WISATA KONVENSI KONVENSI a.

Arti Konvensi
Istilah konvensi pada awalnya dimengerti sebagai suatu kegiatan yang menyenangkan bagi banyak orang ketika sedang berkumpul untuk suatu tujuan tertentu diantara mereka sendiri. Banyak pengusaha hotel kecil pada umumnya mempertanyakan : Apa konvensi itu? Sebaliknya bagi mereka yang sudah berpengalaman mengelola hotel besar, istilah konvensi merupakan sebuah bisnis yang potensial bila dikaitkan dengan industri pariwisata. Dalam diktat yang berjudul pengetahuan dasar wisata konvensi untuk perkuliahan Akademi Pariwisata Trisakti, penulis memberi batasan istilah konvensi ini sebagai berikut: Konvensi adalah pertemuan sekelompokorang yang secara bersama-sama bertukar pikiran, pengalaman dan informasi melalui pembicaraan terbuka, saling siap untuk mendengar dan didengar serta mempelajari, mendiskusikan kemudian menyimpulkan topik-topikyang dibahas dalam pertemuan dimaksud. Kelompok ini bisa terdiri dari 10 orang atau lebih. b. Arti Konvensi Menurut UU Kepariwisataan RI Secara lebih konkret pemerintah melalui keputusan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi No. KM 108/HM.703/MPPT-91 merumuskan : kongres, konferensi, atau konvensi merupakan suatu kegiatan berupa pertemuan sekelompokorang (negarawan,usahawan, cendekiawan, dan sebagainya) untuk membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama. Selanjutnya dalam Undang-Undang Kepariwisataan Republik Indonesia Nomor 9 tahun 1990, Bab IV Usaha Pariwisata Bagian Kedua Usaha Jasa Pariwisata, pasal 9 ayat (1) dicantumkan jenis-jenis usaha pariwisata, seperti berikut : a. Jasa biro perjalanan wisata b. Jasa agen perjalanan wisata c. Jasa pramuwisata d. Jasa konvensi, perjalanan intensif dan pameran e. Jasa impresariat f. Jasa konsultan Pariwisata g. Jasa informasi pariwisata Sebagai tolak ukur pedoman pelaksana suatu konvensi, pemerintah indonesia mempergunakan “ Keputusan Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi nomor KM.108/HM.703/MPPT-91, tentang ketentuan usaha jasa konvensi, perjalanan intensif dan pameran, bab 1, pasal 1” yang berbunyi: a. Kongres, Konperensi atau Konvensi merupakan suatu kegiatan berupa pertemuan sekelompok orang (negarawan, usahawan, cendekiawan, dan sebagainya) untuk membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama. b. Perjalanan intensif merupakan suatu kegiatan perjalanan yang diselenggarakan oleh suatu perusahaan untuk para karyawan dan mitra usaha sebagai imbalan penghargaan atas prestasi

mereka dalam kegiatan penyelenggaraan konvensiyang membahas perkembangan kegiatan perusahaan yang bersangkutan. c. Pameran merupakan suatu kegiatan untuk menyebarluaskan informasi dan promosi yang ada hubungannya dengan penyelenggaraan konvensi atau yang dikaitkan dengan pariwisata. d. Usaha Jasa Konvensi, perjalanan intensif dan pameran merupakan usaha dengan kegiatan pokok memberi jasa pelayanan bagi suatu pertemuan sekelompok orang (negarawan, usahawan, cendekiawan, dan sebagainya) untuk membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama. e. Izin Usaha adalah izin yang diberikan oleh direktur jenderal untuk menyelenggarakan usaha jasa konvensi, perjalanan intensif dan pameran. PAMERAN SEBAGAI USAHA JASA PARIWISATA Pameran yang dikaitkan dengan industri pariwisata, dalam bahasa inggris disebut dengan berbagai istilah, tergantung pada jenis kegiatan pameran yang diselenggarakan. Seperti contoh : exhibition, expo atau expoition, industrial show, trade fair, trade show, scientific/tehnical atau professional/scientific exhibition. Pakar pameran seperti Hale N. Tongren dan james P. Thompson, mendefenisikan : Industrial show (pameran industri) adalah kegiatan pameran yang dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan pembuat alat-alat dan produk-produk tertentu untuk menggelar hasil karyanya bagi umum dan perusahaan lainyang berminat untuk membelinya. Trade show (pameran dagang) adalah pameran untuk berdagang. Pembeli datang berkunjung kepameran ini untuk membeli produk demi kebutuhan sendiri atau diperjual belikan kembali dalam jumlah banyak. Professional or scientific exhibition (pameran ilmiah atau profesional) adalah pameran yang dikaitkan dengan persidangan kelompok-kelompok profesional, guru, ilmuwan, dan mereka yang merupakan pemakai akhir (end users) dari produk atau jasa pelayanan yang digelar pada pameran ini. Kegiatan pameran (exhibition) dalam pengertian umum adalah merupakan salah satu cara atau media penyebaran informasi, perkenalan sekaligus pemasaran suatu produk, baik bentuk gagasan maupun barang. BAB 2 MICE Mice adalah kegiatan konvensi, perjalanan intensif dan pameran dalam industri pariwisata. Apa yang dimaksud dengan MICE? Secara teknis , MICE (Meeting, Incentive, Conference dan exhibition) digolongkan kedalam industri pariwisata. Dalam peritilah indonesia MICE diartikan sebagai wisata konvensi, dengan batasan : usaha jasa konvensi, perjalanan intensif, dan pameran merupakan usaha dengan kegiatanmemberi jasa pelayanan bagi suatu pertemuan sekelompok orang (negarawan, usahawan, cendekiawan,dan sebagainya) untuk membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama. Pada umumnya kegiatan konvensi berkaitan dengan kegiatan usaha pariwisata lain, seperti transportasi, akomodasi,

hiburan, perjalanan pra- dan pasca-konferensi (pre-and post-conference tours). MEETING Meeting adalah istilah bahasa inggris yang berarti rapat, pertemuan atau persidangan.adalah merupakan hal yang lazim bahwa rapat, pertemuan atau persidangan ini diselenggarakan oleh kelompok orang yang tergabung dalam suatu asosiasi, perkumpulan atau perserikatan. INCENTIVE Istilah incentive, oleh pemerintah indonesia seperti tercantum dalam undang-undang nomor 9 tahun 1990 tentang kepariwisataan, diartikan sebagai perjalanan insentif. Selanjutnya perjalanan insentif ini ditentukan kegiatan usahanya dalam surat keputusan Menparpostel nomor KM.108/HM.703/MPPT-91, bab 1 pasal 1 ayat b,yang merumuskan perjalanan insentif merupakan suatu kegiatan perjalanan yang diselenggarakan oleh suatu perusahaan untuk para karyawan dan mitra usaha sebagai imbalan penghargaan atas prestasi mereka dalam kaitan penyelenggaraan konvensiyang membahas perkembangan kegiatan perusahaan yang bersangkutan. CONFERENCE Istilah conference diterjemahkan dengan konferensi atau konperensi dalam bahasa indonesia yang mengandung pengertian sama. Dalam kaitannya dengan MICE, surat keputusan menteri pariwisata, pos dan telekomunikasi nomor: KM.108/HM.703/MPPT-91 menyebutkan bahwa konperensi, kongres atau konvensi merupakan suatu kegiatan berupa pertemuan sekelompokorang (negarawan, usahawan, dan sebagainya) untuk membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama. EXHIBITION Exhibition berarti pameran. Dalam kaitannya dengan industri pariwisata, pameran termasuk dalam bisnis wisata konvensi. Hal itu diatur dalam surat keputusan Menparpostel RI nomor KM.108/HM.703/MPPT-91, bab 1 pasal 1c,yang berbunyi: pameran merupakan suatu kegiatan untuk menyebarluaskan informasi dan promosi yang ada hubungannya dengan penyelenggaraan konvensi atau yang ada kaitannya dengan pariwisata. BAB 3 SIFAT DAN UKURAN WISATA KONVENSI SIFAT KONVENSI a. Konvensi Lokal Pertemuan ini bersifat lokal dn diselenggarakan oleh kelompok kecil yang potensial. Kelompok

Konvensi Internasional Sesuai dengan sifatnya yang mengglobal. membutuhkan staf pelaksana lebih banyak. Konvensi Regional Konvensi ini didasarkan pada letak geografis yakni negara-negara bertetangga yang sepakat membentuk wilayah untuk kepentingan bersama dalam banyak hal. Besar kecilnya jumlah peserta dalam persidangan konvensi ini menentukan ukuran konvensi besar. konvensi internasional memang bersifat mendunia. Kegiatan penyelenggaraan ini membawa karakteristik yang berbeda dengan konvensi-konvensi tersebut diatas karena menyangkut program pertemuan yang lebih luas. UKURAN KONVENSI Ukuran (size) suatu konvensi dilihat dari segi jumlah peserta yang hadir dalam persidangan konvensi. Konvensi nasional ini bisa diselenggarakan oleh pemerintah. bisa pula oleh swasta. c. Seperti halnya konvensi lokal. Konvensi Nasional Kegiatan penyelenggaraan konvensi nasional menjadi penting karena dihadiri oleh sejumlah besar dari konvensi-konvensi diatas. khususnya wisata konvensi. penyelenggaraan kegiatan konvensi regional memiliki karakteristik dan warna tersendiri.tersebut bisa saja sebagai kelompok mandiri yang mempunyai organisasi dengan pedoman kerja (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga). Dalam konteks industri pariwisata. konvensi daerah ini juga bisa merupakan suatu konvensi yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah daerah atau organisasi swasta daerah yang mandiri dengan pedoman kerja (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) yang kegiatan usahanya ditujukan untuk memajukan daerah setempat. b. sedang. Apabila perusahaan atau korporasi mengadakan pertemuan para eksekutifnya juga organisasi atau asosiasi menyelenggarakan pertemuan para anggota dewan pimpinannya. dan logistik yang berlipat ganda. namun bersifat lokal. atau kecil. d. atau bersama-sama oleh pemerintah dan swasta. a. yakni untuk memajukan masyarakat lokal itu sendiri. Konvensi Daerah Pertemuan yang lebih besar dari konvensi lokal adalah konvensi daerah. Misalnya negara-negara di Eropa sepakat membentuk Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) dan dikawasan asia tenggara membentuk Association of the South East Asian Nation (ASEAN). Konvensi ukuran kecil Para perencana suatu konvensi sebaiknya harus ingat perbedaan antara suatu konvensi yang diselenggarakan oleh sebuah perusahaan atau korporasi dengan suatu konvensi yang diselenggarakan oleh sebuah organisasi atau asosiasi. peralatan fasilitas lebih lengkap. maka persidangan ini akan dihadiri oleh jumlah . Namun dalam hal-hal yang bersifat substansial mempunyai persamaan berwatak yang universal. e. Cakupannya adalah negara-negara yang terletak di semua benua dalam peta bumi ini.

hari. atraksi/hiburan. cuaca. malam) serta perhatikan hari-hari raya dan liburan. Dengan kata lain. yaitu (1) penentuan lokasi (site).dll yang dipandang perlu. Untuk konvensi ukuran sedang masalah ruang sidang dengan perlengkapannya sudah mulai diperhatikan secara tehnis. gugur).000 orang atau lebih BAB 4 PENENTUAN POKOK-POKOK KONVENSI PENENTUAN LOKASI Ada tiga hal yang perlu diperhatikan untuk membicarakan penentuan pokok-pokok konvensi. dan lebih menyeluruh. pemasaran dan promosi.peserta yang terbatas. Karena itu konvensi ukuran kecil dihadiri oleh 20-25 orang. PENYUSUN ANGGARAN SEMENTARA Yang termasuk dalam anggaran sementara ini ialah biaya persiapan. sewa gedung. b. biaya operasional panitia pelaksana penyelenggara dengan komite-komite dan sub-sub komite. siang. program . panas. (2) penentuan jadwal (date). yaitu membicarakan hal-hal yang menyangkut : ? Dimana kegiatan konvensi itu akan diselenggarakan ? Kapankah kegiatan konvensi itu diselenggarakan ? Berapa besar kira-kira anggaran yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan konvensi itu Lokasi penyelenggaraan konvensi hendaknya mudah dicapai dari dan ke bandar udara. Konvensi ukuran besar berkapasitas 200-20. Apabila maksud dan tujuan akhir penyelenggara sebuah konvensi telah ditetapkan. dekat dengan kantor/instansi pemerintahan. lebih luas. dan (3) penentuan anggaran sementara (budget). jam (pagi. tidak jauh dari pusat perbelanjaan. PENENTUAN JADWAL Berbicara tentang jadwal diselenggarakannya satu konvensi yang tetap biasanya didasarkan pada pertimbangan datangnya musim (dingin. Konvensi Ukuran Besar Jelas sekali perbedaan antara konvensi ukuran besar dengan konvensi ukuran kecil atau sedang. terletak di pusat kota. Konvensi Ukuran Sedang Disebut ukuran sedang karena jumlah peserta yang hadir dalam persidangan tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar. Daya tampung konvensi jenis ini ialah 60 sampai 200 orang. semi. sore. tanggal. berdekatan dengan hotel-hotel tempat peserta atau delegasi menginap. bulan. sewa peralatan/perlengkapan. c. bebas dari kemacetan lalu lintas menuju lokasi penyelenggaraan konvensi. Konvensi ukuran besar memiliki kebutuhan dengan skala ukuran lebih besar. biaya sekretariat. iklim.

yaitu: (a) anggaran pengeluaran. Organisasi Ilmiah (Scientific Organization) Suatu organisasi ilmiah yang bergerak dibidang kedokteran sudah barang tentu membutuhkan fasilitas yang berbeda dengan kebutuhan fasilitas kegiatan penyelenggaraan sidang konvensi asosiasi profesi lain. dan (c) lajur neraca (spreadsheet).tidak saja dalam skla nasional tetapi juga dalam skala internasional. Atas dasar ini perancang penyelenggaraan konvensi dapat memantau keadaan keuangan persidangan konvensi setiap saat. organisasi atau asosiasi biasanya menyelenggarakan pertemuan-pertemuan di properti gedung pusat konvensi. Peralatan dan perlengkapan untuk sidang yang mempresentasikan makalah tentang kesehatan oleh pakar kedokteran membutuhkan sarana model laboraturium. Rapat anggaran pada dasarnya menyusun sebuah mata anggaran yang terdiri dari tiga bagian utama. ? Rapat-rapat lain (other meetings) b. serta dapat mengawasi dengan baik posisi keuangannya. BAB 5 ORGANISASI ATAU ASOSIASI YANG BIASA MENYELENGGARAKAN PERTEMUAN BERBAGAI MACAM ORGANISASI ATAU ASOSIASI Dalam kaitan dengan wisata konvensi. aneka ragam organisasi ini disederhanakan kelompok jenisnya. Pada umumnya jenis-jenis persidangan yang diselenggarakan sebuah asosiasi profesi adalah : ? Rapat pimpinan (boards of directors meeting) ? Musyawarah akbar (General assembly) ? Kegiatan pendidikan (Education meeting) seperti seminar dan lokakarya ? Konperensi daerah (regional meeting). . (2) pertemuan perusahaan atau korporasi. Pada garis besarnya: (1) pertemuan jenis asosiasi. peralatan demo bedah penemuan terakhir dan sebagainya. televisi closed circuit. konperensi atau pameran bersama-sama . Berdasarkan penelitian yang ada. balai sidang atau hotel menengah dan besar. Asosiasi Profesi (Professional Association) Ada kalanya asosiasi-asosiasi ini bergabung dalam satu koalisi dengan asosiasi lain yang mempunyai kegiatan professional anggota-anggotanya sama atau sejenis. Perencanaan anggaran ini digelar dan diawasi melalui sebuah kesepakatan yang diputuskan dalam rapat anggaran.agendanya telah dipastikan. atau sama tujuannya. (3) eksibisi dan pameran dagang. fasilitas video tape. ORGANISASI ATAU ASOSIASI YANG MENYELENGGARAKAN PERTEMUAN a. dipilah-pilah dengan maksud memudahkan pengaturannya bila suatu organisasi atau asosiasi hendak menyelenggarakan kegiatan termasuk dalam kategori MICE. perangkat audiovisual khusus. maka langkah berikutnya adalah menyusun rencana anggaran. (b) anggaran pendapatan. Untuk itu mereka menyelenggarakan pertemuan.

c. kemahiran. Selain sekretariat. Perhimpunan Persaudaraan (Fraternal Association). yang tujuannya untuk meningkatkan kualitas intelektual. panitia pelaksana konvensi. Dan masih banyak organisasi atau asosiasi lain yang menyelenggarakan pertemuan seperti Perserikatan buruh (Labour Union). pelatihan maupun kursus-kursus. antara lain: ? Sub komite penyelenggaraan konvensi . dan menu hidangan murah tanpa menurunkan mutunya. konperensi atau kongres. memberi diskon atas sewa kamar. antara lain: a. dan professionalisme sumber daya manusia. BAB 6 RUANG LINGKUP ORGANISASI PENYELENGGARAAN KONVENSI Ruang lingkup dan struktur organisasi penyelenggaraan konvensi di indonesia dilengkapi dengan komponen bangunan struktur organisasi. pos dan telekomunikasi telah menerbitkan buku petunjuk tentang hal itu. direktorat jendral pariwisata departemen pariwisata. Perhimpunan Suku-suku (Ethnic Organization). non formal. PANITIA PELAKSANA (Organizing Committee = OC) Panitia pelaksana adalah suatu komite yang dibentuk oleh panitia pengarah dengan tugas-tugas untuk melaksanakan suatu konvensi. komunikasi dan informasi. panitia pelaksana melengkapi diriny dengan sekretariat dan sub-sub komite menurut kebutuhan. Sekretariat Membutuhkan sebuah kantor sebagai sentra kegiatan. rapat-rapat panitia pelaksana. ruang sidang. Direktorat bina usaha jasa pariwisata. atau petunjuk bagi suatu panitia yang disebut panitia pelaksana. yang siap untuk bekerja dan berkarya. Kemudahan tersebut antara lain. konperensi atau kongres dibantu oleh sub-sub komite sesuai kebutuhan besar kecilnya kegiatan persiapan. nasihat. atau kongres. asosiasi atau korporasi yang berniat untuk menyelenggarakan persidangan konvensi. registrasi dan akomodasi peserta konvensi. organisasi ini memusatkan kegiatannya pada masalah pendidikan. diskusi panel. Perhimpunan Pendidikan (Educational Organization) Sesuai dengan nama yang disandangnya . konperensi. baik itu pendidikan formal. konperensi atau kongres. dsb mereka dengan berbagai kemudahan. PCO harus jeli melihat dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan mereka yang lain seperti penyelenggaraan seminar. Panitia pelaksana ini terdiri dari beberapa orang menurut besar kecilnya konvensi serta kebutuhan persidangan dengan berbagai perangkatnya demi memperlancar tugas-tugasnya. ketrampilan. Dibawah ini adalah ringkasan petunjuk yang dimaksud: PANITIA PENGARAH (Steering Committee = SC) Panitia pengarah dapat terdiri dari beberapa orang. yang diberi wewenang oleh intansi pemerintah. Wewenang ini meliputi pengarahan. lokakarya. Organisasi Keagamaan (Religious Organization). Sekretariat memperlancar urusan-urusn administrasi dan keuangan. organisasi.

jenis dan ukuran persidangan karena itu perancang ini bisa digolongkan dalam tugas penjualan dan pemasaran (sales & marketing) yang sanggup menangani soal-soal konvensi dan komperensi. tiket/voucher. instansi pemerintah dan/atau perorangan yang ikut mendukung dalam bentuk dana (uang). organisasi.? Sub komite promosi dan publisitas ? Sub komite protokol dan visa ? Sub komite keamanan ? Sub komite program sosial ? Sub komite keuangan ? Sub komite program tehnis ? Sub komite pameran PENYELENGGARA KONVENSI PROFESSIONAL ( Professional Convention Organizer = PCO) Apa yang dimaksud dengan PCO? Menurut peraturan pemerintah professional convention organizer (PCO) adalah usaha jasa konvensi. cendekiawan dan sebagainya untuk membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama. undangan santap siang/malam. perserikatan. buku tabungan. Sebagai imbalannya para sponsor memperoleh fasilitas untuk mempromosikan produk atau kegiatan usaha masing-masing selama penyelenggaraan MICE berlangsung. dan sebagainya. Sponsor itu bisa sebagai badan usaha. perusahaan. PENYELENGGARA PAMERAN PROFESSIONAL (Professional Exhibition Organizer = PEO) Menurut peraturan pemerintah. perjalanan intensif dan pameran yang merupakan usaha dengan kegiatan pokok memberi jasa pelayanan bagi suatu pertemuan sekelompok orang/negarawan. professional exhibition organizer (PEO) adalah suatu badan hukum atau perorangan/sekelompok orang yang tugasnya merencanakan. mempersiapkan dan melaksanakan penyelenggaraan suatu pameran secara professional. MANAJER PERSIDANGAN (Meeting Manager) . produk. usahawan. sebagian biaya transportasi. PENDUKUNG (Sponsor) Terselenggaranya program kegiatan MICE ditentukan adanya dukungan dana. paket hadiah. dalam pelaksanaan sebuah pameran biasanya selalu ada orang atau kelompok yang bersedia sebagai sponsor. PERANCANG PERSIDANGAN (Meeting Planner) Pada dasarnya tugas yang diemban oleh perancang persidangan adalah membuat rancangan secara rinci perihal lokasi. peserta.

dan hal-hal kecil yang menyangkut pelayanan (service). BAB 7 DARMAWISATA UNTUK KONVENSI DARMAWISATA PRA-KONVENSI (Pre-Convention Tours) Darmawisata pra-konvensi ditujukan bagi para peserta konvensi yang tiba lebih dahulu sebelum sidang dimulai. kegiatannya yang paling menonjol dalam kaitannya dengan penyelenggaraan persidangan adalah pagelaran hiburan. Sebagai pelayan dia harus peduli pada hal-hal yang paling kecil demi kepuasan para pelanggan. air. dansa. asbak. KOORDINATOR PERSIDANGAN (Meeting Coordinator) Seorang koordinator persidangan diharapkan mempunyai gambaran jelas perihal persoalanpersoalan berikut: ? Siapa penyelenggara konvensi (asosiasi atau korporasi) ? ? Mengapa mereka ingin menyelenggarakan konvensi? ? Kapan mereka hendak bersidang? ? Mengapa persidangan mereka ini potensial? ? Darimana asal mulanya sumber pemasaran persidangan ini? Seorang koordinator persidangan adalah orang yang menguasai koordinasi kerja pada saat prakonvensi. telepon. banquet. pesta makan. Darmawisata ini diadakan untuk mengunjungi obyek wisata disekitar lokasi persidangan (idealnya dalam radius 50 km) . MANAJER PELAYANAN KONVENSI (Convention Service Manager) Manajer ini harus mempelajari pengaturan ruangan untuk berbagai peristiwa. PERANCANG DEKORASI PESTA (Party Decorating Planner) Bagi perancang dekorasi. keadaan darurat. hiburan atau pertunjukan dan sebagainya. setingkat dengan manajer-manajer lainnya dan senantiasa bekerja sama dengan mereka. press room. antara lain untuk sidang. parkir. harus memiliki seorang manajer persidangan yang khusus bertugas mengurus berbagai jenis persidangan. Ia harus peduli akan keberhasilan toilet. dan evaluasi akhir konvensi. termasuk pelayanan VIP. balai sidang atau hotel. tehnologi persidangan. Kegiatan-kegiatan ini banyak sekali terkait dengan keahlian menata dekorasi ruangan dan lingkungan tempat dilangsungkannya pagelaran hiburan ini. apakah itu pusat konvensi. pasca-konvensi. selama persidangan konvensi. bar.Sebuah properti.

ini dimaksudkan untuk bertatap muka. perusahaan. Sebagai urusan resmi yang bersangkutan harus terlebih dahulu mengisi formulir pendaftaran dan biaya pendaftaran. KUNJUNGAN RESMI (Official Events) Kunjungan resmi ini dilakukan oleh peserta konvensi kepada pejabat tinggi pemerintahan. yang dipandang bermanfaat bagi peserta konvensi maupun bagi penyelenggara konvensi itu sendiri. dengan maksud memperkenalkan keindahan alam dan hasil karya manusia negeri tuan rumah. institut tehnologi. DARMAWISATA SOSIAL (Ladies Programs) Darmawisata sosial diselenggarakan bagi istri-istri dan anak-anak yang tidak ikut terlibat dalam sidang-sidang konvensi tetapi bersama suami mereka yang memang datng berperan aktiv dalam kegiatan persidangan konvensi. lembaga. Yang Menyertai (Accompanying Persons) . korporasi. BAB 8 PENGERTIAN ANATOMI KONVENSI PESERTA/DELEGASI (Participant/Delegates) Peserta atau delegasi adalah utusan yang memperoleh kuasa) dari badan.DARMAWISATA PASCA KONVENSI (Post-Convention Tours) Darmawisata ini diadakan setelah persidangan konvensi usai. sehingga para istri dan anak-anak mereka merasa puas dengan tidak mengganggu kegiatan para suami yag sibuk dengan berbagai aktivitas dalam konvensi. instansi pemerintah. Sasaran kunjungannya ialah pabrik-pabrik. a. Kunjungan resmi. asosiasi. dimana para peserta konvensi akan memperoleh gambaran kemajuan negeri tuan rumah dalam hal ilmu pengetahuan dan tehnologi. Darmawisata ini diatur sedemikian rupa. pabrik kereta api dan pesawat udara. Darmawisata pasca konvensi ini diusahakan untuk mengunjungi tempat-tempat obyek wisata yang lebih jauh dari lokasi diselenggarakannya persidangan konvensi. dan sebagainya. proyek percontohan. tokoh-tokoh masyarakat dan mereka yang patut dihormati. instalasi-instalasi tenaga listrik. KUNJUNGAN TEHNOLOGI (Tehnical Visits) Kunjungan tehnologi ini diadakan khusus untuk para delegasi. atau pribadi yang memperoleh undangan. galangan pembuatan kapal. energi dan nuklir. sebagai kunjungan kehormatan. bertukar pikiran serta mempererat persaudaraan.

yaitu: ? Hotel ? Resort ? Pusat konvensi ? Universitas ? Balai sidang . Ada banyak pilihan untuk lokasi yang termasuk kelompok pemasok konvensi disektor akomodasi. Istri atau Suami (Spouse) Menurut Direktorat Jendral Pariwisata. DOKUMENTASI (Proceedings) Dokumentasi adalah laporan lengkap proses jalanyya sidang mulai dari persiapan persidangan dan hasil akhir persidangan konvensi yang dikompilasi dengan data data akurat secara professional. INVITASI/PENAWARAN (Bidding) Invitasi atau Bidding adalah suatu penawaran untuk menjad tuan rumah penyelenggaraan konvensi. sekretaris. professional exhibition organizer (PEO) PEMASOK KONVENSI (Convention Suppliers) Untuk menyelenggarakan persidangan (meeting) dan/atau pameran (exhibition) betapa pun sederhana dan kecilnya ukuran ruang lingkupnya kiranya membutuhkan tim kerja. atau mungkin perorangan yang berminat untuk ambil bagian dalam menggelar pameran dan menyerahkan pelaksanaan serta penyelenggaraan pameran ini kepada ahlinya. keluarga atau staf dari peserta konperensi. juru bicara atau penterjemah. Penawaran diwijudkan dalam suatu bentuk dokumen Bidding. badan usaha atau korporasi. Deparpostel RI : “ Spouse adalah istri-istri dari para peserta konperensi yang turut serta mendampingi dalam suatu kegiatan konperensi.yang tergolong sebagai pendamping peserta atau delegasi biasanya ialah wakil. yaitu penyelenggaraan pameran professional. dan yang dipandang perlu. nara sumber atau staf ahli. Direktorat Jendral Pariwisata. b. anak. Apalagi kalau kerja itu berskala besar dan mewah. tentu lebih membutuhkan tim kerja yang lebih spesialis. Pos dan Telekomunikasi RI menyebutnya “ “accompanying person. adalah pendamping peserta yang dapat terdiri dari istri. PESERTA PAMERAN (Exhibitor) Golongan peserta pameran yang terkait dengan kegiatan persidangan konvensi ini adalah asosiasi. berupa proposal yang isinya mengandung kesediaan dan kesanggupan untuk menyelenggarakan konvensi yang dimaksud. Departemen Pariwisata.

berbagai hal penting diperhatikan sungguh-sungguh. ? Faktor aksebilitas : pembangunan bandar udara bagi pesawat-pesawat penerbangan internasional. BAB 9 JENIS-JENIS PERSIDANGAN PERUSAHAAN & KORPORASI (Company & Corporate Meetings) PERSIDANGAN PENJUALAN DAN PEMASARAN (SALES MARKETING MEETINGS) Produk sebagai barang-barang yang akan dipasarkan harus memiliki berbagai persyaratan yang umum adalah menyangkut: ? Harga ? Kualitas ? Kemasan ? Bentuk ? Label ? Ukuran . satisfaction). sejarah. suatu prosedur yang telah disepakati harus ditempuh sepatutnya. yakni: ? Faktor politik: pemerintah memegang peranan penting sepanjang niatnya bersungguhsungguh memajukan wisata konvensi. ? Faktor masyarakat : adat istiadat. ? Faktor ekonomi dan sosial: sangat mempengaruhi kondisi dan iklim pembangunan dan pengembangan wisata konvensi. ? Faktor fasilitas dan kemudahan: seperti pembangunan hotel baru dengan perangkat tehnologi canggih. ? Faktor finansial : dapat meyakinkan masyarakat setempat bahwa destinasi kawasan konvensi ini benar-benar mampu menambah penghasilan. kejahatan mendatangkan efek negatif bagi minat luar negri untuk datang ke penyelenggaraan konvensi. ? Faktor partership: penting dalam penyelenggaraan kegiatan wisata konvensi dengan pihak luar. ? Faktor keamanan: mala petaka yang timbul dari alam. Sebagai tuan rumah penyelenggaraan suatu persidangan konvensi berskala internasional.? Pekan raya ? Kapal pesiar TUAN RUMAH (Host Country) Tuan rumah adalah negara atau daerah tempat berlangsungnya persidangan konvensi dengan kondisi dan situasi terjaminnya 3 S (safety. security. Bila suatu negara berkeinginan menjadi tuan rumah persidangan konvensi yang berskala internasional. serta huru hara. seni budaya masyarakat setempat merupakan daya tarik yang dimiliki destinasi kawasan wisata konvensi.

aplikasi tren industri yang baru yang langsung berakibat pada pekerjaan mereka sehari-hari dilapangan. membuat penilaian 5. menyelenggarakan konperensi pers . profesor. PERSIDANGAN PEMEGANG SAHAM (Shareholder Meetings) Rapat tahunan diselenggarakan untuk segenap anggota dengan acara: 1. memilih pengurus pengganti kalau ada yang mengundurkan diri. menyelenggarakan pameran dagang 2. Mereka menyelenggarakan persidangan pendidikan dan pelatihan pada waktu musim liburan. Untuk itu. membicarakan problem-problem yang dihadapi untuk mencari pemecahan dan jalan keluarnya 4. upaya meraih kembali konsumen 6. distributor dan agen bergerak mempromosikan produk yang dipasarkan dengan motivasi kinerja penjualan yang lebih besar. pada kegiatan seminar dan lokakarya yang diikuti lebih kurang 50 orang. mengalokasikan sumber 4. agar mengalir ke pemakai. Lamanya lebih kurang 5 hari . seperti educational Association. menginformasikan posisi bisnis perusahaan 2. melaporkan perencanaan untuk tahun berikutnya 3. para distributor dan agen menyelenggarakan berbagai kegiatan antara lain: 1. Peserta mempelajari secara langsung likuliku kerja tehnis yang baru. menetapkan sasaran 3. meninggal atau terkena sanksi atas pelanggaran terhadap AD/ART PERSIDANGAN DITRIBUTOR DAN AGEN (Distributor & Agent Meetings) Atas nama perusahaan korporasi dan mewakili para pengecer yang langsung menjual produk kepada konsumen. produk yang baru. Program pemasaran dimaksud diatas diawali dengan: 1. pembeli dan pelanggan yang membutuhkannya melalui metode pendistribusian sampai kepenjualan. dll juga tidak tinggal diam. mengevaluasi hasil akhir PERSIDANGAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (Educational & Training Meetings) Organisasi yang mengkhususkan diri dalam mesalah-masalah pendidikan dan pelatihan.? Dekorasi Pembahasan selanjutnya adalah mengenai alat perangkat untuk mengatur arus barang. merumuskan strategi yang terencana 2. administratur sekolah. produk maupun jasa pelayanan yang dijual. dosen. guru. dimana tergabungnya para pendidik.

3. memberi masukan dalam bentuk proposal 8. badan.pesan pejabat terkait penyelenggara MICE tersebut .program-program dalam penyelenggaraan MICE 3. Rincian maksud dan tujuan MICE . Bab 10 BIDDING PENAWARAN PENYELENGGARAAN MICE Setiap asosiasi perusahaan.Bro konvensi . mengadakan negosiasi pendirian cabang 4. Aspek umum .Perkiraan jumlah perserta .Susunan acara keseluruhan .Penentu lokasi . Direktorat jendreal pariwisata menerbitkan persyaratan bidding sebagai berikut: 1. kepuasan tertinggi bagi pelanggan maupun karyawan. Harus mengetahui siapa pengambil keputusan dari penyelanggara MICE dengan mengajukan bidding 2. menandatangani kontrak-kontrak penjualan 6.Penyusunan anggaran sementara 5. serta sukses besar dalam persaingan terbuka pasar bebas. meningkatkan promosi pemasaran 7. mempertahankan hubungan bisnis 5.Perkiraan biaya. Documen bidding harus mengandung: .Konsultan professional 4.Pejabat Pariwisata .Keterangan perihal penyelenggara MICE yang tersedia .Perusahaan penerbangan . Pembentukan komite nasional ASPEK-ASPEK BIDDING 1. Bila bidding di setujui maka dibentuklah komite pengarah .surat pengantar sponsor .undangan penawaran penyelenggaraan MICEoleh penyelenggara sebagai tuan rumah. memberi saran kekantor PERSIDANGAN INTENSIF (Incentive Meetings) Pokok soal yang dibahas dalam persidangan insentif ini adalah upaya membentuk suatu motivasi sistematik dalam strategi pemasaran perusahaan korporasi demi meraih keuntungan yang maksimal.Arti bidding di sini ialah invitasi. lembaga atau instansi mana pun jika menyelenggarakan kegiatan MICE diharuskan melalui persyaratan bidding oleh pemerintah republik Indonesia.

transfer pengetahuan dan keterampilan 2.peserta aktif .keputusaan politik .VIP .mencari publisitas .tukar menukar pengalaman .Jumlah keseluruhannya 4. Kota.status sosial .pesserta yang diundang .Pres . Ruang lingkup konvensi 2.biaya tanggung jawab siapa 3.kawasan.Hal yang menyangkut tujuan dan sasaran adalah : 1.negeri yang bersangkutan Kalau tujuan dan sasaran sudah diketahui secara garis besarnya maka prosedur dan metodenya adalah: 1.yang bertanggung jawab . sector ekonomi terkait 6. Aspek transportasi 4.asal kebangsaan .mencari solusi .sendiri . pimpinan panitia 3.non.jenis kelamin .Peserta teknis dan staf .2. Badan pemraksa nasional dan inernasioanal .usia . Apresiasi internasional 4. Hal yang utama perlu diketahui PCO adalah Tujuan dan sasaran konvensi yang bakal ditangani. aspek financial Bidding harus dilandasi oleh strategi yang menempatkan posisi destinasi kawasan wisata konvensi dalam skala nasional dan internasional yang di catat oleh PCO. Aspek Teknis 3. Komposisi perserta .angota . Segmrentasi pasar . Maksud dan tujuan persidangan . para delegasi 5.keputusan ilmiah . Apek organisasi 5. PCO adalah organisasi spesialis ahli dalam perencanaan penyelenggaraan konvensi.

Jenis pameran . Tata persidangan .jumlah hari lama persidangan .sewa wartawan .jumlah ruang .jumlah kamar .profesi . Pembicara ahli yang diundang . Kegiatan sosial .surat menyurat .tanda-tanda .staf 7.malam seni dan budaya .tata letak persidangan .publikasi . Pres .Pameran khusus 10.biaya konvensi 8.biaya perjalanan pulang pergi .tanda data . Venue persidangan .struktur persidangan .akomodasi hotel .seminar ..Pameran komersial .-upacara penmbukaan dan resepsi .motivasi 5.komunikasi bebas .Pameran teknik .darmawisata untuk istri dan anak 11.fasilitas pameran 6.Pesta selamat berpisah .siding pleno .pameran ilmiah .news leter .honor profesi . Bahasa resmi persidangan .pengumuman perdana . Materi tercetak .konperensi pers .santap siang dalam sesi persidangan .infrastruktur teknis persidangan disesuaikan atas kebutuhan tata persidangan 9.wawancara pembicara dan tokoh 12.

Hal-hal yang sering muncul sebagai masalh adalah tagihan yang dierbolehkan untuk tamu VIP seperti telepon jarak jauh dan pengeluaran isidentilbagi mereka yang ditanggung oleh convener. Spesifikasi Anggaran Pola penyusunan spesifikasi anggaran ini pada garis besarnya adalah pola yang telah diterapkan oleh (IAPCO) Internasioanal Asociationof professional congress organizer yang mempunyai pengalaman luas dalam soal manajemen keuangan dan aspek konvensi.dan pengeluaran .baik yang teah ditertapkan maupun yang dimasukkan dalam kategori sebagai variable.voucher . Karena itu masalah deposit tidak lagi menjadi pembicaraan penting. Prosedur dan Pengadaan Anggaran Perusahan atau korporasi yang telah beberapa kali menyelenggarakan kegiatan persidangan konvensi dapat melakukan pembayaran secara penuh dan tuntas di kemudian hari.note book . Sekretariat Berkerja menurut sistem dan metode yang telah ditetapkan di kantor secretariat PCO.jadwal dan volume kerja diteliti dengan cermat KESIMPULAN UMUM PCO harus merumuskan tujuan dan sasaran kegiatan persidangan yang diinginkan konvener dengan rincian program yan wajardan anggaran biaya yang pantas dan seimbang BAB 11 ANGGARAN BELANJA PERSIDANGAN KONVENSI Pengaruh Dan Makna Angaran Angaran belanja sebuah persidangan konvensi adalah semua biaya yang dipersiapkan sebagai anggaran belanja.poster .catalog pameran . Hal ini terjadi sebagai wujud relasi yang saling mempercayai.jurnal konvensi .menu . pendapatan.Tetapi apabila dinformasikan terlebih dahulu dikantor depan agar diketahui secara umum hal itu tidk akan menjadi masalah.program sementara .sertifikat 13.undangan ..uang tunai.Pola ini juga merupakan maklah dipresentasikan dalam seminar loka karya dan persidangan pendadikan dan pelatihan IAPCO yang di selengarakan secara periodikbagi kepentingan anggota-angotanya .program final . tagihan.

dia harus peuli dengan maksud dan tujuan persidangan konvensi yang memberi pengalaman berharga bagi para delegasi yang ahdir dalam arti yang seluas-luasnya. menjual produk dan jasa pelayanan persidangan konvensi 4.Kedua tujuan persidangan konvensi yang sesungguhnya. Apa format dan temanya? 3.Kedua. pemasaran program konvensi merinci segala sesuatunya kepada perserta delegasi dengan jelas dan tepat 2.apabila: 1. menjual kelengkaan atribut tempat persidangan konvensi Memperkenalkan Produk Dan Jasa Pelayanan Konvensi Ada dua segi yang harus diperhatikan oleh seorang professional convention organizer (PCO).Karena itu sejak awal seorang PCO harus tahu dua hal pokok yaitu Pertama tentang anggaran dan jumlah peserta delegasi yang diharapkan hadir. Siapa saja yang diundang? 4.sesuai perkembangan dan kemajuan yang di alami Mengenali Keinginan dan Membutuhkan Pelanggan Strategi promosi dan pemasaran yang paling mendasar adalah kinerja yang efisien. dengan makin meningkatnya keinginan dan kebutuhan asosiasi dan perusahan korporasi ini. menjual nilai lebi dari program konvensi yang di gelar 3.PertanyaanPertanyaan di bawah ini bisa membantu PCO unutk mengetahui tujuan sebuah konvensi: 1.efektif dan professional.Teknik pendekatan yang tepat menjadi sangat menarik dan efektif dan mampu merangsang dan mendorong terjadinya penjualan. yang semaksimal mungkin.Strategi Promosi dan pemasaran berfungsi untuk mengatur cara pelaksanaan teknikteknik promosi dan pemasaran yang tepat . Apakah jumlah ini penting? 6.Pertama dia harus menarik peserta konvensi sebanyak-banyak nya dengan merancang biaya dan tenaga sehemat-hmatnya dengan hasil. Kelompok-kelompok yang ditargetkan untuk datang? MEMPERTEMUKAN KEINGINAN DAN KEBUTUHAN PELANGGAN .BAB 12 PROMOSI DAN PEMASARAN WISATA KONVENSI Sejak tahun 1980 an perkembangan industripariwisata konvensi dirasakan mengalami kemajuan. Apa maksud tujuan menyelenggarakan kegiatan persidangan konvensi ini? 2. Berapa jumlah delegasi peserta yang diharapkan? 5. Disinilah perlu ada suatu strategi yang merancang produk dan jasa pelayanan konvensi yang sesuai dengan hasrat pelanggan yang berniat untuk berpartisipasi dalam kegiatan konvensi dimaksud.maka makin meningkat pula kebutuhan akan produk dasn jasa pelayanan bisnis industri ini.

Konsep pemasaran ini dilandasi dengan suatu rumusan yang disebut AIDA yaitu Attention (Perhatian). MEMASARKAN ACARA PERSIDANGAN KONVENSI Dibawah ini 5 sebagai pertanyaan utama dari 24 pertanyaan tersebut yang disajikan.Dari majalah profesi .Purna-jual adalah hubungan berkesinambungan perihal persidangan konvensi atau kunjungan yang dipandang perlu dengan tujuan membina relasi positif diantara para pelanggan tentang produk dan jasa pelayanan kegiatan persidangan konvensi .Interest (Ketertarikan).manajer konvensi dan sebagainya.Hasilnya dikompilasi menjadi pedoman dalam pelaksanannya. b.Bagaimana Anda dapat mengetahui untuk pertama kalinya tentang Konvensi ini? .biaya transportasi).Setahun yang lalu. . . Bilakah Anda memutuskan untuk hadir dalam Konvensi ? .Pertanyaan-pertanyaan dimaksud adalah : a. . b.dekorasi.Dari informasi lewat pos .kamar hoteluntuk delegasi. .pusat konvensi.Langkah awal adalah menyusun rencana pemasaran untuk memperluas pemahaman maksud kegiatan persidangan konvensi.Karyawan (yang disebut People)adalah mereka yang bekerja diantara produk dan jasa pelayanan dan pelanggan/calon pelanggan dan berada di segmen-segmen kegiatan persidangan konvensi (staf PCO) sebagai tenaga yang diperbantukan.Promosi adalah sarana komunikasi seluruh informasi perihal destinasi kegiatan persidangan konvensi beserta produk dan jasa pelayanannya.Tempat adalah pusat seluruh kegiatan yang dipergunakan oleh PCO untuk keperluan planggan dan calon pelanggan berminat. . .Kemasan adalah nilai harga keseluruhan paket konvensi dihitung per orang (adakalanya sewa ruangan persidangan diberikan secara gratis kepada pngambil keputusan = decision maker).Harga meliputi seluruh kegiatan persidangan konvenmsi (sewa ruangan persidangan. . Konsp ini diuraikan secara singkat sbagai berikut : .Dari persidangan terdahulu .Prospek adalah pelanggan-pelanggan di masa dating yang perlu memiliki gambaran positif tentang destinasi persidangan konvensi dengan produk dan jasa pelayanannya yang kompetitif meyakinkan.Dari teman dan kerabat kerja .bagaimana menarik Perhatian calon pelanggan.Perencanaan adalah proses strategis untuk menganalisis pemasaran dalam keseluruhannya .sehingga calon pelanggan merasa Tertarik.Desire (Keinginan) dan Action (Tindakan).Kurang dari 3 bulan yang lalu.Enam bulan yang lalu .Produk adalah destinasi persidangan konvensi dengan sumber kelengkapan serta fasilitas terkait.Tiga bulan yang lalu .Akronim AIDA ini secara singkat dimaksudkan.

danjenis kegiatan program yang hendak diselenggarakan. LOKASI TEMPAT PERSIDANGAN KONVENSI (Venues of the Convention) .pekan raya (trade fairs) .hotel pegunungan/pantai (resort hotels) .Alasan-alasan lain d. Berapa orang yang menyrtai (accompanying person)? . Apa yang menyebabkan Anda untuk hadir? .hotel pinggir kota (suburban hotels) .Pertimbangan itu menyangkut ukuran. PUSAT-PUSAT USAHA KONVENSI (Convention Management Centers) .Hari melebihi berlangsungnya konvensi . e.balai kota (town hall) .gedung pusat konvensi (Convention Center) . Bab 13 LINGKUNGAN INDUSTRI WISATA KONVENSI Kegiatan penyleggaraan wisata konvensi melibatkan banyak segmen industri yang berdivervisikasi sangat luas dengan kegiatan sangat luas dengan kegiatan bisnisnya yang beraneka ragam.sifat.Biro Konvensi (convention Bureaus) .”Kerja Besar” program suatu konvensi internasional tidak bias ditangani oleh seorang saja.Dari poster dan materi cetak lainnya c.Program .Tidak ada .kapal pesiar (cruise ships) Menentukan lokasi (site) kegiatan persidangan konvensi harus melalui pertimbangan pilihan..Saya selalu hadir .Lokasi (site) .Selama konvensi berlangsung .melainkan harus bekerja sama dengan orang lain yang kegiatan bisnisnya berada di segmen-segmen bidang lain yang berbeda-beda.Kurang dari lamanta konvensi .Dua atau lebih.Seorang .Presentasi Makalah .Lebih dari 3 hari. Berapa lama Anda tinggal selama Konvensi berlangsung? .

Organisasi Pariwisata Nasional .Usaha Pameran Ilmiah .Asosiasi Penerbangan Nasional .Organisasi Adilaksa Pameran .Wisma Perjalanan Insentive (Incentive Travel House) Adalah merupakan hal yang mendasar bahwa usaha-usaha wisata konvensi bekerja atas prinsipprinsip yang sama dengan usaha destinasi kawasan wisata dan usaha-usaha lain speerti tersebut di atas.Asosiasi Perjalanan Wisata Nasional .Organisasi Penyelenggara konvensi Profesional (Professional Convention Organizers =PCO) .Perusahaan penerbangan Komersial .Usaha Kawasan Wisata (Destination Management Companies) . PUSAT-PUSAT USAHA PAMERAN (Exhebition Managemen Centres) .Usaha Pameran Dagang .Asosiasi hotel& Rumah Makan nasional .Apartemen.Perusahaan Bus Wisata . ORGANISASI-ORGANISASI NASIONAL .Perusahaan Taksi Unsur eksebilitas transportasi merupakan salah satu syarat penting bagi segmen komponen industri pariwisata.Pusat Informasi Wisatawan Data di atas merupakan petunjuk betapa banyaknya asosiasi atau perhimpunan nasional yang bergerak dari berbagai segmen indiustri pariwisata.. termasuk wisata konvensi tentunya.Usaha Pekan Raya .perusahaan Sewa Mobil .Rumah .Perusahaan Kereta Api . USAHA AKOMODASI DAN MAKAN-MINUM Perusahaan akomodasi termasuk didalamnya:Hotel . USAHA ANGKUTAN (Transportasi Companies) .Asosiasin Desainer& Produser pameran Baik penyelenggara pameran maupun peserta pameran yang mewakili perusahaan koorporasi yang membuat produk barang serta jasa pelayanan.Perancang Persidangan Swakarsa (Independent Meeting Planners) .Usaha Pengelola Asosisasi (Assiciation Management Companies) .

Peristirahatan.Perancang dan peragaan busana . kopi. USAHA MAKAN DAN MINUM (FOOD AND BEVERAGE) Restaurant. pub. minuman tradisional. catering caffee shop. teh. minuman keras.Asosiasi Pengelola Konvensi Adilaksana (PCMA) PUSAT-PUSAT PERBELANJAAN (shoping centers) .Kartu Kredit .Taman hiburan .Pusat Kerajinan Emas Dan Perak . bir & minuman ringan.Organisasi Pariwisata Dunia (WTO) .Taman ria .Museum . PERHIMPUNAN DAN ORGANISASI INTERNASIONAL (internasional asaosiation& organization) .Penginapan.Biro perjalanan wisata induk(travel wholesalers) Perancang perjalanan diharapkan agar senantiasa jeli dalam mencari peluang dan celah untuk menciptakan perjalanan insentif.Kebun Binatang .Sanggar seni dan budaya .vila.Penukaran Uang Asing .Usaha –Usaha Bank . rumah makan.Bungalow .klub Balap Mobil(Motor Circuit Club) . cabana.Pagelaran Seni Pentas PERBANKAN DAN USAHA JASA TAMBAHAN .Biro Perjalanan Wisata (travel Bureaus) .Asosiasi Perjalanan Wisata Pasifik –Asia (PATA) .Klub Arung Jeram(Rafting club) . café.Klub Selancar(surving club) . air mineral.Asosiasi Hotel Dan Restaurant Internasional (IHRA) .Asuransi Perjalanan .Rumah tamu. USAHA JASA WISATA .Motel.Pusat Seni rupa dan Seni Lukis .Perusahaan Aneka Kembang .Pondok dan lain-lain.Cek Perjalanan .Pusat mebel dan perabot rumah PUSAT-PUSAT HIBURAN DAN REKREASI .

Ada Manajer Pelayanan Konvensi Para pengusaha atau korporasi akan memilih hotel dengan persyaratan 1.Holiday inn dan Crown Plaza. Ruang persidangan luas dan menarik 3. Ruangan persidangan yang luas dan lengkap 2.perjalanan insentif atau pameran. MATA RANTAI HOTEL Mata rantai hotel yang lain yaitu Ritc Calton. HOTEL KONVENSI Yang di maksud dengan hotel konvensi adalah hotel tempat diselenggarakannya kegiatan utama program konvensi dan pameran. Mata rantai kelompok hotel anak negriu belum cukup kuat memiliki persepsi perihal peraihan pelanggan yang bergerak di sector bisnis MICE nasional dan internasional. Kualitas makanan dan minumannya yang enak 3.keduanya perlu mendapat perhatian khusus dari berbagai pihak-pihak yang benar-benar terlibat di sector bisnis MICE. Bisnis MICE di Indonesia belum maksimal. Kualitas makanan dan minuman excellent 2.baik dalam skala nasional maupun internasional. Efisiensi pada perhitunga pembayaran 5. Kamar tamu untuk tidur dan istirahat menyenangkan 4. Efisiensi karyawan Front Office 5. Memiliki pengalaman . Begitu hebatnya berpacu dalam merebut kekuasaan diantara hotel-hotel raksasa ini.karena kurangnya tenaga professional yang sangup menanganinya 2. entah sebagai tamu individual maupun tamu rombongan atu kelompok bisnis yang ingin menyelenggarakan persidangan konmvensi.BAB 14 SEBUAH HOTEL KONVENSI (A CONVENTION HOTEL) Seorang peneliti menyimpulkan bahwa penggarapan wisata konvensi MICE di Indonesia selama ini belum maksimal.timbul pertanyaan. apa arti kompetisi hotel tersebut bagi para pemakai jasa hotel?Kompetisi tersebut kiranya akn berdampak menguntunkan bagi pelanggan.Menurut jajak pendapat yang dilakukan di Amerika Serikat asosiasi-asosiasi yang memprogramkan kegiatan persidangan konvensi akan memilih hotel yang mmiliki fasilitas 5 terbaik : 1. VENUES WISATA KONVENSI Ada dua persoalan bila dikaitkan dengan program kegiatan wisata konvensi di Indonesia yaitu: 1.Bass Hotel & Resorts memiliki inter continental. Kamar tamu untuk tidur dan istirahat yang comfortable 4.Ramada adalah termasuk kelompok mariot.

Para pembicara selama persidangan dan Dewan Pimpinan Harian .pembagian kolompom VIP diatur sebagai berikut : . Iklim udara menyenangkan 5.Minuman dan sancks .protocol dan etiket untuk diterapkan dalam kegiatan penyelenggaraan sidang konvensi terhadap mereka yang akan hadir.Istilah etiket sering dipakai dalam arti aturan. PCO bekerja sama dengan Manajer Pelayanan Persidangan sudah harus mengurusi masalah seremoni.Peralatan dan perlengkapan acara persidangan .antara lain : 1.dekorasi.Kata protocol sama dengan seremoni.diplomat pers dan sebagainya Menurut kebiasaan yang lazim diberlakukan selama ini.folk dance atau yang lain .ketua/Presiden Dewan Permanen .Meja utama dertan meja berikut . TATA SEREMONI KONVENSI Istilah-istilah seremoni (ceremony). Jarak.Ruang keluar masuknya VIP .huruf.Pengaturan tempat duduk VIP sesuai undangan dengan tanda-tanda warna. Transportasi pulang pergi mudah mencapai tujuan resort 3. ACARA PEMBUKAAN KONVENSI Dalam acara pembukaan resmi ini beberapa hal patut dipertimbangkan .Sebetulnya ketiga istilah itu sama maknanya.dan etiket (ceremony of style) berasal dari bahasa latin.Korps Diplomatik .Tamu-tamu khusus .Pejabat/Otoritas Nasional yang tergolong VIP .tema persidangan.bendera.tata letak meja dan kursi .waktu dan harga bagi masing-masing delegasi peserta individual memuaskan 4.baik asosiasi maupun korporasi mengharapkan.karangan bunga .Pengaturan cahaya dan suara .kebiasaan nasioanl-internasional yang juga sering dikaitkan dengan upacara keagamaan.Seremoni berarti tatacara aturan menurut hokum atau adapt istiadat.Tanda.marka.gambar yang jelas untuk tamu. Tersedianya fasilitas rekreasi dan olahraga di alam terbuka (outdoor recreation & sport facilities).desain.Presiden Korporasi/Presiden Asosisasi sebagai Convener yang memberi tugas kepada OC .protokol (protocol). VIP dan SEREMONI Jauh sebelu persidangan konvensi.Gelar lantai .Pentas/pagelaran seni-budaya untuk :paduan suara simphoni tari tradisional audio visual .Sedangkan untuk destinasi konvensi di suatu resort.logo. Adanya hotel-hotel dengan fasilitas persidangan konvensi yang memadai 2.

Persidangan harus diselenggarakan secara regular .Perusahaan Penerbangan .militer.Persidangan ini biasanya membutuhkan kamar hotel untuk tempat menginap para peserta.persidangan harus diselenggarakan oleh organisasi yang di akui (sah) .keluarga besar. Menurut rekomendasi IAVCB : .Events : adalah berkumpulnya kelompok orang yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang dihubungkan dengan hiburan dan rekreasi.Menginformasikan iklim dan cuaca.Menyusun jadwal perjalanan (itinerary) dengan mencatat kegiatan khusus para peseerta.Konvensi : persidangan formal di sponsori suati asosiasi untuk tujuan tukar menukar pengetahuan dan informasi antar anggota .dan sebagainya dengan acara-acara social .Perusahaan Pemasok kebutuhan konvensi Bagi mereka.Persidangan harus bersifat nasional atau kawasan yang lebih luas FAMILIARIZATION TRIP Dalam urusan konvensi.hal-hal di bawah ini perlu mendapat perhatian : .terbuka untuk umum .rental car) .bus.Persidangan Korporasi : ukurannya bervariasi tergantung sponsor dari korporasi.Kawsan Konvensi Kota (City Convention Destination).namun menghindari keinginan-keinginan mendadak yang dapat merusak jadwal perjalanan ang telah disepakati .Ada baiknya juga dijelaskan cara masyarakat setempat berpakaian menurut kebiasaan .Pameran Dagang (Trade Show) : suatu pameran biasanya disponsori olh sebuah organisasi yang mewakili industri spesifik .Hotel-hotel besar . perjalanan insentif dan pameran.pemegang saham .Memperkenalkan program proyek yang akan dilaksanakan kepada kelompok pengambil keputusan .Pertemuan Reuni : merupakan pertemuan social yang diselenggarakan secara eksklusif dengan maksud dan tujuan menghimpun anggota-anggota kelompok alumni.Persidangan harus berjalan lancer can tertib .serta pakaian yang cocok untuk dikenakan (resmi dan santai).Perusahaan angkutan di darat (kereta api.Kawasan Konvensi Resort (Resort Convention Destination) bekerja sama dengan : .pemrakarsa Fam Trip.Biro Konvensi (Convention Bureau).Pameran Umum : sebuah organisasi yang mewakili industri produk khusu.Persidangan harus menggunakan 50atau lebih kamar tidur (peak season) .Organisasi Pariwisata Nasional (National Tourism Organization).Persidangan ini bias untuk sales&marketing.kegiata-kegiatan Fam Trip senantiasa diusahakan oleh pemasar-pemasar destinasi wisata (termasuk destinasi wisata konvensi tentunya) seperti Badan Pariwisata Nasional (National Tourism Board).PASAR WISATA KONVENSI Jenis –jenis program persidanga terencana yang menonjol dan tetap bertahana adalah : .

Dokumen-dokumen ilmiah dan teknis harus diterjemahkan dalam bahasa-bahasa partisipan persidangan konvensi seperti tersebut di atas INTERPRETASI : .bahasa sendiri adalah hak mendasar bagi setiap orang .Melalui ameran dapat dihasilkan angka-angka pengeluaran untuk riset dan pengembangan.Juru interpretasi mencatat di atas kertas.Berkomunikasi dengan mempergunakan bahasa ibu. .biaya sales representatives untuk memperoleh pelanggan selama pameran baik yang lama maupun yang baru.dapat disimpulkan bahwa kegunaan yang efektif dari kegiatan berbagai jenis pameran sebagai berikut .Pelayanan pelanggan-pelanggan baru.Demi kemajuan ilmu pengetahuan (science).bahasa sendiri.Interopretasi tepat dan benar.Semua dokumen administrasi harus diterjemahkan dalam bahasa-bahasa partisipan persidangan seperti tersebut di atas .Mengucilkan para ilmuwan (Intellectuals) mempergunakan bahasa ibunya.Juru interpretasi secara berbisik-bisik berbarengan dengan suara pembicara kepada delegasi peserta yang ada di dekatnya.Menjelaskan klsifikasi jenis akomodasi hotel denga pelayanan yang sama demi menghindari diskriminasi antara yang mewah dan kurang mewah .Association Internationaledes Palais de Congres (AIPC).yaitu bahasa Inggris!Konsekuensinya adalah : Terjemahan : .Biro konvensi harus menguasai control terhadap jalannya program dengan cara menunjuk seorang coordinator professional dan bertanggung jawab BAHASA KONVENSI Dalam sidangnya yang ke-33 yang dilangsungkan pada pertengahan bulan Juni 1991 di kota Graz.kongres internasional seyogyanyamembuka pintu bagi kebebasan mimbar untuk berbicara tanpa diskriminasi dan larangan-larangan .Biaya efektif dari hubungan penjualan baru dengan .mereka .suatu badan yangpeduli akan aturan-aturan pelaksanaan suatu siding kongres telah mencatat hal-hal penting seperti berikut : .dengan ketat adalah membenarkan pelecehan terhadap kaum imtelektual Sebuah persidangan konvensi internasioan harus tegas memutuskan.Hanya satu bahasa.Juru interpretasi bekerja serentak (simultaneous) dari ruang kedap suara pada waktu pembicara berucap dengan bantuan alat elektronik di belakang layer .setelah pembicara selesai berucap baru menjelaskan interpretasinya.Austria. BAB 16 PAMERAN*CONFEX*EXPO Menilik dan mempelajari perkembangan serta pertumbuhan kegiatan pameran yang dewasa ini sudah mendunia sifatnya.Menarik dan menemu kenali prospek baru .tetapi lambat .

Peraih nomor boleh memilih stan yang mana dia suka.pelanggan-pelanggan baru ini .pameran di bangunan bebas.Tugas pokoknya ialah membuat perumusan konsep dan pengembangan bisnis pameran. . Alasan digandeng dengan konvensi/konprensi : .Pengalaman pada masa lalu . .Dari segi ukurannya pameran bias dikategorikan kecil.System undian (lottery system).pengunjung (customer)langsung membeli serta paling tidak peserta pameran memperoleh petunjuk (lead) penjualan berikutnya. . .Dibwah ini disebutkan beberapa pelaku-pelaku utama Industri Pameran adalah : .Manajer Pameran adalah Pelaksana Pengelolaan Pameran yang bertindak sebagai pengusaha (entrepreneur) pameran.Sebagai karyawan korporasi yang bersangkutan dia bertanggung jawab atas kelancaran pameran dari segi aspekaspek media pemasarannya.pameran di stan-stan (booths) .Yang datang pertama dan dilayani pertama adalah cara yang paling adil (Fair).Pelayanan Pameran (trade show service) adalah kelompok yang mengerjakan segmen-segmen kontraktor pelayanan pameran (exposition service contractor) .pajangan di atas meja.di lapanga terbuka (pameran dirgantara :pesawat-pesawat udara) Pameran yang diutarakan di atas adalah pameran yang penyelenggaraannya dikaitkan dengan program kegiatan persidangan konvensi atau konprensi.System poin (point system) cara poin ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan.Bagi para peserta pameran adalah kesempatan memperkenalkan produk baru berdasarkan costumer condition. Pembagian stan (booths) untuk para peserta pameran (exhibition) dapat dilakukan : . .Artinya setelah memperoleh informasi secara tepat dan menarik serta memperhatikan demo produk baru secara meyakinkan.Cara ini mungkin dpat dikatakan adil. Agar pelaksanaan [ameran berjalan dengan baik perlu ada pelaku pameran dengan batasan kerja yang jelas.Memperkenalkan produk baru .pameran di hotel .Cara berikut disebut advance sale.besar yang terdiri dari 2 atau 3 dimensi : .pameran temple (poster).untuk tambahan penghasilan (langsung atau tidak langsung) .Manajer Balai Pameran /Pusat Konvensi menyediakan ruang pameran terbuka (a freestanding exhibit hall).pameran di luar bangunan.produk.Manajer Pameran Korporasi adalah pengelolaan pameran korporasi.pusat konvensi yang komprehensif PELAKSANAAN OPERASIONAL Pameran (Fair or Trade Show) adalah usaha untuk menggelar barangbarang.Cara ini dilakukan pada waktu pameran sedang berlangsung untuk kesempatan pameran berikutnya dengan menggelar denahnya. . .sedang. .ide/gagasan atau jasa pelayanan dipromosikan dengan tujuan untuk di jual.

harga tetap per m2 .harga lebih murah untuk build up &break down days Jangka waktu membangung stan-stan : .Pemahaman terhadap keinginan/kebutuhan pelanggan khusus teruji Keuntungan lain dari konprensi yang di gandeng dengan pameran (confex) adalah : .sponsor tambahan dalam penyelenggaraan konpresi/konvensi . ..lokasi dan waktu pameran .tidak memungkinkan jaraknya) Aturan dan tata tertib yang perlu menjadi pertimbangan bagi manajer pameran seperti hal-hal di bawah ini : .Kesempatan biaya jual yang rendah .kompetisi dengan pameran-pameran yang sama tujuannya .otoritas pemrakarsa pameran .cukup luas .peraturan bangunan setempat (pemerintah setempat) di mana lokasi berada harus mendapat perhatian khusus Pendaftaran Perusahaan-perusahaan peserta pameran menyerahkan formulir pendaftaran keikutsertaan mereka dengan uang muka (down payment) dengan kategori sebagai berikut : .harga khusus untuk area (hall).kemungkinan rugi besar sekali .hotel.30% dari jumlah harga sewa stan disertai formulir pendaftaran ditambah 10% dalam bentuk jaminan .meningkatkan jumlah delegasi peserta profesional .perolehan pendapatan tambahan .menarik perhatian industri dan menambah jumlah delegasi Keuntungan bagi peserta pameran dalam gandengan pameran dan konprensi/konvensi : .Target peserta dan pengunjung dapat diperkirakan dengan akurat .aturan main dalam tata tertib pameran .rasio runag kosong dan luas areal lokasi 50:50 .Mengenai lokasi : .30% sebulan sebelum pameran resmi dibuka Biaya-biaya : .mengangkat pseringkat dan prestise konprensi/konvensi Alasan mengapa tidak menyelenggarakan pameran di gandeng dengan program kegiatan persidangan konprensi /konvensi adalah : .lokasi yang tidak tepat (transportasi.40% enam bulan sebelum pameran mulai dibuka .jadwal pameran BEBERAPA SYARAT LOKASI DAN BIAYA Penentuan Lokasi : Perhatian manajer pameran harus juga ditujukan kepada hal-hal pilihan lokasi dan perkiraan biaya.perhatikan tiang-tiang besar dan ruang tak tentu bentuk .

balai masyarakat Prasarana dan sarana lokasi (venue).1 jam sebelum di buka.System penyampaian komunikasi .biaya perjalanan ke dan dari lokasi Confex BAB 17 PRASARANA DAN SARANA WISATA KONVENSI Pada dasarnya manusia terpanggil untuk bergaul dan berkumpul dengan sesamanya.Interpretasi simultaneous .segala sesuatu sudah rapi.pekan raya .kualitas makalah dalam kongres .gedung serba guna .Fasilitas AV .balai sidang .6 jam untuk membersihkan segala sesuatunya dan siap untuk pembukaan Teknis pelaksanaan : .kesempatan bertemu dengan sahabat baru .24 jam merapikan stan .untuk saling belajar .untuk memperluas wawasan Beberapa jenis tempat yang biasa dipilih sesuai keinginan adalah : .harus sampai pada pilihan yang patut dilengkapi dengan perangkat sarana-sarana : .makalah menyajikan hasil –hasil yang baru .Langit-langit tinggi . Motif-motif di bawah ini biasanya merupakan alasan mengapa orang ingin melakukan konvensi : .belajr bersama.bersih.fasilitas Pusat Konvensi/Balai Pameran .untuk memecahkan problema .½ jam sebelum sesi-sesi dalam kongres.aula universitas .System pengaturan stan (untuk konvensi) .berusahabersama bahkan berkonlik .Dengan berbagai cara manusia berusaha mengungkapkan hakikat sosialnya dengan berdialog.Sistem pengaturan ruang (untuk konprensi) .24/48 jam membangun stan dasar .siap untuk menerima pengunjung .untuk tukar menukr informasi .konprensi dan ½ jam setelah selesai baru stan-stan di tutup PENTINGNYA KONPRENSI + EXPO (CONFEX) Perlu dijelaskan oleh manajer pameran kepada peserta dan pengunjung mengenai hal-hal sebagai berikut : .bermain..

microphone switchboard .projector untuk bnahan opac .Pasokan proyektor .microphone input mixer dengan saluran sesuai kebutuhan .fasilitas telepon dalam dan keluar negri (telepon kartu) .fasilitas olahraga di dalam ruangan dan di ruangan terbuka .entertainment ALAT PERLENGKAPAN PUSAT KONVENSI Ruang Sidang Utama : .Podium (rostrum) .slide scanner Ruang Pameran : Untuk ruang pameran diperlukan perlengkapan sebagai berikut : .computer .multi disc palyer .telepon .Pasokan listrik.air .ruangan perlu dilengkapi dengan : .microphone input mixer dengan saluran input mixer .health center .Hiburan.white board besar untuk pengumuman sewaktu-waktu Fasilitas Hotel : .kolam renang .saluran udara (compressed air connection) .sound system berkekuatan watt besar .lapangan parker luas (untuk 1000 kendaraan atau lebih) .mesin fotokopi yang mampu mensortir hasil kopi .video projector .lampu.mesin faksimili .printer .video recorder/player ..Ruangan toilet (restrooms) yang tidak cukup .saluran pembuangan air (Drainage) Ruang Sidang Kecil : Untuk siding siding komisi.layer portable atau terpasang di tembok (wall screen) Ruang Sekretariat Untuk ruang secretariat diperlukan : .part & tilt cameras untuk pendukung pembicara .computer (PC) .slide projector .

Direct dial telephone .Car rental service Fasilitas runag konprensi/pertemuan : .Security key card system .Radio dan taped music .AC yang dapat dikontrol sendiri .perlatan telekomunikasi dan presentasi lengkap .televisi satelit .Kamar mandi luas (tub and shower) .Mini bar .Room safe .International direct dial telephone .F&B services : coffee shop.dining room.podium .meja kursi selengkapnya Perlengkapan Kamar : .Shopping arcade .restaurant and bar lounge ..

swasta. dampak lingkungan. Kondisi ini dapat tercapai apabila perangkat kelembagaan memasukkan unsur-unsur multisektor yang mencakup pemerintah. LSM. supply dan demand. juga adil secara etika dan sosial terhadap masyarakat. Selanjutnya berdasarkan konteks pembangunan berkelanjutan di atas. sosial budaya yang saling berinteraksi dengan eratnya. perlunya kesadaran pembangunan berkelanjutan semakin kuat didengungkan berbagai kalangan. Penyelenggaraan kepemerintahan yang baik (good governance) yang melibatkan partisipasi aktif secara seimbang antara pemerintah. Dalam kerangka kesisteman tersebut. sosial. Menurut beberapa ahli. peningkatan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat. serta badan-badan internasional. akan lebih realistis bila dilihat sebagai sistem dengan berbagai subsistem yang saling berhubungan dan mempengaruhi. atau sebagai sistem. pengelolaan dampak pembangunan terhadap lingkungan. Kecenderungan yang berkembang dalam sektor kepariwisataan maupun pembangunan melahirkan konsep pariwisata yang tepat dan secara aktif membantu menjaga keberlangsungan pemanfaatan budaya dan alam secara berkelanjutan dengan memperhatikan apa yang disebut sebagai pilar dari pariwisata berkelanjutan yaitu ekonomi masyarakat. politik. Untuk itu maka perlu diperhatikan bahwa faktor yang menjadi penentu keberhasilan penyelenggaraan pariwisata berkelanjutan. baik sebagai industri. ”Berkelanjutan” dapat diartikan kelestarian yang menyangkut aspek fisik. dan masyarakat. Pariwisata yang bersifat multisektoral merupakan fenomena yang sangat kompleks dan sulit didefinisikan secara baku untuk diterima secara universal. kebijakan. proses penyelenggaraan. serta kesetaraan dalam proses penyelenggaraan menjadi semakin penting. Pariwisata Berkelanjutan Pariwisata sebagai salah satu sektor pembangunan tidak dapat dilepaskan kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan yang telah dicanangkan oleh pemerintah sesuai dengan tujuan pembangunan nasional. sebagai aktivitas. Pariwisata yang melibatkan antara lain pelaku. Sehingga menimbulkan berbagai persepsi pemahaman terhadap pariwisata. Pembangunan pariwisata berkelanjutan. tanah. swasta. dan politik dengan memperhatikan pengelolaan sumber daya alam (resources management) yang mencakup hutan. dan air. lingkungan dan sosial budaya. Ketiga pilar pariwisata berkelanjutan tersebut harus dijabarkan ke dalam prinsip-prinsip operasionalisasi yang disepakati oleh para pelaku (stakeholder) dari berbagai sektor . pendekatan terhadap fungsi dan peran pelaku. dapat dikatakan sebagai pembangunan yang mendukung secara ekologis sekaligus layak secara ekonomi. pariwisata berkelanjutan dapat didefinisikan sebagai: pembangunan kepariwisataan yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan dengan tetap memperhatikan kelestarian dan memberi peluang bagi generasi muda untuk memanfaatkan dan mengembangkannya. serta pembangunan sumber daya manusia (human resources development). pembangunan berkelanjutan (sustainable development) adalah sebuah proses pembangunan yang mengoptimalkan manfaat dan kesesuaian dari sumber daya alam dan sumber daya manusia yang tersedia.Membedah Konsep Pariwisata Berkelanjutan Sejak sepuluh tahun terakhir.

Prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan yang dimaksud adalah ”Berbasis Masyarakat”. Menguatkan informasi tentang pariwisata berkelanjutan dapat meningkatkan kesadaran atas seluruh rangkaian kegiatan pariwisata serta dampaknya terhadap lingkungan alam serta budaya. kesepakatan dan kesamaan pandang tersebut dapat mewujudkan orientasi pengembangan pembangunan kepariwisataan yang juga sama dan terpadu. pendidikan dan pelatihan harus dilakukan untuk melakukan alih teknologi. dan ini yang akan menjadi ancaman berupa pengambilan secara ilegal pengetahuan tentang sumber daya lokal. Masyarakat diletakkan sebagai faktor utama. Daya dukung pariwisata dipengaruhi faktor motivasi wisatawan dan faktor lingkungan biofisik lokasi pariwisata. kemitraan dengan pihak swasta dan sewa lahan atau sumber daya lainnya baik oleh masyarakat maupun kerja sama dengan swasta. perlu pendekatan daya dukung dalam pengelolaan pariwisata sesuai dengan batas-batas yang dapat diterima. mengetahui. Promosi pariwisata berkelanjutan bertujuan meningkatkan kesadaran stakeholder. yang memiliki kepentingan berpartisipasi secara langsung dalam pengambilan keputusan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui upaya konservasi serta pemanfaatan sumber daya alam dengan dilandaskan pada opsi pemilikan sendiri sarana dan prasarana pariwisata oleh masyarakat setempat. pelaksanaan hingga pengawasan. Instrumen yang dapat digunakan antara lain melalui penerapan peraturan serta sanksi-sanksi. Kegiatan pariwisata secara langsung memberi akses kepada semua orang untuk melihat. dan menikmati pengalaman intelektual dan budaya masyarakat lokal. terhadap seluruh kegiatan pembangunan pariwisata dari mulai perencanaan. perlu upaya perlindungan melalui pemberdayaan masyarakat dalam hal antara lain hak untuk menolak atas pengembangan pariwisata di daerahnya yang tidak berkelanjutan. Prinsip ini menekankan keterlibatan masyarakat secara langsung. penelitian serta pendidikan dan pelatihan. promosi melalui media. Promosi merupakan kesatuan kegiatan yang meliputi: memperkenalkan. Perspektif daya dukung pariwisata tidak hanya terbatas pada jumlah kunjungan. . prinsip-prinsip keberlanjutan dan nilai-nilai lokal dikampanyekan. dan kapasitas ekonomi (kemampuan daerah tujuan untuk menyerap usaha-usaha komersial namun tetap mewadahi kepentingan ekonomi lokal). Oleh karenanya. Oleh karenanya peningkatan akses dan mutu pendidikan bagi masyarakat lokal menjadi sasaran dan tujuan yang sangat utama. Produk diperkenalkan. dan akses serta berpartisipasi dalam pembuatan kebijakan. Untuk mengantisipasi dampak negatif pariwisata. menyosialisasikan. peraturan disosialisasikan. serta penyebaran informasi. hak akses atas informasi baik negatif maupun positif. Dari sisi kebutuhan pariwisata. Keberhasilan pariwisata berkelanjutan sangat ditentukan tingkat pendidikan masyarakat lokal. kapasitas fisik (kemampuan sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan wisatawan). pemantauan dan menyusun kode etik.(multisektor). kapasitas sosial (kemampuan daerah tujuan untuk menyerap pariwisata tanpa menimbulkan dampak negatif pada masyarakat lokal). namun juga meliputi aspek-aspek lainnya seperti kapasitas ekologi (kemampuan lingkungan alam untuk memenuhi kebutuhan wisatawan). dan mengampanyekan. menghadapi persaingan demi terwujudnya prinsip pariwisata berkelanjutan. Dengan harapan.

Persaingan Usaha. Artinya industri pariwisata harus peka terhadap kerusakan lingkungan. Penekanan aspek ekonomi lebih kepada Pemerataan Usaha dan Kesempatan Kerja. Pariwisata merupakan salah satu kegiatan yang memberi kontribusi persentuhan budaya dan antaretnik serta antarbangsa. sosial budaya pun menjadi aspek yang penting diperhatikan. Keuntungan Usaha dan Pajak. Oleh karenanya penekanan dalam sosial budaya lebih kepada ketahanan budaya. serta sikap penduduk yang tidak ramah. Keberlanjutan Usaha.sinarharapan. integrasi sosial. sumber : http://www. misalnya pencemaran limbah. sampah yang bertumpuk. keamanan dan keselamatan.id/feature/wisata/2004/0513/wis02. Untung-Rugi Pertukaran Internasional. proteksi atmosfer. gedung yang letak dan arsitekturnya tidak sesuai. konservasi sumber daya air. Aspek terakhir adalah ekonomi. Akuntabilitas. indikator yang dapat dijabarkan dari karakteristik berkelanjutan antara lain adalah lingkungan. kesehatan publik. Selain lingkungan. pengelolaan limbah. penggunaan lahan.Indikator Pariwisata Berkelanjutan Secara garis besar.html .co. dan kerusakan pemandangan yang diakibatkan pembalakan hutan. Dengan kata lain aspek lingkungan lebih menekankan pada kelestarian ekosistem dan biodiversitas. dan minimalisasi kebisingan dan gangguan visual. Interaksi dan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi menyebabkan persentuhan antarbudaya yang juga semakin intensif. kepuasan penduduk lokal. Proporsi Kepemilikan Lokal.*** Penulis adalah peneliti Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.

Tentu tak salah karena pariwisata yang berkembang baik akan merangsang sektor lain untuk tumbuh. Memang harus diakui bahwa salah satu pencapaian tertinggi dari perkembangan pariwisata diindikasikan melalui pertumbuhan ekonomi secara positif. Secara harafiah diterjemahkan bahwa secara kuantitas harus meningkat. meningkatnya angka kunjungan jelas-jelas memiliki implikasi negatif. Singapura. terlampau indah alamnya.MASA DEPAN PARIWISATA INDONESIA Tentu tak pantas apabila keragaman atraksi wisata Indonesia disejajarkan dengan negara seperti Malaysia. Namun yang patut disesalkan apabila kuantitas angka mengabaikan pemeliharaan kualitas atraksi inti. Pemasukan Indonesia tidak ada apa-apanya. Namun. kawasan terumbu karang di kawasan perairan tersebut perlahan rusak. baik naiknya grafik jumlah wisatawan yang datang. 31/03/09). apabila tidak dibarengi peningkatan kualitas atraksi inti akan sangat berdampak negatif. Akibatnya cukup fatal. Sekali lagi dapat dilihat bahwa pertumbuhan secara kuantitas. jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke negara tetangga semisal Malaysia di tahun 2007 lalu saja sudah mencapai 20. maka seharusnya kita kaget bukan kepalang. . generator penggerak pariwisata Bali adalah wisata budayanya yang sarat adat tradisi. Di sisi lain. Pernah diberitakan. bukan karena ada tulisan “miliar dollar US-nya”. Ambil contoh pertumbuhan wisata bawah laut di Bunaken. terlampau kaya budaya. Ada dua aspek yang dinilai. bandingkan pemasukan oleh negara sekecil Malaysia atau Vietnam. jika saat ini pariwisata Bali tengah memasuki masa-masa awal kritis. seiring meningkatnya kunjungan wisatawan yang tertarik dengan keindahan lautnya. jumlah hotel atau akomodasi industri wisata hingga usaha jasa. maupun Thailand. Walaupun kualitas layanan. meningkat pula pertumbuhan sektor lainnya yang berarti pula meningkatnya arus lalu lintas manusia dan barang di kawasan tersebut. Celakanya. Faktor lambannya pertumbuhan pariwisata Indonesia yang sebenarnya perlu diutarakan ke publik. Dari catatan. karena terlampau itulah.43 juta wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. ditengarai bahwa perkembangan industri pariwisata Bali yang cenderung mengabaikan budaya dan merusak ekologi saat ini mengusik tradisi masyarakat yang hidup (Kompas. bukanlah sesuatu yang patut dibanggakan.5 miliar dari 6. Indonesia jelas terlampau beragam. Kondisi Riil Pariwisata Indonesia Catatan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) yang mencanangkan Visit Indonesia Year 2008 dan mengumumkan keberhasilannya menyumbang US$ 7. terus lantas kita cepat berbangga.9 juta kunjungan. Indonesia nampaknya terlena pada adagium sebagai bangsa yang terlalu kaya.

contoh paling konkrit adalah penambahan fungsi baru yang tidak sesuai peruntukan di kawasan situs purbakala Majapahit. kecelakaan transportasi hingga terorisme. epidemi flu burung. Kedua. Ekologi dan Budaya Sebagai Panglima Pariwisata Indonesia akan terus mengalami kemerosotan karena dua faktor utama. Persoalannya memang tidak sesederhana itu. namun apabila pemeliharaan terhadap produk utama diabaikan. Memegang teguh arahan masterplan pariwisata juga menjadi sangat penting. dan mengangkat kembali status kebudayaan daerah sebagai soko guru bagi kebudayaan postmodern adalah tanggung jawab utama. kebudayaan daerah yang tidak terpelihara dengan baik. Depbudpar. gelombang pasang. tidak seharusnya dituding sebagai penyebab utama tidak berkembangnya pariwisata di Indonesia. Menegakkan kembali kedaulatan ekologi tropis. Situ Cipondoh dan yang kasus cukup berat bencana di obyek wisata Situ Gintung. Seberapa besar dampaknya masih menjadi perdebatan. masyarakat cinta budaya serta ahli-ahli pariwisata memiliki peranan yang signifikan dan saling kait mengkait bagi kemajuan pariwisata di daerah-daerah destinasi. pasar Johar di Semarang. kawasan dan peninggalan heritage seperti Braga di Bandung. Unsur pengawasan oleh pihak pemerintah. ekologi tidak terjaga dengan baik. Tidak hanya itu. mengindikasikan gejala parah pengabaian tersebut. Tidak dipedulikannya oleh pihak dinas pariwisata daerah terkait terhadap perubahan status di sekitar situ-situ di daerah Tangerang seperti Situ Antap (Kompas. Apabila kita cerdas. Contohnya peristiwa meletusnya . Suatu daerah seperti Kalimantan yang kaya akan pesona orangutannya. penambahan fungsi di area konservasi situs Majapahit. namun kebanggaan karena keberhasilan menjaga alam dan budaya asli Indonesia. contoh di atas sangat mungkin terjadi pula di kawasan-kawasan wisata yang tersebar merata di seluruh Indonesia. tanah longsor. Bahkan menghargai anugerah potensi wisata asli dengan tidak mensubtitusi ke model wisata bentuk lain merupakan hal mutlak. Kasus ambruknya lokasi wisata Situ Gintung yang notabene adalah lokasi wisata alam mengindikasikan hal tersebut. Pertama. tentu contoh lain juga banyak. 20/04/09). yang seharusnya dapat menjadi model percontohan yang baik. Jadi kebanggaan kita pada laporan akhir tahunan bukan lagi karena kunjungan meningkat sekian persen.kualitas pendukung wisata meningkat. tentu tidak masuk akal jikalau segala hal yang menjadi keunikan wilayah bahkan negara lain dipaksa masuk ke daerah tersebut. Isu bukan kambing hitam Memori dunia pada Indonesia sebagai negara rawan bencana tentu saja memiliki dampak negatif. banjir. mengelola memori dan stigma negatif sebagai disaster prone country akan membimbing kita pada solusi-solusi visioner. swasta dan unsure masyarakat seharusnya terjalin dengan baik. Masyarakat tentu saja akan bertanya-tanya apa saja yang sedang dilakukan pemerintah terhadap warisan nilai budaya daerah yang kini makin tergerus oleh nilai-nilai pragmatis dekonstruksi asing. yang kesemuanya nyaris berlangsung di kawasan kitaran kota besar. Sinyal-sinyal bahwa kualitas pariwisata diabaikan nampak jelas dari pengabaian atraksi wisata atau objek wisata. Permasalahan seperti tsunami.

Mau dibawa kemanakah pariwisata Indonesia oleh bangsa yang besar ini? Sumber : http://community.id . namun lebih bersifat kontraproduktif. tanggap darurat pengembangan pariwisata diarahkan langsung masuk dalam kategori pariwisata minat khusus. naik 33% untuk penerbangan domestik dan naik 50% untuk penerbangan internasional. Antusiasme wisatawan pun langsung meningkat. ekologi dan budaya daerah serta nasional terberangus dan sementara itu upaya meningkatkan kunjungan selalu terkendala kebijakan yang belum pro pariwisata. Bahkan penutupan jalur penerbangan Denpasar-Darwin oleh maskapai penerbangan terbesar Indonesia yang seolah-olah dianggap biasa. bahkan bandara di Bandung naik hingga 67%.ac. kualitas atraksi tidak terjaga dengan baik.gunadarma. Apabila ketidakjelasan ini berlangsung terus menerus. maka dapat ditebak betapa suramnya masa depan pariwisata Indonesia. Setali tiga uang. Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.Merapi yang daya tarik wisatanya adalah kengerian akan kecamuk alam. Kebijakan dan dampaknya Salah satu keluaran kebijakan yang saat ini ditengarai cukup mengganggu adalah dinaikkannya pajak bandara (airport tax). Kenaikan pajak tersebut berbanding terbalik dengan negara pesaing seperti Malaysia yang justru menurunkan pajak bandara di terminal LCC-nya hingga dua kali. memunculkan indikasi bahwa pemerintah mendukung kebijakan yang tidak hanya tidak popular.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful