MODERNISASI MALAYSIA: BEBERAPA CATATAN1 Adi Fahrudin, Ph.

D

Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung
PENDAHULUAN
Membicarakan tentang negara Malaysia secara komprehensif dari satu sudut pandang tentu tidaklah mudah. Jika kita amati secara cermat, sampai tahun 1980-an, tidak banyak pusatpusat kajian di universitas-universitas terkenal di seluruh dunia yang memberi perhatian khusus mengenai Malaysia, yang ada dan cukup banyak yaitu yang berkaitan dengan Kajian Asia Tenggara atau bahkan Kajian Indonesia. Namun skenario ini mengalami perubahan sejak era 1990-an, di mana pusat-pusat kajian tentang Malaysia banyak didirikan di universitasuniversitas terkemuka di dunia. Malaysia telah menjadi objek kajian yang menarik tidak hanya dari sudut ilmu politik, agama, ekonomi, studi pembangunan, kebijakan bahkan dari sudut pembangunan sosial. Oleh karena luasnya skop kajian mengenai Malaysia, maka tulisan ini mungkin hanya menyentuh permukaan dari berbagai aspek yang berkaitan dengan pembangunan bangsa-negara, globalisasi dan modernisasi. Penulis mencoba mengkaitkan ketiga perkara ini tentu tidak terlepas dari nilai subjektif penulis sebagai seorang alumni pendidikan tinggi di Malaysia yang sampai saat ini masih terlibat aktif dalam pendidikan, penelitian dan pengajaran di beberapa universitas di sana.

PEMBANGUNAN NEGARA-BANGSA MALAYSIA
Sebagai negara multikultural seperti juga Indonesia, selepas kemerdekaan tahun 1957, Malaysia juga berhadapan dengan pembangunan Negara-Bangsa Malaysia. Ketika merdeka tahun 1957, Negara ini belum lagi dinamakan Malaysia tetapi Federasi Malaya. Singapura bergabung ke dalam federasi ini pada tahun 1963 bersama Sabah dan Sarawak. Integrasi Singapura dalam federasi ini hanya bertahan 23 bulan, dan pada tahun 1965, Singapura menyatakan keluar dan memerdekakan diri (Lau, 1998). Dinamika politik pasca kemerdekaan amat getir dan mencabar seperti Konfrontasi ala Soekarno, pemberontakan Partai Komunis Malaysia, lepasnya Singapura dan peristiwa Mei kelabu yaitu konflik etnis Melayu dan Cina. Dinamika politik terjadi dari dalam dan luar Negara yang masih bayi. Bagaimanapun Ongkili (1985) berpendapat pekerjaan besar dalam peletakan dasar pembangunan negara-bangsa Malaysia telah berlangsung antara tahun 1946 dan 1974. Tantangan yang dihadapi para politisi Malaysia pasca 1957 adalah bagaimana membangun sistem politik dan tatanan sosial yang dapat mencegah pertikaian masyarakat dan meningkatkan stabilitas. Pemberian hak istimewa kepada orang Melayu (Sheridan, 1961), kekuasaan politik Melayu dan penetapan Islam sebagai agama resmi Negara merupakan tiga unsur penting dalam pembentukan Negara-bangsa Malaysia.
1

Makalah disajikan dalam Seminar Globalisasi dan Pembangunan Sosial yang diselenggarakan oleh Departemen Sosial Republik Indonesia dan Universiti Teknologi Malaysia, 24 Maret 2004 di Jakarta.

1

patut dicatat bahwa para pemimpin Malaysia sejak Tuanku Abdul Rahman. Dari aspek ini. Multimedia Super-Coridor. salah seorang kontributor dalam buku tersebut menyamakan slogal Malaysia Boleh dengan slogan yang dikumandangkan oleh Roosevelt saat Amerika Serikat mengalami depresi ekonomi tahun 2 . industri mobil nasional. Para pakar dalam buku tersebut memuji Dr M sebagai negarawan dan pemimpin yang mempunyai visi ke depan. Bahkan professor Pamela Sodhy dari Universitas Georgetown. Mari berhenti bernostalgia ! Kalau demikian. Slogan Malaysia Boleh telah mendorong setiap rakyat Malaysia percaya kepada kemampuan diri untuk maju. pembangunan pendidikan dan sosial. Gagasan. rasanya amat wajar jika para pakar terkemuka dunia menerbitkan sebuah buku The Malaysian Journey (2004) terbitan World Economic Forum. Keberhasilan Malaysia bukan saja dilihat dari segi ekonomi.Mahathir Muhammad menerajui kepemimpinan Negara. dan motivator yang hebat. Dengan wawasan 2020-nya yang kemudian dijadikan dokumen negara. Berhentilah bernostalgia bahwa dulu Malaysia pernah belajar dengan kita. Persoalan yang sering dilontarkan oleh para mahasiswa dan teman-teman saya di Indonesia adalah bagaimana dan mengapa Malaysia bisa mencapai kemajuan yang fantastik itu?. selama 20 tahun Dr M telah berhasil mengantar Malaysia menjadi Negara moderen dan stabil. Peletakan dasar-dasar yang kuat sebagai NegaraBangsa Malaysia oleh para pemimpin sebelum Dr M menurut saya merupakan starting point kepada kemajuan saat ini. khusus untuk menyambut perasaraan Dr M.Patut dicatat bahwa dalam proses kemerdekaan Malaysia. tetapi juga taraf dan kualitas pendidikan tinggi-nya yang mengangumkan. Bukankah mereka pernah belajar kepada Indonesia dalam hampir semua aspek?. Malaysia tidak hanya terkenal dengan dua gedung berkembar Petronas tertinggi di dunia. visi dan idea yang dikemukahkan oleh Dr M terkadang melampaui pemikiran generasi masa kini. setara dengan bangsa lain. Tun Abdul Razak. dua etnis lain selain Melayu ketika itu (Cina dan India) telah sejak awal melibatkan diri dalam pendirian Malaysia. apakah gerangan faktor yang membawa modernisasi Malaysia seperti sekarang ini? Pengalaman saya hidup dan melanglangbuana di bumi Malaysia sejak pertengahan tahun 1994 sampai saat ini mungkin sedikit sebanyak dapat merentas faktorfaktor determinan kemajuan Malaysia. Aliansi UMNO dengan Malaysian Chinese Association (MCA) dan Malaysian Indian Community (MIC) bergandengan tangan membangun Negara Malaysia. Berhentilah bernostalgia bahwa jalan-jalan tol di Malaysia juga dibangun oleh perusahaan Indonesia. penegakan hokum. berani mengambil resiko. Atas dasar tersebut. Namun demikian faktor Dr M lah yang menurut saya amat berperan dalam kemajuan dan modernisasi Malaysia saat ini. administrator yang ulung. Pengalaman menghadiri kuliah dan ceramah Dr M semakin menguatkan pendapat saya ini. kualitas hidup rakyatnya yang tinggi. Tun Hussein Onn telah meletakkan landasan yang kukuh bagi sebuah negara Malaysia yang moderen. Terhadap pertanyaan sebegini. namun juga dari aspek lain semisal politik. Lapangan Terbang yang megah dan moderen. dan prasarana kesehatan yang canggih. Landasan yang telah dibangun oleh para pemimpin tersebut semakin menemukan pola ketika Dr. saya selalu menekankan pentingnya kita berhenti bernostalgia.

namun dalam pemikiran beliau nilai-nilai Barat tidak semuanya ditinggalkan. Perguruan Tinggi di Malaysia. dan pemurah terhadap mereka yang memerlukan pertolongan dan bantuan. Obsesi Dr M yang ingin melihat perkawinan Barat dan Timur dengan tidak meninggalkan ciri khas Malaysia tercermin dari managemen pendidikan tinggi. Dr M menggali nilai-nilai universal Malaysia yang dominannya berasal dari nilai-nilai Melayu. bertimbang rasa. Dr M memprakarsai penghantaran pelajarpelajar Malaysia belajar sains dan teknologi di Eropah. Kes HIV/AIDS pertama kali dikesan pada tahun 1991 iaitu sebanyak 3 . Dalam konteks pembangunan psikologi rakyatnya. Begitu juga dalam aspek pengembangan SDM. Kebijakan Ekonomi Baru (New Ecnomic Policy) yang bertujuan mengangkat kelompok ekonomi lemah. Budaya Ikram boleh diertikan sebagai satu cara hidup di mana anggota masyarakat saling menghormati. Slogan ini memberi dampak psikologis kepada rakyat Amerika seperti halnya slogan Malaysia Boleh yang memberi dampak yang sangat besar kepada rakyat Malaysia. dan lain-lain. Beberapa tantangan berikut dapat saya kemukahkan berdasarkan data dan juga pemerhatian saya selama ini yaitu : 1. toleran. Bahkan tantangan tersebut telah ada dan nampak pada masa Dr M masih aktif menerajui Malaysia. Dr M selalu menonjolkan dan mempertahankan rasa kebangsaan. namun pada masa yang sama Dr M menerapkan Dasar Pandang Ke Timur (Look East Policy) dengan merujuk kepada Jepang dan Korea sebagai contoh kemajuan Asia. Untuk menyiapkan generasi muda Malaysia yang tangguh. TANTANGAN MODERNISASI MALAYSIA Modernisasi Malaysia pasca Dr M bukan tanpa tantangan. dan memiliki nasionalisme yang tinggi. kau pasti boleh melakukan” . melakukan kebajikan. Amerika Serikat. menunjukkan rasa kasih dan belas kasihan. juga dalam bentuk lagu-lagu patriotik yang membangun efikasi diri (self efficacy) rakyat seperti dalam syair lagu: “kalau kau fikir kau boleh.1930-an “the only thing to fear is fear it self” . agama dan status sosial-ekonomi dan aliran politik yang dianut. mengurangi jurang antara yang kaya dan miskin menunjukkan betapa Dr M terobsesi nilai Barat. Pembangunan psikologi rakyat selain slogan seperti Malaysia Boleh. Nilai ini diimplentasikan dalam kehidupan bermasyarakat seperti disiplin berlalu lintas. Timur dan nilai Asia menjadi suatu kekuatan untuk membangun tatanan dunia baru yang lebih adil. Meskipun terlihat secara kasat mata Dr M amat anti Barat. Korea Selatan dan Jepang. pemeliharaan fasilitas umum. Dr M juga menganjurkan diadakannya program semacam wajib militer yang diberi nama Program Khidmat Negara. berbuat jasa. berbakti. menabur budi. perilaku membuang sampah. Dr M bahkan ingin mengawinkan nilai Barat. Nilai-nilai ini dipupuk sedemikian rupa dalam masyarakat dan dipadankan dengan nilai agama (Islam). amat lengkap fasilitas perpustakaan dan laboratoriumnya. menolong. memberi khidmat. Isu berkenaan HIV/AIDS yang melibatkan remaja telah berada pada taraf yang membimbangkan. Dr M juga amat mementingkan berkembangnya caring society dan budaya ikram dalam masyarakat Malaysia. Program ini bertujuan mempersiapkan generasi Malaysia baru yang bertanggungjawab kepada bangsa dan negaranya tanpa melihat latarbelakang etnis. nasionalisme dan ke-Asiaanya.

73) 298 (1.681 (15.957 (10. antara penyumbang kepada penyakit berkenaan ialah termasuk tabiat suka merokok. juvenile delinquency.91) 4.628 (19. 3.73) 2. Berikut saya paparkan contoh kasus perceraian di salah satu negara bagian di Malaysia. Mereka adalah penagihpenagih tegar yang menagih dadah menggunakan dadah secara suntikan (IVDU). 1991).63) 3.06) 3. kakek/nenek) yang dilaporkan adalah relatif tinggi. ayah tiri. Banyak faktor yang menyumbang kepada wujudnya fenomena ini.45) 804 (2. 30. Penyakit kanker merupakan satu masalah kesihatan yang series.13) 2.45) 2.5255 orang telah dikesan sebagai pembawa virus HIV dimana 2.020 orang (80%) adalah penagih dadah (IVDU) (Laporan Agensi Dadah Kebangsaan.35) 3.27) 1.084 (11. kurang senaman serta suka meminum minuman keras.02) 1. penyakit ini dijangka meningkat pada masa hadapan seiring dengan proses urbanisasi dan penerapan gaya hidup tidak sihat serta peningkatan jumlah lanjut tua.000 kasus baru telah dikenal pasti dan ia merupakan penyebab kematian kedua terpenting selepas penyakit jantung.787 (19. 2002 4.820 (15.38 kes ditemui dan 30 daripadanya telah meninggal dunia.892 (6.755 Sumber: Mahkamah Syariah Negeri Sabah.192 (14. Selain daripada faktor genetik. Pada tahun 1998. saudara.573 (13. ibu.315 (12. domestic violence.247 (10.602 (12.73) 5.09) 4.736 (9. child abused.10) 3. 1999). Kasus penderaan anak-anak yang dilakuan oleh orang-orang terdekat (ayah.386 (8.731 Bilangan kes dilaporkan(%) 2. Implikasi perceraian ini sangat luas seperti pengabaian anak.164 (10. Angka perceraian relatif tinggi dari tahun ke tahun.36) 2. 2. Menurut beliau lagi. Pada tahun 1991 tersebut seramai 2.92) 1.70) 29. dan berbagai masalah sosial lainnya. Setiap tahun. faktor pemakanan. namun begitu modernisasi dan urbanisasi memainkan peranan penting.320 (18. data juga menunjukkan bahawa bilangan remaja yang mengalami jangkitan HIV/AIDS adalah bertambah duakali ganda (Laporan Agensi Dadah Kebangsaan. 4 . Tabel 1 Statistik penceraian pasangan muslim di Negara Bagian Sabah dari tahun 1994 hingga 2002 Tahun 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 Jumlah Bilangan Kes penceraian diselesaikan(%) 1.56) 18.

Sabah dan Selangor mencatatkan kes tertinggi dengan masing-masing 59.smpke. Daripada jumlah tersebut sebanyak 184 kes dilaporkan berlaku dalam tahun 1999.my/ 5 . 136 kes dalam tahun 2000 dan sehingga Jun 2001 sejumlah 83 kes telah dilaporkan. 53 dan 49 kes dan diikuti Negara bagian lainnya seperti ditunjukan dalam table berikut: Tabel 3 Kasus sumbang muhrim (incest) mengikuti negara bagian Negeri Sarawak Kedah Perak Pahang Pulau Pinang Negari Sembilan Terengganu Kelantan Melaka Kuala Lumpur Perlis Bilangan Kes 43 32 30 27 24 20 19 16 14 9 8 Sumber: http://www. Statistik kasus sumbang mahram mengikut negeri pula menunjukan bahawa sepanjang tempoh di atas Negara bagian Johor.Tabel 2 Kasus penderaan anak berdasarkan etnik dan jenis kelamin Sumber: Jabatan Kebajikan Masyarakat Malaysia. 2002 5. Sepanjang tahun 1999 sehingga Jun 2001 sejumlah 403 kes sumbang mahram dilaporkan berlaku di seluruh negara.jkm. Isu sumbang muhrim (incest) yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Diagram 1: Hubungan Antara Korban dan Pesalah Sumbang Mahram Diagram 2: Umur Korban Pada Pertama Kali Diperkosa Diagram 3: Umur Pesalah Sumbang Mahram Sumber: Yayasan Pencegahan Jenayah Malaysia 6 .

University of Malaya. Camilleri. Agensi Dadah Kebangsaan .S.my/ http://www. J. Politik serpihan. & Mauzy. Lau. Derichs. Paper presented at the Second International Malaysian Studies Conference. Singapore: Times Books International. The Malay dilemma. S. 2-4 August 1999. Singapore in Malaysia and the politic of disengagement. Alattas. DAFTAR BACAAN Agensi Dadah Kebangsaan . Nation-building in Malaysia 1946-1974. Petaling Jaya: International Movement for a JUST WORLD. Laporan dadah 1998.org/breastheath/bm/rawatan/psikologi 7 . London/New York: Routledge. Ongkili. Modernisasi akan sia-sia jika permasalahan sosial tidak dapat di atasi secara tuntas dan patut disadari bahwa sejalan dengan modernisasi.K. (1999). Milne. P. R.gov. Globalization: The perspectives and experiences of the religious traditions of Asia Pacific.(1999).(1991). (1999). Albert. Mahathir Bin Mohamad. Kuala Lumpur. C. (1989). A moment of anguish. Oxford: Oxford University Press. D. Singapore: Time Academic Press. Kuala Lumpur : Kementerian Dalam Negeri.radiologymalaysia.jkm.jpm. Malaysian Politic under Mahathir. Laporan dadah 1990.smpke. J. Kuala Lumpur : Kementerian Dalam Negeri.A & Chandra Muzaffar (Eds). Demikianlah makalah ringkas ini mudah-mudahan dapat memberikan informasi yang berharga kepada peserta seminar mengenai Malaysia. (1998). masalah sosial juga semakin kompleks dan memerlukan penanganan yang lebih profesional. Namun masalah-masalah tersebut menurut saya merupakan ancaman kepada proses modernisasi di Malaysia.my http://www. Nationbuilding in Malaysia under conditions of globalization. Kuala Lumpur: Al-Suhaimi Sumber Internet http://www. (1970).Masalah-masalah yang saya paparkan di atas memang telah mendapat perhatian dan penanganan dari pemerintah dan masyarakat. (1985).H.

Beliau juga telah menyelesaikan pendidikan postdoctorate dalam bidang Gerontological Social Work (1999-2000).Dr.Sc in Social Work pada tahun (1995-1996) dan menyelesaikan PhD in Social Work (1997-1999) di Science University of Malaysia. kajian traumatik. Dugald J. PhD adalah dosen tetap di Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung sejak tahun 1993. Universiti Kebangsaan Malaysia. kanker).CURRICULUM VITAE RINGKAS Adi Fahrudin. Perkenalannya dengan pekerjaan sosial bermula ketika beliau mengikuti pendidikan pekerjaan sosial di peringkat Sekolah Menengah Pekerjaan Sosial antara tahun 1982 hingga 1986. pekerjaan sosial gerontologi. McDonald (University of Canterbury.Muhammad Haji-Yusuf (Universiti Malaysia Sabah).Soc. HIV/AIDS. leukemia. New Zealand) dan Prof. Alamat Email : adifah@eudoramail. Minat penyelidikan beliau yang utama adalah dalam bidang pendidikan dan latihan pekerjaan sosial. School of Psychology and Human Development. Beliau memperoleh M. pekerjaan sosial bencana dan aspek psikososial penyakit kronik dan terminal (kusta. Clinical Social Work-Traumatic Studies (2000-2001) dan Disaster Social Work (2001-2002) di School of Psychology and Social Work.Dr. Beliau memperoleh Sarjana Pekerjaan Sosial dari STKS Bandung pada tahun 1991 sebagai lulusan terbaik pertama. pekerjaan sosial klinikal. Universiti Malaysia Sabah dibawah supervisi Prof. Universiti Malaysia Sabah dan penguji luar tesis (external examiner) (2003-2004) program Master of Medical Social Work di Universitas Kebangsaan Malaysia dan dosen tamu (visiting lecturer) (2004-2006) di Social Work Program. Beliau pernah menjadi dosen terbang (flyng lecturer) (1998-1999) dan dosen tamu (visiting lecturer)(1999-2002) dan dosen terbang (flyng lecturer) (2003-2004) di School of Psychology and Social Work.com 8 . Pengalaman praktis pekerjaan sosial dan penglibatannya dalam pendidikan dan latihan pekerjaan sosial luas dan beliau merupakan salah seorang perencana dan penyusun kurikulum pendidikan dan latihan pekerjaan sosial di Malaysia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful