P. 1
Ayat

Ayat

|Views: 21|Likes:
Published by Taryadi

More info:

Published by: Taryadi on Mar 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/30/2013

pdf

text

original

AYAT-AYAT TENTANG MENJAGA LINGKUNGAN HIDUP

Standar Kompetensi :
Memahami ayat-ayat Al- Qur‟an tentang perintah menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Kompetensi Dasar :
1. Membaca Q.S. Ar-Rūm: 41–42, Surah Al-„Araf: 56–58, dan Surah Sād: 27.
2. Menjelaskan arti dari ayat-ayat Al-Qur‟an Q.S. Ar-Rūm: 41–42, Surah Al-„Araf: 56–58, dan
SurahSād: 27.
3. Membiasakan perilaku menjaga kelestarian lingkungan hidup seperti terkandung dalam ayat-
ayat Al-Qur‟an Q.S. Ar-Rūm: 41–42, Surah Al-„Araf: 56–58, dan Surah Sād: 27.

Indikator :
1. Mampu membaca dengan benar dan tepat Q.S. Ar-Rūm: 41–42, Surah Al-„Araf: 56–58, dan
Surah Sād: 27.
2. Mampu mengidentifikasi tajwid dengan benar dari ayat-ayat Al-Qur‟an S. Ar-Rūm: 41–42,
Surah Al-„Araf: 56–58, dan Surah Sād: 27
3. Mampu mengertikan per kata, per ayat, dan menerjemahkan ayat-ayat Q.S. Ar-Rūm: 41–42,
Surah Al-„Araf: 56-58, dan Surah Sād: 27.
4. Mampu menjelaskan kandungan Q.S. Ar-Rūm: 41–42, Surah Al-„Araf: 56–58, dan Surah Sād:
27.
5. Mampu mengidentifikasi perilaku menjaga kelestarian lingkungan hidup seperti terkandung
dalam ayat-ayat Al-Qur‟an S. Ar-Rūm: 41–42, Surah Al-„Araf: 56–58, dan Surah Sād: 27
6. Mampu mempraktekkan, dan menujukkan perilaku menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Pengalaman belajar
1. Membaca dengan fasih Q.S. Ar-Rūm: 41–42, Surah Al-„Araf: 56–58, dan Surah Sād: 27.
2. Menerapkan ilmu tajwid dalam Q.S. Ar-Rūm: 41–42, Surah Al-„Araf: 56–58, dan Surah Sād:
27.
3. Menyimpulkan kandungan Q.S. Ar-Rūm: 41–42, Surah Al-„Araf: 56–58, dan Surah Sād: 27.
tentang perintah menjaga lingkunganb hidup.

Alokasi Waktu : 4 x 45 menit
Materi pokok : Q.S. Ar-Rūm: 41–42, Surah Al-„Araf: 56–58, dan Surah Sād: 27.
1. Surat Ar-Rum ayat 41-42.tentang kerusakan akibat perbuatan manusia.
a. Bacaan surat Ar-Rum ayat 41-42.:
Artinya : Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan
manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan
mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah: “Adakanlah perjalanan di
muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang terdahulu.
Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” ( QS.
Ar Rum ayat 41-42 )




b. Arti kata atau mufrodat

. …….……:

{۱۱ …………..:


…………..:

{۱۲ …………..:


…………..:

{۱۳ …………..:


…………..:

{۱۴ …………..:


…………..:

{۱۵ …………..:

E©) {۵
…………..: O4l´³4Np~E {۱۶
…………..:


…………..:

{۱٧ …………..:


…………..:

{۱٨ …………..:


…………..:

{۱٩ …………..:


…………..:

{۲۰ …………..:

{۱۰






c. Tajwid
NO Lafadzh Hukum Bacaan Cara Membaca Alasan
۱

۲

۳

۴

۵

۶

٧

٨

٩

۱۰

d. Isikan dungan QS. Ar Rum ayat 41-42
Setelah membaca surat Ar Rum 30: 41-42, dapat disimpulkan sebagai berikut :
1) Manusia diciptakan Allah sebagai khalifah dimuka bumi memiliki tugas dan kewajiban
mengelola,memelihara dan memanfaatkan alam yang telah Allah ciptakan untuk
kepentingan dan kesejahteraan seluruh makhluk.
2) Ketidakpedulian manusia terhadap sumber daya alam mengakibatkan kerusakan
lingkungan yang meprihatinkan manusia itu sendiri
3) Kerusakan alam didarat maupun dilaut adalah akibat perbuatan manusia
4) Islam mengutuk perusakan lingkungan,karena untuk memnjamin kesejahteraan hidup
manusia membutuhkan keserasian dengan ekosistem yang berada disekelilingnya

2. Surat Al-A‟raf ayat 56-58 tentang larangan berbuat kerusakan di bumi
a. Bacaan Surat Al-A‟raf ayat 56-58:
Artinya : Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah)
memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan
harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang
yang berbuat baik. Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira
sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan
mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah
itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti
itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu
mengambil pelajaran. Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan
seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana.
Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang
bersyukur. ( QS. Ai A‟raf ayat 56-58 )


















b. Arti kata-kata atau mufrodat
…………..:

{۱٩


{۲۰


{۲۱


{۲۲


{۲۳


{۲۴


{۲۵


{۲۶


{۲٧


{۲٨

{۱۰

{۲٩

{۱۱

{۳۰

{۱۲

{۳۱

{۱۳

{۳۲

{۱۴

{۳۳

{۱۵

{۳۴

{۱۶

{۳۵

{۱٧

{۱٨



c. Tajwid
No Lafadh Hukum bacaan Cara membaca Alasan
۱

……… ………….. …………..
۲ ……… ………….. …………..
۳

……… ………….. …………..
۴

……… …………… …………..
۵

……… ………….. …………..
۶

……… ………….. …………..
٧

……… ………….. …………..
٨

……… ………….. …………..
d. Isi kandungan QS. Ai A‟raf ayat 56-58
Setelah membaca surat al A‟raf 7 : 56-58 dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Penyebab kerusakan lingkungan di darat dan di laut adalah perbuatan tangan manusia, padahal
mereka yang ditugaskan oleh Allah SWT untuk mengurus dan memelihara bumi untuk
kepentingan manusia secara individu maupun kelompok masyarakat.
2. Kebudayaan manusia makin lama makin maju sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi dunia industri makin berkembang sehingga seiring dengan perkembangan tersebut
muncul pula perkembangan yang negatif yang mengakibatkan bencana pencemaran dan
perusakan lingkungan sebagai efek berkembangnya dunia industri.
3. Kerusakan tersebut merupakan peringatan Allah kepada umat manusia agar mereka mau
kembali ke jalan yang benar memelihara dan melestarikan lingkungan tidak melakukan
pengrusakan di bumi.
c. Surat Shaad ayat 27-28 tentang keburukan kaum yang berbuat kerusakan di bumi
a. Bacaan Surat Shaad ayat 27-28:
Artinya : Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa
hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir
itu karena mereka akan masuk neraka. Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman dan
mengerjakan amal yang saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi?
Patutkah (pula) Kami menganggap orang- orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang
berbuat ma‟siat?. (QS. Shaad ayat 27-28)
b. Arti mufrodat
…………..:

۱۱ …………..:

۱
…………..:

۱۲ …………..:

۲
…………..:

۱۳ …………..:

۳
…………..: ۱۴ …………..:

۴
…………..:

۱۵ …………..:

۵
…………..:

۱۶ …………..:

۶
…………..:

۱٧ …………..:

٧
…………..:

۱٨ …………..:

٨
…………..:

۱٩ …………..:

٩
…………..:

۲۰ …………..:

۱۰
c. Tajwid
Lafadh Hukum bacaan Cara membaca Alasan

………….. ………….. …………..

………….. ………….. …………..

………….. ………….. …………..

……………. ………….. …………..
d. Kesimpulan / isi kandungan QS. Shaad ayat 27-28
Diskusikan dengan kelompokmu apa isi kandungan QS. Shaad ayat 27-28 tersebut.
- Baca dengan tiliti dan pergunakan buku referensimu yang ada.
Isi kandungan QS. Shaad ayat 27-28
1.……………………………………………………………………………………………
2.……………………………………………………………………………………………
3.……………………………………………………………………………………………
B. Uji Kompetensi
Pilihan Ganda
Pilihan salah satu pilihan jawaban a, b, c, d atau e yang Kamu anggap paling tepat !
1. Berdasarkan QS. Ar Ruum 40, yang menyebabkan terjadinya kerusakan di muka bumi ini
adalah …
a. Sudah kehendak Allah Swt.
b. Alam yang sudah semakin tidak bersahabat.
c. Bumi ini sudah semakin panas akibat kemaksiatan.
d. Akibat ulah perbuatan tangan manusia yang tidak bertanggung jawab.
e. Adanya pemanasan global (global warming) akibat tenaga endogen bumi yang keluar ke
permukaan bumi.
2. Untuk apa Allah menunjukkan akibat buruk yang berupa kerusakan di muka bumi ini ?
a. Agar manusia mengetahui dan merasakan akibat perbuatannya, sehingga mau segera bertaubat,
kembali kepada jalan yang benar.
b. Agar manusia lebih meningkatkan kewaspadaannya, jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam.
c. Agar manusia yang tidak beratanggung jawab binasa.
d. Agar manusia cinta kepada alam, dan kasih sayang terhadap sesama.
e. Agar manusia suci pikiran, perkataan, dan perbuatannya.
3. QS. Ar Ruum ayat 42 menegaskan adanya seruan untuk mempelajari sejarah umat-umat
terdahulu. Berbagai bencana yang menimpah mereka disebabkan oleh …
a. Kehendak Allah Swt untuk membinasakan mereka.
b. Kemusrikan mereka.
c. Bujuk rayu setan yang terkutuk.
d. Persekongkolan mereka dalam memusuhi para nabi.
e. Sikap saling bermusuhan di antara sesama manusia karena adanya berbedaan kepentingan.
Perhatian : Nomor 4 s.d 6 berdasarkan QS. Al A‟raf ayat 56 !
4. Kandungan QS. Al A‟raf ayat 56 berisi ….
a. Pentingnya ikhtiyar dan doa.
b. Larangan berbuat kerusakan di muka bumi, dan etika dalam berdoa.
c. Bumi beserta isinya diperuntukkan Allah kepada manusia.
d. Bukti kekuasaan Allah dalam menciptakan alam semesta ini.
e. Penegasan tentang kerusakan alam semesta ini harus dipertanggung jawabkan oleh manusia.
5. Dalam berdoa kepada Allah sikap kita harus “khaufan wa thama‟an” maksudnya
a. Mempunyai rasa kasih dan sayang.
b. Menunjukkan ketidakmampuan kita di hadapan Allah SWT.
c. Suci dari najis dan hadats serta bersih hati dan jiwa.
d. Rendah diri dan tabah.
e. Takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan)
6. Sesungguhnya rahmat Allah itu amat dekat kepada ….
a. Orang-orang yang gigih dalam berusaha.
b. Tekun berusaha, rajin bekerja, gemar berdoa.
c. Orang-orang yang berbuat baik.
d. Orang-orang yang berserah diri.
e. Hamba Allah yang tidak sombang.
Sedangkan nomor 7 s.d 9 berdasarkan QS. Al A‟raf ayat 57 !
7. Fungsi angin berdasarkan ayat di atas adalah “Busyran bayna yaday rahmatihi” maksudnya
sebagai …
a. Pendorong awan
b. Penghalau ke mana hujan akan turun
c. Pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan)
d. Pertanda hujan tidak turun karena awan akan tersapu bersih dari suatu tempat
e. Tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur
8. Sedangkan air hujan yang turun dari langit menjadi …
a. Sebab lenyapnya tanah gundul karena erosi.
b. Sumber kehidupan dan penghidupan petani.
c. Sebab malapetaka di muka bumi, karena banjir akan segera tiba.
d. Pertanda musim tanam telah tiba.
e. Sebab datangnya rahmat Allah berupa kesuburan tanah sehingga dapat menumbuhkan belbagai
macam buah-buahan.
9. Tumbuhnya berbagai tanaman dan buah-buhan pada musim hujan, dapat dijadikan ibroh …
a. Sebab lenyapnya tanah gundul karena erosi.
b. Sumber kehidupan dan penghidupan petani.
c. Sebab malapetaka di muka bumi, karena banjir akan segera tiba.
d. Pertanda musim tanam telah tiba.
e. Sebab datangnya rahmat Allah berupa kesuburan tanah sehingga dapat menumbuhkan berbagai
macam buah-buahan.
1. Kata “

“ karena posisinya berhenti, maka hukum tajwidnya adalah …
a. Mad Thabi‟i
b. Mad Iwad
c. Mad Wajib Muttashil
d. Mad Aridl lissukun
e. Mad Jaiz Munfashil
11. Kata “

“ karena posisinya berhenti, maka hukum tajwidnya adalah Mad Aridl lissukun,
panjang bacaannya …
a. 2 harakat
b. 4 harakat
c. 6 harakat
d. 2/4/6 harakat
e. 4/5/6 harakat
Soal nomor 13 s.d 15 berdasarkan QS. Shaad ayat 27 :
12. Isi kandungan pertama dari ayat di atas adalah …
a. Apa saja yang diciptakan oleh Allah SWT di muka bumi ini semuanya hanya diperuntukkan
bagi manusia.
b. Langit, bumi beserta isinya diciptakan oleh Allah SWT menjadi problematika kehidupan, agar
manusia sebagai penghuninya memikirkan nilai tambah
c. Tiada satupun yang diciptakan oleh Allah SWT di langit, bumi beserta isinya yang tanpa
hikmah.
d. Tiada satupun di langit, bumi beserta isinya yang tanpa cacat, semua pasti mempunyai
kekurangan.
e. Jawaban a, b, c, dan d semuanya benar.
13. Bagaimana sikap orang kafir terhadap apa yang diciptakan oleh Allah SWT di langit, bumi
beserta isinya ? Mereka menganggap ….
a. Alam semesta ini ada dengan sendirinya sebagai hukum alam.
b. Semua untuk manusia dan harus dimanfaatkan seluas-luasnya untuk kesejahteraan bersama.
c. Tidak semua apa yang diciptakan oleh Allah SWT bermanfaat, ada yang sia-sia, dan ada yang
manfaat contoh untuk apa diciptakan nyamuk ?.
d. Tiada gunanya mencari siapa yang menciptakan alam ini.
e. Jawaban b dan c benar.
14. Apa balasan yang pantas bagi orang-orang kafir ?
a. Hidup di dunia enak, di akhirat celaka.
b. Hidup di dunia celakan dan di akhirat bahagia.
c. Hidup di dunia dan di akhirat sama bahagianya
d. Hidup di dunia dan di akhirat sama celakanya.
e. Di akhirat mereka celaka dimasukkan ke neraka.
Kajian Fenomenal (kauniyah) :
Diskusikan mengapa di Indonesia akhir-akhirnya banyak dirundung musibah besar seperti
Tsunami, gempah bumi, banjir, tanah lonsor, kecelakaan udara, kereta, laut dan lain-lain.
Apa sebab dan akibatnya (kausalitas), apa hikmahnya, dan apa yang mestinya kita lakukan
bersama ?
Usai diskusi putar VCD Tsunami Aceh, Gempa bumi Yogyakarta. Bencana Lumpur Lapindo.














4OE_·÷ ÷1=OE¼^¯- O)× )´OE¯^¯-
@O¯·4l^¯-4Ò E©) ;e4:=OE Og³uCÒ¡
+EEL¯- ª÷_·³C´ONOg¯ 4*u¬4 Og~-.-
W-O¬Ug·E× ¯ª÷_^UE¬·¯ 4pON¬´_¯O4C ^j¯÷
¯¬~ W-Ò+OO´c O)× ^·¯O·-
W-ÒNOO¬^·· E-^OE 4p~E ¬O4l´³4N
4ׯg~-.- }g` N¯:·~ _ 4p~E ¦¬-+O·4-±Ò¡
4×-g)O;¯G` ^jg÷

41. telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan
kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
42. Katakanlah: "Adakanlah perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang
terdahulu. kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)."



You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->