P. 1
Postest m. Bayu Mario

Postest m. Bayu Mario

|Views: 3|Likes:

More info:

Published by: Andi Muhammad Bayu Mario on Mar 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/03/2014

pdf

text

original

NAMA : M. BAYU MARIO NIM : 125040201111238 KELAS : I2, SELASA PUKUL 13.20-15.00 POSTEST 1.

Apa yang anda ketahui tentang enzim? Pada tahun 1878, ahli fisiologi Jerman Wilhelm Kühne (1837–1900) pertama kali menggunakan istilah “enzyme” yang berasal dari bahasa Yunaniyang berarti “dalam bahan pengembang” (ragi). Enzim merupakan senyawa organik berupa protein yang berfungsi sebagai katalis dalam metabolisme tubuh, sehingga disebut juga biokatalisator sehingga dapat mempercepat reaksi-reaksi kimia di dalam tubuh makhluk hidup tetapi enzim sendiri tidak dapat ikut bereaksi, dalam artian hanya sebagai motor penggerak agar proses reaksi kimia berjalan dengan cepat. Enzim tersusun atas apoenzim, kofaktor, dan koenzim. Enzim memiliki sifat-sifat antara lain, sebagai biokatalisator, bereaksi secara bolak-balik, merupakan protein, bersifat termolabil, bekerja secara spesifik, serta diperlukan dalam jumlah sedikit. Faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim antara lain, konsentrasi enzim, konsentrasi substrat, suhu, pH, dan inhibitor. Salah satu yang saya akan jelaskan yaitu, pengaruh suhu. Suhu sangat berpengaruh terhadap kerja enzim sebab enzim bersifat termolabil yaitu hanya bekerja pada suhu optimal yang dimana masing-masing dari jenis enzim memiliki suhu optimal. Apabila keadaan suhu yang terlalu tinggi maka akan terjadi proses denaturasi atau mengalami kerusakan pada sisi aktif enzim sehingga enzim tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Kemudian, cara kerja enzim ada 2 macam, yaitu lock and key dan induced fit. Cara kerja enzim menggunakan lock and key pada intinya antara substrat dan sisi aktif enzim memiliki bentuk yang khas dan dapat saling menyatu membentuk enzim kompleks kemudian melepas substrat menjadi produk. Selanjutnya cara kerja enzim menggunakan induced fit pada intinya antara sisi aktif dan substrat tidak saling cocok, tetapi sisi aktif enzim dapat menyesuaikan dengan substrat sehingga dapat saling menyatu dan membentuk enzim kompleks kemudian melepas substrat menjadi produk. Inhibitor terbagi atas 2 yaitu inhibitor reversible dan inhibitor irreversible. 2. Apa yang dimaksud dengan kofaktor? Komponen non protein yang berupa, ion-ion anorganik (aktivator) dan gugus prostetik. Ion-ion anorganik ini berupa logam yang berikatan lemah dengan enzim, Fe, Ca, Mn, Zn, K, Co. Ion klorida, ion kalsium merupakan contoh ion anorganik yang membantu enzim amilase mencerna karbohidrat (amilum). Sedangkan gugus prostetik berupa senyawa organik yang berikatan kuat dengan enzim, FAD (Flavin Adenin Dinucleotide), biotin, dan heme merupakan gugus prostetik yang mengandung zat besi berperan memberi kekuatan ekstra pada enzim terutama katalase, peroksidae, sitokrom oksidase. 3. Berikan contoh enzim yang ada didalam tanaman? Enzim Papain pada pepaya, Bromelin pada nenas, Actinidin pada kiwi, Lipoksigenase pada kedelai, Amilase pada kecambah gandum. 4. Sebutkan sifat kimia Hydrogen Peroksida?

Merupakan oksidator kuat, merupakan asam lemah, sebagai akseptor proton, senyawa aktif yang dapat merusak sel, dapat membentuk radikal bebas melalui reaksi dengan logam transisi (Fe2+), dapat berdifusi ke dalam dan menembus membran sel, kondisi normal hidrogen peroksida sangat stabil, dengan laju dekomposisi yang sangat rendah, bersifat toksik dalam kehidupan sel, saat mengalami dekomposisi hidrogen peroksida terurai menjadi air dan gas oksigen, anti-bakteri, anti-jamur, agen pembersih, disinfektan, bahan pemutih. 5. Mengapa untuk praktikum kali ini ada beberapa perbandingan enzim dan substrat? Agar kita dapat mengetahui perbedaan kecepatan reaksi yang terjadi antara konsentrasi substrat yang lebih tinggi daripada konsentrasi enzim, atau konsentrasi substrat yang lebih rendah daripada konsentrasi enzim, atau perbandingan yang sama antara konsentrasi substrat dan enzim. 6. Deskripsikan tentang asisten kalian. Menurut saya, mas agung ya baik. Cuma kalau menjelaskan materi agak cepat jadi kami praktikan agak susah memahami apalagi minggu kemarin menjelaskan tentang penggunaan rumus. Dan sepertinya mas Agung ini orang yang pintar banget soalnya keliatan dari foto profilnya yang di Korea kayak ikutin apa gt. Apalagi sebelumnya saya sudah pernah mendengar nama mas dari cerita teman sy sewaktu semester 1 namanya Yuyun katanya pernah ikutin lomba atau apa gt sama-sama. Mudah-mudahan mas agung bisa saling share tentang pengalamannya ke luar negeri ataupun memberikan tips-tips kalau mau mengikuti jejak seperti mas Agung. Saya pribadi tertarik dengan apa yang dilakukan mas sampai bisa ke luar negeri membawa almamater UB bahkan menjadi perwakilan Indonesia. That’s so amazing.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->