P. 1
20090904121620 Praktis Belajar Kimia SMA XII IPA Iman Rahayu

20090904121620 Praktis Belajar Kimia SMA XII IPA Iman Rahayu

|Views: 12|Likes:
Published by Muhammad Imadudin

More info:

Published by: Muhammad Imadudin on Mar 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/25/2013

pdf

text

original

Sections

  • AMolalitas dan Fraksi Mol
  • BSifat Koligatif Larutan Nonelektrolit
  • CSifat Koligatif Larutan Elektrolit
  • Reaksi Redoks dan Elektrokimia
  • AReaksi Redoks
  • BSel Elektrokimia
  • CKorosi
  • Evaluasi Materi Bab 2
  • Kimia Unsur
  • AKelimpahan Unsur di Alam
  • BSifat-Sifat Unsur
  • DPenentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk
  • Evaluasi Materi Bab 3
  • Kegiatan Semester 1
  • Kimia Inti
  • ASifat-Sifat Unsur Radioaktif
  • BKegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif
  • Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif
  • Evaluasi Materi Bab 4
  • Evaluasi Materi Semester 1
  • Senyawa Karbon Turunan Alkana
  • AStruktur Senyawa Karbon
  • BTata Nama Senyawa Karbon
  • Csomer Senyawa Karbon
  • EKegunaan Senyawa Karbon
  • Benzena dan Turunannya
  • ARumus Struktur Benzena
  • BReaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena
  • CSifat, Kegunaan, serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya
  • Evaluasi Materi Bab 6
  • Makromolekul
  • APolimer
  • BPembuatan Polimer
  • CKarbohidrat
  • DProtein
  • EPlastik
  • FLemak dan Minyak
  • Evaluasi Materi Bab 7
  • Kegiatan Semester 2
  • Evaluasi Materi Semester 2
  • Evaluasi Materi Akhir Tahun
  • Kamus Kimia
  • Indeks
  • Daftar Pustaka

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional dilindungi Undang-undang

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam Penulis Penyunting Pewajah Isi Ilustrator Pewajah Sampul Ukuran Buku : : : : : : Iman Rahayu Farida Dzalfa Deni Wardani Yudiana Dasiman 21 x 29,7 cm

540.7 IMA p

IMAN Rahayu Praktis Belajar Kimia 1 : Untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah / penulis, Iman Rahayu ; penyunting, Farida Dzalfa ; ilustrator, Yudiana. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009. vi, 194 hlm. : ilus. ; 30 cm. Bibliografi : hlm. 194 Indeks ISBN 978-979-068-713-4 (nomor jilid lengkap) ISBN 978-979-068-716-5 1. Kimia-Studi dan Pengajaran I. Judul II. Farida Dzalfa III. Yudiana

Hak Cipta Buku ini dibeli oleh Departemen Pendidikan Nasional dari Penerbit PT. Visindo Media Persada Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009 Diperbanyak oleh ....

ii

Kata Sambutan

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2009, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 Tahun 2007. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh ( down load ) , digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan. Jakarta, Juni 2009 Kepala Pusat Perbukuan

iii

Tantangan Kimia diberikan kepada Anda untuk mencari jawaban soal terbuka sehingga Anda akan tertantang untuk belajar lebih jauh. 14. Benzena dan Turunannya. 7. 11. Kamus Kimia merupakan kamus kecil kata-kata penting dalam materi pada setiap bab. Apendiks merupakan lampiran yang berisi kunci jawaban. dan inovatif. terkini. 3. Evaluasi Materi Bab merupakan sarana evaluasi dalam memahami materi pelajaran dalam satu bab. 8. kreatif. Kata Kunci merupakan kunci dari suatu konsep dalam materi yang akan memudahkan Anda untuk mengingat konsep tersebut. 12. dan beberapa tetapan kimia. bersifat dialogis dan terkini. 1. Legenda Kimia memuat tokoh-tokoh kimia yang berjasa di bidangnya. Berikut penyajian materi dan pengayaan yang terdapat dalam buku ini. tabel periodik unsur. 6. Fakta Kimia berisi informasi menarik. dan Makromolekul. Advance Organizer menyajikan contoh penerapan/manfaat dari materi yang akan dipelajari. 17. Evaluasi Materi Akhir Tahun merupakan sarana evaluasi dalam memahami materi pelajaran dalam satu tahun. Reaksi Redoks dan Elektrokimia. Kimia Inti. 15. yaitu Sifat Koligatif Larutan. iv . dan konkret yang berkaitan dengan materi bab. 10. Kimia Unsur. 13. Tugas ini mengajak Anda untuk berpikir kritis. Soal Pramateri merupakan uji awal pengetahuan umum Anda yang mengacu kepada materi bab tersebut. Soal Penguasaan Materi berisi tentang pertanyaan yang terdapat di setiap akhir subbab. Kegiatan Semester merupakan tugas semester yang dikerjakan secara berkelompok. 5. Indeks berisi rujukan kata-kata dalam bab yang memudahkan Anda dalam pencarian kata-kata penting. 4.Petunjuk Penggunaan Buku Buku Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII ini terdiri atas tujuh bab. 9. 16. Evaluasi Materi Semester merupakan sarana evaluasi dalam memahami materi pelajaran dalam satu semester. Senyawa Karbon Turunan Alkana. 2. Selidikilah merupakan tugas yang diberikan kepada Anda berkaitan dengan materi yang akan dipelajari. Peta Konsep berguna sebagai acuan untuk Anda dalam mempermudah mempelajari materi dalam bab. Gambar dan Ilustrasi ditampilkan dengan memadukan gambar dan ilustrasi yang bersesuaian dengan materi.

buku ini disajikan dengan bahasa yang mudah dimengerti dan komunikatif sehingga Anda seolah-olah berdialog langsung dengan penulisnya. Materi pelajaran Kimia yang disajikan bertujuan membekali Anda dengan pengetahuan. Selain itu. Semoga buku ini dapat memberi kontribusi bagi perkembangan dan kemajuan pendidikan di Indonesia. kreatif. seperti tumbuhan. serta mengembangkan ilmu Kimia dalam kehidupan sehari-hari. perlu adanya peningkatan kualitas pendidikan Kimia di sekolah agar membentuk siswa yang memiliki daya nalar dan daya pikir yang baik. mendudukkan Kimia hanya sebatas teori di dalam kelas. Oleh karena itu. Buku ini menghadirkan aspek kontekstual bagi siswa dengan mengutamakan pemecahan masalah sebagai bagian dari pembelajaran untuk memberikan kesempatan kepada siswa membangun pengetahuan dan mengembangkan potensi mereka sendiri. dan materi lain yang seharihari digunakan manusia dipelajari dalam Kimia. Atas dasar inilah kami menerbitkan buku Praktis Belajar Kimia ke hadapan pembaca. serta mampu mengomunikasikan gagasan-gagasannya. Melalui buku Praktis Belajar Kimia ini. makanan. Fakta-fakta kehidupan. tetapi juga menghambat tercapainya tujuan pembelajaran. udara. Juni 2007 Penerbit v . cerdas dalam memecahkan masalah. minuman. Anda diharapkan dapat menyenangi pelajaran Kimia. Jakarta. pemahaman. Oleh karena itu. manusia. dan sejumlah kemampuan untuk memasuki jenjang yang lebih tinggi. Materi dalam buku ini diharapkan dapat membawa Anda untuk memperoleh pemahaman tentang ilmu Kimia sebagai proses dan produk. tidak saja akan membuat siswa kurang memahaminya.Kata Pengantar Kimia merupakan ilmu kehidupan. Materi-materi bab di dalam buku ini disesuaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi terkini. dengan hati yang tulus. Untuk itu. Kami menyadari bahwa penerbitan buku ini tidak akan terlaksana dengan baik tanpa dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Kimia sangat erat kaitannya dengan kehidupan. kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan.

......... Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif ... C......... Evaluasi Materi Bab 2 ............................... A............. 23 24 29 43 46 Bab 3 Kimia Unsur ................................. 96 vi ..........................................Daftar Isi Kata Sambutan • iii Petunjuk Penggunaan Buku • iv Kata Pengantar • v Semester 1 Bab 1 Sifat Koligatif Larutan ............................ Sifat Koligatif Larutan Elektrolit ..................................................... 94 Evaluasi Materi Semester 1 ........................................................................... Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit ........................... Korosi .................. 79 A.............................. 80 B....................................................................................... A............................. 2 B............................................................. D.................................. Reaksi Redoks ..................... B.......................................................... 5 C............................................................................................................................ Kegunaan dan Pembuatan Unsur-Unsur Kimia dan Senyawanya ................................................... Evaluasi Materi Bab 3 .................................. 21 Bab 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia .......... Sifat-Sifat Unsur ........... 15 Evaluasi Materi Bab 1 .................................................... Kelimpahan Unsur di Alam ............................................................... 77 Bab 4 Kimia Inti ....... B.......................... C.... Molalitas dan Fraksi Mol .......................... Sel Elektrokimia ... 49 50 53 62 70 74 Kegiatan Semester 1 ............ 87 Evaluasi Materi Bab 4 ....... 1 A.............. Sifat-Sifat Unsur Radioaktif .............. Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk ............................................................................

................................................................. 163 Evaluasi Materi Bab 7 .................. 189 Indeks .................................................. 194 vii .......... 188 Kamus Kimia ... 155 D.................................................. Kegunaan.............................................. 122 D... 173 Evaluasi Materi Akhir Tahun ............................................. 99 A......... Pembuatan Polimer ...... Karbohidrat ......... 162 F..................................................... 141 Evaluasi Materi Bab 6 ................. 125 E........................ 175 Apendiks I Kunci Jawaban ............................................................... 100 B...... 178 Apendiks II Tabel Unsur-Unsur Kimia ................................. Isomer Senyawa Karbon .......................................................... 132 Bab 6 Benzena dan Turunannya ........ 148 Bab 7 Makromolekul .................................................. Plastik .................................... 103 C....................................... Rumus Struktur Benzena ......... Kegunaan Senyawa Karbon .............. 169 Kegiatan Semester 2 ................................................................. 171 Evaluasi Materi Semester 2 ....................................................................................................................................................................... Reaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena .................. serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya .. 159 E.............................. Tata Nama Senyawa Karbon ...................... Identitas Senyawa Karbon ........................................................................ 185 Apendiks III Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur ....... Polimer ......................... 192 Daftar Pustaka .......................................... 135 A........... Protein ............................ 151 A.................. Struktur Senyawa Karbon ........................................................................................................................ 136 B......................................................... 129 Evaluasi Materi Bab 5 ........ 137 C......................... Sifat.................................................................................. Lemak dan Minyak .......................................................................................... 154 C........................Semester 2 Bab 5 Senyawa Karbon Turunan Alkana ............... 152 B....

viii .

Sifat larutan lainnya yang akan kita selidiki dalam bab ini adalah sifat yang berhubungan dengan perubahan fisika. larutan penyangga. A. Sifat-sifat tersebut merupakan sifat koligatif larutan. dan hidrolisis larutan garam. dan tekanan osmosis termasuk sifat koligatif larutan. titik beku. larutannya akan memiliki titik didih yang lebih tinggi dibandingkan dengan titik didih air murni pada kondisi yang sama. Molalitas dan Fraksi Mol B. Menurut Anda. Begitu juga dengan titik beku dan tekanan uapnya akan berbeda dengan air murni. apa yang disebut larutan. penurunan titik beku larutan. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit 1 . Anda akan diajak untuk menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan nonelektrolit dan elektrolit dengan cara menjelaskan penurunan tekanan uap. mengapa dapat terjadi demikian? Pelajarilah bab ini dengan baik dan Anda akan mengetahui jawabannya. Telah Anda pahami pada pelajaran Kimia di Kelas XI sebelumnya. Jika Anda memasukkan suatu zat misalnya gula atau garam dapur ke dalam pelarut seperti air.com Pada bab ini. kenaikan titik didih. titik didih. dan tekanan osmotik. seperti tekanan uap.Bab1 1 Sifat Koligatif Larutan Sumber: www. serta membandingkan antara sifat koligatif larutan nonelektrolit dan sifat koligatif larutan elektrolit yang konsentrasinya sama berdasarkan data percobaan. sifat larutan asam dan basa. rjautoworks. Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit C.

bab ini akan diawali dengan pembahasan mengenai konsentrasi larutan. Larutan yang dibuat dari 1 mol NaCl yang dilarutkan dalam 1. 5 mol 0.1 Anda Harus Ingat Molalitas adalah jumlah mol zat terlarut per kilogram pelarut. molalitas larutan urea adalah 5 m. Perhatikanlah contoh soal penentuan molalitas berikut. Contoh 1.ca Gambar 1.1 Satuan konsentrasi molalitas memegang peranan penting dalam aktivitas di laboratorium. bukan volumenya sehingga tidak mungkin dinyatakan dalam bentuk molaritas. kuantitas larutan didasarkan pada volume. Oleh karena sifat koligatif larutan dipengaruhi suhu. Dalam larutan. m= massa 1. Anda tentu ingat.2 Berapa gram NaCl yang harus dilarutkan dalam 500 g air untuk menghasilkan larutan 0.000 = 0. diperlukan suatu besaran yang tidak bergantung pada suhu. Oleh karena sifat koligatif larutan ditentukan oleh banyaknya partikel zat terlarut. Hitunglah molalitas larutan. Molalitas (m) Pada pelajaran sebelumnya. Sifat ini disebut sebagai sifat koligatif larutan. 3. volume merupakan fungsi suhu (zat akan memuai ketika dipanaskan).000 × p Mr Sebanyak 30 g urea (Mr = 60 g/mol) dilarutkan ke dalam 100 g air.1 kg =5m You Must Remember Molality is total mole of solute perkilogram solvent. Molalitas (m) = Jumlah mol zat terlarut Jumlah kilogram pelarut atau m = massa Mr × 1. Keterangan: m = molalitas (mol/kg) Mr = massa molar zat terlarut (g/mol) massa = massa zat terlarut (g) p = massa zat pelarut (g) Molalitas juga berguna pada keadaan lain. baik dari kuantitas zat terlarut maupun pelarutnya. Molalitas didefinisikan dengan persamaan berikut.000 g air dinyatakan sebagai larutan 1 molal dan diberi lambang 1 m NaCl. 1 kg Molalitas ( m ) = 0. Besaran tersebut dinyatakan berdasarkan massa karena massa tidak bergantung pada suhu. misalnya karena pelarut merupakan padatan pada suhu kamar dan hanya dapat diukur massanya. Contoh 1.innovationcanada.000 × p Mr Jadi. kita menyatakan konsentrasi dengan persentase (%) dan molaritas (M).15 m? 2 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 5 mol Mr urea 60 g/mol Massa pelarut = 100 g = 100 1. terdapat beberapa sifat zat yang hanya ditentukan oleh banyaknya partikel zat terlarut. Berapakah volume air yang dibutuhkan untuk membuat 5M NaCl dari 29 gram NaCl? Apakah yang dimaksud dengan larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit? Apakah perbedaan antara sifat fisika dan sifat kimia suatu senyawa? A Molalitas dan Fraksi Mol 2. Dalam perhitungan molaritas. digunakan molalitas yang menyatakan jumlah partikel zat terlarut (mol) setiap 1 kg pelarut (bukan larutan).Soal Pramateri 1. Jawab 30 g massa urea Mol urea = = = 0. Untuk itu. 1. m= mass 1.000 p 1 m NaCl Sumber: www.

4 m C .000 g H2O Untuk menghitung jumlah mol NaCl yang diperlukan untuk 500 g H2O. dapat dilakukan dengan cara pengurangan 100 g larutan NaCl oleh 10 g NaCl. 4.38 g NaCl 1. 44 g NaCl × = 4.000 g air × × × 100 g larutan NaCl 58. Fraksi mol komponen i .000 20 1.4 m D. 10 g NaCl dapat diubah menjadi mol dengan menggunakan massa molar NaCl (58.15 mol NaCl 58. m = massa 1. Kemudian.2. Molalitas suatu larutan 20% berat C2H5OH (Mr = 46 g/mol) adalah . Untuk mengetahui massa air.15 mol NaCl dalam 1.. 6. Fraksi Mol Fraksi mol merupakan satuan konsentrasi yang semua komponen larutannya dinyatakan berdasarkan mol.000 × untuk menjawab soal pada Contoh 1.. 0.4 m B . Apakah hasil yang diperoleh sama? Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. xi = Jumlah mol komponen i Jumlah mol semua komponen dalam larutan xi = Total fraksi mol = xi + xj = 1 n i ni + n j Sifat Koligatif Larutan 3 . 44 g NaCl 90 g air 1 kg air Jadi. massa NaCl yang harus dilarutkan pada 500 g air untuk menghasilkan larutan 0.1 dan Mr p Contoh 1. 100 g larutan NaCl Untuk mengetahui kemolalan.Jawab Molalitas artinya jumlah mol zat terlarut per kilogram pelarut. 10 g NaCl 1 mol NaCl 100 g larutan NaCl 1. massa air = 100 g – 10 g = 90 g Untuk menentukan kemolalan. UMPTN 1998 Larutan 10% (w/w).15 mol NaCl dalam 1 kg (1. 0. Kata Kunci • • • Fraksi mol Konsentrasi molal Sifat koligatif 2. Fraksi mol j adalah xj dan seterusnya. kemolalan larutan 20% berat C2H5OH adalah (B) 5.44 g/mol). 5.4 Jadi. dilambangkan dengan xi adalah jumlah mol komponen i dibagi dengan jumlah mol semua komponen dalam larutan. kita dapat menggunakan massa molar NaCl untuk mengubah mol NaCl menjadi massa NaCl. larutan 10% (w/w) NaCl memiliki konsentrasi 1.000 × = × P 46 80 Mr Contoh Jawab 1. A . Jumlah fraksi mol dari semua komponen larutan adalah 1.4 m. kita dapat menggunakan hubungan tersebut sebagai faktor konversi. dapat dilakukan konversi sebagai berikut. artinya 10 g NaCl w berasal dari kata weight. 3.3 Berapakah kemolalan dari larutan 10% (w/w) NaCl? (w/w = persen berat) = 5.4 m E..000 g) air.4 m Pembahasan C2H5OH 20% artinya 20 g C2H5OH dalam 80 g air. 500 g H 2 O × 0.000 g H2 O 1 mol NaCl Jadi.15 m adalah 4. 0.38 g.15 m berarti 0.9 m. Kupas Tuntas Buktikanlah oleh Anda Gunakan rumus m = massa 1. kita harus mengetahui jumlah mol NaCl.

60% C . 5 mol 0.9 mol glukosa + mol air + 180 18 xglukosa Kupas Tuntas Fraksi mol suatu larutan metanol CH3OH dalam air adalah 0.2 mol O2 dan 0.. fraksi mol O2 adalah 0..7 mol Fraksi mol N2 bisa juga dihitung dengan cara: xN2 = 1 – xO2 = 1 – 0.29 × 100% = 29% % mol N2 = 0. A . Berapakah molalitas larutan yang mengandung 4 g NaOH (Ar Na = 23 g/mol. Ar O = 16 g/mol.1 + 13. 64% D.50.4 Larutan glukosa dibuat dengan melarutkan 18 g glukosa (Mr = 180 g/mol) ke dalam 250 g air. 5 mol Jadi. 57% E. 50% Pembahasan mol metanol = mol air (misalkan 1 mol) massa metanol = mol × Mr = 1 × 32 = 32 massa air= mol × Mr = 1×18 = 18 %w/w= = massa metanol × 100% massa larutan 32g ×100% = 64% 32g + 18g Jadi. Jawab 18 0.. Ar Cl = 35.29 = 0.5 mol N2? Jawab xO2 = = = mol O2 mol O 2 + mol N 2 0. fraksi mol glukosa adalah 0.2 mol = 0. Contoh 1. konsentrasi metanol dalam larutan dalam persen berat adalah (C) 64% UMPTN 1998 0. Materi 1.2 mol + 0.5 Berapa fraksi mol dan persen mol setiap komponen dari campuran 0. sedangkan persen mol O2 adalah 29% dan persen mol N2 adalah 71%.7 mol xN 2 = = = mol N 2 mol O 2 + mol N 2 0.1 mol glukosa 180 = = 18 250 = = 0.71 0.2 mol + 0.29 0. Konsentrasi metanol dalam larutan ini dinyatakan dalam persen berat adalah . Hitunglah fraksi mol glukosa. dan Ar H = 1 g/mol) terlarut dalam 250 g air? 4 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .01. 50% B .2 mol 0.5 mol 0.01 0. Soal Penguasaan 1.71 × 100% = 71% Jadi. Contoh 1.Perhatikanlah contoh soal penggunaan fraksi mol berikut.29 dan fraksi mol N2 adalah 0. Berapakah molalitas dari larutan HCl 37% (w/w)? (Ar H = 1 g/mol.1 2.71 % mol O2 = 0.5 mol = 0.71.5 g/mol) Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.

Sifat Koligatif Larutan 5 . akankah nilainya sama? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. dan tekanan osmotik. kenaikan titik didih.. 2.1 Tujuan Mengamati pengaruh zat terlarut terhadap tekanan uap jenuh larutan Alat dan Bahan Data percobaan Langkah Kerja 1. isilah tabel berikut..76 mm Air murni pada 25 °C Larutan glukosa 1 m pada 25 °C 23. Tekanan uap jenuh larutan glukosa 1 m pada 25 °C = 23. Selidikilah 1.. 3. penurunan titik beku. 4.34 mmHg Uap jenuh air Hg Uap jenuh air Hg Uap jenuh air Hg 23.. . 1. Penurunan Tekanan Uap Untuk mengetahui pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut.34 mm Larutan urea 1 m pada 25 °C 23.. Apakah perbedaan di antara keempat sifat koligatif tersebut? Perhatikanlah uraian berikut. Zat Air Larutan glukosa 1 m Larutan urea 1 m Tekanan Uap Jenuh pada 25 °C (mmHg) . Pada buku latihan Anda.34 mmHg Kata Kunci • • Larutan nonelektrolit Penurunan tekanan uap Tekanan uap jenuh air pada 25 °C = 23. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Mengapa selisihnya sama antara dua larutan dengan konsentrasi sama? Apabila larutan sukrosa 1 m diamati.34 mm 2.B Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit Meskipun sifat koligatif melibatkan larutan. 1. Hitunglah selisih penurunan tekanan uap jenuh urea dengan tekanan uap jenuh air. Perhatikan gambar hasil eksperimen berikut. Sifat koligatif terdiri atas penurunan tekanan uap.76 mmHg Tekanan uap jenuh larutan urea 1 m pada 25 °C = 23. Hitunglah selisih penurunan tekanan uap jenuh larutan glukosa dengan tekanan uap jenuh air. lakukanlah kegiatan berikut. . sifat koligatif tidak bergantung pada interaksi antara molekul pelarut dan zat terlarut. tetapi bergantung pada jumlah zat terlarut yang larut pada suatu larutan..

Dia melanjutkan penelitiannya pada berbagai pelarut seperti benzena dan asam asetat. Sumber: http://id. Banyaknya penurunan tekanan uap ( ΔP) terbukti sama dengan hasil kali fraksi mol zat terlarut (xB) dan tekanan uap o pelarut murni ( PA ). Tekanan uap pelarut (PA) sama dengan hasil kali tekanan uap pelarut o murni ( PA ) dengan fraksi mol pelarut dalam larutan (xA). pelajarilah uraian berikut. partikel-partikel zat terlarut menghalangi gerak molekul pelarut untuk berubah dari bentuk cair menjadi bentuk uap sehingga tekanan uap jenuh larutan menjadi lebih rendah dari tekanan uap jenuh larutan murni.wikipedia.org o ΔP = xB PA o o – PA = (1 – xA) PA PA o o o – PA = PA – xA PA PA PA = xA P o A Persamaan tersebut dikenal sebagai Hukum Raoult. dapat pula ditulis: PB = xB PBo Tekanan uap total dapat ditulis: Ptotal = PA + PB o = xA PA + xB PBo Contoh Jawab 1. Makalahnya yang pertama adalah mengenai tekanan pada titik beku suatu cairan dengan adanya zat terlarut yang dipublikasikan pada 1878. Raoult melakukan penelitian berulang-ulang sebelum menemukan keteraturan mengenai tekanan uap larutan. Dalam suatu larutan.1? Untuk memahami fenomena pada Selidikilah 1.038 6 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Semakin lemah gaya tarik-menarik antarmolekul zat cair. Dari eksperimen yang dilakukan Marie Francois Raoult (1878). semakin mudah zat cair tersebut menguap.962 mol sukrosa 2 mol = mol sukrosa + mol air 2 mol + 50 mol = 0.1. ΔP = PA – PA.80 mmHg. semakin besar pula tekanan uap jenuhnya. Keteraturan ini kemudian dikenal sebagai Hukum Raoult. Fraksi mol sukrosa = xB = 0. xA + xB = 1 maka xB = 1 – xA. Apabila tekanan uap pelarut di atas larutan o dilambangkan PA. pelarut A dan zat terlarut B. Kemudian. perhatiannya mulai teralihkan pada pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada kimia.038 = 0.038 xA = 1 – 0.Legenda Kimia Apakah yang dapat Anda simpulkan dari hasil kegiatan Selidikilah 1. Apabila zat terlarut mudah menguap. Raoult adalah seorang ilmuwan fisika yang meneliti fenomena pada sel volta. Persamaan akan menjadi: Marie Francois Raoult (1830–1901) adalah seorang ilmuwan Prancis. Semakin mudah zat cair menguap. Pada awalnya. yaitu: o ΔP = xB PA Pada larutan yang terdiri atas dua komponen. didapatkan hasil bahwa melarutkan suatu zat terlarut menyebabkan penurunan tekanan uap larutan.6 Hitunglah tekanan uap larutan 2 mol sukrosa dalam 50 mol air pada 300 °C jika tekanan uap air murni pada 300 °C adalah 31. Penguapan adalah peristiwa yang terjadi ketika partikel-partikel zat cair meninggalkan kelompoknya.

6 mmHg dan 14.59 mmHg.95 + 0.6 mmHg Ptoluena = xtoluena × Ptoluena = 0.1 mmHg P = 40 mmHg Ditanyakan: Mr? Jawab: P = xp P° 40 = xp × 40.1 mmHg.2 = 61. fraksi mol keduanya adalah 0.05 mol = = 9g Mr massa → 0.. sedangkan tekanan uap total adalah 61.1 mmHg dan 28. 360 g/mol Pembahasan Diketahui: Zat nonelektrolit = 9 gram pelarut air (p) = 360 gram P° = 40. kita dapat memahami hal tersebut dengan mempelajari diagram fase air pada Gambar 1.6 + 14. Pada larutan dengan pelarut air.05 mol Jadi. tetapi juga memengaruhi titik didih dan titik beku..5 × 28..2 mmHg Tekanan uap total: Ptotal = Pbenzena + Ptoluena = 47.5 × 95. 126 g/mol C .2 mmHg.8 mmHg.9975nt = 20 0.1 mmHg = 47. 342 g/mol E.59 mmHg Jadi. Mr = UN 2002 Padat Gas Gambar 1.05 mol 0. Mr zat tersebut adalah .8 mmHg Jadi.9975 nt = 20 – 19.4 mmHg = 14.8 mmHg = 30. tekanan uap larutan adalah 30.9975 = 19. Jika tekanan uap jenuh air pada suhu yang sama adalah 40. 90 g/mol B. 180 g/mol D. A .7 Berapakah tekanan uap parsial dan tekanan uap total pada suhu 25 °C di atas larutan dengan jumlah fraksi mol benzena (C6H6) sama dengan jumlah fraksi mol toluena (C7H8)? Tekanan uap benzena dan toluena pada suhu 25 °C berturut-turut adalah 95. PA Kupas Tuntas Contoh 1.05 Mr Pelarut murni 1 atm Larutan Cair 9g = 180 g/mol 0. tekanan uap parsial benzena dan toluena adalah 47. Jawab Jika larutan terdiri atas dua komponen dengan jumlah fraksi mol yang sama. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku Adanya zat terlarut pada suatu larutan tidak hanya memengaruhi tekanan uap saja.1 xp = 0. Tekanan uap parsial: Pbenzena = xbenzena × Pbenzena = 0.5. Sembilan gram zat nonelektrolit dan 360 g air dicampur.962 × 31. ternyata tekanan uap jenuhnya 40 mmHg.2 0 °C Titik beku larutan Titik beku air 100 °C Titik didih air Suhu(°C) Titik didih larutan Diagram fase air Sifat Koligatif Larutan 7 .95 nt = 0.9975 nP = xp = 360 =20 mol 18 np nt + np 20 20 + nt 2. Tekanan (atm) 0.4 mmHg.2 berikut. massa molar relatif zat tersebut adalah (C) 180 g/mol.o = xA PA = 0.

Sebaliknya. UN 2002 a. Kupas C M Tekanan 1 Tuntas D D1 K⎫ P = 1 atm Diagram P–T C cair G B Padat B1 A M 1 G1 F1 Temperatur K1 F ⎬ ΔP ⎭ Gas Berdasarkan Diagram P–T tersebut yang menggambarkan kenaikan titik didih larutan adalah .04 00.95 02.5 80. Dari hasil eksperimen yang dilakukan pada penentuan titik didih larutan.53 05. DD1 D. yakni ΔTb. jika zat terlarut itu mudah menguap misalnya etanol.52 Kata Kunci Kenaikan titik didih Sumber: Chemistry Matter. titik didih air 100 °C. Titik didih suatu larutan lebih tinggi atau lebih rendah daripada titik didih pelarut. Contohnya. larutan akan mendidih pada suhu di bawah titik didih air. Oleh karena itu. Pada suhu ini..2 80. G1M1 B . Titik didih zat cair diukur pada tekanan 1 atmosfer.00 mol (6. bergantung pada kemudahan zat terlarut itu menguap dibandingkan dengan pelarutnya. Perubahan pelarut murni ke larutan.7 182 100. artinya pada tekanan udara 1 atm air mendidih pada suhu 100 °C.02 × 1023 molekul) zat apa saja yang bukan elektrolit dan tidak mudah menguap yang dilarutkan dalam (1. Perbedaan titik didih larutan dengan titik didih pelarut murni disebut kenaikan titik didih yang dinyatakan sebagai Δ Tb (b berasal dari kata boil). semakin tinggi tekanan temperatur awal. ternyata titik didih larutan selalu lebih tinggi dari titik didih pelarut murninya. Δ Tb = Tb – Tb° 8 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Kenaikan Titik Didih ( ΔTb) Titik didih zat cair adalah suhu tetap pada saat zat cair mendidih. B1D1 Pembahasan Berdasarkan Diagram P–T tersebut yang menggambarkan kenaikan titik didih larutan adalah (C) DD1. Kenaikan titik didih ( Δ Tb) adalah titik didih larutan (Tb) dikurangi titik didih pelarut murni (Tb°).0 Kb (°C/m) 1. Jika zat terlarut tersebut tidak mudah menguap. Hal ini disebabkan adanya partikel-partikel zat terlarut dalam suatu larutan menghalangi peristiwa penguapan partikel-partikel pelarut. A . Hal ini menyebabkan terjadinya penguapan di seluruh bagian zat cair.. and Its Changes.79 05. berbanding lurus dengan molalitas (m) dari larutan tersebut: Δ Tb ∞ m atau Δ Tb = Kbm Tabel 1. larutan tersebut mendidih pada suhu yang lebih tinggi daripada titik didih pelarut air. Hukum sifat koligatif dapat diterapkan dalam meramalkan titik didih larutan yang zat terlarutnya bukan elektrolit dan tidak mudah menguap. kenaikan titik didih ditunjukkan oleh (C) DD1. 2004 Kb adalah tetapan kenaikan titik molal dari pelarut (°C/m). penguapan partikel-partikel pelarut membutuhkan energi yang lebih besar.1 Tetapan Kenaikan Titik Didih (Kb) Beberapa Pelarut Pelarut Aseton Benzena kamfer Karbon tetraklorida Sikloheksana Naftalena Fenol Air Titik Didih (°C) 56.7 217. Telah ditentukan secara eksperimen bahwa 1. Alasannya.61 04. misalnya larutan gula.000 g) air akan menaikkan titik didih kira-kira 0. misalnya pada suhu 100 °C ditunjukkan oleh grafik F pada larutan temperatur ditunjukkan oleh K1 (fasa gas). tekanan uap zat cair sama dengan tekanan udara di sekitarnya..71 02. Jadi.1 204.51 °C.80 03.Adanya zat terlarut pada suatu larutan menyebabkan penurunan tekanan uap yang mengakibatkan terjadinya penurunan garis kesetimbangan antarfase sehingga terjadi kenaikan titik didih dan penurunan titik beku. F1K1 C . CC 1 E.0 76.

pentosa D.000 × Mr p Kupas 18 g 1. C = 12 g/mol. C6H12O6. adanya zat terlarut dalam larutan akan mengakibatkan titik beku larutan lebih kecil daripada titik beku pelarutnya. Penurunan Titik Beku ( ΔTf ) Seperti halnya pada kenaikan titik didih.. (Kb air = 0.28 = 100 + Δ Tb Δ Tb = 0. Jadi. A .52 = 0.Contoh Jawab Molalitas = = 1.52 °C/m × 1.4 m = 0. mendidih pada suhu 100. ΔTb = Kbm Sebanyak 75 g zat dengan rumus empiris (CH2O) (Ar H = 1 g/mol.52 °C/m) massa 1.000 75 ´ 500 Mr 0..28 °C ΔTb = Kbm = Kb massa 1. massa molekul relatif gliserin adalah 92. Apa yang dimaksud dengan membeku? b.5 g gliserin dalam 30 g air adalah 100.000 massa ´ p Mr 1.208 °C Jadi.000 g/kg × 30 g Mr Mr = 92.8 g/mol.000 g/kg × 180 g/mol 250 g Tuntas = 0. Bagaimana mekanisme penurunan titik beku pada suatu larutan? c. triosa B .8 Hitunglah titik didih larutan yang mengandung 18 g glukosa. Zat tersebut termasuk .52 °C/m) Jawab Titik didih larutan = 100 + Δ Tb 100.000 × p Mr 1. zat tersebut termasuk (C) pentosa. b. tetrosa C . Ar H = 1g/mol.28 °C.9 DTb = K b ´ Titik didih larutan yang mengandung 1.208 °C Titik didih larutan = 100 + Δ Tb = 100 °C + 0.208 °C. heptosa Pembahasan Contoh 1.52 ´ Þ Mr = 150 Mr (CH2O) = 30 (CH2O)n = 150 30 n = 150 n=5 (CH2O)5 = C5H10O5. SPMB 2004 0. dan Ar O = 16 g/mol) dalam 250 g air. (Kb air = 0.. 5 g 1.4 m = 0.52 °C/m × 0. Penurunan titik beku (Tf) adalah titik beku pelarut murni (Tf°) dikurangi titik beku larutan (Tf).28 °C = 0. O = 16 g/mol) yang terlarut dalam 500 gram air. heksosa E.208 °C = 100. Penurunan titik beku.8 g/mol Jadi.52 °C (Kb air = 0.52 °C/m). Sifat Koligatif Larutan 9 . (Ar C = 12 g/mol. Apakah setiap zat dengan konsentrasi yang sama (molalitas) akan menyebabkan penurunan titik beku yang sama ketika dilarutkan? atau Δ Tf = Kfm dengan K f adalah tetapan penurunan titik beku molal pelarut (°C/ m ). Senyawa karbonat dengan 5 atom c disebut dengan pentosa. Tentukan massa molekul relatif gliserin. Δ Tf (f berasal dari kata freeze) berbanding lurus dengan molalitas (m) larutan: Δ Tf ∞ m Tantangan Kimia Diskusikan dengan kelompok Anda: a. titik didih larutan adalah 100.

86 °C/m) 10 g massa urea = = 0.86 Sumber: Chemistry Matter.2 Tetapan Penurunan Titik Beku (Kf) Beberapa Pelarut Pelarut Titik Beku (°C) Kf (°C/m) Aseton Benzena Kamfer Karbon tetraklorida Sikloheksana Naftalena Fenol Air –95.86 °C/m × 1. Menurut Anda.8 20. 2004 Contoh Jawab Mol urea= 1.11 m = 0.Δ Tf = Tf° – Tf Berikut ini adalah beberapa harga tetapan penurunan titik beku (Kf) dari beberapa pelarut. 1. Jawab Molalitas = massa 1.1 6.16 °C Jadi.11 m = 1.40 5.5 43 0 2. pada musim dingin untuk mencairkan salju yang mengganggu di jalan raya biasanya digunakan garam.5 80. Δ Tf =Kf m Contoh Tantangan Kimia Di Eropa. larutan tersebut memiliki titik beku 3.86 °C/m × 0.16 °C. Kf air = 1.7 m = 3.10 Berapakah titik beku larutan yang terbuat dari 10 g urea CO(NH2)2 dalam 100 g air? (massa molar urea 60 g/mol.35 5.000 g/kg 10 g × 500 g 180 g/mol = 0.17 mol 60 g/mol Mr urea mol urea massa air Molalitas urea = Kata Kunci Penurunan titik beku = 0.1 kg = 1.11 Hitunglah titik beku larutan yang terdiri atas 10 gram glukosa (Mr = 180 g/mol) dalam 500 g air (Kf air = 1.94 7. and Its Changes.000 × Mr p = 1.17 mol 0.16 °C di bawah 0 °C atau pada –3.45 179.7 m = 1.7 29. bagaimana hal itu dapat terjadi? Diskusikanlah hal tersebut bersama teman Anda.27 1.20 °C Titik beku larutan Δ Tf = Tf air – Tf larutan Δ Tf = Kf m 10 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Tabel 1.86 °C/m).8 –23 6.12 39.

39 °C.20 °C = 0 – Tf larutan Tf larutan = –0. titik beku larutan tersebut adalah 3.65 g. Tf benzena = 5.71 °C Jadi.207 mol zat terlarut maka jumlah mol pada 110 g benzena dapat dihitung.45 °C – 4.3 Etilen glikol digunakan sebagai zat antibeku pada pendingin mesin mobil.12 °C/m Δ Tf = 5. Labu destilasi Air pendingin masuk Labu penampung Pemanasan Sumber: Basic Concept of Chemistry. Berapakah massa molar senyawa tersebut? Jawab Pada Tabel 1.20 °C Jadi. 2002 Gambar 1.45 °C).12 °C/m × 0. 0.0.12 °C/m 0. Contoh 1. Zat antibeku (biasanya etilen glikol) yang ditambahkan ke dalam sistem pendingin mesin mobil mencegah pembekuan air radiator pada musim dingin.023 mol Jadi.13 Larutan yang dibuat dengan melarutkan 5.74 °C Titik beku larutan = Tf benzena – Tf larutan Δ Tf 1.39 °C = 1.45 – Tf larutan Tf larutan = 3.65 g suatu senyawa yang tidak diketahui dalam 110 g benzena membeku pada 4.74 = 5.207 m 5.000 2g × = 0.4 Alat distilasi dirancang dengan menggunakan prinsip hukum Raoult Sifat Koligatif Larutan 11 . Penggunaan CaCl 2 dan NaCl untuk menurunkan titik leleh es juga sering diterapkan.20 °C. CHCl3 (Mr = 119 g/mol) yang dilarutkan dalam 50 g benzena (Kf benzena = 5. Δ Tf = Kf m Gambar 1.65 g = 245.65 g/mol 0.34 m 119 g/mol 50 g Sumber: Chemistry (Chang). 2002 = 5.12 Hitunglah titik beku suatu larutan yang mengandung 2 g kloroform. massa 1 mol zat terlarut tersebut adalah 245.34 m = 1.207 m artinya setiap kg benzena pada larutan mengandung 0. Statif Klem Kondensor Gejala penurunan titik beku juga memiliki terapan praktis di antaranya adalah penurunan titik beku air.207 mol zat terlarut = 0.023 mol 1 kg benzena Air pendingin keluar massa molar zat terlarut = 5.71 °C. Jawab Molalitas = 1.06 °C = 0.11 kg benzena × 0. misalnya untuk menyiapkan campuran pendingin dalam pembuatan es krim.45 °C dan Kf benzena = 5.2 diketahui titik beku benzena = 5.06 °C Δ Tf = Kf m m= ÄT f Kf = 1. Contoh 1. Contoh penerapan Hukum Raoult digunakan pada alat distilasi untuk memisahkan campuran berdasarkan perbedaan titik didihnya. titik beku larutan adalah –0.12 °C/m.

Susunlah 2 buah alat seperti gambar berikut. Corong 2. Ulangi langkah kerja 1–3. Larutan gula 5. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Gelas kimia 1 L 4. Samakah beban pada kedua corong yang berbeda? 5. Kertas perkamen/selopan 3. 1. Selidikilah 1. 3. Mungkinkah larutan gula atau garam yang masuk ke dalam air? Mengapa? 3.2 Tekanan Osmotik Tujuan Mengamati peristiwa osmosis pada larutan elektrolit dan nonelektrolit Alat dan Bahan 1. pelajarilah uraian berikut. Tekanan Osmotik Osmosis adalah merembesnya partikel-partikel pelarut dari larutan yang lebih encer ke larutan yang lebih pekat melalui suatu membran semipermeabel. Kesimpulan apakah yang dapat Anda peroleh dari kegiatan Selidikilah 1. Apabila corong diganti ukurannya. h2 h1 Beban ⎫ ⎬Δ h ⎭ Kata Kunci • • • Membran semipermeabel Osmosis Tekanan osmotik 2. 4. Bagaimanakah peristiwa osmosis dapat terjadi? Untuk menyelidikinya. Samakah Δ H untuk larutan gula dan garam? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Larutan garam 6.2? Untuk lebih memahami proses osmosis. gambar tersebut memperlihatkan larutan A dan larutan B dengan konsentrasi yang berbeda yang dipisahkan oleh suatu membran semipermeabel yang hanya dapat ditembus oleh molekul air. lakukanlah kegiatan berikut. apakah naiknya zat cair dalam corong sama? 4. 12 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Amatilah naiknya larutan dalam corong dari ketinggian h1 sampai h2. Perhatikanlah Gambar 1.3. Mengapa air di dalam bak masuk ke dalam corong melalui selaput semipermeabel? 2. Corong yang bagian bawahnya ditutup dengan kertas perkamen/selaput semipermeabel berisi larutan gula dimasukkan ke dalam bak (gelas kimia 1 L) yang berisi air. Membran semipermiabel hanya melewatkan molekul zat tertentu sementara zat yang lainnya tertahan. Air Langkah Kerja 1.5.

A (air murni) dan B (larutan) dipisahkan oleh membran semipermeabel. peristiwa osmosis terjadi. diperlihatkan keadaan awal. Pada Gambar 1. Persamaan berikut (dikenal sebagai Persamaan Van’t Hoff) digunakan untuk menghitung tekanan osmotik dari larutan encer. Jika tekanan sel darah pada 25 °C adalah 7.5c). Jumlah tekanan balik yang dibutuhkan merupakan tekanan osmotik larutan.5b) hingga kesetimbangan tercapai.082 L atm/mol K) M = molaritas larutan T = suhu (Kelvin) Contoh 1. Adapun jika larutan memiliki tekanan osmotik lebih rendah dari larutan yang lainnya.Beban Piston Larutan B Membran semipermeabel B A A Air murni a b c Keadaan awal. Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes.5 menggambarkan peristiwa osmosis.5 Proses osmosis dengan membran semipermeabel Tantangan Kimia Larutan glukosa (C6H12O6) digunakan sebagai cairan infus. kemudian setelah beberapa saat. Setelah beberapa saat. Jumlah tekanan balik yang dibutuhkan merupakan tekanan osmotik larutan.082 L atm/mol K Sifat Koligatif Larutan 13 . ditandai dengan meningkatnya volume larutan pada tabung B. Diskusikanlah dengan kelompok Anda mengapa tekanan osmotik cairan infus harus sama dengan tekanan osmotik sel darah.14 Berapakah tekanan osmotik pada 25 °C dari larutan sukrosa (C12H22O11) 0.001 M? Jawab Diketahui T M R = = = 25 °C = (25 + 273) K = 298 K 0. berapa konsentrasi glukosa dalam cairan infus? Keterangan: π = tekanan osmotik (atm) R = tetapan gas (0. Tekanan osmotik termasuk dalam sifat-sifat koligatif karena besarnya hanya bergantung pada jumlah partikel zat terlarut persatuan volume larutan.7 atm. 2004 Tekanan balik dibutuhkan untuk mencegah terjadinya proses osmosis.001 mol/L 0. Gambar 1. tinggi air pada tabung naik (Gambar 1. Jika salah satu larutan memiliki tekanan osmotik lebih tinggi dari larutan yang lainnya. Tekanan osmotik tidak tergantung pada jenis zat terlarut. Larutan ini harus memiliki tekanan osmosik yang sama dengan tekanan osmotik sel darah. larutan tersebut dinamakan hipertonik. π = MRT Gambar 1. Dua larutan yang memiliki tekanan osmotik sama disebut larutan isotonik.5a. Tekanan balik dibutuhkan untuk mencegah terjadinya proses osmosis (Gambar 1. larutan tersebut dinamakan hipotonik.

= MRT = 0,001 mol/L × 0,082 L atm/mol K × 298 K = 0,024 atm Jadi, tekanan osmotik larutan tersebut adalah 0,024 atm.

π

Contoh

1.15

Dalam larutan encer, 0,001 M gula dalam air dipisahkan dari air murni dengan menggunakan membran osmosis. Berapakah tekanan osmotik dalam torr pada suhu 25 °C? Jawab π = MRT = (0,001 mol/L) (0,0821 L atm/mol K) (298 K) = 0,0245 atm

Fakta

Kimia

760 torr = 18,6 torr 1 atm Jadi, tekanan osmotik 0,001 M gula dalam air adalah 18,6 torr.

π dalam torr = 0,0245 atm ×

Desalinasi Air Laut Banyak tempat di berbagai pelosok di dunia yang berdampingan dengan lautan, tetapi penduduknya terancam kekurangan air tawar. Untuk itu, negara Arab Saudi menggunakan suatu metode pemisahan air tawar dari garam-garam pekat air laut. Membuang garam-garam yang terlarut dalam air disebut desalinasi. Banyak penelitian dan pengembangan dipusatkan pada lima metode desalinasi, yaitu penyulingan, pembekuan, osmosis terbalik, elektrodialisis, dan pertukaran ion. Desalinasi osmosis terbalik merupakan metode yang ekonomis. Dalam metode ini, garam terpisah dari airnya oleh tekanan pada membran semipermeabel yang memisahkan sumber air (air laut) dari produknya (air tawar).

Contoh

1.16

Suatu larutan dengan volume 100 mL mengandung 0,122 g zat nonelektrolit terlarut dan memiliki tekanan osmotik 16 torr pada suhu 20 °C. Berapakah massa molar zat terlarut tersebut? Jawab T dalam kelvin = (273 + 20) = 293 K

π dalam atm = 16 torr × π 0,0211 atm
M M n

1 atm = 0,0211 atm 760 torr

= MRT = (M) (0,082 L atm/mol K) (298 K) = 8,63 × 10–4

mol zat terlarut L larutan

n V =M×V
= = 8,63 × 10–4

mol zat terlarut × 0,1 L larutan = 8,63 × 10–5 mol L larutan 0,122 g = 1,41 × 103 g/mol 8,63×10-5 mol

massa molar zat terlarut =

Jadi, massa molar zat terlarut tersebut adalah 1,41 × 103 g/mol.

Contoh

1.17

Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 1,08 g protein, yaitu serum albumin manusia yang diperoleh dari plasma darah (dalam 50 cm 3 air). Larutan menunjukkan tekanan osmotik 5,85 mmHg pada 298 K. Tentukan massa molekul relatif albumin.

14

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

Jawab Tekanan osmotik ( π ) dikonversikan terlebih dahulu menjadi atm. 5,85 mmHg =

π

5,85 = 7,70 × 10–3 atm 760 ⎛ massa ⎞ ⎜ ⎟ RT Mr ⎠ ⎝ = V massa RT πV 1,08g × 0,082 atm/mol K × 298K = 6,86 × 104 g/mol 7,70 × 10atm × 0,05L

Mr = =

Jadi, massa molekul relatif albumin adalah 6,86 × 104 g/mol.

Jika tekanan mekanis pada suatu larutan melebihi tekanan osmotik, pelarut murni akan terperas ke luar dari suatu larutan lewat suatu membran semipermeabel (Gambar 1.6). Proses ini disebut osmosis terbalik (reverse osmosis) dan merupakan suatu cara untuk memulihkan pelarut murni dari dalam suatu larutan. Contoh penerapan osmosis balik adalah pemulihan air murni dari limbah industri dan menawarkan air laut (desalinasi). Proses osmosis sangat penting bagi tanaman dan hewan karena dengan proses osmosis, air dibagikan ke semua sel organisme hidup. Dinding sel merupakan membran semipermeabel, membran sel hidup ini juga dapat ditembus oleh zat-zat terlarut tertentu sehingga bahan makanan dan produk buangan dipertukarkan lewat dinding sel ini. Permeabilitas dinding sel terhadap zat terlarut seringkali bersifat memilih-milih dan sampai batas tertentu tidak bergantung pada ukuran partikel zat terlarut dan konsentrasi mereka. Misalnya, ion magnesium yang terhidrasi praktis tidak menembus dinding saluran pencernaan, sedangkan molekul glukosa dapat melewati dinding sel.

Air murni Larutan air H2O

Gambar 1.6
Osmosis terbalik, menunjukkan bahwa jika tekanan mekanis lebih besar daripada tekanan osmotik, pelarut dipaksa melewati membran semipermeabel dari dalam larutan menuju ke pelarut murni.

Soal Penguasaan

Materi 1.2
3. Jika 0,4 molal gula pasir dilarutkan dalam air (Kb air = 0,52 °C/m), tentukan titik didih larutan gula tersebut. Jika 6,84 g sukrosa (Mr = 342) dilarutkan dalam air dan membentuk larutan bervolume 100 mL pada suhu 27 °C (R = 0,082 L atm/mol K), tentukan tekanan osmotik larutan tersebut.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Bagaimanakah cara untuk mengetahui pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap jenuh larutan? Jelaskan. 2. Hitunglah tekanan uap suatu larutan 4 mol fruktosa dalam 60 mol air pada suhu 310 °C. Jika tekanan uap air murni pada 310 °C sebesar 33,4 mmHg.

4.

C

Sifat Koligatif Larutan Elektrolit

Jika zat terlarut membentuk larutan bersifat asam, basa, dan garam, ternyata rumus-rumus sifat koligatif larutan memiliki nilai yang tidak sama dengan data percobaan. Harga-harga Δ P, Δ Tb , Δ Tf , dan π dari larutanlarutan asam, basa, dan garam yang diamati melalui eksperimen selalu lebih besar daripada harga-harga yang dihitung menurut perhitungan ideal. Bagaimanakah menentukan perbandingan nilai sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit? Untuk mengetahuinya, lakukanlah kegiatan berikut.

Sifat Koligatif Larutan

15

Selidikilah 1.3
Sifat Koligatif Larutan Elektrolit Tujuan Menentukan perbandingan nilai sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit Alat dan Bahan Data hasil percobaan Langkah Kerja Amatilah data hasil percobaan berikut. Larutan yang diamati memiliki konsentrasi yang sama yaitu 0,005 m.
Larutan
Glukosa NaCl KCl K2SO4 H2SO4

Tf (°C)
0,0093 0,0183 0,0180 0,0275 0,0270

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Hitunglah perbandingan nilai Δ Tf NaCl terhadap Δ Tf glukosa, Δ Tf KCl terhadap Δ Tf glukosa, dan seterusnya sampai dengan H2SO4. 2. Manakah nilai perbandingan di antara keempat larutan terhadap glukosa yang bernilai hampir sama? 3. Bandingkanlah nilai perbandingan itu dengan jumlah ion masing-masing zat yang membentuk larutan elektrolit (NaCl memiliki ion Na+ dan Cl–). 4. Apakah nilai perbandingan tersebut sama dengan jumlah ionnya? Mengapa demikian? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.

Kata Kunci
• • Faktor Van’t Hoff Larutan elektrolit

Apakah kesimpulan yang Anda peroleh? Untuk lebih memahami sifat koligatif larutan elektrolit, pelajarilah penjelasan berikut. Menurut Arrhenius, suatu zat elektrolit yang dilarutkan dalam air akan terurai menjadi ion-ion penyusunnya sehingga jumlah partikel zat pada larutan elektrolit akan lebih banyak dibandingkan dengan larutan nonelektrolit yang konsentrasinya sama. Hal ini menyebabkan sifat koligatif pada larutan elektrolit lebih besar daripada larutan nonelektrolit. Perilaku elektrolit dapat digambarkan dengan memerhatikan fenomena di atas. Penurunan titik beku Δ Tf larutan 0,005 m NaCl 1,96 kali (2 kali) Δ Tf glukosa sebagai zat nonelektrolit, demikian juga Δ Tf untuk K2SO4 hampir 3 kali dari Δ Tf glukosa. Keadaan ini dapat dinyatakan dengan persamaan berikut.

Δ Tf elektrolit = i × Δ Tf nonelektrolit
Hubungan sifat koligatif larutan elektrolit dan konsentrasi larutan dirumuskan oleh Van’t Hoff, yaitu dengan mengalikan rumus yang ada dengan bilangan faktor Van’t Hoff yang merupakan faktor penambahan jumlah partikel dalam larutan elektrolit. i = 1 + (n – 1) α Keterangan: i = faktor yang menunjukkan bagaimana larutan elektrolit dibandingkan dengan larutan nonelektrolit dengan molalitas yang sama. Faktor i inilah yang lebih lanjut disebut faktor Van’t Hoff. n = jumlah ion dari elektrolit α = derajat ionisasi elektrolit

16

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

Contoh elektrolit biner: NaCl(s) → Na+(aq) + Cl–(aq) KOH(s) → K+(aq) + OH–(aq)

(n = 2) (n = 2)

Anda Harus Ingat
Sifat koligatif larutan elektrolit bergantung pada faktor Van’t Hoff. (i = 1 + (n – 1) α )

Contoh elektrolit terner: H2SO4(l) + 2 H2O(l) → 2 H3O+(aq) + SO42–(aq) (n = 3) (n = 3) Mg(OH)2(s) → Mg2+(aq) + 2 OH–(aq) Contoh elektrolit kuarterner: (n = 4) K3PO4(s) → 3 K+(aq) + PO43–(aq) 3+ – → Al (aq) + 3 Br (aq) (n = 4) AlBr3(s) Untuk larutan elektrolit berlaku Hukum Van’t Hoff

You Must Remember
Colligative properties of electrolyte solution depends on Van’t Hoff factor. (i = 1 + (n – 1) α )

1. Penurunan Tekanan Uap Jenuh
Rumus penurunan tekanan uap jenuh dengan memakai faktor Van’t Hoff hanya berlaku untuk fraksi mol zat terlarutnya saja (zat elektrolit yang mengalami ionisasi), sedangkan pelarut air tidak terionisasi. Oleh karena itu, rumus penurunan tekanan uap jenuh untuk zat elektrolit adalah:
Δ P = xBP° {1 + (n – 1) α }

Perhatikanlah contoh soal penerapan rumus tekanan uap untuk zat elektrolit berikut.

Contoh
Jawab

1.18

Hitunglah tekanan uap larutan NaOH 0,2 mol dalam 90 gram air jika tekanan uap air pada suhu tertentu adalah 100 mmHg.

mol NaOH X NaOH = mol NaOH + mol air

=

0,2 mol = 0,038 90 g 0,2 mol + 18 g/mol

Kata Kunci
• • Faktor Van’t Hoff Ionisasi

Karena NaOH merupakan elektrolit kuat ( α = 1) dan n = 2 maka ΔP = P°xB {1 + (n – 1) α } = 100 × 0,038 {1 + (2 – 1)1} = 7,6 mmHg Tekanan uap larutan = 100 mmHg – 7,6 mmHg = 92,4 mmHg Jadi, tekanan uap larutan NaOH adalah 92,4 mmHg.

2. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku
Seperti halnya penurunan tekanan uap jenuh, rumus untuk kenaikan titik didih dan penurunan titik beku untuk larutan elektrolit juga dikalikan dengan faktor Van't Hoff.
Δ Tb = Kb m {1 + (n – 1) α } Δ Tf = Kf m {1 + (n – 1) α }

Sifat Koligatif Larutan

17

Perhatikanlah contoh-contoh soal berikut.

Contoh

1.19

Sebanyak 4,8 gram magnesium sulfat, MgSO4 (Mr = 120 g/mol) dilarutkan dalam 250 g air. Larutan ini mendidih pada suhu 100,15 °C. Jika diketahui Kb air 0,52 °C/m, Kf air = 1,8 °C/m, tentukan: a. derajat ionisasi MgSO4; b. titik beku larutan. Jawab a. Reaksi ionisasi MgSO4 adalah MgSO4(s) → Mg2+(aq) + SO42–(aq) (n = 2) Kenaikan titik didih: ΔTb = Tb larutan – Tb air = 100,15 °C – 100 °C = 0,15 °C ΔTb = Kb.m.i = Kb ×
massa 1.000 × × {1 + (n – 1) α } Mr P

Kupas

Tuntas

Agar 10 kg air tidak membeku pada suhu –5 °C perlu ditambahkan garam NaCl. Jika diketahui Kb air = 1,86 °C/m dan Ar H = 1 g/mol, O = 16 g/mol, Na = 23 g/mol, dan Cl = 35,5 g/mol maka pernyataan berikut benar, kecuali .... A . diperlukan NaCl lebih dari 786 gram B. larutan NaCl adalah elektrolit kuat C . bentuk molekul air tetrahedral D. NaCl dapat terionisasi sempurna E. dalam air terdapat ikatan hidrogen Pembahasan Molekul air berbentuk angular (huruf V). Jadi, pernyataan yang salah adalah (C) bentuk molekul air tetrahedral.
SPMB 2004

0,15 = 0,52 °C/m ×

α = 0,8

1.000 g/kg 4,8 g × × {1 + (2 – 1) α } 250 g 120 g/mol

Jadi, derajat ionisasi MgSO4 adalah 0,8. b. Untuk menghitung titik bekunya, kita cari dulu penurunan titik bekunya dengan rumus:

Δ Tf = Kf ×

massa 1.000 × × {1 + (n – 1) α } P Mr

Δ Tf = 1,8 °C/m ×

1.000 g/kg 4,8 g × × {1 + (2 – 1) 0,8} 120 g/mol 250 g

= 0,52 °C Tf larutan = Tf air – Δ Tf = 0 °C – 0,52 °C = –0,52 °C Jadi, titik beku larutan tersebut adalah –0,52 °C.

3. Tekanan Osmotik
Tekanan osmotik untuk larutan elektrolit diturunkan dengan mengalikan faktor van't Hoff.
π = MRT {1 + (n – 1) α }

Perhatikanlah contoh-contoh soal berikut.

Contoh

1.20

Sebanyak 5,85 gram NaCl (Mr = 58,5 g/mol) dilarutkan dalam air sampai volume 500 mL. Hitunglah tekanan osmotik larutan yang terbentuk jika diukur pada suhu 27 °C dan R = 0,082 L atm/mol K. Jawab diketahui, NaCl (n = 2) dan α = 1 π =MRTi =
massa 1.000 × × R T × {1 + (n – 1) α } Mr P

18

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

=

5,85 g 1.000 mL/L × × 0,082 L atm/mol K × 300 K × {1 + (2 – 1)1} 58,5 g/mol 500 mL

Kupas

Tuntas

= 9,84 atm Jadi, tekanan osmotik larutan tersebut adalah 9,84 atm.

Contoh

1.21

Sebanyak 38 g elektrolit biner (Mr = 95 g/mol) dilarutkan dalam air sampai dengan volume 1 L pada suhu 27 °C dan memiliki tekanan osmotik 10 atm. Hitunglah derajat ionisasi elektrolit biner tersebut. Jawab π = M R T {1 + (n – 1) α }

Jika diketahui tekanan osmotik larutan 10 gram asam benzoat, C6H5COOH, dalam benzena adalah 2 atm pada suhu tertentu, larutan 20 gram senyawa binernya (C6H5COOH)2 dalam pelarut yang sama memiliki tekanan osmotik sebesar .... A . 0,5 atm B. 1,0 atm C . 2,0 atm D. 4,0 atm E. 8,0 atm Pembahasan Oleh karena perbandingan massa/Mr sama, molaritas akan sama dan tekanan osmotik pun sama. Jadi, tekanan osmotiknya sebesar (A) 2 atm.
SPMB 2004

38 g 1.000 × × 0,082 L atm/mol K × 300 K × {1 + (2 – 1) α } 95 g/mol 1.000 α = 0,016 Jadi, derajat ionisasi larutan tersebut adalah 0,016.
10 =

Soal Penguasaan

Materi 1.3
2. Hitunglah tekanan osmotik larutan yang mengandung 40 g MgCl2 (Mr = 94 g/mol) dengan volume larutan 2 L pada suhu 27 °C dan R = 0,082 L atm/mol K.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Sebanyak 5 g NaCl (Mr = 58 g/mol) dilarutkan dalam 200 g air. Larutan ini mendidih pada suhu 100,25 °C. Jika diketahui Kb air = 0,52 °C/m dan Kf air = 1,86 °C/m, tentukan derajat ionisasi NaCl dan titik beku larutannya.

Rangkuman
1. Molalitas adalah besaran yang berguna untuk menghitung jumlah zat terlarut yang dinyatakan dalam mol dan jumlah pelarut dalam kilogram.
Molalitas (m) = massa 1.000 × Mr P
o PA = x A .PA

Ptotal = PA + PB
o o = x A PA + x B PB

b.

Kenaikan titik didih ( Δ Tb) dan penurunan titik beku ( Δ Tf)

2.

Fraksi mol merupakan satuan konsentrasi yang semua komponen larutannya dinyatakan berdasarkan mol. Total fraksi mol = 1
Xi

Δ T b = Kb × m Δ Tb = Tb – Tbo
c.

Δ T f = Kf × m
Δ Tf = Tfo – Tf

=

mol komponen i Jumlah mol semua komponen dalam larutan

3.

Sifat koligatif bergantung pada jumlah zat yang terlarut pada larutan. Sifat koligatif terdiri atas penurunan tekanan uap ( ΔP ), kenaikan titik didih ( Δ Tb) dan penurunan titik beku ( Δ Tf), dan tekanan osmotik. a. Penurunan tekanan uap ( ΔP )
o ΔP = x B .PA o PB = xB .PB

4.

Tekanan osmotik ( π ) π =MRT Sifat koligatif larutan elektrolit bergantung pada bilangan faktor Van’t Haff. Jadi, perhitungan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, dan tekanan osmotik dikalikan dengan faktor Van’t Hoff (i). i = 1 + (n – 1) α

Sifat Koligatif Larutan

19

P e t aKonsep
Penurunan tekanan uap Kenaikan titik didih Penurunan titik beku Tekanan osmotik Sifat koligatif larutan
terdiri atas rumus

P = xB P°A Tb = K b m Tf= Kf m =MRT

Sifat koligatif terdiri larutan atas nonelektrolit

rumus

rumus

rumus

Penurunan tekanan uap Kenaikan titik didih Penurunan titik beku Tekanan osmotik

rumus

o P = xB PA {1 + (n – 1) }

Sifat koligatif terdiri larutan atas elektrolit
dipengaruhi oleh

rumus

Tb = Kb m {1 + (n – 1) } Tf= Kf m {1 + (n – 1) } = M R T {1 + (n – 1) }

rumus

rumus

Faktor van’t Hoff

i = 1 + (n – 1)

Kaji Diri
Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Sifat Koligatif Larutan ini? Menyenangkan, bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Sifat Koligatif Larutan ini. Misalnya, Anda akan mengenal berbagai perubahan sifat fisik dari larutan dan dapat membedakan antara larutan elektrolit dan nonelektrolit. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku larutan, dan tekanan osmotik termasuk sifat koligatif larutan, serta membandingkan antara sifat koligatif larutan berdasarkan percobaan nonelektrolit dan sifat koligatif larutan elektrolit yang konsentrasinya sama. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini, bertanyalah kepada guru kimia Anda. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Sifat Koligatif Larutan ini. Belajarlah dengan baik. Pastikanlah Anda menguasai materi ini.

20

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

72 E. –0. 0.Evaluasi Materi Bab A.52 °C/m dan Kf air = 1. Konsentrasi larutan adalah . 0.. larutan urea (CO(NH2)2) 10% B..1 M D. A. Ar O = 16 g/mol. 0. –1. NaCl B. 1. 17 g C. –0.5.3 M adalah .86 °C B.400 E. Jika Mr air 18.2 M C. dan Ar H = 1 g/mol) terbuat dari 40 g NaOH dengan . A... A. banyaknya air yang harus ditambahkan adalah . –0.. 7. 90 g C. Konsentrasi kemolalan larutan urea tersebut adalah . 1. –1. 1 liter pelarut Sebanyak 84 gram KOH (Ar K = 39 g/mol.960 D. (Kb air = 0. 1. C 12H 22 O 11 C. 4.. CuSO4 0.. Jika Kb air = 0. Massa molekul relatif zat tersebut adalah . Cr(NH3)4Cl2 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. 1..3 M C. urea 0... 684 g D.86 °C/m maka kenaikan titik didih larutan urea tersebut adalah .6 g D. glukosa 0.01 M berikut ini yang terbesar adalah .5 m C..26 °C B. –1. A.13 °C.4 g B. CO(NH2)2 E.000 gram air E.94 °C C.. A.. A.. larutan glukosa (C6H12O6) 20% C.. A.1 m D. Ar O = 16... A.. 16. 0.000 gram pelarut E. Molalitas larutan menyatakan banyaknya mol zat terlarut dalam . 95 g/mol D. 300 g/mol C. Jika Kf air = 1. 200 g/mol B. A. –7.. 1.04.. Ar O = 16 g/mol. 8.18 g E. 342 g E.442 °C 13. –3. 0. –3. A. 100 g/mol E. (Ar C = 12.72 g Fraksi mol larutan 36 g glukosa (C6H12O6) dalam 90 g air (H2O) adalah . Di antara larutan berikut ini yang titik bekunya paling tinggi adalah . Ar Na = 23.52 °C E.2 M 15.. larutan NaCl 10% D.. BaCl 2 0. 0. Suatu larutan 3 g zat nonelektrolit dalam 100 g air (Kf =1..8 M D. Ar Cl = 35. 86..88 °C E..86 °C/m maka larutan NaOH 4% (Ar Na = 23 g/mol.2 m E. 85 g B. 0. 2. 100 gram larutan B. Ar O = 16 g/mol. 0. 0..104 °C B.. 8.0 M D.279 °C.86 °C/m) Larutan tersebut akan membeku pada suhu . Di antara larutan-larutan memiliki tekanan osmotik A.13 °C C.372 °C. A. Untuk menaikkan titik didih 250 mL air menjadi 100. Molalitas larutan fruktosa 10% ialah ...0 m B. –0. 1. 0. Na2CO3 0.42 C.. Mg(NO3)2 0. dan Ar H = 1 g/mol) dilarutkan dalam 750 g air.4 m B. 960 gram air B. Ar H = 1).4 M Sifat Koligatif Larutan 21 . 960 mL air Di antara larutan berikut yang memiliki fraksi mol terbesar adalah .038 B. 1 liter air C.040 2. Ar N = 14.. 0.46 °C 10. 0. 0. 1. 0. 1 liter larutan D. 1. CH3COOH 0.6 M E..1 °C pada 1 atm (Kb = 0. air sehingga volume larutan 1 liter D. Suatu larutan X mendidih pada suhu 100. Ar O = 16.6 °C D.72 °C D.52 °C/m dan Kf air = 1. A..004 C.. H2SO4 0..5 °C/m) maka jumlah gula ( M r = 342 g/mol) yang harus dilarutkan adalah .4 M E.5 m C.04 °C E. 5. 0.. Ar H = 1. 2... (Ar C = 12 g/mol. A.52 B.892 °C 14. 3..3 m Sebanyak 0. 0. 0. 0.026 °C C.. KNO3 0.3 M B.0 M Jika bobot molekul fruktosa 180... Larutan yang isotonis dengan NaCl 0. Ar H = 1 g/mol) akan membeku pada suhu . 1 9. glukosa 0..000 gram larutan C.. larutan MgSO4 20% Dalam 500 gram air terdapat 12 g urea CO(NH2)2 (Ar C = 12. Ar H = 1 g/mol) A. 171 g 12. 1. 6.86 °C/m) membeku pada –0.82 D. 2..62 Larutan 1 molal NaOH (Ar Na = 23 g/mol. larutan sukrosa (C11H22O11) 30% E..5 M E.2 mol gula dilarutkan dalam air hingga diperoleh fraksi mol larutan gula sebesar 0. Ar O = 16 g/mol. Ar S = 32) A...3 M B. 4. 175 g/mol 11. Suatu larutan urea dalam air memiliki penurunan titik beku 0. Ar N = 14. D. Na2SO4 0. Ar Mg = 24.86 °C D.

101. 19.550 °C. dan Z.17.03 °C/m. tentukan massa molekul relatif zat itu.4 °C C.. titik beku larutan elektrolit lebih tinggi dari titik beku larutan nonelektrolit dengan konsentrasi yang sama. Ar O = 16 g/mol. tentukan fasa zat pada X.1 atm D.7 atm 18. si penjual menaruh garam dapur bersama es balok di sekitar cetakan es.4 °C dan Kf kamfer = 40 °C/m maka massa molar (Mr) zat X adalah . D E F Pernahkah Anda melihat penjual es potong? Mungkin juga. Suatu zat nonelektrolit (Mr = 40 g/mol) sebanyak 30 g dilarutkan ke dalam 900 g air. (Ar C = 12 g/mol. Soal Tantangan 1. c. Jika Kb pelarut = 5. 25 D. 1. tekanan osmotik larutan elektrolit sama dengan tekanan osmotik larutan nonelektrolit dengan konsentrasi yang sama E. 59.8 °C D. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. A. Larutan tersebut memiliki tekanan uap sebesar 426 mmHg. kenaikan titik didih larutan. Jika diketahui titik lebur kamfer murni 178. Hitunglah tekanan uap suatu larutan 3 mol glukosa dalam 900 g air pada suhu 300 °C jika tekanan uap air murni pada 100 °C adalah 31. Diagram P–T B' B A A' Z C Tekanan (atm) Berdasarkan diagram P–T tersebut.645 g dilarutkan dalam 50 g CCl4 memberikan Δ Tb = 0. 3. Suatu larutan dibuat dari 2 mol K 2 SO 4 yang dilarutkan dalam 1.250 19. 103. Hitunglah tekanan osmotik larutan yang terbentuk jika diukur pada suhu 27 °C dan R = 0. mengapa penjual es melakukan hal tersebut? X Y C' D' Temperatur E' F' 22 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .000 g air. Ar H = 1 g/mol) A.94 atm B.645 °C. Larutan 1.5 g/mol) dilarutkan ke dalam air sampai volume 400 mL.... 100. 2. 1. titik beku larutan ini adalah –1..2 g glukosa (C6H12O6) dalam 250 mL larutan pada suhu 27 °C adalah .. 4. titik didih larutan adalah . titik didih larutan lebih tinggi dari titik didih pelarutnya B. Untuk membuat es potong tersebut.. 5. Y. 20. 39.0 °C E. tentukan Mr senyawa nonelektrolit tersebut. Jika tekanan uap eter murni pada suhu tersebut 442 mmHg. Menurut Anda.2 kg air agar diperoleh larutan dengan titik beku setengahnya dari titik beku di atas? Sebanyak 11. Suatu zat organik sebanyak 0. 3.6 °C C.5 °C/m) A.7 g NaCl (Mr = 58. 125 E. A. B. Anda pernah membelinya. Perhatikan Diagram P–T berikut. tunjukkan a.. penurunan titik beku larutan.9 °C B.. 500 B. Berapa gram zat tersebut yang harus dilarutkan ke dalam 1. Pernyataan yang benar tentang sifat koligatif larutan adalah . 163.97 atm C. Jika diketahui K2SO4 terurai 90%. dan d. 250 C. 1. b. G H 2...25 g zat X dalam 100 gram kamfer melebur pada suhu 174. Tekanan osmotik suatu larutan yang terdiri atas 7.. 102. titik beku larutan lebih tinggi dari titik beku pelarutnya tekanan uap larutan lebih tinggi dari tekanan uap pelarutnya D.8 mmHg. (Kb air = 0.4 atm E. penurunan tekanan uap. Sebanyak 3 g senyawa nonelektrolit dimasukkan ke dalam 50 g eter (Mr = 74 g/mol).4 °C.082 L atm/mol K.

Bagaimanakah proses elektrolisis terjadi? Bagaimana pula reaksi yang terjadi pada baterai? Pada bab ini. Anda tentu mengenal baterai. contoh pemanfaatan lainnya adalah pada penyepuhan logam. Proses penyepuhan logam. Korosi 23 . yaitu reaksi redoks. Anda akan diajak untuk dapat menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari dengan cara menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dalam sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri. Pada prinsipnya. Selain baterai. Berbagai jenis baterai dalam berbagai bentuk dan tegangan telah banyak dibuat untuk menjalankan peralatan-peralatan elektronik. seperti sel Volta/sel Galvani dan sel elektrolisis serta pemanfaatannya.com Pada bab ini.Bab2 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia Sumber: harleypics. Anda akan mempelajari penyetaraan reaksi redoks dan penerapannya pada sel elektrokimia. menggunakan sel elektrolisis. seperti pelapisan kromium pada mesin kendaraan bermotor sehingga terlihat mengilap. serta menjelaskan reaksi oksidasireduksi dalam sel elektrolisis dan menerapkan Hukum Faraday untuk eletrolisis larutan elektrolit. arus yang dihasilkan baterai disebabkan oleh reaksi kimia. Reaksi Redoks B. A. alat yang dapat menghasilkan arus listrik. penerapan reaksi redoks banyak digunakan di dalam kehidupan sehari-hari. Sel Elektrokimia C.

Selidikilah 2. 1. Cr2O72–(aq) + Fe2+(aq) + H+(aq) → Cr3+(aq) + Fe3+(aq) + H2O(l) Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. atau e? 4. 2. c. Apakah sama jumlah atom di ruas kiri dan di ruas kanan untuk kelima reaksi? 2.Soal Pramateri 1. Reaksi reduksi-oksidasi merupakan reaksi yang berlangsung pada proses-proses elektrokimia. Kata Kunci • • • Bilangan oksidasi Reaksi oksidasi Reaksi reduksi Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. cara setengah reaksi/ion elektron. penyerahan dan penerimaan elektron. apabila: a. cara bilangan oksidasi. Konsep redoks pada Kelas X baru diterapkan dalam memberi nama senyawa sehingga dapat membedakan apa nama untuk CuO dan Cu2O serta memahami penerapan konsep redoks dalam mengatasi masalah lingkungan. Adakah reaksi yang sulit untuk disetarakan? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. KMnO4(aq) + Na2SO3(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + H2O(l) e. A Reaksi Redoks 2. Pelajarilah contoh-contoh reaksi redoks berikut dan setarakan reaksinya. Agar Anda memahami penerapan konsep redoks ini. penyepuhan dan pemurnian logam. masih banyak penerapan reaksi reduksi oksidasi dalam kehidupan sehari-hari. Manakah langkah penyetaraan reaksi yang lebih mudah untuk reaksi a.1 Penyetaraan Reaksi Redoks Tujuan Menyetarakan reaksi redoks Alat dan Bahan Persamaan reaksi Langkah Kerja 1. Suatu reaksi dinyatakan setara. 3. ZnS(s) + HNO3(aq) → ZnSO4(aq) + NO(g) + H2O(l) d. a. Bagaimanakah cara mengidentifikasi sifat larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit? Jelaskan. sel aki. serta peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi telah Anda pelajari di Kelas X Bab 7. b. 24 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Konsep reduksi dan oksidasi (redoks) berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen. Ada dua cara untuk menyetarakan reaksi dengan cara redoks. serta penanggulangan korosi. Selain itu. Mg(s) + O2(g) → MgO(s) b. misalnya reaksi yang terjadi pada baterai kering. namun reaksi yang rumit harus ditangani secara khusus. yaitu: 1. jumlah atom di ruas kiri sama dengan jumlah atom di ruas kanan. lakukanlah kegiatan berikut. Bagaimanakah konsep reduksi dan oksidasi berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen? Jelaskan. b. CH4(g) + O2(g) → CO2(g) + H2O(g) c. Bagaimana reaksi-reaksi itu terjadi? Pada bab ini akan dibahas lanjutan penerapan reaksi redoks dalam menyetarakan persamaan reaksi dan sel elektrokimia. d. Bagaimanakah konsep reduksi dan oksidasi berdasarkan penerimaan dan penyerahan elektron? Jelaskan. yaitu proses kimia yang menghasilkan arus listrik dan proses kimia yang menggunakan arus listrik. jumlah muatan di ruas kiri sama dengan jumlah muatan di ruas kanan. Apakah sama jumlah muatan di ruas kiri dan ruas kanan untuk reaksi yang kelima? 3. Reaksi redoks sederhana dapat disetarakan dengan mudah.

8 mol belerang ditunjukkan di sebelah kanan (K2SO4. Jawab Langkah 1 kalium natrium asam kalium mangan(II) natrium + + + + + air permanganat sulfit sulfat → sulfat sulfat sulfat Langkah 2 KMnO4(aq) + Na2SO3(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + H2O(l) (reaksi belum setara) Langkah 3 Tentukan bilangan oksidasi setiap unsur dalam persamaan itu: +1 +7 –2 +1 +4 –2 +1 +6 –2 +1 +6 –2 +2 +6 –2 +1 +6 –2 +1 –2 Anda Harus Ingat Reaksi reduksi oksidasi dapat disetarakan dengan dua cara: 1. Jadi. artinya yang mengalami oksidasi atau reduksi. kadang-kadang perlu dituliskan dalam persamaan reaksi redoks untuk menyatakan apakah reaksi berlangsung dalam suasana asam atau basa. mengikat 5e +7 +4 +2 +6 You Must Remember Reduction oxidation reaction can be equal with two ways: 1. H2O sering terlibat di dalam reaksi. natrium sulfat. jadi 2 × 5 = 10 elektron. Banyaknya elektron yang dilepas ataupun diterima ditentukan melalui perubahan biloks yang terjadi. the change of oxidation number. Cara Bilangan Oksidasi Penyetaraan persamaan reaksi redoks menggunakan cara bilangan oksidasi (biloks) dilakukan dengan cara menyamakan jumlah elektron yang dilepas oleh reduktor dan elektron yang diikat oleh oksidator. cara bilangan oksidasi. Persamaan menjadi: 2 KMnO4(aq) + 5 Na2SO3(aq) + ? H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + 2 MnSO4(aq) + 5 Na2SO4(aq) + ? H2O(l) Langkah 6 Dengan memeriksa ruas kiri dan ruas kanan. 2. cara setengah reaksi. mangan(II) sulfat. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 25 . tidak termasuk H 2O. Agar di kiri juga menunjukkan 8 mol. Dalam reaksi redoks. Seperti yang ditunjukkan oleh persamaan dalam langkah 5. dalam hal ini H2SO4 dan H2O yang diperlukan untuk menyetarakan persamaan. 2 KMnO4(aq) + 5 Na2SO3(aq) + 3 H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + 2 MnSO4(aq) + 5 Na2SO4(aq) + ? H2O(l) Banyaknya air dapat dihitung dengan dua cara: a. Adapun jumlah elektron yang diikat dikalikan 2 sehingga menjadi 5 × 2 = 10 elektron. dan air. tentukan banyaknya mol yang belum disetarakan. Mn + S → Mn + S melepas 2e Langkah 5 Samakan jumlah elektron yang dilepas dan diikat agar jumlah elektron yang dilepaskan sama dengan yang diikat. molekul H2O perlu dituliskan dalam persamaan reaksi.1 Setarakan persamaan untuk reaksi antara kalium permanganat dan natrium sulfit dengan hadirnya asam sulfat untuk membentuk kalium sulfat.1. Jumlah elektron yang dilepaskan harus dikalikan 5. Banyaknya total atom oksigen yang ditunjukkan di ruas kiri persamaan terakhir adalah 35 dan di kanan adalah 32 mol. 2 MnSO4. harus ditambahkan 3 mol air. a half reaction. Begitu pula ion H+ dan OH–. Oleh karena itu. harus ditetapkan 3 mol untuk H2SO4. Contoh 2. 2. KMnO4(aq) + Na2SO3(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + H2O(l) Langkah 4 Pilihlah unsur-unsur yang mengalami perubahan dalam bilangan oksidasi. dan 5 Na2SO4).

UN 2004 MnO4– + 2I– → MnO2 + I2 +3e(×2) –2e(×3) 3. 4. persamaan reaksi yang setara adalah 3 ZnS(s) + 8 HNO3(aq) → 3 ZnSO4(aq) + 8 NO(g) + 4 H2O(l) Contoh Jawab 1. 4 E. dan klorin.3 Setarakanlah reaksi antara KMnO4 dengan KI dalam suasana basa. harus ditetapkan 3 mol air. 5. 8. 5. 4. 5. 3 ZnS(s) + 8 HNO3(aq) → 3 ZnSO4(aq) + 8 NO(g) + H2O(l) 3. b. 4. b. 2. A. persamaan yang setara adalah 2 KMnO4(aq) + 5 Na2SO3(aq) + 3 H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + 2 MnSO4(aq) + 5 Na2SO4(aq) + 3 H2O(l) b. air. 5 B. 5. Penyelesaian dilakukan untuk setiap bagian. dilanjutkan dengan penyetaraan jumlah elektron yang terlibat pada bagian a dan b. Jadi. ZnS(s) + HNO3(aq) → ZnSO4(aq) + NO(g) + H2O(l) –8e(×3) +3e(×8) e = 8 × 3 = 24 Reaksi redoks berikut: a Fe2+ + MnO4– + b H+ → c Fe3+ + Mn2+ + d H2O Harga a. harga a. c. 5. 2. Cara Setengah Reaksi/Ion Elektron Penyetaraan persamaan reaksi redoks dengan cara ini dilakukan dengan membagi reaksi menjadi 2 bagian. 5. 5. 5. 8 C. dan d berturutturut adalah . Jadi. 4 D. Contoh 2. Perhatikan beberapa contoh penyelesaian reaksi redoks dengan cara biloks berikut. 4. 2 MnO4–(aq) + 6 I–(aq) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 OH–(aq) 5. 5 Pembahasan a Fe2+ + MnO4– + b H+ → c Fe3+ + Mn2+ + H2O I Fe2++MnO4– → Fe3++Mn2+ +2 (1) +7 2+ – 2. yaitu: a.4 Setarakan persamaan untuk reaksi natrium dikromat (Na2Cr2O7) dan asam klorida untuk menghasilkan natrium klorida.2 Setarakanlah reaksi berikut. Contoh Jawab 2. 2 MnO4–(aq) + 6 I–(aq) + 4 H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 OH–(aq) 6. 5. MnO4– + I– → MnO2 + I2 +7 +4 basa +3 (5) +2 II 5 Fe +MnO4 → 5 Fe3++Mn2+ III 5 Fe2++MnO4–+8 H+ → 5 Fe3+ + Mn2+ IV 5 Fe2++MnO4– +8 H+ → 5 Fe3+ + Mn2+ + 4 H2O Jadi. b. kromium(III) klorida.. 3 ZnS(s) + 8 HNO3(aq) → 3 ZnSO4(aq) + 8 NO(g) + 4 H2O(l) Jadi. sistem yang tereduksi.. 8. dan d berturut-turut adalah (D) 5. ZnS(s) + HNO3(aq) → ZnSO4(aq) + NO(g) + H2O(l) Kupas –2 +5 +6 +2 Tuntas 1. 26 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2 MnO4–(aq) + 6 I–(aq) → 2 MnO2(s) + 3 I2 (aq) 4. sistem yang teroksidasi. persamaan reaksi yang setara adalah 2 KMnO4(aq) + 6 KI(aq)+ 4 H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 KOH(aq) 2. 2 KMnO4(aq) + 6 KI(aq) + 4 H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 KOH(aq) Jadi. c. 8.. yang diakhiri dengan menjumlahkan kedua reaksi.Banyaknya atom hidrogen yang ditunjukkan di kiri adalah 6 mol (3 H2SO4). 8. 8.

2 dan 4 C . 2 dan 5 D. diperoleh Cr2O72– (aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) (belum lengkap) Juga mengetahui bahwa ion hidrogen harus bergabung dengan oksigen untuk membentuk air. Jika suasana reaksi basa menyetarakan jumlah atom O dilakukan dengan penambahan OH– di ruas lain.. Persamaan akhir adalah Na2Cr2O7(aq) + 14 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + 2 CrCl3(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) Jadi. 2 dan 3 B. A . Jumlah H dari H 2 O yang ditambahkan disetarakan dengan penambahan H+ di ruas lain. Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 Cl–(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) Langkah 5 Untuk menuliskan persamaan keseluruhan yang setara. UN 2003 Kata Kunci Contoh 2. 4 dan 4 Pembahasan Menyamakan jumlah unsur dan jumlah ion sebelum dan sesudah reaksi dengan mengisi koefisien reaksinya. baik untuk persamaan reduksi maupun untuk oksidasi. koefisien a dan b berturut-turut adalah (C) 2 dan 5.Jawab Langkah 1 natrium asam natrium kromium(III) + air + klorin + klorida → klorida + dikromat klorida Langkah 2 Na2Cr2O7(aq) + HCl(aq) → NaCl(aq) + CrCl3(aq) + H2O(l) + Cl2(g) (tidak setara) Langkah 3 Tuliskan bentuk ion setiap zat. dikembalikan ke persamaan reaksi molekul dengan memasukkan 2 ion Na+ untuk setiap Cr2O72– dan satu Cl– untuk setiap H+.. Untuk persamaan reduksi: Cr2O72–(aq) → 2 Cr3+(aq) (belum lengkap) Dengan mengetahui bahwa oksigen akan membentuk air. 3 dan 5 E. Jadi. Jumlah H+ dan OH– yang ditambahkan disetarakan dengan penambahan H2O di ruas lainnya. maka diperoleh Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) (setara) Dengan menambahkan elektron secukupnya pada ruas kiri untuk menyetarakan muatan maka persamaan menjadi: Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) Untuk persamaan oksidasi: 2 Cl–(aq) → Cl2(g) (setara) – Sebanyak 2 e harus ditambahkan di ruas kanan agar muatannya menjadi setara 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– Langkah 4 Selanjutnya kedua reaksi reduksi dan oksidasi dijumlahkan: Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) 3(2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e–) Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 Cl–(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) + 6 e– Persamaan kedua dikalikan 3 sehingga jumlah elektron yang dilepaskan dalam oksidasi sama dengan elektron yang diterima dalam reduksi (elektron saling menghabiskan). Reaksi Redoks dan Elektrokimia 27 .5 asam Setengah reaksi Setarakan persamaan reaksi berikut: MnO4–(aq) + Cl–(aq) → Mn2+(aq) + Cl2(g) Jawab (reduksi) MnO4–(aq) → Mn2+(aq) – Cl (aq) → Cl2 (g) (oksidasi) Menyetarakan jumlah atom O dilakukan dengan penambahan H2O jika suasana reaksi asam.. persamaan yang setara adalah Na2Cr2O7(aq) + 14 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + 2 CrCl3(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) Kupas Tuntas Reaksi redoks berikut: a MnO4– + 6 H+ + b H2N2C2O4 → a Mn2+ + 8 H2O + 10 CO2 Harga a dan b berturut-turut adalah .

persamaan yang setara adalah 2 MnO4–(aq) + 10 I–(aq) + 8 H2O(l) → 2 Mn2+(aq) + 16 OH–(aq) + 5 I2(aq) Kata Kunci • • Jumlah elektron Reaksi setara Contoh 2. persamaan yang setara adalah 2 MnO4–(aq) + 16 H+(aq) + 10 Cl–(aq) → 2 Mn2+(aq) + 5 Cl2(g) + 8 H2O(l) Contoh 2. persamaan yang setara adalah K2Cr2O7(aq) + 3 H2C2O4(aq) + 4 H2SO4(aq) → Cr2(SO4)3(aq) + 7 H2O(l) + 6 CO2(g) + K2SO4(aq) Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1.1 3.7 Setarakan persamaan reaksi berikut. MnO4–(aq) + 4 H2O(l) → Mn2+ + 8 OH– 2 I–(aq) → I2(aq) – 3. Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) (reduksi) C2O42–(aq) → 2 CO2(g) + 2 e– 2– 3. MnO4–(aq) + C2O42–(aq) → MnO2(s) + CO32– (aq) Cr2O72–(aq) + Fe2+(aq) → Cr3+(aq) + Fe3+(aq) 28 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Cu(s) + NO3–(aq) → Cu2+(aq) + N2O(g) Soal Penguasaan Materi 2. Setarakanlah persamaan-persamaan reaksi berikut. Jumlah kedua reaksi: 2 MnO4(aq) + 16 H+(aq) + 10 e– → 2 Mn2+(aq) + 8 H2O(l) 10 Cl(aq) → 5 Cl2(g) + 10 e– – + 2 MnO4 (aq) + 16 H (aq) + 10 Cl–(aq) → 2 Mn2+(aq) + 5 Cl2(g) + 8 H2O(l) Jadi.6 basa Setarakan persamaan reaksi redoks berikut. Cr2O7 (aq) + 3 C2O42–(aq) + 14 H+(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 6 CO2(g) 5. (MnO4 (aq) + 4 H2O(l) + 5 e– → Mn2+(aq) + 8 OH–(aq)) × 2 (2 I– → I2 + 2 e–) × 5 – 4. MnO4–(aq) → Mn2+(aq) (reduksi) I–(aq) → I2(aq) (oksidasi) 2.Reduksi : (MnO4–(aq) + 8 H+(aq) + 5 e– → Mn2+(aq) + 4 H2O(l)) × 2 Oksidasi: (2 Cl–(aq) → Cl2(aq) + 2 e–) × 5 Reduksi dikali 2 dan oksidasi dikali 5 untuk menyetarakan jumlah elektron. MnO4–(aq) + H2SO4(aq) → SO42–(aq) + Mn2+(aq) 2. K2Cr2O7(aq) + H2C2O4(aq) + H2SO4(aq) → Cr2(SO4)3(aq) + H2O(l) + CO2(g) + K2SO4(aq) Jawab 1. 2 MnO4–(aq) + 10 I–(aq) + 8 H2O(l) → 2 Mn2+(aq) + 16 OH–(aq) + 5 I2(aq) Jadi. Cr2O72–(aq) → Cr3+(aq) (reduksi) C2O42–(aq) → CO2(g) (oksidasi) 2. K2Cr2O7(aq) + 3 H2C2O4(aq) + 4 H2SO4(aq) → Cr2(SO4)3(aq) + 7 H2O(l) + 6 CO2(g) + K2SO4(aq) Jadi. MnO4–(aq) + I–(aq) → MnO2(s) + I2(aq) Jawab 1. (Cr2O7 (aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l)) × 1 (C2O42–(aq) → 2 CO2(g) + 2 e–) × 3 2– 4. 2 MnO4 (aq) + 8 H2O(l) + 10 e– + 10 I–(aq) → 2 Mn2+(aq) + 16 OH–(aq) + 5 I2(aq) + 10 e– 5. 4.

Manakah sifat reduktor yang lebih kuat jika dilihat dari konfigurasi elektronnya? 3. Adapun pada kondisi lainnya.1 1. Perbedaannya dapat Anda lihat pada tabel berikut. Sel elektrolisis Persamaannya: 1. Reaksi reduksi oksidasi tertentu dapat menghasilkan arus listrik. Pada proses ini. anode. 1. yaitu katode. Pada sel elektrokimia. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 29 . Reaksi yang terjadi pada sel elektrokimia adalah reaksi redoks. Apakah fungsi logam Na. energi kimia diubah menjadi energi listrik atau sebaliknya. baik sel Volta maupun sel elektrolisis digunakan elektrode. Bandingkan dengan logam yang tidak bereaksi (Ag dan Cu). Reaksi Redoks Na(s) + HCl(aq) Mg(s) + HCl(aq) Al(s) + HCl(aq) Ag(s) + HCl(aq) Cu(s) + HCl(aq) Pengamatan Reaksi berlangsung/terjadi dengan adanya gelembung gas Tidak terjadi reaksi 2. 3. Amati data hasil percobaan berikut. Tabel 2. 3. dan larutan elektrolit. terlebih duhulu akan dibahas deret Volta yang merupakan deret keaktifan logam-logam. sedangkan pada anode terjadi oksidasi. 2. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Mg. arus listrik dialirkan ke dalam larutan atau cairan zat kemudian akan terjadi perpindahan elektron yang menghasilkan reaksi kimia. Bagaimana sifat kekuatan reduktornya? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Buatlah persamaan reaksi dari ketiga logam yang bereaksi. Selidikilah 2. Perbedaan Sel Volta dan Sel Elektolisis Sel Volta Sel Elektrolisis Energi kimia diubah menjadi energi listrik Katode adalah kutub positif Anode kutub negatif Reaksi spontan Energi listrik diubah menjadi energi kimia Katode adalah kutub negatif Anode kutub positif Reaksi tidak spontan Kata Kunci • • • Energi kimia Energi listrik Sel elektrokimia Sebelum lebih lanjut menguraikan sel Volta dan sel elektrolisis.2 Reaksi Redoks yang Berlangsung Spontan atau Tidak Spontan Tujuan Mengamati reaksi redoks yang berlangsung spontan atau tidak spontan berdasarkan hasil pengamatan Alat dan Bahan Data hasil percobaan Langkah Kerja 1. Tentukan mana yang mengalami reduksi dan mana yang mengalami oksidasi. 2. Sel Volta/Sel Galvani b.B Sel Elektrokimia Dalam elektrokimia dipelajari reaksi-reaksi yang disertai perpindahan elektron (reaksi redoks). dan Al? 2. 4. pada katode terjadi reduksi. Sel elektrokimia dibedakan atas: a.

Sumber: http://en. Cr. Alessandro Volta melakukan eksperimen dan berhasil menyusun deret keaktifan logam atau deret potensial logam yang dikenal dengan deret Volta. Contoh 2. Pada 1774. Jadi.Legenda Kimia Alessandro Volta (1745– 1827) lahir di Como. Pb Jawab Logam-logam yang tepat bereaksi dengan asam adalah logam yang terletak di sebelah kiri H dalam deret Volta yaitu K. 30 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Adapun logam-logam Ag. Deret Volta juga dapat menjelaskan reaksi logam dengan logam lain. Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4(aq) + Cu(s) atau Zn(s) + Cu (aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) 2+ Anda Harus Ingat • • Reduktor kuat = mudah melepaskan elektron (mudah teroksidasi). Semangatnya yang tinggi dalam mempelajari listrik telah membawanya pada suatu penemuan baterai listrik pada 1800. Su. dan Al terletak di sebelah kiri H sehingga logam tersebut dapat mereduksi ion H+ untuk menghasilkan gas H2.8 You Must Remember • • Strong reductor = easy to release electron Weak reductor = difficult to release electron Manakah logam-logam berikut ini yang dapat bereaksi dengan larutan HCl untuk menghasilkan gas H2? K. Oleh karena itu. sifat reduktornya semakin kuat. Ba. Cr. atom logam mengalami oksidasi dan ion hidrogen mengalami reduksi. Semasa mudanya. Ag.org Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. dan Pb. Cr. tidak semua logam mampu bereaksi dengan asam. Ba. → tidak bereaksi Ag(s) + H+(aq) ⎯⎯ + → tidak bereaksi Cu(s) + H (aq) ⎯⎯ Reaksi redoks antara logam dan asam berlangsung spontan bergantung pada mudah atau sukarnya logam itu mengalami oksidasi (kuat atau lemahnya sifat reduktor). dan Pb. Bukunya yang pertama adalah De vi attractiva ignis electrici ac phaenomenis inde pendentibus.wikipedia. Namun. Pt. dan Pt terletak di sebelah kanan H sehingga tidak bereaksi dengan asam. suatu unsur akan mampu mereduksi ion-ion unsur di sebelah kanannya. Reaksi yang terjadi adalah Zn mereduksi Cu2+ (berasal dari CuSO4) dan menghasilkan endapan logam Cu karena Zn terletak di sebelah kiri Cu. logam Zn dimasukkan ke dalam larutan CuSO4. misalnya: 2 Na(s) + 2 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + H2(g) Mg(s) + 2 HCl(aq) → MgCl2(aq) + H2(g) 2 Al(s) + 6 HCl(aq) → 2 AlCl3(aq) + 3 H2(g) Reaksi pertama di atas dapat dituliskan Na(s) + 2 H+(aq) → Na+(aq) + H2(g) Pada reaksi logam dengan asam. logam yang dapat bereaksi dengan HCl adalah K. unsur-unsur logam cenderung mengalami oksidasi (melepaskan elektron) dan bersifat reduktor. Hg. Hg. Mg. contohnya perak dan tembaga tidak mampu mereduksi ion hidrogen. Telah dipelajari sebelumnya bahwa logam-logam pada umumnya memiliki sifat energi ionisasi yang relatif rendah dan afinitas elektron yang relatif kecil. Reduktor lemah = sukar melepaskan elektron (sukar teroksidasi). Artinya. Jika kita reaksikan suatu logam dengan asam. Li K Ba Ca Na Mg Al Nu Zn Cr Fe Cd Co Ni Sn (H) Cu Ag Hg Pt Au Semakin ke kiri suatu unsur dalam deret Volta. Alesandro Volta menyandang gelar profesor di bidang Fisika di Royal School. Misalnya. tetapi tidak mampu mereduksi ion-ion dari unsur di sebelah kirinya. Ba. Zn. Logam Na. Zn. sedangkan logam Cu dan Ag terletak di sebelah kanan H sehingga tidak dapat mereduksi ion H+ (tidak bereaksi dengan asam). Sn. Sn. Libardy (Italia). Zn. ia pernah menulis puisi tentang penemuannya yang menggembirakan.

Pipa U yang berisi KCl 3. Untuk lebih memahami sel Volta. 1. Tantangan Kimia Logam-logam seperti emas. CuSO4 1 M 6. dan platina sering dijadikan perhiasan dan memiliki nilai jual yang tinggi. lakukanlah kegiatan berikut. Kedua larutan dihubungkan dengan jembatan garam atau dipisahkan oleh dinding Reaksi Redoks dan Elektrokimia 31 . reaksi yang mungkin berlangsung adalah a dan c. Mengapa demikian? Diskusikanlah bersama teman Anda dan hubungkanlah jawaban Anda dengan teori Alessandro Volta. Amati perubahan yang terjadi. Bagaimanakah reaksi redoks yang terjadi? 4. Sel Volta/Sel Galvani Penemu sel ini ialah ahli kimia Italia Alessandro Volta dan Luigi Galvani. 2.3 Sel Volta Tujuan Menentukan potensial sel suatu sel Volta Alat dan Bahan 1. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Berapakah nilai potensial yang tertera pada voltmeter? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Pada sel Volta digunakan elektrode negatif (anode) dari batang zink (seng) yang dicelupkan dalam larutan ZnSO4 dan elektrode positif (katode) dari batang cuprum (tembaga) yang dicelupkan dalam larutan CuSO4. Sel ini merupakan salah satu sel elektrokimia pertama yang dikembangkan. reaksi yang mungkin berlangsung adalah a dan c. Zn(s) + Na2SO4(aq) → ZnSO4(aq) + 2 Na(s) c. Elektrode manakah yang lebih mudah mengalami reduksi dan oksidasi? (jika dilihat dari sifat logam Zn dan Cu dalam deret Volta) 2. Selidikilah 2.Contoh 2. perak.9 Manakah reaksi yang mungkin berlangsung dan tidak mungkin berlangsung? a. reaksi yang tidak mungkin berlangsung adalah b dan d. Kata Kunci • • – Voltmeter + Sel galvani Sel volta Jembatan garam (KCl) Zn Cu ZnSO4 1M CuSO4 1M Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Bagaimanakah arah aliran elektron? 3. Voltmeter 4. Gelas kimia 1 L 2. ZnSO4 1 M 5. Jadi. Susunlah alat-alat seperti pada gambar. 2 Na(s) + MgCl2(aq) → 2 NaCl(aq) + Mg(s) d. Lempeng Cu Langkah Kerja 1. Cu(s) + Ni(NO3)2(aq) → Cu(NO3)2(aq) + Ni(s) Jawab Berdasarkan urutan sifat reduktornya dalam deret Volta. 1. Lempeng Zn 7. Zn(s) + H2SO4(aq) → ZnSO4(aq) + H2(g) b. sedangkan reaksi b dan d tidak akan berlangsung.

– + jembatan garam Cu C ZnSO4(aq ) Br 2 + KBr Jawab Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– (oksidasi) Br2(aq) + 2 e– → 2 Br–(aq) (reduksi) Diagram sel: Zn(s) | Zn2+(aq) || Br2(aq) | Br–(aq) Jadi. Tahapan kerja sel Volta/sel Galvani: a. Jembatan garam terdiri atas pipa berbentuk U yang berisi agaragar yang mengandung garam kalium klorida. Oleh sebab itu.Anda Harus Ingat Fungsi jembatan garam untuk mempertahankan kenetralan medium elektrolit tempat batang elektrode berada. ion SO42– berpindah dari elektrode Cu ke elektrode Zn melalui jembatan garam. sedangkan pada katode ion SO42– lebih banyak dari ion Cu2+. diagram sel untuk sel tersebut adalah Zn(s) | Zn2+(aq) || Br2(aq) | Br–(aq) 32 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Zn teroksidasi dan Cu2+ tereduksi. Elektrode seng teroksidasi berubah menjadi Zn2+ Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– b. sedangkan larutan ZnSO4 semakin pekat. elektrode Zn akan berkurang beratnya. Larutan CuSO4 semakin encer. e. Akibatnya. Fungsi jembatan garam adalah untuk mempertahankan kenetralan medium elektrolit tempat batang elektrode berada. c. Elektron yang dibebaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode Cu. Pada akhir reaksi sel. Reaksi yang terjadi pada sel Volta adalah Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4(aq) + Cu(s) Reaksi oksidasi (anode) Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Reaksi reduksi (katode) Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Penulisan reaksi redoks tersebut dapat juga dinyatakan dengan diagram sel berikut: Zn(s) | Zn2+(aq) || Cu2+(aq) | Cu(s) dengan: | = perbedaan fase || = jembatan garam sebelah kiri || = reaksi oksidasi sebelah kanan || = reaksi reduksi Contoh 2. sedangkan elektrode Cu akan bertambah beratnya.10 Nyatakanlah diagram sel dari reaksi pada sel kombinasi berikut. pada anode ion Zn2+ lebih banyak dari ion SO42–. reaksi: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) d. berpori. Pada elektrode Cu elektron-elektron diikat oleh ion Cu2+ dari larutan menjadi Cu dan selanjutnya molekul menempel pada batang Cu. You Must Remember The function of salt bridge is to hold up the neutrality of electrolyte medium which is the place of electrode.

Anode (oksidasi) Katode (reduksi) b. (Eo = 0 volt) b. H2(g) (1 atm) Cu Pt Gambar 2. yaitu elektrode hidrogen. misalnya: Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4(aq) + Cu(s) dapat berlangsung jika ada perbedaan potensial yang bernilai positif dari kedua elektrode yang digunakan. Ni(s) | Ni2+(aq) || Ag+(aq) | Ag(s) b. Misalnya. Anode (oksidasi) Katode (reduksi) : : : : Ni(s) → Ni2+(aq) + 2 e– Ag+(aq) + e– → Ag(s) Fe(s) → Fe2+(aq) + 2 e– Au3+(aq) + 3 e– → Au(s) a. Oleh karena itu.11 Tuliskanlah persamaan reaksi redoks di anode dan di katode dari diagram sel berikut.34 e Voltmeter e H 2(g) Pt H+(aq ) 1M Gambar 2. a.34 volt. sedangkan elektrode Cu mengalami reaksi reduksi. Harga potensial mutlak suatu elektrode tidak dapat diukur.Contoh 2. Potensial Reduksi Standar Reaksi redoks dalam sebuah sel. Potensial elektrode standar ini ditetapkan memiliki harga potensial sama dengan nol volt. ditetapkan suatu elektrode standar sebagai rujukan.1 Elektrode hidrogen merupakan elektrode standar yang digunakan untuk mengukur harga potensial elektrode lainnya. Elektrode hidrogen terdiri atas gas hidrogen murni yang tekanannya adalah 1 atm pada 25 °C. Potensial Elektrode Positif Elektrode yang lebih mudah tereduksi daripada elektrode hidrogen diberi harga potensial reduksi positif. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 33 . 0. Fe(s) | Fe2+(aq) || Au3+(aq) | Au(s) Jawab a. sel Volta dengan elektrode hidrogen dan elektrode Cu dalam larutan CuSO4 memberikan harga potensial sebesar 0.2 H ( aq ) (1 M) + Cu 2+( aq ) (1 M) Pengukuran harga potensial reduksi elektrode Cu Pada elektrode hidrogen terjadi reaksi oksidasi (karena elektron mengalir dari elektrode hidrogen ke elektrode Cu). Gas tersebut dialirkan melalui sepotong platinum yang dicelupkan dalam larutan yang mengandung ion H+ dengan konsentrasi 1 M.

Zn lebih mudah teroksidasi daripada hidrogen. Oleh sebab itu. memberikan beda potensial sebesar 0.3 Pengukuran harga potensial reduksi elektrode Zn H+(aq ) (1 M) Zn2+(aq) (1 M) Persamaan reaksi yang terjadi: Anode(–) : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode(+) : 2 H+(aq) + 2 e– → H2(g) Zn(s) + 2 H+(aq) → Zn2+(aq) + H2(g) Pada sel ini. e 0.765 volt. 34 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Reaksi reduksi ditulis sebagai berikut. Karena harga potensial reduksi H2 sama dengan 0 volt maka potensial sel adalah potensial reduksi Zn yaitu –0. Reaksi reduksi ditulis: Zn2+(aq) + 2 e– → Zn(s) Eo = –0.76 volt Berdasarkan hasil eksperimen telah diperoleh harga potensial elektrode zat-zat pada suhu 25°C. Misalnya.Persamaan reaksi yang terjadi: Anode(–) : H2(g) → 2 H+(aq) + 2 e– Katode(+) : Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) H2(g) + Cu2+(aq) → 2 H+(aq) + Cu(s) Oleh karena elektrode Cu lebih mudah tereduksi daripada elektrode hidrogen maka potensial reduksi elektrode Cu diberi tanda positif.76 volt. c.765 Voltmeter e H2 ( g ) (1 atm) Zn Pt Gambar 2. Harga potensial reduksi elektrode hidrogen 0 volt maka harga potensial sel adalah harga potensial reduksi Cu. elektrode seng diberi tanda negatif. Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Eo = +0. sel Volta yang terdiri atas elektrode standar hidrogen dan elektrode seng yang dicelupkan dalam larutan ZnSO4 1 M. yaitu +0.34 volt. Potensial Elektrode Negatif Elektrode yang lebih mudah teroksidasi daripada hidrogen diberi harga potensial reduksi negatif.34 volt Keterangan: Eo = potensial reduksi standar.

54 +0.38 V B.14 –0.34 – – BrO3 (aq) + 6 H (aq) + 6 e U Br (aq) + 3 H2O – + – – Au (aq) + 3 e U Au(s) 3+ – Cl2(g) + 2 e U 2 Cl (aq) – – O2(g) + 4 H (aq) + 4 e U 2 H2O + – Br2(aq) + 2 e U 2 Br (aq) – – Kupas Tuntas NO3 (aq) + 4 H (aq) + 3 e U NO(g) + 2 H2O – + – Ag+(aq) + e– U Ag(s) Fe3+(aq) + e– U Fe2+(aq) I2(s) + 2 e– U 2 I–(aq) NiO2(s) + 2 H2O + 2 e– U Ni(OH)2(s) + 2 OH–(aq) Cu2+(aq) + 2 e– U Cu(s) SO4 (aq) + 4 H (aq) + 2 e U Ni(OH)2(s) + 2 OH (aq) 2– + +0.2 – Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur Setengah Reaksi E° (V) – F2(g) + 2 e U 2 F (aq) S2O82–(aq) + 2 e– U 2 SO42–(aq) PbO2(s) + HSO4–(aq) + 3 H+(aq) + 2 e– U PbSO4(s) + 2 H2O 2 HOCl(aq) + 2 H+(aq) + 2 e– U Cl2(g) + 2 H2O MnO4–(aq) + 8 H+(aq) + 5 e– U Mn2+(aq) + 4 H2O PbO2(s) + 4 H (aq) + 2 e U Pb (aq) + 2 H2O + – 2+ +2. +0..38 V Pembahasan Sn (aq) + 2 e U Sn(s) 2+ – Ni (aq) + 2 e U Ni(s) 2+ – E o Sel = EoKatode − Eo anode = (–0. untuk reaksi dengan diagram sel sebagai berikut.76 AgBr(s) + e U Ag(s) + Br (aq) – – 2 H (aq) + 2 e U H2(g) + – Diketahui: Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) E° = –0. Tabel 2. –0.44 +1.Berikut ini tabel harga potensial reduksi beberapa unsur. A .01 +1.74 –0.87 +2.36 –0.71 –2.17 +0.12 V D.83 –1.07 0 –0.12 V. Misalnya.05 Sumber: Chemistry (McMurry).25 V E.25 V) = –0.80 +0.92 –3.96 +0.69 +1.25 –0.77 +0.07 +0.25 V Pb2+(aq) + 2 e– → Pb(s) E° = –0. +0.13 V) – (–0.37 –2. Reaksi Sel dan Potensial Sel Reaksi sel adalah jumlah aljabar dari reaksi-reaksi yang terjadi pada elektrode-elektrode.13 V + 0.63 +1.28 –0.23 +1. 2001 Al (aq) + 3 e U Al(s) 3+ – Mg (aq) + 2 e U Mg(s) 2+ – Na (aq) + e U Na(s) + – Ca (aq) + 2 e U Ca(s) 2+ – K (aq) + e U K(s) + – Li (aq) + e U Li(s) + – d.76 –2.42 +1. +0. potensial standar sel Volta tersebut adalah (C) +0.51 +1.13 V Potensial standar sel Volta yang terdiri atas elektrode Ni dan Pb adalah ..40 –0.12 V Jadi.12 V C .. UMPTN 1999 Co (aq) + 2 e U Co(s) 2+ – PbSO4(s) + H+(aq) + 2 e– U Pb(s) + HSO4–(aq) Cd2+(aq) + 2 e– U Cd(s) Fe2+(aq) + 2 e– U Fe(s) Cr2+(aq) + 3 e– U Cr(s) Zn2+(aq) + 2 e– U Zn(s) 2 H2O + 2 e U H2(g) + 2 OH (aq) – – –0.25 V = +0. Zn(s) | Zn2+(aq) || Cu2+(aq) | Cu(s) Reaksi Redoks dan Elektrokimia 35 .49 +0.36 +1.46 +1. –0.44 –0.66 –2.

Elektrolit sel ini adalah campuran MnO2. Tentukan potensial sel yang terjadi jika EoNi –0.10 V + atau: Esel Esel = Eored − Eo oks = 0. Jika yang digunakan adalah elektrode-elektrode standar maka potensial sel itu ditandai dengan Eo sel. Tunjukkan mana yang bertindak sebagai katode dan anode dalam sel ini.32 V Eo = 0.05 V.80 volt. UN 2004 e. persamaan yang sering digunakan sebagai berikut. dan sel bahan bakar. sekunder.25 V) = +1. Eosel = Eoreduksi – Eooksidasi = EoAg – EoNi = +0.10 V Contoh 2.34 V – (–0. Sel sekunder adalah sel yang dapat diperbarui dengan cara mengembalikan elektrodenya ke kondisi awal.76 V) = +1.76 Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Zn2+(aq) + 2 e– → Zn(s) Eosel = E o − Eo Cu2+ | Cu Zn2+ | Zn = +0. Sel primer adalah sel yang dibentuk dari katode dan anode yang langsung setimbang ketika menghasilkan arus.32 = 1. –0. Tipe-tipe sel Volta beserta contohnya dijelaskan pada uraian berikut.32 volt D.46 volt E.. –1.10 V.10 volt B. Eosel = Eooksidasi + Eoreduksi Oleh karena setengah reaksi oksidasi memiliki tanda yang berlawanan. 1) Sel Volta primer Sel kering Lechlanche merupakan contoh sel Volta primer. 36 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .10 volt Pembahasan Potensial standar dari sel: = Eoreduksi – Eooksidasi = Eokatode – Eoanode = Eobesar – Eokecil Eo = +0. A.78 + 0.25 volt dan EoAg = +0.32 volt Fe(s) + Cu2+(aq) → Fe2+(aq) + Cu(s) Eo = 0.34 Eo = –0. Sel kering atau baterai kering terdiri atas wadah yang terbuat dari seng dan bertindak sebagai anode serta batang karbon sebagai katode. NH4Cl.Setengah reaksi dari reaksi selnya sebagai berikut. Anode : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode : Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Zn(s) + Cu2+(aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) (reaksi sel) Potensial sel merupakan jumlah aljabar dari potensial oksidasi dan potensial reduksi. → Zn2+ + 2 e– Cu2+ + 2 e– → Cu Zn Zn + Cu2+ → Zn2+ + Cu Eo = 0.78 – (–0. Ni sebagai anode dan Ag sebagai katode dengan potensial sel +1.78 volt Potensial standar dari sel: Zn(s) + Cu2+(aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) adalah . Prinsip-Prinsip Sel Volta dalam Kehidupan Sehari-hari Sel Volta dapat dibedakan menjadi sel Volta primer..80 V – (–0.10 V Jadi. +1. potensial standar sel tersebut adalah (E) +1. –0.32) = 0. Potensial standar untuk sel tersebut sebagai berikut.12 Sebuah sel Volta menggunakan elektrode nikel dalam larutan NiSO4 dan elektrode Ag dalam larutan Ag2SO4.46 volt C. Jawab Oleh karena E oNi lebih kecil daripada E oAg maka Ni lebih mudah teroksidasi dibandingkan Ag. Kupas Tuntas jika maka Eosel Diketahui: Zn(s) + Fe2+(aq) → Zn2+(aq) + Fe(s) Eo = 0. Adapun sel bahan bakar adalah sebuah sel yang secara bertahap menghabiskan pereaksi yang disuplai ke elektrode-elektrode dan secara bertahap pula membuang produk-produknya.78 V Eo = 1. sedikit air..05 V Jadi. dan kadang-kadang ditambahkan ZnCl2 dalam bentuk pasta. +0.

Sel aki terdiri atas elektrode Pb (anode) dan PbO2 (katode). c. 3) Sel bahan bakar Sel hidrogen-oksigen termasuk jenis sel bahan bakar yang terus-menerus dapat berfungsi selama bahan-bahan secara tetap dialirkan ke dalamnya. daya listrik dari aki terus berkurang dan perlu diisi kembali. (+) Pasta Batang karbon (katode) Rongga Zn (anode) (–) Gambar 2. Cara kerja sel aki: a. 2 MnO2(s) + 2 H2O(l) + Zn(s) → 2 MnO(OH)(s) + Zn(OH)2(s) Baterai alkalin ini dapat menghasilkan energi dua kali energi total Lechlanche dengan ukuran yang sama. 2) Sel Volta sekunder Sel aki (Accumulator) merupakan contoh sel Volta sekunder.5 Sel aki (accumulator) merupakan contoh sel Volta sekunder Reaksi Redoks dan Elektrokimia 37 . Baterai ini terdiri atas anode seng dan katode mangan dioksida serta elektrolit kalium hidroksida. Elektron yang dibebaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode PbO2. molekul-molekul H2SO4 diubah menjadi PbSO 4 dan H 2O sehingga konsentrasi H 2SO 4 dalam larutan semakin berkurang. Oleh karena itu. Reaksi yang berlangsung.Reaksi yang terjadi pada sel Anode : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode : 2 MnO2(s) + 2 NH4+(aq) + 2 e– → Mn2O3(s) + 2 NH3(g) + H2O(l) Zn(s) + 2 MnO2(s) + 2 NH4+(aq) → Mn2O3(s) + Zn2+(aq) + 2 NH3(g) + H2O(l) Cara kerja sel kering: Elektrode Zn teroksidasi menjadi ion Zn2+ Zn → Zn2+ + 2 e– b. Pb2+(aq) + SO42–(aq) → PbSO4(s) b. Sel hidrogen-oksigen terdiri atas anode dari lempeng nikel berpori yang dialiri gas hidrogen dan katode dari lempeng nikel oksida berpori yang dialiri gas oksigen. PbO2(s) + 4 H+(aq) + 2 e– → Pb2+(aq) + 2 H2O(l) Pb2+(aq) + SO42–(aq) → PbSO4(s) Reaksi yang terjadi pada sel aki dapat ditulis sebagai berikut. yaitu: Anode : Zn(s) + 2 OH–(aq) → Zn(OH)2(s) + 2 e– Katode : 2 MnO2(s) + 2 H2O(l) + 2 e– → 2 MnO(OH)(s) + 2 OH–(aq) a. Pada elektrode PbO2 elektron-elektron dari anode Pb akan mereduksi PbO2 menjadi Pb2+ yang kemudian berikatan dengan SO42– dari larutan. Elektrode Pb teroksidasi menjadi Pb2+ Pb(s) → Pb2+(aq) + 2 e– Pb2+ yang terbentuk berikatan dengan SO42– dari larutan. Elektron yang dilepaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode karbon. Elektron-elektron pada elektrode karbon mereduksi MnO2 dan NH4+ menjadi Mn2O3 dan NH3. c. Anode : Pb(s) + SO42–(aq) → PbSO4(s) + 2 e– Katode: PbO2(s) + H2SO4(aq) + 2 H+ + 2 e– → PbSO4(s) + 2 H2O(l) Pb(s) + PbO2(s) + 2 H2SO4 → 2 PbSO4(s) + 2 H2O Pada reaksi pemakaian sel aki.4 Penyusun sel kering e e e Anode Pb Katode PbO 2 e H2SO4(aq) Gambar 2. Sel ini digunakan pada pesawat ruang angkasa. Keduanya dicelupkan dalam larutan H2SO4 30%. Elektrolitnya adalah larutan KOH pekat. Sel yang sering digunakan sebagai ganti sel kering Lechlanche adalah baterai alkalin.

Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. 2002 Siapkan bak kecil yang dasarnya telah dilapisi aluminium foil. angkat cincin atau peralatan perak tersebut. Anode : 2 H2(g) + 4 OH–(aq) → 4 H2O(l) + 4 e– Katode : O2(g) + 2 H2O(l) + 4 e– → 4 OH–(aq) elektrolit KOH( aq ) 2 H2(g) + O2(g) → 2 H2O(l) Biasanya pada sel ini digunakan platina atau senyawa paladium sebagai katalis. Buktikan oleh Anda dengan melakukan kegiatan berikut.Output a. 2. Apabila arus listrik searah dialirkan ke dalam larutan elektrolit melalui elektrode maka larutan elektrolit tersebut akan terurai. kita akan mempelajari proses kebalikan dari sel Volta. Namun. H 2( g ) O 2(g ) Anode Katode H 2( g ) O 2( g ) Cara kerja sel ini adalah Gas hidrogen yang dialirkan pada pelat nikel berpori teroksidasi membentuk H2O. kemudian tambahkan detergen dan air hangat. proses pembersihan tersebut dapat dilakukan dengan cara yang lebih ekonomis tanpa mengikis logam peraknya. Masukkan cincin atau peralatan perak yang kotor ke dalam bak tersebut. yaitu perubahan energi listrik menjadi energi kimia. Untuk lebih memahami sel elektrolisis. penggunaan larutan pembersih tersebut dapat mengikis logam perak itu sendiri. lakukanlah kegiatan berikut. O2 + 2 H2O + 4 e– → 4 OH– Reaksi yang terjadi pada sel ini sebagai berikut. Sel Elektrolisis Pada subbab ini. Buktikanlah oleh Anda Untuk membersihkan cincin atau peralatan yang terbuat dari perak biasanya digunakan larutan pembersih yang harganya mahal. 2 H2 + 4 OH– → 4 H2O + 4 e– Elektron yang dibebaskan bergerak melalui kawat penghantar menuju elektrode nikel oksida. Kata Kunci Sel elektrolisis Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. Pada elektrode nikel oksida elektron mereduksi O2 menjadi OH–.6 Sel hidrogen-oksigen termasuk jenis sel bahan bakar. Sel tempat terjadinya elektrolisis disebut sel elektrolisis. c. 38 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Peristiwa penguraian elektrolit oleh arus searah inilah yang disebut elektrolisis. Sebenarnya. b. Gambar 2. Setelah beberapa saat.

Zat yang terbentuk dari hasil reaksi ini akan melekat pada batang katode. 1.Selidikilah 2. Apabila zat hasil reaksi berfase gas maka akan keluar sebagai gelembung-gelembung gas di sekitar batang katode yang selanjutnya akan bergerak ke permukaan sel elektrolisis. Dia berhasil mengekstraksi logam natrium dan kalium dari hidroksidanya. Cu2+. 1. 4. Gambar 2. Mengapa di katode dan di anode terjadi perubahan? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Reaksi: H2O(l) + 2 e– → H2(g) + 2 OH–(aq) b. Larutan CuSO4 Langkah Kerja 1. Berbeda dengan reaksi yang terjadi pada sel Volta. Timbang dan bersihkan pelat tembaga. Sumber arus searah (baterai/aki) 2. Ion hidrogen (H+) Ion hidrogen direduksi menjadi molekul gas hidrogen. seperti Ni2+. Elektrode manakah yang berperan sebagai katode dan mana sebagai anode? 2. Ion-ion logam selain alkali/alkali tanah. ion positif menuju ke katode dan ion negatif ke anode. K+. Na+. Ba2+. Bagaimanakah arah aliran elektron? 3. Lakukan percobaan hingga terlihat ada perubahan.wvusd. CuSO4(aq ) e + Sumber tegangan Katode logam – e Anode tembaga Cu 2+(aq) Pelat tembaga Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. kecuali jika zat yang dihasilkan berbentuk gas. Bagaimanakah reaksi redoks yang terjadi? 4. dan Zn2+ akan mengalami reduksi menjadi logam. Legenda Kimia a. Reaksi: 2 H+(aq) + 2 e– → H2(g) 2.4 Elektrolisis Tujuan Mengamati peristiwa elektrolisis Alat dan Bahan 1.7.k12. 3.ca Reaksi Redoks dan Elektrokimia 39 . Mn+ + n e– → M Contoh: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) Humphry Davy (1778–1829) adalah seorang perintis elektrolisis. 5. Dia juga memisahkan logamlogam lain. Susunlah alat seperti pada Gambar 2. Sumber: dbhs.7 Skema alat elektrolisis Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Reaksi pada Katode Pada katode terjadi reaksi ion-ion positif (kation) mengikat elektronelektron yang berasal dari sumber arus. 2. Pelat tembaga 3. Dalam larutan. Ion-ion logam alkali/alkali tanah. Catat perubahan yang terjadi. yaitu tempat arus keluar). pada sel elektrolisis reaksi mulai terjadi pada katode. dan Ca2+ tidak mengalami reduksi karena E° logam < E° air maka air sebagai penggantinya yang akan mengalami reduksi. Sr2+. seperti Li+. yaitu tempat arus masuk (pada sel Volta reaksi dimulai pada anode. Ion-ion logam a. Timbang kembali pelat tembaga. Dia mulai mempelajari elektrokimia segera setelah diperkenalkannya sel Volta. seperti stronsium melalui elektrolisis.

Reaksinya: 4 OH–(aq) → 2 H2O(l) + O2(g) + 4 e– 2. dan Au maka ion negatif atau air akan teroksidasi. Ion sisa asam yang tidak beroksigen. seperti SO42–. Br–. Jadi. Sebagai gantinya air yang teroksidasi. Elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektrode C. Reaksi: 2 H2O(l) → 4 H+(aq) + O2(g) + 4 e– Jika anodenya terbuat dari logam lain (bukan Pt. 2 H2O(l) → 4 H+(aq) + O2(g) + 4 e– Pembahasan Elektrolisis larutan CaCl2 dengan elektrode karbon di ruang katode. Reaksi: Ni(s) → Ni2+(aq) + 2 e– Contoh 2. Reaksi pada Anode Pada anode terjadi reaksi oksidasi. Ion hidroksida (OH–) akan teroksidasi menjadi H2O dan O2.. 2 e– + Ca2+(aq) → Ca(s) C. Br2. Contohnya. 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– B. Ni akan teroksidasi menjadi Ni2+.. 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) D. reaksi yang terjadi adalah (C). 40 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . atau Au) maka anode akan mengalami oksidasi menjadi ionnya. 1. Elektrolisis larutan HCl dengan elektrode Pt HCl(aq) → H+(aq) + Cl–(aq) katode (–) : 2 H+(aq) + 2 e– → H2(g) anode (+) : 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– 2. PO43– tidak teroksidasi. Na+ akan menjadi Na. Contoh: 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– 2 X– → X2 + 2 e– b. terjadi reaksi karena larutan akan terurai menjadi CaCl2(aq) → Ca2+(aq) + 2 Cl–(aq) katode (–):2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) anode (+):2 Cl–(aq) → Cl2(aq)+2 e– Pada katode dihasilkan 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) yang direduksi bukan airnya karena potensial reduksi air lebih besar dari Ca2+. 2. 4. jika anode terbuat dari Ni. NaCl(l). Ion sisa asam a. 3. Elektrolisis larutan KNO3 dengan elektrode Pt. seperti Pt. I– akan teroksidasi menjadi gasnya Cl2.13 Tentukan reaksi yang terjadi di anode dan di katode pada elektrolisis berikut. seperti Cl–. Reaksi: Na+(aq) + e– → Na(s) Kupas Tuntas Larutan CaCl2 dengan elektrode karbon. ion-ion negatif akan ditarik oleh anode. Elektrolisis larutan HCl dengan elektrode Pt. 2 Ca(s) → Ca2+(aq) + 2 e– E. C. NO3–. Elektrolisis larutan NaBr dengan elektrode C. Reaksi yang terjadi pada anode sangat dipengaruhi oleh jenis anion dan jenis elektrode yang digunakan. Contohnya. di ruang katode terjadi reaksi . I2. Jika anode terbuat dari elektrode inert (elektrode yang tidak ikut bereaksi). 1. apabila leburan garam yang dielektrolisis maka ion logam penyusun garam tersebut akan direduksi menjadi logam. 4.. C. A. 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) SPMB 2004 b. Ion sisa asam yang beroksigen.Akan tetapi. Jawab 1. 2 H+(aq) + 2 Cl–(aq) → H2(g) + Cl2(g) Elektrolisis larutan NaBr dengan elektrode C katode (–) : 2 H2O(l) + 2 e– → H2(g) + 2 OH–(aq) anode (+) : 2 Br–(aq) → Br2(aq) + 2 e– 2 H2O(l) + 2 Br–(aq) → H2(g) + 2 OH–(aq) + Br2(g) Elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektrode C katode (–) : Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) 2× anode (+) : 2 H2O(l) → O2(g) + 4 H+(aq) + 4 e– 1× 2 Cu2+(aq) + 2 H2O(l) → 2 Cu(s) + O2(aq) + 4 H+(aq) Elektrolisis larutan KNO3 dengan elektrode Pt 2× katode (–) : 2 H2O(l) + 2 e– → H2(g) + 2 OH–(aq) + – anode (+) : 2 H2O(l) → O2(g) + 4 H (aq) + 4 e 1× 6 H2O(l) → 2 H2(g) + 4 OH–(aq) + O2(g) + 4 H+(aq) 2 H2O(l) → 2 H2(g) + O2(g) 3.

500 w= Keterangan: w = massa zat (g) e i t F 1F = massa ekuivalen atau Mr valensi = kuat arus (A) = waktu (s) = tetapan Faraday = 96. massa tembaga yang diendapkan pada katode adalah 0.5 g/mol) Jawab Di katode.5 g/mol × 2 A ×1. jumlah zat (massa) yang diendapkan atau yang melarut pada elektrode berbanding lurus dengan jumlah arus yang melewati elektrolit (Hukum I Faraday). Stoikiometri dalam Elektrolisis Dalam sel elektrolisis.200 s w= eit F 63. Keterangan: wA = massa zat A wB = massa zat B eA = massa ekuivalen zat A eB = massa ekuivalen zat B Kata Kunci Hukum Faraday Contoh 2.500 coulomb = 1 mol elektron Untuk 2 elektrolit atau lebih yang dielektrolisis dengan jumlah arus yang sama berlaku Hukum II Faraday.500 coulumb = 0. terjadi reaksi reduksi Cu2+ menjadi Cu: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) t = 20 menit = 1.200 s 2 = 96. w= eit F atau eit 96. You Must Remember 1st Faraday Law states that amount of saturated or dissolved compound in electrode is straight forward with the current amount that pass through the electrolyte.14 Berapakah massa tembaga yang diendapkan di katode pada elektrolisis larutan CuSO4 dengan menggunakan arus 2 A selama 20 menit.79 g Jadi.c. wA e A = wB eB Anda Harus Ingat Hukum I Faraday menyatakan bahwa jumlah zat (gram) yang diendapkan atau yang melarut pada elektrode berbanding lurus dengan jumlah arus yang melewati elektrolit. (Ar Cu = 63. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 41 . Jika arus dialirkan ke dalam beberapa sel elektrolisis maka jumlah zat yang dihasilkan pada masing-masing elektrodenya sebanding dengan massa ekuivalen masing-masing zat tersebut.79 g.

Kegunaan Sel Elektrolisis e Ag Ag + Ag + Sendok besi AgNO 3(aq ) 1) Penyepuhan logam Penyepuhan logam bertujuan melapisi logam dengan logam lain agar tidak mudah berkarat. garpu. Reaksi yang terjadi sebagai berikut. dihasilkan 2. larutan elektrolit disiapkan dengan cara melarutkan CrO3 dengan asam sulfat encer. logam perak bertindak sebagai katode dan sendok besi bertindak sebagai anode. massa Cu yang diendapkan pada katode adalah 0. penyepuhan perak yang biasa dilakukan pada peralatan rumah tangga. Contohnya.73 g Jadi. Pada penyepuhan perak. Berapakah massa Cu yang diperoleh? (Ar Cu= 63. Kromium(VI) akan tereduksi menjadi kromium(III) lalu tereduksi menjadi logam Cr. Reaksi yang terjadi sebagai berikut.15 Jika 2 buah sel elektrolisis yang masing-masing mengandung elektrolit AgNO3 dan CuSO4 disusun seri dengan menggunakan arus yang sama.5 2 wCu = 108 = 0. Ar Ag = 108 g/mol) Jawab wCu eCu = w Ag e Ag wCu = w Ag × eCu e Ag 63. Proses pelapisan kromium dilakukan dengan elektrolisis. biasanya mesin kendaraan bermotor yang terbuat dari baja dilapisi dengan kromium.Contoh 2. dan pisau.5 g/mol. 2.73 g. seperti sendok. Contoh lainnya adalah pada kendaraan bermotor. Katode : 2 Na+(l) + 2 e– → 2 Na(l) Anode : 2 Cl–(l) → Cl2(g) + 2 e– 2 Na+(aq) + 2 Cl–(aq) → 2 Na(l) + Cl2(g) 42 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .5× d.5 g Ag. Katode : Al3+(aq) + 3 e– → Al(l) Anode : 2 O2–(aq) → O2(g) + 4 e– 4 Al3+(aq) + 6 O2–(aq) → 4 Al(l) + 3 O2(g) Gambar 2.8 Penyepuhan perak pada sendok besi 3) Produksi natrium Natrium diperoleh dengan cara elektrolisis lelehan NaCl yang dikenal dengan Proses Down. CrO3(aq) + 6 H+(aq) + 6 e– → Cr(s) + 3 H2O(l) 2) Produksi aluminium Aluminium diperoleh dengan cara elektrolisis bijih aluminium.

36 volt Tuliskanlah reaksi redoks yang dapat terjadi dari pasangan-pasangan setengah reaksi tersebut dan tentukan masing-masing potensial selnya. Apakah yang dimaksud dengan elektrode? Berapakah massa perak yang diendapkan pada katode pada elektrolisis larutan AgNO3 dengan menggunakan arus 5 A selama 20 menit. Apabila besi didiamkan pada udara yang lembap maka pada permukaan besi akan terbentuk karat. sedangkan logam yang melapisinya merupakan anode. 5. Dalam hal ini. dan untuk tabung reaksi E dan F hanya berisi paku besi. besi bertindak sebagai katode.2 Ag+(aq) + e– → Ag(s) Eo = +0. Berilah tanda label A. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Al(s) | Al3+(aq) || Ni2+(aq) | Ni(s) b. Anode : Zn (s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) b. 5. Pada tabung reaksi A dan B diisi dengan asam sulfat. 3. 4. 1. Materi 2.67 volt 3. tabung reaksi C dan D diisi dengan air. B. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. D. a. 6. a. Sn2+(aq) + 2 e– → Sn(s) Eo = –0. (Ar Ag = 108 g/mol) b. Apakah fungsi jembatan garam? Tuliskanlah diagram sel dari reaksi redoks berikut. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 43 .80 volt Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Eo = +0. Untuk mengetahui proses korosi pada besi lakukanlah kegiatan berikut. C. Reaksi apakah yang terjadi pada proses korosi? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. 4. Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) E0 = –0. Selidikilah 2. dan E ditutup dengan plastik. 2. 2.5 Korosi pada Besi Tujuan Mengamati korosi pada besi Alat dan Bahan 1. C Korosi Dalam kehidupan sehari-hari.Soal Penguasaan 1. 2. Amatilah perubahan yang terjadi selama beberapa hari. 3. Proteksi katodik dilakukan dengan cara melapisi besi dengan logam yang memiliki sifat pereduksi lebih kuat. 5. seperti Zn dan Mg. Manakah yang mengalami proses korosi lebih cepat? 2. C. Reaksi korosi pada besi dapat dicegah karena reaksi oksidasi akan terjadi pada anode (logam pelapis). Sel Volta yang dibuat di anode dan katode dalam tempat terpisah harus menggunakan jembatan garam. E. dan F pada masing-masing tabung reaksi.25 volt Al3+(aq) + 3 e– → Al(s) E0 = –1. Langkah Kerja 1. Masukkan 6 buah paku besi ke dalam tabung reaksi yang telah diberi tanda label. Tabung A. Anode : Sn(s) → Sn2+(aq) + 2 e– Katode: Ag+(aq) + e– → Ag(s) Tuliskanlah reaksi redoks di anode dan di katode dari diagram sel berikut. Paku besi (6 buah) Tabung reaksi (6 buah) Asam sulfat Air Plastik Fakta Kimia Proteksi Katodik Untuk mencegah korosi pada pipa besi bawah tanah dilakukan dengan proses yang dinamakan proteksi katodik.14 volt Mg2+(aq) + 2 e– → Mg(aq) Eo = –2. K(s) | K+(aq) || Co2+(aq) | Co(s) Jika diketahui: a. Anda pasti pernah melihat besi yang berkarat.34 volt c. 4.

Proses korosi dapat dicegah melalui: Perlindungan pada permukaan. Reaksi redoks disetarakan dengan dua cara. yaitu a. gabungan Fe2+ dan OH– membentuk karat. Pada proses korosi. Energi listrik diubah menjadi energi kimia. Perlindungan elektrokimia dengan menggunakan logam lain (proteksi katodik). Anode adalah kutub positif. Berlaku hukum I Faraday w  2. Korosi adalah reaksi oksidasi pada logam yang disebabkan oleh oksigen dan air. Anode adalah kutub negatif. Aloi adalah campuran logam dengan logam lain sehingga menghasilkan campuran logam yang lebih kuat dan tahan karat. Rangkuman 1. contohnya dengan cat. Contohnya. Elektrolisis Katode mengalami reduksi. 4) 5) Sel 1) 2) 3) 4) 5) 6) 3. Jelaskanlah terjadinya korosi pada besi dan bagaimanakah cara pencegahannya? Materi 2. F 44 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .9. 3) Katode adalah kutub negatif. Sel elektrokimia. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. anode mengalami oksidasi. Reaksi tidak spontan. pembentukan aloi. besi bertindak sebagai anode yang akan mengalami reaksi oksidasi membentuk Fe2+. yaitu proses kimia yang menghasilkan arus listrik dan proses kimia yang menggunakan arus listrik. Sel Volta 1) Katode mengalami reduksi. Masalah yang sering terjadi pada logam adalah korosi. a. Sel elektrokimia terdiri atas sel Volta dan sel elektrolisis. sedangkan O2 mengalami reduksi menjadi OH–. Reaksi spontan. 1. Tuliskanlah reaksi korosi pada besi.9 Reaksi korosi pada besi Anode Fe(s) → Fe2+(aq) + 2 e– 1. Reaksi redoks merupakan reaksi yang berlangsung pada proses elektrokimia. campuran Ni dengan Cr. Pembentukan aloi. Korosi disebabkan karena reaksi logam dengan oksigen dan air. dan perlindungan pada permukaan logam. b. 2. cara bilangan oksidasi. b. anode mengalami oksidasi. 2) Energi kimia diubah menjadi energi listrik.Kata Kunci • • Korosi Pencegahan korosi Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. cara setengah reaksi/ion elektron. terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik atau sebaliknya. Contohnya korosi pada besi. Katode adalah kutub positif. Korosi dapat dicegah dengan proteksi katodik. O2( g ) O 2(g ) Fe2+(aq) + 2 OH–(aq) → Fe(OH)2(s) 4 Fe(OH)2(s) + O2(g) + 2 H2O(l) → 4 Fe(OH)3(s) Katode O2(g) + 2 H2O(l) + 4 e– → 4 OH–(aq) Gambar 2. 3.3 2. ei t . Perhatikanlah Gambar 2.

Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat menerapkan konsep reaksi redoks dalam sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 45 . Belajarlah dengan baik. bertanyalah kepada guru kimia Anda. produksi aluminium. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. Misalnya. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. Anda akan dapat menemukan aplikasi dari materi bab ini dalam kehidupan sehari-hari seperti pada proses penyepuhan logam dan pembentukan aloi. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia ini. produksi natrium Reaksi dengan O2 dan H2O • Perlindungan pada permukaan • Proteksi katodik • Pembentukan aloi penyebab proses yang merugikan Korosi pencegahan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia ini? Menyenangkan. serta menjelaskan reaksi redoks dalam sel elektrolisis dan menerapkan Hukum Faraday untuk elektrolisis larutan elektrolit.P e t aKonsep disetarakan dengan Cara bilangan oksidasi Cara setengah reaksi/ion elektron elektrode terdiri atas Katode Anode merupakan merupakan Kutub positif Kutub negatif Baterai Aki Sel bahan bakar hidrogen-oksigen Kutub negatif Kutub positif Sel Volta/ Sel Galvani terdiri atas Sel Volta primer Sel Volta sekunder Sel Volta bakar contoh contoh contoh Reaksi redoks pemanfaatan elektrode terdiri atas Katode Anode merupakan merupakan Hukum I Faraday Sel Elektrolisis stoikiometri Hukum II Faraday contoh Penyepuhan logam. Anda pun dapat berdiskusi dengan dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia ini.

. Cu – Zn – X 13. Cd(s) + Zn2+(aq) → Cd2+(aq) + Zn(s) C. 8. A. 1 C. Deret berikut ini yang menyatakan bertambah kuatnya sifat reduktor adalah .. Cu – X – Zn B.40 V Eo = +0. Zn2+(aq) + Cu(s) → Zn(s) + Cu2+(aq) B... 3 B.. X – Zn – Cu C....4 L E. 33..76 V Eo = –0. 2 mol B.. A. Cu(s) + Cd2+(aq) → Cu2+(aq) + Cd(s) E...4 B. E. 10 H+ dan 5 H2O B.. 5 C. 56 L C. Cd(s) + 2Ag+(aq) → 2Ag(s) + Cd2+(aq) 12.14 V Eo= +0. 3. 3 e 5e 7e 7. Zn – X – Cu E..5 5 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. 2 mol E..13 V dan Eo Fe2+ | Fe = –0. E. 5 mol E. 2 A. 4 mol Susunan logam-logam tersebut dalam deret Volta adalah .. La – Ir – Ga – Bi – Sn C. Reduksi 1 mol ion BrO 3 – menjadi ion Br – membutuhkan elektron sebanyak .. 4 mol E. A..Evaluasi Materi Bab A. 4..44 V... 3 mol D. C. 2 e E. Banyaknya Fe yang dapat dioksidasi oleh 1 mol Cr2O72– menghasilkan Fe3+ dan Cr3+ adalah .25 V 2.. 8 OH– dan 4 H2O C. tetapi logam X tidak bereaksi dengan larutan ZnCl2. 1. 2 mol C. 9 D. 11. 1 mol B. La – Ga – Sn – Bi – Ir B.. 6 mol C. 2. Logam X dapat mengendapkan tembaga dari larutan CuSO4.. 8 mol E.. Ir – Bi – Sn – Ga – La E.. Zn – Cu – X D.. Sn – Ga – La – Bi – Ir D. A.. A... 12 15 Cu(s) + NO3–(aq) → Cu2+(aq) + NO2(g) 1 mol Cu akan menghasilkan gas NO2 pada STP sebanyak . Berapa elektron yang terlibat dalam reaksi . Jika ke dalam larutan yang mengandung Fe2+ dan Pb2+ ditambahkan serbuk timbel dan besi maka .00 V Eo = –2 52 V Eo= –0. 0. 1 mol D. 4 mol D.. B. 8 H+ dan 4 H2O D.2 L D... 6 mol Oksidasi 1 mol ion sianida (CN–) menjadi ion sianat (CNO–) memerlukan elektron sebanyak .. 3 mol Pada reaksi (belum setara): H2SO4(aq) + HI(aq) → H2S(aq) + I2(s) + H2O(l) Satu mol H2SO4 memerlukan HI sebanyak . 46 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2 mol B. Diketahui potensial reduksi beberapa logam . Dari data potensial elektrode berikut: Zn2+(aq) + 2 e– → Zn(s) Cd2+(aq) + 2 e– → Cd(s) Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Ag+(aq) + e– → Ag(s) Eo = –0.. 5 mol Jumlah mol elektron yang terlibat dalam: 3 As(s) + 5 NO3–(aq) + 4 OH–(aq) → 3 AsO43–(aq) + 5 NO(g) + 2 H2O(l) adalah . A.. 4 OH– dan 2 H2O E. Jika reaksi: Cu2+(aq) + NO(g) → Cu(s) + NO3–(aq) (belum setara) dilengkapi maka persamaan reaksi itu akan mengandung . A. A. 3 mol C. 5. 2 9.. Cu2+(aq) + 2Ag(s) → Cu(s) + 2Ag+(aq) D. 4 mol B. 1 e D.80 V 6.8 L B...55 V Eo = +1. A. 22.. 4 H+ dan 2 H2O Pada reaksi: MnO4–(aq) + C2O42–(aq) → Mn2+(aq) + CO2(g) Jumlah mol C2O42– yang dapat dioksidasi oleh 1 mol MnO4– adalah .. A. NO3–(aq) → NO(g) A. Reaksi yang dapat berlangsung adalah . Ga3+(aq) + 3 e– → Ga(s) Ir2+(aq) + 2 e– → Ir(s) La3+(aq) + 3 e– → La(s) Sn2+(aq) + 2 e– → Sn(s) Bi3+(aq) + 3 e– → Bi(s) Eo= –0.. 44. 1 mol C.34 V Eo = +0. Diketahui EoPb2+ | Pb = –0. Pada reaksi: D.6 L 10. La – Ga – Sn – Ir – Bi 11. 10 mol D.

..860 s 27..46 V E.58 g D. A.1 M selama 100 menit dengan arus 2 F. klorin di anode 20. Jika larutan CuO dielektrolisis dengan elektrode inert maka .80 V maka E o Zn2+ E o Mg2+ E o Cu2+ E o | Zn | Mg | Cu = –0. A. M – P – L B. hidrogen di anode D. endapan besi di katode E.. P – M – L D.76 V = –2. M.. P – L – M C. natrium di katode B.. Massa tembaga (Ar Cu = 64 g/mol) yang mengendap di katode adalah ... oksigen di anode C. 0. elektron mengalir dari perak ke seng D.. ion Cl– menuju katode dan terbentuk gas Cl2 C..34 V = –0. Logam L.. A. Larutan CuSO4 dielektrolisis selama 2 menit dengan arus 2 A. 965 s D. Jika leburan NaCl dielektrolisis maka .. 0. 15..96 g 24. A.. A. A. A. hidrogen di katode. A.80 V Pb2+ | Pb E o Ag + | Ag Sel Volta yang menghasilkan potensial listrik paling besar adalah . 5. tidak terjadi reaksi apa-apa 14.. Jika larutan natrium nitrat dielektrolisis..66 V B. Endapan seng (Ar Zn = 65.94 V 16.56 V E. Fe2+ dan Pb2+ bertambah B. natrium di anode C. natrium di katode. A. 0. 2 F E. 79. Arus listrik tertentu mengendapkan 0. Jumlah arus listrik yang diperlukan untuk mereduksi 1 mol ion ClO 3– menjadi Cl 2 dalam larutan asam adalah . L – M – P E.. Fe2+ berkurang dan Pb2+ bertambah E. = +0. natrium dan hidrogen di katode. 1. Mg | Mg2+ || Pb2+ | Pb 17.... akan terbentuk ...76 V) | Ag = Pernyataan berikut yang tidak benar adalah . di katode terjadi oksidasi E. perak bertindak sebagai katode B.10 mol E. A.. 5 F C. ion Fe2+ di anode 22.74 V D. Fe2+ dan Pb2+ berkurang C. Jika arus tersebut dilewatkan melalui larutan X2+ maka logam X (Ar X = 40 g/mol) yang mengendap sebanyak. Untuk mengendapkan semua tembaga (Ar Cu = 63.. Jumlah gas yang terbentuk di anode (STP) adalah .A. 3 F 23.52 V C. 6. L – P – M 15. 0.. Sel Volta memiliki elektrode perak ( E o Ag + o +0.. 1. notasi sel: Zn | Zn2+ || Ag+ | Ag 18. hidrogen di katode..80 V. Zn | Zn2+ || Ag+ | Ag D. A. 4 F B. klorin di anode E.54 mol C.. 1. 0.27 g B. akan terbentuk . A. ion Cu2+ menuju katode dan terjadi endapan Cu B.790 s B. 0. klorin di anode B.14 volt dan Eo potensial sel adalah . 3. endapan Cu di anode D. oksigen di anode D. Fe2+ bertambah dan Pb2+ berkurang D.54 g perak (Ar Ag = 108 g/mol) dari larutan Ag+. Dalam suatu sel Volta terjadi reaksi: Sn(s) + 2 Ag+(aq) → Sn2+(aq) + 2 Ag(s) Jika Eo timah = –0. dan P menunjukkan reaksi berikut: P + L2+ → tidak terjadi reaksi M + 2P+ → M2+ + 2P L + M2+ → L2+ + M Urutan ketiga logam itu yang sesuai dengan potensial reduksi yang meningkat adalah .1 F selama 2 jam. E Zn 2+ | Zn = –0.92 g E.. 1 F D. 3. Dari data potensial reduksi: perak 19.54 g 25.2 g E. 79. potensial sel = 1.. oksigen di katode E.930 s E. gas O2 di anode B. 7..13 V = +0. di anode tedadi reduksi 21. Pada elektrolisis larutan kalium nitrat 0.20 mol 26. Mg | Mg2+ || Ag+ | Ag C... gas H2 di anode C. 1....58 mg B..38 V = +0. 9. Larutan ZnSO 4 dielektrolisis dengan arus 0. 0. A...96 mg C.4 g/mol) yang terbentuk di katode berjumlah .5) dari 200 mL larutan CuSO4 1 M dengan arus 10 A diperlukan waktu . natrium di katode.. Jika Fe digunakan sebagai anode dan Cu sebagai katode pada elektrolisis larutan CuSO 4 .27 mol B. 0. oksigen di anode Reaksi Redoks dan Elektrokimia 47 . Pb | Pb2+ || Cu2+ | Cu E.650 s C. Zn | Zn2+ || Cu2+ | Cu B. 0.05 mol D. 0..1 g D. reaksi sel: Zn + 2Ag+ → Zn2+ + 2Ag C.. 7. ion H+ menuju katode dan terbentuk gas H2 D.08 g C.

+ Ag(s) – Cu(s) a. volume gas yang terbentuk di katode pada suhu dan tekanan tertentu di mana 1 L gas nitrogen (Ar N = 14 g/mol) bermassa 1.5 × 10–3 mol C. 5. b. Volume gas yang terjadi di anode pada kondisi 7 g gas nitrogen bervolume 5 dm3 adalah . Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. 4. c. Soal Tantangan 1. K | K+ || Co2+ | Co Fe | Fe2+ || Cu2+ | Cu Cd | Cd2+ || Ag+ | Ag Zn | Zn2+ || Br2 | Br– 3.. 200 mL E. 224 mL 30.5 dm3 B. 100 mL D. 3 × 10–3 mol 29. A. 22. untuk apakah teknik elektrolisis tersebut dilakukan? Jelaskan. 400 mL B. Pada elektrolisis larutan kalium klorida dengan listrik 0. Gambarkanlah sebuah sel Volta dengan elektrodeelektrode Ni dalam larutan NiSO4 dan Al dalam Al2(SO4)3.A. Logam manakah yang bertindak sebagai anode dan katode? Tuliskan reaksi redoks yang terjadi pada setiap elektrode. Ketika kita menggunakan batu baterai tersebut.. 1. 1 dm3 D. 0.175 g tembaga di katode (Ar Cu = 63. Pada elektrolisis larutan CuSO4 terbentuk 3. 0. Banyaknya gas hidrogen yang terbentuk adalah . 1..4 L E.5 g Cu. c. (E° dapat dilihat dari tabel). 2.. ZnSO4(aq) Jika 2 buah sel elektrolisis yang masing-masing mengandung elektrolit AgNO3 dan CuSO4 disusun seri dengan menggunakan arus yang sama. Ar Ag = 108 g/mol) 2. 2 dm3 B. Menurut Anda.5 g/mol.. Bagaimanakah konsentrasi AgNO3 di dalam larutan? Jelaskan. Berapakah massa Ag yang diperoleh? (Ar Cu= 63.56 dm3 C.02 F. 11.. A. d. 2.6 L B. Arus listrik 965 mA dialirkan melalui larutan asam sulfat selama 5 menit. Tuliskanlah reaksi di katode dan anode jika zat-zat berikut dielektrolisis dengan elektrode inert. KI(aq) b.. c. Kita semua pasti mengenal batu baterai. NaCl(l) d.2 L 28.. AgNO3(aq) 48 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . lama-kelamaan batu baterai itu tidak dapat digunakan lagi. NaOH(aq) c.4 g adalah . b.12 dm3 E. 1 × 10–3 mol B. dihasilkan 5.. a. A. 2 × 10–3 mol D. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Perhatikan bagan elektrolisis berikut. 2. a. Hitunglah potensial sel dari diagram sel berikut. 448 mL C. 44. Sebutkan bagian-bagiannya dan bagaimana cara kerjanya.5 × 10–3 mol E.5 g/mol). 1.8 L C.8 L D.

Contoh lainnya adalah pemanfaatan nitrogen sebagai bahan pembuatan pupuk. Kegunaan dan Pembuatan Unsur-Unsur Kimia dan Senyawanya D. Anda akan diajak untuk dapat memahami karakteristik unsur-unsur penting. titik leleh. Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk 49 . Sifat-Sifat Unsur C. kekerasan. kegunaan dan bahayanya. kereaktifan.Bab3 3 Kimia Unsur Sumber: Science Discovery. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur utama dan unsur transisi (titik didih. serta menjelaskan manfaat. dan sifat khusus lainnya). Bagaimanakah sifat. kelimpahan di alam. Masih banyak kegunaan dan sifat unsur-unsur kimia yang dapat Anda temukan di dalam bab ini. Anda tentu sering mendengar istilah unsur logam dan unsur nonlogam. dampak. proses pembuatan. serta proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. badan pesawat terbang harus memiliki berat yang cukup ringan dan tidak mudah terkorosi oleh udara lembap maka digunakan logam aluminium yang memiliki massa jenis yang cukup ringan dan tidak mudah terkorosi. dan cara menentukan kadar unsur-unsur tersebut? Temukanlah jawabannya dengan menelusuri isi bab ini. serta terdapatnya di alam dengan cara mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama dan transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. 2000 Pada bab ini. Contohnya. Kelimpahan Unsur di Alam B. Unsur-unsur tersebut memiliki beragam kegunaan sesuai dengan sifat-sifatnya yang khas. kelarutan. A. warna.

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya dengan sumber daya alam. magnetit. UN 2003 Alat dan Bahan 1.Soal Pramateri 1.. bauksit. pirit D. Unsur-unsur kimia terdapat melimpah di kulit bumi dan lapisan atmosfer. emas. bagaimanakah sifat keelektromagnetifan unsurunsur? 2. Aluminium hanyalah salah satu contoh unsur kimia yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. unsur-unsur kimia biasanya terdapat dalam bentuk senyawa yang terkandung dalam tanah dan batuan. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Tabel berikut menunjukkan komposisi unsur-unsur kimia di kulit bumi. tembaga. Daerah mana saja yang merupakan tambang tembaga? 11. senyawa. Daerah mana saja yang merupakan tambang aluminium? 5. Lengkapi tabel berikut berdasarkan informasi yang Anda peroleh. Gunakan kata kunci yang berhubungan dengan logam. Di kulit bumi. mineral mangan adalah (D) pirolusit. nikel. Daerah mana saja yang merupakan tambang perak? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh. Daerah mana saja yang merupakan tambang timah? 7. hematit. Jadi. Unsur-unsur tersebut tersebar meruah di alam. masih ada sekitar ratusan unsur. Mineral apa saja yang mengandung logam besi? 2. siderit. Selidikilah 3. pirit. Media cetak 2. Mineral apa saja yang mengandung logam timah? 6. Mineral apa saja yang mengandung logam perak? 14. Mineral apa saja yang mengandung logam aluminium? 4. dan emas.. timah. Daerah mana saja yang merupakan tambang besi? 3. pirolusit E. Mineral apa saja yang mengandung logam nikel? 8. Dalam tabel periodik. Mineral apa saja yang mengandung logam tembaga? 10. nikel. Internet Langkah Kerja 1.1 Daerah Penghasil Tambang Tujuan Menyelidiki daerah penghasil tambang di Indonesia Kupas Tuntas Nama mineral yang mengandung unsur mangan adalah . seperti logam. aluminium. dan kasiterit. Daerah mana saja yang merupakan tambang emas? 13. Apakah perbedaan antara unsur.. 1. Unsur-unsur tersebut dapat dikelompokkan menjadi unsur logam dan nonlogam. kriolit. bijih logam. dan gas mulia. bauksit B. baja. salah satunya logam-logam. Daerah mana sajakah yang merupakan daerah tambang logam? Mari. hematit Pembahasan Bauksit dan kriolit merupakan mineral aluminium. Mineral Unsur Utama Daerah Penghasil Kata Kunci • • Kelimpahan unsur Mineral Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. A Kelimpahan Unsur di Alam 3. seperti tembaga. Pirolusit (MnO2) merupakan mineral mangan. Tahukah Anda. Carilah informasi mengenai daerah-daerah di Indonesia yang merupakan daerah tambang. apakah kesamaan antara velg ban kendaraan dan badan pesawat terbang? Kedua benda tersebut terbuat dari logam aluminium. Mineral apa saja yang mengandung logam emas? 12. dan campuran? Tuliskan unsur-unsur dari golongan alkali. besi. 2. kriolit C . alkali tanah. menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut. perak. 50 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Pirit dan hematit merupakan mineral besi. Daerah mana saja yang merupakan tambang nikel? 9. halogen. Selain aluminium. A .

Aluminium bereaksi dengan asam klorida dan basa kuat. beril (Be3Al2Si6O8).60 27. Besi Besi merupakan logam yang paling banyak digunakan. kriolit (Na3AlF6). misalnya hematit (Fe2O3). siderit (FeCO3). Aluminium tidak bereaksi dengan air. dan korundum (Al2O3).59 2.10 0. ion Fe2+ dalam larutan dapat teroksidasi menjadi ion Fe3+. Namun. Aluminium Aluminium terdapat melimpah di dalam kulit bumi.63 2. Adapun daerah pengolahan bijih besi dan industri baja terdapat di Cilegon. aluminium merupakan logam yang mahal karena pengolahannya yang sulit.14 0. seperti persamaan reaksi berikut.1 Hematit merupakan mineral yang mengandung besi. jumlahnya sekitar 8%. 2 Al(s) + 6 HCl(aq) → 2 AlCl3(aq) + 3 H2(g) 2 Al(s) + 2 NaOH(aq) + 2 H2O(l) → 2 NaAlO2(aq) + 3 H2(g) a b c 3.7 g/cm3). Besi(III) oksida berwarna cokelat kemerahan dan besi(III) klorida berwarna hitam kecokelatan. dan pirit (FeS2).83 2. Dengan kelimpahan sebesar itu. Chemistry (Chang). Kimia Unsur 51 . Aluminium memiliki massa jenis rendah (2. Logam besi bereaksi dengan asam klorida menghasilkan gas hidrogen. dan beberapa daerah lain.00 3. Dengan adanya oksigen. FeCl2 (kuning). aluminium merupakan unsur ketiga terbanyak setelah oksigen dan silikon serta merupakan unsur logam yang paling melimpah. dapat diregangkan. 2000.2 H2O). Fe(s) + 2 H+(aq) → Fe2+(aq) + H2(g) Asam sulfat pekat dapat mengoksidasi logam besi menjadi Fe2+. Sumber: Science Encyclopedia. Jawa Barat. serta penghantar listrik dan panas yang baik.2 Mineral-mineral aluminium: (a) bauksit.1 Komposisi Unsur-Unsur Kimia di Kulit Bumi Unsur Persentase (%) 46. dan (c) korundum. mudah ditempa. Tembaga Tembaga merupakan logam yang kuat. Sumber: Chemistry for You. Bijih tembaga yang terpenting adalah berupa sulfida.44 0.09 0. 2002 Gambar 3. bauksit banyak ditemukan di pulau Bintan dan Tayan (Kalimantan Barat). tahan korosi. Daerah tambang bijih besi di Indonesia terdapat di Cilacap. Banten. (b) beril. magnetit (Fe3O4). Mineral lainnya yang mengandung aluminium adalah ortoklas (KAlSi3O8). dan FeS (hitam). 2001 Gambar 3.61 Sumber: Basic Concept of Chemistry. Di Indonesia. Besi memiliki bilangan oksidasi +2 dan +3.13 5. 1996 Oksigen Silikon Aluminium Besi Kalsium Natrium Kalium Magnesium Titanium Hidrogen Fosfor Mangan Unsur-unsur lainnya 1. Penambangan tembaga di Indonesia terdapat di Papua.12 0. seperti FeO (hitam).72 8. Di alam. dan merupakan konduktor listrik yang baik. Contoh senyawa besi(II). 2. besi terdapat dalam bentuk bijih besi. Sulawesi Utara.Tabel 3. Jawa Tengah dan beberapa tempat di Jawa Timur. dapat ditempa. seperti kalkosit (Cu 2S) dan kalkopirit (CuFeS2). FeSO4.7 H2O (hijau). Mineral aluminium yang bernilai ekonomis adalah bauksit (Al2O3.

Timah Timah adalah logam yang berwarna putih perak. dan Bengkulu. arsen. Bijih perak yang berupa sulfida sering bercampur dengan sulfida dari tembaga. Perak ditemukan dalam bentuk senyawa yang berupa klorida dan sulfida. Kalimantan Tengah. Senyawa tembaga(II) bersifat paramagnetik dan berwarna.5 km. Ada dua jenis timah. Emas Logam emas berwarna kuning dan relatif lunak. dan pulau Kampar (Riau). Selain dari hasil pertambangan. Belitung. Matter and Its Changes. Soroako (Sulawesi Selatan). Anda mungkin telah mengetahui beberapa jenis logam dan mineral yang mengandungnya.Sumber: Chemisry for You. Daerah penambangan nikel ada di Koala (Maluku Utara). Cu(s) + 2 H2SO4(aq) → CuSO4(aq) + SO2(g) + 2 H2O(l) Tembaga memiliki bilangan oksidasi +1 dan +2. Gambar 3. Gunung Bijih (Papua). Cara penambangan yang digunakan adalah dengan pertambangan terbuka dan tertutup. 5. Perhatikanlah gambar berikut. Lampung Selatan. nikel. Sumber: Chemisry. Bijih timah yang terpenting adalah kasiterit (SnO2). tahan karat. yaitu timah putih dan timah abu-abu. Lebak (Jawa Barat).3 Bijih tembaga Tembaga bereaksi dengan asam sulfat panas membentuk senyawa tembaga(II) sulfat yang berwarna biru. Emas merupakan logam yang paling mudah ditempa dan paling mudah memuai. Dalam kehidupan sehari-hari. seperti tembaga dan timbal. bahan industri. 7. dan tidak mudah berkarat. Produksi perak umumnya diperoleh sebagai hasil sampingan pada pengolahan logam lain.4 Emas ditemukan di alam dalam bentuk logamnya. Perak Perak adalah logam yang berwarna putih dan sangat mengilap terutama setelah digosok. Logam emas disebut juga logam mulia karena emas tidak bereaksi dengan oksigen dan tidak terkorosi di udara. Daerah pertambangan perak di Indonesia terdapat di Cikotok (Banten). sangat keras. dan Maluku Utara. Nikel Nikel adalah logam yang berwarna putih mengilap.000 lembar yang ditumpuk memiliki tebal tidak lebih dari 1 cm. emas juga diperoleh dari hasil samping pemurnian tembaga dan nikel. relatif lunak. dan memiliki titik leleh yang rendah. Emas dapat ditempa sedemikian tipisnya. Daerah pertambangan emas di Indonesia ada di Aceh Barat. 2001 Gambar 3. Bijih nikel yang utama adalah nikel sulfida. 2 Cu+(aq) → Cu(s) + Cu2+(aq) Semua senyawa tembaga(I) bersifat diamagnetik dan tidak berwarna. beberapa unsur logam mudah ditemui dalam bentuk produk-produk rumah tangga.2000 6. CuSO4. Tembaga dengan bilangan oksidasi +1 kurang stabil dan mengalami reaksi disproporsionasi dalam larutannya.5 Mineral kasiterit yang mengandung perak. dan perhiasan. dan antimon. dan Kalimantan Tengah. 52 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Dari 1 g emas dapat dibuat kawat sepanjang 2. Emas juga tidak bereaksi dengan asam atau basa. Tempat penambangan bijih timah di Indonesia berada di Bangka.5 H2O (biru). dan CuS (hitam). 120. Sebagai ilustrasi. 4. 2004 Gambar 3. Sumber: Science Encyclopedia. contohnya CuO (hitam). kecuali Cu2O (merah).

karbon. Sifat-sifat apa saja yang merupakan sifat fisis? 2. nikel. Tuliskanlah contoh unsur logam dan nonlogam. Di Kelas X. Kimia Unsur 53 . Amati tabel periodik unsur. dan sulfur. Sifat-sifat apa saja yang merupakan sifat kimia? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. oksigen. lalu identifikasi informasi yang terdapat dalam tabel periodik. (c) perhiasan. 21% gas oksigen. Anda telah mempelajari sifat fisis dan sifat kimia unsur.2 Sifat Kimia dan Sifat Fisis Unsur Kimia Tujuan Menyelidiki perbedaaan sifat kimia dan sifat fisis unsur kimia Alat dan Bahan Tabel periodik Langkah Kerja 1. Apakah nama mineral yang mengandung unsur aluminium? Di manakah Anda dapat menemukan gas nitrogen? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Untuk menyegarkan ingatan Anda tentang sifat-sifat unsur. 2. 2001 Emas. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan.1 3. Chemistry for You. 3. (b) bahan baku industri. dan sisanya adalah gas-gas lain. dalam bentuk apakah unsur-unsur nonlogam terdapat di alam? Unsur-unsur nonlogam. Kelompokkan sifat-sifat unsur berdasarkan sifat fisis dan kimianya. seperti gas hidrogen. gas argon. dan gas nitrogen dioksida. Contoh unsur nonlogam. Perbedaan Sifat Kimia dan Sifat Fisis Setiap unsur kimia memiliki berbagai sifat yang membedakannya dengan unsur yang lain. karbon dioksida. Tahukah Anda. Apakah nama mineral yang mengandung unsur besi? B Sifat-Sifat Unsur 1.6 Contoh pemanfaatan logam dalam kehidupan sehari-hari: (a) peralatan rumah tangga. Materi 3. Selain unsur logam. Udara mengandung 78% gas nitrogen. gas helium. dan besi merupakan unsur logam. Gambar 3. 4. Tuliskan sifat-sifat yang dimiliki unsur. 2. seperti oksigen dan nitrogen kebanyakan terdapat di alam dalam bentuk gas. 1. masing-masing tiga unsur. 2000. perak.a b c Sumber: Science Discovery. Selidikilah 3. sebagian lagi dalam bentuk senyawa. mari lakukan kegiatan berikut. di antaranya nitrogen. terdapat juga unsur nonlogam. Soal Penguasaan 1.

Sifat-sifat fisis unsur yang diinformasikan dalam tabel periodik adalah wujud pada suhu kamar. kalor penguapan. titik didih. Sifat Fisis Beberapa Unsur Dengan melihat tabel periodik. Sifat kimia unsur dapat diprediksi dari data pada tabel periodik. memisahkan. titik leleh. seperti titik didih dan titik leleh. Ada dua jenis sifat unsur. misalnya warna. dan tingkat oksidasi suatu unsur dapat diketahui bagaimana suatu unsur bereaksi. antara lain nomor atom. Dari data nomor atom. dengan unsur apa dapat bereaksi. jumlah panas yang dihasilkan dari suatu reaksi dengan unsur lain. baik fisis maupun kimia. Kata Kunci • • Sifat fisis Sifat kimia Selidikilah 3. dan titik didih. dan gas. Menjelaskan suatu unsur berdasarkan sifatnya mirip dengan cara Anda ketika menjelaskan seseorang. Adapun sifat kimia suatu zat meliputi bagaimana suatu unsur dapat bereaksi dengan unsur lainnya. dan suhu ketika terjadi reaksi. dan tingkat oksidasi. kekerasan. Menurut Anda. kecepatan reaksi jika bereaksi dengan unsur lain. 2. nomor atom. struktur elektron. Golongan IIA Unsur Be Mg Ca Sr Ba Ra F Cl Br I At Titik Didih (°C) Titik Leleh (°C) Wujud VIIA 54 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Sifat suatu unsur bermanfaat untuk menjelaskan. yaitu sifat fisis dan sifat kimia. Anda dapat mengetahui wujud suatu unsur pada suhu kamar. kelenturan. kerapuhan. mengidentifikasi. sifat magnet. dimuat dalam tabel periodik unsur. menyelidiki hal tersebut dengan melakukan kegiatan berikut.3 Sifat Fisis Unsur-Unsur Kimia Tujuan Menyelidiki pengaruh sifat fisis unsur-unsur kimia Alat dan Bahan Tabel periodik Langkah Kerja Gunakanlah informasi dalam Tabel Periodik untuk melengkapi tabel berikut. Unsur-unsur kimia pada suhu kamar dapat berwujud padat. massa atom. struktur elektron.Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. dan senyawa yang dihasilkan dari reaksi tersebut. massa atom. adakah hubungan antara wujud suatu unsur dengan titik didih dan titik leleh yang dimiliki unsur tersebut? Mari. massa jenis. dan mengelompokkan. Sifat fisis menjelaskan bentuk fisik unsur tersebut. cair. Anda juga dapat mengetahui sifat fisis lainnya. Beberapa sifat unsur. titik leleh. dan massa jenis. konduktivitas listrik.

semua unsur golongan VIIIA berwujud gas karena titik didih dan titik leleh unsurunsur golongan VIIIA di bawah 25 °C. dan gas. a b Sumber: Chemistry for You. (b) Gas kripton digunakan dalam laser untuk operasi retina mata. Itulah sebabnya semua unsur golongan IIA berwujud padat karena titik didih dan titik leleh unsur-unsur golongan IIA di atas 25 °C.8 (a) Gas argon digunakan sebagai pengisi lampu bohlam. Bagaimana titik didih dan titik leleh unsur-unsur yang berwujud gas dibandingkan dengan suhu kamar? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut.VIIIA He Ne Ar Kr Xe Rn Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Unsur-unsur golongan VIIA yang berwujud padat memiliki titik didih dan titik leleh di atas 25 °C. sedangkan unsur berwujud gas memiliki titik didih dan titik leleh di bawah 25 °C. Wujud suatu unsur berkaitan dengan titik didih dan titik leleh yang dimiliki unsur tersebut. 1. Unsur-unsur apa sajakah yang berwujud gas? 6. Stronsium (Sr) Barium (Ba) Kalsium (Ca) Radium (Ra) Berilum (Be) Magnesium (Mg) Gambar 3. Kimia Unsur 55 . 2001 Dapatkah Anda sebutkan kegunaan unsur gas mulia yang lainnya? Unsur-unsur golongan VIIA ada yang berwujud padat. Itulah sebabnya.7 Unsur-unsur golongan IIA Gambar 3. Bagaimana titik didih dan titik leleh unsur-unsur yang berwujud cair dibandingkan dengan suhu kamar? 5. tetapi titik lelehnya di bawah 25 °C. Bagaimana dengan bromin? Unsur ini memiliki titik didih di atas 25 °C. Bagaimana titik didih dan titik leleh unsur-unsur yang berwujud padat dibandingkan dengan suhu kamar? 3. cair. Jika titik didih dan titik leleh suatu unsur lebih tinggi daripada suhu kamar (25 °C) maka unsur tersebut berwujud padat. Unsur-unsur apa sajakah yang berwujud cair? 4. Jika titik didih dan titik leleh suatu unsur lebih rendah daripada suhu kamar (25 °C) maka unsur tersebut berwujud gas. Unsur-unsur apa saja yang berwujud padat? 2. Hal inilah yang menyebabkan unsur bromin berwujud cair.

akan dihasilkan dua lapisan.4 Daya Pengoksidasi dan Daya Pereduksi Unsur-Unsur Golongan Halogen Tujuan Menyelidiki daya pengoksidasi dan daya pereduksi unsur-unsur golongan halogen Alat dan Bahan 1. 5 mL larutan KI 2. Amati warna larutan pada lapisan bawah. Tambahkan Cl 2 ke dalam tabung reaksi. Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Fullick). Sifat Kimia Beberapa Unsur Selain memiliki sifat fisis. Larutan CCl4 Tabung reaksi Anda Harus Ingat Daya pengoksidasi halogen: F2 > Cl2 > Br2 > I2 Daya pereduksi halogen: I2 > Br2 > Cl2 > F2 1. 56 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan warna nyala. di antaranya daya pengoksidasi. 2. Amati warna larutan KI. 5. Lapisan bawah memiliki warna ungu. Setelah ditambahkan CCl4 dan dikocok. Bagaimanakah daya pengoksidasi dan daya pereduksi unsurunsur golongan halogen? Bagaimanakah warna nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah? Ingin mengetahui jawabannya? Temukanlah jawabannya dengan melakukan kegiatan berikut. Perhatikanlah tabel berikut. daya pereduksi. 1. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Larutan yang kepolarannya berbeda tidak akan bercampur. unsur-unsur juga memiliki sifat kimia. 3. Selidikilah 3. Tuangkan 5 mL larutan KI ke dalam tabung reaksi. 2.3. Mengapa Cl2 dapat mengoksidasi I–? Hal ini berkaitan dengan harga potensial reduksi unsur-unsur golongan halogen. Penambahan larutan Cl2 menyebabkan warna larutan berubah menjadi cokelat. lalu kocok. Lapisan terbagi dua dan tidak bercampur karena larutan KI3 dan CCl4 memiliki kepolaran dan massa jenis yang berbeda. Massa jenis CCl4 lebih besar sehingga berada di lapisan bawah. 4. Tambahkan CCl4 ke dalam tabung reaksi. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Warna cokelat ini merupakan warna larutan KI3. 3. Bagaimana warna larutan setelah penambahan Cl2? Mengapa warna larutan setelah penambahan Cl2 berubah? Bagaimana warna larutan setelah penambahan CCl4 dan pengocokan? Mengapa warna larutan setelah penambahan CCl4 dan pengocokan berubah? Manakah potensial reduksi yang paling besar antara Cl2 dan I2? Apakah hubungan antara potensial reduksi dengan daya pengoksidasi dan daya pereduksi? You Must Remember Oxidizing agent of halogen: F2 > Cl2 > Br2 > I2 Reducting agent of halogen: I2 > Br2 > Cl2 > F2 Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. 6. yaitu lapisan atas (I2 dalam KI3) dan lapisan bawah (I2 dalam CCl4). 4. Larutan KI yang berwarna bening mengandung ion I–. bromin berwujud cair. Amati warna larutan setelah penambahan Cl2. sedangkan iodin berwujud padat.9 Fluorin berwujud gas. Mengapa? Hal ini dapat dijelaskan oleh persamaan reaksi berikut. Sifatsifat kimia tersebut.2000 Gambar 3. Cl2 Langkah Kerja 3. Cl2(g) + 2 I–(aq) → Cl–(aq) + I2(s) Dari persamaan reaksi tersebut dapat diketahui bahwa Cl2 mengoksidasi I– menjadi I2 yang ditandai dengan perubahan warna dari bening ke ungu.

Reaksi berikut dapat berlangsung kecuali reaksi antara . Unsur F dapat mengoksidasi unsur-unsur halogen lainnya. unsur alkali tanah yang sifatnya mirip dengan aluminium adalah (B) Be. Cl2 dapat mengoksidasi I– karena potensial reduksi Cl lebih besar daripada I. Sifat kimia unsur yang lainnya adalah warna nyala. Unsur yang potensial reduksinya lebih besar dapat mengoksidasi unsur yang potensial reduksinya lebih kecil.06 +0. Kaca kobalt 7. KCl 9. semakin ke bawah. Semakin kecil nilai potensial reduksinya. kecuali F. dan penanganannya. larutan KI dan gas Cl2 C . Kemudian. 2.5 Warna Nyala Unsur-Unsur Golongan Alkali dan Alkali Tanah Tujuan Menyelidiki warna nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah Alat dan Bahan 1. sedangkan unsur I tidak dapat mengoksidasi unsur lainnya.. larutan KCl dan gas Br2 D. BaCl2 3. sedangkan unsur Cl dapat mengoksidasi unsur-unsur halogen lainnya. CaCl2 10. Anda dapat meramalkan unsur-unsur mana saja dalam golongan halogen yang dapat mengoksidasi unsur lainnya. UMPTN 2000 Selidikilah 3. bakar menggunakan pembakar bunsen berkali-kali hingga bersih. Warna nyala setiap unsur dapat diuji dengan cara mencelupkan ujung kawat nikrom ke dalam larutan HCl pekat.. HCl pekat 8. yaitu dapat membentuk asam (HAIO2) dan membentuk basa Al(OH)3. Gunakan kaca kobalt untuk mengamati warna nyala kalium. Bagaimana warna nyala setiap unsur? 2. Kawat nikrom 4. reaksi yang tidak dapat berlangsung adalah (C) larutan KCl dengan gas Br2.2 Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur Golongan Halogen Reaksi Potensial Reduksi (E°) Nomor Atom Kupas Tuntas F2(g) + 2 e– Cl2(g) + 2 e– Br2(g) + 2 e– I2(g) + 2 e– → → → → 2 F–(aq) 2 Cl–(aq) 2 Br–(aq) 2 I–(aq) +2. cara penggunaan. Pembakar bunsen 6. Berarti. Tuliskan hasil pengamatan Anda pada tabel berikut. Ca E. 2001 Berdasarkan data pada tabel. Dari penjelasan ini. Kimia Unsur 57 . Langkah Kerja 1. A . 3. Lakukanlah kegiatan berikut untuk mengetahui warna nyala beberapa unsur golongan alkali dan alkali tanah. Sr Pembahasan Aluminium adalah logam yang bersifat amfoter. Untuk memastikan bahwa kawat nikrom telah bersih. meliputi sifat kimia senyawa. Setelah itu. Ra D.36 +1. SrCl2 2. NaCl Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan.Tabel 3. larutan KI dan gas Br2 B.54 9 17 35 53 Sumber: Chemistry (McMurry). unsur I memiliki daya pereduksi yang paling besar diikuti Br. Mg B. sifat pengoksidasi semakin berkurang. A. Garam NaCl KCl CaCl2 SrCl2 BaCl2 Kupas Tuntas Di antara unsur-unsur alkali tanah yang sifatnya mirip dengan aluminium adalah . Lawan dari pengoksidasi adalah pereduksi. dan F. Jadi.. Siapkan kawat nikrom yang bersih. harga potensial reduksi semakin kecil.. Spatula 5. dapat disimpulkan bahwa dalam satu golongan.87 +1. UMPTN 1992 Unsur yang Diamati Na K Ca Sr Ba Warna Nyala Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. unsur Br hanya dapat mengoksidasi I. Cl. Sama seperti logam Be dapat membentuk asam H2BeO2 dan membentuk basa Be(OH)2. Jadi.. lalu celupkan ke dalam setiap garam klorida dan bakar menggunakan pembakar bunsen.. celupkan ujung kawat nikrom ke dalam larutan HCl pekat. Mengapa nyala setiap unsur berbeda-beda? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. sifat daya pereduksinya semakin besar. larutan KBr dan gas Cl2 E. 1. Be C . semakin besar nomor atom (dari atas ke bawah). Jadi. larutan KCl dan gas F2 Pembahasan Gas Br2 tidak mampu mengoksidasi larutan KCl.

Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah dapat dibedakan dari warna nyala yang dihasilkannya. Bagaimanakah warna nyala unsur-unsur tersebut? Perhatikanlah gambar berikut.
Unsur Na memiliki warna nyala kuning Unsur Ca memiliki warna nyala merah jingga

Gambar 3.10
Warna nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah

Unsur Ba memiliki warna nyala hijau

Unsur K memiliki warna nyala ungu

Unsur Sr memiliki warna nyala merah bata
Sumber: Jendela IPTEK: Kimia, 1993

Unsur-unsur tersebut memiliki warna nyala yang berbeda-beda karena sifat dari atomnya. Jika diberikan energi, kedudukan elektron dalam atom akan mengalami perubahan, yaitu berpindah ke kulit yang lebih tinggi (eksitasi). Setelah itu, elektron akan kembali ke keadaan dasar (stabil) sambil melepaskan energi radiasi elektromagnetik. Pada saat unsur-unsur alkali dan alkali tanah dipanaskan (diberi energi), elektron dalam atom alkali dan alkali tanah akan mengalami eksitasi, dan pada saat kembali ke keadaan stabil, setiap elektron akan melepaskan energi radiasi elektromagnetik berupa pancaran nyala cahaya. Nyala setiap atom berbeda-beda dan sangat khas.
Kehilangan energi

Gambar 3.11
Diagram tingkat energi pada atom yang mengalami eksitasi Energi

Keadaan tereksitasi

Emisi berupa pancaran nyala cahaya

Anda Harus Ingat
Logam alkali dan alkali tanah dapat dibedakan dari warna nyala yang dihasilkannya ketika dibakar. Natrium berwarna kuning, kalium berwarna ungu, kalsium berwarna merah jingga, stronsium berwarna merah bata, dan barium berwarna hijau.

Emisi berupa pancaran nyala cahaya Keadaan dasar (stabil) Absorpsi energi

4. Keperiodikan Sifat Unsur Seperiode
Unsur-unsur kimia dalam tabel dapat juga dikelompokkan berdasarkan periode. Bagaimanakah sifat unsur-unsur yang terletak dalam satu periode? Lakukanlah kegiatan berikut untuk mengetahui keteraturan sifat-sifat unsur periode ketiga.

You Must Remember
Alkali metal and earth alkali metal can be distinguished by its colour when it is burned. Sodium is yellow, potassium is purple, calcium is red-orange, stroncium is red-brown, and barium is green.

Selidikilah 3.6
Sifat Asam dan Basa Larutan Senyawa Unsur-Unsur Periode Ketiga Tujuan Menyelidiki sifat asam dan basa larutan senyawa unsur-unsur periode ketiga Alat dan Bahan 1. 2. Penjepit logam Cawan porselen 3. Pembakar bunsen 4. Pipet tetes

58

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

5. Labu erlenmeyer 11. Lakmus merah 6. Gabus labu berlubang 12. Lakmus biru 7. Sendok bakar 13. Larutan Al2(SO4)3 0,1 M 8. Rak dan tabung reaksi 14. Larutan amoniak 1 M 9. Logam magnesium 15. Larutan H2SO4 1 M 10. Serbuk belerang 16. Larutan NaOH 1 M Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan, meliputi sifat kimia senyawa, cara penggunaan, dan penanganannya. Langkah Kerja 1. Ampelas sekitar 4 cm logam magnesium. Jepit salah satu ujungnya dengan penjepit logam. Bakar ujung lainnya dengan pembakar bunsen. Amati warna abu hasil pembakaran. 2. Kumpulkan abu hasil pembakaran ke dalam cawan porselen, lalu teteskan 5 tetes air ke dalam cawan. 3. Celupkan lakmus merah dan lakmus biru ke dalam larutan. Amati perubahan warna lakmus. 4. Masukkan sedikit belerang ke dalam sendok bakar yang telah dipasang gabus penyumbat tabung. Bakarlah dengan menggunakan pembakar bunsen di lemari asam. 5. Celupkan sendok bakar ke dalam labu erlenmeyer yang berisi air dan kertas lakmus merah dan biru. Amati perubahan warna lakmus. 6. Tuangkan 2 mL larutan Al2(SO4)3 0,1 M ke dalam tabung reaksi. Teteskan larutan amoniak hingga terbentuk endapan. 7. Bagi endapan menjadi dua bagian. Masukkan setiap bagian ke dalam tabung reaksi. Teteskan larutan NaOH ke dalam tabung reaksi 1 dan larutan H2SO4 ke dalam tabung reaksi 2. Amati reaksi yang terjadi. 8. Tuliskan hasil pengamatan Anda pada tabel berikut.
Zat Perubahan warna Lakmus merah Lakmus biru Sifat

Kupas

Tuntas

Unsur periode ketiga yang terdapat bebas di alam .... A . Si dan Cl B. Cl dan Ar C . P dan S D. S dan Cl E. Ar dan S Pembahasan Argon terdapat di udara sebagai gas mulia (bebas) dan sulfur dijumpai di kawah gunung sebagai unsur bebas. Jadi, unsur periode ketiga yang terdapat bebas di alam adalah (E) Ar dan S.
UMPTN 1999

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. 2. 3. 4. Senyawa apakah yang terbentuk dari hasil reaksi belerang dan air? Senyawa apakah yang terbentuk dari hasil reaksi magnesium dan air? Senyawa apakah yang terbentuk dari hasil reaksi Al2(SO4)3 dan amoniak? Bagaimanakah sifat senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi Al2(SO4)3 dan amoniak? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.

Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Unsur-unsur dalam periode ketiga terdiri atas unsur logam dan nonlogam. Jika direaksikan dengan air, unsur-unsur tersebut dapat membentuk senyawa asam atau basa. Unsur-unsur logam cenderung membentuk senyawa basa, sedangkan senyawa nonlogam cenderung membentuk senyawa asam. Sifat asam atau basa senyawa-senyawa tersebut dapat diamati dengan menggunakan kertas lakmus. Pembakaran logam Mg akan menghasilkan senyawa oksida MgO. Jika direaksikan dengan air, MgO ini dapat membentuk senyawa basa Mg(OH)2. Mg(s) + O2(g) → MgO(s) MgO(s) + H2O(l) → Mg(OH)2(aq) Hasil pengujian dengan kertas lakmus menunjukkan bahwa Mg(OH)2 bersifat basa karena kertas lakmus merah berubah menjadi biru, sedangkan kertas lakmus biru tidak berubah warna.

Sumber: Chemistry (Chang), 2002

Gambar 3.12
Magnesium terbakar di udara membentuk magnesium oksida dan magnesium nitrida memancarkan warna nyala yang terang.

Kimia Unsur

59

Pembakaran unsur belerang akan menghasilkan senyawa oksida gas SO2. Jika direaksikan dengan air, SO2 ini dapat membentuk senyawa asam H2SO3. Bagaimanakah sifat senyawa ini? Kertas lakmus merah yang berada dalam labu erlenmeyer tidak berubah, sedangkan kertas lakmus biru justru berubah menjadi merah. Hal ini menunjukkan bahwa H2SO3 bersifat asam. S(s) + O2(g) → SO2(g) SO2(g) + H2O(l) → H2SO3(aq) Reaksi antara Al2(SO4)3 dan amoniak (NH4OH) akan menghasilkan endapan Al(OH)3 dan larutan (NH4)2SO4 dengan reaksi sebagai berikut.
Sumber: Chemistry (Chang), 2002

Gambar 3.13
Sulfur terbakar di udara membentuk sulfur dioksida menghasilkan warna biru.

Al2(SO4)3(s) + NH4OH(aq) → Al(OH)3(s) + (NH4)2SO4(l) Tahukah Anda, bagaimana sifat dari endapan Al(OH)3? Sifat ini dapat diamati dengan mereaksikan endapan Al(OH)3 dengan senyawa asam atau basa. Al(OH)3(aq) + H2SO4(aq) → Al2(SO4)3(aq) + H2O(l) Al(OH)3(aq) + NH4OH(aq) → Al(OH)4–(aq) + NH4+(aq) Al(OH)4–(aq) → AlO2–(aq) + 2 H2O(l) Al(OH)3 dapat bereaksi dengan asam dan basa sehingga Al(OH)3 disebut senyawa amfoter. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa: Dari kiri ke kanan dalam sistem periodik unsur (semakin besar nomor atom), sifat logam semakin lemah, sifat nonlogam semakin kuat, sifat asam semakin kuat, dan sifat basa semakin lemah.

5. Kesadahan

Kata Kunci
Air sadah

Air sadah (hard water) adalah air yang mengandung ion kalsium dan ion magnesium. Ada dua jenis kesadahan, yaitu kesadahan sementara dan kesadahan tetap. Kesadahan sementara adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam bikarbonat dari magnesium dan kalsium, sedangkan kesadahan tetap adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam sulfat, klorida, dan nitrat dari magnesium dan kalsium. Air sadah merugikan karena menyebabkan sabun tidak berbusa, bersifat mempercepat korosi, dan membentuk kerak pada peralatan logam. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan? Untuk mengetahuinya, lakukanlah kegiatan berikut.

Selidikilah 3.7
Menghilangkan Kesadahan Tujuan Menyelidiki kesadahan air dan proses penghilangannya Alat dan Bahan 1. Gelas kimia 1 L 4. Gelas ukur 2. Pembakar spiritus 5. Neraca 3. Batang pengaduk 6. Air bebas mineral 7. Kalsium bikarbonat 8. Kalsium klorida 9. Larutan natrium karbonat 1 M

Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan, meliputi sifat kimia senyawa, cara penggunaan, dan penanganannya. Langkah Kerja 1. Masukkan 5 gram serbuk kalsium bikarbonat ke dalam gelas kimia berisi 1 L air bebas mineral. Kemudian, aduk hingga semua larut. 2. Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan air yang diperoleh pada langkah 1. Amati busa yang dihasilkan. 3. Panaskan air tersebut sebanyak 500 mL hingga mendidih selama 1 jam.

60

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

4. Dinginkan, kemudian pisahkan endapannya. 5. Selanjutnya, cuci tangan Anda menggunakan sabun dan larutan yang telah dipisahkan dari endapannya. Amati busa yang dihasilkan. 6. Masukkan 5 gram serbuk kalsium klorida ke dalam gelas kimia berisi air bebas mineral 1 L. Kemudian, aduk hingga semua larut. Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan air yang diperoleh. Amati busa yang dihasilkan. 7. Tuangkan 50 mL natrium karbonat 1 M ke dalam 500 mL air sadah tetap. Aduk, lalu biarkan hingga endapan terpisah. Pisahkan endapan dan larutan. Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan larutan yang telah dipisahkan dari endapannya. Amati busa yang dihasilkan. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Apakah perbedaan antara kesadahan sementara dan kesadahan tetap? 2. Apakah tanda bahwa air mengandung air sadah? 3. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan sementara? 4. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan tetap? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh.

Anda Harus Ingat
Kesadahan sementara adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam bikarbonat dari magnesium dan kalsium, sedangkan kesadahan tetap adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam sulfat, klorida, dan nitrat dari magnesium dan kalsium.

Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Anda pasti telah mengetahui perbedaan antara kesadahan sementara dan kesadahan tetap. Perbedaannya terletak pada kandungan anionnya. Kesadahan sementara mengandung ion bikarbonat, sedangkan kesadahan tetap mengandung ion sulfat, klorida, dan nitrat. Kesadahan air dapat diamati dari busa sabun yang dihasilkan. Air yang bersadah busanya sedikit atau bahkan tidak menghasilkan busa. Kesadahan sementara dapat dihilangkan dengan cara pemanasan. Pemanasan air sadah sementara mengakibatkan garam bikarbonat akan terdekomposisi menjadi garam karbonat, gas karbon dioksida, dan air. Ca(HCO3)2(aq) → CaCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Mg(HCO3)2(aq) → MgCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Bagaimana dengan kesadahan tetap? Air yang mengandung kesadahan tetap dapat dihilangkan dengan beberapa cara, di antaranya pengendapan, kondensasi, dan penukar ion. Penghilangan kesadahan tetap dengan cara pengendapan merupakan cara yang banyak digunakan karena murah, mudah, dan praktis. Cara ini menghilangkan garam kalsium klorida atau magnesium klorida dengan cara membentuk endapan garam karbonat. CaCl2(aq) + Na2CO3(aq) → CaCO3(s) + 2 NaCl(aq) MgCl2(aq) + Na2CO3(aq) → MgCO3(s) + 2 NaCl(aq) Cara lain menghilangkan kesadahan tetap adalah cara kondensasi dan resin penukar ion. Pada cara kondensasi, air sadah dididihkan, lalu uapnya diembunkan. Uap yang dihasilkan telah bebas air sadah. Adapun dengan cara resin penukar ion, ion-ion yang terkandung dalam air sadah dihilangkan dengan cara pengikatan ion-ion penyebab kesadahan oleh resin penukar ion. Ada dua jenis resin penukar ion, yaitu resin penukar ion positif (kation) dan resin penukar ion negatif (anion). Pada bidang industri, air sadah sangat merugikan. Ketika air yang mengandung ion Ca2+ dan HCO3– dipanaskan akan terbentuk endapan CaCO3. Ca2+(aq) + 2 HCO3–(aq) → CaCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Pembentukan CaCO3 akan menyebabkan terbentuknya lapisan pada dinding bagian dalam pipa boiler yang dikenal dengan nama boiler scale. Lapisan yang terbentuk pada dinding bagian dalam pipa boiler tersebut menyebabkan transfer panas terhambat sehingga dapat mengurangi efisiensi dan daya tahan boiler. Menurut Anda, adakah keuntungan dari air sadah ini? Bagaimana sikap Anda jika air di rumah Anda merupakan air sadah?

You Must Remember
Temporary hardness is caused by bicarbonate salt from magnesium and pottasium, while permanent hardness is caused by sulfate salt, cloride salt, and nitrate salt from magnesium and potassium.

Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes, 2004

Gambar 3.14
Pembentukan lapisan CaCO3 pada dinding bagian dalam pipa boiler.

Kimia Unsur

61

Materi 3. Jelaskanlah sifat fisis unsur-unsur golongan alkali tanah. nitrogen. Pada bidang industri.Soal Penguasaan 1. dan fosfor. unsur oksigen terdapat dalam bentuk gas oksigen. CO(NH2)2. Gas oksigen digunakan oleh penyelam. mengandung 21 % nitrogen 62 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Campuran gas oksigen dan nitrogen cair digunakan sebagai bahan bakar roket untuk mendorong pesawat ruang angkasa. di antaranya oksigen. Pembuatan gas oksigen di laboratorium dilakukan dengan cara memanaskan KClO3 dengan menggunakan katalis MnO2. Nitrogen Unsur nitrogen biasa digunakan sebagai pupuk. misalnya: 1. antariksawan. Bagaimanakah cara membedakan unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah? C Kegunaan dan Pembuatan Unsur-Unsur Kimia dan Senyawanya 1. Gas oksigen diperlukan dalam pembakaran dan proses metabolisme tubuh. 2002 Adapun pembuatan gas oksigen pada skala industri dilakukan dengan cara distilasi bertingkat. mengandung 46 % nitrogen 2. dan penderita penyakit tertentu untuk pernapasan.2 4. (NH4)2SO4. Nonlogam Unsur-unsur yang termasuk nonlogam. 6.15 Pembuatan gas oksigen di laboratorium Botol berisi air disiapkan untuk ditempatkan pada rangkaian alat Botol berisi gas oksigen Sumber: Chemistry (Chang). Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan sementara? Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan tetap? Apakah dampak negatif air sadah pada bidang industri? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 3. 2. Jelaskanlah sifat asam-basa unsur-unsur periode ketiga. Pupuk ZA (zwafel amonium). karbon. Oksigen Di alam. Pupuk urea. b. 5. oksigen digunakan sebagai zat pengoksidasi dan bahan baku pembuatan berbagai senyawa. Tahukah Anda kegunaan dari unsur-unsur tersebut? Bagaimanakah cara mendapatkannya? Kata Kunci • • Kegunaan unsur kimia Pembuatan senyawa a. 2 KClO3(s) → 2 KCl(s) + 3 O2(g) KClO3 dan MnO2 Botol terisi oleh gas oksigen Gambar 3.

tetapi memiliki sifat yang berbeda. Karbon Pernahkah Anda melihat pensil. Nitrogen dan hidrogen yang tidak bereaksi dikembalikan. udara bersih dimampatkan sehingga suhu meningkat. Mula-mula. Mula-mula. Udara yang belum mencair disirkulasikan lagi dengan cara dialirkan kembali ke dalam kompresor. Tahukah Anda perbedaan di antara ketiganya? Kimia Unsur 63 . dan intan tersusun atas unsur yang sama. 2002 Gambar 3. Intan memiliki kegunaan seperti itu karena sifat-sifatnya. yaitu unsur karbon. pensil. Meskipun arang. dan intan.16 Proses pembuatan amonia melalui proses Haber-Bosch Pembuatan amonia di laboratorium dilakukan dengan cara mereaksikan amonium klorida dengan natrium hidroksida. Menara-menara pendingin ini memiliki ukuran yang berbeda-beda. kemudian dilakukan pendinginan. Setelah itu. alat pemotong kaca. 2000 Gambar 3. intan. udara dialirkan ke menara kecil. Intan merupakan zat Sumber: Chemistry (Chang). Campuran gas nitrogenoksigen diberi tekanan sampai 250 atm dan dipanaskan sampai 450 °C. Pada tahap ini. Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Pullick). Amonia diperoleh melalui proses Haber-Bosch. grafit. Selain digunakan sebagai pupuk. seperti baja tahan karat. udara disaring untuk membersihkan dari debu. dan sebagai ampelas benda yang sangat keras. Pupuk kalium nitrat atau KNO3 Pembuatan gas nitrogen di laboratorium dilakukan dengan cara menguraikan amonium nitrit melalui pemanasan. mata bor. Amonia digunakan sebagai bahan pengawet dalam makanan kemasan untuk memperpanjang masa penggunaan dan sebagai bahan pendingin. NH4NO2(s) → 2 H2O(g) + N2(g) Pada skala industri. kemudian dialirkan ke menara yang lebih besar sehingga udara turun dan sebagian udara akan mencair.3. air dan karbon dioksida sudah mencair dan dapat dipisahkan dengan cara mengalirkan melalui beberapa menara pendingin. Pupuk amonia atau NH3 4. Pupuk amonium nitrat atau NH4NO3 5. N2(g) + 3 H2(g) R 2 NH3(g) Δ H = –92. Amonia dicairkan. dan arang untuk membakar sate? Ketiga benda tersebut tersusun atas unsur yang sama. NH4Cl(aq) + NaOH(aq) → NaCl(aq) + H2O(l) + NH3(g) c. Intan dapat digunakan sebagai perhiasan. Kesetimbangan campuran amonia (sekitar 50% terbentuk di sini). Reaktor yang terdiri atas katalis besi.17 Arang. kemudian dipisahkan. gas nitrogen diperoleh dengan cara distilasi bertingkat udara cair. nitrogen juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan amonia pada skala industri.4 kJ/mol Aliran gas yang mengandung hidrogen dan nitrogen Ruang pendingin Campuran gas yang dihasilkan dari reaktor didinginkan. Bentuk-bentuk yang berbeda dari unsur yang sama disebut alotrop.

bagaimana cara memperoleh arang? Sumber: Chemistry The Molecular Science. bahan pembersih lantai. dan makanan hewan. Sulfur (Belerang) Sulfur terdapat di alam berupa mineral. Penggunaan lain dari grafit adalah sebagai bahan pelumas dan komponen dalam pembuatan paduan material (komposit). seperti 2H. Sulfur juga terdapat di alam berupa gas. yaitu korek api biasa. 1997 Gambar 3. fungisida. mudah dihancurkan menjadi serbuk. seperti gips (CaSO4. misalnya asam fosfat dan natrium trifosfat. HB. Fosfor Ada dua jenis unsur fosfor. d. Jika tumbuhan ini mati. e. Grafit dapat pula digunakan sebagai bahan baku pembuatan pensil. S(s) + O2(g) → SO2(g) Sulfur murni Δ H = –297 kJ/mol Δ H = –191 kJ/mol Pirit. dapat menghantarkan listrik. Sebagian besar fosfor putih digunakan untuk membuat asam fosfat. 2002 Pensil yang biasa digunakan memiliki perbedaan. Penggunaan senyawa fosfat akan menyuburkan pertumbuhan eceng gondok dan ganggang. mana yang memberikan warna lebih gelap pada kertas dan pensil mana yang harus lebih sering diserut? Mengapa? Diskusikanlah bersama teman Anda. Grafit digunakan sebagai anode dalam batu baterai dan berbagai proses industri yang menggunakan elektrolisis.Tantangan Kimia Sumber: Chemistry for You. Fosfor merah digunakan untuk membuat korek api jenis safety matches. dan tahan panas. 2000 VO 2 SO2(g) + O2(g) k¶¶ ¶¶¶ l 2 SO3(g) ¶ 2 5 SO3(g) + H2SO4(l) → H2S2O7(l) H2S2O7(l) +H2O(l) → 2 H2SO4(l) Gambar 3. pasir.19 Sulfur dan mineralnya (pirit) 64 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Arang memiliki sifat mengadsorpsi (menjerap) sehingga dapat digunakan untuk mengadsorpsi zat warna dan bahan polutan lain dalam pengolahan air serta mengadsorpsi zat warna yang terdapat dalam air tebu pada pengolahan gula. Adapun fosfor merah dibuat dengan cara memanaskan fosfor putih pada suhu 240 °C. mineral besi dan sulfur Sumber: Science Encyclopedia. di balik kegunaannya. Arang dapat digunakan sebagai obat sakit perut. Asam sulfat diperoleh melalui proses kontak dengan menggunakan katalis vanadium(V) oksida. dan beberapa jenis peledak. Menurut Anda. Grafit memiliki kegunaan seperti yang telah dituliskan karena sifatnya. seperti H2S dan SO2. padat yang bening berkilauan dan merupakan zat yang sangat keras. Tahukah Anda. senyawa fosfat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Namun. Senyawa natrium trifosfat dan Ca(H2PO 4)2 digunakan dalam detergen dengan tujuan untuk mengikat ion-ion kalsium/magnesium dari air sadah. yaitu berwarna hitam.Berikut persamaan reaksi pada proses kontak. dan kokas. insektisida. Unsur fosfor juga dapat digunakan untuk membuat senyawa fosfat.300 °C dan tekanan 125. buram.2H2O) dan pirit (FeS2). Selain itu. dan 2B. Penggunaan sulfur paling banyak adalah pada pembuatan asam sulfat. insektisida. reaksi pembusukannya akan menghabiskan oksigen terlarut sehingga mengganggu kehidupan hewan air. Sulfur digunakan antara lain dalam pembuatan pupuk.18 Fosfor merah digunakan untuk korek api. Asam fosfat banyak digunakan untuk membuat pupuk super fosfat. asam fosfat digunakan sebagai bahan detergen.000 atm. H. Selain intan alami. licin. Fosfor putih dibuat dengan cara memanaskan batuan fosfat. ada juga intan buatan yang dibuat dari grafit melalui pemanasan pada suhu 3. yaitu fosfor putih dan fosfor merah.

industri kendaraan. Kegunaan Logam Besi adalah logam yang paling banyak kegunaannya. SO2 yang panas melewati penukar panas yang menghasilkan uap. kunci. H2S2O7(l) + H2O(l) → 2 H2SO4(l) R 2 SO (g) 3 Δ H = –191 kJ mol–1 2. Baja yang digunakan untuk membuat perkakas-perkakas tersebut adalah baja tahan karat. Sumber: Chemistry for You. Rubi berwarna merah karena mengandung senyawa kromium(III). badan pesawat terbang.Padatan sulfur Padatan sulfur dilebur. dan titan(IV).24H 2O digunakan sebagai penjernih pada pengolahan air minum.20 Pembuatan asam sufat melalui proses kontak Sebagian besar unsur-unsur kimia merupakan logam. untuk menghasilkan asam sulfat pekat (98% H2SO4) oleum dilarutkan dalam air. pasta gigi. Benda lain yang memanfaatkan aluminium. dan barang kerajinan. safir. 2000 Gambar 3. kemudian disemprotkan asam sulfat pekat sehingga menghasilkan larutan yang dinamakan oleum. kromium (14–18 %) dan nikel (7–9 %). Adapun alfa-alumina yang dapat ditemukan di alam sebagai korundum digunakan untuk ampelas atau gerinda.000 °C. leburan sulfur bertemu dengan udara kering S(s) + O2(g) → SO2(g) Δ H = –297 kJ mol–1 Sulfur dioksida dioksidasi menjadi sulfur trioksida dengan adanya katalis vanadium(V) oksida. perabotan rumah tangga. Uap yang dihasilkan dapat digunakan untuk melebur padatan sulfur pada proses awal. keramik. Apakah kegunaan dari logam? Bagaimanakah cara mendapatkannya? a. dan rel kereta api. Tawas yang memiliki rumus kimia KSO 4Al 2(SO 4) 3. sedangkan topaz berwarna kuning karena mengandung besi(III). kusen pintu dan jendela. Gama-alumina digunakan sebagai bahan baku pembuatan aluminium. aluminium juga banyak digunakan dalam bentuk senyawanya. perkakas dapur.000 °C. yaitu alfa-alumina dan gama-alumina. kemudian disemprotkan ke dalam tungku pembakaran. dan gelas. dan topaz merupakan alfa-alumina yang mengandung senyawa unsur logam transisi yang memberi warna pada batu tersebut. 2 SO2(g) + O2(g) Oleum. kabel listrik. Sifatnya yang keras dan liat membuat stainles steel digunakan untuk membuat senjata dan kawat. komponen kendaraan bermotor. misalnya tawas dan alumina. jembatan. Ada juga baja yang digunakan untuk membuat gunting. Pernah mendengar stainless steel? Stainless steel merupakan paduan antara besi. dan panci. SO3 melewati penyaring. dan timah. konstruksi bangunan. aluminium. sendok. besi(III).21 Penggunaan stainless steel pada peralatan bedah Kimia Unsur 65 . Logam Sumber: Chemistry (Ann and Patrick). di antaranya kemasan berbagai jenis produk makanan. Baja yang dihasilkan sering digunakan untuk membuat mainan anak. Besi banyak digunakan untuk membuat baja. Gama-alumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 pada suhu di bawah 500 °C. sedangkan alfa-alumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 pada suhu di atas 1. Selain dalam bentuk logam. seperti besi. SO3(g) + H2SO4(l) → H2S2O7(l) asam s peka ulfat t Pada suhu di atas 1. Bagaimana dengan alumina? Senyawa yang memiliki rumus kimia Al2O3 ini terdapat dalam dua bentuk. Beberapa jenis batu mulia. obeng. 2001 Gambar 3. seperti rubi. safir berwarna biru karena mengandung senyawa besi(II). Aluminium digunakan sebagai bahan baku pembuatan bak truk.

seperti talium. Adapun mineral yang dapat dijadikan sumber untuk memproduksi logam secara komersial disebut bijih logam. Peleburan (melting) adalah proses reduksi bijih menjadi unsur logam dengan menggunakan reduktor maupun elektrolisis.gov Logam-logam lainnya adalah timah. perak digunakan juga sebagai perkakas perak. Tahap terakhir adalah pemurnian (refining) logam. misalnya pirit.22 Tembaga digunakan sebagai kabel listrik. dan kuningan (Cu 70% dan Zn 30%) digunakan sebagai bahan alat musik dan berbagai aksesoris. Fluks adalah suatu bahan yang dapat mengikat pengotor dan menghasilkan zat yang mudah mencair (terak). semakin sukar direduksi sehingga diperlukan reduktor yang lebih kuat. Pada industri metalurgi pengolahan bijih terbagi atas tiga tahapan. Nikel digunakan untuk melapisi barang yang terbuat dari besi. perak. duralium (Al 96% dan Cu 4%) digunakan untuk komponen pesawat. Proses pembakaran tanaman menjadi abu menghasilkan energi yang digunakan untuk menjalankan generator listrik pada proses ekstraksi. Para peneliti sedang mengembangkan kemungkinan phytomining untuk logam. tembaga. Cu. seng) dan solder (paduan timah dan timbal). Bijih dihancurkan dan digiling sehingga butiran terlepas dari batureja. Kegunaan lain timah adalah untuk membuat logam campur. nikrom (paduan Ni. Kegunaan lain dari nikel adalah untuk membuat paduan dengan tembaga dan beberapa logam lain.epa. Untuk mengikat pengotor seringkali ditambahkan fluks. Adapun kegunaan utama emas adalah sebagai perhiasan dan mata uang. misalnya monel (paduan Ni. menghasilkan perak yang menyebabkan terbentuknya bayangan pada negatif foto. Logam yang kereaktifannya kecil. halida. 1991 Gambar 3. dan mudah mengilap jika digosok.Sumber: Science Discovery. karbonat. sulfida. tembaga. Senyawa perak. nikel. barang kerajinan. Co). Selain mengandung logam. Fe). bijih logam juga mengandung batuan tak berharga yang disebut batureja. Selain untuk medali. seperti magnesium dan aluminium. Tembaga banyak digunakan sebagai kawat listrik dan logam paduan. b. Bahanbahan alam tersebut ditemukan di kerak bumi dan dikenal dengan istilah mineral. logam aktif atau dengan cara elektrolisis. dapat direduksi dengan elektrolisis. dan pemurnian. Istilah emas dan perak tentu sudah tidak asing lagi bagi olahragawan. timbal. Sumber: http://www. dan emas. bauksit. Beberapa logam paduan yang mengandung tembaga antara lain kupronikel (75% Cu dan Ni 25%) digunakan untuk membuat koin. dan emas. Timah digunakan untuk membuat kaleng (tin plate) berbagai macam produk dan melapisi kaleng yang terbuat dari besi sehingga mencegah besi berkarat. Untuk itulah bijih logam dipekatkan untuk menghilangkan sebanyak mungkin batureja. kobalt. 66 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . seperti tembaga dan emas dapat direduksi hanya dengan pemanasan. Semakin reaktif logam. dan sulfat. dan pemurnian zona. dan aluminosilikat. distilasi. Selanjutnya. Bijih logam biasanya berupa oksida. di antaranya elektrolisis. Elektrolisis biasanya digunakan untuk memurnikan tembaga dan nikel. Fakta Kimia Phytomining Phytomining (proses penambangan logam dengan menggunakan tanaman) telah dicoba di California. Tanaman tersebut menyerap nikel hingga 1% dari massa keringnya. Fe. Cr). yaitu pemekatan bijih. seperti perak bromida dan perak iodida digunakan untuk pembuatan film dan kertas foto. dan timah. misalnya perunggu (paduan timah. lalu dilebur untuk menghasilkan logamnya (nikel). seperti pengapungan (flotasi) dan penarikan dengan magnet. dan alniko (paduan Al. tembaga. dan baja karena nikel memiliki sifat keras. dapat direduksi dengan menggunakan karbon. silikat. tahan korosi. Ada beberapa cara pemurnian. Logam dengan kereaktifan sedang. adapun logam yang kereaktifannya tinggi. Emas dan perak biasanya digunakan sebagai bahan medali pemenang kejuaraan. peleburan ulang. Tanaman dibakar menjadi abu (bio-ores). dan perhiasan. Fe. Zat reduktor yang dapat digunakan adalah karbid. hidrogen. Ni. tanaman Streptanthus polygaloides ditanam pada tanah yang banyak mengandung nikel. Pemilihan reduktor ini bergantung pada kereaktifan setiap zat. Senyawa ini mudah terurai jika terkena cahaya. Pengolahan Logam Logam-logam diperoleh atau dibuat dengan teknik yang dinamakan metalurgi. yaitu proses pengolahan bahan-bahan alam menjadi logam. nikel. peleburan. logam dipisahkan dengan cara fisis. seperti besi.

Peleburan besi dilakukan dalam blast furnance.300 °C CO2 + C → 2 CO Udara panas C + O2 → CO2 2.23 Pengolahan besi dari bijihnya Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. karbon (kokas) sebagai zat pereduksi. Pereduksi yang digunakan adalah karbon. kokas. timah. 1) Pengolahan besi Pengolahan besi terdiri atas dua tahap. dan batu kapur (CaCO 3) untuk mengikat kotoran pasir. Sedangkan proses peleburan ulang digunakan untuk memurnikan besi. yaitu peleburan untuk mereduksi bijih besi sehingga menjadi besi dan peleburan ulang untuk membuat baja. dan batu kapur dimasukkan dari atas 250 °C 3 Fe2O3 + CO → 2 Fe3O4 + CO2 600 °C Fe3O4 + CO → 3 FeO + CO2 1. 2004 Ke dalam blast furnance dimasukkan bijih besi yang terkotori pasir. Besi ini disebut besi cair atau besi gubal (pig iron). 2 Fe2O3(s) + 3 C(s) → 4 Fe(s) + 3 CO2(g) Bijih besi. Suhu reaksi yang tinggi menyebabkan besi mencair. aluminium. seperti besi.000 °C FeO + CO → Fe + CO2 1.000 °C Terak Besi Gambar 3. Kimia Unsur 67 .Adapun proses distilasi digunakan untuk memurnikan seng dan raksa. Blast furnance adalah suatu bangunan yang tingginya sekitar 30 meter dan memiliki diameter sekitar 8 meter. dan tembaga. Blast furnance terbuat dari baja tahan karat yang dilapisi dengan bata tahan panas. Berikut ini akan diuraikan beberapa pengolahan logam.

Kemudian. Mula-mula. Si. Pencegahan pengaratan baja juga dapat dilakukan dengan menggunakan lapisan pelindung. dikeringkan. Kemudian. dan W sesuai dengan jenis baja yang diinginkan. kadar karbon dalam besi gubal diturunkan dari 3–4% menjadi 0–1.2%) disebut besi tempa (wrought iron). menggunakan logam yang dapat dikorbankan. Baja dapat dibuat dengan cara peleburan ulang besi gubal. ke dalam lelehan besi ditambahkan logam. Aluminium akan mengendap sebagai Al(OH)3. (+) (–) Lelehan elektrolit (campuran Na3AlF6 – Al2O3) Gambar 3. 2) Pengolahan aluminium Pengolahan aluminium dilakukan dengan proses Hall-Heroult. Proses yang lebih singkat dan biaya produksi yang lebih rendah membuat baja langsung tersedia dalam jumlah besar untuk pertama kalinya.V. seperti Cr. Mula-mula. Dalam pemurnian bauksit. CaCO3(s) → CaO(s) + CO2(g) Kemudian. larutan disaring dan filtrat yang mengandung NaAl(OH) 4 diasamkan dengan mengalirkan gas CO2. Sumber: Jendela IPTEK: Kimia. Mo. P. seperti SiO2 membentuk terak. serta pengotor lain dibuang dengan cara membuat terak. Batu kapur berfungsi untuk mengikat pengotor yang bersifat asam. sedangkan yang bertindak sebagai anode adalah grafit.Legenda Kimia Sir Henry Bessemer (1813 – 1898) membuat perubahan besar dalam proses mengubah besi cor langsung menjadi baja dengan membakar campuran ini dalam alat konservasi baja yang dibuatnya. Terakhir. Mn. Besi yang mengandung karbon sangat rendah (0. Proses ini terdiri atas 2 tahap. Besi lebih bagus jika digunakan dalam bentuk baja karena baja tahan korosi. Ni. bauksit direaksikan dengan NaOH membentuk NaAl(OH) 4. yaitu mengoksidasikannya dengan oksigen. Si. kalsium oksida bereaksi dengan pasir membentuk kalsium silikat yang merupakan komponen utama dalam terak. yaitu pemurnian bauksit untuk memperoleh alumina murni dan peleburan/reduksi alumina dengan elektrolisis. Terakhir.005–0. dan dipanaskan sehingga diperoleh Al2O3 yang tidak berair. P. atau melindunginya secara katodik. Mn. Sel ini terdiri atas wadah besi berlapis grafit yang sekaligus berfungsi sebagai katode. batu kapur terurai membentuk kalsium oksida (CaO) dan karbon dioksida (CO2). Penambahan logam ini untuk mencegah pengaratan pada baja. Campuran Al2O3 dan kriolit (Na3AlF6) dipanaskan hingga mencair sampai pada suhu 950 °C untuk kemudian dielektrolisis. 2004 Tahap selanjutnya adalah peleburan alumina menggunakan sel elektrolisis. 2 Al2O3(l) + 3 C(s) → 4 Al(l) + 3 CO2(g) 68 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .24 Elektrolisis aluminium Elektrode karbon Lelehan Al Lelehan Al dapat dibentuk di sini Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes.5%. Caranya. 1993 Besi cair dialirkan ke dalam cetakan untuk membuat besi tuang (cast iron) yang mengandung 3–4% karbon dan sedikit pengotor lain. CaO(s) + SiO2(s) → CaSiO3(l) Terak ini mengapung di atas besi cair dan harus dikeluarkan dalam selang waktu tertentu. seperti Mn. Al(OH)3 disaring.

Pemurnian timah dapat dilakukan dengan dua teknik. bijih timah yang telah dipisahkan itu direduksi dengan menggunakan karbon. Timah cair yang terkumpul di dasar tanur kemudian dialirkan ke dalam cetakan untuk mendapatkan timah batangan. Jelaskanlah tahap-tahap dalam pengolahan suatu logam. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.3 3. Kimia Unsur 69 . Lelehan aluminium lalu dikeluarkan secara periodik ke dalam cetakan untuk menghasilkan aluminium batangan. Tuliskanlah contoh unsur-unsur nonlogam beserta kegunaannya. 1. 2. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. Tahap akhirnya adalah ekstraksi tembaga murni dari konsentrat tembaga dengan cara elektrolisis (dengan arus listrik). Gambar 3. 4) Pengolahan tembaga Bijih tembaga dihaluskan dengan alat peremuk batuan. Oleh karena timah ini masih tergolong kasar maka perlu dimurnikan. Buktikan oleh Anda Carilah informasi dari media cetak atau situs internet mengenai dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dengan adanya proses penambangan emas pada suatu wilayah. 2004 Proses selanjutnya adalah penghilangan air yang dilakukan dalam pabrik dewatering plant.Aluminium yang dihasilkan berwujud cair dan terkumpul di dasar wadah. Materi 3. Akhirnya. diperoleh konsentrat Cu dalam bentuk logam Cu dengan kadar tinggi. Bijih dicampur air sehingga terbentuk slurry (bubur). lalu dimasukkan ke tangki sel flotasi agar terpisah dari mineral pengotor. yaitu High Tention Separator dan Magnete Separator. 3) Pengolahan timah Seperti halnya pengolahan logam lainnya. Tuliskanlah contoh unsur-unsur logam beserta kegunaannya. Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. Kemudian. tahap awal pengolahan timah adalah pemekatan. Setelah dipekatkan. bijih timah dipanggang hingga arsenik dan belerang terpisahkan dalam bentuk oksida-oksida yang mudah menguap.25 Proses pemurnian tembaga menggunakan elektrolisis.

meliputi sifat kimia senyawa. Kadar natrium hipoklorit dapat ditentukan dengan cara titrasi. dan penanganannya. V Na2S2O3 × N Na2S2O3 = V NaOCl × N NaOCl 70 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Larutan amilum 2% 9. Titrasi Volume Na2S2O3 (mL) Volume Cairan Pemutih (mL) 8. Tambahkan 5 mL amilum 2%. Tuangkan sebanyak 25 mL cairan pemutih ke dalam labu erlenmeyer. Titrasi dengan Na2S2O3 0. Gunakan rumus perhitungan berikut untuk menentukan konsentrasi natrium hipoklorit. kemudian lanjutkan titrasi hingga terjadi perubahan warna larutan dari biru menjadi tidak berwarna. Buret 2.1 M. Kedua bahan kimia ini berwujud cair dan bersifat multifungsi. Tuangkan 5 mL H2SO4 1 M dan masukkan 1 g KI ke dalam labu erlenmeyer.D Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk 1. Larutan Na2S2O3 0. Kocok. 2. 3. Bagaimana caranya? Lakukanlah kegiatan berikut. Catat hasil pengamatan Anda pada tabel berikut.8 Penentuan Kadar Natrium Hipoklorit dalam Bahan Pemutih Tujuan Menentukan kadar natrium hipoklorit dalam bahan pemutih Alat dan Bahan 1. Tisu 5. Bahan Pemutih Bahan kimia yang biasa digunakan sebagai pemutih pakaian adalah natrium hipoklorit dan hidrogen peroksida. Erlenmeyer 3. Langkah Kerja 1. Botol semprot 4. natrium hipoklorit dan hidrogen peroksida dapat juga digunakan sebagai desinfektan. 6. 7. lalu goyang-goyang hingga larut.1 M 8. Natrium hipoklorit lebih banyak digunakan daripada hidrogen peroksida. 5. Ulangi langkah kerja nomor 1–4. Selain sebagai pemutih. cara penggunaan. Larutan H2SO4 1 M Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. Kalium iodida (KI) 7. Isi buret dengan larutan Na2S2O3 0. 4. Encerkan cairan pemutih pakaian sebanyak 10–15 kali.1 M hingga larutan berwarna kuning. Cairan pemutih pakaian 6. Selidikilah 3.

amonium nitrat NH4NO3. Untuk menghitung massa unsur dalam suatu senyawa.. 80% D. dan K untuk pertumbuhannya. Ingatkah Anda bahwa garam dapat terbentuk dari reaksi asam dan basa? Asam sulfat dapat menetralisasi larutan amonia menghasilkan garam amonia sulfat. lalu bandingkan dengan hasil yang Anda peroleh. 100% Pembahasan massa urea = M r urea × massa N 2 × Ar N = 60 × 21 gram 2 × 14 = 45 gram 0 0 urea =  massa urea × 100 0 0 massa pupuk 45 q100 0 0  90 0 0 50 Jadi. Kimia Unsur 71 . dan urea CO(NH2)2. 1. perlu diketahui persentasenya terlebih dahulu.67% 60 massa nitrogen = 46. C = 12 g/mol. petani biasanya menaburkan pupuk untuk memperoleh kualitas tanaman yang baik. Kemurnian pupuk tersebut adalah .. 2. Soal Penguasaan Materi 3. Untuk menentukan kadar unsur tersebut dalam pupuk. Akan lebih mudah untuk menyebarkan pupuk dalam bentuk padatan. Tanaman tidak selalu memperoleh unsur-unsur N. 42% B. Bagaimanakah cara menentukan kadar natrium hipoklorit pada bahan pemutih? Jelaskan. Tentukan kadar massa per volume NaClO dalam cairan pemutih. UM–UGM 2004 Contoh Jawab 3. Kemurnian pupuk urea (CO(NH2)2) adalah (D) 90%. 90% E. 10. (Ar H = 1 g/mol. P. perhatikanlah contoh berikut. Berapakah persentase nitrogen dari pupuk (NH4)2SO4 dan NH4NO3? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.67 kg.67 kg Jadi.. n × Ar N % nitrogen= M Urea × 100% r = 2 × 14 ×100% = 46. dan kalium berguna untuk melindungi tanaman dari penyakit. Kupas Tuntas Dalam 50 gram pupuk urea (CO(NH2)2) terdapat 21 gram nitrogen. 75% C . Oleh karena itu. dan K dari dalam tanah. fosfor diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan akar dan pematangan buah.67 ×100 kg 100 massa nitrogen = 46. Pupuk Tanaman membutuhkan unsur-unsur N. Tentukan massa NaClO dalam larutan. P. Akan tetapi. Amonia cair dapat digunakan langsung sebagai pupuk dengan cara penyuntikan pada tanah. Amonia akan menyebabkan tanah menjadi bersifat basa dan nitrogen menjadi berkurang karena adanya penguapan gas amonia. Untuk mendapatkan pupuk nitrogen yang berupa padatan. Nitrogen diperlukan untuk protein pada daun dan batang. 11. N = 14 g/mol.1 Tentukan massa nitrogen pada 100 kg pupuk urea (CO(NH2)2). Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Carilah informasi kadar massa per volume NaClO dalam cairan pemutih. cara ini memiliki beberapa kekurangan. O = 16 g/mol) A. massa nitrogen pada 100 kg pupuk urea adalah 46. kita dapat mereaksikan amonia dan asam. 2 NH3(aq) + H2SO4(aq) → (NH4)2SO4(aq) Unsur nitrogen di dalam pupuk dapat diperoleh dari pupuk amonium sulfat (NH4)2SO4.9.4 2.

konduktivitas listrik. konstruksi bangunan. Sifat fisis menjelaskan bentuk fisik unsur tersebut. Unsur logam contohnya besi. Ada dua jenis kesadahan. dan c. dan e. jumlah panas yang dihasilkan dari suatu reaksi dengan unsur lain. 72 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .Rangkuman 1. badan pesawat terbang. Unsur golongan alkali dan alkali tanah dapat diidentifikasi melalui warna nyala api yang dihasilkan ketika unsur tersebut dibakar. dan perak. sulfur. dan fosfor. Di bidang industri. aluminium. tembaga. warna. Sifat kimia suatu zat meliputi bagaimana suatu unsur dapat bereaksi dengan unsur lainnya. Unsur nonlogam contohnya nitrogen. 5. b. air sadah menimbulkan kerugian. Air sadah ( hard water ) adalah air yang mengandung ion kalsium dan ion magnesium. 8. b. perabot rumah tangga. c. Kegunaan unsur-unsur logam di antaranya: a. kecepatan reaksi jika bereaksi dengan unsur lain. Unsur-unsur kimia di alam terbagi atas unsur logam dan nonlogam. Unsur-unsur logam didapatkan dari penambangan mineral-mineralnya di kulit bumi. oksigen. bahan baku baja. dan suhu ketika terjadi reaksi. 2. emas. yaitu kesadahan sementara dan kesadahan tetap. titik didih. Unsur nonlogam diperoleh dengan cara pemisahan seperti distilasi dan ekstraksi. pembuatan pupuk. 4. industri kendaraan. Kegunaan unsur-unsur nonlogam di antaranya: a. dan kerapuhan. helium. Setiap unsur memiliki sifat fisis dan sifat kimia sendiri yang membedakannya dengan unsur lainnya. 7. 6. d. industri. metabolisme tubuh. kelenturan. 3. seperti titik leleh.

titik leleh. Kimia Unsur 73 . zat pengoksidasi Oksigen kegunaan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Kimia Unsur ini? Menyenangkan. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama dan transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. magnetit. Anda pun dapat berdiskusi dengan dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Kimia Unsur ini. perabot rumah tangga Distilasi bertingkat Bahan baku pembuatan amonia dan pupuk Besi pembuatan di industri kegunaan Logam contoh mineral Aluminium pembuatan di industri Unsur kimia terdiri atas kegunaan pembuatan di industri Nitrogen kegunaan Nonlogam contoh pembuatan di industri Distilasi bertingkat Diperlukan untuk metabolisme tubuh. titik didih. kekerasan. Belajarlah dengan baik. beril. Misalnya.P e t aKonsep mineral Hematit. kriolit. dan siderit Peleburan pada blast furnace Bahan baku baja. kelarutan. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. (kereaktifan. serta menjelaskan manfaat. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik unsur utama dan transisi. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Kimia Unsur ini. dan konstruksi bangunan Bauksit. dan korundum Proses Hall-Heroult Bahan badan pesawat terbang. warna. pirit. Anda akan dapat membedakan berbagai unsur logam atau nonlogam. bertanyalah kepada guru kimia Anda. industri kendaraan. dampak dan proses pembuatan unsurunsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. dan sifat khusus lainnya).

perak. memiliki sifat konduktivitas listrik yang baik merupakan isolator memiliki kalor penguapan yang rendah merupakan penghantar panas yang baik memiliki sifat kekerasan Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. Ca. Ca. dan timah E. Br E. nitrogen B. besi. harga potensial oksidasi D. 4. Kira-kira. menambah resin penukar ion E. Se. K. Se. hidrogen. harga potensial reduksi B. Dari deret unsur-unsur tersebut. Ca. Br. boron. dan tembaga B. Hal ini terjadi karena …. Kr. titik didih Sifat oksidator suatu unsur dapat ditentukan dari …. 7. iodin. karbon. b dan a benar 11. K. dan besi Dari beberapa mineral di bawah ini: 1. Se. besi-krom B. sulfur. seng. Br. boron. K. hematit 3. Ca. Se lebih mudah menerima elektron daripada K D. harga keelektronegatifan Kr < Br C. 3 dan 4 2. Ca. K. menambahkan HCl 12. K Ca Se Br Kr 8. A. kepolaran E.Evaluasi Materi Bab A. A. K 10. 3 A. oksigen. alumunium-nikel C. Kr. Kr D. Kr D. Se. E. 2 dan 4 C. K 9. Br. A. 8. Berikut ini yang merupakan unsur logam adalah …. B. A. kalor penguapan C. 1. 5. fluorin. Ca. grafit C. K. klorin. C. silikon. Ca. akibatnya air tersebut harus diolah dahulu dengan langkah tepat. Kr. Se. A. Urutan keasaman dari oksida unsur-unsur tersebut adalah …. Kr. 6. Ba Tidak seperti nonlogam. Se. bromin. 9. Br C. Br. Ca. 4 dan 5 D. klorin 13. Kr. arang 3. D. oksigen C. siderit 5. Ca. kasiterit 2. Br C. Berikut ini adalah unsur-unsur yang dapat membentuk molekul diatomik. memanaskan air tersebut B. K. kalsium-besi Seorang ahli kimia ingin menentukan jenis unsur yang terkandung dalam suatu logam maka dia mengambil sampelnya lalu membakarnya sehingga didapat warna nyala merah jingga. nomor atom D. A. fluorin. fluorin. A. 2 dan 5 E. Na B. emas. intan B. perak. Br. titik leleh E . harga keelektronegatifan Br > Se B. Gunakan deret unsur berikut untuk soal no. A. A. Ca. fosfor merah E. natrium-emas D. a dan c benar E. 1 dan 3 B. kalkopirit Mineral yang merupakan sumber penghasil unsur besi adalah …. A. K. K. iodin D. dan 10. Sifat fisis unsur menjelaskan segala sesuatu yang berhubungan dengan kondisi fisika unsur tersebut. Salah satu bentuk unsur yang dapat digunakan sebagai obat sakit perut adalah …. A. massa jenis Berikut ini adalah pasangan logam yang relatif paling reaktif dan tidak reaktif …. fosfor. nitrogen. Air yang akan digunakan dalam sebuah industri logam ternyata mengandung kalsium klorida. Urutan unsur yang semakin reaktif …. logam akan terasa sangat panas jika diletakkan di bawah sinar matahari. dan nitrogen C. aluminium. kecuali …. K C. warna nyala unsur C. 74 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Sr E. Kr B. konduktivitas listrik B. menyaringnya dengan saringan ultrafiltrasi C. nitrogen. seperti …. Kr. Se. Se. helium E. menambahkan natrium karbonat D. Se. Br E. Berikut ini merupakan sifat fisis suatu unsur. Br. sifat-sifat kimia yang dapat disimpulkan antara lain …. fluorin. nikel. kecuali …. nikel. dan krom D. kriolit 4. Se. krom-besi E. unsur yang diuji oleh ahli kimia tersebut adalah …. A. fosfor putih D. Kr B. Ca D.

3.. kalpirit Pasangan senyawa yang mengandung aluminium adalah . stainless steel D. duralium B. A. Percobaan lain menunjukkan bahwa unsur C dapat bereaksi baik dengan larutan asam maupun larutan basa. oksigen B. Produk-produk yang merupakan logam campuran dengan tembaga sebagai salah satu unsurnya adalah …. duralium. Belerang dapat ditemukan dalam berbagai bentuk pada suhu kamar. A. pirit B... Oksida unsur A dalam air menghasilkan larutan yang memiliki pH < 7. C.. karbon D. B C. Kimia Unsur 75 . iodin 24. ClO3(OH) D. 10% V dan 6% Co C. nikrom. alumina E.. C D. 1. hidrogen B. kupronikel. B. A.. PO(OH)3 25.. timah D.. 25% Ni dan 14% Mn E. homolog E. Nama bijih yang digunakan dalam pembuatan aluminium adalah . alumunium C. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. kalium E. E. A. nitrogen tidak digunakan sebagai . A. Diketahui senyawa-senyawa berikut. dengan larutan basa kuat menghasilkan H2 D. Gas A. kecuali .. Dalam susunan unsur halogen.. kupronikel. dengan HNO 3 pekat menghasilkan oksida nitrogen 18. sedangkan unsur B dengan air bereaksi menghasilkan gas hidrogen. 2 dan 4 E. C E.. Berikut sifat-sifat logam aluminium. Kandungan yang terdapat dalam baja tahan karat (stainless steel) adalah .14. fosforus E... A.. A 17. nikrom. 1 dan 2 B. 3 dan 4 21. A. A.. Tuliskanlah metode-metode yang digunakan dalam pengolahan logam. kaporit 2. besi B. Senyawa berikut yang bersifat asam kuat adalah . 6. alniko. Jelaga (arang) dan intan yang berkilauan mengandung unsur yang sama. dan C. 18% Cr dan 8% Ni 19. dan kesadahan tetap? 2. mengapa unsur F merupakan oksidator yang paling kuat di antara unsur lainnya dalam satu golongan? Mengapa besi tidak digunakan sebagai bahan untuk membuat perhiasan? Jelaskan. monel. yaitu . A. nikel 16.. Mengapa? Jelaskan. keuntungan sampingannya adalah mendapatkan emas dan perak. seng sulfida C.. bauksit 4. A. alniko. kriolit 3. Susunan unsur-unsur tersebut dalam sistem periodik. pengisi bola lampu pijar bahan baku pembuatan amoniak bahan bakar roket "pengusir" oksigen pada industri makanan penghambat pembusukan pada sayuran dan buah-buahan B.. alniko C.. B. 5. A. kupronikel. dapat bereaksi dengan asam kuat B.. stainless steel. A. Mg(OH)2 B.. polimer 22. NaOH E. fosforus C.. alotrop C. bauksit D. B. B. B B. larut dalam larutan NaOH C. nitrogen D.. tembaga E.. A. isotop B. 1.. C. iodin 23. fosfor E. D.. isomer D. SiO(OH)2 C. C.. B. Pupuk urea bagi tumbuh-tumbuhan merupakan sumber unsur . Hall-Heroult merupakan proses yang dilakukan dalam pengolahan …. Unsur-unsur A. 11% – 14% Mn D. Bagaimanakah cara mendapatkan besi baja? 4. karbon 20. terletak pada periode ke-3 sistem periodik. Apakah yang dimaksud dengan air sadah. A. kesadahan sementara. C. alniko 15. Bentuk-bentuk ini dikenal sebagai ... 12% – 18% Cr B. 1 dan 4 C. nitrogen C. merupakan oksidator kuat E. dari kiri ke kanan adalah .. A. Dalam penambangan tembaga. 2 dan 3 D.

Suatu bijih besi mengandung 80% besi(III) oksida. Tuliskanlah logam penyusun aliasi berikut. Reduktor dan oksidator 9. Logam dan nonlogam b. Akan tetapi. Kita semua pasti pernah memasak. Stainless steel 10. Perunggu b. 76 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Dari 2 ton bijih besi tersebut.7. Pembuatan gas oksigen di laboratorium dilakukan dengan cara memanaskan KClO3 dengan menggunakan katalis MnO2 dan dihasilkan gas oksigen dalam jumlah sedikit. a. perkakas yang digunakan seperti ketel akan mengandung kerak terutama pada bagian dasarnya. menggoreng telor. Apabila kita perhatikan. berapa gram besi murni yang dapat diperoleh? ( Ar Fe = 56 g/mol. Apakah fungsi kriolit pada pengolahan aluminium? Soal Tantangan 1. Kuningan c. Bagaimana cara mengatasi masalah tersebut? Jelaskan. O = 16 g/mol) Tuliskanlah sifat periodik unsur periode ketiga. Apakah sebenarnya kerak pada dasar ketel tersebut? Mengapa hal tersebut dapat terjadi? 2. baik itu memasak mi rebus. 8. atau yang lainnya. a. Keasaman c. dalam suatu proses industri kebutuhan akan oksigen diperlukan dalam jumlah banyak.

Buatlah tabel pengamatan seperti berikut ini. CaCl2. MgSO4. dan air sadah. Air suling 4. Bagaimanakah mengetahui kesadahan air? Berikut ini langkah-langkah yang harus Anda lakukan. dan MgCl2) 5. Buatlah kesimpulan dari hasil pengamatan Anda. Air ledeng 2. Apakah bertahan dalam 30 detik? Tambahkan larutan sabun jika buih yang terbentuk masih dapat hilang. 1. Kesadahan menjadi masalah di dalam kehidupan sehari-hari. air sumur. Larutan Air Sadah Volume Sabun yang Diperlukan (mL) Pengamatan 3. Amati buih yang terjadi. Tambahkanlah 5 mL larutan sabun/detergen pada masing-masing gelas kemudian aduk. Air sadah (air yang mengandung CaSO4. kemudian isilah dengan sebanyak 50 mL air ledeng. air suling. Kalsium sulfat Magnesium sulfat Kalsium klorida Magnesium klorida Air yang Diuji Volume Sabun yang Diperlukan (mL) Pengamatan Air ledeng Air sumur Air suling 4.Kegiatan Semester 1 Pengaruh Mg dan Ca dalam Kesadahan air Air sadah adalah air yang mengandung ion Mg2+ dan Ca2+. Gelas bening (4 buah) a. Kegiatan Semester 1 77 . Mengamati pengaruh Mg dan Ca di dalam air Berilah nomor pada masing-masing gelas. 5. Air sumur 3. 2. Alat dan Bahan 1. Penyusunan laporan meliputi: a. Manakah air yang termasuk air sadah dan bukan air sadah? Susunlah laporan kegiatan dari hasil eksperimen Anda. Pendahuluan Bab ini menjelaskan tentang latar belakang penelitian dan tujuan penelitian.

Hasil dan Pembahasan Pada bab ini Anda dapat menguraikan fakta-fakta dan data yang Anda peroleh selama eksperimen. Pembahasan dilengkapi dengan reaksi-reaksi kimia yang terjadi. f. g. c. Jika Anda menemukan kesulitan selama pelaksanaan kegiatan. Kesimpulan Pada bab ini Anda dapat mengutarakan kesimpulan yang dapat Anda ambil dari hasil kegiatan eksperimen.Alat dan Bahan Bab ini memuat seluruh alat dan bahan yang digunakan selama penelitian. Teori Bab ini meliputi teori-teori yang mendasari kegiatan yang diambil dari berbagai sumber. b. Metode Penelitian Metode atau cara penelitian dapat Anda uraikan secara ringkas pada bab ini. Kegiatan Semester 1 ini dikerjakan secara berkelompok antara 3–5 orang. 78 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Presentasikanlah hasil kegiatan Anda di kelas dan diskusikanlah bersama kelompok lain. Lengkapilah dengan informasi mengenai berbagai keuntungan dan kerugian dari air sadah ini. Anda dapat mendiskusikannya dengan guru kimia. d. Daftar Pustaka Sumber-sumber pustaka yang Anda dapatkan dimuat dalam daftar pustaka. e.

Sesungguhnya. Anda akan diajak untuk dapat memahami karakteristik unsur-unsur penting. Tahukah Anda. A. Pada kenyataannya.S Air Force Pada bab ini. manusia seringkali menciptakan sesuatu yang justru bersifat destruktif. dan bahayanya. Anda dapat menilai secara pribadi apa yang seharusnya dilakukan oleh umat manusia berkenaan dengan unsur radioaktif ini. kegunaan dan bahayanya. Sifat-Sifat Unsur Radioaktif B. Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif 79 . kegunaan. serta terdapatnya di alam dengan cara mendeskripsikan unsurunsur radioaktif dari segi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia. dengan mempelajari bab ini.Bab4 4 Kimia Inti Sumber: Photografi from U. Oleh karena itu. aplikasi dari materi radioaktif di dalam kehidupan sehari-hari? Peristiwa bersejarah apa saja yang berkaitan dengan isotop? Adakah dampak negatif dari penggunaan isotop? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat Anda temukan dengan mempelajari bab ini dengan baik. Sifat radioaktif suatu isotop dapat terjadi secara alami ataupun buatan. Tuhan menciptakan segala sesuatu di alam ini untuk menjadi manfaat bagi umat manusia. Ketika mempelajari materi Struktur Atom di Kelas X. Anda pasti telah memahami isotop.

Selidikilah 4. Gambar 4. 2000 80 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . lakukanlah kegiatan berikut.1 Pengaruh Perbedaan Jumlah Neutron Suatu Isotop Tujuan Menganalisis perbandingan jumlah proton dan neutron suatu isotop untuk menentukan kestabilan Alat dan Bahan Grafik kestabilan isotop Langkah Kerja Amati dan pelajarilah grafik berikut. Perhatikan isotop dari unsur C. yaitu protium (1H1 atau H-1). Apakah yang Anda ketahui tentang nuklir? Tuliskan sifat fisika dan kimia dari uranium. tetapi jumlah neutronnya (nomor massa) berbeda. Perhatikanlah gambar berikut. 130 120 110 100 90 80 70 Pita kestabilan (Perbandingan 1. Sn.Soal Pramateri 1.25 : 1) 90 40 Zr 5 0 (Perbandingan 1 : 1) 12C6 40 30 20 10 0 0 10 20 30 40 50 60 70 80 1 : 1 perbandingan neutron dan proton Jumlah proton Sumber: Chemistry the Central Science. 2.1 Isotop-isotop hidrogen Protium Proton Neutron Deuterium Elektron Tritium Apakah pengaruh dari perbedaan jumlah neutron di dalam suatu inti atom? Untuk mengetahuinya. dan Hg. Bagaimanakah konfigurasi elektron dari uranium? A Sifat-Sifat Unsur Radioaktif Masih ingatkah Anda dengan pengertian isotop? Isotop adalah atomatom dari suatu unsur yang memiliki nomor atom yang sama.5 : 1 rasio) 200 80 Hg Pita perbandingan jumlah p dan n suatu isotop Jumlah neutron 6 0 (Perbandingan 1. Zr. deuterium (1H2 atau H-2).4 : 1) 120 50 Sn (1. Misalnya. 3. unsur hidrogen memiliki 3 buah isotop. tetapi memiliki nomor massa yang berbeda. Ketiga isotop hidrogen tersebut memiliki jumlah elektron dan proton (nomor atom) yang sama. dan tritrium (1H3 atau H-3).

Apakah yang Anda peroleh dari analisis pada kegiatan tersebut? Untuk mengetahuinya.Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Tabel berikut menginformasikan beberapa contoh isotop tidak stabil yang berada di atas pita kestabilan. Pada grafik. Bagaimanakah cara menentukan kestabilan isotop-isotop tersebut? d. isotop yang tidak stabil dengan perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih kecil dari satu (<1) berada di bawah pita kestabilan. Dengan kata lain. isotop mana saja yang perbandingan jumlah proton dan neutronnya <1? b. Kestabilan Isotop Kestabilan suatu isotop dipengaruhi oleh perbandingan jumlah neutron dan protonnya. isotop yang tidak stabil dengan perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih besar dari satu berada di atas pita kestabilan. jumlah neutronnya lebih banyak dibandingkan jumlah proton. Suatu isotop akan bersifat semakin stabil jika perbandingan jumlah neutron dan protonnya mendekati angka satu. Jumlah Neutron (n) Jumlah Proton (p) Perbandingan n dan p Zr Sn Hg 50 70 120 8 40 50 80 6 1. Tabel 4. Tabel berikut ini menginformasikan beberapa contoh isotop stabil. Tabel berikut ini menginformasikan beberapa contoh isotop tidak stabil yang berada di bawah pita kestabilan. Bagaimanakah cara isotop yang tidak stabil mencapai kestabilannya? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. isotop yang stabil berada pada pita kestabilan. Tabel 4.2 Contoh-Contoh Isotop Tidak Stabil yang Berada di Atas Pita Kestabilan Isotop 90 40 Anda Harus Ingat Suatu isotop bersifat stabil jika jumlah proton dan neutronnya sama. Dari keempat isotop yang tercantum dalam grafik.3 120 50 200 80 14 6 C Selain memiliki perbandingan jumlah neutron dan proton lebih besar dari satu. You Must Remember Stabil isotop have the same number of proton and neutron. a. suatu isotop bersifat tidak stabil jika perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih kecil dari satu.5 1.44 1. Suatu isotop bersifat stabil jika jumlah proton dan neutronnya sama. Pada grafik. Isotop mana saja yang bersifat stabil? e.1 Contoh-Contoh Isotop Stabil Isotop 12 6 16 8 2 1 Jumlah Neutron (n) Jumlah Proton (p) Perbandingan n dan p C O 6 8 1 6 8 1 1 1 1 H Bagaimana jika perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih besar dari satu (>1)? Isotop yang memiliki perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih besar dari satu bersifat tidak stabil.25 1. Kata Kunci • • • Isotop Pita kestabilan Radioaktif 1. isotop mana saja yang perbandingan jumlah proton dan neutronnya >1? c. Dengan kata lain. Pada grafik. Dari keempat isotop yang tercantum dalam grafik. Kimia Inti 81 . perbandingan jumlah neutron dan protonnya adalah 1. Dengan kata lain. perhatikan penjelasan berikut. jumlah neutronnya lebih sedikit dibandingkan jumlah proton.

dan positron ( 1 e ). ia terhambat pada satu jenis radiasi penembus yang tak tampak. di antaranya partikel alfa ( 4 atau 2 atau −1 α ). Legenda Kimia Antoine Becquerel (1852– 1908) adalah seorang ilmuwan Prancis. isotop-isotop tersebut melepaskan radiasi berupa energi disertai dengan pemancaran partikel. isotop tidak stabil bersifat radioaktif dan sering disebut dengan istilah radioisotop. Akan tetapi. Sifat keradioaktifan ini ditemukan kali pertama oleh Antoine Becquerel pada 1896. Becquerel menyimpulkan bahwa kristal senyawa uranium memancarkan radiasi sendiri.3 Contoh-Contoh Isotop Tidak Stabil yang Berada di Bawah Pita Kestabilan Isotop 1 1 Jumlah Neutron (n) Jumlah Proton (p) Perbandingan n dan p 0 5 6 3 4 H C 0 5 3 1 6 4 11 6 7 4 Be 2. Oleh karena isotop-isotop yang tidak stabil melepaskan radiasi ketika meluruh untuk mencapai kestabilannya. Pada saat meluruh. Peluruhan yang Memancarkan Partikel Beta Isotop sesium dengan nomor atom 55 (jumlah proton = 55) dan nomor massa 137 (jumlah neutron = 82) bersifat tidak stabil karena perbandingan n dan p > 1. Pada 1896 dia menemukan bahwa kristal senyawa uranium dapat memberi bayangan “berkabut” dalam film fotografi. isotop 137 55 Cs akan meluruh menjadi 137 56 Ba dengan memancarkan partikel beta. Sumber: Jendela Iptek “Materi “ 1996 a. Untuk mencapai keadaan yang lebih stabil. Perpindahan dari keadaan tereksitasi menjadi keadaan stabil dengan energi yang lebih rendah terjadi dengan disertai pemancaran sinar gama.Tabel 4. Bagaimanakah cara isotop tidak stabil mencapai kestabilannya? Isotop-isotop yang tidak stabil secara alami mencapai kestabilannya dengan cara meluruh. 137 55 Cs → 137 56 Ba + 0 −1 e c. Peluruhan jenis ini biasanya merupakan kelanjutan dari peluruhan 82 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Th 90 238 92 4 U → 234 90Th + 2 He atau 238 92 Ul 234 90 4 Th + 2 B b. Ada beberapa jenis partikel yang dipancarkan pada saat radioisotop 4 0 meluruh. Peluruhan yang Memancarkan Partikel Alfa Isotop uranium dengan nomor atom 92 (jumlah proton = 92) dan nomor massa 238 (jumlah neutron = 146) bersifat tidak stabil karena perbandingan n dan p > 1. Cara Isotop Tidak Stabil Mencapai Kestabilannya Setiap isotop cenderung untuk berada dalam keadaan stabil (jumlah neutron = jumlah proton). Penelitiannya dilatarbelakangi oleh rasa ketertarikannya terhadap sinar X yang ditemukan oleh Roentgen. Setelah melakukan beberapa uji coba tambahan. yaitu melepaskan neutron atau menarik proton. Begitu pula dengan isotop yang tidak stabil (jumlah neutron > jumlah proton). hambatan tersebut mengantarkannya pada suatu temuan baru. 2 He 1e 0 0 sinar gama ( 0 γ ) . Peluruhan yang Memancarkan Sinar Gama Pemancaran sinar gama terjadi pada atom dalam keadaan tereksitasi (bersifat tidak stabil). Saat mempelajari sinar X. Berikut ini beberapa contoh reaksi peluruhan radioisotop dan partikel yang dipancarkannya. partikel beta ( −0 β ). isotop 238 92 U akan meluruh menjadi 234 dengan memancarkan partikel alfa. Untuk mencapai keadaan yang lebih stabil.

a) Nomor massa Rn (ruas kiri) = 222. Anda harus menyetarakan nomor massa dan nomor atom pada ruas kanan dan ruas kiri. sedangkan beta bermuatan negatif. jumlah nomor atom di ruas kanan harus ditambahkan 2. a series of successive emissions occurs. Tentukan partikel yang dipancarkan dari reaksi peluruhan berikut dan lengkapi persamaan reaksinya. Oleh karena itu. Agar setara. Uranium-238 decays to thorium-234 and it will continue until a stable nucleus. is formed. 238 92 U→ 234 90 4 Th + 2 He Pada reaksi ini. sedangkan nomor atom Po (ruas kanan) = 84. cannot gain stability by a single emission consequently. 60Ni berpindah ke bentuk stabil sambil memancarkan sinar gama. Misalnya peluruhan kobalt-60 menjadi nikel-60 yang memancarkan partikel beta. 60 60 γ 28 Ni* → 28 Ni+ d. 22 11 0 Na → 22 10 Ne + 1 e Contoh 222 86 59 26 4. Uranium-238 meluruh menjadi torium-234 dan akan berlanjut sampai dengan terbentuk inti yang stabil yaitu timbal-206. positron bermuatan positif. Perhatikanlah grafik berikut. Agar setara. like uranium -238. b) c) Kata Kunci Peluruhan radioaktif 3. Berarti. Untuk mencapai keadaan tersebut. isotop 234 masih bersifat 90Th tidak stabil karena perbandingan jumlah neutron dan protonnya masih >1. 222 218 4 86 Rn → 84 Po + 2 He Dengan prinsip yang sama dengan nomor a. Hanya saja. a) b) c) Rn → 59 218 84 Po + A zX Fe → 27 Co + A zX Tc → 42 Mo + A zX 95 95 86 Jawab Untuk menentukan partikel yang dipancarkan dari suatu reaksi peluruhan. lead-206. 60 27 Co → 60 28 Ni* + 0 −1 e * = keadaan tereksitasi Kemudian. seperti uranium-238 tidak dapat mencapai kestabilan dengan hanya satu kali emisi sehingga dihasilkan suatu deret emisi. partikel yang dipancarkan adalah partikel yang memiliki nomor massa = 4 4 dan nomor atom = 2. Peluruhan yang Memancarkan Positron Partikel positron mirip dengan partikel beta. diperlukan sekitar 14 kali reaksi peluruhan. sedangkan nomor massa Po (ruas kanan) = 218. Kimia Inti 83 .alfa atau beta. jumlah nomor massa di ruas kanan harus ditambahkan 4. Deret Peluruhan Radioaktif Perhatikan kembali reaksi peluruhan isotop 238 menjadi 234 yang 92 U 90Th memancarkan partikel alfa. 234 masih dapat meluruh hingga berubah menjadi isotop 90Th yang stabil (n : p = 1). Partikel tersebut adalah partikel alfa ( 2 He ). Meskipun demikian. partikel yang dipancarkan pada reaksi nomor b dan c adalah Partikel beta 59 59 0 26 Fe → 27 Co + -1 e Partikel positron 95 95 0 43Tc → 42 Mo + 1 e You Must Remember Some nuclei. isotop 238 yang tidak stabil meluruh menjadi isotop 234 92 U 90Th yang bersifat lebih stabil. Nomor atom Rn (ruas kiri) = 86.1 Anda Harus Ingat Beberapa inti.

isotop 238 92 U Kumpulan reaksi peluruhan seperti itu disebut deret radioaktif. 14 17 7 N(α . sifat radioaktifnya diperoleh melalui campur tangan manusia. Rutherford menembakkan partikel alfa ke gas nitrogen. radioisotop buatan dapat dibuat dengan cara menembakkan partikel ke inti atom. ada juga radioisotop buatan. Kata Kunci • • Transmutasi Waktu paruh 14 7 N + 2 He + 4 17 8 O +1 1p Jadi.p) 8 O Lintasan partikel Ruang vakum Pompa vakum Sumber tegangan Gambar 4. Isotop-isotop yang mengalami reaksi peluruhan yang telah Anda pelajari sebelumnya merupakan radioisotop alami. Reaksi penembakan tersebut dikenal dengan istilah reaksi transmutasi dan persamaan reaksinya dapat disingkat dengan lambang sebagai berikut. 2000 Gambar tersebut menunjukkan 14 reaksi peluruhan. dimulai dari 206 yang tidak stabil hingga mencapai kestabilannya (isotop 82 Pb ). Reaksi Transmutasi Sifat radioaktif suatu isotop dapat terjadi secara alami ataupun buatan. 2000 84 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Tahukah Anda. Penembakan ini menghasilkan isotop oksigen yang bersifat radioaktif. bagaimana cara membuat radioisotop buatan? Ernest Rutherford adalah ilmuwan yang kali pertama membuat radioisotop buatan. Sumber partikel Target Magnet Sumber: Chemistry the Central Science.2 Deret peluruhan radioaktif uranium-238 206 204 Nomor atom Sumber: Chemistry the Central Science. Selain radioisotop alami. Pada 1919. Artinya.238 236 234 232 230 228 226 224 222 220 218 216 214 212 210 208 Po Pb Pb Pb 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 Ti Pb Bi Po A t Rn Fr Ra Ac Th P a U Np Rn Ra Th Pa Th U Menunjukkan pelepasan partikel α Menunjukkan pelepasan partikel β Nomor massa Bi Po Bi Po Gambar 4.3 Bagan alat yang digunakan untuk membuat radioisotop buatan. 4.

Waktu paruh suatu radioisotop ditentukan dengan cara mengukur perubahan radiasi dari massa suatu radioisotop selama periode tertentu.000 g E. 2. 6. 2000 Dengan mengetahui waktu paruh suatu radioisotop. Kita juga dapat menentukan waktu paruh jika mengetahui massa isotop sebelum dan setelah meluruh serta lama peluruhannya.n) 30 15 P .C dan 7 Tuntas tahap penguraian sinar. ada juga yang hanya membutuhkan waktu beberapa detik. Sehingga.200 g B. 10.B . Akhirnya. Kimia Inti 85 .000 g.600 g D.i sisa radioisotop tersebut adalah .0 Sr (gram) Jadi.4 berikut ini yang memperlihatkan waktu paruh 90Sr. Anda Harus Ingat 30 15 4 Al dan partikel α ( 2 He ) ditulis di ruas kiri.2 27 13 Lengkapilah persamaan reaksi transmutasi Al (α .. Istilah yang biasanya digunakan untuk menyatakan waktu yang diperlukan suatu radioisotop untuk meluruh adalah waktu paruh.625 g C .0 waktu paruh 2 2.0 waktu paruh 1 4. Perhatikanlah Gambar 4. Buktikanlah oleh Anda Isotop 206 82 243 90 Kupas Th mengalami 6 tahap penguraian dengan memancarkan sinar. 0. Buktikanlah bagaimana isotop tersebut dapat menjadi 206 82 Pb Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. A. persamaan reaksinya adalah 27 13 4 1 Al + 2 He → 30 15 P + 0 n You Must Remember Half-life is the time needed for radioisotop to decay a half.0 waktu paruh 3 waktu paruh 4 0 0 20 40 60 80 100 120 Massa 90 Gambar 4.250 g Pembahasan No = 32 g t2 t Nt n n Nt Nt 1 = = 1 5 hari 20 hari = ( 2 )n× N0 t = 1 t2 = = = 20 =4 5 ( 2 )4× 32 32 =2 16 1 8.. isotop tersebut menghasilkan isotop . SPMB 2003 6.4 Grafik Waktu terhadap Massa 90Sr Waktu (tahun) Sumber: Chemistry the Central Science.. 5. 0. 1. Nt atau sisa radioisotop X setelah 20 hari adalah (D) 2.0 Jika 32 g radioisotop X yang memiliki waktu paruh 5 hari disimpan selama 20 har. Pb yang stabil. kita dapat menentukan massa suatu radioisotop setelah meluruh selama waktu tertentu. Berikut ini rumus yang dapat digunakan untuk melakukan perhitungan yang berkaitan dengan waktu paruh. Waktu Paruh Berapakah waktu yang diperlukan suatu radioisotop untuk meluruh? Waktu meluruh setiap radioisotop berbeda-beda. Waktu paruh didefinisikan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh suatu radioisotop untuk meluruh separuhnya. sedangkan unsur P dan Waktu paruh adalah waktu yang dibutuhkan oleh suatu radioisotop untuk meluruh separuhnya.Contoh Jawab Unsur 27 13 4. ada yang ribuan tahun. partikel n ditulis di ruas kanan.

5 × 109 7.4 × 1010 1. telah berapa lamakah radioisotop tersebut meluruh? Jawab Diketahui Nt = 2 mg N 0 = 8 mg 1 t 2 = 20 hari 1 Nt = ( 2 )n x N0 1 n 2 = (2) x 8 ( 2 )n = 4 n = 2 n = t = n × t = 2 x 20 = 40 2 Jadi.1 0. Reaksi semacam ini disebut dengan reaksi fisi.4 Waktu Paruh Beberapa Radioisotop Alam dan Buatan Jenis Isotop 238 92 235 92 232 90 40 19 Waktu Paruh (tahun) Radioisotop alam U U 4.8 30 28. Penembakan ini akan menghasilkan dua 92 U 91 isotop yang lebih ringan ( 142 56 Ba dan 36 Kr ) serta 3 partikel neutron dan disertai energi. 2000 Th K Radioisotop buatan Lise Meitner (1878–1968) terinspirasi oleh penemuan radium Marie Curie. Dia melakukan berbagai penelitian tentang reaksi fisi uranium-235 dan mempublikasikan penemuannya mengenai reaksi fisi uranium pada 1939 di Stockholm. radioisotop tersebut telah meluruh selama 40 hari. Sumber: Introductory Chemistry. Reaksi fisi uranium ini dipublikasikan oleh Lise Meitner. Jika waktu paruh radioisotop tersebut 20 hari. radioisotop tersebut akan terbelah menjadi dua unsur yang lebih ringan.3 × 109 87. penembakan isotop 235 oleh partikel neutron. t t1 2 1 1 1 6. massanya berkurang menjadi 2 mg. Setelah beberapa hari. Tabel 4.3 Suatu radioisotop memiliki massa 8 mg.1 × 108 1. Reaksi Fisi Kata Kunci • • Fisi Fusi Jika suatu radioisotop berat (nomor atom >83) ditembak oleh suatu partikel. 1997 238 94 137 55 90 38 Pu Cs Sr I 131 53 Contoh 4.022 Sumber: Chemistry the Central Science. dia mendapatkan gelar doktornya pada 1906. Misalnya.Nt = ( 1 )n × N0 2 Keterangan: n =t1 2 t N t = banyaknya radioisotop yang tersisa setelah meluruh selama t satuan waktu N0 = banyaknya radioisotop mula-mula t = lamanya radioisotop meluruh t1 = waktu paruh 2 Legenda Kimia Tabel berikut menunjukkan waktu paruh beberapa radioisotop. 86 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .

5 Reaksi fisi uranium-235 menunjukkan salah satu dari sekian banyak pola reaksi fisi. 2 1 3 4 1 H+ 1 H→2 He + 0 n Sumber: Introductory Chemistry. reaksi antara deuterium dan tritium yang menghasilkan isotop helium dan neutron. Jelaskanlah cara isotop yang tidak stabil mencapai kestabilannya? 2. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.1 a. Tuliskanlah persamaan reaksi transmutasi berikut.p) 14 6C Setelah disimpan selama 15 hari. Contohnya. dan unsur-unsur lain.2 Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif Tujuan Mencari informasi penggunaan unsur radioaktif dalam kehidupan sehari-hari beserta dampak yang ditimbulkannya Alat dan Bahan Data informasi unsur radioaktif Kimia Inti 87 . Reaksi fusi Kebalikan dari reaksi fisi adalah reaksi fusi.91 36 235 92 Kr U 1 0 n Gambar 4. terjadi reaksi fusi yaitu reaksi isotop hidrogen pada matahari yang menghasilkan isotop helium. Setiap detiknya. Kata Kunci • • Dampak negatif radioaktif Kegunaan radioaktif Selidikilah 4. massa suatu radioisotop berkurang dari 20 mg menjadi 5 mg. mungkin Anda akan bertanya."Apakah kegunaan dari sifat radioaktif yang dimiliki isotop dalam kehidupan sehari-hari?" Untuk mengetahui jawabannya.6 Matahari terdiri atas sejumlah besar helium. 1997 Jauh sebelum manusia mengenal reaksi fusi. 3. lakukanlah kegiatan berikut.α ) 7 3 Li N(n. b. 1. Tuhan telah menciptakan reaksi fusi pada matahari yang energinya sangat besar sehingga bermanfaat bagi seluruh makhluk hidup di Bumi. yaitu reaksi antara dua inti atom ringan (nomor atom <5) yang bergabung menjadi inti yang lebih besar. Materi 4. Pada matahari. lebih dari 4 juta ton materi diubah menjadi energi di dalam inti matahari. Dapatkah Anda bayangkan apa yang terjadi jika energi Matahari tersebut habis? Gambar 4. 10 5 14 7 B(n. sedikit hidrogen. Tuliskanlah 3 buah partikel yang dipancarkan pada saat radioisotop meluruh. Tentukan waktu paruh dari radioisotop tersebut B Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif Setelah mempelajari sifat-sifat unsur radioaktif. 142 56 Ba 1 0 n 235 92 1 91 U+ 0 n → 36 Kr+ 142 56 1 Ba+ 3 0 n 7. Energi dari matahari berasal dari perubahan nuklir. 4.

2. unsur radioaktif tersebut memancarkan radiasi berupa partikel dan menghasilkan energi. dan Dy-166 Terapi kanker Gambar 4.5 Contoh-Contoh Radioisotop yang Digunakan di Dunia Kedokteran Isotop Kegunaan Ra-226. Bidang-bidang apa saja yang memanfaatkan radiasi dan energi dari peluruhan radioisotop? 2. surat kabar dan majalah. pancaran radiasi.Co-60. Di samping memiliki waktu paruh yang pendek. 1. I-131. Apakah dampak dari penggunaan unsur radioaktif tersebut? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh. internet. Informasi apakah yang Anda dapatkan dari kegiatan tersebut? Untuk mengetahui kegunaan dan dampak dari unsur radioaktif. Pasien disuntik dengan larutan yang diberi label senyawa radioaktif yang dengan cepat bergerak ke otak. dan energi tersebutlah yang digunakan dalam berbagai kegiatan di berbagai bidang. (b) Alat PET mengukur jumlah emisi positron dan menghasilkan gambar dari otak secara tiga dimensi. Tc-99 Teknik pencitraan organ tubuh a b Sumber: Chemistry the Central Science. Carilah informasi mengenai kegunaan dan dampak unsur-unsur radioaktif.7 (a) Alat Tomografi Emisi Positron (PET). pelajarilah penjelasan berikut. radioisotop kebanyakan digunakan untuk terapi kanker dan teknik pencitraan (penggambaran) organ tubuh. Berikut ini beberapa contoh bidang kehidupan yang memanfaatkan sifat radioaktif. atau bertanya kepada pakar radioaktif (misalnya peneliti di BATAN). 1. Anda dapat mencarinya melalui media buku. Cd-115. 2000 88 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Pada saat meluruh. Tabel 4. mulai dari beberapa menit sampai dengan beberapa hari saja. Rd-222. Kegunaan Unsur Radioaktif Anda tentu telah mengetahui bahwa radioisotop mencapai kestabilannya dengan cara meluruh. Eu-169. Inti radioaktif dalam senyawa tersebut mengemisikan positron. Langkah kerja 1. Radioisotop Reaksi Peluruhan Partikel yang Dipancarkan Kegunaan Dampak Negatif Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. a.Tantangan Kimia Dapatkah Anda sebutkan kegunaan dan dampak negatif dari unsur radioaktif dalam bidang pertahanan dan keamanan? Diskusikanlah bersama teman Anda. Peluruhan unsur. Radioisotop yang digunakan dalam bidang kesehatan memiliki waktu paruh yang sangat pendek. energinya juga rendah dan diberikan dalam dosis yang sangat sedikit. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Kesehatan Dalam bidang kesehatan. Re-186. Y-90. Lengkapilah tabel berikut berdasarkan informasi yang Anda peroleh.

hamil tepat waktu. Kemudian. menentukan arah gerakan air tanah. Di Indonesia. aurum-198. Selama Kimia Inti 89 . menentukan debit air sungai. C-14. Radioisotop nitrogen-15 dapat digunakan untuk penentuan waktu pemupukan yang tepat.100 tahun. Bagaimana peluruhan isotop karbon-14 ini dapat dimanfaatkan untuk menentukan usia batuan? Ketika sinar kosmik yang berenergi tinggi (mengandung partikel neutron) memasuki lapisan atmosfer. 2000 Gambar 4. Sejak 1982 hingga sekarang Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi BATAN telah melepas 12 varietas padi unggul. Pupuk yang mengandung N-15 dipantau dengan alat pencacah (pengukur radiasi). melacak zat pencemar. dan studi geothermal. dan pengendalian hama. menyelidiki hubungan antarsumur minyak. Antigen (hormon) yang berlabel radioaktif dapat digunakan untuk mendeteksi kandungan hormon dalam sampel. hama tersebut dilepas kembali. Tahukah Anda pemanfaatan radioisotop lainnya dalam bidang peternakan? d. Pengendalian hama menggunakan radioisotop dapat dilakukan dengan cara meradiasi sel kelamin hama jantan sehingga mandul. mendukung program inseminasi buatan (IB). berbagai penelitian mengenai penggunaan radioisotop untuk membuat bibit unggul tanaman industri telah dilakukan. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Peternakan Salah satu pemanfaatan radioisotop dalam bidang peternakan adalah RIA ( Radioimmuno Assay ). Pengukuran ini didasarkan pada peluruhan isotop karbon-14 yang memiliki waktu paruh 5. menemukan kebocoran dam atau bendungan.8 Radioisotop karbon-14 digunakan untuk mengukur usia mumi ini. yaitu metode deteksi yang didasarkan pada interaksi antigen-antibodi. 4 varietas kedelai unggul. Oleh karena hama tersebut mandul. dan perbaikan keturunan. yaitu sekitar 3. N→ C + H 14 6 1 1 Isotop karbon-14 tersebut kemudian bereaksi dengan unsur-unsur kimia lainnya membentuk senyawa yang dikonsumsi makhluk hidup. Dampak sosial ekonomi dari pengaplikasian teknik RIA adalah penghematan pelayanan IB. Tujuan pengukuran progesteron ini adalah untuk mendeteksi pubertas ternak. Buatlah laporan mengenai hal tersebut. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Arkeologi Dalam bidang arkeologi. Ketika pencacah tidak lagi mendeteksi radiasi. Isotop yang dapat digunakan untuk teknik RIA adalah H-3. Sumber: Chemistry the Central Science. Dari data tersebut dapat diketahui jangka waktu pemupukan yang sesuai dengan usia tanaman. Aplikasi RIA di bidang peternakan bertujuan untuk mengukur konsentrasi hormon progesteron dalam sampel serum darah atau susu. dan diagnosis kelainan reproduksi ternak. diagnosis kehamilan dini. radioisotop bermanfaat untuk menentukan gerakan sedimen di pelabuhan dan daerah pantai. mendeteksi gejala birahi. hama betina tidak dapat berkembang biak. partikel neutron akan bereaksi dengan isotop nitrogen-14 menghasilkan isotop karbon-14. n+ 14 7 Tantangan Kimia Bersama kelompok Anda. carilah informasi dari media cetak atau internet mengenai berbagai varietas unggul yang berhasil dibuat peneliti di BATAN. serta informasi penting lainnya. radioisotop dapat digunakan dalam pembuatan bibit unggul. c. artinya pupuk telah terserap habis. Radioisotop yang sering digunakan adalah iridium-192.730 tahun. produksi susu stabil. penentuan waktu pemupukan yang tepat. dan 1 varietas kacang hijau unggul. Informasi meliputi jenis-jenis varietas. dan I-125. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Pertanian Dalam bidang pertanian. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Perairan Dalam bidang perairan. keunggulannya.b. Menurut Anda bagaimana jika hama betina yang diberi radiasi? e. dan scandium-46. peluruhan radioisotop dimanfaatkan untuk mengukur usia fosil.

2000 90 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 92 U Reaksi tersebut dinamakan reaksi berantai. makhluk hidup tersebut hidup. Pemanfaatan Reaksi Fisi sebagai Energi Perhatikan kembali reaksi penembakan isotop 235 oleh partikel neutron. Salah satu bidang yang memanfaatkan energi nuklir untuk kepentingan masyarakat adalah bidang kelistrikan. ketika makhluk hidup tersebut meninggal. Perhatikanlah gambar berikut. Neutron f. kita dapat menduga usia fosil tersebut. kalor ini digunakan secara terkendali untuk menghasilkan listrik. 92 U Penembakan ini akan menghasilkan dua isotop yang lebih ringan ( 142 56 Ba 91 dan 36 Kr ) serta 3 partikel neutron dan disertai energi. Inti atom 2 neutron Gambar 4. kalor ini dikeluarkan secara tak terkendali. mengeluarkan neutron yang membelah inti lain. Produksi energi nuklir sebagai sumber energi listrik dilakukan di dalam reaktor nuklir. Diskusikanlah bersama teman Anda. Energi yang berasal dari reaksi berantai ini dikenal dengan istilah energi nuklir. Amerika Serikat.9 Reaksi fisi berantai yang setiap reaksinya menghasilkan dua neutron. Tidak heran jika beberapa negara memanfaatkan energi yang dihasilkan reaksi berantai ini sebagai sumber energi. (b) Pabrik pembangkit nuklir di Salem. Reaksi tersebut terjadi secara terus-menerus hingga seluruh isotop 235 habis. Tantangan Kimia Carilah informasi dari berbagai media mengenai adanya reaktor nuklir di Indonesia dan pemanfaatannya. perhatikan gambar berikut. jumlah karbon-14 di dalam tubuhnya tetap. Untuk lebih jelasnya. Dalam ledakan bom. danau atau laut Pompa Air dingin Gambar 4. Dengan mengukur jumlah karbon-14 yang meluruh. Partikel neutron yang dihasilkan dapat bereaksi kembali dengan isotop 235 lainnya dan 92 U menghasilkan dua isotop yang lebih ringan dan partikel neutron. a b Sumber: Chemistry the Central Science. Inti uranium atau plutonium (terbelah). Dalam reaktor. Reaksi berantai ini akan menghasilkan energi yang cukup besar. Akan tetapi. New Jersey. Lapisan penutup Uap Turbin uap Generator listrik Kondensor Uap Inti reaktor Pengaduk Penukar panas Pompa Air dingin Air hangat Sungai. jumlah karbon-14 yang terkandung dalam makhluk hidup akan meluruh.Fakta Kimia Reaksi Berantai Sumber energi dalam reaktor nuklir atau ledakan nuklir adalah reaksi berantai.10 (a) Rancangan dasar dari pembangkit listrik tenaga nuklir.

Dampak Reaksi Berantai yang Tidak Terkendali Jika dapat dikendalikan. Di antara 3 radiasi alfa. 2000 Gambar 4. Ribuan orang tewas seketika hanya dalam hitungan detik. Bagaimana jika tidak dikendalikan? Jika ini yang terjadi. beta. dan gama. dan gama. Dampak Unsur Radioaktif Bagaikan dua sisi mata uang. Apakah kegunaan dan dampak reaksi berantai? Kimia Inti 91 . Apakah dampak dari penggunaan radiasi terhadap kesehatan? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Efek radiasi terhadap tubuh manusia ini dipengaruhi oleh banyaknya radiasi. Dampak Radiasi Radiasi yang dihasilkan dari peluruhan radioisotop berbahaya bagi kesehatan manusia. Gambar 4. Anda tentu mengetahui peristiwa pengeboman kota Hiroshima dan Nagasaki pada 1945 oleh Amerika Serikat. 40 tahun sebelum ledakan nuklir pertama. tragedi kemanusiaan yang akan muncul. dan lama penyinaran. Perhatikan Gambar 4. Apa sikap Anda setelah mengetahui dampak positif dan negatif dari reaksi berantai ini? α β γ Tulang Organ Sumber: Chemistry the Central Science. Fakta Kimia Penemuan Bom Nuklir Pada 1905. b.2 3. dan tubuh bagian dalam. sifat radioaktif juga memberikan dampak terhadap kehidupan manusia. Materi 4. para peneliti terus-menerus melakukan penelitian. Reaksi berantai yang tidak terkendali mampu menghasilkan energi yang sangat besar dalam waktu singkat. Apa saja dampak negatif dari pemanfaatan sifat radioaktif di dalam kehidupan? Kulit Jaringan a.11 Kemampuan menembus relatif dari radiasi sinar alfa. Albert Einstein menunjukkan teorinya tentang relativitas khusus bahwa massa dan energi adalah sama dan dapat dipertukarkan. jenis radiasi. sel. Ini disebabkan oleh kemampuan sinar gama yang dapat menembus kulit. semakin besar pula dampak yang diterima tubuh. radiasi sinar gama yang paling berbahaya. tulang. Tuliskanlah contoh kegunaan radioisotop. 2. tentara Amerika Serikat menjatuhkan bom atom ke dua kota di Jepang.11. Untuk menjaga agar penggunaan radioisotop tidak berbahaya. Dalam hal ini.2.12 Bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki Sumber: Chemistry the Central Science. Pada Perang Dunia II (PD II) tersebut. reaksi berantai dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik. Bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat tersebut dibuat dengan menggunakan prinsip reaksi berantai yang tidak terkendali. selain memiliki banyak manfaat. Radiasi dapat mempercepat pembelahan sel tubuh. 2000 Soal Penguasaan 1. beta. Semakin banyak dan semakin lama radiasi yang diterima oleh tubuh. Ia juga mengemukakan bahwa reaksi rantai uranium dapat digunakan untuk membuat bom baru yang dahsyat. perlu adanya petunjuk mengenai dosis radiasi yang boleh masuk ke dalam tubuh.

Isotop adalah unsur-unsur dengan nomor atom yang sama. peternakan. dan H-3. tetapi nomor massanya berbeda. Sifat-sifat unsur radioaktif dipengaruhi oleh kestabilan isotopnya.Rangkuman 1. 2. positron ( 0 e) 1 Waktu paruh adalah waktu yang diperlukan suatu radioisotop untuk meluruh separuhnya. dan arkeologi. H-1. perairan. b. n=t1 2 t 92 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Isotop-isotop yang tidak stabil secara alami mengalami peluruhan dengan memancarkan: 4 a. Unsur-unsur radioaktif dapat mengalami: a. partikel gama ( 00γ ) d. hidrogen yang memiliki tiga buah isotop. dampak negatif di antaranya radiasi dan reaksi berantai yang tak terkendali. Suatu isotop bersifat stabil jika jumlah proton dan neutronnya sama. Nt = ( 2 )n x N0 1 4. Dampak dari unsur radioaktif: a. dampak positif di antaranya untuk kesehatan. partikel alfa ( 2 He atau 24α ) b. H-2. reaksi fusi adalah reaksi penggabungan dua inti atom ringan menjadi inti atom yang besar. 3. partikel beta ( −0 e atau −10 β ) 1 c. b. 5. reaksi fisi adalah reaksi penembakan inti atom yang besar menjadi inti atom ringan. Misalnya.

bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Kimia Inti ini. Misalnya. Anda akan mengenal berbagai dampak negatif dan manfaat dari radioisotop dalam kehidupan sehari-hari. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini.P e t aKonsep dampak negatif Reaksi berantai tak terkendali Radiasi Dampak radioaktif Radioisotop alami Kesehatan Perairan dampak positif Peternakan Sumber energi Arkeologi memiliki dapat mengalami reaksi Fusi Fisi Unsur radioaktif Sifat-sifat unsur radioaktif terbagi atas dipengaruhi oleh Kestabilan isotop cara mencapai kestabilan Waktu paruh menghasilkan Peluruhan memancarkan Alfa Radioisotop buatan didapat dengan cara Beta Gama Positron contoh Deret peluruhan uranium-238 Transmutasi Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Kimia Inti ini? Menyenangkan. Belajarlah dengan baik. Kimia Inti 93 . Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Kimia Inti ini. bertanyalah kepada guru kimia Anda. dan bahayanya. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari sifat-sifat fisik dan sifat kimia. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. kegunaan.

positron 9. massanya menjadi 3 mg.. dua partikel neutron D. Kr + 142 56 Ba + . satu partikel beta B. positron B. Radiasi dapat berdampak buruk pada sel kulit..1 g B. Tc-99 B. Radioisotop yang digunakan dalam bidang perairan untuk menentukan arah gerakan air adalah . terjadi 94 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .. X adalah . dan organ tubuh. Suatu radioisotop memiliki massa 6. Fe-59 D.... P-32 10.. elektron E. A.Evaluasi Materi Bab A. 40 hari D. gama D. I-125 14.. neutron D.. Tc-98 11. kedokteran D... elektron E..6 g Pada reaksi transmutasi. A. gama 24 11 Na 24 10 Ne U → 234 90 Th + X 2. A... partikel alfa 1 Pada reaksi 235 92 U + 0 n → pelepasan . I-131 B. Setelah beberapa hari. C-14 D. 0. 4 8. 4.4 g dan waktu paruh 8 jam... artinya unsur tersebut memancarkan partikel . tiga partikel neutron E. 3. positron Reaksi perubahan menjadi pemancaran partikel . 0. sumber energi listrik B. elektron B. Co-60 E. 1. Radioisotop yang dimanfaatkan di bidang arkeologi adalah . alfa C. A... Pada reaksi: X adalah …. 7. A. Radiasi yang paling kuat adalah dari partikel .2 g C. terjadi melalui 5. positron dan neutron E. elektron D... bom nuklir C. Co-60 E. C-14 C.. proton B. A. alfa C. Suatu radioisotop dengan massa 12 mg.. arkeologi 235 92 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda.. A. Sinar radioaktif yang tidak bermassa. dua partikel positron 91 36 6... A. Jika waktu paruhnya 22 hari.. Reaksi fisi dimanfaatkan untuk . 20 hari 13. alfa E.. positron C. proton D..... elektron B..... A. lamanya radioisotop tersebut meluruh adalah . alfa C. positron E. neutron Unsur radioaktif yang terletak di atas pita kestabilan inti mencapai kestabilannya dengan cara memancarkan partikel . I-131 C. Sc-46 E. 44 hari C.. A. Radioisotop berikut yang digunakan untuk pencitraan organ tubuh adalah . tulang. 45 hari E. gama D. tetapi bermuatan negatif adalah . Co-60 C.. proton B. proton B.. α ) 11C6 . positron C. Fe-59 D. A.4 g D. 1. neutron E. C-14 B... beta 12. A. 14N7 (X. massa unsur tersebut menjadi . gama D. tiga partikel alfa C. A. Setelah 1 hari. 0.8 g E. 42 hari B. neutron C. pertanian E. proton B.. neutron Jika nomor atom unsur radioaktif setelah meluruh bertambah 4. 0. A. positron E. elektron D. alfa C.

Bagaimana prinsip kerja dari PLTN? Bagaimana pendapat Anda apabila di daerah Anda dibangun PLTN? Kimia Inti 95 . 40 Zr b. deteksi dini terhadap kebocoran sulit untuk dilakukan. 5. partikel beta B.. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. bagaimana cara mengetahui adanya kebocoran pipa tanpa menggali permukaan tanah di atasnya? Rodioisotop apa yang dapat digunakan untuk keperluan tersebut? 2. sesuai dengan reaksi: 27 13 1 Al + X → 30 P+ 0 n 15 3. A. a. 1. Untuk itu. 2.. Anda tentu menggunakan air setiap hari. neutron E. pemerintah berencana untuk membangun PLTN sebagai energi alternatif. 222 86 Rn memancarkan partikel alfa.15. Diketahui reaksi inti sebagai berikut: 1 U + α → X + 30 n Tentukan X. Beberapa orang mungkin menggunakan jasa PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Tuliskanlah persamaan untuk reaksi inti berikut. isotop hidrogen B..26 tahun. Dewasa ini. akan terbentuk isotop P. positron C. partikel alfa D. Jika atom ditembaki dengan partikel X. Reaksi fusi yang terjadi antara deuterium dan 4 tritium akan menghasilkan 2 He dan . Oleh karena pipa terdapat di dalam tanah. 238 92 Tentukan unsur X. Isotop kobalt-60 memiliki waktu paruh 5. Menurut Anda. Soal Tantangan 1. Sebutkan minimal dua manfaat radioisotop di bidang perairan. 90 memancarkan partikel beta. Pipa tersebut terkadang mengalami kebocoran. air dari PDAM dialirkan melalui pipa-pipa besi di dalam tanah. Salah satu cara mendeteksi kebocoran pipa air adalah dengan menggunakan radioisotop. Berapakah waktu yang diperlukan agar jumlah isotop kobalt-60 menjadi 25% dibandingkan jumlah semula? 4. Untuk dapat mencapai rumah. kebutuhan manusia akan energi listrik terus meningkat dikarenakan peningkatan populasi dan aktivitas manusia yang terus bertambah.

5. Tekanan osmotik darah pada suhu 25°C sebesar 7.Evaluasi Materi A.22 atm. 52 E. 1. KAl(SO4)2 0.. dalam air terdapat ikatan hidrogen 9.. Tekanan uap air murni pada suhu tertentu adalah 32 cmHg. Jika Ar X= 35.082 L atm/ mol K) A. 64 % D. 75 % E. 6. Sebanyak 13.. 27 C. bentuk molekul air tetrahedral D. 0.. C2H5OH 46% adalah .72 g/L E. A. O= 16 g/mol. Penurunan tekanan uap larutan etamol..03 M B. 85.5 g/mol maka Ar A adalah . NaCl dapat terionisasi sempurna E... 1..4 B.. 14.02 M D. Suatu larutan gliserin C 3H5(OH) 3 dibuat dengan melarutkan 45. 0. 50 % B.. A.0 gram senyawa tersebut dalam 100 gram H2O. 36 D.03 °C/m maka massa molekul relatif zat itu adalah .25 dan suhu 27 °C memiliki tekanan osmotik 17. 10. 8 mol 5...67 g/L B. Kepekatan larutan glukosa (Mr= 180 g/mol) sebagai infus dalam g/L agar isotonis dengan tekanan darah adalah . A. 6 mol E. 90 C. 1. 100 B.02 M C. C= 12 g/mol. dan O = 16 g/mol.4 E.4 C. 80 % Suatu zat organik sebanyak 0. A. 2 mol C. Konsentrasi metanol dalam larutan ini dinyatakan dalam persen berat adalah . 70 E.02 g/L 11.22 °C/m E. derajat ionisasi = 0. 31... 44.2 gram dilarutkan dalam 122 gram etanol menyebabkan kenaikan titik didih 1 °C... C2H5OH B..86 dan Ar H= 1 g/mol. Glukosa. Semua zat diatas memberikan efek yang sama Semester 1 7. diperlukan NaCl lebih dari 786 gram B.. Gliserin.4 D.645 °C. CH3OH E.. C6H12O6 0. 4 mol D. Agar 10 kg air tidak membeku pada suhu –5 °C perlu ditambahkan garam NaCl. 1.4 Fraksi mol suatu larutan metanol CH3OH dalam air 0... A.03 M 8. zat yang akan memberikan larutan dengan titik beku paling rendah adalah . C6H12O6 D. larutan NaCl adalah elektrolit kuat C.89 m E.645 gram yang dilarutkan dalam 50 gram CCl4 memberikan Δ Tb = 0. B. 1 mol B... 60 % C.310 m C. Etanol. A. Al2(SO4)3 0. C.35 gram AX 3 dilarutkan dalam air hingga 250 mL. 60 12. 0.. 10 12 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda.. Di antara kelima larutan berikut ini yang memiliki titik didih paling rendah adalah . 4.. A. Na= 23 g/mol dan Cl= 35.10 m Kemolalan suatu larutan 20% berat C2H5OH (Mr= 46 g/mol) adalah .0 m D. 2 4 8 D. 4. molalitas gliserin dalam larutan tersebut adalah . 8. 56. 3. R= 0. 4..34 g/L C....71 °C/m Jika 10 g dari masing-masing zat berikut ini dilarutkan dalam 1 kg air. Metanol. Jika diketahui Ar H = 1 g/mol.5 g/mol maka pernyataan yang tidak benar adalah . 50 Asam benzoat ( M r =122) sebanyak 12. 80 D. O= 16 g/mol) A. C3H8O3 C. A. Jika diketahui Kb air = 1. 96 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2. 28. (Ar H= 1 g/mol. C = 12 g/mol.. E. Mg(NO3)2 0. 3.081 m B... 2. Pada reaksi (belum setara) H2SO4(aq) + HI(aq) → H2S(aq) + I2(aq) + H2O(l) Satu mol asam sulfat dapat mengoksidasi hidrogen iodida sebanyak . (R= 0. Besarnya tetapan kenaikan titik didih molal etanol (Kb) adalah . 6..83 °C/m C. 18 B. A. 1..50.01 M E. Jika Kb pelarut = 5.01 g/L D. NaCl 0. A.24 °C/m B.082 L atm/mol K.7 atm..55 °C/m D.

12 V D. A.. 28 bulan C.083 detik 20.. 0.. Si adalah logam D.24 dm3 gas hidrogen (STP).. Unsur-unsur perioda ketiga terdiri atas Na. –0. ion Zn2 + adalah oksidtor kuat C. 0. Sebanyak 1 L larutan CrCl 3 1. 10..2 gram 21.0 D. Mg. ion H+ lebih mudah tereduksi daripada ion Zn2+ D. 1.0 M dielektrolisis dengan arus 6. 28.215 mg B. 2. Dari tiga logam X. diketahui: Y dan Z dapat membebaskan Y dari larutan garamnya dan hanya Z dapat membebaskan hidrogen dari air...0 B..25 V E. Massa atom relatif logam L adalah .000 mg maka jumlah sampel kobalt-60 yang tersisa setelah 15... A.500 detik C. A.4 gram C. 16. 3 dan 5 E. Si.38 V 18. 28 tahun B. Na.60 L – + 19. 0. 289... 4 dan 4 14..5 g/mol).. 2 dan 3 B.150 mg D.6 gram E. 5. setelah 2 tahun jumlahnya berkurang menjadi 0. Isotop stronsium-90 pada awalnya sejumlah 1..7 gram B.. 4 molekul e– C. Z..0 22. Pada persamaan reaksi redoks berikut: a MnO4 (aq) + 6 H (aq) + b C2H2O4(aq) → a Mn2+(aq) + 8 H2O(l) + 10 CO2(g) a dan b berturut-turut ..5 C.. Jika jumlah muatan listrik yang sama dialirkan ke dalam larutan perak nitrat (Ar Ag = 108 g/mol) maka banyaknya perak yang mengendap pada katode adalah . A. 8 molekul e– 15. Z – Y – X E. dapat dikatakan bahwa dalam keadaan standar .12 V C.8 tahun Evaluasi Materi Semester 1 97 . Na paling sukar bereaksi B. 56. Y.8 bulan E.8 gram D. Dari data EoZn = –0.. Waktu paruh stronsium-90 tersebut adalah .125 mg E. dan Ar. +0. 3.13 V Potensial standar sel volta yang terdiri dari elektrode Ni dan Pb adalah . Asam sulfida (H2S) dapat dioksidasi oleh KMnO4 menghasilkan antara lain K2SO4 dan MnO2. 65. –0.000 mg 24. Volume oksigen yang dihasilkan pada anode (STP) adalah . Y – Z – X C.1 M. Dalam suatu proses eletrolisis larutan asam sulfat encer terjadi 2. Waktu paruh kobalt-60 adalah 5. Larutan hasil elektrolisis tepat dinetralkan dengan 50 mL larutan Ca(OH)2 0. 2. S. A.9 tahun adalah . +0.24 L C. Jika jumlah sampel kobalt-60 pada awalnya sebesar 1. 4. Mg..167 detik E. Larutan Cu(NO3)2 dielektrolisis dengan elektrode platina dan diperoleh tembaga 12.. A..48 L E.. P. A. H2 adalah reduktor yang lebih kuat daripada Zn 16. ternyata dihasilkan 0.76 volt.. Berdasarkan konfigurasi elektronnya maka dapat dikatakan bahwa . dan Al dapat berperan sebagai pengoksidasi E. Al. dan Cl cenderung membentuk basa C.3 tahun.953 g.. Dalam reaksi ini setiap mol H2S melepaskan .500 detik B. 2 dan 5 D. 5 molekul e– D. 43. A. 127. 63. 1..250 detik D..3175 g logam L di katode. A. 2 molekul e– B. 32..00 A...500 mg C.. 21. 2 dan 4 C. Pada elektrolisis larutan LSO4 dengan menggunakan elektrode Pt. P.000 g. 5. A. S. 96. Cl. reaksi Zn2+ + 2 e– → Zn selalu tidak spontan B..36 L D. +0. 30 bulan D.. X – Z – Y 17.25 V Pb2+(aq) + 2 e– → Pb(s) E° = –0.38 V B. Energi ionisasi pertama Ar paling besar 23. Waktu yang diperlukan untuk mengendapkan semua logam kromium (Ar Cr = 52 g/mol. 48.. Zn memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk larut sebagai ion Zn2+ E. 28.500 C/mol) adalah .7 gram (Ar Cu= 63. 0.. A. 122.12 L B.13.0 E. 1F= 96. Urutan ketiga logam tersebut berdasarkan daya reduksi yang menurun adalah . X – Y – Z B. Diketahui: Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) E° = –0. A. Z – X – Y D. 7 molekul e– E.

CO(NH2)2 (Mr=60 g/mol) dilarutkan ke dalam 400 g air. Jika Kb air= 0. tentukan: a. volume gas (STP) terbentuk di anode.. A. penurunan titik beku.25.86 °C/m. b. 90 a. Tuliskanlah persamaan untuk reaksi inti berikut. massa Ni yang mengendap di katode.. memancarkan partikel alfa. tentukan: a. reaksi di katode dan di anode. D.52 °C/m dan Kf air = 1. BrO3–(aq) + N2H4(g) → NO 3–(aq) + Br–(aq) b. fraksi mol NaOH. tentukan: a. elektron positron neutron sinar gama partikel alfa 14 7N (X.. 1. Setarakan reaksi redoks berikut ini: a. 5. 3. Fe2+(aq) + Cr2O72-(aq) → Fe3+(aq) + Cr3+(aq) H2O(l) Sebanyak 30 gram urea. b. E. C. 4. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. 222 86 Rn 2. b. molalitas larutan. α ) 11 6C X adalah . 98 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Pada reaksi transmutasi. Jika larutan NiSO4 (Ar Ni = 58. 40 Zr memancarkan partikel beta. kenaikan titik didih. B. c.71 g/mol) dielektrolisis dengan arus 2 faraday. b. B. Sebanyak 80 g NaOH (Mr = 40 g/mol) dilarutkan ke dalam 500 g air (Mr =18 g/mol).

dan alkil alkanoat). dan asam karboksilat? Pelajarilah bab ini agar Anda memahaminya. Anda akan diajak untuk dapat memahami senyawa organik dan reaksinya. dapat diperoleh berbagai senyawa turunan yang berperan di dalam keseharian kita. asam alkanoat. alkanol. Pada Kelas X. Ester dapat dibuat dengan mereaksikan asam karboksilat dan alkohol dengan katalis asam sulfat. isomer. alkoksi alkana.rivieraconcepts. Kegunaan Senyawa Karbon 99 . cara penulisan. reaksi ini disebut esterifikasi.com Pada bab ini. dentifikasi Senyawa Karbon E. somer Senyawa Karbon D. alkena. dan alkuna. alkanal. eter. ben ena dan turunannya. Tata Nama Senyawa Karbon C. seperti haloalkana. A.Bab5 5 Senyawa Karbon Turunan Alkana Sumber: www. Anda tentu pernah menggunakan minyak wangi. Ada minyak wangi yang beraroma buah atau bunga. serta makromolekul dengan cara mendeskripsikan struktur. Anda telah mempelajari senyawa hidrokarbon alkana. Tahukah Anda zat kimia apakah yang digunakan pada minyak wangi? Minyak wangi menggunakan ester yang merupakan senyawa karbon turunan alkana sebagai pemberi aroma wangi. Aroma yang dihasilkannya bermacam-macam. dan sifat dari ester? Bagaimana pula dengan senyawa karbon turunan alkana lainnya. kegunaan. aldehid. tata nama. Dari senyawa-senyawa tersebut. dan identifikasi senyawa karbon (haloalkana. sifat. keton. alkohol. Struktur Senyawa Karbon B. alkanon. Bagaimanakah tata nama.

tetapi juga dapat berikatan membentuk struktur cincin. Senyawa karbon dapat dikelompokkan berdasarkan gugus fungsi yang dimilikinya. H H H H H – C4 – C3 – C2 – C1 – H H H H H 2. C2 dan C3. semua bagiannya terdiri atas senyawasenyawa karbon yang Tuhan ciptakan sedemikian rupa sehingga menjadi suatu susunan yang utuh dan sempurna. Selidikilah 5. Gugus fungsi adalah gugus atom atau molekul yang berperan pada sifat kimia suatu senyawa. Sumber: www. Suatu senyawa yang memiliki gugus fungsi yang sama akan memiliki kemiripan reaksi. dan rangkap tiga.fh-frankfurt. Dia menunjukkan bahwa tumbuhtumbuhan dan binatang bukan sumber satu-satunya senyawa organik.Soal Pramateri 1. Gantilah salah satu unsur H dengan atom/molekul berikut. Karbon dapat membentuk senyawa lebih banyak dibandingkan dengan unsur yang lain karena karbon tidak hanya membentuk ikatan tunggal. atau C3 dan C4. Apakah nama kelompok senyawa 3. Perhatikan struktur kimia senyawa alkana berikut.1 Gugus Fungsi Tujuan Menyelidiki gugus fungsi pada senyawa kimia Alat dan Bahan Struktur senyawa kimia Langkah Kerja 1. rangkap. senyawa hidrokarbon. Setelah Anda menyelidiki gugus fungsi pada senyawa kimia. Apakah nama kelompok senyawa 4. Apakah nama kelompok senyawa menarik kesimpulan. para ahli kimia mengelompokkan senyawa karbon ke dalam beberapa kelompok. Cabang ilmu Kimia yang berhubungan dengan senyawa karbon disebut Kimia Organik. karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki gugus gugus gugus gugus gugus gugus gugus –OH? –Cl? –O–? –CO? –COH? –COOH? –COOCH3? Legenda Kimia Marcellin Barthelot (1827–1907) membuat banyak senyawa organik dari senyawa-senyawa atau unsur-unsur anorganik. Apakah nama kelompok senyawa 7. Untuk memudahkan dalam mempelajari senyawa karbon. Apakah yang dimaksud dengan senyawa karbon? Apakah perbedaan dan persamaan antara senyawa karbon. Tahukah Anda.com Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Apakah nama kelompok senyawa 2. Sisipkan atom –O– di antara atom C. Apakah nama kelompok senyawa 5. dan senyawa organik? Apakah yang dimaksud dengan gugus fungsi? A Struktur Senyawa Karbon 3. Berikut ini beberapa gugus fungsi yang lazim dimiliki senyawa karbon.fbv. 2. misalnya antara atom C1 dan C2. bagaimana cara mengelompokkan senyawa karbon? Lakukanlah kegiatan berikut. atom karbon dapat membentuk ribuan senyawa karbon. • –CO • –COOH • –COH • –COOCH3 Jawablah pertanyaan berikut untuk 1. Gantilah molekul CH di bagian ujung dengan atom/molekul berikut. bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Perhatikanlah tubuh Anda. 100 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 4. • –OH • –Cl 3. Apakah nama kelompok senyawa 6. Karena keunikannya.

3 Struktur kimia dari sebagian senyawa eter Gugus fungsi yang dimiliki keton dan aldehid dinamakan gugus karbonil. Jika Senyawa Karbon Turunan Alkana 101 . CH3 – OH metanol CH3 – CH2– OH etanol CH3 – CH2 – CH2– OH propanol CH3 – CH2– CH2 – CH2– OH butanol Gambar 5.2 Pada senyawa haloalkana. haloalkana. senyawa karbon tersebut dinamakan keton.1 Gugus Fungsi Senyawa Karbon Gugus Fungsi Kelompok Senyawa Karbon – OH –O– Alkohol Eter Keton Aldehid Haloalkana Asam karboksilat O C O C H – X (X = halogen) O C OH O C OR Ester Alkohol adalah senyawa karbon yang memiliki gugus hidroksil (–OH). Eter adalah senyawa karbon yang memiliki gugus alkoksi (–O–). yaitu gugus fungsi yang terdiri atas atom oksigen yang berikatan rangkap dengan atom karbon.Tabel 5. CH3 – O – CH3 metoksi metana CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – O – CH3 metoksi butana CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 etoksi etana CH3 – CH2 – O – CH3 metoksi etana Gambar 5. Jika gugus karbonil tersebut diapit oleh dua atau lebih atom karbon. Berikut beberapa struktur senyawa alkohol.1 Struktur kimia dari sebagian senyawa alkohol H H C H H Cl CH3 C H Cl klorometana kloroetana H CH3 C H bromoetana Br CH3 CH2 CH2 Br bromobutana Gambar 5. atom halogen menggantikan atom hidrogen. Haloalkana adalah senyawa karbon yang mengikat atom halogen. dan eter. Atom halogen ini menggantikan posisi atom hidrogen.

O H – C – OH Gambar 5. sedangkan satunya berikatan tunggal dengan atom karbon. Bagaimanakah cara membedakan asam karboksilat dan ester dilihat dari struktur kimianya? 102 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . O CH3 – C – OCH3 O metil etanoat metil metanoat O CH3 – CH2 – CH2 – C – OCH3 metil butanoat CH3 – CH2 – C – OCH3 metil propanoat Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. senyawa karbon seperti ini disebut aldehid. O H – CH metanal O CH3 – CH etanal Gambar 5.1 3. O CH3 – C – OH asam etanoat asam metanoat O CH3 – CH2 – C – OH asam propanoat O CH3 – CH2 – CH2 – C – OH asam butanoat O HC – OCH3 Gambar 5.gugus karbonil terletak di ujung rantai karbon. gugus alkil menggantikan atom hidrogen pada asam karboksilat.5 Senyawa keton memiliki gugus karbonil yang diapit atom-atom karbon. Atom oksigen yang berikatan tunggal dengan atom karbon. O CH3 – C – CH3 propanon O CH3 – CH2 – C – CH3 butanon Bagaimanakah dengan asam karboksilat dan ester? Asam karboksilat dan ester juga memiliki gugus karbonil. Tuliskanlah perbedaan dan persamaan antara alkohol dan haloalkana. Materi 5. dan berikatan dengan gugus alkil (untuk ester). berikatan juga dengan atom hidrogen (untuk asam karboksilat).7 Pada senyawa ester. O CH3 – CH2 – CH propanal butanal O CH3 – CH2 – CH2 – CH Gambar 5.4 Senyawa aldehid memiliki gugus karbonil yang terletak di ujung rantai karbon. Apakah yang membedakan keton dan aldehid? 2. Perbedaannya dengan keton dan aldehid adalah atom oksigen yang diikatnya berjumlah dua. 1.6 Senyawa asam karboksilat memiliki gugus COOH yang terletak di ujung rantai karbon. Perhatikan struktur asam karboksilat dan ester berikut. Satu atom oksigen berikatan ganda dengan atom karbon.

2. dan 5.7.1. Struktur kimia CH4 dapat digambarkan sebagai berikut.5. H H C H C H atau CH3 – CH3 Kata Kunci • • Gugus fungsi Tata nama c. 5.B Tata Nama Senyawa Karbon Sebelumnya. 5. C3H8 memiliki nama propana. Struktur kimia C4H10 dapat digambarkan sebagai berikut. Contoh 5. H H C H C H C H C H atau CH3 – CH2– CH2– CH3 H H H H C4H10 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 4 (buta-).6.3. H CH4 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 1 (meta). Untuk menyegarkan ingatan Anda mengenai tata nama alkana. Jadi.4. 5. H H C2H6 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 2 (eta). Tahukah Anda. 5. CH4 memiliki nama metana. C2H 6 c. H H C H b. Jadi. C3H 8 d. Anda telah mengetahui pengelompokan senyawa karbon berdasarkan gugus fungsi yang dimilikinya. Struktur kimia C3H8 dapat digambarkan sebagai berikut. 5. Struktur kimia C2H6 dapat digambarkan sebagai berikut. cara memberi nama senyawasenyawa karbon tersebut? Penulisan nama senyawa karbon tidak jauh berbeda dengan penulisan nama senyawa hidrokarbon golongan alkana. Anda juga telah mengetahui beberapa struktur kimia dari senyawa-senyawa tersebut pada Gambar 5. CH4 b. perhatikanlah contoh berikut. C4H 10 Jawab a. Jadi.1 Tentukanlah nama senyawa hidrokarbon berikut. C4H10 memiliki nama butana. C2H6 memiliki nama etana. Senyawa Karbon Turunan Alkana 103 . a. Jadi. H H H C3H8 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 3 (propa-). H H C H C H C H atau CH3 – CH2– CH3 d.

kita dapat mengetahui rumus kimia suatu alkohol dengan cara menghitung jumlah atom C-nya.1. Caranya adalah dengan mengubah akhiran -ana dengan akhiran lain sesuai dengan gugus fungsi yang dimiliki setiap kelompok senyawa. lakukanlah kegiatan berikut. Tabel berikut memperlihatkan rumus kimia beberapa senyawa alkohol. H Alkana C H H H C H H CH4 Metana H C H H H C 2H 6 Etana You Must Remember Alcohol compound has O functional group with Cn 2n 2O as general formula. H Alkohol C H H H C H OH CH3OH Metanol H C H OH C2H5OH Etanol Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Jika diperhatikan dengan saksama. Tata Nama Alkohol dan Eter Pada prinsipnya. perbedaan yang paling jelas antara alkana dan alkohol adalah jenis gugus fungsinya. Senyawa alkohol memiliki gugus fungsi –OH dengan rumus umum CnH2n+2O. Berdasarkan rumus tersebut. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Agar lebih jelas. Selidikilah 5. Adakah hubungan antara akhiran nama senyawa dengan jenis gugus fungsi? 2. penamaan senyawa turunan alkana sama dengan penamaan senyawa alkana. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa alkohol? 4. 1. 104 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Amatilah tabel berikut. Apakah rumus umum dari alkohol? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Adakah hubungan antara awalan nama senyawa dengan jumlah atom C? 3. Struktur H Rumus Kimia Nama Anda Harus Ingat Senyawa alkohol memiliki gugus fungsi OH dengan rumus umum CnH2n 2O.2 Tata Nama Alkohol Tujuan Menyelidiki aturan tata nama alkohol Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja 1.

CH3OH memiliki nama metanol. 4. Kata Kunci • • Alkana Alkohol Berdasarkan aturan tersebut. diikuti nama awalan berdasarkan jumlah atom C-nya. CH3 – CH2 – CH3 OH 1-propanol You Must Remember The simple alcohols are named by changing the last letter in the name of the corresponding alkane to oI. Hitung jumlah atom C-nya. Jika jumlahnya lebih dari dua. Perhatikanlah gambar berikut. Gugus hidroksil pada senyawa alkohol menggantikan posisi 1 atom H pada senyawa alkana. dapat disimpulkan bahwa kedua struktur senyawa alkohol tersebut hanya berbeda pada posisi gugus –OH. Misalnya. Jadi. sedangkan C2H5OH memiliki nama etanol. H CH3 – C – CH3 OH 2-propanol Dari gambar tersebut. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa alkohol. Oleh karena gugus fungsi –OH menggantikan posisi 1 atom H maka penamaan alkohol dilakukan dengan cara mengganti akhiran -ana menjadi -nol. 3. beri nomor pada rantai karbon sedemikian rupa sehingga gugus –OH menempel pada atom C yang paling kecil.2 Rumus Kimia Beberapa Senyawa Alkohol umlah Atom C Rumus Kimia Alkohol 1 2 3 4 5 6 7 8 9 CH 3OH C2H5OH C3H7OH C4H9OH C 5H 11OH C 6H 13OH C 7H 15OH C 8H 17OH C 9H 19OH Anda Harus Ingat Penamaan alkohol yang sederhana yaitu dengan mangubah suku kata terakhir dari suatu alkana menjadi noI. Ethane becomes ethanol. dan diakhiri dengan akhiran -nol. Bagaimanakah jika jumlah atom karbon pada senyawa alkohol lebih dari 2? Senyawa alkohol yang mengandung lebih dari 2 atom karbon akan memiliki struktur kimia lebih dari satu. Aturan tersebut hanya berlaku jika jumlah atom karbon pada senyawa alkohol tidak lebih dari 2. Misalnya. 1.Tabel 5. 2. Jika jumlahnya tidak lebih dari dua. etana menjadi etanol. nama senyawa-senyawa alkohol dengan rumus kimia C3H7OH adalah CH3 – CH2 – CH3 OH 1-propanol H CH3 – C – CH3 OH 2-propanol Senyawa Karbon Turunan Alkana 105 . Apa nama kedua senyawa alkohol tersebut? Berikut langkah-langkah penamaan senyawa alkohol. For example. senyawa alkohol dengan rumus kimia C3H7OH memiliki dua struktur kimia. Kemudian. Jika memiliki gugus –OH. Aturan Penamaan Senyawa Alkohol Rantai Lurus Periksalah jenis gugus fungsinya. tuliskan nomor. tuliskan awalan berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -nol.

pelajarilah contoh soal berikut. Dari struktur kimianya. 2-heksanol Jawab Untuk menuliskan struktur senyawa alkohol. OH a. dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 4 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 1 sehingga namanya adalah 1-butanol. b. 106 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . tentukan terlebih dahulu rantai karbonnya. Bagaimanakah penamaan senyawa alkohol bercabang? Berikut aturan penamaan senyawa alkohol yang memiliki rantai cabang. Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga gugus –OH menempel pada atom C yang paling kecil. 4.3 Gambarkanlah struktur senyawa alkohol berikut. 2. Kemudian. Dari struktur kimianya. Rantai induk diberi nama sesuai aturan penamaan senyawa alkohol rantai lurus. a.Agar Anda lebih memahami cara penamaan senyawa alkohol. Contoh 5. 3. c. Contoh 5. struktur senyawa alkohol juga ada yang memiliki rantai cabang. Dari struktur kimianya. a. CH3 – CH2 – C – CH3 H OH OH CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 – C – CH3 H H Seperti halnya senyawa alkana. b. 1. Rantai cabang diberi nama sesuai jumlah atom C dan struktur gugus alkil. c. CH3 – CH2 – CH2 – C – CH2 – CH3 H H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 Kata Kunci • • • • Alkil Rantai cabang Rantai induk Rantai lurus OH Jawab a. dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 7 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2-heptanol. Aturan Penamaan Senyawa Alkohol Rantai Bercabang Tentukanlah rantai induk (rantai terpanjang yang memiliki gugus –OH) dan rantai cabangnya. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 OH OH b.2 Tentukanlah nama senyawa alkohol berikut. dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 6 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-heksanol. tempatkan gugus – OH. 2-butanol b.

2. Rantai cabangnya berjumlah 3 buah.3.3. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-metil-2-heptanol.. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-metil-3-heksanol. d.3. CH3 H C CH3 C2H5 OH C H CH3 CH3 OH gugus fungsional Kupas Tuntas CH3 CH(CH 3) C(CH 3) 2 C(OH)(CH 3) (CH 3) memiliki nama . 2. 2. dan gugus metilnya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2metil-2-butanol. Jawab a. gugus –OH. gugus –OH berada pada atom C nomor 2. c. gugus –OH berada pada atom C nomor 3. UN 2003 rantai induk induk rantai cabang CH3 CH3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 5 atom C dan gugus –OH berada pada atom C nomor 2. OH gugus fungsional H CH3 – CH2 – CH2 – C – CH2 – C– CH3 H2 1 7 6 5 4 3 CH3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 7 atom C.4-tetrametil2-pentanol D. 5.3. nama CH3 CH(CH3) C(CH 3) 2 C(OH)(CH 3) (CH 3) adalah (C) 2.Contoh a..4-tetrametilpentanol B. OH gugus fungsional b.3-dimetil-2-heptanol Pembahasan CH3 CH3 CH3 H C C C CH3 CH3 – CH2 – C – CH3 rantai 4 3 2 1 induk CH3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 4 atom C.4-tetrametil4-pentanol C . rantai cabang C 2H 5 OH gugus fungsional H CH3 – C – CH – C – CH3 rantai 5 4 3 2 1 rantai induk CH3 CH3 OH 2.4 OH Tentukanlah nama senyawa alkohol berikut.4-tetrametil -2-pentanol. CH3 CH2 OH H C C CH2 CH3 H CH3 OH H C C CH2 CH3 H C2H5 c.3. Senyawa Karbon Turunan Alkana 107 .4-tetrametil-2-pentanol Jadi.3.4-dimetil-2-heksanol E. A .. 3. 2. H CH3 – CH2 – C – C – CH2 – CH3 6 5 4 H3 2 1 CH 3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 6 atom C.3.3. CH3 CH2 CH2 d.3. CH3 CH2 C CH3 CH3 b.3.

3. 2-metil-1-propanol B. alkil CH3 – CH2 – OH gugus fungsional Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil yang terdiri atas 2 atom C (etil) sehingga nama trivialnya adalah etil alkohol.5 Tentukanlah nama trivial senyawa alkohol berikut. CH3 – CH2 – CH2 – OH d.. Selain nama IUPAC. OH gugus fungsional CH3 – CH CH3 alkil c. 1. Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil yang terdiri atas 1 atom C (metil) sehingga nama trivialnya adalah metil alkohol. CH 3 CH 3 CH CH 2 OH f. isopentil alkohol Pembahasan Pada alkohol tersier. UMPTN 1995 Contoh 5. alkil CH3 – CH2 – CH2 – OH gugus fungsional Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil lurus yang terdiri atas 3 atom C (propil) sehingga nama trivialnya adalah propil alkohol.. CH3 – CH2 – OH c.. Berikut cara memberi nama trivial untuk alkohol. alkohol juga memiliki nama trivial (nama lazim). d. alkil CH – OH 3 gugus fungsional b. OH CH 3 CH CH3 e.4-dimetil-2pentanol. CH3 – OH b. H CH3 – CH2 – CH C – OH CH3 Jawab a. 3-metil-2-butanol E. Aturan Penamaan Trivial Senyawa Alkohol Tentukanlah rantai induk (rantai terpanjang yang memiliki gugus – OH) dan rantai cabangnya. A. Tuliskan nama alkil rantai induk diikuti kata alkohol. 2. Kupas Tuntas Senyawa yang termasuk alkohol tersier adalah . Jadi. 2-metil-2-propanol C. isobutil alkohol D. 108 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . senyawa yang termasuk alkohol tersier adalah (B) 2-metil-2-propanol. Tata nama alkohol yang telah diuraikan merupakan nama IUPAC.yaitu 2 gugus metil yang berada pada atom C nomor 2 dan 4 serta gugus etil yang berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-etil-2. Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga gugus –OH menempel pada atom C yang paling kecil. a. alkil dan OH terikat pada C yang nomornya sama. Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil bercabang dengan nama isopropil sehingga nama trivialnya adalah isopropil alkohol.

e. Alkohol primer mengikat 1 atom C. A . 2-pentanol B. Struktur CH3 – CH3 CH3 – CH2 – CH3 CH3 – O – CH3 CH3 – O – CH2 – CH3 Rumus Kimia C 2H 6 C 3H 8 C 2H6O C 3H8O Nama Etana Propana Metoksi metana Metoksi etana Alkana Eter Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. alkohol sekunder. dan alkohol tersier. 1. 3-metil-2-pentanol E. Alkohol primer CH3 – CH2 – CH2 – OH Kupas Tuntas Senyawa yang bukan alkohol sekunder adalah . Adakah hubungan antara nama senyawa. CH3 alkil CH3 – C – CH2 – OH gugus fungsional H Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil bercabang dengan nama isobutil sehingga nama trivialnya adalah isobutil alkohol. Jadi.. jenis gugus fungsi. Apakah rumus umum dari eter? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. 3-metil-3-pentanol Pembahasan Menentukan jenis alkohol: Alkohol primer: -nol terikat pada C nomor 1. 3-pentanol C . 3-metil-3-pentanol merupakan alkohol tersier. alkohol sekunder. 2-metil-3-pentanol D. Alkohol tersier: -il dan -nol terikat pada C yang sama. Senyawa alkohol dapat juga dikelompokkan menjadi alkohol primer. UMPTN 2000 Alkohol sekunder CH3 CH2 H C OH CH3 CH3 Alkohol tersier CH3 CH2 C OH CH3 Selidikilah 5. Senyawa Karbon Turunan Alkana 109 .3 Tata Nama Eter Tujuan Menyelidiki struktur dan aturan tata nama eter Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja Amatilah tabel berikut. dan jumlah atom C? 2. dan alkohol tersier dibedakan berdasarkan jumlah atom C yang terikat pada atom C yang mengikat gugus –OH. f. Perhatikanlah struktur molekul alkohol berikut. Apakah perbedaan ketiga jenis alkohol tersebut? Alkohol primer. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa eter? 3. senyawa yang bukan alkohol sekunder adalah (E) 3-metil-3-pentanol. H CH3 – CH2 – C – OH gugus fungsional alkil CH3 Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil bercabang dengan nama sek-butil sehingga nama trivialnya adalah sek-butil alkohol.. sedangkan alkohol tersier mengikat 3 atom C.. alkohol sekunder mengikat 2 atom C.

Contoh 5. sedangkan yang jumlahnya paling banyak disebut rantai induk. 4.3 Rumus Kimia Beberapa Senyawa Eter umlah Atom C Rumus Kimia Eter You Must Remember Ether compound has OR functional group with Cn 2n 2O as general formula. Tabel 5. Kemudian. Jika memiliki gugus –OR. Rumus umum dari eter adalah C nH 2n+2 O. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa eter. Anda Harus Ingat Senyawa eter memiliki gugus fungsi OR (gugus alkoksi) dengan rumus umum CnH2n 2O. diikuti nama gugus alkoksi berdasarkan jumlah atom C-nya. kita dapat mengetahui rumus kimia suatu eter dengan cara menghitung jumlah atom C-nya. Rantai alkil yang jumlah atom C-nya paling sedikit disebut gugus alkoksi. Berdasarkan rumus tersebut. Gugus alkoksi diberi nama dengan cara mengganti akhiran -ana pada alkana menjadi akhiran -oksi. Senyawa eter memiliki gugus fungsi –OR (gugus alkoksi). H CH3 C CH2 CH3 CH2 O CH3 110 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 b. Kata Kunci • • Alkoksi Eter 3.6 Tentukanlah nama senyawa eter berikut. R adalah gugus alkil. beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga gugus –OR menempel pada atom C yang paling kecil. Jika jumlah atom C lebih dari 4. dapatkah Anda menentukan struktur kimia dan tata namanya? Struktur kimia eter adalah R – O – R. Adapun tata cara memberi nama eter secara IUPAC adalah sebagai berikut. dan diakhiri dengan nama rantai induk. tuliskan nomor. Tabel berikut memperlihatkan rumus kimia beberapa senyawa eter. Aturan Penamaan Senyawa Eter Periksalah jenis gugus fungsinya. a. H CH3 C CH3 O CH2 CH3 d. sedangkan rantai induk diberi nama seperti nama alkana berdasarkan jumlah atom C-nya. 1.Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Jika diperhatikan dengan saksama. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 c. 2 3 4 5 6 7 8 9 C 2 H 6O C 3 H 8O C 4H 10O C 5H 12O C 6H 14O C 7H 16O C 8H 18O C 9H 20O Dari rumus umum eter. Gugus fungsi alkoksi menggantikan satu atom karbon pada alkana. perbedaan yang paling mencolok antara alkana dan eter adalah jenis gugus fungsinya. 2.

Cara menentukan nama trivial eter cukup mudah. nama senyawa tersebut adalah 1-etoksi etana. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 b. Selain nama IUPAC. d.Jawab a. Jadi. nama trivialnya adalah etil isopropil eter. nama senyawa tersebut adalah 1-metoksi-2-metil-butana. ester C . c. senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa (C) eter. nama senyawa tersebut adalah 1-etoksi propana. alkanon E. Senyawa eter ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. UMPTN 1999 alkoksi rantai induk 3 4 CH2 CH3 (2-metil-butana) Gugus alkoksi: – O – CH3 (metoksi) Rantai induk: CH 3 CH CH2 CH2 CH3 Jadi. eter D. di depan nama alkil tersebut ditambahkan awalan di (2). Tentukanlah nama alkil setiap rantai karbon.. yakni 2 (etil) dan 3 (propil). nama senyawa tersebut adalah 2-etoksi propana. H CH3 – C – O – CH2 – CH3 CH3 Jawab a. Senyawa eter ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. Jadi. eter juga memiliki nama trivial.. c. rantai induk CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 alkoksi Gugus alkoksi: – O – CH2 – CH3 (etoksi) Rantai induk: CH3 – CH2 (etana) Jadi. H CH3 – C – CH2 – O – CH3 2 1 Kupas Tuntas Senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa . nama trivialnya adalah etil propil eter. Jika ada nama alkil yang sama. Contoh 5. Tuliskan secara berurut dari nama alkil terkecil dan diikuti kata eter. aldehid B. yakni 2 (etil) dan 3 (isopropil). Jadi. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 c.7 Tentukanlah nama trivial senyawa eter berikut. b. alkoksi CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 rantai induk Gugus alkoksi: – O – CH2 – CH3 (etoksi) Rantai induk: CH3 – CH2 – CH2 (propana) Jadi. yakni 2 (etil). a. H CH3 – C – O – CH2 – CH3 alkoksi 3 2 rantai induk H3C 1 Gugus alkoksi: – O – CH2 – CH3 (etoksi) Rantai induk: CH3 CH (propana) CH3 Jadi. b. A . asam karboksilat Pembahasan Rumus umum senyawa gugus fungsi CnH2n 2O : alkohol dan eter CnH2nO : aldehid dan alkanon CnH2nO2 : asam karboksilat dan ester Jadi. Senyawa Karbon Turunan Alkana 111 .. Senyawa eter ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya sama. nama trivialnya adalah dietil eter.

Tata Nama Aldehid Keton Asam Karboksilat dan Ester Senyawa aldehid. keton.4 Tata Nama Aldehid. dan ester memiliki persamaan yaitu semuanya memiliki gugus karbonil. Keton. dan Ester Tujuan Menyelidiki aturan tata nama aldehid. asam karboksilat. ikutilah kegiatan berikut.2. Selidikilah 5. Senyawa Struktur Nama H H C H H Metana Anda Harus Ingat Senyawa aldehid memiliki gugus fungsi COH. dan eter Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja 1. Propana O H Aldehid C O H Metanal CH3 CH O CH 3 CH 2 CH Etanal Propanal O HC Asam Karboksilat O CH 3 C O CH 3 CH 2 C OH OH OH Asam metanoat Asam etanoat Asam propanoat Propanon Keton O CH 3 C CH3 112 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . asam karboksilat. Amatilah tabel berikut. Asam Karboksilat. Masih ingatkah Anda yang dimaksud dengan gugus karbonil? Pada senyawa asam karboksilat dan ester. Agar Anda lebih memahami penamaan dari senyawa-senyawa tersebut. Alkana H H C H H C H H Etana H H C H H C H H C H H You Must Remember Aldehyde compound has CO functional group. O atom karbon mengikat dua atom O dengan struktur C O sehingga gugus ini disebut dengan nama karboksil. keton.

1. nama senyawa tersebut adalah propanal. Itulah sebabnya senyawa asam karboksilat disebut juga asam alkanoat. Aturan Penamaan Senyawa Aldehid Periksalah jenis gugus fungsinya. CH3 – CH2 – CH O H CH3 – C – CH2 – CH CH2 CH3 Jawab a. b. Agar lebih jelas. Pada aldehid. O a. keton. Itulah sebabnya senyawa keton disebut juga alkanon. dan asam karboksilat berhubungan dengan nama senyawa alkana. Adakah hubungan antara nama senyawa alkana dengan nama senyawa aldehid.Ester O CH 3 C OCH 3 Metil metanoat Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. O H CH3 – C – CH aldehid 3 2 1 CH3 rantai cabang Senyawa Karbon Turunan Alkana 113 . Bagaimanakah cara memberi nama senyawa keton? 4. Senyawa ini umum digunakan untuk mengawetkan tubuh organisme yang sudah mati. Jika memiliki gugus –COH. O CH3 – CH2 – CH aldehid b. nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -al. tuliskan nomor percabangan. Apakah pendapat Anda mengenai penggunaan formalin pada bahan makanan? Contoh 5. Itulah sebabnya senyawa aldehid disebut juga alkanal. Fakta Kimia Formalin Formalin adalah nama umum untuk larutan 33% formaldehid. Jika memiliki rantai bercabang. Pada asam karboksilat. 3 2 1 c. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. nama senyawa aldehid. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -on. nama alkil rantai cabang. dan ester? 2. Pada keton. yaitu senyawa aldehid yang dikenal juga dengan nama metanal. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -al. 1. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa aldehid. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -oat dan diawali dengan kata asam. Hitung jumlah atom C-nya. keton. berikut aturan penamaan senyawa aldehid. Seperti halnya alkohol dan eter. Apakah rumus umum dari aldehid dan keton? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.8 O H CH3 – C – CH CH3 Tentukan nama IUPAC senyawa aldehid berikut. 2. beri nomor pada rantai terpanjang dimulai dari atom C yang mengikat atom O. asam karboksilat. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa aldehid? 3. 3. lalu tuliskan awalan berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -al. Lalu. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jadi.

O CH 3 CH 2 C H CH 3 CH2 O C OH propanal asam propanoat You Must Remember Carboxylic acid compound has COO as functional group. Oleh karena memiliki struktur yang mirip maka penamaan asam karboksilat mirip juga dengan penamaan aldehid. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -al. diikuti nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya. Jika memiliki rantai bercabang. Aturan Penamaan Senyawa Asam Karboksilat Periksalah jenis gugus fungsinya. Dari struktur tersebut. sedangkan asam karboksilat bergugus fungsi –COOH. pada asam karboksilat menjadi akhiran -oat dan diawali dengan kata asam. nama senyawa tersebut adalah 2-metil-propanal. nama senyawa tersebut adalah 3-metil-pentanal. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 2 Jadi. dan diakhiri dengan akhiran -oat. lalu tuliskan kata asam. Lalu. rantai cabang H 3 4 O 2 1 CH3 – C – CH2 – CH CH2 CH3 5 aldehid Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 5 (pentana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 3 Jadi. tuliskan nomor percabangan.9 Tentukanlah nama IUPAC senyawa aldehid berikut. Contoh 5. Anda Harus Ingat Senyawa asam karboksilat memiliki gugus fungsi COOH. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa asam karboksilat. O CH3 – CH2 – C – OH 114 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . beri nomor pada rantai terpanjang dimulai dari atom C yang mengikat atom O. hitung jumlah atom C-nya. 1. 3. nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -oat. Jika tidak memiliki rantai cabang.c. Anda pasti melihat bahwa perbedaan kedua senyawa tersebut terletak pada gugus fungsionalnya. Jika memiliki gugus –COOH. a. nama alkil rantai cabang. 2. Jika pada aldehid. Masih ingatkah Anda dengan struktur aldehid dan asam karboksilat? Dapatkah Anda melihat persamaan dan perbandingan kedua struktur senyawa karbon tersebut? Bandingkanlah struktur aldehid dan asam karboksilat berikut. Aldehid bergugus fungsional –CHO.

O gugus karboksilat H CH3 – C – C – OH 3 2 1 CH 3 rantai cabang Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 2 Jadi. O 2 1 CH3 – C – CH2 – C – OH CH2 4 gugus karboksilat CH3 5 Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 5 (pentana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 3 Jadi. O H CH3 – C – C – OH CH3 c. rantai cabang H 3 Kata Kunci • • Aldehid Asam karboksilat c. nama senyawa tersebut adalah asam 3-metil-pentanoat.4 Nama IUPAC dan Trivial Beberapa Senyawa Asam Karboksilat Rumus Kimia Nama UPAC Nama Trivial Asal Kata HCOOH CH3COOH CH3CH2COOH CH3(CH2)2COOH Asam metanoat Asam etanoat Asam propanoat Asam format Asam asetat Asam propionat Asam butirat Latin: formica (semut) Latin: asetum (cuka) Yunani: protopion (lemak pertama) Latin: butyrum (mentega) Asam butanoat Senyawa Karbon Turunan Alkana 115 . Seperti senyawa karbon lainnya. Tabel 5. asam karboksilat dan aldehid memiliki nama trivial. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jadi. Nama trivial kedua senyawa ini diambil dari sumber alami asam karboksilat. Perhatikan tabel berikut.b. nama senyawa tersebut adalah asam propanoat. nama senyawa tersebut adalah asam 2-metil-propanoat. O H CH3 – C – CH2 – C – OH CH2 Jawab a. CH3 O gugus karboksilat CH3 – CH2 – C – OH 3 2 1 b.

atau apel? Aroma tersebut berasal dari senyawa kimia yang terkandung dalam minyak wangi. Asam karboksilat bergugus fungsi –COOH. sedangkan ester bergugus fungsi –COOR. Perhatikan tabel berikut. 1 2 3 4 5 6 Asam format Asam asetat Asam propionat Asam butirat Asam valerat Formaldehid Asetaldehid Propionaldehid Butiraldehid Valeraldehid You Must Remember Ester compound has COOR functional groups which its name is identic with carboxylic acid. Jadi. Perhatikan struktur senyawa berikut. Tabel 5. b. bagaimana cara memberi nama ester? Tata nama ester didasarkan pada strukturnya yang mirip dengan struktur asam karboksilat. CH3 – CH2 – COOCH3 CH3 – CH2 – CH2 – COOCH3 CH3 – CH2 – CH2 – COOCH2CH3 Jawab O CH3 – CH2 – C – O – CH3 3 2 1 rantai alkil Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jumlah atom C pada rantai alkil adalah 1 (metil) 116 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .5 Nama IUPAC dan Trivial Beberapa Senyawa Aldehid umlah Atom C Asam Karboksilat Aldehid Anda Harus Ingat Senyawa ester memiliki gugus fungsi COOR. seperti jeruk. c. Anda pasti melihat bahwa perbedaan kedua senyawa tersebut terletak pada gugus fungsionalnya. Pernahkah Anda mencium aroma dari minyak wangi? Mengapa minyak wangi dapat memberikan aroma. kata asam pada asam karboksilat diganti dengan nama alkil. baik IUPAC maupun trivial mirip juga dengan penamaan asam karboksilat. Kata asam pada asam karboksilat diganti dengan nama alkil.10 Tentukan nama trivial senyawa ester berikut. Penamaannya mirip dengan asam karboksilat.CH3(CH2)3COOH CH3(CH2)10COOH CH3(CH2)14COOH CH3(CH2)16COOH Asam pentanoat Asam dodekanoat Asam heksadekanoat Asam oktadekanoat Asam valerat Asam laurat Latin: valere (tanaman valere) Latin: laurel (sejenis kacang) Asam palmitat Minyak palma Asam stearat Yunani: stear (lemak) Tabel tersebut menjelaskan nama trivial asam karboksilat. O O CH3 CH2 C OH asam propanoat CH3 CH2 C O CH3 metil propanoat Dari struktur tersebut. Contoh a. 5. lalu ganti akhiran -at pada nama asam karboksilat dengan akhiran -aldehid. Acid letter is replaced by alkil in the name of carboxylic acid. Karena memiliki struktur yang mirip maka penamaan ester. bagaimana dengan nama trivial aldehid? Hilangkanlah kata asam. pisang. Senyawa kimia itu adalah ester. Tahukah Anda. a. atom H pada asam karboksilat digantikan oleh gugus alkil.

b. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 4 (butana/butirat) Jumlah atom C pada rantai alkil adalah 1 (metil) Nama IUPAC: metil butanoat Nama trivial: metil butirat O CH3 – CH2 – CH2 – C – O – CH2 – CH3 4 3 2 1 rantai alkil Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 4 (butana/butirat) Jumlah atom C pada rantai alkil adalah 2 (etil) Nama IUPAC: etil butanoat Nama trivial: etil butirat Senyawa karbon lainnya yang mengandung gugus karbonil adalah keton. pelajarilah contoh soal berikut. a. Nama IUPAC: metil propanoat Nama trivial: metil propionat O CH3 – CH2 – CH2 – C – O – CH3 3 2 1 rantai alkil c. Perhatikan tabel berikut. Penamaan keton mirip dengan penamaan alkohol.6 Penamaan IUPAC Senyawa Keton umlah Atom C Struktur CH3 CH3 CH2 C OH C OH CH2 CH3 CH3 Nama 2-propanol 3-pentanol Kata Kunci • • Ester Keton Alkohol CH3 CH2 OH C CH3 CH3 CH3 CH2 C O C O O CH3 CH2 C CH3 C CH3 CH3 CH2 CH3 CH CH3 3-metil-2-pentanol 2-propanon 3-pentanon Keton 3-metil-2-pentanon Agar Anda lebih memahami cara penamaan senyawa keton. Tabel 5. Caranya dengan menggantikan akhiran -ol pada alkohol dengan akhiran -on. O CH3 CH2 C CH3 Senyawa Karbon Turunan Alkana 117 .11 Tentukanlah nama senyawa keton berikut. Contoh 5.

rantai cabang 5 CH 3 4 3 O 2 H CH3 – C – C – C – CH3 1 gugus fungsional rantai induk rantai cabang CH3 CH2 CH3 rantai cabang Senyawa keton ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 5 atom C dan gugus –CO berada pada atom C nomor 2. H CH3 – CH2 – C – C – CH2 – CH3 rantai induk CH3 rantai cabang Senyawa keton ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 6 atom C. gugus –CO berada pada atom C nomor 2. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-metil-3-heksanon. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-etil-2-heptanon. b. Dari struktur kimianya. yaitu 2 gugus metil yang berada pada atom C nomor 2 dan 4 serta gugus etil yang berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-etil-4. c. 118 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .4-dimetil-2pentanon. gugus –CO berada pada atom C nomor 3. O gugus fungsional H CH3 – CH2 – CH2 – C – CH2 – C – CH3 rantai induk 7 6 5 4 3 2 1 6 5 4 3 2 1 d. Dari struktur kimianya. CH3 CH3 CH2 CH2 CH2 H C CH3 O C C CH2 CH2 CH3 CH3 d.O b. c. CH3 CH2 CH2 H C CH2 O CH2 C CH3 CH3 CH3 H C O C CH3 e. dapat diketahui bahwa senyawa keton ini memiliki 4 atom C dan gugus –CO-nya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2-butanon. Rantai cabangnya berjumlah 3 buah. CH2 CH3 rantai cabang e. O gugus fungsional Tantangan Kimia Apakah menurut Anda penulisan nama senyawa 2-metil-2-pentanon benar? Diskusikanlah bersama teman Anda. CH3 C CH3 CH2 CH3 Jawab a. Senyawa keton ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 7 atom C. dapat diketahui bahwa senyawa keton ini memiliki 6 atom C dan gugus –CO-nya berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-heksanon.

CH3 – CH2 – C – CH2 – CH3 O b. a. The letter of th is replaced with ton . Senyawa Karbon Turunan Alkana 119 . Senyawa keton ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. nama trivialnya adalah dietil keton. Selain nama IUPAC. CH3 – CH2 – C – CH2 – CH2 – CH3 O H CH3 – C – C – CH2 – CH3 CH3 You Must Remember Trivial names for ketone is identic with ether trivial names. Buktikanlah oleh Anda Titik didih suatu senyawa aldehid atau keton lebih rendah apabila dibandingkan senyawa alkohol padanannya. nama trivialnya adalah etil propil keton. nama trivialnya adalah etil isopropil keton. Kata eter pada senyawa eter digantikan dengan kata keton.12 O Anda Harus Ingat Nama trivial keton mirip dengan nama trivial eter. Tabel 5.Tata nama keton yang telah diuraikan merupakan nama IUPAC. Tentukan nama trivial senyawa keton berikut. Jadi. Senyawa keton ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya sama. c. c. yakni 2 (etil). b. Perhatikan tabel berikut. yakni 2 (etil) dan 3 (propil). Senyawa keton ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. Buktikanlah oleh Anda melalui teori ikatan kimia. Jadi. yakni 2 (etil) dan 3 (isopropil). Nama trivial keton mirip dengan nama trivial eter. Jawab a. Kata eter pada senyawa eter digantikan dengan kata keton. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas.7 Penamaan Trivial Senyawa Keton Senyawa Struktur Nama CH3 – O – CH3 eter CH3 – O – CH2 – CH3 CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 O CH3 C CH3 dimetil eter metil etil eter metil propil eter dimetil keton Keton CH 3 O CH3 C O C CH 2 CH2 CH 3 CH2 CH3 metil etil keton metil propil keton Contoh 5. keton juga memiliki nama trivial (nama lazim). Jadi.

2. Jika memiliki ikatan tunggal dan mengandung salah satu atom halogen. Tentukan rantai induk dan atom halogennya. Lakukanlah kegiatan berikut untuk memahami cara penamaan haloalkana. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. 4. Berikut ini aturan penamaan haloalkana. Atom halogen diberi nama sesuai dengan jenis atomnya. 5. dan iodin. klorin. klorin. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Amatilah tabel berikut.5 Penamaan Haloalkana Tujuan Menyelidiki aturan penamaan haloalkana Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja 1. 120 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga atom halogen terikat pada atom C yang paling kecil. dan iodine. 1. dan iodin. Rantai induk diberi nama sesuai aturan penamaan senyawa alkana rantai lurus. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa haloalkana? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. 3.3. Adakah hubungan antara struktur senyawa alkana dan struktur senyawa haloalkana? 2. Pada struktur senyawa haloalkana. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa haloalkana. diikuti tanda (–). seperti fluorin. chlorine. atom H pada senyawa alkana digantikan oleh atom halogen. Tata Nama Haloalkana Masih ingatkah Anda dengan senyawa haloalkana? Senyawa haloalkana adalah senyawa turunan alkana yang satu atom hidrogennya digantikan oleh atom unsur halogen. umlah Atom C Alkana Struktur Nama Haloalkana Struktur Nama H 1 H H H C H H H H Anda Harus Ingat Haloalkana adalah senyawa alkana yang satu atau lebih atom H-nya digantikan oleh unsur halogen. Selidikilah 5. 6. bromin. bromine. 1. Aturan Penamaan Senyawa Haloalkana Periksa jenis ikatannya. nama atom halogen yang menyambung dengan nama rantai lurus. C H metana H H C H H C H Cl klorometana 2 H C H etana H C H Cl kloroetana You Must Remember Haloalkane is alkane compound that has one or more H-atoms which replace by halogen element: fluorine. seperti fluorin. Tuliskan nomor cabang. bromin.

2-etil-3-metil-4-dekanon d. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – O –CH3 O c. Jadi. 2. etoksi butana b. 2-metil-3-etil-pentanal e. nama senyawa ini adalah 2-kloroheksana..2-dimetil-butanol b.. Jumlah atom C pada rantai induk: 6 (heksana) Atom halogen: Cl (kloro) Penomoran rantai: H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 rantai induk 6 5 4 3 2 1 Cl halogen b.. 2-metil butiraldehid f. a. pemutih E. Tentukanlah nama IUPAC senyawa-senyawa berikut. A . CH 3 O OH d. asam 2-metil-butanoat d. digunakan sebagai at anestesi di rumah sakit. metil butirat g. pendingin D. pembius Pembahasan F3C CHBrCl adalah sebagai pembius.13 Tentukanlah nama senyawa haloalkana berikut. CH 3 CH 2 CH 2 H C CH 2 CH 3 CH 3 Tentukanlah nama trivial senyawa-senyawa berikut. nama senyawa ini adalah 3-bromoheksana. 3-heksanon c. CH 3 O CH 2 CH 2 CH 2 C O CH 2 CH 3 Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. UN 2003 Agar lebih paham. Materi 5. pembunuh serangga C . Soal Penguasaan 1. CH 3 CH2 CH 2 C H C H C CH3 2. pelajarilah contoh soal berikut. a. kegunaan F3C CHBrCl adalah untuk (E) pembius. CH3 CH2 CH2 CH2 C CH2 CH3 O C H 3. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – OH b. pembasmi kuman B.Atom Halogen Nama Atom Penamaan dalam Haloalkana F Cl Br I Fluorin Klorin Bromin Iodin Fluoro Kloro Bromo Iodo Kupas Tuntas Kegunaan dari senyawa haloalkana F3C CHBrCl adalah untuk . CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 b. 2-iodo-pentana Senyawa Karbon Turunan Alkana 121 . Cl H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 Br Jawab a. Jadi. asam 3-metil-heptanoat e. etil pentanoat Gambarkanlah struktur senyawa-senyawa berikut. H a. a. Jumlah atom C pada rantai induk: 6 (heksana) Atom halogen: Br (bromo) Penomoran rantai: H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 rantai induk 6 5 4 3 2 1 Br halogen Jadi. dietil eter c. Contoh 5. H C e.2 f.

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. apakah memiliki isomer juga? Mari. Senyawa-senyawa yang rumus kimia dan gugus fungsinya sama.6 Keisomeran Senyawa Turunan Alkana Tujuan Menyelidiki keisomeran senyawa turunan alkana Alat dan Bahan Data senyawa kimia Langkah Kerja 1. Selidikilah 5. Propanal Propanon O CH 3 CH 2 C OH Metil etanoat 2. Senyawa mana saja yang rumus kimianya sama? 2. Anda telah mempelajari mengenai isomer. tetapi struktur molekulnya berbeda disebut isomer posisi. yaitu istilah bagi kelompok senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi berbeda strukturnya. 1. Kelompokkanlah senyawa-senyawa yang memiliki rumus kimia sama. Lengkapilah tabel berikut. 1-propanol dan 2-propanol. but different in molecular structure are called position isomer. H CH 3 C OH H H C H H C H CH3 H You Must Remember Compounds which have the same chemical formula and functional groups. Kedua senyawa ini memiliki rumus kimia C3H8O dan sama- 122 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . tetapi struktur molekulnya berbeda disebut isomer posisi. Bagaimanakah dengan senyawa-senyawa karbon turunan alkana. melacaknya dengan melakukan kegiatan berikut.C somer Senyawa Karbon Di Kelas X. Misalnya. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Struktur Nama Rumus Kimia Gugus Fungsi Kelompok Senyawa CH3 – CH2 – CH2 – OH Anda Harus Ingat Senyawa-senyawa yang rumus kimia dan gugus fungsinya sama. Apakah perbedaan antara senyawa-senyawa yang rumus kimianya sama? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.

O Asam butanoat CH3 CH2 H C CH2 O C C OH Asam 2-metil propanoat CH 3 OH CH 3 Kedua senyawa asam karboksilat ini memiliki rumus kimia C4H8O2.sama tergolong senyawa alkohol karena mengandung gugus –OH. Etoksi etana Metoksi propana 2-metoksi propana CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 H CH3 C O CH3 CH3 Ketiga senyawa eter ini memiliki rumus kimia C4H10O. O Butanal CH 3 CH 2 CH 2 CH 2-metil propanal CH3 H C CH3 O CH Kedua senyawa aldehid ini memiliki rumus kimia C4H8O. O Metil propanoat CH3 CH2 O C O CH3 Etil etanoat CH 3 C O CH 2 CH 3 Kedua senyawa ester ini memiliki rumus kimia C4H8O2. Perhatikanlah beberapa contoh isomer berikut. Senyawa Karbon Turunan Alkana 123 . O 2-pentanon CH3 CH2 CH2 O C CH3 3-pentanon CH3 CH2 C CH2 CH3 3-metil-2-butanon CH3 H C CH3 O C CH3 Ketiga senyawa keton ini memiliki rumus kimia C5H10O. isomer juga dapat terjadi pada senyawa turunan alkana lainnya. Selain dalam alkohol.

A. Etoksi etana Metoksi propana 2-Metoksi propana CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 You Must Remember Functional group isomer is the group of compounds which have the same formula but different in functional groups. Demikian juga dengan aldehid. CH3 H C CH3 O CH3 Kupas Tuntas 1-propanol merupakan isomer gugus fungsi dengan . UMPTN 1995 1-butanol 2-metil-1-propanol CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – OH H CH 3 C CH 2 OH CH 3 Senyawa eter dan alkohol tersebut berisomer gugus fungsi karena samasama memiliki rumus kimia C4H10O.. Agar Anda lebih memahami.. yang merupakan pasangan isomer gugus fungsi 1-propanol adalah (B) metil etil eter. yaitu kelompok senyawa yang rumus kimianya sama. tetapi gugus fungsinya berbeda. keton. asam karboksilat.. Jika suatu senyawa alkohol dan eter memiliki jumlah atom karbon yang sama maka dipastikan senyawa-senyawa tersebut merupakan isomer. pelajarilah contoh-contoh berikut. Jenis isomer lainnya adalah isomer gugus fungsi.1-kloropropana CH 3 CH2 CH 2 Cl Anda Harus Ingat Isomer gugus fungsi yaitu kelompok senyawa yang rumus kimianya sama. dan ester. O Butanal 2-metil propanal CH 3 CH 2 CH3 CH 2 C H O H C C H CH3 O 2-butanon CH 3 CH 2 C CH3 Senyawa aldehid dan keton tersebut berisomer gugus fungsi karena sama-sama memiliki rumus kimia C4H8O. Kelompok senyawa yang berisomer gugus fungsi adalah alkohol dan eter. 2-kloropropana CH3 H C Cl CH3 Kedua senyawa haloalkana ini memiliki rumus kimia C3H7Cl. tetapi gugus fungsinya berbeda. aldehid dan keton. propanal E. serta asam karboksilat dan ester. 2-propanol B. metil etil eter C . propanon D. O Asam butanoat Asam 2-metil Propanoat CH3 CH2 CH 3 CH2 C OH O H C C OH CH 3 124 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . asam propionat Pembahasan Pasangan isomer gugus fungsi ada tiga: alkohol dengan eter alkanal dengan alkanon asam karboksilat dengan ester Jadi.

.

7 Sumber: Organic Chemistry. Pipet tetes 5.9 Titik Didih Beberapa Senyawa Eter (1 atm) Eter Titik Didih (°C) Dimetil eter Dietil eter Dipropil eter –24 34.Senyawa eter memiliki titik didih lebih rendah jika dibandingkan dengan alkohol. 1996 Keton memiliki titik didih yang hampir sama dengan aldehid. Tabel 5. Penangas air 2. Tabel 5. 1996 Alkohol dan eter dapat dibedakan melalui reaksi dengan logam Na. 8.6 90. Formaldehid Aseton Pereaksi Fehling Pereaksi Tollen’s Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. 7.11 Titik Didih Beberapa Senyawa Keton (1 atm) Keton Titik Didih (°C) Propanon (Aseton) 2-butanon 3-pentanon 56. 1996 Bagaimanakah cara membedakan aldehid dan keton? Untuk mengetahuinya lakukanlah kegiatan berikut. 6.1 Sumber: Organic Chemistry. Hal ini disebabkan karena molekul eter tidak dapat membentuk ikatan hidrogen. Tabung reaksi 3. dan penanganannya. Selidikilah 5. cara penggunaan.4 Sumber: Organic Chemistry. Alkohol : Eter : R – OH + Na → R – ONa + 1 H 2 2 R – O – R' + Na → tidak bereaksi 2. 126 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Tabel 5. Aldehid dan Keton Aldehid tidak dapat membentuk ikatan hidrogen seperti halnya alkohol sehingga pada senyawa yang memiliki massa molekul yang sebanding.2 79.6 102.5 75. meliputi sifat kimia senyawa. titik didih aldehid lebih rendah dibandingkan alkohol.7 Identifikasi Aldehid dan Keton Tujuan Mengidentifikasi aldehid dan keton dengan pereaksi Fehling dan Tollen’s Alat dan Bahan 1. Gelas ukur 4.10 Titik Didih Beberapa Senyawa Aldehid (1 atm) Aldehid Titik Didih (°C) Metanal Propanal Butanal –21 49.

13 Titik Didih Beberapa Senyawa Ester (1 atm) Ester Titik Didih (°C) Metil metanoat Metil etanoat Etil butanoat 31. Panaskan tabung reaksi dengan mengunakan penangas air pada suhu 60 °C. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Pada senyawa dengan massa molekul yang sebanding. Asam Karboksilat dan Ester Asam karboksilat memiliki ikatan hidrogen yang kuat sama seperti alkohol sehingga memiliki titik didih yang tinggi. 1996 Gambar 5. Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Fullick).Langkah Kerja 1. Bagaimana hasil reaksi formaldehid dengan pereaksi Fehling dan pereaksi Tollen’s? 2. 5. ester memiliki titik didih yang rendah. O O 2 Cu2+(aq) + RCH(aq) + OH–(aq) + H2O(l) → Cu2O(s) + RCOH(aq) + 3 H+(aq) Ketika keton direaksikan dengan pereaksi Fehling dan dipanaskan tidak akan terjadi reaksi. Pereaksi Fehling mengandung ion Cu+ dalam larutan basa. Tabel 5. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Bagaimana hasil reaksi aseton dengan pereaksi Fehling dan pereaksi Tollen’s? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. 2. titik didih asam karboksilat hampir sama dengan alkohol. O O 2 Ag+(aq) + RCH(aq) + H2O(l) → 2 Ag(s) + RCOH(aq) +2 H+(aq) Keton tidak bereaksi dengan pereaksi Tollen's. Lakukan langkah pada no. 3. Tabel 5. sedangkan pereaksi Fehling akan tereduksi membentuk endapan merah bata Cu2O. Reaksi ini biasa disebut dengan tes cermin perak. Pereaksi Tollen’s diperoleh dengan cara melarutkan AgNO3 ke dalam larutan amonia yang menghasilkan senyawa kompleks [Ag(NH3)2]+. 2000 Gambar 5. 3.12 Titik Didih Beberapa Senyawa Asam Karboksilat (1 atm) Asam Karboksilat Titik Didih (°C) Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Fullick). 2000 Asam metanoat Asam etanoat Asam butanoat 101 118 164 Sumber: Organic Chemistry. Tambahkan 3 tetes pereaksi Fehling ke dalam masing-masing tabung reaksi tersebut. 4. Masukkanlah 2 mL formaldehid ke dalam tabung reaksi pertama. 1996 Senyawa Karbon Turunan Alkana 127 . aldehid akan teroksidasi dan kompleks [Ag(NH3)2]+ tereduksi menjadi logam perak. Jika dibandingkan dengan asam karboksilat.10 Cermin perak terbentuk ketika aldehid diuji dengan pereaksi Tollen s. Ketika aldehid direaksikan dengan pereaksi Fehling dan dipanaskan.9 Endapan merah bata Cu2O terbentuk ketika aldehid diuji dengan pereaksi Fehling. Amati perubahan yang terjadi.5 57 120 Sumber: Organic Chemistry. Pada tabung reaksi yang berbeda tambahkan 2 mL aseton. 1. Ketika pereaksi Tollen’s dipanaskan dengan aldehid pada tabung reaksi. aldehid akan teroksidasi menjadi asam karboksilat. 1 dan 2 dengan mengganti pereaksi Fehling dengan pereaksi Tollen’s.

Haloalkana Haloalkana adalah senyawa turunan alkana yang satu atau lebih atom hidrogennya diganti oleh unsur halogen. Pada saat etanol ditambahkan kepada asam asetat maka akan terbentuk ester yang memiliki wangi yang khas. Senyawa apakah yang terbentuk pada reaksi tersebut? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Tambahkan 3 tetes asam sulfat pekat. 4. Gelas kimia 5.go. Gasohol BE-10 yang diluncurkan oleh BPPT merupakan campuran antara bensin (90%) dan bioetanol (10%). 2. dan penanganannya. Reaksi ini dikenal dengan nama esterifikasi. 1. O O R – C – OH asam karboksilat + R' – OH alkohol R– C – OR' ester + H2O air 4. 9. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Pindahkan campuran ke dalam gelas kimia yang telah berisi larutan natrium bikarbonat. Selidikilah 5. Bioetanol ini diperoleh dari tanaman berpati seperti singkong yang banyak dijumpai di seluruh wilayah Indonesia. Panaskan campuran di atas penangas air selama 5 menit. Tabung reaksi 4. Tambahkan 2 mL etanol kepada 1 mL asam asetat pekat dalam tabung reaksi. Gelas ukur 3. Etanol Asam asetat (H3COOH) Natrium bikarbonat (NaHCO3) Asam sulfat (H2SO4) Fakta Kimia Gasohol Saat ini. Dari sumber nabati ini dapat diproses menjadi sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. CH3CH2CH2Br(aq) + H2O(l) bromometana → CH3CH2CH2OH(aq) + HBr(aq) propanol 128 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .Salah satu kegunaan ester adalah sebagai bahan pewangi. Sumber: www. 7. 3. Langkah Kerja 1. Penangas air 6. 8.8 Esterifikasi Tujuan Pembuatan ester dari alkohol dan asam karboksilat Alat dan Bahan 1. Indonesia telah mengembangkan jenis bahan bakar otomotif baru yang merupakan campuran antara bensin dan etanol yang menghasilkan bahan bakar dengan kualitas tinggi. cara penggunaan. 1996 Haloalkana dapat mengalami reaksi hidrolisis menghasilkan alkohol.14 Titik Didih Beberapa Senyawa Haloalkana (1 atm) Haloalkana Titik Didih (°C) Wujud pada 25 °C Klorometana Kloroetana Bromometana Bromoetana Iodometana Iodoetana –24 12 3 38 42 72 gas gas gas cair cair cair Sumber: Organic Chemistry.id Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Pipet tetes 2. Tabel 5. meliputi sifat kimia senyawa. Hal ini dipercepat dengan adanya katalis asam sulfat pekat.bbpt. Bagaimana aroma dari hasil reaksi dibandingkan reaktan? 2. Bagaimanakah cara membuat ester? Lakukanlah kegiatan berikut.

Kegunaan Eter Senyawa eter yang paling banyak dikenal adalah dietil eter. Sumber: Chemistry The Central Science. Metanol digunakan untuk pembuatan metanal (formaldehid) dan bisa digunakan sebagai pelarut. asam karboksilat. digunakan sebagai pelumas. Etanol juga dicampur dengan bensin (gasoline) menghasilkan campuran yang dinamakan “gasohol” yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. dan bahan makanan. E Kegunaan Senyawa Karbon Senyawa alkohol. Asam sitrat dan asam tartrat digunakan sebagai zat aditif pada makanan. Namun.11 Senyawa asam karboksilat sering digunakan sebagai at aditif pada makanan. 3. Senyawa-senyawa karbon ini memiliki beberapa kegunaan. Materi 5. pada dosis yang rendah dapat menyebabkan kebutaan dan pada dosis yang tinggi dapat menyebabkan kematian. eter. Kegunaan Aldehid Senyawa paling sederhana dari aldehid adalah formaldehid. aldehid. penggunaan dietil eter sebagai zat anestetik dapat menyebabkan gangguan pada pernapasan sehingga saat ini pengunaannya digantikan oleh zat lain yang tidak berbahaya. memiliki titik didih 64. Kegunaan Keton Senyawa keton yang banyak digunakan adalah aseton yang biasanya digunakan sebagai pelarut pada zat dan penghapus cat kuku. Formaldehid juga banyak digunakan sebagai pengawet untuk spesimen biologi. Jelaskanlah cara identifikasi aldehid dan keton. seperti asam benzoat digunakan sebagai pengawet pada makanan dan minuman. seperti bakelit. Jika Anda ingin membuat senyawa ester etil propanoat. dan digunakan pada pembuatan polimer. Senyawa asam karboksilat lainnya. Kegunaan Asam Karboksilat Asam asetat yang dikenal sebagai cuka digunakan sebagai pemberi rasa asam pada makanan. Dietil eter digunakan sebagai pelarut dan zat anestetik (obat bius). Senyawa Karbon Turunan Alkana 129 . Formaldehid digunakan sebagai desinfektan. kosmetik. 2. 4. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.7 °C. 5. Kegunaan Alkohol Metanol merupakan alkohol yang paling sederhana. 1. antiseptik. seperti bir dan anggur.Soal Penguasaan 1. berikut ini adalah kegunaan senyawa-senyawa karbon tersebut. Metanol bersifat racun. Etilen glikol digunakan juga pada pembuatan polimer. dan ester dapat ditemukan secara alami ataupun dengan cara sintesis di laboratorium. 2000 Gambar 5. keton. Etilen glikol merupakan komponen penting untuk pendingin dan zat antibeku pada kendaraan. senyawa dan bahan apa saja yang Anda perlukan? Jelaskan pula prosedur pembuatannya.4 2. Ketika direaksikan dengan asam nitrat dapat menghasilkan nitrogliserin yang dapat digunakan sebagai bahan peledak. Metanol dikenal sebagai wood alcohol. Etanol digunakan juga sebagai pelarut pada minyak wangi dan sebagai zat antiseptik. Etanol digunakan pada minuman. Gliserol dapat diperoleh dari lemak.

digunakan sebagai desinfektan dan pengawet. Haloalkana memiliki rumus umum CnH2n+1X dengan X adalah unsur halogen (F. Asam karboksilat dan ester memiliki rumus umum C nH2nO 2. Senyawa aldehid = = 4. eter. Kegunaan Ester Pada bidang industri. I). 5. Haloalkana dapat mengalami reaksi hidrolisis menghasilkan alkohol. Soal Penguasaan 1. sedangkan senyawa eter sering digunakan sebagai zat anestetik. Kemudian. Alkohol dan eter memiliki rumus umum CnH2n+2O. Senyawa karbon turunan alkana terdiri atas alkohol. Dapatkah Anda sebutkan senyawa penyusun aroma tersebut? Tuliskanlah struktur molekulnya. Tuliskanlah kegunaan beberapa senyawa alkohol? Rangkuman 1. 3. Kegunaan Haloalkana Haloalkana digunakan sebagai pelarut. 7. 2.5 2. sedangkan ester digunakan sebagai pelarut dan pewangi. Senyawa haloalkana lainnya dapat digunakan sebagai insektisida. Br. aldehid. contohnya karbon tetraklorida (CCl4) dan kloroform (CHCl3). Gugus fungsi asam karboksilat adalah –COOH dan ester –COOR. 6. Senyawa alkohol biasanya digunakan sebagai pelarut dan zat antiseptik. Cl. asam karboksilat. tetapi saat ini sudah tidak digunakan lagi karena memiliki efek negatif terhadap kesehatan. ester. dan haloalkana. Materi 5. sedangkan keton digunakan sebagai pelarut. Senyawa asam karboksilat sering digunakan sebagai zat aditif dan pengawet. 130 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . diskusikanlah bersama teman Anda. Senyawa ester juga digunakan sebagai pemberi aroma pada makanan dan minyak wangi. Gugus fungsi aldehid adalah –C–H O dan keton adalah –C–R. Haloalkana sering digunakan sebagai pelarut dan insektisida. Gugus fungsi alkohol adalah –OH dan eter –OR.Tantangan Kimia Aroma wangi sebagian besar berasal dari senyawa ester dan aldehid. senyawa ester seperti etil etanoat dan butil butanoat digunakan sebagai pelarut untuk resin dan pernis. keton. Tuliskanlah kegunaan beberapa senyawa asam karboksilat? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. contohnya isoamil etanoat yang memberikan aroma pisang. Aldehid dan keton memiliki rumus umum O CnH2nO.

cara penulisan. dan alkil alkanoat). Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan struktur. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini.P e t aKonsep rumus struktur R – OH Etanol. butil butanoat Pelarut. Misalnya. alkanoat. insektisida kegunaan Haloalkana contoh kegunaan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Senyawa Karbon Turunan Alkana ini? Menarik. sifat. kegunaan pengawet Ester rumus struktur rumus struktur contoh O R – C – OR' Etil etanoat. alkanol. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Senyawa Karbon Turunan Alkana ini. etilen glikol Pelarut. Belajarlah dengan baik. pengawet kegunaan Aldehid contoh kegunaan rumus struktur contoh O R – C – R' Aseton Pelarut Senyawa karbon turunan alkana terdiri atas Keton rumus struktur O R – C – OH Asam benzoat. pewangi R–X CCl4. alkanal. Anda akan mengenal berbagai kegunaan dan komposisi senyawa karbon turunan alkana dalam berbagai produk rumah tangga dan berbagai bidang kehidupan. Senyawa Karbon Turunan Alkana 131 . CHCl3 Pelarut. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. alkoksi alkana. asam asetat kegunaan Asam karboksilat contoh Zat aditif makanan. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Senyawa Karbon Turunan Alkana ini. zat anestetik Eter rumus struktur O R – CH Formaldehid Desinfektan. kegunaan dan identifikasi senyawa karbon (haloalkana. antiseptik rumus struktur contoh Alkohol contoh kegunaan R – O – R' Dietil eter Pelarut. bertanyalah kepada guru kimia Anda. metanol. tata nama. alkanon.

.

.

.

Anda akan diajak untuk dapat memahami senyawa organik dan reaksinya.Bab6 6 Benzena dan Turunannya Sumber: www. apa perbedaan antara parasetamol dan aspirin? Parasetamol dan aspirin berbeda dalam hal rumus dan struktur kimianya. Anda telah mempelajari kelompok hidrokarbon turunan alkana. benzena dan turunannya. Pada bab 5. tata nama. A. Parasetamol memiliki nama kimia para-asetilamino fenol dengan rumus kimia C8H9NO2.polfarmex. Selain kelompok senyawa tersebut. www. Tahukah Anda. Rumus Struktur Benzena B. sifat. Sifat. cara penulisan. serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya 135 .com Pada bab ini. Anda tentunya tidak asing dengan zat kimia yang bernama parasetamol dan aspirin. serta kegunaan benzena dan turunannya. Kegunaan. serta makromolekul dengan cara mendeskripsikan struktur. terdapat kelompok senyawa hidrokarbon lainnya yang sering kita jumpai. Dari rumus kimia tersebut. Perbedaan struktur kimia ini dapat memengaruhi sifat senyawa tersebut sehingga memiliki efek medis yang khas. Anda harus memahami terlebih dahulu pengertian senyawa benzena dan turunannya.org.wikimedia. dapatkah Anda menuliskan rumus strukturnya? Untuk dapat menuliskan rumus struktur parasetamol dan aspirin. sedangkan nama kimia aspirin adalah asam orto-asetiloksi benzoat dengan rumus kimia C9H8O. Kedua senyawa tersebut sering digunakan sebagai obat sakit kepala. Pelajarilah bab ini dengan baik agar Anda memahaminya. Reaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena C.

3. 2. Berdasarkan hasil penelitian. H H C C C C C H H H C H 136 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . struktur benzena ini menimbulkan masalah karena atom C tidak taat asas. ilmuwan Jerman. mengisolasi benzena dari tar batubara. Masalah ini akhirnya sedikit terpecahkan setelah menunggu selama 40 tahun.Soal Pramateri 1.rice. Ilmuwan Jerman. Empat tahun kemudian. benzena memiliki rumus kimia C6H6. Rumus kimia ini memberikan misteri mengenai struktur yang tepat untuk benzena selama beberapa waktu setelah benzena ditemukan. H H C C H C H C C C H H Legenda Kimia Friedrich Kekule (1829–1896) berhasil mengungkapkan bagaimana enam atom karbon pada molekul benzena berikatan dengan atom hidrogen. benzena mengandung tiga ikatan tunggal dan tiga ikatan rangkap yang posisinya berselang-seling. kalsium CH oksida 6 6 C6H6(aq) + CaCO3(s) + ⎯⎯ → kalsium + CaCO3benzena karbonat Mitscherlich memberi nama senyawa tersebut dengan sebutan benzin.ruf. Dia bermimpi tentang barisan atom-atom karbon dan hidrogen membentuk cincin. Bagaimanakah suatu atom karbon dapat berikatan dengan atom lainnya? Jelaskan. Kekule mengusulkan perubahan struktur benzena. Perhatikanlah gambar berikut.edu Struktur benzena yang diusulkan Kekule tidak mengandung ikatan rangkap karena benzena tidak bereaksi seperti halnya senyawa hidrokarbon yang memiliki ikatan rangkap. Pada 1872. Faraday berhasil mengisolasi benzena dari gas dan memberinya nama hidrogen bikarburet (bicarburet of hydrogen). Pada 1833. Menurut Kekule. Eilhard Mitscherlich berhasil membuat benzena melalui distilasi asam benzoat dan kapur. Mansfield memulai produksi benzena dari tar batubara dalam skala industri. C6 CaO C6H5CO2H(aq) + CaO(s) asam benzoat panas 4 . Charles Mansfield yang bekerja sama dengan August Wilhelm von Hofmann. sedangkan pada struktur yang diusulkan Kekule atom C hanya mengikat 3 atom. Sumber: www. seperti seekor ular yang menelan ekornya sendiri. Dia menemukan pemecahannya ketika sedang tidur. Friedrich August Kekule mengusulkan agar struktur benzena berupa cincin heksagonal. Pada 1845. A Rumus Struktur Benzena Benzena kali pertama ditemukan oleh Michael Faraday pada 1825. Namun. 1 atom C seharusnya mengikat 4 atom. Hal tersebut dikarenakan rumus kimia C6H6 tidak sesuai dengan kesepakatan ilmuwan bahwa atom C dapat mengikat 4 atom dan atom H mengikat 1 atom. Apakah keunikan dari atom karbon? Ada berapakah gugus fungsi senyawa karbon yang telah Anda pelajari? Tuliskanlah beberapa tata nama dari senyawa benzena yang Anda ketahui. ilmuwan Inggris. Berdasarkan kesepakatan.

yakni 140 pm (pikometer).1 Jarak ikatan dan sudut ikatan pada benzena Soal Penguasaan 1. H H H H H H Benzena dan Turunannya 137 . Bagaimanakah cara menggambarkan sifat benzena tersebut? Perhatikanlah gambar berikut. 120° atau 140 pm 108 pm Tanda resonansi. Bagaimanakah cara menjelaskan bahwa setiap atom C pada cincin benzena memiliki fungsi yang sama? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. senyawa hidrokarbon kelompok alkena. Misalnya. diketahui bahwa setiap atom C pada cincin benzena memiliki sifat yang sama. hal tersebut tidak berlaku untuk benzena. Meskipun benzena memiliki ikatan rangkap.1 Reaksi Substitusi Benzena Tujuan Menyelidiki reaksi substitusi benzena Alat dan Bahan Struktur senyawa kimia Langkah Kerja 1. Materi 6.Berdasarkan hasil penelitian. Apakah perbedaan antara struktur kimia benzena pada 1865 dengan struktur benzena yang saat ini digunakan? B Reaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena Senyawa yang memiliki ikatan rangkap biasanya lebih mudah mengalami reaksi adisi. Oleh karena semua atom C memiliki fungsi yang sama. Akan tetapi. Selidikilah 6. Perhatikan gambar berikut. Bagaimanakah reaksi substitusi pada benzena? Lakukanlah kegiatan berikut.1 2. Hal ini ditentukan setelah para ilmuwan mengetahui bahwa semua ikatan antaratom C memiliki panjang yang sama. benzena lebih mudah mengalami reaksi substitusi. Tantangan Kimia Menurut Anda. menyatakan bahwa senyawa benzena mengalami Gambar 6. mengapa benzena lebih mudah mengalami reaksi substitusi daripada reaksi adisi? Diskusikanlah dengan teman Anda. ikatan rangkap senantiasa berubah-ubah.

CH3 Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Cl2. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus NO2? 3. alkilasi. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh atom halogen? 2. a. Cl. di antaranya reaksi halogenasi. Tabel 6. 3. dan I2 dengan katalisator besi(III) halida. atom H digantikan oleh gugus sulfonat (SO3H). 1. Reaksi Sulfonasi Pada reaksi sulfonasi. nitrasi. asetil benzena D. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus SO3H? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. seperti Br. NO 2 e. atom H digantikan oleh atom halogen. dan I. Pereaksi yang digunakan adalah gas Br2. Pereaksi yang digunakan adalah asam nitrat pekat (HNO3) dengan katalisator asam sulfat pekat (H2SO4). H Br FeBr3 → + Br2 ⎯⎯ + HBr Nama senyawa yang terbentuk bergantung pada atom halogen yang mensubstitusi atom H.Kata Kunci • • Benzena Substitusi 2. Ada beberapa reaksi monosubstitusi. O = C – CH3 b. alkil benzena yang terbentuk adalah . Reaksi Halogenasi Pada reaksi halogenasi. fenil klorida C .1 Nama Senyawa Hasil Reaksi Halogenasi Atom Halogen Rumus Kimia Nama etil klorida + → Br Cl I C 6H 5Br C 6H5Cl C 6H 5 I Bromobenzena Klorobenzena Iodobenzena HCl Jadi. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus asil (O = C – CH3)? 5. 138 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . SO 3H c. Reaksi Nitrasi Pada reaksi nitrasi. Perhatikanlah tabel berikut. Kupas Tuntas Alkil benzena dapat terbentuk jika benzena direaksikan dengan suatu alkil halida dengan bantuan katalis aluminium klorida. dan asilasi. Reaksi substitusi 1 atom H pada benzena oleh 1 atom/molekul lainnya disebut reaksi monosubstitusi... UN 2003 2. benzil klorida B. Jika dalam reaksi ini digunakan etil klorida. sulfonasi. A .. atom H digantikan oleh gugus nitro (NO2). Gantilah salah satu atom H dengan atom/molekul berikut. H NO2 → + HNO3 + H2SO4 ⎯⎯ + H2O Senyawa yang terbentuk memiliki nama nitrobenzena. alkil benzena yang terbentuk adalah (E) etil benzena. etil benzena Pembahasan Reaksi antara benzena dan alkil halida disebut sintesis Friedel Crafts: + benzena C2H5 C2H5Cl Bandingkanlah kesimpulan Anda dengan penjelasan berikut. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus alkil (CH3)? 4. 1. Br d. toluena E. Pereaksi yang digunakan adalah asam sulfat berasap (H2SO4 + SO3) pada suhu 40 °C.

meta (atom C1 dan C3). para nitro fenol Pembahasan Penamaan orto. orto hidroksi anilina B. Bagaimanakah struktur dan tata nama senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua? Selidikilah pada kegiatan berikut. Reaksi Asilasi Pada reaksi asilasi. orto amino fenol E. Reaksi Alkilasi Pada reaksi alkilasi.H SO3H → + H2SO4 ⎯⎯ + H2 O Senyawa yang terbentuk memiliki nama asam benzena sulfonat. Jadi. Tabel 6. Tabel 6.. kedudukan orto (atom C1 dan C2). Benzena dan Turunannya 139 . UN 2003 Dapatkah Anda tentukan penamaan alkil benzena yang lain? 5. dan para untuk senyawa turunan benzena menunjukkan letak 2 gugus atom yang diikat oleh nomor atom C pada cincin benzena. atom H digantikan oleh gugus alkil (CnH2n+1). seperti CH 3COCl (asetil klorida) dan CH 3CH 2C=OCl (propanoil klorida) dengan katalisator aluminium klorida (AlCl3). Berikut contoh penamaan alkil benzena. H CH3 AlCl3 → + CH3Cl ⎯⎯ + HCl Nama senyawa yang terbentuk bergantung pada gugus alkil yang mensubstitusi atom H.3 Nama Senyawa Hasil Reaksi Asilasi Gugus Asil Rumus Kimia Nama CH3COCl CH3CH2COCl C6H5COCH3 C6H5COCH2CH3 Asetofenon Fenil etil keton Senyawa turunan benzena yang dihasilkan dari reaksi monosubstitusi dapat mengalami substitusi kedua. 4. para hidroksi anilina D.. sedangkan pada para (atom C1 dan C4). Pereaksi yang digunakan adalah alkil halida dengan katalisator aluminium klorida (AlCl3). meta hidroksi anilina C . atom H digantikan oleh gugus asil (CH3C=O). H O AlCl3 C CH3 → + CH3COCl ⎯⎯ + HCl Nama senyawa yang terbentuk bergantung pada gugus asil yang mensubstitusi atom H. A ..2 Nama Senyawa Hasil Reaksi Alkilasi Alkil Halida Rumus Kimia Nama Kupas Tuntas Nama untuk senyawa turunan benzena dengan rumus struktur NH2 CH3Cl CH3CH2Cl CH3CH2CH2Cl C6H 5CH3 C6H5CH 2CH 3 C6H5 CH2CH2CH3 Metilbenzena Etilbenzena Propilbenzena OH adalah . meta. nama untuk senyawa turunan benzena tersebut adalah (C) parahidroksi anilina. Pereaksi yang digunakan adalah halida asam.

meta-. Ada 3 kemungkinan struktur senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua. dan para-. Tuliskan atom Y pada salah satu atom C yang belum mengikat atom. Senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 4 disebut senyawa para. 1 2 2 Cl 1 2 2 Cl 1 2 3 2 Cl 3 4 3 Cl 3 4 3 3 4 Cl 1. Disebut apakah senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 2? 3. X Anda Harus Ingat Terdapat tiga isomer yang mungkin dari suatu senyawa turunan benzena yang mengalami reaksi substitusi. Berilah nama pada senyawa-senyawa berikut. 1. These three isomers are named ortho-.4-diklorobenzena p-diklorobenzena Soal Penguasaan 1.Selidikilah 6. 3. Disebut apakah senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 3? 4. meta-. yaitu posisi 1 dan 2. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. a. You Must Remember There are three possible isomers of benzena derrivatives if they have substitution reactions. Disebut apakah senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 4? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.2-diklorobenzena o-diklorobenzena 1. 2. CH2CH3 Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.3-diklorobenzena m-diklorobenzena Cl 1.2 Reaksi Substitusi Kedua Turunan Benzena Tujuan Menyelidiki reaksi substitusi kedua turunan benzena Alat dan Bahan Struktur senyawa kimia Langkah Kerja 1. serta posisi 1 dan 4. Berilah nomor pada setiap atom C dimulai dari atom C yang mengikat atom X. posisi 1 dan 3. Perhatikanlah gambar berikut. Senyawa turunan benzena yang posisi atom-atom substituennya terletak pada cincin nomor 1 dan 2 disebut senyawa orto. Ketiga isomer tersebut dinamakan orto-. Senyawa turunan benzena yang posisi atom-atom substituennya terletak pada cincin nomor 1 dan 3 disebut senyawa meta. Materi 6. Br 140 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .2 b. Ada berapa kemungkinan struktur senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua? 2. and para-. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa-senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua? Perhatikanlah contoh-contoh berikut. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut.

seperti detergen dan bahan bakar kendaraan. Senyawa benzena dan turunannya banyak digunakan di bidang kesehatan. aspirin dapat mengurangi demam dan pembengkakan. 3. Karena sifat-sifat itulah aspirin biasanya digunakan sebagai obat sakit gigi dan obat pusing. p-dinitrobenzena C Sifat. Dengan terhambatnya pembentukan prostaglandins. 1. Namun. dan antikoagulan. a. dan sebagai bahan peledak. yaitu Bekasi dan Surabaya telah memproduksi bahan kimia turunan benzena seperti alkil benzena sulfonat yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan detergen. serta meningkatkan sensitivitas reseptor rasa sakit. 2. Berilah nama lain dari senyawa-senyawa berikut. a.c.3-dinitrobenzena Gambarkanlah struktur kimia senyawa-senyawa berikut. 1. Benzena dan Turunannya 141 . Jika mengisap benzena dengan kadar yang cukup tinggi. Benzena Benzena merupakan zat kimia yang tidak berwarna. industri. serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya Sifat yang dimiliki senyawa turunan benzena sangat beragam bergantung pada jenis substituennya. dan berwujud cair. Benzena digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan plastik dan bahan kimia lainnya. Fakta Kimia Cara Kerja Aspirin Aspirin bekerja di dalam tubuh dengan menghambat terbentuknya prostaglandins yang dihasilkan enzim prostagandin synthase. Kegunaan. Sifat-sifat khas ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal. iritasi lambung. antipiretik. benzena juga diketahui dapat menyebabkan kanker sel darah putih (leukimia) bagi manusia. Pembentukan prostaglandins menimbulkan efek demam dan pembengkakan. Beberapa pabrik di Indonesia. mulai dari muntah-muntah. Sumber: Chemistry The Central Science. juga dapat digunakan sebagai penahan rasa sakit sehingga aspirin banyak digunakan untuk obat sakit gigi dan obat sakit kepala. 2000 Meminum atau memakan makanan yang mengandung benzena dalam jumlah cukup tinggi dapat menyebabkan berbagai masalah. pertanian. NO2 2. Gambar 6. kepala pusing. Aspirin Aspirin atau asam asetilsalisilat memiliki sifat analgesik.2-dibromobenzena b.4-diklorobenzena b. Senyawa ini memiliki titik didih 140 °C dan titik leleh 136 °C. Berikut ini beberapa senyawa benzena dan turunannya. mudah terbakar. 1. 1. dapat menyebabkan kematian. hingga kematian. antiradang.2 Benzena merupakan zat kimia yang mudah terbakar.

UN 2003 142 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Klorobenzena tidak larut di dalam air serta memiliki titik leleh –45 °C dan titik didih 131 °C. B. Di antaranya gangguan pencernaan pada lambung. anilin juga mudah bereaksi dengan asil halida (misalnya asetil klorida. seperti sakit maag dan pendarahan lambung. struktur senyawa (C) merupakan bahan dasar zat warna sintetik. Titik didihnya 184 °C. Mengonsumsi aspirin secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan. Dilihat dari sifat kimianya. anilina juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan berbagai obat.O OH O O Kupas Tuntas Turunan benzena yang merupakan bahan dasar pembuatan zat warna sintetik adalah . Bukan hanya itu. Anilina Anilina memiliki rumus kimia C6H5NH2 dan biasa dikenal dengan nama fenilamina atau aminobenzena. seperti antipirina dan antifebrin. penggunaan anilina secara berlebihan dapat mengakibatkan mual. NH2 D. Anilina dapat bereaksi dengan asam kuat menghasilkan garam yang mengandung ion anilinium (C6H5–NH3+).. NO2 A. Klorobenzena dapat diperoleh dengan cara mereaksikan fenol dan fosfor pentaklorida. Senyawa anilina mudah menguap dan menimbulkan bau tak sedap. COOH O C H Pembahasan Turunan benzena sebagai bahan dasar pembuatan zat warna sintetik adalah senyawa anilin yang memiliki struktur sebagai berikut. muntah-muntah. Cl Jadi. Amida yang terbentuk dari anilin disebut anilida. seperti ikan yang membusuk. Senyawa ini memiliki warna bening (colorless) dan mudah terbakar. pusing.. Senyawa turunan benzena ini mengandung gugus amina. CH3COCl) membentuk suatu amida.. Berikut struktur molekul klorobenzena. NH2 4. 3. anilina tergolong basa lemah. Misalnya. Berikut struktur molekul anilina. OH H2N C. E. sedangkan titik lelehnya –6 °C. Anilina memiliki wujud cair pada suhu kamar dan tidak berwarna (colorless). Beberapa penelitian menyebutkan bahwa penggunaan anilina dapat menyebabkan insomnia. dan sakit kepala. Selain itu. Klorobenzena Klorobenzena adalah senyawa turunan benzena dengan rumus kimia C6H5Cl. Anilina banyak digunakan sebagai zat warna. Di balik kegunaannya. senyawa dengan rumus kimia CH3–CO–NH–C6H5 diberi nama asetanilida.

titik lelehnya 5.19 g/100 mL pada 20 °C. zat pewarna. seperti DDT yang penggunaannya telah dilarang di seluruh dunia. Sumber: www.85 °C. Nitroklorobenzena dan difeniloksida merupakan bahan baku pembuatan herbisida. klorobenzena digunakan sebagai produk antara pada pembuatan nitroklorobenzena dan difeniloksida. namun bersifat racun. A... sedangkan titik didihnya 210. O N O C6H5CH3 → C6H5COOH toluena asam benzoat Jadi. benzaldehida D. Senyawa ini juga digunakan dalam pembuatan fenol. Turunan benzena ini dikenal juga dengan nama nitrobenzol atau minyak mirbane.alandonfire. dan karet. Berikut struktur molekul asam benzoat. Perhatikanlah struktur molekul nitrobenzena berikut.9 °C. Penggunaan utama dari asam benzoat adalah sebagai pengawet makanan. anilin C . Saat ini. fenol B. Gambar 6.net 5. di antaranya pelarut untuk cat. UMPTN 1999 Kelarutan nitrobenzena dalam air sekitar 0. asam benzoat E. Klorobenzena juga digunakan sebagai pelarut dalam kimia organik. Nitrobenzena dapat digunakan sebagai pelarut dan bahan baku pembuatan anilina serta digunakan juga dalam produk semir dan senyawa insulator.Klorobenzena banyak digunakan dalam pembuatan pestisida. Nitrobenzena memiliki aroma almond. Benzena dan Turunannya 143 . nitrobenzena Pembahasan [O] OH 6.. Asam benzoat memiliki sifat fisis di antaranya titik leleh 122 °C (252 °F) dan titik didih 249 °C (480 °F). oksidasi sempurna senyawa toluena akan menghasilkan (D) asam benzoat. Asam Benzoat Asam benzoat adalah senyawa turunan benzena dengan rumus kimia C6H6CO2.3 Klorobenzena digunakan dalam pembuatan pestisida. Nitrobenzena Nitrobenzena memiliki rumus kimia C6H5NO2. O Kupas Tuntas Oksidasi sempurna senyawa toluena akan menghasilkan .

OH OH atau Fenol memiliki sifat antiseptik sehingga digunakan di dalam bidang pembedahan untuk mensterilkan alat-alat. Berikut ini struktur molekul parasetamol. dari manakah asal kata asetaminofen dan parasetamol? Kedua nama tersebut berasal dari nama kimia kedua senyawa. dan polimer. Perhatikanlah struktur molekul fenol berikut. resin sintetik. Sumber: stockbyte 7. Sifat dari parasetamol antara lain titik leleh 169 °C. reaksi asam salisilat dengan metanol akan menghasilkan metil salisilat.Gambar 6. titik leleh 40.7 °C. kelarutan dalam air 1. Parasetamol Parasetamol atau asetaminofen merupakan zat analgesik dan antipiretik yang paling populer. Kerjakanlah secara berkelompok dan buatlah laporannya. Fenol dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Adanya gugus ini menyebabkan asam salisilat dapat bereaksi dengan alkohol membentuk ester. Rumus kimianya adalah C6H5OH. 8. 9. Misalnya. Dari nama dan rumus kimianya.5 °C. Asam Salisilat Asam salisilat merupakan turunan benzena yang tergolong asam karboksilat sehingga asam salisilat memiliki gugus karboksil (–COOH). dan titik didih 181. dapat diduga bahwa senyawa fenol mengandung gugus hidroksil (–OH) yang terikat pada cincin benzena. serta larut di dalam etanol. Terlalu banyak mengonsumsi parasetamol dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Parasetamol sering digunakan untuk mengobati pusing dan sakit kepala. Sifat-sifat fenol di antaranya. yaitu N-acetyl-para-aminophenol dan para-acetyl-amino-phenol.4 g/100 mL (20 °C). kelarutannya di dalam air 9. H3C O HO NH Tantangan Kimia Carilah informasi dari media internet senyawa benzena dan kegunaan serta dampak negatifnya terhadap kesehatan. Turunan benzena ini merupakan padatan kristalin yang tidak berwarna. Tahukah Anda.8 g/100 mL. Fenol Fenol dikenal juga dengan nama asam karbolat. Asam salisilat bersifat racun jika digunakan 144 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Fenol juga banyak digunakan dalam pembuatan obat.4 Semir sepatu mengandung nitrobenzena.

Contohnya. Senyawa TNT diperoleh melalui reaksi nitrasi toluena. Perhatikan struktur molekul asam salisilat berikut. TNT digunakan sebagai bahan peledak untuk kepentingan militer dan pertambangan. Berikut reaksi pembentukan TNT. tetapi dalam jumlah sedikit asam salisilat digunakan sebagai pengawet makanan dan antiseptik pada pasta gigi. CH3 O2N CH3 NO2 + HNO3 + H2SO4 asam nitrat pekat → + 3H2O Toluena asam sulfat pekat NO2 TNT Studi dan pengembangan senyawa benzena dan turunannya dapat berakibat positif dan negatif. 1994 Senyawa TNT (Trinitrotoluene) dibuat dengan cara mereaksikan toluena dan asam nitrat pekat. TNT (Trinitrotoluene) TNT (Trinitrotoluene) merupakan senyawa turunan benzena yang bersifat mudah meledak. Sumber: Basic Concepts of Chemistry. O OH OH 10. Gambar 6. Bagaimanakah menurut Anda pemanfaatan TNT ini sehingga dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia dan lingkungan? Benzena dan Turunannya 145 .dalam jumlah besar. TNT sering disalahgunakan sebagai bahan peledak sehingga merugikan umat manusia dan lingkungan.5 Trinitrotoluene (TNT) merupakan bahan kimia yang biasa digunakan sebagai peledak. serta dibantu katalis asam sulfat pekat.

terutama untuk bahan pembuatan obat. Contoh-contoh senyawa turunan benzena di antaranya aspirin. akan menghasilkan posisi orto. Apabila ada dua substituen yang tersubstitusi. 146 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Tuliskan struktur dari parasetamol dan sebutkan pula kegunaannya. Soal Penguasaan 1. anilina. Datalah beberapa jenis obat yang mengandung senyawa turunan benzena. Benzena adalah senyawa aromatik dengan rumus kimia C6H6. nitrasi. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. dan asilasi). mudah terbakar. atau para.Buktikanlah oleh Anda Senyawa turunan benzena banyak digunakan pada bidang kesehatan. Materi 6. 2. 3.3 2. alkilasi. asam benzoat. Bagaimanakah dampak penggunaan aspirin yang berlebihan? Rangkuman 1. Benzena dapat mengalami reaksi substitusi (halogenasi. sulfonasi. Sifat fisis dari benzena adalah tidak berwarna. dan berwujud cair. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. memiliki struktur berbentuk segienam dan berikatan rangkap yang selang-seling. 4. dan parasetamol. kemudian buatlah suatu laporan mengenai hal tersebut. meta.

Belajarlah dengan baik. cara penulisan. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. zat pengawet. tata nama. bertanyalah kepada guru kimia Anda. pewarna. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan struktur. sifat dan kegunaan benzena dan turunannya. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahanpermasalahan yang berkenaan dengan materi Benzena dan Turunannya ini.P e t aKonsep H H struktur C C C C C C H H atau atau H H Substitusi pertama reaksi contoh • • • • • Halogenasi Nitrasi Sulfonasi Alkilasi Asilasi Benzena Substitusi kedua menghasilkan posisi • Orto • Meta • Para sifat • Tidak berwarna • Mudah terbakar • Berwujud cair Obat penghilang rasa sakit Zat warna Pengawet makanan Obat sakit kepala Aspirin Anilina contoh senyawa turunanya kegunaan kegunaan Asam benzoat kegunaan Parasetamol kegunaan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Benzena dan Turunannya ini? Menyenangkan. dan lain-lain. Anda akan mengenal senyawasenyawa kimia penyusun obat. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Benzena dan Turunannya ini. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. Benzena dan Turunannya 147 . Misalnya.

gugus yang menggantikan atom H adalah . NO2 3.. klorobenzena B. bromobenzena C. 2. Nama reaksi tersebut adalah . + HCl Nama untuk senyawa tersebut adalah .. 1.. A. + HBr + HCl SO2H + Br2 → 1. klorida C.. A. A. gas hidrogen E. C 6H11 E.. asam sulfat pekat C. Cl 6. N E. A.. H Br B.. Cl A.. COCl 4. asil H C.. asilasi C.. sulfonasi E. bromida D. COCl + HCl D. NO2 5...... E.2-diklorobenzena B. asam nitrat pekat B.. 6 CH3 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. alkil E. Hasil reaksi dari dengan katalis AlCl3 adalah . gas oksigen Pada reaksi sulfonasi. C 6H 6 D. klorinbenzena D. A. A.. halogenasi B. 7. C 5H10 Katalisator yang digunakan dalam reaksi nitrasi adalah . C 6H12 C. SO3H B. NO2 + H2O 2. D. C. + H2O Struktur yang tepat untuk nitrobenzena adalah . dan 3. p-diklorobenzena 148 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . COCH3 dan CH 3COCl 8. A... Perhatikan persamaan reaksi berikut untuk menjawab soal nomor 1.....Evaluasi Materi Bab A. hidrogenasi Senyawa turunan benzena yang dihasilkan adalah . alkilasi D. C 6H 5 B. sulfonat B. asam klorida pekat D. monoklorobenzena Rumus kimia dari turunan benzena yang berfungsi sebagai pereaksi adalah .. brominbenzin E.

. Cl D. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar..4-diklorobenzena 14. BHT C. a. d.. Cl E. aspirin B.itroklorobenzena o-kloronitrobenzena 15. Apakah kegunaan dari klorobenzena? Gambarkanlah struktur kimia dari: a. sufonasi B. 5. anilina 10. halogenasi D. Asam benzoat banyak digunakan sebagai . pewarna makanan 11.. pengawet makanan C... C. alkilasi E. A.3-dinitrobenzena.. bahan peledak B. b. A. B. metilbenzena D. Nama untuk senyawa berikut adalah . A. toluena E. TNT yang digunakan sebagai bahan peledak dihasilkan melalui reaksi ... Benzena dan Turunannya 149 . m–bromobenzena Suatu senyawa memiliki nama 1. nitrasi C.. Cl B. E. Tuliskan namanya. Cl Cl A. Beri nama lain dari senyawa tersebut. Tuliskan hasil sampingnya. A.. Tuliskanlah senyawa yang terbentuk dan hasil samping dari reaksi antara benzena dan gas bromin..C. etilbenzena E. Tuliskan persamaan reaksi pembuatannya. c. b. Gambarkan struktur kimianya. o-diklorobenzena m-diklorobenzena 1. Tuliskan gugus yang dimilikinya. BHA D. o-iodobenzena b. Hasil reaksi dari benzena dan propilklorida adalah . A.4-kloronitrobenzena p-kloronitrobenzena m-nitroklorobenzena 1. Cl B.. fenilpropanoat C.. antioksidan E. Asam salisilat dapat bereaksi dengan metanol menghasilkan metil salisilat.... Gugus fungsi yang menyebabkan asam salisilat bereaksi adalah . D. Cl Cl C.. 1.2. asilasi 12. ikatan rangkap C. 4. etilbenzoat A.. propilbenzena B.. 3. Cl NO2 9. 2. alkil 13. D. Struktur kimia dari senyawa p-diklorobenzena adalah . Senyawa turunan benzena yang bersifat analgesik adalah . E. 1. pereda sakit kepala D. karbonil E.. alkohol B. a. Suatu senyawa memiliki rumus kimia C6H5COOCH3. karboksil D.

Klorobenzena banyak digunakan dalam pembuatan pestisida. Seperti DDT yang sudah tidak digunakan lagi. b. dan 3. 2. Mengapa penggunaan DDT dilarang? 150 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . pereaksi yang digunakan pada tahap 1.Soal Tantangan CH2CH2OH 1. benzena melalui beberapa tahap berikut. 2. 2-fenil etanol dapat disintesis dari metil Tentukanlah: a. CH 3 tahap 1 ⎯⎯⎯→ CH 2Cl tahap 2 ⎯⎯⎯→ CH2CN tahap 3 ⎯⎯⎯→ CH2COOH tahap 4 ⎯⎯⎯→ CH2CH2OH Klorobenzena adalah senyawa turunan benzena dengan rumus kimia C6H5Cl. jenis reaksi kimia yang terjadi pada ke-4 tahap tersebut.

sifat. dan lemak.com Pada bab ini. jagung. karbohidrat. Berbagai perabotan rumah tangga.Bab7 7 Makromolekul Sumber: Science in Focus: chemistry. Tubuh manusia juga terdiri atas makromolekul-makromolekul yang Anda kenal dengan karbohidrat. Anda akan diajak untuk dapat memahami senyawa organik dan reaksinya. www. penggolongan. pelajarilah bab ini. dan gelas yang terbuat dari plastik. dan kegunaan makromolekul (polimer. tata nama. 2002. dan tahu. makromolekul berarti molekul besar dengan berat molekul yang besar.com. gayung. dan kegunaan lemak. Bahan-bahan tersebut terbuat dari senyawa makromolekul atau polimer. sifat. dan protein). bahasajepun. Lemak dan Minyak 151 . penggolongan.ptspaa. Pembuatan Polimer C. Plastik F. Sesuai dengan nama senyawa tersebut. A. Anda juga pasti mengenal berbagai jenis plastik. Anda tentu tidak asing lagi dengan bahan makanan. protein. tempe. daging. benzena dan turunannya. serta makromolekul dengan cara mendeskripsikan struktur. Dalam kehidupan sehari-hari. Sekarang. serta mendeskripsikan struktur. Karbohidrat D. tata nama. seperti beras. apakah persamaan dan perbedaan antara bahan makanan dan plastik? Apakah makromolekul dan polimer itu? Bagaimana sifat-sifat makromolekul? Senyawa apa sajakah yang termasuk makromolekul? Jika Anda ingin mengetahui jawabannya. Polimer B. Anda pikirkan. Protein E. seperti ember.

ces. jagung.john1701a.se. Polimer dapat dikelompokkan berdasarkan asalnya. yaitu polimer alami dan polimer buatan. www. dan kapas. Dengan kata lain.arla.com 2.uga. Jumlah monomer yang bergabung dapat mencapai puluhan ribu sehingga massa molekul relatifnya bisa mencapai ratusan ribu.Soal Pramateri 1. senyawa polimer dapat diartikan sebagai senyawa besar yang terbentuk dari penggabungan unit-unit molekul kecil yang disebut monomer (mono = satu). Sumber: www. Tuliskan beberapa contoh produk sehari-hari yang mengandung suatu makromolekul. Dapatkah Anda menyebutkan contoh-contoh senyawa yang merupakan polimer? Bagaimana cara mengelompokkan senyawa-senyawa polimer tersebut? Mari. Amati dengan teliti. A Polimer 3. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. You Must Remember Polymer consists of smaller molecules.1 Kimia Polimer Tujuan Mengelompokkan polimer alam dan polimer buatan Alat dan Bahan Contoh-contoh polimer Langkah Kerja 1. Apakah polimer itu? Istilah polimer diambil dari bahasa Yunani (poly = banyak. Itulah sebabnya mengapa polimer disebut juga makromolekul. Bahanbahan tersebut merupakan polimer alami yang mengandung karbohidrat. seperti beras. Gambar berikut merupakan contoh-contoh senyawa polimer. menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut. Bagaimanakah cara mengelompokkan polimer? 2. daging mengandung protein dan lemak.emeraldplastics. 152 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Selidikilah 7.com. Anda Harus Ingat Polimer tersusun atas molekul yang lebih kecil yang disebut monomer. Tuhan telah menciptakan polimer alami yang dapat langsung Anda temukan di alam. background. Apakah perbedaan antara polimer alami dan polimer buatan? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Apakah yang Anda ketahui tentang polimer? Tuliskan beberapa contoh nama senyawa makromolekul yang Anda ketahui. called monomer. meros = unit). Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. kemudian kelompokkan berdasarkan asalnya (alami atau buatan). bahasajepun. aged. sedangkan sutra mengandung protein. 2. Carilah informasi mengenai nama kimia polimer-polimer tersebut. www. bahkan jutaan. 1.edu.

a b Gambar 7.go. (c) daging mengandung protein dan lemak. 2002. www.com. Dokumentasi Penerbit. (c) teflon pada alat penggorengan (PTFE). polistirena (PS). a b Gambar 7. Chemistry (Chang). (b) bijih bahan plastik (PS). Adapun contoh-contoh polimer buatan dapat Anda amati pada gambar berikut.chm. Adapun polimer buatan dibuat di laboratorium kimia dengan cara mencampurkan beberapa zat kimia dengan perlakuan khusus.rrtenviro.bris. Makromolekul 153 . di antaranya polietena (PE). dan karet sintetik.uk.1 3. dan (d) beras mengandung karbohidrat. Soal Penguasaan Materi 7.2 c d Beberapa contoh polimer buatan: (a) botol-botol plastik PE dan PET. Tuliskanlah contoh-contoh polimer alami beserta monomernya. Sumber: www.gallery.1 c d Beberapa contoh polimer alami: (a) tempe mengandung protein. (b) jagung mengandung karbohidrat.id. www. Tuliskanlah perbedaan polimer alami dan polimer buatan.ptspaa. polivinilklorida (PVC).com. www. teflon (PTFE). poliamida (nilon).com. 2.hd Ada beberapa jenis polimer buatan. dan (d) pipa saluran air (PVC). 1.solvay. Tuliskanlah contoh-contoh polimer buatan beserta monomernya. www. polipropilena (PP). Dapatkah Anda sebutkan contoh polimer buatan lainnya? Sumber: www.purbalingga. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. polietilentereftalat (PET).ac.

Secara umum.M = polimer Senyawa yang terbentuk melalui reaksi polimerisasi kondensasi. dan polipropena. Reaksi polimerisasi adisi dari alkena membentuk polialkena.B Pembuatan Polimer Reaksi pembentukan polimer disebut reaksi polimerisasi. Perhatikanlah tabel berikut untuk mengetahui reaksi polimerisasi senyawa-senyawa tersebut. M–M–gabungan gugus fungsi] + gugus fungsi–M–gugus fungsi M = monomer ⎯⎯ → + produk samping M. polivinil klorida (PVC). ada dua cara pembentukan polimer. Apakah perbedaan antara kedua cara ini? Pelajarilah uraian berikut. Tabel 7. reaksi polimerisasi adisi dapat dirumuskan sebagai berikut. ⎡ ⎡ → n ⎢C = C⎢ ⎯⎯ ⎣ ⎣ ⎡ ⎡ – – ⎢ C – C⎢ ⎣ ⎣n – – – – – – alkena polialkena Polimer-polimer yang terbentuk melalui reaksi polimerisasi adisi antara lain polietena (PE). Berdasarkan jenis monomernya.. nilon. reaksi polimerisasi kondensasi dituliskan sebagai berikut.. monomernya merupakan senyawa alkena. Reaksi Polimerisasi Kondensasi Ciri khas reaksi polimerisasi kondensasi adalah monomernya mengandung gugus fungsi dan dihasilkannya produk samping.. dan CH3COOH. teflon. karet alam. Secara umum. NH3. yaitu cara adisi dan kondensasi. Produk samping ini merupakan gabungan dari gugus fungsi setiap monomer. 1. di antaranya protein. Reaksi Polimerisasi Adisi Kata Kunci • • Polimer Polimerisasi Pada reaksi polimerisasi ini. 154 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – nCH3 = CH – CH3 → –– CH2 – CH –– CH3 n . dan plastik polietilentereftalat (PET). gugus fungsi–M–gugus fungsi [gabungan gugus fungsi–M–M . HCl. Bagaimanakah persamaan reaksinya? Perhatikan tabel berikut.1 Reaksi Polimerasi Adisi Beberapa Senyawa Monomer Polimer Persamaan Reaksi Etena Vinil klorida Tetrafluoroetilena Isoprena Polietena Polivinil klorida Politetrafluoroetilena (teflon) Poliisoprena (karet alam) – – nCH2 = CH2 → –– CH2 – CH2 –– n nCH2 = CHCl → –– CH2 – CHCl –– n nCF2 = CF2 → –– CF2 – CF2 –– n – CH3 Propena Polipropena – nCH2 = C – CH = CH2 → –– CH2 – C – CH – CH2 –– CH3 n 2. seperti H2O.. yaitu hidrokarbon takjenuh yang berikatan rangkap dua.

. Bagaimanakah rumus umum reaksi polimerisasi kondensasi? Tuliskan contohnya. Apakah yang membedakan bahan-bahan tersebut? Berdasarkan jumlah sakarida yang dikandungnya. singkong. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. dan polisakarida. Gula pasir dan buah-buahan mengandung monosakarida. dan O dengan rumus molekul Cn(H2O)n. beras. maka hasil perubahannya (hasil hidrolisisnya) adalah glukosa. A. Suatu monosakarida mengandung gugus karbonil dan hidroksil. C Karbohidrat Kupas Tuntas Karbohidrat merupakan sumber energi bagi manusia. 1. Materi 7. air susu. jagung. H. Senyawa karbohidrat mudah ditemukan di dalam kehidupan sehari-hari. ubi jalar. sedangkan beras. Karbohidrat berasal dari tumbuh-tumbuhan dan terdiri atas unsur C. fruktosa Pembahasan Jika karbohidrat yang dimaksud adalah polisakarida seperti amilum atau glikogen. buah-buahan. Bagaimanakah cara menggolongkan monosakarida? Mari. dan kapas. gandum. Tuliskanlah contoh senyawa yang terbentuk dengan cara polimerisasi adisi. gandum. menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut. 2. Makromolekul 155 . karbohidrat dapat digolongkan menjadi monosakarida. disakarida B. gula tebu dan air susu mengandung disakarida.2 Reaksi Polimerasi Kondensasi Beberapa Senyawa Senyawa Protein Monomer 1 H Monomer 2 H Polimer yang Terbentuk H H = = ––– N – C – C – N – C – C ––– H R1 H O O Hasil Samping – R1 OH R2 OH – – – = H2N – C – C – O = H2N – C – C – O H2O R2 n = = O O Nilon n(HO – C – (CH2)4 – C – OH H2N – (CH2)6 – NH2 H = ––– O – C – (CH2)4 – C – N – (NH2)4 – N ––– H O H2O n OH HO – CH2 – PET C OH – O= C – O – C – C ––– H H2 – C–= O OH OH CH 2 ––– C = O – – CH 2 H2O n Soal Penguasaan 1. disakarida. ubi jalar. Selain itu. singkong. Bagaimanakah rumus umum reaksi polimerisasi adisi? Tuliskan contohnya. glukosa C . kentang.2 3. galaktosa E.. kentang. SPMB 2002 Karbohidrat merupakan contoh polimer alami. Istilah karbohidrat diambil dari kata karbon dan hidrat (air). karbohidrat diubah menjadi . karbohidrat diubah menjadi (B) glukosa. Jadi.Tabel 7. Dalam tubuh. karbohidrat juga dikenal dengan nama sakarida (Saccharum =gula). protein D. dalam tubuh. Monosakarida Monosakarida adalah karbohidrat yang paling sederhana karena hanya terdiri atas satu unit sakarida. jagung. dan kapas mengandung polisakarida.. misalnya di dalam gula pasir. gula tebu.

glukosa E. Zat tersebut adalah . H – Kupas Tuntas Suatu senyawa dapat memberi endapan Cu2O dengan pereaksi Fehling. tetapi tidak dapat mengubah warna iodium menjadi biru dan zat tersebut jika dihidrolisis dapat menghasilkan dua macam monosakarida yang berlainan. Bagaimanakah posisi gugus karbonil pada setiap senyawa? 2.. posisi –OH yang sama adalah pada C ke-4 dan ke-5. Monosakarida dapat dikelompokkan berdasarkan letak gugus karbonilnya. Jenis monosakarida yang tergolong aldosa adalah glukosa dan galaktosa. UN 2003 H – – C=O – – – H – C – OH – – HO – C – H – H – C – OH H – C – OH – – H – C – OH – H – C – OH – CH2OH glukosa CH2OH galaktosa fruktosa 2. berarti gugus fungsional digolongkan sebagai golongan ketosa . sedangkan yang tergolong ketosa adalah fruktosa.Selidikilah 7. Jika gugus karbonil terletak di antara alkil. amilum Pembahasan Pereaksi Fehling (Cu2+ dan OH–) biasa digunakan untuk mengetahui adanya gugus aldehid (–CHO) dalam senyawa karbon. Disebut apakah monosakarida yang gugus karbonilnya tidak berada di ujung? 4. Pada glukosa. yaitu gugus karbonil (C=O) dan gugus hidroksil (–OH). Bagaimanakah rumus struktur dari monosakarida? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Disebut apakah monosakarida yang gugus karbonilnya berada di ujung? 3.2 Penggolongan Monosakarida Tujuan Menyelidiki penggolongan monosakarida Alat dan Bahan Struktur senyawa monosakarida Langkah Kerja 1. sedangkan pada galaktosa posisi –OH yang sama adalah pada C ke-3 dan ke-4. Disebut aldosa karena gugus karbonil yang berada di ujung membentuk gugus aldehid. Suatu monosakarida memiliki dua gugus fungsi.. H H – C=O – H – C – OH H – C – OH HO – C – H HO – C – H H – C – OH galaktosa HO – C – H H – C – OH H – C – OH – – – – CH2OH glukosa 156 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – – – – – C=O CH2OH – HO – C – H – HO – C – H HO – C – H – H – C – OH H – C – OH H–C=O – C=O CH2OH CH2OH . laktosa C . berarti monosakaridanya digolongkan ke dalam golongan aldosa. maltosa B. sebab Cu2+ akan direduksi oleh –CHO.. Amati posisi gugus karbonil setiap senyawa. Disebut ketosa karena gugus karbonilnya membentuk gugus keton. Jika senyawa karbon yang mengandung gugus aldehid ditetesi pereaksi Fehling maka akan membentuk endapan merah bata Cu2O. Jika letak gugus karbonil di ujung. A . fruktosa D. secara sederhana reaksinya dapat ditulis: Cu2+ + –CHO → Cu2O + –COOH Reaksi hidrolisisnya adalah maltosa + H2O → glukosa + glukosa (1 macam monosakarida) laktosa + H2O → galaktosa + glukosa (2 macam monosakarida) Jadi. Amati dengan teliti beberapa struktur monosakarida berikut. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. zat tersebut adalah (B) laktosa.

Fruktosa sering ditemukan dalam bentuk campuran dengan glukosa.Bagaimanakah dengan fruktosa? Fruktosa memiliki gugus karbonil yang terletak di antara alkil. Disakarida tersusun atas dua monosakarida. Diskusikanlah dengan teman Anda. Ikatan ini menghubungkan antarmonosakarida. dan polisakarida. Perhatikanlah gambar berikut. CH2OH H Tantangan Kimia O H CH2 OH H O OH CH2 OH O H H O H OH H H H OH OH H O OH maltosa H OH H O H OH H CH2 OH H OH OH sukrosa Banyak makanan yang mengandung karbohidrat. dalam urine penderita penyakit diabetes dapat diidentifikasikan adanya senyawa (D) glukosa. posisi –OH yang sama adalah pada C ke-4 dan ke-5. Agar lebih jelas. 2. Tuliskanlah contoh-contoh makanan yang mengandung monosakarida. A. Perhatikanlah gambar berikut.. sukrosa B. dan polisakarida. Darah manusia juga mengandung glukosa sehingga glukosa biasa disebut gula darah. perhatikanlah tabel berikut. Tabel 7.. Jadi. disakarida. glukosa E. Disakarida dan Polisakarida Anda telah mengetahui bahwa karbohidrat dapat dikelompokkan menjadi monosakarida.3 Disakarida dan Monosakarida Nama Disakarida Kandungan Monosakarida Sukrosa Maltosa Laktosa – CH2OH – – – Glukosa dan fruktosa Glukosa dan glukosa Glukosa dan galaktosa Dua monosakarida dapat membentuk disakarida melalui ikatan glikosida. sedangkan polisakarida tersusun atas lebih dari dua monosakarida. terutama buah anggur. bahan-bahan apa saja yang mengandung monosakarida? Glukosa banyak terdapat di dalam buah-buahan yang sudah masak atau matang. fruktosa C . CH2OH – C=O HO – C – H H – C – OH H – C – OH Kupas Tuntas Dalam urine penderita penyakit diabetes dapat diidentifikasikan adanya senyawa . disakarida. Fruktosa banyak terkandung di dalam buah-buahan dan madu. CH2 OH H OH H H OH Makromolekul 157 . Tahukah Anda. maltosa Pembahasan Penyakit diabetes (kencing manis) disebabkan oleh tingginya kadar glukosa dalam darah. galaktosa D.. UMPTN 1996 fruktosa Monosakarida banyak ditemukan di alam.

6 H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 6 H 1 α H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 6 H 1 α H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 6 H 1 α H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 H 1 α O H OH O H OH O amilosa H OH O H OH O 6 H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 H 1 α O H OH H O 6 5 CH2 O H 2 4 H OH 3 H 1 α O H OH O amilopektin 158 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Amilopektin juga memiliki berat molekul yang tinggi. tetapi strukturnya bercabang tinggi. Perhatikan persamaan reaksi berikut.CH2 OH OH H H OH laktosa CH2 OH O H H O H OH H H H OH OH H OH H O Kata Kunci • • • Ikatan glikosida Karbohidrat Sakarida Suatu disakarida dapat terurai menjadi monosakarida (penyusunnya) melalui reaksi hidrolisis. tetapi titik percabangan amilopektin merupakan ikatan α (1 → 6). jumlah monosakarida yang dikandung polisakarida lebih banyak. digabungkan oleh ikatan α (1 → 4). glikogen.000. Pati mengandung dua jenis polimer glukosa. Rantai ini beragam dalam berat molekulnya. Ikatan glikosida yang menggabungkan residu glukosa yang berdekatan di dalam rantai amilopektin adalah α (1 → 4). dan selulosa. amilosa dan amilopektin. Amilosa terdiri atas rantai unit-unit D-glukosa yang panjang dan tidak bercabang. Contoh polisakarida antara lain amilum (pati). Di antara monosakarida tersebut dihubungkan oleh ikatan glikosida. dari beberapa ribu sampai dengan 500. sukrosa + air → fruktosa + glukosa maltosa + air → glukosa + glukosa laktosa + air → galaktosa + glukosa Berbeda dengan disakarida.

Soal Penguasaan Materi 7. 1. Apakah yang dihasilkan dari reaksi hidrolisis disakarida? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Bagaimanakah cara menggolongkan monosakarida? D Protein Istilah protein diambil dari bahasa Yunani. H R – C – COOH – NH2 Antarasam amino dapat bergabung membentuk protein. Ikatan yang menghubungkan antarasam amino disebut ikatan peptida. Apakah perbedaan antara monosakarida. Asam amino sendiri adalah senyawa turunan asam karboksilat yang mengandung gugus amina (–NH2). yang dinamakan asam amino. proteios (pertama atau utama). O H H2N – C – C–= OH R1 H = H – N – C – C – OH H Anda Harus Ingat Secara kimiawi. – – asam amino 1 – ikatan peptida protein Tahukah Anda contoh-contoh asam amino beserta strukturnya? Perhatikanlah gambar berikut. mengandung gugus karboksil (–COOH) dan gugus amina. O H = H2N – C – C – OH H O = H H2 N – C – C – OH CH3 O = H H2N – C – C – OH CH2 fenilalanin (phe) – – glisin (gli) alanin (ala) Protein apakah yang dapat dihasilkan dari asam-asam amino tersebut? Jumlah asam amino yang terkandung dalam protein dapat dua. – – O + → R2 asam amino 2 H H = = H2N – C – C – N – C – C – OH + H2O H R1 R2 O O You Must Remember All proteins are chemically similar. – C6H5 – – Makromolekul 159 . Pengertian dan Struktur Protein Asam amino merupakan turunan karboksilat. dan polisakarida? 2. disakarida. called amino acids. tiga. 1.3 3. Perhatikanlah pembentukan protein dari asam amino berikut. Protein yang tersusun atas dua asam amino disebut dipeptida. atau lebih dari tiga. Berikut ini struktur umum asam amino. consist of the same basic building blocks. tersusun atas unit-unit dasar penyusunnya. semua protein adalah mirip. Protein tersusun atas beberapa asam amino.

Protein yang tersusun atas tiga asam amino disebut tripeptida. Adapun protein yang tersusun atas lebih dari tiga asam amino disebut polipeptida. Perhatikanlah gambar berikut.
H2NCHC – NHCH2C = –

=

O

O

CH 3

OH

alaniglisin (gli-ala) merupakan contoh dipeptida

=

=

H2NCH2C – NHCHC – NHCHC


CH 2

=

O

O

O

CH 3

OH

glisilalanilfenilalanin (gli-ala-pen) merupakan contoh tripeptida

=

=

=

––– C – C – N – C – C – N – C – C – N – C – C – N –––

– –
H R

=

H O

H

O


C 6H 5 H O

H O

R

H

R

H

R


H n

struktur dari suatu polipeptida

Hemoglobin tersusun atas empat polipeptida yaitu dua pasang unit α dan β serta satu molekul hem. Molekul hem yaitu senyawa organik yang menyebabkan darah berwarna merah. Berikut ini adalah struktur molekul hemoglobin.
H H3 C H3 C
α2 β1

C H

CH2 CH3

H C N N
Fe2+

C

N

N H2 C H C C H H2 C OH CH2 C O
Hem

C H

CH2

CH2
β2 α1

CH3

C O

Gambar 7.3
Struktur molekul hemoglobin

OH
Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes, 2004

160

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

2. Pengujian Protein
Protein dapat ditemukan di dalam makanan. Tahukah Anda, bagaimana cara menguji protein di dalam makanan? Mari, menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut.

Selidikilah 7.3
Identifikasi Protein Tujuan Mengidentifikasi adanya protein dalam putih telur Alat dan Bahan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Tabung reaksi Gelas ukur Pipet tetes Lampu spiritus Penjepit tabung reaksi Larutan putih telur (albumin) Larutan NaOH 2 M Larutan CuSO4 0,1 M Larutan HNO3 2 M

Legenda Kimia

Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan, meliputi sifat kimia senyawa, cara penggunaan, dan penanganannya. Langkah Kerja 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Siapkan 2 buah tabung reaksi. Isi tabung reaksi 1 dengan sekitar 2 mL putih telur. Tambahkan 2 mL larutan NaOH 2 M. Kocok hingga rata. Setelah itu, tuangkan 10 tetes larutan CuSO4 0,1 M. Amati perubahan yang terjadi. Isi tabung reaksi 2 dengan sekitar 2 mL putih telur. Lalu, tambahkan 2 mL larutan HNO3 2 M, kocok dan amati perubahannya. Panaskan dengan nyala api kecil, kemudian dinginkan. Setelah dingin, tambahkan 5 mL larutan NaOH 2 M. 9. Amati perubahan yang terjadi.

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Perubahan apakah yang terjadi pada langkah no. 2–5? 2. Perubahan apakah yang terjadi pada langkah no. 6–9? 3. Kesimpulan apakah yang dapat Anda peroleh? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.

James Watson (1928– ) dan Francis Crick (1916–2004) menemukan satu tanda penting untuk membuka rahasia materi hayati yakni struktur DNA (asam deoksiribonukleat) pada 1953. Zat ini, yang ditemukan dalam sel-sel hidup, mewariskan “informasi” genetik dari induk keturunannya. DNA memiliki dua rantai atom yang berhubungan dalam bentuk heliks ganda (seperti tangga spiral). Urutan basa pada struktur DNA menunjukkan “pesan” genetik.
Sumber: Jendela Iptek, "Materi", 1997

Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Salah satu cara menguji adanya protein dalam makanan adalah dengan cara uji biuret. Uji ini dapat digunakan untuk menguji senyawa-senyawa yang memiliki ikatan peptida. Itulah sebabnya uji biuret dapat digunakan untuk mengetahui ada tidaknya protein di dalam makanan. Adanya protein ditandai dengan terbentuknya warna ungu. Uji lainnya yang biasa digunakan adalah uji xantoprotein. Pengujian ini dapat digunakan untuk menguji asam amino yang mengandung cincin benzena. Misalnya, tirosin dan fenilalanin. Penambahan asam nitrat pekat akan menimbulkan proses nitrasi pada cincin benzena sehingga terbentuk endapan putih. Perubahan warna putih menjadi kuning pada saat dipanaskan merupakan ciri adanya protein dalam makanan.

Makromolekul

161

Buktikanlah oleh Anda
Carilah informasi melalui perpustakaan atau media internet mengenai uji xantoprotein. Kemudian, lakukan uji tersebut pada makanan yang mengandung protein. Buatlah laporan dari kegiatan ini dan presentasikanlah hasilnya. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas.

Soal Penguasaan

Materi 7.4
3. Bagaimanakah cara menguji adanya protein dalam makanan? Jelaskan.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Apakah perbedaan dan persamaan antara asam amino dan protein? 2. Tuliskan contoh-contoh dipeptida, tripeptida, dan polipeptida.

E Fakta
Kimia
Merancang Molekul Plastik Pada pertengahan abad-19, para kimiawan mulai menggunakan pengetahuan baru mereka tentang molekul organik untuk menghasilkan bahan-bahan baru dengan sifat-sifatnya yang berharga. Plastik ditemukan oleh Leo Bakeland (1863–1944) pada 1909. Plastik adalah molekulmolekul besar (polimer) yang memiliki ribuan gugus atom yang sama dan mebentuk ikatan. Plastik ini dibuat melalui proses polimerisasi dari monomernya dengan suhu dan tekanan tertentu. Plastik tidak mudah terurai sehingga plastik menimbulkan masalah pembuangan limbah sehingga plastik seharusnya didaur ulang untuk efisiensi mengurangi limbah.
Sumber: jendela IPTEK: kimia, 1997

Plastik

Plastik merupakan polimer buatan yang banyak dimanfaatkan di dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di balik manfaatnya yang banyak, plastik juga ternyata menimbulkan dampak terhadap kesehatan dan lingkungan. Apa saja manfaat dan dampak penggunaan plastik? Pelajarilah tabel berikut.
Tabel 7.4 Plastik dan Kegunaannya
Jenis Plastik Kegunaannya

Polietilentereftalat (PET) Polietena/Polietilena (PE)

• • • • • •

Kemasan minuman Bahan pakaian Kantung plastik Pembungkus makanan dan barang Mainan anak-anak Piringan hitam Mainan anak-anak Pipa paralon Furniture Piringan hitam Selang plastik Kulit kabel listrik Wadah aki kendaraan Sampul keping compact disk (CD) Karung plastik Tali plastik Pelapis alat masak Gagang setrika Gelas minuman Kemasan makanan siap saji Styrofoam Teflon Pakaian Peralatan kemah Tali panjat tebing

Polivinil klorida (PVC)

• • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Polipropilena (PP)

Politetrafluoroetilena (Teflon) Polistirena (PS)

Nilon

162

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

a

b

Gambar 7.4
(a) Styrofoam (polistirena) sering digunakan sebagai bantalan barang pecah belah. (b) Pakaian memakai bahan dari poliester, seperti tertera pada label pakaian.
Sumber: www.path.cam.ac.uk; Science in Focus: Chemistry, 2002

Plastik dapat menimbulkan masalah terhadap lingkungan dan kesehatan. Plastik memiliki sifat sulit diuraikan oleh mikroorganisme. Jika plastik dibuang atau ditimbun ke dalam tanah, plastik akan merusak sifat tanah. Tanah yang mengandung plastik menjadi tidak subur. Selain itu, plastik juga dapat mengganggu kesehatan. Jika dibakar, hasil pembakaran plastik yang berupa dioksin dapat menyebabkan kanker. Untuk menanggulangi masalah sampah plastik ini, upaya yang dilakukan antara lain mendaur ulang dan mencari metode pembuatan plastik yang ramah lingkungan. Bagaimanakah sikap Anda dalam menghadapi masalah limbah plastik?
a b

Gambar 7.5
(a) Limbah plastik yang menumpuk dapat didaur ulang. (b) Proses daur ulang plastik dapat mengurangi masalah dampak lingkungan.

Sumber: www.greenpeace.org; www.newlifeplastics.com

Soal Penguasaan

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Tuliskanlah dampak plastik terhadap lingkungan dan kesehatan.

Materi 7.5

2.

Tuliskanlah tiga manfaat plastik dalam kehidupan sehari-hari.

F

Lemak dan Minyak

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tentu sering mendengar istilah lemak dan minyak. Tahukah Anda, apa persamaan dan perbedaan antara lemak dan minyak? Lemak dan minyak sama-sama merupakan ester dari asam lemak dan gliserol yang disebut trigliserida. Struktur trigliserida memiliki gugus alkil (R1, R2, R3) yang merupakan gugus nonpolar dengan jumlah atom karbon antara 11 sampai dengan 23. Lemak dan minyak memiliki rumus dan struktur umum yang sama.

Makromolekul

163

Tuangkan minyak goreng ke dalam gelas kimia. seperti sapi atau domba Minyak goreng Mentega/margarin Langkah Kerja 1. 7. 164 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – . 2. Masukkan ke dalam lemari es atau rendam dalam es. panaskan hingga mencair. Perbedaan wujud lemak ini dipengaruhi susunan asam lemaknya. Apa yang terjadi ketika lemak hewan dipanaskan dan didinginkan? 4. 1. amati wujudnya. Sumber: www. Masukkan mentega atau margarin ke dalam gelas kimia. Termometer Gelas kimia Pemanas Es batu atau lemari es Panci Lemak hewan. 3.H2C – O – C – R1 HC – O – C – R2 H3C – O – C – R3 Anda tentu telah mengenal minyak dan lemak. Apa yang terjadi ketika minyak goreng didinginkan dan dipanaskan? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. amati wujudnya. 8.5 dan contoh struktur molekul asam lemak jenuh dan takjenuh berikut.4 Perbedaan Lemak dan Minyak Tujuan Menyelidiki perbedaan antara lemak dan minyak Alat dan Bahan 1. Apa yang terjadi ketika mentega dipanaskan dan didinginkan? 5. Masukkan ke dalam lemari es atau rendam dalam es. amati kembali wujudnya. 6. lakukanlah kegiatan berikut. Diamkan selama beberapa jam. Bahan apa saja yang pada suhu kamar berwujud padat? 2. amati kembali wujudnya. sedangkan minyak banyak mengandung asam lemak takjenuh. Apakah yang dimaksud dengan asam lemak jenuh dan asam lemak takjenuh itu? Perhatikanlah Tabel 7. Diamkan selama beberapa jam. Amati wujudnya pada suhu kamar. Masukkan ke dalam lemari es atau rendam dalam es. Amati wujudnya pada suhu kamar. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Cairan yang dihasilkan dimasukkan ke dalam gelas kimia.go. Lemak banyak mengandung asam lemak jenuh. tetapi juga berfungsi sebagai pakaian untuk insulasi terhadap udara dingin. Lemak dan minyak dapat dibedakan dari wujudnya. 4. amati kembali wujudnya. sedangkan minyak berwujud cair. Masukkan lemak hewan ke dalam gelas kimia. Pada suhu kamar. Selidikilah 7.id Gambar 7. 5. Bahan apa saja yang pada suhu kamar berwujud cair? 3.6 Lapisan lemak di bawah kulit anjing laut tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan lemak. Diamkan selama beberapa jam. Lalu. amati kembali wujudnya. Bagaimanakah cara membedakan lemak dan minyak? Untuk mengetahui jawabannya. Amati wujudnya pada suhu kamar. lemak berwujud padat.depkes. 3. 2.

Mentega. Anda juga mungkin pernah mendengar istilah omega-3 dan omega-6 pada produk makanan. kecuali lemak cokelat. lemak dan minyak juga dapat dibedakan dari asalnya. margarin. Asam lemak takjenuh tunggal biasa disebut omega-9.5 Contoh Beberapa Asam Lemak Jenuh dan Takjenuh Asam Lemak Rumus Molekul Sifat Asam Asam Asam Asam palmitat stearat oleat linoleat CH3(CH2)14COOH CH3(CH2)16COOH CH3(CH2)7CH = CH(CH2)7COOH CH3(CH2)4CH = CHCH2CH = CH(CH2)7COOH Asam Asam Asam Asam lemak lemak lemak lemak jenuh jenuh takjenuh takjenuh HO C O CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3 HO C O CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH CH CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3 Asam stearat merupakan contoh asam lemak jenuh Asam oleat merupakan contoh asam lemak takjenuh Dari struktur kimia tersebut. Ada dua jenis asam lemak takjenuh. Kedua nama ini merupakan nama lain dari asam lemak takjenuh ganda yang ikatan rangkapnya terletak pada atom C ketiga dan keenam. susu. minyak hewan. yakni asam lemak takjenuh tunggal dan asam lemak takjenuh ganda. Sebaliknya. dan kacang- Makromolekul 165 . Penamaan ini disebabkan ikatan rangkapnya terletak pada atom C kesembilan. kita dapat menyimpulkan bahwa asam lemak jenuh adalah asam lemak yang tidak memiliki ikatan rangkap. Pada umumnya.Tabel 7. asam lemak takjenuh adalah asam lemak yang memiliki ikatan rangkap. Selain dilihat dari wujudnya. lemak berasal dari hewan. minyak tumbuhan.

di antaranya minyak kelapa. meliputi sifat kimia senyawa. minyak dipadatkan menjadi lemak dengan cara . Tuangkan minyak goreng ke dalam gelas kimia A dan C. Bagaimana kelarutan minyak dan lemak dalam kedua pelarut tersebut? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. roti. Gambar 7. selidikilah melalui kegiatan berikut. pemanasan B. Tuangkan air ke dalam dua gelas kimia. sedangkan kloroform merupakan pelarut nonpolar. pendinginan C . Gelas kimia 2.. Beberapa contoh minyak. beri label C dan D. Adapun minyak. Air merupakan pelarut polar. A. Pelarut manakah yang bersifat polar? 2. C17H35 Kupas Tuntas Pada proses pembuatan margarin. hidrogenasi Pembahasan Lemak cair (minyak) dapat dipadatkan dengan menjenuhkan ikatan rangkapnya melalui proses reaksi hidrogenasi. Minyak goreng digunakan untuk menggoreng. 4. penggunaan lemak juga dapat membahayakan kesehatan. lemak dan minyak banyak digunakan di dalam proses pengolahan makanan. lalu aduk. cara penggunaan. minyak kedelai. Selidikilah 7. dan minyak jagung. Sumber: Chemistry for You. lemak pada hewan sebagai sumber kalori. 3. tetapi mudah larut di dalam pelarut nonpolar. dan juga pemberi aroma dan penambah rasa sehingga lebih gurih. Dalam kehidupan sehari-hari. beri label A dan B. pada umumnya berasal dari tumbuhan. Lemak dan minyak sukar larut di dalam air. oksidasi E. 2001 Bagaimana dengan kelarutan minyak dan lemak. Pelarut manakah yang bersifat nonpolar? 3. 1.kacangan merupakan contoh bahan yang mengandung lemak.7 Margarin merupakan contoh bahan yang mengandung lemak. 2. Di balik manfaatnya.5 Kelarutan Lemak dan Minyak Tujuan Menyelidiki kelarutan lemak dan minyak Alat dan Bahan 1. Kloroform 4. Lemak hewan. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Air 3. netralisasi D. dan penanganannya.. Langkah Kerja 1. seperti sapi atau domba 5. ikatan rangkap pada lemak cair dijenuhkan dengan cara (E) hidrogenasi. Tuangkan kloroform ke dalam dua gelas kimia. apakah sama? Untuk mengetahuinya. UMPTN 1996 Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. lalu aduk. O CH3 O C C17 H33 + 3 H2 O CH3 O C Jadi. Tuangkan lemak hewan ke dalam gelas kimia B dan D. Minyak goreng Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. Asam lemak jenuh dapat meningkatkan jumlah 166 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . sedangkan mentega untuk bahan pembuat kue.

Karbohidrat terbagi atas monosakarida. bahkan dapat menurunkannya. – NH 2 Makromolekul 167 . Polimerisasi kondensasi Contoh: nilon. Apakah perbedaan antara lemak dan minyak? 2. Lemak dan minyak bersifat nonpolar sehingga tidak larut di dalam air. Karbohidrat Karbohidrat berasal dari tumbuh-tumbuhan dan terdiri atas unsur C. 5. 3. Mengapa mengonsumsi asam lemak takjenuh lebih aman dibandingkan asam lemak jenuh? Rangkuman 1. b. gunakanlah minyak yang mengandung asam lemak takjenuh karena tidak meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. dan O dengan rumus molekul Cn(H2O)n. Polimerisasi adisi Contoh: polietena (PE). sedangkan polimer buatan contohnya plastik. teflon. Contoh lemak dan minyak di antaranya minyak goreng. protein. R – CH – COOH b.6 3. a. 4. Polimer terbagi atas polimer alami dan polimer buatan. a. Bagaimanakah kelarutan lemak dan minyak? Materi 7. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. plastik polietilen tereftalat (PET) Lemak dan minyak merupakan ester dari asam lemak dan gliserol yang disebut trigliserida. Polimer buatan diperoleh dari reaksi polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. 1. dan lemak hewan. H. dan polisakarida. Makromolekul atau polimer adalah senyawa besar yang terbentuk dari penggabungan unit-unit molekul kecil yang disebut monomer. 2. Protein Protein tersusun atas beberapa asam amino yang mengandung gugus amina (–NH2) dan karboksil (–COOH). tetapi larut di dalam pelarut nonpolar. dan lemak. Polimer alami contohnya adalah karbohidrat. polivinil klorida (PVC). Untuk itu. mentega.kolesterol dalam darah yang berujung pada penyakit jantung koroner dan hipertensi. Contoh polimer alami di antaranya sebagai berikut. dan polipropena.

bertanyalah kepada guru kimia Anda. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu kepada bab ini.P e t aKonsep Polimerisasi adisi Makromolekul disebut juga Polimer terdiri atas proses pembentukan Polimerisasi terdiri atas Polimerisasi kondensasi Polimer alami contoh Polimer buatan contoh Plastik Lemak dan minyak perbedaan Protein terbentuk dari Karbohidrat terdiri atas contoh PE. tata nama. PET. PVC Polisakarida contoh Asam amino contoh Monosakarida contoh Disakarida contoh Lemak Minyak wujud wujud pada suhu pada suhu kamar kamar • Glukosa • Galaktosa • Fruktosa • Sukrosa • Maltosa • Laktosa • Amilum • Glikogen • Selulosa Padat Cair Glisin Alanin Fenilalanin Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Makromolekul ini? Menyenangkan. sifat dan kegunaan makromolekul (polimer. sifat. Misalnya. dan protein). karbohidrat. serta mendeskripsikan struktur. Anda akan mengenal jenis-jenis makromolekul di alam dan di sekitar Anda. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan struktur. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Makromolekul ini. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. Belajarlah dengan baik. serta memahami sifat-sifatnya. Anda pun dapat berdiskusi dengan temanteman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Makromolekul ini. tata nama. penggolongan. 168 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . penggolongan. dan kegunaan lemak.

3. polivinil klorida B. kovalen E. karbohidrat Di antara polimer berikut yang tidak terbentuk melalui polimerisasi adisi adalah ... A. C2H5COOC3H7 E. teflon D. B. karbohidrat B. asam oleat B. O = H – N – C – C – N – CH2 – C – OH H CH O H – – = 3 H – I II 4. glukosa dan fruktosa E.. bakelit E. peptida C. 2 O H O OH H H CH 2OH H OH H O H OH H H 4 CH 2OH O H OH H H O OH H H CH2OH O H OH H H OH O H O 3 O 5 1 Manakah yang menunjukkan ikatan glikosida? A. Polimer yang bersifat antilengket adalah . asam stearat – Makromolekul 169 . asam palmitat E. PP D.. polietilen tereftalat C.. IV B. asam nukleat CH3 A. Senyawa berikut yang merupakan asam lemak takjenuh adalah . – CH2 – CH – CH2 – CH2 – CH – CH2 – 2. lipid D. ketopentosa D. nilon dan DNA 14. A. asam amino E. PE E. I D. galaktosa B.. Protein adalah suatu makromolekul yang komponen utamanya adalah . PVC dan nilon C. 3 15. 7 9.. bakelit D. 8.. polipropena C. Senyawa yang termasuk polimer buatan adalah . glikosida D. 5. ketoheksosa B. lemak D. V C... poliisoprena B. D. polistirena dan protein E. Di antara karbohidrat berikut yang termasuk polisakarida adalah . A. Perhatikan struktur protein berikut... 4 B. ion 10. CH3COOCH3 B.. A. glikogen Suatu senyawa karbohidrat memiliki gugus karbonil pada atom C nomor 2. Hasil reaksi antara larutan asam propionat dan etanol adalah . A. A. poliester dan amilum D.. polistirena E. A. Ikatan antara atom C dari gugus –COOH dan atom N dari gugus –NH 2 pada pembentukan protein disebut ikatan . PVC Monomer dari polimer berikut adalah . fruktosa Hasil hidrolisis dari sukrosa adalah …. C.. sukrosa D. teflon C. asam miristat D. 1 D.. 1. nilon B.. protein E. ketotetrosa C. glukosa dan glukosa C. polietena Di antara polimer berikut yang dibuat melalui polimerisasi kondensasi adalah . Manakah di antara nama berikut yang tidak mungkin? A... CH3 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH = CH – CH3 CH2 = CH – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH(CH3) – CH3 6. A. fruktosa dan galaktosa D.. fruktosa dan fruktosa CH2OH H H OH H 7. C2H5COOC2H5 C. A. C3H7COOCH3 13.. hidrogen B. III IV V Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. politetrafluoroetilena 12. polietilena dan amilum B.... A.... PVC B. Pasangan polimer manakah yang merupakan polimer sintetik? A.. laktosa E. asam laurat C. C3H7COOC2H5 D. E.. III 11... – – Ikatan yang menunjukkan ikatan peptida adalah nomor . glukosa dan galaktosa B. nilon C. hidrokarbon C. A.. II E.. dekstrin C. 2 E. 5 C.Evaluasi Materi Bab A. aldoheksosa E.

Jika diamati. Kita semua pernah memakan telur sebagai lauk pauk. 1. telur dadar yang dimasak kadang terlalu matang sehingga warnanya cokelat tua. manakah yang lebih baik penggunaannya. Apakah perbedaan antara reaksi polimerisasi adisi dan reaksi polimerisasi kondensasi? Tuliskanlah masing-masing dua contoh polimer alami dan polimer buatan. itik. H2N – C – COOH (CH2)4 NH2 H Glisin: – H2N – C – COOH H H – – Gambarkanlah struktur sukrosa dan tunjukkan ikatan glikosidanya. Salah satu minyak goreng yang ada dipasaran adalah minyak sawit dan minyak kelapa. 2. mengapa warna telur tersebut berubah?Apakah kandungan gizi pada telur tersebut masih baik untuk dikonsumsi? Sekarang ini banyak produsen minyak goreng yang menawarkan minyak goreng dengan berbagai macam manfaat. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. 4. angsa maupun telur burung puyuh. Apalagi jika telur itu dimasak secara dadar dan dimakan bareng nasi goreng. 2. lalu tuliskan namanya. Menurut Anda.B. Lisin: Sistein: H – H2N – C – COOH CH2 – SH H – – 5. Alanin: H2N – C – COOH CH3 Soal Tantangan 1. Menurut Anda. Bagaimanakah cara membedakan aldosa dan ketosa? Buatlah dua buah dipeptida dan 1 tripeptida dari asam-asam amino berikut. 3. apakah minyak sawit atau minyak kelapa? 170 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – – . baik itu telur ayam.

A. Uji protein a) Masukkan putih telur ke dalam tabung reaksi. Tabung reaksi 2. 3. Pada Kegiatan Semester 2 ini. Anda akan menyelidiki adanya kandungan senyawasenyawa tersebut di dalam bahan makanan. Uji karbohidrat a) Larutkan 1 sendok makan tepung kanji ke dalam 150 mL air di dalam gelas kimia dengan cara diaduk hingga larut. Susunlah laporan kegiatan dari hasil eksperimen Anda. Larutan iodin 8. protein. Gelas kimia 3. Uji minyak dan lemak 1 a) Masukkan minyak ke dalam tabung reaksi hingga -nya. Alat dan Bahan Bab ini memuat seluruh alat dan bahan yang digunakan selama penelitian. b. 2. Penyusunan laporan meliputi: a. 4. b) Tambahkan 2 tetes pereaksi Biuret ke dalam tabung reaksi tersebut dan amati perubahan yang terjadi. Pendahuluan Bab ini menjelaskan tentang latar belakang penelitian dan tujuan penelitian. Alat dan Bahan 1. Uji Sebelum (+) pereaksi Setelah (+) pereaksi Karbohidrat Protein Lemak 5. Buatlah tabel pengamatan seperti berikut. Makromolekul 171 . 2 b) Tambahkan 3 tetes etanol ke dalam tabung reaksi tersebut dan amati perubahan yang terjadi. dan lemak. Larutan kanji 5. Minyak sayur 7.Kegiatan Semester 2 Uji Senyawa Organik dalam Makanan Berbagai bahan makanan yang kita temui sehari-hari mengandung berbagai senyawa kimia seperti karbohidrat. Langkah kerja 1. Pereaksi Biuret 9. b) Tambahkan 2 tetes larutan iodin dan amati perubahan yang terjadi. Berikut langkah-langkah kegiatan yang harus Anda kerjakan. Putih telur 6. Larutan etanol B. Pembakar bunsen/spiritus 4.

Bahan makanan yang diuji dapat dibedakan untuk setiap kelompok. Anda dapat mendiskusikannya dengan guru kimia. pilihlah bahan makanan yang Anda ketahui mengandung karbohidrat. Daftar Pustaka Sumber-sumber pustaka yang Anda dapatkan dimuat dalam daftar pustaka. dan lemak. e. 172 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . protein. c. Pembahasan dilengkapi dengan reaksi-reaksi kimia yang terjadi. d. Hasil dan Pembahasan Pada bab ini Anda dapat menguraikan fakta-fakta dan data yang Anda peroleh selama eksperimen. Teori Bab ini meliputi teori-teori yang mendasari kegiatan yang diambil dari berbagai sumber. Kesimpulan Pada bab ini Anda dapat mengutarakan kesimpulan yang dapat Anda ambil dari hasil kegiatan eksperimen. f. Kegiatan Semester 2 ini dikerjakan secara berkelompok antara 3–5 orang. g.Metode Penelitian Metode atau cara penelitian dapat Anda uraikan secara ringkas dalam bab ini. Presentasikanlah hasil kegiatan Anda di kelas dan diskusikanlah bersama kelompok lain. Jika Anda menemukan kesulitan selama pelaksanaan kegiatan.

A. 2-pentanol B. Senyawa yang bukan merupakan alkohol sekunder adalah ... A. 3.. Senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa . –X D. –O– B... asam propanoat dan metil etanoat E. aldehid D... 4 dan 3 D. p-diklorobenzena C... Perhatikan persamaan reaksi berikut.Evaluasi Materi A. A.. homolog B. propanol dan asam propanoat B. CH2 = C – CH – CH2 – CH3 Nama yang tepat untuk senyawa berikut adalah . A. alkilasi E.3. gugus atom E.. D. 2-metil-1-butanol B. 2-metil-3-pentanol D. asilasi C. 2. 2. Perhatikan struktur kimia berikut. Nama yang tepat untuk struktur kimia berikut ini adalah . –COOH Karbon dapat ditemukan dalam berbagai bentuk pada suhu kamar. 2-metil-2-propanol C. propanol dan propanon C. C. halogenasi B. B. A..4-dimetil heksana 3. 1. eter 11. A. Bentuk-bentuk ini dikenal sebagai . polimer C. 10.. 3-pentanol C. A. C. 1. 2.. 2. 2-metil-3-metilpentena E. alotrop E... E. o-diklorobenzena D... A. 5 dan 4 Senyawa alkohol yang jika dioksidasi menghasilkan alkanon adalah . 2. asam karboksilat C. 5. metil butanol dan pentanon Senyawa dengan rumus molekul C5H10O memiliki jumlah isomer aldehid dan keton masing-masing sebanyak .....4-diklorobenzena 13..3-dimetil-2-butanol E. 3-metil-4-isopropilbutana 4-etil-2-metilpentana 2-metil-4-etilpentana 2. Nama senyawa dengan rumus berikut ini menurut IUPAC adalah . – CH3CH3 – H + CH3Cl + AlCl3 → – – H CH3 – C – CH2 – C – CH3 – CH3 CH2 CH3 CH3 + HCl Reaksi tersebut merupakan reaksi . 7... gugus senyawa B.. A.. –OH C. D. Gugusan atom atau molekul yang memengaruhi sifat kimia suatu senyawa disebut .. E. A. B. isomer Pasangan isomer gugus fungsi yang tepat adalah. Cl Cl Nama yang tepat untuk senyawa tersebut adalah ... Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. gugus molekul Senyawa golongan alkanal memiliki gugus fungsi A.3-trimetil-1-butanol Perhatikan struktur berikut.3-metil-1-pentena B. 3 dan 4 E.3-diklorobenzena B. nitrasi D.. gugus fungsi C. A. 2-metil-3-metiI-1-pentena 8.5-dimetil heksana 4. atom pusat D. 3-metil-2-pentanol E. 1.. m-diklorobenzena E.3-dimetil-1-pentena C. sulfonasi Evaluasi Materi Semester 2 173 .3-dimetilpentena D. propanal dan metil etanoat D. A.. Br 6. 4 dan 4 C.. alkanon B. isotop D. bromo benzena benzena bromoat benzena dibromo bromin benzoat bromin benzena 12. ester E. 4 dan 5 B. –CHO E. 3-metil-3-pentanol Semester 2 9. 3-metil-2-butanol D.. 2.

H2C = CHCl E. propilena E. fruktosa C. ester. glukosa C... etanol dengan asam asetat 22. tetrafluoroetilena O = CH3 – C – O – CH2 – CH3 B.... Karbohidrat merupakan sumber energi bagi manusia. Polivinilklorida adalah plastik hasil polimerisasi dari monomer . propanol dengan natrium B.14.. gliserol trioleat dengan natrium hidroksida C... 5. keton 23. –COOH B. gliserol E. Berikut ini merupakan struktur dari glukosa. Apakah manfaat dan kegunaan dari plastik? COOH CH3 b. vinilklorida C... A. A. isoprena B.... a. 1. H2C = CCl2 24. ClHC = CCl2 C. Ikatan peptida antara asam amino-asam amino yang terdapat dalam protein merupakan ikatan antara ... A. C 3H 7Br C. ester. glikol D.. eter D. gugus karboksilat dan gugus metil E. Campuran berikut yang jika bereaksi menghasilkan ester adalah . –NH 2 C. Senyawa organik dengan rumus: H–C–C–C–C–C–C–H – – – – – – – – – – – H H H OH H O OH OH OH H O CH3 – C–= CH2 – CH3 CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 Glukosa mengandung gugus fungsional . Gugus fungsional yang terdapat dalam suatu molekul asam amino adalah . 4. A. ester B. fruktosa B. etil metil eter dan metil etanoat C.. C2H6O D. C2H 4O2 E. A. laktosa 19.. stirena D.. Beri nama senyawa-senyawa turunan benzena berikut.. propanol dan etil metil eter D. Di dalam tubuh karbohidrat diubah menjadi . propanol dan propanal 16. propanol dengan fosfor trioksida E.. eter. metil etanoat dan propanol B.. berturut-turut termasuk . keton C. C3H6O 15. A. protein 18. A. –COOH dan OH 20.. –COOH dan –NH2 E. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. eter.. A.. NO2 c. aldehida dan asam karboksilat C. A. A. 174 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . gugus alkohol dan gugus metil B. eter. aldehida dan ester 17. ester. ester E. eter. 2.. Pasangan senyawa karbon berikut yang merupakan isomer gugus fungsional adalah . Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sampel tersebut mengandung .. protein C. –OH D. Gambarkanlah struktur kimia yang mungkin dari rumus kimia C3H6O. Cl2C = CCl2 D... disakarida D. glukosa E. gugus amino dan gugus alkohol 25.. A. asam susu B. etil metil eter dan 2-propanon E. Tuliskan 3 buah disakarida beserta reaksi hidrolisisnya. keton... 3. keton. ClHC = CHCl B.. alkohol dan keton E. Karbohidrat berikut yang tidak termasuk ke dalam golongan aldosa adalah . alkohol dan asam karboksilat D. alkohol dan aldehid B. Jelaskan cara membedakan antara lemak dan minyak. asam oleat dengan narium hidroksida D. glukosa 21.. A. C 2H 5Br B. sukrosa D. Hasil uji Fehling pada suatu sampel menghasilkan endapan merah bata. Rumus molekul berikut yang tidak menyatakan lebih dari satu senyawa adalah . Senyawa berikut yang bukan monomer untuk pembuatan plastik adalah . keton. gugus metil dan gugus amino C. maltosa E.. gugus amino dan gugus karboksilat D.. galaktosa B.

. 0. 0. –0...9 B. 2.. Banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam larutan adalah . Pernyataan berikut yang benar adalah . Larutan yang memiliki titik beku paling rendah adalah .174 V.60 E. NiCl2 0. 7.. tekanan osmotik E.. Ni sebagai katode.. X zat pengoksidasi yang baik E. B..7 V 12. C 12H22O 11 D. C6H12O6 C.34 V... CuSO4 Salah satu teknik pengukuran berikut yang cocok untuk mengukur berat molekul oksihemogoblin. Pernyataan berikut tentang elektrolisis lelehan NaCl yang tidak tepat adalah .76 V.50 B. logam Na merupakan hasil akhir B.56 V E° = 0.. empat di kiri E.. C.25 faraday 0. penurunan tekanan uap B. 0. Δ T Na2SO4 = Δ T Na3PO4 3 Sifat-sifat berikut bukan merupakan sifat koligatif larutan adalah . Ni. A. E° = 0. tiga di kanan D. A.. Tekanan osmotik larutan ini dalam mmHg adalah . A. H2 dihasilkan dari H2O C.1 m Konsentrasi jenuh larutan protein tertentu adalah 10–3 M pada 25 °C. 0.. penurunan titik beku larutan D. 2.. tekanan osmotik E. X+ zat pengoksidasi yang baik C. A. 1. dua di kiri C.760 Di antara larutan berikut yang memiliki titik beku paling rendah jika diketahui molalitas larutan sama.. 19.80 V E° = 1.. A. Δ T Na2SO4 = Δ T NaCl 3 2 E. A. A. Akhir Tahun A. Diketahui setengah reaksi: X+ + e– → X(s). 4. Cu sebagai katode.62 V Berapa nilai E° untuk setengah sel: Sn2+(aq) + 2e– → Sn(s) A. Δ T Na2SO4 = 2 4 B.62 V C.2 dm3. glukosa 0.. adalah .. yang memiliki berat molekul sangat besar adalah . X+ zat pereduksi yang jelek D. NH4NO3 0. Diketahui sel elektrokimia berikut: H+ | H2 || Ag+ | Ag Zn | Zn || Ag | Ag Zn2+ | Zn || Sn2+ | Sn 2+ + 3. sukrosa 0. Arus listrik sebesar 0. Ni sebagai anode C.1 m B. penurunan titik beku C.00 faraday 4. satu mol H2 dihasilkan dari setiap mol Cl2 yang diproduksi D. X siap dioksidasi 10.. Pada penyetaraan setengah reaksi: S 2 O 32– → S.25 V. NH 4NO 3 B. kenaikan titik didih D. –0. Δ T Na2SO4 = Δ T Na3PO4 3 1 C. kepekatan larutan B.14 V D. 8. Jumlah tembaga (mg) yang diendapkan pada katode adalah . Cu sebagai anode 11.. Cu sebagai anode E. Zn berturut-turut 0. Δ T Na2SO4 = Δ T glukosa 3 2 D. 29. dua di kanan B.7 V B. NiCl2 E...0 C. CuSO4 0.000 g air dan dididihkan. Zn sebagai anode B. A.14 V E..0245 D. 18. 156 C. merupakan reaksi redoks E.1 mol glukosa NaCl. 24.00 faraday D. A.10 A dilewatkan melalui larutan tembaga(II) sulfat selama 10 menit. E.50 faraday 1. Potensial sel galvani paling besar akan diperoleh jika ..1 m E. –0..8 D.. Pernyataan yang benar jika kenaikan titik didih ketiga larutan tersebut dibandingkan terhadap larutan Na 2SO 4 dengan konsentrasi yang sama adalah . 0.0 6. produk yang dihasilkan tidak stabil dibandingkan pereaksi 13.. dan Na3PO4 masingmasing dilarutkan dalam 1. Apendiks 1 175 . E°= 2. semua teknik si atas cocok Larutan 0.00 faraday Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. empat di kanan 9. Zn sebagai katode. X+ siap direduksi B.. Cu sebagai katode. 3 Δ T NaCl A.1 m D. 5. 34. –0. Potensial reduksi standar Cu.. Ni sebagai katode. Zn sebagai anode D... jumlah elektron yang ditambahkan . A. 60...1 m C. penurunan tekanan uap jenuh Elektrolisis suatu larutan NaCl di katode terbentuk gas sebanyak 11. 39.5 E. kenaikan titik didih C.Evaluasi Materi A. 0.

. nomor atom 23. NH3. senyawanya mudah larut dalam air 18. SiCl4 E. A... Salah satu unsur transisi adalah .. A. HCl. Pernyataan berikut yang menunjukkan reaksi aluminium hidroksida adalah . Cu. bereaksi dengan asam sulfat membentuk endapan putih aluminium sulfat B. Fe. sifat basanya sangat kuat E. Salah satu kegunaan unsur sebagai pupuk diperoleh dari . daya pereduksi E.. Di antara tetraklorida berikut yang tidak mudah dihidrolisis oleh air adalah . Sifat-sifat berikut yang bukan merupakan sifat logam alkali adalah . Bahan baku pembuatan Na 2CO 3 melalui proses solvay adalah . Pernyataan berikut yang tepat untuk unsur Xe adalah . NaOH. Xe digunakan luas untuk senyawa organologam E. Frasch E. daya pengoksidasi D. dan mudah diiris B.. aluminium D. belerang E. A. 234 91 232 91 U U 30. sifat padat. CCl4 D. Reaksi antara klorin dan metana dilakukam dengan bantuan cahaya. A. NaCl.. amonia E.. titik didih B. A. kamar timbal 27. Na D.... CO2 C.. larut dalam natrium hidroksida cair membentuk larutan natrium aluminat 21.. B. kecuali . kemudian memancarkan satu partikel beta maka akan dihasilkan .. Xe2 C. GeCl4 25. A.. HI B. besi C. 234 92 234 90 232 90 U U U D. HBr D. HI.. CO2 19. natrium 22. Ni. C.. A. A. A. NaCl. warna nyala C. nikel 28. freon 20. lunak. HI. Fe.. mudah bereaksi dengan air C. bereaksi dengan asam klorida membentuk endapan putih aluminium klorida D. Cr. Frash 24. A. HF. Teknik yang digunakan untuk memperoleh belerang dari alam adalah melalui proses . berasap dengan hadirnya asam klorida sebab terbentuk aluminium klorida yang meruah C. Fe. HF E. merupakan unsur yang sangat reaktif B. helium B.14.. HF. Xe berada dalam bentuk molekul diatom. larutan oksidanya mengubah lakmus merah menjadi biru D. HF. dibuat dengan cara elektrolisis leburan garamnya D. Berikut ini yang merupakan sifat fisis suatu unsur adalah . HI. 176 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Pembuatan asam nitrat secara komersial dilakukan melalui proses .... NaCl D. PbCl4 C. Logam natrium adalah reduktor kuat. CO2.. ionnya bermuatan positif satu E. SnCl4 B. Urutan senyawa-senyawa hidrogen halida dengan titik didih menurun adalah . Pembuatan gas amonia di laboratorium dapat dilakukan dengan cara . NaOH. A. klorin D. Cu. HBr. Ni E. HBr. A. Stainles steel merupakan campuran antara logam . penguapan C... NH3 E. Ni 29. Ostwald B. Cr. kontak D. Xe membentuk senyawa dengan beberapa unsur elektronegatif 15. Xe tidak dapat membentuk senyawa B.. Cr B. Fe. Hidrogenasi C.. nitrogen B. Haber-Bosch D... Jika atom unsur memancarkan satu partikel alfa.. HF 16.. A. NH3. metana C. HBr. elektrolisis B. astatin E.. terdapat dalam keadaan bebas di alam C. Hasil percobaan yang mendukung ungkapan itu adalah . memanaskan amonium klorida C. HCl..... Fe..... Xe memiliki energi ionisasi pertama lebih rendah dari Na D. rubidium B. garam natrium mudah larut dalam air 17.. memanaskan campuran amonium sulfat dan kalsium oksida D.. bereaksi dengan natrium hidroksida cair membentuk endapan putih natrium aluminat E. HCl. A. HCl C. HI. HCl. A.... gas-gas di bawah ini adalah sebagai molekul. A. memanaskan amonium nitrat B. E. NaCl. mengalirkan gas hidrogen ke dalam nitrogen cair E. Dalam keadaan bebas di alam.. HBr. elektrolisis larutan amonium klorida 26. kamar timbal E. arang D... CO B. selenium C. NaHCO3... Fungsi cahaya dalam reaksi ini adalah .. Na C.

polietilen B.. ester.. reaksi esterifikasi C. C2F6 39. C 2H 2 D. Cl. Cl2C = CCl2 38. Senyawa yang bukan merupakan alkohol sekunder adalah .. amilum E. selulosa C. eter. Urutkanlah kereaktifan dari unsur-unsur halogen berikut: Br.. eter D. 5.152 gram gliserol. 7. menguraikan ikatan C – H dalam metana E. eter. 9. A. ClHC = CHCl D. Asam propanoat dapat dibuat dengan cara mengoksidasi .. dan H2O dalam larutan HI berlebih..512 °C/m... Jelaskanlah perbedaan antara reaksi fisi dan reaksi fusi beserta contohnya. CH3COOH3 D. C2H5F C. CH2(OH)CH2CH2(OH) 33. ClHC = CCl2 C.... A... 3. diperoleh dari reaksi antara asam karboksilat dan alkohol 40. C 2H 6 E. I dari yang paling aktif dan jelaskan.. eter. Polisakarida yang menyusun dinding sel tanaman adalah . A. C2H4F2 B.. Perlakuan berikut yang tidak dapat diterapkan untuk membedakan alkohol dan eter adalah . Semua polimer berikut dibuat melalui polimerisasi adisi. Berapakah massa atom boron yang memiliki dua isotop yang stabil 10B (19%) dan 11B (81%)? 8. Hitunglah massa setiap produk yang dihasilkan dari elektrolisis larutan LiBr selama 1 jam dengan arus 2. 2. CH3CH2CHO C.. Jika dihidrolisis senyawa tersebut menghasilkan 2-propanol.. keton. Suatu senyawa dengan rumus molekul C 4H 10 O tidak bereaksi dengan logam Na. 4. Pereaksi berikut yang dapat mengubah benzen menjadi metil benzen adalah . Perkirakanlah senyawa tersebut. Berapakah titik didih dan titik beku larutan 0. keton... 1. kecuali . Tuliskanlah rumus struktur untuk molekul trigliserida yang mengandung asam lemak jenuh berikut: 2 molekul C 12H 5COOH dan 1 molekul C17H35COONa. Polivinilklorida adalah plastik hasil polimerisasi dari . ester B. polipropilen E. kelarutan dalam air B. keton. A. terdapat pada buah-buahan B. metilklorida dengan adanya katalis AlCl3 E. penentuan rumus molekul 32. Evaluasi Materi Akhir Tahun 177 . menghilangkan uap air 31.menguraikan molekul klorin menjadi atomatomnya B. air klor B. eter. 36. Senyawa tersebut menghasilkan senyawa x. y. Berikut ini merupakan sifat-sifat senyawa ester. keton C. Senyawa organik: =O 1) CH3—C—CH2—CH3 2) CH3—CH2—O—CH2—CH3 O = 3) CH3—C—O—CH2—CH3 berturut-turut termasuk: A. 10. A. A. H2C = CHCl E. ester. A. A.. H2C = CCl2 B.5 M NaCl. ester E. A. reaksi dengan PCl3 E. Kf air = 1.. glikogen 37. sakarosa D. memanaskan campuran D. nilon A. HCl pekat C... C3H8O3 dalam 20 g air? (Kb air = 0.86 °C/m) Air laut mengandung sekitar 0. laktosa B. 3-metil-2-pntanol B. umumnya berbau harum D.. PVC D. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. 2-pentanol D. CH3CH2OH E. reaksi dengan logam natrium D. 2-metil-3-pentanol 34.. CH3CH(OH)CH3 B. SOCl2 D.. kecuali .. 3-meti-3-pentanol C. dapat dipakai sebagai esens buatan E. karet buatan C. F. klor dengan adanya katalis FeCl3 35. 3-pentanol E. ester. keton B. Tuliskanlah perbedaan sifat-sifat fisik dari aluminium dan besi. Berapakah tekanan minimum yang harus diterapkan pada 25 °C untuk memurnikan air laut dengan teknik osmosis balik? Tuliskan notasi sel untuk sel volta dengan setengah reaksi berikut: Cd(s) → Cd2+(aq) + 2 e– Pb2+(aq) + 2 e– → Pb(s) 6. dapat dipakai sebagai pelarut C.5 A. Rumus molekul yang memiliki lebih dari satu isomer struktur adalah . menguraikan molekul klorin menjadi ionionnya C.

7 g Batu baterai tersusun atas seng dan batang karbon. 12. 2 Al(s) + 3 Ni2+(aq) l 2 Al3+(aq) + 3 Ni(s) Esel = 1. E B D A C D D B A C 5. Karena es balok berubah wujud menjadi zat cair maka proses pendinginan cetakan es potong dapat berlangsung secara merata.78 V 1.2 V 2. 18. 4. 6. 2. 13.1 1. Cara mencegah korosi adalah dengan pelapisan cat antikarat atau logam lain yang lebih tahan karat.6 20 g 12.Apendiks 1 Kunci Jawaban Bab 1 Soal Penguasaan Materi 1. 3. Bab 2 Soal Penguasaan Materi 2. CuSo4 3+ SnCl2 AgCl Soal Penguasaan Materi 1. E E D A A C C E B A Soal Tantangan a. 2.2 1.1 m Soal Penguasaan Materi 2. b.3 atm 2. B = 0.46 V K = 2 H2O + 2 e– → H2 + 2 OH– A = 2 I– → I2 + 2 e– c. 28.92 atm ZnSo4 3. A – A’ b. 6. 17. 1. B. 7. 12. 5. 1. 35. 2.42 V b. d. 2. B. 2 MnO4-(aq) + 16 H+(aq) + 5 SO32-(aq) + 5 H2O(l) l 2 Mn2+(aq) + 8 H2O(l) + 5 SO42-(aq) + 10 H+(aq) 4 Cu(s) + 2 NO3–(aq) + 10 H+(aq) l 4 Cu2+(aq) + N2O(g) + 5 H2O(l) 22 MnO4 (aq) + 3 C2O4 (aq) + 2 H2O(l) l 2 MnO2(s) + 6 CO32-(aq) + 4 H+(aq) Cr2O72-(aq) + 6 Fe2+(aq) + 14 H+(aq) l 2 Cr3+(aq) + 6 Fe3+(aq) + 7 H2O(l) 3.59 Pilihan ganda D D C B E D D D C D Esai 30 mmHg 118. 5. 11. 15.204 °C 4. 15. 24. 25. 2. G–H d. 4. E D C B C C C E A A 21. 16. 10. Y = gas. B – B’ c. 3. 4. Fe2+(aq) + 2 OH–(aq) l Fe(OH)2(s) 4 Fe(OH)2(s) + O2(g) + 2 H2O(l) l 4 Fe(OH)3(s) Soal Penguasaan Materi 2. Besi teroksidasi oleh O2 dan air yang terdapat di udara bebas. c.2 Dengan cara melarutkan suatu zat terlarut dan mengukur tekanan uapnya. Evaluasi Materi Bab 2 A. 5. Ketika kutub positif dihubungkan dengan kutub negatif akan terjadi reaksi oksidasi: a. 0. 1. Pilihan ganda E B E B B C B D D A Esai 2. Kemudian. 1. 11. Untuk mempertahankan kenetralan medium elektrolit. a. 4. 3. 9. 20. 2. 8. X = padat. 27.22 V Penghantar yang mengeluarkan atau mengumpulkan elektron dalam suatu sel. 18. 4. K = Na+ + e → Na A = 2 Cl → Cl2 + 2 e– 18.46 V c. 17. 7. a. NH4Cl. 2. 20. 1. elektrolit yang digunakan adalah campuran MnO2. 23.1 Tf = -0. 14.215 g/mol 100. 13.64 V 0. 2.3 1. 30. 29. 8. + – + – Zn Cu Sn Ag Soal Penguasaan Materi 1. 22. agar es balok tersebut mengalami penurunan titik beku sehingga cepat mencair. Mg(s) + Sn2+ l Mg2+(aq) + Sn(s) Esel = 2. Soal Tantangan 178 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . sedikit air. 19. 4.1 1.7 atm Evaluasi Materi Bab 1 A. 3. 19. 2. 10. 1. anode : Al(s) l Al (aq) + 3 e katode : Ni2+(aq) + 2 e l Ni(s) a. a. 1. 9. b.49 mm Hg 100. dibandingkan dengan tekanan uap jenuh pelarut murni.64 V 2. 16. 26. 16. Cu(s) + 2 Ag+(aq) l Cu2+(aq) + 2 Ag(s) Esel = 0. 3. 15. 4. a.3 1. 14.4 m 2. dan kadang ditambahkan ZnCl 2 . Z = cair Tujuan penjual menaruh atau menambahkan garam dapur pada es balok.

Mn. Pada suhu –183 °C. Mo. 1. P. Unsur-unsur golongan alkali tanah berwujud padat pada suhu kamar karena memiliki titik leleh lebih tinggi dari suhu kamar. 3. kadar karbon dalam besi gubal diturunkan dari 3–4% menjadi 0–1. 3.5 hari 1 0 4 n→ 7 Li +2 α 3 Soal Penguasaan Materi 4. rangka kendaraan. 8. • alumunium : peralatan dapur. 2. Kemudian secara berangsur-angsur udara dipanaskan. C . D D E A B E D E C D 21.2% b. 1. Ni.dan H a. Dengan cara meluruh Partikel B . dan W sesuai dengan jenis baja yang diinginkan. 3. Selain itu. 4. Karena mudah berkarat. Udara yang mengandung 21% oksigen dan 78% nitrogen didinginkan hingga suhu –200 °C. seperti Cr. 4. 10 5 B+ 4. sifat reduktor berkurang dan oksidator bertambah 9. 25. Soal Penguasaan Materi 3.1 1. Ketika itu pula aliran e– pada batang karbon tidak berlangsung sehingga batu baterai tidak dapat digunakan lagi.V. • Reaksi berantai yang tak terkendali sangat berbahaya karena mampu menghasilkan energi yang sangat besar. 4. Tembaga dan timah c. 2. nitrat. 1. Terakhir. 15. • Air sadah : air yang mengandung ion Ca dan atau ion Mg. 20. Esai Oksidasi: Ag(s) → Ag+(aq) + e– Tetap. nitrogen. Apendiks 1 179 . 14. rangka jembatan. a. Mula-mula. dan karbon Hematit (Fe2O3) Magnetit (Fe3O4) Siderit (FeCo3) Pirit (FeS) Beril. Dengan cara pengendapan. Soal Penguasaan Materi 3. sifat asam bertambah c. Dalam satu periode dari kiri ke kanan sifat asam bertambah dan sifat basa berkurang. peternakan. 12. krom. 23. dll. b. yaitu proses pengolahan bahan-bahan alam menjadi logam. 7.Zn → Zn2+ + 2 e– Elektron yang dihasilkan akan mengalir melalui batang karbon + dan mereduksi MnO2 dan NH4 menjadi Mn2O3 dan NH3. 2. 5. Besi. Di alam mineral tembaga umumnya ditemukan bersama emas dan perak. 2. Bab 3 Soal Penguasaan Materi 3. seperti bom atom. Menimbulkan boiler scale pada pipa-pipa air. Dibedakan dari warna nyala yang dihasilkannya. dan nikel 10. Baja dapat dibuat dengan cara peleburan ulang besi gubal. klorida. Sehingga ketika terjadi pemanasan akan terbentuk endapan magnesium karbonat dan kalsium karbonat. Dengan pemanasan. pembungkus. d. peralatan elektronik Pengolahan aluminium terdiri atas 2 tahap: a. Pada suhu –195. 7.2 1. a. serta pengotor lain dibuat dengan cara membuat terak. • Air sadah tetap mengandung ion sulfat. 17. Soal Penguasaan Materi 3. c. Untuk mendapatkan gas oksigen dalam jumlah banyak dapat dilakukan dengan cara destilasi bertingkat udara cair. Evaluasi Materi Bab 3 A. 2. radiasi yang dipancarkan berbahaya bagi makhluk hidup.4 1. Karena dalam satu golongan unsur memiliki nomor atom paling besar. Industri metalurgi melalui tiga tahapan. Karena pada saat memasak masakan yang mengandung air. 2. 3. Semakin lama digunakan maka campuran Mn2O3 dan NH4Cl akan semakin berkurang yang akhirnya habis.5%. 1. Anode = Ag dan katode = Cu Reduksi: Ag+(aq) + e– → Ag(s) B. dan arkeologi. 2. • Air sadah sementara mengandung ion berkarbonat dan kesadahannya dapat dihilangkan dengan pemanasan. Logam : besi. 2. Si. 3. ke dalam terak ditambahkan logam. 19.1 1. 4.3 3.2 Di bidang kesehatan. 2. Logam-logam diperoleh atau dibuat dengan cara metalurgi. a. Mn. Peleburan alumina menggunakan sel elektrolisis Dengan cara titrasi asam basa. Caranya dengan mengoksidasikannya dengan oksigen. Kemudian.12 ton 8. 7. B C C C A 3. 6. Oksigen : pembakaran dan metabolisme tubuh Karbon : obat sakit perut • besi : rangka bangunan. 5. peleburan. 24. • Reaksi berantai terkendali dapat dimnafaatkkan sebagai pembangkit listrik (PLTN). 6. 22. 9. 21. 18. Pelapisan tembaga dengan perak. 2. kriolit Gas nitrogen merupakan komponen terbesar penyusun udara. 35% Pilihan ganda C D C A C C D C E D 11. 6. yaitu pemekatan bijih. bahan pembuat pesawat terbang. 13. Soal Tantangan 1. nitrogen akan menguap dan selanjutnya dipisahkan. sifat logam berkurang dan nonlogam bertambah b. 10. dll • tembaga : kabel. oksigen cair akan menguap sehingga dapat dipisahkan dari gas lainnya. Pemurnian bauksit untuk memperoleh alumina murni. Dapat mempercepat pembelahan sel tubuh. reaksinya: Ca(HCO3)2 → CaCO3 + CO2 + H2O Mg(HCO3)2 → MgCO3 + CO2 + H2O CaCO3 dan MgCO3 yang terbentuk akan membentuk kerak pada ketel yang digunakan.8 °C. 16. 5. aluminium. Bab 4 Soal Penguasaan Materi 4. Sepanjang periode ke-3 dari kiri ke kanan a. air tersebut kemungkinan mengandung garam bikarbonat dari magnesium dan kalsium. Menurunkan titik didih Al. b. dan pemurnian. 1. dan perak Nonlogam : oksigen.

7. 4. b. sedangkan satunya berikatan tunggal dengan atom karbon. c. 1. b. a. 3. studi geothermal. 8.42 g 22. Pada PLTN sumber energi untuk menghasilkan listrik adalah unsur radioisotop. Untuk mendeteksi kebocoran pipa air. D E D A B C 2H 5 e. CH3—(CH2)2—C—O—CH3 H g. 1-pentanol metoksi pentana 2-metil-3-heksanon asm 3-etil-heksanoat 3-etil-2-metil-heksanal etil-pentanoat etil butil eter etil propil keton asam 2-metil-butirat 2-metil-3-etil-pentanal etil valerat — — X= X → 10. a. Untuk karboksilat satu atom oksigen berikatan ganda dengan atom karbon. 5. 22. reaksi inti berlangsung terkendali di dalam suatu reaktor nuklir. 1. 4m 0. 2. energi ini digunakan untuk memanaskan air sehingga terbentuk uap. Pergerakan turbin merupakan energi mekanik yang dapat memberi kemampuan generator untuk mengubah energi tersebut menjadi energi listrik. CH3—CH2—CH2—CH2—C—CH2—C—OH CH3 — — CH3 . 15. f. dan lain-lain. b. c.65 °C Katode : Ni2+(aq) + 2 e– l Ni(s) Anode : 2 H2O(l) l 4 H+ + O2(g) + 4 e– 117. 12. 6. Ketika radioisotop mengalami reaksi inti akan dihasilkan energi yang sangat besar. 7. 4. Pilihan ganda C B E B D D D B A E Esai 27 13 2. a. 23. 2. b. Intensitas radiasi yang berlebih menunjukkan adanya kebocoran. d. 9. a. 8. 20. f. 2. Senyawa keton memiliki gugus karbonil yang tidak mengikat atom H. uap ini digunakan untuk menggerakkan turbin. 25. e. 1. CH3 CH3 —CH2 —O —CH2 —CH3 O H CH3—CH—C—C—C6H13 — — — — Evaluasi Materi Semester 1 A. 9.65 0. c. 6. Menentukan debit air sungai. a. 10.1 1. Radioisotop Na-24 ini dapat memancarkan sinar gama yang bisa dideteksi dengan menggunakan alat pencacah radioisotop Geiger Counter. 14 BrO3–(aq) + 4 H+(aq) + 5 N2H4(g) l 14 Br–(aq) + 12 H2O(l) + 10 NO3–(aq) 6 Fe2+(aq) + Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) l 6 Fe3+(aq) + 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) 0. 24. a. Zr → Pn → 90 41 Nb 218 84 222 86 Po + 24α 3. CH —CH —CH —C—CH 3 2 2 3 — — — — O H CH3—CH2—C—C—H CH3 O — — I 180 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII — O H d. 11. 14. CH3 3. Kemudian. Persamaan : alkohol dan haloalkana mensubtitusi satu atom H dari alkana. 10. d. 3. Zr → 86 90 39 X+ 226 88 0 −1 β 4 2 222 Rn → X+ α Al + X → 4 2 1 0 30 15 1 P+ 0 n Bab 5 Soal Penguasaan Materi 5. 16. c. 1. 13. Soal Tantangan Soal Penguasaan Materi 5. biasanya digunakan radioisotop Na-24 dalam bentuk garam NaCl atau Na2CO3. 2. 5. 14. sedangkan untuk ester berikatan dengan gugus alkil.2 1. Pilihan ganda D B C A D D A A C D Esai a. 13. Untuk mendeteksi kebocoran pada pipa-pipa yang ditanam di dalam tanah. B.52 tahun 238 92 X 1 1 U + 2X → X + 30n 239 94 90 40 X → X → 239 94 Pu + -1 B 0 a. B. 19. 2. B E C E E C C B B D 21. 18. 5. permukaan tanah di atas pipa air diperiksa dengan Geiger Counter. 1. c. 12. Pada PLTN. garam yang mengandung radioisotop Na-24 dilarutkan ke dalam air.067 11. b. 17. 3. 15. 4.Evaluasi Materi Bab 4 A. e. haloalkana oleh –X. CH —CH —C—CH —OH 3 2 2 b. b. Perbedaan : substitusi alkohol oleh gugus –OH. Atom oksigen berikatan tunggal dengan atom karbon berikat juga dengan atom hidrogen. b. 4. C B D A D 3. Kemudian. b.4 L 90 40 5. 2.

CH3—CH2—CH2—CH2—C—OH H HO—C—CH2—C—CH3 — — — O CH3—C—CH3 ” CH3—CH2—CH O 3. Ester terbentuk melalui esterifikasi dari reaksi antara alkohol dan asam karboksilat dalam suasana asam. 14. Isomer gugus fungsi: OH CH2 CH3 — — — — O HO—C—CH2—CH3 ” H2O—O—C—CH3 — — c. a. 5. 2-metil-2-propanol 1-pentanal. — CH3—CH2—CH2—CH2—CH2—CH O H CH3—CH2—CH2—C—CH — — Evaluasi Materi Bab 5 A.2-dimetil-1-propanal asam-propanoat CH3 — CH H CH3—CH—C—CH3 OH OH — — O O — — CH3—CH2—O—CH2—CH3 ” CH3—CH2—O—C—CH3 H O O Apendiks 1 181 . 1. 15. (asam propanoat dan etanol) Sebagai pelarut. b. 2-metil-1-propanol. 19. 24. a. c. 2. 16. c.3 1. 20.5 O 1. 1-butanol. Aldehid akan memberikan endapan merah dengan pereaksi fehling dan membuat cermin perak dengan pereaksi Tollen’s sedangkan keton tidak menunjukkan reaksi terhadap pereaksi fehling dan Tollen’s. dan antiseptik. B B C D C — CH3 O H CH3—C—CH2—CH2—CH CH3 — — — — — — — CH3 CH3 O H CH3—CH —C—CH — — — — CH3—CH2—C — CH — O H CH3—CH2—C—CH2—CH CH3 CH3 O — — CH3 CH3 — — 2. CH3 — H HO—C—C—CH2—CH3 — — O CH3 CH3 — C— C —CH3 O CH3 CH3 b. 12. 25. b. A B C D B C A A A C 21. CH3—CH2—CH2—CH2—CH2—OH H CH3—CH2—CH2—C—CH3 — 3. 6. 22. 11. 23. B. Soal Penguasaan Materi 5. 10. 2. a. b. 7.4 1. a. Aldehid dan keton diindentifikasi dengan pereaksi fehling dan Tollen’s. 2-metil-2-butanol butanol metil butanoat — H CH3—C—CH2—CH2—OH CH3 — — — OH H CH3—CH2—C—CH2—OH CH3 — H CH3—CH2—C—CH2—CH3 OH Soal Penguasaan Materi 5. Benzaldehilda etil 3-metil-butanoat 2-bromo-1. a. 2. 1. 4. 2. 13. b. Zat aditif pada makanan dan pengawet makanan atau minuman.5. 9. d. Pilihan ganda E C B B B C D C A E Esai a. bahan campuran bahan bakar. 8. 18.Soal Penguasaan Materi 5. O CH3—C—CH2 — CH O H CH3—CH2—C—CH — — — — — — CH3 CH3 CH3—CH—O—CH3 CH3 — b. c.4-butanadiol asam 3-bromo-3. 17. c.5-trimetil heksanoat isomer struktur: CH3—CH2—O—CH2—CH3 CH3—O—CH2—CH2—CH3 — 2. 3.

1. a. 4. bersifat karsinogen dan hanya tanaman yang terkena DDT lama-kelamaan akan mengalami mutasi sehingga tahan terhadap DDT. a. III. Dengan mengukur panjang ikatan di setiap atom C–C yaitu 140 pm. Soal Penguasaan Materi 6. a. 2. b. tahap 1 = Cl2 tahap 2 = KCN tahap 3 = H2SO4 b. 2. 2.getah karet. V. 9. 14. tahap 1 = reaksi halogenasi tahap 2 = reaksi subtitusi tahap 3 = hidrolisis tahap 4 = reduksi Karena DDT dapat menyebabkan pencemaran air dan tanah. c. dan kloroetana berwujud gas karena titik didihnya di bawah 25 °C sedangkan bromoetana. 3. NH 3 n ⎡ ⎡ ⎡ ⎡ →– – ⎢C – C⎢ ⎢ C = C ⎢ ⎯⎯ ⎣ ⎣ ⎣ n ⎣ alkena polialkena – – – – HO 182 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – – – . d. B C A E B 5. Soal Penguasaan Materi 7. lemak. Struktur benzena pada 1865 hanya berupa cincin heksagonal dengan ikatan tunggal. 2. f. 10. 1. 15. 1.1 NO2 b. 12. a. IV. c.O d. B. 1) I. Mengakibatkan gangguan pencernaan pada lambung. Pilihan ganda A B C B A A A D A B Esai Bromobenzena + asam bromida Digunakan sebagai pestisida dan pembuatan fenol. I Br 11. Bab 7 Soal Penguasaan Materi 7. c. O Parasetamol sering digunakan sebagai C CH obat sakit kepala. RC OH H CH3—CH2—CH2—C—CH Br Pelarut organik Zat anestetik Pengawet organisme yang sudah mati O + R'OH → RC OR' O + H2O O Cl—C—CH3 O Evaluasi Materi Bab 6 A. 5. dan iodoetana berwujud cair karena titik didihnya diatas 25 °C NO2 5. karbohidrat. 8.2 Cl NO2 Soal Penguasaan Materi 6. 2. Bab 6 Soal Penguasaan Materi 6. 1. b. a.2 1. CH3—CH2—CH2—C—CH O e. iodometana. 7. 4.1 1. Bromobenzena Etil benzena Nitrobenzena o-dibromobenzena m-dinitrobenzena Cl 2. nilon. 3.2-etanadiol Bromoetana I Br 4. Polimer alami dapat ditemukan di alam. b. b. b. bromometana. 3. b. 2. metil benzoat R—C asam benzoat + metanol → metil benzoat + air H2O Soal Tantangan 1. Protein. CH3COOH + CH3OH → CH3COOCH3 + H2O OR' Soal Tantangan 1. 6. e. m-dinitrobenzena NO2 Titik didih dipengaruhi rantai alkana dan gugus halogen yang terikat. PVC. c. a. sedangkan polimer buatan dibuat di laboratorium dengan cara sintesis. Wujud klorometana. 3. a. dan VI 2) X C2H4(g) + 3 O2(g) → 3 CO2(g) + 2 H2O(l) 1) Etena dan klorin 2) Bromoetana 1. teflon. 2.3 1. d. a. 13. semakin panjang rantai alkana titik didihnya semakin tinggi dan semakin besar Mr halogen yang terikat maka senyawa yang terbentuk akan semakin sukar menguap.

13. maka protein yang terdapat pada telur akan mengalami denaturasi. 9. berarti gugus fungsional digolongkan sebagai golongan ketosa. 22. Pilihan ganda E B B D A C B E D C 11. Pada reaksi polimerisasi kondensasi. 14. sedangkan protein merupakan gabungan dari asam amino. 1. 1. 2. Kaya dengan beta-karoten Evaluasi Materi Semester 2 A.6 1. Dipeptida : analgisin Tripeptida : glisin alanil fenilabanin Polipeptida : hemoglobin Dengan uji biuret atau xantoprotein.. Lemak dan minyak bersifat nonpolar. 5. 1.. Jadi. yaitu hidrokarbon takjenuh yang berikatan rangkap dua. polipropena. M–M–gabungan gugus fungsi] + produk samping M. 10. E C B D A O H3N—CH—C—NH—CH2—C—NH—CH—C—OH O OH H CH2OH Ikatan glikosida Soal Tantangan 1. 10. seperti H2O. Jika telur tersebut dimasak terlalu matang. 1. 3.5 Soal Penguasaan Materi 7. Polimer alami : protein. diantaranya: a. 7. 3. Jika gugus karbonil terletak di antara alkil. 12. 13. Monosakarida dapat dikelompokkan berdasarkan letak gugus karbonilnya. 8. Minyak kelapa mengandung lemak jenuh dan minyak sawit mengandung lemak tak jenuh. Pada suhu kamar. Mengurangi kecenderungan darah untuk membeku e. PVC. lemak berwujud padat. 4. 2. Jika protein itu mengalami suatu reaksi. >70 °C. Dilihat dari letak gugus karbonitnya yaitu aldosa dan ketosa Monosakarida Asam amino adalah unit terkecil dari protein. 17. 2. 6. monomernya mengandung gugus fungsi dan dihasilkannya produk samping. 19. 2.. CH2OH H H OH OH H OH O H O H CH2OH H OH — CH3 (CH2)4 NH2 — Soal Penguasaan Materi 7. teflon Monosakarida: terdiri atas satu unit sakarida. 16. gugus fungsi–M–gugus fungsi + gugus fungsi–M–gugus fungsi M = monomer 3. 1. — H3N—CH—C—NH—CH2—C—OH CH3 — — — — — — H O O — — 4..3 5. getah karet Polimer buatan : teflon. minyak sawit juga memiliki banyak kebaikan. Telur mengandung banyak protein yang tersusun atas berbagai asam amino. yaitu HDL dan mengurangi kolesterol LDL c. Pilihan ganda B B D E C B D A E D Esai Pada reaksi polimerisasi adisi. 8. dan CH3COOH. 2. 3. E D D C E B.2.M = polimer 3. yang lebih baik digunakan adalah minyak sawit. yaitu proses perusakan struktur protein. 24. nilon 11. 1. 20. — — [gabungan gugus fungsi–M–M . 25. Jika letak gugus karbonil di ujung. maka larut dalam pelarut nonpolar seperti kloroform Karena asam lemak tak jenuh tidak akan meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. 15. ⎯⎯ → Evaluasi Materi Bab 7 A. 12. 6. 15. HCl. salah satunya karena pengaruh suhu. Dapat meningkatkan kadar kolesterol yang bermanfaat. Disakarida: terdiri atas dua unit sakarida. Polisakarida: tediri atas lebih dari dua unit sakarida. NH3.4 Soal Penguasaan Materi 7. 5. jika dibakar dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti kanker. Dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah b. 4. Plastik sulit diuraikan mikroorganisme sehingga merusak sifat tanah. O O — Soal Penguasaan Materi 7. 14. A C B D C A B D D C 21. Esai Lemak dan minyak dapat dibedakan dari wujudnya. 2. 9. 3. sedangkan minyak berwujud cair. berarti monosakaridanya digolongkan ke dalam golongan aldosa. Merupakan sumber vitamen E d. 23. monomernya merupakan senyawa alkena. maka terdapat suhu optimum agar reaksi yang berlangsung cukup baik yaitu sekitar 60–70 °C. B. Sehingga kurang baik memasak seperti itu karena kandungan proteinnya sudah rusak. sedangkan minyak berwujud cair. Apendiks 1 183 . 1. Selain itu. 2. 3. 18. 7. Lemak pada suhu kamar berwujud padat. Polietena sebagai • bahan pembungkus • polivinilklorida sebagai bahan pipa pralon • nilon sebagai bahan pakaian 2.

pembungkus makanan dan barang. I 6. B 33. C 36. mainan anak-anak. 26. dan kulit kabel listrik. 16. 28. metil isopropil 10. 19. — — CH3—C—CH3 O : dimetil keton : propanal Kegunaan plastik di antaranya: Polietilentereftalat (PET) digunakan untuk kemasan minuman dan bahan pakaian. 8. 20. 4. Cd(s)/Cd2+(aq) || Pb2+( aq)| Pb(s) 4. asam benzoat b. Contoh : 2 H + 3 H → 4 He + 1 N Reaksi fisi : penguraian suatu radioisotop berat (NA > 83) akibat penambahan partikel menjadi dua unsur yang lebih ringan. dan piringan hitam. D 39. B 32. ringan. Cl. 23. A A A E B B E C D C 21. berat. 1. 13. 15. E 37. 1. 24. Polivinil klorida (PVC) digunakan untuk mainan anak-anak. 0. 24. F. Polietena/Polietilena (PE) digunakan untuk kantung plastik. furniture. 14. 5. 29. 17. Alumunium : lembek. 25. 7.436 atm 3. 4. 3. 27. 30. D 38. piringan hitam. a. Besi : keras. Esai CH3—CH2—CH 5. tahan karat karena membentuk lapisan oksidanya. D H2C—O—C—C17H34COONa 184 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII — — HC—O—C—C12H24COOH O — — H2C—O—C—C12H24COOH O — — 9. O . selang plastik.65 g 5. 22. 9. 10. Contoh : 235 U + 1 N → 91 Kr + 142 Ba + 3 1 N 92 0 36 56 0 1 1 2 0 — — Evaluasi Materi Akhir Tahun A.81 8. nitrobenzena c. 3. 10. Br. Reaksi fusi : reaksi antara dua inti atom ringan (NA < 5) yang bergabung menjadi inti yang lebih besar. 18.2. 6. pipa paralon. Tb = 100. 2. D 35. kurang kuat. E 34.148 °C 2.042 °C Tf = –0. kuat dan tidak tahan karat 7. — — Pilihan ganda B B B C A A C D B A 11. B 40. D E D A C A C C D B 31. 12. toluena sukrosa + air → fruktosa + glukosa maltosa + air → glukosa + glukosa laktosa + air → galaktosa + glukosa C 3H6 O O B.

95 74.3 (247) 9.45 52.55 (247) 162.9 35.93 63.9 1.0 10.81 79.8 39.012 209.01 140.003 164.92 (210) 137.008 Apendiks 3 185 .00 58.0 178.90 112.0 (253) 19.5 (247) 167.08 (249) 12.Apendiks 2 Tabel Unsur-Unsur Kimia Unsur (Inggris) Unsur (Indonesia) Simbol Nomor Atom Nomor Massa Actinium Alumunium Americium Antimony Argon Arsenic Astatine Barium Berkelium Beryllium Bismuth Boron Bromine Cadmium Calcium Californium Carbon Cerium Cesium Chlorine Chromium Cobalt Copper Curium Dysprosium Einsteinium Erbium Europium Fermium Fluorine Francium Gadolinium Gallium Germanium Gold Hafnium Helium Holmium Hydrogen Aktinium Alumunium Amerisium Antimon Argon Arsen Astat Barium Berkelium Berilium Bismut Boron Bromin Kadmium Kalsium Kalifornium Karbon Serium Sesium Klor Kromium Kobalt Tembaga Kurium Disprosium Einsteinium Erbium Europium Fermium Fluor Fransium Gadolinium Galium Germanium Emas Hafnium Helium Holmium Hidrogen Ac Al Am Sb Ar As At Ba Bk Be Bi B Br Cd Ca Cf C Ce Cs Cl Cr Co Cu Cm Dy Es Er Eu Fm F Fr Gd Ga Ge Au Hf He Ho H 89 13 95 51 18 33 85 56 97 4 83 5 35 48 20 98 6 58 55 17 24 27 29 96 66 99 68 63 100 9 87 64 31 32 79 72 2 67 1 (227) 26.00 (223) 157.3 69.4 40.59 197.3 152.1 132.5 4.98 (243) 121.72 72.

99 87.2 20.18 (237) 58.47 101.09 107.1 (242) (210) 39.69 92.62 32.96 78.1 150.4 44.80 138.2 55.07 186 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .85 83.94 (256) 200.9 85.4 30.6 95.94 144.8 126.91 14.9 (147) (231) (226) (222) 186.00 106.10 140.9 192.9 22.941 175.2 102.Indium Iodine Iridium Iron Krypton Lanthanum Lawrencium Lead Lithium Lutetium Magnesium Manganese Mendelevium Mercury Molybdenum Neodymium Neon Neptunium Nickel Niobium Nitrogen Nobelium Osmium Oxygen Palladium Phosphorus Platinum Plutonium Polonium Potassium Praseodymium Promethium Protactinium Radium Radon Rhenium Rhodium Rudibium Ruthenium Samarium Scandium Selenium Silicon Silver Sodium Strontium Sulfur Indium Yodium Iridium Besi Kripton Lantanium Lawrensium Timbal Litium Lutetium Magnesium Mangan Mendelevium Air raksa Molibdenum Neodimium Neon Neptunium Nikel Niobium Nitrogen Nobelium Osmium Oksigen Paladium Fosfor Platina Plutonium Polonium Kalium Praseodimium Prometium Protaktinium Radium Radon Renium Rodium Rudibium Rutenium Samarium Skandium Selenium Silikon Perak Natrium Stronsium Belerang In I Ir Fe Kr La Lr Pb Li Lu Mg Mn Md Hg Mo Nd Ne Np Ni Nb N No Os O Pd P Pt Pu Po K Pr Pm Pa Ra Rn Re Rh Rb Ru Sm Sc Se Si Ag Na Sr S 49 53 77 26 36 57 103 82 3 71 12 25 101 80 42 60 10 93 28 41 7 102 76 8 46 15 78 94 84 19 59 61 91 88 86 75 45 37 44 62 21 34 14 47 11 38 16 114.0 24.97 195.2 16.2 6.01 (253) 190.96 28.31 54.9 (257) 207.

2002 sifat radioaktif Tetapan dan Lambang Tetapan yang Digunakan dalam Ilmu Kimia Tetapan Lambang Besar Angka dan Satuan Satuan massa atom Bilangan Avogadro Boltzmann Muatan listrik Tetapan gas Faraday Massa elektron Massa neutron Massa proton Tetapan Planck Kecepatan rambat cahaya sma NA k e R F me mn mp h c 1 sma = 1.648531 C/mol → 96500 C/mol 5.9 (99) 127.0820578 (L atm)/(mol K) 8.88 183.Tantalum Technetium Tellurium Terbium Thallium Thorium Thulium Tin Titanium Tungsten Uranium Vanadium Xenon Ytterbium Yttrium Zinc Zirconium Keterangan: Tantalum Teknesium Telurium Terbium Talium Torium Tulium Timah Titanium Wolfram Uranium Vanadium Xenon Iterbium Itrium Seng Zirkonium Ta Tc Te Tb Tl Th Tm Sn Ti W U V Xe Yb Y Zn Zr 73 43 52 65 81 90 69 50 22 74 92 23 54 70 39 30 40 180.008664 sma 1.9 118.7 47.4 232.0 50.626076 × 10–34 J.007276 sma 1.22 Sumber: Chemistry (Chang).674929 × 10–27 kg 1.672623 × 10–27 kg 6.31451 J/(mol K) 9.38066 × 1023 J/K 1.9 238.91 65.6 158.6021773 × 10–19 C (C = coulomb) 0.109390 × 10–31 kg 1.s 2.022137 × 1023/mol 1.0 88.39 91.660540 × 10–27 kg 1 g = 6.99792458 × 108 m/s ≈ 3 × 108 m/s Apendiks 2 187 .022137 × 1023 sma NA = 6.94 131.0 168.9 204.3 173.485799 × 104 sma 9.

07 +0.46 +1.66 –2.Apendiks 3 Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur Setengah Reaksi E° (volt) F2(g) + 2 e– U 2 F–(aq) S2O8 (aq) + 2 e 2– – +2.37 –2.25 –0.34 +0.71 –2.01 PbO2(s) + HSO4 (aq) + 3 H (aq) + 2 e – U PbSO4(s) + 2 H2O +1.17 +0.76 –0.42 +1.83 –1.40 –0.74 –0.36 –0.96 +0.07 0 –0.69 +1.49 +0.44 –0.63 +1.87 2– U 2 SO4 (aq) + – +2.54 +0.05 U Cl2(g) + 2 H2O MnO4 (aq) + 8 H (aq) + 5 e U Mn2+(aq) + 4 H2O PbO2(s) + 4 H+(aq) + 2 e– U Pb2+(aq) + 2 H2O BrO3–(aq) + 6 H+(aq) + 6 e– U Br–(aq) + 3 H2O Au3+(aq) + 3 e– U Au(s) Cl2(g) + 2 e– U 2 Cl–(aq) O2(g) + 4 H+(aq) + 4 e– U 2 H2O Br2(aq) + 2 e– U 2 Br–(aq) NO3–(aq) + 4 H+(aq) + 3 e– U NO(g) + 2 H2O Ag+(aq) + e– U Ag(s) Fe3+(aq) + e– U Fe2+(aq) I2(s) + 2 e– U 2 I–(aq) NiO2(s) + 2 H2O + 2 e– U Ni(OH)2(s) + 2 OH–(aq) Cu2+(aq) + 2 e– U Cu(s) SO42–(aq) + 4 H+(aq) + 2 e– U Ni(OH)2(s) + 2 OH–(aq) AgBr(s) + e– U Ag(s) + Br– 2 H+(aq) + 2 e– U H2(g) Sn2+(aq) + 2 e– U S n(s) Ni2+(aq) + 2 e– U Ni(s) Co2+(aq) + 2 e– U Co(s) PbSO4(s) + H+(aq) + 2 e– U Pb(s) + HSO4–(aq) Cd2+(aq) + 2 e– U Cd(s) Fe2+(aq) + 2 e– U Fe(s) Cr2+(aq) + 3 e– U Cr(s) Zn2+(aq) + 2 e– U Zn(s) 2 H2O + 2 e– U H2(g) + 2 OH–(aq) Al3+(aq) + 3 e– U Al(s) Mg2+(aq) + 2 e– U Mg(s) Na+(aq) + e– U Na(s) Ca2+(aq) + 2 e– U Ca(s) K+(aq) + e– U K(s) Li+(aq) + e– U Li(s) 2 HOCl(aq) + 2 H (aq) + 2 e + – + – – Sumber: Chemistry the Central Science.23 +1.80 +0.36 +1.76 –2.14 –0.92 –3. 2001 188 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .51 +1.77 +0.28 –0.44 +1.

dan radon (Rn). asam konjugasi: spesi yang terbentuk jika suatu basa menerima H+ atom: bagian terkecil dari suatu unsur yang utuh secara kimia. neon (Ne). alotropi: variasi bentuk kristal karena perbedaan suhu dan tekanan. E eksitasi: perpindahan elektron dari tingkat energi yang rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi dengan menyerap energi. bilangan oksidasi: ukuran kendali elektron yang dimiliki atom dalam senyawa. dipol: dua kutub disosiasi: peristiwa penguraian suatu zat menjadi beberapa zat lain yang lebih sederhana distilasi : proses pemisahan komponen-komponen campuran berdasarkan perbedaan titik didihnya. antioksidan : bahan kimia yang berguna untuk mencegah oksidasi pada makanan atau tubuh makhluk hidup. aldosa : karbohidrat yang mengandung gugus fungsional aldehid. anilin: turunan benzena yang mengandung gugus amina (-NH2). Kamus Kimia 189 . anode: elektrode positif. B basa konjugasi: spesi yang terbentuk jika suatu asam menerima H+ benzena : senyawa hidrokarbon aromatik yang mengandung enam atom karbon. elektrolisis : pembangkit reaksi kimia dengan melewatkan arus listrik melalui elektrolit. anion poliatom: anion yang terdiri atas beberapa unsur. lalu dibandingkan dengan unsur murninya. elektrolit: cairan yang menghantarkan listrik sebagai akibat adanya ion positif atau negatif. D deeksitasi : perpindahan elektron dari tingkat energi yang lebih tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah dengan memancarkan energi. alkuna: senyawa hidrokarbon dengan ikatan rangkap tiga. elektron: partikel dasar dengan muatan negatif. gaya antarmolekul: interaksi antarmolekul dengan cara membentuk ikatan kimia golongan : unsur-unsur dalam tabel periodik dalam kolom yang sama. anion: ion yang bermuatan negatif.Kamus Kimia A adisi : reaksi yang mengubah ikatan ganda menjadi ikatan tunggal. F fenol: turunan benzena yang mengandung satu gugus hidroksi (-OH) dengan rumus molekul C6H5OH. G gas mulia : unsur-unsur gas monoatomik yang ada dalam golongan VIIIA pada tabel berkala: helium (He). afinitas elektron : perubahan energi yang terjadi jika suatu atom atau molekul memperoleh elektron membentuk ion negatif. alkena: senyawa hidrokarbon dengan ikatan rangkap dua. energi ionisasi: energi yang menyebabkan ionisasi dan diukur dalam elektronvolt atau joule per mol. daya oksidasi: kemampuan mengoksidasi unsur lain. elektron valensi: elektron pada kulit terluar atom yang berperan dalam pembentukan ikatan. kripton (Kr). asam: jenis senyawa yang mengandung hidrogen dan berdisosiasi dalam air menghasilkan ion hidrogen positif. argon (Ar). alkana: senyawa hidrokarbon dengan ikatan tunggal. xenon (Xe). daya reduksi: kemampuan mereduksi unsur lain.

ikatan kovalen: ikatan kimia yang dibentuk melalui pemakaian elektron valensi bersama. keelektronegatifan : disebut juga elektronegatifitas merupakan nilai kecenderungan suatu atom untuk menarik elektron dalam pembentukan ikatan kimia. monosakarida: karbohidrat yang terdiri atas satu unit sakarida. Misal. K karbohidrat: senyawa hidrokarbon yang memiliki gugus fungsional aldehid atau keton dan mengandung banyak gugus hidroksi. molar: menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam setiap liter larutan atau jumlah mmol zat terlarut dalam tiap mL larutan monomer : satuan terkecil dari polimer. ionisasi: pengionan.H haloalkana: suatu senyawa alkana yang memiliki gugus alkil atom halogen. N. setara dengan 1 massa isotop karbon -12. meta: posisi substituen pada atom C nomor 1 dan 3 pada cincin benzena. hidrokarbon tak jenuh : senyawa hidrokarbon yang memilki ikatan rangkap. 12 I ikatan hidrogen : sejenis interaksi elektrostatistik di antara molekul yang hidrogennya terikat pada atom elektronegatif (F. karboksida: senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi antara atom C dan atom O. ikatan logam : ikatan kimia antara atom-atom logam. isomer: beberapa senyawa kimia yang memiliki rumus molekul yang sama tetapi berbeda struktur molekulnya atau berbeda susunan atomnya dalam ruang. katode: elektrode negatif. konduktivitas: daya hantar listrik. bukan merupakan ikatan ion maupun ikatan kovalen. massa jenis: massa pada per satuan volume. mol: banyaknya zat yang mengandung satuan dasar di dalam 0. 190 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . N neutron: inti atom dengan muatan netral. ikatan ion: ikatan kimia yang terbentuk karena adanya pengalihan elektron. ketosa : karbohidrat yang mengandung gugus fungsional keton. ikatan kovalen valensi: ikatan kimia yang terbentuk ketika satu atom menyumbangkan 2 elektron sekaligus.012 kg atom karbon-12. katalis: zat tambahan yang dapat mempercepat reaksi tetapi zat tersebut tidak ikut dalam reaksi. massa molar: massa molekul relatif atau massa rumus relatif yang dinyatakan dalam gram (gram/mol). nonelektrolit: larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. nonlogam: unsur kimia yang merupakan penghantar kalor dan listrik yang buruk serta tidak membentuk ion positif. asam amino merupakan monomer dari protein. kation: ion yang bermuatan positif. hidrokarbon: senyawa kimia yang hanya mengandung karbon dan hidrogen. halogenasi: reaksi penggantian suatu atom oleh unsur halogen. nomor massa: menyatakan jumlah neutron dalam atom jika diselisihkan dengan nomor atom. dilambangkan Z. konfigurasi elektron: susunan elektron dalam setiap lintasan atom. proses menghasilkan ion. massa atom : satuan massa yang digunakan untuk menyatakan massa atom relatif. M makromolekul: molekul berukuran besar yang terdiri atas ribuan atau jutaan atom. O). isotop: satu atau dua atau beberapa atom dari unsur yang sama yang memiliki jumlah proton yang sama dalam intinya tetapi berbeda jumlah neutronnya. hidrokarbon jenuh: senyawa hidrokarbon yang tidak memiliki ikatan rangkap. nomor atom: menyatakan banyaknya proton dalam inti atom.

T titik didih: suhu pada suatu tekanan udara jenuh suatu cairan sama dengan tekanan atmosfer luar. pengoksidasi: zat yang mengalami reaksi reduksi dan menyebabkan zat lain teroksidasi. reverse osmosis : osmosis balik. sifat fisika : sifat suatu zat yang dapat diamati atau diukur tanpa mengubah komposisi zat tersebut. V volume molar : volume satu mol gas pada keadaan standar (0°C. senyawa nonpolar : senyawa yang memiliki molekul tanpa momen dipol permanen. sifat kimia : sifat suatu zat berdasarkan reaksinya dengan zat lain. 1atm). oksigen. P para: posisi substituen pada atom C nomor 1 dan 4 pada cincin benzena. nitrogen. proton: partikel dasar dengan muatan positif. senyawa ion: senyawa yang terbentuk karena ikatan ion. titik leleh : suhu pada saat padatan berubah menjadi cair. senyawa poliatom : senyawa ionik yang mengandung ion poliatomik. reduksi: penerimaan elektron. periode: unsur-unsur tabel periodik dalam baris yang sama. orto: posisi substituen pada atom C nomor 1 dan 2 pada cincin benzena. U unsur: zat yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana. metode untuk memisahkan zat dengan menggunakan membran semipermeabel dan tekanan yang tinggi. Z zat aditif: bahan kimia tambahan untuk mendapatkan sifat senyawa yang diharapkan. R reaksi adisi: reaksi penghilangan ikatan rangkap dan digantikan dengan gugus fungsi (atom atau molekul). reaksi substitusi: reaksi penggantian gugus fungsi (atom atau molekul) yang terikat pada atom C suatu senyawa hidrokarbon. dan sufur. reaksi redoks : reaksi kimia yang melibatkan proses reduksi dan oksidasi. reduktor: unsur atau senyawa yang mengalami oksidasi. S senyawa biner: senyawa yang tersusun atas dua unsur kimia. sifat magnet: sifat suatu zat terhadap daya tarik magnet. senyawa kovalen biner: senyawa biner dari nonlogam dan nonlogam. penyaringan: pemisahan zat dengan prinsip perbedaan ukuran partikel zat. rumus molekul: menyatakan jenis dan jumlah molekul yang ada. oksidator: unsur atau senyawa yang mengalami reduksi. ozon: gas tidak berwarna O3 yang larut dalam air dingin.O oksida : senyawa biner yang terbentuk antara unsur dengan oksigen. pereaksi: senyawa atau unsur kimia yang bereaksi. persamaan reaksi : persamaan kimia yang memberi nama pereaksi-pereaksi dan nama hasil reaksinya polimer : zat dengan molekul besar yang terdiri atas monomer-monomer. Kamus Kimia 191 . senyawa organik : senyawa karbon yang biasanya gabungan dari unsur hidrogen. rumus empiris: menyatakan perbandingan atom yang paling sederhana. reaksi eliminasi: reaksi pembentukan ikatan rangkap dari ikatan tunggal. senyawa polar : senyawa ionik atau molekul dengan momen dipol permanen yang besar. oksidasi: pelepasan elektron.

50. 46. E eksitasi 58 ekstraksi 66. 123.Indeks A adisi 133. 17. 37. 156. 169. 138 I ikatan peptida 159. 128 hidrogen 18. 174 67. 59. 115. 86. 37. 26. 57. 48. 75. 68. 39. 161 bauksit 75 belerang 25. 125. 66. 53. 129. 113. 63. 129. 112. 161 D derajat ionisasi 18. 32. 161. 27. 132. 24. 37. 48. 80. 48. 103. 116. 65. 58. 32. 17. 158. 48. 59. 52 C cincin benzena 137. 144 fluorin 74. 142. 130. amino 139. 34. 51. 153. 134. 154 alkohol 102. 114. 60. 32. 119. 111. 102. 63. 39. 7. 127. 33. 113. 39. 92. 168. 105. 64. 74. 120 ionisasi 16. 5. 47. 143. 126. 41. 38. 37. 167. 43. 19. 19. 82. 139. 26. 170 korosi 24. 63 karat 43. 127. 52. 87. 96. 40. 38. 28. 36. F fenol 139. 41. 136. 124. 126. 160. 125. 28. 70. 134 159. 128. energi ionisasi 30 ester 102. 125. 120. 104. 40. 142. 21. 137. 109. 33. besi 42. 43. 144. 133. 61. 130. 39. 127. 157. 157. 125. 38. 92. 16. 169 glukosa 4. 133. 96. 102. 159. 12. 112. 63. 121. 30. 146. 38. 18. 25. 43. 126. 174 ketosa 156. 120 fosfor 62. 68. 174 G galaktosa 155. 112. 109. 111. 161. 37. 173 47. 144. 133 hasil reaksi 39. 52. 51. 31. 127. 128. 63. 162. 36 elektron 16. 167. 123. 66. 27. 80. 6. 158. 44. 173. 43. 57. 95. 123. 53. 61 katode 29. 130. 162 alkana 104. 60. 30. 138. 129. 142 fraksi mol 3. 19. 134. 25. 154. 51. 39. 174 karboksilat 101. 131. 155. 169. 58. 105. 85. 47. 158. 136. 39. 97. 45. 69 benzoat 19. 174 distilasi 11. 21. 46. 132. 98 130. 169 inert 40. 124. 41. 80. 74. bilangan oksidasi 24. 15. 142. 30. 47. 44. esterifikasi 128 eter 22 124. 44. 46. 62. 10. 67 karbohidrat 152. 156. 44. 83. 65. 132. 34. 173. 45. 74. 162. 168. 134 keelektronegatifan 74 keton 101. 96. 174 isotop 75. 149 157. 25. 35. 149. 9. 97. 155. 66. 111. 58. 155. 146. 36. 59. 127. 64. 106. 120. 27. 170. 124. 40. 74. 124. 96. 129. 169. 107. 37. 123. 125. 72. 44. 167. 142. 130. 157. 38. 66 192 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 37. 44. 54. 72 elektrode 29. 102. 26. 74. 143. 72 89. 131 alkena 137. 170 disakarida 155. 122. 97 kation 39. 62. 47. 47. 29. 123. 170 afinitas elektron 30 aki 24. 34. 127. 75. 96 diagram fase 7 dipeptida 159. 158. 128. 31. 159. 113. 148. 95. 97. 63. 173 K kalium 25. 22. 154. 32. 84. 174 glikogen 155. 174 42. 48 iodin 56. 90. 173. baterai 24. 4. aromatik 141 aspirin 141. 160. 98 elektrode standar 33. 136. 124. 131. 117. 21 117. 33. 116. 174 B basa 15. 127. 64 H haloalkana 101. 108. 68. 97 isomer 122. 130. 102. 169 hidrokarbon 100. 36. 81. 87. 45. 118. 169. 94. 33. 156. 133. 51. 31. 169 hidroksida 37. 97. 98 fruktosa 15. 51. 47. 101. 60.

60. 141. 31. 128. 63. 31. 68 sel volta 97 selulosa 158 senyawa karbon 100. 144. U uranium 80. 58. 74. 97 rumus empiris 9 rumus molekul 111. 72. 51. 116. 38. 47. 52. 166. 93. 138. 15. 66. 37. 57. 52. 104. 56. 29. 55. 143. 36. 51. 75. 22. 167. 169. 44. 43. 126. 158. 39. 34. 28. 53. 144 P pemisahan 14. 27. tersier 108. 56. 8. 174 Indeks 193 . 74. 142. 169. 154. 82. 38. 28. 96 40. 56. 174 lemak 115. 21. 169 nitrogen 48. 150 periode 58. 25. 72. 155. 41. 30. 75. 130. 64. 72. 116. 166. 169. 68. 62. 37. 15. 29. 40. 169. 47. 74. 156. 66. 40. 27. 134. 146 senyawa organik 100. 29. reduktor 29. 68. R reduksi 24. 52. 152. 155. 84. 25. 33. 109 protein 14. 65 voltmeter 31 162. 166 monomer 152. 80 sifat kimia 2. 39. 160. 63. 15 67. 75. 59. 159. 74. 166 oksidator 29. 60 laktosa 156. 35. 62. 61. 113 sifat fisika 2. 48. 25. 109 titik didih 5. 47. 72. 18. 139. 66 makromolekul 152. 42. 72. 84 64. 46. 96. 47. 157. 51. 97. 125. 18. 167. 144 titik leleh 11. 74. 170. 13. 67. 126. 100 sifat magnet 54 struktur cincin 100 substitusi 137. 143. 33. 174 T teflon 153. 83 persamaan reaksi 24. 71. 41. 38. 103. 55. 123. 46 potensial sel 31. 174 Z zat aditif 129. 43. 65. 32. 71. 47. 167. 142. 141. 143. 44. pupuk 62. 158. 76 oksigen 24. 155. 33. 63. 30. 46. 72. 20. 174 logam 24. 154. 60. 59. 161. 114. 165 pestisida 143 polimer 129. 74. 66. 44. 53. 39. 158. 28. 34. 158. 122. 14. 84. 174 164. 66. 42. 69. 140. 18. 66. 26. 167. 169 tekanan osmotik 5. 74. 72. 64. 98. tembaga 30. 46. 101. 71. 159. 169. 143. 54. 42. 63. 48. 165. 60. 156. 74. 13. 167. senyawa kimia 100. 47. 76.L lakmus 59. 174 N natrium 25. 50. 154. 167. 39. 169. 20. 61. 59. 31. 91. 51. 97. 36. 154. 157. nilon 153. 92 V vanadium 64. 101. 97 167. 167 122. 129. 53. 164. 72 magnet 54. 74. 69. 26. 75. 34. 45. 74. 7. 45. 46. 115. 167. 74. 153. 31. 21. 25. 122. 54. 27. 47. 102. 54. 50. 83. 146 M magnesium 15. 46. 153. 39. 173 polimerisasi 154. 85. 174 monosakarida 155. 127 S salisilat 144. 148 osmosis 12. 9. 174 margarin 164. 155. 73 162. 70. O oksidasi 24. 154. 19. 102. 29. 130 zat pewarna 143 potensial elektrode 33. 83. 92. 158. 68. 51. 53. 129. 109 sel elektrolisis 29. 30. 74. 64. 127. 64. 165. 71 pereaksi 36. 169. 45. 169 maltosa 156. 170. 44. 32. 173 36. 144. 22. 62. 152. 57. 17. 19. 152. 44. 97 54. 86. 153. 27. 14. 45. 143. 30. 52. 52. 27. 167. 48 primer 36. 145 sekunder 36.

k12. New York: McGraw-Hill. London: Nelson Thornes. 2000. Inc.innovationcanada. Newmark. 3ed edition.ca harleypics. Singapore: Pearson Education Asia Pte. 1991. Basic Concept of Chemistry.W.ca www. Jendela IPTEK: Kimia. Experiments and Exercises in Basic Chemistry. Experiment in General Chemistry. General Chemistry Principles and Modern Application. Tupamahu. New York: McGraw . et. Chemistry The Molecular Science. How to Study Science. L.edu 194 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .depkes. New Jersey: Houngton Mipplin Company. Heyworth. Kristen Milligen. Sevenair. 1997.bppt. New York: John Wiley & Sons. John dan Robert C Fay. Jakarta: Balai Pustaka.wvusd. dan Fred Senese. Oxford: Heinemann. 1991. Introductory Chemistry.com www. 6th edition.frankfurt.go. 2004.id www. Mc Murry. Steve dan Brian Stedjee.rice.id www. Sherman.Hill.wikipedia. dan Wiliam Harwood. Ltd.org www. Sumber lain: dbhs. 4th Edition. 1997. 2001. Sherman. Newmark. Chemistry: Matter and Its Changes. 5th edition.com www. dan Patrick F.Inc. Burkett dan Allan R. Millio.go.fbr. 2000. Ann. 2000. James E. 2002. Olmsted. New York: John Wiley & Sons. Chemistry. Brown.Daftar Pustaka Achmad Hiskia. Jakarta: Balai Pustaka. Ryan. Jhon dan Gregory M. 2000. John P. A. Jendela IPTEK: Materi. C. Ann.riviera concepts. Chemistry for You. 7th edition. M. 1997. Chemistry. Brady. 2001.ruf. Penuntun Belajar Kimia: Stoikiometri dan Energetika. Edisi kedua. Frank R. Brown.fh. Chemistry The Central Science. Dubuque: Wm. Murov. Fullick. New Jersey: Prentice Hall. New Jersey: Prentice Hall. Drewes.rjautowork. Edisi kedua. Alan dan Sharon J. Raymond.com http:\\id.al. F. 2000. 1997. Theodore L. 1997. 7th edition. Rex. Ralph H. New Jersey: Prentice Hall. C.com www. Chang. Science Discovery 1. New York: Sauders College Publishing. Brown Communication. Bandung: PT Citra Aditya Bakti. Chemistry. Petrucci. Dubuque: Wm. 1996.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->