P. 1
Contoh Perhitungan Analisis Biaya

Contoh Perhitungan Analisis Biaya

|Views: 276|Likes:
Published by Vinny Arp

More info:

Published by: Vinny Arp on Mar 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2015

pdf

text

original

Contoh perhitungan Analisis Biaya-Manfaat

Rincian biaya dan manfaat Tahun ke-0 (ribuan) Tahun ke-1 (ribuan) Tahun ke-2 (ribuan) Tahun ke-3 (ribuan)

Rincian Biaya
Biaya Pengembangan Hardware Software Brainware Biaya Operasi / Pemeliharaan Total Biaya (TB) 20.000 2 000 3.000 25.000 1 500 1 500 2.000 2.000 .2.500 2.500

Rincian Manfaat
1. Manfaat Wujud  Pengurangan Biaya Operasional  Peningkatan Penjualan  Peningkatan efisiensi  Pengurangan Biaya Persediaan Total Wujud (TW) 2.Manfaat Tak Wujud *.Peningkatan Nama baik kepada pelanggan *.Peningkatan Moral Karyawan *.Peningkatan kepuasan kerja karyawan *.Peningkatan Pelayanan pada pelanggan * Peningkatan pengambilan keputusan Total Tak Wujud (TTW) Total Manfaat (TM) Proceed (Selisih TM & TB ) 500 500 400 200 2.000 1.500 1.500 500 2.000 1.000 6.500 8.500 7.000 700 1.000 700 600 3.000 2.500 2.000 1.500 3.000 2.000 11.000 14.000 12.000 900 2.000 1.000 1.100 5.000 3.500 2.500 2.500 4.000 3.000 15.500 20.500 18.000

000 : Rp.000 : Rp. 31. Dari fakta tadi dapat disimpulkan bahwasannya yang ditanamkan pada rancangan sistem ini akan mencapai titik impas (Break Even Point) pada waktu 2.000 .71 % dari biaya pengembangannya sehingga sistem ini layak digunakan bagi perusahaan ini.Total Manfaat pada Tahun III : Rp. Analisa Return On Investment (ROI).000.000 .Biaya perawatan Sistem Tahun II : Rp.000.000.Biaya perawatan Sistem Tahun III : Rp.500.000 – 31.000.25.35 tahun 18.71 % 31.000 = ----------------------------------.12.000. 20. Dengan metode ini maka prosentase manfaat yang dihasilkan oleh sistem tersebut dapat dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan utnuk pengadaan sistem tersebut.500. 7.000 : Rp.000.000 Rumusan (ROI) adalah : Total Manfaat – Total Biaya = ----------------------------------.18.500. 2.000.000. 43.x 100 % = 38. 2.35 tahun yang berarti bahwa pada tahun ke 3 perusahaan mulai dapat mengambil keuntungannya dari sistem tersebut.000 ROI ROI Artinya bahwa sistem ini akan memberikan keuntungan pada tahun ke 3 sebesar 38.Total Manfaat pada Tahun I : Rp 8. .000 (+) Total Biaya Rp.biaya pengadaan Sistem Tahun 0 : Rp. 25. Analisis Payback Periode Perhitungan analisis payback periode adalah sebagai berikut : Total Biaya Pengadaan Sistem pada tahun 0 Proceed pada Tahun I Sisa Biaya Sistem pada Tahun I Proceed pada Tahun II Sisa Biaya Sistem pada Tahun II Sisa = 6.000.000. Adapun perhitungan (ROI) sistem ini adalah : .000 .000 x 1 tahun = 0.000 (-) : Rp.000 .35 tahun .000 Sedangkan total keuntungan yang didapat adalah sebagai berikut : .000.x 100 % Total Biaya 43.000 : Rp.000. 2.Biya perawatan Sistem Tahun I : Rp.000 .000.000 (+) Total Manfaat Rp.Total Manfaat pada Tahun II : Rp. 14.1.000.000 Sehingga Payback Periode sudah dapat dicapai pada tahun ke-3 adapun secara detailnya adalah 2. 6. 1 500.000.

000 NPV = .000 + ------------.000.972.+ --------------(1+0.+ -----------.000.69.15)3 NPV = 1.3.995.972.000 12.69 Dari Hasil perhitungan di atas dapat disimpulkan bahwasannya jumlah keuntungan yang diterima sekarang oleh perusahaan pada tahun ke 3 apabila sistem ini diterapkan adalah : Rp 1. Analisa Net Present Value (NPV).15)2 (1+0. maka proyek tersebut layak dilaksanakan. . atau NPV lebih besar dari 0.nilai proyek + ------------.25.000 18.+ -------------.000.995.+ …… ------------(1 + I %)1 (1+I %)2 (1+I %) n Apabila diaplikasikan pada penerapan sistem yang baru ini maka perhitungan nilainya dengan tingkat bunga diskonto 15 % pertahun maka : 7. Perhitungan analisis NPV sebagai berikut: Proceed 1 Proceed 2 Proceed n NPV =.15)1 (1+0.000.

972.666.972.412.972. 1.14 % artinya proyek ini akan menghasilkan keuntungan dengan tingkat bunga 19.666. Misalnya i1 = 15 %. maka 7.69 = 15 % + ---------------------------------1. maka NPV1 = 1.995.69 I R R = 15 + ----------------------------NPV1 .69 – ( -416.000. maka IRR > 15 %.863.4.+ -------------.2)2 (1+0.2)1 (1+0.2)3 NPV2 = .000.67 (nilai NPV negatif) (20 % . .36 = 15 % + 4.14 % IRR IRR IRR = 19.14 % = 19. Metode Tingkat pengembalian Internal (IRR) Metode ini mencari tingkat bunga yang menjadikan jumlah sekarang dari tiap-tiap proceed yang di diskontokan dengan tingkat bunga tersebut sama besarnya dengan nilai sekarang dari nilai proyek.000 12.972. Apabila tingkat bunga pengembalian (rate of return) yang diinginkan 15 % per tahun.000 + ------------.25. dengan kata lain proyek dapat diterima.45 % = 15 % + ------------------------2.000.67) 9.995.NPV2 IRR (5 %) 1.995.979.416.000 NPV2 = .69 (nilai NPV positif) i2 = 20 %.639.000.14 % per tahun.995.+ --------------(1+0.15 %) .000 18.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->