MODUL-5 TRANSFORMATOR

Transformator/ Transformer / Trafo adalah suatu peralatan listrik yang termasuk dalam klasifikasi mesin listrik statis dan berfungsi untuk menyalurkan tenaga/daya listrik dari tegangan tinggi ke tegangan rendah atau sebaliknya, dengan frekuensi sama. Dalam pengoperasiannya, transformator-transformator tenaga pada umumnya ditanahkan pada titik netral, sesuai dengan kebutuhan untuk sistem pengamanan atau proteksi. Sebagai contoh transformator 150/70 kV ditanahkan secara langsung di sisi netral 150 kV, dan transformator 70/20 kV ditanahkan dengan tahanan di sisi netral 20 kV nya. Transformator yang telah diproduksi terlebih dahulu melalui pengujian sesuai standar yang telah ditetapkan.

Dasar dari teori transformator adalah sebagai berikut : “Apabila ada arus listrik bolak-balik yang mengalir mengelilingi suatu inti besi maka inti besi itu akan berubah menjadi magnit dan apabila magnit tersebut dikelilingi oleh suatu belitan maka pada kedua ujung belitan tersebut akan terjadi beda tegangan mengelilingi magnit, sehingga akan timbul gaya gerak listrik (GGL)”.

Klasifikasi Transformator Tenaga

Transformator tenaga dapat di klasifikasikan menurut sistem pemasangan dan cara pendinginannya.

1. Menurut Pemasangan • Pemasangan dalam • Pemasangan luar

2. Menurut Pendinginan, menurut cara pendinginannya dapat dibedakan sebagai berikut: a) Berdasarkan Fungsi dan pemakaian: • Transformator mesin (untuk mesin-mesin listrik) • Transformator Gardu Induk • Transformator Distribusi

b) Berdasarkan Kapasitas dan Tegangan Kerja: Contoh transformator 3 phasa dengan tegangan kerja di atas 1100 kV dan daya di atas 1000 MVA ditunjukkan pada Gambar 1.

‘11

1

Dasar Konversi Energi Listrik Ir. Isworo Pujotomo, MT.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

Dalam usaha mempermudah pengawasan dalam operasi. dan untuk detailnya anda juga dapat membaca artikel mengenai komponen-komponen transformator di sini 1. MT. Cara Kerja dan Fungsi Bagian-Bagian Transformator Suatu transformator terdiri atas beberapa bagian. yaitu: • Bagian utama transformator • Peralatan Bantu • Peralatan Proteksi Setiap bagian tersebut memiliki fungsi masing-masing. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . terdiri dari: a) Inti besi Inti besi berfungsi untuk mempermudah jalan fluks. Bagian utama transformator. transformator dapat dibagi menjadi: transformator besar. transformator sedang.Gambar 1. yang ditimbulkan oleh arus listrik yang melalui kumparan. untuk mengurangi panas (sebagai rugi-rugi besi) yang ditimbulkan oleh arus pusar atau arus eddy (eddy current). b) Kumparan transformator ‘11 2 Dasar Konversi Energi Listrik Ir. Dibuat dari lempengan-lempengan besi tipis yang berisolasi. Contoh Transformator 3 Phasa dengan Tegangan Kerja >1100 kV dan Daya >1000 MVA. Isworo Pujotomo. dan transformator kecil.

MT. berat jenis yang kecil. yaitu: • kekuatan isolasi tinggi • penyalur panas yang baik. baik terhadap inti besi maupun terhadap kumparan lain dengan menggunakan isolasi padat seperti karton. dan kumparan tersebut diisolasi. d) Minyak transformator Sebagian besar dari transformator tenaga memiliki kumparan-kumparan yang intinya direndam dalam minyak transformator. pertinax dan lain-lain. kapasitor shunt dan reactor shunt. Untuk kedua keperluan tersebut. bila pada rangkaian sekunder ditutup (rangkaian beban) maka mengalir arus pada kumparan tersebut. sehingga partikel-partikel dalam minyak dapat mengendap dengan cepat • viskositas yang rendah. terutama pada transformator-transformator tenaga yang berkapasitas besar. Kumparan tertier sering digunakan juga untuk penyambungan peralatan bantu seperti kondensator synchrone. Pada transformator terdapat kumparan primer dan kumparan sekunder. agar lebih mudah bersirkulasi dan memiliki kemampuan pendinginan menjadi lebih baik • titik nyala yang tinggi dan tidak mudah menguap yang dapat menimbulkan baha • tidak merusak bahan isolasi padat • sifat kimia yang stabil Minyak transformator baru harus memiliki spesifikasi seperti tampak pada Tabel 1 di bawah ini. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Minyak transformator harus memenuhi persyaratan. namun demikian tidak semua transformator daya mempunyai kumparan tertier. c) Kumparan tertier Fungsi kumparan tertier diperlukan adalah untuk memperoleh tegangan tertier atau untuk kebutuhan lain. ‘11 3 Dasar Konversi Energi Listrik Ir. karena minyak transformator mempunyai sifat sebagai media pemindah panas (disirkulasi) dan juga berfungsi pula sebagai isolasi (memiliki daya tegangan tembus tinggi) sehingga berfungsi sebagai media pendingin dan isolasi.Beberapa lilitan kawat berisolasi membentuk suatu kumparan. kumparan tertier selalu dihubungkan delta atau segitiga. Jika kumparan primer dihubungkan dengan tegangan/arus bolak-balik maka pada kumparan tersebut timbul fluks yang menimbulkan induksi tegangan. Isworo Pujotomo. sehingga kumparan ini berfungsi sebagai alat transformasi tegangan dan arus.

yang sekaligus berfungsi sebagai penyekat antara konduktor tersebut dengan tangki transformator. Isworo Pujotomo. e) Bushing Hubungan antara kumparan transformator ke jaringan luar melalui sebuah bushing. Tabel 2. Spesifikasi Minyak Isolasi Baru. MT.Tabel 1. yaitu sebuah konduktor yang diselubungi oleh isolator. ‘11 4 Dasar Konversi Energi Listrik Ir. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Untuk minyak isolasi pakai berlaku untuk transformator berkapasitas > 1 MVA atau bertegangan > 30 kV sifatnya seperti ditunjukkan pada Tabel 2. Spesifikasi Minyak Isolasi Pakai.

Umumnya transformator di bawah 4000 kVA dibuat dengan bentuk tangki corrugated. Jenis tangki terdiri dar badan tangki dan tutup yang terbuat dari mild steel plate (plat baja bercanai panas) ditekuk dan dilas untuk dibangun sesuai dimensi yang diinginkan. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Transformator ini umumnya dilengkapi dengan konservator dan digunakan untuk 25. MT. Transformator Tipe Conventional Beradiator (Sumber Trafindo. yang ditunjukkan pada Gambar 2. Tipe tangki ini sama dengan jenis conventional tetapi di atas permukaan minyak terdapat gas nitrogen untuk mencegah kontak antara minyak dengan udara luar ‘11 5 Dasar Konversi Energi Listrik Ir. Tutup dan dasar tangki terbuat dari plat baja bercanai panas yang kemudian dilas sambung kepada badan tangki bersirip membentuk tangki corrugated ini.00 kVA. Untuk menampung pemuaian pada minyak transformator. pada tangki dilengkapi dengan sebuah konservator. 2005) • Hermatically Sealed Tank With N2 Cushined. sedang radiator jenis panel terbuat dari pelat baja bercanai dingin (cold rolled steel sheets). Terdapat beberapa jenis tangki. Gambar 2. diantaranya adalah: • Jenis sirip (tank corrugated) Badan tangki terbuat dari pelat baja bercanai dingin yang menjalani penekukan.f) Tangki dan konservator Pada umumnya bagian-bagian dari transformator yang terendam minyak transformator berada atau (ditempatkan) di dalam tangki. pemotongan dan proses pengelasan otomatis. • Jenis tangki Conventional Beradiator.000. Isworo Pujotomo. untuk membentuk badan tangki bersirip dengan siripnya berfungsi sebagai radiator pendingin dan alat bernapas pada saat yang sama.

O = Oil (minyak). minyak dan air. Kedua proses di atas disebut pernapasan transformator. N = Natural (alamiah). Bila panas tersebut mengakibatkan kenaikan suhu yang berlebihan. minyak menyusut maka udara luar akan masuk ke dalam tangki. MT. minyak akan memuai dan mendesak udara di atas permukaan minyak keluar dari dalam tangki. Peralatan Bantu a) Pendingin Pada inti besi dan kumparan-kumparan akan timbul panas akibat rugi-rugi besi dan rugi-rugi tembaga. Media yang digunakan pada sistem pendingin dapat berupa udara. Bila suhu minyak tinggi. gas. Tap changer dapat dilakukan baik dalam keadaan berbeban (on-load) atau dalam keadaan tak berbeban (off load). F = Forced (Paksaan / tekanan) b) Tap Changer (perubah tap) Tap Changer adalah perubah perbandingan transformator untuk mendapatkan tegangan operasi sekunder sesuai yang diinginkan dari tegangan jaringan/primer yang berubah-ubah. Isworo Pujotomo. akan merusak isolasi transformator. dan tergantung jenisnya. maka suhu minyak akan berubah-ubah mengikuti keadaan tersebut. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . sebaliknya bila suhu minyak turun.2. maka untuk mengurangi adanya kenaikan suhu yang berlebihan tersebut pada transformator perlu juga dilengkapi dengan sistem pendingin yang bergungsi untuk menyalurkan panas keluar transformator. Tabel 3. Tipe Pendinginan Transformator keterangan: A = air (udara). c) Alat pernapasan Karena adanya pengaruh naik turunnya beban transformator maupun suhu udara luar. Permukaan ‘11 6 Dasar Konversi Energi Listrik Ir. Sistem pengalirannya (sirkulasi) dapat dengan cara: • Alamiah (natural) • Tekanan/paksaan (forced).

Indikator tersebut adalah sebagai berikut: • indikator suhu minyak • indikator permukaan minyak • indikator sistem pendingin • indikator kedudukan tap. sebagai pengaman tangki transformator terhadap kenaikan tekan gas yang timbul di dalam tangki yang akan pecah pada tekanan tertentu dan kekuatannya lebih rendah dari kekuatan tangki transformator c) Relai Diferensial Berfungsi mengamankan transformator terhadap gangguan di dalam transformator. Timbulnya gas dapat diakibatkan oleh beberapa hal. Bedanya relai ini hanya bekerja oleh kenaikan tekanan gas yang tiba-tiba dan langsung mentripkan pemutus tenaga (PMT). Fungsinya adalah mengamankan terhadap gangguan di dalam transformator. Isworo Pujotomo. maka perlu adanya indicator yang dipasang pada transformator. MT. dan sebagainya. antara lain adalah kejadian flash over antara kumparan dengan kumparan atau kumparan dengan tangki atau belitan dengan belitan di ‘11 7 Dasar Konversi Energi Listrik Ir. d) Indikator Untuk mengawasi selama transformator beroperasi. pada ujung pipa penghubung udara luar dilengkapi tabung berisi kristal zat hygroscopis. plastik. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . tembaga atau katup berpegas. 3.minyak transformator akan selalu bersinggungan dengan udara luar yang menurunkan nilai tegangan tembus pada minyak transformator. maka untuk mencegah hal tersebut. diantaranya adalah: • Hubung singkat antar lilitan pada atau dalam phasa • Hubung singkat antar phasa • Hubung singkat antar phasa ke tanah • Busur api listrik antar laminasi • Busur api listrik karena kontak yang kurang baik. b) Relai Tekanan Lebih Relai ini berfungsi hampir sama seperti Relay Bucholz. Peralatan Proteksi a) Relay Bucholz Relay Bucholz adalah relai yang berfungsi mendeteksi dan mengamankan terhadap gangguan transformator yang menimbulkan gas. Alat pengaman tekanan lebih ini berupa membran yang terbuat dari kaca.

Dibuat dari lempengan-lempengan besi tipis yang berisolasi. Kumparan Transformator Kumparan transformator adalah beberapa lilitan kawat berisolasi yang membentuk suatu kumparan atau gulungan.magnetik yang ditimbulkan oleh arus listrik yang melalui kumparan. akibat adanya panas lebih yang ditimbulkan oleh arus lebih. f) Relai Hubung Tanah Fungsi alat ini adalah untuk mengamankan transformator jika terjadi gangguan hubung singkat satu phasa ke tanah. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . 2. e) Relai Tangki Tanah Alat ini berfungsi untuk mengamankan transformator bila ada hubung singkat antara bagian yang bertegangan dengan bagian yang tidak bertegangan pada transformator. d) Relai Arus lebih Berfungsi mengamankan transformator jika arus yang mengalir melebihi dari nilai yang diperkenankan lewat pada transformator tersebut dan arus lebih ini dapat terjadi oleh karena beban lebih atau gangguan hubung singkat. g) Relai Thermis Alat ini berfungsi untuk mencegah/mengamankan transformator dari kerusakan isolasi pada kumparan.dalam kumparan ataupun beda kumparan. Besaran yang diukur di dalam relai ini adalah kenaikan suhu. MT. Isworo Pujotomo. Arus lebih ini dideteksi oleh transformator arus atau current transformator (CT). untuk mengurangi panas (sebagai rugirugi besi) yang ditimbulkan oleh Eddy Current. Komponen-Komponen Transformator / Transformer / Trafo Komponen-Komponen Transformator / Transformer / Trafo 1. Kumparan tersebut terdiri dari kumparan primer dan kumparan sekunder yang diisolasi baik terhadap ‘11 8 Dasar Konversi Energi Listrik Ir. Inti Besi Inti besi berfungsi untuk mempermudah jalan fluksi.

minyak harus memiliki kemampuan untuk menahan tegangan tembus. • Sebagai bagian dari bahan isolasi. Diantara tangki dan trafo dipasangkan relai bucholzt yang akan meyerap gas produksi akibat kerusakan minyak . Isworo Pujotomo. senyawa hidrokarbon naftenik dan senyawa hidrokarbon aromatik. 4. ‘11 9 Dasar Konversi Energi Listrik Ir. sehingga dengan kedua kemampuan ini maka minyak diharapkan akan mampu melindungi transformator dari gangguan. Pada bushing dilengkapi fasilitas untuk pengujian kondisi bushing yang sering disebut center tap. sering disebut dengan silica gel dan dia tidak keluar mencemari udara disekitarnya. Minyak dan Air. 6. Kumparan tersebut sebagai alat transformasi tegangan dan arus. Selain ketiga senyawa tersebut. Minyak transformator mempunyai unsur atau senyawa hidrokarbon yang terkandung adalah senyawa hidrokarbon parafinik. Peralatan Bantu Pendinginan Transformator Pada inti besi dan kumparan – kumparan akan timbul panas akibat rugi-rugi tembaga. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . sedangkan • sebagai pendingin minyak transformator harus mampu meredam panas yang ditimbulkan.inti besi maupun terhadap antar kumparan dengan isolasi padat seperti karton. MT. Bushing Hubungan antara kumparan transformator dengan jaringan luar melalui sebuah bushing yaitu sebuah konduktor yang diselubungi oleh isolator. media yang dipakai pada sistem pendingin dapat berupa: Udara/gas. Tangki Konservator Tangki Konservator berfungsi untuk menampung minyak cadangan dan uap/udara akibat pemanasan trafo karena arus beban. 5. 3. Maka panas tersebut mengakibatkan kenaikan suhu yang berlebihan. maka untuk mengurangi kenaikan suhu yang berlebihan tersebut transformator perlu dilengkapi dengan alat atau sistem pendingin untuk menyalurkan panas keluar transformator. minyak transformator masih mengandung senyawa yang disebut zat aditif meskipun kandungannya sangat kecil . pertinak dan lain-lain. ini akan merusak isolasi. Untuk menjaga agar minyak tidak terkontaminasi dengan air. ujung masuk saluran udara melalui saluran pelepasan/venting dilengkapi media penyerap uap air pada udara. Bushing sekaligus berfungsi sebagai penyekat/isolator antara konduktor tersebut dengan tangki transformator. Minyak Transformator Minyak transformator merupakan salah satu bahan isolasi cair yang dipergunakan sebagai isolasi dan pendingin pada transformator.

Pada cara alamiah. yang terpasang pada salah satu fasa fasa tengah) dengan demikian penunjukan yang ‘11 10 Dasar Konversi Energi Listrik Ir. Beberapa thermometer dikombinasikan dengan panas dari resistor (khusus yang tersambung dengan transformator arus. Alat ini disebut sebagai sadapan pengatur tegangan tanpa terjadi pemutusan beban. Pada konservator ini permukaan minyak diusahakan tidak boleh bersinggungan dengan udara. tapi pada saat operasi dapat saja terjadi penurunan tegangan sehingga kualitasnya menurun. Kebalikan jika trafo panas maka pada saat menyusut maka akan menghisap udara dari luar masuk kedalam tangki dan untuk menghindari terkontaminasi oleh kelembaban udara maka diperlukan suatu media penghisap kelembaban yang digunakan biasanya adalah silica gel. MT. cara manual dapat dilengkapi dengan peralatan untuk mempercepat sirkulasi media pendingin dengan pompa pompa sirkulasi minyak. Isworo Pujotomo. karena kelembaban udara yang mengandung uap air akan mengkontaminasi minyak walaupun proses pengkontaminasinya berlangsung cukup lama. baik panasnya kumparan primer dan sekunder juga minyak trafonya. Tap Changer Kualitas operasi tenaga listrik jika tegangan nominalnya sesuai ketentuan. konstan dan berkelanjutan. Pada umumnya OLTC tersambung pada sisi primer dan jumlahnya tergantung pada perancangan dan perubahan sistem tegangan pada jaringan. yang digunakan biasanya adalah silica gel. Untuk itu trafo dirancang sedemikian rupa sehingga perubahan tegangan pada sisi masuk/input tidak mengakibatkan perubahan tegangan pada sisi keluar/output. udara yang masuk kedalam tangki konservator pada saat minyak menjadi dingin memerlukan suatu media penghisap kelembaban. Bila diinginkan penyaluran panas yang lebih cepat lagi. Thermometer ini bekerja atas dasar air raksa (mercuri/Hg) yang tersambung dengan tabung pemuaian dan tersambung dengan jarum indikator derajat panas. alat ini berfungsi untuk mengukur tingkat panas dari trafo. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . biasa disebut On Load Tap Changer (OLTC). untuk itu perlu alat pengatur tegangan agar tegangan selau pada kondisi terbaik. udara dan air. Alat pernapasan (Dehydrating Breather) Sebagai tempat penampungan pemuaian minyak isolasi akibat panas yang timbul. 9. cara ini disebut pendingin paksa (Forced). yang secara khusus dirancang untuk maksud tersebut diatas. maka minyak ditampung pada tangki yang sering disebut sebagai konservator. 7. dengan kata lain tegangan di sisi keluar/output-nya tetap. Thermometer / Temperature Gauge. Indikator-indikator a . 8. pengaliran media sebagai akibat adanya perbedaan suhu media dan untuk mempercepat pendinginan dari media-media (minyak-udara/gas) dengan cara melengkapi transformator dengan sirip-sirip (radiator). Untuk mengatasi hal tersebut.

Penggunaan relai deteksi gas (Bucholtz) pada Transformator terendam minyak yaitu untuk mengamankan transformator yang didasarkan pada gangguan Transformator seperti : arcing. disini tidak ada alarm akan tetapi langsung trip dan dengan prinsip yang sama hanya menggunakan pengaman tekanan atau saklar tekanan. Relai Bucholzt. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Relai sejenis tapi digunakan untuk mengamankan ruang On Load Tap Changer (OLTC) dengan prinsip kerja yang sama sering disebut dengan Relai Jansen. 10. Permukaan minyak / Level Gauge. Jansen membran. Peralatan ini akan menggerakkan kontak trip yang pada umumnya terhubung dengan rangkaian trip Pemutus Arus dari instalasi transformator tersebut. Isworo Pujotomo. Apabila tekanan ‘11 11 Dasar Konversi Energi Listrik Ir. jenis tekanan ada yang menggunakan membran/selaput timah yang lentur sehingga bila terjadi perubahan tekanan kerena gangguan akan bekerja. MT. Relai deteksi gas juga terdiri dari suatu peralatan yang tanggap terhadap ketidaknormalan aliran minyak yang tinggi yang timbul pada waktu transformator terjadi gangguan serius. partial discharge dan over heating yang umumnya menghasilkan gas. alat ini berfungsi untuk penunjukan tinggi permukaan minyak yang ada pada konservator. b. Gas-gas tersebut dikumpulkan pada ruangan relai dan akan mengerjakan kontak-kontak alarm.diperoleh adalah relatif terhadap panas sebenarnya yang terjadi. maka tekanan lebih yang membahayakan tangki trafo dapat dibatasi besarnya. b. Sedangkan jenis lain jika konservator dirancang sedemikian rupa dengan melengkapi semacam balon dari bahan elastis dan diisi dengan udara biasa dan dilengkapi dengan alat pelindung seperti pada sistem pernapasan sehingga pemuaian dan penyusutan minyak-udara yang masuk kedalam balon dalam kondisi kering dan aman. Ada beberapa jenis penunjukan. Terdapat beberapa jenis antara lain sama seperti relai buhcoltz tetapi tidak ada kontrol gas. Relai tekanan lebih (Sudden Pressure Relay). alat ini berfungsi untuk pengaman tekanan lebih (Explosive Membrane) / Bursting Plate. karena tekanan melebihi kemampuan membran/selaput yang terpasang. suatu flash over atau hubung singkat yang timbul pada suatu transformator terendam minyak. Peralatan Proteksi Internal a . Dengan melengkapi sebuah relai pelepasan tekanan lebih pada trafo. umumnya akan berkaitan dengan suatu tekanan lebih didalam tangki. seperti penunjukan lansung yaitu dengan cara memasang gelas penduga pada salah satu sisi konservator sehingga akan mudah mengetahui level minyak. Ada beberapa jenis relai bucholtz yang terpasang pada transformator. Relai ini bekerja karena tekanan lebih akibat gangguan didalam transformator. maka membran akan pecah dan minyak akan keluar dari dalam transformator yang disebabkan oleh tekanan minyak c . karena gas yang dibentuk oleh dekomposisi dan evaporasi minyak.

lebih ini tidak dapat dieliminasi dalam waktu beberapa millidetik. Peralatan pengaman harus cepat bekerja mengevakuasi tekanan tersebut. maka terjadi panas lebih pada cairan tangki dan trafo akan meledak. MT. pemanas dll. Relai pengaman tangki. sedangkan pada titik netral trafo 150 kV dan 500 kV digrounding langsung (solid) Nilai NGR: Tegangan 70 kV = 40 Ohm Tegangan 20 kV = 12 Ohm.Resistance Logam. Pemadam kebakaran. Arus ini sebagai pengganti relai diferensial sebab sistim relai pengaman tangki biasanya dipasang pada trafo yang tidak dilengkapi trafo arus disisi primer dan biasanya pada trafo dengan kapasitas kecil. yaitu bahan resistance-nya adalah air murni. Untuk memperoleh nilai Resistance yang diinginkan ditambahkan garam KOH . yaitu bahannya terbuat dari logam nekelin dan dibuat dalam panel dengan nilai resistance yang sudah ditentukan. Isworo Pujotomo. Trafo dipasang diatas isolator sehingga tidak terhubung ke tanah kemudian dengan menggunakan kabel pentanahan yang dilewatkan melali trafo arus dengan tingkat isolasi dan ratio yang kecil kemudian tersambung pada relai tangki tanah dengan ratio Trafo arus antara 300 s/d 500 dengan sisi sekunder hanya 1 Amp. Sistem pemadam kebakaran yang modern pada transformator saat sekarang sudah sangat diperlukan. Fungsi yang penting untuk mencegah terbakarnya trafo atau memadamkan secepat mungkin trafo jika terjadi kebakaran. (biasanya untuk transformator – transformator besar ). e. NGR biasanya dipasang pada titik netral trafo 70 kV atau 20 kV.40 Ohm. sirkulasi dan motor-motor bantu yang lain. relai bekerja sebagai pengaman jika terjadi arus mengalir pada tangki. d. 200 Ohm dan 500 Ohm Jenis Neutral Grounding Resistance . Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Peralatan Tambahan untuk Pengaman Transformator a. akibat gangguan fasa ke tangki atau dari instalasi bantu seperti motor kipas.Resistance Liquid (Air). . ‘11 12 Dasar Konversi Energi Listrik Ir. adalah tahanan yang dipasang antara titik netral trafo dengan pentanahan. Resistance dipasang pada titik neutral trafo yang dihubungkan Y ( bintang/wye ). Neutral Grounding Resistance / NGR atau Resistance Pentanahan Trafo. dimana berfungsi untuk memperkecil arus gangguan. 11.

c. Sementara itu. Jika proses tersebut berlangsung cukup lama dan relai tidak beroperasi. walaupun kondisi trafo menjadi rusak. Juga diharapkan relai ini mempunyai sifat komplementer dengan relai beban lebih. serta kerusakan sistim pengawatan. Thermometer pengukur tidak langsung. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . relai rusak. Thermometer pengukur langsung. Suhu minyak dan belitan trafo dicatat secara periodik/berkala. ruang relai. relai ini berfungsi untuk mengamankan transformator terhadap gangguan hubung singkat ‘11 13 Dasar Konversi Energi Listrik Ir. Sistem pemadam kebakaran yang modern yaitu dengan sistem mengurangi minyak secara otomatis sehingga terdapat ruang yang mana secara paksa gas pemisah oksigen diudara dimasukan kedalam ruang yang sudah tidak ada minyaknya sehingga tidak ada pembakaran minyak. ruang PLC dll. Relai Proteksi Transformator dan Fungsinya Jenis relai proteksi pada trafo tenaga adalah sebagai berikut: a. Relai arus lebih (over current relay). sebab hanya menggunakan katup otomatis yang dikendalikan oleh pemicu dari saklar akibat panasnya api dan menutupnya katup otomatis pada katup pipa minyak penghubung tanki (konservator) ke dalam trafo (sebelum relai bucholz). Suhu ruangan dicatat secara periodik pada formulir yang telah disiapkan dan dievaluasi sebagai bahan laporan. b. Isworo Pujotomo. Termometer pengukur tidak langsung banyak digunakan pada instalasi tegangan tinggi/ transformator yang berfungsi untuk mengetahui perubahan suhu minyak maupun belitan transformator. MT. seperti pada ruang kontrol. b. tidak beroperasinya relai juga sebagai akibat salah menyetel waktu pembukaan PMT. pada formulir yang telah disiapkan dan dievaluasi sebagai laporan. Proses pembuangan minyak secara grafitasi atau dengan menggunakan motor pompa DC adalah suatu kondisi yang sangat berisiko. serta adanya gas pemisah oksigen (gas nitrogen yang bertekanan tinggi) diisikan melaui pipa yang disambung pada bagian bawah trafo kemudian akan menuju keruang yang tidak terisi minyak. relai ini berfungsi pula sebagai pengaman cadangan pada bagian instalasi lainnya.Penyebab trafo terbakar adalah karena gangguan hubung singkat pada sisi sekunder sehingga pada trafo akan mengalir arus maksimumnya. berfungsi untuk mengamankan transformator terhadap gangguan hubung singkat antar fasa didalam maupun diluar daerah pengaman transformator. Thermometer pengukur langsung banyak digunakan pada instalasi tegangan tinggi/Gardu Induk . dan kerusakan yang lebih parah dapat dihindarkan. Relai Diferensial. 12. dan sumber DC yang tidak ada.

Isworo Pujotomo. ‘11 14 Dasar Konversi Energi Listrik Ir. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . e. relai ini berfungsi untuk mengamankan transformator jika terjadi gangguan hubung tanah didalam dan diluar daerah pengaman transformator. c. Sumber tegangan PT umumnya menggunakan rangkaian OpenDelta. pada pentanahan titik netral trafo dengan menggunakan tahanan. Relai ini dipasang pada penyulang 20 KV. Relai arus lebih berarah. relai ini berfungsi untuk mengamankan transformator terhadap tanah didalam daerah pengaman transformator. adalah sudut perbedaan antara arus dengan tegangan masukan relai pada power faktor satu. juga pada pengaman transformator tenaga. Directional Over Current Relay atau yang lebih dikenal dengan Relai arus lebih yang mempunyai arah tertentu merupakan Relai Pengaman yang bekerja karena adanya besaran arus dan tegangan yang dapat membedakan arah arus gangguan. khususnya untuk gangguan didekat titik netral yang tidak dapat dirasakan oleh relai differensial. Relai gangguan tanah terbatas (Restricted Earth fault Relay ). Untuk membedakan arah tersebut maka salah satu phasa dari arus harus dibandingakan dengan Tegangan pada phasa yang lain. Relai gangguan tanah. Relai ini terpasang pada jaringan tegangan tinggi. Relai ini mempunyai 2 buah parameter ukur yaitu tegangan dan arus yang masuk ke dalam relai untuk membedakan arah arus ke depan atau arah arus ke belakang. Relay connections. Relai arah hubung tanah memerlukan operating signal dan polarising signal. Tegangan residual dapat diperoleh dari rangkaian sekunder open delta trafo tegangan. dan berfungsi untuk mengamankan peralatan listrik akibat adanya gangguan phasa-phasa maupun Phasa ke tanah. d. tetapi tidak menutup kemungkinan ada yang menggunakan koneksi langsung 3 Phasa. f. Relai maximum torque angle adalah perbedaan sudut antara arus dengan tegangan pada relai yang menghasilkan torsi maksimum. MT. Bekerjanya relai ini berdasarkan adanya sumber arus dari ZCT (Zero Current Transformer) dan sumber tegangan dari PT (Potential Transformers). tegangan menengah.yang terjadi didalam daerah pengaman. Operating signal diperoleh dari arus residual melalui rangkaian trafo arus penghantar (Iop = 3Io) sedangkan polarising signal diperoleh dari tegangan residual.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful