Prediksi UN Kimia 1 Tahun 2013

PREDIKSI UN KIMIA PAKET 1

1. Konfigurasi elektron unsur yang lambang unsur­ nya 26X adalah .… A. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d8 B. 1s2 2s2 3p6 3s2 3p6 3d7 4s1 C. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d6 4s2 D. 1s2 2s2 3p6 3s2 3p6 3d5 4s2 4p1 E. 1s2 2s2 3p6 3s2 3p6 3d4 4s2 4p2 2. Letak unsur 26 X dalam sistem periodik pada golongan dan periode .... A. II A dan 6 D. VIII B dan 3 B. VI B dan 3 E. VIII B dan 4 C. VI B dan 4 3. Unsur X dengan nomor atom 12 dan unsur Y dengan nomor atom 17 akan membentuk senyawa dengan rumus dan jenis ikatan .... A. X7Y2; ikatan ion B. XY2; ikatan kovalen C. X2Y5; ikatan kovalen D. XY2; ikatan ion E. X2Y; ikatan ion 4. Berikut ini disajikan data fisik dua buah zat.
No. Zat X 1 Titik didih tinggi 2 3 Daya hantar listrik kuat Massa jenis besar Zat Y Titik leleh rendah Tidak dapat menghantarkan arus listrik Massa jenis kecil
56

Berdasarkan data tersebut, maka jenis ikatan yang terdapat dalam kedua senyawa tersebut ber­ turut-turut adalah .... A. kovalen dan ion B. kovalen koordinasi dan kovalen C. ion dan kovalen nonpolar D. hidrogen dan kovalen E. hidrogen dan ion 5. Ikatan hidrogen dimiliki oleh pasangan senyawa .... A. HF dan HI D. HBr dan H2O B. HCl dan HBr E. NH3 dan HI C. HF dan H2O 6. Di antara reaksi berikut ini, yang tidak mengikuti hukum kekekalan massa adalah .... (Ar: S = 32; Cu = 63,5; O = 16; C = 12; Fe = 56; H = 1)
Siaga dan Sukses Jelang UJIAN NASIONAL KIMIA untuk SMA/MA

A. 5 g belerang + 10 g tembaga → 15 g tem­ baga (II) sulfida B. 2 g belerang + 3,5 g besi → 5,5 g besi (II) sulfida C. 5 g belerang + 10 g oksigen → 10 g bel­ erang dioksida D. 3 g karbon + 8 g oksigen → 11 g karbon dioksida E. 1 g oksigen + 8 g hidrogen → 9 g air 7. Diketahui reaksi: C3H4(g) + 4O2(g) → 3CO2(g) + 2H2O(g) Jika volume C3H4 yang bereaksi sebanyak 3 liter, maka gas CO2 dan gas H2O yang dihasilkan berturut-turut sebanyak .... A. 6 L dan 9 L D. 3 L dan 6 L B. 9 L dan 6 L E. 8 L dan 6 L C. 3 L dan 8 L 8. Pada suatu bejana direaksikan 100 mL KI 0,1 M dengan 100 mL Pb(NO3)2 0,1 M menurut reaksi: 2KI(aq) + Pb(NO3)2(aq) → PbI2(s) + 2KNO3(aq) Pernyataan yang sesuai untuk reaksi di atas adalah .... (Ar K = 39; I = 127; Pb = 207; N = 14; O =16) A. Pb(NO3)2 merupakan pereaksi pembatas B. KI merupakan pereaksi pembatas C. bersisa 1,65 gram KI D. bersisa 0,65 gram Pb(NO3)2 E. KI dan Pb(NO3)2 habis bereaksi 9. Diketahui reaksi: a C3H8 + b O2 → c CO2 + d H2O Jika reaksi tersebut disetarakan maka harga a, b, c, dan d berturut-turut adalah …. A. 2, 5, 6, 2 D. 1, 4, 3, 2 B. 1, 3, 3, 4 E. 1, 5, 3, 4 C. 2, 10, 4, 4 10. Hasil pengujian daya hantar listrik beberapa sumber mata air sebagai berikut.
Sumber Mata Air K L M N Pengamatan Nyala Lampu Tidak Menyala Terang Redup Tidak Menyala Gelembung pada Elektroda Tidak Ada Sedikit Sedikit Sedikit

O

Terang

Banyak

203

3. A.2 6. 2. 4.1 M (4) 50 mL HCl 0.1 M (2) 50 mL CH3COOH 0.. 2 dan 3 B.2 M dan 100 mL NaOH 0.1 M.. L dan N B.82.3 atm ditimbulkan oleh suatu larutan nonelektrolit sebesar 6 gram pada suhu 27°C dalam 200 ml larutan.20 M 13. dan 5 15. 2.3 × 10–37 C. Fase terdispersi dan medium pendispersi yang terdapat dalam sistem koloid aerosol adalah .3 × 10–21 D. 3.. Indikator Lakmus Metil merah Bromtimol biru Trayek pH 4. > 8. Berdasarkan pengujian terhadap dua jenis air limbah dengan beberapa indikator. A. 54 E.1 M (3) 50 mL H 2CO 3 0. Data 1 2 3 4 5 Larutan NH4Cl KCN CH3COONa NaCl CaF2 Uji Lakmus Lakmus Merah Lakmus Biru Merah Merah Biru Merah Biru Merah Merah Biru Biru Biru Gambar yang menunjukkan tekanan uap larutan paling kecil adalah . dan 3 D.3 dan < 4. dan 4 B.3 dan > 8.2 C.. gas dalam cair D.. cair dalam gas C. cair dalam padat E...05 M D. Tekanan osmotik sebesar 12.0 × 10–10 16. < 4. I D. Jika R = 0.00 M B.… A.3 dan > 4. 0. 1 D.3 4. cair dalam cair 19.. K dan M E. L dan M 11. 0. N dan O C.. L(OH)3 mempunyai pH = 9.3 dan < 4. 80 C... 4.6 Perubahan warna Merah – Biru Merah – Kuning Kuning – Biru Air Air Limbah Limbah A B Biru Kuning Biru Merah Merah Kuning Garam yang mengalami hidrolisis dan sesuai dengan hasil uji lakmusnya adalah . 1 dan 3 E. 1.2 M dan 100 mL NH 3(aq) 0. 3. K dan L D.. 1.… A.2 12. IV B. 40 D. A.0 × 10–36 B... A.2 M dan 50 mL NaOH 0. 3.1 M dan 50 mL NaOH 0..15 M E. 0. 2 E. dan 5 C.. 3.. 0. 1 dan 4 14. 3 Siaga dan Sukses Jelang UJIAN NASIONAL KIMIA untuk SMA/MA 204 . V C. Larutan jenuh senyawa hidroksida dari suatu logam. Molaritas asam sulfat adalah . padat dalam padat B.3 D. (1) penambahan tawas pada pengolahan air minum (2) norit untuk obat diare (3) penyaringan debu pabrik (4) pemutihan gula (5) proses cuci darah Sifat koagulasi koloid ditunjukkan dalam contoh nomor . II E. untuk menetralkan 20 mL asam sulfat diperlukan 20 mL NaOH 0. 60 18. III 17. 72 B. 1.. 1. 1 dan 5 C. 4 B... dan 5 E.2 – 6. A. < 8. diperoleh data sebagai berikut.3 dan < 8.3 B.0 × 10–20 E.00. 1 dan 2 D. 2. Tabel pengujian beberapa larutan adalah sebagai berikut. Harga hasil kali kelarutan dari senyawa ini adalah . A.2 M Pasangan-pasangan yang pH-nya tidak berubah apabila ditambah sedikit larutan basa kuat atau asam kuat adalah . A. Dalam suatu titrasi asam basa.50 M C. 5 C. 3... 1. Berikut ini beberapa contoh penerapan sifat koloid dalam kehidupan sehari-hari.0 – 7.2 M (5) 50 mL HCl 0. Perhatikan banyaknya partikel zat pelarut dan zat terlarut dalam suatu larutan pada gambar berikut ini. A.2 E. Sumber mata air dengan daya hantar listrik paling lemah dan paling kuat secara berurutan adalah . > 4.1 M dan 50 mL NH3(aq) 0.. < 8. Harga pH dari air limbah A dan B berturut-turut adalah .. maka massa molekul relatif zat nonelektrolit tersebut adalah .5 – 8. Berdasarkan pasangan larutan berikut ini: (1) 50 mL CH3COOH 0.

2.. A. Data percobaan uji protein beberapa bahan makanan sebagai berikut: Pereaksi yang Digunakan/Perubahan Warna Bahan Makanan Timbal (II) Biuret Xantoproteat Asetat Coklat K Ungu Jingga Kehitaman Coklat L Biru Muda Kuning Kehitaman Coklat M Ungu Jingga Kehitaman N Ungu Kuning Tak Berubah O Biru muda Tak Berubah Tak Berubah Siaga dan Sukses Jelang UJIAN NASIONAL KIMIA untuk SMA/MA 27. dan eliminasi E.. endoterm. zat disinfektan. 1. Reaksi tersebut dapat digolongkan … A. Diketahui beberapa reaksi senyawa karbon: (1) CH3–CH=CH–CH3 + HCl → CH3–CH2– CHCl–CH3 (2) CH3CH2CH2CH2OH + HBr → CH3CH2­ CH2CH2Br + H2O (3) CH3CH2CHBrCH3 + KOH → CH3–CH= CH–CH3 + KBr + H2O Jenis reaksi dari reaksi-reaksi senyawa karbon di atas berturut-turut adalah .. dan eliminasi 22. dan adisi D.. 415. energi berpindah dari sistem ke lingkungan B. Berikut ini adalah kegunaan senyawa turunan benzena: 1. 3 25. bahan bakar roket.. K dan M No. –CHO 21. L dan O C. adisi. bahan peledak.. 4. Maka gugus fungsi senyawa tersebut adalah . 3. Sebongkah CaO yang dimasukkan ke dalam gelas kimia yang berisi air akan menyebabkan air mendidih. M dan N B. substitusi. adisi. Suatu senyawa karbon dengan rumus C3H8O jika direaksikan dengan asam etanoat menghasilkan senyawa beraroma buah pir. pengawet makanan. Diketahui energi ikatan rata-rata: H–O = 111 kkal . substitusi. –OH D.. –OR E. 3. dan substitusi B. energi berpindah dari sistem ke lingkungan D.. A. substitusi. Etil butil eter 23...5 kkal 205 . dan 4 D. 2. dan 3 B. dan 5. dan 5 E.. 5 C. Perhatikan tabel berikut ini. 24.... eliminasi. 2. 1 2 3 Polimer Monomer Proses Kegunaan Pembuatan Kondensasi Ban Adisi Pelapis panci Benang 26. dan 5 benzena dengan rumus adalah . A. 4. 4. A.20. A. dan adisi C. adisi. 474. energi berpindah dari lingkungan ke sistem C. 1 D. 118. mol–1 C–O = 85 kkal . Karet alam Isoprena Polistirena Fenil etena Nilon 4 5 Tetoron PVC Asam adipat Adisi dan heksametil diamin Asam tereftalat Kondensasi dan glikol Vinil klorida Adisi Kain Plastik Pasangan data yang keempatnya berhubungan dengan tepat adalah .5 kkal adalah … A. mol–1 Kalor pembakaran 1 mol metana menurut reaksi: H +1 H––C––H H 1 (O=O) → O=C=O + 2(H–O–H) 2 D. –COOH C. eksoterm. A. mol–1 C–H = 99 kkal . 3-pentanol E. Asam pentanoat C. –CO– B. 3. 2 E... Etil propil eter B. eliminasi.5 kkal C. energinya tetap 28. K dan L D.. pembuatan zat warna. 67 kkal B.. 2. 1. L dan N E. dan 5 C. 3. Kegunaan yang tepat untuk senyawa turunan OH Bahan makanan berprotein yang mengandung inti benzena dan unsur belerang adalah . substitusi. endoterm.5 kkal E. eksoterm. Senyawa 2-pentanol berisomer fungsi dengan . eksoterm. 1-pentanol D. mol–1 C=O = 173 kkal . 103. 4 B. eliminasi. energi berpindah dari lingkungan ke sistem E.

.110 kJ CO2 → C + O2 ΔH = + 394 kJ SO2 → S + O2 ΔH = + 297 kJ Maka perubahan entalpi pembentukan CS2 adalah …. Diketahui: CS2 + 3O2 → CO2 + 2SO2 ΔH = –1. + 419 kJ 33. faktor yang mempengaruhi kecepatan reaksi adalah … A. Reaksi pembentukan metana adalah sebagai berikut. Cl2 B. 4 mol gas NO2 membentuk kesetimbangan: 2NO2(g) ⇌ 2NO(g) + O2(g) Dalam keadaan setimbang pada suhu tetap ter­ bentuk 1 mol O2. NaCl D.. Al2O3 (s) + 2NaOH(aq) → 2NaAlO2(aq) + H2O(l) 35. – 419 kJ B. sifat zat Diketahui reaksi setengah sel : + Ag + e → Ag E° = + 0.0 B.34 V 32. A. Tetapan kesetimbangan Kc adalah . 2NaCl + 2H2O → H2 + Cl2 + 2NaOH Zat yang berperan sebagai oksidator adalah . Penulisan diagram sel yang paling tepat untuk menggambarkan proses tersebut adalah . 30. 2 dan 4 C. 1 dan 3 E.2 M 0..0 M 2 gram padatan 2. 1. Reaksi pembentukan gas klorin adalah sebagai berikut. 4. A. H2 Perhatikan gambar berikut untuk menjawab soal nomor 36 dan 37. A. 1. 2.5 34. v = k [A2] [C]2 C.. v = k [A2] [C]2 D.0 M 2 gram larutan 2. + 906 kJ C. + 122 kJ D. luas permukaan E. A. konsentrasi B. v = k [A2]3 [C] E. dan 3 D. AgNO3(aq) + NaCl(aq) → AgCl(s) + NaNO3(aq) B. Cu| | Cu || Ag | Ag+ E. – 122 kJ E.0 M 2 gram larutan 4.. katalis C. 1. H2O E.5 D.1 M 2 0.1 M [C]awal 0. Di antara reaksi-reaksi tersebut di bawah ini yang merupakan contoh reaksi redoks adalah …. A. v = k [A2]2 [C] 31. perubahan suhu D.80 V 2+ Cu + 2e → Cu E° = + 0. Berikut adalah data hasil percobaan pada suhu tertentu untuk reaksi: A2(g) + 2C(g) → 2AC(g) Percobaan [A2]awal 1 0. Perhatikan data percobaan untuk reaksi A + B → C berikut ini. Cu2+ | 2Ag+ || Cu | 2Ag Siaga dan Sukses Jelang UJIAN NASIONAL KIMIA untuk SMA/MA 206 .. 2. Gas klorin (Cl2) yang ditambahkan ke dalam pengolahan air minum dan kolam renang bertujuan untuk membunuh bakteri. 2KI(aq) + Cl2(aq) → I2(s) + 2KCl(aq) C. 0. C(s) + 2H2(g) ⇌ CH4(g) ΔH = –18 kkal Hasil metana akan bertambah apabila: (1) suhu diturunkan (2) suhu dinaikkan (3) tekanan diperkecil (4) tekanan diperbesar Pernyataan yang benar adalah . Cu2+ | Cu || 2 Ag | 2Ag+ D.. Cu | Cu2+ || 2Ag+ | 2Ag B.0 C.. A. 1 dan 4 B.0 M 2 gram larutan 2.. NaOH(aq) + CH3COOH(aq) →CH3COONa(aq) + H2O(l) E. 2 dan 3 36. NH3(aq) + H2O(l) → NH4+(aq) + OH–(aq) D..1 M 3 0.2 M Laju awal reaksi 2 M/detik 8 M/detik 16 M/detik Persamaan laju reaksi untuk reaksi tersebut adalah … A. Percobaan 1 2 3 4 5 Zat yang Bereaksi A B 2 gram serbuk 2.. NaOH C.0 M Waktu (detik) 10 8 20 4 4 Suhu (°C) 27 27 27 27 37 Berdasarkan data percobaan 1 dan 3 di atas.0 E.1 M 0.. v = k [A2] [C] B. Cu | Cu2+ || Ag+ | Ag C.29. Dalam suatu bejana yang bervolume 1 liter.

61 gram D.19 gram 38. 12. 39.. 0. Berikut ini adalah gambar yang menunjukkan eksperi­ men tentang korosi. 3. Diberikan arus sebesar 5 ampere ke dalam larutan Cr2(SO4)3 selama 30 menit. dan 4 Siaga dan Sukses Jelang UJIAN NASIONAL KIMIA untuk SMA/MA 207 .. 4. Berikut ini yang merupakan sifat dari unsur besi adalah . dan 5 E.03 gram B. 3. 1 D.37. 4 B.. mudah mengalami korosi C. 3.. S = 32) A. dan 3 D. konduktor listrik yang buruk B. H = 1. A. oksidanya bersifat asam 40. 2.. 1. dan 5 B.63 gram E. No 1 2 3 4 5 Unsur Besi Magnesium Belerang Silikon Aluminium Cara Memperolehnya Proses tanur tinggi Proses kontak Proses Frasch Proses Down Proses HallHeroult Kegunaan Kerangka bangunan Obat maag Serbuk mesiu Semikonduktor Bahan pesawat terbang Paku yang paling cepat mengalami korosi terdapat pada nomor . 2 E. 0.. Banyak endapan yang terbentuk adalah . membentuk oksida amfoter E. cara mem­ perolehnya. 3 Pasangan data yang ketiganya berhubungan secara tepat adalah ... dan 5 C. Berikut ini tabel yang memuat unsur. 3. 0. 2. A. A. 5 C.. tidak berkarat D...08 gram C. 2. O = 16. (Ar Cr = 52. 1. serta kegunaannya. 1..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful