MEMBUAT ULIR DALAM DAN ULIR LUAR

07:19 ENGINEER ROBI NO COMMENTS

BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Alat pengunci (sekrup, baud, dan keling) memegang peranan yang penting dalam pekerjaan bengkel. Praktikum yang dilakukan yakni memahami cara kerja mur dan baut serta cara membuat mur dan baut tersebut. Baut dan mur merupakan alat pengikat yang sangat penting. Baut dan mur sangat sering dijumpai dalam menyusun sebuah komponen mesin. Pada industri pesawat B 747 digunakan sebanyak 2,5 juta alat pengunci berbagai jenis antara lain: 70 000 buah pengunci titanium, 400 000 buah pengunci presisi. Pembuatan mur dan baut membutuhkan ketelitian. Membubut besi poros yang nantinya akan diperkecil diameternya, mendapatkan center yang tepat untuk membubut besi poros, mengikir besi poros tersebut untuk mendapatkan bentuk segi enam, mendapatkan center besi poros yang sudah berbentuk segi enam untuk dibor. memmbuat mur dan baut, walaupun ada hasil mur dan baut yang kurang memuaskan, setidaknya mahasiswa sudah mengetahui proses pembuatan mur dan baut. Tentu saja lebih harga ini lebih mahal karena membuat mur dan baut tersebut dengan cara manual. I.2. Tujuan 1. Memahami prinsip kerja dan cara menggunakan gergaji, kikir, bor, tap dan snai 2. Mampu menggergaji dengan baik dan benar 3. Mampu mengikir dengan baik dan benar 4. Mampu mengebor dengan baik dan benar 5. Mampu mengetap dengan baik dan benar 6. Mampu menyenai dengan baik dan benar 7. Mampu membuat mur dan buat BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Baut dan mur merupakan alat pengikat yang sangat penting. Untuk mencegah kecelakaan, atau kerusakan pada mesin, pemilihan baut dan mur sebagai alat pengikat harus dilakukan dengan seksama untuk mendapatkan ukuran yang sesuai. Untuk menentukan ukuran mur dan baut, berbagai faktor harus diperhatikan seperti gaya yang bekerja pada baut, syarat kerja, kekuatan

untuk memasang mesin atau bangunan pada pondasinya.bahan. dipasang pada badan mesin sebagai kaitan untuk alat pengangkat · Baut T.1. untuk mengikat benda kerja atau alat pada meja atau dasar yang mempunyai alur T. Baut Baut digolongkan menurut bentuk kepalanya. dan kepala persegi. dimana jepitan diketatkan dengan ulir yang ditapkan pada salah satu bagian · Baut tanam. untuk menjepit dua bagian. seperti mur bulat. sehingga letaknya dapat diatur. Untuk dapat menjepit dua bagian. banyak dipakai pada badan kendaraan. memotong. dll II. dan mengikir tidak bisa terlepas dari peralatan kerja tangan. Baut ini ditanam pada pondasi beton. soket segi enam. untuk menahan dua bagian dalam jarak yang tetap · Baut mata atau baut kait. Kikir . mur mahkota. · Baut kereta. Keahlian dalam menggunakan peralatan kerja tangan ini sangat diperlukan agar dalam melakukan suatu pekerjaan tidak mengalami kendala atau hambatan yang bisa mengganggu kelancaran suatu perkerjaan. dan mur kuping. Tetapi untuk pemakaian khusus dapat dipakai mur dengan bentuk yang bermacam-macam. Mur Pada umumnya mur mempunyai bentuk segi enam. kelas ketelitian. II. baut ditanam pada salah satu bagian yang mempunyai lubang berulir. Peralatan kerja tangan ini bekerja sangat efisien dan ekonomis. dan jepitan diketatkan dengan sebuah mur. yaitu segi enam. · Baut penahan. menggunting. dan jepitan pada bagian mesin atau bangunan diketatkan dengan mur.3. merupakan baut tanpa kepala dan diberi ulir pada kedua ujungnya. Dalam membuat mur dan baut. untuk menjepit dua bagian melalui lubang tembus.2. dimana jepitan diketatkan dengan sebuah mur · Baut tap. II. Bagian persegi dibawah kepala dimasukkan ke dalam lubang persegi yang pas sehingga baut tidak ikut berputar pada waktu mur diketatkan atau dilepaskan. Baut dan mur dapat dibagi sebagai berikut: Baut untuk penjepit : · Baut tembus. mur flens. Baut untuk pemakaian khusus : · Baut pondasi. pekerjaan seperti: menggergaji.

mill dan Swiss pattern. dan biasanya kikir yang digunakan oleh teknisi adalah berbentuk pipih. Kikir digunakan untuk meratakan dan menghaluskan permukaan benda kerja serta menghilangkan sejumlah kecil material pada saat finishing. Ujung gagang kikir (Tang) Bagian pangkal yang tidak bergigi (Heel) Panjang kikir (Length) Bagian permukaan yang kasar. . penuh dengan gigi (Face) Bagian sudut kikir (Edge) Bagian ujung yang lain (Point) Bentuk gigi pada kikir 1. tiang. bulat. setengah lingkaran. bujur sangkar. dan biasanya kikir yang digunakan oleh teknisi adalah berbentuk pipih. dengan membentuk sudut antara 65 – 85 · Untuk membentuk permukaan yang halus dan keras 1. ketajaman yang tersedia. Single cut files · Kikir dengan baris tunggal gigi yang tersusun sejajar pada bagian · permukaan kikir. dan kasar halusnya mata kikir. 5. setengah lingkaran. Double cut files · Kikir memiliki dua baris gigi yang saling berpotongan dan membentuk ratusan gigi pengikis tajam yang dapat mengikis dengan cepat dan juga mudah dalam pembersihan sebuk yang menempel. Adapun bagian-bagian pada kikir adalah: 1. 6. Ketajaman kikir dilihat dari bagian menyilang. segitiga.Ketajaman kikir dilihat dari bagian menyilang. bulat. panjang. 2. 3. 4. bujur sangkar. Fungsi kikir adalah sebagai berikut : · Untuk menghilangkan bekas tanda pola dan bekas jepitan ragum pada permukaan benda kerja · Membuat bentuk benda kerja sesuai pola yang dirancang · Menghaluskan dan meratakan permukaan benda kerja · Kikir dibedakan berdasarkan bentuk. segitiga. ketajaman yang tersedia.

Jika terkena 9. Ingsutan sebagai tuas untuk menekan mata bor pada benda 6. Suatu mesin bor biasanya dilengkapi dengan sebuah kunci berbentuk Gear untuk membuka dan mengencangkan posisi mata bor pada mesin. stenpet/oli maka serpihan bahan akan menempel pada alur 10. Bagian sudut kikir (edge) 6. Panjang kikir 4. Bagian-bagian pada mesin bor duduk: 1. Meja rentang yang dilengkapi dengan ragum II. Poros sebagai tempat untuk mata bor 5. Pada dasarnya pengerjaan mengebor dengan menggunakan mata bor terdiri dari dua gerakan untuk melubangi . Pengikisan kikir terjadi ayunan ke depan (sebaliknya) akan membuat 5. Agar diperoleh permukaan yang rata (cros-filling) kondisi lengan 2. dibersihkan II. Jika terjadi penyumbatan pada alur maka hendaknya segera 11. Ujung gagang kikir (tang) 2. Bagian ujung yang lain (point) Cara merawat kikir : · Jangan terlalu kuat mengikir dengan kikir baru akan merusak gigi · pada sisi pemotongan · Gunakan kertas ampelas (File card) untuk menjaga kebersihan alur · pada permukaan kikir · Jangan memakai kikir sebagai alat pemukul (bisa terserpih) · Jangan dipukulkan pada ragum untuk membersihkannya · Jangan menyimpan kikir saling bergesekan Hal-hal yang diperlukan dalam penggunaan kikir : 1.4. Bagian yang kasar. kanan dan kiri pada satu bidang datar 3. Jepitlah benda kerja didalam ragum 8.5. Yakinkan bahwa tangkai pemegang terpasang kuat 7. yaitu gerakan rotasi atau putaran dan gerakan ingsutan yang lurus ke bawah. Pada dasarnya mata bor terdiri dari 2 gerakan untuk melubangi. Jangan menggunakan kikir tanpa dipasang tangkai pemegang 4. Jangan memegang benda kikir pada permukaannya. Kolom untuk mengatur ketinggian mesin bor 3. penuh dengan gigi 5.Bagian-bagian yang terdapat pada kikir : 1. kikir menjadi tumpul 6. Bor tangan Suatu pekerjaan mekanis untuk membuat lubang pada benda kerja sesuai dengan mata bor yang digunakan. Puli pengatur kecepatan putar mesin bor 4. Pelat kaki 2. Bagian pangkal yang tidak bergigi 3. Mesin Bor Mesin bor tangan dan mesin bor duduk berfungsi sebagai alat untuk membuat lubang sesuai dengan mata bor yang digunakan.

. kemudian pisau pemotong ditempelkan pada benda. Alas mesin bor 5. Pengaman 8. Meja mesin bor 6. Untuk mengebor lubang-lubang yang selalu dipakai bor spiral. Benda kerja dipegang oleh cakram pemegang(chuck) pada poros berputar Pisau pemotong dijepit pada suatu clamp yang dapat bergerak ke kiri-kanan. Mur penyetel II. dan suhu dari ujung bor tidak menjadi terlalu tinggi sehingga bor ini tetap keras. Bagian-bagian dari mesin bor adalah: 1. Tuas pengikat 4. dapat juga dimasukkan bahan pelumas atau bahan pendingin sehingga gesekan bor pada bagian yang sudah dibor berkurang. Penjepit mata bor 7. Tombol 2. pisau ini akan memotong benda secara melingkar.benda kerja.6. Melelui alur-alur yang dapat menyalurkan serupih-serupihnya. Mesin bubut Membubut adalah pekerjaan dimana benda kerja berbentuk silinder diputar. yaitu gerakan rotasi atau putaran dan gerakan ingsutan yang lurus dan mendorong menembus benda kerja. Tuas penekan 3.

· Semakin dalam. dan akan memperpendek usia pisau pemotong. Kecepatan potong pisau. Kedalaman potong pisau pada benda kerja. karena bahan . semakin halus permukaan hasil pada benda kerja. Kecepatan putaran benda kerja. lubang-lubang harus digerek lebih besar sedikit daripada diameter terasnya. supaya sisi dari ulir sekrup pada baja dapat dipotong licin.dan ke depan-belakang dengan menggunakan handel pemutar Untuk efisiensi proses dan kualitas hasil yang baik pada pekerjaan bubut. Berpengaruh pada waktu kerja dan kualitas hasil benda kerja. tap menjadi lemah maka pemotongan ulir sekrup tidak dapat dikerjakan dalam satu kali. oleh karena itu sepasang tap terdiri dari 3 buah. maka secara teratur tap harus diputar kembali seperempat putaran. Semakin cepat.7. semakin besar resiko 2. karena adanya alur-alur serupih. · Kedalaman potong pisau pada benda kerja. Tap Alat pengetap adalah alat yang berfungsi untuk membuat alur pada benda hasil dari pengeboran atau membuat ilir sekrup dalam. · Kecepatan potong berpengaruh pada kualitas permukaan benda kerja. tetapi akan meningkatkan suhu pada mata pisau. Selama pengetapan harus dipakai minyak potong. · Kecepatan potong berpengaruh pada waktu pengerjaan. 3. suhu mata pisau makin tinggi. dengan tangan dipakai rap ulir sekrup. yang berakibat pada usia dan kekuatan pisau pemotong. · Semakin tinggi putaran. suhu mata pisau semain tinggi dan permukaan hasil kerja semakin kasar. Untuk mengetap ulir sekrup yang baik. II. Semakin lambat. Tangkai tap berbentuk bujur sangkar. · Kecepatan putaran benda akan mempengaruhi waktu kerja. Supaya serpihan-serpihan ini terpotong-potong pendek. Logam-logam lainnya biasanya dapat dipotong secara kering. waktu kerja semakin singkat. perlu diperhatikan: 1. sehingga tap-tap dapat diputar dengan besi punter. Pekerjaan ini disebut pengetapan ulir sekrup. · Semakin dalam. waktu pengerjaan semakin singkat. menghaluskan permukaan benda.

Snai Snai adalah alat yang berfungsi untuk membuat alur pada benda hasil pengeboran atau membuat ulir sekrup luar. Setelah selesai dikikir. untuk mendapatkan mur sebanyak dua buah. sekarang beralih pada tahapan mengebor untuk melubangi besi.9. Ragum dalam hal pembuatan kotak paneldigunakan untuk menahan kemudian dikikir sehingga plat tersebut halus. II. Mengeboran harus dilakukan secara perlahan-lahan. Maka besi yang berbentuk segi enam tersebut akan berlubang dan . Ragum Ragum adalah alat yang berfungsi sebagai mtepat menahan. BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN Ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan dalam membuat mur dan baut ini. memegang.tidak hanya dipotong tetapi mengalami juga deformasi. dan mata bor yang menembus besi tersebut harus disiram dengan air untuk mengurangi panas yang berlebihan agar mata bor tidak patah akibat gesekan yang ditimbulkan antara mata bor dan besi. Sehingga didapatkan dua buah besi yang berbentuk segi enam. Besi poros yang masih berbentuk seperti tabung tersebut dikikir dengan pola berbentuk segi enam. digerinda atau digergaji. dapatkan center dari besi yang berbentuk segi enam tersebut untuk memudahkan dalam proses pengeboran. Tahapan ini terurut sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan mur dan baut sesuai dengan yang diharapkan.8. II. Keterampilan dalam penggunaan peralatan kerja tangan dan menggunakan mesin memang dibutuhkan agar hasilnya dapat diperoleh secara maksimal. Pembuatan Mur Besi poros yang masih berbentuk lingkaran (seperti tabung) dipotong sebanyak dua buah. menopang bahan yang akan dipotong.

· Gunakan pin untuk mengencangkan pengikatan tap . Satu mata bor 3 mm 3. Satu center punch 2. Satu tap-set 12 mm 5. · Mengencangkan/mengunci mata Tap pada tangkai tap. · Putar tangkai yang bebas untuk mengunci tap. Minyak pelumas untuk proses pengetapan Langkah-langkah mengetap ulir 12 mm pada sepotong pelat baja lunak dengan ketebalan 13 mm: · Mengebor tembus pelat baja lunak dengan mata bor 10. Satu mata bor 10. Proses membuat ulir dalam dengan menggunakan tap. Memilih Tap yang tepat Peralatan yang dibutuhkan untuk mengetap ulir adalah : 1. · Memilih tap tirus untuk mengawali penguliran. · letakkan siku pada penjepit tap pada rahang tangkai.2 mm 4.dibuat ulir di dalamnya. Satu mistar baja atau siku 7. Mengetap adalah suatu proses pembentukan ulir di dalam lubang yang dibor. Gambar 1. · Menjepit pelat baja lunak pada ragum.2 mm. Satu ragum yang dilengkapi dengan rahang/penjepit lunak 8. posisi lubang menghadap ke atas. Satu tangkai tap 6.

Memberikan sedikit pelumas pada ulir yang sedang dibuat. · memasang kembali tuas tap pada tap. · memeriksa kerlurusan tap setelah dua atau tiga kali putaran. periksa kesikuan tap terhadap permukaan benda kerja. 1. 2. · memberikan sedikit tekanan sewaktu memutar tangkai tap. . Awal pengetapan 1. Kalau ada kemiringan. Memberikan sedikit pelumas pada tap. · mengatur posisi tap bagian atas sehingga tap benar-benar segaris dengan garis tengah lubang. Awal pengetapan · memasukkan bagian tap yang tirus ke dalam lubang.Gambar 2. perbaiki segera. 2. Memeriksa kesikuan tap terhadap benda kerja 1. Memeriksa kelurusan tap · setelah dua atau tiga kali putaran. lepas tangkai tap dari tap. · memberikan tekanan yang seragam pada saat tangkai tap diputar searah putaran jarum jam. Gambar 3. · Menggunakan mistas baja atau siku.

Pembuatan Baut . Gambar 6. 1. pertahankan tekan yang merata pada tangkai sewaktu diputar. Mengatasi kesulitan pemutaran atau kebuntuan. · memberikan sedikit pelumas setiap dua atau tiga kali putaran tap. Catatan: Setelah pengetapan dengan tap yang tirus selesai. Membebaskan kemacetan pemutaran Menyelesaikan pengetapan ulir pada benda kerja dengan tetap memberikan pelumas secara teratur.Gambar 4. putar tap berlawanan arah dengan putaran jarum jam seperempat putaran. Menyiku tap Meneruskan pengetapan ulir Gambar 5: Meneruskan pengetapan · bila telah diperoleh kelurusan tap terhadap benda kerja. lanjutkan dengan tap intermediate dan tap bottom.

2. 5. Menyenai adalah proses pembuatan ulir luar pada baut atau batang besi. 7. Peralatan yang diperlukan untuk membuat ulir luar pada sebatang baja lunak diameter 12 mm adalah : 1. Sebuah gergaji besi. · menggergaji ujung batang benda kerja. Sebuah ragum dengan rahang lunak.Besi poros yang masih berbentuk tabung tersebut akan diperkecil ukurannya dengan menggunakan mesin bubut. Sebuah tangkai senai. Sebuah kikir halus. Sebuah senai 12 mm. Menyiku ujung batang benda kerja. 6. Sebelum membubut tempatkan besi poros ke dalam chuck dan coba hidupkan mesin bubutnya. · mengikir ujung batang sampai rata dan siku. Minyak pelumas Membuat ulir pada batang besi 1. Jika diameter besi poros sudah diperkecil maka proses selanjutnya yakni membuat ulir luar dengan menggunakan snai. . · memeriksa kesikuan dengan menggunakan siku. 4. Siku. Gerakkan Cutting Depth secara perlahan-lahan untuk mengecilkan diameter besi porosnya tersebut. 3. jika centernya sudah didapat dengan indikasi sewaktu mesin bubut berputar besi poros berputar dalam keadaan yang kokoh.

1. Menchamper ujung benda kerja . Gambar 9. Jepit benda kerja pada ragum 1. Bentuk champer pada ujung benda kerja dengan menggunakan kikir.0 mm di atas permukaan ragum.Gambar 7. Gambar 8. · benda kerja minimal 65. Menjepit benda kerja pada ragum. Membuat ujung benda kerja siku. Benda kerja tegak lurus terhadap ragum.

tanda ukuran berada di atas. Memasang senai pada tangkai senai. 1. Melanjutkan penguliran benda kerja. · memasukkan senai pada batang. Melumasi gigi senai dengan pelumas. samapi senai terkunci oleh sekrup pengunci. . Memeriksa kelurusan setelah dua atau tiga kali putaran batang. · memberikan tekanan yang seimbang pada kedua ujung tangkai saat senai diputar searah putaran jarum jam. Pemeriksaan siku dengan pengamatan.2. Memulai penguliran 1. 1. Gambar 10. · perhatikan senai dan benda kerja harus tegak lurus. 2. · menempatkan senai pada ujung batang yang telah dichamper. · mengendorkan sekrup pengunci pada batang senai. Memulai penyenaian. · Memberikan sedikit pelumas pada ulir setelah tangkai diputar dua atau tiga kali putaran. Gambar 11. · mengencangkan sekrup pengunci. · memperbaiki setiap ketidak lurusan dengan memberikan tekanan yang lebih besar pada sisi batang yang lebih tinggi.

untuk memutuskan tatal-tatal penyenaian. Gambar 13.Gambar 12. Proses selanjutnya mur dan baut tersebut dibakar (dipanggang) agar tingkat kekerasannya tinggi. · Mur Mur yang dihasilkan kurang mendapatkan hasil yang sempurna. DAFTAR PUSTAKA . · Baut Baut yang dihasilkan kurang mendapatkan hasil yang sempurna. sehingga mata bor nya tidak kokoh sewaktu membor besi poros. karena center besi poros tersebut kurang tepat ditempatkan pada mesin bubut sehingga diameter pada bagian tengah besi poros tersebut sedikit melebihi batas yang ditetapkan Mur dan baut yang dihasilkan bisa digunakan dan mur dapat masuk ke dalam baut tersebut. setelah beberapa kali putaran maju. mur yang pertama kurang tepat dilubangi di tengah2 (center) karena mata bor yang digunakan tidak kuat ditempatkan pada mesin bor. Penguliran · Memutar tangkai berlawanan arah satu putaran penuh. akibatnya mata bor tidak tepat mengebor di center yang telah ditetapkan. maka tidak ada jalan lain lagi selain melanjutkan hasil pengeboran yang sebelumnya. Putaran balik untuk memutus penguliran Hasil yang didapatkan setelah membuat mur dan baut. sehingga lubang pada mur nya kurang tepat berada di center mur tersebut. Setelah mata bornya dikencangkan.

The AVI Publishing Company. S. Hendropawoko.Modern Shop Procedures.Perbengkelan Pertanian.1983.1985.Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Gadjah Mada.Edward.1954.McGraw-Hill Book Company.Third Edition.West Port Connecticut.New Posted in: .F.Inc.Krar.Machine Tool Operation.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful