P. 1
Materi Bahasa Inggris Anak Kelas 3 Sd

Materi Bahasa Inggris Anak Kelas 3 Sd

|Views: 516|Likes:
Published by Henry Bulao Vikers

More info:

Published by: Henry Bulao Vikers on Mar 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/06/2015

pdf

text

original

Materi Bahasa Inggris Anak Kelas 3 Sd

Media, Teknologi, dan Pembelajaran materi yang terkait langsung dengan tujuan akan disaring. Rancangan pengajaran berdasarkan psikologi kognitif sedikit tersusun dari pada psikologi behavior. Mereka mengijinkan pebelajar untuk menggunakan strategi kognitifnya sendiri, dan mereka memberikan dorongan untuk berinteraksi antara siswa. Mempelajari tugas-tugas diperlukan untuk proses penyelesaian masalah, perilaku yang kreatif. Tidak seperti behaviorist, kognitivistik tidak membatasi defenisi pembelajaran pebelajar untuk menampilka ... bahasa latin adalah ”antara”, istilah ini mengacu pada apapun yang membawa informasi antara sumber dan penerima. Contohnya meliputi video, televisi, diagram, material cetak, komputer, dan instruktur. Ini semua dianggap media pembelajaran ketika membawa pesan dengan tujuan pembelajaran. Tujuan dari media adalah untuk memudahkan komunikasi.Sejalan dengan adanya sekolah dan kampus berbasis media dan jaringan koputer internet, dunia menjadi kelas tersendiri bagi pebelajar. Dengan demikian penyeraga ... Anak kecil belajar mencirikan antara ayah dan ibu. Mereka akhirnya memisahkan anjing dan kucing dan kemudian mengerti akan perbedaan anjiing yang berfariasi. Perbedaan ini berdasar pada pengalaman yang mengarahkan pada perkembangan skemata atau kemampuan untuk mengklasifikasi objek-objek dari karaakteristik-karakteristik yang signifikan bagi mereka. Assimilation: asimilasi adalah proses kognitif yang mana pebelajar mengintegrasi informasi baru dan pengalaman-pengalaman kedalam skemata. Acco ... kelas. Perubahan ini sangat esensial, karena sebagai penuntun dalam proses pembelajaran, pendidik (guru) berhak menguji media dan teknologi dalam konteks belajar dan itu berdampak pada hasil belajar siswa. LEARNING Belajar adalah proses pengembangan pengetahuan, ketrampilan-ketrampilan, atau pengembangan tingkah laku sebagai interaksi individu, menyangkut fasilitas-fasilitas fisik, psikologis, metode pembelajaran, media, dan teknologi. Belajar adalah proses yang dilakukan sepanjang wak ... Dalam sejarah, media dan teknologi memiliki pengaruh terhadap pendidikan. Contohnya, komputer dan internet telah mempengaruhi proses pembelajaran sampai saat ini. Aturan-aturan dari pendidik dan pebelajar telah berubah karena dipengaruhi media dan teknologi yang digunakan di dalam kelas.Perubahan ini sangat esensial, karena sebagai penuntun dalam proses pembelajaran, pendidik (guru) berhak menguji media dan teknologi dalam konteks belajar dan itu berdampak pada hasil belajar siswa.LEARNINGBelajar adalah proses pengembangan pengetahuan, ketrampilan-ketrampilan, atau pengembangan tingkah laku sebagai interaksi individu, menyangkut fasilitas-fasilitas fisik, psikologis, metode pembelajaran, media, dan teknologi. Belajar adalah proses yang dilakukan sepanjang waktu oleh individu manapun.Dengan demikian, belajar adalah proses yang melibatkan proses seleksi, pengaturan, dan penyampaian pesan yang pantas kepada lingkungan dan bagaimana cara pebelajar berinteraksi dengan informasi tersebut. Dengan demikian hal ini melihat beberapa pandangan-pandangan psikologis dan pandangan-pandangan filusuf. Pembahasan kali ini juga akan menggambarkan berbagai aturan dari media dalam belajar dan menampilkan metode-metode yang berbeda, seperti presentasi-presentasi, demonstrasi-demonstrasi, dan diskusi-diskusi akan teknologi yang berhubungan dengan belajar.1. Psychological Perspective on LearningBagaimana instruktur menampilkan peran dari media dan teknologi di dalam kelas, ini tergantung akan seberapa jauh mereka memahami akan bagaimana masyarakat telah belajar mengunakannya. Dibawah ini ada beberapa perspektif yang berkaitan dengan psychological perspectives on learningBehaviorist PerspectivePada pertengahan 1950an, fokus ... Read Article Pengertian Pengukuran, Penilaian, Pengujian, Evaluasi, dan Asesmen kelas di sekolah. Dalam bahan sosialisasi Kurikulum Berbasis Kompetensi pengertian tersebut dijelaskan sbb.: Pengukuran adalah kegiatan yang sistematik untuk menentukan angka pada objek atau gejala. Pengujian terdiri dari sejumlah pertanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah. Penilaian adalah penafsiran hasil pengukuran dan penentuan pencapaian hasil belajar Evaluasi adalah penentuan nilai suatu program dan penentuan pencapaian tujuan suatu program. (M2-28) Penilaian kadang-kadan ...

1/2

Putusan itu sesuai atau tidak sesuai dengan kriteria itu. Inventori merupakan instrumen yang berisi tentang laporan diri yaitu keadaan peserta didik. penilaian.Pengujian merupakan . dan evaluasi itu bersifat hierarkhis.Penilaian adalah kegiatan menilai. atau mengukur berat badan dengan satuan berat yaitu kilogram. Pengukuran pendidikan berbasis kompetensi dasar berdasarkan pada klasifikasi observasi unjuk kerja atau kemampuan peserta didik dengan menggunakan suatu standar. Tes adalah seperangkat prtanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah. Mengukur adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran. artinya dilakukan secara berurutan dimulai dengan pengukuran.Sedangkan kegiatan mengevaluasi adalah kegiatan mengukur dan menilai itu.. Pengukauran dapat menggunakan tes dan nontes.Pengukuran adalah kegiatan mengukur.. Nontes berisi pertanyaan atau pernyataan yang tidak memiliki jawaban benar atau salah.Pengukuran menurut Guilford ( 1982) adalah proses penetapan angka terhadap suatu gejala menurut aturan tertentu. Kuesioner berisi sejumlah pertanyaan atau pernyataan. Instrumen nontes bisa berbentuk kuesioner atau inventori. Misalnya mengukur panjang meja dengan satuan panjang yaitu meter. peserta didik diminta menjawab atau memberikan pendapat terhadap pernyataan. Jadi kegiatan pengukuran. atau suatu pernyataanpermintaan untuk melakukan sesuatu. dilanjutkan dengan penilaian. Menilai adalah mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu berdasarkan membandingkan hasil pengukuran dengan suatu kriteria tertentu (ukuran baik buruk). dan diakhiri dengan mengevaluasi. Read Article 2/2 . Hasil pengukuran bersifat kuantitatif. misalnya potensi peserta didik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->