SAIDAH SYAMSUDDIN

Mengapa seseorang bisa tetap mengingat apa yang telah terjadi di masa lalu? Mengapa seseorang tidak lupa bagaimana menyetir mobil?
Memori adalah satu proses untuk menyimpan informasi yang diperoleh dari pengalaman dan dikemudian hari bisa diingat kembali bila diperlukan. Memori sangat erat hubungannya dengan pembelajaran, dimana perubahan tingkah laku seseorang yang diperoleh melalui satu pengalaman tersebut disimpan dalam memori.

Dengan kata lain, pembelajaran adalah didapatnya satu pengetahuan baru, dan memori adalah retensi dari pengetahuan yang baru dipelajari. Pembelajaran dan memori merupakan dasar dari semua pengetahuan, kemampuan, rencana kita, yang membuat kita menyadari apa yang terjadi di masa lalu, masa kini, dan memperkirakan masa depan.

Menjelaskan apa yang dimaksud dengan belajar dan memori Dapat menyebutkan klassifikasi dari memori Dapat menjelaskan tentang mekanisme neural dari memori .

Belajar adalah satu responsi terhadap satu situasi tertentu yang dapat mengubah tingkah laku sedemikian rupa sehingga timbul responsi yang tepat. Hal ini biasanya bisa disesuaikan dan bisa digunakan. Belajar adalah terjadinya perubahan tingkah laku atau didapatnya satu pengetahuan yang disebabkan oleh satu pengalaman. .

. Belajar selalu ada hubungannya dengan proses yang disadari atau tidak disadari Belajar adalah satu proses yang gradual Belajar adalah satu proses yang enduring Pembelajaran yang kompleks bisa diperkuat oleh tantangan dan bisa dihambat oleh ancaman.Belajar ada hubungannya dengan pengalaman individu.

Memori adalah retensi yang lama dari perubahan tingkah laku atau pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman. .

. . Pembelajaran yang saling berhubungan .Terjadi bila pada dua stimulus timbul dalam waktu yang sangat dekat.Lebih kompleks dari pembelajaran yang tidak berhubungan.Pembelajaran yg tidak saling berhubungan • Terjadi semata-mata karena pengulangan dan kebiasaan.

ASSOCIATIVE LEARNING Conditioned stimulus Bell ? Behavior Salivation Modulatory synapse Meat Unconditioned stimulus .

Berdasar lamanya memori tinggal : • Immediate memory = memori sekejap (menetap hanya beberapa detik) • Short-term memory = memori jangka pendek (menetap beberapa menit) • Long-term memory = memori jangka panjang ( dari beberapa jam sampai bertahun-tahun) Berdasar fungsinya : .Memori deklaratif atau eksplisit (memori terhadap fakta dan kejadian) .Memori non-deklaratif atau implisit atau prosedural (memori tentang prosedur dan keterampilan) .

. Sangat erat hubungannya dengan stimulus menyenangkan atau tidak menyenangkan.Kebiasaan Pembelajaran sederhana dimana stimulus neural terjadi berulang-ulang → beberapa kali Waktu pertama kali terjadi. merupakan hal berarti & menimbulkan reaksi Pada pengulangan → artinya lebih kurang dan respon listriknya juga kurang. Sensasi Stimulus yang berulang-ulang akan menyebabkan responsi yang lebih besar.

.

.

Prefrontal cortex → memori gerakan/bekerja Cerebellum → penting untuk keterampilan motorik. terutama yang ada hubungannya dengan keseimbangan dan koordinasi Hippocampus → penyimpanan memori baru & memori jangka pendek Amygdala → memori emosional Neocortex → memori jangka panjang disimpan di beberapa bagian dari neocortex .

.

Kelenturan sinapsis merupakan dasar dari longterm potentiation (LTP) dan memori jangka panjang.Dasar Molekular dari memori adalah perubahan kekuatan dari hubungan sinapsis tertentu. Peristiwa biokimiawi yang tergantung pada perubahan ion Ca2+ pada membran postsinapsis yang mempengaruhi potensial aksi dan melepaskan neurotransmitter. .

.

.

.

.

.

Glutamat : eksitator neurotransmitter otak yang terpenting.Acetylcholine (ACh): mengawasi aktivitas daerah otak yang ada hubungannya dengan perhatian. vital untuk membentuk hubungan antar neuron yang merupakan dasar dari pembelajaran dan memori jangka panjang . pembelajaran dan memori.

.Perubahan yang bisa terjadi terus menerus dari fungsi sinapsis (plastisitas) terjadi sebagai akibat perubahan jangka panjang yang terjadi pada sinapsis.Meningkatnya jumlah reseptor sinapsis .Terbentuknya hubungan sinapsis baru.Meningkatnya pengeluaran transmitter sinapsis . Konduksi sinapsis bisa diperkuat atau dilemahkan tergantung pada pengalaman masa lalu Mekanisme yang bertanggung-jawab pada plastisitas neuron. antara lain: .

Glutamate adalah neurotransmitter utama yamg dilepas selama LTP .Long-term Potentiation (LTP) LTP adalah terjadinya peningkatan potensial postsinapsis yang menetap.

dan fungsinya tidak bisa dikembalikan. Pengalaman dan pembelajaran mungkin bisa mengubah fungsi otak. Nampaknya ahli syaraf telah membuat kesalahan. Penelitian selama 10 tahun terakhir telah membuktikan gambaran yang sangat berbeda.PERUBAHAN DALAM OTAK PADA PEMBELAJARAN Dogma : neuron tidak bisa bertambah atau berubah - Bagian otak yang rusak tidak bisa diganti dgn sel neuron baru. . tetapi tidak mengubahnya secara anatomi.

Perubahan sel neuron krn pembelajaran .

Encoding ( Bagaimana memori terjadi?) 2. Storage ( Bagaimana memori disimpan?) 3. Retrieval ( Bagaimana memori dipanggil ?) .Memori dan Prinsip Belajar yang Sesuai Tiga Komponen Dasar dari Memori: 1.

Encoding Encoding adalah satu proses yang aktif Material yang akan dikode memerlukan perhatian khusus: Structural encoding (penekanan pada sifat fisik stimulus): pada level yang dangkal . .Phonemic encoding (penekanan pada bunyi dari kata-kata: pada level intermediate .Semantic encoding (penekanan pada arti ): dianggap proses yang mendalam. Aspek lain dari encoding: Meluas ( berhubungan dengan informasi lain) Imaginasi visual bisa digunakan untuk memperkuat Referensi perorangan membuat materi tersebut relevan dengan pribadi bersangkutan.

2. sekedar cukup untuk membentuk persepsi.Storage = Penyimpanan Tiga tingkatan Penyimpanan memori: 1. Penyimpanan sensoris: menyimpan gambar sensoris dalam waktu sekejap. Rehearsal Struktur Organisasi Clustering Conceptual Hierarchies . Cara simpanan jangka pendek masuk ke dalam penyimpanan jangka panjang: 1. Penyimpanan jangka panjang: diduga bersifat permanen. Serial position effect 2. Penyimpanan jangka pendek: disimpan selama 20-30 detik tanpa rehearsal/repetisi information 3.

Retrieval Retrieval (proses mendptkan kembali) bukan satu proses acak Cues/isyarat bisa membantu retrieval 1. Context cues 2. Mood Memori bisa direkonstruksi .

Theories of forgetting Encoding awal tidak efektif → biasanya terjadi karena kurangnya perhatian pada fase penerimaan informasi Decay: lupa terjadi karena memori mengabur bersama waktu Interference: lupa terjadi kompetisi dengan informasi lain 1. storage. informasi baru menginterfensi informasi lama yang telah dipelajari.MENGAPA KITA BISA MENGINGAT DAN MELUPAKAN ? Mengapa seseorang bisa kehilangan memorinya? Bisa merupakan masalah pada encoding. Proactive interference: informasi lama menginterfensi yang sedang dipelajari. Kegagalan Retrieval Motivated forgetting . retrieval. 2. Retroactive interference. atau kombinasi dari ketiganya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful