P. 1
Contoh Surat Perjanjian Kerjasama Modal Usaha

Contoh Surat Perjanjian Kerjasama Modal Usaha

5.0

|Views: 5,139|Likes:
Published by yoohooitsmerama
surat perjanjian kerjasama usaha
surat perjanjian kerjasama usaha

More info:

Published by: yoohooitsmerama on Mar 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/11/2013

pdf

text

original

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA USAHA

Pada hari ini,.............. tanggal..... bulan......... tahun 20. . ., di...................., yang bertanda tangan di bawah ini: Nama No. KTP Alamat Pekerjaan/Jabatan : : : :

Yang selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama Nama No. KTP Alamat Pekerjaan/Jabatan : : : :

Yang selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua Secara bersama-sama kedua pihak bersepakat untuk mengadakan perjanjian kerjasama usaha dengan jenis kerjasama usaha.......(disebutkan jenis usahanya apa)..... dengan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam pasal-pasal sebagai berikut: Pasal 1 Ketentuan Umum 1. 2. 3. 4. Pihak Pertama selaku pemilik modal menyerahkan sejumlah uang tertentu kepada Pihak Kedua untuk dipergunakan sebagai modal usaha dalam suatu usaha................................................................ Pihak Kedua selaku pengelola modal dari Pihak Pertama, mengelola suatu usaha tertentu sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 ayat 1. Pihak Kedua menerima sejumlah modal dalam bentuk uang dari Pihak Pertama, yang diserahkan sebelum perjanjian ini disepakati dan ditandatangani. Kedua pihak akan mendapatkan keuntungan hasil usaha menurut persentase keuntungan yang disepakati bersama dan menanggung kerugian sebagaimana diatur dalam Pasal 4 dan Pasal 5. 5. Masing-masing pihak memiliki andil dalam usaha ini, baik modal/tenaga, yang besar maupun pembagiannya sebagaimana tercantum pada pasal 2, 3 dan 4. Pasal 2 Modal Usaha 1. 2. Besar uang modal usaha, sebagaimana disebut pada Pasal 1 ayat 1 adalah sebesar Rp………………………(terbilang……………….…………………………………………………………). Modal Pihak Pertama tersebut diserahkan sebelum akad ini ditandatangani, yaitu pada hari........... tanggal..... Bulan............. tahun 20... melalui transfer ke nomor rekening...................................... Bank........... Cabang ........ a.n.........................................................

1

Pasal 3 Pengelola Usaha 1.. 2.. Pasal 6 Penghitungan Untung-Rugi dan Laporan Usaha 1.... Penghitungan untung rugi bulanan dilakukan 5 hari pada bulan berikutnya.... 3.. 2. maka kerugian modal usaha ditanggung seluruhnya oleh pemilik modal (shahibul maal) sesuai dengan persentase modal yang diinvestasikan. pikiran... % dari Cash Profit)..a. Pihak Pertama selaku pemilik Modal mendapat 50% dari keuntungan bersih..... Penyerahan hasil keuntungan sebagaimana pasal 4 ayat 2 (bila memperoleh keuntungan) dilaksanakan selambat-lambatnya 7 hari setelah penghitungan untung-rugi pada setiap bulannya dan diserahkan melalui transfer rekening ke no rek .... Kerugian usaha akibat layaknya suatu kegiatan usaha mengandung resiko untung-rugi..... serta waktu ditanggung oleh pengelola (mudharib)........... sedangkan kerugian tenaga..... % dari Cash Profit). berupa keuntungan yang diperoleh dari kegiatan usaha (Cash Profit) dikurangi zakat (.... 4.. Bank. pengelola bisa dibantu oleh sejumlah staf yang kesemuanya berstatus sebagai Pasal 4 Keuntungan 1... 2.. Nisbah keuntungan usaha disepakati sebesar 50:50.. Pihak Kedua bekerja mengelola usaha sebagaimana tercantum pada pasal sebelumnya Dalam mengelola usahanya.n 50% dari 2 .......... Apabila kerugian usaha disebabkan kesengajaan Pihak Kedua melakukan penyimpangan. b.. Kerugian usaha adalah hasil usaha dikurangi pengeluaran usaha bernilai negatif.. Keuntungan usaha adalah keuntungan bersih (Nett Profit).... Tutup buku akhir usaha dilakukan setiap bulan Laporan bulanan terinci mengenai seluruh kegiatan usaha dikirimkan paling lambat 7 hari pada bulan berikutnya oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama.. Kerugian usaha ditanggung kedua pihak sesuai dengan hukum Islam syarikah mudharabah dengan penjelasan sebagai berikut: a... maka seluruh kerugian usaha ditanggung oleh Pihak Kedua. Pihak Kedua selaku pengelola mendapat keuntungan bersih...... Cabang...... dan Pengembangan Usaha serta Administrasi (...... 2................... Pasal 5 Kerugian 1...

b. b. h. e. berkewajiban membuat laporan periodik kegiatan usaha setiap bulan untuk diserahkan kepada Pihak Pertama. berkewajiban membayar kerugian pengelolaan usaha seperti yang tercantum dalam Pasal 8 ayat 1 (e) selambat-lambatnya 1 bulan setelah penghitungan untung-rugi. Akad syarikat ini akan ditinjau kembali setiap akhir periode untuk diperbaharui dan/atau dimusyawarahkan kembali oleh kedua pihak. kecuali dalam keadaan istimewa (menyelamatkan usaha atau memanfaatkan situasi) dan hal tersebut dilakukan atas kesepakatan kedua pihak. berkewajiban untuk melaporkan kejadian-kejadian istimewa (musibah) dan/atau 3 . berkewajiban untuk tidak mencampuri kebijakan usaha yang sedang dijalankan Pihak Kedua. Jangka waktu bekerjasma yang tersebut pada pasal 1 adalah 6 bulan (2 periode). ataupun keinginannya dalam melaksanakan kegiatan usaha ini. berkewajiban untuk tidak mengambil atau menambah sejumlah modal usaha. berkewajiban membayar kerugian pengelolaan usaha kepada Pihak Kedua sehubungan dengan pembatalan akad syarikat yang disebabkan oleh pelanggaran Pihak Pertama terhadap isi syarikat. f. Selama jangka waktu kerjasama. saran. Selama jangka waktu kerjasama. berkewajiban untuk tidak melakukan kegiatan teknis di tempat usaha tanpa seizin dan sepengetahuan Pihak Kedua. c.Pasal 7 Jangka Waktu Bersyarat 1. berhak melakukan kontrol atau meninjau tempat kegiatan usaha dengan disertai Pihak Kedua. Pihak Pertama: a. berhak mengajukan usul dan saran kepada Pihak Kedua untuk memperbaiki dan/atau menyempurnakan kegiatan usaha yang sedang berjalan. berkewajiban mengelola modal usaha yang telah diterima dari Pihak Pertama untuk suatu kegiatan usaha yang telah ditetapkan. d. Pihak Kedua: a. selambat-lambatnya 1 minggu setelah akad disepakati dan ditandatangani. i. yang dibuktikan dengan surat kuasa/waris yang bertanda tangan di atas materai 2. 2. c. j. g. kecuali ada pembubaran kerjasama pada periode pertama (setelah 3 bulan berjalan) yang disepakati oleh kedua pihak. berkewajiban untuk tidak melakukan pemaksaan kepada Pihak Kedua untuk menjalankan usul. Berhak untuk menunjuk ahli warisnya untuk menerima keuntungan bagi hasil usaha bila berhalangan. Pasal 8 Hak dan Kewajiban 1. berhak membatalkan perjanjian dan/atau mengambil kembali sebagian modal usaha dari Pihak Kedua setelah terbukti Pihak Kedua melakukan penyelewengan dan/atau mengkhianati isi akad ini.

2. h. 3. Surat akad ini mengikat secara hukum kepada kedua pihak. kedua pihak bersepakat menyelesaikannya secara musyawarah. berhak mengelola dan menentukan kebijakan-kebijakan dalam kegiatan usaha. i.kejadian lainnya yang terjadi di tengah-tengah kegiatan usaha kepada Pihak Pertama selambat lambatnya 3 hari setelah kejadian. g. berhak melaksanakan atau tidak melaksanakan usul. Surat akad ini dibuat rangkap 2. ataupun keinginan Pihak Pertama. 2. saran. d. Pasal 10 Lain-lain 1. Apabila terjadi perselisihan antara kedua pihak sehubungan dengan akad kerjasama ini. Pasal 9 Perselisihan 1. dan pikiran selama waktu kegiatan usaha yang telah dilakukan (kerugian pengelolaan usaha) sehubungan dengan pembatalan akad syarikat sebagaimana tercantum dalam Pasal 8 ayat 1 (e). f. Hal-hal lain yang mungkin kelak akan muncul di kemudian hari dan belum diatur dalam surat akad ini akan dimusyawarahkan kedua pihak dan akan dituangkan dalam bentuk addendum. Segala sesuatu yang merupakan hasil penyelesaian perselisihan akan dituangkan dalam suatu berita acara. e. Wajib menyerahkan keuntungan bagi hasil usaha kepada pewaris Pihak Pertama. seluruhnya ditandatangani oleh kedua pihak pada hari dan tanggal di muka setelah dibubuhi materai dan surat perjanjian ini dipergunakan sebagaimana mestinya. bila pihak pertama berhalangan dan menunjuk seorang ahli warisnya untuk menerima keuntungan tersebut. berkewajiban membayar tanggungan kerugian usaha seperti yang tercantum dalam Pasal 5 ayat 2 (b) selambat-lambatnya 1 bulan setelah penghitungan untung-rugi. berhak membatalkan perjanjian dan/atau mengembalikan kembali sebagian modal usaha dari Pihak Pertama setelah terbukti Pihak Pertama melakukan penyelewengan dan/atau mengkhianati isi akad ini. Pasal 11 Penutup 4 . berhak menerima ganti rugi (upah) yang layak atas waktu. tenaga.

Pihak Pertama Pihak Kedua ________________________ _______________________ 5 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->