Senin 5-6

FUNGSI DAN PERANAN KEWARGANEGARAAN

MAKALAH UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH Pendidikan Kewarganegaraan Yang dibina oleh Bapak Drs.H.Gatot Isnani,M.Si

oleh (39) Aulia Alfia R 120413423864

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS EKONOMI JURUSAN MANAJEMEN PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN DESEMBER 2012

KATA PENGANTAR Pertama-tama marilah kita semua sebagai warga negara Indonesia yang memiliki iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa selalu menghaturkan puja dan puji syukur kehadirat-Nya. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Diharapkan makalah ini dapat memberikan informasi tentang pentingnya fungsi dan peranan kewarganegaraan dalam suatu negara. 2 Desember 2012 Penulis AULIA ALFIA R 1 . Amin.W. Malang. Makalah ini berisikan tentang fungsi dan peranan kewarganegaraan yang nantinya akan membahas juga tentang Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan Republik Indonesia serta asas dan unsur-unsur kewarganegaraan.T. Akhir kata. oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini. karena kita masih diberi kesehatan kenkmatan lahir batin untuk dapat bersama-sama mengabdi dan membela bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai melalui perjuangan non fisik sesuai dengan bidang profesi masing-masing demi tetap utuh dan dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. penulis mengucapkan terima kasih atas semua orang yang sudah berperan penting dalam pembuatan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga usaha kita senantiasa diridhoi Allah S.

.....DAFTAR ISI Lembar Judul................................................................................................................................................................................ 4 2.................... iii BAB I PENDAHULUAN.........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................1 Pengertian Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan.... 2 BAB II PEMBAHASAN........................................... 5 2.......................... 3 2..................................................... 12 2 .................... 11 Daftar Rujukan.......................................................................................... 1 1.............................................2 Rumusan Masalah......3 Kewarganegaraan Republik Indonesia..................... 1 1................ 6 BAB III KESIMPULAN.......................................4 Masalah Kewarganegaraan........... 3 2....................................................................................... i Kata Pengantar.................................................................. ii Daftar Isi...................................2 Asas dan Unsur Kewarganegaraan....................................................1 Latar Belakang Masalah...........

karena masing-masing satuan politik akan memberikan hak (biasanya sosial) yang berbeda-beda bagi warganya. 3 . setiap negara tidak boleh membiarkan seseorang memiliki dua status kewarganegaraan sekaligus. Bersangkutan tidak berusaha untuk mendapatkan status kewarganegaraan dari negara asal orangtuanya. Di dalam pengertian ini. meskipun dengan berbagai macam istilah atau nama. karena keduanya juga merupakan satuan politik. kewargaan ini menjadi penting. Tetapi pada saat yang bersamaan. Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam kontrol satuan politik tertentu (secara khusus) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. di samping pengaturan kewarganegaraan berdasarkan kelahiran dan melalui proses pewarganegaraan (naturalisasi) tersebut.BAB I PENDAHULUAN 1. tetapi sepanjang ini masih dapat diterima sebagai warga negara Indonesia karena kelahiran. yang pokok adalah bahwa setiap orang haruslah terjamin haknya untuk mendapatkan status kewarganegaraan. warga suatu kota atau kabupaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten. Oleh karena itu. Itulah sebabnya diperlukan perjanjian kewarganegaraan antara negara-negara modern untuk menghindari status dwi kewarganegaraan tersebut. Pendidikan kewarganegaraan sebenarnya dilakukan dan dikembangkan di seluruh dunia. Kalaupun hal ini dianggap tidak sesuai dengan prinsip dasar yang dianut. Indonesia sebagai negara yang pada dasarnya menganut prinsip’ius sanguinis’ mengatur kemungkinan warganya untuk mendapatkan status kewarganegaraan melalui prinsip kelahiran. bukan melalui proses naturalisasi yang mempersamakan kedudukan mereka sebagai orang asing sama sekali. hak dan kewajiban yang sama. setiap manusia di Indonesia mempunyai. juga diperlukan mekanisme lain yang lebih sederhana. sehingga terhindar dari kemungkinan menjadi ‘stateless’ atau tidak berkewarganegaraan. Dalam otonomi daerah. Kewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan (bahasa Inggris: citizenship). Sebagai contoh banyak warga keturunan Cina yang masih berkewarganegaraan Cina ataupun yang memiliki dwi-kewarganegaraan antara Indonesia-Cina. tetapi bermukim di Indonesia dan memiliki keturunan di Indonesia. yaitu registrasi biasa.1 Latar Belakang Masalah Sebagai warga negara dan masyarakat. sekurang-kurangnya terhadap mereka itu dapat dikenakan ketentuan mengenai kewarganegaraan melalui proses registrasi biasa.

3 Apakah tugas dan kewajiban warga negara serta pemerintah ? 2. 1.2 Rumusan Masalah 2.2 Apakah asas dan unsur dari kewarganegaraan ? 2.4 Apa saja masalah yang menyangkut kewarganegaraan ? Teknis penulisan makalah ini berpedoman pada Buku Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Universitas Negeri Malang (UM. 20 pasal 37 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional) Pendidikan tentang kewarganegaraan wajib masuk dalam kurikulum perguruan tinggi.1 Apakah pengertian dari kewarganegaraan ? 2. Karena di nilai penting. pendidikan ini sudah di terapkan sejak usia dini di setiap jejang pendidikan mulai dari yang paling dini hingga pada perguruan tinggi agar menghasilkan penerus-penerus bangsa yang berompeten dan siap menjalankan hidup berbangsa dan bernegara. Tujuannya hanya untuk mewujudkan warga negara sadar bela negara berlandaskan pemahaman politik kebangsaan dan kepekaan mengembangkan jati diri dan moral bangsa dalam perikehidupan bangsa. (Wikipedia.Pendidikan tentang kewarganegaraan sendiri adalah pendidikan yang mengingatkan kita akan pentingnya nilai-nilai hak dan kewajiban suatu warga negara agar setiap hal yang dikerjakan sesuai dengan tujuan dan cita-cita bangsa dan tidak melenceng dari apa yang di harapkan. Ini adalah upaya sadar dan terencana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa bagi warga negara dengan menumbuhkan jati diri dan moral bangsa sebagai landasan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam bela negara. 4 . 2010). 2012) Seperti isi (UUD RI NO. demi kelangsungan kehidupan dan kejayaan bangsa dan negara.

2. Seseorang dengan keanggotaan yang demikian disebut warga negara. Kewarganegaraan Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam kontrol satuan politik tertentu (secara khusus: negara) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik.BAB II PEMBAHASAN 2.Kewarganegaraan ialah setiap orang yang menurut undang-undang kewarganegaraan termasuk warga negara. Setiap orang yang berdasarkan peraturan perundang-undangan dan atau berdasarkan perjanjian pemerintah RI dengan negara lain sebelum UU ini berlaku sudah menjadi warga negara Indonesia. d) Surat bukti kewarganegaraan (surat edaran menteri kehakiman. 3. Adapun bukti menjadi warga negara adalah sebagai berikut : a) Akta kelahiran b) Surat bukti kewarganegaraan (kutipan pernyataan sah buku catatan pengangkatan anak asing). b) Karena pengangkatan. f) Karena turut ayah atau ibu. c) Karena dikabulkannya permohonan.. d) Karena pewarganegaraan. c) Surat bukti kewarganegaraan (petikan keputusan Presiden) karena permohonan atau pewarganegaraan. Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.) karena pernyataan. (Wikipedia. 2012) Berdasarkan pada pasal berdasar UUD pasal 26 dinyatakan sebagai warga negara adalah sebagai berikut: 1. Seseorang dapat menjadi kewarganegaraan negara Indonesia karena faktor-faktor sebagai berikut : a) Karena kelahiran. e) Karena perkawinan. 5 .1 Pengertian Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan a.

6 . Dua macam sisi asas kewarganegaraan yaitu : a) Dari sisi kelahiran : ius soli dan ius sanguinis Ius soli : pedoman kewarganegaraan yang bedasarkan tempat atau daerah kelahiran.Unsur daerah tempat kelahiran (Ius Soli) artinya bahwa status Kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh tempat kelahirannya. Ius sanguinis : pedoman kewarganegaraan yang berdasarkan darah atau keturunan. mengajukan permohonan kewarganegaraan. yakni : i. Unsur Kewarganegaraan Unsur yang menentukan Kewarganegaraan : . b.2 Asas dan Unsur Kewarganegaraan a. Misal : seseorang memperoleh status kewarganegaraan akibat dari pernikahan. 2.b. memilih/menolak status kewarganegaraan. Asas Kewarganegaraan Setiap negara yang berdaulat berhak untuk menentukan sendiri syarat-syarat untuk menjadi warga negara. Pewarganegaraan aktif : seseorang dapat menggunakan hak opsi untuk memilih atau mengajukan kehendak menjadi warga negara dari suatu negara. Terkait dengan syarat-syarat menjadi warga negara dalam ilmu tata negara dikenal adanya dua asas Kewarganegaraan. ii. . Pewarganegaraan (naturalisasi) Adalah suatu perbuatan hukum yang dapat menyebabkan seseorang memperoleh status kewarganegaraan. Pewarganegaraan pasif : seseorang yang tidak mau diwarganegarakan oleh suatu negara atau tidak mau diberi atau dijadikan WN suatu negara maka yang bersangkutan dapat menggunakan hak repudisi (menolak pewarganegaraan). b) Dari sisi perkawinan : asas kesatuan hukum dan asas persamaan derajat serta paradigma keluarga sebagai inti masyarakat yang tidak terpecah dan paradigma kesamaan kedudukan suami-isteri. Pewarganegaraan disini dibedakan menjadi dua.Unsur darah keturunan (Ius Sanguinis) artinya bahwa status Kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh orangtuanya.

Anak yang lahir diluar perkawinan yang sah dari ibu WNI. serta mengakui Indonesia sebagai tanah airnya) bersikap setia kepada Negara Kesatuan Repulik Indonesia. g. f. berdasarkan Kabupaten atau (khusus DKI Jakarta) Provinsi tempat ia terdaftar sebagai penduduk/warga.2. Bangsa Indonesia asli adalah Orang-orang pribumi / penduduk asli Indonesia yang . Warga Negara Indonesia menurut Pasal 26 UUD 1945 adalah : Orang-orang bangsa Indonesia asli dan bangsa lain yang disahkan Undangundang sebagai Warga Negara. berkarya di Indonesia. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari ayah dan ibu WNI c. atau sebaliknya. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah WNI dan ibu warga negara asing (WNA). (Sumarsono. Menurut UU ini. NIK) apabila ia telah berusia 17 tahun dan mencatatkan diri di kantor pemerintahan. orang yang menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) adalah : a. (Lahir. Setiap orang yang sebelum berlakunya UU tersebut telah menjadi WNI b. 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia yang pada waktu lahir tidak jelas status kewarganegaraan ayah dan ibunya. e. Kepada orang ini akan diberikan nomor identitas yang unik (Nomor Induk Kependudukan. berdomisili. dan ayahnya itu seorang WNI. d. besar. 2007. Kepada orang ini akan diberikan Kartu Tanda Penduduk. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ibu WNI dan ayah yang tidak memiliki kewarganegaraan atau hukum negara asal sang ayah tidak memberikan kewarganegaraan kepada anak tersebut. 14). Anak yang lahir daam tenggang waktu 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia dari perkawinan yang sah. h. Anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari ibu WNA yang diakui oleh seorang ayah WNI sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum anak tersebut berusia 18 tahun atau belum kawin. Kewarganegaraan Republik Indonesia diatur dalam UU No.3 Kewarganegaraan Republik Indonesia Warga Negara secara umum adalah anggota suatu negara yang mempunyai keterikatan timbal balik dengan negaranya. Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) adalah orang yang diakui oleh UU sebagai warga negara Republik Indonesia. 7 .

2. 4. Anak WNI yang lahir di luar perkawinan yag sah. belum berusia 18 tahun dan belum kawin. yang ayah atau ibunya memperoleh kewarganegaraan Indonesia.i. Anak dari seorang ayah atau ibu yang telah dikabulkan permohonan kewarganegaraanny. yang diangkat secara sah sebagai anak oleh WNA berdasarkan penetapan pengadilan. Anak WNA yang belum berusia lima tahun yang diangkat anak secara sah menurtu penetapan pengadilan sebagai anak oleh WNI. Di bawah ini akan dijelaskan tentang masalah kewarganegaraan. Selain itu. diakui pula sebagai WNI bagi : 1. berada dan bertempat tinggal di wilayah RI. l. yaitu untuk anak yang berusia sampai 18 tahun dan belum kawin sampai usia tersebut. Anak yang belum berusia 18 tahun atau belum kawin. Anak yang baru lahir yang ditemukan di wilayah negara Republik Indonesia selama ayah dan ibunya tidak diketahui j. 2.4 Masalah Kewarganegaraan Dalam hubungan antar negara seseorang dapat pindah tempat dan berdomisili di negara lain. diakui secara sah oleh ayahnya yang berkewarganegaraan asing. UU Kewarganegaraan tahun 2006 ini memperbolehkan dwikewarganegaraan secara terbatas. Dari UU ini terlihat bahwa secara prinsip Republik Indonesia menganut asas kewarganegaraan ius sanguinis ditambah dengan ius soli terbatas (lihat poin 8-10) dan kewarganegaraan ganda terbatas (poin 11). k. Masalah kewarganegaraan disini meliputi : 8 . Anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia apabila ayah dan ibunya tidak memiliki kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaannya. kemudian ayah atau ibunya meninggal dunia sebelm mengucapkan sumpah atau menyatakan janji setia. Berbeda dari UU Kewarganegaraan terdahulu. Anak WNI yang belum berusia lima tahun. 3. Anak yang dilahirkan di luar wilayah Republik Indonesia dari ayah dan ibu WNI yang karena ketentuan dari negara tempat anak tersebut dilahirkan memberikan kewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan.

Mesir. Dengan demikian Anda tidak mempunyai warga negara samasekali. Untuk mamahami masalah kewarganegaraan baik apatride.1. Multipatride adalah seseorang yang memiliki 2 atau lebih kewarganegaraan. Apatride adalah adanya seorang penduduk yang sama sekali tidak mempunyai kewarganegaraan. bipatride (dwiKewarganegaraan) maupun multipatride. 2010:118) 9 . maka perlu juga dikaji tentang dua asas kewarganegaraan yaitu asas ius sanguinis dan asas ius soli. Contohnya: Anda dilahirkan di negara A maka Anda akan menjadi warga negara A walaupun orang tua Anda adalah warga negara B (dianut di negara Inggris. Amerika dan lain-lain). (Kaelan. Contohnya : Seorang yang bipatride juga menerima pemberian status kewarganegaraan lain ketika dia telah dewasa. 2. Ius Soli adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang menurut daerah atau negara tempat ia dilahirkan. Bipatride (dwi Kewarganegaraan) adalah seorang penduduk yang mempunyai dua kewarganegaraan sekaligus (kewarganegaraan rangkap). Ius Sanguinis adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang menurut pertalian darah atau keturunan dari orang yang bersangkutan tadi. maka Anda tetap menjadi warga negara B (dianut oleh RR Apatride adalah adanya seorang penduduk yang sama sekali tidak mempunyai kewarganegaraan). Pengertian Ius Soli dan Ius Sanguinis : 1. dimana saat menerima kewarganegaraan yang baru ia tidak melepaskan status bipatride-nya.(Kaelan. 2010:118) 3. Contohnya :Anda keturunan bangsa B (ius sanguinis) lahir di bangsa B maka Anda dianggap sebagai warga negara B akan tetapi negara A juga menganggap warga negaranya karena berdasarkan tempat lahir Anda. Mengapa demikian? Karena negara yang menerapkan ius soli maupun ius sanguinis akan menimbulkan apatride dan bipatride. Contohnya : Anda dilahirkan di negara A. Contohnya : Anda warga negara A (ius soli) lahir di negara B (ius sanguinis) maka anda tidaklah menjadi warga negara A dan juga Anda tidak dapat menjadi warga negara B. 2. tetapi orangtua Anda warga negara B.

Adapun tugas dan kewenangan warga negara dan pemerintah adalah sebagai berikut : a.Melaksanakan tugas dan kewajiban yang dibebankan bangsa dan negara.Membela negara dari segala bentuk ancaman.Menjunjung tinggi dan menaati perundang-undangan yang berlaku. baik yang datang dari dalam maupun dari luar negeri. Gagasan tentang persamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan sebenarnya sudah ada sejak berabad yang lalu. bea dan cukai yang dibebankan negara kepadanya. . . Khususnya di Indonesia bertitik tolak dari pendapat bahwa tiap negara hukum. . .Kewajiban menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban nasional. Sementara hukum merupakan perwujudan rasa kesadaran hukum dari rakyat yang didasarkan kepada persamaan derajat dan kedudukan antara warga negara dengan pemerintah atau penguasa.Mendahulukan kepentingan negara/umum dari pada pribadi.Menyukseskan Pemilu baik sebagai peserta atau petugas penyelanggara. . .Hak untuk mendapatkan dan menikmati kesejahteraan negara. .Hak untuk mengembangkan minat dan kemampuan pribadi tanpa menganggu kepentingan umu dan sebagaianya. Setiap warga negara adalah sama kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan. kewajiban dan kewenangan. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 menyatakan tentang kesamaan kedudukan warga negara di dalam hukum dan pemerintahan dan kewajiban warga negara dalam menjunjung hukum dan pemerintahan tanpa perkecualian. Ini adalah konsekuensi dari prinsip kedaulatan rakyat yang bersifat kerakyatan. . (Sumarsono. 10 . Tugas dan kewajiban warga negara . sumber kedaulatan tertinggi berada ditangan rakyat.Permasalahan tersebut di atas harus di hindari dengan upaya antara lain dengan memberikan kepastian hukum yang lebih jelas akan status hukum kewarganegaran seseorang dan menjamin hak-hak serta perlindungan hukum yang pasti bagi seseorang dalam kehidupan bernegara.Hak untuk mendapatkan dan menikmati hasil pembangunan. .Hak untuk dipilih dan memilih dalam pemilu. . Sikap WNI. .Hak untuk mendapat perlindungan atas diri dan harta benda.Membayar pajak. tidak pilih kasih. WNA dan Pemerintah dalam menjalankan tugas. Tugas dan kewajiban warga negara serta pemerintah. 2007: 14).

Mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial. ketertiban.Membuat dan mencabut kebijakan demi pelaksanaan pemerintah negara. dan mencerdaskan bangsa. . dan melaksanakan program pembangunan nasional. . .Memajukan kesejahteraan umum. ketentraman bangsa dan negara. . .Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia.Menegakkan hukum/perundang-undangan dan keadilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. . 11 . Tugas dan kewajiban pemerintah .Mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara.Memelihara keamanan.b.Menghormati dan melindungi hak asasi warga negara. .

Pewarganegaraan secara umum diartikan sebagai Naturalisasi yaitu proses untuk mencari status kewarganegaraan dalam suatu negara. Sesuai undang-undang No. seseorang adalah ia menjadi warganegara karena ia dilahirkan dari orangtua warganegara. 12 . 12 tahun 2006. ius soli. Berdasarkan UUD 1945 pasal 26 tentang Warga Negara dan Penduduk dijelaskan bahwa yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. Undang-undang yang mengatur kewarganegaraan Republik Indonesia adalah UU No. Sedangkan menurut ius sanguinis. Seorang WNI (Warga Negara Indonesia) adalah orang yang diakui oleh undangundang sebagai warga negara Republik Indonesia dan akan diberikan Kartu Tanda Penduduk berdasarkan tempat ia tinggal.12 tahun 2006 bahwa untuk memenuhi tuntutan masyarakat dan melaksanakan amanat Undang-Undang Dasar 1945 maka asas kewarganegaraan meliputi asas kewarganegaraan umum atau universal yaitu asas ius sanguinis. dan campuran. Ius Sanguinis ialah penentuan kewarganegaraan berdasarkan keturunan atau pertalian darah. D. Artinya penentuan kewarganegaraan seseorang berdasarkan kewarganegaraan orang tuanya.BAB III KESIMPULAN A. dikenal dua asas memperoleh kewarganegaraan yaitu asas tempat kelahiran (ius soli) dan asas keturunan (ius sanguinis). B. seseorang yang dilahirkan dalam wilayah suatu negara adalah warganegara. Menurut ius soli. Bagi negara indonesia penentuan yang diberlakukan terbatas bagi anakanak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang tersebut. C. bukan berdasarkan negara tempat tinggalnya. Dalam hukum kewarganegaraan di Indonesia. Arti Kewarganegaraan secara umum ialah setiap orang yang menurut undang-undang kewarganegaraan termasuk warga negara. Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. Ius Soli ialah menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan negara tempat kelahiran.

pdf. Tentang Pendidikan Nasional. Artikel./UU20-2003-Sisdiknas. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah:Skripsi.(Online) (http://id. (Online) (http://www. Pendidikan Kewarganegaraan.id/wp-content/uploads/..org/wiki/kewarganegaraan). Makalah. Undang-Undang Dasar 1945 Republik Indonesia. 20 Tahun 2003.DAFTAR RUJUKAN Kaelan.unpad. Edisi Kelima Malang: Universitas Negeri Malang. 2010. Undang-Undang No. H (Ed). Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. (Online) (http://www. 13 . Wikipedia. 2012. Kewarganegaraan. 12 Tahun 2006. Disertasi. Tugas Akhir..embassyofindonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.) Universitas Negeri Malang. Surabaya: Pustaka Agung Harapan.org/consular/pdf/UU_no_12_th_2006. Laporan Penilitian.ac. 2002. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi. Sumarsono. diakses 28 November 2012. 2002. Tesis.pdf).wikipedia. Undang-Undang No. Yogyakarta: Paradigma.