Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional dilindungi Undang-undang

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam Penulis Penyunting Pewajah Isi Ilustrator Pewajah Sampul Ukuran Buku : : : : : : Iman Rahayu Farida Dzalfa Deni Wardani Yudiana Dasiman 21 x 29,7 cm

540.7 IMA p

IMAN Rahayu Praktis Belajar Kimia 1 : Untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah / penulis, Iman Rahayu ; penyunting, Farida Dzalfa ; ilustrator, Yudiana. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009. vi, 194 hlm. : ilus. ; 30 cm. Bibliografi : hlm. 194 Indeks ISBN 978-979-068-713-4 (nomor jilid lengkap) ISBN 978-979-068-716-5 1. Kimia-Studi dan Pengajaran I. Judul II. Farida Dzalfa III. Yudiana

Hak Cipta Buku ini dibeli oleh Departemen Pendidikan Nasional dari Penerbit PT. Visindo Media Persada Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009 Diperbanyak oleh ....

ii

Kata Sambutan

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2009, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 Tahun 2007. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh ( down load ) , digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan. Jakarta, Juni 2009 Kepala Pusat Perbukuan

iii

dan Makromolekul. Kimia Unsur. Soal Penguasaan Materi berisi tentang pertanyaan yang terdapat di setiap akhir subbab. Legenda Kimia memuat tokoh-tokoh kimia yang berjasa di bidangnya. 10. 7. Benzena dan Turunannya. Kegiatan Semester merupakan tugas semester yang dikerjakan secara berkelompok. Evaluasi Materi Bab merupakan sarana evaluasi dalam memahami materi pelajaran dalam satu bab. 9. Apendiks merupakan lampiran yang berisi kunci jawaban. 5. terkini. 8. Soal Pramateri merupakan uji awal pengetahuan umum Anda yang mengacu kepada materi bab tersebut. dan konkret yang berkaitan dengan materi bab. Reaksi Redoks dan Elektrokimia. 6. 14. 12. iv . 4. Kamus Kimia merupakan kamus kecil kata-kata penting dalam materi pada setiap bab. 15. 17. 16. Tugas ini mengajak Anda untuk berpikir kritis. Peta Konsep berguna sebagai acuan untuk Anda dalam mempermudah mempelajari materi dalam bab. Indeks berisi rujukan kata-kata dalam bab yang memudahkan Anda dalam pencarian kata-kata penting. 3. dan inovatif. 2. bersifat dialogis dan terkini. Kata Kunci merupakan kunci dari suatu konsep dalam materi yang akan memudahkan Anda untuk mengingat konsep tersebut. Tantangan Kimia diberikan kepada Anda untuk mencari jawaban soal terbuka sehingga Anda akan tertantang untuk belajar lebih jauh. Evaluasi Materi Akhir Tahun merupakan sarana evaluasi dalam memahami materi pelajaran dalam satu tahun. yaitu Sifat Koligatif Larutan. dan beberapa tetapan kimia. Gambar dan Ilustrasi ditampilkan dengan memadukan gambar dan ilustrasi yang bersesuaian dengan materi. Senyawa Karbon Turunan Alkana. Evaluasi Materi Semester merupakan sarana evaluasi dalam memahami materi pelajaran dalam satu semester. 11. 13.Petunjuk Penggunaan Buku Buku Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII ini terdiri atas tujuh bab. 1. tabel periodik unsur. Selidikilah merupakan tugas yang diberikan kepada Anda berkaitan dengan materi yang akan dipelajari. Advance Organizer menyajikan contoh penerapan/manfaat dari materi yang akan dipelajari. Fakta Kimia berisi informasi menarik. kreatif. Kimia Inti. Berikut penyajian materi dan pengayaan yang terdapat dalam buku ini.

tidak saja akan membuat siswa kurang memahaminya. makanan. Jakarta. buku ini disajikan dengan bahasa yang mudah dimengerti dan komunikatif sehingga Anda seolah-olah berdialog langsung dengan penulisnya. Semoga buku ini dapat memberi kontribusi bagi perkembangan dan kemajuan pendidikan di Indonesia. dan materi lain yang seharihari digunakan manusia dipelajari dalam Kimia. Oleh karena itu. manusia. serta mampu mengomunikasikan gagasan-gagasannya. minuman. Untuk itu. Melalui buku Praktis Belajar Kimia ini. Atas dasar inilah kami menerbitkan buku Praktis Belajar Kimia ke hadapan pembaca. dengan hati yang tulus. Juni 2007 Penerbit v . Fakta-fakta kehidupan. mendudukkan Kimia hanya sebatas teori di dalam kelas. Materi dalam buku ini diharapkan dapat membawa Anda untuk memperoleh pemahaman tentang ilmu Kimia sebagai proses dan produk. seperti tumbuhan. pemahaman. Materi-materi bab di dalam buku ini disesuaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi terkini. perlu adanya peningkatan kualitas pendidikan Kimia di sekolah agar membentuk siswa yang memiliki daya nalar dan daya pikir yang baik. Kami menyadari bahwa penerbitan buku ini tidak akan terlaksana dengan baik tanpa dukungan dan bantuan dari berbagai pihak.Kata Pengantar Kimia merupakan ilmu kehidupan. Anda diharapkan dapat menyenangi pelajaran Kimia. Selain itu. dan sejumlah kemampuan untuk memasuki jenjang yang lebih tinggi. kreatif. tetapi juga menghambat tercapainya tujuan pembelajaran. kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan. Buku ini menghadirkan aspek kontekstual bagi siswa dengan mengutamakan pemecahan masalah sebagai bagian dari pembelajaran untuk memberikan kesempatan kepada siswa membangun pengetahuan dan mengembangkan potensi mereka sendiri. cerdas dalam memecahkan masalah. Materi pelajaran Kimia yang disajikan bertujuan membekali Anda dengan pengetahuan. udara. Kimia sangat erat kaitannya dengan kehidupan. Oleh karena itu. serta mengembangkan ilmu Kimia dalam kehidupan sehari-hari.

........................................... 1 A....................... Sifat-Sifat Unsur .......................................... Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif ...................................... Sifat-Sifat Unsur Radioaktif .............. Kelimpahan Unsur di Alam ............................................. 49 50 53 62 70 74 Kegiatan Semester 1 ............................................................................... Sifat Koligatif Larutan Elektrolit ............................. B..... 77 Bab 4 Kimia Inti .......................... 94 Evaluasi Materi Semester 1 .................. Sel Elektrokimia ........................ A............. 15 Evaluasi Materi Bab 1 ...... Evaluasi Materi Bab 3 .............................................................. Evaluasi Materi Bab 2 ... 5 C................................. 21 Bab 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia ..................................................................................... 80 B.............. 79 A............................................. Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit ............................................... B..... Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk .............. A..................................... Korosi .............................................................................. C............. Kegunaan dan Pembuatan Unsur-Unsur Kimia dan Senyawanya ....... D.............................. 23 24 29 43 46 Bab 3 Kimia Unsur ......................................................................... 2 B................................................ Reaksi Redoks .............................. 87 Evaluasi Materi Bab 4 .............................Daftar Isi Kata Sambutan • iii Petunjuk Penggunaan Buku • iv Kata Pengantar • v Semester 1 Bab 1 Sifat Koligatif Larutan ................................................................. C...................... Molalitas dan Fraksi Mol ........................... 96 vi .......................

.... Polimer ............................................................................................................................................................... 137 C... Struktur Senyawa Karbon ................................................................ Protein .. 151 A........................................................................... 132 Bab 6 Benzena dan Turunannya .......................................... Lemak dan Minyak ............ 148 Bab 7 Makromolekul ......................................................................................................................................... Tata Nama Senyawa Karbon ......................................................................................................................... Reaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena ............. 171 Evaluasi Materi Semester 2 ..... 173 Evaluasi Materi Akhir Tahun ........ Karbohidrat ................... 100 B...................... Pembuatan Polimer .. 129 Evaluasi Materi Bab 5 ........................................................................ 178 Apendiks II Tabel Unsur-Unsur Kimia ........................ 175 Apendiks I Kunci Jawaban ........................................ 159 E.............. 162 F................................................. 136 B...................... Rumus Struktur Benzena ...................................................................... Identitas Senyawa Karbon .................. Kegunaan...................... 188 Kamus Kimia .. 152 B. 103 C.............................................................................. Sifat............................................... Isomer Senyawa Karbon .............................................. 192 Daftar Pustaka .. 125 E......... 163 Evaluasi Materi Bab 7 ........................................ Kegunaan Senyawa Karbon ................................. 154 C.......... 189 Indeks ..................................................... serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya ....... 194 vii .......... Plastik ........................... 155 D.............................. 169 Kegiatan Semester 2 ...... 141 Evaluasi Materi Bab 6 .................... 185 Apendiks III Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur ..................................... 122 D....Semester 2 Bab 5 Senyawa Karbon Turunan Alkana .......................... 99 A..................................... 135 A................................................................................................................

viii .

sifat larutan asam dan basa. dan tekanan osmotik. larutannya akan memiliki titik didih yang lebih tinggi dibandingkan dengan titik didih air murni pada kondisi yang sama. kenaikan titik didih. apa yang disebut larutan. mengapa dapat terjadi demikian? Pelajarilah bab ini dengan baik dan Anda akan mengetahui jawabannya. larutan penyangga. dan hidrolisis larutan garam. Telah Anda pahami pada pelajaran Kimia di Kelas XI sebelumnya. dan tekanan osmosis termasuk sifat koligatif larutan. Begitu juga dengan titik beku dan tekanan uapnya akan berbeda dengan air murni. penurunan titik beku larutan. Sifat larutan lainnya yang akan kita selidiki dalam bab ini adalah sifat yang berhubungan dengan perubahan fisika. titik beku.com Pada bab ini. serta membandingkan antara sifat koligatif larutan nonelektrolit dan sifat koligatif larutan elektrolit yang konsentrasinya sama berdasarkan data percobaan. Menurut Anda. seperti tekanan uap. Jika Anda memasukkan suatu zat misalnya gula atau garam dapur ke dalam pelarut seperti air. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit 1 . Sifat-sifat tersebut merupakan sifat koligatif larutan. Anda akan diajak untuk menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan nonelektrolit dan elektrolit dengan cara menjelaskan penurunan tekanan uap. Molalitas dan Fraksi Mol B. A. rjautoworks. titik didih.Bab1 1 Sifat Koligatif Larutan Sumber: www. Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit C.

Sifat ini disebut sebagai sifat koligatif larutan.000 = 0. Besaran tersebut dinyatakan berdasarkan massa karena massa tidak bergantung pada suhu. 3. misalnya karena pelarut merupakan padatan pada suhu kamar dan hanya dapat diukur massanya.1 Anda Harus Ingat Molalitas adalah jumlah mol zat terlarut per kilogram pelarut. kuantitas larutan didasarkan pada volume.innovationcanada. Dalam perhitungan molaritas. Oleh karena sifat koligatif larutan ditentukan oleh banyaknya partikel zat terlarut.1 kg =5m You Must Remember Molality is total mole of solute perkilogram solvent. 1.000 × p Mr Sebanyak 30 g urea (Mr = 60 g/mol) dilarutkan ke dalam 100 g air. Dalam larutan. Molalitas didefinisikan dengan persamaan berikut. Oleh karena sifat koligatif larutan dipengaruhi suhu. baik dari kuantitas zat terlarut maupun pelarutnya. Molalitas (m) = Jumlah mol zat terlarut Jumlah kilogram pelarut atau m = massa Mr × 1.15 m? 2 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .2 Berapa gram NaCl yang harus dilarutkan dalam 500 g air untuk menghasilkan larutan 0.000 p 1 m NaCl Sumber: www. molalitas larutan urea adalah 5 m.000 g air dinyatakan sebagai larutan 1 molal dan diberi lambang 1 m NaCl. Berapakah volume air yang dibutuhkan untuk membuat 5M NaCl dari 29 gram NaCl? Apakah yang dimaksud dengan larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit? Apakah perbedaan antara sifat fisika dan sifat kimia suatu senyawa? A Molalitas dan Fraksi Mol 2. Hitunglah molalitas larutan. 5 mol Mr urea 60 g/mol Massa pelarut = 100 g = 100 1. m= massa 1. m= mass 1. Untuk itu. diperlukan suatu besaran yang tidak bergantung pada suhu.Soal Pramateri 1. Larutan yang dibuat dari 1 mol NaCl yang dilarutkan dalam 1. Anda tentu ingat.000 × p Mr Jadi. Keterangan: m = molalitas (mol/kg) Mr = massa molar zat terlarut (g/mol) massa = massa zat terlarut (g) p = massa zat pelarut (g) Molalitas juga berguna pada keadaan lain. Perhatikanlah contoh soal penentuan molalitas berikut. digunakan molalitas yang menyatakan jumlah partikel zat terlarut (mol) setiap 1 kg pelarut (bukan larutan). bab ini akan diawali dengan pembahasan mengenai konsentrasi larutan. Jawab 30 g massa urea Mol urea = = = 0. bukan volumenya sehingga tidak mungkin dinyatakan dalam bentuk molaritas. Molalitas (m) Pada pelajaran sebelumnya.1 Satuan konsentrasi molalitas memegang peranan penting dalam aktivitas di laboratorium. 1 kg Molalitas ( m ) = 0. 5 mol 0. volume merupakan fungsi suhu (zat akan memuai ketika dipanaskan). kita menyatakan konsentrasi dengan persentase (%) dan molaritas (M). Contoh 1. terdapat beberapa sifat zat yang hanya ditentukan oleh banyaknya partikel zat terlarut. Contoh 1.ca Gambar 1.

6. Molalitas suatu larutan 20% berat C2H5OH (Mr = 46 g/mol) adalah .000 × = × P 46 80 Mr Contoh Jawab 1.4 Jadi..000 20 1. Apakah hasil yang diperoleh sama? Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas.000 g) air. 10 g NaCl dapat diubah menjadi mol dengan menggunakan massa molar NaCl (58. 100 g larutan NaCl Untuk mengetahui kemolalan. 3. Fraksi Mol Fraksi mol merupakan satuan konsentrasi yang semua komponen larutannya dinyatakan berdasarkan mol. m = massa 1.2. 10 g NaCl 1 mol NaCl 100 g larutan NaCl 1.1 dan Mr p Contoh 1.15 mol NaCl 58. Kupas Tuntas Buktikanlah oleh Anda Gunakan rumus m = massa 1. 44 g NaCl × = 4.4 m. larutan 10% (w/w) NaCl memiliki konsentrasi 1. 0.4 m Pembahasan C2H5OH 20% artinya 20 g C2H5OH dalam 80 g air.000 × untuk menjawab soal pada Contoh 1.Jawab Molalitas artinya jumlah mol zat terlarut per kilogram pelarut.4 m B .15 m adalah 4. 0.9 m.3 Berapakah kemolalan dari larutan 10% (w/w) NaCl? (w/w = persen berat) = 5. 0. kita dapat menggunakan massa molar NaCl untuk mengubah mol NaCl menjadi massa NaCl.15 m berarti 0. UMPTN 1998 Larutan 10% (w/w). Fraksi mol j adalah xj dan seterusnya.4 m D. kita dapat menggunakan hubungan tersebut sebagai faktor konversi. kita harus mengetahui jumlah mol NaCl. artinya 10 g NaCl w berasal dari kata weight.. dapat dilakukan konversi sebagai berikut. Fraksi mol komponen i . Untuk mengetahui massa air.4 m E. 4.44 g/mol). 5.. xi = Jumlah mol komponen i Jumlah mol semua komponen dalam larutan xi = Total fraksi mol = xi + xj = 1 n i ni + n j Sifat Koligatif Larutan 3 . dilambangkan dengan xi adalah jumlah mol komponen i dibagi dengan jumlah mol semua komponen dalam larutan.15 mol NaCl dalam 1 kg (1. 500 g H 2 O × 0. dapat dilakukan dengan cara pengurangan 100 g larutan NaCl oleh 10 g NaCl. Kata Kunci • • • Fraksi mol Konsentrasi molal Sifat koligatif 2.000 g air × × × 100 g larutan NaCl 58. Jumlah fraksi mol dari semua komponen larutan adalah 1. massa air = 100 g – 10 g = 90 g Untuk menentukan kemolalan.4 m C .000 g H2 O 1 mol NaCl Jadi.15 mol NaCl dalam 1. A . kemolalan larutan 20% berat C2H5OH adalah (B) 5.38 g NaCl 1. Kemudian.000 g H2O Untuk menghitung jumlah mol NaCl yang diperlukan untuk 500 g H2O.38 g. 44 g NaCl 90 g air 1 kg air Jadi. massa NaCl yang harus dilarutkan pada 500 g air untuk menghasilkan larutan 0.

Materi 1. sedangkan persen mol O2 adalah 29% dan persen mol N2 adalah 71%. 5 mol Jadi.7 mol Fraksi mol N2 bisa juga dihitung dengan cara: xN2 = 1 – xO2 = 1 – 0. 50% B .2 mol 0.50.1 2. Ar Cl = 35.01 0. 57% E. Konsentrasi metanol dalam larutan ini dinyatakan dalam persen berat adalah .2 mol + 0.29 = 0.1 + 13.5 mol = 0.5 mol 0. dan Ar H = 1 g/mol) terlarut dalam 250 g air? 4 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Soal Penguasaan 1.29 dan fraksi mol N2 adalah 0.9 mol glukosa + mol air + 180 18 xglukosa Kupas Tuntas Fraksi mol suatu larutan metanol CH3OH dalam air adalah 0. 60% C .7 mol xN 2 = = = mol N 2 mol O 2 + mol N 2 0. Jawab 18 0.4 Larutan glukosa dibuat dengan melarutkan 18 g glukosa (Mr = 180 g/mol) ke dalam 250 g air.. fraksi mol glukosa adalah 0.71. Contoh 1.2 mol O2 dan 0. 5 mol 0.5 mol N2? Jawab xO2 = = = mol O2 mol O 2 + mol N 2 0. Berapakah molalitas dari larutan HCl 37% (w/w)? (Ar H = 1 g/mol. Hitunglah fraksi mol glukosa. Contoh 1. 50% Pembahasan mol metanol = mol air (misalkan 1 mol) massa metanol = mol × Mr = 1 × 32 = 32 massa air= mol × Mr = 1×18 = 18 %w/w= = massa metanol × 100% massa larutan 32g ×100% = 64% 32g + 18g Jadi.71 0.2 mol + 0.71 % mol O2 = 0. A ..01. Ar O = 16 g/mol..Perhatikanlah contoh soal penggunaan fraksi mol berikut.29 0.29 × 100% = 29% % mol N2 = 0. konsentrasi metanol dalam larutan dalam persen berat adalah (C) 64% UMPTN 1998 0.5 Berapa fraksi mol dan persen mol setiap komponen dari campuran 0. Berapakah molalitas larutan yang mengandung 4 g NaOH (Ar Na = 23 g/mol.71 × 100% = 71% Jadi.1 mol glukosa 180 = = 18 250 = = 0. fraksi mol O2 adalah 0.2 mol = 0.5 g/mol) Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 64% D.

penurunan titik beku. isilah tabel berikut. Perhatikan gambar hasil eksperimen berikut.. akankah nilainya sama? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. lakukanlah kegiatan berikut.34 mmHg Kata Kunci • • Larutan nonelektrolit Penurunan tekanan uap Tekanan uap jenuh air pada 25 °C = 23. . Sifat Koligatif Larutan 5 . sifat koligatif tidak bergantung pada interaksi antara molekul pelarut dan zat terlarut. Tekanan uap jenuh larutan glukosa 1 m pada 25 °C = 23.B Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit Meskipun sifat koligatif melibatkan larutan. Hitunglah selisih penurunan tekanan uap jenuh urea dengan tekanan uap jenuh air... kenaikan titik didih.. Hitunglah selisih penurunan tekanan uap jenuh larutan glukosa dengan tekanan uap jenuh air. 4. 1. .34 mmHg Uap jenuh air Hg Uap jenuh air Hg Uap jenuh air Hg 23.34 mm Larutan urea 1 m pada 25 °C 23. Apakah perbedaan di antara keempat sifat koligatif tersebut? Perhatikanlah uraian berikut. 1.34 mm 2.1 Tujuan Mengamati pengaruh zat terlarut terhadap tekanan uap jenuh larutan Alat dan Bahan Data percobaan Langkah Kerja 1.76 mm Air murni pada 25 °C Larutan glukosa 1 m pada 25 °C 23. Pada buku latihan Anda. Mengapa selisihnya sama antara dua larutan dengan konsentrasi sama? Apabila larutan sukrosa 1 m diamati. dan tekanan osmotik.. Zat Air Larutan glukosa 1 m Larutan urea 1 m Tekanan Uap Jenuh pada 25 °C (mmHg) .. 3.76 mmHg Tekanan uap jenuh larutan urea 1 m pada 25 °C = 23. Sifat koligatif terdiri atas penurunan tekanan uap. 2. Penurunan Tekanan Uap Untuk mengetahui pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut. Selidikilah 1. tetapi bergantung pada jumlah zat terlarut yang larut pada suatu larutan.

semakin mudah zat cair tersebut menguap.org o ΔP = xB PA o o – PA = (1 – xA) PA PA o o o – PA = PA – xA PA PA PA = xA P o A Persamaan tersebut dikenal sebagai Hukum Raoult. Apabila tekanan uap pelarut di atas larutan o dilambangkan PA. ΔP = PA – PA. Semakin mudah zat cair menguap. xA + xB = 1 maka xB = 1 – xA. Penguapan adalah peristiwa yang terjadi ketika partikel-partikel zat cair meninggalkan kelompoknya. semakin besar pula tekanan uap jenuhnya. Keteraturan ini kemudian dikenal sebagai Hukum Raoult.80 mmHg. Fraksi mol sukrosa = xB = 0.962 mol sukrosa 2 mol = mol sukrosa + mol air 2 mol + 50 mol = 0. Pada awalnya. Sumber: http://id. didapatkan hasil bahwa melarutkan suatu zat terlarut menyebabkan penurunan tekanan uap larutan. yaitu: o ΔP = xB PA Pada larutan yang terdiri atas dua komponen.038 6 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Tekanan uap pelarut (PA) sama dengan hasil kali tekanan uap pelarut o murni ( PA ) dengan fraksi mol pelarut dalam larutan (xA). Banyaknya penurunan tekanan uap ( ΔP) terbukti sama dengan hasil kali fraksi mol zat terlarut (xB) dan tekanan uap o pelarut murni ( PA ). Dari eksperimen yang dilakukan Marie Francois Raoult (1878). Dalam suatu larutan. pelarut A dan zat terlarut B. Persamaan akan menjadi: Marie Francois Raoult (1830–1901) adalah seorang ilmuwan Prancis. perhatiannya mulai teralihkan pada pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada kimia. Raoult melakukan penelitian berulang-ulang sebelum menemukan keteraturan mengenai tekanan uap larutan. Makalahnya yang pertama adalah mengenai tekanan pada titik beku suatu cairan dengan adanya zat terlarut yang dipublikasikan pada 1878. partikel-partikel zat terlarut menghalangi gerak molekul pelarut untuk berubah dari bentuk cair menjadi bentuk uap sehingga tekanan uap jenuh larutan menjadi lebih rendah dari tekanan uap jenuh larutan murni. pelajarilah uraian berikut. Dia melanjutkan penelitiannya pada berbagai pelarut seperti benzena dan asam asetat.wikipedia. Kemudian. dapat pula ditulis: PB = xB PBo Tekanan uap total dapat ditulis: Ptotal = PA + PB o = xA PA + xB PBo Contoh Jawab 1.038 xA = 1 – 0. Raoult adalah seorang ilmuwan fisika yang meneliti fenomena pada sel volta.Legenda Kimia Apakah yang dapat Anda simpulkan dari hasil kegiatan Selidikilah 1.6 Hitunglah tekanan uap larutan 2 mol sukrosa dalam 50 mol air pada 300 °C jika tekanan uap air murni pada 300 °C adalah 31.1? Untuk memahami fenomena pada Selidikilah 1.1. Apabila zat terlarut mudah menguap. Semakin lemah gaya tarik-menarik antarmolekul zat cair.038 = 0.

4 mmHg. ternyata tekanan uap jenuhnya 40 mmHg. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku Adanya zat terlarut pada suatu larutan tidak hanya memengaruhi tekanan uap saja.59 mmHg Jadi.6 mmHg Ptoluena = xtoluena × Ptoluena = 0. 126 g/mol C .5.. sedangkan tekanan uap total adalah 61. PA Kupas Tuntas Contoh 1. Sembilan gram zat nonelektrolit dan 360 g air dicampur.5 × 95.2 = 61..8 mmHg.7 Berapakah tekanan uap parsial dan tekanan uap total pada suhu 25 °C di atas larutan dengan jumlah fraksi mol benzena (C6H6) sama dengan jumlah fraksi mol toluena (C7H8)? Tekanan uap benzena dan toluena pada suhu 25 °C berturut-turut adalah 95. Mr = UN 2002 Padat Gas Gambar 1.6 mmHg dan 14.9975 = 19.9975 nP = xp = 360 =20 mol 18 np nt + np 20 20 + nt 2.1 mmHg P = 40 mmHg Ditanyakan: Mr? Jawab: P = xp P° 40 = xp × 40.95 + 0. Pada larutan dengan pelarut air.9975nt = 20 0. Mr zat tersebut adalah . 180 g/mol D. A . kita dapat memahami hal tersebut dengan mempelajari diagram fase air pada Gambar 1.8 mmHg = 30.95 nt = 0.1 mmHg dan 28.8 mmHg Jadi.05 mol Jadi.2 0 °C Titik beku larutan Titik beku air 100 °C Titik didih air Suhu(°C) Titik didih larutan Diagram fase air Sifat Koligatif Larutan 7 .6 + 14.962 × 31.1 mmHg = 47.2 mmHg.9975 nt = 20 – 19. 360 g/mol Pembahasan Diketahui: Zat nonelektrolit = 9 gram pelarut air (p) = 360 gram P° = 40.. fraksi mol keduanya adalah 0.59 mmHg. Tekanan (atm) 0.o = xA PA = 0. 342 g/mol E. Tekanan uap parsial: Pbenzena = xbenzena × Pbenzena = 0. Jika tekanan uap jenuh air pada suhu yang sama adalah 40.4 mmHg = 14. 90 g/mol B. Jawab Jika larutan terdiri atas dua komponen dengan jumlah fraksi mol yang sama.05 Mr Pelarut murni 1 atm Larutan Cair 9g = 180 g/mol 0.05 mol = = 9g Mr massa → 0.05 mol 0.2 berikut.2 mmHg Tekanan uap total: Ptotal = Pbenzena + Ptoluena = 47.1 mmHg. tekanan uap parsial benzena dan toluena adalah 47. massa molar relatif zat tersebut adalah (C) 180 g/mol.5 × 28. tekanan uap larutan adalah 30.1 xp = 0. tetapi juga memengaruhi titik didih dan titik beku.

1 204.5 80.00 mol (6. Contohnya.2 80.79 05. yakni ΔTb. Perubahan pelarut murni ke larutan. Titik didih zat cair diukur pada tekanan 1 atmosfer. Kupas C M Tekanan 1 Tuntas D D1 K⎫ P = 1 atm Diagram P–T C cair G B Padat B1 A M 1 G1 F1 Temperatur K1 F ⎬ ΔP ⎭ Gas Berdasarkan Diagram P–T tersebut yang menggambarkan kenaikan titik didih larutan adalah .000 g) air akan menaikkan titik didih kira-kira 0. Pada suhu ini. Kenaikan Titik Didih ( ΔTb) Titik didih zat cair adalah suhu tetap pada saat zat cair mendidih. titik didih air 100 °C. misalnya pada suhu 100 °C ditunjukkan oleh grafik F pada larutan temperatur ditunjukkan oleh K1 (fasa gas).52 Kata Kunci Kenaikan titik didih Sumber: Chemistry Matter. jika zat terlarut itu mudah menguap misalnya etanol..02 × 1023 molekul) zat apa saja yang bukan elektrolit dan tidak mudah menguap yang dilarutkan dalam (1. Dari hasil eksperimen yang dilakukan pada penentuan titik didih larutan. Jika zat terlarut tersebut tidak mudah menguap. and Its Changes.53 05. A .7 217. Oleh karena itu. UN 2002 a. Hal ini disebabkan adanya partikel-partikel zat terlarut dalam suatu larutan menghalangi peristiwa penguapan partikel-partikel pelarut. Sebaliknya.Adanya zat terlarut pada suatu larutan menyebabkan penurunan tekanan uap yang mengakibatkan terjadinya penurunan garis kesetimbangan antarfase sehingga terjadi kenaikan titik didih dan penurunan titik beku. berbanding lurus dengan molalitas (m) dari larutan tersebut: Δ Tb ∞ m atau Δ Tb = Kbm Tabel 1. Hukum sifat koligatif dapat diterapkan dalam meramalkan titik didih larutan yang zat terlarutnya bukan elektrolit dan tidak mudah menguap. tekanan uap zat cair sama dengan tekanan udara di sekitarnya. Jadi.1 Tetapan Kenaikan Titik Didih (Kb) Beberapa Pelarut Pelarut Aseton Benzena kamfer Karbon tetraklorida Sikloheksana Naftalena Fenol Air Titik Didih (°C) 56. Alasannya. larutan akan mendidih pada suhu di bawah titik didih air. misalnya larutan gula.7 182 100.71 02.04 00. ternyata titik didih larutan selalu lebih tinggi dari titik didih pelarut murninya. G1M1 B . semakin tinggi tekanan temperatur awal. kenaikan titik didih ditunjukkan oleh (C) DD1. DD1 D. bergantung pada kemudahan zat terlarut itu menguap dibandingkan dengan pelarutnya. 2004 Kb adalah tetapan kenaikan titik molal dari pelarut (°C/m)... CC 1 E.80 03. Telah ditentukan secara eksperimen bahwa 1. larutan tersebut mendidih pada suhu yang lebih tinggi daripada titik didih pelarut air. Perbedaan titik didih larutan dengan titik didih pelarut murni disebut kenaikan titik didih yang dinyatakan sebagai Δ Tb (b berasal dari kata boil). Hal ini menyebabkan terjadinya penguapan di seluruh bagian zat cair.0 Kb (°C/m) 1. B1D1 Pembahasan Berdasarkan Diagram P–T tersebut yang menggambarkan kenaikan titik didih larutan adalah (C) DD1. artinya pada tekanan udara 1 atm air mendidih pada suhu 100 °C. penguapan partikel-partikel pelarut membutuhkan energi yang lebih besar.61 04. Titik didih suatu larutan lebih tinggi atau lebih rendah daripada titik didih pelarut.51 °C. Kenaikan titik didih ( Δ Tb) adalah titik didih larutan (Tb) dikurangi titik didih pelarut murni (Tb°). F1K1 C .0 76. Δ Tb = Tb – Tb° 8 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .95 02.

52 °C/m). Tentukan massa molekul relatif gliserin.. Ar H = 1g/mol.208 °C Jadi. C = 12 g/mol. (Kb air = 0. Bagaimana mekanisme penurunan titik beku pada suatu larutan? c. Penurunan Titik Beku ( ΔTf ) Seperti halnya pada kenaikan titik didih. Senyawa karbonat dengan 5 atom c disebut dengan pentosa.Contoh Jawab Molalitas = = 1.8 g/mol Jadi.000 × Mr p Kupas 18 g 1.52 ´ Þ Mr = 150 Mr (CH2O) = 30 (CH2O)n = 150 30 n = 150 n=5 (CH2O)5 = C5H10O5. tetrosa C ..000 × p Mr 1. pentosa D.52 = 0. A .4 m = 0.52 °C (Kb air = 0. heptosa Pembahasan Contoh 1.5 g gliserin dalam 30 g air adalah 100. b.000 g/kg × 30 g Mr Mr = 92.208 °C Titik didih larutan = 100 + Δ Tb = 100 °C + 0. C6H12O6. zat tersebut termasuk (C) pentosa.9 DTb = K b ´ Titik didih larutan yang mengandung 1. (Ar C = 12 g/mol. Sifat Koligatif Larutan 9 .000 75 ´ 500 Mr 0.28 °C = 0. Penurunan titik beku. adanya zat terlarut dalam larutan akan mengakibatkan titik beku larutan lebih kecil daripada titik beku pelarutnya.28 °C.52 °C/m) massa 1. 5 g 1. titik didih larutan adalah 100.52 °C/m × 0.28 = 100 + Δ Tb Δ Tb = 0. massa molekul relatif gliserin adalah 92. Jadi. SPMB 2004 0. Δ Tf (f berasal dari kata freeze) berbanding lurus dengan molalitas (m) larutan: Δ Tf ∞ m Tantangan Kimia Diskusikan dengan kelompok Anda: a.52 °C/m × 1. dan Ar O = 16 g/mol) dalam 250 g air. heksosa E.8 g/mol.000 g/kg × 180 g/mol 250 g Tuntas = 0. ΔTb = Kbm Sebanyak 75 g zat dengan rumus empiris (CH2O) (Ar H = 1 g/mol. mendidih pada suhu 100. Apakah setiap zat dengan konsentrasi yang sama (molalitas) akan menyebabkan penurunan titik beku yang sama ketika dilarutkan? atau Δ Tf = Kfm dengan K f adalah tetapan penurunan titik beku molal pelarut (°C/ m ). Penurunan titik beku (Tf) adalah titik beku pelarut murni (Tf°) dikurangi titik beku larutan (Tf). Apa yang dimaksud dengan membeku? b. (Kb air = 0.208 °C. Zat tersebut termasuk .000 massa ´ p Mr 1.8 Hitunglah titik didih larutan yang mengandung 18 g glukosa. O = 16 g/mol) yang terlarut dalam 500 gram air.52 °C/m) Jawab Titik didih larutan = 100 + Δ Tb 100.28 °C ΔTb = Kbm = Kb massa 1.208 °C = 100. triosa B ..4 m = 0.

86 Sumber: Chemistry Matter. 1.10 Berapakah titik beku larutan yang terbuat dari 10 g urea CO(NH2)2 dalam 100 g air? (massa molar urea 60 g/mol.40 5. Kf air = 1.7 29.11 Hitunglah titik beku larutan yang terdiri atas 10 gram glukosa (Mr = 180 g/mol) dalam 500 g air (Kf air = 1. Jawab Molalitas = massa 1.86 °C/m × 0. Tabel 1.16 °C Jadi.1 6.86 °C/m).16 °C di bawah 0 °C atau pada –3.5 80.16 °C. larutan tersebut memiliki titik beku 3.7 m = 1.000 × Mr p = 1.1 kg = 1.17 mol 0.94 7.2 Tetapan Penurunan Titik Beku (Kf) Beberapa Pelarut Pelarut Titik Beku (°C) Kf (°C/m) Aseton Benzena Kamfer Karbon tetraklorida Sikloheksana Naftalena Fenol Air –95.Δ Tf = Tf° – Tf Berikut ini adalah beberapa harga tetapan penurunan titik beku (Kf) dari beberapa pelarut.11 m = 0. pada musim dingin untuk mencairkan salju yang mengganggu di jalan raya biasanya digunakan garam.20 °C Titik beku larutan Δ Tf = Tf air – Tf larutan Δ Tf = Kf m 10 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .8 20. and Its Changes.12 39.7 m = 3.35 5.8 –23 6.5 43 0 2. bagaimana hal itu dapat terjadi? Diskusikanlah hal tersebut bersama teman Anda.17 mol 60 g/mol Mr urea mol urea massa air Molalitas urea = Kata Kunci Penurunan titik beku = 0. 2004 Contoh Jawab Mol urea= 1.27 1. Δ Tf =Kf m Contoh Tantangan Kimia Di Eropa.86 °C/m) 10 g massa urea = = 0. Menurut Anda.86 °C/m × 1.45 179.11 m = 1.000 g/kg 10 g × 500 g 180 g/mol = 0.

0.74 = 5.2 diketahui titik beku benzena = 5.65 g/mol 0.45 °C – 4.71 °C Jadi. Contoh 1. Penggunaan CaCl 2 dan NaCl untuk menurunkan titik leleh es juga sering diterapkan.0.12 °C/m × 0.4 Alat distilasi dirancang dengan menggunakan prinsip hukum Raoult Sifat Koligatif Larutan 11 .12 °C/m Δ Tf = 5. 2002 Gambar 1.023 mol 1 kg benzena Air pendingin keluar massa molar zat terlarut = 5.023 mol Jadi.71 °C.06 °C Δ Tf = Kf m m= ÄT f Kf = 1.65 g.65 g = 245.39 °C. Berapakah massa molar senyawa tersebut? Jawab Pada Tabel 1.12 °C/m. Δ Tf = Kf m Gambar 1. 2002 = 5. Tf benzena = 5. Jawab Molalitas = 1.45 – Tf larutan Tf larutan = 3.65 g suatu senyawa yang tidak diketahui dalam 110 g benzena membeku pada 4.45 °C). massa 1 mol zat terlarut tersebut adalah 245. Labu destilasi Air pendingin masuk Labu penampung Pemanasan Sumber: Basic Concept of Chemistry.207 mol zat terlarut maka jumlah mol pada 110 g benzena dapat dihitung. misalnya untuk menyiapkan campuran pendingin dalam pembuatan es krim.000 2g × = 0.12 °C/m 0.34 m = 1. Zat antibeku (biasanya etilen glikol) yang ditambahkan ke dalam sistem pendingin mesin mobil mencegah pembekuan air radiator pada musim dingin.06 °C = 0.3 Etilen glikol digunakan sebagai zat antibeku pada pendingin mesin mobil. Contoh penerapan Hukum Raoult digunakan pada alat distilasi untuk memisahkan campuran berdasarkan perbedaan titik didihnya. CHCl3 (Mr = 119 g/mol) yang dilarutkan dalam 50 g benzena (Kf benzena = 5.34 m 119 g/mol 50 g Sumber: Chemistry (Chang).20 °C Jadi.39 °C = 1.11 kg benzena × 0.45 °C dan Kf benzena = 5.13 Larutan yang dibuat dengan melarutkan 5. titik beku larutan tersebut adalah 3.207 m artinya setiap kg benzena pada larutan mengandung 0.74 °C Titik beku larutan = Tf benzena – Tf larutan Δ Tf 1.20 °C.207 mol zat terlarut = 0. titik beku larutan adalah –0.20 °C = 0 – Tf larutan Tf larutan = –0. Contoh 1.207 m 5. Statif Klem Kondensor Gejala penurunan titik beku juga memiliki terapan praktis di antaranya adalah penurunan titik beku air.12 Hitunglah titik beku suatu larutan yang mengandung 2 g kloroform.

Mungkinkah larutan gula atau garam yang masuk ke dalam air? Mengapa? 3. 12 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 3. Bagaimanakah peristiwa osmosis dapat terjadi? Untuk menyelidikinya. Amatilah naiknya larutan dalam corong dari ketinggian h1 sampai h2.2? Untuk lebih memahami proses osmosis. Gelas kimia 1 L 4. Samakah Δ H untuk larutan gula dan garam? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Corong yang bagian bawahnya ditutup dengan kertas perkamen/selaput semipermeabel berisi larutan gula dimasukkan ke dalam bak (gelas kimia 1 L) yang berisi air. 4. Apabila corong diganti ukurannya. Air Langkah Kerja 1. Perhatikanlah Gambar 1. gambar tersebut memperlihatkan larutan A dan larutan B dengan konsentrasi yang berbeda yang dipisahkan oleh suatu membran semipermeabel yang hanya dapat ditembus oleh molekul air. Kertas perkamen/selopan 3. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Kesimpulan apakah yang dapat Anda peroleh dari kegiatan Selidikilah 1. apakah naiknya zat cair dalam corong sama? 4. Membran semipermiabel hanya melewatkan molekul zat tertentu sementara zat yang lainnya tertahan.3. pelajarilah uraian berikut. Mengapa air di dalam bak masuk ke dalam corong melalui selaput semipermeabel? 2.5. Susunlah 2 buah alat seperti gambar berikut. lakukanlah kegiatan berikut.2 Tekanan Osmotik Tujuan Mengamati peristiwa osmosis pada larutan elektrolit dan nonelektrolit Alat dan Bahan 1. Larutan garam 6. h2 h1 Beban ⎫ ⎬Δ h ⎭ Kata Kunci • • • Membran semipermeabel Osmosis Tekanan osmotik 2. 1. Tekanan Osmotik Osmosis adalah merembesnya partikel-partikel pelarut dari larutan yang lebih encer ke larutan yang lebih pekat melalui suatu membran semipermeabel. Larutan gula 5. Corong 2. Samakah beban pada kedua corong yang berbeda? 5. Ulangi langkah kerja 1–3. Selidikilah 1.

berapa konsentrasi glukosa dalam cairan infus? Keterangan: π = tekanan osmotik (atm) R = tetapan gas (0. Jika salah satu larutan memiliki tekanan osmotik lebih tinggi dari larutan yang lainnya. 2004 Tekanan balik dibutuhkan untuk mencegah terjadinya proses osmosis. Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. Jumlah tekanan balik yang dibutuhkan merupakan tekanan osmotik larutan.7 atm. A (air murni) dan B (larutan) dipisahkan oleh membran semipermeabel.Beban Piston Larutan B Membran semipermeabel B A A Air murni a b c Keadaan awal. Persamaan berikut (dikenal sebagai Persamaan Van’t Hoff) digunakan untuk menghitung tekanan osmotik dari larutan encer. larutan tersebut dinamakan hipotonik. kemudian setelah beberapa saat. Tekanan osmotik tidak tergantung pada jenis zat terlarut. Pada Gambar 1. Setelah beberapa saat. diperlihatkan keadaan awal.001 mol/L 0. ditandai dengan meningkatnya volume larutan pada tabung B.14 Berapakah tekanan osmotik pada 25 °C dari larutan sukrosa (C12H22O11) 0.5c).001 M? Jawab Diketahui T M R = = = 25 °C = (25 + 273) K = 298 K 0.5 menggambarkan peristiwa osmosis. Diskusikanlah dengan kelompok Anda mengapa tekanan osmotik cairan infus harus sama dengan tekanan osmotik sel darah.082 L atm/mol K) M = molaritas larutan T = suhu (Kelvin) Contoh 1. Tekanan osmotik termasuk dalam sifat-sifat koligatif karena besarnya hanya bergantung pada jumlah partikel zat terlarut persatuan volume larutan. Larutan ini harus memiliki tekanan osmosik yang sama dengan tekanan osmotik sel darah. peristiwa osmosis terjadi. larutan tersebut dinamakan hipertonik.5a. Jika tekanan sel darah pada 25 °C adalah 7. tinggi air pada tabung naik (Gambar 1. Dua larutan yang memiliki tekanan osmotik sama disebut larutan isotonik. Jumlah tekanan balik yang dibutuhkan merupakan tekanan osmotik larutan.5 Proses osmosis dengan membran semipermeabel Tantangan Kimia Larutan glukosa (C6H12O6) digunakan sebagai cairan infus.5b) hingga kesetimbangan tercapai. Gambar 1.082 L atm/mol K Sifat Koligatif Larutan 13 . Tekanan balik dibutuhkan untuk mencegah terjadinya proses osmosis (Gambar 1. Adapun jika larutan memiliki tekanan osmotik lebih rendah dari larutan yang lainnya. π = MRT Gambar 1.

= MRT = 0,001 mol/L × 0,082 L atm/mol K × 298 K = 0,024 atm Jadi, tekanan osmotik larutan tersebut adalah 0,024 atm.

π

Contoh

1.15

Dalam larutan encer, 0,001 M gula dalam air dipisahkan dari air murni dengan menggunakan membran osmosis. Berapakah tekanan osmotik dalam torr pada suhu 25 °C? Jawab π = MRT = (0,001 mol/L) (0,0821 L atm/mol K) (298 K) = 0,0245 atm

Fakta

Kimia

760 torr = 18,6 torr 1 atm Jadi, tekanan osmotik 0,001 M gula dalam air adalah 18,6 torr.

π dalam torr = 0,0245 atm ×

Desalinasi Air Laut Banyak tempat di berbagai pelosok di dunia yang berdampingan dengan lautan, tetapi penduduknya terancam kekurangan air tawar. Untuk itu, negara Arab Saudi menggunakan suatu metode pemisahan air tawar dari garam-garam pekat air laut. Membuang garam-garam yang terlarut dalam air disebut desalinasi. Banyak penelitian dan pengembangan dipusatkan pada lima metode desalinasi, yaitu penyulingan, pembekuan, osmosis terbalik, elektrodialisis, dan pertukaran ion. Desalinasi osmosis terbalik merupakan metode yang ekonomis. Dalam metode ini, garam terpisah dari airnya oleh tekanan pada membran semipermeabel yang memisahkan sumber air (air laut) dari produknya (air tawar).

Contoh

1.16

Suatu larutan dengan volume 100 mL mengandung 0,122 g zat nonelektrolit terlarut dan memiliki tekanan osmotik 16 torr pada suhu 20 °C. Berapakah massa molar zat terlarut tersebut? Jawab T dalam kelvin = (273 + 20) = 293 K

π dalam atm = 16 torr × π 0,0211 atm
M M n

1 atm = 0,0211 atm 760 torr

= MRT = (M) (0,082 L atm/mol K) (298 K) = 8,63 × 10–4

mol zat terlarut L larutan

n V =M×V
= = 8,63 × 10–4

mol zat terlarut × 0,1 L larutan = 8,63 × 10–5 mol L larutan 0,122 g = 1,41 × 103 g/mol 8,63×10-5 mol

massa molar zat terlarut =

Jadi, massa molar zat terlarut tersebut adalah 1,41 × 103 g/mol.

Contoh

1.17

Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 1,08 g protein, yaitu serum albumin manusia yang diperoleh dari plasma darah (dalam 50 cm 3 air). Larutan menunjukkan tekanan osmotik 5,85 mmHg pada 298 K. Tentukan massa molekul relatif albumin.

14

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

Jawab Tekanan osmotik ( π ) dikonversikan terlebih dahulu menjadi atm. 5,85 mmHg =

π

5,85 = 7,70 × 10–3 atm 760 ⎛ massa ⎞ ⎜ ⎟ RT Mr ⎠ ⎝ = V massa RT πV 1,08g × 0,082 atm/mol K × 298K = 6,86 × 104 g/mol 7,70 × 10atm × 0,05L

Mr = =

Jadi, massa molekul relatif albumin adalah 6,86 × 104 g/mol.

Jika tekanan mekanis pada suatu larutan melebihi tekanan osmotik, pelarut murni akan terperas ke luar dari suatu larutan lewat suatu membran semipermeabel (Gambar 1.6). Proses ini disebut osmosis terbalik (reverse osmosis) dan merupakan suatu cara untuk memulihkan pelarut murni dari dalam suatu larutan. Contoh penerapan osmosis balik adalah pemulihan air murni dari limbah industri dan menawarkan air laut (desalinasi). Proses osmosis sangat penting bagi tanaman dan hewan karena dengan proses osmosis, air dibagikan ke semua sel organisme hidup. Dinding sel merupakan membran semipermeabel, membran sel hidup ini juga dapat ditembus oleh zat-zat terlarut tertentu sehingga bahan makanan dan produk buangan dipertukarkan lewat dinding sel ini. Permeabilitas dinding sel terhadap zat terlarut seringkali bersifat memilih-milih dan sampai batas tertentu tidak bergantung pada ukuran partikel zat terlarut dan konsentrasi mereka. Misalnya, ion magnesium yang terhidrasi praktis tidak menembus dinding saluran pencernaan, sedangkan molekul glukosa dapat melewati dinding sel.

Air murni Larutan air H2O

Gambar 1.6
Osmosis terbalik, menunjukkan bahwa jika tekanan mekanis lebih besar daripada tekanan osmotik, pelarut dipaksa melewati membran semipermeabel dari dalam larutan menuju ke pelarut murni.

Soal Penguasaan

Materi 1.2
3. Jika 0,4 molal gula pasir dilarutkan dalam air (Kb air = 0,52 °C/m), tentukan titik didih larutan gula tersebut. Jika 6,84 g sukrosa (Mr = 342) dilarutkan dalam air dan membentuk larutan bervolume 100 mL pada suhu 27 °C (R = 0,082 L atm/mol K), tentukan tekanan osmotik larutan tersebut.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Bagaimanakah cara untuk mengetahui pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap jenuh larutan? Jelaskan. 2. Hitunglah tekanan uap suatu larutan 4 mol fruktosa dalam 60 mol air pada suhu 310 °C. Jika tekanan uap air murni pada 310 °C sebesar 33,4 mmHg.

4.

C

Sifat Koligatif Larutan Elektrolit

Jika zat terlarut membentuk larutan bersifat asam, basa, dan garam, ternyata rumus-rumus sifat koligatif larutan memiliki nilai yang tidak sama dengan data percobaan. Harga-harga Δ P, Δ Tb , Δ Tf , dan π dari larutanlarutan asam, basa, dan garam yang diamati melalui eksperimen selalu lebih besar daripada harga-harga yang dihitung menurut perhitungan ideal. Bagaimanakah menentukan perbandingan nilai sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit? Untuk mengetahuinya, lakukanlah kegiatan berikut.

Sifat Koligatif Larutan

15

Selidikilah 1.3
Sifat Koligatif Larutan Elektrolit Tujuan Menentukan perbandingan nilai sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit Alat dan Bahan Data hasil percobaan Langkah Kerja Amatilah data hasil percobaan berikut. Larutan yang diamati memiliki konsentrasi yang sama yaitu 0,005 m.
Larutan
Glukosa NaCl KCl K2SO4 H2SO4

Tf (°C)
0,0093 0,0183 0,0180 0,0275 0,0270

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Hitunglah perbandingan nilai Δ Tf NaCl terhadap Δ Tf glukosa, Δ Tf KCl terhadap Δ Tf glukosa, dan seterusnya sampai dengan H2SO4. 2. Manakah nilai perbandingan di antara keempat larutan terhadap glukosa yang bernilai hampir sama? 3. Bandingkanlah nilai perbandingan itu dengan jumlah ion masing-masing zat yang membentuk larutan elektrolit (NaCl memiliki ion Na+ dan Cl–). 4. Apakah nilai perbandingan tersebut sama dengan jumlah ionnya? Mengapa demikian? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.

Kata Kunci
• • Faktor Van’t Hoff Larutan elektrolit

Apakah kesimpulan yang Anda peroleh? Untuk lebih memahami sifat koligatif larutan elektrolit, pelajarilah penjelasan berikut. Menurut Arrhenius, suatu zat elektrolit yang dilarutkan dalam air akan terurai menjadi ion-ion penyusunnya sehingga jumlah partikel zat pada larutan elektrolit akan lebih banyak dibandingkan dengan larutan nonelektrolit yang konsentrasinya sama. Hal ini menyebabkan sifat koligatif pada larutan elektrolit lebih besar daripada larutan nonelektrolit. Perilaku elektrolit dapat digambarkan dengan memerhatikan fenomena di atas. Penurunan titik beku Δ Tf larutan 0,005 m NaCl 1,96 kali (2 kali) Δ Tf glukosa sebagai zat nonelektrolit, demikian juga Δ Tf untuk K2SO4 hampir 3 kali dari Δ Tf glukosa. Keadaan ini dapat dinyatakan dengan persamaan berikut.

Δ Tf elektrolit = i × Δ Tf nonelektrolit
Hubungan sifat koligatif larutan elektrolit dan konsentrasi larutan dirumuskan oleh Van’t Hoff, yaitu dengan mengalikan rumus yang ada dengan bilangan faktor Van’t Hoff yang merupakan faktor penambahan jumlah partikel dalam larutan elektrolit. i = 1 + (n – 1) α Keterangan: i = faktor yang menunjukkan bagaimana larutan elektrolit dibandingkan dengan larutan nonelektrolit dengan molalitas yang sama. Faktor i inilah yang lebih lanjut disebut faktor Van’t Hoff. n = jumlah ion dari elektrolit α = derajat ionisasi elektrolit

16

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

Contoh elektrolit biner: NaCl(s) → Na+(aq) + Cl–(aq) KOH(s) → K+(aq) + OH–(aq)

(n = 2) (n = 2)

Anda Harus Ingat
Sifat koligatif larutan elektrolit bergantung pada faktor Van’t Hoff. (i = 1 + (n – 1) α )

Contoh elektrolit terner: H2SO4(l) + 2 H2O(l) → 2 H3O+(aq) + SO42–(aq) (n = 3) (n = 3) Mg(OH)2(s) → Mg2+(aq) + 2 OH–(aq) Contoh elektrolit kuarterner: (n = 4) K3PO4(s) → 3 K+(aq) + PO43–(aq) 3+ – → Al (aq) + 3 Br (aq) (n = 4) AlBr3(s) Untuk larutan elektrolit berlaku Hukum Van’t Hoff

You Must Remember
Colligative properties of electrolyte solution depends on Van’t Hoff factor. (i = 1 + (n – 1) α )

1. Penurunan Tekanan Uap Jenuh
Rumus penurunan tekanan uap jenuh dengan memakai faktor Van’t Hoff hanya berlaku untuk fraksi mol zat terlarutnya saja (zat elektrolit yang mengalami ionisasi), sedangkan pelarut air tidak terionisasi. Oleh karena itu, rumus penurunan tekanan uap jenuh untuk zat elektrolit adalah:
Δ P = xBP° {1 + (n – 1) α }

Perhatikanlah contoh soal penerapan rumus tekanan uap untuk zat elektrolit berikut.

Contoh
Jawab

1.18

Hitunglah tekanan uap larutan NaOH 0,2 mol dalam 90 gram air jika tekanan uap air pada suhu tertentu adalah 100 mmHg.

mol NaOH X NaOH = mol NaOH + mol air

=

0,2 mol = 0,038 90 g 0,2 mol + 18 g/mol

Kata Kunci
• • Faktor Van’t Hoff Ionisasi

Karena NaOH merupakan elektrolit kuat ( α = 1) dan n = 2 maka ΔP = P°xB {1 + (n – 1) α } = 100 × 0,038 {1 + (2 – 1)1} = 7,6 mmHg Tekanan uap larutan = 100 mmHg – 7,6 mmHg = 92,4 mmHg Jadi, tekanan uap larutan NaOH adalah 92,4 mmHg.

2. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku
Seperti halnya penurunan tekanan uap jenuh, rumus untuk kenaikan titik didih dan penurunan titik beku untuk larutan elektrolit juga dikalikan dengan faktor Van't Hoff.
Δ Tb = Kb m {1 + (n – 1) α } Δ Tf = Kf m {1 + (n – 1) α }

Sifat Koligatif Larutan

17

Perhatikanlah contoh-contoh soal berikut.

Contoh

1.19

Sebanyak 4,8 gram magnesium sulfat, MgSO4 (Mr = 120 g/mol) dilarutkan dalam 250 g air. Larutan ini mendidih pada suhu 100,15 °C. Jika diketahui Kb air 0,52 °C/m, Kf air = 1,8 °C/m, tentukan: a. derajat ionisasi MgSO4; b. titik beku larutan. Jawab a. Reaksi ionisasi MgSO4 adalah MgSO4(s) → Mg2+(aq) + SO42–(aq) (n = 2) Kenaikan titik didih: ΔTb = Tb larutan – Tb air = 100,15 °C – 100 °C = 0,15 °C ΔTb = Kb.m.i = Kb ×
massa 1.000 × × {1 + (n – 1) α } Mr P

Kupas

Tuntas

Agar 10 kg air tidak membeku pada suhu –5 °C perlu ditambahkan garam NaCl. Jika diketahui Kb air = 1,86 °C/m dan Ar H = 1 g/mol, O = 16 g/mol, Na = 23 g/mol, dan Cl = 35,5 g/mol maka pernyataan berikut benar, kecuali .... A . diperlukan NaCl lebih dari 786 gram B. larutan NaCl adalah elektrolit kuat C . bentuk molekul air tetrahedral D. NaCl dapat terionisasi sempurna E. dalam air terdapat ikatan hidrogen Pembahasan Molekul air berbentuk angular (huruf V). Jadi, pernyataan yang salah adalah (C) bentuk molekul air tetrahedral.
SPMB 2004

0,15 = 0,52 °C/m ×

α = 0,8

1.000 g/kg 4,8 g × × {1 + (2 – 1) α } 250 g 120 g/mol

Jadi, derajat ionisasi MgSO4 adalah 0,8. b. Untuk menghitung titik bekunya, kita cari dulu penurunan titik bekunya dengan rumus:

Δ Tf = Kf ×

massa 1.000 × × {1 + (n – 1) α } P Mr

Δ Tf = 1,8 °C/m ×

1.000 g/kg 4,8 g × × {1 + (2 – 1) 0,8} 120 g/mol 250 g

= 0,52 °C Tf larutan = Tf air – Δ Tf = 0 °C – 0,52 °C = –0,52 °C Jadi, titik beku larutan tersebut adalah –0,52 °C.

3. Tekanan Osmotik
Tekanan osmotik untuk larutan elektrolit diturunkan dengan mengalikan faktor van't Hoff.
π = MRT {1 + (n – 1) α }

Perhatikanlah contoh-contoh soal berikut.

Contoh

1.20

Sebanyak 5,85 gram NaCl (Mr = 58,5 g/mol) dilarutkan dalam air sampai volume 500 mL. Hitunglah tekanan osmotik larutan yang terbentuk jika diukur pada suhu 27 °C dan R = 0,082 L atm/mol K. Jawab diketahui, NaCl (n = 2) dan α = 1 π =MRTi =
massa 1.000 × × R T × {1 + (n – 1) α } Mr P

18

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

=

5,85 g 1.000 mL/L × × 0,082 L atm/mol K × 300 K × {1 + (2 – 1)1} 58,5 g/mol 500 mL

Kupas

Tuntas

= 9,84 atm Jadi, tekanan osmotik larutan tersebut adalah 9,84 atm.

Contoh

1.21

Sebanyak 38 g elektrolit biner (Mr = 95 g/mol) dilarutkan dalam air sampai dengan volume 1 L pada suhu 27 °C dan memiliki tekanan osmotik 10 atm. Hitunglah derajat ionisasi elektrolit biner tersebut. Jawab π = M R T {1 + (n – 1) α }

Jika diketahui tekanan osmotik larutan 10 gram asam benzoat, C6H5COOH, dalam benzena adalah 2 atm pada suhu tertentu, larutan 20 gram senyawa binernya (C6H5COOH)2 dalam pelarut yang sama memiliki tekanan osmotik sebesar .... A . 0,5 atm B. 1,0 atm C . 2,0 atm D. 4,0 atm E. 8,0 atm Pembahasan Oleh karena perbandingan massa/Mr sama, molaritas akan sama dan tekanan osmotik pun sama. Jadi, tekanan osmotiknya sebesar (A) 2 atm.
SPMB 2004

38 g 1.000 × × 0,082 L atm/mol K × 300 K × {1 + (2 – 1) α } 95 g/mol 1.000 α = 0,016 Jadi, derajat ionisasi larutan tersebut adalah 0,016.
10 =

Soal Penguasaan

Materi 1.3
2. Hitunglah tekanan osmotik larutan yang mengandung 40 g MgCl2 (Mr = 94 g/mol) dengan volume larutan 2 L pada suhu 27 °C dan R = 0,082 L atm/mol K.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Sebanyak 5 g NaCl (Mr = 58 g/mol) dilarutkan dalam 200 g air. Larutan ini mendidih pada suhu 100,25 °C. Jika diketahui Kb air = 0,52 °C/m dan Kf air = 1,86 °C/m, tentukan derajat ionisasi NaCl dan titik beku larutannya.

Rangkuman
1. Molalitas adalah besaran yang berguna untuk menghitung jumlah zat terlarut yang dinyatakan dalam mol dan jumlah pelarut dalam kilogram.
Molalitas (m) = massa 1.000 × Mr P
o PA = x A .PA

Ptotal = PA + PB
o o = x A PA + x B PB

b.

Kenaikan titik didih ( Δ Tb) dan penurunan titik beku ( Δ Tf)

2.

Fraksi mol merupakan satuan konsentrasi yang semua komponen larutannya dinyatakan berdasarkan mol. Total fraksi mol = 1
Xi

Δ T b = Kb × m Δ Tb = Tb – Tbo
c.

Δ T f = Kf × m
Δ Tf = Tfo – Tf

=

mol komponen i Jumlah mol semua komponen dalam larutan

3.

Sifat koligatif bergantung pada jumlah zat yang terlarut pada larutan. Sifat koligatif terdiri atas penurunan tekanan uap ( ΔP ), kenaikan titik didih ( Δ Tb) dan penurunan titik beku ( Δ Tf), dan tekanan osmotik. a. Penurunan tekanan uap ( ΔP )
o ΔP = x B .PA o PB = xB .PB

4.

Tekanan osmotik ( π ) π =MRT Sifat koligatif larutan elektrolit bergantung pada bilangan faktor Van’t Haff. Jadi, perhitungan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, dan tekanan osmotik dikalikan dengan faktor Van’t Hoff (i). i = 1 + (n – 1) α

Sifat Koligatif Larutan

19

P e t aKonsep
Penurunan tekanan uap Kenaikan titik didih Penurunan titik beku Tekanan osmotik Sifat koligatif larutan
terdiri atas rumus

P = xB P°A Tb = K b m Tf= Kf m =MRT

Sifat koligatif terdiri larutan atas nonelektrolit

rumus

rumus

rumus

Penurunan tekanan uap Kenaikan titik didih Penurunan titik beku Tekanan osmotik

rumus

o P = xB PA {1 + (n – 1) }

Sifat koligatif terdiri larutan atas elektrolit
dipengaruhi oleh

rumus

Tb = Kb m {1 + (n – 1) } Tf= Kf m {1 + (n – 1) } = M R T {1 + (n – 1) }

rumus

rumus

Faktor van’t Hoff

i = 1 + (n – 1)

Kaji Diri
Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Sifat Koligatif Larutan ini? Menyenangkan, bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Sifat Koligatif Larutan ini. Misalnya, Anda akan mengenal berbagai perubahan sifat fisik dari larutan dan dapat membedakan antara larutan elektrolit dan nonelektrolit. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku larutan, dan tekanan osmotik termasuk sifat koligatif larutan, serta membandingkan antara sifat koligatif larutan berdasarkan percobaan nonelektrolit dan sifat koligatif larutan elektrolit yang konsentrasinya sama. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini, bertanyalah kepada guru kimia Anda. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Sifat Koligatif Larutan ini. Belajarlah dengan baik. Pastikanlah Anda menguasai materi ini.

20

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

Mg(NO3)2 0.038 B.6 g D... A. A. dan Ar H = 1 g/mol) terbuat dari 40 g NaOH dengan .. –1... Ar O = 16 g/mol. A. A.52 °C/m dan Kf air = 1. 1 liter larutan D. 85 g B..026 °C C. 7. larutan urea (CO(NH2)2) 10% B.279 °C. 1..2 M C. 3. 6.04 °C E. 0. 100 gram larutan B. Ar O = 16.. banyaknya air yang harus ditambahkan adalah . Ar H = 1 g/mol) A.86 °C/m maka larutan NaOH 4% (Ar Na = 23 g/mol. Ar Na = 23. 175 g/mol 11.. Ar O = 16 g/mol.46 °C 10. Di antara larutan berikut ini yang titik bekunya paling tinggi adalah . A. 1. –0.. Na2CO3 0.. glukosa 0. 0. A. Jika Kb air = 0.3 M B. (Ar C = 12 g/mol. 171 g 12..000 gram air E.. 0. 100 g/mol E.13 °C C. –0.88 °C E. Cr(NH3)4Cl2 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda.442 °C 13. KNO3 0.. –3. 1 liter pelarut Sebanyak 84 gram KOH (Ar K = 39 g/mol. –0. Ar Cl = 35.0 M Jika bobot molekul fruktosa 180.004 C. 1.. CO(NH2)2 E.5 °C/m) maka jumlah gula ( M r = 342 g/mol) yang harus dilarutkan adalah . Ar H = 1). 95 g/mol D. 0. –3. urea 0. Suatu larutan X mendidih pada suhu 100.52 B.. Ar S = 32) A.62 Larutan 1 molal NaOH (Ar Na = 23 g/mol.. 0. Jika Mr air 18. 0. Ar Mg = 24. 90 g C.. 17 g C. BaCl 2 0. 8. 300 g/mol C.2 mol gula dilarutkan dalam air hingga diperoleh fraksi mol larutan gula sebesar 0. (Ar C = 12.892 °C 14..5. 86.3 M C. 0. Ar N = 14. 5. Larutan yang isotonis dengan NaCl 0... 0. H2SO4 0.4 M E.3 M adalah .040 2.. Untuk menaikkan titik didih 250 mL air menjadi 100. Konsentrasi larutan adalah ..960 D..04. Massa molekul relatif zat tersebut adalah . A.82 D. Jika Kf air = 1.86 °C B. Ar O = 16 g/mol.4 m B. 1.18 g E. 342 g E.. CuSO4 0..Evaluasi Materi Bab A. 2.42 C. larutan MgSO4 20% Dalam 500 gram air terdapat 12 g urea CO(NH2)2 (Ar C = 12. 8. –7..86 °C/m) membeku pada –0.52 °C E. A. glukosa 0.000 gram larutan C.0 m B.. A. 1 liter air C. CH3COOH 0. dan Ar H = 1 g/mol) dilarutkan dalam 750 g air.5 m C. A. air sehingga volume larutan 1 liter D. 0.72 E. 684 g D..400 E. (Kb air = 0. larutan sukrosa (C11H22O11) 30% E.000 gram pelarut E.. 1. 1. Molalitas larutan menyatakan banyaknya mol zat terlarut dalam .26 °C B.52 °C/m dan Kf air = 1.72 g Fraksi mol larutan 36 g glukosa (C6H12O6) dalam 90 g air (H2O) adalah ..13 °C.104 °C B.. 0. Na2SO4 0.2 M 15. Suatu larutan 3 g zat nonelektrolit dalam 100 g air (Kf =1. larutan NaCl 10% D.6 M E. –0. Ar O = 16 g/mol.8 M D.72 °C D. Konsentrasi kemolalan larutan urea tersebut adalah . C 12H 22 O 11 C. 0.4 g B... Ar O = 16...5 M E..6 °C D. Ar H = 1 g/mol) akan membeku pada suhu .. Molalitas larutan fruktosa 10% ialah .. 0. 0.. D.. 1. –1. Di antara larutan-larutan memiliki tekanan osmotik A.1 M D. 2.3 M B.86 °C/m maka kenaikan titik didih larutan urea tersebut adalah .5 m C.372 °C.. 0. 1.94 °C C. 1 9. 0.. 200 g/mol B. 1. 960 mL air Di antara larutan berikut yang memiliki fraksi mol terbesar adalah .86 °C D. 4.. –1.1 °C pada 1 atm (Kb = 0. Suatu larutan urea dalam air memiliki penurunan titik beku 0. 0. Ar H = 1.3 m Sebanyak 0.2 m E. 0. 16.86 °C/m) Larutan tersebut akan membeku pada suhu . Ar N = 14.0 M D. 2. larutan glukosa (C6H12O6) 20% C. NaCl B. 0... 4..1 m D. A. 960 gram air B..01 M berikut ini yang terbesar adalah . A. A.4 M Sifat Koligatif Larutan 21 .

500 B. 59. Jika diketahui titik lebur kamfer murni 178. Suatu zat nonelektrolit (Mr = 40 g/mol) sebanyak 30 g dilarutkan ke dalam 900 g air. titik beku larutan ini adalah –1. Ar H = 1 g/mol) A. b. Menurut Anda. 125 E.17. G H 2. Perhatikan Diagram P–T berikut. titik beku larutan lebih tinggi dari titik beku pelarutnya tekanan uap larutan lebih tinggi dari tekanan uap pelarutnya D. Y..7 g NaCl (Mr = 58.9 °C B...97 atm C. 250 C. 3. Ar O = 16 g/mol. titik didih larutan adalah . 103.1 atm D. (Kb air = 0. 1.000 g air..25 g zat X dalam 100 gram kamfer melebur pada suhu 174.5 °C/m) A. Jika diketahui K2SO4 terurai 90%.. Berapa gram zat tersebut yang harus dilarutkan ke dalam 1. tentukan Mr senyawa nonelektrolit tersebut.4 °C C. c. 4.. Suatu zat organik sebanyak 0.2 kg air agar diperoleh larutan dengan titik beku setengahnya dari titik beku di atas? Sebanyak 11.8 mmHg. penurunan tekanan uap.. Soal Tantangan 1.6 °C C. Diagram P–T B' B A A' Z C Tekanan (atm) Berdasarkan diagram P–T tersebut. 5. 102. Pernyataan yang benar tentang sifat koligatif larutan adalah . 2.645 g dilarutkan dalam 50 g CCl4 memberikan Δ Tb = 0.03 °C/m. 101.250 19. tekanan osmotik larutan elektrolit sama dengan tekanan osmotik larutan nonelektrolit dengan konsentrasi yang sama E. Sebanyak 3 g senyawa nonelektrolit dimasukkan ke dalam 50 g eter (Mr = 74 g/mol). A. 100.4 °C dan Kf kamfer = 40 °C/m maka massa molar (Mr) zat X adalah . 19. Larutan tersebut memiliki tekanan uap sebesar 426 mmHg.2 g glukosa (C6H12O6) dalam 250 mL larutan pada suhu 27 °C adalah .94 atm B. B. mengapa penjual es melakukan hal tersebut? X Y C' D' Temperatur E' F' 22 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .550 °C. Larutan 1. 163..8 °C D. (Ar C = 12 g/mol. Untuk membuat es potong tersebut. 25 D. penurunan titik beku larutan. 1. kenaikan titik didih larutan..5 g/mol) dilarutkan ke dalam air sampai volume 400 mL. Jika Kb pelarut = 5. dan d..7 atm 18. Hitunglah tekanan osmotik larutan yang terbentuk jika diukur pada suhu 27 °C dan R = 0. Hitunglah tekanan uap suatu larutan 3 mol glukosa dalam 900 g air pada suhu 300 °C jika tekanan uap air murni pada 100 °C adalah 31. Jika tekanan uap eter murni pada suhu tersebut 442 mmHg. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.. titik didih larutan lebih tinggi dari titik didih pelarutnya B. 20.645 °C. titik beku larutan elektrolit lebih tinggi dari titik beku larutan nonelektrolit dengan konsentrasi yang sama. si penjual menaruh garam dapur bersama es balok di sekitar cetakan es. dan Z. 1.. tentukan massa molekul relatif zat itu.0 °C E. 3.4 °C. Tekanan osmotik suatu larutan yang terdiri atas 7. tentukan fasa zat pada X.4 atm E. A. Suatu larutan dibuat dari 2 mol K 2 SO 4 yang dilarutkan dalam 1.082 L atm/mol K. 39. tunjukkan a. D E F Pernahkah Anda melihat penjual es potong? Mungkin juga. Anda pernah membelinya.

seperti pelapisan kromium pada mesin kendaraan bermotor sehingga terlihat mengilap. alat yang dapat menghasilkan arus listrik. menggunakan sel elektrolisis. serta menjelaskan reaksi oksidasireduksi dalam sel elektrolisis dan menerapkan Hukum Faraday untuk eletrolisis larutan elektrolit.com Pada bab ini. yaitu reaksi redoks. Anda akan mempelajari penyetaraan reaksi redoks dan penerapannya pada sel elektrokimia. seperti sel Volta/sel Galvani dan sel elektrolisis serta pemanfaatannya. Reaksi Redoks B. A. Anda akan diajak untuk dapat menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari dengan cara menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dalam sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri. Selain baterai. Anda tentu mengenal baterai. Korosi 23 . Sel Elektrokimia C. contoh pemanfaatan lainnya adalah pada penyepuhan logam. Bagaimanakah proses elektrolisis terjadi? Bagaimana pula reaksi yang terjadi pada baterai? Pada bab ini. penerapan reaksi redoks banyak digunakan di dalam kehidupan sehari-hari.Bab2 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia Sumber: harleypics. arus yang dihasilkan baterai disebabkan oleh reaksi kimia. Pada prinsipnya. Proses penyepuhan logam. Berbagai jenis baterai dalam berbagai bentuk dan tegangan telah banyak dibuat untuk menjalankan peralatan-peralatan elektronik.

misalnya reaksi yang terjadi pada baterai kering. Bagaimana reaksi-reaksi itu terjadi? Pada bab ini akan dibahas lanjutan penerapan reaksi redoks dalam menyetarakan persamaan reaksi dan sel elektrokimia. penyerahan dan penerimaan elektron.1 Penyetaraan Reaksi Redoks Tujuan Menyetarakan reaksi redoks Alat dan Bahan Persamaan reaksi Langkah Kerja 1. Kata Kunci • • • Bilangan oksidasi Reaksi oksidasi Reaksi reduksi Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. a. Manakah langkah penyetaraan reaksi yang lebih mudah untuk reaksi a. Konsep redoks pada Kelas X baru diterapkan dalam memberi nama senyawa sehingga dapat membedakan apa nama untuk CuO dan Cu2O serta memahami penerapan konsep redoks dalam mengatasi masalah lingkungan. lakukanlah kegiatan berikut. Bagaimanakah cara mengidentifikasi sifat larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit? Jelaskan. b. cara bilangan oksidasi. Selain itu. serta penanggulangan korosi. Apakah sama jumlah muatan di ruas kiri dan ruas kanan untuk reaksi yang kelima? 3. 2. Agar Anda memahami penerapan konsep redoks ini. 24 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . CH4(g) + O2(g) → CO2(g) + H2O(g) c. KMnO4(aq) + Na2SO3(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + H2O(l) e. Ada dua cara untuk menyetarakan reaksi dengan cara redoks. 3. ZnS(s) + HNO3(aq) → ZnSO4(aq) + NO(g) + H2O(l) d. 1. penyepuhan dan pemurnian logam. yaitu proses kimia yang menghasilkan arus listrik dan proses kimia yang menggunakan arus listrik. Apakah sama jumlah atom di ruas kiri dan di ruas kanan untuk kelima reaksi? 2. Reaksi redoks sederhana dapat disetarakan dengan mudah.Soal Pramateri 1. c. cara setengah reaksi/ion elektron. Bagaimanakah konsep reduksi dan oksidasi berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen? Jelaskan. apabila: a. Konsep reduksi dan oksidasi (redoks) berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen. d. Suatu reaksi dinyatakan setara. Selidikilah 2. Adakah reaksi yang sulit untuk disetarakan? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Mg(s) + O2(g) → MgO(s) b. b. jumlah atom di ruas kiri sama dengan jumlah atom di ruas kanan. Bagaimanakah konsep reduksi dan oksidasi berdasarkan penerimaan dan penyerahan elektron? Jelaskan. jumlah muatan di ruas kiri sama dengan jumlah muatan di ruas kanan. Reaksi reduksi-oksidasi merupakan reaksi yang berlangsung pada proses-proses elektrokimia. serta peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi telah Anda pelajari di Kelas X Bab 7. namun reaksi yang rumit harus ditangani secara khusus. A Reaksi Redoks 2. Cr2O72–(aq) + Fe2+(aq) + H+(aq) → Cr3+(aq) + Fe3+(aq) + H2O(l) Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. masih banyak penerapan reaksi reduksi oksidasi dalam kehidupan sehari-hari. atau e? 4. yaitu: 1. sel aki. Pelajarilah contoh-contoh reaksi redoks berikut dan setarakan reaksinya.

Mn + S → Mn + S melepas 2e Langkah 5 Samakan jumlah elektron yang dilepas dan diikat agar jumlah elektron yang dilepaskan sama dengan yang diikat. cara setengah reaksi. Jawab Langkah 1 kalium natrium asam kalium mangan(II) natrium + + + + + air permanganat sulfit sulfat → sulfat sulfat sulfat Langkah 2 KMnO4(aq) + Na2SO3(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + H2O(l) (reaksi belum setara) Langkah 3 Tentukan bilangan oksidasi setiap unsur dalam persamaan itu: +1 +7 –2 +1 +4 –2 +1 +6 –2 +1 +6 –2 +2 +6 –2 +1 +6 –2 +1 –2 Anda Harus Ingat Reaksi reduksi oksidasi dapat disetarakan dengan dua cara: 1. Oleh karena itu. dan air.1 Setarakan persamaan untuk reaksi antara kalium permanganat dan natrium sulfit dengan hadirnya asam sulfat untuk membentuk kalium sulfat. 2 MnSO4. harus ditambahkan 3 mol air. Dalam reaksi redoks. 2. 2 KMnO4(aq) + 5 Na2SO3(aq) + 3 H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + 2 MnSO4(aq) + 5 Na2SO4(aq) + ? H2O(l) Banyaknya air dapat dihitung dengan dua cara: a. dan 5 Na2SO4). 2. Agar di kiri juga menunjukkan 8 mol. Seperti yang ditunjukkan oleh persamaan dalam langkah 5. H2O sering terlibat di dalam reaksi. Jumlah elektron yang dilepaskan harus dikalikan 5. mangan(II) sulfat. Cara Bilangan Oksidasi Penyetaraan persamaan reaksi redoks menggunakan cara bilangan oksidasi (biloks) dilakukan dengan cara menyamakan jumlah elektron yang dilepas oleh reduktor dan elektron yang diikat oleh oksidator. molekul H2O perlu dituliskan dalam persamaan reaksi. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 25 . jadi 2 × 5 = 10 elektron. the change of oxidation number. natrium sulfat. tidak termasuk H 2O. Jadi. Banyaknya total atom oksigen yang ditunjukkan di ruas kiri persamaan terakhir adalah 35 dan di kanan adalah 32 mol. mengikat 5e +7 +4 +2 +6 You Must Remember Reduction oxidation reaction can be equal with two ways: 1. Begitu pula ion H+ dan OH–. cara bilangan oksidasi. artinya yang mengalami oksidasi atau reduksi. harus ditetapkan 3 mol untuk H2SO4. Adapun jumlah elektron yang diikat dikalikan 2 sehingga menjadi 5 × 2 = 10 elektron. a half reaction. tentukan banyaknya mol yang belum disetarakan. kadang-kadang perlu dituliskan dalam persamaan reaksi redoks untuk menyatakan apakah reaksi berlangsung dalam suasana asam atau basa. 8 mol belerang ditunjukkan di sebelah kanan (K2SO4. KMnO4(aq) + Na2SO3(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + H2O(l) Langkah 4 Pilihlah unsur-unsur yang mengalami perubahan dalam bilangan oksidasi.1. Persamaan menjadi: 2 KMnO4(aq) + 5 Na2SO3(aq) + ? H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + 2 MnSO4(aq) + 5 Na2SO4(aq) + ? H2O(l) Langkah 6 Dengan memeriksa ruas kiri dan ruas kanan. Contoh 2. dalam hal ini H2SO4 dan H2O yang diperlukan untuk menyetarakan persamaan. Banyaknya elektron yang dilepas ataupun diterima ditentukan melalui perubahan biloks yang terjadi.

ZnS(s) + HNO3(aq) → ZnSO4(aq) + NO(g) + H2O(l) –8e(×3) +3e(×8) e = 8 × 3 = 24 Reaksi redoks berikut: a Fe2+ + MnO4– + b H+ → c Fe3+ + Mn2+ + d H2O Harga a. 2. air. 2. 4. 2 MnO4–(aq) + 6 I–(aq) + 4 H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 OH–(aq) 6. sistem yang tereduksi. Contoh 2. kromium(III) klorida. 8.4 Setarakan persamaan untuk reaksi natrium dikromat (Na2Cr2O7) dan asam klorida untuk menghasilkan natrium klorida. persamaan reaksi yang setara adalah 3 ZnS(s) + 8 HNO3(aq) → 3 ZnSO4(aq) + 8 NO(g) + 4 H2O(l) Contoh Jawab 1. UN 2004 MnO4– + 2I– → MnO2 + I2 +3e(×2) –2e(×3) 3. 5. 8. Jadi. persamaan reaksi yang setara adalah 2 KMnO4(aq) + 6 KI(aq)+ 4 H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 KOH(aq) 2. 4. dan d berturut-turut adalah (D) 5. 2 KMnO4(aq) + 6 KI(aq) + 4 H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 KOH(aq) Jadi. 8 C. dilanjutkan dengan penyetaraan jumlah elektron yang terlibat pada bagian a dan b. Cara Setengah Reaksi/Ion Elektron Penyetaraan persamaan reaksi redoks dengan cara ini dilakukan dengan membagi reaksi menjadi 2 bagian. 2 MnO4–(aq) + 6 I–(aq) → 2 MnO2(s) + 3 I2(aq) + 8 OH–(aq) 5. harus ditetapkan 3 mol air. 8.Banyaknya atom hidrogen yang ditunjukkan di kiri adalah 6 mol (3 H2SO4). Jadi. 4. 5. 4 D.3 Setarakanlah reaksi antara KMnO4 dengan KI dalam suasana basa. 5 B. b. 8. sistem yang teroksidasi. Perhatikan beberapa contoh penyelesaian reaksi redoks dengan cara biloks berikut. 3 ZnS(s) + 8 HNO3(aq) → 3 ZnSO4(aq) + 8 NO(g) + H2O(l) 3. c. 8. 3 ZnS(s) + 8 HNO3(aq) → 3 ZnSO4(aq) + 8 NO(g) + 4 H2O(l) Jadi. yang diakhiri dengan menjumlahkan kedua reaksi. 26 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .. 4.2 Setarakanlah reaksi berikut. dan klorin. 5. b. c. 5. harga a. dan d berturutturut adalah . 5. 5. 4 E.. 2 MnO4–(aq) + 6 I–(aq) → 2 MnO2(s) + 3 I2 (aq) 4. A. Penyelesaian dilakukan untuk setiap bagian. yaitu: a. ZnS(s) + HNO3(aq) → ZnSO4(aq) + NO(g) + H2O(l) Kupas –2 +5 +6 +2 Tuntas 1.. MnO4– + I– → MnO2 + I2 +7 +4 basa +3 (5) +2 II 5 Fe +MnO4 → 5 Fe3++Mn2+ III 5 Fe2++MnO4–+8 H+ → 5 Fe3+ + Mn2+ IV 5 Fe2++MnO4– +8 H+ → 5 Fe3+ + Mn2+ + 4 H2O Jadi. 5 Pembahasan a Fe2+ + MnO4– + b H+ → c Fe3+ + Mn2+ + H2O I Fe2++MnO4– → Fe3++Mn2+ +2 (1) +7 2+ – 2. Contoh Jawab 2. persamaan yang setara adalah 2 KMnO4(aq) + 5 Na2SO3(aq) + 3 H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + 2 MnSO4(aq) + 5 Na2SO4(aq) + 3 H2O(l) b. b. 5. 5. 5.

baik untuk persamaan reduksi maupun untuk oksidasi. 3 dan 5 E. persamaan yang setara adalah Na2Cr2O7(aq) + 14 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + 2 CrCl3(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) Kupas Tuntas Reaksi redoks berikut: a MnO4– + 6 H+ + b H2N2C2O4 → a Mn2+ + 8 H2O + 10 CO2 Harga a dan b berturut-turut adalah .Jawab Langkah 1 natrium asam natrium kromium(III) + air + klorin + klorida → klorida + dikromat klorida Langkah 2 Na2Cr2O7(aq) + HCl(aq) → NaCl(aq) + CrCl3(aq) + H2O(l) + Cl2(g) (tidak setara) Langkah 3 Tuliskan bentuk ion setiap zat. koefisien a dan b berturut-turut adalah (C) 2 dan 5.5 asam Setengah reaksi Setarakan persamaan reaksi berikut: MnO4–(aq) + Cl–(aq) → Mn2+(aq) + Cl2(g) Jawab (reduksi) MnO4–(aq) → Mn2+(aq) – Cl (aq) → Cl2 (g) (oksidasi) Menyetarakan jumlah atom O dilakukan dengan penambahan H2O jika suasana reaksi asam.. diperoleh Cr2O72– (aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) (belum lengkap) Juga mengetahui bahwa ion hidrogen harus bergabung dengan oksigen untuk membentuk air. Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 Cl–(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) Langkah 5 Untuk menuliskan persamaan keseluruhan yang setara. 2 dan 3 B. UN 2003 Kata Kunci Contoh 2. 2 dan 4 C .. Untuk persamaan reduksi: Cr2O72–(aq) → 2 Cr3+(aq) (belum lengkap) Dengan mengetahui bahwa oksigen akan membentuk air. 2 dan 5 D. 4 dan 4 Pembahasan Menyamakan jumlah unsur dan jumlah ion sebelum dan sesudah reaksi dengan mengisi koefisien reaksinya. Jika suasana reaksi basa menyetarakan jumlah atom O dilakukan dengan penambahan OH– di ruas lain. Jumlah H+ dan OH– yang ditambahkan disetarakan dengan penambahan H2O di ruas lainnya. Jumlah H dari H 2 O yang ditambahkan disetarakan dengan penambahan H+ di ruas lain. maka diperoleh Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) (setara) Dengan menambahkan elektron secukupnya pada ruas kiri untuk menyetarakan muatan maka persamaan menjadi: Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) Untuk persamaan oksidasi: 2 Cl–(aq) → Cl2(g) (setara) – Sebanyak 2 e harus ditambahkan di ruas kanan agar muatannya menjadi setara 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– Langkah 4 Selanjutnya kedua reaksi reduksi dan oksidasi dijumlahkan: Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) 3(2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e–) Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 Cl–(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) + 6 e– Persamaan kedua dikalikan 3 sehingga jumlah elektron yang dilepaskan dalam oksidasi sama dengan elektron yang diterima dalam reduksi (elektron saling menghabiskan). A . Persamaan akhir adalah Na2Cr2O7(aq) + 14 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + 2 CrCl3(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g) Jadi. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 27 .. Jadi. dikembalikan ke persamaan reaksi molekul dengan memasukkan 2 ion Na+ untuk setiap Cr2O72– dan satu Cl– untuk setiap H+.

Cr2O72–(aq) → Cr3+(aq) (reduksi) C2O42–(aq) → CO2(g) (oksidasi) 2. Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) (reduksi) C2O42–(aq) → 2 CO2(g) + 2 e– 2– 3.7 Setarakan persamaan reaksi berikut. 4.1 3. MnO4–(aq) + C2O42–(aq) → MnO2(s) + CO32– (aq) Cr2O72–(aq) + Fe2+(aq) → Cr3+(aq) + Fe3+(aq) 28 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Cr2O7 (aq) + 3 C2O42–(aq) + 14 H+(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 6 CO2(g) 5. 2 MnO4 (aq) + 8 H2O(l) + 10 e– + 10 I–(aq) → 2 Mn2+(aq) + 16 OH–(aq) + 5 I2(aq) + 10 e– 5. (Cr2O7 (aq) + 14 H+(aq) + 6 e– → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l)) × 1 (C2O42–(aq) → 2 CO2(g) + 2 e–) × 3 2– 4.6 basa Setarakan persamaan reaksi redoks berikut.Reduksi : (MnO4–(aq) + 8 H+(aq) + 5 e– → Mn2+(aq) + 4 H2O(l)) × 2 Oksidasi: (2 Cl–(aq) → Cl2(aq) + 2 e–) × 5 Reduksi dikali 2 dan oksidasi dikali 5 untuk menyetarakan jumlah elektron. MnO4–(aq) → Mn2+(aq) (reduksi) I–(aq) → I2(aq) (oksidasi) 2. 1. 2 MnO4–(aq) + 10 I–(aq) + 8 H2O(l) → 2 Mn2+(aq) + 16 OH–(aq) + 5 I2(aq) Jadi. Jumlah kedua reaksi: 2 MnO4(aq) + 16 H+(aq) + 10 e– → 2 Mn2+(aq) + 8 H2O(l) 10 Cl(aq) → 5 Cl2(g) + 10 e– – + 2 MnO4 (aq) + 16 H (aq) + 10 Cl–(aq) → 2 Mn2+(aq) + 5 Cl2(g) + 8 H2O(l) Jadi. MnO4–(aq) + H2SO4(aq) → SO42–(aq) + Mn2+(aq) 2. Setarakanlah persamaan-persamaan reaksi berikut. Cu(s) + NO3–(aq) → Cu2+(aq) + N2O(g) Soal Penguasaan Materi 2. (MnO4 (aq) + 4 H2O(l) + 5 e– → Mn2+(aq) + 8 OH–(aq)) × 2 (2 I– → I2 + 2 e–) × 5 – 4. persamaan yang setara adalah 2 MnO4–(aq) + 10 I–(aq) + 8 H2O(l) → 2 Mn2+(aq) + 16 OH–(aq) + 5 I2(aq) Kata Kunci • • Jumlah elektron Reaksi setara Contoh 2. MnO4–(aq) + 4 H2O(l) → Mn2+ + 8 OH– 2 I–(aq) → I2(aq) – 3. K2Cr2O7(aq) + 3 H2C2O4(aq) + 4 H2SO4(aq) → Cr2(SO4)3(aq) + 7 H2O(l) + 6 CO2(g) + K2SO4(aq) Jadi. K2Cr2O7(aq) + H2C2O4(aq) + H2SO4(aq) → Cr2(SO4)3(aq) + H2O(l) + CO2(g) + K2SO4(aq) Jawab 1. MnO4–(aq) + I–(aq) → MnO2(s) + I2(aq) Jawab 1. persamaan yang setara adalah 2 MnO4–(aq) + 16 H+(aq) + 10 Cl–(aq) → 2 Mn2+(aq) + 5 Cl2(g) + 8 H2O(l) Contoh 2. persamaan yang setara adalah K2Cr2O7(aq) + 3 H2C2O4(aq) + 4 H2SO4(aq) → Cr2(SO4)3(aq) + 7 H2O(l) + 6 CO2(g) + K2SO4(aq) Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.

Selidikilah 2. sedangkan pada anode terjadi oksidasi. Mg. arus listrik dialirkan ke dalam larutan atau cairan zat kemudian akan terjadi perpindahan elektron yang menghasilkan reaksi kimia. Pada proses ini. Bandingkan dengan logam yang tidak bereaksi (Ag dan Cu). 3. Reaksi Redoks Na(s) + HCl(aq) Mg(s) + HCl(aq) Al(s) + HCl(aq) Ag(s) + HCl(aq) Cu(s) + HCl(aq) Pengamatan Reaksi berlangsung/terjadi dengan adanya gelembung gas Tidak terjadi reaksi 2. Apakah fungsi logam Na. Adapun pada kondisi lainnya. dan Al? 2. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. yaitu katode.B Sel Elektrokimia Dalam elektrokimia dipelajari reaksi-reaksi yang disertai perpindahan elektron (reaksi redoks). 2. Bagaimana sifat kekuatan reduktornya? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Tentukan mana yang mengalami reduksi dan mana yang mengalami oksidasi. Buatlah persamaan reaksi dari ketiga logam yang bereaksi. Pada sel elektrokimia. Manakah sifat reduktor yang lebih kuat jika dilihat dari konfigurasi elektronnya? 3. pada katode terjadi reduksi. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 29 . baik sel Volta maupun sel elektrolisis digunakan elektrode. 4.2 Reaksi Redoks yang Berlangsung Spontan atau Tidak Spontan Tujuan Mengamati reaksi redoks yang berlangsung spontan atau tidak spontan berdasarkan hasil pengamatan Alat dan Bahan Data hasil percobaan Langkah Kerja 1. 1. Sel elektrolisis Persamaannya: 1. 2. terlebih duhulu akan dibahas deret Volta yang merupakan deret keaktifan logam-logam. Amati data hasil percobaan berikut. 3. Perbedaannya dapat Anda lihat pada tabel berikut. energi kimia diubah menjadi energi listrik atau sebaliknya. Reaksi yang terjadi pada sel elektrokimia adalah reaksi redoks. Perbedaan Sel Volta dan Sel Elektolisis Sel Volta Sel Elektrolisis Energi kimia diubah menjadi energi listrik Katode adalah kutub positif Anode kutub negatif Reaksi spontan Energi listrik diubah menjadi energi kimia Katode adalah kutub negatif Anode kutub positif Reaksi tidak spontan Kata Kunci • • • Energi kimia Energi listrik Sel elektrokimia Sebelum lebih lanjut menguraikan sel Volta dan sel elektrolisis.1 1. dan larutan elektrolit. Tabel 2. anode. Sel Volta/Sel Galvani b. Sel elektrokimia dibedakan atas: a. Reaksi reduksi oksidasi tertentu dapat menghasilkan arus listrik.

→ tidak bereaksi Ag(s) + H+(aq) ⎯⎯ + → tidak bereaksi Cu(s) + H (aq) ⎯⎯ Reaksi redoks antara logam dan asam berlangsung spontan bergantung pada mudah atau sukarnya logam itu mengalami oksidasi (kuat atau lemahnya sifat reduktor). Jadi. Artinya. Zn. Hg. Reduktor lemah = sukar melepaskan elektron (sukar teroksidasi). Ba. sifat reduktornya semakin kuat. Ba.org Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut.8 You Must Remember • • Strong reductor = easy to release electron Weak reductor = difficult to release electron Manakah logam-logam berikut ini yang dapat bereaksi dengan larutan HCl untuk menghasilkan gas H2? K. Adapun logam-logam Ag. dan Pb. ia pernah menulis puisi tentang penemuannya yang menggembirakan. misalnya: 2 Na(s) + 2 HCl(aq) → 2 NaCl(aq) + H2(g) Mg(s) + 2 HCl(aq) → MgCl2(aq) + H2(g) 2 Al(s) + 6 HCl(aq) → 2 AlCl3(aq) + 3 H2(g) Reaksi pertama di atas dapat dituliskan Na(s) + 2 H+(aq) → Na+(aq) + H2(g) Pada reaksi logam dengan asam. Zn.wikipedia. logam yang dapat bereaksi dengan HCl adalah K. Libardy (Italia). Ag. Zn. Semasa mudanya. dan Al terletak di sebelah kiri H sehingga logam tersebut dapat mereduksi ion H+ untuk menghasilkan gas H2. contohnya perak dan tembaga tidak mampu mereduksi ion hidrogen. Telah dipelajari sebelumnya bahwa logam-logam pada umumnya memiliki sifat energi ionisasi yang relatif rendah dan afinitas elektron yang relatif kecil. Jika kita reaksikan suatu logam dengan asam. dan Pt terletak di sebelah kanan H sehingga tidak bereaksi dengan asam. Namun. Alesandro Volta menyandang gelar profesor di bidang Fisika di Royal School. tetapi tidak mampu mereduksi ion-ion dari unsur di sebelah kirinya. Reaksi yang terjadi adalah Zn mereduksi Cu2+ (berasal dari CuSO4) dan menghasilkan endapan logam Cu karena Zn terletak di sebelah kiri Cu. Pada 1774. Contoh 2. Logam Na. Li K Ba Ca Na Mg Al Nu Zn Cr Fe Cd Co Ni Sn (H) Cu Ag Hg Pt Au Semakin ke kiri suatu unsur dalam deret Volta. Sumber: http://en. Sn. Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4(aq) + Cu(s) atau Zn(s) + Cu (aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) 2+ Anda Harus Ingat • • Reduktor kuat = mudah melepaskan elektron (mudah teroksidasi). tidak semua logam mampu bereaksi dengan asam. suatu unsur akan mampu mereduksi ion-ion unsur di sebelah kanannya. Pt. Bukunya yang pertama adalah De vi attractiva ignis electrici ac phaenomenis inde pendentibus. Misalnya. Pb Jawab Logam-logam yang tepat bereaksi dengan asam adalah logam yang terletak di sebelah kiri H dalam deret Volta yaitu K. Sn.Legenda Kimia Alessandro Volta (1745– 1827) lahir di Como. Alessandro Volta melakukan eksperimen dan berhasil menyusun deret keaktifan logam atau deret potensial logam yang dikenal dengan deret Volta. Mg. sedangkan logam Cu dan Ag terletak di sebelah kanan H sehingga tidak dapat mereduksi ion H+ (tidak bereaksi dengan asam). Cr. Ba. Su. atom logam mengalami oksidasi dan ion hidrogen mengalami reduksi. dan Pb. Deret Volta juga dapat menjelaskan reaksi logam dengan logam lain. 30 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Cr. Semangatnya yang tinggi dalam mempelajari listrik telah membawanya pada suatu penemuan baterai listrik pada 1800. unsur-unsur logam cenderung mengalami oksidasi (melepaskan elektron) dan bersifat reduktor. logam Zn dimasukkan ke dalam larutan CuSO4. Hg. Oleh karena itu. Cr.

Lempeng Zn 7. Voltmeter 4. CuSO4 1 M 6. lakukanlah kegiatan berikut. Zn(s) + H2SO4(aq) → ZnSO4(aq) + H2(g) b. perak. Sel ini merupakan salah satu sel elektrokimia pertama yang dikembangkan. Tantangan Kimia Logam-logam seperti emas. 1. Selidikilah 2. Cu(s) + Ni(NO3)2(aq) → Cu(NO3)2(aq) + Ni(s) Jawab Berdasarkan urutan sifat reduktornya dalam deret Volta. Elektrode manakah yang lebih mudah mengalami reduksi dan oksidasi? (jika dilihat dari sifat logam Zn dan Cu dalam deret Volta) 2. Bagaimanakah arah aliran elektron? 3. sedangkan reaksi b dan d tidak akan berlangsung. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Berapakah nilai potensial yang tertera pada voltmeter? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. dan platina sering dijadikan perhiasan dan memiliki nilai jual yang tinggi. reaksi yang mungkin berlangsung adalah a dan c. Kata Kunci • • – Voltmeter + Sel galvani Sel volta Jembatan garam (KCl) Zn Cu ZnSO4 1M CuSO4 1M Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Untuk lebih memahami sel Volta. 1. Amati perubahan yang terjadi.Contoh 2. Sel Volta/Sel Galvani Penemu sel ini ialah ahli kimia Italia Alessandro Volta dan Luigi Galvani. 2 Na(s) + MgCl2(aq) → 2 NaCl(aq) + Mg(s) d. reaksi yang tidak mungkin berlangsung adalah b dan d. Mengapa demikian? Diskusikanlah bersama teman Anda dan hubungkanlah jawaban Anda dengan teori Alessandro Volta. 2. ZnSO4 1 M 5. Susunlah alat-alat seperti pada gambar. Bagaimanakah reaksi redoks yang terjadi? 4. reaksi yang mungkin berlangsung adalah a dan c. Pada sel Volta digunakan elektrode negatif (anode) dari batang zink (seng) yang dicelupkan dalam larutan ZnSO4 dan elektrode positif (katode) dari batang cuprum (tembaga) yang dicelupkan dalam larutan CuSO4. Zn(s) + Na2SO4(aq) → ZnSO4(aq) + 2 Na(s) c. Gelas kimia 1 L 2. Jadi.3 Sel Volta Tujuan Menentukan potensial sel suatu sel Volta Alat dan Bahan 1. Lempeng Cu Langkah Kerja 1.9 Manakah reaksi yang mungkin berlangsung dan tidak mungkin berlangsung? a. Kedua larutan dihubungkan dengan jembatan garam atau dipisahkan oleh dinding Reaksi Redoks dan Elektrokimia 31 . Pipa U yang berisi KCl 3.

Akibatnya. Pada akhir reaksi sel. Larutan CuSO4 semakin encer. Jembatan garam terdiri atas pipa berbentuk U yang berisi agaragar yang mengandung garam kalium klorida. berpori. Elektron yang dibebaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode Cu. Zn teroksidasi dan Cu2+ tereduksi. reaksi: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) d. Pada elektrode Cu elektron-elektron diikat oleh ion Cu2+ dari larutan menjadi Cu dan selanjutnya molekul menempel pada batang Cu. You Must Remember The function of salt bridge is to hold up the neutrality of electrolyte medium which is the place of electrode. Oleh sebab itu. Fungsi jembatan garam adalah untuk mempertahankan kenetralan medium elektrolit tempat batang elektrode berada.Anda Harus Ingat Fungsi jembatan garam untuk mempertahankan kenetralan medium elektrolit tempat batang elektrode berada.10 Nyatakanlah diagram sel dari reaksi pada sel kombinasi berikut. e. Elektrode seng teroksidasi berubah menjadi Zn2+ Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– b. sedangkan elektrode Cu akan bertambah beratnya. diagram sel untuk sel tersebut adalah Zn(s) | Zn2+(aq) || Br2(aq) | Br–(aq) 32 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . c. sedangkan pada katode ion SO42– lebih banyak dari ion Cu2+. ion SO42– berpindah dari elektrode Cu ke elektrode Zn melalui jembatan garam. – + jembatan garam Cu C ZnSO4(aq ) Br 2 + KBr Jawab Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– (oksidasi) Br2(aq) + 2 e– → 2 Br–(aq) (reduksi) Diagram sel: Zn(s) | Zn2+(aq) || Br2(aq) | Br–(aq) Jadi. Reaksi yang terjadi pada sel Volta adalah Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4(aq) + Cu(s) Reaksi oksidasi (anode) Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Reaksi reduksi (katode) Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Penulisan reaksi redoks tersebut dapat juga dinyatakan dengan diagram sel berikut: Zn(s) | Zn2+(aq) || Cu2+(aq) | Cu(s) dengan: | = perbedaan fase || = jembatan garam sebelah kiri || = reaksi oksidasi sebelah kanan || = reaksi reduksi Contoh 2. pada anode ion Zn2+ lebih banyak dari ion SO42–. Tahapan kerja sel Volta/sel Galvani: a. elektrode Zn akan berkurang beratnya. sedangkan larutan ZnSO4 semakin pekat.

Misalnya.34 volt. Anode (oksidasi) Katode (reduksi) b. ditetapkan suatu elektrode standar sebagai rujukan. Elektrode hidrogen terdiri atas gas hidrogen murni yang tekanannya adalah 1 atm pada 25 °C. Potensial Reduksi Standar Reaksi redoks dalam sebuah sel. Potensial elektrode standar ini ditetapkan memiliki harga potensial sama dengan nol volt.11 Tuliskanlah persamaan reaksi redoks di anode dan di katode dari diagram sel berikut.2 H ( aq ) (1 M) + Cu 2+( aq ) (1 M) Pengukuran harga potensial reduksi elektrode Cu Pada elektrode hidrogen terjadi reaksi oksidasi (karena elektron mengalir dari elektrode hidrogen ke elektrode Cu). sedangkan elektrode Cu mengalami reaksi reduksi. 0. H2(g) (1 atm) Cu Pt Gambar 2.Contoh 2. yaitu elektrode hidrogen. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 33 .34 e Voltmeter e H 2(g) Pt H+(aq ) 1M Gambar 2. sel Volta dengan elektrode hidrogen dan elektrode Cu dalam larutan CuSO4 memberikan harga potensial sebesar 0. Ni(s) | Ni2+(aq) || Ag+(aq) | Ag(s) b. Potensial Elektrode Positif Elektrode yang lebih mudah tereduksi daripada elektrode hidrogen diberi harga potensial reduksi positif.1 Elektrode hidrogen merupakan elektrode standar yang digunakan untuk mengukur harga potensial elektrode lainnya. Anode (oksidasi) Katode (reduksi) : : : : Ni(s) → Ni2+(aq) + 2 e– Ag+(aq) + e– → Ag(s) Fe(s) → Fe2+(aq) + 2 e– Au3+(aq) + 3 e– → Au(s) a. (Eo = 0 volt) b. Fe(s) | Fe2+(aq) || Au3+(aq) | Au(s) Jawab a. misalnya: Zn(s) + CuSO4(aq) → ZnSO4(aq) + Cu(s) dapat berlangsung jika ada perbedaan potensial yang bernilai positif dari kedua elektrode yang digunakan. a. Harga potensial mutlak suatu elektrode tidak dapat diukur. Gas tersebut dialirkan melalui sepotong platinum yang dicelupkan dalam larutan yang mengandung ion H+ dengan konsentrasi 1 M. Oleh karena itu.

76 volt.34 volt.765 volt.3 Pengukuran harga potensial reduksi elektrode Zn H+(aq ) (1 M) Zn2+(aq) (1 M) Persamaan reaksi yang terjadi: Anode(–) : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode(+) : 2 H+(aq) + 2 e– → H2(g) Zn(s) + 2 H+(aq) → Zn2+(aq) + H2(g) Pada sel ini. Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Eo = +0. Karena harga potensial reduksi H2 sama dengan 0 volt maka potensial sel adalah potensial reduksi Zn yaitu –0. Harga potensial reduksi elektrode hidrogen 0 volt maka harga potensial sel adalah harga potensial reduksi Cu. Reaksi reduksi ditulis sebagai berikut. c. Oleh sebab itu. elektrode seng diberi tanda negatif. 34 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . e 0. Potensial Elektrode Negatif Elektrode yang lebih mudah teroksidasi daripada hidrogen diberi harga potensial reduksi negatif.Persamaan reaksi yang terjadi: Anode(–) : H2(g) → 2 H+(aq) + 2 e– Katode(+) : Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) H2(g) + Cu2+(aq) → 2 H+(aq) + Cu(s) Oleh karena elektrode Cu lebih mudah tereduksi daripada elektrode hidrogen maka potensial reduksi elektrode Cu diberi tanda positif. memberikan beda potensial sebesar 0. yaitu +0. Zn lebih mudah teroksidasi daripada hidrogen. Reaksi reduksi ditulis: Zn2+(aq) + 2 e– → Zn(s) Eo = –0. sel Volta yang terdiri atas elektrode standar hidrogen dan elektrode seng yang dicelupkan dalam larutan ZnSO4 1 M.76 volt Berdasarkan hasil eksperimen telah diperoleh harga potensial elektrode zat-zat pada suhu 25°C.34 volt Keterangan: Eo = potensial reduksi standar. Misalnya.765 Voltmeter e H2 ( g ) (1 atm) Zn Pt Gambar 2.

34 – – BrO3 (aq) + 6 H (aq) + 6 e U Br (aq) + 3 H2O – + – – Au (aq) + 3 e U Au(s) 3+ – Cl2(g) + 2 e U 2 Cl (aq) – – O2(g) + 4 H (aq) + 4 e U 2 H2O + – Br2(aq) + 2 e U 2 Br (aq) – – Kupas Tuntas NO3 (aq) + 4 H (aq) + 3 e U NO(g) + 2 H2O – + – Ag+(aq) + e– U Ag(s) Fe3+(aq) + e– U Fe2+(aq) I2(s) + 2 e– U 2 I–(aq) NiO2(s) + 2 H2O + 2 e– U Ni(OH)2(s) + 2 OH–(aq) Cu2+(aq) + 2 e– U Cu(s) SO4 (aq) + 4 H (aq) + 2 e U Ni(OH)2(s) + 2 OH (aq) 2– + +0.42 +1. +0. potensial standar sel Volta tersebut adalah (C) +0.92 –3. A . Reaksi Sel dan Potensial Sel Reaksi sel adalah jumlah aljabar dari reaksi-reaksi yang terjadi pada elektrode-elektrode.49 +0. Tabel 2.80 +0.28 –0.37 –2.13 V) – (–0.46 +1.01 +1.25 V = +0.83 –1.38 V Pembahasan Sn (aq) + 2 e U Sn(s) 2+ – Ni (aq) + 2 e U Ni(s) 2+ – E o Sel = EoKatode − Eo anode = (–0.96 +0.76 –2.76 AgBr(s) + e U Ag(s) + Br (aq) – – 2 H (aq) + 2 e U H2(g) + – Diketahui: Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) E° = –0. 2001 Al (aq) + 3 e U Al(s) 3+ – Mg (aq) + 2 e U Mg(s) 2+ – Na (aq) + e U Na(s) + – Ca (aq) + 2 e U Ca(s) 2+ – K (aq) + e U K(s) + – Li (aq) + e U Li(s) + – d.40 –0.51 +1.13 V Potensial standar sel Volta yang terdiri atas elektrode Ni dan Pb adalah .2 – Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur Setengah Reaksi E° (V) – F2(g) + 2 e U 2 F (aq) S2O82–(aq) + 2 e– U 2 SO42–(aq) PbO2(s) + HSO4–(aq) + 3 H+(aq) + 2 e– U PbSO4(s) + 2 H2O 2 HOCl(aq) + 2 H+(aq) + 2 e– U Cl2(g) + 2 H2O MnO4–(aq) + 8 H+(aq) + 5 e– U Mn2+(aq) + 4 H2O PbO2(s) + 4 H (aq) + 2 e U Pb (aq) + 2 H2O + – 2+ +2.07 +0.71 –2.12 V Jadi..63 +1..Berikut ini tabel harga potensial reduksi beberapa unsur.12 V. Misalnya.66 –2.38 V B.87 +2.07 0 –0.44 +1.12 V D. –0.05 Sumber: Chemistry (McMurry). +0. UMPTN 1999 Co (aq) + 2 e U Co(s) 2+ – PbSO4(s) + H+(aq) + 2 e– U Pb(s) + HSO4–(aq) Cd2+(aq) + 2 e– U Cd(s) Fe2+(aq) + 2 e– U Fe(s) Cr2+(aq) + 3 e– U Cr(s) Zn2+(aq) + 2 e– U Zn(s) 2 H2O + 2 e U H2(g) + 2 OH (aq) – – –0.12 V C .69 +1.17 +0.25 V Pb2+(aq) + 2 e– → Pb(s) E° = –0.77 +0.36 –0.74 –0.25 V E.25 –0.54 +0. untuk reaksi dengan diagram sel sebagai berikut.23 +1.44 –0..36 +1. Zn(s) | Zn2+(aq) || Cu2+(aq) | Cu(s) Reaksi Redoks dan Elektrokimia 35 . –0. +0.13 V + 0.25 V) = –0.14 –0.

dan sel bahan bakar.46 volt C. Eosel = Eooksidasi + Eoreduksi Oleh karena setengah reaksi oksidasi memiliki tanda yang berlawanan. A.32 V Eo = 0.10 volt B. potensial standar sel tersebut adalah (E) +1. –0.32 volt D.78 volt Potensial standar dari sel: Zn(s) + Cu2+(aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) adalah . Sel sekunder adalah sel yang dapat diperbarui dengan cara mengembalikan elektrodenya ke kondisi awal.78 – (–0. Sel kering atau baterai kering terdiri atas wadah yang terbuat dari seng dan bertindak sebagai anode serta batang karbon sebagai katode.25 volt dan EoAg = +0.34 Eo = –0. sedikit air. Sel primer adalah sel yang dibentuk dari katode dan anode yang langsung setimbang ketika menghasilkan arus. Elektrolit sel ini adalah campuran MnO2. dan kadang-kadang ditambahkan ZnCl2 dalam bentuk pasta.10 volt Pembahasan Potensial standar dari sel: = Eoreduksi – Eooksidasi = Eokatode – Eoanode = Eobesar – Eokecil Eo = +0.76 Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Zn2+(aq) + 2 e– → Zn(s) Eosel = E o − Eo Cu2+ | Cu Zn2+ | Zn = +0..25 V) = +1. Jawab Oleh karena E oNi lebih kecil daripada E oAg maka Ni lebih mudah teroksidasi dibandingkan Ag.76 V) = +1. Anode : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode : Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Zn(s) + Cu2+(aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) (reaksi sel) Potensial sel merupakan jumlah aljabar dari potensial oksidasi dan potensial reduksi.78 V Eo = 1.10 V Jadi. Tipe-tipe sel Volta beserta contohnya dijelaskan pada uraian berikut. –0.. Ni sebagai anode dan Ag sebagai katode dengan potensial sel +1. UN 2004 e. → Zn2+ + 2 e– Cu2+ + 2 e– → Cu Zn Zn + Cu2+ → Zn2+ + Cu Eo = 0.32 volt Fe(s) + Cu2+(aq) → Fe2+(aq) + Cu(s) Eo = 0. 36 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Potensial standar untuk sel tersebut sebagai berikut. sekunder. persamaan yang sering digunakan sebagai berikut. +0.46 volt E.05 V Jadi.. –1.80 volt.12 Sebuah sel Volta menggunakan elektrode nikel dalam larutan NiSO4 dan elektrode Ag dalam larutan Ag2SO4.05 V. Eosel = Eoreduksi – Eooksidasi = EoAg – EoNi = +0. Kupas Tuntas jika maka Eosel Diketahui: Zn(s) + Fe2+(aq) → Zn2+(aq) + Fe(s) Eo = 0. Prinsip-Prinsip Sel Volta dalam Kehidupan Sehari-hari Sel Volta dapat dibedakan menjadi sel Volta primer. 1) Sel Volta primer Sel kering Lechlanche merupakan contoh sel Volta primer.34 V – (–0.80 V – (–0.10 V Contoh 2. Jika yang digunakan adalah elektrode-elektrode standar maka potensial sel itu ditandai dengan Eo sel.10 V. +1. NH4Cl. Adapun sel bahan bakar adalah sebuah sel yang secara bertahap menghabiskan pereaksi yang disuplai ke elektrode-elektrode dan secara bertahap pula membuang produk-produknya. Tunjukkan mana yang bertindak sebagai katode dan anode dalam sel ini.78 + 0.32) = 0.Setengah reaksi dari reaksi selnya sebagai berikut. Tentukan potensial sel yang terjadi jika EoNi –0.10 V + atau: Esel Esel = Eored − Eo oks = 0.32 = 1.

Anode : Pb(s) + SO42–(aq) → PbSO4(s) + 2 e– Katode: PbO2(s) + H2SO4(aq) + 2 H+ + 2 e– → PbSO4(s) + 2 H2O(l) Pb(s) + PbO2(s) + 2 H2SO4 → 2 PbSO4(s) + 2 H2O Pada reaksi pemakaian sel aki. Keduanya dicelupkan dalam larutan H2SO4 30%. 2) Sel Volta sekunder Sel aki (Accumulator) merupakan contoh sel Volta sekunder. Baterai ini terdiri atas anode seng dan katode mangan dioksida serta elektrolit kalium hidroksida. Sel ini digunakan pada pesawat ruang angkasa. molekul-molekul H2SO4 diubah menjadi PbSO 4 dan H 2O sehingga konsentrasi H 2SO 4 dalam larutan semakin berkurang. yaitu: Anode : Zn(s) + 2 OH–(aq) → Zn(OH)2(s) + 2 e– Katode : 2 MnO2(s) + 2 H2O(l) + 2 e– → 2 MnO(OH)(s) + 2 OH–(aq) a. 3) Sel bahan bakar Sel hidrogen-oksigen termasuk jenis sel bahan bakar yang terus-menerus dapat berfungsi selama bahan-bahan secara tetap dialirkan ke dalamnya. 2 MnO2(s) + 2 H2O(l) + Zn(s) → 2 MnO(OH)(s) + Zn(OH)2(s) Baterai alkalin ini dapat menghasilkan energi dua kali energi total Lechlanche dengan ukuran yang sama.Reaksi yang terjadi pada sel Anode : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode : 2 MnO2(s) + 2 NH4+(aq) + 2 e– → Mn2O3(s) + 2 NH3(g) + H2O(l) Zn(s) + 2 MnO2(s) + 2 NH4+(aq) → Mn2O3(s) + Zn2+(aq) + 2 NH3(g) + H2O(l) Cara kerja sel kering: Elektrode Zn teroksidasi menjadi ion Zn2+ Zn → Zn2+ + 2 e– b. c. Sel hidrogen-oksigen terdiri atas anode dari lempeng nikel berpori yang dialiri gas hidrogen dan katode dari lempeng nikel oksida berpori yang dialiri gas oksigen. Sel yang sering digunakan sebagai ganti sel kering Lechlanche adalah baterai alkalin. Elektrolitnya adalah larutan KOH pekat. Cara kerja sel aki: a. Elektron yang dibebaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode PbO2. Elektrode Pb teroksidasi menjadi Pb2+ Pb(s) → Pb2+(aq) + 2 e– Pb2+ yang terbentuk berikatan dengan SO42– dari larutan. Oleh karena itu. daya listrik dari aki terus berkurang dan perlu diisi kembali.4 Penyusun sel kering e e e Anode Pb Katode PbO 2 e H2SO4(aq) Gambar 2. Reaksi yang berlangsung. PbO2(s) + 4 H+(aq) + 2 e– → Pb2+(aq) + 2 H2O(l) Pb2+(aq) + SO42–(aq) → PbSO4(s) Reaksi yang terjadi pada sel aki dapat ditulis sebagai berikut.5 Sel aki (accumulator) merupakan contoh sel Volta sekunder Reaksi Redoks dan Elektrokimia 37 . Pb2+(aq) + SO42–(aq) → PbSO4(s) b. Pada elektrode PbO2 elektron-elektron dari anode Pb akan mereduksi PbO2 menjadi Pb2+ yang kemudian berikatan dengan SO42– dari larutan. (+) Pasta Batang karbon (katode) Rongga Zn (anode) (–) Gambar 2. Sel aki terdiri atas elektrode Pb (anode) dan PbO2 (katode). Elektron-elektron pada elektrode karbon mereduksi MnO2 dan NH4+ menjadi Mn2O3 dan NH3. c. Elektron yang dilepaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode karbon.

Buktikanlah oleh Anda Untuk membersihkan cincin atau peralatan yang terbuat dari perak biasanya digunakan larutan pembersih yang harganya mahal. Apabila arus listrik searah dialirkan ke dalam larutan elektrolit melalui elektrode maka larutan elektrolit tersebut akan terurai. Buktikan oleh Anda dengan melakukan kegiatan berikut. Setelah beberapa saat.6 Sel hidrogen-oksigen termasuk jenis sel bahan bakar. Untuk lebih memahami sel elektrolisis. lakukanlah kegiatan berikut. 38 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . angkat cincin atau peralatan perak tersebut. b. penggunaan larutan pembersih tersebut dapat mengikis logam perak itu sendiri. Peristiwa penguraian elektrolit oleh arus searah inilah yang disebut elektrolisis.Output a. Sel tempat terjadinya elektrolisis disebut sel elektrolisis. O2 + 2 H2O + 4 e– → 4 OH– Reaksi yang terjadi pada sel ini sebagai berikut. kemudian tambahkan detergen dan air hangat. Anode : 2 H2(g) + 4 OH–(aq) → 4 H2O(l) + 4 e– Katode : O2(g) + 2 H2O(l) + 4 e– → 4 OH–(aq) elektrolit KOH( aq ) 2 H2(g) + O2(g) → 2 H2O(l) Biasanya pada sel ini digunakan platina atau senyawa paladium sebagai katalis. Sebenarnya. Gambar 2. 2 H2 + 4 OH– → 4 H2O + 4 e– Elektron yang dibebaskan bergerak melalui kawat penghantar menuju elektrode nikel oksida. Kata Kunci Sel elektrolisis Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. 2. 2002 Siapkan bak kecil yang dasarnya telah dilapisi aluminium foil. kita akan mempelajari proses kebalikan dari sel Volta. Sel Elektrolisis Pada subbab ini. H 2( g ) O 2(g ) Anode Katode H 2( g ) O 2( g ) Cara kerja sel ini adalah Gas hidrogen yang dialirkan pada pelat nikel berpori teroksidasi membentuk H2O. Masukkan cincin atau peralatan perak yang kotor ke dalam bak tersebut. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. yaitu perubahan energi listrik menjadi energi kimia. Pada elektrode nikel oksida elektron mereduksi O2 menjadi OH–. proses pembersihan tersebut dapat dilakukan dengan cara yang lebih ekonomis tanpa mengikis logam peraknya. Namun. c.

Susunlah alat seperti pada Gambar 2. dan Ca2+ tidak mengalami reduksi karena E° logam < E° air maka air sebagai penggantinya yang akan mengalami reduksi. Berbeda dengan reaksi yang terjadi pada sel Volta. Dia juga memisahkan logamlogam lain. yaitu tempat arus keluar). Reaksi pada Katode Pada katode terjadi reaksi ion-ion positif (kation) mengikat elektronelektron yang berasal dari sumber arus. 1. Ion hidrogen (H+) Ion hidrogen direduksi menjadi molekul gas hidrogen. Dia berhasil mengekstraksi logam natrium dan kalium dari hidroksidanya. Reaksi: H2O(l) + 2 e– → H2(g) + 2 OH–(aq) b. seperti Li+. pada sel elektrolisis reaksi mulai terjadi pada katode. 1. Larutan CuSO4 Langkah Kerja 1. Ba2+.ca Reaksi Redoks dan Elektrokimia 39 . Ion-ion logam a. kecuali jika zat yang dihasilkan berbentuk gas. CuSO4(aq ) e + Sumber tegangan Katode logam – e Anode tembaga Cu 2+(aq) Pelat tembaga Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan.Selidikilah 2. 4. Ion-ion logam alkali/alkali tanah. Elektrode manakah yang berperan sebagai katode dan mana sebagai anode? 2. Dia mulai mempelajari elektrokimia segera setelah diperkenalkannya sel Volta. Dalam larutan. seperti Ni2+. dan Zn2+ akan mengalami reduksi menjadi logam. Sumber: dbhs. Bagaimanakah reaksi redoks yang terjadi? 4.wvusd. Na+. Timbang dan bersihkan pelat tembaga. Mn+ + n e– → M Contoh: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) Humphry Davy (1778–1829) adalah seorang perintis elektrolisis.7.k12. Gambar 2. Bagaimanakah arah aliran elektron? 3. Cu2+. Sumber arus searah (baterai/aki) 2. Mengapa di katode dan di anode terjadi perubahan? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Sr2+. Legenda Kimia a. Lakukan percobaan hingga terlihat ada perubahan. Zat yang terbentuk dari hasil reaksi ini akan melekat pada batang katode. Catat perubahan yang terjadi. Apabila zat hasil reaksi berfase gas maka akan keluar sebagai gelembung-gelembung gas di sekitar batang katode yang selanjutnya akan bergerak ke permukaan sel elektrolisis. 2. Reaksi: 2 H+(aq) + 2 e– → H2(g) 2. Timbang kembali pelat tembaga. Pelat tembaga 3. 3. 5. ion positif menuju ke katode dan ion negatif ke anode. K+. seperti stronsium melalui elektrolisis. yaitu tempat arus masuk (pada sel Volta reaksi dimulai pada anode. Ion-ion logam selain alkali/alkali tanah.4 Elektrolisis Tujuan Mengamati peristiwa elektrolisis Alat dan Bahan 1.7 Skema alat elektrolisis Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut.

Akan tetapi. 3. Na+ akan menjadi Na. 1. I2. terjadi reaksi karena larutan akan terurai menjadi CaCl2(aq) → Ca2+(aq) + 2 Cl–(aq) katode (–):2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) anode (+):2 Cl–(aq) → Cl2(aq)+2 e– Pada katode dihasilkan 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) yang direduksi bukan airnya karena potensial reduksi air lebih besar dari Ca2+. 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) D. Jawab 1. Jadi. 4. 2 H2O(l) → 4 H+(aq) + O2(g) + 4 e– Pembahasan Elektrolisis larutan CaCl2 dengan elektrode karbon di ruang katode. seperti SO42–. Br2. Ion hidroksida (OH–) akan teroksidasi menjadi H2O dan O2. Ion sisa asam a.. Reaksi yang terjadi pada anode sangat dipengaruhi oleh jenis anion dan jenis elektrode yang digunakan. Ion sisa asam yang tidak beroksigen. 4. Sebagai gantinya air yang teroksidasi. Br–. Ion sisa asam yang beroksigen. NaCl(l). 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH–(aq) + H2(g) SPMB 2004 b. Jika anode terbuat dari elektrode inert (elektrode yang tidak ikut bereaksi). Elektrolisis larutan HCl dengan elektrode Pt. Elektrolisis larutan KNO3 dengan elektrode Pt. Reaksi pada Anode Pada anode terjadi reaksi oksidasi. Ni akan teroksidasi menjadi Ni2+. di ruang katode terjadi reaksi . Contohnya. 1. NO3–. I– akan teroksidasi menjadi gasnya Cl2. 40 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . jika anode terbuat dari Ni. Contoh: 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– 2 X– → X2 + 2 e– b.13 Tentukan reaksi yang terjadi di anode dan di katode pada elektrolisis berikut. Elektrolisis larutan HCl dengan elektrode Pt HCl(aq) → H+(aq) + Cl–(aq) katode (–) : 2 H+(aq) + 2 e– → H2(g) anode (+) : 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– 2. ion-ion negatif akan ditarik oleh anode. seperti Cl–. C. Elektrolisis larutan NaBr dengan elektrode C. reaksi yang terjadi adalah (C). 2 H+(aq) + 2 Cl–(aq) → H2(g) + Cl2(g) Elektrolisis larutan NaBr dengan elektrode C katode (–) : 2 H2O(l) + 2 e– → H2(g) + 2 OH–(aq) anode (+) : 2 Br–(aq) → Br2(aq) + 2 e– 2 H2O(l) + 2 Br–(aq) → H2(g) + 2 OH–(aq) + Br2(g) Elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektrode C katode (–) : Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) 2× anode (+) : 2 H2O(l) → O2(g) + 4 H+(aq) + 4 e– 1× 2 Cu2+(aq) + 2 H2O(l) → 2 Cu(s) + O2(aq) + 4 H+(aq) Elektrolisis larutan KNO3 dengan elektrode Pt 2× katode (–) : 2 H2O(l) + 2 e– → H2(g) + 2 OH–(aq) + – anode (+) : 2 H2O(l) → O2(g) + 4 H (aq) + 4 e 1× 6 H2O(l) → 2 H2(g) + 4 OH–(aq) + O2(g) + 4 H+(aq) 2 H2O(l) → 2 H2(g) + O2(g) 3. Elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektrode C. Reaksi: 2 H2O(l) → 4 H+(aq) + O2(g) + 4 e– Jika anodenya terbuat dari logam lain (bukan Pt. dan Au maka ion negatif atau air akan teroksidasi. 2 Ca(s) → Ca2+(aq) + 2 e– E. 2. PO43– tidak teroksidasi. C. 2 Cl–(aq) → Cl2(g) + 2 e– B. Reaksi: Na+(aq) + e– → Na(s) Kupas Tuntas Larutan CaCl2 dengan elektrode karbon.. atau Au) maka anode akan mengalami oksidasi menjadi ionnya. Reaksinya: 4 OH–(aq) → 2 H2O(l) + O2(g) + 4 e– 2. seperti Pt. A. Contohnya. 2 e– + Ca2+(aq) → Ca(s) C. Reaksi: Ni(s) → Ni2+(aq) + 2 e– Contoh 2. apabila leburan garam yang dielektrolisis maka ion logam penyusun garam tersebut akan direduksi menjadi logam..

5 g/mol × 2 A ×1. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 41 . wA e A = wB eB Anda Harus Ingat Hukum I Faraday menyatakan bahwa jumlah zat (gram) yang diendapkan atau yang melarut pada elektrode berbanding lurus dengan jumlah arus yang melewati elektrolit.14 Berapakah massa tembaga yang diendapkan di katode pada elektrolisis larutan CuSO4 dengan menggunakan arus 2 A selama 20 menit. (Ar Cu = 63. massa tembaga yang diendapkan pada katode adalah 0. Stoikiometri dalam Elektrolisis Dalam sel elektrolisis.200 s 2 = 96.79 g.500 w= Keterangan: w = massa zat (g) e i t F 1F = massa ekuivalen atau Mr valensi = kuat arus (A) = waktu (s) = tetapan Faraday = 96. You Must Remember 1st Faraday Law states that amount of saturated or dissolved compound in electrode is straight forward with the current amount that pass through the electrolyte. w= eit F atau eit 96.c. Keterangan: wA = massa zat A wB = massa zat B eA = massa ekuivalen zat A eB = massa ekuivalen zat B Kata Kunci Hukum Faraday Contoh 2.500 coulomb = 1 mol elektron Untuk 2 elektrolit atau lebih yang dielektrolisis dengan jumlah arus yang sama berlaku Hukum II Faraday.500 coulumb = 0.200 s w= eit F 63. terjadi reaksi reduksi Cu2+ menjadi Cu: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) t = 20 menit = 1. Jika arus dialirkan ke dalam beberapa sel elektrolisis maka jumlah zat yang dihasilkan pada masing-masing elektrodenya sebanding dengan massa ekuivalen masing-masing zat tersebut.5 g/mol) Jawab Di katode. jumlah zat (massa) yang diendapkan atau yang melarut pada elektrode berbanding lurus dengan jumlah arus yang melewati elektrolit (Hukum I Faraday).79 g Jadi.

Kegunaan Sel Elektrolisis e Ag Ag + Ag + Sendok besi AgNO 3(aq ) 1) Penyepuhan logam Penyepuhan logam bertujuan melapisi logam dengan logam lain agar tidak mudah berkarat. seperti sendok. Reaksi yang terjadi sebagai berikut.73 g Jadi.5 g/mol. Kromium(VI) akan tereduksi menjadi kromium(III) lalu tereduksi menjadi logam Cr.5 2 wCu = 108 = 0. Contohnya.15 Jika 2 buah sel elektrolisis yang masing-masing mengandung elektrolit AgNO3 dan CuSO4 disusun seri dengan menggunakan arus yang sama.Contoh 2. Pada penyepuhan perak. penyepuhan perak yang biasa dilakukan pada peralatan rumah tangga. Ar Ag = 108 g/mol) Jawab wCu eCu = w Ag e Ag wCu = w Ag × eCu e Ag 63. garpu. CrO3(aq) + 6 H+(aq) + 6 e– → Cr(s) + 3 H2O(l) 2) Produksi aluminium Aluminium diperoleh dengan cara elektrolisis bijih aluminium. larutan elektrolit disiapkan dengan cara melarutkan CrO3 dengan asam sulfat encer. biasanya mesin kendaraan bermotor yang terbuat dari baja dilapisi dengan kromium. Berapakah massa Cu yang diperoleh? (Ar Cu= 63. logam perak bertindak sebagai katode dan sendok besi bertindak sebagai anode. Contoh lainnya adalah pada kendaraan bermotor. Katode : Al3+(aq) + 3 e– → Al(l) Anode : 2 O2–(aq) → O2(g) + 4 e– 4 Al3+(aq) + 6 O2–(aq) → 4 Al(l) + 3 O2(g) Gambar 2. dan pisau.5× d. dihasilkan 2. Reaksi yang terjadi sebagai berikut.8 Penyepuhan perak pada sendok besi 3) Produksi natrium Natrium diperoleh dengan cara elektrolisis lelehan NaCl yang dikenal dengan Proses Down.73 g. massa Cu yang diendapkan pada katode adalah 0. Proses pelapisan kromium dilakukan dengan elektrolisis. Katode : 2 Na+(l) + 2 e– → 2 Na(l) Anode : 2 Cl–(l) → Cl2(g) + 2 e– 2 Na+(aq) + 2 Cl–(aq) → 2 Na(l) + Cl2(g) 42 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .5 g Ag. 2.

Paku besi (6 buah) Tabung reaksi (6 buah) Asam sulfat Air Plastik Fakta Kimia Proteksi Katodik Untuk mencegah korosi pada pipa besi bawah tanah dilakukan dengan proses yang dinamakan proteksi katodik. K(s) | K+(aq) || Co2+(aq) | Co(s) Jika diketahui: a. 3. dan E ditutup dengan plastik.2 Ag+(aq) + e– → Ag(s) Eo = +0. Masukkan 6 buah paku besi ke dalam tabung reaksi yang telah diberi tanda label.67 volt 3. seperti Zn dan Mg. sedangkan logam yang melapisinya merupakan anode. Selidikilah 2. Pada tabung reaksi A dan B diisi dengan asam sulfat. 2. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 43 . 4. C.Soal Penguasaan 1. a. 5. Tabung A. a. Apakah fungsi jembatan garam? Tuliskanlah diagram sel dari reaksi redoks berikut. 4. 6. Berilah tanda label A.36 volt Tuliskanlah reaksi redoks yang dapat terjadi dari pasangan-pasangan setengah reaksi tersebut dan tentukan masing-masing potensial selnya. Sn2+(aq) + 2 e– → Sn(s) Eo = –0. C. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 2. Anda pasti pernah melihat besi yang berkarat. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. (Ar Ag = 108 g/mol) b. Apakah yang dimaksud dengan elektrode? Berapakah massa perak yang diendapkan pada katode pada elektrolisis larutan AgNO3 dengan menggunakan arus 5 A selama 20 menit. Reaksi apakah yang terjadi pada proses korosi? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. 5. B. Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) E0 = –0. 4. Dalam hal ini. Anode : Zn (s) → Zn2+(aq) + 2 e– Katode: Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) b.25 volt Al3+(aq) + 3 e– → Al(s) E0 = –1. C Korosi Dalam kehidupan sehari-hari. Materi 2. Anode : Sn(s) → Sn2+(aq) + 2 e– Katode: Ag+(aq) + e– → Ag(s) Tuliskanlah reaksi redoks di anode dan di katode dari diagram sel berikut. tabung reaksi C dan D diisi dengan air.14 volt Mg2+(aq) + 2 e– → Mg(aq) Eo = –2. Al(s) | Al3+(aq) || Ni2+(aq) | Ni(s) b. Langkah Kerja 1. 3. Untuk mengetahui proses korosi pada besi lakukanlah kegiatan berikut. Amatilah perubahan yang terjadi selama beberapa hari. D.5 Korosi pada Besi Tujuan Mengamati korosi pada besi Alat dan Bahan 1. besi bertindak sebagai katode. Proteksi katodik dilakukan dengan cara melapisi besi dengan logam yang memiliki sifat pereduksi lebih kuat. 2. Manakah yang mengalami proses korosi lebih cepat? 2. dan F pada masing-masing tabung reaksi.34 volt c. Sel Volta yang dibuat di anode dan katode dalam tempat terpisah harus menggunakan jembatan garam. E.80 volt Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Eo = +0. 5. Reaksi korosi pada besi dapat dicegah karena reaksi oksidasi akan terjadi pada anode (logam pelapis). 1. Apabila besi didiamkan pada udara yang lembap maka pada permukaan besi akan terbentuk karat. dan untuk tabung reaksi E dan F hanya berisi paku besi.

3.3 2. yaitu a. campuran Ni dengan Cr. O2( g ) O 2(g ) Fe2+(aq) + 2 OH–(aq) → Fe(OH)2(s) 4 Fe(OH)2(s) + O2(g) + 2 H2O(l) → 4 Fe(OH)3(s) Katode O2(g) + 2 H2O(l) + 4 e– → 4 OH–(aq) Gambar 2. b. Anode adalah kutub positif. Rangkuman 1. Tuliskanlah reaksi korosi pada besi. yaitu proses kimia yang menghasilkan arus listrik dan proses kimia yang menggunakan arus listrik. anode mengalami oksidasi. F 44 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Korosi disebabkan karena reaksi logam dengan oksigen dan air. Energi listrik diubah menjadi energi kimia. 2. Jelaskanlah terjadinya korosi pada besi dan bagaimanakah cara pencegahannya? Materi 2. pembentukan aloi. Reaksi redoks disetarakan dengan dua cara. 4) 5) Sel 1) 2) 3) 4) 5) 6) 3. Proses korosi dapat dicegah melalui: Perlindungan pada permukaan. Korosi adalah reaksi oksidasi pada logam yang disebabkan oleh oksigen dan air. Sel Volta 1) Katode mengalami reduksi. Sel elektrokimia terdiri atas sel Volta dan sel elektrolisis. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. cara setengah reaksi/ion elektron. b. besi bertindak sebagai anode yang akan mengalami reaksi oksidasi membentuk Fe2+. Elektrolisis Katode mengalami reduksi. gabungan Fe2+ dan OH– membentuk karat. Anode adalah kutub negatif. Reaksi tidak spontan. cara bilangan oksidasi.Kata Kunci • • Korosi Pencegahan korosi Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. 1. sedangkan O2 mengalami reduksi menjadi OH–. Pembentukan aloi. Perlindungan elektrokimia dengan menggunakan logam lain (proteksi katodik).9 Reaksi korosi pada besi Anode Fe(s) → Fe2+(aq) + 2 e– 1. Pada proses korosi. Aloi adalah campuran logam dengan logam lain sehingga menghasilkan campuran logam yang lebih kuat dan tahan karat. 3) Katode adalah kutub negatif. Contohnya. Berlaku hukum I Faraday w  2. Sel elektrokimia. 2) Energi kimia diubah menjadi energi listrik. a. Katode adalah kutub positif. Korosi dapat dicegah dengan proteksi katodik. Contohnya korosi pada besi. ei t . anode mengalami oksidasi. contohnya dengan cat. Reaksi spontan. Reaksi redoks merupakan reaksi yang berlangsung pada proses elektrokimia. terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik atau sebaliknya. Perhatikanlah Gambar 2. dan perlindungan pada permukaan logam. Masalah yang sering terjadi pada logam adalah korosi.9.

produksi natrium Reaksi dengan O2 dan H2O • Perlindungan pada permukaan • Proteksi katodik • Pembentukan aloi penyebab proses yang merugikan Korosi pencegahan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia ini? Menyenangkan. Anda pun dapat berdiskusi dengan dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia ini.P e t aKonsep disetarakan dengan Cara bilangan oksidasi Cara setengah reaksi/ion elektron elektrode terdiri atas Katode Anode merupakan merupakan Kutub positif Kutub negatif Baterai Aki Sel bahan bakar hidrogen-oksigen Kutub negatif Kutub positif Sel Volta/ Sel Galvani terdiri atas Sel Volta primer Sel Volta sekunder Sel Volta bakar contoh contoh contoh Reaksi redoks pemanfaatan elektrode terdiri atas Katode Anode merupakan merupakan Hukum I Faraday Sel Elektrolisis stoikiometri Hukum II Faraday contoh Penyepuhan logam. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia ini. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. Anda akan dapat menemukan aplikasi dari materi bab ini dalam kehidupan sehari-hari seperti pada proses penyepuhan logam dan pembentukan aloi. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 45 . Misalnya. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat menerapkan konsep reaksi redoks dalam sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri. serta menjelaskan reaksi redoks dalam sel elektrolisis dan menerapkan Hukum Faraday untuk elektrolisis larutan elektrolit. produksi aluminium. Belajarlah dengan baik. bertanyalah kepada guru kimia Anda.

NO3–(aq) → NO(g) A. A. 0. Diketahui potensial reduksi beberapa logam . 3 mol Pada reaksi (belum setara): H2SO4(aq) + HI(aq) → H2S(aq) + I2(s) + H2O(l) Satu mol H2SO4 memerlukan HI sebanyak .. 5. A.. 3 mol D. 8 mol E.25 V 2. 6 mol C.. 1. Cu(s) + Cd2+(aq) → Cu2+(aq) + Cd(s) E.55 V Eo = +1....6 L 10.. 46 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .. A. Zn2+(aq) + Cu(s) → Zn(s) + Cu2+(aq) B. Zn – Cu – X D... 2 A. Reduksi 1 mol ion BrO 3 – menjadi ion Br – membutuhkan elektron sebanyak .. 8.5 5 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda.40 V Eo = +0.. Logam X dapat mengendapkan tembaga dari larutan CuSO4. A.2 L D. A. 1 mol C. E. Deret berikut ini yang menyatakan bertambah kuatnya sifat reduktor adalah . 44. Ir – Bi – Sn – Ga – La E. 6 mol Oksidasi 1 mol ion sianida (CN–) menjadi ion sianat (CNO–) memerlukan elektron sebanyak .. X – Zn – Cu C. 3 B..80 V 6.. La – Ir – Ga – Bi – Sn C. 8 H+ dan 4 H2O D. La – Ga – Sn – Ir – Bi 11. Diketahui EoPb2+ | Pb = –0. 2 mol C.44 V. 4. 5 mol Jumlah mol elektron yang terlibat dalam: 3 As(s) + 5 NO3–(aq) + 4 OH–(aq) → 3 AsO43–(aq) + 5 NO(g) + 2 H2O(l) adalah . 33. A.8 L B... 1 mol B. Berapa elektron yang terlibat dalam reaksi . 56 L C.76 V Eo = –0..... 1 C. 8 OH– dan 4 H2O C. 1 mol D..34 V Eo = +0. 3 e 5e 7e 7. 4 OH– dan 2 H2O E. Sn – Ga – La – Bi – Ir D. 3. 5 mol E.. 2 e E.. La – Ga – Sn – Bi – Ir B.. Dari data potensial elektrode berikut: Zn2+(aq) + 2 e– → Zn(s) Cd2+(aq) + 2 e– → Cd(s) Cu2+(aq) + 2 e– → Cu(s) Ag+(aq) + e– → Ag(s) Eo = –0. 4 mol E. 10 mol D. Cd(s) + Zn2+(aq) → Cd2+(aq) + Zn(s) C. Cu – Zn – X 13. Jika reaksi: Cu2+(aq) + NO(g) → Cu(s) + NO3–(aq) (belum setara) dilengkapi maka persamaan reaksi itu akan mengandung . A.4 L E. 2 9.... 2 mol B. Zn – X – Cu E. Jika ke dalam larutan yang mengandung Fe2+ dan Pb2+ ditambahkan serbuk timbel dan besi maka . 4 mol Susunan logam-logam tersebut dalam deret Volta adalah . 4 mol B... Reaksi yang dapat berlangsung adalah .. C. 1 e D. B.. E. 5 C. Pada reaksi: D. 10 H+ dan 5 H2O B. Banyaknya Fe yang dapat dioksidasi oleh 1 mol Cr2O72– menghasilkan Fe3+ dan Cr3+ adalah . tetapi logam X tidak bereaksi dengan larutan ZnCl2.Evaluasi Materi Bab A. A. 12 15 Cu(s) + NO3–(aq) → Cu2+(aq) + NO2(g) 1 mol Cu akan menghasilkan gas NO2 pada STP sebanyak .. Cd(s) + 2Ag+(aq) → 2Ag(s) + Cd2+(aq) 12. Cu – X – Zn B..4 B.. 2 mol B.13 V dan Eo Fe2+ | Fe = –0.. 2 mol E.14 V Eo= +0.. A.00 V Eo = –2 52 V Eo= –0... 4 mol D. 22. 11. Cu2+(aq) + 2Ag(s) → Cu(s) + 2Ag+(aq) D.. 2. 3 mol C. Ga3+(aq) + 3 e– → Ga(s) Ir2+(aq) + 2 e– → Ir(s) La3+(aq) + 3 e– → La(s) Sn2+(aq) + 2 e– → Sn(s) Bi3+(aq) + 3 e– → Bi(s) Eo= –0.. 4 H+ dan 2 H2O Pada reaksi: MnO4–(aq) + C2O42–(aq) → Mn2+(aq) + CO2(g) Jumlah mol C2O42– yang dapat dioksidasi oleh 1 mol MnO4– adalah . A.. 9 D.

860 s 27. hidrogen di anode D.92 g E. Jika larutan natrium nitrat dielektrolisis.58 mg B.. A.66 V B... tidak terjadi reaksi apa-apa 14. 15. 0. dan P menunjukkan reaksi berikut: P + L2+ → tidak terjadi reaksi M + 2P+ → M2+ + 2P L + M2+ → L2+ + M Urutan ketiga logam itu yang sesuai dengan potensial reduksi yang meningkat adalah .54 g perak (Ar Ag = 108 g/mol) dari larutan Ag+. Larutan ZnSO 4 dielektrolisis dengan arus 0. oksigen di anode D. endapan besi di katode E.52 V C. di katode terjadi oksidasi E. Arus listrik tertentu mengendapkan 0.05 mol D. endapan Cu di anode D. A.96 mg C.1 g D.54 mol C.. ion Cu2+ menuju katode dan terjadi endapan Cu B.08 g C. 1 F D. 3.. 79. elektron mengalir dari perak ke seng D. di anode tedadi reduksi 21. L – M – P E.. potensial sel = 1. reaksi sel: Zn + 2Ag+ → Zn2+ + 2Ag C.2 g E.. Jika arus tersebut dilewatkan melalui larutan X2+ maka logam X (Ar X = 40 g/mol) yang mengendap sebanyak.. ion H+ menuju katode dan terbentuk gas H2 D...38 V = +0.56 V E. 0. Fe2+ berkurang dan Pb2+ bertambah E.1 F selama 2 jam.76 V) | Ag = Pernyataan berikut yang tidak benar adalah . A. A. 7. 3.. natrium di katode.10 mol E... natrium dan hidrogen di katode. 0..5) dari 200 mL larutan CuSO4 1 M dengan arus 10 A diperlukan waktu .80 V maka E o Zn2+ E o Mg2+ E o Cu2+ E o | Zn | Mg | Cu = –0. 7. Fe2+ bertambah dan Pb2+ berkurang D.. 1.54 g 25. ion Fe2+ di anode 22.. hidrogen di katode. gas H2 di anode C.. Jika larutan CuO dielektrolisis dengan elektrode inert maka . natrium di anode C. Sel Volta memiliki elektrode perak ( E o Ag + o +0.. A..27 mol B. M. 2 F E. perak bertindak sebagai katode B.. natrium di katode.. 0.650 s C. notasi sel: Zn | Zn2+ || Ag+ | Ag 18.. akan terbentuk .. 0. 1. Fe2+ dan Pb2+ bertambah B..58 g D. = +0. Pada elektrolisis larutan kalium nitrat 0.. L – P – M 15.. 0. 0. 3 F 23. Zn | Zn2+ || Cu2+ | Cu B. Larutan CuSO4 dielektrolisis selama 2 menit dengan arus 2 A..20 mol 26.. A.. 1.. A.80 V Pb2+ | Pb E o Ag + | Ag Sel Volta yang menghasilkan potensial listrik paling besar adalah . 9...790 s B..34 V = –0.. Fe2+ dan Pb2+ berkurang C.80 V. 965 s D. klorin di anode 20. Jumlah arus listrik yang diperlukan untuk mereduksi 1 mol ion ClO 3– menjadi Cl 2 dalam larutan asam adalah . gas O2 di anode B. hidrogen di katode. A. akan terbentuk . 79. Pb | Pb2+ || Cu2+ | Cu E... Mg | Mg2+ || Ag+ | Ag C. oksigen di anode C. natrium di katode B.14 volt dan Eo potensial sel adalah . 0. Logam L.46 V E.27 g B.76 V = –2. A. E Zn 2+ | Zn = –0. Untuk mengendapkan semua tembaga (Ar Cu = 63. ion Cl– menuju katode dan terbentuk gas Cl2 C.. oksigen di anode Reaksi Redoks dan Elektrokimia 47 .930 s E. 5. 0.. klorin di anode B. 0.. Dari data potensial reduksi: perak 19. 6. A.4 g/mol) yang terbentuk di katode berjumlah .74 V D.13 V = +0. P – L – M C. Massa tembaga (Ar Cu = 64 g/mol) yang mengendap di katode adalah . Jumlah gas yang terbentuk di anode (STP) adalah . 4 F B. klorin di anode E. A. Zn | Zn2+ || Ag+ | Ag D. 5 F C. Endapan seng (Ar Zn = 65. Jika leburan NaCl dielektrolisis maka . Jika Fe digunakan sebagai anode dan Cu sebagai katode pada elektrolisis larutan CuSO 4 . A.. oksigen di katode E.1 M selama 100 menit dengan arus 2 F.94 V 16. Mg | Mg2+ || Pb2+ | Pb 17. P – M – L D. M – P – L B.. 1.96 g 24. A. Dalam suatu sel Volta terjadi reaksi: Sn(s) + 2 Ag+(aq) → Sn2+(aq) + 2 Ag(s) Jika Eo timah = –0.A..

Kita semua pasti mengenal batu baterai. volume gas yang terbentuk di katode pada suhu dan tekanan tertentu di mana 1 L gas nitrogen (Ar N = 14 g/mol) bermassa 1. 224 mL 30. Logam manakah yang bertindak sebagai anode dan katode? Tuliskan reaksi redoks yang terjadi pada setiap elektrode.5 × 10–3 mol C. 448 mL C. ZnSO4(aq) Jika 2 buah sel elektrolisis yang masing-masing mengandung elektrolit AgNO3 dan CuSO4 disusun seri dengan menggunakan arus yang sama. 400 mL B. 22.. a. Arus listrik 965 mA dialirkan melalui larutan asam sulfat selama 5 menit.02 F.6 L B. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Perhatikan bagan elektrolisis berikut. Volume gas yang terjadi di anode pada kondisi 7 g gas nitrogen bervolume 5 dm3 adalah . 1 dm3 D. dihasilkan 5. 1. 0. + Ag(s) – Cu(s) a. Sebutkan bagian-bagiannya dan bagaimana cara kerjanya. Pada elektrolisis larutan CuSO4 terbentuk 3. b. Berapakah massa Ag yang diperoleh? (Ar Cu= 63. 2 dm3 B.8 L D. Hitunglah potensial sel dari diagram sel berikut. NaCl(l) d.5 g Cu. c. NaOH(aq) c. Soal Tantangan 1. 11.. 0. 44.. Bagaimanakah konsentrasi AgNO3 di dalam larutan? Jelaskan. 2.8 L C. Ketika kita menggunakan batu baterai tersebut.. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.175 g tembaga di katode (Ar Cu = 63.A. Pada elektrolisis larutan kalium klorida dengan listrik 0. c. K | K+ || Co2+ | Co Fe | Fe2+ || Cu2+ | Cu Cd | Cd2+ || Ag+ | Ag Zn | Zn2+ || Br2 | Br– 3. AgNO3(aq) 48 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Gambarkanlah sebuah sel Volta dengan elektrodeelektrode Ni dalam larutan NiSO4 dan Al dalam Al2(SO4)3.56 dm3 C. 3 × 10–3 mol 29.5 g/mol. (E° dapat dilihat dari tabel). Menurut Anda. 1 × 10–3 mol B. KI(aq) b. 5. A.5 dm3 B.5 × 10–3 mol E.5 g/mol). a. b.... 1. Tuliskanlah reaksi di katode dan anode jika zat-zat berikut dielektrolisis dengan elektrode inert.4 L E. 100 mL D. Ar Ag = 108 g/mol) 2. 1. 2 × 10–3 mol D. c. A. A. lama-kelamaan batu baterai itu tidak dapat digunakan lagi. untuk apakah teknik elektrolisis tersebut dilakukan? Jelaskan. d.12 dm3 E.2 L 28. 4.. 200 mL E.. 2. 2.4 g adalah . Banyaknya gas hidrogen yang terbentuk adalah .

proses pembuatan. Sifat-Sifat Unsur C. A. kelimpahan di alam. Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk 49 . Contohnya. kereaktifan. titik leleh. 2000 Pada bab ini. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur utama dan unsur transisi (titik didih. badan pesawat terbang harus memiliki berat yang cukup ringan dan tidak mudah terkorosi oleh udara lembap maka digunakan logam aluminium yang memiliki massa jenis yang cukup ringan dan tidak mudah terkorosi. kelarutan. Kelimpahan Unsur di Alam B. Masih banyak kegunaan dan sifat unsur-unsur kimia yang dapat Anda temukan di dalam bab ini. dan cara menentukan kadar unsur-unsur tersebut? Temukanlah jawabannya dengan menelusuri isi bab ini. kegunaan dan bahayanya. Bagaimanakah sifat. dampak. kekerasan. serta proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. Contoh lainnya adalah pemanfaatan nitrogen sebagai bahan pembuatan pupuk. dan sifat khusus lainnya). warna.Bab3 3 Kimia Unsur Sumber: Science Discovery. serta menjelaskan manfaat. Anda tentu sering mendengar istilah unsur logam dan unsur nonlogam. serta terdapatnya di alam dengan cara mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama dan transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. Kegunaan dan Pembuatan Unsur-Unsur Kimia dan Senyawanya D. Anda akan diajak untuk dapat memahami karakteristik unsur-unsur penting. Unsur-unsur tersebut memiliki beragam kegunaan sesuai dengan sifat-sifatnya yang khas.

Carilah informasi mengenai daerah-daerah di Indonesia yang merupakan daerah tambang. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya dengan sumber daya alam. Daerah mana saja yang merupakan tambang besi? 3. seperti tembaga. Daerah mana saja yang merupakan tambang emas? 13. siderit. Apakah perbedaan antara unsur. Mineral apa saja yang mengandung logam besi? 2. Di kulit bumi. Mineral Unsur Utama Daerah Penghasil Kata Kunci • • Kelimpahan unsur Mineral Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. tembaga. emas. alkali tanah. bijih logam. Mineral apa saja yang mengandung logam perak? 14. Unsur-unsur tersebut tersebar meruah di alam. halogen. seperti logam. baja. Gunakan kata kunci yang berhubungan dengan logam. mineral mangan adalah (D) pirolusit. dan campuran? Tuliskan unsur-unsur dari golongan alkali. apakah kesamaan antara velg ban kendaraan dan badan pesawat terbang? Kedua benda tersebut terbuat dari logam aluminium. senyawa. Daerah mana saja yang merupakan tambang aluminium? 5. aluminium. masih ada sekitar ratusan unsur. Jadi. Pirolusit (MnO2) merupakan mineral mangan. Mineral apa saja yang mengandung logam tembaga? 10. Mineral apa saja yang mengandung logam aluminium? 4. A Kelimpahan Unsur di Alam 3. besi. Selidikilah 3. Daerah mana sajakah yang merupakan daerah tambang logam? Mari. pirolusit E. kriolit. 1. Daerah mana saja yang merupakan tambang perak? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh. Tahukah Anda. Daerah mana saja yang merupakan tambang nikel? 9. salah satunya logam-logam. dan gas mulia. Unsur-unsur kimia terdapat melimpah di kulit bumi dan lapisan atmosfer.. A . unsur-unsur kimia biasanya terdapat dalam bentuk senyawa yang terkandung dalam tanah dan batuan. Dalam tabel periodik. UN 2003 Alat dan Bahan 1. bauksit. Mineral apa saja yang mengandung logam timah? 6. dan kasiterit. Unsur-unsur tersebut dapat dikelompokkan menjadi unsur logam dan nonlogam. Tabel berikut menunjukkan komposisi unsur-unsur kimia di kulit bumi.1 Daerah Penghasil Tambang Tujuan Menyelidiki daerah penghasil tambang di Indonesia Kupas Tuntas Nama mineral yang mengandung unsur mangan adalah . Internet Langkah Kerja 1. Mineral apa saja yang mengandung logam emas? 12. nikel. Selain aluminium. Aluminium hanyalah salah satu contoh unsur kimia yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Mineral apa saja yang mengandung logam nikel? 8. nikel. hematit Pembahasan Bauksit dan kriolit merupakan mineral aluminium. bagaimanakah sifat keelektromagnetifan unsurunsur? 2. Media cetak 2.Soal Pramateri 1. dan emas. kriolit C . pirit D. perak. 2. magnetit.. pirit.. hematit. Pirit dan hematit merupakan mineral besi. 50 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Daerah mana saja yang merupakan tambang tembaga? 11. Lengkapi tabel berikut berdasarkan informasi yang Anda peroleh. bauksit B. Daerah mana saja yang merupakan tambang timah? 7. menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut. timah.

tahan korosi. dan korundum (Al2O3). Aluminium tidak bereaksi dengan air.10 0. 2.7 g/cm3).13 5. Besi memiliki bilangan oksidasi +2 dan +3. dan FeS (hitam).60 27. Sumber: Science Encyclopedia. FeCl2 (kuning). ion Fe2+ dalam larutan dapat teroksidasi menjadi ion Fe3+. Besi Besi merupakan logam yang paling banyak digunakan. kriolit (Na3AlF6). Dengan kelimpahan sebesar itu.7 H2O (hijau).59 2. serta penghantar listrik dan panas yang baik.1 Komposisi Unsur-Unsur Kimia di Kulit Bumi Unsur Persentase (%) 46. Besi(III) oksida berwarna cokelat kemerahan dan besi(III) klorida berwarna hitam kecokelatan. Jawa Tengah dan beberapa tempat di Jawa Timur. mudah ditempa. Bijih tembaga yang terpenting adalah berupa sulfida. jumlahnya sekitar 8%.2 Mineral-mineral aluminium: (a) bauksit. dan (c) korundum. (b) beril. Mineral lainnya yang mengandung aluminium adalah ortoklas (KAlSi3O8). seperti persamaan reaksi berikut.Tabel 3. magnetit (Fe3O4). Penambangan tembaga di Indonesia terdapat di Papua. Dengan adanya oksigen. dan pirit (FeS2). Logam besi bereaksi dengan asam klorida menghasilkan gas hidrogen. Daerah tambang bijih besi di Indonesia terdapat di Cilacap. Namun. seperti FeO (hitam). Kimia Unsur 51 . Adapun daerah pengolahan bijih besi dan industri baja terdapat di Cilegon. siderit (FeCO3). 2000. Di Indonesia.63 2.44 0. dapat ditempa.09 0.12 0. Di alam. Aluminium bereaksi dengan asam klorida dan basa kuat.72 8. beril (Be3Al2Si6O8). Jawa Barat. Mineral aluminium yang bernilai ekonomis adalah bauksit (Al2O3. dan merupakan konduktor listrik yang baik. aluminium merupakan logam yang mahal karena pengolahannya yang sulit. Tembaga Tembaga merupakan logam yang kuat.1 Hematit merupakan mineral yang mengandung besi. besi terdapat dalam bentuk bijih besi. Sumber: Chemistry for You. bauksit banyak ditemukan di pulau Bintan dan Tayan (Kalimantan Barat).61 Sumber: Basic Concept of Chemistry. 2002 Gambar 3. Sulawesi Utara.14 0. dapat diregangkan. Aluminium memiliki massa jenis rendah (2.83 2. FeSO4. seperti kalkosit (Cu 2S) dan kalkopirit (CuFeS2). 2001 Gambar 3. 1996 Oksigen Silikon Aluminium Besi Kalsium Natrium Kalium Magnesium Titanium Hidrogen Fosfor Mangan Unsur-unsur lainnya 1.2 H2O). Fe(s) + 2 H+(aq) → Fe2+(aq) + H2(g) Asam sulfat pekat dapat mengoksidasi logam besi menjadi Fe2+. Aluminium Aluminium terdapat melimpah di dalam kulit bumi. dan beberapa daerah lain.00 3. Chemistry (Chang). Contoh senyawa besi(II). 2 Al(s) + 6 HCl(aq) → 2 AlCl3(aq) + 3 H2(g) 2 Al(s) + 2 NaOH(aq) + 2 H2O(l) → 2 NaAlO2(aq) + 3 H2(g) a b c 3. aluminium merupakan unsur ketiga terbanyak setelah oksigen dan silikon serta merupakan unsur logam yang paling melimpah. Banten. misalnya hematit (Fe2O3).

5 Mineral kasiterit yang mengandung perak. Kalimantan Tengah. Perak ditemukan dalam bentuk senyawa yang berupa klorida dan sulfida. Sumber: Chemisry. dan antimon. 7.5 H2O (biru). Bijih nikel yang utama adalah nikel sulfida.Sumber: Chemisry for You. Produksi perak umumnya diperoleh sebagai hasil sampingan pada pengolahan logam lain. sangat keras. Emas dapat ditempa sedemikian tipisnya. 52 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Daerah pertambangan emas di Indonesia ada di Aceh Barat.4 Emas ditemukan di alam dalam bentuk logamnya. Ada dua jenis timah. kecuali Cu2O (merah). Emas Logam emas berwarna kuning dan relatif lunak. CuSO4. 2004 Gambar 3. Belitung. Lampung Selatan. Gunung Bijih (Papua). dan Kalimantan Tengah. Gambar 3. Logam emas disebut juga logam mulia karena emas tidak bereaksi dengan oksigen dan tidak terkorosi di udara. 4. dan tidak mudah berkarat. dan Bengkulu. arsen. Anda mungkin telah mengetahui beberapa jenis logam dan mineral yang mengandungnya. Timah Timah adalah logam yang berwarna putih perak.2000 6. dan perhiasan. Cara penambangan yang digunakan adalah dengan pertambangan terbuka dan tertutup. Tembaga dengan bilangan oksidasi +1 kurang stabil dan mengalami reaksi disproporsionasi dalam larutannya. Perak Perak adalah logam yang berwarna putih dan sangat mengilap terutama setelah digosok. Lebak (Jawa Barat). Cu(s) + 2 H2SO4(aq) → CuSO4(aq) + SO2(g) + 2 H2O(l) Tembaga memiliki bilangan oksidasi +1 dan +2. beberapa unsur logam mudah ditemui dalam bentuk produk-produk rumah tangga. Emas juga tidak bereaksi dengan asam atau basa. 2001 Gambar 3. dan memiliki titik leleh yang rendah. Tempat penambangan bijih timah di Indonesia berada di Bangka.5 km. nikel. Bijih timah yang terpenting adalah kasiterit (SnO2). Bijih perak yang berupa sulfida sering bercampur dengan sulfida dari tembaga. yaitu timah putih dan timah abu-abu.3 Bijih tembaga Tembaga bereaksi dengan asam sulfat panas membentuk senyawa tembaga(II) sulfat yang berwarna biru. dan CuS (hitam). Senyawa tembaga(II) bersifat paramagnetik dan berwarna. dan Maluku Utara. Nikel Nikel adalah logam yang berwarna putih mengilap. seperti tembaga dan timbal. Matter and Its Changes.000 lembar yang ditumpuk memiliki tebal tidak lebih dari 1 cm. tahan karat. 120. Daerah penambangan nikel ada di Koala (Maluku Utara). emas juga diperoleh dari hasil samping pemurnian tembaga dan nikel. Daerah pertambangan perak di Indonesia terdapat di Cikotok (Banten). Perhatikanlah gambar berikut. relatif lunak. contohnya CuO (hitam). 5. Emas merupakan logam yang paling mudah ditempa dan paling mudah memuai. Soroako (Sulawesi Selatan). Dalam kehidupan sehari-hari. bahan industri. 2 Cu+(aq) → Cu(s) + Cu2+(aq) Semua senyawa tembaga(I) bersifat diamagnetik dan tidak berwarna. dan pulau Kampar (Riau). Dari 1 g emas dapat dibuat kawat sepanjang 2. Sebagai ilustrasi. Sumber: Science Encyclopedia. Selain dari hasil pertambangan.

(b) bahan baku industri. di antaranya nitrogen. dan gas nitrogen dioksida. Materi 3. Perbedaan Sifat Kimia dan Sifat Fisis Setiap unsur kimia memiliki berbagai sifat yang membedakannya dengan unsur yang lain. Contoh unsur nonlogam. 2.2 Sifat Kimia dan Sifat Fisis Unsur Kimia Tujuan Menyelidiki perbedaaan sifat kimia dan sifat fisis unsur kimia Alat dan Bahan Tabel periodik Langkah Kerja 1. Kimia Unsur 53 . karbon. 1. 2000. 2001 Emas. dan sulfur. terdapat juga unsur nonlogam. Chemistry for You. Selidikilah 3. Gambar 3. seperti gas hidrogen. (c) perhiasan.a b c Sumber: Science Discovery. Selain unsur logam. lalu identifikasi informasi yang terdapat dalam tabel periodik. Apakah nama mineral yang mengandung unsur besi? B Sifat-Sifat Unsur 1. perak. 3. karbon dioksida. gas argon. nikel. dan sisanya adalah gas-gas lain. Udara mengandung 78% gas nitrogen. Anda telah mempelajari sifat fisis dan sifat kimia unsur. Kelompokkan sifat-sifat unsur berdasarkan sifat fisis dan kimianya. Untuk menyegarkan ingatan Anda tentang sifat-sifat unsur. 2. gas helium. Amati tabel periodik unsur. seperti oksigen dan nitrogen kebanyakan terdapat di alam dalam bentuk gas.6 Contoh pemanfaatan logam dalam kehidupan sehari-hari: (a) peralatan rumah tangga. Sifat-sifat apa saja yang merupakan sifat kimia? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. dan besi merupakan unsur logam. sebagian lagi dalam bentuk senyawa. Tuliskan sifat-sifat yang dimiliki unsur. Sifat-sifat apa saja yang merupakan sifat fisis? 2. oksigen. masing-masing tiga unsur. Di Kelas X. Soal Penguasaan 1. Tahukah Anda. Tuliskanlah contoh unsur logam dan nonlogam. 4. mari lakukan kegiatan berikut. 21% gas oksigen. Apakah nama mineral yang mengandung unsur aluminium? Di manakah Anda dapat menemukan gas nitrogen? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. dalam bentuk apakah unsur-unsur nonlogam terdapat di alam? Unsur-unsur nonlogam.1 3.

struktur elektron. Kata Kunci • • Sifat fisis Sifat kimia Selidikilah 3.Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. seperti titik didih dan titik leleh. cair. Unsur-unsur kimia pada suhu kamar dapat berwujud padat. Sifat kimia unsur dapat diprediksi dari data pada tabel periodik. kalor penguapan. Dari data nomor atom. baik fisis maupun kimia. dengan unsur apa dapat bereaksi. dan suhu ketika terjadi reaksi. Sifat fisis menjelaskan bentuk fisik unsur tersebut. Anda dapat mengetahui wujud suatu unsur pada suhu kamar. dimuat dalam tabel periodik unsur. misalnya warna. massa jenis. adakah hubungan antara wujud suatu unsur dengan titik didih dan titik leleh yang dimiliki unsur tersebut? Mari. antara lain nomor atom. massa atom. struktur elektron. Menjelaskan suatu unsur berdasarkan sifatnya mirip dengan cara Anda ketika menjelaskan seseorang. konduktivitas listrik. Adapun sifat kimia suatu zat meliputi bagaimana suatu unsur dapat bereaksi dengan unsur lainnya. Sifat-sifat fisis unsur yang diinformasikan dalam tabel periodik adalah wujud pada suhu kamar.3 Sifat Fisis Unsur-Unsur Kimia Tujuan Menyelidiki pengaruh sifat fisis unsur-unsur kimia Alat dan Bahan Tabel periodik Langkah Kerja Gunakanlah informasi dalam Tabel Periodik untuk melengkapi tabel berikut. yaitu sifat fisis dan sifat kimia. dan titik didih. Ada dua jenis sifat unsur. menyelidiki hal tersebut dengan melakukan kegiatan berikut. sifat magnet. dan massa jenis. titik leleh. Sifat Fisis Beberapa Unsur Dengan melihat tabel periodik. dan gas. dan senyawa yang dihasilkan dari reaksi tersebut. Menurut Anda. titik didih. jumlah panas yang dihasilkan dari suatu reaksi dengan unsur lain. Beberapa sifat unsur. titik leleh. kecepatan reaksi jika bereaksi dengan unsur lain. Anda juga dapat mengetahui sifat fisis lainnya. kekerasan. massa atom. Sifat suatu unsur bermanfaat untuk menjelaskan. kerapuhan. dan tingkat oksidasi suatu unsur dapat diketahui bagaimana suatu unsur bereaksi. Golongan IIA Unsur Be Mg Ca Sr Ba Ra F Cl Br I At Titik Didih (°C) Titik Leleh (°C) Wujud VIIA 54 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan tingkat oksidasi. nomor atom. 2. dan mengelompokkan. kelenturan. mengidentifikasi. memisahkan.

7 Unsur-unsur golongan IIA Gambar 3. Bagaimana titik didih dan titik leleh unsur-unsur yang berwujud gas dibandingkan dengan suhu kamar? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Jika titik didih dan titik leleh suatu unsur lebih rendah daripada suhu kamar (25 °C) maka unsur tersebut berwujud gas. Wujud suatu unsur berkaitan dengan titik didih dan titik leleh yang dimiliki unsur tersebut. tetapi titik lelehnya di bawah 25 °C. Unsur-unsur golongan VIIA yang berwujud padat memiliki titik didih dan titik leleh di atas 25 °C. 2001 Dapatkah Anda sebutkan kegunaan unsur gas mulia yang lainnya? Unsur-unsur golongan VIIA ada yang berwujud padat. Stronsium (Sr) Barium (Ba) Kalsium (Ca) Radium (Ra) Berilum (Be) Magnesium (Mg) Gambar 3. a b Sumber: Chemistry for You. Kimia Unsur 55 .8 (a) Gas argon digunakan sebagai pengisi lampu bohlam. semua unsur golongan VIIIA berwujud gas karena titik didih dan titik leleh unsurunsur golongan VIIIA di bawah 25 °C. Bagaimana titik didih dan titik leleh unsur-unsur yang berwujud padat dibandingkan dengan suhu kamar? 3. Hal inilah yang menyebabkan unsur bromin berwujud cair. cair.VIIIA He Ne Ar Kr Xe Rn Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. dan gas. Itulah sebabnya semua unsur golongan IIA berwujud padat karena titik didih dan titik leleh unsur-unsur golongan IIA di atas 25 °C. Itulah sebabnya. Unsur-unsur apa saja yang berwujud padat? 2. (b) Gas kripton digunakan dalam laser untuk operasi retina mata. Unsur-unsur apa sajakah yang berwujud cair? 4. Unsur-unsur apa sajakah yang berwujud gas? 6. 1. Jika titik didih dan titik leleh suatu unsur lebih tinggi daripada suhu kamar (25 °C) maka unsur tersebut berwujud padat. Bagaimana titik didih dan titik leleh unsur-unsur yang berwujud cair dibandingkan dengan suhu kamar? 5. Bagaimana dengan bromin? Unsur ini memiliki titik didih di atas 25 °C. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. sedangkan unsur berwujud gas memiliki titik didih dan titik leleh di bawah 25 °C.

Larutan KI yang berwarna bening mengandung ion I–. Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Fullick). di antaranya daya pengoksidasi. 2. Cl2(g) + 2 I–(aq) → Cl–(aq) + I2(s) Dari persamaan reaksi tersebut dapat diketahui bahwa Cl2 mengoksidasi I– menjadi I2 yang ditandai dengan perubahan warna dari bening ke ungu. Penambahan larutan Cl2 menyebabkan warna larutan berubah menjadi cokelat.4 Daya Pengoksidasi dan Daya Pereduksi Unsur-Unsur Golongan Halogen Tujuan Menyelidiki daya pengoksidasi dan daya pereduksi unsur-unsur golongan halogen Alat dan Bahan 1. dan warna nyala. Massa jenis CCl4 lebih besar sehingga berada di lapisan bawah.9 Fluorin berwujud gas. Tuangkan 5 mL larutan KI ke dalam tabung reaksi. akan dihasilkan dua lapisan. Cl2 Langkah Kerja 3. 4. Tambahkan CCl4 ke dalam tabung reaksi. Amati warna larutan setelah penambahan Cl2. Tambahkan Cl 2 ke dalam tabung reaksi. bromin berwujud cair. Lapisan bawah memiliki warna ungu.3. Perhatikanlah tabel berikut. lalu kocok. unsur-unsur juga memiliki sifat kimia. Amati warna larutan pada lapisan bawah. Bagaimana warna larutan setelah penambahan Cl2? Mengapa warna larutan setelah penambahan Cl2 berubah? Bagaimana warna larutan setelah penambahan CCl4 dan pengocokan? Mengapa warna larutan setelah penambahan CCl4 dan pengocokan berubah? Manakah potensial reduksi yang paling besar antara Cl2 dan I2? Apakah hubungan antara potensial reduksi dengan daya pengoksidasi dan daya pereduksi? You Must Remember Oxidizing agent of halogen: F2 > Cl2 > Br2 > I2 Reducting agent of halogen: I2 > Br2 > Cl2 > F2 Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Mengapa? Hal ini dapat dijelaskan oleh persamaan reaksi berikut. 56 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Selidikilah 3. 6. Larutan yang kepolarannya berbeda tidak akan bercampur. Sifat Kimia Beberapa Unsur Selain memiliki sifat fisis. 5 mL larutan KI 2. 3. Lapisan terbagi dua dan tidak bercampur karena larutan KI3 dan CCl4 memiliki kepolaran dan massa jenis yang berbeda. Sifatsifat kimia tersebut. 1. 2. Amati warna larutan KI. Mengapa Cl2 dapat mengoksidasi I–? Hal ini berkaitan dengan harga potensial reduksi unsur-unsur golongan halogen. 5.2000 Gambar 3. Warna cokelat ini merupakan warna larutan KI3. 4. daya pereduksi. 3. Setelah ditambahkan CCl4 dan dikocok. sedangkan iodin berwujud padat. Bagaimanakah daya pengoksidasi dan daya pereduksi unsurunsur golongan halogen? Bagaimanakah warna nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah? Ingin mengetahui jawabannya? Temukanlah jawabannya dengan melakukan kegiatan berikut. Larutan CCl4 Tabung reaksi Anda Harus Ingat Daya pengoksidasi halogen: F2 > Cl2 > Br2 > I2 Daya pereduksi halogen: I2 > Br2 > Cl2 > F2 1. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. yaitu lapisan atas (I2 dalam KI3) dan lapisan bawah (I2 dalam CCl4).

Ca E. A . Gunakan kaca kobalt untuk mengamati warna nyala kalium.. larutan KI dan gas Br2 B.. semakin besar nomor atom (dari atas ke bawah). Lakukanlah kegiatan berikut untuk mengetahui warna nyala beberapa unsur golongan alkali dan alkali tanah.. larutan KCl dan gas Br2 D. BaCl2 3. Langkah Kerja 1. lalu celupkan ke dalam setiap garam klorida dan bakar menggunakan pembakar bunsen. Warna nyala setiap unsur dapat diuji dengan cara mencelupkan ujung kawat nikrom ke dalam larutan HCl pekat. Cl. sedangkan unsur I tidak dapat mengoksidasi unsur lainnya.5 Warna Nyala Unsur-Unsur Golongan Alkali dan Alkali Tanah Tujuan Menyelidiki warna nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah Alat dan Bahan 1. KCl 9.. semakin ke bawah. unsur Br hanya dapat mengoksidasi I. HCl pekat 8. Siapkan kawat nikrom yang bersih.2 Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur Golongan Halogen Reaksi Potensial Reduksi (E°) Nomor Atom Kupas Tuntas F2(g) + 2 e– Cl2(g) + 2 e– Br2(g) + 2 e– I2(g) + 2 e– → → → → 2 F–(aq) 2 Cl–(aq) 2 Br–(aq) 2 I–(aq) +2. Jadi. Untuk memastikan bahwa kawat nikrom telah bersih. Kemudian. SrCl2 2. Ra D. Kimia Unsur 57 . dapat disimpulkan bahwa dalam satu golongan. reaksi yang tidak dapat berlangsung adalah (C) larutan KCl dengan gas Br2. Sr Pembahasan Aluminium adalah logam yang bersifat amfoter. dan penanganannya.87 +1. harga potensial reduksi semakin kecil. Spatula 5. unsur alkali tanah yang sifatnya mirip dengan aluminium adalah (B) Be. Be C . 2. CaCl2 10. Cl2 dapat mengoksidasi I– karena potensial reduksi Cl lebih besar daripada I. dan F.54 9 17 35 53 Sumber: Chemistry (McMurry). sifat daya pereduksinya semakin besar. Setelah itu. Jadi.. kecuali F. larutan KI dan gas Cl2 C . Kaca kobalt 7. Jadi. Tuliskan hasil pengamatan Anda pada tabel berikut. sifat pengoksidasi semakin berkurang. Pembakar bunsen 6. Semakin kecil nilai potensial reduksinya. meliputi sifat kimia senyawa. unsur I memiliki daya pereduksi yang paling besar diikuti Br. Unsur yang potensial reduksinya lebih besar dapat mengoksidasi unsur yang potensial reduksinya lebih kecil. Sifat kimia unsur yang lainnya adalah warna nyala.36 +1. larutan KCl dan gas F2 Pembahasan Gas Br2 tidak mampu mengoksidasi larutan KCl. Mg B. Bagaimana warna nyala setiap unsur? 2. Lawan dari pengoksidasi adalah pereduksi. Dari penjelasan ini. yaitu dapat membentuk asam (HAIO2) dan membentuk basa Al(OH)3. Unsur F dapat mengoksidasi unsur-unsur halogen lainnya. 2001 Berdasarkan data pada tabel. Reaksi berikut dapat berlangsung kecuali reaksi antara . sedangkan unsur Cl dapat mengoksidasi unsur-unsur halogen lainnya. Mengapa nyala setiap unsur berbeda-beda? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Berarti. celupkan ujung kawat nikrom ke dalam larutan HCl pekat. larutan KBr dan gas Cl2 E.Tabel 3. Anda dapat meramalkan unsur-unsur mana saja dalam golongan halogen yang dapat mengoksidasi unsur lainnya. 1. cara penggunaan. Sama seperti logam Be dapat membentuk asam H2BeO2 dan membentuk basa Be(OH)2. A. Kawat nikrom 4.. UMPTN 2000 Selidikilah 3. Garam NaCl KCl CaCl2 SrCl2 BaCl2 Kupas Tuntas Di antara unsur-unsur alkali tanah yang sifatnya mirip dengan aluminium adalah . UMPTN 1992 Unsur yang Diamati Na K Ca Sr Ba Warna Nyala Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 3. NaCl Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. bakar menggunakan pembakar bunsen berkali-kali hingga bersih.06 +0.

Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah dapat dibedakan dari warna nyala yang dihasilkannya. Bagaimanakah warna nyala unsur-unsur tersebut? Perhatikanlah gambar berikut.
Unsur Na memiliki warna nyala kuning Unsur Ca memiliki warna nyala merah jingga

Gambar 3.10
Warna nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah

Unsur Ba memiliki warna nyala hijau

Unsur K memiliki warna nyala ungu

Unsur Sr memiliki warna nyala merah bata
Sumber: Jendela IPTEK: Kimia, 1993

Unsur-unsur tersebut memiliki warna nyala yang berbeda-beda karena sifat dari atomnya. Jika diberikan energi, kedudukan elektron dalam atom akan mengalami perubahan, yaitu berpindah ke kulit yang lebih tinggi (eksitasi). Setelah itu, elektron akan kembali ke keadaan dasar (stabil) sambil melepaskan energi radiasi elektromagnetik. Pada saat unsur-unsur alkali dan alkali tanah dipanaskan (diberi energi), elektron dalam atom alkali dan alkali tanah akan mengalami eksitasi, dan pada saat kembali ke keadaan stabil, setiap elektron akan melepaskan energi radiasi elektromagnetik berupa pancaran nyala cahaya. Nyala setiap atom berbeda-beda dan sangat khas.
Kehilangan energi

Gambar 3.11
Diagram tingkat energi pada atom yang mengalami eksitasi Energi

Keadaan tereksitasi

Emisi berupa pancaran nyala cahaya

Anda Harus Ingat
Logam alkali dan alkali tanah dapat dibedakan dari warna nyala yang dihasilkannya ketika dibakar. Natrium berwarna kuning, kalium berwarna ungu, kalsium berwarna merah jingga, stronsium berwarna merah bata, dan barium berwarna hijau.

Emisi berupa pancaran nyala cahaya Keadaan dasar (stabil) Absorpsi energi

4. Keperiodikan Sifat Unsur Seperiode
Unsur-unsur kimia dalam tabel dapat juga dikelompokkan berdasarkan periode. Bagaimanakah sifat unsur-unsur yang terletak dalam satu periode? Lakukanlah kegiatan berikut untuk mengetahui keteraturan sifat-sifat unsur periode ketiga.

You Must Remember
Alkali metal and earth alkali metal can be distinguished by its colour when it is burned. Sodium is yellow, potassium is purple, calcium is red-orange, stroncium is red-brown, and barium is green.

Selidikilah 3.6
Sifat Asam dan Basa Larutan Senyawa Unsur-Unsur Periode Ketiga Tujuan Menyelidiki sifat asam dan basa larutan senyawa unsur-unsur periode ketiga Alat dan Bahan 1. 2. Penjepit logam Cawan porselen 3. Pembakar bunsen 4. Pipet tetes

58

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

5. Labu erlenmeyer 11. Lakmus merah 6. Gabus labu berlubang 12. Lakmus biru 7. Sendok bakar 13. Larutan Al2(SO4)3 0,1 M 8. Rak dan tabung reaksi 14. Larutan amoniak 1 M 9. Logam magnesium 15. Larutan H2SO4 1 M 10. Serbuk belerang 16. Larutan NaOH 1 M Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan, meliputi sifat kimia senyawa, cara penggunaan, dan penanganannya. Langkah Kerja 1. Ampelas sekitar 4 cm logam magnesium. Jepit salah satu ujungnya dengan penjepit logam. Bakar ujung lainnya dengan pembakar bunsen. Amati warna abu hasil pembakaran. 2. Kumpulkan abu hasil pembakaran ke dalam cawan porselen, lalu teteskan 5 tetes air ke dalam cawan. 3. Celupkan lakmus merah dan lakmus biru ke dalam larutan. Amati perubahan warna lakmus. 4. Masukkan sedikit belerang ke dalam sendok bakar yang telah dipasang gabus penyumbat tabung. Bakarlah dengan menggunakan pembakar bunsen di lemari asam. 5. Celupkan sendok bakar ke dalam labu erlenmeyer yang berisi air dan kertas lakmus merah dan biru. Amati perubahan warna lakmus. 6. Tuangkan 2 mL larutan Al2(SO4)3 0,1 M ke dalam tabung reaksi. Teteskan larutan amoniak hingga terbentuk endapan. 7. Bagi endapan menjadi dua bagian. Masukkan setiap bagian ke dalam tabung reaksi. Teteskan larutan NaOH ke dalam tabung reaksi 1 dan larutan H2SO4 ke dalam tabung reaksi 2. Amati reaksi yang terjadi. 8. Tuliskan hasil pengamatan Anda pada tabel berikut.
Zat Perubahan warna Lakmus merah Lakmus biru Sifat

Kupas

Tuntas

Unsur periode ketiga yang terdapat bebas di alam .... A . Si dan Cl B. Cl dan Ar C . P dan S D. S dan Cl E. Ar dan S Pembahasan Argon terdapat di udara sebagai gas mulia (bebas) dan sulfur dijumpai di kawah gunung sebagai unsur bebas. Jadi, unsur periode ketiga yang terdapat bebas di alam adalah (E) Ar dan S.
UMPTN 1999

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. 2. 3. 4. Senyawa apakah yang terbentuk dari hasil reaksi belerang dan air? Senyawa apakah yang terbentuk dari hasil reaksi magnesium dan air? Senyawa apakah yang terbentuk dari hasil reaksi Al2(SO4)3 dan amoniak? Bagaimanakah sifat senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi Al2(SO4)3 dan amoniak? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.

Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Unsur-unsur dalam periode ketiga terdiri atas unsur logam dan nonlogam. Jika direaksikan dengan air, unsur-unsur tersebut dapat membentuk senyawa asam atau basa. Unsur-unsur logam cenderung membentuk senyawa basa, sedangkan senyawa nonlogam cenderung membentuk senyawa asam. Sifat asam atau basa senyawa-senyawa tersebut dapat diamati dengan menggunakan kertas lakmus. Pembakaran logam Mg akan menghasilkan senyawa oksida MgO. Jika direaksikan dengan air, MgO ini dapat membentuk senyawa basa Mg(OH)2. Mg(s) + O2(g) → MgO(s) MgO(s) + H2O(l) → Mg(OH)2(aq) Hasil pengujian dengan kertas lakmus menunjukkan bahwa Mg(OH)2 bersifat basa karena kertas lakmus merah berubah menjadi biru, sedangkan kertas lakmus biru tidak berubah warna.

Sumber: Chemistry (Chang), 2002

Gambar 3.12
Magnesium terbakar di udara membentuk magnesium oksida dan magnesium nitrida memancarkan warna nyala yang terang.

Kimia Unsur

59

Pembakaran unsur belerang akan menghasilkan senyawa oksida gas SO2. Jika direaksikan dengan air, SO2 ini dapat membentuk senyawa asam H2SO3. Bagaimanakah sifat senyawa ini? Kertas lakmus merah yang berada dalam labu erlenmeyer tidak berubah, sedangkan kertas lakmus biru justru berubah menjadi merah. Hal ini menunjukkan bahwa H2SO3 bersifat asam. S(s) + O2(g) → SO2(g) SO2(g) + H2O(l) → H2SO3(aq) Reaksi antara Al2(SO4)3 dan amoniak (NH4OH) akan menghasilkan endapan Al(OH)3 dan larutan (NH4)2SO4 dengan reaksi sebagai berikut.
Sumber: Chemistry (Chang), 2002

Gambar 3.13
Sulfur terbakar di udara membentuk sulfur dioksida menghasilkan warna biru.

Al2(SO4)3(s) + NH4OH(aq) → Al(OH)3(s) + (NH4)2SO4(l) Tahukah Anda, bagaimana sifat dari endapan Al(OH)3? Sifat ini dapat diamati dengan mereaksikan endapan Al(OH)3 dengan senyawa asam atau basa. Al(OH)3(aq) + H2SO4(aq) → Al2(SO4)3(aq) + H2O(l) Al(OH)3(aq) + NH4OH(aq) → Al(OH)4–(aq) + NH4+(aq) Al(OH)4–(aq) → AlO2–(aq) + 2 H2O(l) Al(OH)3 dapat bereaksi dengan asam dan basa sehingga Al(OH)3 disebut senyawa amfoter. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa: Dari kiri ke kanan dalam sistem periodik unsur (semakin besar nomor atom), sifat logam semakin lemah, sifat nonlogam semakin kuat, sifat asam semakin kuat, dan sifat basa semakin lemah.

5. Kesadahan

Kata Kunci
Air sadah

Air sadah (hard water) adalah air yang mengandung ion kalsium dan ion magnesium. Ada dua jenis kesadahan, yaitu kesadahan sementara dan kesadahan tetap. Kesadahan sementara adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam bikarbonat dari magnesium dan kalsium, sedangkan kesadahan tetap adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam sulfat, klorida, dan nitrat dari magnesium dan kalsium. Air sadah merugikan karena menyebabkan sabun tidak berbusa, bersifat mempercepat korosi, dan membentuk kerak pada peralatan logam. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan? Untuk mengetahuinya, lakukanlah kegiatan berikut.

Selidikilah 3.7
Menghilangkan Kesadahan Tujuan Menyelidiki kesadahan air dan proses penghilangannya Alat dan Bahan 1. Gelas kimia 1 L 4. Gelas ukur 2. Pembakar spiritus 5. Neraca 3. Batang pengaduk 6. Air bebas mineral 7. Kalsium bikarbonat 8. Kalsium klorida 9. Larutan natrium karbonat 1 M

Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan, meliputi sifat kimia senyawa, cara penggunaan, dan penanganannya. Langkah Kerja 1. Masukkan 5 gram serbuk kalsium bikarbonat ke dalam gelas kimia berisi 1 L air bebas mineral. Kemudian, aduk hingga semua larut. 2. Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan air yang diperoleh pada langkah 1. Amati busa yang dihasilkan. 3. Panaskan air tersebut sebanyak 500 mL hingga mendidih selama 1 jam.

60

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

4. Dinginkan, kemudian pisahkan endapannya. 5. Selanjutnya, cuci tangan Anda menggunakan sabun dan larutan yang telah dipisahkan dari endapannya. Amati busa yang dihasilkan. 6. Masukkan 5 gram serbuk kalsium klorida ke dalam gelas kimia berisi air bebas mineral 1 L. Kemudian, aduk hingga semua larut. Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan air yang diperoleh. Amati busa yang dihasilkan. 7. Tuangkan 50 mL natrium karbonat 1 M ke dalam 500 mL air sadah tetap. Aduk, lalu biarkan hingga endapan terpisah. Pisahkan endapan dan larutan. Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan larutan yang telah dipisahkan dari endapannya. Amati busa yang dihasilkan. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Apakah perbedaan antara kesadahan sementara dan kesadahan tetap? 2. Apakah tanda bahwa air mengandung air sadah? 3. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan sementara? 4. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan tetap? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh.

Anda Harus Ingat
Kesadahan sementara adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam bikarbonat dari magnesium dan kalsium, sedangkan kesadahan tetap adalah kesadahan yang disebabkan adanya garam sulfat, klorida, dan nitrat dari magnesium dan kalsium.

Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Anda pasti telah mengetahui perbedaan antara kesadahan sementara dan kesadahan tetap. Perbedaannya terletak pada kandungan anionnya. Kesadahan sementara mengandung ion bikarbonat, sedangkan kesadahan tetap mengandung ion sulfat, klorida, dan nitrat. Kesadahan air dapat diamati dari busa sabun yang dihasilkan. Air yang bersadah busanya sedikit atau bahkan tidak menghasilkan busa. Kesadahan sementara dapat dihilangkan dengan cara pemanasan. Pemanasan air sadah sementara mengakibatkan garam bikarbonat akan terdekomposisi menjadi garam karbonat, gas karbon dioksida, dan air. Ca(HCO3)2(aq) → CaCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Mg(HCO3)2(aq) → MgCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Bagaimana dengan kesadahan tetap? Air yang mengandung kesadahan tetap dapat dihilangkan dengan beberapa cara, di antaranya pengendapan, kondensasi, dan penukar ion. Penghilangan kesadahan tetap dengan cara pengendapan merupakan cara yang banyak digunakan karena murah, mudah, dan praktis. Cara ini menghilangkan garam kalsium klorida atau magnesium klorida dengan cara membentuk endapan garam karbonat. CaCl2(aq) + Na2CO3(aq) → CaCO3(s) + 2 NaCl(aq) MgCl2(aq) + Na2CO3(aq) → MgCO3(s) + 2 NaCl(aq) Cara lain menghilangkan kesadahan tetap adalah cara kondensasi dan resin penukar ion. Pada cara kondensasi, air sadah dididihkan, lalu uapnya diembunkan. Uap yang dihasilkan telah bebas air sadah. Adapun dengan cara resin penukar ion, ion-ion yang terkandung dalam air sadah dihilangkan dengan cara pengikatan ion-ion penyebab kesadahan oleh resin penukar ion. Ada dua jenis resin penukar ion, yaitu resin penukar ion positif (kation) dan resin penukar ion negatif (anion). Pada bidang industri, air sadah sangat merugikan. Ketika air yang mengandung ion Ca2+ dan HCO3– dipanaskan akan terbentuk endapan CaCO3. Ca2+(aq) + 2 HCO3–(aq) → CaCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Pembentukan CaCO3 akan menyebabkan terbentuknya lapisan pada dinding bagian dalam pipa boiler yang dikenal dengan nama boiler scale. Lapisan yang terbentuk pada dinding bagian dalam pipa boiler tersebut menyebabkan transfer panas terhambat sehingga dapat mengurangi efisiensi dan daya tahan boiler. Menurut Anda, adakah keuntungan dari air sadah ini? Bagaimana sikap Anda jika air di rumah Anda merupakan air sadah?

You Must Remember
Temporary hardness is caused by bicarbonate salt from magnesium and pottasium, while permanent hardness is caused by sulfate salt, cloride salt, and nitrate salt from magnesium and potassium.

Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes, 2004

Gambar 3.14
Pembentukan lapisan CaCO3 pada dinding bagian dalam pipa boiler.

Kimia Unsur

61

b.15 Pembuatan gas oksigen di laboratorium Botol berisi air disiapkan untuk ditempatkan pada rangkaian alat Botol berisi gas oksigen Sumber: Chemistry (Chang). 3. dan penderita penyakit tertentu untuk pernapasan. Nonlogam Unsur-unsur yang termasuk nonlogam. CO(NH2)2. mengandung 21 % nitrogen 62 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Gas oksigen digunakan oleh penyelam. dan fosfor. Pada bidang industri. antariksawan. Nitrogen Unsur nitrogen biasa digunakan sebagai pupuk. Pupuk urea. nitrogen. Tahukah Anda kegunaan dari unsur-unsur tersebut? Bagaimanakah cara mendapatkannya? Kata Kunci • • Kegunaan unsur kimia Pembuatan senyawa a. misalnya: 1.Soal Penguasaan 1. Bagaimanakah cara membedakan unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah? C Kegunaan dan Pembuatan Unsur-Unsur Kimia dan Senyawanya 1. Pupuk ZA (zwafel amonium). unsur oksigen terdapat dalam bentuk gas oksigen. Pembuatan gas oksigen di laboratorium dilakukan dengan cara memanaskan KClO3 dengan menggunakan katalis MnO2. Jelaskanlah sifat fisis unsur-unsur golongan alkali tanah. di antaranya oksigen. mengandung 46 % nitrogen 2. Gas oksigen diperlukan dalam pembakaran dan proses metabolisme tubuh. 6. 2 KClO3(s) → 2 KCl(s) + 3 O2(g) KClO3 dan MnO2 Botol terisi oleh gas oksigen Gambar 3.2 4. Oksigen Di alam. 5. 2. karbon. (NH4)2SO4. Campuran gas oksigen dan nitrogen cair digunakan sebagai bahan bakar roket untuk mendorong pesawat ruang angkasa. Materi 3. 2002 Adapun pembuatan gas oksigen pada skala industri dilakukan dengan cara distilasi bertingkat. oksigen digunakan sebagai zat pengoksidasi dan bahan baku pembuatan berbagai senyawa. Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan sementara? Bagaimanakah cara menghilangkan kesadahan tetap? Apakah dampak negatif air sadah pada bidang industri? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Jelaskanlah sifat asam-basa unsur-unsur periode ketiga.

alat pemotong kaca. Meskipun arang. udara dialirkan ke menara kecil. Campuran gas nitrogenoksigen diberi tekanan sampai 250 atm dan dipanaskan sampai 450 °C. pensil. kemudian dilakukan pendinginan. Pupuk amonia atau NH3 4. Kesetimbangan campuran amonia (sekitar 50% terbentuk di sini). udara bersih dimampatkan sehingga suhu meningkat. air dan karbon dioksida sudah mencair dan dapat dipisahkan dengan cara mengalirkan melalui beberapa menara pendingin. kemudian dialirkan ke menara yang lebih besar sehingga udara turun dan sebagian udara akan mencair. 2002 Gambar 3. dan intan tersusun atas unsur yang sama. Pupuk kalium nitrat atau KNO3 Pembuatan gas nitrogen di laboratorium dilakukan dengan cara menguraikan amonium nitrit melalui pemanasan. Amonia dicairkan. grafit.3. dan arang untuk membakar sate? Ketiga benda tersebut tersusun atas unsur yang sama. udara disaring untuk membersihkan dari debu.4 kJ/mol Aliran gas yang mengandung hidrogen dan nitrogen Ruang pendingin Campuran gas yang dihasilkan dari reaktor didinginkan. Pada tahap ini.16 Proses pembuatan amonia melalui proses Haber-Bosch Pembuatan amonia di laboratorium dilakukan dengan cara mereaksikan amonium klorida dengan natrium hidroksida. Amonia diperoleh melalui proses Haber-Bosch. nitrogen juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan amonia pada skala industri. Intan dapat digunakan sebagai perhiasan. dan intan. Pupuk amonium nitrat atau NH4NO3 5. NH4Cl(aq) + NaOH(aq) → NaCl(aq) + H2O(l) + NH3(g) c. Setelah itu. Bentuk-bentuk yang berbeda dari unsur yang sama disebut alotrop. Amonia digunakan sebagai bahan pengawet dalam makanan kemasan untuk memperpanjang masa penggunaan dan sebagai bahan pendingin. Intan memiliki kegunaan seperti itu karena sifat-sifatnya. Mula-mula. Nitrogen dan hidrogen yang tidak bereaksi dikembalikan.17 Arang. kemudian dipisahkan. Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Pullick). 2000 Gambar 3. seperti baja tahan karat. Udara yang belum mencair disirkulasikan lagi dengan cara dialirkan kembali ke dalam kompresor. gas nitrogen diperoleh dengan cara distilasi bertingkat udara cair. yaitu unsur karbon. Reaktor yang terdiri atas katalis besi. dan sebagai ampelas benda yang sangat keras. intan. Selain digunakan sebagai pupuk. Mula-mula. Menara-menara pendingin ini memiliki ukuran yang berbeda-beda. mata bor. Karbon Pernahkah Anda melihat pensil. Intan merupakan zat Sumber: Chemistry (Chang). N2(g) + 3 H2(g) R 2 NH3(g) Δ H = –92. NH4NO2(s) → 2 H2O(g) + N2(g) Pada skala industri. tetapi memiliki sifat yang berbeda. Tahukah Anda perbedaan di antara ketiganya? Kimia Unsur 63 .

e. seperti 2H. Adapun fosfor merah dibuat dengan cara memanaskan fosfor putih pada suhu 240 °C. Fosfor merah digunakan untuk membuat korek api jenis safety matches. Senyawa natrium trifosfat dan Ca(H2PO 4)2 digunakan dalam detergen dengan tujuan untuk mengikat ion-ion kalsium/magnesium dari air sadah. H. S(s) + O2(g) → SO2(g) Sulfur murni Δ H = –297 kJ/mol Δ H = –191 kJ/mol Pirit. Namun. Grafit memiliki kegunaan seperti yang telah dituliskan karena sifatnya. asam fosfat digunakan sebagai bahan detergen.300 °C dan tekanan 125. reaksi pembusukannya akan menghabiskan oksigen terlarut sehingga mengganggu kehidupan hewan air. Tahukah Anda. Sebagian besar fosfor putih digunakan untuk membuat asam fosfat. mineral besi dan sulfur Sumber: Science Encyclopedia.000 atm. yaitu fosfor putih dan fosfor merah. dan kokas. Penggunaan sulfur paling banyak adalah pada pembuatan asam sulfat. Selain itu. dan 2B. mudah dihancurkan menjadi serbuk. padat yang bening berkilauan dan merupakan zat yang sangat keras. Penggunaan lain dari grafit adalah sebagai bahan pelumas dan komponen dalam pembuatan paduan material (komposit). Asam fosfat banyak digunakan untuk membuat pupuk super fosfat. fungisida. Arang memiliki sifat mengadsorpsi (menjerap) sehingga dapat digunakan untuk mengadsorpsi zat warna dan bahan polutan lain dalam pengolahan air serta mengadsorpsi zat warna yang terdapat dalam air tebu pada pengolahan gula. yaitu berwarna hitam. pasir. Sulfur (Belerang) Sulfur terdapat di alam berupa mineral. Grafit dapat pula digunakan sebagai bahan baku pembuatan pensil. HB. Fosfor putih dibuat dengan cara memanaskan batuan fosfat. 1997 Gambar 3. licin. Selain intan alami.18 Fosfor merah digunakan untuk korek api. Asam sulfat diperoleh melalui proses kontak dengan menggunakan katalis vanadium(V) oksida. Fosfor Ada dua jenis unsur fosfor. misalnya asam fosfat dan natrium trifosfat. Sulfur digunakan antara lain dalam pembuatan pupuk. 2000 VO 2 SO2(g) + O2(g) k¶¶ ¶¶¶ l 2 SO3(g) ¶ 2 5 SO3(g) + H2SO4(l) → H2S2O7(l) H2S2O7(l) +H2O(l) → 2 H2SO4(l) Gambar 3. mana yang memberikan warna lebih gelap pada kertas dan pensil mana yang harus lebih sering diserut? Mengapa? Diskusikanlah bersama teman Anda.19 Sulfur dan mineralnya (pirit) 64 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . di balik kegunaannya. Grafit digunakan sebagai anode dalam batu baterai dan berbagai proses industri yang menggunakan elektrolisis. insektisida. Jika tumbuhan ini mati. Sulfur juga terdapat di alam berupa gas. Arang dapat digunakan sebagai obat sakit perut. Penggunaan senyawa fosfat akan menyuburkan pertumbuhan eceng gondok dan ganggang. ada juga intan buatan yang dibuat dari grafit melalui pemanasan pada suhu 3. bagaimana cara memperoleh arang? Sumber: Chemistry The Molecular Science. 2002 Pensil yang biasa digunakan memiliki perbedaan. dan beberapa jenis peledak. dapat menghantarkan listrik. bahan pembersih lantai. yaitu korek api biasa. buram.Tantangan Kimia Sumber: Chemistry for You.2H2O) dan pirit (FeS2).Berikut persamaan reaksi pada proses kontak. dan tahan panas. Menurut Anda. d. Unsur fosfor juga dapat digunakan untuk membuat senyawa fosfat. dan makanan hewan. seperti gips (CaSO4. seperti H2S dan SO2. insektisida. senyawa fosfat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

Rubi berwarna merah karena mengandung senyawa kromium(III). 2 SO2(g) + O2(g) Oleum. Tawas yang memiliki rumus kimia KSO 4Al 2(SO 4) 3. pasta gigi. aluminium. leburan sulfur bertemu dengan udara kering S(s) + O2(g) → SO2(g) Δ H = –297 kJ mol–1 Sulfur dioksida dioksidasi menjadi sulfur trioksida dengan adanya katalis vanadium(V) oksida. dan rel kereta api. Selain dalam bentuk logam. Adapun alfa-alumina yang dapat ditemukan di alam sebagai korundum digunakan untuk ampelas atau gerinda. Kegunaan Logam Besi adalah logam yang paling banyak kegunaannya.20 Pembuatan asam sufat melalui proses kontak Sebagian besar unsur-unsur kimia merupakan logam. yaitu alfa-alumina dan gama-alumina. dan barang kerajinan. untuk menghasilkan asam sulfat pekat (98% H2SO4) oleum dilarutkan dalam air. kabel listrik. Baja yang dihasilkan sering digunakan untuk membuat mainan anak. Gama-alumina digunakan sebagai bahan baku pembuatan aluminium. seperti rubi. seperti besi. komponen kendaraan bermotor. safir. obeng. badan pesawat terbang. Uap yang dihasilkan dapat digunakan untuk melebur padatan sulfur pada proses awal. Benda lain yang memanfaatkan aluminium. perabotan rumah tangga.000 °C. H2S2O7(l) + H2O(l) → 2 H2SO4(l) R 2 SO (g) 3 Δ H = –191 kJ mol–1 2. perkakas dapur. dan titan(IV). dan panci. Apakah kegunaan dari logam? Bagaimanakah cara mendapatkannya? a. sendok. SO2 yang panas melewati penukar panas yang menghasilkan uap. Bagaimana dengan alumina? Senyawa yang memiliki rumus kimia Al2O3 ini terdapat dalam dua bentuk. Sumber: Chemistry for You. Besi banyak digunakan untuk membuat baja. sedangkan alfa-alumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 pada suhu di atas 1. Gama-alumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 pada suhu di bawah 500 °C. Ada juga baja yang digunakan untuk membuat gunting. kromium (14–18 %) dan nikel (7–9 %). sedangkan topaz berwarna kuning karena mengandung besi(III). safir berwarna biru karena mengandung senyawa besi(II). kunci. 2000 Gambar 3. konstruksi bangunan. Sifatnya yang keras dan liat membuat stainles steel digunakan untuk membuat senjata dan kawat. 2001 Gambar 3. dan topaz merupakan alfa-alumina yang mengandung senyawa unsur logam transisi yang memberi warna pada batu tersebut. Pernah mendengar stainless steel? Stainless steel merupakan paduan antara besi. SO3 melewati penyaring. dan timah.24H 2O digunakan sebagai penjernih pada pengolahan air minum.000 °C. jembatan. dan gelas. Beberapa jenis batu mulia. besi(III). kemudian disemprotkan asam sulfat pekat sehingga menghasilkan larutan yang dinamakan oleum. di antaranya kemasan berbagai jenis produk makanan. Aluminium digunakan sebagai bahan baku pembuatan bak truk. SO3(g) + H2SO4(l) → H2S2O7(l) asam s peka ulfat t Pada suhu di atas 1. kemudian disemprotkan ke dalam tungku pembakaran.Padatan sulfur Padatan sulfur dilebur. Baja yang digunakan untuk membuat perkakas-perkakas tersebut adalah baja tahan karat. kusen pintu dan jendela.21 Penggunaan stainless steel pada peralatan bedah Kimia Unsur 65 . keramik. aluminium juga banyak digunakan dalam bentuk senyawanya. industri kendaraan. Logam Sumber: Chemistry (Ann and Patrick). misalnya tawas dan alumina.

Co). bauksit. dan pemurnian zona. adapun logam yang kereaktifannya tinggi. Cu. dan baja karena nikel memiliki sifat keras. b. dan emas. Pada industri metalurgi pengolahan bijih terbagi atas tiga tahapan. Logam dengan kereaktifan sedang. Cr). menghasilkan perak yang menyebabkan terbentuknya bayangan pada negatif foto.gov Logam-logam lainnya adalah timah. tembaga. Beberapa logam paduan yang mengandung tembaga antara lain kupronikel (75% Cu dan Ni 25%) digunakan untuk membuat koin. dan sulfat. dan mudah mengilap jika digosok. logam dipisahkan dengan cara fisis. peleburan ulang. nikrom (paduan Ni. karbonat. misalnya monel (paduan Ni. distilasi. hidrogen. logam aktif atau dengan cara elektrolisis. Selain mengandung logam. Nikel digunakan untuk melapisi barang yang terbuat dari besi. Untuk mengikat pengotor seringkali ditambahkan fluks. Fe. seperti perak bromida dan perak iodida digunakan untuk pembuatan film dan kertas foto. Fe). Senyawa ini mudah terurai jika terkena cahaya.22 Tembaga digunakan sebagai kabel listrik. perak. Pengolahan Logam Logam-logam diperoleh atau dibuat dengan teknik yang dinamakan metalurgi. Bijih dihancurkan dan digiling sehingga butiran terlepas dari batureja. yaitu pemekatan bijih. Istilah emas dan perak tentu sudah tidak asing lagi bagi olahragawan. Tanaman tersebut menyerap nikel hingga 1% dari massa keringnya. dan aluminosilikat. seperti magnesium dan aluminium. dan timah. sulfida. Selanjutnya. dan pemurnian. seperti pengapungan (flotasi) dan penarikan dengan magnet. di antaranya elektrolisis. semakin sukar direduksi sehingga diperlukan reduktor yang lebih kuat. Selain untuk medali. misalnya pirit. Kegunaan lain dari nikel adalah untuk membuat paduan dengan tembaga dan beberapa logam lain. halida. Untuk itulah bijih logam dipekatkan untuk menghilangkan sebanyak mungkin batureja. tembaga. Tahap terakhir adalah pemurnian (refining) logam. dan emas. dan perhiasan. lalu dilebur untuk menghasilkan logamnya (nikel). tembaga. Ni. Adapun mineral yang dapat dijadikan sumber untuk memproduksi logam secara komersial disebut bijih logam. Timah digunakan untuk membuat kaleng (tin plate) berbagai macam produk dan melapisi kaleng yang terbuat dari besi sehingga mencegah besi berkarat. Semakin reaktif logam. tahan korosi. Elektrolisis biasanya digunakan untuk memurnikan tembaga dan nikel. Para peneliti sedang mengembangkan kemungkinan phytomining untuk logam. Logam yang kereaktifannya kecil.epa. dapat direduksi dengan elektrolisis. 1991 Gambar 3. tanaman Streptanthus polygaloides ditanam pada tanah yang banyak mengandung nikel. seperti talium. misalnya perunggu (paduan timah. Sumber: http://www. Pemilihan reduktor ini bergantung pada kereaktifan setiap zat. Bahanbahan alam tersebut ditemukan di kerak bumi dan dikenal dengan istilah mineral. seperti besi. seperti tembaga dan emas dapat direduksi hanya dengan pemanasan. Adapun kegunaan utama emas adalah sebagai perhiasan dan mata uang. Zat reduktor yang dapat digunakan adalah karbid. timbal. nikel. Tanaman dibakar menjadi abu (bio-ores). Ada beberapa cara pemurnian. Bijih logam biasanya berupa oksida. yaitu proses pengolahan bahan-bahan alam menjadi logam. Peleburan (melting) adalah proses reduksi bijih menjadi unsur logam dengan menggunakan reduktor maupun elektrolisis. Kegunaan lain timah adalah untuk membuat logam campur. Fe. nikel. dan alniko (paduan Al. Tembaga banyak digunakan sebagai kawat listrik dan logam paduan. seng) dan solder (paduan timah dan timbal). duralium (Al 96% dan Cu 4%) digunakan untuk komponen pesawat. dapat direduksi dengan menggunakan karbon. perak digunakan juga sebagai perkakas perak. Emas dan perak biasanya digunakan sebagai bahan medali pemenang kejuaraan. bijih logam juga mengandung batuan tak berharga yang disebut batureja. kobalt. 66 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Proses pembakaran tanaman menjadi abu menghasilkan energi yang digunakan untuk menjalankan generator listrik pada proses ekstraksi. Senyawa perak. dan kuningan (Cu 70% dan Zn 30%) digunakan sebagai bahan alat musik dan berbagai aksesoris.Sumber: Science Discovery. Fluks adalah suatu bahan yang dapat mengikat pengotor dan menghasilkan zat yang mudah mencair (terak). Fakta Kimia Phytomining Phytomining (proses penambangan logam dengan menggunakan tanaman) telah dicoba di California. peleburan. barang kerajinan. silikat.

Suhu reaksi yang tinggi menyebabkan besi mencair. kokas. timah.23 Pengolahan besi dari bijihnya Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. Besi ini disebut besi cair atau besi gubal (pig iron).000 °C FeO + CO → Fe + CO2 1. dan tembaga. Blast furnance terbuat dari baja tahan karat yang dilapisi dengan bata tahan panas.000 °C Terak Besi Gambar 3. dan batu kapur dimasukkan dari atas 250 °C 3 Fe2O3 + CO → 2 Fe3O4 + CO2 600 °C Fe3O4 + CO → 3 FeO + CO2 1. aluminium. Berikut ini akan diuraikan beberapa pengolahan logam. karbon (kokas) sebagai zat pereduksi. Kimia Unsur 67 .Adapun proses distilasi digunakan untuk memurnikan seng dan raksa. seperti besi. 2004 Ke dalam blast furnance dimasukkan bijih besi yang terkotori pasir. Sedangkan proses peleburan ulang digunakan untuk memurnikan besi.300 °C CO2 + C → 2 CO Udara panas C + O2 → CO2 2. Pereduksi yang digunakan adalah karbon. 1) Pengolahan besi Pengolahan besi terdiri atas dua tahap. dan batu kapur (CaCO 3) untuk mengikat kotoran pasir. yaitu peleburan untuk mereduksi bijih besi sehingga menjadi besi dan peleburan ulang untuk membuat baja. 2 Fe2O3(s) + 3 C(s) → 4 Fe(s) + 3 CO2(g) Bijih besi. Peleburan besi dilakukan dalam blast furnance. Blast furnance adalah suatu bangunan yang tingginya sekitar 30 meter dan memiliki diameter sekitar 8 meter.

Al(OH)3 disaring. Besi yang mengandung karbon sangat rendah (0. bauksit direaksikan dengan NaOH membentuk NaAl(OH) 4. Terakhir. 2004 Tahap selanjutnya adalah peleburan alumina menggunakan sel elektrolisis. kadar karbon dalam besi gubal diturunkan dari 3–4% menjadi 0–1. 2) Pengolahan aluminium Pengolahan aluminium dilakukan dengan proses Hall-Heroult. yaitu pemurnian bauksit untuk memperoleh alumina murni dan peleburan/reduksi alumina dengan elektrolisis. dikeringkan. Terakhir. seperti SiO2 membentuk terak. Kemudian. seperti Cr. Besi lebih bagus jika digunakan dalam bentuk baja karena baja tahan korosi.24 Elektrolisis aluminium Elektrode karbon Lelehan Al Lelehan Al dapat dibentuk di sini Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. menggunakan logam yang dapat dikorbankan. larutan disaring dan filtrat yang mengandung NaAl(OH) 4 diasamkan dengan mengalirkan gas CO2. Mula-mula. Pencegahan pengaratan baja juga dapat dilakukan dengan menggunakan lapisan pelindung.2%) disebut besi tempa (wrought iron). Baja dapat dibuat dengan cara peleburan ulang besi gubal. Si. Caranya. yaitu mengoksidasikannya dengan oksigen. sedangkan yang bertindak sebagai anode adalah grafit. kalsium oksida bereaksi dengan pasir membentuk kalsium silikat yang merupakan komponen utama dalam terak. Mula-mula. Dalam pemurnian bauksit. Mn. batu kapur terurai membentuk kalsium oksida (CaO) dan karbon dioksida (CO2). Aluminium akan mengendap sebagai Al(OH)3. P.Legenda Kimia Sir Henry Bessemer (1813 – 1898) membuat perubahan besar dalam proses mengubah besi cor langsung menjadi baja dengan membakar campuran ini dalam alat konservasi baja yang dibuatnya. dan dipanaskan sehingga diperoleh Al2O3 yang tidak berair. Kemudian. Si. serta pengotor lain dibuang dengan cara membuat terak. Proses yang lebih singkat dan biaya produksi yang lebih rendah membuat baja langsung tersedia dalam jumlah besar untuk pertama kalinya.5%. Batu kapur berfungsi untuk mengikat pengotor yang bersifat asam. Mn. CaCO3(s) → CaO(s) + CO2(g) Kemudian. Penambahan logam ini untuk mencegah pengaratan pada baja. P.V. seperti Mn. ke dalam lelehan besi ditambahkan logam. Sumber: Jendela IPTEK: Kimia. Campuran Al2O3 dan kriolit (Na3AlF6) dipanaskan hingga mencair sampai pada suhu 950 °C untuk kemudian dielektrolisis. Ni. 1993 Besi cair dialirkan ke dalam cetakan untuk membuat besi tuang (cast iron) yang mengandung 3–4% karbon dan sedikit pengotor lain. atau melindunginya secara katodik. (+) (–) Lelehan elektrolit (campuran Na3AlF6 – Al2O3) Gambar 3. Mo. 2 Al2O3(l) + 3 C(s) → 4 Al(l) + 3 CO2(g) 68 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . CaO(s) + SiO2(s) → CaSiO3(l) Terak ini mengapung di atas besi cair dan harus dikeluarkan dalam selang waktu tertentu. Proses ini terdiri atas 2 tahap. Sel ini terdiri atas wadah besi berlapis grafit yang sekaligus berfungsi sebagai katode. dan W sesuai dengan jenis baja yang diinginkan.005–0.

diperoleh konsentrat Cu dalam bentuk logam Cu dengan kadar tinggi. Pemurnian timah dapat dilakukan dengan dua teknik. bijih timah yang telah dipisahkan itu direduksi dengan menggunakan karbon.3 3. Kemudian. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. Akhirnya. yaitu High Tention Separator dan Magnete Separator. bijih timah dipanggang hingga arsenik dan belerang terpisahkan dalam bentuk oksida-oksida yang mudah menguap. Timah cair yang terkumpul di dasar tanur kemudian dialirkan ke dalam cetakan untuk mendapatkan timah batangan. Tuliskanlah contoh unsur-unsur nonlogam beserta kegunaannya. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.25 Proses pemurnian tembaga menggunakan elektrolisis. tahap awal pengolahan timah adalah pemekatan. Oleh karena timah ini masih tergolong kasar maka perlu dimurnikan. Setelah dipekatkan.Aluminium yang dihasilkan berwujud cair dan terkumpul di dasar wadah. Buktikan oleh Anda Carilah informasi dari media cetak atau situs internet mengenai dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dengan adanya proses penambangan emas pada suatu wilayah. 1. 2. lalu dimasukkan ke tangki sel flotasi agar terpisah dari mineral pengotor. Gambar 3. Materi 3. 2004 Proses selanjutnya adalah penghilangan air yang dilakukan dalam pabrik dewatering plant. Lelehan aluminium lalu dikeluarkan secara periodik ke dalam cetakan untuk menghasilkan aluminium batangan. Kimia Unsur 69 . Bijih dicampur air sehingga terbentuk slurry (bubur). Jelaskanlah tahap-tahap dalam pengolahan suatu logam. 3) Pengolahan timah Seperti halnya pengolahan logam lainnya. Tuliskanlah contoh unsur-unsur logam beserta kegunaannya. Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes. 4) Pengolahan tembaga Bijih tembaga dihaluskan dengan alat peremuk batuan. Tahap akhirnya adalah ekstraksi tembaga murni dari konsentrat tembaga dengan cara elektrolisis (dengan arus listrik).

Ulangi langkah kerja nomor 1–4. kemudian lanjutkan titrasi hingga terjadi perubahan warna larutan dari biru menjadi tidak berwarna. Buret 2. Selidikilah 3. Natrium hipoklorit lebih banyak digunakan daripada hidrogen peroksida. Titrasi Volume Na2S2O3 (mL) Volume Cairan Pemutih (mL) 8.1 M hingga larutan berwarna kuning. Catat hasil pengamatan Anda pada tabel berikut. Kedua bahan kimia ini berwujud cair dan bersifat multifungsi. meliputi sifat kimia senyawa. Botol semprot 4. Kadar natrium hipoklorit dapat ditentukan dengan cara titrasi. Larutan H2SO4 1 M Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. cara penggunaan. Langkah Kerja 1. 4. lalu goyang-goyang hingga larut. Bahan Pemutih Bahan kimia yang biasa digunakan sebagai pemutih pakaian adalah natrium hipoklorit dan hidrogen peroksida.8 Penentuan Kadar Natrium Hipoklorit dalam Bahan Pemutih Tujuan Menentukan kadar natrium hipoklorit dalam bahan pemutih Alat dan Bahan 1. Selain sebagai pemutih. Gunakan rumus perhitungan berikut untuk menentukan konsentrasi natrium hipoklorit. Cairan pemutih pakaian 6. 2.1 M 8. Tuangkan 5 mL H2SO4 1 M dan masukkan 1 g KI ke dalam labu erlenmeyer. Larutan Na2S2O3 0. Tisu 5. Larutan amilum 2% 9. natrium hipoklorit dan hidrogen peroksida dapat juga digunakan sebagai desinfektan. Tambahkan 5 mL amilum 2%. Titrasi dengan Na2S2O3 0. Tuangkan sebanyak 25 mL cairan pemutih ke dalam labu erlenmeyer. 6. Kocok.1 M. Isi buret dengan larutan Na2S2O3 0. dan penanganannya. 3. Encerkan cairan pemutih pakaian sebanyak 10–15 kali. V Na2S2O3 × N Na2S2O3 = V NaOCl × N NaOCl 70 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Bagaimana caranya? Lakukanlah kegiatan berikut. Erlenmeyer 3.D Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk 1. 5. Kalium iodida (KI) 7. 7.

Untuk menentukan kadar unsur tersebut dalam pupuk.. 11. 42% B. Ingatkah Anda bahwa garam dapat terbentuk dari reaksi asam dan basa? Asam sulfat dapat menetralisasi larutan amonia menghasilkan garam amonia sulfat. Akan tetapi. Tanaman tidak selalu memperoleh unsur-unsur N. petani biasanya menaburkan pupuk untuk memperoleh kualitas tanaman yang baik. Nitrogen diperlukan untuk protein pada daun dan batang. Kupas Tuntas Dalam 50 gram pupuk urea (CO(NH2)2) terdapat 21 gram nitrogen. fosfor diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan akar dan pematangan buah. P. 75% C . Kemurnian pupuk urea (CO(NH2)2) adalah (D) 90%.67 kg Jadi. Akan lebih mudah untuk menyebarkan pupuk dalam bentuk padatan.4 2. dan K dari dalam tanah. massa nitrogen pada 100 kg pupuk urea adalah 46. Oleh karena itu. Kemurnian pupuk tersebut adalah . 2. Carilah informasi kadar massa per volume NaClO dalam cairan pemutih. kita dapat mereaksikan amonia dan asam. perhatikanlah contoh berikut. Bagaimanakah cara menentukan kadar natrium hipoklorit pada bahan pemutih? Jelaskan. 100% Pembahasan massa urea = M r urea × massa N 2 × Ar N = 60 × 21 gram 2 × 14 = 45 gram 0 0 urea =  massa urea × 100 0 0 massa pupuk 45 q100 0 0  90 0 0 50 Jadi. dan K untuk pertumbuhannya. Pupuk Tanaman membutuhkan unsur-unsur N. dan kalium berguna untuk melindungi tanaman dari penyakit. 2 NH3(aq) + H2SO4(aq) → (NH4)2SO4(aq) Unsur nitrogen di dalam pupuk dapat diperoleh dari pupuk amonium sulfat (NH4)2SO4. Amonia cair dapat digunakan langsung sebagai pupuk dengan cara penyuntikan pada tanah. Soal Penguasaan Materi 3.67 kg.9. 10. N = 14 g/mol. Berapakah persentase nitrogen dari pupuk (NH4)2SO4 dan NH4NO3? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.. dan urea CO(NH2)2. Untuk menghitung massa unsur dalam suatu senyawa. 90% E. Kimia Unsur 71 . Amonia akan menyebabkan tanah menjadi bersifat basa dan nitrogen menjadi berkurang karena adanya penguapan gas amonia. O = 16 g/mol) A. Untuk mendapatkan pupuk nitrogen yang berupa padatan. Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.1 Tentukan massa nitrogen pada 100 kg pupuk urea (CO(NH2)2). (Ar H = 1 g/mol. n × Ar N % nitrogen= M Urea × 100% r = 2 × 14 ×100% = 46. P. 1. UM–UGM 2004 Contoh Jawab 3. Tentukan massa NaClO dalam larutan. Tentukan kadar massa per volume NaClO dalam cairan pemutih.. 80% D. cara ini memiliki beberapa kekurangan.67% 60 massa nitrogen = 46. amonium nitrat NH4NO3. perlu diketahui persentasenya terlebih dahulu.67 ×100 kg 100 massa nitrogen = 46. C = 12 g/mol. lalu bandingkan dengan hasil yang Anda peroleh.

dan suhu ketika terjadi reaksi. Sifat fisis menjelaskan bentuk fisik unsur tersebut. 6. b. dan fosfor. warna. 5. helium. tembaga. kecepatan reaksi jika bereaksi dengan unsur lain.Rangkuman 1. industri kendaraan. Unsur-unsur kimia di alam terbagi atas unsur logam dan nonlogam. 4. kelenturan. Sifat kimia suatu zat meliputi bagaimana suatu unsur dapat bereaksi dengan unsur lainnya. Di bidang industri. 3. 8. dan e. air sadah menimbulkan kerugian. badan pesawat terbang. c. Unsur golongan alkali dan alkali tanah dapat diidentifikasi melalui warna nyala api yang dihasilkan ketika unsur tersebut dibakar. Kegunaan unsur-unsur nonlogam di antaranya: a. titik didih. oksigen. Unsur logam contohnya besi. Unsur-unsur logam didapatkan dari penambangan mineral-mineralnya di kulit bumi. aluminium. jumlah panas yang dihasilkan dari suatu reaksi dengan unsur lain. seperti titik leleh. bahan baku baja. sulfur. metabolisme tubuh. d. Ada dua jenis kesadahan. dan c. industri. Kegunaan unsur-unsur logam di antaranya: a. dan kerapuhan. konduktivitas listrik. dan perak. perabot rumah tangga. yaitu kesadahan sementara dan kesadahan tetap. Air sadah ( hard water ) adalah air yang mengandung ion kalsium dan ion magnesium. 2. emas. Setiap unsur memiliki sifat fisis dan sifat kimia sendiri yang membedakannya dengan unsur lainnya. pembuatan pupuk. Unsur nonlogam diperoleh dengan cara pemisahan seperti distilasi dan ekstraksi. Unsur nonlogam contohnya nitrogen. konstruksi bangunan. b. 7. 72 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .

bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Kimia Unsur ini. Anda akan dapat membedakan berbagai unsur logam atau nonlogam. Misalnya. bertanyalah kepada guru kimia Anda. dampak dan proses pembuatan unsurunsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. magnetit. serta menjelaskan manfaat. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik unsur utama dan transisi. dan sifat khusus lainnya). dan siderit Peleburan pada blast furnace Bahan baku baja. dan konstruksi bangunan Bauksit. kekerasan. titik didih. kriolit. titik leleh. Anda pun dapat berdiskusi dengan dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Kimia Unsur ini. perabot rumah tangga Distilasi bertingkat Bahan baku pembuatan amonia dan pupuk Besi pembuatan di industri kegunaan Logam contoh mineral Aluminium pembuatan di industri Unsur kimia terdiri atas kegunaan pembuatan di industri Nitrogen kegunaan Nonlogam contoh pembuatan di industri Distilasi bertingkat Diperlukan untuk metabolisme tubuh. industri kendaraan. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama dan transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. warna. Belajarlah dengan baik. zat pengoksidasi Oksigen kegunaan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Kimia Unsur ini? Menyenangkan. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. beril. (kereaktifan. Kimia Unsur 73 . pirit. dan korundum Proses Hall-Heroult Bahan badan pesawat terbang. kelarutan.P e t aKonsep mineral Hematit.

Se. krom-besi E. Se. 3 dan 4 2. oksigen. 1. 7. Br C. K Ca Se Br Kr 8. titik didih Sifat oksidator suatu unsur dapat ditentukan dari …. Salah satu bentuk unsur yang dapat digunakan sebagai obat sakit perut adalah …. Hal ini terjadi karena …. klorin 13. A. siderit 5. Kr B. oksigen C. Se. menambahkan natrium karbonat D. harga keelektronegatifan Kr < Br C. Br. hematit 3. dan besi Dari beberapa mineral di bawah ini: 1. Ca. menambah resin penukar ion E. Ca. Berikut ini yang merupakan unsur logam adalah …. A. boron. logam akan terasa sangat panas jika diletakkan di bawah sinar matahari. Kr D. besi-krom B. 2 dan 4 C. fosfor. nitrogen. harga potensial reduksi B. nikel. Kira-kira. fluorin. harga keelektronegatifan Br > Se B. nitrogen. fluorin. Ca. C. Gunakan deret unsur berikut untuk soal no. A.Evaluasi Materi Bab A. Ca. Kr B. Br. Ca. dan timah E. dan nitrogen C. Kr. memanaskan air tersebut B. Se. K. menyaringnya dengan saringan ultrafiltrasi C. perak. 9. 6. Kr. A. K. perak. memiliki sifat konduktivitas listrik yang baik merupakan isolator memiliki kalor penguapan yang rendah merupakan penghantar panas yang baik memiliki sifat kekerasan Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. titik leleh E . kecuali …. A. Se. E. Br C. hidrogen. 3 A. Br E. Ba Tidak seperti nonlogam. Br. nikel. grafit C. dan 10. Urutan unsur yang semakin reaktif …. K 10. karbon. Ca. Se. B. iodin D. 74 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . nitrogen B. K. warna nyala unsur C. Ca. silikon. kepolaran E. klorin. Se. arang 3. Kr. Kr D. Se. b dan a benar 11. Kr. Kr. dan tembaga B. fluorin. Urutan keasaman dari oksida unsur-unsur tersebut adalah …. harga potensial oksidasi D. Kr. boron. kriolit 4. Br. 8. kecuali …. kasiterit 2. seng. massa jenis Berikut ini adalah pasangan logam yang relatif paling reaktif dan tidak reaktif …. besi. 4. fluorin. K. D. Ca. fosfor putih D. Se. Sr E. Ca D. dan krom D. Berikut ini adalah unsur-unsur yang dapat membentuk molekul diatomik. Dari deret unsur-unsur tersebut. kalsium-besi Seorang ahli kimia ingin menentukan jenis unsur yang terkandung dalam suatu logam maka dia mengambil sampelnya lalu membakarnya sehingga didapat warna nyala merah jingga. Se lebih mudah menerima elektron daripada K D. Air yang akan digunakan dalam sebuah industri logam ternyata mengandung kalsium klorida. fosfor merah E. A. Se. Berikut ini merupakan sifat fisis suatu unsur. unsur yang diuji oleh ahli kimia tersebut adalah …. menambahkan HCl 12. 1 dan 3 B. Br. alumunium-nikel C. natrium-emas D. intan B. kalkopirit Mineral yang merupakan sumber penghasil unsur besi adalah …. 2 dan 5 E. Br. sifat-sifat kimia yang dapat disimpulkan antara lain …. nomor atom D. K. K. A. seperti …. helium E. 5. Sifat fisis unsur menjelaskan segala sesuatu yang berhubungan dengan kondisi fisika unsur tersebut. Ca. akibatnya air tersebut harus diolah dahulu dengan langkah tepat. K C. A. A. K. konduktivitas listrik B. K 9. Br E. Ca. A. 4 dan 5 D. aluminium. a dan c benar E. iodin. bromin. kalor penguapan C. Na B. emas. K. A. A. sulfur.

3 dan 4 21. A. Bagaimanakah cara mendapatkan besi baja? 4. nikrom.. A 17. Kimia Unsur 75 . Unsur-unsur A. Diketahui senyawa-senyawa berikut.. C. alotrop C.. karbon D. B. Hall-Heroult merupakan proses yang dilakukan dalam pengolahan …..... C. Gas A. 3.. Dalam penambangan tembaga. kecuali . nikel 16. 1. B. alniko. A. alumunium C. larut dalam larutan NaOH C. nitrogen C. fosforus C... A. A. kalium E. besi B. PO(OH)3 25. nikrom. kalpirit Pasangan senyawa yang mengandung aluminium adalah . fosfor E.. dan C.. A. 6. karbon 20. mengapa unsur F merupakan oksidator yang paling kuat di antara unsur lainnya dalam satu golongan? Mengapa besi tidak digunakan sebagai bahan untuk membuat perhiasan? Jelaskan. A.. A. Bentuk-bentuk ini dikenal sebagai .... NaOH E. Kandungan yang terdapat dalam baja tahan karat (stainless steel) adalah . alniko C. B. Produk-produk yang merupakan logam campuran dengan tembaga sebagai salah satu unsurnya adalah …. dari kiri ke kanan adalah . sedangkan unsur B dengan air bereaksi menghasilkan gas hidrogen. kupronikel. SiO(OH)2 C. homolog E.. C. D. kaporit 2. Jelaga (arang) dan intan yang berkilauan mengandung unsur yang sama. timah D.. 2 dan 4 E. 2 dan 3 D. isotop B. dengan larutan basa kuat menghasilkan H2 D. alniko. C D. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. polimer 22.. A. oksigen B. A. kriolit 3. A. 10% V dan 6% Co C. Dalam susunan unsur halogen. A. alniko 15. merupakan oksidator kuat E. C E. bauksit 4.. Tuliskanlah metode-metode yang digunakan dalam pengolahan logam. B. dan kesadahan tetap? 2. 5.. stainless steel. Pupuk urea bagi tumbuh-tumbuhan merupakan sumber unsur . dengan HNO 3 pekat menghasilkan oksida nitrogen 18.. 1 dan 4 C. keuntungan sampingannya adalah mendapatkan emas dan perak. alumina E. kesadahan sementara. Berikut sifat-sifat logam aluminium. 11% – 14% Mn D. A. duralium. monel.. iodin 23. stainless steel D. Apakah yang dimaksud dengan air sadah. Susunan unsur-unsur tersebut dalam sistem periodik. Belerang dapat ditemukan dalam berbagai bentuk pada suhu kamar. Oksida unsur A dalam air menghasilkan larutan yang memiliki pH < 7. iodin 24. terletak pada periode ke-3 sistem periodik. 1 dan 2 B. kupronikel.. B C. pirit B. A. Nama bijih yang digunakan dalam pembuatan aluminium adalah . fosforus E. nitrogen D. kupronikel. 18% Cr dan 8% Ni 19. nitrogen tidak digunakan sebagai . Mg(OH)2 B. isomer D. yaitu . pengisi bola lampu pijar bahan baku pembuatan amoniak bahan bakar roket "pengusir" oksigen pada industri makanan penghambat pembusukan pada sayuran dan buah-buahan B. 1. Percobaan lain menunjukkan bahwa unsur C dapat bereaksi baik dengan larutan asam maupun larutan basa. ClO3(OH) D.14. B B... A. duralium B. seng sulfida C. bauksit D. dapat bereaksi dengan asam kuat B. E. B. Senyawa berikut yang bersifat asam kuat adalah .. 25% Ni dan 14% Mn E. 12% – 18% Cr B. A. tembaga E.. Mengapa? Jelaskan. C... hidrogen B.

Suatu bijih besi mengandung 80% besi(III) oksida. Logam dan nonlogam b. Pembuatan gas oksigen di laboratorium dilakukan dengan cara memanaskan KClO3 dengan menggunakan katalis MnO2 dan dihasilkan gas oksigen dalam jumlah sedikit. Kita semua pasti pernah memasak. Kuningan c. berapa gram besi murni yang dapat diperoleh? ( Ar Fe = 56 g/mol. dalam suatu proses industri kebutuhan akan oksigen diperlukan dalam jumlah banyak. Apakah fungsi kriolit pada pengolahan aluminium? Soal Tantangan 1. Apakah sebenarnya kerak pada dasar ketel tersebut? Mengapa hal tersebut dapat terjadi? 2. Perunggu b. Bagaimana cara mengatasi masalah tersebut? Jelaskan. Tuliskanlah logam penyusun aliasi berikut. O = 16 g/mol) Tuliskanlah sifat periodik unsur periode ketiga. 8. Dari 2 ton bijih besi tersebut. a. baik itu memasak mi rebus. perkakas yang digunakan seperti ketel akan mengandung kerak terutama pada bagian dasarnya. atau yang lainnya. menggoreng telor.7. Apabila kita perhatikan. Keasaman c. Reduktor dan oksidator 9. Akan tetapi. a. 76 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Stainless steel 10.

dan MgCl2) 5. Buatlah kesimpulan dari hasil pengamatan Anda. 2. CaCl2. Apakah bertahan dalam 30 detik? Tambahkan larutan sabun jika buih yang terbentuk masih dapat hilang. Mengamati pengaruh Mg dan Ca di dalam air Berilah nomor pada masing-masing gelas. dan air sadah. Manakah air yang termasuk air sadah dan bukan air sadah? Susunlah laporan kegiatan dari hasil eksperimen Anda. Gelas bening (4 buah) a. Air sadah (air yang mengandung CaSO4. Bagaimanakah mengetahui kesadahan air? Berikut ini langkah-langkah yang harus Anda lakukan. Kalsium sulfat Magnesium sulfat Kalsium klorida Magnesium klorida Air yang Diuji Volume Sabun yang Diperlukan (mL) Pengamatan Air ledeng Air sumur Air suling 4. Air ledeng 2. Air sumur 3. Amati buih yang terjadi. Larutan Air Sadah Volume Sabun yang Diperlukan (mL) Pengamatan 3. Penyusunan laporan meliputi: a. air sumur. Air suling 4. Tambahkanlah 5 mL larutan sabun/detergen pada masing-masing gelas kemudian aduk. 5. Alat dan Bahan 1. MgSO4. Kegiatan Semester 1 77 . Buatlah tabel pengamatan seperti berikut ini. Pendahuluan Bab ini menjelaskan tentang latar belakang penelitian dan tujuan penelitian.Kegiatan Semester 1 Pengaruh Mg dan Ca dalam Kesadahan air Air sadah adalah air yang mengandung ion Mg2+ dan Ca2+. air suling. Kesadahan menjadi masalah di dalam kehidupan sehari-hari. kemudian isilah dengan sebanyak 50 mL air ledeng. 1.

b. Metode Penelitian Metode atau cara penelitian dapat Anda uraikan secara ringkas pada bab ini. Hasil dan Pembahasan Pada bab ini Anda dapat menguraikan fakta-fakta dan data yang Anda peroleh selama eksperimen. c. Anda dapat mendiskusikannya dengan guru kimia. Presentasikanlah hasil kegiatan Anda di kelas dan diskusikanlah bersama kelompok lain. 78 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Kesimpulan Pada bab ini Anda dapat mengutarakan kesimpulan yang dapat Anda ambil dari hasil kegiatan eksperimen. f. g. Jika Anda menemukan kesulitan selama pelaksanaan kegiatan. Lengkapilah dengan informasi mengenai berbagai keuntungan dan kerugian dari air sadah ini. Daftar Pustaka Sumber-sumber pustaka yang Anda dapatkan dimuat dalam daftar pustaka. Teori Bab ini meliputi teori-teori yang mendasari kegiatan yang diambil dari berbagai sumber. Pembahasan dilengkapi dengan reaksi-reaksi kimia yang terjadi. e.Alat dan Bahan Bab ini memuat seluruh alat dan bahan yang digunakan selama penelitian. Kegiatan Semester 1 ini dikerjakan secara berkelompok antara 3–5 orang. d.

aplikasi dari materi radioaktif di dalam kehidupan sehari-hari? Peristiwa bersejarah apa saja yang berkaitan dengan isotop? Adakah dampak negatif dari penggunaan isotop? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat Anda temukan dengan mempelajari bab ini dengan baik. Ketika mempelajari materi Struktur Atom di Kelas X. Anda dapat menilai secara pribadi apa yang seharusnya dilakukan oleh umat manusia berkenaan dengan unsur radioaktif ini. Sifat radioaktif suatu isotop dapat terjadi secara alami ataupun buatan. dan bahayanya. Oleh karena itu. Pada kenyataannya. A. dengan mempelajari bab ini. kegunaan dan bahayanya. kegunaan. Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif 79 . serta terdapatnya di alam dengan cara mendeskripsikan unsurunsur radioaktif dari segi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia. manusia seringkali menciptakan sesuatu yang justru bersifat destruktif.Bab4 4 Kimia Inti Sumber: Photografi from U. Sesungguhnya. Sifat-Sifat Unsur Radioaktif B. Anda pasti telah memahami isotop.S Air Force Pada bab ini. Tahukah Anda. Anda akan diajak untuk dapat memahami karakteristik unsur-unsur penting. Tuhan menciptakan segala sesuatu di alam ini untuk menjadi manfaat bagi umat manusia.

Bagaimanakah konfigurasi elektron dari uranium? A Sifat-Sifat Unsur Radioaktif Masih ingatkah Anda dengan pengertian isotop? Isotop adalah atomatom dari suatu unsur yang memiliki nomor atom yang sama.Soal Pramateri 1. 2000 80 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 3. 130 120 110 100 90 80 70 Pita kestabilan (Perbandingan 1. Selidikilah 4. dan tritrium (1H3 atau H-3). Perhatikan isotop dari unsur C. unsur hidrogen memiliki 3 buah isotop. yaitu protium (1H1 atau H-1). Zr.1 Pengaruh Perbedaan Jumlah Neutron Suatu Isotop Tujuan Menganalisis perbandingan jumlah proton dan neutron suatu isotop untuk menentukan kestabilan Alat dan Bahan Grafik kestabilan isotop Langkah Kerja Amati dan pelajarilah grafik berikut. Misalnya. Sn. dan Hg.4 : 1) 120 50 Sn (1. Gambar 4. Ketiga isotop hidrogen tersebut memiliki jumlah elektron dan proton (nomor atom) yang sama. deuterium (1H2 atau H-2).5 : 1 rasio) 200 80 Hg Pita perbandingan jumlah p dan n suatu isotop Jumlah neutron 6 0 (Perbandingan 1. tetapi jumlah neutronnya (nomor massa) berbeda. 2.25 : 1) 90 40 Zr 5 0 (Perbandingan 1 : 1) 12C6 40 30 20 10 0 0 10 20 30 40 50 60 70 80 1 : 1 perbandingan neutron dan proton Jumlah proton Sumber: Chemistry the Central Science. lakukanlah kegiatan berikut. tetapi memiliki nomor massa yang berbeda. Perhatikanlah gambar berikut. Apakah yang Anda ketahui tentang nuklir? Tuliskan sifat fisika dan kimia dari uranium.1 Isotop-isotop hidrogen Protium Proton Neutron Deuterium Elektron Tritium Apakah pengaruh dari perbedaan jumlah neutron di dalam suatu inti atom? Untuk mengetahuinya.

Pada grafik.2 Contoh-Contoh Isotop Tidak Stabil yang Berada di Atas Pita Kestabilan Isotop 90 40 Anda Harus Ingat Suatu isotop bersifat stabil jika jumlah proton dan neutronnya sama. perbandingan jumlah neutron dan protonnya adalah 1. Bagaimanakah cara isotop yang tidak stabil mencapai kestabilannya? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Kata Kunci • • • Isotop Pita kestabilan Radioaktif 1. Isotop mana saja yang bersifat stabil? e. Apakah yang Anda peroleh dari analisis pada kegiatan tersebut? Untuk mengetahuinya. isotop yang tidak stabil dengan perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih kecil dari satu (<1) berada di bawah pita kestabilan. isotop mana saja yang perbandingan jumlah proton dan neutronnya <1? b.1 Contoh-Contoh Isotop Stabil Isotop 12 6 16 8 2 1 Jumlah Neutron (n) Jumlah Proton (p) Perbandingan n dan p C O 6 8 1 6 8 1 1 1 1 H Bagaimana jika perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih besar dari satu (>1)? Isotop yang memiliki perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih besar dari satu bersifat tidak stabil.3 120 50 200 80 14 6 C Selain memiliki perbandingan jumlah neutron dan proton lebih besar dari satu. Pada grafik. Tabel berikut ini menginformasikan beberapa contoh isotop stabil.25 1. perhatikan penjelasan berikut. Kestabilan Isotop Kestabilan suatu isotop dipengaruhi oleh perbandingan jumlah neutron dan protonnya. jumlah neutronnya lebih sedikit dibandingkan jumlah proton. Dari keempat isotop yang tercantum dalam grafik. Tabel 4.5 1. Bagaimanakah cara menentukan kestabilan isotop-isotop tersebut? d. Pada grafik. You Must Remember Stabil isotop have the same number of proton and neutron. a. Jumlah Neutron (n) Jumlah Proton (p) Perbandingan n dan p Zr Sn Hg 50 70 120 8 40 50 80 6 1. Suatu isotop akan bersifat semakin stabil jika perbandingan jumlah neutron dan protonnya mendekati angka satu. Tabel berikut menginformasikan beberapa contoh isotop tidak stabil yang berada di atas pita kestabilan.Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. isotop yang stabil berada pada pita kestabilan. jumlah neutronnya lebih banyak dibandingkan jumlah proton.44 1. Dengan kata lain. Suatu isotop bersifat stabil jika jumlah proton dan neutronnya sama. isotop mana saja yang perbandingan jumlah proton dan neutronnya >1? c. suatu isotop bersifat tidak stabil jika perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih kecil dari satu. isotop yang tidak stabil dengan perbandingan jumlah neutron dan protonnya lebih besar dari satu berada di atas pita kestabilan. Kimia Inti 81 . Dengan kata lain. Dengan kata lain. Tabel 4. Tabel berikut ini menginformasikan beberapa contoh isotop tidak stabil yang berada di bawah pita kestabilan. Dari keempat isotop yang tercantum dalam grafik.

Peluruhan yang Memancarkan Sinar Gama Pemancaran sinar gama terjadi pada atom dalam keadaan tereksitasi (bersifat tidak stabil). Berikut ini beberapa contoh reaksi peluruhan radioisotop dan partikel yang dipancarkannya. Setelah melakukan beberapa uji coba tambahan. 137 55 Cs → 137 56 Ba + 0 −1 e c. Pada saat meluruh. Perpindahan dari keadaan tereksitasi menjadi keadaan stabil dengan energi yang lebih rendah terjadi dengan disertai pemancaran sinar gama. Cara Isotop Tidak Stabil Mencapai Kestabilannya Setiap isotop cenderung untuk berada dalam keadaan stabil (jumlah neutron = jumlah proton). isotop-isotop tersebut melepaskan radiasi berupa energi disertai dengan pemancaran partikel. Ada beberapa jenis partikel yang dipancarkan pada saat radioisotop 4 0 meluruh. Pada 1896 dia menemukan bahwa kristal senyawa uranium dapat memberi bayangan “berkabut” dalam film fotografi. Begitu pula dengan isotop yang tidak stabil (jumlah neutron > jumlah proton). hambatan tersebut mengantarkannya pada suatu temuan baru. Sifat keradioaktifan ini ditemukan kali pertama oleh Antoine Becquerel pada 1896. Saat mempelajari sinar X. isotop 137 55 Cs akan meluruh menjadi 137 56 Ba dengan memancarkan partikel beta. dan positron ( 1 e ). 2 He 1e 0 0 sinar gama ( 0 γ ) .Tabel 4. Bagaimanakah cara isotop tidak stabil mencapai kestabilannya? Isotop-isotop yang tidak stabil secara alami mencapai kestabilannya dengan cara meluruh. isotop tidak stabil bersifat radioaktif dan sering disebut dengan istilah radioisotop. Untuk mencapai keadaan yang lebih stabil. Th 90 238 92 4 U → 234 90Th + 2 He atau 238 92 Ul 234 90 4 Th + 2 B b. Penelitiannya dilatarbelakangi oleh rasa ketertarikannya terhadap sinar X yang ditemukan oleh Roentgen. Legenda Kimia Antoine Becquerel (1852– 1908) adalah seorang ilmuwan Prancis. Akan tetapi. isotop 238 92 U akan meluruh menjadi 234 dengan memancarkan partikel alfa. ia terhambat pada satu jenis radiasi penembus yang tak tampak. Untuk mencapai keadaan yang lebih stabil. Oleh karena isotop-isotop yang tidak stabil melepaskan radiasi ketika meluruh untuk mencapai kestabilannya. Peluruhan yang Memancarkan Partikel Beta Isotop sesium dengan nomor atom 55 (jumlah proton = 55) dan nomor massa 137 (jumlah neutron = 82) bersifat tidak stabil karena perbandingan n dan p > 1. Peluruhan jenis ini biasanya merupakan kelanjutan dari peluruhan 82 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Sumber: Jendela Iptek “Materi “ 1996 a. Becquerel menyimpulkan bahwa kristal senyawa uranium memancarkan radiasi sendiri. Peluruhan yang Memancarkan Partikel Alfa Isotop uranium dengan nomor atom 92 (jumlah proton = 92) dan nomor massa 238 (jumlah neutron = 146) bersifat tidak stabil karena perbandingan n dan p > 1. yaitu melepaskan neutron atau menarik proton.3 Contoh-Contoh Isotop Tidak Stabil yang Berada di Bawah Pita Kestabilan Isotop 1 1 Jumlah Neutron (n) Jumlah Proton (p) Perbandingan n dan p 0 5 6 3 4 H C 0 5 3 1 6 4 11 6 7 4 Be 2. partikel beta ( −0 β ). di antaranya partikel alfa ( 4 atau 2 atau −1 α ).

jumlah nomor massa di ruas kanan harus ditambahkan 4. Agar setara. is formed. Deret Peluruhan Radioaktif Perhatikan kembali reaksi peluruhan isotop 238 menjadi 234 yang 92 U 90Th memancarkan partikel alfa. Agar setara. Untuk mencapai keadaan tersebut. partikel yang dipancarkan pada reaksi nomor b dan c adalah Partikel beta 59 59 0 26 Fe → 27 Co + -1 e Partikel positron 95 95 0 43Tc → 42 Mo + 1 e You Must Remember Some nuclei. 222 218 4 86 Rn → 84 Po + 2 He Dengan prinsip yang sama dengan nomor a. sedangkan beta bermuatan negatif. seperti uranium-238 tidak dapat mencapai kestabilan dengan hanya satu kali emisi sehingga dihasilkan suatu deret emisi. a) b) c) Rn → 59 218 84 Po + A zX Fe → 27 Co + A zX Tc → 42 Mo + A zX 95 95 86 Jawab Untuk menentukan partikel yang dipancarkan dari suatu reaksi peluruhan. Anda harus menyetarakan nomor massa dan nomor atom pada ruas kanan dan ruas kiri. partikel yang dipancarkan adalah partikel yang memiliki nomor massa = 4 4 dan nomor atom = 2. cannot gain stability by a single emission consequently. 22 11 0 Na → 22 10 Ne + 1 e Contoh 222 86 59 26 4. sedangkan nomor atom Po (ruas kanan) = 84. diperlukan sekitar 14 kali reaksi peluruhan. 234 masih dapat meluruh hingga berubah menjadi isotop 90Th yang stabil (n : p = 1). jumlah nomor atom di ruas kanan harus ditambahkan 2. Partikel tersebut adalah partikel alfa ( 2 He ). Meskipun demikian. Uranium-238 decays to thorium-234 and it will continue until a stable nucleus. Peluruhan yang Memancarkan Positron Partikel positron mirip dengan partikel beta.alfa atau beta. a) Nomor massa Rn (ruas kiri) = 222. b) c) Kata Kunci Peluruhan radioaktif 3. Berarti. Uranium-238 meluruh menjadi torium-234 dan akan berlanjut sampai dengan terbentuk inti yang stabil yaitu timbal-206.1 Anda Harus Ingat Beberapa inti. positron bermuatan positif. isotop 234 masih bersifat 90Th tidak stabil karena perbandingan jumlah neutron dan protonnya masih >1. 60Ni berpindah ke bentuk stabil sambil memancarkan sinar gama. 60 27 Co → 60 28 Ni* + 0 −1 e * = keadaan tereksitasi Kemudian. lead-206. Tentukan partikel yang dipancarkan dari reaksi peluruhan berikut dan lengkapi persamaan reaksinya. 238 92 U→ 234 90 4 Th + 2 He Pada reaksi ini. Oleh karena itu. isotop 238 yang tidak stabil meluruh menjadi isotop 234 92 U 90Th yang bersifat lebih stabil. like uranium -238. Nomor atom Rn (ruas kiri) = 86. Kimia Inti 83 . Hanya saja. Perhatikanlah grafik berikut. sedangkan nomor massa Po (ruas kanan) = 218. a series of successive emissions occurs. Misalnya peluruhan kobalt-60 menjadi nikel-60 yang memancarkan partikel beta. 60 60 γ 28 Ni* → 28 Ni+ d.

2000 Gambar tersebut menunjukkan 14 reaksi peluruhan. Tahukah Anda. 4. sifat radioaktifnya diperoleh melalui campur tangan manusia. Kata Kunci • • Transmutasi Waktu paruh 14 7 N + 2 He + 4 17 8 O +1 1p Jadi. radioisotop buatan dapat dibuat dengan cara menembakkan partikel ke inti atom.238 236 234 232 230 228 226 224 222 220 218 216 214 212 210 208 Po Pb Pb Pb 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 Ti Pb Bi Po A t Rn Fr Ra Ac Th P a U Np Rn Ra Th Pa Th U Menunjukkan pelepasan partikel α Menunjukkan pelepasan partikel β Nomor massa Bi Po Bi Po Gambar 4.3 Bagan alat yang digunakan untuk membuat radioisotop buatan. Artinya. 2000 84 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Reaksi Transmutasi Sifat radioaktif suatu isotop dapat terjadi secara alami ataupun buatan. dimulai dari 206 yang tidak stabil hingga mencapai kestabilannya (isotop 82 Pb ). bagaimana cara membuat radioisotop buatan? Ernest Rutherford adalah ilmuwan yang kali pertama membuat radioisotop buatan.p) 8 O Lintasan partikel Ruang vakum Pompa vakum Sumber tegangan Gambar 4. Sumber partikel Target Magnet Sumber: Chemistry the Central Science. Rutherford menembakkan partikel alfa ke gas nitrogen. 14 17 7 N(α . Pada 1919. Selain radioisotop alami. ada juga radioisotop buatan. Reaksi penembakan tersebut dikenal dengan istilah reaksi transmutasi dan persamaan reaksinya dapat disingkat dengan lambang sebagai berikut.2 Deret peluruhan radioaktif uranium-238 206 204 Nomor atom Sumber: Chemistry the Central Science. isotop 238 92 U Kumpulan reaksi peluruhan seperti itu disebut deret radioaktif. Penembakan ini menghasilkan isotop oksigen yang bersifat radioaktif. Isotop-isotop yang mengalami reaksi peluruhan yang telah Anda pelajari sebelumnya merupakan radioisotop alami.

1. Istilah yang biasanya digunakan untuk menyatakan waktu yang diperlukan suatu radioisotop untuk meluruh adalah waktu paruh. Waktu paruh suatu radioisotop ditentukan dengan cara mengukur perubahan radiasi dari massa suatu radioisotop selama periode tertentu. 5.200 g B. Pb yang stabil. 2000 Dengan mengetahui waktu paruh suatu radioisotop. Kimia Inti 85 . A.2 27 13 Lengkapilah persamaan reaksi transmutasi Al (α . 2. Kita juga dapat menentukan waktu paruh jika mengetahui massa isotop sebelum dan setelah meluruh serta lama peluruhannya. Nt atau sisa radioisotop X setelah 20 hari adalah (D) 2.0 waktu paruh 2 2..4 Grafik Waktu terhadap Massa 90Sr Waktu (tahun) Sumber: Chemistry the Central Science. 6.B . 10. Buktikanlah oleh Anda Isotop 206 82 243 90 Kupas Th mengalami 6 tahap penguraian dengan memancarkan sinar. sedangkan unsur P dan Waktu paruh adalah waktu yang dibutuhkan oleh suatu radioisotop untuk meluruh separuhnya.C dan 7 Tuntas tahap penguraian sinar.0 Sr (gram) Jadi.250 g Pembahasan No = 32 g t2 t Nt n n Nt Nt 1 = = 1 5 hari 20 hari = ( 2 )n× N0 t = 1 t2 = = = 20 =4 5 ( 2 )4× 32 32 =2 16 1 8. Akhirnya..4 berikut ini yang memperlihatkan waktu paruh 90Sr. isotop tersebut menghasilkan isotop . Berikut ini rumus yang dapat digunakan untuk melakukan perhitungan yang berkaitan dengan waktu paruh. Waktu paruh didefinisikan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh suatu radioisotop untuk meluruh separuhnya..i sisa radioisotop tersebut adalah . ada yang ribuan tahun. 0.n) 30 15 P . Sehingga. Waktu Paruh Berapakah waktu yang diperlukan suatu radioisotop untuk meluruh? Waktu meluruh setiap radioisotop berbeda-beda.Contoh Jawab Unsur 27 13 4. 0. Anda Harus Ingat 30 15 4 Al dan partikel α ( 2 He ) ditulis di ruas kiri. Perhatikanlah Gambar 4. kita dapat menentukan massa suatu radioisotop setelah meluruh selama waktu tertentu. persamaan reaksinya adalah 27 13 4 1 Al + 2 He → 30 15 P + 0 n You Must Remember Half-life is the time needed for radioisotop to decay a half. Buktikanlah bagaimana isotop tersebut dapat menjadi 206 82 Pb Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. partikel n ditulis di ruas kanan. ada juga yang hanya membutuhkan waktu beberapa detik.000 g E. SPMB 2003 6.0 Jika 32 g radioisotop X yang memiliki waktu paruh 5 hari disimpan selama 20 har.600 g D.0 waktu paruh 1 4.625 g C .000 g.0 waktu paruh 3 waktu paruh 4 0 0 20 40 60 80 100 120 Massa 90 Gambar 4.

Reaksi fisi uranium ini dipublikasikan oleh Lise Meitner. t t1 2 1 1 1 6. Sumber: Introductory Chemistry. dia mendapatkan gelar doktornya pada 1906. Tabel 4. 1997 238 94 137 55 90 38 Pu Cs Sr I 131 53 Contoh 4. Reaksi Fisi Kata Kunci • • Fisi Fusi Jika suatu radioisotop berat (nomor atom >83) ditembak oleh suatu partikel. radioisotop tersebut telah meluruh selama 40 hari. 2000 Th K Radioisotop buatan Lise Meitner (1878–1968) terinspirasi oleh penemuan radium Marie Curie.1 × 108 1.3 × 109 87.Nt = ( 1 )n × N0 2 Keterangan: n =t1 2 t N t = banyaknya radioisotop yang tersisa setelah meluruh selama t satuan waktu N0 = banyaknya radioisotop mula-mula t = lamanya radioisotop meluruh t1 = waktu paruh 2 Legenda Kimia Tabel berikut menunjukkan waktu paruh beberapa radioisotop.8 30 28. Jika waktu paruh radioisotop tersebut 20 hari. 86 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Penembakan ini akan menghasilkan dua 92 U 91 isotop yang lebih ringan ( 142 56 Ba dan 36 Kr ) serta 3 partikel neutron dan disertai energi.3 Suatu radioisotop memiliki massa 8 mg.1 0. Dia melakukan berbagai penelitian tentang reaksi fisi uranium-235 dan mempublikasikan penemuannya mengenai reaksi fisi uranium pada 1939 di Stockholm. penembakan isotop 235 oleh partikel neutron.022 Sumber: Chemistry the Central Science.4 Waktu Paruh Beberapa Radioisotop Alam dan Buatan Jenis Isotop 238 92 235 92 232 90 40 19 Waktu Paruh (tahun) Radioisotop alam U U 4.4 × 1010 1. Misalnya. telah berapa lamakah radioisotop tersebut meluruh? Jawab Diketahui Nt = 2 mg N 0 = 8 mg 1 t 2 = 20 hari 1 Nt = ( 2 )n x N0 1 n 2 = (2) x 8 ( 2 )n = 4 n = 2 n = t = n × t = 2 x 20 = 40 2 Jadi.5 × 109 7. Setelah beberapa hari. radioisotop tersebut akan terbelah menjadi dua unsur yang lebih ringan. Reaksi semacam ini disebut dengan reaksi fisi. massanya berkurang menjadi 2 mg.

Tuhan telah menciptakan reaksi fusi pada matahari yang energinya sangat besar sehingga bermanfaat bagi seluruh makhluk hidup di Bumi. terjadi reaksi fusi yaitu reaksi isotop hidrogen pada matahari yang menghasilkan isotop helium. Tuliskanlah 3 buah partikel yang dipancarkan pada saat radioisotop meluruh. Reaksi fusi Kebalikan dari reaksi fisi adalah reaksi fusi. 3. 142 56 Ba 1 0 n 235 92 1 91 U+ 0 n → 36 Kr+ 142 56 1 Ba+ 3 0 n 7. sedikit hidrogen. Jelaskanlah cara isotop yang tidak stabil mencapai kestabilannya? 2. Materi 4. Pada matahari. Dapatkah Anda bayangkan apa yang terjadi jika energi Matahari tersebut habis? Gambar 4. Contohnya. b. 1997 Jauh sebelum manusia mengenal reaksi fusi. lebih dari 4 juta ton materi diubah menjadi energi di dalam inti matahari.91 36 235 92 Kr U 1 0 n Gambar 4. yaitu reaksi antara dua inti atom ringan (nomor atom <5) yang bergabung menjadi inti yang lebih besar. dan unsur-unsur lain. Setiap detiknya.2 Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif Tujuan Mencari informasi penggunaan unsur radioaktif dalam kehidupan sehari-hari beserta dampak yang ditimbulkannya Alat dan Bahan Data informasi unsur radioaktif Kimia Inti 87 .p) 14 6C Setelah disimpan selama 15 hari. mungkin Anda akan bertanya. lakukanlah kegiatan berikut. Energi dari matahari berasal dari perubahan nuklir.6 Matahari terdiri atas sejumlah besar helium. 10 5 14 7 B(n.α ) 7 3 Li N(n. Kata Kunci • • Dampak negatif radioaktif Kegunaan radioaktif Selidikilah 4.1 a. Tentukan waktu paruh dari radioisotop tersebut B Kegunaan dan Dampak Negatif Unsur Radioaktif Setelah mempelajari sifat-sifat unsur radioaktif. massa suatu radioisotop berkurang dari 20 mg menjadi 5 mg. reaksi antara deuterium dan tritium yang menghasilkan isotop helium dan neutron. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 4. 1."Apakah kegunaan dari sifat radioaktif yang dimiliki isotop dalam kehidupan sehari-hari?" Untuk mengetahui jawabannya.5 Reaksi fisi uranium-235 menunjukkan salah satu dari sekian banyak pola reaksi fisi. Tuliskanlah persamaan reaksi transmutasi berikut. 2 1 3 4 1 H+ 1 H→2 He + 0 n Sumber: Introductory Chemistry.

Tc-99 Teknik pencitraan organ tubuh a b Sumber: Chemistry the Central Science. (b) Alat PET mengukur jumlah emisi positron dan menghasilkan gambar dari otak secara tiga dimensi. Apakah dampak dari penggunaan unsur radioaktif tersebut? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh. Berikut ini beberapa contoh bidang kehidupan yang memanfaatkan sifat radioaktif. unsur radioaktif tersebut memancarkan radiasi berupa partikel dan menghasilkan energi. I-131.5 Contoh-Contoh Radioisotop yang Digunakan di Dunia Kedokteran Isotop Kegunaan Ra-226. 2000 88 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Lengkapilah tabel berikut berdasarkan informasi yang Anda peroleh. 2. dan energi tersebutlah yang digunakan dalam berbagai kegiatan di berbagai bidang. internet. pancaran radiasi. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Kesehatan Dalam bidang kesehatan. Kegunaan Unsur Radioaktif Anda tentu telah mengetahui bahwa radioisotop mencapai kestabilannya dengan cara meluruh. Pada saat meluruh. Rd-222. Tabel 4. Di samping memiliki waktu paruh yang pendek. Radioisotop yang digunakan dalam bidang kesehatan memiliki waktu paruh yang sangat pendek. Pasien disuntik dengan larutan yang diberi label senyawa radioaktif yang dengan cepat bergerak ke otak. mulai dari beberapa menit sampai dengan beberapa hari saja. Eu-169. Carilah informasi mengenai kegunaan dan dampak unsur-unsur radioaktif. Radioisotop Reaksi Peluruhan Partikel yang Dipancarkan Kegunaan Dampak Negatif Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Bidang-bidang apa saja yang memanfaatkan radiasi dan energi dari peluruhan radioisotop? 2. radioisotop kebanyakan digunakan untuk terapi kanker dan teknik pencitraan (penggambaran) organ tubuh. 1. Informasi apakah yang Anda dapatkan dari kegiatan tersebut? Untuk mengetahui kegunaan dan dampak dari unsur radioaktif. Cd-115. energinya juga rendah dan diberikan dalam dosis yang sangat sedikit. Peluruhan unsur.Tantangan Kimia Dapatkah Anda sebutkan kegunaan dan dampak negatif dari unsur radioaktif dalam bidang pertahanan dan keamanan? Diskusikanlah bersama teman Anda.Co-60. surat kabar dan majalah. pelajarilah penjelasan berikut. 1. Y-90. dan Dy-166 Terapi kanker Gambar 4. Inti radioaktif dalam senyawa tersebut mengemisikan positron. a. Re-186.7 (a) Alat Tomografi Emisi Positron (PET). Anda dapat mencarinya melalui media buku. atau bertanya kepada pakar radioaktif (misalnya peneliti di BATAN). Langkah kerja 1.

Antigen (hormon) yang berlabel radioaktif dapat digunakan untuk mendeteksi kandungan hormon dalam sampel. 2000 Gambar 4. hamil tepat waktu. hama betina tidak dapat berkembang biak. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Perairan Dalam bidang perairan. Isotop yang dapat digunakan untuk teknik RIA adalah H-3. n+ 14 7 Tantangan Kimia Bersama kelompok Anda. c. Selama Kimia Inti 89 . mendeteksi gejala birahi.730 tahun. radioisotop dapat digunakan dalam pembuatan bibit unggul. Tahukah Anda pemanfaatan radioisotop lainnya dalam bidang peternakan? d. Dampak sosial ekonomi dari pengaplikasian teknik RIA adalah penghematan pelayanan IB. dan I-125. Oleh karena hama tersebut mandul. diagnosis kehamilan dini. menentukan arah gerakan air tanah. menemukan kebocoran dam atau bendungan.b. Sejak 1982 hingga sekarang Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi BATAN telah melepas 12 varietas padi unggul. Di Indonesia. yaitu metode deteksi yang didasarkan pada interaksi antigen-antibodi. Sumber: Chemistry the Central Science.100 tahun. carilah informasi dari media cetak atau internet mengenai berbagai varietas unggul yang berhasil dibuat peneliti di BATAN. partikel neutron akan bereaksi dengan isotop nitrogen-14 menghasilkan isotop karbon-14. 4 varietas kedelai unggul. keunggulannya. Menurut Anda bagaimana jika hama betina yang diberi radiasi? e. Dari data tersebut dapat diketahui jangka waktu pemupukan yang sesuai dengan usia tanaman. Buatlah laporan mengenai hal tersebut. N→ C + H 14 6 1 1 Isotop karbon-14 tersebut kemudian bereaksi dengan unsur-unsur kimia lainnya membentuk senyawa yang dikonsumsi makhluk hidup. C-14. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Pertanian Dalam bidang pertanian. dan diagnosis kelainan reproduksi ternak.8 Radioisotop karbon-14 digunakan untuk mengukur usia mumi ini. Pengendalian hama menggunakan radioisotop dapat dilakukan dengan cara meradiasi sel kelamin hama jantan sehingga mandul. Pupuk yang mengandung N-15 dipantau dengan alat pencacah (pengukur radiasi). Informasi meliputi jenis-jenis varietas. dan scandium-46. berbagai penelitian mengenai penggunaan radioisotop untuk membuat bibit unggul tanaman industri telah dilakukan. dan perbaikan keturunan. aurum-198. serta informasi penting lainnya. radioisotop bermanfaat untuk menentukan gerakan sedimen di pelabuhan dan daerah pantai. yaitu sekitar 3. dan pengendalian hama. Ketika pencacah tidak lagi mendeteksi radiasi. Bagaimana peluruhan isotop karbon-14 ini dapat dimanfaatkan untuk menentukan usia batuan? Ketika sinar kosmik yang berenergi tinggi (mengandung partikel neutron) memasuki lapisan atmosfer. Pengukuran ini didasarkan pada peluruhan isotop karbon-14 yang memiliki waktu paruh 5. dan studi geothermal. artinya pupuk telah terserap habis. Kemudian. penentuan waktu pemupukan yang tepat. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Peternakan Salah satu pemanfaatan radioisotop dalam bidang peternakan adalah RIA ( Radioimmuno Assay ). Aplikasi RIA di bidang peternakan bertujuan untuk mengukur konsentrasi hormon progesteron dalam sampel serum darah atau susu. menentukan debit air sungai. peluruhan radioisotop dimanfaatkan untuk mengukur usia fosil. Radioisotop yang sering digunakan adalah iridium-192. Radioisotop nitrogen-15 dapat digunakan untuk penentuan waktu pemupukan yang tepat. hama tersebut dilepas kembali. melacak zat pencemar. produksi susu stabil. Pemanfaatan Radioisotop dalam Bidang Arkeologi Dalam bidang arkeologi. dan 1 varietas kacang hijau unggul. Tujuan pengukuran progesteron ini adalah untuk mendeteksi pubertas ternak. menyelidiki hubungan antarsumur minyak. mendukung program inseminasi buatan (IB).

perhatikan gambar berikut. New Jersey. Partikel neutron yang dihasilkan dapat bereaksi kembali dengan isotop 235 lainnya dan 92 U menghasilkan dua isotop yang lebih ringan dan partikel neutron. 2000 90 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . a b Sumber: Chemistry the Central Science. Inti atom 2 neutron Gambar 4. Akan tetapi. 92 U Reaksi tersebut dinamakan reaksi berantai. (b) Pabrik pembangkit nuklir di Salem. Perhatikanlah gambar berikut. Tidak heran jika beberapa negara memanfaatkan energi yang dihasilkan reaksi berantai ini sebagai sumber energi. Neutron f. 92 U Penembakan ini akan menghasilkan dua isotop yang lebih ringan ( 142 56 Ba 91 dan 36 Kr ) serta 3 partikel neutron dan disertai energi. jumlah karbon-14 di dalam tubuhnya tetap. danau atau laut Pompa Air dingin Gambar 4. kita dapat menduga usia fosil tersebut. jumlah karbon-14 yang terkandung dalam makhluk hidup akan meluruh. mengeluarkan neutron yang membelah inti lain. Diskusikanlah bersama teman Anda. Salah satu bidang yang memanfaatkan energi nuklir untuk kepentingan masyarakat adalah bidang kelistrikan. Dengan mengukur jumlah karbon-14 yang meluruh. Produksi energi nuklir sebagai sumber energi listrik dilakukan di dalam reaktor nuklir. kalor ini dikeluarkan secara tak terkendali.9 Reaksi fisi berantai yang setiap reaksinya menghasilkan dua neutron. Dalam ledakan bom. Untuk lebih jelasnya. Lapisan penutup Uap Turbin uap Generator listrik Kondensor Uap Inti reaktor Pengaduk Penukar panas Pompa Air dingin Air hangat Sungai. Amerika Serikat. Dalam reaktor. makhluk hidup tersebut hidup. ketika makhluk hidup tersebut meninggal.10 (a) Rancangan dasar dari pembangkit listrik tenaga nuklir. Reaksi tersebut terjadi secara terus-menerus hingga seluruh isotop 235 habis.Fakta Kimia Reaksi Berantai Sumber energi dalam reaktor nuklir atau ledakan nuklir adalah reaksi berantai. Reaksi berantai ini akan menghasilkan energi yang cukup besar. Energi yang berasal dari reaksi berantai ini dikenal dengan istilah energi nuklir. Inti uranium atau plutonium (terbelah). kalor ini digunakan secara terkendali untuk menghasilkan listrik. Pemanfaatan Reaksi Fisi sebagai Energi Perhatikan kembali reaksi penembakan isotop 235 oleh partikel neutron. Tantangan Kimia Carilah informasi dari berbagai media mengenai adanya reaktor nuklir di Indonesia dan pemanfaatannya.

beta. selain memiliki banyak manfaat. Gambar 4. 2. Perhatikan Gambar 4. Dampak Radiasi Radiasi yang dihasilkan dari peluruhan radioisotop berbahaya bagi kesehatan manusia. para peneliti terus-menerus melakukan penelitian. tulang. Tuliskanlah contoh kegunaan radioisotop. dan gama. Untuk menjaga agar penggunaan radioisotop tidak berbahaya.12 Bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki Sumber: Chemistry the Central Science. 2000 Gambar 4. dan gama. tentara Amerika Serikat menjatuhkan bom atom ke dua kota di Jepang. Radiasi dapat mempercepat pembelahan sel tubuh. dan tubuh bagian dalam. reaksi berantai dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik. perlu adanya petunjuk mengenai dosis radiasi yang boleh masuk ke dalam tubuh. Di antara 3 radiasi alfa. Ini disebabkan oleh kemampuan sinar gama yang dapat menembus kulit.11.2 3. Ribuan orang tewas seketika hanya dalam hitungan detik. tragedi kemanusiaan yang akan muncul. semakin besar pula dampak yang diterima tubuh. Apakah kegunaan dan dampak reaksi berantai? Kimia Inti 91 . Dampak Reaksi Berantai yang Tidak Terkendali Jika dapat dikendalikan. Materi 4. 2000 Soal Penguasaan 1. Fakta Kimia Penemuan Bom Nuklir Pada 1905. dan lama penyinaran. sifat radioaktif juga memberikan dampak terhadap kehidupan manusia. Bagaimana jika tidak dikendalikan? Jika ini yang terjadi. Pada Perang Dunia II (PD II) tersebut. Apakah dampak dari penggunaan radiasi terhadap kesehatan? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 40 tahun sebelum ledakan nuklir pertama. Reaksi berantai yang tidak terkendali mampu menghasilkan energi yang sangat besar dalam waktu singkat. sel. radiasi sinar gama yang paling berbahaya. Dalam hal ini.2.11 Kemampuan menembus relatif dari radiasi sinar alfa. Anda tentu mengetahui peristiwa pengeboman kota Hiroshima dan Nagasaki pada 1945 oleh Amerika Serikat. Dampak Unsur Radioaktif Bagaikan dua sisi mata uang. Efek radiasi terhadap tubuh manusia ini dipengaruhi oleh banyaknya radiasi. Apa saja dampak negatif dari pemanfaatan sifat radioaktif di dalam kehidupan? Kulit Jaringan a. jenis radiasi. Ia juga mengemukakan bahwa reaksi rantai uranium dapat digunakan untuk membuat bom baru yang dahsyat. Albert Einstein menunjukkan teorinya tentang relativitas khusus bahwa massa dan energi adalah sama dan dapat dipertukarkan. Bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat tersebut dibuat dengan menggunakan prinsip reaksi berantai yang tidak terkendali. beta. Apa sikap Anda setelah mengetahui dampak positif dan negatif dari reaksi berantai ini? α β γ Tulang Organ Sumber: Chemistry the Central Science. Semakin banyak dan semakin lama radiasi yang diterima oleh tubuh. b.

dan H-3. tetapi nomor massanya berbeda. dampak positif di antaranya untuk kesehatan. perairan. peternakan. Isotop adalah unsur-unsur dengan nomor atom yang sama. Isotop-isotop yang tidak stabil secara alami mengalami peluruhan dengan memancarkan: 4 a. 3. Sifat-sifat unsur radioaktif dipengaruhi oleh kestabilan isotopnya. H-1. dampak negatif di antaranya radiasi dan reaksi berantai yang tak terkendali. 5. partikel beta ( −0 e atau −10 β ) 1 c. 2. H-2. partikel alfa ( 2 He atau 24α ) b. positron ( 0 e) 1 Waktu paruh adalah waktu yang diperlukan suatu radioisotop untuk meluruh separuhnya. Suatu isotop bersifat stabil jika jumlah proton dan neutronnya sama. dan arkeologi. partikel gama ( 00γ ) d. Dampak dari unsur radioaktif: a. hidrogen yang memiliki tiga buah isotop. Unsur-unsur radioaktif dapat mengalami: a. reaksi fusi adalah reaksi penggabungan dua inti atom ringan menjadi inti atom yang besar. Misalnya. Nt = ( 2 )n x N0 1 4. b. b. n=t1 2 t 92 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . reaksi fisi adalah reaksi penembakan inti atom yang besar menjadi inti atom ringan.Rangkuman 1.

dan bahayanya. Anda akan mengenal berbagai dampak negatif dan manfaat dari radioisotop dalam kehidupan sehari-hari. bertanyalah kepada guru kimia Anda. Belajarlah dengan baik. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Kimia Inti ini. Misalnya.P e t aKonsep dampak negatif Reaksi berantai tak terkendali Radiasi Dampak radioaktif Radioisotop alami Kesehatan Perairan dampak positif Peternakan Sumber energi Arkeologi memiliki dapat mengalami reaksi Fusi Fisi Unsur radioaktif Sifat-sifat unsur radioaktif terbagi atas dipengaruhi oleh Kestabilan isotop cara mencapai kestabilan Waktu paruh menghasilkan Peluruhan memancarkan Alfa Radioisotop buatan didapat dengan cara Beta Gama Positron contoh Deret peluruhan uranium-238 Transmutasi Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Kimia Inti ini? Menyenangkan. kegunaan. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Kimia Inti ini. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari sifat-sifat fisik dan sifat kimia. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. Kimia Inti 93 .

0. C-14 B.. 42 hari B. proton B. elektron E. alfa C. beta 12. C-14 C. positron 9... Setelah beberapa hari. 14N7 (X. gama D. alfa E.. positron E. 0.. X adalah . A. artinya unsur tersebut memancarkan partikel .. terjadi melalui 5. Kr + 142 56 Ba + . 0... elektron B. positron Reaksi perubahan menjadi pemancaran partikel .. A. lamanya radioisotop tersebut meluruh adalah . neutron Jika nomor atom unsur radioaktif setelah meluruh bertambah 4. elektron D. Co-60 C..1 g B. positron C. neutron C.4 g dan waktu paruh 8 jam... proton D. A.. I-131 B. positron E. sumber energi listrik B. satu partikel beta B... A. kedokteran D.. A.. gama D. P-32 10.. Co-60 E. 20 hari 13. elektron E.. Radiasi dapat berdampak buruk pada sel kulit.. arkeologi 235 92 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. I-131 C. Tc-99 B. Suatu radioisotop memiliki massa 6. tetapi bermuatan negatif adalah . Pada reaksi: X adalah …. I-125 14. A..4 g D. α ) 11C6 . proton B. dan organ tubuh.. tiga partikel alfa C. Radioisotop berikut yang digunakan untuk pencitraan organ tubuh adalah . 45 hari E.Evaluasi Materi Bab A. A... Co-60 E. Reaksi fisi dimanfaatkan untuk ..2 g C.. terjadi 94 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . neutron Unsur radioaktif yang terletak di atas pita kestabilan inti mencapai kestabilannya dengan cara memancarkan partikel .. positron dan neutron E. gama 24 11 Na 24 10 Ne U → 234 90 Th + X 2. A. 40 hari D. 44 hari C. massa unsur tersebut menjadi . 1. 3... Radiasi yang paling kuat adalah dari partikel . Setelah 1 hari. tiga partikel neutron E. partikel alfa 1 Pada reaksi 235 92 U + 0 n → pelepasan .. dua partikel neutron D. alfa C. positron B. Radioisotop yang dimanfaatkan di bidang arkeologi adalah .. neutron E. dua partikel positron 91 36 6.. A.. A. A. Jika waktu paruhnya 22 hari. Fe-59 D. bom nuklir C.8 g E.. positron C. elektron B.6 g Pada reaksi transmutasi.. A. proton B. Tc-98 11. tulang. 1. Suatu radioisotop dengan massa 12 mg. A. proton B. 4 8. C-14 D. elektron D. 4. alfa C. Radioisotop yang digunakan dalam bidang perairan untuk menentukan arah gerakan air adalah . alfa C. 0. Sc-46 E.. 7.. pertanian E. A.. gama D. Fe-59 D.. Sinar radioaktif yang tidak bermassa. massanya menjadi 3 mg... neutron D.

deteksi dini terhadap kebocoran sulit untuk dilakukan. Soal Tantangan 1. Diketahui reaksi inti sebagai berikut: 1 U + α → X + 30 n Tentukan X. air dari PDAM dialirkan melalui pipa-pipa besi di dalam tanah. Reaksi fusi yang terjadi antara deuterium dan 4 tritium akan menghasilkan 2 He dan . 2. A.. Beberapa orang mungkin menggunakan jasa PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Tuliskanlah persamaan untuk reaksi inti berikut. 1. pemerintah berencana untuk membangun PLTN sebagai energi alternatif. 90 memancarkan partikel beta. akan terbentuk isotop P. Berapakah waktu yang diperlukan agar jumlah isotop kobalt-60 menjadi 25% dibandingkan jumlah semula? 4. Jika atom ditembaki dengan partikel X. positron C. Pipa tersebut terkadang mengalami kebocoran. bagaimana cara mengetahui adanya kebocoran pipa tanpa menggali permukaan tanah di atasnya? Rodioisotop apa yang dapat digunakan untuk keperluan tersebut? 2. 238 92 Tentukan unsur X. Oleh karena pipa terdapat di dalam tanah. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. isotop hidrogen B. Menurut Anda. Dewasa ini. neutron E.. sesuai dengan reaksi: 27 13 1 Al + X → 30 P+ 0 n 15 3. Untuk itu. Anda tentu menggunakan air setiap hari.. 5. partikel alfa D. 40 Zr b. Sebutkan minimal dua manfaat radioisotop di bidang perairan. kebutuhan manusia akan energi listrik terus meningkat dikarenakan peningkatan populasi dan aktivitas manusia yang terus bertambah. Untuk dapat mencapai rumah. a. Bagaimana prinsip kerja dari PLTN? Bagaimana pendapat Anda apabila di daerah Anda dibangun PLTN? Kimia Inti 95 . Isotop kobalt-60 memiliki waktu paruh 5. 222 86 Rn memancarkan partikel alfa. Salah satu cara mendeteksi kebocoran pipa air adalah dengan menggunakan radioisotop.26 tahun. partikel beta B.15.

. 90 C.01 g/L D..71 °C/m Jika 10 g dari masing-masing zat berikut ini dilarutkan dalam 1 kg air. 18 B. Metanol.310 m C.082 L atm/mol K. 14.. KAl(SO4)2 0. 2. A. A.. dalam air terdapat ikatan hidrogen 9. Tekanan osmotik darah pada suhu 25°C sebesar 7. B. 1.24 °C/m B.0 gram senyawa tersebut dalam 100 gram H2O. 10 12 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. 27 C.. 80 D.Evaluasi Materi A. 36 D. (Ar H= 1 g/mol. 60 % C. C2H5OH B.22 °C/m E. O= 16 g/mol) A... 60 12. 0.83 °C/m C. A.. 44. 8.4 B..55 °C/m D.. 1 mol B.. A. 70 E. Na= 23 g/mol dan Cl= 35. C2H5OH 46% adalah . larutan NaCl adalah elektrolit kuat C. 50 Asam benzoat ( M r =122) sebanyak 12.. C6H12O6 D.5 g/mol maka Ar A adalah .4 D.03 M 8. 4 mol D.082 L atm/ mol K) A. Kepekatan larutan glukosa (Mr= 180 g/mol) sebagai infus dalam g/L agar isotonis dengan tekanan darah adalah .645 gram yang dilarutkan dalam 50 gram CCl4 memberikan Δ Tb = 0. 100 B. 1.7 atm. 1.. 50 % B.5 g/mol maka pernyataan yang tidak benar adalah . 52 E. Mg(NO3)2 0. Besarnya tetapan kenaikan titik didih molal etanol (Kb) adalah .34 g/L C. Gliserin.67 g/L B.. 3. 1..02 g/L 11.72 g/L E. 4. 5.02 M D.4 C.50.86 dan Ar H= 1 g/mol.. 56.02 M C. 2... Di antara kelima larutan berikut ini yang memiliki titik didih paling rendah adalah .. zat yang akan memberikan larutan dengan titik beku paling rendah adalah . 64 % D. Tekanan uap air murni pada suhu tertentu adalah 32 cmHg.. Suatu larutan gliserin C 3H5(OH) 3 dibuat dengan melarutkan 45... 6. A. 31. 1. E. NaCl 0... 28. 2 4 8 D. 8 mol 5. 4. O= 16 g/mol.03 M B. bentuk molekul air tetrahedral D. Agar 10 kg air tidak membeku pada suhu –5 °C perlu ditambahkan garam NaCl.01 M E.25 dan suhu 27 °C memiliki tekanan osmotik 17. (R= 0. 85. Jika Kb pelarut = 5.0 m D. dan O = 16 g/mol. Al2(SO4)3 0. A.35 gram AX 3 dilarutkan dalam air hingga 250 mL. derajat ionisasi = 0. 4. Semua zat diatas memberikan efek yang sama Semester 1 7.. Jika diketahui Kb air = 1. CH3OH E. 6 mol E. A... 75 % E. C= 12 g/mol.. A. molalitas gliserin dalam larutan tersebut adalah . C = 12 g/mol... C3H8O3 C.4 E. 80 % Suatu zat organik sebanyak 0. Jika diketahui Ar H = 1 g/mol.4 Fraksi mol suatu larutan metanol CH3OH dalam air 0..2 gram dilarutkan dalam 122 gram etanol menyebabkan kenaikan titik didih 1 °C. C6H12O6 0. Konsentrasi metanol dalam larutan ini dinyatakan dalam persen berat adalah .. C.645 °C. 96 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .. 0. Sebanyak 13.10 m Kemolalan suatu larutan 20% berat C2H5OH (Mr= 46 g/mol) adalah . 6.89 m E. Etanol. A.. 3.22 atm. 2 mol C. Glukosa..081 m B. NaCl dapat terionisasi sempurna E. diperlukan NaCl lebih dari 786 gram B.03 °C/m maka massa molekul relatif zat itu adalah . Penurunan tekanan uap larutan etamol. R= 0. 0. A. Jika Ar X= 35. 10.. Pada reaksi (belum setara) H2SO4(aq) + HI(aq) → H2S(aq) + I2(aq) + H2O(l) Satu mol asam sulfat dapat mengoksidasi hidrogen iodida sebanyak .

0 M dielektrolisis dengan arus 6.12 L B.76 volt.953 g. Isotop stronsium-90 pada awalnya sejumlah 1. +0.6 gram E. 122. P. 4 dan 4 14.12 V D.. A. Dari tiga logam X. A. Jika jumlah muatan listrik yang sama dialirkan ke dalam larutan perak nitrat (Ar Ag = 108 g/mol) maka banyaknya perak yang mengendap pada katode adalah .0 E. Unsur-unsur perioda ketiga terdiri atas Na. A.60 L – + 19. ion Zn2 + adalah oksidtor kuat C. Asam sulfida (H2S) dapat dioksidasi oleh KMnO4 menghasilkan antara lain K2SO4 dan MnO2. Waktu yang diperlukan untuk mengendapkan semua logam kromium (Ar Cr = 52 g/mol.12 V C. 1F= 96. Larutan hasil elektrolisis tepat dinetralkan dengan 50 mL larutan Ca(OH)2 0. ion H+ lebih mudah tereduksi daripada ion Zn2+ D. S..... 48.215 mg B. 2 dan 4 C. Pada elektrolisis larutan LSO4 dengan menggunakan elektrode Pt. 21. 7 molekul e– E. A. Dari data EoZn = –0. 28 tahun B.1 M. Jika jumlah sampel kobalt-60 pada awalnya sebesar 1. setelah 2 tahun jumlahnya berkurang menjadi 0. 10.000 mg maka jumlah sampel kobalt-60 yang tersisa setelah 15.. 28. Z.0 22.. Berdasarkan konfigurasi elektronnya maka dapat dikatakan bahwa ..9 tahun adalah . 4. Larutan Cu(NO3)2 dielektrolisis dengan elektrode platina dan diperoleh tembaga 12.4 gram C. Diketahui: Ni2+(aq) + 2 e– → Ni(s) E° = –0.8 tahun Evaluasi Materi Semester 1 97 .3 tahun. +0. 0..24 L C. 28. 65.. 1... 2 dan 3 B. dapat dikatakan bahwa dalam keadaan standar . 1.167 detik E. Mg.13.500 C/mol) adalah . 43. 8 molekul e– 15. Si adalah logam D. 3....48 L E... 5. dan Ar.8 bulan E. Z – Y – X E. 5 molekul e– D.7 gram (Ar Cu= 63. +0. X – Y – Z B. 289. Si. S. 16..3175 g logam L di katode. Mg.5 C. Dalam reaksi ini setiap mol H2S melepaskan .8 gram D. Cl. Waktu paruh kobalt-60 adalah 5. 96. Y.5 g/mol).24 dm3 gas hidrogen (STP). 28 bulan C.500 detik B. Na paling sukar bereaksi B. –0. reaksi Zn2+ + 2 e– → Zn selalu tidak spontan B.250 detik D. A. 127. diketahui: Y dan Z dapat membebaskan Y dari larutan garamnya dan hanya Z dapat membebaskan hidrogen dari air.. A. Waktu paruh stronsium-90 tersebut adalah .. A. Volume oksigen yang dihasilkan pada anode (STP) adalah . 0. dan Cl cenderung membentuk basa C. Z – X – Y D. 30 bulan D.. Dalam suatu proses eletrolisis larutan asam sulfat encer terjadi 2. dan Al dapat berperan sebagai pengoksidasi E. Al. 2 dan 5 D. H2 adalah reduktor yang lebih kuat daripada Zn 16..0 B.000 mg 24.000 g. 4 molekul e– C.36 L D.500 detik C. 32. Na. A. 2. Y – Z – X C. Pada persamaan reaksi redoks berikut: a MnO4 (aq) + 6 H (aq) + b C2H2O4(aq) → a Mn2+(aq) + 8 H2O(l) + 10 CO2(g) a dan b berturut-turut .125 mg E.. Urutan ketiga logam tersebut berdasarkan daya reduksi yang menurun adalah .. 2 molekul e– B.083 detik 20. A.. P.. 0.. A.. A. ternyata dihasilkan 0..150 mg D. X – Z – Y 17.. A.38 V B..25 V Pb2+(aq) + 2 e– → Pb(s) E° = –0. Sebanyak 1 L larutan CrCl 3 1. 0. Energi ionisasi pertama Ar paling besar 23. 5..00 A. –0.2 gram 21..7 gram B.500 mg C.0 D.13 V Potensial standar sel volta yang terdiri dari elektrode Ni dan Pb adalah . 3 dan 5 E. 63.25 V E.... 56.38 V 18. 2. Zn memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk larut sebagai ion Zn2+ E. Massa atom relatif logam L adalah .

Sebanyak 80 g NaOH (Mr = 40 g/mol) dilarutkan ke dalam 500 g air (Mr =18 g/mol). Jika Kb air= 0. Fe2+(aq) + Cr2O72-(aq) → Fe3+(aq) + Cr3+(aq) H2O(l) Sebanyak 30 gram urea. α ) 11 6C X adalah . kenaikan titik didih.. 90 a. BrO3–(aq) + N2H4(g) → NO 3–(aq) + Br–(aq) b.86 °C/m. 98 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . tentukan: a.52 °C/m dan Kf air = 1.25.. CO(NH2)2 (Mr=60 g/mol) dilarutkan ke dalam 400 g air. reaksi di katode dan di anode. B. c. 222 86 Rn 2. 4. 3. b. Setarakan reaksi redoks berikut ini: a. volume gas (STP) terbentuk di anode. b.71 g/mol) dielektrolisis dengan arus 2 faraday. 5. A. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Pada reaksi transmutasi. D. B. molalitas larutan. fraksi mol NaOH. massa Ni yang mengendap di katode. b. memancarkan partikel alfa. 40 Zr memancarkan partikel beta. elektron positron neutron sinar gama partikel alfa 14 7N (X. b. penurunan titik beku. Jika larutan NiSO4 (Ar Ni = 58.. tentukan: a. tentukan: a. C. Tuliskanlah persamaan untuk reaksi inti berikut. 1. E.

cara penulisan. dapat diperoleh berbagai senyawa turunan yang berperan di dalam keseharian kita. alkena. alkanal. Dari senyawa-senyawa tersebut. Anda akan diajak untuk dapat memahami senyawa organik dan reaksinya. kegunaan. dan identifikasi senyawa karbon (haloalkana. dan asam karboksilat? Pelajarilah bab ini agar Anda memahaminya.com Pada bab ini. alkohol. Tahukah Anda zat kimia apakah yang digunakan pada minyak wangi? Minyak wangi menggunakan ester yang merupakan senyawa karbon turunan alkana sebagai pemberi aroma wangi. Bagaimanakah tata nama. isomer. Tata Nama Senyawa Karbon C. Ester dapat dibuat dengan mereaksikan asam karboksilat dan alkohol dengan katalis asam sulfat. tata nama.rivieraconcepts. sifat. asam alkanoat. A.Bab5 5 Senyawa Karbon Turunan Alkana Sumber: www. eter. Ada minyak wangi yang beraroma buah atau bunga. seperti haloalkana. Kegunaan Senyawa Karbon 99 . somer Senyawa Karbon D. serta makromolekul dengan cara mendeskripsikan struktur. alkoksi alkana. Struktur Senyawa Karbon B. Pada Kelas X. aldehid. reaksi ini disebut esterifikasi. keton. Aroma yang dihasilkannya bermacam-macam. dan alkil alkanoat). dan sifat dari ester? Bagaimana pula dengan senyawa karbon turunan alkana lainnya. Anda telah mempelajari senyawa hidrokarbon alkana. alkanol. ben ena dan turunannya. dentifikasi Senyawa Karbon E. Anda tentu pernah menggunakan minyak wangi. dan alkuna. alkanon.

Soal Pramateri 1. Apakah nama kelompok senyawa 7. 100 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Apakah nama kelompok senyawa 2. atom karbon dapat membentuk ribuan senyawa karbon. rangkap. para ahli kimia mengelompokkan senyawa karbon ke dalam beberapa kelompok. Apakah yang dimaksud dengan senyawa karbon? Apakah perbedaan dan persamaan antara senyawa karbon. Karbon dapat membentuk senyawa lebih banyak dibandingkan dengan unsur yang lain karena karbon tidak hanya membentuk ikatan tunggal. atau C3 dan C4. Sumber: www. bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. tetapi juga dapat berikatan membentuk struktur cincin. • –OH • –Cl 3. 4. karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki karbon yang memiliki gugus gugus gugus gugus gugus gugus gugus –OH? –Cl? –O–? –CO? –COH? –COOH? –COOCH3? Legenda Kimia Marcellin Barthelot (1827–1907) membuat banyak senyawa organik dari senyawa-senyawa atau unsur-unsur anorganik. Gantilah salah satu unsur H dengan atom/molekul berikut. Untuk memudahkan dalam mempelajari senyawa karbon. Apakah nama kelompok senyawa 3. Apakah nama kelompok senyawa 4. bagaimana cara mengelompokkan senyawa karbon? Lakukanlah kegiatan berikut.com Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Dia menunjukkan bahwa tumbuhtumbuhan dan binatang bukan sumber satu-satunya senyawa organik. dan senyawa organik? Apakah yang dimaksud dengan gugus fungsi? A Struktur Senyawa Karbon 3. Karena keunikannya. C2 dan C3. H H H H H – C4 – C3 – C2 – C1 – H H H H H 2. 2. semua bagiannya terdiri atas senyawasenyawa karbon yang Tuhan ciptakan sedemikian rupa sehingga menjadi suatu susunan yang utuh dan sempurna. Perhatikanlah tubuh Anda. Cabang ilmu Kimia yang berhubungan dengan senyawa karbon disebut Kimia Organik. Senyawa karbon dapat dikelompokkan berdasarkan gugus fungsi yang dimilikinya. Selidikilah 5. Berikut ini beberapa gugus fungsi yang lazim dimiliki senyawa karbon. Suatu senyawa yang memiliki gugus fungsi yang sama akan memiliki kemiripan reaksi. Tahukah Anda. • –CO • –COOH • –COH • –COOCH3 Jawablah pertanyaan berikut untuk 1. Apakah nama kelompok senyawa menarik kesimpulan. Apakah nama kelompok senyawa 6. Gugus fungsi adalah gugus atom atau molekul yang berperan pada sifat kimia suatu senyawa. Setelah Anda menyelidiki gugus fungsi pada senyawa kimia. Gantilah molekul CH di bagian ujung dengan atom/molekul berikut.fbv. Perhatikan struktur kimia senyawa alkana berikut. Sisipkan atom –O– di antara atom C.1 Gugus Fungsi Tujuan Menyelidiki gugus fungsi pada senyawa kimia Alat dan Bahan Struktur senyawa kimia Langkah Kerja 1. Apakah nama kelompok senyawa 5. misalnya antara atom C1 dan C2. senyawa hidrokarbon. dan rangkap tiga.fh-frankfurt.

yaitu gugus fungsi yang terdiri atas atom oksigen yang berikatan rangkap dengan atom karbon. Jika Senyawa Karbon Turunan Alkana 101 . Jika gugus karbonil tersebut diapit oleh dua atau lebih atom karbon.3 Struktur kimia dari sebagian senyawa eter Gugus fungsi yang dimiliki keton dan aldehid dinamakan gugus karbonil. Eter adalah senyawa karbon yang memiliki gugus alkoksi (–O–). CH3 – OH metanol CH3 – CH2– OH etanol CH3 – CH2 – CH2– OH propanol CH3 – CH2– CH2 – CH2– OH butanol Gambar 5.Tabel 5. Berikut beberapa struktur senyawa alkohol. atom halogen menggantikan atom hidrogen. senyawa karbon tersebut dinamakan keton.1 Struktur kimia dari sebagian senyawa alkohol H H C H H Cl CH3 C H Cl klorometana kloroetana H CH3 C H bromoetana Br CH3 CH2 CH2 Br bromobutana Gambar 5. CH3 – O – CH3 metoksi metana CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – O – CH3 metoksi butana CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 etoksi etana CH3 – CH2 – O – CH3 metoksi etana Gambar 5. Atom halogen ini menggantikan posisi atom hidrogen. haloalkana.1 Gugus Fungsi Senyawa Karbon Gugus Fungsi Kelompok Senyawa Karbon – OH –O– Alkohol Eter Keton Aldehid Haloalkana Asam karboksilat O C O C H – X (X = halogen) O C OH O C OR Ester Alkohol adalah senyawa karbon yang memiliki gugus hidroksil (–OH).2 Pada senyawa haloalkana. dan eter. Haloalkana adalah senyawa karbon yang mengikat atom halogen.

Tuliskanlah perbedaan dan persamaan antara alkohol dan haloalkana. 1. Satu atom oksigen berikatan ganda dengan atom karbon. O CH3 – C – CH3 propanon O CH3 – CH2 – C – CH3 butanon Bagaimanakah dengan asam karboksilat dan ester? Asam karboksilat dan ester juga memiliki gugus karbonil. O H – CH metanal O CH3 – CH etanal Gambar 5.1 3. Apakah yang membedakan keton dan aldehid? 2. O CH3 – C – OCH3 O metil etanoat metil metanoat O CH3 – CH2 – CH2 – C – OCH3 metil butanoat CH3 – CH2 – C – OCH3 metil propanoat Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. senyawa karbon seperti ini disebut aldehid. O CH3 – C – OH asam etanoat asam metanoat O CH3 – CH2 – C – OH asam propanoat O CH3 – CH2 – CH2 – C – OH asam butanoat O HC – OCH3 Gambar 5.6 Senyawa asam karboksilat memiliki gugus COOH yang terletak di ujung rantai karbon. Perbedaannya dengan keton dan aldehid adalah atom oksigen yang diikatnya berjumlah dua. Bagaimanakah cara membedakan asam karboksilat dan ester dilihat dari struktur kimianya? 102 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Perhatikan struktur asam karboksilat dan ester berikut.5 Senyawa keton memiliki gugus karbonil yang diapit atom-atom karbon.4 Senyawa aldehid memiliki gugus karbonil yang terletak di ujung rantai karbon. Materi 5.gugus karbonil terletak di ujung rantai karbon. berikatan juga dengan atom hidrogen (untuk asam karboksilat). dan berikatan dengan gugus alkil (untuk ester). O H – C – OH Gambar 5. O CH3 – CH2 – CH propanal butanal O CH3 – CH2 – CH2 – CH Gambar 5. gugus alkil menggantikan atom hidrogen pada asam karboksilat. Atom oksigen yang berikatan tunggal dengan atom karbon. sedangkan satunya berikatan tunggal dengan atom karbon.7 Pada senyawa ester.

5. Senyawa Karbon Turunan Alkana 103 . H H C H C H C H C H atau CH3 – CH2– CH2– CH3 H H H H C4H10 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 4 (buta-). Jadi.5. Anda telah mengetahui pengelompokan senyawa karbon berdasarkan gugus fungsi yang dimilikinya. C4H 10 Jawab a. Tahukah Anda. Struktur kimia C2H6 dapat digambarkan sebagai berikut. H H C H C H C H atau CH3 – CH2– CH3 d. H H H C3H8 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 3 (propa-). 5. Anda juga telah mengetahui beberapa struktur kimia dari senyawa-senyawa tersebut pada Gambar 5. cara memberi nama senyawasenyawa karbon tersebut? Penulisan nama senyawa karbon tidak jauh berbeda dengan penulisan nama senyawa hidrokarbon golongan alkana. H CH4 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 1 (meta). CH4 memiliki nama metana. C2H6 memiliki nama etana. Jadi. H H C2H6 memiliki ikatan tunggal (-ana) dengan jumlah atom C sebanyak 2 (eta). C3H8 memiliki nama propana. C3H 8 d. Struktur kimia C3H8 dapat digambarkan sebagai berikut.2.4. 5. 5. Untuk menyegarkan ingatan Anda mengenai tata nama alkana. 5. perhatikanlah contoh berikut. dan 5. CH4 b. H H C H b. Contoh 5.1.6.1 Tentukanlah nama senyawa hidrokarbon berikut. Jadi. H H C H C H atau CH3 – CH3 Kata Kunci • • Gugus fungsi Tata nama c. C4H10 memiliki nama butana. Jadi.7. Struktur kimia CH4 dapat digambarkan sebagai berikut. Struktur kimia C4H10 dapat digambarkan sebagai berikut. a.3.B Tata Nama Senyawa Karbon Sebelumnya. C2H 6 c.

Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Tata Nama Alkohol dan Eter Pada prinsipnya. lakukanlah kegiatan berikut.2 Tata Nama Alkohol Tujuan Menyelidiki aturan tata nama alkohol Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja 1.1. perbedaan yang paling jelas antara alkana dan alkohol adalah jenis gugus fungsinya. 104 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jika diperhatikan dengan saksama. Berdasarkan rumus tersebut. Struktur H Rumus Kimia Nama Anda Harus Ingat Senyawa alkohol memiliki gugus fungsi OH dengan rumus umum CnH2n 2O. Adakah hubungan antara akhiran nama senyawa dengan jenis gugus fungsi? 2. Adakah hubungan antara awalan nama senyawa dengan jumlah atom C? 3. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa alkohol? 4. kita dapat mengetahui rumus kimia suatu alkohol dengan cara menghitung jumlah atom C-nya. 1. Selidikilah 5. Agar lebih jelas. H Alkana C H H H C H H CH4 Metana H C H H H C 2H 6 Etana You Must Remember Alcohol compound has O functional group with Cn 2n 2O as general formula. Amatilah tabel berikut. Tabel berikut memperlihatkan rumus kimia beberapa senyawa alkohol. Apakah rumus umum dari alkohol? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. penamaan senyawa turunan alkana sama dengan penamaan senyawa alkana. Caranya adalah dengan mengubah akhiran -ana dengan akhiran lain sesuai dengan gugus fungsi yang dimiliki setiap kelompok senyawa. Senyawa alkohol memiliki gugus fungsi –OH dengan rumus umum CnH2n+2O. H Alkohol C H H H C H OH CH3OH Metanol H C H OH C2H5OH Etanol Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan.

Misalnya. Misalnya. Gugus hidroksil pada senyawa alkohol menggantikan posisi 1 atom H pada senyawa alkana. nama senyawa-senyawa alkohol dengan rumus kimia C3H7OH adalah CH3 – CH2 – CH3 OH 1-propanol H CH3 – C – CH3 OH 2-propanol Senyawa Karbon Turunan Alkana 105 . 1. Ethane becomes ethanol. dapat disimpulkan bahwa kedua struktur senyawa alkohol tersebut hanya berbeda pada posisi gugus –OH.2 Rumus Kimia Beberapa Senyawa Alkohol umlah Atom C Rumus Kimia Alkohol 1 2 3 4 5 6 7 8 9 CH 3OH C2H5OH C3H7OH C4H9OH C 5H 11OH C 6H 13OH C 7H 15OH C 8H 17OH C 9H 19OH Anda Harus Ingat Penamaan alkohol yang sederhana yaitu dengan mangubah suku kata terakhir dari suatu alkana menjadi noI. Oleh karena gugus fungsi –OH menggantikan posisi 1 atom H maka penamaan alkohol dilakukan dengan cara mengganti akhiran -ana menjadi -nol. Jika jumlahnya lebih dari dua. diikuti nama awalan berdasarkan jumlah atom C-nya. dan diakhiri dengan akhiran -nol. 4. H CH3 – C – CH3 OH 2-propanol Dari gambar tersebut. etana menjadi etanol.Tabel 5. Jika jumlahnya tidak lebih dari dua. Kemudian. Apa nama kedua senyawa alkohol tersebut? Berikut langkah-langkah penamaan senyawa alkohol. sedangkan C2H5OH memiliki nama etanol. Jika memiliki gugus –OH. beri nomor pada rantai karbon sedemikian rupa sehingga gugus –OH menempel pada atom C yang paling kecil. Kata Kunci • • Alkana Alkohol Berdasarkan aturan tersebut. tuliskan nomor. 2. Aturan Penamaan Senyawa Alkohol Rantai Lurus Periksalah jenis gugus fungsinya. Jadi. senyawa alkohol dengan rumus kimia C3H7OH memiliki dua struktur kimia. Bagaimanakah jika jumlah atom karbon pada senyawa alkohol lebih dari 2? Senyawa alkohol yang mengandung lebih dari 2 atom karbon akan memiliki struktur kimia lebih dari satu. For example. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa alkohol. 3. Aturan tersebut hanya berlaku jika jumlah atom karbon pada senyawa alkohol tidak lebih dari 2. CH3 – CH2 – CH3 OH 1-propanol You Must Remember The simple alcohols are named by changing the last letter in the name of the corresponding alkane to oI. tuliskan awalan berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -nol. CH3OH memiliki nama metanol. Perhatikanlah gambar berikut. Hitung jumlah atom C-nya.

a. dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 7 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2-heptanol. Rantai induk diberi nama sesuai aturan penamaan senyawa alkohol rantai lurus. 2-heksanol Jawab Untuk menuliskan struktur senyawa alkohol. Contoh 5. 2. Rantai cabang diberi nama sesuai jumlah atom C dan struktur gugus alkil. dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 6 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-heksanol. c. c.Agar Anda lebih memahami cara penamaan senyawa alkohol. Dari struktur kimianya. tempatkan gugus – OH. dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 4 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 1 sehingga namanya adalah 1-butanol. 3. 4. 1. b.2 Tentukanlah nama senyawa alkohol berikut. Bagaimanakah penamaan senyawa alkohol bercabang? Berikut aturan penamaan senyawa alkohol yang memiliki rantai cabang. OH a. CH3 – CH2 – C – CH3 H OH OH CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 – C – CH3 H H Seperti halnya senyawa alkana. pelajarilah contoh soal berikut. a. 2-butanol b. Kemudian. Dari struktur kimianya. Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga gugus –OH menempel pada atom C yang paling kecil. struktur senyawa alkohol juga ada yang memiliki rantai cabang. Dari struktur kimianya. CH3 – CH2 – CH2 – C – CH2 – CH3 H H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 Kata Kunci • • • • Alkil Rantai cabang Rantai induk Rantai lurus OH Jawab a.3 Gambarkanlah struktur senyawa alkohol berikut. b. tentukan terlebih dahulu rantai karbonnya. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 OH OH b. 106 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Aturan Penamaan Senyawa Alkohol Rantai Bercabang Tentukanlah rantai induk (rantai terpanjang yang memiliki gugus –OH) dan rantai cabangnya. Contoh 5.

Rantai cabangnya berjumlah 3 buah. 5.4-tetrametil2-pentanol D.3.3.3. OH gugus fungsional H CH3 – CH2 – CH2 – C – CH2 – C– CH3 H2 1 7 6 5 4 3 CH3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 7 atom C.4-dimetil-2-heksanol E. d. 2. CH3 CH2 OH H C C CH2 CH3 H CH3 OH H C C CH2 CH3 H C2H5 c. nama CH3 CH(CH3) C(CH 3) 2 C(OH)(CH 3) (CH 3) adalah (C) 2.Contoh a.3. c. OH gugus fungsional b..4-tetrametil -2-pentanol. gugus –OH berada pada atom C nomor 3. 2. A . CH3 CH2 C CH3 CH3 b. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-metil-3-heksanol.. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-metil-2-heptanol. UN 2003 rantai induk induk rantai cabang CH3 CH3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 5 atom C dan gugus –OH berada pada atom C nomor 2. CH3 CH2 CH2 d. rantai cabang C 2H 5 OH gugus fungsional H CH3 – C – CH – C – CH3 rantai 5 4 3 2 1 rantai induk CH3 CH3 OH 2. gugus –OH berada pada atom C nomor 2.4 OH Tentukanlah nama senyawa alkohol berikut.3.4-tetrametilpentanol B. dan gugus metilnya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2metil-2-butanol.3. 2. 2.4-tetrametil-2-pentanol Jadi. CH3 H C CH3 C2H5 OH C H CH3 CH3 OH gugus fungsional Kupas Tuntas CH3 CH(CH 3) C(CH 3) 2 C(OH)(CH 3) (CH 3) memiliki nama . 3.3.. Senyawa Karbon Turunan Alkana 107 .3. gugus –OH.3.3-dimetil-2-heptanol Pembahasan CH3 CH3 CH3 H C C C CH3 CH3 – CH2 – C – CH3 rantai 4 3 2 1 induk CH3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 4 atom C.3.4-tetrametil4-pentanol C . Jawab a. H CH3 – CH2 – C – C – CH2 – CH3 6 5 4 H3 2 1 CH 3 rantai cabang Senyawa alkohol ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 6 atom C.

alkil dan OH terikat pada C yang nomornya sama.yaitu 2 gugus metil yang berada pada atom C nomor 2 dan 4 serta gugus etil yang berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-etil-2. UMPTN 1995 Contoh 5. 2. a. OH gugus fungsional CH3 – CH CH3 alkil c. d. Tata nama alkohol yang telah diuraikan merupakan nama IUPAC. isopentil alkohol Pembahasan Pada alkohol tersier. isobutil alkohol D. Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil bercabang dengan nama isopropil sehingga nama trivialnya adalah isopropil alkohol. OH CH 3 CH CH3 e. CH3 – CH2 – CH2 – OH d. alkil CH – OH 3 gugus fungsional b. 2-metil-1-propanol B. Selain nama IUPAC. alkohol juga memiliki nama trivial (nama lazim). Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil yang terdiri atas 1 atom C (metil) sehingga nama trivialnya adalah metil alkohol. Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga gugus –OH menempel pada atom C yang paling kecil... 2-metil-2-propanol C. 3. alkil CH3 – CH2 – CH2 – OH gugus fungsional Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil lurus yang terdiri atas 3 atom C (propil) sehingga nama trivialnya adalah propil alkohol. Berikut cara memberi nama trivial untuk alkohol. CH3 – CH2 – OH c. 1. Tuliskan nama alkil rantai induk diikuti kata alkohol. alkil CH3 – CH2 – OH gugus fungsional Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil yang terdiri atas 2 atom C (etil) sehingga nama trivialnya adalah etil alkohol. H CH3 – CH2 – CH C – OH CH3 Jawab a. Jadi. Aturan Penamaan Trivial Senyawa Alkohol Tentukanlah rantai induk (rantai terpanjang yang memiliki gugus – OH) dan rantai cabangnya. CH3 – OH b..4-dimetil-2pentanol. CH 3 CH 3 CH CH 2 OH f. senyawa yang termasuk alkohol tersier adalah (B) 2-metil-2-propanol. A. 108 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 3-metil-2-butanol E.5 Tentukanlah nama trivial senyawa alkohol berikut. Kupas Tuntas Senyawa yang termasuk alkohol tersier adalah .

alkohol sekunder mengikat 2 atom C. CH3 alkil CH3 – C – CH2 – OH gugus fungsional H Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil bercabang dengan nama isobutil sehingga nama trivialnya adalah isobutil alkohol. Perhatikanlah struktur molekul alkohol berikut. Alkohol primer mengikat 1 atom C.3 Tata Nama Eter Tujuan Menyelidiki struktur dan aturan tata nama eter Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja Amatilah tabel berikut.e. alkohol sekunder. senyawa yang bukan alkohol sekunder adalah (E) 3-metil-3-pentanol. jenis gugus fungsi. UMPTN 2000 Alkohol sekunder CH3 CH2 H C OH CH3 CH3 Alkohol tersier CH3 CH2 C OH CH3 Selidikilah 5. Adakah hubungan antara nama senyawa. Alkohol tersier: -il dan -nol terikat pada C yang sama. A . Bagaimanakah cara memberi nama senyawa eter? 3. 2-metil-3-pentanol D. Senyawa alkohol dapat juga dikelompokkan menjadi alkohol primer. H CH3 – CH2 – C – OH gugus fungsional alkil CH3 Senyawa alkohol ini memiliki rantai alkil bercabang dengan nama sek-butil sehingga nama trivialnya adalah sek-butil alkohol. dan alkohol tersier dibedakan berdasarkan jumlah atom C yang terikat pada atom C yang mengikat gugus –OH. Struktur CH3 – CH3 CH3 – CH2 – CH3 CH3 – O – CH3 CH3 – O – CH2 – CH3 Rumus Kimia C 2H 6 C 3H 8 C 2H6O C 3H8O Nama Etana Propana Metoksi metana Metoksi etana Alkana Eter Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. sedangkan alkohol tersier mengikat 3 atom C.. alkohol sekunder. 1. dan jumlah atom C? 2. Apakah rumus umum dari eter? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Apakah perbedaan ketiga jenis alkohol tersebut? Alkohol primer. f. 3-metil-3-pentanol Pembahasan Menentukan jenis alkohol: Alkohol primer: -nol terikat pada C nomor 1. 3-metil-2-pentanol E. Alkohol primer CH3 – CH2 – CH2 – OH Kupas Tuntas Senyawa yang bukan alkohol sekunder adalah . 3-metil-3-pentanol merupakan alkohol tersier. dan alkohol tersier. 3-pentanol C . 2-pentanol B. Senyawa Karbon Turunan Alkana 109 ... Jadi.

a. Kemudian. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 b. Jika diperhatikan dengan saksama. Jika memiliki gugus –OR. Tabel berikut memperlihatkan rumus kimia beberapa senyawa eter. kita dapat mengetahui rumus kimia suatu eter dengan cara menghitung jumlah atom C-nya. Adapun tata cara memberi nama eter secara IUPAC adalah sebagai berikut. R adalah gugus alkil. H CH3 C CH3 O CH2 CH3 d. sedangkan rantai induk diberi nama seperti nama alkana berdasarkan jumlah atom C-nya. Berdasarkan rumus tersebut. Jika jumlah atom C lebih dari 4. Kata Kunci • • Alkoksi Eter 3. Rumus umum dari eter adalah C nH 2n+2 O.3 Rumus Kimia Beberapa Senyawa Eter umlah Atom C Rumus Kimia Eter You Must Remember Ether compound has OR functional group with Cn 2n 2O as general formula. H CH3 C CH2 CH3 CH2 O CH3 110 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . dapatkah Anda menentukan struktur kimia dan tata namanya? Struktur kimia eter adalah R – O – R. Gugus fungsi alkoksi menggantikan satu atom karbon pada alkana. perbedaan yang paling mencolok antara alkana dan eter adalah jenis gugus fungsinya. Aturan Penamaan Senyawa Eter Periksalah jenis gugus fungsinya. diikuti nama gugus alkoksi berdasarkan jumlah atom C-nya. Gugus alkoksi diberi nama dengan cara mengganti akhiran -ana pada alkana menjadi akhiran -oksi. Contoh 5. beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga gugus –OR menempel pada atom C yang paling kecil. 2. 1. Senyawa eter memiliki gugus fungsi –OR (gugus alkoksi).Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 c. dan diakhiri dengan nama rantai induk. 4.6 Tentukanlah nama senyawa eter berikut. Anda Harus Ingat Senyawa eter memiliki gugus fungsi OR (gugus alkoksi) dengan rumus umum CnH2n 2O. Rantai alkil yang jumlah atom C-nya paling sedikit disebut gugus alkoksi. tuliskan nomor. sedangkan yang jumlahnya paling banyak disebut rantai induk. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa eter. Tabel 5. 2 3 4 5 6 7 8 9 C 2 H 6O C 3 H 8O C 4H 10O C 5H 12O C 6H 14O C 7H 16O C 8H 18O C 9H 20O Dari rumus umum eter.

c. Tentukanlah nama alkil setiap rantai karbon. nama trivialnya adalah etil propil eter. d. eter juga memiliki nama trivial.. nama senyawa tersebut adalah 1-metoksi-2-metil-butana. Senyawa eter ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. alkanon E. eter D. a. yakni 2 (etil) dan 3 (propil). asam karboksilat Pembahasan Rumus umum senyawa gugus fungsi CnH2n 2O : alkohol dan eter CnH2nO : aldehid dan alkanon CnH2nO2 : asam karboksilat dan ester Jadi. nama trivialnya adalah etil isopropil eter. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 c. Contoh 5. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 b. di depan nama alkil tersebut ditambahkan awalan di (2). Senyawa Karbon Turunan Alkana 111 . aldehid B. Jika ada nama alkil yang sama.7 Tentukanlah nama trivial senyawa eter berikut. Jadi. nama senyawa tersebut adalah 2-etoksi propana.. H CH3 – C – O – CH2 – CH3 CH3 Jawab a. nama trivialnya adalah dietil eter.. Cara menentukan nama trivial eter cukup mudah. Tuliskan secara berurut dari nama alkil terkecil dan diikuti kata eter. UMPTN 1999 alkoksi rantai induk 3 4 CH2 CH3 (2-metil-butana) Gugus alkoksi: – O – CH3 (metoksi) Rantai induk: CH 3 CH CH2 CH2 CH3 Jadi. yakni 2 (etil). c. b.Jawab a. nama senyawa tersebut adalah 1-etoksi etana. alkoksi CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 rantai induk Gugus alkoksi: – O – CH2 – CH3 (etoksi) Rantai induk: CH3 – CH2 – CH2 (propana) Jadi. b. H CH3 – C – O – CH2 – CH3 alkoksi 3 2 rantai induk H3C 1 Gugus alkoksi: – O – CH2 – CH3 (etoksi) Rantai induk: CH3 CH (propana) CH3 Jadi. A . ester C . Jadi. Jadi. rantai induk CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 alkoksi Gugus alkoksi: – O – CH2 – CH3 (etoksi) Rantai induk: CH3 – CH2 (etana) Jadi. Senyawa eter ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa (C) eter. Senyawa eter ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya sama. yakni 2 (etil) dan 3 (isopropil). H CH3 – C – CH2 – O – CH3 2 1 Kupas Tuntas Senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa . nama senyawa tersebut adalah 1-etoksi propana. Selain nama IUPAC.

4 Tata Nama Aldehid. Masih ingatkah Anda yang dimaksud dengan gugus karbonil? Pada senyawa asam karboksilat dan ester. dan ester memiliki persamaan yaitu semuanya memiliki gugus karbonil.2. Amatilah tabel berikut. Selidikilah 5. Asam Karboksilat. keton. keton. asam karboksilat. asam karboksilat. dan Ester Tujuan Menyelidiki aturan tata nama aldehid. ikutilah kegiatan berikut. Keton. Propana O H Aldehid C O H Metanal CH3 CH O CH 3 CH 2 CH Etanal Propanal O HC Asam Karboksilat O CH 3 C O CH 3 CH 2 C OH OH OH Asam metanoat Asam etanoat Asam propanoat Propanon Keton O CH 3 C CH3 112 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Tata Nama Aldehid Keton Asam Karboksilat dan Ester Senyawa aldehid. Senyawa Struktur Nama H H C H H Metana Anda Harus Ingat Senyawa aldehid memiliki gugus fungsi COH. dan eter Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja 1. Agar Anda lebih memahami penamaan dari senyawa-senyawa tersebut. Alkana H H C H H C H H Etana H H C H H C H H C H H You Must Remember Aldehyde compound has CO functional group. O atom karbon mengikat dua atom O dengan struktur C O sehingga gugus ini disebut dengan nama karboksil.

Jika memiliki rantai bercabang. O CH3 – CH2 – CH aldehid b. Fakta Kimia Formalin Formalin adalah nama umum untuk larutan 33% formaldehid. 2. asam karboksilat. Hitung jumlah atom C-nya. nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -al. Apakah pendapat Anda mengenai penggunaan formalin pada bahan makanan? Contoh 5. Pada aldehid. Seperti halnya alkohol dan eter. Itulah sebabnya senyawa asam karboksilat disebut juga asam alkanoat. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -on.8 O H CH3 – C – CH CH3 Tentukan nama IUPAC senyawa aldehid berikut. Adakah hubungan antara nama senyawa alkana dengan nama senyawa aldehid. Pada keton. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -oat dan diawali dengan kata asam. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa aldehid. O H CH3 – C – CH aldehid 3 2 1 CH3 rantai cabang Senyawa Karbon Turunan Alkana 113 . Itulah sebabnya senyawa keton disebut juga alkanon. dan asam karboksilat berhubungan dengan nama senyawa alkana. tuliskan nomor percabangan. lalu tuliskan awalan berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -al. O a. keton. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -al. 1. b. 3. dan ester? 2. Apakah rumus umum dari aldehid dan keton? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. CH3 – CH2 – CH O H CH3 – C – CH2 – CH CH2 CH3 Jawab a. keton. nama senyawa tersebut adalah propanal. Jika memiliki gugus –COH. 3 2 1 c. Agar lebih jelas. berikut aturan penamaan senyawa aldehid. beri nomor pada rantai terpanjang dimulai dari atom C yang mengikat atom O. Lalu. yaitu senyawa aldehid yang dikenal juga dengan nama metanal. Aturan Penamaan Senyawa Aldehid Periksalah jenis gugus fungsinya. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa keton? 4. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jadi. nama senyawa aldehid. nama alkil rantai cabang.Ester O CH 3 C OCH 3 Metil metanoat Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Itulah sebabnya senyawa aldehid disebut juga alkanal. 1. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa aldehid? 3. Senyawa ini umum digunakan untuk mengawetkan tubuh organisme yang sudah mati. Pada asam karboksilat.

hitung jumlah atom C-nya.c. nama senyawa tersebut adalah 2-metil-propanal. dan diakhiri dengan akhiran -oat. Jika pada aldehid. Jika memiliki gugus –COOH. nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -oat. pada asam karboksilat menjadi akhiran -oat dan diawali dengan kata asam. Dari struktur tersebut. Lalu. beri nomor pada rantai terpanjang dimulai dari atom C yang mengikat atom O. rantai cabang H 3 4 O 2 1 CH3 – C – CH2 – CH CH2 CH3 5 aldehid Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 5 (pentana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 3 Jadi. Jika memiliki rantai bercabang. lalu tuliskan kata asam. Masih ingatkah Anda dengan struktur aldehid dan asam karboksilat? Dapatkah Anda melihat persamaan dan perbandingan kedua struktur senyawa karbon tersebut? Bandingkanlah struktur aldehid dan asam karboksilat berikut. Jika tidak memiliki rantai cabang. O CH3 – CH2 – C – OH 114 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . sedangkan asam karboksilat bergugus fungsi –COOH. a. tuliskan nomor percabangan. 2. diikuti nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa asam karboksilat. nama alkil rantai cabang. O CH 3 CH 2 C H CH 3 CH2 O C OH propanal asam propanoat You Must Remember Carboxylic acid compound has COO as functional group. Oleh karena memiliki struktur yang mirip maka penamaan asam karboksilat mirip juga dengan penamaan aldehid. 3. 1. Anda Harus Ingat Senyawa asam karboksilat memiliki gugus fungsi COOH. Contoh 5.9 Tentukanlah nama IUPAC senyawa aldehid berikut. Anda pasti melihat bahwa perbedaan kedua senyawa tersebut terletak pada gugus fungsionalnya. Aturan Penamaan Senyawa Asam Karboksilat Periksalah jenis gugus fungsinya. nama senyawa tersebut adalah 3-metil-pentanal. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 2 Jadi. Aldehid bergugus fungsional –CHO. akhiran -a pada alkana diganti menjadi akhiran -al.

b. asam karboksilat dan aldehid memiliki nama trivial. Perhatikan tabel berikut. Seperti senyawa karbon lainnya. O H CH3 – C – CH2 – C – OH CH2 Jawab a. O H CH3 – C – C – OH CH3 c. nama senyawa tersebut adalah asam 3-metil-pentanoat. CH3 O gugus karboksilat CH3 – CH2 – C – OH 3 2 1 b. O 2 1 CH3 – C – CH2 – C – OH CH2 4 gugus karboksilat CH3 5 Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 5 (pentana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 3 Jadi. rantai cabang H 3 Kata Kunci • • Aldehid Asam karboksilat c. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jadi. nama senyawa tersebut adalah asam 2-metil-propanoat.4 Nama IUPAC dan Trivial Beberapa Senyawa Asam Karboksilat Rumus Kimia Nama UPAC Nama Trivial Asal Kata HCOOH CH3COOH CH3CH2COOH CH3(CH2)2COOH Asam metanoat Asam etanoat Asam propanoat Asam format Asam asetat Asam propionat Asam butirat Latin: formica (semut) Latin: asetum (cuka) Yunani: protopion (lemak pertama) Latin: butyrum (mentega) Asam butanoat Senyawa Karbon Turunan Alkana 115 . nama senyawa tersebut adalah asam propanoat. Tabel 5. Nama trivial kedua senyawa ini diambil dari sumber alami asam karboksilat. O gugus karboksilat H CH3 – C – C – OH 3 2 1 CH 3 rantai cabang Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jumlah percabangan: 1 Jumlah atom C pada rantai cabang: 1 (metil) Nomor percabangan: 2 Jadi.

bagaimana dengan nama trivial aldehid? Hilangkanlah kata asam. Perhatikan tabel berikut. a. Senyawa kimia itu adalah ester. b. Contoh a. Perhatikan struktur senyawa berikut. sedangkan ester bergugus fungsi –COOR. Asam karboksilat bergugus fungsi –COOH. Jadi. 1 2 3 4 5 6 Asam format Asam asetat Asam propionat Asam butirat Asam valerat Formaldehid Asetaldehid Propionaldehid Butiraldehid Valeraldehid You Must Remember Ester compound has COOR functional groups which its name is identic with carboxylic acid. Tahukah Anda. pisang. O O CH3 CH2 C OH asam propanoat CH3 CH2 C O CH3 metil propanoat Dari struktur tersebut. atom H pada asam karboksilat digantikan oleh gugus alkil. bagaimana cara memberi nama ester? Tata nama ester didasarkan pada strukturnya yang mirip dengan struktur asam karboksilat. atau apel? Aroma tersebut berasal dari senyawa kimia yang terkandung dalam minyak wangi. CH3 – CH2 – COOCH3 CH3 – CH2 – CH2 – COOCH3 CH3 – CH2 – CH2 – COOCH2CH3 Jawab O CH3 – CH2 – C – O – CH3 3 2 1 rantai alkil Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 3 (propana) Jumlah atom C pada rantai alkil adalah 1 (metil) 116 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Kata asam pada asam karboksilat diganti dengan nama alkil. baik IUPAC maupun trivial mirip juga dengan penamaan asam karboksilat. Anda pasti melihat bahwa perbedaan kedua senyawa tersebut terletak pada gugus fungsionalnya. Penamaannya mirip dengan asam karboksilat. c. Pernahkah Anda mencium aroma dari minyak wangi? Mengapa minyak wangi dapat memberikan aroma.CH3(CH2)3COOH CH3(CH2)10COOH CH3(CH2)14COOH CH3(CH2)16COOH Asam pentanoat Asam dodekanoat Asam heksadekanoat Asam oktadekanoat Asam valerat Asam laurat Latin: valere (tanaman valere) Latin: laurel (sejenis kacang) Asam palmitat Minyak palma Asam stearat Yunani: stear (lemak) Tabel tersebut menjelaskan nama trivial asam karboksilat.10 Tentukan nama trivial senyawa ester berikut. Tabel 5. kata asam pada asam karboksilat diganti dengan nama alkil.5 Nama IUPAC dan Trivial Beberapa Senyawa Aldehid umlah Atom C Asam Karboksilat Aldehid Anda Harus Ingat Senyawa ester memiliki gugus fungsi COOR. 5. Acid letter is replaced by alkil in the name of carboxylic acid. seperti jeruk. lalu ganti akhiran -at pada nama asam karboksilat dengan akhiran -aldehid. Karena memiliki struktur yang mirip maka penamaan ester.

Contoh 5. O CH3 CH2 C CH3 Senyawa Karbon Turunan Alkana 117 . Tabel 5. Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 4 (butana/butirat) Jumlah atom C pada rantai alkil adalah 1 (metil) Nama IUPAC: metil butanoat Nama trivial: metil butirat O CH3 – CH2 – CH2 – C – O – CH2 – CH3 4 3 2 1 rantai alkil Jumlah atom C pada rantai lurus adalah 4 (butana/butirat) Jumlah atom C pada rantai alkil adalah 2 (etil) Nama IUPAC: etil butanoat Nama trivial: etil butirat Senyawa karbon lainnya yang mengandung gugus karbonil adalah keton.b. Nama IUPAC: metil propanoat Nama trivial: metil propionat O CH3 – CH2 – CH2 – C – O – CH3 3 2 1 rantai alkil c. a. Perhatikan tabel berikut.6 Penamaan IUPAC Senyawa Keton umlah Atom C Struktur CH3 CH3 CH2 C OH C OH CH2 CH3 CH3 Nama 2-propanol 3-pentanol Kata Kunci • • Ester Keton Alkohol CH3 CH2 OH C CH3 CH3 CH3 CH2 C O C O O CH3 CH2 C CH3 C CH3 CH3 CH2 CH3 CH CH3 3-metil-2-pentanol 2-propanon 3-pentanon Keton 3-metil-2-pentanon Agar Anda lebih memahami cara penamaan senyawa keton. Penamaan keton mirip dengan penamaan alkohol. pelajarilah contoh soal berikut. Caranya dengan menggantikan akhiran -ol pada alkohol dengan akhiran -on.11 Tentukanlah nama senyawa keton berikut.

b. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-metil-3-heksanon. Dari struktur kimianya. Dari struktur kimianya.O b. CH2 CH3 rantai cabang e. gugus –CO berada pada atom C nomor 2. dapat diketahui bahwa senyawa keton ini memiliki 4 atom C dan gugus –CO-nya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2-butanon. CH3 CH3 CH2 CH2 CH2 H C CH3 O C C CH2 CH2 CH3 CH3 d. CH3 C CH3 CH2 CH3 Jawab a. rantai cabang 5 CH 3 4 3 O 2 H CH3 – C – C – C – CH3 1 gugus fungsional rantai induk rantai cabang CH3 CH2 CH3 rantai cabang Senyawa keton ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 5 atom C dan gugus –CO berada pada atom C nomor 2. O gugus fungsional H CH3 – CH2 – CH2 – C – CH2 – C – CH3 rantai induk 7 6 5 4 3 2 1 6 5 4 3 2 1 d. gugus –CO berada pada atom C nomor 3. c. Rantai cabangnya berjumlah 3 buah. c. sedangkan gugus metilnya berada pada atom C nomor 4 sehingga namanya adalah 4-etil-2-heptanon. H CH3 – CH2 – C – C – CH2 – CH3 rantai induk CH3 rantai cabang Senyawa keton ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 6 atom C. CH3 CH2 CH2 H C CH2 O CH2 C CH3 CH3 CH3 H C O C CH3 e. 118 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . O gugus fungsional Tantangan Kimia Apakah menurut Anda penulisan nama senyawa 2-metil-2-pentanon benar? Diskusikanlah bersama teman Anda.4-dimetil-2pentanon. yaitu 2 gugus metil yang berada pada atom C nomor 2 dan 4 serta gugus etil yang berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-etil-4. dapat diketahui bahwa senyawa keton ini memiliki 6 atom C dan gugus –CO-nya berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-heksanon. Senyawa keton ini memiliki rantai lurus yang terdiri atas 7 atom C.

Buktikanlah oleh Anda Titik didih suatu senyawa aldehid atau keton lebih rendah apabila dibandingkan senyawa alkohol padanannya. Nama trivial keton mirip dengan nama trivial eter. nama trivialnya adalah etil isopropil keton.12 O Anda Harus Ingat Nama trivial keton mirip dengan nama trivial eter. Tabel 5. Jadi. Kata eter pada senyawa eter digantikan dengan kata keton. Senyawa Karbon Turunan Alkana 119 . The letter of th is replaced with ton . yakni 2 (etil). yakni 2 (etil) dan 3 (propil). c. Senyawa keton ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. Perhatikan tabel berikut. keton juga memiliki nama trivial (nama lazim). CH3 – CH2 – C – CH2 – CH2 – CH3 O H CH3 – C – C – CH2 – CH3 CH3 You Must Remember Trivial names for ketone is identic with ether trivial names. Tentukan nama trivial senyawa keton berikut. Senyawa keton ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya sama. Selain nama IUPAC. a. Jawab a. nama trivialnya adalah dietil keton. Jadi. Kata eter pada senyawa eter digantikan dengan kata keton. Jadi. b.Tata nama keton yang telah diuraikan merupakan nama IUPAC. yakni 2 (etil) dan 3 (isopropil). nama trivialnya adalah etil propil keton. Buktikanlah oleh Anda melalui teori ikatan kimia. Senyawa keton ini memiliki dua rantai alkil yang jumlah atom C-nya berbeda. c.7 Penamaan Trivial Senyawa Keton Senyawa Struktur Nama CH3 – O – CH3 eter CH3 – O – CH2 – CH3 CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 O CH3 C CH3 dimetil eter metil etil eter metil propil eter dimetil keton Keton CH 3 O CH3 C O C CH 2 CH2 CH 3 CH2 CH3 metil etil keton metil propil keton Contoh 5. CH3 – CH2 – C – CH2 – CH3 O b.

Pada struktur senyawa haloalkana. berarti senyawa tersebut merupakan senyawa haloalkana. 4. umlah Atom C Alkana Struktur Nama Haloalkana Struktur Nama H 1 H H H C H H H H Anda Harus Ingat Haloalkana adalah senyawa alkana yang satu atau lebih atom H-nya digantikan oleh unsur halogen. Selidikilah 5. Beri nomor pada rantai induk sedemikian rupa sehingga atom halogen terikat pada atom C yang paling kecil. chlorine. C H metana H H C H H C H Cl klorometana 2 H C H etana H C H Cl kloroetana You Must Remember Haloalkane is alkane compound that has one or more H-atoms which replace by halogen element: fluorine. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa haloalkana? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.5 Penamaan Haloalkana Tujuan Menyelidiki aturan penamaan haloalkana Alat dan Bahan Data struktur dan rumus kimia senyawa Langkah Kerja 1. 120 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Tuliskan nomor cabang.3. 2. Lakukanlah kegiatan berikut untuk memahami cara penamaan haloalkana. bromin. Berikut ini aturan penamaan haloalkana. dan iodin. 5. bromin. dan iodine. Aturan Penamaan Senyawa Haloalkana Periksa jenis ikatannya. Jika memiliki ikatan tunggal dan mengandung salah satu atom halogen. Atom halogen diberi nama sesuai dengan jenis atomnya. seperti fluorin. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 3. 1. dan iodin. 1. 6. klorin. Amatilah tabel berikut. atom H pada senyawa alkana digantikan oleh atom halogen. nama atom halogen yang menyambung dengan nama rantai lurus. Rantai induk diberi nama sesuai aturan penamaan senyawa alkana rantai lurus. Tentukan rantai induk dan atom halogennya. bromine. Adakah hubungan antara struktur senyawa alkana dan struktur senyawa haloalkana? 2. Tata Nama Haloalkana Masih ingatkah Anda dengan senyawa haloalkana? Senyawa haloalkana adalah senyawa turunan alkana yang satu atom hidrogennya digantikan oleh atom unsur halogen. klorin. seperti fluorin. diikuti tanda (–).

Tentukanlah nama IUPAC senyawa-senyawa berikut. a. a. H C e. pembasmi kuman B. metil butirat g. pembius Pembahasan F3C CHBrCl adalah sebagai pembius. 2-iodo-pentana Senyawa Karbon Turunan Alkana 121 . H a. 2-metil-3-etil-pentanal e. nama senyawa ini adalah 2-kloroheksana. pelajarilah contoh soal berikut. nama senyawa ini adalah 3-bromoheksana. CH 3 CH 2 CH 2 H C CH 2 CH 3 CH 3 Tentukanlah nama trivial senyawa-senyawa berikut. 2. asam 3-metil-heptanoat e. digunakan sebagai at anestesi di rumah sakit. Materi 5. Jumlah atom C pada rantai induk: 6 (heksana) Atom halogen: Br (bromo) Penomoran rantai: H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 rantai induk 6 5 4 3 2 1 Br halogen Jadi. Contoh 5.Atom Halogen Nama Atom Penamaan dalam Haloalkana F Cl Br I Fluorin Klorin Bromin Iodin Fluoro Kloro Bromo Iodo Kupas Tuntas Kegunaan dari senyawa haloalkana F3C CHBrCl adalah untuk . CH3 CH2 CH2 CH2 C CH2 CH3 O C H 3. asam 2-metil-butanoat d.2-dimetil-butanol b. dietil eter c. 2-metil butiraldehid f. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – O –CH3 O c.. Jumlah atom C pada rantai induk: 6 (heksana) Atom halogen: Cl (kloro) Penomoran rantai: H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 rantai induk 6 5 4 3 2 1 Cl halogen b. pemutih E. A . a. etoksi butana b. Cl H CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 Br Jawab a. pembunuh serangga C .. Jadi. kegunaan F3C CHBrCl adalah untuk (E) pembius. etil pentanoat Gambarkanlah struktur senyawa-senyawa berikut.13 Tentukanlah nama senyawa haloalkana berikut. 2-etil-3-metil-4-dekanon d.. Jadi. UN 2003 Agar lebih paham. Soal Penguasaan 1.2 f. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – CH3 b. CH 3 CH2 CH 2 C H C H C CH3 2. pendingin D. CH 3 O OH d. CH 3 O CH 2 CH 2 CH 2 C O CH 2 CH 3 Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 3-heksanon c. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – OH b.

1-propanol dan 2-propanol. apakah memiliki isomer juga? Mari. H CH 3 C OH H H C H H C H CH3 H You Must Remember Compounds which have the same chemical formula and functional groups. tetapi struktur molekulnya berbeda disebut isomer posisi. but different in molecular structure are called position isomer.C somer Senyawa Karbon Di Kelas X. Lengkapilah tabel berikut. Anda telah mempelajari mengenai isomer. yaitu istilah bagi kelompok senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi berbeda strukturnya. Kelompokkanlah senyawa-senyawa yang memiliki rumus kimia sama. Apakah perbedaan antara senyawa-senyawa yang rumus kimianya sama? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. Senyawa-senyawa yang rumus kimia dan gugus fungsinya sama. Selidikilah 5. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. tetapi struktur molekulnya berbeda disebut isomer posisi. Senyawa mana saja yang rumus kimianya sama? 2. Propanal Propanon O CH 3 CH 2 C OH Metil etanoat 2. Bagaimanakah dengan senyawa-senyawa karbon turunan alkana. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Misalnya. Struktur Nama Rumus Kimia Gugus Fungsi Kelompok Senyawa CH3 – CH2 – CH2 – OH Anda Harus Ingat Senyawa-senyawa yang rumus kimia dan gugus fungsinya sama. melacaknya dengan melakukan kegiatan berikut.6 Keisomeran Senyawa Turunan Alkana Tujuan Menyelidiki keisomeran senyawa turunan alkana Alat dan Bahan Data senyawa kimia Langkah Kerja 1. Kedua senyawa ini memiliki rumus kimia C3H8O dan sama- 122 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 1.

Perhatikanlah beberapa contoh isomer berikut. O 2-pentanon CH3 CH2 CH2 O C CH3 3-pentanon CH3 CH2 C CH2 CH3 3-metil-2-butanon CH3 H C CH3 O C CH3 Ketiga senyawa keton ini memiliki rumus kimia C5H10O. O Asam butanoat CH3 CH2 H C CH2 O C C OH Asam 2-metil propanoat CH 3 OH CH 3 Kedua senyawa asam karboksilat ini memiliki rumus kimia C4H8O2. Selain dalam alkohol. O Metil propanoat CH3 CH2 O C O CH3 Etil etanoat CH 3 C O CH 2 CH 3 Kedua senyawa ester ini memiliki rumus kimia C4H8O2. O Butanal CH 3 CH 2 CH 2 CH 2-metil propanal CH3 H C CH3 O CH Kedua senyawa aldehid ini memiliki rumus kimia C4H8O. Etoksi etana Metoksi propana 2-metoksi propana CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 H CH3 C O CH3 CH3 Ketiga senyawa eter ini memiliki rumus kimia C4H10O. isomer juga dapat terjadi pada senyawa turunan alkana lainnya. Senyawa Karbon Turunan Alkana 123 .sama tergolong senyawa alkohol karena mengandung gugus –OH.

UMPTN 1995 1-butanol 2-metil-1-propanol CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – OH H CH 3 C CH 2 OH CH 3 Senyawa eter dan alkohol tersebut berisomer gugus fungsi karena samasama memiliki rumus kimia C4H10O. Agar Anda lebih memahami. O Butanal 2-metil propanal CH 3 CH 2 CH3 CH 2 C H O H C C H CH3 O 2-butanon CH 3 CH 2 C CH3 Senyawa aldehid dan keton tersebut berisomer gugus fungsi karena sama-sama memiliki rumus kimia C4H8O. Jenis isomer lainnya adalah isomer gugus fungsi. 2-propanol B. tetapi gugus fungsinya berbeda.. 2-kloropropana CH3 H C Cl CH3 Kedua senyawa haloalkana ini memiliki rumus kimia C3H7Cl. CH3 H C CH3 O CH3 Kupas Tuntas 1-propanol merupakan isomer gugus fungsi dengan . serta asam karboksilat dan ester. keton. aldehid dan keton. Etoksi etana Metoksi propana 2-Metoksi propana CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 You Must Remember Functional group isomer is the group of compounds which have the same formula but different in functional groups. A. dan ester.1-kloropropana CH 3 CH2 CH 2 Cl Anda Harus Ingat Isomer gugus fungsi yaitu kelompok senyawa yang rumus kimianya sama. metil etil eter C . O Asam butanoat Asam 2-metil Propanoat CH3 CH2 CH 3 CH2 C OH O H C C OH CH 3 124 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . yang merupakan pasangan isomer gugus fungsi 1-propanol adalah (B) metil etil eter. Demikian juga dengan aldehid. yaitu kelompok senyawa yang rumus kimianya sama. asam karboksilat. pelajarilah contoh-contoh berikut. Jika suatu senyawa alkohol dan eter memiliki jumlah atom karbon yang sama maka dipastikan senyawa-senyawa tersebut merupakan isomer. propanal E.. Kelompok senyawa yang berisomer gugus fungsi adalah alkohol dan eter. propanon D. tetapi gugus fungsinya berbeda.. asam propionat Pembahasan Pasangan isomer gugus fungsi ada tiga: alkohol dengan eter alkanal dengan alkanon asam karboksilat dengan ester Jadi.

.

7 Identifikasi Aldehid dan Keton Tujuan Mengidentifikasi aldehid dan keton dengan pereaksi Fehling dan Tollen’s Alat dan Bahan 1. Alkohol : Eter : R – OH + Na → R – ONa + 1 H 2 2 R – O – R' + Na → tidak bereaksi 2. cara penggunaan. Tabel 5. 1996 Bagaimanakah cara membedakan aldehid dan keton? Untuk mengetahuinya lakukanlah kegiatan berikut.4 Sumber: Organic Chemistry. 6.1 Sumber: Organic Chemistry. 126 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .9 Titik Didih Beberapa Senyawa Eter (1 atm) Eter Titik Didih (°C) Dimetil eter Dietil eter Dipropil eter –24 34.Senyawa eter memiliki titik didih lebih rendah jika dibandingkan dengan alkohol. Tabung reaksi 3.2 79. Tabel 5. titik didih aldehid lebih rendah dibandingkan alkohol. 8. Tabel 5. Formaldehid Aseton Pereaksi Fehling Pereaksi Tollen’s Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. meliputi sifat kimia senyawa.5 75.11 Titik Didih Beberapa Senyawa Keton (1 atm) Keton Titik Didih (°C) Propanon (Aseton) 2-butanon 3-pentanon 56.10 Titik Didih Beberapa Senyawa Aldehid (1 atm) Aldehid Titik Didih (°C) Metanal Propanal Butanal –21 49. 7.7 Sumber: Organic Chemistry. dan penanganannya.6 90. 1996 Alkohol dan eter dapat dibedakan melalui reaksi dengan logam Na. Selidikilah 5. Penangas air 2. Hal ini disebabkan karena molekul eter tidak dapat membentuk ikatan hidrogen.6 102. Aldehid dan Keton Aldehid tidak dapat membentuk ikatan hidrogen seperti halnya alkohol sehingga pada senyawa yang memiliki massa molekul yang sebanding. 1996 Keton memiliki titik didih yang hampir sama dengan aldehid. Gelas ukur 4. Pipet tetes 5.

Jika dibandingkan dengan asam karboksilat. Ketika aldehid direaksikan dengan pereaksi Fehling dan dipanaskan. 1. Lakukan langkah pada no. Asam Karboksilat dan Ester Asam karboksilat memiliki ikatan hidrogen yang kuat sama seperti alkohol sehingga memiliki titik didih yang tinggi. Pereaksi Fehling mengandung ion Cu+ dalam larutan basa. Tabel 5. 3. Masukkanlah 2 mL formaldehid ke dalam tabung reaksi pertama. sedangkan pereaksi Fehling akan tereduksi membentuk endapan merah bata Cu2O.9 Endapan merah bata Cu2O terbentuk ketika aldehid diuji dengan pereaksi Fehling. 2000 Gambar 5. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. O O 2 Ag+(aq) + RCH(aq) + H2O(l) → 2 Ag(s) + RCOH(aq) +2 H+(aq) Keton tidak bereaksi dengan pereaksi Tollen's. O O 2 Cu2+(aq) + RCH(aq) + OH–(aq) + H2O(l) → Cu2O(s) + RCOH(aq) + 3 H+(aq) Ketika keton direaksikan dengan pereaksi Fehling dan dipanaskan tidak akan terjadi reaksi.Langkah Kerja 1.10 Cermin perak terbentuk ketika aldehid diuji dengan pereaksi Tollen s. aldehid akan teroksidasi dan kompleks [Ag(NH3)2]+ tereduksi menjadi logam perak. Tambahkan 3 tetes pereaksi Fehling ke dalam masing-masing tabung reaksi tersebut. Pada tabung reaksi yang berbeda tambahkan 2 mL aseton. 2000 Asam metanoat Asam etanoat Asam butanoat 101 118 164 Sumber: Organic Chemistry. Reaksi ini biasa disebut dengan tes cermin perak. 1996 Senyawa Karbon Turunan Alkana 127 . 2. Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Fullick). Ketika pereaksi Tollen’s dipanaskan dengan aldehid pada tabung reaksi. 3. Pada senyawa dengan massa molekul yang sebanding. 5. Bagaimana hasil reaksi aseton dengan pereaksi Fehling dan pereaksi Tollen’s? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.5 57 120 Sumber: Organic Chemistry. Pereaksi Tollen’s diperoleh dengan cara melarutkan AgNO3 ke dalam larutan amonia yang menghasilkan senyawa kompleks [Ag(NH3)2]+. 4. Tabel 5. 1 dan 2 dengan mengganti pereaksi Fehling dengan pereaksi Tollen’s. aldehid akan teroksidasi menjadi asam karboksilat. titik didih asam karboksilat hampir sama dengan alkohol. Bagaimana hasil reaksi formaldehid dengan pereaksi Fehling dan pereaksi Tollen’s? 2. Panaskan tabung reaksi dengan mengunakan penangas air pada suhu 60 °C.13 Titik Didih Beberapa Senyawa Ester (1 atm) Ester Titik Didih (°C) Metil metanoat Metil etanoat Etil butanoat 31. Amati perubahan yang terjadi. ester memiliki titik didih yang rendah. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. 1996 Gambar 5.12 Titik Didih Beberapa Senyawa Asam Karboksilat (1 atm) Asam Karboksilat Titik Didih (°C) Sumber: Chemistry (Ann and Patrick Fullick).

4.go. Bandingkanlah kesimpulan yang Anda peroleh dengan penjelasan berikut. dan penanganannya. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. Tabel 5. 1. Gasohol BE-10 yang diluncurkan oleh BPPT merupakan campuran antara bensin (90%) dan bioetanol (10%). Reaksi ini dikenal dengan nama esterifikasi. 2. O O R – C – OH asam karboksilat + R' – OH alkohol R– C – OR' ester + H2O air 4. Bagaimana aroma dari hasil reaksi dibandingkan reaktan? 2. Hal ini dipercepat dengan adanya katalis asam sulfat pekat. Etanol Asam asetat (H3COOH) Natrium bikarbonat (NaHCO3) Asam sulfat (H2SO4) Fakta Kimia Gasohol Saat ini. cara penggunaan. CH3CH2CH2Br(aq) + H2O(l) bromometana → CH3CH2CH2OH(aq) + HBr(aq) propanol 128 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Indonesia telah mengembangkan jenis bahan bakar otomotif baru yang merupakan campuran antara bensin dan etanol yang menghasilkan bahan bakar dengan kualitas tinggi. Bioetanol ini diperoleh dari tanaman berpati seperti singkong yang banyak dijumpai di seluruh wilayah Indonesia. 8. Selidikilah 5. Sumber: www. Pada saat etanol ditambahkan kepada asam asetat maka akan terbentuk ester yang memiliki wangi yang khas.id Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. Panaskan campuran di atas penangas air selama 5 menit. Haloalkana Haloalkana adalah senyawa turunan alkana yang satu atau lebih atom hidrogennya diganti oleh unsur halogen. Dari sumber nabati ini dapat diproses menjadi sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Langkah Kerja 1. Penangas air 6. Tambahkan 3 tetes asam sulfat pekat. 1996 Haloalkana dapat mengalami reaksi hidrolisis menghasilkan alkohol. 9. Gelas ukur 3. Senyawa apakah yang terbentuk pada reaksi tersebut? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.14 Titik Didih Beberapa Senyawa Haloalkana (1 atm) Haloalkana Titik Didih (°C) Wujud pada 25 °C Klorometana Kloroetana Bromometana Bromoetana Iodometana Iodoetana –24 12 3 38 42 72 gas gas gas cair cair cair Sumber: Organic Chemistry.bbpt. Bagaimanakah cara membuat ester? Lakukanlah kegiatan berikut. Tabung reaksi 4. Pindahkan campuran ke dalam gelas kimia yang telah berisi larutan natrium bikarbonat. Pipet tetes 2. Tambahkan 2 mL etanol kepada 1 mL asam asetat pekat dalam tabung reaksi. 7.8 Esterifikasi Tujuan Pembuatan ester dari alkohol dan asam karboksilat Alat dan Bahan 1. 3.Salah satu kegunaan ester adalah sebagai bahan pewangi. Gelas kimia 5. meliputi sifat kimia senyawa.

Ketika direaksikan dengan asam nitrat dapat menghasilkan nitrogliserin yang dapat digunakan sebagai bahan peledak. Jelaskanlah cara identifikasi aldehid dan keton. antiseptik. dan digunakan pada pembuatan polimer.11 Senyawa asam karboksilat sering digunakan sebagai at aditif pada makanan. eter. aldehid. keton.7 °C. Namun. Etanol digunakan juga sebagai pelarut pada minyak wangi dan sebagai zat antiseptik. Formaldehid juga banyak digunakan sebagai pengawet untuk spesimen biologi. Metanol digunakan untuk pembuatan metanal (formaldehid) dan bisa digunakan sebagai pelarut. Asam sitrat dan asam tartrat digunakan sebagai zat aditif pada makanan.4 2. E Kegunaan Senyawa Karbon Senyawa alkohol. Kegunaan Asam Karboksilat Asam asetat yang dikenal sebagai cuka digunakan sebagai pemberi rasa asam pada makanan. Etilen glikol merupakan komponen penting untuk pendingin dan zat antibeku pada kendaraan. Metanol bersifat racun. seperti bakelit. digunakan sebagai pelumas. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. dan ester dapat ditemukan secara alami ataupun dengan cara sintesis di laboratorium. 3. Sumber: Chemistry The Central Science. Etilen glikol digunakan juga pada pembuatan polimer. Kegunaan Alkohol Metanol merupakan alkohol yang paling sederhana. 4. berikut ini adalah kegunaan senyawa-senyawa karbon tersebut. kosmetik. Kegunaan Keton Senyawa keton yang banyak digunakan adalah aseton yang biasanya digunakan sebagai pelarut pada zat dan penghapus cat kuku. Etanol digunakan pada minuman. Etanol juga dicampur dengan bensin (gasoline) menghasilkan campuran yang dinamakan “gasohol” yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. Senyawa asam karboksilat lainnya. asam karboksilat. pada dosis yang rendah dapat menyebabkan kebutaan dan pada dosis yang tinggi dapat menyebabkan kematian. Senyawa-senyawa karbon ini memiliki beberapa kegunaan. 2.Soal Penguasaan 1. Gliserol dapat diperoleh dari lemak. Formaldehid digunakan sebagai desinfektan. 5. Metanol dikenal sebagai wood alcohol. Materi 5. 2000 Gambar 5. seperti bir dan anggur. dan bahan makanan. Dietil eter digunakan sebagai pelarut dan zat anestetik (obat bius). Senyawa Karbon Turunan Alkana 129 . Kegunaan Aldehid Senyawa paling sederhana dari aldehid adalah formaldehid. Kegunaan Eter Senyawa eter yang paling banyak dikenal adalah dietil eter. penggunaan dietil eter sebagai zat anestetik dapat menyebabkan gangguan pada pernapasan sehingga saat ini pengunaannya digantikan oleh zat lain yang tidak berbahaya. seperti asam benzoat digunakan sebagai pengawet pada makanan dan minuman. memiliki titik didih 64. Jika Anda ingin membuat senyawa ester etil propanoat. 1. senyawa dan bahan apa saja yang Anda perlukan? Jelaskan pula prosedur pembuatannya.

sedangkan ester digunakan sebagai pelarut dan pewangi. Haloalkana sering digunakan sebagai pelarut dan insektisida. Senyawa karbon turunan alkana terdiri atas alkohol. Senyawa asam karboksilat sering digunakan sebagai zat aditif dan pengawet. 6. Aldehid dan keton memiliki rumus umum O CnH2nO. 3. 130 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . contohnya isoamil etanoat yang memberikan aroma pisang. diskusikanlah bersama teman Anda. keton. eter. Br. Senyawa aldehid = = 4. Alkohol dan eter memiliki rumus umum CnH2n+2O. Senyawa haloalkana lainnya dapat digunakan sebagai insektisida. Senyawa alkohol biasanya digunakan sebagai pelarut dan zat antiseptik. contohnya karbon tetraklorida (CCl4) dan kloroform (CHCl3). Soal Penguasaan 1. ester. Haloalkana dapat mengalami reaksi hidrolisis menghasilkan alkohol. Haloalkana memiliki rumus umum CnH2n+1X dengan X adalah unsur halogen (F. Senyawa ester juga digunakan sebagai pemberi aroma pada makanan dan minyak wangi.Tantangan Kimia Aroma wangi sebagian besar berasal dari senyawa ester dan aldehid. Gugus fungsi aldehid adalah –C–H O dan keton adalah –C–R. digunakan sebagai desinfektan dan pengawet. tetapi saat ini sudah tidak digunakan lagi karena memiliki efek negatif terhadap kesehatan. Kegunaan Haloalkana Haloalkana digunakan sebagai pelarut. 5. Cl. Materi 5. senyawa ester seperti etil etanoat dan butil butanoat digunakan sebagai pelarut untuk resin dan pernis. asam karboksilat. Gugus fungsi asam karboksilat adalah –COOH dan ester –COOR. 7.5 2. sedangkan senyawa eter sering digunakan sebagai zat anestetik. Gugus fungsi alkohol adalah –OH dan eter –OR. Dapatkah Anda sebutkan senyawa penyusun aroma tersebut? Tuliskanlah struktur molekulnya. sedangkan keton digunakan sebagai pelarut. dan haloalkana. Asam karboksilat dan ester memiliki rumus umum C nH2nO 2. Kemudian. I). Kegunaan Ester Pada bidang industri. Tuliskanlah kegunaan beberapa senyawa asam karboksilat? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. aldehid. Tuliskanlah kegunaan beberapa senyawa alkohol? Rangkuman 1. 2.

antiseptik rumus struktur contoh Alkohol contoh kegunaan R – O – R' Dietil eter Pelarut. Anda akan mengenal berbagai kegunaan dan komposisi senyawa karbon turunan alkana dalam berbagai produk rumah tangga dan berbagai bidang kehidupan. bertanyalah kepada guru kimia Anda. pengawet kegunaan Aldehid contoh kegunaan rumus struktur contoh O R – C – R' Aseton Pelarut Senyawa karbon turunan alkana terdiri atas Keton rumus struktur O R – C – OH Asam benzoat. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. alkoksi alkana. CHCl3 Pelarut. insektisida kegunaan Haloalkana contoh kegunaan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Senyawa Karbon Turunan Alkana ini? Menarik. cara penulisan. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Senyawa Karbon Turunan Alkana ini. Belajarlah dengan baik. butil butanoat Pelarut. alkanon. etilen glikol Pelarut. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Senyawa Karbon Turunan Alkana ini. tata nama. alkanol. kegunaan dan identifikasi senyawa karbon (haloalkana. kegunaan pengawet Ester rumus struktur rumus struktur contoh O R – C – OR' Etil etanoat. zat anestetik Eter rumus struktur O R – CH Formaldehid Desinfektan. sifat. metanol. Misalnya. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan struktur.P e t aKonsep rumus struktur R – OH Etanol. alkanal. alkanoat. asam asetat kegunaan Asam karboksilat contoh Zat aditif makanan. Senyawa Karbon Turunan Alkana 131 . pewangi R–X CCl4. dan alkil alkanoat). Pastikanlah Anda menguasai materi ini.

.

.

.

terdapat kelompok senyawa hidrokarbon lainnya yang sering kita jumpai. Reaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena C. Tahukah Anda.polfarmex. cara penulisan. www. benzena dan turunannya. Kedua senyawa tersebut sering digunakan sebagai obat sakit kepala. apa perbedaan antara parasetamol dan aspirin? Parasetamol dan aspirin berbeda dalam hal rumus dan struktur kimianya. Anda tentunya tidak asing dengan zat kimia yang bernama parasetamol dan aspirin. Kegunaan.Bab6 6 Benzena dan Turunannya Sumber: www. Perbedaan struktur kimia ini dapat memengaruhi sifat senyawa tersebut sehingga memiliki efek medis yang khas. sedangkan nama kimia aspirin adalah asam orto-asetiloksi benzoat dengan rumus kimia C9H8O. Rumus Struktur Benzena B. serta makromolekul dengan cara mendeskripsikan struktur. Anda telah mempelajari kelompok hidrokarbon turunan alkana.com Pada bab ini. Parasetamol memiliki nama kimia para-asetilamino fenol dengan rumus kimia C8H9NO2. Selain kelompok senyawa tersebut. A. Anda harus memahami terlebih dahulu pengertian senyawa benzena dan turunannya. Sifat.org. serta kegunaan benzena dan turunannya. Dari rumus kimia tersebut. serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya 135 .wikimedia. Pada bab 5. Pelajarilah bab ini dengan baik agar Anda memahaminya. tata nama. Anda akan diajak untuk dapat memahami senyawa organik dan reaksinya. dapatkah Anda menuliskan rumus strukturnya? Untuk dapat menuliskan rumus struktur parasetamol dan aspirin. sifat.

mengisolasi benzena dari tar batubara. Apakah keunikan dari atom karbon? Ada berapakah gugus fungsi senyawa karbon yang telah Anda pelajari? Tuliskanlah beberapa tata nama dari senyawa benzena yang Anda ketahui.ruf. benzena memiliki rumus kimia C6H6.rice. Faraday berhasil mengisolasi benzena dari gas dan memberinya nama hidrogen bikarburet (bicarburet of hydrogen). Pada 1872. Rumus kimia ini memberikan misteri mengenai struktur yang tepat untuk benzena selama beberapa waktu setelah benzena ditemukan. 2. Bagaimanakah suatu atom karbon dapat berikatan dengan atom lainnya? Jelaskan. ilmuwan Inggris. Empat tahun kemudian. Berdasarkan kesepakatan.edu Struktur benzena yang diusulkan Kekule tidak mengandung ikatan rangkap karena benzena tidak bereaksi seperti halnya senyawa hidrokarbon yang memiliki ikatan rangkap. Charles Mansfield yang bekerja sama dengan August Wilhelm von Hofmann. Pada 1833. C6 CaO C6H5CO2H(aq) + CaO(s) asam benzoat panas 4 . struktur benzena ini menimbulkan masalah karena atom C tidak taat asas. 1 atom C seharusnya mengikat 4 atom. Sumber: www. Kekule mengusulkan perubahan struktur benzena. sedangkan pada struktur yang diusulkan Kekule atom C hanya mengikat 3 atom. Pada 1845. Ilmuwan Jerman. 3. H H C C H C H C C C H H Legenda Kimia Friedrich Kekule (1829–1896) berhasil mengungkapkan bagaimana enam atom karbon pada molekul benzena berikatan dengan atom hidrogen.Soal Pramateri 1. Perhatikanlah gambar berikut. Menurut Kekule. Berdasarkan hasil penelitian. Eilhard Mitscherlich berhasil membuat benzena melalui distilasi asam benzoat dan kapur. Dia menemukan pemecahannya ketika sedang tidur. H H C C C C C H H H C H 136 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Hal tersebut dikarenakan rumus kimia C6H6 tidak sesuai dengan kesepakatan ilmuwan bahwa atom C dapat mengikat 4 atom dan atom H mengikat 1 atom. A Rumus Struktur Benzena Benzena kali pertama ditemukan oleh Michael Faraday pada 1825. Friedrich August Kekule mengusulkan agar struktur benzena berupa cincin heksagonal. Dia bermimpi tentang barisan atom-atom karbon dan hidrogen membentuk cincin. benzena mengandung tiga ikatan tunggal dan tiga ikatan rangkap yang posisinya berselang-seling. Masalah ini akhirnya sedikit terpecahkan setelah menunggu selama 40 tahun. kalsium CH oksida 6 6 C6H6(aq) + CaCO3(s) + ⎯⎯ → kalsium + CaCO3benzena karbonat Mitscherlich memberi nama senyawa tersebut dengan sebutan benzin. Mansfield memulai produksi benzena dari tar batubara dalam skala industri. ilmuwan Jerman. seperti seekor ular yang menelan ekornya sendiri. Namun.

Tantangan Kimia Menurut Anda. Apakah perbedaan antara struktur kimia benzena pada 1865 dengan struktur benzena yang saat ini digunakan? B Reaksi Substitusi dan Tata Nama Senyawa Turunan Benzena Senyawa yang memiliki ikatan rangkap biasanya lebih mudah mengalami reaksi adisi. Meskipun benzena memiliki ikatan rangkap. Selidikilah 6. 120° atau 140 pm 108 pm Tanda resonansi. hal tersebut tidak berlaku untuk benzena. Misalnya.1 Jarak ikatan dan sudut ikatan pada benzena Soal Penguasaan 1. Perhatikan gambar berikut. Hal ini ditentukan setelah para ilmuwan mengetahui bahwa semua ikatan antaratom C memiliki panjang yang sama. diketahui bahwa setiap atom C pada cincin benzena memiliki sifat yang sama. Bagaimanakah reaksi substitusi pada benzena? Lakukanlah kegiatan berikut.1 Reaksi Substitusi Benzena Tujuan Menyelidiki reaksi substitusi benzena Alat dan Bahan Struktur senyawa kimia Langkah Kerja 1. senyawa hidrokarbon kelompok alkena. Oleh karena semua atom C memiliki fungsi yang sama. H H H H H H Benzena dan Turunannya 137 . Bagaimanakah cara menjelaskan bahwa setiap atom C pada cincin benzena memiliki fungsi yang sama? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Materi 6.1 2. ikatan rangkap senantiasa berubah-ubah. menyatakan bahwa senyawa benzena mengalami Gambar 6. Bagaimanakah cara menggambarkan sifat benzena tersebut? Perhatikanlah gambar berikut.Berdasarkan hasil penelitian. yakni 140 pm (pikometer). Akan tetapi. mengapa benzena lebih mudah mengalami reaksi substitusi daripada reaksi adisi? Diskusikanlah dengan teman Anda. benzena lebih mudah mengalami reaksi substitusi.

atom H digantikan oleh gugus nitro (NO2). Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus SO3H? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. alkil benzena yang terbentuk adalah . Perhatikanlah tabel berikut. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus NO2? 3. Pereaksi yang digunakan adalah asam nitrat pekat (HNO3) dengan katalisator asam sulfat pekat (H2SO4). alkil benzena yang terbentuk adalah (E) etil benzena. seperti Br. 1. Pereaksi yang digunakan adalah gas Br2. a. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh atom halogen? 2. 1. atom H digantikan oleh gugus sulfonat (SO3H). NO 2 e. sulfonasi. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus alkil (CH3)? 4. H NO2 → + HNO3 + H2SO4 ⎯⎯ + H2O Senyawa yang terbentuk memiliki nama nitrobenzena. UN 2003 2. atom H digantikan oleh atom halogen. etil benzena Pembahasan Reaksi antara benzena dan alkil halida disebut sintesis Friedel Crafts: + benzena C2H5 C2H5Cl Bandingkanlah kesimpulan Anda dengan penjelasan berikut. CH3 Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. dan asilasi.. di antaranya reaksi halogenasi. nitrasi.. Jika dalam reaksi ini digunakan etil klorida. Reaksi substitusi 1 atom H pada benzena oleh 1 atom/molekul lainnya disebut reaksi monosubstitusi.Kata Kunci • • Benzena Substitusi 2. Br d. A . dan I2 dengan katalisator besi(III) halida. Gantilah salah satu atom H dengan atom/molekul berikut. 138 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .1 Nama Senyawa Hasil Reaksi Halogenasi Atom Halogen Rumus Kimia Nama etil klorida + → Br Cl I C 6H 5Br C 6H5Cl C 6H 5 I Bromobenzena Klorobenzena Iodobenzena HCl Jadi. Ada beberapa reaksi monosubstitusi. Reaksi Halogenasi Pada reaksi halogenasi.. Disebut apakah reaksi substitusi atom H pada benzena oleh gugus asil (O = C – CH3)? 5. asetil benzena D. H Br FeBr3 → + Br2 ⎯⎯ + HBr Nama senyawa yang terbentuk bergantung pada atom halogen yang mensubstitusi atom H. Reaksi Sulfonasi Pada reaksi sulfonasi. O = C – CH3 b. Reaksi Nitrasi Pada reaksi nitrasi. Kupas Tuntas Alkil benzena dapat terbentuk jika benzena direaksikan dengan suatu alkil halida dengan bantuan katalis aluminium klorida. toluena E. fenil klorida C . Pereaksi yang digunakan adalah asam sulfat berasap (H2SO4 + SO3) pada suhu 40 °C. dan I. Cl. 3. Cl2. benzil klorida B. SO 3H c. alkilasi. Tabel 6.

dan para untuk senyawa turunan benzena menunjukkan letak 2 gugus atom yang diikat oleh nomor atom C pada cincin benzena. H O AlCl3 C CH3 → + CH3COCl ⎯⎯ + HCl Nama senyawa yang terbentuk bergantung pada gugus asil yang mensubstitusi atom H. Reaksi Asilasi Pada reaksi asilasi.3 Nama Senyawa Hasil Reaksi Asilasi Gugus Asil Rumus Kimia Nama CH3COCl CH3CH2COCl C6H5COCH3 C6H5COCH2CH3 Asetofenon Fenil etil keton Senyawa turunan benzena yang dihasilkan dari reaksi monosubstitusi dapat mengalami substitusi kedua. Benzena dan Turunannya 139 .. Bagaimanakah struktur dan tata nama senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua? Selidikilah pada kegiatan berikut.. Reaksi Alkilasi Pada reaksi alkilasi. seperti CH 3COCl (asetil klorida) dan CH 3CH 2C=OCl (propanoil klorida) dengan katalisator aluminium klorida (AlCl3). atom H digantikan oleh gugus asil (CH3C=O). para nitro fenol Pembahasan Penamaan orto. meta hidroksi anilina C . H CH3 AlCl3 → + CH3Cl ⎯⎯ + HCl Nama senyawa yang terbentuk bergantung pada gugus alkil yang mensubstitusi atom H. nama untuk senyawa turunan benzena tersebut adalah (C) parahidroksi anilina. Tabel 6. Berikut contoh penamaan alkil benzena.H SO3H → + H2SO4 ⎯⎯ + H2 O Senyawa yang terbentuk memiliki nama asam benzena sulfonat. meta (atom C1 dan C3). Pereaksi yang digunakan adalah alkil halida dengan katalisator aluminium klorida (AlCl3). sedangkan pada para (atom C1 dan C4). para hidroksi anilina D.. kedudukan orto (atom C1 dan C2). Jadi. Tabel 6. meta. orto hidroksi anilina B. UN 2003 Dapatkah Anda tentukan penamaan alkil benzena yang lain? 5. atom H digantikan oleh gugus alkil (CnH2n+1). orto amino fenol E. A . 4. Pereaksi yang digunakan adalah halida asam.2 Nama Senyawa Hasil Reaksi Alkilasi Alkil Halida Rumus Kimia Nama Kupas Tuntas Nama untuk senyawa turunan benzena dengan rumus struktur NH2 CH3Cl CH3CH2Cl CH3CH2CH2Cl C6H 5CH3 C6H5CH 2CH 3 C6H5 CH2CH2CH3 Metilbenzena Etilbenzena Propilbenzena OH adalah .

Senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 4 disebut senyawa para. 3. 1. posisi 1 dan 3.2 Reaksi Substitusi Kedua Turunan Benzena Tujuan Menyelidiki reaksi substitusi kedua turunan benzena Alat dan Bahan Struktur senyawa kimia Langkah Kerja 1.4-diklorobenzena p-diklorobenzena Soal Penguasaan 1. Bagaimanakah cara memberi nama senyawa-senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua? Perhatikanlah contoh-contoh berikut. meta-. Materi 6. Ada berapa kemungkinan struktur senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua? 2. Br 140 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .2-diklorobenzena o-diklorobenzena 1. Senyawa turunan benzena yang posisi atom-atom substituennya terletak pada cincin nomor 1 dan 3 disebut senyawa meta. Ketiga isomer tersebut dinamakan orto-. dan para-. You Must Remember There are three possible isomers of benzena derrivatives if they have substitution reactions.3-diklorobenzena m-diklorobenzena Cl 1. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. These three isomers are named ortho-. serta posisi 1 dan 4. meta-. Disebut apakah senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 4? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.Selidikilah 6. 2. and para-. Berilah nama pada senyawa-senyawa berikut. Disebut apakah senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 2? 3. yaitu posisi 1 dan 2.2 b. Senyawa turunan benzena yang posisi atom-atom substituennya terletak pada cincin nomor 1 dan 2 disebut senyawa orto. 1 2 2 Cl 1 2 2 Cl 1 2 3 2 Cl 3 4 3 Cl 3 4 3 3 4 Cl 1. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Disebut apakah senyawa turunan benzena yang posisi atom-atomnya terletak pada cincin nomor 1 dan 3? 4. X Anda Harus Ingat Terdapat tiga isomer yang mungkin dari suatu senyawa turunan benzena yang mengalami reaksi substitusi. a. Ada 3 kemungkinan struktur senyawa turunan benzena yang mengalami substitusi kedua. CH2CH3 Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Berilah nomor pada setiap atom C dimulai dari atom C yang mengikat atom X. Tuliskan atom Y pada salah satu atom C yang belum mengikat atom. Perhatikanlah gambar berikut.

serta Dampak Senyawa Benzena dan Turunannya Sifat yang dimiliki senyawa turunan benzena sangat beragam bergantung pada jenis substituennya. pertanian.4-diklorobenzena b. 1. a. Berilah nama lain dari senyawa-senyawa berikut. 2000 Meminum atau memakan makanan yang mengandung benzena dalam jumlah cukup tinggi dapat menyebabkan berbagai masalah. kepala pusing. yaitu Bekasi dan Surabaya telah memproduksi bahan kimia turunan benzena seperti alkil benzena sulfonat yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan detergen. dan berwujud cair. iritasi lambung. p-dinitrobenzena C Sifat. dapat menyebabkan kematian. Senyawa benzena dan turunannya banyak digunakan di bidang kesehatan. Jika mengisap benzena dengan kadar yang cukup tinggi. serta meningkatkan sensitivitas reseptor rasa sakit. mudah terbakar.2 Benzena merupakan zat kimia yang mudah terbakar. Beberapa pabrik di Indonesia. juga dapat digunakan sebagai penahan rasa sakit sehingga aspirin banyak digunakan untuk obat sakit gigi dan obat sakit kepala. Senyawa ini memiliki titik didih 140 °C dan titik leleh 136 °C. hingga kematian. Karena sifat-sifat itulah aspirin biasanya digunakan sebagai obat sakit gigi dan obat pusing. Benzena dan Turunannya 141 . 2. Fakta Kimia Cara Kerja Aspirin Aspirin bekerja di dalam tubuh dengan menghambat terbentuknya prostaglandins yang dihasilkan enzim prostagandin synthase. Berikut ini beberapa senyawa benzena dan turunannya. Dengan terhambatnya pembentukan prostaglandins.2-dibromobenzena b. NO2 2. Aspirin Aspirin atau asam asetilsalisilat memiliki sifat analgesik. Benzena digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan plastik dan bahan kimia lainnya. 3. Gambar 6. dan sebagai bahan peledak. Sumber: Chemistry The Central Science. mulai dari muntah-muntah. seperti detergen dan bahan bakar kendaraan. Benzena Benzena merupakan zat kimia yang tidak berwarna.c. 1. antiradang. Namun. 1. 1. benzena juga diketahui dapat menyebabkan kanker sel darah putih (leukimia) bagi manusia. aspirin dapat mengurangi demam dan pembengkakan. Kegunaan. a. dan antikoagulan. Sifat-sifat khas ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal. industri. Pembentukan prostaglandins menimbulkan efek demam dan pembengkakan. antipiretik.3-dinitrobenzena Gambarkanlah struktur kimia senyawa-senyawa berikut.

Cl Jadi. penggunaan anilina secara berlebihan dapat mengakibatkan mual. Misalnya. anilina juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan berbagai obat. Senyawa anilina mudah menguap dan menimbulkan bau tak sedap. CH3COCl) membentuk suatu amida. Berikut struktur molekul klorobenzena. Anilina Anilina memiliki rumus kimia C6H5NH2 dan biasa dikenal dengan nama fenilamina atau aminobenzena. Mengonsumsi aspirin secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan. Titik didihnya 184 °C. NH2 4. seperti antipirina dan antifebrin. Senyawa ini memiliki warna bening (colorless) dan mudah terbakar. seperti sakit maag dan pendarahan lambung. Bukan hanya itu. Anilina dapat bereaksi dengan asam kuat menghasilkan garam yang mengandung ion anilinium (C6H5–NH3+). Berikut struktur molekul anilina. muntah-muntah. UN 2003 142 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Di antaranya gangguan pencernaan pada lambung. seperti ikan yang membusuk... sedangkan titik lelehnya –6 °C. struktur senyawa (C) merupakan bahan dasar zat warna sintetik. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa penggunaan anilina dapat menyebabkan insomnia. Anilina banyak digunakan sebagai zat warna. OH H2N C. E. senyawa dengan rumus kimia CH3–CO–NH–C6H5 diberi nama asetanilida. Dilihat dari sifat kimianya. Amida yang terbentuk dari anilin disebut anilida. B.O OH O O Kupas Tuntas Turunan benzena yang merupakan bahan dasar pembuatan zat warna sintetik adalah . anilin juga mudah bereaksi dengan asil halida (misalnya asetil klorida. anilina tergolong basa lemah. NH2 D. Senyawa turunan benzena ini mengandung gugus amina.. pusing. Selain itu. Anilina memiliki wujud cair pada suhu kamar dan tidak berwarna (colorless). Di balik kegunaannya. 3. Klorobenzena dapat diperoleh dengan cara mereaksikan fenol dan fosfor pentaklorida. Klorobenzena tidak larut di dalam air serta memiliki titik leleh –45 °C dan titik didih 131 °C. NO2 A. dan sakit kepala. Klorobenzena Klorobenzena adalah senyawa turunan benzena dengan rumus kimia C6H5Cl. COOH O C H Pembahasan Turunan benzena sebagai bahan dasar pembuatan zat warna sintetik adalah senyawa anilin yang memiliki struktur sebagai berikut.

.net 5. sedangkan titik didihnya 210. Gambar 6. di antaranya pelarut untuk cat. Senyawa ini juga digunakan dalam pembuatan fenol. Sumber: www. Nitrobenzena dapat digunakan sebagai pelarut dan bahan baku pembuatan anilina serta digunakan juga dalam produk semir dan senyawa insulator.alandonfire. O N O C6H5CH3 → C6H5COOH toluena asam benzoat Jadi.Klorobenzena banyak digunakan dalam pembuatan pestisida. UMPTN 1999 Kelarutan nitrobenzena dalam air sekitar 0. Asam Benzoat Asam benzoat adalah senyawa turunan benzena dengan rumus kimia C6H6CO2. fenol B. Klorobenzena juga digunakan sebagai pelarut dalam kimia organik. Perhatikanlah struktur molekul nitrobenzena berikut.3 Klorobenzena digunakan dalam pembuatan pestisida. zat pewarna. anilin C . Nitrobenzena Nitrobenzena memiliki rumus kimia C6H5NO2. Penggunaan utama dari asam benzoat adalah sebagai pengawet makanan. Saat ini.85 °C. Asam benzoat memiliki sifat fisis di antaranya titik leleh 122 °C (252 °F) dan titik didih 249 °C (480 °F). nitrobenzena Pembahasan [O] OH 6.9 °C..19 g/100 mL pada 20 °C. O Kupas Tuntas Oksidasi sempurna senyawa toluena akan menghasilkan . titik lelehnya 5. Benzena dan Turunannya 143 . dan karet. namun bersifat racun. Berikut struktur molekul asam benzoat. Turunan benzena ini dikenal juga dengan nama nitrobenzol atau minyak mirbane. A. oksidasi sempurna senyawa toluena akan menghasilkan (D) asam benzoat.. Nitrobenzena memiliki aroma almond. Nitroklorobenzena dan difeniloksida merupakan bahan baku pembuatan herbisida. asam benzoat E. benzaldehida D. seperti DDT yang penggunaannya telah dilarang di seluruh dunia. klorobenzena digunakan sebagai produk antara pada pembuatan nitroklorobenzena dan difeniloksida.

Fenol Fenol dikenal juga dengan nama asam karbolat.7 °C. yaitu N-acetyl-para-aminophenol dan para-acetyl-amino-phenol. Kerjakanlah secara berkelompok dan buatlah laporannya. dan polimer. dari manakah asal kata asetaminofen dan parasetamol? Kedua nama tersebut berasal dari nama kimia kedua senyawa. Asam salisilat bersifat racun jika digunakan 144 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .5 °C.4 g/100 mL (20 °C). Rumus kimianya adalah C6H5OH. dan titik didih 181. 8. kelarutannya di dalam air 9. serta larut di dalam etanol.8 g/100 mL.Gambar 6. Adanya gugus ini menyebabkan asam salisilat dapat bereaksi dengan alkohol membentuk ester. H3C O HO NH Tantangan Kimia Carilah informasi dari media internet senyawa benzena dan kegunaan serta dampak negatifnya terhadap kesehatan. Perhatikanlah struktur molekul fenol berikut. Turunan benzena ini merupakan padatan kristalin yang tidak berwarna. Misalnya. reaksi asam salisilat dengan metanol akan menghasilkan metil salisilat. 9. Berikut ini struktur molekul parasetamol. OH OH atau Fenol memiliki sifat antiseptik sehingga digunakan di dalam bidang pembedahan untuk mensterilkan alat-alat. Sumber: stockbyte 7. Parasetamol Parasetamol atau asetaminofen merupakan zat analgesik dan antipiretik yang paling populer. Sifat-sifat fenol di antaranya. resin sintetik. Tahukah Anda. dapat diduga bahwa senyawa fenol mengandung gugus hidroksil (–OH) yang terikat pada cincin benzena. kelarutan dalam air 1. Dari nama dan rumus kimianya. Fenol dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Asam Salisilat Asam salisilat merupakan turunan benzena yang tergolong asam karboksilat sehingga asam salisilat memiliki gugus karboksil (–COOH).4 Semir sepatu mengandung nitrobenzena. Terlalu banyak mengonsumsi parasetamol dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Sifat dari parasetamol antara lain titik leleh 169 °C. titik leleh 40. Parasetamol sering digunakan untuk mengobati pusing dan sakit kepala. Fenol juga banyak digunakan dalam pembuatan obat.

Sumber: Basic Concepts of Chemistry. Contohnya. TNT (Trinitrotoluene) TNT (Trinitrotoluene) merupakan senyawa turunan benzena yang bersifat mudah meledak. Senyawa TNT diperoleh melalui reaksi nitrasi toluena. Bagaimanakah menurut Anda pemanfaatan TNT ini sehingga dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia dan lingkungan? Benzena dan Turunannya 145 . Gambar 6. O OH OH 10. Perhatikan struktur molekul asam salisilat berikut. TNT sering disalahgunakan sebagai bahan peledak sehingga merugikan umat manusia dan lingkungan.5 Trinitrotoluene (TNT) merupakan bahan kimia yang biasa digunakan sebagai peledak. tetapi dalam jumlah sedikit asam salisilat digunakan sebagai pengawet makanan dan antiseptik pada pasta gigi. CH3 O2N CH3 NO2 + HNO3 + H2SO4 asam nitrat pekat → + 3H2O Toluena asam sulfat pekat NO2 TNT Studi dan pengembangan senyawa benzena dan turunannya dapat berakibat positif dan negatif. 1994 Senyawa TNT (Trinitrotoluene) dibuat dengan cara mereaksikan toluena dan asam nitrat pekat. TNT digunakan sebagai bahan peledak untuk kepentingan militer dan pertambangan. Berikut reaksi pembentukan TNT. serta dibantu katalis asam sulfat pekat.dalam jumlah besar.

alkilasi. sulfonasi. memiliki struktur berbentuk segienam dan berikatan rangkap yang selang-seling. atau para. mudah terbakar. terutama untuk bahan pembuatan obat. kemudian buatlah suatu laporan mengenai hal tersebut.Buktikanlah oleh Anda Senyawa turunan benzena banyak digunakan pada bidang kesehatan. Sifat fisis dari benzena adalah tidak berwarna. dan parasetamol. Benzena adalah senyawa aromatik dengan rumus kimia C6H6. 146 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Apabila ada dua substituen yang tersubstitusi. nitrasi. Datalah beberapa jenis obat yang mengandung senyawa turunan benzena. Benzena dapat mengalami reaksi substitusi (halogenasi. 3.3 2. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. asam benzoat. Soal Penguasaan 1. meta. anilina. Bagaimanakah dampak penggunaan aspirin yang berlebihan? Rangkuman 1. dan berwujud cair. Tuliskan struktur dari parasetamol dan sebutkan pula kegunaannya. Contoh-contoh senyawa turunan benzena di antaranya aspirin. dan asilasi). 4. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas. akan menghasilkan posisi orto. 2. Materi 6.

Misalnya. sifat dan kegunaan benzena dan turunannya.P e t aKonsep H H struktur C C C C C C H H atau atau H H Substitusi pertama reaksi contoh • • • • • Halogenasi Nitrasi Sulfonasi Alkilasi Asilasi Benzena Substitusi kedua menghasilkan posisi • Orto • Meta • Para sifat • Tidak berwarna • Mudah terbakar • Berwujud cair Obat penghilang rasa sakit Zat warna Pengawet makanan Obat sakit kepala Aspirin Anilina contoh senyawa turunanya kegunaan kegunaan Asam benzoat kegunaan Parasetamol kegunaan Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Benzena dan Turunannya ini? Menyenangkan. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu pada bab ini. Anda akan mengenal senyawasenyawa kimia penyusun obat. dan lain-lain. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. tata nama. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Benzena dan Turunannya ini. Anda pun dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk memecahkan permasalahanpermasalahan yang berkenaan dengan materi Benzena dan Turunannya ini. cara penulisan. Benzena dan Turunannya 147 . zat pengawet. bertanyalah kepada guru kimia Anda. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan struktur. pewarna. Belajarlah dengan baik.

1. gugus yang menggantikan atom H adalah ... + H2O Struktur yang tepat untuk nitrobenzena adalah . hidrogenasi Senyawa turunan benzena yang dihasilkan adalah . bromida D. COCH3 dan CH 3COCl 8. asilasi C.Evaluasi Materi Bab A. alkilasi D. A.. halogenasi B. C 5H10 Katalisator yang digunakan dalam reaksi nitrasi adalah ..2-diklorobenzena B.. Perhatikan persamaan reaksi berikut untuk menjawab soal nomor 1.. klorobenzena B. Cl 6. NO2 3. dan 3. sulfonat B.... klorinbenzena D.. A. 2. A. asil H C.. p-diklorobenzena 148 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . brominbenzin E.. E.. Nama reaksi tersebut adalah ... A. + HBr + HCl SO2H + Br2 → 1. C 6H 5 B. asam klorida pekat D. SO3H B. gas oksigen Pada reaksi sulfonasi. COCl 4. C 6H11 E. D. asam sulfat pekat C. COCl + HCl D. A. sulfonasi E. Cl A.. asam nitrat pekat B.. H Br B... NO2 + H2O 2. monoklorobenzena Rumus kimia dari turunan benzena yang berfungsi sebagai pereaksi adalah . A.. C 6H 6 D.. 7. Hasil reaksi dari dengan katalis AlCl3 adalah .. N E.. + HCl Nama untuk senyawa tersebut adalah . 6 CH3 Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. klorida C. alkil E. bromobenzena C. C 6H12 C. A. C.. NO2 5. gas hidrogen E.

3-dinitrobenzena. b. pewarna makanan 11.. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Tuliskanlah senyawa yang terbentuk dan hasil samping dari reaksi antara benzena dan gas bromin. halogenasi D. Tuliskan gugus yang dimilikinya. d. A. Cl B.. metilbenzena D. etilbenzoat A. propilbenzena B. Senyawa turunan benzena yang bersifat analgesik adalah .. alkil 13. pereda sakit kepala D. c. alkohol B..2.itroklorobenzena o-kloronitrobenzena 15. D. etilbenzena E. A. antioksidan E.. Tuliskan persamaan reaksi pembuatannya. E.. 3. Cl Cl C.. bahan peledak B. 1. E. Beri nama lain dari senyawa tersebut. karbonil E. pengawet makanan C.. o-diklorobenzena m-diklorobenzena 1.. A. Cl E. Tuliskan hasil sampingnya. 4. alkilasi E.. asilasi 12. Cl D. Struktur kimia dari senyawa p-diklorobenzena adalah . Asam benzoat banyak digunakan sebagai . Suatu senyawa memiliki rumus kimia C6H5COOCH3. a... Gugus fungsi yang menyebabkan asam salisilat bereaksi adalah . A. karboksil D. D. aspirin B.. a.C. sufonasi B.. anilina 10. BHA D. A. Gambarkan struktur kimianya. Cl B. o-iodobenzena b.4-kloronitrobenzena p-kloronitrobenzena m-nitroklorobenzena 1. TNT yang digunakan sebagai bahan peledak dihasilkan melalui reaksi . Nama untuk senyawa berikut adalah . Benzena dan Turunannya 149 . ikatan rangkap C. 5. BHT C. nitrasi C. 1. m–bromobenzena Suatu senyawa memiliki nama 1. toluena E. B... C. Apakah kegunaan dari klorobenzena? Gambarkanlah struktur kimia dari: a... fenilpropanoat C.. Cl NO2 9... Tuliskan namanya. Cl Cl A. Asam salisilat dapat bereaksi dengan metanol menghasilkan metil salisilat. Hasil reaksi dari benzena dan propilklorida adalah . 2.4-diklorobenzena 14. b.

dan 3. 2.Soal Tantangan CH2CH2OH 1. b. Klorobenzena banyak digunakan dalam pembuatan pestisida. CH 3 tahap 1 ⎯⎯⎯→ CH 2Cl tahap 2 ⎯⎯⎯→ CH2CN tahap 3 ⎯⎯⎯→ CH2COOH tahap 4 ⎯⎯⎯→ CH2CH2OH Klorobenzena adalah senyawa turunan benzena dengan rumus kimia C6H5Cl. Mengapa penggunaan DDT dilarang? 150 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2-fenil etanol dapat disintesis dari metil Tentukanlah: a. Seperti DDT yang sudah tidak digunakan lagi. jenis reaksi kimia yang terjadi pada ke-4 tahap tersebut. benzena melalui beberapa tahap berikut. pereaksi yang digunakan pada tahap 1. 2.

Anda juga pasti mengenal berbagai jenis plastik. karbohidrat. tata nama. jagung. serta mendeskripsikan struktur. penggolongan. dan lemak. Anda pikirkan. Sekarang. pelajarilah bab ini. gayung. seperti beras. tata nama.com Pada bab ini. Protein E. penggolongan. dan kegunaan lemak. Plastik F. Dalam kehidupan sehari-hari.Bab7 7 Makromolekul Sumber: Science in Focus: chemistry. Tubuh manusia juga terdiri atas makromolekul-makromolekul yang Anda kenal dengan karbohidrat. seperti ember. benzena dan turunannya. serta makromolekul dengan cara mendeskripsikan struktur. Bahan-bahan tersebut terbuat dari senyawa makromolekul atau polimer. Pembuatan Polimer C. makromolekul berarti molekul besar dengan berat molekul yang besar.com. A. sifat. www. bahasajepun. Lemak dan Minyak 151 . sifat. Berbagai perabotan rumah tangga. dan protein). dan tahu. Sesuai dengan nama senyawa tersebut. apakah persamaan dan perbedaan antara bahan makanan dan plastik? Apakah makromolekul dan polimer itu? Bagaimana sifat-sifat makromolekul? Senyawa apa sajakah yang termasuk makromolekul? Jika Anda ingin mengetahui jawabannya. 2002. Karbohidrat D. dan kegunaan makromolekul (polimer. Anda akan diajak untuk dapat memahami senyawa organik dan reaksinya. Anda tentu tidak asing lagi dengan bahan makanan. daging. Polimer B. protein.ptspaa. dan gelas yang terbuat dari plastik. tempe.

seperti beras. Bagaimanakah cara mengelompokkan polimer? 2. Apakah polimer itu? Istilah polimer diambil dari bahasa Yunani (poly = banyak. Gambar berikut merupakan contoh-contoh senyawa polimer. sedangkan sutra mengandung protein. Dapatkah Anda menyebutkan contoh-contoh senyawa yang merupakan polimer? Bagaimana cara mengelompokkan senyawa-senyawa polimer tersebut? Mari. You Must Remember Polymer consists of smaller molecules. called monomer. Tuhan telah menciptakan polimer alami yang dapat langsung Anda temukan di alam. Anda Harus Ingat Polimer tersusun atas molekul yang lebih kecil yang disebut monomer.com 2.Soal Pramateri 1. meros = unit). Selidikilah 7. jagung. www.arla. bahkan jutaan. Tuliskan beberapa contoh produk sehari-hari yang mengandung suatu makromolekul.emeraldplastics. bahasajepun.ces. dan kapas. www. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. aged. Itulah sebabnya mengapa polimer disebut juga makromolekul. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut.se. yaitu polimer alami dan polimer buatan.uga.edu. A Polimer 3.john1701a. 152 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 1. Apakah yang Anda ketahui tentang polimer? Tuliskan beberapa contoh nama senyawa makromolekul yang Anda ketahui. Apakah perbedaan antara polimer alami dan polimer buatan? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.com. daging mengandung protein dan lemak. menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut. Dengan kata lain. background. Polimer dapat dikelompokkan berdasarkan asalnya.1 Kimia Polimer Tujuan Mengelompokkan polimer alam dan polimer buatan Alat dan Bahan Contoh-contoh polimer Langkah Kerja 1. Carilah informasi mengenai nama kimia polimer-polimer tersebut. 2. Amati dengan teliti. Jumlah monomer yang bergabung dapat mencapai puluhan ribu sehingga massa molekul relatifnya bisa mencapai ratusan ribu. Sumber: www. Bahanbahan tersebut merupakan polimer alami yang mengandung karbohidrat. senyawa polimer dapat diartikan sebagai senyawa besar yang terbentuk dari penggabungan unit-unit molekul kecil yang disebut monomer (mono = satu). kemudian kelompokkan berdasarkan asalnya (alami atau buatan).

a b Gambar 7. www. Tuliskanlah perbedaan polimer alami dan polimer buatan.purbalingga. Dapatkah Anda sebutkan contoh polimer buatan lainnya? Sumber: www. polistirena (PS).com. Adapun polimer buatan dibuat di laboratorium kimia dengan cara mencampurkan beberapa zat kimia dengan perlakuan khusus. www. (c) daging mengandung protein dan lemak.ptspaa.rrtenviro.hd Ada beberapa jenis polimer buatan. 2002. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. (b) bijih bahan plastik (PS). Tuliskanlah contoh-contoh polimer buatan beserta monomernya. polipropilena (PP). Dokumentasi Penerbit.id. www. (b) jagung mengandung karbohidrat. Soal Penguasaan Materi 7. Makromolekul 153 . dan (d) beras mengandung karbohidrat. Chemistry (Chang).2 c d Beberapa contoh polimer buatan: (a) botol-botol plastik PE dan PET.bris. teflon (PTFE). 1.uk. Sumber: www.go. dan (d) pipa saluran air (PVC). Tuliskanlah contoh-contoh polimer alami beserta monomernya. www. (c) teflon pada alat penggorengan (PTFE). polivinilklorida (PVC).solvay. polietilentereftalat (PET).com.com. di antaranya polietena (PE). dan karet sintetik.gallery.1 c d Beberapa contoh polimer alami: (a) tempe mengandung protein. 2.a b Gambar 7. Adapun contoh-contoh polimer buatan dapat Anda amati pada gambar berikut.chm.1 3. poliamida (nilon).ac.

Tabel 7. polivinil klorida (PVC). dan polipropena. seperti H2O.B Pembuatan Polimer Reaksi pembentukan polimer disebut reaksi polimerisasi. 1.. Reaksi Polimerisasi Adisi Kata Kunci • • Polimer Polimerisasi Pada reaksi polimerisasi ini. M–M–gabungan gugus fungsi] + gugus fungsi–M–gugus fungsi M = monomer ⎯⎯ → + produk samping M. monomernya merupakan senyawa alkena.1 Reaksi Polimerasi Adisi Beberapa Senyawa Monomer Polimer Persamaan Reaksi Etena Vinil klorida Tetrafluoroetilena Isoprena Polietena Polivinil klorida Politetrafluoroetilena (teflon) Poliisoprena (karet alam) – – nCH2 = CH2 → –– CH2 – CH2 –– n nCH2 = CHCl → –– CH2 – CHCl –– n nCF2 = CF2 → –– CF2 – CF2 –– n – CH3 Propena Polipropena – nCH2 = C – CH = CH2 → –– CH2 – C – CH – CH2 –– CH3 n 2.. reaksi polimerisasi adisi dapat dirumuskan sebagai berikut. gugus fungsi–M–gugus fungsi [gabungan gugus fungsi–M–M .. karet alam. Produk samping ini merupakan gabungan dari gugus fungsi setiap monomer. Secara umum. ada dua cara pembentukan polimer. 154 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – nCH3 = CH – CH3 → –– CH2 – CH –– CH3 n . teflon. di antaranya protein.. dan plastik polietilentereftalat (PET). Perhatikanlah tabel berikut untuk mengetahui reaksi polimerisasi senyawa-senyawa tersebut. reaksi polimerisasi kondensasi dituliskan sebagai berikut. yaitu cara adisi dan kondensasi. dan CH3COOH. Reaksi Polimerisasi Kondensasi Ciri khas reaksi polimerisasi kondensasi adalah monomernya mengandung gugus fungsi dan dihasilkannya produk samping. Secara umum. yaitu hidrokarbon takjenuh yang berikatan rangkap dua. Berdasarkan jenis monomernya. HCl. nilon. Reaksi polimerisasi adisi dari alkena membentuk polialkena. ⎡ ⎡ → n ⎢C = C⎢ ⎯⎯ ⎣ ⎣ ⎡ ⎡ – – ⎢ C – C⎢ ⎣ ⎣n – – – – – – alkena polialkena Polimer-polimer yang terbentuk melalui reaksi polimerisasi adisi antara lain polietena (PE). NH3. Apakah perbedaan antara kedua cara ini? Pelajarilah uraian berikut. Bagaimanakah persamaan reaksinya? Perhatikan tabel berikut.M = polimer Senyawa yang terbentuk melalui reaksi polimerisasi kondensasi.

SPMB 2002 Karbohidrat merupakan contoh polimer alami. Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Bagaimanakah rumus umum reaksi polimerisasi adisi? Tuliskan contohnya. H. Gula pasir dan buah-buahan mengandung monosakarida. gula tebu dan air susu mengandung disakarida.Tabel 7. Tuliskanlah contoh senyawa yang terbentuk dengan cara polimerisasi adisi. Monosakarida Monosakarida adalah karbohidrat yang paling sederhana karena hanya terdiri atas satu unit sakarida. Istilah karbohidrat diambil dari kata karbon dan hidrat (air). buah-buahan. protein D. galaktosa E. C Karbohidrat Kupas Tuntas Karbohidrat merupakan sumber energi bagi manusia. disakarida B. Suatu monosakarida mengandung gugus karbonil dan hidroksil. singkong. dan kapas mengandung polisakarida. karbohidrat diubah menjadi (B) glukosa. Apakah yang membedakan bahan-bahan tersebut? Berdasarkan jumlah sakarida yang dikandungnya. Bagaimanakah rumus umum reaksi polimerisasi kondensasi? Tuliskan contohnya. Bagaimanakah cara menggolongkan monosakarida? Mari.2 3. kentang. dan polisakarida.. dan O dengan rumus molekul Cn(H2O)n.. dalam tubuh. Makromolekul 155 . menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut. glukosa C . gula tebu. gandum. misalnya di dalam gula pasir. 1. jagung. Dalam tubuh. dan kapas. ubi jalar. Jadi. jagung. karbohidrat juga dikenal dengan nama sakarida (Saccharum =gula). Materi 7. gandum. Selain itu.. kentang. 2. singkong. karbohidrat diubah menjadi . karbohidrat dapat digolongkan menjadi monosakarida.2 Reaksi Polimerasi Kondensasi Beberapa Senyawa Senyawa Protein Monomer 1 H Monomer 2 H Polimer yang Terbentuk H H = = ––– N – C – C – N – C – C ––– H R1 H O O Hasil Samping – R1 OH R2 OH – – – = H2N – C – C – O = H2N – C – C – O H2O R2 n = = O O Nilon n(HO – C – (CH2)4 – C – OH H2N – (CH2)6 – NH2 H = ––– O – C – (CH2)4 – C – N – (NH2)4 – N ––– H O H2O n OH HO – CH2 – PET C OH – O= C – O – C – C ––– H H2 – C–= O OH OH CH 2 ––– C = O – – CH 2 H2O n Soal Penguasaan 1. sedangkan beras. beras. fruktosa Pembahasan Jika karbohidrat yang dimaksud adalah polisakarida seperti amilum atau glikogen. ubi jalar. Senyawa karbohidrat mudah ditemukan di dalam kehidupan sehari-hari. A. disakarida. maka hasil perubahannya (hasil hidrolisisnya) adalah glukosa. air susu. Karbohidrat berasal dari tumbuh-tumbuhan dan terdiri atas unsur C.

. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. posisi –OH yang sama adalah pada C ke-4 dan ke-5. sedangkan pada galaktosa posisi –OH yang sama adalah pada C ke-3 dan ke-4. yaitu gugus karbonil (C=O) dan gugus hidroksil (–OH). laktosa C . tetapi tidak dapat mengubah warna iodium menjadi biru dan zat tersebut jika dihidrolisis dapat menghasilkan dua macam monosakarida yang berlainan.2 Penggolongan Monosakarida Tujuan Menyelidiki penggolongan monosakarida Alat dan Bahan Struktur senyawa monosakarida Langkah Kerja 1. sebab Cu2+ akan direduksi oleh –CHO. berarti gugus fungsional digolongkan sebagai golongan ketosa .Selidikilah 7. Monosakarida dapat dikelompokkan berdasarkan letak gugus karbonilnya. Suatu monosakarida memiliki dua gugus fungsi.. Bagaimanakah posisi gugus karbonil pada setiap senyawa? 2. H – Kupas Tuntas Suatu senyawa dapat memberi endapan Cu2O dengan pereaksi Fehling. amilum Pembahasan Pereaksi Fehling (Cu2+ dan OH–) biasa digunakan untuk mengetahui adanya gugus aldehid (–CHO) dalam senyawa karbon. Disebut apakah monosakarida yang gugus karbonilnya tidak berada di ujung? 4. sedangkan yang tergolong ketosa adalah fruktosa. fruktosa D. berarti monosakaridanya digolongkan ke dalam golongan aldosa. glukosa E. Jika senyawa karbon yang mengandung gugus aldehid ditetesi pereaksi Fehling maka akan membentuk endapan merah bata Cu2O. Disebut apakah monosakarida yang gugus karbonilnya berada di ujung? 3. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. H H – C=O – H – C – OH H – C – OH HO – C – H HO – C – H H – C – OH galaktosa HO – C – H H – C – OH H – C – OH – – – – CH2OH glukosa 156 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – – – – – C=O CH2OH – HO – C – H – HO – C – H HO – C – H – H – C – OH H – C – OH H–C=O – C=O CH2OH CH2OH . UN 2003 H – – C=O – – – H – C – OH – – HO – C – H – H – C – OH H – C – OH – – H – C – OH – H – C – OH – CH2OH glukosa CH2OH galaktosa fruktosa 2. Disebut ketosa karena gugus karbonilnya membentuk gugus keton. Disebut aldosa karena gugus karbonil yang berada di ujung membentuk gugus aldehid. Amati dengan teliti beberapa struktur monosakarida berikut. zat tersebut adalah (B) laktosa. Jika letak gugus karbonil di ujung. Bagaimanakah rumus struktur dari monosakarida? Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda. 1. Pada glukosa. maltosa B. Jenis monosakarida yang tergolong aldosa adalah glukosa dan galaktosa. Jika gugus karbonil terletak di antara alkil. Amati posisi gugus karbonil setiap senyawa. Zat tersebut adalah . secara sederhana reaksinya dapat ditulis: Cu2+ + –CHO → Cu2O + –COOH Reaksi hidrolisisnya adalah maltosa + H2O → glukosa + glukosa (1 macam monosakarida) laktosa + H2O → galaktosa + glukosa (2 macam monosakarida) Jadi. A ..

glukosa E. CH2 OH H OH H H OH Makromolekul 157 . Tahukah Anda.. fruktosa C .3 Disakarida dan Monosakarida Nama Disakarida Kandungan Monosakarida Sukrosa Maltosa Laktosa – CH2OH – – – Glukosa dan fruktosa Glukosa dan glukosa Glukosa dan galaktosa Dua monosakarida dapat membentuk disakarida melalui ikatan glikosida. galaktosa D. dan polisakarida. Jadi. maltosa Pembahasan Penyakit diabetes (kencing manis) disebabkan oleh tingginya kadar glukosa dalam darah. Diskusikanlah dengan teman Anda. Fruktosa banyak terkandung di dalam buah-buahan dan madu. perhatikanlah tabel berikut. sukrosa B. sedangkan polisakarida tersusun atas lebih dari dua monosakarida. Ikatan ini menghubungkan antarmonosakarida. dalam urine penderita penyakit diabetes dapat diidentifikasikan adanya senyawa (D) glukosa. Disakarida tersusun atas dua monosakarida. posisi –OH yang sama adalah pada C ke-4 dan ke-5.. 2.Bagaimanakah dengan fruktosa? Fruktosa memiliki gugus karbonil yang terletak di antara alkil. Tuliskanlah contoh-contoh makanan yang mengandung monosakarida. CH2OH H Tantangan Kimia O H CH2 OH H O OH CH2 OH O H H O H OH H H H OH OH H O OH maltosa H OH H O H OH H CH2 OH H OH OH sukrosa Banyak makanan yang mengandung karbohidrat. Perhatikanlah gambar berikut. terutama buah anggur. Perhatikanlah gambar berikut. bahan-bahan apa saja yang mengandung monosakarida? Glukosa banyak terdapat di dalam buah-buahan yang sudah masak atau matang.. A. CH2OH – C=O HO – C – H H – C – OH H – C – OH Kupas Tuntas Dalam urine penderita penyakit diabetes dapat diidentifikasikan adanya senyawa . disakarida. Fruktosa sering ditemukan dalam bentuk campuran dengan glukosa. UMPTN 1996 fruktosa Monosakarida banyak ditemukan di alam. Tabel 7. Agar lebih jelas. dan polisakarida. disakarida. Disakarida dan Polisakarida Anda telah mengetahui bahwa karbohidrat dapat dikelompokkan menjadi monosakarida. Darah manusia juga mengandung glukosa sehingga glukosa biasa disebut gula darah.

Perhatikan persamaan reaksi berikut. Amilopektin juga memiliki berat molekul yang tinggi.CH2 OH OH H H OH laktosa CH2 OH O H H O H OH H H H OH OH H OH H O Kata Kunci • • • Ikatan glikosida Karbohidrat Sakarida Suatu disakarida dapat terurai menjadi monosakarida (penyusunnya) melalui reaksi hidrolisis. Amilosa terdiri atas rantai unit-unit D-glukosa yang panjang dan tidak bercabang. 6 H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 6 H 1 α H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 6 H 1 α H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 6 H 1 α H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 H 1 α O H OH O H OH O amilosa H OH O H OH O 6 H 4 5 CH2 OH O H H OH 3 2 H 1 α O H OH H O 6 5 CH2 O H 2 4 H OH 3 H 1 α O H OH O amilopektin 158 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Rantai ini beragam dalam berat molekulnya. sukrosa + air → fruktosa + glukosa maltosa + air → glukosa + glukosa laktosa + air → galaktosa + glukosa Berbeda dengan disakarida.000. Ikatan glikosida yang menggabungkan residu glukosa yang berdekatan di dalam rantai amilopektin adalah α (1 → 4). Di antara monosakarida tersebut dihubungkan oleh ikatan glikosida. amilosa dan amilopektin. Contoh polisakarida antara lain amilum (pati). tetapi strukturnya bercabang tinggi. dan selulosa. tetapi titik percabangan amilopektin merupakan ikatan α (1 → 6). glikogen. digabungkan oleh ikatan α (1 → 4). dari beberapa ribu sampai dengan 500. Pati mengandung dua jenis polimer glukosa. jumlah monosakarida yang dikandung polisakarida lebih banyak.

consist of the same basic building blocks. – C6H5 – – Makromolekul 159 . atau lebih dari tiga. – – asam amino 1 – ikatan peptida protein Tahukah Anda contoh-contoh asam amino beserta strukturnya? Perhatikanlah gambar berikut. Berikut ini struktur umum asam amino. disakarida. Pengertian dan Struktur Protein Asam amino merupakan turunan karboksilat. H R – C – COOH – NH2 Antarasam amino dapat bergabung membentuk protein. semua protein adalah mirip. – – O + → R2 asam amino 2 H H = = H2N – C – C – N – C – C – OH + H2O H R1 R2 O O You Must Remember All proteins are chemically similar. O H = H2N – C – C – OH H O = H H2 N – C – C – OH CH3 O = H H2N – C – C – OH CH2 fenilalanin (phe) – – glisin (gli) alanin (ala) Protein apakah yang dapat dihasilkan dari asam-asam amino tersebut? Jumlah asam amino yang terkandung dalam protein dapat dua. tersusun atas unit-unit dasar penyusunnya. tiga. Bagaimanakah cara menggolongkan monosakarida? D Protein Istilah protein diambil dari bahasa Yunani. 1. Protein yang tersusun atas dua asam amino disebut dipeptida. mengandung gugus karboksil (–COOH) dan gugus amina. Apakah perbedaan antara monosakarida. yang dinamakan asam amino. Apakah yang dihasilkan dari reaksi hidrolisis disakarida? Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda.Soal Penguasaan Materi 7. called amino acids. Asam amino sendiri adalah senyawa turunan asam karboksilat yang mengandung gugus amina (–NH2). dan polisakarida? 2.3 3. Protein tersusun atas beberapa asam amino. proteios (pertama atau utama). O H H2N – C – C–= OH R1 H = H – N – C – C – OH H Anda Harus Ingat Secara kimiawi. Perhatikanlah pembentukan protein dari asam amino berikut. Ikatan yang menghubungkan antarasam amino disebut ikatan peptida. 1.

Protein yang tersusun atas tiga asam amino disebut tripeptida. Adapun protein yang tersusun atas lebih dari tiga asam amino disebut polipeptida. Perhatikanlah gambar berikut.
H2NCHC – NHCH2C = –

=

O

O

CH 3

OH

alaniglisin (gli-ala) merupakan contoh dipeptida

=

=

H2NCH2C – NHCHC – NHCHC


CH 2

=

O

O

O

CH 3

OH

glisilalanilfenilalanin (gli-ala-pen) merupakan contoh tripeptida

=

=

=

––– C – C – N – C – C – N – C – C – N – C – C – N –––

– –
H R

=

H O

H

O


C 6H 5 H O

H O

R

H

R

H

R


H n

struktur dari suatu polipeptida

Hemoglobin tersusun atas empat polipeptida yaitu dua pasang unit α dan β serta satu molekul hem. Molekul hem yaitu senyawa organik yang menyebabkan darah berwarna merah. Berikut ini adalah struktur molekul hemoglobin.
H H3 C H3 C
α2 β1

C H

CH2 CH3

H C N N
Fe2+

C

N

N H2 C H C C H H2 C OH CH2 C O
Hem

C H

CH2

CH2
β2 α1

CH3

C O

Gambar 7.3
Struktur molekul hemoglobin

OH
Sumber: Chemistry: Matter and Its Changes, 2004

160

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

2. Pengujian Protein
Protein dapat ditemukan di dalam makanan. Tahukah Anda, bagaimana cara menguji protein di dalam makanan? Mari, menyelidikinya dengan melakukan kegiatan berikut.

Selidikilah 7.3
Identifikasi Protein Tujuan Mengidentifikasi adanya protein dalam putih telur Alat dan Bahan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Tabung reaksi Gelas ukur Pipet tetes Lampu spiritus Penjepit tabung reaksi Larutan putih telur (albumin) Larutan NaOH 2 M Larutan CuSO4 0,1 M Larutan HNO3 2 M

Legenda Kimia

Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan, meliputi sifat kimia senyawa, cara penggunaan, dan penanganannya. Langkah Kerja 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Siapkan 2 buah tabung reaksi. Isi tabung reaksi 1 dengan sekitar 2 mL putih telur. Tambahkan 2 mL larutan NaOH 2 M. Kocok hingga rata. Setelah itu, tuangkan 10 tetes larutan CuSO4 0,1 M. Amati perubahan yang terjadi. Isi tabung reaksi 2 dengan sekitar 2 mL putih telur. Lalu, tambahkan 2 mL larutan HNO3 2 M, kocok dan amati perubahannya. Panaskan dengan nyala api kecil, kemudian dinginkan. Setelah dingin, tambahkan 5 mL larutan NaOH 2 M. 9. Amati perubahan yang terjadi.

Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. 1. Perubahan apakah yang terjadi pada langkah no. 2–5? 2. Perubahan apakah yang terjadi pada langkah no. 6–9? 3. Kesimpulan apakah yang dapat Anda peroleh? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh.

James Watson (1928– ) dan Francis Crick (1916–2004) menemukan satu tanda penting untuk membuka rahasia materi hayati yakni struktur DNA (asam deoksiribonukleat) pada 1953. Zat ini, yang ditemukan dalam sel-sel hidup, mewariskan “informasi” genetik dari induk keturunannya. DNA memiliki dua rantai atom yang berhubungan dalam bentuk heliks ganda (seperti tangga spiral). Urutan basa pada struktur DNA menunjukkan “pesan” genetik.
Sumber: Jendela Iptek, "Materi", 1997

Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. Salah satu cara menguji adanya protein dalam makanan adalah dengan cara uji biuret. Uji ini dapat digunakan untuk menguji senyawa-senyawa yang memiliki ikatan peptida. Itulah sebabnya uji biuret dapat digunakan untuk mengetahui ada tidaknya protein di dalam makanan. Adanya protein ditandai dengan terbentuknya warna ungu. Uji lainnya yang biasa digunakan adalah uji xantoprotein. Pengujian ini dapat digunakan untuk menguji asam amino yang mengandung cincin benzena. Misalnya, tirosin dan fenilalanin. Penambahan asam nitrat pekat akan menimbulkan proses nitrasi pada cincin benzena sehingga terbentuk endapan putih. Perubahan warna putih menjadi kuning pada saat dipanaskan merupakan ciri adanya protein dalam makanan.

Makromolekul

161

Buktikanlah oleh Anda
Carilah informasi melalui perpustakaan atau media internet mengenai uji xantoprotein. Kemudian, lakukan uji tersebut pada makanan yang mengandung protein. Buatlah laporan dari kegiatan ini dan presentasikanlah hasilnya. Kerjakanlah secara berkelompok dan presentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas.

Soal Penguasaan

Materi 7.4
3. Bagaimanakah cara menguji adanya protein dalam makanan? Jelaskan.

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Apakah perbedaan dan persamaan antara asam amino dan protein? 2. Tuliskan contoh-contoh dipeptida, tripeptida, dan polipeptida.

E Fakta
Kimia
Merancang Molekul Plastik Pada pertengahan abad-19, para kimiawan mulai menggunakan pengetahuan baru mereka tentang molekul organik untuk menghasilkan bahan-bahan baru dengan sifat-sifatnya yang berharga. Plastik ditemukan oleh Leo Bakeland (1863–1944) pada 1909. Plastik adalah molekulmolekul besar (polimer) yang memiliki ribuan gugus atom yang sama dan mebentuk ikatan. Plastik ini dibuat melalui proses polimerisasi dari monomernya dengan suhu dan tekanan tertentu. Plastik tidak mudah terurai sehingga plastik menimbulkan masalah pembuangan limbah sehingga plastik seharusnya didaur ulang untuk efisiensi mengurangi limbah.
Sumber: jendela IPTEK: kimia, 1997

Plastik

Plastik merupakan polimer buatan yang banyak dimanfaatkan di dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di balik manfaatnya yang banyak, plastik juga ternyata menimbulkan dampak terhadap kesehatan dan lingkungan. Apa saja manfaat dan dampak penggunaan plastik? Pelajarilah tabel berikut.
Tabel 7.4 Plastik dan Kegunaannya
Jenis Plastik Kegunaannya

Polietilentereftalat (PET) Polietena/Polietilena (PE)

• • • • • •

Kemasan minuman Bahan pakaian Kantung plastik Pembungkus makanan dan barang Mainan anak-anak Piringan hitam Mainan anak-anak Pipa paralon Furniture Piringan hitam Selang plastik Kulit kabel listrik Wadah aki kendaraan Sampul keping compact disk (CD) Karung plastik Tali plastik Pelapis alat masak Gagang setrika Gelas minuman Kemasan makanan siap saji Styrofoam Teflon Pakaian Peralatan kemah Tali panjat tebing

Polivinil klorida (PVC)

• • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Polipropilena (PP)

Politetrafluoroetilena (Teflon) Polistirena (PS)

Nilon

162

Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII

a

b

Gambar 7.4
(a) Styrofoam (polistirena) sering digunakan sebagai bantalan barang pecah belah. (b) Pakaian memakai bahan dari poliester, seperti tertera pada label pakaian.
Sumber: www.path.cam.ac.uk; Science in Focus: Chemistry, 2002

Plastik dapat menimbulkan masalah terhadap lingkungan dan kesehatan. Plastik memiliki sifat sulit diuraikan oleh mikroorganisme. Jika plastik dibuang atau ditimbun ke dalam tanah, plastik akan merusak sifat tanah. Tanah yang mengandung plastik menjadi tidak subur. Selain itu, plastik juga dapat mengganggu kesehatan. Jika dibakar, hasil pembakaran plastik yang berupa dioksin dapat menyebabkan kanker. Untuk menanggulangi masalah sampah plastik ini, upaya yang dilakukan antara lain mendaur ulang dan mencari metode pembuatan plastik yang ramah lingkungan. Bagaimanakah sikap Anda dalam menghadapi masalah limbah plastik?
a b

Gambar 7.5
(a) Limbah plastik yang menumpuk dapat didaur ulang. (b) Proses daur ulang plastik dapat mengurangi masalah dampak lingkungan.

Sumber: www.greenpeace.org; www.newlifeplastics.com

Soal Penguasaan

Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 1. Tuliskanlah dampak plastik terhadap lingkungan dan kesehatan.

Materi 7.5

2.

Tuliskanlah tiga manfaat plastik dalam kehidupan sehari-hari.

F

Lemak dan Minyak

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tentu sering mendengar istilah lemak dan minyak. Tahukah Anda, apa persamaan dan perbedaan antara lemak dan minyak? Lemak dan minyak sama-sama merupakan ester dari asam lemak dan gliserol yang disebut trigliserida. Struktur trigliserida memiliki gugus alkil (R1, R2, R3) yang merupakan gugus nonpolar dengan jumlah atom karbon antara 11 sampai dengan 23. Lemak dan minyak memiliki rumus dan struktur umum yang sama.

Makromolekul

163

H2C – O – C – R1 HC – O – C – R2 H3C – O – C – R3 Anda tentu telah mengenal minyak dan lemak. Pada suhu kamar.6 Lapisan lemak di bawah kulit anjing laut tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan lemak. Bagaimanakah cara membedakan lemak dan minyak? Untuk mengetahui jawabannya. Diamkan selama beberapa jam. Sumber: www. Diamkan selama beberapa jam. Lemak dan minyak dapat dibedakan dari wujudnya. 7. amati wujudnya. lakukanlah kegiatan berikut. seperti sapi atau domba Minyak goreng Mentega/margarin Langkah Kerja 1. 6. lemak berwujud padat. Apa yang terjadi ketika mentega dipanaskan dan didinginkan? 5. Termometer Gelas kimia Pemanas Es batu atau lemari es Panci Lemak hewan. amati kembali wujudnya. Lemak banyak mengandung asam lemak jenuh. Cairan yang dihasilkan dimasukkan ke dalam gelas kimia. Tuangkan minyak goreng ke dalam gelas kimia.id Gambar 7. 164 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – . sedangkan minyak banyak mengandung asam lemak takjenuh. Bahan apa saja yang pada suhu kamar berwujud cair? 3. 3. Masukkan lemak hewan ke dalam gelas kimia. Masukkan mentega atau margarin ke dalam gelas kimia. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. amati wujudnya. Amati wujudnya pada suhu kamar.4 Perbedaan Lemak dan Minyak Tujuan Menyelidiki perbedaan antara lemak dan minyak Alat dan Bahan 1. amati kembali wujudnya. Amati wujudnya pada suhu kamar. Bahan apa saja yang pada suhu kamar berwujud padat? 2. 5. Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. 2. Perbedaan wujud lemak ini dipengaruhi susunan asam lemaknya.go. 3. tetapi juga berfungsi sebagai pakaian untuk insulasi terhadap udara dingin. panaskan hingga mencair. 1. Masukkan ke dalam lemari es atau rendam dalam es. sedangkan minyak berwujud cair. Selidikilah 7. Masukkan ke dalam lemari es atau rendam dalam es. amati kembali wujudnya. Apa yang terjadi ketika minyak goreng didinginkan dan dipanaskan? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. Lalu. amati kembali wujudnya. Apakah yang dimaksud dengan asam lemak jenuh dan asam lemak takjenuh itu? Perhatikanlah Tabel 7. 4. Apa yang terjadi ketika lemak hewan dipanaskan dan didinginkan? 4.depkes. Amati wujudnya pada suhu kamar. 2.5 dan contoh struktur molekul asam lemak jenuh dan takjenuh berikut. 8. Diamkan selama beberapa jam. Masukkan ke dalam lemari es atau rendam dalam es.

Ada dua jenis asam lemak takjenuh. yakni asam lemak takjenuh tunggal dan asam lemak takjenuh ganda. lemak dan minyak juga dapat dibedakan dari asalnya.Tabel 7. Penamaan ini disebabkan ikatan rangkapnya terletak pada atom C kesembilan. susu.5 Contoh Beberapa Asam Lemak Jenuh dan Takjenuh Asam Lemak Rumus Molekul Sifat Asam Asam Asam Asam palmitat stearat oleat linoleat CH3(CH2)14COOH CH3(CH2)16COOH CH3(CH2)7CH = CH(CH2)7COOH CH3(CH2)4CH = CHCH2CH = CH(CH2)7COOH Asam Asam Asam Asam lemak lemak lemak lemak jenuh jenuh takjenuh takjenuh HO C O CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3 HO C O CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH CH CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3 Asam stearat merupakan contoh asam lemak jenuh Asam oleat merupakan contoh asam lemak takjenuh Dari struktur kimia tersebut. minyak hewan. Asam lemak takjenuh tunggal biasa disebut omega-9. asam lemak takjenuh adalah asam lemak yang memiliki ikatan rangkap. Sebaliknya. lemak berasal dari hewan. Pada umumnya. Mentega. margarin. Selain dilihat dari wujudnya. dan kacang- Makromolekul 165 . kita dapat menyimpulkan bahwa asam lemak jenuh adalah asam lemak yang tidak memiliki ikatan rangkap. Kedua nama ini merupakan nama lain dari asam lemak takjenuh ganda yang ikatan rangkapnya terletak pada atom C ketiga dan keenam. Anda juga mungkin pernah mendengar istilah omega-3 dan omega-6 pada produk makanan. minyak tumbuhan. kecuali lemak cokelat.

beri label A dan B. dan juga pemberi aroma dan penambah rasa sehingga lebih gurih. Kloroform 4. Tuangkan lemak hewan ke dalam gelas kimia B dan D. pendinginan C . Langkah Kerja 1. minyak dipadatkan menjadi lemak dengan cara . roti. seperti sapi atau domba 5. C17H35 Kupas Tuntas Pada proses pembuatan margarin.. UMPTN 1996 Bandingkanlah hasil penyelidikan Anda dengan penjelasan berikut. hidrogenasi Pembahasan Lemak cair (minyak) dapat dipadatkan dengan menjenuhkan ikatan rangkapnya melalui proses reaksi hidrogenasi. di antaranya minyak kelapa. tetapi mudah larut di dalam pelarut nonpolar. Sumber: Chemistry for You. Tuangkan air ke dalam dua gelas kimia. 1. Lemak hewan. Selidikilah 7. sedangkan kloroform merupakan pelarut nonpolar.. dan penanganannya. Pelarut manakah yang bersifat nonpolar? 3. netralisasi D. Gambar 7. 3. ikatan rangkap pada lemak cair dijenuhkan dengan cara (E) hidrogenasi. Gelas kimia 2. Adapun minyak. Air merupakan pelarut polar. beri label C dan D. cara penggunaan. penggunaan lemak juga dapat membahayakan kesehatan. dan minyak jagung. selidikilah melalui kegiatan berikut. lalu aduk. Di balik manfaatnya. Air 3. Dalam kehidupan sehari-hari. Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan. lemak pada hewan sebagai sumber kalori. Asam lemak jenuh dapat meningkatkan jumlah 166 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 4. Pelarut manakah yang bersifat polar? 2. O CH3 O C C17 H33 + 3 H2 O CH3 O C Jadi. Beberapa contoh minyak. lemak dan minyak banyak digunakan di dalam proses pengolahan makanan.5 Kelarutan Lemak dan Minyak Tujuan Menyelidiki kelarutan lemak dan minyak Alat dan Bahan 1. A. pemanasan B. Bagaimana kelarutan minyak dan lemak dalam kedua pelarut tersebut? Kerjakanlah secara berkelompok dan diskusikanlah hasil yang Anda peroleh. oksidasi E. Minyak goreng Sebelum memulai percobaan carilah informasi mengenai senyawa yang akan digunakan. apakah sama? Untuk mengetahuinya. 2. pada umumnya berasal dari tumbuhan. sedangkan mentega untuk bahan pembuat kue.kacangan merupakan contoh bahan yang mengandung lemak. Minyak goreng digunakan untuk menggoreng. meliputi sifat kimia senyawa. lalu aduk. minyak kedelai. Tuangkan kloroform ke dalam dua gelas kimia. 2001 Bagaimana dengan kelarutan minyak dan lemak. Lemak dan minyak sukar larut di dalam air.7 Margarin merupakan contoh bahan yang mengandung lemak. Tuangkan minyak goreng ke dalam gelas kimia A dan C.

– NH 2 Makromolekul 167 . polivinil klorida (PVC). gunakanlah minyak yang mengandung asam lemak takjenuh karena tidak meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. bahkan dapat menurunkannya.kolesterol dalam darah yang berujung pada penyakit jantung koroner dan hipertensi. Polimerisasi adisi Contoh: polietena (PE). Polimer terbagi atas polimer alami dan polimer buatan. Lemak dan minyak bersifat nonpolar sehingga tidak larut di dalam air. Polimerisasi kondensasi Contoh: nilon. plastik polietilen tereftalat (PET) Lemak dan minyak merupakan ester dari asam lemak dan gliserol yang disebut trigliserida. mentega. R – CH – COOH b. a. a. dan polisakarida. 2. 5. dan lemak hewan. tetapi larut di dalam pelarut nonpolar. teflon. b. 4. Untuk itu. Bagaimanakah kelarutan lemak dan minyak? Materi 7. Protein Protein tersusun atas beberapa asam amino yang mengandung gugus amina (–NH2) dan karboksil (–COOH). protein. Contoh lemak dan minyak di antaranya minyak goreng. Karbohidrat terbagi atas monosakarida. Polimer buatan diperoleh dari reaksi polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. 3. 1. Apakah perbedaan antara lemak dan minyak? 2. Mengapa mengonsumsi asam lemak takjenuh lebih aman dibandingkan asam lemak jenuh? Rangkuman 1. H. dan O dengan rumus molekul Cn(H2O)n. Contoh polimer alami di antaranya sebagai berikut. Makromolekul atau polimer adalah senyawa besar yang terbentuk dari penggabungan unit-unit molekul kecil yang disebut monomer. dan lemak. dan polipropena. sedangkan polimer buatan contohnya plastik. Polimer alami contohnya adalah karbohidrat. Soal Penguasaan Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. Karbohidrat Karbohidrat berasal dari tumbuh-tumbuhan dan terdiri atas unsur C.6 3.

serta mendeskripsikan struktur. sifat dan kegunaan makromolekul (polimer. bukan? Banyak hal yang menarik tentang materi Makromolekul ini. PVC Polisakarida contoh Asam amino contoh Monosakarida contoh Disakarida contoh Lemak Minyak wujud wujud pada suhu pada suhu kamar kamar • Glukosa • Galaktosa • Fruktosa • Sukrosa • Maltosa • Laktosa • Amilum • Glikogen • Selulosa Padat Cair Glisin Alanin Fenilalanin Kaji Diri Bagaimanakah pendapat Anda setelah mempelajari materi Makromolekul ini? Menyenangkan. serta memahami sifat-sifatnya. 168 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . penggolongan.P e t aKonsep Polimerisasi adisi Makromolekul disebut juga Polimer terdiri atas proses pembentukan Polimerisasi terdiri atas Polimerisasi kondensasi Polimer alami contoh Polimer buatan contoh Plastik Lemak dan minyak perbedaan Protein terbentuk dari Karbohidrat terdiri atas contoh PE. Pastikanlah Anda menguasai materi ini. Apakah Anda dapat mencapai tujuan belajar tersebut? Jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi tertentu kepada bab ini. Belajarlah dengan baik. PET. dan protein). Misalnya. karbohidrat. bertanyalah kepada guru kimia Anda. dan kegunaan lemak. sifat. Anda akan mengenal jenis-jenis makromolekul di alam dan di sekitar Anda. Tujuan Anda mempelajari bab ini adalah agar Anda dapat mendeskripsikan struktur. tata nama. penggolongan. Anda pun dapat berdiskusi dengan temanteman untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan materi Makromolekul ini. tata nama.

glukosa dan glukosa C. kovalen E. B. – – Ikatan yang menunjukkan ikatan peptida adalah nomor . teflon C. III 11. A. karbohidrat Di antara polimer berikut yang tidak terbentuk melalui polimerisasi adisi adalah ... A. Perhatikan struktur protein berikut. karbohidrat B. polivinil klorida B. asam laurat C. PE E.. teflon D. ketopentosa D. polipropena C. poliester dan amilum D. politetrafluoroetilena 12. asam amino E. hidrokarbon C. II E. laktosa E. A. C3H7COOC2H5 D. Ikatan antara atom C dari gugus –COOH dan atom N dari gugus –NH 2 pada pembentukan protein disebut ikatan . C2H5COOC2H5 C. 7 9. IV B.. protein E. Pasangan polimer manakah yang merupakan polimer sintetik? A. A.. 5 C. polietena Di antara polimer berikut yang dibuat melalui polimerisasi kondensasi adalah . asam stearat – Makromolekul 169 . CH3COOCH3 B. PP D.. polietilena dan amilum B. polistirena E. A. 4 B.. V C. asam nukleat CH3 A. 3 15. 8. asam oleat B.. PVC Monomer dari polimer berikut adalah .. aldoheksosa E. glukosa dan galaktosa B. A.. nilon dan DNA 14... ketotetrosa C. C3H7COOCH3 13. 5. D.. nilon C.. A. Polimer yang bersifat antilengket adalah . – CH2 – CH – CH2 – CH2 – CH – CH2 – 2.. 1 D. bakelit E... glukosa dan fruktosa E. Senyawa berikut yang merupakan asam lemak takjenuh adalah . I D. asam palmitat E. nilon B.. A. 2 O H O OH H H CH 2OH H OH H O H OH H H 4 CH 2OH O H OH H H O OH H H CH2OH O H OH H H OH O H O 3 O 5 1 Manakah yang menunjukkan ikatan glikosida? A.. dekstrin C. glikogen Suatu senyawa karbohidrat memiliki gugus karbonil pada atom C nomor 2. glikosida D. 2 E. hidrogen B. sukrosa D. ketoheksosa B. O = H – N – C – C – N – CH2 – C – OH H CH O H – – = 3 H – I II 4. C2H5COOC3H7 E. fruktosa dan fruktosa CH2OH H H OH H 7... PVC B. fruktosa dan galaktosa D... lipid D. lemak D.. poliisoprena B.. 1.Evaluasi Materi Bab A. polistirena dan protein E. A. C. A.... III IV V Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. polietilen tereftalat C. bakelit D.. Di antara karbohidrat berikut yang termasuk polisakarida adalah .. asam miristat D. peptida C. fruktosa Hasil hidrolisis dari sukrosa adalah …. Hasil reaksi antara larutan asam propionat dan etanol adalah .... E. Protein adalah suatu makromolekul yang komponen utamanya adalah . PVC dan nilon C. galaktosa B. Manakah di antara nama berikut yang tidak mungkin? A. ion 10. 3. A. CH3 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH = CH – CH3 CH2 = CH – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH(CH3) – CH3 6. Senyawa yang termasuk polimer buatan adalah .

1. manakah yang lebih baik penggunaannya. Apakah perbedaan antara reaksi polimerisasi adisi dan reaksi polimerisasi kondensasi? Tuliskanlah masing-masing dua contoh polimer alami dan polimer buatan. Apalagi jika telur itu dimasak secara dadar dan dimakan bareng nasi goreng. Menurut Anda. Jika diamati. mengapa warna telur tersebut berubah?Apakah kandungan gizi pada telur tersebut masih baik untuk dikonsumsi? Sekarang ini banyak produsen minyak goreng yang menawarkan minyak goreng dengan berbagai macam manfaat. Lisin: Sistein: H – H2N – C – COOH CH2 – SH H – – 5. angsa maupun telur burung puyuh. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Alanin: H2N – C – COOH CH3 Soal Tantangan 1. Menurut Anda. apakah minyak sawit atau minyak kelapa? 170 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – – . itik. Bagaimanakah cara membedakan aldosa dan ketosa? Buatlah dua buah dipeptida dan 1 tripeptida dari asam-asam amino berikut. lalu tuliskan namanya. 2. baik itu telur ayam. 3. Salah satu minyak goreng yang ada dipasaran adalah minyak sawit dan minyak kelapa. Kita semua pernah memakan telur sebagai lauk pauk. H2N – C – COOH (CH2)4 NH2 H Glisin: – H2N – C – COOH H H – – Gambarkanlah struktur sukrosa dan tunjukkan ikatan glikosidanya.B. telur dadar yang dimasak kadang terlalu matang sehingga warnanya cokelat tua. 2. 4.

Larutan etanol B. Langkah kerja 1. 4. Berikut langkah-langkah kegiatan yang harus Anda kerjakan. Uji Sebelum (+) pereaksi Setelah (+) pereaksi Karbohidrat Protein Lemak 5. b) Tambahkan 2 tetes pereaksi Biuret ke dalam tabung reaksi tersebut dan amati perubahan yang terjadi. Susunlah laporan kegiatan dari hasil eksperimen Anda. Penyusunan laporan meliputi: a. 2. Pembakar bunsen/spiritus 4. 3.Kegiatan Semester 2 Uji Senyawa Organik dalam Makanan Berbagai bahan makanan yang kita temui sehari-hari mengandung berbagai senyawa kimia seperti karbohidrat. Uji minyak dan lemak 1 a) Masukkan minyak ke dalam tabung reaksi hingga -nya. Pada Kegiatan Semester 2 ini. Uji protein a) Masukkan putih telur ke dalam tabung reaksi. Larutan iodin 8. Gelas kimia 3. b. Alat dan Bahan Bab ini memuat seluruh alat dan bahan yang digunakan selama penelitian. protein. A. Alat dan Bahan 1. Pereaksi Biuret 9. Pendahuluan Bab ini menjelaskan tentang latar belakang penelitian dan tujuan penelitian. Larutan kanji 5. Uji karbohidrat a) Larutkan 1 sendok makan tepung kanji ke dalam 150 mL air di dalam gelas kimia dengan cara diaduk hingga larut. b) Tambahkan 2 tetes larutan iodin dan amati perubahan yang terjadi. 2 b) Tambahkan 3 tetes etanol ke dalam tabung reaksi tersebut dan amati perubahan yang terjadi. Minyak sayur 7. Putih telur 6. dan lemak. Anda akan menyelidiki adanya kandungan senyawasenyawa tersebut di dalam bahan makanan. Buatlah tabel pengamatan seperti berikut. Tabung reaksi 2. Makromolekul 171 .

g. d. c. Teori Bab ini meliputi teori-teori yang mendasari kegiatan yang diambil dari berbagai sumber. Hasil dan Pembahasan Pada bab ini Anda dapat menguraikan fakta-fakta dan data yang Anda peroleh selama eksperimen. f. Daftar Pustaka Sumber-sumber pustaka yang Anda dapatkan dimuat dalam daftar pustaka. e. 172 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . Bahan makanan yang diuji dapat dibedakan untuk setiap kelompok. Presentasikanlah hasil kegiatan Anda di kelas dan diskusikanlah bersama kelompok lain. dan lemak. pilihlah bahan makanan yang Anda ketahui mengandung karbohidrat.Metode Penelitian Metode atau cara penelitian dapat Anda uraikan secara ringkas dalam bab ini. protein. Pembahasan dilengkapi dengan reaksi-reaksi kimia yang terjadi. Kegiatan Semester 2 ini dikerjakan secara berkelompok antara 3–5 orang. Jika Anda menemukan kesulitan selama pelaksanaan kegiatan. Anda dapat mendiskusikannya dengan guru kimia. Kesimpulan Pada bab ini Anda dapat mengutarakan kesimpulan yang dapat Anda ambil dari hasil kegiatan eksperimen.

alkanon B. –COOH Karbon dapat ditemukan dalam berbagai bentuk pada suhu kamar.. 2-metil-1-butanol B. 2-metil-3-metiI-1-pentena 8. gugus atom E. Perhatikan struktur kimia berikut. ester E.. asam propanoat dan metil etanoat E.. sulfonasi Evaluasi Materi Semester 2 173 .. 7. polimer C... Nama yang tepat untuk struktur kimia berikut ini adalah . E. E.. 2-pentanol B. CH2 = C – CH – CH2 – CH3 Nama yang tepat untuk senyawa berikut adalah . 4 dan 5 B. 5 dan 4 Senyawa alkohol yang jika dioksidasi menghasilkan alkanon adalah . Senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa . gugus molekul Senyawa golongan alkanal memiliki gugus fungsi A.4-diklorobenzena 13. – CH3CH3 – H + CH3Cl + AlCl3 → – – H CH3 – C – CH2 – C – CH3 – CH3 CH2 CH3 CH3 + HCl Reaksi tersebut merupakan reaksi . nitrasi D. 3-metil-4-isopropilbutana 4-etil-2-metilpentana 2-metil-4-etilpentana 2.. –CHO E. 5.. bromo benzena benzena bromoat benzena dibromo bromin benzoat bromin benzena 12.. halogenasi B.. 2. atom pusat D.. 1. p-diklorobenzena C..Evaluasi Materi A. C. propanal dan metil etanoat D. 2-metil-3-metilpentena E. Perhatikan persamaan reaksi berikut.3-dimetil-2-butanol E. B. 3-pentanol C.3-trimetil-1-butanol Perhatikan struktur berikut. asilasi C.. A. 2. eter 11. aldehid D. –OH C. A... metil butanol dan pentanon Senyawa dengan rumus molekul C5H10O memiliki jumlah isomer aldehid dan keton masing-masing sebanyak .5-dimetil heksana 4. C. gugus fungsi C. asam karboksilat C... 3 dan 4 E... A.. alkilasi E. propanol dan propanon C.3-metil-1-pentena B. 2-metil-2-propanol C. 3-metil-2-butanol D.. isomer Pasangan isomer gugus fungsi yang tepat adalah. 3-metil-2-pentanol E. 2. Nama senyawa dengan rumus berikut ini menurut IUPAC adalah .. D. D... o-diklorobenzena D. 1.. 2.. A. 4 dan 4 C. A.. alotrop E.3-dimetilpentena D. 2. 2. –X D.3-diklorobenzena B. Gugusan atom atau molekul yang memengaruhi sifat kimia suatu senyawa disebut . 4 dan 3 D. Senyawa yang bukan merupakan alkohol sekunder adalah . Cl Cl Nama yang tepat untuk senyawa tersebut adalah . A. Bentuk-bentuk ini dikenal sebagai .. homolog B. gugus senyawa B. B. 3.. 10. –O– B. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda.3.. A. A. 1..4-dimetil heksana 3..3-dimetil-1-pentena C. 3-metil-3-pentanol Semester 2 9. 2-metil-3-pentanol D. propanol dan asam propanoat B. A. A.. A.. isotop D. Br 6. A. m-diklorobenzena E.

etil metil eter dan 2-propanon E. vinilklorida C.. protein C.. keton 23. glukosa E. Karbohidrat berikut yang tidak termasuk ke dalam golongan aldosa adalah . ClHC = CCl2 C. C 3H 7Br C. eter.. berturut-turut termasuk . propanol dengan fosfor trioksida E. alkohol dan aldehid B. H2C = CCl2 24. fruktosa B. etil metil eter dan metil etanoat C. alkohol dan asam karboksilat D. A.. 1. laktosa 19... metil etanoat dan propanol B. Di dalam tubuh karbohidrat diubah menjadi . Gugus fungsional yang terdapat dalam suatu molekul asam amino adalah . A.. –NH 2 C. asam susu B. Pasangan senyawa karbon berikut yang merupakan isomer gugus fungsional adalah . eter. Karbohidrat merupakan sumber energi bagi manusia. A. Polivinilklorida adalah plastik hasil polimerisasi dari monomer .. stirena D.. A. keton. –COOH dan –NH2 E. 4... Gambarkanlah struktur kimia yang mungkin dari rumus kimia C3H6O. isoprena B. –COOH B. eter. propilena E. ester E. Apakah manfaat dan kegunaan dari plastik? COOH CH3 b. 5.. Rumus molekul berikut yang tidak menyatakan lebih dari satu senyawa adalah . 2. glukosa 21.14.. C3H6O 15. etanol dengan asam asetat 22. 174 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . C2H6O D.. A. Tuliskan 3 buah disakarida beserta reaksi hidrolisisnya... propanol dan etil metil eter D. ClHC = CHCl B. gugus alkohol dan gugus metil B. H2C = CHCl E. maltosa E.. eter. fruktosa C. ester.. A.. alkohol dan keton E. eter D.. NO2 c. Berikut ini merupakan struktur dari glukosa. keton. Hasil uji Fehling pada suatu sampel menghasilkan endapan merah bata.. keton C. galaktosa B.. Senyawa organik dengan rumus: H–C–C–C–C–C–C–H – – – – – – – – – – – H H H OH H O OH OH OH H O CH3 – C–= CH2 – CH3 CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 Glukosa mengandung gugus fungsional . Senyawa berikut yang bukan monomer untuk pembuatan plastik adalah . propanol dengan natrium B. C 2H 5Br B. keton.. aldehida dan ester 17. C2H 4O2 E. A.. disakarida D. A. ester B. gugus amino dan gugus karboksilat D... Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sampel tersebut mengandung .. A.. aldehida dan asam karboksilat C... –OH D.. glukosa C. A. Cl2C = CCl2 D. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.. Jelaskan cara membedakan antara lemak dan minyak. a. gugus metil dan gugus amino C. Campuran berikut yang jika bereaksi menghasilkan ester adalah . A.. ester. propanol dan propanal 16. –COOH dan OH 20.. Ikatan peptida antara asam amino-asam amino yang terdapat dalam protein merupakan ikatan antara . ester. protein 18.. gugus amino dan gugus alkohol 25. gugus karboksilat dan gugus metil E. tetrafluoroetilena O = CH3 – C – O – CH2 – CH3 B.. sukrosa D. gliserol trioleat dengan natrium hidroksida C. glikol D. asam oleat dengan narium hidroksida D. gliserol E. A. Beri nama senyawa-senyawa turunan benzena berikut. 3.

18. Apendiks 1 175 . Tekanan osmotik larutan ini dalam mmHg adalah .. X+ siap direduksi B..60 E. A.56 V E° = 0. Akhir Tahun A. B. Zn sebagai anode B..760 Di antara larutan berikut yang memiliki titik beku paling rendah jika diketahui molalitas larutan sama. A.14 V D. E. NiCl2 E. jumlah elektron yang ditambahkan .. A. A..1 m E. 39.1 m Konsentrasi jenuh larutan protein tertentu adalah 10–3 M pada 25 °C.. –0. 0. Pernyataan yang benar jika kenaikan titik didih ketiga larutan tersebut dibandingkan terhadap larutan Na 2SO 4 dengan konsentrasi yang sama adalah .0 C. X zat pengoksidasi yang baik E.. 5. semua teknik si atas cocok Larutan 0.. –0..9 B. 2.. Larutan yang memiliki titik beku paling rendah adalah .34 V. A. 156 C.. tekanan osmotik E.. penurunan tekanan uap B.. glukosa 0. 0..2 dm3..50 faraday 1.1 m B. 3 Δ T NaCl A.Evaluasi Materi A. Pernyataan berikut tentang elektrolisis lelehan NaCl yang tidak tepat adalah . A. kepekatan larutan B...8 D. Δ T Na2SO4 = Δ T NaCl 3 2 E. empat di kanan 9. –0. sukrosa 0. 1. 29. kenaikan titik didih C. Δ T Na2SO4 = 2 4 B. merupakan reaksi redoks E. logam Na merupakan hasil akhir B. X siap dioksidasi 10..174 V. Cu sebagai katode..1 mol glukosa NaCl.. X+ zat pengoksidasi yang baik C.00 faraday 4. A.. NiCl2 0.0 6.14 V E. Zn sebagai katode. Jumlah tembaga (mg) yang diendapkan pada katode adalah . 0.76 V..00 faraday Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda.. Ni sebagai katode.10 A dilewatkan melalui larutan tembaga(II) sulfat selama 10 menit. empat di kiri E. 0. Δ T Na2SO4 = Δ T Na3PO4 3 Sifat-sifat berikut bukan merupakan sifat koligatif larutan adalah . Δ T Na2SO4 = Δ T glukosa 3 2 D. Zn sebagai anode D. Pada penyetaraan setengah reaksi: S 2 O 32– → S.25 faraday 0. NH4NO3 0.5 E.. satu mol H2 dihasilkan dari setiap mol Cl2 yang diproduksi D. penurunan titik beku larutan D.7 V 12. Δ T Na2SO4 = Δ T Na3PO4 3 1 C.25 V..80 V E° = 1. 2. Potensial reduksi standar Cu. dua di kanan B. Banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam larutan adalah . C 12H22O 11 D. E° = 0. A. penurunan tekanan uap jenuh Elektrolisis suatu larutan NaCl di katode terbentuk gas sebanyak 11. Cu sebagai anode E. dua di kiri C. A. 24. 19.62 V Berapa nilai E° untuk setengah sel: Sn2+(aq) + 2e– → Sn(s) A.. Ni sebagai anode C. kenaikan titik didih D.62 V C. adalah . Diketahui setengah reaksi: X+ + e– → X(s). CuSO4 0. Cu sebagai anode 11. produk yang dihasilkan tidak stabil dibandingkan pereaksi 13. X+ zat pereduksi yang jelek D. Ni sebagai katode. 0. E°= 2. tiga di kanan D.000 g air dan dididihkan.00 faraday D...7 V B. C6H12O6 C.. H2 dihasilkan dari H2O C. Cu sebagai katode.0245 D. 7.. 4.1 m D. penurunan titik beku C. A. NH 4NO 3 B.. Pernyataan berikut yang benar adalah . tekanan osmotik E.50 B. Diketahui sel elektrokimia berikut: H+ | H2 || Ag+ | Ag Zn | Zn || Ag | Ag Zn2+ | Zn || Sn2+ | Sn 2+ + 3... 8. 60. 0.. Potensial sel galvani paling besar akan diperoleh jika . –0.1 m C. CuSO4 Salah satu teknik pengukuran berikut yang cocok untuk mengukur berat molekul oksihemogoblin. Ni. Zn berturut-turut 0. Arus listrik sebesar 0. dan Na3PO4 masingmasing dilarutkan dalam 1. 34. yang memiliki berat molekul sangat besar adalah . C.

astatin E.. Xe berada dalam bentuk molekul diatom.. Pernyataan berikut yang tepat untuk unsur Xe adalah . A. Salah satu kegunaan unsur sebagai pupuk diperoleh dari .. A. NaCl. selenium C... terdapat dalam keadaan bebas di alam C. C. Na C. Sifat-sifat berikut yang bukan merupakan sifat logam alkali adalah . elektrolisis larutan amonium klorida 26.... Xe digunakan luas untuk senyawa organologam E. HI. 176 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . A.. A. mudah bereaksi dengan air C. Fe. arang D. Dalam keadaan bebas di alam. memanaskan campuran amonium sulfat dan kalsium oksida D.. A. freon 20. Fe. penguapan C.. Fungsi cahaya dalam reaksi ini adalah . Cr B. CO2 19. HBr. besi C. HI. Teknik yang digunakan untuk memperoleh belerang dari alam adalah melalui proses . berasap dengan hadirnya asam klorida sebab terbentuk aluminium klorida yang meruah C. HF 16.. kamar timbal 27. larutan oksidanya mengubah lakmus merah menjadi biru D. NH3. Xe memiliki energi ionisasi pertama lebih rendah dari Na D. Xe membentuk senyawa dengan beberapa unsur elektronegatif 15. HCl C. Cr.. Fe. belerang E. kemudian memancarkan satu partikel beta maka akan dihasilkan . larut dalam natrium hidroksida cair membentuk larutan natrium aluminat 21. daya pengoksidasi D. memanaskan amonium klorida C. Reaksi antara klorin dan metana dilakukam dengan bantuan cahaya. titik didih B. merupakan unsur yang sangat reaktif B. NaOH. Pernyataan berikut yang menunjukkan reaksi aluminium hidroksida adalah .... natrium 22. nomor atom 23. Ni 29.. HF... Fe. NaOH. kamar timbal E.. A. GeCl4 25. Bahan baku pembuatan Na 2CO 3 melalui proses solvay adalah .. Stainles steel merupakan campuran antara logam . Cr. A. dan mudah diiris B... Berikut ini yang merupakan sifat fisis suatu unsur adalah . Logam natrium adalah reduktor kuat. NaCl. Pembuatan asam nitrat secara komersial dilakukan melalui proses . A. NaCl D. helium B.. Cu. Cu. sifat basanya sangat kuat E. NaCl..... metana C. HCl.. A. HBr. Ni. HBr. HF. PbCl4 C. HF E. elektrolisis B. Frash 24. daya pereduksi E... Fe.. nitrogen B. amonia E. HBr. memanaskan amonium nitrat B. senyawanya mudah larut dalam air 18..... NH3 E.. Na D. Jika atom unsur memancarkan satu partikel alfa. Urutan senyawa-senyawa hidrogen halida dengan titik didih menurun adalah . lunak. NH3. HI.. Haber-Bosch D. ionnya bermuatan positif satu E. CO2 C. rubidium B. SnCl4 B. E. CO B. bereaksi dengan natrium hidroksida cair membentuk endapan putih natrium aluminat E. HBr D.. sifat padat. HF. A. gas-gas di bawah ini adalah sebagai molekul. HCl. Xe tidak dapat membentuk senyawa B. A. 234 91 232 91 U U 30. A. Frasch E. kontak D. HI. aluminium D.. Salah satu unsur transisi adalah .... Ni E. CCl4 D. garam natrium mudah larut dalam air 17.. A. A. Di antara tetraklorida berikut yang tidak mudah dihidrolisis oleh air adalah .. kecuali . 234 92 234 90 232 90 U U U D. Ostwald B. mengalirkan gas hidrogen ke dalam nitrogen cair E.. A.. dibuat dengan cara elektrolisis leburan garamnya D.. A.. Hidrogenasi C. klorin D.. Xe2 C. HCl. Hasil percobaan yang mendukung ungkapan itu adalah . NaHCO3. B. nikel 28. CO2. HI B. bereaksi dengan asam klorida membentuk endapan putih aluminium klorida D. SiCl4 E.. bereaksi dengan asam sulfat membentuk endapan putih aluminium sulfat B.14. warna nyala C. HCl. Pembuatan gas amonia di laboratorium dapat dilakukan dengan cara .

A.menguraikan molekul klorin menjadi atomatomnya B.. Evaluasi Materi Akhir Tahun 177 ... A... terdapat pada buah-buahan B.5 A. keton. polietilen B.. ClHC = CHCl D.. 9.. Tuliskanlah perbedaan sifat-sifat fisik dari aluminium dan besi.. A. Berapakah titik didih dan titik beku larutan 0. Pereaksi berikut yang dapat mengubah benzen menjadi metil benzen adalah . Kf air = 1.512 °C/m. reaksi dengan PCl3 E. F. 2-metil-3-pentanol 34. Senyawa tersebut menghasilkan senyawa x. menguraikan molekul klorin menjadi ionionnya C. 36. Polivinilklorida adalah plastik hasil polimerisasi dari . klor dengan adanya katalis FeCl3 35. Urutkanlah kereaktifan dari unsur-unsur halogen berikut: Br.. 4. Jelaskanlah perbedaan antara reaksi fisi dan reaksi fusi beserta contohnya. ester E.86 °C/m) Air laut mengandung sekitar 0. 2. sakarosa D. dan H2O dalam larutan HI berlebih. A. 5. menghilangkan uap air 31.152 gram gliserol.. Semua polimer berikut dibuat melalui polimerisasi adisi. Senyawa organik: =O 1) CH3—C—CH2—CH3 2) CH3—CH2—O—CH2—CH3 O = 3) CH3—C—O—CH2—CH3 berturut-turut termasuk: A. keton. karet buatan C.. eter.... 3-pentanol E. CH3CH(OH)CH3 B. HCl pekat C. ester. 3. Polisakarida yang menyusun dinding sel tanaman adalah . Suatu senyawa dengan rumus molekul C 4H 10 O tidak bereaksi dengan logam Na. Cl. CH2(OH)CH2CH2(OH) 33.. ester B.. keton B. 1. umumnya berbau harum D. selulosa C. Tuliskanlah rumus struktur untuk molekul trigliserida yang mengandung asam lemak jenuh berikut: 2 molekul C 12H 5COOH dan 1 molekul C17H35COONa. Cl2C = CCl2 38. keton C. A. glikogen 37. A. keton. Perkirakanlah senyawa tersebut. A. H2C = CCl2 B. reaksi dengan logam natrium D. amilum E. C3H8O3 dalam 20 g air? (Kb air = 0. C 2H 6 E. A.. A. polipropilen E.. 10... Berapakah tekanan minimum yang harus diterapkan pada 25 °C untuk memurnikan air laut dengan teknik osmosis balik? Tuliskan notasi sel untuk sel volta dengan setengah reaksi berikut: Cd(s) → Cd2+(aq) + 2 e– Pb2+(aq) + 2 e– → Pb(s) 6. eter. Rumus molekul yang memiliki lebih dari satu isomer struktur adalah ..5 M NaCl.. ester. y. penentuan rumus molekul 32. ClHC = CCl2 C. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. PVC D. reaksi esterifikasi C. 3-metil-2-pntanol B. Berikut ini merupakan sifat-sifat senyawa ester. eter. Asam propanoat dapat dibuat dengan cara mengoksidasi . Jika dihidrolisis senyawa tersebut menghasilkan 2-propanol. Berapakah massa atom boron yang memiliki dua isotop yang stabil 10B (19%) dan 11B (81%)? 8. CH3CH2CHO C. diperoleh dari reaksi antara asam karboksilat dan alkohol 40. C2H5F C. C 2H 2 D. I dari yang paling aktif dan jelaskan.. metilklorida dengan adanya katalis AlCl3 E. SOCl2 D. eter D. kecuali . ester. 7. CH3CH2OH E. CH3COOH3 D. eter. memanaskan campuran D. nilon A. menguraikan ikatan C – H dalam metana E. Perlakuan berikut yang tidak dapat diterapkan untuk membedakan alkohol dan eter adalah . dapat dipakai sebagai pelarut C. C2H4F2 B.. kelarutan dalam air B. 2-pentanol D.. air klor B. H2C = CHCl E.. 3-meti-3-pentanol C. Senyawa yang bukan merupakan alkohol sekunder adalah . C2F6 39. kecuali . dapat dipakai sebagai esens buatan E. laktosa B. Hitunglah massa setiap produk yang dihasilkan dari elektrolisis larutan LiBr selama 1 jam dengan arus 2.

23. 2. 11.1 m Soal Penguasaan Materi 2. 9. 10. Bab 2 Soal Penguasaan Materi 2. 2. 19. E B D A C D D B A C 5.42 V b. Fe2+(aq) + 2 OH–(aq) l Fe(OH)2(s) 4 Fe(OH)2(s) + O2(g) + 2 H2O(l) l 4 Fe(OH)3(s) Soal Penguasaan Materi 2. dan kadang ditambahkan ZnCl 2 . Mg(s) + Sn2+ l Mg2+(aq) + Sn(s) Esel = 2. 1. 8.3 atm 2.92 atm ZnSo4 3. 15. 6. 2 MnO4-(aq) + 16 H+(aq) + 5 SO32-(aq) + 5 H2O(l) l 2 Mn2+(aq) + 8 H2O(l) + 5 SO42-(aq) + 10 H+(aq) 4 Cu(s) + 2 NO3–(aq) + 10 H+(aq) l 4 Cu2+(aq) + N2O(g) + 5 H2O(l) 22 MnO4 (aq) + 3 C2O4 (aq) + 2 H2O(l) l 2 MnO2(s) + 6 CO32-(aq) + 4 H+(aq) Cr2O72-(aq) + 6 Fe2+(aq) + 14 H+(aq) l 2 Cr3+(aq) + 6 Fe3+(aq) + 7 H2O(l) 3. 30. 12. 3. 18. 18. 29.204 °C 4. Evaluasi Materi Bab 2 A. Cara mencegah korosi adalah dengan pelapisan cat antikarat atau logam lain yang lebih tahan karat. a. 11. c.7 g Batu baterai tersusun atas seng dan batang karbon. 1.3 1. 7. Pilihan ganda E B E B B C B D D A Esai 2. 8. 15. 17. Cu(s) + 2 Ag+(aq) l Cu2+(aq) + 2 Ag(s) Esel = 0.59 Pilihan ganda D D C B E D D D C D Esai 30 mmHg 118.1 1. A – A’ b. K = Na+ + e → Na A = 2 Cl → Cl2 + 2 e– 18. E D C B C C C E A A 21. 3. dibandingkan dengan tekanan uap jenuh pelarut murni.3 1. B = 0.64 V 2. 27. 24. 6. 4. 2. Z = cair Tujuan penjual menaruh atau menambahkan garam dapur pada es balok.64 V 0. 12. a. 5.1 1.1 Tf = -0. 2. 26.78 V 1. Untuk mempertahankan kenetralan medium elektrolit. 1. Kemudian. Besi teroksidasi oleh O2 dan air yang terdapat di udara bebas. Y = gas. d. 4. 4. + – + – Zn Cu Sn Ag Soal Penguasaan Materi 1. 14.49 mm Hg 100. a.Apendiks 1 Kunci Jawaban Bab 1 Soal Penguasaan Materi 1. 0.7 atm Evaluasi Materi Bab 1 A. 4. 7.215 g/mol 100. 1. 20. 15. 19. CuSo4 3+ SnCl2 AgCl Soal Penguasaan Materi 1. agar es balok tersebut mengalami penurunan titik beku sehingga cepat mencair. 14. 10. 13. 3. 3. 35. 5. 1. Ketika kutub positif dihubungkan dengan kutub negatif akan terjadi reaksi oksidasi: a.22 V Penghantar yang mengeluarkan atau mengumpulkan elektron dalam suatu sel. 17. X = padat. 22. 2. 4. 4. sedikit air. b.4 m 2. 5.6 20 g 12. 13. 3.2 Dengan cara melarutkan suatu zat terlarut dan mengukur tekanan uapnya. 2. G–H d. 16. 2. 20. 16. Karena es balok berubah wujud menjadi zat cair maka proses pendinginan cetakan es potong dapat berlangsung secara merata. 4. 2. 1. E E D A A C C E B A Soal Tantangan a. B. B. 9.46 V K = 2 H2O + 2 e– → H2 + 2 OH– A = 2 I– → I2 + 2 e– c. 25. Soal Tantangan 178 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 16. a. elektrolit yang digunakan adalah campuran MnO2. 2 Al(s) + 3 Ni2+(aq) l 2 Al3+(aq) + 3 Ni(s) Esel = 1. 28.2 1.2 V 2.46 V c. B – B’ c. 2. b. 1. NH4Cl. anode : Al(s) l Al (aq) + 3 e katode : Ni2+(aq) + 2 e l Ni(s) a.

Dengan pemanasan. • Air sadah tetap mengandung ion sulfat. klorida. Besi. 9. 1. a. kriolit Gas nitrogen merupakan komponen terbesar penyusun udara. Peleburan alumina menggunakan sel elektrolisis Dengan cara titrasi asam basa. Unsur-unsur golongan alkali tanah berwujud padat pada suhu kamar karena memiliki titik leleh lebih tinggi dari suhu kamar. dan W sesuai dengan jenis baja yang diinginkan. B C C C A 3. oksigen cair akan menguap sehingga dapat dipisahkan dari gas lainnya. 7. 6. 18. dan arkeologi. 15. Karena dalam satu golongan unsur memiliki nomor atom paling besar. 35% Pilihan ganda C D C A C C D C E D 11. Sepanjang periode ke-3 dari kiri ke kanan a. • Air sadah sementara mengandung ion berkarbonat dan kesadahannya dapat dihilangkan dengan pemanasan. • Air sadah : air yang mengandung ion Ca dan atau ion Mg. Dapat mempercepat pembelahan sel tubuh. peleburan. 2. P. serta pengotor lain dibuat dengan cara membuat terak.5%. 2. Esai Oksidasi: Ag(s) → Ag+(aq) + e– Tetap.1 1. Anode = Ag dan katode = Cu Reduksi: Ag+(aq) + e– → Ag(s) B. C . D D E A B E D E C D 21. dan pemurnian. 3. Untuk mendapatkan gas oksigen dalam jumlah banyak dapat dilakukan dengan cara destilasi bertingkat udara cair. bahan pembuat pesawat terbang.5 hari 1 0 4 n→ 7 Li +2 α 3 Soal Penguasaan Materi 4. Selain itu. 17. 6. d. Di alam mineral tembaga umumnya ditemukan bersama emas dan perak. 2. • alumunium : peralatan dapur. Karena pada saat memasak masakan yang mengandung air. Apendiks 1 179 . dll • tembaga : kabel. nitrat. a. 25. 3.8 °C.3 3. 2. Menurunkan titik didih Al.2% b. Si. Bab 3 Soal Penguasaan Materi 3. Pemurnian bauksit untuk memperoleh alumina murni. 13. Semakin lama digunakan maka campuran Mn2O3 dan NH4Cl akan semakin berkurang yang akhirnya habis. Mula-mula. Soal Penguasaan Materi 3. nitrogen. 1. seperti Cr. 4. a. 24. Soal Penguasaan Materi 3. sifat reduktor berkurang dan oksidator bertambah 9. Tembaga dan timah c. 10.V. pembungkus. 4. Dengan cara pengendapan. 4.dan H a. Baja dapat dibuat dengan cara peleburan ulang besi gubal. seperti bom atom. 22. Oksigen : pembakaran dan metabolisme tubuh Karbon : obat sakit perut • besi : rangka bangunan. • Reaksi berantai yang tak terkendali sangat berbahaya karena mampu menghasilkan energi yang sangat besar. 23.2 1. Menimbulkan boiler scale pada pipa-pipa air. Mn. Sehingga ketika terjadi pemanasan akan terbentuk endapan magnesium karbonat dan kalsium karbonat. 3. nitrogen akan menguap dan selanjutnya dipisahkan. Mo. Kemudian secara berangsur-angsur udara dipanaskan. dan perak Nonlogam : oksigen. Mn. 20. 6.1 1. rangka jembatan. Caranya dengan mengoksidasikannya dengan oksigen. Dengan cara meluruh Partikel B . 10 5 B+ 4. yaitu pemekatan bijih. Industri metalurgi melalui tiga tahapan. Logam : besi. sifat logam berkurang dan nonlogam bertambah b. 5. Udara yang mengandung 21% oksigen dan 78% nitrogen didinginkan hingga suhu –200 °C. b. Pelapisan tembaga dengan perak. yaitu proses pengolahan bahan-bahan alam menjadi logam. air tersebut kemungkinan mengandung garam bikarbonat dari magnesium dan kalsium. 21. dan nikel 10. 1. Soal Tantangan 1. 5. b. 2. Ni. dan karbon Hematit (Fe2O3) Magnetit (Fe3O4) Siderit (FeCo3) Pirit (FeS) Beril. 2. radiasi yang dipancarkan berbahaya bagi makhluk hidup. sifat asam bertambah c. 1. 2. dll. Ketika itu pula aliran e– pada batang karbon tidak berlangsung sehingga batu baterai tidak dapat digunakan lagi. Dalam satu periode dari kiri ke kanan sifat asam bertambah dan sifat basa berkurang. Logam-logam diperoleh atau dibuat dengan cara metalurgi. 2.2 Di bidang kesehatan. 12. c. Evaluasi Materi Bab 3 A. 3. ke dalam terak ditambahkan logam. Terakhir. aluminium. 14. Karena mudah berkarat.4 1. 7. 3. 7. kadar karbon dalam besi gubal diturunkan dari 3–4% menjadi 0–1. Pada suhu –195. Bab 4 Soal Penguasaan Materi 4. peternakan. 2. 5. Kemudian.Zn → Zn2+ + 2 e– Elektron yang dihasilkan akan mengalir melalui batang karbon + dan mereduksi MnO2 dan NH4 menjadi Mn2O3 dan NH3. 2. peralatan elektronik Pengolahan aluminium terdiri atas 2 tahap: a. 1. reaksinya: Ca(HCO3)2 → CaCO3 + CO2 + H2O Mg(HCO3)2 → MgCO3 + CO2 + H2O CaCO3 dan MgCO3 yang terbentuk akan membentuk kerak pada ketel yang digunakan. krom. 8.12 ton 8. 19. • Reaksi berantai terkendali dapat dimnafaatkkan sebagai pembangkit listrik (PLTN). Soal Penguasaan Materi 3. rangka kendaraan. 16. Dibedakan dari warna nyala yang dihasilkannya. 4. Pada suhu –183 °C.

5. f. Kemudian. Pilihan ganda C B E B D D D B A E Esai 27 13 2. 13. B. dan lain-lain.1 1. 6. Pilihan ganda D B C A D D A A C D Esai a. B E C E E C C B B D 21. C B D A D 3. permukaan tanah di atas pipa air diperiksa dengan Geiger Counter. 1-pentanol metoksi pentana 2-metil-3-heksanon asm 3-etil-heksanoat 3-etil-2-metil-heksanal etil-pentanoat etil butil eter etil propil keton asam 2-metil-butirat 2-metil-3-etil-pentanal etil valerat — — X= X → 10. f. 1. 6. a. 5. 22. CH3—(CH2)2—C—O—CH3 H g. haloalkana oleh –X. 14 BrO3–(aq) + 4 H+(aq) + 5 N2H4(g) l 14 Br–(aq) + 12 H2O(l) + 10 NO3–(aq) 6 Fe2+(aq) + Cr2O72–(aq) + 14 H+(aq) l 6 Fe3+(aq) + 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) 0. c. 18. 2. Untuk mendeteksi kebocoran pada pipa-pipa yang ditanam di dalam tanah. 4. c. 15. e. 2. b. a. Intensitas radiasi yang berlebih menunjukkan adanya kebocoran. 1. 14. B.4 L 90 40 5. Soal Tantangan Soal Penguasaan Materi 5. a. 8. b. 2. Pergerakan turbin merupakan energi mekanik yang dapat memberi kemampuan generator untuk mengubah energi tersebut menjadi energi listrik. 4.52 tahun 238 92 X 1 1 U + 2X → X + 30n 239 94 90 40 X → X → 239 94 Pu + -1 B 0 a. CH3 CH3 —CH2 —O —CH2 —CH3 O H CH3—CH—C—C—C6H13 — — — — Evaluasi Materi Semester 1 A. 1. 24. a. 2. b. uap ini digunakan untuk menggerakkan turbin. 9. b. b. 4. 5. Atom oksigen berikatan tunggal dengan atom karbon berikat juga dengan atom hidrogen. 3. 15. reaksi inti berlangsung terkendali di dalam suatu reaktor nuklir. Ketika radioisotop mengalami reaksi inti akan dihasilkan energi yang sangat besar. Kemudian. sedangkan untuk ester berikatan dengan gugus alkil. e. 10. CH3—CH2—CH2—CH2—C—CH2—C—OH CH3 — — CH3 . Pada PLTN sumber energi untuk menghasilkan listrik adalah unsur radioisotop. 19. 12. c. c. b. biasanya digunakan radioisotop Na-24 dalam bentuk garam NaCl atau Na2CO3. 4m 0. 2. Untuk karboksilat satu atom oksigen berikatan ganda dengan atom karbon. CH3 3. energi ini digunakan untuk memanaskan air sehingga terbentuk uap. Zr → Pn → 90 41 Nb 218 84 222 86 Po + 24α 3. 14. 16.42 g 22.65 0. D E D A B C 2H 5 e. 3. 4. 7. CH —CH —CH —C—CH 3 2 2 3 — — — — O H CH3—CH2—C—C—H CH3 O — — I 180 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII — O H d. b. 3.067 11. d. 25. 1. Perbedaan : substitusi alkohol oleh gugus –OH. a. 2. 23. Pada PLTN. CH —CH —C—CH —OH 3 2 2 b.65 °C Katode : Ni2+(aq) + 2 e– l Ni(s) Anode : 2 H2O(l) l 4 H+ + O2(g) + 4 e– 117. Radioisotop Na-24 ini dapat memancarkan sinar gama yang bisa dideteksi dengan menggunakan alat pencacah radioisotop Geiger Counter. Zr → 86 90 39 X+ 226 88 0 −1 β 4 2 222 Rn → X+ α Al + X → 4 2 1 0 30 15 1 P+ 0 n Bab 5 Soal Penguasaan Materi 5. Persamaan : alkohol dan haloalkana mensubtitusi satu atom H dari alkana. 12. 11. 1. 20. garam yang mengandung radioisotop Na-24 dilarutkan ke dalam air. d. Untuk mendeteksi kebocoran pipa air. 7. 13. 8. a. 9. Senyawa keton memiliki gugus karbonil yang tidak mengikat atom H.2 1. 10. studi geothermal. 17. Menentukan debit air sungai. c.Evaluasi Materi Bab 4 A. b. sedangkan satunya berikatan tunggal dengan atom karbon.

1. d. a. a. c. b.Soal Penguasaan Materi 5. CH3 — H HO—C—C—CH2—CH3 — — O CH3 CH3 — C— C —CH3 O CH3 CH3 b. 19. b. 10. 2. Soal Penguasaan Materi 5. b. B B C D C — CH3 O H CH3—C—CH2—CH2—CH CH3 — — — — — — — CH3 CH3 O H CH3—CH —C—CH — — — — CH3—CH2—C — CH — O H CH3—CH2—C—CH2—CH CH3 CH3 O — — CH3 CH3 — — 2. b. 2-metil-2-butanol butanol metil butanoat — H CH3—C—CH2—CH2—OH CH3 — — — OH H CH3—CH2—C—CH2—OH CH3 — H CH3—CH2—C—CH2—CH3 OH Soal Penguasaan Materi 5. 12. a. O CH3—C—CH2 — CH O H CH3—CH2—C—CH — — — — — — CH3 CH3 CH3—CH—O—CH3 CH3 — b. 2-metil-2-propanol 1-pentanal. 1.4-butanadiol asam 3-bromo-3. 9.3 1.2-dimetil-1-propanal asam-propanoat CH3 — CH H CH3—CH—C—CH3 OH OH — — O O — — CH3—CH2—O—CH2—CH3 ” CH3—CH2—O—C—CH3 H O O Apendiks 1 181 . Aldehid akan memberikan endapan merah dengan pereaksi fehling dan membuat cermin perak dengan pereaksi Tollen’s sedangkan keton tidak menunjukkan reaksi terhadap pereaksi fehling dan Tollen’s. 17. 24. 2. bahan campuran bahan bakar. (asam propanoat dan etanol) Sebagai pelarut. A B C D B C A A A C 21. 15. a.5 O 1. 16. — CH3—CH2—CH2—CH2—CH2—CH O H CH3—CH2—CH2—C—CH — — Evaluasi Materi Bab 5 A. 4. 13. 2. 5. CH3—CH2—CH2—CH2—C—OH H HO—C—CH2—C—CH3 — — — O CH3—C—CH3 ” CH3—CH2—CH O 3. Zat aditif pada makanan dan pengawet makanan atau minuman. 23. 1-butanol. 7.4 1. 6.5. 25. 22. Ester terbentuk melalui esterifikasi dari reaksi antara alkohol dan asam karboksilat dalam suasana asam. a. c. 2-metil-1-propanol. c. c. 14. 11. Aldehid dan keton diindentifikasi dengan pereaksi fehling dan Tollen’s. 8. Isomer gugus fungsi: OH CH2 CH3 — — — — O HO—C—CH2—CH3 ” H2O—O—C—CH3 — — c. dan antiseptik.5-trimetil heksanoat isomer struktur: CH3—CH2—O—CH2—CH3 CH3—O—CH2—CH2—CH3 — 2. 18. B. Benzaldehilda etil 3-metil-butanoat 2-bromo-1. Pilihan ganda E C B B B C D C A E Esai a. 2. 3. 20. CH3—CH2—CH2—CH2—CH2—OH H CH3—CH2—CH2—C—CH3 — 3.

b. 5. 2. m-dinitrobenzena NO2 Titik didih dipengaruhi rantai alkana dan gugus halogen yang terikat. NH 3 n ⎡ ⎡ ⎡ ⎡ →– – ⎢C – C⎢ ⎢ C = C ⎢ ⎯⎯ ⎣ ⎣ ⎣ n ⎣ alkena polialkena – – – – HO 182 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII – – – – . 1. a. 2.3 1.O d. Struktur benzena pada 1865 hanya berupa cincin heksagonal dengan ikatan tunggal. 3. 2. Mengakibatkan gangguan pencernaan pada lambung.2 Cl NO2 Soal Penguasaan Materi 6.1 1. e. 3. c. a. RC OH H CH3—CH2—CH2—C—CH Br Pelarut organik Zat anestetik Pengawet organisme yang sudah mati O + R'OH → RC OR' O + H2O O Cl—C—CH3 O Evaluasi Materi Bab 6 A. B. Soal Penguasaan Materi 6. a. 9. 12. dan VI 2) X C2H4(g) + 3 O2(g) → 3 CO2(g) + 2 H2O(l) 1) Etena dan klorin 2) Bromoetana 1. f. 2. CH3COOH + CH3OH → CH3COOCH3 + H2O OR' Soal Tantangan 1. III. metil benzoat R—C asam benzoat + metanol → metil benzoat + air H2O Soal Tantangan 1. b. 1. CH3—CH2—CH2—C—CH O e. V. nilon. a. iodometana. 15. Protein. b. 10. Dengan mengukur panjang ikatan di setiap atom C–C yaitu 140 pm. karbohidrat. 2. 3. tahap 1 = reaksi halogenasi tahap 2 = reaksi subtitusi tahap 3 = hidrolisis tahap 4 = reduksi Karena DDT dapat menyebabkan pencemaran air dan tanah. bromometana.1 NO2 b. IV.getah karet. I Br 11. d. lemak. Soal Penguasaan Materi 7. 1. c. 3. b. 6. b. bersifat karsinogen dan hanya tanaman yang terkena DDT lama-kelamaan akan mengalami mutasi sehingga tahan terhadap DDT. 7. semakin panjang rantai alkana titik didihnya semakin tinggi dan semakin besar Mr halogen yang terikat maka senyawa yang terbentuk akan semakin sukar menguap. dan kloroetana berwujud gas karena titik didihnya di bawah 25 °C sedangkan bromoetana. a. tahap 1 = Cl2 tahap 2 = KCN tahap 3 = H2SO4 b. O Parasetamol sering digunakan sebagai C CH obat sakit kepala. c. 8. teflon.2-etanadiol Bromoetana I Br 4. dan iodoetana berwujud cair karena titik didihnya diatas 25 °C NO2 5. d. Pilihan ganda A B C B A A A D A B Esai Bromobenzena + asam bromida Digunakan sebagai pestisida dan pembuatan fenol. a. B C A E B 5. b. Bab 7 Soal Penguasaan Materi 7. 2. 1) I. 2. 14. 13. Bromobenzena Etil benzena Nitrobenzena o-dibromobenzena m-dinitrobenzena Cl 2. 4. Polimer alami dapat ditemukan di alam. 1. sedangkan polimer buatan dibuat di laboratorium dengan cara sintesis. Bab 6 Soal Penguasaan Materi 6. c.2 1. a. a. Wujud klorometana. 4. PVC.

9. 7. 1. 2.3 5. 10. diantaranya: a. 2. getah karet Polimer buatan : teflon. Dipeptida : analgisin Tripeptida : glisin alanil fenilabanin Polipeptida : hemoglobin Dengan uji biuret atau xantoprotein. Polisakarida: tediri atas lebih dari dua unit sakarida. jika dibakar dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti kanker. 16. 3. Apendiks 1 183 . Pilihan ganda B B D E C B D A E D Esai Pada reaksi polimerisasi adisi. sedangkan protein merupakan gabungan dari asam amino. 1. Kaya dengan beta-karoten Evaluasi Materi Semester 2 A. 2. Pada suhu kamar. 14. Jika gugus karbonil terletak di antara alkil. 3.5 Soal Penguasaan Materi 7. 8. O O — Soal Penguasaan Materi 7. 3. 2. Dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah b. yaitu HDL dan mengurangi kolesterol LDL c. 9.4 Soal Penguasaan Materi 7.6 1.. 14. Lemak dan minyak bersifat nonpolar. 12. monomernya merupakan senyawa alkena. Selain itu. 1.. 4. teflon Monosakarida: terdiri atas satu unit sakarida. maka protein yang terdapat pada telur akan mengalami denaturasi. 1. salah satunya karena pengaruh suhu. PVC. yaitu hidrokarbon takjenuh yang berikatan rangkap dua. 20.. Disakarida: terdiri atas dua unit sakarida. 3. berarti monosakaridanya digolongkan ke dalam golongan aldosa. sedangkan minyak berwujud cair. 1. Polimer alami : protein. Merupakan sumber vitamen E d. NH3. Monosakarida dapat dikelompokkan berdasarkan letak gugus karbonilnya. Pada reaksi polimerisasi kondensasi. 3. 1. maka terdapat suhu optimum agar reaksi yang berlangsung cukup baik yaitu sekitar 60–70 °C. Jadi. Telur mengandung banyak protein yang tersusun atas berbagai asam amino. 22. Mengurangi kecenderungan darah untuk membeku e. 6. M–M–gabungan gugus fungsi] + produk samping M. 5. lemak berwujud padat. maka larut dalam pelarut nonpolar seperti kloroform Karena asam lemak tak jenuh tidak akan meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. nilon 11. A C B D C A B D D C 21.M = polimer 3. Esai Lemak dan minyak dapat dibedakan dari wujudnya. gugus fungsi–M–gugus fungsi + gugus fungsi–M–gugus fungsi M = monomer 3. Polietena sebagai • bahan pembungkus • polivinilklorida sebagai bahan pipa pralon • nilon sebagai bahan pakaian 2. 7. 8. >70 °C. 25. 2. 18. yaitu proses perusakan struktur protein. monomernya mengandung gugus fungsi dan dihasilkannya produk samping. sedangkan minyak berwujud cair. 10. Jika protein itu mengalami suatu reaksi.. 17. 13. 24. Dilihat dari letak gugus karbonitnya yaitu aldosa dan ketosa Monosakarida Asam amino adalah unit terkecil dari protein. E D D C E B. minyak sawit juga memiliki banyak kebaikan. Jika telur tersebut dimasak terlalu matang. 5. Pilihan ganda E B B D A C B E D C 11. dan CH3COOH.2. seperti H2O. Minyak kelapa mengandung lemak jenuh dan minyak sawit mengandung lemak tak jenuh. Lemak pada suhu kamar berwujud padat. yang lebih baik digunakan adalah minyak sawit. 1. 6. CH2OH H H OH OH H OH O H O H CH2OH H OH — CH3 (CH2)4 NH2 — Soal Penguasaan Materi 7. HCl. berarti gugus fungsional digolongkan sebagai golongan ketosa. 15. 4. 13. 19. polipropena. 15. Dapat meningkatkan kadar kolesterol yang bermanfaat. E C B D A O H3N—CH—C—NH—CH2—C—NH—CH—C—OH O OH H CH2OH Ikatan glikosida Soal Tantangan 1. Plastik sulit diuraikan mikroorganisme sehingga merusak sifat tanah. Jika letak gugus karbonil di ujung. Sehingga kurang baik memasak seperti itu karena kandungan proteinnya sudah rusak. — — [gabungan gugus fungsi–M–M . 2. 23. 12. — H3N—CH—C—NH—CH2—C—OH CH3 — — — — — — H O O — — 4. 2. B. ⎯⎯ → Evaluasi Materi Bab 7 A.

O . toluena sukrosa + air → fruktosa + glukosa maltosa + air → glukosa + glukosa laktosa + air → galaktosa + glukosa C 3H6 O O B. 2. 25. dan kulit kabel listrik. 24. 12. 4. Contoh : 235 U + 1 N → 91 Kr + 142 Ba + 3 1 N 92 0 36 56 0 1 1 2 0 — — Evaluasi Materi Akhir Tahun A. 30. Alumunium : lembek. kuat dan tidak tahan karat 7. Reaksi fusi : reaksi antara dua inti atom ringan (NA < 5) yang bergabung menjadi inti yang lebih besar. Polivinil klorida (PVC) digunakan untuk mainan anak-anak. 19. 13. 28. B 32. Br. 3. Contoh : 2 H + 3 H → 4 He + 1 N Reaksi fisi : penguraian suatu radioisotop berat (NA > 83) akibat penambahan partikel menjadi dua unsur yang lebih ringan. 10. furniture. 5. Polietena/Polietilena (PE) digunakan untuk kantung plastik. Besi : keras. 24. B 40. kurang kuat. 15.81 8. 17. 18. mainan anak-anak.65 g 5. 20. tahan karat karena membentuk lapisan oksidanya. 29. — — CH3—C—CH3 O : dimetil keton : propanal Kegunaan plastik di antaranya: Polietilentereftalat (PET) digunakan untuk kemasan minuman dan bahan pakaian.148 °C 2. nitrobenzena c. asam benzoat b. 23. 3. E 34. berat. 0. D 38. 1. 9. B 33. 14.436 atm 3. — — Pilihan ganda B B B C A A C D B A 11. I 6. selang plastik. 4. 7. D E D A C A C C D B 31. Cl. piringan hitam. 16. pembungkus makanan dan barang. D 35. Tb = 100. Esai CH3—CH2—CH 5. metil isopropil 10. a.2. A A A E B B E C D C 21. C 36. 26. pipa paralon. 6. D H2C—O—C—C17H34COONa 184 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII — — HC—O—C—C12H24COOH O — — H2C—O—C—C12H24COOH O — — 9. D 39. 1. E 37. 8. Cd(s)/Cd2+(aq) || Pb2+( aq)| Pb(s) 4. 27. 22. ringan. dan piringan hitam.042 °C Tf = –0. F. 10.

92 (210) 137.95 74.00 (223) 157.08 (249) 12.9 1.93 63.3 69.55 (247) 162.90 112.1 132.0 10.003 164.45 52.008 Apendiks 3 185 .9 35.3 152.0 (253) 19.Apendiks 2 Tabel Unsur-Unsur Kimia Unsur (Inggris) Unsur (Indonesia) Simbol Nomor Atom Nomor Massa Actinium Alumunium Americium Antimony Argon Arsenic Astatine Barium Berkelium Beryllium Bismuth Boron Bromine Cadmium Calcium Californium Carbon Cerium Cesium Chlorine Chromium Cobalt Copper Curium Dysprosium Einsteinium Erbium Europium Fermium Fluorine Francium Gadolinium Gallium Germanium Gold Hafnium Helium Holmium Hydrogen Aktinium Alumunium Amerisium Antimon Argon Arsen Astat Barium Berkelium Berilium Bismut Boron Bromin Kadmium Kalsium Kalifornium Karbon Serium Sesium Klor Kromium Kobalt Tembaga Kurium Disprosium Einsteinium Erbium Europium Fermium Fluor Fransium Gadolinium Galium Germanium Emas Hafnium Helium Holmium Hidrogen Ac Al Am Sb Ar As At Ba Bk Be Bi B Br Cd Ca Cf C Ce Cs Cl Cr Co Cu Cm Dy Es Er Eu Fm F Fr Gd Ga Ge Au Hf He Ho H 89 13 95 51 18 33 85 56 97 4 83 5 35 48 20 98 6 58 55 17 24 27 29 96 66 99 68 63 100 9 87 64 31 32 79 72 2 67 1 (227) 26.98 (243) 121.81 79.59 197.01 140.5 (247) 167.5 4.00 58.8 39.3 (247) 9.012 209.72 72.0 178.4 40.

10 140.4 44.4 30.9 22.9 (257) 207.94 144.1 150.2 20.96 28.97 195.9 85.62 32.80 138.31 54.18 (237) 58.2 55.01 (253) 190.2 6.941 175.07 186 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .47 101.96 78.09 107.94 (256) 200.2 102.0 24.2 16.69 92.99 87.9 192.8 126.85 83.00 106.1 (242) (210) 39.9 (147) (231) (226) (222) 186.91 14.6 95.Indium Iodine Iridium Iron Krypton Lanthanum Lawrencium Lead Lithium Lutetium Magnesium Manganese Mendelevium Mercury Molybdenum Neodymium Neon Neptunium Nickel Niobium Nitrogen Nobelium Osmium Oxygen Palladium Phosphorus Platinum Plutonium Polonium Potassium Praseodymium Promethium Protactinium Radium Radon Rhenium Rhodium Rudibium Ruthenium Samarium Scandium Selenium Silicon Silver Sodium Strontium Sulfur Indium Yodium Iridium Besi Kripton Lantanium Lawrensium Timbal Litium Lutetium Magnesium Mangan Mendelevium Air raksa Molibdenum Neodimium Neon Neptunium Nikel Niobium Nitrogen Nobelium Osmium Oksigen Paladium Fosfor Platina Plutonium Polonium Kalium Praseodimium Prometium Protaktinium Radium Radon Renium Rodium Rudibium Rutenium Samarium Skandium Selenium Silikon Perak Natrium Stronsium Belerang In I Ir Fe Kr La Lr Pb Li Lu Mg Mn Md Hg Mo Nd Ne Np Ni Nb N No Os O Pd P Pt Pu Po K Pr Pm Pa Ra Rn Re Rh Rb Ru Sm Sc Se Si Ag Na Sr S 49 53 77 26 36 57 103 82 3 71 12 25 101 80 42 60 10 93 28 41 7 102 76 8 46 15 78 94 84 19 59 61 91 88 86 75 45 37 44 62 21 34 14 47 11 38 16 114.

648531 C/mol → 96500 C/mol 5.6021773 × 10–19 C (C = coulomb) 0.007276 sma 1.91 65.0 168.4 232.6 158.9 238.3 173. 2002 sifat radioaktif Tetapan dan Lambang Tetapan yang Digunakan dalam Ilmu Kimia Tetapan Lambang Besar Angka dan Satuan Satuan massa atom Bilangan Avogadro Boltzmann Muatan listrik Tetapan gas Faraday Massa elektron Massa neutron Massa proton Tetapan Planck Kecepatan rambat cahaya sma NA k e R F me mn mp h c 1 sma = 1.674929 × 10–27 kg 1.88 183.0820578 (L atm)/(mol K) 8.008664 sma 1.7 47.022137 × 1023/mol 1.22 Sumber: Chemistry (Chang).38066 × 1023 J/K 1.109390 × 10–31 kg 1.0 50.022137 × 1023 sma NA = 6.9 (99) 127.99792458 × 108 m/s ≈ 3 × 108 m/s Apendiks 2 187 .s 2.39 91.31451 J/(mol K) 9.626076 × 10–34 J.0 88.Tantalum Technetium Tellurium Terbium Thallium Thorium Thulium Tin Titanium Tungsten Uranium Vanadium Xenon Ytterbium Yttrium Zinc Zirconium Keterangan: Tantalum Teknesium Telurium Terbium Talium Torium Tulium Timah Titanium Wolfram Uranium Vanadium Xenon Iterbium Itrium Seng Zirkonium Ta Tc Te Tb Tl Th Tm Sn Ti W U V Xe Yb Y Zn Zr 73 43 52 65 81 90 69 50 22 74 92 23 54 70 39 30 40 180.660540 × 10–27 kg 1 g = 6.94 131.9 204.485799 × 104 sma 9.672623 × 10–27 kg 6.9 118.

44 +1.49 +0.37 –2.87 2– U 2 SO4 (aq) + – +2.66 –2.83 –1.76 –0.51 +1.46 +1.07 +0.42 +1.69 +1.77 +0.76 –2.40 –0.80 +0.71 –2.23 +1.44 –0.54 +0.63 +1.17 +0. 2001 188 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .25 –0.96 +0.36 –0.01 PbO2(s) + HSO4 (aq) + 3 H (aq) + 2 e – U PbSO4(s) + 2 H2O +1.34 +0.07 0 –0.Apendiks 3 Harga Potensial Reduksi Unsur-Unsur Setengah Reaksi E° (volt) F2(g) + 2 e– U 2 F–(aq) S2O8 (aq) + 2 e 2– – +2.14 –0.36 +1.74 –0.92 –3.28 –0.05 U Cl2(g) + 2 H2O MnO4 (aq) + 8 H (aq) + 5 e U Mn2+(aq) + 4 H2O PbO2(s) + 4 H+(aq) + 2 e– U Pb2+(aq) + 2 H2O BrO3–(aq) + 6 H+(aq) + 6 e– U Br–(aq) + 3 H2O Au3+(aq) + 3 e– U Au(s) Cl2(g) + 2 e– U 2 Cl–(aq) O2(g) + 4 H+(aq) + 4 e– U 2 H2O Br2(aq) + 2 e– U 2 Br–(aq) NO3–(aq) + 4 H+(aq) + 3 e– U NO(g) + 2 H2O Ag+(aq) + e– U Ag(s) Fe3+(aq) + e– U Fe2+(aq) I2(s) + 2 e– U 2 I–(aq) NiO2(s) + 2 H2O + 2 e– U Ni(OH)2(s) + 2 OH–(aq) Cu2+(aq) + 2 e– U Cu(s) SO42–(aq) + 4 H+(aq) + 2 e– U Ni(OH)2(s) + 2 OH–(aq) AgBr(s) + e– U Ag(s) + Br– 2 H+(aq) + 2 e– U H2(g) Sn2+(aq) + 2 e– U S n(s) Ni2+(aq) + 2 e– U Ni(s) Co2+(aq) + 2 e– U Co(s) PbSO4(s) + H+(aq) + 2 e– U Pb(s) + HSO4–(aq) Cd2+(aq) + 2 e– U Cd(s) Fe2+(aq) + 2 e– U Fe(s) Cr2+(aq) + 3 e– U Cr(s) Zn2+(aq) + 2 e– U Zn(s) 2 H2O + 2 e– U H2(g) + 2 OH–(aq) Al3+(aq) + 3 e– U Al(s) Mg2+(aq) + 2 e– U Mg(s) Na+(aq) + e– U Na(s) Ca2+(aq) + 2 e– U Ca(s) K+(aq) + e– U K(s) Li+(aq) + e– U Li(s) 2 HOCl(aq) + 2 H (aq) + 2 e + – + – – Sumber: Chemistry the Central Science.

argon (Ar). F fenol: turunan benzena yang mengandung satu gugus hidroksi (-OH) dengan rumus molekul C6H5OH. lalu dibandingkan dengan unsur murninya. neon (Ne). gaya antarmolekul: interaksi antarmolekul dengan cara membentuk ikatan kimia golongan : unsur-unsur dalam tabel periodik dalam kolom yang sama. daya oksidasi: kemampuan mengoksidasi unsur lain.Kamus Kimia A adisi : reaksi yang mengubah ikatan ganda menjadi ikatan tunggal. anilin: turunan benzena yang mengandung gugus amina (-NH2). afinitas elektron : perubahan energi yang terjadi jika suatu atom atau molekul memperoleh elektron membentuk ion negatif. alotropi: variasi bentuk kristal karena perbedaan suhu dan tekanan. alkuna: senyawa hidrokarbon dengan ikatan rangkap tiga. alkana: senyawa hidrokarbon dengan ikatan tunggal. alkena: senyawa hidrokarbon dengan ikatan rangkap dua. B basa konjugasi: spesi yang terbentuk jika suatu asam menerima H+ benzena : senyawa hidrokarbon aromatik yang mengandung enam atom karbon. aldosa : karbohidrat yang mengandung gugus fungsional aldehid. anion: ion yang bermuatan negatif. bilangan oksidasi: ukuran kendali elektron yang dimiliki atom dalam senyawa. dipol: dua kutub disosiasi: peristiwa penguraian suatu zat menjadi beberapa zat lain yang lebih sederhana distilasi : proses pemisahan komponen-komponen campuran berdasarkan perbedaan titik didihnya. D deeksitasi : perpindahan elektron dari tingkat energi yang lebih tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah dengan memancarkan energi. anion poliatom: anion yang terdiri atas beberapa unsur. daya reduksi: kemampuan mereduksi unsur lain. elektrolit: cairan yang menghantarkan listrik sebagai akibat adanya ion positif atau negatif. kripton (Kr). Kamus Kimia 189 . elektron valensi: elektron pada kulit terluar atom yang berperan dalam pembentukan ikatan. antioksidan : bahan kimia yang berguna untuk mencegah oksidasi pada makanan atau tubuh makhluk hidup. anode: elektrode positif. asam: jenis senyawa yang mengandung hidrogen dan berdisosiasi dalam air menghasilkan ion hidrogen positif. dan radon (Rn). elektron: partikel dasar dengan muatan negatif. E eksitasi: perpindahan elektron dari tingkat energi yang rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi dengan menyerap energi. energi ionisasi: energi yang menyebabkan ionisasi dan diukur dalam elektronvolt atau joule per mol. G gas mulia : unsur-unsur gas monoatomik yang ada dalam golongan VIIIA pada tabel berkala: helium (He). xenon (Xe). elektrolisis : pembangkit reaksi kimia dengan melewatkan arus listrik melalui elektrolit. asam konjugasi: spesi yang terbentuk jika suatu basa menerima H+ atom: bagian terkecil dari suatu unsur yang utuh secara kimia.

N neutron: inti atom dengan muatan netral. nonlogam: unsur kimia yang merupakan penghantar kalor dan listrik yang buruk serta tidak membentuk ion positif. konduktivitas: daya hantar listrik. ketosa : karbohidrat yang mengandung gugus fungsional keton. Misal. meta: posisi substituen pada atom C nomor 1 dan 3 pada cincin benzena. M makromolekul: molekul berukuran besar yang terdiri atas ribuan atau jutaan atom. massa molar: massa molekul relatif atau massa rumus relatif yang dinyatakan dalam gram (gram/mol). isomer: beberapa senyawa kimia yang memiliki rumus molekul yang sama tetapi berbeda struktur molekulnya atau berbeda susunan atomnya dalam ruang. hidrokarbon jenuh: senyawa hidrokarbon yang tidak memiliki ikatan rangkap. ikatan kovalen: ikatan kimia yang dibentuk melalui pemakaian elektron valensi bersama.012 kg atom karbon-12. nonelektrolit: larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. bukan merupakan ikatan ion maupun ikatan kovalen. monosakarida: karbohidrat yang terdiri atas satu unit sakarida. halogenasi: reaksi penggantian suatu atom oleh unsur halogen. dilambangkan Z. N. K karbohidrat: senyawa hidrokarbon yang memiliki gugus fungsional aldehid atau keton dan mengandung banyak gugus hidroksi. ikatan ion: ikatan kimia yang terbentuk karena adanya pengalihan elektron. massa jenis: massa pada per satuan volume. mol: banyaknya zat yang mengandung satuan dasar di dalam 0. molar: menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam setiap liter larutan atau jumlah mmol zat terlarut dalam tiap mL larutan monomer : satuan terkecil dari polimer. asam amino merupakan monomer dari protein. ionisasi: pengionan. massa atom : satuan massa yang digunakan untuk menyatakan massa atom relatif.H haloalkana: suatu senyawa alkana yang memiliki gugus alkil atom halogen. katode: elektrode negatif. konfigurasi elektron: susunan elektron dalam setiap lintasan atom. ikatan kovalen valensi: ikatan kimia yang terbentuk ketika satu atom menyumbangkan 2 elektron sekaligus. hidrokarbon: senyawa kimia yang hanya mengandung karbon dan hidrogen. hidrokarbon tak jenuh : senyawa hidrokarbon yang memilki ikatan rangkap. karboksida: senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi antara atom C dan atom O. O). kation: ion yang bermuatan positif. nomor massa: menyatakan jumlah neutron dalam atom jika diselisihkan dengan nomor atom. proses menghasilkan ion. 12 I ikatan hidrogen : sejenis interaksi elektrostatistik di antara molekul yang hidrogennya terikat pada atom elektronegatif (F. 190 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . isotop: satu atau dua atau beberapa atom dari unsur yang sama yang memiliki jumlah proton yang sama dalam intinya tetapi berbeda jumlah neutronnya. keelektronegatifan : disebut juga elektronegatifitas merupakan nilai kecenderungan suatu atom untuk menarik elektron dalam pembentukan ikatan kimia. setara dengan 1 massa isotop karbon -12. katalis: zat tambahan yang dapat mempercepat reaksi tetapi zat tersebut tidak ikut dalam reaksi. nomor atom: menyatakan banyaknya proton dalam inti atom. ikatan logam : ikatan kimia antara atom-atom logam.

persamaan reaksi : persamaan kimia yang memberi nama pereaksi-pereaksi dan nama hasil reaksinya polimer : zat dengan molekul besar yang terdiri atas monomer-monomer. sifat magnet: sifat suatu zat terhadap daya tarik magnet. T titik didih: suhu pada suatu tekanan udara jenuh suatu cairan sama dengan tekanan atmosfer luar. senyawa polar : senyawa ionik atau molekul dengan momen dipol permanen yang besar. senyawa ion: senyawa yang terbentuk karena ikatan ion. senyawa poliatom : senyawa ionik yang mengandung ion poliatomik. reduksi: penerimaan elektron. P para: posisi substituen pada atom C nomor 1 dan 4 pada cincin benzena.O oksida : senyawa biner yang terbentuk antara unsur dengan oksigen. metode untuk memisahkan zat dengan menggunakan membran semipermeabel dan tekanan yang tinggi. sifat fisika : sifat suatu zat yang dapat diamati atau diukur tanpa mengubah komposisi zat tersebut. reduktor: unsur atau senyawa yang mengalami oksidasi. reverse osmosis : osmosis balik. oksidasi: pelepasan elektron. reaksi redoks : reaksi kimia yang melibatkan proses reduksi dan oksidasi. senyawa nonpolar : senyawa yang memiliki molekul tanpa momen dipol permanen. penyaringan: pemisahan zat dengan prinsip perbedaan ukuran partikel zat. titik leleh : suhu pada saat padatan berubah menjadi cair. oksigen. ozon: gas tidak berwarna O3 yang larut dalam air dingin. senyawa organik : senyawa karbon yang biasanya gabungan dari unsur hidrogen. periode: unsur-unsur tabel periodik dalam baris yang sama. senyawa kovalen biner: senyawa biner dari nonlogam dan nonlogam. R reaksi adisi: reaksi penghilangan ikatan rangkap dan digantikan dengan gugus fungsi (atom atau molekul). orto: posisi substituen pada atom C nomor 1 dan 2 pada cincin benzena. V volume molar : volume satu mol gas pada keadaan standar (0°C. rumus empiris: menyatakan perbandingan atom yang paling sederhana. reaksi substitusi: reaksi penggantian gugus fungsi (atom atau molekul) yang terikat pada atom C suatu senyawa hidrokarbon. nitrogen. 1atm). Kamus Kimia 191 . pengoksidasi: zat yang mengalami reaksi reduksi dan menyebabkan zat lain teroksidasi. dan sufur. sifat kimia : sifat suatu zat berdasarkan reaksinya dengan zat lain. U unsur: zat yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana. pereaksi: senyawa atau unsur kimia yang bereaksi. oksidator: unsur atau senyawa yang mengalami reduksi. Z zat aditif: bahan kimia tambahan untuk mendapatkan sifat senyawa yang diharapkan. proton: partikel dasar dengan muatan positif. reaksi eliminasi: reaksi pembentukan ikatan rangkap dari ikatan tunggal. S senyawa biner: senyawa yang tersusun atas dua unsur kimia. rumus molekul: menyatakan jenis dan jumlah molekul yang ada.

47. 19. 170 disakarida 155. 36 elektron 16. 120 ionisasi 16. esterifikasi 128 eter 22 124. 87. 62. 117. 111. 43. 123. 138 I ikatan peptida 159. 124. 25. E eksitasi 58 ekstraksi 66. 75. 47. 65. 34. 160. 124. 37. 52. 153. 113. 72 89. 97. 173 47. 70. 48 iodin 56. 174 67. 174 B basa 15. 40. 123. 95. 167. 60. 68. 134. 38. 31. 112. 161 bauksit 75 belerang 25. 48. 98 fruktosa 15. 133. 118. 169. 21. 123. 155. 125. 127. 96. 74. 38. 173 K kalium 25. 63. 131 alkena 137. 68. 162. 132. 97 isomer 122. 112. 47. 52. energi ionisasi 30 ester 102. 19. 83. 174 glikogen 155. 43. 124. 59. 111. 156. 170 afinitas elektron 30 aki 24. 102. 160. 102. 125. 133. 155. 174 G galaktosa 155. 63. 32. 35. 97. 43. 32. 61. 109. 130. 31. 131. 58. 41. 136. 129. 25. 129. 136. 169. 40. 161 D derajat ionisasi 18. 92. 170 korosi 24. 162 alkana 104. 173. 53. 134 keelektronegatifan 74 keton 101. 122. 5. 66. 126. 66. 125. 32. 96 diagram fase 7 dipeptida 159. 98 elektrode standar 33. 19. 131. 97 kation 39. 45. 37. aromatik 141 aspirin 141. 41. 123. 87. 143. 72. 45. 169 hidroksida 37. 173. 159. 169. 144. 81. 36. 60. 44. 51. 85. 51. 61 katode 29. 63 karat 43. baterai 24. 108. 146. 38. 154. 38. 149. 130. 142. 69 benzoat 19. 130. 156. 43. 25. 21 117. 27. 48. 144. 98 130. 47. 169 inert 40. 154. 75. 62. 161. 30. 127. 121. 130. 17. 41. 51. 96. 127. 63. 102. 38. 46. 39. 158. 134. 129. 167. 123. 128. 97. 37. 125. 124. 80. F fenol 139. 22. 94. 174 ketosa 156. 58. 68. 157. 7. 67 karbohidrat 152. 28. 44. 37. 4. 132. 124. 21. 57. 46. 12. 137. 154 alkohol 102. 92. 174 isotop 75. 167. 30. 96. 33. 174 distilasi 11. 113. 16. 72 elektrode 29. 74. 120 fosfor 62. 127. 113. 58. 52 C cincin benzena 137. 142. 169 glukosa 4. 116. 53. 95. 97. 107. 9. 101. 29. 17. 157. 10. 44. 142 fraksi mol 3. 126. 51. 155. 128. 47. 44. 132. 96. 170. 173. 40. 169. 34. 44. 39. 103. besi 42. 39. 57. 169 hidrokarbon 100. 126. 127. 84. 59. 37. 63. 148. 28. 116. 26. 109. 60. 51. bilangan oksidasi 24. 174 karboksilat 101. 105. 39. 64. 127. 26. 36. 106. 158. 37. 133. 174 42. 46. 33. 47. 142. 158. 111. 157. 112. 119. 86. 130. 66. 139. 48. 64. 125. 102. 120. 82. 115. 64 H haloalkana 101. 59. 114. 136. 37. 65. 31. 63. 26. 36. 156. 33. 143. 30. 39. 80. 45. amino 139. 18. 149 157. 128 hidrogen 18. 48. 161. 142. 146. 127. 90. 159. 134 159. 128. 6. 105. 34. 168. 54. 120. 168. 104. 138. 32.Indeks A adisi 133. 133 hasil reaksi 39. 39. 74. 129. 27. 74. 162. 15. 50. 74. 24. 80. 144 fluorin 74. 33. 44. 27. 158. 66 192 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII .

69. 46. 92 V vanadium 64. 169. 74. 140. 157. 155. 59. 30. 40. 103. 68 sel volta 97 selulosa 158 senyawa karbon 100. 52. 48 primer 36. 38. 85. 15. 174 margarin 164. 74. 60. 115. 97 167. 173 36. 154. 130 zat pewarna 143 potensial elektrode 33. 122. 174 logam 24. 47. 51. 51. 74. 22. 68. 46. 174 T teflon 153. 51. 17. 153. 62. 102. 129. 134. 19. 145 sekunder 36. 150 periode 58. 35. 37. 61. 57. 30. 122. 167. 84 64. 170. 64. 169 nitrogen 48. 54. 154. 109 sel elektrolisis 29. 45. 165. 170. 126. 48. O oksidasi 24. 14. 91. 66 makromolekul 152. 68. 38. 53. 92. 143. 109 titik didih 5. tersier 108. 174 monosakarida 155. 53. 144 titik leleh 11. 66. 127. 64. 127 S salisilat 144. 8. 74. 76. 71 pereaksi 36. 143. 28. 97 rumus empiris 9 rumus molekul 111. 71. 70. 25. 154. 62. 34. 167. 44. 27. 123. 60. 174 N natrium 25. 72. 83. 75. 128. 166. 101. 144 P pemisahan 14. 174 Z zat aditif 129. 97. 42. 52. senyawa kimia 100. 20. 141. 72. 161. 63. 14. 9. 65 voltmeter 31 162. 100 sifat magnet 54 struktur cincin 100 substitusi 137. 166 monomer 152. 84. 59. 39. 174 Indeks 193 . 167 122. 21. 44. 74. 47. 41. 25. 74.L lakmus 59. 18. 84. 62. 158. 64. 65. 159. 29. 153. 116. 46. 45. 72. 152. 158. 146 M magnesium 15. 51. 27. 129. 144. 27. 74. 74. 158. 47. 43. 96 40. 165 pestisida 143 polimer 129. 166 oksidator 29. 53. 20. 48. 173 polimerisasi 154. 72. 93. pupuk 62. 54. 46. 31. 50. 158. 66. 102. 141. 113 sifat fisika 2. 167. 139. 27. 156. 169. 164. 31. 69. 146 senyawa organik 100. 125. 152. nilon 153. 165. 155. 37. 59. 101. 56. reduktor 29. 51. 83. 63. 74. 83 persamaan reaksi 24. 26. 30. 98. 39. 74. 169. 66. 64. 66. 28. 7. 33. 42. 44. 86. 82. 174 lemak 115. 155. 155. 97 54. 114. 167. 156. 61. 104. 45. 39. 130. 36. 169. 22. 169. 44. 142. 71. 60 laktosa 156. 28. 63. 58. 169 tekanan osmotik 5. 157. 47. 36. 56. 152. 116. 33. 75. 60. 15 67. 38. U uranium 80. 72. 18. 25. 143. 21. 68. 96. 29. 126. 75. 56. R reduksi 24. 169 maltosa 156. 39. 153. 76 oksigen 24. 25. 174 164. 31. 47. 31. 138. 47. 71. 45. 30. 13. 39. 57. 27. 160. 159. 18. 169. 97. 73 162. 29. tembaga 30. 52. 52. 53. 33. 46. 143. 40. 63. 169. 142. 166. 47. 75. 143. 67. 74. 74. 167. 43. 158. 154. 54. 19. 72. 80 sifat kimia 2. 72. 34. 148 osmosis 12. 50. 32. 72 magnet 54. 41. 46 potensial sel 31. 55. 66. 44. 15. 26. 167. 167. 42. 52. 167. 144. 154. 13. 32. 34. 29. 109 protein 14. 55.

Tupamahu.frankfurt.bppt. New Jersey: Prentice Hall. 7th edition. 3ed edition.riviera concepts. Millio.ca harleypics. Petrucci. New Jersey: Prentice Hall. Kristen Milligen. Chemistry. Mc Murry. Murov. Newmark. Jhon dan Gregory M. 2000. Frank R. Brown Communication.wvusd. C. John dan Robert C Fay.wikipedia.rjautowork. Newmark. Ltd. General Chemistry Principles and Modern Application. Experiment in General Chemistry.depkes. Brady. Ann. Bandung: PT Citra Aditya Bakti. Edisi kedua. Singapore: Pearson Education Asia Pte. Inc. Sumber lain: dbhs. Chemistry The Molecular Science. dan Patrick F.innovationcanada.Daftar Pustaka Achmad Hiskia. 6th edition. 1991. New York: McGraw-Hill. 5th edition. London: Nelson Thornes. Drewes. 7th edition. Jakarta: Balai Pustaka. 2000.ca www. Chemistry The Central Science.al. New Jersey: Houngton Mipplin Company. 1997.Hill. Penuntun Belajar Kimia: Stoikiometri dan Energetika. Sevenair. Chemistry. 1997.com http:\\id.edu 194 Praktis Belajar Kimia untuk Kelas XII . 1997. Sherman. Introductory Chemistry. Ryan. Burkett dan Allan R. Jakarta: Balai Pustaka. Fullick.k12. C. 2000. New York: Sauders College Publishing.fbr. Oxford: Heinemann. New York: John Wiley & Sons. Steve dan Brian Stedjee. Olmsted.com www. Alan dan Sharon J. dan Wiliam Harwood.org www. Brown. A. 2004.Inc.go. 1997. James E. 2001. Dubuque: Wm. Heyworth. dan Fred Senese. Jendela IPTEK: Materi. New York: McGraw . John P. 2002.fh. Jendela IPTEK: Kimia. 1996. Theodore L.go. Raymond. Chemistry: Matter and Its Changes. Sherman. M. F. Experiments and Exercises in Basic Chemistry. 1997. How to Study Science.id www.W. Science Discovery 1. New York: John Wiley & Sons. 1991. et.id www.ruf. Ralph H. Chang. Rex. Brown.com www. Chemistry. 2000. Ann. 2000. Chemistry for You. 2001. Basic Concept of Chemistry.rice.com www. 4th Edition. L. New Jersey: Prentice Hall. Edisi kedua. Dubuque: Wm.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful