P. 1
lempar lembing

lempar lembing

|Views: 210|Likes:
Published by Tutik Handayani

More info:

Published by: Tutik Handayani on Mar 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2015

pdf

text

original

PERSETUJUAN

Kliping ini telah disetujui oleh guru pembimbing Penjaskes dan telah disyahkan pada :

Hari Tanggal

: :

Guru pembimbing

Penyusun

Bambang Wahyana

Hana Kapita Sari

i

Semoga dengan adanya tugas ini kita dapat belajar bersama demi kemajuan kita dan kemajuan ilmu pengetahuan. juga semua teman. oleh karena itu segala kritik dan saran sangat kami harapkan demi perbaikan dan penyempurnaan tugas ini dan untuk pelajaran bagi kita semua dalam pembuatan tugas-tugas yang lain di masa mendatang. pengamatan yang kami laksanakan dapat tercatat dengan rapi dan dapat kita pelajari kembali untuk kepentingan proses belajar kita terutama dalam bidang olahraga Lempar Lembing. Dalam penyusunan tugas ini tentu jauh dari sempurna.KATA PENGANTAR Segala puji kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas Penjaskes yaitu mengenali sejarah Lempar Lembing ini dengan baik sesuai dengan waktu yang telah kita tentukan. 22 Maret 2013 Penyusun ii . petunjuk dan dorongan dalam melaksanakan tugas ini. Semoga segala yang telah kita kerjakan merupakan bimbingan yang lurus dari Yang Maha Kuasa. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan dengan adanya penyusunan laporan seperti ini. Bersama ini kami juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga terselesaikannya tugas ini. terutama kepada Bapak Bambang Wahyana sebagai Guru Olahraga yang telah memberikan banyak saran. Cawas.

................................................................................... Garis Lengkung Lemparan ............................................................................. Latar Belakang ........................ Metode Penulisan ................ Peralatan Lembing... C.. Peraturan Lomba Lempar Lembing ..................................... Saran ..................................................................... Tujuan ............................................................................... Kata Pengantar.................... Daftar Isi ......................................................................................... Jalur Lari Awalan................................................................................... 7 7 8 9 2 3 3 4 4 5 5 5 6 1 1 1 i iI iii iii ..................................... Bab I Pendahuluan A............................................................................................................................... Daftar Pustaka........................................................................................................................................................................... Cara Membawa Lembing ................................................................................. B.............................................................................................................. Penutup ....................................................................................................................................DAFTAR ISI Persetujuan ............................ Kesimpulan ....................................... Teknik-teknik Dalam Lempar Lembing ........... Lapangan Lempar Lembing ...................................... Bab III Kesimpulan dan Saran A..................... Bab II Lempar Lembing Cara Memegang .................... B....................................................................................................................... Persyaratan Suatu Lemparan Yang Syah ................................................................................................................................................

Disusun Oleh : Nama No Kelas : Hana Kapita Sari : 11 : VIII B Tahun Pelajaran 2012/2013 iv .

lompat. dan lempar cakram. Manusia mulai menetap dengan membangun perkampungan atau perkotaan. lempar lembing lebih identik dengan aktivitas berburu nenek moyang manusia.BAB I PENDAHULUAN A. METODE PENULISAN Metode yang di gunakan dalam pembuatan makalah ini adalah dengan cara browsing atau mencari dari internet sebagai bahan dari pembuatan makalah ini. Salah satunya adalah aktivitas fisik seperti melempar lembing tak lagi digunakan untuk berburu. yaitu sejenis tombak. Unsur untuk memperoleh makanan (berburu) berubah menjadi upaya pemenuhan akan hiburan dan prestasi. meninggalkan masa nomaden yang lebih kental dengan aktivitas berburunya. Perubahan gaya hidup pun terjadi. Aktivitas itu dialihkan menjadi suatu olahraga yang dipertandingkan. TUJUAN 1. Aktivitas ini baru berkembang menjadi suatu olahraga ketika umat manusia memasuki masa bercocok tanam dan beternak. seperti lari. Awal mulanya. LATAR BELAKANG Lempar lembing merupakan suatu aktivitas yang menuntut kecekatan dan kekuatan dalam melempar. Mengetahui persyaratan yang syah pada olah raga lempar lembing 3. tapi sebagian ahli meyakini olahraga ini telah berkembang sejak zaman Yunani Klasik. Sebagaimana olahraga atletik lainnya. Saat itu. B. Mengetahui teknik bermain lempar lembing C. Tak kalah dengan olahraga jenis atletik lainnya. lempar lembing diadopsi dari kebiasaan kaum laki-laki pada zaman tersebut. Walaupun belum ditemukan catatan sejarah yang otentik mengenai lempar lembing. Medianya berupa lembing. lempar lembing termasuk olahraga populer. v . tapi lebih ringan dan kecil. Mengetahui pengertian lempar lembing 2.

 Cara Amerika : Pertama lembing diletakkan pada telapak tangan. Dengan cara Finlandia ini. dibantu dengan ibu jari diletakkan pada tepi belakang dari pegangan dan pada badan lembing serta dalam keadaan lurus. 1992). Cara Memegang  Cara Finlandia : Pertama lembing diletakkan pada telapak tangan dengan ujung atau mata lembing serong hamper menuju arah badan. Jadi dengan pegangan cara Amerika ini jari telunjuk dan ibu jari memegang peranan mendorong tali pegangan lembing pada saat melempar (Syarifuddin. 1992). dengan ujung atau mata lembing serong hamper menuju kea rah badan. Jari telunjuk harus lemas ke belakang membantu menahan badan lembing. Kemudian jari tengah memegang tepian atau pangkal ujung dari tali bagian belakang (dilingkarkan. Sedangkan jari-jari yang lainnya turut memegang lilitan pegangan di atasnya dalam keadaan lemas.BAB II LEMPAR LEMBING 1. Kemudian jari telunjuk memegang tepian atau pangkal dari ujung tali bagian belakang lembing. vi . dibantu dengan ibu jari ndiletakkan pada tepi belakang dari pegangan dan pada badan lembing. jari tengah dan ibu jari yang memegang peranan penting untuk mendorong tali pegangan pada saat melempar (Syarifuddin. Sedangkan ketiga jari lainya berimpit dan renggang dengan jari telunjuk turut membantu dan menutupi lilitan tali lembing.

Membawa lembing di depan dada 5. Peraturan lomba lempar lembing 1. Membawa lembing diatas pundak : Lembing dipegang di atas pundak di samping kepala dengan mata lembing serong ke atas.7 m sedangkan untuk putri : 2. 4. Cara ini digunakan oleh para pelempar yang menggunakan awalan gaya jangkit (hop-step) pada waktu akan melempar. badan lembing dan tali pegangan lembing. Membawa lembing di bawah adalah dengan lengan kanan lurus ke bawah. mata lembing menuju serong ke atas dan ekornya menuju serong ke bawah hamper dekat dengan tanah. Mata lembing menuju serong ke bawah sedangkan ekornya menuju serong ke atas melewati pundak sebelah kanan. 1. Lemparan tidak sah bila sewaktu melempar menyentuh tanah di depan lengkung lemparan Cara membawa lembing Cara mengambil awalan pada lempar lembing sangat erat kaitannya dengan cara membawa lembing. siku tangan dilipat atau ditekuk menuju depan. vii . 2. 2. berat lembing putra : 800 gram sedangkan untuk putrid : 600 gram.3 m. Membawa lembing Di bawah 3. Lemparan sah bila lembing menancap atau menggores ke tanah 5. Lembing terdiri atas 3 bagian yaitu mata lembing. Cara Menjepit : caranya hanya menjepitkan lembing diantara dua jari tengah dan jari telunjuk. Lembing harus dipegang pada tempat pegangan 4. sedangkan jari jari lainnya memmegang biasa. Panjang lembing putra : 2. 3. Oleh karena itu perlu juga diketahui oleh para atlet lempar lembing.6 m – 2.2 m – 2.

 Badan lembing di buat dari metal dan pada ujung depan terpasang kokoh sebuah mata lembing yang runcing. PERSYARATAN SUATU LEMPARAN YANG SYAH  Lembing harus di pegang pada bagian pegangannya.  Pelempar tidak boleh meninggalkan jalur lari awalan sebelum lembing yang dilemparkan jatuh ke tanah. Lilitan tali pegangan lembing harus sama tebal dan bergerigi. tanpa sabuk atau benjolan.  Panjang lembing untuk putra adalah 2.  Sesudah membuat gerakan awalan lempar sampai lembingnya dilepaskan dan mengudara. dan harus di lempar lewat atas bahu atau bagian teratas dari lengan si pelempar dan harus tidak dilempar secara membandul. Peralatan lembing  Konstruksi : Lembing terdiri dari 3 bagian : (1) mata lembing (2) badan lembing dan (3) tali pegangan. atau menyentuh tanah didepan garis lempar dan garis-garis itu semua.Gaya non orthodox tidaklah di izinkan untuk dipakai.B. Dari sikap berdiri meninggalkan jalur lari awalan dari belakang lengkung garis lempar dan garis perpanjangan. tidak sekali-kali pelempar memutar tubuhnya penuh sehingga punggungnya membelakangi sektor lemparan.  Tali pegangan (melilit pada badan lembing) berada dititik pusat gravitasi dan tidak melibihi garis tengah badan lembing dari 8 mm.  Lemparan itu tidak syah apabila mata lembing tidak menggores tanah sebelum bagian lembing lainnya.3 m. Berat untuk putra 800 gr dan putri 600 gr.2 – 2. atau garis perpanjangan (garis lempar) yang sikusiku terhadap garis paralel.6 – 2.7 m dan putri adalah 2.  Lemparan tidak syah bila si pelempar menyentuh dengan bagian tubuhnya atau anggota badan garis lempar. viii .  Pelempar pada waktu membuat awalan lempar tidak boleh memotong salah satu garis atau jalur paralel. 1.

atau terbuat dari kayu atau metal dan dipasang rata dengan tanah. Jalur Lari Awalan  Panjang jalur awalan lempar harus tidak lebih dari 36. 4.000. Lapangan Lempar Lembing ix . Garis lempar ini di perpanjang ke arah kanan dan kiri 75 cm di buat siku-siku atau tegak lurus dengan garis paralel 4 m.2. lebar 7 cm dan panjangnya 0. Garis Lengkung Lemparan Lemparan harus dilakukan dari belakang garis lengkung lempar atau sebuah busur dengan jari-jari 8 cm.5 m dan tak kurang dari 30 m dan harus di batasi dengan dua garis paralel selebar 5 cm yang saling terpisah sejauh 4 m. 3. Garis lempar ini terdiri dari garis batas lempar dicat putih selebar 7 cm.  Kemiringan kesamping dari jalur lari awalan max 1 : 1.75 m. Garis perpanjangan inipun dicat putih.

ada tiga cara yang bisa digunakan. dan sikap ketika melempar lembing. tetapi mata lembing diarahkan ke depan dengan serong ke atas.  Lembing dibawa oleh tangan kanan yang diletakkan di belakang badan dengan mata lembing diarahkan ke depan serong atas. TEKNIK-TEKNIK DALAM LEMPAR LEMBING Olah raga lempar lembing merupakan cabang olahraga atletik. cara membawa lembing. Sementara mata lembing diarahkan ke depan agak serong ke arah bawah. di antaranya adalah tentang cara memegang lembing.6 sampai 2.C. Cara Memegang Lembing Untuk memegang lembing ada terdapat aturan dan ketentuan khusus yang perlu diperhatikan. yaitu:  Cara Finlandia: antara kedua jari tengah dan ibu jari diletakkan pada bagian belakang balutan lembing. 2. kemudian lembing dipegang hingga sejajar dengan telinga. Sedangkan untuk putri panjang lembing adalah 2. Lembing terdiri dari tiga bagian. yaitu:  Tangan sebelah kanan ditekuk. kemudian lembing dipegang hingga sejajar dengan telinga. yaitu mata lembing yang berbentuk runcing. badan lembing. gaya melempar. sedangkan jari telunjuk diletakkan sewajarnya.2 sampai 2. Cara Membawa Lembing Dalam membawa lembing. panjang dan berat lembing yang digunakan berbeda. 1. Dalam olahraga lempar lembing terdapat beberapa teknik yang harus diperhatikan.3 meter dan beratnya 600 gram. dan tali pegangan pada lembing. untuk putra panjangnya 2. x . dimana atlet dari melemparkan lembing atau tombak pada lapangan dengan ukuran yang telah ditentukan.  Cara Amerika: antara kedua jari telunjuk dan ibu jari diletakkan pada bagian belakang balutan lembing. Pada olahraga lempar lembing.  Tangan sebelah kanan ditekuk.7 meter dengan berat 800 gram. Ada dua macam cara dalam memegang lembing. Lembing yang digunakan dalam olahraga ini terbuat dari logam metal dan pada ujungnya terdapat mata lembing yang bentuknya runcing.

SARAN Sebagai calon guru olahraga. KESIMPULAN Di dalam gerakan lempar lembing banyak sekali melibatkan bagian-bagian tubuh bagian atas dan bawah mulai dari otot. Hasil dari kombinasi yang lengkap dari bagian-bagian tubuh tersebut menghasilkan suatu gerakan lempar lembing yang baik.BAB III KESIMPULAN & SARAN A. xi . sumbu dan bidang. sendi. bidang dan sumbu yang terkait. dengan mengetahui analisis gerak lempar lembing mulai dari gerakannya itu sendiri. B. serta otot-otot yang digunakan. sendi yang berperan. diharapkan dapat menjadi suatu pegangan dalam membelajarkan anak didiknya kelak.

PENUTUP Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini. 22 Maret 2013 Penyusun xii . kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini. Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan –kesempatan berikutnya. Semo makalah olahraga ini bisa bermanfaat bagi para pembaca. tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya. Cawas.

wordpress.com/2010/01/page/9/ xiii .files.com/2010/01/lempar-lembing.DAFTAR PUSTAKA http://oktieseven.wordpress.jpg http://elgisha.

xiv .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->