memiliki sifat kimia. Lapisan bawah memiliki warna ungu. lalu kocok. Warna cokelat ini merupakan warna larutan KI3. 4. Perhatikanlah tabel berikut. Tambahkan Cl 2 ke dalam tabung reaksi. Amati warna larutan setelah penambahan Cl2. 6. Larutan CCl4 Tabung reaksi Anda Harus Ingat Daya pengoksidasi halogen: F2 > Cl2 > Br2 > I2 Daya pereduksi halogen: I2 > Br2 > Cl2 > F2 1. 5 mL larutan KI 2. Cl2 Langkah Kerja 3. Larutan KI yang berwarna bening mengandung ion I–. yaitu lapisan atas (I2 dalam KI3) dan lapisan bawah (I2 dalam CCl4). Cl2(g) + 2 I–(aq) → Cl–(aq) + I2(s) Dari persamaan reaksi tersebut dapat diketahui bahwa Cl2 mengoksidasi I– menjadi I2 yang ditandai dengan perubahan warna dari bening ke ungu. 3.3. bromin berwujud cair. Amati warna larutan pada lapisan bawah. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. 2. Lapisan terbagi dua dan tidak bercampur karena larutan KI3 dan CCl4 memiliki kepolaran dan massa jenis yang berbeda. Larutan yang kepolarannya berbeda tidak akan bercampur. sedangkan iodin berwujud padat. 4. Tambahkan CCl4 ke dalam tabung reaksi. daya pereduksi. Bagaimana warna larutan setelah penambahan Cl2? Mengapa warna larutan setelah penambahan Cl2 berubah? Bagaimana warna larutan setelah penambahan CCl4 dan pengocokan? Mengapa warna larutan setelah penambahan CCl4 dan pengocokan berubah? Manakah potensial reduksi yang paling besar antara Cl2 dan I2? Apakah hubungan antara potensial reduksi dengan daya pengoksidasi dan daya pereduksi? You Must Remember Oxidizing agent of halogen: F2 > Cl2 > Br2 > I2 Reducting agent of halogen: I2 > Br2 > Cl2 > F2 Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. 3. Penambahan larutan Cl2 menyebabkan warna larutan berubah menjadi cokelat. 56 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . di antaranya daya pengoksidasi. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Amati warna larutan KI. akan dihasilkan dua lapisan. dan warna nyala. Sifat Kimia Beberapa Unsur Selain memiliki sifat fisis. Massa jenis CCl4 lebih besar sehingga berada di lapisan bawah. Sifatsifat kimia tersebut.

bakar menggunakan pembakar bunsen berkali-kali hingga bersih. Jadi. Mg B. Warna nyala setiap unsur dapat diuji dengan cara mencelupkan ujung kawat nikrom ke dalam larutan HCl pekat. Unsur yang potensial reduksinya lebih besar dapat mengoksidasi unsur yang potensial reduksinya lebih kecil.. sifat daya pereduksinya semakin besar. Bagaimana warna nyala setiap unsur? 2. dan F. sedangkan unsur Cl dapat mengoksidasi unsur-unsur halogen lainnya. meliputi sifat kimia senyawa. Untuk memastikan bahwa kawat nikrom telah bersih. A . Be C . A. 2.5 Warna Nyala Unsur-Unsur Golongan Alkali dan Alkali Tanah Tujuan Menyelidiki warna nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah Alat dan Bahan 1. dan penanganannya. Gunakan kaca kobalt untuk mengamati warna nyala kalium. reaksi yang tidak dapat berlangsung adalah (C) larutan KCl dengan gas Br2. lalu celupkan ke dalam setiap garam klorida dan bakar menggunakan pembakar bunsen. sifat pengoksidasi semakin berkurang. Berarti. Jadi.87 +1. Jadi. kecuali F. BaCl2 3. Ra D.. Cl.Tabel 3. NaCl Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. dapat disimpulkan bahwa dalam satu golongan. larutan KCl dan gas Br2 D. 1.36 +1. larutan KI dan gas Br2 B. cara penggunaan. Setelah itu. 2001 Berdasarkan data pada tabel. UMPTN 1992 Unsur yang Diamati Na K Ca Sr Ba Warna Nyala Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Anda dapat meramalkan unsur-unsur mana saja dalam golongan halogen yang dapat mengoksidasi unsur lainnya. Dari penjelasan ini..54 9 17 35 53 Sumber: Chemistry (McMurry). Sama seperti logam Be dapat membentuk asam H2BeO2 dan membentuk basa Be(OH)2. Kimia Unsur 57 . yaitu dapat membentuk asam (HAIO2) dan membentuk basa Al(OH)3. Ca E. Sr Pembahasan Aluminium adalah logam yang bersifat amfoter. Unsur F dapat mengoksidasi unsur-unsur halogen lainnya. Sifat kimia unsur yang lainnya adalah warna nyala. UMPTN 2000 Selidikilah 3.. Garam NaCl KCl CaCl2 SrCl2 BaCl2 Kupas Tuntas Di antara unsur-unsur alkali tanah yang sifatnya mirip dengan aluminium adalah . Reaksi berikut dapat berlangsung kecuali reaksi antara . Lakukanlah kegiatan berikut untuk mengetahui warna nyala beberapa unsur golongan alkali dan alkali tanah. 3. semakin besar nomor atom (dari atas ke bawah). Spatula 5.. celupkan ujung kawat nikrom ke dalam larutan HCl pekat. Langkah Kerja 1. unsur I memiliki daya pereduksi yang paling besar diikuti Br. Tuliskan hasil pengamatan Anda pada tabel berikut.. semakin ke bawah. Cl2 dapat mengoksidasi I– karena potensial reduksi Cl lebih besar daripada I. larutan KI dan gas Cl2 C . Pembakar bunsen 6. Kemudian. Kawat nikrom 4. larutan KBr dan gas Cl2 E. CaCl2 10.2 Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur Golongan Halogen Reaksi Potensial Reduksi (E°) Nomor Atom Kupas Tuntas F2(g) + 2 e– Cl2(g) + 2 e– Br2(g) + 2 e– I2(g) + 2 e– → → → → 2 F–(aq) 2 Cl–(aq) 2 Br–(aq) 2 I–(aq) +2.06 +0. Mengapa nyala setiap unsur berbeda-beda? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Lawan dari pengoksidasi adalah pereduksi. KCl 9. SrCl2 2. Semakin kecil nilai potensial reduksinya. Kaca kobalt 7. sedangkan unsur I tidak dapat mengoksidasi unsur lainnya. HCl pekat 8. larutan KCl dan gas F2 Pembahasan Gas Br2 tidak mampu mengoksidasi larutan KCl. unsur alkali tanah yang sifatnya mirip dengan aluminium adalah (B) Be. harga potensial reduksi semakin kecil. unsur Br hanya dapat mengoksidasi I. Siapkan kawat nikrom yang bersih.

Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah dapat dibedakan dari warna nyala yang dihasilkannya. Bagaimanakah warna nyala unsur-unsur tersebut? Perhatikanlah gambar berikut.
Unsur Na memiliki warna nyala kuning Unsur Ca memiliki warna nyala merah jingga

Gambar 3.10
Warna nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah

Unsur Ba memiliki warna nyala hijau

Unsur K memiliki warna nyala ungu

Unsur Sr memiliki warna nyala merah bata
Sumber: Jendela IPTEK: Kimia, 1993

Unsur-unsur tersebut memiliki warna nyala yang berbeda-beda karena sifat dari atomnya. Jika diberikan energi, kedudukan elektron dalam atom akan mengalami perubahan, yaitu berpindah ke kulit yang lebih tinggi (eksitasi). Setelah itu, elektron akan kembali ke keadaan dasar (stabil) sambil melepaskan energi radiasi elektromagnetik. Pada saat unsur-unsur alkali dan alkali tanah dipanaskan (diberi energi), elektron dalam atom alkali dan alkali tanah akan mengalami eksitasi, dan pada saat kembali ke keadaan stabil, setiap elektron akan melepaskan energi radiasi elektromagnetik berupa pancaran nyala cahaya. Nyala setiap atom berbeda-beda dan sangat khas.
Kehilangan energi

Gambar 3.11
Diagram tingkat energi pada atom yang mengalami eksitasi Energi

Keadaan tereksitasi

Emisi berupa pancaran nyala cahaya

Anda Harus Ingat
Logam alkali dan alkali tanah dapat dibedakan dari warna nyala yang dihasilkannya ketika dibakar. Natrium berwarna kuning, kalium berwarna ungu, kalsium berwarna merah jingga, stronsium berwarna merah bata, dan barium berwarna hijau.

Emisi berupa pancaran nyala cahaya Keadaan dasar (stabil) Absorpsi energi

4. Keperiodikan Sifat Unsur Seperiode
Unsur-unsur kimia dalam tabel dapat juga dikelompokkan berdasarkan periode. Bagaimanakah sifat unsur-unsur yang terletak dalam satu periode? Lakukanlah kegiatan berikut untuk mengetahui keteraturan sifat-sifat unsur periode ketiga.

You Must Remember
Alkali metal and earth alkali metal can be distinguished by its colour when it is burned. Sodium is yellow, potassium is purple, calcium is red-orange, stroncium is red-brown, and barium is green.

Selidikilah 3.6
Sifat Asam dan Basa Larutan Senyawa Unsur-Unsur Periode Ketiga Tujuan Menyelidiki sifat asam dan basa larutan senyawa unsur-unsur periode ketiga Alat dan Bahan 1. 2. Penjepit logam Cawan porselen 3. Pembakar bunsen 4. Pipet tetes

58

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

5. Labu erlenmeyer 11. Lakmus merah 6. Gabus labu berlubang 12. Lakmus biru 7. Sendok bakar 13. Larutan Al2(SO4)3 0,1 M 8. Rak dan tabung reaksi 14. Larutan amoniak 1 M 9. Logam magnesium 15. Larutan H2SO4 1 M 10. Serbuk belerang 16. Larutan NaOH 1 M Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan, meliputi sifat kimia senyawa, cara penggunaan, dan penanganannya. Langkah Kerja 1. Ampelas sekitar 4 cm logam magnesium. Jepit salah satu ujungnya dengan penjepit logam. Bakar ujung lainnya dengan pembakar bunsen. Amati warna abu hasil pembakaran. 2. Kumpulkan abu hasil pembakaran ke dalam cawan porselen, lalu teteskan 5 tetes air ke dalam cawan. 3. Celupkan lakmus merah dan lakmus biru ke dalam larutan. Amati perubahan warna lakmus. 4. Masukkan sedikit belerang ke dalam sendok bakar yang telah dipasang gabus penyumbat tabung. Bakarlah dengan menggunakan pembakar bunsen di lemari asam. 5. Celupkan sendok bakar ke dalam labu erlenmeyer yang berisi air dan kertas lakmus merah dan biru. Amati perubahan warna lakmus. 6. Tuangkan 2 mL larutan Al2(SO4)3 0,1 M ke dalam tabung reaksi. Teteskan larutan amoniak hingga terbentuk endapan. 7. Bagi endapan menjadi dua bagian. Masukkan setiap bagian ke dalam tabung reaksi. Teteskan larutan NaOH ke dalam tabung reaksi 1 dan larutan H2SO4 ke dalam tabung reaksi 2. Amati reaksi yang terjadi. 8. Tuliskan hasil pengamatan Anda pada tabel berikut.
Zat Perubahan warna Lakmus merah Lakmus biru Sifat

Kupas

Tuntas

Unsur periode ketiga yang terdapat bebas di alam .... A . Si dan Cl B. Cl dan Ar C . P dan S D. S dan Cl E. Ar dan S Pembahasan Argon terdapat di udara sebagai gas mulia (bebas) dan sulfur dijumpai di kawah gunung sebagai unsur bebas. Jadi, unsur periode ketiga yang terdapat bebas di alam adalah (E) Ar dan S.
UMPTN 1999

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. 2. 3. 4. Senyawa apakah yang terbentuk dari hasil reaksi belerang dan air? Senyawa apakah yang terbentuk dari hasil reaksi magnesium dan air? Senyawa apakah yang terbentuk dari hasil reaksi Al2(SO4)3 dan amoniak? Bagaimanakah sifat senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi Al2(SO4)3 dan amoniak? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.

Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Unsur-unsur dalam periode ketiga terdiri atas unsur logam dan nonlogam. Jika direaksikan dengan air, unsur-unsur tersebut dapat membentuk senyawa asam atau basa. Unsur-unsur logam cenderung membentuk senyawa basa, sedangkan senyawa nonlogam cenderung membentuk senyawa asam. Sifat asam atau basa senyawa-senyawa tersebut dapat diamati dengan menggunakan kertas lakmus. Pembakaran logam Mg akan menghasilkan senyawa oksida MgO. Jika direaksikan dengan air, MgO ini dapat membentuk senyawa basa Mg(OH)2. Mg(s) + O2(g) → MgO(s) MgO(s) + H2O(l) → Mg(OH)2(aq) Hasil pengujian dengan kertas lakmus menunjukkan bahwa Mg(OH)2 bersifat basa karena kertas lakmus merah berubah menjadi biru, sedangkan kertas lakmus biru tidak berubah warna.

Sumber: Chemistry (Chang), 2002

Gambar 3.12
Magnesium terbakar di udara membentuk magnesium oksida dan magnesium nitrida memancarkan warna nyala yang terang.

Kimia Unsur

59

Pembakaran unsur belerang akan menghasilkan senyawa oksida gas SO2. Jika direaksikan dengan air, SO2 ini dapat membentuk senyawa asam H2SO3. Bagaimanakah sifat senyawa ini? Kertas lakmus merah yang berada dalam labu erlenmeyer tidak berubah, sedangkan kertas lakmus biru justru berubah menjadi merah. Hal ini menunjukkan bahwa H2SO3 bersifat asam. S(s) + O2(g) → SO2(g) SO2(g) + H2O(l) → H2SO3(aq) Reaksi antara Al2(SO4)3 dan amoniak (NH4OH) akan menghasilkan endapan Al(OH)3 dan larutan (NH4)2SO4 dengan reaksi sebagai berikut.
Sumber: Chemistry (Chang), 2002

Gambar 3.13
Sulfur terbakar di udara membentuk sulfur dioksida menghasilkan warna biru.

Al2(SO4)3(s) + NH4OH(aq) → Al(OH)3(s) + (NH4)2SO4(l) Tahukah Anda, bagaimana sifat dari endapan Al(OH)3? Sifat ini dapat diamati dengan mereaksikan endapan Al(OH)3 dengan senyawa asam atau basa. Al(OH)3(aq) + H2SO4(aq) → Al2(SO4)3(aq) + H2O(l) Al(OH)3(aq) + NH4OH(aq) → Al(OH)4–(aq) + NH4+(aq) Al(OH)4–(aq) → AlO2–(aq) + 2 H2O(l) Al(OH)3 dapat bereaksi dengan asam dan basa sehingga Al(OH)3 disebut senyawa amfoter. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa: Dari kiri ke kanan dalam sistem periodik unsur (semakin besar nomor atom), sifat logam semakin lemah, sifat nonlogam semakin kuat, sifat asam semakin kuat, dan sifat basa semakin lemah.

5. Kesadahan

Kata Kunci
Air sadah

Air sadah (hard water) adalah air yang mengandung ion kalsium dan ion magnesium. Ada dua jenis kesadahan, yaitu kesadahan sementara dan kesadahan tetap. Kesadahan sementara adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam bikarbonat dari magnesium dan kalsium, sedangkan kesadahan tetap adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam sulfat, klorida, dan nitrat dari magnesium dan kalsium. Air sadah merugikan karena menyebabkan sabun tidak berbusa, bersifat mempercepat korosi, dan membentuk kerak pada peralatan logam. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan? Untuk mengetahuinya, lakukanlah kegiatan berikut.

Selidikilah 3.7
Menghilangkan Kesadahan Tujuan Menyelidiki kesadahan air dan proses penghilangannya Alat dan Bahan 1. Gelas kimia 1 L 4. Gelas ukur 2. Pembakar spiritus 5. Neraca 3. Batang pengaduk 6. Air bebas mineral 7. Kalsium bikarbonat 8. Kalsium klorida 9. Larutan natrium karbonat 1 M

Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan, meliputi sifat kimia senyawa, cara penggunaan, dan penanganannya. Langkah Kerja 1. Masukkan 5 gram serbuk kalsium bikarbonat ke dalam gelas kimia berisi 1 L air bebas mineral. Kemudian, aduk hingga semua larut. 2. Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan air yang diperoleh pada langkah 1. Amati busa yang dihasilkan. 3. Panaskan air tersebut sebanyak 500 mL hingga mendidih selama 1 jam.

60

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

4. Dinginkan, kemudian pisahkan endapannya. 5. Selanjutnya, cuci tangan Anda menggunakan sabun dan larutan yang telah dipisahkan dari endapannya. Amati busa yang dihasilkan. 6. Masukkan 5 gram serbuk kalsium klorida ke dalam gelas kimia berisi air bebas mineral 1 L. Kemudian, aduk hingga semua larut. Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan air yang diperoleh. Amati busa yang dihasilkan. 7. Tuangkan 50 mL natrium karbonat 1 M ke dalam 500 mL air sadah tetap. Aduk, lalu biarkan hingga endapan terpisah. Pisahkan endapan dan larutan. Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan larutan yang telah dipisahkan dari endapannya. Amati busa yang dihasilkan. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Apakah perbedaan antara kesadahan sementara dan kesadahan tetap? 2. Apakah tanda bahwa air mengandung air sadah? 3. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan sementara? 4. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan tetap? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh.

Anda Harus Ingat
Kesadahan sementara adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam bikarbonat dari magnesium dan kalsium, sedangkan kesadahan tetap adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam sulfat, klorida, dan nitrat dari magnesium dan kalsium.

Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Anda pasti telah mengetahui perbedaan antara kesadahan sementara dan kesadahan tetap. Perbedaannya terletak pada kandungan anionnya. Kesadahan sementara mengandung ion bikarbonat, sedangkan kesadahan tetap mengandung ion sulfat, klorida, dan nitrat. Kesadahan air dapat diamati dari busa sabun yang dihasilkan. Air yang bersadah busanya sedikit atau bahkan tidak menghasilkan busa. Kesadahan sementara dapat dihilangkan dengan cara pemanasan. Pemanasan air sadah sementara mengakibatkan garam bikarbonat akan terdekomposisi menjadi garam karbonat, gas karbon dioksida, dan air. Ca(HCO3)2(aq) → CaCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Mg(HCO3)2(aq) → MgCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Bagaimana dengan kesadahan tetap? Air yang mengandung kesadahan tetap dapat dihilangkan dengan beberapa cara, di antaranya pengendapan, kondensasi, dan penukar ion. Penghilangan kesadahan tetap dengan cara pengendapan merupakan cara yang banyak digunakan karena murah, mudah, dan praktis. Cara ini menghilangkan garam kalsium klorida atau magnesium klorida dengan cara membentuk endapan garam karbonat. CaCl2(aq) + Na2CO3(aq) → CaCO3(s) + 2 NaCl(aq) MgCl2(aq) + Na2CO3(aq) → MgCO3(s) + 2 NaCl(aq) Cara lain menghilangkan kesadahan tetap adalah cara kondensasi dan resin penukar ion. Pada cara kondensasi, air sadah dididihkan, lalu uapnya diembunkan. Uap yang dihasilkan telah bebas air sadah. Adapun dengan cara resin penukar ion, ion-ion yang terkandung dalam air sadah dihilangkan dengan cara pengikatan ion-ion penyebab kesadahan oleh resin penukar ion. Ada dua jenis resin penukar ion, yaitu resin penukar ion positif (kation) dan resin penukar ion negatif (anion). Pada bidang industri, air sadah sangat merugikan. Ketika air yang mengandung ion Ca2+ dan HCO3– dipanaskan akan terbentuk endapan CaCO3. Ca2+(aq) + 2 HCO3–(aq) → CaCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Pembentukan CaCO3 akan menyebabkan terbentuknya lapisan pada dinding bagian dalam pipa boiler yang dikenal dengan nama boiler scale. Lapisan yang terbentuk pada dinding bagian dalam pipa boiler tersebut menyebabkan transfer panas terhambat sehingga dapat mengurangi efisiensi dan daya tahan boiler. Menurut Anda, adakah keuntungan dari air sadah ini? Bagaimana sikap Anda jika air di rumah Anda merupakan air sadah?

You Must Remember
Temporary hardness is caused by bicarbonate salt from magnesium and pottasium, while permanent hardness is caused by sulfate salt, cloride salt, and nitrate salt from magnesium and potassium.

Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes, 2004

Gambar 3.14
Pembentukan lapisan CaCO3 pada dinding bagian dalam pipa boiler.

Kimia Unsur

61

(NH4)2SO4. Campuran gas oksigen dan nitrogen cair digunakan sebagai bahan bakar roket untuk mendorong pesawat ruang angkasa. Materi 3. 2. Jelaskanlah sifat fisis unsur-unsur golongan alkali tanah. Pupuk urea. 5.2 4. 2002 Adapun pembuatan gas oksigen pada skala industri dilakukan dengan cara distilasi bertingkat. karbon. nitrogen. misalnya: 1. Oksigen Di alam. 6. mengandung 46 % nitrogen 2. Pupuk ZA (zwafel amonium). Jelaskanlah sifat asam-basa unsur-unsur periode ketiga. Gas oksigen digunakan oleh penyelam. Gas oksigen diperlukan dalam pembakaran dan proses metabolisme tubuh. dan fosfor. dan penderita penyakit tertentu untuk pernapasan. Pembuatan gas oksigen di laboratorium dilakukan dengan cara memanaskan KClO3 dengan menggunakan katalis MnO2. 3. Pada bidang industri. Tahukah Anda kegunaan dari unsur-unsur tersebut? Bagaimanakah cara mendapatkannya? Kata Kunci • • Kegunaan unsur kimia Pembuatan senyawa a. oksigen digunakan sebagai zat pengoksidasi dan bahan baku pembuatan berbagai senyawa. Nitrogen Unsur nitrogen biasa digunakan sebagai pupuk. 2 KClO3(s) → 2 KCl(s) + 3 O2(g) KClO3 dan MnO2 Botol terisi oleh gas oksigen Gambar 3. Nonlogam Unsur-unsur yang termasuk nonlogam. b.15 Pembuatan gas oksigen di laboratorium Botol berisi air disiapkan untuk ditempatkan pada rangkaian alat Botol berisi gas oksigen Sumber: Chemistry (Chang). Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan sementara? Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan tetap? Apakah dampak negatif air sadah pada bidang industri? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. mengandung 21 % nitrogen 62 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .Soal Penguasaan 1. Bagaimanakah cara membedakan unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah? C Kegunaan dan Pembuatan Unsur-Unsur Kimia dan Senyawanya 1. di antaranya oksigen. CO(NH2)2. unsur oksigen terdapat dalam bentuk gas oksigen. antariksawan.

N2(g) + 3 H2(g) R 2 NH3(g) Δ H = –92. Udara yang belum mencair disirkulasikan lagi dengan cara dialirkan kembali ke dalam kompresor. Nitrogen dan hidrogen yang tidak bereaksi dikembalikan. Pupuk amonia atau NH3 4. udara disaring untuk membersihkan dari debu. kemudian dilakukan pendinginan. 2000 Gambar 3. Amonia diperoleh melalui proses Haber-Bosch. Karbon Pernahkah Anda melihat pensil. air dan karbon dioksida sudah mencair dan dapat dipisahkan dengan cara mengalirkan melalui beberapa menara pendingin. gas nitrogen diperoleh dengan cara distilasi bertingkat udara cair. dan arang untuk membakar sate? Ketiga benda tersebut tersusun atas unsur yang sama. Amonia digunakan sebagai bahan pengawet dalam makanan kemasan untuk memperpanjang masa penggunaan dan sebagai bahan pendingin. Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Pullick). Meskipun arang.16 Proses pembuatan amonia melalui proses Haber-Bosch Pembuatan amonia di laboratorium dilakukan dengan cara mereaksikan amonium klorida dengan natrium hidroksida. grafit. Campuran gas nitrogenoksigen diberi tekanan sampai 250 atm dan dipanaskan sampai 450 °C. Selain digunakan sebagai pupuk. Setelah itu. yaitu unsur karbon. Reaktor yang terdiri atas katalis besi.3. Intan memiliki kegunaan seperti itu karena sifat-sifatnya. intan. kemudian dipisahkan. NH4NO2(s) → 2 H2O(g) + N2(g) Pada skala industri. NH4Cl(aq) + NaOH(aq) → NaCl(aq) + H2O(l) + NH3(g) c. udara bersih dimampatkan sehingga suhu meningkat. dan intan. alat pemotong kaca. dan sebagai ampelas benda yang sangat keras. dan intan tersusun atas unsur yang sama. tetapi memiliki sifat yang berbeda. Amonia dicairkan.4 kJ/mol Aliran gas yang mengandung hidrogen dan nitrogen Ruang pendingin Campuran gas yang dihasilkan dari reaktor didinginkan. Intan dapat digunakan sebagai perhiasan. Mula-mula. pensil. Mula-mula. Tahukah Anda perbedaan di antara ketiganya? Kimia Unsur 63 . seperti baja tahan karat. Kesetimbangan campuran amonia (sekitar 50% terbentuk di sini). 2002 Gambar 3. udara dialirkan ke menara kecil. Menara-menara pendingin ini memiliki ukuran yang berbeda-beda. Intan merupakan zat Sumber: Chemistry (Chang). Bentuk-bentuk yang berbeda dari unsur yang sama disebut alotrop.17 Arang. nitrogen juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan amonia pada skala industri. Pupuk kalium nitrat atau KNO3 Pembuatan gas nitrogen di laboratorium dilakukan dengan cara menguraikan amonium nitrit melalui pemanasan. Pada tahap ini. Pupuk amonium nitrat atau NH4NO3 5. mata bor. kemudian dialirkan ke menara yang lebih besar sehingga udara turun dan sebagian udara akan mencair.

mineral besi dan sulfur Sumber: Science Encyclopedia. asam fosfat digunakan sebagai bahan detergen. Grafit dapat pula digunakan sebagai bahan baku pembuatan pensil. Sulfur juga terdapat di alam berupa gas. 2000 VO 2 SO2(g) + O2(g) k¶¶ ¶¶¶ l 2 SO3(g) ¶ 2 5 SO3(g) + H2SO4(l) → H2S2O7(l) H2S2O7(l) +H2O(l) → 2 H2SO4(l) Gambar 3. yaitu fosfor putih dan fosfor merah. Fosfor Ada dua jenis unsur fosfor. S(s) + O2(g) → SO2(g) Sulfur murni Δ H = –297 kJ/mol Δ H = –191 kJ/mol Pirit. seperti H2S dan SO2. Menurut Anda. buram. fungisida. senyawa fosfat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.2H2O) dan pirit (FeS2). insektisida. Sulfur digunakan antara lain dalam pembuatan pupuk.Berikut persamaan reaksi pada proses kontak. Arang memiliki sifat mengadsorpsi (menjerap) sehingga dapat digunakan untuk mengadsorpsi zat warna dan bahan polutan lain dalam pengolahan air serta mengadsorpsi zat warna yang terdapat dalam air tebu pada pengolahan gula. H. Grafit memiliki kegunaan seperti yang telah dituliskan karena sifatnya. 2002 Pensil yang biasa digunakan memiliki perbedaan. Sulfur (Belerang) Sulfur terdapat di alam berupa mineral. Arang dapat digunakan sebagai obat sakit perut. misalnya asam fosfat dan natrium trifosfat. Namun. Penggunaan sulfur paling banyak adalah pada pembuatan asam sulfat. insektisida. Unsur fosfor juga dapat digunakan untuk membuat senyawa fosfat.19 Sulfur dan mineralnya (pirit) 64 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . reaksi pembusukannya akan menghabiskan oksigen terlarut sehingga mengganggu kehidupan hewan air. Adapun fosfor merah dibuat dengan cara memanaskan fosfor putih pada suhu 240 °C. dan tahan panas. Grafit digunakan sebagai anode dalam batu baterai dan berbagai proses industri yang menggunakan elektrolisis. bahan pembersih lantai. Tahukah Anda. e.300 °C dan tekanan 125. Penggunaan lain dari grafit adalah sebagai bahan pelumas dan komponen dalam pembuatan paduan material (komposit). Asam sulfat diperoleh melalui proses kontak dengan menggunakan katalis vanadium(V) oksida.000 atm. dan beberapa jenis peledak. padat yang bening berkilauan dan merupakan zat yang sangat keras. pasir. Penggunaan senyawa fosfat akan menyuburkan pertumbuhan eceng gondok dan ganggang. bagaimana cara memperoleh arang? Sumber: Chemistry The Molecular Science. 1997 Gambar 3. mana yang memberikan warna lebih gelap pada kertas dan pensil mana yang harus lebih sering diserut? Mengapa? Diskusikanlah bersama teman Anda. d. Senyawa natrium trifosfat dan Ca(H2PO 4)2 digunakan dalam detergen dengan tujuan untuk mengikat ion-ion kalsium/magnesium dari air sadah. licin. Sebagian besar fosfor putih digunakan untuk membuat asam fosfat. dan 2B. seperti gips (CaSO4. ada juga intan buatan yang dibuat dari grafit melalui pemanasan pada suhu 3. dan makanan hewan. yaitu korek api biasa. dapat menghantarkan listrik. mudah dihancurkan menjadi serbuk. yaitu berwarna hitam. Asam fosfat banyak digunakan untuk membuat pupuk super fosfat. Selain itu. HB. dan kokas. seperti 2H. di balik kegunaannya. Fosfor merah digunakan untuk membuat korek api jenis safety matches. Fosfor putih dibuat dengan cara memanaskan batuan fosfat.18 Fosfor merah digunakan untuk korek api.Tantangan Kimia Sumber: Chemistry for You. Selain intan alami. Jika tumbuhan ini mati.

Sifatnya yang keras dan liat membuat stainles steel digunakan untuk membuat senjata dan kawat. keramik. dan topaz merupakan alfa-alumina yang mengandung senyawa unsur logam transisi yang memberi warna pada batu tersebut. untuk menghasilkan asam sulfat pekat (98% H2SO4) oleum dilarutkan dalam air. kunci. Aluminium digunakan sebagai bahan baku pembuatan bak truk. SO2 yang panas melewati penukar panas yang menghasilkan uap. Pernah mendengar stainless steel? Stainless steel merupakan paduan antara besi. aluminium juga banyak digunakan dalam bentuk senyawanya. Baja yang dihasilkan sering digunakan untuk membuat mainan anak. 2 SO2(g) + O2(g) Oleum. Kegunaan Logam Besi adalah logam yang paling banyak kegunaannya. dan panci. 2001 Gambar 3. dan timah. besi(III). seperti rubi. sedangkan topaz berwarna kuning karena mengandung besi(III). sendok. kusen pintu dan jendela. Bagaimana dengan alumina? Senyawa yang memiliki rumus kimia Al2O3 ini terdapat dalam dua bentuk.24H 2O digunakan sebagai penjernih pada pengolahan air minum. seperti besi. Gama-alumina digunakan sebagai bahan baku pembuatan aluminium. pasta gigi. Selain dalam bentuk logam. obeng. yaitu alfa-alumina dan gama-alumina. konstruksi bangunan.000 °C. jembatan. SO3(g) + H2SO4(l) → H2S2O7(l) asam s peka ulfat t Pada suhu di atas 1.20 Pembuatan asam sufat melalui proses kontak Sebagian besar unsur-unsur kimia merupakan logam. Besi banyak digunakan untuk membuat baja. dan barang kerajinan. misalnya tawas dan alumina. Apakah kegunaan dari logam? Bagaimanakah cara mendapatkannya? a. dan gelas. aluminium. komponen kendaraan bermotor. Beberapa jenis batu mulia. Gama-alumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 pada suhu di bawah 500 °C. perkakas dapur. kemudian disemprotkan asam sulfat pekat sehingga menghasilkan larutan yang dinamakan oleum. perabotan rumah tangga. di antaranya kemasan berbagai jenis produk makanan. 2000 Gambar 3. Benda lain yang memanfaatkan aluminium. kemudian disemprotkan ke dalam tungku pembakaran. SO3 melewati penyaring. Adapun alfa-alumina yang dapat ditemukan di alam sebagai korundum digunakan untuk ampelas atau gerinda. safir. dan titan(IV). Ada juga baja yang digunakan untuk membuat gunting. industri kendaraan. kabel listrik. H2S2O7(l) + H2O(l) → 2 H2SO4(l) R 2 SO (g) 3 Δ H = –191 kJ mol–1 2. dan rel kereta api. sedangkan alfa-alumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 pada suhu di atas 1.Padatan sulfur Padatan sulfur dilebur. Baja yang digunakan untuk membuat perkakas-perkakas tersebut adalah baja tahan karat. Logam Sumber: Chemistry (Ann and Patrick). kromium (14–18 %) dan nikel (7–9 %). safir berwarna biru karena mengandung senyawa besi(II). leburan sulfur bertemu dengan udara kering S(s) + O2(g) → SO2(g) Δ H = –297 kJ mol–1 Sulfur dioksida dioksidasi menjadi sulfur trioksida dengan adanya katalis vanadium(V) oksida.21 Penggunaan stainless steel pada peralatan bedah Kimia Unsur 65 . Tawas yang memiliki rumus kimia KSO 4Al 2(SO 4) 3. Sumber: Chemistry for You. Uap yang dihasilkan dapat digunakan untuk melebur padatan sulfur pada proses awal. Rubi berwarna merah karena mengandung senyawa kromium(III). badan pesawat terbang.000 °C.

Bijih logam biasanya berupa oksida. logam dipisahkan dengan cara fisis. Emas dan perak biasanya digunakan sebagai bahan medali pemenang kejuaraan.22 Tembaga digunakan sebagai kabel listrik. Proses pembakaran tanaman menjadi abu menghasilkan energi yang digunakan untuk menjalankan generator listrik pada proses ekstraksi. dan baja karena nikel memiliki sifat keras. Untuk mengikat pengotor seringkali ditambahkan fluks.epa. nikrom (paduan Ni. Tembaga banyak digunakan sebagai kawat listrik dan logam paduan. 66 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Para peneliti sedang mengembangkan kemungkinan phytomining untuk logam. b. tembaga. hidrogen. Timah digunakan untuk membuat kaleng (tin plate) berbagai macam produk dan melapisi kaleng yang terbuat dari besi sehingga mencegah besi berkarat. bijih logam juga mengandung batuan tak berharga yang disebut batureja. Senyawa ini mudah terurai jika terkena cahaya. Logam yang kereaktifannya kecil. misalnya monel (paduan Ni. Bijih dihancurkan dan digiling sehingga butiran terlepas dari batureja. yaitu pemekatan bijih. yaitu proses pengolahan bahan-bahan alam menjadi logam. Cr). nikel. seperti talium. Untuk itulah bijih logam dipekatkan untuk menghilangkan sebanyak mungkin batureja. Istilah emas dan perak tentu sudah tidak asing lagi bagi olahragawan.gov Logam-logam lainnya adalah timah. halida. dan aluminosilikat. dan pemurnian. Bahanbahan alam tersebut ditemukan di kerak bumi dan dikenal dengan istilah mineral. dapat direduksi dengan menggunakan karbon. seperti magnesium dan aluminium. Selanjutnya. perak. kobalt. Selain mengandung logam. tanaman Streptanthus polygaloides ditanam pada tanah yang banyak mengandung nikel.Sumber: Science Discovery. adapun logam yang kereaktifannya tinggi. dan mudah mengilap jika digosok. semakin sukar direduksi sehingga diperlukan reduktor yang lebih kuat. dapat direduksi dengan elektrolisis. perak digunakan juga sebagai perkakas perak. Peleburan (melting) adalah proses reduksi bijih menjadi unsur logam dengan menggunakan reduktor maupun elektrolisis. Ni. tembaga. Ada beberapa cara pemurnian. Kegunaan lain dari nikel adalah untuk membuat paduan dengan tembaga dan beberapa logam lain. Elektrolisis biasanya digunakan untuk memurnikan tembaga dan nikel. Adapun kegunaan utama emas adalah sebagai perhiasan dan mata uang. Senyawa perak. seng) dan solder (paduan timah dan timbal). misalnya perunggu (paduan timah. bauksit. Pemilihan reduktor ini bergantung pada kereaktifan setiap zat. Sumber: http://www. di antaranya elektrolisis. Beberapa logam paduan yang mengandung tembaga antara lain kupronikel (75% Cu dan Ni 25%) digunakan untuk membuat koin. peleburan. Logam dengan kereaktifan sedang. misalnya pirit. Pengolahan Logam Logam-logam diperoleh atau dibuat dengan teknik yang dinamakan metalurgi. dan perhiasan. karbonat. dan pemurnian zona. Fluks adalah suatu bahan yang dapat mengikat pengotor dan menghasilkan zat yang mudah mencair (terak). nikel. barang kerajinan. dan kuningan (Cu 70% dan Zn 30%) digunakan sebagai bahan alat musik dan berbagai aksesoris. Co). dan sulfat. tahan korosi. peleburan ulang. Kegunaan lain timah adalah untuk membuat logam campur. Cu. duralium (Al 96% dan Cu 4%) digunakan untuk komponen pesawat. 1991 Gambar 3. seperti perak bromida dan perak iodida digunakan untuk pembuatan film dan kertas foto. timbal. menghasilkan perak yang menyebabkan terbentuknya bayangan pada negatif foto. Semakin reaktif logam. lalu dilebur untuk menghasilkan logamnya (nikel). seperti tembaga dan emas dapat direduksi hanya dengan pemanasan. dan emas. sulfida. Fe). logam aktif atau dengan cara elektrolisis. Tahap terakhir adalah pemurnian (refining) logam. dan timah. dan alniko (paduan Al. tembaga. Tanaman tersebut menyerap nikel hingga 1% dari massa keringnya. Adapun mineral yang dapat dijadikan sumber untuk memproduksi logam secara komersial disebut bijih logam. Zat reduktor yang dapat digunakan adalah karbid. seperti pengapungan (flotasi) dan penarikan dengan magnet. Selain untuk medali. dan emas. Fe. Nikel digunakan untuk melapisi barang yang terbuat dari besi. seperti besi. Fakta Kimia Phytomining Phytomining (proses penambangan logam dengan menggunakan tanaman) telah dicoba di California. Tanaman dibakar menjadi abu (bio-ores). Pada industri metalurgi pengolahan bijih terbagi atas tiga tahapan. Fe. distilasi. silikat.

yaitu peleburan untuk mereduksi bijih besi sehingga menjadi besi dan peleburan ulang untuk membuat baja. Peleburan besi dilakukan dalam blast furnance. 2004 Ke dalam blast furnance dimasukkan bijih besi yang terkotori pasir. 1) Pengolahan besi Pengolahan besi terdiri atas dua tahap. Kimia Unsur 67 . karbon (kokas) sebagai zat pereduksi. Besi ini disebut besi cair atau besi gubal (pig iron). Berikut ini akan diuraikan beberapa pengolahan logam. seperti besi. dan batu kapur (CaCO 3) untuk mengikat kotoran pasir.000 °C FeO + CO → Fe + CO2 1. Blast furnance adalah suatu bangunan yang tingginya sekitar 30 meter dan memiliki diameter sekitar 8 meter. Pereduksi yang digunakan adalah karbon. aluminium. Blast furnance terbuat dari baja tahan karat yang dilapisi dengan bata tahan panas.300 °C CO2 + C → 2 CO Udara panas C + O2 → CO2 2.23 Pengolahan besi dari bijihnya Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes.000 °C Terak Besi Gambar 3. timah. dan tembaga.Adapun proses distilasi digunakan untuk memurnikan seng dan raksa. Sedangkan proses peleburan ulang digunakan untuk memurnikan besi. Suhu reaksi yang tinggi menyebabkan besi mencair. 2 Fe2O3(s) + 3 C(s) → 4 Fe(s) + 3 CO2(g) Bijih besi. kokas. dan batu kapur dimasukkan dari atas 250 °C 3 Fe2O3 + CO → 2 Fe3O4 + CO2 600 °C Fe3O4 + CO → 3 FeO + CO2 1.

Mn. (+) (–) Lelehan elektrolit (campuran Na3AlF6 – Al2O3) Gambar 3. serta pengotor lain dibuang dengan cara membuat terak. Terakhir. Mn. Aluminium akan mengendap sebagai Al(OH)3. dikeringkan. seperti Mn. Si. Kemudian. Sumber: Jendela IPTEK: Kimia. Kemudian. Caranya.005–0. sedangkan yang bertindak sebagai anode adalah grafit. bauksit direaksikan dengan NaOH membentuk NaAl(OH) 4. CaO(s) + SiO2(s) → CaSiO3(l) Terak ini mengapung di atas besi cair dan harus dikeluarkan dalam selang waktu tertentu.24 Elektrolisis aluminium Elektrode karbon Lelehan Al Lelehan Al dapat dibentuk di sini Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. Sel ini terdiri atas wadah besi berlapis grafit yang sekaligus berfungsi sebagai katode. atau melindunginya secara katodik. 2004 Tahap selanjutnya adalah peleburan alumina menggunakan sel elektrolisis. Pencegahan pengaratan baja juga dapat dilakukan dengan menggunakan lapisan pelindung. yaitu mengoksidasikannya dengan oksigen. P. Mula-mula.Legenda Kimia Sir Henry Bessemer (1813 – 1898) membuat perubahan besar dalam proses mengubah besi cor langsung menjadi baja dengan membakar campuran ini dalam alat konservasi baja yang dibuatnya. seperti SiO2 membentuk terak. Dalam pemurnian bauksit. 1993 Besi cair dialirkan ke dalam cetakan untuk membuat besi tuang (cast iron) yang mengandung 3–4% karbon dan sedikit pengotor lain. CaCO3(s) → CaO(s) + CO2(g) Kemudian. Batu kapur berfungsi untuk mengikat pengotor yang bersifat asam. Terakhir. Baja dapat dibuat dengan cara peleburan ulang besi gubal. larutan disaring dan filtrat yang mengandung NaAl(OH) 4 diasamkan dengan mengalirkan gas CO2. yaitu pemurnian bauksit untuk memperoleh alumina murni dan peleburan/reduksi alumina dengan elektrolisis. 2 Al2O3(l) + 3 C(s) → 4 Al(l) + 3 CO2(g) 68 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . seperti Cr. Ni. kadar karbon dalam besi gubal diturunkan dari 3–4% menjadi 0–1. menggunakan logam yang dapat dikorbankan. dan dipanaskan sehingga diperoleh Al2O3 yang tidak berair. Proses ini terdiri atas 2 tahap. P. batu kapur terurai membentuk kalsium oksida (CaO) dan karbon dioksida (CO2). 2) Pengolahan aluminium Pengolahan aluminium dilakukan dengan proses Hall-Heroult. Campuran Al2O3 dan kriolit (Na3AlF6) dipanaskan hingga mencair sampai pada suhu 950 °C untuk kemudian dielektrolisis. dan W sesuai dengan jenis baja yang diinginkan. Besi yang mengandung karbon sangat rendah (0. ke dalam lelehan besi ditambahkan logam. Mula-mula. Besi lebih bagus jika digunakan dalam bentuk baja karena baja tahan korosi. Proses yang lebih singkat dan biaya produksi yang lebih rendah membuat baja langsung tersedia dalam jumlah besar untuk pertama kalinya. Mo.2%) disebut besi tempa (wrought iron). Penambahan logam ini untuk mencegah pengaratan pada baja. Si.V. kalsium oksida bereaksi dengan pasir membentuk kalsium silikat yang merupakan komponen utama dalam terak. Al(OH)3 disaring.5%.

Bijih dicampur air sehingga terbentuk slurry (bubur). Buktikan oleh Anda Carilah informasi dari media cetak atau situs internet mengenai dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dengan adanya proses penambangan emas pada suatu wilayah. 2004 Proses selanjutnya adalah penghilangan air yang dilakukan dalam pabrik dewatering plant. Kimia Unsur 69 . 1. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Timah cair yang terkumpul di dasar tanur kemudian dialirkan ke dalam cetakan untuk mendapatkan timah batangan. diperoleh konsentrat Cu dalam bentuk logam Cu dengan kadar tinggi. Tuliskanlah contoh unsur-unsur nonlogam beserta kegunaannya. Akhirnya. lalu dimasukkan ke tangki sel flotasi agar terpisah dari mineral pengotor. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas.Aluminium yang dihasilkan berwujud cair dan terkumpul di dasar wadah. 4) Pengolahan tembaga Bijih tembaga dihaluskan dengan alat peremuk batuan. Kemudian. Setelah dipekatkan. tahap awal pengolahan timah adalah pemekatan. bijih timah yang telah dipisahkan itu direduksi dengan menggunakan karbon.25 Proses pemurnian tembaga menggunakan elektrolisis. Lelehan aluminium lalu dikeluarkan secara periodik ke dalam cetakan untuk menghasilkan aluminium batangan. Gambar 3. Materi 3. Oleh karena timah ini masih tergolong kasar maka perlu dimurnikan.3 3. Pemurnian timah dapat dilakukan dengan dua teknik. 3) Pengolahan timah Seperti halnya pengolahan logam lainnya. Jelaskanlah tahap-tahap dalam pengolahan suatu logam. Tuliskanlah contoh unsur-unsur logam beserta kegunaannya. Tahap akhirnya adalah ekstraksi tembaga murni dari konsentrat tembaga dengan cara elektrolisis (dengan arus listrik). yaitu High Tention Separator dan Magnete Separator. 2. bijih timah dipanggang hingga arsenik dan belerang terpisahkan dalam bentuk oksida-oksida yang mudah menguap. Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes.

8 Penentuan Kadar Natrium Hipoklorit dalam Bahan Pemutih Tujuan Menentukan kadar natrium hipoklorit dalam bahan pemutih Alat dan Bahan 1. Kedua bahan kimia ini berwujud cair dan bersifat multifungsi. Kadar natrium hipoklorit dapat ditentukan dengan cara titrasi. Langkah Kerja 1.1 M 8. kemudian lanjutkan titrasi hingga terjadi perubahan warna larutan dari biru menjadi tidak berwarna. Buret 2. Larutan amilum 2% 9. Larutan Na2S2O3 0. V Na2S2O3 × N Na2S2O3 = V NaOCl × N NaOCl 70 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Titrasi dengan Na2S2O3 0. meliputi sifat kimia senyawa. Selain sebagai pemutih.1 M hingga larutan berwarna kuning. Bagaimana caranya? Lakukanlah kegiatan berikut. Gunakan rumus perhitungan berikut untuk menentukan konsentrasi natrium hipoklorit. Tambahkan 5 mL amilum 2%. Erlenmeyer 3. Catat hasil pengamatan Anda pada tabel berikut.1 M. 5. Natrium hipoklorit lebih banyak digunakan daripada hidrogen peroksida. 3. 2. lalu goyang-goyang hingga larut. 4. Tuangkan sebanyak 25 mL cairan pemutih ke dalam labu erlenmeyer. Botol semprot 4. Larutan H2SO4 1 M Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan.D Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk 1. cara penggunaan. Ulangi langkah kerja nomor 1–4. 7. Tisu 5. dan penanganannya. Cairan pemutih pakaian 6. natrium hipoklorit dan hidrogen peroksida dapat juga digunakan sebagai desinfektan. 6. Kocok. Encerkan cairan pemutih pakaian sebanyak 10–15 kali. Bahan Pemutih Bahan kimia yang biasa digunakan sebagai pemutih pakaian adalah natrium hipoklorit dan hidrogen peroksida. Kalium iodida (KI) 7. Selidikilah 3. Titrasi Volume Na2S2O3 (mL) Volume Cairan Pemutih (mL) 8. Tuangkan 5 mL H2SO4 1 M dan masukkan 1 g KI ke dalam labu erlenmeyer. Isi buret dengan larutan Na2S2O3 0.

fosfor diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan akar dan pematangan buah. Tentukan kadar massa per volume NaClO dalam cairan pemutih. 2..67 kg. Pupuk Tanaman membutuhkan unsur-unsur N. Carilah informasi kadar massa per volume NaClO dalam cairan pemutih. N = 14 g/mol.1 Tentukan massa nitrogen pada 100 kg pupuk urea (CO(NH2)2). Untuk menentukan kadar unsur tersebut dalam pupuk.. Akan lebih mudah untuk menyebarkan pupuk dalam bentuk padatan. cara ini memiliki beberapa kekurangan. n × Ar N % nitrogen= M Urea × 100% r = 2 × 14 ×100% = 46. 75% C . petani biasanya menaburkan pupuk untuk memperoleh kualitas tanaman yang baik. dan K dari dalam tanah. Ingatkah Anda bahwa garam dapat terbentuk dari reaksi asam dan basa? Asam sulfat dapat menetralisasi larutan amonia menghasilkan garam amonia sulfat. Kemurnian pupuk urea (CO(NH2)2) adalah (D) 90%. Amonia cair dapat digunakan langsung sebagai pupuk dengan cara penyuntikan pada tanah. 1. 42% B.. perhatikanlah contoh berikut. 100% Pembahasan massa urea = M r urea × massa N 2 × Ar N = 60 × 21 gram 2 × 14 = 45 gram 0 0 urea =  massa urea × 100 0 0 massa pupuk 45 q100 0 0  90 0 0 50 Jadi. dan K untuk pertumbuhannya. 80% D.67 kg Jadi. 11. dan urea CO(NH2)2.67% 60 massa nitrogen = 46. 90% E. perlu diketahui persentasenya terlebih dahulu. Tanaman tidak selalu memperoleh unsur-unsur N. Amonia akan menyebabkan tanah menjadi bersifat basa dan nitrogen menjadi berkurang karena adanya penguapan gas amonia. UM–UGM 2004 Contoh Jawab 3. 10. O = 16 g/mol) A. 2 NH3(aq) + H2SO4(aq) → (NH4)2SO4(aq) Unsur nitrogen di dalam pupuk dapat diperoleh dari pupuk amonium sulfat (NH4)2SO4. Kemurnian pupuk tersebut adalah . Nitrogen diperlukan untuk protein pada daun dan batang. kita dapat mereaksikan amonia dan asam. Kimia Unsur 71 . Untuk mendapatkan pupuk nitrogen yang berupa padatan.4 2. Berapakah persentase nitrogen dari pupuk (NH4)2SO4 dan NH4NO3? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. massa nitrogen pada 100 kg pupuk urea adalah 46. Bagaimanakah cara menentukan kadar natrium hipoklorit pada bahan pemutih? Jelaskan. P. C = 12 g/mol. Akan tetapi.67 ×100 kg 100 massa nitrogen = 46.9. Soal Penguasaan Materi 3. P. dan kalium berguna untuk melindungi tanaman dari penyakit. Oleh karena itu. amonium nitrat NH4NO3. lalu bandingkan dengan hasil yang Anda peroleh. Tentukan massa NaClO dalam larutan. Kupas Tuntas Dalam 50 gram pupuk urea (CO(NH2)2) terdapat 21 gram nitrogen. (Ar H = 1 g/mol. Untuk menghitung massa unsur dalam suatu senyawa. Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.

dan perak. 4. warna. Sifat fisis menjelaskan bentuk fisik unsur tersebut. Air sadah ( hard water ) adalah air yang mengandung ion kalsium dan ion magnesium. Unsur nonlogam contohnya nitrogen. sulfur. helium. dan c. Sifat kimia suatu zat meliputi bagaimana suatu unsur dapat bereaksi dengan unsur lainnya. 3. metabolisme tubuh. dan suhu ketika terjadi reaksi. tembaga. Kegunaan unsur-unsur nonlogam di antaranya: a. Di bidang industri. pembuatan pupuk. konstruksi bangunan. kelenturan. c. emas. yaitu kesadahan sementara dan kesadahan tetap. bahan baku baja. Unsur nonlogam diperoleh dengan cara pemisahan seperti distilasi dan ekstraksi. b. seperti titik leleh. Unsur golongan alkali dan alkali tanah dapat diidentifikasi melalui warna nyala api yang dihasilkan ketika unsur tersebut dibakar. Kegunaan unsur-unsur logam di antaranya: a. Unsur-unsur kimia di alam terbagi atas unsur logam dan nonlogam. 7. titik didih. Setiap unsur memiliki sifat fisis dan sifat kimia sendiri yang membedakannya dengan unsur lainnya. industri. b. Unsur-unsur logam didapatkan dari penambangan mineral-mineralnya di kulit bumi. dan fosfor. 8. 2. badan pesawat terbang. oksigen. konduktivitas listrik. 5. Unsur logam contohnya besi. kecepatan reaksi jika bereaksi dengan unsur lain. dan e. industri kendaraan. dan kerapuhan. d. aluminium.Rangkuman 1. Ada dua jenis kesadahan. 6. 72 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . jumlah panas yang dihasilkan dari suatu reaksi dengan unsur lain. perabot rumah tangga. air sadah menimbulkan kerugian.

zat pengoksidasi Oksigen kegunaan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Kimia Unsur ini? Menyenangkan.P e t aKonsep mineral Hematit. kelarutan. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Kimia Unsur ini. magnetit. dan korundum Proses Hall-Heroult Bahan badan pesawat terbang. kriolit. dan sifat khusus lainnya). dampak dan proses pembuatan unsurunsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya. Anda pun dapat berdiskusi dengan dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Kimia Unsur ini. Belajarlah dengan baik. bertanyalah kepada guru kimia Anda. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. beril. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. dan siderit Peleburan pada blast furnace Bahan baku baja. dan konstruksi bangunan Bauksit. titik didih. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama dan transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. (kereaktifan. Anda akan dapat membedakan berbagai unsur logam atau nonlogam. serta menjelaskan manfaat. kekerasan. pirit. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik unsur utama dan transisi. warna. Kimia Unsur 73 . titik leleh. perabot rumah tangga Distilasi bertingkat Bahan baku pembuatan amonia dan pupuk Besi pembuatan di industri kegunaan Logam contoh mineral Aluminium pembuatan di industri Unsur kimia terdiri atas kegunaan pembuatan di industri Nitrogen kegunaan Nonlogam contoh pembuatan di industri Distilasi bertingkat Diperlukan untuk metabolisme tubuh. industri kendaraan.

Br. silikon. K. Ca. A. Se. krom-besi E. unsur yang diuji oleh ahli kimia tersebut adalah …. boron. K C. Se. nomor atom D. harga potensial reduksi B. nitrogen. Ca. D. K. titik didih Sifat oksidator suatu unsur dapat ditentukan dari …. Kr B. 4 dan 5 D. dan tembaga B. Na B. Ca. kasiterit 2. fluorin. Berikut ini merupakan sifat fisis suatu unsur. 4. Br E. Hal ini terjadi karena …. harga potensial oksidasi D. hematit 3. menyaringnya dengan saringan ultrafiltrasi C. Kira-kira. 74 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 9. K. C. siderit 5. Sr E. K. dan krom D. Se lebih mudah menerima elektron daripada K D. dan besi Dari beberapa mineral di bawah ini: 1. K. Kr. hidrogen. A. 5. A. Br. Se. Se. Berikut ini yang merupakan unsur logam adalah …. b dan a benar 11. Air yang akan digunakan dalam sebuah industri logam ternyata mengandung kalsium klorida. Br E. kepolaran E. Kr D. B. Kr. Ca D. boron. kalor penguapan C. Kr D. nikel. Se. 8. fluorin. Se. Kr. Urutan unsur yang semakin reaktif …. harga keelektronegatifan Br > Se B. A. dan timah E. memiliki sifat konduktivitas listrik yang baik merupakan isolator memiliki kalor penguapan yang rendah merupakan penghantar panas yang baik memiliki sifat kekerasan Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. menambah resin penukar ion E. memanaskan air tersebut B. A. A. logam akan terasa sangat panas jika diletakkan di bawah sinar matahari. warna nyala unsur C. K 10. nitrogen B. kecuali …. oksigen. Ca. 3 A. iodin D. iodin.Evaluasi Materi Bab A. Sifat fisis unsur menjelaskan segala sesuatu yang berhubungan dengan kondisi fisika unsur tersebut. kalkopirit Mineral yang merupakan sumber penghasil unsur besi adalah …. K Ca Se Br Kr 8. Kr B. kalsium-besi Seorang ahli kimia ingin menentukan jenis unsur yang terkandung dalam suatu logam maka dia mengambil sampelnya lalu membakarnya sehingga didapat warna nyala merah jingga. fluorin. grafit C. Berikut ini adalah unsur-unsur yang dapat membentuk molekul diatomik. K 9. Se. oksigen C. intan B. K. Kr. helium E. Ca. sifat-sifat kimia yang dapat disimpulkan antara lain …. A. A. besi. fosfor putih D. Dari deret unsur-unsur tersebut. klorin. 1. bromin. Se. A. sulfur. kriolit 4. Ca. a dan c benar E. Ca. Kr. karbon. klorin 13. 6. Salah satu bentuk unsur yang dapat digunakan sebagai obat sakit perut adalah …. dan 10. titik leleh E . alumunium-nikel C. dan nitrogen C. Ca. arang 3. Br. besi-krom B. Gunakan deret unsur berikut untuk soal no. Br. nitrogen. perak. nikel. konduktivitas listrik B. natrium-emas D. seperti …. perak. A. Ca. K. Se. Br. Kr. A. 2 dan 4 C. menambahkan HCl 12. fosfor. menambahkan natrium karbonat D. 7. A. emas. Se. fosfor merah E. E. Urutan keasaman dari oksida unsur-unsur tersebut adalah …. harga keelektronegatifan Kr < Br C. fluorin. Ca. Br C. massa jenis Berikut ini adalah pasangan logam yang relatif paling reaktif dan tidak reaktif …. Ba Tidak seperti nonlogam. 2 dan 5 E. 3 dan 4 2. seng. K. akibatnya air tersebut harus diolah dahulu dengan langkah tepat. 1 dan 3 B. aluminium. kecuali …. Br. Br C.

C. A.. karbon D. C. B. kalium E. A 17.. A.. dengan HNO 3 pekat menghasilkan oksida nitrogen 18. Kimia Unsur 75 .. yaitu . fosfor E. kupronikel. kupronikel... timah D. iodin 24. A. merupakan oksidator kuat E. A. bauksit 4. 25% Ni dan 14% Mn E. stainless steel D. seng sulfida C.. A. ClO3(OH) D. Jelaga (arang) dan intan yang berkilauan mengandung unsur yang sama. 12% – 18% Cr B. kaporit 2. Senyawa berikut yang bersifat asam kuat adalah . dengan larutan basa kuat menghasilkan H2 D. karbon 20. Bagaimanakah cara mendapatkan besi baja? 4. alumunium C.. homolog E. alniko 15. B. mengapa unsur F merupakan oksidator yang paling kuat di antara unsur lainnya dalam satu golongan? Mengapa besi tidak digunakan sebagai bahan untuk membuat perhiasan? Jelaskan. 2 dan 4 E. kesadahan sementara... A. Kandungan yang terdapat dalam baja tahan karat (stainless steel) adalah . Diketahui senyawa-senyawa berikut.. Dalam penambangan tembaga. PO(OH)3 25. kalpirit Pasangan senyawa yang mengandung aluminium adalah . A. 18% Cr dan 8% Ni 19. Belerang dapat ditemukan dalam berbagai bentuk pada suhu kamar. nitrogen C. Tuliskanlah metode-metode yang digunakan dalam pengolahan logam. nikrom. alniko. 1 dan 4 C. E. bauksit D.. sedangkan unsur B dengan air bereaksi menghasilkan gas hidrogen. 6. 1 dan 2 B.. B. Hall-Heroult merupakan proses yang dilakukan dalam pengolahan ….. oksigen B. Susunan unsur-unsur tersebut dalam sistem periodik. SiO(OH)2 C. alumina E. Pupuk urea bagi tumbuh-tumbuhan merupakan sumber unsur . A. Produk-produk yang merupakan logam campuran dengan tembaga sebagai salah satu unsurnya adalah …. 10% V dan 6% Co C. terletak pada periode ke-3 sistem periodik. kupronikel. dan kesadahan tetap? 2. larut dalam larutan NaOH C.. alniko C. 1. iodin 23. NaOH E. 3.. 2 dan 3 D. Dalam susunan unsur halogen. Gas A. A. fosforus C. fosforus E. A. kecuali . stainless steel. Mengapa? Jelaskan. Berikut sifat-sifat logam aluminium. duralium. B C. duralium B. A. 1. B.. nitrogen tidak digunakan sebagai . kriolit 3.. Mg(OH)2 B. C. Percobaan lain menunjukkan bahwa unsur C dapat bereaksi baik dengan larutan asam maupun larutan basa. alniko... A. A. besi B... isotop B. Nama bijih yang digunakan dalam pembuatan aluminium adalah .. Unsur-unsur A. dan C.14. monel.. D. alotrop C. nikel 16. B B. pirit B. Bentuk-bentuk ini dikenal sebagai ... Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. C D. A. nitrogen D. 3 dan 4 21. B. nikrom. Oksida unsur A dalam air menghasilkan larutan yang memiliki pH < 7. keuntungan sampingannya adalah mendapatkan emas dan perak... dari kiri ke kanan adalah . C E. isomer D.. 5. hidrogen B. dapat bereaksi dengan asam kuat B. polimer 22. C. 11% – 14% Mn D. tembaga E. Apakah yang dimaksud dengan air sadah.. pengisi bola lampu pijar bahan baku pembuatan amoniak bahan bakar roket "pengusir" oksigen pada industri makanan penghambat pembusukan pada sayuran dan buah-buahan B. A.

Logam dan nonlogam b. 8. Apakah fungsi kriolit pada pengolahan aluminium? Soal Tantangan 1. menggoreng telor. a. Bagaimana cara mengatasi masalah tersebut? Jelaskan. dalam suatu proses industri kebutuhan akan oksigen diperlukan dalam jumlah banyak. Stainless steel 10. Akan tetapi. Perunggu b. Kita semua pasti pernah memasak. Pembuatan gas oksigen di laboratorium dilakukan dengan cara memanaskan KClO3 dengan menggunakan katalis MnO2 dan dihasilkan gas oksigen dalam jumlah sedikit. Dari 2 ton bijih besi tersebut. O = 16 g/mol) Tuliskanlah sifat periodik unsur periode ketiga. Kuningan c. Tuliskanlah logam penyusun aliasi berikut. berapa gram besi murni yang dapat diperoleh? ( Ar Fe = 56 g/mol. a. Keasaman c. baik itu memasak mi rebus. Apabila kita perhatikan. Reduktor dan oksidator 9. Suatu bijih besi mengandung 80% besi(III) oksida. perkakas yang digunakan seperti ketel akan mengandung kerak terutama pada bagian dasarnya. 76 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Apakah sebenarnya kerak pada dasar ketel tersebut? Mengapa hal tersebut dapat terjadi? 2. atau yang lainnya.7.

Kesadahan menjadi masalah di dalam kehidupan sehari-hari.Kegiatan Semester 1 Pengaruh Mg dan Ca dalam Kesadahan air Air sadah adalah air yang mengandung ion Mg2+ dan Ca2+. Bagaimanakah mengetahui kesadahan air? Berikut ini langkah-langkah yang harus Anda lakukan. air suling. Apakah bertahan dalam 30 detik? Tambahkan larutan sabun jika buih yang terbentuk masih dapat hilang. CaCl2. Kalsium sulfat Magnesium sulfat Kalsium klorida Magnesium klorida Air yang Diuji Volume Sabun yang Diperlukan (mL) Pengamatan Air ledeng Air sumur Air suling 4. 2. Amati buih yang terjadi. kemudian isilah dengan sebanyak 50 mL air ledeng. Kegiatan Semester 1 77 . Air ledeng 2. Air suling 4. Air sumur 3. dan air sadah. Mengamati pengaruh Mg dan Ca di dalam air Berilah nomor pada masing-masing gelas. Gelas bening (4 buah) a. Larutan Air Sadah Volume Sabun yang Diperlukan (mL) Pengamatan 3. Buatlah tabel pengamatan seperti berikut ini. Buatlah kesimpulan dari hasil pengamatan Anda. Tambahkanlah 5 mL larutan sabun/detergen pada masing-masing gelas kemudian aduk. Manakah air yang termasuk air sadah dan bukan air sadah? Susunlah laporan kegiatan dari hasil eksperimen Anda. dan MgCl2) 5. Air sadah (air yang mengandung CaSO4. 5. air sumur. MgSO4. Penyusunan laporan meliputi: a. Alat dan Bahan 1. Pendahuluan Bab ini menjelaskan tentang latar belakang penelitian dan tujuan penelitian. 1.

Teori Bab ini meliputi teori-teori yang mendasari kegiatan yang diambil dari berbagai sumber. f. Lengkapilah dengan informasi mengenai berbagai keuntungan dan kerugian dari air sadah ini. b. Daftar Pustaka Sumber-sumber pustaka yang Anda dapatkan dimuat dalam daftar pustaka. e. g. Jika Anda menemukan kesulitan selama pelaksanaan kegiatan. Anda dapat mendiskusikannya dengan guru kimia. Hasil dan Pembahasan Pada bab ini Anda dapat menguraikan fakta-fakta dan data yang Anda peroleh selama eksperimen. Kegiatan Semester 1 ini dikerjakan secara berkelompok antara 3–5 orang. d. Metode Penelitian Metode atau cara penelitian dapat Anda uraikan secara ringkas pada bab ini. Pembahasan dilengkapi dengan reaksi-reaksi kimia yang terjadi. 78 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .Alat dan Bahan Bab ini memuat seluruh alat dan bahan yang digunakan selama penelitian. Kesimpulan Pada bab ini Anda dapat mengutarakan kesimpulan yang dapat Anda ambil dari hasil kegiatan eksperimen. Presentasikanlah hasil kegiatan Anda di kelas dan diskusikanlah bersama kelompok lain. c.

Pada kenyataannya. Anda dapat menilai secara pribadi apa yang seharusnya dilakukan oleh umat manusia berkenaan dengan unsur radioaktif ini. Sifat-Sifat Unsur Radioaktif B. A. Tahukah Anda. Anda akan diajak untuk dapat memahami karakteristik unsur-unsur penting. Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif 79 . kegunaan. Sesungguhnya. Oleh karena itu.Bab4 4 Kimia Inti Sumber: Photografi from U. Tuhan menciptakan segala sesuatu di alam ini untuk menjadi manfaat bagi umat manusia.S Air Force Pada bab ini. dan bahayanya. Anda pasti telah memahami isotop. aplikasi dari materi radioaktif di dalam kehidupan sehari-hari? Peristiwa bersejarah apa saja yang berkaitan dengan isotop? Adakah dampak negatif dari penggunaan isotop? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat Anda temukan dengan mempelajari bab ini dengan baik. manusia seringkali menciptakan sesuatu yang justru bersifat destruktif. serta terdapatnya di alam dengan cara mendeskripsikan unsurunsur radioaktif dari segi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia. dengan mempelajari bab ini. Ketika mempelajari materi Struktur Atom di Kelas X. kegunaan dan bahayanya. Sifat radioaktif suatu isotop dapat terjadi secara alami ataupun buatan.

2. 2000 80 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . tetapi memiliki nomor massa yang berbeda. Perhatikanlah gambar berikut.4 : 1) 120 50 Sn (1. tetapi jumlah neutronnya (nomor massa) berbeda. Bagaimanakah konfigurasi elektron dari uranium? A Sifat-Sifat Unsur Radioaktif Masih ingatkah Anda dengan pengertian isotop? Isotop adalah atomatom dari suatu unsur yang memiliki nomor atom yang sama. 130 120 110 100 90 80 70 Pita kestabilan (Perbandingan 1. Zr. lakukanlah kegiatan berikut.1 Isotop-isotop hidrogen Protium Proton Neutron Deuterium Elektron Tritium Apakah pengaruh dari perbedaan jumlah neutron di dalam suatu inti atom? Untuk mengetahuinya. deuterium (1H2 atau H-2). Ketiga isotop hidrogen tersebut memiliki jumlah elektron dan proton (nomor atom) yang sama. Sn.5 : 1 rasio) 200 80 Hg Pita perbandingan jumlah p dan n suatu isotop Jumlah neutron 6 0 (Perbandingan 1. Perhatikan isotop dari unsur C. Gambar 4. unsur hidrogen memiliki 3 buah isotop. dan Hg.25 : 1) 90 40 Zr 5 0 (Perbandingan 1 : 1) 12C6 40 30 20 10 0 0 10 20 30 40 50 60 70 80 1 : 1 perbandingan neutron dan proton Jumlah proton Sumber: Chemistry the Central Science. Selidikilah 4. yaitu protium (1H1 atau H-1).1 Pengaruh Perbedaan Jumlah Neutron Suatu Isotop Tujuan Menganalisis perbandingan jumlah proton dan neutron suatu isotop untuk menentukan kestabilan Alat dan Bahan Grafik kestabilan isotop Langkah Kerja Amati dan pelajarilah grafik berikut. dan tritrium (1H3 atau H-3). Misalnya. Apakah yang Anda ketahui tentang nuklir? Tuliskan sifat fisika dan kimia dari uranium.Soal Pramateri 1. 3.

Suatu isotop akan bersifat semakin stabil jika perbandingan jumlah neutron dan protonnya mendekati angka satu. Jumlah Neutron (n) Jumlah Proton (p) Perbandingan n dan p Zr Sn Hg 50 70 120 8 40 50 80 6 1. isotop yang stabil berada pada pita kestabilan. isotop mana saja yang perbandingan jumlah proton dan neutronnya <1? b. Kata Kunci • • • Isotop Pita kestabilan Radioaktif 1. perbandingan jumlah neutron dan protonnya adalah 1. Dengan kata lain. Dari keempat isotop yang tercantum dalam grafik. Tabel berikut ini menginformasikan beberapa contoh isotop tidak stabil yang berada di bawah pita kestabilan.44 1. isotop yang tidak stabil dengan perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih kecil dari satu (<1) berada di bawah pita kestabilan. Dari keempat isotop yang tercantum dalam grafik. suatu isotop bersifat tidak stabil jika perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih kecil dari satu. Dengan kata lain.Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Pada grafik. a. isotop yang tidak stabil dengan perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih besar dari satu berada di atas pita kestabilan.3 120 50 200 80 14 6 C Selain memiliki perbandingan jumlah neutron dan proton lebih besar dari satu. Pada grafik. Kestabilan Isotop Kestabilan suatu isotop dipengaruhi oleh perbandingan jumlah neutron dan protonnya. Bagaimanakah cara menentukan kestabilan isotop-isotop tersebut? d. Dengan kata lain. Pada grafik. Apakah yang Anda peroleh dari analisis pada kegiatan tersebut? Untuk mengetahuinya. jumlah neutronnya lebih banyak dibandingkan jumlah proton. Suatu isotop bersifat stabil jika jumlah proton dan neutronnya sama.1 Contoh-Contoh Isotop Stabil Isotop 12 6 16 8 2 1 Jumlah Neutron (n) Jumlah Proton (p) Perbandingan n dan p C O 6 8 1 6 8 1 1 1 1 H Bagaimana jika perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih besar dari satu (>1)? Isotop yang memiliki perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih besar dari satu bersifat tidak stabil. You Must Remember Stabil isotop have the same number of proton and neutron. Isotop mana saja yang bersifat stabil? e. Tabel 4. Bagaimanakah cara isotop yang tidak stabil mencapai kestabilannya? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Tabel berikut menginformasikan beberapa contoh isotop tidak stabil yang berada di atas pita kestabilan. perhatikan penjelasan berikut. Kimia Inti 81 . isotop mana saja yang perbandingan jumlah proton dan neutronnya >1? c. Tabel 4.5 1.25 1. jumlah neutronnya lebih sedikit dibandingkan jumlah proton. Tabel berikut ini menginformasikan beberapa contoh isotop stabil.2 Contoh-Contoh Isotop Tidak Stabil yang Berada di Atas Pita Kestabilan Isotop 90 40 Anda Harus Ingat Suatu isotop bersifat stabil jika jumlah proton dan neutronnya sama.

137 55 Cs → 137 56 Ba + 0 −1 e c. yaitu melepaskan neutron atau menarik proton.Tabel 4. Akan tetapi. isotop tidak stabil bersifat radioaktif dan sering disebut dengan istilah radioisotop. isotop 137 55 Cs akan meluruh menjadi 137 56 Ba dengan memancarkan partikel beta. partikel beta ( −0 β ). Sumber: Jendela Iptek “Materi “ 1996 a. Berikut ini beberapa contoh reaksi peluruhan radioisotop dan partikel yang dipancarkannya. ia terhambat pada satu jenis radiasi penembus yang tak tampak. Oleh karena isotop-isotop yang tidak stabil melepaskan radiasi ketika meluruh untuk mencapai kestabilannya. Untuk mencapai keadaan yang lebih stabil. Sifat keradioaktifan ini ditemukan kali pertama oleh Antoine Becquerel pada 1896. isotop-isotop tersebut melepaskan radiasi berupa energi disertai dengan pemancaran partikel. Ada beberapa jenis partikel yang dipancarkan pada saat radioisotop 4 0 meluruh. Pada 1896 dia menemukan bahwa kristal senyawa uranium dapat memberi bayangan “berkabut” dalam film fotografi. Peluruhan yang Memancarkan Partikel Alfa Isotop uranium dengan nomor atom 92 (jumlah proton = 92) dan nomor massa 238 (jumlah neutron = 146) bersifat tidak stabil karena perbandingan n dan p > 1. Cara Isotop Tidak Stabil Mencapai Kestabilannya Setiap isotop cenderung untuk berada dalam keadaan stabil (jumlah neutron = jumlah proton). dan positron ( 1 e ). Pada saat meluruh. Bagaimanakah cara isotop tidak stabil mencapai kestabilannya? Isotop-isotop yang tidak stabil secara alami mencapai kestabilannya dengan cara meluruh. hambatan tersebut mengantarkannya pada suatu temuan baru.3 Contoh-Contoh Isotop Tidak Stabil yang Berada di Bawah Pita Kestabilan Isotop 1 1 Jumlah Neutron (n) Jumlah Proton (p) Perbandingan n dan p 0 5 6 3 4 H C 0 5 3 1 6 4 11 6 7 4 Be 2. Saat mempelajari sinar X. Peluruhan jenis ini biasanya merupakan kelanjutan dari peluruhan 82 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Peluruhan yang Memancarkan Partikel Beta Isotop sesium dengan nomor atom 55 (jumlah proton = 55) dan nomor massa 137 (jumlah neutron = 82) bersifat tidak stabil karena perbandingan n dan p > 1. di antaranya partikel alfa ( 4 atau 2 atau −1 α ). Th 90 238 92 4 U → 234 90Th + 2 He atau 238 92 Ul 234 90 4 Th + 2 B b. Legenda Kimia Antoine Becquerel (1852– 1908) adalah seorang ilmuwan Prancis. isotop 238 92 U akan meluruh menjadi 234 dengan memancarkan partikel alfa. Untuk mencapai keadaan yang lebih stabil. Perpindahan dari keadaan tereksitasi menjadi keadaan stabil dengan energi yang lebih rendah terjadi dengan disertai pemancaran sinar gama. Becquerel menyimpulkan bahwa kristal senyawa uranium memancarkan radiasi sendiri. Begitu pula dengan isotop yang tidak stabil (jumlah neutron > jumlah proton). Peluruhan yang Memancarkan Sinar Gama Pemancaran sinar gama terjadi pada atom dalam keadaan tereksitasi (bersifat tidak stabil). Setelah melakukan beberapa uji coba tambahan. Penelitiannya dilatarbelakangi oleh rasa ketertarikannya terhadap sinar X yang ditemukan oleh Roentgen. 2 He 1e 0 0 sinar gama ( 0 γ ) .

60 27 Co → 60 28 Ni* + 0 −1 e * = keadaan tereksitasi Kemudian. Kimia Inti 83 . a) Nomor massa Rn (ruas kiri) = 222. partikel yang dipancarkan adalah partikel yang memiliki nomor massa = 4 4 dan nomor atom = 2. isotop 238 yang tidak stabil meluruh menjadi isotop 234 92 U 90Th yang bersifat lebih stabil. lead-206. Misalnya peluruhan kobalt-60 menjadi nikel-60 yang memancarkan partikel beta.1 Anda Harus Ingat Beberapa inti. 234 masih dapat meluruh hingga berubah menjadi isotop 90Th yang stabil (n : p = 1). jumlah nomor atom di ruas kanan harus ditambahkan 2. jumlah nomor massa di ruas kanan harus ditambahkan 4. is formed. 60Ni berpindah ke bentuk stabil sambil memancarkan sinar gama. Untuk mencapai keadaan tersebut. Meskipun demikian. 222 218 4 86 Rn → 84 Po + 2 He Dengan prinsip yang sama dengan nomor a. diperlukan sekitar 14 kali reaksi peluruhan. Oleh karena itu. Uranium-238 meluruh menjadi torium-234 dan akan berlanjut sampai dengan terbentuk inti yang stabil yaitu timbal-206. like uranium -238. Uranium-238 decays to thorium-234 and it will continue until a stable nucleus. Peluruhan yang Memancarkan Positron Partikel positron mirip dengan partikel beta. b) c) Kata Kunci Peluruhan radioaktif 3. a) b) c) Rn → 59 218 84 Po + A zX Fe → 27 Co + A zX Tc → 42 Mo + A zX 95 95 86 Jawab Untuk menentukan partikel yang dipancarkan dari suatu reaksi peluruhan. Perhatikanlah grafik berikut. sedangkan beta bermuatan negatif. a series of successive emissions occurs. Agar setara. 238 92 U→ 234 90 4 Th + 2 He Pada reaksi ini. Berarti. Tentukan partikel yang dipancarkan dari reaksi peluruhan berikut dan lengkapi persamaan reaksinya. Agar setara. Hanya saja. Anda harus menyetarakan nomor massa dan nomor atom pada ruas kanan dan ruas kiri. Partikel tersebut adalah partikel alfa ( 2 He ). positron bermuatan positif. 22 11 0 Na → 22 10 Ne + 1 e Contoh 222 86 59 26 4. cannot gain stability by a single emission consequently. sedangkan nomor atom Po (ruas kanan) = 84. sedangkan nomor massa Po (ruas kanan) = 218. Deret Peluruhan Radioaktif Perhatikan kembali reaksi peluruhan isotop 238 menjadi 234 yang 92 U 90Th memancarkan partikel alfa.alfa atau beta. Nomor atom Rn (ruas kiri) = 86. seperti uranium-238 tidak dapat mencapai kestabilan dengan hanya satu kali emisi sehingga dihasilkan suatu deret emisi. 60 60 γ 28 Ni* → 28 Ni+ d. isotop 234 masih bersifat 90Th tidak stabil karena perbandingan jumlah neutron dan protonnya masih >1. partikel yang dipancarkan pada reaksi nomor b dan c adalah Partikel beta 59 59 0 26 Fe → 27 Co + -1 e Partikel positron 95 95 0 43Tc → 42 Mo + 1 e You Must Remember Some nuclei.

2000 Gambar tersebut menunjukkan 14 reaksi peluruhan. Isotop-isotop yang mengalami reaksi peluruhan yang telah Anda pelajari sebelumnya merupakan radioisotop alami. dimulai dari 206 yang tidak stabil hingga mencapai kestabilannya (isotop 82 Pb ).2 Deret peluruhan radioaktif uranium-238 206 204 Nomor atom Sumber: Chemistry the Central Science. Sumber partikel Target Magnet Sumber: Chemistry the Central Science. 14 17 7 N(α .238 236 234 232 230 228 226 224 222 220 218 216 214 212 210 208 Po Pb Pb Pb 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 Ti Pb Bi Po A t Rn Fr Ra Ac Th P a U Np Rn Ra Th Pa Th U Menunjukkan pelepasan partikel α Menunjukkan pelepasan partikel β Nomor massa Bi Po Bi Po Gambar 4. Reaksi Transmutasi Sifat radioaktif suatu isotop dapat terjadi secara alami ataupun buatan. 2000 84 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . bagaimana cara membuat radioisotop buatan? Ernest Rutherford adalah ilmuwan yang kali pertama membuat radioisotop buatan. isotop 238 92 U Kumpulan reaksi peluruhan seperti itu disebut deret radioaktif. Penembakan ini menghasilkan isotop oksigen yang bersifat radioaktif. Tahukah Anda. Rutherford menembakkan partikel alfa ke gas nitrogen. radioisotop buatan dapat dibuat dengan cara menembakkan partikel ke inti atom. sifat radioaktifnya diperoleh melalui campur tangan manusia.p) 8 O Lintasan partikel Ruang vakum Pompa vakum Sumber tegangan Gambar 4. ada juga radioisotop buatan. Pada 1919.3 Bagan alat yang digunakan untuk membuat radioisotop buatan. Kata Kunci • • Transmutasi Waktu paruh 14 7 N + 2 He + 4 17 8 O +1 1p Jadi. Artinya. Reaksi penembakan tersebut dikenal dengan istilah reaksi transmutasi dan persamaan reaksinya dapat disingkat dengan lambang sebagai berikut. Selain radioisotop alami. 4.

persamaan reaksinya adalah 27 13 4 1 Al + 2 He → 30 15 P + 0 n You Must Remember Half-life is the time needed for radioisotop to decay a half.0 waktu paruh 1 4. partikel n ditulis di ruas kanan.0 Sr (gram) Jadi. Nt atau sisa radioisotop X setelah 20 hari adalah (D) 2. ada yang ribuan tahun. Buktikanlah oleh Anda Isotop 206 82 243 90 Kupas Th mengalami 6 tahap penguraian dengan memancarkan sinar. ada juga yang hanya membutuhkan waktu beberapa detik.4 berikut ini yang memperlihatkan waktu paruh 90Sr. Waktu Paruh Berapakah waktu yang diperlukan suatu radioisotop untuk meluruh? Waktu meluruh setiap radioisotop berbeda-beda.000 g.4 Grafik Waktu terhadap Massa 90Sr Waktu (tahun) Sumber: Chemistry the Central Science.n) 30 15 P . Pb yang stabil.i sisa radioisotop tersebut adalah .200 g B.000 g E. Sehingga.2 27 13 Lengkapilah persamaan reaksi transmutasi Al (α .0 waktu paruh 3 waktu paruh 4 0 0 20 40 60 80 100 120 Massa 90 Gambar 4.. Waktu paruh didefinisikan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh suatu radioisotop untuk meluruh separuhnya.0 Jika 32 g radioisotop X yang memiliki waktu paruh 5 hari disimpan selama 20 har. isotop tersebut menghasilkan isotop .Contoh Jawab Unsur 27 13 4. Anda Harus Ingat 30 15 4 Al dan partikel α ( 2 He ) ditulis di ruas kiri.. 1. 5. 0. Akhirnya. Kimia Inti 85 .625 g C . Waktu paruh suatu radioisotop ditentukan dengan cara mengukur perubahan radiasi dari massa suatu radioisotop selama periode tertentu. SPMB 2003 6. 10.C dan 7 Tuntas tahap penguraian sinar.B .250 g Pembahasan No = 32 g t2 t Nt n n Nt Nt 1 = = 1 5 hari 20 hari = ( 2 )n× N0 t = 1 t2 = = = 20 =4 5 ( 2 )4× 32 32 =2 16 1 8. Perhatikanlah Gambar 4. Buktikanlah bagaimana isotop tersebut dapat menjadi 206 82 Pb Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda..0 waktu paruh 2 2. 0. kita dapat menentukan massa suatu radioisotop setelah meluruh selama waktu tertentu. 2. 6.600 g D. 2000 Dengan mengetahui waktu paruh suatu radioisotop. Berikut ini rumus yang dapat digunakan untuk melakukan perhitungan yang berkaitan dengan waktu paruh. Kita juga dapat menentukan waktu paruh jika mengetahui massa isotop sebelum dan setelah meluruh serta lama peluruhannya. Istilah yang biasanya digunakan untuk menyatakan waktu yang diperlukan suatu radioisotop untuk meluruh adalah waktu paruh. A. sedangkan unsur P dan Waktu paruh adalah waktu yang dibutuhkan oleh suatu radioisotop untuk meluruh separuhnya.

massanya berkurang menjadi 2 mg. Setelah beberapa hari. penembakan isotop 235 oleh partikel neutron.1 0. Reaksi Fisi Kata Kunci • • Fisi Fusi Jika suatu radioisotop berat (nomor atom >83) ditembak oleh suatu partikel.8 30 28. Jika waktu paruh radioisotop tersebut 20 hari. Dia melakukan berbagai penelitian tentang reaksi fisi uranium-235 dan mempublikasikan penemuannya mengenai reaksi fisi uranium pada 1939 di Stockholm.1 × 108 1. Reaksi fisi uranium ini dipublikasikan oleh Lise Meitner. dia mendapatkan gelar doktornya pada 1906.Nt = ( 1 )n × N0 2 Keterangan: n =t1 2 t N t = banyaknya radioisotop yang tersisa setelah meluruh selama t satuan waktu N0 = banyaknya radioisotop mula-mula t = lamanya radioisotop meluruh t1 = waktu paruh 2 Legenda Kimia Tabel berikut menunjukkan waktu paruh beberapa radioisotop. 2000 Th K Radioisotop buatan Lise Meitner (1878–1968) terinspirasi oleh penemuan radium Marie Curie.5 × 109 7.3 Suatu radioisotop memiliki massa 8 mg. radioisotop tersebut akan terbelah menjadi dua unsur yang lebih ringan. Reaksi semacam ini disebut dengan reaksi fisi.4 Waktu Paruh Beberapa Radioisotop Alam dan Buatan Jenis Isotop 238 92 235 92 232 90 40 19 Waktu Paruh (tahun) Radioisotop alam U U 4.4 × 1010 1. t t1 2 1 1 1 6.3 × 109 87.022 Sumber: Chemistry the Central Science. radioisotop tersebut telah meluruh selama 40 hari. 86 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . telah berapa lamakah radioisotop tersebut meluruh? Jawab Diketahui Nt = 2 mg N 0 = 8 mg 1 t 2 = 20 hari 1 Nt = ( 2 )n x N0 1 n 2 = (2) x 8 ( 2 )n = 4 n = 2 n = t = n × t = 2 x 20 = 40 2 Jadi. Tabel 4. Sumber: Introductory Chemistry. Penembakan ini akan menghasilkan dua 92 U 91 isotop yang lebih ringan ( 142 56 Ba dan 36 Kr ) serta 3 partikel neutron dan disertai energi. 1997 238 94 137 55 90 38 Pu Cs Sr I 131 53 Contoh 4. Misalnya.

yaitu reaksi antara dua inti atom ringan (nomor atom <5) yang bergabung menjadi inti yang lebih besar. b. Pada matahari."Apakah kegunaan dari sifat radioaktif yang dimiliki isotop dalam kehidupan sehari-hari?" Untuk mengetahui jawabannya. Contohnya. Jelaskanlah cara isotop yang tidak stabil mencapai kestabilannya? 2.2 Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif Tujuan Mencari informasi penggunaan unsur radioaktif dalam kehidupan sehari-hari beserta dampak yang ditimbulkannya Alat dan Bahan Data informasi unsur radioaktif Kimia Inti 87 . Kata Kunci • • Dampak negatif radioaktif Kegunaan radioaktif Selidikilah 4. Tentukan waktu paruh dari radioisotop tersebut B Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif Setelah mempelajari sifat-sifat unsur radioaktif. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. mungkin Anda akan bertanya. Dapatkah Anda bayangkan apa yang terjadi jika energi Matahari tersebut habis? Gambar 4. 10 5 14 7 B(n. 1. sedikit hidrogen. massa suatu radioisotop berkurang dari 20 mg menjadi 5 mg. dan unsur-unsur lain.α ) 7 3 Li N(n.1 a. lakukanlah kegiatan berikut. Reaksi fusi Kebalikan dari reaksi fisi adalah reaksi fusi. Setiap detiknya. 2 1 3 4 1 H+ 1 H→2 He + 0 n Sumber: Introductory Chemistry.p) 14 6C Setelah disimpan selama 15 hari. 142 56 Ba 1 0 n 235 92 1 91 U+ 0 n → 36 Kr+ 142 56 1 Ba+ 3 0 n 7. Tuhan telah menciptakan reaksi fusi pada matahari yang energinya sangat besar sehingga bermanfaat bagi seluruh makhluk hidup di Bumi. Energi dari matahari berasal dari perubahan nuklir. reaksi antara deuterium dan tritium yang menghasilkan isotop helium dan neutron. Tuliskanlah persamaan reaksi transmutasi berikut. 3. lebih dari 4 juta ton materi diubah menjadi energi di dalam inti matahari. 4. 1997 Jauh sebelum manusia mengenal reaksi fusi. Materi 4. Tuliskanlah 3 buah partikel yang dipancarkan pada saat radioisotop meluruh.5 Reaksi fisi uranium-235 menunjukkan salah satu dari sekian banyak pola reaksi fisi.91 36 235 92 Kr U 1 0 n Gambar 4.6 Matahari terdiri atas sejumlah besar helium. terjadi reaksi fusi yaitu reaksi isotop hidrogen pada matahari yang menghasilkan isotop helium.

Lengkapilah tabel berikut berdasarkan informasi yang Anda peroleh. Inti radioaktif dalam senyawa tersebut mengemisikan positron. 1. Pada saat meluruh. (b) Alat PET mengukur jumlah emisi positron dan menghasilkan gambar dari otak secara tiga dimensi. dan energi tersebutlah yang digunakan dalam berbagai kegiatan di berbagai bidang. Y-90. pancaran radiasi. Pasien disuntik dengan larutan yang diberi label senyawa radioaktif yang dengan cepat bergerak ke otak. 2. atau bertanya kepada pakar radioaktif (misalnya peneliti di BATAN). unsur radioaktif tersebut memancarkan radiasi berupa partikel dan menghasilkan energi. internet. dan Dy-166 Terapi kanker Gambar 4. Bidang-bidang apa saja yang memanfaatkan radiasi dan energi dari peluruhan radioisotop? 2. Re-186. Di samping memiliki waktu paruh yang pendek. I-131. surat kabar dan majalah. Apakah dampak dari penggunaan unsur radioaktif tersebut? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh. Informasi apakah yang Anda dapatkan dari kegiatan tersebut? Untuk mengetahui kegunaan dan dampak dari unsur radioaktif. a. radioisotop kebanyakan digunakan untuk terapi kanker dan teknik pencitraan (penggambaran) organ tubuh. 2000 88 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .7 (a) Alat Tomografi Emisi Positron (PET). Radioisotop Reaksi Peluruhan Partikel yang Dipancarkan Kegunaan Dampak Negatif Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Radioisotop yang digunakan dalam bidang kesehatan memiliki waktu paruh yang sangat pendek. 1. mulai dari beberapa menit sampai dengan beberapa hari saja. Peluruhan unsur. Eu-169. Langkah kerja 1. Rd-222.5 Contoh-Contoh Radioisotop yang Digunakan di Dunia Kedokteran Isotop Kegunaan Ra-226. Tc-99 Teknik pencitraan organ tubuh a b Sumber: Chemistry the Central Science. Kegunaan Unsur Radioaktif Anda tentu telah mengetahui bahwa radioisotop mencapai kestabilannya dengan cara meluruh. Carilah informasi mengenai kegunaan dan dampak unsur-unsur radioaktif. Anda dapat mencarinya melalui media buku. Berikut ini beberapa contoh bidang kehidupan yang memanfaatkan sifat radioaktif. pelajarilah penjelasan berikut. Tabel 4. Cd-115.Tantangan Kimia Dapatkah Anda sebutkan kegunaan dan dampak negatif dari unsur radioaktif dalam bidang pertahanan dan keamanan? Diskusikanlah bersama teman Anda. energinya juga rendah dan diberikan dalam dosis yang sangat sedikit. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Kesehatan Dalam bidang kesehatan.Co-60.

Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Pertanian Dalam bidang pertanian. menyelidiki hubungan antarsumur minyak.b. Sumber: Chemistry the Central Science. mendeteksi gejala birahi. hama betina tidak dapat berkembang biak. Aplikasi RIA di bidang peternakan bertujuan untuk mengukur konsentrasi hormon progesteron dalam sampel serum darah atau susu. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Arkeologi Dalam bidang arkeologi. Oleh karena hama tersebut mandul. dan studi geothermal. yaitu metode deteksi yang didasarkan pada interaksi antigen-antibodi. Tahukah Anda pemanfaatan radioisotop lainnya dalam bidang peternakan? d. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Perairan Dalam bidang perairan. Tujuan pengukuran progesteron ini adalah untuk mendeteksi pubertas ternak. penentuan waktu pemupukan yang tepat. artinya pupuk telah terserap habis. c. dan perbaikan keturunan. diagnosis kehamilan dini. Di Indonesia. 4 varietas kedelai unggul. Radioisotop yang sering digunakan adalah iridium-192. hama tersebut dilepas kembali. serta informasi penting lainnya. Kemudian. Dari data tersebut dapat diketahui jangka waktu pemupukan yang sesuai dengan usia tanaman. Pupuk yang mengandung N-15 dipantau dengan alat pencacah (pengukur radiasi). Isotop yang dapat digunakan untuk teknik RIA adalah H-3. radioisotop bermanfaat untuk menentukan gerakan sedimen di pelabuhan dan daerah pantai. peluruhan radioisotop dimanfaatkan untuk mengukur usia fosil. Menurut Anda bagaimana jika hama betina yang diberi radiasi? e. Pengukuran ini didasarkan pada peluruhan isotop karbon-14 yang memiliki waktu paruh 5. melacak zat pencemar.100 tahun.8 Radioisotop karbon-14 digunakan untuk mengukur usia mumi ini. dan 1 varietas kacang hijau unggul. keunggulannya. Buatlah laporan mengenai hal tersebut. Sejak 1982 hingga sekarang Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi BATAN telah melepas 12 varietas padi unggul. menentukan debit air sungai. mendukung program inseminasi buatan (IB). partikel neutron akan bereaksi dengan isotop nitrogen-14 menghasilkan isotop karbon-14. aurum-198. Antigen (hormon) yang berlabel radioaktif dapat digunakan untuk mendeteksi kandungan hormon dalam sampel. 2000 Gambar 4. dan I-125. Informasi meliputi jenis-jenis varietas. carilah informasi dari media cetak atau internet mengenai berbagai varietas unggul yang berhasil dibuat peneliti di BATAN. Dampak sosial ekonomi dari pengaplikasian teknik RIA adalah penghematan pelayanan IB. menentukan arah gerakan air tanah.730 tahun. dan pengendalian hama. C-14. yaitu sekitar 3. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Peternakan Salah satu pemanfaatan radioisotop dalam bidang peternakan adalah RIA ( Radioimmuno Assay ). dan scandium-46. Bagaimana peluruhan isotop karbon-14 ini dapat dimanfaatkan untuk menentukan usia batuan? Ketika sinar kosmik yang berenergi tinggi (mengandung partikel neutron) memasuki lapisan atmosfer. Selama Kimia Inti 89 . produksi susu stabil. Ketika pencacah tidak lagi mendeteksi radiasi. Pengendalian hama menggunakan radioisotop dapat dilakukan dengan cara meradiasi sel kelamin hama jantan sehingga mandul. radioisotop dapat digunakan dalam pembuatan bibit unggul. berbagai penelitian mengenai penggunaan radioisotop untuk membuat bibit unggul tanaman industri telah dilakukan. dan diagnosis kelainan reproduksi ternak. menemukan kebocoran dam atau bendungan. n+ 14 7 Tantangan Kimia Bersama kelompok Anda. N→ C + H 14 6 1 1 Isotop karbon-14 tersebut kemudian bereaksi dengan unsur-unsur kimia lainnya membentuk senyawa yang dikonsumsi makhluk hidup. Radioisotop nitrogen-15 dapat digunakan untuk penentuan waktu pemupukan yang tepat. hamil tepat waktu.

kalor ini dikeluarkan secara tak terkendali. Inti uranium atau plutonium (terbelah). 92 U Reaksi tersebut dinamakan reaksi berantai. a b Sumber: Chemistry the Central Science. perhatikan gambar berikut.Fakta Kimia Reaksi Berantai Sumber energi dalam reaktor nuklir atau ledakan nuklir adalah reaksi berantai. jumlah karbon-14 yang terkandung dalam makhluk hidup akan meluruh. Amerika Serikat. Dalam ledakan bom. (b) Pabrik pembangkit nuklir di Salem. Dalam reaktor. New Jersey. Pemanfaatan Reaksi Fisi sebagai Energi Perhatikan kembali reaksi penembakan isotop 235 oleh partikel neutron. kita dapat menduga usia fosil tersebut. Inti atom 2 neutron Gambar 4. 92 U Penembakan ini akan menghasilkan dua isotop yang lebih ringan ( 142 56 Ba 91 dan 36 Kr ) serta 3 partikel neutron dan disertai energi. Dengan mengukur jumlah karbon-14 yang meluruh. 2000 90 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Reaksi berantai ini akan menghasilkan energi yang cukup besar. jumlah karbon-14 di dalam tubuhnya tetap. Salah satu bidang yang memanfaatkan energi nuklir untuk kepentingan masyarakat adalah bidang kelistrikan. Produksi energi nuklir sebagai sumber energi listrik dilakukan di dalam reaktor nuklir.10 (a) Rancangan dasar dari pembangkit listrik tenaga nuklir. danau atau laut Pompa Air dingin Gambar 4. Energi yang berasal dari reaksi berantai ini dikenal dengan istilah energi nuklir. ketika makhluk hidup tersebut meninggal.9 Reaksi fisi berantai yang setiap reaksinya menghasilkan dua neutron. makhluk hidup tersebut hidup. Reaksi tersebut terjadi secara terus-menerus hingga seluruh isotop 235 habis. Partikel neutron yang dihasilkan dapat bereaksi kembali dengan isotop 235 lainnya dan 92 U menghasilkan dua isotop yang lebih ringan dan partikel neutron. mengeluarkan neutron yang membelah inti lain. kalor ini digunakan secara terkendali untuk menghasilkan listrik. Neutron f. Diskusikanlah bersama teman Anda. Lapisan penutup Uap Turbin uap Generator listrik Kondensor Uap Inti reaktor Pengaduk Penukar panas Pompa Air dingin Air hangat Sungai. Untuk lebih jelasnya. Tantangan Kimia Carilah informasi dari berbagai media mengenai adanya reaktor nuklir di Indonesia dan pemanfaatannya. Perhatikanlah gambar berikut. Tidak heran jika beberapa negara memanfaatkan energi yang dihasilkan reaksi berantai ini sebagai sumber energi. Akan tetapi.

Tuliskanlah contoh kegunaan radioisotop. tentara Amerika Serikat menjatuhkan bom atom ke dua kota di Jepang. Apa saja dampak negatif dari pemanfaatan sifat radioaktif di dalam kehidupan? Kulit Jaringan a. b. Dampak Radiasi Radiasi yang dihasilkan dari peluruhan radioisotop berbahaya bagi kesehatan manusia. 40 tahun sebelum ledakan nuklir pertama. Apakah kegunaan dan dampak reaksi berantai? Kimia Inti 91 . Apakah dampak dari penggunaan radiasi terhadap kesehatan? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Apa sikap Anda setelah mengetahui dampak positif dan negatif dari reaksi berantai ini? α β γ Tulang Organ Sumber: Chemistry the Central Science. sifat radioaktif juga memberikan dampak terhadap kehidupan manusia. Efek radiasi terhadap tubuh manusia ini dipengaruhi oleh banyaknya radiasi. dan gama. Gambar 4. Fakta Kimia Penemuan Bom Nuklir Pada 1905. Anda tentu mengetahui peristiwa pengeboman kota Hiroshima dan Nagasaki pada 1945 oleh Amerika Serikat. Dampak Unsur Radioaktif Bagaikan dua sisi mata uang. reaksi berantai dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik.2. tragedi kemanusiaan yang akan muncul. tulang. Pada Perang Dunia II (PD II) tersebut. semakin besar pula dampak yang diterima tubuh. sel. dan gama.11. 2. radiasi sinar gama yang paling berbahaya. Untuk menjaga agar penggunaan radioisotop tidak berbahaya. beta. perlu adanya petunjuk mengenai dosis radiasi yang boleh masuk ke dalam tubuh. para peneliti terus-menerus melakukan penelitian. Reaksi berantai yang tidak terkendali mampu menghasilkan energi yang sangat besar dalam waktu singkat.12 Bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki Sumber: Chemistry the Central Science. jenis radiasi. Bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat tersebut dibuat dengan menggunakan prinsip reaksi berantai yang tidak terkendali. Albert Einstein menunjukkan teorinya tentang relativitas khusus bahwa massa dan energi adalah sama dan dapat dipertukarkan. Di antara 3 radiasi alfa. Perhatikan Gambar 4. selain memiliki banyak manfaat. Radiasi dapat mempercepat pembelahan sel tubuh. Dalam hal ini. Semakin banyak dan semakin lama radiasi yang diterima oleh tubuh.11 Kemampuan menembus relatif dari radiasi sinar alfa.2 3. dan lama penyinaran. beta. Ribuan orang tewas seketika hanya dalam hitungan detik. Dampak Reaksi Berantai yang Tidak Terkendali Jika dapat dikendalikan. Bagaimana jika tidak dikendalikan? Jika ini yang terjadi. Materi 4. 2000 Soal Penguasaan 1. dan tubuh bagian dalam. Ini disebabkan oleh kemampuan sinar gama yang dapat menembus kulit. Ia juga mengemukakan bahwa reaksi rantai uranium dapat digunakan untuk membuat bom baru yang dahsyat. 2000 Gambar 4.

Dampak dari unsur radioaktif: a. Sifat-sifat unsur radioaktif dipengaruhi oleh kestabilan isotopnya. n=t1 2 t 92 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . H-2. Unsur-unsur radioaktif dapat mengalami: a. 5. 2. H-1. 3. peternakan. tetapi nomor massanya berbeda. hidrogen yang memiliki tiga buah isotop. Suatu isotop bersifat stabil jika jumlah proton dan neutronnya sama. Isotop-isotop yang tidak stabil secara alami mengalami peluruhan dengan memancarkan: 4 a. b. dan H-3. Misalnya. b. Isotop adalah unsur-unsur dengan nomor atom yang sama. partikel beta ( −0 e atau −10 β ) 1 c. partikel alfa ( 2 He atau 24α ) b.Rangkuman 1. reaksi fusi adalah reaksi penggabungan dua inti atom ringan menjadi inti atom yang besar. perairan. partikel gama ( 00γ ) d. positron ( 0 e) 1 Waktu paruh adalah waktu yang diperlukan suatu radioisotop untuk meluruh separuhnya. dampak negatif di antaranya radiasi dan reaksi berantai yang tak terkendali. reaksi fisi adalah reaksi penembakan inti atom yang besar menjadi inti atom ringan. Nt = ( 2 )n x N0 1 4. dampak positif di antaranya untuk kesehatan. dan arkeologi.

Misalnya. Anda akan mengenal berbagai dampak negatif dan manfaat dari radioisotop dalam kehidupan sehari-hari. Belajarlah dengan baik. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Kimia Inti ini. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari sifat-sifat fisik dan sifat kimia. kegunaan. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Kimia Inti ini. Kimia Inti 93 . dan bahayanya. bertanyalah kepada guru kimia Anda.P e t aKonsep dampak negatif Reaksi berantai tak terkendali Radiasi Dampak radioaktif Radioisotop alami Kesehatan Perairan dampak positif Peternakan Sumber energi Arkeologi memiliki dapat mengalami reaksi Fusi Fisi Unsur radioaktif Sifat-sifat unsur radioaktif terbagi atas dipengaruhi oleh Kestabilan isotop cara mencapai kestabilan Waktu paruh menghasilkan Peluruhan memancarkan Alfa Radioisotop buatan didapat dengan cara Beta Gama Positron contoh Deret peluruhan uranium-238 Transmutasi Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Kimia Inti ini? Menyenangkan. Pastikanlah Anda menguasai materi ini.

Setelah beberapa hari. 4.8 g E. Radiasi dapat berdampak buruk pada sel kulit. Radioisotop yang dimanfaatkan di bidang arkeologi adalah ... 14N7 (X... beta 12. alfa C. Tc-98 11. massa unsur tersebut menjadi . Kr + 142 56 Ba + . elektron D. 0. A. massanya menjadi 3 mg.. alfa C. A.. 0... Tc-99 B.. A... sumber energi listrik B. proton B. 7. A. 3. 45 hari E. tetapi bermuatan negatif adalah . Pada reaksi: X adalah ….. elektron D. A. Suatu radioisotop memiliki massa 6. positron B. positron E.Evaluasi Materi Bab A.. 4 8. Radioisotop berikut yang digunakan untuk pencitraan organ tubuh adalah . terjadi melalui 5. neutron Unsur radioaktif yang terletak di atas pita kestabilan inti mencapai kestabilannya dengan cara memancarkan partikel . alfa C. kedokteran D.. Reaksi fisi dimanfaatkan untuk . neutron C. Sinar radioaktif yang tidak bermassa..4 g D.. neutron D.. neutron Jika nomor atom unsur radioaktif setelah meluruh bertambah 4. Co-60 E. 1. proton B. positron C.. A. positron E. Fe-59 D. positron Reaksi perubahan menjadi pemancaran partikel . 0. satu partikel beta B. 42 hari B. dua partikel positron 91 36 6. pertanian E. dua partikel neutron D. gama D. tiga partikel neutron E.. P-32 10. proton B..4 g dan waktu paruh 8 jam.. Radioisotop yang digunakan dalam bidang perairan untuk menentukan arah gerakan air adalah . gama 24 11 Na 24 10 Ne U → 234 90 Th + X 2.. A. tiga partikel alfa C. C-14 C..2 g C. Jika waktu paruhnya 22 hari. alfa C. Co-60 C..1 g B. Sc-46 E... bom nuklir C. positron 9.. 40 hari D... 44 hari C.. tulang.. dan organ tubuh. terjadi 94 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . A. X adalah . 20 hari 13. 1. proton D.. I-131 C. gama D. Radiasi yang paling kuat adalah dari partikel ...6 g Pada reaksi transmutasi.. elektron E. A.. A.. Setelah 1 hari. A. 0. partikel alfa 1 Pada reaksi 235 92 U + 0 n → pelepasan . A. alfa E. elektron B. proton B. C-14 D. artinya unsur tersebut memancarkan partikel . positron dan neutron E. neutron E. elektron E.. I-131 B. lamanya radioisotop tersebut meluruh adalah . arkeologi 235 92 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. elektron B. gama D. α ) 11C6 .. Co-60 E. I-125 14. Suatu radioisotop dengan massa 12 mg. Fe-59 D. A.. positron C. C-14 B. A..

Reaksi fusi yang terjadi antara deuterium dan 4 tritium akan menghasilkan 2 He dan .15. Anda tentu menggunakan air setiap hari. 40 Zr b. 2. pemerintah berencana untuk membangun PLTN sebagai energi alternatif. Salah satu cara mendeteksi kebocoran pipa air adalah dengan menggunakan radioisotop. akan terbentuk isotop P. Berapakah waktu yang diperlukan agar jumlah isotop kobalt-60 menjadi 25% dibandingkan jumlah semula? 4. isotop hidrogen B. 222 86 Rn memancarkan partikel alfa.26 tahun. Pipa tersebut terkadang mengalami kebocoran. Bagaimana prinsip kerja dari PLTN? Bagaimana pendapat Anda apabila di daerah Anda dibangun PLTN? Kimia Inti 95 . sesuai dengan reaksi: 27 13 1 Al + X → 30 P+ 0 n 15 3. Sebutkan minimal dua manfaat radioisotop di bidang perairan. Menurut Anda. Untuk itu. 90 memancarkan partikel beta. partikel alfa D. Jika atom ditembaki dengan partikel X. Beberapa orang mungkin menggunakan jasa PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih.. positron C. 5.. a. A. 238 92 Tentukan unsur X. Isotop kobalt-60 memiliki waktu paruh 5. deteksi dini terhadap kebocoran sulit untuk dilakukan. bagaimana cara mengetahui adanya kebocoran pipa tanpa menggali permukaan tanah di atasnya? Rodioisotop apa yang dapat digunakan untuk keperluan tersebut? 2. Dewasa ini. Oleh karena pipa terdapat di dalam tanah. Soal Tantangan 1. Untuk dapat mencapai rumah. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Diketahui reaksi inti sebagai berikut: 1 U + α → X + 30 n Tentukan X.. Tuliskanlah persamaan untuk reaksi inti berikut. 1. kebutuhan manusia akan energi listrik terus meningkat dikarenakan peningkatan populasi dan aktivitas manusia yang terus bertambah. neutron E. air dari PDAM dialirkan melalui pipa-pipa besi di dalam tanah. partikel beta B.

86 dan Ar H= 1 g/mol. 60 12..71 °C/m Jika 10 g dari masing-masing zat berikut ini dilarutkan dalam 1 kg air. Suatu larutan gliserin C 3H5(OH) 3 dibuat dengan melarutkan 45. C.2 gram dilarutkan dalam 122 gram etanol menyebabkan kenaikan titik didih 1 °C.72 g/L E.081 m B. derajat ionisasi = 0. A. bentuk molekul air tetrahedral D..01 M E.. Glukosa.01 g/L D. Al2(SO4)3 0..Evaluasi Materi A.24 °C/m B.. molalitas gliserin dalam larutan tersebut adalah .. 6. 27 C.4 D. 10. 4.. (Ar H= 1 g/mol. 31.4 C. 0.35 gram AX 3 dilarutkan dalam air hingga 250 mL.. diperlukan NaCl lebih dari 786 gram B. Semua zat diatas memberikan efek yang sama Semester 1 7. Gliserin.10 m Kemolalan suatu larutan 20% berat C2H5OH (Mr= 46 g/mol) adalah .25 dan suhu 27 °C memiliki tekanan osmotik 17. 0.0 m D. 1.4 E. A.. 1.. 100 B. C3H8O3 C.89 m E. NaCl 0. 8.22 atm.03 M B. 36 D. Tekanan uap air murni pada suhu tertentu adalah 32 cmHg..50.22 °C/m E. 6.. A. Besarnya tetapan kenaikan titik didih molal etanol (Kb) adalah .. CH3OH E.. C6H12O6 0. 80 % Suatu zat organik sebanyak 0. Na= 23 g/mol dan Cl= 35.. NaCl dapat terionisasi sempurna E..4 Fraksi mol suatu larutan metanol CH3OH dalam air 0. Jika Kb pelarut = 5. dalam air terdapat ikatan hidrogen 9.. 14. C2H5OH B. 3. 4 mol D. Metanol. C = 12 g/mol. 90 C. Jika Ar X= 35. Konsentrasi metanol dalam larutan ini dinyatakan dalam persen berat adalah . 70 E.02 g/L 11. A. KAl(SO4)2 0.645 gram yang dilarutkan dalam 50 gram CCl4 memberikan Δ Tb = 0.83 °C/m C. Pada reaksi (belum setara) H2SO4(aq) + HI(aq) → H2S(aq) + I2(aq) + H2O(l) Satu mol asam sulfat dapat mengoksidasi hidrogen iodida sebanyak ...5 g/mol maka Ar A adalah .. 5. 60 % C. A.5 g/mol maka pernyataan yang tidak benar adalah . E. C2H5OH 46% adalah . 44. 1. A.02 M D.. 64 % D.645 °C..4 B.. A. 4. Agar 10 kg air tidak membeku pada suhu –5 °C perlu ditambahkan garam NaCl.310 m C.67 g/L B.. 1 mol B. A. dan O = 16 g/mol.0 gram senyawa tersebut dalam 100 gram H2O.55 °C/m D. Di antara kelima larutan berikut ini yang memiliki titik didih paling rendah adalah . A. Penurunan tekanan uap larutan etamol. 2. 10 12 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. C6H12O6 D.. Kepekatan larutan glukosa (Mr= 180 g/mol) sebagai infus dalam g/L agar isotonis dengan tekanan darah adalah . O= 16 g/mol) A. 1.03 °C/m maka massa molekul relatif zat itu adalah . 56.. C= 12 g/mol. 8 mol 5. O= 16 g/mol. 3. 18 B..34 g/L C.. 6 mol E. 96 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jika diketahui Ar H = 1 g/mol. 2 mol C. Tekanan osmotik darah pada suhu 25°C sebesar 7.. larutan NaCl adalah elektrolit kuat C. 50 % B.7 atm. 2. Mg(NO3)2 0. (R= 0.082 L atm/mol K.03 M 8.. 2 4 8 D.. R= 0. 85.. Jika diketahui Kb air = 1.082 L atm/ mol K) A. 0. 28. Sebanyak 13. 52 E. 80 D. 1.02 M C. 50 Asam benzoat ( M r =122) sebanyak 12. Etanol. A. 4... B.. 75 % E. zat yang akan memberikan larutan dengan titik beku paling rendah adalah ..

A.. –0.. 1. A. A.. Pada persamaan reaksi redoks berikut: a MnO4 (aq) + 6 H (aq) + b C2H2O4(aq) → a Mn2+(aq) + 8 H2O(l) + 10 CO2(g) a dan b berturut-turut . Dalam suatu proses eletrolisis larutan asam sulfat encer terjadi 2. dan Al dapat berperan sebagai pengoksidasi E. dapat dikatakan bahwa dalam keadaan standar .. 7 molekul e– E. Massa atom relatif logam L adalah . Larutan hasil elektrolisis tepat dinetralkan dengan 50 mL larutan Ca(OH)2 0. Jika jumlah muatan listrik yang sama dialirkan ke dalam larutan perak nitrat (Ar Ag = 108 g/mol) maka banyaknya perak yang mengendap pada katode adalah .7 gram B.38 V B. –0.36 L D. 2 dan 3 B. Mg.. 4. P.12 V C.8 tahun Evaluasi Materi Semester 1 97 . 0. 28.. Zn memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk larut sebagai ion Zn2+ E. 28. A. Na.500 detik B.6 gram E. +0. Dari tiga logam X. 1. ion H+ lebih mudah tereduksi daripada ion Zn2+ D. 2.48 L E.76 volt. A.3 tahun. 2 molekul e– B.0 B..0 22.. 2 dan 5 D. reaksi Zn2+ + 2 e– → Zn selalu tidak spontan B.5 g/mol).. A. Al. 16. Diketahui: Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) E° = –0. Dalam reaksi ini setiap mol H2S melepaskan . A.25 V Pb2+(aq) + 2 e– → Pb(s) E° = –0. Larutan Cu(NO3)2 dielektrolisis dengan elektrode platina dan diperoleh tembaga 12... 2 dan 4 C. 3. 48. Z – X – Y D.500 mg C. ion Zn2 + adalah oksidtor kuat C.0 E.2 gram 21.215 mg B. 127.4 gram C. 8 molekul e– 15.. Waktu yang diperlukan untuk mengendapkan semua logam kromium (Ar Cr = 52 g/mol.3175 g logam L di katode.5 C.. X – Y – Z B.8 bulan E. 65. 4 molekul e– C.8 gram D.125 mg E...24 L C.38 V 18..150 mg D.. 32... 122.500 detik C.000 mg maka jumlah sampel kobalt-60 yang tersisa setelah 15. A.000 g.000 mg 24. 0. Y. 1F= 96.12 V D. A. Energi ionisasi pertama Ar paling besar 23. Unsur-unsur perioda ketiga terdiri atas Na. P. setelah 2 tahun jumlahnya berkurang menjadi 0.. H2 adalah reduktor yang lebih kuat daripada Zn 16. Si adalah logam D.00 A..12 L B. Mg.. Dari data EoZn = –0. Jika jumlah sampel kobalt-60 pada awalnya sebesar 1. A. 4 dan 4 14..24 dm3 gas hidrogen (STP).167 detik E.13.25 V E.250 detik D. 43. A. 30 bulan D.7 gram (Ar Cu= 63. Z – Y – X E.. 56. Urutan ketiga logam tersebut berdasarkan daya reduksi yang menurun adalah .1 M. X – Z – Y 17. +0. dan Ar. Sebanyak 1 L larutan CrCl 3 1. A. 0. Na paling sukar bereaksi B.0 D. diketahui: Y dan Z dapat membebaskan Y dari larutan garamnya dan hanya Z dapat membebaskan hidrogen dari air.. 5. Y – Z – X C... 5 molekul e– D. Isotop stronsium-90 pada awalnya sejumlah 1.. 28 tahun B..500 C/mol) adalah ..953 g. Volume oksigen yang dihasilkan pada anode (STP) adalah .0 M dielektrolisis dengan arus 6. 3 dan 5 E. 2. 5.. +0... 21. 63. S.. 96. 0.083 detik 20. 28 bulan C. Waktu paruh stronsium-90 tersebut adalah .60 L – + 19. Pada elektrolisis larutan LSO4 dengan menggunakan elektrode Pt. Z. Waktu paruh kobalt-60 adalah 5.. Cl. dan Cl cenderung membentuk basa C..9 tahun adalah . Asam sulfida (H2S) dapat dioksidasi oleh KMnO4 menghasilkan antara lain K2SO4 dan MnO2. ternyata dihasilkan 0. S.13 V Potensial standar sel volta yang terdiri dari elektrode Ni dan Pb adalah . Si. 10. Berdasarkan konfigurasi elektronnya maka dapat dikatakan bahwa . 289.

c. penurunan titik beku.86 °C/m. Jika Kb air= 0.. 5. 222 86 Rn 2. 98 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . b. fraksi mol NaOH. tentukan: a. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. kenaikan titik didih. memancarkan partikel alfa. C. CO(NH2)2 (Mr=60 g/mol) dilarutkan ke dalam 400 g air. 90 a.. 1. D. b. 4.71 g/mol) dielektrolisis dengan arus 2 faraday. Sebanyak 80 g NaOH (Mr = 40 g/mol) dilarutkan ke dalam 500 g air (Mr =18 g/mol). tentukan: a. A. α ) 11 6C X adalah . 3. Jika larutan NiSO4 (Ar Ni = 58. tentukan: a. reaksi di katode dan di anode. B. volume gas (STP) terbentuk di anode.25. massa Ni yang mengendap di katode. molalitas larutan. E. Setarakan reaksi redoks berikut ini: a.. b. 40 Zr memancarkan partikel beta. b.52 °C/m dan Kf air = 1. elektron positron neutron sinar gama partikel alfa 14 7N (X. Fe2+(aq) + Cr2O72-(aq) → Fe3+(aq) + Cr3+(aq) H2O(l) Sebanyak 30 gram urea. B. Pada reaksi transmutasi. BrO3–(aq) + N2H4(g) → NO 3–(aq) + Br–(aq) b. Tuliskanlah persamaan untuk reaksi inti berikut.

ben ena dan turunannya. somer Senyawa Karbon D. sifat. seperti haloalkana. Anda tentu pernah menggunakan minyak wangi. Struktur Senyawa Karbon B. alkanon. Tata Nama Senyawa Karbon C. dan identifikasi senyawa karbon (haloalkana. keton. Tahukah Anda zat kimia apakah yang digunakan pada minyak wangi? Minyak wangi menggunakan ester yang merupakan senyawa karbon turunan alkana sebagai pemberi aroma wangi. dentifikasi Senyawa Karbon E. Anda akan diajak untuk dapat memahami senyawa organik dan reaksinya. Dari senyawa-senyawa tersebut.rivieraconcepts. alkanal. reaksi ini disebut esterifikasi. Bagaimanakah tata nama. kegunaan. asam alkanoat. A. dan alkil alkanoat). alkoksi alkana. Pada Kelas X. tata nama. dan asam karboksilat? Pelajarilah bab ini agar Anda memahaminya. Kegunaan Senyawa Karbon 99 . alkena. dan alkuna. dan sifat dari ester? Bagaimana pula dengan senyawa karbon turunan alkana lainnya. Ada minyak wangi yang beraroma buah atau bunga. Ester dapat dibuat dengan mereaksikan asam karboksilat dan alkohol dengan katalis asam sulfat. aldehid. cara penulisan.Bab5 5 Senyawa Karbon Turunan Alkana Sumber: www. alkohol. Aroma yang dihasilkannya bermacam-macam. Anda telah mempelajari senyawa hidrokarbon alkana. eter. alkanol.com Pada bab ini. dapat diperoleh berbagai senyawa turunan yang berperan di dalam keseharian kita. isomer. serta makromolekul dengan cara mendeskripsikan struktur.

100 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . C2 dan C3. dan rangkap tiga. rangkap.1 Gugus Fungsi Tujuan Menyelidiki gugus fungsi pada senyawa kimia Alat dan Bahan Struktur senyawa kimia Langkah Kerja 1. Karena keunikannya. Gantilah salah satu unsur H dengan atom/molekul berikut.com Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. • –OH • –Cl 3. 2.fbv. Apakah nama kelompok senyawa 2. Perhatikan struktur kimia senyawa alkana berikut. Apakah nama kelompok senyawa 5. Gugus fungsi adalah gugus atom atau molekul yang berperan pada sifat kimia suatu senyawa. Apakah nama kelompok senyawa 6. semua bagiannya terdiri atas senyawasenyawa karbon yang Tuhan ciptakan sedemikian rupa sehingga menjadi suatu susunan yang utuh dan sempurna. Sumber: www. H H H H H – C4 – C3 – C2 – C1 – H H H H H 2. Dia menunjukkan bahwa tumbuhtumbuhan dan binatang bukan sumber satu-satunya senyawa organik. Selidikilah 5. Tahukah Anda. Karbon dapat membentuk senyawa lebih banyak dibandingkan dengan unsur yang lain karena karbon tidak hanya membentuk ikatan tunggal. Untuk memudahkan dalam mempelajari senyawa karbon. Setelah Anda menyelidiki gugus fungsi pada senyawa kimia. senyawa hidrokarbon. 4. Cabang ilmu Kimia yang berhubungan dengan senyawa karbon disebut Kimia Organik. Apakah nama kelompok senyawa 4. karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki gugus gugus gugus gugus gugus gugus gugus –OH? –Cl? –O–? –CO? –COH? –COOH? –COOCH3? Legenda Kimia Marcellin Barthelot (1827–1907) membuat banyak senyawa organik dari senyawa-senyawa atau unsur-unsur anorganik. atau C3 dan C4. Perhatikanlah tubuh Anda. misalnya antara atom C1 dan C2. atom karbon dapat membentuk ribuan senyawa karbon. bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Gantilah molekul CH di bagian ujung dengan atom/molekul berikut. tetapi juga dapat berikatan membentuk struktur cincin.Soal Pramateri 1. Apakah nama kelompok senyawa 3. Senyawa karbon dapat dikelompokkan berdasarkan gugus fungsi yang dimilikinya. Sisipkan atom –O– di antara atom C. dan senyawa organik? Apakah yang dimaksud dengan gugus fungsi? A Struktur Senyawa Karbon 3. • –CO • –COOH • –COH • –COOCH3 Jawablah pertanyaan berikut untuk 1. Berikut ini beberapa gugus fungsi yang lazim dimiliki senyawa karbon. Suatu senyawa yang memiliki gugus fungsi yang sama akan memiliki kemiripan reaksi. para ahli kimia mengelompokkan senyawa karbon ke dalam beberapa kelompok. Apakah nama kelompok senyawa 7.fh-frankfurt. Apakah nama kelompok senyawa menarik kesimpulan. bagaimana cara mengelompokkan senyawa karbon? Lakukanlah kegiatan berikut. Apakah yang dimaksud dengan senyawa karbon? Apakah perbedaan dan persamaan antara senyawa karbon.

3 Struktur kimia dari sebagian senyawa eter Gugus fungsi yang dimiliki keton dan aldehid dinamakan gugus karbonil. Jika Senyawa Karbon Turunan Alkana 101 .1 Gugus Fungsi Senyawa Karbon Gugus Fungsi Kelompok Senyawa Karbon – OH –O– Alkohol Eter Keton Aldehid Haloalkana Asam karboksilat O C O C H – X (X = halogen) O C OH O C OR Ester Alkohol adalah senyawa karbon yang memiliki gugus hidroksil (–OH). senyawa karbon tersebut dinamakan keton. CH3 – O – CH3 metoksi metana CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – O – CH3 metoksi butana CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 etoksi etana CH3 – CH2 – O – CH3 metoksi etana Gambar 5. atom halogen menggantikan atom hidrogen. CH3 – OH metanol CH3 – CH2– OH etanol CH3 – CH2 – CH2– OH propanol CH3 – CH2– CH2 – CH2– OH butanol Gambar 5. dan eter. Eter adalah senyawa karbon yang memiliki gugus alkoksi (–O–). Berikut beberapa struktur senyawa alkohol. Haloalkana adalah senyawa karbon yang mengikat atom halogen. yaitu gugus fungsi yang terdiri atas atom oksigen yang berikatan rangkap dengan atom karbon. haloalkana. Atom halogen ini menggantikan posisi atom hidrogen. Jika gugus karbonil tersebut diapit oleh dua atau lebih atom karbon.1 Struktur kimia dari sebagian senyawa alkohol H H C H H Cl CH3 C H Cl klorometana kloroetana H CH3 C H bromoetana Br CH3 CH2 CH2 Br bromobutana Gambar 5.Tabel 5.2 Pada senyawa haloalkana.

1 3. Bagaimanakah cara membedakan asam karboksilat dan ester dilihat dari struktur kimianya? 102 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Satu atom oksigen berikatan ganda dengan atom karbon.7 Pada senyawa ester. gugus alkil menggantikan atom hidrogen pada asam karboksilat. O CH3 – C – OH asam etanoat asam metanoat O CH3 – CH2 – C – OH asam propanoat O CH3 – CH2 – CH2 – C – OH asam butanoat O HC – OCH3 Gambar 5. Materi 5.6 Senyawa asam karboksilat memiliki gugus COOH yang terletak di ujung rantai karbon. O CH3 – CH2 – CH propanal butanal O CH3 – CH2 – CH2 – CH Gambar 5. sedangkan satunya berikatan tunggal dengan atom karbon. senyawa karbon seperti ini disebut aldehid. Tuliskanlah perbedaan dan persamaan antara alkohol dan haloalkana. Perhatikan struktur asam karboksilat dan ester berikut.gugus karbonil terletak di ujung rantai karbon. 1.5 Senyawa keton memiliki gugus karbonil yang diapit atom-atom karbon. O CH3 – C – CH3 propanon O CH3 – CH2 – C – CH3 butanon Bagaimanakah dengan asam karboksilat dan ester? Asam karboksilat dan ester juga memiliki gugus karbonil. O H – CH metanal O CH3 – CH etanal Gambar 5. O H – C – OH Gambar 5.4 Senyawa aldehid memiliki gugus karbonil yang terletak di ujung rantai karbon. O CH3 – C – OCH3 O metil etanoat metil metanoat O CH3 – CH2 – CH2 – C – OCH3 metil butanoat CH3 – CH2 – C – OCH3 metil propanoat Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. dan berikatan dengan gugus alkil (untuk ester). Apakah yang membedakan keton dan aldehid? 2. berikatan juga dengan atom hidrogen (untuk asam karboksilat). Perbedaannya dengan keton dan aldehid adalah atom oksigen yang diikatnya berjumlah dua. Atom oksigen yang berikatan tunggal dengan atom karbon.

2.7. Anda telah mengetahui pengelompokan senyawa karbon berdasarkan gugus fungsi yang dimilikinya. perhatikanlah contoh berikut. 5. Jadi. C3H 8 d. Anda juga telah mengetahui beberapa struktur kimia dari senyawa-senyawa tersebut pada Gambar 5. Struktur kimia C3H8 dapat digambarkan sebagai berikut.3. dan 5. CH4 memiliki nama metana. 5. C2H 6 c. Struktur kimia CH4 dapat digambarkan sebagai berikut. C4H 10 Jawab a. Senyawa Karbon Turunan Alkana 103 . 5. Tahukah Anda. Struktur kimia C4H10 dapat digambarkan sebagai berikut. Jadi.B Tata Nama Senyawa Karbon Sebelumnya. Struktur kimia C2H6 dapat digambarkan sebagai berikut. H H C H b. H H C H C H C H atau CH3 – CH2– CH3 d. C2H6 memiliki nama etana. H H C H C H atau CH3 – CH3 Kata Kunci • • Gugus fungsi Tata nama c. H CH4 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 1 (meta). C3H8 memiliki nama propana. a.1 Tentukanlah nama senyawa hidrokarbon berikut. Jadi. H H C2H6 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 2 (eta). H H H C3H8 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 3 (propa-).5. cara memberi nama senyawasenyawa karbon tersebut? Penulisan nama senyawa karbon tidak jauh berbeda dengan penulisan nama senyawa hidrokarbon golongan alkana. Contoh 5. 5. Jadi. CH4 b.4. Untuk menyegarkan ingatan Anda mengenai tata nama alkana.6. C4H10 memiliki nama butana. 5. H H C H C H C H C H atau CH3 – CH2– CH2– CH3 H H H H C4H10 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 4 (buta-).1.

kita dapat mengetahui rumus kimia suatu alkohol dengan cara menghitung jumlah atom C-nya. 1. H Alkana C H H H C H H CH4 Metana H C H H H C 2H 6 Etana You Must Remember Alcohol compound has O functional group with Cn 2n 2O as general formula. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Selidikilah 5. Adakah hubungan antara akhiran nama senyawa dengan jenis gugus fungsi? 2. Apakah rumus umum dari alkohol? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Agar lebih jelas. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa alkohol? 4.1. H Alkohol C H H H C H OH CH3OH Metanol H C H OH C2H5OH Etanol Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Adakah hubungan antara awalan nama senyawa dengan jumlah atom C? 3. Caranya adalah dengan mengubah akhiran -ana dengan akhiran lain sesuai dengan gugus fungsi yang dimiliki setiap kelompok senyawa. Struktur H Rumus Kimia Nama Anda Harus Ingat Senyawa alkohol memiliki gugus fungsi OH dengan rumus umum CnH2n 2O. Amatilah tabel berikut.2 Tata Nama Alkohol Tujuan Menyelidiki aturan tata nama alkohol Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja 1. 104 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Tata Nama Alkohol dan Eter Pada prinsipnya. perbedaan yang paling jelas antara alkana dan alkohol adalah jenis gugus fungsinya. penamaan senyawa turunan alkana sama dengan penamaan senyawa alkana. lakukanlah kegiatan berikut. Jika diperhatikan dengan saksama. Berdasarkan rumus tersebut. Senyawa alkohol memiliki gugus fungsi –OH dengan rumus umum CnH2n+2O. Tabel berikut memperlihatkan rumus kimia beberapa senyawa alkohol.

sedangkan C2H5OH memiliki nama etanol.Tabel 5. CH3 – CH2 – CH3 OH 1-propanol You Must Remember The simple alcohols are named by changing the last letter in the name of the corresponding alkane to oI. For example. 3. Kemudian. Jika memiliki gugus –OH. Perhatikanlah gambar berikut. Oleh karena gugus fungsi –OH menggantikan posisi 1 atom H maka penamaan alkohol dilakukan dengan cara mengganti akhiran -ana menjadi -nol. Hitung jumlah atom C-nya. Jadi. dapat disimpulkan bahwa kedua struktur senyawa alkohol tersebut hanya berbeda pada posisi gugus –OH. dan diakhiri dengan akhiran -nol. Kata Kunci • • Alkana Alkohol Berdasarkan aturan tersebut. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa alkohol. Gugus hidroksil pada senyawa alkohol menggantikan posisi 1 atom H pada senyawa alkana. Misalnya. Ethane becomes ethanol.2 Rumus Kimia Beberapa Senyawa Alkohol umlah Atom C Rumus Kimia Alkohol 1 2 3 4 5 6 7 8 9 CH 3OH C2H5OH C3H7OH C4H9OH C 5H 11OH C 6H 13OH C 7H 15OH C 8H 17OH C 9H 19OH Anda Harus Ingat Penamaan alkohol yang sederhana yaitu dengan mangubah suku kata terakhir dari suatu alkana menjadi noI. CH3OH memiliki nama metanol. Aturan Penamaan Senyawa Alkohol Rantai Lurus Periksalah jenis gugus fungsinya. tuliskan nomor. senyawa alkohol dengan rumus kimia C3H7OH memiliki dua struktur kimia. Misalnya. H CH3 – C – CH3 OH 2-propanol Dari gambar tersebut. Jika jumlahnya lebih dari dua. 1. Apa nama kedua senyawa alkohol tersebut? Berikut langkah-langkah penamaan senyawa alkohol. beri nomor pada rantai karbon sedemikian rupa sehingga gugus –OH menempel pada atom C yang paling kecil. 2. nama senyawa-senyawa alkohol dengan rumus kimia C3H7OH adalah CH3 – CH2 – CH3 OH 1-propanol H CH3 – C – CH3 OH 2-propanol Senyawa Karbon Turunan Alkana 105 . Bagaimanakah jika jumlah atom karbon pada senyawa alkohol lebih dari 2? Senyawa alkohol yang mengandung lebih dari 2 atom karbon akan memiliki struktur kimia lebih dari satu. diikuti nama awalan berdasarkan jumlah atom C-nya. tuliskan awalan berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -nol. 4. etana menjadi etanol. Aturan tersebut hanya berlaku jika jumlah atom karbon pada senyawa alkohol tidak lebih dari 2. Jika jumlahnya tidak lebih dari dua.

1. c. c. 2-butanol b. 2. OH a. 106 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 6 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-heksanol. Aturan Penamaan Senyawa Alkohol Rantai Bercabang Tentukanlah rantai induk (rantai terpanjang yang memiliki gugus –OH) dan rantai cabangnya. Dari struktur kimianya. tentukan terlebih dahulu rantai karbonnya. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 OH OH b. Contoh 5. Dari struktur kimianya. tempatkan gugus – OH. Bagaimanakah penamaan senyawa alkohol bercabang? Berikut aturan penamaan senyawa alkohol yang memiliki rantai cabang. CH3 – CH2 – C – CH3 H OH OH CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 – C – CH3 H H Seperti halnya senyawa alkana. Contoh 5. struktur senyawa alkohol juga ada yang memiliki rantai cabang.Agar Anda lebih memahami cara penamaan senyawa alkohol. CH3 – CH2 – CH2 – C – CH2 – CH3 H H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 Kata Kunci • • • • Alkil Rantai cabang Rantai induk Rantai lurus OH Jawab a. Dari struktur kimianya. Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga gugus –OH menempel pada atom C yang paling kecil. 2-heksanol Jawab Untuk menuliskan struktur senyawa alkohol. pelajarilah contoh soal berikut. 4. b. dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 7 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2-heptanol. a. Rantai cabang diberi nama sesuai jumlah atom C dan struktur gugus alkil.2 Tentukanlah nama senyawa alkohol berikut.3 Gambarkanlah struktur senyawa alkohol berikut. dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 4 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 1 sehingga namanya adalah 1-butanol. Kemudian. Rantai induk diberi nama sesuai aturan penamaan senyawa alkohol rantai lurus. a. b. 3.

Senyawa Karbon Turunan Alkana 107 .3.4-tetrametil -2-pentanol.. dan gugus metilnya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2metil-2-butanol. 2.4-tetrametil2-pentanol D.3. CH3 CH2 CH2 d. c.4-tetrametilpentanol B. H CH3 – CH2 – C – C – CH2 – CH3 6 5 4 H3 2 1 CH 3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 6 atom C. CH3 H C CH3 C2H5 OH C H CH3 CH3 OH gugus fungsional Kupas Tuntas CH3 CH(CH 3) C(CH 3) 2 C(OH)(CH 3) (CH 3) memiliki nama . 2. gugus –OH berada pada atom C nomor 3. A .3.3.4-dimetil-2-heksanol E. rantai cabang C 2H 5 OH gugus fungsional H CH3 – C – CH – C – CH3 rantai 5 4 3 2 1 rantai induk CH3 CH3 OH 2. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-metil-2-heptanol.3. OH gugus fungsional H CH3 – CH2 – CH2 – C – CH2 – C– CH3 H2 1 7 6 5 4 3 CH3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 7 atom C. CH3 CH2 C CH3 CH3 b. 3. 2. nama CH3 CH(CH3) C(CH 3) 2 C(OH)(CH 3) (CH 3) adalah (C) 2.4-tetrametil4-pentanol C .3-dimetil-2-heptanol Pembahasan CH3 CH3 CH3 H C C C CH3 CH3 – CH2 – C – CH3 rantai 4 3 2 1 induk CH3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 4 atom C. d. OH gugus fungsional b.. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-metil-3-heksanol. Rantai cabangnya berjumlah 3 buah. Jawab a.3.4-tetrametil-2-pentanol Jadi..4 OH Tentukanlah nama senyawa alkohol berikut. UN 2003 rantai induk induk rantai cabang CH3 CH3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 5 atom C dan gugus –OH berada pada atom C nomor 2.3. 2. gugus –OH berada pada atom C nomor 2.3.3. 5.Contoh a. CH3 CH2 OH H C C CH2 CH3 H CH3 OH H C C CH2 CH3 H C2H5 c. gugus –OH.3.

Selain nama IUPAC. alkil dan OH terikat pada C yang nomornya sama. Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga gugus –OH menempel pada atom C yang paling kecil. UMPTN 1995 Contoh 5. Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil yang terdiri atas 1 atom C (metil) sehingga nama trivialnya adalah metil alkohol. 3-metil-2-butanol E. 108 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .5 Tentukanlah nama trivial senyawa alkohol berikut. A.. Jadi. alkohol juga memiliki nama trivial (nama lazim). CH 3 CH 3 CH CH 2 OH f.. CH3 – OH b. Aturan Penamaan Trivial Senyawa Alkohol Tentukanlah rantai induk (rantai terpanjang yang memiliki gugus – OH) dan rantai cabangnya. senyawa yang termasuk alkohol tersier adalah (B) 2-metil-2-propanol. OH gugus fungsional CH3 – CH CH3 alkil c. H CH3 – CH2 – CH C – OH CH3 Jawab a.. isopentil alkohol Pembahasan Pada alkohol tersier. d. Berikut cara memberi nama trivial untuk alkohol. 2. alkil CH – OH 3 gugus fungsional b. a. alkil CH3 – CH2 – CH2 – OH gugus fungsional Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil lurus yang terdiri atas 3 atom C (propil) sehingga nama trivialnya adalah propil alkohol. Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil bercabang dengan nama isopropil sehingga nama trivialnya adalah isopropil alkohol. CH3 – CH2 – OH c. 2-metil-2-propanol C. isobutil alkohol D. 1. 3. Tata nama alkohol yang telah diuraikan merupakan nama IUPAC. Kupas Tuntas Senyawa yang termasuk alkohol tersier adalah .4-dimetil-2pentanol. CH3 – CH2 – CH2 – OH d.yaitu 2 gugus metil yang berada pada atom C nomor 2 dan 4 serta gugus etil yang berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-etil-2. 2-metil-1-propanol B. alkil CH3 – CH2 – OH gugus fungsional Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil yang terdiri atas 2 atom C (etil) sehingga nama trivialnya adalah etil alkohol. Tuliskan nama alkil rantai induk diikuti kata alkohol. OH CH 3 CH CH3 e.

Alkohol tersier: -il dan -nol terikat pada C yang sama. UMPTN 2000 Alkohol sekunder CH3 CH2 H C OH CH3 CH3 Alkohol tersier CH3 CH2 C OH CH3 Selidikilah 5. 2-metil-3-pentanol D. Alkohol primer CH3 – CH2 – CH2 – OH Kupas Tuntas Senyawa yang bukan alkohol sekunder adalah .3 Tata Nama Eter Tujuan Menyelidiki struktur dan aturan tata nama eter Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja Amatilah tabel berikut. Jadi. 1. senyawa yang bukan alkohol sekunder adalah (E) 3-metil-3-pentanol. A . jenis gugus fungsi.. Alkohol primer mengikat 1 atom C. 3-metil-2-pentanol E. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa eter? 3. Perhatikanlah struktur molekul alkohol berikut. alkohol sekunder. dan alkohol tersier dibedakan berdasarkan jumlah atom C yang terikat pada atom C yang mengikat gugus –OH. alkohol sekunder mengikat 2 atom C. Adakah hubungan antara nama senyawa. H CH3 – CH2 – C – OH gugus fungsional alkil CH3 Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil bercabang dengan nama sek-butil sehingga nama trivialnya adalah sek-butil alkohol.e. dan alkohol tersier. alkohol sekunder.. 3-pentanol C . CH3 alkil CH3 – C – CH2 – OH gugus fungsional H Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil bercabang dengan nama isobutil sehingga nama trivialnya adalah isobutil alkohol. sedangkan alkohol tersier mengikat 3 atom C. Apakah rumus umum dari eter? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Senyawa Karbon Turunan Alkana 109 . f. Struktur CH3 – CH3 CH3 – CH2 – CH3 CH3 – O – CH3 CH3 – O – CH2 – CH3 Rumus Kimia C 2H 6 C 3H 8 C 2H6O C 3H8O Nama Etana Propana Metoksi metana Metoksi etana Alkana Eter Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan.. Senyawa alkohol dapat juga dikelompokkan menjadi alkohol primer. 2-pentanol B. 3-metil-3-pentanol merupakan alkohol tersier. dan jumlah atom C? 2. 3-metil-3-pentanol Pembahasan Menentukan jenis alkohol: Alkohol primer: -nol terikat pada C nomor 1. Apakah perbedaan ketiga jenis alkohol tersebut? Alkohol primer.

2 3 4 5 6 7 8 9 C 2 H 6O C 3 H 8O C 4H 10O C 5H 12O C 6H 14O C 7H 16O C 8H 18O C 9H 20O Dari rumus umum eter. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa eter.Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. tuliskan nomor. H CH3 C CH3 O CH2 CH3 d. Gugus alkoksi diberi nama dengan cara mengganti akhiran -ana pada alkana menjadi akhiran -oksi. diikuti nama gugus alkoksi berdasarkan jumlah atom C-nya. Adapun tata cara memberi nama eter secara IUPAC adalah sebagai berikut. beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga gugus –OR menempel pada atom C yang paling kecil. perbedaan yang paling mencolok antara alkana dan eter adalah jenis gugus fungsinya. Contoh 5. a. Tabel 5. Jika diperhatikan dengan saksama. Jika jumlah atom C lebih dari 4. Senyawa eter memiliki gugus fungsi –OR (gugus alkoksi). 1. Kata Kunci • • Alkoksi Eter 3. dapatkah Anda menentukan struktur kimia dan tata namanya? Struktur kimia eter adalah R – O – R. Kemudian. Berdasarkan rumus tersebut. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 b. dan diakhiri dengan nama rantai induk. Anda Harus Ingat Senyawa eter memiliki gugus fungsi OR (gugus alkoksi) dengan rumus umum CnH2n 2O. kita dapat mengetahui rumus kimia suatu eter dengan cara menghitung jumlah atom C-nya. Gugus fungsi alkoksi menggantikan satu atom karbon pada alkana. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 c. Jika memiliki gugus –OR. Rantai alkil yang jumlah atom C-nya paling sedikit disebut gugus alkoksi. 2. 4. Rumus umum dari eter adalah C nH 2n+2 O. R adalah gugus alkil.6 Tentukanlah nama senyawa eter berikut. H CH3 C CH2 CH3 CH2 O CH3 110 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .3 Rumus Kimia Beberapa Senyawa Eter umlah Atom C Rumus Kimia Eter You Must Remember Ether compound has OR functional group with Cn 2n 2O as general formula. Aturan Penamaan Senyawa Eter Periksalah jenis gugus fungsinya. sedangkan rantai induk diberi nama seperti nama alkana berdasarkan jumlah atom C-nya. Tabel berikut memperlihatkan rumus kimia beberapa senyawa eter. sedangkan yang jumlahnya paling banyak disebut rantai induk.

alkanon E. nama senyawa tersebut adalah 1-metoksi-2-metil-butana. alkoksi CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 rantai induk Gugus alkoksi: – O – CH2 – CH3 (etoksi) Rantai induk: CH3 – CH2 – CH2 (propana) Jadi. H CH3 – C – O – CH2 – CH3 CH3 Jawab a. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 c. UMPTN 1999 alkoksi rantai induk 3 4 CH2 CH3 (2-metil-butana) Gugus alkoksi: – O – CH3 (metoksi) Rantai induk: CH 3 CH CH2 CH2 CH3 Jadi. Jika ada nama alkil yang sama. Contoh 5. asam karboksilat Pembahasan Rumus umum senyawa gugus fungsi CnH2n 2O : alkohol dan eter CnH2nO : aldehid dan alkanon CnH2nO2 : asam karboksilat dan ester Jadi. di depan nama alkil tersebut ditambahkan awalan di (2). Tuliskan secara berurut dari nama alkil terkecil dan diikuti kata eter.Jawab a. senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa (C) eter. Senyawa eter ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. nama senyawa tersebut adalah 1-etoksi propana. Cara menentukan nama trivial eter cukup mudah. rantai induk CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 alkoksi Gugus alkoksi: – O – CH2 – CH3 (etoksi) Rantai induk: CH3 – CH2 (etana) Jadi. d.. eter juga memiliki nama trivial. yakni 2 (etil) dan 3 (propil). c. nama senyawa tersebut adalah 2-etoksi propana. b. Jadi.7 Tentukanlah nama trivial senyawa eter berikut. Senyawa eter ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. Selain nama IUPAC. nama trivialnya adalah etil propil eter. eter D. a. c. b. nama trivialnya adalah dietil eter.. Senyawa eter ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya sama. H CH3 – C – O – CH2 – CH3 alkoksi 3 2 rantai induk H3C 1 Gugus alkoksi: – O – CH2 – CH3 (etoksi) Rantai induk: CH3 CH (propana) CH3 Jadi. ester C . nama senyawa tersebut adalah 1-etoksi etana. H CH3 – C – CH2 – O – CH3 2 1 Kupas Tuntas Senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa . Jadi. Jadi. A . Tentukanlah nama alkil setiap rantai karbon. Senyawa Karbon Turunan Alkana 111 . aldehid B.. yakni 2 (etil) dan 3 (isopropil). yakni 2 (etil). nama trivialnya adalah etil isopropil eter. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 b.

Senyawa Struktur Nama H H C H H Metana Anda Harus Ingat Senyawa aldehid memiliki gugus fungsi COH. dan ester memiliki persamaan yaitu semuanya memiliki gugus karbonil. asam karboksilat. ikutilah kegiatan berikut. Masih ingatkah Anda yang dimaksud dengan gugus karbonil? Pada senyawa asam karboksilat dan ester. Selidikilah 5.4 Tata Nama Aldehid. dan Ester Tujuan Menyelidiki aturan tata nama aldehid. Asam Karboksilat. Tata Nama Aldehid Keton Asam Karboksilat dan Ester Senyawa aldehid. keton.2. Propana O H Aldehid C O H Metanal CH3 CH O CH 3 CH 2 CH Etanal Propanal O HC Asam Karboksilat O CH 3 C O CH 3 CH 2 C OH OH OH Asam metanoat Asam etanoat Asam propanoat Propanon Keton O CH 3 C CH3 112 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . asam karboksilat. O atom karbon mengikat dua atom O dengan struktur C O sehingga gugus ini disebut dengan nama karboksil. Alkana H H C H H C H H Etana H H C H H C H H C H H You Must Remember Aldehyde compound has CO functional group. keton. Keton. Agar Anda lebih memahami penamaan dari senyawa-senyawa tersebut. dan eter Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja 1. Amatilah tabel berikut.

Itulah sebabnya senyawa aldehid disebut juga alkanal.8 O H CH3 – C – CH CH3 Tentukan nama IUPAC senyawa aldehid berikut. Adakah hubungan antara nama senyawa alkana dengan nama senyawa aldehid. b. Seperti halnya alkohol dan eter. Pada asam karboksilat. keton. Itulah sebabnya senyawa keton disebut juga alkanon. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -oat dan diawali dengan kata asam.Ester O CH 3 C OCH 3 Metil metanoat Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Apakah rumus umum dari aldehid dan keton? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Agar lebih jelas. yaitu senyawa aldehid yang dikenal juga dengan nama metanal. CH3 – CH2 – CH O H CH3 – C – CH2 – CH CH2 CH3 Jawab a. O a. Senyawa ini umum digunakan untuk mengawetkan tubuh organisme yang sudah mati. Apakah pendapat Anda mengenai penggunaan formalin pada bahan makanan? Contoh 5. Jika memiliki rantai bercabang. beri nomor pada rantai terpanjang dimulai dari atom C yang mengikat atom O. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa aldehid? 3. nama senyawa tersebut adalah propanal. O CH3 – CH2 – CH aldehid b. berikut aturan penamaan senyawa aldehid. nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -al. 2. tuliskan nomor percabangan. dan ester? 2. dan asam karboksilat berhubungan dengan nama senyawa alkana. 1. Lalu. asam karboksilat. Jika memiliki gugus –COH. 3. Pada aldehid. Hitung jumlah atom C-nya. 3 2 1 c. O H CH3 – C – CH aldehid 3 2 1 CH3 rantai cabang Senyawa Karbon Turunan Alkana 113 . keton. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa keton? 4. Itulah sebabnya senyawa asam karboksilat disebut juga asam alkanoat. 1. Fakta Kimia Formalin Formalin adalah nama umum untuk larutan 33% formaldehid. lalu tuliskan awalan berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -al. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa aldehid. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -on. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -al. nama alkil rantai cabang. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Pada keton. Aturan Penamaan Senyawa Aldehid Periksalah jenis gugus fungsinya. nama senyawa aldehid. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jadi.

1. O CH3 – CH2 – C – OH 114 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . a. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -al. sedangkan asam karboksilat bergugus fungsi –COOH. diikuti nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya. nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -oat. O CH 3 CH 2 C H CH 3 CH2 O C OH propanal asam propanoat You Must Remember Carboxylic acid compound has COO as functional group. Anda pasti melihat bahwa perbedaan kedua senyawa tersebut terletak pada gugus fungsionalnya. nama senyawa tersebut adalah 3-metil-pentanal. Masih ingatkah Anda dengan struktur aldehid dan asam karboksilat? Dapatkah Anda melihat persamaan dan perbandingan kedua struktur senyawa karbon tersebut? Bandingkanlah struktur aldehid dan asam karboksilat berikut. Dari struktur tersebut. beri nomor pada rantai terpanjang dimulai dari atom C yang mengikat atom O. Aldehid bergugus fungsional –CHO. lalu tuliskan kata asam. Anda Harus Ingat Senyawa asam karboksilat memiliki gugus fungsi COOH. hitung jumlah atom C-nya. nama alkil rantai cabang.9 Tentukanlah nama IUPAC senyawa aldehid berikut. 2. rantai cabang H 3 4 O 2 1 CH3 – C – CH2 – CH CH2 CH3 5 aldehid Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 5 (pentana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 3 Jadi. Jika pada aldehid. tuliskan nomor percabangan. Jika tidak memiliki rantai cabang. Jika memiliki gugus –COOH.c. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa asam karboksilat. pada asam karboksilat menjadi akhiran -oat dan diawali dengan kata asam. Contoh 5. 3. Jika memiliki rantai bercabang. dan diakhiri dengan akhiran -oat. nama senyawa tersebut adalah 2-metil-propanal. Aturan Penamaan Senyawa Asam Karboksilat Periksalah jenis gugus fungsinya. Oleh karena memiliki struktur yang mirip maka penamaan asam karboksilat mirip juga dengan penamaan aldehid. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 2 Jadi. Lalu.

CH3 O gugus karboksilat CH3 – CH2 – C – OH 3 2 1 b. Tabel 5. O H CH3 – C – CH2 – C – OH CH2 Jawab a.b. rantai cabang H 3 Kata Kunci • • Aldehid Asam karboksilat c. O H CH3 – C – C – OH CH3 c. asam karboksilat dan aldehid memiliki nama trivial. O 2 1 CH3 – C – CH2 – C – OH CH2 4 gugus karboksilat CH3 5 Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 5 (pentana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 3 Jadi. Perhatikan tabel berikut. O gugus karboksilat H CH3 – C – C – OH 3 2 1 CH 3 rantai cabang Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 2 Jadi. Seperti senyawa karbon lainnya. nama senyawa tersebut adalah asam 3-metil-pentanoat. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jadi. nama senyawa tersebut adalah asam propanoat.4 Nama IUPAC dan Trivial Beberapa Senyawa Asam Karboksilat Rumus Kimia Nama UPAC Nama Trivial Asal Kata HCOOH CH3COOH CH3CH2COOH CH3(CH2)2COOH Asam metanoat Asam etanoat Asam propanoat Asam format Asam asetat Asam propionat Asam butirat Latin: formica (semut) Latin: asetum (cuka) Yunani: protopion (lemak pertama) Latin: butyrum (mentega) Asam butanoat Senyawa Karbon Turunan Alkana 115 . Nama trivial kedua senyawa ini diambil dari sumber alami asam karboksilat. nama senyawa tersebut adalah asam 2-metil-propanoat.

Penamaannya mirip dengan asam karboksilat. O O CH3 CH2 C OH asam propanoat CH3 CH2 C O CH3 metil propanoat Dari struktur tersebut. Pernahkah Anda mencium aroma dari minyak wangi? Mengapa minyak wangi dapat memberikan aroma. Tabel 5. baik IUPAC maupun trivial mirip juga dengan penamaan asam karboksilat. Perhatikan tabel berikut. c. Asam karboksilat bergugus fungsi –COOH. atom H pada asam karboksilat digantikan oleh gugus alkil. Senyawa kimia itu adalah ester.10 Tentukan nama trivial senyawa ester berikut. Jadi. CH3 – CH2 – COOCH3 CH3 – CH2 – CH2 – COOCH3 CH3 – CH2 – CH2 – COOCH2CH3 Jawab O CH3 – CH2 – C – O – CH3 3 2 1 rantai alkil Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jumlah atom C pada rantai alkil adalah 1 (metil) 116 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Karena memiliki struktur yang mirip maka penamaan ester. Tahukah Anda. Contoh a. 5. Kata asam pada asam karboksilat diganti dengan nama alkil. a. Perhatikan struktur senyawa berikut. pisang.CH3(CH2)3COOH CH3(CH2)10COOH CH3(CH2)14COOH CH3(CH2)16COOH Asam pentanoat Asam dodekanoat Asam heksadekanoat Asam oktadekanoat Asam valerat Asam laurat Latin: valere (tanaman valere) Latin: laurel (sejenis kacang) Asam palmitat Minyak palma Asam stearat Yunani: stear (lemak) Tabel tersebut menjelaskan nama trivial asam karboksilat. Anda pasti melihat bahwa perbedaan kedua senyawa tersebut terletak pada gugus fungsionalnya. atau apel? Aroma tersebut berasal dari senyawa kimia yang terkandung dalam minyak wangi. seperti jeruk. lalu ganti akhiran -at pada nama asam karboksilat dengan akhiran -aldehid. kata asam pada asam karboksilat diganti dengan nama alkil. bagaimana dengan nama trivial aldehid? Hilangkanlah kata asam. sedangkan ester bergugus fungsi –COOR. bagaimana cara memberi nama ester? Tata nama ester didasarkan pada strukturnya yang mirip dengan struktur asam karboksilat. 1 2 3 4 5 6 Asam format Asam asetat Asam propionat Asam butirat Asam valerat Formaldehid Asetaldehid Propionaldehid Butiraldehid Valeraldehid You Must Remember Ester compound has COOR functional groups which its name is identic with carboxylic acid.5 Nama IUPAC dan Trivial Beberapa Senyawa Aldehid umlah Atom C Asam Karboksilat Aldehid Anda Harus Ingat Senyawa ester memiliki gugus fungsi COOR. Acid letter is replaced by alkil in the name of carboxylic acid. b.

b. Caranya dengan menggantikan akhiran -ol pada alkohol dengan akhiran -on.11 Tentukanlah nama senyawa keton berikut. O CH3 CH2 C CH3 Senyawa Karbon Turunan Alkana 117 .6 Penamaan IUPAC Senyawa Keton umlah Atom C Struktur CH3 CH3 CH2 C OH C OH CH2 CH3 CH3 Nama 2-propanol 3-pentanol Kata Kunci • • Ester Keton Alkohol CH3 CH2 OH C CH3 CH3 CH3 CH2 C O C O O CH3 CH2 C CH3 C CH3 CH3 CH2 CH3 CH CH3 3-metil-2-pentanol 2-propanon 3-pentanon Keton 3-metil-2-pentanon Agar Anda lebih memahami cara penamaan senyawa keton. Penamaan keton mirip dengan penamaan alkohol. a. Perhatikan tabel berikut. Tabel 5. Contoh 5. pelajarilah contoh soal berikut. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 4 (butana/butirat) Jumlah atom C pada rantai alkil adalah 1 (metil) Nama IUPAC: metil butanoat Nama trivial: metil butirat O CH3 – CH2 – CH2 – C – O – CH2 – CH3 4 3 2 1 rantai alkil Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 4 (butana/butirat) Jumlah atom C pada rantai alkil adalah 2 (etil) Nama IUPAC: etil butanoat Nama trivial: etil butirat Senyawa karbon lainnya yang mengandung gugus karbonil adalah keton. Nama IUPAC: metil propanoat Nama trivial: metil propionat O CH3 – CH2 – CH2 – C – O – CH3 3 2 1 rantai alkil c.

b. Rantai cabangnya berjumlah 3 buah. gugus –CO berada pada atom C nomor 2. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-metil-3-heksanon. dapat diketahui bahwa senyawa keton ini memiliki 6 atom C dan gugus –CO-nya berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-heksanon. CH3 CH2 CH2 H C CH2 O CH2 C CH3 CH3 CH3 H C O C CH3 e. Dari struktur kimianya.O b. c. Dari struktur kimianya.4-dimetil-2pentanon. 118 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . CH3 C CH3 CH2 CH3 Jawab a. gugus –CO berada pada atom C nomor 3. CH2 CH3 rantai cabang e. yaitu 2 gugus metil yang berada pada atom C nomor 2 dan 4 serta gugus etil yang berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-etil-4. O gugus fungsional Tantangan Kimia Apakah menurut Anda penulisan nama senyawa 2-metil-2-pentanon benar? Diskusikanlah bersama teman Anda. dapat diketahui bahwa senyawa keton ini memiliki 4 atom C dan gugus –CO-nya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2-butanon. c. Senyawa keton ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 7 atom C. O gugus fungsional H CH3 – CH2 – CH2 – C – CH2 – C – CH3 rantai induk 7 6 5 4 3 2 1 6 5 4 3 2 1 d. CH3 CH3 CH2 CH2 CH2 H C CH3 O C C CH2 CH2 CH3 CH3 d. H CH3 – CH2 – C – C – CH2 – CH3 rantai induk CH3 rantai cabang Senyawa keton ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 6 atom C. rantai cabang 5 CH 3 4 3 O 2 H CH3 – C – C – C – CH3 1 gugus fungsional rantai induk rantai cabang CH3 CH2 CH3 rantai cabang Senyawa keton ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 5 atom C dan gugus –CO berada pada atom C nomor 2. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-etil-2-heptanon.

Senyawa keton ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. Kata eter pada senyawa eter digantikan dengan kata keton.7 Penamaan Trivial Senyawa Keton Senyawa Struktur Nama CH3 – O – CH3 eter CH3 – O – CH2 – CH3 CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 O CH3 C CH3 dimetil eter metil etil eter metil propil eter dimetil keton Keton CH 3 O CH3 C O C CH 2 CH2 CH 3 CH2 CH3 metil etil keton metil propil keton Contoh 5. c. CH3 – CH2 – C – CH2 – CH3 O b.12 O Anda Harus Ingat Nama trivial keton mirip dengan nama trivial eter. Kata eter pada senyawa eter digantikan dengan kata keton. Perhatikan tabel berikut. Tabel 5. CH3 – CH2 – C – CH2 – CH2 – CH3 O H CH3 – C – C – CH2 – CH3 CH3 You Must Remember Trivial names for ketone is identic with ether trivial names. yakni 2 (etil). Buktikanlah oleh Anda Titik didih suatu senyawa aldehid atau keton lebih rendah apabila dibandingkan senyawa alkohol padanannya. yakni 2 (etil) dan 3 (propil). a. nama trivialnya adalah etil propil keton.Tata nama keton yang telah diuraikan merupakan nama IUPAC. The letter of th is replaced with ton . Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. Jadi. Nama trivial keton mirip dengan nama trivial eter. Jawab a. Selain nama IUPAC. b. Senyawa Karbon Turunan Alkana 119 . keton juga memiliki nama trivial (nama lazim). Jadi. c. nama trivialnya adalah etil isopropil keton. Senyawa keton ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. Jadi. nama trivialnya adalah dietil keton. Buktikanlah oleh Anda melalui teori ikatan kimia. Tentukan nama trivial senyawa keton berikut. yakni 2 (etil) dan 3 (isopropil). Senyawa keton ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya sama.

Tentukan rantai induk dan atom halogennya. 5. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa haloalkana? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. dan iodine. Tuliskan nomor cabang. Pada struktur senyawa haloalkana. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. 4. seperti fluorin.5 Penamaan Haloalkana Tujuan Menyelidiki aturan penamaan haloalkana Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja 1. Jika memiliki ikatan tunggal dan mengandung salah satu atom halogen. 6. 3. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. C H metana H H C H H C H Cl klorometana 2 H C H etana H C H Cl kloroetana You Must Remember Haloalkane is alkane compound that has one or more H-atoms which replace by halogen element: fluorine. 1. klorin. 1. bromine. Berikut ini aturan penamaan haloalkana. dan iodin. Selidikilah 5. Tata Nama Haloalkana Masih ingatkah Anda dengan senyawa haloalkana? Senyawa haloalkana adalah senyawa turunan alkana yang satu atom hidrogennya digantikan oleh atom unsur halogen. Amatilah tabel berikut. umlah Atom C Alkana Struktur Nama Haloalkana Struktur Nama H 1 H H H C H H H H Anda Harus Ingat Haloalkana adalah senyawa alkana yang satu atau lebih atom H-nya digantikan oleh unsur halogen. seperti fluorin. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa haloalkana. Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga atom halogen terikat pada atom C yang paling kecil. Atom halogen diberi nama sesuai dengan jenis atomnya. diikuti tanda (–). 120 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . bromin.3. atom H pada senyawa alkana digantikan oleh atom halogen. dan iodin. Aturan Penamaan Senyawa Haloalkana Periksa jenis ikatannya. Rantai induk diberi nama sesuai aturan penamaan senyawa alkana rantai lurus. chlorine. Lakukanlah kegiatan berikut untuk memahami cara penamaan haloalkana. nama atom halogen yang menyambung dengan nama rantai lurus. bromin. Adakah hubungan antara struktur senyawa alkana dan struktur senyawa haloalkana? 2. klorin. 2.

CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – OH b. Contoh 5. etoksi butana b. a.2-dimetil-butanol b. 2-iodo-pentana Senyawa Karbon Turunan Alkana 121 . Jumlah atom C pada rantai induk: 6 (heksana) Atom halogen: Br (bromo) Penomoran rantai: H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 rantai induk 6 5 4 3 2 1 Br halogen Jadi. 3-heksanon c. digunakan sebagai at anestesi di rumah sakit. Jadi.. pembius Pembahasan F3C CHBrCl adalah sebagai pembius. Materi 5. dietil eter c. CH 3 O CH 2 CH 2 CH 2 C O CH 2 CH 3 Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. CH 3 CH2 CH 2 C H C H C CH3 2. pembunuh serangga C . 2-etil-3-metil-4-dekanon d. Jumlah atom C pada rantai induk: 6 (heksana) Atom halogen: Cl (kloro) Penomoran rantai: H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 rantai induk 6 5 4 3 2 1 Cl halogen b. pendingin D. A .Atom Halogen Nama Atom Penamaan dalam Haloalkana F Cl Br I Fluorin Klorin Bromin Iodin Fluoro Kloro Bromo Iodo Kupas Tuntas Kegunaan dari senyawa haloalkana F3C CHBrCl adalah untuk . Tentukanlah nama IUPAC senyawa-senyawa berikut. 2-metil butiraldehid f. pembasmi kuman B. nama senyawa ini adalah 2-kloroheksana. a. asam 2-metil-butanoat d. nama senyawa ini adalah 3-bromoheksana. a. 2.. UN 2003 Agar lebih paham.13 Tentukanlah nama senyawa haloalkana berikut. CH 3 CH 2 CH 2 H C CH 2 CH 3 CH 3 Tentukanlah nama trivial senyawa-senyawa berikut. CH 3 O OH d. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 b. Soal Penguasaan 1. CH3 CH2 CH2 CH2 C CH2 CH3 O C H 3. metil butirat g. asam 3-metil-heptanoat e. kegunaan F3C CHBrCl adalah untuk (E) pembius. H C e.. Cl H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 Br Jawab a. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – O –CH3 O c.2 f. pemutih E. H a. Jadi. 2-metil-3-etil-pentanal e. etil pentanoat Gambarkanlah struktur senyawa-senyawa berikut. pelajarilah contoh soal berikut.

1. but different in molecular structure are called position isomer. Senyawa mana saja yang rumus kimianya sama? 2. Kedua senyawa ini memiliki rumus kimia C3H8O dan sama- 122 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .C somer Senyawa Karbon Di Kelas X. tetapi struktur molekulnya berbeda disebut isomer posisi. Struktur Nama Rumus Kimia Gugus Fungsi Kelompok Senyawa CH3 – CH2 – CH2 – OH Anda Harus Ingat Senyawa-senyawa yang rumus kimia dan gugus fungsinya sama. Misalnya. Anda telah mempelajari mengenai isomer. Apakah perbedaan antara senyawa-senyawa yang rumus kimianya sama? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. H CH 3 C OH H H C H H C H CH3 H You Must Remember Compounds which have the same chemical formula and functional groups. Kelompokkanlah senyawa-senyawa yang memiliki rumus kimia sama. Bagaimanakah dengan senyawa-senyawa karbon turunan alkana. melacaknya dengan melakukan kegiatan berikut. Lengkapilah tabel berikut. Senyawa-senyawa yang rumus kimia dan gugus fungsinya sama. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. 1-propanol dan 2-propanol. apakah memiliki isomer juga? Mari. tetapi struktur molekulnya berbeda disebut isomer posisi. Selidikilah 5. yaitu istilah bagi kelompok senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi berbeda strukturnya.6 Keisomeran Senyawa Turunan Alkana Tujuan Menyelidiki keisomeran senyawa turunan alkana Alat dan Bahan Data senyawa kimia Langkah Kerja 1. Propanal Propanon O CH 3 CH 2 C OH Metil etanoat 2.

Senyawa Karbon Turunan Alkana 123 . O Butanal CH 3 CH 2 CH 2 CH 2-metil propanal CH3 H C CH3 O CH Kedua senyawa aldehid ini memiliki rumus kimia C4H8O. O 2-pentanon CH3 CH2 CH2 O C CH3 3-pentanon CH3 CH2 C CH2 CH3 3-metil-2-butanon CH3 H C CH3 O C CH3 Ketiga senyawa keton ini memiliki rumus kimia C5H10O. isomer juga dapat terjadi pada senyawa turunan alkana lainnya. Perhatikanlah beberapa contoh isomer berikut. Etoksi etana Metoksi propana 2-metoksi propana CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 H CH3 C O CH3 CH3 Ketiga senyawa eter ini memiliki rumus kimia C4H10O. O Metil propanoat CH3 CH2 O C O CH3 Etil etanoat CH 3 C O CH 2 CH 3 Kedua senyawa ester ini memiliki rumus kimia C4H8O2.sama tergolong senyawa alkohol karena mengandung gugus –OH. Selain dalam alkohol. O Asam butanoat CH3 CH2 H C CH2 O C C OH Asam 2-metil propanoat CH 3 OH CH 3 Kedua senyawa asam karboksilat ini memiliki rumus kimia C4H8O2.

. asam propionat Pembahasan Pasangan isomer gugus fungsi ada tiga: alkohol dengan eter alkanal dengan alkanon asam karboksilat dengan ester Jadi. yang merupakan pasangan isomer gugus fungsi 1-propanol adalah (B) metil etil eter. 2-kloropropana CH3 H C Cl CH3 Kedua senyawa haloalkana ini memiliki rumus kimia C3H7Cl. asam karboksilat. UMPTN 1995 1-butanol 2-metil-1-propanol CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – OH H CH 3 C CH 2 OH CH 3 Senyawa eter dan alkohol tersebut berisomer gugus fungsi karena samasama memiliki rumus kimia C4H10O. Jika suatu senyawa alkohol dan eter memiliki jumlah atom karbon yang sama maka dipastikan senyawa-senyawa tersebut merupakan isomer. serta asam karboksilat dan ester.. Demikian juga dengan aldehid. metil etil eter C . 2-propanol B. Kelompok senyawa yang berisomer gugus fungsi adalah alkohol dan eter. A. O Asam butanoat Asam 2-metil Propanoat CH3 CH2 CH 3 CH2 C OH O H C C OH CH 3 124 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . aldehid dan keton. dan ester. CH3 H C CH3 O CH3 Kupas Tuntas 1-propanol merupakan isomer gugus fungsi dengan . O Butanal 2-metil propanal CH 3 CH 2 CH3 CH 2 C H O H C C H CH3 O 2-butanon CH 3 CH 2 C CH3 Senyawa aldehid dan keton tersebut berisomer gugus fungsi karena sama-sama memiliki rumus kimia C4H8O. Jenis isomer lainnya adalah isomer gugus fungsi. tetapi gugus fungsinya berbeda.. pelajarilah contoh-contoh berikut. Etoksi etana Metoksi propana 2-Metoksi propana CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 You Must Remember Functional group isomer is the group of compounds which have the same formula but different in functional groups. tetapi gugus fungsinya berbeda. propanon D. yaitu kelompok senyawa yang rumus kimianya sama. Agar Anda lebih memahami.1-kloropropana CH 3 CH2 CH 2 Cl Anda Harus Ingat Isomer gugus fungsi yaitu kelompok senyawa yang rumus kimianya sama. propanal E. keton.

.

2 79.11 Titik Didih Beberapa Senyawa Keton (1 atm) Keton Titik Didih (°C) Propanon (Aseton) 2-butanon 3-pentanon 56. Tabung reaksi 3.Senyawa eter memiliki titik didih lebih rendah jika dibandingkan dengan alkohol. Aldehid dan Keton Aldehid tidak dapat membentuk ikatan hidrogen seperti halnya alkohol sehingga pada senyawa yang memiliki massa molekul yang sebanding. 1996 Alkohol dan eter dapat dibedakan melalui reaksi dengan logam Na. Alkohol : Eter : R – OH + Na → R – ONa + 1 H 2 2 R – O – R' + Na → tidak bereaksi 2. 6. meliputi sifat kimia senyawa. Tabel 5. 8. cara penggunaan.1 Sumber: Organic Chemistry.7 Sumber: Organic Chemistry. Formaldehid Aseton Pereaksi Fehling Pereaksi Tollen’s Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. 1996 Bagaimanakah cara membedakan aldehid dan keton? Untuk mengetahuinya lakukanlah kegiatan berikut.6 102. Penangas air 2.4 Sumber: Organic Chemistry. 1996 Keton memiliki titik didih yang hampir sama dengan aldehid. Tabel 5. Tabel 5.7 Identifikasi Aldehid dan Keton Tujuan Mengidentifikasi aldehid dan keton dengan pereaksi Fehling dan Tollen’s Alat dan Bahan 1. dan penanganannya. Selidikilah 5. 7.6 90.9 Titik Didih Beberapa Senyawa Eter (1 atm) Eter Titik Didih (°C) Dimetil eter Dietil eter Dipropil eter –24 34. titik didih aldehid lebih rendah dibandingkan alkohol. Pipet tetes 5.5 75. Gelas ukur 4. Hal ini disebabkan karena molekul eter tidak dapat membentuk ikatan hidrogen.10 Titik Didih Beberapa Senyawa Aldehid (1 atm) Aldehid Titik Didih (°C) Metanal Propanal Butanal –21 49. 126 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .

Pereaksi Fehling mengandung ion Cu+ dalam larutan basa. 1 dan 2 dengan mengganti pereaksi Fehling dengan pereaksi Tollen’s. Panaskan tabung reaksi dengan mengunakan penangas air pada suhu 60 °C. Reaksi ini biasa disebut dengan tes cermin perak. O O 2 Cu2+(aq) + RCH(aq) + OH–(aq) + H2O(l) → Cu2O(s) + RCOH(aq) + 3 H+(aq) Ketika keton direaksikan dengan pereaksi Fehling dan dipanaskan tidak akan terjadi reaksi. 3. aldehid akan teroksidasi menjadi asam karboksilat. 4. Ketika pereaksi Tollen’s dipanaskan dengan aldehid pada tabung reaksi. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. 1996 Gambar 5. Pada tabung reaksi yang berbeda tambahkan 2 mL aseton.5 57 120 Sumber: Organic Chemistry. ester memiliki titik didih yang rendah. 3. 2000 Asam metanoat Asam etanoat Asam butanoat 101 118 164 Sumber: Organic Chemistry. 5. titik didih asam karboksilat hampir sama dengan alkohol.13 Titik Didih Beberapa Senyawa Ester (1 atm) Ester Titik Didih (°C) Metil metanoat Metil etanoat Etil butanoat 31. Tambahkan 3 tetes pereaksi Fehling ke dalam masing-masing tabung reaksi tersebut. Jika dibandingkan dengan asam karboksilat. aldehid akan teroksidasi dan kompleks [Ag(NH3)2]+ tereduksi menjadi logam perak. Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Fullick). 1. Bagaimana hasil reaksi formaldehid dengan pereaksi Fehling dan pereaksi Tollen’s? 2. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Bagaimana hasil reaksi aseton dengan pereaksi Fehling dan pereaksi Tollen’s? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.10 Cermin perak terbentuk ketika aldehid diuji dengan pereaksi Tollen s. Tabel 5. Masukkanlah 2 mL formaldehid ke dalam tabung reaksi pertama. Lakukan langkah pada no. Tabel 5. Pada senyawa dengan massa molekul yang sebanding. Ketika aldehid direaksikan dengan pereaksi Fehling dan dipanaskan. 2000 Gambar 5. Pereaksi Tollen’s diperoleh dengan cara melarutkan AgNO3 ke dalam larutan amonia yang menghasilkan senyawa kompleks [Ag(NH3)2]+. 1996 Senyawa Karbon Turunan Alkana 127 .Langkah Kerja 1. 2. Asam Karboksilat dan Ester Asam karboksilat memiliki ikatan hidrogen yang kuat sama seperti alkohol sehingga memiliki titik didih yang tinggi. O O 2 Ag+(aq) + RCH(aq) + H2O(l) → 2 Ag(s) + RCOH(aq) +2 H+(aq) Keton tidak bereaksi dengan pereaksi Tollen's.9 Endapan merah bata Cu2O terbentuk ketika aldehid diuji dengan pereaksi Fehling. Amati perubahan yang terjadi.12 Titik Didih Beberapa Senyawa Asam Karboksilat (1 atm) Asam Karboksilat Titik Didih (°C) Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Fullick). sedangkan pereaksi Fehling akan tereduksi membentuk endapan merah bata Cu2O.

Pipet tetes 2. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. CH3CH2CH2Br(aq) + H2O(l) bromometana → CH3CH2CH2OH(aq) + HBr(aq) propanol 128 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .14 Titik Didih Beberapa Senyawa Haloalkana (1 atm) Haloalkana Titik Didih (°C) Wujud pada 25 °C Klorometana Kloroetana Bromometana Bromoetana Iodometana Iodoetana –24 12 3 38 42 72 gas gas gas cair cair cair Sumber: Organic Chemistry. Panaskan campuran di atas penangas air selama 5 menit.go. Sumber: www. 3.8 Esterifikasi Tujuan Pembuatan ester dari alkohol dan asam karboksilat Alat dan Bahan 1. 8. Haloalkana Haloalkana adalah senyawa turunan alkana yang satu atau lebih atom hidrogennya diganti oleh unsur halogen. 1996 Haloalkana dapat mengalami reaksi hidrolisis menghasilkan alkohol. Gasohol BE-10 yang diluncurkan oleh BPPT merupakan campuran antara bensin (90%) dan bioetanol (10%). Langkah Kerja 1. 4. O O R – C – OH asam karboksilat + R' – OH alkohol R– C – OR' ester + H2O air 4. Pindahkan campuran ke dalam gelas kimia yang telah berisi larutan natrium bikarbonat. Indonesia telah mengembangkan jenis bahan bakar otomotif baru yang merupakan campuran antara bensin dan etanol yang menghasilkan bahan bakar dengan kualitas tinggi. Penangas air 6. 7. Gelas kimia 5. Reaksi ini dikenal dengan nama esterifikasi. Selidikilah 5. 1. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut.bbpt. Tambahkan 3 tetes asam sulfat pekat. Tambahkan 2 mL etanol kepada 1 mL asam asetat pekat dalam tabung reaksi. 2. Dari sumber nabati ini dapat diproses menjadi sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Pada saat etanol ditambahkan kepada asam asetat maka akan terbentuk ester yang memiliki wangi yang khas. dan penanganannya. Hal ini dipercepat dengan adanya katalis asam sulfat pekat. Tabung reaksi 4. meliputi sifat kimia senyawa. Bagaimana aroma dari hasil reaksi dibandingkan reaktan? 2. Etanol Asam asetat (H3COOH) Natrium bikarbonat (NaHCO3) Asam sulfat (H2SO4) Fakta Kimia Gasohol Saat ini. Bagaimanakah cara membuat ester? Lakukanlah kegiatan berikut. Senyawa apakah yang terbentuk pada reaksi tersebut? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Bioetanol ini diperoleh dari tanaman berpati seperti singkong yang banyak dijumpai di seluruh wilayah Indonesia.Salah satu kegunaan ester adalah sebagai bahan pewangi.id Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. cara penggunaan. Gelas ukur 3. 9. Tabel 5.

Formaldehid juga banyak digunakan sebagai pengawet untuk spesimen biologi. digunakan sebagai pelumas. Jika Anda ingin membuat senyawa ester etil propanoat. 2000 Gambar 5. seperti bakelit. Namun. Ketika direaksikan dengan asam nitrat dapat menghasilkan nitrogliserin yang dapat digunakan sebagai bahan peledak. Metanol digunakan untuk pembuatan metanal (formaldehid) dan bisa digunakan sebagai pelarut. kosmetik. Etanol digunakan juga sebagai pelarut pada minyak wangi dan sebagai zat antiseptik. Senyawa Karbon Turunan Alkana 129 . Materi 5. seperti asam benzoat digunakan sebagai pengawet pada makanan dan minuman. Kegunaan Aldehid Senyawa paling sederhana dari aldehid adalah formaldehid. Etanol juga dicampur dengan bensin (gasoline) menghasilkan campuran yang dinamakan “gasohol” yang dapat digunakan sebagai bahan bakar.4 2. eter. 3. dan ester dapat ditemukan secara alami ataupun dengan cara sintesis di laboratorium. antiseptik.11 Senyawa asam karboksilat sering digunakan sebagai at aditif pada makanan. Asam sitrat dan asam tartrat digunakan sebagai zat aditif pada makanan. pada dosis yang rendah dapat menyebabkan kebutaan dan pada dosis yang tinggi dapat menyebabkan kematian. aldehid. dan bahan makanan. Senyawa asam karboksilat lainnya. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Formaldehid digunakan sebagai desinfektan. Etilen glikol digunakan juga pada pembuatan polimer. Etanol digunakan pada minuman. Kegunaan Asam Karboksilat Asam asetat yang dikenal sebagai cuka digunakan sebagai pemberi rasa asam pada makanan.7 °C. 5. Kegunaan Eter Senyawa eter yang paling banyak dikenal adalah dietil eter. Metanol bersifat racun. Kegunaan Alkohol Metanol merupakan alkohol yang paling sederhana. seperti bir dan anggur. Metanol dikenal sebagai wood alcohol. memiliki titik didih 64. berikut ini adalah kegunaan senyawa-senyawa karbon tersebut. Sumber: Chemistry The Central Science. 4. penggunaan dietil eter sebagai zat anestetik dapat menyebabkan gangguan pada pernapasan sehingga saat ini pengunaannya digantikan oleh zat lain yang tidak berbahaya. Etilen glikol merupakan komponen penting untuk pendingin dan zat antibeku pada kendaraan. dan digunakan pada pembuatan polimer. Jelaskanlah cara identifikasi aldehid dan keton. Gliserol dapat diperoleh dari lemak. Kegunaan Keton Senyawa keton yang banyak digunakan adalah aseton yang biasanya digunakan sebagai pelarut pada zat dan penghapus cat kuku. senyawa dan bahan apa saja yang Anda perlukan? Jelaskan pula prosedur pembuatannya. Dietil eter digunakan sebagai pelarut dan zat anestetik (obat bius). asam karboksilat. 1. Senyawa-senyawa karbon ini memiliki beberapa kegunaan.Soal Penguasaan 1. 2. E Kegunaan Senyawa Karbon Senyawa alkohol. keton.

Asam karboksilat dan ester memiliki rumus umum C nH2nO 2. aldehid.5 2. keton. 5. Br. 2. contohnya karbon tetraklorida (CCl4) dan kloroform (CHCl3). diskusikanlah bersama teman Anda. 6. Haloalkana memiliki rumus umum CnH2n+1X dengan X adalah unsur halogen (F. Cl. Kegunaan Haloalkana Haloalkana digunakan sebagai pelarut. sedangkan senyawa eter sering digunakan sebagai zat anestetik. 3. sedangkan keton digunakan sebagai pelarut. Gugus fungsi alkohol adalah –OH dan eter –OR. Alkohol dan eter memiliki rumus umum CnH2n+2O. Senyawa asam karboksilat sering digunakan sebagai zat aditif dan pengawet. Senyawa haloalkana lainnya dapat digunakan sebagai insektisida. Soal Penguasaan 1. contohnya isoamil etanoat yang memberikan aroma pisang. 7.Tantangan Kimia Aroma wangi sebagian besar berasal dari senyawa ester dan aldehid. Senyawa alkohol biasanya digunakan sebagai pelarut dan zat antiseptik. Materi 5. Gugus fungsi asam karboksilat adalah –COOH dan ester –COOR. Gugus fungsi aldehid adalah –C–H O dan keton adalah –C–R. ester. I). Dapatkah Anda sebutkan senyawa penyusun aroma tersebut? Tuliskanlah struktur molekulnya. dan haloalkana. Tuliskanlah kegunaan beberapa senyawa asam karboksilat? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Haloalkana dapat mengalami reaksi hidrolisis menghasilkan alkohol. asam karboksilat. Senyawa ester juga digunakan sebagai pemberi aroma pada makanan dan minyak wangi. Haloalkana sering digunakan sebagai pelarut dan insektisida. 130 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . sedangkan ester digunakan sebagai pelarut dan pewangi. Aldehid dan keton memiliki rumus umum O CnH2nO. Kemudian. tetapi saat ini sudah tidak digunakan lagi karena memiliki efek negatif terhadap kesehatan. Senyawa karbon turunan alkana terdiri atas alkohol. eter. Senyawa aldehid = = 4. senyawa ester seperti etil etanoat dan butil butanoat digunakan sebagai pelarut untuk resin dan pernis. Kegunaan Ester Pada bidang industri. digunakan sebagai desinfektan dan pengawet. Tuliskanlah kegunaan beberapa senyawa alkohol? Rangkuman 1.

pengawet kegunaan Aldehid contoh kegunaan rumus struktur contoh O R – C – R' Aseton Pelarut Senyawa karbon turunan alkana terdiri atas Keton rumus struktur O R – C – OH Asam benzoat. insektisida kegunaan Haloalkana contoh kegunaan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Senyawa Karbon Turunan Alkana ini? Menarik. kegunaan pengawet Ester rumus struktur rumus struktur contoh O R – C – OR' Etil etanoat. asam asetat kegunaan Asam karboksilat contoh Zat aditif makanan. alkanal. sifat. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Senyawa Karbon Turunan Alkana ini. bertanyalah kepada guru kimia Anda.P e t aKonsep rumus struktur R – OH Etanol. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Senyawa Karbon Turunan Alkana ini. kegunaan dan identifikasi senyawa karbon (haloalkana. Belajarlah dengan baik. alkoksi alkana. Misalnya. zat anestetik Eter rumus struktur O R – CH Formaldehid Desinfektan. alkanon. pewangi R–X CCl4. CHCl3 Pelarut. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. alkanol. cara penulisan. metanol. Senyawa Karbon Turunan Alkana 131 . tata nama. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan struktur. dan alkil alkanoat). alkanoat. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. etilen glikol Pelarut. antiseptik rumus struktur contoh Alkohol contoh kegunaan R – O – R' Dietil eter Pelarut. Anda akan mengenal berbagai kegunaan dan komposisi senyawa karbon turunan alkana dalam berbagai produk rumah tangga dan berbagai bidang kehidupan. butil butanoat Pelarut.

.

.

.

polfarmex. cara penulisan. benzena dan turunannya.Bab6 6 Benzena dan Turunannya Sumber: www.org. Dari rumus kimia tersebut. terdapat kelompok senyawa hidrokarbon lainnya yang sering kita jumpai. Sifat. apa perbedaan antara parasetamol dan aspirin? Parasetamol dan aspirin berbeda dalam hal rumus dan struktur kimianya. serta makromolekul dengan cara mendeskripsikan struktur. Anda akan diajak untuk dapat memahami senyawa organik dan reaksinya. serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya 135 . Kegunaan. A. sifat.com Pada bab ini. Pada bab 5. dapatkah Anda menuliskan rumus strukturnya? Untuk dapat menuliskan rumus struktur parasetamol dan aspirin. serta kegunaan benzena dan turunannya.wikimedia. Pelajarilah bab ini dengan baik agar Anda memahaminya. Perbedaan struktur kimia ini dapat memengaruhi sifat senyawa tersebut sehingga memiliki efek medis yang khas. Anda tentunya tidak asing dengan zat kimia yang bernama parasetamol dan aspirin. www. Rumus Struktur Benzena B. sedangkan nama kimia aspirin adalah asam orto-asetiloksi benzoat dengan rumus kimia C9H8O. Anda telah mempelajari kelompok hidrokarbon turunan alkana. tata nama. Anda harus memahami terlebih dahulu pengertian senyawa benzena dan turunannya. Selain kelompok senyawa tersebut. Parasetamol memiliki nama kimia para-asetilamino fenol dengan rumus kimia C8H9NO2. Tahukah Anda. Kedua senyawa tersebut sering digunakan sebagai obat sakit kepala. Reaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena C.

Hal tersebut dikarenakan rumus kimia C6H6 tidak sesuai dengan kesepakatan ilmuwan bahwa atom C dapat mengikat 4 atom dan atom H mengikat 1 atom. Faraday berhasil mengisolasi benzena dari gas dan memberinya nama hidrogen bikarburet (bicarburet of hydrogen). 1 atom C seharusnya mengikat 4 atom. H H C C H C H C C C H H Legenda Kimia Friedrich Kekule (1829–1896) berhasil mengungkapkan bagaimana enam atom karbon pada molekul benzena berikatan dengan atom hidrogen. Kekule mengusulkan perubahan struktur benzena. Empat tahun kemudian. kalsium CH oksida 6 6 C6H6(aq) + CaCO3(s) + ⎯⎯ → kalsium + CaCO3benzena karbonat Mitscherlich memberi nama senyawa tersebut dengan sebutan benzin. Friedrich August Kekule mengusulkan agar struktur benzena berupa cincin heksagonal. Ilmuwan Jerman. Masalah ini akhirnya sedikit terpecahkan setelah menunggu selama 40 tahun. 2. Namun. benzena memiliki rumus kimia C6H6.edu Struktur benzena yang diusulkan Kekule tidak mengandung ikatan rangkap karena benzena tidak bereaksi seperti halnya senyawa hidrokarbon yang memiliki ikatan rangkap. 3. Pada 1845. Berdasarkan kesepakatan. Pada 1833. Rumus kimia ini memberikan misteri mengenai struktur yang tepat untuk benzena selama beberapa waktu setelah benzena ditemukan. A Rumus Struktur Benzena Benzena kali pertama ditemukan oleh Michael Faraday pada 1825. Dia bermimpi tentang barisan atom-atom karbon dan hidrogen membentuk cincin.Soal Pramateri 1. mengisolasi benzena dari tar batubara. C6 CaO C6H5CO2H(aq) + CaO(s) asam benzoat panas 4 . Apakah keunikan dari atom karbon? Ada berapakah gugus fungsi senyawa karbon yang telah Anda pelajari? Tuliskanlah beberapa tata nama dari senyawa benzena yang Anda ketahui. Mansfield memulai produksi benzena dari tar batubara dalam skala industri. Menurut Kekule. Dia menemukan pemecahannya ketika sedang tidur. Charles Mansfield yang bekerja sama dengan August Wilhelm von Hofmann. benzena mengandung tiga ikatan tunggal dan tiga ikatan rangkap yang posisinya berselang-seling. seperti seekor ular yang menelan ekornya sendiri. Bagaimanakah suatu atom karbon dapat berikatan dengan atom lainnya? Jelaskan. Berdasarkan hasil penelitian. Sumber: www. sedangkan pada struktur yang diusulkan Kekule atom C hanya mengikat 3 atom. Perhatikanlah gambar berikut. ilmuwan Inggris. struktur benzena ini menimbulkan masalah karena atom C tidak taat asas. H H C C C C C H H H C H 136 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Pada 1872.rice. Eilhard Mitscherlich berhasil membuat benzena melalui distilasi asam benzoat dan kapur. ilmuwan Jerman.ruf.

ikatan rangkap senantiasa berubah-ubah. Bagaimanakah cara menjelaskan bahwa setiap atom C pada cincin benzena memiliki fungsi yang sama? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. diketahui bahwa setiap atom C pada cincin benzena memiliki sifat yang sama. Akan tetapi. Materi 6. mengapa benzena lebih mudah mengalami reaksi substitusi daripada reaksi adisi? Diskusikanlah dengan teman Anda. Oleh karena semua atom C memiliki fungsi yang sama. Perhatikan gambar berikut. Apakah perbedaan antara struktur kimia benzena pada 1865 dengan struktur benzena yang saat ini digunakan? B Reaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena Senyawa yang memiliki ikatan rangkap biasanya lebih mudah mengalami reaksi adisi.1 2. 120° atau 140 pm 108 pm Tanda resonansi. yakni 140 pm (pikometer). Hal ini ditentukan setelah para ilmuwan mengetahui bahwa semua ikatan antaratom C memiliki panjang yang sama. H H H H H H Benzena dan Turunannya 137 . Meskipun benzena memiliki ikatan rangkap.Berdasarkan hasil penelitian.1 Reaksi Substitusi Benzena Tujuan Menyelidiki reaksi substitusi benzena Alat dan Bahan Struktur senyawa kimia Langkah Kerja 1. benzena lebih mudah mengalami reaksi substitusi. Tantangan Kimia Menurut Anda. Selidikilah 6. menyatakan bahwa senyawa benzena mengalami Gambar 6. Bagaimanakah cara menggambarkan sifat benzena tersebut? Perhatikanlah gambar berikut.1 Jarak ikatan dan sudut ikatan pada benzena Soal Penguasaan 1. Bagaimanakah reaksi substitusi pada benzena? Lakukanlah kegiatan berikut. Misalnya. senyawa hidrokarbon kelompok alkena. hal tersebut tidak berlaku untuk benzena.

alkil benzena yang terbentuk adalah . Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus alkil (CH3)? 4. Reaksi Nitrasi Pada reaksi nitrasi. 3. Reaksi Sulfonasi Pada reaksi sulfonasi. H Br FeBr3 → + Br2 ⎯⎯ + HBr Nama senyawa yang terbentuk bergantung pada atom halogen yang mensubstitusi atom H. nitrasi. NO 2 e. 138 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .. Ada beberapa reaksi monosubstitusi. Cl. SO 3H c. atom H digantikan oleh gugus sulfonat (SO3H). Cl2. Kupas Tuntas Alkil benzena dapat terbentuk jika benzena direaksikan dengan suatu alkil halida dengan bantuan katalis aluminium klorida. atom H digantikan oleh atom halogen. Perhatikanlah tabel berikut. 1. Tabel 6.1 Nama Senyawa Hasil Reaksi Halogenasi Atom Halogen Rumus Kimia Nama etil klorida + → Br Cl I C 6H 5Br C 6H5Cl C 6H 5 I Bromobenzena Klorobenzena Iodobenzena HCl Jadi. Gantilah salah satu atom H dengan atom/molekul berikut. 1. dan I2 dengan katalisator besi(III) halida. fenil klorida C . atom H digantikan oleh gugus nitro (NO2). Jika dalam reaksi ini digunakan etil klorida. Reaksi substitusi 1 atom H pada benzena oleh 1 atom/molekul lainnya disebut reaksi monosubstitusi. alkil benzena yang terbentuk adalah (E) etil benzena. sulfonasi. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus asil (O = C – CH3)? 5. UN 2003 2. dan I. Pereaksi yang digunakan adalah asam nitrat pekat (HNO3) dengan katalisator asam sulfat pekat (H2SO4). Reaksi Halogenasi Pada reaksi halogenasi. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh atom halogen? 2. dan asilasi.. Pereaksi yang digunakan adalah asam sulfat berasap (H2SO4 + SO3) pada suhu 40 °C. Pereaksi yang digunakan adalah gas Br2. a.Kata Kunci • • Benzena Substitusi 2. benzil klorida B. H NO2 → + HNO3 + H2SO4 ⎯⎯ + H2O Senyawa yang terbentuk memiliki nama nitrobenzena. asetil benzena D. O = C – CH3 b. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus NO2? 3. etil benzena Pembahasan Reaksi antara benzena dan alkil halida disebut sintesis Friedel Crafts: + benzena C2H5 C2H5Cl Bandingkanlah kesimpulan Anda dengan penjelasan berikut. CH3 Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. A . Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus SO3H? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Br d. di antaranya reaksi halogenasi. toluena E.. seperti Br. alkilasi.

atom H digantikan oleh gugus alkil (CnH2n+1). nama untuk senyawa turunan benzena tersebut adalah (C) parahidroksi anilina. Pereaksi yang digunakan adalah halida asam. meta hidroksi anilina C . Berikut contoh penamaan alkil benzena.H SO3H → + H2SO4 ⎯⎯ + H2 O Senyawa yang terbentuk memiliki nama asam benzena sulfonat. dan para untuk senyawa turunan benzena menunjukkan letak 2 gugus atom yang diikat oleh nomor atom C pada cincin benzena. Bagaimanakah struktur dan tata nama senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua? Selidikilah pada kegiatan berikut. H CH3 AlCl3 → + CH3Cl ⎯⎯ + HCl Nama senyawa yang terbentuk bergantung pada gugus alkil yang mensubstitusi atom H. A . Tabel 6. atom H digantikan oleh gugus asil (CH3C=O). sedangkan pada para (atom C1 dan C4). para hidroksi anilina D. meta (atom C1 dan C3). Reaksi Alkilasi Pada reaksi alkilasi. meta.. UN 2003 Dapatkah Anda tentukan penamaan alkil benzena yang lain? 5. Jadi. para nitro fenol Pembahasan Penamaan orto. 4. orto amino fenol E. seperti CH 3COCl (asetil klorida) dan CH 3CH 2C=OCl (propanoil klorida) dengan katalisator aluminium klorida (AlCl3).3 Nama Senyawa Hasil Reaksi Asilasi Gugus Asil Rumus Kimia Nama CH3COCl CH3CH2COCl C6H5COCH3 C6H5COCH2CH3 Asetofenon Fenil etil keton Senyawa turunan benzena yang dihasilkan dari reaksi monosubstitusi dapat mengalami substitusi kedua. Tabel 6. Reaksi Asilasi Pada reaksi asilasi. Benzena dan Turunannya 139 . orto hidroksi anilina B. H O AlCl3 C CH3 → + CH3COCl ⎯⎯ + HCl Nama senyawa yang terbentuk bergantung pada gugus asil yang mensubstitusi atom H. Pereaksi yang digunakan adalah alkil halida dengan katalisator aluminium klorida (AlCl3).2 Nama Senyawa Hasil Reaksi Alkilasi Alkil Halida Rumus Kimia Nama Kupas Tuntas Nama untuk senyawa turunan benzena dengan rumus struktur NH2 CH3Cl CH3CH2Cl CH3CH2CH2Cl C6H 5CH3 C6H5CH 2CH 3 C6H5 CH2CH2CH3 Metilbenzena Etilbenzena Propilbenzena OH adalah .. kedudukan orto (atom C1 dan C2)..

Br 140 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Materi 6. Senyawa turunan benzena yang posisi atom-atom substituennya terletak pada cincin nomor 1 dan 3 disebut senyawa meta. Senyawa turunan benzena yang posisi atom-atom substituennya terletak pada cincin nomor 1 dan 2 disebut senyawa orto. 1.Selidikilah 6. Tuliskan atom Y pada salah satu atom C yang belum mengikat atom. These three isomers are named ortho-. 2.4-diklorobenzena p-diklorobenzena Soal Penguasaan 1. Disebut apakah senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 2? 3. Berilah nama pada senyawa-senyawa berikut. 3. Ketiga isomer tersebut dinamakan orto-. Berilah nomor pada setiap atom C dimulai dari atom C yang mengikat atom X.2-diklorobenzena o-diklorobenzena 1. a.2 b.3-diklorobenzena m-diklorobenzena Cl 1. meta-. Ada 3 kemungkinan struktur senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua. posisi 1 dan 3. CH2CH3 Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. and para-. 1 2 2 Cl 1 2 2 Cl 1 2 3 2 Cl 3 4 3 Cl 3 4 3 3 4 Cl 1. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. X Anda Harus Ingat Terdapat tiga isomer yang mungkin dari suatu senyawa turunan benzena yang mengalami reaksi substitusi. Ada berapa kemungkinan struktur senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua? 2. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa-senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua? Perhatikanlah contoh-contoh berikut. Disebut apakah senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 3? 4. yaitu posisi 1 dan 2. You Must Remember There are three possible isomers of benzena derrivatives if they have substitution reactions. serta posisi 1 dan 4. Perhatikanlah gambar berikut. Disebut apakah senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 4? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.2 Reaksi Substitusi Kedua Turunan Benzena Tujuan Menyelidiki reaksi substitusi kedua turunan benzena Alat dan Bahan Struktur senyawa kimia Langkah Kerja 1. dan para-. meta-. Senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 4 disebut senyawa para. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut.

c. Berikut ini beberapa senyawa benzena dan turunannya. Aspirin Aspirin atau asam asetilsalisilat memiliki sifat analgesik. Benzena Benzena merupakan zat kimia yang tidak berwarna. a. Senyawa ini memiliki titik didih 140 °C dan titik leleh 136 °C. Benzena dan Turunannya 141 . seperti detergen dan bahan bakar kendaraan. antipiretik.3-dinitrobenzena Gambarkanlah struktur kimia senyawa-senyawa berikut. dapat menyebabkan kematian. Sifat-sifat khas ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal. 1. a. Kegunaan. mudah terbakar. serta meningkatkan sensitivitas reseptor rasa sakit. 2. hingga kematian. 1. Karena sifat-sifat itulah aspirin biasanya digunakan sebagai obat sakit gigi dan obat pusing. Sumber: Chemistry The Central Science. 2000 Meminum atau memakan makanan yang mengandung benzena dalam jumlah cukup tinggi dapat menyebabkan berbagai masalah. Dengan terhambatnya pembentukan prostaglandins. Namun. juga dapat digunakan sebagai penahan rasa sakit sehingga aspirin banyak digunakan untuk obat sakit gigi dan obat sakit kepala. Senyawa benzena dan turunannya banyak digunakan di bidang kesehatan. mulai dari muntah-muntah. yaitu Bekasi dan Surabaya telah memproduksi bahan kimia turunan benzena seperti alkil benzena sulfonat yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan detergen. p-dinitrobenzena C Sifat.4-diklorobenzena b.2-dibromobenzena b. kepala pusing. dan berwujud cair. iritasi lambung. dan antikoagulan. Fakta Kimia Cara Kerja Aspirin Aspirin bekerja di dalam tubuh dengan menghambat terbentuknya prostaglandins yang dihasilkan enzim prostagandin synthase. NO2 2. benzena juga diketahui dapat menyebabkan kanker sel darah putih (leukimia) bagi manusia. Gambar 6. aspirin dapat mengurangi demam dan pembengkakan. dan sebagai bahan peledak. 1. industri.2 Benzena merupakan zat kimia yang mudah terbakar. 3. Benzena digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan plastik dan bahan kimia lainnya. pertanian. Berilah nama lain dari senyawa-senyawa berikut. antiradang. Beberapa pabrik di Indonesia. 1. serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya Sifat yang dimiliki senyawa turunan benzena sangat beragam bergantung pada jenis substituennya. Pembentukan prostaglandins menimbulkan efek demam dan pembengkakan. Jika mengisap benzena dengan kadar yang cukup tinggi.

O OH O O Kupas Tuntas Turunan benzena yang merupakan bahan dasar pembuatan zat warna sintetik adalah . senyawa dengan rumus kimia CH3–CO–NH–C6H5 diberi nama asetanilida. NH2 4. Misalnya. Dilihat dari sifat kimianya. Cl Jadi. UN 2003 142 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Mengonsumsi aspirin secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan. 3. NO2 A. Anilina dapat bereaksi dengan asam kuat menghasilkan garam yang mengandung ion anilinium (C6H5–NH3+). Berikut struktur molekul anilina. Titik didihnya 184 °C. anilin juga mudah bereaksi dengan asil halida (misalnya asetil klorida. Senyawa ini memiliki warna bening (colorless) dan mudah terbakar. muntah-muntah. Anilina banyak digunakan sebagai zat warna. Klorobenzena tidak larut di dalam air serta memiliki titik leleh –45 °C dan titik didih 131 °C. struktur senyawa (C) merupakan bahan dasar zat warna sintetik. Di antaranya gangguan pencernaan pada lambung. B. Anilina memiliki wujud cair pada suhu kamar dan tidak berwarna (colorless). CH3COCl) membentuk suatu amida. dan sakit kepala. Selain itu. Anilina Anilina memiliki rumus kimia C6H5NH2 dan biasa dikenal dengan nama fenilamina atau aminobenzena. Senyawa anilina mudah menguap dan menimbulkan bau tak sedap. pusing. Di balik kegunaannya. seperti antipirina dan antifebrin. seperti ikan yang membusuk. COOH O C H Pembahasan Turunan benzena sebagai bahan dasar pembuatan zat warna sintetik adalah senyawa anilin yang memiliki struktur sebagai berikut. Bukan hanya itu. OH H2N C. seperti sakit maag dan pendarahan lambung.. anilina juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan berbagai obat. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa penggunaan anilina dapat menyebabkan insomnia. Amida yang terbentuk dari anilin disebut anilida. Klorobenzena Klorobenzena adalah senyawa turunan benzena dengan rumus kimia C6H5Cl. sedangkan titik lelehnya –6 °C. Berikut struktur molekul klorobenzena. anilina tergolong basa lemah. penggunaan anilina secara berlebihan dapat mengakibatkan mual. E.. Klorobenzena dapat diperoleh dengan cara mereaksikan fenol dan fosfor pentaklorida. NH2 D.. Senyawa turunan benzena ini mengandung gugus amina.

O N O C6H5CH3 → C6H5COOH toluena asam benzoat Jadi.. Nitrobenzena dapat digunakan sebagai pelarut dan bahan baku pembuatan anilina serta digunakan juga dalam produk semir dan senyawa insulator.19 g/100 mL pada 20 °C. namun bersifat racun..alandonfire. Perhatikanlah struktur molekul nitrobenzena berikut. Saat ini. Nitrobenzena Nitrobenzena memiliki rumus kimia C6H5NO2. Gambar 6.Klorobenzena banyak digunakan dalam pembuatan pestisida. nitrobenzena Pembahasan [O] OH 6. Benzena dan Turunannya 143 . Asam benzoat memiliki sifat fisis di antaranya titik leleh 122 °C (252 °F) dan titik didih 249 °C (480 °F). Senyawa ini juga digunakan dalam pembuatan fenol.. Klorobenzena juga digunakan sebagai pelarut dalam kimia organik. klorobenzena digunakan sebagai produk antara pada pembuatan nitroklorobenzena dan difeniloksida. sedangkan titik didihnya 210. Turunan benzena ini dikenal juga dengan nama nitrobenzol atau minyak mirbane.9 °C. Nitrobenzena memiliki aroma almond. A.3 Klorobenzena digunakan dalam pembuatan pestisida. titik lelehnya 5. benzaldehida D. Penggunaan utama dari asam benzoat adalah sebagai pengawet makanan. asam benzoat E. Asam Benzoat Asam benzoat adalah senyawa turunan benzena dengan rumus kimia C6H6CO2. Nitroklorobenzena dan difeniloksida merupakan bahan baku pembuatan herbisida. dan karet. UMPTN 1999 Kelarutan nitrobenzena dalam air sekitar 0. Berikut struktur molekul asam benzoat. O Kupas Tuntas Oksidasi sempurna senyawa toluena akan menghasilkan . di antaranya pelarut untuk cat.net 5. anilin C . fenol B. zat pewarna. oksidasi sempurna senyawa toluena akan menghasilkan (D) asam benzoat. Sumber: www.85 °C. seperti DDT yang penggunaannya telah dilarang di seluruh dunia.

reaksi asam salisilat dengan metanol akan menghasilkan metil salisilat. Asam salisilat bersifat racun jika digunakan 144 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . OH OH atau Fenol memiliki sifat antiseptik sehingga digunakan di dalam bidang pembedahan untuk mensterilkan alat-alat. Sifat dari parasetamol antara lain titik leleh 169 °C. Fenol Fenol dikenal juga dengan nama asam karbolat. Kerjakanlah secara berkelompok dan buatlah laporannya. 8. Parasetamol Parasetamol atau asetaminofen merupakan zat analgesik dan antipiretik yang paling populer. Rumus kimianya adalah C6H5OH. Asam Salisilat Asam salisilat merupakan turunan benzena yang tergolong asam karboksilat sehingga asam salisilat memiliki gugus karboksil (–COOH).Gambar 6. serta larut di dalam etanol. Fenol dapat menyebabkan iritasi pada kulit.4 g/100 mL (20 °C). dari manakah asal kata asetaminofen dan parasetamol? Kedua nama tersebut berasal dari nama kimia kedua senyawa.4 Semir sepatu mengandung nitrobenzena. Berikut ini struktur molekul parasetamol.7 °C. resin sintetik. Adanya gugus ini menyebabkan asam salisilat dapat bereaksi dengan alkohol membentuk ester. Fenol juga banyak digunakan dalam pembuatan obat. Terlalu banyak mengonsumsi parasetamol dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Parasetamol sering digunakan untuk mengobati pusing dan sakit kepala. Perhatikanlah struktur molekul fenol berikut. Turunan benzena ini merupakan padatan kristalin yang tidak berwarna. dapat diduga bahwa senyawa fenol mengandung gugus hidroksil (–OH) yang terikat pada cincin benzena. Dari nama dan rumus kimianya. dan titik didih 181. Sifat-sifat fenol di antaranya. H3C O HO NH Tantangan Kimia Carilah informasi dari media internet senyawa benzena dan kegunaan serta dampak negatifnya terhadap kesehatan.5 °C. titik leleh 40. Misalnya. kelarutan dalam air 1. yaitu N-acetyl-para-aminophenol dan para-acetyl-amino-phenol. 9. Tahukah Anda. kelarutannya di dalam air 9. Sumber: stockbyte 7.8 g/100 mL. dan polimer.

dalam jumlah besar. TNT (Trinitrotoluene) TNT (Trinitrotoluene) merupakan senyawa turunan benzena yang bersifat mudah meledak. Gambar 6. CH3 O2N CH3 NO2 + HNO3 + H2SO4 asam nitrat pekat → + 3H2O Toluena asam sulfat pekat NO2 TNT Studi dan pengembangan senyawa benzena dan turunannya dapat berakibat positif dan negatif. Contohnya. Bagaimanakah menurut Anda pemanfaatan TNT ini sehingga dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia dan lingkungan? Benzena dan Turunannya 145 . TNT sering disalahgunakan sebagai bahan peledak sehingga merugikan umat manusia dan lingkungan. O OH OH 10. Sumber: Basic Concepts of Chemistry. TNT digunakan sebagai bahan peledak untuk kepentingan militer dan pertambangan. tetapi dalam jumlah sedikit asam salisilat digunakan sebagai pengawet makanan dan antiseptik pada pasta gigi. Berikut reaksi pembentukan TNT. Perhatikan struktur molekul asam salisilat berikut. serta dibantu katalis asam sulfat pekat. 1994 Senyawa TNT (Trinitrotoluene) dibuat dengan cara mereaksikan toluena dan asam nitrat pekat. Senyawa TNT diperoleh melalui reaksi nitrasi toluena.5 Trinitrotoluene (TNT) merupakan bahan kimia yang biasa digunakan sebagai peledak.

Materi 6. dan parasetamol. Contoh-contoh senyawa turunan benzena di antaranya aspirin. alkilasi. 2. terutama untuk bahan pembuatan obat. Apabila ada dua substituen yang tersubstitusi. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. mudah terbakar.3 2. Tuliskan struktur dari parasetamol dan sebutkan pula kegunaannya. Benzena dapat mengalami reaksi substitusi (halogenasi. asam benzoat. 4. Datalah beberapa jenis obat yang mengandung senyawa turunan benzena. sulfonasi.Buktikanlah oleh Anda Senyawa turunan benzena banyak digunakan pada bidang kesehatan. Benzena adalah senyawa aromatik dengan rumus kimia C6H6. 146 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Bagaimanakah dampak penggunaan aspirin yang berlebihan? Rangkuman 1. Soal Penguasaan 1. anilina. 3. akan menghasilkan posisi orto. meta. kemudian buatlah suatu laporan mengenai hal tersebut. nitrasi. atau para. dan berwujud cair. memiliki struktur berbentuk segienam dan berikatan rangkap yang selang-seling. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. Sifat fisis dari benzena adalah tidak berwarna. dan asilasi).

Anda akan mengenal senyawasenyawa kimia penyusun obat. dan lain-lain. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. sifat dan kegunaan benzena dan turunannya.P e t aKonsep H H struktur C C C C C C H H atau atau H H Substitusi pertama reaksi contoh • • • • • Halogenasi Nitrasi Sulfonasi Alkilasi Asilasi Benzena Substitusi kedua menghasilkan posisi • Orto • Meta • Para sifat • Tidak berwarna • Mudah terbakar • Berwujud cair Obat penghilang rasa sakit Zat warna Pengawet makanan Obat sakit kepala Aspirin Anilina contoh senyawa turunanya kegunaan kegunaan Asam benzoat kegunaan Parasetamol kegunaan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Benzena dan Turunannya ini? Menyenangkan. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahanpermasalahan yang berkenaan dengan materi Benzena dan Turunannya ini. bertanyalah kepada guru kimia Anda. Benzena dan Turunannya 147 . Pastikanlah Anda menguasai materi ini. Belajarlah dengan baik. zat pengawet. tata nama. Misalnya. pewarna. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan struktur. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Benzena dan Turunannya ini. cara penulisan.

D. klorobenzena B. asilasi C... brominbenzin E. 1. 7.. monoklorobenzena Rumus kimia dari turunan benzena yang berfungsi sebagai pereaksi adalah .. A. N E. klorida C. Cl 6. alkilasi D. alkil E... C 6H11 E. COCH3 dan CH 3COCl 8... C 5H10 Katalisator yang digunakan dalam reaksi nitrasi adalah . C 6H 5 B. C. gugus yang menggantikan atom H adalah . sulfonasi E... hidrogenasi Senyawa turunan benzena yang dihasilkan adalah . Nama reaksi tersebut adalah . A. A. asil H C. Cl A..... asam sulfat pekat C.. klorinbenzena D. + H2O Struktur yang tepat untuk nitrobenzena adalah . asam nitrat pekat B. C 6H 6 D.Evaluasi Materi Bab A. E... asam klorida pekat D. bromida D. + HCl Nama untuk senyawa tersebut adalah . gas oksigen Pada reaksi sulfonasi. NO2 5. sulfonat B. A. dan 3. COCl + HCl D. p-diklorobenzena 148 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .. gas hidrogen E. NO2 3. A. Hasil reaksi dari dengan katalis AlCl3 adalah ... 2. + HBr + HCl SO2H + Br2 → 1.. H Br B. bromobenzena C. NO2 + H2O 2. A. A. COCl 4.. C 6H12 C. 6 CH3 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. Perhatikan persamaan reaksi berikut untuk menjawab soal nomor 1. halogenasi B. SO3H B.2-diklorobenzena B...

Cl NO2 9. pereda sakit kepala D. bahan peledak B.. Benzena dan Turunannya 149 . Gugus fungsi yang menyebabkan asam salisilat bereaksi adalah .. Asam salisilat dapat bereaksi dengan metanol menghasilkan metil salisilat. Cl B. Apakah kegunaan dari klorobenzena? Gambarkanlah struktur kimia dari: a.. o-iodobenzena b. b. Tuliskan hasil sampingnya. antioksidan E. m–bromobenzena Suatu senyawa memiliki nama 1. d. D. etilbenzena E. E. 5. asilasi 12. etilbenzoat A.. 4.itroklorobenzena o-kloronitrobenzena 15.C. propilbenzena B. E.... Tuliskan namanya. anilina 10. a... Nama untuk senyawa berikut adalah . ikatan rangkap C. 1. Tuliskan persamaan reaksi pembuatannya. Cl Cl A. o-diklorobenzena m-diklorobenzena 1. nitrasi C. Cl D.. halogenasi D. toluena E.. karboksil D. Cl E. alkil 13.. A. Gambarkan struktur kimianya. alkilasi E. A. Tuliskan gugus yang dimilikinya. A. B. 3. pengawet makanan C. Senyawa turunan benzena yang bersifat analgesik adalah . Hasil reaksi dari benzena dan propilklorida adalah . karbonil E. a.. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar..4-diklorobenzena 14.4-kloronitrobenzena p-kloronitrobenzena m-nitroklorobenzena 1. Suatu senyawa memiliki rumus kimia C6H5COOCH3. C.. BHT C. Tuliskanlah senyawa yang terbentuk dan hasil samping dari reaksi antara benzena dan gas bromin. sufonasi B.. Struktur kimia dari senyawa p-diklorobenzena adalah . aspirin B. A. Asam benzoat banyak digunakan sebagai . alkohol B. 1.. BHA D. fenilpropanoat C. Cl Cl C. TNT yang digunakan sebagai bahan peledak dihasilkan melalui reaksi ..2. Beri nama lain dari senyawa tersebut. Cl B. 2... c. D.3-dinitrobenzena. metilbenzena D. A. b.. pewarna makanan 11.

pereaksi yang digunakan pada tahap 1.Soal Tantangan CH2CH2OH 1. 2-fenil etanol dapat disintesis dari metil Tentukanlah: a. b. 2. 2. Klorobenzena banyak digunakan dalam pembuatan pestisida. dan 3. Seperti DDT yang sudah tidak digunakan lagi. benzena melalui beberapa tahap berikut. jenis reaksi kimia yang terjadi pada ke-4 tahap tersebut. Mengapa penggunaan DDT dilarang? 150 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . CH 3 tahap 1 ⎯⎯⎯→ CH 2Cl tahap 2 ⎯⎯⎯→ CH2CN tahap 3 ⎯⎯⎯→ CH2COOH tahap 4 ⎯⎯⎯→ CH2CH2OH Klorobenzena adalah senyawa turunan benzena dengan rumus kimia C6H5Cl.

Tubuh manusia juga terdiri atas makromolekul-makromolekul yang Anda kenal dengan karbohidrat. Karbohidrat D.com. pelajarilah bab ini.ptspaa. Dalam kehidupan sehari-hari. makromolekul berarti molekul besar dengan berat molekul yang besar. jagung. benzena dan turunannya. Anda akan diajak untuk dapat memahami senyawa organik dan reaksinya. penggolongan. sifat. bahasajepun. seperti ember. dan kegunaan makromolekul (polimer. tata nama. serta makromolekul dengan cara mendeskripsikan struktur. karbohidrat. dan protein). dan tahu. Plastik F. Berbagai perabotan rumah tangga. Protein E. seperti beras. www. serta mendeskripsikan struktur. Polimer B. dan gelas yang terbuat dari plastik. gayung. protein. dan lemak. Anda tentu tidak asing lagi dengan bahan makanan. dan kegunaan lemak. apakah persamaan dan perbedaan antara bahan makanan dan plastik? Apakah makromolekul dan polimer itu? Bagaimana sifat-sifat makromolekul? Senyawa apa sajakah yang termasuk makromolekul? Jika Anda ingin mengetahui jawabannya.Bab7 7 Makromolekul Sumber: Science in Focus: chemistry. Lemak dan Minyak 151 . sifat. Sesuai dengan nama senyawa tersebut. Pembuatan Polimer C. tempe. A. Anda juga pasti mengenal berbagai jenis plastik. Sekarang.com Pada bab ini. daging. tata nama. 2002. penggolongan. Bahan-bahan tersebut terbuat dari senyawa makromolekul atau polimer. Anda pikirkan.

You Must Remember Polymer consists of smaller molecules. 152 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .com. Selidikilah 7. aged. Sumber: www.arla.se. Anda Harus Ingat Polimer tersusun atas molekul yang lebih kecil yang disebut monomer. Tuhan telah menciptakan polimer alami yang dapat langsung Anda temukan di alam. www.uga. Carilah informasi mengenai nama kimia polimer-polimer tersebut. 2. dan kapas. Apakah perbedaan antara polimer alami dan polimer buatan? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Tuliskan beberapa contoh produk sehari-hari yang mengandung suatu makromolekul. seperti beras.com 2. jagung. Itulah sebabnya mengapa polimer disebut juga makromolekul. yaitu polimer alami dan polimer buatan. bahasajepun. Dengan kata lain.Soal Pramateri 1. Amati dengan teliti. Bahanbahan tersebut merupakan polimer alami yang mengandung karbohidrat. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. sedangkan sutra mengandung protein. Apakah yang Anda ketahui tentang polimer? Tuliskan beberapa contoh nama senyawa makromolekul yang Anda ketahui. called monomer.1 Kimia Polimer Tujuan Mengelompokkan polimer alam dan polimer buatan Alat dan Bahan Contoh-contoh polimer Langkah Kerja 1. meros = unit).john1701a. menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut. senyawa polimer dapat diartikan sebagai senyawa besar yang terbentuk dari penggabungan unit-unit molekul kecil yang disebut monomer (mono = satu). Apakah polimer itu? Istilah polimer diambil dari bahasa Yunani (poly = banyak. Dapatkah Anda menyebutkan contoh-contoh senyawa yang merupakan polimer? Bagaimana cara mengelompokkan senyawa-senyawa polimer tersebut? Mari. Bagaimanakah cara mengelompokkan polimer? 2. Polimer dapat dikelompokkan berdasarkan asalnya. Gambar berikut merupakan contoh-contoh senyawa polimer.edu. Jumlah monomer yang bergabung dapat mencapai puluhan ribu sehingga massa molekul relatifnya bisa mencapai ratusan ribu. bahkan jutaan. 1. daging mengandung protein dan lemak.emeraldplastics. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan.ces. kemudian kelompokkan berdasarkan asalnya (alami atau buatan). A Polimer 3. background. www.

gallery.hd Ada beberapa jenis polimer buatan.com. Soal Penguasaan Materi 7. polistirena (PS).bris. poliamida (nilon). Makromolekul 153 . dan (d) beras mengandung karbohidrat.purbalingga. dan karet sintetik.com.1 c d Beberapa contoh polimer alami: (a) tempe mengandung protein. Chemistry (Chang). polietilentereftalat (PET). Dapatkah Anda sebutkan contoh polimer buatan lainnya? Sumber: www. 1. (c) daging mengandung protein dan lemak.1 3. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.go. (c) teflon pada alat penggorengan (PTFE). polivinilklorida (PVC).ptspaa. polipropilena (PP). a b Gambar 7. 2.com.id.rrtenviro.solvay. www. www. 2002. Adapun contoh-contoh polimer buatan dapat Anda amati pada gambar berikut.2 c d Beberapa contoh polimer buatan: (a) botol-botol plastik PE dan PET. (b) jagung mengandung karbohidrat. Dokumentasi Penerbit. Sumber: www. Tuliskanlah contoh-contoh polimer buatan beserta monomernya. Tuliskanlah contoh-contoh polimer alami beserta monomernya. teflon (PTFE). dan (d) pipa saluran air (PVC). Tuliskanlah perbedaan polimer alami dan polimer buatan. Adapun polimer buatan dibuat di laboratorium kimia dengan cara mencampurkan beberapa zat kimia dengan perlakuan khusus.a b Gambar 7.uk. di antaranya polietena (PE). www.ac. (b) bijih bahan plastik (PS). www.chm.

Perhatikanlah tabel berikut untuk mengetahui reaksi polimerisasi senyawa-senyawa tersebut. Tabel 7. karet alam. ada dua cara pembentukan polimer.. nilon.1 Reaksi Polimerasi Adisi Beberapa Senyawa Monomer Polimer Persamaan Reaksi Etena Vinil klorida Tetrafluoroetilena Isoprena Polietena Polivinil klorida Politetrafluoroetilena (teflon) Poliisoprena (karet alam) – – nCH2 = CH2 → –– CH2 – CH2 –– n nCH2 = CHCl → –– CH2 – CHCl –– n nCF2 = CF2 → –– CF2 – CF2 –– n – CH3 Propena Polipropena – nCH2 = C – CH = CH2 → –– CH2 – C – CH – CH2 –– CH3 n 2. reaksi polimerisasi adisi dapat dirumuskan sebagai berikut.B Pembuatan Polimer Reaksi pembentukan polimer disebut reaksi polimerisasi. 1. Apakah perbedaan antara kedua cara ini? Pelajarilah uraian berikut. dan polipropena. ⎡ ⎡ → n ⎢C = C⎢ ⎯⎯ ⎣ ⎣ ⎡ ⎡ – – ⎢ C – C⎢ ⎣ ⎣n – – – – – – alkena polialkena Polimer-polimer yang terbentuk melalui reaksi polimerisasi adisi antara lain polietena (PE). Bagaimanakah persamaan reaksinya? Perhatikan tabel berikut. 154 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – nCH3 = CH – CH3 → –– CH2 – CH –– CH3 n . Reaksi polimerisasi adisi dari alkena membentuk polialkena. gugus fungsi–M–gugus fungsi [gabungan gugus fungsi–M–M . reaksi polimerisasi kondensasi dituliskan sebagai berikut. Secara umum. yaitu hidrokarbon takjenuh yang berikatan rangkap dua. Reaksi Polimerisasi Kondensasi Ciri khas reaksi polimerisasi kondensasi adalah monomernya mengandung gugus fungsi dan dihasilkannya produk samping.M = polimer Senyawa yang terbentuk melalui reaksi polimerisasi kondensasi. seperti H2O.. Secara umum. polivinil klorida (PVC). Berdasarkan jenis monomernya. teflon. dan plastik polietilentereftalat (PET). monomernya merupakan senyawa alkena. di antaranya protein. yaitu cara adisi dan kondensasi. M–M–gabungan gugus fungsi] + gugus fungsi–M–gugus fungsi M = monomer ⎯⎯ → + produk samping M. HCl. NH3.. Reaksi Polimerisasi Adisi Kata Kunci • • Polimer Polimerisasi Pada reaksi polimerisasi ini.. dan CH3COOH. Produk samping ini merupakan gabungan dari gugus fungsi setiap monomer.

Monosakarida Monosakarida adalah karbohidrat yang paling sederhana karena hanya terdiri atas satu unit sakarida... 1. Gula pasir dan buah-buahan mengandung monosakarida. sedangkan beras. buah-buahan. singkong. gula tebu. Bagaimanakah cara menggolongkan monosakarida? Mari. Apakah yang membedakan bahan-bahan tersebut? Berdasarkan jumlah sakarida yang dikandungnya. Bagaimanakah rumus umum reaksi polimerisasi adisi? Tuliskan contohnya. H. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. dalam tubuh. Dalam tubuh. ubi jalar. SPMB 2002 Karbohidrat merupakan contoh polimer alami. C Karbohidrat Kupas Tuntas Karbohidrat merupakan sumber energi bagi manusia. karbohidrat dapat digolongkan menjadi monosakarida. misalnya di dalam gula pasir.2 Reaksi Polimerasi Kondensasi Beberapa Senyawa Senyawa Protein Monomer 1 H Monomer 2 H Polimer yang Terbentuk H H = = ––– N – C – C – N – C – C ––– H R1 H O O Hasil Samping – R1 OH R2 OH – – – = H2N – C – C – O = H2N – C – C – O H2O R2 n = = O O Nilon n(HO – C – (CH2)4 – C – OH H2N – (CH2)6 – NH2 H = ––– O – C – (CH2)4 – C – N – (NH2)4 – N ––– H O H2O n OH HO – CH2 – PET C OH – O= C – O – C – C ––– H H2 – C–= O OH OH CH 2 ––– C = O – – CH 2 H2O n Soal Penguasaan 1. ubi jalar. dan kapas. Suatu monosakarida mengandung gugus karbonil dan hidroksil. disakarida B. air susu. Jadi. Tuliskanlah contoh senyawa yang terbentuk dengan cara polimerisasi adisi.. karbohidrat juga dikenal dengan nama sakarida (Saccharum =gula). jagung. Selain itu. singkong. A. kentang.Tabel 7. gula tebu dan air susu mengandung disakarida. gandum. jagung. Materi 7. dan kapas mengandung polisakarida. glukosa C . menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut. Karbohidrat berasal dari tumbuh-tumbuhan dan terdiri atas unsur C. 2. disakarida. Senyawa karbohidrat mudah ditemukan di dalam kehidupan sehari-hari. Makromolekul 155 . karbohidrat diubah menjadi (B) glukosa. galaktosa E. kentang. protein D. Istilah karbohidrat diambil dari kata karbon dan hidrat (air). dan polisakarida. dan O dengan rumus molekul Cn(H2O)n. maka hasil perubahannya (hasil hidrolisisnya) adalah glukosa. karbohidrat diubah menjadi . beras. Bagaimanakah rumus umum reaksi polimerisasi kondensasi? Tuliskan contohnya. gandum. fruktosa Pembahasan Jika karbohidrat yang dimaksud adalah polisakarida seperti amilum atau glikogen.2 3.

Bagaimanakah rumus struktur dari monosakarida? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. amilum Pembahasan Pereaksi Fehling (Cu2+ dan OH–) biasa digunakan untuk mengetahui adanya gugus aldehid (–CHO) dalam senyawa karbon. Disebut ketosa karena gugus karbonilnya membentuk gugus keton. Disebut aldosa karena gugus karbonil yang berada di ujung membentuk gugus aldehid. Disebut apakah monosakarida yang gugus karbonilnya berada di ujung? 3. sedangkan yang tergolong ketosa adalah fruktosa. UN 2003 H – – C=O – – – H – C – OH – – HO – C – H – H – C – OH H – C – OH – – H – C – OH – H – C – OH – CH2OH glukosa CH2OH galaktosa fruktosa 2. Bagaimanakah posisi gugus karbonil pada setiap senyawa? 2. secara sederhana reaksinya dapat ditulis: Cu2+ + –CHO → Cu2O + –COOH Reaksi hidrolisisnya adalah maltosa + H2O → glukosa + glukosa (1 macam monosakarida) laktosa + H2O → galaktosa + glukosa (2 macam monosakarida) Jadi. sedangkan pada galaktosa posisi –OH yang sama adalah pada C ke-3 dan ke-4. posisi –OH yang sama adalah pada C ke-4 dan ke-5. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. A . Amati dengan teliti beberapa struktur monosakarida berikut. glukosa E. Zat tersebut adalah . sebab Cu2+ akan direduksi oleh –CHO. Amati posisi gugus karbonil setiap senyawa. berarti monosakaridanya digolongkan ke dalam golongan aldosa. Disebut apakah monosakarida yang gugus karbonilnya tidak berada di ujung? 4. 1. zat tersebut adalah (B) laktosa. berarti gugus fungsional digolongkan sebagai golongan ketosa . maltosa B.. tetapi tidak dapat mengubah warna iodium menjadi biru dan zat tersebut jika dihidrolisis dapat menghasilkan dua macam monosakarida yang berlainan.. Pada glukosa. fruktosa D. Jika letak gugus karbonil di ujung. laktosa C . Jika senyawa karbon yang mengandung gugus aldehid ditetesi pereaksi Fehling maka akan membentuk endapan merah bata Cu2O. yaitu gugus karbonil (C=O) dan gugus hidroksil (–OH).Selidikilah 7.2 Penggolongan Monosakarida Tujuan Menyelidiki penggolongan monosakarida Alat dan Bahan Struktur senyawa monosakarida Langkah Kerja 1. Monosakarida dapat dikelompokkan berdasarkan letak gugus karbonilnya. Jika gugus karbonil terletak di antara alkil. H H – C=O – H – C – OH H – C – OH HO – C – H HO – C – H H – C – OH galaktosa HO – C – H H – C – OH H – C – OH – – – – CH2OH glukosa 156 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – – – – – C=O CH2OH – HO – C – H – HO – C – H HO – C – H – H – C – OH H – C – OH H–C=O – C=O CH2OH CH2OH . Jenis monosakarida yang tergolong aldosa adalah glukosa dan galaktosa. H – Kupas Tuntas Suatu senyawa dapat memberi endapan Cu2O dengan pereaksi Fehling. Suatu monosakarida memiliki dua gugus fungsi.

. 2. Tuliskanlah contoh-contoh makanan yang mengandung monosakarida. dan polisakarida. Diskusikanlah dengan teman Anda. A. bahan-bahan apa saja yang mengandung monosakarida? Glukosa banyak terdapat di dalam buah-buahan yang sudah masak atau matang. Disakarida dan Polisakarida Anda telah mengetahui bahwa karbohidrat dapat dikelompokkan menjadi monosakarida. Agar lebih jelas. CH2 OH H OH H H OH Makromolekul 157 . sukrosa B.. Ikatan ini menghubungkan antarmonosakarida. CH2OH H Tantangan Kimia O H CH2 OH H O OH CH2 OH O H H O H OH H H H OH OH H O OH maltosa H OH H O H OH H CH2 OH H OH OH sukrosa Banyak makanan yang mengandung karbohidrat. Darah manusia juga mengandung glukosa sehingga glukosa biasa disebut gula darah. UMPTN 1996 fruktosa Monosakarida banyak ditemukan di alam. Perhatikanlah gambar berikut. galaktosa D. Perhatikanlah gambar berikut. dan polisakarida. Fruktosa banyak terkandung di dalam buah-buahan dan madu. disakarida. perhatikanlah tabel berikut. posisi –OH yang sama adalah pada C ke-4 dan ke-5. Jadi. maltosa Pembahasan Penyakit diabetes (kencing manis) disebabkan oleh tingginya kadar glukosa dalam darah. Tahukah Anda. glukosa E. disakarida.3 Disakarida dan Monosakarida Nama Disakarida Kandungan Monosakarida Sukrosa Maltosa Laktosa – CH2OH – – – Glukosa dan fruktosa Glukosa dan glukosa Glukosa dan galaktosa Dua monosakarida dapat membentuk disakarida melalui ikatan glikosida.. dalam urine penderita penyakit diabetes dapat diidentifikasikan adanya senyawa (D) glukosa. terutama buah anggur. Disakarida tersusun atas dua monosakarida. fruktosa C . Fruktosa sering ditemukan dalam bentuk campuran dengan glukosa.Bagaimanakah dengan fruktosa? Fruktosa memiliki gugus karbonil yang terletak di antara alkil. sedangkan polisakarida tersusun atas lebih dari dua monosakarida. CH2OH – C=O HO – C – H H – C – OH H – C – OH Kupas Tuntas Dalam urine penderita penyakit diabetes dapat diidentifikasikan adanya senyawa . Tabel 7.

Rantai ini beragam dalam berat molekulnya. jumlah monosakarida yang dikandung polisakarida lebih banyak. tetapi strukturnya bercabang tinggi. Contoh polisakarida antara lain amilum (pati). 6 H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 6 H 1 α H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 6 H 1 α H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 6 H 1 α H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 H 1 α O H OH O H OH O amilosa H OH O H OH O 6 H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 H 1 α O H OH H O 6 5 CH2 O H 2 4 H OH 3 H 1 α O H OH O amilopektin 158 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Amilosa terdiri atas rantai unit-unit D-glukosa yang panjang dan tidak bercabang. tetapi titik percabangan amilopektin merupakan ikatan α (1 → 6). amilosa dan amilopektin. Di antara monosakarida tersebut dihubungkan oleh ikatan glikosida. sukrosa + air → fruktosa + glukosa maltosa + air → glukosa + glukosa laktosa + air → galaktosa + glukosa Berbeda dengan disakarida. Perhatikan persamaan reaksi berikut.CH2 OH OH H H OH laktosa CH2 OH O H H O H OH H H H OH OH H OH H O Kata Kunci • • • Ikatan glikosida Karbohidrat Sakarida Suatu disakarida dapat terurai menjadi monosakarida (penyusunnya) melalui reaksi hidrolisis. Amilopektin juga memiliki berat molekul yang tinggi. dan selulosa. Pati mengandung dua jenis polimer glukosa. dari beberapa ribu sampai dengan 500. digabungkan oleh ikatan α (1 → 4). Ikatan glikosida yang menggabungkan residu glukosa yang berdekatan di dalam rantai amilopektin adalah α (1 → 4).000. glikogen.

Berikut ini struktur umum asam amino. Asam amino sendiri adalah senyawa turunan asam karboksilat yang mengandung gugus amina (–NH2). 1. Perhatikanlah pembentukan protein dari asam amino berikut. mengandung gugus karboksil (–COOH) dan gugus amina.3 3. tersusun atas unit-unit dasar penyusunnya. 1. Ikatan yang menghubungkan antarasam amino disebut ikatan peptida. semua protein adalah mirip. H R – C – COOH – NH2 Antarasam amino dapat bergabung membentuk protein. Protein yang tersusun atas dua asam amino disebut dipeptida. O H = H2N – C – C – OH H O = H H2 N – C – C – OH CH3 O = H H2N – C – C – OH CH2 fenilalanin (phe) – – glisin (gli) alanin (ala) Protein apakah yang dapat dihasilkan dari asam-asam amino tersebut? Jumlah asam amino yang terkandung dalam protein dapat dua. called amino acids. Pengertian dan Struktur Protein Asam amino merupakan turunan karboksilat. proteios (pertama atau utama). dan polisakarida? 2. Apakah yang dihasilkan dari reaksi hidrolisis disakarida? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. disakarida. Bagaimanakah cara menggolongkan monosakarida? D Protein Istilah protein diambil dari bahasa Yunani. – – asam amino 1 – ikatan peptida protein Tahukah Anda contoh-contoh asam amino beserta strukturnya? Perhatikanlah gambar berikut.Soal Penguasaan Materi 7. – C6H5 – – Makromolekul 159 . Apakah perbedaan antara monosakarida. O H H2N – C – C–= OH R1 H = H – N – C – C – OH H Anda Harus Ingat Secara kimiawi. Protein tersusun atas beberapa asam amino. atau lebih dari tiga. – – O + → R2 asam amino 2 H H = = H2N – C – C – N – C – C – OH + H2O H R1 R2 O O You Must Remember All proteins are chemically similar. yang dinamakan asam amino. consist of the same basic building blocks. tiga.

Protein yang tersusun atas tiga asam amino disebut tripeptida. Adapun protein yang tersusun atas lebih dari tiga asam amino disebut polipeptida. Perhatikanlah gambar berikut.
H2NCHC – NHCH2C = –

=

O

O

CH 3

OH

alaniglisin (gli-ala) merupakan contoh dipeptida

=

=

H2NCH2C – NHCHC – NHCHC


CH 2

=

O

O

O

CH 3

OH

glisilalanilfenilalanin (gli-ala-pen) merupakan contoh tripeptida

=

=

=

––– C – C – N – C – C – N – C – C – N – C – C – N –––

– –
H R

=

H O

H

O


C 6H 5 H O

H O

R

H

R

H

R


H n

struktur dari suatu polipeptida

Hemoglobin tersusun atas empat polipeptida yaitu dua pasang unit α dan β serta satu molekul hem. Molekul hem yaitu senyawa organik yang menyebabkan darah berwarna merah. Berikut ini adalah struktur molekul hemoglobin.
H H3 C H3 C
α2 β1

C H

CH2 CH3

H C N N
Fe2+

C

N

N H2 C H C C H H2 C OH CH2 C O
Hem

C H

CH2

CH2
β2 α1

CH3

C O

Gambar 7.3
Struktur molekul hemoglobin

OH
Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes, 2004

160

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

2. Pengujian Protein
Protein dapat ditemukan di dalam makanan. Tahukah Anda, bagaimana cara menguji protein di dalam makanan? Mari, menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut.

Selidikilah 7.3
Identifikasi Protein Tujuan Mengidentifikasi adanya protein dalam putih telur Alat dan Bahan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Tabung reaksi Gelas ukur Pipet tetes Lampu spiritus Penjepit tabung reaksi Larutan putih telur (albumin) Larutan NaOH 2 M Larutan CuSO4 0,1 M Larutan HNO3 2 M

Legenda Kimia

Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan, meliputi sifat kimia senyawa, cara penggunaan, dan penanganannya. Langkah Kerja 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Siapkan 2 buah tabung reaksi. Isi tabung reaksi 1 dengan sekitar 2 mL putih telur. Tambahkan 2 mL larutan NaOH 2 M. Kocok hingga rata. Setelah itu, tuangkan 10 tetes larutan CuSO4 0,1 M. Amati perubahan yang terjadi. Isi tabung reaksi 2 dengan sekitar 2 mL putih telur. Lalu, tambahkan 2 mL larutan HNO3 2 M, kocok dan amati perubahannya. Panaskan dengan nyala api kecil, kemudian dinginkan. Setelah dingin, tambahkan 5 mL larutan NaOH 2 M. 9. Amati perubahan yang terjadi.

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Perubahan apakah yang terjadi pada langkah no. 2–5? 2. Perubahan apakah yang terjadi pada langkah no. 6–9? 3. Kesimpulan apakah yang dapat Anda peroleh? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.

James Watson (1928– ) dan Francis Crick (1916–2004) menemukan satu tanda penting untuk membuka rahasia materi hayati yakni struktur DNA (asam deoksiribonukleat) pada 1953. Zat ini, yang ditemukan dalam sel-sel hidup, mewariskan “informasi” genetik dari induk keturunannya. DNA memiliki dua rantai atom yang berhubungan dalam bentuk heliks ganda (seperti tangga spiral). Urutan basa pada struktur DNA menunjukkan “pesan” genetik.
Sumber: Jendela Iptek, "Materi", 1997

Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Salah satu cara menguji adanya protein dalam makanan adalah dengan cara uji biuret. Uji ini dapat digunakan untuk menguji senyawa-senyawa yang memiliki ikatan peptida. Itulah sebabnya uji biuret dapat digunakan untuk mengetahui ada tidaknya protein di dalam makanan. Adanya protein ditandai dengan terbentuknya warna ungu. Uji lainnya yang biasa digunakan adalah uji xantoprotein. Pengujian ini dapat digunakan untuk menguji asam amino yang mengandung cincin benzena. Misalnya, tirosin dan fenilalanin. Penambahan asam nitrat pekat akan menimbulkan proses nitrasi pada cincin benzena sehingga terbentuk endapan putih. Perubahan warna putih menjadi kuning pada saat dipanaskan merupakan ciri adanya protein dalam makanan.

Makromolekul

161

Buktikanlah oleh Anda
Carilah informasi melalui perpustakaan atau media internet mengenai uji xantoprotein. Kemudian, lakukan uji tersebut pada makanan yang mengandung protein. Buatlah laporan dari kegiatan ini dan presentasikanlah hasilnya. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas.

Soal Penguasaan

Materi 7.4
3. Bagaimanakah cara menguji adanya protein dalam makanan? Jelaskan.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Apakah perbedaan dan persamaan antara asam amino dan protein? 2. Tuliskan contoh-contoh dipeptida, tripeptida, dan polipeptida.

E Fakta
Kimia
Merancang Molekul Plastik Pada pertengahan abad-19, para kimiawan mulai menggunakan pengetahuan baru mereka tentang molekul organik untuk menghasilkan bahan-bahan baru dengan sifat-sifatnya yang berharga. Plastik ditemukan oleh Leo Bakeland (1863–1944) pada 1909. Plastik adalah molekulmolekul besar (polimer) yang memiliki ribuan gugus atom yang sama dan mebentuk ikatan. Plastik ini dibuat melalui proses polimerisasi dari monomernya dengan suhu dan tekanan tertentu. Plastik tidak mudah terurai sehingga plastik menimbulkan masalah pembuangan limbah sehingga plastik seharusnya didaur ulang untuk efisiensi mengurangi limbah.
Sumber: jendela IPTEK: kimia, 1997

Plastik

Plastik merupakan polimer buatan yang banyak dimanfaatkan di dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di balik manfaatnya yang banyak, plastik juga ternyata menimbulkan dampak terhadap kesehatan dan lingkungan. Apa saja manfaat dan dampak penggunaan plastik? Pelajarilah tabel berikut.
Tabel 7.4 Plastik dan Kegunaannya
Jenis Plastik Kegunaannya

Polietilentereftalat (PET) Polietena/Polietilena (PE)

• • • • • •

Kemasan minuman Bahan pakaian Kantung plastik Pembungkus makanan dan barang Mainan anak-anak Piringan hitam Mainan anak-anak Pipa paralon Furniture Piringan hitam Selang plastik Kulit kabel listrik Wadah aki kendaraan Sampul keping compact disk (CD) Karung plastik Tali plastik Pelapis alat masak Gagang setrika Gelas minuman Kemasan makanan siap saji Styrofoam Teflon Pakaian Peralatan kemah Tali panjat tebing

Polivinil klorida (PVC)

• • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Polipropilena (PP)

Politetrafluoroetilena (Teflon) Polistirena (PS)

Nilon

162

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

a

b

Gambar 7.4
(a) Styrofoam (polistirena) sering digunakan sebagai bantalan barang pecah belah. (b) Pakaian memakai bahan dari poliester, seperti tertera pada label pakaian.
Sumber: www.path.cam.ac.uk; Science in Focus: Chemistry, 2002

Plastik dapat menimbulkan masalah terhadap lingkungan dan kesehatan. Plastik memiliki sifat sulit diuraikan oleh mikroorganisme. Jika plastik dibuang atau ditimbun ke dalam tanah, plastik akan merusak sifat tanah. Tanah yang mengandung plastik menjadi tidak subur. Selain itu, plastik juga dapat mengganggu kesehatan. Jika dibakar, hasil pembakaran plastik yang berupa dioksin dapat menyebabkan kanker. Untuk menanggulangi masalah sampah plastik ini, upaya yang dilakukan antara lain mendaur ulang dan mencari metode pembuatan plastik yang ramah lingkungan. Bagaimanakah sikap Anda dalam menghadapi masalah limbah plastik?
a b

Gambar 7.5
(a) Limbah plastik yang menumpuk dapat didaur ulang. (b) Proses daur ulang plastik dapat mengurangi masalah dampak lingkungan.

Sumber: www.greenpeace.org; www.newlifeplastics.com

Soal Penguasaan

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Tuliskanlah dampak plastik terhadap lingkungan dan kesehatan.

Materi 7.5

2.

Tuliskanlah tiga manfaat plastik dalam kehidupan sehari-hari.

F

Lemak dan Minyak

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tentu sering mendengar istilah lemak dan minyak. Tahukah Anda, apa persamaan dan perbedaan antara lemak dan minyak? Lemak dan minyak sama-sama merupakan ester dari asam lemak dan gliserol yang disebut trigliserida. Struktur trigliserida memiliki gugus alkil (R1, R2, R3) yang merupakan gugus nonpolar dengan jumlah atom karbon antara 11 sampai dengan 23. Lemak dan minyak memiliki rumus dan struktur umum yang sama.

Makromolekul

163

6 Lapisan lemak di bawah kulit anjing laut tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan lemak. sedangkan minyak berwujud cair. 5. Apa yang terjadi ketika lemak hewan dipanaskan dan didinginkan? 4. Masukkan mentega atau margarin ke dalam gelas kimia. Apa yang terjadi ketika mentega dipanaskan dan didinginkan? 5. Amati wujudnya pada suhu kamar.4 Perbedaan Lemak dan Minyak Tujuan Menyelidiki perbedaan antara lemak dan minyak Alat dan Bahan 1. Tuangkan minyak goreng ke dalam gelas kimia. tetapi juga berfungsi sebagai pakaian untuk insulasi terhadap udara dingin. 2. Masukkan ke dalam lemari es atau rendam dalam es. amati kembali wujudnya. Masukkan ke dalam lemari es atau rendam dalam es. Cairan yang dihasilkan dimasukkan ke dalam gelas kimia. Bahan apa saja yang pada suhu kamar berwujud cair? 3.depkes. amati wujudnya. 3. Termometer Gelas kimia Pemanas Es batu atau lemari es Panci Lemak hewan. Apakah yang dimaksud dengan asam lemak jenuh dan asam lemak takjenuh itu? Perhatikanlah Tabel 7. 6. Sumber: www.5 dan contoh struktur molekul asam lemak jenuh dan takjenuh berikut. Bagaimanakah cara membedakan lemak dan minyak? Untuk mengetahui jawabannya. Amati wujudnya pada suhu kamar. Masukkan lemak hewan ke dalam gelas kimia. Diamkan selama beberapa jam. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. seperti sapi atau domba Minyak goreng Mentega/margarin Langkah Kerja 1. Diamkan selama beberapa jam. Masukkan ke dalam lemari es atau rendam dalam es. amati wujudnya. amati kembali wujudnya. Amati wujudnya pada suhu kamar. Pada suhu kamar. Selidikilah 7. sedangkan minyak banyak mengandung asam lemak takjenuh. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. 7. amati kembali wujudnya. Lemak banyak mengandung asam lemak jenuh. Lemak dan minyak dapat dibedakan dari wujudnya. lemak berwujud padat. Perbedaan wujud lemak ini dipengaruhi susunan asam lemaknya. Diamkan selama beberapa jam. 8. lakukanlah kegiatan berikut. Apa yang terjadi ketika minyak goreng didinginkan dan dipanaskan? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. 4.H2C – O – C – R1 HC – O – C – R2 H3C – O – C – R3 Anda tentu telah mengenal minyak dan lemak. panaskan hingga mencair.go. 164 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – . 3.id Gambar 7. Lalu. 1. amati kembali wujudnya. Bahan apa saja yang pada suhu kamar berwujud padat? 2. 2.

minyak tumbuhan. Anda juga mungkin pernah mendengar istilah omega-3 dan omega-6 pada produk makanan. Sebaliknya. Mentega. Pada umumnya. Kedua nama ini merupakan nama lain dari asam lemak takjenuh ganda yang ikatan rangkapnya terletak pada atom C ketiga dan keenam. minyak hewan.Tabel 7. Penamaan ini disebabkan ikatan rangkapnya terletak pada atom C kesembilan. Selain dilihat dari wujudnya. kita dapat menyimpulkan bahwa asam lemak jenuh adalah asam lemak yang tidak memiliki ikatan rangkap. asam lemak takjenuh adalah asam lemak yang memiliki ikatan rangkap. lemak dan minyak juga dapat dibedakan dari asalnya. dan kacang- Makromolekul 165 . susu. lemak berasal dari hewan. Ada dua jenis asam lemak takjenuh.5 Contoh Beberapa Asam Lemak Jenuh dan Takjenuh Asam Lemak Rumus Molekul Sifat Asam Asam Asam Asam palmitat stearat oleat linoleat CH3(CH2)14COOH CH3(CH2)16COOH CH3(CH2)7CH = CH(CH2)7COOH CH3(CH2)4CH = CHCH2CH = CH(CH2)7COOH Asam Asam Asam Asam lemak lemak lemak lemak jenuh jenuh takjenuh takjenuh HO C O CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3 HO C O CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH CH CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3 Asam stearat merupakan contoh asam lemak jenuh Asam oleat merupakan contoh asam lemak takjenuh Dari struktur kimia tersebut. yakni asam lemak takjenuh tunggal dan asam lemak takjenuh ganda. margarin. Asam lemak takjenuh tunggal biasa disebut omega-9. kecuali lemak cokelat.

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Gelas kimia 2. lalu aduk. Pelarut manakah yang bersifat polar? 2. 2. Gambar 7.. 2001 Bagaimana dengan kelarutan minyak dan lemak. hidrogenasi Pembahasan Lemak cair (minyak) dapat dipadatkan dengan menjenuhkan ikatan rangkapnya melalui proses reaksi hidrogenasi. O CH3 O C C17 H33 + 3 H2 O CH3 O C Jadi. dan juga pemberi aroma dan penambah rasa sehingga lebih gurih. Dalam kehidupan sehari-hari. oksidasi E. Air merupakan pelarut polar.. Beberapa contoh minyak. Tuangkan air ke dalam dua gelas kimia. dan minyak jagung. meliputi sifat kimia senyawa. minyak kedelai. beri label C dan D. minyak dipadatkan menjadi lemak dengan cara . Pelarut manakah yang bersifat nonpolar? 3. 1. Adapun minyak. penggunaan lemak juga dapat membahayakan kesehatan. Asam lemak jenuh dapat meningkatkan jumlah 166 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . C17H35 Kupas Tuntas Pada proses pembuatan margarin. roti. lemak dan minyak banyak digunakan di dalam proses pengolahan makanan. Di balik manfaatnya. A. sedangkan kloroform merupakan pelarut nonpolar.5 Kelarutan Lemak dan Minyak Tujuan Menyelidiki kelarutan lemak dan minyak Alat dan Bahan 1. lalu aduk. seperti sapi atau domba 5. Selidikilah 7. selidikilah melalui kegiatan berikut. pendinginan C . Minyak goreng digunakan untuk menggoreng. ikatan rangkap pada lemak cair dijenuhkan dengan cara (E) hidrogenasi. Tuangkan kloroform ke dalam dua gelas kimia. apakah sama? Untuk mengetahuinya. Air 3. Minyak goreng Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. sedangkan mentega untuk bahan pembuat kue. Tuangkan minyak goreng ke dalam gelas kimia A dan C. Lemak hewan. Sumber: Chemistry for You. netralisasi D. pemanasan B. tetapi mudah larut di dalam pelarut nonpolar. pada umumnya berasal dari tumbuhan. Langkah Kerja 1. Lemak dan minyak sukar larut di dalam air. Kloroform 4. UMPTN 1996 Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Tuangkan lemak hewan ke dalam gelas kimia B dan D. 4. lemak pada hewan sebagai sumber kalori.7 Margarin merupakan contoh bahan yang mengandung lemak. di antaranya minyak kelapa. beri label A dan B.kacangan merupakan contoh bahan yang mengandung lemak. 3. dan penanganannya. cara penggunaan. Bagaimana kelarutan minyak dan lemak dalam kedua pelarut tersebut? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.

Polimer alami contohnya adalah karbohidrat. bahkan dapat menurunkannya. Mengapa mengonsumsi asam lemak takjenuh lebih aman dibandingkan asam lemak jenuh? Rangkuman 1. 5.kolesterol dalam darah yang berujung pada penyakit jantung koroner dan hipertensi. Apakah perbedaan antara lemak dan minyak? 2. protein. 1. Karbohidrat terbagi atas monosakarida. dan lemak hewan. dan lemak. teflon. Polimerisasi kondensasi Contoh: nilon. dan polipropena. a. Protein Protein tersusun atas beberapa asam amino yang mengandung gugus amina (–NH2) dan karboksil (–COOH). sedangkan polimer buatan contohnya plastik. Karbohidrat Karbohidrat berasal dari tumbuh-tumbuhan dan terdiri atas unsur C. mentega. H. Makromolekul atau polimer adalah senyawa besar yang terbentuk dari penggabungan unit-unit molekul kecil yang disebut monomer. 3. plastik polietilen tereftalat (PET) Lemak dan minyak merupakan ester dari asam lemak dan gliserol yang disebut trigliserida. Bagaimanakah kelarutan lemak dan minyak? Materi 7.6 3. Polimerisasi adisi Contoh: polietena (PE). Contoh polimer alami di antaranya sebagai berikut. tetapi larut di dalam pelarut nonpolar. 4. R – CH – COOH b. Lemak dan minyak bersifat nonpolar sehingga tidak larut di dalam air. a. Untuk itu. Contoh lemak dan minyak di antaranya minyak goreng. 2. dan polisakarida. – NH 2 Makromolekul 167 . dan O dengan rumus molekul Cn(H2O)n. polivinil klorida (PVC). Polimer terbagi atas polimer alami dan polimer buatan. b. gunakanlah minyak yang mengandung asam lemak takjenuh karena tidak meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Polimer buatan diperoleh dari reaksi polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.

dan protein). PET. Anda pun dapat berdiskusi dengan temanteman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Makromolekul ini. PVC Polisakarida contoh Asam amino contoh Monosakarida contoh Disakarida contoh Lemak Minyak wujud wujud pada suhu pada suhu kamar kamar • Glukosa • Galaktosa • Fruktosa • Sukrosa • Maltosa • Laktosa • Amilum • Glikogen • Selulosa Padat Cair Glisin Alanin Fenilalanin Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Makromolekul ini? Menyenangkan. dan kegunaan lemak.P e t aKonsep Polimerisasi adisi Makromolekul disebut juga Polimer terdiri atas proses pembentukan Polimerisasi terdiri atas Polimerisasi kondensasi Polimer alami contoh Polimer buatan contoh Plastik Lemak dan minyak perbedaan Protein terbentuk dari Karbohidrat terdiri atas contoh PE. tata nama. serta memahami sifat-sifatnya. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Makromolekul ini. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu kepada bab ini. sifat. bertanyalah kepada guru kimia Anda. serta mendeskripsikan struktur. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan struktur. 168 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Belajarlah dengan baik. karbohidrat. Anda akan mengenal jenis-jenis makromolekul di alam dan di sekitar Anda. tata nama. penggolongan. Misalnya. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. sifat dan kegunaan makromolekul (polimer. penggolongan.

A. sukrosa D. C3H7COOC2H5 D.. nilon C... asam stearat – Makromolekul 169 . glukosa dan glukosa C.. 4 B. poliester dan amilum D. 7 9... protein E. C. glikogen Suatu senyawa karbohidrat memiliki gugus karbonil pada atom C nomor 2. A. PVC dan nilon C. fruktosa dan galaktosa D. A... asam palmitat E.. – CH2 – CH – CH2 – CH2 – CH – CH2 – 2.. hidrokarbon C. Senyawa yang termasuk polimer buatan adalah . E. Manakah di antara nama berikut yang tidak mungkin? A. aldoheksosa E. 3. poliisoprena B. glukosa dan fruktosa E... dekstrin C... fruktosa Hasil hidrolisis dari sukrosa adalah …. polietena Di antara polimer berikut yang dibuat melalui polimerisasi kondensasi adalah .. 1 D. 2 O H O OH H H CH 2OH H OH H O H OH H H 4 CH 2OH O H OH H H O OH H H CH2OH O H OH H H OH O H O 3 O 5 1 Manakah yang menunjukkan ikatan glikosida? A. 1. Di antara karbohidrat berikut yang termasuk polisakarida adalah . hidrogen B. A. III IV V Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. teflon C. kovalen E. CH3COOCH3 B. polistirena E. karbohidrat B. A. A. IV B. polietilen tereftalat C. C2H5COOC3H7 E.. 8. teflon D. C3H7COOCH3 13. CH3 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH = CH – CH3 CH2 = CH – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH(CH3) – CH3 6. PVC Monomer dari polimer berikut adalah . asam nukleat CH3 A. Hasil reaksi antara larutan asam propionat dan etanol adalah . polipropena C. glukosa dan galaktosa B.. – – Ikatan yang menunjukkan ikatan peptida adalah nomor . asam laurat C.. polistirena dan protein E.. asam miristat D. O = H – N – C – C – N – CH2 – C – OH H CH O H – – = 3 H – I II 4. Pasangan polimer manakah yang merupakan polimer sintetik? A. glikosida D. polietilena dan amilum B. III 11. nilon dan DNA 14. 5. Senyawa berikut yang merupakan asam lemak takjenuh adalah . C2H5COOC2H5 C. 5 C.. A. polivinil klorida B. lipid D.. asam oleat B. fruktosa dan fruktosa CH2OH H H OH H 7. PP D. galaktosa B.. A. V C. karbohidrat Di antara polimer berikut yang tidak terbentuk melalui polimerisasi adisi adalah ... A.. II E. PE E.... Polimer yang bersifat antilengket adalah . Ikatan antara atom C dari gugus –COOH dan atom N dari gugus –NH 2 pada pembentukan protein disebut ikatan .. D. 3 15. 2 E.Evaluasi Materi Bab A. ion 10.. ketoheksosa B. ketopentosa D. A. A. politetrafluoroetilena 12.. Perhatikan struktur protein berikut. ketotetrosa C. peptida C. laktosa E. Protein adalah suatu makromolekul yang komponen utamanya adalah . nilon B... I D. PVC B. B. bakelit D. lemak D. asam amino E. bakelit E.

lalu tuliskan namanya. angsa maupun telur burung puyuh. manakah yang lebih baik penggunaannya. Apakah perbedaan antara reaksi polimerisasi adisi dan reaksi polimerisasi kondensasi? Tuliskanlah masing-masing dua contoh polimer alami dan polimer buatan. Bagaimanakah cara membedakan aldosa dan ketosa? Buatlah dua buah dipeptida dan 1 tripeptida dari asam-asam amino berikut. 2. Salah satu minyak goreng yang ada dipasaran adalah minyak sawit dan minyak kelapa. Menurut Anda. 4.B. 3. 2. itik. baik itu telur ayam. telur dadar yang dimasak kadang terlalu matang sehingga warnanya cokelat tua. Apalagi jika telur itu dimasak secara dadar dan dimakan bareng nasi goreng. Alanin: H2N – C – COOH CH3 Soal Tantangan 1. H2N – C – COOH (CH2)4 NH2 H Glisin: – H2N – C – COOH H H – – Gambarkanlah struktur sukrosa dan tunjukkan ikatan glikosidanya. Menurut Anda. Kita semua pernah memakan telur sebagai lauk pauk. Jika diamati. apakah minyak sawit atau minyak kelapa? 170 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – – . mengapa warna telur tersebut berubah?Apakah kandungan gizi pada telur tersebut masih baik untuk dikonsumsi? Sekarang ini banyak produsen minyak goreng yang menawarkan minyak goreng dengan berbagai macam manfaat. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. 1. Lisin: Sistein: H – H2N – C – COOH CH2 – SH H – – 5.

Larutan iodin 8. Alat dan Bahan Bab ini memuat seluruh alat dan bahan yang digunakan selama penelitian. Buatlah tabel pengamatan seperti berikut. 2. Putih telur 6. Uji Sebelum (+) pereaksi Setelah (+) pereaksi Karbohidrat Protein Lemak 5. Tabung reaksi 2. b) Tambahkan 2 tetes pereaksi Biuret ke dalam tabung reaksi tersebut dan amati perubahan yang terjadi. protein. 3. Larutan etanol B. Gelas kimia 3. Pembakar bunsen/spiritus 4. Alat dan Bahan 1. Larutan kanji 5. Uji karbohidrat a) Larutkan 1 sendok makan tepung kanji ke dalam 150 mL air di dalam gelas kimia dengan cara diaduk hingga larut. Susunlah laporan kegiatan dari hasil eksperimen Anda. Makromolekul 171 . Penyusunan laporan meliputi: a. Pendahuluan Bab ini menjelaskan tentang latar belakang penelitian dan tujuan penelitian. Anda akan menyelidiki adanya kandungan senyawasenyawa tersebut di dalam bahan makanan. Uji minyak dan lemak 1 a) Masukkan minyak ke dalam tabung reaksi hingga -nya. Berikut langkah-langkah kegiatan yang harus Anda kerjakan. Pada Kegiatan Semester 2 ini.Kegiatan Semester 2 Uji Senyawa Organik dalam Makanan Berbagai bahan makanan yang kita temui sehari-hari mengandung berbagai senyawa kimia seperti karbohidrat. 2 b) Tambahkan 3 tetes etanol ke dalam tabung reaksi tersebut dan amati perubahan yang terjadi. dan lemak. Uji protein a) Masukkan putih telur ke dalam tabung reaksi. b) Tambahkan 2 tetes larutan iodin dan amati perubahan yang terjadi. Langkah kerja 1. A. 4. Minyak sayur 7. b. Pereaksi Biuret 9.

Hasil dan Pembahasan Pada bab ini Anda dapat menguraikan fakta-fakta dan data yang Anda peroleh selama eksperimen. pilihlah bahan makanan yang Anda ketahui mengandung karbohidrat. 172 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Daftar Pustaka Sumber-sumber pustaka yang Anda dapatkan dimuat dalam daftar pustaka. Presentasikanlah hasil kegiatan Anda di kelas dan diskusikanlah bersama kelompok lain. Teori Bab ini meliputi teori-teori yang mendasari kegiatan yang diambil dari berbagai sumber. Kegiatan Semester 2 ini dikerjakan secara berkelompok antara 3–5 orang. Bahan makanan yang diuji dapat dibedakan untuk setiap kelompok. Anda dapat mendiskusikannya dengan guru kimia. c. Jika Anda menemukan kesulitan selama pelaksanaan kegiatan. dan lemak. protein. Pembahasan dilengkapi dengan reaksi-reaksi kimia yang terjadi.Metode Penelitian Metode atau cara penelitian dapat Anda uraikan secara ringkas dalam bab ini. f. d. e. Kesimpulan Pada bab ini Anda dapat mengutarakan kesimpulan yang dapat Anda ambil dari hasil kegiatan eksperimen. g.

. 10. A.. 2-metil-2-propanol C. A. Perhatikan persamaan reaksi berikut.. 2.. alkanon B. 2. Nama senyawa dengan rumus berikut ini menurut IUPAC adalah . alotrop E. 2-metil-3-pentanol D. eter 11.. A. C. CH2 = C – CH – CH2 – CH3 Nama yang tepat untuk senyawa berikut adalah . 3-metil-4-isopropilbutana 4-etil-2-metilpentana 2-metil-4-etilpentana 2. 1.. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. A.. A. 2. –X D. 2. 3 dan 4 E.. –COOH Karbon dapat ditemukan dalam berbagai bentuk pada suhu kamar. propanal dan metil etanoat D.3-dimetil-1-pentena C.. propanol dan asam propanoat B. asam propanoat dan metil etanoat E.. A.3-dimetilpentena D. 4 dan 3 D. ester E. – CH3CH3 – H + CH3Cl + AlCl3 → – – H CH3 – C – CH2 – C – CH3 – CH3 CH2 CH3 CH3 + HCl Reaksi tersebut merupakan reaksi . E.3-diklorobenzena B. Gugusan atom atau molekul yang memengaruhi sifat kimia suatu senyawa disebut . gugus fungsi C. 2-metil-3-metilpentena E. Perhatikan struktur kimia berikut.. B. 1. alkilasi E.. 7. Senyawa yang bukan merupakan alkohol sekunder adalah .. nitrasi D. –O– B. atom pusat D. 3.. homolog B. polimer C. 4 dan 4 C.Evaluasi Materi A. B. A. gugus atom E.... A. m-diklorobenzena E.3-trimetil-1-butanol Perhatikan struktur berikut. A. 2... gugus molekul Senyawa golongan alkanal memiliki gugus fungsi A.. D. asam karboksilat C.. sulfonasi Evaluasi Materi Semester 2 173 .. metil butanol dan pentanon Senyawa dengan rumus molekul C5H10O memiliki jumlah isomer aldehid dan keton masing-masing sebanyak . 2. gugus senyawa B. E. 2-metil-3-metiI-1-pentena 8. 4 dan 5 B.. Nama yang tepat untuk struktur kimia berikut ini adalah . 5 dan 4 Senyawa alkohol yang jika dioksidasi menghasilkan alkanon adalah . halogenasi B. A. –CHO E. aldehid D. Br 6.. 3-metil-2-butanol D.4-diklorobenzena 13.4-dimetil heksana 3.... –OH C. Cl Cl Nama yang tepat untuk senyawa tersebut adalah . C. isotop D.5-dimetil heksana 4. p-diklorobenzena C. A. A.3-metil-1-pentena B.. 2-metil-1-butanol B. 2-pentanol B. 3-metil-3-pentanol Semester 2 9. 3-metil-2-pentanol E. 3-pentanol C.. 1.3-dimetil-2-butanol E. bromo benzena benzena bromoat benzena dibromo bromin benzoat bromin benzena 12. 5. propanol dan propanon C. asilasi C. Senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa ... Bentuk-bentuk ini dikenal sebagai . o-diklorobenzena D. isomer Pasangan isomer gugus fungsi yang tepat adalah.... D.3..

Senyawa organik dengan rumus: H–C–C–C–C–C–C–H – – – – – – – – – – – H H H OH H O OH OH OH H O CH3 – C–= CH2 – CH3 CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 Glukosa mengandung gugus fungsional . Karbohidrat berikut yang tidak termasuk ke dalam golongan aldosa adalah .. ester B. Gugus fungsional yang terdapat dalam suatu molekul asam amino adalah . aldehida dan asam karboksilat C. ClHC = CCl2 C. galaktosa B. C 2H 5Br B. A.. maltosa E. H2C = CHCl E.... Apakah manfaat dan kegunaan dari plastik? COOH CH3 b.. gugus amino dan gugus alkohol 25. fruktosa B. –COOH dan –NH2 E.. keton C. propanol dan propanal 16. gugus karboksilat dan gugus metil E. gugus amino dan gugus karboksilat D.. Berikut ini merupakan struktur dari glukosa.. keton. glukosa C. vinilklorida C. gliserol trioleat dengan natrium hidroksida C. A.. A. A. 1. asam susu B. tetrafluoroetilena O = CH3 – C – O – CH2 – CH3 B.. keton. C2H6O D. 2. sukrosa D. gugus alkohol dan gugus metil B. glukosa E. ester. Ikatan peptida antara asam amino-asam amino yang terdapat dalam protein merupakan ikatan antara . Cl2C = CCl2 D. 3. A. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar... isoprena B. Senyawa berikut yang bukan monomer untuk pembuatan plastik adalah . Karbohidrat merupakan sumber energi bagi manusia. propanol dengan fosfor trioksida E. Jelaskan cara membedakan antara lemak dan minyak. Beri nama senyawa-senyawa turunan benzena berikut. gugus metil dan gugus amino C. C3H6O 15. Hasil uji Fehling pada suatu sampel menghasilkan endapan merah bata. –OH D. Gambarkanlah struktur kimia yang mungkin dari rumus kimia C3H6O. eter D.. A. keton. etil metil eter dan 2-propanon E. asam oleat dengan narium hidroksida D. 5.. C2H 4O2 E. NO2 c. eter.... ester E. keton 23. stirena D.. ClHC = CHCl B... propilena E. protein 18... a. 4. C 3H 7Br C. A. A. aldehida dan ester 17. propanol dengan natrium B. berturut-turut termasuk . protein C.. eter... Pasangan senyawa karbon berikut yang merupakan isomer gugus fungsional adalah ... alkohol dan aldehid B. glukosa 21...14. H2C = CCl2 24. Campuran berikut yang jika bereaksi menghasilkan ester adalah .. propanol dan etil metil eter D. Rumus molekul berikut yang tidak menyatakan lebih dari satu senyawa adalah .. A. etil metil eter dan metil etanoat C.. alkohol dan asam karboksilat D. ester. gliserol E. alkohol dan keton E. metil etanoat dan propanol B. A. –NH 2 C. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sampel tersebut mengandung . disakarida D. etanol dengan asam asetat 22. A. ester.. A. Di dalam tubuh karbohidrat diubah menjadi .. laktosa 19. glikol D. fruktosa C. Polivinilklorida adalah plastik hasil polimerisasi dari monomer . eter. 174 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Tuliskan 3 buah disakarida beserta reaksi hidrolisisnya.. eter. –COOH dan OH 20. –COOH B.

jumlah elektron yang ditambahkan . 8. E. 24.00 faraday Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. Tekanan osmotik larutan ini dalam mmHg adalah .. A. 0.34 V.000 g air dan dididihkan. Diketahui sel elektrokimia berikut: H+ | H2 || Ag+ | Ag Zn | Zn || Ag | Ag Zn2+ | Zn || Sn2+ | Sn 2+ + 3. satu mol H2 dihasilkan dari setiap mol Cl2 yang diproduksi D. Zn sebagai anode D. –0.. dan Na3PO4 masingmasing dilarutkan dalam 1. 0. tiga di kanan D.. A... A. NiCl2 0.76 V. Cu sebagai anode 11. X+ zat pengoksidasi yang baik C. kepekatan larutan B. Arus listrik sebesar 0.62 V Berapa nilai E° untuk setengah sel: Sn2+(aq) + 2e– → Sn(s) A.1 m D..25 V. kenaikan titik didih D. dua di kiri C.1 m C.1 m B. A.. Δ T Na2SO4 = Δ T Na3PO4 3 1 C. penurunan titik beku larutan D... penurunan tekanan uap B. NiCl2 E.50 B.. Zn berturut-turut 0. Ni sebagai anode C. C 12H22O 11 D. 18... Jumlah tembaga (mg) yang diendapkan pada katode adalah . penurunan tekanan uap jenuh Elektrolisis suatu larutan NaCl di katode terbentuk gas sebanyak 11. empat di kiri E.1 m Konsentrasi jenuh larutan protein tertentu adalah 10–3 M pada 25 °C. NH4NO3 0. 2. 0. –0. X+ siap direduksi B.0245 D. Zn sebagai anode B.60 E..Evaluasi Materi A.56 V E° = 0. Δ T Na2SO4 = 2 4 B. 0. 4. CuSO4 Salah satu teknik pengukuran berikut yang cocok untuk mengukur berat molekul oksihemogoblin. sukrosa 0. Pernyataan berikut yang benar adalah . merupakan reaksi redoks E. E°= 2. 156 C.62 V C.14 V E. Potensial reduksi standar Cu.00 faraday D.7 V B.. E° = 0.00 faraday 4. C6H12O6 C. Cu sebagai katode. 19. 60.2 dm3. Diketahui setengah reaksi: X+ + e– → X(s). Pada penyetaraan setengah reaksi: S 2 O 32– → S. 39. tekanan osmotik E. Larutan yang memiliki titik beku paling rendah adalah . 5. H2 dihasilkan dari H2O C.0 C. A. kenaikan titik didih C... Zn sebagai katode.1 mol glukosa NaCl.0 6..5 E.. 7.. A. Δ T Na2SO4 = Δ T Na3PO4 3 Sifat-sifat berikut bukan merupakan sifat koligatif larutan adalah . Δ T Na2SO4 = Δ T NaCl 3 2 E.7 V 12. X siap dioksidasi 10. –0.50 faraday 1. 1. –0. Apendiks 1 175 . empat di kanan 9... 3 Δ T NaCl A..10 A dilewatkan melalui larutan tembaga(II) sulfat selama 10 menit.174 V. 0. Pernyataan berikut tentang elektrolisis lelehan NaCl yang tidak tepat adalah . Ni sebagai katode.. Banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam larutan adalah . Δ T Na2SO4 = Δ T glukosa 3 2 D.1 m E... X zat pengoksidasi yang baik E.. penurunan titik beku C.. dua di kanan B. 2. logam Na merupakan hasil akhir B.8 D. adalah . yang memiliki berat molekul sangat besar adalah . Akhir Tahun A. semua teknik si atas cocok Larutan 0. Pernyataan yang benar jika kenaikan titik didih ketiga larutan tersebut dibandingkan terhadap larutan Na 2SO 4 dengan konsentrasi yang sama adalah . A. tekanan osmotik E.25 faraday 0. A.. 29. Ni sebagai katode.9 B. CuSO4 0.14 V D. X+ zat pereduksi yang jelek D. 0.. 34. Cu sebagai katode.80 V E° = 1. produk yang dihasilkan tidak stabil dibandingkan pereaksi 13. B. NH 4NO 3 B. glukosa 0.. A.. Ni.. A.. C. Cu sebagai anode E.760 Di antara larutan berikut yang memiliki titik beku paling rendah jika diketahui molalitas larutan sama. Potensial sel galvani paling besar akan diperoleh jika ..

elektrolisis larutan amonium klorida 26. HF 16. Na C. HCl.. daya pereduksi E. merupakan unsur yang sangat reaktif B. garam natrium mudah larut dalam air 17. Fe. A. Fe. Cr. HCl. Pernyataan berikut yang menunjukkan reaksi aluminium hidroksida adalah .. HI. NH3 E. dibuat dengan cara elektrolisis leburan garamnya D. Pembuatan gas amonia di laboratorium dapat dilakukan dengan cara . natrium 22. HBr. HCl C.. mengalirkan gas hidrogen ke dalam nitrogen cair E....14.. Cu. GeCl4 25. NaHCO3. Cr B. metana C.. NaOH.. nomor atom 23. dan mudah diiris B. A.. Salah satu kegunaan unsur sebagai pupuk diperoleh dari .. A. Teknik yang digunakan untuk memperoleh belerang dari alam adalah melalui proses . astatin E. warna nyala C. larutan oksidanya mengubah lakmus merah menjadi biru D. lunak. freon 20. titik didih B.. nitrogen B. A. Cr. 176 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Urutan senyawa-senyawa hidrogen halida dengan titik didih menurun adalah . mudah bereaksi dengan air C. sifat padat. arang D. elektrolisis B.. Berikut ini yang merupakan sifat fisis suatu unsur adalah . Fungsi cahaya dalam reaksi ini adalah . Haber-Bosch D. berasap dengan hadirnya asam klorida sebab terbentuk aluminium klorida yang meruah C. kontak D.. Ni 29. Fe. HI B. Hasil percobaan yang mendukung ungkapan itu adalah . A. HF. B... sifat basanya sangat kuat E. A. Fe. HBr.... A. A.. kemudian memancarkan satu partikel beta maka akan dihasilkan . PbCl4 C. helium B. Ostwald B. CO2. Reaksi antara klorin dan metana dilakukam dengan bantuan cahaya. Salah satu unsur transisi adalah .. CO2 C. senyawanya mudah larut dalam air 18. terdapat dalam keadaan bebas di alam C. penguapan C. NaCl. Xe memiliki energi ionisasi pertama lebih rendah dari Na D. HI. belerang E.. besi C. ionnya bermuatan positif satu E. SnCl4 B. 234 91 232 91 U U 30.. rubidium B..... A. NaCl... A. Di antara tetraklorida berikut yang tidak mudah dihidrolisis oleh air adalah . HCl. E.. memanaskan amonium klorida C. bereaksi dengan natrium hidroksida cair membentuk endapan putih natrium aluminat E. Xe2 C. bereaksi dengan asam sulfat membentuk endapan putih aluminium sulfat B. NaOH. HI.. Jika atom unsur memancarkan satu partikel alfa. A. amonia E. A. CO B. CO2 19. Fe. Dalam keadaan bebas di alam. bereaksi dengan asam klorida membentuk endapan putih aluminium klorida D. Ni E. Xe digunakan luas untuk senyawa organologam E. C. A. memanaskan campuran amonium sulfat dan kalsium oksida D... Pembuatan asam nitrat secara komersial dilakukan melalui proses . klorin D.. A. Cu.. kecuali .. NaCl. HF E.. HI... 234 92 234 90 232 90 U U U D.. Xe berada dalam bentuk molekul diatom. Hidrogenasi C. memanaskan amonium nitrat B. kamar timbal E.. HBr D. Xe membentuk senyawa dengan beberapa unsur elektronegatif 15.. larut dalam natrium hidroksida cair membentuk larutan natrium aluminat 21. CCl4 D.. Frasch E. Bahan baku pembuatan Na 2CO 3 melalui proses solvay adalah . Xe tidak dapat membentuk senyawa B... Stainles steel merupakan campuran antara logam . NH3... A. HBr. nikel 28. selenium C. HF.. gas-gas di bawah ini adalah sebagai molekul. NH3. Logam natrium adalah reduktor kuat.. HBr. HF. daya pengoksidasi D. Ni. A. HCl. aluminium D. Sifat-sifat berikut yang bukan merupakan sifat logam alkali adalah . Frash 24.. Pernyataan berikut yang tepat untuk unsur Xe adalah . SiCl4 E.. kamar timbal 27. NaCl D. Na D.

eter D.. CH3CH2CHO C. F. memanaskan campuran D. Cl2C = CCl2 38. CH3COOH3 D. selulosa C. eter. A. polipropilen E. Berapakah massa atom boron yang memiliki dua isotop yang stabil 10B (19%) dan 11B (81%)? 8. 2. Evaluasi Materi Akhir Tahun 177 . glikogen 37. CH2(OH)CH2CH2(OH) 33.. Berapakah tekanan minimum yang harus diterapkan pada 25 °C untuk memurnikan air laut dengan teknik osmosis balik? Tuliskan notasi sel untuk sel volta dengan setengah reaksi berikut: Cd(s) → Cd2+(aq) + 2 e– Pb2+(aq) + 2 e– → Pb(s) 6.. 2-pentanol D. A. keton C. PVC D. Tuliskanlah perbedaan sifat-sifat fisik dari aluminium dan besi.menguraikan molekul klorin menjadi atomatomnya B. Berikut ini merupakan sifat-sifat senyawa ester. Senyawa organik: =O 1) CH3—C—CH2—CH3 2) CH3—CH2—O—CH2—CH3 O = 3) CH3—C—O—CH2—CH3 berturut-turut termasuk: A... diperoleh dari reaksi antara asam karboksilat dan alkohol 40. A. kecuali .. H2C = CCl2 B. A. Polisakarida yang menyusun dinding sel tanaman adalah . terdapat pada buah-buahan B. A. 10. A. eter. 7. amilum E. Asam propanoat dapat dibuat dengan cara mengoksidasi ... penentuan rumus molekul 32. C 2H 6 E. menguraikan ikatan C – H dalam metana E..152 gram gliserol. dan H2O dalam larutan HI berlebih. Urutkanlah kereaktifan dari unsur-unsur halogen berikut: Br. metilklorida dengan adanya katalis AlCl3 E. keton.. umumnya berbau harum D. 3-metil-2-pntanol B.. ester.. 5. dapat dipakai sebagai esens buatan E. C 2H 2 D. A.. polietilen B. reaksi dengan logam natrium D. Tuliskanlah rumus struktur untuk molekul trigliserida yang mengandung asam lemak jenuh berikut: 2 molekul C 12H 5COOH dan 1 molekul C17H35COONa. C2F6 39. Semua polimer berikut dibuat melalui polimerisasi adisi..86 °C/m) Air laut mengandung sekitar 0. kecuali . ClHC = CHCl D... Cl. H2C = CHCl E. klor dengan adanya katalis FeCl3 35. ester.. dapat dipakai sebagai pelarut C. 3. ester B. eter. Suatu senyawa dengan rumus molekul C 4H 10 O tidak bereaksi dengan logam Na. Senyawa yang bukan merupakan alkohol sekunder adalah . HCl pekat C.. 36. keton. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. SOCl2 D. A. A. CH3CH2OH E. laktosa B. air klor B. I dari yang paling aktif dan jelaskan. kelarutan dalam air B. reaksi esterifikasi C. y.512 °C/m. Senyawa tersebut menghasilkan senyawa x. C2H4F2 B. Rumus molekul yang memiliki lebih dari satu isomer struktur adalah . 2-metil-3-pentanol 34. 3-pentanol E. Pereaksi berikut yang dapat mengubah benzen menjadi metil benzen adalah . Jika dihidrolisis senyawa tersebut menghasilkan 2-propanol.. reaksi dengan PCl3 E. keton B.. nilon A.. menghilangkan uap air 31. Kf air = 1.5 M NaCl.5 A.. karet buatan C. 4. ester. 3-meti-3-pentanol C. Perkirakanlah senyawa tersebut. 9. C3H8O3 dalam 20 g air? (Kb air = 0.. ClHC = CCl2 C.. Hitunglah massa setiap produk yang dihasilkan dari elektrolisis larutan LiBr selama 1 jam dengan arus 2. Perlakuan berikut yang tidak dapat diterapkan untuk membedakan alkohol dan eter adalah . Polivinilklorida adalah plastik hasil polimerisasi dari . ester E. 1. Berapakah titik didih dan titik beku larutan 0. C2H5F C.. eter. keton. menguraikan molekul klorin menjadi ionionnya C... CH3CH(OH)CH3 B. Jelaskanlah perbedaan antara reaksi fisi dan reaksi fusi beserta contohnya. sakarosa D.

c. 2 MnO4-(aq) + 16 H+(aq) + 5 SO32-(aq) + 5 H2O(l) l 2 Mn2+(aq) + 8 H2O(l) + 5 SO42-(aq) + 10 H+(aq) 4 Cu(s) + 2 NO3–(aq) + 10 H+(aq) l 4 Cu2+(aq) + N2O(g) + 5 H2O(l) 22 MnO4 (aq) + 3 C2O4 (aq) + 2 H2O(l) l 2 MnO2(s) + 6 CO32-(aq) + 4 H+(aq) Cr2O72-(aq) + 6 Fe2+(aq) + 14 H+(aq) l 2 Cr3+(aq) + 6 Fe3+(aq) + 7 H2O(l) 3. 10. 8. Pilihan ganda E B E B B C B D D A Esai 2. 35.59 Pilihan ganda D D C B E D D D C D Esai 30 mmHg 118. Karena es balok berubah wujud menjadi zat cair maka proses pendinginan cetakan es potong dapat berlangsung secara merata. Y = gas. 2.204 °C 4. a. K = Na+ + e → Na A = 2 Cl → Cl2 + 2 e– 18. 26. B. 24. 17.42 V b.64 V 2. 2 Al(s) + 3 Ni2+(aq) l 2 Al3+(aq) + 3 Ni(s) Esel = 1. E D C B C C C E A A 21.2 1. dibandingkan dengan tekanan uap jenuh pelarut murni. 18. a. 15. sedikit air. 12. 17. G–H d. 3.6 20 g 12. 0. 3. 5. 16. Kemudian. B = 0. 4. E E D A A C C E B A Soal Tantangan a. 3.215 g/mol 100.92 atm ZnSo4 3. 13. Cara mencegah korosi adalah dengan pelapisan cat antikarat atau logam lain yang lebih tahan karat. 7. NH4Cl. 1.78 V 1. Mg(s) + Sn2+ l Mg2+(aq) + Sn(s) Esel = 2. Besi teroksidasi oleh O2 dan air yang terdapat di udara bebas. a.22 V Penghantar yang mengeluarkan atau mengumpulkan elektron dalam suatu sel. 1. 10. 7.46 V c.46 V K = 2 H2O + 2 e– → H2 + 2 OH– A = 2 I– → I2 + 2 e– c.64 V 0. 29. 8. 6. 23. 5. 19. anode : Al(s) l Al (aq) + 3 e katode : Ni2+(aq) + 2 e l Ni(s) a. Fe2+(aq) + 2 OH–(aq) l Fe(OH)2(s) 4 Fe(OH)2(s) + O2(g) + 2 H2O(l) l 4 Fe(OH)3(s) Soal Penguasaan Materi 2. + – + – Zn Cu Sn Ag Soal Penguasaan Materi 1.Apendiks 1 Kunci Jawaban Bab 1 Soal Penguasaan Materi 1. A – A’ b. 4. 14. 15. 1. 9.3 1. 18. 11. a. agar es balok tersebut mengalami penurunan titik beku sehingga cepat mencair.7 atm Evaluasi Materi Bab 1 A. d. Soal Tantangan 178 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2. 2. Bab 2 Soal Penguasaan Materi 2.7 g Batu baterai tersusun atas seng dan batang karbon. 4. 19. 3. Untuk mempertahankan kenetralan medium elektrolit.1 Tf = -0. 4. 16.3 atm 2. 28. 12.2 Dengan cara melarutkan suatu zat terlarut dan mengukur tekanan uapnya. 1. Z = cair Tujuan penjual menaruh atau menambahkan garam dapur pada es balok. 30. 20. 2. 13. b.4 m 2.2 V 2. 4. 9. 25. B – B’ c. elektrolit yang digunakan adalah campuran MnO2. 3. 1. 20. 2. X = padat. 4. Cu(s) + 2 Ag+(aq) l Cu2+(aq) + 2 Ag(s) Esel = 0. 2.1 1. B. CuSo4 3+ SnCl2 AgCl Soal Penguasaan Materi 1. 5. Ketika kutub positif dihubungkan dengan kutub negatif akan terjadi reaksi oksidasi: a. 1. 22. 2. b. 2.3 1.49 mm Hg 100. 6.1 m Soal Penguasaan Materi 2. 16. 14. 4. Evaluasi Materi Bab 2 A. 1. 2. E B D A C D D B A C 5. 15.1 1. dan kadang ditambahkan ZnCl 2 . 27. 11.

a. Tembaga dan timah c. 3. 16. Besi. dan W sesuai dengan jenis baja yang diinginkan. nitrat. D D E A B E D E C D 21. 3. d. b. Untuk mendapatkan gas oksigen dalam jumlah banyak dapat dilakukan dengan cara destilasi bertingkat udara cair. oksigen cair akan menguap sehingga dapat dipisahkan dari gas lainnya. • Air sadah sementara mengandung ion berkarbonat dan kesadahannya dapat dihilangkan dengan pemanasan.3 3.2 Di bidang kesehatan. 24. 5. Dengan cara meluruh Partikel B . 25. sifat reduktor berkurang dan oksidator bertambah 9. Unsur-unsur golongan alkali tanah berwujud padat pada suhu kamar karena memiliki titik leleh lebih tinggi dari suhu kamar. 7. Selain itu. dan karbon Hematit (Fe2O3) Magnetit (Fe3O4) Siderit (FeCo3) Pirit (FeS) Beril. 4. Peleburan alumina menggunakan sel elektrolisis Dengan cara titrasi asam basa.8 °C. aluminium. Ni. Semakin lama digunakan maka campuran Mn2O3 dan NH4Cl akan semakin berkurang yang akhirnya habis. 1. Logam-logam diperoleh atau dibuat dengan cara metalurgi. 5. 1. Dengan cara pengendapan. nitrogen. Pada suhu –183 °C. 7. peternakan. Evaluasi Materi Bab 3 A. 12. peralatan elektronik Pengolahan aluminium terdiri atas 2 tahap: a. dll • tembaga : kabel. b. sifat asam bertambah c. 22. Udara yang mengandung 21% oksigen dan 78% nitrogen didinginkan hingga suhu –200 °C. Oksigen : pembakaran dan metabolisme tubuh Karbon : obat sakit perut • besi : rangka bangunan. 13. Ketika itu pula aliran e– pada batang karbon tidak berlangsung sehingga batu baterai tidak dapat digunakan lagi. 2. kadar karbon dalam besi gubal diturunkan dari 3–4% menjadi 0–1. 1. 17. Menurunkan titik didih Al. a. kriolit Gas nitrogen merupakan komponen terbesar penyusun udara. 10 5 B+ 4.V. P. Dalam satu periode dari kiri ke kanan sifat asam bertambah dan sifat basa berkurang. C . serta pengotor lain dibuat dengan cara membuat terak. B C C C A 3. 3. 2. Esai Oksidasi: Ag(s) → Ag+(aq) + e– Tetap. Apendiks 1 179 . Pelapisan tembaga dengan perak.5 hari 1 0 4 n→ 7 Li +2 α 3 Soal Penguasaan Materi 4. Mn. 6. 2. 14. 9. Logam : besi. reaksinya: Ca(HCO3)2 → CaCO3 + CO2 + H2O Mg(HCO3)2 → MgCO3 + CO2 + H2O CaCO3 dan MgCO3 yang terbentuk akan membentuk kerak pada ketel yang digunakan. peleburan. 2.12 ton 8. Mn. Mo. 8. Kemudian secara berangsur-angsur udara dipanaskan. 4. Kemudian. Terakhir. seperti bom atom. nitrogen akan menguap dan selanjutnya dipisahkan. • Reaksi berantai yang tak terkendali sangat berbahaya karena mampu menghasilkan energi yang sangat besar. Pemurnian bauksit untuk memperoleh alumina murni. 4. 1. 5. Dibedakan dari warna nyala yang dihasilkannya. 18. Dengan pemanasan.dan H a. yaitu proses pengolahan bahan-bahan alam menjadi logam. dan pemurnian. Dapat mempercepat pembelahan sel tubuh. • Reaksi berantai terkendali dapat dimnafaatkkan sebagai pembangkit listrik (PLTN). dan nikel 10. Sehingga ketika terjadi pemanasan akan terbentuk endapan magnesium karbonat dan kalsium karbonat. 21. klorida. Menimbulkan boiler scale pada pipa-pipa air. • Air sadah : air yang mengandung ion Ca dan atau ion Mg. 6. Si. 23. 2. pembungkus. dan perak Nonlogam : oksigen. rangka kendaraan. Industri metalurgi melalui tiga tahapan. Bab 3 Soal Penguasaan Materi 3. Pada suhu –195. 7. Caranya dengan mengoksidasikannya dengan oksigen. Karena dalam satu golongan unsur memiliki nomor atom paling besar.1 1. c. 20. Karena mudah berkarat.5%. 10. air tersebut kemungkinan mengandung garam bikarbonat dari magnesium dan kalsium.2% b. krom. • Air sadah tetap mengandung ion sulfat. Mula-mula. ke dalam terak ditambahkan logam. Soal Tantangan 1.Zn → Zn2+ + 2 e– Elektron yang dihasilkan akan mengalir melalui batang karbon + dan mereduksi MnO2 dan NH4 menjadi Mn2O3 dan NH3. 2. 19. Soal Penguasaan Materi 3. 3. rangka jembatan. dan arkeologi.2 1. Sepanjang periode ke-3 dari kiri ke kanan a. Di alam mineral tembaga umumnya ditemukan bersama emas dan perak. sifat logam berkurang dan nonlogam bertambah b. 1. 4. 2. 2. 35% Pilihan ganda C D C A C C D C E D 11. Soal Penguasaan Materi 3. Soal Penguasaan Materi 3.4 1. 2. radiasi yang dipancarkan berbahaya bagi makhluk hidup. seperti Cr. 3. 6. Karena pada saat memasak masakan yang mengandung air. yaitu pemekatan bijih. • alumunium : peralatan dapur. a. dll. Bab 4 Soal Penguasaan Materi 4.1 1. Baja dapat dibuat dengan cara peleburan ulang besi gubal. 2. Anode = Ag dan katode = Cu Reduksi: Ag+(aq) + e– → Ag(s) B. 15. bahan pembuat pesawat terbang.

1-pentanol metoksi pentana 2-metil-3-heksanon asm 3-etil-heksanoat 3-etil-2-metil-heksanal etil-pentanoat etil butil eter etil propil keton asam 2-metil-butirat 2-metil-3-etil-pentanal etil valerat — — X= X → 10. Soal Tantangan Soal Penguasaan Materi 5. 1. c. f. CH3—(CH2)2—C—O—CH3 H g. Pada PLTN sumber energi untuk menghasilkan listrik adalah unsur radioisotop. B E C E E C C B B D 21. Senyawa keton memiliki gugus karbonil yang tidak mengikat atom H. Zr → Pn → 90 41 Nb 218 84 222 86 Po + 24α 3. 1. 2. 12. 8. 3. 22. 14. 9. b. c. a. 5. Pada PLTN. 19. 2. studi geothermal. c. sedangkan satunya berikatan tunggal dengan atom karbon. 5. 16. Atom oksigen berikatan tunggal dengan atom karbon berikat juga dengan atom hidrogen. permukaan tanah di atas pipa air diperiksa dengan Geiger Counter. B. Untuk mendeteksi kebocoran pada pipa-pipa yang ditanam di dalam tanah.2 1. garam yang mengandung radioisotop Na-24 dilarutkan ke dalam air.067 11. f. 20. Menentukan debit air sungai. 15. 2. 13. D E D A B C 2H 5 e. Untuk karboksilat satu atom oksigen berikatan ganda dengan atom karbon. 4m 0. 4.65 °C Katode : Ni2+(aq) + 2 e– l Ni(s) Anode : 2 H2O(l) l 4 H+ + O2(g) + 4 e– 117. CH3 CH3 —CH2 —O —CH2 —CH3 O H CH3—CH—C—C—C6H13 — — — — Evaluasi Materi Semester 1 A. 11.52 tahun 238 92 X 1 1 U + 2X → X + 30n 239 94 90 40 X → X → 239 94 Pu + -1 B 0 a. 25. c.65 0. a. reaksi inti berlangsung terkendali di dalam suatu reaktor nuklir. 6. 10. energi ini digunakan untuk memanaskan air sehingga terbentuk uap. 4. a. 9. b. 5. Ketika radioisotop mengalami reaksi inti akan dihasilkan energi yang sangat besar. 2. sedangkan untuk ester berikatan dengan gugus alkil. CH —CH —C—CH —OH 3 2 2 b. Perbedaan : substitusi alkohol oleh gugus –OH. C B D A D 3. 3. 17. 24. b. 10. Untuk mendeteksi kebocoran pipa air. haloalkana oleh –X. 23.Evaluasi Materi Bab 4 A. e. 1. b. e.1 1. Kemudian. B. d. dan lain-lain. Pilihan ganda D B C A D D A A C D Esai a. Radioisotop Na-24 ini dapat memancarkan sinar gama yang bisa dideteksi dengan menggunakan alat pencacah radioisotop Geiger Counter. b. 1. 7. b. 7. 12. c. d. uap ini digunakan untuk menggerakkan turbin. b. Kemudian. CH3 3. a. CH —CH —CH —C—CH 3 2 2 3 — — — — O H CH3—CH2—C—C—H CH3 O — — I 180 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII — O H d.42 g 22. 18. biasanya digunakan radioisotop Na-24 dalam bentuk garam NaCl atau Na2CO3. 14. Intensitas radiasi yang berlebih menunjukkan adanya kebocoran. b. 2. 4. 14 BrO3–(aq) + 4 H+(aq) + 5 N2H4(g) l 14 Br–(aq) + 12 H2O(l) + 10 NO3–(aq) 6 Fe2+(aq) + Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) l 6 Fe3+(aq) + 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) 0.4 L 90 40 5. 4. 6. Zr → 86 90 39 X+ 226 88 0 −1 β 4 2 222 Rn → X+ α Al + X → 4 2 1 0 30 15 1 P+ 0 n Bab 5 Soal Penguasaan Materi 5. a. 3. Pergerakan turbin merupakan energi mekanik yang dapat memberi kemampuan generator untuk mengubah energi tersebut menjadi energi listrik. 13. 15. 8. Pilihan ganda C B E B D D D B A E Esai 27 13 2. 1. CH3—CH2—CH2—CH2—C—CH2—C—OH CH3 — — CH3 . 2. a. Persamaan : alkohol dan haloalkana mensubtitusi satu atom H dari alkana.

b.Soal Penguasaan Materi 5. 8. dan antiseptik. 19. 2. 2. 14. c. 22. 2-metil-2-butanol butanol metil butanoat — H CH3—C—CH2—CH2—OH CH3 — — — OH H CH3—CH2—C—CH2—OH CH3 — H CH3—CH2—C—CH2—CH3 OH Soal Penguasaan Materi 5. d.4-butanadiol asam 3-bromo-3.3 1. 2-metil-1-propanol.2-dimetil-1-propanal asam-propanoat CH3 — CH H CH3—CH—C—CH3 OH OH — — O O — — CH3—CH2—O—CH2—CH3 ” CH3—CH2—O—C—CH3 H O O Apendiks 1 181 . a. 1-butanol.4 1. c. CH3—CH2—CH2—CH2—C—OH H HO—C—CH2—C—CH3 — — — O CH3—C—CH3 ” CH3—CH2—CH O 3. 2.5. a. 7. 9. Ester terbentuk melalui esterifikasi dari reaksi antara alkohol dan asam karboksilat dalam suasana asam. a. 12. 24. Soal Penguasaan Materi 5. b. 6. (asam propanoat dan etanol) Sebagai pelarut. B. Benzaldehilda etil 3-metil-butanoat 2-bromo-1. Zat aditif pada makanan dan pengawet makanan atau minuman. b. 20. 18. Pilihan ganda E C B B B C D C A E Esai a. A B C D B C A A A C 21. 16. B B C D C — CH3 O H CH3—C—CH2—CH2—CH CH3 — — — — — — — CH3 CH3 O H CH3—CH —C—CH — — — — CH3—CH2—C — CH — O H CH3—CH2—C—CH2—CH CH3 CH3 O — — CH3 CH3 — — 2.5 O 1. 1.5-trimetil heksanoat isomer struktur: CH3—CH2—O—CH2—CH3 CH3—O—CH2—CH2—CH3 — 2. 25. CH3—CH2—CH2—CH2—CH2—OH H CH3—CH2—CH2—C—CH3 — 3. 23. CH3 — H HO—C—C—CH2—CH3 — — O CH3 CH3 — C— C —CH3 O CH3 CH3 b. 4. Aldehid akan memberikan endapan merah dengan pereaksi fehling dan membuat cermin perak dengan pereaksi Tollen’s sedangkan keton tidak menunjukkan reaksi terhadap pereaksi fehling dan Tollen’s. b. a. 13. 5. 2. O CH3—C—CH2 — CH O H CH3—CH2—C—CH — — — — — — CH3 CH3 CH3—CH—O—CH3 CH3 — b. — CH3—CH2—CH2—CH2—CH2—CH O H CH3—CH2—CH2—C—CH — — Evaluasi Materi Bab 5 A. Aldehid dan keton diindentifikasi dengan pereaksi fehling dan Tollen’s. c. c. 3. 17. a. 15. 10. Isomer gugus fungsi: OH CH2 CH3 — — — — O HO—C—CH2—CH3 ” H2O—O—C—CH3 — — c. 11. 1. 2-metil-2-propanol 1-pentanal. bahan campuran bahan bakar.

NH 3 n ⎡ ⎡ ⎡ ⎡ →– – ⎢C – C⎢ ⎢ C = C ⎢ ⎯⎯ ⎣ ⎣ ⎣ n ⎣ alkena polialkena – – – – HO 182 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – – – . d. 1. b. Soal Penguasaan Materi 6. a. a. 14. I Br 11. a. dan iodoetana berwujud cair karena titik didihnya diatas 25 °C NO2 5. 2. tahap 1 = Cl2 tahap 2 = KCN tahap 3 = H2SO4 b. a. 2. c. c. semakin panjang rantai alkana titik didihnya semakin tinggi dan semakin besar Mr halogen yang terikat maka senyawa yang terbentuk akan semakin sukar menguap. b. c. Pilihan ganda A B C B A A A D A B Esai Bromobenzena + asam bromida Digunakan sebagai pestisida dan pembuatan fenol. 3. RC OH H CH3—CH2—CH2—C—CH Br Pelarut organik Zat anestetik Pengawet organisme yang sudah mati O + R'OH → RC OR' O + H2O O Cl—C—CH3 O Evaluasi Materi Bab 6 A. III. 2. 12. a.1 1. Bab 6 Soal Penguasaan Materi 6. a. sedangkan polimer buatan dibuat di laboratorium dengan cara sintesis. teflon. metil benzoat R—C asam benzoat + metanol → metil benzoat + air H2O Soal Tantangan 1. e. c. Polimer alami dapat ditemukan di alam.3 1. Mengakibatkan gangguan pencernaan pada lambung. 2. f. iodometana. CH3—CH2—CH2—C—CH O e.2 Cl NO2 Soal Penguasaan Materi 6. PVC. O Parasetamol sering digunakan sebagai C CH obat sakit kepala. b. b. b. Bab 7 Soal Penguasaan Materi 7. bromometana. 8. Protein. b. V. B C A E B 5. Struktur benzena pada 1865 hanya berupa cincin heksagonal dengan ikatan tunggal.getah karet. 2. 6. 4. CH3COOH + CH3OH → CH3COOCH3 + H2O OR' Soal Tantangan 1. 3. 10. tahap 1 = reaksi halogenasi tahap 2 = reaksi subtitusi tahap 3 = hidrolisis tahap 4 = reduksi Karena DDT dapat menyebabkan pencemaran air dan tanah. d. Dengan mengukur panjang ikatan di setiap atom C–C yaitu 140 pm. 4.2 1. 7. Bromobenzena Etil benzena Nitrobenzena o-dibromobenzena m-dinitrobenzena Cl 2.2-etanadiol Bromoetana I Br 4. dan VI 2) X C2H4(g) + 3 O2(g) → 3 CO2(g) + 2 H2O(l) 1) Etena dan klorin 2) Bromoetana 1. lemak. 3. 1) I. Wujud klorometana.O d. 15.1 NO2 b. m-dinitrobenzena NO2 Titik didih dipengaruhi rantai alkana dan gugus halogen yang terikat. a. 13. Soal Penguasaan Materi 7. dan kloroetana berwujud gas karena titik didihnya di bawah 25 °C sedangkan bromoetana. IV. B. bersifat karsinogen dan hanya tanaman yang terkena DDT lama-kelamaan akan mengalami mutasi sehingga tahan terhadap DDT. 3. 1. nilon. 2. karbohidrat. 2. 1. 9. 1. 5. a.

4 Soal Penguasaan Materi 7. 7. maka terdapat suhu optimum agar reaksi yang berlangsung cukup baik yaitu sekitar 60–70 °C. 14. monomernya mengandung gugus fungsi dan dihasilkannya produk samping. Monosakarida dapat dikelompokkan berdasarkan letak gugus karbonilnya. 3. 17. Disakarida: terdiri atas dua unit sakarida. 6.5 Soal Penguasaan Materi 7. Merupakan sumber vitamen E d. M–M–gabungan gugus fungsi] + produk samping M. 5. yaitu hidrokarbon takjenuh yang berikatan rangkap dua. 5. maka larut dalam pelarut nonpolar seperti kloroform Karena asam lemak tak jenuh tidak akan meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. E C B D A O H3N—CH—C—NH—CH2—C—NH—CH—C—OH O OH H CH2OH Ikatan glikosida Soal Tantangan 1. 2. dan CH3COOH. Telur mengandung banyak protein yang tersusun atas berbagai asam amino. seperti H2O. Dilihat dari letak gugus karbonitnya yaitu aldosa dan ketosa Monosakarida Asam amino adalah unit terkecil dari protein. 18. Jika protein itu mengalami suatu reaksi. 3. — — [gabungan gugus fungsi–M–M . 8. 1. yaitu proses perusakan struktur protein. 10. 3. Lemak dan minyak bersifat nonpolar. 7. 23. Dapat meningkatkan kadar kolesterol yang bermanfaat. >70 °C. Pilihan ganda B B D E C B D A E D Esai Pada reaksi polimerisasi adisi. 1. diantaranya: a. NH3. E D D C E B. 1. gugus fungsi–M–gugus fungsi + gugus fungsi–M–gugus fungsi M = monomer 3. Esai Lemak dan minyak dapat dibedakan dari wujudnya. berarti monosakaridanya digolongkan ke dalam golongan aldosa. 13. 19. Jika telur tersebut dimasak terlalu matang. 10. nilon 11. 16. sedangkan minyak berwujud cair. HCl. 9. Apendiks 1 183 . Kaya dengan beta-karoten Evaluasi Materi Semester 2 A. 2. Lemak pada suhu kamar berwujud padat. 1. A C B D C A B D D C 21. 2..6 1. Pada suhu kamar. 2. 2. sedangkan protein merupakan gabungan dari asam amino. 15. berarti gugus fungsional digolongkan sebagai golongan ketosa. 3. 2.. Jika letak gugus karbonil di ujung. getah karet Polimer buatan : teflon. jika dibakar dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti kanker. Polietena sebagai • bahan pembungkus • polivinilklorida sebagai bahan pipa pralon • nilon sebagai bahan pakaian 2. Jadi. 8. salah satunya karena pengaruh suhu. Sehingga kurang baik memasak seperti itu karena kandungan proteinnya sudah rusak. Dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah b.. CH2OH H H OH OH H OH O H O H CH2OH H OH — CH3 (CH2)4 NH2 — Soal Penguasaan Materi 7. lemak berwujud padat. 13. 6. 15. yang lebih baik digunakan adalah minyak sawit. Polisakarida: tediri atas lebih dari dua unit sakarida. 3. Mengurangi kecenderungan darah untuk membeku e. minyak sawit juga memiliki banyak kebaikan. 4. Jika gugus karbonil terletak di antara alkil. 12. 1. Pilihan ganda E B B D A C B E D C 11. maka protein yang terdapat pada telur akan mengalami denaturasi.. 25. O O — Soal Penguasaan Materi 7. 22. Minyak kelapa mengandung lemak jenuh dan minyak sawit mengandung lemak tak jenuh. 24. 14. B. yaitu HDL dan mengurangi kolesterol LDL c. 12. — H3N—CH—C—NH—CH2—C—OH CH3 — — — — — — H O O — — 4. ⎯⎯ → Evaluasi Materi Bab 7 A. 20. sedangkan minyak berwujud cair. 2. Selain itu.2. 1. teflon Monosakarida: terdiri atas satu unit sakarida. Pada reaksi polimerisasi kondensasi. Dipeptida : analgisin Tripeptida : glisin alanil fenilabanin Polipeptida : hemoglobin Dengan uji biuret atau xantoprotein. Polimer alami : protein. PVC. 1. 4. monomernya merupakan senyawa alkena.3 5. 9. polipropena.M = polimer 3. Plastik sulit diuraikan mikroorganisme sehingga merusak sifat tanah.

Polivinil klorida (PVC) digunakan untuk mainan anak-anak. tahan karat karena membentuk lapisan oksidanya. 7. 4.2. asam benzoat b. 23. F. Esai CH3—CH2—CH 5. 17. kuat dan tidak tahan karat 7. 18. 29. kurang kuat. 9. 10.436 atm 3. 24. Tb = 100. 3. 2. Br. 6. D 39. selang plastik. 3. 16. piringan hitam. furniture. Cl.81 8. 26. Reaksi fusi : reaksi antara dua inti atom ringan (NA < 5) yang bergabung menjadi inti yang lebih besar. pembungkus makanan dan barang. B 33. 4. 22. D H2C—O—C—C17H34COONa 184 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII — — HC—O—C—C12H24COOH O — — H2C—O—C—C12H24COOH O — — 9. E 37. Contoh : 2 H + 3 H → 4 He + 1 N Reaksi fisi : penguraian suatu radioisotop berat (NA > 83) akibat penambahan partikel menjadi dua unsur yang lebih ringan. Cd(s)/Cd2+(aq) || Pb2+( aq)| Pb(s) 4. E 34. nitrobenzena c. O . a. 14. D E D A C A C C D B 31. B 32. metil isopropil 10. 25. 24. Polietena/Polietilena (PE) digunakan untuk kantung plastik. D 38. Contoh : 235 U + 1 N → 91 Kr + 142 Ba + 3 1 N 92 0 36 56 0 1 1 2 0 — — Evaluasi Materi Akhir Tahun A. 30. 8. B 40.65 g 5. 28. C 36. 1. 15. 19. 5.148 °C 2. 10. A A A E B B E C D C 21.042 °C Tf = –0. — — Pilihan ganda B B B C A A C D B A 11. 13. 12. I 6. dan kulit kabel listrik. toluena sukrosa + air → fruktosa + glukosa maltosa + air → glukosa + glukosa laktosa + air → galaktosa + glukosa C 3H6 O O B. 0. D 35. 27. ringan. 1. 20. mainan anak-anak. dan piringan hitam. Alumunium : lembek. Besi : keras. pipa paralon. — — CH3—C—CH3 O : dimetil keton : propanal Kegunaan plastik di antaranya: Polietilentereftalat (PET) digunakan untuk kemasan minuman dan bahan pakaian. berat.

4 40.01 140.0 10.5 4.0 178.45 52.Apendiks 2 Tabel Unsur-Unsur Kimia Unsur (Inggris) Unsur (Indonesia) Simbol Nomor Atom Nomor Massa Actinium Alumunium Americium Antimony Argon Arsenic Astatine Barium Berkelium Beryllium Bismuth Boron Bromine Cadmium Calcium Californium Carbon Cerium Cesium Chlorine Chromium Cobalt Copper Curium Dysprosium Einsteinium Erbium Europium Fermium Fluorine Francium Gadolinium Gallium Germanium Gold Hafnium Helium Holmium Hydrogen Aktinium Alumunium Amerisium Antimon Argon Arsen Astat Barium Berkelium Berilium Bismut Boron Bromin Kadmium Kalsium Kalifornium Karbon Serium Sesium Klor Kromium Kobalt Tembaga Kurium Disprosium Einsteinium Erbium Europium Fermium Fluor Fransium Gadolinium Galium Germanium Emas Hafnium Helium Holmium Hidrogen Ac Al Am Sb Ar As At Ba Bk Be Bi B Br Cd Ca Cf C Ce Cs Cl Cr Co Cu Cm Dy Es Er Eu Fm F Fr Gd Ga Ge Au Hf He Ho H 89 13 95 51 18 33 85 56 97 4 83 5 35 48 20 98 6 58 55 17 24 27 29 96 66 99 68 63 100 9 87 64 31 32 79 72 2 67 1 (227) 26.003 164.92 (210) 137.81 79.3 152.90 112.8 39.9 35.9 1.0 (253) 19.5 (247) 167.00 58.55 (247) 162.95 74.72 72.012 209.08 (249) 12.93 63.00 (223) 157.59 197.3 (247) 9.1 132.3 69.008 Apendiks 3 185 .98 (243) 121.

2 6.99 87.1 (242) (210) 39.80 138.4 30.0 24.6 95.9 22.9 85.94 144.2 102.09 107.01 (253) 190.18 (237) 58.4 44.97 195.69 92.62 32.9 (147) (231) (226) (222) 186.94 (256) 200.8 126.2 55.2 20.9 192.00 106.07 186 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .96 28.2 16.47 101.10 140.Indium Iodine Iridium Iron Krypton Lanthanum Lawrencium Lead Lithium Lutetium Magnesium Manganese Mendelevium Mercury Molybdenum Neodymium Neon Neptunium Nickel Niobium Nitrogen Nobelium Osmium Oxygen Palladium Phosphorus Platinum Plutonium Polonium Potassium Praseodymium Promethium Protactinium Radium Radon Rhenium Rhodium Rudibium Ruthenium Samarium Scandium Selenium Silicon Silver Sodium Strontium Sulfur Indium Yodium Iridium Besi Kripton Lantanium Lawrensium Timbal Litium Lutetium Magnesium Mangan Mendelevium Air raksa Molibdenum Neodimium Neon Neptunium Nikel Niobium Nitrogen Nobelium Osmium Oksigen Paladium Fosfor Platina Plutonium Polonium Kalium Praseodimium Prometium Protaktinium Radium Radon Renium Rodium Rudibium Rutenium Samarium Skandium Selenium Silikon Perak Natrium Stronsium Belerang In I Ir Fe Kr La Lr Pb Li Lu Mg Mn Md Hg Mo Nd Ne Np Ni Nb N No Os O Pd P Pt Pu Po K Pr Pm Pa Ra Rn Re Rh Rb Ru Sm Sc Se Si Ag Na Sr S 49 53 77 26 36 57 103 82 3 71 12 25 101 80 42 60 10 93 28 41 7 102 76 8 46 15 78 94 84 19 59 61 91 88 86 75 45 37 44 62 21 34 14 47 11 38 16 114.1 150.941 175.9 (257) 207.91 14.85 83.96 78.31 54.

6 158.007276 sma 1.0 50.99792458 × 108 m/s ≈ 3 × 108 m/s Apendiks 2 187 .022137 × 1023 sma NA = 6.674929 × 10–27 kg 1.4 232.9 204.6021773 × 10–19 C (C = coulomb) 0.94 131.648531 C/mol → 96500 C/mol 5.9 118.9 238.22 Sumber: Chemistry (Chang).022137 × 1023/mol 1. 2002 sifat radioaktif Tetapan dan Lambang Tetapan yang Digunakan dalam Ilmu Kimia Tetapan Lambang Besar Angka dan Satuan Satuan massa atom Bilangan Avogadro Boltzmann Muatan listrik Tetapan gas Faraday Massa elektron Massa neutron Massa proton Tetapan Planck Kecepatan rambat cahaya sma NA k e R F me mn mp h c 1 sma = 1.31451 J/(mol K) 9.9 (99) 127.660540 × 10–27 kg 1 g = 6.38066 × 1023 J/K 1.0 168.008664 sma 1.0 88.7 47.626076 × 10–34 J.672623 × 10–27 kg 6.Tantalum Technetium Tellurium Terbium Thallium Thorium Thulium Tin Titanium Tungsten Uranium Vanadium Xenon Ytterbium Yttrium Zinc Zirconium Keterangan: Tantalum Teknesium Telurium Terbium Talium Torium Tulium Timah Titanium Wolfram Uranium Vanadium Xenon Iterbium Itrium Seng Zirkonium Ta Tc Te Tb Tl Th Tm Sn Ti W U V Xe Yb Y Zn Zr 73 43 52 65 81 90 69 50 22 74 92 23 54 70 39 30 40 180.3 173.39 91.0820578 (L atm)/(mol K) 8.485799 × 104 sma 9.91 65.s 2.88 183.109390 × 10–31 kg 1.

07 +0.37 –2.36 +1.07 0 –0.63 +1.14 –0.28 –0.01 PbO2(s) + HSO4 (aq) + 3 H (aq) + 2 e – U PbSO4(s) + 2 H2O +1.80 +0.77 +0.17 +0.05 U Cl2(g) + 2 H2O MnO4 (aq) + 8 H (aq) + 5 e U Mn2+(aq) + 4 H2O PbO2(s) + 4 H+(aq) + 2 e– U Pb2+(aq) + 2 H2O BrO3–(aq) + 6 H+(aq) + 6 e– U Br–(aq) + 3 H2O Au3+(aq) + 3 e– U Au(s) Cl2(g) + 2 e– U 2 Cl–(aq) O2(g) + 4 H+(aq) + 4 e– U 2 H2O Br2(aq) + 2 e– U 2 Br–(aq) NO3–(aq) + 4 H+(aq) + 3 e– U NO(g) + 2 H2O Ag+(aq) + e– U Ag(s) Fe3+(aq) + e– U Fe2+(aq) I2(s) + 2 e– U 2 I–(aq) NiO2(s) + 2 H2O + 2 e– U Ni(OH)2(s) + 2 OH–(aq) Cu2+(aq) + 2 e– U Cu(s) SO42–(aq) + 4 H+(aq) + 2 e– U Ni(OH)2(s) + 2 OH–(aq) AgBr(s) + e– U Ag(s) + Br– 2 H+(aq) + 2 e– U H2(g) Sn2+(aq) + 2 e– U S n(s) Ni2+(aq) + 2 e– U Ni(s) Co2+(aq) + 2 e– U Co(s) PbSO4(s) + H+(aq) + 2 e– U Pb(s) + HSO4–(aq) Cd2+(aq) + 2 e– U Cd(s) Fe2+(aq) + 2 e– U Fe(s) Cr2+(aq) + 3 e– U Cr(s) Zn2+(aq) + 2 e– U Zn(s) 2 H2O + 2 e– U H2(g) + 2 OH–(aq) Al3+(aq) + 3 e– U Al(s) Mg2+(aq) + 2 e– U Mg(s) Na+(aq) + e– U Na(s) Ca2+(aq) + 2 e– U Ca(s) K+(aq) + e– U K(s) Li+(aq) + e– U Li(s) 2 HOCl(aq) + 2 H (aq) + 2 e + – + – – Sumber: Chemistry the Central Science.54 +0.36 –0.96 +0.Apendiks 3 Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur Setengah Reaksi E° (volt) F2(g) + 2 e– U 2 F–(aq) S2O8 (aq) + 2 e 2– – +2.66 –2.83 –1.25 –0.74 –0.87 2– U 2 SO4 (aq) + – +2.71 –2.76 –0.42 +1.51 +1.34 +0.92 –3.46 +1.44 –0.44 +1.76 –2.69 +1.40 –0. 2001 188 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .23 +1.49 +0.

D deeksitasi : perpindahan elektron dari tingkat energi yang lebih tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah dengan memancarkan energi. anion poliatom: anion yang terdiri atas beberapa unsur. B basa konjugasi: spesi yang terbentuk jika suatu asam menerima H+ benzena : senyawa hidrokarbon aromatik yang mengandung enam atom karbon. kripton (Kr). aldosa : karbohidrat yang mengandung gugus fungsional aldehid. elektrolit: cairan yang menghantarkan listrik sebagai akibat adanya ion positif atau negatif. alotropi: variasi bentuk kristal karena perbedaan suhu dan tekanan. E eksitasi: perpindahan elektron dari tingkat energi yang rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi dengan menyerap energi. bilangan oksidasi: ukuran kendali elektron yang dimiliki atom dalam senyawa. afinitas elektron : perubahan energi yang terjadi jika suatu atom atau molekul memperoleh elektron membentuk ion negatif. asam konjugasi: spesi yang terbentuk jika suatu basa menerima H+ atom: bagian terkecil dari suatu unsur yang utuh secara kimia. anode: elektrode positif. alkana: senyawa hidrokarbon dengan ikatan tunggal. alkena: senyawa hidrokarbon dengan ikatan rangkap dua. energi ionisasi: energi yang menyebabkan ionisasi dan diukur dalam elektronvolt atau joule per mol. Kamus Kimia 189 . daya reduksi: kemampuan mereduksi unsur lain. dipol: dua kutub disosiasi: peristiwa penguraian suatu zat menjadi beberapa zat lain yang lebih sederhana distilasi : proses pemisahan komponen-komponen campuran berdasarkan perbedaan titik didihnya. elektron: partikel dasar dengan muatan negatif. F fenol: turunan benzena yang mengandung satu gugus hidroksi (-OH) dengan rumus molekul C6H5OH. argon (Ar). anilin: turunan benzena yang mengandung gugus amina (-NH2). elektrolisis : pembangkit reaksi kimia dengan melewatkan arus listrik melalui elektrolit. dan radon (Rn). antioksidan : bahan kimia yang berguna untuk mencegah oksidasi pada makanan atau tubuh makhluk hidup. asam: jenis senyawa yang mengandung hidrogen dan berdisosiasi dalam air menghasilkan ion hidrogen positif. G gas mulia : unsur-unsur gas monoatomik yang ada dalam golongan VIIIA pada tabel berkala: helium (He). alkuna: senyawa hidrokarbon dengan ikatan rangkap tiga. daya oksidasi: kemampuan mengoksidasi unsur lain.Kamus Kimia A adisi : reaksi yang mengubah ikatan ganda menjadi ikatan tunggal. neon (Ne). gaya antarmolekul: interaksi antarmolekul dengan cara membentuk ikatan kimia golongan : unsur-unsur dalam tabel periodik dalam kolom yang sama. lalu dibandingkan dengan unsur murninya. xenon (Xe). anion: ion yang bermuatan negatif. elektron valensi: elektron pada kulit terluar atom yang berperan dalam pembentukan ikatan.

keelektronegatifan : disebut juga elektronegatifitas merupakan nilai kecenderungan suatu atom untuk menarik elektron dalam pembentukan ikatan kimia. O). karboksida: senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi antara atom C dan atom O.H haloalkana: suatu senyawa alkana yang memiliki gugus alkil atom halogen. ikatan logam : ikatan kimia antara atom-atom logam. N. katalis: zat tambahan yang dapat mempercepat reaksi tetapi zat tersebut tidak ikut dalam reaksi. isomer: beberapa senyawa kimia yang memiliki rumus molekul yang sama tetapi berbeda struktur molekulnya atau berbeda susunan atomnya dalam ruang. 12 I ikatan hidrogen : sejenis interaksi elektrostatistik di antara molekul yang hidrogennya terikat pada atom elektronegatif (F. kation: ion yang bermuatan positif. nomor atom: menyatakan banyaknya proton dalam inti atom. nonelektrolit: larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik.012 kg atom karbon-12. setara dengan 1 massa isotop karbon -12. halogenasi: reaksi penggantian suatu atom oleh unsur halogen. massa atom : satuan massa yang digunakan untuk menyatakan massa atom relatif. N neutron: inti atom dengan muatan netral. hidrokarbon: senyawa kimia yang hanya mengandung karbon dan hidrogen. ionisasi: pengionan. proses menghasilkan ion. 190 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . massa molar: massa molekul relatif atau massa rumus relatif yang dinyatakan dalam gram (gram/mol). ikatan ion: ikatan kimia yang terbentuk karena adanya pengalihan elektron. mol: banyaknya zat yang mengandung satuan dasar di dalam 0. dilambangkan Z. monosakarida: karbohidrat yang terdiri atas satu unit sakarida. nonlogam: unsur kimia yang merupakan penghantar kalor dan listrik yang buruk serta tidak membentuk ion positif. ikatan kovalen valensi: ikatan kimia yang terbentuk ketika satu atom menyumbangkan 2 elektron sekaligus. hidrokarbon jenuh: senyawa hidrokarbon yang tidak memiliki ikatan rangkap. bukan merupakan ikatan ion maupun ikatan kovalen. katode: elektrode negatif. konfigurasi elektron: susunan elektron dalam setiap lintasan atom. meta: posisi substituen pada atom C nomor 1 dan 3 pada cincin benzena. ikatan kovalen: ikatan kimia yang dibentuk melalui pemakaian elektron valensi bersama. asam amino merupakan monomer dari protein. Misal. ketosa : karbohidrat yang mengandung gugus fungsional keton. konduktivitas: daya hantar listrik. massa jenis: massa pada per satuan volume. M makromolekul: molekul berukuran besar yang terdiri atas ribuan atau jutaan atom. molar: menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam setiap liter larutan atau jumlah mmol zat terlarut dalam tiap mL larutan monomer : satuan terkecil dari polimer. isotop: satu atau dua atau beberapa atom dari unsur yang sama yang memiliki jumlah proton yang sama dalam intinya tetapi berbeda jumlah neutronnya. K karbohidrat: senyawa hidrokarbon yang memiliki gugus fungsional aldehid atau keton dan mengandung banyak gugus hidroksi. hidrokarbon tak jenuh : senyawa hidrokarbon yang memilki ikatan rangkap. nomor massa: menyatakan jumlah neutron dalam atom jika diselisihkan dengan nomor atom.

orto: posisi substituen pada atom C nomor 1 dan 2 pada cincin benzena. oksidator: unsur atau senyawa yang mengalami reduksi. nitrogen. reaksi substitusi: reaksi penggantian gugus fungsi (atom atau molekul) yang terikat pada atom C suatu senyawa hidrokarbon. U unsur: zat yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana.O oksida : senyawa biner yang terbentuk antara unsur dengan oksigen. reverse osmosis : osmosis balik. reaksi redoks : reaksi kimia yang melibatkan proses reduksi dan oksidasi. senyawa polar : senyawa ionik atau molekul dengan momen dipol permanen yang besar. P para: posisi substituen pada atom C nomor 1 dan 4 pada cincin benzena. pereaksi: senyawa atau unsur kimia yang bereaksi. periode: unsur-unsur tabel periodik dalam baris yang sama. sifat fisika : sifat suatu zat yang dapat diamati atau diukur tanpa mengubah komposisi zat tersebut. senyawa poliatom : senyawa ionik yang mengandung ion poliatomik. rumus molekul: menyatakan jenis dan jumlah molekul yang ada. sifat kimia : sifat suatu zat berdasarkan reaksinya dengan zat lain. dan sufur. reduktor: unsur atau senyawa yang mengalami oksidasi. Z zat aditif: bahan kimia tambahan untuk mendapatkan sifat senyawa yang diharapkan. R reaksi adisi: reaksi penghilangan ikatan rangkap dan digantikan dengan gugus fungsi (atom atau molekul). metode untuk memisahkan zat dengan menggunakan membran semipermeabel dan tekanan yang tinggi. senyawa ion: senyawa yang terbentuk karena ikatan ion. T titik didih: suhu pada suatu tekanan udara jenuh suatu cairan sama dengan tekanan atmosfer luar. ozon: gas tidak berwarna O3 yang larut dalam air dingin. sifat magnet: sifat suatu zat terhadap daya tarik magnet. senyawa nonpolar : senyawa yang memiliki molekul tanpa momen dipol permanen. senyawa organik : senyawa karbon yang biasanya gabungan dari unsur hidrogen. reduksi: penerimaan elektron. oksidasi: pelepasan elektron. persamaan reaksi : persamaan kimia yang memberi nama pereaksi-pereaksi dan nama hasil reaksinya polimer : zat dengan molekul besar yang terdiri atas monomer-monomer. 1atm). pengoksidasi: zat yang mengalami reaksi reduksi dan menyebabkan zat lain teroksidasi. senyawa kovalen biner: senyawa biner dari nonlogam dan nonlogam. rumus empiris: menyatakan perbandingan atom yang paling sederhana. titik leleh : suhu pada saat padatan berubah menjadi cair. reaksi eliminasi: reaksi pembentukan ikatan rangkap dari ikatan tunggal. S senyawa biner: senyawa yang tersusun atas dua unsur kimia. proton: partikel dasar dengan muatan positif. Kamus Kimia 191 . oksigen. V volume molar : volume satu mol gas pada keadaan standar (0°C. penyaringan: pemisahan zat dengan prinsip perbedaan ukuran partikel zat.

80. 120. 7. 124. 95. 126. 37. 45. 174 B basa 15. 9. 22. 167. 31. 51. 128. 32. 39. 137. 113. 132. 16. 132. 27. 136. 142. 154. 133 hasil reaksi 39. 97 kation 39. 43. 160. 139. 120 fosfor 62. 108. 169. 117. 123. 65. 125. 142. 57. 47. 168. 142 fraksi mol 3. besi 42. 161 bauksit 75 belerang 25. 50. 97. 53. 36 elektron 16. 43. 131. 127. 46. 143. 30. 113. 122. 158. 98 fruktosa 15. 174 42. 118. 92. 132. 17. 143. 116. 167. 44. 123. 97. 38. 66. 127. 102. 174 67. 19. 37. 103. 174 ketosa 156. 86. 80. 37. 130. 102. 37. 153. 52 C cincin benzena 137. 97. 51. 112. 26. 58. 127. bilangan oksidasi 24. 36. 63 karat 43. 96 diagram fase 7 dipeptida 159. 59. 130. 162 alkana 104. 138 I ikatan peptida 159. 96. 160. 53. 64 H haloalkana 101. 96. 61. 144. 127. 74. 127. 130. esterifikasi 128 eter 22 124. 81. 156. energi ionisasi 30 ester 102. 105. 173. 90. 136. 68. 155. baterai 24. 125. 109. 62. 37. 44. 174 glikogen 155. 111. 25. 43. 133. 61 katode 29. 51. 5. 111. 106. 43. 148. 65. 92. 12. 133. 158. 31. 167. 29. 104. 63. 34. 38. 159. 52. 80. 32. 45. 101. 27. 39. F fenol 139. 170 korosi 24. 169 hidrokarbon 100. 158. 102. 134. 115. 66. 28. 48. 47. 39. 97 isomer 122. 102. 26. 15. 47. 6. 60. 144 fluorin 74.Indeks A adisi 133. 68. 68. 63. 161. 30. aromatik 141 aspirin 141. 96. 46. 38. 120 ionisasi 16. 161. 169. 57. 36. 155. 119. 170. 129. 44. 173. 169. 40. 94. 114. 59. 173 47. 31. 26. 38. 38. 169 inert 40. 109. 95. 112. 4. 159. 33. 130. 39. 66 192 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 18. 144. 97. 75. 87. 63. 127. 34. 173 K kalium 25. 123. 21 117. 33. 47. 111. 64. 47. 58. 125. 25. 40. 72 89. 19. 19. 161 D derajat ionisasi 18. 128 hidrogen 18. 21. 134 159. 44. 28. 30. 82. 125. 34. 169 hidroksida 37. 136. 98 130. 70. 157. 173. 174 G galaktosa 155. 112. 48. 156. 130. 96. 142. 113. 32. 116. 58. 124. 39. 138. 146. 168. 33. 142. 83. 74. 27. 69 benzoat 19. 128. 74. 60. 25. 162. 48. 126. 21. 54. 64. 47. 155. 24. 39. 44. 41. 127. 133. 157. 125. 98 elektrode standar 33. 170 disakarida 155. 156. 62. 10. 87. 41. 75. 128. 146. 84. 134. 63. 48 iodin 56. 120. 66. 123. 52. 129. 170 afinitas elektron 30 aki 24. 134 keelektronegatifan 74 keton 101. 105. 124. 48. 174 isotop 75. 154 alkohol 102. 41. 51. 157. 44. 174 karboksilat 101. 45. 124. 33. 85. 129. 74. 51. 169 glukosa 4. 154. 107. 174 distilasi 11. 129. 121. 158. 67 karbohidrat 152. 123. 37. amino 139. 59. 72 elektrode 29. 72. 124. E eksitasi 58 ekstraksi 66. 17. 40. 169. 131 alkena 137. 63. 36. 131. 60. 32. 74. 126. 35. 149 157. 162. 37. 46. 149.

143. 96. 54. 152. 141. 58. 130 zat pewarna 143 potensial elektrode 33. 158. 159. 126. 37. 34. 59. 60 laktosa 156. 20. 15 67. 152. 72. 46. 128. 27. 156. 25. 9. 134. pupuk 62. 27. 33. 29. 72. 122. 74. 159. 30. 97 rumus empiris 9 rumus molekul 111. 60. 146 M magnesium 15. 67. 52. 45. 127 S salisilat 144. 142. 57. 51. 166. 35. 75. 68. 46. 76. 30. 161. 86. 51. 61. 75. 155. 74. 14. 62. 165. 54. 43. 158. 56. 30. 174 Indeks 193 . tembaga 30. 39. 18. 25. 154. reduktor 29. 52. 166 monomer 152. 25. 53. 53. 21. 98. 19. 155. 48 primer 36. 41. 28. 101. 167. 167. 114. nilon 153. 72 magnet 54. 15. 146 senyawa organik 100. 51. 18. 30. 174 lemak 115. tersier 108. 71. 43. 52. 74. 144. 74. 153. 82. 47. 39. 72. 72. 44. 28. 63. 138. 59. 173 36. 64. 113 sifat fisika 2. 174 logam 24. 45. 17. 48. 97 54. 32. 84. O oksidasi 24. 44. 155. 174 T teflon 153. 68. 169. 47. 140. 109 protein 14. 74. 63. 54. 92 V vanadium 64. 174 margarin 164. 31. 169. 165. 52. 169. 165 pestisida 143 polimer 129. 65 voltmeter 31 162. 143. 53. 122.L lakmus 59. 97 167. 116. 157. 170. 70. 154. 153. 60. 42. 74. 68 sel volta 97 selulosa 158 senyawa karbon 100. 61. 158. 44. 145 sekunder 36. 116. 167. 37. 169 nitrogen 48. 45. 83. 73 162. 41. 25. 64. 69. 154. 158. 29. 29. 167. 62. 39. 44. 166 oksidator 29. 83. 66. 100 sifat magnet 54 struktur cincin 100 substitusi 137. 169. 18. 27. 34. 174 N natrium 25. 84. 72. 142. 74. 154. 48. 101. 66 makromolekul 152. 66. 156. 38. 75. 144 P pemisahan 14. 160. R reduksi 24. 115. 93. 109 titik didih 5. 127. 15. 21. 143. 66. 102. 39. 71 pereaksi 36. 64. 74. 60. 13. 63. 155. 123. 91. 167. 167 122. 47. 74. 129. 76 oksigen 24. 148 osmosis 12. 53. 40. 44. 143. 169 tekanan osmotik 5. 59. 26. 32. 72. 169. 38. 26. 153. 57. 50. 158. 141. 46. 36. 173 polimerisasi 154. 66. 51. 8. 47. 46 potensial sel 31. 139. 157. 55. 66. 33. 169. 31. 62. 80 sifat kimia 2. 69. 31. 45. 64. 152. 125. 38. 97. 97. 85. senyawa kimia 100. 28. 39. 47. 154. 104. 47. 56. 29. 34. 84 64. 19. 83 persamaan reaksi 24. 102. 74. 46. 167. 169 maltosa 156. 174 164. 92. 164. 46. 65. 74. 14. 20. 31. 130. 150 periode 58. 71. 22. 13. 42. 50. 144 titik leleh 11. 167. 167. 74. 166. 63. 47. 22. 68. 7. 126. 109 sel elektrolisis 29. 27. 169. 174 Z zat aditif 129. U uranium 80. 103. 96 40. 143. 55. 174 monosakarida 155. 33. 170. 71. 72. 52. 36. 129. 75. 42. 144. 27. 40. 56. 51.

4th Edition. Brown Communication. Basic Concept of Chemistry. Newmark. Jakarta: Balai Pustaka. 2000. Sherman. Oxford: Heinemann. 1997. General Chemistry Principles and Modern Application. 2000.com www. New Jersey: Prentice Hall. 2002. 1991. Tupamahu. Edisi kedua. 3ed edition. Chemistry. 1991. 1997.id www. Rex. Chemistry: Matter and Its Changes. 2001. Sevenair. 2000. London: Nelson Thornes. 7th edition. 1997.com www. Sumber lain: dbhs. Chemistry for You. Experiment in General Chemistry. Mc Murry. Steve dan Brian Stedjee. Brown. Ryan.Inc. 2001.ca www.depkes. Newmark. Brady. Petrucci. Jakarta: Balai Pustaka.al. Millio.rjautowork. Chemistry The Molecular Science.go.bppt. C. New York: John Wiley & Sons. Chang. Murov. Brown. New Jersey: Prentice Hall. Singapore: Pearson Education Asia Pte. James E. 1997. F. New Jersey: Houngton Mipplin Company. 5th edition. New York: McGraw . Bandung: PT Citra Aditya Bakti.edu 194 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . New York: John Wiley & Sons. How to Study Science. Jhon dan Gregory M. Ann. Inc. M. 2000. Olmsted. Introductory Chemistry. Frank R. 6th edition. New York: McGraw-Hill. dan Patrick F.k12.rice. John dan Robert C Fay.Hill. 2000. A.W. Ann. Ltd. Penuntun Belajar Kimia: Stoikiometri dan Energetika. Jendela IPTEK: Kimia.ca harleypics.go. Drewes. L.frankfurt. 2004. Theodore L.innovationcanada. Edisi kedua. Ralph H.wikipedia. Kristen Milligen. Alan dan Sharon J.ruf. Heyworth.org www. Raymond.Daftar Pustaka Achmad Hiskia. Sherman. 1996. 1997.wvusd.fh. dan Wiliam Harwood. John P. Dubuque: Wm. Experiments and Exercises in Basic Chemistry. Science Discovery 1. Burkett dan Allan R. New Jersey: Prentice Hall. Chemistry. 7th edition. C. Dubuque: Wm.riviera concepts. et.com http:\\id.id www.fbr.com www. Jendela IPTEK: Materi. dan Fred Senese. Fullick. New York: Sauders College Publishing. Chemistry. Chemistry The Central Science.