P. 1
Penjelasan Kedudukan Pancasila Dalam NKRI

Penjelasan Kedudukan Pancasila Dalam NKRI

|Views: 894|Likes:

More info:

Published by: Muthmainnah Muhammad on Mar 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/08/2014

pdf

text

original

TUGAS KEWARGANEGARAAN

NAMA NIM

: :

MUTHMAINNAH 110 209 0050

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA MAKASSAR 2011

Penjelasan kedudukan Pancasila dalam NKRI Jawab : a. Penetapan Pancasila sebagai dasar negara tak hendak menghapuskan perbedaan (indifferentism). Dalam hal ini Pancasila digunakan sebagai dasar mengatur pemerintahan atau penyelenggaraan negara. Ketetapan MPR No.” Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara Indonesia mempunyaibeberapa fungsi pokok. IX/MPR/1978. merupakan pengertian yuridis ketatanegaraan 2) Pancasila sebagai pengatur hidup kemasyarakatan pada umumnya(merupakan pengertian Pancasila yang bersifat sosiologi) 3) Pancasila sebagai pengatur tingkah laku pribadi dan cara-cara dalam mencari kebenaran (merupakan pengertian Pancasila yang bersifat etis dan filosofis Dengan syarat utama sebuah bangsa menurut Ernest Renan: kehendak untuk bersatu (le desir d’etre ensemble) dan memahami Pancasila dari sejarahnya dapat diketahui bahwa Pancasila merupakan sebuah kompromi dan konsensus nasional karena memuat nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh semua golongan dan lapisan masyarakat Indonesia. Memorandum DPR-GR itu disahkan pula oleh MPRS dengan Ketetapan No. Pancasila sebagai Dasar Negara Pengertian Pancasila sebagai dasar negara diperoleh dari alinea keempat Pembukaan UUD 1945 dan sebagaimana tertuang dalam Memorandum DPR-GR 9 Juni 1966 yang menandaskan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa yang telah dimurnikan dan dipadatkan oleh PPKI atas nama rakyat Indonesia menjadi dasar negara Republik Indonesia. Maka Pancasila merupakan intelligent choice karena mengatasi keanekaragaman dalam masyarakat Indonesia dengan tetap toleran terhadap adanya perbedaan. ideologi negara.IX/MPR/1978 yang menegaskan kedudukan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber dari tertib hukum di Indonesia. tetapi merangkum .1.maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada…. Hal ini sesuai dengan bunyi pembukaan UUD 1945. V/MP/1973 serta ketetapan No. Pancasila sebagai falsafah negara (philosohische gronslag) dari negara. dan staatside.. XX/MPRS/1966 dan ketetapan MPR No. Hal ini tentang tertuang dalam ketetapan MRP No. yaitu: 1) Pancasila dasar negara sesuai dengan pembukaan UUD 1945 dan yang pada hakikatnya adalah sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber tertib hukum.XX/MPRS/1966 jo..V/MPR/1973 dan Ketetapan MPR No. yang dengan jelas menyatakan “…….

dan nilai keadilan. Pancasila sebagai Margin Appreciation di Bidang Hukum Peranan Pancasila sebagai margin of Appreciation di bidang hukum akan mwarnai segala sub sistem dibidang hukum. c. ketetapan. Pancasila berkedudukan sebagai grundnorm (norma dasar) atau staatfundamentalnorm (norma fondamental negara) dalam jenjang norma hukum di Indonesia. Nilai-nilai pancasila selanjutnya dijabarkan dalam berbagai peraturan perundangam yang ada. Sistem hukum Indonesia itu bersumber dan berdasar pada pancasila sebagai norma dasar bernegara. keputusan. Nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. dan nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Perundang-undangan. Dengan pernyataan secara singkat bahwanilai dasar Pancasila adalah nilai ketuhanan. pandangan dunia. Nilai Pancasila menjadi Sumber Norma Etik . Hal ini berarti bahwa semua tingkah laku dan tindakn pembuatan setiap manusia Indonesia harus dijiwai dan merupakan pencatatan dari semua sila Pancasila.wereldbeschouwing. pegangan hidup dan petunjuk hidup. weltanschaung. baik subsatansi hukum yang bernuansa “law making process”. nilai persatuan. dan peraturan-peraturan lain pada hakikatnya merupakan nilai instrumental sebagai penjabaran dari nilai-nilai dasar pancasila.pandangan hidup. d. nilai kemanusiaan. tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain. Dalam hal ini Pancasila digunakan sebagai petunjuk arah semua semua kegiatan atau aktivitas hidup dan kehidupan dalam segala bidang. nilai kerakyatan. b. nilai Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalan permusyawaratan/perwakilan. struktur hukum yang banyak bersentuhan dengan “law enforcement” maupun budaya hukum yang berkaitan dengan “law awareness”. Hal ini karena Pancasila Weltanschauung merupakan suatu kesatuan. nilai Persatuan Indonesia. Negara Indonesia memiliki hukum nasional yang merupakan satu kesatuan sistem hukum. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia Dalam pengertian ini. program-program pembangunan. Nilai-nilai dasar dari pancasila tersebut adalah nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. keseluruhan sila dalam Pancasila merupakan satu kesatuan organis. landasan fundamental bagi penyelenggaraan negara Indonesia. Pancasila disebut juga way of life. Diterimanya pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai-nilai pancasila dijadikan landasan pokok. kebijaksanaan pemerintah. wereld en levens beschouwing.semuanya dalam satu semboyan empiris khas Indonesia yang dinyatakan dalam seloka “Bhinneka Tunggal Ika”. Pancasila berisi lima sila yang pada hakikatnya berisi lima nilai dasar yang fundamental.

berbangsa.nilai pancasila sebagai pedoman dalamberpikir. e. 2. Nilai-nilai pancasila adalah nilai moral. 3) Membina kerukunan hidup di antara sesame umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. danbertingkah laku yang merupakan cerminan dari nilai-nilaikeagamaan dan kebudayaan yang sudah mengakar dalam kehidupanbermasyarakat. Pancasila sebagai Margin of Appreciation di Bidang Pertahanan dan Keamanan Hal ini terkait dengan kedudukan Pancasila sebagai margin ofl appreciation di bidang pertahanan dan keamanan karena tujuan nasional berupa “melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dst. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 1) Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. bernegara. Contoh – contoh nilai praksis Pancasila dalam kehidupan berbangsa & bernegara Jawab : Nilai-nilai praksis itu artinya suatu nilai yang langsung bisa diterapkan di masyarakat dan dengan cepat pula mendatangkan manfaat. Norma-norma etik tersebut bersumber pada pancasila sebagai nilai budaya bangsa. VI/MPR/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa. 4) Agama dan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa. b.Upaya lain dalam mewujudkan pancasila sebagai sumber nilai adalah dengan menjadikan nilai dasar Pancasila sebagai sumber pembentukan norma etik (norma moral) dalam kehidupan bermasyarakat. 6) Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa kepada orang lain. Rumusan norma etik tersebut tercantum dalam : 1) ketetapan MPR No. Ketuhanan Yang Maha Esa 1) Percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa 2) Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan YME. Berikut ini bentukbentuk pengalaman dari setiap sila Pancasila yang dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari : a. bersikap. danbermasyarakat merupakan penjabaran nilai . 2) Ketetapan MPR No. VI/MPR/2001 tentang etika KehidupanBerbangsa. Bernegara. .nya” merupakan alasan menyusun Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia dalam suatu UUD Negara Indonesia 1945 yang berlandaskan Pancasila. dan bernegara. 5) Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. dan Bermasyarakat.

kedudukan sosial. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia 1) Mengembangkan perbuatan yang luhur. 5) Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri. agama. 7) Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggunjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. 4) Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah. c. persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia. 5) Dengan itikad baik dan rasa tanggun jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah. . 3) Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan. d. 2) Mengembangkan sikap adil terhadap sesama 3) Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban 4) Menghormati hak orang lain. menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. 6) Suka bekerja keras. keturunan. jenis kelamin. e. 2) Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama. kepercayaan. 3) Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia. 8) Berani membela kebenaran dan keadilan 9) Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain. tanpa membeda-bedakan suku. 4) Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira 5) Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain 6) Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan 7) Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan. yang mencerminkan sikap dan suasanan kekeluargaan dan kegotongroyongan. Persatuan Indonesia 1) Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan 2) Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa 3) Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia 4) Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika 5) Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa. nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamkan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama. warna kulit dan sebagainya.2) Mengakui persamaan derajat. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan 1) Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain. 6) Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Sila ke-4 Setiap manusia mempunyai hak dan kewajiban masing-masing. Misalnya saja untuk masalah ibadah. Membina kerukunan diawali dengan sikap saling menghormati dan setelah adanya kerukunan biasanya terjalin kerja sama. Sila ke-3. nilainilai kebenaran dan keadilan. Contoh sikap yang menggambarkan persatuan dan kesatuan antara lain : 1) Sikap gotong royong warga masyarakat pedesaan tanpa pamrih dan semangat kekeluargaan. kita juga harus mengharagi kepentingan orang lain. Sila ke-2. e. a. b. kerjasama dan sikap saling hormat menghormati antar umat beragama dengan kepercayaan. dalam suatu forum yang melewati waktu ibadah pasti terdapat selang waktu istirahat. hal ini dapat diwujudkan dengan taat beragama sesuai dengan agamanya masing masing. Disaat Indonesia sedang banyak mengalami musibah. mengenai nilai kemanusiaan dalam masyarakat sudah terlaksana dengan baik. lalu keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. c. nilai-nilai yang sudah terwujud dalam masyarakat antara lain : 1) Percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sila ke-5 Keadilan sosial berarti keadilan yang berlaku dalam masyarakat di segala . itupun terkadang masih banyak ketimpangan-ketimpangan. hanya sebagian saja yang sudah terwujud dalam masyarakat. semangat persatuan dan kesatuan para pejuang Indonesia yang telah berhasil mencapai kemerdekaan harus kita teladani dalam kehidupan sekarang ini. mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama. Pada kenyataannya semua hal diatas belum bisa dilaksanakan secara maksimal. Namun hal dan kewajiban tersebut tidak boleh bertentangan dengan kepentingan bersama karena kodrat manusia sebagai makhluk sosial bukanlah makhluk individu. Masyarakat banyak yang ikut berbondong-bondong membantu baik secara fisik yaitu dengan terjun langsung ke medan. banyak sekali bantuan yang datang dari dalam maupun dari luar. misalnya dalam suatu rapat terjadi perbedaan pendapat antar anggota dan kita sebagai warga negara yang baik harus menghargai pendapat orang lain. Namun seiring dengan perkembangan jaman semangat itu semakin luntur. Selain itu. d. mencari pemecahannya secara musyawarah. Untuk sila ke – 1. menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. 2) Membina kerukunan. hal ini dilakukan karena untuk memberi kesempatan bagi yang akan beribadah. 2) Bergaul bersama dengan rukun tanpa membeda-bedakan asal usul teman.7) Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Namun. Jadi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia berarti setiap orang Indonesia mendapatkan perlakuan yang adil dalam bidang hukum. dalam penerapannya sekarang ini. politik. Dalam bidang pendidikan. ekonomi dan kebudayaan. Dalam bidang sosial pun masih banyak sekali terjadi ketimpangan. sosial. terjadi ketimpangan fasilitas pendidikan antara sekolah-sekolah di Jawa dengan yang di luar Jawa. banyak terjadi ketimpangan-ketimpangan di negara kita.baik di dalam maupun di luar negeri. misalnya dalam bidang ekonomi terjadi ketimpangan perekonomian antara Jakarta dengan wilayah di luar Jakarta.bidang kehidupan. . baik materiil maupun spirituil. Seluruh rakyat Indonesia berarti setiap orang yang menjadi rakyat Indonesia.

pdf http://www.pdf www.lipi.isjd.Referensi Buku Ajar Konsep Dasar.id/admin/jurnal/125089098_1410-2323.go.pdii.peutuah.com/search/kedudukan-dan-peranan-pancasila-dalam-nkri .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->