ISLAM DAN TERORISME

O L E H
Syafrizal Elselatany Amsal bunaiya Mukhsin

Fakultas tarbiyah Institut agama islam negeri ar-raniry Darussalam banda aceh Provinsi aceh

JIHAD BUKAN TERORISME ……………………………………. PEMBAHASAN …………………………………………………………………… PENGERTIAN TENTANG TERORIS ……………………………… TERORISME DAN SEJARAHNYA ………………………………… ISLAM MENOLAK TERORISME ……………………………….Oleh karena itu dengan penuh hormat penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Akhirnya penulis menyadari dalam penulisan makalah ini baik dari segi bahasa maupun pembahasannya masih jauh kesempurnaan. PENDAHULUAN …………………………………………………………………. Yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga pada kesempatan ini penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul ” ISLAM DAN TERORISME” ini dengan baik.. B. Penulis hanya dapa berdoa semoga Allah SWT membalasnya dengan lebih baik lagi... dan masukan dari beberapa pihak.. yang telah membawa umat manusia dari alam Jahiliyah ke alam Islamiyah.KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Allah SWT. DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………. penulis telah banyak mendapat bantuan. C... Banda Aceh. D. F... . Untuk itu sangat diharapkan kritikan dan saran yang bersifat membangun untuk perbaikan di masa yang akan datang.. TERORISME DAN PENEGAKAN SUPREMASI HUKUM DI INDONESIA DAN DAPAT MERUSAK KEDAULATAN NEGARA ……………………………………………………………… KESIMPULAN ……………………………………………………….. Selanjutnya dalam penulisan ini. bimbingan.Shalawat beiring salam tidak lupa pula penulis sampaikan kepada nabi besar SAW.. A.. 02 Oktober 2010 Penulis DAFTAR ISI KATA PENGANTAR……………………………………………………………… DAFTAR ISI ……………………………………………………………………... E.

.

baik yang dilakukan secara perorangan maupun oleh suatu kelompok terhadap penguasa yang dianggap sebagai tiran.245 butir. peluru AK 7. ditandai dengan bentuk kejahatan murni berupa pembunuhan dan ancaman yang bertujuan untuk mencapai tujuan tertentu.476 butir. Ketika masyarakat masih bertanya-tanya siapa sebenarnya „kelompok Jalin‟ itu. Perkembangannya bermula dalam bentuk fanatisme aliran kepercayaan yang kemudian berubah menjadi pembunuhan. Sejarah tentang terorisme berkembang sejak berabad lampau. amunisi M16 sebanyak 1.PENDAHULUAN Sejak Bulan Maret lalu masyarakat Aceh dikejutkan berita pengepungan kawasan pegunungan Jalin di Aceh Besar dan tertangkapnya sejumlah orang yang diduga terlibat dalam jaringan terorisme. muncul lagi kabar penemuan dua pucuk senjata AK -56 dan 58. . dan ratusan butir peluru pistol di Bireuen yang diduga ada kaitan dengan kelompok „teroris‟ Aceh Besar.

agama yang diridhai Allah SWT.PEMBAHASAN A. dalam usaha mencapai suatu tujuan (terutama tujuan politik). [QS. Allah SWT berfirman : Dan tidaklah Kami mengutus kamu melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. menerangkan bahwa Nabi Muhammad SAW dan Islam yang diserukannya. kejam. kengerian oleh seseorang atau golongan. dalam usaha menciptakan ketakutan. damai dan saling menebarkan kasih sayang. ke alam yang terangbenderang. terorisme timbul di manamana seperti sekarang ini. Karena hanya dengan Islamlah manusia di dunia ini dapat hidup rukun. sehingga mengetahui jalan yang lurus yang membebaskan dirinya dari kesesatan menuju jalan yang menyelamatkan hidupnya di dunia dan di akhirat kelak. Al-Anbiyaa' : 107] Dari ayat tersebut dan masih banyak lagi ayat-ayat yang lain. PENGERTIAN TENTANG TERORIS Sebelum kita membahas tentang terorisme menurut pandangan agama Islam. sebagai petunjuk bagi manusia dalam mencapai kebahagiaan hidupnya di dunia yang sedang kita jalani sekarang ini. dan mengeluarkan manusia dari gelap-gulita (tanpa mengetahui tujuan hidup). maka dunia akan kacau-balau. benar-benar membawa rahmat di alam semesta ini dan tidak mengajarkan kekerasan. Teroris : Adalah orang yang menggunakan kekerasan untuk menimbulkan rasa takut (biasanya untuk tujuan politik). Selanjutnya mari kita cermati dan kita tela‟ah kembali ajaran Islam. Allah SWT mengutus nabi Muhammad SAW dengan membawa agama Islam di tengahtengah manusia ini sebagai rahmat. . Teror : Adalah perbuatan sewenang-wenang. maupun kebahagiaan hidup yang haqiqi di akhirat kelak. terlebih dahulu marilah kita pahami tentang pengertian terorisme.Menurut kamus besar Bahasa Indonesia. Oleh karena itu seharusnyalah manusia bersyukur kepada Allah atas diutusnya Nabi Muhammad SAW membawa dinul Islam ini. bengis. dan merupakan suatu kenikmatan yang besar bagi manusia bukan suatu musibah yang membawa malapetaka. artinya : Terorisme : Adalah Penggunaan kekerasan untuk menimbulkan ketakutan. Dengan mengabaikan Islam.

melukai. dan polisi. Kekerasan tersebut adalah sarana untuk mengintimidasi. agama. Meskipun dalam persepsi mereka hal tersebut merupakan tindakan yang adil. baik membebaskan tawanan. antara pembajak dan penumpang pesawat tidak ada masalah dan perselisihan. dan memaksa orang lain supaya tunduk kepada kemauannya.baik dengan kata – kata dakwah. karena didalamnya ada serangan kepada manusia yang tidak berdosa. Dan. Padahal dalam Islam mengintimidasi termasuk kedhaliman yang besar.Agama Islam yang suci ini dibawa oleh Rasulullah yang mempunyai kepribadian yang suci pula. Seperti menekan pemerintahan pesawat yang dibajak agar mengabulkan permintaan pembajak. Ketika kita menggunakan kekerasan. Biasanya. Adapun makna kekerasan sendiri adalah aksi yang dilakukan oleh kelompok dengan menggunakan kekuatan tidak pada tempatnya atau tanpa mengindahkan batasan akhlak . Namun. * Dan sedangkan terorisme sendiri adalah sebuah kelompok yang memakai cara kekerasan kepada orang yang tidak punya masalah dengan mereka.* . orang yang menyandera melakukan hal tersebut sebagai sarana untuk melakukan tekanan. sebagaimana dijelaskan oleh ayat-ayat Al-Qur‟an dan hadits Nabi. jika tidak maka sandera akan dibunuh. kelompok tersebut terhadap orang yang dibunuh. Yusuf Al-Qardhawi berkata “ Jika saya mengecam kekerasan secara umum. maupun dialog dengan cara yang paling santun. Sebagaimana yang dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf di Filiphina dan lainnya. Begitu pula dengan tindakan menyandera. Tujuannya agar keinginannya dipenuhi. dan lain sebagainya. hakim. Penyandera dan yang disandera tidak saling kenal. Pembajak melakukan hal itu sebagai tekanan untuk mencapai tujuan tertentu. DR. Maksud tidak pada tempatnya adalah sebenarnya kelompok tersebut bisa menggunakan hujjah. Antara penumpang dengan pelaku pembajakan tidak ada masalah dan pertentangan. Mereka tidak bertanya pada diri dirinya. seperti tragedi 11 September 2001 di New York dan Washington yang berupa pembajakan pesawat terbang beserta penumpangnya. membayar tebusan. apakah calon korbannya boleh dibunuh atau tidak? Mereka memposisikan dirinya sebagi mufti. Misalnya adalah pembajakan pesawat terbang. serta memiliki akhlaqul karimah dan sifat-sifat yang terpuji. Saya mengecam terorisme secara khusus. dan hukum. Para pembajak melakukan hal tersebut sebagai “alat tempur” untuk meledakan orang yang ada didalamnya dan menekan politik Amerika. “Dan orang – orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain”(Fathir : 18) Selain itu terorisme juga selalu mengintimidasi orang-orang yang tidak berdosa.

aksi terorisme diidentikkan sebagai bagian dari gerakan sayap kiri yang berbasiskan ideologi. Dalam suplemen kamus yang dikeluarkan Akademi Perancis tahun 1798. dengan cara membunuh orang-orang yang berpengaruh. Terorisme dilakukan . Dengan demikian kata terorisme sejak awal dipergunakan untuk menyebut tindakan kekerasan oleh pemerintah maupun kegiatan yang antipemerintah. terjadi sebelum Perang Dunia II.000 orang yang dituduh melakukan kegiatan antipemerintah. 67 Karya DR. Pada pertengahan abad ke-19. manifestasi terorisme sistematis muncul sebelum Revolusi Perancis. Meski istilah teror dan terorisme baru mulai populer abad ke-18. TERORISME DAN SEJARAHNYA Kata terorisme berasal dari Bahasa Perancis le terreur yang semula dipergunakan untuk menyebut tindakan pemerintah hasil Revolusi Perancis yang mempergunakan kekerasan secara brutal dan berlebihan dengan cara memenggal 40.* ) KITA DAN BARAT Hal. Mereka percaya bahwa terorisme adalah cara yang paling efektif untuk melakukan revolusi politik maupun sosial. Sejarah mencatat. Rusia dan Amerika. tetapi baru mencolok sejak paruh kedua abad ke-19. Bentuk pertama terorisme. Pembunuhan terhadap individu ini sudah dapat dikatakan sebagai bentuk murni dari terorisme dengan mengacu pada sejarah terorisme modern. Yusuf Al-Qardhawi Pustaka Al-Kautsar B. Pada dekade tersebut. pada tahun 1890-an aksi terorisme Armenia melawan pemerintah Turki. Terorisme muncul pada akhir abad 19 dan menjelang terjadinya Perang Dunia I. yang berakhir dengan bencana pembunuhan massal terhadap warga Armenia pada Perang Dunia I. Menurut Grant Wardlaw dalam buku Political Terrorism (1982). terorisme lebih diartikan sebagai sistem rezim teror. namun fenomena yang ditujukannya bukanlah baru. terjadi hampir di seluruh belahan dunia. Selanjutnya kata terorisme dipergunakan untuk menyebut gerakan kekerasan antipemerintah di Rusia. terorisme mulai banyak dilakukan di Eropa Barat.

Bentuk kedua terorisme dimulai di Aljazair di tahun 50-an. perdamaian dunia serta merugikan kesejahteraan masyarakat. Fenomena terorisme meningkat sejak permulaan dasa warsa 70-an. tidak pernah ada yang membuat klaim terhadap terorisme yang sudah dilakukan. Hal ini dilakukan untuk melawan apa yang disebut sebagai terorisme negara oleh Algerian Nationalist. ketentraman dan cinta kasih sayang kepada semua makhluk. bahaya terhadap keamanan . yaitu: Kecenderungan sejarah yang semakin menentang kolonialisme dan tumbuhnya gerakan-gerakan demokrasi serta HAM. Berbagai pergolakan berkembang dan berlangsung secara berkelanjutan. membuat dunia labil dan bergejolak. Sedangkan terorisme adalah tindakan kejahatan terhadap kemanusiaan dan peradabanyang menimbulkan ancaman serius terhadap kedaulatan negara. C.dengan cara pembunuh0an politik terhadap pejabat pemerintah. Pembunuhan dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan keadilan. Bentuk ketiga ini berkembang melalui tiga sumber. konflik regional yang menarik campur tangan pihak ketiga. Perjuangan melawan penjajah. Konfrontasi negara adikuasa yang meluas menjadi konflik timur-barat dan menyeret beberapa negara Dunia Ketiga ke dalamnya menyebabkan timbulnya konflik utara-selatan. pemberontakan. bahkan juga oleh pemerintah sebagai cara dan sarana menegakkan kekuasaannya. Terorisme dan teror telah berkembang dalam sengketa ideologi. Pasca-Perang Dunia II. karena Islam sebagai agama mengandung makna kedamaian. pergolakan dalam negeri di sekian banyak negara Dunia Ketiga. dilakukan oleh FLN yang mempopulerkan “serangan yang bersifat acak” terhadap masyarakat sipil yang tidak berdosa. . ISLAM MENOLAK TERORISME Islam itu bukan teroris. perjuangan kemerdekaan. Ketidakstabilan dunia dan rasa frustasi dari banyak Negara Berkembang dalam perjuangan menuntut hak-hak yang dianggap fundamental dan sah. membuka peluang muncul dan meluasnya terorisme. Terorisme gaya baru mengandung beberapa karakteristik. berupa serangan acak terhadap siapa saja untuk tujuan publisitas. bersifat transnasional dan digolongkan sebagai kejahatan yang luar biasa (extra ordinary crime) yang tidak membedakan sasaran. fanatisme agama. dunia tidak pernah mengenal “damai”. Bentuk ketiga terorisme muncul pada tahun 60-an dan terkenal dengan istilah “Terorisme Media”. yaitu adanya maksimalisasi korban secara sangat mengerikan. gerilya. Dan. pergolakan rasial. Terorisme adalah salah satu bentuk kejahatan yang diorganisir dengan baik (well organized). serangan terorisme itu tidak pernah bisa diduga karena sasarannya sama dengan luasnya seluruh permukaan bumi. keinginan untuk mendapatkan liputan di media massa secara internasional secepat mungkin.

dan apalagi pembunuhan. Terminologi “Jihad” berasal dari akar kata bahasa Arab “Jahada” yang berarti “usaha sungguh-sungguh”.(QS. mengancam. yang artinya : “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam. doktrin jihad secara konotatif tidak memiliki makna lain kecuali berjuang di jalan Allah dengan cara-cara persuasif atau damai sebagaimana dalam ayat-ayat Alquran yang diwahyukan sebelum hijrah. apakah dengan membunuh. dengan cara damai dan Rasul pun berdakwah dengan cara lemah lembut walaupun pengikutmya memperlakukan dengan kejam. JIHAD BUKAN TERORISME Munculnya aksi-aksi teror. kita tentu bertanya. yang menjadikan orang takut seperti kasus-kasus terorisme belakangan ini adalah merupakan serangan terhadap hak hidup seluruh manusia. Islam didasarkan pada prinsip-prinsip dasar. Al Israa‟ :70) Oleh karenanya. kekerasan-kekerasan yang diiringi perusakan yang dikaitkan dengan jihad oleh pelakunya. D.Oleh karena itu Islam sangat menentang sikap tersebut. semuanya menyatakan bahwa perbuatan mereka adalah jalan tercepat untuk masuk surga. terhadap masyarakat sipil serta harta kekayaan mereka. sehingga melarang mereka yang tidak bersenjata dan musuh. Esensinya adalah “Menegakkan tata moralitas sosial Islam”.pernahkah Allah memerintahkan . intimidasi fitnah. dengan tujuan untuk menegakkan shalat. ras atau bahkan agama. Dari berbagi pelaku teroris yang telah ditangkap oleh pihak kepolisian. karena merupakan jihad. dan perbuatan makar. baik dalam bentuk teror . maka islam melarang setiap umatnya untuk melakukan kekerasan terhadap orang lain dengan mengatasnamakan agama. terorisme . Kami beri rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan”. Karena sering kali makna jihad disalah artikan oleh sebahagian orang sebagai dalil pembenaran untuk melakukan tindakan kekerasan . membuat kita perlu mengkaji ulang tentang konsep jihad yang benar menurut Islam. bahasa. Pada awal masa Islam. dengan yang utama percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. serta amar ma‟ruf nahi mungkar .menunaikan zakat. karena sebagai agama.Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. serta mematuhi aturan-aturan-Nya yang mengatur perilaku manusia dalam segala aspek kehidupan.serangan atas hidup seseorang. Islam sangat menghormati hak hidup seorang manusia.* Jika aksi-aksi kekerasan dan teror tersebut dipahami sebagi sebuah jihadmenegakkan agama Allah. Sebagaimana firman-Nya. Dan Islam juga menghargai bahkan memuliakan setiap manusia tanpa harus memandang warna kulit. Dengan mengutip ayat-ayat Alquran dan hadits-hadits mereka yakini bahwa tindakan teror yang mereka lakukan adalah jihad fi sabilillah. Jihad diperintahkan kepada orang-orang beriman. meneror.

Tidak ada satupun riwayat yang menyebutkan bahwa diantara sifat Nabi Muhammad keras. Sasarannya umumnya langsung. sedangkan terorisme tidak.8 Karya Chaider S. Walaupun dalam Alquran disebutkan bahwa Beliau adalah Asyiddaa‟u „alal kuffar. antara pihak-pihak yang berinteraksi baik skala perorangan. maupun antar Negara. karena Rasul berdakwah dengan jalan kelembutan dan penuh kesabaran. Hal. Bisa saja kekerasan terjadi tanpa teror. atau balas dendam. pemerintah sudah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Bamuali E. tetapi tidak ada teror tanpa kekerasan. namun hal itu ditafsirkan sebagai sifat tegas bukan keras. Dan ini jelas sekali bahwa aksi terorisme sangat-sangat menganggu dan dapat merusak keutuhan dan kesatuan sebuah negara. Timbulnya terorisme sebagian besar diakibatkan karena adanya ketidakadilan. Fundamentalisme Islam dan jihad. Kemudian dalam rangka memerangi aksi terorisme kita perlu persyaratan kesiapan yang meliputi : (1) Kesiapan . organisasi.kepada para nabi untuk berdakwah dengan jalan kekerasan? Tentu tidak.Akibat dari aksi terorisme ini dapat menimbulkan konflik antar umat beragama dan ini bisa menganggu keharmonisan antar umat. Terorisme tidak sama dengan intimidasi dan sabotase. Selanjutnya berkaitan dengan upaya penegakan hukum secara tegas bagi pelaku terorisme di Indonesia. Korban tindakan terorisme seringkali adalah orang yang tidak bersalah. TERORISME DAN PENEGAKAN SUPREMASI HUKUM DI INDONESIA DAN DAPAT MERUSAK KEDAULATAN NEGARA Terorisme merupakan puncak dari aksi kekerasan.

Jihad bukan hanya mengangkat senjata melawan musuh. Jika penegakan kebenaran dilakukan dengan cara kekerasan dan pengrusakan dan mengancam kerusakan kesatuan negara maka hal itu bukan lagi disebut jihad namun terorisme. ini satu kesalahan besar. __ F. Kalau seandainya tindakan terorisme diatasnamakan jihad fi sabilillah. jihad melalui pemikiran-pemikiran.(3) Kesiapan dibidang operasional. dan agama yang menjunjung tinggi nada kedamaian. menuntut ilmu. Jihad memang merupakan bagian terpenting dalam ajaram Islam. Maka kita jangan salah mengartikan makna jihad yang sebenarnya. Dan ini semua upaya yang harus kita lakukan demi menjaga keutuhan dan kesatuan negara kita. yang hanya dapat merusak kedaulatan dan kesatuan sebuah negara. KESIMPULAN Islam mengutuk keras tindakan terorisme dengan motif apapun. yakni perlunya dukungan penuh dari masyarakat bahwa terorisme musuh bangsa dan negara yang harus diberantas. yakni kesiapan adanya antiteror yang bekerjasama dengan semua pihak. karena berbeda dengan misi Islam sebagai rahmatan lil „alamin. peraturan perudangan dibidang pemberantasan terorisme merupakan agenda mutlak.Dan semoga kita tidak termasuk orang yang melakukan tindakan terorisme dan terus mengibarkan bendera perdamaian di permukaan bumi ini.Namun demikian para tidak serta merta mengartikan jihad itu sebagai perang.(2) Kesiapan dibidang hukum.di bidang politik. Islam tidak mengajarkan kekerasan seperti tindakan teroris ini. tapi jihad itu juga bisa berupa perbuatan atau harta benda. .

DR. Jakarta. Jakarta. Kita dan Barat. Jakarta. Fundamentalisme Islam dan Jihad. Kumpulan Khutbah jum‟at Isam dan Terorisme. MA. Yusuf Al-Qardhawi. Abduh Zulfidar Akaha. 2003. Bamualim.DAFTAR PUSTAKA Prof. DR. Siapa Teroris Siapa Khawarij. Jakarta. Nasaruddin Umar.Al-Kautsar. PBB UIN. . Rahmat Semesta Center. 2006. 2008. Chaider S. Pustaka Al-kautsar. 2007.