P. 1
Teknologi Informasi Pembelajaran Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Teknologi Informasi Pembelajaran Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

|Views: 41|Likes:
Published by Huee Alfauzi

More info:

Published by: Huee Alfauzi on Mar 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2014

pdf

text

original

Teknologi Informasi Pembelajaran Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Media, Teknologi, dan Pembelajaran teknologi memiliki pengaruh terhadap pendidikan. Contohnya, komputer dan internet telah mempengaruhi proses pembelajaran sampai saat ini. Aturan-aturan dari pendidik dan pebelajar telah berubah karena dipengaruhi media dan teknologi yang digunakan di dalam kelas. Perubahan ini sangat esensial, karena sebagai penuntun dalam proses pembelajaran, pendidik (guru) berhak menguji media dan teknologi dalam konteks belajar dan itu berdampak pada hasil belajar siswa. LEARNING Belajar adalah pros ... informasi tersebut. Dengan demikian hal ini melihat beberapa pandangan-pandangan psikologis dan pandangan-pandangan filusuf. Pembahasan kali ini juga akan menggambarkan berbagai aturan dari media dalam belajar dan menampilkan metode-metode yang berbeda, seperti presentasi-presentasi, demonstrasi-demonstrasi, dan diskusi-diskusi akan teknologi yang berhubungan dengan belajar. 1. Psychological Perspective on Learning Bagaimana instruktur menampilkan peran dari media dan teknologi di dalam k ... pembelajaran sampai saat ini. Aturan-aturan dari pendidik dan pebelajar telah berubah karena dipengaruhi media dan teknologi yang digunakan di dalam kelas. Perubahan ini sangat esensial, karena sebagai penuntun dalam proses pembelajaran, pendidik (guru) berhak menguji media dan teknologi dalam konteks belajar dan itu berdampak pada hasil belajar siswa. LEARNING Belajar adalah proses pengembangan pengetahuan, ketrampilan-ketrampilan, atau pengembangan tingkah laku sebagai interaksi indi ... bagian yaitu; schemata (kerangka), assimilation (asimilasi), dan accomodation (akomodasi). Schemata: struktur-struktur mental individu yang mengorganisir lingkungan. Skemata telah diadopsi atau telah berubah sejalan dengan perkembangan mental dan pembelajaran. Skemata digunakan untuk mengidentifikasi, berproses, dan menyimpan informasi yang masuk dan dapat dipahami sebagai kategori individu yang terbiasa digunakan untuk mengklasifikasi informasi yang spesifik dan pengalaman-pengalaman. Anak ... Anak kecil belajar mencirikan antara ayah dan ibu. Mereka akhirnya memisahkan anjing dan kucing dan kemudian mengerti akan perbedaan anjiing yang berfariasi. Perbedaan ini berdasar pada pengalaman yang mengarahkan pada perkembangan skemata atau kemampuan untuk mengklasifikasi objek-objek dari karaakteristik-karakteristik yang signifikan bagi mereka. Assimilation: asimilasi adalah proses kognitif yang mana pebelajar mengintegrasi informasi baru dan pengalaman-pengalaman kedalam skemata. Acco ... khususnya dalam berbagai konteks, menunjukan rata-rata kemampuan memori dan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan baru, ketrampilan baru, atau perilaku yang baru. Individual differences. Ada berbagai macam bentuk kepribadian siswa, bakat yang umum, pengetahuan akan suatu objek, dan banyak faktor yang lain; metode yang efektif memungkinkan siswa untuk mengalami kemajuan pada tingkat kecepatan yang berbeda, materi yang berbeda, dan bahkan berpartisipasi dalam aktivitas yang berbeda. Feedback ... Dalam sejarah, media dan teknologi memiliki pengaruh terhadap pendidikan. Contohnya, komputer dan internet telah mempengaruhi proses pembelajaran sampai saat ini. Aturan-aturan dari pendidik dan pebelajar telah berubah karena dipengaruhi media dan teknologi yang digunakan di dalam kelas.Perubahan ini sangat esensial, karena sebagai penuntun dalam proses pembelajaran, pendidik (guru) berhak menguji media dan teknologi dalam konteks belajar dan itu berdampak pada hasil belajar siswa.LEARNINGBelajar adalah proses pengembangan pengetahuan, ketrampilan-ketrampilan, atau pengembangan tingkah laku sebagai interaksi individu, menyangkut fasilitas-fasilitas fisik, psikologis, metode pembelajaran, media, dan teknologi. Belajar adalah proses yang dilakukan sepanjang waktu oleh individu manapun.Dengan demikian, belajar adalah proses yang melibatkan proses seleksi, pengaturan, dan penyampaian pesan yang pantas kepada lingkungan dan bagaimana cara pebelajar berinteraksi dengan informasi tersebut. Dengan demikian hal ini melihat beberapa pandangan-pandangan psikologis dan pandangan-pandangan filusuf. Pembahasan kali ini juga akan menggambarkan berbagai aturan dari media dalam belajar dan menampilkan metode-metode yang berbeda,

1/2

dan Asesmen informasi tentang peserta didik. tugas rumah dan sebagainya. Penilaian. pedoman wawancara. Penilaian juga diartikan sebagai kegiatan menafsirkan data hasil pengukuran. Misalnya mengukur panjang meja dengan satuan panjang yaitu meter. Dibawah ini ada beberapa perspektif yang berkaitan dengan psychological perspectives on learningBehaviorist PerspectivePada pertengahan 1950an. Asesmen alternatif adalah pendekatan nontradisional untuk memberi penilaian kinerja atau hasil belajar peserta didik. demonstrasi-demonstrasi.. yaitu tes tertulis... Putusan itu sesuai atau tidak sesuai dengan kriteria itu.. sehingga dikenal pula asesmen alternatif dan asesmen portofolio. khusus lagi adalah tes baku yang menggunakan perangkat tes objektif. Asesmen alternatif sering diartikan dengan asesmen otentik atau asesmen kinerja yaitu penilaian terhadap proses perolehan. dan evaluasi itu bersifat hierarkhis.1. Dalam bahan sosialisasi Kurikulum Berbasis Kompetensi pengertian tersebut dijelaskan sbb.. penilaian. Kuesioner berisi sejumlah pertanyaan atau pernyataan. Pengujian terdiri dari sejumlah pertanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah. Mengukur adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran. Sedangkan asesmen portofolio adalah penilaian yang terdiri atas kumpulan hasil karya peserta didik yang disusun secara sistematis yang menunjukkan dan membuktikan upaya belajar.. Penilaian adalah penafsiran hasil pengukuran dan penentuan pen . Evaluasi. Nontes berisi pertanyaan atau pernyataan yang tidak memiliki jawaban benar atau salah. Read Article 2/2 . Pengukuran pendidikan berbasis kompetensi dasar berdasarkan pada klasifikasi observasi unjuk kerja atau kemampuan peserta didik dengan menggunakan suatu standar. Hasil pengukuran bersifat kuantitatif.. Tes adalah seperangkat prtanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah. Inventori merupakan instrumen yang berisi tentang laporan diri yaitu keadaan peserta didik. Pengukauran dapat menggunakan tes dan nontes. dilanjutkan dengan penilaian.Pengukuran menurut Guilford ( 1982) adalah proses penetapan angka terhadap suatu gejala menurut aturan tertentu. Ada istilah ujian akhir semester di perguran tinggi dan ujian akhir tahun untuk kenaikan kelas di sekolah.. artinya dilakukan secara berurutan dimulai dengan pengukuran. tes lisan. Pengukuran adalah kegiatan mengukur. Menilai adalah mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu berdasarkan membandingkan hasil pengukuran dengan suatu kriteria tertentu (ukuran baik buruk).. lembar pengamatan. dan diskusi-diskusi akan teknologi yang berhubungan dengan belajar. dan diakhiri dengan mengevaluasi. Pengujian. fokus .Penilaian adalah kegiatan menilai. hasi .seperti presentasi-presentasi. Asesmen adalah penilaian. bagian dari pengukuran yang dilanjutkaan dengan penilaian. atau mengukur berat badan dengan satuan berat yaitu kilogram. atau suatu pernyataanpermintaan untuk melakukan sesuatu.Pengujian merupakan . Jadi kegiatan pengukuran. ini tergantung akan seberapa jauh mereka memahami akan bagaimana masyarakat telah belajar mengunakannya. Pengertian tradisional dalam konteks ini berarti tes kertas pensil dan lebih k . peserta didik diminta menjawab atau memberikan pendapat terhadap pernyataan. Psychological Perspective on LearningBagaimana instruktur menampilkan peran dari media dan teknologi di dalam kelas.. misalnya potensi peserta didik.: Pengukuran adalah kegiatan yang sistematik untuk menentukan angka pada objek atau gejala.Sedangkan kegiatan mengevaluasi adalah kegiatan mengukur dan menilai itu. Instrumen nontes bisa berbentuk kuesioner atau inventori. Read Article Pengertian Pengukuran. penerapan pegetahuan dan keterampilan melalui proses yang menunjukkan kemampuan peserta didik dalam proses maupun produk.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->