Kumpulan Karya WS Rendra

DOA SEORANG SERDADU SEBELUM BERPERANG Oleh : W.S. Rendra Tuhanku, WajahMu membayang di kota terbakar dan firmanMu terguris di atas ribuan kuburan yang dangkal Anak menangis kehilangan bapa Tanah sepi kehilangan lelakinya Bukannya benih yang disebar di bumi subur ini tapi bangkai dan wajah mati yang sia-sia Apabila malam turun nanti sempurnalah sudah warna dosa dan mesiu kembali lagi bicara Waktu itu, Tuhanku, perkenankan aku membunuh perkenankan aku menusukkan sangkurku Malam dan wajahku adalah satu warna Dosa dan nafasku adalah satu udara. Tak ada lagi pilihan kecuali menyadari -biarpun bersama penyesalanApa yang bisa diucapkan oleh bibirku yang terjajah ? Sementara kulihat kedua lengaMu yang capai mendekap bumi yang mengkhianatiMu Tuhanku Erat-erat kugenggam senapanku Perkenankan aku membunuh Perkenankan aku menusukkan sangkurku ***
2009

AKU TULIS PAMPLET INI Oleh : W.S. Rendra | Dikumpulkan oleh www.blogtorik.com l Support by www.madingonline.co.cc

Gelombang angin menyingkapkan keluh kesah yang teronggok bagai sampah Kegamangan.S. Dan di dalam air lumpur kehidupan. Aku tulis pamplet ini karena kawan dan lawan adalah saudara Di dalam alam masih ada cahaya.com l Support by www. Kelesuan. Tidak mengandung perdebatan Dan akhirnya menjadi monopoli kekuasaan Aku tulis pamplet ini karena pamplet bukan tabu bagi penyair Aku inginkan merpati pos. Aku ingin secara wajar kita bertukar kabar. Lalu besok pagi pasti terbit kembali.cc 2009 .co. Kenapa ketakutan menjadi tabir pikiran ? Kekhawatiran telah mencemarkan kehidupan. Duduk berdebat menyatakan setuju dan tidak setuju. Matahari menyinari airmata yang berderai menjadi api. Ketegangan telah mengganti pergaulan pikiran yang merdeka. Kecurigaan. Rembulan memberi mimpi pada dendam. dan ungkapan diri ditekan menjadi peng . Aku ingin memainkan bendera-bendera semaphore di tanganku Aku ingin membuat isyarat asap kaum Indian.blogtorik. aku melihat bagai terkaca : ternyata kita. Aku tidak melihat alasan kenapa harus diam tertekan dan termangu.an Apa yang terpegang hari ini bisa luput besok pagi Ketidakpastian merajalela. Di luar kekuasaan kehidupan menjadi teka-teki menjadi marabahaya menjadi isi kebon binatang Apabila kritik hanya boleh lewat saluran resmi. toh.madingonline. maka hidup akan menjadi sayur tanpa garam Lembaga pendapat umum tidak mengandung pertanyaan. manusia ! Pejambon Jakarta 27 April 1978 Potret Pembangunan dalam Puisi *** GERILYA Oleh : W. Matahari yang tenggelam diganti rembulan.Kumpulan Karya WS Rendra Aku tulis pamplet ini karena lembaga pendapat umum ditutupi jaring labah-labah Orang-orang bicara dalam kasak-kusuk. Rendra Tubuh biru | Dikumpulkan oleh www. Ketakutan.iya .

madingonline.cc .S.com l Support by www.co.blogtorik. Rendra Ia merangkak di atas bumi yang dicintainya Tiada kuasa lagi menegak | Dikumpulkan oleh www.Kumpulan Karya WS Rendra tatapan mata biru lelaki berguling di jalan Angin tergantung terkecap pahitnya tembakau bendungan keluh dan bencana Tubuh biru tatapan mata biru lelaki berguling dijalan Dengan tujuh lubang pelor diketuk gerbang langit dan menyala mentari muda melepas kesumatnya Gadis berjalan di subuh merah dengan sayur-mayur di punggung melihatnya pertama Ia beri jeritan manis dan duka daun wortel Tubuh biru tatapan mata biru lelaki berguling dijalan Orang-orang kampung mengenalnya anak janda berambut ombak ditimba air bergantang-gantang disiram atas tubuhnya Tubuh biru tatapan mata biru lelaki berguling dijalan Lewat gardu Belanda dengan berani berlindung warna malam sendiri masuk kota ingin ikut ngubur ibunya 2009 GUGUR Oleh : W.

" Hari pun berangkat malam Bumi berpeluh dan terbakar Kerna api menyala di kota Ambarawa Orang tua itu kembali berkata : "Lihatlah.blogtorik. Ia adalah bumi waris yang akan datang. Bumi kita adalah juwa dari jiwa.cc 2009 . Dan aku pun berasal dari tanah tanah Ambarawa yang kucinta Kita bukanlah anak jadah Kerna kita punya bumi kecintaan. Ia adalah bumi nenek moyang. hari telah fajar ! Wahai bumi yang indah.madingonline. Ketika anaknya memegang tangannya ia berkata : " Yang berasal dari tanah kembali rebah pada tanah. Bumi kita adalah tempat pautan yang sah. Bumi yang menyusui kita dengan mata airnya.com l Support by www.co. kita akan berpelukan buat selama-lamanya ! Nanti sekali waktu seorang cucuku akan menacapkan bajak di bumi tempatku berkubur | Dikumpulkan oleh www. Ia adalah bumi waris yang sekarang.Kumpulan Karya WS Rendra Telah ia lepaskan dengan gemilang pelor terakhir dari bedilnya Ke dada musuh yang merebut kotanya Ia merangkak di atas bumi yang dicintainya Ia sudah tua luka-luka di badannya Bagai harimau tua susah payah maut menjeratnya Matanya bagai saga menatap musuh pergi dari kotanya Sesudah pertempuran yang gemilang itu lima pemuda mengangkatnya di antaranya anaknya Ia menolak dan tetap merangkak menuju kota kesayangannya Ia merangkak di atas bumi yang dicintainya Belumlagi selusin tindak mautpun menghadangnya. Bumi kita adalah kehormatan.

cc . Malam bermandi cahaya matahari. Rendra Engkau melayang jauh. engkau menjadi pelangi yang agung dan syahdu Peluruku habis dan darah muncrat dari dadaku. berbendera pusaka.S. engkau berkudung selendang katun di kepalamu.co. menyandang senapan. Aku di sini memandangmu. sementara dari jauh resimen tank penindas terdengar menderu. Di dalam hujan tembakan mortir. Di antara pohon-pohon pisang di kampung kita yang berdebu. kekasihku. kehijauan menyelimuti medan perang yang membara. Engkau mandi cahaya matahari.madingonline. Engkau menjadi suatu keindahan. kekasihku.com l Support by www. Maka di saat seperti itu kamu menyanyikan lagu-lagu perjuangan bersama kakek-kakekku yang telah gugur di dalam berjuang membela rakyat jelata **** 2009 | Dikumpulkan oleh www.blogtorik.Kumpulan Karya WS Rendra kemudian akan ditanamnya benih dan tumbuh dengan subur Maka ia pun berkata : -Alangkah gemburnya tanah di sini!" Hari pun lengkap malam ketika menutup matanya LAGU SEORANG GERILYA (Untuk puteraku Isaias Sadewa) Oleh : W.

menjadi marabahaya.co.Kumpulan Karya WS Rendra AKU TULIS PAMPLET INI aku tulis pamplet ini karena lembaga pendapat umum ditutupi jaring labah-labah orang-orang bicara dalam kasak-kusuk.madingonline.com l Support by www.blogtorik.cc 2009 . dan ungkapan diri ditekan menjadi peng-iya-an apa yang terpegang hari ini bisa luput besok pagi ketidak pastian merajalela di luar kekuasaan kehidupan menjadi teka-teki. menjadi isi kebon binatang apabila kritik hanya boleh lewat saluran resmi maka hidup akan menjadi sayur tanpa garam lembaga pendapat umum tidak mengandung pertanyaan tidak mengandung perdebatan dan akhirnya menjadi monopoli kekuasaan aku tulis pamplet ini karena pamplet bukan tabu bagi penyair aku inginkan merpati pos aku ingin memainkan bendera-bendera semaphore di tanganku aku ingin membuat isyarat asap kaum indian aku tidak melihat alasan kenapa harus diam tertekan dan termangu aku ingin secara wajar kita bertukar kabar duduk berdebat menyatakan setuju atau tidak setuju kenapa ketakutan menjadi tabir pikiran ? Kekhawatiran telah mencemarkan kehidupan ketegangan telah mengganti pergaulan pikiran yang merdeka matahari menyinari airmata yang berderai menjadi api rembulan memberi mimpi pada dendam gelombang angin menyingkapkan keluh kesah yang teronggok bagai sampah kegamangan kecurigaan ketakutan kelesuan aku tulis pamplet ini karena kawan dan lawan adalah saudara di dalam alam masih ada cahaya matahari yang tenggelam diganti rembulan lalu besok pagi pasti terbit kembali | Dikumpulkan oleh www.

blogtorik.alat kemajuan yang diimpor tidak cocok untuk petani yang sempit tanahnya tentu. kita bertanya : "lantas maksud baik saudara untuk siapa ?" sekarang matahari semakin tinggi lalu akan bertahta juga di atas puncak kepala dan di dalam udara yang panas kita juga bertanya : kita ini dididik untuk memihak yang mana ? ilmu .orang kota perkebunan yang luas hanya menguntungkan segolongan kecil saja alat .madingonline. toh. 27 april 1978 ) **** Sajak Pertemuan Mahasiswa matahari terbit pagi ini mencium bau kencing orok di kaki langit melihat kali coklat menjalar ke lautan dan mendengar dengung di dalam hutan lalu kini ia dua penggalah tingginya dan ia menjadi saksi kita berkumpul disini memeriksa keadaan kita bertanya : kenapa maksud baik tidak selalu berguna kenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlaga orang berkata : "kami ada maksud baik" dan kita bertanya : "maksud baik untuk siapa ?" ya ! ada yang jaya.ilmu diajarkan disini akan menjadi alat pembebasan ataukah alat penindasan ? sebentar lagi matahari akan tenggelam | Dikumpulkan oleh www. ada yang terkuras dan kita disini bertanya : "maksud baik saudara untuk siapa ? saudara berdiri di pihak yang mana ?" kenapa maksud baik dilakukan tetapi makin banyak petani kehilangan tanahnya tanah . ada yang terhina ada yang bersenjata.tanah di gunung telah dimiliki orang .co. manusia ! Rendra ( pejambon .Kumpulan Karya WS Rendra dan di dalam air lumpur kehidupan aku melihat bagai terkaca : ternyata kita.com l Support by www.cc 2009 . ada yang diduduki ada yang berlimpah. ada yang terluka ada yang duduk.jakarta.

pertanyaan kita menjadi hutan atau masuk ke sungai menjadi ombak di samodra di bawah matahari ini kita bertanya : ada yang menangis..blogtorik.....Kumpulan Karya WS Rendra malam akan tiba cicak .pertanyaanku membentur meja kekuasaan yang macet dan papantulis .....madingonline. ada yang mengikis dan maksud baik kita berdiri di pihak yang mana ! RENDRA( jakarta....kanak menghadapi satu jalan panjang tanpa pilihan tanpa pepohonan tanpa dangau persinggahan tanpa ada bayangan ujungnya ..com l Support by www.papantulis para pendidik yang terlepas dari persoalan kehidupan delapan juta kanak ....kanak tanpa pendidikan aku bertanya tetapi pertanyaan ... menghisap udara yang disemprot deodorant | Dikumpulkan oleh www.co.... ada yang mendera ada yang habis..cicak berbunyi di tembok dan rembulan berlayar tetapi pertanyaan kita tidak akan mereda akan hidup di dalam mimpi akan tumbuh di kebon belakang dan esok hari matahari akan terbit kembali sementara hari baru menjelma pertanyaan ..cc 2009 ... 1 desember 1977 ) ***** Sajak Sebatang Lisong menghisap sebatang lisong melihat Indonesia Raya mendengar 130 juta rakyat dan di langit dua tiga cukung mengangkang berak di atas kepala mereka matahari terbit fajar tiba dan aku melihat delapan juta kanak .

..cc 2009 ..bunga bangsa tahun depan berkunang ....juta harapan ibu dan bapak menjadi gemalau suara yang kacau menjadi karang di bawah muka samodra ....gunung menjulang langit pesta warna di dalam senjakala dan aku melihat protes .co.madingonline....penyair salon yang bersajak tentang anggur dan rembulan sementara ketidak adilan terjadi disampingnya dan delapan juta kanak .rumus asing diktat ......kanak tanpa pendidikan termangu . kita mesti berhenti membeli rumus ..mangu di kaki dewi kesenian bunga .blogtorik.19 agustus 1978 ) ****** | Dikumpulkan oleh www..com l Support by www...sarjana menganggur berpeluh di jalan raya aku melihat wanita bunting antri uang pensiunan dan di langit para teknokrat berkata : bahwa bangsa kita adalah malas bahwa bangsa mesti dibangun mesti di up-grade disesuaikan dengan teknologi yang diimpor gunung ...protes yang terpendam terhimpit di bawah tilam aku bertanya tetapi pertanyaanku membentur jidat penyair ...desa mencatat sendiri semua gejala dan menghayati persoalan yang nyata inilah sajakku pamplet masa darurat apakah artinya kesenian bila terpisah dari derita lingkungan apakah artinya berpikir bila terpisah dari masalah kehidupan RENDRA ( itb bandung .....Kumpulan Karya WS Rendra aku melihat sarjana ..kunang pandang matanya di bawah iklan berlampu neon berjuta .diktat hanya boleh memberi metode tetapi kita sendiri mesti merumuskan keadaan kita mesti keluar ke jalan raya keluar ke desa ...

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful