0

DINASTI-DINASTI KECIL DI TIMUR DAN BARAT BAGHDAD
MAKALAH PEMBANDING Disusun Sebagai Tugas Mata Kuliah Sejarah Peradaban Islam

Dosen Pengampu Dr.H. Farid SJ. Disusun Oleh Laily Nur Arifa (12770006)

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MALIKI MALANG SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Desember 2012

1 A. Pendahuluan Faktor munculnya dinasti-dinsati kecil di timur dan barat Baghdad adalah akibat dari Srategi dominatif imperium Abbasiyah. Strategi ini dapat berlangsung mulus hanya dalam tiga abad pertama pemerintahannya. Hanya saja menjelang periode akhir imperium Abbassiyah akibat strategi dominatifnya yang lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam daripada persoalan politik, propinsi-propinsi tertentu di pinggiran mulai lepas dari genggaman penguasa Abbasiyah dengan berbagai cara diantaranya pemberontakan yang dilakukan oleh pemimpin lokal dan mereka berhasil memperoleh kemerdekaan penuh.1 Munculnya dinasti-dinasti kecil di pusat imperium dan di daerahdaerah sekitarnya merupakan sebab dari keruntuhan rezim Abbasiyah. 2 Khalifah terpecah belah dalam bagian-bagian kecil. 3 Secara kuantitatif strategi dominatif imperium Abbasiyah bisa dikatakan berhasil karena rezim Abbasiyah mampu mempertahankan status quonya.
4

Akan tetapi secara

kualitatif tidak demikian, karena pasca kematian al-Mutawakkil orang-orang Turki-lah yang berperan memilih dan mengangkat khalifah.5 Setelah tentara Turki mulai berkurang pengaruhnya, di daerah-daerah muncul tokoh lokal yang kuat kemudian memerdekakan diri dari kekuasaan pusat dengan mendirikan dinasti-dinasti kecil. Inilah masa permulaan disintegrasi dalam sejarah politik Islam. 5 Selanjutnya, dinasti- dinasti kecil yang muncul

1 Lih Doyle Paul Johnson, Sociologocal Theory: Clacical Founders and Contemperary Prepectives, (tt: John Willey and Sons. Inc, 1981), hal. 10. 2 Philip K. Hitty, The Arabics A Short History, (New York: Dryden Press, 1982), hal. 115. Hal ini bisa terjadi dalam dua cara; pertama, penerapan otonomi di saat bangkitnya identitas parokhial yang didasarkan pada fanatisme etnik berupa gerakan syu‘ubiyah (primodialis/anti -Arab). Gerakan inilah yang banyak memberikan inspirasi terhadap gerakan politik. Kedua, pemberian hak istimewa kepada militer oleh penguasa Abbasiyah. Diantaranya dengan pengangkatan militer sebagai gubernur-gubernur daerah tertentu yang membuat mereka benar-benar independen. Oleh karena itu, penguasa imperium yang waktu itu, Mu‘tashim, merasa perlu untuk mempekerjakan orang-orang profesional di bidang kemiliteran khususnya tentara Turki 3 Dalam catatan W. Montgomery Watt, langkah ini diambil imperium karena faktor semakin melemahnya kekuatan militer yang secara matematik mempengaruhi stabilitas politik status quo imperium Baghdad W. Montgomery Watt, Islamic Political Though, (Edenburg: Edenburg University Press, 1960), hal. 150. 4 Hasan Ibrahim Hasan, Tarikh al-Islami, (Kairo: Maktabah al-Nahdlah al-Misyiria, 1964), hal. 350. 5 William Muis, The Caliphat, (New York AMS Inc, 1975), hal. 434. Setelah muncul beberapa dinasti di wilayah timur dan barat Baghdad, maka pemerintahan Daulah Abbasiyah menjadi semakin lemah. Khalifah yang semula menjadi penguasa seluruh dunia Islam menyaksikan bahwa kekuasaannya itu hanya terbatas di ibukota Baghdad. Bahkan kadang-kadang di ibukota itu sendiri, khalifah hanya menjadi symbol legitimasi bagi kekuasaan para Amir. Hubungan dinasti kecil dengan pemerintahan pusat hanya ditandai dengan pengakuan nominal dengan cara pembayaran pajak. Bahkan Negara bagian timur Baghdad, para gubernur Thahiriyah, diikuti oleh dinasti-dinasti Iran setempat, yang semestinya membayar pajak kepada Baghdad, ketika mereka tidak membayar, tidak dikenakan sanksi apapun. Alasannya mungkin para Khalifah tidak cukup kuat untuk membuat negara imperialis tunduk kepadanya

2 di Baghdad ini dapat dibedakan menjadi dua bagian, yakni dinasti kecil di timur Baghdad dan dinasti kecil di barat Baghdad. B. Dinasti –dinasti di Timur Bagdad 1. Dinasti Thahiriyah (200-259 H./820-872 M.) a. Kemunculan Dinasti Thahiriyah Thahiriyah adalah merupakan salah satu dinasti yang muncul pada masa Daulah Abbasiyah di seebelah timur Baghdad, berpusat di Khura>san dengan ibu kota Naisabur. Dinasti ini didirikan oleh Thahir ibn Husein pada 205H/821 M di Khurasan,dinasti ini bertahan hingga tahun 259 H/873 M.6 Thahir muncul pada sa‘at pemerintahan Abbasiyah terjadi peerselisihan antara kedua pewaris tahta kekhalifahan.7 Sebelum meninggal, Harun al-Rasyid telah menyiapkan dua anaknya yang diangkat menjadi putra mahkota untuk menjadi khalifah: al-Amin dan al-Ma‘mun.8 Setelah Harun al-Rasyid wafat (809 M.) alAmin putra mahkota tertua tidak bersedia membagi wilayahnya dengan al-Ma‘mun. terjadilah pertempuran dua bersaudara yang akhirnya dimenangkan oleh al-Ma‘mun.
9

Setelah perang usai, al-Ma‘mun menyatukan kembali wilayah Dinasti Bani Abbas. Ia didukung oleh Tahir seorang panglima militer, dan saudaranya sendiri yaitu al-Mu‘tasim. Sebagai imbalan jasa, Tahir diangkat menjadi panglima tertinggi tentara Bani Abbas dan gubernur Mesir (205 H).10 Wilayah kekuasaannya diperluas sampai ke Khurasan (820-822 M.) dengan janji bahwa jabatan itu dapat diwariskan kepada anak-anaknya.11
6 7

Perpustakaan Nasional RI. Ensiklopedi Islam,(Jakarta;Ichtiar Baru Van Hoeve, 2002), hal.33. Ibid, antara Muhammad al-Amin ( memerintah 194-198 H/809-813 M ), anak Harun ar-Rasyid dari istrinya yang keturunan Arab ( Zubaidah) sebagai pemegang kekuasaan di Baghdad dan Abdullah alMakmun anak Harun ar-Rasyid dari istrinya yang keturunan Persia, sebagai pemegang kekuasaan di wlayah sebelah timur Baghdad. 8 al-Amin dihadiahi wilayah bagian barat, sedangkan al-Ma‘mun dihadiahi wilayah bagian Timur. Philip K hitti, op.cit, 585. 9 Ahmad Al-usairy, at-Tarikhul Islami ,( H.Samson Rahman ; ____, Terj. 2003), Hal.262 10 Jabatan dan prestasi yang diraih Thahir ternyata belum memuaskan baginya, karena ia mesti tunduk berada di bawah kekuasaan Bagdad. Untuk itu, ia menyusun strategi untuk segara melepaskan diri dari pemerintahan Bagdad. Di antaranya dengan tidak lagi menyebut nama khalifah dalam setiap kesempatan dan mata uang yang dibuatnya. Ambisinya untuk menjadi penguasa lokal yang independen dari pemerintahan Bagdad tidak terealisir, karena ia keburu meninggal pada 207 H, setelah lebih kurang 2 (dua) tahun menjadi gubernur (205-207 H). Meskipun begitu, khalifah Bani Abbas masih memberikan kepercayaan kepada keluarga Thahir untuk memegang jabatan gubernur di wilayah tersebut. Terbukti setelah Thahir meninggal, jabatan gubernur diserahkan kepada puteranya bernama Thalhah ibn Thahir C.E. Bosworth, The Islamic Dynasties, Eidenburgh, 1980. Terjemahan dalam bahasa Indonesia oleh Ilyas Hasan , (Bandung: Mizan anggota IKAPI, 1993), hal 126. 11 Peran Thahir yang cukup besar dalam pertarungan itu dengan mengalahkan pasukan al-Amin melalui kehebatan dan kelihaiannya bermain pedang membuat al-Makmun terpesona. Sebagai bentuk penghargaan atas jasanya itu, al-Makmun memberinya gelar abu al-Yamain atau Dzul Yaminayn , bahkan diberi gelar si mata tunggal, dengan kekuatan tangan yang hebat (minus one eye, plus an extra

Persia. Thahir ibn Husein. Ia merupakan kelompok etrnis pertama di Timur Bagdad yang memperoleh semacam otonomi dari pemerintahan Bagdad. Adanya pertumbuhan ekonomi yang baik inilah yang sangat mendukung terhadap kegiatan ilmu pengetahuan dan kebudayaan pada umumnya. HAL 585. Selain itu. khalifah Tahiriyah tidak berdya ketika Khalifah Bani Abbas tidak mendukung lagi kekuasaannya dan malah mendukung dinasti Safari yang melakukan ekkspansi dan dianggap berhasil oleh Khalifah Abassiyah (al-Mu‘tamid dan al-Muwafaq). (Jakarta: PT Serambi Ilmu Setia. hal ini belum pernah hal oleh para Wali sebelumnya. Kemajuan Dinasti Tahiri Dinasti Thahiriyah mengalami masa kejayaan pada masa pemerintahan Abd Allah ibn Thahir. Peningkatan keamanaan di wilayah perbatasan terus dilakukan guna menghalau pemberontak dan kaum perusuh yang mengacaukan pemerintahan Abbasiyah. negeri Khurasan dalam keadaan makmur dengan pertumbuhan ekonomi yang baik. Persia bernama Mash‘ab ibn Zuraiq.13. History of the Arabs.14 Dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan dunia islam. dengan Khurasan dan Nisabur sebagai pusat pemerintahannya. Oleh karena itu. Thahir juga memperoleh kepercayaan untuk menjadi gubernur di kawasan Timur Bagdad. Thahir ibn Husein lahir di Merv pada 159 H dan berasal dari seorang keturunan wali Abbasiyah di Merv dan Harrah. Karena itu cukup beralasan bila pemerintah Bagdad memberikan kepercayan kepada generasi keluarga Mash‘ab ibn Zuraiq untuk melanjutkan estafet kepemimpinan lokal. Dinasti Thahiriyah didirikan oleh Thahir ibn Husein pada 205 di Nisabur. terus ditingkatkan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hubungan antara pemerintah Abbasiyah di Bagdad dengan keluarga Thahir sudah terjalin sejak lama. Khurasan. 87 14 http// akademika. ia juga memberikan ruang yang cukup luas bagi upaya pengembangan ilmu pengetahuan dan perbaikan moral atau akhlak di lingkungan masyarakatnya di wilayah Timur Bagdad.dinasti-dinasti Independen. yaitu menjaga keutuhan wilayah kekuasaan Islam Abbasiyah di wilayah Timur kota Bagdad dan menjadi pelindung dari berbagai kemungkinan serangan negara-negara tetangga di Timur.wordpress. dinansti ini menjadikan kota Naisabur sebagai pusatnya. sehingga pada masa itu. Perjanjian dengan pemerintah Bagdad yang pernah dirintis ayahnya. Akan tetapi. Ia memiliki pengaruh dan kekuasaan yang besar di mata masyarakat dan pemerintah Bagdad.com 15 Dinasti Tahiriyah dianggap paling berjasa karena berhasil menjadikan kota Naisabur sebagai kota ilmu dan kebudayaan di Timur. saudara Thalhah. Tujuannya tetap sama. Setelah itu. ia berusaha melakukan perbaikan ekonomi dan keamanan. . 12 Philip K Hitti.15 right arm). kebudayaan dan memajukan ekonomi. hal. Tawaran dan jabatan ini merupakan peluang bagus baginya untuk meniti karier politik pemerintahan pada masa itu. 13 Ibid. Khurasan.3 Dengan demikian. ia terus menjalin komunikasi dan kerjasama dengan Bagdad sebagai bagian dari bentuk pengakuannya terhadap peran dan keberadaan khalifah Abbasiyah. 2010). Selain itu.12 b.

com 20 Ya‘qub Ibn Laits al-Shafar adalah perwira militer yang kemudian diangkat menjadi amir wilayah Sajistan pada zaman khalifah al Muhtadi (869-870 M). Oleh karena itu. sehingga keadaan ini benar-benar dimanfaatkan oleh kelompok lain yang memang sejak lama mengincar posisi strategis di pemerintahan lokal.16 Muhammad ibn Thahir II memiliki kemampuan yang rendah dibandingkan pendahulu-pendahulunya. Abdullah Ibn Tahir (213-248).). Dinasti Safari (254-289 H. semacam mpu di Jawa. Kelompok baru ini mendapat kepercayaan dari pemerintah Bagdad untuk menumpas sisa-sisa tentara dinasti Thahiriyah yang berusaha memisahkan diri dari pemerintahan Bagdad dan melakukan makar 19 http// akademika. yaitu dinasti Saffariyah. Selain itu.yang diwarisi secara turun temurun.4 c. pada tahun 259H/873 M dia menyerahkan Nisyapur kepada Ya‘qub ibn Layts.dinasti-dinasti Independen./867-903 M.18 Dinasti Tahiriyah di Khurasan mengakui khilafah Abasiyah Dinasti ini dipimpin oleh empat amir: Tahir Ibn Husein (207-213 H.wordpress. dinasti ini justru tidak mengalami perkembangan ketika pemerintahan dipegang oleh Ahmad ibn Thahir (248-259 H). saudara kandung Abd Allah ibn Thahir. 18 Gaya hidup seperti itu menimbulkan dampak pada tidak terurusnya pemerintahan dan kurangnya perhatian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam. Kemunduran dinasti Tahiri Dalam perjalanan selanjutnya. Masa Kemunculan Dinasti ini didirikan oleh Ya‘kub ibn Layts al-Saffar20 (867-878 M). Pada tahun 271H/885 M dia ditunjuk kembali menjadi gubernur.19 2. dan Muhammad Ibn Tahir (248-259 H. Faktornya antara lain.). Dengan demikian. menjadikan ia terikat dengan sekelompok orang yang mengatasnamakan masyarakat kecil untuk melakuan gerakan perampokan. namun tidak pernah menjalankan jabatan itu dengan baik. dan dia meninggal pada awal abad kesepuluh. 17 Faktor lain penyebab kemuduran dan kehancuran dinasti Thahiriyah adalah pola dan gaya hidup berlebihan yang dilakukan para penguasa dinasti ini. . 17 Bosworth. Kegagalan usaha keluarganya. seorang pemimpin kelompok khawarij di provinsi Sistan. berakhirlah masa jabatan dinasti Thahiriyah yang pernah menjadi kaki tangan penguasa Abbasiyah di wilayah Timur kota Bagdad.21 Wilayah kekuasaan dinasti 16 karenanya Bagdad memanfaatkan kelemahan ini sebagai alasan untuk menggusur dinasti Thahiriyah dan jabatan strategis diserahkan kepada pemerintah baru. adalah pemerintahan ini dianggap sudah tidak loyal terhadap pemerintah Bagdad. Tabaristan. Ya‘qub Ibn Laits al-Shafar mendapat dikungan dari khalifah al-Mu‘tamid (870-893 M) untuk memperluas wilayah kekuasaannya hingga berhasil menaklukan Blakh. Sind dan Kabul. dinasti Safari berhasil menghancurkan dinasti Tahriri di Khurasan dan berdirilah dinasti Safari.) a. bahkan mengalami masa kemerosotan. hal 127. persoalan keamanan dan keberlangsungan pemerintahan juga tidak terpikirkan secara serius. Gelar al-Saffar dilekatkan di belakang namanya ini menunjukkan bahwa ia adalah seorang ahli dalam me-nempa tembaga atau kuningan. seperti kelompok Saffariyah.

22 www. dan bahkan ia pun didukung untuk menaklukan dinasti Tahriri di Khurasan. Dua tahun kemudian. hal 132. 25 karena ambisinya yang ingin memperluas wilayah kekuasannya hingga Transoxania (ma wara al-nahr). kecuali Sijistan. Karena itu. Pada mulanya. tetap saja jabatan gubernur untuk wilayah Timur dipercayakan kepada saudara Ya‘kub al-Layts. Tetapi kekuasannya di Sijistan tidak sepenuhnya merdeka. Ya‘kub ibn Layts bersama saudaranya bernama ‗Amr ibn Layts membantu pasukan pemerintah Bagdad dalam memberantas pemberontakan yang dilakukan oleh sisa-sisa tentara Thahiriyah di wilayah Sijistan. Turkistan. tepatnya pada 875 M. ibu kota Fars. malah ia bersedia mengadakan perundingan. Kekalahannya ini tidak menyurutkan ambisinya. Ambisi Ya‘kub ternyata tidak cukup sampai di situ. khalifah Baghdad berhasil menangkap Amr Ibn al-Laits. (Jakarta: Amzah. hal 275. Hitty.com Keberhasilannya di Sijistan. kemudian diserang dan diambil harta mereka kemudian diberikan kepada para fakir miskin. ia keburu meninggal dunia pada 879 M. Tetapi menjelang ibu kota. yang melampaui batas mandat yang diberikan khalifah. Ia terus bergerak menuju wilayah lain dan mengalahkan Fars pada 869 M. 23 Syamsul Munir.25 Penaklukan wilayah-wilayah yang dilakukan Shafariyah membuat khalifah di Baghdad khawatir. Iran. Sejarah Peradaban Islam. 22 b. Kirman. karena ia begitu peduli dengan keadaan masyarakat yang menjadi pendukung pemerintahan. dan menduduki Syiraj. . 24 Ibid.5 Shaffariyah meliputi kawasan Sijistan. Meskipun ia dianggap sebagai gubernur yang tidak loyal. 21 Syamsul Munir Amin. ia berhasil melebarkan wilayah kekuasaannya sampai ke Afganistan Timur. dan Makran. Sijistan dan Sind. terdapat perkembangan civil society berkaitan dengan keadilan.24 c. Sind. karena ia harus tunduk di bawah kekuasaan Bani Saman. akademika. Atas bantuan Isma‘il Ibn Ahmad al-Samani. Atas jasa dan prestasinya. Penaklukan yang dilakukannya membuat Ya‘qub Ibn Laits al-Shafar semakin kuat dan mengirimkan hadiah kepada khalifah di Baghdad. yaitu Amr ibn Layts. terutama komunitas masyarakat miskin. lebih kurang 20 km. hal 586. Masa Kemunduran Dinasti Shaffariyah mengalami kehancuran ketika jabatan tertinggi di pemerintahan dipegang oleh ‗Amr ibn al-Layts. kemudian ia Sasaran dari kegiatannya ini adalah para saudagar kaya yang melintas di tengah perjalanan. Kemudian pada 873 M menduduki Nisabur dan sisa wilayah Thahiriyah. Khalaf ibn Ahmad. dan beberapa daerah kekuasaannya diambil alih (aneksasi) oleh Bani Saman. dan posisi jabatan gubernur tetap berada di bawah Bani Shaffariyah hingga abad ke-15 M.23 Dalam masa pemerintahannya. khalifah alMu‘tamid mengangkatnya menjadi gubernur membawahi wilayah Balkh. menjadi termasyhur sebagai pelindung ilmu pengetahuan. Di wilayah ini gerakannya dihambat oleh Bani Saman. Namun sebelum dilaksanakan. meskipun seringkali terjadi pergantian penguasa. pasukannya dihadang oleh pasukan al-Muwaffak pada 876 M. Kemudian Kirman dan Persia yang digabungkan dengan Balkh. dari Fars ia bergerak menuju Bagdad. 275. Seorang amir abad kesepuluh. Dinasti Saffariyah meletakkan dasar-dasar keadilan dan kesamaan hak di antara orang-orang miskin di Sijistan. dan berusaha menduduki ibu kota tersebut. 2009). faktor inilah yang kemungkinan menjadi salah satu sebab lamanya dinasti ini berkuasa di Sijistan. membawanya ke puncak pimpinan tentara sebagai komandan untuk menaklukkan wilayah Herat. Masa Kemajuan Dinasti Shaffariyah Perkembangan Dinasti Shaffariyah mengalami perkembangan pada masa pemerintahan Amr ibn Lays.

____. Terj. Wordpress. Dinasti-Dinasti Islam. Bahkan setelah invasi Mongol dan Timur. (Manchester . dan Bangsa Mongol. salah satu ciri khas dari dinasti ini adalah ambisinya untuk memperoleh kekuasaan otonomi di Sijistan.kecil di Baghdad. dan tidak lagi menjadi kepanjangan tangan pemerintahan Bani Abbas di Bagdad.com. suatu upaya yang menghancurkan semua pihak. seperti menjadi penguasa lokal (gubernur) yang tunduk pada pemerintahan dinasti Ghaznawiyah.27 3. Sebab menurut Jamaluddin Surur.hal. Bani Saljuk. 29 Ibid 30 C. Hal pasti yang dapat ditegaskan di sini bahwa keberadaan dinasti ini karena persoalan politik praktis dan pragmatis. Pada tahun 393 H/1003 M Mahmud dari Ghazna menguasai provinsi itu dan menjadikannya sebagai wilayah kekuasaannya.). Dinasti Ukailiyyah (386 – 489 H / 996 – 1095 M) Ukailiyyah berasal dari kelompok suku badui besar Amir ibn Sha‘sha‘a. Dengan runtuhnya penguasa terakhir Hamdaniyyah di Mosul. hal. Terj. ____. Dinasti Shaffariyah berhasil bertahan sampai akhir abad kelima belas.E. Namun penguasaan atas Mosul dan kota-kota lain Ukailiyah dan benteng-bentengnya di Al. hal 131. ketika kekuasaan datang silih berganti. kota itu beralih ketangan Abu Dzawad Muhammad Ibnul Musayyib al-Aqili dari Ukailiyyah.Jazirah akhirnya berada ditangan Mu‘tamid Daulah Qarawisy ibn Al-Muqallid. 2003). terjadi upaya untuk merebut kekuasaan di antara putra-putranya. dinasti ini tetap memperoleh hak otonom di Sijistan hingga abad ke-15 M.81 . at-Tarikhul Islami. Ukailiyah bukanlah dinasti 26 http//danankBlogs_dinasti-dinasti. di bawah Syara>fud Daulah Muslim ibn Qarawisy wilayah kekuasaan Ukailiyah terbentang hampir dari Baghdad sampai ke Aleppo. sebagai pusat pemerintahannya. Problem utama Mu‘tamid Daulah Qarawisy ibn AlMuqallid29 adalah menjaga keutuhan wilayah kekuasaannya agar tidak diinvasi Oghuz dari Persia barat dan Irak.Samson Rahman . Terkadang Bani Shaffariyah silih berganti berada di bawah penguasa lain setelah dinasti Samaniyah. namun Shaffariyah terus bertahan. Karenannya.28 Setelah Abu Dzawad Muhammad Ibnul Musayyib al-Aqili meninggal.6 dipenjara di Baghdad hingga meninggal pada zaman khalifah al-Mutadhdid (870-892 M. kejadian-kejadian yang begitu kalut dan menyedihkan bagi sebagian besar dunia Islam Timur.26 Tidak dapat diketahui secara pasti mengapa dinasti ini bertahan begitu lama.( H.Bosworth. Upaya menjaga keutuhan ini mengharuskan membuat persekutuan dengan penguasa lain di Irak yang sama-sama terancam yaitu Mazyadiyyah Hilla. yang juga mencakup Khafaja dan Muntafiq di Irak bawah.277. 27 Bosworth. 1980).30 Kemudian. 28 Ahmad Al-usairy.

Pakistan dan beberapa wilayah bagian India. Di setiap daerah penaklukkan. Setelah menguasai Persi. Alptigin hanya setia kepada Abd al-Malik Ibn Nuh.Samson Rahman .7 Badui yang haus perang. Kemunculan Dinasti Gaznawiyah Abd al-Malik Ibn Nuh (khalifah dari dinasti Samani) mengangkat Alptigin untuk menjadi pengawal kerajaan. 2003). tetapi masih mengatasnamakan dinasti Samani sehingga ketika di Balkan terjadi pemberontakan terhadap dinasti Samani. mengangkat Alptakin menjadi Gubernur di Hirrah. Mahmud yang bergelar Mahmud Ghaznawi pada tahun 999 M.32 Mahmud Ghaznawi adalah orang yang ahli dalam ilmu 31 32 Ahmad Al-usairy. Ia menjadi penguasa dinasti Ghaznawiyah pada tahun 977 M. tetapi telah memperkenalkan beberapa hal penting dari pola baku pemerintahan Abbasiyyah ke wilayah mereka. Dinasti inilah yang mampu menembus sampai ke India menyebarkan agama Islam . Sabaktakin menguasai Pesyawar. Barat Laut Afganistan. dan akhirnya diangkat menjadi gubernur Khurasaan. Muntasir dinasti Samani terakhir mati terbunuh. ajaran Brahmanisme dikikis dan diganti dengan ajaran Islam. dan menjadikan Ghazna sebagai basis perlawanan menghadapi Mansur bin Nuh. kemudian Kabul dan wilayah India. Ketika Abd al-Malik Ibn Nuh wafat. ia diangkat menjadi komandan pengawal kerajaan. ia tidak mentaati khalifah dinasti Samani yang baru. Karena kesetiaannya yang baik. ____.Sabaktakin digantikan oleh putranya. Multan dan Kasmir. Pusat pemerintahannya di kota Ghazna Afganistan. Mahmud membantu Abd Malik bin Mansur raja Samani.278 Setelah Alptakin wafat digantikan oleh salah satu keturunanya yaitu Sabaktakin. Walaupun berasal dari bangsa Turki namun ia dapat menyatukan kedua bangsa Turki dan Afganistan karena sama sama satu madhab yaitu ahlu sunnah wal jamaah. salah seorang pendiri kerajaan kecil di bawah naungan kerajaan bani Saman yang sedang berjaya.31 4. Oleh karena itu Alptakin bersama anak buahnya pergi menuju Ghazna dan menguasai wilayah itu pada tahun 962 M. yaitu Manshur Ibn Nuhman. Setelah berjuang selama 20 tahun Sabaktakin meninggal pada tahun 997 M. menghancurkan berhala menggantikan kuil dengan masjid dan mampu berjaya sampai kurang lebih 220 tahun. Terj. Pada tahun 961 M Raja bani Saman Abd Malik bin Nuh. Pada tahun 1004 M.( H.Pemerintahan Mahmud Ghaznawi banyak diwarnai denga peperangan sebagai upaya memperluas wilayah kekuasannya terutama ke India. Pada tahun 1001 M Mahmud menaklukkan Kabul. Pendiri dinasti Ghaznawiyah adalah Sabaktakin keturunan alptakin bangsa Turki. at-Tarikhul Islami. b. Jabatan ini berakhir ketika rajanya meninggal dunia dan digantikan oleh Mansur bin Nuh.hal. Pemerintahan ini terus berlangsung hingga akhirnya dihancurkan oleh orang-orang Saljuk pada tahun 489 H/1095 M. Afganistan. Pada awalnya ia memiliki Khurasan sebagai hadiah dari raja Samani Nuh bin Mansur atas jasanya berhasil memadamkan pemberontakan di Transoxiana. kemudian Mahmud Ghaznawi secara resmi memperoleh pengakuan dari Khalifah Abasiyah Al-Qadir dan digelari Yamin al-Daulah . Dinasti Gaznawiyah a. Tahun 1006 menguasai . Keunggulan Dinasti Gaznawiyah Wilayah dinasti Ghaznawiyah meliputi Iran bagian timur.

Al-Biruni mempersembahkan kitab karya utamanya al-Qanun alMas`udi fi al-haya wa an-Nujum kitab. pembangunan dan pengembangan ilmu. bahasa. Dalam pengembangan ilmu. para ahli bahasa. Al-Biruni juga sangat ahli di bidang kedokteran farmasi. 34 Al-Firdausi (w 1020 M) adalah tokoh kebangkitan sastra Persia. astronomi. Kirman. astrologi. diantaranya adalah al-Biruni33 dan Al-Firdausi. fuqaha. al-Asyadi (penyair dalam bahasa Persi). alUtby ( w 427 H). geografi. Balujistan. Al-biruni juga yang menetapkan dasar dasar ilmu ukur sudut. kronologi. Dinasti Punjab. Al-Biruni juga menulis abstraksi mengenai geometri. sejarah. Mahmud membangun istana di Afghan. Sind.pecinta ilmu dan sangat menghormati sarjana.Shah nemeh memuat kisah para raja dari legenda awal termasuk kerajaan Sasania. Surat dan terakhir Gujarat. dan Persia. melemah dan hancur. membangun taman Sad Hasan. Konflik internal sangat berpengaruh terhadap kekuatan pemerintahan. Argumentasinya karena ia adalah seorang observer partisipan yang luas tentang masyarakat ―asing‖ dan berupaya mempelajari naskah primer dan pembahasannya. membangun masjid yang megah dan indah di Ghazna yang terkenal dengan nama Arus al-Falaq. dibiayai dan didukung untuk mengembangkan ilmu dan penyelidikan ilmu. dan beberapa matematika bangsa Greek. geografi. Di bidang astronomi ia dapat menemukan arah kiblat shalat secara cepat. Di samping sebagai antropolog. India. Kota Ghaznah bukan saja sebagai tempat pertahanan tetapi juga tempat berkumpulnya para ahli hukum. Shal. fisika. al-Biruni ikut serta dalam ekspedisi militer ke India yang kemudian menghasilkan kitab Tarikh al-hind. Babilonia. Mas`ud bin Mahmud membangun masjid yang megah dirancang sendiri pada tahun 1035 – 1036 M. Dia juga mendorong perkembangan seni arsitektur dan seni seni lainnya. dan astrologi pada kitab Tafhim li Awa`il sina`at at-Tanjim.Ahmed menjulukinya dengan gelar Ahli Antropologi pertama (Bapak Antropologi). Penaklukan India memerlukan waktu 24 tahun. al-Marasyi (w 420 H). Mathura. Akbar S. ketiganya penulis sejarah al-Furrakhi. pengamat adat istiadat dan seorang ulama besar pada zamannya. dan penyair Arab terkenal Badi` al-Zaman al-Hamdani. Kitab alJamahir fi Ma`rifat al-Jawahir (pengetahuan tentang batu permata) adalah Risalah mengenai mineralogi yang ditulis semasa Sultan Maudud bin Mas`ud. Ia tinggal di istana Mahmud di Gazni (Afganistan). ia menghimpun para sarjana dan pujangga mereka ditempatkan di istananya. membangun sekolah yang dilengkapi dengan perpustakaan.34 Pada masa Mahmud dan Mas`ud tercatat ada beberapa ilmuwan seperti Bin al-Arraqi . 600 tahun sebelum Galileo lahir. bin al-Khammar. . Makran. ensiklopedi astronomi terlengkap yang mencakup antronomi. Untuk menmgendalikan kekuasaannya di India Mahmud mengangkat seorang gubernur yang berkedudukan di Lahore. ia penyair dari Tus atas dorongan bani Samani dan Mahmud Ghaznawi menyusun suatu epik Persia terkenal yang disebut Shah Nameh yang telah mulai digarap oleh penyair lain bernama Daqiqi yang mati terbunuh. al-Biruni juga ahli matematika. astronomi dan sejarah. aritmatika. dan al-Baihaqi. sultan sultan Ghaznawiyah tidak ada yang kuat sehingga dinasti Ghaznawiyah mengalami kemunduran. Kangra. tasawuf dan falsafah. 33 Al-Biruni adalah Ibnu Raian Muhammad al-Biruni. c. Mahmud membangun kandang besar berkapasitas 1000 ekor binatang. Dialah sarjana pertama yang menemukan teori Perputaran bumi pada porosnya yang mengelilingi matahari.8 peperangan. Pada masa Mahmud Ghaznawi . Kalijar. Al-Biruni lah yang menetapkan bahwa ketiga sudut dari segitiga besarnya 180 drajat. Delhi. ulama. Istana Fazuri. Kemunduran dan Runtuhnya Dinasti Ghaznawiyah Sayang setelah Mas`ud bin Mahmud.

Ketika Laila terbunuh sewaktu memimpin tentara. Majdawid menyambut baik keberpihakan mereka. Ketika Asfar terbunuh maka kekuasaan berpindah ke Mardawij dan saudaranya Wasyamkir. Mereka adalah penganut syiah yang dikenal kuat dan keras serta memiliki kebebasan yang tinggi. Ketika terjadi perang. bayaran. Dimana Ali menguasai Isfahan dan Fars. kekuasaan semakin luas yaitu Isfahan. Zaidiyah menentang raja Samaniyah. Ada yang mengatakan Buwaihi adalah keturunan Dinasti Dibbat suatu dinasti di Arab. 4. dengan cara 35 36 37 Ada beberapa riwayat tentang asal usul Bani Buwaihi diantaranya : 1. Mereka diberi kewenangan untuk memimpin wilayah. Hasan. dan Hamadzan. Al-Radhi Billah.untuk menahan mereka terlebih dahulu di Rayy.9 Ghaznawiyah hancur akibat konflik internal berkepanjangan dan sulit bangkit dari keterpurukan.Masyarakat Buwaihi merupakan suku Dailami yang berasal dari kabilah Syirdil Awandan dari dataran tinggi Jilan sebelah selatan Laut Kaspia.Ketika Mardawij terbunuh maka Bani Buwaihi semakin kuat. setelah Makan mengalami kekalahan. Tetapi terlambat surat itu terlebih dahulu telah sampai di Abdullah Al-Amid seorang kepala wazir dan surat itu diberikan Abdullah al –Amid kepada Ali ibn Buwaihi dan memerintahkan agar secepatnya pergi menuju Kurj yang kemudian wilayah itu menjadi kekuasannya . 2. 5. Ray. Jibal. Tetapi salah seorang bawahannya bernama Asfar Bin Syiruwaih telah berkhianat dengan dibantu Mardawij bin Ziyyar. Hasan Menguasai Ray dan Jibal sedangkan Ahmad menguasai wilayah pantai selatan yaitu Kirman dan Khuzastan. Rayy. Bapak mereka adalah Abu Syujai al-Buwaihi. Profesi mereka yang terkenal adalah sebagai tentara. khususnya infantri. . seluruh Fars. Makan Ibn Kaki alDailami36 tidak lagi mampu membayar mereka. Buwaihi adalah keturunan raja Persi. Ali diberi kekuasaan memimpin daerah Kurj atau al-Karaj . Makan telah mengambil tempatnya sebagai panglima yang pertama. Buwaihi berasal dari nama seorang laki-laki miskin yang bernama Abu Syuja‘ yang hidup di negeri Dailam sebelah barat daya laut Kaspia yang telah tunduk pada kekuasaan islam pada masa khalifah U mar Bin Khatab. Mereka mendapat kemenangan menentang Makan. Markas Buwaihi terletak dikota Syiraz. Abu Syuja‘ adalah seorang nelayan yang kegiatan sehari-harinya memancing ikan. dan Hasan Ibn Buwaihi dipercaya memimpin Asbahan.37 Ali Buwaihi sebagai penguasa baru di daerah Persia tersebut kemudian Berusaha mendapat legalisasi dari khalifah Abbasiyah pada waktu itu. AlHasan bin Zaid (al-Dâ‘î al-Kabîr/w. Kemunculan Dinasti Buwaihi Dinasti Buwaihi dirintis oleh tiga bersaudara: Ali. Perkenalan mereka dengan syiah diawali dengan pengungsian golongan ‗Aliyyah yang ditindas oleh Bani ‗Abbasiya h pada awal tahun 175 H/ 791 M.35 Tiga saudara ini dalam sejarah dikenal sebagai tentara bayaran. Ketiga saudara Buwaihi ini akhirnya berpihak ke Mardawij. Propinsi Kirman. 3. Para ahli sejarah lebih mempercayai pendapat ke empat hal ini dibuktikan perkataan Ahmad Bin Buwaihi yang sering melontarkan kata-kata ― Aku pernah menjunjung kayu api di kepala ku‖ untuk mengenang masa -masa pahit sebelum menjadi pembesar kala itu. Namun mereka terlebih dahulu meminta izin kepada Makan dengan alasan akan membantu kembali setelah kekuasaan pulih kembali. Buwaihi berasal dari keturunan seorang pembesar yaitu Menteri Mahr Nursi. dan Ahmad yang berasal dari Dailam. 270 H/884 M) seorang kalangan ‗Aliyyah menyebarkan Syi‘ah di wilayah Dailam dan mendirikan sebuah kerjaaan ‗Aliyah yang independen di Dailam dan Jilan Makan Ibn Kali ialah panglima kedua di Dailam sesudah Laila bin An-Nu‘man yang menjadi panglima pertama. dan Khuzastan. Ahmad Ibn Buwaihi dipercaya memimpin Kirman. Dinasti Buwaihi a. Ketika Ketiga saudara Buwaihi ini akan memulai perjalanan menuju wilayah kekuasaannya masingmasing Mardawij merasa menyesal telah memberikannya kepada mantan tentara Makan ini yang akhirnya Mardawij memerintahkan kepada saudaranya – Wasyamkir.

39 Keunikan Dinasti Buwaihi adalah mereka tidak menghapus sistim kekhalifahan Ababasiyah.10 mengirimkan sejumlah uang untuk perbendaharaan Negara. buwaihi yang beraliran syi‘ah selalu mengkampanyekan symbol simbol Ahlul Bait. pertama Buwaihi menginstruksikan kepada pengelola-pengelola mesjid agar menuliskan kalimat berikut: ― Allah melaknat Mu‘awiyah Ibn Abi Sufyan yang merampas hak Fatimah ra. Kemudian al-Mustakfi dipenjarakan dan diconkel matanya dan ia meninggal di dalam penjara. Ternyata kedua pengawal tadi malah menyeretnya sambil mencekik leher khalifah dan menyerahkannya kepada Ahmad Buwaihi. Kemudian Ahmad Ibn Buwaihi mengangkat Abu al-Qosim al-Fadhl Ibn al-Muqtadir sebagai khalifah dengan gelar al-Mu‘thi (946-974) Sekalipun tidak menghapus khilafah. Bagdad bukan lagi sebagai pusat dunia muslim. 40 salah satu alasannya adalah mereka khawatir akan mendapatkan penentangan dan perlawanan dari para amir yang masih mengakui khalifah Bani Abbasiyah sementara waktu itu masih tertanam di masyarakat bahwa pemimpin harus berasal dari keturunan Quraiys. Akhirnya al-Mustakfi‘ mengundang Ahmad Ibn Buwa ihi yang ketika itu masih menguasai kirman dan Khuzastan untuk diangkat menjadi Komandan Militer (amir al-umara) (945-967 M). Dari sinilah awal perjuangan Keluarga Buwaihi merebut Bagdad sebagai pusat pemerintahan Abbasiyah. Dimana wilayah kekuasaan Dinasti Buwaihi memang lebih menyerupai sebuah federasi ketimbang kerajaan. Irak sebagai sebuah provinsi diperintah dari ibukota Buwaihi. Para penguasa Buwaihi tidak lain sebatas gubernur. Ahmad Ibnu Buwaihi tiba di Bagdad pada tanggal 11 Jumadil Ula 334 H/945 M dan diberi gelar Mu‘iz al Dawlat (orang yang memberi kemulyaan pada Negara) dan saudaranya Ali Ibn Buwaihi diberi gelar Imad ad-Dawlat (tiang Negara) dan Hasan Ibn Buwaihi diberi gelar Rukn ad-Dawlat (pilar Negara) . bukan khalifah. karena keunggulan internasionalnya kini ditandingi bukan saja oleh Syiraz.. tapi juga oleh Ghaznaz. Kairo dan Kordova. Keunggulan Dinasti Buwaihi Ketika Ahmad Ibn Buwaihi mengausai Bagdad para pengawal Turki melarikan diri. Dimana Golongan mamalik dan amir umara tidak berhasil menjalankan pemerintahan dengan baik. Tiga saudara ini memilki daerah kekuasaan masing-masing pada saat al-Mustakfi berkuasa. Unit – unit kekuasaan lebih dipusatkan di kota-kota . 41 38 39 40 41 Sementara di Bagdad ketika khalifah al-Mustakfi‘ (944-946) memimpin pada waktu itu sering terjadi konflik internal. Setelah waktu berjalan para khalifah Abbasiyah tunduk kepada Bani Buwaihi. Dengan Segera Ahmad Ibn Buwaihi bersama dua pegawainya yang berasal dari Dailam datang kepada khalifah. Bani Buwaihi melucuti kekuatan politik dan sumber-sumber material para khalifah. Nabi SAW mewasiatkan kepada Ali Bin Abi Thalib sebagai penguasa duniawi dan agama sepeninggal beliau Selama abad atau masa-masa kejayaan mereka (945-1055). Khalifah bani Abbas dijadikan penguasa simbolik (dejure) dan pengendalian pemerintahan secara defacto barada ditangan para amir. Pada suatu saat Ahmad Ibn Buwaihi mendengar desas-sesus bahwa al-Mustakfi akan memecatnya dari jabatan amir al-umara. dan peringatan 12 Dzulhijjah sebagai Yawm al-Ghadir yang dalam keyakinan kaum Syi‘ah. lalu Ibnu Buwahi sujud dan mencium tangan khalifah. sehingga pada zaman tersebut khalifah tidak memiliki kekuasaan dan pengaruh lagi seolah-olah para khalifah adalah para pegawai para Amir. yaitu Syiraz di Fars. seperti perayaan 10 Muharam untuk memperingati kasus Karbala. Gerakan – gerakan syi‘ah itu berupa. yang melarang Hasan Ibn Ali dikuburkan berdampingan dengan makam kakeknya SAW . dan kedua Buwaihi menetapkan hari-hari bersejarah bagi Syi‘ah dijadikan perayaan resmi Negara. Dinasti Buwaihi menaikan dan menurunkan khalifah sekehendak hatinya. Mereka menjadikan khalifah sebagai pemimpin agama dan sekaligus alat untuk mencapai ambisi mereka. simbol-simbol Syi‘ah sama sekali tidak ada niat dari khalifah yang Suni untuk memberangus aliran Syi‘ah tersebut. tidak lama kemudian dua pengawal tadi datang menuju khalifah menurut dugaan al-Mustakfi dua pengawal itu akan melakukan hal yang sama seperti tuannya. suatu tanda bahwa pengaruh Buwaihi begitu kuat dalam kekhalifahan Abbasiyah.38 b.

beliau juga memiliki karya iliah pada bidang logika. Nama latin Ibn Sina adalah Avicanna. Karya besarnya dalam bidang kedokteran adalah al-Qanun fi al-Thib. sehingga membentuk satu Negara yang besarnya menyerupai Imperium.11 Kemajuan-kemajuan Buwaihi ditandai dengan (1) Pembangunan rumah sakit Bimaristan al-Adhudi yang memiliki 24 tenaga medis dan rumah sakit ini dijadikan pusat studi kedokteran. Rumah Sakit ini didirikan pada tahun 978 M. ada beberapa peristiwa penting yang tercatat dalam sejarah. mineralogy. beliau adalah ahli ilmu kedokteran dan filsafat. seperti kekuasaan di Parsi dupusatkan dikota Syiraz dan Isfahan. tempat bermukimnya Ali bin Buwaih yang bergelar Imad ad-Daulah.000 buku.Pembangunan rumah sakit tersebut menelan biaya 100. (4) Gerakan penterjemahan. banyak pula kerajaan yang memisahkan diri dari pemerintahan Khalifah Abbasiah. kerajaan ‗Uqailiyah di Mausil. |Rayy. Buku ini selama lima abad menjadi buku pegangan di universitas-universitas di Eropa. Setelah Bagdad dikuasai. (2) Di zaman ini muncul kumpulan ikhwanus shafa yang mengamalkan berbagai falsafah dan hikmah yang dikatakan bersumber dari mereka. disebabkan perselisihan madzhab di antara khalifah-khalifah dari Dinasti Buwaihi. Ibn Sina42 Dinasti Buwaihi memperbaiki kerusakan perekonomian yang beberapa dekade sebelumnya mengalami kehancuran. Staf-staf Negara mengumpulkan pendapatan Negara dari daerahdaerah kekuasaan dan membayar pejabat dan tentara yang mengabdi pada Negara secara kontan dengan pembayaran di muka. (4) Ajaran Islam tiba di Dailam melalui kaum Syi‘ah yang diwakili oleh .dan politik. ekonomi. (5) membangun sebuah perpustakaan lengkap yang menyimpan 10.43 Dibawah kendali Adud pulalah dia berhasil mempersatukan kembali kerajaan-kerajaan kecil yang sudah muncul sejak sejak periode kekuasan Buwaihi di Persia dan Irak. Pada masa itulah muncul sejumlah pakar yang hingga kini masih ada diantaranya. kerajaan Samaniyah di seberang sungai dan di Khurasan dan kerajaan Saktikiyah di Ghaznah. yaitu (1) Kedudukan Baghdad sebagai ibu kota dari segi politik dan agama. kerajaan Kurd di Diar Bakr. Pertikaian ini telah melumpuhkan sama sekali pengaruh rohaniah yang selama ini dinikmati oleh khalifah. Di zaman Dinasti Buwaihi.000 dinar. Setelah perekonomian pulih Adud melakukan perbaikan-perbaikan seperti perbaikan irigasi dan mengambil tanah-tanah yang ditinggalkan pemiliknya. Dinasti Buwaihi telah menyatukan kembali sebagian wilayah Islam yang telah memisahkan diri dari pemerintahan Khalifah Abbasiah Tetapi ketika kekuasaan Dinasti Buwaihi mulai merosot. Baghdad telah kehilangan kepentingannya dari segi politik yang mana telah berpindah ke Syiraz. (2) Pembangunan Sekolah-sekolah di Syiraz. Bani Buwaihi Memindahkan markas kekuasaan dari Syiraz ke Bagdad. (3) Semasa berada di puncak kekuasaan. dan pernah menjadi hakim pada Dinasti Buwaihi Konsep ini lazimnya disebut distribusi Iqtha‘ yaitu sebuah mekanisme untuk mensentralisasikan pengumpulan dan pengeluaran atas pendapatan Negara dan pada dasarnya hak tanah Iqtha‘ hanya diberikan berdasarkan syarat pengabdian militer dan hanya berlaku sebatas kehidupan orang yang sedang menjabat Selama masa pemerintahan Dinasti Buwaihi. Kekuasaan di Rayy dipusatkan di kota Al-Jibal dan di Irak dipusatkan di kota Bagdad. kerajaan Mirdasiyah di Aleppo. Bashrah dan Mosul. Pengaruh Baghdad dari segi agama juga semakin pupus. (3)Pembangunan Observatorium di Bagdad. Selain itu. matematika. kerajaan Najahiyah di Yaman.44 42 43 44 besar. astronomi. dan Isfahan. fisika. di antaranya ialah kerajaan Imran bin Syahin di Batinah.

12 c. Sedangkan masyarakat Baghdad ketika itu beraliran sunni. Sebagaimana diketahui bahwa Dinasti Buwaihi penyebar mazhab Syi‘ah yang bersemangat sedangkan rakyat Bagdad kebanyakan beraliran Suni. Hasan bin Zaid. Tugril Bek Tiba di Bagdad tanggal 18 Desember 1055 M 6) Malik Abd al-Rahim sebagai dinasti terakhir dari Bani Buwaihi menderita kekalahan atas Tugril Bek. Selanjutnya Dinasti Buwaihi berkahir dan Tugril Bek salah satu keturunan Bani Saljuk bekerja sama dengan Khalifah Dinasti Bani Abbas. . Konsep Diansti yang sebelumnya adalah ikatan kekeluargaan antar keluarga menjadi hancur 2) Pertentangan aliran-aliran keagaamaan. pada periode awal pertentangan Sy‘ai dan Suni tidak begitu Nampak. Terlebih ketika Khlaifah al-Qadir berusaha menentang faham syi‘ah. Kemunduran dan Runtuhnya Dinasti Buwaihi Faktor-faktor yang menjadi penyebab mundurnya pemerintahan Buwaihi adalah : 1) Konflik internal dimana perebutan kekuasan didalam tubuh dinasti Buwaihi menyebkan kemunduran misalnya perebutan kekuasaan antara Baha. Dari kejadian inilah bermula dimana al-Qa‘im akhirnya mengundang Tugril Bek (salah satu Bani Saljuk dari Turki) yang berkuasa di Jibal untuk datang melawan kekuasaan Fatimiah. kemudian oleh al-Hasan bin Ali al-Atrusy. Malik Abd al-Rahim (1048 – 1055) akhirnya dipenjara dan mengakhiri hidupnya dalam kurungan.Dawlat yang memperebutkan penerus mereka selanjutnya. 5) Perebutan kekuasan antara Arselan Basasiri sebagai panglima perang dengan Malik Abd Malik sebagai amir al-Umara yang menyebabkan khalifah Fatimiah (alMustanshir) diundang oleh Arselan Basasiri pada masa khalifah al-Qa‘im untuk menyerang dan menguasai Bagdad . Hal ini disebabkan sewaktu kekhalifahan Abbasiyah pimpinan Alqodir (991-1031) memimpin peperangan antar syi‘ah dan suni ia menggemborkan Hanbalisme sebagai mazhab resmi negara 3) Bizantium yang mulai melakukan serangan-serangan kembali ke dunia islam. Syaraf. dan saudara ketiga mereka Shamsham ad. 4) Dinasti-dinasti kecil luar Bagdad yang mulai memanfaatkan situasi dengan melepaskan diri dari kekuasaan Bagdad dan menaklukan wilayah lain seperti Fatimiah di Kairawan menaklukan Mesir dan Sudan.

Namun sebelum rencana itu terlaksana. Mereka mendiami daerah ini atas izin penguasa daulah Samaniyah yang menguasai daerah tersebut. Thugril Bek Rahimahullah memilih kota Naisabur dan kemudian kota Rayy sebagai pusat pemerintahannya. namun ia tidak dijadikan sebagai pusat pemerintahan. Saljuk Rahimahullah diangkat sebagai pemimpin tentara. setelah ditaklukkan daulah Saljuk ini. pada tahun 429 H/1036 M. Raja Bequ bermaksud menyingkirkan Saljuk. Pada tahun 432 H/1040 M daulah ini mendapat pengakuan dari khalifah Abbasiyah di Baghdad. Pada hari ini. atau disebut juga Wama Wara‘a al -Nahar. Khawarizm. kembali mengakui kedudukan Baghdad. dan Isfahan. Di saat kepemimpinan Alp Arselan inilah. Thugril memproklamasikan berdirinya daulah Saljuk. Kekaisaran Saljuk dirintis oleh Saljuk Bek. Mereka masuk Islam dengan manhaj Sunni Salafy. Saljuk Rahimahullah mengetahuinya. Sejatinya. Ia tidak mengambil sikap melawan atau memberontak.45 Kekaisaran Saljuk Agung yang mulai menancapkan kekuasaan pada abad ke-11 M hingga 14 M itu didirikan suku Oghuz Turki yang memeluk Islam mulai abad ke-10 M. bahkan mereka terus menjaga keutuhan dan keamanan Abbasiyah untuk membendung faham Syi‘ah dan mengembangkan manhaj Sunni Salafy yang dianut mereka. raja daerah Turkoman yang meliputi wilayah sekitar laut Arab dan laut Kaspia. Rayy. Tabaristan. Dinasti ini diasaskan oleh suku Oghuz Turki yang berasal dari Asia Tengah. Pada abad kedua. namun sayang saudaranya dapat ditangkap oleh penguasa Ghaznawiyah. wilayah kekuasaan Kerajaan Seljuk pun kian bertambah luas. Dinasti Seljuk mencapai puncak kejayaannya ketika menguasai negeri-negeri .46 Namun. Saljuk Rahimahullah menyatakan memerdekakan diri. Pemimpin Saljuk ini berhasil mengalahkan Mas‘ud al-Ghaznawi. Munculnya Dinasti Saljuk Saljuk (juga disebut Seljuq) adalah sebuah dinasti Islam yang pernah menguasai Asia Tengah dan Timur Tengah dari abad ke 11 hingga abad ke 14. Israil Ibn Saljuk dan kemudian penggantinya Mikail Ibn Israil Ibn Saljuk. Dinasti Seljuk juga menandakan penguasaan Bangsa Turki di Timur Tengah. Bani Saljuk berasal dari beberapa kabilah kecil rumpun suku Ghuz di wilayah Turkistan. Kekaisaran ini terbentang dari Anatolia hingga ke Rantau Punjab di Asia Selatan. Setelah Saljuk Rahimahullah meninggal. Daulah-daulah kecil yang sebelumnya memisahkan diri. tetapi bersama pengikutnya ia bermigrasi ke daerah land. Ia berhasil menguasai wilayah yang sebelumnya dikuasai oleh daulah Samaniyah. Posisi dan kedudukan khalifah lebih baik setelah dinasti Saljuk berkuasa.48 Pada 45 46 47 48 Mereka mendirikan kekaisaran Islam yang dikenali sebagai Kekaisaran Seljuk Agung. ketiga. Pada mulanya Saljuk ibn Tuqaq Rahimahullah mengabdi kepada Bequ. Turki dan Turkmenistan dan Seljuk juga dianggap sebagai penaung Kebudayaan Persia. Karena itu. mereka disebut orang-orang Saljuk. dan keempat Hijrah mereka pergi ke arah barat menuju Transoxiana dan Khurasan. mereka dianggap sebagai pengasas kebudayaan Turki Barat yang ketara di Azerbaijan. Kekuasaan yang digenggamnya begitu luas meliputi Asia Tengah dan Timur Tengah — terbentang dari Anatolia hingga ke Punjab di belahan selatan Asia. Balkh. paling tidak kewibawaannya dalam bidang agama dikembalikan setelah beberapa lama ―dirampas‖ orang-orang Syi‘ah. Kerajaan Saljuk yang berdiri pada 1037 M itu baru terwujud pada era kepemimpinan Thugril Bek47 yang berkuasa hingga 1063 M. Dinasti Saljuk a. penguasa dinasti Ghaznawiyah. Mereka dipersatukan oleh Saljuk ibn Tuqaq.13 6. Setelah keberhasilan tersebut. Sebelumnya. Dalam waktu yang singkat. dinasti Saljuk memasuki Baghdad menggantikan posisi Bani Buwaih. Kekaisaran ini juga adalah sasaran utama Tentara Salib Pertama. urjan. dan memaksanya meninggalkan daerah Khurasan. Meskipun Baghdad dapat dikuasai. Pengaruh Saljuk Rahimahullah sangat besar sehingga Raja Bequ khawatir kedudukannya terancam. kepemimpinan dilanjutkan oleh anaknya. Thugril Rahimahullah berhasil merebut daerah-daerah Marwadan Naisabur dari kekuasaan Ghaznawiyah. Ketika daulah Samaniyah dikalahkan oleh daulah Ghaznawiyah. Dinasti Seljuk Inilah kekaisaran Islam pertama Turki yang memerintah dunia Islam. sebuah daerah muslim di wilayah Transoxiana (antara sungai Ummu Driya dan Syrdarya atau Sihun). Ketika itu mereka belum bersatu. Sejarah mencatat Dinasti Seljuk sebagai kerajaan yang mampu menghidupkan kembali kekhalifahan Islam ang ketika itu nyaris tenggelam.

Pada era kekuasaan Dinasti Saljuk berdiri karya-karya arsitektur yang mengagumkan. Dinasti Seljuk amat disegani. Kontribusi Dinasti Saljuk dalam bidang arsitektur begitu besar.Al-Malik al-Rahim. Keunggulan Dinasti Saljuk Pemerintahan Dinasti Saljuk yang berpusat di Anatolia itu amat toleran. Arselan al-Basasiri. Amir al-Umara Bani Buwaih yang terakhir. Ketika al-Malik al. bahkan dia mengundang Khalifah Fathimiyah. Pergantian kekuasaan ini juga menandakan awal periode keempat khilafah Abbasiyah. Sejarah mencatat beberapa kontribusi Dinasti Saljuk dalam bidang 49 . salah satunya seni arsitektur. Kerajaan Saljuk sudah mampu menembus kekuasaan Dinasti Abbasiyah dan Dinasti Fathimiyyah. Jatuhnya kekuasaan Bani Buwaih ke tangan Saljuk Ibn Tuqaq bermula dari perebutan kekuasaan di dalam negeri. Di bawah bendera Saljuk. dipenjarakan. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan Bani Buwaih dan bermulalah kekuasaan Daulah Saljuk. Kekaisaran Saljuk juga sangat mendukung dan mendorong perkembangan kebudayaan. Meski berasal dari salah satu suku di Turki. Dengan kekuasaan yang ada di tangannya. Sebagai negara yang sangat kuat. Variasi dan kualitas ornamen-ornemen serta bentuk dan teknik arstitektur peninggalan Dinasti Saljuk mampu menjadi inspirasi bagi para arsitek Muslim dan para ahli batu di seluruh dunia. agama.Rahim memegang jabatan Amir al-Umara. keadilan serta kemakmuran. b. (al-Mustanshir). Caravanserai banyak berdiri di wilayah kekuasaan Saljuk lantaran dinasti itu amat mendorong perdagangan dan bisnis.14 tahun 1055 M. Anatolia serta wilayah Asia Minor Muslim. Pada tanggal 18 Desember 1055 M/447 H pimpinan Saljuk itu memasuki Baghdad. untuk menguasai Baghdad. dan jender. Dinasti ini mampu menghidupkan kembali pencapaian Kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah dalam bidang arsitektur. Persia.49 di kawasan Timur Tengah seperti Irak. Suriah serta Kirman. Hal ini mendorong khalifah meminta bantuan kepada Alp Arselan Rahimahullah dari daulah Bani Saljuk yang berpangkalan di negeri Jabal. Keunggulan dan kehebatan arsitektur warisan Dinasti Saljuk dapat disaksikan dari bangunan-bangunan peninggalan bersejarah di Iran. ketangguhan militer Saljuk mampu memukul mundur Bizantium yang bercokol di Palestina dalam peristiwa Manzikert 1071 M. umat Islam dapat hidup dalam kedamaian. al-Basasiri berbuat sewenang-wenang terhadapap AlMalik al-Rahim dan Khalifah al-Qaimdari Bani Abbas. Pada era dinasti ini aktivitas keagamaan berkembang dengan pesat. para penguasa Saljuk sangat menghargai perbedaan ras. yakni caravanserai (tempat singgah bagi para pendatang) serta madrasah. Dua dasawarsa berikutnya. Hal itu ditandai munculnya kegiatan sufisme. Sedangkan gedung madrasah yang menyebar di daerah kekuasaan Kerajaan Saljuk mencerminkan geliat aktivitas pembelajaran.Para arsitek dunia mencatat ada dua karya seni arsitektur yang paling unik warisan Dinasti Saljuk. kekuasaan itu dirampas oleh panglimanya sendiri.

jumlah syekh yang memerintah lima orang. mengembangkan dan mengelaborasi arsitektur makam. keberhasilan membangun kubah berbentuk kerucut. Kemunduran Bani Saljuk arsitektur antara lain. Pada masa Alp Arselan Rahimahullah. berhasil mendirikan dinasti Saljuk di Syria pada tahun 1094 M/487 H. keponakan Alp Arselan. 53 Menurut Philip K. memperkenalkan caravanserai. (2) Pembangunan rumah sakit di Naisafur. Keempat. Pada tahun 1077 M (470 H). Irak. Jabal. 3.15 Dinasti Saljuk tercatat sebagai dinasti yang sukses dalam membangun masyarakat ketika itu. Dengan dikuasainya Manzikert tahun 1071 M itu. Ghuz. wilayah kekuasaan Daulah Saljuk membentang dari Kashgor. (3) Pembangunan gedung peneropong bintang dan. dan Ahwaz. Tentara Alp Arselan Rahimahullah berhasil mengalahkan tentara Romawi yang besar yang terdiri dari tentara Romawi. Abu Hamid al-Ghazali Rahimahullah dalam bidang teologi.Saljuk Syria. Para arsitek Barat pun banyak belajar dari arsitektur Saljuk. Jumlah syekh yang memerintah dua belas orang. . terbukalah peluang baginya untuk melakukan gerakan penturkian (turkification) di Asia Kecil. Perancis. 52 1. al-Akraj. 50 Pada masa Alp Arselan Rahimahullah perluasan daerah yang sudah dimulai oleh Thugril Bek Rahimahullah dilanjutkan ke arah barat sampai Bizantium. mempromosikan penggunaan motif-motif muqarnas. Turki. Rayy. diperintah oleh keluarga Qutlumish ibn Israil ibn Saljuk dengan jumlah syeikh yang memerintah seluruhnya 17 orang. bahasa. Hampir di setiap kota di Irak dan Khurasan didirikan cabang Nizhamiyah. alQusyairy dalam bidang tafsir. memperkenalkan konsep baru empat iwan masjid. mengembangkan dan memperbanyak madrasah untuk sarana pendidikan. didirikanlah kesultanan Saljuk Ruum dengan ibu kotanya Iconim. memperkenalkan elemen pertama seni baroque yang menyebar ke seluruh Eropa di abad ke-16 M. diperintah oleh keluarga Tutush ibn Alp Arselan ibn Daud ibn Mikail ibn Saljuk. dan Armenia. Wilayah itu dibagi menjadi lima bagian dengan gubernur yang bergelar Syeikh atau Malik. Diantara mereka adalah az-Zamakhsyari dalam bidang tafsir. 4. 2. Tutush Rahimahullah. Ketujuh. sebagai gubernur di daerah ini. ilmu pengetahuan dan agama mulai berkembang dan mengalami kemajuan pada zaman Sultan Maliksyah yang dibantu oleh perdana menterinya Nizham al-Mulk. Kedua.Saljuk Kirman berada di bawah kekuasaan keluarga Qawurt Bek ibn Dawud ibn Mikail ibn Saljuk. Perdana menteri ini memprakarsai berdirinya Universitas Nizhamiyah (1065 M) dan Madrasah Hanafiyah di Baghdad. 51 Peristiwa penting dalam gerakan ekspansi ini adalah apa yang dikenal dengan peristiwa Manzikert.51 Pada masa Sulthan Maliksyah. Kelima. 50 Perhatian pemerintah terhadap perkembangan ilmu pengetahuan melahirkan banyak ilmuwan muslim pada masanya. Sementara itu putera Arselan. Persia. Saljuk ini secara berturut-turut diperintah oleh sembilan syekh. dan Farid alDin al-‘Aththar dan Umar Khayam dalam bidang sastra.Saljuk Besar yang menguasai Khurasan.53 c. Kehebatan dan keunikan gaya arsitektur Saljuk telah diakui dunia. Keenam. Ia merupakan induk dari yang lain. dan teologi. Hitti. 5.52 Penguasa Bani Saljuk mengembalikan jabatan perdana menteri yang sebelumnya dihapus oleh penguasa Bani Buwaih. Universitas Nizhamiyah inilah yang menjadi model bagi segala perguruan tinggi di kemudian hari. Gerakan ini dimulai dengan mengangkat Sulaiman ibn Qutlumish. al-Hajr.Saljuk Iraq dan Kurdistan. Ketiga.Saljuk Ruum.pertama. (4) Pembangunan sarana pendidikan. sampai ke Yerussalem. pemimpin pertamanya adalah Mughirs al-Din Mahmud. termasuk arsitektur modern. Jumlah Syekh yang memerintah seluruhnya delapan orang. Diantara kegiatan yang dilakukannya adalah: (1) memperluas Masjid al-Haram dan Masjid al-Nabawi.

Sanjar seringkali berusaha merebut kekuasaan. 54 Seperti diketahui bahwa salah satu faktor yang mendukung berdirinya Dinasti Abbasiyah adalah keberhasilan mereka membentuk solidaritas (‗a¡abiyyah) dari ber bagai kalangan yang merasakan diri senasib dalam ketertindasan melawan Dinasti Umaiyyah . Kekuasaan dinasti Saljuk di Irak berakhir di tangan Khawarizm Syah pada tahun 590 H/l199 M C. dan al-Ghuriyah. keturunan Ali r. Sanjar. Idris Ibn Abdillah. yaitu Barkiyaruk. hartanya dirampas oleh Saljuk. Konflik-konflik dan peperangan antar anggota keluarga melemahkan mereka sendiri. Sementara itu. sedikit demi sedikit kekuasaan politik khalifah juga kembali. Dinasti-dinasti Kecil di Barat Baghdad 1. dinasti Saljuk melakukan ekspansi hingga menguasai Asia Kecil (Turki) dan menguasai wilayah-wilayah sebelumnya yang dikuasai Bizantium. Kemunculan Bani Idrisi Setelah Imam Ali bin Abi Thalib terbunuh. seperti Syahat Khawarizm.a terus berjuang memperoleh kekuasaan. Perebutan kekuasaan diantara anggota keluarga timbul. Peristiwa ini mendorong raja Byzantium untuk bekerjasama dengan Eropa untuk menghancurkan Islam. Dinasti Saljuk dilanda konflik internal dan akhirnya wilayah kekuasaannya dibagi-bagi menjadi kesultanan-kesultanan yang dikendalikan oleh para atabek (para budak yang menjadi pembesar negara). Setiap propinsi berusaha melepaskan diri dari pusat. Di antara kelompok yang bersekutu dengan bani Abbas dan membantu mereka untuk menumbangkan Dinasti Umaiyyah adalah kelompok Syi‘ah . Dalam perang tersebut.54 dan salah seorang keluarganya. Oleh karena itu. Setelah Sanjar meninggal. Pada sisi yang lain. Oleh karena itu. dan Mahmud. Ketika Barkiyaruk menjadi sultan. terutama untuk negeri Irak. Imam Husen terbunuh di Karbala. Saljuk mmenjadi dinasti-dinasti kecil. Paulus II mendeklerasikan perang suci yang kemudian dikenal dengan perang salib. Perang terjadi antara pasukan Saljuk dengan pasukan Byzantium. Idrisi di Maroko (172 H/789 M) a. orang Byzantium dan Eropa merasa tidak aman untuk melaksanakan ibadah ke Bait al-Mqadis di Yerussalem.16 Setelah berhasil menguasai Baghdad. Diantaranya adalah pemberontakan yang dilakukan oleh Imam Husen Ibn Ali di Madinah pada zaman dinasti Umayah. Ghuz. Setelah Sultan Maliksyah dan perdana menteri Nizham al-Mulk wafat Saljuk Besar mulai mengalami masa kemunduran di bidang politik. beberapa dinasti kecil memerdekakan diri. Apabila ada orang Byzantium dan Eropa yang hendak beribadah ke Bait al-Maqdis di Yerussalem. Malik Syah meninggalkan sejumlah anak. Muhammad.

ia membangun sebuah masjid. dan berhasil mengalahkan kabilah-kabilah tersebut dengan mudah. Selain faktor tersebut. Dinasti ini didirikan oleh salah seorang penganut syi'ah. Akan tetapi karena kondisi intern Barbar terjadi perpecahan. sehingga mereka menerimanya sebagai pemersatu. Akan tetapi.55 kemudian diikuti oleh kabilah-kabilah lain yang menghuni kawasan yang sekarang dikenal dengan Marakisy. Dikabarkan pula bahwa Idris meninggalkan seorang hamba dalam keadaan mengandung anaknya. Masing-masing suku ingin tampil sebagai pemimpin. Harun al-Rasyid bersama suku Barbar lainnya mengangkat putra mahkota yang masih muda.57 dan Alawiyyun. Setelah berhasil membunuh Muhammad Ibn Idris. Nasrani.42). pada tanggal 3 Zulhijjah 169 H/11 Juni 786 M. History of the Arab. . Idris bin Idris dapat memimpin masyarakatnya dengan sukses hingga meninggal tahun 213 H/828 M. 55 Nampaknya kesediaan kalangan Barbar menerima Idris bin Abdullah – yang beraliran Syi‘ah (Alawiyah) – adalah lebih banyak dipengaruhi oleh faktor politik dibanding faktor agama (aliran).Hitti. Al-Hadi menganut politik yang bertolak belakang dengan bapaknya. Dalam suatu pertempuran. kelompok Syi‘ah yang dipimpin oleh saudara sepupu Idris. 56 Sebelum Dinasti Idrisiyah berkuasa. maka berdirilah dinasti Idrisi di Maroko. menangkapi dan memenjarakan para petinggi-petinggi Umaiyyah dan Syi‘ah dengan tuduhan tidak loyal. Dinasti ini merupakan Dinasti Syi'ah pertama yang tercatat dalam sejarah berusha memasukan syi'ah ke daerah Maroko dalam bentuk yang sangat halus. Dan setelah melahirkan. Disna prestise keturunan Ali membuat tokoh bar-bar zenata di Maroko utara menerimanya sebgai pemimpin mereka. yang banyak memperhatikan dan menarik simpati golongan non Abbasiyah. Al -Hadi bahkan mengejar-ngejar. dikalahkan oleh tentara Abbasiyah dan terbunuh di suatu tempat di dekat Mekah. Idris bin Idris diganti oleh anaknya. dan disetiap kawasan diberikan kepada saudara-saudaranya untuk dipimpin. Dan menjadikan Fez sebagai pusat pemerintahannya hillip K. al-Husain bin Ali al-Hasan. dimana mimbar masjid tersebut yang di atasnya terukir namanya masih ada hingga zaman Ibn Khaldun. Kemudian Idris Ibn Abd Allah dibaiat oleh suku Awraba di Maroko sebagai pemimpin mereka. khalifah Abbasiyah yang berkuasa pada saat itu. Mata-mata ini kemudian berhasil membunuh Muhammad Ibn Idris pada tahun 175 H/791 M. al-Mansur. hlm. Kemudian sekitar tahun 173 atau 174 H (789 atau 790 M) dia melakukan invasi ke arah timur.17 melarikan diri ke Mesir dan bergabung dengan Ishaq Ibn „Abd al-Hamid (kepala suku Awraba). Idris Ibn Idris. dan pada bulan Safar 174 H. bahkan cenderung memusuhi mereka. Idris telah ikut dalam pemberontakan yang dilakukan oleh kalangan Alawiyah dan Syi`ah terhadap Musa al-Hadi. dan paganisme yang mendiami daerah Tamisna. 56 Akan tetapi. Idris kemudian menetap beberapa waktu di Tilmisan. Bani Abbas mengkhianati mereka. The Mac Millan Press. khalifah Harun al-Rasyid mengutus seorang mata-mata yang bernama Sulaiman Jarir. bangsa BarBar memberi nama anak tersebut dengan nama Idris. artinya tidak ada orang yang berhasil mempersatukan mereka. utamanya ketika al-Hadi menduduki tahta kekhalifahan (785). Oleh karena itu. daerah tersebut selalu didominasi oleh aliran Khawarij. Idris kemudian melakukan penyerangan terahadap kabilah-kabilah Yahudi. Muhammad membagi kerajaan menjadi beberapa kawasan. utamanya dari kalangan Umaiyyah dan Syi‘ah. dan Idris inilah yang kelak melanjutkan jejak ayahnya (Idris bin Abdullah) dan disebut sebagai Idris II. keberhasilan Muhammad Ibn Idris membuat khalifah Harun al-Rasyid di Baghdad merasa khawatir. 1974. pembagian wilayah melahirkan perang saudara di kalangan Idris sehingga akhirnya mereka berhasil ditaklukan oleh dinasti Fatimiah. yaitu Idris bin Abdullah pada tahun 172 H / 789 M. 57 Terbunuhnya Idris tidak berarti kekuasaan Dinasti idrisiyah menjadi tumbang karena bangsa Bar-Bar telah bersepakat untuk mengikrarkan kerajaan sebagai kerajaan yang independen. karena terbukti bahwa suku-suku tersebut dulunya adalah penganut aliran Khawarij. Muhammad Ibn Idris bin Idris. yang sangat menentukan adalah kemampuan Idris meyakinkan orang-orang Barbar bahwa dirinya merupakan keturunan Ali bin Abu Thalib. dimana berhasil menundukkan kota Tilmisan (Agadir) yang pada saat itu dipimpin oleh Muhammad bin Khayir. bahkan berusaha melakukan pemberontakan. Namun pada perkembangan selanjutnya. sebagai khalifah. Kondisi tersebut membuat kelompok-kelompok yang dulunya pro terhadap Bani Abbas kecewa dan menjadi kelompok oposisi. Setelah terpilih jadi pemimpin bangsa Barbar.

Dinasti Idrisiyah merupakan negara Maroko-Islam yang pertama. imigranImigran Arab yang berasal dari Spanyol dan Tripolitania di bawah satu kekuasaan politik. banyak imigran dari Andalusia dan daerah Afrika lainnya berdatangan ke Fez. Yahya I bin Muhammad meninggal pada tahun 863 M. Ira M. Sepanjang pemerintahan Yahya I. Di antara gedung yang dibangun pada masa itu ialah dua masjid. baik dari segi penduduk maupun pembangunan gedung-gedungnya. Dinasti Idrisiyah sama sekali tidak mampu. baik secara geografis maupun ideologis untuk memperlebar wilayah perbatasan yang telah dirintis dan dikoordinasi oleh Idris I. dan kedua letak geografis yng sangat jauh dari pusat pemerintahan Abbasiyah yng berada di Baghdad sehingga sulit untuk ditaklukannya. Qarawiyyin dan Andalusia. terbukti adanya Idris dan pasukannya dapat menahan pasukan Romawi dan mempertahankan wilayahnya. Kelemahan itu kelihatan pada ketidakmampuan mengontrol daerah-daerah pedalaman dan pesisir.59 Kondisi chaos ini diperparah dengan terjadinya pemberontakan kaum Khawarij 58 59 Ada dua alasan mengapa Dinasti Idrisiyah muncul dan menjadi dinasti yang kokoh dan kuat. Kemunduran dan Kehancuran Bani Idrisi Salah satu penyebab kemunduran Dinasti Idrisiyah adalah karena kelemahan pemerintahnya yang tidak dapat dipungkiri. yang didirikan pada tahun 859 M. Pertama karena adanya dukungan yang sangat kuat dari bangsa bar-bar. yang pemerintahannya kurang sukses. tempat tinggal kaum Shorfa (orang-orang terhormat keturunan Nabi dari Hasan dan Hussein bin Ali bin Abi Thalib.58 Banyak hal yang sudah dihasilkan oleh Idris I dan Idris II putranya dalam membangun Idrisiyah. Pada masanya mulai terjadi disintegrasi dengan terjadinya . Kota Fez kemudian dianggap sebagai kota suci. Di samping itu. Didirikan Mesjid Fathima dan Universitas Qairawan yang terkenal. Selama pemerintahan Yahya yang damai. diantaranya: Idris I dan putranya Idris II telah berhasil mempersatukan suku-suku BarBr. Fez telah mencapai puncak kemakmurannya dengan menjadi salah satu pusat perdagangan yang menghubungkan antara Afrika dan Eropa. Pusat Kota Suci. Kota ini lalu berkembang dengan pesat. mampu membangun Kota Fez sebagai pusat perdgangan. ia kemudian digantikan oleh putranya. pertahanan dan keamanan cukup kuat. dan merupakan pusat perjuangan Islam yang aktif. c. Lapidus mengatakan.18 b. Akibat dari kelemahan itu. bahwa meskipun wilayah pemerintahannya relatif kecil. Yahya II. Keunggulan Bani Idrisi Muhammad Ibn Idris sukses memimpin masyarakat di Maroko sehingga memiliki tentara dan juga dapat melakukan ekspansi ke wilayah lain. tempat tinggal kaum syorfah (kaum syurafa‘ atau orang-orang mulia) keturunan istimewa Nabi.

Yahya IV memilih untuk mengadakan perundingan damai dengan Fatimiyah. Ibrahim Ibn Aghlab Ibn Salim al-Tamimi diberi wewenang oleh Harun al-Rasyid untuk memimpin pemerintahan di Tunis. Dari sinilah awal kemunduran Dinasti Idrisiyah. gerakan Syi‘ah (keturunan Ali) yang lain. dan Yahya I adalah penguasa-penguasa yang kuat. di pusat Afrika Utara. sementara itu ketakutan dan penyakit melanda desa-desa. 2. Ibrahim I ibn al-Aghlab (800- . Yahya IV harus berperang melawan tetangganya. ia meninggalkan pemerintahan yang stabil dan telah menguasai sebagian besar muslim Barbar. yang telah menyetujui dirinya untuk melanjutkan pemerintahannya di Fez. Ibrahim bin Aglab sengaja diangkat oleh Khalifah Harun al-Rasyid untuk membendung bahaya Dinasti Idrisiyah dan kaum Khawarij. Dinasti ini dipimpin oleh 11 amir. Pada tahun 922. 61 Aghlabiyah memang merupakan Dinasti kecil pada masa Abbasiyah. hanya lima belas tahun setelah pelantikannya sebagai pemimpin rezim Idrisiyah. Selama masa pemerintahannya. kemelaratan merajalela di mana-mana. menghancurkan bangunan-bangunan dan mengubur banyak penduduk di bawah puing-puing bangunan.19 melawan pemerintahan Idrisiyah yang Syi‘ah. 62 Dinasti ini didirikan oleh keturunan Ibrahim Ibn Aghlab Ibn Salim al-Tamimi. sehingga Dinasti tersebut dinamakan Aghlabiyah. yang lebih memapankan pemerintahan Idrisiyah. Pada tahun 919. Selanjutnya. 60 Juga di antara faktor yang membawa kepada surutnya kekuasaan Dinasti Idrisiyah adalah setelah Khalifah Harun al-Rasyid mengangkat Ibrahim bin Aglab sebagai gubernur Afrika Utara yang beraliran Sunni. Tiga raja berikutnya. kemakmuran mengalami decline. 62 Wilayah kekuasaannya meliputi pemberontakan dari bangsa Barbar yang memaksanya untuk lari bersembunyi. di bawah pimpinan Ubaydillah al-Mahdi. pada tahun 881 sebuah gempa bumi yang dahsyat melanda negara. Kemunculan Dinasti Aghlabi Dinasti Aghlabiyah61 adalah salah satu Dinasti Islam di Afrika Utara yang berkuasa selama kurang lebih l00 tahun (800-909 M). Menyadari posisinya yang lemah. Namun demikian kemakmuran tersebut hanya berlangsung singkat. yang mengakhiri masa kekuasaan Dinasti Idrisiyah yang telah memerintah di Afrika Utara selama sekitar seratus empat puluh tahun. Dinasti Aghlabi di Tunis (184-296 H/800-908 M) a. dengan kemunculan Dinasti Fatimiyah. tapi dengan catatan harus membayar upeti kepada khalifah Fatimiyah. Dinasti Fatimiyah. Saat itu sungguh menjadi era miring bagi pemerintahan Dinasti Idrisiyah. 60 Pada tahun 904. perdagangan kembali maju dan kemakmuran mulai tumbuh kembali di Fez. Yahya IV memproklamirkan diri sebagai raja dan imam yang secara berangsur-angsur memulihkan kekuasaan (rezim) Idrisiyah. Perdagangan menjadi berkurang. Muhammad. keadaan relatif stabil dan keamanan berhasil dipulihkan di Afrika Utara. yang para penguasanya adalah berasal dari keluarga Bani al-Aghlab. amir yang pertama adalah Ibrahim Ibn Aghlab (184 H/800 M). Ali I. Pemerintahan Aghlabi ditaklukan oleh dinasti Fatimiah pada tahun (296 H/908 M).Para penguasa Dinasti Aghlabiyah yang pernah memerintah adalah sebagai berikut :1. sehingga para sejarahwan pun sulit menentukan tahun yang pasti pada pemerintahan Idrisiyah antara Yahya I dan Yahya IV. Pusat pemerintahannya terletak di Qairawan. Setelah Idris II meninggal pada tahun 828. tiba-tiba Fatimiyah memutuskan untuk memecat Yahya IV dan memasukkan wilayah Magrib kedalam kekuasaannya. dan amir yang terakhir adalah Abu Madhar Ziyadatullah (296/900 M).

4. Abdullah I (8l2-817 M). 8.46) Dinasti Aglabiyah berkuasa kurang lebih dari satu abad.M. yaitu Ibrahim bin al-Aglab. 3. Pada tahun itu Ibrahim diberi provinsi Ifriqiyah (Tunisia Modern) oleh Harun al-Rasyid sebagai imbalan atas pajak tahunan yang besarnya 40. Dinasti ini didirikan oleh Ibnu Aghlab. Ahmad (856-863 M).1994: 65). 9. Pada tahun 800 M.000 dinar dan meliputi hak-hak otonom yang besar. Meskipun demikian masih tetap mengakui akan kekhalifahan Baghdad. 2. Aglabiyah dapat merebut pulau yang terdekat dari Tunisia.64 Sehingga berdirilah Dinasti kecil (Aghlabiyah) yang berpusat di Ifrikiah yang mempunyai hak otonomi penuh. 11. Dengan adanya dua ancaman tersebut terdoronglah Harun ar-Rasyid untuk menempatkan balatentaranya di Ifrikiah di bawah pimpinan Ibrahim bin Al-Aghlab. 5. Algeria dan Sisilia. Ibrahim II (875-902 M). 7. Pertama dari Dinasti Idris yang beraliran Syi‘ah dan yang kedua dari golongan Khawarij. Ziyadatullah (817-838 M) .20 Ifriqiyah. 65 (Hoeve. Sehingga Aglabiyah tidak terusik oleh pemerintahan Abbasiyah. 10. 7.M. Ziyadatullah (817-838 M) . Abu Ghasaniq Muhammad II (863-875 M). 66 (Bosworth.000 orang pasukan jalan kaki. 10. Ziyadatullah III (903-909 M) 68 dengan mengerahkan panglima laut yang terdiri dari 900 tentara berkuda dan 10.68 812 M). Abu Ghasaniq Muhammad II (863-875 M).000 dinar. 67 b.4. Setelah berhasil mengamankan wilayah tersebut. Karena jika hal itu terjadi.65 Pendiri Dinasti ini adalah Ibrahim ibn al-Aghlab pada tahun 800 M. Keunggulan Bani Aghlabiyah Pemerintahan Aghlabiyah pertama berhasil memadamkan gejolak yang muncul dari Kharijiyah Barbar di wilayah mereka. maka Ibrahimi I diberi kekuasaan oleh Khalifah. meliputi hakhak otonomi yang besar seperti kebijaksanaan politik. 2. Abdullah II (902-903 M). 3. Ahmad (856-863 M).63 Awal mula terbentuknya Dinasti tersebut yaitu ketika Harun ar-Rasyid menempatkan balatentara di Ifrikiyah di bawah pimpinan al-Aglab. mulai dari tahun 800-909 M. 67 Para penguasa Dinasti Aghlabiyah yang pernah memerintah adalah sebagai berikut :1. Muhammad I(841-856 M). yaitu Sisilia dari tangan Byzantium 827 M. 8. Ibrahim I ibn alAghlab (800-812 M). Muhammad I(841-856 M). dipimpin oleh panglima Asad bin Furat. maka ia tidak hanya mengamankan dan memerintah wilayah tersebut. Hal ini dikarenakan jarak yang cukup jauh antara Afrika Utara dengan Bagdad. Kemudian di bawah Ziyadatullah I. 9. Ziyadatullah (863.66 Untuk menaklukkan wilayah baru dibutuhkan suatu proses yang panjang dan perjuangan yang besar. Ibrahim bin alAghlab mengusulkan kepada Harun ar-Rasyid supaya wilayah tersebut dihadiahkan kepadanya dan anak keturunannya secara permanen. akan tetapi juga mengirim upeti ke Baghdad setiap tahunnya sebesar 40. Karena ia sangat pandai menjaga hubungan dengan Khalifah Abbasiyah seperti membayar pajak tahunan yang besar. terdapat dua bahaya besar yang mengancam kewibawaannya. Nama Dinasti Aglabiyah ini diambil dari nama ayah Amir yang pertama. Abu ‗Iqal al-Aghlab (838-841 M). Ziyadatullah (863. namun tidak seperti Ifriqiyyah yang sifatnya adalah pemberian. 5.1980:. Ibrahim I diangkat sebagai Gubernur (Amir) di Tunisia oleh Khalifah Harun ar-Rasyid. Ibrahim II (875-902 M). Harun ar-Rasyid menyetujui usulannya. Abdullah I (8l2-817 M). Ini juga peperangan akhir yang dipimpin panglima Asad bin Furad . 11. Abdullah II (902-903 M). Abu ‗Iqal al-Aghlab (838-841 M). termasuk menentukan penggantinya tanpa campur tangan dari penguasa Abbasiyah. 1997:116) 64 Di bagian Barat Afrika Utara. Ziyadatullah III (903-909 M) 63 (Mufradi. Ia adalah seorang pejabat Khurasan dalam militer Abbasiyah. 6. 6. Inilah ekspedisi laut terbesar.

juga propaganda Syi‘iah.000 benteng pertahanan di Afrika Utara. 70 c. ia meninggal dalam pertempuran. para penguasa bersemangat membagun Tunisia dan Sisilia. Dengan keberhasilan penaklukanpenaklukan tersebut. Hal ini disebabkan karena amir terakhirnya yaitu Ziyadatullah III tenggelam dalam kemewahan (berfoya-foya). menjadikan Dinasti Aglabiyah kaya raya. Ziyadatullah I membangun masjid Agung Qairuan. menyerang pulau Corsika dan Mayorka. termasuk berhasil menaklukan kota-kota pantai Italia Brindisi (836/221 H. posisi Aghlabiah di Ifqriqiyah menjadi merosot.hlm 166 .69 Pasukan Aglabiyah juga berhasil menguasai kota Regusa di pantai Yugoslavia (890 M). seni dan kehidupan keberagamaan. tempat berkumpulnya ulama-ulama terkemuka. Bari. Bari (840 M). sehingga para penguasa Aghlabiyah antusias dalam bidang pembangunan. kota Athena di Yunani-pun berada dalam jangkauan penyerangan mereka. yang wafat (902 M). Pulau Malta (869 M). Mahdi Ubaidillah mempunyai pengaruh yang cukup karena itu. Selain untuk memperluas wilayah penaklukan terhadap Sicilia juga bertujuan untuk berjihad melawan orang-orang kafir. dan seluruh pembesarnya tertarik pada Syi‘ah. Dengan berhasilnya penaklukan-penaklukan di atas Dinasti Aghlabiyah menjadi Dinasti yang kaya. Corsica. Perintis Fatimiyah. Totonto. Brindisi. Abu Abdullah. yang tanahnya kurang subur).) Napoli (837M). Tidak cukup itu. mampu menduduki Malpa. wafat (908 M). termasuk kota Roma. 70 Syalabi. Sardinia. sedangkan Amir Ahmad membangun masjid Agung Tunis dan juga membangun hampir 10. Napoli. Calabria. dan Alpen.. armada angkutan. kitab fiqih Maliki. Abu Zakariah al-Kinani. 69 Karena tidak tahan terhadap serangan berkepanjangan dari pasukan Aghlabiyah pada Bandar-bandar Itali. seperti Sahnun yang wafat (854 M) pengarang mudawwanat. bahkan mengusai kota Portofino di pantai Barat Italia (890).Keberhasilan penguasaan seluruh pulau Sisilia inilah yang membuat Aglabiyah unggul di Mediterania Tengah. ilmu.21 Kemudian Aglabiyah melanjutkan serangan-serangannya ke pulau lainnya dan pantai-pantai di Eropa. Toronto (840 M ). Selain sebagai ibu kota Dinasti Aghlabiyah. irigasi untuk pertanian (khususnya di Tunisia Selatan. yang wafat (901 M). Karya-karya para ulama-ulama pada masa Dinasti Aghlabiyah ini tersimpan baik di Masjid Agung Qairuan. Kemunduran Dinasti Aghlabiyah Menjelang akhir abad IX. dan Isa bin Muslim. Selain itu juga berhasil menaklukan kota-kota pantai Itali. pos-pos. Dan pada tahun 868 M. demikian pula perkembangan arsitektur. jalan-jalan. dan Benevento. Calabria (838 M). dan Benevento (840 M). Wilayah tersebut menjadi pusat penting bagi penyebaran peradaban Islam ke Eropa Kristen. Aspek yang menarik pada Dinasti Aghlabiyah adalah ekspedisi lautnya yang menjelajahi pulau-pulau di Laut Tengah dan pantai-pantai Eropa seperti pantai Italia Selatan. maka Paus Yonanes VIII (872– 840 M) terpaksa minta perdamaian dan bersedia membayar upeti sebanyak 25. Qoiruan juga sebagai pusat penting munculnya mazhab Maliki.000 uang perak pertahun kepada Aglabiyah. Yusuf bin Yahya.

perdagangan. literatur sejarah tak pernah mencatat keterlibatan Thulun dalam peristiwa revolusi yang dilakukan oleh budak-budak berkebangsaan Turki (Mamalik) pasca meninggalnya al-Mu‘tashim tahun 842 M.71 3. dia tak lagi menyebut dirinya sebagai gubernur. ibunya menikah untuk yang ketiga kalinya dengan Bakbak (Bayik Bey). Kunjungan perdana Ahmad ibn Thulun ke Mesir terjadi pada tahun 868 M untuk menggantikan Bakbak (Bayik Bey) sebagai pejabat pemerintahan (gubernur) dinasti Abbasiyyah. hadits dan disiplin ilmu lainnya hingga akhirnya dia menikah dengan Khatun. Ahmad berangkat ke Mesir sebagai pimpinan tentara untk gubernur mesir. Boleh dikatakan. Higga saat itu sebagian dari kekayaan mesir diberikan kepada Baghdad dan sebagian yang lainnya masuk kesuku para gubernur yang dating silih berganti. Kemunculan Dinasti Thuluniyah Pendiri Dinasti Thulun yang berumur pendek (Daulah 868-905) di Mesir dan Suriah adalah Ahmad Ibn Thulun. Peristiwa ini menjadi titik balik yang mengubah sejarah kehidpan Mesir selanjutnya. dan dinas intelijen. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma‘mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. Peristiwa ini juga menandai bangkitmya sebuah Negara merdeka dilembah sungai Nil yang kedaulatannya bertahan selama abad pertengahan. Pada awalnya merupakan para penarik oajak dari petani. Selain aktif dalam dunia militer. Ayahnya adalah seorang turki dari Farghanah. Ahmad ibn Thulun juga menaruh keinginan untuk belajar ilmu-ilmu agama. Namun mendakunya sebagai pemegang kebijakan independen yang tak lagi memiliki kaitan hierarkis terhadap Abasiyyah. Khalifah al-Mu‘tamid (870-892) meminta bantuan financial kepada komandan pasukannya yang orang mesir itu. salah satu panglima militer dinasti Abbasiyyah yang berasal dari daerah Turki. Meski termasuk dalam jajaran pembesar militer. kini uang terus berputar di negri itu dan dihabiskan untuk memuliakan para penguasa. ibunya yang menjanda disunting oleh Bagha al-Ashghar. dia memutuskan pindah dari Samarra ke Tharsus untuk menimba ilmu tentang fikih. Thulun menjadi budak bagi Nuh ibn Asad dan lantas dihadiahkan kepada Khalifah alMa‘mun.Kemampuan militernya yang menonjol menjadikan Thulun terpilih sebagai anggota pasukan khusus pengawal Khalifah. seorang pembesar militer yang menggantikan posisi Bagha al-Ashghar. Atau ada satu kisah yang menyatakan. Pamornya kian meninggi setelah mampu memenangi konfrontasi dengan Gubernur Syam.22 besar di Barbar.Meski sudah berkeluarga. tafsir dan yang lainnya. istana. mengangkat pembantu (menteri). Di 71 72 (Bosworth. Mulanya. Bakbak kemudian memberikan jabatan tersebut kepada asistennya. Nama Thulun sendiri dalam bahasa Turki bermakna ―kemunculan yang sempurna‖.1993:47) Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 abad ke-3 Hijriah. Ahmad ibn Thulun tumbuh besar dalam tradisi Turki dan didikan militer. Tercatat. Perlahan. yang akhirnya menimbulkan pemberontakan militer. Pasca kematian Bagha al-Ashghar.Bakbak adalah seorang pemimpin militer yang berkebangsaan Turki yang diberi jabatan wali (setingkat gubernur) untuk kawasan Mesir oleh al-Mu‟taz (862-866 M) dari dinasti Bani Abbas. dia mempelajari fikih mazhab Hanafiyyah. kepolisian. Berkat bantuan salah satu menteri. Atas . tetapi permintaan itu tida dipenuhi. jika Thulun tercatat pertama kali masuk ke Baghdad pada tahun 816 M. Ziyadatullah III di usir ke Mesir setelah melakukan upaya-upaya yang sia-sia demi untuk mendapatkan bantuan dari Abbasiah untuk menyelamatkan Aghlabiah. Pada 868. Thulun meninggal dunia. Ketika menghadapi tekanan keuangan karena adanya pembrontakan wangsa zanj. Dia mulai memasang gambar wajahnya di mata uang.Tak lama selepas kelahiran Ahmad. puteri pamannya yang bernama Yarjukh. Ahmad Ibn Thulun72 pada tahun 254 H/868 m. dan Dinasti Aghlabiyah dikalahkan oleh Fatimiyah (909 M). Beberapa saat kemudian. Disini ia segera berusaha mendapatkan kemerdekaan dirinya. Dinasti Thulun di Mesir (254-292 H/868-905 M) a. hasrat menuntut ilmu Ahmad ibn Thulun tak surut. bea dan cukai. Pada 817 dipersembahkan oleh penguasa samaniyah di bukhara sebagai hadiah untuk al-Ma‘mun.

Bahkan selepas mertuanya menjadi pembesar militer Abasiyyah di Baghdad. Melainkan lebih suka melapor langsung pada Khalifah di Baghdad.. 75 Ketika menginjakkan kakinya pertama kali di Cairo. Di kawasan ini. pengumpul pajak resmi dinasti Abasiyyah. Nuansa Samarra akan kian terlihat bila kita menengok satu fakta bahwa arsitek masjid Ahmad ibn Thulun adalah orang Kristen dari Irak. Dia berinisiatif membuka dan mengembangkan satu kota baru sebagai ibu kota. di perempatan Sayidah Zainab di Kairo Selatan. Ahmad ibn Thulun juga diberi kekuasaan untuk mempersiapkan tentara sebanyak 100.74 b. menjadi Negara merdeka (tidak menjadi provinsi atau dari bagian daulat yang berpusat di tempat lain). dan dengan demkian Mesir untuk pertama kalinya setelah berlalu 9 abad. Dinamakan al-Qatha‘i karena Ahmad ibn Thulun membagi daerah itu ke dalam beberapa bagian (qathi‘at) sesuai dengan kelas sosialnya. Bahkan renovasi terasa . Tahun 884 M. masjid dan kompleks sekitarnya ini beberapa kali mengalami renovasi. nisbah kepada pendirinya yaitu Ahmad bin Thulun. Masyarakat saat itu menyebutnya sebagai daerah al-Qatha‘i. arsitektur dan bentuk bangunannya.000 prajurit. Sayangnya. 74 Pada abad ke-9 (3H). Tercatat. Ahmad Ibn Thulun memilih kawasan bukit Gabal Yashkur sebagai lokasi ibu kota dinasti Thuluniyyin. gaya kepemimpinan Ahmad ibn Thulun yang kharismatik tak dijumpai pada kepribadian anaknya. Khilafat bani Umayyah (665/40H750/123H) sampai Dinasti Thuluniyah melepaskan diri dari Khalifat bani Abbas (877/263 H). masjid ini didesain dengan gaya arsitektur model Samarra dengan pola konstruksi yang lazim dipakai oleh dinasti Abbasiyyah... dan Fusthath dijadikan pusat pemerintahan. Mesjid ini memiliki keistimewaan dan keunikan tersendiri dibanding mesjid-mesjid lainnya yaitu berupa hiasan. khilafat khulafa Rasyidin (642/21H-665/4H). dinasti Abasiyyah berhasil menjadikan kembali kawasan kepunyaan dinasti Thuluniyyah sebagai daerah ‗jajahannya‘. Tipe bangunan mesjid ini sama dengan tipe mesjid Samarra yang mempunyai menara berbentuk spiral. Mengambil lokasi di arah timur laut dari ibu kota yang lama. Mesjid ini menjadi kebanggan penduduk Mesir hingga menjadikannya banyak yang mengunjunginya. dibangun Mesjid Jami Ibn Thulun75 yang masih terpelihara sampai sekarang. independent dari khalifah-khalifah Abbasiyah. Kharisma Ahmad ibn Thulun sontak meningkat pasca keberhasilannya ‗menundukkan‘ Ibn al -Mudabbir. 904-905 M. sebuah bukit yang diyakini masyarakat Mesir penuh berkah. (Al Atsar al Islamiyyah: 47-50) Al-Jam‘iyatul Washliyah Cairo 2009 Dimulai tahun 876 M. namun juga punya kewenangan untuk mengontrol penuh kawasan Alexandria dan sekitarnya. Mesjid ini dinamakan Mesjid Ahmad bin Thulun. Ibn al-Mudabbir enggan melaporkan hasil pajak kepada Ahmad ibn Thulun. Ahmad Ibn Thulun mendirikan kompleks istana yang menyatu dengan bangunan masjid.23 bawah kepemimpina Thulun. yakni dari 868-254H) sampai 905 (292H). Terletak di kaki bukit bernama Gabal Yashkur. Mesir73 menjadi wilayah yang merdeka dari pemerintahan Abasiyah di Baghdad. Masjid inilah yang kelak masyhur dengan nama masjid Ahmad ibn Thulun. Tak hanya itu. Di bagian luar menara dibuat tangga yang mengitari badan menara sampai ke puncak. Akibatnya. dia meninggal dan mewariskan jabatan kepemimpinan dinasti Thulun kepada anaknya yang bernama Khumarraweh. Ahmad ibn Thulun memiliki kekuasaan yang lebih besar. sejak 977 (263H) dinasti ini melepaskan drinya dari khalifah Bani Abbas.Mesjid ini dibangun oleh Ahmad bin Thulun tahun 262 H hingga tahun 265 H diatas sebuah gunung yang bernama ―Jabal Yasykur‖. Ahmad ibn Thulun tak hanya mengontrol Cairo semata. Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya. 73 Masa awalnya sebagai gubernur ditandai adanya konflik dengan Ahmad ibn al-Mudabbir. Tuluniyah adalah sebuah dinasti yang muncul dan berkuasa di Mesir dan Suriah.. Mesjid ini terhitung sebagai mesjid tertua ketiga di Mesir setelah Mesjid Amru bin ‗Ash dibangun tahun 21 H dan Mesjid ‗Askar dibangun tahun 169 H. Sejarah mencatat bahwa sebelumnya mesir-mesir adalah provnsi atu bagian dari Imperium romawi (30 SM-642/21 H). Puncak dinasti Thuluniah di Mesir keberaniannya ini. di daerah Qata`i. Renovasi pertama kali yang tercatat dalam sejarah adalah renovasi yang dilakukan oleh pihak dinasti Fathimiyyah tahun 1117. Ahmad ibn Thulun tercatat sebagai pendiri negara Islam pertama bernama dinasti Thuluniyyin di Cairo-Mesir. Ahmad ibn Thulun merasa Fusthath sebagai ibu kota Mesir dan kawasan al-‗Askar sudah tak memadai lagi. Ahmad ibn Thulun kembali ke Mesir.Selepas melakukan pengepungan terhadap Tarsus tahun 883 M. Keunggulan Dinasti Thuluniyah Pada waktu itu. pembangunan masjid Ahmad ibn Thulun baru selesai pada tahun 879 M.

juga karena merupakan bangunan pertama yang menggunakan teknik lingkungan. terdapat tiga ruwaq luar yang bernama al-ziyâdât. konstruksi saluran air Ahmad ibn Thulun menyerupai saluran air yang yang ada di masa kerajaan Romawi. Pasien yang hendak dirawat di al-Maristan. Selain memberikan pelayanan kesehatan cuma-cuma. Bab al-Darmun dan Bab al-Sibagh. 76 yang terletak di puncak bukit Muqaththam. 76 Peninggalan dinasti Thuluniyyah yang lain adalah situs arkeologis berupa saluran air (al-qanâthir) Ahmad ibn Thulun77. masjid Ahmad ibn Thulun ini adalah salah satu peninggalan orisinil terpenting peradaban Arab Islam di Mesir. Masjid Jami‘ al-‗Askar tak lagi mampu menampung jamaah yang mayoritas adalah prajurit dan sebagaian masyarakat umum. dalam klaim sejarawan. adalah dibangunnya menara yang menjulang tinggi yang terletak di ruwaq luar sisi Barat masjid. bangunan istana Ahmad ibn Thulun terdiri atas beberapa gerbang yang mempunyai nama tertentu dan memiliki fungsi yang tak sama. 77 Al-Qanathir Ahmad ibn Thulun ini terletak di arah tenggara kawasan al-Qatha‘i. gerbang yang bernama Bab al-Maydan menjadi pintu masuk bagi para tentara. Secara fisik. Pembangunan masjid itu menelan biyaya sekitar 120.‖ yang dindingnya dilapisi emas dan dihiasi lapisan bergambar dirinya para istri. Bab al-Jabal sebagai gerbang ketika hendak menikmati suasana bukit Muqaththam. Di tahun berikutnya. Meski relatif banyak. Bab al-Shalat menjadi akses penghubung ke masjid Ahmad Ibn Thulun. area ini mengalami perombakan. Boleh dibilang. Gambar-gambar khumarawih beserta para istrinya yang mengenakan mahkota emas. dan para pengiringnya. Dalam klinik ini. bentuk fisik al-Maristan tak bisa dijumpai lagi. semua warga boleh memanfaatkan fasilitasnya tanpa melakukan pembedaan latar belakang suku dan agama. Bab al-Haram adalah pintu gerbang bagi kaum wanita. disediakan seragam khusus dan mendapat perawatan intensif dari dokter tanpa dipungut biaya. tepat dibawah langit-langit yang kayu datar. al-Maristan juga memberikan kenyamanan layaknya rumah sakit modern. dipahat diatas kay. Masjid Jami‘ Ibn Thulun yang berada tepat di pusat kawasan al -Qatha‘i berbentuk segi empat dengan halaman terbuka yang sangat luas tepat di tengah. Tiang masjid ini ketinggiannya mencapai 92 m. tempat ahmad menghabiskan masa mudanya.78. Hanya sayang. Kiprah mulia Ahmad ibn Thulun tak hanya terhenti di situ. Di antara tembok masjid dengan pagar kelilingnya. setidaknya masih terdapat beberapa peninggalan dinasti Thuluniyyah. berukuran sebesar manusia aslinya. dan al-Bimaristan atau al-Maristan. selain masjid Ahmad ibn Thulun. 79 Bangunan ini memiliki ―aula emas. Pengamatan manusia hidup . Al-Maqrizi memberikan kesaksian. Salah satu bangunan Islam yang lainnya yang terhitung istimewa adalah istana khumarawih (844-895). Dengan membangun masjid ini. terdapat bangunan berkubah yang menjadi tempat wudhu sekaligus penyedia air minum publik (sabil). memiliki luas sekitar 8487 m2 dengan dikelilingi oleh ruwaq-ruwaq di keempat sisinya. Masjid ini terutama menaranya yang tertua dimesir menunjukan pengaruh arsitektur bergaya samara. masjid Ahmad ibn Thulun masih mempertahan bentuk awalnya sebagaimana dibangun dulu di bawah pengawasan langsung Ahmad ibn Thulun.24 adalah pada zaman Khumariyah Ibn Ahmad Ibn Thulun (270-282 H/884-895 M). dalam sebuah versi. Menara masjid Ahmad ibn Thulun yang mengerucut dengan tangga memutari menara (spiral). Sebab bila dibandingkan dengan masjid Jami‘ Amr ibn ‗Ash yang sudah banyak kehilangan identitasnya. Kemegahan dan kemewahan masjid ini diantaranya karena penggunaan batu bata. Ada juga Bab al-Saj. Sekitar sepertujuh belas bagian Al-Qur‘an dituliskan dengan gaya tulisan kufi yang indah diatas hiasan kayu yang memenuhi bagian dalam masjid. Salah satu berkah dari perombakan kali ini. namun dapat dipastikan bahwa model dan karakter peninggalan dinasti Thuluniyyah tidak begitu mengalami perbedaan yang signifikan dengan peninggalan dinasti Abasiyyah. membuktikan pengaruh kuat seni arsitektur Samarra. Misal. Di bagian halaman. bangunan yang ditinggali anak sekaligus penerus ahma.000 dinar. Para sejarawan Muslim menyebut saluran air tersebut dengan al-Siqâyah 78 Al-Maristan merupakan nama bagi sebuah bangunan yang berfungsi sebagai klinik atau balai pengobatan umum bagi masyarakat (non militer dan budak) yang sakit.79 dahsyatnya karena sampai menggusur dan menghilangkan bentuk bangunan istana dinasti Thuluniyyah. Sebab menara dengan model itu hanya terdapat di masjid Jami‘ Samarra. Seperti perawatan saluran air dan perbaikan menara di Alexandria. Ahmad ibn Thulun bermaksud mengantisipasi kepadatan jamaah di masjid Jami al-‗Askar. beberapa perbaikan terus berlanjut hingga tahun 2004 yang dilakukan oleh The Egyptian Supreme Council of Antiquities.Tahun 1296. Alasan pembangunan al-ziyâdât adalah untuk mengantisipasi membludaknya jamaah.

81 4. dinasti Abasiyah berhasil menundukan Dinasti Thulun. sehingga wilayah syam dapat direbut oleh pasukan Qaramitah. Ahmad bin Asad di Farghana (Turkistan) dan Transoksania. Karna ia menyerah ketangan pasukan Bani Abbas yang menyerang Mesirpada 905 (292H). Harun bin Khumarawih. Terj. hlm. Seluruh keluarganya memeluk Agama Magi (Zoroastrianisme).952-953 82 Dia putra Ahmad bin Asad. Asad Ibn abdullah ibn Saman diberi kewenangan oleh al-Ma‘mun untuk memimpin daerah Transoxiana.266 83 Ahmad mempunyai dua putra. empat cucu Samankhudat memegang jabatan penting sebagai gubernur dalam wilayah kekuasaan Abbasiyah yaitu Nuh di Samarkand. Dinasti Samani (261-389 H. dan Ilyas di Heart. 1992. Afghanistan. Hal. dia berperan cukup besar di dalam struktur pemerintahan Dinasti Abbasiyah pada masa Khalifah Al-Ma‘mun (813-833 M). Selanjutnya Na>sr I bin Ahmad mendapat kepercayaan dari khalifah al-Mu‘tamid untuk memerintah seluruh wilayah Khura>san dan Transoksania. Setelah Saman Khuda memeluk agama Islam. seorang tuan tanah dari keluarga bangsawan Zoroastrian di Balkh (Afganistan Utara). Nashr bin Ahmad Samani82 (874-892 M). Syaiban bin Ahmad bin thulun. Adapun Asad bin Abdullah adalah putra Saman Khuda. Ahmad bin Asad adalah putra Asad bin Abdullah. dan demikian berakhirlah riwayat dinasti thuluniyah. at-Tarikhul Islami. Amir yang ketiga. adalah orang yang pertama kali merintis kekuasaan Dinasti Saman. h. Dalam situasi konflik internal Thuluniah. Istana itu berdiri di sebuah taman yang dipenuhi bunga-bunga indah dan wangi-ditaman di pelataran dan diatur sedemikian rupa sehingga membentuk kata-kata dalam bahasa arab./874-999 M) a. 2003). Setelah Khumariyah meninggal. ____. Akan tetapi kelemahan sudah sedemikian rupa. Ahmad Al-usairy.83 seperti ini sangat jarang ditemukan dalam tradisi kesenian islam. Persaingan yang hebat antara unsureunsur pembesar dinasti telah memecah persatuan dalam dinasti. 80 Philps K.( H. hanya 12 hari saja memerintah. Yahya bin Asad di Shash serta Asyrusanah (daerah di utara Samarkand). Amirnya yang kelima . Nasr dan Isma‘il. dan daerah ini menjadi basis . diangkat sebagai amir yang keempat. gubernur Transoksania.25 c. dilawan oleh sebagian pasukannya dan dapat disingkirkan (896/283 H) Adiknya yang baru berusia 14 tahun.451 81 Harun Nasution. Abu alAsakir bin khumarawih. terjadi konflik internal yang menghancurkan ekonomi dan militer Thuluniyah.Hitti. gubernur di Farghanah. Kemunculan Dinasti Samani Orang-orang Alawiy yang tersingkir dari struktur pemerintahan Abbasiyah pasca pemberontakan Abu As-Saraya (814-815 M) membangun kembali masa kejayaan Islam di kawasan Transoksania.Samson Rahman . Jakarta:UIN Syarif Hidayatullah. seluruh keluarganya mengikuti jejaknya. Dan. Kemunduran dan Kehancuran Dinasti Thuluniyah . Nasr I bin Ahmad dipercayakan menjadi gubernur di Transoksania dan Isma>‘il I bin Ahmad di Bukhara. gubernur di Khurasan. Ensiklopedi Islam Indonesia. yang juga menjadi orang kepercaya an khalifah Abba>siyah. Pada masa kekuasaan al-Ma‘mun (198-218 H/813-833 M) dari dinasti Bani Abbasiyyah.80 Kematian Khumarawih pada 895 (282H) Merupakan awal kemunduran dinasti itu.

87 Al-Razi terkenal dengan Razhes (bahasa latin). istana Dinasti Saman menjadi pusat kekuasaan sekaligus pengembangan ilmu pengetahuan. yang dikenal sebagai pakar matematika dan astronomi. dan sebagian besar karyanya dalam bidang matematika. dinasti ini tetap tunduk kepada kepemimpinan khalifah Abbasiyyah. Adanya peralihan kepemimpinan ini menyebabkan berpindahnya pusat pemerintahan yang semula di Khurasan dipindahkan ke Bukhara. dan Transoksania. Al-Amir al-Hamid Nuh I331 H/943 M.87 dan al- perkembangan dinasti Sama>niyyah. pertama kali. Sajistan. Akan tetapi. Pada waktu itu. Ray. Al-Amir al-Mu‘ayyad Abdul Malik I343 H/954 M. Rayy. dalam peperangan yang terjadi Nasr mengalami kekalahan yang kemudian ia ditawan. dan Tabaristan. Dalam sejarah Samaniyah terdapat dua belas khalifah yang memerintah secara berurutan. Jurjan. Ismail I ibn Ahmad 279 H/892 M. Isfahan. Zakaria al-Razi. Khurasan. Salah seorang pejabat istana Dinasti Saman. beliau lebih dikenal sebagai penyair dan sufi. lahir ulama besar yang melahirkan karya-karya besar. fisika. (semula Gubernur Samarkand)250 H/864 M. menyumbangkan gagasannya lewat karya ensiklopedi Mafatih Al-‗Ilm. meliputi Khurasan dan Transoksania. Kekuasaannya kemudian membentang luas sampai di belahan timur pusat Dinasti Abbasiyah. Dia berhasil menguasai wilayah Sijistan. Diantara mereka adalah Umar Khayyam86.84 Dinasti ini berbeda dengan dinasti kecil lain yang berada di sebelah barat Baghdad. sehingga kepemimpinan Dinasti Sama>niyyah beralih ke tangan Isma‘il I bin Ahmad. Jurjan. Di samping itu. kedokteran.Nash I ibn Ahmad. Kemudian dinasti kecil ini menaklukan wilayah-wilayah di sekitarnya sehingga berhasil menguasai Transoxiana. Mereka bercita-cita mengembalikan kejayaan bangsa Persia dengan menaklukkan kembali kawasan-kawasan yang pernah menjadi kekuasaan Dinasti Achameneids dan Sassanids. 84 Rezim Saman berasal dari keturunan Suku Persia dan Suku Media. tradisi orang-orang Persia sangat kental dengan etos keilmuan. Abdul Malik II389 H/999 M 86 Umar Kahyam adalah ahli astronomi. Antara Nasr dan saudaranya. Isma‘il selalu terlibat konflik yang mengakibatkan terjadinya peperangan. Ia melakukan penelitian empiris dengan mengunakan peralatan yang lebih canggih disbanding dengan kegiatan ilmiah sebelumnya dan mencatat setiap perlakuan kimiawi dikenakannya terhadap bahan-bahan yang ditelitinya serta hasilnya. b. Dinasti Samani berkuasa hingga Khurasan setelah berhasil membantu Khalifah Abasiaah (al-Mutaddid) menangkap dan memenjarakan Amr Ibn al-Laits (khlaifah dinasti Safari terakhir). . Beliau adalah penemu koefesienkoefesien binomial dan memecahkan persamaan-persamaan kubus. Ahmad II ibn Ismail 295 H/907 M. AlAmir as-Sa‘id Nashr II301 H/914 M. 85 Ahmad I ibn Asad ibn Saman (Gubernur Farghana) (204H/819M). Al-amir as-Sadid Manshur I350 H/961 M. Karman. Bahkan raja-raja dinasti ini memiliki kecenderungan yang besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Tabaristan. Karman. Karenanya Nasr I bin Ahmad dianggap sebagai pendiri hakiki dinasti ini. Beliau adalah ahli kedokteran klinis.85 Pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad bin Ismail Samani. Al-Amir ar-Ridha Nuh II 365 H/976 M. Muhammad Yusuf Al-Khawarizmi (wafat 997 M). Masa Keemasan Dinasti Samani Puncak kejayaan Dinasti Saman pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad bin Ismail Samani (914-943 M).26 Wilayah kekuasaannya. dan penerus Ibn Hayyan dalam pengembangan ilmu kimia. Mansur II 387 H/997 M.

Adalah ibukota propinsi Persia (Fars).27 Farabi88. Kota ini telah melahirkan para Ilmuwan Muslim pada masa Dinasti Saman. Beliau wafat tahun 870 M dan dimakamkan di kota Samarkand. Abu Manshur Al-Maturidi. putra Philip dari Makedonia. 88 Al-Farabi dikenal di Barat dengan sebutan Alpharabius. Ahmad Ad-Daqiqi salah seorang pujangga besar Persia menulis karya Shah Namah (Kitab Para Raja) berisi 60. Dalam bidang fisika. Kitabkitab yang ditulisnya begitu banyakdan sebagian masih dapat dibaca hingga sekarang ini. Dinasti ini juga telah berhasil mengembangkan perekonomian dengan baik. 92 Menjadi ibukota pemerintahan pada puncak kejayaan Dinasti Saman. Dampaknya cukup signifikan. Di kota ini banyak ditemui situs bersejarah seperti: Istana Persipolis (peninggalan Darius I). Kota ini menjadi saksi sejarah Imperium Persia pada masa Dinasti Achameneids dan Sassanids. Bukhara merupakan kota kelahiran ulama besar penghimpun Hadits-hadits Nabi yang amat masyhur. dan lain-lain. seperti: Muhammad Addi As-Samarkandi. dan Abu Al-Qasim Al-Laitsi As-Samarkandi. dinasti ini memiliki peranan penting dalam sejarah peradaban Islam pasca tenggelamnya kekuasaan Dinasti Abbasiyah. Di kota ini banyak dibangun perpustakaan yang sangat mendukung perkembangan ilmu pengetahuan. Abu Abdullah Muhammad bin Abi Al-Hasan Al-Bukhari. Lewat kebijakan rezim yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Jaraknya 919 km dari kota Teheran.89 Selain mendukung pengembangan ilmu pengetahuan. di kota ini lahir aliran Filsafat Illuminasi (Hikmah Al-Isyraqiyah) Mazhab Syiraz. Salah seorang Ilmuwan Muslim lahir pada masa dinasti ini. Kota Samarkand menjadi saksi sejarah kekuasaan Alexander The Great (Iskandar Dzu Al-Qarnain). Bukhara92. 91 Syiraz. Di samping pengembangan ilmu pengetahuan.90 Kota pentingnya ialah Syiraz91. Dia adalah filosof yang juga ahli dalam bidang logika. sehingga kota ini dapat menyaingi kota-kota lain. Alauddin As-Samarkandi. ilmuwan muslim terkemuka menulis karya Al-Manshuri. salah seorang penguasa dinasti ini. Najibuddin As-Samarkandi. Muhammad ibn Mas‘ud As-Samarkandi. yang didedikasikan kepada Nuh bin Manshur (976-997 M). Karakteristik peradaban Saman bercorak lokal. yakni mengangkat tradisi nenek moyang Persia dengan sentuhan nilai-nilai Islami. sastra dan kebudayaan Persia bercorak Islam mencapai puncak kejayaannya. Syiraz termasuk kota penting dalam sejarah Dinasti Saman.151 90 Jajat Burhanuddin (2002) menilai bahwa kekuasaan Dinasti Saman merupakan puncak peradaban Islam kedua setelah Dinasti Abbasiyah di Baghdad. hal. Abu Bakr As-Samarkandi. Ahmad ibn Umar. Mausoleum Cyrus The Great.000 bait kisah moral dan teladan. Tokoh utamanya Syihabuddin Suhrawardi dan Sadruddin Syirazi atau yang dikenal dengan nama Mulla Sadra. 89 Dedi Supriyadi. ketika berhasil menaklukan Dinasti Achameneids. Sejarah Peradaban Islam. Dinasti ini telah berhasil menciptakan kota Bukhara dan Samarkan sebagai kota budaya dan kota ilmu pengetahuan yang sangat terkenal di seluruh dunia. Karya Ahmad Daqiqi ini kemudian disempurnakan oleh Ahmad Al-Firdausi. Di kota ini juga pernah lahir pujangga besar Hafidzuddin Asy-Syirazi dan Mushlihuddin Sa‘di Asy-Syirazi pada abad ke-13 M. dan Samarkand93. Masjid Jami‘ Atiq (peninggalan pasukan Umar bin Khattab). Abu Al-Hasan Maidani. Istana Sassanids (peninggalan Kusraw Nushirvan). . Pada sekitar abad ke-12. 93 Kota ini merupakan ibukota propinsi Transoksania (sekarang Usbekistan). yang didedikasikan secara khusus kepada Abu Shaleh Al-Manshur. matematika. rezim Saman juga membangun perpustakaan-perpustakaan di beberapa kota. Wilayah ini masuk dalam kekuasaan Islam pada masa Khalifah Umar bin Khattab (634-644 M). dan pengobatan. seorang kemenakan penguasa Dinasti Saman. Al-Farabi menulis kitab al-Musiqa. seperti Baghdad dan Cordova. Fakhruddin Al-Razi.

hal. Putranya yang bernama Al Husain adalah panglima pemerintahan Abbasiyah dan Abu Haija Abdullah diangkat menjadi gubernur Mousul oleh khalifah Al Muktafi pada tahun 905 M. Kemunculan Dinasti Hamdani Pada waktu dinasti Ikhsidiyah berkuasa di sebelah utara Mesir muncul pula dinasti lain sebagai saingannya. Secara berangsur-angsur. Dedi Supriyadi. 98 b. Ismail bin Nuh II terbunuh pada tahun 1005 M. ia berperang melawan dinasti Qaramithah (Syi‘ah). dan ia juga pernah membantu Abd Allah Ibn Mu‘taz yang dibai‘at menjadi khalifah hanya dua hari (296 H) karena berhasil digulingkan oleh al-Muqtadir.95 5.167 . yaitu dinasti Hamdaniyah yang Syi‘i. dan Irak. tetapi justru malah memicu konflik internal yang berakhir damai. Pada masa hidupnya.147. banyak imigran Turki yang menduduki posisi penting dalam pemerintahan. Sejarah Peradaba Islam. namun bersebab dari tingginya fanatic kesukuan pada dinasti ini. Masa Kemunduran dan Keruntuhan Dinasti Samani Pada sa‘at dinasti mencapai kejayaannya.94 Rezim Saman kemudian berkoalisi dengan para penguasa di Mosul (Dinasti Hamdan). Ray. 96 Moh. langkah-langkah inilah yang menyebabkan kehancuran dinasti ini. Dinasti Saman terlalu lemah untuk meredam pemberontakan pada masa Ismail bin Nuh II (1001-1005 M). atas jasa putranya (Husain) Ibn Hamdun diampuni. Ia sangat terkenal karena kehebatannya dalam berperang. Abu Hayja diangkat menjadi gubernur Mosul oleh al-Muktafi. hal. Abu Hamdan Ibn Hamdun pernah ditangkap oleh khalifah Abbasiyah karena beraliansi dengan kaum khawarij unutk menentang kekuasaan Bani Abbas. Dinasti Saman terus melemah.28 c. sehingga mereka mengadakan penyerangan sampai mereka berhasil melumpuhkan dinasti ini. Keunggulan Dinasti Thulun Pada tahun 944. Inilah akhir episode kekuasaan orang-orang Alawiy di wilayah Transoksania.97 Wilayah kekuasaan dinasti ini terbagi dua bagian. Dinasti Hamdani di Jazirah Arabia a. Nur Hakim. 98 Dedy Supriyadi. seorang amir dari suku Taghlib. dinasti ini berhasil menaklukan Syuriah dan bertahan sampai tahun 1003 M. Kekuasaannya harus berhadapan dengan Dinasti Buwaihi yang menguasai Persia. 96 Dinasti ini didirikan oleh Hamdan Ibn Hamdun Ibn al-Harits. yaitu wilayah kekuasaan di Mosul dan wilayah kekuasaan di Halb ( Aleppo ). Akan tetapi. akhirnya mereka para imigran Turki yang menduduki jabatan penting dalam pemerintahan tersebut banyak yang dicopot. hal. karena mereka tidak terima dengan perlakuan tersebut. Berdirinya 94 95 Dinasti ini menghadapi pemberontakan orang-orang Suku Dailam (Dinasti Buwaihi). 84 97 Salah satu keturunan Hamdan adalah al-Husein Ibn Hamdan. yang didirikan adalah pada akhir abad ketiga hijriah.

166 100 . Nur Hakim. disamping semakin memperoleh kepercayaan. serta lahir pula filosof besar. hal. 83 102 Dedy supriyadi. Oleh karena itu. hal. dan Syaif ad Daulah sendiri yang mendalami ilmu sastra. Hingga dinasti ini jatuh ke tangan dinasti Fatimiyah. Khalifah al-Radhi (932-934 M) dari dinasti Bani Abbas mengangkatnya sebagai gubernur Mesir. Dinasti Ikhsyidi (934-967 M) a. Moh. Kemunduran dan Kehancuran Dinasti Hamdani Mengenai jatuhnya dinasti ini terdapat beberapa faktor. sampai mengakibatkan terbunuhnya Said ad Daulah yang tengah memegang tampuk kekuasaan Hamdaniyah. 75 101 Strategi pertama yang ia lakukan adalah memperkokoh angkatan perang dan mengajukan permohonan perluasan wilayah kekuasaan dengan syarat dia tetap tunduk dan setia pada Baghdad. kebijakan ekspansionis Fatimiyah ke Suriah bagian selatan. Akhirnya. yaitu Al. Bosworth. bangkitnya kembali Dinasti Bizantium di bawah kekuasaan Macedonia menyebabkan dinasti Hamdaniyah tidak bisa menghindari invasi serangan Bizantium yang energik sehingga Aleppo dan Himsh terlepas dari kekuasaannya. Dia diberi wewenang wilayah Syam. sikap kebaduiannya yang tidak bertanggung jawab dan destruktif tetap ia jalankan sehingga rakyat menderita. Abu Thayyib al Mutannabi. 168 C. hal. 102 99 Ibid. abu Firas Husain Ibn Nashr ad daulah. Ketiga. E.Farabi. terkenal sebagai pelindung kesusastraan Arab dan Ilmu Pengetahuan. Kemuculan Dinasti Ikhsidy Dinasti ini didirikan oleh Muhammad Ibn Thugi (Turki) yang diberi gelar alIkhsidi (pangeran) pada tahun 934 M setelah berakhirnya dinasti Thulun. Muhammad Ibn Thugi berhasil mempertahankan sungai Nil dari serangan Fatimiah yang berpusat di Afrika Utara. Dinasti ini berkuasa antara tahun 934 sampai 941 M.29 dinasti Hamdani di Syuriah bersamaan dengan bangkitnya Byzantium di Macedonia. baik dari masyarakat maupun khalifah karena keberhasilannya dalam mengembangkan perekonomian rakyat dan mengatasi gerakan Fatimiyah.tokoh cendekiawan besar seperti Abi al Fath dan Utsman Ibn Jinny yang menggeluti bidang Nahwu. meskipun dinasti ini berkuasa di daerah yang cukup subur dan makmur serta memiliki pusat perdagangan yang strategis. Pertama. Wilayah kekuasaan di Aleppo.99 c. 101 Sebagai imbalan atas keberhasilan tersebut.100 6. permohonan tersebut dikabulkan. sebagian besar waktunya digunakan untuk mempertahankan wilayah dari serangan Byzantium. Kedua. Abu A‘la al Ma‘ari. hal. Pada masa itu pula muncul tokoh.

gerak maju Fathimi di sepanjang pantai Afrika Utara dapt ditahan. Sewaktu Iksidi wafat. seperti mengadakan diskusi. Oleh karena itu. Sehingga serangan yang terus menerus dilancarkan oleh Fatimiyah terhadap pemerintahnnya membuat dinasti ini tidak berdaya dan tidak mampu mempertahankan kekuasaannya di Mesir. Pada fase ini tercatat nama besar di bidang intelektual. Berkat kepandaian Kafur. Iksidiyah menjadi dinasti yang lemah.masjid. begitu pula dinasti Hamdani di Syiria Utara. dinasti ini mewariskan bangunan. dan Abu al-Fawaris Ahmad Ibn Ali (965-967 M). Sehingga dinasti ini dapat ditaklukkan oleh Fatimiyah. 103 Setelah Ibn Thugi meninggal. Pada masa dinasti Iksidiyah ini pula terjadi peningkatan dalam dunia keilmuan dan gairah intelektual. dan Maidan alIkhsyd (sebuah gelanggang). dinasti ini berhasil menundukan Syiria. Abu al Fawarisaris Ahmad Ibn Ali yang menerima tahta setelah Kafur tidak bertahan lama karena kepemimpinannya yang sangat lemah. Kafur memproklamirkan diri sebagai wali. Mereka biasa juga diberi sebutan al-mulassimun (pemakai kerudung sampai menutupi wajah). taman Bustan al-Kafur. penggantinya adalah Abu al-Qasim Ibn al-Ikhsyid (954-960 M). dan Madinah.30 b.104 c. Nama Murabbitun berkaitan erat dengan nama tempat tinngal mereka (ribat. kekuasaan dilimpahkan kepada gurunya. yang berkuasa di Maghribi.103 Pada zaman Ikhsyidi. hal. 104 Ibid. Kafur al Ikhsidi.semacam madrasah). Kemunculan dinasti al-Murabitun Dinasti Murabbitun berdiri pada tahun 479-540 H. Muhammad Ibn al-Tamimi. Pada masa itu. kedua putranya belum dewasa. mereka juga meninggalkan istana al-Mukhtar. Kemunduran dan Kehancuran Dinasti Ikhsidiyah Hanya setelah meninggalnya Kafur. 7. Abu alHasan Ali Ibn al-Ikhsyid (960-965 M). Palestina. Di samping itu. Disamping itu. Abu Amr Amr al-Hindi. Mekkah.bangunan megah seperti sebuah Istana al Mukhtar di Raudah dan taman yang dikenal dengan Bustan al Kafuri. di Mesir didirikan Syuq alWariigin. 84 . Keunggulan Dinasty Ikhsidy Setelah dua tahun berkuasa di Mesir. tempat melakukan pengkajian dan pengembangan intelektual. Dinasti al-Murabitun Atau al-Murawiyah a. Abu al-Misk Kafur (965-967 M).diskusi keagamaan yang berpusat di masjid. Abu Ishaq al-Marwaji.

Setelah diadakan penyerangan ke Maroko tengah dan selatan selanjutnya menyerang suku Barghawata yang menganut paham bid‘ah. Warisan itu berupa kerajaan yang luas dan besar terdiri dari negeri-negeri Maghrib. Setelah berhasil memadamkan.Murabithun mengalami kemunduran dalam memperluas wilayah. ia dapat menaklukkan daerah Marrakech (Maroko). Dia berhasil menaklukkan Fez (1070 M) dan Tangier (1078 M). Raja Kala dari Bani Hammad mengadakan penyerangan ke Maghrib dengan melibatkan kaum Sanhaja. Yusuf bin Tasfin meninggalkan Afrika pada tahun 1086 M dan memperoleh kemenangan besar atas Alfonso VI (Raja Castile Leon) dan Yusuf bin Tasfin mendapat dukungan dari Muluk At-Thawa‘if dalam pertempuran di Zallaqah. Dinasti Muwahiddun menaklukkan Maroko pada tahun 1146-1147 M yang 105 106 melaksanakan ibadah haji ke Makkah. ia berhasil meluaskan wilayah sampai ke Al Jazair. berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara. Dia mengangkat para pejabat AlMurabithun untuk menduduki jabatan Gubernur pada wilayah taklukannya. Dan sekembalinya dari Arabia. Sejak saat itu Abu Bakar memegang kekuasaan secara penuh dan ia berhasil mengembangkannya. ia menyerahkan kekuasaanya kepada Yusuf bin Tasyfin (2 September 1107). sementara ia memerintah di Maroko. Abu Bakar bin Umar106. dan kerajaan Sijil Mast yang dikuasai oleh Mas‘ud bin Wanuddin. Dalam penyerangan ini Abdullah bin Yasin wafat (1059 M). Kemunduran dan kehancuran dinasti Murabbitun Lambat laun Dinasti Al. Pada tahun 1080-1082 M. Kemudian Ali mengalami kekalahan pertempuran di Cuhera (1129 M). Yusuf bin tasyfin mendirikan ibu kota di Maroko. Abu Yusuf bin Tasyfin. Mendengar berita itu ia kembali ke Sanhaja untuk menegakkan perdamaian. ia mengundang Abdullah bin Yasin seorang alim terkenal di Maroko. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menguatkan moral kaum Murabithun untuk mempertahankan serangan dari raja Alfonso VII.31 b. Ketika Yusuf bin Tasfin meninggal Dunia.105 Ketika Yahya bin Umar meninggal Dunia. Pada tahun 1062 M. kemudain ia mengangkat anaknya Tasyfin bin Ali menjadi Gubernur Granada dan Almeria. kemudian ia mengatakan bahwa Maroko di bawah kekuasaannya . untuk membina kaumnya dengan keagamaan yang baik. ia mewariskan kepada anaknya. sehingga dapat menghimpun sekitar 1000 orang pengikut. Masa terahir Dinasti AlMurabithun tatkala dikalahkan oleh Dinasti Muwahiddun yang dipimpin oleh Abdul Mun‘im. Keunggulan dinasti Murabitun Yahya bin Ibrahim. Ali ibn Yusuf melanjutkan politik pendahulunya dan berhasil mengalahkan anak Alfonso VI (1108 M). ia mendapat beritabahwa Buluguan. jabatannya diganti oleh saudaranya. Di bawah pimpinan Abdullah bin Yasin dan komando militer Yahya bin Umar mereka kemudian ia menaklukkan daerah Sahara Maroko. Perkumpulan ini berkembang dengan cepat . Kemudian ia ke Andalusia merampas Talavera Dela Rein. c. bagian Afrika dan Spanyol. kemudian beliau dibantu oleh Yahya bin Umar dan saudaranya Abu Bakar bin Umar.Abu Bakar berhasil menaklukkan daerah Utara Atlas Tinggi dan akhirnya pada tahun 1070 M.

107 Didirikan oleh Muhammad bin Tummart.108 Semangat perjuangan Ibn Tumart adalah menghancurkan kekuatan Murabhitun. Pada tahun 1139 M. Dalam beberapa generasi ini Muwahhidun mengalami masa kemajuan. Di sana. serta menyeru kepada kebaikan dan mencegah munkar. ia menuju Mekkah untuk melakukan ibadah haji. dia berhasil merebut Toledo. Muwahiddun melancarkan serangan ke pertahanan Murabithun sehingga jatuh ketangan kaum Muwahiddun. Abdul Mun‘im bin ‗Ali diangkat sebagai pemimpin menggantikan Ibn Tumart. Setelah berhasil menjatuhkan Murabithun Abdul Mun‘im memperluas wilayah kekuasaannya. Ishak bin Ali. Fez kota terbesar kedua setelah Marrakech. b.32 ditandai dengan terbunuhnya penguasa Al-Murabithun yang terakhir. direbut al-Muwahhidun pada tahun 1145 M. Ia memperluas wilayah di utara dari timur pada tahun 1169 M dibawah Abu Hafs al Muwahhidun. Abdul Mun‘im memperluas wilayahnya ke daerah yang dikuasai orang Kristen. menentang faham antropomorfism atau mujassimat. 6 tahun berikutnya wilayah Tunisia dikuasai dan 2 tahun setelah itu Tripoli jatuh ketangannya. ia belajar tasawuf kepada beberapa syakh. Pada tahun 1162 M. Pada tahun 1131 M Muwahiddun menguasai Nadla . 8. Pada tahun itu Abdul Mun‘im wafat. . Setahun kemudian berhasil menguasai Marrakech dan menjatuhkan Murabithun. Dir‘ah Taigar. Muwahidun adalah sebuah dinasti yang diawali oleh komunitas yang hendak mengesakan Allah. 107 Muwahiddun berasal dari akar kata al-tawhid (esa). Kemunculan Dinasti Muwahidun Muwahhiddun merupakan Dinasti Islam yang pernah berjaya di Afrika Utara selama lebih satu abad. Kekuasaannya dari Tripoli hingga ke Samudera Atlantik sebelah Barat. pada tahun 1152 M AlJazair direbutnya. sehingga ia sendiri menjadi seorang sufi. Dinasti Muwahiddun a. Pada tahun 1129 M. Dalam perang itu Muwahhidun kalah dan mengakibatkan meninggalnya Ibn Tumart. Ia diganti puteranya Abu Ya‘kup Yusuf Abdul Mun‘im (1184 M). Peristiwa itu terkenal dengan nama perang Buhairah. suatu prestasi gemilang dan belum pernah dicapai oleh Dinasti manapun di Afrika Utara. di bawah komando Abu Muhammad Al Basyir. Masa Keunggulan Dinasti Muwahhidun Pada tahun 1163 M. Dari Baghdad. Dalam sejarah. belajar di Madrasah Nizhamiyah (Baghdad) di bawah asuhan al-Ghazali. Fazar dan Giyasah. Di bawah kepemimpinannya Al-Muwahiddun Meraih kemenangan. 108 Adalah Muhammad Ibn Tumart yang berasal dari suku Masmudah di pedalaman Afrika Utara (Maghrib). kaum Muwahiddun menyerang ibu kota Murabithun.

Di bidang Perindustrian sudah mampu mengembangkan industri tambang emas. Masa Kemunduran dan Kehancuran Dinasti Muwahhidun Setelah kematian Ya‘kub. Dan sudah mengadakan kharaj dan jizyah. Hasan dapat menaklukkan daerah kristen di sebelah utara Sisilia. Lalu digantikan Emir yang baru bernama Abu Al-Qasim (964 M – 982 M). Khalifah Fatimiyah. sulfur. bibit unggul didatangkan dari negara timur. b. Di bidang ilmu. belerang. Pada 1061 M.1995:353-301) . 300 masjid. Sejak tahun 948 M. Emirat Sicilia terlepas dari pemerintahan Faimiyah di Mesir. tawas. pada masa kedua emir itu berkuasa. Keunggulan Dinasti Kalbiyah Peradaban Islam berkembang pada masa dinasti Kalbiyah yang berkuasa selama 80 tahun. Di bidang Pertanian sudah menggunakan sistem pengairan . Di bidang Perdagangan sudah maju dan saat itu masih dikuasai orang Arab dan pelabuhan Messina menjadi kota perdagangan. dan sistem penanaman bibit meniru bangsa Arab. Muslim Sicilia bertempur dengan Bizantium. Afandi. Setelah itu. Bersamaan dengan kemunduran ini. Muwahhidun memasuki masa kemunduran. Kemunculan dinasti Kalbiyah Dinasti kalbiyah berkuasa selama 80 tahun. Ismail Al-Mansur mengangkat Hassan Al-Kalbi sebagai emir Sicilia. Dinasti Kalbiyah ( 965 – 1044 M ) a. Kota Palermo dihiasi dengan 150 tempat pemotongan hewan. pasukan Salib yang telah dikalahkan oleh Salahuddin di Palestina kembali ke Eropa dan mulai menggalang kekuatan baru dibawah pimpinan Alfonso IX. 7000 jamaah shalat jumat dan 300 sekolah guru . Sicilia lepas dari tangan umat Islam. Setelah beberapa kali mengalami kekalahan dan akhirnya penguasa muwahhidun meninggalkan Spanyol dan kembali ke Afrika Utara (Maroko) pada tahun 1235 M. perkembangan ilmu agama islam lebih menonjol 109 (Ali. kekuasaan Islam meredup seiring perebutan kekuasaan di tubuh umat Islam. penenunan kain sutra.109 9. Kekuatan KRISTEN ini mengulangi serangan ke Andalusia dan kali ini mereka berhasil mengalahkan kekuatan Muslim Muwahhidun.33 c. Secara defakto. industri perikanan. Di bidang Fisik. Tormina kemudian merubah nama kota itu menjadi Mu`izziyah sebagai penghormatan terhadap khalifah Fathimiyah Muiz .

110 Di bidang Sosial dan Ekonomi mereka berhasil membangun irigasi dengan sistem Hydraulic yang didatangkan dari Persia dan sistem Siphon dari Roma. Para ahli hukum menyesuaikan penafsiran al-Qur`an sesuai dengan perkembangan zaman. Khalifah Fatimiyah.mereka mengatakan bahwa khalifah yang sebenarnya dan yang berhak memerintah Daulah Islamiayh adalah Ubaidillah Al Mahdi dari keturunan Ali bin Abi Tahlib.34 dibanding dengan yang lain. Daulah Fatimiah ini pada mulanya berpusat di Maroko kemudian berpindah ke Mesir. Muslim Sicilia bertempur dengan Bizantium. bahasa arab. Di bidang Sastra ada Ali Hamzah al-Basri ( pengagum al-Mutanabbi) Di bidang Sejarah ada Abu Zaid al-Gumari dan bin Qotta Di bidang Fisika muncul Abu Said Ibrahim dan Abu Bakar Siqli. Umat Islam tidak menjalankan hukum Romawi. Setelah itu. dan lain lain. Yunani dan Kristen. berbagai macam jeruk di ekspor c. Di bidang Ilmu Kalam yang terkenal adalah Abdul Haq bin Muhammad dan bin Zafar ( yang mengkritik al-Juwaini). orang-orang syiah melakukan seruan secara rahasia dan mengajak masyarakat untuk mengangkat seorang khalifah yang mereka beritakan berasal dari keturunan Ja‘far Shadiq cucu Ali bin Abi Thalib tetapi kebanyakan golongan sunni meragui garis keturunan Ubaidillah Al Mahdi berasal dari keturunan Ali bin Abi Tahlib7. beliau di lantik pada tahun 297 di Qairawan Maroko. kekuasaan Islam meredup seiring perebutan kekuasaan di tubuh umat Islam. Pada tanggal 4 rabiul Akhir tahun 298 H / 911 M pengumuman pendirian Daulah Fatimiah dibuat diatas mimbar sebagai bertanda berakhirnya Daulah Aghlabiah8 (184 H-296 H / 800 M-908 M). Sebelum pembentukan daulah. Dinasti Fathimiyah a. Dengan irigasi yang baik maka perkebunan dan pertanian semakin maju. pada masa kedua emir itu berkuasa. Kemunduran dan Kehancuran Dinasti Kalbiyah Sejak tahun 948 M. Lalu digantikan Emir yang baru bernama Abu Al-Qasim (964 M – 982 M). di Negara tersebut dan Ubaidillah Al Mahdi digelar Amirul Mukminin. ulumul hadits. Pada 1061 M. Sehingga tanaman kapas. dari permulaan pembentukannya dinasti ini bertujuan untuk menjalankan ideologi syiah dan ingin melepaskan diri dari kekuasaan Daulah Abbasiah di Baghdad yang berideologi Sunnah. Ismail Al-Mansur mengangkat Hassan Al-Kalbi sebagai emir Sicilia. dinasti ini berpahaman syiah. Pribadinya agak bermasalah dan tidak konsisten dalam pengamalan agama5. Al-Qur`an dan Hadits dijadikan sumber pokok hukum islam. Secara defakto. Di bidang kedokteran yang terkenal adalah Abul Abbas Ahmad bin Abdul Salam Dinasti Fatimiah merupakan sebuah dinasti yang didirikan di benua Afrika pada penghujung tahun 200 H/910 M. namun ada juga yang memujinya6. rami di Giattini . oleh sebab itu mereka .111 Upaya untuk menakluki Mesir sudah 110 111 Ilmu Fiqih sudah membicarakan hukum positif. Emirat Sicilia terlepas dari pemerintahan Faimiyah di Mesir. Ketika Ubaidillah Al Mahdi sampai di Maroko kelompok syiah Idrisiah langsung menyambutnya dan membaiat sebagai khalifah dengan ibu kotanya Al Manshuriah. 10. dengan demikian ilmu bantupun berkembang seperti tafsir. seruan ini akhirnya meraih kemenangan. Kemunculan Dinasti Fathimiyah Dinasti Fatimiah didirikan oleh Ubaidillah Al Mahdi Abu Muhammad. Sicilia lepas dari tangan umat Islam.

Al Mu‘iz Lidinillah memerintahkan bawahannya aga r di buat rumah khusus disamping universitas Al Azhar untuk pelatihan dalam rangka memahami kitab tersebut. Setelah keadaan agak tenang panglima Jauhar Siqli meminta pada khalifah Al M u‘iz Lidinillah untuk segera datang ke Mesir dengan ibu kotanya Kairo pada tahun 361 H 113 www. Daerah Kekuasaannya di Afrika meliputi Maroko. Sebab khalifah tau bahwa pemerintahannya akan bertahan lama jika ilmu tersebut disebarkan pada masyarakat . termasuk pasukan berkuda dan kapal laut. pasukan yang dikomandoi oleh Jauhar Siqli langsung menuju Iskandariah tanpa perlawanan penduduk setempat. Keunggulan Dinasti Fathimiyah Al Mu‘iz Lidinillah membuat peraturan tentang perpajakan dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. di Asia meliputi Syiria.net. Jami Al Azhar mempunyai penghargaan tersendiri dari para khalifah fatimiyin. Hijaj15. Sehingga siapa saja yang menjadi qadhi mesti berpodoman pada kitab ini.114 Dalam bidang kebudayaan dan Keagamaan Menjadikan mesjid sebagai tempat pendidikan agama walaupun yang dimaksud untuk mengembangkan ideology mereka. Ya‘qub bin Kalas seorang wazir24 pada pemerintahan Fatimiah menyusun sebuah kitab fiqh25 yang disusun berdasarkan mazhab Syiah Isma‘iliyah26 dengan arahan langsung khalifah Al Mu‘iz Lidinillah yang berkuasa saat itu. Kitab ini dijadikan sebagai pedoman dalam memustuskan perkara di pengadilan dan fatwa lainnya. menamakan pemerintahan tersebut sebagai Daulah Fatimiah sebagai sandaran kepada fatimah binti Muhammad Saw.112 b. 114 mereka menguatkan pendapat yang sesuia dengan mazhab syiah dan mendahulukan pengamalan agama dengan mengikut pendapat para imamnya dari pendapat para imam sunni. Mesir. mereka mengirim utusan untuk diadakan negosiasi damai dengan panglima Jauhar Siqli.islamonline.113 Pemahaman syiah pada masa Daulah Fatimiah sangatlah kental terlihat dalam kebijakan politik kenegaraannya. Ada pendapat yang mengatakan kekuasaannya juga meliputi Mekah. walaupun kebanyakan penduduk Mesir Saat itu bermazhab sunnah.000 pasukan bahkan lebih. Semua itu sebagai motivasi kepada para du‘ah yang memberikan pemahaman pada masyarakat mengenai kitab tersebut dan seluruh biaya tersebut di tanggung oleh khalifah. Di sekitarnya dibangun rumah bagi mereka yang mengajar pada Al azhar. Tunisia. Yordania. Maka mulailah aliran syiah di taburkan dengan leluasa dan dihilangkannya pengaruh Abbasiah yang sunni. keadaan ini membuat rakyat agak senang walau dalam kebijakan keagamaan terdapat banyak kontroversi. dibalik itu mereka ingin menjadikannya markas penyebaran faham syiah. Wazirnya di perintahkan untuk mendatangkan para fuqaha‘ yang saat itu berjumlah 35 orang kemudian di beri fasilitas dan gaji yang mencukupi. Sesudah itu panglima Jauhar Siqli membuat persiapan untuk mendirikan Daulah Fatimiah dengan membuat penempatan tentara dan keperluan lainnya termasuk mendirikan Masjid yang kemudiannya dikembangkan menjadi universitas Al Azhar. bukan hanya itu para fuqaha‘ juga di sediakan tunjangan hari raya dan fasilitas di istana untuk tujuan mengajarkan kitab tersebut kepada masyarakat. Madinah namun penulis belum menemukan data sejarah tentang hal tersebut. 112 Ketika hal ini diketahui oleh orang-orang Fusthath.35 dimulai semenjak tahun 301 H / 913 M namun masih gagal tetapi pada tahun 358 H / 969 M Al Mu‘iz Lidinillah menyiapkan 100. akhirnya panglima berjanji bahwa setiap orang Mesir bebas mengamalkan keyakinan agama dan mazhab mereka masing-masing dan berjanji akan memberikan keadilan dan perbaikan melalui kutipan pajak.

Bidang Filsafah Melahirkan beberapa filosof terkenal sperti Abu Al Hatim Ar Razi.449. Shalahuddin segera menangkap dan dibawanya ke istana untuk dihukum mati. Rasail oleh badi‘uzzaman Al Hamzani w. tidak hanya di dunia Islam. Abdul Wahab bin Nashir Al Maliki. Dengan sembunyi-sembunyi Shawar pergi ke Baitul Maqdis. Perlawanan masyarakat Mesir yang semakin meluas terhadap ajaran Syiah yang di bawa oleh Daulah Fatimiah Khilafah Abbasiah Al Qadir billah Amirul Mukminin pada tahun 480 H meminta Fuaqaha‘ Muktazilah bertaubat dan melarang mereka mempelajari hal-hal yang bertentangan dengan Islam. . Khalifah Daulat Fatimiyah terakhir Adhid Lidinillah dipaksa oleh Asasuddin Syirkuh untuk menandatangani perjanjian. Maka terjadilah pertempuran antara pasukan Asasuddin Shirkuh dengan Raja Almeric yang berakhir dengan kekalahan Asasuddin Shirkuh. Al Azhar merupakan universitas tertua. 398H. Seruan dan taktik yang di 115 116 Bidang Syair: Melahirkan beberapa orang yang pakar dalam syair seperti Ibnu Hani‘. kitab Al Aghani oleh Abi Al Faraj Al Ashfihani w. panglima Asasuddin Shirkuh membawa Shalahuddin Al-Ayyubi untuk menundukkan Daulat Fatimiyah di Mesir. Kerjasama Wazir besar Shawar dengan orang kafir itu telah menimbulkan kemarahan raja Nuruddin Zanki17 dan para pemimpin Islam lainnya termasuk raja Baghdad. Bidang Kedoktoran Abu Hasan Ali bin Ridwan Bidang Matematika Abu Ali Muhammad bin Hasan bin Haisam. Panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin mulai maju ke ibu kota Kairo dan mendapat tentangan dari pasukan Wazir Shawar. Abu Abdullah Muhammad bin Abi Jarah. panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin diperbolehkan pulang ke Damsyik. Suatu hari panglima Shalahuddin Al-Ayyubi berziarah ke makam orang shaleh di Mesir. Bidang Sejarah: Abu Hasan Ali Syabasyti. Abu Hanifah Nukman Al Maghribi. dia sendiri melarikan diri dan bersembunyi. Abu Abbas Ahmad bin Mufrij. Imarah Yamani. Bidang Prosa: Melahirkan beberapa kitab terkenal seperti Al A‘kdul Farid oleh Ibnu Abdi Rabbihi w. hamiduddin al Karmani.36 dari sinilah dimulainya pengajaran di jami Al Azhar. Qaramithah dan di umumkan diatas mimbar tentang kesesatan pahaman tersebut. kitab Saqthu Azh Zhand.Abu Abdullah An Nusfi. Kembali Khilafah Abbasiah berpegang pada Al Qur‘an dan Sunnah dimana sebelumnya yang berkuasa adalah Dinasti Buwaih berfaham Syiah. Usahanya berhasil. Al Luzumiyat oleh Abu Ula Al Ma‘kri w. Al Muayyid fi dinillah Asy Syairazi. termasuk juga melarang masyarakat berideologi seperti Syiah serta menjauhkan diri dari perbuatan bid‘ah. Setelah menerima syarat damai dari kaum Salib. Jakfar bin Manshur Al Yamani.Pasukan Salib yang dipimpin oleh Raja Almeric dari Jerussalem menerima permintaan tersebut. 328H. Dalam blantika dunia keilmuan. Penangkapan pengikut Syiah. Keruntuhan Daulah Fatimiah Pada tahun 558 H/1163 M. Ibnu Jauzi dan lain-lain dalam memberi peringatan tentang bahaya ideologi Syiah. Akan tetapi pasukan Shawar hanya dapat bertahan sebentar. Wazir besarnya Shawar merasa iri melihat kekuasan Syirkuh semakin besar. namun di seluruh dunia.115 c.116 Selain itu faktor lain penyebab runtuhnya dinasti Fathimiyah yakni munculnya ulama-ulama besar seperti Abu Ishaq Asy Syairazi. Akan tetapi. ternyata Wazir Besar Shawar dijumpai bersembunyi di situ. meminta bantuan pasukan Salib untuk menghalau Syirkuh dari Mesir. 3 56H. Abu Shaleh Armani. Lalu dipersiapkannya tentara besar yang tetap dipimpin oleh panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin Al-Ayyubi untuk menghukum si pengkhianat Shawar. Muhammad bin Abu Qasim Al Masbaji.429H. Abu Yakqub As sajazi. Usamah bin Munqiz. Bidang Sastra: Kitab Yatimah Ad Dahri oleh Abu Manshur As Sa‘alabi w.

Zanzibar dan Afrika timur.Khalifah Mu‘izli Dinillah dari Fatimiyah memindahkan ibu kotanya ke Mesir sehingga wilayah barat banyak dikuasai oleh Ziriyah. 117 CyberMQ.dimasa Rustamiyah mengalami kemakmuran yang menakjubkan dan sebagai persinggahan diutara diantara salah satu rute-rute kafilah trans-sahara.Pulau jerba di Tunisia. Dinasti Rustamiyah 160-296 Dinasti Rustamiyah berdiri pada tahun 160-296.Di Afrika Utara sebelah Tengah (Aljazair Timur) dengan ibu kota Qairawan.Wargla.yang memberikan bantuan militer kepada ibu kota Fatimiyah alMahdiyah.com .tetapi Hammadiyah loyal kepada Fatimiyah.Tripolitani dan Tunisia Selatan.117 12.seperti Oman.sedangkan ditimur tetap ada pada Ziriyah.Tahart.Abu Abdullah dari suku Berber Ketama.Dinasti ini bersekutu dengan bani umaiyah diSpanyol karena terjepit oleh Idrisiyah yang Syi‘ah di Barat dan Aglabiyah yang Sunni diTimur mereka.Ziriyah merupakan kaum berber Sanhajah.dan keluarga rustamiyah banyak dibunuh oleh penakluknya itu.dan jabal Nefusa hingga kini.Dinasti ini berakhir dengan jatuhnya Tahart ke tangan para penyebar dakwah fatimiyah tahun 296.Ibu kotanya ialah Tahart yang berhubungan dengan kota Aures.Keberadaan dinasti tersebut sebenarnya merupakan protes terhadap dominasi Arab yang Sunni.yang akhirnya jatuh ke tangan dinasti Muwahhidun.sedang yang lain meloloskan diri ke selatan.Oleh karena itu Fatimiyah memerangi Ziriyah dan memaksanya keluar dari daratan Afrika utara.di Aljazair Barat yang dipelopori oleh Abdurrahman ibn Rustam yang beraliran Khawarij Ibadiyah.Dinasti ini berorentasi kepada Abbasiyah. Dinasti Ziriyah Dan Hammadiyah Dinasti Ziriyah dan Hammadiyah berdiri pada tahun 361-547 M. sehingga membuat kekuatan Syiah berada pada taraf yang sangat lemah. 11.Oleh karena luas wilayahnya itu maka dibagilah menjadi dua.juga merupakan pusat ilmu pengetahuan agama yang tinggi khususnya aliran khawarij untuk seluruh Afrika Utara dan bahkan diluar wilayah tersebut.334M.cabang dari Ziriyah.yang berpusat di Qal‘at Bani Hammad.Ketika diserbu oleh pemberontak Khawarij.Walaupun secara politis masih berkembang dan berpengaruh dibeberapa wilayah Magrib seperti oase Mazb Aljazair.37 buat oleh khalifah semakin membuat bani Buwaih tertekan dan lemah.yakni bagian barat diberikan kepada Hammadiyah.

E. www. Wordpress. Sejarah Peradaban Islam. Nasution. . 2008. Lawang.net.islamonline. C. Syalabi. Jakarta : Akbar Media. Hasan. Ensiklopedi Islam Indonesia. 1980. Teori Sosiologi: Klasik dan Modern. Al-usairy. Mufradi.Ichtiar Baru Van Hoeve. Lih Doyle Paul. Terjemahan dalam bahasa Indonesia oleh Ilyas Hasan. Islam dan Kawasan Kebudayaa Arab. 1992. 1988. Jakarta:UIN Syarif Hidayatullah. The Islamic Dynasties. Johnson. Jakarta: PT Serambi Ilmu Setia. Jakarta: Wacana Ilmu. 2003 Hal. Harun. 1997. Bandung: Mizan anggota IKAPI. Samson Rahman. Ahmad. A. terjemahan Helmy Ali dan Muntaha Azhari. Robert M. Montgomery. Sejarah dan Kebudayan Islam.(terj) Sejarah dan Kebudayaan islam. Nurhakim.Z. Islamic Political Though.wordpress. 1982. A. Sejarah Peradaban Islam. Philip K. Ensiklopedi Islam. History of the Arabs. 2010. Moh. Bandung: CV Pustaka Setia. Jakarta. 2002. Bosworth. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Supriyadi. Dedi. Ali. Malang: UMM Press Perpustakaan Nasional RI. H.38 DAFTAR PUSTAKA Amin. 2004. Syamsul Munir.Terjemahan. Jakarta: Amzah.dinasti-dinasti Independen. 1994. MA. Ibrahim Hasan. 1988.com http// akademika.262 Watt. Hitti. Yogyakarta: Kota Kembang.com http//danankBlogs_dinasti-dinasti. Sejarah dan Peradaban Islam. Jakarta: Pustaka Al-Husna. Jakarta: P3M. at-Tarikhul Islami terj. Tarikh al-Islami.com. W. 2009.kecil di Baghdad. Eidenburgh. CyberMQ.