Senin 5-6

FUNGSI DAN PERANAN KEWARGANEGARAAN

MAKALAH UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH Pendidikan Kewarganegaraan Yang dibina oleh Bapak Drs.H.Gatot Isnani,M.Si

oleh (39) Aulia Alfia R 120413423864

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS EKONOMI JURUSAN MANAJEMEN PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN DESEMBER 2012

Semoga usaha kita senantiasa diridhoi Allah S. Malang. Akhir kata.W. Diharapkan makalah ini dapat memberikan informasi tentang pentingnya fungsi dan peranan kewarganegaraan dalam suatu negara. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Amin. karena kita masih diberi kesehatan kenkmatan lahir batin untuk dapat bersama-sama mengabdi dan membela bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai melalui perjuangan non fisik sesuai dengan bidang profesi masing-masing demi tetap utuh dan dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.T. oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini. penulis mengucapkan terima kasih atas semua orang yang sudah berperan penting dalam pembuatan makalah ini dari awal sampai akhir. Makalah ini berisikan tentang fungsi dan peranan kewarganegaraan yang nantinya akan membahas juga tentang Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan Republik Indonesia serta asas dan unsur-unsur kewarganegaraan. 2 Desember 2012 Penulis AULIA ALFIA R 1 .KATA PENGANTAR Pertama-tama marilah kita semua sebagai warga negara Indonesia yang memiliki iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa selalu menghaturkan puja dan puji syukur kehadirat-Nya.

.............................. 1 1.........2 Rumusan Masalah.........DAFTAR ISI Lembar Judul.. 2 BAB II PEMBAHASAN..................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN. ii Daftar Isi....................................2 Asas dan Unsur Kewarganegaraan................................................ 12 2 ........................................................................................................1 Pengertian Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan.........................3 Kewarganegaraan Republik Indonesia.............................. 5 2..................................................................................................... 1 1................1 Latar Belakang Masalah.......................................................................................................................... 11 Daftar Rujukan...................................................................................................................... 3 2.............................................................................................................................................. 6 BAB III KESIMPULAN.............................................................................................. i Kata Pengantar...........................................................................4 Masalah Kewarganegaraan......................................................................................................... 4 2.............................. 3 2.....................................................................................................

sehingga terhindar dari kemungkinan menjadi ‘stateless’ atau tidak berkewarganegaraan. setiap manusia di Indonesia mempunyai. Kalaupun hal ini dianggap tidak sesuai dengan prinsip dasar yang dianut. juga diperlukan mekanisme lain yang lebih sederhana. Di dalam pengertian ini. tetapi sepanjang ini masih dapat diterima sebagai warga negara Indonesia karena kelahiran. kewargaan ini menjadi penting. meskipun dengan berbagai macam istilah atau nama. bukan melalui proses naturalisasi yang mempersamakan kedudukan mereka sebagai orang asing sama sekali.BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sebagai warga negara dan masyarakat. Itulah sebabnya diperlukan perjanjian kewarganegaraan antara negara-negara modern untuk menghindari status dwi kewarganegaraan tersebut. setiap negara tidak boleh membiarkan seseorang memiliki dua status kewarganegaraan sekaligus. Pendidikan kewarganegaraan sebenarnya dilakukan dan dikembangkan di seluruh dunia. Kewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan (bahasa Inggris: citizenship). 3 . Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam kontrol satuan politik tertentu (secara khusus) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. Oleh karena itu. di samping pengaturan kewarganegaraan berdasarkan kelahiran dan melalui proses pewarganegaraan (naturalisasi) tersebut. yaitu registrasi biasa. Indonesia sebagai negara yang pada dasarnya menganut prinsip’ius sanguinis’ mengatur kemungkinan warganya untuk mendapatkan status kewarganegaraan melalui prinsip kelahiran. sekurang-kurangnya terhadap mereka itu dapat dikenakan ketentuan mengenai kewarganegaraan melalui proses registrasi biasa. Dalam otonomi daerah. hak dan kewajiban yang sama. warga suatu kota atau kabupaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten. yang pokok adalah bahwa setiap orang haruslah terjamin haknya untuk mendapatkan status kewarganegaraan. karena masing-masing satuan politik akan memberikan hak (biasanya sosial) yang berbeda-beda bagi warganya. Tetapi pada saat yang bersamaan. karena keduanya juga merupakan satuan politik. tetapi bermukim di Indonesia dan memiliki keturunan di Indonesia. Bersangkutan tidak berusaha untuk mendapatkan status kewarganegaraan dari negara asal orangtuanya. Sebagai contoh banyak warga keturunan Cina yang masih berkewarganegaraan Cina ataupun yang memiliki dwi-kewarganegaraan antara Indonesia-Cina.

4 . (Wikipedia.2 Rumusan Masalah 2. pendidikan ini sudah di terapkan sejak usia dini di setiap jejang pendidikan mulai dari yang paling dini hingga pada perguruan tinggi agar menghasilkan penerus-penerus bangsa yang berompeten dan siap menjalankan hidup berbangsa dan bernegara. Ini adalah upaya sadar dan terencana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa bagi warga negara dengan menumbuhkan jati diri dan moral bangsa sebagai landasan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam bela negara.4 Apa saja masalah yang menyangkut kewarganegaraan ? Teknis penulisan makalah ini berpedoman pada Buku Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Universitas Negeri Malang (UM. 2012) Seperti isi (UUD RI NO. 2010). demi kelangsungan kehidupan dan kejayaan bangsa dan negara. Tujuannya hanya untuk mewujudkan warga negara sadar bela negara berlandaskan pemahaman politik kebangsaan dan kepekaan mengembangkan jati diri dan moral bangsa dalam perikehidupan bangsa. Karena di nilai penting.Pendidikan tentang kewarganegaraan sendiri adalah pendidikan yang mengingatkan kita akan pentingnya nilai-nilai hak dan kewajiban suatu warga negara agar setiap hal yang dikerjakan sesuai dengan tujuan dan cita-cita bangsa dan tidak melenceng dari apa yang di harapkan.1 Apakah pengertian dari kewarganegaraan ? 2.3 Apakah tugas dan kewajiban warga negara serta pemerintah ? 2.2 Apakah asas dan unsur dari kewarganegaraan ? 2. 1. 20 pasal 37 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional) Pendidikan tentang kewarganegaraan wajib masuk dalam kurikulum perguruan tinggi.

(Wikipedia. 2. 2012) Berdasarkan pada pasal berdasar UUD pasal 26 dinyatakan sebagai warga negara adalah sebagai berikut: 1. 3. c) Surat bukti kewarganegaraan (petikan keputusan Presiden) karena permohonan atau pewarganegaraan. b) Karena pengangkatan. 5 .. Adapun bukti menjadi warga negara adalah sebagai berikut : a) Akta kelahiran b) Surat bukti kewarganegaraan (kutipan pernyataan sah buku catatan pengangkatan anak asing). f) Karena turut ayah atau ibu. Seseorang dengan keanggotaan yang demikian disebut warga negara. Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. Setiap orang yang berdasarkan peraturan perundang-undangan dan atau berdasarkan perjanjian pemerintah RI dengan negara lain sebelum UU ini berlaku sudah menjadi warga negara Indonesia.BAB II PEMBAHASAN 2. d) Karena pewarganegaraan. c) Karena dikabulkannya permohonan. Seseorang dapat menjadi kewarganegaraan negara Indonesia karena faktor-faktor sebagai berikut : a) Karena kelahiran.1 Pengertian Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan a.) karena pernyataan. e) Karena perkawinan. Kewarganegaraan Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam kontrol satuan politik tertentu (secara khusus: negara) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik.Kewarganegaraan ialah setiap orang yang menurut undang-undang kewarganegaraan termasuk warga negara. d) Surat bukti kewarganegaraan (surat edaran menteri kehakiman.

6 . ii.Unsur darah keturunan (Ius Sanguinis) artinya bahwa status Kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh orangtuanya. Terkait dengan syarat-syarat menjadi warga negara dalam ilmu tata negara dikenal adanya dua asas Kewarganegaraan. Pewarganegaraan pasif : seseorang yang tidak mau diwarganegarakan oleh suatu negara atau tidak mau diberi atau dijadikan WN suatu negara maka yang bersangkutan dapat menggunakan hak repudisi (menolak pewarganegaraan).b. Pewarganegaraan disini dibedakan menjadi dua. Ius sanguinis : pedoman kewarganegaraan yang berdasarkan darah atau keturunan. Unsur Kewarganegaraan Unsur yang menentukan Kewarganegaraan : . Asas Kewarganegaraan Setiap negara yang berdaulat berhak untuk menentukan sendiri syarat-syarat untuk menjadi warga negara. Pewarganegaraan aktif : seseorang dapat menggunakan hak opsi untuk memilih atau mengajukan kehendak menjadi warga negara dari suatu negara.Unsur daerah tempat kelahiran (Ius Soli) artinya bahwa status Kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh tempat kelahirannya.2 Asas dan Unsur Kewarganegaraan a. b) Dari sisi perkawinan : asas kesatuan hukum dan asas persamaan derajat serta paradigma keluarga sebagai inti masyarakat yang tidak terpecah dan paradigma kesamaan kedudukan suami-isteri. Pewarganegaraan (naturalisasi) Adalah suatu perbuatan hukum yang dapat menyebabkan seseorang memperoleh status kewarganegaraan. . b. 2. yakni : i. memilih/menolak status kewarganegaraan. Misal : seseorang memperoleh status kewarganegaraan akibat dari pernikahan. mengajukan permohonan kewarganegaraan. Dua macam sisi asas kewarganegaraan yaitu : a) Dari sisi kelahiran : ius soli dan ius sanguinis Ius soli : pedoman kewarganegaraan yang bedasarkan tempat atau daerah kelahiran.

NIK) apabila ia telah berusia 17 tahun dan mencatatkan diri di kantor pemerintahan. (Sumarsono. Anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia yang pada waktu lahir tidak jelas status kewarganegaraan ayah dan ibunya. serta mengakui Indonesia sebagai tanah airnya) bersikap setia kepada Negara Kesatuan Repulik Indonesia. Warga Negara Indonesia menurut Pasal 26 UUD 1945 adalah : Orang-orang bangsa Indonesia asli dan bangsa lain yang disahkan Undangundang sebagai Warga Negara. f. dan ayahnya itu seorang WNI.2. Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) adalah orang yang diakui oleh UU sebagai warga negara Republik Indonesia. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari ayah dan ibu WNI c. Kewarganegaraan Republik Indonesia diatur dalam UU No. h. g. (Lahir. orang yang menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) adalah : a. Anak yang lahir diluar perkawinan yang sah dari ibu WNI.3 Kewarganegaraan Republik Indonesia Warga Negara secara umum adalah anggota suatu negara yang mempunyai keterikatan timbal balik dengan negaranya. Kepada orang ini akan diberikan nomor identitas yang unik (Nomor Induk Kependudukan. e. Bangsa Indonesia asli adalah Orang-orang pribumi / penduduk asli Indonesia yang . Menurut UU ini. 2007. berkarya di Indonesia. 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ibu WNI dan ayah yang tidak memiliki kewarganegaraan atau hukum negara asal sang ayah tidak memberikan kewarganegaraan kepada anak tersebut. Kepada orang ini akan diberikan Kartu Tanda Penduduk. Anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari ibu WNA yang diakui oleh seorang ayah WNI sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum anak tersebut berusia 18 tahun atau belum kawin. berdasarkan Kabupaten atau (khusus DKI Jakarta) Provinsi tempat ia terdaftar sebagai penduduk/warga. 14). 7 . berdomisili. atau sebaliknya. Anak yang lahir daam tenggang waktu 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia dari perkawinan yang sah. besar. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah WNI dan ibu warga negara asing (WNA). Setiap orang yang sebelum berlakunya UU tersebut telah menjadi WNI b. d.

4 Masalah Kewarganegaraan Dalam hubungan antar negara seseorang dapat pindah tempat dan berdomisili di negara lain. diakui pula sebagai WNI bagi : 1. l. Anak yang dilahirkan di luar wilayah Republik Indonesia dari ayah dan ibu WNI yang karena ketentuan dari negara tempat anak tersebut dilahirkan memberikan kewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan. 4. kemudian ayah atau ibunya meninggal dunia sebelm mengucapkan sumpah atau menyatakan janji setia. Anak WNA yang belum berusia lima tahun yang diangkat anak secara sah menurtu penetapan pengadilan sebagai anak oleh WNI. Anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia apabila ayah dan ibunya tidak memiliki kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaannya. Anak WNI yang lahir di luar perkawinan yag sah. 2. Anak yang belum berusia 18 tahun atau belum kawin. UU Kewarganegaraan tahun 2006 ini memperbolehkan dwikewarganegaraan secara terbatas. diakui secara sah oleh ayahnya yang berkewarganegaraan asing. Berbeda dari UU Kewarganegaraan terdahulu. yang diangkat secara sah sebagai anak oleh WNA berdasarkan penetapan pengadilan. yaitu untuk anak yang berusia sampai 18 tahun dan belum kawin sampai usia tersebut. 2. belum berusia 18 tahun dan belum kawin. Masalah kewarganegaraan disini meliputi : 8 . 3. k. yang ayah atau ibunya memperoleh kewarganegaraan Indonesia. Anak dari seorang ayah atau ibu yang telah dikabulkan permohonan kewarganegaraanny. Anak WNI yang belum berusia lima tahun.i. Dari UU ini terlihat bahwa secara prinsip Republik Indonesia menganut asas kewarganegaraan ius sanguinis ditambah dengan ius soli terbatas (lihat poin 8-10) dan kewarganegaraan ganda terbatas (poin 11). Selain itu. Anak yang baru lahir yang ditemukan di wilayah negara Republik Indonesia selama ayah dan ibunya tidak diketahui j. Di bawah ini akan dijelaskan tentang masalah kewarganegaraan. berada dan bertempat tinggal di wilayah RI.

Mesir. Contohnya : Anda warga negara A (ius soli) lahir di negara B (ius sanguinis) maka anda tidaklah menjadi warga negara A dan juga Anda tidak dapat menjadi warga negara B. 2010:118) 3.(Kaelan. Ius Soli adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang menurut daerah atau negara tempat ia dilahirkan. Dengan demikian Anda tidak mempunyai warga negara samasekali. Contohnya: Anda dilahirkan di negara A maka Anda akan menjadi warga negara A walaupun orang tua Anda adalah warga negara B (dianut di negara Inggris. Multipatride adalah seseorang yang memiliki 2 atau lebih kewarganegaraan. 2. 2. Contohnya : Anda dilahirkan di negara A. Bipatride (dwi Kewarganegaraan) adalah seorang penduduk yang mempunyai dua kewarganegaraan sekaligus (kewarganegaraan rangkap). Apatride adalah adanya seorang penduduk yang sama sekali tidak mempunyai kewarganegaraan. Contohnya : Seorang yang bipatride juga menerima pemberian status kewarganegaraan lain ketika dia telah dewasa. Untuk mamahami masalah kewarganegaraan baik apatride. Mengapa demikian? Karena negara yang menerapkan ius soli maupun ius sanguinis akan menimbulkan apatride dan bipatride. 2010:118) 9 . Ius Sanguinis adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang menurut pertalian darah atau keturunan dari orang yang bersangkutan tadi. dimana saat menerima kewarganegaraan yang baru ia tidak melepaskan status bipatride-nya. tetapi orangtua Anda warga negara B. maka perlu juga dikaji tentang dua asas kewarganegaraan yaitu asas ius sanguinis dan asas ius soli. Contohnya :Anda keturunan bangsa B (ius sanguinis) lahir di bangsa B maka Anda dianggap sebagai warga negara B akan tetapi negara A juga menganggap warga negaranya karena berdasarkan tempat lahir Anda. maka Anda tetap menjadi warga negara B (dianut oleh RR Apatride adalah adanya seorang penduduk yang sama sekali tidak mempunyai kewarganegaraan). bipatride (dwiKewarganegaraan) maupun multipatride.1. (Kaelan. Amerika dan lain-lain). Pengertian Ius Soli dan Ius Sanguinis : 1.

. sumber kedaulatan tertinggi berada ditangan rakyat. tidak pilih kasih. .Hak untuk mendapatkan dan menikmati kesejahteraan negara. . Setiap warga negara adalah sama kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan.Permasalahan tersebut di atas harus di hindari dengan upaya antara lain dengan memberikan kepastian hukum yang lebih jelas akan status hukum kewarganegaran seseorang dan menjamin hak-hak serta perlindungan hukum yang pasti bagi seseorang dalam kehidupan bernegara. Gagasan tentang persamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan sebenarnya sudah ada sejak berabad yang lalu.Hak untuk mendapatkan dan menikmati hasil pembangunan. bea dan cukai yang dibebankan negara kepadanya.Hak untuk dipilih dan memilih dalam pemilu. . Sikap WNI. WNA dan Pemerintah dalam menjalankan tugas. .Hak untuk mengembangkan minat dan kemampuan pribadi tanpa menganggu kepentingan umu dan sebagaianya. . Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 menyatakan tentang kesamaan kedudukan warga negara di dalam hukum dan pemerintahan dan kewajiban warga negara dalam menjunjung hukum dan pemerintahan tanpa perkecualian. 10 . Sementara hukum merupakan perwujudan rasa kesadaran hukum dari rakyat yang didasarkan kepada persamaan derajat dan kedudukan antara warga negara dengan pemerintah atau penguasa.Melaksanakan tugas dan kewajiban yang dibebankan bangsa dan negara. Tugas dan kewajiban warga negara . (Sumarsono.Hak untuk mendapat perlindungan atas diri dan harta benda.Mendahulukan kepentingan negara/umum dari pada pribadi. Tugas dan kewajiban warga negara serta pemerintah. . . Adapun tugas dan kewenangan warga negara dan pemerintah adalah sebagai berikut : a.Kewajiban menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban nasional. . kewajiban dan kewenangan.Menjunjung tinggi dan menaati perundang-undangan yang berlaku. 2007: 14).Membayar pajak.Membela negara dari segala bentuk ancaman. . Ini adalah konsekuensi dari prinsip kedaulatan rakyat yang bersifat kerakyatan.Menyukseskan Pemilu baik sebagai peserta atau petugas penyelanggara. . baik yang datang dari dalam maupun dari luar negeri. Khususnya di Indonesia bertitik tolak dari pendapat bahwa tiap negara hukum.

Tugas dan kewajiban pemerintah . 11 .Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia. dan mencerdaskan bangsa.b. ketentraman bangsa dan negara. . . . . .Mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial.Menghormati dan melindungi hak asasi warga negara. dan melaksanakan program pembangunan nasional. .Menegakkan hukum/perundang-undangan dan keadilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. ketertiban.Memajukan kesejahteraan umum.Membuat dan mencabut kebijakan demi pelaksanaan pemerintah negara.Memelihara keamanan. .Mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara.

12 tahun 2006 bahwa untuk memenuhi tuntutan masyarakat dan melaksanakan amanat Undang-Undang Dasar 1945 maka asas kewarganegaraan meliputi asas kewarganegaraan umum atau universal yaitu asas ius sanguinis. Pewarganegaraan secara umum diartikan sebagai Naturalisasi yaitu proses untuk mencari status kewarganegaraan dalam suatu negara. Seorang WNI (Warga Negara Indonesia) adalah orang yang diakui oleh undangundang sebagai warga negara Republik Indonesia dan akan diberikan Kartu Tanda Penduduk berdasarkan tempat ia tinggal. bukan berdasarkan negara tempat tinggalnya. ius soli. Sesuai undang-undang No.BAB III KESIMPULAN A. Dalam hukum kewarganegaraan di Indonesia. Artinya penentuan kewarganegaraan seseorang berdasarkan kewarganegaraan orang tuanya. 12 tahun 2006. dan campuran. Menurut ius soli. seseorang adalah ia menjadi warganegara karena ia dilahirkan dari orangtua warganegara. seseorang yang dilahirkan dalam wilayah suatu negara adalah warganegara. Ius Sanguinis ialah penentuan kewarganegaraan berdasarkan keturunan atau pertalian darah. Sedangkan menurut ius sanguinis. Bagi negara indonesia penentuan yang diberlakukan terbatas bagi anakanak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang tersebut. D. Ius Soli ialah menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan negara tempat kelahiran. C. Undang-undang yang mengatur kewarganegaraan Republik Indonesia adalah UU No. Arti Kewarganegaraan secara umum ialah setiap orang yang menurut undang-undang kewarganegaraan termasuk warga negara. dikenal dua asas memperoleh kewarganegaraan yaitu asas tempat kelahiran (ius soli) dan asas keturunan (ius sanguinis). Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. Berdasarkan UUD 1945 pasal 26 tentang Warga Negara dan Penduduk dijelaskan bahwa yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. B. 12 .

org/wiki/kewarganegaraan). Edisi Kelima Malang: Universitas Negeri Malang. Laporan Penilitian./UU20-2003-Sisdiknas. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama..) Universitas Negeri Malang.pdf). 12 Tahun 2006.unpad. Pendidikan Kewarganegaraan. Undang-Undang Dasar 1945 Republik Indonesia.pdf. H (Ed). 2012. Sumarsono. Kewarganegaraan. Tesis. Wikipedia. (Online) (http://www.id/wp-content/uploads/. Disertasi.DAFTAR RUJUKAN Kaelan. Undang-Undang No. Tugas Akhir. Undang-Undang No. Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. diakses 28 November 2012. 2002. Artikel.ac.org/consular/pdf/UU_no_12_th_2006. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah:Skripsi. 2010. (Online) (http://www. Yogyakarta: Paradigma. 20 Tahun 2003. Tentang Pendidikan Nasional.(Online) (http://id.wikipedia.embassyofindonesia. 13 .. Makalah. 2002. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi. Surabaya: Pustaka Agung Harapan.