fungsi dan peranan kewarganegaraan

Senin 5-6

FUNGSI DAN PERANAN KEWARGANEGARAAN

MAKALAH UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH Pendidikan Kewarganegaraan Yang dibina oleh Bapak Drs.H.Gatot Isnani,M.Si

oleh (39) Aulia Alfia R 120413423864

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS EKONOMI JURUSAN MANAJEMEN PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN DESEMBER 2012

KATA PENGANTAR Pertama-tama marilah kita semua sebagai warga negara Indonesia yang memiliki iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa selalu menghaturkan puja dan puji syukur kehadirat-Nya.T. Makalah ini berisikan tentang fungsi dan peranan kewarganegaraan yang nantinya akan membahas juga tentang Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan Republik Indonesia serta asas dan unsur-unsur kewarganegaraan. 2 Desember 2012 Penulis AULIA ALFIA R 1 . Amin. penulis mengucapkan terima kasih atas semua orang yang sudah berperan penting dalam pembuatan makalah ini dari awal sampai akhir.W. Diharapkan makalah ini dapat memberikan informasi tentang pentingnya fungsi dan peranan kewarganegaraan dalam suatu negara. karena kita masih diberi kesehatan kenkmatan lahir batin untuk dapat bersama-sama mengabdi dan membela bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai melalui perjuangan non fisik sesuai dengan bidang profesi masing-masing demi tetap utuh dan dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Akhir kata. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Semoga usaha kita senantiasa diridhoi Allah S. oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Malang.

.......................................................................................................................................................................................................DAFTAR ISI Lembar Judul.... 1 1.............................................................................................................1 Latar Belakang Masalah......................................................................................................................................................................................................... i Kata Pengantar............................................ 2 BAB II PEMBAHASAN........ 11 Daftar Rujukan........... ii Daftar Isi............ 3 2.................................................................................................. 12 2 ... 5 2..................4 Masalah Kewarganegaraan.................................................................................................................................. iii BAB I PENDAHULUAN................................ 6 BAB III KESIMPULAN....................... 4 2.............................................................................................................................................................................................3 Kewarganegaraan Republik Indonesia.............................1 Pengertian Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan............. 3 2.2 Rumusan Masalah...................................2 Asas dan Unsur Kewarganegaraan............................................................................................... 1 1.............................

Kewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan (bahasa Inggris: citizenship). di samping pengaturan kewarganegaraan berdasarkan kelahiran dan melalui proses pewarganegaraan (naturalisasi) tersebut. sekurang-kurangnya terhadap mereka itu dapat dikenakan ketentuan mengenai kewarganegaraan melalui proses registrasi biasa. Oleh karena itu. karena masing-masing satuan politik akan memberikan hak (biasanya sosial) yang berbeda-beda bagi warganya. yaitu registrasi biasa. hak dan kewajiban yang sama. Di dalam pengertian ini. sehingga terhindar dari kemungkinan menjadi ‘stateless’ atau tidak berkewarganegaraan. setiap negara tidak boleh membiarkan seseorang memiliki dua status kewarganegaraan sekaligus. Kalaupun hal ini dianggap tidak sesuai dengan prinsip dasar yang dianut. tetapi sepanjang ini masih dapat diterima sebagai warga negara Indonesia karena kelahiran. kewargaan ini menjadi penting. Dalam otonomi daerah. meskipun dengan berbagai macam istilah atau nama.1 Latar Belakang Masalah Sebagai warga negara dan masyarakat. setiap manusia di Indonesia mempunyai. tetapi bermukim di Indonesia dan memiliki keturunan di Indonesia. Sebagai contoh banyak warga keturunan Cina yang masih berkewarganegaraan Cina ataupun yang memiliki dwi-kewarganegaraan antara Indonesia-Cina. Indonesia sebagai negara yang pada dasarnya menganut prinsip’ius sanguinis’ mengatur kemungkinan warganya untuk mendapatkan status kewarganegaraan melalui prinsip kelahiran. karena keduanya juga merupakan satuan politik. Pendidikan kewarganegaraan sebenarnya dilakukan dan dikembangkan di seluruh dunia. warga suatu kota atau kabupaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten. yang pokok adalah bahwa setiap orang haruslah terjamin haknya untuk mendapatkan status kewarganegaraan. Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam kontrol satuan politik tertentu (secara khusus) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. juga diperlukan mekanisme lain yang lebih sederhana. Bersangkutan tidak berusaha untuk mendapatkan status kewarganegaraan dari negara asal orangtuanya. bukan melalui proses naturalisasi yang mempersamakan kedudukan mereka sebagai orang asing sama sekali.BAB I PENDAHULUAN 1. 3 . Itulah sebabnya diperlukan perjanjian kewarganegaraan antara negara-negara modern untuk menghindari status dwi kewarganegaraan tersebut. Tetapi pada saat yang bersamaan.

2 Apakah asas dan unsur dari kewarganegaraan ? 2. 2010).2 Rumusan Masalah 2. 1. 2012) Seperti isi (UUD RI NO.3 Apakah tugas dan kewajiban warga negara serta pemerintah ? 2.4 Apa saja masalah yang menyangkut kewarganegaraan ? Teknis penulisan makalah ini berpedoman pada Buku Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Universitas Negeri Malang (UM. (Wikipedia.1 Apakah pengertian dari kewarganegaraan ? 2. 20 pasal 37 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional) Pendidikan tentang kewarganegaraan wajib masuk dalam kurikulum perguruan tinggi. Karena di nilai penting. demi kelangsungan kehidupan dan kejayaan bangsa dan negara. Tujuannya hanya untuk mewujudkan warga negara sadar bela negara berlandaskan pemahaman politik kebangsaan dan kepekaan mengembangkan jati diri dan moral bangsa dalam perikehidupan bangsa.Pendidikan tentang kewarganegaraan sendiri adalah pendidikan yang mengingatkan kita akan pentingnya nilai-nilai hak dan kewajiban suatu warga negara agar setiap hal yang dikerjakan sesuai dengan tujuan dan cita-cita bangsa dan tidak melenceng dari apa yang di harapkan. pendidikan ini sudah di terapkan sejak usia dini di setiap jejang pendidikan mulai dari yang paling dini hingga pada perguruan tinggi agar menghasilkan penerus-penerus bangsa yang berompeten dan siap menjalankan hidup berbangsa dan bernegara. Ini adalah upaya sadar dan terencana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa bagi warga negara dengan menumbuhkan jati diri dan moral bangsa sebagai landasan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam bela negara. 4 .

Seseorang dengan keanggotaan yang demikian disebut warga negara. 5 .BAB II PEMBAHASAN 2. (Wikipedia. 3. b) Karena pengangkatan. Setiap orang yang berdasarkan peraturan perundang-undangan dan atau berdasarkan perjanjian pemerintah RI dengan negara lain sebelum UU ini berlaku sudah menjadi warga negara Indonesia. d) Surat bukti kewarganegaraan (surat edaran menteri kehakiman. d) Karena pewarganegaraan. Adapun bukti menjadi warga negara adalah sebagai berikut : a) Akta kelahiran b) Surat bukti kewarganegaraan (kutipan pernyataan sah buku catatan pengangkatan anak asing).) karena pernyataan.Kewarganegaraan ialah setiap orang yang menurut undang-undang kewarganegaraan termasuk warga negara. Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. c) Surat bukti kewarganegaraan (petikan keputusan Presiden) karena permohonan atau pewarganegaraan. c) Karena dikabulkannya permohonan. f) Karena turut ayah atau ibu.. e) Karena perkawinan. 2012) Berdasarkan pada pasal berdasar UUD pasal 26 dinyatakan sebagai warga negara adalah sebagai berikut: 1.1 Pengertian Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan a. Kewarganegaraan Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam kontrol satuan politik tertentu (secara khusus: negara) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. 2. Seseorang dapat menjadi kewarganegaraan negara Indonesia karena faktor-faktor sebagai berikut : a) Karena kelahiran.

2.2 Asas dan Unsur Kewarganegaraan a. mengajukan permohonan kewarganegaraan. Terkait dengan syarat-syarat menjadi warga negara dalam ilmu tata negara dikenal adanya dua asas Kewarganegaraan. Pewarganegaraan disini dibedakan menjadi dua. ii. Pewarganegaraan pasif : seseorang yang tidak mau diwarganegarakan oleh suatu negara atau tidak mau diberi atau dijadikan WN suatu negara maka yang bersangkutan dapat menggunakan hak repudisi (menolak pewarganegaraan). Misal : seseorang memperoleh status kewarganegaraan akibat dari pernikahan. Asas Kewarganegaraan Setiap negara yang berdaulat berhak untuk menentukan sendiri syarat-syarat untuk menjadi warga negara.Unsur daerah tempat kelahiran (Ius Soli) artinya bahwa status Kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh tempat kelahirannya. Ius sanguinis : pedoman kewarganegaraan yang berdasarkan darah atau keturunan. b. .Unsur darah keturunan (Ius Sanguinis) artinya bahwa status Kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh orangtuanya. Unsur Kewarganegaraan Unsur yang menentukan Kewarganegaraan : . memilih/menolak status kewarganegaraan. yakni : i.b. Dua macam sisi asas kewarganegaraan yaitu : a) Dari sisi kelahiran : ius soli dan ius sanguinis Ius soli : pedoman kewarganegaraan yang bedasarkan tempat atau daerah kelahiran. 6 . Pewarganegaraan (naturalisasi) Adalah suatu perbuatan hukum yang dapat menyebabkan seseorang memperoleh status kewarganegaraan. Pewarganegaraan aktif : seseorang dapat menggunakan hak opsi untuk memilih atau mengajukan kehendak menjadi warga negara dari suatu negara. b) Dari sisi perkawinan : asas kesatuan hukum dan asas persamaan derajat serta paradigma keluarga sebagai inti masyarakat yang tidak terpecah dan paradigma kesamaan kedudukan suami-isteri.

Anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari ibu WNA yang diakui oleh seorang ayah WNI sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum anak tersebut berusia 18 tahun atau belum kawin. berdasarkan Kabupaten atau (khusus DKI Jakarta) Provinsi tempat ia terdaftar sebagai penduduk/warga. Anak yang lahir diluar perkawinan yang sah dari ibu WNI. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ibu WNI dan ayah yang tidak memiliki kewarganegaraan atau hukum negara asal sang ayah tidak memberikan kewarganegaraan kepada anak tersebut. Anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia yang pada waktu lahir tidak jelas status kewarganegaraan ayah dan ibunya. Bangsa Indonesia asli adalah Orang-orang pribumi / penduduk asli Indonesia yang . f. d. Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) adalah orang yang diakui oleh UU sebagai warga negara Republik Indonesia. besar. Menurut UU ini. Kepada orang ini akan diberikan Kartu Tanda Penduduk. berdomisili. Anak yang lahir daam tenggang waktu 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia dari perkawinan yang sah. 2007. e. Kewarganegaraan Republik Indonesia diatur dalam UU No. serta mengakui Indonesia sebagai tanah airnya) bersikap setia kepada Negara Kesatuan Repulik Indonesia. NIK) apabila ia telah berusia 17 tahun dan mencatatkan diri di kantor pemerintahan. atau sebaliknya. 7 . g. h. orang yang menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) adalah : a. dan ayahnya itu seorang WNI. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah WNI dan ibu warga negara asing (WNA).3 Kewarganegaraan Republik Indonesia Warga Negara secara umum adalah anggota suatu negara yang mempunyai keterikatan timbal balik dengan negaranya. Setiap orang yang sebelum berlakunya UU tersebut telah menjadi WNI b. Kepada orang ini akan diberikan nomor identitas yang unik (Nomor Induk Kependudukan. (Sumarsono.2. berkarya di Indonesia. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari ayah dan ibu WNI c. Warga Negara Indonesia menurut Pasal 26 UUD 1945 adalah : Orang-orang bangsa Indonesia asli dan bangsa lain yang disahkan Undangundang sebagai Warga Negara. 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. 14). (Lahir.

k. 4. Berbeda dari UU Kewarganegaraan terdahulu. 2. 3. kemudian ayah atau ibunya meninggal dunia sebelm mengucapkan sumpah atau menyatakan janji setia. Dari UU ini terlihat bahwa secara prinsip Republik Indonesia menganut asas kewarganegaraan ius sanguinis ditambah dengan ius soli terbatas (lihat poin 8-10) dan kewarganegaraan ganda terbatas (poin 11). Anak yang dilahirkan di luar wilayah Republik Indonesia dari ayah dan ibu WNI yang karena ketentuan dari negara tempat anak tersebut dilahirkan memberikan kewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan. diakui pula sebagai WNI bagi : 1. Anak WNA yang belum berusia lima tahun yang diangkat anak secara sah menurtu penetapan pengadilan sebagai anak oleh WNI. Anak yang belum berusia 18 tahun atau belum kawin. 2. Anak WNI yang lahir di luar perkawinan yag sah. berada dan bertempat tinggal di wilayah RI. UU Kewarganegaraan tahun 2006 ini memperbolehkan dwikewarganegaraan secara terbatas. yang diangkat secara sah sebagai anak oleh WNA berdasarkan penetapan pengadilan.i. yang ayah atau ibunya memperoleh kewarganegaraan Indonesia. belum berusia 18 tahun dan belum kawin. Anak WNI yang belum berusia lima tahun. yaitu untuk anak yang berusia sampai 18 tahun dan belum kawin sampai usia tersebut. Anak yang baru lahir yang ditemukan di wilayah negara Republik Indonesia selama ayah dan ibunya tidak diketahui j. Selain itu. Anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia apabila ayah dan ibunya tidak memiliki kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaannya. Di bawah ini akan dijelaskan tentang masalah kewarganegaraan. l. Anak dari seorang ayah atau ibu yang telah dikabulkan permohonan kewarganegaraanny. diakui secara sah oleh ayahnya yang berkewarganegaraan asing. Masalah kewarganegaraan disini meliputi : 8 .4 Masalah Kewarganegaraan Dalam hubungan antar negara seseorang dapat pindah tempat dan berdomisili di negara lain.

(Kaelan. maka Anda tetap menjadi warga negara B (dianut oleh RR Apatride adalah adanya seorang penduduk yang sama sekali tidak mempunyai kewarganegaraan). Mesir. Ius Soli adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang menurut daerah atau negara tempat ia dilahirkan. Mengapa demikian? Karena negara yang menerapkan ius soli maupun ius sanguinis akan menimbulkan apatride dan bipatride. (Kaelan. Multipatride adalah seseorang yang memiliki 2 atau lebih kewarganegaraan. bipatride (dwiKewarganegaraan) maupun multipatride. Pengertian Ius Soli dan Ius Sanguinis : 1. Untuk mamahami masalah kewarganegaraan baik apatride. Contohnya :Anda keturunan bangsa B (ius sanguinis) lahir di bangsa B maka Anda dianggap sebagai warga negara B akan tetapi negara A juga menganggap warga negaranya karena berdasarkan tempat lahir Anda. Amerika dan lain-lain). Contohnya : Anda dilahirkan di negara A. 2. 2. maka perlu juga dikaji tentang dua asas kewarganegaraan yaitu asas ius sanguinis dan asas ius soli. Apatride adalah adanya seorang penduduk yang sama sekali tidak mempunyai kewarganegaraan. Contohnya: Anda dilahirkan di negara A maka Anda akan menjadi warga negara A walaupun orang tua Anda adalah warga negara B (dianut di negara Inggris. Bipatride (dwi Kewarganegaraan) adalah seorang penduduk yang mempunyai dua kewarganegaraan sekaligus (kewarganegaraan rangkap). 2010:118) 3. Contohnya : Anda warga negara A (ius soli) lahir di negara B (ius sanguinis) maka anda tidaklah menjadi warga negara A dan juga Anda tidak dapat menjadi warga negara B. 2010:118) 9 .1. Ius Sanguinis adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang menurut pertalian darah atau keturunan dari orang yang bersangkutan tadi. Contohnya : Seorang yang bipatride juga menerima pemberian status kewarganegaraan lain ketika dia telah dewasa. Dengan demikian Anda tidak mempunyai warga negara samasekali. tetapi orangtua Anda warga negara B. dimana saat menerima kewarganegaraan yang baru ia tidak melepaskan status bipatride-nya.

Khususnya di Indonesia bertitik tolak dari pendapat bahwa tiap negara hukum.Membayar pajak. Adapun tugas dan kewenangan warga negara dan pemerintah adalah sebagai berikut : a.Kewajiban menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban nasional. Ini adalah konsekuensi dari prinsip kedaulatan rakyat yang bersifat kerakyatan.Hak untuk dipilih dan memilih dalam pemilu. Tugas dan kewajiban warga negara serta pemerintah.Menyukseskan Pemilu baik sebagai peserta atau petugas penyelanggara.Hak untuk mendapat perlindungan atas diri dan harta benda. .Permasalahan tersebut di atas harus di hindari dengan upaya antara lain dengan memberikan kepastian hukum yang lebih jelas akan status hukum kewarganegaran seseorang dan menjamin hak-hak serta perlindungan hukum yang pasti bagi seseorang dalam kehidupan bernegara. 10 .Mendahulukan kepentingan negara/umum dari pada pribadi.Membela negara dari segala bentuk ancaman. . . Sementara hukum merupakan perwujudan rasa kesadaran hukum dari rakyat yang didasarkan kepada persamaan derajat dan kedudukan antara warga negara dengan pemerintah atau penguasa. baik yang datang dari dalam maupun dari luar negeri. . .Melaksanakan tugas dan kewajiban yang dibebankan bangsa dan negara. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 menyatakan tentang kesamaan kedudukan warga negara di dalam hukum dan pemerintahan dan kewajiban warga negara dalam menjunjung hukum dan pemerintahan tanpa perkecualian. Tugas dan kewajiban warga negara . kewajiban dan kewenangan. . . bea dan cukai yang dibebankan negara kepadanya. sumber kedaulatan tertinggi berada ditangan rakyat. Sikap WNI. . tidak pilih kasih. Gagasan tentang persamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan sebenarnya sudah ada sejak berabad yang lalu. (Sumarsono. . . WNA dan Pemerintah dalam menjalankan tugas.Hak untuk mendapatkan dan menikmati kesejahteraan negara.Menjunjung tinggi dan menaati perundang-undangan yang berlaku. 2007: 14).Hak untuk mendapatkan dan menikmati hasil pembangunan. .Hak untuk mengembangkan minat dan kemampuan pribadi tanpa menganggu kepentingan umu dan sebagaianya. Setiap warga negara adalah sama kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan.

.Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia.b. 11 . .Memelihara keamanan.Menghormati dan melindungi hak asasi warga negara. dan melaksanakan program pembangunan nasional.Mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial. ketentraman bangsa dan negara. .Mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara.Menegakkan hukum/perundang-undangan dan keadilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dan mencerdaskan bangsa.Membuat dan mencabut kebijakan demi pelaksanaan pemerintah negara.Memajukan kesejahteraan umum. . ketertiban. . . Tugas dan kewajiban pemerintah . .

12 . Sedangkan menurut ius sanguinis. ius soli. Ius Soli ialah menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan negara tempat kelahiran. bukan berdasarkan negara tempat tinggalnya. seseorang yang dilahirkan dalam wilayah suatu negara adalah warganegara. Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. Ius Sanguinis ialah penentuan kewarganegaraan berdasarkan keturunan atau pertalian darah. 12 tahun 2006. Undang-undang yang mengatur kewarganegaraan Republik Indonesia adalah UU No.BAB III KESIMPULAN A. B.12 tahun 2006 bahwa untuk memenuhi tuntutan masyarakat dan melaksanakan amanat Undang-Undang Dasar 1945 maka asas kewarganegaraan meliputi asas kewarganegaraan umum atau universal yaitu asas ius sanguinis. D. seseorang adalah ia menjadi warganegara karena ia dilahirkan dari orangtua warganegara. dan campuran. Artinya penentuan kewarganegaraan seseorang berdasarkan kewarganegaraan orang tuanya. Seorang WNI (Warga Negara Indonesia) adalah orang yang diakui oleh undangundang sebagai warga negara Republik Indonesia dan akan diberikan Kartu Tanda Penduduk berdasarkan tempat ia tinggal. C. Dalam hukum kewarganegaraan di Indonesia. dikenal dua asas memperoleh kewarganegaraan yaitu asas tempat kelahiran (ius soli) dan asas keturunan (ius sanguinis). Menurut ius soli. Sesuai undang-undang No. Arti Kewarganegaraan secara umum ialah setiap orang yang menurut undang-undang kewarganegaraan termasuk warga negara. Berdasarkan UUD 1945 pasal 26 tentang Warga Negara dan Penduduk dijelaskan bahwa yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. Pewarganegaraan secara umum diartikan sebagai Naturalisasi yaitu proses untuk mencari status kewarganegaraan dalam suatu negara. Bagi negara indonesia penentuan yang diberlakukan terbatas bagi anakanak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang tersebut.

Laporan Penilitian.org/consular/pdf/UU_no_12_th_2006. Undang-Undang No. Surabaya: Pustaka Agung Harapan.unpad. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi. Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.wikipedia.ac. Pendidikan Kewarganegaraan. 13 . 12 Tahun 2006. diakses 28 November 2012./UU20-2003-Sisdiknas. Tugas Akhir. (Online) (http://www.pdf). Yogyakarta: Paradigma.org/wiki/kewarganegaraan).pdf.. Tesis. 2002. 2002. Makalah. Edisi Kelima Malang: Universitas Negeri Malang. Undang-Undang Dasar 1945 Republik Indonesia. 2012.id/wp-content/uploads/.(Online) (http://id.) Universitas Negeri Malang. 2010. Undang-Undang No. H (Ed).embassyofindonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.. Tentang Pendidikan Nasional. Artikel. (Online) (http://www. Sumarsono. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah:Skripsi. Kewarganegaraan. Disertasi. Wikipedia. 20 Tahun 2003.DAFTAR RUJUKAN Kaelan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful