BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Suatu karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Terdapat berbagai jenis karangan ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, artikel jurnal, yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan (referensi) bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya. Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah, seperti makalah, laporan praktikum, dan skrispsi (tugas akhir). Yang disebut terakhir umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis pakar-pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian. Dalam beberapa hal ketika mahasiswa melakukan praktikum, ia sebetulnya sedang melakukan “verifikasi” terhadap proses penelitian yang telah dikerjakan ilmuwan sebelumnya. Kegiatan praktikum didesain pula untuk melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian

1

2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah disampaikan. Apakah yang dimaksud dengan karya ilmiah ? b. Bagaimana tahap penyusunan karya ilmiah ? 1. maka tujuan yang diharapkan. yaitu a. dan b. maka manfaat yang akan didapat.4 Manfaat Berdasarkan tujuan yang akan dicapai.1. dapat membuat karya ilmiah sesuai dengan tahap penyusunan yang baku 2 . maka terdapat beberapa rumusan masalah yang dapat diajukan. yaitu a. mengetahui tahap penyusunan karya ilmiah 1.3 Tujuan Berdasarkan rumusan masalah yang telah diajukan. dan b. yaitu a. mengetahui definisi dari karya ilmiah. dapat memahami arti karya ilmiah dengan baik.

(4) pemeriksaan/ penyuntingan konsep. Yang termasuk tahap pengorganisasian dan pengonsepan adalah (a) pengelompokan bahan. dan (5) penyajian/ pengetikan (Arifin 2003:7). penyusunan paragraf. yaitu (1) persiapan. Dalam karya ilmiah mungkin saja terdapat penyajian yang berulang-ulang atau tumpang tindih. majalah dan surat kabar. baik dari segi penulisan dan pemilihan kata. Yang termasuk dalam tahap persiapan adalah (a) pemilihan topik/ masalah. dan (b) pengonsepan. yang kurang relevan dibuang. (b) pengumpulan keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui masalah yang akan ditulis. seperti buku. (2) pengumpulan data. dan (c) pembuatan kerangka karya. yaitu bagian-bagian mana yang akan didahulukan dan bagian mana yang akan dikemudiankan. (3) pengorganisasian dan pengonsepan.1 Pengantar Pada dasarnya. Berikut adalah rincian tahap atau kegiatan-kegiatan dimaksud. dan (d) percobaan dan pengujian di lapangan atau di laboratorium. penyusunan kalimat. Yang termasuk dalam tahap pengumpulan data adalah (a) pancarian keterangan dari bahan bacaan. (c) pengamatan langsung ke objek yang akan diteliti . Yang termasuk tahap penyajian adalah pengetikan hasil penelitian atau studi pustaka.BAB II PEMBAHASAN 2. dalam penyusunan karya ilmiah terdapat lima tahap. yang kurang lengkap dilengkapi. (b) penentuan judul. pemakaian bahasa yang kurang efektif. 3 . Yang termasuk tahap pemeriksaan atau penyuntingan konsep adalah pembacaan dan pengecekan kembali masalah. maupun segi penerapan kaidah ejaan.

Topik banyak tersedia dan melimpah di sekitar kita. baik di sekitar pengalaman kita maupun di sekitar pengetahuan kita.2 Tahap Persiapan Ada tiga hal pokok dalam melakukan persiapan menulis. lingkungan hidup. dan (c) pembuatan kerangka karya (outline). Sehubungan dengan isi pernyataan itu. Topik yang dipilih harus topik yang paling menarik perhatian kita. industri. kedokteran. pertanian. misalnya persoalan kemasyarakatan. Hindarilah topik yang jauh dari diri kita karena hal itu akan menyulitkan kita ketika menggarapnya! 2. hukum.2. Sudarmoyo 2000:11. akuntansi. manajemen. Arifin 2003:8). 1. pariwisata. Hindari pokok masalah yang menyeret kita kepada pengumpulan informasi yang beraneka ragam! 4 . Dalam hubungan dengan pemilihan topik yang hendak diangkat dalam karya ilmiah.2.1 Pemilihan Topik/ Masalah Topik/ masalah adalah pokok pembicaraan (Widyamartaya dan Sudiati 1997:31. Topik yang dipilih berpusat pada suatu segi lingkup yang sempit dan terbatas. sumber daya manusia. Keraf (1980:111) berpendapat bahwa penyusunan karya ilmiah lebih baik menulis sesuatu yang menarik perhatian dangan pokok persoalan yang benarbenar diketahui daripada menulis pokok-pokok yang tidak menarik atau tidak diketahui sama sekali. yaitu (a) pemilihan topik/ masalah. teknik. Arifin (2003:8) menyampaikan hal-hal berikut yang patut dipertimbangkan dengan seksama oleh penyusunan karya ilmiah. 2. perhotelan. (b) penentuan judul. 3. Topik yang dipilih harus berada di sekitar kita. dan sebagainya.

surat kabar. 2. Jika sudah ada topik yang terbatas. Topik yang dipilih harus kita ketahui prinsip-prinsip ilmiahnya. memiliki bahan kepustakaan yang dapat memberikan informasi tentang pokok masalah yang hendak ditulis. di mana. Artinya topik yang dipilih itu janganlah terlalu baru bagi kita. Jika sudah dilakukan pembatasan topik.2. judul karya ilmiah bukanlah hal yang sulit ditentukan karena pada dasarnya langkah-langkah yang ditempuh dalam pembatasan topic sama saja dengan langkah-langkah dalam penentuan judul. Topik yang dipilih memiliki data dan fakta yang objektif. atau undangundang. kita tinggal menguji sekali lagi. tidak semua pertanyaan itu harus dijawab dengan penentuan judul. Perbedaannya adalah pembatasan topik harus dilakukan sebelum penulisan karya ilmiah. sedangkan penentuan judul dapat dilakukan sebelum atau sesudah penulisan karya ilmiah. jurnal.2 Pembatasan Topik dan Penentuan Judul Jika topik sudah ditentukan dengan pasti sesuai dengan petunjuk-petunjuk. Sumber kepustakaan dapat berupa buku. Selain dengan pembatasan topik. Hindari topik yang bersifat subjektif.4. menurut Arifin (2003:9) penentuan judul karya ilmiah dapat pula ditempuh dengan melontarkan pertanyaan-pertanyaan masalah apa. seperti kesenangan atau angan-angan kita! 5. 5 . majalah. brosur. waulaupun serba sedikit. Perhatikan contoh penentuan judul dengan cara bertanya sebagai berikut. 6. Tentu saja. surat keputusan. mengapa. Topik yang dipilih harus memiliki sumber acuan. karya ilmiah sudah dapat mulai digarap walaupun judul belum ada. apakah topic itu betul-betul cukup sempit dan terbatas ataukah masih terlalu umum dan mengambang. bagaimana. situs web. dan kapan.

Pengembangan Industri Mebel atau Upaya Mengembangkan Industri Mebel. misalnya. mengembang. yang paling menarik perhatian kita. melayani menjadi pelayan. melayani. judul karya ilmiah tersebut harus dibatasi lagi. Contoh masalah itu adalah: a. 6 . a.Pertama-tama. kita bertanya dengan pertanyaan masalah apa. c. Jawaban yang dapat timbul untuk pertanyaan ini adalah: a. mengembang menjadi pengembangan. Agar karya ilmiah dapat berpijak pada suatu masalah yang terbatas dan ruang lingkup yang tidak terlalu mengambang. bukan berbentuk kalimat. b. Pelayanan Greeter Hotel. di Kabupaten Jepara. seperti: a. b. Jawaban yang kita temukan bermacam-macam. c. mencemari menjadi pencemaran. Dengan dua pertanyaan itu. Kita tentu memilih masalah yang terdekat dengan kita. b. greeter hotel. Pencemaran Gas Karbon Monoksida. misalnya dengan menyebut suatu tempat. kita dapat bertanya dengan pertanyaan mengapa. Dapat pula kata-kata tersebut tetap kata kerja asal ditambah atau mengandung kata benda dan judul yang dibuat tidak berupa kalimat. Judul karya haruslah berbentuk frasa. kita memiliki judul sebagai berikut. Pertanyaan di mana akan memberikan jawaban mengenai tempat objek yang sedang diteliti. mencemari. c. a. c. Oleh karena itu kata-kata tersebut dapat kita jadikan kata benda agar dapat dijadikan judul karya. industri mebel. b. gas karbon monoksida (CO) Setelah masalahnya ditentukan.

b. atau sebaliknya. 1) Hidroponik Bercocok Tanam tanpa Tanah 2) Pembudayaan Suplir sebagai Tanaman Hias Adakalanya pembatasan judul itu dilakukan dengan memberikan subjudul. dan kapan. mengapa. Pertanyaan kapan akan memberikan jawaban. di Hotel Inna Garuda. b. Pengembangan Industri Mebel di Kabupaten Jepara Tahun 2004 b. a. Setelah menggunakan pertanyaan masalah apa. antara lain: a. tanpa pertanyaan di mana. di mana. Contoh judul berikut ini sudah cukup sempit walaupun tanpa menjawab pertanyaan di mana dan kapan. Pencemaran Gas Karbon Monoksida di Kota Semarang. Yogyakarta. Kalau dengan pertanyaan di mana diperoleh jawaban yang masih dirasakan terlalu luas. Pelayanan Greeter di Hotel Inna Garuda. trisemester I/2004. mengapa. Contoh judul “Inseminasi Buatan di Peternakan Sapi „Budi Mix Farming‟ Grobogan. di Kota Semarang. pertanyaan kapan dapat mempersempit suatu judul karya ilmiah. dan kapan. Yogyakarta. Contoh judul “Persaingan Bisnis Tradisional dengan Bisnis Modern Saat Ini” merupakan jawaban pertanyaan masalah apa. Jawa Tengah” merupakan jawaban pertanyaan masalah apa. tetapi pertanyaan kapan diperlukan. tahun 2004. dan di mana. c. dewasa ini. kini kita memiliki judul karya ilmiah sebagai berikut. c. tanpa pertanyaan kapan. Subjudul itu selain berfungsi membatasi judul juga berfungsi sebagai penjelasan 7 . Dewasa Ini Adakalanya pertanyaan di mana tidaklah diperlukan. Trisemester I/2004 c. mengapa.

atau keterangan judul utama. Fakultas Sastra Topik : Tema Novel Judul : Tema Keagamaan dalam Novel Karya HAMKA 5. antara judul keterangan judul utama dan subjudul harus dibubuhkan tanda baca titik dua (:) seperti : 1) PENINGKATAN PRODUKSI SAPI POTONG DI JAWA TENGAH : SEGI KUALITAS DAN KUANTITAS 2) INTONATION : IN RELATIONS TO SYNTAX IN BAHSA INDONESIA Judul-judul karya ilmiah berikut ini. Sekolah Tinggi Pariwisata dan Perhotelan Topik : Pengembangan Desa Wisata Judul : Strategi Pengembangan Desa Sodong Kabupaten Batang Menjadi 8 . Fakultas Pertanian Topik : Produksi Kelapa Sawit Judul : Upaya Meningkatkan Produksi Kelapa Sawit di Bengkulu dengan Cara Perbaikan Pola Tanam 2. Fakultas Ekonomi Topik : Manajemen Sumber Daya Manusia Judul : Hubungan Kompensasi Finansial dengan Produktivitas Kerja Karyawan PT Subur Makmur Semarang 3. Dalam hal seperti itu. dapat digarap oleh mahasiswa dengan program studi tertentu : 1. Fakultas Hukum Topik : Kejahatan Kerah Putih Judul : Faktor-Faktor yang Menyebabkan Terjadinya Peningkatan Kejahatan Kerah Putih di Kota Semarang Tahun 2004 4.

yang kadang-kadang berbeda jenis dan sifatnya. Fakultas Teknik ( Industri ) Topik : Industri Semen Judul : Peningkatan Industri Semen di PT Semen Gresik Jawa Timur 8. jenis kedua memudahkan penyusunan untuk mengembangkan karya. yakni ragangan yang hanya memuat pokok-pokok gagasan sebagai pecahan dari topik yang sudah dibatasi.3 Pembuatan Kerangka Karya Kerangka karya disebut juga ragangan ( outline ). menjadi kesatuan yang berpautan ( Moeliono 1988:1 ). Pertanyaan yang dapat diajukan ialah “ apa yang akan atau “masalah apa saja yang dapat 9 . Fakultas Peternakan ( Teknologi Hasil Ternak ) Topik : Kolesterol Telur Judul : Efek Kolesteremik Berbagai Telur 2. Judul bab dan judul subbab itu merupakan pecahan masalah dari judul karya ilmiah yang ditentukan. Untuk menentukan judul bab dan judul subbab. Pada prinsipnya. Penulis karya ilmiah harus menentukan dahulu judul-judul bab dan judul subbab sebelum menentukan kerangka karya. yaitu ragangan yang sudah merupakan perluasan atau penjabaran dari ragangan buram ( Arifin 2003:15). Fakultas Teknik ( Sipil Hidro ) Topik : Banjir Judul : Pengendalian Banjir di Kawasan Simpang Lima Semarang 7. penyusun karya ilmiah dapat bertanya ihwal judul karya ilmiahnya.2. Tentu saja.6. atau dapat juga membuat ragangan kerja. penyusunan kerangka karya adalah proses penggolongan dan penataan berbagai fakta. Penyusun karya ilmiah dapat membuat ragangan buram.

Hal yang dapat tersangkut-paut dan dapat dibicarakan dalam karya ilmiah itu adalah (1) “manajemen sumber daya manusia”. Jika kita sudah merasa yakin bahwa masalah itu sudah dipecah lagi menjadi bab. Berikut ini adalah contoh ragangan tersebut. (b) “teori motivasi”. (b) “teori kepuasan kerja”. (d) “fungsi kepemimpinan”. Hal-hal tersebut dapat dijadikan empat judul bab analisis. Keempat subbab itu masih dapat dirinci lagi dengan memecah subbab tersebut menjadi bagian yang sekecil-kecilnya. (d) “manfaat kepuasan kerja”. kini penyusun karya ilmiah dapat menuliskan kerangka karya/ragangan karya ilmiahnya. subbab. (2) “motivasi”. dan (c) “tipe kepemimpinan”. Contoh Ragangan (1) PENGARUH KEPUASAN SEMARANG MOTIVASI KERJA DAN KEPEMIMPINAN HOTEL TERHADAP CANDI KARYAWAN GRAND 10 . (c) “faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja”. jika bagian analisisnya hanya satu bab. Atau.dibicarakan di bawah judul tersebut”. Misalnya judul subbab “motivasi”. subsubbab seperti tersebut.dan (4) “kepuasan kerja”. Ragangan inilah yang akan dijadikan patokan bekerja sehingga tidak akan terjadi tumpang tindih dalam penganalisisannya. dan ( e) “pengukuran kepuasan kerja”. (3) “kepemimpinan”. Misalnya judul karya ilmiah ( hasil penelitian ) “Pengaruh Motivasi dan Kepemimpinan terhadap Kepuasaan Kerja Karyawan Hotel Grand Candi Semarang”. hal-hal itu dapat dijadikan subbab. Judul subbab kepuasan kerja dapat dipecah lagi menjadi (a) “pengertian kepuasan kerja”.

dan bab pendahuluan. Bab I Pendahuluan itu terdiri atas latar Belakangan masalah. daftar isi.3 Tipe Kepemimpinan 3.Pengaruh Motivasi dan Kepemimpinan Terhadap Kepuasan Kerja 1. maslah yang hanya satu bab.4 Fungsi Kepemimpinan 4. tujuan penelitian. daftar tabel ( jika ada ). dilengkapi dengan tajuk prakata. dan kegunaan penelitian. Kepemimpinan 3.5 Pengukuran Kepuasan Kerja Jika rangangan seperti tersebut dianggap final. Kemudian. Manajemen Sumber Daya Manusia Motivasi 2.1 Pengertian Motivasi 2. Kepuasan Kerja 4.4 Manfaat Kepuasan Kerja 4.2 Teori Kepuasan Kerja 4. Untuk membuat daftar isi yang lengkap. identifikasi masalah.1 Pengertian Kepuasan kerja 4. daftar gambar ( jika ada ).pada bagian akhir daftar isi dicantumkan tajuk bab simpulan dan 11 .3 Motivasi dan perilaku 3. rumusan masalah.3 Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja 4. langkah berikutnya adalah pembuatan rencana daftar isi karya ilmiah. analisis. cakupan masalah. 2.2 Teori Kepemimpinan 3.2 Teori Motivasi 2. Ragangan masalah yang analisis ditempatkan pada bab 2 dalam daftar isi.1 Pengertian Kepemimpinan 3.

................ 16 12 ................................................. 2..... DAN HIPOTESIS 2..................... 2 Teori Motivasi ......... 3 Cakupan Masalah ....... vii DAFTAR LAMPIRAN .............................. 5 Tujuan Masalah ................................ 7 1.... 5 1..................................................................... tersusunlah daftar isi sebagian berikut................... 10 BAB II TINJAUAN TEORITIS...........................................................................saran............. 1 Latar Belakang Masalah .................................................................................................................... 1 Manajemen Sumber Daya Manusia .................... 4 1......... dan lampiran (jika ada)........ viii BAB I PENDAHULUAN 1............ iv DAFTAR TABEL ................................................... KERANGKA PEMIKIRAN....... 2 Motivasi ........................................ 14 2.... 4 Rumusan Masalah .................................... 1 1................................................................................................... daftar pustaka...... Contoh Daftar Isi (1) PENGARUH MOTIVASI DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN HOTEL GRAND CANDI SEMARANG Halaman PRAKATA ................. Berikut ini adalah contoh daftar isi karya ilmiah tersebut............... 8 1............ vi DAFTAR GAMBAR ... 6 Kegunaan penelitian .................................... ii DAFTAR ISIS ................................................................................. 2.... 11 2..... 14 2.................... Akhirnya................................................................................. 1 Pengertian Motivasi ..... 2 Identifikasi Maslah .............

........ 5 Sumber Data ..2................. 60 3......... 1 Pengertian Kepuasan Kerja ...... 8 Validitas dan Reliabilitas ......... 68 13 ......... 4. 3 Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja ............................................. 4 Manfaat Kepuasan Kerja ......................... 3.. 25 2.............. 3..................................................... 20 2..... 38 2.................. 4........................ 1 BIdang Penelitian ............. 9 Teknik Analisis Data ..... 46 2......................................................................... 41 2............................... 4.. 1 Pengertian Kepemimpinan .. 4 Kepuasan Kerja .................... 4 Alat Pengumpulan Data ............................................................... 30 2...................................... 6 Populasi dan Sampel ...................... 2 Teori Kepuasan Kerja ..................................... 58 3. 53 2................................................................................................ 57 3............................... 3............................................. 51 2.............. 3 Tipe Kepemimpinan .. 57 3.. 60 3.................... 6 Hipotesis............ 2 Lokasi dan Waktu Penelitian ................ 41 2.......................................... 59 3..... 2. 26 2.................. 25 2. 4............ 62 3.... 5 Pengukuran Kepuasan kerja ........ 55 BAB III METODE PENELITIAN 3..... 5 Kerangka Pemikiran Penelitian ..................................................... 7 Variabel dan Definisi Operasional ...... 3......... 3 Kepemimpinan ................................... 64 3............................ 4.................... 4 Fungsi Kepemimpinan .. 3 Motivasi dan Perilaku .................................................. 2 Teori Kepemimpinan ..............3 Metode Penelitian...................... 48 2....................... 43 2.........

................1 Uji Asumsi 4.............3.......1 Uji Validitas 4. 4.......1 Analisis Variabel Motivasi 4.. .............4............4....... .............................. ........... 1 Deskripsi Hasil Temuan 4.......2.......1..............2 Uji Realibilitas 4.......................... ..3 Hasil Pengujian Hipotesis 4......................... .........................3 Uji Linieritas ............ ...........................................4....................... .2.4 Pembahasan ............................................. 4............. 74 78 84 84 88 91 92 94 96 4..............2 Uji Normalitas 4........... 108 110 111 106 DAFTAR RUJUKAN 14 .........3 Analisis Variabel Kepuasan Kerja 4....................................................................................3................................... ........... .1 5..............................2 Kondisi Sumber Daya Perusahaan 71 71 ......2 Analisis Variabel Kepemimpinan 4...............1...................4 Uji Signifikansi Pengaruh Motivasi dan Kepemipinan terhadap Kepuasan Kerja 4.. BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. 1 Gambaran Umum Perusahaan 4.. ..... 1... ... ...BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4......................................................... 98 100 100 102 104 4.........................3........2 Pengujian Persyaratan Analisis Data ..................3.............4 Analisis Pengaruh Motivasi dan Kepemimpinan terhadap Kepuasan Kerja .2 Simpulan Saran ........................ 4.............4..3 Gambaran Umum Responden........... .........................................

1 Pengertian Pengetahuan 1..2 Ilmu Pengetahuan dan Kebenaran 3. daftar lampiran (jika ada).. Bab Pendahuluan terbagi lagi atas tajuk latar belakang dan masalah.LAMPIRAN ....1 Klasifikasi Ilmu Pengetahuan 2. Setelah tajuk-tajuk analisis ditempatkan pada Bab 2. 115 Contoh ragangan (1) dan contoh daftar isi (1) tersebut adalah contoh untuk judul karya ilmiah hasil penelitian. daftar gambar (jika ada)...... Peranan Ilmu Pengetahuan 3. Contoh judul karya ilmiah bukan hasil penelitian (telaah pustaka).. yang terdiri atas tajuk prakata. Misalnya judul karya ilmiah “Ilmu Pengetahuan danKebenaran”. daftar tabel (jika ada)... dan tujuan pembahasan..1 Pengamalan Ilmu Pengetahuan 3.2 Pengertian Ilmu Pengetahuan 2...2 Aspek Ilmu Pengetahuan 3. Bab 3 dan Bab 4.... 15 .......... serta daftar pustaka dan lampiran (jika ada).. daftar isi...... bab pendahuluan... daftar isi ini diakhiri dengan Bab 5 Simpulan....3 Peranan Khusus Ilmu Pengetahuan Seperti pada contoh daftar isi (1).. Pengertian Pengetahuan dan Ilmu Pengetahuan 1. substansi ragangan..... dan daftar isi disesuaikan. ragangan tentang “Ilmu Pengetahuan dan Kebenaran” ini dilengkapi dengan bagian awal daftar isi..... Klasifikasi dan Aspek Ilmu Pengetahuan 2... isi. adalah sebagai berikut. kerangka karya yang dapat dipertimbangkan Contoh Ragangan (2) ILMU PENGETAHUAN DAN KEBENARAN 1.

3.............................. 14 16 20 23 24 27 9 12 5 7 1 3 ii iv vi vii DAFTAR RUJUKAN ......... DAFTAR TABEL .....................2 Pengertian Ilmu Pengetahuan .......................................................................................................... BAB I PENDAHULUAN 1....................... BAB V SIMPULAN ............................................................... BAB II PENGETAHUAN DAN ILMU PENGETAHUAN 2.................... DAFTAR ISI ..................................2 Ilmu Pengetahuan dan Kebenaran .... 1................................................................ 16 ................2 Tujuan Pembahasan ............... 2.......Contoh Daftar Isi (2) ILMU PENGETAHUAN DAN KEBENARAN PRAKATA ....................... DAFTAR GAMBAR ..................... 4..........1 Pengamalan Ilmu Pengetahuan ................................................. LAMPIRAN ..........................1 Klasifikasi Ilmu Pengetahuan .............3 Peranan Khusus Ilmu Pengetahuan .........2 Aspek Ilmu Pengetahuan ..... BAB IV PERANAN ILMU PENGETAHUAN 4............................................................................. BAB III KLASIFIKASI DAN ASPEK PENGETAHUAN 3...........1 Pengertian Pengetahuan .......................................................... 4.................................................1 Latar Belakang dan Masalah ...........................

Sebenarnya.3 Pengumpulan Data Jika judul karya ilmiah dan ragangannya sudah disetujui oleh pembimbing atau oleh pimpinan lembaga pendidikan tinggi yang bersangkutan. Seandainya dalam mengembangkan suatu ide mengalami kesulitan. Kita tinggal mengembangkan ide pokok tersebut dengan ide penjelas di dalam paragraf- paragraf. penyusun juga dapat memulai terjun ke lapangan. ide pokok 2. Langkah pertama yang harus ditempuh dalam pengumpulan data adalah mencari informasi dari kepustakaan mengenai hal-hal yang ada relevansinya dengan judul tulisan. Di samping pencarian informasi dari kepustakaan. ada baiknya pola daftar isi disamakan. sebuah karya ilmiah itu berisi tiga bab. penyusun sudah dapat mulai mengumpulkan data. Akan tetapi. Data di lapangan dapat dikumpulkan melalui pengamatan (observasi). Tidak tertutup kemungkinan adanya pola berpikir lain (yang lebih sempurna). Informasi yang relevan diambil sarinya dan dicatat pada kartu informasi. sebelum terjun ke lapangan. penentuan daftar isi ini merupakan hak penulis. yaitu pendahuluan. Jika isi atau analisis karya itu agak luas. 17 . dan penutup. atau eksperimen (percobaan). isi atau analisis. kita dapat memecah isi itu menjadi dua atau lebih bab sehingga karya ilmiah menjadi empat bab atau lebih. Paling sedikit. wawancara. penyusun minta izin ke pemerintah setempat atau kepada pimpinan perusahaan yang perusahaannya akan diteliti. Akan tetapi.Kedua contoh ragangan karya dan kedua contoh daftar isi itu hanya merupakan dua kemungkinan kerangka dasar pola berpikir yang diterapkan dalam menyusun karya ilmiah. kita tentu harus mencari dahulu kepustakaan yang berkaitan dengan tersebut. Berdasarkan garis besar pemikiran itulah kita bekerja.

termasuk penyuntingan bahasa yang digunakan. penyusun hendaklah memperhatikan segi kerapian dan kebersihan. 2. Jadi. unsur-unsur dalam halaman judul.2. Penyusun menentukan data mana yang akan dibicarakan kemudian. Misalnya. data diolah dan dianalisa dengan teknik statistik. dan unsur-unsur dalam daftar pustaka 18 .6 Pengetikan / Penyajian Dalam mengetik naskah. penyusun menyeleksi dan mengorganisasi data tersebut. pemeriksaan konsep mencakupi pemeriksaan isi karya dan cara penyajian karya. sifat. Penyusun memperhatikan tata letak unsur-unsur dalam karya ilmiah. Misalnya. Selanjutnya. 2. penyusun dapat mulai mengonsep karya ilmiah itu dengan urutan dalam ragangan yang tetap.5 Pemeriksaan / Penyuntingan Sebelum mengetik konsep. jika penelitian bersifat kuantitatif.4 Pengorganisasian / Pengonsepan Jika data sudah terkumpul. penyusun harus mengelola dan menganalisis data yang ada dengan teknikteknik yang ditentukan. Buanglah penjelasan yang tidak perlu dan tambahkan penjelasan yang dirasakan sangat menunjang pembahasan! Secara ringkas. penyusun terlebih dahulu memeriksanya. Penyusun harus menggolong-golongkan data menurut jenis. unsur-unsur dalam daftar isi. Tentu ada bagian yang tumpang tindih atau ada penjelasan yang berulang. penyusun menata unsur-unsur yang tercantum dalam kalimat luar. atau bentuk.

1 Kesimpulan Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya.2 Saran Berdasarkan penugasan pembuatan laporan ini. dan b. Yang termasuk dalam tahap pengumpulan data adalah (a) pancarian keterangan dari bahan bacaan. dan (b) pengonsepan 3. (2) pengumpulan data. a. yaitu bagian-bagian mana yang akan didahulukan dan bagian mana yang akan dikemudiankan. a. maka dapat diambil kesimpulan. Dalam penyusunan karya ilmiah terdapat lima tahap. (3) pengorganisasian dan pengonsepan. dan (c) pembuatan kerangka karya. Proses perkuliahan yang interaktif lebih membuat mahasiswa memahami akan materi yang dipelajari 19 . (b) penentuan judul.(b) pengumpulan keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui masalah yang akan ditulis. Panduan pembuatan laporan tugas bahasa indonesia diperlukan demi keseragaman standar laporan sesuai dengan standar baku bahasa Indonesia. dan (5) penyajian b. dan (d) percobaan dan pengujian di lapangan atau di laboratorium. yaitu (1) persiapan. Yang termasuk tahap pengorganisasian dan pengonsepan adalah (a) pengelompokan bahan.BAB III PENUTUP 3. (4) pemeriksaan/ penyuntingan konsep. maka dapat disampaikan saran. (c) pengamatan langsung ke objek yang akan diteliti . Termasuk dalam tahap persiapan adalah (a) pemilihan topik/ masalah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful