Charles Augustin de Coulomb : Penemu Hukum Coulomb Charles Augustin de Coulomb (1736-1806) adalah ahli fisika Prancis

. Penemu Hukum Coulomb (1785), penemu neraca punter (torsi,1777), insinyur militer, inspektur jenderal pendidikan, dan pengarang. Ia lahir di Augouleme, Prancis, pada tanggal 14 Juni 1736 dan meninggal di Paris pada tanggal 23 Agustus 1806 pada umur 70 tahun. Ia sangat masyhur karena dapat mengukur gaya listrik dan gaya magnetic dengan teliti. Untuk menghormatinya namanya diabadikan sebagai satuan muatan listrik, ialah couloumb (disingkat C). Satu couloumb = banyaknya muatan listrik yang mengalir lewat suatu penghantar selama satu detik, bila besar arus satu ampere. Hukum Couloumb berbunyi sebagai berikut:”Gaya tarik atau gaya tolak dua benda yang bermuatan listrik berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya dan berbanding lurus dengan besar masing-masing muatan”. Untuk mengukur gaya listrik, Couloumb mempergunakan neraca punter atau neraca torsi yang sangat peka. Couloumb berasal dari keluarga bangsawan. Ia bersekolah di Institute Teknologi di Mezieres, sebuah perguruan Tinggi Teknologi pertama di dunia. Disitu ia mendapat pengetahuan murni dan terapan. Sesudah menggondol gelar insinyur, Couloumb masuk Korp Insinyur Kerajaan. Pada umur 28 tahun (1764) ia dikirim ke India Barat. Ia bertugas mengawasi pembangunan benteng di Martinique. Ia bekerja disana selama 10 tahun. Kesehatannya makin lama makin buruk. Maka pada tahun 1776 ia kembali ke Paris dan menghabiskan waktunya untuk mengadakan reset ilmiah. Tahun berikutnya (1777) ia menemukan neraca punter. Napoleon Bonaparte mengangkatnya jadi inspektur jenderal pendidikan. Pada tahun 1779 ia mempelajari dan menganalisis gaya gesek pada bagian-bagian mesin yang berputar.Dengan demikian Couloumb adalah orang pertama di dunia yang mengemukakan teori pelumasan. Pada tahun itu juga ia menemukan cara untuk bekerja di bawah air. Dengan begitu ia merintis pembuatan alat kerja di bawah permukaan air yang disebut caisson. Couloumb juga mengadakan riset mengenai kincir angina, dan mengenai elastisitas logam dan serabut sutera.

Hukum Coulomb adalah hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan jarak tertentu, dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya.

Hukum ini menyatakan apabila terdapat dua buah titik muatan maka akan timbul gaya di antara keduanya, yang besarnya sebanding dengan perkalian nilai kedua muatan dan

berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antar keduanya [1]. Interaksi antara benda-benda bermuatan (tidak hanya titik muatan) terjadi melalui gaya tak-kontak yang bekerja melampaui jarak separasi [2]. Adapun hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa arah gaya pada masing-masing muatan terletak selalu sepanjang garis yang menghubungkan kedua muatan tersebut [3]. Gaya yang timbul dapat membuat kedua titik muatan saling tarik-menarik atau saling tolak-menolak, tergantung nilai dari masing-masing muatan. Muatan sejenis (bertanda sama) akan saling tolak-menolak, sedangkan muatan berbeda jenis akan saling tarik-menarik [4].

[sunting] Notasi vektor
Dalam notasi vektor, hukum Coloumb dapat dituliskan sebagai

yang dibaca sebagai gaya yang dialami oleh muatan q1 akibat adanya muatan q2. Untuk gaya yang dialami oleh muatan q2 akibat adanya muatan q1 dituliskan dengan menukarkan indeks , atau melalui hukum ketiga Newton dapat dituliskan

[sunting] Catatan
Hukum Coulomb adalah hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan jarak tertentu, dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya.

Hukum ini menyatakan apabila terdapat dua buah titik muatan maka akan timbul gaya di antara keduanya, yang besarnya sebanding dengan perkalian nilai kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antar keduanya [1]. Interaksi antara benda-benda bermuatan (tidak hanya titik muatan) terjadi melalui gaya tak-kontak yang bekerja melampaui jarak separasi [2]. Adapun hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa arah gaya pada masing-masing muatan terletak selalu sepanjang garis yang menghubungkan kedua muatan tersebut [3]. Gaya yang timbul dapat membuat kedua titik muatan saling tarik-menarik atau saling tolak-menolak, tergantung nilai dari masing-masing muatan. Muatan sejenis (bertanda sama) akan saling tolak-menolak, sedangkan muatan berbeda jenis akan saling tarik-menarik [4].

[sunting] Notasi vektor
Dalam notasi vektor, hukum Coloumb dapat dituliskan sebagai

yang dibaca sebagai gaya yang dialami oleh muatan q1 akibat adanya muatan q2. Untuk gaya yang dialami oleh muatan q2 akibat adanya muatan q1 dituliskan dengan menukarkan indeks , atau melalui hukum ketiga Newton dapat dituliskan

[sunting] Catatan
Elemen dari semua material adalah inti dan elektron yang masing-masing memiliki muatan positif dan negatif. Kombinasi dan interaksi dari partikel-partikel ini memberikan berbagai struktur, sifat dan reaksi-reaksi material. Pertama, adalah hal yang sangat penting untuk memahami aspek fundamental dari interaksi listrik. Sebuah atom terdiri dari sebuah inti dan beberapa elektron; muatan listrik positif dari inti dan jumlah elektron yang mengelilingi inti adalah sama dengan bilangan atomik (Z). Ketika sebuah atom kehilangan atau mendapat tambahan elektron, ia akan menjadi ion positif atau negatif. Kecenderungan dari sebuah atom menjadi sebuah ion dengan kehilangan atau memperoleh tambahan sebuah elektron adalah berbeda dan bergantung pada jenis unsur kimianya yang diklasifikasikan dengan bilangan atomnya. Kecenderungan ini sangat berkaitan erat dengan sifat kimia dari unsur. Contoh 1.1 Hitung e, yang merupakan besar muatan listrik sebuah elektron dengan menggunakan konstanta Faraday, 96485 C.mol-1 dan bilangan Avogadro, 6,022 x 1023 mol-1. (1 C adalah muatan listrik yang dibawa oleh sebuah arus listrik sebesar 1 A selama 1 detik). (Jawaban) Muatan listrik dari 1 mol elektron adalah 96485 C.mol -1 yang berasal dari konstanta Faraday dan jumlah dari partikel untuk setiap 1 mol berasal dari bilangan Avogadro. Dengan menggunakan nilai-nilai ini, muatan listrik dari sebuah elektron dihitung sebagai berikut

Secara umum, material kehilangan sebuah elektron akan membawa muatan positif dan material yang memperoleh tambahan elektron akan membawa muatan negatif. Material yang membawa muatan listrik akan memberikan gaya satu dengan lainnya pada arah-arah yang saling menghubungankan mereka. Sepasang muatan dengan tanda yang sama akan saling tolak-menolak satu sama lain dan muatan dengan tanda yang berlawanan akan saling tarik-menarik. Gaya F yang bekerja pada muatan memiliki besaran yang berbanding dengan produk perkalian antara muatan Q1 dan Q2 dan berbanding terbalik dengan dengan kuadrat jarak antara kedua muatan tersebut, r. Inilah yang disebut sebagai hukum Coulomb dan dinyatakan oleh persamaan sebagai berikut: (1.1)

Contoh 1. hukum Coulomb sangat dalam. gaya yang bekerja pada sebuah elektron dan yang bekerja pada ion positif monovalensi memiliki besaran yang sama meskipun arahnya berbeda. kecenderungan untuk terionisasi dan reaktivitas).= -1/4πε 0(R/2)2 dan disebabkan oleh muatan negatif yang diletakkan pada jarak R/2 dan gaya tolak-menolak yang dinyatakan dengan F+ = -1/4πε0R 2 yang disebabkan oleh muatan positif yang lain yang berada pada jarak R. Jika sebuah partikel bermuatan diletakkan di antara pasangan plat logam yang memiliki suatu perbedaan potensial listrik (tegangan). Ini berkaitan dengan fenomena bahwa inti-inti yang bermuatan positif dapat digabung dalam suatu bahan dengan bantuan atau keterlibatan elektron-elektron). Jika sebuah elektron dalam keadaan diam dan kemudian dipercepat dari sebuah plat logam yang memiliki potensial listrik rendah menuju plat yang lain yang memiliki potensial listrik tinggi dengan perbedaan potensial sebesar 1 volt (V). Partikel yang memiliki masa akan menghasilkan gaya tarik-menarik antara satu dengan yang lainnya yang dikenal sebagai gaya gravitasi. hukum ini juga dapat diaplikasikan pada partikel yang sangat kecil seperti pada elektron dan inti atom. maka sebuah muatan positif akan dikenakan gaya yang mengarah pada plat yang memiliki potensial listrik yang rendah dan muatan negatif akan bergerak ke arah plat yang memiliki potensial listrik tinggi. Akan tetapi. (Dengan aksi yang diberikan oleh suatu muatan negatif. Besarnya gaya akan berbanding lurus dengan nilai absolut dari muatan listriknya. berkaitan dengan sifat atom baik itu secara fisika (contoh. untuk partikel yang memiliki masa yang kecil seperti elektron dan ion molekul. (Jawaban) Sebuah muatan positif akan mengalami gaya tarik-menarik yang dinyatakan dengan F. Meskipun hukum Coulomb ditemukan dengan mengamati gaya pada benda-benda bermuatan. R maka gaya manakah dari gaya-gaya yang bekerja pada muatan positif itu yang lebih besar. yakni apakah gaya yang diberikan oleh muatan negatif atau gaya yang disebabkan oleh muatan positif yang lain? Carilah arah di mana muatan positif memiliki kecenderungan untuk bergerak.Di sini. gaya gravitasi dapat diabaikan karena terlalu kecil dibandingkan dengan gaya yang diberikan oleh hukum Coulomb (gaya Coulomb). Karena gaya tolakmenolak 4 kali lebih besar dari gaya tarik-menarik maka setiap muatan positif akan cenderung bergerak kearah muatan positif yang lain. Jika sebuah satuan muatan negatif diletakkan pada suatu titik di tengah antara dua buah muatan positif yang dipisahkan oleh jarak.2. warna dari cahaya yang dipancarkan dan diserap) dan secara kimia (contoh. Kerja yang dilakukan untuk membawa sebuah muatan positif yang memiliki muatan sebesar 1 Coulomb (C) hingga . Karenanya. energi kinetik dari elektron tersebut adalah sebesar 1 elektron volt (eV). muatan-muatan positif dapat terikat satu dengan yang lainnya. Dengan demikian. pada beda potensial yang sama. ε0 adalah konstanta fisika fundamental yang disebut sebagai permivitas dalam vakum.

mencapai posisi di mana potensial listrik 1 V lebih tinggi dari titik awalnya adalah sebesar 1 Joule (J) atau 1 eV = 1.38 x 104 m.1). kecepatan sebuah proton dengan energi kinetik sebesar 1 eV adalah sekitar 1. James Clerk Maxwell (1831-1879). yaitu sepotong ambar dapat menarik potongan jerami kecil. Hitung kecepatan sebuah elektron yang memiliki energi kinetik sebesar 1 eV. Batang pertama terbuat dari kaca digantungkan dengan benang kemudian digosokkan dengan sutera.3. Karenanya. Beberapa orang yang dianggap paling berjasa adalah Michael Faraday (1791-1867). maka dapat diperoleh kecepatan elektron sebagai berikut: Dapat kita lihat pada contoh-contoh di atas. Pancaran elektron yang dihasilkan itu kemudian akan difokuskan pada layar floresens dengan menggunakan sebuah lensa elektron yang terbuat dari kumparan defleksi magnetik dan kemudian akan membentuk titik yang memancarkan cahaya pada layar. A. Kecepatan sebuah ion. hal ini dapat diperlihatkan secara sederhana menggunakan dua batang seperti gambar (1. Dengan demikian. Bahkan untuk ion teringan. Pada tahun 1820 Masehi Christian Oersted mengamati bahwa ada hubungan antara kedua sifat bahan tersebut. 1. Hal ini disebabkan oleh masa sebuah ion. Oliver Heaviside (1850-1925). kecepatan sebuah elektron yang memiliki energi sebesar 1 eV adalah sekitar 600 km. .602 x 10-19 J.1 Muatan Listrik Ada dua jenis muatan di alam ini.602 x 10-19 J.s-1. Pengetahuan tentang listrik dan magnetik sekarang ini dikenal dengan elektromagnetisme. masanya (M) adalah sekitar 1836 kali lebih besar dari m. Lorentz (1853-1928). ½mv2 = 1.602 x 10-19 J.s-1. H. dengan energi kinetik sebesar 1 eV lebih rendah dibandingkan dengan kecepatan sebuah elektron. Jika diketahui masa elektron sebesar m = 9. Contoh 1.109 x 10-31 kg. yakni bahwa arus listrik di dalam sebuah kawat dapat mempengaruhi jarum kompas magnetik. Ilmu ini bermula dari pengamatan oleh Thales 600 tahun sebelum Masehi. (Jawaban) Energi kinetik dari sebuah elektron (di mana m adalah masa elektron) dinyatakan dengan rumusan ½mv2 dan 1 eV = 1. dan M. ilmu ini dikembangkan oleh banyak peneliti. ion hidrogen (proton). Cari Artik HUKUM COULOMB Pengetahuan mengenai listrik dan magnet pada awalnya dibicarakan secara terpisah. M sangat besar dibandingkan dengan masa sebuah elektron. m. Heinrich Hertz (1857-1894). Analisa energi kinetik (analisa kecepatan) elektron dan ion yang dilepaskan oleh suatu bahan adalah hal yang sangat penting dalam mempelajari struktur dan masa dari bahan tersebut. Sebuah tabung Brown yang digunakan pada televisi (Tabung sinar katoda atau Cathode Ray Tube/CRT) dilengkapi dengan sebuah sumber elektron (electron gun) yang mana elektron akan dipancarkan dan dipercepat dengan beda potensial sebesar 10 kV.

Charles Agustin Coulomb adalah orang yang dianggap paling berjasa dalam melakukan penelitian tentang muatan listrik ). tetapi seiring dengan perkembangan penelitian tentang fluida yang menunjukkan bahwa fluida itu tidaklah kontinu tetapi terdiri dari atom-atom. maka ujung batang pertama akan bergerak menjauh. Selanjutnya yang menjadi bahan pertanyaan secara kuantitas apakah sama muatan yang timbul pada kaca setiap kali terjadi penggosokkan? Pada awalnya muatan listrik itu dianggap seperti fluida kontinu.1) Jika ujung batang kedua terbuat dari kaca digosokkan dengan sutera. Kedua kejadian di atas juga terjadi jika batang pertama terbuat dari plastik dan digosokkan pada bulu. Dan besar muatan elementer e = 1. maka pemikiran di atas berubah. maka ujung batang yang digantung akan bergerak mendekat. -1. maka gaya interaksi yang timbul antara kedua muatan tersebut akan memuntir serat gantungan. dan jumlahnya merupakan kelipatan dari suatu muatan elementer “ e “. 0. Jika batang pertama terbuat dari plastik dan digosokkan pada bulu dan batang kedua terbuat dari plastik dan digosokkan pada bulu. besarnya sudut θ menggambarkan ukuran relatif dari gaya listrik yang bekerja pada a. lalu didekatkan ke ujung batang pertama maka ujung batang yang digantung akan bergerak menjauh. Tetapi jika batang kedua terbuat dari plastik dan digosokkan dengan bulu. 1. Saat ini. Jika bola a dan b bermuatan. secara umum bahwa dalam keadaan normal bahan memiliki jumlah muatan positif dan negatif sama besar. Penamaan muatan positif dan negatif dilakukan oleh Benjamin Franklin (17061790) untuk membedakan muatan yang terjadi pada kaca dan plastik. Sebagai contoh muatan pada kaca menjadi positif sedangkan muatan pada sutera menjadi negatif. kaca dan plastik digunakan sebagai bahan perbandingan. Untuk menghilangkan efek puntir tersebut Coulomb memutar kepala gantungan. -2. q = n e dimana n = …. Efek kelistrikan di atas tidak hanya terjadi pada kaca dan plastik.… 1.Gambar (1. Muatan listrik timbul pada batang akibat penggosokkan 2. Salah satu percobaan yang menunjukkan hal tersebut dikenal dengan percobaan Tetes Millikan. Beberapa percobaan menunjukkan bahwa muatan listrik pada kaca belum tentu sama setiap kali penggosokkan. . Ia juga menyimpulkan hukum yang mengatur tarikan dan tolakan tersebut. Jadi dari percobaan yang sederhana di atas dapat dikatakan bahwa muatan sejenis tolak-menolak dan muatan berlainan jenis tarik-menarik. muatan-muatan dibatasi hanya pada bolabola kecil a dan b. Muatan listrik pada kaca yang digosokkan pada sutera berbeda dengan muatan listrik yang timbul pada plastik jika digosokkan pada bulu. Alatnya menyerupai tongkat gantung.2 Hukum Coulomb Dengan menggunakan alat yang disebut neraca puntir Charles Agustin Coulomb (1736-1806) mengukur secara kuantitatif besar tolakan dan tarikan yang terjadi antara dua buah muatan. hal inipun terjadi pada bahan-bahan lain. Jadi muatan listrik (q) terkuantisasi (merupakan kelipatan bilangan bulat dari muatan elementer e). Kesimpulan yang dapat diambil adalah : 1. Untuk menentukan jenis muatan yang timbul pada suatu bahan. 2.6 x 10-19 C ( C adalah satuan internasional untuk muatan yang merupakan singkatan dari Coulomb. adapaun penggosokkan yang dilakukan bertujuan untuk memindahkan sebagian kecil muatan.

gaya yang bekerja di q2 ditulis F21.2a) Gambar (1. dalam S. vektor satuan menggambarkan arah dari vektor besarnya satu satuan. A =  A  Â (1. Besar vektor selalu positif .4)). berarti tolak-menolak. Gaya yang bekerja pada q1 ditulis F12.6) x1 x2 r1 r2 y1 y2 q1 .2) diperoleh persamaan yang dikenal sebagai hukum Coulomb yaitu F = k (q1 q2)/ r2 (1.Kesimpulan yang diperoleh Coulomb. b a Gambar (1. Berdasarkan hukum Newton yang ketiga tentunya gaya yang sama besarnya dan arahnya berbeda bekerja pada b dan keduanya bekerja pada garis lurus yang melewati a dan b. Selanjutnya diperoleh bahwa secara spesifik gaya yang bekerja pada a maupun b berbanding lurus dengan perkalian antara kedua muatan.1) θ Gambar (1.4) Jadi gaya listrik yang bekerja di q1 dapat ditulis sebagai berikut.3) Dimana k adalah konstanta kesebandingan. F12 =  F12  F12 (1.0)).I untuk vakum k = (1/4πεo) dengan εo adalah permitivitas vakum. Sekarang andaikan muatan q1 dan q2 sejenis. Muatan q1 dan q2 diletakkan pada posisi r1 dan r2 (diukur dari titik asal (0. Menurut analisa vektor setiap vektor merupakan perkalian dari besar vektor tersebut dengan vektor satuannya.2) Dimana q1 dan q2 adalah ukuran relatif dari muatan pada bola a dan b. dan tarik-menarik digambarkan dengan dua buah gaya yang saling mendekat.3) Pengertian tolak-menolak digambarkan oleh dua buah gaya yang saling menjauh.1) dan (1. Pandang dua buah muatan (q1 dan q2 ) yang diletakkan di bidang xy (gambar (1. Di atas sudah dikatakan bahwa muatan sejenis tolak-menolak dan muatan berlainan jenis tarik-menarik.5)  F12  =  F21  = k (q1 q2)/  r 2 (1. Pertanyaan kita selanjutnya. Selanjutnya dari persamaan (1. F ∝ q1 q2 (1. bagaimana membedakan gaya pada masing-masing muatan ? Karena gaya adalah besaran vektor berarti persamaan (1. Gaya yang bekerja pada masing-masing muatan digambarkan pada gambar (1.2b) Neraca Puntir Coulomb a b Dimana r adalah jarak antara a dan b.5) di bawah. gaya yang bekerja pada a adalah F ∝ 1/r2 (1.3) harus ditulis dalam bentuk vektor.

(x2.r1)/  r2 .9) dan (1.11) ˆ Dimana F12 = { k (q1 q2) (r1 – r2)/ r1 – r2 3}. Ingat tanda muatan harus diperhitungkan ! 1.8).8) Dengan menggunakan persamaan (1. r2 = i x2 + j y2.r1 2}{ . dan (1.r1 ( vektor dengan garis tebal pada di gambar (1.ŕ (1.r1 } = { k (q1 q2) (r1 – r2)/ r2 .y2).5)).(r2 . dan q3 = -q.5) terlihat bahwa arah dari vektor F12 berlawan arah dengan arah r.12a) F13 = { k (+q ) (–q) [i (x1 – x3) + j (y1 – y3)]/ [(x3 – x1)2 + (y3 – y1)2]3/2 (1. dan (x3.5) q1 q1 q2 r2 – r1 F21 F12 r2 r1 Tolak-menolak Tarik-menarik ˆ dimana r = r2 . perhatikan bahwa ada dua muatan lain yang berinteraksi dengan q1 tersebut. F12 = .12b) Selain cara di atas ada cara lain yang dapat digunakan yaitu dengan memanfaatkan .q2 q2 q1 q2 Gambar (1. Gaya total pada q1 adalah jumlah vektor dari gaya-gaya interaksi q1 dengan q2 dan q3.4) Gambar (1. Untuk menghitung gaya pada q1.5) dapat ditulis kembali sebagai berikut : F12 = { k (q1 q2)/  r2 . q2 = +q.y3).9) Dengan cara yang sama kita dapat menuliskan persamaan untuk gaya yang bekerja di q2 F21 = { k (q1 q2) (r2 – r1)/ r2 .r1 (1. persamaan (1.r1 3} (1.6).r1 .r1)/  r2 . Hitung gaya listrik total yang bekerja pada q1. r3 = i x3 + j y3  r1 – r2 =  r2 – r1 = [(x2 – x1)2 + (y2 – y1)2]1/2  r1 – r3 =  r3 – r1 = [(x3 – x1)2 + (y3 – y1)2]1/2 F12 = { k (+q ) (+q) [i (x1 – x2) + j (y1 – y2)]/ [(x2 – x1)2 + (y2 – y1)2]3/2 (1. (1. dengan kata lain vektor satuan F12 sama dengan negatif dari vektor satuan r.r1 3} (1.y1).10) Dapat ditunjukkan bahwa untuk muatan berlainan jenis berlaku persamaan (1. F1 = F12 + F13 (1. Dari gambar (1.7) ŕ = (r2 . Masing-masing diletakkan di titik-titik (x1.3 Gaya Total Pada Sebuah Muatan Andaikan pada sebuah bidang datar ada tiga buah muatan titik q1= +q. F13 = { k (q1 q3) (r1 – r3)/ r1 – r3 3} r1 = i x1 + j y1.  r =  r2 .7).10).

Muatan q1 di titik (0. Dua muatan statik 1. b. Tiga buah muatan q1= +q.2 x 10 –19 )2 ](4 i – 3 j )N.4). pertama seperti halnya di atas dan yang kedua melalui pengertian analisa vektor. Jawab : 23.13a) F13 = (k q2 /9) ( -j ) (1. dan q3 = -q . Jika diketahui q1= q2= -q3 = 3. b) [(1/4πεo )( 3.4)). dan q3 di titik (3. Muatan uji positif diletakkan pada bidang yang normal terhadap garis yang menghubungkan kedua muatan dan ditengah-tengah kedua muatan tersebut.  F12 =  k (+q ) (+q)  /(jarak q1dan q2)2 = k q2 /42  F13 =  k (+q ) (–q)  /(jarak q1dan q3)2 = k q2 /32 Jadi F12 = (k q2 /16) (-i) (1. Gaya listrik q1 akibat q2 dan q3. Untuk mudahnya kita lihat contoh soal di bawah ini.2 x 10 –19 )2 ] [(241/500)i – (3/125) j ] N 3.6) x(m) y(m) 4 m 3m Soal-Soal 1. Gaya listrik total yang dialami oleh q3 Jawab : a) [(1/16πεo )( 3. Untuk menghitung gaya total pada muatan q1 kita akan gunakan dua cara.75 cm dari muatan positif.0).2). diletakkan pada bidang-xy seperti pada gambar (1. Tiga buah muatan titik diletakkan pada bidang xy (x dan y dalam meter). berarti kita tinggal menghitung besar gaya-gaya tersebut. Hitung jarak muatan uji terhadap masing-masing muatan agar gaya pada muatan uji maksimum. Dimanakah letakkan muatan tersebut agar gaya total yang dialaminya nol. Dua buah muatan titik positif identik ditahan pada jarak tetap sejauh 2a satu sama lainnya. Terlihat bahwa arah dari F12 ke arah x negatif (-i) dan arah dari F13 ke arah y negatif (-j ). 2.pengetahuan kita tentang vektor. Kenapa seperti itu.12b). ingat besar gaya selalu positif.75 m dari muatan negatif dan 13. hitung : a.13b) Hasil ini sama dengan hasil yang diperoleh melalui persamaan (1.0 x 10-7 C dan –3.6). yaitu sebuah vektor merupakan perkalian antara besar vektor dengan vektor satuan (lihat persamaan (1.12a) dan (1.2 x 10 –19 C. Sebuah muatan positif (+q) diletakkan pada garis lurus yang melalui kedua muatan. 5 2 04 q1 q2 q3 F12 F21 F13 F31 Gambar (1.2 x 10 –19 )2 ] i N. [(1/500πεo )( 3. Jawab : a/2 .0 x 10-7 C dipisahkan oleh jarak sejauh 10 cm. q2 = +q. karena prinsip tarik-menarik dan tolak-menolak. q2 di titik (0. Arah dari kedua gaya tersebut sudah kita ketahui.

r1 = 5 meter. b. -1).15) medan di titik pengamatan (6.4. Jawab : Posisi muatan r = r1 = 3 i – j meter. c.15) dikenal dengan persamaan kuat medan listrik oleh muatan titik. Gambar (1.5 PERHITUNGAN MEDAN LISTRIK OLEH MUATAN TITIK Untuk menghitung medan listrik yang dihasilkan oleh muatan titik kita dapat menggunakan persamaan (1.15) Terlihat bahwa E tidak bergantung pada besarnya q2.4) adalah E = [(k 1.7) di bawah ini ! Hitung gaya persatuan muatan yang dialami muatan q ! Jawab : a) (Q/4 a2πεo )[ -i /4 + (2i .r1)/r2 .√5 j )/27] N/C.14) Dimana E adalah medan listrik yang dihasilkan oleh q1 di posisi r2 E = [(k q1) (r2 . gaya listrik yang terjadi pada sebuah muatan adalah interaksi muatan tersebut dengan medan listrik. Berdasarkan persamaan (1.r1 3.6 x 10-19 C yang diletakkan di titik (3.r1 3] = q2 E (1.4) yang ditimbulkan muatan titik 1. Perhatikan gambar (1. e.7) 1. b) (Q/4πεo )[(r + d )-2 ─ (r-d)-2 ] j N/C q+Q 3a 2a r d d q -Q +Q -Q Gambar (1. Persamaan (1. (r2 r1) = 3 i + 4 j meter. persamaan tersebut dapat ditulis kembali sebgai berikut F21 = q2 [(k q1) (r2 . gaya listrik yang bekerja pada sebuah muatan dipandang sebagai sebuah interaksi sesaat. r2 . Muatan titik positif (+Q) diletakkan di titik asal (0. Gaya listrik yang bekerja pada q2 yaitu F21 = (k q1 q2) (r2 .8) q1 q2 r1 r2 . Untuk lebih jelasnya kita perhatikan kembali interaksi antara dua buah muatan titik q1 dan q2 yang diletakkan pada posisi r1 dan r2.r1 3] (1.6 x 10-19 q1) (3 i + 4 j)/125] N 1. posisi titik pengamatan R = r2 = 6 i + 4 j meter.r1)/ r2 . h. f. Contoh : Hitung medan listrik pada titik ( 6. g. Sebagai contoh perhatikan gambar di bawah ini. 4 MEDAN LISTRIK Pada mulanya.r1)/ r2 . kita akan mencari besar dan arah medan listrik yang di titik a.0).15). Sekarang ini pandangan tersebut berubah. d.

arah E adalah Ê = x i /x = i Titik e Posisi titik e re = x i .x i . arah E adalah Ê = (x i + y j)/(x2 + y2)1/2 Titik d Posisi titik d rd = x i . Medan listrik di titik a. Medan listrik di titik b. E = [(k Q) (rb – rQ)/ rb – rQ 3] = k Q ( y j)/ y3 Besar E =  E = k Q/y2.x i + y j .x i )/x3 Besar E =  E = k Q/y2.i Simpulan : 1. posisi muatan rQ = 0 i + 0 j = 0.x i + y j)/(x2 + y2)1/2 Titik b Posisi titik b rb = y j .j Titik g Posisi titik g rg = .x i + y j)/(x2 + y2)3/2 Besar E =  E = k Q/(x2 + y2). posisi muatan rQ = 0 i + 0 j = 0. posisi muatan rQ = 0 i + 0 j = 0. arah E adalah Ê = (x i . Medan listrik di titik f. posisi muatan rQ = 0 i + 0 j = 0.y j .y j . E = [(k Q) (rg – rQ)/ rg – rQ 3] = k Q (.y j)/ y3 Besar E =  E = k Q/y2.x i . arah E adalah Ê = (. Medan listrik di titik c. E = [(k Q) (rh – rQ)/ rh – rQ 3] = k Q (.y j . Medan listrik di titik h. E = [(k Q) (re – rQ)/ re – rQ 3] = k Q ( x i . posisi muatan rQ = 0 i + 0 j = 0.y j)/(x2 + y2)1/2 abc h0d gfe X (m) Y (m) y y xx +Q Gambar (1. posisi muatan rQ = 0 i + 0 j = 0. E = [(k Q) (rc – rQ)/ rc – rQ 3] = k Q (x i + y j)/(x2 + y2)3/2 Besar E =  E = k Q/(x2 + y2).9) Titik h Posisi titik h rh = . posisi muatan rQ = 0 i + 0 j = 0. Medan listrik di titik g.x i . Medan listrik di titik e. posisi muatan rQ = 0 i + 0 j = 0.y j)/(x2 + y2)3/2 Besar E =  E = k Q/(x2 + y2). arah E adalah Ê = (. arah E adalah Ê = (.y j)/ y = . Medan listrik di titik d.y j)/(x2 + y2)3/2 Besar E =  E = k Q/(x2 + y2). E = [(k Q) (ra – rQ)/ ra – rQ 3] = k Q (.y j)/(x2 + y2)1/2 Titik f Posisi titik f rf = . Titik-titik yang jaraknya sama dari muatan mempunyai besar medan listrik sama 2. arah E adalah Ê = y j/ y = j Titik c Posisi titik c rc = x i + y j .r2 .x i . Arah medan listrik meninggalkan muatan positif (coba gambarkan arah vektor . E = [(k Q) (rd – rQ)/ ra – rQ 3] = k Q (x i)/x3 Besar E =  E = k Q/x2 . arah E adalah Ê = .r1 Titik a Posisi titik a ra = . E = [(k Q) (rf – rQ)/ rf – rQ 3] = k Q (.

Kumpulan muatan ini kita sebut muatan kontinu. Muatan +Q yang tersebar secara merata pada kawat lurus sepanjang L. …. Lihat gambar (1. bidang datar. Titik-titik yang jaraknya sama dari muatan mempunyai besar medan listrik sama 2. Sekarang perhatikan muatan Q yang tersebar dalam volume V.11 )! Hitung medan listrik di titik P.16) Dimana E12 dan E13 adalah medan di r1 yang dihasilkan oleh q2 dan q3. dengan mengganti q1 dengan dQ.r)/ R .10) di bawah ! Berapakah medan listrik di posisi R? Untuk menyelesaikan pertanyaan di atas kita pandang elemen muatan dQ yang terdapat dalam elemen volume dV. Arah medan listrik menuju muatan negatif (coba gambarkan vektor satuan pada masing-masing titik pengamatan) Pertanyaan kita selanjutnya adalah bagaimana menghitung medan listrik di suatu titik yang dihasilkan oleh banyak muatan titik ? Untuk menjawab pertanyaan ini perhatikan kembali gaya listrik total yang terjadi pada sebuah muatan titik ( lihat persamaan (1. r2 dengan R dan r1 dengan r dE = [(k dQ) (R . Dengan anggapan bahwa dx sangat kecil maka kita memiliki muatan titik dQ yang terletak di x.r 3] dengan R = d j dan r = x i.15). Anggap bahwa muatan kontinu disusun oleh sangat banyak muatan titik identik (dQ). bola. Terlihat medan total di posisi r1 adalah E1 = (F1 /q1) = (F12/q1) + (F13/q1) = E12 + E13 (1.satuan pada masing-masing titik pengamatan) Nah. Karena muatannya kontinu maka penjumlahannya berupa integrasi.r 3] (1.r)/ R .r 3 (1. Jadi medan listrik di R merupakan jumlah dari medan listrik yang dihasilkan oleh masing-masing muatan titik identik tersebut ( gunakan persamaan (1.19) Jangan lupa bahwa dQ bergantung pada posisi (r). gambar (1.r)/ R . Jika dalam sebuah ruangan terdapat N muatan titik (q1.6 MEDAN LISTRIK OLEH MUATAN KONTINU Muatan listrik yang terdapat di dalam bahan umumnya adalah kumpulan muatan titik.Untuk lebih memahami konsep ini kita lihat beberapa contoh medan listrik oleh muatan kontinu yang serbasama. q2. 1.6. Perhatikan elemen muatan dQ yang terdapat di dalam elemen panjang dx. Medan listrik di titik P yang dihasilkan muatan titik dQ adalah dE = [(k dQ) (R .1 Muatan Garis 1. qN) maka kuat medan listrik di suatu titik merupakan jumlah vector dari kuat medan listrik yang dihasilkan oleh masing-masing muatan di titik tersebut. Medan listrik oleh muatan titik dQ di R dapat dihitung menggunakan persamaan (1. dan silinder ). Secara umum muatan kontinu dibagi menjadi dua muatan kontinu yang tersebar secara merata (uniform) dan yang tersebar secara acak. E = ∫ dE = ∫[(k dQ) (R . Anggap bahwa elemen volume ini sangat kecil. .17)).18) Di atas sudah dijelaskan bahwa sebenarnya muatan kontinu merupakan kumpulan muatan titik. E1 = E12 + E13 + … + E1N (1.17) 1. Dalam buku ini kita akan membahas secara khusus muatan yang tersebar secara merata ( dalam garis. sekarang! Bagaimana jika muatan di titik asal bermuatan negatif (-Q) ? Buktikan bahwa kesimpulan yang diperoleh adalah 1. Misalkan kawat tersebut diletakkan pada sumbu-x.11)). sehingga elemen muatan dQ dapat dianggap sebagai sebuah muatan titik yang terdapat di posisi r.

13). Medan total di pusat lingkaran adalah E = ∫ dE = (kQ/2π) 0∫2π dθ(.23) sama dengan nol.i cos θ – j sin θ )/ R3 (1.10) x d dx x d dQ X(m) Y(m) Gambar (1. Hitung medan listrik total di pusat lingkaran! Perhatikan elemen muatan dQ yang berada di dalam elemen panjang ds. maka dQ = (dx/L) Q.11) Karena muatan tersebar secara merata. perhatikan gambar (1.20) r R R-r r R R-r dQ Gambar (1. Hasil yang sama kita dapatkan dengan memandang dua buah elemen muatan identik (dQ = dQ’) yang membentuk garis lurus melewati pusat lingkaran. maka dQ dapat dianggap muatan titik. Muatan +Q yang tersebar pada kawat melingkar berjari-jari R. maka dQ = (ds/2πR)Q= (dθ/2π)Q. Medan listrik di pusat lingkaran akibat dQ adalah dE = (k dQ) R(.dE = (k dQ) (d j – x i)/ (d2 + x2)3/2 (1.23) Hasil integrasi persamaan (1.21) Batas integrasi didapat dari sebaran muatan dari x = 0 sampai x = L 2.12 ) dQ θ R P dQ’ dQ dE dE’ .i cos θ – j sin θ )/ R2 (1. Karena ds dianggap sangat kecil.22) Karena muatan Q tersebar secara merata. jadi Medan total di titik P adalah E = ∫ dE = (kQ/L)0∫L (d j – x i)dx / (d2 + x2)3/2 (1. θ dθ ds Gambar (1.

E → dE . x R dx x R dQ X(m) Y(m) ½L½L dE = k dQ[( x-½ L)(-i) +R j]/[(x-½ L)2 +R2]3/2 Gambar (1.14) di bawah ini). titik pengamatan terletak di dekat ujung kawat. maka setiap muatan titik di lingkaran memiliki pasangan yang menyebabkan medan listrik di pusat lingkaran nol.24) Sekarang kita kembali ke persoalan muatan yang tersebar merata pada bidang datar .6.14) Perhatikan bahwa medan listrik di titik P akibat dQ sama dengan persoalan di atas ( lihat persamaan (1. 1.y j + R k ){k dQ / (y2 + R2)[y2 + R2 + (0. R→ d = (y2 + R2)1/2 .15) di bawah ini.y j + R k )/( y2 + R2)1/2 diperoleh dE = ( .25) Dari gambar di atas didapat dQ = Q(a dy)/(ab) = Q dy/b (1.27) Medan total hanya ke arah sumbu-z positif. Kita lihat bidang datar berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran (a x b) m2.Gambar (1. dan j → ( . . Jadi dapat disimpulkan medan listrik di pusat lingkaran akibat seluruh muatan sama dengan nol. diawali dengan memandang sebuah elemen muatan dQ (muatan titik) yang terletak di x (lihat gambar (1.24)).26) Jadi medan total di P adalah E = ∫dE = k (k Q R /b) –b/2∫ b/2{ dy / (y2 + R2)[y2 + R2 + (0. Jika pada persoalan muatan garis di atas. Medan listrik di titik P oleh muatan titik dQ adalah dE = k dQ[( x-½ L)(-i) +R j]/[(x-½ L)2 +R2]3/2 Medan total di titik P diperoleh E = ∫ dE = (kQ/L)0∫L dx [( x-½ L)(-i) +R j]/[(x-½ L)2 +R2]3/2 = (kQ R j /L)0∫L dx /[(x-½ L)2 +R2]3/2 E = j {kQ /R[R2 + (0. dengan menggantikan Q→ dQ. R). Jadi konsep medan listrik yang ditimbulkan oleh kawat lurus jangan dilupakan. Perhatikan gambar (1. Ingat bahwa kita bekerja di dalam ruang dimensi-3.5 a)2]1/2} (1. jadi medan listrik total di pusat lingkaran akibat kedua muatan sama dengan nol. Karena besar muatan sama.5). Muatan +Q tersebar secara merata pada sumbu-x dari x = 0 sampai x = L meter. maka persoalan sekarang titik pengamatan P terletak di tengah-tengah ( ½ L.2 Muatan Bidang Di sini muatan dianggap tersebar merata pada bidang datar. L→ a.5 L)2]1/2} (1. Karena muatan tersebar secara merata. Sekarang kita perhatikan dulu persoalan kawat lurus di bawah ini!. Kita asumsikan bidang datar tersusun dari sangat banyak kawat lurus.13) Misalkan medan listrik yang dihasilkan kedua muatan di pusat lingkaran adalah dE dan dE’. maka kedua medan listrik tersebut sama besar.5 a)2]1/2} (1. Arah kedua medan listrik berlawanan (lihat pasal 1. Tetapi cara penyelesaiannya tetap sama.

Medan total di titik P adalah E = (k σ ) –b/2∫ b/2 –a/2∫ a/2 {(. a b P R x dQ a b y dQ a b y y y R y z d z y x Gambar (1. Bandingkan besar masing-masing gaya pada soal (a).0) dan (3.6 x 10-19 C diletakkan dalam bidang-xy secara berturut-turut pada titik-titik (0.27) dan (1.15) Cara lain untuk menghitung medan listrik untuk kasus di atas adalah dengan memandang elemen muatan pada bidang xy pada posisi sembarang (x.29) Perhatikan ! Apakah hasil yang diperoleh pada persamaan (1.x i – y j + R k )/ [ x2 + y2 + R2 ]3/2 = k [Q dx dy /(ab) ] (.Bagaimana besar dan arah medan listrik jika muatannya berjenis negatif ? Jika ingin berlatih anda dapat mengikuti prosedur yang sudah dilakukan di atas dan jika anda ingin memeriksa hasilnya dapat menggunakan persamaan (1. Dua buah muatan titik q1= 1. Jawab : a) F12 = .x i – y j + R k )/[ x2 + y2 + R2 ]3/2 }dx dy = k (k σ ) –b/2∫ b/2 –a/2∫ a/2 R /[ x2 + y2 + R2 ]3/2 }dx dy (1.27 ) dengan mengganti Q dengan – Q.6 x 10-19 C dan q2 = 1. b) sama besar .28) sama ? Soal-soal 1.x i – y j + R k ) adalah vektor posisi titik P dari elemen muatan dQ .y).F21 = k (1.6 x 10-19 )( ─ 3 i ─ 4j )/125 N.4). Gaya yang dialami masing-masing muatan b. Hitung : a.x i – y j + R k )/[ x2 + y2 + R2 ]3/2 Perhatikan bahwa vektor (. Medan listrik di titik P yang ditimbulkan oleh dQ adalah dE = k dQ (.

Tiga buah bola kecil.16) 2. Berapakah . b. 4.a b P R x y dQ a by z y x x dx dy dQ dQ = Q (dx dy)/(ab) = σ dx dy σ = Q /(ab) = rapat muatan Gambar (1. hitung besar masing-masing muatan. Empat buah muatan sejenis ditempatkan pada sudut-sudut sebuah bujur sangkar dengan sisi a. Kedua bola saling tarik-menarik dengan gaya sebesar 0. b) 4kq /9r2 pada muatan q . Hitung : a. Dua buah muatan titik q dan 4q dipisahkan oleh jarak sejauh 3r.1 m. Hitung : a. masing-masing bermassa 10 g digantungkan dengan tali kecil sepanjang 1 m dari sebuah titik bersama. b) nol 3. Jawab : 1. Dua buah bola penghantar yang identik dimuati muatan sama besar dengan jenis yang berbeda. Jarak sebuah titik dari q dimana medan total di titik tersebut nol Jawab : a) 4kq2 /9r2 .371 x 10-7 m 7. Sebuah elektron ditembakkan ke arah proton dengan laju awal 3.0 x 105 m/s. Berapakah jarak antara dua proton jika gaya tolak listrik yang bekerja pada masingmasing muatan sama dengan dua kali beratnya di permukaan bumi.7 x 10-27 kg. Bola-bola tersebut bermuatan identik dan menggantung membentuk segitiga sama sisi yang sisi-sisinya 0. Diketahui percepatan gravitasi bumi 10 m/s2 dan massa proton 1. Bila kedua bola terpisah oleh jarak 0. b. c) sejauh r dari q dan sejauh 2r dari 4q. Jawab : a) k 2q/a2 . pada jarak berapakah dari proton elektron memiliki kecepatan dua kali semula ? Jawab : 2. Besar gaya per satuan muatan pada masing-masing muatan c. Besar medan listrik oleh masing-masing muatan di titik potong diagonal. kq /9r2 pada muatan 4q.108 N. Besar medan gaya listrik yang dialami oleh masing-masing muatan. Jika jarak mula-mula antara elektron dan proton sangat jauh. Medan listrik total pada titik potong diagonal. Jawab : 0.732 x 10-6 C 6.50 m.8232 cm 5.

Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap muatan Q besar atau kecil. anggap d << r. Jawab : σ/2εo dd Muatan Listrik Dan Hukum Coulomb. a.67 x 106 m/s. Muatan Listrik. Jika ukuran volume yang ditempati partikel-partikel bermuatan tersebut sedemikian kecilnya di bandingkan dengan jarak-jarak lain dalam persoalan yang dibicarakan. Dalam literatur -biasa digunakan huryf q atau Q untuk menyatakan jumlah kelebihan muatan positip atau negatip pada suatu benda. b) 1. positip atau . berapakah muatan titik tersebut ? Jawab : 0. selalu menempati suatu volume tertentu. Benda bermuatan listrik ialah benda yang mempunyai kelebihan sejumlah elektron atau proton. memiliki muatan total +Q. 1-1.5 x 10-8 s.387 x 10-8 C 8.0 N/C. Medan listrik di titik tersebut akibat muatan titik terukur sebesar 2. Benda yang kelebihan sejumlah elektron akan bermuatan negatip dan yang kelebihan sejumlah proton dikatakan bermuatan positip.555 x 10-10 C 9.5 m dari sebuah titik pengamatan. Jawab : E = ∫ dE = [k4rQ/(4r + 2πr)]-2r∫2r r j dx / (r2 + x2)3/2 r 2r 2r R Soal (9) Soal (10) 10. Sebuah elektron dilepaskan dari keadaan diam pada permukaan plat bermuatan negatif dan menumbuk plat positif dalam waktu 1. misalnya atom-atom. Sebuah plat berbentuk bujur sangkar ( panjang sisi r = 1 m) memiliki muatan persatuan luas σ. Dua buah kawat penghantar identik sangat panjang.muatan masing-masing bola ? Jawab : 4. atau elektron-elektron. Sebuah medan listrik serbasama terdapat di dalam daerah antara dua plat identik dengan muatan total berlawanan. Hitung medan listrik total pada pusat lingkaran. Diketahui jarak antara kedua plat 2. Berapakah laju elektron saat menumbuk plat ? b. Jarak antara kedua kawat R. Hitung gaya persatuan panjang yang dialami masing-masing muatan ! Jawab : Q2/(2πεoL2R) N/m 11.012 x 103 N/C 12. Sebuah titik pengamatan terletak sejauh d dari plat. Muatan listrik +Q tersebar merata ke seluruh kawat yang berbentuk seperti gambar di bawah. Berapakah besar medan listrik di antara plat ? Jawab : a) 2. Sebuah muatan titik diletakkan sejauh 0.0 cm. maka partikel bermuatan tersebut dikatakan muatan titik. Sekelompok partikel bermuatan. Hitung besar medan litrik pada titik tersebut akibat plat bermuatan.

1-2. DisiniQ = .negatip adalah merupakan kelipatan dari: e =1. 85432X 10-12F/m Jika QI dan Q~beradadalam medium di elektrika isotropikmisalnya minyak. jika orbit elektron terhadap intinya Rata-Rata berjarak 0. Berapa besar gaya elektrostatika pada elektron atom hidrogen yang di akibatkan oleh proton tunggal intinya.c) (-1.1 6 X .!!dahandari QI ke Q2' sehinggagaya elektrostatika pada muatan QI akibat muatan Q2adalah FI =-F2 Dari percobaan di peroleh bahwa : 1 9 2 2 .. Hukum Coulomb Gambar 1-1menunjukkan dua muatan titik QIdan Q2terpisah pada jarak r dengan QI terletak di pusat salib sumbu XYZ.602 X 1O-19C Di sini -e adalah muatan untuk satu elektron dan Coulomb (C) adalah satuan muatan listrik. Q.A Disini r =r r=xi + yj + zk: adalah vektor perpi. Hukum Coulomb menyatakan bahwa gaya elektrostatika pada muatan Q2 akibat muatan QI adalah : 1. 53 x 1010m.1 3 dan besamya : 1-2 -.Maka gaya pada muatan QI aklbat muatan-muatan lainnya adalah : FI =FI2 +F13 + + FI[ disini FI' adalah gaya elektrostatikapada muatanQI akibat muatan Q2' dan seternsnya.pada posisi tetapdalam suatu susunan salib sumbu.. z y __ I / I/ y y/ x Gambar J -J Misalnya QI' Q2'Q~.6 x 10 c) .. 53 x 10 -10 m 2 2 -19 19 F =K Q1 Q2 =(9 x 10 Nm. maka Eodalam. Contoh Penyelesaian 80al.=8.98742 x 10 Nm!2 41tEo Dengan cara matematika konstanto E 0 yang disebut permitivitasrnang hampa didefinisikan sebagai Eo= 8. l' 10-19 C . 4 Jawab. 85432xlO-12C2/N.m2=8.6 x 10 C) (+1. 1-1. (1-1) harns diganu dengan E=KEo dan K disini adalah konstanta dielektrika medium. Q2=+ 1' 6 x 10 -19 C dan r =0.

Ox 10 C) = 330N (0..53 x 10 m) = -8._= 120NdanF =F} +F l =260N x x ~ y y y Dengan demikian besar dan arab gaya F3 adalab : F3 =-IF:+ F: =-Y(120N)l + (26ON)l = 290N tg e = F IF = 260 N/120 N = 2..0 x 10 Nm. 2 atau e = 65° y x .c)(6. Penentuan gaya-gaya untuk Contoh 1-3 5 Jawab : Gaya Fi adalab gaya tarik dan Fz gaya tolak BesargayaPidanpzmasing-masiandgalah : 9 1 1 -5 -5 F} = (9.07N 1-3.5p) 2 -6 -6 F3z= k Q3 Q2 = (9 x 10 Nm.:.) GayaelektrostatikaF3i merupakangayatolakdan F3z gayatarikmaka: F3=F31 + F32 = 0..60 m) 9 1 1 -5 -5 Fl = (9.F =F } +F.30 m) Besar komponen-komponen gaya F}pada sumbu x dan y adalah: Fix = F} cos 30" = 120 N dan F2J<= 0 F~ = .. 0:.43N r3i 9 (0.43N..c) (-4. Jawab : F l' F " Iy I I .2 -10 2 r (0.0 x 10 Nm...0 x 10 C) .20 m--~ Gambar 1-2 Diagram Contoh 1-2 9 2 2 -6 -6 F3i= k Q3 QI = (9 x 10 Nm..~ Q =-86 JlC 2 ~~ I Gambar 1-3.30m ~I ~ 0.c) (-4..20m.5x 1~ C)(8.0 x ~O C)(-3.1C) yang di akibatkan oleh dua partikel bermuatan lainnya.. 60Cm I . 0.5x 1~ C)(5.4. akibat muatanQldan Q2....0 x 10 C) = -4. 1-2..6x 10 C) = 140N (0.2 x I~N Tanda minus di sini menyatakan gaya tarik-menarik... Hitunglah gaya elektrostatika pada partikel ke tiga dalam Gambar 1-2 (Q3=-4 J.F1 sin30"= -70N F_ = 330N Maka.0 x 1~ C)(+5.5 N= -4.c)(6..0.5N r3z (0... " 3~Cm "" I 90° 3~"" Q =+50JlC __... Hitunglah besar dan arah gaya pada muatan Q3 seperti ditunjukkan dalam Gambar 13.

dalam mediumyang mempunyaikonstantadi elektrik 2.875 .43875) arab F2 terhadap sumbu x.6838 r 43. x =20 em y =25 em.0 x 10 )(3.875 Cos<p= ~ = ~ =0.4558 r 43. y..21N 41tE / 41tE. hitunglah pereepatan awal masing-masing partikel. Dalam Gambar 1-4. 5.5698 r 43.6 x 10 ) r A 2 2 r -10 r (10 ) -SA =-4. Z = 30 em. Dalam Gambar 1-4. dan r =1A=1010 m.5 (b) arab F2dalam medium sarna dengan dalam (a) 1-6. Q2 elektron.1-4. dalam ruang bebas (b).52 = 112.0 x 10) (200x 10)(30x 10 ) =280.anme. Jika partikel-partikel ini daTikeadaan diam. Tentukan besar dan arah gaya Fl' (a). x kg r 43. Jawab: Gaya pada elektron adalab: 9 -19 -19 F =k QI Q2 A =(9. =~ =0..2 x 10 ) (-1.875 F 2=~ QI Q2 = 1 QI Q2 =280. z positip adalab: CoSIX=~ =~ =0.. z y -I/ I/ y y/x Gambar 1-4 6 Jawab: (a) r = (x2 + y2 + Z2)112 =(202+ 252+ 302)112 = 43. QI adalab partikel IX(muatan 2 e).875 Cos~=r.52 N (0. Q} =200 ~ Ql =30 ~ C. dan besar gaya F2 adalab : 9 --6 --6 FI = (9.Eo / 2. 43875 m.61 x 10 r N _AaA d o ° ° A _ r _ 20 i + 25 j + 30 k d _ 9 11 10 -31 Isml r . 875 em = 0.

.61 x 10-31r = 6.. Dengan mengabaikan gaya grafitasi.13=(9..q2=400mC.375iN 2 2 2r ..375 iN 2 2 r 13 (12) 9 ~2 F23 =k q2 q3 .r13= 12m.0 x 10) (300) (500) (10 ) i=9. hitunglab Jari-jari orbit lingkaran r. Suatu muatan titik -QI ditempatkan dipus at sumbu x-yoMuatan + Q2 terdistribusi seeara merata pada seluruh permukaan bol~ dan mempunyai massa m berputar dengan kecepatan 7 sudut w dalam orbit lingkaran berjari-jari r terhadap pusat sumbu.9j m maka F23. DalamGambar 1-5. 65xlO-27kg sehingga pereepatannya ~.11 x 10 Gaya pada partikelIXadalab F2 dan massanya 6..65 x 10 1-7. lawab.r 12=9m.0 x 10 )(300)(500)(10 ) i= 9. Gaya tarik elektrostatikapadaq~ : F =~ ~Q2 41tE o r 2 mengarah ke pusat dan merupakan gay a setripetal maka F=~ 41tE (QI 2Qi =mrw2 o r ( QQ ) ~ dan r -_ 1 2 2 41tEomw 1-8. Hitung lab besar dan arab gaya F3 pada muatan q3' y x Gambar J-5 Gaya pada q3akibat ql dan q2masing-masing F13 dan Vk . al = +4.. a2= F2 = -4.93 x lOZl~m/s2 6.= 12i .. ak .Denganmenggunakanhukum Newtonke dua di peroleh percepatanelektron : ~.q3=500mC.61 x 10 r = -506 x lOZl~m//: -31 ' me 9. e tOfJar r13=9 i dan r23.ql =~OOm C.23 = (9. 9 -12 F13 =k ql q3 .

. q = 8 Jl C.A . q2padajarak Z2dalam sumbu z dan q pada titik P (x.375 i + 6..50j .40i + 0. . Z F III ....775) + (4.. F3 =Fl3 + F23 =9.50j + O.15k r2= 0. Xl= 0. 60 m.2911 16.775 =09567 16.8 j N 8 dan ..8 j N Besar gaya F3adalah : r 2 iJY.5574 k (N) Dengan cara yang sarna: . ql di tempatkan pada sumbu x padajarak Xldari pusat. X= 0.r23 (12 + 9 ) 2 A . -F1=k-rlq-2 q A _ (9.8775) A . 75 m. ..40) + (0.775i .40 m.. = . ..13j + 2..O)j + (z ..60) I = 0. = 6. .50) + (0. Dalam Gambar 1-6. A " r =(x . y = 0.4.4.4 i .0 x 10) (40) (83 ) (10 ) (--{).Iz I/ ___ I / l.50j + 0. hitunglah gaya total F pada muatan q...8 =0.1..7047i + 2.y z) dalam mango Jika ql = 40 JlC..8775m dan 9 9 -12 A ..O)k = ~. F3 = (15.42 i . q2= 50 JlC.8 j = 15.80 m.60 k) r~ (0..40i + 0.8) I = 16.60k r 2 2 21~ r = (0. . r2=0.40i + 0.50 dan Z = 0.49 1-9..o/x Y __-Y y Gambar 1-6 Jawab: ...6576m .49 ' Cos (3= -4.49 N Arah gaya F3 terhadap sumbu x dan y positif: Cos ex=15.0. '" .4.xJi + (y . Z2= 0.

8 kg dan q = 9. maka supaya harganya maksimum. Suatu muatan q. Suatu bola yang massanya M.. .0.lC.. Sebuah bola lain bermuatan + q2' ditempatkan pada sumbu x pada Jarak h> L vertikal di bawah pusat sumbu0 (Gambar 1-8).063i + 6. = 5.. . (a) Tentukan Jarak X agar gaya total F pada besarnya maksimum..lC. 1-11. dan besamya: F = 2k ql 2q Cos9 = 2kql q~ I 2 ~~ r x + y' 10 Disini F = F(x)..8 rn/S2hitunglah harga e pada posisi bandul dapat tetap dalam keadaan diam. (b) Jelaskan gaya yang berubah-ubah di sekitar pusat x. L=1. sehingga membentuk sebuah bandul.459 j + 0.1. y E ~x Gambar J-7 (a) Karena Simetri. ditempatkan pada posisi y dan muatan lain yang sarna pada -YI' seperti dalam garnbar 1-7 Muatan q dapat digerakkan sepanjang X.659 k (N) 1-10. keadaan kcsetimbangan ini tidak stabil. (b) Untuk x = 0.. ..8m. gaya Fdiarahkan menjauh dari pusat dan muatan yang dapat bergerak akibat dari distribusi muatan yang tctap.3 X (x + y) =0 diperoleh: x =:t fr Dua titik ini semuanya menunjukkan maksimum bukan minimum.. tidak pernah dalam keadaan setimbang yang stabil. karena untuk x :. gaya F arahnyasepanjangsumbuX. di sini berartibahwaq dalamkeadaan setimbangdi pusat sumbu O.358 i + 8. 5 m. digantung dengan tali bukan konduktor yang panjangnya L.8985k dan gaya total F : . Jika besarnya q = 60 J. : II II L =(Lcos e) i + (L sin 8)j .3284j .Sehingga : A . Bagaimanapun juga.:.. 2 2 2~ atau (X + y ) 2 . F=dF =~ ( 2kq\q~=O dX dx (/ + //4 2 21.. M = 0. F =FI + F2 = 3. f = 0. y Fe Gambar 1-8 Jawab : Vcktordari pusat ke + q. mcmbawa muatan + q\. h = 1. q2=40 J..

2.(k ql q2 hjMg) o us\ e ua: s = 2Lh dengan rnernasukkan harga-harga yang telah di ketahui di peroleh : Cose = 5.2 L h Cose) Mornen Resultan pada bandul terhadaptitik pusat 0 : . artinya posisi kesetimbangan pada Q = 0°atau pada Q=1800 22~ SI . Pada titik-titik sudut suatu bujur sangkar yang sisinya a terdapat rnuatan-rnuatan rnasingrnasing besarnya +2Q(titik sudut kiri bawah). Ditanyakan berapa gaya yang akan dialarni oleh .MgLSme =0 x y y x 2 2 Yo (L + h .dan dari q2ke + q\ : __AA r =L . 3° 1-12.2 L h Cose) (L + h .4 . -2Q(titik sudut kanan bawah) . k d Co e L + h .2LhCose) Solusi pertama : sin e =0..q (titik sudut kanan atas).h i =(L cos 8) i + (Lsin 8)j 11 Gaya total pada rnuatan + ql : . Mo=L x F=(LxFy-LyFJk Dalarn keadaan setimbangbesar rnomen Resultan nol.q\q2 ..~ F =Fe+ Mg = k -"3 r + MgI r kqlq2 [(LCose-h)i+(Lsine)jl M ~ = ~+ gl r 2 21~ (LCose-h) + (L Sine) I [ k ql Q2(LCose -h) ] ~ [ k ql q2LSine -h ] ~ = + Mg 1+ + Mg J 2 2 Yo 2 2 Yo (L + h . Artinya kesetimbangan ketiga pada posisi e = 61..49 . Mo=L F ..L F = .90 048 5. +q (titik sudut kiri atas). k ql q2Lh Sine .

x 10 + .0465) N . = F12+ F13COSe = .50 xx 1100 .x 10 N 25 2 -7 2 F14 =~ 2 ~ =9 x 109 2 (1..x 10 (-. 2 2~ F = (Fx+ F) 2= (0.x 10 . akibat gaya Coulombdari muatan lainnya.-18x 10-I) N 25 12 25 9 -I 1 Fy= .f2.0 X 1001 Coulomb dan a = 5. kalau diketahuiq =1.FI4 =(-9 x 10-I x -1 .rnuatan+ 2q.) N 9 -I F13 =.0 X 10-4) N 4 1t Eo a 25 x 10 18 -I FI4 =.0 x 10 ) N -4 25 x ]0 36 -I F12 =.0465 N 25 12 2 2V.x 10 N 25 Sedangkan arab dari ketiga gaya pasangan telab ditunjukkan dalam gambar : ( 36 -I 9 -I 1 ) F.0 em = 5 x 1O-2m FI2=~4q2 41tE --r o a 9( -7 2 = 9 x 10 .0 em 12 y +2q F x Gambar 1-9 Jawab: a = 5.N 25 25 f2 9 -I 1 Fx=-25 x 10 (4 + .4 ].169 + 0.x]O N 25 1 2 F13 =_ 2 q 9 -7 2 4 1t E02~a =9 x 10 (12.\~N =0.169 N 13 Fy =FI3 sinq .2) N =-0.

0 m/dctl = rn2. 2 1 q -7 F12 =.0 rn/detl 7 -7 -7 ffi2= .29 x 10 II m. Bcrapa muatan dari rnasing-masing partikcl itu ? Jawab: (a). 9 (b). Ditanyakan: a).1 x 10 (3.2' =6.11 x 10-31kg mengelilingisebuahprotondalamorbit ling~arandenganjari-jari5.3 x 10-7kg. Percepatan yang dialarni oleh partikel pertama dan kedua rnasing-masing adalah 7.massa proton 1.= (0.2 x 10 ) -6 q2 10.3 x 10-7kg.1 x 10-7C2 9 x 10 q2 = 60. keduanya dilepas dari keadaan diarn. 9. Dua partikel yang bermuatan sarna terpisah sejauh 3. 1-13.08 X 10-11C 14 1-14.3 x 10 x 7 N.x 6. Bcrapakah rnassa dari partikcl yang kedua ? (b).24 x 1~ =44. Berapa kecepatansudutnya? Jawab : a) . Berapa percepatanradial dari elektron tersebut ? b). FI2 =mlal F21 =rn2a2 FI2=F21 rnlal =rn2a2 6.0307) Yz F = 0.169 N a = . Berdasarkan model dari Bohr maka atom hydrogen itu terdiri dari elektron yang massanya 9.176 X 10-22 C2 q =7.berarti a dikwadran ke-ernpat. Bila mass a dari partikel pertama adalah 6.2 x 10-3rn satu sarna lain.175 N tga=Fy=_0.67 x 1O-Z7 kg.6 x 10-19Coloumb. rnaka ditanyakan : (a). Protonbermuatanpositifyang besamyasamadengan muatanelektrone = 1.3 x 10 kg = 49 x 10 kg. 4 1t Eo r 2 9 q -7 9 x 10 -3 2 = 44.0 m/dctl dan 9.0465N =-0.15.40 Tanda .0 m/detl.2751 Fx 0. 7.

b). Pada percobaan hamburan Rutherford ditembakkan partikel a (yaitu inti \ He) pada inti atom emas 19779Au.03 x 10 )~putaran r 5.29 x 10-11 detik w =4 13 x 1016 putaran .29 x 10 ) -8 = 8. 109 (2 x 1.6x 10) N (10 ) F =364 N. dctik 1-15. sedangkan inti atomemas terdiri dari 118 netron dan 79 proton.23 x 10 m =903 1022~ a -31 ~ ' X 2 9. Melelui titik tcngah Ternpat kedudukan titik-plating di buat sebuah bidang datar yang tegak lurus . Inti dari atom helium terdiri dua netron dan dua proton.2 F=1e 4 1t Eo "r'T =ma -192 9 X 109 (1. F = ma a = F = 364 --. Dua rnuatan titik yang positif dan sarna besamya terpisah satu sarna lain sejauh 2a. -Z7 2 m 4 x 1. massa proton =massa netron = 1.. Ditanyakan : a) Berapa besar dari gaya tolak menolak itu ? b) Tentukan percepatan dari partikel a yang disebabkan gaya tersebut. Muatan dari sebuahproton=1.67 x 10-Z7 kg.6 10 )(7-1942 x 1. Jawab: a).45 x 1028m/detZ.!!!.67 x 10 det a = 5. disini berlakulah gaya Coulomb tolak menolak daTi dua inti pada jarak pemisah 1O-12cm.a (5.6 x 10-19Coulomb. 15 1-16. F = ! ql q2 41tEo / ~9 ~9 =9 x. 22 W= ( ~ ) 2= (9.11 x 10 det det b). a = wZr y.6 x 10 -1)12'=9 11 x 10-31.

karena itu intibolehdianggapsebagaimuatantitik.-.3 x 1O. hingga elektron dapat tetap ber-orbit. Hitung gaya tolak antara kedua inti itu seandainya jarak pisahnya 3 nanometer(lorn=1O-9m). Jawab : Jari-jari inti adalahdi sekitar 10-15m.1 q q' 4 1t r -2 or r2 = y2 + a2 Dari kebesaran terlihat bahwa komponcn gaya yang horizontal saling rneniadakan.6 ~ 102 C) = 5.. Menurut model atom Bohr tentang atom hidrogen.___1_ q q' Y 41tE 2 2 2 2X °y+a (y+a)2 F = ~ :i. jadi yang ada hanya komponen gaya yang vertikal saja. sedangkan pada binatang tadi adalah q'. jadi F = 2. maka : -19 2 F =kq i' =(9 X 109N .garis penghubung itu. Ternpat kedudukan tilik-tilik dirnana gaya rnaksirnurn yang bekerja pada suatu Jawab: Misalkan besar dari kedua rnuatan itu besamya rnasing-rnasing adalah q.Kedua inti itu berada dalarnvakum. r (3 x 10 m) 1-18. Sin e sin b = y/r = y/ (y2 + a2)112 F-2_-_.L (y + a ) 2 .m2/C2) (2) (10) (1.Gaya tarik antara proton dan elektron inilah yang merupakan gaya sentripetal pada elektron. elektron (q=e)mengelilingiproton 9q' =+ e) denganjari-jari 5. Muatan inti helium ialah + 2e dan muatan inti +1Oe.i.3/2 (y + a) 2 y =0 d 2 2 23 Y 1t Eo (y + a) bcrarti 2 2r 2 2~ 2 (y +a)2-3(y +a) 2y =0 y2 + a2 _ 3 y2 = 0 2y2 = a2 y=!af2f 16 1-17.60 x 10-19C. 2 2 r: 4 1t Eo (y + a ) 2 Gaya F yang rnaksirnurn bila ~~ =0 2 2r 2 2~ 2 dF =.11m. q Garnbar 1-10 Fc_. _ .1 X 10-10N. Tentukan .dimanae adalahmuatandasar 1.

8 x 10 -4 N dan (3) gaya Coulomb F yang bcrupa gaya tolak. dan gaya gravitasi F&antara dua buah elektron.2 x 10 N) (5-.8 m/s'l) = 9. 109) bermuatan sarna menggantung di ujung tali yang sarna panjangnya. Maka 2 -8 mv 8.z Fg Gm Ir Gm 9 2 2 -19 2 (9 x 10-llN.meskipunpadanyabekerjatiga gaya berikut: (1) teganganT dalam tali. Jawab : 2 m2 HukumCoulomb : Fe =k q2 dan Hukum gravitasi: Fg=G 7: rr v =V (8.2 2 . Dari "iF " = 0 dan "iF . =8. x 106m/s 9. dan (b) tentukan laju elektron. Massa elektron ialah 9. < Jawab: (a) -19 2 F =kq it =(9 X 109N . = 0 untukbola kiri.m Ikg ) (9.lxlO .6 x 10_9C).2 x 10 N =r atau 1-19. Garnbar 1-11 menunjukkan dua bola identik (m= 0.m IC2 ) (21.mg =0 Dari persamaan kedua ini dipcroleh -4 .2 X 10-8 N. = 1-20.3 x 10 m) b) Gaya di atas ini ialah sentripetal yang dialami elektson. Bola ini seimbang.(a) gaya tarik-menarik antara kedua partikcl itu. -8 -11 (8.2 x 10-8 N) (r) = 222 Fe _ kq Ir _ kq Maka . X 1042 (6..67x 10 N. r (5. Berapakah muatan bola? 17 Jawab: Perhatikanbola kiri. (2) gaya gravitasi.1 x 10 kg Tentukan perbandingan gaya Coulomb F.1 x 10 kg) Nyata bahwa gaya Coulomb (= gaya listrik) adalah jauh lebih besar daripada gaya gravitasi.331x 10 m) =2. Pada posisi yang tarnpak pada gambar. diperoleh T cos 60 0_F = 0 T sin 60 0 .6 x 10 -3C1) 2 =4.m2/C2) (1. kedua bola temyata seimbang.2. mg= (1 x 104 kg) (9.31kg.2.

45) z + (39) Z N =39 N Sudut antara gaya resultan dan sumbu -Y positif adalah aretan (0. 1-22. Maka 2 -4 2.m2/C2) (3 x 10 C) (4 ~ 10 C) =2.866 ' Isikan dalam persamaan pertama : -3 -4 F =T cos60°= (1.7 N. r (5.F: + F. 9 N 18 Maka F = ._ 2_ Fr _ (5.45 N F. =Fl sin 60°.e). r (020 m) Komponen gaya resultan pada muatan 4 ~C adalah : F" =Flcos 60°. dari Hukum Coulomb diperoleh : 9 [ 2 2] 9 ~ F =k q1 . = 4(0.6' x 10 C) =8')~ X 1O~ [N] . Tentukan gaya tarik-menarikantara keduamuatan tersebut? Jawab: = 1. r (020 m) -6 -6 F3= kq~' = (9 x 109N.S)N = -0. Tentukan gaya pada muatan 4 ~ C oleh kedua muatan yang lain.FJcos 60"= (1.9) = 7° hingga e =97°. Perhatikan muatan-muatan pad a Gambar 1-12. Jawab: Dari hukum Coulol11bdiperoleh : .m ICJX-11(1.6 x 10-19C.. dari hukum Coulomb diperoleh : 9 [ 2 21 -9 2 F=kQIQ2=29xlO N..7 x 10 N) (0.taksejauh 5 emdari muatan + 5x10-s C? Jawab: Karena 5 em =5 x 10 -2 m.3 x 10 m) . r (5 x 10 m) arahnya menjauh dari muatan 5 x 10-sC.2 = 9 x ION.T =~ =9. karena kedua muatan bertanda positif.8x 10 N _ 113 x 10-3N sin 60° 0.q .m/C)(2xlO C)(4~10 C)=1.8 -2.FJ sin 60" = (1.7) (O.m IC jadi q =0.45/3...866) N = 3.9 2 2 k 9 x 10 N. 922 -6 -6 F2=kq~ =(9xl0 N..1 ~C.50)= 5. Tentukan besardan arah gaya yang terjadijika muatan +4x10"9C terle.3 x 10-11m..7 x 10 N Ini adalah gaya Coulomb kqq'/r. 1-23.7) (0.2 x 10-4N. F + 2pC Gambar 1-11 Gambar 1-12 1-21.8N. terpisahdenganjarak rata-rata5.4m) qq .13x 10 N)(0. . m 1C x 4 ~102 [q 5 x 10 [q = 7.8+2. Atom hidrogen mengandungscbuah proton (bermuatan+ e) dan sebuah elektron (bermuatan.

6 x 10 C) = 2.m /CjX (1.04 kali gaya semula.7 C dan -2 x 10 -7C.6C diletakkan ditengah-tengah antara muatan + 5 x 10 -6C dan +3x 10-6C yang berjarak 20 em (gambar 1-13).27kg. 1-26. 9 [ 2 21 -7 -7 _ kqlq2_ 9 x 10 N. gaya gravitasi antara 2proton yang terpisah sejarak r adalah: 19 -'!'! 2 F _ 6.102 [N] = 90 x 10-7[m2) = 3 x 10-3 [m) = 3 [mm) 1-25.jadi besamya F = 4 X 10-7 N. 2 2 2 rrr Untuk setiap jarak r.2 r Gaya listrik antara kedua proton adalah : -M = 1. Tentukan besar dan arah gaya pada muatan uji lerscbut ! Jawab : .p.5N b. a.67 x 10 [kg]) grcf.67 x 10. pcrubahan gaya bila muatan didekatkan. Jawab : Massa proton 1.m ICJx 5 x 10 [C] x 2 x 10 [C] r . Bila muatan dijauhkan gaya turun menjadi (20/100)2= 0. 1-27. Karena F berbanding lurus dengan "r2. Jadi besamya gaya: F=16 x 10.1-24.r.. q . Berapakah besar gaya tersebut bila jaraknya 100 em ? Jawab : 1 a. Berapakah jaraknya ? Jawab: Dari hukum Coulomb. Berapakah besar gaya tersebut bila jaraknya 5 em ? b. Dua buah muatan + 5 x 10. Dua buah muatan tolak menolak dengan gaya 10 -5 N. Muatan uji + 1 x 10.m/kg] x (1. tarik menarik dengan gay a 100 N. gaya lislrik anlara 2 prolon 10 36 kali lebih besar dari pada gaya grafitasinya.86 x2 10 [N] r 9 [ 2 21 -19 2 -28 Fr:~ ik = kql q2 = 9 x 10 N. menjadi 20 2 (5) = 16kali gaya sebelumnya. Pada keadaan bagaimanakah gaya tarik gravitasi antara 2 proton sarna besar dengan gaya tolak menolak listriknya.3 x 10 [N]. jadi kedua gaya terscbut tidak pcrnah sarna besar. "". bila berjarak 20 em.67 x 10 [N .

7C dan 3xl0. Dimana muatan -q hams diletakkan untuk tujuan yang sarna? 1. 109elektron ditambahkan pada sebuah bola yang netral. Berapakah jumlah elektron yang dipunyainya ? b. Dimanakah suatu muatan +q harus dilctakkan diantara kedua muatan tersebut. dan berapakah massa maupun berat elektronelektron . Ketiga muatan tersebut terlctak satu garis. Berapakah gaya yang terjadi pada muatan uji ? 1-39.40.7[N]. Dua buah muatan tarik-menarik dengan gaya 1Q-6N.Gambar 1-13 Gaya pada muatan uji yang disebabk~n oleh muatan qJ adalah : 9[ 2 21 -6 -6 FI = kqql = 9 x 10 N. Berapakah gaya yang terjadi antara 2 muatan + lC.m ICjX 1 x 10 [C] x 3 x 10 [C] =-2. dengan arah medan tegak lurus batang. 2 2 ~ ~I~ Soal-soal Tambahan 1-29. Sebuah atom oksigen mempunyai 8 proton dalam intinya a. Berapakah jaraknya bila gaya tersebut 10-4N? b.7 C terpisah scjauh 40 em. Berapakah besar dan arah gaya pada suatu muatan + 2xlQ-7C yang berjarak 0. Berapakah jaraknya bila gaya tersebut 10-8N? 1-38.10 [C] = +4.7C ? 1-35. Berapakah muatannya ? 1-34. Berapakah gaya yang bekerja pada muatan 10-6C dalam suatu medan listrik 50 Vim? 1. Muatanuji "+2x IQ-7Cterletak-5 em dikanan muatan +1 x 1O6CdanlOemdikirimuatan -1 x 10-6C. Muatan + Ix 10.2? Informasi apa yang diberikan oleh garis-garis gaya medan listrik ? Mengapa garis-garis gay a suatu mcdan listrik tidak mung kin saling berpotongan ? Batang bermuatan + q dan -q pada ujung-ujungnya diletakkan pada medan listrik serba sarna yang berobah sejajar balang. bila berjarak lem satu terhadap yang lain. a. Berapakah jumlah eleklron yang ada dalam ion 0.1m) Gaya positif. 20 1-32. Soal no 1-31.41. agar tidak ada gaya yang bckerja padanya ? b. 1-30. 3m dari muatan -5 x 10. Dua buah elektron saling tolak-menolak dcngan gaya 10-8N.m /CJ x 1 x 10 [C] x 5 x. apa yang terjadi pada batang ? 1-28. Ada berapa elektron dalam muatan I C. Berapakahjaraknya ? 1-37. 2 2 rl (0. apa yang terjadi 1-33. yang terpisah sejauh 1m? 1-36.5[N]. karena daerah kekanan yang discbabkan oleh muatan q2' 9 [ 2 21 -6 6 F2 = kq2q = 9 x 10 N. a. 1-31.

Tentukan gaya yang diderita kedua muatan negatif itu. dan (b) gaya yang diderita muatan -5 1lC. Dua bola yang bermuatan sarna saling tolak-menolak dengan gaya4 x 10-5N apabila berada dalam udara pada jarak pisah 3 em.48. Pada keempat sudut bujursangkar (sisi 40 em) terdapat empat buah muatan sarna. dan yang dua lainnya bermuatan negatif. dan -8 Il C. 1. Berapakah gaya tolak antara dua buah inti argon berjarak 1nm (10-9m) ? Muatan inti atom argon ialah + 18 e. yakni + 31lC.42. Tiga buah muatan terdapat pada sumbu x sebagai berikut : muatan + 2 IlC pada x = 0. Tentukan (a) gaya yang didcrita muatan -3 Il C. dan muatan -5 IlC pada x = 120 em.47.44. Berapakah muatan bola? 1. 1. Pada keempat sudut bujursangkar (sisi 40 em) terdapat empat buah muatan sarna yakni + 3 IlC. Mereka ditempatkan pada jarak pisah 3 em. 1-50. Bagaimana gaya pada masing-masing sekarang? 21 1-52. (a) Berapa gaya yang dialami tiap -tiap muatan ? (b) Berapakah besarnya gaya perpaduan pada suatu muatan +3 statcoulomb yang ditempatkan di tengah-tengah antara mereka ? (c) Pada titik mana muatan +3 statcoulomb harus ditempatkan supaya gaya perpaduan padanya menjadi nol? 1-53. 1.46. (a) Hitunglah gaya tariknya . (b) Kedua bola disentuhkan satu pada yang lain. Seandainya terdapat dua muatan sebesar 1 C terpisah dalam udara pada jarak 1 km berapakah gaya antara keduanya ? 1. Sebuah muatan (+5 IlC) ditempatkan di x =0.itu ? 1. Dua bola keeil yang identik diberi muatan + 3 nC. Dua diantaranya yang bcrseberangan seeara diagonal bermuatan positif. Tentukan gaya antara dua buah elektron berjarak 1 A (= IQ-lOm). Dimanakah muatan ketiga harus ditempatkan agar resultan gaya yang dideritanya dari kedua muatan lain itu sarna dengan nol ? 1-51. + 3. Tentukan gaya yang diderita muatan -8 IlC ini.49. Suatu muatan titik + 24 stat coulomb ditaruh 6 em dari suatu muatan titik yang kedua sebesar-12 statcoulomb. 1. Berapa kelebihan elektron harus ditetapkan pada tiap-tiap dua bola yang kecil yang .Tentukan gaya yang diderita masing-masing muatan.43. muatan -3 IlC pada x =40 em.45. Pada ketiga sudut segitiga sarna sisi (sisi 10 em) terdapat muatan + 2. 1.. kemudian dikembalikan pada posisi semula. dan muatan kedua (+7IlC) di x = 100 em.

Ujung-ujung yang lain dari benang itu diikatkan pada satu titik.20m.28 x 10-9em. Gaya tarik menarik elektrostatik antara proton dan elektron memberikan gaya centripetal. Carilah besarnya muatan. Dua buah muatan + 10-9coul masing-masingberjarak 8 em didalam udara. Muatan-muatan ditaruh -pada bola dan mereka tiba pada keseimbangan padajarak 10 em dari masing-masing. muatan campuran berjumlah 26 statcoul. dengan vertikal. Berapakah besar dan arah gaya pcrpaduan pada suatu muatan titik -1 x 10-19coul dia tamh pada : (a) pada pusat segi empat (b) pada sudut yang tidak terisi itu dari segi empat. Radium menjadi radon (nomor atom 86) sccara radio aktif dengan memancarkan partikel -x dari intinya. pada ujungnya dipegang oleh benang sutera yang panjangnya 70 em. 1-59. Apabila bola-bola itu diberi muatan negatif yang sama besamya. Carilah besar dan arah dari gaya yang diberikan oleh muatan-muatan ini pada suatu muatan ketiga yang besamya +5x1011caul yangjaraknya 5 em dari masing-masing muatan yang penama. Jika muatan pada bola ialah0. sebuah elektron berputar dalam lintasan yang berbentuk lingkaran mengelilingi inti yang terdiri atas satu proton. Dua bola yang amat kecil.berjarak 3 em jika gaya tolak-menolak antara dua bola itu dimaksudkan 10-19n? 1-54. (a) Berapakah gaya tolak-menolak antara inti radon dan panikel -a apabila jarak antara mereka ialah 5x1O-II em ? (b) Berapakahperccpatanpartikel -a padajarak ini ? 1-58.02 x 10 23 atom dari atom tunggal zat air mempunyaimassa satu gram. Berapa jauh elektron zat air itu harus dipindahkan dari intinya supaya gaya tarik-menariknya sama dengan beratnya atom? 1-57.04 J. Berapakah muatan pada tiap2 bolajika mereka didorong oleh gaya 3dyne apabila berjarak 4 em ? 1-55. Ditengah-tengah diantara mereka dan . 1-60. 6. Jikajari-jari lintasan 5. masing-masing beratnya 3x 10-5n. Dalam model Bohr untuk atom zat air. Dua buah bola kecil masing-masing dimuati positif. Dua buah muatan titik positif yang sarna berjarak 2a. berapakah muatan pada bola yang lain? 1-62. masing-masing benang pcnggantung itu membuat suatu sudut 30. carilah jumlah putaran elektron per detik. 1-61. Muatan2titik 2 x 1019coul ditaruh pada tiga sudut dari suatu segi empat yang sisinya ialah 0.lcoul. 1-56.digantung pada benang sutera yang panjangnya 5xl0-2 dari satu titik. Dua buah bola kecil yang berlapiskan logam masing-masing massanya 14 gram.

berupa sebuah lingkaran. karena simetri. 22 . Hitunglah jari-jari lingkaran ini.normal pada garis yang menghu bungkan mereka ada suatu bidang tempat kedudukan titiktitik dimana gaya pada suatu muatan titik yang ditaruh dibidang ialah maximum.