P. 1
Pengertian Budaya Politik

Pengertian Budaya Politik

|Views: 33|Likes:
Published by Arlinda Silva

More info:

Published by: Arlinda Silva on Mar 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/22/2013

pdf

text

original

Pengertian Budaya Politik. Budaya Politik adalah salah satu komponen dalam sistem politik.

Komponen sistem politik lainnya adalah struktur politik. budaya politik dapat dipandang sebagai landasan sistem politik yang memberi jiwa dan warna pada sistem politik atau memberi arah pada perang-perang politik yang dilakukan oleh struktur-struktur politik. Ada pengertian beragam tentang budaya politik beberapa diantaranya adalah : - Budaya politik adalah sikap orientasi warga negara terhadap sitem politik dan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga negara didalam sistem ituCGA.Ahmad&S.Verba (1991:21) - Budaya Politik adalah pandangan politik yang mempengaruhi sikap orientasi dan pilihan politik seseorang. Budaya politik mengutamakan dimensi psikologi suatu sistem politik yaitu sikap, sistem kepercayaan, simbol yang dimiliki individu dan yang dilaksanakannya dalam masyarakat(Marbun,2005:84) - Budaya politik adalah keyakinan, sikap, nilai, ide-ide, sentimen & evaluasi suatu masyarakat tentang sistem politik negara meraka dan peran masing-masing individu dalam sistem itu ( Larry Diamond) 2003:27) - Budaya politik adalah sikap dan orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya ( Voctar n asoed & Colin Nac Adress,1986:41) - Budaya politik adalah suatu konsep yang terdiri dari sikap, keyakinan, nilai-nilai dan keterampilan yang sedang berlaku bagi seluruh anggota masyarakat, tentang pola cenderungan-cenderungan khusus serta pola-pola kebiasaan yang terdapat pada kelompokkelompok masyarakat (Almond & powell,1996:23) Ciri-ciri Budaya Politik 1. Adanya nilai-nilai keyakinan dan sikap emosi terhadap pemerintah. 2. Adanya sikap dan orientasi warga negara terhadap sistem yang dijalankan. 3. Adanya kepedulian dari individu, masyarakat dan warga negara terhadap proses warga negara. 4. Adanya keinginan individu/warga negara untuk mempengaruhi atau mengendalikan pemerintahan. Tipe-tipe Budaya Politik Berdasarkan sikap, sifat, nilai, informasi dan kecakapan politik dimiliki, orientasi warga negara terhadap kehidupan politik dan pemerintahan negaranya, dapat digolongkan kedalam 3 tipe sebagai mana diuraikan : 1. Budaya politik parokial (Parochial Political Culture) Budaya politik ini terbatas pada suatu wilayah atau lingkup kecil atau sempit. Pada umumnya budaya politik ini terdapat dalam masyarakat seperti ini spesialisasi sangat kecil dan belum berkembang. Demikian pula karena terbatasnya diferensiasi sosial para pelaku politik sering melakukan perannya setempak dengan perannya dalam bidang ekonomi. keagamaan, dll.

Herbert Felth yaitu mengemukakan bahwa di Indonesia memiliki 2 budaya politik yang dominan. . kepada generasi berikutnya. Sosialisasi menunjukkan pada proses dimana sikap-sikap politik dan pola-pola tingkah laku. Budaya politik partisipan ( Participan political culture) adalah suatu bentuk budaya dimana anggota-anggota masyarakat cenderum diorientasikan secara eksplisit terhadap sistem sebagai keseluruhan dan terhadap struktur dan proses politik secara administratif. Budaya Politik Indonesia Ada beberapa pandangan mengenai budaya politik di Indonesia yaitu : 1.2. diperoleh atau dibentuk dan juga merupakan sarana bagi suatu generasi untuk menyampaikan patokan-patokan politik dan keyakinan-keyakinan politik. Sosialisasi adalah cara masyarakat merumuskan kebudayaan politiknya. dalam budaya politik ini anggota masyarakat telah mempunyai minat.Abangan . sebuah budaya politik ciri utama yang menjadi identitas adalah suatu nilai yang menonjol dan diakui oleh masyarakat atau bangsa secara keseluruhan. terhadap sistem sebagai keseluruhan. 3. terutama terhadap sistem sebagai keseluruhan. terutama terhadap aspek output alias keputusan-keputusan politik yang diambil. Sosialisasi politik merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu proses dimana seseorang mempelajari dan menundukkan pandangannya tentang politik.Santri . c. Cufford Grertz mengemukakan : . budaya politik subjek menunjuk pada orang-orang yang secara pasif. Budaya politik ini ditandai oleh adanya kesadaran bahwa dirinya ataupun orang lain sebagai anggota aktif dalam kehidupan politik. (Almond dan Verba. mungkin juga kesadaran. Pengertian sosialisasi politik banyak ahli menyampaikan pengertian sosialisasi politk diantaranya sebagai berikut : a. nilai-nilai dan dapat dipandang politik dari orang tua. e.Aristoktrasi Jawa. Menurut Rusadi Kantaprawira (1985:37). Nazaruddin Samsuddin. patuh pada pejabat-pejabat pemerintah dan UUD. Sosialisasi politik merupakan proses pembentukan sikap dan orientasi politik anggota . perhatian. 1. d. frekuensi perhatiannya terhadap sistem politik sangat rendah terutama terhadap sistem politik sangat rendah aktor politik boleh dikatakan belum tumbuh.Petan Keal .Priai . Budaya politik subjek (Subject Political Culture) Menurut Mochtar Mesoed dan Colin Mucandrews. b. Akan tetapi.Wirasuasta Islam 2. 1984:22). guru dan sarana-sarana sosialisasi lainnya.Hindu-Budha 3. antara lain : . Sosialisasi politik dapat dipandang sebagai warisan pengetahuan . Pentingnya sosialisasi politik dalam penembangan budaya politik. tetapi tidak melibatkan diri dalam politik ataupun memberikan suatu dalam pemilihan-pemilihan.

Keluarga d. Partai Politik b. Masyarakat Makna sosialisasi kesadaran politik. Sosiaslisasi kesadaran politik adalah suatu istilah yang digunakan untuk mengambarkan bagaimana proses yang ditempuh atau cara-cara yang dilakukan agar seseorang dan masyarakat belajar atau mengenal politik dan memiliki kepedulian. Serta mau mengembangkan sikap yang berorientasi terhadap politik. Media Massa c. Meganisme Sosialisasi budaya politik yang dapat digunakan antara lain : a.masyarakat. Sekolah e. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->