I.

Abstrak Telah dilakukan percobaan yang berjudul “Isolasi Minyak Atsiri dari daun serai”. Tujuan percobaan ini adalah untuk mengisolasi minyak daun serai dengan cara destilasi uap kemudian memurnikan minyak daun serai yang dihasilkan. Minyak atsiri adalah kelompok besar minyak nabati yang berwujud cairan kental pada suhu ruang namun mudah menguap sehingga memberikan aroma yang khas. Metode yang dipakai adalah metode destilasi uap dan ekstraksi. Prinsip dari destilasi uap adalah Hukum Roult mengenai tekanan Uap pelarut (pa) pada permukaan larutan besarnya sama dengan hasil kali tekanan uap pelarut murni (Poa) dengan fraksi mol pelarut di dalam larutan (xa). Prinsip dari ekstraksi adalah distribusi zat terlarut dalam dua pelarut yang tidak bercampur. Minyak atsiri daun serai memiliki 2 kandungan utama yaitu geraniol dan sitronelal. Hasil yang di dapat yaitu minyak berwarna kuning terang dan berbau wangi dan menyengat.

Kata kunci: destilasi uap, minyak atsiri, daun serai, ekstraksi

II.

Pendahuluan 2.1 Latar Belakang Indonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak atsiri terbesar yang cukup penting diperdagangkan di dunia. Saat ini, di pasar dunia terdapatlebih 80 jenis minyak atsiri yang diperdagangkan.Indonesia sendiri memiliki 40 jenis minyak atsiri yang dapat diperdagangkan, namun hanya sekitar 14 jenis yang diekspor, seperti : minyak nilam, minyak pala, minyak serai wangi, minyak kenanga, minyak akar wangi, minyak kayu putih, minyak cengkeh, minyak lada, minyak jahe (Direktorat Tanaman Semusim, 2002). Minyak atsiri, yang sejak lama merupakan bahan baku atau penunjang dalam industri parfum, kosmetika, farmasi, sabun, makanan dan minuman berasal dari berbagai jenis dan bagian tanaman dalam kelompok budidaya perkebunan, holtikultura dan hasil hutan. Sebagian besar minyak atsiri di Indonesia dihasilkan oleh petani/perajin dengan menggunakan peralatan penyulingan yang masih sederhana. Serai merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri. Minyak atsiri daun serai memiliki kandungan utama geraniol dan sentraniol yang berfungsi sebagai penangkal dari gigitan nyamuk. Proses untuk mendapatkan minyak atsiri daun serai dapat dilakukan dengan metode sederhana yaitu dengan menggunakan destilasi uap dan ekstraksi. Oleh karena itu dilakukan percobaan pengisolasian minyak atsiri daun serai pada skala kecil yaitu dengan metude destilasi uap dan ekstraksi di laboratorium. 2.2 Tujuan : - Mengisolasi minyak atsiri dari daun serai - Memurnikan minyak daun serai yang dihasilkan - Menentukan sifat-sifat dari minyak atsiri yang diperoleh

minyak tawar. Uap yang digunakan merupakan uap jenuh dan uap yang panas dengan tekanan >1 atm. Ciri minyak atsiri yang paling umum di antaranya adalah mengandung aroma dan mudah menguap. kemudian kabel penyulingan diisi dengan air sampai permukaannya tidak jauh dari bagian bawah saringan. 2009). Minyak atsiri terdiri dari campuran bahanbahan hayati yang sangat kompleks diantaranya adalah aldehid. Beberapa contoh minyak atsiri adalah minyak cendana. minyak esensial. Destilasi merupakan suatu metode pemisahan komponen-komponen dalam suatu larutan berdasarkan perbedaan titik didih komponen-komponen tersebut (Mujiburahman. minyak kayu putih. Umumnya model metode destilasi dibagi menjadi 3 jenis yaitu : a. 2. minyak atsiri dikenal sebagai minyak tembawang (volatil oil).3 Prinsip Percobaan Mengisolasi minyak atsiri dari serai dengan cara menghaluskannya terlebih dahulu kemudian diguanakan destilasi uap yang akan memisahkan senyawa volatil dari senyawa nonvolatil yang didasarkan pada titik didih. . ester. alkohol. dan terpene (Damanik. Oleh karena itu. Pemisahan ini pada destilasi akan membentuk 2 fasa yang dipisahkan dengan metode ekstraksi. Penyulingan dengan air Pada metode ini. b. Ciri khas model ini yaitu ua selalu dalam keadaan basah.4 Tinjauan Pustaka Minyak atsiri dikenal juga sebagai minyak eteris. 1990). dkk. jenuh dan tidak terlalu panas dan sampel hanya berhubungan dengan uap dan tidak dengan air panas. tergantung pada berat jenis dan jumlah bahan yang disuling. 2004). sehingga proses penyulingan metode in disebut penyulingan tidak langsung. minyak sintok. sampel diletakkan diatas rak atau saringan berlubang. Penyulingan tekanan uap Pada metode ini menghasilkan uap tidak diisikan bersama-sama dengan kabel penyulingan.2. minyak keruing. serta aromatik adalah kelompok besar minyak nabati yang berwujud cairan kental pada suhu ruang namun mudah menguap sehingga memberikan aroma yang khas (Wangsa dan Nuryati). keton. c. Sampel bisa mengapung di atas air atau terendam sempurna. minyak serai dan minyak garuh (Guenther. minyak terpetin. Penyulingan dengan air dan tekanan uap Pada model penyulinagn ini. sampel mengalami kontak langsung dengan air mendidih.

Minyak atsiri yang dihasilkan kemudian dihitung indeks bias. 3. -felandren. labu destilat. termometer. borneol. gelas ukur. mirsen. sabinen. pipet ukur. penangas. 2013) Pa = xa . kamfen. 2012) Hukum Roult dikemukakan oleh Roult pada tahun 1980. terpincol. erlenmeyer. Hukum ini berbunyi tentang tekanan uap pelarut (Pa) pada permukaan larutan besarnya sama dengan hasil kali tekanan uap pelarut murni (Poa) dengan fraksi mol pelarut di dalam larutan (xa). Metodologi 3. sitonelol (66-85%). farnesol. terfinon.1 alat dan Bahan alat-alat yang digunakan pada percobaan ini adalah batang pengaduk. kondensor liebig. p-simen.poa III. natrium sulfat anhidrat. dll (Togakita. Remasan berbau aromatik. Tanaman serai merupakan tumbuhan herba menahun dan merupakan jenis rumut-rumputan tinggi 50-100cm. Bahan-bahan yang digunakan pada percobaan ini adalah akuades. Di tambahkan dengan akuades dan didestilasi selama 2 jam. geraniol. 2010). neraca analitik. Dipisahkan lapisn atas dan lapisan bawah dan ditambahkan natrium sulfat anhidrat. blender. . limonen. massa jenis dan dihitung massanya. a-pinen. Ekstraksi dengan menggunakan pelarut didasarkan pada kelarutan komponen terhadap komponen laindalam capuran (Ambarawati. Secara matematis apat ditulis (Anonim a. serai.2 prosedur Kerja Serai dihaluskan kemudian ditimbang sebanyak 100 gr.4% minyak atsiri dengan komponen yang terdiri dari sirati. Destilat yang dihasilkan kemudian dimasukkan kedalm corong pisah. Kemudian dimasukkan kedalam labu destilasi. gelas beaker.Ekstraksi merupakan suatu teknik yang digunakan dengan tujuan memisahkan campuran senyawa dari bahan padat maupun cairan dengan bantuan pelarut sehingga terjadi perpindahan suatu atau lebih zat terlarut kedalam pelarut tersebut. spatula. kaca arloji. borniasetat. Daun serai mengandung 0. metilheptenon.

minyak terpetin. minyak tawar. Percobaan ini menggunakan destilasi uap. Prinsip pada percobaan ini adalah Mengisolasi minyak atsiri dari serai dengan cara menghaluskannya terlebih dahulu kemudian digunaakan destilasi uap yang akan memisahkan senyawa volatil dari senyawa nonvolatil yang didasarkan pada titik didih. Langkah pertama pada percobaan ini adalah menghaluskan daun serai yang akan diisolasi dengan cara di blender agar di dapat hasil yang benarbenar halus. Tujuan percobaan ini adalah Mengisolasi minyak atsiri dari daun serai. Memurnikan minyak daun serai yang dihasilkan. serta aromatik adalah kelompok besar minyak nabati yang berwujud cairan kental pada suhu ruang namun mudah menguap sehingga memberikan aroma yang khas (Wangsa dan Nuryati). Pemisahan ini pada destilasi akan membentuk 2 fasa yang dipisahkan dengan metode ekstraksi. 1990). Setelah itu dilakukan destilasi uap. Penghalusan ini bertujuan untuk memperluas permukaan daun serai agar lebih cepat bereaksi agar minyak daun serai lebih cepat dihasilkan. Beberapa contoh minyak atsiri adalah minyak cendana.3. Destilasi uap diguanakan untuk memurnikan senyawa organik yang bersifat volatil. Tujuannya adalah untuk mempercepat reaksi antara daun serai dengan akuades sehingga dapat mempermudah dalam penguapan minyak atsiri. Hasil dan Pembahasan 4. Akuades yang digunakan adalah akuades panas/hangat.1 Pembahasan Minyak atsiri dikenal juga sebagai minyak eteris. minyak kayu putih.3 Rangaian Alat rangkaian alat destilasi rangkaian alat ekstraksi IV. tidak bercampur dengan air. Kemudian dimasukkan kedalam labu destilasi bersama akuades secukupnya. minyak serai dan minyak garuh (Guenther. minyak sintok. minyak keruing. Pada sistem . minyak esensial. Menentukan sifat-sifat dari minyak atsiri yang diperoleh. memiliki tekanan uap yang tinggi pada 100oc dan mengandung pengotor-pengtor nonvolatil. Destilasi uap merupakan metode destilasi yang paling sedrhana untuk menghasilkan minyak atsiri murni.

Memiliki bau mawarsuka dan umumnya digunakan dalam parfum.25 gr/mol. Tampaknya sebagai minyak jelas pucat kuning yang tidak larut dalam air.destilasi uap lebih unggul dibandingkan dengan metode destilasi cair karena proses dikomposisi minyak lebih kecil akibat reaksi hidrolisis. Ini adalah bagian utama dari minyak mawar. Pada prinsipnya. geraniol juga merupakan kandungan utama pada minyak daun serai. Pada prinsip destilasi suatu campuran umumnya di uapkan dan kemudian uap yang diperoleh diembunkan menjadi cairan murni. tetapi pada destilasi uap dibutuhkan uap dalam jumlah besar dengan waktu yang lama. Palmarosa minyak. kepadatan 0. Menurut Sastrohamidjojo (2004). selain itu kerusakan minyak yang dihasilkan juga lebih kecil karena suhu penyulingan tidak akan melebihi suhu uap jenuh pada tekanan 1 atm ( pada tekanan atmosfer. tekanan yang dipergunakan tidak boleh terlalu tinggi. terutama pada waktu penyulingan yang terlalu lama. Kadar sitronelal hasil isolasi dapat ditentukan secara kuantitatif dengan teknik titrimetri. memiliki titik lebur15oc dan titik didih 229oc dan larut dalam air. dan banyak minyak esensial lainnya. lemon. . minyak atsiri yang banyak terkandung dalam serai adalah sitronelal (32-45%). suhu tidak akan lebih dari 100oc) sehingga mencegah bahan yang didestilasi menjadi gosong Keuntungan menggunakan destilasi uap yaitu uap mampu berpenetrasi secara merata ke dalam jaringan bahan.855gr/cm3 an titik didih 201-207oC. dan minyak sereh (jenis Jawa). Massa molar geraniol adalah 154. Lama penyulingan tergantung dari tekanan uap yang dipergunakan dan faktor kondisi terutama kadar air daun sereh.25g/mol dengan kepadatan 0. Suatu hal yang penting dalam penyulingan minyak sereh adalah agar suhu dan tekanan tetap seragam dan tidak menurun secara tiba-tiba selama proses berlangsung. Hal ini juga terjadi dalam jumlah kecil di geranium.7-dimethyloct-6-en-1-al (C10H18O) adalah monoterpenoid. Pada percobaan ini dilakukan selama 2 jam. Sitronelal atau rhodinal atau 3. Geraniol adalah monoterpenoid dan alkohol. Selain sitronelal. komponen utama dalam campuran senyawa kimia terpenoid yang memberikan minyak sereh wangi yang khas. karena pada tekanan yang terlalu tinggi minyak akan terdekomposisi. Pada percobaan ini digunakan daun serai karena daun serai mengandung minyak atsiri. tetapi larut dalam pelarut organik yang paling umum.889 g/cm3. Memiliki massa molar 154. tujuannya adalah untuk mencegah bumping (ledakan) karena pada batu Didih memiliki pori yang dapat menyerap tekanan pada labu sehingga meinimalisir terjadinya bumping. Pada saat pendestilasian digunakan batu didih.

kemungkinan disebabkan oleh beberapa hal. Hal ini terjadi karena sifat Na2SO4 anhidrat yang higroskopis dan berfungsi sebagai pengering. dimana minyak atsiri berada di atas dan air berada di bawah. Lapisan yang diambil adalah bagian atas yaitu lapisan minyak.1 Simpulan Dari hasil percobaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa: a) Minyak atsiri daun serai diperoleh dengan cara metode destilasi uap dengan waktu 2 jam.2 Saran Sebaiknya pada percobaan selanjutnya digunakan kulit jeruk untuk membandingkan hasil minyak atsiri yang dihasilkan leh daun serai dengan kulit jeruk. Ketidaklarutan antara keduanya disebabkan adanya perbedaan kepolaran. kurang teliti dalam pengukuran voume dan penimbangan massa daun serai. Posisi minyak atsiri berada di atas karena memiliki massa jenis yang cenderung lebih ringan daripada massa jenis air.Hasil yang diperoleh dari destilasi berupa cairan yang terdiri dari air dan minyak atsiri. nH2O + Na2SO4 ―> Na2SO4 .4 %.708 g/cm3 sedangkan air memiliki massa jenis sebesar 1g/cm3. Oleh karena itu. Penutup 5. 5. b) Dari literatur hasil minyak atsiri yang didapat adalah sebanyak 0. Setelah itu lapisan minyak ditambah dengan Na2SO4. Penambahan ini bertujuan untuk mengikat air yang masih bercampur dengan minyak atsiri sehingga diperoleh minyak atsiri yang murni.7 ml dari 200 gr daun serai yaitu sebesar 0. . c) Minyak atsiri daun serai yang dihasilkan bewarna kuning bening dan beraroma serai. V. nH2O Nilai rendemen yang kecil serta volume minyak atsiri yang kecil. dimana massa jenis minyak atsiri sebesar 0. Penambahan dilakukan sampai Natrium Sulfat anhidrat tidak larut lagi. antara lain: Sampel daun serai yang terlalu gosong saat pengeringan. Ekstraksi adalah pemisahan zat berdasarkan perbandingan distribusi zat tersebut yang terlarut dalam dua pelarut yang tidak saling melarutkan. dilakukan pemisahan minyak atsiri dan air dengan metode ekstraksi. sampel daun serai yang jumlahnya kurang. Pada metode ekstraksi digunakan prinsip “like disolve like” yaitu larutan polar hanya akan larut pada pelarut polar dan sebaliknya larutan nonpolar hanya akan larut pada pelarut nonpolar. proses distilasi yang tidak maksimal. dimana air bersifat polar dan minyak bersifat non polar sehingga idak dapat tercampur.

Rahmayati.com. Indonesia .” Kamus Lengkap Kimia” AB: Suminar Achmadi. Chem-is-try. Universitas SUMUT Guenther. http://Togakita. Aliansi Organik Indonesia Bogor.” Minyak Atsiri”. Damanik.” Kajian Minyak Atsiri pada Ekaliptus umur 4 th di PT. 01. Ambarawati. UMS. Daftar Pustaka Anonim A.2011. 2013. 1994. Jakarta. Jilid III A. Jurnal Teknik. Surakarta. Vol 15. UI-Press. Sediawan. Dan Nuryati. H. M. Widiatmoko N. diakses pada: 15 Maret 2013. Universitas Diponegoro.Toba Pulp Lestari Tbk”. Departemen Pertanian. S. 2002. Jakarta.” Produksi dan Perdagangan minyak atsiri”. E. Ketaren.2004.” Status dan Potensi Pasar Kayu Manis Organik Nasional dan Internasional”.VI. Ab: S. UGM. Erlangga. L dan Y. No. Mujiburohman. 1990. M.com/tanamanobat/serai(cymbop agon nardus)/ Utomo HP. Togakita. Http://www. Wangsa. 2008.2009. T.” Hukum Roult”. Lufony.” Tanaman serai (cymbop agon nardus)”. W. R. Semarang: Teknik Kimia Fakultas Teknik.” model Matematis Destilasi Larutan Azeotro Metode Fixed Adsorptive Destilation”. B dan sulistiyo. Jakarta. 2012. J. PenebarSwadaya.” Makalah Kimia Analisa dan Dasar Pemisahan Ekstraksi” Daintith. Isolasi rhodinol dalam ekstraksi minyak sereh jawa [makalah].

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK 2013 . Weni M.LAPORAN KIMIA ORGANIK II ISOLASI MINYA ATSIRI NAMA NIM Kelompok Nama Asisten Anggota Kelompok : Intan Permata Sari : H13110056 :3 : - - Obed Chandra Wijaya Sumarni Lalak T.