Penanganan Bahan

Definisi

Material handling is the function of moving
the right material to the right place in the right time, in the right amount, in sequence, and in the right condition to minimize production cost.
 The
[The Material Handling Industry of America (MHIA)]

cost of MH estimates 20-25 of total manufacturing labor cost in the United States

Goals of Material Handling
The primary goal is to reduce unit costs of production  Maintain or improve product quality, reduce damage of materials  Promote safety and improve working conditions  Promote productivity  Promote increased use of facilities  Reduce tare weight (dead weight)  Control inventory

 Prom ote Productivity:      material should flow in a straight line use gravity! It is free power move more material at one time mechanize material handling automate material handling .

KONSEP Perancangan SISTEM PENANGANAN BAHAN WHY WHAT WHERE WHEN HOW WHO WHICH MATERIALS + MOVES + METHODS = PREFERRED SYSTEM .

 Why ? apakah diperlukan penanganan bahan   apakah sistem penanganan bahan yang ada perlu diperbaiki atau diganti:   Untuk itu perhatikan prinsip “Simplikasi” & “Eliminasi”: sederhanakan pergerakan yang ada dengan menggabungkan 2 operasi yang berbeda lokasi. . atau hilangkan pergerakan yang tidak perlu.

Material Handling Equation MATERIALS + MOVES = METHODS Metode penanganan bahan ditentukan oleh karakteristik bahan dan pergerakan .

wet. toxic. etc. length. etc. or gas Volume.Material Characteristics Category Physical state Size Weight Shape Condition Safety risk and risk of damage Measures Solid. cold. height Weight per piece. fragile. width. Explosive. round. etc. weight per unit volume Long and flat. . liquid. square. Hot. flammable.

 Pola pergerakan:    Vertical vs horizontal Garis lurus vs tidak garis lurus Frekuensi dan Volume Bahan yang diangkut  Jadwal pergerakan (fixed atau random).  Jarak pergerakan  .Move Characteristics  Dari mana ke mana : Antar bangunan  Antar Departemen/Pusat Kerja dalam satu bangunan.

Hubungan antara Volume dan Jarak Pergerakan dengan Metode (Alat transportasi) Quantity of material moved High Conveyors Conveyors AGV train Powered trucks Unit load AGV Long Move Distance Low Manual handling Hand trucks Short .

high production rate Conveyors for product flow. AGVs medium production rates Limited product variety. low production rate Typical MH Equipment Cranes. low and trucks. trucks to deliver components to stations. Product . forklift and processing. hoists.Tipe Plant Layout dan Peralatan Penanganan Bahan Layout Type Fixed – position Characteristics Large product size. industrial trucks Process Variation in product Hand trucks.

kebutuhan penyimpanan. Rencana harus merefleksikan tujuan strategis perusahaan. pemeriksaan. Metode penanganan bahan harus dapat memberikan identifikasi bahan dan produk yang mudah untuk menentukan lokasi dan statusnya baik di dalam pabrik maupun dalam proses rantai pasok. • • .  2. dan setiap keterlambatan agar supaya biaya produksi minimum. penyimpanan. Aliran informasi dan barang harus terintegrasi dan diterapkan sebagai kegiatan yang bersamaan.Prinsip Penanganan Bahan 1.  Prinsip Perencanan Mempertimbangkan setiap pergerakan. produksi. • Prinsip Pendekatan sistem Penanganan bahan dan kegiatan penyimpanan harus terintegrasi sejak penerimaan. sampai dengan pengiriman.

atau menggabungkan pergerakan dan atau perlatan yang tidak perlu. Prinsip penyederhanaan   Menyederhanakan penanganan dengan cara mengurangi. dapatkan menggabungkan pergerakan untuk mengurangi biaya? (konsep Unit Load) Jika tidak dapat dihilangkan atau digabungkan. dapatkan operasi kegiatan diatur ulang untuk mengurangi jarak pergerakan? Jika semuanya tidak dapat.3. . 4 pertanyaan untuk menyederhanakan setiap kegiatan:     Dapatkan kegiatan dihilangkan? Jika tidak dapat. menghilangkan. dapatkan kita menyederhanakan.

  Prinsi Pemanfaatan Space Semakin baik kita menggunakan volume ruang bangunan. • • Prinsip Unit load Unit loads harus sesuai pada untuk setiap tahapan rantai pasok dengan ukuran yang tepat.4.  Prinsip Gravitasi Jika mungkin. Sebagai ilustrasi adalah penggunaan rak. Unit load yang paling umum adalah pallet •    cardboard pallets plastic pallets wooden pallets steel skids . semakin sedikit ruang yang harus disediakan. 6. balkon. 5. dan overhead conveyors. memanfaatkan gaya gravitasi untuk memindahkan bahan.

7. Prinsip Standarisasi   10. Why? What? Where? When? How? Who? Jawaban dari pertanyaan diatas untuk setiap 9. Prinsip Pemilihan Peralatan   Jika memungkinkan operasi penanganan bahan harus dilakukan secara makanis dan atau otomatik untuk memperbaikan konsistensidan kepastian serta pengurangan biaya. Jangan membeli peralatan yang lebih “besar” dari yang dibutuhkan. Ukuran dan merk peralatan yang terlalu beragam akan dapat meningkatkan biaya operasi. • Prinsip Automation 8. Usahakan untuk mengurangi rasio antara bobot peralatan dengan bobot material. Prinsip “The dead weight “   Bakukan metode. tipe dan ukuran peralatan penanganan bahan. .

we could approach 100% press utilization  12. misalkan suatu mesin punch press dapat memproses dengan waktu siklus 0. akan tetapi waktu baku untuk loading dan unloading secara manual untuk mesin press ini hanya 300 pieces per jam  Press capacity = 60 min / 0. Ilustrasi.03 = 2000 pieces/hr  Utilization mesin press= 300 / 2000 = 15% Should we buy a new press?  If we can purchase a coil-feeding material handling system.03 menit. Prinsip Kapasitas   .11. Prinsip  Rencanakan preventive maintenance and jadwal perawatan untuk semua peralatan penanganan Gunakan peralatan penanganan bahan untuk membantu pencapaian kapasitas produksi yang diinginkan.

Prinsip: Makin besar beban yang dibawa.Unit Load  Unit Load: sejumlah barang atau bahan ongggokan yang disusun sedemikian hingga beban tersebut dapat diambil atau dipindah sebagai satu obyek tunggal. Biasanya dilaksanakan dengan salah satu cara sbb. makin rendah biaya tiap satuan yang dipindahkan. • • •   Peralatan pengangkat di bawah muatan menyelipkan alat pengangkat ke dlm bahan muatan menekan muatan di antara 2 pengangkat .

pelanggan • karakteristik dan penempatan palet • karakteristik bangunan .Kebanyakan muatan satuan ditangani dengan palet atau peralatan muatan lain (seperti gerobak) Palet atau peralatan muatan satuan dipilih atas dasar : • tujuan penentuan muatan satuan • karakteristik barang yang akan dipindah • kemampuan sistem pemindah dan keterbatasannya • karakteristik pengangkat • fasilitas fisik : penjual. pabrik.

Peralatan UNIT LOAD . Pallet Skids Tote Pans Pallet Boxes/Skid Boxes Cartons .

Bags Bulk Load Containers Crates Strapping/Tape/Glue Intermodal Containers Shrink-Wrap/Stretch-Wrap .

Peralatan penyimpanan dan pengambilan (storage dan retrieval). Conveyor.  frequency Peralatan identifikasi dan komunikasi (Identification and communication) - koordinasi dan informasi kebutuhan penanganan bahan .   Peralatan transportasi bahan (material transport). palletizers. Tote pans. Block stacking. radio . Skid boxes. shink wrap. walkie stacker. bar coding. Pallet. staddle reach truck. Doble deep rack. Industrial Vechile. Crane.Peralatan Penanganan Bahan How = Pengelolaan Material + Move = Methods What = Alat/Peralatan 4 Kelompok :  Container dan unitizing equipment. Monorail. Hoists.

digunakan beban satuan oleh pekerja laju aliran terkendali -. volume terbatas kendala fisik modal terbatas pola aliran rumit volume tinggi o. siap pakai o.Peralatan transportasi  Operasi:            Manual:  Mekanis beban relatif ringan minimum.ada bottle neck pemindahan langsung . pemindahan jarang o. fasilitas perawatan o. biaya rendah.tidak diharapkan penanganan oleh orang banyak penanganan . . kapasitas tinggi barang berbahaya .

 Otomatik:  volume tinggi  % pemindahan tinggi  produk. barang seragam  dapat menggabungkan pemindahan – operasi  kendali proses dapat dijalankan  mengurangi biaya  jalur lintasan terbatas  perpindahan tetap  pola aliran tetap .

Konveyor  Digunakan. . or in-floor Apakah berfungsi juga sebagai tempat akumulasi material (berperan sebagai tempat penyimpanan sementara). Menurut produk/bahan yang ditangani: Menurut Lokasi: unit load or bulk load overhead. on-floor. Biaya investasi untuk konveyor sebanding dengan volume aliran. lintasan pergerakan tetap. jika:     Klasifikasi:      terjadi perpindahan antar titik tertentu yang frekuensinya tinggi.

Vertical conveyor a. Vibrating conveyor 11. Cart-on-track conveyor 15. Magnetic belt conveyor 8. Slat conveyor 6. Gravity roller conveyor b. Screw conveyor 12. Roller conveyor a. Dilute-phase pneumatic conveyor b. Pop-up device c. Reciprocating vertical conveyor 14. Sortation conveyor a. Monorail 19. Carrier-system pneumatic conveyor . Sliding shoe device d. Troughed belt conveyor 9. Jenis konveyor: 13. Vertical lift conveyor b. Wheel conveyor 3. Live (powered) roller conveyor 4. Cross-belt transfer device 1. Chain conveyor 5. Bucket conveyor 10. Power-and-free conveyor 18. Flat belt conveyor 7. Tilting device e. Diverter b. Chute conveyor 2. Tow conveyor 16. Pneumatic conveyor a. Trolley conveyor 17.

tanpa ada pembatas/penghalang pada area pergerakan.Industrial Trucks  Karakteristik:     Digunakan untuk memindahkan material pada lintasan horizontal yang bervariasi. Dapat digunakan untuk pergerakan vertikal. Memberikan pergerakan yang lebih fleksibel dibandingkan konveyor atau cranes . Digunakan jika volume aliran terputus atau tidak cukup besar sehingga penggunaan konveyor tidak sewsuai. jika dilengkapi dengan perlengkapan mengangkat.

Powered => on-board power source (e. Manual => walk => operator provides the force needed for lifting loads and/or pushing the vehicle..Klasifikasi:  P allet/ Non-P allet :  Does the truck have forks for handling pallets. Does the truck have manual or powered vertical (lifting) and/or horizontal (travel) movement capabilities.  M anual/ P ow ered:    . or does the truck have a flat surface on which to place loads. Non-Pallet => (usually) other means required to load truck.g. batteries) used for lifting and/or travel.

can the operator ride on the truck (in either a standing or sitting position) or is the operator required to walk with the truck during travel. No Stack may lift a load a few inches to clear the floor for subsequent travel (e.. pallet jack). Ride => powered => travel speed can be faster than a walking pace.g. Stack => can also be used as no stack => more expensive to add stacking capability. Walk => manual or powered travel possible => powered travel speed limited to a normal walking pace.Klasifikasi:   W alk / Ride :   For non-automated trucks. but the loads cannot be stacked on top of each other or on shelves .  Stack / No Stack :    Can the truck be used to lift loads for stacking purposes.

g. Small turning radius => load support via straddle or reaching capabilities. the S/R machine of a Man-on-board AS/RS). Semi-Automated => operator used to control loading/unloading. but automated transport control (e.  Autom ated :     Is the truck automated so that it can transport loads without requiring an operator. Automated => Automated Guided Vehicle (AGV) => no direct labor cost. Counterbalance and/or straddle used for load support. . Narrow Aisle => greater cost and (usually) standing operator => less aisle space required. Narrow Aisle :  Is the lift truck designed to have a small turning radius or does it not have to turn at all in an aisle when loading/unloading. Non-Automated => direct labor cost of operator is by far the largest cost to operate a non-automated truck. No turning required => even narrower aisle => only one-side loading (sideloaders) or the capability to rotate the load (turret truck). but higher equipment costs..

 Hand truck      Pallet jack     Two-wheeled hand truck  Dolly  Floor hand truck Manual pallet jack Powered pallet jack Manual walkie stacker Powered walkie stacker       Walkie stacker Pallet truck Platform truck       Counterbalanced lift truck Walkie platform truck Rider platform truck Sit-down counterbalanced lift truck  Stand-up counterbalanced lift truck Narrow-aisle straddle truck Narrow-aisle reach truck Turret truck  Operator-down turret truck  Operator-up turret truck Order picker Sideloader Tractor-trailer Personnel and burden carrier Automatic guided vehicle (AGV)  Tow AGV  Unit load AGV  Assembly AGV  Light load AGV  Fork AGV .

Digunakan jika volume aliran terputus-putus atau volume tidak cukup besar sehingga konveyor tidak sesuai. manipulators dapat digunakan jika dibutuhkan penempatan beban yang lebih tepat. akan tetapi kurang fleksibel dibandingkan indystrial industrial trucks Beban yang ditangani lebih bervariasi (bentuk dan bobot). Memberikan pergerakan yang lebih fleksibel dibandingkan konveyor.Cranes      Digunakan untuk memindahkan beban pada lintasan beragam (horizontal dan vertikal) dalam suatu area terbatas. Kebanyakan cranes menggunakan hoists untuk pergerakan vertical. .

INGAT “Material Handling Equation” What + When + Where = How + Who (Material + Move) = Bagaimana + Dengan Apa (Alat):  Fungsi / Spesifikasi Teknis dari Peralatan Penanganan Bahan. .  Short list alternatif = Pertimbangan Ekonomis = Alat terpilih.PEMILIHAN PERALATAN PENANGANAN BAHAN  Pertimbangan pertama adalah Apakah alat yang dipertimbangkan sesuai dengan karakteristik aspek MATERIAL dan PERGERAKAN.

i yang digunakan untuk pergerakan ke j (j=1…N) = 1. jika tidak.  Yi = Jumlah unit peralatan tipe ke – i yang dibutuhkan .PEMILIHAN PERALATAN PENANGANAN BAHAN  Model :  Asumsi/kondisi:    Tersedia M alternatif tipe alat penanganan bahan Terdapat N pergerakan pengangkutan yang dilakukan. Unit Load diketahui  Variabel Keputusan:  Xij = Peralatan tipe ke. jika terpilih peralatan tipe ke – i digunakan untuk pergerakan ke-j = 0.

pergerakan ke –j Ti = Waktu yang tersedia per unit-periode untuk peralatan tipe ke-i. yaitu: (trips/periode) x (jarak/trip) x (Biaya/unit-jarak) Ci = Biaya tetap per unit-periode untuk peralatan tipe ke. total biaya operasi variabel per periode peralatan tipe ke-i untuk pergerakan ke – j. maka tetapkan nilai cij atau t ij suatu nilai yg sangat besar. t ij = Waktu yg dibutuhkan per pergerakan untuk tipe ke – i.    Jika tipe peralatan ke-i tidak mungkin melakukan pergerakan ke-j.i. cij merupakan hasil kali dari 3 unsur. Model Integer Linear Programming: .

Min Biaya / periode = ∑ ∑ cij X ij + ∑ CiYi i =1 j =1 i =1 M N M s/t : ∑X i =1 N M ij = 1. untuk semua j ∑t j =1 ij X ij ≤ TiYi .bulat . Yi = bil. untuk semua i X ij = 0 atau 1.

ditetapkan sbg proporsi waktu yg tersedia utk pergerakan ke-j. Karena alasan ttu. Machfud    . konveyor tdk bisa melayani gerakan ke-6. Data parameter biaya dll spt tabel   Biaya adalah per bulan Semua biaya konveyor disatukan dalam c 3j dan t 3j =1 ditetapkan utk menunjukkan bahwa kedudukan konveyor adalah fixed dan tidak bisa dipindahkan untuk gerakan yg lain. Contoh Kasus: Terdapat TIGA alternatif tipe peralatan yang digunakan. untuk melayani 6 rute pergerakan antar Pusat Kerja. Kereta bermotor (i=2) dan Konveyor (i=3). yaitu Kereta Dorong (i=1). Ti ditetapkan = 1 Koordinator : Dr.

0 1.12 c3j 890.0 1050.0 375.0 1.2 268.Tipe peralatan Move Ke-j 1 2 3 4 5 6 Ci 1 c1j 1286.0 325.0 1.5 2 t2j 0.15 0.15 0.0 389.0 3600.24 0.7 133.0 .07 0.0 3 t3j 1.0 643.3 320.0 1200.0 t1j 0.3 320.50 0.0 1333.4 2680.21 0.0 0.0 268.12 0.50 0.05 0.0 1.72 1.0 9999.2 75.36 c2j 640.0 186.0 1.

.24 X21 + 0. Y2 = bilangan integer. ??? Y3 tidak masuk dalam Model.0 X12 + …….05 X25 + 0.5 Y2 Dengan kendala: X11 + X21 + X31 = 1 ….15 X15 + 0.72 X11 + 1.4 X11 + 2680. MODEL: Minimasi Z = 1286.+ 9999.36 X16 ≤ Y1 0. dan Y1.5 X22 + 0.12 X23 + …… + 0.5 X12 + 0. ….0 X36 + 75 Y1 + 389. X16 + X26 + X36 = 1 0.15 X13 + …… + 0.12 X26 ≤ Y2 Xij = 0 atau 1.

HASIL: X21 = X32 = X24 = X25 = X26 = X33 = 1 Y2 = 1 Z = 3327. .8 per bulan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful