P. 1
Pelayanan Publik Menurut UU No 25 Tahun.docx gery.docx

Pelayanan Publik Menurut UU No 25 Tahun.docx gery.docx

|Views: 179|Likes:
Published by ridwanhanafi
1
1

More info:

Categories:Types, Research
Published by: ridwanhanafi on Mar 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/07/2016

pdf

text

original

Nama : Heri Mulyanto NIM : 08417141033 Makul : Manajemen Pelayanan Publik Prodi : Administrasi Negara

Pelayanan Publik Menurut UU No 25 Tahun 2009
Untuk meningkatkan kualitas dan menjamin penyediaan pelayanan publik sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan dan korporasi yang baik serta untuk memberi perlindungan bagi setiap warga negara dan penduduk dari penyalahgunaan wewenang di dalam penyelenggaraan pelayanan publik, dengan Persetujuan Bersama DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA dan PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, maka pada tanggal 18 Juli 2009 Indonesia mensahkan Undang-Undang No 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Menurut UU tsb, Pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Ruang lingkup pelayanan publik menurut Undang-Undang Pelayanan Publik meliputi pelayanan barang publik dan jasa publik serta pelayanan administratif yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Dalam ruang lingkup tsb, termasuk pendidikan, pengajaran, pekerjaan dan usaha, tempat tinggal, komunikasi dan informasi, lingkungan hidup, kesehatan, jaminan sosial, energi, perbankan, perhubungan, sumber daya alam, pariwisata, dan sektor strategis lainnya. (Pasal 5 UU No 25 Tahun 2009) Dalam melaksanakan pelayanan publik pemerintah membentuk Organisasi Penyelenggara. Penyelenggara adalah setiap institusi penyelenggara negara, korporasi, lembaga independen yang dibentuk berdasarkan undangundang untuk kegiatan pelayanan publik, dan badan hukum lain yang dibentuk semata-mata untuk kegiatan pelayanan publik. Penyelenggara dan seluruh bagian organisasi penyelenggara bertanggung jawab atas ketidakmampuan, pelanggaran, dan kegagalan penyelenggaraan pelayanan. Organisasi penyelenggaraan pelayanan publik sebagaimana maksud diatas, sekurang-kurangnya meliputi:

c. b. d. menyusun dan menetapkan standar pelayanan. tanggung jawab pelaksanaan kerja sama berada pada penerima kerja sama. e. pelaksanaan pelayanan. d. menempatkan pelaksana yang kompeten. menetapkan. (Pasal 8 UU No 25 Tahun 2009) Penyelenggara dapat melakukan kerja sama dalam bentuk penyerahan sebagian tugas penyelenggaraan pelayanan publik kepada pihak lain. Ketentuanketentuan dalam kerjasama tsb adalah: a. penyelenggara berkewajiban : a. informasi tentang identitas pihak lain dan identitas penyelenggara sebagai penanggung jawab kegiatan harus dicantumkan oleh penyelenggara pada tempat yang jelas dan mudah diketahui masyarakat. penyuluhan kepada masyarakat. dan e. c. b. dan f. pengelolaan pengaduan masyarakat. pos-el (e-mail). pelayanan konsultasi. pengawasan internal. c.a. misalnya pengamanan pada saat penerimaan tamu negara. transportasi pada masa liburan lebaran. Kerja sama tertentu merupakan kerja sama yang tidak melalui prosedur seperti yang dijelaskan diatas. pengelolaan informasi. dengan syarat kerja sama tsb tidak menambah beban bagi masyarakat. menyusun. (Pasal 13 UU No 25 Tahun 2009) Dalam melaksanakan pelayanan publik. dan kotak pengaduan. b. pesan layanan singkat (short message service (sms)). laman (website). sedangkan tanggung jawab penyelenggaraan secara menyeluruh berada pada penyelenggara. perjanjian kerja sama penyelenggaraan pelayanan publik dituangkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan dalam pelaksanaannya didasarkan pada standard pelayanan. penyelenggara juga dapat melakukan kerja sama tertentu dengan pihak lain untuk menyelenggarakan pelayanan publik. dan memublikasikan maklumat pelayanan. antara lain telepon. Selain kerjasama diatas. penyelenggara berkewajiban menginformasikan perjanjian kerja sama kepada masyarakat. penyelenggara dan pihak lain wajib mencantumkan alamat tempat mengadu dan sarana untuk menampung keluhan masyarakat yang mudah diakses. dan penyelenggaraannya tidak bersifat darurat serta harus diselesaikan dalam waktu tertentu. . dan pengamanan pada saat pemilihan umum.

e. memberikan pertanggungjawaban terhadap pelayanan yang diselenggarakan. menyediakan sarana. yaitu Setiap penerima pelayanan dapat dengan mudah mengakses dan memperoleh informasi mengenai pelayanan yang diinginkan. dan harapan masyarakat. h. golongan. akuntabilitas. k. ras. prasarana. gender. i. h. membantu masyarakat dalam memahami hak dan tanggung jawabnya. kesamaan hak. dan l. j. kepastian hukum. baik oleh pemberi maupun penerima pelayanan. berpartisipasi aktif dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang terkait dengan penyelenggaraan pelayanan publik. kepentingan umum. dan status ekonomi. c. d. Pemberian pelayanan tidak boleh mengutamakan kepentingan pribadi dan/atau golongan. keseimbangan hak dan kewajiban. memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai dengan asaspenyelenggaraan pelayanan publik.d. j. e. memberikan pertanggungjawaban sesuai dengan hukum yang berlaku apabila mengundurkan diri atau melepaskan tanggung jawab atas posisi atau jabatan. bertanggung jawab dalam pengelolaan organisasi penyelenggara pelayanan publik. yaitu Setiap warga negara berhak memperoleh pelayanan yang adil. yaitu Jaminan terwujudnya hak dan kewajiban dalam penyelenggaraan pelayanan. melaksanakan pelayanan sesuai dengan standard pelayanan. memenuhi panggilan atau mewakili organisasi untuk hadir atau melaksanakan perintah suatu tindakan hukum atas permintaan pejabat yang berwenang dari lembaga negara atau instansi pemerintah yang berhak. g. i. keterbukaan. berwenang. yaitu Pemberian kemudahan terhadap kelompok rentan sehingga tercipta keadilan dalam pelayanan. keprofesionalan. agama. b. f. ketepatan waktu. k. yaitu Penyelesaian setiap jenis pelayanan dilakukan tepat . yaitu Proses penyelenggaraan pelayanan harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. partisipatif. dan/atau fasilitas pelayanan publik yang mendukung terciptanya iklim pelayanan yang memadai. dan sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. kebutuhan. persamaan perlakuan/tidak diskriminatif. (Pasal 15 UU No 29 Tahun 2009) Adapun asas-asas pelayanan publik tsb adalah: a. yaitu Pelaksana pelayanan harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang tugas. g. yaitu Peningkatan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan dengan memperhatikan aspirasi. fasilitas dan perlakuan khusus bagi kelompok rentan. yaitu Pemenuhan hak harus sebanding dengan kewajiban yang harus dilaksanakan. f. yaitu Pemberian pelayanan tidak membedakan suku. yaitu.

yaitu Pengendalian yang dilakukan oleh pimpinan satuan kerja atau atasan langsung pelaksana. n. l. kemudahan. prasarana. penanganan pengaduan. (Pasal 21 UU No 25 Tahun 2009) Dalam rangka memberikan dukungan informasi terhadap penyelenggaraan pelayanan publik perlu diselenggarakan sistem informasi yang bersifat nasional. m. risiko. mudah. yaitu Kepastian memberikan rasa aman dan bebas dari bahaya. sistem. yaitu Ongkos yang dikenakan kepada penerima layanan dalam mengurus dan/atau memperoleh pelayanan dari penyelenggara yang besarnya ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara penyelenggara dan masyarakat. i. dasar hukum. c. Penyelenggara berkewajiban mengelola system informasi yang terdiri atas sistem informasi elektronik atau nonelektronik. bebas dari bahaya. persyaratan. informasi itu sekurang-kurangnya meliputi: . yaitu Tata cara pelaksanaan penanganan pengaduan dan tindak lanjut. kompetensi pelaksana. j. yaitu Syarat yang harus dipenuhi dalam pengurusan suatu jenis pelayanan. saran. k. mekanisme. jangka waktu penyelesaian. dan masukan. dan/atau fasilitas. yaitu Tata cara pelayanan yang dibakukan bagi pemberi dan penerima pelayanan. termasuk peralatan dan fasilitas pelayanan bagi kelompok rentan. evaluasi kinerja pelaksana yaitu Penilaian untuk mengetahui seberapa jauh pelaksanaan kegiatan sesuai dengan standar pelayanan. keahlian. jumlah pelaksana. yaitu Kemampuan yang harus dimiliki oleh pelaksana meliputi pengetahuan. d. kecepatan. yaitu Jangka waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh proses pelayanan dari setiap jenis pelayanan. yaitu Peralatan dan fasilitas yang diperlukan dalam penyelenggaraan pelayanan. b. dan prosedur. dan risiko keragu-raguan. pengawasan internal. dan pengalaman. f. dan keterjangkauan. yaitu Peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar penyelenggaraan pelayanan. dan terjangkau. termasuk pengaduan.waktu sesuai dengan standar pelayanan. keterampilan. (Pasal 4 UU No 25 Tahun 2009) Komponen standar pelayanan sekurang-kurangnya meliputi: a. dan disediakan kepada masyarakat secara terbuka dan mudah diakses. l. h. biaya/tarif. jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan dalam bentuk komitmen untuk memberikan rasa aman. yaitu Tersedianya pelaksana sesuai dengan beban kerja. sarana. dan keraguraguan. jaminan pelayanan yang memberikan kepastian pelayanan dilaksanakan sesuai dengan standard pelayanan. produk pelayanan. yaitu Setiap jenis pelayanan dilakukan secara cepat. baik persyaratan teknis maupun administratif. yaitu Hasil pelayanan yang diberikan dan diterima sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Sistem informasi yang bersifat nasional tsb dikelola oleh menteri. g. e.

(Pasal 23 UU No 25 Tahun 2009) Untuk kebutuhan biaya/tarif pelayanan publik. Sementara pengawasan eksternal penyelenggaraan pelayanan publik dilakukan melalui: a. dan pengawasan oleh pengawas fungsional sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan c. pengawasan oleh ombudsman sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan pengklasifikasian sampai dengan kepastian penyelesaian pengaduan. standar pelayanan. penanggung jawab. pelaksana. yaitu Standar pelayanan berisi informasi yang lengkap tentang keterangan yang menjelaskan lebih rinci isi standar pelayanan tersebut. alamat pengaduan. struktur organisasi. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi. pengawasan oleh masyarakat berupa laporan atau pengaduan masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik. b. pengelolaan pengaduan. anggaran pelaksanaan. e. penilaian kinerja. (Pasal 31 UU No 25 Tahun 2009) Pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik dilakukan oleh pengawas internal dan pengawas eksternal. maklumat pelayanan. (Pasal 35 UU No 25 Tahun 2009) Penyelenggara berkewajiban menyediakan sarana pengaduan dan menugaskan pelaksana yang kompeten dalam pengelolaan pengaduan serta berkewajiban mengumumkan nama dan alamat penanggung jawab pengelola . yaitu Pengelolaan pengaduan merupakan proses penanganan pengaduan mulai dari tahap penyeleksian.a. yaitu Penilaian kinerja merupakan hasil pelaksanaan penilaian penyelenggaraan pelayananyang dilakukan oleh penyelenggara sendiri. maka penentuan biaya/tarif pelayanan publik tsb ditetapkan dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi. c. anggaran penyelenggaraan. f. Pengawasan internal penyelenggaraan pelayanan publik dilakukan melalui pengawasan oleh atasan langsung sesuai dengan peraturan perundang-undangan. yaitu Profil pelaksana meliputi pelaksana yang bertanggung jawab. profil penyelenggara. yaitu Profil penyelenggara meliputi nama. nomor telepon. nomor telepon. atau oleh pihak lain atas permintaan penyelenggara untuk mengetahui gambaran kinerja pelayanan dengan menggunakan metode penilaian tertentu. alamat pengaduan. dan pos-el (email). dan pos-el (email). b. profil pelaksana. bersama dengan pihak lain. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota. Apabila dibebankan kepada masyarakat atau penerima pelayanan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dan berdasarkan peraturan perundang-undangan. d. pengawasan oleh Dewan Perwakilan Rakyat. penelaahan. pelaksana. pada dasarnya merupakan tanggung jawab negara dan/atau masyarakat.

ombudsman. a. Dalam pengaduannya. nama dan identitas pengadu dapat dirahasiakan. pelaksana yang memberi pelayanan yang tidak sesuai dengan standar pelayanan. uraian pelayanan yang tidak sesuai dengan standar pelayanan dan uraian kerugian material atau immaterial yang diderita. Dalam hal . penyelenggara dan/atau pelaksana wajib memberikannya. (Pasal 36 UU No 25 Tahun 2009) Masyarakat berhak mengadukan penyelenggaraan pelayanan publik. rekomendasi ombudsman. Pengaduan yang disampaikan secara tertulis harus memuat: a. pengadu dapat memasukkan tuntutan ganti rugi. Pengaduan tsb dilakukan paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak pengadu menerima pelayanan. Pengaduan tsb ditujukan kepada penyelenggara. dan tanda tangan. nama dan alamat lengkap. waktu penyampaian. (Pasal 40 UU No 25 Tahun 2009) Pengaduan seperti dimaksud diatas diajukan oleh setiap orang yang dirugikan atau oleh pihak lain yang menerima kuasa untuk mewakilinya. apabila. pengadu melengkapi materi aduannya selambat. (Pasal 43 UU No 25 Tahun 2009) Penyelenggara dan/atau ombudsman wajib menanggapi pengaduan tertulis oleh masyarakat paling lambat 14 (empat belas) hari sejak pengaduan diterima. Dewan Perwakilan Rakyat. dan/atau Dewan Perwakilan Rakyat. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota. dan d. Penyelenggara berkewajiban menindaklanjuti hasil pengelolaan pengaduan tsb. (Pasal 42 UU No 25 Tahun 2009) Pengaduan tertulis tsb dapat disertai dengan bukti -bukti sebagai pendukung pengaduannya. yang sekurang-kurangnya berisi informasi lengkap atau tidak lengkapnya materi aduan tertulis tsb. dan b. Dalam keadaan tertentu.pengaduan serta sarana pengaduan yang disediakan. permintaan penyelesaian yang diajukan. dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dalam batas waktu tertentu. tempat. b. penyelenggara yang tidak melaksanakan kewajiban dan/atau melanggar larangan. c. Dalam hal pengadu membutuhkan dokumen terkait dengan pengaduannya dari penyelenggara dan/atau pelaksana untuk mendukung pembuktiannya itu. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi. Dalam hal materi aduan tidak lengkap.lambatnya 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak menerima tanggapan dari penyelenggara atau ombudsman sebagaimana diinformasikan oleh pihak penyelenggara dan/atau ombudsman. Penyelenggara berkewajiban mengelola pengaduan yang berasal dari penerima pelayanan.

Pengajuan gugatan perbuatan melawan hukum tsb.berkas pengaduan tidak dilengkapi dalam waktu tsb. masyarakat dapat mengajukan gugatan terhadap penyelenggara ke pengadilan. Masih belum baiknya kondisi PNS ( gaji. (Pasal 52 UU No 25 Tahun 2009) Dalam hal penyelenggara diduga melakukan tindak pidana dalam penyelenggaraan pelayanan publik sebagaimana diatur dalam undang-undang ini. maka pengadu dianggap mencabut pengaduannya.kualitas dan akses.keterampilan . mengenai proporsi akses dan kategori kelompok masyarakat.pendidikan. Pelaksanaan pelayanan publik menurut UU No 25 Tahun 2009 masih memiliki beberapa kendala. Kendala tsb disebabkan oleh belum dikeluarkan Peraturan pemerintah mengenai ruang lingkup. Analisis Berbicara mengenai pelayanan public dengan dikeluarkanya UndangUndang pelayanan public No 25 tahun 2009 mungkin kita harus berkaca dan melihat kembali latar belakang kondisi pelayanan public di Indonesia saat ini. (Pasal 53 UU No 25 Tahun 2009). dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pengajuan gugatan terhadap penyelenggara.komitmen) .akses yang dimiliki masih bermasalah.menurut salomo ada 6 hal penyebab buruknya pelayanan public 1.prosedur. mengenai sistem pelayanan terpadu. harganya pun semakin mahal ( paling tidak untuk sejumlah pelayanan tertentu) kemudian sarat dengan ketidakpastian baik itu waktu.Dimulai dari kualitasya yang masih sangat memperhatinkan. Menurut hemat saya ini sebuah masalah jika tidak diselesaikan dengan cepat dan tanggap mengapa demikian karena legitimasi pemerintah tentunya salah satunya dapat di ukur dari seberapa baik pemerintah memberikan pelayanan kepada masyrakat dan sebarapa besar masyrakat merespon semua hal ini. mengenai pedoman penyusunan standar pelayanan. mengenai tata cara pengikutsertaan masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan Peraturan presiden mengenai mekanisme dan ketentuan pemberian ganti rugi Tentunya dalam masalah ini ada yang tidak beres seperti pepatah ada udang di balik batu apa yang sebenarya penyebab buruknya pelayanan public di Indonesia. tidak menghapus kewajiban penyelenggara untuk melaksanakan keputusan ombudsman dan/atau penyelenggara.biaya. masyarakat dapat melaporkan penyelenggara kepada pihak berwenang. (Pasal 44 UU No 25 Tahun 2009) Dalam hal penyelenggara melakukan perbuatan melawan hukum dalam penyelenggaraan pelayanan publik sebagaimana diatur dalam undang-undang pelayanan publik.

Masih belum baiknya kondisi struktur dan aturan main dalam organisasi pemerintah terutama penyedia pelayanan public.namun dipihak lain ombudsmen itu sendiri memang tidak memiliki kekuasaan eksekusi. 3.  Kewajiaban bagi penyelenggara atau penyedia pelayanan public tidak disertai kewajiban atau pengguna pelayanan public dengan demikian . Budaya organisasi (shared value)dalam birokrasi belum kondusif untuk mendorong pelayanan public yang berkualitas prima. Kemudian system penganggaran yang harus terus di perbaiki 5. Harapanya ialah pelayanan public dapat diberikan secara prima dan professional .25 tentang pelayanan public merupakan hal yang din anti-nanti oleh berbagai komponen masyarakat bahkan pemerintah itu sendiri. Tentunya sebuah harapan dari masyarakat bahwa masalah-masalah diatas dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya dan dengan kehadiran dari UU No.  Keberadaan ombudsmen disatu pihak merupakan kekuatan baru sebagai pengawas pelayanan public. Masih buruknya management pengelolaan pemerintahan tertama yang berkaitan dengan manajemen pelayanan public 4. Berikut beberapa keunggulan dan kelemahan dari UU No 25 tahun 2009 : KEUNGGULAN:  Alasan yang pertama ialah bahwa dalam UU ini mengatur hak dan kewajiban masyarakat/penerima/dan penyelenggara/penyedia pelayanan public Keharusan adanya tanggungjawab/akuntabilitas semua pihak  Adanya keharusan bagi penyelenggara pelayanan public untuk membuat standar pelayanan.  Adanya proses evaluasi kinerja pelayanan public. KELEMAHAN :  Belum ada pengaturan yang berkaitan dengan akses pada pelayanan public.  Adanya kewajiban untuk membangun mekanisme complain bagi penerima pelayanan yang melakukan complain  Adanya tindakan yang lebih tegas terhadap penyedia pelayanan public jiak melakukan kesalahan yang berat.2.sehingga hanya dapat memberikan rekomendasi. misalnya bagaimana nasib mereka yang ditolak untuk mendapatkan perawatan kesehatan atau pelayanan pendidikan jika tidak mampu membayar.  Adanaya lembaga ombudsmen sebagai lembaga yang akan mengawasi pelaksanaan pelayanan public. Kepemimpinan puncak diberbagai tingkat organisasi pemerintahan masih lemah 6. secara umum dapat dijelaskan bahwa UU pelaayanan public dapat dikatakan cukup baik.

blog. Sehingga dapat mengakibatkan pemberian layanan memakan waktu yang lama.unsoed. Hal ini sekaligus dapat menjadi ancaman (threats) bagi pemerintah sebagai penyedia layanan publik untuk keluar dari belenggu budaya birokrasi yang masih bersifat patrilineal. Kelemahan (weackness).com/2010/03/analisis-uu-no25-tahun-2009tentang. Kemudian yang terpenting ialah segera laksanakan reformasi administrasi untuk mengefektifkan pelaksanaan UU pelayanan public yang ada. budaya birokrasi pemerintahan kita yang masih bersifat patrilineal.blogspot. Paling tidak seandainya ada perubahan lagi kedepanya maka pemerintah sudah memiliki acuan yang harus dilakukan. http://lp3si.html http://indiahono. Tentunya dengan dikeluarkanya Undang-Undang ini masyarakat punya harapan lebih dari semua itu namun yang menjadi catatan ialah berbagai kelemahan yang ada harus menjadi perhatian oleh pemerintah.id/2010/05/04/uu-no-25-tahun-2009-mungkinkahmewujudkan-pelayanan-publik-yang-berkeadilan/ . pada hal buruknya pelayanan public karena tidak sehatnya kondisi birokrasi atau administrasi dalam pemerintah.  Keluarnya UU pelayanan public tidak berbarengandengan gerakan reformasi administrasi yang signifikan.wordpress.ac.partisipasi masyarakat dibatasi dalam uu ini.com/2010/06/02/pelayanan-publik-menurut-uu-no-25-tahun2009/ http://administratormuda.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->