Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional dilindungi Undang-undang

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam Penulis Penyunting Pewajah Isi Ilustrator Pewajah Sampul Ukuran Buku : : : : : : Iman Rahayu Farida Dzalfa Deni Wardani Yudiana Dasiman 21 x 29,7 cm

540.7 IMA p

IMAN Rahayu Praktis Belajar Kimia 1 : Untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah / penulis, Iman Rahayu ; penyunting, Farida Dzalfa ; ilustrator, Yudiana. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009. vi, 194 hlm. : ilus. ; 30 cm. Bibliografi : hlm. 194 Indeks ISBN 978-979-068-713-4 (nomor jilid lengkap) ISBN 978-979-068-716-5 1. Kimia-Studi dan Pengajaran I. Judul II. Farida Dzalfa III. Yudiana

Hak Cipta Buku ini dibeli oleh Departemen Pendidikan Nasional dari Penerbit PT. Visindo Media Persada Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009 Diperbanyak oleh ....

ii

Kata Sambutan

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2009, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 Tahun 2007. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh ( down load ) , digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan. Jakarta, Juni 2009 Kepala Pusat Perbukuan

iii

Petunjuk Penggunaan Buku Buku Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII ini terdiri atas tujuh bab. Advance Organizer menyajikan contoh penerapan/manfaat dari materi yang akan dipelajari. Reaksi Redoks dan Elektrokimia. Evaluasi Materi Akhir Tahun merupakan sarana evaluasi dalam memahami materi pelajaran dalam satu tahun. 14. Peta Konsep berguna sebagai acuan untuk Anda dalam mempermudah mempelajari materi dalam bab. 4. Senyawa Karbon Turunan Alkana. 7. tabel periodik unsur. 12. kreatif. dan konkret yang berkaitan dengan materi bab. 8. Kata Kunci merupakan kunci dari suatu konsep dalam materi yang akan memudahkan Anda untuk mengingat konsep tersebut. dan inovatif. Tugas ini mengajak Anda untuk berpikir kritis. 10. 11. Kimia Unsur. Gambar dan Ilustrasi ditampilkan dengan memadukan gambar dan ilustrasi yang bersesuaian dengan materi. terkini. 5. 9. Kamus Kimia merupakan kamus kecil kata-kata penting dalam materi pada setiap bab. dan Makromolekul. Soal Pramateri merupakan uji awal pengetahuan umum Anda yang mengacu kepada materi bab tersebut. Kimia Inti. dan beberapa tetapan kimia. 17. Soal Penguasaan Materi berisi tentang pertanyaan yang terdapat di setiap akhir subbab. Evaluasi Materi Semester merupakan sarana evaluasi dalam memahami materi pelajaran dalam satu semester. Fakta Kimia berisi informasi menarik. Evaluasi Materi Bab merupakan sarana evaluasi dalam memahami materi pelajaran dalam satu bab. Selidikilah merupakan tugas yang diberikan kepada Anda berkaitan dengan materi yang akan dipelajari. Apendiks merupakan lampiran yang berisi kunci jawaban. Tantangan Kimia diberikan kepada Anda untuk mencari jawaban soal terbuka sehingga Anda akan tertantang untuk belajar lebih jauh. Kegiatan Semester merupakan tugas semester yang dikerjakan secara berkelompok. 3. Legenda Kimia memuat tokoh-tokoh kimia yang berjasa di bidangnya. 16. Berikut penyajian materi dan pengayaan yang terdapat dalam buku ini. yaitu Sifat Koligatif Larutan. 15. Indeks berisi rujukan kata-kata dalam bab yang memudahkan Anda dalam pencarian kata-kata penting. 6. 1. 13. 2. Benzena dan Turunannya. bersifat dialogis dan terkini. iv .

dan sejumlah kemampuan untuk memasuki jenjang yang lebih tinggi.Kata Pengantar Kimia merupakan ilmu kehidupan. cerdas dalam memecahkan masalah. Oleh karena itu. serta mampu mengomunikasikan gagasan-gagasannya. Jakarta. Materi pelajaran Kimia yang disajikan bertujuan membekali Anda dengan pengetahuan. kreatif. Melalui buku Praktis Belajar Kimia ini. buku ini disajikan dengan bahasa yang mudah dimengerti dan komunikatif sehingga Anda seolah-olah berdialog langsung dengan penulisnya. perlu adanya peningkatan kualitas pendidikan Kimia di sekolah agar membentuk siswa yang memiliki daya nalar dan daya pikir yang baik. Kami menyadari bahwa penerbitan buku ini tidak akan terlaksana dengan baik tanpa dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Selain itu. Oleh karena itu. Untuk itu. Atas dasar inilah kami menerbitkan buku Praktis Belajar Kimia ke hadapan pembaca. Buku ini menghadirkan aspek kontekstual bagi siswa dengan mengutamakan pemecahan masalah sebagai bagian dari pembelajaran untuk memberikan kesempatan kepada siswa membangun pengetahuan dan mengembangkan potensi mereka sendiri. serta mengembangkan ilmu Kimia dalam kehidupan sehari-hari. mendudukkan Kimia hanya sebatas teori di dalam kelas. manusia. Materi-materi bab di dalam buku ini disesuaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi terkini. dengan hati yang tulus. Kimia sangat erat kaitannya dengan kehidupan. makanan. Juni 2007 Penerbit v . kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan. Fakta-fakta kehidupan. Materi dalam buku ini diharapkan dapat membawa Anda untuk memperoleh pemahaman tentang ilmu Kimia sebagai proses dan produk. Anda diharapkan dapat menyenangi pelajaran Kimia. tetapi juga menghambat tercapainya tujuan pembelajaran. pemahaman. udara. Semoga buku ini dapat memberi kontribusi bagi perkembangan dan kemajuan pendidikan di Indonesia. minuman. tidak saja akan membuat siswa kurang memahaminya. seperti tumbuhan. dan materi lain yang seharihari digunakan manusia dipelajari dalam Kimia.

................ C............................ A..................................................................................................................................................................... 79 A......... Molalitas dan Fraksi Mol ................ Kelimpahan Unsur di Alam ............................................................................... B........................ 1 A........ Sifat-Sifat Unsur Radioaktif ... 49 50 53 62 70 74 Kegiatan Semester 1 ................................................................... Reaksi Redoks ...... 15 Evaluasi Materi Bab 1 ............................................................... 94 Evaluasi Materi Semester 1 ...... 23 24 29 43 46 Bab 3 Kimia Unsur ........ Evaluasi Materi Bab 2 ... Evaluasi Materi Bab 3 ...... Sel Elektrokimia ... A................................................................... D............................... 5 C.................................................. 80 B.................................................................................... 2 B................................................ 77 Bab 4 Kimia Inti ....... 87 Evaluasi Materi Bab 4 ................................. Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit ................... Sifat-Sifat Unsur ... B.............................................................................................. Kegunaan dan Pembuatan Unsur-Unsur Kimia dan Senyawanya .......Daftar Isi Kata Sambutan • iii Petunjuk Penggunaan Buku • iv Kata Pengantar • v Semester 1 Bab 1 Sifat Koligatif Larutan ............................................. Korosi ..... 21 Bab 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia .. 96 vi ................... C.................................. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit ............................................................................................................ Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif .. Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk ...........................

.............................................................. Lemak dan Minyak ..... Kegunaan.................................................... Identitas Senyawa Karbon .... 171 Evaluasi Materi Semester 2 . Pembuatan Polimer .......................... 185 Apendiks III Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur ..................................................................... 103 C................................................. 163 Evaluasi Materi Bab 7 ................... 99 A............................................... Plastik ................................ 173 Evaluasi Materi Akhir Tahun ..... 154 C.................................................................... Struktur Senyawa Karbon ......................... Tata Nama Senyawa Karbon .................................... 175 Apendiks I Kunci Jawaban ................................................................................................. 129 Evaluasi Materi Bab 5 ...... 189 Indeks ..................................... Reaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena ..................................................................... 192 Daftar Pustaka ............................. Protein .............................................. Isomer Senyawa Karbon ...................... 135 A................................................................................................ 137 C............................................................................. Sifat............. 141 Evaluasi Materi Bab 6 ............................. 125 E....................... 155 D.......................................................... 151 A........Semester 2 Bab 5 Senyawa Karbon Turunan Alkana ......................................................................................... 148 Bab 7 Makromolekul .................... 159 E................................................. Rumus Struktur Benzena ......... 152 B.... 169 Kegiatan Semester 2 ........................................ Karbohidrat ............. 178 Apendiks II Tabel Unsur-Unsur Kimia .......................... 122 D............ 188 Kamus Kimia ........... Polimer .......................... 100 B......................... 194 vii ...................................... 136 B........................................ 132 Bab 6 Benzena dan Turunannya ........ 162 F............................................................................................ serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya ............................ Kegunaan Senyawa Karbon ................

viii .

larutannya akan memiliki titik didih yang lebih tinggi dibandingkan dengan titik didih air murni pada kondisi yang sama. kenaikan titik didih. Sifat larutan lainnya yang akan kita selidiki dalam bab ini adalah sifat yang berhubungan dengan perubahan fisika. dan hidrolisis larutan garam. penurunan titik beku larutan. dan tekanan osmosis termasuk sifat koligatif larutan. A. Jika Anda memasukkan suatu zat misalnya gula atau garam dapur ke dalam pelarut seperti air. Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit C. titik beku.Bab1 1 Sifat Koligatif Larutan Sumber: www. Menurut Anda. serta membandingkan antara sifat koligatif larutan nonelektrolit dan sifat koligatif larutan elektrolit yang konsentrasinya sama berdasarkan data percobaan. larutan penyangga. titik didih. seperti tekanan uap.com Pada bab ini. Molalitas dan Fraksi Mol B. Begitu juga dengan titik beku dan tekanan uapnya akan berbeda dengan air murni. sifat larutan asam dan basa. mengapa dapat terjadi demikian? Pelajarilah bab ini dengan baik dan Anda akan mengetahui jawabannya. dan tekanan osmotik. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit 1 . Sifat-sifat tersebut merupakan sifat koligatif larutan. Anda akan diajak untuk menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan nonelektrolit dan elektrolit dengan cara menjelaskan penurunan tekanan uap. Telah Anda pahami pada pelajaran Kimia di Kelas XI sebelumnya. rjautoworks. apa yang disebut larutan.

bab ini akan diawali dengan pembahasan mengenai konsentrasi larutan. m= massa 1. Sifat ini disebut sebagai sifat koligatif larutan.2 Berapa gram NaCl yang harus dilarutkan dalam 500 g air untuk menghasilkan larutan 0. Oleh karena sifat koligatif larutan ditentukan oleh banyaknya partikel zat terlarut.15 m? 2 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Oleh karena sifat koligatif larutan dipengaruhi suhu. Untuk itu.000 × p Mr Sebanyak 30 g urea (Mr = 60 g/mol) dilarutkan ke dalam 100 g air. misalnya karena pelarut merupakan padatan pada suhu kamar dan hanya dapat diukur massanya. 5 mol Mr urea 60 g/mol Massa pelarut = 100 g = 100 1.000 × p Mr Jadi. terdapat beberapa sifat zat yang hanya ditentukan oleh banyaknya partikel zat terlarut. Molalitas (m) Pada pelajaran sebelumnya. 3. bukan volumenya sehingga tidak mungkin dinyatakan dalam bentuk molaritas.Soal Pramateri 1. Molalitas didefinisikan dengan persamaan berikut.000 = 0. 5 mol 0. Keterangan: m = molalitas (mol/kg) Mr = massa molar zat terlarut (g/mol) massa = massa zat terlarut (g) p = massa zat pelarut (g) Molalitas juga berguna pada keadaan lain.000 p 1 m NaCl Sumber: www.1 kg =5m You Must Remember Molality is total mole of solute perkilogram solvent. m= mass 1.innovationcanada. kita menyatakan konsentrasi dengan persentase (%) dan molaritas (M). baik dari kuantitas zat terlarut maupun pelarutnya. Larutan yang dibuat dari 1 mol NaCl yang dilarutkan dalam 1. Jawab 30 g massa urea Mol urea = = = 0. Dalam larutan. diperlukan suatu besaran yang tidak bergantung pada suhu. digunakan molalitas yang menyatakan jumlah partikel zat terlarut (mol) setiap 1 kg pelarut (bukan larutan). Perhatikanlah contoh soal penentuan molalitas berikut. Dalam perhitungan molaritas. Besaran tersebut dinyatakan berdasarkan massa karena massa tidak bergantung pada suhu. Molalitas (m) = Jumlah mol zat terlarut Jumlah kilogram pelarut atau m = massa Mr × 1. Contoh 1. 1.1 Satuan konsentrasi molalitas memegang peranan penting dalam aktivitas di laboratorium. Hitunglah molalitas larutan. kuantitas larutan didasarkan pada volume. 1 kg Molalitas ( m ) = 0.1 Anda Harus Ingat Molalitas adalah jumlah mol zat terlarut per kilogram pelarut. volume merupakan fungsi suhu (zat akan memuai ketika dipanaskan).000 g air dinyatakan sebagai larutan 1 molal dan diberi lambang 1 m NaCl. molalitas larutan urea adalah 5 m. Berapakah volume air yang dibutuhkan untuk membuat 5M NaCl dari 29 gram NaCl? Apakah yang dimaksud dengan larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit? Apakah perbedaan antara sifat fisika dan sifat kimia suatu senyawa? A Molalitas dan Fraksi Mol 2.ca Gambar 1. Anda tentu ingat. Contoh 1.

xi = Jumlah mol komponen i Jumlah mol semua komponen dalam larutan xi = Total fraksi mol = xi + xj = 1 n i ni + n j Sifat Koligatif Larutan 3 . 10 g NaCl dapat diubah menjadi mol dengan menggunakan massa molar NaCl (58.4 m Pembahasan C2H5OH 20% artinya 20 g C2H5OH dalam 80 g air.44 g/mol).4 m E.38 g.15 mol NaCl dalam 1 kg (1. 0.4 m C . Fraksi Mol Fraksi mol merupakan satuan konsentrasi yang semua komponen larutannya dinyatakan berdasarkan mol. Kata Kunci • • • Fraksi mol Konsentrasi molal Sifat koligatif 2. Kemudian.000 g H2 O 1 mol NaCl Jadi. 44 g NaCl 90 g air 1 kg air Jadi. 0. 500 g H 2 O × 0.1 dan Mr p Contoh 1. Apakah hasil yang diperoleh sama? Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. massa air = 100 g – 10 g = 90 g Untuk menentukan kemolalan. Fraksi mol komponen i . 4. 6.4 m. Fraksi mol j adalah xj dan seterusnya. m = massa 1.4 Jadi. Molalitas suatu larutan 20% berat C2H5OH (Mr = 46 g/mol) adalah . 5. artinya 10 g NaCl w berasal dari kata weight.15 mol NaCl 58.000 g H2O Untuk menghitung jumlah mol NaCl yang diperlukan untuk 500 g H2O.15 mol NaCl dalam 1.15 m berarti 0.Jawab Molalitas artinya jumlah mol zat terlarut per kilogram pelarut. dapat dilakukan konversi sebagai berikut. larutan 10% (w/w) NaCl memiliki konsentrasi 1. Jumlah fraksi mol dari semua komponen larutan adalah 1.2. 44 g NaCl × = 4.38 g NaCl 1.000 × untuk menjawab soal pada Contoh 1.000 g air × × × 100 g larutan NaCl 58. kita dapat menggunakan massa molar NaCl untuk mengubah mol NaCl menjadi massa NaCl.000 g) air. kemolalan larutan 20% berat C2H5OH adalah (B) 5. A . UMPTN 1998 Larutan 10% (w/w)... kita dapat menggunakan hubungan tersebut sebagai faktor konversi. 10 g NaCl 1 mol NaCl 100 g larutan NaCl 1. 0.000 × = × P 46 80 Mr Contoh Jawab 1.4 m B . massa NaCl yang harus dilarutkan pada 500 g air untuk menghasilkan larutan 0.3 Berapakah kemolalan dari larutan 10% (w/w) NaCl? (w/w = persen berat) = 5. 3.15 m adalah 4. dilambangkan dengan xi adalah jumlah mol komponen i dibagi dengan jumlah mol semua komponen dalam larutan. kita harus mengetahui jumlah mol NaCl. 100 g larutan NaCl Untuk mengetahui kemolalan. dapat dilakukan dengan cara pengurangan 100 g larutan NaCl oleh 10 g NaCl. Untuk mengetahui massa air.9 m.4 m D.000 20 1. Kupas Tuntas Buktikanlah oleh Anda Gunakan rumus m = massa 1..

01.2 mol O2 dan 0. Contoh 1. Materi 1.1 mol glukosa 180 = = 18 250 = = 0. dan Ar H = 1 g/mol) terlarut dalam 250 g air? 4 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . fraksi mol glukosa adalah 0.1 + 13..2 mol + 0. 50% Pembahasan mol metanol = mol air (misalkan 1 mol) massa metanol = mol × Mr = 1 × 32 = 32 massa air= mol × Mr = 1×18 = 18 %w/w= = massa metanol × 100% massa larutan 32g ×100% = 64% 32g + 18g Jadi.4 Larutan glukosa dibuat dengan melarutkan 18 g glukosa (Mr = 180 g/mol) ke dalam 250 g air. sedangkan persen mol O2 adalah 29% dan persen mol N2 adalah 71%. Jawab 18 0.29 = 0. Berapakah molalitas larutan yang mengandung 4 g NaOH (Ar Na = 23 g/mol.5 mol = 0.5 g/mol) Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.5 mol N2? Jawab xO2 = = = mol O2 mol O 2 + mol N 2 0. Ar O = 16 g/mol.Perhatikanlah contoh soal penggunaan fraksi mol berikut.50.71 × 100% = 71% Jadi.1 2. 64% D.29 0.29 dan fraksi mol N2 adalah 0. Hitunglah fraksi mol glukosa.71 % mol O2 = 0. 50% B . Berapakah molalitas dari larutan HCl 37% (w/w)? (Ar H = 1 g/mol. A ..7 mol Fraksi mol N2 bisa juga dihitung dengan cara: xN2 = 1 – xO2 = 1 – 0.. Soal Penguasaan 1.71 0.7 mol xN 2 = = = mol N 2 mol O 2 + mol N 2 0.2 mol + 0. 60% C . 5 mol Jadi. 57% E. fraksi mol O2 adalah 0.2 mol 0.5 Berapa fraksi mol dan persen mol setiap komponen dari campuran 0. Ar Cl = 35. konsentrasi metanol dalam larutan dalam persen berat adalah (C) 64% UMPTN 1998 0.01 0.29 × 100% = 29% % mol N2 = 0.71. Konsentrasi metanol dalam larutan ini dinyatakan dalam persen berat adalah .9 mol glukosa + mol air + 180 18 xglukosa Kupas Tuntas Fraksi mol suatu larutan metanol CH3OH dalam air adalah 0. Contoh 1. 5 mol 0.2 mol = 0.5 mol 0.

Hitunglah selisih penurunan tekanan uap jenuh urea dengan tekanan uap jenuh air. Tekanan uap jenuh larutan glukosa 1 m pada 25 °C = 23.1 Tujuan Mengamati pengaruh zat terlarut terhadap tekanan uap jenuh larutan Alat dan Bahan Data percobaan Langkah Kerja 1. .34 mm Larutan urea 1 m pada 25 °C 23. 1. isilah tabel berikut.34 mmHg Kata Kunci • • Larutan nonelektrolit Penurunan tekanan uap Tekanan uap jenuh air pada 25 °C = 23. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan.76 mmHg Tekanan uap jenuh larutan urea 1 m pada 25 °C = 23. Perhatikan gambar hasil eksperimen berikut. Selidikilah 1. dan tekanan osmotik. . akankah nilainya sama? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. penurunan titik beku.. Sifat Koligatif Larutan 5 .. sifat koligatif tidak bergantung pada interaksi antara molekul pelarut dan zat terlarut. tetapi bergantung pada jumlah zat terlarut yang larut pada suatu larutan.34 mmHg Uap jenuh air Hg Uap jenuh air Hg Uap jenuh air Hg 23. Hitunglah selisih penurunan tekanan uap jenuh larutan glukosa dengan tekanan uap jenuh air. 4. Sifat koligatif terdiri atas penurunan tekanan uap.76 mm Air murni pada 25 °C Larutan glukosa 1 m pada 25 °C 23.B Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit Meskipun sifat koligatif melibatkan larutan. Zat Air Larutan glukosa 1 m Larutan urea 1 m Tekanan Uap Jenuh pada 25 °C (mmHg) . 3...34 mm 2. Pada buku latihan Anda. lakukanlah kegiatan berikut. Penurunan Tekanan Uap Untuk mengetahui pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut. kenaikan titik didih. Mengapa selisihnya sama antara dua larutan dengan konsentrasi sama? Apabila larutan sukrosa 1 m diamati. 1.. Apakah perbedaan di antara keempat sifat koligatif tersebut? Perhatikanlah uraian berikut. 2..

Apabila zat terlarut mudah menguap.1.962 mol sukrosa 2 mol = mol sukrosa + mol air 2 mol + 50 mol = 0.038 6 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . yaitu: o ΔP = xB PA Pada larutan yang terdiri atas dua komponen. Fraksi mol sukrosa = xB = 0. perhatiannya mulai teralihkan pada pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada kimia. pelajarilah uraian berikut. Banyaknya penurunan tekanan uap ( ΔP) terbukti sama dengan hasil kali fraksi mol zat terlarut (xB) dan tekanan uap o pelarut murni ( PA ). Raoult melakukan penelitian berulang-ulang sebelum menemukan keteraturan mengenai tekanan uap larutan. semakin besar pula tekanan uap jenuhnya. Raoult adalah seorang ilmuwan fisika yang meneliti fenomena pada sel volta.80 mmHg. Sumber: http://id. didapatkan hasil bahwa melarutkan suatu zat terlarut menyebabkan penurunan tekanan uap larutan. Keteraturan ini kemudian dikenal sebagai Hukum Raoult. Penguapan adalah peristiwa yang terjadi ketika partikel-partikel zat cair meninggalkan kelompoknya. Apabila tekanan uap pelarut di atas larutan o dilambangkan PA.wikipedia. pelarut A dan zat terlarut B. Semakin mudah zat cair menguap. Dalam suatu larutan. semakin mudah zat cair tersebut menguap.6 Hitunglah tekanan uap larutan 2 mol sukrosa dalam 50 mol air pada 300 °C jika tekanan uap air murni pada 300 °C adalah 31. Pada awalnya.Legenda Kimia Apakah yang dapat Anda simpulkan dari hasil kegiatan Selidikilah 1. Dia melanjutkan penelitiannya pada berbagai pelarut seperti benzena dan asam asetat. partikel-partikel zat terlarut menghalangi gerak molekul pelarut untuk berubah dari bentuk cair menjadi bentuk uap sehingga tekanan uap jenuh larutan menjadi lebih rendah dari tekanan uap jenuh larutan murni. xA + xB = 1 maka xB = 1 – xA.org o ΔP = xB PA o o – PA = (1 – xA) PA PA o o o – PA = PA – xA PA PA PA = xA P o A Persamaan tersebut dikenal sebagai Hukum Raoult.1? Untuk memahami fenomena pada Selidikilah 1. dapat pula ditulis: PB = xB PBo Tekanan uap total dapat ditulis: Ptotal = PA + PB o = xA PA + xB PBo Contoh Jawab 1.038 xA = 1 – 0. Persamaan akan menjadi: Marie Francois Raoult (1830–1901) adalah seorang ilmuwan Prancis. Semakin lemah gaya tarik-menarik antarmolekul zat cair. Makalahnya yang pertama adalah mengenai tekanan pada titik beku suatu cairan dengan adanya zat terlarut yang dipublikasikan pada 1878. Tekanan uap pelarut (PA) sama dengan hasil kali tekanan uap pelarut o murni ( PA ) dengan fraksi mol pelarut dalam larutan (xA). Kemudian. Dari eksperimen yang dilakukan Marie Francois Raoult (1878). ΔP = PA – PA.038 = 0.

sedangkan tekanan uap total adalah 61. 90 g/mol B.1 mmHg dan 28.o = xA PA = 0. 180 g/mol D.. fraksi mol keduanya adalah 0.8 mmHg.6 mmHg dan 14.6 + 14.9975 nP = xp = 360 =20 mol 18 np nt + np 20 20 + nt 2. PA Kupas Tuntas Contoh 1. kita dapat memahami hal tersebut dengan mempelajari diagram fase air pada Gambar 1.5 × 95. Mr = UN 2002 Padat Gas Gambar 1. tekanan uap parsial benzena dan toluena adalah 47. Tekanan uap parsial: Pbenzena = xbenzena × Pbenzena = 0.05 Mr Pelarut murni 1 atm Larutan Cair 9g = 180 g/mol 0.4 mmHg. 342 g/mol E. Pada larutan dengan pelarut air. Mr zat tersebut adalah .59 mmHg Jadi. A .5. tekanan uap larutan adalah 30.1 mmHg P = 40 mmHg Ditanyakan: Mr? Jawab: P = xp P° 40 = xp × 40.1 xp = 0.2 0 °C Titik beku larutan Titik beku air 100 °C Titik didih air Suhu(°C) Titik didih larutan Diagram fase air Sifat Koligatif Larutan 7 . Jika tekanan uap jenuh air pada suhu yang sama adalah 40.05 mol = = 9g Mr massa → 0..7 Berapakah tekanan uap parsial dan tekanan uap total pada suhu 25 °C di atas larutan dengan jumlah fraksi mol benzena (C6H6) sama dengan jumlah fraksi mol toluena (C7H8)? Tekanan uap benzena dan toluena pada suhu 25 °C berturut-turut adalah 95.1 mmHg = 47.4 mmHg = 14.9975nt = 20 0. ternyata tekanan uap jenuhnya 40 mmHg. Tekanan (atm) 0.05 mol Jadi. Sembilan gram zat nonelektrolit dan 360 g air dicampur.05 mol 0.95 nt = 0.962 × 31.8 mmHg = 30.2 mmHg Tekanan uap total: Ptotal = Pbenzena + Ptoluena = 47. Jawab Jika larutan terdiri atas dua komponen dengan jumlah fraksi mol yang sama.. 126 g/mol C .6 mmHg Ptoluena = xtoluena × Ptoluena = 0. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku Adanya zat terlarut pada suatu larutan tidak hanya memengaruhi tekanan uap saja. tetapi juga memengaruhi titik didih dan titik beku.9975 nt = 20 – 19.95 + 0.59 mmHg. 360 g/mol Pembahasan Diketahui: Zat nonelektrolit = 9 gram pelarut air (p) = 360 gram P° = 40.2 = 61.9975 = 19.2 mmHg.1 mmHg.5 × 28.2 berikut. massa molar relatif zat tersebut adalah (C) 180 g/mol.8 mmHg Jadi.

Dari hasil eksperimen yang dilakukan pada penentuan titik didih larutan.02 × 1023 molekul) zat apa saja yang bukan elektrolit dan tidak mudah menguap yang dilarutkan dalam (1. bergantung pada kemudahan zat terlarut itu menguap dibandingkan dengan pelarutnya.00 mol (6. Titik didih suatu larutan lebih tinggi atau lebih rendah daripada titik didih pelarut. titik didih air 100 °C. CC 1 E. kenaikan titik didih ditunjukkan oleh (C) DD1.61 04. misalnya pada suhu 100 °C ditunjukkan oleh grafik F pada larutan temperatur ditunjukkan oleh K1 (fasa gas). semakin tinggi tekanan temperatur awal. F1K1 C . Hukum sifat koligatif dapat diterapkan dalam meramalkan titik didih larutan yang zat terlarutnya bukan elektrolit dan tidak mudah menguap. Hal ini disebabkan adanya partikel-partikel zat terlarut dalam suatu larutan menghalangi peristiwa penguapan partikel-partikel pelarut.79 05.80 03.. 2004 Kb adalah tetapan kenaikan titik molal dari pelarut (°C/m). misalnya larutan gula.51 °C. UN 2002 a.1 204.Adanya zat terlarut pada suatu larutan menyebabkan penurunan tekanan uap yang mengakibatkan terjadinya penurunan garis kesetimbangan antarfase sehingga terjadi kenaikan titik didih dan penurunan titik beku. Jadi. penguapan partikel-partikel pelarut membutuhkan energi yang lebih besar. artinya pada tekanan udara 1 atm air mendidih pada suhu 100 °C. Sebaliknya. B1D1 Pembahasan Berdasarkan Diagram P–T tersebut yang menggambarkan kenaikan titik didih larutan adalah (C) DD1. jika zat terlarut itu mudah menguap misalnya etanol. G1M1 B . yakni ΔTb. Alasannya.95 02. Kenaikan Titik Didih ( ΔTb) Titik didih zat cair adalah suhu tetap pada saat zat cair mendidih.71 02.52 Kata Kunci Kenaikan titik didih Sumber: Chemistry Matter. DD1 D. Hal ini menyebabkan terjadinya penguapan di seluruh bagian zat cair. berbanding lurus dengan molalitas (m) dari larutan tersebut: Δ Tb ∞ m atau Δ Tb = Kbm Tabel 1.04 00.1 Tetapan Kenaikan Titik Didih (Kb) Beberapa Pelarut Pelarut Aseton Benzena kamfer Karbon tetraklorida Sikloheksana Naftalena Fenol Air Titik Didih (°C) 56.7 182 100. Perbedaan titik didih larutan dengan titik didih pelarut murni disebut kenaikan titik didih yang dinyatakan sebagai Δ Tb (b berasal dari kata boil).0 76.53 05. ternyata titik didih larutan selalu lebih tinggi dari titik didih pelarut murninya.. Oleh karena itu. Pada suhu ini.0 Kb (°C/m) 1. Titik didih zat cair diukur pada tekanan 1 atmosfer.. Δ Tb = Tb – Tb° 8 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Telah ditentukan secara eksperimen bahwa 1. Kenaikan titik didih ( Δ Tb) adalah titik didih larutan (Tb) dikurangi titik didih pelarut murni (Tb°). tekanan uap zat cair sama dengan tekanan udara di sekitarnya. larutan akan mendidih pada suhu di bawah titik didih air.5 80.7 217. A .000 g) air akan menaikkan titik didih kira-kira 0. Kupas C M Tekanan 1 Tuntas D D1 K⎫ P = 1 atm Diagram P–T C cair G B Padat B1 A M 1 G1 F1 Temperatur K1 F ⎬ ΔP ⎭ Gas Berdasarkan Diagram P–T tersebut yang menggambarkan kenaikan titik didih larutan adalah . and Its Changes. Perubahan pelarut murni ke larutan. larutan tersebut mendidih pada suhu yang lebih tinggi daripada titik didih pelarut air. Contohnya.2 80. Jika zat terlarut tersebut tidak mudah menguap.

massa molekul relatif gliserin adalah 92.. (Ar C = 12 g/mol. C6H12O6. Penurunan titik beku (Tf) adalah titik beku pelarut murni (Tf°) dikurangi titik beku larutan (Tf).28 °C.9 DTb = K b ´ Titik didih larutan yang mengandung 1.5 g gliserin dalam 30 g air adalah 100.4 m = 0.208 °C = 100.52 °C/m) massa 1.8 g/mol Jadi. mendidih pada suhu 100. titik didih larutan adalah 100.. Δ Tf (f berasal dari kata freeze) berbanding lurus dengan molalitas (m) larutan: Δ Tf ∞ m Tantangan Kimia Diskusikan dengan kelompok Anda: a. (Kb air = 0. dan Ar O = 16 g/mol) dalam 250 g air. 5 g 1.28 °C = 0. Sifat Koligatif Larutan 9 .208 °C Titik didih larutan = 100 + Δ Tb = 100 °C + 0.4 m = 0.. triosa B . (Kb air = 0.000 g/kg × 30 g Mr Mr = 92. heksosa E. Penurunan titik beku. Apakah setiap zat dengan konsentrasi yang sama (molalitas) akan menyebabkan penurunan titik beku yang sama ketika dilarutkan? atau Δ Tf = Kfm dengan K f adalah tetapan penurunan titik beku molal pelarut (°C/ m ). heptosa Pembahasan Contoh 1. Senyawa karbonat dengan 5 atom c disebut dengan pentosa.52 °C/m). Penurunan Titik Beku ( ΔTf ) Seperti halnya pada kenaikan titik didih. A .52 °C/m × 0. Apa yang dimaksud dengan membeku? b. O = 16 g/mol) yang terlarut dalam 500 gram air. tetrosa C .208 °C.000 75 ´ 500 Mr 0.000 massa ´ p Mr 1. Zat tersebut termasuk . pentosa D. ΔTb = Kbm Sebanyak 75 g zat dengan rumus empiris (CH2O) (Ar H = 1 g/mol.28 = 100 + Δ Tb Δ Tb = 0.000 g/kg × 180 g/mol 250 g Tuntas = 0.Contoh Jawab Molalitas = = 1.52 = 0. zat tersebut termasuk (C) pentosa. Ar H = 1g/mol.52 °C (Kb air = 0. C = 12 g/mol.52 °C/m × 1.8 g/mol.8 Hitunglah titik didih larutan yang mengandung 18 g glukosa.000 × p Mr 1. adanya zat terlarut dalam larutan akan mengakibatkan titik beku larutan lebih kecil daripada titik beku pelarutnya.52 ´ Þ Mr = 150 Mr (CH2O) = 30 (CH2O)n = 150 30 n = 150 n=5 (CH2O)5 = C5H10O5.28 °C ΔTb = Kbm = Kb massa 1. b.52 °C/m) Jawab Titik didih larutan = 100 + Δ Tb 100. Jadi. Bagaimana mekanisme penurunan titik beku pada suatu larutan? c.000 × Mr p Kupas 18 g 1. SPMB 2004 0. Tentukan massa molekul relatif gliserin.208 °C Jadi.

2004 Contoh Jawab Mol urea= 1.86 °C/m).000 × Mr p = 1. Menurut Anda.16 °C Jadi. Δ Tf =Kf m Contoh Tantangan Kimia Di Eropa.7 m = 1.17 mol 0.7 29.16 °C. 1.86 °C/m × 0. and Its Changes.20 °C Titik beku larutan Δ Tf = Tf air – Tf larutan Δ Tf = Kf m 10 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .8 –23 6. larutan tersebut memiliki titik beku 3.17 mol 60 g/mol Mr urea mol urea massa air Molalitas urea = Kata Kunci Penurunan titik beku = 0.12 39.45 179.86 °C/m) 10 g massa urea = = 0.8 20.7 m = 3. Jawab Molalitas = massa 1.10 Berapakah titik beku larutan yang terbuat dari 10 g urea CO(NH2)2 dalam 100 g air? (massa molar urea 60 g/mol.40 5.5 80.5 43 0 2.11 m = 1.1 kg = 1. Kf air = 1.16 °C di bawah 0 °C atau pada –3.000 g/kg 10 g × 500 g 180 g/mol = 0.Δ Tf = Tf° – Tf Berikut ini adalah beberapa harga tetapan penurunan titik beku (Kf) dari beberapa pelarut.11 Hitunglah titik beku larutan yang terdiri atas 10 gram glukosa (Mr = 180 g/mol) dalam 500 g air (Kf air = 1. Tabel 1.94 7. bagaimana hal itu dapat terjadi? Diskusikanlah hal tersebut bersama teman Anda.2 Tetapan Penurunan Titik Beku (Kf) Beberapa Pelarut Pelarut Titik Beku (°C) Kf (°C/m) Aseton Benzena Kamfer Karbon tetraklorida Sikloheksana Naftalena Fenol Air –95.1 6.86 Sumber: Chemistry Matter.27 1.35 5.86 °C/m × 1.11 m = 0. pada musim dingin untuk mencairkan salju yang mengganggu di jalan raya biasanya digunakan garam.

2002 Gambar 1.12 Hitunglah titik beku suatu larutan yang mengandung 2 g kloroform.45 – Tf larutan Tf larutan = 3.71 °C. 2002 = 5. Jawab Molalitas = 1. Tf benzena = 5.023 mol 1 kg benzena Air pendingin keluar massa molar zat terlarut = 5. Labu destilasi Air pendingin masuk Labu penampung Pemanasan Sumber: Basic Concept of Chemistry.207 mol zat terlarut = 0. 0. titik beku larutan tersebut adalah 3.207 m 5.39 °C = 1.13 Larutan yang dibuat dengan melarutkan 5.74 °C Titik beku larutan = Tf benzena – Tf larutan Δ Tf 1. Contoh penerapan Hukum Raoult digunakan pada alat distilasi untuk memisahkan campuran berdasarkan perbedaan titik didihnya.4 Alat distilasi dirancang dengan menggunakan prinsip hukum Raoult Sifat Koligatif Larutan 11 .06 °C = 0.71 °C Jadi.74 = 5.11 kg benzena × 0.207 m artinya setiap kg benzena pada larutan mengandung 0.20 °C = 0 – Tf larutan Tf larutan = –0.207 mol zat terlarut maka jumlah mol pada 110 g benzena dapat dihitung.65 g = 245.06 °C Δ Tf = Kf m m= ÄT f Kf = 1.000 2g × = 0. titik beku larutan adalah –0.0. Penggunaan CaCl 2 dan NaCl untuk menurunkan titik leleh es juga sering diterapkan.20 °C. misalnya untuk menyiapkan campuran pendingin dalam pembuatan es krim.12 °C/m 0. massa 1 mol zat terlarut tersebut adalah 245.65 g/mol 0. Berapakah massa molar senyawa tersebut? Jawab Pada Tabel 1.34 m = 1.3 Etilen glikol digunakan sebagai zat antibeku pada pendingin mesin mobil.12 °C/m Δ Tf = 5. Δ Tf = Kf m Gambar 1. CHCl3 (Mr = 119 g/mol) yang dilarutkan dalam 50 g benzena (Kf benzena = 5.39 °C.12 °C/m.45 °C – 4.12 °C/m × 0.65 g suatu senyawa yang tidak diketahui dalam 110 g benzena membeku pada 4. Contoh 1. Zat antibeku (biasanya etilen glikol) yang ditambahkan ke dalam sistem pendingin mesin mobil mencegah pembekuan air radiator pada musim dingin. Contoh 1.2 diketahui titik beku benzena = 5.34 m 119 g/mol 50 g Sumber: Chemistry (Chang). Statif Klem Kondensor Gejala penurunan titik beku juga memiliki terapan praktis di antaranya adalah penurunan titik beku air.20 °C Jadi.45 °C dan Kf benzena = 5.023 mol Jadi.65 g.45 °C).

Corong yang bagian bawahnya ditutup dengan kertas perkamen/selaput semipermeabel berisi larutan gula dimasukkan ke dalam bak (gelas kimia 1 L) yang berisi air. Larutan gula 5. Air Langkah Kerja 1. Susunlah 2 buah alat seperti gambar berikut. 1. Gelas kimia 1 L 4. pelajarilah uraian berikut. Kertas perkamen/selopan 3.2? Untuk lebih memahami proses osmosis. Samakah beban pada kedua corong yang berbeda? 5. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Corong 2. Samakah Δ H untuk larutan gula dan garam? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. 4. Apabila corong diganti ukurannya.5.3. 3. Ulangi langkah kerja 1–3. Bagaimanakah peristiwa osmosis dapat terjadi? Untuk menyelidikinya. Membran semipermiabel hanya melewatkan molekul zat tertentu sementara zat yang lainnya tertahan. Tekanan Osmotik Osmosis adalah merembesnya partikel-partikel pelarut dari larutan yang lebih encer ke larutan yang lebih pekat melalui suatu membran semipermeabel. Selidikilah 1. Mengapa air di dalam bak masuk ke dalam corong melalui selaput semipermeabel? 2. Larutan garam 6. gambar tersebut memperlihatkan larutan A dan larutan B dengan konsentrasi yang berbeda yang dipisahkan oleh suatu membran semipermeabel yang hanya dapat ditembus oleh molekul air. h2 h1 Beban ⎫ ⎬Δ h ⎭ Kata Kunci • • • Membran semipermeabel Osmosis Tekanan osmotik 2. Amatilah naiknya larutan dalam corong dari ketinggian h1 sampai h2. lakukanlah kegiatan berikut. Kesimpulan apakah yang dapat Anda peroleh dari kegiatan Selidikilah 1.2 Tekanan Osmotik Tujuan Mengamati peristiwa osmosis pada larutan elektrolit dan nonelektrolit Alat dan Bahan 1. Perhatikanlah Gambar 1. Mungkinkah larutan gula atau garam yang masuk ke dalam air? Mengapa? 3. 12 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . apakah naiknya zat cair dalam corong sama? 4.

5a. larutan tersebut dinamakan hipertonik. berapa konsentrasi glukosa dalam cairan infus? Keterangan: π = tekanan osmotik (atm) R = tetapan gas (0.5 menggambarkan peristiwa osmosis.7 atm. 2004 Tekanan balik dibutuhkan untuk mencegah terjadinya proses osmosis.5c).14 Berapakah tekanan osmotik pada 25 °C dari larutan sukrosa (C12H22O11) 0. tinggi air pada tabung naik (Gambar 1.001 mol/L 0. Jika salah satu larutan memiliki tekanan osmotik lebih tinggi dari larutan yang lainnya. Jumlah tekanan balik yang dibutuhkan merupakan tekanan osmotik larutan.Beban Piston Larutan B Membran semipermeabel B A A Air murni a b c Keadaan awal. Gambar 1. Larutan ini harus memiliki tekanan osmosik yang sama dengan tekanan osmotik sel darah.001 M? Jawab Diketahui T M R = = = 25 °C = (25 + 273) K = 298 K 0.5b) hingga kesetimbangan tercapai. Tekanan osmotik tidak tergantung pada jenis zat terlarut.082 L atm/mol K Sifat Koligatif Larutan 13 . kemudian setelah beberapa saat. ditandai dengan meningkatnya volume larutan pada tabung B. A (air murni) dan B (larutan) dipisahkan oleh membran semipermeabel.5 Proses osmosis dengan membran semipermeabel Tantangan Kimia Larutan glukosa (C6H12O6) digunakan sebagai cairan infus. Jika tekanan sel darah pada 25 °C adalah 7. Setelah beberapa saat. diperlihatkan keadaan awal. Adapun jika larutan memiliki tekanan osmotik lebih rendah dari larutan yang lainnya. Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. larutan tersebut dinamakan hipotonik.082 L atm/mol K) M = molaritas larutan T = suhu (Kelvin) Contoh 1. Diskusikanlah dengan kelompok Anda mengapa tekanan osmotik cairan infus harus sama dengan tekanan osmotik sel darah. Jumlah tekanan balik yang dibutuhkan merupakan tekanan osmotik larutan. Tekanan osmotik termasuk dalam sifat-sifat koligatif karena besarnya hanya bergantung pada jumlah partikel zat terlarut persatuan volume larutan. π = MRT Gambar 1. peristiwa osmosis terjadi. Dua larutan yang memiliki tekanan osmotik sama disebut larutan isotonik. Tekanan balik dibutuhkan untuk mencegah terjadinya proses osmosis (Gambar 1. Pada Gambar 1. Persamaan berikut (dikenal sebagai Persamaan Van’t Hoff) digunakan untuk menghitung tekanan osmotik dari larutan encer.

= MRT = 0,001 mol/L × 0,082 L atm/mol K × 298 K = 0,024 atm Jadi, tekanan osmotik larutan tersebut adalah 0,024 atm.

π

Contoh

1.15

Dalam larutan encer, 0,001 M gula dalam air dipisahkan dari air murni dengan menggunakan membran osmosis. Berapakah tekanan osmotik dalam torr pada suhu 25 °C? Jawab π = MRT = (0,001 mol/L) (0,0821 L atm/mol K) (298 K) = 0,0245 atm

Fakta

Kimia

760 torr = 18,6 torr 1 atm Jadi, tekanan osmotik 0,001 M gula dalam air adalah 18,6 torr.

π dalam torr = 0,0245 atm ×

Desalinasi Air Laut Banyak tempat di berbagai pelosok di dunia yang berdampingan dengan lautan, tetapi penduduknya terancam kekurangan air tawar. Untuk itu, negara Arab Saudi menggunakan suatu metode pemisahan air tawar dari garam-garam pekat air laut. Membuang garam-garam yang terlarut dalam air disebut desalinasi. Banyak penelitian dan pengembangan dipusatkan pada lima metode desalinasi, yaitu penyulingan, pembekuan, osmosis terbalik, elektrodialisis, dan pertukaran ion. Desalinasi osmosis terbalik merupakan metode yang ekonomis. Dalam metode ini, garam terpisah dari airnya oleh tekanan pada membran semipermeabel yang memisahkan sumber air (air laut) dari produknya (air tawar).

Contoh

1.16

Suatu larutan dengan volume 100 mL mengandung 0,122 g zat nonelektrolit terlarut dan memiliki tekanan osmotik 16 torr pada suhu 20 °C. Berapakah massa molar zat terlarut tersebut? Jawab T dalam kelvin = (273 + 20) = 293 K

π dalam atm = 16 torr × π 0,0211 atm
M M n

1 atm = 0,0211 atm 760 torr

= MRT = (M) (0,082 L atm/mol K) (298 K) = 8,63 × 10–4

mol zat terlarut L larutan

n V =M×V
= = 8,63 × 10–4

mol zat terlarut × 0,1 L larutan = 8,63 × 10–5 mol L larutan 0,122 g = 1,41 × 103 g/mol 8,63×10-5 mol

massa molar zat terlarut =

Jadi, massa molar zat terlarut tersebut adalah 1,41 × 103 g/mol.

Contoh

1.17

Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 1,08 g protein, yaitu serum albumin manusia yang diperoleh dari plasma darah (dalam 50 cm 3 air). Larutan menunjukkan tekanan osmotik 5,85 mmHg pada 298 K. Tentukan massa molekul relatif albumin.

14

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

Jawab Tekanan osmotik ( π ) dikonversikan terlebih dahulu menjadi atm. 5,85 mmHg =

π

5,85 = 7,70 × 10–3 atm 760 ⎛ massa ⎞ ⎜ ⎟ RT Mr ⎠ ⎝ = V massa RT πV 1,08g × 0,082 atm/mol K × 298K = 6,86 × 104 g/mol 7,70 × 10atm × 0,05L

Mr = =

Jadi, massa molekul relatif albumin adalah 6,86 × 104 g/mol.

Jika tekanan mekanis pada suatu larutan melebihi tekanan osmotik, pelarut murni akan terperas ke luar dari suatu larutan lewat suatu membran semipermeabel (Gambar 1.6). Proses ini disebut osmosis terbalik (reverse osmosis) dan merupakan suatu cara untuk memulihkan pelarut murni dari dalam suatu larutan. Contoh penerapan osmosis balik adalah pemulihan air murni dari limbah industri dan menawarkan air laut (desalinasi). Proses osmosis sangat penting bagi tanaman dan hewan karena dengan proses osmosis, air dibagikan ke semua sel organisme hidup. Dinding sel merupakan membran semipermeabel, membran sel hidup ini juga dapat ditembus oleh zat-zat terlarut tertentu sehingga bahan makanan dan produk buangan dipertukarkan lewat dinding sel ini. Permeabilitas dinding sel terhadap zat terlarut seringkali bersifat memilih-milih dan sampai batas tertentu tidak bergantung pada ukuran partikel zat terlarut dan konsentrasi mereka. Misalnya, ion magnesium yang terhidrasi praktis tidak menembus dinding saluran pencernaan, sedangkan molekul glukosa dapat melewati dinding sel.

Air murni Larutan air H2O

Gambar 1.6
Osmosis terbalik, menunjukkan bahwa jika tekanan mekanis lebih besar daripada tekanan osmotik, pelarut dipaksa melewati membran semipermeabel dari dalam larutan menuju ke pelarut murni.

Soal Penguasaan

Materi 1.2
3. Jika 0,4 molal gula pasir dilarutkan dalam air (Kb air = 0,52 °C/m), tentukan titik didih larutan gula tersebut. Jika 6,84 g sukrosa (Mr = 342) dilarutkan dalam air dan membentuk larutan bervolume 100 mL pada suhu 27 °C (R = 0,082 L atm/mol K), tentukan tekanan osmotik larutan tersebut.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Bagaimanakah cara untuk mengetahui pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap jenuh larutan? Jelaskan. 2. Hitunglah tekanan uap suatu larutan 4 mol fruktosa dalam 60 mol air pada suhu 310 °C. Jika tekanan uap air murni pada 310 °C sebesar 33,4 mmHg.

4.

C

Sifat Koligatif Larutan Elektrolit

Jika zat terlarut membentuk larutan bersifat asam, basa, dan garam, ternyata rumus-rumus sifat koligatif larutan memiliki nilai yang tidak sama dengan data percobaan. Harga-harga Δ P, Δ Tb , Δ Tf , dan π dari larutanlarutan asam, basa, dan garam yang diamati melalui eksperimen selalu lebih besar daripada harga-harga yang dihitung menurut perhitungan ideal. Bagaimanakah menentukan perbandingan nilai sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit? Untuk mengetahuinya, lakukanlah kegiatan berikut.

Sifat Koligatif Larutan

15

Selidikilah 1.3
Sifat Koligatif Larutan Elektrolit Tujuan Menentukan perbandingan nilai sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit Alat dan Bahan Data hasil percobaan Langkah Kerja Amatilah data hasil percobaan berikut. Larutan yang diamati memiliki konsentrasi yang sama yaitu 0,005 m.
Larutan
Glukosa NaCl KCl K2SO4 H2SO4

Tf (°C)
0,0093 0,0183 0,0180 0,0275 0,0270

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Hitunglah perbandingan nilai Δ Tf NaCl terhadap Δ Tf glukosa, Δ Tf KCl terhadap Δ Tf glukosa, dan seterusnya sampai dengan H2SO4. 2. Manakah nilai perbandingan di antara keempat larutan terhadap glukosa yang bernilai hampir sama? 3. Bandingkanlah nilai perbandingan itu dengan jumlah ion masing-masing zat yang membentuk larutan elektrolit (NaCl memiliki ion Na+ dan Cl–). 4. Apakah nilai perbandingan tersebut sama dengan jumlah ionnya? Mengapa demikian? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.

Kata Kunci
• • Faktor Van’t Hoff Larutan elektrolit

Apakah kesimpulan yang Anda peroleh? Untuk lebih memahami sifat koligatif larutan elektrolit, pelajarilah penjelasan berikut. Menurut Arrhenius, suatu zat elektrolit yang dilarutkan dalam air akan terurai menjadi ion-ion penyusunnya sehingga jumlah partikel zat pada larutan elektrolit akan lebih banyak dibandingkan dengan larutan nonelektrolit yang konsentrasinya sama. Hal ini menyebabkan sifat koligatif pada larutan elektrolit lebih besar daripada larutan nonelektrolit. Perilaku elektrolit dapat digambarkan dengan memerhatikan fenomena di atas. Penurunan titik beku Δ Tf larutan 0,005 m NaCl 1,96 kali (2 kali) Δ Tf glukosa sebagai zat nonelektrolit, demikian juga Δ Tf untuk K2SO4 hampir 3 kali dari Δ Tf glukosa. Keadaan ini dapat dinyatakan dengan persamaan berikut.

Δ Tf elektrolit = i × Δ Tf nonelektrolit
Hubungan sifat koligatif larutan elektrolit dan konsentrasi larutan dirumuskan oleh Van’t Hoff, yaitu dengan mengalikan rumus yang ada dengan bilangan faktor Van’t Hoff yang merupakan faktor penambahan jumlah partikel dalam larutan elektrolit. i = 1 + (n – 1) α Keterangan: i = faktor yang menunjukkan bagaimana larutan elektrolit dibandingkan dengan larutan nonelektrolit dengan molalitas yang sama. Faktor i inilah yang lebih lanjut disebut faktor Van’t Hoff. n = jumlah ion dari elektrolit α = derajat ionisasi elektrolit

16

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

Contoh elektrolit biner: NaCl(s) → Na+(aq) + Cl–(aq) KOH(s) → K+(aq) + OH–(aq)

(n = 2) (n = 2)

Anda Harus Ingat
Sifat koligatif larutan elektrolit bergantung pada faktor Van’t Hoff. (i = 1 + (n – 1) α )

Contoh elektrolit terner: H2SO4(l) + 2 H2O(l) → 2 H3O+(aq) + SO42–(aq) (n = 3) (n = 3) Mg(OH)2(s) → Mg2+(aq) + 2 OH–(aq) Contoh elektrolit kuarterner: (n = 4) K3PO4(s) → 3 K+(aq) + PO43–(aq) 3+ – → Al (aq) + 3 Br (aq) (n = 4) AlBr3(s) Untuk larutan elektrolit berlaku Hukum Van’t Hoff

You Must Remember
Colligative properties of electrolyte solution depends on Van’t Hoff factor. (i = 1 + (n – 1) α )

1. Penurunan Tekanan Uap Jenuh
Rumus penurunan tekanan uap jenuh dengan memakai faktor Van’t Hoff hanya berlaku untuk fraksi mol zat terlarutnya saja (zat elektrolit yang mengalami ionisasi), sedangkan pelarut air tidak terionisasi. Oleh karena itu, rumus penurunan tekanan uap jenuh untuk zat elektrolit adalah:
Δ P = xBP° {1 + (n – 1) α }

Perhatikanlah contoh soal penerapan rumus tekanan uap untuk zat elektrolit berikut.

Contoh
Jawab

1.18

Hitunglah tekanan uap larutan NaOH 0,2 mol dalam 90 gram air jika tekanan uap air pada suhu tertentu adalah 100 mmHg.

mol NaOH X NaOH = mol NaOH + mol air

=

0,2 mol = 0,038 90 g 0,2 mol + 18 g/mol

Kata Kunci
• • Faktor Van’t Hoff Ionisasi

Karena NaOH merupakan elektrolit kuat ( α = 1) dan n = 2 maka ΔP = P°xB {1 + (n – 1) α } = 100 × 0,038 {1 + (2 – 1)1} = 7,6 mmHg Tekanan uap larutan = 100 mmHg – 7,6 mmHg = 92,4 mmHg Jadi, tekanan uap larutan NaOH adalah 92,4 mmHg.

2. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku
Seperti halnya penurunan tekanan uap jenuh, rumus untuk kenaikan titik didih dan penurunan titik beku untuk larutan elektrolit juga dikalikan dengan faktor Van't Hoff.
Δ Tb = Kb m {1 + (n – 1) α } Δ Tf = Kf m {1 + (n – 1) α }

Sifat Koligatif Larutan

17

Perhatikanlah contoh-contoh soal berikut.

Contoh

1.19

Sebanyak 4,8 gram magnesium sulfat, MgSO4 (Mr = 120 g/mol) dilarutkan dalam 250 g air. Larutan ini mendidih pada suhu 100,15 °C. Jika diketahui Kb air 0,52 °C/m, Kf air = 1,8 °C/m, tentukan: a. derajat ionisasi MgSO4; b. titik beku larutan. Jawab a. Reaksi ionisasi MgSO4 adalah MgSO4(s) → Mg2+(aq) + SO42–(aq) (n = 2) Kenaikan titik didih: ΔTb = Tb larutan – Tb air = 100,15 °C – 100 °C = 0,15 °C ΔTb = Kb.m.i = Kb ×
massa 1.000 × × {1 + (n – 1) α } Mr P

Kupas

Tuntas

Agar 10 kg air tidak membeku pada suhu –5 °C perlu ditambahkan garam NaCl. Jika diketahui Kb air = 1,86 °C/m dan Ar H = 1 g/mol, O = 16 g/mol, Na = 23 g/mol, dan Cl = 35,5 g/mol maka pernyataan berikut benar, kecuali .... A . diperlukan NaCl lebih dari 786 gram B. larutan NaCl adalah elektrolit kuat C . bentuk molekul air tetrahedral D. NaCl dapat terionisasi sempurna E. dalam air terdapat ikatan hidrogen Pembahasan Molekul air berbentuk angular (huruf V). Jadi, pernyataan yang salah adalah (C) bentuk molekul air tetrahedral.
SPMB 2004

0,15 = 0,52 °C/m ×

α = 0,8

1.000 g/kg 4,8 g × × {1 + (2 – 1) α } 250 g 120 g/mol

Jadi, derajat ionisasi MgSO4 adalah 0,8. b. Untuk menghitung titik bekunya, kita cari dulu penurunan titik bekunya dengan rumus:

Δ Tf = Kf ×

massa 1.000 × × {1 + (n – 1) α } P Mr

Δ Tf = 1,8 °C/m ×

1.000 g/kg 4,8 g × × {1 + (2 – 1) 0,8} 120 g/mol 250 g

= 0,52 °C Tf larutan = Tf air – Δ Tf = 0 °C – 0,52 °C = –0,52 °C Jadi, titik beku larutan tersebut adalah –0,52 °C.

3. Tekanan Osmotik
Tekanan osmotik untuk larutan elektrolit diturunkan dengan mengalikan faktor van't Hoff.
π = MRT {1 + (n – 1) α }

Perhatikanlah contoh-contoh soal berikut.

Contoh

1.20

Sebanyak 5,85 gram NaCl (Mr = 58,5 g/mol) dilarutkan dalam air sampai volume 500 mL. Hitunglah tekanan osmotik larutan yang terbentuk jika diukur pada suhu 27 °C dan R = 0,082 L atm/mol K. Jawab diketahui, NaCl (n = 2) dan α = 1 π =MRTi =
massa 1.000 × × R T × {1 + (n – 1) α } Mr P

18

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

=

5,85 g 1.000 mL/L × × 0,082 L atm/mol K × 300 K × {1 + (2 – 1)1} 58,5 g/mol 500 mL

Kupas

Tuntas

= 9,84 atm Jadi, tekanan osmotik larutan tersebut adalah 9,84 atm.

Contoh

1.21

Sebanyak 38 g elektrolit biner (Mr = 95 g/mol) dilarutkan dalam air sampai dengan volume 1 L pada suhu 27 °C dan memiliki tekanan osmotik 10 atm. Hitunglah derajat ionisasi elektrolit biner tersebut. Jawab π = M R T {1 + (n – 1) α }

Jika diketahui tekanan osmotik larutan 10 gram asam benzoat, C6H5COOH, dalam benzena adalah 2 atm pada suhu tertentu, larutan 20 gram senyawa binernya (C6H5COOH)2 dalam pelarut yang sama memiliki tekanan osmotik sebesar .... A . 0,5 atm B. 1,0 atm C . 2,0 atm D. 4,0 atm E. 8,0 atm Pembahasan Oleh karena perbandingan massa/Mr sama, molaritas akan sama dan tekanan osmotik pun sama. Jadi, tekanan osmotiknya sebesar (A) 2 atm.
SPMB 2004

38 g 1.000 × × 0,082 L atm/mol K × 300 K × {1 + (2 – 1) α } 95 g/mol 1.000 α = 0,016 Jadi, derajat ionisasi larutan tersebut adalah 0,016.
10 =

Soal Penguasaan

Materi 1.3
2. Hitunglah tekanan osmotik larutan yang mengandung 40 g MgCl2 (Mr = 94 g/mol) dengan volume larutan 2 L pada suhu 27 °C dan R = 0,082 L atm/mol K.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Sebanyak 5 g NaCl (Mr = 58 g/mol) dilarutkan dalam 200 g air. Larutan ini mendidih pada suhu 100,25 °C. Jika diketahui Kb air = 0,52 °C/m dan Kf air = 1,86 °C/m, tentukan derajat ionisasi NaCl dan titik beku larutannya.

Rangkuman
1. Molalitas adalah besaran yang berguna untuk menghitung jumlah zat terlarut yang dinyatakan dalam mol dan jumlah pelarut dalam kilogram.
Molalitas (m) = massa 1.000 × Mr P
o PA = x A .PA

Ptotal = PA + PB
o o = x A PA + x B PB

b.

Kenaikan titik didih ( Δ Tb) dan penurunan titik beku ( Δ Tf)

2.

Fraksi mol merupakan satuan konsentrasi yang semua komponen larutannya dinyatakan berdasarkan mol. Total fraksi mol = 1
Xi

Δ T b = Kb × m Δ Tb = Tb – Tbo
c.

Δ T f = Kf × m
Δ Tf = Tfo – Tf

=

mol komponen i Jumlah mol semua komponen dalam larutan

3.

Sifat koligatif bergantung pada jumlah zat yang terlarut pada larutan. Sifat koligatif terdiri atas penurunan tekanan uap ( ΔP ), kenaikan titik didih ( Δ Tb) dan penurunan titik beku ( Δ Tf), dan tekanan osmotik. a. Penurunan tekanan uap ( ΔP )
o ΔP = x B .PA o PB = xB .PB

4.

Tekanan osmotik ( π ) π =MRT Sifat koligatif larutan elektrolit bergantung pada bilangan faktor Van’t Haff. Jadi, perhitungan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, dan tekanan osmotik dikalikan dengan faktor Van’t Hoff (i). i = 1 + (n – 1) α

Sifat Koligatif Larutan

19

P e t aKonsep
Penurunan tekanan uap Kenaikan titik didih Penurunan titik beku Tekanan osmotik Sifat koligatif larutan
terdiri atas rumus

P = xB P°A Tb = K b m Tf= Kf m =MRT

Sifat koligatif terdiri larutan atas nonelektrolit

rumus

rumus

rumus

Penurunan tekanan uap Kenaikan titik didih Penurunan titik beku Tekanan osmotik

rumus

o P = xB PA {1 + (n – 1) }

Sifat koligatif terdiri larutan atas elektrolit
dipengaruhi oleh

rumus

Tb = Kb m {1 + (n – 1) } Tf= Kf m {1 + (n – 1) } = M R T {1 + (n – 1) }

rumus

rumus

Faktor van’t Hoff

i = 1 + (n – 1)

Kaji Diri
Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Sifat Koligatif Larutan ini? Menyenangkan, bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Sifat Koligatif Larutan ini. Misalnya, Anda akan mengenal berbagai perubahan sifat fisik dari larutan dan dapat membedakan antara larutan elektrolit dan nonelektrolit. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku larutan, dan tekanan osmotik termasuk sifat koligatif larutan, serta membandingkan antara sifat koligatif larutan berdasarkan percobaan nonelektrolit dan sifat koligatif larutan elektrolit yang konsentrasinya sama. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini, bertanyalah kepada guru kimia Anda. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Sifat Koligatif Larutan ini. Belajarlah dengan baik. Pastikanlah Anda menguasai materi ini.

20

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

1 °C pada 1 atm (Kb = 0..892 °C 14. 1. A. Ar H = 1. 8... Na2SO4 0. Suatu larutan urea dalam air memiliki penurunan titik beku 0.... –0.. –1. Ar O = 16 g/mol. 4.6 g D..400 E.42 C. 0. A. 4.86 °C D. 0. A.442 °C 13. Ar Cl = 35. BaCl 2 0. Molalitas larutan menyatakan banyaknya mol zat terlarut dalam . larutan urea (CO(NH2)2) 10% B.1 m D.. 0. 7...0 m B. Ar O = 16 g/mol.. 1 9.. A.0 M D. Jika Mr air 18. 1. 200 g/mol B.04 °C E. –0. NaCl B. Ar H = 1 g/mol) akan membeku pada suhu .6 M E.52 °C/m dan Kf air = 1.5.. 1 liter pelarut Sebanyak 84 gram KOH (Ar K = 39 g/mol.. Ar S = 32) A.040 2.82 D.000 gram pelarut E.72 g Fraksi mol larutan 36 g glukosa (C6H12O6) dalam 90 g air (H2O) adalah .. 1. 0. 0. 1...026 °C C. 1 liter larutan D.5 M E.3 m Sebanyak 0. 8. 960 gram air B. banyaknya air yang harus ditambahkan adalah . 0. larutan NaCl 10% D. Konsentrasi kemolalan larutan urea tersebut adalah . –7..72 E. 0.4 g B. A.. Jika Kf air = 1.5 m C. 6.13 °C C. KNO3 0.3 M C. Jika Kb air = 0. dan Ar H = 1 g/mol) dilarutkan dalam 750 g air... dan Ar H = 1 g/mol) terbuat dari 40 g NaOH dengan . A. 1. (Ar C = 12 g/mol. larutan glukosa (C6H12O6) 20% C. Ar O = 16 g/mol.52 B. 3.4 M E. 960 mL air Di antara larutan berikut yang memiliki fraksi mol terbesar adalah .86 °C/m) Larutan tersebut akan membeku pada suhu .86 °C/m maka larutan NaOH 4% (Ar Na = 23 g/mol. Ar O = 16. 0.. 0. Ar O = 16.. 300 g/mol C.960 D. 684 g D.2 M 15. –0.04.1 M D.26 °C B. 5.86 °C/m) membeku pada –0...5 m C. (Ar C = 12. 2. A. 342 g E. Molalitas larutan fruktosa 10% ialah . 100 g/mol E. 16.62 Larutan 1 molal NaOH (Ar Na = 23 g/mol. H2SO4 0. 0.4 m B. A. Ar Mg = 24.3 M adalah . glukosa 0. A. D. Suatu larutan 3 g zat nonelektrolit dalam 100 g air (Kf =1. 1.. A.13 °C. 17 g C..279 °C. 0.004 C..Evaluasi Materi Bab A.000 gram larutan C...104 °C B.6 °C D.2 mol gula dilarutkan dalam air hingga diperoleh fraksi mol larutan gula sebesar 0.72 °C D. (Kb air = 0.038 B.. 0. glukosa 0. 86. 0. 1. 0. 0. CO(NH2)2 E..372 °C. urea 0....52 °C E.94 °C C. Di antara larutan berikut ini yang titik bekunya paling tinggi adalah . Suatu larutan X mendidih pada suhu 100.88 °C E. 0. 1.. 171 g 12. 100 gram larutan B.. Mg(NO3)2 0. larutan sukrosa (C11H22O11) 30% E.5 °C/m) maka jumlah gula ( M r = 342 g/mol) yang harus dilarutkan adalah .3 M B.. 0...0 M Jika bobot molekul fruktosa 180. –3.. 95 g/mol D. CuSO4 0.01 M berikut ini yang terbesar adalah . –1. 1 liter air C. Ar Na = 23. Na2CO3 0. –3.18 g E. Ar O = 16 g/mol.86 °C/m maka kenaikan titik didih larutan urea tersebut adalah . 2.46 °C 10.2 M C. Ar H = 1). 0.2 m E. Larutan yang isotonis dengan NaCl 0.. Ar N = 14.. Ar N = 14. Konsentrasi larutan adalah . Untuk menaikkan titik didih 250 mL air menjadi 100.86 °C B. C 12H 22 O 11 C. Ar H = 1 g/mol) A. CH3COOH 0. A. 90 g C. –0. A. A. 175 g/mol 11. Massa molekul relatif zat tersebut adalah .4 M Sifat Koligatif Larutan 21 . 2. 85 g B.. larutan MgSO4 20% Dalam 500 gram air terdapat 12 g urea CO(NH2)2 (Ar C = 12..52 °C/m dan Kf air = 1. –1. Di antara larutan-larutan memiliki tekanan osmotik A. air sehingga volume larutan 1 liter D.. Cr(NH3)4Cl2 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda..8 M D. 1.000 gram air E.3 M B.

03 °C/m.. penurunan tekanan uap.. 20. tunjukkan a.8 mmHg.25 g zat X dalam 100 gram kamfer melebur pada suhu 174. Hitunglah tekanan osmotik larutan yang terbentuk jika diukur pada suhu 27 °C dan R = 0.8 °C D. mengapa penjual es melakukan hal tersebut? X Y C' D' Temperatur E' F' 22 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Suatu larutan dibuat dari 2 mol K 2 SO 4 yang dilarutkan dalam 1. (Kb air = 0. 4. 1. titik didih larutan lebih tinggi dari titik didih pelarutnya B.000 g air. Anda pernah membelinya. A...2 g glukosa (C6H12O6) dalam 250 mL larutan pada suhu 27 °C adalah . Ar H = 1 g/mol) A..4 °C dan Kf kamfer = 40 °C/m maka massa molar (Mr) zat X adalah .1 atm D. 5..7 g NaCl (Mr = 58.17. kenaikan titik didih larutan. tentukan massa molekul relatif zat itu. B. A. Suatu zat nonelektrolit (Mr = 40 g/mol) sebanyak 30 g dilarutkan ke dalam 900 g air. (Ar C = 12 g/mol.94 atm B.645 °C.550 °C. titik beku larutan elektrolit lebih tinggi dari titik beku larutan nonelektrolit dengan konsentrasi yang sama. titik beku larutan ini adalah –1. 39. Jika diketahui K2SO4 terurai 90%. tentukan Mr senyawa nonelektrolit tersebut. 250 C. G H 2.9 °C B.97 atm C. titik didih larutan adalah . Larutan 1. Jika diketahui titik lebur kamfer murni 178.7 atm 18.6 °C C. Perhatikan Diagram P–T berikut. 1.4 °C C. 163.250 19. titik beku larutan lebih tinggi dari titik beku pelarutnya tekanan uap larutan lebih tinggi dari tekanan uap pelarutnya D. dan Z. 102. 59. 500 B. 3. Jika Kb pelarut = 5. Pernyataan yang benar tentang sifat koligatif larutan adalah . Larutan tersebut memiliki tekanan uap sebesar 426 mmHg. Diagram P–T B' B A A' Z C Tekanan (atm) Berdasarkan diagram P–T tersebut. Suatu zat organik sebanyak 0.2 kg air agar diperoleh larutan dengan titik beku setengahnya dari titik beku di atas? Sebanyak 11.. Jika tekanan uap eter murni pada suhu tersebut 442 mmHg. dan d.5 °C/m) A. Berapa gram zat tersebut yang harus dilarutkan ke dalam 1. D E F Pernahkah Anda melihat penjual es potong? Mungkin juga.0 °C E. Hitunglah tekanan uap suatu larutan 3 mol glukosa dalam 900 g air pada suhu 300 °C jika tekanan uap air murni pada 100 °C adalah 31. 103. penurunan titik beku larutan. 25 D. tekanan osmotik larutan elektrolit sama dengan tekanan osmotik larutan nonelektrolit dengan konsentrasi yang sama E.5 g/mol) dilarutkan ke dalam air sampai volume 400 mL... Untuk membuat es potong tersebut. b. Soal Tantangan 1.645 g dilarutkan dalam 50 g CCl4 memberikan Δ Tb = 0. tentukan fasa zat pada X. 125 E.. Y. c. 2. Tekanan osmotik suatu larutan yang terdiri atas 7.4 °C. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. 3. 19.. si penjual menaruh garam dapur bersama es balok di sekitar cetakan es. 1. 101. Sebanyak 3 g senyawa nonelektrolit dimasukkan ke dalam 50 g eter (Mr = 74 g/mol). Ar O = 16 g/mol..082 L atm/mol K.4 atm E. Menurut Anda. 100.

contoh pemanfaatan lainnya adalah pada penyepuhan logam.Bab2 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia Sumber: harleypics. Selain baterai. A. Bagaimanakah proses elektrolisis terjadi? Bagaimana pula reaksi yang terjadi pada baterai? Pada bab ini. yaitu reaksi redoks. seperti pelapisan kromium pada mesin kendaraan bermotor sehingga terlihat mengilap. Berbagai jenis baterai dalam berbagai bentuk dan tegangan telah banyak dibuat untuk menjalankan peralatan-peralatan elektronik. Korosi 23 . penerapan reaksi redoks banyak digunakan di dalam kehidupan sehari-hari. serta menjelaskan reaksi oksidasireduksi dalam sel elektrolisis dan menerapkan Hukum Faraday untuk eletrolisis larutan elektrolit. Anda akan diajak untuk dapat menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari dengan cara menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dalam sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri. Pada prinsipnya. Sel Elektrokimia C. Reaksi Redoks B. seperti sel Volta/sel Galvani dan sel elektrolisis serta pemanfaatannya. alat yang dapat menghasilkan arus listrik. Anda tentu mengenal baterai. Proses penyepuhan logam.com Pada bab ini. menggunakan sel elektrolisis. arus yang dihasilkan baterai disebabkan oleh reaksi kimia. Anda akan mempelajari penyetaraan reaksi redoks dan penerapannya pada sel elektrokimia.

Konsep reduksi dan oksidasi (redoks) berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen.1 Penyetaraan Reaksi Redoks Tujuan Menyetarakan reaksi redoks Alat dan Bahan Persamaan reaksi Langkah Kerja 1. Selidikilah 2. Ada dua cara untuk menyetarakan reaksi dengan cara redoks. Adakah reaksi yang sulit untuk disetarakan? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. a. Reaksi reduksi-oksidasi merupakan reaksi yang berlangsung pada proses-proses elektrokimia. Pelajarilah contoh-contoh reaksi redoks berikut dan setarakan reaksinya. Apakah sama jumlah atom di ruas kiri dan di ruas kanan untuk kelima reaksi? 2. misalnya reaksi yang terjadi pada baterai kering. penyepuhan dan pemurnian logam. b. CH4(g) + O2(g) → CO2(g) + H2O(g) c. apabila: a. Manakah langkah penyetaraan reaksi yang lebih mudah untuk reaksi a. Bagaimana reaksi-reaksi itu terjadi? Pada bab ini akan dibahas lanjutan penerapan reaksi redoks dalam menyetarakan persamaan reaksi dan sel elektrokimia. Mg(s) + O2(g) → MgO(s) b. lakukanlah kegiatan berikut. Bagaimanakah konsep reduksi dan oksidasi berdasarkan penerimaan dan penyerahan elektron? Jelaskan. namun reaksi yang rumit harus ditangani secara khusus. serta peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi telah Anda pelajari di Kelas X Bab 7. atau e? 4. Bagaimanakah konsep reduksi dan oksidasi berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen? Jelaskan. 1. KMnO4(aq) + Na2SO3(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + H2O(l) e. 24 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Suatu reaksi dinyatakan setara. Apakah sama jumlah muatan di ruas kiri dan ruas kanan untuk reaksi yang kelima? 3. jumlah atom di ruas kiri sama dengan jumlah atom di ruas kanan. jumlah muatan di ruas kiri sama dengan jumlah muatan di ruas kanan. masih banyak penerapan reaksi reduksi oksidasi dalam kehidupan sehari-hari. d. Kata Kunci • • • Bilangan oksidasi Reaksi oksidasi Reaksi reduksi Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. yaitu: 1. Konsep redoks pada Kelas X baru diterapkan dalam memberi nama senyawa sehingga dapat membedakan apa nama untuk CuO dan Cu2O serta memahami penerapan konsep redoks dalam mengatasi masalah lingkungan. cara setengah reaksi/ion elektron. A Reaksi Redoks 2. Agar Anda memahami penerapan konsep redoks ini. b. sel aki. c.Soal Pramateri 1. serta penanggulangan korosi. ZnS(s) + HNO3(aq) → ZnSO4(aq) + NO(g) + H2O(l) d. 3. cara bilangan oksidasi. Selain itu. Cr2O72–(aq) + Fe2+(aq) + H+(aq) → Cr3+(aq) + Fe3+(aq) + H2O(l) Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Reaksi redoks sederhana dapat disetarakan dengan mudah. 2. penyerahan dan penerimaan elektron. yaitu proses kimia yang menghasilkan arus listrik dan proses kimia yang menggunakan arus listrik. Bagaimanakah cara mengidentifikasi sifat larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit? Jelaskan.

8 mol belerang ditunjukkan di sebelah kanan (K2SO4. the change of oxidation number. Dalam reaksi redoks. a half reaction. Jumlah elektron yang dilepaskan harus dikalikan 5. Oleh karena itu. Adapun jumlah elektron yang diikat dikalikan 2 sehingga menjadi 5 × 2 = 10 elektron. dan 5 Na2SO4). Reaksi Redoks dan Elektrokimia 25 . Jawab Langkah 1 kalium natrium asam kalium mangan(II) natrium + + + + + air permanganat sulfit sulfat → sulfat sulfat sulfat Langkah 2 KMnO4(aq) + Na2SO3(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + H2O(l) (reaksi belum setara) Langkah 3 Tentukan bilangan oksidasi setiap unsur dalam persamaan itu: +1 +7 –2 +1 +4 –2 +1 +6 –2 +1 +6 –2 +2 +6 –2 +1 +6 –2 +1 –2 Anda Harus Ingat Reaksi reduksi oksidasi dapat disetarakan dengan dua cara: 1. Mn + S → Mn + S melepas 2e Langkah 5 Samakan jumlah elektron yang dilepas dan diikat agar jumlah elektron yang dilepaskan sama dengan yang diikat. harus ditambahkan 3 mol air. Begitu pula ion H+ dan OH–. Banyaknya elektron yang dilepas ataupun diterima ditentukan melalui perubahan biloks yang terjadi. dan air. KMnO4(aq) + Na2SO3(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + H2O(l) Langkah 4 Pilihlah unsur-unsur yang mengalami perubahan dalam bilangan oksidasi. molekul H2O perlu dituliskan dalam persamaan reaksi. Persamaan menjadi: 2 KMnO4(aq) + 5 Na2SO3(aq) + ? H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + 2 MnSO4(aq) + 5 Na2SO4(aq) + ? H2O(l) Langkah 6 Dengan memeriksa ruas kiri dan ruas kanan. Jadi. mengikat 5e +7 +4 +2 +6 You Must Remember Reduction oxidation reaction can be equal with two ways: 1. 2. Agar di kiri juga menunjukkan 8 mol. 2 KMnO4(aq) + 5 Na2SO3(aq) + 3 H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + 2 MnSO4(aq) + 5 Na2SO4(aq) + ? H2O(l) Banyaknya air dapat dihitung dengan dua cara: a. harus ditetapkan 3 mol untuk H2SO4. kadang-kadang perlu dituliskan dalam persamaan reaksi redoks untuk menyatakan apakah reaksi berlangsung dalam suasana asam atau basa. tidak termasuk H 2O. dalam hal ini H2SO4 dan H2O yang diperlukan untuk menyetarakan persamaan.1 Setarakan persamaan untuk reaksi antara kalium permanganat dan natrium sulfit dengan hadirnya asam sulfat untuk membentuk kalium sulfat. mangan(II) sulfat. 2. natrium sulfat. cara setengah reaksi. tentukan banyaknya mol yang belum disetarakan. 2 MnSO4.1. Banyaknya total atom oksigen yang ditunjukkan di ruas kiri persamaan terakhir adalah 35 dan di kanan adalah 32 mol. cara bilangan oksidasi. Contoh 2. jadi 2 × 5 = 10 elektron. Cara Bilangan Oksidasi Penyetaraan persamaan reaksi redoks menggunakan cara bilangan oksidasi (biloks) dilakukan dengan cara menyamakan jumlah elektron yang dilepas oleh reduktor dan elektron yang diikat oleh oksidator. Seperti yang ditunjukkan oleh persamaan dalam langkah 5. H2O sering terlibat di dalam reaksi. artinya yang mengalami oksidasi atau reduksi.

5. c. dan klorin. kromium(III) klorida. harus ditetapkan 3 mol air. ZnS(s) + HNO3(aq) → ZnSO4(aq) + NO(g) + H2O(l) –8e(×3) +3e(×8) e = 8 × 3 = 24 Reaksi redoks berikut: a Fe2+ + MnO4– + b H+ → c Fe3+ + Mn2+ + d H2O Harga a. ZnS(s) + HNO3(aq) → ZnSO4(aq) + NO(g) + H2O(l) Kupas –2 +5 +6 +2 Tuntas 1. dan d berturutturut adalah . persamaan reaksi yang setara adalah 2 KMnO4(aq) + 6 KI(aq)+ 4 H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 KOH(aq) 2. 8. 5. 5. MnO4– + I– → MnO2 + I2 +7 +4 basa +3 (5) +2 II 5 Fe +MnO4 → 5 Fe3++Mn2+ III 5 Fe2++MnO4–+8 H+ → 5 Fe3+ + Mn2+ IV 5 Fe2++MnO4– +8 H+ → 5 Fe3+ + Mn2+ + 4 H2O Jadi. 5. UN 2004 MnO4– + 2I– → MnO2 + I2 +3e(×2) –2e(×3) 3. b. 5. dan d berturut-turut adalah (D) 5. 3 ZnS(s) + 8 HNO3(aq) → 3 ZnSO4(aq) + 8 NO(g) + 4 H2O(l) Jadi. b. 5. Perhatikan beberapa contoh penyelesaian reaksi redoks dengan cara biloks berikut..2 Setarakanlah reaksi berikut. 4. 4.. b. Contoh 2. 8. persamaan reaksi yang setara adalah 3 ZnS(s) + 8 HNO3(aq) → 3 ZnSO4(aq) + 8 NO(g) + 4 H2O(l) Contoh Jawab 1. 5. 5 B. 8 C. dilanjutkan dengan penyetaraan jumlah elektron yang terlibat pada bagian a dan b. 5 Pembahasan a Fe2+ + MnO4– + b H+ → c Fe3+ + Mn2+ + H2O I Fe2++MnO4– → Fe3++Mn2+ +2 (1) +7 2+ – 2..Banyaknya atom hidrogen yang ditunjukkan di kiri adalah 6 mol (3 H2SO4). Jadi.3 Setarakanlah reaksi antara KMnO4 dengan KI dalam suasana basa. Cara Setengah Reaksi/Ion Elektron Penyetaraan persamaan reaksi redoks dengan cara ini dilakukan dengan membagi reaksi menjadi 2 bagian. 3 ZnS(s) + 8 HNO3(aq) → 3 ZnSO4(aq) + 8 NO(g) + H2O(l) 3. 2. 4. sistem yang tereduksi. Jadi. 2. 2 KMnO4(aq) + 6 KI(aq) + 4 H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 KOH(aq) Jadi. harga a. 4 E. 2 MnO4–(aq) + 6 I–(aq) + 4 H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 OH–(aq) 6. 2 MnO4–(aq) + 6 I–(aq) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 OH–(aq) 5. 8. persamaan yang setara adalah 2 KMnO4(aq) + 5 Na2SO3(aq) + 3 H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + 2 MnSO4(aq) + 5 Na2SO4(aq) + 3 H2O(l) b. 5. sistem yang teroksidasi. 4. Contoh Jawab 2.4 Setarakan persamaan untuk reaksi natrium dikromat (Na2Cr2O7) dan asam klorida untuk menghasilkan natrium klorida. Penyelesaian dilakukan untuk setiap bagian. 4 D. 5. 26 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 8. c. A. 2 MnO4–(aq) + 6 I–(aq) → 2 MnO2(s) + 3 I2 (aq) 4. yaitu: a. yang diakhiri dengan menjumlahkan kedua reaksi. 8. air.

Jawab Langkah 1 natrium asam natrium kromium(III) + air + klorin + klorida → klorida + dikromat klorida Langkah 2 Na2Cr2O7(aq) + HCl(aq) → NaCl(aq) + CrCl3(aq) + H2O(l) + Cl2(g) (tidak setara) Langkah 3 Tuliskan bentuk ion setiap zat. Persamaan akhir adalah Na2Cr2O7(aq) + 14 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + 2 CrCl3(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) Jadi. 4 dan 4 Pembahasan Menyamakan jumlah unsur dan jumlah ion sebelum dan sesudah reaksi dengan mengisi koefisien reaksinya... UN 2003 Kata Kunci Contoh 2. Jika suasana reaksi basa menyetarakan jumlah atom O dilakukan dengan penambahan OH– di ruas lain. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 27 . Jumlah H+ dan OH– yang ditambahkan disetarakan dengan penambahan H2O di ruas lainnya. diperoleh Cr2O72– (aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) (belum lengkap) Juga mengetahui bahwa ion hidrogen harus bergabung dengan oksigen untuk membentuk air.. koefisien a dan b berturut-turut adalah (C) 2 dan 5. Jumlah H dari H 2 O yang ditambahkan disetarakan dengan penambahan H+ di ruas lain. A . maka diperoleh Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) (setara) Dengan menambahkan elektron secukupnya pada ruas kiri untuk menyetarakan muatan maka persamaan menjadi: Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) Untuk persamaan oksidasi: 2 Cl–(aq) → Cl2(g) (setara) – Sebanyak 2 e harus ditambahkan di ruas kanan agar muatannya menjadi setara 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– Langkah 4 Selanjutnya kedua reaksi reduksi dan oksidasi dijumlahkan: Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) 3(2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e–) Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 Cl–(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) + 6 e– Persamaan kedua dikalikan 3 sehingga jumlah elektron yang dilepaskan dalam oksidasi sama dengan elektron yang diterima dalam reduksi (elektron saling menghabiskan).5 asam Setengah reaksi Setarakan persamaan reaksi berikut: MnO4–(aq) + Cl–(aq) → Mn2+(aq) + Cl2(g) Jawab (reduksi) MnO4–(aq) → Mn2+(aq) – Cl (aq) → Cl2 (g) (oksidasi) Menyetarakan jumlah atom O dilakukan dengan penambahan H2O jika suasana reaksi asam. 3 dan 5 E. persamaan yang setara adalah Na2Cr2O7(aq) + 14 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + 2 CrCl3(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) Kupas Tuntas Reaksi redoks berikut: a MnO4– + 6 H+ + b H2N2C2O4 → a Mn2+ + 8 H2O + 10 CO2 Harga a dan b berturut-turut adalah . Jadi. 2 dan 5 D. baik untuk persamaan reduksi maupun untuk oksidasi. 2 dan 4 C . Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 Cl–(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) Langkah 5 Untuk menuliskan persamaan keseluruhan yang setara. 2 dan 3 B. Untuk persamaan reduksi: Cr2O72–(aq) → 2 Cr3+(aq) (belum lengkap) Dengan mengetahui bahwa oksigen akan membentuk air. dikembalikan ke persamaan reaksi molekul dengan memasukkan 2 ion Na+ untuk setiap Cr2O72– dan satu Cl– untuk setiap H+.

persamaan yang setara adalah K2Cr2O7(aq) + 3 H2C2O4(aq) + 4 H2SO4(aq) → Cr2(SO4)3(aq) + 7 H2O(l) + 6 CO2(g) + K2SO4(aq) Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Cr2O72–(aq) → Cr3+(aq) (reduksi) C2O42–(aq) → CO2(g) (oksidasi) 2. K2Cr2O7(aq) + 3 H2C2O4(aq) + 4 H2SO4(aq) → Cr2(SO4)3(aq) + 7 H2O(l) + 6 CO2(g) + K2SO4(aq) Jadi. 2 MnO4–(aq) + 10 I–(aq) + 8 H2O(l) → 2 Mn2+(aq) + 16 OH–(aq) + 5 I2(aq) Jadi. K2Cr2O7(aq) + H2C2O4(aq) + H2SO4(aq) → Cr2(SO4)3(aq) + H2O(l) + CO2(g) + K2SO4(aq) Jawab 1. MnO4–(aq) + C2O42–(aq) → MnO2(s) + CO32– (aq) Cr2O72–(aq) + Fe2+(aq) → Cr3+(aq) + Fe3+(aq) 28 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . MnO4–(aq) + I–(aq) → MnO2(s) + I2(aq) Jawab 1. Cr2O7 (aq) + 3 C2O42–(aq) + 14 H+(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 6 CO2(g) 5. MnO4–(aq) + 4 H2O(l) → Mn2+ + 8 OH– 2 I–(aq) → I2(aq) – 3. persamaan yang setara adalah 2 MnO4–(aq) + 10 I–(aq) + 8 H2O(l) → 2 Mn2+(aq) + 16 OH–(aq) + 5 I2(aq) Kata Kunci • • Jumlah elektron Reaksi setara Contoh 2. MnO4–(aq) + H2SO4(aq) → SO42–(aq) + Mn2+(aq) 2. Setarakanlah persamaan-persamaan reaksi berikut. Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) (reduksi) C2O42–(aq) → 2 CO2(g) + 2 e– 2– 3.1 3. (Cr2O7 (aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l)) × 1 (C2O42–(aq) → 2 CO2(g) + 2 e–) × 3 2– 4. (MnO4 (aq) + 4 H2O(l) + 5 e– → Mn2+(aq) + 8 OH–(aq)) × 2 (2 I– → I2 + 2 e–) × 5 – 4. MnO4–(aq) → Mn2+(aq) (reduksi) I–(aq) → I2(aq) (oksidasi) 2. Cu(s) + NO3–(aq) → Cu2+(aq) + N2O(g) Soal Penguasaan Materi 2.7 Setarakan persamaan reaksi berikut.6 basa Setarakan persamaan reaksi redoks berikut.Reduksi : (MnO4–(aq) + 8 H+(aq) + 5 e– → Mn2+(aq) + 4 H2O(l)) × 2 Oksidasi: (2 Cl–(aq) → Cl2(aq) + 2 e–) × 5 Reduksi dikali 2 dan oksidasi dikali 5 untuk menyetarakan jumlah elektron. 1. 2 MnO4 (aq) + 8 H2O(l) + 10 e– + 10 I–(aq) → 2 Mn2+(aq) + 16 OH–(aq) + 5 I2(aq) + 10 e– 5. Jumlah kedua reaksi: 2 MnO4(aq) + 16 H+(aq) + 10 e– → 2 Mn2+(aq) + 8 H2O(l) 10 Cl(aq) → 5 Cl2(g) + 10 e– – + 2 MnO4 (aq) + 16 H (aq) + 10 Cl–(aq) → 2 Mn2+(aq) + 5 Cl2(g) + 8 H2O(l) Jadi. persamaan yang setara adalah 2 MnO4–(aq) + 16 H+(aq) + 10 Cl–(aq) → 2 Mn2+(aq) + 5 Cl2(g) + 8 H2O(l) Contoh 2. 4.

Sel Volta/Sel Galvani b.2 Reaksi Redoks yang Berlangsung Spontan atau Tidak Spontan Tujuan Mengamati reaksi redoks yang berlangsung spontan atau tidak spontan berdasarkan hasil pengamatan Alat dan Bahan Data hasil percobaan Langkah Kerja 1. anode. Bandingkan dengan logam yang tidak bereaksi (Ag dan Cu). 1. Reaksi yang terjadi pada sel elektrokimia adalah reaksi redoks. energi kimia diubah menjadi energi listrik atau sebaliknya.B Sel Elektrokimia Dalam elektrokimia dipelajari reaksi-reaksi yang disertai perpindahan elektron (reaksi redoks).1 1. dan larutan elektrolit. Sel elektrolisis Persamaannya: 1. terlebih duhulu akan dibahas deret Volta yang merupakan deret keaktifan logam-logam. dan Al? 2. yaitu katode. Buatlah persamaan reaksi dari ketiga logam yang bereaksi. Tabel 2. sedangkan pada anode terjadi oksidasi. 3. 2. Perbedaan Sel Volta dan Sel Elektolisis Sel Volta Sel Elektrolisis Energi kimia diubah menjadi energi listrik Katode adalah kutub positif Anode kutub negatif Reaksi spontan Energi listrik diubah menjadi energi kimia Katode adalah kutub negatif Anode kutub positif Reaksi tidak spontan Kata Kunci • • • Energi kimia Energi listrik Sel elektrokimia Sebelum lebih lanjut menguraikan sel Volta dan sel elektrolisis. Pada proses ini. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Bagaimana sifat kekuatan reduktornya? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Tentukan mana yang mengalami reduksi dan mana yang mengalami oksidasi. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 29 . pada katode terjadi reduksi. Adapun pada kondisi lainnya. Mg. Manakah sifat reduktor yang lebih kuat jika dilihat dari konfigurasi elektronnya? 3. Reaksi Redoks Na(s) + HCl(aq) Mg(s) + HCl(aq) Al(s) + HCl(aq) Ag(s) + HCl(aq) Cu(s) + HCl(aq) Pengamatan Reaksi berlangsung/terjadi dengan adanya gelembung gas Tidak terjadi reaksi 2. Perbedaannya dapat Anda lihat pada tabel berikut. 4. Apakah fungsi logam Na. 3. baik sel Volta maupun sel elektrolisis digunakan elektrode. Sel elektrokimia dibedakan atas: a. Pada sel elektrokimia. Selidikilah 2. arus listrik dialirkan ke dalam larutan atau cairan zat kemudian akan terjadi perpindahan elektron yang menghasilkan reaksi kimia. Reaksi reduksi oksidasi tertentu dapat menghasilkan arus listrik. Amati data hasil percobaan berikut. 2.

30 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Sn. Artinya. unsur-unsur logam cenderung mengalami oksidasi (melepaskan elektron) dan bersifat reduktor. Oleh karena itu. Libardy (Italia). Jadi. Sumber: http://en. Deret Volta juga dapat menjelaskan reaksi logam dengan logam lain. sedangkan logam Cu dan Ag terletak di sebelah kanan H sehingga tidak dapat mereduksi ion H+ (tidak bereaksi dengan asam). logam yang dapat bereaksi dengan HCl adalah K. Bukunya yang pertama adalah De vi attractiva ignis electrici ac phaenomenis inde pendentibus. Alessandro Volta melakukan eksperimen dan berhasil menyusun deret keaktifan logam atau deret potensial logam yang dikenal dengan deret Volta. Ba. Mg. Telah dipelajari sebelumnya bahwa logam-logam pada umumnya memiliki sifat energi ionisasi yang relatif rendah dan afinitas elektron yang relatif kecil. atom logam mengalami oksidasi dan ion hidrogen mengalami reduksi. Ag. dan Pb. dan Pt terletak di sebelah kanan H sehingga tidak bereaksi dengan asam. Contoh 2. Zn. suatu unsur akan mampu mereduksi ion-ion unsur di sebelah kanannya. Sn. misalnya: 2 Na(s) + 2 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + H2(g) Mg(s) + 2 HCl(aq) → MgCl2(aq) + H2(g) 2 Al(s) + 6 HCl(aq) → 2 AlCl3(aq) + 3 H2(g) Reaksi pertama di atas dapat dituliskan Na(s) + 2 H+(aq) → Na+(aq) + H2(g) Pada reaksi logam dengan asam. contohnya perak dan tembaga tidak mampu mereduksi ion hidrogen. Hg. → tidak bereaksi Ag(s) + H+(aq) ⎯⎯ + → tidak bereaksi Cu(s) + H (aq) ⎯⎯ Reaksi redoks antara logam dan asam berlangsung spontan bergantung pada mudah atau sukarnya logam itu mengalami oksidasi (kuat atau lemahnya sifat reduktor). Pada 1774. Reaksi yang terjadi adalah Zn mereduksi Cu2+ (berasal dari CuSO4) dan menghasilkan endapan logam Cu karena Zn terletak di sebelah kiri Cu. Zn. Pt. Semasa mudanya. dan Pb. tidak semua logam mampu bereaksi dengan asam. logam Zn dimasukkan ke dalam larutan CuSO4.org Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut.wikipedia. tetapi tidak mampu mereduksi ion-ion dari unsur di sebelah kirinya. Su. Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4(aq) + Cu(s) atau Zn(s) + Cu (aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) 2+ Anda Harus Ingat • • Reduktor kuat = mudah melepaskan elektron (mudah teroksidasi). Li K Ba Ca Na Mg Al Nu Zn Cr Fe Cd Co Ni Sn (H) Cu Ag Hg Pt Au Semakin ke kiri suatu unsur dalam deret Volta. Cr. Pb Jawab Logam-logam yang tepat bereaksi dengan asam adalah logam yang terletak di sebelah kiri H dalam deret Volta yaitu K.8 You Must Remember • • Strong reductor = easy to release electron Weak reductor = difficult to release electron Manakah logam-logam berikut ini yang dapat bereaksi dengan larutan HCl untuk menghasilkan gas H2? K. Cr. Semangatnya yang tinggi dalam mempelajari listrik telah membawanya pada suatu penemuan baterai listrik pada 1800. Alesandro Volta menyandang gelar profesor di bidang Fisika di Royal School. Reduktor lemah = sukar melepaskan elektron (sukar teroksidasi). Zn. Ba.Legenda Kimia Alessandro Volta (1745– 1827) lahir di Como. Cr. Namun. Misalnya. ia pernah menulis puisi tentang penemuannya yang menggembirakan. Logam Na. Hg. sifat reduktornya semakin kuat. Jika kita reaksikan suatu logam dengan asam. Ba. dan Al terletak di sebelah kiri H sehingga logam tersebut dapat mereduksi ion H+ untuk menghasilkan gas H2. Adapun logam-logam Ag.

Tantangan Kimia Logam-logam seperti emas. dan platina sering dijadikan perhiasan dan memiliki nilai jual yang tinggi. Bagaimanakah arah aliran elektron? 3. 2. Gelas kimia 1 L 2. Susunlah alat-alat seperti pada gambar.Contoh 2. Elektrode manakah yang lebih mudah mengalami reduksi dan oksidasi? (jika dilihat dari sifat logam Zn dan Cu dalam deret Volta) 2. 2 Na(s) + MgCl2(aq) → 2 NaCl(aq) + Mg(s) d. ZnSO4 1 M 5. Sel ini merupakan salah satu sel elektrokimia pertama yang dikembangkan.9 Manakah reaksi yang mungkin berlangsung dan tidak mungkin berlangsung? a. 1. reaksi yang mungkin berlangsung adalah a dan c. Kedua larutan dihubungkan dengan jembatan garam atau dipisahkan oleh dinding Reaksi Redoks dan Elektrokimia 31 . CuSO4 1 M 6. Voltmeter 4. reaksi yang tidak mungkin berlangsung adalah b dan d. Bagaimanakah reaksi redoks yang terjadi? 4. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Lempeng Cu Langkah Kerja 1. Berapakah nilai potensial yang tertera pada voltmeter? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. perak. Mengapa demikian? Diskusikanlah bersama teman Anda dan hubungkanlah jawaban Anda dengan teori Alessandro Volta. Zn(s) + H2SO4(aq) → ZnSO4(aq) + H2(g) b. sedangkan reaksi b dan d tidak akan berlangsung. lakukanlah kegiatan berikut. Lempeng Zn 7. Jadi. Pada sel Volta digunakan elektrode negatif (anode) dari batang zink (seng) yang dicelupkan dalam larutan ZnSO4 dan elektrode positif (katode) dari batang cuprum (tembaga) yang dicelupkan dalam larutan CuSO4. Amati perubahan yang terjadi. 1. Zn(s) + Na2SO4(aq) → ZnSO4(aq) + 2 Na(s) c. Untuk lebih memahami sel Volta. Pipa U yang berisi KCl 3.3 Sel Volta Tujuan Menentukan potensial sel suatu sel Volta Alat dan Bahan 1. Sel Volta/Sel Galvani Penemu sel ini ialah ahli kimia Italia Alessandro Volta dan Luigi Galvani. Kata Kunci • • – Voltmeter + Sel galvani Sel volta Jembatan garam (KCl) Zn Cu ZnSO4 1M CuSO4 1M Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Selidikilah 2. Cu(s) + Ni(NO3)2(aq) → Cu(NO3)2(aq) + Ni(s) Jawab Berdasarkan urutan sifat reduktornya dalam deret Volta. reaksi yang mungkin berlangsung adalah a dan c.

10 Nyatakanlah diagram sel dari reaksi pada sel kombinasi berikut. Jembatan garam terdiri atas pipa berbentuk U yang berisi agaragar yang mengandung garam kalium klorida. sedangkan larutan ZnSO4 semakin pekat. e. Zn teroksidasi dan Cu2+ tereduksi. pada anode ion Zn2+ lebih banyak dari ion SO42–. Fungsi jembatan garam adalah untuk mempertahankan kenetralan medium elektrolit tempat batang elektrode berada. sedangkan pada katode ion SO42– lebih banyak dari ion Cu2+. Larutan CuSO4 semakin encer. sedangkan elektrode Cu akan bertambah beratnya. ion SO42– berpindah dari elektrode Cu ke elektrode Zn melalui jembatan garam. Pada akhir reaksi sel. Oleh sebab itu. Reaksi yang terjadi pada sel Volta adalah Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4(aq) + Cu(s) Reaksi oksidasi (anode) Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Reaksi reduksi (katode) Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Penulisan reaksi redoks tersebut dapat juga dinyatakan dengan diagram sel berikut: Zn(s) | Zn2+(aq) || Cu2+(aq) | Cu(s) dengan: | = perbedaan fase || = jembatan garam sebelah kiri || = reaksi oksidasi sebelah kanan || = reaksi reduksi Contoh 2. reaksi: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) d. Tahapan kerja sel Volta/sel Galvani: a. diagram sel untuk sel tersebut adalah Zn(s) | Zn2+(aq) || Br2(aq) | Br–(aq) 32 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . – + jembatan garam Cu C ZnSO4(aq ) Br 2 + KBr Jawab Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– (oksidasi) Br2(aq) + 2 e– → 2 Br–(aq) (reduksi) Diagram sel: Zn(s) | Zn2+(aq) || Br2(aq) | Br–(aq) Jadi. Elektron yang dibebaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode Cu. elektrode Zn akan berkurang beratnya.Anda Harus Ingat Fungsi jembatan garam untuk mempertahankan kenetralan medium elektrolit tempat batang elektrode berada. You Must Remember The function of salt bridge is to hold up the neutrality of electrolyte medium which is the place of electrode. Elektrode seng teroksidasi berubah menjadi Zn2+ Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– b. berpori. Akibatnya. c. Pada elektrode Cu elektron-elektron diikat oleh ion Cu2+ dari larutan menjadi Cu dan selanjutnya molekul menempel pada batang Cu.

34 e Voltmeter e H 2(g) Pt H+(aq ) 1M Gambar 2. misalnya: Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4(aq) + Cu(s) dapat berlangsung jika ada perbedaan potensial yang bernilai positif dari kedua elektrode yang digunakan. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 33 . ditetapkan suatu elektrode standar sebagai rujukan. Gas tersebut dialirkan melalui sepotong platinum yang dicelupkan dalam larutan yang mengandung ion H+ dengan konsentrasi 1 M. Ni(s) | Ni2+(aq) || Ag+(aq) | Ag(s) b. Harga potensial mutlak suatu elektrode tidak dapat diukur. H2(g) (1 atm) Cu Pt Gambar 2. Fe(s) | Fe2+(aq) || Au3+(aq) | Au(s) Jawab a. (Eo = 0 volt) b.2 H ( aq ) (1 M) + Cu 2+( aq ) (1 M) Pengukuran harga potensial reduksi elektrode Cu Pada elektrode hidrogen terjadi reaksi oksidasi (karena elektron mengalir dari elektrode hidrogen ke elektrode Cu). Elektrode hidrogen terdiri atas gas hidrogen murni yang tekanannya adalah 1 atm pada 25 °C.11 Tuliskanlah persamaan reaksi redoks di anode dan di katode dari diagram sel berikut. sel Volta dengan elektrode hidrogen dan elektrode Cu dalam larutan CuSO4 memberikan harga potensial sebesar 0. Potensial elektrode standar ini ditetapkan memiliki harga potensial sama dengan nol volt.Contoh 2. Oleh karena itu. Anode (oksidasi) Katode (reduksi) b. Potensial Elektrode Positif Elektrode yang lebih mudah tereduksi daripada elektrode hidrogen diberi harga potensial reduksi positif. 0. sedangkan elektrode Cu mengalami reaksi reduksi. Potensial Reduksi Standar Reaksi redoks dalam sebuah sel. a. Misalnya. Anode (oksidasi) Katode (reduksi) : : : : Ni(s) → Ni2+(aq) + 2 e– Ag+(aq) + e– → Ag(s) Fe(s) → Fe2+(aq) + 2 e– Au3+(aq) + 3 e– → Au(s) a.1 Elektrode hidrogen merupakan elektrode standar yang digunakan untuk mengukur harga potensial elektrode lainnya. yaitu elektrode hidrogen.34 volt.

Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Eo = +0.76 volt. 34 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .34 volt. yaitu +0. Reaksi reduksi ditulis: Zn2+(aq) + 2 e– → Zn(s) Eo = –0.Persamaan reaksi yang terjadi: Anode(–) : H2(g) → 2 H+(aq) + 2 e– Katode(+) : Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) H2(g) + Cu2+(aq) → 2 H+(aq) + Cu(s) Oleh karena elektrode Cu lebih mudah tereduksi daripada elektrode hidrogen maka potensial reduksi elektrode Cu diberi tanda positif.34 volt Keterangan: Eo = potensial reduksi standar. Zn lebih mudah teroksidasi daripada hidrogen. Misalnya. e 0.765 Voltmeter e H2 ( g ) (1 atm) Zn Pt Gambar 2. Potensial Elektrode Negatif Elektrode yang lebih mudah teroksidasi daripada hidrogen diberi harga potensial reduksi negatif. c. elektrode seng diberi tanda negatif. Harga potensial reduksi elektrode hidrogen 0 volt maka harga potensial sel adalah harga potensial reduksi Cu. Reaksi reduksi ditulis sebagai berikut.3 Pengukuran harga potensial reduksi elektrode Zn H+(aq ) (1 M) Zn2+(aq) (1 M) Persamaan reaksi yang terjadi: Anode(–) : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode(+) : 2 H+(aq) + 2 e– → H2(g) Zn(s) + 2 H+(aq) → Zn2+(aq) + H2(g) Pada sel ini. Oleh sebab itu.765 volt. sel Volta yang terdiri atas elektrode standar hidrogen dan elektrode seng yang dicelupkan dalam larutan ZnSO4 1 M. memberikan beda potensial sebesar 0.76 volt Berdasarkan hasil eksperimen telah diperoleh harga potensial elektrode zat-zat pada suhu 25°C. Karena harga potensial reduksi H2 sama dengan 0 volt maka potensial sel adalah potensial reduksi Zn yaitu –0.

42 +1.12 V D. 2001 Al (aq) + 3 e U Al(s) 3+ – Mg (aq) + 2 e U Mg(s) 2+ – Na (aq) + e U Na(s) + – Ca (aq) + 2 e U Ca(s) 2+ – K (aq) + e U K(s) + – Li (aq) + e U Li(s) + – d.14 –0.25 –0.07 +0. Tabel 2.28 –0.92 –3.46 +1. +0.2 – Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur Setengah Reaksi E° (V) – F2(g) + 2 e U 2 F (aq) S2O82–(aq) + 2 e– U 2 SO42–(aq) PbO2(s) + HSO4–(aq) + 3 H+(aq) + 2 e– U PbSO4(s) + 2 H2O 2 HOCl(aq) + 2 H+(aq) + 2 e– U Cl2(g) + 2 H2O MnO4–(aq) + 8 H+(aq) + 5 e– U Mn2+(aq) + 4 H2O PbO2(s) + 4 H (aq) + 2 e U Pb (aq) + 2 H2O + – 2+ +2.12 V.80 +0.25 V E.13 V + 0.38 V Pembahasan Sn (aq) + 2 e U Sn(s) 2+ – Ni (aq) + 2 e U Ni(s) 2+ – E o Sel = EoKatode − Eo anode = (–0.13 V) – (–0.44 –0.Berikut ini tabel harga potensial reduksi beberapa unsur.83 –1.51 +1.77 +0.36 +1.12 V C .40 –0.17 +0.12 V Jadi.54 +0.01 +1.76 AgBr(s) + e U Ag(s) + Br (aq) – – 2 H (aq) + 2 e U H2(g) + – Diketahui: Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) E° = –0.25 V Pb2+(aq) + 2 e– → Pb(s) E° = –0.76 –2. Reaksi Sel dan Potensial Sel Reaksi sel adalah jumlah aljabar dari reaksi-reaksi yang terjadi pada elektrode-elektrode.23 +1.96 +0.66 –2. –0.36 –0. potensial standar sel Volta tersebut adalah (C) +0.05 Sumber: Chemistry (McMurry)..74 –0.87 +2.. –0.49 +0.25 V = +0.25 V) = –0. Zn(s) | Zn2+(aq) || Cu2+(aq) | Cu(s) Reaksi Redoks dan Elektrokimia 35 .37 –2.07 0 –0.69 +1. A .13 V Potensial standar sel Volta yang terdiri atas elektrode Ni dan Pb adalah .71 –2. +0.34 – – BrO3 (aq) + 6 H (aq) + 6 e U Br (aq) + 3 H2O – + – – Au (aq) + 3 e U Au(s) 3+ – Cl2(g) + 2 e U 2 Cl (aq) – – O2(g) + 4 H (aq) + 4 e U 2 H2O + – Br2(aq) + 2 e U 2 Br (aq) – – Kupas Tuntas NO3 (aq) + 4 H (aq) + 3 e U NO(g) + 2 H2O – + – Ag+(aq) + e– U Ag(s) Fe3+(aq) + e– U Fe2+(aq) I2(s) + 2 e– U 2 I–(aq) NiO2(s) + 2 H2O + 2 e– U Ni(OH)2(s) + 2 OH–(aq) Cu2+(aq) + 2 e– U Cu(s) SO4 (aq) + 4 H (aq) + 2 e U Ni(OH)2(s) + 2 OH (aq) 2– + +0. untuk reaksi dengan diagram sel sebagai berikut. UMPTN 1999 Co (aq) + 2 e U Co(s) 2+ – PbSO4(s) + H+(aq) + 2 e– U Pb(s) + HSO4–(aq) Cd2+(aq) + 2 e– U Cd(s) Fe2+(aq) + 2 e– U Fe(s) Cr2+(aq) + 3 e– U Cr(s) Zn2+(aq) + 2 e– U Zn(s) 2 H2O + 2 e U H2(g) + 2 OH (aq) – – –0. +0.44 +1.38 V B. Misalnya.63 +1..

+1. UN 2004 e. 36 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . sedikit air.78 V Eo = 1. sekunder. Jika yang digunakan adalah elektrode-elektrode standar maka potensial sel itu ditandai dengan Eo sel.32 V Eo = 0. –1. Potensial standar untuk sel tersebut sebagai berikut. 1) Sel Volta primer Sel kering Lechlanche merupakan contoh sel Volta primer. Jawab Oleh karena E oNi lebih kecil daripada E oAg maka Ni lebih mudah teroksidasi dibandingkan Ag. Eosel = Eooksidasi + Eoreduksi Oleh karena setengah reaksi oksidasi memiliki tanda yang berlawanan. Tentukan potensial sel yang terjadi jika EoNi –0.25 volt dan EoAg = +0.10 V + atau: Esel Esel = Eored − Eo oks = 0. Adapun sel bahan bakar adalah sebuah sel yang secara bertahap menghabiskan pereaksi yang disuplai ke elektrode-elektrode dan secara bertahap pula membuang produk-produknya.34 V – (–0.05 V Jadi.46 volt E.Setengah reaksi dari reaksi selnya sebagai berikut.76 Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Zn2+(aq) + 2 e– → Zn(s) Eosel = E o − Eo Cu2+ | Cu Zn2+ | Zn = +0.80 V – (–0.76 V) = +1. potensial standar sel tersebut adalah (E) +1..10 V. persamaan yang sering digunakan sebagai berikut. Elektrolit sel ini adalah campuran MnO2. dan sel bahan bakar. Ni sebagai anode dan Ag sebagai katode dengan potensial sel +1. Prinsip-Prinsip Sel Volta dalam Kehidupan Sehari-hari Sel Volta dapat dibedakan menjadi sel Volta primer.46 volt C.10 volt B.. Sel primer adalah sel yang dibentuk dari katode dan anode yang langsung setimbang ketika menghasilkan arus.32 = 1.25 V) = +1. +0. Tunjukkan mana yang bertindak sebagai katode dan anode dalam sel ini. Tipe-tipe sel Volta beserta contohnya dijelaskan pada uraian berikut. –0.32) = 0.10 V Jadi.32 volt D.10 V Contoh 2.78 – (–0.12 Sebuah sel Volta menggunakan elektrode nikel dalam larutan NiSO4 dan elektrode Ag dalam larutan Ag2SO4. Sel kering atau baterai kering terdiri atas wadah yang terbuat dari seng dan bertindak sebagai anode serta batang karbon sebagai katode. Eosel = Eoreduksi – Eooksidasi = EoAg – EoNi = +0.78 + 0. → Zn2+ + 2 e– Cu2+ + 2 e– → Cu Zn Zn + Cu2+ → Zn2+ + Cu Eo = 0. Kupas Tuntas jika maka Eosel Diketahui: Zn(s) + Fe2+(aq) → Zn2+(aq) + Fe(s) Eo = 0. dan kadang-kadang ditambahkan ZnCl2 dalam bentuk pasta. –0. Sel sekunder adalah sel yang dapat diperbarui dengan cara mengembalikan elektrodenya ke kondisi awal.32 volt Fe(s) + Cu2+(aq) → Fe2+(aq) + Cu(s) Eo = 0.. A.05 V.10 volt Pembahasan Potensial standar dari sel: = Eoreduksi – Eooksidasi = Eokatode – Eoanode = Eobesar – Eokecil Eo = +0. NH4Cl.80 volt.78 volt Potensial standar dari sel: Zn(s) + Cu2+(aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) adalah .34 Eo = –0. Anode : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode : Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Zn(s) + Cu2+(aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) (reaksi sel) Potensial sel merupakan jumlah aljabar dari potensial oksidasi dan potensial reduksi.

3) Sel bahan bakar Sel hidrogen-oksigen termasuk jenis sel bahan bakar yang terus-menerus dapat berfungsi selama bahan-bahan secara tetap dialirkan ke dalamnya.4 Penyusun sel kering e e e Anode Pb Katode PbO 2 e H2SO4(aq) Gambar 2. Sel yang sering digunakan sebagai ganti sel kering Lechlanche adalah baterai alkalin. Sel aki terdiri atas elektrode Pb (anode) dan PbO2 (katode). c. 2) Sel Volta sekunder Sel aki (Accumulator) merupakan contoh sel Volta sekunder. Oleh karena itu. 2 MnO2(s) + 2 H2O(l) + Zn(s) → 2 MnO(OH)(s) + Zn(OH)2(s) Baterai alkalin ini dapat menghasilkan energi dua kali energi total Lechlanche dengan ukuran yang sama. Keduanya dicelupkan dalam larutan H2SO4 30%. c. Cara kerja sel aki: a. molekul-molekul H2SO4 diubah menjadi PbSO 4 dan H 2O sehingga konsentrasi H 2SO 4 dalam larutan semakin berkurang. Reaksi yang berlangsung. Anode : Pb(s) + SO42–(aq) → PbSO4(s) + 2 e– Katode: PbO2(s) + H2SO4(aq) + 2 H+ + 2 e– → PbSO4(s) + 2 H2O(l) Pb(s) + PbO2(s) + 2 H2SO4 → 2 PbSO4(s) + 2 H2O Pada reaksi pemakaian sel aki. Pada elektrode PbO2 elektron-elektron dari anode Pb akan mereduksi PbO2 menjadi Pb2+ yang kemudian berikatan dengan SO42– dari larutan. Sel hidrogen-oksigen terdiri atas anode dari lempeng nikel berpori yang dialiri gas hidrogen dan katode dari lempeng nikel oksida berpori yang dialiri gas oksigen. yaitu: Anode : Zn(s) + 2 OH–(aq) → Zn(OH)2(s) + 2 e– Katode : 2 MnO2(s) + 2 H2O(l) + 2 e– → 2 MnO(OH)(s) + 2 OH–(aq) a. Elektrolitnya adalah larutan KOH pekat. Sel ini digunakan pada pesawat ruang angkasa. Baterai ini terdiri atas anode seng dan katode mangan dioksida serta elektrolit kalium hidroksida. Elektron-elektron pada elektrode karbon mereduksi MnO2 dan NH4+ menjadi Mn2O3 dan NH3. Elektron yang dibebaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode PbO2. daya listrik dari aki terus berkurang dan perlu diisi kembali. Pb2+(aq) + SO42–(aq) → PbSO4(s) b. Elektron yang dilepaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode karbon. PbO2(s) + 4 H+(aq) + 2 e– → Pb2+(aq) + 2 H2O(l) Pb2+(aq) + SO42–(aq) → PbSO4(s) Reaksi yang terjadi pada sel aki dapat ditulis sebagai berikut. Elektrode Pb teroksidasi menjadi Pb2+ Pb(s) → Pb2+(aq) + 2 e– Pb2+ yang terbentuk berikatan dengan SO42– dari larutan.Reaksi yang terjadi pada sel Anode : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode : 2 MnO2(s) + 2 NH4+(aq) + 2 e– → Mn2O3(s) + 2 NH3(g) + H2O(l) Zn(s) + 2 MnO2(s) + 2 NH4+(aq) → Mn2O3(s) + Zn2+(aq) + 2 NH3(g) + H2O(l) Cara kerja sel kering: Elektrode Zn teroksidasi menjadi ion Zn2+ Zn → Zn2+ + 2 e– b.5 Sel aki (accumulator) merupakan contoh sel Volta sekunder Reaksi Redoks dan Elektrokimia 37 . (+) Pasta Batang karbon (katode) Rongga Zn (anode) (–) Gambar 2.

Masukkan cincin atau peralatan perak yang kotor ke dalam bak tersebut. Buktikan oleh Anda dengan melakukan kegiatan berikut. Apabila arus listrik searah dialirkan ke dalam larutan elektrolit melalui elektrode maka larutan elektrolit tersebut akan terurai. Peristiwa penguraian elektrolit oleh arus searah inilah yang disebut elektrolisis. yaitu perubahan energi listrik menjadi energi kimia. Sebenarnya. Kata Kunci Sel elektrolisis Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. 2.6 Sel hidrogen-oksigen termasuk jenis sel bahan bakar. proses pembersihan tersebut dapat dilakukan dengan cara yang lebih ekonomis tanpa mengikis logam peraknya. Untuk lebih memahami sel elektrolisis. H 2( g ) O 2(g ) Anode Katode H 2( g ) O 2( g ) Cara kerja sel ini adalah Gas hidrogen yang dialirkan pada pelat nikel berpori teroksidasi membentuk H2O. kemudian tambahkan detergen dan air hangat. Setelah beberapa saat. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. penggunaan larutan pembersih tersebut dapat mengikis logam perak itu sendiri. O2 + 2 H2O + 4 e– → 4 OH– Reaksi yang terjadi pada sel ini sebagai berikut. Namun. Anode : 2 H2(g) + 4 OH–(aq) → 4 H2O(l) + 4 e– Katode : O2(g) + 2 H2O(l) + 4 e– → 4 OH–(aq) elektrolit KOH( aq ) 2 H2(g) + O2(g) → 2 H2O(l) Biasanya pada sel ini digunakan platina atau senyawa paladium sebagai katalis. 2 H2 + 4 OH– → 4 H2O + 4 e– Elektron yang dibebaskan bergerak melalui kawat penghantar menuju elektrode nikel oksida. Sel tempat terjadinya elektrolisis disebut sel elektrolisis. angkat cincin atau peralatan perak tersebut. kita akan mempelajari proses kebalikan dari sel Volta.Output a. Gambar 2. 2002 Siapkan bak kecil yang dasarnya telah dilapisi aluminium foil. b. 38 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Sel Elektrolisis Pada subbab ini. Pada elektrode nikel oksida elektron mereduksi O2 menjadi OH–. Buktikanlah oleh Anda Untuk membersihkan cincin atau peralatan yang terbuat dari perak biasanya digunakan larutan pembersih yang harganya mahal. lakukanlah kegiatan berikut. c.

Na+.7 Skema alat elektrolisis Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut.Selidikilah 2. Mengapa di katode dan di anode terjadi perubahan? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Mn+ + n e– → M Contoh: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) Humphry Davy (1778–1829) adalah seorang perintis elektrolisis. seperti stronsium melalui elektrolisis. Berbeda dengan reaksi yang terjadi pada sel Volta. Legenda Kimia a. Zat yang terbentuk dari hasil reaksi ini akan melekat pada batang katode. 1. Sumber arus searah (baterai/aki) 2. Dia juga memisahkan logamlogam lain.k12. Timbang kembali pelat tembaga. seperti Ni2+. Catat perubahan yang terjadi. 1. seperti Li+. Larutan CuSO4 Langkah Kerja 1. Reaksi: H2O(l) + 2 e– → H2(g) + 2 OH–(aq) b. Cu2+. ion positif menuju ke katode dan ion negatif ke anode. Lakukan percobaan hingga terlihat ada perubahan. Sumber: dbhs.wvusd. Ba2+. Elektrode manakah yang berperan sebagai katode dan mana sebagai anode? 2. Pelat tembaga 3. K+.ca Reaksi Redoks dan Elektrokimia 39 . Ion-ion logam a.7. Apabila zat hasil reaksi berfase gas maka akan keluar sebagai gelembung-gelembung gas di sekitar batang katode yang selanjutnya akan bergerak ke permukaan sel elektrolisis. Dia berhasil mengekstraksi logam natrium dan kalium dari hidroksidanya. Timbang dan bersihkan pelat tembaga. Sr2+. Ion hidrogen (H+) Ion hidrogen direduksi menjadi molekul gas hidrogen. CuSO4(aq ) e + Sumber tegangan Katode logam – e Anode tembaga Cu 2+(aq) Pelat tembaga Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 3. yaitu tempat arus masuk (pada sel Volta reaksi dimulai pada anode. dan Zn2+ akan mengalami reduksi menjadi logam.4 Elektrolisis Tujuan Mengamati peristiwa elektrolisis Alat dan Bahan 1. Reaksi: 2 H+(aq) + 2 e– → H2(g) 2. 2. Dalam larutan. yaitu tempat arus keluar). Ion-ion logam alkali/alkali tanah. 5. Gambar 2. Bagaimanakah arah aliran elektron? 3. Bagaimanakah reaksi redoks yang terjadi? 4. Dia mulai mempelajari elektrokimia segera setelah diperkenalkannya sel Volta. pada sel elektrolisis reaksi mulai terjadi pada katode. 4. kecuali jika zat yang dihasilkan berbentuk gas. dan Ca2+ tidak mengalami reduksi karena E° logam < E° air maka air sebagai penggantinya yang akan mengalami reduksi. Susunlah alat seperti pada Gambar 2. Ion-ion logam selain alkali/alkali tanah. Reaksi pada Katode Pada katode terjadi reaksi ion-ion positif (kation) mengikat elektronelektron yang berasal dari sumber arus.

Reaksinya: 4 OH–(aq) → 2 H2O(l) + O2(g) + 4 e– 2. 2 H2O(l) → 4 H+(aq) + O2(g) + 4 e– Pembahasan Elektrolisis larutan CaCl2 dengan elektrode karbon di ruang katode. seperti SO42–. Br2. terjadi reaksi karena larutan akan terurai menjadi CaCl2(aq) → Ca2+(aq) + 2 Cl–(aq) katode (–):2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) anode (+):2 Cl–(aq) → Cl2(aq)+2 e– Pada katode dihasilkan 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) yang direduksi bukan airnya karena potensial reduksi air lebih besar dari Ca2+. Jawab 1. 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) SPMB 2004 b. Br–. 3. Reaksi: Na+(aq) + e– → Na(s) Kupas Tuntas Larutan CaCl2 dengan elektrode karbon. Jika anode terbuat dari elektrode inert (elektrode yang tidak ikut bereaksi). I2. C. dan Au maka ion negatif atau air akan teroksidasi. atau Au) maka anode akan mengalami oksidasi menjadi ionnya. Contohnya. 2 e– + Ca2+(aq) → Ca(s) C. Ion sisa asam a. Reaksi pada Anode Pada anode terjadi reaksi oksidasi. 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) D. 40 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– B... 1.13 Tentukan reaksi yang terjadi di anode dan di katode pada elektrolisis berikut. reaksi yang terjadi adalah (C). jika anode terbuat dari Ni. Elektrolisis larutan NaBr dengan elektrode C. Sebagai gantinya air yang teroksidasi. 4. Jadi. 1. Ni akan teroksidasi menjadi Ni2+. 2. Elektrolisis larutan KNO3 dengan elektrode Pt. NO3–.. 2 H+(aq) + 2 Cl–(aq) → H2(g) + Cl2(g) Elektrolisis larutan NaBr dengan elektrode C katode (–) : 2 H2O(l) + 2 e– → H2(g) + 2 OH–(aq) anode (+) : 2 Br–(aq) → Br2(aq) + 2 e– 2 H2O(l) + 2 Br–(aq) → H2(g) + 2 OH–(aq) + Br2(g) Elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektrode C katode (–) : Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) 2× anode (+) : 2 H2O(l) → O2(g) + 4 H+(aq) + 4 e– 1× 2 Cu2+(aq) + 2 H2O(l) → 2 Cu(s) + O2(aq) + 4 H+(aq) Elektrolisis larutan KNO3 dengan elektrode Pt 2× katode (–) : 2 H2O(l) + 2 e– → H2(g) + 2 OH–(aq) + – anode (+) : 2 H2O(l) → O2(g) + 4 H (aq) + 4 e 1× 6 H2O(l) → 2 H2(g) + 4 OH–(aq) + O2(g) + 4 H+(aq) 2 H2O(l) → 2 H2(g) + O2(g) 3. Elektrolisis larutan HCl dengan elektrode Pt HCl(aq) → H+(aq) + Cl–(aq) katode (–) : 2 H+(aq) + 2 e– → H2(g) anode (+) : 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– 2. seperti Cl–. A. ion-ion negatif akan ditarik oleh anode. Reaksi yang terjadi pada anode sangat dipengaruhi oleh jenis anion dan jenis elektrode yang digunakan. PO43– tidak teroksidasi.Akan tetapi. 2 Ca(s) → Ca2+(aq) + 2 e– E. NaCl(l). Ion hidroksida (OH–) akan teroksidasi menjadi H2O dan O2. seperti Pt. Contoh: 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– 2 X– → X2 + 2 e– b. Reaksi: 2 H2O(l) → 4 H+(aq) + O2(g) + 4 e– Jika anodenya terbuat dari logam lain (bukan Pt. C. Elektrolisis larutan HCl dengan elektrode Pt. I– akan teroksidasi menjadi gasnya Cl2. Ion sisa asam yang tidak beroksigen. Reaksi: Ni(s) → Ni2+(aq) + 2 e– Contoh 2. Elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektrode C. apabila leburan garam yang dielektrolisis maka ion logam penyusun garam tersebut akan direduksi menjadi logam. di ruang katode terjadi reaksi . 4. Ion sisa asam yang beroksigen. Contohnya. Na+ akan menjadi Na.

14 Berapakah massa tembaga yang diendapkan di katode pada elektrolisis larutan CuSO4 dengan menggunakan arus 2 A selama 20 menit.200 s 2 = 96. jumlah zat (massa) yang diendapkan atau yang melarut pada elektrode berbanding lurus dengan jumlah arus yang melewati elektrolit (Hukum I Faraday).500 coulumb = 0. (Ar Cu = 63.5 g/mol) Jawab Di katode.200 s w= eit F 63.500 coulomb = 1 mol elektron Untuk 2 elektrolit atau lebih yang dielektrolisis dengan jumlah arus yang sama berlaku Hukum II Faraday. Keterangan: wA = massa zat A wB = massa zat B eA = massa ekuivalen zat A eB = massa ekuivalen zat B Kata Kunci Hukum Faraday Contoh 2. massa tembaga yang diendapkan pada katode adalah 0.79 g Jadi. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 41 . You Must Remember 1st Faraday Law states that amount of saturated or dissolved compound in electrode is straight forward with the current amount that pass through the electrolyte. wA e A = wB eB Anda Harus Ingat Hukum I Faraday menyatakan bahwa jumlah zat (gram) yang diendapkan atau yang melarut pada elektrode berbanding lurus dengan jumlah arus yang melewati elektrolit.5 g/mol × 2 A ×1. terjadi reaksi reduksi Cu2+ menjadi Cu: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) t = 20 menit = 1.c. Stoikiometri dalam Elektrolisis Dalam sel elektrolisis.79 g.500 w= Keterangan: w = massa zat (g) e i t F 1F = massa ekuivalen atau Mr valensi = kuat arus (A) = waktu (s) = tetapan Faraday = 96. Jika arus dialirkan ke dalam beberapa sel elektrolisis maka jumlah zat yang dihasilkan pada masing-masing elektrodenya sebanding dengan massa ekuivalen masing-masing zat tersebut. w= eit F atau eit 96.

Contoh lainnya adalah pada kendaraan bermotor.5× d. logam perak bertindak sebagai katode dan sendok besi bertindak sebagai anode. penyepuhan perak yang biasa dilakukan pada peralatan rumah tangga.73 g Jadi. massa Cu yang diendapkan pada katode adalah 0. Katode : Al3+(aq) + 3 e– → Al(l) Anode : 2 O2–(aq) → O2(g) + 4 e– 4 Al3+(aq) + 6 O2–(aq) → 4 Al(l) + 3 O2(g) Gambar 2. biasanya mesin kendaraan bermotor yang terbuat dari baja dilapisi dengan kromium. 2. Katode : 2 Na+(l) + 2 e– → 2 Na(l) Anode : 2 Cl–(l) → Cl2(g) + 2 e– 2 Na+(aq) + 2 Cl–(aq) → 2 Na(l) + Cl2(g) 42 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Kegunaan Sel Elektrolisis e Ag Ag + Ag + Sendok besi AgNO 3(aq ) 1) Penyepuhan logam Penyepuhan logam bertujuan melapisi logam dengan logam lain agar tidak mudah berkarat. dihasilkan 2. Berapakah massa Cu yang diperoleh? (Ar Cu= 63.Contoh 2.73 g.5 2 wCu = 108 = 0. CrO3(aq) + 6 H+(aq) + 6 e– → Cr(s) + 3 H2O(l) 2) Produksi aluminium Aluminium diperoleh dengan cara elektrolisis bijih aluminium. Reaksi yang terjadi sebagai berikut.5 g/mol. Proses pelapisan kromium dilakukan dengan elektrolisis. Reaksi yang terjadi sebagai berikut. Ar Ag = 108 g/mol) Jawab wCu eCu = w Ag e Ag wCu = w Ag × eCu e Ag 63. larutan elektrolit disiapkan dengan cara melarutkan CrO3 dengan asam sulfat encer.8 Penyepuhan perak pada sendok besi 3) Produksi natrium Natrium diperoleh dengan cara elektrolisis lelehan NaCl yang dikenal dengan Proses Down.5 g Ag. dan pisau. garpu. Pada penyepuhan perak. Contohnya.15 Jika 2 buah sel elektrolisis yang masing-masing mengandung elektrolit AgNO3 dan CuSO4 disusun seri dengan menggunakan arus yang sama. seperti sendok. Kromium(VI) akan tereduksi menjadi kromium(III) lalu tereduksi menjadi logam Cr.

Anda pasti pernah melihat besi yang berkarat.25 volt Al3+(aq) + 3 e– → Al(s) E0 = –1. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. E. 2. tabung reaksi C dan D diisi dengan air.2 Ag+(aq) + e– → Ag(s) Eo = +0. 2.34 volt c. 3. 5. 3.Soal Penguasaan 1. D. Sn2+(aq) + 2 e– → Sn(s) Eo = –0.5 Korosi pada Besi Tujuan Mengamati korosi pada besi Alat dan Bahan 1. Paku besi (6 buah) Tabung reaksi (6 buah) Asam sulfat Air Plastik Fakta Kimia Proteksi Katodik Untuk mencegah korosi pada pipa besi bawah tanah dilakukan dengan proses yang dinamakan proteksi katodik. (Ar Ag = 108 g/mol) b. a. 4. dan E ditutup dengan plastik. Materi 2.67 volt 3. Langkah Kerja 1. Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) E0 = –0. 1. Apakah fungsi jembatan garam? Tuliskanlah diagram sel dari reaksi redoks berikut. Amatilah perubahan yang terjadi selama beberapa hari. dan F pada masing-masing tabung reaksi. dan untuk tabung reaksi E dan F hanya berisi paku besi. C Korosi Dalam kehidupan sehari-hari. 6. Apabila besi didiamkan pada udara yang lembap maka pada permukaan besi akan terbentuk karat. K(s) | K+(aq) || Co2+(aq) | Co(s) Jika diketahui: a. Masukkan 6 buah paku besi ke dalam tabung reaksi yang telah diberi tanda label. Al(s) | Al3+(aq) || Ni2+(aq) | Ni(s) b. Anode : Sn(s) → Sn2+(aq) + 2 e– Katode: Ag+(aq) + e– → Ag(s) Tuliskanlah reaksi redoks di anode dan di katode dari diagram sel berikut. Dalam hal ini. Untuk mengetahui proses korosi pada besi lakukanlah kegiatan berikut. C.14 volt Mg2+(aq) + 2 e– → Mg(aq) Eo = –2. a. Berilah tanda label A. 4. 5. Apakah yang dimaksud dengan elektrode? Berapakah massa perak yang diendapkan pada katode pada elektrolisis larutan AgNO3 dengan menggunakan arus 5 A selama 20 menit. sedangkan logam yang melapisinya merupakan anode. C. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 43 . Manakah yang mengalami proses korosi lebih cepat? 2. Reaksi apakah yang terjadi pada proses korosi? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Proteksi katodik dilakukan dengan cara melapisi besi dengan logam yang memiliki sifat pereduksi lebih kuat. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. seperti Zn dan Mg. 2. besi bertindak sebagai katode. 5. Tabung A. Anode : Zn (s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) b. Pada tabung reaksi A dan B diisi dengan asam sulfat. B.36 volt Tuliskanlah reaksi redoks yang dapat terjadi dari pasangan-pasangan setengah reaksi tersebut dan tentukan masing-masing potensial selnya.80 volt Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Eo = +0. Sel Volta yang dibuat di anode dan katode dalam tempat terpisah harus menggunakan jembatan garam. 4. Reaksi korosi pada besi dapat dicegah karena reaksi oksidasi akan terjadi pada anode (logam pelapis). Selidikilah 2.

terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik atau sebaliknya. cara setengah reaksi/ion elektron. Masalah yang sering terjadi pada logam adalah korosi. a. F 44 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Rangkuman 1. Sel elektrokimia. Pembentukan aloi. gabungan Fe2+ dan OH– membentuk karat. Reaksi tidak spontan. Berlaku hukum I Faraday w  2. Korosi dapat dicegah dengan proteksi katodik. Proses korosi dapat dicegah melalui: Perlindungan pada permukaan. Reaksi redoks disetarakan dengan dua cara. 1. Sel Volta 1) Katode mengalami reduksi. Perlindungan elektrokimia dengan menggunakan logam lain (proteksi katodik). b. cara bilangan oksidasi. Jelaskanlah terjadinya korosi pada besi dan bagaimanakah cara pencegahannya? Materi 2. Pada proses korosi. 3) Katode adalah kutub negatif. O2( g ) O 2(g ) Fe2+(aq) + 2 OH–(aq) → Fe(OH)2(s) 4 Fe(OH)2(s) + O2(g) + 2 H2O(l) → 4 Fe(OH)3(s) Katode O2(g) + 2 H2O(l) + 4 e– → 4 OH–(aq) Gambar 2. 2. yaitu proses kimia yang menghasilkan arus listrik dan proses kimia yang menggunakan arus listrik. ei t .Kata Kunci • • Korosi Pencegahan korosi Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Elektrolisis Katode mengalami reduksi. anode mengalami oksidasi. 4) 5) Sel 1) 2) 3) 4) 5) 6) 3. yaitu a. Perhatikanlah Gambar 2. Sel elektrokimia terdiri atas sel Volta dan sel elektrolisis. sedangkan O2 mengalami reduksi menjadi OH–. campuran Ni dengan Cr. Reaksi redoks merupakan reaksi yang berlangsung pada proses elektrokimia. 3. Anode adalah kutub positif. Korosi adalah reaksi oksidasi pada logam yang disebabkan oleh oksigen dan air. b.9. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Contohnya.3 2. Contohnya korosi pada besi. 2) Energi kimia diubah menjadi energi listrik. pembentukan aloi. besi bertindak sebagai anode yang akan mengalami reaksi oksidasi membentuk Fe2+. Reaksi spontan. contohnya dengan cat. Katode adalah kutub positif.9 Reaksi korosi pada besi Anode Fe(s) → Fe2+(aq) + 2 e– 1. Tuliskanlah reaksi korosi pada besi. Aloi adalah campuran logam dengan logam lain sehingga menghasilkan campuran logam yang lebih kuat dan tahan karat. dan perlindungan pada permukaan logam. Korosi disebabkan karena reaksi logam dengan oksigen dan air. anode mengalami oksidasi. Energi listrik diubah menjadi energi kimia. Anode adalah kutub negatif.

produksi natrium Reaksi dengan O2 dan H2O • Perlindungan pada permukaan • Proteksi katodik • Pembentukan aloi penyebab proses yang merugikan Korosi pencegahan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia ini? Menyenangkan. produksi aluminium. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat menerapkan konsep reaksi redoks dalam sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri.P e t aKonsep disetarakan dengan Cara bilangan oksidasi Cara setengah reaksi/ion elektron elektrode terdiri atas Katode Anode merupakan merupakan Kutub positif Kutub negatif Baterai Aki Sel bahan bakar hidrogen-oksigen Kutub negatif Kutub positif Sel Volta/ Sel Galvani terdiri atas Sel Volta primer Sel Volta sekunder Sel Volta bakar contoh contoh contoh Reaksi redoks pemanfaatan elektrode terdiri atas Katode Anode merupakan merupakan Hukum I Faraday Sel Elektrolisis stoikiometri Hukum II Faraday contoh Penyepuhan logam. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 45 . Misalnya. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. Anda akan dapat menemukan aplikasi dari materi bab ini dalam kehidupan sehari-hari seperti pada proses penyepuhan logam dan pembentukan aloi. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia ini. Belajarlah dengan baik. Anda pun dapat berdiskusi dengan dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia ini. serta menjelaskan reaksi redoks dalam sel elektrolisis dan menerapkan Hukum Faraday untuk elektrolisis larutan elektrolit. bertanyalah kepada guru kimia Anda.

3 e 5e 7e 7..34 V Eo = +0... A. 5. 5 C.. Zn – Cu – X D.. 46 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII ..6 L 10. 1 C. 1.. Zn2+(aq) + Cu(s) → Zn(s) + Cu2+(aq) B. Reduksi 1 mol ion BrO 3 – menjadi ion Br – membutuhkan elektron sebanyak . 2 mol B. 1 mol D. Diketahui potensial reduksi beberapa logam .. 3. 4.55 V Eo = +1..4 B. Berapa elektron yang terlibat dalam reaksi .. NO3–(aq) → NO(g) A. B. 4 OH– dan 2 H2O E.. X – Zn – Cu C... Logam X dapat mengendapkan tembaga dari larutan CuSO4. Dari data potensial elektrode berikut: Zn2+(aq) + 2 e– → Zn(s) Cd2+(aq) + 2 e– → Cd(s) Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Ag+(aq) + e– → Ag(s) Eo = –0.. A.80 V 6...25 V 2. 4 H+ dan 2 H2O Pada reaksi: MnO4–(aq) + C2O42–(aq) → Mn2+(aq) + CO2(g) Jumlah mol C2O42– yang dapat dioksidasi oleh 1 mol MnO4– adalah . 2 e E.. Banyaknya Fe yang dapat dioksidasi oleh 1 mol Cr2O72– menghasilkan Fe3+ dan Cr3+ adalah . 3 mol Pada reaksi (belum setara): H2SO4(aq) + HI(aq) → H2S(aq) + I2(s) + H2O(l) Satu mol H2SO4 memerlukan HI sebanyak . La – Ga – Sn – Ir – Bi 11. Ir – Bi – Sn – Ga – La E.. 1 mol B. 4 mol B. A.00 V Eo = –2 52 V Eo= –0... 1 e D. 4 mol D. A.... 2. Deret berikut ini yang menyatakan bertambah kuatnya sifat reduktor adalah ..76 V Eo = –0.4 L E. A.44 V. 12 15 Cu(s) + NO3–(aq) → Cu2+(aq) + NO2(g) 1 mol Cu akan menghasilkan gas NO2 pada STP sebanyak . 8. 5 mol Jumlah mol elektron yang terlibat dalam: 3 As(s) + 5 NO3–(aq) + 4 OH–(aq) → 3 AsO43–(aq) + 5 NO(g) + 2 H2O(l) adalah . 11. La – Ga – Sn – Bi – Ir B. A. Zn – X – Cu E. Jika reaksi: Cu2+(aq) + NO(g) → Cu(s) + NO3–(aq) (belum setara) dilengkapi maka persamaan reaksi itu akan mengandung ... 2 mol E. 56 L C. Jika ke dalam larutan yang mengandung Fe2+ dan Pb2+ ditambahkan serbuk timbel dan besi maka . 2 A... 8 OH– dan 4 H2O C... Pada reaksi: D. La – Ir – Ga – Bi – Sn C. 10 mol D.. A... Cd(s) + Zn2+(aq) → Cd2+(aq) + Zn(s) C. A. Cu – Zn – X 13. 10 H+ dan 5 H2O B.Evaluasi Materi Bab A. 2 9. 1 mol C.. 44. E. tetapi logam X tidak bereaksi dengan larutan ZnCl2. Cu(s) + Cd2+(aq) → Cu2+(aq) + Cd(s) E... C. 22.14 V Eo= +0. Cu2+(aq) + 2Ag(s) → Cu(s) + 2Ag+(aq) D... 2 mol B. 3 mol C. 4 mol Susunan logam-logam tersebut dalam deret Volta adalah . Ga3+(aq) + 3 e– → Ga(s) Ir2+(aq) + 2 e– → Ir(s) La3+(aq) + 3 e– → La(s) Sn2+(aq) + 2 e– → Sn(s) Bi3+(aq) + 3 e– → Bi(s) Eo= –0. 9 D. 33. 2 mol C. 6 mol C..5 5 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda.. 8 mol E. 8 H+ dan 4 H2O D. 6 mol Oksidasi 1 mol ion sianida (CN–) menjadi ion sianat (CNO–) memerlukan elektron sebanyak . Sn – Ga – La – Bi – Ir D. Reaksi yang dapat berlangsung adalah . 3 B. Diketahui EoPb2+ | Pb = –0. Cu – X – Zn B. A.13 V dan Eo Fe2+ | Fe = –0.40 V Eo = +0.. 5 mol E. 3 mol D. 4 mol E.2 L D. Cd(s) + 2Ag+(aq) → 2Ag(s) + Cd2+(aq) 12.8 L B. E. A. 0..

. A. natrium di anode C.. 1.. 965 s D.80 V...74 V D. oksigen di anode D... gas H2 di anode C..54 g perak (Ar Ag = 108 g/mol) dari larutan Ag+.860 s 27. Fe2+ dan Pb2+ bertambah B. Massa tembaga (Ar Cu = 64 g/mol) yang mengendap di katode adalah . P – M – L D. 0. 2 F E. reaksi sel: Zn + 2Ag+ → Zn2+ + 2Ag C. natrium di katode B.1 F selama 2 jam.. 5 F C.... klorin di anode 20. 1.. A. A. perak bertindak sebagai katode B.76 V) | Ag = Pernyataan berikut yang tidak benar adalah .34 V = –0. klorin di anode E. Larutan CuSO4 dielektrolisis selama 2 menit dengan arus 2 A. 15... Zn | Zn2+ || Cu2+ | Cu B. 3. Dalam suatu sel Volta terjadi reaksi: Sn(s) + 2 Ag+(aq) → Sn2+(aq) + 2 Ag(s) Jika Eo timah = –0. 3.46 V E... A. akan terbentuk . 1 F D. A. 79. di anode tedadi reduksi 21..1 g D. P – L – M C.790 s B. 5. Fe2+ berkurang dan Pb2+ bertambah E. 1.4 g/mol) yang terbentuk di katode berjumlah .. ion Fe2+ di anode 22. 7. 0.. elektron mengalir dari perak ke seng D.650 s C. A. Fe2+ dan Pb2+ berkurang C. Jika larutan natrium nitrat dielektrolisis.92 g E.38 V = +0.1 M selama 100 menit dengan arus 2 F. dan P menunjukkan reaksi berikut: P + L2+ → tidak terjadi reaksi M + 2P+ → M2+ + 2P L + M2+ → L2+ + M Urutan ketiga logam itu yang sesuai dengan potensial reduksi yang meningkat adalah . Pada elektrolisis larutan kalium nitrat 0. Untuk mengendapkan semua tembaga (Ar Cu = 63. M.. Jika arus tersebut dilewatkan melalui larutan X2+ maka logam X (Ar X = 40 g/mol) yang mengendap sebanyak. hidrogen di katode. 1. natrium di katode.20 mol 26.58 mg B. tidak terjadi reaksi apa-apa 14...A.. Jumlah arus listrik yang diperlukan untuk mereduksi 1 mol ion ClO 3– menjadi Cl 2 dalam larutan asam adalah . natrium dan hidrogen di katode. 3 F 23. Dari data potensial reduksi: perak 19. Endapan seng (Ar Zn = 65.96 mg C. 0.. Arus listrik tertentu mengendapkan 0. di katode terjadi oksidasi E..05 mol D. A. oksigen di anode C..14 volt dan Eo potensial sel adalah . E Zn 2+ | Zn = –0. 79. endapan besi di katode E. klorin di anode B. notasi sel: Zn | Zn2+ || Ag+ | Ag 18... gas O2 di anode B..5) dari 200 mL larutan CuSO4 1 M dengan arus 10 A diperlukan waktu . endapan Cu di anode D.. 9.. Logam L.96 g 24. A.2 g E. 7. 0. A.27 mol B.10 mol E. 0. 4 F B. natrium di katode. Pb | Pb2+ || Cu2+ | Cu E.80 V maka E o Zn2+ E o Mg2+ E o Cu2+ E o | Zn | Mg | Cu = –0. Mg | Mg2+ || Pb2+ | Pb 17. Jika Fe digunakan sebagai anode dan Cu sebagai katode pada elektrolisis larutan CuSO 4 . 6. oksigen di katode E..80 V Pb2+ | Pb E o Ag + | Ag Sel Volta yang menghasilkan potensial listrik paling besar adalah .58 g D.13 V = +0. 0. Zn | Zn2+ || Ag+ | Ag D. Sel Volta memiliki elektrode perak ( E o Ag + o +0. A.56 V E. potensial sel = 1. 0.930 s E. oksigen di anode Reaksi Redoks dan Elektrokimia 47 . 0.94 V 16. 0. hidrogen di anode D.08 g C. A.. L – P – M 15. Larutan ZnSO 4 dielektrolisis dengan arus 0.54 g 25. akan terbentuk ... Fe2+ bertambah dan Pb2+ berkurang D.54 mol C. ion Cu2+ menuju katode dan terjadi endapan Cu B.. A. M – P – L B. = +0.52 V C. ion H+ menuju katode dan terbentuk gas H2 D.. L – M – P E. Mg | Mg2+ || Ag+ | Ag C... Jika larutan CuO dielektrolisis dengan elektrode inert maka . ion Cl– menuju katode dan terbentuk gas Cl2 C. Jika leburan NaCl dielektrolisis maka .. Jumlah gas yang terbentuk di anode (STP) adalah ..76 V = –2. hidrogen di katode.66 V B. 0.27 g B. A.

NaOH(aq) c..56 dm3 C.5 g/mol. Hitunglah potensial sel dari diagram sel berikut.5 dm3 B. Berapakah massa Ag yang diperoleh? (Ar Cu= 63.. dihasilkan 5. 1 dm3 D.175 g tembaga di katode (Ar Cu = 63. 44. b. Ar Ag = 108 g/mol) 2. Sebutkan bagian-bagiannya dan bagaimana cara kerjanya.5 g Cu. 5. a. ZnSO4(aq) Jika 2 buah sel elektrolisis yang masing-masing mengandung elektrolit AgNO3 dan CuSO4 disusun seri dengan menggunakan arus yang sama. A.4 g adalah . b. Bagaimanakah konsentrasi AgNO3 di dalam larutan? Jelaskan. 1. Soal Tantangan 1. Menurut Anda. 22..6 L B. K | K+ || Co2+ | Co Fe | Fe2+ || Cu2+ | Cu Cd | Cd2+ || Ag+ | Ag Zn | Zn2+ || Br2 | Br– 3. Volume gas yang terjadi di anode pada kondisi 7 g gas nitrogen bervolume 5 dm3 adalah . 1.2 L 28. 4.02 F. 1. Tuliskanlah reaksi di katode dan anode jika zat-zat berikut dielektrolisis dengan elektrode inert.. lama-kelamaan batu baterai itu tidak dapat digunakan lagi. 11. 1 × 10–3 mol B..5 × 10–3 mol C. 448 mL C.. Arus listrik 965 mA dialirkan melalui larutan asam sulfat selama 5 menit.4 L E. A.. untuk apakah teknik elektrolisis tersebut dilakukan? Jelaskan.8 L C. 3 × 10–3 mol 29. c. a.. 200 mL E. 2 × 10–3 mol D. Gambarkanlah sebuah sel Volta dengan elektrodeelektrode Ni dalam larutan NiSO4 dan Al dalam Al2(SO4)3. c..12 dm3 E. 2. 2 dm3 B.5 g/mol). 224 mL 30. (E° dapat dilihat dari tabel). 100 mL D. Ketika kita menggunakan batu baterai tersebut.5 × 10–3 mol E. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. 0. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Perhatikan bagan elektrolisis berikut. 400 mL B. volume gas yang terbentuk di katode pada suhu dan tekanan tertentu di mana 1 L gas nitrogen (Ar N = 14 g/mol) bermassa 1. c.A. Banyaknya gas hidrogen yang terbentuk adalah . 2. 2. KI(aq) b. Pada elektrolisis larutan CuSO4 terbentuk 3. AgNO3(aq) 48 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Pada elektrolisis larutan kalium klorida dengan listrik 0.8 L D. d. 0. NaCl(l) d. A. Logam manakah yang bertindak sebagai anode dan katode? Tuliskan reaksi redoks yang terjadi pada setiap elektrode. + Ag(s) – Cu(s) a. Kita semua pasti mengenal batu baterai.

serta terdapatnya di alam dengan cara mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama dan transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. Bagaimanakah sifat. Sifat-Sifat Unsur C. badan pesawat terbang harus memiliki berat yang cukup ringan dan tidak mudah terkorosi oleh udara lembap maka digunakan logam aluminium yang memiliki massa jenis yang cukup ringan dan tidak mudah terkorosi. warna. serta proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. Anda akan diajak untuk dapat memahami karakteristik unsur-unsur penting. Kegunaan dan Pembuatan Unsur-Unsur Kimia dan Senyawanya D. dampak. proses pembuatan. Masih banyak kegunaan dan sifat unsur-unsur kimia yang dapat Anda temukan di dalam bab ini. Anda tentu sering mendengar istilah unsur logam dan unsur nonlogam. dan cara menentukan kadar unsur-unsur tersebut? Temukanlah jawabannya dengan menelusuri isi bab ini. A. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur utama dan unsur transisi (titik didih. kekerasan. serta menjelaskan manfaat. kelimpahan di alam. Unsur-unsur tersebut memiliki beragam kegunaan sesuai dengan sifat-sifatnya yang khas. kereaktifan. Kelimpahan Unsur di Alam B. Contohnya. Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk 49 . titik leleh.Bab3 3 Kimia Unsur Sumber: Science Discovery. kelarutan. kegunaan dan bahayanya. Contoh lainnya adalah pemanfaatan nitrogen sebagai bahan pembuatan pupuk. dan sifat khusus lainnya). 2000 Pada bab ini.

Mineral apa saja yang mengandung logam perak? 14.. Dalam tabel periodik. Jadi. Daerah mana saja yang merupakan tambang emas? 13. Mineral Unsur Utama Daerah Penghasil Kata Kunci • • Kelimpahan unsur Mineral Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. tembaga. Di kulit bumi. Daerah mana saja yang merupakan tambang tembaga? 11. alkali tanah. Selain aluminium.. hematit. kriolit C . Daerah mana saja yang merupakan tambang perak? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh.1 Daerah Penghasil Tambang Tujuan Menyelidiki daerah penghasil tambang di Indonesia Kupas Tuntas Nama mineral yang mengandung unsur mangan adalah . besi. timah. Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya dengan sumber daya alam. magnetit. 1. Daerah mana saja yang merupakan tambang aluminium? 5. bagaimanakah sifat keelektromagnetifan unsurunsur? 2. hematit Pembahasan Bauksit dan kriolit merupakan mineral aluminium. masih ada sekitar ratusan unsur. Pirolusit (MnO2) merupakan mineral mangan. Mineral apa saja yang mengandung logam nikel? 8. bauksit. Lengkapi tabel berikut berdasarkan informasi yang Anda peroleh. emas. dan emas. Mineral apa saja yang mengandung logam besi? 2. senyawa. Mineral apa saja yang mengandung logam emas? 12.Soal Pramateri 1. Gunakan kata kunci yang berhubungan dengan logam. nikel. pirit. bauksit B. mineral mangan adalah (D) pirolusit. Daerah mana saja yang merupakan tambang nikel? 9. Apakah perbedaan antara unsur. nikel. Internet Langkah Kerja 1. seperti tembaga. Daerah mana saja yang merupakan tambang timah? 7. siderit. seperti logam. apakah kesamaan antara velg ban kendaraan dan badan pesawat terbang? Kedua benda tersebut terbuat dari logam aluminium. perak. A Kelimpahan Unsur di Alam 3. Pirit dan hematit merupakan mineral besi. unsur-unsur kimia biasanya terdapat dalam bentuk senyawa yang terkandung dalam tanah dan batuan. Aluminium hanyalah salah satu contoh unsur kimia yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. salah satunya logam-logam. baja. Mineral apa saja yang mengandung logam aluminium? 4. Unsur-unsur kimia terdapat melimpah di kulit bumi dan lapisan atmosfer. 2. Media cetak 2. Unsur-unsur tersebut tersebar meruah di alam. Tahukah Anda. kriolit. Daerah mana sajakah yang merupakan daerah tambang logam? Mari. aluminium. Daerah mana saja yang merupakan tambang besi? 3. pirolusit E. menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut. dan gas mulia. dan campuran? Tuliskan unsur-unsur dari golongan alkali. Carilah informasi mengenai daerah-daerah di Indonesia yang merupakan daerah tambang. Selidikilah 3. 50 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . UN 2003 Alat dan Bahan 1. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. pirit D. A . Mineral apa saja yang mengandung logam timah? 6.. halogen. bijih logam. Tabel berikut menunjukkan komposisi unsur-unsur kimia di kulit bumi. Unsur-unsur tersebut dapat dikelompokkan menjadi unsur logam dan nonlogam. Mineral apa saja yang mengandung logam tembaga? 10. dan kasiterit.

Aluminium memiliki massa jenis rendah (2. Mineral aluminium yang bernilai ekonomis adalah bauksit (Al2O3. Jawa Tengah dan beberapa tempat di Jawa Timur.2 H2O). seperti kalkosit (Cu 2S) dan kalkopirit (CuFeS2). 2000.2 Mineral-mineral aluminium: (a) bauksit. dan merupakan konduktor listrik yang baik. Kimia Unsur 51 . mudah ditempa. Namun. Dengan kelimpahan sebesar itu. dan FeS (hitam).12 0. dan korundum (Al2O3). Besi memiliki bilangan oksidasi +2 dan +3. Besi Besi merupakan logam yang paling banyak digunakan. 2001 Gambar 3. aluminium merupakan unsur ketiga terbanyak setelah oksigen dan silikon serta merupakan unsur logam yang paling melimpah. Di Indonesia. besi terdapat dalam bentuk bijih besi. tahan korosi. Daerah tambang bijih besi di Indonesia terdapat di Cilacap. FeCl2 (kuning).Tabel 3. Jawa Barat. jumlahnya sekitar 8%. aluminium merupakan logam yang mahal karena pengolahannya yang sulit. serta penghantar listrik dan panas yang baik.61 Sumber: Basic Concept of Chemistry. Fe(s) + 2 H+(aq) → Fe2+(aq) + H2(g) Asam sulfat pekat dapat mengoksidasi logam besi menjadi Fe2+. ion Fe2+ dalam larutan dapat teroksidasi menjadi ion Fe3+.83 2.63 2. Adapun daerah pengolahan bijih besi dan industri baja terdapat di Cilegon. seperti persamaan reaksi berikut. dapat diregangkan. bauksit banyak ditemukan di pulau Bintan dan Tayan (Kalimantan Barat). Besi(III) oksida berwarna cokelat kemerahan dan besi(III) klorida berwarna hitam kecokelatan. Logam besi bereaksi dengan asam klorida menghasilkan gas hidrogen. dan beberapa daerah lain.10 0.00 3. Banten.13 5. kriolit (Na3AlF6). Aluminium bereaksi dengan asam klorida dan basa kuat. Contoh senyawa besi(II). Aluminium tidak bereaksi dengan air. 2002 Gambar 3. Penambangan tembaga di Indonesia terdapat di Papua. 2. 2 Al(s) + 6 HCl(aq) → 2 AlCl3(aq) + 3 H2(g) 2 Al(s) + 2 NaOH(aq) + 2 H2O(l) → 2 NaAlO2(aq) + 3 H2(g) a b c 3.44 0. seperti FeO (hitam). Sulawesi Utara. Sumber: Science Encyclopedia. dapat ditempa. dan (c) korundum.59 2. magnetit (Fe3O4).7 H2O (hijau). Di alam. FeSO4.1 Komposisi Unsur-Unsur Kimia di Kulit Bumi Unsur Persentase (%) 46. dan pirit (FeS2).1 Hematit merupakan mineral yang mengandung besi. Tembaga Tembaga merupakan logam yang kuat. Chemistry (Chang). Sumber: Chemistry for You. Mineral lainnya yang mengandung aluminium adalah ortoklas (KAlSi3O8). siderit (FeCO3). (b) beril. beril (Be3Al2Si6O8).60 27.14 0. Bijih tembaga yang terpenting adalah berupa sulfida.72 8. 1996 Oksigen Silikon Aluminium Besi Kalsium Natrium Kalium Magnesium Titanium Hidrogen Fosfor Mangan Unsur-unsur lainnya 1.7 g/cm3). Dengan adanya oksigen. misalnya hematit (Fe2O3).09 0. Aluminium Aluminium terdapat melimpah di dalam kulit bumi.

dan CuS (hitam). Belitung. dan perhiasan. Selain dari hasil pertambangan. kecuali Cu2O (merah). Sumber: Chemisry. Ada dua jenis timah. Dari 1 g emas dapat dibuat kawat sepanjang 2.3 Bijih tembaga Tembaga bereaksi dengan asam sulfat panas membentuk senyawa tembaga(II) sulfat yang berwarna biru. 5. Sebagai ilustrasi. Tempat penambangan bijih timah di Indonesia berada di Bangka. Emas juga tidak bereaksi dengan asam atau basa. Gambar 3. Daerah penambangan nikel ada di Koala (Maluku Utara). Dalam kehidupan sehari-hari. 2004 Gambar 3. dan memiliki titik leleh yang rendah. dan antimon. Bijih perak yang berupa sulfida sering bercampur dengan sulfida dari tembaga. 120. 2001 Gambar 3. Emas Logam emas berwarna kuning dan relatif lunak. CuSO4. Sumber: Science Encyclopedia.2000 6. Cara penambangan yang digunakan adalah dengan pertambangan terbuka dan tertutup. bahan industri. Produksi perak umumnya diperoleh sebagai hasil sampingan pada pengolahan logam lain. Bijih nikel yang utama adalah nikel sulfida. 4. Perak Perak adalah logam yang berwarna putih dan sangat mengilap terutama setelah digosok. Logam emas disebut juga logam mulia karena emas tidak bereaksi dengan oksigen dan tidak terkorosi di udara. Nikel Nikel adalah logam yang berwarna putih mengilap. Matter and Its Changes. dan tidak mudah berkarat. yaitu timah putih dan timah abu-abu. dan Bengkulu. Soroako (Sulawesi Selatan). Daerah pertambangan perak di Indonesia terdapat di Cikotok (Banten). Lebak (Jawa Barat). Emas dapat ditempa sedemikian tipisnya. relatif lunak. arsen. beberapa unsur logam mudah ditemui dalam bentuk produk-produk rumah tangga. emas juga diperoleh dari hasil samping pemurnian tembaga dan nikel. Cu(s) + 2 H2SO4(aq) → CuSO4(aq) + SO2(g) + 2 H2O(l) Tembaga memiliki bilangan oksidasi +1 dan +2. Tembaga dengan bilangan oksidasi +1 kurang stabil dan mengalami reaksi disproporsionasi dalam larutannya. Kalimantan Tengah. tahan karat. 2 Cu+(aq) → Cu(s) + Cu2+(aq) Semua senyawa tembaga(I) bersifat diamagnetik dan tidak berwarna. Perhatikanlah gambar berikut.5 H2O (biru).000 lembar yang ditumpuk memiliki tebal tidak lebih dari 1 cm. contohnya CuO (hitam). 7. Perak ditemukan dalam bentuk senyawa yang berupa klorida dan sulfida. Emas merupakan logam yang paling mudah ditempa dan paling mudah memuai. dan Kalimantan Tengah.4 Emas ditemukan di alam dalam bentuk logamnya. Gunung Bijih (Papua). seperti tembaga dan timbal.Sumber: Chemisry for You. Bijih timah yang terpenting adalah kasiterit (SnO2).5 km.5 Mineral kasiterit yang mengandung perak. Timah Timah adalah logam yang berwarna putih perak. dan Maluku Utara. 52 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Daerah pertambangan emas di Indonesia ada di Aceh Barat. Senyawa tembaga(II) bersifat paramagnetik dan berwarna. Lampung Selatan. sangat keras. nikel. Anda mungkin telah mengetahui beberapa jenis logam dan mineral yang mengandungnya. dan pulau Kampar (Riau).

2. masing-masing tiga unsur. gas helium. Chemistry for You. Kelompokkan sifat-sifat unsur berdasarkan sifat fisis dan kimianya. Anda telah mempelajari sifat fisis dan sifat kimia unsur. Tuliskan sifat-sifat yang dimiliki unsur. Perbedaan Sifat Kimia dan Sifat Fisis Setiap unsur kimia memiliki berbagai sifat yang membedakannya dengan unsur yang lain. Materi 3. lalu identifikasi informasi yang terdapat dalam tabel periodik. 2000. Di Kelas X. Amati tabel periodik unsur. dan sulfur. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. (b) bahan baku industri. oksigen. Soal Penguasaan 1. dan besi merupakan unsur logam. mari lakukan kegiatan berikut. nikel. dalam bentuk apakah unsur-unsur nonlogam terdapat di alam? Unsur-unsur nonlogam. dan sisanya adalah gas-gas lain. sebagian lagi dalam bentuk senyawa. seperti gas hidrogen. 2. gas argon. Udara mengandung 78% gas nitrogen. terdapat juga unsur nonlogam.1 3. Tuliskanlah contoh unsur logam dan nonlogam. 21% gas oksigen. Kimia Unsur 53 . Apakah nama mineral yang mengandung unsur besi? B Sifat-Sifat Unsur 1.2 Sifat Kimia dan Sifat Fisis Unsur Kimia Tujuan Menyelidiki perbedaaan sifat kimia dan sifat fisis unsur kimia Alat dan Bahan Tabel periodik Langkah Kerja 1. Contoh unsur nonlogam. perak. dan gas nitrogen dioksida.a b c Sumber: Science Discovery.6 Contoh pemanfaatan logam dalam kehidupan sehari-hari: (a) peralatan rumah tangga. Selidikilah 3. seperti oksigen dan nitrogen kebanyakan terdapat di alam dalam bentuk gas. 2001 Emas. Sifat-sifat apa saja yang merupakan sifat fisis? 2. Untuk menyegarkan ingatan Anda tentang sifat-sifat unsur. 1. Tahukah Anda. Sifat-sifat apa saja yang merupakan sifat kimia? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. 4. (c) perhiasan. Gambar 3. 3. Selain unsur logam. di antaranya nitrogen. Apakah nama mineral yang mengandung unsur aluminium? Di manakah Anda dapat menemukan gas nitrogen? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. karbon. karbon dioksida.

sifat magnet. memisahkan. konduktivitas listrik. Beberapa sifat unsur. Golongan IIA Unsur Be Mg Ca Sr Ba Ra F Cl Br I At Titik Didih (°C) Titik Leleh (°C) Wujud VIIA 54 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . mengidentifikasi. antara lain nomor atom. massa jenis.Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Anda juga dapat mengetahui sifat fisis lainnya. Sifat kimia unsur dapat diprediksi dari data pada tabel periodik. massa atom. dan tingkat oksidasi. struktur elektron. dan gas. baik fisis maupun kimia. cair. dan tingkat oksidasi suatu unsur dapat diketahui bagaimana suatu unsur bereaksi. titik leleh. struktur elektron. Anda dapat mengetahui wujud suatu unsur pada suhu kamar. yaitu sifat fisis dan sifat kimia. titik didih. dan senyawa yang dihasilkan dari reaksi tersebut. dan suhu ketika terjadi reaksi.3 Sifat Fisis Unsur-Unsur Kimia Tujuan Menyelidiki pengaruh sifat fisis unsur-unsur kimia Alat dan Bahan Tabel periodik Langkah Kerja Gunakanlah informasi dalam Tabel Periodik untuk melengkapi tabel berikut. kekerasan. Unsur-unsur kimia pada suhu kamar dapat berwujud padat. dan massa jenis. Sifat-sifat fisis unsur yang diinformasikan dalam tabel periodik adalah wujud pada suhu kamar. dengan unsur apa dapat bereaksi. misalnya warna. kerapuhan. titik leleh. Kata Kunci • • Sifat fisis Sifat kimia Selidikilah 3. Ada dua jenis sifat unsur. Sifat fisis menjelaskan bentuk fisik unsur tersebut. 2. massa atom. kecepatan reaksi jika bereaksi dengan unsur lain. dan titik didih. nomor atom. kalor penguapan. menyelidiki hal tersebut dengan melakukan kegiatan berikut. jumlah panas yang dihasilkan dari suatu reaksi dengan unsur lain. Sifat suatu unsur bermanfaat untuk menjelaskan. Adapun sifat kimia suatu zat meliputi bagaimana suatu unsur dapat bereaksi dengan unsur lainnya. Menjelaskan suatu unsur berdasarkan sifatnya mirip dengan cara Anda ketika menjelaskan seseorang. dimuat dalam tabel periodik unsur. Dari data nomor atom. adakah hubungan antara wujud suatu unsur dengan titik didih dan titik leleh yang dimiliki unsur tersebut? Mari. Sifat Fisis Beberapa Unsur Dengan melihat tabel periodik. dan mengelompokkan. kelenturan. seperti titik didih dan titik leleh. Menurut Anda.

1. Jika titik didih dan titik leleh suatu unsur lebih rendah daripada suhu kamar (25 °C) maka unsur tersebut berwujud gas. Kimia Unsur 55 . dan gas.8 (a) Gas argon digunakan sebagai pengisi lampu bohlam. Jika titik didih dan titik leleh suatu unsur lebih tinggi daripada suhu kamar (25 °C) maka unsur tersebut berwujud padat.VIIIA He Ne Ar Kr Xe Rn Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Bagaimana dengan bromin? Unsur ini memiliki titik didih di atas 25 °C. Unsur-unsur apa sajakah yang berwujud cair? 4. a b Sumber: Chemistry for You. Unsur-unsur apa saja yang berwujud padat? 2. Wujud suatu unsur berkaitan dengan titik didih dan titik leleh yang dimiliki unsur tersebut. Unsur-unsur golongan VIIA yang berwujud padat memiliki titik didih dan titik leleh di atas 25 °C.7 Unsur-unsur golongan IIA Gambar 3. Bagaimana titik didih dan titik leleh unsur-unsur yang berwujud cair dibandingkan dengan suhu kamar? 5. Itulah sebabnya. Stronsium (Sr) Barium (Ba) Kalsium (Ca) Radium (Ra) Berilum (Be) Magnesium (Mg) Gambar 3. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. sedangkan unsur berwujud gas memiliki titik didih dan titik leleh di bawah 25 °C. 2001 Dapatkah Anda sebutkan kegunaan unsur gas mulia yang lainnya? Unsur-unsur golongan VIIA ada yang berwujud padat. semua unsur golongan VIIIA berwujud gas karena titik didih dan titik leleh unsurunsur golongan VIIIA di bawah 25 °C. (b) Gas kripton digunakan dalam laser untuk operasi retina mata. Unsur-unsur apa sajakah yang berwujud gas? 6. Bagaimana titik didih dan titik leleh unsur-unsur yang berwujud gas dibandingkan dengan suhu kamar? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Bagaimana titik didih dan titik leleh unsur-unsur yang berwujud padat dibandingkan dengan suhu kamar? 3. tetapi titik lelehnya di bawah 25 °C. cair. Itulah sebabnya semua unsur golongan IIA berwujud padat karena titik didih dan titik leleh unsur-unsur golongan IIA di atas 25 °C. Hal inilah yang menyebabkan unsur bromin berwujud cair.

1. Penambahan larutan Cl2 menyebabkan warna larutan berubah menjadi cokelat. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. 5. Bagaimana warna larutan setelah penambahan Cl2? Mengapa warna larutan setelah penambahan Cl2 berubah? Bagaimana warna larutan setelah penambahan CCl4 dan pengocokan? Mengapa warna larutan setelah penambahan CCl4 dan pengocokan berubah? Manakah potensial reduksi yang paling besar antara Cl2 dan I2? Apakah hubungan antara potensial reduksi dengan daya pengoksidasi dan daya pereduksi? You Must Remember Oxidizing agent of halogen: F2 > Cl2 > Br2 > I2 Reducting agent of halogen: I2 > Br2 > Cl2 > F2 Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Cl2(g) + 2 I–(aq) → Cl–(aq) + I2(s) Dari persamaan reaksi tersebut dapat diketahui bahwa Cl2 mengoksidasi I– menjadi I2 yang ditandai dengan perubahan warna dari bening ke ungu. Setelah ditambahkan CCl4 dan dikocok. daya pereduksi. Amati warna larutan setelah penambahan Cl2. 3.9 Fluorin berwujud gas. Mengapa? Hal ini dapat dijelaskan oleh persamaan reaksi berikut. Sifatsifat kimia tersebut. Mengapa Cl2 dapat mengoksidasi I–? Hal ini berkaitan dengan harga potensial reduksi unsur-unsur golongan halogen. lalu kocok. 2. Amati warna larutan pada lapisan bawah. 56 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Selidikilah 3. Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Fullick).4 Daya Pengoksidasi dan Daya Pereduksi Unsur-Unsur Golongan Halogen Tujuan Menyelidiki daya pengoksidasi dan daya pereduksi unsur-unsur golongan halogen Alat dan Bahan 1. yaitu lapisan atas (I2 dalam KI3) dan lapisan bawah (I2 dalam CCl4). Massa jenis CCl4 lebih besar sehingga berada di lapisan bawah. dan warna nyala.3. Warna cokelat ini merupakan warna larutan KI3. Lapisan terbagi dua dan tidak bercampur karena larutan KI3 dan CCl4 memiliki kepolaran dan massa jenis yang berbeda. akan dihasilkan dua lapisan. Sifat Kimia Beberapa Unsur Selain memiliki sifat fisis. 4. Tambahkan CCl4 ke dalam tabung reaksi. sedangkan iodin berwujud padat. Larutan yang kepolarannya berbeda tidak akan bercampur. Larutan CCl4 Tabung reaksi Anda Harus Ingat Daya pengoksidasi halogen: F2 > Cl2 > Br2 > I2 Daya pereduksi halogen: I2 > Br2 > Cl2 > F2 1. Tambahkan Cl 2 ke dalam tabung reaksi. 3. 2. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Tuangkan 5 mL larutan KI ke dalam tabung reaksi. 5 mL larutan KI 2. Cl2 Langkah Kerja 3. bromin berwujud cair. di antaranya daya pengoksidasi. 6. 4. Amati warna larutan KI. unsur-unsur juga memiliki sifat kimia. Lapisan bawah memiliki warna ungu. Bagaimanakah daya pengoksidasi dan daya pereduksi unsurunsur golongan halogen? Bagaimanakah warna nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah? Ingin mengetahui jawabannya? Temukanlah jawabannya dengan melakukan kegiatan berikut.2000 Gambar 3. Perhatikanlah tabel berikut. Larutan KI yang berwarna bening mengandung ion I–.

Unsur F dapat mengoksidasi unsur-unsur halogen lainnya. Lawan dari pengoksidasi adalah pereduksi. lalu celupkan ke dalam setiap garam klorida dan bakar menggunakan pembakar bunsen.5 Warna Nyala Unsur-Unsur Golongan Alkali dan Alkali Tanah Tujuan Menyelidiki warna nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah Alat dan Bahan 1. Setelah itu... UMPTN 2000 Selidikilah 3. Spatula 5. unsur alkali tanah yang sifatnya mirip dengan aluminium adalah (B) Be. Pembakar bunsen 6. sifat daya pereduksinya semakin besar. Garam NaCl KCl CaCl2 SrCl2 BaCl2 Kupas Tuntas Di antara unsur-unsur alkali tanah yang sifatnya mirip dengan aluminium adalah . celupkan ujung kawat nikrom ke dalam larutan HCl pekat. Untuk memastikan bahwa kawat nikrom telah bersih. BaCl2 3. HCl pekat 8. Tuliskan hasil pengamatan Anda pada tabel berikut. Dari penjelasan ini.. unsur I memiliki daya pereduksi yang paling besar diikuti Br. Warna nyala setiap unsur dapat diuji dengan cara mencelupkan ujung kawat nikrom ke dalam larutan HCl pekat. Sama seperti logam Be dapat membentuk asam H2BeO2 dan membentuk basa Be(OH)2. dan penanganannya. larutan KI dan gas Br2 B. sedangkan unsur I tidak dapat mengoksidasi unsur lainnya. 3. Gunakan kaca kobalt untuk mengamati warna nyala kalium. Mengapa nyala setiap unsur berbeda-beda? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh..36 +1. larutan KI dan gas Cl2 C . A. larutan KBr dan gas Cl2 E. Berarti. CaCl2 10.06 +0. 1. larutan KCl dan gas F2 Pembahasan Gas Br2 tidak mampu mengoksidasi larutan KCl. Be C .2 Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur Golongan Halogen Reaksi Potensial Reduksi (E°) Nomor Atom Kupas Tuntas F2(g) + 2 e– Cl2(g) + 2 e– Br2(g) + 2 e– I2(g) + 2 e– → → → → 2 F–(aq) 2 Cl–(aq) 2 Br–(aq) 2 I–(aq) +2. 2. sifat pengoksidasi semakin berkurang. Jadi. Cl2 dapat mengoksidasi I– karena potensial reduksi Cl lebih besar daripada I. NaCl Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. reaksi yang tidak dapat berlangsung adalah (C) larutan KCl dengan gas Br2. larutan KCl dan gas Br2 D. harga potensial reduksi semakin kecil.54 9 17 35 53 Sumber: Chemistry (McMurry). Reaksi berikut dapat berlangsung kecuali reaksi antara . semakin ke bawah. Kimia Unsur 57 . Jadi. A . sedangkan unsur Cl dapat mengoksidasi unsur-unsur halogen lainnya. Kaca kobalt 7.. Langkah Kerja 1. Unsur yang potensial reduksinya lebih besar dapat mengoksidasi unsur yang potensial reduksinya lebih kecil. Kawat nikrom 4. Sr Pembahasan Aluminium adalah logam yang bersifat amfoter. dapat disimpulkan bahwa dalam satu golongan. Siapkan kawat nikrom yang bersih. Lakukanlah kegiatan berikut untuk mengetahui warna nyala beberapa unsur golongan alkali dan alkali tanah.87 +1. bakar menggunakan pembakar bunsen berkali-kali hingga bersih. 2001 Berdasarkan data pada tabel.Tabel 3. Semakin kecil nilai potensial reduksinya. unsur Br hanya dapat mengoksidasi I. SrCl2 2. Jadi. kecuali F. Mg B. Ca E. Sifat kimia unsur yang lainnya adalah warna nyala. KCl 9. UMPTN 1992 Unsur yang Diamati Na K Ca Sr Ba Warna Nyala Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. yaitu dapat membentuk asam (HAIO2) dan membentuk basa Al(OH)3. Ra D. Anda dapat meramalkan unsur-unsur mana saja dalam golongan halogen yang dapat mengoksidasi unsur lainnya. Cl. Bagaimana warna nyala setiap unsur? 2. meliputi sifat kimia senyawa. semakin besar nomor atom (dari atas ke bawah). dan F. cara penggunaan.. Kemudian.

Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah dapat dibedakan dari warna nyala yang dihasilkannya. Bagaimanakah warna nyala unsur-unsur tersebut? Perhatikanlah gambar berikut.
Unsur Na memiliki warna nyala kuning Unsur Ca memiliki warna nyala merah jingga

Gambar 3.10
Warna nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah

Unsur Ba memiliki warna nyala hijau

Unsur K memiliki warna nyala ungu

Unsur Sr memiliki warna nyala merah bata
Sumber: Jendela IPTEK: Kimia, 1993

Unsur-unsur tersebut memiliki warna nyala yang berbeda-beda karena sifat dari atomnya. Jika diberikan energi, kedudukan elektron dalam atom akan mengalami perubahan, yaitu berpindah ke kulit yang lebih tinggi (eksitasi). Setelah itu, elektron akan kembali ke keadaan dasar (stabil) sambil melepaskan energi radiasi elektromagnetik. Pada saat unsur-unsur alkali dan alkali tanah dipanaskan (diberi energi), elektron dalam atom alkali dan alkali tanah akan mengalami eksitasi, dan pada saat kembali ke keadaan stabil, setiap elektron akan melepaskan energi radiasi elektromagnetik berupa pancaran nyala cahaya. Nyala setiap atom berbeda-beda dan sangat khas.
Kehilangan energi

Gambar 3.11
Diagram tingkat energi pada atom yang mengalami eksitasi Energi

Keadaan tereksitasi

Emisi berupa pancaran nyala cahaya

Anda Harus Ingat
Logam alkali dan alkali tanah dapat dibedakan dari warna nyala yang dihasilkannya ketika dibakar. Natrium berwarna kuning, kalium berwarna ungu, kalsium berwarna merah jingga, stronsium berwarna merah bata, dan barium berwarna hijau.

Emisi berupa pancaran nyala cahaya Keadaan dasar (stabil) Absorpsi energi

4. Keperiodikan Sifat Unsur Seperiode
Unsur-unsur kimia dalam tabel dapat juga dikelompokkan berdasarkan periode. Bagaimanakah sifat unsur-unsur yang terletak dalam satu periode? Lakukanlah kegiatan berikut untuk mengetahui keteraturan sifat-sifat unsur periode ketiga.

You Must Remember
Alkali metal and earth alkali metal can be distinguished by its colour when it is burned. Sodium is yellow, potassium is purple, calcium is red-orange, stroncium is red-brown, and barium is green.

Selidikilah 3.6
Sifat Asam dan Basa Larutan Senyawa Unsur-Unsur Periode Ketiga Tujuan Menyelidiki sifat asam dan basa larutan senyawa unsur-unsur periode ketiga Alat dan Bahan 1. 2. Penjepit logam Cawan porselen 3. Pembakar bunsen 4. Pipet tetes

58

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

5. Labu erlenmeyer 11. Lakmus merah 6. Gabus labu berlubang 12. Lakmus biru 7. Sendok bakar 13. Larutan Al2(SO4)3 0,1 M 8. Rak dan tabung reaksi 14. Larutan amoniak 1 M 9. Logam magnesium 15. Larutan H2SO4 1 M 10. Serbuk belerang 16. Larutan NaOH 1 M Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan, meliputi sifat kimia senyawa, cara penggunaan, dan penanganannya. Langkah Kerja 1. Ampelas sekitar 4 cm logam magnesium. Jepit salah satu ujungnya dengan penjepit logam. Bakar ujung lainnya dengan pembakar bunsen. Amati warna abu hasil pembakaran. 2. Kumpulkan abu hasil pembakaran ke dalam cawan porselen, lalu teteskan 5 tetes air ke dalam cawan. 3. Celupkan lakmus merah dan lakmus biru ke dalam larutan. Amati perubahan warna lakmus. 4. Masukkan sedikit belerang ke dalam sendok bakar yang telah dipasang gabus penyumbat tabung. Bakarlah dengan menggunakan pembakar bunsen di lemari asam. 5. Celupkan sendok bakar ke dalam labu erlenmeyer yang berisi air dan kertas lakmus merah dan biru. Amati perubahan warna lakmus. 6. Tuangkan 2 mL larutan Al2(SO4)3 0,1 M ke dalam tabung reaksi. Teteskan larutan amoniak hingga terbentuk endapan. 7. Bagi endapan menjadi dua bagian. Masukkan setiap bagian ke dalam tabung reaksi. Teteskan larutan NaOH ke dalam tabung reaksi 1 dan larutan H2SO4 ke dalam tabung reaksi 2. Amati reaksi yang terjadi. 8. Tuliskan hasil pengamatan Anda pada tabel berikut.
Zat Perubahan warna Lakmus merah Lakmus biru Sifat

Kupas

Tuntas

Unsur periode ketiga yang terdapat bebas di alam .... A . Si dan Cl B. Cl dan Ar C . P dan S D. S dan Cl E. Ar dan S Pembahasan Argon terdapat di udara sebagai gas mulia (bebas) dan sulfur dijumpai di kawah gunung sebagai unsur bebas. Jadi, unsur periode ketiga yang terdapat bebas di alam adalah (E) Ar dan S.
UMPTN 1999

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. 2. 3. 4. Senyawa apakah yang terbentuk dari hasil reaksi belerang dan air? Senyawa apakah yang terbentuk dari hasil reaksi magnesium dan air? Senyawa apakah yang terbentuk dari hasil reaksi Al2(SO4)3 dan amoniak? Bagaimanakah sifat senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi Al2(SO4)3 dan amoniak? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.

Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Unsur-unsur dalam periode ketiga terdiri atas unsur logam dan nonlogam. Jika direaksikan dengan air, unsur-unsur tersebut dapat membentuk senyawa asam atau basa. Unsur-unsur logam cenderung membentuk senyawa basa, sedangkan senyawa nonlogam cenderung membentuk senyawa asam. Sifat asam atau basa senyawa-senyawa tersebut dapat diamati dengan menggunakan kertas lakmus. Pembakaran logam Mg akan menghasilkan senyawa oksida MgO. Jika direaksikan dengan air, MgO ini dapat membentuk senyawa basa Mg(OH)2. Mg(s) + O2(g) → MgO(s) MgO(s) + H2O(l) → Mg(OH)2(aq) Hasil pengujian dengan kertas lakmus menunjukkan bahwa Mg(OH)2 bersifat basa karena kertas lakmus merah berubah menjadi biru, sedangkan kertas lakmus biru tidak berubah warna.

Sumber: Chemistry (Chang), 2002

Gambar 3.12
Magnesium terbakar di udara membentuk magnesium oksida dan magnesium nitrida memancarkan warna nyala yang terang.

Kimia Unsur

59

Pembakaran unsur belerang akan menghasilkan senyawa oksida gas SO2. Jika direaksikan dengan air, SO2 ini dapat membentuk senyawa asam H2SO3. Bagaimanakah sifat senyawa ini? Kertas lakmus merah yang berada dalam labu erlenmeyer tidak berubah, sedangkan kertas lakmus biru justru berubah menjadi merah. Hal ini menunjukkan bahwa H2SO3 bersifat asam. S(s) + O2(g) → SO2(g) SO2(g) + H2O(l) → H2SO3(aq) Reaksi antara Al2(SO4)3 dan amoniak (NH4OH) akan menghasilkan endapan Al(OH)3 dan larutan (NH4)2SO4 dengan reaksi sebagai berikut.
Sumber: Chemistry (Chang), 2002

Gambar 3.13
Sulfur terbakar di udara membentuk sulfur dioksida menghasilkan warna biru.

Al2(SO4)3(s) + NH4OH(aq) → Al(OH)3(s) + (NH4)2SO4(l) Tahukah Anda, bagaimana sifat dari endapan Al(OH)3? Sifat ini dapat diamati dengan mereaksikan endapan Al(OH)3 dengan senyawa asam atau basa. Al(OH)3(aq) + H2SO4(aq) → Al2(SO4)3(aq) + H2O(l) Al(OH)3(aq) + NH4OH(aq) → Al(OH)4–(aq) + NH4+(aq) Al(OH)4–(aq) → AlO2–(aq) + 2 H2O(l) Al(OH)3 dapat bereaksi dengan asam dan basa sehingga Al(OH)3 disebut senyawa amfoter. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa: Dari kiri ke kanan dalam sistem periodik unsur (semakin besar nomor atom), sifat logam semakin lemah, sifat nonlogam semakin kuat, sifat asam semakin kuat, dan sifat basa semakin lemah.

5. Kesadahan

Kata Kunci
Air sadah

Air sadah (hard water) adalah air yang mengandung ion kalsium dan ion magnesium. Ada dua jenis kesadahan, yaitu kesadahan sementara dan kesadahan tetap. Kesadahan sementara adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam bikarbonat dari magnesium dan kalsium, sedangkan kesadahan tetap adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam sulfat, klorida, dan nitrat dari magnesium dan kalsium. Air sadah merugikan karena menyebabkan sabun tidak berbusa, bersifat mempercepat korosi, dan membentuk kerak pada peralatan logam. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan? Untuk mengetahuinya, lakukanlah kegiatan berikut.

Selidikilah 3.7
Menghilangkan Kesadahan Tujuan Menyelidiki kesadahan air dan proses penghilangannya Alat dan Bahan 1. Gelas kimia 1 L 4. Gelas ukur 2. Pembakar spiritus 5. Neraca 3. Batang pengaduk 6. Air bebas mineral 7. Kalsium bikarbonat 8. Kalsium klorida 9. Larutan natrium karbonat 1 M

Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan, meliputi sifat kimia senyawa, cara penggunaan, dan penanganannya. Langkah Kerja 1. Masukkan 5 gram serbuk kalsium bikarbonat ke dalam gelas kimia berisi 1 L air bebas mineral. Kemudian, aduk hingga semua larut. 2. Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan air yang diperoleh pada langkah 1. Amati busa yang dihasilkan. 3. Panaskan air tersebut sebanyak 500 mL hingga mendidih selama 1 jam.

60

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

4. Dinginkan, kemudian pisahkan endapannya. 5. Selanjutnya, cuci tangan Anda menggunakan sabun dan larutan yang telah dipisahkan dari endapannya. Amati busa yang dihasilkan. 6. Masukkan 5 gram serbuk kalsium klorida ke dalam gelas kimia berisi air bebas mineral 1 L. Kemudian, aduk hingga semua larut. Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan air yang diperoleh. Amati busa yang dihasilkan. 7. Tuangkan 50 mL natrium karbonat 1 M ke dalam 500 mL air sadah tetap. Aduk, lalu biarkan hingga endapan terpisah. Pisahkan endapan dan larutan. Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan larutan yang telah dipisahkan dari endapannya. Amati busa yang dihasilkan. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Apakah perbedaan antara kesadahan sementara dan kesadahan tetap? 2. Apakah tanda bahwa air mengandung air sadah? 3. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan sementara? 4. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan tetap? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh.

Anda Harus Ingat
Kesadahan sementara adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam bikarbonat dari magnesium dan kalsium, sedangkan kesadahan tetap adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam sulfat, klorida, dan nitrat dari magnesium dan kalsium.

Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Anda pasti telah mengetahui perbedaan antara kesadahan sementara dan kesadahan tetap. Perbedaannya terletak pada kandungan anionnya. Kesadahan sementara mengandung ion bikarbonat, sedangkan kesadahan tetap mengandung ion sulfat, klorida, dan nitrat. Kesadahan air dapat diamati dari busa sabun yang dihasilkan. Air yang bersadah busanya sedikit atau bahkan tidak menghasilkan busa. Kesadahan sementara dapat dihilangkan dengan cara pemanasan. Pemanasan air sadah sementara mengakibatkan garam bikarbonat akan terdekomposisi menjadi garam karbonat, gas karbon dioksida, dan air. Ca(HCO3)2(aq) → CaCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Mg(HCO3)2(aq) → MgCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Bagaimana dengan kesadahan tetap? Air yang mengandung kesadahan tetap dapat dihilangkan dengan beberapa cara, di antaranya pengendapan, kondensasi, dan penukar ion. Penghilangan kesadahan tetap dengan cara pengendapan merupakan cara yang banyak digunakan karena murah, mudah, dan praktis. Cara ini menghilangkan garam kalsium klorida atau magnesium klorida dengan cara membentuk endapan garam karbonat. CaCl2(aq) + Na2CO3(aq) → CaCO3(s) + 2 NaCl(aq) MgCl2(aq) + Na2CO3(aq) → MgCO3(s) + 2 NaCl(aq) Cara lain menghilangkan kesadahan tetap adalah cara kondensasi dan resin penukar ion. Pada cara kondensasi, air sadah dididihkan, lalu uapnya diembunkan. Uap yang dihasilkan telah bebas air sadah. Adapun dengan cara resin penukar ion, ion-ion yang terkandung dalam air sadah dihilangkan dengan cara pengikatan ion-ion penyebab kesadahan oleh resin penukar ion. Ada dua jenis resin penukar ion, yaitu resin penukar ion positif (kation) dan resin penukar ion negatif (anion). Pada bidang industri, air sadah sangat merugikan. Ketika air yang mengandung ion Ca2+ dan HCO3– dipanaskan akan terbentuk endapan CaCO3. Ca2+(aq) + 2 HCO3–(aq) → CaCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Pembentukan CaCO3 akan menyebabkan terbentuknya lapisan pada dinding bagian dalam pipa boiler yang dikenal dengan nama boiler scale. Lapisan yang terbentuk pada dinding bagian dalam pipa boiler tersebut menyebabkan transfer panas terhambat sehingga dapat mengurangi efisiensi dan daya tahan boiler. Menurut Anda, adakah keuntungan dari air sadah ini? Bagaimana sikap Anda jika air di rumah Anda merupakan air sadah?

You Must Remember
Temporary hardness is caused by bicarbonate salt from magnesium and pottasium, while permanent hardness is caused by sulfate salt, cloride salt, and nitrate salt from magnesium and potassium.

Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes, 2004

Gambar 3.14
Pembentukan lapisan CaCO3 pada dinding bagian dalam pipa boiler.

Kimia Unsur

61

Jelaskanlah sifat fisis unsur-unsur golongan alkali tanah. di antaranya oksigen. Nitrogen Unsur nitrogen biasa digunakan sebagai pupuk. 6. antariksawan. Pada bidang industri. (NH4)2SO4. misalnya: 1.2 4. Bagaimanakah cara membedakan unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah? C Kegunaan dan Pembuatan Unsur-Unsur Kimia dan Senyawanya 1. dan fosfor. dan penderita penyakit tertentu untuk pernapasan. Nonlogam Unsur-unsur yang termasuk nonlogam. oksigen digunakan sebagai zat pengoksidasi dan bahan baku pembuatan berbagai senyawa. Pembuatan gas oksigen di laboratorium dilakukan dengan cara memanaskan KClO3 dengan menggunakan katalis MnO2. Gas oksigen digunakan oleh penyelam. karbon. unsur oksigen terdapat dalam bentuk gas oksigen. Oksigen Di alam. mengandung 21 % nitrogen 62 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . CO(NH2)2. mengandung 46 % nitrogen 2. 5. 2 KClO3(s) → 2 KCl(s) + 3 O2(g) KClO3 dan MnO2 Botol terisi oleh gas oksigen Gambar 3. Jelaskanlah sifat asam-basa unsur-unsur periode ketiga. Pupuk ZA (zwafel amonium). Gas oksigen diperlukan dalam pembakaran dan proses metabolisme tubuh. Campuran gas oksigen dan nitrogen cair digunakan sebagai bahan bakar roket untuk mendorong pesawat ruang angkasa.15 Pembuatan gas oksigen di laboratorium Botol berisi air disiapkan untuk ditempatkan pada rangkaian alat Botol berisi gas oksigen Sumber: Chemistry (Chang). Tahukah Anda kegunaan dari unsur-unsur tersebut? Bagaimanakah cara mendapatkannya? Kata Kunci • • Kegunaan unsur kimia Pembuatan senyawa a. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan sementara? Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan tetap? Apakah dampak negatif air sadah pada bidang industri? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 3. b. 2. Materi 3. 2002 Adapun pembuatan gas oksigen pada skala industri dilakukan dengan cara distilasi bertingkat. Pupuk urea.Soal Penguasaan 1. nitrogen.

Menara-menara pendingin ini memiliki ukuran yang berbeda-beda. NH4NO2(s) → 2 H2O(g) + N2(g) Pada skala industri. air dan karbon dioksida sudah mencair dan dapat dipisahkan dengan cara mengalirkan melalui beberapa menara pendingin. kemudian dipisahkan. udara disaring untuk membersihkan dari debu. Pupuk amonium nitrat atau NH4NO3 5. gas nitrogen diperoleh dengan cara distilasi bertingkat udara cair. udara bersih dimampatkan sehingga suhu meningkat. Mula-mula. Intan dapat digunakan sebagai perhiasan. yaitu unsur karbon. Tahukah Anda perbedaan di antara ketiganya? Kimia Unsur 63 .16 Proses pembuatan amonia melalui proses Haber-Bosch Pembuatan amonia di laboratorium dilakukan dengan cara mereaksikan amonium klorida dengan natrium hidroksida. Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Pullick). alat pemotong kaca. intan. 2000 Gambar 3. N2(g) + 3 H2(g) R 2 NH3(g) Δ H = –92. grafit.3. Pupuk kalium nitrat atau KNO3 Pembuatan gas nitrogen di laboratorium dilakukan dengan cara menguraikan amonium nitrit melalui pemanasan. mata bor.4 kJ/mol Aliran gas yang mengandung hidrogen dan nitrogen Ruang pendingin Campuran gas yang dihasilkan dari reaktor didinginkan. Amonia diperoleh melalui proses Haber-Bosch. dan intan. Intan merupakan zat Sumber: Chemistry (Chang). Nitrogen dan hidrogen yang tidak bereaksi dikembalikan. Amonia digunakan sebagai bahan pengawet dalam makanan kemasan untuk memperpanjang masa penggunaan dan sebagai bahan pendingin. kemudian dilakukan pendinginan. dan arang untuk membakar sate? Ketiga benda tersebut tersusun atas unsur yang sama.17 Arang. 2002 Gambar 3. Kesetimbangan campuran amonia (sekitar 50% terbentuk di sini). Karbon Pernahkah Anda melihat pensil. dan intan tersusun atas unsur yang sama. Setelah itu. dan sebagai ampelas benda yang sangat keras. pensil. Amonia dicairkan. Meskipun arang. Udara yang belum mencair disirkulasikan lagi dengan cara dialirkan kembali ke dalam kompresor. Mula-mula. Selain digunakan sebagai pupuk. Pupuk amonia atau NH3 4. Intan memiliki kegunaan seperti itu karena sifat-sifatnya. Reaktor yang terdiri atas katalis besi. tetapi memiliki sifat yang berbeda. Campuran gas nitrogenoksigen diberi tekanan sampai 250 atm dan dipanaskan sampai 450 °C. kemudian dialirkan ke menara yang lebih besar sehingga udara turun dan sebagian udara akan mencair. Bentuk-bentuk yang berbeda dari unsur yang sama disebut alotrop. NH4Cl(aq) + NaOH(aq) → NaCl(aq) + H2O(l) + NH3(g) c. udara dialirkan ke menara kecil. nitrogen juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan amonia pada skala industri. Pada tahap ini. seperti baja tahan karat.

yaitu korek api biasa. Penggunaan lain dari grafit adalah sebagai bahan pelumas dan komponen dalam pembuatan paduan material (komposit).2H2O) dan pirit (FeS2). buram. Fosfor Ada dua jenis unsur fosfor. Grafit digunakan sebagai anode dalam batu baterai dan berbagai proses industri yang menggunakan elektrolisis.19 Sulfur dan mineralnya (pirit) 64 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .000 atm. 2002 Pensil yang biasa digunakan memiliki perbedaan. seperti gips (CaSO4.Tantangan Kimia Sumber: Chemistry for You. Unsur fosfor juga dapat digunakan untuk membuat senyawa fosfat. padat yang bening berkilauan dan merupakan zat yang sangat keras. bahan pembersih lantai. S(s) + O2(g) → SO2(g) Sulfur murni Δ H = –297 kJ/mol Δ H = –191 kJ/mol Pirit. Penggunaan senyawa fosfat akan menyuburkan pertumbuhan eceng gondok dan ganggang.18 Fosfor merah digunakan untuk korek api. Senyawa natrium trifosfat dan Ca(H2PO 4)2 digunakan dalam detergen dengan tujuan untuk mengikat ion-ion kalsium/magnesium dari air sadah. insektisida. H. Sulfur digunakan antara lain dalam pembuatan pupuk. Menurut Anda. e. di balik kegunaannya. Namun. Grafit dapat pula digunakan sebagai bahan baku pembuatan pensil. licin. Tahukah Anda. Arang memiliki sifat mengadsorpsi (menjerap) sehingga dapat digunakan untuk mengadsorpsi zat warna dan bahan polutan lain dalam pengolahan air serta mengadsorpsi zat warna yang terdapat dalam air tebu pada pengolahan gula. 2000 VO 2 SO2(g) + O2(g) k¶¶ ¶¶¶ l 2 SO3(g) ¶ 2 5 SO3(g) + H2SO4(l) → H2S2O7(l) H2S2O7(l) +H2O(l) → 2 H2SO4(l) Gambar 3. yaitu berwarna hitam. Sulfur juga terdapat di alam berupa gas. misalnya asam fosfat dan natrium trifosfat. Asam fosfat banyak digunakan untuk membuat pupuk super fosfat. Sebagian besar fosfor putih digunakan untuk membuat asam fosfat. fungisida.300 °C dan tekanan 125. Penggunaan sulfur paling banyak adalah pada pembuatan asam sulfat. yaitu fosfor putih dan fosfor merah. dapat menghantarkan listrik. Sulfur (Belerang) Sulfur terdapat di alam berupa mineral. seperti H2S dan SO2. dan makanan hewan. Arang dapat digunakan sebagai obat sakit perut. dan tahan panas. mineral besi dan sulfur Sumber: Science Encyclopedia. Adapun fosfor merah dibuat dengan cara memanaskan fosfor putih pada suhu 240 °C. 1997 Gambar 3. d. dan 2B. HB. reaksi pembusukannya akan menghabiskan oksigen terlarut sehingga mengganggu kehidupan hewan air. asam fosfat digunakan sebagai bahan detergen.Berikut persamaan reaksi pada proses kontak. ada juga intan buatan yang dibuat dari grafit melalui pemanasan pada suhu 3. Selain intan alami. dan kokas. bagaimana cara memperoleh arang? Sumber: Chemistry The Molecular Science. Asam sulfat diperoleh melalui proses kontak dengan menggunakan katalis vanadium(V) oksida. mana yang memberikan warna lebih gelap pada kertas dan pensil mana yang harus lebih sering diserut? Mengapa? Diskusikanlah bersama teman Anda. Fosfor putih dibuat dengan cara memanaskan batuan fosfat. Grafit memiliki kegunaan seperti yang telah dituliskan karena sifatnya. senyawa fosfat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Fosfor merah digunakan untuk membuat korek api jenis safety matches. seperti 2H. Jika tumbuhan ini mati. dan beberapa jenis peledak. Selain itu. insektisida. mudah dihancurkan menjadi serbuk. pasir.

Besi banyak digunakan untuk membuat baja. jembatan. dan titan(IV).20 Pembuatan asam sufat melalui proses kontak Sebagian besar unsur-unsur kimia merupakan logam. sedangkan topaz berwarna kuning karena mengandung besi(III). seperti besi. 2 SO2(g) + O2(g) Oleum. aluminium juga banyak digunakan dalam bentuk senyawanya. industri kendaraan. Gama-alumina digunakan sebagai bahan baku pembuatan aluminium. untuk menghasilkan asam sulfat pekat (98% H2SO4) oleum dilarutkan dalam air. Sifatnya yang keras dan liat membuat stainles steel digunakan untuk membuat senjata dan kawat. Uap yang dihasilkan dapat digunakan untuk melebur padatan sulfur pada proses awal. perkakas dapur. Pernah mendengar stainless steel? Stainless steel merupakan paduan antara besi. kemudian disemprotkan ke dalam tungku pembakaran. Selain dalam bentuk logam. 2000 Gambar 3. kunci. badan pesawat terbang. Beberapa jenis batu mulia. yaitu alfa-alumina dan gama-alumina. Apakah kegunaan dari logam? Bagaimanakah cara mendapatkannya? a. Bagaimana dengan alumina? Senyawa yang memiliki rumus kimia Al2O3 ini terdapat dalam dua bentuk. dan gelas. kusen pintu dan jendela. 2001 Gambar 3. Adapun alfa-alumina yang dapat ditemukan di alam sebagai korundum digunakan untuk ampelas atau gerinda. di antaranya kemasan berbagai jenis produk makanan.000 °C. Tawas yang memiliki rumus kimia KSO 4Al 2(SO 4) 3. dan topaz merupakan alfa-alumina yang mengandung senyawa unsur logam transisi yang memberi warna pada batu tersebut.000 °C. safir.Padatan sulfur Padatan sulfur dilebur. misalnya tawas dan alumina. Gama-alumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 pada suhu di bawah 500 °C. Kegunaan Logam Besi adalah logam yang paling banyak kegunaannya. sedangkan alfa-alumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 pada suhu di atas 1. Aluminium digunakan sebagai bahan baku pembuatan bak truk. komponen kendaraan bermotor. dan rel kereta api. obeng. dan barang kerajinan. SO3(g) + H2SO4(l) → H2S2O7(l) asam s peka ulfat t Pada suhu di atas 1. Logam Sumber: Chemistry (Ann and Patrick). konstruksi bangunan. Sumber: Chemistry for You. seperti rubi. kabel listrik. safir berwarna biru karena mengandung senyawa besi(II). Rubi berwarna merah karena mengandung senyawa kromium(III). kemudian disemprotkan asam sulfat pekat sehingga menghasilkan larutan yang dinamakan oleum. SO2 yang panas melewati penukar panas yang menghasilkan uap. sendok. dan timah. Baja yang dihasilkan sering digunakan untuk membuat mainan anak. perabotan rumah tangga. besi(III). Baja yang digunakan untuk membuat perkakas-perkakas tersebut adalah baja tahan karat. Benda lain yang memanfaatkan aluminium.24H 2O digunakan sebagai penjernih pada pengolahan air minum.21 Penggunaan stainless steel pada peralatan bedah Kimia Unsur 65 . SO3 melewati penyaring. keramik. leburan sulfur bertemu dengan udara kering S(s) + O2(g) → SO2(g) Δ H = –297 kJ mol–1 Sulfur dioksida dioksidasi menjadi sulfur trioksida dengan adanya katalis vanadium(V) oksida. kromium (14–18 %) dan nikel (7–9 %). pasta gigi. aluminium. dan panci. H2S2O7(l) + H2O(l) → 2 H2SO4(l) R 2 SO (g) 3 Δ H = –191 kJ mol–1 2. Ada juga baja yang digunakan untuk membuat gunting.

yaitu pemekatan bijih. nikrom (paduan Ni. nikel. Logam yang kereaktifannya kecil. dan perhiasan. Zat reduktor yang dapat digunakan adalah karbid. dan timah. Fakta Kimia Phytomining Phytomining (proses penambangan logam dengan menggunakan tanaman) telah dicoba di California. Adapun kegunaan utama emas adalah sebagai perhiasan dan mata uang. Emas dan perak biasanya digunakan sebagai bahan medali pemenang kejuaraan. tembaga. Kegunaan lain dari nikel adalah untuk membuat paduan dengan tembaga dan beberapa logam lain. 66 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . barang kerajinan. Beberapa logam paduan yang mengandung tembaga antara lain kupronikel (75% Cu dan Ni 25%) digunakan untuk membuat koin. Pengolahan Logam Logam-logam diperoleh atau dibuat dengan teknik yang dinamakan metalurgi. Bijih logam biasanya berupa oksida.Sumber: Science Discovery. Istilah emas dan perak tentu sudah tidak asing lagi bagi olahragawan. misalnya perunggu (paduan timah. kobalt. tahan korosi. misalnya pirit. logam aktif atau dengan cara elektrolisis. tembaga. Sumber: http://www. Senyawa ini mudah terurai jika terkena cahaya. logam dipisahkan dengan cara fisis. Cu. Proses pembakaran tanaman menjadi abu menghasilkan energi yang digunakan untuk menjalankan generator listrik pada proses ekstraksi. Tahap terakhir adalah pemurnian (refining) logam. Tanaman dibakar menjadi abu (bio-ores). Selain mengandung logam. tanaman Streptanthus polygaloides ditanam pada tanah yang banyak mengandung nikel. distilasi. Fe). lalu dilebur untuk menghasilkan logamnya (nikel).gov Logam-logam lainnya adalah timah. tembaga. Pemilihan reduktor ini bergantung pada kereaktifan setiap zat. 1991 Gambar 3. dan pemurnian. dan baja karena nikel memiliki sifat keras. timbal. menghasilkan perak yang menyebabkan terbentuknya bayangan pada negatif foto. duralium (Al 96% dan Cu 4%) digunakan untuk komponen pesawat. perak. perak digunakan juga sebagai perkakas perak. seperti besi. Fluks adalah suatu bahan yang dapat mengikat pengotor dan menghasilkan zat yang mudah mencair (terak). misalnya monel (paduan Ni. b. Co). adapun logam yang kereaktifannya tinggi. dapat direduksi dengan elektrolisis. dan aluminosilikat. dan emas. Selanjutnya. seng) dan solder (paduan timah dan timbal). Elektrolisis biasanya digunakan untuk memurnikan tembaga dan nikel. Selain untuk medali. dan sulfat. peleburan ulang. Untuk mengikat pengotor seringkali ditambahkan fluks.22 Tembaga digunakan sebagai kabel listrik. Ni. Bijih dihancurkan dan digiling sehingga butiran terlepas dari batureja. Adapun mineral yang dapat dijadikan sumber untuk memproduksi logam secara komersial disebut bijih logam. Fe. seperti perak bromida dan perak iodida digunakan untuk pembuatan film dan kertas foto. Ada beberapa cara pemurnian. sulfida. peleburan. seperti tembaga dan emas dapat direduksi hanya dengan pemanasan. seperti talium. bijih logam juga mengandung batuan tak berharga yang disebut batureja. dan pemurnian zona. seperti magnesium dan aluminium. dan alniko (paduan Al. Para peneliti sedang mengembangkan kemungkinan phytomining untuk logam. di antaranya elektrolisis. yaitu proses pengolahan bahan-bahan alam menjadi logam. karbonat. hidrogen. Tembaga banyak digunakan sebagai kawat listrik dan logam paduan. Peleburan (melting) adalah proses reduksi bijih menjadi unsur logam dengan menggunakan reduktor maupun elektrolisis. Pada industri metalurgi pengolahan bijih terbagi atas tiga tahapan. Untuk itulah bijih logam dipekatkan untuk menghilangkan sebanyak mungkin batureja. seperti pengapungan (flotasi) dan penarikan dengan magnet. Logam dengan kereaktifan sedang. halida. Senyawa perak. Timah digunakan untuk membuat kaleng (tin plate) berbagai macam produk dan melapisi kaleng yang terbuat dari besi sehingga mencegah besi berkarat. semakin sukar direduksi sehingga diperlukan reduktor yang lebih kuat. Nikel digunakan untuk melapisi barang yang terbuat dari besi. Kegunaan lain timah adalah untuk membuat logam campur. bauksit. dapat direduksi dengan menggunakan karbon. silikat. nikel. dan kuningan (Cu 70% dan Zn 30%) digunakan sebagai bahan alat musik dan berbagai aksesoris.epa. Cr). Bahanbahan alam tersebut ditemukan di kerak bumi dan dikenal dengan istilah mineral. Fe. dan mudah mengilap jika digosok. Tanaman tersebut menyerap nikel hingga 1% dari massa keringnya. dan emas. Semakin reaktif logam.

Blast furnance adalah suatu bangunan yang tingginya sekitar 30 meter dan memiliki diameter sekitar 8 meter. Berikut ini akan diuraikan beberapa pengolahan logam. Blast furnance terbuat dari baja tahan karat yang dilapisi dengan bata tahan panas. yaitu peleburan untuk mereduksi bijih besi sehingga menjadi besi dan peleburan ulang untuk membuat baja. dan batu kapur (CaCO 3) untuk mengikat kotoran pasir.23 Pengolahan besi dari bijihnya Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. kokas. 1) Pengolahan besi Pengolahan besi terdiri atas dua tahap. Kimia Unsur 67 . Sedangkan proses peleburan ulang digunakan untuk memurnikan besi. Peleburan besi dilakukan dalam blast furnance. dan tembaga. Besi ini disebut besi cair atau besi gubal (pig iron). Suhu reaksi yang tinggi menyebabkan besi mencair. timah. dan batu kapur dimasukkan dari atas 250 °C 3 Fe2O3 + CO → 2 Fe3O4 + CO2 600 °C Fe3O4 + CO → 3 FeO + CO2 1.300 °C CO2 + C → 2 CO Udara panas C + O2 → CO2 2. 2 Fe2O3(s) + 3 C(s) → 4 Fe(s) + 3 CO2(g) Bijih besi.Adapun proses distilasi digunakan untuk memurnikan seng dan raksa. seperti besi. Pereduksi yang digunakan adalah karbon.000 °C FeO + CO → Fe + CO2 1. 2004 Ke dalam blast furnance dimasukkan bijih besi yang terkotori pasir.000 °C Terak Besi Gambar 3. aluminium. karbon (kokas) sebagai zat pereduksi.

seperti Mn. Besi yang mengandung karbon sangat rendah (0. bauksit direaksikan dengan NaOH membentuk NaAl(OH) 4. P. Terakhir.2%) disebut besi tempa (wrought iron). dikeringkan. Terakhir. Ni. Si. atau melindunginya secara katodik. sedangkan yang bertindak sebagai anode adalah grafit. Kemudian. Mula-mula. Proses yang lebih singkat dan biaya produksi yang lebih rendah membuat baja langsung tersedia dalam jumlah besar untuk pertama kalinya. P. Campuran Al2O3 dan kriolit (Na3AlF6) dipanaskan hingga mencair sampai pada suhu 950 °C untuk kemudian dielektrolisis.24 Elektrolisis aluminium Elektrode karbon Lelehan Al Lelehan Al dapat dibentuk di sini Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. 1993 Besi cair dialirkan ke dalam cetakan untuk membuat besi tuang (cast iron) yang mengandung 3–4% karbon dan sedikit pengotor lain. Mula-mula. menggunakan logam yang dapat dikorbankan. Penambahan logam ini untuk mencegah pengaratan pada baja. CaCO3(s) → CaO(s) + CO2(g) Kemudian.5%. 2 Al2O3(l) + 3 C(s) → 4 Al(l) + 3 CO2(g) 68 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .V. Kemudian. 2004 Tahap selanjutnya adalah peleburan alumina menggunakan sel elektrolisis. Al(OH)3 disaring. Mn. serta pengotor lain dibuang dengan cara membuat terak. Mn. Sel ini terdiri atas wadah besi berlapis grafit yang sekaligus berfungsi sebagai katode.005–0. CaO(s) + SiO2(s) → CaSiO3(l) Terak ini mengapung di atas besi cair dan harus dikeluarkan dalam selang waktu tertentu. seperti Cr. larutan disaring dan filtrat yang mengandung NaAl(OH) 4 diasamkan dengan mengalirkan gas CO2. kadar karbon dalam besi gubal diturunkan dari 3–4% menjadi 0–1. Batu kapur berfungsi untuk mengikat pengotor yang bersifat asam. dan W sesuai dengan jenis baja yang diinginkan. Baja dapat dibuat dengan cara peleburan ulang besi gubal. kalsium oksida bereaksi dengan pasir membentuk kalsium silikat yang merupakan komponen utama dalam terak. Sumber: Jendela IPTEK: Kimia. Pencegahan pengaratan baja juga dapat dilakukan dengan menggunakan lapisan pelindung.Legenda Kimia Sir Henry Bessemer (1813 – 1898) membuat perubahan besar dalam proses mengubah besi cor langsung menjadi baja dengan membakar campuran ini dalam alat konservasi baja yang dibuatnya. Si. Besi lebih bagus jika digunakan dalam bentuk baja karena baja tahan korosi. Proses ini terdiri atas 2 tahap. Aluminium akan mengendap sebagai Al(OH)3. yaitu mengoksidasikannya dengan oksigen. yaitu pemurnian bauksit untuk memperoleh alumina murni dan peleburan/reduksi alumina dengan elektrolisis. Caranya. Mo. (+) (–) Lelehan elektrolit (campuran Na3AlF6 – Al2O3) Gambar 3. 2) Pengolahan aluminium Pengolahan aluminium dilakukan dengan proses Hall-Heroult. ke dalam lelehan besi ditambahkan logam. Dalam pemurnian bauksit. batu kapur terurai membentuk kalsium oksida (CaO) dan karbon dioksida (CO2). seperti SiO2 membentuk terak. dan dipanaskan sehingga diperoleh Al2O3 yang tidak berair.

Bijih dicampur air sehingga terbentuk slurry (bubur). Jelaskanlah tahap-tahap dalam pengolahan suatu logam. Buktikan oleh Anda Carilah informasi dari media cetak atau situs internet mengenai dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dengan adanya proses penambangan emas pada suatu wilayah. Lelehan aluminium lalu dikeluarkan secara periodik ke dalam cetakan untuk menghasilkan aluminium batangan. Akhirnya. lalu dimasukkan ke tangki sel flotasi agar terpisah dari mineral pengotor. Tuliskanlah contoh unsur-unsur logam beserta kegunaannya. Setelah dipekatkan. yaitu High Tention Separator dan Magnete Separator. 2004 Proses selanjutnya adalah penghilangan air yang dilakukan dalam pabrik dewatering plant. 4) Pengolahan tembaga Bijih tembaga dihaluskan dengan alat peremuk batuan. 1. tahap awal pengolahan timah adalah pemekatan. Gambar 3. 2. Pemurnian timah dapat dilakukan dengan dua teknik. Kemudian. 3) Pengolahan timah Seperti halnya pengolahan logam lainnya. Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. Oleh karena timah ini masih tergolong kasar maka perlu dimurnikan.25 Proses pemurnian tembaga menggunakan elektrolisis. Tahap akhirnya adalah ekstraksi tembaga murni dari konsentrat tembaga dengan cara elektrolisis (dengan arus listrik). Tuliskanlah contoh unsur-unsur nonlogam beserta kegunaannya. diperoleh konsentrat Cu dalam bentuk logam Cu dengan kadar tinggi.3 3. Materi 3. bijih timah yang telah dipisahkan itu direduksi dengan menggunakan karbon. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Timah cair yang terkumpul di dasar tanur kemudian dialirkan ke dalam cetakan untuk mendapatkan timah batangan.Aluminium yang dihasilkan berwujud cair dan terkumpul di dasar wadah. bijih timah dipanggang hingga arsenik dan belerang terpisahkan dalam bentuk oksida-oksida yang mudah menguap. Kimia Unsur 69 . Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas.

Kalium iodida (KI) 7. Tuangkan 5 mL H2SO4 1 M dan masukkan 1 g KI ke dalam labu erlenmeyer. natrium hipoklorit dan hidrogen peroksida dapat juga digunakan sebagai desinfektan. Erlenmeyer 3. Larutan amilum 2% 9. Kedua bahan kimia ini berwujud cair dan bersifat multifungsi. Bagaimana caranya? Lakukanlah kegiatan berikut. Ulangi langkah kerja nomor 1–4.D Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk 1. meliputi sifat kimia senyawa. Tambahkan 5 mL amilum 2%.8 Penentuan Kadar Natrium Hipoklorit dalam Bahan Pemutih Tujuan Menentukan kadar natrium hipoklorit dalam bahan pemutih Alat dan Bahan 1. 7. Larutan Na2S2O3 0. Catat hasil pengamatan Anda pada tabel berikut. Isi buret dengan larutan Na2S2O3 0. Langkah Kerja 1. Natrium hipoklorit lebih banyak digunakan daripada hidrogen peroksida. Selain sebagai pemutih. Larutan H2SO4 1 M Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. 6. 3. Kadar natrium hipoklorit dapat ditentukan dengan cara titrasi. kemudian lanjutkan titrasi hingga terjadi perubahan warna larutan dari biru menjadi tidak berwarna. Tisu 5. dan penanganannya. 5. Encerkan cairan pemutih pakaian sebanyak 10–15 kali. Titrasi dengan Na2S2O3 0. Kocok. Gunakan rumus perhitungan berikut untuk menentukan konsentrasi natrium hipoklorit.1 M 8. cara penggunaan. lalu goyang-goyang hingga larut. Selidikilah 3. V Na2S2O3 × N Na2S2O3 = V NaOCl × N NaOCl 70 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Botol semprot 4. Buret 2. Bahan Pemutih Bahan kimia yang biasa digunakan sebagai pemutih pakaian adalah natrium hipoklorit dan hidrogen peroksida. Titrasi Volume Na2S2O3 (mL) Volume Cairan Pemutih (mL) 8.1 M hingga larutan berwarna kuning. Tuangkan sebanyak 25 mL cairan pemutih ke dalam labu erlenmeyer. Cairan pemutih pakaian 6.1 M. 2. 4.

2.9.67 kg. Tentukan massa NaClO dalam larutan. Berapakah persentase nitrogen dari pupuk (NH4)2SO4 dan NH4NO3? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.4 2. 11. Kemurnian pupuk urea (CO(NH2)2) adalah (D) 90%.67% 60 massa nitrogen = 46. Untuk menentukan kadar unsur tersebut dalam pupuk. 80% D. Kimia Unsur 71 . Ingatkah Anda bahwa garam dapat terbentuk dari reaksi asam dan basa? Asam sulfat dapat menetralisasi larutan amonia menghasilkan garam amonia sulfat. Akan tetapi.67 ×100 kg 100 massa nitrogen = 46. Kemurnian pupuk tersebut adalah . Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. massa nitrogen pada 100 kg pupuk urea adalah 46. dan K untuk pertumbuhannya. Amonia akan menyebabkan tanah menjadi bersifat basa dan nitrogen menjadi berkurang karena adanya penguapan gas amonia. 90% E. 100% Pembahasan massa urea = M r urea × massa N 2 × Ar N = 60 × 21 gram 2 × 14 = 45 gram 0 0 urea =  massa urea × 100 0 0 massa pupuk 45 q100 0 0  90 0 0 50 Jadi. Oleh karena itu. C = 12 g/mol. 1. fosfor diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan akar dan pematangan buah. n × Ar N % nitrogen= M Urea × 100% r = 2 × 14 ×100% = 46. O = 16 g/mol) A. (Ar H = 1 g/mol. UM–UGM 2004 Contoh Jawab 3. P. Untuk mendapatkan pupuk nitrogen yang berupa padatan. 2 NH3(aq) + H2SO4(aq) → (NH4)2SO4(aq) Unsur nitrogen di dalam pupuk dapat diperoleh dari pupuk amonium sulfat (NH4)2SO4. Carilah informasi kadar massa per volume NaClO dalam cairan pemutih.. perlu diketahui persentasenya terlebih dahulu. Tanaman tidak selalu memperoleh unsur-unsur N. N = 14 g/mol.. 75% C . dan K dari dalam tanah. amonium nitrat NH4NO3. Soal Penguasaan Materi 3. P. kita dapat mereaksikan amonia dan asam. dan kalium berguna untuk melindungi tanaman dari penyakit. lalu bandingkan dengan hasil yang Anda peroleh.67 kg Jadi. Bagaimanakah cara menentukan kadar natrium hipoklorit pada bahan pemutih? Jelaskan. Amonia cair dapat digunakan langsung sebagai pupuk dengan cara penyuntikan pada tanah. Kupas Tuntas Dalam 50 gram pupuk urea (CO(NH2)2) terdapat 21 gram nitrogen. perhatikanlah contoh berikut. petani biasanya menaburkan pupuk untuk memperoleh kualitas tanaman yang baik.1 Tentukan massa nitrogen pada 100 kg pupuk urea (CO(NH2)2). Untuk menghitung massa unsur dalam suatu senyawa. 42% B. Tentukan kadar massa per volume NaClO dalam cairan pemutih. Pupuk Tanaman membutuhkan unsur-unsur N. 10. dan urea CO(NH2)2. cara ini memiliki beberapa kekurangan.. Akan lebih mudah untuk menyebarkan pupuk dalam bentuk padatan. Nitrogen diperlukan untuk protein pada daun dan batang.

b. 5. konduktivitas listrik. kelenturan. 4. Di bidang industri. 2. seperti titik leleh. Air sadah ( hard water ) adalah air yang mengandung ion kalsium dan ion magnesium. Unsur golongan alkali dan alkali tanah dapat diidentifikasi melalui warna nyala api yang dihasilkan ketika unsur tersebut dibakar. Kegunaan unsur-unsur logam di antaranya: a. d. dan fosfor. tembaga.Rangkuman 1. dan e. 72 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . titik didih. Ada dua jenis kesadahan. oksigen. 8. Setiap unsur memiliki sifat fisis dan sifat kimia sendiri yang membedakannya dengan unsur lainnya. Kegunaan unsur-unsur nonlogam di antaranya: a. 6. yaitu kesadahan sementara dan kesadahan tetap. bahan baku baja. metabolisme tubuh. badan pesawat terbang. dan suhu ketika terjadi reaksi. perabot rumah tangga. emas. 3. industri kendaraan. Unsur-unsur logam didapatkan dari penambangan mineral-mineralnya di kulit bumi. dan c. Unsur nonlogam diperoleh dengan cara pemisahan seperti distilasi dan ekstraksi. 7. Unsur-unsur kimia di alam terbagi atas unsur logam dan nonlogam. pembuatan pupuk. warna. sulfur. Unsur nonlogam contohnya nitrogen. aluminium. c. helium. kecepatan reaksi jika bereaksi dengan unsur lain. jumlah panas yang dihasilkan dari suatu reaksi dengan unsur lain. Unsur logam contohnya besi. dan perak. Sifat kimia suatu zat meliputi bagaimana suatu unsur dapat bereaksi dengan unsur lainnya. industri. dan kerapuhan. b. konstruksi bangunan. air sadah menimbulkan kerugian. Sifat fisis menjelaskan bentuk fisik unsur tersebut.

dan siderit Peleburan pada blast furnace Bahan baku baja. dan korundum Proses Hall-Heroult Bahan badan pesawat terbang. industri kendaraan. kelarutan. bertanyalah kepada guru kimia Anda. titik didih.P e t aKonsep mineral Hematit. perabot rumah tangga Distilasi bertingkat Bahan baku pembuatan amonia dan pupuk Besi pembuatan di industri kegunaan Logam contoh mineral Aluminium pembuatan di industri Unsur kimia terdiri atas kegunaan pembuatan di industri Nitrogen kegunaan Nonlogam contoh pembuatan di industri Distilasi bertingkat Diperlukan untuk metabolisme tubuh. kekerasan. beril. (kereaktifan. Kimia Unsur 73 . Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama dan transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. Anda akan dapat membedakan berbagai unsur logam atau nonlogam. dan sifat khusus lainnya). Pastikanlah Anda menguasai materi ini. warna. pirit. serta menjelaskan manfaat. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Kimia Unsur ini. dan konstruksi bangunan Bauksit. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. Misalnya. magnetit. kriolit. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik unsur utama dan transisi. Belajarlah dengan baik. zat pengoksidasi Oksigen kegunaan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Kimia Unsur ini? Menyenangkan. Anda pun dapat berdiskusi dengan dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Kimia Unsur ini. dampak dan proses pembuatan unsurunsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. titik leleh.

nikel. Urutan keasaman dari oksida unsur-unsur tersebut adalah …. A. Br C. helium E. boron. Se. b dan a benar 11.Evaluasi Materi Bab A. K C. alumunium-nikel C. kepolaran E. kalor penguapan C. intan B. Br. A. menambah resin penukar ion E. aluminium. Berikut ini yang merupakan unsur logam adalah …. Ca. Ca. 1. K. seng. Kr D. boron. fosfor putih D. dan tembaga B. fluorin. oksigen C. iodin. A. Ca. 1 dan 3 B. Ba Tidak seperti nonlogam. harga potensial oksidasi D. K. natrium-emas D. Br. perak. Br. fluorin. Na B. K. Kr. nomor atom D. silikon. Se. Se. besi. Br. klorin. Dari deret unsur-unsur tersebut. Se. 3 dan 4 2. memiliki sifat konduktivitas listrik yang baik merupakan isolator memiliki kalor penguapan yang rendah merupakan penghantar panas yang baik memiliki sifat kekerasan Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. fluorin. Sifat fisis unsur menjelaskan segala sesuatu yang berhubungan dengan kondisi fisika unsur tersebut. Kr. 8. A. 3 A. fosfor. Br E. dan nitrogen C. Urutan unsur yang semakin reaktif …. klorin 13. nitrogen B. Air yang akan digunakan dalam sebuah industri logam ternyata mengandung kalsium klorida. K 9. A. K. Kr B. Ca D. kasiterit 2. Hal ini terjadi karena …. besi-krom B. hematit 3. arang 3. B. siderit 5. bromin. sifat-sifat kimia yang dapat disimpulkan antara lain …. 2 dan 5 E. Ca. E. harga potensial reduksi B. Se. menambahkan HCl 12. memanaskan air tersebut B. Br. seperti …. kriolit 4. iodin D. Kr. dan timah E. Salah satu bentuk unsur yang dapat digunakan sebagai obat sakit perut adalah …. A. Kr D. Berikut ini merupakan sifat fisis suatu unsur. sulfur. Se. D. nitrogen. 74 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Se. Br C. 9. Se. dan 10. Kira-kira. massa jenis Berikut ini adalah pasangan logam yang relatif paling reaktif dan tidak reaktif …. Kr. kecuali …. Br E. Br. menambahkan natrium karbonat D. 2 dan 4 C. titik leleh E . nikel. Se. A. Kr. A. Ca. Ca. dan besi Dari beberapa mineral di bawah ini: 1. grafit C. hidrogen. 5. K 10. K. menyaringnya dengan saringan ultrafiltrasi C. 4 dan 5 D. nitrogen. Sr E. krom-besi E. K. a dan c benar E. unsur yang diuji oleh ahli kimia tersebut adalah …. konduktivitas listrik B. Ca. Kr B. emas. 4. oksigen. K. fluorin. Ca. akibatnya air tersebut harus diolah dahulu dengan langkah tepat. K Ca Se Br Kr 8. logam akan terasa sangat panas jika diletakkan di bawah sinar matahari. kalkopirit Mineral yang merupakan sumber penghasil unsur besi adalah …. Berikut ini adalah unsur-unsur yang dapat membentuk molekul diatomik. A. titik didih Sifat oksidator suatu unsur dapat ditentukan dari …. Ca. C. Ca. harga keelektronegatifan Kr < Br C. karbon. perak. Se. K. Kr. A. 6. dan krom D. warna nyala unsur C. Se lebih mudah menerima elektron daripada K D. kecuali …. fosfor merah E. harga keelektronegatifan Br > Se B. kalsium-besi Seorang ahli kimia ingin menentukan jenis unsur yang terkandung dalam suatu logam maka dia mengambil sampelnya lalu membakarnya sehingga didapat warna nyala merah jingga. A. 7. Gunakan deret unsur berikut untuk soal no. A.

karbon D.. A. 25% Ni dan 14% Mn E. dengan HNO 3 pekat menghasilkan oksida nitrogen 18. pengisi bola lampu pijar bahan baku pembuatan amoniak bahan bakar roket "pengusir" oksigen pada industri makanan penghambat pembusukan pada sayuran dan buah-buahan B. nitrogen C. Bentuk-bentuk ini dikenal sebagai . 10% V dan 6% Co C. Pupuk urea bagi tumbuh-tumbuhan merupakan sumber unsur .. 1. Percobaan lain menunjukkan bahwa unsur C dapat bereaksi baik dengan larutan asam maupun larutan basa. B. larut dalam larutan NaOH C. kalpirit Pasangan senyawa yang mengandung aluminium adalah . E. B.. Diketahui senyawa-senyawa berikut. nikrom. merupakan oksidator kuat E. iodin 23. Apakah yang dimaksud dengan air sadah. A. besi B... 2 dan 4 E. 5. B. alumunium C. alniko. sedangkan unsur B dengan air bereaksi menghasilkan gas hidrogen. B. isomer D. Dalam susunan unsur halogen. kesadahan sementara.. 6.. kriolit 3. A 17.. B B. A. polimer 22... A. Dalam penambangan tembaga.. alniko 15. stainless steel. duralium. Kimia Unsur 75 . nitrogen tidak digunakan sebagai . 1.. kalium E. stainless steel D. 3. alniko C. A. duralium B. Senyawa berikut yang bersifat asam kuat adalah . A. nikel 16. C... seng sulfida C. 2 dan 3 D. homolog E. Belerang dapat ditemukan dalam berbagai bentuk pada suhu kamar. dan kesadahan tetap? 2. A.. 11% – 14% Mn D.. NaOH E. Berikut sifat-sifat logam aluminium. B. D. fosforus E. Oksida unsur A dalam air menghasilkan larutan yang memiliki pH < 7. A. Jelaga (arang) dan intan yang berkilauan mengandung unsur yang sama. kecuali . A. nikrom. mengapa unsur F merupakan oksidator yang paling kuat di antara unsur lainnya dalam satu golongan? Mengapa besi tidak digunakan sebagai bahan untuk membuat perhiasan? Jelaskan. Mg(OH)2 B. C. A. A. oksigen B. pirit B. Mengapa? Jelaskan.. Produk-produk yang merupakan logam campuran dengan tembaga sebagai salah satu unsurnya adalah …. 3 dan 4 21. A. alniko. Susunan unsur-unsur tersebut dalam sistem periodik. Unsur-unsur A. iodin 24. bauksit 4. dan C. dengan larutan basa kuat menghasilkan H2 D. kupronikel. timah D. kupronikel. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.. PO(OH)3 25... Bagaimanakah cara mendapatkan besi baja? 4.. fosforus C. terletak pada periode ke-3 sistem periodik. 1 dan 2 B. 1 dan 4 C. Nama bijih yang digunakan dalam pembuatan aluminium adalah .. SiO(OH)2 C. dapat bereaksi dengan asam kuat B. 18% Cr dan 8% Ni 19.. hidrogen B. Tuliskanlah metode-metode yang digunakan dalam pengolahan logam. C D. ClO3(OH) D.. A.. bauksit D. kupronikel. monel. isotop B. B C. Gas A.14.. 12% – 18% Cr B. A. Hall-Heroult merupakan proses yang dilakukan dalam pengolahan …. C.. alumina E. nitrogen D.. Kandungan yang terdapat dalam baja tahan karat (stainless steel) adalah . C. dari kiri ke kanan adalah . A.. alotrop C. C E. keuntungan sampingannya adalah mendapatkan emas dan perak.. tembaga E. fosfor E. karbon 20. kaporit 2. yaitu .

7. O = 16 g/mol) Tuliskanlah sifat periodik unsur periode ketiga. Perunggu b. Apakah fungsi kriolit pada pengolahan aluminium? Soal Tantangan 1. baik itu memasak mi rebus. Pembuatan gas oksigen di laboratorium dilakukan dengan cara memanaskan KClO3 dengan menggunakan katalis MnO2 dan dihasilkan gas oksigen dalam jumlah sedikit. a. Tuliskanlah logam penyusun aliasi berikut. Reduktor dan oksidator 9. berapa gram besi murni yang dapat diperoleh? ( Ar Fe = 56 g/mol. dalam suatu proses industri kebutuhan akan oksigen diperlukan dalam jumlah banyak. Logam dan nonlogam b. Bagaimana cara mengatasi masalah tersebut? Jelaskan. perkakas yang digunakan seperti ketel akan mengandung kerak terutama pada bagian dasarnya. Apabila kita perhatikan. 8. Akan tetapi. menggoreng telor. 76 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Kuningan c. Stainless steel 10. Kita semua pasti pernah memasak. a. Keasaman c. Suatu bijih besi mengandung 80% besi(III) oksida. Apakah sebenarnya kerak pada dasar ketel tersebut? Mengapa hal tersebut dapat terjadi? 2. atau yang lainnya. Dari 2 ton bijih besi tersebut.

Penyusunan laporan meliputi: a. 1. 5. Kesadahan menjadi masalah di dalam kehidupan sehari-hari. Pendahuluan Bab ini menjelaskan tentang latar belakang penelitian dan tujuan penelitian. Alat dan Bahan 1. Amati buih yang terjadi. Manakah air yang termasuk air sadah dan bukan air sadah? Susunlah laporan kegiatan dari hasil eksperimen Anda. Air suling 4. Air sadah (air yang mengandung CaSO4. Larutan Air Sadah Volume Sabun yang Diperlukan (mL) Pengamatan 3. dan MgCl2) 5. Air ledeng 2. Air sumur 3. air sumur. Mengamati pengaruh Mg dan Ca di dalam air Berilah nomor pada masing-masing gelas. dan air sadah. Tambahkanlah 5 mL larutan sabun/detergen pada masing-masing gelas kemudian aduk. MgSO4. Kegiatan Semester 1 77 . CaCl2. Kalsium sulfat Magnesium sulfat Kalsium klorida Magnesium klorida Air yang Diuji Volume Sabun yang Diperlukan (mL) Pengamatan Air ledeng Air sumur Air suling 4. Buatlah kesimpulan dari hasil pengamatan Anda. Buatlah tabel pengamatan seperti berikut ini. Apakah bertahan dalam 30 detik? Tambahkan larutan sabun jika buih yang terbentuk masih dapat hilang. Bagaimanakah mengetahui kesadahan air? Berikut ini langkah-langkah yang harus Anda lakukan. kemudian isilah dengan sebanyak 50 mL air ledeng. 2. Gelas bening (4 buah) a. air suling.Kegiatan Semester 1 Pengaruh Mg dan Ca dalam Kesadahan air Air sadah adalah air yang mengandung ion Mg2+ dan Ca2+.

Lengkapilah dengan informasi mengenai berbagai keuntungan dan kerugian dari air sadah ini. Hasil dan Pembahasan Pada bab ini Anda dapat menguraikan fakta-fakta dan data yang Anda peroleh selama eksperimen. Daftar Pustaka Sumber-sumber pustaka yang Anda dapatkan dimuat dalam daftar pustaka. d. Jika Anda menemukan kesulitan selama pelaksanaan kegiatan. c. Anda dapat mendiskusikannya dengan guru kimia. Pembahasan dilengkapi dengan reaksi-reaksi kimia yang terjadi. Kesimpulan Pada bab ini Anda dapat mengutarakan kesimpulan yang dapat Anda ambil dari hasil kegiatan eksperimen. Kegiatan Semester 1 ini dikerjakan secara berkelompok antara 3–5 orang. 78 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Presentasikanlah hasil kegiatan Anda di kelas dan diskusikanlah bersama kelompok lain. b. Teori Bab ini meliputi teori-teori yang mendasari kegiatan yang diambil dari berbagai sumber. e.Alat dan Bahan Bab ini memuat seluruh alat dan bahan yang digunakan selama penelitian. Metode Penelitian Metode atau cara penelitian dapat Anda uraikan secara ringkas pada bab ini. f. g.

kegunaan dan bahayanya. Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif 79 . Pada kenyataannya. Tahukah Anda. Sesungguhnya. Tuhan menciptakan segala sesuatu di alam ini untuk menjadi manfaat bagi umat manusia.Bab4 4 Kimia Inti Sumber: Photografi from U.S Air Force Pada bab ini. Ketika mempelajari materi Struktur Atom di Kelas X. kegunaan. Sifat-Sifat Unsur Radioaktif B. dengan mempelajari bab ini. Anda dapat menilai secara pribadi apa yang seharusnya dilakukan oleh umat manusia berkenaan dengan unsur radioaktif ini. Oleh karena itu. aplikasi dari materi radioaktif di dalam kehidupan sehari-hari? Peristiwa bersejarah apa saja yang berkaitan dengan isotop? Adakah dampak negatif dari penggunaan isotop? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat Anda temukan dengan mempelajari bab ini dengan baik. dan bahayanya. A. Anda akan diajak untuk dapat memahami karakteristik unsur-unsur penting. manusia seringkali menciptakan sesuatu yang justru bersifat destruktif. serta terdapatnya di alam dengan cara mendeskripsikan unsurunsur radioaktif dari segi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia. Anda pasti telah memahami isotop. Sifat radioaktif suatu isotop dapat terjadi secara alami ataupun buatan.

deuterium (1H2 atau H-2). 2000 80 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Perhatikanlah gambar berikut. tetapi jumlah neutronnya (nomor massa) berbeda. 2. Selidikilah 4. Gambar 4.5 : 1 rasio) 200 80 Hg Pita perbandingan jumlah p dan n suatu isotop Jumlah neutron 6 0 (Perbandingan 1. Zr. Sn. Perhatikan isotop dari unsur C.4 : 1) 120 50 Sn (1.1 Isotop-isotop hidrogen Protium Proton Neutron Deuterium Elektron Tritium Apakah pengaruh dari perbedaan jumlah neutron di dalam suatu inti atom? Untuk mengetahuinya. unsur hidrogen memiliki 3 buah isotop. Ketiga isotop hidrogen tersebut memiliki jumlah elektron dan proton (nomor atom) yang sama. 130 120 110 100 90 80 70 Pita kestabilan (Perbandingan 1. 3. yaitu protium (1H1 atau H-1). dan Hg.Soal Pramateri 1. lakukanlah kegiatan berikut. Misalnya.1 Pengaruh Perbedaan Jumlah Neutron Suatu Isotop Tujuan Menganalisis perbandingan jumlah proton dan neutron suatu isotop untuk menentukan kestabilan Alat dan Bahan Grafik kestabilan isotop Langkah Kerja Amati dan pelajarilah grafik berikut. Bagaimanakah konfigurasi elektron dari uranium? A Sifat-Sifat Unsur Radioaktif Masih ingatkah Anda dengan pengertian isotop? Isotop adalah atomatom dari suatu unsur yang memiliki nomor atom yang sama. tetapi memiliki nomor massa yang berbeda.25 : 1) 90 40 Zr 5 0 (Perbandingan 1 : 1) 12C6 40 30 20 10 0 0 10 20 30 40 50 60 70 80 1 : 1 perbandingan neutron dan proton Jumlah proton Sumber: Chemistry the Central Science. Apakah yang Anda ketahui tentang nuklir? Tuliskan sifat fisika dan kimia dari uranium. dan tritrium (1H3 atau H-3).

3 120 50 200 80 14 6 C Selain memiliki perbandingan jumlah neutron dan proton lebih besar dari satu. a. Bagaimanakah cara isotop yang tidak stabil mencapai kestabilannya? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.1 Contoh-Contoh Isotop Stabil Isotop 12 6 16 8 2 1 Jumlah Neutron (n) Jumlah Proton (p) Perbandingan n dan p C O 6 8 1 6 8 1 1 1 1 H Bagaimana jika perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih besar dari satu (>1)? Isotop yang memiliki perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih besar dari satu bersifat tidak stabil. isotop yang tidak stabil dengan perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih besar dari satu berada di atas pita kestabilan. perbandingan jumlah neutron dan protonnya adalah 1. Kestabilan Isotop Kestabilan suatu isotop dipengaruhi oleh perbandingan jumlah neutron dan protonnya. Pada grafik. Tabel berikut ini menginformasikan beberapa contoh isotop stabil. jumlah neutronnya lebih sedikit dibandingkan jumlah proton. Pada grafik. isotop mana saja yang perbandingan jumlah proton dan neutronnya <1? b. Dari keempat isotop yang tercantum dalam grafik. Tabel berikut menginformasikan beberapa contoh isotop tidak stabil yang berada di atas pita kestabilan.5 1. isotop yang stabil berada pada pita kestabilan. isotop mana saja yang perbandingan jumlah proton dan neutronnya >1? c. Pada grafik. Dengan kata lain. isotop yang tidak stabil dengan perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih kecil dari satu (<1) berada di bawah pita kestabilan. Dengan kata lain. Suatu isotop akan bersifat semakin stabil jika perbandingan jumlah neutron dan protonnya mendekati angka satu. Dari keempat isotop yang tercantum dalam grafik. Suatu isotop bersifat stabil jika jumlah proton dan neutronnya sama.25 1. You Must Remember Stabil isotop have the same number of proton and neutron.Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. jumlah neutronnya lebih banyak dibandingkan jumlah proton. Tabel 4. Kata Kunci • • • Isotop Pita kestabilan Radioaktif 1.2 Contoh-Contoh Isotop Tidak Stabil yang Berada di Atas Pita Kestabilan Isotop 90 40 Anda Harus Ingat Suatu isotop bersifat stabil jika jumlah proton dan neutronnya sama. Kimia Inti 81 . Bagaimanakah cara menentukan kestabilan isotop-isotop tersebut? d. Apakah yang Anda peroleh dari analisis pada kegiatan tersebut? Untuk mengetahuinya. Dengan kata lain. Tabel berikut ini menginformasikan beberapa contoh isotop tidak stabil yang berada di bawah pita kestabilan. perhatikan penjelasan berikut. suatu isotop bersifat tidak stabil jika perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih kecil dari satu.44 1. Tabel 4. Jumlah Neutron (n) Jumlah Proton (p) Perbandingan n dan p Zr Sn Hg 50 70 120 8 40 50 80 6 1. Isotop mana saja yang bersifat stabil? e.

ia terhambat pada satu jenis radiasi penembus yang tak tampak. Sumber: Jendela Iptek “Materi “ 1996 a.Tabel 4. Begitu pula dengan isotop yang tidak stabil (jumlah neutron > jumlah proton). isotop 238 92 U akan meluruh menjadi 234 dengan memancarkan partikel alfa. Legenda Kimia Antoine Becquerel (1852– 1908) adalah seorang ilmuwan Prancis. partikel beta ( −0 β ). isotop tidak stabil bersifat radioaktif dan sering disebut dengan istilah radioisotop. 2 He 1e 0 0 sinar gama ( 0 γ ) . Oleh karena isotop-isotop yang tidak stabil melepaskan radiasi ketika meluruh untuk mencapai kestabilannya. Penelitiannya dilatarbelakangi oleh rasa ketertarikannya terhadap sinar X yang ditemukan oleh Roentgen. dan positron ( 1 e ). Akan tetapi. Becquerel menyimpulkan bahwa kristal senyawa uranium memancarkan radiasi sendiri. Peluruhan yang Memancarkan Partikel Alfa Isotop uranium dengan nomor atom 92 (jumlah proton = 92) dan nomor massa 238 (jumlah neutron = 146) bersifat tidak stabil karena perbandingan n dan p > 1. Pada saat meluruh. Setelah melakukan beberapa uji coba tambahan. Sifat keradioaktifan ini ditemukan kali pertama oleh Antoine Becquerel pada 1896. Peluruhan yang Memancarkan Partikel Beta Isotop sesium dengan nomor atom 55 (jumlah proton = 55) dan nomor massa 137 (jumlah neutron = 82) bersifat tidak stabil karena perbandingan n dan p > 1. Peluruhan jenis ini biasanya merupakan kelanjutan dari peluruhan 82 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . di antaranya partikel alfa ( 4 atau 2 atau −1 α ). 137 55 Cs → 137 56 Ba + 0 −1 e c. isotop 137 55 Cs akan meluruh menjadi 137 56 Ba dengan memancarkan partikel beta. yaitu melepaskan neutron atau menarik proton.3 Contoh-Contoh Isotop Tidak Stabil yang Berada di Bawah Pita Kestabilan Isotop 1 1 Jumlah Neutron (n) Jumlah Proton (p) Perbandingan n dan p 0 5 6 3 4 H C 0 5 3 1 6 4 11 6 7 4 Be 2. Peluruhan yang Memancarkan Sinar Gama Pemancaran sinar gama terjadi pada atom dalam keadaan tereksitasi (bersifat tidak stabil). isotop-isotop tersebut melepaskan radiasi berupa energi disertai dengan pemancaran partikel. Untuk mencapai keadaan yang lebih stabil. Th 90 238 92 4 U → 234 90Th + 2 He atau 238 92 Ul 234 90 4 Th + 2 B b. Ada beberapa jenis partikel yang dipancarkan pada saat radioisotop 4 0 meluruh. Pada 1896 dia menemukan bahwa kristal senyawa uranium dapat memberi bayangan “berkabut” dalam film fotografi. hambatan tersebut mengantarkannya pada suatu temuan baru. Perpindahan dari keadaan tereksitasi menjadi keadaan stabil dengan energi yang lebih rendah terjadi dengan disertai pemancaran sinar gama. Berikut ini beberapa contoh reaksi peluruhan radioisotop dan partikel yang dipancarkannya. Saat mempelajari sinar X. Cara Isotop Tidak Stabil Mencapai Kestabilannya Setiap isotop cenderung untuk berada dalam keadaan stabil (jumlah neutron = jumlah proton). Untuk mencapai keadaan yang lebih stabil. Bagaimanakah cara isotop tidak stabil mencapai kestabilannya? Isotop-isotop yang tidak stabil secara alami mencapai kestabilannya dengan cara meluruh.

alfa atau beta. Agar setara. Meskipun demikian. Tentukan partikel yang dipancarkan dari reaksi peluruhan berikut dan lengkapi persamaan reaksinya. Oleh karena itu. Nomor atom Rn (ruas kiri) = 86. 60 60 γ 28 Ni* → 28 Ni+ d. partikel yang dipancarkan adalah partikel yang memiliki nomor massa = 4 4 dan nomor atom = 2. Uranium-238 meluruh menjadi torium-234 dan akan berlanjut sampai dengan terbentuk inti yang stabil yaitu timbal-206. seperti uranium-238 tidak dapat mencapai kestabilan dengan hanya satu kali emisi sehingga dihasilkan suatu deret emisi.1 Anda Harus Ingat Beberapa inti. sedangkan nomor massa Po (ruas kanan) = 218. 60Ni berpindah ke bentuk stabil sambil memancarkan sinar gama. 222 218 4 86 Rn → 84 Po + 2 He Dengan prinsip yang sama dengan nomor a. a) b) c) Rn → 59 218 84 Po + A zX Fe → 27 Co + A zX Tc → 42 Mo + A zX 95 95 86 Jawab Untuk menentukan partikel yang dipancarkan dari suatu reaksi peluruhan. Partikel tersebut adalah partikel alfa ( 2 He ). Agar setara. lead-206. 234 masih dapat meluruh hingga berubah menjadi isotop 90Th yang stabil (n : p = 1). isotop 238 yang tidak stabil meluruh menjadi isotop 234 92 U 90Th yang bersifat lebih stabil. Kimia Inti 83 . Untuk mencapai keadaan tersebut. 238 92 U→ 234 90 4 Th + 2 He Pada reaksi ini. a series of successive emissions occurs. 22 11 0 Na → 22 10 Ne + 1 e Contoh 222 86 59 26 4. Misalnya peluruhan kobalt-60 menjadi nikel-60 yang memancarkan partikel beta. Hanya saja. Perhatikanlah grafik berikut. sedangkan nomor atom Po (ruas kanan) = 84. Peluruhan yang Memancarkan Positron Partikel positron mirip dengan partikel beta. partikel yang dipancarkan pada reaksi nomor b dan c adalah Partikel beta 59 59 0 26 Fe → 27 Co + -1 e Partikel positron 95 95 0 43Tc → 42 Mo + 1 e You Must Remember Some nuclei. positron bermuatan positif. Uranium-238 decays to thorium-234 and it will continue until a stable nucleus. sedangkan beta bermuatan negatif. Berarti. jumlah nomor atom di ruas kanan harus ditambahkan 2. cannot gain stability by a single emission consequently. Anda harus menyetarakan nomor massa dan nomor atom pada ruas kanan dan ruas kiri. 60 27 Co → 60 28 Ni* + 0 −1 e * = keadaan tereksitasi Kemudian. isotop 234 masih bersifat 90Th tidak stabil karena perbandingan jumlah neutron dan protonnya masih >1. Deret Peluruhan Radioaktif Perhatikan kembali reaksi peluruhan isotop 238 menjadi 234 yang 92 U 90Th memancarkan partikel alfa. is formed. diperlukan sekitar 14 kali reaksi peluruhan. a) Nomor massa Rn (ruas kiri) = 222. like uranium -238. jumlah nomor massa di ruas kanan harus ditambahkan 4. b) c) Kata Kunci Peluruhan radioaktif 3.

238 236 234 232 230 228 226 224 222 220 218 216 214 212 210 208 Po Pb Pb Pb 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 Ti Pb Bi Po A t Rn Fr Ra Ac Th P a U Np Rn Ra Th Pa Th U Menunjukkan pelepasan partikel α Menunjukkan pelepasan partikel β Nomor massa Bi Po Bi Po Gambar 4. 2000 Gambar tersebut menunjukkan 14 reaksi peluruhan. ada juga radioisotop buatan. 2000 84 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .3 Bagan alat yang digunakan untuk membuat radioisotop buatan. 14 17 7 N(α . Reaksi penembakan tersebut dikenal dengan istilah reaksi transmutasi dan persamaan reaksinya dapat disingkat dengan lambang sebagai berikut.p) 8 O Lintasan partikel Ruang vakum Pompa vakum Sumber tegangan Gambar 4. radioisotop buatan dapat dibuat dengan cara menembakkan partikel ke inti atom. Pada 1919. isotop 238 92 U Kumpulan reaksi peluruhan seperti itu disebut deret radioaktif. Rutherford menembakkan partikel alfa ke gas nitrogen. 4. bagaimana cara membuat radioisotop buatan? Ernest Rutherford adalah ilmuwan yang kali pertama membuat radioisotop buatan. Artinya. Kata Kunci • • Transmutasi Waktu paruh 14 7 N + 2 He + 4 17 8 O +1 1p Jadi.2 Deret peluruhan radioaktif uranium-238 206 204 Nomor atom Sumber: Chemistry the Central Science. Penembakan ini menghasilkan isotop oksigen yang bersifat radioaktif. Tahukah Anda. Selain radioisotop alami. sifat radioaktifnya diperoleh melalui campur tangan manusia. Isotop-isotop yang mengalami reaksi peluruhan yang telah Anda pelajari sebelumnya merupakan radioisotop alami. Sumber partikel Target Magnet Sumber: Chemistry the Central Science. Reaksi Transmutasi Sifat radioaktif suatu isotop dapat terjadi secara alami ataupun buatan. dimulai dari 206 yang tidak stabil hingga mencapai kestabilannya (isotop 82 Pb ).

isotop tersebut menghasilkan isotop .200 g B. 2.250 g Pembahasan No = 32 g t2 t Nt n n Nt Nt 1 = = 1 5 hari 20 hari = ( 2 )n× N0 t = 1 t2 = = = 20 =4 5 ( 2 )4× 32 32 =2 16 1 8.000 g. Pb yang stabil. 2000 Dengan mengetahui waktu paruh suatu radioisotop..0 waktu paruh 2 2.0 Sr (gram) Jadi.0 Jika 32 g radioisotop X yang memiliki waktu paruh 5 hari disimpan selama 20 har. ada yang ribuan tahun. persamaan reaksinya adalah 27 13 4 1 Al + 2 He → 30 15 P + 0 n You Must Remember Half-life is the time needed for radioisotop to decay a half.2 27 13 Lengkapilah persamaan reaksi transmutasi Al (α . Sehingga..i sisa radioisotop tersebut adalah .4 Grafik Waktu terhadap Massa 90Sr Waktu (tahun) Sumber: Chemistry the Central Science.. SPMB 2003 6. partikel n ditulis di ruas kanan.000 g E. A. Kimia Inti 85 . 10.0 waktu paruh 3 waktu paruh 4 0 0 20 40 60 80 100 120 Massa 90 Gambar 4. Anda Harus Ingat 30 15 4 Al dan partikel α ( 2 He ) ditulis di ruas kiri. Buktikanlah bagaimana isotop tersebut dapat menjadi 206 82 Pb Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.625 g C . sedangkan unsur P dan Waktu paruh adalah waktu yang dibutuhkan oleh suatu radioisotop untuk meluruh separuhnya.C dan 7 Tuntas tahap penguraian sinar. 6. kita dapat menentukan massa suatu radioisotop setelah meluruh selama waktu tertentu.B . Perhatikanlah Gambar 4. Waktu paruh suatu radioisotop ditentukan dengan cara mengukur perubahan radiasi dari massa suatu radioisotop selama periode tertentu. 5. Kita juga dapat menentukan waktu paruh jika mengetahui massa isotop sebelum dan setelah meluruh serta lama peluruhannya.0 waktu paruh 1 4. Akhirnya. Nt atau sisa radioisotop X setelah 20 hari adalah (D) 2. Waktu Paruh Berapakah waktu yang diperlukan suatu radioisotop untuk meluruh? Waktu meluruh setiap radioisotop berbeda-beda. ada juga yang hanya membutuhkan waktu beberapa detik. Buktikanlah oleh Anda Isotop 206 82 243 90 Kupas Th mengalami 6 tahap penguraian dengan memancarkan sinar.600 g D.n) 30 15 P . 1. 0. Berikut ini rumus yang dapat digunakan untuk melakukan perhitungan yang berkaitan dengan waktu paruh.4 berikut ini yang memperlihatkan waktu paruh 90Sr. Waktu paruh didefinisikan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh suatu radioisotop untuk meluruh separuhnya. Istilah yang biasanya digunakan untuk menyatakan waktu yang diperlukan suatu radioisotop untuk meluruh adalah waktu paruh. 0.Contoh Jawab Unsur 27 13 4.

Sumber: Introductory Chemistry.8 30 28. Setelah beberapa hari.4 × 1010 1. t t1 2 1 1 1 6. Penembakan ini akan menghasilkan dua 92 U 91 isotop yang lebih ringan ( 142 56 Ba dan 36 Kr ) serta 3 partikel neutron dan disertai energi. telah berapa lamakah radioisotop tersebut meluruh? Jawab Diketahui Nt = 2 mg N 0 = 8 mg 1 t 2 = 20 hari 1 Nt = ( 2 )n x N0 1 n 2 = (2) x 8 ( 2 )n = 4 n = 2 n = t = n × t = 2 x 20 = 40 2 Jadi.Nt = ( 1 )n × N0 2 Keterangan: n =t1 2 t N t = banyaknya radioisotop yang tersisa setelah meluruh selama t satuan waktu N0 = banyaknya radioisotop mula-mula t = lamanya radioisotop meluruh t1 = waktu paruh 2 Legenda Kimia Tabel berikut menunjukkan waktu paruh beberapa radioisotop.1 0. 2000 Th K Radioisotop buatan Lise Meitner (1878–1968) terinspirasi oleh penemuan radium Marie Curie. Tabel 4. radioisotop tersebut telah meluruh selama 40 hari. Reaksi semacam ini disebut dengan reaksi fisi. Reaksi Fisi Kata Kunci • • Fisi Fusi Jika suatu radioisotop berat (nomor atom >83) ditembak oleh suatu partikel. 86 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . massanya berkurang menjadi 2 mg.4 Waktu Paruh Beberapa Radioisotop Alam dan Buatan Jenis Isotop 238 92 235 92 232 90 40 19 Waktu Paruh (tahun) Radioisotop alam U U 4. Dia melakukan berbagai penelitian tentang reaksi fisi uranium-235 dan mempublikasikan penemuannya mengenai reaksi fisi uranium pada 1939 di Stockholm.3 × 109 87. Jika waktu paruh radioisotop tersebut 20 hari. dia mendapatkan gelar doktornya pada 1906.5 × 109 7. Misalnya.022 Sumber: Chemistry the Central Science. radioisotop tersebut akan terbelah menjadi dua unsur yang lebih ringan.3 Suatu radioisotop memiliki massa 8 mg. Reaksi fisi uranium ini dipublikasikan oleh Lise Meitner. penembakan isotop 235 oleh partikel neutron.1 × 108 1. 1997 238 94 137 55 90 38 Pu Cs Sr I 131 53 Contoh 4.

Pada matahari. 1997 Jauh sebelum manusia mengenal reaksi fusi. 10 5 14 7 B(n. lakukanlah kegiatan berikut.p) 14 6C Setelah disimpan selama 15 hari. sedikit hidrogen. Jelaskanlah cara isotop yang tidak stabil mencapai kestabilannya? 2.5 Reaksi fisi uranium-235 menunjukkan salah satu dari sekian banyak pola reaksi fisi. 142 56 Ba 1 0 n 235 92 1 91 U+ 0 n → 36 Kr+ 142 56 1 Ba+ 3 0 n 7. Reaksi fusi Kebalikan dari reaksi fisi adalah reaksi fusi. yaitu reaksi antara dua inti atom ringan (nomor atom <5) yang bergabung menjadi inti yang lebih besar. reaksi antara deuterium dan tritium yang menghasilkan isotop helium dan neutron.6 Matahari terdiri atas sejumlah besar helium. massa suatu radioisotop berkurang dari 20 mg menjadi 5 mg. mungkin Anda akan bertanya. dan unsur-unsur lain. Tuliskanlah persamaan reaksi transmutasi berikut. 1. Dapatkah Anda bayangkan apa yang terjadi jika energi Matahari tersebut habis? Gambar 4. Contohnya. Setiap detiknya. b. Energi dari matahari berasal dari perubahan nuklir. 4.α ) 7 3 Li N(n. 3. terjadi reaksi fusi yaitu reaksi isotop hidrogen pada matahari yang menghasilkan isotop helium. lebih dari 4 juta ton materi diubah menjadi energi di dalam inti matahari. Materi 4. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Tuliskanlah 3 buah partikel yang dipancarkan pada saat radioisotop meluruh. Tentukan waktu paruh dari radioisotop tersebut B Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif Setelah mempelajari sifat-sifat unsur radioaktif. Tuhan telah menciptakan reaksi fusi pada matahari yang energinya sangat besar sehingga bermanfaat bagi seluruh makhluk hidup di Bumi."Apakah kegunaan dari sifat radioaktif yang dimiliki isotop dalam kehidupan sehari-hari?" Untuk mengetahui jawabannya.2 Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif Tujuan Mencari informasi penggunaan unsur radioaktif dalam kehidupan sehari-hari beserta dampak yang ditimbulkannya Alat dan Bahan Data informasi unsur radioaktif Kimia Inti 87 . Kata Kunci • • Dampak negatif radioaktif Kegunaan radioaktif Selidikilah 4.1 a. 2 1 3 4 1 H+ 1 H→2 He + 0 n Sumber: Introductory Chemistry.91 36 235 92 Kr U 1 0 n Gambar 4.

dan Dy-166 Terapi kanker Gambar 4. pancaran radiasi. Apakah dampak dari penggunaan unsur radioaktif tersebut? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh. Radioisotop yang digunakan dalam bidang kesehatan memiliki waktu paruh yang sangat pendek. Lengkapilah tabel berikut berdasarkan informasi yang Anda peroleh. 1. Pada saat meluruh. Tabel 4. 2000 88 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . radioisotop kebanyakan digunakan untuk terapi kanker dan teknik pencitraan (penggambaran) organ tubuh. Re-186. atau bertanya kepada pakar radioaktif (misalnya peneliti di BATAN). Di samping memiliki waktu paruh yang pendek. Eu-169.Co-60.7 (a) Alat Tomografi Emisi Positron (PET). a. Peluruhan unsur. I-131. Radioisotop Reaksi Peluruhan Partikel yang Dipancarkan Kegunaan Dampak Negatif Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. internet. pelajarilah penjelasan berikut. Berikut ini beberapa contoh bidang kehidupan yang memanfaatkan sifat radioaktif. dan energi tersebutlah yang digunakan dalam berbagai kegiatan di berbagai bidang. Bidang-bidang apa saja yang memanfaatkan radiasi dan energi dari peluruhan radioisotop? 2. unsur radioaktif tersebut memancarkan radiasi berupa partikel dan menghasilkan energi. Pasien disuntik dengan larutan yang diberi label senyawa radioaktif yang dengan cepat bergerak ke otak. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Kesehatan Dalam bidang kesehatan. surat kabar dan majalah. Y-90. Langkah kerja 1. Anda dapat mencarinya melalui media buku. (b) Alat PET mengukur jumlah emisi positron dan menghasilkan gambar dari otak secara tiga dimensi. energinya juga rendah dan diberikan dalam dosis yang sangat sedikit. Cd-115. Inti radioaktif dalam senyawa tersebut mengemisikan positron. Carilah informasi mengenai kegunaan dan dampak unsur-unsur radioaktif. Kegunaan Unsur Radioaktif Anda tentu telah mengetahui bahwa radioisotop mencapai kestabilannya dengan cara meluruh.5 Contoh-Contoh Radioisotop yang Digunakan di Dunia Kedokteran Isotop Kegunaan Ra-226. Rd-222.Tantangan Kimia Dapatkah Anda sebutkan kegunaan dan dampak negatif dari unsur radioaktif dalam bidang pertahanan dan keamanan? Diskusikanlah bersama teman Anda. mulai dari beberapa menit sampai dengan beberapa hari saja. 1. Informasi apakah yang Anda dapatkan dari kegiatan tersebut? Untuk mengetahui kegunaan dan dampak dari unsur radioaktif. 2. Tc-99 Teknik pencitraan organ tubuh a b Sumber: Chemistry the Central Science.

Menurut Anda bagaimana jika hama betina yang diberi radiasi? e. produksi susu stabil. Buatlah laporan mengenai hal tersebut. hama tersebut dilepas kembali. Selama Kimia Inti 89 . hama betina tidak dapat berkembang biak. Dampak sosial ekonomi dari pengaplikasian teknik RIA adalah penghematan pelayanan IB. menemukan kebocoran dam atau bendungan. Radioisotop nitrogen-15 dapat digunakan untuk penentuan waktu pemupukan yang tepat. Bagaimana peluruhan isotop karbon-14 ini dapat dimanfaatkan untuk menentukan usia batuan? Ketika sinar kosmik yang berenergi tinggi (mengandung partikel neutron) memasuki lapisan atmosfer. menentukan arah gerakan air tanah. Dari data tersebut dapat diketahui jangka waktu pemupukan yang sesuai dengan usia tanaman. menentukan debit air sungai. aurum-198. Ketika pencacah tidak lagi mendeteksi radiasi. N→ C + H 14 6 1 1 Isotop karbon-14 tersebut kemudian bereaksi dengan unsur-unsur kimia lainnya membentuk senyawa yang dikonsumsi makhluk hidup. c. yaitu metode deteksi yang didasarkan pada interaksi antigen-antibodi. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Perairan Dalam bidang perairan. yaitu sekitar 3. Pupuk yang mengandung N-15 dipantau dengan alat pencacah (pengukur radiasi). berbagai penelitian mengenai penggunaan radioisotop untuk membuat bibit unggul tanaman industri telah dilakukan. menyelidiki hubungan antarsumur minyak. mendeteksi gejala birahi. peluruhan radioisotop dimanfaatkan untuk mengukur usia fosil. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Pertanian Dalam bidang pertanian. Tahukah Anda pemanfaatan radioisotop lainnya dalam bidang peternakan? d. penentuan waktu pemupukan yang tepat. 2000 Gambar 4. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Peternakan Salah satu pemanfaatan radioisotop dalam bidang peternakan adalah RIA ( Radioimmuno Assay ). Kemudian. Isotop yang dapat digunakan untuk teknik RIA adalah H-3. Pengukuran ini didasarkan pada peluruhan isotop karbon-14 yang memiliki waktu paruh 5. Informasi meliputi jenis-jenis varietas. 4 varietas kedelai unggul. Sumber: Chemistry the Central Science.8 Radioisotop karbon-14 digunakan untuk mengukur usia mumi ini. carilah informasi dari media cetak atau internet mengenai berbagai varietas unggul yang berhasil dibuat peneliti di BATAN. n+ 14 7 Tantangan Kimia Bersama kelompok Anda. hamil tepat waktu. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Arkeologi Dalam bidang arkeologi. partikel neutron akan bereaksi dengan isotop nitrogen-14 menghasilkan isotop karbon-14. dan scandium-46. dan studi geothermal. dan diagnosis kelainan reproduksi ternak. diagnosis kehamilan dini. Tujuan pengukuran progesteron ini adalah untuk mendeteksi pubertas ternak. Sejak 1982 hingga sekarang Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi BATAN telah melepas 12 varietas padi unggul. radioisotop dapat digunakan dalam pembuatan bibit unggul. Di Indonesia.730 tahun. mendukung program inseminasi buatan (IB). Pengendalian hama menggunakan radioisotop dapat dilakukan dengan cara meradiasi sel kelamin hama jantan sehingga mandul. dan I-125. serta informasi penting lainnya. C-14. dan 1 varietas kacang hijau unggul. Oleh karena hama tersebut mandul.100 tahun. radioisotop bermanfaat untuk menentukan gerakan sedimen di pelabuhan dan daerah pantai. Antigen (hormon) yang berlabel radioaktif dapat digunakan untuk mendeteksi kandungan hormon dalam sampel. keunggulannya. dan perbaikan keturunan. dan pengendalian hama.b. melacak zat pencemar. Radioisotop yang sering digunakan adalah iridium-192. Aplikasi RIA di bidang peternakan bertujuan untuk mengukur konsentrasi hormon progesteron dalam sampel serum darah atau susu. artinya pupuk telah terserap habis.

Amerika Serikat. New Jersey. 92 U Reaksi tersebut dinamakan reaksi berantai. perhatikan gambar berikut. kalor ini digunakan secara terkendali untuk menghasilkan listrik. kalor ini dikeluarkan secara tak terkendali. Perhatikanlah gambar berikut. mengeluarkan neutron yang membelah inti lain. Salah satu bidang yang memanfaatkan energi nuklir untuk kepentingan masyarakat adalah bidang kelistrikan. a b Sumber: Chemistry the Central Science. danau atau laut Pompa Air dingin Gambar 4. 2000 90 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Reaksi tersebut terjadi secara terus-menerus hingga seluruh isotop 235 habis. kita dapat menduga usia fosil tersebut. (b) Pabrik pembangkit nuklir di Salem. Neutron f. Dalam reaktor. Diskusikanlah bersama teman Anda. Energi yang berasal dari reaksi berantai ini dikenal dengan istilah energi nuklir.10 (a) Rancangan dasar dari pembangkit listrik tenaga nuklir. Tidak heran jika beberapa negara memanfaatkan energi yang dihasilkan reaksi berantai ini sebagai sumber energi.9 Reaksi fisi berantai yang setiap reaksinya menghasilkan dua neutron. jumlah karbon-14 yang terkandung dalam makhluk hidup akan meluruh.Fakta Kimia Reaksi Berantai Sumber energi dalam reaktor nuklir atau ledakan nuklir adalah reaksi berantai. Akan tetapi. makhluk hidup tersebut hidup. Partikel neutron yang dihasilkan dapat bereaksi kembali dengan isotop 235 lainnya dan 92 U menghasilkan dua isotop yang lebih ringan dan partikel neutron. ketika makhluk hidup tersebut meninggal. Produksi energi nuklir sebagai sumber energi listrik dilakukan di dalam reaktor nuklir. Dalam ledakan bom. Lapisan penutup Uap Turbin uap Generator listrik Kondensor Uap Inti reaktor Pengaduk Penukar panas Pompa Air dingin Air hangat Sungai. Inti atom 2 neutron Gambar 4. 92 U Penembakan ini akan menghasilkan dua isotop yang lebih ringan ( 142 56 Ba 91 dan 36 Kr ) serta 3 partikel neutron dan disertai energi. Pemanfaatan Reaksi Fisi sebagai Energi Perhatikan kembali reaksi penembakan isotop 235 oleh partikel neutron. Tantangan Kimia Carilah informasi dari berbagai media mengenai adanya reaktor nuklir di Indonesia dan pemanfaatannya. Untuk lebih jelasnya. jumlah karbon-14 di dalam tubuhnya tetap. Reaksi berantai ini akan menghasilkan energi yang cukup besar. Inti uranium atau plutonium (terbelah). Dengan mengukur jumlah karbon-14 yang meluruh.

dan tubuh bagian dalam. sel. Ia juga mengemukakan bahwa reaksi rantai uranium dapat digunakan untuk membuat bom baru yang dahsyat. tulang. para peneliti terus-menerus melakukan penelitian. Materi 4. jenis radiasi. Di antara 3 radiasi alfa. 40 tahun sebelum ledakan nuklir pertama. Apa saja dampak negatif dari pemanfaatan sifat radioaktif di dalam kehidupan? Kulit Jaringan a. Bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat tersebut dibuat dengan menggunakan prinsip reaksi berantai yang tidak terkendali.12 Bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki Sumber: Chemistry the Central Science. Untuk menjaga agar penggunaan radioisotop tidak berbahaya. Semakin banyak dan semakin lama radiasi yang diterima oleh tubuh. Gambar 4.2. Apakah kegunaan dan dampak reaksi berantai? Kimia Inti 91 . Reaksi berantai yang tidak terkendali mampu menghasilkan energi yang sangat besar dalam waktu singkat. tentara Amerika Serikat menjatuhkan bom atom ke dua kota di Jepang. Apakah dampak dari penggunaan radiasi terhadap kesehatan? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. dan lama penyinaran. tragedi kemanusiaan yang akan muncul.11 Kemampuan menembus relatif dari radiasi sinar alfa. Dalam hal ini. Pada Perang Dunia II (PD II) tersebut. Dampak Radiasi Radiasi yang dihasilkan dari peluruhan radioisotop berbahaya bagi kesehatan manusia. Efek radiasi terhadap tubuh manusia ini dipengaruhi oleh banyaknya radiasi. beta. semakin besar pula dampak yang diterima tubuh. sifat radioaktif juga memberikan dampak terhadap kehidupan manusia. perlu adanya petunjuk mengenai dosis radiasi yang boleh masuk ke dalam tubuh. Perhatikan Gambar 4. b.11. Apa sikap Anda setelah mengetahui dampak positif dan negatif dari reaksi berantai ini? α β γ Tulang Organ Sumber: Chemistry the Central Science. Bagaimana jika tidak dikendalikan? Jika ini yang terjadi. 2000 Soal Penguasaan 1. dan gama. Anda tentu mengetahui peristiwa pengeboman kota Hiroshima dan Nagasaki pada 1945 oleh Amerika Serikat. 2000 Gambar 4. selain memiliki banyak manfaat.2 3. 2. Tuliskanlah contoh kegunaan radioisotop. Radiasi dapat mempercepat pembelahan sel tubuh. Ini disebabkan oleh kemampuan sinar gama yang dapat menembus kulit. Ribuan orang tewas seketika hanya dalam hitungan detik. Dampak Reaksi Berantai yang Tidak Terkendali Jika dapat dikendalikan. reaksi berantai dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik. Dampak Unsur Radioaktif Bagaikan dua sisi mata uang. Albert Einstein menunjukkan teorinya tentang relativitas khusus bahwa massa dan energi adalah sama dan dapat dipertukarkan. Fakta Kimia Penemuan Bom Nuklir Pada 1905. beta. dan gama. radiasi sinar gama yang paling berbahaya.

3. Unsur-unsur radioaktif dapat mengalami: a. reaksi fusi adalah reaksi penggabungan dua inti atom ringan menjadi inti atom yang besar. positron ( 0 e) 1 Waktu paruh adalah waktu yang diperlukan suatu radioisotop untuk meluruh separuhnya. perairan.Rangkuman 1. Nt = ( 2 )n x N0 1 4. Suatu isotop bersifat stabil jika jumlah proton dan neutronnya sama. b. dampak positif di antaranya untuk kesehatan. partikel alfa ( 2 He atau 24α ) b. H-1. partikel gama ( 00γ ) d. Misalnya. tetapi nomor massanya berbeda. peternakan. 2. Dampak dari unsur radioaktif: a. Isotop adalah unsur-unsur dengan nomor atom yang sama. dan H-3. b. reaksi fisi adalah reaksi penembakan inti atom yang besar menjadi inti atom ringan. dan arkeologi. Isotop-isotop yang tidak stabil secara alami mengalami peluruhan dengan memancarkan: 4 a. H-2. hidrogen yang memiliki tiga buah isotop. 5. partikel beta ( −0 e atau −10 β ) 1 c. Sifat-sifat unsur radioaktif dipengaruhi oleh kestabilan isotopnya. n=t1 2 t 92 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . dampak negatif di antaranya radiasi dan reaksi berantai yang tak terkendali.

kegunaan. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Kimia Inti ini. dan bahayanya. Anda akan mengenal berbagai dampak negatif dan manfaat dari radioisotop dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari sifat-sifat fisik dan sifat kimia. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Kimia Inti ini. bertanyalah kepada guru kimia Anda. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. Kimia Inti 93 . Belajarlah dengan baik.P e t aKonsep dampak negatif Reaksi berantai tak terkendali Radiasi Dampak radioaktif Radioisotop alami Kesehatan Perairan dampak positif Peternakan Sumber energi Arkeologi memiliki dapat mengalami reaksi Fusi Fisi Unsur radioaktif Sifat-sifat unsur radioaktif terbagi atas dipengaruhi oleh Kestabilan isotop cara mencapai kestabilan Waktu paruh menghasilkan Peluruhan memancarkan Alfa Radioisotop buatan didapat dengan cara Beta Gama Positron contoh Deret peluruhan uranium-238 Transmutasi Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Kimia Inti ini? Menyenangkan.

3. bom nuklir C.2 g C. lamanya radioisotop tersebut meluruh adalah . 44 hari C. Sinar radioaktif yang tidak bermassa. pertanian E.. A.. Radioisotop yang digunakan dalam bidang perairan untuk menentukan arah gerakan air adalah . positron dan neutron E. α ) 11C6 . 0. Radioisotop berikut yang digunakan untuk pencitraan organ tubuh adalah . Co-60 E. positron C. 42 hari B. 20 hari 13. Reaksi fisi dimanfaatkan untuk . Fe-59 D.. proton B. A. Tc-99 B... terjadi 94 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . gama D. positron C.. dua partikel positron 91 36 6. Pada reaksi: X adalah …. A. alfa C. 7.. P-32 10. 4 8. neutron C. proton B. partikel alfa 1 Pada reaksi 235 92 U + 0 n → pelepasan . Jika waktu paruhnya 22 hari. gama D. 0. satu partikel beta B.. A. terjadi melalui 5. Kr + 142 56 Ba + .. elektron B. 40 hari D.. massa unsur tersebut menjadi .4 g dan waktu paruh 8 jam.. C-14 B.. tulang. elektron B.. neutron Unsur radioaktif yang terletak di atas pita kestabilan inti mencapai kestabilannya dengan cara memancarkan partikel . positron E. Suatu radioisotop memiliki massa 6. arkeologi 235 92 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. Co-60 C. Fe-59 D. I-131 C.1 g B. tetapi bermuatan negatif adalah .. 1. neutron D. Setelah 1 hari.. A.. Co-60 E. I-131 B. A. Radioisotop yang dimanfaatkan di bidang arkeologi adalah . I-125 14. Radiasi dapat berdampak buruk pada sel kulit. Tc-98 11. artinya unsur tersebut memancarkan partikel . dua partikel neutron D. A... alfa C.. positron 9. 0.... 45 hari E. A. Radiasi yang paling kuat adalah dari partikel . beta 12. proton D. A. A.... gama D. massanya menjadi 3 mg. proton B. 1.. positron B.. C-14 D. sumber energi listrik B.6 g Pada reaksi transmutasi. neutron E.... kedokteran D... A.. 4. positron Reaksi perubahan menjadi pemancaran partikel . Sc-46 E. alfa C. tiga partikel neutron E. 0. proton B.4 g D. tiga partikel alfa C. neutron Jika nomor atom unsur radioaktif setelah meluruh bertambah 4. elektron D... elektron D. gama 24 11 Na 24 10 Ne U → 234 90 Th + X 2.... A. elektron E.. A. Suatu radioisotop dengan massa 12 mg. alfa E. Setelah beberapa hari. A. dan organ tubuh.. elektron E. 14N7 (X. X adalah . C-14 C.8 g E. alfa C..Evaluasi Materi Bab A. positron E.

akan terbentuk isotop P. deteksi dini terhadap kebocoran sulit untuk dilakukan. sesuai dengan reaksi: 27 13 1 Al + X → 30 P+ 0 n 15 3. Berapakah waktu yang diperlukan agar jumlah isotop kobalt-60 menjadi 25% dibandingkan jumlah semula? 4. A. Soal Tantangan 1. Menurut Anda. 1. isotop hidrogen B.. Anda tentu menggunakan air setiap hari. 2. bagaimana cara mengetahui adanya kebocoran pipa tanpa menggali permukaan tanah di atasnya? Rodioisotop apa yang dapat digunakan untuk keperluan tersebut? 2. Isotop kobalt-60 memiliki waktu paruh 5. Tuliskanlah persamaan untuk reaksi inti berikut. Jika atom ditembaki dengan partikel X. Oleh karena pipa terdapat di dalam tanah. 222 86 Rn memancarkan partikel alfa. a. 5. partikel alfa D. 90 memancarkan partikel beta. Sebutkan minimal dua manfaat radioisotop di bidang perairan. positron C. Reaksi fusi yang terjadi antara deuterium dan 4 tritium akan menghasilkan 2 He dan .15. air dari PDAM dialirkan melalui pipa-pipa besi di dalam tanah. Diketahui reaksi inti sebagai berikut: 1 U + α → X + 30 n Tentukan X. pemerintah berencana untuk membangun PLTN sebagai energi alternatif. Dewasa ini. Untuk itu. 40 Zr b...26 tahun. Beberapa orang mungkin menggunakan jasa PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih. 238 92 Tentukan unsur X. kebutuhan manusia akan energi listrik terus meningkat dikarenakan peningkatan populasi dan aktivitas manusia yang terus bertambah. neutron E. Bagaimana prinsip kerja dari PLTN? Bagaimana pendapat Anda apabila di daerah Anda dibangun PLTN? Kimia Inti 95 . Untuk dapat mencapai rumah. Salah satu cara mendeteksi kebocoran pipa air adalah dengan menggunakan radioisotop. partikel beta B. Pipa tersebut terkadang mengalami kebocoran. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.

C = 12 g/mol.03 M B.. 10. A. Etanol. E. 4. Di antara kelima larutan berikut ini yang memiliki titik didih paling rendah adalah .. C6H12O6 0..2 gram dilarutkan dalam 122 gram etanol menyebabkan kenaikan titik didih 1 °C.22 °C/m E. Penurunan tekanan uap larutan etamol. 90 C.4 B. 3.Evaluasi Materi A. C6H12O6 D.. dan O = 16 g/mol. 4. O= 16 g/mol) A. 8 mol 5.67 g/L B... zat yang akan memberikan larutan dengan titik beku paling rendah adalah .. 50 Asam benzoat ( M r =122) sebanyak 12.. 14. 6. 27 C.. 1..34 g/L C. Na= 23 g/mol dan Cl= 35.50.. 50 % B. 18 B. 60 % C. C.. molalitas gliserin dalam larutan tersebut adalah . A.86 dan Ar H= 1 g/mol.55 °C/m D. Tekanan uap air murni pada suhu tertentu adalah 32 cmHg. 3.35 gram AX 3 dilarutkan dalam air hingga 250 mL. Jika Kb pelarut = 5. 75 % E. 1.... 64 % D. Al2(SO4)3 0.83 °C/m C.. 56.24 °C/m B. 8. 10 12 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. 6..5 g/mol maka pernyataan yang tidak benar adalah . 52 E.03 M 8.. Besarnya tetapan kenaikan titik didih molal etanol (Kb) adalah . 60 12. C2H5OH B.01 g/L D. 80 % Suatu zat organik sebanyak 0. 4... A. diperlukan NaCl lebih dari 786 gram B. dalam air terdapat ikatan hidrogen 9..01 M E. O= 16 g/mol. NaCl dapat terionisasi sempurna E. derajat ionisasi = 0..22 atm.0 gram senyawa tersebut dalam 100 gram H2O. A. 2. A. 0.. Suatu larutan gliserin C 3H5(OH) 3 dibuat dengan melarutkan 45.89 m E.03 °C/m maka massa molekul relatif zat itu adalah . (Ar H= 1 g/mol. larutan NaCl adalah elektrolit kuat C.10 m Kemolalan suatu larutan 20% berat C2H5OH (Mr= 46 g/mol) adalah ... Mg(NO3)2 0. A. A. NaCl 0. 1 mol B. 28. 5. A.. 2. 0.4 C. 85. Gliserin. 0... (R= 0. A. Jika Ar X= 35.02 g/L 11.. C2H5OH 46% adalah . Sebanyak 13.645 °C. 80 D. A. 96 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .. Glukosa. 4 mol D..72 g/L E. 1. 36 D.5 g/mol maka Ar A adalah .4 D. Konsentrasi metanol dalam larutan ini dinyatakan dalam persen berat adalah . C= 12 g/mol. Pada reaksi (belum setara) H2SO4(aq) + HI(aq) → H2S(aq) + I2(aq) + H2O(l) Satu mol asam sulfat dapat mengoksidasi hidrogen iodida sebanyak . Jika diketahui Kb air = 1. Agar 10 kg air tidak membeku pada suhu –5 °C perlu ditambahkan garam NaCl... 100 B.082 L atm/mol K. R= 0. 2 mol C. bentuk molekul air tetrahedral D. 70 E.7 atm. Jika diketahui Ar H = 1 g/mol..081 m B.4 Fraksi mol suatu larutan metanol CH3OH dalam air 0..4 E. KAl(SO4)2 0. Tekanan osmotik darah pada suhu 25°C sebesar 7. B.71 °C/m Jika 10 g dari masing-masing zat berikut ini dilarutkan dalam 1 kg air. Metanol.645 gram yang dilarutkan dalam 50 gram CCl4 memberikan Δ Tb = 0.02 M C. Kepekatan larutan glukosa (Mr= 180 g/mol) sebagai infus dalam g/L agar isotonis dengan tekanan darah adalah .25 dan suhu 27 °C memiliki tekanan osmotik 17..02 M D. 31. Semua zat diatas memberikan efek yang sama Semester 1 7.082 L atm/ mol K) A. CH3OH E. 2 4 8 D. 1. 44.0 m D. C3H8O3 C.310 m C. 1. 6 mol E.

2 molekul e– B.. 2 dan 5 D. P. Isotop stronsium-90 pada awalnya sejumlah 1. A.8 tahun Evaluasi Materi Semester 1 97 .083 detik 20. reaksi Zn2+ + 2 e– → Zn selalu tidak spontan B.000 mg maka jumlah sampel kobalt-60 yang tersisa setelah 15.. Dalam reaksi ini setiap mol H2S melepaskan .25 V E. 16. 0. 5. A. 289. 65.500 detik B. Larutan hasil elektrolisis tepat dinetralkan dengan 50 mL larutan Ca(OH)2 0. 2 dan 3 B. Sebanyak 1 L larutan CrCl 3 1.12 V D.. –0.1 M. Y – Z – X C.250 detik D. Z. 21. 1. 122.. +0. 5. dan Cl cenderung membentuk basa C. ternyata dihasilkan 0..215 mg B. 4.. +0. 7 molekul e– E.. 2 dan 4 C.167 detik E. A.3175 g logam L di katode. ion Zn2 + adalah oksidtor kuat C. Waktu yang diperlukan untuk mengendapkan semua logam kromium (Ar Cr = 52 g/mol. Dalam suatu proses eletrolisis larutan asam sulfat encer terjadi 2.. ion H+ lebih mudah tereduksi daripada ion Zn2+ D. Na.. Volume oksigen yang dihasilkan pada anode (STP) adalah . Z – Y – X E..2 gram 21..0 E. 4 molekul e– C.. dan Al dapat berperan sebagai pengoksidasi E.38 V B.8 gram D.12 V C.25 V Pb2+(aq) + 2 e– → Pb(s) E° = –0..000 g. Energi ionisasi pertama Ar paling besar 23. dapat dikatakan bahwa dalam keadaan standar . dan Ar. diketahui: Y dan Z dapat membebaskan Y dari larutan garamnya dan hanya Z dapat membebaskan hidrogen dari air. X – Y – Z B.48 L E.500 C/mol) adalah . Unsur-unsur perioda ketiga terdiri atas Na. 10. A. +0. 2... 127.. A. Pada persamaan reaksi redoks berikut: a MnO4 (aq) + 6 H (aq) + b C2H2O4(aq) → a Mn2+(aq) + 8 H2O(l) + 10 CO2(g) a dan b berturut-turut . –0. P.. Larutan Cu(NO3)2 dielektrolisis dengan elektrode platina dan diperoleh tembaga 12.. 28.. Urutan ketiga logam tersebut berdasarkan daya reduksi yang menurun adalah .0 D.6 gram E.. Jika jumlah sampel kobalt-60 pada awalnya sebesar 1. Asam sulfida (H2S) dapat dioksidasi oleh KMnO4 menghasilkan antara lain K2SO4 dan MnO2. 32. 56.. Dari tiga logam X. Mg..0 B. setelah 2 tahun jumlahnya berkurang menjadi 0. A.. Si.0 M dielektrolisis dengan arus 6. 1. Waktu paruh stronsium-90 tersebut adalah . Jika jumlah muatan listrik yang sama dialirkan ke dalam larutan perak nitrat (Ar Ag = 108 g/mol) maka banyaknya perak yang mengendap pada katode adalah .7 gram B.. S.125 mg E..7 gram (Ar Cu= 63. 3.76 volt. Y. 0. Mg.13 V Potensial standar sel volta yang terdiri dari elektrode Ni dan Pb adalah .5 C. 96.3 tahun.9 tahun adalah .. Massa atom relatif logam L adalah . 28. 28 tahun B. Waktu paruh kobalt-60 adalah 5.953 g.60 L – + 19. 48. H2 adalah reduktor yang lebih kuat daripada Zn 16. A. Pada elektrolisis larutan LSO4 dengan menggunakan elektrode Pt. A.150 mg D.0 22. Al.. Diketahui: Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) E° = –0. S. X – Z – Y 17. 0.. 3 dan 5 E.36 L D.500 mg C. Na paling sukar bereaksi B. A. 1F= 96.. 4 dan 4 14.5 g/mol). 5 molekul e– D.500 detik C. Zn memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk larut sebagai ion Zn2+ E..000 mg 24.. Cl. A. 63. 28 bulan C.13.. Si adalah logam D..24 L C.24 dm3 gas hidrogen (STP).00 A..8 bulan E. 43.38 V 18. 30 bulan D. Z – X – Y D.4 gram C.. A.. Berdasarkan konfigurasi elektronnya maka dapat dikatakan bahwa . A. 0. Dari data EoZn = –0. 2.12 L B. 8 molekul e– 15.

b. b. fraksi mol NaOH.52 °C/m dan Kf air = 1. tentukan: a. c. 3. 222 86 Rn 2. C. memancarkan partikel alfa. A. E. Pada reaksi transmutasi.. tentukan: a.. volume gas (STP) terbentuk di anode. BrO3–(aq) + N2H4(g) → NO 3–(aq) + Br–(aq) b. penurunan titik beku. massa Ni yang mengendap di katode. b. 90 a. B. 98 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. 4. Jika Kb air= 0. Fe2+(aq) + Cr2O72-(aq) → Fe3+(aq) + Cr3+(aq) H2O(l) Sebanyak 30 gram urea. kenaikan titik didih. tentukan: a. Tuliskanlah persamaan untuk reaksi inti berikut. 1.71 g/mol) dielektrolisis dengan arus 2 faraday. elektron positron neutron sinar gama partikel alfa 14 7N (X. 40 Zr memancarkan partikel beta. D. reaksi di katode dan di anode. 5.25. CO(NH2)2 (Mr=60 g/mol) dilarutkan ke dalam 400 g air. B. molalitas larutan. α ) 11 6C X adalah . b.. Jika larutan NiSO4 (Ar Ni = 58.86 °C/m. Setarakan reaksi redoks berikut ini: a. Sebanyak 80 g NaOH (Mr = 40 g/mol) dilarutkan ke dalam 500 g air (Mr =18 g/mol).

dentifikasi Senyawa Karbon E. keton. Aroma yang dihasilkannya bermacam-macam. Tata Nama Senyawa Karbon C. Struktur Senyawa Karbon B. eter. A. Ada minyak wangi yang beraroma buah atau bunga. Anda akan diajak untuk dapat memahami senyawa organik dan reaksinya. Anda tentu pernah menggunakan minyak wangi. serta makromolekul dengan cara mendeskripsikan struktur. dan alkuna. Ester dapat dibuat dengan mereaksikan asam karboksilat dan alkohol dengan katalis asam sulfat. dapat diperoleh berbagai senyawa turunan yang berperan di dalam keseharian kita. Kegunaan Senyawa Karbon 99 . Dari senyawa-senyawa tersebut. dan identifikasi senyawa karbon (haloalkana. Anda telah mempelajari senyawa hidrokarbon alkana. alkena. alkoksi alkana. kegunaan. dan sifat dari ester? Bagaimana pula dengan senyawa karbon turunan alkana lainnya. somer Senyawa Karbon D. alkanal. dan alkil alkanoat). seperti haloalkana. alkohol. dan asam karboksilat? Pelajarilah bab ini agar Anda memahaminya. aldehid. tata nama.rivieraconcepts. isomer.Bab5 5 Senyawa Karbon Turunan Alkana Sumber: www. Pada Kelas X. asam alkanoat. reaksi ini disebut esterifikasi. alkanon. ben ena dan turunannya. alkanol. cara penulisan. sifat. Bagaimanakah tata nama. Tahukah Anda zat kimia apakah yang digunakan pada minyak wangi? Minyak wangi menggunakan ester yang merupakan senyawa karbon turunan alkana sebagai pemberi aroma wangi.com Pada bab ini.

Perhatikanlah tubuh Anda. Apakah nama kelompok senyawa 6. Apakah nama kelompok senyawa 3. dan rangkap tiga. Apakah nama kelompok senyawa 7. dan senyawa organik? Apakah yang dimaksud dengan gugus fungsi? A Struktur Senyawa Karbon 3. Karena keunikannya. Gantilah salah satu unsur H dengan atom/molekul berikut. C2 dan C3. Selidikilah 5. Karbon dapat membentuk senyawa lebih banyak dibandingkan dengan unsur yang lain karena karbon tidak hanya membentuk ikatan tunggal. Apakah nama kelompok senyawa menarik kesimpulan. Gugus fungsi adalah gugus atom atau molekul yang berperan pada sifat kimia suatu senyawa. para ahli kimia mengelompokkan senyawa karbon ke dalam beberapa kelompok. • –CO • –COOH • –COH • –COOCH3 Jawablah pertanyaan berikut untuk 1. tetapi juga dapat berikatan membentuk struktur cincin. bagaimana cara mengelompokkan senyawa karbon? Lakukanlah kegiatan berikut. 4. 100 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Setelah Anda menyelidiki gugus fungsi pada senyawa kimia. • –OH • –Cl 3. Senyawa karbon dapat dikelompokkan berdasarkan gugus fungsi yang dimilikinya.1 Gugus Fungsi Tujuan Menyelidiki gugus fungsi pada senyawa kimia Alat dan Bahan Struktur senyawa kimia Langkah Kerja 1. rangkap. Suatu senyawa yang memiliki gugus fungsi yang sama akan memiliki kemiripan reaksi. bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut.fh-frankfurt. karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki gugus gugus gugus gugus gugus gugus gugus –OH? –Cl? –O–? –CO? –COH? –COOH? –COOCH3? Legenda Kimia Marcellin Barthelot (1827–1907) membuat banyak senyawa organik dari senyawa-senyawa atau unsur-unsur anorganik. Dia menunjukkan bahwa tumbuhtumbuhan dan binatang bukan sumber satu-satunya senyawa organik. Perhatikan struktur kimia senyawa alkana berikut. Sisipkan atom –O– di antara atom C. H H H H H – C4 – C3 – C2 – C1 – H H H H H 2. Apakah nama kelompok senyawa 2. semua bagiannya terdiri atas senyawasenyawa karbon yang Tuhan ciptakan sedemikian rupa sehingga menjadi suatu susunan yang utuh dan sempurna. Berikut ini beberapa gugus fungsi yang lazim dimiliki senyawa karbon. Cabang ilmu Kimia yang berhubungan dengan senyawa karbon disebut Kimia Organik. atau C3 dan C4. senyawa hidrokarbon. Gantilah molekul CH di bagian ujung dengan atom/molekul berikut.Soal Pramateri 1. Untuk memudahkan dalam mempelajari senyawa karbon.fbv. Sumber: www.com Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Tahukah Anda. Apakah yang dimaksud dengan senyawa karbon? Apakah perbedaan dan persamaan antara senyawa karbon. atom karbon dapat membentuk ribuan senyawa karbon. Apakah nama kelompok senyawa 5. misalnya antara atom C1 dan C2. Apakah nama kelompok senyawa 4. 2.

Atom halogen ini menggantikan posisi atom hidrogen. Jika gugus karbonil tersebut diapit oleh dua atau lebih atom karbon.3 Struktur kimia dari sebagian senyawa eter Gugus fungsi yang dimiliki keton dan aldehid dinamakan gugus karbonil. dan eter. CH3 – OH metanol CH3 – CH2– OH etanol CH3 – CH2 – CH2– OH propanol CH3 – CH2– CH2 – CH2– OH butanol Gambar 5. atom halogen menggantikan atom hidrogen. Berikut beberapa struktur senyawa alkohol. CH3 – O – CH3 metoksi metana CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – O – CH3 metoksi butana CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 etoksi etana CH3 – CH2 – O – CH3 metoksi etana Gambar 5.1 Struktur kimia dari sebagian senyawa alkohol H H C H H Cl CH3 C H Cl klorometana kloroetana H CH3 C H bromoetana Br CH3 CH2 CH2 Br bromobutana Gambar 5.Tabel 5. haloalkana.1 Gugus Fungsi Senyawa Karbon Gugus Fungsi Kelompok Senyawa Karbon – OH –O– Alkohol Eter Keton Aldehid Haloalkana Asam karboksilat O C O C H – X (X = halogen) O C OH O C OR Ester Alkohol adalah senyawa karbon yang memiliki gugus hidroksil (–OH). Haloalkana adalah senyawa karbon yang mengikat atom halogen. senyawa karbon tersebut dinamakan keton. Jika Senyawa Karbon Turunan Alkana 101 . yaitu gugus fungsi yang terdiri atas atom oksigen yang berikatan rangkap dengan atom karbon.2 Pada senyawa haloalkana. Eter adalah senyawa karbon yang memiliki gugus alkoksi (–O–).

O CH3 – C – OCH3 O metil etanoat metil metanoat O CH3 – CH2 – CH2 – C – OCH3 metil butanoat CH3 – CH2 – C – OCH3 metil propanoat Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. O CH3 – C – OH asam etanoat asam metanoat O CH3 – CH2 – C – OH asam propanoat O CH3 – CH2 – CH2 – C – OH asam butanoat O HC – OCH3 Gambar 5. Satu atom oksigen berikatan ganda dengan atom karbon.gugus karbonil terletak di ujung rantai karbon. Apakah yang membedakan keton dan aldehid? 2. sedangkan satunya berikatan tunggal dengan atom karbon. O CH3 – C – CH3 propanon O CH3 – CH2 – C – CH3 butanon Bagaimanakah dengan asam karboksilat dan ester? Asam karboksilat dan ester juga memiliki gugus karbonil. dan berikatan dengan gugus alkil (untuk ester).7 Pada senyawa ester. Atom oksigen yang berikatan tunggal dengan atom karbon. senyawa karbon seperti ini disebut aldehid. Perbedaannya dengan keton dan aldehid adalah atom oksigen yang diikatnya berjumlah dua.1 3. Tuliskanlah perbedaan dan persamaan antara alkohol dan haloalkana. Perhatikan struktur asam karboksilat dan ester berikut. O H – CH metanal O CH3 – CH etanal Gambar 5. Bagaimanakah cara membedakan asam karboksilat dan ester dilihat dari struktur kimianya? 102 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . berikatan juga dengan atom hidrogen (untuk asam karboksilat).6 Senyawa asam karboksilat memiliki gugus COOH yang terletak di ujung rantai karbon. O CH3 – CH2 – CH propanal butanal O CH3 – CH2 – CH2 – CH Gambar 5. 1. O H – C – OH Gambar 5.4 Senyawa aldehid memiliki gugus karbonil yang terletak di ujung rantai karbon. gugus alkil menggantikan atom hidrogen pada asam karboksilat.5 Senyawa keton memiliki gugus karbonil yang diapit atom-atom karbon. Materi 5.

5. H H C2H6 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 2 (eta). perhatikanlah contoh berikut. Struktur kimia C4H10 dapat digambarkan sebagai berikut. H H C H C H atau CH3 – CH3 Kata Kunci • • Gugus fungsi Tata nama c.6. C4H 10 Jawab a. Contoh 5. Senyawa Karbon Turunan Alkana 103 . 5. dan 5. 5. H H H C3H8 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 3 (propa-).B Tata Nama Senyawa Karbon Sebelumnya.3. Jadi. C3H 8 d. 5. 5.7. Anda telah mengetahui pengelompokan senyawa karbon berdasarkan gugus fungsi yang dimilikinya. H H C H b. Jadi. Struktur kimia C2H6 dapat digambarkan sebagai berikut. CH4 b. CH4 memiliki nama metana.2. Jadi.5.1. C4H10 memiliki nama butana. H H C H C H C H atau CH3 – CH2– CH3 d. H CH4 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 1 (meta). C3H8 memiliki nama propana.4. a. Anda juga telah mengetahui beberapa struktur kimia dari senyawa-senyawa tersebut pada Gambar 5. cara memberi nama senyawasenyawa karbon tersebut? Penulisan nama senyawa karbon tidak jauh berbeda dengan penulisan nama senyawa hidrokarbon golongan alkana. C2H 6 c. C2H6 memiliki nama etana. Struktur kimia CH4 dapat digambarkan sebagai berikut. Struktur kimia C3H8 dapat digambarkan sebagai berikut.1 Tentukanlah nama senyawa hidrokarbon berikut. Tahukah Anda. Untuk menyegarkan ingatan Anda mengenai tata nama alkana. H H C H C H C H C H atau CH3 – CH2– CH2– CH3 H H H H C4H10 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 4 (buta-). Jadi.

Adakah hubungan antara awalan nama senyawa dengan jumlah atom C? 3. Struktur H Rumus Kimia Nama Anda Harus Ingat Senyawa alkohol memiliki gugus fungsi OH dengan rumus umum CnH2n 2O. Amatilah tabel berikut. 1. perbedaan yang paling jelas antara alkana dan alkohol adalah jenis gugus fungsinya. H Alkohol C H H H C H OH CH3OH Metanol H C H OH C2H5OH Etanol Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Tabel berikut memperlihatkan rumus kimia beberapa senyawa alkohol. Senyawa alkohol memiliki gugus fungsi –OH dengan rumus umum CnH2n+2O. Tata Nama Alkohol dan Eter Pada prinsipnya. Adakah hubungan antara akhiran nama senyawa dengan jenis gugus fungsi? 2. Apakah rumus umum dari alkohol? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Caranya adalah dengan mengubah akhiran -ana dengan akhiran lain sesuai dengan gugus fungsi yang dimiliki setiap kelompok senyawa. kita dapat mengetahui rumus kimia suatu alkohol dengan cara menghitung jumlah atom C-nya. Berdasarkan rumus tersebut. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. 104 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . H Alkana C H H H C H H CH4 Metana H C H H H C 2H 6 Etana You Must Remember Alcohol compound has O functional group with Cn 2n 2O as general formula. lakukanlah kegiatan berikut. penamaan senyawa turunan alkana sama dengan penamaan senyawa alkana. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa alkohol? 4. Selidikilah 5. Jika diperhatikan dengan saksama.2 Tata Nama Alkohol Tujuan Menyelidiki aturan tata nama alkohol Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja 1.1. Agar lebih jelas.

tuliskan nomor. diikuti nama awalan berdasarkan jumlah atom C-nya. CH3 – CH2 – CH3 OH 1-propanol You Must Remember The simple alcohols are named by changing the last letter in the name of the corresponding alkane to oI. H CH3 – C – CH3 OH 2-propanol Dari gambar tersebut.Tabel 5.2 Rumus Kimia Beberapa Senyawa Alkohol umlah Atom C Rumus Kimia Alkohol 1 2 3 4 5 6 7 8 9 CH 3OH C2H5OH C3H7OH C4H9OH C 5H 11OH C 6H 13OH C 7H 15OH C 8H 17OH C 9H 19OH Anda Harus Ingat Penamaan alkohol yang sederhana yaitu dengan mangubah suku kata terakhir dari suatu alkana menjadi noI. Aturan Penamaan Senyawa Alkohol Rantai Lurus Periksalah jenis gugus fungsinya. CH3OH memiliki nama metanol. Perhatikanlah gambar berikut. Gugus hidroksil pada senyawa alkohol menggantikan posisi 1 atom H pada senyawa alkana. 4. Misalnya. nama senyawa-senyawa alkohol dengan rumus kimia C3H7OH adalah CH3 – CH2 – CH3 OH 1-propanol H CH3 – C – CH3 OH 2-propanol Senyawa Karbon Turunan Alkana 105 . 1. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa alkohol. Ethane becomes ethanol. tuliskan awalan berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -nol. Oleh karena gugus fungsi –OH menggantikan posisi 1 atom H maka penamaan alkohol dilakukan dengan cara mengganti akhiran -ana menjadi -nol. senyawa alkohol dengan rumus kimia C3H7OH memiliki dua struktur kimia. dan diakhiri dengan akhiran -nol. 2. Jika jumlahnya tidak lebih dari dua. sedangkan C2H5OH memiliki nama etanol. Kemudian. Apa nama kedua senyawa alkohol tersebut? Berikut langkah-langkah penamaan senyawa alkohol. Jika jumlahnya lebih dari dua. Misalnya. Jadi. beri nomor pada rantai karbon sedemikian rupa sehingga gugus –OH menempel pada atom C yang paling kecil. Bagaimanakah jika jumlah atom karbon pada senyawa alkohol lebih dari 2? Senyawa alkohol yang mengandung lebih dari 2 atom karbon akan memiliki struktur kimia lebih dari satu. etana menjadi etanol. 3. Kata Kunci • • Alkana Alkohol Berdasarkan aturan tersebut. Jika memiliki gugus –OH. dapat disimpulkan bahwa kedua struktur senyawa alkohol tersebut hanya berbeda pada posisi gugus –OH. Aturan tersebut hanya berlaku jika jumlah atom karbon pada senyawa alkohol tidak lebih dari 2. Hitung jumlah atom C-nya. For example.

a.Agar Anda lebih memahami cara penamaan senyawa alkohol.3 Gambarkanlah struktur senyawa alkohol berikut. a. Rantai cabang diberi nama sesuai jumlah atom C dan struktur gugus alkil. 2-heksanol Jawab Untuk menuliskan struktur senyawa alkohol. c. 4. 2-butanol b. Aturan Penamaan Senyawa Alkohol Rantai Bercabang Tentukanlah rantai induk (rantai terpanjang yang memiliki gugus –OH) dan rantai cabangnya. Dari struktur kimianya.2 Tentukanlah nama senyawa alkohol berikut. OH a. dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 6 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-heksanol. Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga gugus –OH menempel pada atom C yang paling kecil. dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 7 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2-heptanol. c. dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 4 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 1 sehingga namanya adalah 1-butanol. Contoh 5. 2. tentukan terlebih dahulu rantai karbonnya. 1. CH3 – CH2 – CH2 – C – CH2 – CH3 H H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 Kata Kunci • • • • Alkil Rantai cabang Rantai induk Rantai lurus OH Jawab a. Kemudian. pelajarilah contoh soal berikut. CH3 – CH2 – C – CH3 H OH OH CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 – C – CH3 H H Seperti halnya senyawa alkana. b. 3. Dari struktur kimianya. tempatkan gugus – OH. 106 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . CH3 – CH2 – CH2 – CH2 OH OH b. b. Bagaimanakah penamaan senyawa alkohol bercabang? Berikut aturan penamaan senyawa alkohol yang memiliki rantai cabang. Contoh 5. Rantai induk diberi nama sesuai aturan penamaan senyawa alkohol rantai lurus. struktur senyawa alkohol juga ada yang memiliki rantai cabang. Dari struktur kimianya.

sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-metil-2-heptanol. 5. H CH3 – CH2 – C – C – CH2 – CH3 6 5 4 H3 2 1 CH 3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 6 atom C. 3. d.4-tetrametil2-pentanol D.4-dimetil-2-heksanol E.. 2.. OH gugus fungsional b.3. nama CH3 CH(CH3) C(CH 3) 2 C(OH)(CH 3) (CH 3) adalah (C) 2.4 OH Tentukanlah nama senyawa alkohol berikut. A .4-tetrametilpentanol B. UN 2003 rantai induk induk rantai cabang CH3 CH3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 5 atom C dan gugus –OH berada pada atom C nomor 2. gugus –OH. dan gugus metilnya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2metil-2-butanol. gugus –OH berada pada atom C nomor 3. c. 2.3.3.3.4-tetrametil -2-pentanol. 2.3. rantai cabang C 2H 5 OH gugus fungsional H CH3 – C – CH – C – CH3 rantai 5 4 3 2 1 rantai induk CH3 CH3 OH 2. OH gugus fungsional H CH3 – CH2 – CH2 – C – CH2 – C– CH3 H2 1 7 6 5 4 3 CH3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 7 atom C.4-tetrametil-2-pentanol Jadi. 2.3. Jawab a.3..Contoh a. CH3 H C CH3 C2H5 OH C H CH3 CH3 OH gugus fungsional Kupas Tuntas CH3 CH(CH 3) C(CH 3) 2 C(OH)(CH 3) (CH 3) memiliki nama . Rantai cabangnya berjumlah 3 buah.3.3. gugus –OH berada pada atom C nomor 2. CH3 CH2 C CH3 CH3 b.3-dimetil-2-heptanol Pembahasan CH3 CH3 CH3 H C C C CH3 CH3 – CH2 – C – CH3 rantai 4 3 2 1 induk CH3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 4 atom C. CH3 CH2 OH H C C CH2 CH3 H CH3 OH H C C CH2 CH3 H C2H5 c. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-metil-3-heksanol. CH3 CH2 CH2 d. Senyawa Karbon Turunan Alkana 107 .4-tetrametil4-pentanol C .3.

Tuliskan nama alkil rantai induk diikuti kata alkohol. isobutil alkohol D. Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga gugus –OH menempel pada atom C yang paling kecil. CH3 – OH b. OH gugus fungsional CH3 – CH CH3 alkil c. isopentil alkohol Pembahasan Pada alkohol tersier. Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil yang terdiri atas 1 atom C (metil) sehingga nama trivialnya adalah metil alkohol. Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil bercabang dengan nama isopropil sehingga nama trivialnya adalah isopropil alkohol. UMPTN 1995 Contoh 5. Aturan Penamaan Trivial Senyawa Alkohol Tentukanlah rantai induk (rantai terpanjang yang memiliki gugus – OH) dan rantai cabangnya..4-dimetil-2pentanol.yaitu 2 gugus metil yang berada pada atom C nomor 2 dan 4 serta gugus etil yang berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-etil-2. alkohol juga memiliki nama trivial (nama lazim). Tata nama alkohol yang telah diuraikan merupakan nama IUPAC. 1.. A. alkil CH3 – CH2 – CH2 – OH gugus fungsional Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil lurus yang terdiri atas 3 atom C (propil) sehingga nama trivialnya adalah propil alkohol. CH 3 CH 3 CH CH 2 OH f. 108 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Selain nama IUPAC. alkil CH – OH 3 gugus fungsional b. d. Berikut cara memberi nama trivial untuk alkohol. 2-metil-2-propanol C.5 Tentukanlah nama trivial senyawa alkohol berikut. Kupas Tuntas Senyawa yang termasuk alkohol tersier adalah . OH CH 3 CH CH3 e. 3. alkil dan OH terikat pada C yang nomornya sama. 3-metil-2-butanol E. CH3 – CH2 – CH2 – OH d.. senyawa yang termasuk alkohol tersier adalah (B) 2-metil-2-propanol. 2. H CH3 – CH2 – CH C – OH CH3 Jawab a. CH3 – CH2 – OH c. 2-metil-1-propanol B. a. Jadi. alkil CH3 – CH2 – OH gugus fungsional Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil yang terdiri atas 2 atom C (etil) sehingga nama trivialnya adalah etil alkohol.

1. 3-metil-3-pentanol merupakan alkohol tersier. UMPTN 2000 Alkohol sekunder CH3 CH2 H C OH CH3 CH3 Alkohol tersier CH3 CH2 C OH CH3 Selidikilah 5. Alkohol primer mengikat 1 atom C. Senyawa Karbon Turunan Alkana 109 . 3-pentanol C .e. sedangkan alkohol tersier mengikat 3 atom C. H CH3 – CH2 – C – OH gugus fungsional alkil CH3 Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil bercabang dengan nama sek-butil sehingga nama trivialnya adalah sek-butil alkohol. alkohol sekunder. 2-metil-3-pentanol D. Apakah perbedaan ketiga jenis alkohol tersebut? Alkohol primer. Jadi. Alkohol tersier: -il dan -nol terikat pada C yang sama. dan alkohol tersier. Apakah rumus umum dari eter? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. jenis gugus fungsi. Adakah hubungan antara nama senyawa.3 Tata Nama Eter Tujuan Menyelidiki struktur dan aturan tata nama eter Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja Amatilah tabel berikut. f. Perhatikanlah struktur molekul alkohol berikut. dan jumlah atom C? 2. A . 2-pentanol B. Struktur CH3 – CH3 CH3 – CH2 – CH3 CH3 – O – CH3 CH3 – O – CH2 – CH3 Rumus Kimia C 2H 6 C 3H 8 C 2H6O C 3H8O Nama Etana Propana Metoksi metana Metoksi etana Alkana Eter Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. senyawa yang bukan alkohol sekunder adalah (E) 3-metil-3-pentanol.. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa eter? 3. alkohol sekunder mengikat 2 atom C. CH3 alkil CH3 – C – CH2 – OH gugus fungsional H Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil bercabang dengan nama isobutil sehingga nama trivialnya adalah isobutil alkohol. alkohol sekunder. dan alkohol tersier dibedakan berdasarkan jumlah atom C yang terikat pada atom C yang mengikat gugus –OH. 3-metil-2-pentanol E.. 3-metil-3-pentanol Pembahasan Menentukan jenis alkohol: Alkohol primer: -nol terikat pada C nomor 1. Alkohol primer CH3 – CH2 – CH2 – OH Kupas Tuntas Senyawa yang bukan alkohol sekunder adalah . Senyawa alkohol dapat juga dikelompokkan menjadi alkohol primer..

H CH3 C CH3 O CH2 CH3 d. Senyawa eter memiliki gugus fungsi –OR (gugus alkoksi). H CH3 C CH2 CH3 CH2 O CH3 110 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Adapun tata cara memberi nama eter secara IUPAC adalah sebagai berikut. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 c. perbedaan yang paling mencolok antara alkana dan eter adalah jenis gugus fungsinya. 4.Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Aturan Penamaan Senyawa Eter Periksalah jenis gugus fungsinya. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa eter. Contoh 5. sedangkan rantai induk diberi nama seperti nama alkana berdasarkan jumlah atom C-nya. dan diakhiri dengan nama rantai induk. tuliskan nomor. Rumus umum dari eter adalah C nH 2n+2 O. Kata Kunci • • Alkoksi Eter 3. beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga gugus –OR menempel pada atom C yang paling kecil. kita dapat mengetahui rumus kimia suatu eter dengan cara menghitung jumlah atom C-nya. 1. Anda Harus Ingat Senyawa eter memiliki gugus fungsi OR (gugus alkoksi) dengan rumus umum CnH2n 2O. Jika jumlah atom C lebih dari 4. diikuti nama gugus alkoksi berdasarkan jumlah atom C-nya.6 Tentukanlah nama senyawa eter berikut. R adalah gugus alkil. sedangkan yang jumlahnya paling banyak disebut rantai induk. dapatkah Anda menentukan struktur kimia dan tata namanya? Struktur kimia eter adalah R – O – R. Rantai alkil yang jumlah atom C-nya paling sedikit disebut gugus alkoksi.3 Rumus Kimia Beberapa Senyawa Eter umlah Atom C Rumus Kimia Eter You Must Remember Ether compound has OR functional group with Cn 2n 2O as general formula. Jika memiliki gugus –OR. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 b. Berdasarkan rumus tersebut. Gugus fungsi alkoksi menggantikan satu atom karbon pada alkana. Kemudian. Gugus alkoksi diberi nama dengan cara mengganti akhiran -ana pada alkana menjadi akhiran -oksi. Tabel berikut memperlihatkan rumus kimia beberapa senyawa eter. Jika diperhatikan dengan saksama. a. 2. 2 3 4 5 6 7 8 9 C 2 H 6O C 3 H 8O C 4H 10O C 5H 12O C 6H 14O C 7H 16O C 8H 18O C 9H 20O Dari rumus umum eter. Tabel 5.

yakni 2 (etil) dan 3 (propil). eter juga memiliki nama trivial. UMPTN 1999 alkoksi rantai induk 3 4 CH2 CH3 (2-metil-butana) Gugus alkoksi: – O – CH3 (metoksi) Rantai induk: CH 3 CH CH2 CH2 CH3 Jadi.. Senyawa Karbon Turunan Alkana 111 . eter D. aldehid B.7 Tentukanlah nama trivial senyawa eter berikut. c. Contoh 5. alkoksi CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 rantai induk Gugus alkoksi: – O – CH2 – CH3 (etoksi) Rantai induk: CH3 – CH2 – CH2 (propana) Jadi. H CH3 – C – O – CH2 – CH3 CH3 Jawab a. asam karboksilat Pembahasan Rumus umum senyawa gugus fungsi CnH2n 2O : alkohol dan eter CnH2nO : aldehid dan alkanon CnH2nO2 : asam karboksilat dan ester Jadi. yakni 2 (etil) dan 3 (isopropil). H CH3 – C – CH2 – O – CH3 2 1 Kupas Tuntas Senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa . yakni 2 (etil). Jadi. b. Senyawa eter ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. A . nama trivialnya adalah dietil eter. ester C . b. alkanon E. H CH3 – C – O – CH2 – CH3 alkoksi 3 2 rantai induk H3C 1 Gugus alkoksi: – O – CH2 – CH3 (etoksi) Rantai induk: CH3 CH (propana) CH3 Jadi.. c. nama trivialnya adalah etil propil eter. Cara menentukan nama trivial eter cukup mudah. Jadi. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 b. a. nama trivialnya adalah etil isopropil eter. di depan nama alkil tersebut ditambahkan awalan di (2). Senyawa eter ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya sama. Senyawa eter ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. nama senyawa tersebut adalah 1-etoksi propana.Jawab a. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 c. d. rantai induk CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 alkoksi Gugus alkoksi: – O – CH2 – CH3 (etoksi) Rantai induk: CH3 – CH2 (etana) Jadi.. nama senyawa tersebut adalah 1-etoksi etana. Jika ada nama alkil yang sama. Tuliskan secara berurut dari nama alkil terkecil dan diikuti kata eter. Tentukanlah nama alkil setiap rantai karbon. nama senyawa tersebut adalah 2-etoksi propana. Jadi. nama senyawa tersebut adalah 1-metoksi-2-metil-butana. senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa (C) eter. Selain nama IUPAC.

Selidikilah 5. keton.4 Tata Nama Aldehid. Alkana H H C H H C H H Etana H H C H H C H H C H H You Must Remember Aldehyde compound has CO functional group. Agar Anda lebih memahami penamaan dari senyawa-senyawa tersebut. Tata Nama Aldehid Keton Asam Karboksilat dan Ester Senyawa aldehid. dan eter Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja 1. Propana O H Aldehid C O H Metanal CH3 CH O CH 3 CH 2 CH Etanal Propanal O HC Asam Karboksilat O CH 3 C O CH 3 CH 2 C OH OH OH Asam metanoat Asam etanoat Asam propanoat Propanon Keton O CH 3 C CH3 112 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan Ester Tujuan Menyelidiki aturan tata nama aldehid. Amatilah tabel berikut.2. Keton. Masih ingatkah Anda yang dimaksud dengan gugus karbonil? Pada senyawa asam karboksilat dan ester. dan ester memiliki persamaan yaitu semuanya memiliki gugus karbonil. Senyawa Struktur Nama H H C H H Metana Anda Harus Ingat Senyawa aldehid memiliki gugus fungsi COH. asam karboksilat. asam karboksilat. Asam Karboksilat. ikutilah kegiatan berikut. O atom karbon mengikat dua atom O dengan struktur C O sehingga gugus ini disebut dengan nama karboksil. keton.

Apakah rumus umum dari aldehid dan keton? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Pada asam karboksilat. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -on. 3 2 1 c. nama senyawa aldehid. Pada keton. nama senyawa tersebut adalah propanal. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -al. 3. Seperti halnya alkohol dan eter. berikut aturan penamaan senyawa aldehid. keton. lalu tuliskan awalan berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -al. CH3 – CH2 – CH O H CH3 – C – CH2 – CH CH2 CH3 Jawab a. O H CH3 – C – CH aldehid 3 2 1 CH3 rantai cabang Senyawa Karbon Turunan Alkana 113 . Bagaimanakah cara memberi nama senyawa keton? 4. Hitung jumlah atom C-nya. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. keton. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa aldehid. Fakta Kimia Formalin Formalin adalah nama umum untuk larutan 33% formaldehid. Itulah sebabnya senyawa asam karboksilat disebut juga asam alkanoat.8 O H CH3 – C – CH CH3 Tentukan nama IUPAC senyawa aldehid berikut. nama alkil rantai cabang. beri nomor pada rantai terpanjang dimulai dari atom C yang mengikat atom O. Pada aldehid. 1. Jika memiliki gugus –COH.Ester O CH 3 C OCH 3 Metil metanoat Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Apakah pendapat Anda mengenai penggunaan formalin pada bahan makanan? Contoh 5. Itulah sebabnya senyawa keton disebut juga alkanon. Adakah hubungan antara nama senyawa alkana dengan nama senyawa aldehid. Lalu. dan asam karboksilat berhubungan dengan nama senyawa alkana. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -oat dan diawali dengan kata asam. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa aldehid? 3. 1. O a. b. asam karboksilat. yaitu senyawa aldehid yang dikenal juga dengan nama metanal. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jadi. Senyawa ini umum digunakan untuk mengawetkan tubuh organisme yang sudah mati. Agar lebih jelas. Jika memiliki rantai bercabang. 2. nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -al. Itulah sebabnya senyawa aldehid disebut juga alkanal. dan ester? 2. Aturan Penamaan Senyawa Aldehid Periksalah jenis gugus fungsinya. tuliskan nomor percabangan. O CH3 – CH2 – CH aldehid b.

Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 2 Jadi. nama alkil rantai cabang. sedangkan asam karboksilat bergugus fungsi –COOH. Masih ingatkah Anda dengan struktur aldehid dan asam karboksilat? Dapatkah Anda melihat persamaan dan perbandingan kedua struktur senyawa karbon tersebut? Bandingkanlah struktur aldehid dan asam karboksilat berikut. 2. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -al. Jika pada aldehid. O CH3 – CH2 – C – OH 114 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jika memiliki gugus –COOH. Oleh karena memiliki struktur yang mirip maka penamaan asam karboksilat mirip juga dengan penamaan aldehid. Dari struktur tersebut. Aturan Penamaan Senyawa Asam Karboksilat Periksalah jenis gugus fungsinya. Aldehid bergugus fungsional –CHO. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa asam karboksilat. 1. Anda pasti melihat bahwa perbedaan kedua senyawa tersebut terletak pada gugus fungsionalnya. rantai cabang H 3 4 O 2 1 CH3 – C – CH2 – CH CH2 CH3 5 aldehid Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 5 (pentana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 3 Jadi.c. nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -oat. Contoh 5. Lalu.9 Tentukanlah nama IUPAC senyawa aldehid berikut. nama senyawa tersebut adalah 3-metil-pentanal. 3. dan diakhiri dengan akhiran -oat. pada asam karboksilat menjadi akhiran -oat dan diawali dengan kata asam. Jika memiliki rantai bercabang. nama senyawa tersebut adalah 2-metil-propanal. O CH 3 CH 2 C H CH 3 CH2 O C OH propanal asam propanoat You Must Remember Carboxylic acid compound has COO as functional group. beri nomor pada rantai terpanjang dimulai dari atom C yang mengikat atom O. Jika tidak memiliki rantai cabang. a. diikuti nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya. hitung jumlah atom C-nya. Anda Harus Ingat Senyawa asam karboksilat memiliki gugus fungsi COOH. tuliskan nomor percabangan. lalu tuliskan kata asam.

rantai cabang H 3 Kata Kunci • • Aldehid Asam karboksilat c. O 2 1 CH3 – C – CH2 – C – OH CH2 4 gugus karboksilat CH3 5 Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 5 (pentana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 3 Jadi. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jadi. O gugus karboksilat H CH3 – C – C – OH 3 2 1 CH 3 rantai cabang Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 2 Jadi. Nama trivial kedua senyawa ini diambil dari sumber alami asam karboksilat. Tabel 5. nama senyawa tersebut adalah asam 2-metil-propanoat. nama senyawa tersebut adalah asam 3-metil-pentanoat. Seperti senyawa karbon lainnya. asam karboksilat dan aldehid memiliki nama trivial. Perhatikan tabel berikut. CH3 O gugus karboksilat CH3 – CH2 – C – OH 3 2 1 b.4 Nama IUPAC dan Trivial Beberapa Senyawa Asam Karboksilat Rumus Kimia Nama UPAC Nama Trivial Asal Kata HCOOH CH3COOH CH3CH2COOH CH3(CH2)2COOH Asam metanoat Asam etanoat Asam propanoat Asam format Asam asetat Asam propionat Asam butirat Latin: formica (semut) Latin: asetum (cuka) Yunani: protopion (lemak pertama) Latin: butyrum (mentega) Asam butanoat Senyawa Karbon Turunan Alkana 115 .b. O H CH3 – C – CH2 – C – OH CH2 Jawab a. O H CH3 – C – C – OH CH3 c. nama senyawa tersebut adalah asam propanoat.

Perhatikan tabel berikut. c. seperti jeruk. Penamaannya mirip dengan asam karboksilat. baik IUPAC maupun trivial mirip juga dengan penamaan asam karboksilat. atom H pada asam karboksilat digantikan oleh gugus alkil. Senyawa kimia itu adalah ester. atau apel? Aroma tersebut berasal dari senyawa kimia yang terkandung dalam minyak wangi. Acid letter is replaced by alkil in the name of carboxylic acid. Tabel 5. sedangkan ester bergugus fungsi –COOR. b. bagaimana dengan nama trivial aldehid? Hilangkanlah kata asam. Tahukah Anda. O O CH3 CH2 C OH asam propanoat CH3 CH2 C O CH3 metil propanoat Dari struktur tersebut.CH3(CH2)3COOH CH3(CH2)10COOH CH3(CH2)14COOH CH3(CH2)16COOH Asam pentanoat Asam dodekanoat Asam heksadekanoat Asam oktadekanoat Asam valerat Asam laurat Latin: valere (tanaman valere) Latin: laurel (sejenis kacang) Asam palmitat Minyak palma Asam stearat Yunani: stear (lemak) Tabel tersebut menjelaskan nama trivial asam karboksilat. Pernahkah Anda mencium aroma dari minyak wangi? Mengapa minyak wangi dapat memberikan aroma. a.5 Nama IUPAC dan Trivial Beberapa Senyawa Aldehid umlah Atom C Asam Karboksilat Aldehid Anda Harus Ingat Senyawa ester memiliki gugus fungsi COOR. Kata asam pada asam karboksilat diganti dengan nama alkil. CH3 – CH2 – COOCH3 CH3 – CH2 – CH2 – COOCH3 CH3 – CH2 – CH2 – COOCH2CH3 Jawab O CH3 – CH2 – C – O – CH3 3 2 1 rantai alkil Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jumlah atom C pada rantai alkil adalah 1 (metil) 116 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .10 Tentukan nama trivial senyawa ester berikut. Perhatikan struktur senyawa berikut. 1 2 3 4 5 6 Asam format Asam asetat Asam propionat Asam butirat Asam valerat Formaldehid Asetaldehid Propionaldehid Butiraldehid Valeraldehid You Must Remember Ester compound has COOR functional groups which its name is identic with carboxylic acid. Asam karboksilat bergugus fungsi –COOH. Karena memiliki struktur yang mirip maka penamaan ester. lalu ganti akhiran -at pada nama asam karboksilat dengan akhiran -aldehid. bagaimana cara memberi nama ester? Tata nama ester didasarkan pada strukturnya yang mirip dengan struktur asam karboksilat. Jadi. Anda pasti melihat bahwa perbedaan kedua senyawa tersebut terletak pada gugus fungsionalnya. 5. Contoh a. pisang. kata asam pada asam karboksilat diganti dengan nama alkil.

Caranya dengan menggantikan akhiran -ol pada alkohol dengan akhiran -on. a. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 4 (butana/butirat) Jumlah atom C pada rantai alkil adalah 1 (metil) Nama IUPAC: metil butanoat Nama trivial: metil butirat O CH3 – CH2 – CH2 – C – O – CH2 – CH3 4 3 2 1 rantai alkil Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 4 (butana/butirat) Jumlah atom C pada rantai alkil adalah 2 (etil) Nama IUPAC: etil butanoat Nama trivial: etil butirat Senyawa karbon lainnya yang mengandung gugus karbonil adalah keton. Tabel 5. O CH3 CH2 C CH3 Senyawa Karbon Turunan Alkana 117 . Nama IUPAC: metil propanoat Nama trivial: metil propionat O CH3 – CH2 – CH2 – C – O – CH3 3 2 1 rantai alkil c. Perhatikan tabel berikut.11 Tentukanlah nama senyawa keton berikut. Contoh 5. pelajarilah contoh soal berikut.b.6 Penamaan IUPAC Senyawa Keton umlah Atom C Struktur CH3 CH3 CH2 C OH C OH CH2 CH3 CH3 Nama 2-propanol 3-pentanol Kata Kunci • • Ester Keton Alkohol CH3 CH2 OH C CH3 CH3 CH3 CH2 C O C O O CH3 CH2 C CH3 C CH3 CH3 CH2 CH3 CH CH3 3-metil-2-pentanol 2-propanon 3-pentanon Keton 3-metil-2-pentanon Agar Anda lebih memahami cara penamaan senyawa keton. Penamaan keton mirip dengan penamaan alkohol.

gugus –CO berada pada atom C nomor 3. rantai cabang 5 CH 3 4 3 O 2 H CH3 – C – C – C – CH3 1 gugus fungsional rantai induk rantai cabang CH3 CH2 CH3 rantai cabang Senyawa keton ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 5 atom C dan gugus –CO berada pada atom C nomor 2. dapat diketahui bahwa senyawa keton ini memiliki 6 atom C dan gugus –CO-nya berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-heksanon. c. Senyawa keton ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 7 atom C. CH3 CH3 CH2 CH2 CH2 H C CH3 O C C CH2 CH2 CH3 CH3 d. Rantai cabangnya berjumlah 3 buah. O gugus fungsional H CH3 – CH2 – CH2 – C – CH2 – C – CH3 rantai induk 7 6 5 4 3 2 1 6 5 4 3 2 1 d. CH3 C CH3 CH2 CH3 Jawab a. yaitu 2 gugus metil yang berada pada atom C nomor 2 dan 4 serta gugus etil yang berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-etil-4. O gugus fungsional Tantangan Kimia Apakah menurut Anda penulisan nama senyawa 2-metil-2-pentanon benar? Diskusikanlah bersama teman Anda. H CH3 – CH2 – C – C – CH2 – CH3 rantai induk CH3 rantai cabang Senyawa keton ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 6 atom C.4-dimetil-2pentanon. CH3 CH2 CH2 H C CH2 O CH2 C CH3 CH3 CH3 H C O C CH3 e. dapat diketahui bahwa senyawa keton ini memiliki 4 atom C dan gugus –CO-nya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2-butanon. CH2 CH3 rantai cabang e. b. Dari struktur kimianya. gugus –CO berada pada atom C nomor 2. Dari struktur kimianya. c.O b. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-metil-3-heksanon. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-etil-2-heptanon. 118 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .

12 O Anda Harus Ingat Nama trivial keton mirip dengan nama trivial eter. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. Jadi. b. Senyawa keton ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. c. Tabel 5. Buktikanlah oleh Anda Titik didih suatu senyawa aldehid atau keton lebih rendah apabila dibandingkan senyawa alkohol padanannya. Kata eter pada senyawa eter digantikan dengan kata keton. yakni 2 (etil) dan 3 (propil). yakni 2 (etil).Tata nama keton yang telah diuraikan merupakan nama IUPAC. keton juga memiliki nama trivial (nama lazim). nama trivialnya adalah etil propil keton.7 Penamaan Trivial Senyawa Keton Senyawa Struktur Nama CH3 – O – CH3 eter CH3 – O – CH2 – CH3 CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 O CH3 C CH3 dimetil eter metil etil eter metil propil eter dimetil keton Keton CH 3 O CH3 C O C CH 2 CH2 CH 3 CH2 CH3 metil etil keton metil propil keton Contoh 5. Senyawa keton ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya sama. c. Tentukan nama trivial senyawa keton berikut. Jadi. nama trivialnya adalah dietil keton. CH3 – CH2 – C – CH2 – CH3 O b. The letter of th is replaced with ton . Nama trivial keton mirip dengan nama trivial eter. Jadi. a. Buktikanlah oleh Anda melalui teori ikatan kimia. Senyawa Karbon Turunan Alkana 119 . nama trivialnya adalah etil isopropil keton. Kata eter pada senyawa eter digantikan dengan kata keton. Jawab a. yakni 2 (etil) dan 3 (isopropil). Selain nama IUPAC. Perhatikan tabel berikut. Senyawa keton ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. CH3 – CH2 – C – CH2 – CH2 – CH3 O H CH3 – C – C – CH2 – CH3 CH3 You Must Remember Trivial names for ketone is identic with ether trivial names.

Tentukan rantai induk dan atom halogennya. Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga atom halogen terikat pada atom C yang paling kecil. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Rantai induk diberi nama sesuai aturan penamaan senyawa alkana rantai lurus. Selidikilah 5. bromin. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. C H metana H H C H H C H Cl klorometana 2 H C H etana H C H Cl kloroetana You Must Remember Haloalkane is alkane compound that has one or more H-atoms which replace by halogen element: fluorine.5 Penamaan Haloalkana Tujuan Menyelidiki aturan penamaan haloalkana Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja 1. 4. dan iodin. atom H pada senyawa alkana digantikan oleh atom halogen. 120 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . bromine. Jika memiliki ikatan tunggal dan mengandung salah satu atom halogen. 2. dan iodin. Amatilah tabel berikut. 1. dan iodine. diikuti tanda (–). 5. Adakah hubungan antara struktur senyawa alkana dan struktur senyawa haloalkana? 2.3. seperti fluorin. Tata Nama Haloalkana Masih ingatkah Anda dengan senyawa haloalkana? Senyawa haloalkana adalah senyawa turunan alkana yang satu atom hidrogennya digantikan oleh atom unsur halogen. Aturan Penamaan Senyawa Haloalkana Periksa jenis ikatannya. Pada struktur senyawa haloalkana. seperti fluorin. 1. klorin. klorin. Tuliskan nomor cabang. chlorine. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa haloalkana? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa haloalkana. 6. umlah Atom C Alkana Struktur Nama Haloalkana Struktur Nama H 1 H H H C H H H H Anda Harus Ingat Haloalkana adalah senyawa alkana yang satu atau lebih atom H-nya digantikan oleh unsur halogen. bromin. nama atom halogen yang menyambung dengan nama rantai lurus. Atom halogen diberi nama sesuai dengan jenis atomnya. Berikut ini aturan penamaan haloalkana. Lakukanlah kegiatan berikut untuk memahami cara penamaan haloalkana. 3.

13 Tentukanlah nama senyawa haloalkana berikut. Jumlah atom C pada rantai induk: 6 (heksana) Atom halogen: Cl (kloro) Penomoran rantai: H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 rantai induk 6 5 4 3 2 1 Cl halogen b. CH 3 O OH d. pelajarilah contoh soal berikut. pemutih E.2 f.2-dimetil-butanol b. CH 3 CH 2 CH 2 H C CH 2 CH 3 CH 3 Tentukanlah nama trivial senyawa-senyawa berikut. Cl H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 Br Jawab a. Materi 5. a. 2-metil-3-etil-pentanal e. a. dietil eter c. pendingin D.Atom Halogen Nama Atom Penamaan dalam Haloalkana F Cl Br I Fluorin Klorin Bromin Iodin Fluoro Kloro Bromo Iodo Kupas Tuntas Kegunaan dari senyawa haloalkana F3C CHBrCl adalah untuk . UN 2003 Agar lebih paham. pembasmi kuman B. 2-metil butiraldehid f. nama senyawa ini adalah 3-bromoheksana. digunakan sebagai at anestesi di rumah sakit.. CH 3 CH2 CH 2 C H C H C CH3 2. Soal Penguasaan 1. nama senyawa ini adalah 2-kloroheksana. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – OH b. pembius Pembahasan F3C CHBrCl adalah sebagai pembius. 2. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – O –CH3 O c. kegunaan F3C CHBrCl adalah untuk (E) pembius.. H C e.. CH3 CH2 CH2 CH2 C CH2 CH3 O C H 3. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 b. asam 3-metil-heptanoat e. Tentukanlah nama IUPAC senyawa-senyawa berikut. pembunuh serangga C . metil butirat g. Jumlah atom C pada rantai induk: 6 (heksana) Atom halogen: Br (bromo) Penomoran rantai: H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 rantai induk 6 5 4 3 2 1 Br halogen Jadi. CH 3 O CH 2 CH 2 CH 2 C O CH 2 CH 3 Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. a. Contoh 5. A . etil pentanoat Gambarkanlah struktur senyawa-senyawa berikut. asam 2-metil-butanoat d. etoksi butana b. 2-etil-3-metil-4-dekanon d. Jadi. H a. 2-iodo-pentana Senyawa Karbon Turunan Alkana 121 . 3-heksanon c. Jadi.

yaitu istilah bagi kelompok senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi berbeda strukturnya. Propanal Propanon O CH 3 CH 2 C OH Metil etanoat 2. Struktur Nama Rumus Kimia Gugus Fungsi Kelompok Senyawa CH3 – CH2 – CH2 – OH Anda Harus Ingat Senyawa-senyawa yang rumus kimia dan gugus fungsinya sama.6 Keisomeran Senyawa Turunan Alkana Tujuan Menyelidiki keisomeran senyawa turunan alkana Alat dan Bahan Data senyawa kimia Langkah Kerja 1. tetapi struktur molekulnya berbeda disebut isomer posisi. Kelompokkanlah senyawa-senyawa yang memiliki rumus kimia sama. melacaknya dengan melakukan kegiatan berikut. but different in molecular structure are called position isomer. Anda telah mempelajari mengenai isomer. Senyawa mana saja yang rumus kimianya sama? 2. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. apakah memiliki isomer juga? Mari. H CH 3 C OH H H C H H C H CH3 H You Must Remember Compounds which have the same chemical formula and functional groups.C somer Senyawa Karbon Di Kelas X. Apakah perbedaan antara senyawa-senyawa yang rumus kimianya sama? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Bagaimanakah dengan senyawa-senyawa karbon turunan alkana. tetapi struktur molekulnya berbeda disebut isomer posisi. 1-propanol dan 2-propanol. Lengkapilah tabel berikut. Selidikilah 5. Misalnya. Kedua senyawa ini memiliki rumus kimia C3H8O dan sama- 122 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 1. Senyawa-senyawa yang rumus kimia dan gugus fungsinya sama.

isomer juga dapat terjadi pada senyawa turunan alkana lainnya.sama tergolong senyawa alkohol karena mengandung gugus –OH. O 2-pentanon CH3 CH2 CH2 O C CH3 3-pentanon CH3 CH2 C CH2 CH3 3-metil-2-butanon CH3 H C CH3 O C CH3 Ketiga senyawa keton ini memiliki rumus kimia C5H10O. Selain dalam alkohol. Perhatikanlah beberapa contoh isomer berikut. O Metil propanoat CH3 CH2 O C O CH3 Etil etanoat CH 3 C O CH 2 CH 3 Kedua senyawa ester ini memiliki rumus kimia C4H8O2. O Asam butanoat CH3 CH2 H C CH2 O C C OH Asam 2-metil propanoat CH 3 OH CH 3 Kedua senyawa asam karboksilat ini memiliki rumus kimia C4H8O2. Senyawa Karbon Turunan Alkana 123 . O Butanal CH 3 CH 2 CH 2 CH 2-metil propanal CH3 H C CH3 O CH Kedua senyawa aldehid ini memiliki rumus kimia C4H8O. Etoksi etana Metoksi propana 2-metoksi propana CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 H CH3 C O CH3 CH3 Ketiga senyawa eter ini memiliki rumus kimia C4H10O.

Jika suatu senyawa alkohol dan eter memiliki jumlah atom karbon yang sama maka dipastikan senyawa-senyawa tersebut merupakan isomer. aldehid dan keton. Kelompok senyawa yang berisomer gugus fungsi adalah alkohol dan eter. UMPTN 1995 1-butanol 2-metil-1-propanol CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – OH H CH 3 C CH 2 OH CH 3 Senyawa eter dan alkohol tersebut berisomer gugus fungsi karena samasama memiliki rumus kimia C4H10O. yang merupakan pasangan isomer gugus fungsi 1-propanol adalah (B) metil etil eter. asam propionat Pembahasan Pasangan isomer gugus fungsi ada tiga: alkohol dengan eter alkanal dengan alkanon asam karboksilat dengan ester Jadi. asam karboksilat. propanal E. Agar Anda lebih memahami.. tetapi gugus fungsinya berbeda. 2-propanol B. Jenis isomer lainnya adalah isomer gugus fungsi. pelajarilah contoh-contoh berikut.. serta asam karboksilat dan ester. Demikian juga dengan aldehid. metil etil eter C . Etoksi etana Metoksi propana 2-Metoksi propana CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 You Must Remember Functional group isomer is the group of compounds which have the same formula but different in functional groups. tetapi gugus fungsinya berbeda. propanon D.. A. CH3 H C CH3 O CH3 Kupas Tuntas 1-propanol merupakan isomer gugus fungsi dengan . yaitu kelompok senyawa yang rumus kimianya sama.1-kloropropana CH 3 CH2 CH 2 Cl Anda Harus Ingat Isomer gugus fungsi yaitu kelompok senyawa yang rumus kimianya sama. dan ester. O Asam butanoat Asam 2-metil Propanoat CH3 CH2 CH 3 CH2 C OH O H C C OH CH 3 124 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2-kloropropana CH3 H C Cl CH3 Kedua senyawa haloalkana ini memiliki rumus kimia C3H7Cl. O Butanal 2-metil propanal CH 3 CH 2 CH3 CH 2 C H O H C C H CH3 O 2-butanon CH 3 CH 2 C CH3 Senyawa aldehid dan keton tersebut berisomer gugus fungsi karena sama-sama memiliki rumus kimia C4H8O. keton.

.

cara penggunaan.1 Sumber: Organic Chemistry.7 Sumber: Organic Chemistry.7 Identifikasi Aldehid dan Keton Tujuan Mengidentifikasi aldehid dan keton dengan pereaksi Fehling dan Tollen’s Alat dan Bahan 1. 7.9 Titik Didih Beberapa Senyawa Eter (1 atm) Eter Titik Didih (°C) Dimetil eter Dietil eter Dipropil eter –24 34. Penangas air 2. Tabel 5. Aldehid dan Keton Aldehid tidak dapat membentuk ikatan hidrogen seperti halnya alkohol sehingga pada senyawa yang memiliki massa molekul yang sebanding. meliputi sifat kimia senyawa.11 Titik Didih Beberapa Senyawa Keton (1 atm) Keton Titik Didih (°C) Propanon (Aseton) 2-butanon 3-pentanon 56. titik didih aldehid lebih rendah dibandingkan alkohol.10 Titik Didih Beberapa Senyawa Aldehid (1 atm) Aldehid Titik Didih (°C) Metanal Propanal Butanal –21 49.6 90.6 102. Gelas ukur 4. dan penanganannya. Selidikilah 5. Tabung reaksi 3.2 79.Senyawa eter memiliki titik didih lebih rendah jika dibandingkan dengan alkohol. Tabel 5. Formaldehid Aseton Pereaksi Fehling Pereaksi Tollen’s Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. 126 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .4 Sumber: Organic Chemistry. 8. Pipet tetes 5. 1996 Alkohol dan eter dapat dibedakan melalui reaksi dengan logam Na. 6. Alkohol : Eter : R – OH + Na → R – ONa + 1 H 2 2 R – O – R' + Na → tidak bereaksi 2. 1996 Bagaimanakah cara membedakan aldehid dan keton? Untuk mengetahuinya lakukanlah kegiatan berikut. 1996 Keton memiliki titik didih yang hampir sama dengan aldehid. Hal ini disebabkan karena molekul eter tidak dapat membentuk ikatan hidrogen. Tabel 5.5 75.

Bagaimana hasil reaksi formaldehid dengan pereaksi Fehling dan pereaksi Tollen’s? 2. Pereaksi Fehling mengandung ion Cu+ dalam larutan basa.9 Endapan merah bata Cu2O terbentuk ketika aldehid diuji dengan pereaksi Fehling. Tambahkan 3 tetes pereaksi Fehling ke dalam masing-masing tabung reaksi tersebut. 4. Bagaimana hasil reaksi aseton dengan pereaksi Fehling dan pereaksi Tollen’s? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. O O 2 Cu2+(aq) + RCH(aq) + OH–(aq) + H2O(l) → Cu2O(s) + RCOH(aq) + 3 H+(aq) Ketika keton direaksikan dengan pereaksi Fehling dan dipanaskan tidak akan terjadi reaksi. 2000 Gambar 5. 1996 Gambar 5. Asam Karboksilat dan Ester Asam karboksilat memiliki ikatan hidrogen yang kuat sama seperti alkohol sehingga memiliki titik didih yang tinggi. Jika dibandingkan dengan asam karboksilat.10 Cermin perak terbentuk ketika aldehid diuji dengan pereaksi Tollen s. Pereaksi Tollen’s diperoleh dengan cara melarutkan AgNO3 ke dalam larutan amonia yang menghasilkan senyawa kompleks [Ag(NH3)2]+. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. aldehid akan teroksidasi menjadi asam karboksilat. 1.12 Titik Didih Beberapa Senyawa Asam Karboksilat (1 atm) Asam Karboksilat Titik Didih (°C) Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Fullick). aldehid akan teroksidasi dan kompleks [Ag(NH3)2]+ tereduksi menjadi logam perak. titik didih asam karboksilat hampir sama dengan alkohol. 1996 Senyawa Karbon Turunan Alkana 127 . Tabel 5. Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Fullick). ester memiliki titik didih yang rendah. 1 dan 2 dengan mengganti pereaksi Fehling dengan pereaksi Tollen’s.Langkah Kerja 1.5 57 120 Sumber: Organic Chemistry. 5. Pada senyawa dengan massa molekul yang sebanding.13 Titik Didih Beberapa Senyawa Ester (1 atm) Ester Titik Didih (°C) Metil metanoat Metil etanoat Etil butanoat 31. 2. Ketika aldehid direaksikan dengan pereaksi Fehling dan dipanaskan. Lakukan langkah pada no. 2000 Asam metanoat Asam etanoat Asam butanoat 101 118 164 Sumber: Organic Chemistry. Amati perubahan yang terjadi. Masukkanlah 2 mL formaldehid ke dalam tabung reaksi pertama. Reaksi ini biasa disebut dengan tes cermin perak. sedangkan pereaksi Fehling akan tereduksi membentuk endapan merah bata Cu2O. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Tabel 5. Panaskan tabung reaksi dengan mengunakan penangas air pada suhu 60 °C. Pada tabung reaksi yang berbeda tambahkan 2 mL aseton. 3. 3. O O 2 Ag+(aq) + RCH(aq) + H2O(l) → 2 Ag(s) + RCOH(aq) +2 H+(aq) Keton tidak bereaksi dengan pereaksi Tollen's. Ketika pereaksi Tollen’s dipanaskan dengan aldehid pada tabung reaksi.

cara penggunaan. Pindahkan campuran ke dalam gelas kimia yang telah berisi larutan natrium bikarbonat. Selidikilah 5. Panaskan campuran di atas penangas air selama 5 menit. Gelas ukur 3. Gelas kimia 5. Haloalkana Haloalkana adalah senyawa turunan alkana yang satu atau lebih atom hidrogennya diganti oleh unsur halogen. Pada saat etanol ditambahkan kepada asam asetat maka akan terbentuk ester yang memiliki wangi yang khas. Penangas air 6. 4. 7. 1996 Haloalkana dapat mengalami reaksi hidrolisis menghasilkan alkohol. Indonesia telah mengembangkan jenis bahan bakar otomotif baru yang merupakan campuran antara bensin dan etanol yang menghasilkan bahan bakar dengan kualitas tinggi. CH3CH2CH2Br(aq) + H2O(l) bromometana → CH3CH2CH2OH(aq) + HBr(aq) propanol 128 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .Salah satu kegunaan ester adalah sebagai bahan pewangi. 1. Bioetanol ini diperoleh dari tanaman berpati seperti singkong yang banyak dijumpai di seluruh wilayah Indonesia. 9. Hal ini dipercepat dengan adanya katalis asam sulfat pekat. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut.id Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. O O R – C – OH asam karboksilat + R' – OH alkohol R– C – OR' ester + H2O air 4.bbpt.14 Titik Didih Beberapa Senyawa Haloalkana (1 atm) Haloalkana Titik Didih (°C) Wujud pada 25 °C Klorometana Kloroetana Bromometana Bromoetana Iodometana Iodoetana –24 12 3 38 42 72 gas gas gas cair cair cair Sumber: Organic Chemistry. Pipet tetes 2. Tabung reaksi 4. meliputi sifat kimia senyawa. dan penanganannya. Bagaimana aroma dari hasil reaksi dibandingkan reaktan? 2.go. 8. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Gasohol BE-10 yang diluncurkan oleh BPPT merupakan campuran antara bensin (90%) dan bioetanol (10%). Etanol Asam asetat (H3COOH) Natrium bikarbonat (NaHCO3) Asam sulfat (H2SO4) Fakta Kimia Gasohol Saat ini. Tambahkan 2 mL etanol kepada 1 mL asam asetat pekat dalam tabung reaksi. Tabel 5. Langkah Kerja 1.8 Esterifikasi Tujuan Pembuatan ester dari alkohol dan asam karboksilat Alat dan Bahan 1. 3. Dari sumber nabati ini dapat diproses menjadi sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Sumber: www. Reaksi ini dikenal dengan nama esterifikasi. Senyawa apakah yang terbentuk pada reaksi tersebut? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Bagaimanakah cara membuat ester? Lakukanlah kegiatan berikut. 2. Tambahkan 3 tetes asam sulfat pekat.

Formaldehid juga banyak digunakan sebagai pengawet untuk spesimen biologi. memiliki titik didih 64. kosmetik. Kegunaan Asam Karboksilat Asam asetat yang dikenal sebagai cuka digunakan sebagai pemberi rasa asam pada makanan. 1. eter. E Kegunaan Senyawa Karbon Senyawa alkohol. Jika Anda ingin membuat senyawa ester etil propanoat. 2. 4. keton. dan ester dapat ditemukan secara alami ataupun dengan cara sintesis di laboratorium. Etanol digunakan juga sebagai pelarut pada minyak wangi dan sebagai zat antiseptik. senyawa dan bahan apa saja yang Anda perlukan? Jelaskan pula prosedur pembuatannya. penggunaan dietil eter sebagai zat anestetik dapat menyebabkan gangguan pada pernapasan sehingga saat ini pengunaannya digantikan oleh zat lain yang tidak berbahaya. Jelaskanlah cara identifikasi aldehid dan keton. dan bahan makanan. Metanol bersifat racun. Kegunaan Alkohol Metanol merupakan alkohol yang paling sederhana.4 2. Dietil eter digunakan sebagai pelarut dan zat anestetik (obat bius). aldehid. Namun. digunakan sebagai pelumas. Gliserol dapat diperoleh dari lemak. Kegunaan Keton Senyawa keton yang banyak digunakan adalah aseton yang biasanya digunakan sebagai pelarut pada zat dan penghapus cat kuku. seperti bakelit. pada dosis yang rendah dapat menyebabkan kebutaan dan pada dosis yang tinggi dapat menyebabkan kematian. Etanol digunakan pada minuman. Senyawa asam karboksilat lainnya. asam karboksilat.Soal Penguasaan 1. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Materi 5. Senyawa Karbon Turunan Alkana 129 . Etanol juga dicampur dengan bensin (gasoline) menghasilkan campuran yang dinamakan “gasohol” yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. Asam sitrat dan asam tartrat digunakan sebagai zat aditif pada makanan. Etilen glikol digunakan juga pada pembuatan polimer. Senyawa-senyawa karbon ini memiliki beberapa kegunaan. Formaldehid digunakan sebagai desinfektan.7 °C. seperti bir dan anggur. seperti asam benzoat digunakan sebagai pengawet pada makanan dan minuman. dan digunakan pada pembuatan polimer. 2000 Gambar 5.11 Senyawa asam karboksilat sering digunakan sebagai at aditif pada makanan. berikut ini adalah kegunaan senyawa-senyawa karbon tersebut. 3. 5. Sumber: Chemistry The Central Science. Kegunaan Eter Senyawa eter yang paling banyak dikenal adalah dietil eter. Metanol dikenal sebagai wood alcohol. Kegunaan Aldehid Senyawa paling sederhana dari aldehid adalah formaldehid. Etilen glikol merupakan komponen penting untuk pendingin dan zat antibeku pada kendaraan. Metanol digunakan untuk pembuatan metanal (formaldehid) dan bisa digunakan sebagai pelarut. Ketika direaksikan dengan asam nitrat dapat menghasilkan nitrogliserin yang dapat digunakan sebagai bahan peledak. antiseptik.

Tantangan Kimia Aroma wangi sebagian besar berasal dari senyawa ester dan aldehid. Haloalkana memiliki rumus umum CnH2n+1X dengan X adalah unsur halogen (F. Aldehid dan keton memiliki rumus umum O CnH2nO. Dapatkah Anda sebutkan senyawa penyusun aroma tersebut? Tuliskanlah struktur molekulnya. aldehid. Asam karboksilat dan ester memiliki rumus umum C nH2nO 2. Senyawa asam karboksilat sering digunakan sebagai zat aditif dan pengawet. diskusikanlah bersama teman Anda. 130 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Haloalkana dapat mengalami reaksi hidrolisis menghasilkan alkohol. Kemudian. Senyawa haloalkana lainnya dapat digunakan sebagai insektisida. Kegunaan Ester Pada bidang industri. contohnya karbon tetraklorida (CCl4) dan kloroform (CHCl3). Haloalkana sering digunakan sebagai pelarut dan insektisida. I). eter. tetapi saat ini sudah tidak digunakan lagi karena memiliki efek negatif terhadap kesehatan. keton. 6. ester.5 2. Alkohol dan eter memiliki rumus umum CnH2n+2O. Gugus fungsi asam karboksilat adalah –COOH dan ester –COOR. Tuliskanlah kegunaan beberapa senyawa asam karboksilat? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. contohnya isoamil etanoat yang memberikan aroma pisang. dan haloalkana. Soal Penguasaan 1. Tuliskanlah kegunaan beberapa senyawa alkohol? Rangkuman 1. Cl. Br. Gugus fungsi aldehid adalah –C–H O dan keton adalah –C–R. 2. Gugus fungsi alkohol adalah –OH dan eter –OR. Materi 5. Senyawa alkohol biasanya digunakan sebagai pelarut dan zat antiseptik. digunakan sebagai desinfektan dan pengawet. Senyawa karbon turunan alkana terdiri atas alkohol. sedangkan senyawa eter sering digunakan sebagai zat anestetik. Senyawa aldehid = = 4. asam karboksilat. 3. sedangkan ester digunakan sebagai pelarut dan pewangi. 5. Kegunaan Haloalkana Haloalkana digunakan sebagai pelarut. 7. Senyawa ester juga digunakan sebagai pemberi aroma pada makanan dan minyak wangi. sedangkan keton digunakan sebagai pelarut. senyawa ester seperti etil etanoat dan butil butanoat digunakan sebagai pelarut untuk resin dan pernis.

pewangi R–X CCl4. metanol. asam asetat kegunaan Asam karboksilat contoh Zat aditif makanan. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan struktur. bertanyalah kepada guru kimia Anda. CHCl3 Pelarut. kegunaan dan identifikasi senyawa karbon (haloalkana. pengawet kegunaan Aldehid contoh kegunaan rumus struktur contoh O R – C – R' Aseton Pelarut Senyawa karbon turunan alkana terdiri atas Keton rumus struktur O R – C – OH Asam benzoat. Misalnya. alkanol. cara penulisan. Anda akan mengenal berbagai kegunaan dan komposisi senyawa karbon turunan alkana dalam berbagai produk rumah tangga dan berbagai bidang kehidupan. sifat. alkoksi alkana. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. dan alkil alkanoat). bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Senyawa Karbon Turunan Alkana ini. antiseptik rumus struktur contoh Alkohol contoh kegunaan R – O – R' Dietil eter Pelarut. alkanal. kegunaan pengawet Ester rumus struktur rumus struktur contoh O R – C – OR' Etil etanoat. Senyawa Karbon Turunan Alkana 131 . tata nama. alkanoat. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Senyawa Karbon Turunan Alkana ini.P e t aKonsep rumus struktur R – OH Etanol. Belajarlah dengan baik. butil butanoat Pelarut. alkanon. etilen glikol Pelarut. zat anestetik Eter rumus struktur O R – CH Formaldehid Desinfektan. insektisida kegunaan Haloalkana contoh kegunaan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Senyawa Karbon Turunan Alkana ini? Menarik. Pastikanlah Anda menguasai materi ini.

.

.

.

Reaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena C.polfarmex. Perbedaan struktur kimia ini dapat memengaruhi sifat senyawa tersebut sehingga memiliki efek medis yang khas. Pelajarilah bab ini dengan baik agar Anda memahaminya.org. Dari rumus kimia tersebut. Parasetamol memiliki nama kimia para-asetilamino fenol dengan rumus kimia C8H9NO2. serta makromolekul dengan cara mendeskripsikan struktur. sifat. Rumus Struktur Benzena B. Anda telah mempelajari kelompok hidrokarbon turunan alkana. Kegunaan. apa perbedaan antara parasetamol dan aspirin? Parasetamol dan aspirin berbeda dalam hal rumus dan struktur kimianya. Pada bab 5. Selain kelompok senyawa tersebut. cara penulisan. sedangkan nama kimia aspirin adalah asam orto-asetiloksi benzoat dengan rumus kimia C9H8O. Sifat. terdapat kelompok senyawa hidrokarbon lainnya yang sering kita jumpai.com Pada bab ini. dapatkah Anda menuliskan rumus strukturnya? Untuk dapat menuliskan rumus struktur parasetamol dan aspirin. Anda harus memahami terlebih dahulu pengertian senyawa benzena dan turunannya.wikimedia. benzena dan turunannya. Anda tentunya tidak asing dengan zat kimia yang bernama parasetamol dan aspirin. Tahukah Anda. Kedua senyawa tersebut sering digunakan sebagai obat sakit kepala. serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya 135 .Bab6 6 Benzena dan Turunannya Sumber: www. Anda akan diajak untuk dapat memahami senyawa organik dan reaksinya. A. serta kegunaan benzena dan turunannya. tata nama. www.

struktur benzena ini menimbulkan masalah karena atom C tidak taat asas. H H C C C C C H H H C H 136 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . A Rumus Struktur Benzena Benzena kali pertama ditemukan oleh Michael Faraday pada 1825. Perhatikanlah gambar berikut. Empat tahun kemudian. ilmuwan Jerman. seperti seekor ular yang menelan ekornya sendiri. Faraday berhasil mengisolasi benzena dari gas dan memberinya nama hidrogen bikarburet (bicarburet of hydrogen). Masalah ini akhirnya sedikit terpecahkan setelah menunggu selama 40 tahun. ilmuwan Inggris. Friedrich August Kekule mengusulkan agar struktur benzena berupa cincin heksagonal. sedangkan pada struktur yang diusulkan Kekule atom C hanya mengikat 3 atom. 1 atom C seharusnya mengikat 4 atom. benzena mengandung tiga ikatan tunggal dan tiga ikatan rangkap yang posisinya berselang-seling. Namun.edu Struktur benzena yang diusulkan Kekule tidak mengandung ikatan rangkap karena benzena tidak bereaksi seperti halnya senyawa hidrokarbon yang memiliki ikatan rangkap.Soal Pramateri 1. Pada 1833. Ilmuwan Jerman. Berdasarkan hasil penelitian. Dia bermimpi tentang barisan atom-atom karbon dan hidrogen membentuk cincin. 3. Kekule mengusulkan perubahan struktur benzena. mengisolasi benzena dari tar batubara. Hal tersebut dikarenakan rumus kimia C6H6 tidak sesuai dengan kesepakatan ilmuwan bahwa atom C dapat mengikat 4 atom dan atom H mengikat 1 atom. Sumber: www. benzena memiliki rumus kimia C6H6.rice. Mansfield memulai produksi benzena dari tar batubara dalam skala industri. Menurut Kekule. kalsium CH oksida 6 6 C6H6(aq) + CaCO3(s) + ⎯⎯ → kalsium + CaCO3benzena karbonat Mitscherlich memberi nama senyawa tersebut dengan sebutan benzin. Dia menemukan pemecahannya ketika sedang tidur. 2. Pada 1845. C6 CaO C6H5CO2H(aq) + CaO(s) asam benzoat panas 4 . H H C C H C H C C C H H Legenda Kimia Friedrich Kekule (1829–1896) berhasil mengungkapkan bagaimana enam atom karbon pada molekul benzena berikatan dengan atom hidrogen. Eilhard Mitscherlich berhasil membuat benzena melalui distilasi asam benzoat dan kapur. Charles Mansfield yang bekerja sama dengan August Wilhelm von Hofmann. Pada 1872. Rumus kimia ini memberikan misteri mengenai struktur yang tepat untuk benzena selama beberapa waktu setelah benzena ditemukan. Apakah keunikan dari atom karbon? Ada berapakah gugus fungsi senyawa karbon yang telah Anda pelajari? Tuliskanlah beberapa tata nama dari senyawa benzena yang Anda ketahui. Bagaimanakah suatu atom karbon dapat berikatan dengan atom lainnya? Jelaskan.ruf. Berdasarkan kesepakatan.

benzena lebih mudah mengalami reaksi substitusi. ikatan rangkap senantiasa berubah-ubah. hal tersebut tidak berlaku untuk benzena.Berdasarkan hasil penelitian. Bagaimanakah cara menggambarkan sifat benzena tersebut? Perhatikanlah gambar berikut. 120° atau 140 pm 108 pm Tanda resonansi.1 Jarak ikatan dan sudut ikatan pada benzena Soal Penguasaan 1. mengapa benzena lebih mudah mengalami reaksi substitusi daripada reaksi adisi? Diskusikanlah dengan teman Anda. Tantangan Kimia Menurut Anda. yakni 140 pm (pikometer). Hal ini ditentukan setelah para ilmuwan mengetahui bahwa semua ikatan antaratom C memiliki panjang yang sama. Meskipun benzena memiliki ikatan rangkap. menyatakan bahwa senyawa benzena mengalami Gambar 6.1 2. Misalnya. H H H H H H Benzena dan Turunannya 137 .1 Reaksi Substitusi Benzena Tujuan Menyelidiki reaksi substitusi benzena Alat dan Bahan Struktur senyawa kimia Langkah Kerja 1. Materi 6. Bagaimanakah reaksi substitusi pada benzena? Lakukanlah kegiatan berikut. Apakah perbedaan antara struktur kimia benzena pada 1865 dengan struktur benzena yang saat ini digunakan? B Reaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena Senyawa yang memiliki ikatan rangkap biasanya lebih mudah mengalami reaksi adisi. Akan tetapi. senyawa hidrokarbon kelompok alkena. diketahui bahwa setiap atom C pada cincin benzena memiliki sifat yang sama. Oleh karena semua atom C memiliki fungsi yang sama. Perhatikan gambar berikut. Selidikilah 6. Bagaimanakah cara menjelaskan bahwa setiap atom C pada cincin benzena memiliki fungsi yang sama? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.

1. 3. dan I2 dengan katalisator besi(III) halida. atom H digantikan oleh gugus nitro (NO2). Br d.. Reaksi Halogenasi Pada reaksi halogenasi. UN 2003 2. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus NO2? 3. dan asilasi. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus asil (O = C – CH3)? 5. NO 2 e. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus alkil (CH3)? 4. alkil benzena yang terbentuk adalah (E) etil benzena. Cl2. di antaranya reaksi halogenasi. atom H digantikan oleh atom halogen. SO 3H c. H NO2 → + HNO3 + H2SO4 ⎯⎯ + H2O Senyawa yang terbentuk memiliki nama nitrobenzena. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh atom halogen? 2. nitrasi. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus SO3H? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Reaksi Nitrasi Pada reaksi nitrasi. Tabel 6. toluena E.Kata Kunci • • Benzena Substitusi 2. 1. A . Ada beberapa reaksi monosubstitusi. atom H digantikan oleh gugus sulfonat (SO3H). benzil klorida B. Reaksi Sulfonasi Pada reaksi sulfonasi. 138 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . a. Kupas Tuntas Alkil benzena dapat terbentuk jika benzena direaksikan dengan suatu alkil halida dengan bantuan katalis aluminium klorida. Jika dalam reaksi ini digunakan etil klorida. Reaksi substitusi 1 atom H pada benzena oleh 1 atom/molekul lainnya disebut reaksi monosubstitusi. sulfonasi. Pereaksi yang digunakan adalah asam sulfat berasap (H2SO4 + SO3) pada suhu 40 °C. dan I. Pereaksi yang digunakan adalah asam nitrat pekat (HNO3) dengan katalisator asam sulfat pekat (H2SO4).1 Nama Senyawa Hasil Reaksi Halogenasi Atom Halogen Rumus Kimia Nama etil klorida + → Br Cl I C 6H 5Br C 6H5Cl C 6H 5 I Bromobenzena Klorobenzena Iodobenzena HCl Jadi.. Cl. O = C – CH3 b. fenil klorida C . alkilasi. H Br FeBr3 → + Br2 ⎯⎯ + HBr Nama senyawa yang terbentuk bergantung pada atom halogen yang mensubstitusi atom H. CH3 Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Perhatikanlah tabel berikut. Gantilah salah satu atom H dengan atom/molekul berikut.. asetil benzena D. etil benzena Pembahasan Reaksi antara benzena dan alkil halida disebut sintesis Friedel Crafts: + benzena C2H5 C2H5Cl Bandingkanlah kesimpulan Anda dengan penjelasan berikut. seperti Br. alkil benzena yang terbentuk adalah . Pereaksi yang digunakan adalah gas Br2.

Tabel 6. atom H digantikan oleh gugus alkil (CnH2n+1). Bagaimanakah struktur dan tata nama senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua? Selidikilah pada kegiatan berikut.3 Nama Senyawa Hasil Reaksi Asilasi Gugus Asil Rumus Kimia Nama CH3COCl CH3CH2COCl C6H5COCH3 C6H5COCH2CH3 Asetofenon Fenil etil keton Senyawa turunan benzena yang dihasilkan dari reaksi monosubstitusi dapat mengalami substitusi kedua. Reaksi Asilasi Pada reaksi asilasi. orto hidroksi anilina B. Pereaksi yang digunakan adalah halida asam. H CH3 AlCl3 → + CH3Cl ⎯⎯ + HCl Nama senyawa yang terbentuk bergantung pada gugus alkil yang mensubstitusi atom H. para nitro fenol Pembahasan Penamaan orto. kedudukan orto (atom C1 dan C2).H SO3H → + H2SO4 ⎯⎯ + H2 O Senyawa yang terbentuk memiliki nama asam benzena sulfonat.. UN 2003 Dapatkah Anda tentukan penamaan alkil benzena yang lain? 5. Pereaksi yang digunakan adalah alkil halida dengan katalisator aluminium klorida (AlCl3). Benzena dan Turunannya 139 . seperti CH 3COCl (asetil klorida) dan CH 3CH 2C=OCl (propanoil klorida) dengan katalisator aluminium klorida (AlCl3). Reaksi Alkilasi Pada reaksi alkilasi. para hidroksi anilina D. dan para untuk senyawa turunan benzena menunjukkan letak 2 gugus atom yang diikat oleh nomor atom C pada cincin benzena. meta hidroksi anilina C .. nama untuk senyawa turunan benzena tersebut adalah (C) parahidroksi anilina. Berikut contoh penamaan alkil benzena. sedangkan pada para (atom C1 dan C4).. H O AlCl3 C CH3 → + CH3COCl ⎯⎯ + HCl Nama senyawa yang terbentuk bergantung pada gugus asil yang mensubstitusi atom H. 4. A .2 Nama Senyawa Hasil Reaksi Alkilasi Alkil Halida Rumus Kimia Nama Kupas Tuntas Nama untuk senyawa turunan benzena dengan rumus struktur NH2 CH3Cl CH3CH2Cl CH3CH2CH2Cl C6H 5CH3 C6H5CH 2CH 3 C6H5 CH2CH2CH3 Metilbenzena Etilbenzena Propilbenzena OH adalah . Jadi. meta. meta (atom C1 dan C3). orto amino fenol E. atom H digantikan oleh gugus asil (CH3C=O). Tabel 6.

Selidikilah 6. posisi 1 dan 3. Senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 4 disebut senyawa para. Disebut apakah senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 3? 4. Berilah nomor pada setiap atom C dimulai dari atom C yang mengikat atom X. Senyawa turunan benzena yang posisi atom-atom substituennya terletak pada cincin nomor 1 dan 3 disebut senyawa meta.2 Reaksi Substitusi Kedua Turunan Benzena Tujuan Menyelidiki reaksi substitusi kedua turunan benzena Alat dan Bahan Struktur senyawa kimia Langkah Kerja 1. dan para-. 3. Br 140 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .2 b. yaitu posisi 1 dan 2.3-diklorobenzena m-diklorobenzena Cl 1. Perhatikanlah gambar berikut. 1. meta-. CH2CH3 Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Ada berapa kemungkinan struktur senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua? 2. serta posisi 1 dan 4. Materi 6. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa-senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua? Perhatikanlah contoh-contoh berikut. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1 2 2 Cl 1 2 2 Cl 1 2 3 2 Cl 3 4 3 Cl 3 4 3 3 4 Cl 1. Disebut apakah senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 4? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Tuliskan atom Y pada salah satu atom C yang belum mengikat atom. Ketiga isomer tersebut dinamakan orto-. Senyawa turunan benzena yang posisi atom-atom substituennya terletak pada cincin nomor 1 dan 2 disebut senyawa orto. meta-. X Anda Harus Ingat Terdapat tiga isomer yang mungkin dari suatu senyawa turunan benzena yang mengalami reaksi substitusi.2-diklorobenzena o-diklorobenzena 1. These three isomers are named ortho-. Ada 3 kemungkinan struktur senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua. Disebut apakah senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 2? 3.4-diklorobenzena p-diklorobenzena Soal Penguasaan 1. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. You Must Remember There are three possible isomers of benzena derrivatives if they have substitution reactions. Berilah nama pada senyawa-senyawa berikut. and para-. 2. a.

dan antikoagulan. serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya Sifat yang dimiliki senyawa turunan benzena sangat beragam bergantung pada jenis substituennya. Fakta Kimia Cara Kerja Aspirin Aspirin bekerja di dalam tubuh dengan menghambat terbentuknya prostaglandins yang dihasilkan enzim prostagandin synthase. a. pertanian. 1. hingga kematian. Berilah nama lain dari senyawa-senyawa berikut. aspirin dapat mengurangi demam dan pembengkakan. p-dinitrobenzena C Sifat. NO2 2. Benzena dan Turunannya 141 . Senyawa benzena dan turunannya banyak digunakan di bidang kesehatan. dapat menyebabkan kematian. Jika mengisap benzena dengan kadar yang cukup tinggi.4-diklorobenzena b.c. dan berwujud cair. Berikut ini beberapa senyawa benzena dan turunannya.3-dinitrobenzena Gambarkanlah struktur kimia senyawa-senyawa berikut.2 Benzena merupakan zat kimia yang mudah terbakar. yaitu Bekasi dan Surabaya telah memproduksi bahan kimia turunan benzena seperti alkil benzena sulfonat yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan detergen. Benzena digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan plastik dan bahan kimia lainnya. kepala pusing. 2. antiradang. Aspirin Aspirin atau asam asetilsalisilat memiliki sifat analgesik.2-dibromobenzena b. seperti detergen dan bahan bakar kendaraan. Beberapa pabrik di Indonesia. 2000 Meminum atau memakan makanan yang mengandung benzena dalam jumlah cukup tinggi dapat menyebabkan berbagai masalah. mulai dari muntah-muntah. 1. 1. serta meningkatkan sensitivitas reseptor rasa sakit. 1. mudah terbakar. juga dapat digunakan sebagai penahan rasa sakit sehingga aspirin banyak digunakan untuk obat sakit gigi dan obat sakit kepala. Kegunaan. Sumber: Chemistry The Central Science. Pembentukan prostaglandins menimbulkan efek demam dan pembengkakan. iritasi lambung. Senyawa ini memiliki titik didih 140 °C dan titik leleh 136 °C. antipiretik. Namun. Dengan terhambatnya pembentukan prostaglandins. a. 3. industri. Sifat-sifat khas ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal. Benzena Benzena merupakan zat kimia yang tidak berwarna. Gambar 6. Karena sifat-sifat itulah aspirin biasanya digunakan sebagai obat sakit gigi dan obat pusing. dan sebagai bahan peledak. benzena juga diketahui dapat menyebabkan kanker sel darah putih (leukimia) bagi manusia.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa penggunaan anilina dapat menyebabkan insomnia. anilin juga mudah bereaksi dengan asil halida (misalnya asetil klorida. Cl Jadi. senyawa dengan rumus kimia CH3–CO–NH–C6H5 diberi nama asetanilida. Anilina dapat bereaksi dengan asam kuat menghasilkan garam yang mengandung ion anilinium (C6H5–NH3+). pusing. Di antaranya gangguan pencernaan pada lambung. Klorobenzena Klorobenzena adalah senyawa turunan benzena dengan rumus kimia C6H5Cl. UN 2003 142 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . muntah-muntah. penggunaan anilina secara berlebihan dapat mengakibatkan mual. Selain itu. dan sakit kepala. anilina tergolong basa lemah.O OH O O Kupas Tuntas Turunan benzena yang merupakan bahan dasar pembuatan zat warna sintetik adalah . Di balik kegunaannya. Senyawa anilina mudah menguap dan menimbulkan bau tak sedap. Mengonsumsi aspirin secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan. NO2 A. B. Berikut struktur molekul anilina.. Anilina Anilina memiliki rumus kimia C6H5NH2 dan biasa dikenal dengan nama fenilamina atau aminobenzena. OH H2N C. Anilina memiliki wujud cair pada suhu kamar dan tidak berwarna (colorless). NH2 4. CH3COCl) membentuk suatu amida. Bukan hanya itu. Senyawa turunan benzena ini mengandung gugus amina. Anilina banyak digunakan sebagai zat warna. sedangkan titik lelehnya –6 °C. Senyawa ini memiliki warna bening (colorless) dan mudah terbakar. Misalnya. seperti sakit maag dan pendarahan lambung. seperti antipirina dan antifebrin.. anilina juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan berbagai obat. Klorobenzena tidak larut di dalam air serta memiliki titik leleh –45 °C dan titik didih 131 °C. seperti ikan yang membusuk. struktur senyawa (C) merupakan bahan dasar zat warna sintetik. Dilihat dari sifat kimianya.. Klorobenzena dapat diperoleh dengan cara mereaksikan fenol dan fosfor pentaklorida. E. NH2 D. Berikut struktur molekul klorobenzena. Titik didihnya 184 °C. COOH O C H Pembahasan Turunan benzena sebagai bahan dasar pembuatan zat warna sintetik adalah senyawa anilin yang memiliki struktur sebagai berikut. 3. Amida yang terbentuk dari anilin disebut anilida.

fenol B. benzaldehida D. Perhatikanlah struktur molekul nitrobenzena berikut. Gambar 6. Penggunaan utama dari asam benzoat adalah sebagai pengawet makanan.Klorobenzena banyak digunakan dalam pembuatan pestisida. klorobenzena digunakan sebagai produk antara pada pembuatan nitroklorobenzena dan difeniloksida. A. Nitroklorobenzena dan difeniloksida merupakan bahan baku pembuatan herbisida.alandonfire.3 Klorobenzena digunakan dalam pembuatan pestisida. Nitrobenzena dapat digunakan sebagai pelarut dan bahan baku pembuatan anilina serta digunakan juga dalam produk semir dan senyawa insulator.19 g/100 mL pada 20 °C. O Kupas Tuntas Oksidasi sempurna senyawa toluena akan menghasilkan . Nitrobenzena Nitrobenzena memiliki rumus kimia C6H5NO2. zat pewarna. di antaranya pelarut untuk cat. Turunan benzena ini dikenal juga dengan nama nitrobenzol atau minyak mirbane. namun bersifat racun.9 °C. O N O C6H5CH3 → C6H5COOH toluena asam benzoat Jadi. Berikut struktur molekul asam benzoat. nitrobenzena Pembahasan [O] OH 6. oksidasi sempurna senyawa toluena akan menghasilkan (D) asam benzoat.... dan karet. Klorobenzena juga digunakan sebagai pelarut dalam kimia organik. sedangkan titik didihnya 210. Asam benzoat memiliki sifat fisis di antaranya titik leleh 122 °C (252 °F) dan titik didih 249 °C (480 °F).85 °C. asam benzoat E. Benzena dan Turunannya 143 . titik lelehnya 5. Sumber: www. UMPTN 1999 Kelarutan nitrobenzena dalam air sekitar 0. Saat ini.net 5. Nitrobenzena memiliki aroma almond. Asam Benzoat Asam benzoat adalah senyawa turunan benzena dengan rumus kimia C6H6CO2. Senyawa ini juga digunakan dalam pembuatan fenol. anilin C . seperti DDT yang penggunaannya telah dilarang di seluruh dunia.

Fenol juga banyak digunakan dalam pembuatan obat. Kerjakanlah secara berkelompok dan buatlah laporannya.4 Semir sepatu mengandung nitrobenzena. Asam salisilat bersifat racun jika digunakan 144 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Terlalu banyak mengonsumsi parasetamol dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Sifat-sifat fenol di antaranya. Fenol Fenol dikenal juga dengan nama asam karbolat. dapat diduga bahwa senyawa fenol mengandung gugus hidroksil (–OH) yang terikat pada cincin benzena. Fenol dapat menyebabkan iritasi pada kulit. H3C O HO NH Tantangan Kimia Carilah informasi dari media internet senyawa benzena dan kegunaan serta dampak negatifnya terhadap kesehatan. resin sintetik.Gambar 6. Perhatikanlah struktur molekul fenol berikut. 9. titik leleh 40. Sifat dari parasetamol antara lain titik leleh 169 °C. 8. dan titik didih 181. kelarutan dalam air 1. Rumus kimianya adalah C6H5OH. Berikut ini struktur molekul parasetamol. Adanya gugus ini menyebabkan asam salisilat dapat bereaksi dengan alkohol membentuk ester. serta larut di dalam etanol.5 °C. yaitu N-acetyl-para-aminophenol dan para-acetyl-amino-phenol. Misalnya. kelarutannya di dalam air 9. reaksi asam salisilat dengan metanol akan menghasilkan metil salisilat. Dari nama dan rumus kimianya.7 °C.4 g/100 mL (20 °C). Parasetamol Parasetamol atau asetaminofen merupakan zat analgesik dan antipiretik yang paling populer. Tahukah Anda.8 g/100 mL. dan polimer. Sumber: stockbyte 7. Asam Salisilat Asam salisilat merupakan turunan benzena yang tergolong asam karboksilat sehingga asam salisilat memiliki gugus karboksil (–COOH). Parasetamol sering digunakan untuk mengobati pusing dan sakit kepala. dari manakah asal kata asetaminofen dan parasetamol? Kedua nama tersebut berasal dari nama kimia kedua senyawa. Turunan benzena ini merupakan padatan kristalin yang tidak berwarna. OH OH atau Fenol memiliki sifat antiseptik sehingga digunakan di dalam bidang pembedahan untuk mensterilkan alat-alat.

Berikut reaksi pembentukan TNT. TNT digunakan sebagai bahan peledak untuk kepentingan militer dan pertambangan. CH3 O2N CH3 NO2 + HNO3 + H2SO4 asam nitrat pekat → + 3H2O Toluena asam sulfat pekat NO2 TNT Studi dan pengembangan senyawa benzena dan turunannya dapat berakibat positif dan negatif. Sumber: Basic Concepts of Chemistry. TNT sering disalahgunakan sebagai bahan peledak sehingga merugikan umat manusia dan lingkungan. TNT (Trinitrotoluene) TNT (Trinitrotoluene) merupakan senyawa turunan benzena yang bersifat mudah meledak. tetapi dalam jumlah sedikit asam salisilat digunakan sebagai pengawet makanan dan antiseptik pada pasta gigi. Perhatikan struktur molekul asam salisilat berikut. serta dibantu katalis asam sulfat pekat. 1994 Senyawa TNT (Trinitrotoluene) dibuat dengan cara mereaksikan toluena dan asam nitrat pekat. O OH OH 10. Gambar 6. Contohnya.5 Trinitrotoluene (TNT) merupakan bahan kimia yang biasa digunakan sebagai peledak.dalam jumlah besar. Bagaimanakah menurut Anda pemanfaatan TNT ini sehingga dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia dan lingkungan? Benzena dan Turunannya 145 . Senyawa TNT diperoleh melalui reaksi nitrasi toluena.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. anilina. Benzena adalah senyawa aromatik dengan rumus kimia C6H6. terutama untuk bahan pembuatan obat. memiliki struktur berbentuk segienam dan berikatan rangkap yang selang-seling. kemudian buatlah suatu laporan mengenai hal tersebut. Datalah beberapa jenis obat yang mengandung senyawa turunan benzena. Materi 6. akan menghasilkan posisi orto. Bagaimanakah dampak penggunaan aspirin yang berlebihan? Rangkuman 1. dan parasetamol. dan berwujud cair. Sifat fisis dari benzena adalah tidak berwarna. Benzena dapat mengalami reaksi substitusi (halogenasi. atau para. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. Soal Penguasaan 1. nitrasi. 2. Contoh-contoh senyawa turunan benzena di antaranya aspirin. dan asilasi). Apabila ada dua substituen yang tersubstitusi. meta. sulfonasi. 4.3 2. alkilasi. 3. Tuliskan struktur dari parasetamol dan sebutkan pula kegunaannya. mudah terbakar. 146 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .Buktikanlah oleh Anda Senyawa turunan benzena banyak digunakan pada bidang kesehatan. asam benzoat.

cara penulisan. Belajarlah dengan baik. Benzena dan Turunannya 147 . Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. sifat dan kegunaan benzena dan turunannya. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahanpermasalahan yang berkenaan dengan materi Benzena dan Turunannya ini. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Benzena dan Turunannya ini. bertanyalah kepada guru kimia Anda. dan lain-lain. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan struktur. Misalnya. tata nama. zat pengawet. pewarna.P e t aKonsep H H struktur C C C C C C H H atau atau H H Substitusi pertama reaksi contoh • • • • • Halogenasi Nitrasi Sulfonasi Alkilasi Asilasi Benzena Substitusi kedua menghasilkan posisi • Orto • Meta • Para sifat • Tidak berwarna • Mudah terbakar • Berwujud cair Obat penghilang rasa sakit Zat warna Pengawet makanan Obat sakit kepala Aspirin Anilina contoh senyawa turunanya kegunaan kegunaan Asam benzoat kegunaan Parasetamol kegunaan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Benzena dan Turunannya ini? Menyenangkan. Anda akan mengenal senyawasenyawa kimia penyusun obat.

gas oksigen Pada reaksi sulfonasi. gas hidrogen E. 7. monoklorobenzena Rumus kimia dari turunan benzena yang berfungsi sebagai pereaksi adalah ... p-diklorobenzena 148 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . C 6H12 C.. A. Hasil reaksi dari dengan katalis AlCl3 adalah . Nama reaksi tersebut adalah . asam klorida pekat D. Cl 6. C.. C 6H 5 B. H Br B... 1. asil H C. COCl 4.. bromobenzena C. + HBr + HCl SO2H + Br2 → 1. N E.. 2.. A.. + HCl Nama untuk senyawa tersebut adalah .Evaluasi Materi Bab A. D. 6 CH3 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. hidrogenasi Senyawa turunan benzena yang dihasilkan adalah . klorinbenzena D. NO2 5. COCH3 dan CH 3COCl 8. COCl + HCl D. klorobenzena B. sulfonasi E. dan 3.. C 6H11 E. NO2 + H2O 2. C 5H10 Katalisator yang digunakan dalam reaksi nitrasi adalah . A. asam nitrat pekat B.... Cl A. halogenasi B...2-diklorobenzena B. gugus yang menggantikan atom H adalah . brominbenzin E.. SO3H B. + H2O Struktur yang tepat untuk nitrobenzena adalah . sulfonat B. A.. klorida C.. asilasi C. alkilasi D.... NO2 3. asam sulfat pekat C... Perhatikan persamaan reaksi berikut untuk menjawab soal nomor 1. A. E. A. bromida D. C 6H 6 D. alkil E. A.

.. B. alkilasi E. A.. o-iodobenzena b.itroklorobenzena o-kloronitrobenzena 15. Tuliskan gugus yang dimilikinya. Gambarkan struktur kimianya. A. a.4-diklorobenzena 14. A. etilbenzena E. halogenasi D. Asam salisilat dapat bereaksi dengan metanol menghasilkan metil salisilat.. Cl NO2 9. Asam benzoat banyak digunakan sebagai . etilbenzoat A... toluena E.C.. sufonasi B. D. fenilpropanoat C... D. Nama untuk senyawa berikut adalah . pengawet makanan C. a. ikatan rangkap C. 4. alkil 13. c. anilina 10. TNT yang digunakan sebagai bahan peledak dihasilkan melalui reaksi . m–bromobenzena Suatu senyawa memiliki nama 1. Apakah kegunaan dari klorobenzena? Gambarkanlah struktur kimia dari: a. alkohol B. asilasi 12. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. propilbenzena B. karbonil E. Hasil reaksi dari benzena dan propilklorida adalah . Tuliskan hasil sampingnya. Tuliskan namanya. o-diklorobenzena m-diklorobenzena 1. pereda sakit kepala D. Cl D... aspirin B.3-dinitrobenzena... karboksil D. 5. Struktur kimia dari senyawa p-diklorobenzena adalah . antioksidan E.. b. b... 1. metilbenzena D. Cl Cl A. Cl Cl C.. Beri nama lain dari senyawa tersebut. A. 1. A. Benzena dan Turunannya 149 . bahan peledak B.4-kloronitrobenzena p-kloronitrobenzena m-nitroklorobenzena 1. BHT C. C. Cl B. 2. Cl B.. BHA D. d. Gugus fungsi yang menyebabkan asam salisilat bereaksi adalah .. nitrasi C.2. E. Senyawa turunan benzena yang bersifat analgesik adalah . Suatu senyawa memiliki rumus kimia C6H5COOCH3... 3. Tuliskan persamaan reaksi pembuatannya. Tuliskanlah senyawa yang terbentuk dan hasil samping dari reaksi antara benzena dan gas bromin. Cl E. pewarna makanan 11. E.

Seperti DDT yang sudah tidak digunakan lagi. pereaksi yang digunakan pada tahap 1. Klorobenzena banyak digunakan dalam pembuatan pestisida. dan 3. Mengapa penggunaan DDT dilarang? 150 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2. 2. 2-fenil etanol dapat disintesis dari metil Tentukanlah: a. jenis reaksi kimia yang terjadi pada ke-4 tahap tersebut. CH 3 tahap 1 ⎯⎯⎯→ CH 2Cl tahap 2 ⎯⎯⎯→ CH2CN tahap 3 ⎯⎯⎯→ CH2COOH tahap 4 ⎯⎯⎯→ CH2CH2OH Klorobenzena adalah senyawa turunan benzena dengan rumus kimia C6H5Cl.Soal Tantangan CH2CH2OH 1. b. benzena melalui beberapa tahap berikut.

Lemak dan Minyak 151 .com. tata nama. Polimer B. sifat. protein. dan protein). daging. Sesuai dengan nama senyawa tersebut. jagung. dan tahu. Plastik F.ptspaa. Sekarang. Anda juga pasti mengenal berbagai jenis plastik. Protein E. apakah persamaan dan perbedaan antara bahan makanan dan plastik? Apakah makromolekul dan polimer itu? Bagaimana sifat-sifat makromolekul? Senyawa apa sajakah yang termasuk makromolekul? Jika Anda ingin mengetahui jawabannya. serta mendeskripsikan struktur. seperti beras. tata nama. Bahan-bahan tersebut terbuat dari senyawa makromolekul atau polimer. dan kegunaan makromolekul (polimer. serta makromolekul dengan cara mendeskripsikan struktur. Tubuh manusia juga terdiri atas makromolekul-makromolekul yang Anda kenal dengan karbohidrat. bahasajepun. gayung. penggolongan. tempe. 2002. A. www. seperti ember. Anda pikirkan. dan lemak. Pembuatan Polimer C. Anda akan diajak untuk dapat memahami senyawa organik dan reaksinya. Anda tentu tidak asing lagi dengan bahan makanan. Dalam kehidupan sehari-hari. pelajarilah bab ini. dan gelas yang terbuat dari plastik. Berbagai perabotan rumah tangga. Karbohidrat D. karbohidrat. benzena dan turunannya. dan kegunaan lemak. makromolekul berarti molekul besar dengan berat molekul yang besar.com Pada bab ini.Bab7 7 Makromolekul Sumber: Science in Focus: chemistry. penggolongan. sifat.

kemudian kelompokkan berdasarkan asalnya (alami atau buatan). www. background.com. 1. A Polimer 3. Tuhan telah menciptakan polimer alami yang dapat langsung Anda temukan di alam.ces. menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut. aged. 152 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . bahkan jutaan.uga. Sumber: www. Itulah sebabnya mengapa polimer disebut juga makromolekul. meros = unit).arla. Jumlah monomer yang bergabung dapat mencapai puluhan ribu sehingga massa molekul relatifnya bisa mencapai ratusan ribu. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Selidikilah 7. You Must Remember Polymer consists of smaller molecules. Apakah perbedaan antara polimer alami dan polimer buatan? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Carilah informasi mengenai nama kimia polimer-polimer tersebut. Apakah polimer itu? Istilah polimer diambil dari bahasa Yunani (poly = banyak.john1701a.com 2. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. seperti beras. called monomer. bahasajepun. 2. senyawa polimer dapat diartikan sebagai senyawa besar yang terbentuk dari penggabungan unit-unit molekul kecil yang disebut monomer (mono = satu).se. sedangkan sutra mengandung protein.emeraldplastics. Polimer dapat dikelompokkan berdasarkan asalnya. yaitu polimer alami dan polimer buatan. Gambar berikut merupakan contoh-contoh senyawa polimer. Dapatkah Anda menyebutkan contoh-contoh senyawa yang merupakan polimer? Bagaimana cara mengelompokkan senyawa-senyawa polimer tersebut? Mari.Soal Pramateri 1. Apakah yang Anda ketahui tentang polimer? Tuliskan beberapa contoh nama senyawa makromolekul yang Anda ketahui.edu. Dengan kata lain. Bagaimanakah cara mengelompokkan polimer? 2. Bahanbahan tersebut merupakan polimer alami yang mengandung karbohidrat. dan kapas.1 Kimia Polimer Tujuan Mengelompokkan polimer alam dan polimer buatan Alat dan Bahan Contoh-contoh polimer Langkah Kerja 1. Anda Harus Ingat Polimer tersusun atas molekul yang lebih kecil yang disebut monomer. jagung. Amati dengan teliti. daging mengandung protein dan lemak. Tuliskan beberapa contoh produk sehari-hari yang mengandung suatu makromolekul. www.

www.purbalingga.rrtenviro. (c) teflon pada alat penggorengan (PTFE).solvay. polivinilklorida (PVC). (c) daging mengandung protein dan lemak.chm. Soal Penguasaan Materi 7.bris. polietilentereftalat (PET). (b) bijih bahan plastik (PS). Dapatkah Anda sebutkan contoh polimer buatan lainnya? Sumber: www. dan karet sintetik.go. dan (d) pipa saluran air (PVC).a b Gambar 7. polipropilena (PP). di antaranya polietena (PE). (b) jagung mengandung karbohidrat. Chemistry (Chang). 2002.com. www. www. poliamida (nilon). polistirena (PS). Tuliskanlah perbedaan polimer alami dan polimer buatan.ac.id. Adapun contoh-contoh polimer buatan dapat Anda amati pada gambar berikut. Adapun polimer buatan dibuat di laboratorium kimia dengan cara mencampurkan beberapa zat kimia dengan perlakuan khusus. teflon (PTFE).2 c d Beberapa contoh polimer buatan: (a) botol-botol plastik PE dan PET.com. 1.uk.hd Ada beberapa jenis polimer buatan.ptspaa. Makromolekul 153 . a b Gambar 7.gallery. 2. Sumber: www. www. Tuliskanlah contoh-contoh polimer alami beserta monomernya. Tuliskanlah contoh-contoh polimer buatan beserta monomernya. dan (d) beras mengandung karbohidrat.1 3. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Dokumentasi Penerbit.1 c d Beberapa contoh polimer alami: (a) tempe mengandung protein.com.

HCl.. Secara umum. reaksi polimerisasi kondensasi dituliskan sebagai berikut. M–M–gabungan gugus fungsi] + gugus fungsi–M–gugus fungsi M = monomer ⎯⎯ → + produk samping M.M = polimer Senyawa yang terbentuk melalui reaksi polimerisasi kondensasi. seperti H2O. Reaksi Polimerisasi Adisi Kata Kunci • • Polimer Polimerisasi Pada reaksi polimerisasi ini. Reaksi Polimerisasi Kondensasi Ciri khas reaksi polimerisasi kondensasi adalah monomernya mengandung gugus fungsi dan dihasilkannya produk samping. 1. Reaksi polimerisasi adisi dari alkena membentuk polialkena. Secara umum. ada dua cara pembentukan polimer. polivinil klorida (PVC). 154 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – nCH3 = CH – CH3 → –– CH2 – CH –– CH3 n .B Pembuatan Polimer Reaksi pembentukan polimer disebut reaksi polimerisasi. gugus fungsi–M–gugus fungsi [gabungan gugus fungsi–M–M . monomernya merupakan senyawa alkena. reaksi polimerisasi adisi dapat dirumuskan sebagai berikut.. yaitu hidrokarbon takjenuh yang berikatan rangkap dua. Produk samping ini merupakan gabungan dari gugus fungsi setiap monomer.. di antaranya protein. dan polipropena. Berdasarkan jenis monomernya. dan CH3COOH. Bagaimanakah persamaan reaksinya? Perhatikan tabel berikut. ⎡ ⎡ → n ⎢C = C⎢ ⎯⎯ ⎣ ⎣ ⎡ ⎡ – – ⎢ C – C⎢ ⎣ ⎣n – – – – – – alkena polialkena Polimer-polimer yang terbentuk melalui reaksi polimerisasi adisi antara lain polietena (PE).1 Reaksi Polimerasi Adisi Beberapa Senyawa Monomer Polimer Persamaan Reaksi Etena Vinil klorida Tetrafluoroetilena Isoprena Polietena Polivinil klorida Politetrafluoroetilena (teflon) Poliisoprena (karet alam) – – nCH2 = CH2 → –– CH2 – CH2 –– n nCH2 = CHCl → –– CH2 – CHCl –– n nCF2 = CF2 → –– CF2 – CF2 –– n – CH3 Propena Polipropena – nCH2 = C – CH = CH2 → –– CH2 – C – CH – CH2 –– CH3 n 2. yaitu cara adisi dan kondensasi. NH3.. Apakah perbedaan antara kedua cara ini? Pelajarilah uraian berikut. karet alam. nilon. dan plastik polietilentereftalat (PET). Tabel 7. Perhatikanlah tabel berikut untuk mengetahui reaksi polimerisasi senyawa-senyawa tersebut. teflon.

karbohidrat dapat digolongkan menjadi monosakarida. menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut. Karbohidrat berasal dari tumbuh-tumbuhan dan terdiri atas unsur C. A. singkong. Suatu monosakarida mengandung gugus karbonil dan hidroksil.. Makromolekul 155 . protein D. Dalam tubuh.. gula tebu dan air susu mengandung disakarida. karbohidrat diubah menjadi (B) glukosa. Materi 7. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Senyawa karbohidrat mudah ditemukan di dalam kehidupan sehari-hari. dan kapas mengandung polisakarida. gandum. Selain itu. 1. ubi jalar.Tabel 7. glukosa C . jagung. sedangkan beras. ubi jalar. beras. Monosakarida Monosakarida adalah karbohidrat yang paling sederhana karena hanya terdiri atas satu unit sakarida. dan kapas. kentang. singkong. dan polisakarida. gula tebu. karbohidrat diubah menjadi . Bagaimanakah rumus umum reaksi polimerisasi adisi? Tuliskan contohnya. Bagaimanakah cara menggolongkan monosakarida? Mari. buah-buahan. galaktosa E.2 3. Apakah yang membedakan bahan-bahan tersebut? Berdasarkan jumlah sakarida yang dikandungnya. jagung. Istilah karbohidrat diambil dari kata karbon dan hidrat (air). dalam tubuh. Bagaimanakah rumus umum reaksi polimerisasi kondensasi? Tuliskan contohnya. C Karbohidrat Kupas Tuntas Karbohidrat merupakan sumber energi bagi manusia. karbohidrat juga dikenal dengan nama sakarida (Saccharum =gula). maka hasil perubahannya (hasil hidrolisisnya) adalah glukosa. 2. dan O dengan rumus molekul Cn(H2O)n. misalnya di dalam gula pasir. SPMB 2002 Karbohidrat merupakan contoh polimer alami.2 Reaksi Polimerasi Kondensasi Beberapa Senyawa Senyawa Protein Monomer 1 H Monomer 2 H Polimer yang Terbentuk H H = = ––– N – C – C – N – C – C ––– H R1 H O O Hasil Samping – R1 OH R2 OH – – – = H2N – C – C – O = H2N – C – C – O H2O R2 n = = O O Nilon n(HO – C – (CH2)4 – C – OH H2N – (CH2)6 – NH2 H = ––– O – C – (CH2)4 – C – N – (NH2)4 – N ––– H O H2O n OH HO – CH2 – PET C OH – O= C – O – C – C ––– H H2 – C–= O OH OH CH 2 ––– C = O – – CH 2 H2O n Soal Penguasaan 1. gandum. Gula pasir dan buah-buahan mengandung monosakarida. kentang. H. Jadi. disakarida B.. air susu. fruktosa Pembahasan Jika karbohidrat yang dimaksud adalah polisakarida seperti amilum atau glikogen. disakarida. Tuliskanlah contoh senyawa yang terbentuk dengan cara polimerisasi adisi.

Jenis monosakarida yang tergolong aldosa adalah glukosa dan galaktosa. glukosa E. Monosakarida dapat dikelompokkan berdasarkan letak gugus karbonilnya. Zat tersebut adalah .2 Penggolongan Monosakarida Tujuan Menyelidiki penggolongan monosakarida Alat dan Bahan Struktur senyawa monosakarida Langkah Kerja 1. sedangkan yang tergolong ketosa adalah fruktosa. fruktosa D. Disebut ketosa karena gugus karbonilnya membentuk gugus keton. Amati posisi gugus karbonil setiap senyawa. A . tetapi tidak dapat mengubah warna iodium menjadi biru dan zat tersebut jika dihidrolisis dapat menghasilkan dua macam monosakarida yang berlainan. berarti monosakaridanya digolongkan ke dalam golongan aldosa. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. sedangkan pada galaktosa posisi –OH yang sama adalah pada C ke-3 dan ke-4. posisi –OH yang sama adalah pada C ke-4 dan ke-5. Disebut apakah monosakarida yang gugus karbonilnya tidak berada di ujung? 4. Pada glukosa. laktosa C . berarti gugus fungsional digolongkan sebagai golongan ketosa . yaitu gugus karbonil (C=O) dan gugus hidroksil (–OH). zat tersebut adalah (B) laktosa. Jika senyawa karbon yang mengandung gugus aldehid ditetesi pereaksi Fehling maka akan membentuk endapan merah bata Cu2O. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Disebut apakah monosakarida yang gugus karbonilnya berada di ujung? 3. Bagaimanakah posisi gugus karbonil pada setiap senyawa? 2.. H – Kupas Tuntas Suatu senyawa dapat memberi endapan Cu2O dengan pereaksi Fehling. maltosa B. H H – C=O – H – C – OH H – C – OH HO – C – H HO – C – H H – C – OH galaktosa HO – C – H H – C – OH H – C – OH – – – – CH2OH glukosa 156 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – – – – – C=O CH2OH – HO – C – H – HO – C – H HO – C – H – H – C – OH H – C – OH H–C=O – C=O CH2OH CH2OH . Jika gugus karbonil terletak di antara alkil. 1. Suatu monosakarida memiliki dua gugus fungsi. UN 2003 H – – C=O – – – H – C – OH – – HO – C – H – H – C – OH H – C – OH – – H – C – OH – H – C – OH – CH2OH glukosa CH2OH galaktosa fruktosa 2. amilum Pembahasan Pereaksi Fehling (Cu2+ dan OH–) biasa digunakan untuk mengetahui adanya gugus aldehid (–CHO) dalam senyawa karbon. Amati dengan teliti beberapa struktur monosakarida berikut. sebab Cu2+ akan direduksi oleh –CHO. Jika letak gugus karbonil di ujung. Disebut aldosa karena gugus karbonil yang berada di ujung membentuk gugus aldehid...Selidikilah 7. secara sederhana reaksinya dapat ditulis: Cu2+ + –CHO → Cu2O + –COOH Reaksi hidrolisisnya adalah maltosa + H2O → glukosa + glukosa (1 macam monosakarida) laktosa + H2O → galaktosa + glukosa (2 macam monosakarida) Jadi. Bagaimanakah rumus struktur dari monosakarida? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.

3 Disakarida dan Monosakarida Nama Disakarida Kandungan Monosakarida Sukrosa Maltosa Laktosa – CH2OH – – – Glukosa dan fruktosa Glukosa dan glukosa Glukosa dan galaktosa Dua monosakarida dapat membentuk disakarida melalui ikatan glikosida. Disakarida dan Polisakarida Anda telah mengetahui bahwa karbohidrat dapat dikelompokkan menjadi monosakarida. bahan-bahan apa saja yang mengandung monosakarida? Glukosa banyak terdapat di dalam buah-buahan yang sudah masak atau matang. sedangkan polisakarida tersusun atas lebih dari dua monosakarida. perhatikanlah tabel berikut. Tahukah Anda. A. Tabel 7. Ikatan ini menghubungkan antarmonosakarida. Diskusikanlah dengan teman Anda. CH2OH H Tantangan Kimia O H CH2 OH H O OH CH2 OH O H H O H OH H H H OH OH H O OH maltosa H OH H O H OH H CH2 OH H OH OH sukrosa Banyak makanan yang mengandung karbohidrat. sukrosa B. Jadi. Fruktosa sering ditemukan dalam bentuk campuran dengan glukosa. Darah manusia juga mengandung glukosa sehingga glukosa biasa disebut gula darah. Perhatikanlah gambar berikut. dan polisakarida.. maltosa Pembahasan Penyakit diabetes (kencing manis) disebabkan oleh tingginya kadar glukosa dalam darah. glukosa E.. dalam urine penderita penyakit diabetes dapat diidentifikasikan adanya senyawa (D) glukosa. Perhatikanlah gambar berikut.. UMPTN 1996 fruktosa Monosakarida banyak ditemukan di alam. Fruktosa banyak terkandung di dalam buah-buahan dan madu. Disakarida tersusun atas dua monosakarida. disakarida. Agar lebih jelas. galaktosa D. disakarida. CH2 OH H OH H H OH Makromolekul 157 . 2. posisi –OH yang sama adalah pada C ke-4 dan ke-5. CH2OH – C=O HO – C – H H – C – OH H – C – OH Kupas Tuntas Dalam urine penderita penyakit diabetes dapat diidentifikasikan adanya senyawa . fruktosa C . dan polisakarida.Bagaimanakah dengan fruktosa? Fruktosa memiliki gugus karbonil yang terletak di antara alkil. Tuliskanlah contoh-contoh makanan yang mengandung monosakarida. terutama buah anggur.

Rantai ini beragam dalam berat molekulnya. Contoh polisakarida antara lain amilum (pati). Amilosa terdiri atas rantai unit-unit D-glukosa yang panjang dan tidak bercabang. Amilopektin juga memiliki berat molekul yang tinggi. glikogen. sukrosa + air → fruktosa + glukosa maltosa + air → glukosa + glukosa laktosa + air → galaktosa + glukosa Berbeda dengan disakarida. dari beberapa ribu sampai dengan 500. Pati mengandung dua jenis polimer glukosa. amilosa dan amilopektin. Ikatan glikosida yang menggabungkan residu glukosa yang berdekatan di dalam rantai amilopektin adalah α (1 → 4). tetapi strukturnya bercabang tinggi. tetapi titik percabangan amilopektin merupakan ikatan α (1 → 6). Di antara monosakarida tersebut dihubungkan oleh ikatan glikosida. 6 H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 6 H 1 α H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 6 H 1 α H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 6 H 1 α H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 H 1 α O H OH O H OH O amilosa H OH O H OH O 6 H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 H 1 α O H OH H O 6 5 CH2 O H 2 4 H OH 3 H 1 α O H OH O amilopektin 158 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . jumlah monosakarida yang dikandung polisakarida lebih banyak.000. dan selulosa. Perhatikan persamaan reaksi berikut. digabungkan oleh ikatan α (1 → 4).CH2 OH OH H H OH laktosa CH2 OH O H H O H OH H H H OH OH H OH H O Kata Kunci • • • Ikatan glikosida Karbohidrat Sakarida Suatu disakarida dapat terurai menjadi monosakarida (penyusunnya) melalui reaksi hidrolisis.

dan polisakarida? 2. Apakah yang dihasilkan dari reaksi hidrolisis disakarida? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Protein yang tersusun atas dua asam amino disebut dipeptida. Bagaimanakah cara menggolongkan monosakarida? D Protein Istilah protein diambil dari bahasa Yunani. O H H2N – C – C–= OH R1 H = H – N – C – C – OH H Anda Harus Ingat Secara kimiawi. semua protein adalah mirip. called amino acids. Ikatan yang menghubungkan antarasam amino disebut ikatan peptida. O H = H2N – C – C – OH H O = H H2 N – C – C – OH CH3 O = H H2N – C – C – OH CH2 fenilalanin (phe) – – glisin (gli) alanin (ala) Protein apakah yang dapat dihasilkan dari asam-asam amino tersebut? Jumlah asam amino yang terkandung dalam protein dapat dua. atau lebih dari tiga. – – asam amino 1 – ikatan peptida protein Tahukah Anda contoh-contoh asam amino beserta strukturnya? Perhatikanlah gambar berikut. Apakah perbedaan antara monosakarida. Pengertian dan Struktur Protein Asam amino merupakan turunan karboksilat. tiga. 1.Soal Penguasaan Materi 7. – C6H5 – – Makromolekul 159 . mengandung gugus karboksil (–COOH) dan gugus amina. proteios (pertama atau utama). – – O + → R2 asam amino 2 H H = = H2N – C – C – N – C – C – OH + H2O H R1 R2 O O You Must Remember All proteins are chemically similar.3 3. disakarida. H R – C – COOH – NH2 Antarasam amino dapat bergabung membentuk protein. consist of the same basic building blocks. yang dinamakan asam amino. 1. tersusun atas unit-unit dasar penyusunnya. Asam amino sendiri adalah senyawa turunan asam karboksilat yang mengandung gugus amina (–NH2). Protein tersusun atas beberapa asam amino. Perhatikanlah pembentukan protein dari asam amino berikut. Berikut ini struktur umum asam amino.

Protein yang tersusun atas tiga asam amino disebut tripeptida. Adapun protein yang tersusun atas lebih dari tiga asam amino disebut polipeptida. Perhatikanlah gambar berikut.
H2NCHC – NHCH2C = –

=

O

O

CH 3

OH

alaniglisin (gli-ala) merupakan contoh dipeptida

=

=

H2NCH2C – NHCHC – NHCHC


CH 2

=

O

O

O

CH 3

OH

glisilalanilfenilalanin (gli-ala-pen) merupakan contoh tripeptida

=

=

=

––– C – C – N – C – C – N – C – C – N – C – C – N –––

– –
H R

=

H O

H

O


C 6H 5 H O

H O

R

H

R

H

R


H n

struktur dari suatu polipeptida

Hemoglobin tersusun atas empat polipeptida yaitu dua pasang unit α dan β serta satu molekul hem. Molekul hem yaitu senyawa organik yang menyebabkan darah berwarna merah. Berikut ini adalah struktur molekul hemoglobin.
H H3 C H3 C
α2 β1

C H

CH2 CH3

H C N N
Fe2+

C

N

N H2 C H C C H H2 C OH CH2 C O
Hem

C H

CH2

CH2
β2 α1

CH3

C O

Gambar 7.3
Struktur molekul hemoglobin

OH
Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes, 2004

160

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

2. Pengujian Protein
Protein dapat ditemukan di dalam makanan. Tahukah Anda, bagaimana cara menguji protein di dalam makanan? Mari, menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut.

Selidikilah 7.3
Identifikasi Protein Tujuan Mengidentifikasi adanya protein dalam putih telur Alat dan Bahan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Tabung reaksi Gelas ukur Pipet tetes Lampu spiritus Penjepit tabung reaksi Larutan putih telur (albumin) Larutan NaOH 2 M Larutan CuSO4 0,1 M Larutan HNO3 2 M

Legenda Kimia

Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan, meliputi sifat kimia senyawa, cara penggunaan, dan penanganannya. Langkah Kerja 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Siapkan 2 buah tabung reaksi. Isi tabung reaksi 1 dengan sekitar 2 mL putih telur. Tambahkan 2 mL larutan NaOH 2 M. Kocok hingga rata. Setelah itu, tuangkan 10 tetes larutan CuSO4 0,1 M. Amati perubahan yang terjadi. Isi tabung reaksi 2 dengan sekitar 2 mL putih telur. Lalu, tambahkan 2 mL larutan HNO3 2 M, kocok dan amati perubahannya. Panaskan dengan nyala api kecil, kemudian dinginkan. Setelah dingin, tambahkan 5 mL larutan NaOH 2 M. 9. Amati perubahan yang terjadi.

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Perubahan apakah yang terjadi pada langkah no. 2–5? 2. Perubahan apakah yang terjadi pada langkah no. 6–9? 3. Kesimpulan apakah yang dapat Anda peroleh? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.

James Watson (1928– ) dan Francis Crick (1916–2004) menemukan satu tanda penting untuk membuka rahasia materi hayati yakni struktur DNA (asam deoksiribonukleat) pada 1953. Zat ini, yang ditemukan dalam sel-sel hidup, mewariskan “informasi” genetik dari induk keturunannya. DNA memiliki dua rantai atom yang berhubungan dalam bentuk heliks ganda (seperti tangga spiral). Urutan basa pada struktur DNA menunjukkan “pesan” genetik.
Sumber: Jendela Iptek, "Materi", 1997

Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Salah satu cara menguji adanya protein dalam makanan adalah dengan cara uji biuret. Uji ini dapat digunakan untuk menguji senyawa-senyawa yang memiliki ikatan peptida. Itulah sebabnya uji biuret dapat digunakan untuk mengetahui ada tidaknya protein di dalam makanan. Adanya protein ditandai dengan terbentuknya warna ungu. Uji lainnya yang biasa digunakan adalah uji xantoprotein. Pengujian ini dapat digunakan untuk menguji asam amino yang mengandung cincin benzena. Misalnya, tirosin dan fenilalanin. Penambahan asam nitrat pekat akan menimbulkan proses nitrasi pada cincin benzena sehingga terbentuk endapan putih. Perubahan warna putih menjadi kuning pada saat dipanaskan merupakan ciri adanya protein dalam makanan.

Makromolekul

161

Buktikanlah oleh Anda
Carilah informasi melalui perpustakaan atau media internet mengenai uji xantoprotein. Kemudian, lakukan uji tersebut pada makanan yang mengandung protein. Buatlah laporan dari kegiatan ini dan presentasikanlah hasilnya. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas.

Soal Penguasaan

Materi 7.4
3. Bagaimanakah cara menguji adanya protein dalam makanan? Jelaskan.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Apakah perbedaan dan persamaan antara asam amino dan protein? 2. Tuliskan contoh-contoh dipeptida, tripeptida, dan polipeptida.

E Fakta
Kimia
Merancang Molekul Plastik Pada pertengahan abad-19, para kimiawan mulai menggunakan pengetahuan baru mereka tentang molekul organik untuk menghasilkan bahan-bahan baru dengan sifat-sifatnya yang berharga. Plastik ditemukan oleh Leo Bakeland (1863–1944) pada 1909. Plastik adalah molekulmolekul besar (polimer) yang memiliki ribuan gugus atom yang sama dan mebentuk ikatan. Plastik ini dibuat melalui proses polimerisasi dari monomernya dengan suhu dan tekanan tertentu. Plastik tidak mudah terurai sehingga plastik menimbulkan masalah pembuangan limbah sehingga plastik seharusnya didaur ulang untuk efisiensi mengurangi limbah.
Sumber: jendela IPTEK: kimia, 1997

Plastik

Plastik merupakan polimer buatan yang banyak dimanfaatkan di dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di balik manfaatnya yang banyak, plastik juga ternyata menimbulkan dampak terhadap kesehatan dan lingkungan. Apa saja manfaat dan dampak penggunaan plastik? Pelajarilah tabel berikut.
Tabel 7.4 Plastik dan Kegunaannya
Jenis Plastik Kegunaannya

Polietilentereftalat (PET) Polietena/Polietilena (PE)

• • • • • •

Kemasan minuman Bahan pakaian Kantung plastik Pembungkus makanan dan barang Mainan anak-anak Piringan hitam Mainan anak-anak Pipa paralon Furniture Piringan hitam Selang plastik Kulit kabel listrik Wadah aki kendaraan Sampul keping compact disk (CD) Karung plastik Tali plastik Pelapis alat masak Gagang setrika Gelas minuman Kemasan makanan siap saji Styrofoam Teflon Pakaian Peralatan kemah Tali panjat tebing

Polivinil klorida (PVC)

• • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Polipropilena (PP)

Politetrafluoroetilena (Teflon) Polistirena (PS)

Nilon

162

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

a

b

Gambar 7.4
(a) Styrofoam (polistirena) sering digunakan sebagai bantalan barang pecah belah. (b) Pakaian memakai bahan dari poliester, seperti tertera pada label pakaian.
Sumber: www.path.cam.ac.uk; Science in Focus: Chemistry, 2002

Plastik dapat menimbulkan masalah terhadap lingkungan dan kesehatan. Plastik memiliki sifat sulit diuraikan oleh mikroorganisme. Jika plastik dibuang atau ditimbun ke dalam tanah, plastik akan merusak sifat tanah. Tanah yang mengandung plastik menjadi tidak subur. Selain itu, plastik juga dapat mengganggu kesehatan. Jika dibakar, hasil pembakaran plastik yang berupa dioksin dapat menyebabkan kanker. Untuk menanggulangi masalah sampah plastik ini, upaya yang dilakukan antara lain mendaur ulang dan mencari metode pembuatan plastik yang ramah lingkungan. Bagaimanakah sikap Anda dalam menghadapi masalah limbah plastik?
a b

Gambar 7.5
(a) Limbah plastik yang menumpuk dapat didaur ulang. (b) Proses daur ulang plastik dapat mengurangi masalah dampak lingkungan.

Sumber: www.greenpeace.org; www.newlifeplastics.com

Soal Penguasaan

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Tuliskanlah dampak plastik terhadap lingkungan dan kesehatan.

Materi 7.5

2.

Tuliskanlah tiga manfaat plastik dalam kehidupan sehari-hari.

F

Lemak dan Minyak

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tentu sering mendengar istilah lemak dan minyak. Tahukah Anda, apa persamaan dan perbedaan antara lemak dan minyak? Lemak dan minyak sama-sama merupakan ester dari asam lemak dan gliserol yang disebut trigliserida. Struktur trigliserida memiliki gugus alkil (R1, R2, R3) yang merupakan gugus nonpolar dengan jumlah atom karbon antara 11 sampai dengan 23. Lemak dan minyak memiliki rumus dan struktur umum yang sama.

Makromolekul

163

5. Bahan apa saja yang pada suhu kamar berwujud padat? 2. Termometer Gelas kimia Pemanas Es batu atau lemari es Panci Lemak hewan. Masukkan lemak hewan ke dalam gelas kimia. Diamkan selama beberapa jam. Amati wujudnya pada suhu kamar. Diamkan selama beberapa jam.6 Lapisan lemak di bawah kulit anjing laut tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan lemak. Apa yang terjadi ketika mentega dipanaskan dan didinginkan? 5. 2. 3. Bagaimanakah cara membedakan lemak dan minyak? Untuk mengetahui jawabannya. Masukkan ke dalam lemari es atau rendam dalam es. sedangkan minyak banyak mengandung asam lemak takjenuh.5 dan contoh struktur molekul asam lemak jenuh dan takjenuh berikut. Apa yang terjadi ketika lemak hewan dipanaskan dan didinginkan? 4. amati kembali wujudnya. Bahan apa saja yang pada suhu kamar berwujud cair? 3. Amati wujudnya pada suhu kamar. Perbedaan wujud lemak ini dipengaruhi susunan asam lemaknya. Lemak dan minyak dapat dibedakan dari wujudnya.id Gambar 7. Lalu. amati kembali wujudnya. Diamkan selama beberapa jam. Sumber: www. Tuangkan minyak goreng ke dalam gelas kimia. amati kembali wujudnya. tetapi juga berfungsi sebagai pakaian untuk insulasi terhadap udara dingin. 1. 6. amati wujudnya. 7. 2. Apa yang terjadi ketika minyak goreng didinginkan dan dipanaskan? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Apakah yang dimaksud dengan asam lemak jenuh dan asam lemak takjenuh itu? Perhatikanlah Tabel 7. 3. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Selidikilah 7. sedangkan minyak berwujud cair.H2C – O – C – R1 HC – O – C – R2 H3C – O – C – R3 Anda tentu telah mengenal minyak dan lemak. amati wujudnya. amati kembali wujudnya. seperti sapi atau domba Minyak goreng Mentega/margarin Langkah Kerja 1. Masukkan mentega atau margarin ke dalam gelas kimia. Masukkan ke dalam lemari es atau rendam dalam es. lemak berwujud padat. Amati wujudnya pada suhu kamar. 4.go. 164 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – . Lemak banyak mengandung asam lemak jenuh. 8. Cairan yang dihasilkan dimasukkan ke dalam gelas kimia. Masukkan ke dalam lemari es atau rendam dalam es.depkes.4 Perbedaan Lemak dan Minyak Tujuan Menyelidiki perbedaan antara lemak dan minyak Alat dan Bahan 1. panaskan hingga mencair. Pada suhu kamar. lakukanlah kegiatan berikut.

5 Contoh Beberapa Asam Lemak Jenuh dan Takjenuh Asam Lemak Rumus Molekul Sifat Asam Asam Asam Asam palmitat stearat oleat linoleat CH3(CH2)14COOH CH3(CH2)16COOH CH3(CH2)7CH = CH(CH2)7COOH CH3(CH2)4CH = CHCH2CH = CH(CH2)7COOH Asam Asam Asam Asam lemak lemak lemak lemak jenuh jenuh takjenuh takjenuh HO C O CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3 HO C O CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH CH CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3 Asam stearat merupakan contoh asam lemak jenuh Asam oleat merupakan contoh asam lemak takjenuh Dari struktur kimia tersebut. Sebaliknya. Penamaan ini disebabkan ikatan rangkapnya terletak pada atom C kesembilan.Tabel 7. kecuali lemak cokelat. Asam lemak takjenuh tunggal biasa disebut omega-9. Mentega. minyak hewan. yakni asam lemak takjenuh tunggal dan asam lemak takjenuh ganda. Kedua nama ini merupakan nama lain dari asam lemak takjenuh ganda yang ikatan rangkapnya terletak pada atom C ketiga dan keenam. lemak dan minyak juga dapat dibedakan dari asalnya. dan kacang- Makromolekul 165 . lemak berasal dari hewan. susu. minyak tumbuhan. asam lemak takjenuh adalah asam lemak yang memiliki ikatan rangkap. Selain dilihat dari wujudnya. Ada dua jenis asam lemak takjenuh. kita dapat menyimpulkan bahwa asam lemak jenuh adalah asam lemak yang tidak memiliki ikatan rangkap. margarin. Anda juga mungkin pernah mendengar istilah omega-3 dan omega-6 pada produk makanan. Pada umumnya.

beri label A dan B. beri label C dan D. Kloroform 4. Gelas kimia 2. lemak pada hewan sebagai sumber kalori. Air merupakan pelarut polar.kacangan merupakan contoh bahan yang mengandung lemak.7 Margarin merupakan contoh bahan yang mengandung lemak. penggunaan lemak juga dapat membahayakan kesehatan.5 Kelarutan Lemak dan Minyak Tujuan Menyelidiki kelarutan lemak dan minyak Alat dan Bahan 1. lemak dan minyak banyak digunakan di dalam proses pengolahan makanan. sedangkan kloroform merupakan pelarut nonpolar. dan penanganannya. dan juga pemberi aroma dan penambah rasa sehingga lebih gurih. A. roti. Pelarut manakah yang bersifat polar? 2. 2001 Bagaimana dengan kelarutan minyak dan lemak. meliputi sifat kimia senyawa. Tuangkan minyak goreng ke dalam gelas kimia A dan C. dan minyak jagung. hidrogenasi Pembahasan Lemak cair (minyak) dapat dipadatkan dengan menjenuhkan ikatan rangkapnya melalui proses reaksi hidrogenasi. Dalam kehidupan sehari-hari. tetapi mudah larut di dalam pelarut nonpolar.. ikatan rangkap pada lemak cair dijenuhkan dengan cara (E) hidrogenasi. pendinginan C . Lemak dan minyak sukar larut di dalam air.. Sumber: Chemistry for You. Asam lemak jenuh dapat meningkatkan jumlah 166 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Gambar 7. minyak dipadatkan menjadi lemak dengan cara . cara penggunaan. pada umumnya berasal dari tumbuhan. Lemak hewan. O CH3 O C C17 H33 + 3 H2 O CH3 O C Jadi. Selidikilah 7. Minyak goreng Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. Di balik manfaatnya. UMPTN 1996 Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Bagaimana kelarutan minyak dan lemak dalam kedua pelarut tersebut? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Minyak goreng digunakan untuk menggoreng. Langkah Kerja 1. Tuangkan air ke dalam dua gelas kimia. apakah sama? Untuk mengetahuinya. minyak kedelai. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. netralisasi D. oksidasi E. 4. Tuangkan lemak hewan ke dalam gelas kimia B dan D. Pelarut manakah yang bersifat nonpolar? 3. 1. lalu aduk. C17H35 Kupas Tuntas Pada proses pembuatan margarin. Beberapa contoh minyak. sedangkan mentega untuk bahan pembuat kue. lalu aduk. Air 3. pemanasan B. selidikilah melalui kegiatan berikut. 2. seperti sapi atau domba 5. di antaranya minyak kelapa. Adapun minyak. 3. Tuangkan kloroform ke dalam dua gelas kimia.

R – CH – COOH b. b. dan lemak hewan. dan polipropena. Polimerisasi kondensasi Contoh: nilon. 5. Polimer terbagi atas polimer alami dan polimer buatan. plastik polietilen tereftalat (PET) Lemak dan minyak merupakan ester dari asam lemak dan gliserol yang disebut trigliserida. polivinil klorida (PVC). sedangkan polimer buatan contohnya plastik. Polimer buatan diperoleh dari reaksi polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. a. dan polisakarida. dan lemak.kolesterol dalam darah yang berujung pada penyakit jantung koroner dan hipertensi. 2.6 3. Apakah perbedaan antara lemak dan minyak? 2. – NH 2 Makromolekul 167 . H. 4. Bagaimanakah kelarutan lemak dan minyak? Materi 7. gunakanlah minyak yang mengandung asam lemak takjenuh karena tidak meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. teflon. Contoh polimer alami di antaranya sebagai berikut. 1. Protein Protein tersusun atas beberapa asam amino yang mengandung gugus amina (–NH2) dan karboksil (–COOH). Polimerisasi adisi Contoh: polietena (PE). Mengapa mengonsumsi asam lemak takjenuh lebih aman dibandingkan asam lemak jenuh? Rangkuman 1. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Untuk itu. a. Lemak dan minyak bersifat nonpolar sehingga tidak larut di dalam air. mentega. Contoh lemak dan minyak di antaranya minyak goreng. bahkan dapat menurunkannya. Makromolekul atau polimer adalah senyawa besar yang terbentuk dari penggabungan unit-unit molekul kecil yang disebut monomer. protein. 3. Karbohidrat Karbohidrat berasal dari tumbuh-tumbuhan dan terdiri atas unsur C. dan O dengan rumus molekul Cn(H2O)n. tetapi larut di dalam pelarut nonpolar. Karbohidrat terbagi atas monosakarida. Polimer alami contohnya adalah karbohidrat.

sifat dan kegunaan makromolekul (polimer. sifat. Anda pun dapat berdiskusi dengan temanteman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Makromolekul ini. PET. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan struktur. serta memahami sifat-sifatnya. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu kepada bab ini. penggolongan.P e t aKonsep Polimerisasi adisi Makromolekul disebut juga Polimer terdiri atas proses pembentukan Polimerisasi terdiri atas Polimerisasi kondensasi Polimer alami contoh Polimer buatan contoh Plastik Lemak dan minyak perbedaan Protein terbentuk dari Karbohidrat terdiri atas contoh PE. bertanyalah kepada guru kimia Anda. dan kegunaan lemak. Belajarlah dengan baik. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. PVC Polisakarida contoh Asam amino contoh Monosakarida contoh Disakarida contoh Lemak Minyak wujud wujud pada suhu pada suhu kamar kamar • Glukosa • Galaktosa • Fruktosa • Sukrosa • Maltosa • Laktosa • Amilum • Glikogen • Selulosa Padat Cair Glisin Alanin Fenilalanin Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Makromolekul ini? Menyenangkan. Anda akan mengenal jenis-jenis makromolekul di alam dan di sekitar Anda. Misalnya. 168 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . serta mendeskripsikan struktur. penggolongan. dan protein). karbohidrat. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Makromolekul ini. tata nama. tata nama.

. nilon dan DNA 14. A. C2H5COOC3H7 E.. II E. asam palmitat E. asam oleat B. D.. A. asam miristat D. – – Ikatan yang menunjukkan ikatan peptida adalah nomor . nilon B. glukosa dan galaktosa B. Senyawa yang termasuk polimer buatan adalah .. A. fruktosa dan fruktosa CH2OH H H OH H 7.. karbohidrat B. glukosa dan fruktosa E. B. O = H – N – C – C – N – CH2 – C – OH H CH O H – – = 3 H – I II 4. karbohidrat Di antara polimer berikut yang tidak terbentuk melalui polimerisasi adisi adalah . C3H7COOC2H5 D. bakelit D. PVC dan nilon C. dekstrin C. E.. Manakah di antara nama berikut yang tidak mungkin? A. IV B. ketotetrosa C. 1 D. A. CH3 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH = CH – CH3 CH2 = CH – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH(CH3) – CH3 6. – CH2 – CH – CH2 – CH2 – CH – CH2 – 2. Protein adalah suatu makromolekul yang komponen utamanya adalah . PVC B. polistirena dan protein E... poliisoprena B.. 5. Ikatan antara atom C dari gugus –COOH dan atom N dari gugus –NH 2 pada pembentukan protein disebut ikatan . protein E. politetrafluoroetilena 12. nilon C.. A. polietilen tereftalat C.. A.. 8. Polimer yang bersifat antilengket adalah . A. Di antara karbohidrat berikut yang termasuk polisakarida adalah . Hasil reaksi antara larutan asam propionat dan etanol adalah . I D. 3 15.. ketopentosa D. 7 9. polipropena C. fruktosa dan galaktosa D. C3H7COOCH3 13. bakelit E... glikosida D. lemak D. polivinil klorida B. poliester dan amilum D. ion 10. sukrosa D.. teflon D. asam nukleat CH3 A.. peptida C.. hidrokarbon C. C. III 11. A. polistirena E... 2 E. Senyawa berikut yang merupakan asam lemak takjenuh adalah . asam laurat C. polietilena dan amilum B. asam amino E.. glukosa dan glukosa C.. C2H5COOC2H5 C. PVC Monomer dari polimer berikut adalah .. A. lipid D. ketoheksosa B... A. 4 B.. kovalen E. fruktosa Hasil hidrolisis dari sukrosa adalah …. CH3COOCH3 B. III IV V Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. hidrogen B. V C.Evaluasi Materi Bab A. asam stearat – Makromolekul 169 .. 3. PP D. 5 C.. 2 O H O OH H H CH 2OH H OH H O H OH H H 4 CH 2OH O H OH H H O OH H H CH2OH O H OH H H OH O H O 3 O 5 1 Manakah yang menunjukkan ikatan glikosida? A. galaktosa B... laktosa E. teflon C. 1... Perhatikan struktur protein berikut.. polietena Di antara polimer berikut yang dibuat melalui polimerisasi kondensasi adalah . A. PE E. glikogen Suatu senyawa karbohidrat memiliki gugus karbonil pada atom C nomor 2. aldoheksosa E. Pasangan polimer manakah yang merupakan polimer sintetik? A.

1. manakah yang lebih baik penggunaannya. apakah minyak sawit atau minyak kelapa? 170 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – – . lalu tuliskan namanya. mengapa warna telur tersebut berubah?Apakah kandungan gizi pada telur tersebut masih baik untuk dikonsumsi? Sekarang ini banyak produsen minyak goreng yang menawarkan minyak goreng dengan berbagai macam manfaat. Kita semua pernah memakan telur sebagai lauk pauk. 2. Apalagi jika telur itu dimasak secara dadar dan dimakan bareng nasi goreng. 3. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Jika diamati. Alanin: H2N – C – COOH CH3 Soal Tantangan 1. 4.B. Lisin: Sistein: H – H2N – C – COOH CH2 – SH H – – 5. angsa maupun telur burung puyuh. Apakah perbedaan antara reaksi polimerisasi adisi dan reaksi polimerisasi kondensasi? Tuliskanlah masing-masing dua contoh polimer alami dan polimer buatan. H2N – C – COOH (CH2)4 NH2 H Glisin: – H2N – C – COOH H H – – Gambarkanlah struktur sukrosa dan tunjukkan ikatan glikosidanya. Bagaimanakah cara membedakan aldosa dan ketosa? Buatlah dua buah dipeptida dan 1 tripeptida dari asam-asam amino berikut. Menurut Anda. 2. Salah satu minyak goreng yang ada dipasaran adalah minyak sawit dan minyak kelapa. telur dadar yang dimasak kadang terlalu matang sehingga warnanya cokelat tua. Menurut Anda. baik itu telur ayam. itik.

Larutan iodin 8. Langkah kerja 1. dan lemak.Kegiatan Semester 2 Uji Senyawa Organik dalam Makanan Berbagai bahan makanan yang kita temui sehari-hari mengandung berbagai senyawa kimia seperti karbohidrat. Anda akan menyelidiki adanya kandungan senyawasenyawa tersebut di dalam bahan makanan. Pada Kegiatan Semester 2 ini. Susunlah laporan kegiatan dari hasil eksperimen Anda. Putih telur 6. 2 b) Tambahkan 3 tetes etanol ke dalam tabung reaksi tersebut dan amati perubahan yang terjadi. Makromolekul 171 . b. b) Tambahkan 2 tetes larutan iodin dan amati perubahan yang terjadi. Pendahuluan Bab ini menjelaskan tentang latar belakang penelitian dan tujuan penelitian. Penyusunan laporan meliputi: a. Pembakar bunsen/spiritus 4. Buatlah tabel pengamatan seperti berikut. 3. Uji Sebelum (+) pereaksi Setelah (+) pereaksi Karbohidrat Protein Lemak 5. Alat dan Bahan 1. Tabung reaksi 2. Pereaksi Biuret 9. Alat dan Bahan Bab ini memuat seluruh alat dan bahan yang digunakan selama penelitian. A. Berikut langkah-langkah kegiatan yang harus Anda kerjakan. Uji karbohidrat a) Larutkan 1 sendok makan tepung kanji ke dalam 150 mL air di dalam gelas kimia dengan cara diaduk hingga larut. 4. Gelas kimia 3. Larutan kanji 5. Uji protein a) Masukkan putih telur ke dalam tabung reaksi. Uji minyak dan lemak 1 a) Masukkan minyak ke dalam tabung reaksi hingga -nya. b) Tambahkan 2 tetes pereaksi Biuret ke dalam tabung reaksi tersebut dan amati perubahan yang terjadi. Minyak sayur 7. protein. 2. Larutan etanol B.

Bahan makanan yang diuji dapat dibedakan untuk setiap kelompok. e. c. Daftar Pustaka Sumber-sumber pustaka yang Anda dapatkan dimuat dalam daftar pustaka. dan lemak. Anda dapat mendiskusikannya dengan guru kimia. Kesimpulan Pada bab ini Anda dapat mengutarakan kesimpulan yang dapat Anda ambil dari hasil kegiatan eksperimen. d. Hasil dan Pembahasan Pada bab ini Anda dapat menguraikan fakta-fakta dan data yang Anda peroleh selama eksperimen. f. Pembahasan dilengkapi dengan reaksi-reaksi kimia yang terjadi. g. pilihlah bahan makanan yang Anda ketahui mengandung karbohidrat. 172 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .Metode Penelitian Metode atau cara penelitian dapat Anda uraikan secara ringkas dalam bab ini. Teori Bab ini meliputi teori-teori yang mendasari kegiatan yang diambil dari berbagai sumber. Jika Anda menemukan kesulitan selama pelaksanaan kegiatan. Presentasikanlah hasil kegiatan Anda di kelas dan diskusikanlah bersama kelompok lain. protein. Kegiatan Semester 2 ini dikerjakan secara berkelompok antara 3–5 orang.

eter 11. 2.. 3-metil-2-butanol D.. Senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa .. bromo benzena benzena bromoat benzena dibromo bromin benzoat bromin benzena 12.3-trimetil-1-butanol Perhatikan struktur berikut. 2. 2. 3 dan 4 E...Evaluasi Materi A. D. propanol dan propanon C. metil butanol dan pentanon Senyawa dengan rumus molekul C5H10O memiliki jumlah isomer aldehid dan keton masing-masing sebanyak . gugus atom E. E.3-dimetil-1-pentena C. m-diklorobenzena E.. C. gugus molekul Senyawa golongan alkanal memiliki gugus fungsi A. B. 7. Br 6. 2.. Perhatikan struktur kimia berikut. aldehid D.5-dimetil heksana 4. – CH3CH3 – H + CH3Cl + AlCl3 → – – H CH3 – C – CH2 – C – CH3 – CH3 CH2 CH3 CH3 + HCl Reaksi tersebut merupakan reaksi . halogenasi B. 1. propanal dan metil etanoat D.. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda.. isotop D. 2-metil-1-butanol B. Gugusan atom atau molekul yang memengaruhi sifat kimia suatu senyawa disebut . 4 dan 4 C. 5. 10. sulfonasi Evaluasi Materi Semester 2 173 . 4 dan 5 B. –X D.... 5 dan 4 Senyawa alkohol yang jika dioksidasi menghasilkan alkanon adalah . asam karboksilat C...3-diklorobenzena B. Cl Cl Nama yang tepat untuk senyawa tersebut adalah . 1. atom pusat D. 4 dan 3 D. A. 2-metil-3-metilpentena E. asilasi C... 3-metil-3-pentanol Semester 2 9. gugus fungsi C. 3-pentanol C. o-diklorobenzena D.. homolog B. Nama yang tepat untuk struktur kimia berikut ini adalah .. 1. nitrasi D. B. D.4-diklorobenzena 13. C. Bentuk-bentuk ini dikenal sebagai .. 3-metil-4-isopropilbutana 4-etil-2-metilpentana 2-metil-4-etilpentana 2. A.3-dimetil-2-butanol E. Nama senyawa dengan rumus berikut ini menurut IUPAC adalah . 3... A. 2-metil-3-pentanol D. E.. 2-metil-3-metiI-1-pentena 8.... 2-metil-2-propanol C. CH2 = C – CH – CH2 – CH3 Nama yang tepat untuk senyawa berikut adalah . polimer C. A.. 2.4-dimetil heksana 3..3-dimetilpentena D.. A. –OH C. alkilasi E. alkanon B. 2. isomer Pasangan isomer gugus fungsi yang tepat adalah. A. Perhatikan persamaan reaksi berikut.. A. –COOH Karbon dapat ditemukan dalam berbagai bentuk pada suhu kamar. A.. A. A. A. asam propanoat dan metil etanoat E. –O– B.3.. propanol dan asam propanoat B. gugus senyawa B. A. p-diklorobenzena C.3-metil-1-pentena B.. –CHO E. Senyawa yang bukan merupakan alkohol sekunder adalah . ester E. alotrop E. 3-metil-2-pentanol E.. 2-pentanol B...

Pasangan senyawa karbon berikut yang merupakan isomer gugus fungsional adalah .. metil etanoat dan propanol B. asam susu B. sukrosa D.. H2C = CHCl E. eter D. asam oleat dengan narium hidroksida D. alkohol dan aldehid B. –OH D. etil metil eter dan 2-propanon E.. A. –COOH dan –NH2 E. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sampel tersebut mengandung . gliserol trioleat dengan natrium hidroksida C. Hasil uji Fehling pada suatu sampel menghasilkan endapan merah bata. ester. ester.. keton C... gliserol E... gugus amino dan gugus alkohol 25... A. A. eter. Gugus fungsional yang terdapat dalam suatu molekul asam amino adalah . ester. 3. glukosa C. etil metil eter dan metil etanoat C.. 2. Jelaskan cara membedakan antara lemak dan minyak. ClHC = CCl2 C. Senyawa organik dengan rumus: H–C–C–C–C–C–C–H – – – – – – – – – – – H H H OH H O OH OH OH H O CH3 – C–= CH2 – CH3 CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 Glukosa mengandung gugus fungsional . –COOH dan OH 20.. Berikut ini merupakan struktur dari glukosa. C2H 4O2 E. 1. gugus metil dan gugus amino C.. aldehida dan ester 17. –COOH B. eter. 174 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . propanol dan propanal 16.. eter. ClHC = CHCl B... ester B. Gambarkanlah struktur kimia yang mungkin dari rumus kimia C3H6O.. keton 23.. C 3H 7Br C.. alkohol dan keton E.. Polivinilklorida adalah plastik hasil polimerisasi dari monomer ... Karbohidrat berikut yang tidak termasuk ke dalam golongan aldosa adalah . Senyawa berikut yang bukan monomer untuk pembuatan plastik adalah . –NH 2 C. Tuliskan 3 buah disakarida beserta reaksi hidrolisisnya. eter. stirena D. propanol dan etil metil eter D. protein 18. aldehida dan asam karboksilat C... galaktosa B. C2H6O D... Campuran berikut yang jika bereaksi menghasilkan ester adalah . glikol D. etanol dengan asam asetat 22. Beri nama senyawa-senyawa turunan benzena berikut.. Rumus molekul berikut yang tidak menyatakan lebih dari satu senyawa adalah .. A. propanol dengan fosfor trioksida E. tetrafluoroetilena O = CH3 – C – O – CH2 – CH3 B. a.. keton. Ikatan peptida antara asam amino-asam amino yang terdapat dalam protein merupakan ikatan antara . vinilklorida C. A. Apakah manfaat dan kegunaan dari plastik? COOH CH3 b. A. maltosa E.14. C3H6O 15. A. A. H2C = CCl2 24. propanol dengan natrium B. propilena E... gugus alkohol dan gugus metil B. C 2H 5Br B. A. isoprena B. fruktosa B.. A. keton. A. glukosa 21. disakarida D. A. glukosa E... gugus karboksilat dan gugus metil E. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. keton. NO2 c. laktosa 19. protein C. berturut-turut termasuk . Karbohidrat merupakan sumber energi bagi manusia. Di dalam tubuh karbohidrat diubah menjadi .. 4.. ester E. gugus amino dan gugus karboksilat D. 5. alkohol dan asam karboksilat D. Cl2C = CCl2 D. fruktosa C.

29.1 m Konsentrasi jenuh larutan protein tertentu adalah 10–3 M pada 25 °C. yang memiliki berat molekul sangat besar adalah . 156 C.. Δ T Na2SO4 = Δ T glukosa 3 2 D. A.. A. C.7 V B.00 faraday D. C 12H22O 11 D.. X+ zat pengoksidasi yang baik C. tekanan osmotik E..50 B. Δ T Na2SO4 = 2 4 B.. Banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam larutan adalah .60 E. Cu sebagai anode 11. kepekatan larutan B.. E° = 0.. –0. Apendiks 1 175 .. 0.9 B.Evaluasi Materi A.. 34. Tekanan osmotik larutan ini dalam mmHg adalah . 1. Zn sebagai anode D..0 C.. E°= 2. dua di kanan B. X+ siap direduksi B.14 V E. empat di kanan 9.50 faraday 1.00 faraday 4. Zn sebagai katode. Ni sebagai anode C.. 5.760 Di antara larutan berikut yang memiliki titik beku paling rendah jika diketahui molalitas larutan sama.1 m B. adalah . Pernyataan berikut tentang elektrolisis lelehan NaCl yang tidak tepat adalah .. B.. 24. Zn sebagai anode B. 3 Δ T NaCl A.. Cu sebagai katode..80 V E° = 1. C6H12O6 C. Δ T Na2SO4 = Δ T Na3PO4 3 Sifat-sifat berikut bukan merupakan sifat koligatif larutan adalah . A. –0. 7. NiCl2 E. A. CuSO4 0... kenaikan titik didih C. Diketahui sel elektrokimia berikut: H+ | H2 || Ag+ | Ag Zn | Zn || Ag | Ag Zn2+ | Zn || Sn2+ | Sn 2+ + 3. A. semua teknik si atas cocok Larutan 0..10 A dilewatkan melalui larutan tembaga(II) sulfat selama 10 menit. Ni. 2... 2. Potensial sel galvani paling besar akan diperoleh jika . produk yang dihasilkan tidak stabil dibandingkan pereaksi 13.62 V Berapa nilai E° untuk setengah sel: Sn2+(aq) + 2e– → Sn(s) A.. 0. penurunan tekanan uap jenuh Elektrolisis suatu larutan NaCl di katode terbentuk gas sebanyak 11. 39... X siap dioksidasi 10. tiga di kanan D. Diketahui setengah reaksi: X+ + e– → X(s). jumlah elektron yang ditambahkan . Pernyataan berikut yang benar adalah . H2 dihasilkan dari H2O C. X zat pengoksidasi yang baik E. 0.. glukosa 0. Pada penyetaraan setengah reaksi: S 2 O 32– → S.76 V. merupakan reaksi redoks E.62 V C.5 E.1 m D. dua di kiri C.34 V.. 18. Cu sebagai anode E. –0.1 m E. 19. kenaikan titik didih D. A. E. Δ T Na2SO4 = Δ T NaCl 3 2 E. A.000 g air dan dididihkan. Cu sebagai katode..0 6. Zn berturut-turut 0..7 V 12. X+ zat pereduksi yang jelek D.174 V. A. Arus listrik sebesar 0. NiCl2 0. Pernyataan yang benar jika kenaikan titik didih ketiga larutan tersebut dibandingkan terhadap larutan Na 2SO 4 dengan konsentrasi yang sama adalah . 0.1 m C. NH4NO3 0. Ni sebagai katode. 0. CuSO4 Salah satu teknik pengukuran berikut yang cocok untuk mengukur berat molekul oksihemogoblin. penurunan titik beku larutan D..8 D. 4.25 faraday 0.1 mol glukosa NaCl. Δ T Na2SO4 = Δ T Na3PO4 3 1 C..0245 D.. A.14 V D. A. NH 4NO 3 B.56 V E° = 0..25 V.. –0.. Larutan yang memiliki titik beku paling rendah adalah . 0. satu mol H2 dihasilkan dari setiap mol Cl2 yang diproduksi D. penurunan tekanan uap B. sukrosa 0. 8. penurunan titik beku C. Ni sebagai katode.00 faraday Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. Akhir Tahun A. 60. empat di kiri E. logam Na merupakan hasil akhir B. Potensial reduksi standar Cu.2 dm3. tekanan osmotik E. dan Na3PO4 masingmasing dilarutkan dalam 1. Jumlah tembaga (mg) yang diendapkan pada katode adalah .

klorin D.. penguapan C. nitrogen B.. NH3. NaCl.. merupakan unsur yang sangat reaktif B.. warna nyala C. natrium 22. HBr. titik didih B.. CO2 19. Dalam keadaan bebas di alam. sifat padat.. metana C... Jika atom unsur memancarkan satu partikel alfa. A.. NaCl. A... HI. Cr. A. Xe digunakan luas untuk senyawa organologam E. Xe membentuk senyawa dengan beberapa unsur elektronegatif 15.. B. bereaksi dengan asam klorida membentuk endapan putih aluminium klorida D. Na D. Pembuatan gas amonia di laboratorium dapat dilakukan dengan cara .. A. Pernyataan berikut yang menunjukkan reaksi aluminium hidroksida adalah . C.. kecuali . kamar timbal E. HCl. Urutan senyawa-senyawa hidrogen halida dengan titik didih menurun adalah . HCl. memanaskan amonium nitrat B. daya pereduksi E. HF E. nomor atom 23. elektrolisis B.. HF.. astatin E. lunak.. E. ionnya bermuatan positif satu E. larut dalam natrium hidroksida cair membentuk larutan natrium aluminat 21.. NaCl D. SnCl4 B. kamar timbal 27. A. daya pengoksidasi D. Cr. rubidium B. A. NaHCO3. HI... Bahan baku pembuatan Na 2CO 3 melalui proses solvay adalah . Cr B.. A. CO2 C.. HCl. Frash 24.. mudah bereaksi dengan air C. A. Stainles steel merupakan campuran antara logam .. dibuat dengan cara elektrolisis leburan garamnya D. HBr.. larutan oksidanya mengubah lakmus merah menjadi biru D. dan mudah diiris B. kontak D.. Ni 29. HF.. Fe. A. Berikut ini yang merupakan sifat fisis suatu unsur adalah . Fungsi cahaya dalam reaksi ini adalah . Di antara tetraklorida berikut yang tidak mudah dihidrolisis oleh air adalah .. amonia E.. Fe.. Fe. CO2. besi C. arang D. Logam natrium adalah reduktor kuat. Hidrogenasi C.. HI. berasap dengan hadirnya asam klorida sebab terbentuk aluminium klorida yang meruah C. Reaksi antara klorin dan metana dilakukam dengan bantuan cahaya. GeCl4 25. kemudian memancarkan satu partikel beta maka akan dihasilkan . SiCl4 E.. selenium C. memanaskan amonium klorida C. A... Cu. 234 92 234 90 232 90 U U U D. HCl.. Salah satu kegunaan unsur sebagai pupuk diperoleh dari . bereaksi dengan natrium hidroksida cair membentuk endapan putih natrium aluminat E. Xe tidak dapat membentuk senyawa B. helium B.. PbCl4 C. memanaskan campuran amonium sulfat dan kalsium oksida D.. A.. elektrolisis larutan amonium klorida 26. NaCl. Hasil percobaan yang mendukung ungkapan itu adalah . Haber-Bosch D. Ostwald B. Sifat-sifat berikut yang bukan merupakan sifat logam alkali adalah ... CCl4 D.. A. nikel 28. mengalirkan gas hidrogen ke dalam nitrogen cair E. HCl C. HF. Pembuatan asam nitrat secara komersial dilakukan melalui proses . Xe memiliki energi ionisasi pertama lebih rendah dari Na D. Xe2 C. A. belerang E.. bereaksi dengan asam sulfat membentuk endapan putih aluminium sulfat B. HBr. HBr. senyawanya mudah larut dalam air 18. Pernyataan berikut yang tepat untuk unsur Xe adalah .. Ni E.14. Xe berada dalam bentuk molekul diatom. 176 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Ni... sifat basanya sangat kuat E. Na C.. aluminium D. Teknik yang digunakan untuk memperoleh belerang dari alam adalah melalui proses . HF 16. Fe. NaOH. freon 20. A. Fe.. HI. gas-gas di bawah ini adalah sebagai molekul. A... Salah satu unsur transisi adalah . Frasch E.. CO B. HI B. garam natrium mudah larut dalam air 17. 234 91 232 91 U U 30. terdapat dalam keadaan bebas di alam C.. Cu. NaOH. A. NH3 E. NH3. HBr D.

A. Polivinilklorida adalah plastik hasil polimerisasi dari . I dari yang paling aktif dan jelaskan. klor dengan adanya katalis FeCl3 35. Senyawa tersebut menghasilkan senyawa x. keton C. PVC D. dapat dipakai sebagai pelarut C. CH3CH2CHO C. H2C = CCl2 B. Kf air = 1. Cl2C = CCl2 38. Pereaksi berikut yang dapat mengubah benzen menjadi metil benzen adalah .. ClHC = CCl2 C. 9. 2-metil-3-pentanol 34. 2-pentanol D... Perlakuan berikut yang tidak dapat diterapkan untuk membedakan alkohol dan eter adalah . Berapakah tekanan minimum yang harus diterapkan pada 25 °C untuk memurnikan air laut dengan teknik osmosis balik? Tuliskan notasi sel untuk sel volta dengan setengah reaksi berikut: Cd(s) → Cd2+(aq) + 2 e– Pb2+(aq) + 2 e– → Pb(s) 6. 3. eter. 3-pentanol E.. C2F6 39. umumnya berbau harum D. menguraikan molekul klorin menjadi ionionnya C. 1. kecuali .. ester. dan H2O dalam larutan HI berlebih. Tuliskanlah rumus struktur untuk molekul trigliserida yang mengandung asam lemak jenuh berikut: 2 molekul C 12H 5COOH dan 1 molekul C17H35COONa. sakarosa D.. A. penentuan rumus molekul 32. Cl. kecuali . laktosa B. A. keton... Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.. 36. eter. Senyawa yang bukan merupakan alkohol sekunder adalah . selulosa C. C2H5F C. terdapat pada buah-buahan B. SOCl2 D. Asam propanoat dapat dibuat dengan cara mengoksidasi . Rumus molekul yang memiliki lebih dari satu isomer struktur adalah . A. C2H4F2 B. amilum E. H2C = CHCl E. nilon A. CH3CH(OH)CH3 B. Suatu senyawa dengan rumus molekul C 4H 10 O tidak bereaksi dengan logam Na.512 °C/m. Evaluasi Materi Akhir Tahun 177 . 5. F. Urutkanlah kereaktifan dari unsur-unsur halogen berikut: Br. 3-meti-3-pentanol C. Semua polimer berikut dibuat melalui polimerisasi adisi... 3-metil-2-pntanol B. 7. diperoleh dari reaksi antara asam karboksilat dan alkohol 40..5 M NaCl. ester. ClHC = CHCl D. A. kelarutan dalam air B. C 2H 6 E.. A. reaksi dengan PCl3 E... 4.. dapat dipakai sebagai esens buatan E.5 A. Berapakah titik didih dan titik beku larutan 0. polietilen B.86 °C/m) Air laut mengandung sekitar 0. menguraikan ikatan C – H dalam metana E. menghilangkan uap air 31. A. eter D. y.. Jika dihidrolisis senyawa tersebut menghasilkan 2-propanol. reaksi dengan logam natrium D. C3H8O3 dalam 20 g air? (Kb air = 0. Tuliskanlah perbedaan sifat-sifat fisik dari aluminium dan besi.. CH3CH2OH E.menguraikan molekul klorin menjadi atomatomnya B. glikogen 37. Senyawa organik: =O 1) CH3—C—CH2—CH3 2) CH3—CH2—O—CH2—CH3 O = 3) CH3—C—O—CH2—CH3 berturut-turut termasuk: A.152 gram gliserol. A. HCl pekat C. Jelaskanlah perbedaan antara reaksi fisi dan reaksi fusi beserta contohnya. eter. CH3COOH3 D. Polisakarida yang menyusun dinding sel tanaman adalah .. Hitunglah massa setiap produk yang dihasilkan dari elektrolisis larutan LiBr selama 1 jam dengan arus 2. keton. reaksi esterifikasi C. air klor B.. ester.. karet buatan C. Berikut ini merupakan sifat-sifat senyawa ester. Perkirakanlah senyawa tersebut. memanaskan campuran D.. C 2H 2 D. Berapakah massa atom boron yang memiliki dua isotop yang stabil 10B (19%) dan 11B (81%)? 8. A. polipropilen E. ester B. metilklorida dengan adanya katalis AlCl3 E. 10. keton B... ester E. CH2(OH)CH2CH2(OH) 33. eter... 2.. keton.

3.3 1. a. Fe2+(aq) + 2 OH–(aq) l Fe(OH)2(s) 4 Fe(OH)2(s) + O2(g) + 2 H2O(l) l 4 Fe(OH)3(s) Soal Penguasaan Materi 2. 19.Apendiks 1 Kunci Jawaban Bab 1 Soal Penguasaan Materi 1. CuSo4 3+ SnCl2 AgCl Soal Penguasaan Materi 1. 3. A – A’ b. Bab 2 Soal Penguasaan Materi 2. 11. 2. 14. 4. Evaluasi Materi Bab 2 A.1 m Soal Penguasaan Materi 2.64 V 0. E D C B C C C E A A 21. 1. 13. 19. 4. 20. 2 MnO4-(aq) + 16 H+(aq) + 5 SO32-(aq) + 5 H2O(l) l 2 Mn2+(aq) + 8 H2O(l) + 5 SO42-(aq) + 10 H+(aq) 4 Cu(s) + 2 NO3–(aq) + 10 H+(aq) l 4 Cu2+(aq) + N2O(g) + 5 H2O(l) 22 MnO4 (aq) + 3 C2O4 (aq) + 2 H2O(l) l 2 MnO2(s) + 6 CO32-(aq) + 4 H+(aq) Cr2O72-(aq) + 6 Fe2+(aq) + 14 H+(aq) l 2 Cr3+(aq) + 6 Fe3+(aq) + 7 H2O(l) 3.3 1. 2. 23. 13. a. dibandingkan dengan tekanan uap jenuh pelarut murni. 18. 18. 7. 4. 3. elektrolit yang digunakan adalah campuran MnO2.92 atm ZnSo4 3. 3. 5. 7. 10. 2. 8. 1. Mg(s) + Sn2+ l Mg2+(aq) + Sn(s) Esel = 2. d.3 atm 2. Cu(s) + 2 Ag+(aq) l Cu2+(aq) + 2 Ag(s) Esel = 0. 6. 2. 27.215 g/mol 100. 1. 4. 2 Al(s) + 3 Ni2+(aq) l 2 Al3+(aq) + 3 Ni(s) Esel = 1. 9. a.2 1.59 Pilihan ganda D D C B E D D D C D Esai 30 mmHg 118. X = padat. 6. 16. Kemudian. B – B’ c. 4. a. 35. 2. Pilihan ganda E B E B B C B D D A Esai 2.49 mm Hg 100.46 V c. 17. 4.1 Tf = -0.1 1.46 V K = 2 H2O + 2 e– → H2 + 2 OH– A = 2 I– → I2 + 2 e– c.2 V 2. b. 0. 15. G–H d. 16. Y = gas.2 Dengan cara melarutkan suatu zat terlarut dan mengukur tekanan uapnya. 20. 5. anode : Al(s) l Al (aq) + 3 e katode : Ni2+(aq) + 2 e l Ni(s) a. 11.204 °C 4. 8. agar es balok tersebut mengalami penurunan titik beku sehingga cepat mencair. 12.1 1. 30. Z = cair Tujuan penjual menaruh atau menambahkan garam dapur pada es balok. 1.42 V b. NH4Cl. Besi teroksidasi oleh O2 dan air yang terdapat di udara bebas. 1. 26. 9. Untuk mempertahankan kenetralan medium elektrolit. 1. 12. + – + – Zn Cu Sn Ag Soal Penguasaan Materi 1. 16. 28.7 g Batu baterai tersusun atas seng dan batang karbon. 2. 1. sedikit air.4 m 2.78 V 1. Karena es balok berubah wujud menjadi zat cair maka proses pendinginan cetakan es potong dapat berlangsung secara merata. E E D A A C C E B A Soal Tantangan a. 17. b. c. 14. 2. 2. Ketika kutub positif dihubungkan dengan kutub negatif akan terjadi reaksi oksidasi: a.6 20 g 12. E B D A C D D B A C 5.64 V 2. B. 29.7 atm Evaluasi Materi Bab 1 A. 24. 2. 4. 15. 25. 15. K = Na+ + e → Na A = 2 Cl → Cl2 + 2 e– 18. Cara mencegah korosi adalah dengan pelapisan cat antikarat atau logam lain yang lebih tahan karat. 3. 5. B. B = 0.22 V Penghantar yang mengeluarkan atau mengumpulkan elektron dalam suatu sel. Soal Tantangan 178 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan kadang ditambahkan ZnCl 2 . 10. 22.

Di alam mineral tembaga umumnya ditemukan bersama emas dan perak. d. 23. Soal Penguasaan Materi 3. 2. dll. 10. seperti bom atom. Caranya dengan mengoksidasikannya dengan oksigen. dan perak Nonlogam : oksigen. 14. Mo. krom. 6. Sehingga ketika terjadi pemanasan akan terbentuk endapan magnesium karbonat dan kalsium karbonat. 20. • Air sadah tetap mengandung ion sulfat. 7. • Reaksi berantai terkendali dapat dimnafaatkkan sebagai pembangkit listrik (PLTN). 7. 22. 3. dll • tembaga : kabel.2% b. Industri metalurgi melalui tiga tahapan. Pemurnian bauksit untuk memperoleh alumina murni. Soal Tantangan 1. Logam : besi.4 1. Udara yang mengandung 21% oksigen dan 78% nitrogen didinginkan hingga suhu –200 °C. c. nitrat. 7. Ketika itu pula aliran e– pada batang karbon tidak berlangsung sehingga batu baterai tidak dapat digunakan lagi. sifat reduktor berkurang dan oksidator bertambah 9. dan pemurnian. Esai Oksidasi: Ag(s) → Ag+(aq) + e– Tetap. 4. serta pengotor lain dibuat dengan cara membuat terak. pembungkus.2 1. sifat asam bertambah c. yaitu proses pengolahan bahan-bahan alam menjadi logam. 21. P. 8. 12.3 3. 1. Oksigen : pembakaran dan metabolisme tubuh Karbon : obat sakit perut • besi : rangka bangunan. 4. Dengan cara meluruh Partikel B . B C C C A 3. • Air sadah : air yang mengandung ion Ca dan atau ion Mg. dan karbon Hematit (Fe2O3) Magnetit (Fe3O4) Siderit (FeCo3) Pirit (FeS) Beril. 1. a. bahan pembuat pesawat terbang. 16. D D E A B E D E C D 21.8 °C.1 1. Peleburan alumina menggunakan sel elektrolisis Dengan cara titrasi asam basa. Evaluasi Materi Bab 3 A. Dibedakan dari warna nyala yang dihasilkannya. 19. 2. Besi. seperti Cr. dan W sesuai dengan jenis baja yang diinginkan. a. reaksinya: Ca(HCO3)2 → CaCO3 + CO2 + H2O Mg(HCO3)2 → MgCO3 + CO2 + H2O CaCO3 dan MgCO3 yang terbentuk akan membentuk kerak pada ketel yang digunakan. peralatan elektronik Pengolahan aluminium terdiri atas 2 tahap: a. 2. 9. klorida. peternakan. 2. Menurunkan titik didih Al. b.Zn → Zn2+ + 2 e– Elektron yang dihasilkan akan mengalir melalui batang karbon + dan mereduksi MnO2 dan NH4 menjadi Mn2O3 dan NH3. 13. 2. Soal Penguasaan Materi 3. dan arkeologi. radiasi yang dipancarkan berbahaya bagi makhluk hidup.1 1. sifat logam berkurang dan nonlogam bertambah b. 2. Apendiks 1 179 . Soal Penguasaan Materi 3. Mn. 17.dan H a. rangka jembatan. Anode = Ag dan katode = Cu Reduksi: Ag+(aq) + e– → Ag(s) B. 25. Kemudian. Pelapisan tembaga dengan perak. Si. 6. 18. kadar karbon dalam besi gubal diturunkan dari 3–4% menjadi 0–1. Ni. Bab 3 Soal Penguasaan Materi 3. 15. • alumunium : peralatan dapur.5%. Untuk mendapatkan gas oksigen dalam jumlah banyak dapat dilakukan dengan cara destilasi bertingkat udara cair. oksigen cair akan menguap sehingga dapat dipisahkan dari gas lainnya. 2. 4. a. 10 5 B+ 4. 35% Pilihan ganda C D C A C C D C E D 11. dan nikel 10. Mn. Karena pada saat memasak masakan yang mengandung air.5 hari 1 0 4 n→ 7 Li +2 α 3 Soal Penguasaan Materi 4. 3. Kemudian secara berangsur-angsur udara dipanaskan. Dapat mempercepat pembelahan sel tubuh. Terakhir.12 ton 8. 5. Tembaga dan timah c. Bab 4 Soal Penguasaan Materi 4. nitrogen. 1. C . Logam-logam diperoleh atau dibuat dengan cara metalurgi. Semakin lama digunakan maka campuran Mn2O3 dan NH4Cl akan semakin berkurang yang akhirnya habis. 1. 2. Selain itu. rangka kendaraan.V. 3. 5. Baja dapat dibuat dengan cara peleburan ulang besi gubal. 2. 4. Dengan pemanasan. 2. Mula-mula. nitrogen akan menguap dan selanjutnya dipisahkan. Pada suhu –195. • Air sadah sementara mengandung ion berkarbonat dan kesadahannya dapat dihilangkan dengan pemanasan.2 Di bidang kesehatan. Karena dalam satu golongan unsur memiliki nomor atom paling besar. Sepanjang periode ke-3 dari kiri ke kanan a. peleburan. 3. yaitu pemekatan bijih. 6. Menimbulkan boiler scale pada pipa-pipa air. 5. 3. air tersebut kemungkinan mengandung garam bikarbonat dari magnesium dan kalsium. Unsur-unsur golongan alkali tanah berwujud padat pada suhu kamar karena memiliki titik leleh lebih tinggi dari suhu kamar. b. kriolit Gas nitrogen merupakan komponen terbesar penyusun udara. ke dalam terak ditambahkan logam. • Reaksi berantai yang tak terkendali sangat berbahaya karena mampu menghasilkan energi yang sangat besar. 24. 1. Karena mudah berkarat. Pada suhu –183 °C. Dalam satu periode dari kiri ke kanan sifat asam bertambah dan sifat basa berkurang. aluminium. Dengan cara pengendapan.

b. 24. CH —CH —CH —C—CH 3 2 2 3 — — — — O H CH3—CH2—C—C—H CH3 O — — I 180 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII — O H d. d. 4.2 1. 15. 6. b.Evaluasi Materi Bab 4 A. Radioisotop Na-24 ini dapat memancarkan sinar gama yang bisa dideteksi dengan menggunakan alat pencacah radioisotop Geiger Counter. 1. 1-pentanol metoksi pentana 2-metil-3-heksanon asm 3-etil-heksanoat 3-etil-2-metil-heksanal etil-pentanoat etil butil eter etil propil keton asam 2-metil-butirat 2-metil-3-etil-pentanal etil valerat — — X= X → 10. B. 12. Pilihan ganda D B C A D D A A C D Esai a. B E C E E C C B B D 21. e. Kemudian. D E D A B C 2H 5 e. 16. 23. 17. dan lain-lain. reaksi inti berlangsung terkendali di dalam suatu reaktor nuklir. Intensitas radiasi yang berlebih menunjukkan adanya kebocoran.42 g 22. b. 2. a. 19. 2. Untuk mendeteksi kebocoran pada pipa-pipa yang ditanam di dalam tanah. garam yang mengandung radioisotop Na-24 dilarutkan ke dalam air. 4. permukaan tanah di atas pipa air diperiksa dengan Geiger Counter. 4. Menentukan debit air sungai. 6. Pada PLTN sumber energi untuk menghasilkan listrik adalah unsur radioisotop. b. 8. b. b. B. sedangkan satunya berikatan tunggal dengan atom karbon.4 L 90 40 5. 15. 18. 10. energi ini digunakan untuk memanaskan air sehingga terbentuk uap. Ketika radioisotop mengalami reaksi inti akan dihasilkan energi yang sangat besar. 13. CH —CH —C—CH —OH 3 2 2 b. e. a. CH3—CH2—CH2—CH2—C—CH2—C—OH CH3 — — CH3 . 1. Perbedaan : substitusi alkohol oleh gugus –OH. 9. a. C B D A D 3. 9. b. Senyawa keton memiliki gugus karbonil yang tidak mengikat atom H.65 0. 14. b. 2. 8. 1. 25. Untuk karboksilat satu atom oksigen berikatan ganda dengan atom karbon. c. 5. a. d. 2. 7. f. Zr → 86 90 39 X+ 226 88 0 −1 β 4 2 222 Rn → X+ α Al + X → 4 2 1 0 30 15 1 P+ 0 n Bab 5 Soal Penguasaan Materi 5. 3. 14. Atom oksigen berikatan tunggal dengan atom karbon berikat juga dengan atom hidrogen. c. 2. 1. 11.1 1. a. 5. Zr → Pn → 90 41 Nb 218 84 222 86 Po + 24α 3. Kemudian. 3. 4m 0. 13. 12. Soal Tantangan Soal Penguasaan Materi 5. CH3 3. f. CH3—(CH2)2—C—O—CH3 H g. haloalkana oleh –X. 2.65 °C Katode : Ni2+(aq) + 2 e– l Ni(s) Anode : 2 H2O(l) l 4 H+ + O2(g) + 4 e– 117. 4. 14 BrO3–(aq) + 4 H+(aq) + 5 N2H4(g) l 14 Br–(aq) + 12 H2O(l) + 10 NO3–(aq) 6 Fe2+(aq) + Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) l 6 Fe3+(aq) + 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) 0. Pada PLTN. 1. Persamaan : alkohol dan haloalkana mensubtitusi satu atom H dari alkana. CH3 CH3 —CH2 —O —CH2 —CH3 O H CH3—CH—C—C—C6H13 — — — — Evaluasi Materi Semester 1 A. uap ini digunakan untuk menggerakkan turbin.52 tahun 238 92 X 1 1 U + 2X → X + 30n 239 94 90 40 X → X → 239 94 Pu + -1 B 0 a. studi geothermal. 3. 10. c. 5. 22. c. Pergerakan turbin merupakan energi mekanik yang dapat memberi kemampuan generator untuk mengubah energi tersebut menjadi energi listrik. Pilihan ganda C B E B D D D B A E Esai 27 13 2. 20. 7. biasanya digunakan radioisotop Na-24 dalam bentuk garam NaCl atau Na2CO3. Untuk mendeteksi kebocoran pipa air.067 11. sedangkan untuk ester berikatan dengan gugus alkil. c. a.

9. b. CH3—CH2—CH2—CH2—C—OH H HO—C—CH2—C—CH3 — — — O CH3—C—CH3 ” CH3—CH2—CH O 3. 1. 14. a. 2-metil-2-propanol 1-pentanal. 15.3 1. O CH3—C—CH2 — CH O H CH3—CH2—C—CH — — — — — — CH3 CH3 CH3—CH—O—CH3 CH3 — b. CH3 — H HO—C—C—CH2—CH3 — — O CH3 CH3 — C— C —CH3 O CH3 CH3 b. 17. 2. 8. b. 12. Soal Penguasaan Materi 5. 24. — CH3—CH2—CH2—CH2—CH2—CH O H CH3—CH2—CH2—C—CH — — Evaluasi Materi Bab 5 A. 7. 22. 1. 3.4 1. 2.5. d. c.4-butanadiol asam 3-bromo-3.5-trimetil heksanoat isomer struktur: CH3—CH2—O—CH2—CH3 CH3—O—CH2—CH2—CH3 — 2. a. 10.2-dimetil-1-propanal asam-propanoat CH3 — CH H CH3—CH—C—CH3 OH OH — — O O — — CH3—CH2—O—CH2—CH3 ” CH3—CH2—O—C—CH3 H O O Apendiks 1 181 . 2. A B C D B C A A A C 21. a. 2-metil-2-butanol butanol metil butanoat — H CH3—C—CH2—CH2—OH CH3 — — — OH H CH3—CH2—C—CH2—OH CH3 — H CH3—CH2—C—CH2—CH3 OH Soal Penguasaan Materi 5. 23. c. dan antiseptik. 2. Zat aditif pada makanan dan pengawet makanan atau minuman. 20. 19. b. 5. 1-butanol. a. Isomer gugus fungsi: OH CH2 CH3 — — — — O HO—C—CH2—CH3 ” H2O—O—C—CH3 — — c. 6. 4. 2-metil-1-propanol. B B C D C — CH3 O H CH3—C—CH2—CH2—CH CH3 — — — — — — — CH3 CH3 O H CH3—CH —C—CH — — — — CH3—CH2—C — CH — O H CH3—CH2—C—CH2—CH CH3 CH3 O — — CH3 CH3 — — 2. 18. B. a.Soal Penguasaan Materi 5.5 O 1. c. 11. bahan campuran bahan bakar. 13. 16. CH3—CH2—CH2—CH2—CH2—OH H CH3—CH2—CH2—C—CH3 — 3. 25. Aldehid akan memberikan endapan merah dengan pereaksi fehling dan membuat cermin perak dengan pereaksi Tollen’s sedangkan keton tidak menunjukkan reaksi terhadap pereaksi fehling dan Tollen’s. (asam propanoat dan etanol) Sebagai pelarut. Pilihan ganda E C B B B C D C A E Esai a. Benzaldehilda etil 3-metil-butanoat 2-bromo-1. Ester terbentuk melalui esterifikasi dari reaksi antara alkohol dan asam karboksilat dalam suasana asam. c. Aldehid dan keton diindentifikasi dengan pereaksi fehling dan Tollen’s. b.

3. a. a. a.1 1. 2. 2. b. 1) I. Bromobenzena Etil benzena Nitrobenzena o-dibromobenzena m-dinitrobenzena Cl 2. 4. b. 9. 2.getah karet. B C A E B 5. 1. 1. sedangkan polimer buatan dibuat di laboratorium dengan cara sintesis. 1. tahap 1 = Cl2 tahap 2 = KCN tahap 3 = H2SO4 b. IV. Mengakibatkan gangguan pencernaan pada lambung. 1. 2. 3. b. V. c. dan VI 2) X C2H4(g) + 3 O2(g) → 3 CO2(g) + 2 H2O(l) 1) Etena dan klorin 2) Bromoetana 1. Pilihan ganda A B C B A A A D A B Esai Bromobenzena + asam bromida Digunakan sebagai pestisida dan pembuatan fenol. PVC. O Parasetamol sering digunakan sebagai C CH obat sakit kepala.1 NO2 b. Polimer alami dapat ditemukan di alam. 4. 5. Bab 7 Soal Penguasaan Materi 7. CH3—CH2—CH2—C—CH O e. B. nilon. b. Dengan mengukur panjang ikatan di setiap atom C–C yaitu 140 pm. m-dinitrobenzena NO2 Titik didih dipengaruhi rantai alkana dan gugus halogen yang terikat.2 Cl NO2 Soal Penguasaan Materi 6. III. 3. 12. Wujud klorometana. metil benzoat R—C asam benzoat + metanol → metil benzoat + air H2O Soal Tantangan 1. 6. dan kloroetana berwujud gas karena titik didihnya di bawah 25 °C sedangkan bromoetana. 15. tahap 1 = reaksi halogenasi tahap 2 = reaksi subtitusi tahap 3 = hidrolisis tahap 4 = reduksi Karena DDT dapat menyebabkan pencemaran air dan tanah. d. a. CH3COOH + CH3OH → CH3COOCH3 + H2O OR' Soal Tantangan 1. a. 13. c. b. a. e. semakin panjang rantai alkana titik didihnya semakin tinggi dan semakin besar Mr halogen yang terikat maka senyawa yang terbentuk akan semakin sukar menguap. b. NH 3 n ⎡ ⎡ ⎡ ⎡ →– – ⎢C – C⎢ ⎢ C = C ⎢ ⎯⎯ ⎣ ⎣ ⎣ n ⎣ alkena polialkena – – – – HO 182 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – – – .O d. iodometana. 8. 2. Soal Penguasaan Materi 7. c. karbohidrat. Struktur benzena pada 1865 hanya berupa cincin heksagonal dengan ikatan tunggal. bromometana. Bab 6 Soal Penguasaan Materi 6. I Br 11. teflon. 10.2-etanadiol Bromoetana I Br 4. 3. 2. bersifat karsinogen dan hanya tanaman yang terkena DDT lama-kelamaan akan mengalami mutasi sehingga tahan terhadap DDT. lemak.2 1. 7. Soal Penguasaan Materi 6. dan iodoetana berwujud cair karena titik didihnya diatas 25 °C NO2 5. a. d.3 1. c. 14. 2. f. Protein. RC OH H CH3—CH2—CH2—C—CH Br Pelarut organik Zat anestetik Pengawet organisme yang sudah mati O + R'OH → RC OR' O + H2O O Cl—C—CH3 O Evaluasi Materi Bab 6 A. a.

diantaranya: a. berarti gugus fungsional digolongkan sebagai golongan ketosa. 13. sedangkan protein merupakan gabungan dari asam amino. salah satunya karena pengaruh suhu. lemak berwujud padat.5 Soal Penguasaan Materi 7. seperti H2O. PVC. 10. — H3N—CH—C—NH—CH2—C—OH CH3 — — — — — — H O O — — 4. minyak sawit juga memiliki banyak kebaikan. 3. Lemak pada suhu kamar berwujud padat. 1. yaitu HDL dan mengurangi kolesterol LDL c. 3. berarti monosakaridanya digolongkan ke dalam golongan aldosa. Pilihan ganda B B D E C B D A E D Esai Pada reaksi polimerisasi adisi.. 12. 6. Mengurangi kecenderungan darah untuk membeku e. Sehingga kurang baik memasak seperti itu karena kandungan proteinnya sudah rusak. 14. 14. A C B D C A B D D C 21..3 5. Minyak kelapa mengandung lemak jenuh dan minyak sawit mengandung lemak tak jenuh. E D D C E B. maka protein yang terdapat pada telur akan mengalami denaturasi. Telur mengandung banyak protein yang tersusun atas berbagai asam amino. ⎯⎯ → Evaluasi Materi Bab 7 A. 8. 3. Polimer alami : protein. monomernya mengandung gugus fungsi dan dihasilkannya produk samping. 25. Dapat meningkatkan kadar kolesterol yang bermanfaat. monomernya merupakan senyawa alkena. 13. Esai Lemak dan minyak dapat dibedakan dari wujudnya. polipropena. 5. 1. getah karet Polimer buatan : teflon. 4. Pada suhu kamar. 1. 12. nilon 11. Pilihan ganda E B B D A C B E D C 11. Polisakarida: tediri atas lebih dari dua unit sakarida. dan CH3COOH. Jika telur tersebut dimasak terlalu matang. 3. 18.. 4. Monosakarida dapat dikelompokkan berdasarkan letak gugus karbonilnya. maka larut dalam pelarut nonpolar seperti kloroform Karena asam lemak tak jenuh tidak akan meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. 1. jika dibakar dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti kanker. 8. yang lebih baik digunakan adalah minyak sawit. 5. HCl. 1. Plastik sulit diuraikan mikroorganisme sehingga merusak sifat tanah. 15. 19. CH2OH H H OH OH H OH O H O H CH2OH H OH — CH3 (CH2)4 NH2 — Soal Penguasaan Materi 7. Jika gugus karbonil terletak di antara alkil. Apendiks 1 183 . NH3. 1. Lemak dan minyak bersifat nonpolar. 2. 7. 17. Selain itu. — — [gabungan gugus fungsi–M–M . 9. 1. 9. 7. 22. Dilihat dari letak gugus karbonitnya yaitu aldosa dan ketosa Monosakarida Asam amino adalah unit terkecil dari protein. E C B D A O H3N—CH—C—NH—CH2—C—NH—CH—C—OH O OH H CH2OH Ikatan glikosida Soal Tantangan 1. 23. yaitu hidrokarbon takjenuh yang berikatan rangkap dua. 2. Dipeptida : analgisin Tripeptida : glisin alanil fenilabanin Polipeptida : hemoglobin Dengan uji biuret atau xantoprotein. 24.2. O O — Soal Penguasaan Materi 7. sedangkan minyak berwujud cair. Merupakan sumber vitamen E d.6 1.M = polimer 3. 15. Pada reaksi polimerisasi kondensasi. Jadi. 2. 6.. 16. gugus fungsi–M–gugus fungsi + gugus fungsi–M–gugus fungsi M = monomer 3. 2. Kaya dengan beta-karoten Evaluasi Materi Semester 2 A. yaitu proses perusakan struktur protein. maka terdapat suhu optimum agar reaksi yang berlangsung cukup baik yaitu sekitar 60–70 °C. 20. Jika protein itu mengalami suatu reaksi. Disakarida: terdiri atas dua unit sakarida. B. Polietena sebagai • bahan pembungkus • polivinilklorida sebagai bahan pipa pralon • nilon sebagai bahan pakaian 2. teflon Monosakarida: terdiri atas satu unit sakarida. >70 °C. 2. 2. Jika letak gugus karbonil di ujung. Dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah b. M–M–gabungan gugus fungsi] + produk samping M. 3. 10.4 Soal Penguasaan Materi 7. sedangkan minyak berwujud cair. 2.

B 32. B 40. toluena sukrosa + air → fruktosa + glukosa maltosa + air → glukosa + glukosa laktosa + air → galaktosa + glukosa C 3H6 O O B. 3. 10. 17. kurang kuat. 2. 6. asam benzoat b. 22. 5. 10. a. 19. mainan anak-anak. selang plastik. 30. 24. 20. 4. berat. B 33. E 37. 23.81 8. 25. 12. 28.65 g 5. D 38. nitrobenzena c. metil isopropil 10. Polietena/Polietilena (PE) digunakan untuk kantung plastik. Tb = 100. 14.042 °C Tf = –0. Contoh : 2 H + 3 H → 4 He + 1 N Reaksi fisi : penguraian suatu radioisotop berat (NA > 83) akibat penambahan partikel menjadi dua unsur yang lebih ringan. dan kulit kabel listrik. 27. 9. 26. Alumunium : lembek. — — Pilihan ganda B B B C A A C D B A 11. 0. Cl. O . Esai CH3—CH2—CH 5. Reaksi fusi : reaksi antara dua inti atom ringan (NA < 5) yang bergabung menjadi inti yang lebih besar.2.436 atm 3. 15. furniture. D E D A C A C C D B 31. D H2C—O—C—C17H34COONa 184 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII — — HC—O—C—C12H24COOH O — — H2C—O—C—C12H24COOH O — — 9. E 34. D 39. pipa paralon. Cd(s)/Cd2+(aq) || Pb2+( aq)| Pb(s) 4. 8. 7. piringan hitam. I 6. — — CH3—C—CH3 O : dimetil keton : propanal Kegunaan plastik di antaranya: Polietilentereftalat (PET) digunakan untuk kemasan minuman dan bahan pakaian. tahan karat karena membentuk lapisan oksidanya. 13. 1. F. 24. Contoh : 235 U + 1 N → 91 Kr + 142 Ba + 3 1 N 92 0 36 56 0 1 1 2 0 — — Evaluasi Materi Akhir Tahun A. C 36. 16. kuat dan tidak tahan karat 7. Besi : keras. pembungkus makanan dan barang. A A A E B B E C D C 21. D 35. Polivinil klorida (PVC) digunakan untuk mainan anak-anak. 29. Br. 4.148 °C 2. 18. ringan. 3. 1. dan piringan hitam.

92 (210) 137.08 (249) 12.01 140.00 (223) 157.3 152.5 4.1 132.0 (253) 19.95 74.3 (247) 9.012 209.59 197.003 164.9 1.72 72.5 (247) 167.0 10.45 52.93 63.008 Apendiks 3 185 .8 39.81 79.55 (247) 162.98 (243) 121.3 69.4 40.Apendiks 2 Tabel Unsur-Unsur Kimia Unsur (Inggris) Unsur (Indonesia) Simbol Nomor Atom Nomor Massa Actinium Alumunium Americium Antimony Argon Arsenic Astatine Barium Berkelium Beryllium Bismuth Boron Bromine Cadmium Calcium Californium Carbon Cerium Cesium Chlorine Chromium Cobalt Copper Curium Dysprosium Einsteinium Erbium Europium Fermium Fluorine Francium Gadolinium Gallium Germanium Gold Hafnium Helium Holmium Hydrogen Aktinium Alumunium Amerisium Antimon Argon Arsen Astat Barium Berkelium Berilium Bismut Boron Bromin Kadmium Kalsium Kalifornium Karbon Serium Sesium Klor Kromium Kobalt Tembaga Kurium Disprosium Einsteinium Erbium Europium Fermium Fluor Fransium Gadolinium Galium Germanium Emas Hafnium Helium Holmium Hidrogen Ac Al Am Sb Ar As At Ba Bk Be Bi B Br Cd Ca Cf C Ce Cs Cl Cr Co Cu Cm Dy Es Er Eu Fm F Fr Gd Ga Ge Au Hf He Ho H 89 13 95 51 18 33 85 56 97 4 83 5 35 48 20 98 6 58 55 17 24 27 29 96 66 99 68 63 100 9 87 64 31 32 79 72 2 67 1 (227) 26.90 112.00 58.0 178.9 35.

9 (257) 207.4 30.94 144.31 54.941 175.96 78.0 24.9 192.69 92.9 22.07 186 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .2 102.94 (256) 200.2 20.85 83.8 126.1 150.99 87.01 (253) 190.47 101.09 107.10 140.2 16.2 6.91 14.6 95.9 (147) (231) (226) (222) 186.97 195.80 138.96 28.18 (237) 58.9 85.Indium Iodine Iridium Iron Krypton Lanthanum Lawrencium Lead Lithium Lutetium Magnesium Manganese Mendelevium Mercury Molybdenum Neodymium Neon Neptunium Nickel Niobium Nitrogen Nobelium Osmium Oxygen Palladium Phosphorus Platinum Plutonium Polonium Potassium Praseodymium Promethium Protactinium Radium Radon Rhenium Rhodium Rudibium Ruthenium Samarium Scandium Selenium Silicon Silver Sodium Strontium Sulfur Indium Yodium Iridium Besi Kripton Lantanium Lawrensium Timbal Litium Lutetium Magnesium Mangan Mendelevium Air raksa Molibdenum Neodimium Neon Neptunium Nikel Niobium Nitrogen Nobelium Osmium Oksigen Paladium Fosfor Platina Plutonium Polonium Kalium Praseodimium Prometium Protaktinium Radium Radon Renium Rodium Rudibium Rutenium Samarium Skandium Selenium Silikon Perak Natrium Stronsium Belerang In I Ir Fe Kr La Lr Pb Li Lu Mg Mn Md Hg Mo Nd Ne Np Ni Nb N No Os O Pd P Pt Pu Po K Pr Pm Pa Ra Rn Re Rh Rb Ru Sm Sc Se Si Ag Na Sr S 49 53 77 26 36 57 103 82 3 71 12 25 101 80 42 60 10 93 28 41 7 102 76 8 46 15 78 94 84 19 59 61 91 88 86 75 45 37 44 62 21 34 14 47 11 38 16 114.62 32.00 106.2 55.4 44.1 (242) (210) 39.

4 232.Tantalum Technetium Tellurium Terbium Thallium Thorium Thulium Tin Titanium Tungsten Uranium Vanadium Xenon Ytterbium Yttrium Zinc Zirconium Keterangan: Tantalum Teknesium Telurium Terbium Talium Torium Tulium Timah Titanium Wolfram Uranium Vanadium Xenon Iterbium Itrium Seng Zirkonium Ta Tc Te Tb Tl Th Tm Sn Ti W U V Xe Yb Y Zn Zr 73 43 52 65 81 90 69 50 22 74 92 23 54 70 39 30 40 180.109390 × 10–31 kg 1.6 158.94 131.39 91.0 50.0820578 (L atm)/(mol K) 8.22 Sumber: Chemistry (Chang).0 88.9 118.022137 × 1023 sma NA = 6.0 168.672623 × 10–27 kg 6.88 183.626076 × 10–34 J.674929 × 10–27 kg 1.38066 × 1023 J/K 1. 2002 sifat radioaktif Tetapan dan Lambang Tetapan yang Digunakan dalam Ilmu Kimia Tetapan Lambang Besar Angka dan Satuan Satuan massa atom Bilangan Avogadro Boltzmann Muatan listrik Tetapan gas Faraday Massa elektron Massa neutron Massa proton Tetapan Planck Kecepatan rambat cahaya sma NA k e R F me mn mp h c 1 sma = 1.91 65.9 204.485799 × 104 sma 9.3 173.6021773 × 10–19 C (C = coulomb) 0.008664 sma 1.9 238.s 2.648531 C/mol → 96500 C/mol 5.007276 sma 1.9 (99) 127.31451 J/(mol K) 9.022137 × 1023/mol 1.99792458 × 108 m/s ≈ 3 × 108 m/s Apendiks 2 187 .7 47.660540 × 10–27 kg 1 g = 6.

77 +0.69 +1.49 +0.28 –0.07 +0.42 +1.01 PbO2(s) + HSO4 (aq) + 3 H (aq) + 2 e – U PbSO4(s) + 2 H2O +1.63 +1.36 –0.36 +1.34 +0.87 2– U 2 SO4 (aq) + – +2.76 –2.44 –0.40 –0.96 +0. 2001 188 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .66 –2.44 +1.46 +1.71 –2.14 –0.51 +1.07 0 –0.74 –0.80 +0.17 +0.76 –0.23 +1.Apendiks 3 Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur Setengah Reaksi E° (volt) F2(g) + 2 e– U 2 F–(aq) S2O8 (aq) + 2 e 2– – +2.92 –3.05 U Cl2(g) + 2 H2O MnO4 (aq) + 8 H (aq) + 5 e U Mn2+(aq) + 4 H2O PbO2(s) + 4 H+(aq) + 2 e– U Pb2+(aq) + 2 H2O BrO3–(aq) + 6 H+(aq) + 6 e– U Br–(aq) + 3 H2O Au3+(aq) + 3 e– U Au(s) Cl2(g) + 2 e– U 2 Cl–(aq) O2(g) + 4 H+(aq) + 4 e– U 2 H2O Br2(aq) + 2 e– U 2 Br–(aq) NO3–(aq) + 4 H+(aq) + 3 e– U NO(g) + 2 H2O Ag+(aq) + e– U Ag(s) Fe3+(aq) + e– U Fe2+(aq) I2(s) + 2 e– U 2 I–(aq) NiO2(s) + 2 H2O + 2 e– U Ni(OH)2(s) + 2 OH–(aq) Cu2+(aq) + 2 e– U Cu(s) SO42–(aq) + 4 H+(aq) + 2 e– U Ni(OH)2(s) + 2 OH–(aq) AgBr(s) + e– U Ag(s) + Br– 2 H+(aq) + 2 e– U H2(g) Sn2+(aq) + 2 e– U S n(s) Ni2+(aq) + 2 e– U Ni(s) Co2+(aq) + 2 e– U Co(s) PbSO4(s) + H+(aq) + 2 e– U Pb(s) + HSO4–(aq) Cd2+(aq) + 2 e– U Cd(s) Fe2+(aq) + 2 e– U Fe(s) Cr2+(aq) + 3 e– U Cr(s) Zn2+(aq) + 2 e– U Zn(s) 2 H2O + 2 e– U H2(g) + 2 OH–(aq) Al3+(aq) + 3 e– U Al(s) Mg2+(aq) + 2 e– U Mg(s) Na+(aq) + e– U Na(s) Ca2+(aq) + 2 e– U Ca(s) K+(aq) + e– U K(s) Li+(aq) + e– U Li(s) 2 HOCl(aq) + 2 H (aq) + 2 e + – + – – Sumber: Chemistry the Central Science.37 –2.25 –0.83 –1.54 +0.

kripton (Kr). anion: ion yang bermuatan negatif. argon (Ar). elektron: partikel dasar dengan muatan negatif. elektrolisis : pembangkit reaksi kimia dengan melewatkan arus listrik melalui elektrolit.Kamus Kimia A adisi : reaksi yang mengubah ikatan ganda menjadi ikatan tunggal. antioksidan : bahan kimia yang berguna untuk mencegah oksidasi pada makanan atau tubuh makhluk hidup. dan radon (Rn). F fenol: turunan benzena yang mengandung satu gugus hidroksi (-OH) dengan rumus molekul C6H5OH. asam konjugasi: spesi yang terbentuk jika suatu basa menerima H+ atom: bagian terkecil dari suatu unsur yang utuh secara kimia. daya reduksi: kemampuan mereduksi unsur lain. alotropi: variasi bentuk kristal karena perbedaan suhu dan tekanan. energi ionisasi: energi yang menyebabkan ionisasi dan diukur dalam elektronvolt atau joule per mol. neon (Ne). alkana: senyawa hidrokarbon dengan ikatan tunggal. bilangan oksidasi: ukuran kendali elektron yang dimiliki atom dalam senyawa. xenon (Xe). alkena: senyawa hidrokarbon dengan ikatan rangkap dua. anion poliatom: anion yang terdiri atas beberapa unsur. daya oksidasi: kemampuan mengoksidasi unsur lain. gaya antarmolekul: interaksi antarmolekul dengan cara membentuk ikatan kimia golongan : unsur-unsur dalam tabel periodik dalam kolom yang sama. asam: jenis senyawa yang mengandung hidrogen dan berdisosiasi dalam air menghasilkan ion hidrogen positif. aldosa : karbohidrat yang mengandung gugus fungsional aldehid. G gas mulia : unsur-unsur gas monoatomik yang ada dalam golongan VIIIA pada tabel berkala: helium (He). anilin: turunan benzena yang mengandung gugus amina (-NH2). Kamus Kimia 189 . alkuna: senyawa hidrokarbon dengan ikatan rangkap tiga. afinitas elektron : perubahan energi yang terjadi jika suatu atom atau molekul memperoleh elektron membentuk ion negatif. B basa konjugasi: spesi yang terbentuk jika suatu asam menerima H+ benzena : senyawa hidrokarbon aromatik yang mengandung enam atom karbon. E eksitasi: perpindahan elektron dari tingkat energi yang rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi dengan menyerap energi. elektrolit: cairan yang menghantarkan listrik sebagai akibat adanya ion positif atau negatif. elektron valensi: elektron pada kulit terluar atom yang berperan dalam pembentukan ikatan. dipol: dua kutub disosiasi: peristiwa penguraian suatu zat menjadi beberapa zat lain yang lebih sederhana distilasi : proses pemisahan komponen-komponen campuran berdasarkan perbedaan titik didihnya. anode: elektrode positif. D deeksitasi : perpindahan elektron dari tingkat energi yang lebih tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah dengan memancarkan energi. lalu dibandingkan dengan unsur murninya.

katalis: zat tambahan yang dapat mempercepat reaksi tetapi zat tersebut tidak ikut dalam reaksi. mol: banyaknya zat yang mengandung satuan dasar di dalam 0. katode: elektrode negatif. kation: ion yang bermuatan positif.012 kg atom karbon-12. 12 I ikatan hidrogen : sejenis interaksi elektrostatistik di antara molekul yang hidrogennya terikat pada atom elektronegatif (F. asam amino merupakan monomer dari protein. monosakarida: karbohidrat yang terdiri atas satu unit sakarida. isotop: satu atau dua atau beberapa atom dari unsur yang sama yang memiliki jumlah proton yang sama dalam intinya tetapi berbeda jumlah neutronnya. proses menghasilkan ion. karboksida: senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi antara atom C dan atom O. molar: menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam setiap liter larutan atau jumlah mmol zat terlarut dalam tiap mL larutan monomer : satuan terkecil dari polimer. ketosa : karbohidrat yang mengandung gugus fungsional keton. nomor massa: menyatakan jumlah neutron dalam atom jika diselisihkan dengan nomor atom. hidrokarbon tak jenuh : senyawa hidrokarbon yang memilki ikatan rangkap. bukan merupakan ikatan ion maupun ikatan kovalen. dilambangkan Z. massa molar: massa molekul relatif atau massa rumus relatif yang dinyatakan dalam gram (gram/mol). massa atom : satuan massa yang digunakan untuk menyatakan massa atom relatif. 190 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . hidrokarbon: senyawa kimia yang hanya mengandung karbon dan hidrogen. ikatan ion: ikatan kimia yang terbentuk karena adanya pengalihan elektron. Misal. keelektronegatifan : disebut juga elektronegatifitas merupakan nilai kecenderungan suatu atom untuk menarik elektron dalam pembentukan ikatan kimia. isomer: beberapa senyawa kimia yang memiliki rumus molekul yang sama tetapi berbeda struktur molekulnya atau berbeda susunan atomnya dalam ruang. nonelektrolit: larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. halogenasi: reaksi penggantian suatu atom oleh unsur halogen.H haloalkana: suatu senyawa alkana yang memiliki gugus alkil atom halogen. konduktivitas: daya hantar listrik. N neutron: inti atom dengan muatan netral. konfigurasi elektron: susunan elektron dalam setiap lintasan atom. meta: posisi substituen pada atom C nomor 1 dan 3 pada cincin benzena. setara dengan 1 massa isotop karbon -12. ikatan kovalen: ikatan kimia yang dibentuk melalui pemakaian elektron valensi bersama. ikatan kovalen valensi: ikatan kimia yang terbentuk ketika satu atom menyumbangkan 2 elektron sekaligus. nonlogam: unsur kimia yang merupakan penghantar kalor dan listrik yang buruk serta tidak membentuk ion positif. K karbohidrat: senyawa hidrokarbon yang memiliki gugus fungsional aldehid atau keton dan mengandung banyak gugus hidroksi. nomor atom: menyatakan banyaknya proton dalam inti atom. ionisasi: pengionan. N. massa jenis: massa pada per satuan volume. ikatan logam : ikatan kimia antara atom-atom logam. O). M makromolekul: molekul berukuran besar yang terdiri atas ribuan atau jutaan atom. hidrokarbon jenuh: senyawa hidrokarbon yang tidak memiliki ikatan rangkap.

oksigen. P para: posisi substituen pada atom C nomor 1 dan 4 pada cincin benzena. reduksi: penerimaan elektron. nitrogen. pereaksi: senyawa atau unsur kimia yang bereaksi. senyawa organik : senyawa karbon yang biasanya gabungan dari unsur hidrogen. T titik didih: suhu pada suatu tekanan udara jenuh suatu cairan sama dengan tekanan atmosfer luar. senyawa nonpolar : senyawa yang memiliki molekul tanpa momen dipol permanen. Kamus Kimia 191 . R reaksi adisi: reaksi penghilangan ikatan rangkap dan digantikan dengan gugus fungsi (atom atau molekul). dan sufur.O oksida : senyawa biner yang terbentuk antara unsur dengan oksigen. titik leleh : suhu pada saat padatan berubah menjadi cair. ozon: gas tidak berwarna O3 yang larut dalam air dingin. penyaringan: pemisahan zat dengan prinsip perbedaan ukuran partikel zat. senyawa poliatom : senyawa ionik yang mengandung ion poliatomik. sifat fisika : sifat suatu zat yang dapat diamati atau diukur tanpa mengubah komposisi zat tersebut. senyawa kovalen biner: senyawa biner dari nonlogam dan nonlogam. orto: posisi substituen pada atom C nomor 1 dan 2 pada cincin benzena. reaksi redoks : reaksi kimia yang melibatkan proses reduksi dan oksidasi. V volume molar : volume satu mol gas pada keadaan standar (0°C. oksidasi: pelepasan elektron. oksidator: unsur atau senyawa yang mengalami reduksi. reduktor: unsur atau senyawa yang mengalami oksidasi. proton: partikel dasar dengan muatan positif. rumus empiris: menyatakan perbandingan atom yang paling sederhana. persamaan reaksi : persamaan kimia yang memberi nama pereaksi-pereaksi dan nama hasil reaksinya polimer : zat dengan molekul besar yang terdiri atas monomer-monomer. reaksi eliminasi: reaksi pembentukan ikatan rangkap dari ikatan tunggal. rumus molekul: menyatakan jenis dan jumlah molekul yang ada. S senyawa biner: senyawa yang tersusun atas dua unsur kimia. reaksi substitusi: reaksi penggantian gugus fungsi (atom atau molekul) yang terikat pada atom C suatu senyawa hidrokarbon. reverse osmosis : osmosis balik. 1atm). senyawa ion: senyawa yang terbentuk karena ikatan ion. periode: unsur-unsur tabel periodik dalam baris yang sama. sifat magnet: sifat suatu zat terhadap daya tarik magnet. sifat kimia : sifat suatu zat berdasarkan reaksinya dengan zat lain. Z zat aditif: bahan kimia tambahan untuk mendapatkan sifat senyawa yang diharapkan. senyawa polar : senyawa ionik atau molekul dengan momen dipol permanen yang besar. U unsur: zat yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana. pengoksidasi: zat yang mengalami reaksi reduksi dan menyebabkan zat lain teroksidasi. metode untuk memisahkan zat dengan menggunakan membran semipermeabel dan tekanan yang tinggi.

41. 37. 158. 12. 81. 129. 29. 64. 123. baterai 24. 120 ionisasi 16. 33. 130. 17. 134. 27. 97 kation 39. aromatik 141 aspirin 141. 52 C cincin benzena 137. 75. 127. 45. 159. 113. 174 distilasi 11. 36. 174 glikogen 155. 96. 80. 154 alkohol 102. 51. 167. 92. 159. 169. energi ionisasi 30 ester 102. 32. 142. 131. 50. 162. 18. 105. 173 47. 149 157. 47. 107. 128. 5. 44. 45. 102. 129. 38. 43. 174 ketosa 156. 80. 21. 156. 82. 38. 125. 37. 65. 6. 57. 63 karat 43. 26. 96. 169. 58. 28. 21 117. 60. 169. 85. 144 fluorin 74. 132. 138 I ikatan peptida 159. 63. 51. 70. 48. 47. 31. 19. 132. 173. 144. 161. 120 fosfor 62. 105. 162. 136. 36. 155. 52. 33. 39. 169 hidrokarbon 100. 130. 133. 120. 129. 127. 63. 30. 97 isomer 122. 124. bilangan oksidasi 24. 72 elektrode 29. 66. 129. 39. 58. 174 G galaktosa 155. besi 42. 127. 41. 74. 95. 146. 45. 130. 98 fruktosa 15. 157. 66. amino 139. 33. 40. 161. 97. 44. 74. 116. 169 inert 40. 136. 133 hasil reaksi 39. 170. 170 korosi 24. 169 glukosa 4. 39. 22. 63. 44. 162 alkana 104. 118. 123. 109. 37. 48. 87. 128 hidrogen 18. 142. 121. 53. 69 benzoat 19. 53. 124. 64. 51. 31. 112. 36 elektron 16. 124.Indeks A adisi 133. 111. 127. 30. 102. 149. 111. 125. 126. 44. 59. 57. 125. 51. 168. 25. 94. 90. 87. 54. 127. 38. 65. 154. 83. 154. 36. 37. 131 alkena 137. 41. 48 iodin 56. 131. 37. 62. 130. 167. 95. 117. 32. 127. 48. 169. 158. 19. 58. 142. 40. 173 K kalium 25. 28. 34. 142 fraksi mol 3. 153. 174 67. 59. 96. 86. 113. 126. F fenol 139. 158. 137. 133. 125. 108. 60. 126. 32. 144. 98 elektrode standar 33. 132. 19. 43. 160. 101. 10. 123. 174 isotop 75. 39. 97. 43. 47. 169 hidroksida 37. 161 bauksit 75 belerang 25. 68. 125. 9. 26. 61 katode 29. 37. 47. 61. 116. 173. 130. 109. 123. 143. 133. 112. 134 159. 67 karbohidrat 152. 174 B basa 15. 115. 161 D derajat ionisasi 18. 143. 52. 38. 46. 40. 102. 48. 44. 16. 124. 174 42. 33. 103. E eksitasi 58 ekstraksi 66. 63. 111. 15. 113. 26. 106. 112. 74. 75. 102. 43. 37. 25. 44. 24. 157. 92. 72 89. 128. 160. 66. 98 130. 47. 114. 134. 46. 142. 167. 97. 173. 32. 46. 156. 155. 170 disakarida 155. 136. 63. 7. 59. 170 afinitas elektron 30 aki 24. 17. 123. 4. 27. 51. 68. 158. 124. 31. 68. 64 H haloalkana 101. 25. 122. 174 karboksilat 101. 157. 139. 35. 146. 62. 104. 134 keelektronegatifan 74 keton 101. 128. 34. 138. 96 diagram fase 7 dipeptida 159. 97. 66 192 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 156. 39. 34. 168. 38. 27. 39. esterifikasi 128 eter 22 124. 30. 74. 74. 80. 120. 60. 84. 148. 21. 127. 119. 155. 96. 47. 72.

senyawa kimia 100. 154. 72. 92 V vanadium 64. 63. 154. 103. 8. 29. 126. 157. 41. 167. 54. 30. 52. 64. 45. 74. 144. 72. 129. 47. 45. 68. 67. 53. 139. 125. 167 122. 31. 29. 39. 72 magnet 54. 33. 165. 38. 58. 60. 60. 145 sekunder 36. 38. 83. 9. 69. 72. 71 pereaksi 36. 169 nitrogen 48. 46 potensial sel 31. 154. 167. 141. 17. 42. 51. 143. 130 zat pewarna 143 potensial elektrode 33. 158. 45. 15. 30. 42. 143. 101. 20. 72. 43. 159. 39. 75. 60. 76. 129. 170. 143. 47. 92. 33. 116. 123. 63. 164. 74. 46. 33. 109 sel elektrolisis 29. 71. 115. 31. 138. 155. 174 N natrium 25. 20. O oksidasi 24. 74. 46. 74. 84. 155. 156. 62. 84 64. 39. 166. 27. 22. 128. 29. 39.L lakmus 59. 83 persamaan reaksi 24. 68. 146 M magnesium 15. 167. 45. 21. 167. 40. 91. 44. pupuk 62. 73 162. 141. 174 Z zat aditif 129. 166 oksidator 29. 86. 85. 169. 74. 27. 142. 167. 113 sifat fisika 2. 21. 46. 48 primer 36. 74. 158. 60 laktosa 156. 13. 7. 34. 61. U uranium 80. 25. 74. 47. 97 167. 127 S salisilat 144. 34. 44. 59. 144 P pemisahan 14. 57. 166 monomer 152. 169 maltosa 156. 43. 26. 47. 83. 64. 62. 142. 127. 26. tersier 108. 174 monosakarida 155. 44. 52. 57. 71. 53. 46. 174 T teflon 153. 56. 97. 167. 36. 72. 66. 169. 116. 62. 143. 50. 40. 59. 34. 66. 48. 152. 44. 66. 25. 154. 75. 122. tembaga 30. 64. 169. 28. 74. 44. 72. 173 polimerisasi 154. 76 oksigen 24. 80 sifat kimia 2. 31. 28. 68. 65. 63. 158. 32. 97 54. 25. 174 lemak 115. 102. 174 164. nilon 153. 109 protein 14. 59. 66 makromolekul 152. 74. 109 titik didih 5. 31. 51. 167. 140. 96 40. 148 osmosis 12. 61. 71. 14. 25. 42. 51. 174 logam 24. 126. 155. 156. 29. 19. 167. 166. 47. 152. 13. 165 pestisida 143 polimer 129. 158. 100 sifat magnet 54 struktur cincin 100 substitusi 137. 150 periode 58. 54. 169 tekanan osmotik 5. 47. 28. 153. 15 67. 66. 146 senyawa organik 100. 37. 74. 14. 158. 54. 72. 74. 68 sel volta 97 selulosa 158 senyawa karbon 100. 63. 153. 15. 27. 52. 104. 82. 52. 93. 51. 134. 114. 74. 47. 102. 30. 18. 157. 98. 18. R reduksi 24. 101. 69. 35. 66. 18. 169. 53. 65 voltmeter 31 162. 30. 173 36. 159. 32. 56. 144. 27. 37. 153. 36. 46. 97. 170. 84. 48. reduktor 29. 52. 174 Indeks 193 . 160. 51. 161. 97 rumus empiris 9 rumus molekul 111. 27. 64. 55. 174 margarin 164. 152. 22. 165. 169. 155. 169. 144 titik leleh 11. 143. 55. 70. 169. 154. 56. 38. 19. 53. 75. 122. 130. 39. 41. 75. 96. 50.

Sevenair. Introductory Chemistry.W. dan Patrick F. dan Wiliam Harwood.riviera concepts. Basic Concept of Chemistry. 2001. 1997. 5th edition. Sherman.depkes. Jhon dan Gregory M.Inc.rjautowork. John dan Robert C Fay. Fullick. Raymond. 2000. New York: John Wiley & Sons.k12. C. Oxford: Heinemann. Petrucci. New York: McGraw .ruf. Chemistry The Molecular Science. New York: John Wiley & Sons. F.bppt.com http:\\id. Theodore L. Brown. Murov. Ann. Ryan. Chemistry. Chang. 2000.innovationcanada.Hill. Burkett dan Allan R. 1997. Experiment in General Chemistry. New York: Sauders College Publishing. Bandung: PT Citra Aditya Bakti. London: Nelson Thornes.al. Dubuque: Wm. Dubuque: Wm. Ralph H. Drewes. Brown. How to Study Science. Frank R.org www. Jendela IPTEK: Kimia. Millio. New Jersey: Prentice Hall. Tupamahu. Chemistry for You. Chemistry. M. Edisi kedua. Chemistry: Matter and Its Changes. A. Alan dan Sharon J. 1997. 2002.rice.id www. Brady. Heyworth.com www.com www. Jakarta: Balai Pustaka. Chemistry. 6th edition. New Jersey: Houngton Mipplin Company. et. General Chemistry Principles and Modern Application. Sumber lain: dbhs.wikipedia.ca www. New Jersey: Prentice Hall. Newmark. Chemistry The Central Science. Science Discovery 1.go. 2000. Steve dan Brian Stedjee. 1996. John P.wvusd. James E. 2000. Ann.Daftar Pustaka Achmad Hiskia.go. 7th edition. dan Fred Senese. Edisi kedua. 3ed edition. Jakarta: Balai Pustaka. 2004.frankfurt. New York: McGraw-Hill. Ltd. Penuntun Belajar Kimia: Stoikiometri dan Energetika. Mc Murry. 1991. L.fbr. C.id www.ca harleypics. Singapore: Pearson Education Asia Pte.fh. New Jersey: Prentice Hall. 2001. Inc. Sherman. Rex.com www. 1997. 1991. 4th Edition.edu 194 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 1997. Newmark. Experiments and Exercises in Basic Chemistry. Olmsted. 7th edition. Jendela IPTEK: Materi. 2000. Brown Communication. Kristen Milligen.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful