Interaksi beta-blocker dengan anti hipertensi a.

Beta-blocker dengan diuretika (aldactone, spirolactone, aldazide, blopress, co-diovan, lasix, hct, letonal, hygroton) Diuretika sering digunakan untuk terapi hipertensi. Tapi kalau diuretika saja maka hasil terapinya terbatas. Untuk mencapai hasil yang lebih baik maka sebaiknya

dikombinasikan dengan antihipertensi lain. Percobaan di klinik menunjukan bahwa kombinasi beta-blocker dengan diuretika diperoleh kerja antihipertensi yang lebih baik. Dalam hal ini tidak terjadi postural hipotensi dan tachycardia yang disebabkan oleh diuretika (thiazide). Dan juga peninggian plasma renin akibat pemberian diuretika akan dikurangi oleh beta-blocker. b. Beta-blocker dengan vasolidator (Brainact, degrium,m duvadilan, enico,

frego, hydergin, sibelium, stugeron tanakan unalium dll) Kombinasi obat ini akan menghasilkan efek terapi yang lebih baik. Ternyata efek sampingnya akan berkurang. Pemberian hydralazine yang menimbulkan reflex tachycardia akan berkuirang bila pemberiannnya dikombinasikan dengan beta-blocker. c. Beta-blocker dengan methyldopa (Dopamet) Penggunaan kombinasi dari methyldopa dan beta-blocker ternyata lebih aman dibandingkan dengan pemakaiannya secara tunggal. Efek samping dari methyldopa berupa postural hipotensi akan hilang bila diberikan bersama-sama dengan beta-blocker. Interaksi beta-blocker dengan anti –arrhytmia. a. Beta-blocker dengan quinidine. Quinidine yang digunakan pada arrhythmia jantung dapat menimbulkan ventricular fibrillation. Bila diberikan bersama-sama dengan beta-blocker maka efek samping ini berkurang. b. Beta-blocker dengan procainamide. Pemberian procainamide sebagai anti-arrhytmia dapat menimbulkan penurunan tekana darah yang sangat cepat terutama bila diberikan secara intravena. Pemberian bersama-sama dengan beta-blocker akan menyebabkan efek yang berbahaya karena bekerja sinergistik.

Norit ini bersifat menyerap racun dan zat-zat lainnya di lambung. beta-blocker mengurangi kerja jantung dengan mengurangi heart rate. Norit sering dipakai untuk mengurangi kembung dan diare. makanan atau suplemen makanan yang banyak mengandung kalsium. magnesium.Interaksi beta-blocker dengan antidepressant Pemberian antidepressant misalnya derivat tricyclic dan derivat phenothiazine dapat menimbulkan dysrhythmia. Maka pemberian beta-blocker akan menghindarkan efek dysrhythmia akibat pemberian antidepressan tersebut Interaksi beta-blocker dengan anti inflammasi Beta-blocker menghambat efek anti inflammasi dari obat-obat natrium salisilat. misalnya antibiotika tetrasikiklin dan turunan fluoroquinolon seperti . aluminium atau zat besi. norit menyerap zat-zat di lambung hampir tidak pilih bulu sehingga obat-obat yang anda minum dalam waktu bersamaan atau dalam rentang waktu 3-5 jam sekitar waktu makan norit juga akan ikut diserap oleh norit. Demikian pula nitrat berbuat hal yang sama dengan mengurangi venous return dan volume serta tekanan dalam ventrikell kiri. Mineral-mineral ini banyak terdapat dalam berbagai macam suplemen vitamin dan juga dalam obat maag (antasida) c. b. Namun. aluminium dan zat besi dapat bereaksi dengan beberapa obat tertentu. Berikut ini beberapa contoh interaksi obat dengan obat lain : a. Kalsium. hidrokortison. Penurunan atau pengurangan penyerapan obat oleh tubuh juga dapat terjadi jika anda mengkonsumsi suatu obat tertentu bersamaan dengan obat. dan mungkin efek pengobatan tidak akan tercapai. Sifat ini sebenarnya yang dipakai untuk mengurangi kembung dan diare. Interaksi beta-blocker dengan anti-angina Gabungan kedua obat ini menghasilkan sinergisme. magnesium. Hal ini disebabkan karena kompetisi langsung antara kedua obat ini pada reseptor yang sama. Akibatnya penyerapan obat oleh tubuh justru berkurang sehingga efek atau khasiat obat yang anda minum tersebut akan berkurang. aminopirin. fenilbutazon.

levofloxacin. Interaksi obat dapat menyebabkan gangguan atau masalah kesehatan yang serius. dan trovafloxacin.Cephalosforin dan penicillin . sebab kombinasi ini dapat mengadakan potensiasi. e. Antihistamin sering diberikan dalam obat flu atau obat batuk. baik melalui penghambatan penyerapannya atau dengan mempengaruhi metabolisme atau distribusi obat tersebut didalam tubuh. karena meningkatnya efek samping dari obat-obat tertentu akibat dari terjadinya peningkatan kadar obat dalam darah. Dibawah ini contoh interaksi obat berdasarkan indikasi penggunaan obat Golongan Obat Hal. Kombinasi antihistamin dengan obat-obat penenang atau obat-obat yang berkerja menekan system syaraf pusat seperti luminal dan diazepam harus dihindari. INTERAKSI OBAT DENGAN MAKANAN Pada prinsipnya interaksi obat dengan makanan dapat menyebabkan dua hal penting : Interaksi dimana makanan atau minuman dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan khasiat atau manfaat obat. sehingga dapat terjadi penekanan system syaraf pusat secara berlebihan.ciprofloxacin.Hal yang harus diperhatikan Antibiotika . membentuk senyawa yang sukar diabsorbsi atau diserap oleh tubuh. Satu penelitian mengungkapkan bahwa penurunan absorbsi antibiotika karena drug interaction dengan mineralmineral tersebut dapat mencapai 50 – 75 %. Antibiotika rifampicin dapat mengurangi efektivitas dari berbagai pil kontrasepsi. Kombinasi rifampicin-pil KB ini juga dapat meningkatkan resiko terjadinya pendarahan. ofloxacin. d.

Anti aritmia Hindari konsumsi kafein karena meningkatkan / mempercepat denyut jantung. . Antidepresan MAO Inhibitor Makanan dengan kadar tyramin yang tinggi seperti daging yang diproses. dan juga menurunkan absorbsi vit. .Golongan sulfa Meningkatkan resiko kekurangan vitamin B12 . . C. akan meningkatkan absorbsi obat. . . ikan dan makanan kaya vit C dapat menurunkan penyerapan obat. Golongan Trisiklik Banyak makanan terutama daging.Eritromisin Jangan di konsumsi bersama dengan jus buah-buahan atau grape fruit yang dapat menurunkan efektifitas obat.Konsumsi antibiotik pada saat perut kosong untuk mempercepat absorbsi.Tetrasiklin Produk susu dapat mengurangi efektivitas obat. bir dan anggur dapat menyebabkan krisis hipertensi.Alfa blocker Dikonsumsi dengan minuman atau makanan untuk menghindari kelebihan penurunan tekanan darah.Digitalis . Antihipertensi dan obat jantung . .Beta blocker Konsumsi obat pada saat perut kosong. Makanan terutama daging meningkatkan efek obat dan menyebabkan pusing serta hipotensi.ACE Inhibitor Konsumsi obat pada saat perut kosong.

Hindari alcohol karena dapat meningkatkan resiko pendarahan. . Tukak Peptik .Aspirin dan Obat NSAID Konsumsi makanan terlebih dahulu untuk mencegah iritasi saluran cerna. .Simetidin. Kafein dapat meningkatkan kecemasan dan mengurangi efektivitas obat.Theophyllin Hindari mengkonsumsi kafein karena dapat menyebabkan peningkatan toksisitas obat. Tranquilizer .Antasida Untuk mendapatkan manfaat maksimal.Pseudoefedrin Hindari mengkonsumsi kafein karena dapat meningkatkan rasa cemas dan gelisah. Obat Asma .Hindari mengkonsumsi dengan susu dan makanan tinggi serat karena menurunkan absorsbi dan meningkatkan kehilangan kalium. Famotidin dan Sukralfat Hindari makanan berprotein tinggi. Penggunaan yang sering . Penghilang Rasa Sakit . Fenobarbital Meningkatkan resiko anemia dan masalah yang berhubungan dengan syaraf karena defisiensi folat dan vit B lainnya. Antikonvulsi . kaffein dan makanan lain yang dapat meningkatkan keasaman lambung. konsumsi obat 1 jam setelah makan.Dilantin.Benzodiazepine Tidak boleh dikonsumsi dengan alcohol.

Cholestyramin Meningkatkan ekskresi folat dan vit A. Obat Penghambat enzim (Golongan Statin) .Untuk alcohol dapat menyebabkan efek samping berupa mual. Penurun Kolesterol . Laksatif . yoghurt. . . Griseofulvin Hindari makanan atau minuman yang mengandung susu. Lovastatin. E dan K.Flukonazol. .Gemfibrozil Hindari makanan berlemak karena dapat menurunkan efektivitas obat dalam menurunkan kolesterol. Pravastatin. Konsumsi makanan yang kaya kalsium. Sediaan Hormon . D. vit K. Ketokonazol. sakit kepala dan kemerahan dengan panas di muka.Mineral Oil Penggunaan yang berlebihan menyebabkan defisiensi vit A. Itrakonazol.dari obat golongan ini dapat menurunkan absorbsi folat dan vit C. keju. keram perut. D.Kontrasepsi Oral Makanan yang asin meningkatkan retensi cairan. vit B6 dan nutrisi lain. kalium dan protein untuk mencegah defisiensi. Anti Jamur . muntah.Fluvastatin. es krim atau antasida.Steroid Makanan yang asin meningkatkan retensi cairan. Tingkatkan konsumsi makanan yang kaya nutrisi dan protein untuk mencegah defisiensi. Obat ini menurunkan absorbsi folat. . E dan K.

Gunanya agar susu atau makanan tersebut dapat mengurangi efek iritasi lambung dari obat yang dikonsumsi. . justru dianjurkan untuk diminum bersama susu atau pada waktu makan. simvastatin Hindari minun lovastatin dan simvastatin bersama jus grapefruit karena dapat meningkatkan terjadinya efek samping akibat terjadinya peningkatan kadar obat dalam tubuh. INTERAKSI OBAT DENGAN MINUMAN Interaksi obat yang dimaksud di sini adalah interaksi obat dengan minuman berupa teh. Jika obat kurang diabsorbsi. sehingga penyembuhan mungkin tidak akan tercapai. Demikian pula susu. contoh : Teh mengandung senyawa tannin yang dapat mengikat berbagai senyawa aktif obat sehingga sukar diabsorbsi atau diserap dari saluran pencernaan. berarti daya khasiat atau kemanjurannya juga akan berkurang. Ada beberapa obat. terutama yang bersifat mengiritasi lambung. Susu mempunyai sifat dapat menghambat absorbsi zat-zat aktif tertentu terutama antibiotika. susu. Obat-obat seperti ini. metilprednisolon dll. yang biasa diberikan untk meredakan atau mengurangi rasa sakit. Walaupun susu atau makanan dapat sedikit mengurangi daya kerja obat tersebut. dan alcohol. Tidak semua jenis obat tidak baik dikonsumsi bersama-sama dengan susu. Begitu juga obat-obat kortikosteroid yang biasanya digunakan untuk meredakan inflamasi (misalnya bengkak atau gatal-gatal) seperti prednison. prednisolon. nyeri.Hindari minum alcohol karena dapat meningkatkan resiko kerusakan hati. namun efek perlindungannya terhadap iritasi lambung lebih bermanfaat dibandingkan dengan efek penurunan daya kerja obat yang sangat sedikit. atau demam. kopi. contohnya obat-obat antiinflamasi nonsteroid seperti asetosal dan ibuprofen.

Pasien harus mentaati petunjuk yang terdapat pada label atau etiket yang melengkapi. Jadi agar efek stimulan terhadap susunan syaraf pusat tidak berlebihan. teh. minuman kola dan beberapa merek minuman berenergi (energy drink) Alkohol juga akan meningkatkan resiko pendarahan lambung dan kerusakan hati jika dikonsumsi bersama obat-obat penghilang rasa sakit seperti parasetamol atau asetaminofen. atau bersamaan dengan makanan. . Alkohol juga dilarang diminum bersama dengan obat-obat penurun tekanan darah tinggi golongan beta-blocker seperti propanolol.Efek yang mungkin terjadi jika suatu obat dikonsumsi dengan makanan. coklat. Kombinasi alcohol. sebagaimana kita ketahui mengandung kafein. .Bagaimana dengan kopi? Kopi. Atau pada saat perut kosong. . Adapun informasi yang perlu disampaikan kepada pasien mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mengkonsumsi obat. . apakah sebelum atau sesudah makan. terkait dengan kemungkinan adanya interaksi dengan makanan atau minuman adalah : . hindari mengkonsumsi bahan-bahan yang mengandung kafein seperti kopi. kopi.Kapan obat seharusnya dikonsumsi.Boleh tidaknya obat dikonsumsi bersamaan dengan susu. teh. Kafein bekerja merangsang susunan syaraf pusat.propanolol dapat menurunkan tekanan darah secara drastis dan membahayakan PERAN APOTEKER DAN ASISTEN APOTEKER DALAM MENCEGAH INTERAKSI OBAT Satu prinsip yang harus menjadi perhatian utama saat memberikan informasi kepada pasien mengenai penggunaan obat adalah pastikan pasien untuk mengikuti petunjuk yang diberikan agar dapat memperoleh manfaat yang maksimum dengan resiko minimum dari obat yang diminum. atau minuman lain seperti minuman ringan atau alcohol.

. atau bisa mengiritasi lambung jika diberikan sebelum makan.misalnya bisa menurunkan atau meningkatkan absorbsi obat.

.

. obat tidak diminum. e. obat kosong. karena terjadi ikatan kompleks dengan Tetracyclin yang tidak dapat melarut dalam cairan gastro – intestinal. Masalah karena efek samping obat Misalnya : Obat jantung dapat menyebabkan batuk jadi perlu ditambah obat batuk dan akan memberikan efek samping yang lain f. : pada pasien demam berdarah diberikan obat penurun panas (Paracetamol. Kategori : a. Tidak tepat indikasi Misalnya b. Asetosal) Tidak tepat regimen (dosis. c. cara pemberian) Misalnya : Obat – obat maag tidak tepat diberikan setelah makan Tidak tepat obat Misalnya : Paracetamol tidak tepat untuk pasien gagal ginjal Adanya interaksi obat Misalnya : Pemberian Tetracyclin diberikan dengan Antasida (terutama yang mengandung unsur Calcium dan Aluminium) akan mengurangikerja Tetracyclin. d.Drug Related Problem (DRP) merupakan masalah yang timbul karena penggunaan obat. Tidak mendapat obat Misalnya : tidak mempunyai uang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful