Jenis - Jenis Metode Pembelajaran

Posted by khairul anas • 03:55 • Labels: Bhs. Indonesia

Jenis-jenis metode penyampaian materi di antaranya adalah metode diskusi, ceramah, independent study, tanya jawab, dan demonstrasi. Adapun pembahasan secara lebih mendalam, akan dikupas dalam pembahasan berikut ini. 1. Metode Diskusi Metode ini bertujuan untuk tukar menukar gagasan, pemikiran, informasi/ pengalaman diantara peserta, sehingga dicapai kesepakatan pokok-pokok pikiran (gagasan, kesimpulan). Untuk mencapai kesepakatan tersebut, para peserta dapat saling beradu argumentasi untuk meyakinkan peserta lainnya. Kesepakatan pikiran inilah yang kemudian ditulis sebagai hasil diskusi. Diskusi biasanya digunakan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari penerapan berbagai metode lainnya, seperti: penjelasan (ceramah), curah pendapat, diskusi kelompok,permainan, dan lain-lain. Kelebihan Berikut ini adalah kelebihan yang dimiliki metode diskusi: a. Mendidik siswa untuk belajar mengemukakan pikiran atau pendapat. b. Memberi kesempatan kepada siswa untuk memperoleh penjelasan-penjelasan dari berbagai sumber data. c. Memberi kesempatan kepada siswa untuk menghayati pembaharuan suatu problem bersama-sama. d. Melatih siswa untuk berdiskusi di bawah asuhan guru. e. Merangsang siswa untuk ikut mengemukakan pendapat sendiri, menyetujui atau menentang pendapat teman-temannya. f. Membina suatu perasaan tanggung jawab mengenai suatu pendapat, kesimpulan, atau keputusan yang akan atau telah diambil. g. Mengembangkan rasa solidaritas/toleransi. h. Menuntut kemampuan berbicara secara sistematis dan logis. i. Dengan mendengarkan semua keterangan yang dikemukakan oleh pembicara, pengetahuan dan pandangan siswa mengenai suatu problem akan bertambah luas. Kelemahan metode diskusi Berikut ini adalah kelemahan yang dimiliki metode diskusi: a. Tidak semua topik dapat dijadikan metode diskusi hanya hal-hal yang bersifat problematis saja yang dapat didiskusikan. b. Diskusi yang mendalam memerlukan banyak waktu. c. Sulit untuk menentukan batas luas atau kedalaman suatu uraian diskusi.

harus diteliti sesuaikah metode ini dengan tujuan. Salah satu diantaranya adalah guru memulai pembicaraan dengan suatu ikhtisar/ringkasan tentang pokok-pokok yang akan diuraikan. Setelah menetapkan tujuan. terlebih dahulu dikemukakan contoh-contoh. Dengan pertanyaan itu mereka diajak berpikir dan seterusnya mengikuti pembicaraan guru. Sering terjadi setelah melihat tujuan dan metode ternyata untuk keperluan ini lebih tepat digunakan metode lain. Metode ceramah dipandang monoton. Aplikasi dalam Pembelajaran Metode diskusi adalah cara pembelajaran dengan memunculkan masalah. Jalan lain yang dapat ditempuh misalnya. lebih rendah. Dalam diskusi terjadi tukar menukar gagasan atau pendapat untuk memperoleh kesamaan pendapat. Hal ini dapat dilaksanakan dengan berbagai jalan. maksudnya setiap pengertian dapat menghubungkan pembicaraan dengan pendengar dengan tepat. f. Tujuan pembicaraan (ceramah) harus dirumuskan dengan jelas. Kemudian menyusul bagian dari pokok bahasan yang merupakan inti. Menangkap perhatian siswa dengan menunjukkan penggunaannya. Guru terlebih dahulu mengemukakan suatu cerita singkat bersifat ilustratif. Sebuah teknik yang sering dapat menguasai perhatian siswa pada awal ceramah sampai selesai adalah dengan menghadapkan siswa pada pertanyaan. e. Siswa pemalu dan pendiam tidak akan menggunakan kesempatan untuk berbicara.d. sehingga dapat menggambarkan dengan jelas apa yang dimaksud. Menanamkan pengertian yang jelas. Langkah-langkah di bawah ini dapat dipakai sebagai petunjuk untuk mempertinggi hasil metode ceramah: a. dan akhimya disimpulkan kembali pokok-pokok yang penting dari pembicaraan itu. Kelebihan metode ceramah Berikut ini adalah kelebihan dari metode ceramah: a. c. 2. Pembicaraan dalam diskusi mungkin didominasi oleh siswa yang berani dan telah biasa berbicara. Memungkinkan timbulnya rasa permusuhan antarkelompok atau menganggap kelompoknya sendiri lebih pandai dan serba tahu daripada kelompok lain atau menganggap kelompok lain sebagai saingan. siswa terbiasa bertukar pikiran dengan teman. . untuk setiap ungkapan sulit. b. Dengan metode diskusi keberanian dan kreativitas siswa dalam mengemukakan gagasan menjadi terangsang. Siswa akan tertarik bila mereka melihat bahwa apa yang di pelajari berguna bagi kehidupan. karena penyampai informasi seperti ini tidak mengundang umpan balik. menghargai dan menerima pendapat orang lain. Metode Ceramah Metode ceramah yaitu sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan secara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif. remeh atau lebih bodoh. Menyusun ceramah dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1) Bahan ceramah dapat dimengerti dengan jelas. Guru mudah menguasai kelas. dan yang lebih penting melalui diskusi mereka akan belajar bertanggung jawab terhadap hasil pemikiran bersama. Biasanya tidak semua siswa berani menyatakan pendapat sehingga waktu akan terbuang karena menunggu siswa mengemukakan pendapat. 2) Dapat menangkap perhatian siswa 3) Memperlihatkan kepada pendengar bahwa bahan yang mereka peroleh berguna bagi kehidupan mereka.

Guru akan menyimpulkan pokok-pokok penting yang telah diajarkan. kepada para siswa ia memberi tugas untuk menjawab beberapa pertanyaan yang dikerjakan dirumah. c. demonstrasi atau eksperimen.b.” Sedangkan di Eropa jenis -jenis yang disebutkan tadi digolongkan ke dalam Belajar Terbuka/Jarak Jauh. sudah tentu dibutuhkan kelas yang besar. Anak didik yang lebih tanggap dari visi visual akan menjadi rugi dan anak didik yang lebih tanggap auditifnya dapat lebih besar menerimanya. Pada sistem belajar konvensional kadang kala siswa diminta belajar secara individual. Membuat siswa pasif. d. g. Kelebihan . Kemudian pada pelajaran berikutnya. Mudah dilaksanakan Kelemahan metode ceramah: Berikut ini adalah kelemahan yang dimiliki metode ceramah: a. c. guru harus mengatur siswa berkelompok dengan mengubah susunan kursi. Misalnya. maka metode ceramah lebih efisien dari pada metode lain seperti diskusi. Mengurung daya kritis siswa. Bila terlalu lama membosankan. pengajaran melalui radio dan TV. atau belajar mandiri. 3. d. Tujuan dan hasil yang ingin dicapai ditentukan melalui kontrak yang disepakati oleh guru dan siswa secara individual. setelah guru selesai mengajarkan sejarah perjuangan bangsa. tetapi tidak semua belajar secara individual adalah pendidikan jarak jauh. Di Amerika Serikat sendiri orang seringkali ragu-ragu untuk menggunakan istilah ini sebab istilah tersebut sudah sering dipakai sebagai pengganti istilah belajar secara individual. pengelolaan pengajaran juga mengalami kesulitan. Kelemahan istilah ini kadang-kadang ditafsirkan sebagai ketidakterikatan pada lembaga pendidikan. Istilah ini diperkenalkan oleh Charles Wedemeyer dari Universitas Wiscounsin sebagai istilah umum untuk jenis-jenis pendidikan yang di Amerika Serikat biasa disebut sebagai “belajar melalui korespondensi. Kegiatan pengajaran menjadi verbalisme (pengertian kata-kata). Memang proses belajar dalam sistem PT/JJ seringkali dilakukan secara individual. Sebab dengan diskusi. sehingga memungkinkan siswa untuk melihat lebih jelas hubungan antara pokok yang satu dengan lainnya. Demikian pula untuk penyelenggaraan demonstrasi atau eksperimen untuk jumlah besar. h. Dapat diikuti anak didik dalam jumlah besar. Sukar mengontrol sejauh mana pemerolehan belajar anak didik. Aplikasi dalam pembelajaran Jika guru akan menyampaikan pengajaran kepada sejumlah siswa yang besar (misalnya sekitar 75 orang atau lebih). dan guru menyimpulkan garis besar sejarah tersebut. guru membicarakan bersama tugas yang telah dikerjakan siswa. Terkadang penafsiran murid dengan apa yang dijelaskan guru berbeda. Istilah Independent Study ini seringkali dipakai sebagai ganti istilah Belajar Terbuka/Jarak Jauh di Amerika Serikat. f. selain alat-alat yang tidak mencukupi. e. Padahal Belajar Terbuka/Jarak Jauh itu selalu terikat dan dikelola oleh suatu lembaga pendidikan. b. Mengandung unsur paksaan kepada siswa. Guru mudah menerangkan bahan pelajaran berjumlah besar. Juga guru akan mengalami kesulitan dalam mengawasi kelompok-kelompok yang berjumlah besar. pendidikan terbuka. Independent Study Independent Study.

Demonstrasi yang baik tidak mudah dilaksanakan. didengar. . e. g. d. c. 2002) 1) Metode Demonstrasi Cara: Demonstrasi cara menunjukkan bagaimana melakukan sesuatu. Dapat membantu mengembangkan kepemimpinan lokal h. b. Demonstrasi mempercepat penyerapan langsung dari sumbernya. Demonstrasi menghadirkan subjek dengan cara mudah dipahami c. Hal ini termasuk bahan-bahan yang digunakan dalam pekerjaan yang sedang dikerjakan. d. karena siswa belajar dengan kontrol dirinya sendiri. Demonstrasi menarik dan menahan perhatian b. Biasanya dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat dan tidak memerlukan banyak biaya. Dapat memberikan bukti bagi praktik yang dianjurkan. Lama waktu untuk mempelajari sesuatu penggalan isi pelajaran (learning chunk) ditentukan oleh siswa sendiri. 2) Metode Demonstrasi Hasil: Demonstrasi hasil dimakduskan untuk menunjukan hasil dari beberapa praktik dengan menggunakan bukti-bukti yang dapat dilihat. Siswa atau peserta didik dapat menentukan sendiri waktu belajarnya. Siswa atau peserta didik mempunyai keleluasaan dalam menentukan kecepatan belajarnya. Kelebihan a. Metode demonstrasi adalah objektif dan nyata. Demonstrasi menyajikan hal-hal yang meragukan apakah dapat atau tidak dapat dikerjakan. pengembangan pengertian. Jenis Demonstrasi (Nursidik. Kualitas ilmu yang didapatkan kurang maksimal. c. Metode Demonstrasi Demonstrasi adalah metode yang digunakan pada pengajaran manipulatif dan keterampilan. Siswa atau peserta didik mempunyai keleluasaan dalam memilih tempat belajar.a. b. dan dirasakan. Kelemahan a. f. memperlihatkan apa yang dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya. Kontrol dari guru kurang sehingga siswa belajar sesuai kehendaknya sendiri. f. i. c. tidak bisa secara langsung berkonsultasi dengan guru ataupun teman. Siswa atau peserta didik dapat menentukan sendiri cara belajar yang sesuai untuk dirinya. Metode demonstrasi terbatas hanya untuk jenis pengajaran tertentu. Melihat sebelum melakukan. e. untuk menunjukkan bagaimana melakukan praktik-praktik baru dan memperbaiki cara melakukan sesuatu. Kelemahan a. b. Banyak biaya yang bisa dihemat dari cara pembelajaran dengan e-learning. Memberikan kesempatan bagi pembelajar untuk memegang kendali atas kesuksesan belajar masing-masing. sesuai dengan kemauan dan waktu yang dimilikinya. Manfaat bagi siswa dengan melihat sesuatu yang dilakukan sebelum mereka harus melakukannya sendiri. serta menjelaskan setiap langkah pengerjaannya. Keterampilan yang memadai diperlukan untuk melaksanakan demonstrasi yang baik. 4. Jika siswa mengalami kesulitan. Metode demonstrasi menunjukkan pelaksanaan ilmu pengetahuan dengan contoh. Demonstrasi hasil memerlukan waktu yang banyak dan agak mahal.

Tidak mengalami langsung. . b. Aplikasi dalam Pembelajaran Sebagai seorang guru sebaiknya menggunakan teknologi dan media untuk membantu demonstrasi di kelas. e. guru dapat menggunakan objek aktual untuk demonstrasi. Memotivasi peserta didik untuk mengeksplorasi (menjelajahi) tentang ilmu dan teknologi. sebagai guru adalah menunjukkan langkah atau keterampilan. Juga siswa dapat terlatih dalam cara berfikir yang ilmiah. atau individu yang membutuhkan sedikit tambahan penjelasan tentang bagaimana melakukan suatu tugas. Memerlukan banyak persiapan awal. Hal ini sangat efektif dengan prosedur yang kompleks. metode ini juga memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. kelompok kecil. Dapat mengurangi kepercayaan jika tidak berhasil g. Juga. Metode eksperimen merupakan suatu metode mengajar yang menggunakan alat dan tempat tertentu dan dilakukan lebih dari satu kali. dan pengalaman langsung. 5. Kelebihan dan kelemahan tersebut menurut Martiningsih (2007) dalam blognya yakni sebagai berikut. Hal ini berguna untuk melakukan demonstrasi sehingga guru tidak perlu melakukan demonstrasi dan panduan pengamatan mereka pada waktu yang sama. Dapat membina manusia yang dapat membawa terobosan-terobosan baru dengan penemuan sebagai hasil percobaan. Misalnya. pengalaman buatan.Penggunaan teknik ini mempunyai tujuan agar siswa mampu mencari dan menemukan sendiri berbagai jawaban atau persoalan-persoalan yang dihadapinya dengan mengadakan percobaan sendiri. hanya memastikan bahwa setiap orang akan memiliki pandangan yang benar mengenai apa yang ditayangkan. Kelebihan a. Sebuah demonstrasi bukan merupakan pengalaman langsung bagi siswa kecuali mereka mengikuti dari awal. c. Metode Eksperimen (Percobaan) Metode eksperimen adalah metode pemberian kesempatan kepada anak didik perorangan atau kelompok. Metode ini memberikan porsi waktu 70% milik pengajar/ guru dan 30% milik siswa. untuk dilatih melakukan suatu proses atau percobaan.d. menunjukkan ke seluruh kelas dan berbicara dengan siswa tentang apa yang mereka lihat. Dapat dipengaruhi oleh cuaca. Sebagai contoh. Menggunakan peralatan yang tersedia dalam laboratorium kimia antarsiswa dapat menampilkan kepada seluruh kelas mengenai prosedur tertentu yang mereka gunakan dalam menyelesaikan tugas. Metode ini dapat membuat anak didik lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya sendiri daripada hanya menerima kata guru atau buku. f. Sama halnya dengan metode-metode lainnya. Demonstrasi dalam kerucut Dale berada pada urutan ke-4 setelah dramatisasi. seorang siswa yang sudah tahu cara untuk memindahkan foto dari kamera digital ke komputer dapat meminta untuk menunjukkan teman-temannya atau kepada seluruh kelas. Siswa dapat memberikan demonstrasi kepada kelas mereka pada keterampilan atau prosedur baru yang telah mereka pelajari. Demonstrasi dapat digunakan pada seluruh kelas. menyiapkan video dari demonstrasi di depan kelas.

b. Siswa mendapat kesempatan untuk melatih ketrampilan proses agar memperoleh hasil belajar yang maksimal. Metode ini lebih sesuai untuk menyajikan bidang-bidang ilmu sains dan teknologi. Memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya sehingga guru mengetahui halhal yang belum diketahui siswa. hal-hal yang harus dikontrol dengan ketat. dan mengevaluasi dengan tes atau tanya jawab.Kelemahan a.mereka harus memahami masalah yang akan dibuktikan melalui eksprimen. Akan tetapi jika dilhat dari tujuannya. Memerlukan jangka waktu yang lama. Perlu dijelaskan kepada siswa tentang tujuan eksprimen. c. maka guru memberikan pertanyaan kepada siswa. Membutuhkan waktu lebih banyak. Materi yang ditanyakan tidak lepas dari pelajaran yang telah disampaikan. Untuk mengukur sejauh mana pengetahuan itu. mendiskusikan di kelas. Metode Tanya Jawab Metode tanya jawab terkadang susah dibedakan dengan metode diskusi. b. Bila perlu memberi saran atau pertanyaan yang menunjang kesempurnaan jalannya eksperimen. Keterlibatan fisik dan mental serta emosional siswa diharapkan dapat diperkenalkan pada suatu cara atau kondisi pembelajaran yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan juga perilaku yang inovatif dan kreatif. Pengalaman yang dialami secara langsung dapat tertanam dalam ingatannya. guru memberikan pertanyaan kepada siswa setelah selesai menyamaikan pelajaran. kemudian muncul respon jawaban dari siswa. c. hal-hal yang perlu dicatat. b. Kelas lebih aktif karena siswa tidak hanya mendengarkan saja. (Sofa. 6. Dalam hal ini sering tidak terkendalikan sehingga membuat persoalan baru. Tidak cukupnya alat-alat mengakibatkan tidak setiap anak didik berkesempatan mengadakan ekperimen. d. Dengan tanya-jawab kadang-kadang pembicaraan menyimpang dari pokok persoalan bila dalam mengajukan pertanyaan. serta emosional siswa. . siswa menyinggung hal-hal lain walaupun masih ada hubungannya dengan pokok yang dibicarakan. maka tanya jawab lebih bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa mengenai fakta-fakta yang telah disampaikan guru. Kelebihan a. Dalam metode eksperimen. Selama eksperimen berlangsung guru harus mengawasi pekerjaan siswa. urutan eksperimen. Aplikasi dalam Pembelajaran Prosedur eksperimen menurut Roestiyah (2001:81) dalam kutipan blog Martiningsih (2007) adalah : a. 2008) Aplikasi dalam pembelajaran Praktek metode tanya jawab. Memberi penjelasan kepada siswa tentang alat-alat serta bahan-bahan yang akan dipergunakan dalam eksperimen. guru dapat mengembangkan keterlibatan fisik dan mental. Guru dapat mengetahui sejauh mana penangkapan siswa terhadap sesuatu yang diterangkan. b. Setelah eksperimen selesai guru harus mengumpulkan hasil penelitian siswa. Kelemahan a. c.

blogspot.sumber: http://syacom.com/2012/05/jenis-jenis-metodepembelajaran.blogspot.html#ixzz27NL1f6ih .html Read more: http://khairul-anas.com/2012/03/jenis-jenis-metode-pembelajaran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful