BUKU PANDUAN PENULISAN PROPOSAL TUGAS AKHIR, KARYA ILMIAH DAN TUGAS AKHIR

JURUSAN TEKNIK MESIN
FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SYIAH KUALA DARUSSALAM – BANDA ACEH 2010

DAFTAR ISI Halaman DAFTAR ISI………………………………………………………………..…… ii KATA PENGANTAR……………………………………………………...…… iv PANDUAN PENULISAN PROPOSAL TUGAS AKHIR……………….…… 1. Ketentuan Umum………………………………………………………... 2. Prosedur Pengajuan proposal Tugas Akhir……………………………… 3. Format proposal Tugas Akhir…………………………………………… 4. Contoh proposal Tugas Akhir…………………………………………… PANDUAN PENULISAN KARYA ILMIAH MAHASISWA……………….. I. Pendahuluan…………………………………………………………………... 1. Umum …….……………………………………………………………... 2. Tujuan Penulisan Karya Ilmiah………………………………………….. 3. Sasaran dari Karya Ilmiah……………………………………………….. 4. Isi Karya Ilmiah…………………………………………………………. II. Ketentuan Umum…………………………………………………………….. 1. Syarat Karya lmiah………………………………………………………. 2. Prosedur Pengajuan penulisan Karya Ilmiah……………………………. 3. Penggunaan Bahasa……………………………………………………… III. Sistematika Penulisan Karya Ilmiah………………………………………… 1. Abstrak ..………………………………………………………………… 2. Pendahuluan ….…………………………………………………………. 3. Tinjauan Pustaka ………………………………………………………... 4. Metodologi ……………………………………………………………… 5. Hasil dan pembahasan ………………………………………………….. 6. Kesimpulan ……………………………………………………………... 7. Penghargaan …………………………………………………………….. 8. Daftar Pustaka …………………………………………………………... IV. Format penulisan ……………………………………………………………. V. Penyajian …………………………………………………………………….. VI. Penilaian ……………………………………………………………………. Template Karya Ilmiah …………………………………………………………. PANDUAN PENULISAN TUGAS AKHIR…………………………………… Bab I. Pendahuluan……………………………………………………………… 1.1 Pengertian Tugas Akhir (TGA)………………………………………….. 1.2 Tujuan …………………………………………………………………... 1.3 Bentuk / Isi ……………………………………………………………… Bab II. Peraturan Penulisan dan Penilaian TGA ……………………………….. 2.1 Persyaratan Administrasi ……………………………………………….. 1 2 2 2 6 16 17 17 17 17 17 18 18 18 18 19 19 19 20 20 21 22 22 22 22 23 23 24 28 29 29 29 30 31 31

ii

2.2 Persyaratan Akademik ………………………………………………….. Bab III. Outline TGA …………………………………………………………… 3.1 Ringkasan /Abstrak ................................................................................... 3.2 Bentuk Penelitian ……………………………………………………….. Bab IV. Tata Cara Penulisan Buku TGA ……………………………………….. 4.1 Format Umum Laporan ............................................................................. 4.2 Penggunaan Bahasa ................................................................................... 4.3 Pengetikan ………………………………………………………………. 4.4 Daftar kepustakaan .................................................................................... 4.5 Penyusunan tabel ....................................................................................... 4.6 Penyusunan Gambar dan Grafik ............................................................... 4.7 penyusunan Lampiran ...............................................................................

33 38 38 38 45 45 46 47 51 52 53 54

iii

Terima kasih dan penghargaan kepada tim yang telah menyusun buku ini.KATA PENGANTAR Tugas Akhir (TGA) mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala merupakan bagian dari mata kuliah wajib untuk jenjang pendidikan sarjana (Strata 1) pada Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh. kemudian diteruskan dengan penyusunan Karya Ilmiah dan diakhiri dengan membuat buku laporan tertulis yang disebut dengan TGA. Oktober 2010 Tim Penyusun iv . perlu adanya panduan atau pedoman tentang tata cara penulisan Proposal Tugas Akhir. Untuk maksud itu. Karya Ilmiah dan TGA ini merupakan acuan atau pedoman mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala yang akan melaksanakan TGA. Karya Ilmiah dan TGA tersebut. Buku panduan penulisan Proposal Tugas Akhir. semoga buku ini bermanfaat dan berharga untuk melancarkan TGA mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. TGA ini didahului dengan penyusunan Proposal Tugas Akhir. Buku panduan ini juga menjadi pedoman dosen pembimbing dalam mengarahkan mahasiswa bimbingannya.

PANDUAN PENULISAN PROPOSAL TUGAS AKHIR JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA DARUSSALAM – BANDA ACEH 2010 1    .

tidak termasuk halaman judul. Minimal telah menyelesaikan 2 mata kuliah wajib bidang dan 1 mata kuliah pilihan bidang. b.1.5 spasi dengan nomor halaman berada di tengah bawah tiap halaman. Maksimum nilai D sebanyak 10% dari total SKS yang telah diselesaikan. Huruf yang digunakan adalah Times New Roman dengan font 12 atau Arial dengan font 11. Jumlah maksimum halaman Proposal Tugas Akhir adalah 10 halaman. Selanjutnya ketua bidang akan menentukan dosen pembimbing tugas akhir sesuai dengan tema penelitian yang diajukan. Telah menyelesaikan beban studi minimal 120 SKS b. margin kanan 3 cm dan margin bawah 3 cm. Mempunyai indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum 2. Halaman judul dan pengesahan tidak perlu diberi nomor halaman. Prosedur Pengajuan proposal Tugas Akhir Mahasiswa mengajukan permohonan untuk menempuh Tugas Akhir kepada ketua bidang dengan menunjukkan KRS dan menyerahkan proposal (usulan) penelitian. 3. a. margin atas 4 cm. Format proposal Tugas Akhir.0 2. e. Ketentuan Umum Mahasiswa yang akan mengajukan proposal Tugas Akhir harus memenuhi persyaratan-persyaratan sebagai berikut: a. d. Jarak antar baris tulisan adalan 1. pengesahan dan lampiran. Telah menyelesaikan laporan Kerja Praktek c. 2    . Proposal Tugas Akhir disusun di atas kertas A4 (70 gram) dengan susunan margin kiri 4 cm.

RUANG LINGKUP : Ruang Lingkup berisi daftar Mata Kuliah Keahlian dan Kata Kunci yang mendukung penelitian ini.LATAR BELAKANG : Setiap penelitian yang diajukan untuk Tugas Akhir harus mempunyai latar belakang masalah (aktual) yang diduga atau yang memang memerlukan pemecahan. Pengertian yang terbatas itu hendaknya ditetapkan dengan berorientasi kepada prospek kegunaannya secara operasional. Latar belakang timbulnya masalah perlu diuraikan secara jelas dengan sejauh mungkin didukung oleh data atau penalaran yang mantap. . Proposal tugas akhir yang diajukan harus disusun secara komprehensif dan terperinci dengan susunan sebagai berikut: .JUDUL TUGAS AKHIR: Judul hendaknya dinyatakan secara singkat tetapi cukup jelas menggambarkan tema pokok dengan memperhatikan batasan kualitatif. Bila 3    .PERUMUSAN MASALAH : Masalah yang akan dicari pemecahannya melalui penelitian yang diajukan untuk Tugas Akhir. kuantitatif. . Jumlah kata yang digunakan sebagai judul tidak melebihi 20 kata. dan sasaran. Kejelasan latar belakang timbulnya masalah akan memudahkan perumusan masalah .c. Judul hendaknya diusahakan agar dapat diterjemahkan kedalam bahasa Inggris yang representatif. hendaknya dirumuskan dalam bentuk deklaratif atau dalam bentuk kalimat-kalimat pernyataan yang tegas dan jelas guna menambah ketajaman perumusan. Pada prinsipnya masalah yang akan dicari pemecahannya harus cukup terbatas ruang lingkupnya agar dapat dimungkinkan pengambilan kesimpulannya yang definitif.

teknik pengumpulan dan analisis data. Perlu juga dijelaskan pendekatan yang digunakan.METODOLOGI : Uraikan metode yang digunakan dalam penelitian secara rinci. konsep atau dugaan. Uraikan dengan singkat mengenai tujuan dari Tugas Akhir. dan valid. misalnya jurnal ilmiah nasional atau internasional.kegunaan operasionalnya hanya dapat dicapai melalui perumusanperumusan masalah yang agak luas (tidak terlalu terbatas).TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI : Menggunakan literatur terbaru. rancangan penelitian. cara penafsiran dan pengumpulan hasil penelitian yang menggunakan metode kualitatif. model yang digunakan. proses pengumpulan dan 4    . Uraikan dengan jelas kajian pustaka yang menimbulkan gagasan dan yang mendasari penelitian yang akan dilakukan. Semua literatur yang dirujuk harus tercantum dalam daftar pustaka. atau mendapatkan/menerapkan suatu gejala. . dan bahan penelitian lain untuk dijadikan landasan dalam melakukan kegiatan penelitian tugas akhir. hendaknya orientasi perumusannya diarahkan kepada bisa tidaknya penelitian dengan masalah yang seluas itu dilaksanakan. menguraikan. temuan. . Uraian perumusan masalah tidak dalam bentuk kalimat pertanyaan. Tinjauan pustaka menguraikan teori. Uraian dapat mencakup variabel dalam penelitian. Kerangka pemikiran harus utuh untuk menyelesaikan permasalahan yang diteliti. atau membuat suatu prototip. . Tugas Akhir dapat bertujuan untuk menjajaki. menerangkan.TUJUAN DAN MANFAAT: Hasil utama dari tugas akhir adalah data atau informasi yang berhasil disusun melalui kegiatan penelitian. Uraian dalam tinjauan pustaka ini diarahkan untuk menyusun kerangka pemikiran atau konsep yang akan digunakan dalam penelitian. membuktikan. relevan.

proses penafsiran dan penyimpulan hasil penelitian.JADWAL KEGIATAN : Hendaknya dikemukakan jenis-jenis kegiatan yang direncanakan beserta jadwal waktunya (mulai dari persiapan. . pengumpulan data. bentuk Gantt Chart. 5    .analisis informasi. pengolahan data. sampai dengan menyusun laporan). Sebaiknya jadwal kegiatan disusun dalam . Contoh proposal penulisan Tugas Akhir dapat dilihat dalam Lampiran.DAFTAR PUSTAKA Daftar pustaka mengacu kepada panduan penulisan TGA Jurusan Teknik Mesin Unsyiah.

0123456789 Bidang Teknik Pembentukan dan Material JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA DARUSSALAM – BANDA ACEH 2010 6    .PROPOSAL TUGAS AKHIR ANALISA NILAI KEKUATAN TARIK. KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PELAT BAJA KARBON HASIL PENGELASAN LISTRIK DAN ASETELIN Disusun Oleh SYUKUR NARASEUKI NIM.

Nama Ketua Bidang. 20101203 197801 1001 Dr. Dr.LEMBARAN PENGESAHAN Proposal Tugas Akhir yang berjudul “Analisa Nilai Kekuatan Tarik. MT. 20101202 198402 1008 7    . Dosen Pembimbing. Ir.Eng NIP.Eng NIP. Kekerasan dan Struktur Mikro Pelat Baja Karbon Hasil Pengelasan Listrik dan Asetelin” telah selesai dilaksanakan oleh : Nama NIM Jurusan Bidang : Syukur Naraseuki : 0123456789 : Teknik Mesin : Teknik Pembentukan dan Material (TPM) Proposal ini disetujui untuk mengikuti Seminar Proposal Tugas Akhir. Pembimbing Prof. M. Darussalam. Ir. Dr. Asisten Pembimbing.EngSc. 20101006 198012 1002 Bidang Teknik Pembentukan dan Material (TPM) Ketua. M. 18 Agustus 2010 Dosen Pembimbing Co. Ir. NIP. M.

Pengelasan Listrik. Pada era industrialisasi dewasa ini teknik pengelasan telah banyak dipergunakan secara luas pada penyambungan batang-batang pada konstruksi bangunan baja dan konstruksi mesin.PROPOSAL TUGAS AKHIR A. Kekuatan Bahan. Pengelasan bukan tujuan utama dari konstruksi. Latar Belakang Pengelasan merupakan bagian tak terpisahkan dari pertumbuhan peningkatan industri karena memegang peranan utama dalam rekayasa dan reparasi produksi logam. rangka baja. Ruang Lingkup Teknik Pengelasan. jembatan. C. mempertebal bagian-bagian yang sudah aus dan lain-lain. Mata kuliah keahlian yang relevan: FTM 070 Teknik Pengelasan. Hampir tidak mungkin pembangunan suatu pabrik tanpa melibatkan unsur pengelasan. Lingkup penggunaan teknik pengelasan dalam bidang konstruksi sangat luas. Kekerasan dan Struktur Mikro Pelat Baja Karbon Hasil Pengelasan Listrik dan Asetelin B. Pengelasan Asetelin. membuat lapisan keras pada perkakas. Judul Tugas Akhir Analisa Nilai Kekuatan Tarik. Luasnya pengguanaan teknologi ini disebabkan karena bangunan dan mesin yang dibuat dengan teknik penyambungan menjadi ringan dan lebih sederhana dalam proses pembuatannya. tetapi merupakan sarana untuk mencapai pembuatan yang lebih baik. pipa saluran dan lain sebagainya. Karena itu rancangan las harus 8    . Di samping itu proses las dapat juga dipergunakan untuk reparasi misalnya untuk mengisi lubang-lubang pada coran. meliputi perkapalan.

cacat las. dan logam induk.betul-betul memperhatikan kesesuaian antara sifat-sifat las yaitu kekuatan dari sambungan dan memperhatikan sambungan yang akan dilas. sehingga hasil dari pengelasan sesuai dengan yang diharapkan. D. metalografi pada benda kerja. karena pengelasan adalah proses penyambungan antara dua bagian logam atau lebih dengan menggunakan energi panas. Perubahan sifat fisis dan mekanik yang terjadi pada pelat baja karbon setelah dilas dengan menggunakan las listrik dan asetilin. Pengaruh pengelasan dengan menggunakan las listrik dan asetilin terhadap kekuatan tarik. struktur mikro dan uji tarik dari pengelasan maka perlu dilakukan pengujian terhadap benda uji hasil dari pengelasan. 2. Untuk itu penelitian tentang pengelasan sangat mendukung dalam rangka memperoleh hasil pengelasan yang baik. Untuk dapat mengetahui pengaruh hasil pengelasan las listrik dan asitilin pada pelat baja terhadap uji kekerasan. Mutu dari hasil pengelasan di samping tergantung dari pengerjaan lasnya sendiri dan juga sangat tergantung dari persiapan sebelum pelaksanaan pengelasan. Perumusan Masalah Bertolak dari latar belakang maka dapat dirumuskan beberapa permasalahan yaitu : 1. 9    . Hal ini sangat erat hubungannya dengan arus listrik. kekerasan. serta retak yang pada umumnya mempunyai pengaruh yang fatal terhadap keamanan dari konstruksi yang dilas. Maka dari itu untuk mengusahakan hasil pengelasan yang baik dan berkualitas maka perlu memperhatikan sifat-sifat bahan yang akan dilas. daerah HAZ. ketangguhan. Pada penelitian ini pengelasan yang digunakan adalah las listrik dan asetilin.

3. Pelat baja karbon merupakan bahan bangunan yang sangat kuat dan liat dengan struktur butir yang halus. kekerasan dan struktur mikro yang terjadi pada proses penyambungan setelah proses pengelasan listrik dan pengelasan asetilin. dan dapat dilakukan pengerjaan dalam keadaan panas maupun pengerjaan dingin [1]. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah: 1. kekerasan dan struktur mikro pada pelat baja karbon. Tinjauan Pustaka 1. Menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya tentang pengelasan listrik dan asetilin. Mendapatkan nilai kekuatan tarik. Dalam konstuksi baja. F.E. Lembaran baja setelah dirol mumpunyai sifat-sifat yang mudah dilas dan dibentuk. plat baja banyak digunakan untuk konstruksi jembatan. kekerasan dan struktur mikro pada pelat baja karbon. Mengetahui perbandingan hasil pengelasan listrik dan asetilin dan pengaruhnya terhadap kekuatan tarik. 2. Tujuan Tugas Akhir dan Manfaat Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hasil pengelasan dengan las listrik dan asitilin terhadap kekuatan tarik. Pelat Baja Pelat baja merupakan lembaran baja dengan ketebalan yang relatif kecil dibandingkan ukuran panjang dan lebar lembarnya. 10    .

kualitas tabung tempat penyimpanan yang tidak baik seperti poengelasan sambungan tabung yang tidak baik atau bahan yang tidak kuat menahan tekanan kerja. Sifat-sifat fisik suatu logam meliputi kerapatan (densitas).5 kg/cm2. penyimpanan gas asetilin kedalam tabung-tabung baja dilakukan dengan tekanan kerja lebih dari 2 kg/cm2 temperature kritis untuk gas asetilin yaitu sebesar 39. terutama dalam penyimpanan dan penggunaannya (Tabel 1).5 OC [2]. 3. Agar lebih fleksibel dalam penggunaannya gas asetilin disimpan dalam tabung. Asetilin tidak berwana dan tidak berbau. sumber-sumber penyalaan. konduktivitas listrik. Penguji mekanik yang biasa dilakukan seperti uji trik. kekerasan. sifat-sifat termal.2. impact (benturan). Karena berbentuk gas. yang dapat dipindahpindah dan mudah penggunaannya. dan sifat magnetik. Terbakarnya atau meledaknya asetilin juga sangat mungkin disebabkan oleh yang lain misalnya kotoran katalisator. maka asetilin memerlukan perlakuan khusus. kalau asetilin yang sering kita jumpai hal ini disebabkan karena terdapatnya kotoran belerang dan fosfor. Karena lasan-alasan tersebut maka tekanan kerja pembangkit gas asetilin hanya di izinkan sampai pada tekanan 1. kelembaban. creep (pemuluran) dan fatigue (kelelehan) bertujuan untuk memeriksa kualitas produk yang dihasilkan berdasarkan suatu standar 11    . Asetilin merupakan gas mudah terbakar atau meledak akibat kenaikan tekanan dan temperature. Sifat Fisik dan Mekanik Mengadakan penelitian sifat-sifat fisik suatu logam sangat penting untuk mempelajari struktur mikro logam. Las Asetilin Asetilin diperoleh lewat reaksi kimia dalam bentuk gas.

keuletan. dengan Las Asetilin Logam induk Baja karbon Besi cor abu-abu Besi cor maliable Nikel Paduan Ni-Cu Tembaga Perungu Kuningan Jenis nyala api Netral Netral Oksidasi lemah Oksidasi lemah Karburasi Netral atau Karburasi lemah Netral Netral atau karburasi lemah Oksidasi Fluks Tidak perlu Perlu Perlu Perlu Tidak perlu Tidak perlu Tidak perlu Perlu Perlu Logam pengisi Baja karbon rendah Besi cor abu-abu Perunggu Perunggu Nikel Monel Tembaga Perungu Kuningan G. ketangguahan dan kelelahan. kekerasan. Sifat-sifat mekanik meliputi kekuatan tarik.spesifikasi. 12    . Metodologi Alur proses penelitian yang akan dilaksanakan dapat dilihat dalam flowchart dalam Gambar 1. dengan ukuran 200 mm × 40 mm × 4 mm dengan jumlah 8 (delapan) specimen dan ukuran 100 mm × 40 mm × 4 mm dengan jumlah 2 (dua) spesimen (Gambar 2). Didalam penilitan ini bahan uji yang digunakan adalah pelat baja karbon. Bahan Uji. Tabel 1 Pengelasan logam.

Benda Uji setelah dilas Mesin Las a. Diagram alir penelitian o 60 4 200 40 Gambar 2.Gambar 1. Jenis Elektroda : JIZ D4313 13    . BXI-300-2 PRIM VOLTAGE 380/200V SE. Mesin las : Las Busur Listrik. CURENTRANCE 60-300 A b. Arus listrik : 110 Ampere. Listrik AC c.

  Gambar 4. Posisi atau lokasi pengamatan dan pengambilan Struktur Mikro 14    . Benda Uji tarik [9] Uji Struktur Mikro Pada pengujian struktur mikro dimensi benda relative kecil. Ukuran dari benda uji tarik dapat dilihat dibawah ini.   Gambar 3. Untuk daerah lasannya digerinda sampai rata dengan logam induk kemudian dibuat ukuran untuk pengujian tarik. untuk memudahkan dalam proses penghalusan permukaan yang akan diuji tidak mengalami pergeseran pada saat dilakukan pengujian.Spesimen Uji Tarik Benda pengujian tarik tahap pembentuakan dibuat dengan mesin sekrap tipe ZBK 22007-88 buatan Taiwan.

Pengetahuan Bahan Teknik. Pradya Paramita Bintoro. Dieter 1993. Jadwal Kegiatan Aktivitas 1 Persiapan Pengelasan Uji lab Evaluasi Menulis Seminar 2 1 3 4 1 2 2 3 4 Bulan 3 Minggu 1 2 3 4 4 1 2 3 4 1 2 5 3 4 I. Dasar-dasar Pekerjaan Las. 2. Erlangga. Tata Surdia. Shinroku Saito 2000. 3. Jakarta 15    . G. 1999.H. A. Daftar Pustaka 1. Kanisius Yogyakarta George E. Metalurgi Mekanik.

Panduan Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala 2010 16    .

hasil kajian dan analisa. Tujuan penulisan karya ilmiah Adapun tujauan dari penulisan karya ilmiah adalah untuk memberi latihan ataupun pembelajaran kepada mahasiswa untuk memaparkan secara sistematis hasil kajian baik melalui experimen ataupun analitik yang diperoleh melalui tugas akhir dalam bentuk makalah. Dengan demikian diharapkan karya ilmiah ini akan menjadi wahana untuk menyajikan hasil kajian secara tioritis dan analitis mahasiswa dalam bentuk makalah kepada masyarakat. Masing-masing karya tulis memiliki ciri dan ketentuan masing masing. Sasaran dari karya ilmiah Setelah penulisan karya ilmiah diharapkan mahasiswa telah mampu menuliskan hasil suatu kajian ilmiah dalam bentuk makalah secara sitematis. latar belakang dan permasalahan. tinjauan pustaka. sehingga kajian ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh dapat dengan mudah di publikasikan kepada masyarakat. Umum Dalam menyelesaikan tugas akhir. 4.I. dan tugas akhir. Isi Karya Ilmiah Secara umum batang tubuh dari karya ilmiah memuat uraian/penjabaran dan analisa yang peroleh melalui tugas akhir mahasiswa. dan yang terakhir kesimpulan. 17    . karya ilmiah. PENDAHULUAN 1. mahasiswa di Jurusan teknik Mesin Universitas Syiah Kuala diwajibkan menuliskan tiga jenis karya tulis yaitu: proposal. abstrak. Penulisan karya ilmiah ini akan dibimbing oleh dosen pembimbing dan co pembimbing yang di tunjuk oleh Jurusan Teknik Mesin. 3. Karya tulis ilmiah dalam hal ini merupakan bahagian dari tugas akhir yang berisikan ringkasan dari keseluruhan tugas akhir yang di sajikan dalam bentuk makalah ilmiah. 2. metodologi pengkajian. Penyajian karya ilmiah dimulai dengan judul.

Telah menyelesaikan beban studi minimal 120 SKS g. 2. b. Mempunyai indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum 2.0 j. dan objek. d. Prosedur Pengajuan Penulisan Karya Ilmiah a. Telah menghadiri minimal lima kali seminar karya ilmiah yang dilaksanakan oleh mahasiswa lain. Syarat Karya Ilmiah Mahasiswa yang akan mengajukan penulisan karya ilmiah harus memenuhi persyaratan-persyaratan sebagai berikut: f.II. Minimal telah menyelesaikan 2 mata kuliah wajib bidang dan 1 mata kuliah pilihan bidang. c. KETENTUAN UMUM 1. Proposal tugas akhir telah disetujui dan diseminarkan Telah menyelesaikan penelitian tugas akhir Isi karya ilmiah merupakan hasil dari penelitian tugas akhir 3. 18    . predikat. Maksimum nilai D sebanyak 10% dari total SKS yang telah diselesaikan. Kalimat tidak terlalu panjang tetapi lengkap dan mudah dipahami pembaca. h. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan bahasa ini adalah sebagai berikut. sebuah kalimat minimal jelas susunan subjek. a. Penggunaan Bahasa Penggunaan bahasa Indonesia dalam menulis makalah untuk karya ilmiah harus memenuhi kriteria bahasa yang telah baku yang memperlihatkan dalam penggunaan ejaan. c. Ketetapan bahasa merupakan kejelian dalam memilih kata-kata untuk menyusun kalimat dan alinea yang tidak tumpang tindih. Kelugasan dimaksud sebagai kecermatan dalam menyusun kalimat atau alinea yang padat. Jadi. tegas. Penjelasan suatu masalah atau pernyataan tidak berulang-ulang. b. Kelengkapan unsur dimaksudkan lengkap unsur-unsur tata bahasa dan kuasa bahasa yang diperlukan untuk menjaga agar tidak menimbulkan salah penafsiran dalam membacanya. i. dan jelas.

Pendahuluan Pendahuluan adalah memberikan gambaran umum kepada pembaca agar mengerti dan mampu menilai hasil tulisan lainnya dalam makalah tersebut. kesimpulan dan saran. dalam satu alenia. Dalam penulisan karya ilmiah. Hasil dan pembahasan 6. tujuan. 19    . Metode kajian 5. Isi pokok dari pendahuluan ini minimal terdiri dari beberapa alenia yang antara lain seperti tersebut dibawah ini : 1. Alenia yang menjelaskan latar belakang tentang pemilihan masalah yang diteliti. prinsip-prinsip efisiensi perlu diperhatikan. Pendahuluan 3. hasil-hasil utama. Daftar pustaka 1.e. Abstrak Abstrak memuat penjelasan secara ringkas mengenai latar belakang. Alenia ini menjawab pertanyaan mengapa penelitian tersebut perlu dilakukan. masalah. yang dirujuk pada buku resmi penerbitan Balai pustaka. Tinjauan pustaka 4. Penggunaan bahasa akan menggambarkan wawasan dan tingkat penalaran penulisnya. Kesimpulan 7. Penghargaan 8. sebanyakbanyaknya antara 250-300 kata. Penulisan bahasa Indonesia yang baik selalu berpedoman kepada Ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (EYD). metode penelitian. III. Abstrak 2. dan diketik berjarak satu spasi 2. SISTEMATIKA PENULISAN KARYA ILMIAH Secara umum sistematika Karya Ilmiah Jurusan Teknik Mesin Universitas Syiah Kuala terdiri dari: 1. Abstrak harus ditulis dengan padat dan singkat.

2. Alenia yang menjelaskan tentang hasil. 2. Sumber data. Alenea ini berisikan teori. Alenea ini berisikan dugaan kebenaran sementara yang dihasilkan oleh penelitian dan dugaan kebenaran sementara ini yang akan dibuktikan oleh penelitian tersebut. rumus. kesimpulan dan saran yang utama dan yang ingin ditonjolkan atau yang dapt memberi gambaran implikasi atau manfaat penelitian. Tinjauan Pustaka Tinjauan pustakaan bertujuan memberikan landasan teori yang berhubungan dengan masalah yang dikaji.2. data. metode. Alenea ini berisikan hasil. Alenia yang menjelaskan tentang metodologi penelitian secara ringkas dan umum. 3. model. kesimpulan dan saran yang dapat diberikan oleh penelitian. 3. rumusrumus. 4. apabila penelitian tersebut memiliki hipotesis. Alenia yang menjelaskan tentang tujuan dan ruang lingkup penelitian. Isi dari Tinjauan Pustakaan memuat antara lain seperti tersebut dibawah ini : 1. waktu dan hal-hal lain yang digunakan untuk dapat mencapai tujuan penelitian. Kerangka teori yang digunakan meliputi anggapan-anggapan dasar. 5. Alenia yang menjelaskan tentang hipotesis penelitian. 4. Alenia ini menjawab pertanyaan apa yang ingin dicapai dengan melakukan penelitian dan sampai sejauh mana hasil penelitian yang ingin dicapai. Hasil-hasil penelitian terhadap masalah serupa yang telah diteliti. alat. Material/ bahan yang digunakan. 3. lokasi. 20    . Metodologi Metode penelitian berisikan tata cara pelaksanaan kerja sesuai dengan ketentuan umum atau standar dan pelaksanaan khusus yang dilaksanakan oleh mahasiswa sendiri. dan cara-cara perhitungan yang akan menunjang pengolahan data dan diskusi. Teori-teori yang dipakai atau dipetik dari literatur-literatur lain yang bersifat kritis harus mempunyai kaitan erat dengan permasalahan yang ditinjau dan yang akan terpakai untuk pengolahan data dan pembahasan. Inti dari metodologi adalah sebagai berikut: 1.

Prosedur penelitian. 9. Hasil-hasil atau pembahasan yang dinyatakan dalam satuan-satuan terukur yang mudah dimengerti. 7. 21    . 4. 5. dan fakta-fakta (narasi) yang ketimpangan yang ada. Tulisan ini juga memperlihatkan persamaan dan perbedaan dengan pekerjaan serupa lainnya. 3. 6. 4. Sajian hasil dan data menurut urutan yang logis. Situasi lokasi objek/material. Isi dari Hasil dan pembahasan mencakup hal-hal sebagai berikut: 1. Tulisan ini harus memperlihatkan pengecualian-pengecualian atau oleh hasil perhitungan. Kaitan hasil temuan-temuan penelitian dengan kenyataan yang ada di lapangan baik dari aspek teoritik maupun aspek teknologi. Hasil dan Pembahasan Hasil dan pembahasan berisikan hasil penelitian beserta penjelasannyan dan dihubungkan dengan tinjauan pustaka. Hasil-hasil penelitian yang disajikan dalam bentuk uraian dilengkapi dengan table atau gambar/grafik . Hasil-hasil penelitian yang memungkinkan akan sejalan atau berbeda atau bahkan bertentangan dengan temuan atau pendapat orang lain dibahas/didiskusikan.3. Rancangan yang digunakan. Alat-alat yang dipakai dalam penelitian. Bila diperlukan menguji hipotesis maka hasil penelitian dapat juga dikaitkan dengan perhitungan statistik.dan 8. 2. 6. Cara pengolahan data atau analisis data untuk mendapatkan hasil penelitian. 10. penafsiran hasil. Isinya memperlihatkan implikasi tioritis dan praktis. 8. 5. 5. Pada bagian pembahasan diungkapkan prisip hubungan antara variabelvariabel dengan hasil-hasil yang diperoleh dan geranisasi/kecendrungan yang ditunjuk kepustakaan. Jadwal penelitian. 7.

7. Untuk memperjelas dan memudahkan pembahasan maka gambar-gambar /grafik yang merupakan kesimpulan atau rangkuman perlu ditampilkan langsung dalam bagian hasil penelitian. IV. demikian juga sebaliknya setiap pustaka yang ada dalam daftar pustaka harus pernah dirujuk dalam tubuh tulisan. c. 6. Daftar Pustaka Daftar pustaka berisi informasi tentang sumber pustaka yang telah di rujuk dalam tubuh tulisan. 22    . Setiap pustaka yang dirujuk dalam naskah harus ada dalam daftar pustaka. Huruf yang digunakan Times New Roman dengan font 12 atau Arial dengan font 11.5 cm dan jarak antar baris tulisan adalan 0. Penghargaan Penghargaan dapat diberikan kepada perorangan maupun kepada institusi yang telah memberikan kontribusi penting dalam penelitian yang telah dilakukan 8.5 spasi kecuali untuk judul dan abstrak. Karya ilmiah disusun di atas kertas A4 (80 gram) dibuat dalam 2 kolom dengan susunan margin kiri 3 cm.11. Semua gambar /grafik dan tabel yang ditampilkan perlu diberi ulasan atau penjelasan. Setiap tabel dan gambar harus diberi nomor dan nama yang sesuai. 13. Jumlah maksimum halaman karya ilmiah adalah 5 halaman. margin atas dan bawah 2. FORMAT PENULISAN Format penulisan karya ilmiah adalah sebagai berikut: a. 12. Panduan lengkap dapat dilihat pada lampiran 1. Kesimpulan Kesimpulan merupakan inti atau bagian dari hasil penelitian yang telah dibahas dan didiskusikan pada bagian pembahasan dan hasil. margin kanan 1. Hal yang tidak masuk dalam pembahasan tidak tepat ditampilkan dalam kesimpulan. b.5 cm. Nomor halaman berada di tengah bawah tiap halaman.

co pembimbing. 23    . Penilain diberikan dengan kualifikasi sangat baik. Penyajian Presentasi atau pemaparan karya ilmiah akan dipimpin oleh dosen pembing utama dan akan dihadiri oleh dosen co pembimbing ditambah dengan dua orang dosen pembahas beserta mahasiswa. Kehadiran mahasiswa untuk mengikuti seminar akan dimasukkan kedalam berita acara kehadiran. penyajian. dan dosen pembahas yang berdasarkan kepada: materi.V. Penilaian Penilaian seminar makalah ilmiah diberikan bersama-sama oleh dosen pembimbing. penguasaan. baik dan cukup. dan sikap. VI.

0123456789 Bidang Teknik Produksi dan Pemesianan JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA DARUSSALAM – BANDA ACEH 2010 24    .Kulit KARYA ILMIAH PERENCANAAN DAN PEMBUATAN DYNAMOMETER UNTUK MESIN GURDI Disusun Oleh SYUKUR NARASEUKI NIM.

M.Eng NIP. Nama Ketua Bidang. Ir.Eng NIP. Darussalam. 19621202 198402 1001 25    . 19601006 198012 1003 Bidang Teknik Pembentukan dan Material (TPM) Ketua. Dr. M. Asisten Pembimbing. Ir. Dr.LEMBARAN PENGESAHAN Makalah Ilmiah “Perencanaan dan Pembuatan Dynamometer untuk Mesin Gurdi ” telah selesai dilaksanakan oleh : Nama NIM Jurusan Bidang : Syukur Naraseuki : 0123456789 : Teknik Mesin : Teknik Produksi dan Pemesinan (TPP) Karya Ilmiah ini disetujui untuk mengikuti Seminar Proposal Karya Ilmiah. MT NIP. 19501203 197801 1002 Dr. Pembimbing Prof. Dosen Pembimbing. Ir. 18 Agustus 2010 Dosen Pembimbing Co.

Universitas Syiah Kuala.. hasil dan diskusi.7 cm untuk setiap awal paragraf. 2. e-mail: iman@yahoo. • Margin : 2. 3. ruang lingkup dan metode penelitian serta kesimpulan yang diperoleh. kesimpulan. email ditulis dengan ukuran huruf 10. Fakultas Teknik. Setiap gambar dan tabel harus dirujuk didalam teks dan dipaparkan dengan baik. 2. dst. Panduan Umum • Ukuran kertas : A4 • Spasi antar baris : single • Colom : single untuk judul dan abstrak. Abstrak Abstrak untuk penulisan karya ilmiah ditulis dengan tidak melebihi 400 kata dengan berisikan tujuan. 12 TNR) Seluruh karya ilmiah yang dikerjakan oleh mahasiswa Program Studi Teknik Mesin (PSTM) harus merujuk kepada panduan yang telah disusun ini. Kemudian diberikan penomoran mulai 1. 12 TNR) 1.  Contoh penomoran dan judul tabel dapat dilihat seperti pada Tabel 1. Abstrak ditulis dalam satu paragraf dengan indentasi 0. 3 cm (kiri). Syech Abdurrauf No. PSTM berhak untuk menolak draf karya ilmiah yang tidak sesuai dengan panduan/format tersebut. INDONESIA Phone/Fax.. 16 Times New Roman (TNR))   Nama Mahasiswa.diagram dan tabel.com (10 TNR)     Abstrak (Bold. alamat dan 26    .3. Pendahuluan (Bold. • Bab : Bab ditulis dengan ukuran huruf 12 dan ditebalkan (bold). • Ukuran huruf untuk teks : 11 3. Dr.1.8 cm dari sisi kiri dan kanan. Tgk. 3. 1. Outline Karya Ilmiah 3.7428069. double untuk isi teks (spasi 0. 12 TNR)   Panduan ini dipersiapkan sebagai contoh format karya ilmiah yang harus dirujuk oleh mahasiswa pada saat melakukan penulisan karya ilmiah di Program Studi Teknik Mesin. Penomoran untuk halhal tersebut mengikuti penomoran berikut 1.. Ir.2. Karya ilmiah yang telah sesuai panduan harus diserahkan kepada PSTM dalam bentuk hardcopy dan softcopy (dalam format MS Word). 3. dll. Nama penulis menggunakan ukuran huruf 12 dan ditebalkan. dll. Gambar dan diagram yang ditampilkan dalam karya ilmiah harus memiliki kualitas cetak yang baik. (10 TNR)   Kata kunci: Panduan penulisan. Contoh penomoran dan judul gambar diberikan seperti pada Gambar 1.5 cm (kanan). Penulisan abstrak menggunakan jenis huruf TNR dengan ukuran 10 dan jumlah perkataan yang digunakan adalah antara 200-400 kata. dan diikuti dengan judulnya. tidak diperkenankan memakai gelar seperti Prof. Nama Pembimbing (Bold. Sedangkan nama afiliasi. Bagian ini dimulai dengan pendahuluan dan selanjutnya dibagi menjadi beberapa bagian sesuai keperluan seperti metodologi. 3. 12 TNR) Department of Mechanical Engineering. Karya ilmiah (Bold.5 cm (atas dan bawah). • Indentasi : 0. 7 Darussalam – Banda Aceh 23111.   2. Pada penulisan nama penulis. Syiah Kuala University Jl. dst. • Jenis huruf : Times New Roman (TNR) atau Arial • Nomor halaman : tidak perlu dicantumkan • Jumlah halaman : maksimum 5 halaman. Teks Bagian utama karya ilmiah ditulis setelah abstrak.: +62-651.PANDUAN PENULISAN KARYA ILMIAH (Bold. Umumnya pada bagian utama ini terdapat gambar. Sub-Bab menggunakan ukuran huruf 11. Judul karya ilmiah (11 TNR) Halaman pertama karya ilmiah harus memiliki judul dengan ukuran huruf 16 dan ditebalkan.5 cm).

[1].650 0. Z. J. 2nd Ed. “Corros sion 1 0. pp. Ao oki. 2003. Broom A. Gamb bar 1 Distr ribusi poten nsial pada permukaan p 640-64 45 beton bertulang b mfield.P. P. Naga ano   (Japan) ).E.200 0.(italics/dim miringkan). tah hun publikasi da an diakhiri d dengan nomer r halaman. [3].J. D Daftar Pustaka Seluruh ruju S ukan didalam m teks. haru us diikuti denga an nomor [1].300 0.157-175 p No.. Feb. . The T Use of a Potential Wheel W to Surv vey   Reinfo orced Concr rete Structures. W. Contoh h penulisan daftar pustak kan dapat diliha at seperti beri ikut ini. and Elieze er. nama penerbi itan/jurnal 27 7    .     Pengharga aan Pengh hargaan dap pat diberikan n kepada pe erorangan maup pun kepada institusi yan ng telah me emberikan konst tribusi penti ing dalam penelitian p ya ang telah dilaku ukan. . dst t. and Ewi ins. Contoh penulisan [4].080 Algorit thm”. analysis s 1990. ∇2φ = 0        4. Corr rosion. P Penulisan da aftar pustaka dari mak kalah atau jurna al harus dim mulai dengan n nama-nama a penulis.020 0.. (2) ). 1992. H. P Penomoran persamaan matematik dimulai merical Recip ipes in Fort tran denga an (1). Wheat H. Rid dha and S. p. Bag gian ini memberikan informasi yang paling pent ting yang da apat disimpu ulkan dan berikan t tinjauan singkat memb mengenai keseluruhan isi ka arya ilmiah.720 0. G. So ome Electro ochemical Aspects of Co orrosion of St teel in Con ncrete. CB: C Cambridge University U Pre ess.040 Sympo osium on Inverse Problems in 4 0.270 0. [ [2]. (3). sesua ai dengan nomo or rujukan pa ada daftar pu ustaka. Num 77 :Th he Art of Scie entific Comp puting. Proc ceedings of f Internatio onal 3 0.100 Engine eering Me echanics 2003. Corros sion l 1 Nilai awa al untuk men njalankan inv verse Tabel Rates o of Steel in C Concrete .   [2]. 41(11).900 0. nomer volum me (bold). Am maya. Penulis san daftar pu ustaka buku dimulai deng gan nama seluru ruh penulis. Persa amaan (1) berikut ini. 33-34. na ama penerbit dan n diakhiri de engan tahun penerbitan atau a nomer edisi inya. 1985. Ke esimpulan            (1) Bagia an utama kar rya ilmiah diakhiri d dengan bagian kesim mpulan. dst.. L Langford. K. AS STM STP 10 065. pp.001 Pattern n Detection n by Mult ti-step Gene etic 2 0. judul buku (italics). Press. p 402-404. Dafta ar pustaka diber rikan pada bagian b paling akhir kary ya ilmiah dan ditulis d beruru utan berdasar rkan urutan perujukan p didalam teks. judul l makalah. M. pp.100 0.. E persa amaan matem matik dapat dilihat sep perti pada Cambr ridge.. X1 [m] R1 [m] Y1 [m] [3].

PANDUAN PENULISAN TUGAS AKHIR JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA DARUSSALAM – BANDA ACEH 2010 28 .

karya tulis untuk TGA ini adalah sesuatu yang dapat mengungkapkan penemuan baru serta memberi sumbangan kepada khasanah ilmu pengetahuan. dan bentuk Tugas Akhir (TGA) mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala.1 Pengertian Tugas Akhir (TGA) TGA adalah suatu latihan membuat karya tulis ilmiah mahasiswa sebagai persyaratan untuk menyelesaikan program pendidikan tingkat sarjana di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Fakultas Teknik. untuk meningkatkan kemampuan dan memberi pengalaman pribadi kepada mahasiswa sehingga mampu menulis dan menyajikan suatu karya ilmiah yang baik berdasarkan standar yang dikeluarkan oleh Jurusan Teknik Mesin. 1. Angka kredit TGA ini sebesar 5 SKS dan secara normal diselesaikan dalam jangka waktu 1 (satu) semester.2 Tujuan Tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan TGA ini adalah. TGA ditulis secara cermat. logis dan dalam bahasa Indonesia yang baku dengan mengikuti ketentuan yang berlaku di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. tujuan. Universitas Syiah Kuala. Dan diharapkan mahasiswa mampu memecahkan atau menyelesaikan masalah yang akan dihadapi dalam bidang teknologi dengan pengalaman yang diperolehnya itu. sistematis. Pelaksanaannya harus melalui ketentuan yang ditetapkan dalam buku panduan ini. 1.BAB I PENDAHULUAN Bab ini menjelaskan pengertian. Pada hakikatnya. Diharapkan juga mahasiswa mampu memberikan kontribusi untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bidang Teknik. 29 .

studi literatur. perancangan.3 Bentuk / Isi Adapun bentuk isi TGA mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala dapat berupa hasil eksperimen. dan dikaitkan dengan teori-teori atau penemuan-penemuan terdahulu dengan mengikuti teknik-teknik penulisan yang telah ditetapkan. simulasi (numerik) maupun analisis hasil studi kasus.1. 30 . TGA ditulis berdasarkan data informasi atau rujukan yang didapat oleh mahasiswa sewaktu melaksanakan kegiatan penelitian.

1 Persyaratan Administrasi Persyaratan administrasi yang dikemukakan disini menyangkut dengan tata cara pengusulan Ujian Sarjana (Sidang TGA). Telah diterima hasil seminar proposal TGA dan menyelesaikan seminar Karya Ilmiah.1. prosiding. majalah atau surat kabar serta studi kasus di industri. jurnal.BAB II PERATURAN PENULISAN DAN PENILAIAN TGA Dalam bab ini akan dijelaskan beberapa ketentuan yang diperlukan dalam penulisan TGA mahasiswa untuk memenuhi syarat kurikulum program pendidikan sarjana (Strata 1). b. 2. Dianjurkan agar 70% daftar referensi yang digunakan merupakan terbitan terbaru (minimal terbitan 2 tahun terakhir) dari jurnal ilmiah nasional maupun internasional. c. 31 .1. artikel. pembimbingan. 2.1 Tata Cara Pengusulan Ujian Sarjana (Sidang TGA) Mahasiswa yang dibenarkan mengusulkan ujian sarjana harus: a. judul TGA. dan masa berlakunya TGA.1. 2. 2. Telah mencantum TGA pada Kartu Rencana Studi (KRS). Cara menentukan permasalahan/kasus yang akan dikaji adalah dengan mencari di bukubuku literatur.3 Pembimbingan Berikut ini diuraikan beberapa hal menyangkut pembimbingan TGA. Telah lulus matakuliah 140 SKS dengan jumlah dan distribusi nilai D sesuai dengan Buku Panduan Program Sarjana (S1) Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala.2 Topik TGA Topik TGA perlu disesuaikan dengan permasalahan/kasus yang ditinjau. Ketentuan-ketentuan tersebut antara lain berisikan persyaratan administrasi dan persyaratan akademik.

c. Pembimbing ditetapkan oleh Jurusan berdasarkan usulan ketua bidang atau rekomendasi dari calon pembimbing yang dipilih oleh mahasiswa yang akan melakukan penelitian. Asisten ahli selama 2 tahun untuk dosen berpendidikan S1 atau dosen berpendidikan S2 atau S3. e. 32 . 2. atau 2. Co pembimbing TGA adalah dosen dengan kriteria : 1. Pembimbing harus memeriksa kelengkapan persyaratan administrasi TGA mahasiswa bimbingannya termasuk masalah memiliki buku panduan penulisan TGA. Berpendidikan S2 atau S3 yang telah diangkat 100% menjadi PNS. g. Dosen dari jurusan/bidang studi yang berbeda menurut keahlian yang diperlukan pada penelitian TGA yang bersangkutan. maka hal ini dapat dilakukan tanpa harus menggantikan judul atau perubahan total terhadap materi TGA yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa bersama pembimbing sebelumnya. b. h. Prosedur penggantian pembimbing melalui pengusulan kembali ke Jurusan. Pembimbing adalah seorang tenaga pengajar (dosen tetap) dengan kualifikasi sebagai berikut: 1. i. Pembimbing harus memiliki Buku Panduan Penulisan TGA Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unsyiah. Lektor ke atas untuk dosen berpendidikan S1.a. Bimbingan dimulai sejak penunjukan pembimbing hingga selesainya laporan TGA yang dinyatakan dengan pengesahan jurusan. f. Apabila karena sesuatu hal diperlukan perubahan atau penggantian pembimbing. Peran pembimbing dalam mengarahkan mahasiswa TGA sangat diharapkan dan akan mencerminkan mutu laporan akhir dan pembimbing bertanggung jawab terhadap isi TGA. Laporan TGA ditulis atas bimbingan minimal satu orang dosen tetap Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Staf dari instansi lain yang memiliki gelar minimal S-1 dan memiliki kualifikasi keahlian yang diperlukan pada penelitian TGA yang bersangkutan. d. dan 3.

Bila dalam masa tersebut mahasiswa tidak berhasil membuat laporan dan melaksanakan ujian sarjana (sidang TGA). b.2 Persyaratan Akademik Persyaratan akademik yang diuraikan disini mencakup ketentuan ujian sarjana (sidang TGA). maka TGA yang telah dibuat dapat dinyatakan batal atau dapat diperpanjang setelah mendengar saran dari pembimbing dan ketua bidang. penilaian dan kedisiplinan. 33 . c. Dalam hal perubahan topik TGA selama pembimbingan harus mendapat persetujuan ketua bidang.5 Masa berlakunya TGA Masa berlaku TGA adalah menurut ketentuan sebagai berikut: a. Penyimpangan dari ketentuan di atas harus mendapat persetujuan dari ketua bidang/ketua jurusan. Sasaran sidang TGA adalah untuk menguji kemampuan mahasiswa dan penguasaannya terhadap isi laporan TGA serta tanggung jawabnya terhadap materi yang ditulis. b. 2. 2.j. c. Untuk pelaksanaan sidang TGA. dan perpanjangan tidak melebihi masa studi maksimum yang berlaku di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unsyiah.1.2. Masa berlakunya TGA adalah 1 (satu) semester terhitung sejak tanggal penunjukan pembimbing yang ditetapkan oleh ketua jurusan. mahasiswa yang bersangkutan harus menyerahkan buku laporan TGA kepada dosen penguji paling lambat 3 hari sebelum jadwal sidang dilaksanakan .1 Sidang TGA Beberapa hal yang menyangkut ketentuan sidang TGA diuraikan di bawah ini: a. 2. Sidang TGA dilaksanakan oleh jurusan yang dipimpin oleh seorang ketua sidang dalam hal ini adalah dosen pembimbing utama atau dosen lain yang ditunjuk oleh jurusan dan 2 (dua) orang dosen penguji. Masa berlakunya TGA dapat diperpanjang satu semester berdasarkan persetujuan pembimbing dan ketua bidang.

2. Penyimpangan-penyimpangan dari ketentuan di atas harus mendapat persetujuan dari ketua jurusan. b. hipotesis dan keterkaitan masalah/kasus dengan judul yang dibuat ) (sumber. Tata cara dan sistematika penulisan isi dan lampiran dan keterkaitan dengan kepustakaan (literatur). e. Penilaian TGA didasarkan pada 4 kriteria yaitu penulisan.2 Penilaian Mutu laporan TGA adalah merupakan tanggung jawab mahasiswa dan dosen pembimbing. Pendahuluan 2. sementara bagi mahasiswi dan dosen pembahas wanita berpakaian muslimah dan rapi. Nilai TGA diberikan oleh dosen pembimbing dan dua orang dosen penguji yang dirangkum oleh ketua sidang. Dasar penilaian kemampuan penulisan isi masing-masing bab dengan unsur-unsur yang dinilai adalah sebagai berikut: 1. Sidang TGA dilaksanakan secara tertutup selama satu jam.d. Pada sidang TGA. penggunaaan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar. huruf pengetikan dan penulisan teks. kepustakaan) keterkaitan dan kemutakhiran 34 . Ketua sidang menyerahkan nilai tersebut kepada jurusan. mahasiswa memakai kemeja lengan panjang dan memakai dasi serta jas dan dosen pembimbing serta dosen penguji memakai pakaian sopan dan rapi. Ketua jurusan atau dosen yang ditunjuk oleh ketua jurusan harus mengumumkan hasil sidang TGA pada hari dilaksanakannya sidang tersebut. f. 2. penguasaan dan sikap dengan pengertian masing-masing seperti uraian berikut: Penulisan Penilaian terhadap penulisan menyangkut dengan penampilan buku. format laporan yang menyangkut penggunaan kertas. Kepustakaan (Penjelasan latar belakang. Adapun hal-hal yang menjadi kriteria penilaian adalah sebagai berikut : a. penyajian.

implementasi. Penyajian dapat pula dilengkapi dengan penampilan alat peraga. instrumen dan analisis yang digunakan) 4. Hasil dan Pembahasan (tampilan dan penjelasan hasil serta ulasan pembahasan yang dikaitkan dengan kepustakaan. mahasiswa dituntut kemampuannya untuk mengkomunikasikan isi tulisan/laporan TGA kepada peserta sidang. Metodologi (ketepatan metodologi yang digunakan. pengumpulan data.3. Sikap Penilaian sikap dari mahasiswa yang mengikuti sidang TGA menyangkut dengan sikap ilmiah serta penampilan intelektual dalam berkomunikasi. Penyajian bobotnya 20% 35 . Dalam penyajian. keterbukaan ilmu dan memperhatikan pendapat orang lain. Penyajian Penyajian (presentasi) adalah pemaparan laporan TGA secara ringkas. menyampaikan pendapat. a. padat. Penulisan bobotnya 25% b. fakta dan fenomena yang terjadi) 5. tata krama berargumentasi. Nilai rata-rata dari sidang TGA dihitung dengan memperhatikan bobot masing-masing nilai sebagai berikut dan contoh perhitungannya diperlihatkan pada tabel 1. dan berisi dalam waktu 10 sampai 15 menit. rancangan. Kesimpulan dan Saran (kemampuan merumuskan kesimpulan dan saran berdasarkan hasil dan pembahasan yang dilakukan). Penguasaan Penguasaan adalah kemampuan mahasiswa untuk mempertanggungjawabkan isi tulisan (laporan TGA) dan kemampuan menjawab dengan baik dan benar setiap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh dosen penguji.

2.00 – 2. Sikap bobotnya 15% Tabel 1.50 Kategori B 2.51 Sikap 15% A 4 0. Contoh Perhitungan Nilai Seminar Penilaian Persen Bobot Contoh nilai huruf Nilai Angka Perhitungan Keterangan Penulisan 25 % B 3 0. Kedisiplinan Mahasiswa Selama menulis TGA mahasiswa harus aktif berkonsultasi dengan dosen pembimbing yang ditandai dengan catatan pembimbing pada Kartu Kegiatan Konsultasi (KKK).55 kategori nilai A c. contoh format KKK dapat dilihat pada lampiran 1. sidang juga harus diulang. Kedisiplinan mahasiswa yang perlu diterapkan antara lain seperti dalam uraian berikut: harus disiplin dan bertanggungjawab penuh terhadap 36 . atau bila mahasiswa tidak mampu memperoleh nilai penguasaan sama dengan C.6 > 3.75 Penyajian 20% B 3 0.75 Kategori C < 2. maka sidang harus diulang.6 Total 100% 25% x 3 = 20% x 3 = 40% x 4 = 15% x 4= ∑ = 3. Mahasiswa pekerjaannya.3.00 Kategori D A = nilai angka 4 B = nilai angka 3 C = nilai angka 2 D = nilai angka 1 Nilai akhir adalah = ∑(% bobot x nilai) =3.6 Penguasaan 40% A 4 1.55 Kategori nilai adalah: Kategori A 2. Penguasaan bobotnya 40% d.c. Bila kategori nilai akhir sidang TGA lebih rendah dari C.2.76 – 3.

37 . eksperimen harus dilakukan sendiri dan mahasiswa harus menguasai sepenuhnya tentang cara penggunaan alat yang digunakan. Untuk mahasiswa yang melakukan penelitian dalam bentuk perancangan.a. e. Mahasiswa harus mematuhi semua surat edaran Dekan yang berkaitan dengan batas waktu penyelesaiaan studi dan lain-lain yang berkenaan dengan itu. Untuk mahasiswa yang melakukan penelitian di laboratorium. f. Mahasiswa harus menjumpai pembimbingnya segera setelah penetapan SK pembimbing dibuat untuk berkonsultasi dan menetapkan jadwal kegiatan pembimbingan yang disetujui bersama pembimbing dan mahasiswa. semua harus dilakukan sendiri sehingga dapat dikuasai sepenuhnya metode dan hasil perhitungan. Mahasiswa harus aktif berkonsultasi dengan pembimbing dan dosen senior lainnya yang berkaitan dengan judul penelitian yang dibuat. Mahasiswa harus berkonsultasi dengan pembimbing minimal dua minggu sekali yang ditandai dengan catatan pembimbing pada lembar konsultasi (KKK) seperti Lampiran 1. c. b. d. Mahasiswa yang melanggar kedisiplinan tersebut di atas dapat diberikan sanksi berupa pembatalan TGA oleh jurusan setelah mendengar pembelaan diri dari mahasiswa yang bersangkutan dan saran-saran dosen pembimbing.

38 . dan Kesimpulan dan saran. Bab I Pendahuluan Isi bab pendahuluan adalah memberikan gambaran umum kepada pembaca agar mengerti dan mampu menilai hasil tulisan lainnya dalam buku tersebut. Hasil dan pembahasan. 3. Jumlah halaman penulisan TGA ini bagian pokok ini dibatasi antara 20-40 lembar. Abstrak harus ditulis dengan padat dan singkat. a.2 Bentuk Penelitian Outline bagian pokok terdiri dari lima bab yaitu: -Bab -Bab I II Pendahuluan. dan diketik berjarak satu spasi (Lampiran 8). masalah.1 Ringkasan /Abstrak Bagian ringkasan/abstrak yang ditempatkan di awal penulisan sebelum terdaftar isi harus memuat penjelasan secara ringkas mengenai latar belakang. perencanaan. sebanyakbanyaknya antara 250-300 kata. dan bentuk studi literatur. 3. pokok. tidak melebihi satu halaman. Pendahuluan ditulis tanpa heading ( pasal ) dan jumlah halaman penulisan Bab I ini antara 2-3 lembar. Tinjauan Kepustakaan. Outline laporan yang menjadi penekanan syarat akademik disini adalah penulisan bagian pokok. kesimpulan dan saran. dalam satu alenia. Penulisan bagian pokok dibedakan menurut bentuk penelitian. -Bab III -Bab IV -Bab V Isi masing-masing bab diuraikan secara rinci sebagai berikut ini. Metode Penelitian . tujuan. dan penutup. metode penelitian.BAB III OUTLINE TGA TGA ini disusun atas tiga bagian yaitu pembukaan. hasil-hasil utama. sedangkan bagian pembukaan dan penutup dibahas lebih lanjut pada Bab IV.

Isi-isi pokok dari bab ini antara lain seperti tersebut dibawah ini : 1. rumus-rumus. kesimpulan dan saran yang utama dan yang ingin ditonjolkan atau yang dapt memberi gambaran implikasi atau manfaat penelitian. apabila penelitian tersebut memiliki hipotesis. Alenea ini berisikan hasil. Alenea ini menjawab pertanyaan mengapa penelitian tersebut perlu dilakukan. 3. Alenea yang menjelasakan latar belakang tentang pemilihan masalah yang diteliti. Alenea yang menjelaskan tentang metodologi penelitian secara ringkas dan umum. 2. b. Kerangka teori yang digunakan meliputi anggapan-anggapan dasar. Alenea yang menjelaskan tentang hipotesis penelitian. Alenea yang menjelaskan tentang hasil. Alenia ini menjawab pertanyaan apa yang ingin dicapai dengan melakukan penelitian dan sampai sejauh mana hasil penelitian yang ingin dicapai. Alenea ini berisikan teori. alat. kesimpulan dan saran yang dapat diberikan oleh penelitian. Bab II Tinjauan Kepustakaan Tinjauan kepustakaan bertujuan memberikan landasan teori yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. rumus. lokasi. Jumlah halaman penulisan Bab II antara 3-12 lembar. 2. Alenea yang menjelaskan tentang tujuan dan ruang lingkup penelitian. 4. Teori-teori yang dipakai atau dipetik dari literatur-literatur lain yang bersifat kritis harus mempunyai kaitan erat dengan permasalahan yang 39 . model. Hasil-hasil penelitian terhadap masalah serupa yang telah diteliti. 5. metode. data. Alenea ini berisikan dugaan kebenaran sementara yang dihasilkan oleh penelitian dan dugaan kebenaran sementara ini yang akan dibuktikan oleh penelitian tersebut. 3.Isi pokok dari bab ini minimal terdiri dari beberapa alenia yang antara lain seperti tersebut dibawah ini : 1. dan cara-cara perhitungan yang akan menunjang pengolahan data dan diskusi. waktu dan hal-hal lain yang digunakan untuk dapat mencapai tujuan penelitian.

thesis. 3. Bab III Metode Penelitian Metode penelitian berisikan tata cara pelaksanaan kerja sesuai dengan ketentuan umum atau standar dan pelaksanaan khusus yang dilaksanakan oleh mahasiswa sendiri. Pada bagian pembahasan diungkapkan prisip hubungan antara variabelvariabel dengan hasil-hasil yang diperoleh dan geranisasi/kecendrungan 40 . Jumlah halaman penulisan Bab III antara 3-12 lembar. d. Tinjauan kepustakaan ditulis dengan pasal/paragraf yang dapat memperjelas pembahasannya. Format penulisan metode penelitian akan dijelaskan dalam sub bab. prosiding. disertassi. Pelaksanaan penulisan bab ini adalah sebagai berikut: 1. Sangat dianjurkan untuk mereview tulisan TGA mahasiswa sebelumnya dengan topik /tema yang berdekatan /berkaitan. kumpulan hasil penelitian lainnya. Tinjauan bab ini adalah mengungkapkan hasil penelitian dan menghubungkannya dengan isi Bab II dan Bab III sehingga diperoleh suatu pembahasan. 2. Uraian ini tidak boleh sama antara satu mahasiswa dengan mahasiswa yang lain meskipun untuk topik /tema yang sama. Hasil-hasil penelitian yang disajikan dalam bentuk uraian (narasi) yang dilengkapi dengan table atau gambar/grafik . Jenis kepustakaan yang dipakai diantaranya jurnal. Uraian harus sejalan dengan topik TGA. 2. Tiap paragraf harus ada rujukannya dan harus ditulis menurut cara yang terdapat pada buku panduan penulisan TGA ini. 1.ditinjau dan yang akan terpakai untuk pengolahan data dan pembahasan dalam Bab IV. Hasil-hasil atau pembahasan yang dinyatakan dalam satuan-satuan terukur yang mudah dimengerti. Isi-isi pokok antara lain mencakup beberapa hal berikut ini. Sajian hasil dan data menurut urutan yang logis. majalah. c. dan TGA serta bukubuku teks. 4. Bab IV Hasil dan Pembahasan. Jumlah halaman penulisan bab IV antara 10-25 lembar.

Hasil-hasil penelitian yang memungkinkan akan sejalan atau berbeda atau bahkan bertentangan dengan temuan atau pendapat orang lain dibahas/didiskusikan. Hasil dan Pembahasan boleh tidak dipisahkan dalam pasal/sub bab yang berbeda atau dengan kata lain pembahasan boleh juga ditulis dalam pasal /sub-sub yang menjelaskan hasil. 6. Isinya memperlihatkan implikasi tioritis dan praktis. Bab V Kesimpulan dan Saran pada bab IV. Kesimpulan yang ditarik harus secara hati-hati dan sederhana. Tulisan ini juga memperlihatkan persamaan dan perbedaan dengan pekerjaan serupa lainnya. Pada bagian akhir bab ini. Kesimpulan ditarik penulis dari pengujian /penelitian yang telah didiskusikan 41 . Jangan menarik kesimpulan umum dari data yang sangat terbatas. Hal yang tidak masuk 1.yang ditunjuk oleh hasil perhitungan. Kaitan hasil temuan-temuan dengan kenyataan yang ada dalam dunia kontruksi secara nyata baik dari segi teknik maupun menajemennya. Setiap tabel dan gambar harus diberi nomor dan nama yang sesuai dengan ketentuan yang ada pada buku panduan penulisan TGA ini. 11. 7. Semua gambar /grafik dan tabel yang ditampilkan perlu diberi ulasan atau penjelasan dalam isi buku TGA 16. Untuk memperjelas dan memudahkan pembahasan maka gambar-gambar /grafik yang merupakan kesimpulan atau rangkuman perlu ditampilkan langsung dalam bagian hasil penelitian. dan fakta-fakta kepustakaan. Tulisan ini harus memperlihatkan pengecualian-pengecualian atau ketimpangan yang ada. 5. khususnya bagian pembahasan hasil. 8. 9. jangan ditempatkan dilampiran. 13. 10. Bila diperlukan menguji hipotesis maka hasil penelitian dapat juga dikaitkan dengan perhitungan statistik. 14. penafsiran hasil. e. perlu disimpulkan hasil pembahasan dan diskusi. 12. 15.

4. 2. Outline bagian pokok terdiri dari lima bab yaitu: -Bab III -Bab IV -Bab V Isi pokok bab III pada metode eksperimental. Kesimpulan dan saran. Hasil dan pembahasan. Penulisan TGA dapat dilakukan dalam lima bentuk penelitian. Situasi dan lokasi eksperimen. Material/ bahan yang digunakan. Prosedur eksperimen. 4. adalah sebagai berikut: 1. Perancangan 3. 5. Analisis (studi kasus) Metode penulisan untuk kelima bentuk penelitian adalah sama kecuali pada BAB III (metodologi). Studi literatur 4. Simulasi / numerik 5. yaitu: 1. Metode eksperimental. 42 . 3. persamaan. Tinjauan kepustakaan. atau gambar. 2. Ungkapan dalam bagian kesimpulan berbentuk kalimat biasa dan tidak merujuk langsung pada nomor pasal. Kesimpulan adalah bagian yang sebelumnya telah dibahas/didiskusikan berdasarkan hasil penelitian.dalam pembahasan tidak tepat ditampilkan dalam bab kesimpulan. Saran boleh tidak ditulis bila tidak mampu dibuat. Eksperimental 2. 3. Jumlah halaman penulisan Bab V antara lain beberapa hal sebagai berikut ini. Jadwal eksperimen. Berikut ini akan diberikan penjelasan untuk tiap bentuk penelitian: 3. Pada bagian saran perlu ditulis keinginan penulis untukmenyempurnakan penelitian yang dilakukan atau ingin dilanjutkan oleh peneliti lain.2.1 -Bab -Bab Eksperimental I II Pendahuluan.

Disamping itu perlu dijelaskan cara pengumpulan data. teori dan rumus. 6. material atau bahan perancangan. Peralatan yang digunakan. dikemukakan prosedur pemecahan masalah yang menjadi tinjauan. .2.2. Bab II Tinjauan kepustakaan.5. Bab III Metode perancangan. Bab V Kesimpulan dan saran. sumber data.Bab I Studi Literatur Outline bagian pokok terdiri dari lima bab yaitu: Pendahuluan.Bab III Metode studi.3 . Bab III Metode simulasi. metode perhitungan. Isi pokok Bab III pada metode perancangan memuat prosedur pemecahan masalah yang menjadi tinjauan. .Bab IV Hasil dan pembahasan.Bab II Tinjauan kepustakaan. 3. Bab IV Hasil dan pembahasan. 3.Bab V Kesimpulan dan saran Pada bab III (metode studi). . . rincian cara-cara pengumpulan data atau fakta dan metode analisisnya. 43 . model-model atau langkah-langkah untuk analisis data. 3. Bab II Tinjauan kepustakaan.2 Bab I Perancangan Outline bagian pokok terdiri dari lima bab yaitu: Pendahuluan.2. situasi dan lokasi objek. Cara pengolahan data atau analisis data untuk mendapatkan hasil penelitian.4 Bab I Simulasi / Numerik Outline bagian pokok terdiri dari lima bab yaitu: Pendahuluan.

Disamping itu perlu dijelaskan cara pengumpulan data.5 Bab I Analisis (Studi Kasus) Outline bagian pokok terdiri dari lima bab yaitu: Pendahuluan. teori dan rumus. metode perhitungan. situasi dan lokasi objek yang dianalisis. Isi pokok Bab III pada metode analisis memuat prosedur pemecahan masalah yang menjadi sumber data. Isi pokok Bab III pada metode ini memuat prosedur pemecahan masalah yang menjadi kajian. Bab V Kesimpulan dan saran. 3. Disamping itu perlu dijelaskan cara pengumpulan data. metode perhitungan. model-model atau langkah-langkah untuk analisis data. Bab II Tinjauan kepustakaan. 44 . model-model atau langkah-langkah untuk analisis data.2.Bab IV Hasil dan pembahasan. Bab V Kesimpulan dan saran. teori dan rumus. Bab III Metode analisis. Bab IV Hasil dan pembahasan.

1 Bagian pembukaan Bagian pembukaan berupa lembaran-lembaran yang diberi nomor halaman angka romawi kecil (i.1 Format Umum Laporan Format umum laporan TGA diuraikan dalam sub-pasal berikut ini. Lembaran daftar lampiran. tata bahasa.dan i. g.ii. Lembaran Tugas (halaman ii). Lembaran kata pengantar (halaman iv). contohnya seperti lampiran 2. 4.BAB IV TATA CARA PENULISAN BUKU TGA Penampilan fisik suatu laporan akan menggambarkan kecermatan penulisannya. Lembaran abstrak (halaman v). misalnya untuk jenis TGA penelitian sebagai berikut: 45 . contohnya seperti lampiran 3. Untuk itu perlu diperhatikan dan diikuti fomat-format umum dan teknik penulisan yang mendasar. gambar-gambar dan lampiran-lampiran. Lembaran daftar gambar. aturan-aturan menurut EYD). dst) terdiri dari: a. Lembaran judul(halaman i). Bagian ini telah dibahas lebih rinci pada syarat-syarat akademik yang meliputi 5 bab. penampilan tabel-tabel. Lembaran pengesahan (halaman iii). Lembaran daftar tabel. kerapian. contohnya seperti lampiran 5.2 Bagian pokok Bagian pokok sering juga disebut sebagai batang tubuh suatu laporan. pengetikan. d. contohnya seperti lampiran 6. Lembaran daftar isi (halaman vi dan seterusnya). 4. e. Penampilan fisik laporan juga merupakan penilaian yang termasuk dalam penulisan yang diberi bobot nilai 25%.1. c.1. 4. contohnya seperti dilampiran 4. Teknik atau tata cara penulisan yang sangat perlu diperhatikan antara lain penggunaan Bahasa Indonesia (Kaedah. b. f. h.iii.

- Bab I

Pendahuluan;

- Bab II Tinjauan kepustakaan; - Bab III Metode penelitian; - Bab IV Hasil dan pembahasan; dan -Bab V Kesimpulan dan saran.

4.1.3

Bagian penutup Bagian penutup terdiri dari:

a. Daftar kepustakaan ( Penjelasan disajikan dalam pasal 4.4); b. Lampiran-lampiran, diantaranya: gambar pendukung, tabel pendukung, dan perhitungan.

4.2

Penggunaan Bahasa Penggunaan bahasa Indonesia dalam menulis laporan harus memenuhi

kriteria bahasa laporan yang telah baku yang memperlihatkan dalam penggunaan ejaan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan bahasa ini adalah sebagai berikut. a. Kalimat tidak terlalu panjang tetapi lengkap dan mudah dipahami pembaca. b. Ketetapan bahasa merupakan kejelian dalam memilih kata-kata untuk menyusun kalimat dan alinea yang tidak tumpang tindih. c. Kelugasan dimaksud sebagai kecermatan dalam menyusun kalimat atau alinea yang padat, tegas, dan jelas. Penjelasan suatu masalah atau pernyataan tidak berulang-ulang. d. Kelengkapan unsur dimaksudkan lengkap unsur-unsur tata bahasa dan kuasa bahasa yang diperlukan untuk menjaga agar tidak menimbulkan salah penafsiran dalam membacanya. Jadi, sebuah kalimat minimal jelas susunan subjek, predikat, dan objek. e. Penulisan bahasa Indonesia yang baik selalu berpedoman kepada Ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (EYD), yang dirujuk pada buku resmi penerbitan Balai pustaka.

46

Dalam

setiap

penulisan

laporan,

prinsip-prinsip

efisiensi

perlu

diperhatikan. Penggunaan bahasa akan menggambarkan wawasan dan tingkat penalaran penulisnya. 4.3 Pengetikan Pengetikan ataupun fotocopi laporan dilakukan diatas kertas HVS putih 80 gram. Buku laporan Final, setelah dicetak berukuran kuarto (21,25 x 28,50 cm). Seluruh kertas yang digunakan harus sama kualitas dan berwarna putih. 4.3.1 Huruf Laporan ditulis dengan komputer menggunakan huruf Times New Roman. Ukuran huruf 12. Huruf-huruf hasil pengetikan harus terlihat jelas dan tajam (high quality printing). 4.3.2 Ukuran margin dan spasi Pengetikan laporan harus dilakukan di dalam margin sebagaimana diperlihatkan pada lampiran 6 dengan ketentuan sebagai berikut. a. b. c. d. Margin kiri Margin kanan Margin atas Margin bawah = 4cm = 3cm = 4cm (bila ada judul bab, 5cm) = 3cm

Ketentuan margin ini berlaku juga untuk tabel, gambar atau ilustrasi lainnya termasuk semua lampirannya. Jarak spasi baris bervariasi menurut kedudukannya dan laporan. a. Jarak antara isi dengan judul bab sebesar 4,5 spasi (6 spasi = 1 inchi) b. Jarak antara baris isi tulisan 1,5 spasi . c. jarak antara isi bab dengan judul pasal 3 spasi. d. jarak antara judul pasal dengan isi tulisan 3 spasi. e. Jarak antara isi tulisan dengan judul tabel 3 spasi. f. Jarak antara tabel dengan tulisan sumber tabel 1,5 spasi. g. Jarak antara awal pengetikan alinea dan paragraf baru dengan margin kiri 7 ketukan (huruf)

47

4.3.3 Penomoran halaman Penomoran dimulai dari halaman lembar pengesahan dengan nomor angka romawi kecil yang sesuai dengan halaman ke berapa lembar itu terletak pada bagian bawah ditengah-tengah halaman. Penomoran ini dihitung dari halaman lembaran judul. Seluruh bagian pokok dan penutup laporan diberi nomor halaman yang menggunakan angka Arab. Nomor-nomor halaman ini di tempatkan dibagian kanan atas, 3 spasi diatas margin atas dan rata margin kanan. Nomor-nomor halaman pembukaan/bab ditempatkan ditengah-tengah bawah, 3 spasi dibawah margin bawah. 4.3.4 Bab Judul masing-masing bab termasuk judul-judul lembaran bagian pembukaan dan penutup seluruhnya diketik dengan huruf besar (kapital) tanpa diberi garis bawah dan ditempatkan ditengah-tengah atas dengan pengetikan berjarak 5 cm dari ujung atas kertas. Nomor bab ditulis dengan angka Romawi besar. Setiap bab sebaiknya didahului dengan suatu pengantar (tanpa heading) yang mengintisarikan secara kronologis tentang isi yang dibahas dalam bab tersebut. Suatu bab dapat dibagi ke dalam pasal untuk mempermudah sistematika pembahasan. Setiap pasal selanjutnya hanya dapat dibagi sekali lagi kedalam subpasal. 4.3.5 Pasal Setiap huruf pertama dari kata-kata pasal, kecuali kata penghubung dan kata petunjuk, diketik dengan huruf kapital. Huruf kedua dan seterusnya tetap menggunakan huruf kecil. Penulisan pasal diawali dengan menulis nomor-nomor pasal. Nomor pasal diawali dengan nomor bab dan diikuti nomor urut pasal dalam bab itu. Antara nomor bab dan nomor pasal diberi titik. Dibelakang angka akhir tidak diberi titik. Pasal ditulis tidak bergaris bawah, dan tidak diakhiri dengan titik. Nomor pasal

48

3. ditulis dengan huruf kecil.3. Contoh : 2. 4.3.7 Alinea baru atau paragraf Alenia baru atau paragraf baru diketik setelah ketukan ketujuh dari margin kiri (huruf pertama pada ketukan kedelapan).dimulai dari margin kiri dan bila judul pasal lebih sebaris. Pengetikan alenia ini harus rata kiri dan rata kanan (justifi). dan tidak diberi garis bawah dan tidak diberi titik pada akhir subpasal.1.3 Biaya Operasi Kendaraan Dalam hal ini : 2 3 = menunjukkan bab II = Menunjukkan pasal ”Biaya Operasi Kendaraan ”menunjukkan judul pasal. = menunjukkan bab II = Menunjukkan pasal dalam urutas 2.3.6 Subpasal Penomoran subpasal dimulai dengan nomor bab diikuti dengan nomor pasal dan dilanjutkan dengan nomor urut subpasal. Ketentuan lain sama seperti yang telah diuraikan pada pasal diatas. Seluruh kata-kata dalam subpasal kecuali huruf awal. Contoh : 2. Hindari menulis sebuah paragraf yang hanya terdiri dari sebuah kalimat saja. baris berikutnya diketik berjarak satu setengah spasi yang dimulai dibawah huruf pertama di atasnya.1 Biaya bahan bakar Dalam hal ini : 2 3 1 Keterangan : Tidak boleh menggunakan angka Romawi atau alphabet dalam penomoran pasal dan subpasal. Dibelakang angka akhir tidak diberi titik.3 = Menunjukkan subpasal dalam urutan 2. 49 . ”Biaya bahan bakar” menunjukkan judul subpasal. Tiap-tiap angka dibatasi dengan titik. 4.

Contoh 1 : ( rujukan dibagian awal) Holman 1 menyebutkan …………… Q = h . 7). dan biaya retribusi terminal (Tamin 5. pemakaian ban. Warpani. asuransi kendaraan. Apabila pengarangnya lebih dari 2 orang.1) dimana : Q = besarnya panas yang diserap (kal) h = koefisien perpindahan panas (……. 50 . Sedangkan biaya tidak tetap terdiri dari biaya bahan bakar. A. perizinan dan administrasi. penyusutan/depresiasi.4. Biaya tetap terdiri dari biaya bunga modal. dan kemudian diikuti dengan menulis kata ”et al”. pemeliharaan dan perbaikan kendaraan. Δt ………………………………………………………(2. maka nama akhir kedua pengarangnya ikut ditulis.) A = luas permukaan perpindahan panas (m2) Δt = perbedaan temperature (oC) Catatan : Holman 1 (artinya dari literatur nomor satu karangan Holman) Contoh 2 : ( rujukan dibagian tengah) Besi bila dikarburasi (Rahmat 3) akan menjadi keras. Cara menulisnya adalah dimulai dengan menulis nama akhir pengarang lalu dalam kurung ditulis tahun penerbit diikuti titik dua dan nomor halaman dari mana kutipan diambil kemudian ditulis isi kutipan. Catatan : Rahmat 3 (artinya dari literatur nomor tiga karangan Rahmat) Contoh 3 : (rujukan dibagian akhir) Biaya Operasional Kendaraan (BOK) yang dikeluarkan terdiri dari biaya tetap dan biaya tidak tetap.3. gaji dan tunjangan operator kendaraan.8 Kutipan dan rujukan Kutipan kepustakaan dianjurkan menggunakan sistem Harvard yaitu sistem nama pengarang dan tahun serta menyebutkan pada halaman keberapa kutipan diambil. Catatan : Tamin 5. yang ditulis hanya nama akhir pengarang pertama. Warpani 7 (artinya dari literatur nomor lima dan nomor 7 karangan Tamin dan Warpani) Apabila terdapat dua orang pengarang buku. pemakaian minyak pelumas.

Newport.: G. 104. R. Vol. Rhode Island. Pedoman Penulisan Tugas Akhir Program Pendidikan Sarjana (S1) Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. S. IST AKPRIND.. Tesis. M. Weinstein. (Ed. Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah Program Pendidikan Sarjana (S1) pada Universitas Syiah Kuala. Darussalam Banda Aceh. Vol. Moffat. hlm 250-260. Nomor halaman dipakai hanya untuk jurnal. nama penerbit buku. J Fluids Engg. penerbit dan nomor halaman. Luasnya wawasan penulis diwarnai oleh luas dan terpilihnya bahan bacaan yang digunakan. 1998. Disertasi. “Drag Reduction Characteristics of Small Amplitude Rigid Surface Waves”. Daftar kepustakaan disusun menurut abjad berdasarkan nama pengarangnya. in Progress in Astronautics and Aeronautics.. Anonym . Skripsi.. M. L. Nama pengarang. 3. 22-23 July. Universitas Syiah Kuala. 1993.. xxxx. Haugh). 72. A. S. 4. “Contributions to The Theory of Single Sample Uncertainty Analysis”. ”judul buku . cetakan. J. Tugas Akhir Teknik Mesin. seminar. 2003. sedangkan untuk buku boleh tidak dicantumkan karena pengutipan mungkin lebih dari satu tempat.. hlm 121-126. Contoh daftar kepustakaan: Kepustakaan 1. 51 . Jurusan Teknik Sipil . majalah. Studi Eksperimen Identifikasi Kavitasi Pada Elbow 90o Berdasarkan Spektrum Getaran dan Tingkat Kebisingan. “Drag Reduction with Submerged Ribs and its Mechanism in a Turbulent Boundary Layer Over D-Type Roughness”. hlm 143-167. 1982. atau kumpulan artikel : Cary. T. 1980. & Osaka.4.4 Daftar kepustakaan Daftar kepustakaan adalah daftar sumber bacaan suatu laporan atau karya tulis ilmiah yang biasanya dicantumkan pada akhir suatu karya ilmiah suatu laporan/karya tulis sangat tergantung pada wawasan penulisnya. & Bushnell. Mochizuki. Cara menulis daftar kepustakaan adalah berdasarkan urut-urutan sebagai berikut ini. R. Proc Int Symp on Seawater Drag Reduction. Artikel dalam jurnal.. D. tahun penerbitan buku. jilid. Laporan Penelitian : Yuli. Anonym . Yogyakarta. H. M. 2. Darussalam Banda Aceh. nama kota.

.... L.....5. A. 2005. White. Sebaiknya. Pengantar Penelitian Pendidikan.C. Usaha Nasional.. 1994. “Calibration and Verification of Cavitation Testing Facilities using an Orifice”.. Dalam hal ini : 2 adalah nomor bab 2.. New York. M. treated 2 Ties Line flow. F.3 1. & Razavieh. Bila ditulis dalam halaman-halaman lepas.engineering. & Chain.5 0.usu... v = jumlah lembar tabel. 1976. 1 Komponen Elbow Regular 90o.. flanged Regular 90o.. 1982.2 keterangan : Tabel 2. 3.y Judul tabel ( lanjutan u/v) Dalam hal ini : u = nomor lembar tabel. Buku terjemahan : Ary. a. diakses 21 Juli 2005.1 Harga koefisien gesek pada sambungan pipa No.1 ... 52 . Buku.edu/cee/. 4. masing-masing halaman diberi nomor dan judul tabel dalam bentuk : Tabel x. flanged Sumber : Muson 10 Koefisien gesek 0. Internet (karya individual) : Rahmeyer.. termuat di: www. 1... McGraw-Hill. Terjemahan oleh Arief Furchan.... tabel dapat dibuat seringkas mungkin. Fluid Mechanics.. Jacobs. 1 adalah nomor urut dalam bab itu. 3rd edition. perlu diikuti ketentuan berikut ini. Surabaya. Inc. W. J. tidak melebihi satu halaman. 6. Apabila suatu tabel terpaksa harus ditulis dalam lebih dari satu halaman.5 Penyusunan tabel Untuk menyusun tabel peku diperhatikan beberapa hal berikut ini. Setiap tabel diberi nomor tabel dan nama/ judul tabel yang dituliskan di atas tabel yang bersankutan dalam bentuk : Contoh : Tabel 2. D. F..

4. Keterangan: Semua baris dalam tabel sejajar dengan tulisan biasa sehingga untuk membaca tabel tidak perlu memutar buku. Semua tabel yang bukan diolah oleh mahasiswa sendiri(termasuk yang difoto copy). 5. Tabel yang difotocopy dan buku/sumber lain.dapat memanjang kekanan dengan ukuran kelipatan bulat terhadap 21. Pada tabel yang diolah oleh penulis sendiri. harus diberi nomor dan judul tabel yang sesuai dengan nomor urutan dalam buku TGA itu sendiri ( sesuai dengan ayat 1 di atas). 1.1 Titik impas Sumber : Pujawan 11 53 . 4. Lipatan hanya sejajar jilid dan buku (tidak ada lipatan yang bersilang tengah lurus).6 Penyusunan Gambar dan Grafik Uraian berikut ini memuat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun gambar dan grafik dalam TGA.50cm. harus diberi nama sumber disebelah kiri bawah tabel. tidak perlu dicantumkan ”sumber penulis”. Setiap gambar atau grafik yang tertera dalam suatu paragraf/bab diberi nomor dan nama yang ditempatkan dibagian bawahnya dalam bentuk : titik impas Pendapatan Biaya dan pendapatan BOK x jumlah penumpang Gambar 2. Bila besar tabel menurut arah horizontal melebihi satu halaman.b.

. 6.. 5. Letak gambar harus sesudah penyebutannya dalam tulisan.7 penyusunan Lampiran Bebebrapa hal perlu diperhatikan untik menyusun lampiran dalam buku TGA seperti uraian berikut ini. gambar-gambar dengan ukuran penuh satu halaman tidak boleh ditempatkan berurutan( perlu ada halaman tulisan diantara dua halaman gambar). kecuali gambar yang satu halaman penuh. 3... Bagian lampiran atau appendix terdiri dari : gambar/grafik.. 8. tidak dimasukkan dalam bagian paragraf /bab. 2. atau perhitungan-perhitungan yang oleh karena formatnya terlalu besar..Catatan : Gambar 2..... tabel.. Dalam hal ini: 2 = nomor bab 1 = nomor urut gambar dalam bab itu.... Suatu gambar harus dapat membantu memperjelas bahan yang dibahas. 1. Suatu gambar tidak boleh mengawali dan mengakiri suatu paragraf atau halaman. 2. Didalam bagian tulisan (isi bab).1 . Gambar yang terpetik (termasuk foto copi) dari sumber lain.. Nomor halaman dari lampiranlampiran merupakan lanjutan dari halaman-halaman sebelumnya. 4. Bagian dari gambar (termasuk nomor dan namanya) harus terpisah secara jelas dengan uraian dalam paragraf.. Ukuran gambar tidak melebihi satu halaman (kecuali gambar dalam lampiran/appendix).. harus diberi nomor dan nama gambar sendiri di bagian bawahnya sesuai dengan butir 1 di atas. Lampiran/appendik dipisahkan letaknya dalam tiga kelompok: a = Gambar/grafik b = tabel c = Perhitungan 54 . dibawahnya harus dicantumkan sumber nya ( tidak perlu menuliskan ” sumber penulis” untuk gambar yang diolah sendiri)... 7. Penempatan gambar harus dalam bingkai gambar 4.

49 = 71.1 Perhitungan kecepatan jalan Kecepatan jalan rata-rata angkutan umum bus per trayek dapat dihitung dengan menggunakan persamaan 2.4.1 halaman 5 sebagai berikut : Vp = s / Tt ……………………….4) maka : Vp = 608 / 8. Perhitungan C.Contoh: Lampiran C. 1 Perhitungan kecepatan jalan Dalam hal ini : c = kelompok perhitungan 1 = lampiran kesatu untuk perhitungan tersebut.4.1) Tt = waktu tempuh rata-rata (jam) = 8. Lampiran C.49 jam (data halaman 36 Tabel L.(km/jam) dimana : s = jarak tempuh rata-rata (km) = 608 km (data halaman 34 Tabel L.61 km/jam 55 .

Lampiran 1 Contoh Lembaran Kartu kendali 56 .

Lampiran 2 Contoh Lembaran Judul 57 .

Lampiran 3 Contoh Lembaran Tugas 58 .

Lampiran 4 Contoh Lembaran Pengesahan 59 .

Lampiran 5 Contoh Lembaran Kata Pengantar 60 .

Lampiran 6 Contoh Lembaran Daftar Isi 61 .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.