Uji Kecepatan Alir dan Sudut Istirahat

Massa cetak diletakkan dalam corong alat uji kecepatan alir yang bagian bawahnya ditutup.Massa cetak yang keluar dari alat tersebut dihitung kecepatan alirannya dengan menghitung waktu yang diperlukan oleh sejumlah serbuk untuk turun melalui corong alat penguji dengan menggunakan stopwatch dari mulai dibukanya tutup bagian bawah hingga semua massa granul mengalir keluar dari alat uji. Timbunan granul dapat digunakan untuk menghitung sudut istirahat. Diameter rata-rata timbunan granul dan tinggi puncak timbunan granul diukur. Sudut Istirahat: Arc Tangen = Tan  =

Sudut Istirahat < 25 25 – 30 30 – 40 > 40

Sifat Aliran Sangat baik Baik Cukup Sangat sukar

Hubungan antara Kecepatan Alir dengan Sifat Aliran Serbuk Laju Alir (g/s) Sifat Aliran

Kecepatan Alir >10 4–10 1,6–4 <1,6

Sifat Aliran Serbuk Sangat baik Baik Sukar Sangat sukar

Sifat Aliran 1. Partikel dengan bentuk yang lebih beraturan (hampir bulat) memberikan sudut istitahat yang lebih rendah dab kerapatn curah yang lebih tinggi. Secara umum efek-efek ini akan memberikan

dan dibandingkan dengan table hubungan antara sifat aliran dengan sudut istirahat. Kerapatan Nyata Beberapa bagian massa cetak ditimbang (pada pengujian kali ini dilakukan terhadap dua puluh lima gram massa cetak). karakteristik alirannya akan semakin buruk yang disebabkan gesekan dan kelekatannya (Martin et al. dan variasi berat tablet yang lebih kecil dan kompresi/ konsolidasi tablet yang lebih efisien (Lachman et al. ternyata didapat sudut istirahat nya adalah  = 16. Jika melihat dari hasil percobaan. 1989). aliran partikelnya akan lebih mudah (Martin et al. Kerapatan nyata = Hasil percobaan menunjukkan bahwa hasil kerapatan nyata nya adalah Kerapatan Mampat Beberapa bagian massa cetak ditimbang (pada pengujian kali ini dilakukan terhadap dua . Partikel-partikel panjang atau flat cenderung untuk mengepak walaupun dengan sangat longgar sehingga memberikan serbuk yang mempunyai porositas tinggi (Martin et al. 1989). maka dapat disimpulkan bahwa sifat aliran serbuk tersebut adalah sangat baik. Jika ukuran partikel meningkat. 3. Partikel-partikel dengan kerapatan tinggi dan porositas dalam rendah cenderung untuk mempunyai sifat-sifat bebas mengalir. 1989). 2. Berdasarkan hasil percobaan.11°. kemudian dimasukkan ke dalam gelas ukur seratus mililiter. 1989).Volume awal granul dicatat. 4. karena sudut istirahat nya kurang dari 25°. Kerapatan nyata adalah berat serbuk dibagi dengan volume awal granul. Partikel yang relative kecil (kurang dari 10 µm).sifat aliran granul yang lebih baik. aliran partikel melalui lubang dibatasi karena gaya lekat antara partikel besarnya sama dengan gaya gravitasi. Dengan menambah kekasaran permukaan.

Kerapatan mampat = Berat granul (g/mL) Kerapatan mampat = Hasil percobaan menunjukkan bahwa hasil kerapatan mampat nya adalah Kompresibilitas Penentuan kompresibilitas digunakan untuk menghasilkan tablet yang baik. kemudian dimasukkan ke dalam gelas ukur seratus mililiter. Kerapatan mampat adalah berat granul dibagi dengan volume granul konstan. Kompresibilitas = Hubungan antara indeks Carr dengan jenis aliran granul.puluh lima gram massa cetak). Kompresibilitas (%) 5 – 12 12 – 18 18 – 23 23 – 33 33 – 38 > 38 Sifat Aliran Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang Sangat buruk .Setelah dilakukan penentuan kerapatan nyata di atas kemudian ketuk-ketukan gelas ukur tersebut dengan menggunakan alat uji kompresibilitas hingga volume granul konstan. lalu dibagi dengan kerapatan mampat. Kompresibilitas granul dinyatakan dalam persen. Kompresibilitas dapat dilihat dari harga indeks Carr yang sangat bergantung pada kerapatan nyata maupun kerapatan mampat dari granul yaitu dengan cara kerapatan mampat dikurangi kerapatan nyata.

ternyata hasil kompresibilitas nya termasuk dalam kategori sifat aliran granul yang kurang baik. . Dilihat dari table diatas.Hasil percobaan menunjukkan bahwa hasil kompresibilitas nya adalah .