MAKALAH SUMBER DAYA ENERGI

PEMANFAATAN ENERGI NUKLIR

OLEH :

Noor Padya Rahmi Muhammad Rusman Muhammad Syahrul

9228.0023 9228.0025 9228.0026

JURUSAN TEKNIK KIMIA

UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
MAKASSAR 2011

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahi Robbil Alamin, kami panjatkan puji syukur kepada allah SWT, karena atas izin dan rahmat-nya sehingga makalah Smber Daya Energi dengan judul “ PEMEMFAATAN ENERGI NUKLIR“ dapat kami selesaikan. Dalam penyusunan makalah ini, kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempuirnaan. Oleh karena itu, kami minta segala bentuk saran dan kritik yang bersifat membangun bagi laporan ini. Tak lupa pula kami mengucapakan banyak terima kasih kepada keluarga ”Google” kami yang telah banyak membantu dalam hal penyusunan makalah ini dan tak lupa pula seluruh pihak yang telah membantu kami. Amin. Demikianlah sekapur sirih dari kami dan lebih kurangnya mohon dimaafkan. Wassalamualaikum wr wb.

Makassar, Penyusun

i

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..................................................................................... i DAFTAR ISI ................................................................................................... ii DAFTAR GAMBAR ....................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN ............................................................................. 1 Apa itu nuklir ............................................................................... 1 Indonesia punya tambang nuklir .................................................. 3

BAB II TENAGA NUKLIR SEBAGAI SUMBER ENERGI ........................ 4 Bahan bakar nuklir ...................................................................... 6 Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) .................................... 7 Desain PLTN ............................................................................... 7

BAB III PENGGUNAAN NUKLIR UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK ..... 9 Energi nuklir ................................................................................ 10 Prinsip kerja PLTN ...................................................................... 12 Jenis-jenis reactor nuklir .............................................................. 17

BAB IV SEJARAH PLTN DI INDONESIA ................................................... 20 Pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia ...................................... 27 Isu proyek pembangunan PLTN .................................................. 29 Pemanfaatan tenaga nuklir ........................................................... 30 PLTN butuh lokasi yang tepat ..................................................... 30 Indonesia telah siap ...................................................................... 31

BAB V DAMPAK DAN PENANGANAN DARI PEMAMFAATAN NUKLIR SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK............................... 32 BAPETEN- Badan pengawas tenaga nuklir di Indonesia............ 40 Penanganan limbah radioaktif oleh BATAN ............................... 40

DAFTAR PUSTAKA

ii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 : Reaksi pemisahan inti (reaksi fisi) .............................................. 2 Gambar 2 : Bahan tambang uranium ............................................................. 3 Gambar 3 : Proses pengolahan uranium......................................................... 6 Gambar 4 : Salah satu desain PLTN .............................................................. 7 Gambar 5 : Reaksi D-T Fusion ...................................................................... 10 Gambar 6 : Reaksi berantai divergen ............................................................. 13 Gambar 7 : Skema reactor nuklir ................................................................... 15 Gambar 8 : Bentuk nyata dari inti reactor ...................................................... 16 Gambar 9 : Bentuk nyata dari batang reactor kendali .................................... 17 Gambar 10 : Diagram alir reactor alir tekan .................................................... 20 Gambar 11 : Diagram alir reactor alir didih ..................................................... 22 Gambar 12 : Diagram alir reactor alir berat ..................................................... 23 Gambar 13 : Diagram alir reactor alir gas suhu tinggi ..................................... 24 Gambar 14 : Data distribusi izin yang diberikan pada kegiatan medis tiap propinsi di nusantara ....................................................................................... 28 Gambar 15 : Data distribusi izin yang diberikan pada kegiatan industri tiap propinsi di nusantara ....................................................................................... 28 Gambar 16 : Para pekerja sedang menangani sampah nuklir .......................... 30 Gambar 17 : Penyimpanan sampah nuklir ....................................................... 34 Gambar 18 : Daur ulang limbah nuklir ............................................................ 34 Gambar 19 : Pengolahan limbah nuklir pada balai BATAN ........................... 41

iii

pemanfaatan yang bijaksana. dan dampak penggunaan energi minyak bumi terhadap lingkungan hidup menjadi tema-tema yang menarik dan banyak didiskusikan. bertanggung jawab.BAB I PENDAHULUAN Masalah energi merupakan salah satu isu penting yang sedang hangat dibicarakan. pengembangan energi-energi alternatif. Apa Itu Nuklir? Apa yang terbayangkan dalam benak kita ketika mendengar kata “nuklir”? Sepertinya sebagian besar orang berpikir bahwa nuklir itu sesuatu yang mengerikan dan berbahaya. penemuan sumber energi baru. Padahal. Salah satu alternatif sumber energi baru yang potensial datang dari energi nuklir. Isu-isu ini telah membentuk bayangan buruk dan menakutkan tentang nuklir dan pengembangannya. Apakah itu benar? Seperti ada pepatah mengatakan: “Tak kenal maka tak sayang”. Semakin berkurangnya sumber energi. identik dengan bom dan dampak radiasi yang ditimbulkannya. Pemanasan global yang diyakini sedang terjadi dan akan memasuki tahap yang mengkhawatirkan disebut-sebut juga merupakan dampak penggunaan energi minyak bumi yang merupakan sumber energi utama saat ini. Dampak lingkungan dan semakin berkurangnya sumber energi minyak bumi memaksa kita untuk mencari dan mengembangkan sumber energi baru. tidak dapat dipungkiri bahwa energi nuklir adalah salah satu alternatif sumber energi yang layak diperhitungkan. nuklir dianggap sebagai sesuatu yang tidak baik dan berbahaya. 1 . dan terkendali atas energi nuklir dapat meningkatkan taraf hidup sekaligus memberikan solusi atas masalah kelangkaan energi. Bagi kebanyakan orang. Isu energi nuklir yang berkembang saat ini memang berkisar tentang penggunaan energi nuklir dalam bentuk bom nuklir dan bayangan buruk tentang musibah hancurnya reaktor nuklir di Chernobyl. begitu pula dengan penilaian kita terhadap nuklir. Meski dampak dan bahaya yang ditimbulkan amat besar.

Nuklir adalah sebutan untuk bentuk energi yang dihasilkan melalui reaksi inti. baik itu reaksi fisi (pemisahan) maupun reaksi fusi (penggabungan). yakni atom Barium (Ba141) dan atom Kripton (Kr-92) serta tiga neutron (warna hitam di kanan). silahkan cek nama-nama unsur tadi dalam sistem 2 . perhatikan gambar berikut : Gambar 1 : Reaksi pemisahan inti (reaksi fisi) Atom uranium (U-235) (digambarkan dengan warna hitam merah di sebelah kiri) memiliki inti yang tidak stabil ketika ada neutron (warna hitam di paling kiri) yang ditembakkan pada inti atom tersebut. Namun melalui reaksi pemisahan inti (reaksi fisi). Bagaimana caranya sebuah unsur radioaktif mampu menghasilkan panas yang besar? Tentu saja bukan dengan dibakar. Berikut ini akan dibahas secara lebih mendalam lagi mengenai berbagai pemanfaatan energi nuklir yang telah dilakukan manusia sampai saat ini. manusia sudah banyak melakukan berbagai upaya dan penelitian dalam rangka pemanfaatan energi nuklir. para peneliti dan orang-orang yang bergelut di bidang nuklir telah banyak memberikan kontribusi bagi kemajuan pengembangan teknologi nuklir. Dengan berlandaskan asumsi bahwa nuklir dapat bermanfaat bagi manusia. Biar tidak terlalu rumit penjelasannya.Jika kita bersikap terbuka dan mencoba untuk mengenal nuklir lebih dalam lagi. ternyata kita dapat menemukan “kebaikan-kebaikan” yang dapat diberikan nuklir bagi kesejahteraan hidup manusia. maka inti atom uranium akan membelah menjadi dua buah inti atom. Di zaman ini. Sumber energi nuklir yang paling sering digunakan untuk PLTN adalah sebuah unsur radioaktif yang bernama Uranium. Jika ingat ama pelajaran kimia.

Masih ingat dengan hukum kekekalan massa-energi bukan (pelajaran Fisika kelas 3 SMA)? Nah. Tapi soal ini masih akan diteliti dulu. Perkiraan bahwa Pulau Papua menyimpan cadangan uranium atau bahan baku nuklir dalam jumlah besar didasarkan pada kesamaan jenis batuan Papua dengan batuan Australia yang telah diketahui menyimpan cadangan uranium terbesar di dunia. maka selisih massa (disebut defek massa) tersebut berubah menjadi energi panas yang besarnya sekitar 200 MeV (Mega elektron volt). satu gram uranium saja tentu memiliki banyak inti.periodik unsur.Jika suatu PLTN seukuran 1. urai Djarot. maka dengan cadangan di Kalbar saja yang mencapai 29 ribu ton Uranium. Sehingga panas yang dihasilkan pun luar biasa besar. karena massa atom sebelum pembelahan lebih besar dari pada massa atom setelah pembelahan." kata Deputi Pengembangan Teknologi Daur Bahan Nuklir dan Rekayasa Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Dr Djarot S Wisnubroto kepada pers di Jakarta. Selasa malam. ujarnya. Karena Uranium bahan tambang.000 MW membutuhkan 200 ton Uranium per tahun. maka bentuknya juga padat Gambar 2 : Bahan tambang Uranium Indonesia Punya tambang uranium? "Indonesia memiliki cadangan uranium 53 ribu ton yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). ini baru satu buah inti atom. itu berarti bisa memasok Uranium selama 145 tahun" (Dikutip dari Antara) 3 . yakni sebanyak 29 ribu ton di Kalimantan Barat dan 24 ribu ton sisanya ada di Bangka Belitung."Selain itu Papua juga diindikasikan memiliki cadangan uranium yang cukup besar.

Kelemahan : Untuk sekarang. a. Nuklir Kelebihan : Bahan bakarnya tidak mahal. Bensin Kelebihan : Sangat mudah untuk didistribusikan. Kelemahan : Dibutuhkan kontrol untuk polusi udara dari pembakaran batu bara tersebut. energinya cukup tinggi. matahari. maka dibutuhkan banyaknya sumber energi listrik. Batu Bara Kelebihan : Tidak mahal bahan bakarnya. Sumber energi di dunia yang tersedia saat ini meliputi energi batu bara. b. Masalah kepemilikan energi nuklir.BAB II TENAGA NUKLIR SEBAGAI SUMBER ENERGI Seiring dengan perkembangan dunia di mana populasi semakin bertambah. disebabkan karena bahayanya nuklir sebagai senjata pemusnah massal dan produk buangannya yang sangat radioaktif. Kelemahan : Butuh biaya yang besar untuk sistem penyimpanannya. hidrogen. terdapat kelebihan dan kelemahan masing-masing. mudah untuk didapat. dan biomassa. bensin. dan naiknya gaya hidup di negara-negara maju. nuklir. dan harganya semakin mahal seiring dengan ketersediaannya. Energi yang dihasilkan sangat tinggi. dan tidak mempunyai efek rumah kaca dan hujan asam. angin. Dari masing-masing jenis energi di atas. perkembangan teknologi yang semakin pesat. 4 . berkontribusi terhadap peristiwa hujan asam dan pemanasan global. disebabkan dari bahaya radiasi energi nuklir itu sendiri. c. sumber bahan bakarnya sudah tinggal sedikit. mudah untuk didapatkan. mudah untuk dipindahkan (dengan sistem keamanan yang ketat). Berkontribusi terhadap pemanasan global.

Biaya perawatan dan meregenerasi energinya semakin murah dari waktu ke waktu. Terbatas untuk area yang berangin saja. masih dibutuhkan area yang luas untuk meletakkan panel surya dan energi yang dihasilkan dari panel surya tersebut masih sangat sedikit. Biomassa Kelebihan : Masih dalam tahap pengembangan. Pada saat musim badai. karena terdapat beberapa sumber energi (seperti bensin dan batu bara) yang ketersediaannya di alam semakin sedikit. membutuhkan energi yang lebih besar untuk membuat hidrogennya sendiri. f. angin dapat merusak instalasi pembangkit listrik. 5 . e. membutuhkan instalasi pembangkit yang tidak terlalu besar. dan area. sehingga dibutuhkan sumber energi yang baru. Angin Kelebihan : Angin mudah untuk didapatkan dan gratis. Dengan berdasarkan fakta di atas. berkontribusi terhadap pemanasan global. Kelemahan : Sangat mahal untuk biaya produksi. Kelemahan : Membutuhkan banyak pembangkit untuk menghasilkan energi yang besar. waktu. Hidrogen Kelebihan : Mudah dikombinasikan dengan oksigen untuk menghasilkan air dan energi. membutuhkan sistem penyimpanan energi yang mahal. Matahari Kelebihan : Kelemahan : Energi matahari bebas untuk didapatkan.d. Sumber energi ini baik digunakan di daerah pedesaan terutama pada daerah pertanian. Kelemahan : Tidak efisien jika hanya sedikit instalasi pembangkit yang dibangun. Tergantung pada cuaca. Untuk teknologi saat ini. dapat dilihat sumber energi dari nuklir sangat dibutuhkan. g.

Siklus bahan bakar nuklir penting adanya karena terkait dengan PLTN dan senjata nuklir. penggunaan. uranium diproses menjadi “Yellow Cake”. dan pembuangan dari material-material ini termasuk dalam siklus bahan bakar nuklir. Hingga saat ini. Kedua. bahan bakar nuklir yang umum dipakai adalah unsur berat fissil yang dapat menghasilkan reaksi nuklir berantai di dalam reaktor nuklir. dan kegiatan yang berkaitan dengan penambangan. Proses di atas berdasarkan siklus bahan bakar nuklir. pemurnian. demikian bila dianalogikan dengan bahan bakar kimia yang dibakar untuk menghasilkan energi. Gambar 3 : Proses pengolahan Uranium Bahan bakar nuklir tradisional yang digunakan di USA dan beberapa negara yang tidak melakukan proses daur ulang bahan bakar nuklir bekas mengikuti empat tahapan seperti yang terdapat dalam gambar di atas. Pertama. uranium diperoleh dari pertambangan. 6 . atau tanpa proses pengkayaan untuk kemudian langsung ke tahap ke-4 sebagaimana yang terjadi untuk bahan bakar reaktor nuklir pada umumnya. Langkah berikutnya adalah mengubah “Yellow Cake” menjadi UF6 untuk proses pengkayaan dan kemudian diubah menjadi uranium dioksida. Bahan bakar fissil yang sering digunakan adalah 235U dan 239Pu.Bahan Bakar Nuklir Bahan bakar nuklir adalah semua jenis material yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi nuklir.

7 . Jumlah pembangkit tenaga listrik di dunia diperkirakan lebih dari 400 buah dengan 100 buah di antaranya berada di Amerika Serikat. menurut International Atomic Energy Agency (IAEA). 75 persen tenaga listriknya dihasilkan oleh reaktor nuklir. 230 PLTN di seluruh dunia menggunakan jenis ini. Desain PLTN Salah satu jenis PLTN adalah Pressurized Water Reactor (PWR). Di Prancis. gambar skemanya : Gambar 4 : Salah satu desain PLTN Lihat. Reaktor jenis ini adalah reaktor paling umum. Beberapa negara membutuhkan tenaga nuklir yang lebih besar daripada negara lain. containmentnya sendiri dibuat dengan bahan struktur yang tidak mampu ditembus oleh radiasi yang dipancarkan saat terjadi reaksi inti. di dalam reactor vessel juga terdapat control rod yang berfungsi sebagai batang pengendali reaksi inti. air yang bersuhu tinggi dan yang bersentuhan langsung dengan bahan bakar Uranuim (warna merah) selalu berada di dalam containment.Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) menyediakan sekitar 17 persen dari total tenaga listrik dunia.

Di dunia ini sudah ada berapa banyak PLTN? Tabel 1 : Status PLTN di Dunia 8 .

inti bermasa berat membelah menjadi inti bermasa ringan. Jadi reaksi fusi adalah reaksi umum yang “meminyaki” matahari dan telah dipakai di bumi untuk melepaskan energi dalam jumlah yang besar didalam termonuklir atau bom hydrogen. -Fusi Nuklir Proses fusi pada dasarnya adalah sebuah anti tesis dari proses fisi. dan produk ini disertai oleh dua atau tiga neutron dan radiasi fisi gamma. disebut produk isi. Sebelum melanjutkan ke prinsip kerja dari PLTN ini. Ketiga bahan bakar ini besifat radioaktif tetapi mereka mempunyai massa paruh yang sangat lama. dan senjata nuklir meledak. bahkan elemen yang paling ringan. Adapun tiga bahan bakar yang dapat berfisi antara lain : Uranium-235 (U235). Tetapi fusi inti atom yang ringan. Fusi nuklir adalah sumber energi yang menyebabkan bintang bersinar. membentuk inti atom yang lebih besar dan melepaskan energi. Proses ini membutuhkan energi yang besar untuk menggabungkan inti nuklir. inti senyawa yang terangsang terbelah menjadi dua inti massa yang lebih rendah. inti bermasa ringan bergabung dalam rangka melepaskan kelebihan energi pengikatan. Uranium-233 (U233) dan Plutonium-239 (Pu239). -Fisi Nuklir Proses fisi adalah proses utama pada reaktor nuklir terjadi ketika sebuah inti bermassa berat. ada baiknya penyusun terangkan sedikit tentang Proses Fisi dan Fusi Nuklir. Pada reaksi fisi. Sedangkan pada reaksi fusi. Dalam fisika.BAB III PENGGUNAAN NUKLIR UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK Secara umum yang dimaksudkan dengan PLTN adalah pembangkit listrik tenaga nuklir yang merupakan suatu kumpulan mesin yang dapat membangkitkan tenaga listrik dengan memanfaatkan tenaga nuklir sebagai tenaga awalnya. fusi nuklir (reaksi termonuklir) adalah sebuah proses di mana dua inti atom bergabung. yang membentuk inti atom 9 . sambil melepaskan kelebihan energi pengikatan. hidrogen. Dalam proses fisi.

yang lebih berat dan netron bebas.6 elektron volt lebih kecil satu per sejuta dari 17 MeV yang dilepas oleh reaksi Deuterium Tritium (D-T) fusion seperti gambar di bawah ini. seperti pembakaran kayu. Gambar 5 : Reaksi D-T Fusion Energi Nuklir Di dalam inti atom tersimpan tenaga inti (nuklir) yang luar biasa besarnya. akan menghasilkan energi yang lebih besar lagi dari energi yang dibutuhkan untuk menggabungkan mereka maka sebuah reaksi eksotermik yang dapat menciptakan reaksi yang terjadi sendirinya. Besar energi yang tersimpan (E) di dalam inti atom adalah seperti dirumuskan dalam kesetaraan massa dan energi oleh Albert Einstein : E=mC Dimana m C : massa bahan (kg) : kecepatan cahaya (3 x 108 m/s). Tenaga nuklir itu hanya dapat dikeluarkan melalui proses pembakaran bahan bakar nuklir. Proses ini sangat berbeda dengan pembakaran kimia biasa yang umumnya sudah dikenal. minyak dan batubara. Contoh: energi ionisasi yang diperoleh dari penambahan elektron ke hidrogen adalah 13. karena energi pengikat yang mengelem kedua inti atom jauh lebih besar dari energi yang menahan elektron ke inti atom. Energi yang dilepas di banyak reaksi nuklir lebih besar dari reaksi kimia. 10 .

6 x 1020 (atom) x 200 (MeV/atom) = 51. maka energi listrik yang dapat diperoleh dari 1 g U235 adalah : E listrik = (30/100) x 81. Jadi reaktor nuklir sebetulnya hanyalah tempat dimana reaksi nuklir berantai terkendali dapat dilangsungkan.2 x 1022 MeV Jika energi tersebut dinyatakan dengan satuan Joule (J). Dalam peristiwa ini reaksi nuklir sengaja tidak dikendalikan agar dihasilkan panas yang luar biasa besarnya sehingga ledakan bom memiliki daya rusak yang maksimal. Ambil 1 g (0. Agar reaksi nuklir yang terjadi dapat dikendalikan secara aman dan energi yang dibebaskan dari reaksi nuklir tersebut dapat dimanfaatkan.t). maka manusia berusaha untuk membuat suatu sarana reaksi yang dikenal sebagai reaktor nuklir.92 x 109 J Dengan menganggap hanya 30 % dari energi itu dapat diubah menjadi energi listrik.001 kg) bahan bakar nuklir U235. Untuk mendapatkan gambaran tentang besarnya energi yang dapat dilepaskan oleh reaksi nuklir.Energi nuklir berasal dari perubahan sebagian massa inti dan keluar dalam bentuk panas.6 x 10-13 (J/MeV) = 81. Jumlah atom di dalam bahan bakar ini adalah : N = (1/235) x 6.2 x 1022 (MeV) x 1.02 x 1023 = 25. maka peralatan elektronik seperti pesawat tv dengan daya (P) 100 W dapat dipenuhi kebutuhan listriknya oleh 1 g U235 11 . Karena setiap proses fisi bahan bakar nuklir U235 disertai dengan pelepasan energi sebesar 200 MeV. berikut ini diberikan contoh perhitungan sederhana. Reaksi nuklir tak terkendali terjadi misal pada ledakan bom nuklir. yaitu reaksi nuklir berantai tak terkendali dan reaksi nuklir berantai terkendali.92 x 109 J = 24.6 x 10-13 J.s ( E = P. Dilihat dari proses berlangsungnya. ada dua jenis reaksi nuklir. maka 1 g U235 yang melakukan reaksi fisi sempurna dapat melepaskan energi sebesar : E = 25. Reaksi berantai di dalam reaktor nuklir ini tentu sangat berbeda dengan reaksi berantai pada ledakan bom nuklir.6 x 1020 atom U235. maka energi yang dilepaskan menjadi : E = 51.58 x 109 J Karena 1J = 1 W. di mana 1 MeV = 1.

PLTN mendapatkan suplai panas dari reaksi nuklir. Uap air yang dihasilkan dipakai untuk memutar turbin sehingga dihasilkan energi gerak (kinetik).58 x 107 sekon (detik) sama lamanya dengan 7. Karena memanfaatkan panas hasil fisi. 3. Panas hasil reaksi nuklir tersebut dimanfaatkan untuk menguapkan air pendingin. bisa pendingin primer maupun sekunder bergantung pada tipe reaktor nuklir yang digunakan. maka reaktor daya dirancang berdaya thermal tinggi dari orde ratusan hingga ribuan MW.58 x 107 s Angka 24.78 tahun terusmenerus tanpa dimatikan. sedang PLTU mendapatkan suplai panas dari pembakaran bahan bakar fosil seperti batubara atau minyak bumi.selama : t = E listrik / P = 24. 2. Proses pemanfaatan panas hasil fisi untuk menghasilkan energi listrik di dalam PLTN adalah sebagai berikut : 1. Bahan bakar nuklir melakukan reaksi fisi sehingga dilepaskan energi dalam bentuk panas yang sangat besar. maka energi listrik dari 1 g U235 bisa dipakai untuk mensuplai kebutuhan listrik pesawat TV selama lebih dari 15 tahun. Reaktor daya hanya memanfaatkan energi panas yang timbul dari reaksi fisi. yang umumnya sudah dikenal secara luas. 12 . sedang kelebihan neutron dalam teras reaktor akan dibuang atau diserap menggunakan batang kendali. 4. Energi kinetik dari turbin ini selanjutnya dipakai untuk memutar generator sehingga dihasilkan arus listrik. Reaktor daya dirancang untuk memproduksi energi listrik melalui PLTN. Yang membedakan antara dua jenis pembangkit listrik itu adalah sumber panas yang digunakan.58 x 109 (J) / 100 (W) = 24. Jika diasumsikan pesawat TV tersebut hanya dinyalakan selama 12 jam/hari. Prinsip Kerja PLTN Proses proses kerja PLTN sebenarnya hampir sama dengan kerja pembangkit listrik konvensional seperti pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

boiling water reactor bisa mewakili PLTN pada umumnya. di dalam reaktor. perisai (perisai termal). Gambar 6: Reaksi berantai divergen 13 . yakni setelah ada reaksi nuklir fisi. Atau dengan kata lain reaktor nuklir merupakan suatu wadah bahan-bahan fisi dimana proses reaksi berantai terjadi terus menerus tanpa berhenti atau tempat terjadinya reaksi pembelahan inti (nuklir). . secara bertubi-tubi. Bagian utama dari reaktor nuklir yaitu: elemen bakar (batang-batang bahan bakar). moderator dan elemen kendali.Secara ringkas dan sederhana. Kemudian uap panas masuk ke turbin dan turbin generator yang menghasilkan listrik.Uranium-233 (U233). Bahan bakar yang digunakan didalam reaktor nuklir ada tiga jenis antara lain : . rancangan PLTN terdiri dari air mendidih.Uranium-235 (U235). Dari ketiga jenis bahan bakar diatas. yang paling sering digunakan sebagai bahan bakar reaktor adalah Uranium-235 (U235). Reaktor Nuklir adalah suatu alat dimana reaksi berantai dapat berputar poros turbin dihubungkan dengan dilaksanakan berkelanjutan dan dikendalikan. . maka timbul panas atau tenaga lalu dialirkanlah air di dalamnya.Plutonium-239 (Pu239).

maka energi panas yang dihasilkan adalah konstan. Tidak berfisi. Uranium-233) bereaksi dengan neutron termal/lambat yang akan menghasilkan unsur-unsur lain dengan cepat serta menimbulkan energi panas dan neutron-neutron baru. 4. Apabila jumlah nutron yang dilepaskan oleh proses fisi sama dengan jumlah empat bagian nutron diatas. Apabila lebih besar. 3. Dengan mengatur kerapatan neutron ini maka tingkat daya raktor nuklir dapat ditentukan.Reaksi fisi berantai terjadi apabila inti dari suatu unsur dapat belah (Uranium-235. yaitu : 1. Neutron yang dilepaskan dalam suatu reaksi berantai dapat dibagi menjadi empat kelompok. Untuk mengendalikan reaksi berantai dalam reaktor nuklir maka digunakanlah bahan yang dapat menyerap neutron. Perangkat pengatur kerapatan neutron pada reaktor nuklir ini disebut dengan elemen kendali. ditangkap oleh material batang kendali (control-rod). Tidak berfisi. Jika elemen kendali disisipkan penuh diantara elemen bakar. Meninggalkan material fisi. 2. maka reaksi berantai akan berhenti. ditangkap oleh U239 dan U233. maka elemen kendali akan menyerap neutron secara maksimum sehingga reaksi berantai akan dihentikan dan daya serap batang kendali akan berkurang bila batang kendali ditarik menjauhi elemen bakar. Atau sebaliknya jika jumlah nutron yang dihasilkan lebih kecil. bahkan reaksi dapat dihentikan sama sekali (sampai 0) pada saat semua neutron terserap oleh bahan penyerap. Gambar dibawah menunjukkan skema sebuah reaktor nuklir. 14 . ditangkap oleh U238 membentuk Pu239. maka laju fisinya naik dan menjadi tidak terkendali. Berfisi. Yang bertujuan untuk mengatur kerapatan dari neutron. misalnya Boron dan Cadmium. Di sini pengendalian dilakukan terhadap pelepasan dan penyerapan neutron selama berlangsungnya reaksi berantai.

biasanya dibuat dari besi. atau U-233. Inti reaktor : Dibuat dari batang-batang bahan bakar yang berisi uranium alam. 3. Tangki Reaktor 6. Moderator dapat juga dicampur dengan bahan bakar. Reflektor 5. 15 . air ringan (normal). Fluida Pendingin 7. dan sinar gamma) yang terjadi karena proses fisi. plutoium. Moderator 3. Biasanya dibuat dari granit yang membungkus bahan bakar. Karena itu perisai menyelubungi inti reaktor. Perisai Termal 4. Perisai Biologi 8. Batang-batang kendali 1. tetapi mungkin juga air berat. Perisai Termal : Berfungsi menyerap radiasi (parikelb .Moderator : Berfungsi untuk memperlambat kecepatan nutron sehingga berkecepatan termal. 2. nutron yang Makalah PLTN2005 12 terlepas. Batang-batang bahan bakar tersebut dapat dicampur dengan material-material tidakberfisi. Inti reactor 2. menyerap energi dan menjadi panas. atau berilium.Gambar 7 : Skema reactor nuklir Komponen utama reaktor nuklir antara lain : 1. uranium yang dipercaya.

Reflektor : Berfungsi untuk memantulkan kembali nutron yang meninggalkan inti bahan bakar. Batang-batang kendali biasanya terbuat dari boron atau hafnium yang dapat menyerap nutron. Pada gambar diatas menunjukkan bahwa tepi moderator juga berfungsi sebagai reflektor. Perisai biologi dapat dibuat dari besi. yaitu dengan menyerap nutron berlebihan yang terjadi dari proses fisi. 7. Batang-batang kendali: Berfungsi mengendalikan proses fisi (pembangkitan panas) di dalam reaktor. 8. reflektor dan perisai termal. Menjaga agar bahan bakar reaktor dan perlengkapannya ada pada temperature yang diperbolehkan (aman dan tidak rusak). Dengan demikian tangki reaktor membentuk pula saluran untuk mengatur aliran pendingin melalui dan mengelilingi inti reaktor. Fluida Pendingin: Membawa panas yang dihasilkan dari proses fisi untuk berbagai keperluan. 5. Tangki Reaktor : Berfungsi untuk membungkus seluruh inti reaktor. selain reflektor yang diletakkan di dalam perisai termal dan menyelubungi inti reaktor. Perisai Biologi : Membungkus reaktor untuk menahan dan melemahkan semua radiasi yang mematikan sebagai akibat dari proses fisi.4. antara lain sebagai pemanas air ketel pada pusat tenaga uap. 6. timah hitam atau beton tebal dicampur oksida besi. Gambar 8: Bentuk nyata dari inti reaktor 16 .

Perbedaan tersebut ditandai dengan perbedaan tipe reaktor daya yang digunakannya. Masing-masing jenis PLTN / tipe reaktor daya umumnya dikembangkan oleh negara-negara tertentu. pengayaan uranium baru bisa 17 . Perbedaan jenis reaktor daya yang dikembangkan antara satu negara dengan negara lain juga dipengaruhi oleh tingkat penguasaan teknologi yang terkait dengan nuklir oleh masing-masing negara. sehingga seringkali suatu jenis PLTN sangat menonjol dalam suatu negara. PLTN menggunakan panas. Pada awal pengembangan PLTN pada tahun 1950-an. jenis pendinging serta perbedaanperbedaan lainnya. Perbedaan berbagai tipe reaktor daya itu bisa terletak pada penggunaan bahan bakar. moderator.Gambar 9: Bentuk nyata dari batang-batang kendali Jenis-jenis Reaktor Nuklir Teknologi PLTN dirancang agar energi nuklir yang terlepas dari proses fisi kehidupan operasinya penghasil dapat dimanfaatkan sebagai sumber sistim energi yang dalam dalam tungku sehari-hari. Dewasa merupakan sebuah reaktor daya yang berperan sebagai ini ada berbagai jenis PLTN yang beroperasi. tetapi tidak dioperasikan oleh negara lain.

Disebut Reaktor Air Ringan karena tinggi sebagai bahan moderator sekaligus pendingin ini terdiri atas Reaktor Air tekan atau PWR (Pressurized Water Reactor) dan Reaktor Air Didih atau BWR (Boiling Water Reactor) dengan jumlah yang dioperasikan masing-masing mencapai 18 . c. Oleh sebab itu. LWR : Light Water Reactor / Reaktor air Ringan. PLTN yang pertama kali beroperasi di ketiga negara tersebut menggunakan reaktor berbahan bakar uranium alam.  PWR : Presured Water Reactor / Reaktor Air Tekan. sehingga kedua negara tersebut pada saat itu sudah mulai mengembangkan reaktor daya berbahan bakar uranium diperkaya. Macam-Macam Reaktor Nuklir : a.  BWR : Boiling Water Reactor / Reaktor Air Mendidih. HTGR : High Temperatur Gas Reactor / Reaktor Gas Suhu Tinggi. Namun dalam perkembangan berikutnya. f. b. HWR : Heavy Water Reactor / Reaktor Air Berat. d. Reaktor Rusia. e. LWR (Light Water Reactor) / Reaktor air Ringan Sebagian besar reaktor daya yang beroperasi dewasa ini adalah jenis Reaktor Air Ringan atau LWR (Light Water Reactor) yang mulamula dikembangkan di AS dan H2O kemurnian reaktor. MSBR : Molten Salt Breder Reactor / Reaktor Pembiak Garam Meleleh. antara lain : 1. LMFBR : Liquit Metal Fast Breder Reactor / Reaktor Pembiak Cepat Logam Cair. terutama Inggris dan Perancis juga mengoperasikan PLTN berbahan bakar uranium diperkaya. h.dilakukan oleh Amerika Serikat dan Rusia. SGHWR : Steam Generating Heavy Water Reactor / Reaktor Air Berat Generator Uap. GCFBR : Gas Coold Fast Breder Reactor / Reaktor Pembiak Cepat Pendingin Gas. LWBR : Light Water Breder Reactor / Reaktor Pembiak Air Ringan. Sementara itu di Kanada. g. saat itu dipusatkan pada Perancis dan Inggris pada program pengembangan reaktor daya berbahan bakar uranium alam. Berikut ini adalah beberapa keterangan yang akan menjelaskan tentang jenis-jenis dari reaktor nuklir.

Dalam reaktor ini dilengkapi dengan alat pengontrol tekanan tekanan (pessurizer) sistim yang dipakai untuk mempertahankan pendingin primer. Air in dimasukkan kedalam pembangkit uap (satu atau dua) dengan tekanan 1000 psi. dan suhu 500˚F.5 % terdiri atas berbagai type reaktor daya lainnya. PWR (Presured Water Reactor) / Reaktor Air Tekan Reaktor Air Tekan juga menggunakan H2O sebagai pendingin sekaligus moderator. Sebaliknya apabila tekanan dalam sistim bertambah. air akan mendidih dan menguap pada suhu 100 ºC. Pada pendigin primer memakai air dan dipanaskan inti sampai 600˚F tetapi air ini tidak mendidih karena berada didalam bejana yang bertekanan tinggi (sebesar 2250 psi). terdapat di pemanas listrik air.5 % dari total reaktor daya yang beroperasi. Pada tekanan udara normal. Bedanya dengan Reaktor Air Didih adalah penggunaan dua macam sekunder. a. Sedang sisanya sebesar 26. Sistim pressurizer terdiri atas sebuah tangki yang dilengkapi dengan pemanas listrik dan penyemprot reaktor berkurang. yaitu pendingin primer dan yang dihasilkan dari reaksi fisi dipakai untuk memanaskan air pendingin primer. Panas pendingin. Dalam hal ini antara kedua pendingin tersebut hanya terjadi pertukaran panas tanpa terjadi 19 . Tekanan pada sistim pendingin primer dipertahankan pada posisi 150 Atm untuk mencegah agar air pendingin primer tidak mendidih pada suhu sekitar 300 ºC. Jika tekanan dalam teras akan memanaskan air yang dalam tangki pressurizer sehingga terbentuklah uap dalam sistim pendingin primer tambahan yang akan menaikkan tekanan primer. maka sistim penyemprot air pendingin akan mengembunkan sebagian uap sehingga tekanan uap berkurang dan sistim pendingin primer akan kembali ke keadaan semula. air pendingin primer dialirkan ke sistim pembangkit uap sehingga terjadi pertukaran panas antara sistim pendingin primer dan sistim pendingin sekunder. Dalam proses kerjanya. Setelah melalui turbin uap dikembalikan ke kondensor.52 % dan 21.

maka daya reaktor akan segera turun dengan sendirinya. Pada Reaktor Air Tekan perputaran sistim pendingin primernya betul-betul tertutup. Reaktor Air Tekan juga mempunyai keandalan operasi dan keselamatan yang sangat baik. karena dipisahkan oleh sistim pipa. Tekanan pada sistim pendingin sekunder dipertahankan pada tekanan udara normal sehingga air dapat menguap pada suhu 100 ºC. Namun karena menggunakan dua sistim pendingin. Apabila terjadi kenaikan suhu dalam teras reaktor secara mendadak. Salah satu faktor penunjangnya adalah karena reaktor ini mempunyai koefisien reaktivitas negatif. Diagram Alir Reaktor Air Tekan 20 . Gambar 10. antara kedua pendingin itu panas Terjadinya pertukaran menyebabkan air pendingin sekunder menguap.kontak atau percampuran. maka efisiensi thermalnya sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Reaktor Air Didih. sehingga apabila terjadi kebocoran bahan radioaktif di dalam teras reaktor tidak akan menyebabkan kontaminasi pada turbin. Uap yang terbentuk di dalam sistim pembangkit uap ini selanjutnya dialirkan untuk memutar turbin.

2 MPa. BWR (Boiling Water Reactor) / Reaktor Air Mendidih Reaktor jenis ini menggunakan air biasa (H2O) sebagai moderator maupun pendinginnya. Setelah melalui turbin. Efisiensi thermal ini menunjukkan prosentase panas hasil fisi yang dapat dikonversikan menjadi energi listrik.Gambar 10. dengan tingkat 21 . Turbin tekanan tinggi menerima uap pada suhu sekitar 290 ºC dan tekanan sebesar 7. Dalam reaktor ini digunakan bahan bakar U235 pengayaannya 3-4 % dalam bentuk UO2. panas hasil fisi dipakai secara langsung untuk menguapkan air pendingin dan uap yang terbentuk langsung dipakai untuk memutar turbin. Diagram Alir Reaktor Air Tekan b. sehingga termasuk kelompok reaktor air biasa / ringan. Sebagian uap diteruskan lagi ke turbin tekanan rendah. Pada reaktor air didih ini. Dengan sistim ini dapat diperoleh efisiensi thermal sebesar 34 %. uap tersebut akan mengalami proses pendinginan sehingga berubah menjadi air yang langsung dialirkan ke teras reaktor untuk diuapkan lagi dan seterusnya.

bahwa sebuah reaktor air berat uranium dioksida alam (UO2) dapat dipakai sebagai bahan bakar. Jenis reaktor dan ini sering disebut oleh CANDU Atomic (Canada Energi Deuterium Uranium) Commission dikembangkan dari Kanada. Reaktor 22 . D = Deuterium sebagai moderatornya. Selanjutnya dapat pula dikemukakan. Bilamana pada reaktor air biasa moderator reaktor ini moderatornya (H2O) berada dalam sebuah bejana.Gambar 11. Diagram Alir Reaktor Air Didih 2. pada (D2O) berada didalam pipa-pipa tekanan yang besar (calandria). HWR (Heavy Water Reactor) / Reaktor Air Berat Reaktor ini mempergunakan air berat (D2O.

Reaktor mempunyai sistim pendingin primer dan sekunder. kemurnian D2O harus dijaga pada tingkat 95-99. sedang sistim pendingin sekundernya menggunakan H2O. sehingga kemungkinan adanya kebocoran D2O dapat diketahui secara dini. perlu adanya usaha penanggulangan kebocoran D2O baik dalam bentuk uap maupun cairan. Air berat merupakan bahan yang harganya sangat mahal dan secara fisik maupun kimia tidak dapat dibedakan secara langsung dengan H2O. D2O dalam reaktor CANDU hanya dimanfaatkan sebagai sistim pendingin primer. Diagram Alir Reaktor Air Berat 23 . Oleh sebab itu. pembangkit uap dan pengontrol tekanan untuk mempertahankan tekanan tinggi pada sistim pendingin primer. Seperti lintang serapannya terhadap neutron CANDU sangat juga halnya Reaktor Air tekan. Aliran ventilasi dari ruangan dilakukan secara tertutup dan selalu dipantau tingkat kebasahannya.8 %. Dalam pengoperasian reaktor CANDU.ini menggunakan bahan bakar uranium alam sehingga harus digunakan air berat yang penampang kecil. Gambar 12.

Elemen bahan bakar yang digunakan dalam Reaktor Gas Suhu Tinggi berbentuk bola. (sistim sekunder) Dalam reaktor ini juga ada sistim pemisah antara sistim pendingin primer yang radioaktif dan sistim pendingin sekunder yang tidak radioaktif. demikian seterusnya. Gambar 13. suhu gas He akan turun menjadi 250 ºC. Gas He selanjutnya dipompakan lagi ke teras reaktor untuk mengambil panas fisi. Reaktor ini mampu menghasilkan panas hingga 750 ºC dengan efisiensi thermalnya sekitar 40 %. Panas yang dibangkitkan dalam teras reaktor dipindahkan menggunakan pendingin He (sistim primer) ke pembangkit uap. Proses fisi dalam teras reaktor mampu memanaskan gas He hingga mencapai suhu 750 ˚C. 0. Rata-rata setiap butir bahan bakar tinggal di dalam teras selama enam bulan pada operasi beban penuh. HTGR (High Temperatur Gas Reactor) / Reaktor Gas Suhu Tinggi Reaktor Gas Suhu Tinggi adalah jenis reaktor yang menggunakan pendingin gas helium (He) dan moderator grafit. tiap elemen mengandung 192 gram carbon.2 gram Th232 yang dapat dibiakkan menjadi bahan bakar baru U233. Dalam pembangkit uap ini panas akan diserap oleh sistim uap air umpan dan uap yang dihasilkannya dialirkan ke turbin.000 butir yang diletakkan di dalam teras reaktor.3.96 gram U235 dan 10. Setelah terjadi pertukaran panas dengan sistim sekunder. reaktor ini membutuhkan bahan bakar bola berdiameter 60 mm sebanyak ± 675. Diagram Alir Reaktor Gas Suhu Tinggi 24 . Dalam operasi normal.

dari sodium primer kesodium di dalam loop sekunder didalam penukar gas menengah (IHX). 25 . LMFBR (Liquit Metal Fast Breder Reactor) / Reaktor Pembiak Cepat Logam Cair. Sistem dari reaktor ini adalah sejenis reaktor cepat pendingin sodium dan programnya disempurnakan beberapa kali. seperti halnya dalam setiap reaktor daya pendingin-sodium. Selain yang telah dipaparkan diatas reaktor juga ada yang berupa reaktor pembiak cepat logam cair (LMFBR). Reaktor ini adalah prototip daya 975-MWth (375 MWe) dan berguna untuk persediaan listrik bagi kisi TVA. energi fisi di transfer ke sodium primer. Dalam sistem ini.4. dan akhirnya ke sistem uap air.

Reaktor nuklirnya sendiri sangat dirahasiakan dan dibangun di bawah stadion olah raga Universitas Chicago. 26 . Inggris. Lokasi tersebut diteliti Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerjasama dengan NIRA dari Italia. PLTN pertama di dunia yang memenuhi syarat komersial dioperasikan pertama kali pada bulan Oktober 1956 di Calder Hall. Sejarah pemanfaatan energi nuklir melalui Pusat Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dimulai beberapa saat setelah tim yang dipimpin Enrico Fermi berhasil memperoleh reaksi nuklir berantai terkendali yang pertama pada tahun 1942. Sukses pengoperasian PLTN tersebut telah mengilhami munculnya beberapa PLTN dengan model yang sama di berbagai tempat. 5 di antaranya terletak di Jawa Tengah. pengembangan pemanfaatan energi nuklir masih sangat terbatas. 11 lokasi di pantai utara dan 3 lokasi di pantai selatan. pada tahun 1951. Perancis. Listrik pertama yang dihasilkan dari PLTN terjadi di Idaho. telah dimulai pembahasan awal dengan membentuk Komisi PersiapanPembangunan PLTN. Selanjutnya pada tahun 1954 PLTN skala kecil juga mulai dioperasikan di Rusia. Tidak lama kemudian. yaitu baru dilakukan di Amerika Serikat dan Jerman. Komisi ini kemudian melakukan pemilihan lokasi dan tahun 1975 terpilih 14 lokasi potensial. Proses rencana pembangunan PLTN di Indonesia cukup panjang.BAB IV SEJARAH PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR (PLTN) DI INDONESIA. Sistim PLTN di Calder Hall ini terdiri atas dua reaktor nuklir yang mampu memproduksi sekitar 80 juta Watt tenaga listrik. Dari keempat belas lokasi tersebut. Mulai saat itu manusia berusaha mengembangkan pemanfaatan sumber tenaga baru tersebut. Tahun1972. Cumberland. Namun pada mulanya. Amerika Serikat. Kanada dan Rusia juga mulai menjalankan program energi nuklirnya.

Radiasi sinar gamma juga banyak digunakan untuk membasmi bakteria dalam proses sterilisasi makanan. Di berbagai belahan dunia. analisa komposisi dan uji bahan tak rusak. ketebalan kertas. Kontribusi nyata tampak dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Tabel 2 :Produk Pelayanan Perizinan Bidang Pemanfaatan FRZR Medis/Kesehatan FRZR Industri FRZR Penelitian Surat Izin Bekerja ( SIB) Bahan Nuklir Jumlah 5421 4659 49 3500 38 Juli 2008 27 . kualitas pipa dan lain sebagainya. sehingga bisa mengurangi efek rumah kaca di planet kita ini.Pemanfaatan Tenaga Nuklir di Indonesia Berlawanan dengan kebanyakan pendapat orang. Berbagai macam penggunaan tenaga nuklir muncul dalam kehidupan kita. kita menggunakan teknik nuklir untuk menghasilkan varietas padi unggul dan murah. teknologi radiasi juga telah banyak digunakan industri. terutama untuk memeriksa volume produk minuman dalam kemasan. Selama lebih dari seratus tahun. Selain itu. Sinar radiasi juga dapat digunakan sebagai teknik perunut. diagnosa proses industri. tenaga nuklir telah dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam bidang pertanian. tenaga nuklir memberikan banyak manfaat bagi peradaban manusia. sehingga mampu memenuhi kebutuhan nutrisi kita. tenaga nuklir telah dan akan menjadi alternatif penting dalam menyediakan tenaga listrik tanpa menghasilkan gas rumah kaca.

yang menunjukkan pentingnya energi nuklir bagi kesejahteraan kita dan perlunya 28 . membuat UU No 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran. Peta distribusi izin yang diberikan pada kegiatan industri di tiap provinsi di Indonesia Memandang hal di atas. bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat. pemerintah Indonesia.Peta Pemanfaatan Tenaga Nuklir di Indonesia Gambar 14: Peta distribusi izin yang diberikan pada kegiatan medis di tiap provinsi di Indonesia Gambar 15.

Setiap permasalahan memiliki solusi. fabrikasi bahan bakar nuklir. tercantum pada Undang-undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Nasional 29 . sikap optimistis perlu diterapkan untuk proyek besar seperti ini. keselamatan radiasi dan lingkungan dilakukan dalam rangka persiapan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Banyak masyarakat Indonesia yang menentang pembangunan PLTN karena dianggap hanya akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan. Bila dilihat dari sejarah dan pengalaman bangsa Indonesia.Adapun dasar pertimbangan pemanfaatan energi nuklir untuk pembangkit listrik yang lebih jelas dan tegas. Indonesia pun turut andil dalam pengembangannya. sedangkan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) diberikan wewenang dan tanggung jawab melalui tugas pengawasan untuk meminimalisasi resiko yang berkaitan dengan penggunaan tenaga nuklir di Indonesia. Usaha untuk meningkatkan manfaat dari energi nuklir dilaksanakan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). pengelolaan limbah radioaktif. Isu Proyek Pembangunan PLTN Tenaga Nuklir kian ramai dibicarakan dalam setiap pertemuanpertemuan penting di berbagai belahan dunia. Terbukti pada tahun 50an Presiden pertama Indonesia Soekarno sudah mulai mewujudkan visi tentang energi nuklir. sebenarnya nuklir bukanlah barang baru bagi Indonesia. Pengawasan penggunaan tenaga nuklir dimaksudkan untuk menjamin pemakaian yang baik dan benar dengan tetap menjaga penggunaan khusus untuk tujuan damai dan memberikan manfaat dan kesejahteraan pada masyarakat seluasluasnya.keselamatan dalam penggunaanya. Alasan utama Indonesia dalam pengembangan PLTN adalah kebutuhan energi yang besar oleh masyarakat Indonesia dengan populasi penduduk yang sangat padat. dengan harapan Indonesia akan diakui oleh dunia internasional di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Para peneliti yang bekerja pada BATAN (Badan Peneliti Atom Nasional) melalui sarana dan fasilitas yang ada melakukan riset teknologi nuklir untuk pengembangan industri nuklir seperti teknologi reaktor dan keselamatan nuklir dengan menggunakan reaktor riset berdaya 30 MWth.

Namun sepertinya hal itu kurang tepat 30 . diyakini bisa menambah pasokan listrik di Indonesia. Dalam bidang penelitian terutama banyak dilakukan oleh BATAN mulai dari skala kecil sampai dengan skala besar. kesehatan. Ada beberapa hal yang dikhawatirkan. gauging. Dengan adanya tenaga nuklir. emisi gas dapat berkurang. Tenaga nuklir juga dimanfaatkan pada bidang-bidang lainnya seperti bidang pertanian. Pemanfaatan dalam bidang kesehatan dapat dilihat seperti untuk diagnosa. Karena tenaga nuklir memiliki manfaat yang sangat banyak. PLTN butuh lokasi yang tepat Salah satu hal penting dalam perencanaan adalah lokasi pembangunan. dengan demikian Indonesia dapat memproduksi minyak bumi lebih banyak. peternakan. logging. yakni secara geografis cukup banyak wilayah Indonesia yang berada di atas patahan-patahan tektonik yang rentan akan gempa bumi. analisa bahan. Badan Peneliti Atom Nasional telah meneliti sejumlah wilayah di pulau Jawa yang kira-kira tepat untuk proyek pembangunan PLTN. dan juga letak geografisnya yang di ujung pantai juga strategis dalam mendukung teknologi pendingin sisi nuklir yang akan menggunakan air laut. hidrologi. Selain itu diharapkan masyarakat Indonesia tidak memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap petroleum. Pemanfaat Tenaga Nuklir Tenaga nuklir diharapkan bisa menjadi sumber energi masa depan Indonesia. perunut (tracer) dan lain-lain. Sehingga lokasi yang tepat adalah lokasi yang tidak rawan terhadap gempa bumi. kedokteran nuklir. Pihak BATAN berpendapat. Selain itu. kaos lampu. penggunaan untuk terapi dimana radiasi digunakan untuk membunuh sel-sel kanker. wilayah Jepara dinilai aman dari patahan-patahan tektonik yang menyebabkan gempa. Cukup jelas keseriusan pemerintah dalam perencanaan pembangunan PLTN maka masyarakat tidak perlu merasa takut berlebih karena pastinya para peniliti berpikir panjang mengenai pengelolaan limbah nuklir. industri. terutama di pulau padat penduduk seperti yang ada di pulau Jawa. dan berita terakhir menyebutkan bahwa Semenanjung Muria adalah lokasi yang dituju.Jangka Panjang. penggunaan zat radioaktif dan sinar-X untuk radiografi.

Indonesia dinilai yang paling maju terutama dari kesiapan SDM dan infrastruktur. diantara negara-negara berkembang dan pendatang baru di bidang pemanfaatan energi nuklir untuk pembangkit listrik. hal ini menunjukkan kepercayaan mereka terhadap potensi nuklir yang dimiliki Indonesia. kondisi tanah Jawa sangat subur untuk pertanian dan masih produktif. Amerika Serikat dan Rusia pun telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan Indonesia dalam proyek pembangunan reaktor nuklir. Lokasi yang cukup tepat adalah seperti lokasi reaktor nuklir di Gorontalo. kita pun perlu mengingat limbah nuklir yang sangat berbahaya. Diharapkan agar masyarakat dapat melihat berbagai macam perspektif dan dapat berpikir kritis untuk kepentingan bersama. Hal penting lainnya adalah. 31 . Indonesia Telah siap Menurut BATAN. Masyarakat Indonesia harus jeli melihat kemajuan teknologi yang dan berpikir terbuka terhadap hal-hal baru namun tetap selektif. karena menurut penelitian lahannya sudah tidak produktif lagi dan jauh dari pemukiman penduduk. Kini hanya tinggal menunggu kesiapan masyarakat Indonesia. Situasi berubah cepat mengikuti alur waktu. Rasanya kurang bijaksana apabila harus mengorbankan sisi produktifitasnya. termasuk dalam aspek safeguards.mengingat populasi penduduk yang padat di pulau Jawa dan dipastikan lokasi pembangunan tidak jauh dari pemukiman penduduk. Sehingga program transmigrasi pemerintah akan terhambat. Oleh karenanya. Di samping itu pembangunan PLTN berarti membuka lapangan kerja baru yang mendorong masyarakat berbondong-bondong pergi ke pulau Jawa dan akan menambah kepadatan penduduk. Karena masyarakat Indonesia masih kurang akan pengetahuan tenaga nuklir. Pemerintah dan peneliti harus segera melakukan publikasi dan sosialisasi mengenai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.

adalah dapat menghasilkan daya listrik yang cukup besar sehingga pada saat terjadi beban puncak pemakaian daya listrik. Organ-organ tubuh yang sensitif akan dan menjadi rusak. mengubah fungsi asli sel atau bahkan dapat membunuhnya. b. yaitu : a. Masalah lain juga ditimbulkan oleh limbah/sampah nuklir terhadap tingkat kesuburan tanah limbah/sampah nuklir merupakan semua sisa bahan (padat atau cair) yang dihasilkan dari proses pengolahan uranium. juga dapat mengubah kondisi atom itu sendiri. antara lain : a. Radiasi tak langsung adalah radiasi yang terjadi lewat makanan dan minuman yang tercemar zat radio aktif. Sel akan mati. c. air. Kerusakan dapat timbul pada sel telur atau testis.  Dampak negatif adanya PLTN Reaktor nuklir sangat membahayakan dan mengancam keselamatan jiwa manusia. b. Baik radiasi organ langsung tubuh maupun melalui tidak sel-sel langsung. akan mempengaruhi fungsi pembentukannya. Sel-sel tubuh bila tercemar radio aktif uraiannya sebagai berikut: terjadinya ionisasi akibat radiasi dapat merusak hubungan antara atom dengan molekul-molekul sel kehidupan. Radiasi yang diakibatkan oleh reaktor nuklir ini ada dua. yang akan memulai proses bayi-bayi cacat. pada akhirnya dapat menimbulkan kanker. baik melalui udara.Pada prinsipnya. Terjadi penggandaan sel. ada tiga akibat radiasi yang dapat berpengaruh pada sel. 32 . kita tidak perlu kuatir lagi akan adanya pemadaman bergilir.BAB V DAMPAK DAN PENANGANAN DARI PEMANFAATAN NUKLIR SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK  Dampak positif adanya PLTN Dampak positif dari adanya PLTN ini. maupun media lainnya. Radiasi Langsung yaitu radiasi yang terjadi bila radio aktif yang dipancarkan mengenai langsung kulit atau tubuh manusia.

2. Limbah tersebut harus disimpan dalam puluhan. tidak bisa dibuang atau dihilangkan seperti jenis sampah domestik lainnya (sampah organik dan lain-lain. 3. ratusan bahkan ribuan tahun. Setelah 10-20 kali waktu paronya. Konsentrasi dan Pengepakan (Concentration and Containment): digunakan untuk limbah radioaktif yang sangat toksik dengan dengan waktu yang panjang. Gambar 16: Para pekerja sedang menangani sampah nuklir 33 . dan itu memerlukan waktu ribuan tahun. zat-zat tersebut mengalami perusakan atau pmbusukan ke tingkat yang tidak berbahaya atau kemudian dapat diencerkan dan disebarkan ke lingkungan. dan bersifat radioaktif.) Sampah nuklir ini harus ditimbun dengan cara yang paling aman. Pengenceran dan penyebaran (Dilute and Disprese): Limbah dengan konsentrasi rendah dilepas ke udara. air atau tanah untuk diencerkan atau dilarutkan sampai ke tingkat yang aman. Penundaan dan Perusakan (Delay and Decay): Dapat digunakan untuk limbah radioaktif dengan waktu paro (half-lives) relatif singkat. Hal yang saat ini dapat dilakukan oleh manusia hanyalah menunggu sampai sampah nuklir tersebut tidak lagi bersifat radioaktif.misalnya sisa bahan bakar nuklir yang tidak digunakan lagi. Zat-zat tersebut disimpan dalam bentuk cair atau lumpur di dalam tangki. Selain itu ada 3 metode lain yang dapat digunakan untuk membuang limbah radioaktif yaitu: 1. tergantung dari komposisinya. Zat-zatnya tidak hanya sangat radioaktif tapi juga bersuhu yang sangat panas.

Gambar 17 Tempat penyimpanan sampah Nuklir Gambar 18 : Daur ulang Limbah Nuklir 34 .

c. Tabel 3 Beberapa kecelakaan yang pernah terjadi pada PLTN di beberapa lokasi Industri di dunia yang berkisaran pada tahun 1976 – 1986. b. yaitu Plutonium memiliki hulu ledak yang sangat dahsyat. Di samping itu. antara lain : a. Salah satu yang dihasilkan oleh PLTN. Sebab Plutonium inilah. salah satu bahan baku pembuatan senjata nuklir. tenaga nuklir memancarkan radiasi radio aktif yang sangat berbahaya bagi manusia. Kota Hiroshima hancur lebur hanya oleh 5 kg Plutonium. Limbah yang dihasilkan (Uranium) bisa berpengaruh pada genetika.Ada beberapa bahaya lain dari PLTN yang perlu dipertimbangkan. yang jangkauan radiasinya sangat luas dan berakibat fatal bagi lingkungan dan makhluk hidup. 35 . Kesalahan manusia (human error) yang bisa menyebabkan kebocoran.

36 .

gas-gas ini kebanyakan dibuang begitu saja ke lingkungan. hujan asam. Delapan level tersebut adalah : 37 . pembakaran batubara di seluruh dunia menciptakan sekitar 9 milyar ton CO2 per tahun. parahnya lagi. gangguan pernafasan dan lain-lain. juga gas-gas yang termasuk gas rumah kaca penyebab global warming. Data yang ane dapat nih.Tetapi tahukah anda? bahwa pembangkit listrik tenaga batubara (yang saat ini kita pakai) pun mengandung bahaya yang tidak kalah dengan bahaya radiasi nuklir. pembakaran batu bara menghasilkan gas-gas berbahaya. berbeda dengan teknologi PLTN yang senantiasa menjaga agar radiasinya tetap berada di dalam reaktor. Perbandingan dengan sumber energi lain ane tampilkan dalam gambar Berikut : Tabel 4 : Jumlah pengeluaran CO2 International Atomic Energy Agency (IAEA) telah memperkenalkan 8 level skala kejadian kecelakaan nuklir agar menjadi informasi yang tepat terhadap masyarakat luas. Level level tersebut dikatagorikan berdasarkan tingkatan pengaruh/efek baik dalam PLTN itu sendiri maupun keluar PLTN.

Tabel 5 : Tingkat bahaya pada nuklir Level 7 Level ini mengkatagorikan kecelakaan nuklir yang mengakibatkan efek yang sangat besar terhadap kesehatan dan lingkungan di dan sekitar PLTN. Level ini bisa disamakan dengan kasus kecelakaan non-nuklir di Bhopal. 38 . India pada tahun 1984 dimana ribuan orang dikabarkan meninggal dunia. Inggris tahun 1957. Yang termasuk dalam level ini adalah kecelakaan Chernobyl yang terjadi di Negara bekas Uni Soviet. Level 6 Pada level ini. Contohnya adalah kecelakaan di Mayak. Contoh dari level ini yaitu kecelakaan/kebakaran pada rekator nuklir di Windscale. baik PLTN maupun kegiatan industri yang berbasis raioaktif. kecelakaan nuklir diindikasikan dengan keluarnya radioaktif yang cukup signifikan. Level 5 Level ini mengindikasikan kecelakaan yang mengeluarkan zat radioaktif yang terbatas. sekarang Ukraina pada tahun 1986. sehingga memerlukan pengukuran lebih lanjut. bekas Negara Uni Soviet pada tahun 1957.

39 . Level 3 Kecelakaan yang dikelompokkan dalam level ini yaitu kecelakaan yang mengakibatkan efek yang sangat kecil dimana masih dibawah level/batas yang diizinkan. namun tidak ada perangkat keselamatan yang memadai.Contoh lainnya yaitu kecelakaan di Three Mile Island yang merusak inti reaktor pada tahun 1979 Level 4 Level ini mengelompokkan kecelakaan nuklir yang mengakibatkan efek yang kecil terhadap lingkungan sekitar. terjadi sebanyak 5 kali dari 1955 sampai 1979 PLTN Saint-Laurent (Perancis) tahun 1980 Buenos Aires (Argentina) tahun 1983 PLTN Tokaimura (Jepang ) tahun 1999. Contoh dari kecelakaan level ini yaitu kecelakaan pada THORP plant Sellafield di Inggris tahun 2005. namun tetap ada kontaminasi didalam area. Level 0 Pada level ini tidak memerlukan tingkat keselamatan yang signifikan dan relevan. Level 1 Pada level ini. Contoh kecelakaan dalam level ini adalah kecelakaan pada PLTN Forsmark Swedia pada bulan Juli 2006 yang lalu. Beberapa contoh kejadian kecelakaan dalam level ini yaitu kecelakaan pada :     Sellafield (Inggris). Level ini juga mengindikasikan kecelakaan yang disebabkan oleh kegagalan untuk memenuhi syarat syarat keselamatan yang seharusnya ada. dikatagorikan kecelakaan yang merupakan anomaly dari pengoperasian sistem . Level 2 Kecelakaan pada level ini tidak mengakibatkan efek apapun keluar larea. Disebut juga sebagai “out of scale”. inti reaktor dan pekerja (sesuai dengan batas limit yang diizinkan).

akan dibawa kemana dan diapakan zat radioaktif yang sudah tidak digunakan lagi? Jawabnya adalah dikirim ke Pusat Teknologi Limbah Radioaktif dan mengalami proses yang dinamakan pengelolaan limbah radioaktif.BAPETEN . Penanganan Limbah Radioaktif Oleh Batan Kita mulai dari sejarah pemanfaatan zat radioaktif di Indonesia. UU Tenaga Nuklir tahun 1997 memberikan mandat pada BAPETEN untuk membuat peraturan. yaitu pemanfaatan sumber radiasi untuk industri dan rumah sakit. Pertanyaan kemudian adalah. melakukan inspeksi dan mengambil langkah penegakan peraturan untuk menjamin kepatuhan pengguna tenaga nuklir terhadap peraturan dan ketentuan keselamatan. Jadi Pusat ini merupakan satu-satunya institusi di Indonesia yang wajib mengelola limbah radioaktif. kerapatan produk. Sampai saat ini terdapat lebih dari 300 perusahaan atau institusi yang terdaftar sebagai pengguna zat radioaktif. menentukan tinggi permukaan cairan dalam suatu wadah terutup dan banyak lagi. Dengan makin berkembangnya teknologi nuklir dan penggunaannya di masyarakat makin meluas. pengawasan ditujukan untuk memastikan keselamatan masyarakat dan lingkungan. dan dalam hal ini dilaksanakan oleh Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR). Penggunaan zat radioaktif di negeri kita dimulai pada era akhir tahun 50an. Menurut Undang-undang No. 10 tahun 1997 tentang Ketenaganukliran maka tugas pengelolaan limbah radioaktif adalah tanggung jawab BATAN. Pemanfaatan di Rumah Sakit antara lain untuk diagnosis dan radiotherapy.Badan Pengawas Tenaga Nuklir di Indonesia Pengawasan tenaga nuklir di Indonesia tidak bisa dihindari dan sangat diperlukan. 40 . BAPETEN melaksanakan kewajiban pemerintah dalam mengawasi penggunaan tenaga nuklir. Berdasarkan UndangUndang. Selain itu tentu saja laboratorium di BATAN juga memanfaatkan zat radioaktif dalam dalam eksperimennya. menerbitkan izin. Pemanfaatan di industri antara lain untuk kendali ketebalan.

bila memungkinkan dikurangi volumenya (misalnya limbah cair dengan proses penguapan. Untuk limbah usia panjang ini. Sebagian besar limbah radioaktif yang tersimpan di PTLR mempunyai umur yang pendek sehingga diharapkan untuk waktu yang tidak terlalu lama menjadi bahan yang tidak radioaktif. Teknologi penyimpanan akhir ini mirip 41 . dan dipadatkan serta diwadahi untuk jangka waktu yang lama. hanya sebagian kecil saja mempunyai usia yang panjang dari puluhan sampai ribuan tahun. yaitu penyimpanan limbah di kedalaman tertentu di bawah tanah. saat ini tersimpan sekitar 900 ton limbah di PTLR. masyarakat dan lingkungan. limbah padat dimampatkan) sehingga volume total limbah yang dikelola selama ini di PTLR relatif kecil.Gambar 19 : Pengolah limbah nuklir oleh Batan PTLR berdiri sejak tahun 1988 berlokasi di kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang sekitar 30 km dari Jakarta. Limbah radioaktif yang berasal dari era sebelum 1988 tersimpan pula di pusat ini. Bagaimana nasib akhir dari limbah radioaktif? Salah satu prinsip utama pengelolaan limbah radioaktif adalah. dan telah mengelola limbah radioaktif dari kegiatan reaktor riset dan fasilitas serta industri dan rumah sakit. Karena sifat radioaktif yang tidak dapat dimusnahkan maka limbah radioaktif diproses dengan prinsip-prinsip: diisolasi radiasinya dari pekerja. Selama 50 tahun pemanfaatan zat radioaktif di Indonesia. bandingkan misalnya dengan sampah perkotaan DKI Jakarta 6000 ton perhari atau limbah industri konvensional yang dalam beberapa kasus mempunyai volume besar dan tidak dikelola. limbah radioaktif tidak boleh menjadi beban bagi generasi mendatang atau undue burden for the next generation. PTLR telah mengembangkan teknologi penyimpanan akhir.

dengan yang sudah diaplikasikan di banyak negara maju. terhitung sejak Desember 1991 sampai pertengahan 1996. Badan Koordinasi Energi Nasional (BAKOREN) memutuskan agar BATAN melaksanakan studi kelayakan dan terpilihlah NewJec (New Japan Enginereering Consoltan Inc) untuk melaksanakan studi tapak dan studi kelayakan selama 4. Pada Desember 1989. secara ekonomis. Grenggengan. calon tapak di Ujung Lemahabang. Pada 30 Desember 1993. dan 42 . Tipe PLTN direkomendasikan berskala menengah. PLTN kompetitif dan dapat dioperasikan pada jaringan listrik Jawa – Bali di awal tahun 2000-an. dengan Ujungwatu. dan terbukti aman sampai saat ini dan diperhitungkan tidak membahayakan generasi mendatang baik menggunakan model komputasi maupun analogi kejadian alam.5 tahun. NewJec menyerahkan dokumen Feasibility Study Report (FSR) dan Prelimintary Site Data Report ke BATAN. Rekomendasi NewJec adalah untuk bidang studi non-tapak.

DAFTAR PUSTAKA http://netsains.bapeten. PUTU YUDI ASTRAWAN PUTRA.com/2010/11/01/nuklir-sebagai-solusi-bergengsi/ http://joe-proudly-present. „ Makalah pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN)‟ Jurusan Diploma III Teknik Elektro Fakultas Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Negeri Singaraja 2005 .id/index.go.php?modul=page&pagename=pendahuluan&page back=profile_ind http://satriaskyterror.html http://nuklir.com/2007/12/28/level-level-kecelakaan-nuklir/ I MADE AGUS JUNIADA.com/2009/04/energi-nuklir-pengertian-dan-pemanfaatannya/ http://www.blogspot.wordpress.com/2010/06/perkembangan-upayapemanfaatan-energi.wordpress.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful