DAFTAR ISI

DAFTAR ISI …………………………………………………………………….. BAB I BAB II : PENDAHULUAN ……………………………………..…………. : HUKUM MEROKOK A. Sejarah Rokok ………………………………………………… B. Kandungan Rokok ………..……………………………………. C. Bahaya Rokok ……………………………………….………… D. Pendapat Ulama tentang Rokok ………………………………... BAB III : PENUTUP/KESIMPULAN………………………………………… 30

1 2

3 4 5 9

DAFTAR PUSTAKA ………………………..…………………………………. 31

2

BAB I PENDAHULUAN

Kegemaran mengisap rokok jumlah orangnya cukup banyak di dalam masyarakat. Kelihatannya sebagian besar pria, namun wanita pun tidak sedikit yang mengisapnya. Lewat media massa, tidak sedikit ulasan yang kita lihat dan baca, tentang bahaya merokok. Hal ini tentu dikemukakan oleh para ahlinya yang berkecimpung dalam dunia kesehatan (dokter). Dari satu segi rokok itu membahayakan kesehatan clan pada umumnya orang mengatakan demikian. Tetapi dipihak lain orang amat gemar menghisapnya clan malahan didorong dan didukung oleh iklan-iklan rokok dalam dan luar negri. Berapa banyak dana yang dikeluarkan setiap ha -i untuk mengundang penyakit itu, sukar kita menghitungnya. Dilihat dari pemasukan negara, memang cukup banyak jumlahnya. Hal ini berarti, bahwa kita telah terlibat dalam pergolakan antara kepentingan materi dan menghindari penyakit. Kalau kita umpamakan, hati nuraru orang mengatakan, bahwa prostitusi itu membawa bahaya, namun tidak sedikit orang yang melakukannya. Penyakit AIDS itu mengundang maut, tetapi manusia tidak jera juga melakukan penyebabnya. Hal ini sekedar analogi dan bahasan topik ini. Karena itu, melalui makalah ini penulis akan menguraikan pendapat ulama tentang hukum merokok.

3

BAB II HUKUM MEROKOK

A. Sejarah Rokok. Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan sematamata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.1 B. Kandungan Rokok Terdapat dua bahan utama zat yang terkandung dalam setiap batang rokok yakni nikotin yang bersifat adiktif dan tar yang bersifat karsinogenik Selain kedua zat tersebut, masih terdapat zat-zat lain yang terkandung dalam rokok dan berakibat buruk terhadap sistem tubuh. Nainggolan (2000) mengungkapkan zat lain tersebut di antaranya: 1. Karbonmonoksida: merupakan sejenis gas yang tidak berbau yang dihasilkan dari pembakaran zat arang atau karbon yang tidak sempurna. Gas ini memiliki sifat racun yang dapat mengurangi kemampuan darah membawa oksigen.
1

http://id.wikipedia.org/wiki/rokok.

5.Formaldehyde: zat yang banyak digunakan sebagai pengawet dalam laboratorium (formalin). Zat ini sangat tajam baunya dan sangat merangsang. Ammonium karbonat: zat ini membentuk plak kuning pada permukaan lidah dan menggangu kelenjar makanan dan perasa yang terdapat dipermukaan lidah. Sedikit saja cyanide dimasukkan langsung ke dalam tubuh dapat mengakibatkan kematian. Cairan ini sangat tajam dan baunya menusuk. Nitrogen oksida: Unsur kimia ini dapat mengganggu saluran pernafasan bahkan merangsang kerusakan dan perubahan kulit tubuh. 3. Zat ini diperoleh dengan mengambil cairan dari gliserol dengan metode pengeringan. Hydrogen cyanide: sejenis gas yang tidak berwarna. Ammonia ini sangat mudah memasuki sel-sel tubuh. Formic acid: jenis cairan yang tidak berwarna yang bergerak bebas dan dapat mengakibatkan lepuh. seperti aldehid. Cyanide adalah salah satu zat yang mengandung racun yang sangat berbahaya. Cairan ini sangat menganggu bagi kesehatan. tidak berbau dan tidak memiliki rasa. 4. dan bila terisap dapat menyebabkan hilangnya pertimbangan dan mengakibatkan rasa sakit. Acrolein: sejenis zat tidak berwarna. Arsenic: sejenis unsur kimia yang digunakan untuk membunuh serangga. mudah terbakar dan sangat efisien untuk menghalangi pernapasan.4 2. Ammonia: merupakan gas yang tidak berwarna yang terdiri dari nitrogen dan hidrogen. 8. 9. . 6. Nitrous oksida: sejenis gas yang tidak berwarna. 7. Zat ini merupakan zat yang paling ringan.

Methanol: sejenis cairan ringan yang gampang menguap dan mudah terbakar. Methyl chloride: adalah campuran dari zat-zat bervalensi satu dimana hidrogen dan karbon merupakan unsurnya yang utama. Phenol terikat dengan protein dan menghalangi aktivitas enzim. Tapi sayangnya masih saja banyak orang yang tetap memilih untuk menikmatinya. Zat ini dapat digunakan untuk mengubah sifat alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama. Zat ini menghalangi oxidasi enzim (zat besi yang berisi pigmen). Meminum atau mengisap methanol dapat mengakibatkan kebutaan dan bahkan kematian. Zat ini adalah merupakan compound organic yang dapat beracun. Dalam asap rokok terdapat 4000 zat kimia berbahaya untuk kesehatan. selain diperoleh dari ter arang. 12. 15.5 10. dua di antaranya adalah nikotin yang bersifat adiktif dan tar yang bersifat karsinogenik. 14. C. Phenol: merupakan campuran yang terdiri dari kristal yang dihasilkan dari destilasi beberapa zat organic seperti kayu dan arang. Bahaya Merokok Kerugian yang ditimbulkan rokok sangat banyak bagi kesehatan. h. . 13.2 Racun dan karsinogen yang timbul akibat pembakaran tembakau dapat memicu terjadinya kanker. 19. Acetol: hasil pemanasan aldehyde (sejenis zat yang tidak berwarna yang bebas bergerak) dan mudah menguap dengan alkohol. 11. Selasa 26 Maret 2002. Pada awalnya rokok mengandung 8 – 20 mg nikotin 2 Asril Bahar. Hydrogen sulfide: sejenis gas yang beracun yang gampang terbakar dengan bau yang keras. Harian Umum Republika. Pyridine: cairan tidak berwarna dengan bau yang tajam.

33. Walau demikian jumlah kecil tersebut memiliki waktu hanya 15 detik untuk sampai ke otak manusia. Jika dibandingkan zat-zat adiktif lainnya rokok sangatlah rendah pengaruhnya. . maka ketergantungan pada rokok tidak begitu dianggap gawat. Penyakit paru Merokok dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi saluran napas dan jaringan paru-paru. terjadi peningkatan jumlah sel radang dan kerusakan alveoli. alam perasaan. alam pikiran.3 Berbagai penyakit mulai dari rusaknya selaput lendir sampai penyakit keganasan seperti kanker dapat ditimbulkan dari perilaku merokok. terjadi radang ringan hingga penyempitan akibat bertambahnya sel dan penumpukan lendir. sel mukosa membesar (hipertrofi) dan kelenjar mukus bertambah banyak (hiperplasia). Beberapa penyakit tersebut antara lain: 1. Nikotin itu di terima oleh reseptor asetilkolinnikotinik yang kemudian membaginya ke jalur imbalan dan jalur adrenergik. Seperti yang telah diuraikan diatas mengenai zat-zat yang terkandung dalam rorok. 1979). Pada saluran napas besar.6 dan setelah di bakar nikotin yang masuk ke dalam sirkulasi darah hanya 25 persen. yakni nikotin dan 3 Roan. tingkah laku dan fungsi psikomotor. (Jakarta: Psikiatri. gangguan daya tangkap. h. Pada jaringan paru-paru. Efek dari rokok atau tembakau memberi stimulasi depresi ringan. Pada saluran napas kecil. Pengaruh utama pada penyakit jantung terutama disebakan oleh dua bahan kimia penting yang ada dalam rokok. Penyakit jantung koroner. 2. Ilmu Kedokteran Jiwa.

Sedangkan Taher menambahkan. Sedangkan untuk kanker kerongkongan. selain merusak kualitas sperma. rokok juga menjadi faktor resiko gangguan fungsi seksual terutama gangguan disfungsi ereksi (DE). Tar yang terkandung dalam rokok dapat mengikis selaput lendir dimulut. sedangkan CO menyebabkan pasokan oksigen untuk jantung berkurang karena berikatan dengan Hb darah. Impotensi Tjokronegoro. sekitar seperlima dari penderita DE disebabkan oleh karena kebiasaan merokok. Sama halnya dengan jantung. Dimana nikotin dapat mengganggu irama jantung dan menyebabkan sumbatan pada pembuluh darah jantung. bibir dan kerongkongan. 5. seorang dokter spesialis andrologi universitas Indonesia mengungkapkan bahwa. kanker mulut dan bibir ini juga dapat disebabkan karena panas dari asap. dampak rokok terhadap otak juga . Merusak otak dan indera. nikotin yang beredar melalui darah akan dibawa keseluruh tubuh termasuk organ reproduksi. Selain itu. Zat ini akan menggangu proses spermatogenesis sehingga kualitas sperma menjadi buruk. 3. didapatkan data bahwa pada perokok kemungkinan terjadinya kanker kerongkongan dan usus adalah 5-10 kali lebih banyak daripada bukan perokok. Kanker kulit. bibir dan kerongkongan. Dalam penelitiannya. 4. mulut.7 karbonmonoksida. Ampas tar yang tertimbun merubah sifat selsel normal menjadi sel ganas yang menyebakan kanker.

. Banyak hasil penelitian yang menggungkapkan bahwa wanita hamil yang merokok meiliki resiko melahirkan bayi dengan berat badan yang rendah. Mengancam kehamilan. Sehingga sebetulnya nikotin ini dapat mengganggu seluruh system tubuh. keguguran bahkan bayi meninggal saat dilahirkan.8 disebabkan karena penyempitan pembuluh darah otak yang diakibatkan karena efek nikotin terhadap pembuluh darah dan supply oksigen yang menurun terhadap organ termasuk otak dan organ tubuh lainnya. 6. kecacatan. Hal ini terutama ditujukan pada wanita perokok.

(Al-Baqarah: 195). 4. Hukum Merokok Menurut Ulama. Allah ta’ala berfirman: ْ‫ك‬ ‫م‬ ُ‫س‬ َ‫ف‬ ُ‫ن‬ ْ‫أ‬ َ ‫لوا‬ ُ‫ت‬ ُ‫ق‬ ْ‫ت‬ َ ‫ول‬ َ Janganlah kalian membunuh jiwa-jiwa kalian. namun sesungguhnya Islam datang dengan pokok yang umum. mengganggu orang di dekatnya. 3. Dan rokok merupakan perkara buruk yang memudharatkan dan baunya pun busuk. Allah ta’ala berfirman: ِ‫ك‬ ‫ة‬ َ‫ل‬ ُ‫ه‬ ْ‫ت‬ ّ ‫لى ال‬ َ‫إ‬ ِ‫م‬ ْ‫ك‬ ُ ‫دي‬ ِ‫ي‬ ْ‫أ‬ َ‫ب‬ ِ ‫قوا‬ ُ‫ل‬ ْ‫ت‬ ُ ‫ول‬ َ Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. Rokok itu membunuh secara perlahan-lahan. 1. Allah berfirman tentang mudharatnya khamar: .9 D. Menurut Muhammad bin Jamil Zainu: Pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memang rokok itu belum ada. 2. mengharamkan segala sesuatu yang membahayakan tubuh. (An-Nisa: 29). kanker dan lain-lain. Rokok akan menyebabkan penyakit yang mematikan seperti TBC. Allah ta’ala berfirman: َ ‫ئ‬ ‫ث‬ ِ ‫با‬ َ‫خ‬ َ‫ل‬ ْ‫م ا‬ ُ‫ه‬ ِ‫ي‬ ْ‫ل‬ َ‫ع‬ َ ‫م‬ ُ‫ر‬ ّ‫ح‬ َ‫ي‬ ُ‫و‬ َ ‫ت‬ ِ ‫با‬ َ‫ي‬ ّ‫ط‬ ّ ‫م ال‬ ُ‫ه‬ ُ‫ل‬ َ‫ل‬ ّ‫ح‬ ِ‫ي‬ ُ‫و‬ َ Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk (Al-A’raf: 157). Inilah dalil-dalil yang menunjukkan hukum rokok. atau menyia-nyiakan harta.

Dan rokok merupakan penyia-nyiaan harta. 2009). bahkan rokok itu seluruhnya membahayakan (tidak ada manfaatnya sama sekali). 6.10 ‫ما‬ َ‫ه‬ ِ‫ع‬ ِ‫ف‬ ْ‫ن‬ َ‫ن‬ ْ‫م‬ ِ ‫ر‬ ُ‫ب‬ َ‫ك‬ ْ‫أ‬ َ ‫ما‬ َ‫ه‬ ُ‫م‬ ُ‫ث‬ ْ‫إ‬ ِ‫و‬ َ Tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ِ ‫ما‬ ‫ل‬ َ‫ل‬ ْ‫ة ا‬ َ‫ع‬ َ ‫ضا‬ َ ‫إ‬ ِ‫م‬ ْ‫ك‬ ُ‫ل‬ َ (‫ل‬ ُ ‫ه )ا‬ َ‫ر‬ ِ‫ك‬ َ‫و‬ َ “Allah membenci penyia-nyiaan harta bagi kalian” (Muttafaqun ‘alaihi). Rokok itu membahayakan orang yang menghisapnya. Penghisapnya dibenci oleh Allah ta’ala. Allah ta’ala berfirman: ِ ‫طي‬ ‫ن‬ ِ ‫يا‬ َ‫ش‬ ّ ‫ن ال‬ َ ‫وا‬ َ‫خ‬ ْ‫إ‬ ِ ‫نوا‬ ُ ‫كا‬ َ ‫ن‬ َ ‫ري‬ ِ‫ذ‬ ّ‫ب‬ َ‫م‬ ُ‫ل‬ ْ‫ّ ا‬ ‫إِن‬ Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan (Al-Isra’: 27). termasuk perbuatannya syaithan. riwayat Ahmad). (Al-Baqarah: 219). 7. Al-Qur'an menyatakan. 32. 5.4 Menurut Muhammad bin Ibrahim : Rokok haram karena di dalamnya ada racun. h. (Yogyakarta: Al-Ilmu. Bagaimana Mendidik Putra Putri Anda. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: َ ‫را‬ ‫ر‬ َ‫ض‬ ِ ‫ل‬ َ‫و‬ َ ‫ر‬ َ‫ر‬ َ‫ض‬ َ ‫ل‬ َ “Tidaklah membahayakan dan tidaklah dibahayakan” (Shahih. 4 . dan Muhammad bin Jamil Zainu. Rokok itu bentuk pemborosan dan berlebih-lebihan. dan mengganggu orang yang di dekatnya serta menyia-nyiakan hartanya. "Dihalalkan atas mereka apa-apa yang baik. Bahaya rokok itu lebih besar dari manfaatnya.

5 Kalau NU sudah dari dari dulu menganggap makruh. dan ulama Mekkah Abdul Malik al-Ashami. Rasulullah juga melarang setiap yang memabukkan dan melemahkan. Ali Hasan. dengan alasan membahayakan. atau diinfaqkan bila memang keluarganya tidak membutuhkan. Hanya saja. Qardhawi menambahkan. Padahal lebih baik harta itu digunakan untuk yang lebih berguna. rokok dan bau mulut perokok bisa mengganggu orang lain. penjelasan tentang mabuk itu sendiri perlu penyesuaian." (al-A'raf: 157). dan tidak sampai ke tingkat haram. 2000). Perbandingan Mazhab Fiqih. Demikian disebut dalam bukunya Halam & Haram dalam Islam. dan Saudi: Rokok haram alias terlarang. Syria. Menurut Muhammad bin Abdul Wahhab: Rokok haram karena melemahkan dan memabukkan. selain berbahaya. Merokok juga termasuk melakukan pemborosan yang tidak bermanfaat. sebagaimana diriwayatkan Imam Ahmad dan Abu Dawud dari Ummu Salamah ra. Selanjutnya. An-Najm al-Gazy al-Amiry as-Syafi'i dari Syria. Dalil nash tentang benda memabukkan sudah cukup jelas.” kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 5 M. . Menurut Yusuf Qardhawi: Rokok haram karena membahayakan. sebagaimana sabda Nabi yang diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah. termasuk pada jamaah shalat. Di antara yang mendukung dalil ini adalah Ahmad as-Sunhawy al-Bahuty al-Anjalaby dan Al-Malakiyah Ibrahim al-Qaani dari Mesir. rokok juga mengajak penikmatnya untuk buang-buang waktu dan harta. h.11 diharamkan atas mereka apa-apa yang buruk (kotoran). tidak boleh seseorang membuat bahaya dan membalas bahaya. 190. (Jakarta: Rajawali. Menurutnya. Menurut Ulama Mesir.

Ada yang kalau merokok itu menulis tambah terang. disampaikan terdapat 3 hukum rokok. asalkan mereka juga memiliki pedoman yang kuat. Tapi kalau sakit TBC merokok. pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo. jauh lebih banyak yang menghalalkan. atau akrab disapa Mbah Idris. rokok dalam islam dihukumkan tidak haram." kata Mbah Idris. Kabupaten Kediri. Dalam penilaian PBNU. dan tidak ada akibat apapun yang terjadi. yaitu Kitab Irsyadul Ihsan yang dikarang oleh Syech Ihsan bin Syech Muhammad Dahlan. Menurut Mbah Idris. "Rokok tidak haram. dia bisa game (wafat). “Ada yang kuat merokok dan ada yang tidak kuat. ketidaksetujuan Mbah Idris atas rencana MUI mengeluarkan ." tegas Mbah Idris. yaitu halal bagi yang menginginkan dan mampu. Salah satu ulama besar yang menyatakan rokok tidak haram adalah KH Idris Marzuki. perokok justru disertai dengan candu dan itu sama sekali tidak membahayakan bagi mereka. dan tidak signifikan. Jika umat Islam di Indonesia tak ingin menuruti fatwa MUI. Kecamatan Gampengrejo. karena saya memiliki pedoman sendiri. Dalam kitab tersebut jelas Mbah Idris. "Tapi jumlah ulama yang mengharamkan dan menghalalkan.” ucapnya. karena saya sendiri juga merokok. Kota Kediri." jelas Mbah Idris. dan mubah yang berarti tidak haram dan juga tidak halal. penerus Pondok Pesantren Jampes di Desa Putih. "Yang jelas saya nyatakan rokok tidak haram. asalkan tidak berbahaya bagi penggunanya. Selain itu. ya itu hak mereka. Intinya. haram apabila berbahaya. Di Arab Saudi. beberapa ulama di Indonesia juga memiliki sebuah pedoman yang sama tentang hukum rokok. ketentuan makruh untuk merokok lantaran tingkat bahaya yang timbul itu relatif.12 Hasyim Muzadi.

sesak nafas. telah memaparkan masalah perbedaan ulama dengan mengumpulkan literatur kontemporer (kitab-kitab kuning) dalam kitab Irsyadul Ihwan setebal 53 halaman. apabila fatwa haram diberlakukan dan banyak pabrik rokok yang akan gulung tikar. Syekh al-Tharabisi dan al-Bijairami dalam kitab Al-Iqna. Selain haram mengisap. Kesimpulan dari pendapat ulama salaf (terdahulu) yang mengharamkan mengisap adalah: rokok bisa menyebabkan hilangnya akal sehat jika diisap. karena jelas-jelas membahayakan kesehatan dan bisa melemahkan akal. Jika sesuatu diharamkan menjual. Secara rinci. Menurut Hasan al-Syarnabila al-Hanafy lebih keras lagi. membahayakan kesehatan berdasarkan temuan dan pengalaman empiris tabib (dokter). Syekh Ihsan dalam bab kedua menjelaskan ulama-ulama yang mengharamkan rokok. juga haram bagi siapapun untuk menjual dan membeli rokok.13 fatwa haram untuk rokok juga menggunakan pertimbangan moral. Almarhum Syeh Ihsan. yaitu akan adanya pengangguran dalam jumlah besar. dan penyakit lain yang membahayakan. Kedua. Demikian pendapat Hasan. Kediri. maka membeli juga haram. Pertama. serta Imam Al-Bajuri dan Syekh Torabisy. Jampes. sehingga setiap sesuatu yang membahayakan diharamkan. Berbagai pendapat ulama yang mengharamkan ini bisa diringkas menjadi empat sebab dijadikannya alasan untuk mengharamkan rokok. dan bisa menimbulkan penyakit yang membahayakan kesehatan tubuh seperti impotensi. mengkhawatirkan terjadinya bahaya sehingga dilarang secara . Di antaranya ulama al-Qulyubi dalam kitab Syarah al-Jalal al-Mahalli dan Ibrahil Al-Luqoni al-Maliki dalam kitab Syarah al-Minhaj dan al-Kifayah.

Adapun jika menyebabkan gangguan kesehatan atau melemahnya akal sehat akibat merokok. ada juga yang mengatakan hukum dasarnya adalah mubah. bukan bagi yang lain. itu dikarenakan ada sebab. tidak ada manfaatnya. dari Umi Salamah: ”Rasulullah mencegah setiap yang memabukkan. pengikut madzhab Hanafi. dan yang melemahkan akal sesuai advis tabib (dokter)”. Tetapi. bukan materiil rokok itu sendiri. Ali al-Ajhur dalam kitab Ghoyaul Bayan menyebutkan. Menurut dia. rokok bukan sesuatu yang najis yang diharamkan. Jadi. dan tidak ada manfaat bagi pengisap.14 syar’i. pun menulis bahwa rokok haram jika berakibat hilangnya akal . Yang diharamkan bagi orang yang terkena dampak rokok. Ketiga. dan Syeh Ahmad Al-Maliky. karena tidak ada dalil yang menguatkan haram. sejumlah ulama salaf justru menghalalkan rokok dan menolak pendapat ulama yang mengharamkan. Keempat. menimbulkan bau tidak sedap bagi pengisap. Misalnya Abdul Ghoni al-Nabilisi. serta membahayakan kesehatan badannya akibat merokok. merujuk hadist Imam Ahmad. hukum rokok hahal sepanjang tidak mengakibatkan hilangnya akal sehat akabat merokok dan tidak membahayakan kesehatan tubuh. bahkan mengandung bahaya. bahwa rokok tidak haram kecuali bagi orang bisa kehilangan akal sehat. Abdullah bin Muhammad an-Nahriry al-Hanafy dalam kitab Syarah Al-Ummiyah. khususnya jika menghadiri pertemuan. Selain itu. yang haram adalah akibat yang membahayakan. Syekh Shulthan hanya menyebut hukum merokok itu makruh. Fatwa serupa juga telah disampaikan Abdullah bin Muhammad alKhanafy.

sbb: 1. Beliau memiliki .15 dan membahayakan kesehatan berdasarkan petunjuk dokter yang mengerti permasalahan tersebut. sedangkan keharamannya ditetapkankan dengan dalil yang zhanni (tidak pasti). pensyarah kitab Riyadhus Sholihin. Abu Sahal Muhamad bin al-Wai’z al-Hanafi mengatakan bahawa kemakruhan merokok disabitkan dengan dalil yang pasti (qath’i). Mahzab Hanafiyah. Di antaranya ada Muhammad al’ Aini. dan muridnya Abu Bakar al Ahdal. maka tidaklah haram. beliau memiliki tulisan bagus tentang haramnya rokok. Rokok juga mempunyai segi kesamaan dengan khomer dalam hal memabukkan. Di antara mereka juga Abdurrohman al Ghozi. Jika tidak membahayakan sesuai dengan petunjuk dokter. Bahwa rokok haram digunakan karena mayoritas ilmuwan menyatakan rokok mengakibatkan kemalasan dan kelemahan. Di antaranya Ibnu Allan. 3. al-Adzkar dan lainnya. Ibrohim bin Jamaah. Kanun Muhasyi berkata dalam Syaroh Abdui Baqi’ala Mukhtashor al-Kholil: “Kebanyakan ulama masa kini dari kalangan Mahzab Malikiyah melarang rokok dengan keras”. Mahzab Malikiyah. Berikut kutipan dari beberapa ulama dari 4 mahzab yang saya ambil dari majalah Al-Furqon tahun 6 edisi 9 Robi’ut Tsani 1428 H. Al Qoluyubi. Mahzab Syafi’iyah. Di antara mereka adalah Abu Zaid Sayyidi Abdurrohman al Fashih yang mengatakan: Sesungguhnya yang menjadi sandaran tanpa ada yang menyelisihi yang menjadi rujukan agama dan dunia serta yang wajib yang diserukan ke seluruh penjuru negeri Islam. al Buhaeromi dan sejumlah ulama Mahzab Syafi’iyah lainnya. 2.

Muhammad bin Ibrohim (Mufti Kerajaan Saudi Arabia sebelum Syekh Abdul Aziz bin Baz). tidak semua yang diharamkan itu haram karena ada mudharatnya. Addusuqi. Begitu juga yang dikatakan Muhammad al Khowajah. 4. menyebabkan penyakit.16 tulisan bagus tentang haramnya rokok. 2. Masa sich selera manusia lebih rendah daripada anjing dan kucing?!. Muhammad bin Utsaimin." ujarnya. Pendapat ulama sekarang tentang rokok adalah sebagai berikut: 1. Di dalam syari'at Islam yang benar. Mahzab Hanabilah.multiply. . tidak pernah menegaskan bahwa tembakau atau 6 http://pettawanua. kita diharamkan untuk makan dan minum. Allah swt. mengapa? 1. Nuruddin Marbu al-Banjari. Hanya pemborosan. mudah dan suci. Umar bin Ahmad al Mishri Abu Su’ud Mufti Istanbul dan lainnya. ‘Isa asy Syahawi al Hanafi. tidak semua yang memudharatkan itu haram. Dalil-dalil Aqli atau Logika yang beliau jadikan sebagai hujjah bunyinya kira-kira sebagai berikut: "Tembakau pernah disajikan kepada anjing dan kucing. padahal makanan dan minuman itu tidak ada mudharatnya.com/journal/item/16/semuanya_tentang_rokok. Di antaranya Muhammad bin Abdul Wahab. dan Rasul-Nya saw. merokok ternyata hukumnya tidak haram. dan itu diakui sendiri oleh pabrik rokok. Maulana Syekh Mukhtar Ali M. Buktinya pada siang hari di bulan puasa. Itu menunjukkan bahwa tembakau itu menjijikkan. Syekh Abdul Aziz bin Baz.6 3. Telah disepakati oleh para ulama kalangan Mahzab Hanabilah bahwa rokok hukumnya haram. dan tidak semua yang dihalalkan itu halal karena ada manfaatnya. Quraish Shihab menilai cenderung haram. Beliau sangat anti terhadap rokok. tetapi anjing dan kucing enggan untuk memakannya. Sa’ad al Balkhi al Madani.

Kita boleh saja melarang atau meninggalkan tapi kata-kata haram tidak boleh terucapkan karena Allah berfirman : "Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah". Segala jenis ikan di dalam laut hukum memakannya halal sebagaimana yang diterangkan dalam hadits. akan tetapi yang haram adalah yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya walau bermanfaat. Padahal banyak jenis ikan yang memudlaratkan di dalam laut tersebut. Kalau kita mengharamkannya maka kita telah mentaqyid hadits yang berbunyi "Yang suci airnya dan yang halal bangkainya". yang haram adalah yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya baik itu memudlaratkan atau tidak. mengapa justru rokok saja yang haram padahal masih banyak yang lain yang juga memudlaratkan? 5. Cabe. gula. asap mobil. 4. 2. sebagaimana kita mengatakan kepada anak-anak kita : Jangan makan coklat karena ia merusak gigi. dll. juga memudlaratkan tapi tidak haram. 6. Hukum asal setiap sesuatu adalah halal kecuali ada nash yang dengan tegas mengharamkan. Tidak setiap yang memudlaratkan itu haram. Kita boleh mengatakan: Jangan merokok karena ia memudlaratkan. Sesuatu yang haram bukanlah yang memudlaratkan. Kita mungkin . 3. tapi tidak boleh kita mengatakan : Merokok itu haram.17 rokok itu haram. tetapi tetap halal walau memudlaratkan. dan sesuatu yang halal bukanlah yang memiliki banyak manfaat. daging kambing. dan yang halal adalah yang dihalalkan oleh Allah dan Rasul-Nya walau memudlaratkan. dan kita tidak pernah mengatakan : Makan coklat itu haram.

jika rokok diharamkan maka mayoritas penduduk Lombok tidak tahan hidup. . 9. namun tidak boleh kita mengatakan : Makan permen yang dicampur sambel itu haram. dan bahaya-bahaya rokok tidak mutlak dan tidak pasti. dll. dari itu jika seseorang merokok dalam keadaan membutuhkannya maka ia tidaklah pemboros karena rokok ternyata kebutuhan sehari-harinya juga. di pulau Lombok misalnya. maka ia halal selama tidak berlebihan. mengapa rokok saja yang diharamkan sementara bawang hanya sekedar makruh (itupun kalau akan memasuki masjid)? 8.18 mengatakan : Memakan permen yang diberi sambel dapat menyebabkan penyakit influenza. Allah berfirman : "Makan dan minumlah dan jangan berlebih-lebihan" dan Allah telah menyebutkan makanan-makanan dan minuman-minuman yang haram seperti arak. Terdapat banyak cara untuk mengurangi dan mencegah bahaya-bahaya rokok. 13. kemudian ia bergantung pada daya tahan dan kekuatan tubuh masing.masing. babi. Boros adalah: menggunakan sesuatu tanpa membutuhkannya. hanya tembakaulah yang membuat para penduduknya dapat makan. dan ternyata Allah tidak menyebut rokok di antaranya. 12. Hadits "La dlarara wala dhirara" masih umum. Rokok adalah bagian dari makanan atau minuman sebab ia dikonsumsi melalui mulut. Realita menunjukkan bahwa rokok ternyata memberi banyak manfaat terutama dalam menghasilkan uang. Rokok adalah termasuk Mimma ammat bihil-balwa pada zaman ini. 10. Kalau rokok dikatakan bagian dari khaba'its maka bawang juga termasuk khaba'its. 7. 11.

Dan yang paling penting adalah haramnya khamr karena ada nash. Syekh Alawi al-Saqqaf. maka adakah orang yang sengaja membunuh dirinya dengan menghisap rokok? kalaupun ada jenis rokok yang sengaja dibuat untuk bunuh diri maka tetap yang haram bukan rokoknya akan tetapi yang haram adalah bunuh dirinya. Rokok tidak ada hubungannya sama sekali dengan ayat "Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan" karena ayat tersebut membicarakan hal lain. . 15. Syekh al-Sistani. Syekh Muhammad Alawi al-Maliki. Syekh al-Dajawi. Banyak ulama' yang tidak mengharamkan rokok seperti : Syekh Syehristani. Adapun ayat "Dan janganlah kamu membunuh dirimu" maksudnya adalah bunuh diri. Syekh Ahmad bin Abdul-Aziz al. Qiyas kepada khamar tidak benar karena rokok tidak memabukkan dan tidak menghilangkan akal. Syekh Izzuddin alQasysyar. Syekh Hasan al-Syennawi. Syekh Muhammad bin Isma'il. Sebagaimana seseorang membunuh dirinya dengan pisau. dan tidak haramnya rokok karena tidak ada nash. 17. justru seringnya melancarkan daya berfikir. Syekh Abbas al-Maliki. Syekh alZiadi.Maghribi. Syekh Muhammad al-Salami.19 14. apakah kita menyamakan mereka dengan para bajingan yang minum arak di pinggir jalan? Allah berfirman: "Apakah patut Kami jadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa? Mengapa kamu berbuat demikian? 18. Syekh Yasin al-Fadani. 16. maka yang haram bukan menggunakan pisaunya tetapi bunuh dirinya. Syekh Umar al-Mahresi. Syekh Mur'i al-Hanbali. Banyak ulama' dan auliya' yang juga perokok bahkan perokok berat.

Aneh. pernah membaca karya tulis Sidi Abdul-Ghani al-Nabulsi ra. 19. Syekh Allati Barmaq saat itu mengharamkan rokok. yang tak peka asap rokok.. seorang mufti dan pakar fiqh bermazhab Hanafi yang sempat meraih julukan Syaikhul-Islam pada zamannya. Dalam buku yang sama menceritakan: Syekh Sunan Efendi yang lebih dikenal dengan sebutan Allati Barmaq. Syekh Muhammad Utsman Abduh alBurhani ra. (wafat tahun 1143 H.Ikhwan fi Ibahat Syurb al-Dukhan. zindiq dan tak ubahnya dengan binatang hina. Pun semerbak kasturi tertandingi.. Dalam kitab Muntakhabat al-Tawarikh Lidimasyq.Nabulsi ra. 21..) yang berbunyi sebagai berikut (artinya): Asap rokok menggoda selera. Bak hewan yang tak punya cita rasa.20 Syekh Abdul-Ghani al-Nabulsi ra. Maulana Syekh Mukhtar ra. oleh karena itu ia sangat kontra dengan isi buku tersebut yang kemudian terjadilah adu argumen antara Syekh Allati Barmaq dengan Sidi al-Nabulsi yang akhirnya Syekh Allati Barmaq mengakui kebenaran Sidi al-Nabulsi lantas minta maaf. tentang kebolehan merokok. Aroma dan rasanya pun amat lezat. Ungkapan tersebut berbunyi sebagai berikut: Sungguh tolol. Pahitnya. pahit kok manis rasanya. Tak patut diharamkan. dll. manis terasa. yaitu Sidi Abdul-Ghani al. Sebab ternyata pada rokok terdapat rahasia Allah yang menyirati banyak khasiat dan manfaat. tolol. . Syekh Muhammad Adib al-Hishni mengutip ungkapan seorang wali besar dan ulama ternama serta tokoh sufi terkemuka asal Syiria. yang berjudul: al-Ishlah bainal. lalu dengan tegas mengatakan bahwa yang mengharamkan rokok adalah jahil.

Syekh Abdul-Qadir Efandi menyebutkan bahwa ia memiliki karya tersebut sah secara silsilah dan akan disampaikan kepada kita (para santrinya). Boleh saja membuat peraturan-peraturan tertentu demi terjaganya kesehatan seperti membuat lokasi-lokasi khusus bagi para perokok. Padanya. Selanjutnya kami berdiskusi tentang hukum merokok. menceritakan sebuah perjalanannya menimba ilmu di tanah Hijaz: "Syekh Abdul-Qadir Efandi seperti biasa. Kenapa tak kau rengkuh rokok saja. 22. menyatakan sebagai berikut: Syekh Abdul-Ghani alNabulsi Ra. Wahai pecandu sufi. Lantas. 23. Andai tak ada rahasia. Kemudian beliau malah menyuruhnya untuk merokok. Dalam kitab Jawahirul-Bihar fi Fadla'ilin Nabiyyil-Mukhtar oleh Syekh Yusuf al-Nabhani. hadir bersama kami untuk membacakan ringkasan Sahih Bukhari. pasti akan bertemu denganku dalam keadaan terjaga. beliau bersabda. ia menyatakan bahwa ia sering bertemu dengan Nabi saw.21 Hanya kaum zindiq lah yang merekayasa. Kami berdiskusi tentang hadits ini seraya mengutip karya Imam Suyuthi yang berjudul Inaratul-Halak fi Imkan Ru'yat al-Nabi wal-Malak. dan tak mungkin setan menyerupaiku". kemudian menanya tentang hukum merokok. Nabi pun diam tak menjawab. "Siapa yang bertemu aku pada saat mimpi. dari Syekh Ahmad bin Abdul-Aziz alMaghribi. Suatu ketika ia jatuh sakit dan menemui beliau. Dari Saidina Abi Hurairah dari Nabi saw. (dalam tidur maupun jaga). rahasia Sang Kuasa. ia membaca hadits yang berbunyi. lalu ia meriwayatkan: "Ada sebuah kisah dari Syekh Ahmad bin Manshur al-Aqrabi. Ahli hakekat Allati Barmaq sebagai saksinya. Baunya pun takkan lezat terasa. atau yang lainnya .

Apakah kyai sekaliber Mbah Hamid ini shalatnya tidak diterima oleh Allah hanya karena merokok? 26. Selanjutnya. apakah beliau ini akan masuk neraka hanya karena berpendapat merokok tidak haram? Pada kesempatan yang sama. pernah menulis masalah perbedaan pendapat rokok dengan amat bagus sekali .beliau adalah Wali Allah era 70-an dan 80-an yang amat dihormati oleh sesepuh mursyid tarekat mu'tabarah. tidak boleh anak- . yang juga merokok. Allah berfirman : "Katakanlah: Sesungguhnya kebenaran itu telah datang dari Tuhanmu. Mantan rektor Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah itu menilai fatwa merokok tersebut kompromistis karena tidak berlaku untuk semua kalangan. ulama bertaraf internasional yang kitabnya jadi rujukan di Timur Tengah dan Mesir. itu saja. Apakah orang seperti Kyai Ihsan Jampes yang menulis kitab tasawuf yang bermutu tinggi pada usia 33 thn itu dadanya tidak ditembusi cahaya Allah hanya karena asap rokok? 25. tidak anti rokok dan tidak pernah mengharamkan rokok. 24. Bahwa merokok harus pada tempatnya. dan barang siapa yang ingin ingkar biarlah ia ingkar". Deputi Sekretaris Wakil Presiden Bidang Kesejahteraan Rakyat Azyumardi Azra menilai tidak ada hal baru dalam fatwa MUI.. maka barangsiapa yang ingin percaya. sekali lagi yang penting kita tidak mengharamkan yang halal sebab itu adalah dosa besar. tidak boleh di depan publik. Kyai Ihsan Jampes Kediri.22 asalkan tidak mengharamkannya.yang menurut sebagian ulama sufi menduduki Qutub pada zamannya. Kyai As'ad Syamsul Arifin . terserah anda.. Kyai Hamid Pasuruan . hendaklah ia percaya.beliau sendiri adalah perokok.

beliau pernah berkata: Mulut kumat-kamit berdoa … allahumma ajirni minannar … tapi bara api dok diujung mulut. nafsu makan. tetapi bisa jadi haram bagi orang yang memungkinkan terkena mudarat dan dampak negatifnya. tidak boleh wanita hamil merokok. tidak bisa dibuat fatwa halal atau haram. soal tidak memilih dalam pemilihan umum.23 anak merokok. dan hakikatnya bukanlah benda yang memabukkan. 28. Kebanyakkan guru al-Faqir juga mengharamkan rokok antaranya Syaikh Muhammad Nuruddin Marbu al-Banjari al-Makki dan Baba Abdul ‘Aziz. disamping itu juga tidak membawa mudarat bagi setiap orang yang mengkonsumsi. sangat membenci rokok. dan menyebabkan organ-organ penting terjadi infeksi serta kurang stabil.Pada dasarnya semisal tembakau adalah halal. 30. Ia mengatakan golput alias tidak ikut pemilihan umum. 27. 383-384) dengan sepenggal teks sebagai berikut: Tentang tembakau … sebagian ulama menghukumi halal karena memandang bahwasanya tembakau tidaklah memabukkan. seperti rokok. 29. Guru dari guru al-Faqir yaitu al’Allamah Tuan Hussin Kedah. Bahkan kalau beliau melintasi orang yang sedang merokok. . Ketua Muhammadiyah Din Syamsuddin menyatakan. Senada dengan sepotong paparan di atas. .. "Begitu juga soal rokok. Sedangkan sebagian ulama' lainnya menghukumi haram atau makruh karena memandang tembakau dapat mengurangi kesehatan. Kalau merasa tidak cocok. wajar saja dia tidak memilih.. apa yang telah diuraikan oleh Mahmud Syaltut di dalam Al-Fatawa (h. menurut saya tidak bisa difatwakan halal atau haram sebab akan ada konsekuensi hukumnya." katanya. merupakan pilihan seseorang. Begitu juga Paksu Mid Bukit Tembaga.

Begitu juga pendapat al-Faqih Abdullah bin Ahmad BaZar’ah. makhruh atau harus) namun kalau ditinjau dari hukum wara’ maka tiada khilaf lagi. sebagaimana yang disebut oleh Ahmad bin Umar bin Sumaith tentang pendapat mereka berdua dan ulama yang lain yang sependapat dengan mereka. 31. dan ia bukanlah menjadi pilihan makanan atau hisapan atau sedutan oleh mereka yang bermartabat. 32. Maka seyogia bagi salik untuk menjauhkan diri dari rokok. Telah difatwakan mengenai pengharamannya oleh para ulama tasawuf seperti al-Qutb Sayyidina Abdullah bin ‘Alawi alHaddad. al-‘Allamah Ahmad al-Hadwan. di mana ia boleh mengkhayalkan dan berlakunya pembaziran harta. Tembakau (rokok) sudah dimaklumi sebagai benda yang halal yang paling buruk. Beliau (al-Habib Hussin bin Syaikh Abi . Dan seorang guru al-Faqir pula mengatakan bahwa: “…persoalan rokok kalau ditinjau dari hukum syara maka ada khilafnya (haram.24 mereka akan segera menyembunyikannya kerana takut ditegur Guru Tuan Hussin. Tersebut di dalam kitab Bughyah al-Mustarsyidin yang dikarang oleh asSayyid ‘Abdurrahman bin Hussin bin Umar al-Masyhur Ba’Alawi ‫رحمه ال‬:. al-Habib Ali bin Hasan bin Abdullah bin Hussin bin Umar bin Abdurrahman al-Atthas Ba’Alawi menyatakan bahwa merokok adalah tercela disetiap keadaan baik secara syariat maupun secara ‘aqli (akal). Petikan kata-kata ulama yang mengharamkan rokok: Pengarang kitab alQirthas syarah Ratib al’Arifbillah al-Imam ‘Umar bin ‘Abdurrahman bin ‘Aqil al-Atthas. Bahkan al-Habib al-Imam Husain bin asy-Syaikh Abi Bakr bin Salim dengan panjang lebar membuat larangan keras mengenai dengan tembakau.

dalam syi'irnya berkata: "Kau memperbagus rokok di bibirmu. suatu hari alHabib Abdullah bin Umar bin Yahya pergi ke kota Makkah al-Musyarofah. 34. 35. karena mudaratnya itu. Di . Berapa banyak harta yang amat berharga kau sia-siakan. tapi kau tetap melakukan hal itu. maka memakan benda yang memabukkan adalah haram.25 Bakar bin Salim) mengatakan: “Aku khuatir orang yang tidak bertaubat dari merokok sebelum matinya. dia akan mati dalam keadaan suu’ al-khatimah (mati yang berkesudahan buruk). dan memakan makanan yang memudaratkan akal juga haram. As-Sayyid al-‘Allamah Umar al-Bashri ‫ رحمه ال‬dalam fatwanya: “Kaedahkaedah yang dipakai oleh para ulama kita ketika menyatakan haramnya sesuatu makanan dalam bab al-ath‘imah ialah makanan yang boleh membawa kepada mabuk atau memudaratkan akal atau tubuh badan. Al-Habib Ahmad bin Hasan bin Abdullah al-Atthas menceritakan. Al-Habib Abdullah bin Umar asy-Syathiri (ayahadanya Habib Salim). Seandainya kau balik dua hukum itu (memakai siwak dan meninggalkan rokok) maka itu lebih utama bagimu. 36. tentang hukum menghisap api yang kelak ke dalam neraka kau akan dijerumuskan. Syariat dan ahli perubatan telah melarangmu dari perbuatan mengganggu itu. Syihabuddin Ahmad al-Qalyubi ketika ditanya hukum merokok menjawab dengan syi'ir beliau yang artinya kurang lebih: "Dengarkanlah jawabanku wahai orang yang bertanya. 33. kerana ia memabukkan. dan kau malu memakai siwakmu. Hukumnya adalah haram berdasarkan dalil dan sifat-sifat buruk didalam rokok. yang telah kukumpulkan. akan tetapi syaitan telah menipumu.

hendak mengerjakan sholat tahajjud di Masjid Habib Toha bin Umar.” Mendengar jawaban tersebut. Tersebut di dalam kitab Masyrobil Hani karangan Habib Ahmad bin Abdurrahman as-Saqqaf bahwa al Habib al-‘Arifbillah ‘Ali bin ‘Abdurrahman al-Masyhur yang tinggal di Tarim menyebutkan dalam manaqib ayahanda beliau al-Habib ‘Abdurrahman al. maka dialah yang bersalah dan tercela. maka beliau mencarinya seraya berkata: “Siapa yang menyakiti para malaikat dan tidak menghormati Baitullah serta mengotori kami?" 37. Beliau segera menegurnya. Siapa yang ditentang dan dicela oleh kaum Muslimin. Ketika Habib .” Al-Habib Abdullah bin Umar bin Yahya segera menjawab: “Baik kalau demikian.26 kota tersebut beliau melihat seorang ‘alim merokok. sekarang mari kita ke Ka’bah. dengan katanya: “Merokok tidak layak dilakukan oleh seorang yang berilmu. Pada suatu malam al-Habib Muhammad bin Seggaf. lalu beliau mencium bau tembakau. Itu adalah perbuatan bid’ah yang sangat buruk dan ditolak oleh orang yang berjiwa muthmainnah (tenang) dan berhati salimah (selamat) …”. si alim tadi membisu dan mengakui kebenaran Habib Abdullah bin Umar bin Yahya. Aku membawa kopi dan meminumnya di sana dan kau … bawalah rokokmu dan hisaplah di sana. Orang ‘alim tersebut menjawab: Bagaimana dengan engkau sendiri? Kau minum kopi.Masyhur bahwa ayahnya berkata: "Suatu hari aku pernah menemani al-Habib al-Wali al-‘Arifbillah Ahmad al Masyhur pada suatu undangan di rumah seseorang dari keluarga Ar Ruwaiki di Tarim. padahal perbuatan itu bid’ah. Ketika itu al-Habib Muhammad bin ‘Ali as-Saqqaf termasuk orang yang diundang oleh seorang syaikh dari keluarga BaFadhal.

Waktu itu berdekatan dengan mahallul qiyam. aku minta maaf. Ketika Habib Ahmad al-Masyhur melihat kedatangan beliau. Beliau lalu didudukkan di samping Habib Ahmad. Maka berhati-hatilah bagi setiap orang yang berakal dan berhati bersih. Selesai pembacaan maulid dan menikmati jamuan. Habib Muhammad bin Ali. Habib Muhammad tercengang dengan sambutan Habib Ahmad. para hadirin pulang ke rumah masing-masing. Habib Ahmad mengatakan bahwa Rasulullah Saw hadir di setiap mahallul qiyam dalam pembacaan maulid. Jika ia menginginkan Rasulullah Saw hadir di maulidnya. Habib Abdurrahman bercerita: “Yang tinggal hanya aku. Padahal Habib Ahmad adalah orang yang sangat berwibawa dan tidak pernah berdiri menyambut seorang pun. Namun beliau tetap diam dan penuh adab. kecuali jika di rumah tersebut ada rokok atau bau rokok. beliau mendapati para undangan sedang membaca maulid Nabi Saw. maka jauhilah ‘pohon yang menjijikkan dari rumahnya. Nasihat ini ditujukan . Kata Habib Muhammad: "Ya Habib. maka Habib Ahmad berdiri dengan tergesa-gesa dari tempatnya untuk menyambutnya di pintu rumah. Kenapa kau harus bangun dan menyambut kedatanganku di pintu depan?" Habib Ahmad pun menjawab: “Demi Allah. Kemudian Habib Muhammad berbicara dengan penuh sopan santun kerana melihat bahwa dirinya bukanlah seseorang yang selayaknya untuk disambut oleh Habib Ahmad yang ketika itu adalah seorang Wali Qutub. Habib Ahmad al-Masyhur dan tuan rumah”.27 Muhammad sampai ke rumah Syakh ar-Ruwaiki. Habib Ahmad pun memegang tangan kiri beliau. tidaklah aku berdiri kecuali aku melihat Rasulullah Saw masuk bersamamu dan memegang tangan kananmu”.

Merokok itu tidak haram. maka aku keluar. Pendapat serupa juga disampaikan oleh pengasuh Ponpes al-Falah Ploso Kabupaten Kediri. maka bagaimana bagi orang yang menghisap rokok. semua bau rokok. Padahal salaf (ulama terdahulu) telah sepakat untuk mengharamkan rokok. dalam satu majlis bacaan burdah yang beliau hadiri suatu ketika dulu di Surabaya pernah mengatakan: “Tidak seperti orang sekarang. 38.” 40. Badannya. Al-Imam al-Habib Ahmad bin Hasan al-Aidarus berkata bahwa beliau bermimpi Nabi Muhammad Saw sedang keluar dari salah satu rumah di kota Seiwun. Lalu beliau menanyakan kenapa Nabi Saw keluar dari rumah tersebut? Maka Nabi Saw menjawab. Maka apabila Rasulullah Saw tidak masuk ke rumahnya. melainkan sunah" ujarnya. Syaikh Abdusshomad Ba’Katsir bersyi'ir: Rokok adalah hidangan terbuat dari api panas. 41. tidak ada manfaat di dalamnya kecuali penyakit maka jangan biarkan ia memperdayaimu. KH. lebihlebih lagilah malaikat Rahmat. Sesungguhnya manusia lebih mengetahui akan dirinya (al-Qur’an).28 bagi orang yang bersedia menerimanya. dalam tubuhnya. bajunya. Al-Habib Salim bin Abdullah bin Umar asy-Syatiri. 39. "Aku datang untuk menghadiri pembacaan maulid di rumah itu tetapi aku melihat di dalamnya ada tembakau. fatwa haram merokok akan menciptakan banyak pengangguran. . "Saya yakin tidak akan efektif. membaca Burdah namun badannya bau rokok. Apabila Rasulullah Saw tidak masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat rokok atau bau rokok. Menurut Gus Dur. Zainuddin Djazuli (Gus Din).

44. bahwa mengisap tembakau dibolehkan. ini kan sisi positifnya rokok" kata Gus Din yang dikenal sebagai perokok berat itu. Idris Marzuqi (Mbah Idris) kepada wartawan di Kediri meminta MUI tidak tergesagesa dulu menanggapi usulan Komnas Perlindungan Anak dengan mengeluarkan fatwa anti rokok. Justru dia mengingatkan MUI agar melihat sisi positifnya rokok dalam memberikan kontribusi pendapatan negara. "Rokok sudah menyumbang cukai Rp. Sementara itu. bahwa mengisap rokok adalah sesuatu yang dibenci Syari’at. 9 miliar perhari kepada negara. Dalam mengharamkan atau memakruhkan sesuatu. karena tidak ada nash yang melarangnya. tidak perlu MUI melarangnya dalam bentuk fatwa" kata ulama sepuh NU yang juga perokok itu. katanya. KH. bahwa ulama berbeda pendapatnya mengenai hukum mengisap tembakau. Oleh karena itu. menjawab pertanyaan tentang halal haramnya tembakau menurut agama Islam. Ia menjelaskan dalam bukunya: Yas’alũnaka fid Dĩn wal Hayăt.29 Buktinya sampai sekarang orang merokok masih banyak. Sebagian Ahli Fikih mendasarkan. Tetapi alasan-alasan hukum serta . Ia malah menghalalkan tembakau dan membantah dalil yang mengharamkan tembakau. Dr. Abdul Ghani An-Nabilisiy berpendapat sama dengan Zaini Dahlan. ulama masa kini. "Agama Islam tidak mengharamkan rokok. dalam bukunya Al-Fatawa menerangkan hukum mengisap tembakau. padahal di manamana ada peringatan larangan merokok". syari’at Islam tidak tergantung dengan adanya nash khusus mengenainya. 42. 43. Ahmad Asy-Syurbasyi. pengasuh Ponpes Lirboyo. Mahmoud Syaltut. kecuali bila ada unsur lain yang membahayakan.

. Haram.30 dasar-dasar tasyri’ (pembentukan hukum Islam) yang bersifat umum. adalah yang mengharamkan dan memakruhkan karena dampak negatifnya. kalau sudah tentu bahayanya. Harus (boleh) kalau tidak membahayakan. Dalam bukunya: Soal Jawab. pendapat yang terkuat. kata Syaltut. Makruh. Tapi. pemimpin Persatuan Islam (PERSIS) menjelaskan hukum merokok atau menyusur dengan tembakau. terbagi atas tiga pendapat: a. A. Hasan. kalau belum diketahui. c. dapat menentukan hukum sesuatu. 45. b.

bahkan wajib. merokok umumnya masih diperbolehkan. pekerja pabrik rokok. 3. . Menurut kaum Sufistis. distributor rokok. karena sumber penghasilan. Bagi produsen.31 BAB III PENUTUP/KESIMPULAN 1. dan menurut Gus Dur. merokok hukumnya tergantung situasi. Menurut Wahabi. 4. Menurut Muhammadiyah. tidak terlarang. 2. rokok adalah sesuatu yang disunnahkan. Menurut NU. 5. hukum merokok sesuai dengan isyarat dari Allah. rokok haram hukumnya. hukum rokok adalah boleh.

32 DAFTAR PUSTAKA Asril Bahar. (Jakarta: Rajawali. . (Yogyakarta: Al-Ilmu. http://id.wikipedia. (Jakarta: Psikiatri. Ali Hasan. 1979). Perbandingan Mazhab Fiqih. Harian Umum Republika. M. Ilmu Kedokteran Jiwa. 2009).multiply.com/journal/item/16/semuanya_tentang_rokok. http://pettawanua. 2000). Bagaimana Mendidik Putra Putri Anda. Muhammad bin Jamil Zainu. Roan. Selasa 26 Maret 2002.org/wiki/rokok.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful