TUGAS AHDP ANCAMAN PEMUTUSAN KONTRAK KERJA CV. REZEKI DINDA dan CV.

JAYA AGUNG SAKTI

Disusun Oleh :

Kelompok 5
Ketua : I Putu Wawan S. Anggota : Sukarno Yudha Budi Utomo Tyas Wahyu P. Erwin Widya A.

:

(105060100111023) (105060100111024) (105060100111030) (105060100111034) (105060100111032)

JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2012

Ir. Serta pihak lain yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. hidayah. taufiq. asuhan.SH selaku pembimbing yang telah banyak memberi pengarahan dan saran. Harapan penulis. dan inayah-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan makalah CV RD Dan JAS Terancam Pemutusan Kontrak Proyek. Teman dan sahabat penulis yang telah memberikan dukungan dan semangat dalam penelitian ini. karya tulis ini memberikan manfaat untuk solusi alternatif menghadapi masalah CV RD Dan JAS Terancam Pemutusan Kontrak Proyek.Eng dan Agoes Susanto. material. Widodo Suyadi. M. Penulis menyadari bahwa karya tulis ilmiah ini masih jauh dari kesempurnaan. 3. 1.KATA PENGANTAR Alhamdulillahirabbil’alamin Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat. oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan. ataupun spiritual. Malang. 4. 2. Dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini penyusun banyak mendapat bimbingan. dan bantuan baik moral. dan dorongan dari berbagai pihak. Keluarga tercinta. terutama kedua orang tua dan saudara-saudara penulis yang telah memberikan dukungan. untuk itu perkenankanlah penulis mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada. semangat. 05 Desember 2012 Penyusun .

konsultan perencana. hak dan kewajiban. Pengawasan sangat penting untuk dilakukan mengingat resikonya yang berpengaruh besar bagi masyarakat. serta dapat pula menjadi awal penambahan lapangan kerja baru. Pekerjaan jalan yang kompleks melibatkan berbagai macam pihak misalnya saja kontraktor. Berdasarkan informasi yang didapat. tenaga ahli. pengawas lapangan. Dapat kita simpulkan bahwa pembangunan jalan memberikan manfaat yang sangat besar bagi suatu daerah. Pembangunan jalan memberi manfaat untuk meningkatkan potensi ekonomi suatu daerah. Pendidikan yang diperoleh masyarakat juga akan semakin baik pula1. Dalam kontrak kerja biasanya terpapar dengan jelas pekerja memiliki hak mendapat kebijakan perusahaan yang sesuai dengan Undang. Di dalamnya juga memuat mengenai prosedur kerja dan kode disiplin yang ditetapkan perusahaan.undang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia. Hal ini dialami pula oleh CV Rezeki Dinda (RD) dan CV. Sangatlah penting bagi pekerja untuk memiliki kontrak kerja. Oleh karena itu. Apabila terjadi sedikit saja masalah harus segera diselesaikan agar tidak membawa dampak negatif di kehidupan mendatang. untuk proyek pembangunan jalan Desa Ujanmas Lama masa kontraknya akan berakhir per 4 November 2011 ini dan proyek jalan Desa Lubuk Bata1 Catatan kuliah Ir. masyarakatnya akan memiliki kehidupan yang lebih baik. Kontrak kerja adalah suatu perjanjian antara pekerja dan pengusaha secara lisan dan atau tulisan. Terancamnya pemutusan kontrak kerja ini dilatarbelakangi belum terselesaikannya proyek yang dikerjakan kedua CV yaitu pembangunan jalan Kabupaten Muaraenim yang disorot dewan beberapa waktu lalu yakni pembangunan jalan Desa Ujanmas Lama Kecamatan Ujanmas dan proyek pembangunan jalan Desa Lubuk Bata – Desa Pinang Belarik Kecamatan Ujanmas. Setiap perusahaan wajib memberikan kontrak kerja. pembangunannya memiliki peraturan-peraturan khusus.1 Latar Belakang Pembangunan jaringan jalan di suatu daerah akan memberikan berbagai manfaat bagi daerah tersebut. Tidak hanya itu. Gagoek Soenar Prawito pada tanggal 9 November 2012 . pekerja bangunan dan lain sebagainya. Segala bentuk peraturan yang mengikat pihak-pihak yang terlibat di dalamnya diatur dalam sebuah kontrak kerja. Jaya Agung Sakti (JAS) yang terancam pemutusan kontrak kerja.BAB I PENDAHULUAN 1. Seringkali timbul masalah pada saat pengerjaan proyek. Timbulnya masalah dapat menyebabkan pemutusan kontrak kerja. baik untuk waktu tertentu maupun untuk waktu tidak tertentu yang memuat syarat-syarat kerja. apabila suatu desa dibangun jalan sebagai akses keluar masuk ke kota yang lebih maju.

Desa Pinang Belarik akan berakhir masa kontraknya per 14 November 2011. Namun kebanyakan proyek yang ada baru terselesaikan sekitar 74%. Menganalisa permsalahan tersebut dikaitkan dengan peraturan-peraturan hukum yang mengatur. Untuk mengemukakan permasalahan yang dialami oleh CV Rezeki Dinda (RD) dan CV.2 Tujuan Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah : 1. kedua CV ini juga bisa terancam denda yang nilainya tidak sedikit.Tidak hanya pemutusan kontrak kerja saja. 2. 1. Penyusun ingin mengemukakan solusi sebagai upaya mengatasi masalah yang terjadi. Jaya Agung Sakti (JAS) yang terancam pemutusan kontrak kerja. BAB II . 3.

dan pengawasan. baik untuk waktu tertentu maupun untuk waktu tidak tertentu yang memuat syarat-syarat kerja. rumusan pekerjaan. c. yakni: a. sipil. yang memuat uraian yang jelas dan rinci tentang lingkup kerja. masa pertanggungan dan/atau pemeliharaan.1 Kajian Teori Kontrak kerja adalah suatu perjanjian antara pekerja dan pengusaha secara lisan dan atau tulisan. diatur mengenai kontrak kerja konstruksi sebagai landasan adanya hubungan antar subyek hukum pelaku jasa konstruksi atau pengadaan barang/jasa. dan tata lingkungan masing-masing beserta kelengkapannya. Sedangkan pekerjaan konstruksi adalah keseluruhan atau sebagian rangkaian kegiatan perencanaan dan atau pelaksanaan beserta pengawasan yang mencakup pekerjaan arsitektural. elektrikal. yang memuat secara jelas identitas para pihak. pelaksanaan. UU No. untuk mewujudkan suatu bangunan atau bentuk fisik lain (Pasal 1 angka 2). Di dalam kontrak kerja konstruksi terdapat beberapa substansi kontrak menurut Pasal 22 ayat (2). nilai pekerjaan. layanan jasa pelaksanaan pekerjaan konstruksi. 18 Tahun 1999. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi. yang memuat tentang jangka waktu pertanggungan dan/atau pemeliharaan yang menjadi tanggung jawab penyedia jasa. para pihak. kontrak kerja adalah suatu perbuatan hukum yang terjadi karena adanya kesepakatan antara dua orang atau lebih dengan maksuduntuk menimbulkan kewajiban-kewajiban antara satu pihak dengan yang lainnya.TEORI DAN PERMASALAHAN 2. Atau menurut F. Di dalam undang-undang tersebut pula. Masalah jasa konstruksi di Indonesia diatur dalam UU No. hak dan kewajiban. dan layanan jasa konsultansi pengawasan pekerjaan konstruksi (Pasal 1 angka 1). b. dimana jasa konstruksi adalah layanan jasa konsultansi perencanaan pekerjaan konstruksi. . Kontrak kerja konstruksi diartikan sebagai keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara pengguna jasa dan penyedia jasa dalam penyelenggaraan pekerjaan konstruksi (Pasal 1 angka 5). Letak keterhubungan tersebut ada pada konsep perjanjian antar subyek hukum dalam proyek jasa konstruksi. dan batasan waktu pelaksanaan. Kasus yang dibahas pada makalah ini sangat erat kaitannya dengan jasa konstruksi. mekanikal.X Djumialdji (2006:3).

baik bertek tertulis (kontrak kerja) dan atau bestek . Sengketa contractual terjadi pada saat pekerjaan pelaksanaan sedang berlangsung. Selain itu sengketa konstruksi dapat pula terjadi apabila pengguna jasa ternyata tidak melaksanakan tugas-tugas pengelolaan dengan baik dan mungkin tidak memiliki dukungan dana yang cukup. ditandatangani.d. disepakati. dan dilaksanakan di lapangan. yang memuat ketentuan tentang pemutusan kontrak kerja konstruksi yang timbul akibat tidak dapat dipenuhinya kewajiban salah satu pihak. cidera janji. hak dan kewajiban. Sengketa konstruksi dapat timbul antara lain karena klaim yang tidak dilayani misalnya keterlambatan pembayaran. pemutusan kontrak kerja konstruksi. ketidak mampuan baik teknis maupun manajerial dari para pihak. yang memuat ketentuan tentang kewajiban pengguna jasa dalam melakukan pembayaran hasil pekerjaan konstruksi. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi sering timbul permasalah sengketa maupun kegagalan bangunan. yang memuat ketentuan tentang jumlah. yang memuat ketentuan tentang tanggung jawab dalam hal salah satu pihak tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana diperjanjikan. Dalam istilah umum sering orang mengatakan bahwa pelaksanaan proyek di lapangan tidak sesuai dengan bestek. Artinya tahapan kontraktual sudah selesai. (2) sengketa contractual yaitu sengketa yang terjadi pada saat berlangsungnya pekerjaan pelaksanaan konstruksi. f. e. i. Sengketa jasa konstruksi terdiri dari 3 (tiga) bagian : (1) sengketa precontractual yaitu sengketa yang terjadi sebelum adanya kesepakatan kontraktual. perbedaan penafsiran dokumen kontrak. Sengketa terjadi manakala apa yang tertera dalam kontrak tidak sesuai dengan apa yang dilaksanakan di lapangan. dan (3) sengketa pascacontractual yaitu sengketa yang terjadi setelah bangunan beroperasi atau dimanfaatkan selama 10 (sepuluh) tahun. yang memuat hak pengguna jasa untuk memperoleh hasil pekerjaan konstruksi serta kewajibannya untuk memenuhi ketentuan yang diperjanjikan serta hak penyedia jasa untuk memperoleh informasi dan imbalan jasa serta kewajibannya melaksanakan pekerjaan konstruksi. Dengan singkat dapat dikatakan bahwa sengketa konstruksi timbul karena salah satu pihak telah melakukan tindakan cidera (wanprestasi atau default). keterlambatan penyelesaian pekerjaan. cara pembayaran. yang memuat ketentuan tentang tata cara penyelesaian perselisihan akibat ketidaksepakatan. g. h. penyelesaian perselisihan. klasifikasi dan kualifikasi tenaga ahli untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi. dan dalam tahap proses tawar menawar. tenaga ahli.

. Masa kontrak pembangunan jalan segera habis. dan 33 juncto PP Nomor 30 Tahun 2000 Pasal 6 ayat (4).4 Kondisi / Permasalahan CV RD Dan JAS Terancam akan dikenakan denda dan pemutusan Kontrak Proyek karena keterlambatan penyelesaian pekerjaan pembangunan jalan.5 Kasus yang terjadi 1. Selain sanksi pidana. melaksanakan maupun mengawasi pekerjaan konstruksi yang tidak memenuhi persyaratan keteknikan dan mengakibatkan kegagalan pekerjaan konstruksi (pada saat berlangsungnya pekerjaan konstruksi) atau kegagalan bangunan (setelah bangunan beroperasi). 2. Kontraktor mengalami keterlambatan dalam proses pembangunan jalan. dan sanksi perdata bagi pelanggaran norma-norma hukum perdata belum mencukupi untuk mencapai Alternatif Penyelesaian Sengketa Jasa Konstruksi tujuan hukum. (2). Pada pinsipnya barang siapa yang merencanakan. ditambah perintah-perintah direksi/pengawas proyek (manakala bestek tertulis dan bestek gambar masih ada yang belum lengkap). http://beritanda. maka akan dikenai sanksi pidana paling lama 5 (lima) tahun penjara atau dikenakan denda paling banyak 10% (sepuluh persen) dari nilai kontrak.2 Judul CV RD Dan JAS Terancam Pemutusan Kontrak Proyek 2. 32.3 Rabu. Sumber 02 November 2011. Tujuan undangundang ini adalah untuk melindungi masyarakat yang menderita sebagai akibat penyelenggaraan pekerjaan konstruksi sedemikian rupa.html [diakses tanggal 9 September 2012] 2. dan (3). Sanksi pidana dirasakan perlu mengingat bahwa sanksi lain seperti sanksi administrasi bagi pelanggaran norma-norma hukum Tata Negara dan Tata Usaha Negara.com/nusantara/kolom-nusantara/sumatera- selatan/3298-cv-rd-dan-jas-terancam-pemutusan-kontrak-proyek-. Undang-undang Nomor 18 Tahun 1999 mengatur mengenai sanksi pidana bagi pelaku jasa konstruksi. (Sumber : media internet terlampir) 2. yaitu rasa keadilan. para profesional (tenaga ahli) teknik juga akan dikenai sanksi administrasi sebagaimana yang diatur Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2000 Pasal 31. khususnya Pasal 41 dan Pasal 43 ayat (1).gambar (lampiran-lampiran kontrak). 2.

. Pengguna Jasa mengharapkan kontraktor tetap menjaga kualitas material aspal yang digunakan.3.

PPK c. semakin memperkuat pertanyaan mengenai kredibilitas kedua CV. analisa yang penulis lakukan didasarkan pada pemikiran-pemikiran terhadap berita (terlampir). pemerintah kabupaten menggunakan dana APBD sesuai pernyataan dalam Perpres No.-. Organisasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pengadaan melalui Swakelola terdiri atas: a. instansi pemerintah lain dan/atau kelompok masyarakat. Proyek jalan Kabupaten Muaraenim merupakan kegiatan Swakelola yaitu Pengadaan Barang/Jasa dimana pekerjaannya direncanakan. Dua proyek pembangunan jalan Kabupaten Muaraenim yang disorot Dewan beberapa waktu lalu yakni pembangunan jalan Desa Ujanmas Lama Kecamatan Ujanmas yang dikerjakan oleh CV Rezeki Dinda (RD) yang menggunakan dana APBD Kabupaten Muaraenim Tahun Anggaran 2011 senilai Rp.1 Analisa Kasus Pada kasus CV. dikerjakan dan/atau diawasi sendiri oleh K/L/D/I sebagai penanggung jawab anggaran. 1. Jaya Agung Sakti (JAS) yang merupakan Badan Usaha yang bergerak dalam bidang konstruksi.966.1. Kurangnya transparansi data yang ada. 54 tahun 2010 pasal 1 ayat (12) yaitu Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Konsultansi/Jasa Lainnya. 38 Tahun 2004 pasal 16 tentang wewenang Pemerintah Kabupaten/Kota yaitu Wewenang pemerintah kabupaten dalam penyelenggaraan jalan meliputi penyelenggaraan jalan kabupaten dan jalan desa.Rezeki Dinda dan Jaya Agung Sakti ini data-data dari proyek maupun profil dari kedua CV tidak dipublikasikan secara rinci sehingga.000. PA/KPA b. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Berdasarkan Perpres No.250. terancam akan dikenakan denda dan pemutusan kontrak. 54 tahun 2010 pasal 7 ayat (2). Berdasarkan Perpres No. .027 milyar dan proyek pembangunan jalan Desa Lubuk Bata – Desa Pinang Belarik Kecamatan Ujanmas yang dikerjakan oleh CV. 54 tahun 2010 pasal 2 ayat 1 tentang ruang lingkup yaitu Pengadaan Barang/Jasa di lingkungan K/L/D/I yang pembiayaannya baik sebagian atau seluruhnya bersumber dari APBN/APBD. Pemerintah Kabupaten mengadakan pembangunan jalan didasarkan pada UU No. Dalam pembangunan jalan. Jaya Agung Sakti (JAS) dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp. Dalam hal ini sebagai penyelenggara jasa konstruksi adalah CV Rezeki Dinda (RD) dan CV.BAB III PEMBAHASAN 3.

dan tepat waktu. 2) volume atau besaran pekerjaan yang harus dilaksanakan. tepat mutu. (3) Pengguna jasa wajib melaksanakan pembayaran atas penyerahan hasil pekerjaan penyedia jasa secara tepat jumlah dan tepat waktu. Berkaitan dengan isi PP tersebut. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/ pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. 3) nilai pekerjaan dan ketentuan mengenai penyesuaian nilai pekerjaan akibat fluktuasi harga untuk kontrak kerja konstruksi bertahun jamak. Hal ini mengakibatkan kedua CV kemungkinan besar melanggar PP 29 tahun 2000 mengenai jangka waktu pelaksanaan.KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. untuk proyek pembangunan jalan Desa Ujanmas Lama masa kontraknya akan berakhir per 4 November 2011 ini dan proyek jalan Desa Lubuk Bata. hasil penyerahan pertama. Sebagaimana disebutkan dalam PP 29 tahun 2000 tentang penyelenggaraan jasa konstruksi Bab III pasal 23 ayat 1 bagian (b) tentang kontrak kerja konstruksi : Rumusan pekerjaan yang meliputi : 1) pokok-pokok pekerjaan yang diperjanjikan. Dalam PP 29 tahun 2000 tentang penyelenggaraan jasa konstruksi pasal 27 ayat 2 dan ayat 3 tentang penyelenggaraan pekerjaan konstruksi dijelaskan : (2) Penyedia jasa wajib menyerahkan hasil pekerjaan perencanaan yang meliputi hasil tahapan pekerjaan. Jaya Agung Sakti (JAS) telah melakukan perjanjian kontrak yang berisi anggaran biaya. dan 5) jangka waktu pelaksanaan Hal tersebut merupakan rumusan. dan hasil penyerahan akhir secara tepat biaya. CV Rezeki Dinda (RD) dan CV. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. dalam hal ini adalah CV Rezeki Dinda (RD) dan CV.Desa Pinang Belarik akan berakhir masa kontraknya per 14 November 2011. 4) tata cara penilaian hasil pekerjaan dan pembayaran. Informasi yang didapat. kualitas dan mutu .rumusan kontrak yang harus disepakati oleh kedua belah pihak yaitu penyedia jasa konstruksi dengan pemakai jasa konstruksi. Pada September 2011 kedua CV ini belum menyelesaikan proyek masing-masing. Pembangunan baru selesai sekitar 74%. Jaya Agung Sakti (JAS) dengan Kabupaten Muaraenim.

Dalam PP 29 tahun 2000 tentang penyelenggaraan jasa konstruksi Bab III pasal 23 ayat 1 bagian (i) tentang kontrak kerja konstruksi.konstruksi yang dibangun. 29 tahun 2000 di atas kedua CV akan dikenai sanksi berupa pemutusan kontrak kerja. maka CV tersebut juga melanggar ketentuan pada pasal 27 ayat (2) di mana hasil penyerahan akhir tidak diserahkan tepat waktu. Selanjutnya. Berdasar pasal ini maka. Apabila sampai akhir waktu yang telah ditentukan pembangunan tersebut belum selesai. Sesuai dengan UU 18 tahun 1999 tentang jasa konstruksi pasal Bab X tentang sanksi : Pasal 41. dijelaskan : Ketentuan pemutusan kontrak kerja konstruksi memuat : 1) bentuk pemutusan yang meliputi pemutusan yang disepakati para pihak atau pemutusan secara sepihak. dijelaskan : Penyelenggara pekerjaan konstruksi dapat dikenai sanksi administratif dan/atau pidana atas pelanggaran Undang undang ini.18 1999. sesuai PP No. Maka pemutusan kontrak bisa saja dilakukan oleh pihak pemakai jasa jika penyedia jasa tidak mampu menyelesaikan proses konstruksi sesuai batas waktu yang telah disepakati. yang memuat ketentuan tentang pemutusan kontrak kerja konstruksi yang timbul akibat tidak dapat dipenuhinya kewajiban salah satu pihak. Saat ini sejumlah proyek jalan dan jembatan yang belum menyelesaikan pembangunan fisik telah dipercepat penyelesaiannya. dan 2) hak dan kewajiban pengguna jasa dan penyedia jasa sebagai konsekuensi dari pemutusan kontrak kerja konstruksi Peraturan ini bisa diberlakukan pada CV Rezeki Dinda (RD) dan CV. waktu yang dibutuhkan dalam proses pembangunan Jalan Desa.29 tahun 2000 yaitu UU No. Apabila kedua CV tidak bisa menyelesaikan kontraknya yang berakhir pada waktu yang ditentukan. Dari penjelasan ini nampak bahwa dari beberapa peraturan memuat hal yang hamper sama bahwa apabila tidak dipenuhinya kewajiban oleh penyedia jasa. Jaya Agung Sakti (JAS) belum mampu menyelesaikan sesuai target yang telah direncanakan. mengakibatkan terancamnya pemutusan kontrak. Pasal 42 ayat (1) dan ayat (2) (1) Sanksi administratif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41 yang dapat dikenakan kepada penyedia jasa berupa: . sangat dimungkinkan kedua CV juga melanggar aturan lain selain PP No. apabila ditinjau berdasarkan peraturan UU 18 tahun 1999 tentang jasa konstruksi pasal 22 ayat 2 bagian (i) tentang kontrak kerja konstruksi: Pemutusan kontrak kerja konstruksi.

b) penghentian sementara pekerjaan konstruksi. dan Tata Lingkungan : 1) Untuk menjamin terwujudnya tertib penyelenggaraan pekerjaan konstruksi. Anggota Komisi II DPRD Muaraenim. sebelum akhirnya diputus kontrak dan sita jaminan. f) pencabutan izin Pelaksanaan pekerjaan konstruksi. berdasarkan kontrak kerja yang telah disepakati oleh kedua pihak ada perjanjian bahwa apabila sudah habis batas masa kontrak. Sebagaimana dimaksud dalam UU No. Muktilah Mukhtar juga . Setelah itu kontraktor akan dikenakan denda tersebut. tidak mengurangi kualitas maupun kuantitas yang mengakibatkan kerusakan dan kegagalan dalam proses konstruksi. Bagi pekerjaan fisik di bawah 50 persen. Tidak hanya didasarkan pada peraturan yang dibuat oleh Negara. Berdasarkan sisi yang lain. penyelenggara pekerjaan konstruksi wajib memenuhi ketentuan tentang : a) keteknikan.Desa Pinang Belarik meminta agar bahan material yang digunakan berkualitas bagus. b) penghentian sementara pekerjaan konstruksi. Ketenaga Kerjaan. c) pembatasan kegiatan usaha dan/atau profesi. diberikan waktu hingga habis masa kontrak. kontraktor akan dikenakan denda 1 mil per hari dan dikalikan nilai kontrak yang ada. mutu bahan dan atau komponen bangunan. dan mutu peralatan sesuai dengan standar atau norma yang berlaku. meliputi persyaratan keselamatan umum.a) peringatan tertulis. konstruksi bangunan. Sesuai dengan PP 29 tahun 2000 tentang penyelenggaraan jasa konstruksi pasal 30 ayat 1 bagian (a) tentang Standar Keteknikan. Walaupun sudah mendekati batas akhir waktu pengerjaan. 18 tahun 1999 tersebut. 2) Sanksi administratif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41 yang dapat dikenakan kepada pengguna jasa berupa: a) peringatan tertulis. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Jalan Desa Lubuk Bata. c) pembatasan kegiatan usaha danlatau profesi. sanksi administratif sebagaimana disebutkan di atas. d) larangan sementara penggunaan hasil pekerjaan konstruksi. e) pencabutan izin usaha dan/atau profesi. Bahan-bahan material konstruksi harus memiliki standar kualitas yang disepakati. d) pembekuan izin usaha dan/atau profesi. Ini adalah sanksi-sanksi lainnya. e) pembekuan izin Pelaksanaan pekerjaan konstruksi. mutu hasil pekerjaan.

dan dilaksanakan di lapangan. 1) 2) b. ditandatangani. maka pihak kontraktor haruslah mematuhi perjanjian yang sudah disepakati. atau arbitrase melalui Lembaga Arbitrase atau Arbitrase Ad Hoc. dan Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa). . Artinya tahapan kontraktual sudah selesai. Tidak terlepas pula pengawasan dari pihak Pengawas Proyek. disepakati.2 Analisa Solusi Permasalahan pemutusan kontrak kerja CV Rezeki Dinda dan Jaya Agung Sakti oleh Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Muaraenim merupakan sengketa contractual terjadi pada saat pekerjaan pelaksanaan sedang berlangsung. Berdasarkan PP Nomor 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Bab VI tentang PENYELESAIAN SENGKETA. Dalam proses penandatanganan kontrak antara pihak kontraktor dan Bina Marga serta Pejabat Pembuat Komitmen(PPK) sudah ada perjanjian yang mengikat tentang pembayaran denda dan pemutusan kontrak jika dalam pengerjaan proyek terlambat dari batas waktu yang sudah disepakati bersama.mengingatkan kontraktor dan Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Muaraenim agar tetap memperhatikan kualitas fisik bangunan selain mengejar waktu pelaksanaan. Hal ini tentu merugikan banyak pihak sehingga harus segera diatasi. melalui pihak ketiga yaitu : mediasi (yang ditunjuk oleh para pihak atau oleh Lembaga Arbitrase konsiliasi. Dalam kasus ini pengerjaan di lapangan tidak sesuai dengan apa yang telah disepakati di kontrak yaitu keterlambatan waktu pengerjaan. (2) Penyelesaian sengketa secara mediasi atau konsiliasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf a dapat dibantu penilai ahli untuk memberikan pertimbangan profesional aspek tertentu sesuai kebutuhan. Masalah tersebut dapat diatasi dengan mengacu pada PP Nomor 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi dan UU Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi. 3. Sengketa terjadi manakala apa yang tertera dalam kontrak tidak sesuai dengan apa yang dilaksanakan di lapangan. dimana : Pasal 49 (1) Penyelesaian sengketa dalam penyelenggaraan jasa konstruksi di luar pengadilan dapat dilakukan dengan cara : a.

Hal tersebut tercantum dalam UU No. masyarakan juga memiliki peran dalam kegiatan penyelenggaraan ini.Selain itu. . pembinaan. Dengan begitu pelaksanaan proses pembangunan jalan akan lebih lancar karena masyarakat sebagai pengguna jalan mempunyai penilaian juga tentang kualitas konstruksi yang akan memudahkan mereka dalam kegiatan sehari-hari. dan pengawasan jalan. 38 tahun 2004 pasal 62 tentang peran masyarakat yaitu memberi masukan kepada penyelenggara jalan dalam rangka pengaturan. pembangunan.

mempunyai kualitas yang bisa diandalkan. Pekerjaan konstruksi yang dikerjakan baru selesai sekitar 74%. Ditinjau dari pemakai jasa. Kajian ini merupakan kajian awal karena data-data yang ada di media tidak lengkap. Jaya Agung Sakti (JAS) mengalami keterlambatan pelaksanaan konstruksi jalan. Permasalahan ini harusnya bisa bisa menjadi pelajaran bagi jasa konstruksi lainnya. Pemutusan kontrak terhadap CV. Data-data mengenai CV RD dan CV JAS baik mengenai profil CV maupun tenaga ahli tidak terdapat dalam media massa (internet maupun cetak) sehingga analisis yang ada didasarkan dari berita saja. Analisis permasalahan ini mungkin masih terdapat kekurangan.1 Kesimpulan CV. Manajemen Proyek. baik anggaran. Kontrak yang disepakati dengan pemakai jasa akan berakhir pada 4 November 2011 untuk Desa Ujanmas dan proyek jalan Desa Lubuk Bata. DAFTAR PUSTAKA .BAB IV PENUTUP 4. Jaya Agung Sakti (JAS) harus sesuai undang – undang dan peraturan pemerintah tentang jasa konstruksi. kualitas dan kuantitas bahan material. dan Studio Perancangan Transportasi. Rezeki Dinda (RD) dan CV.2 Saran Pelaksanaan konstruksi harus sesuai dengan perjanjian antara pemakai jasa dan penye- dia jasa. sanksi yang diberikan dapat didasarkan pada perjanjian kontrak yang telah disepakati. karena kepercayaan pemakai jasa sangat bergantung dari hal – hal tersebut. Apabila terjadi permasalahan yang menjadi hambatan dalam pengerjaan konstruksi harus segera didiskusikan dengan pengguna jasa konstruksi sehingga bila mengalami keterlambatan atau lainnya hal tersebut sudah disepakati dan bisa dipertanggung jawabkan. Rezeki Dinda (RD) dan CV.Desa Pinang Belarik akan berakhir masa kontraknya per 14 November 2011. Hal ini tercantum dalam UU 18 tahun 1999 dan PP 29 tahun 2000 yang berisi tentang kontrak kerja yang berlaku. 4. sebaiknya pemakai jasa konstruksi memilih penyedia jasa yang tepat. dan waktu pelaksanaan. Penulis belum menempuh beberapa mata kuliah yang mendukung analisa seperti Prasarana Transportasi. Saran dari berbagai pihak akan sangat membantu penyempurnaan makalah ini. Selain itu. Pemutusan kontrak kerja dapat dilakukan melalui pengadilan ataupun di luar pengadilan sesuai UU 18 tahun 1999 dan PP 29 tahun 2000 yang berisi tentang penyelesaian sengketa.

[online]. 29 Tahun 2000 Tentang Penyelenggaraan Konstruksi Perpres No. Tersedia : http://beritanda.com/main/tips-karir/kontrak-kerja/apa-yang-dimaksud-dengan-kontrakkerja LEMBAR KOMENTAR . CV RD Dan JAS Terancam Pemutusan Kontrak Proyek.com/nusantara/sumatera/sumatera-selatan/3298-cv-rd-danjas-terancam-pemutusan-kontrak-proyek-. 38 Tahun 2004 Tentang Jalan PP No.UU No.2001.54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Abdillah. 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi UU No.html http://www.gajimu. Junaedi.

........ REZEKI DINDA dan CV.................Nama Komentator : . JAYA AGUNG SAKTI Oleh : Kelompok 5 Komentar __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________ ................................................................. NIM : ............ ANCAMAN PEMUTUSAN KONTRAK KERJA CV..............................................