Bab9

9

Termodinamika

Sumber: www.maesco.com, www.chicocustomchoppers.com, www. erncometal.com, dan www.aaenper ormance.com

Pada bab ini, Anda akan diajak untuk dapat menerapkan konsep termodinamika dalam mesin kalor dengan cara menganalisis perubahan keadaan gas ideal dengan menerapkan hukum termodinamika.

Kehadiran mesin sebagai alat pengubah energi kalor menjadi energi mekanik atau usaha telah mengubah kehidupan manusia menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih efisien. Mesin pabrik, mesin kapal, mesin kereta api, mesin mobil serta mesin motor telah meringankan usaha yang dibutuhkan manusia untuk beraktivitas dan membuat suatu produk. Tahukah Anda peralatan lain yang menggunakan mesin pengubah energi kalor menjadi usaha dalam prinsip kerjanya? Mesin-mesin kalor tersebut ada yang menggunakan bahan bakar solar dan dikenal sebagai mesin diesel serta ada pula yang menggunakan bahan bakar bensin. Khusus untuk mesin berbahan bakar bensin, dikenal mesin dua tak dan mesin empat tak. Bagaimanakah cara mesin kalor bekerja? Tahukah Anda jenis usaha yang dilakukan mesin kalor dalam proses kerjanya? Prinsip yang mendasari cara kerja mesin kalor secara umum dapat Anda pelajari dalam pembahasan Bab 9 tentang termodinamika ini.

A. Usaha dan Proses dalam Termodinamika B. Hukum Pertama Termodinamika C. Hukum Kedua Termodinamika

189

A Soal Pramateri
1. Besaran-besaran apa sajakah yang dapat diamati pada suatu gas yang berada di dalam suatu ruangan tertutup? Apakah yang dimaksud dengan proses isotermal, isokhorik, dan isobarik pada gas?

Usaha dan Proses dalam Termodinamika

2.

Termodinamika adalah cabang ilmu Fisika yang membahas tentang hubungan antara panas (kalor) dan usaha yang dilakukan oleh kalor tersebut. Dalam melakukan pengamatan mengenai aliran energi antara panas dan usaha ini dikenal dua istilah, yaitu sistem dan lingkungan. Apakah yang dimaksud sistem dan lingkungan dalam termodinamika? Untuk memahami penggunaan kedua istilah tersebut dalam termodinamika, perhatikanlah Gambar 9.1 berikut. Misalkan, Anda mengamati aliran kalor antara bola besi panas dan air dingin. Ketika bola besi tersebut dimasukkan ke dalam air. Bola besi dan air disebut sistem karena kedua benda tersebut menjadi objek pengamatan dan perhatian Anda. Adapun, wadah air dan udara luar disebut lingkungan karena berada di luar sistem, tetapi dapat memengaruhi sistem tersebut. Dalam pembahasan termodinamika, besaran yang digunakan adalah besaran makroskopis suatu sistem, yaitu tekanan, suhu, volume, entropi, kalor, usaha, dan energi dalam. Usaha yang dilakukan oleh sistem (gas) terhadap lingkungannya bergantung pada proses -proses dalam termodinamika, di antaranya proses isobarik, isokhorik, isotermal, dan adiabatik.

Kerjakanlah 9.1
air dingin

Cobalah Anda tuliskan sepuluh contoh peristiwa yang melibatkan sistem dan lingkungannya dalam buku latihan Anda.

bola besi panas

1. Usaha Sistem terhadap Lingkungannya
Pada pembahasan Bab 4, Anda telah mempelajari definisi usaha (W) yang dilakukan pada benda tegar, yaitu W=F•s Bagaimanakah cara menghitung usaha pada gas? Tinjaulah suatu gas yang berada dalam tabung dengan penutup berbentuk piston yang dapat bergerak bebas, seperti terlihat pada Gambar 9.2 . Ketika gas tersebut dipanaskan, piston akan berpindah sejauh Δ s karena gas di dalam tabung memuai dari volume awal V1 menjadi volume akhir V2. Gaya yang bekerja pada piston adalah F = pA. Jika luas penampang piston (A) dan tekanan gas dalam tabung (P) berada dalam keadaan konstan, usaha yang dilakukan oleh gas dinyatakan dengan persamaan W = pA Δ s Oleh karena A Δ s = Δ V, persamaan usaha yang dilakukan gas dapat ditulis menjadi W = p ΔV atau W = p(V2 – V1) dengan: (9–2) (9–1)

Gambar 9.1
Bola besi dan air merupakan sistem yang diamati. Adapun, udara luar merupakan lingkungannya.

posisi 1 gas A p

posisi 2 A

Δs

Gambar 9.2
Ketika gas ideal di dalam tabung dipanaskan,gas tersebut memuai sehingga piston berpindah sejauh Δs.

p = tekanan gas (N/m2), Δ V = perubahan volume (m3), dan W = usaha yang dilakukan gas (joule). Nilai W dapat berharga positif atau negatif bergantung pada ketentuan berikut.

190

Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI

Jika gas memuai sehingga perubahan volumenya berharga positif, gas (sistem) tersebut dikatakan melakukan usaha yang menyebabkan volumenya bertambah. Dengan demikian, usaha W sistem berharga positif. b. Jika gas dimampatkan atau ditekan sehingga perubahan volumenya berharga negatif, pada gas (sistem) diberikan usaha yang menyebabkan volume sistem berkurang. Dengan demikian, usaha W pada tersebut sistem ini bernilai negatif. Usaha yang dilakukan oleh sistem dapat ditentukan melalui metode grafik. Pada Gambar 9.3a dapat dilihat bahwa proses bergerak ke arah kanan (gas memuai). Hal ini berarti V2 > V1 atau Δ V > 0 sehingga W bernilai positif (gas melakukan usaha terhadap lingkungan). W sama dengan luas daerah di bawah kurva yang diarsir (luas daerah di bawah kurva p –V dengan batas volume awal dan volume akhir) Selanjutnya perhatikan Gambar 9.3b. Jika proses bergerak ke arah kiri (gas memampat), V2 < V1 atau Δ V < 0 sehingga W bernilai negatif (lingkungan melakukan usaha terhadap gas). W = – luas daerah di bawah kurva p–V yang diarsir Cobalah Anda tinjau kembali Persamaan (9–1). Dari persamaan tersebut dan grafik hubungan tekanan (p) terhadap (V) pada Gambar 9.3, Anda dapat menyimpulkan bahwa suatu sistem dikatakan melakukan usaha (W berharga positif) atau sistem diberi usaha (W berharga negatif), jika pada sistem tersebut terjadi perubahan volume ( Δ V).

a.

p

p V1 V2 V

a
p

p V2 V1 V

b

Gambar 9.3
(a) Grafik P–V suatu gas yang mengalami pemuaian (melakukan ekspansi) (b) Grafik P–V suatu gas yang mengalami pemampatan (diberi kompresi)

Kerjakanlah 9.2
Suatu gas yang mengalami proses termodinamika memiliki grafik p – V sebagai berikut.
p p1 p2 (2) (1) (4) V1 V2 (3) V

Menurut pemahaman Anda, bagaimanakah usaha pada gas yang terdapat pada proses 1, proses 2, proses 3, dan proses 4? Diskusikanlah haltersebut bersama teman-teman Anda.

Contoh

9.1

Suatu gas dipanaskan pada tekanan tetap sehingga memuai, seperti terlihat pada gambar.
p (atm) 2 0,3 0,5 V (liter)

Tentukanlah usaha yang dilakukan gas. (1 atm = 105 N/m2) Jawab Diketahui: p = 2 atm, V1 = 0,3 L, dan V2 = 0,5 L. 1 liter = 1 dm3 = 10–3 m3 W = p ( Δ V) = p (V2 – V1) = 2 × 105 N/m2 (0,5 L – 0,2 L) × 10–3 m3 = 60 Joule.

Termodinamika

191

Contoh

9.2

Gambar berikut menunjukkan suatu siklus termodinamika dari suatu gas ideal. Tentukanlah usaha yang dilakukan gas: p (atm) a. dari keadaan A ke B, A B b. dari B ke C, 2 c. dari C ke D, 1 d. dari D ke A, dan D C V (Liter) e. dari A kembali ke A melalui B, C, dan D Jawab Diketahui: p = pB = 2 N/m2, pD = pC = 1 N/m2, VA = VD = 2 m3, dan VB = VC = 3 m3.
2 3

a. b. c. d. e.

WAB = p (VB – VA) = (2 × 105 N/m2) (3 – 2) × 10–3 m3 = 200 joule WBC = p (VC – VB) = 0 WCD= p (VD – VC) = (1 × 105 N/m2) (2 – 3) × 10–3 m3 = -100 joule WDA= p (VA – VD) = 0 WABCDA = Wsiklus = 200 Joule + 0 – 100 Joule + 0 = 100 joule selain itu, dapat ditentukan dengan cara WABCDA = Wsiklus = luas arsiran = (2 – 1) × 105 N/m2(3 – 2) × 10–3 m3 = 100 joule.

2. Proses dalam Termodinamika
Terdapat empat proses dalam gas pada bahasan termodinamika. Pada pembahasan Bab 8, Anda telah mengenal tiga proses, yaitu isotermal, isobarik, dan isokhorik. Proses yang keempat adalah proses adiabatik. Usaha yang terdapat pada gas yang mengalami proses-proses termodinamika tersebut akan diuraikan sebagai berikut.
A

p p1

p2 T1

B T2 V

a. Proses Isotermal Proses isotermal adalah suatu proses perubahan keadaan gas pada suhu tetap. Menurut Hukum Boyle, proses isotermal dapat dinyatakan dengan persamaan pV = konstan atau p1V1 = p2V2
Dalam proses ini, tekanan dan volume sistem berubah sehingga persamaan W = p Δ V tidak dapat langsung digunakan. Untuk menghitung usaha sistem dalam proses isotermal ini digunakan cara integral. Misalkan, pada sistem terjadi perubahan yang sangat kecil sehingga persamaan usahanya dapat dituliskan sebagai dW = pdV Jika Persamaan (9–3) diintegralkan maka dapat dituliskan
¨ dW = ¨ pdV

Gambar 9.4
A–B merupakan proses isotermal.

(9–3)

nRT . Oleh V karena itu, integral dari Persamaan (9–3) dapat dituliskan menjadi
Dari persamaan keadaan gas ideal diketahui bahwa p =

nRT V Jika konstanta n R, dan besaran suhu (T) yang nilainya tetap dikeluarkan dari integral, akan diperoleh ¨ dW  ¨

192

Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI

Jawab Diketahui: T = 47°C = (47 + 273) K = 320 K dan V2 = 2V1.¨ dW = n R T ¨ V2 V1 dV V V2 V1 W = n R T lnV W = n R T (lnV2 – lnV1) V2 W = n RT ln V 1 atau p2 W = n RT ln p 1 (9–4) Contoh 9. sedangkan tekanannya tetap. Gambar 9. Menurut Hukum Charles.428 joule p (atm) b.5 A–B merupakan proses isokhorik.31 J/mol)(320 K) ln V = 26. Contoh 9.6 C–D adalah proses isobarik.5 × 105 N/m2 hingga volumenya menjadi 2 liter. Proses Isokhorik Proses isokhorik adalah suatu proses perubahan keadaan gas pada volume tetap. Tentukanlah usaha yang dilakukan oleh gas helium. usaha yang dilakukan oleh sistem dinyatakan dengan persamaan W = p Δ V = p (V2 – V1) (9–5) V (m3) V1 V2 Gambar 9. persamaan keadaan gas pada proses isobarik dinyatakan dengan persamaan atau V = konstan T p (atm) p C D V1 V2  T1 T2 Oleh karena volume sistem berubah.3 Sepuluh mol gas helium memuai secara isotermal pada suhu 47°C sehingga volumenya menjadi dua kali volume mula-mula. Usaha yang dilakukan gas pada proses isotermal: W = nRT ln V2 2V V1 = (10 mol) ( 8.2 liter perlahan-lahan dipanaskan pada tekanan tetap 1. Menurut Hukum Gay-Lussac proses isokhorik pada gas dapat dinyatakan dengan persamaan atau p = konstan T p1 A p2 B V (m3) p1 p 2  T1 T2 Oleh karena perubahan volume dalam proses isokhorik Δ V = 0 maka usahanya W = 0.592 ln 2 = 18. Proses Isobarik Proses isobarik adalah suatu proses perubahan keadaan gas pada tekanan tetap. V c. Berapakah usaha yang dilakukan gas? Termodinamika 193 .4 Suatu gas yang volumenya 1.

8 joule 6 Usaha netto gas dalam satu siklus ABCA : Wsiklus = WAB + WBC + WCA = 1. usaha gas dari B ke C. usaha yang dilakukan gas WBC = 0 c.2 L. Prose B ke C adalah proses isokhorik.200 joule + 0 + (–415. bahanbahan yang bersifat mudah menghantarkan kalor disebut bahan diatermik Proses adiabatik ini mengikuti persamaan Poisson sebagai berikut p V γ = konstan atau p1 V1 γ = p2 V2 γ . V2 = 2 L. 3 = – 415. usaha dari C ke A adalah WCA = nRT ln VA VA VA VC = pC VC ln VC = pA VA ln VC (ingat: pV = nRT) d. Adapun. usaha netto gas dalam satu siklus. Proses A ke B adalah proses isobarik.5 × 105 N/m2) (2 – 1. Oleh karena pC:VC = pA:VA.200 joule b. Proses ini dapat dilakukan dengan cara mengisolasi sistem menggunakan bahan yang tidak mudah menghantarkan kalor atau disebut juga bahan adiabatik.2 joule WCA = (1 × 105 N/m2)(6 × 10–3 m3)ln d. Oleh karena VC = VB. usaha gas dari C ke A. dan p = 1. dan VB = VC = 6 L. B 1 C V (liter) 0 2 6 Kata Kunci • • • • • • • • • • • Efisiensi mesin kalor Energi dalam Hukum Pertama Termodinamika Kalor Kapasitas kalor Lingkungan Mesin Carnot Proses adiabatik Reservoir kalor Siklus Carnot Sistem Tentukanlah: a.Jawab Diketahui: V1 = 1.8 joule) = 784. b. a. (9–6) Oleh karena persamaan gas ideal dinyatakan sebagai pV = nRT maka Persamaan (9–4) dapat ditulis T1V1( γ –1) = T2 V2( γ –1) (9–7) 194 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI . pC = 1 × 105 Pa. dan d. Jawab Diketahui: pA = pB = 3 × 105 Pa. Usaha dari A ke B dapat dihitung dengan persamaan WAB = p(VB – VA) = 3 × 105 Pa (6 – 2) × 10–3 m3 = 1. Proses Adiabatik Proses adiabatik adalah suatu proses perubahan keadaan gas di mana tidak ada kalor (Q) yang masuk atau keluar dari sistem (gas). Proses dari C ke A adalah isotermal. usaha gas dari A ke B. VA = 2 L. c.5 Suatu gas ideal mengalami proses siklus seperti grafik p – V berikut.5 × 105 N/m2.2) × 10–3 m3 = 120 joule Contoh p (105 Pa) 3 A 9. 1 liter = 1 dm3 = 10–3 m3 Usaha yang dilakukan gas pada tekanan tetap (isobarik) adalah W = p (V2 – V1) = (1.

pada kalor sistem proses adiabatik Q sama dengan nol. hitunglah tekanan pada keadaan akhir dan suhu campuran. Jawab Diketahui: W = 2 × 103 J.7 T ( cean Thermal nergy onversion) adalah sebuah pembangkit tenaga listrik mini.dengan γ = > 1. suhu awal gas adalah 321 K. dan Cp p p1 1 proses adiabatik proses isotermal p2 V1 2 V V2 Gambar 9. T2 = 2T1.31 J/mol K. dan n = 0. Besarnya usaha pada proses adiabatik tersebut dinyatakan dengan persamaan berikut. Dari kurva hubungan p – V tersebut. Jika proses pemampatan terjadi secara adiabatik. tekanan. 1998 Termodinamika 195 . volume gas menjadi volume awalnya. 3 3 W = n R (T2 – T1) = n R (2T1 – T1) 2 2 3 = n R T1 2 2W 2(2 × 10 3 joule) = T1 = = 321 K 3 n R 3 × 0. tekanan 1 atm.4 = 832 K = 559°C Contoh 9. CP adalah kapasitas kalor CV CV gas pada tekanan tetap dan CV adalah kalor gas pada volume tetap. Quantum Leap The mini T cean Thermal nergy onversion power plant pictured here is a heat engine that operates on the temperature di erence etween warm sur ace water and cold deep water. 2) Suhu. Dengan demikian.4 atm.4 = 32. dan γ = 1. Anggap bahan bakar 12 bercampur udara pada suhu 35°C. Mesin ini bekerja berdasarkan perbedaan suhu antara permukaan laut yang hangat dan kedalaman laut yang dingin. This is a nonpolluting power plant.7.4. Anda dapat mengetahui bahwa: 1) Kurva proses adiabatik lebih curam daripada kurva proses isotermal.6 Sebuah mesin memiliki rasio pemampatan 12 : 1 yang berarti bahwa setelah 1 pemampatan. Jika konstanta umum gas R = 8. maupun volume pada proses adiabatik tidak tetap.4 ⎛ ⎞ γ ⎜ V1 ⎟ ⎛V ⎞ p1 V1 γ = p2 V2 γ → p2 = p1 ⎜ 1 ⎟ → p2 = 1 ⎜ 1 ⎟ = (12)1.5 mol gas ideal monoatomik sehingga suhu mutlaknya menjadi 2 kali semula. usaha yang dilakukan oleh sistem hanya mengubah energi dalam sistem tersebut. (9–8) Contoh 9. gunakan rumus 1.7 Pada proses adiabatik. Sumber: onceptual hysics. Pusat pembangkit listrik ini bebas polusi.5 mol × 8. tentukanlah suhu awal gas.31 J/molK Jadi. Oleh karena sistem tidak melepaskan atau menerima kalor.5 mol. Usaha sebesar 2 × 103 J diberikan secara adiabatik untuk memampatkan 0. Jawab Diketahui: V2 = Loncatan Kuantum 1 V . Perhatikan diagram p – V pada Gambar 9. T = 35 + 273 = 308 K. 12 1 1 Untuk menentukan tekanan akhir p2. ⎜ ⎝ V2 ⎠ ⎜ V1 ⎟ ⎟ ⎝ 12 ⎠ Suhu campuran atau suhu akhir T2 diperoleh sebagai berikut: T1V ( γ –1) 1 = T2V ( γ –1) 2 ⎛ V1 ⎞ → T2 = T1 ⎜ ⎟ ⎝ V2 ⎠ γ −1 T2 = 308 K (12)1.4 – 1 = 308 K (12)0. dan p1 = 1 atm. 3 3 W = nR (T1 − T2 ) = ( p1V1 − p2V2 ) 2 2 Cp = konstanta Laplace. kurva p– lebih curam dibandingkan dengan kurva p– pada proses isotermal.

Apakah perubahan energi dalam dapat terjadi pada gas yang diberi atau melakukan usaha mekanik? Hubungan antara kalor yang diterima atau dilepaskan suatu sistem. Perubahan energi dalam dapat terjadi jika terjadi perubahan suhu (energi dalam akan meningkat jika suhu gas (sistem) meningkat atau pada gas diberikan kalor). Anda telah mengetahui bahwa suhu gas berhubungan dengan energi kinetik yang dimiliki oleh gas tersebut. 1.1 m3. Perjanjian tanda yang berlaku untuk Persamaan (9-9) tersebut adalah sebagai berikut. usaha yang dilakukan gas.1 Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. dan Contoh 9. Jika sistem menerima kerja maka nilai W berharga negatif 3. Hukum Pertama Termodinamika dituliskan sebagai berikut. 196 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI .500 J." Dengan demikian. Anda juga telah mempelajari hubungan antara energi kinetik dan energi dalam yang dimiliki oleh gas. dan b. meskipun energi kalor sistem telah berubah menjadi energi mekanik (usaha) dan energi dalam. Hukum ini menyatakan bahwa: "Jumlah kalor pada suatu sistem sama dengan perubahan energi dalam sistem tersebut ditambah usaha yang dilakukan oleh sistem. Jika sistem menerima kalor maka nilai Q berharga positif Δ U = U2 — U1 = perubahan energi dalam sistem. 1. Suatu gas ideal mengalami proses menurut siklus. Jika gas mengalami perubahan energi dalam gas sebesar 1. Jika sistem melepas kalor maka nilai Q berharga negatif 4. Tentukanlah kerja yang dihasilkan pada proses berdasarkan siklus tersebut. Jika gas memuai secara isobarik sehingga volumenya menjadi 50 liter.08 m3 menjadi 0. Suatu gas ideal monoatomik di dalam ruang tertutup memiliki tekanan 1.Soal Penguasaan Materi 9. berapakah kalor yang diterima gas tersebut. serta perubahan energi dalam sistem yang ditimbulkan oleh kalor dan usaha tersebut dijelaskan dalam Hukum Pertama Termodinamika. Q = ΔU + W dengan: Q = kalor yang diterima atau dilepaskan oleh sistem.8 Delapan mol gas ideal dipanaskan pada tekanan tetap sebesar 2 × 105 N/m2 sehingga volumenya berubah dari 0. jumlah seluruh energi tersebut selalu tetap. gas akan menyerap kalor dari lingkungan sebesar 2 kJ. Tentukanlah: a. seperti diagram p-V berikut. Jika sistem melakukan kerja maka nilai W berharga positif. (9–9) W = usaha yang dilakukan sistem. Secara matematis. B Hukum Pertama Termodinamika Dari pembahasan materi Bab 8. p (105 Pa) 3 1 0 2 4 A B C V (liter) 2. 2. Hukum Pertama Termodinamika adalah perluasan bentuk dari Hukum Kekekalan Energi dalam mekanika. usaha yang dilakukan pada sistem.2 × 105 N/m2 dan volume 40 liter. perubahan energi dalam gas.

V2 = 0. Dengan demikian. Q = ΔU + W = 0 + W Q = W = n R T ln V2 V1 Hero atau Heron membuat mesin uap pertama yang disebut aeolipile. Pada sistem dilakukan usaha sebesar 100 J. Jika perubahan energi dalam sistem Δ U dan kalor yang diserap sistem = 150 joule.500 J Contoh 9. Dengan demikian.08 m3. Perubahan Energi Dalam Perubahan energi dalam Δ U tidak bergantung pada proses bagaimana keadaan sistem berubah. dan Δ U = 1.000 joule = 5. Besar usaha yang dilakukan V sistem proses isotermal ini adalah W = nRT In 2 . 2 persamaan Hukum Pertama Termodinamika untuk proses isotermal ini dapat dituliskan sebagai berikut. Mesin ini terdiri atas sebuah pemanas yang terletak di bawah suatu kuali dan memiliki dua lubang angin. V1 = 0. Proses Isokhorik Dalam proses isokhorik perubahan yang dialami oleh sistem berada dalam keadaan volume tetap. yaitu isotermal. energi dalam sistem juga tidak berubah (Δ U = 0) karena perubahan energi dalam bergantung pada perubahan suhu. V1 menurut Teori Kinetik Gas. isobarik. Perubahan energi dalam terjadi pada setiap proses tersebut dijelaskan sebagai berikut.1 – 0. a. dan adiabatik. Sumber: Jendela Iptek. Proses Isotermal Anda telah memahami bahwa proses isotermal merupakan suatu proses yang terjadi dalam sistem pada suhu tetap.500 J.Jawab Diketahui: p = 2 × 105 N/m2. berapakah besarnya Δ U? Jawab Diketahui: W = –100 joule (dilakukan usaha). Uap yang dialirkan ke dalam kuali akan keluar dari lubang angin sehingga akan memutar kincir. Oleh karena Δ T = 0. Anda telah mengetahui bahwa proses-proses dalam termodinamika terbagi atas empat jenis. Aeolipile tidak memiliki fungsi praktis.500 joule + 2 × 105 N/m2 (0. Ingatlah kembali persamaan energi dalam gas monoatomik yang dinyatakan dalam 3 persamaan %U  nR%T yang telah dibahas pada Bab 8. persamaan Hukum Pertama Termodinamika untuk proses ini dituliskan sebagai Q = ΔU + W = ΔU + 0 Q = Δ U = U2 — U1 (9-11) Termodinamika 197 . tetapi hanya bergantung pada keadaan awal dan keadaan akhir sistem tersebut.9 Suatu sistem mengalami proses isobarik. isokhorik. Anda telah memahami bahwa besar usaha pada proses isokhorik dituliskan W = p ΔV = 0.08) m3 = 1. Q = Δ U+ W Q = Δ U + p(V2 – V1) = 1. Menurut Hukum Pertama Termodinamika Δ U = Q – W = 150 joule – (–100 joule) = 250 joule.1 m3. 1997 (9-10) b.500 joule + 4. Jelajah Fisika 1. dan Q = 150 joule (sistem menyerap kalor).

Energi tersebut tidak bergantung pada proses persiapan kopinya. Jika persamaan energi dalam untuk gas ideal monoatomik disubstitusikan ke dalam Persamaan (9-11). Proses Isobarik Jika gas mengalami proses isobarik. Anda dapat menyimpulkan bahwa usaha yang dilakukan oleh sistem akan mengakibatkan terjadinya perubahan energi dalam sistem di mana energi dalam tersebut dapat bertambah atau berkurang dari keadaan awalnya. Usaha yang dilakukan gas dalam proses ini memenuhi persamaan W = P % V = p ( V 2 – V1).com 3 n R (T2 — T1) + p (V2 – V1) 2 (9-15) Energi dalam secangkir kopi hanya bergantung pada keadaan termodinamikanya (seberapa banyak kopi dan air yang dikandungnya. Sumber: Fisika niversitas. Q = ΔU + W Q = Δ U + p(V2 – V1) (9-14) Untuk gas ideal monoatomik. persamaan Hukum Pertama Termodinamika untuk proses isobarik dapat dituliskan sebagai berikut. Persamaan Hukum Pertama Termodinamika untuk proses adiabatik ini dapat dituliskan menjadi Q = ΔU + W 0 = ΔU + W atau W = — Δ U = —(U2— U1) (9-16) Berdasarkan Persamaan (9-16) tersebut. Persamaan Hukum Pertama Termodinamika untuk gas ideal monoatomik pada proses adiabatik ini dituliskan sebagai W = — ΔU = — 3 n R (T2 – T1) 2 (9-17) 2. Dengan demikian. 2000 d. Q = ΔU = atau 3 n R ΔT 2 3 n R (T2 —T1) 2 (9-12) Jelajah Fisika Energi Dalam Q = U2 — U1 = (9-13) c. Anda telah mengetahui bahwa dalam proses ini tidak ada kalor yang keluar atau masuk ke dalam sistem sehingga Q = 0. yaitu lintasan termodinamika yang membawanya ke keadaan yang sekarang.Dari Persamaan (9-11) Anda dapat menyatakan bahwa kalor yang diberikan pada sistem hanya digunakan untuk mengubah energi dalam sistem tersebut. didapatkan perumusan Hukum Pertama Termodinamika pada proses isokhorik sebagai berikut. dan berapa suhunya). rewed co ee. Proses adiabatik Dalam pembahasan mengenai proses adiabatik. untuk volume tetap disebut CV dan untuk tekanan tetap disebut Cp. 198 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI . perubahan yang terjadi pada gas berada dalam keadaan tekanan tetap. Kapasitas Kalor Kapasitas kalor gas adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu gas sebesar 1°C. Persamaan (9-14) dapat dituliskan sebagai Q= Sumber: www.

perubahan suhu dapat dilakukan dengan proses isobarik atau proses isokhorik. Pada proses isobarik Oleh karena dalam proses ini tekanan sistem tetap ( Δ p + 0). Perumusan kedua pada kapasitas kalor tersebut secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut. Dengan demikian. Persamaan (9–24) dapat dituliskan menjadi Cp – CV = n R 3 nR Δ T 2 (9–25) Untuk gas monoatomik. wajan. kapasitas kalor gas dapat dibedakan menjadi dua. usaha sistem W = p Δ V. energi dalam gas dinyatakan dengan persamaan ΔU = Dengan demikian. Hal ini disebabkan karena tekanan udara di atas panci.Secara matematis. Sumber: Fisika niversitas. yakni kapasitas kalor pada tekanan tetap (Cp) dan kapasitas kalor pada volume tetap (V). Cp = QP QV dan CV = ΔT ΔT (9–19) Jika besaran Qp dan QV dimasukkan ke dalam persamaan Hukum Pertama Termodinamika. persamaan Hukum Pertama Termodinamika dapat dituliskan Qp = Δ U + p Δ V (9–22) Dengan melakukan substitusi Persamaan (9–21) ke Persamaan (9–22) dapat dituliskan persamaan Qp = Δ U + p Δ V atau Qp – QV = p Δ V (9–23) QP = Δ U + W Perlu Anda Ketahui Umumnya memasak melibatkan proses isobarik. jika Persamaan (9–19) disubstitusikan Persamaan (9–23) akan diperoleh persamaan (Cp Δ T) – (CV Δ T) = p Δ V (CpCV) Δ T = p Δ V Cp – CV = pΔV (9–24) ΔT Berdasarkan persamaan keadaan gas ideal pV = nRT. kapasitas kalor pada proses isokhorik (QV = Δ U) dapat dituliskan sebagai CV = 3 nR 2 (9–26) Termodinamika 199 . kapasitas kalor (C) dinyatakan dengan persamaan C= Q ΔT (9–18) Pada gas. Dengan demikian. 2000 Selanjutnya. a. Pada proses isokhorik QV = Δ U + W (9–20) Oleh karena dalam proses ini volume sistem tetap ( Δ U = 0) maka usaha sistem W = 0 sehingga didapatkan persamaan QV = Δ U (9–21) b. akan didapatkan persamaan berikut. atau dalam oven microwave tetap konstan sementara makanan dipanaskan.

2 − 41. Prancis. Jawab Diketahui: m = 56 × 10–3 kg. Apakah yang dimaksud dengan proses reversibel? Proses reversibel adalah suatu proses dalam sistem di mana sistem hampir selalu berada dalam keadaan setimbang.a i .66 kJ = 1. Jika gas nitrogen ini dipanaskan dalam bejana kaku (tidak dapat memuai). ia mempublikasikan esai yang berjudul e lexions sur la puissance motrice du eu. hitunglah kapasitas kalor gas nitrogen dan tetapan umum gas. Namun.5 J/K Tetapan umum gas R dihitung sebagai berikut. temperatur dan tekanan gas tersebut di setiap bagian tabung dapat berubah-ubah. besarnya Cp dan CV untuk gas diatomik pada suhu rendah. 2 J/K.66 kJ. 200 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI . Sumber: www. dan suhu tinggi. Jika nitrogen ini dipanaskan dalam bejana yang bebas memuai. Anda tidak dapat menentukan suhu dan temperatur gas saat kedua besaran tersebut masih berubah. Jelajah Fisika Sadi Carnot Contoh 9.5 ) J/K = 8. Misalnya. diperlukan kalor sebanyak 2.660 J. diperlukan kalor sebesar 1.660 joule = CV (40 K) → CV = 41. Proses volume tetap pada gas: QV = 1. besaran-besaran keadaan tersebut hanya berarti jika sistem berada dalam keadaan setimbang. Siklus Carnot dan Efisiensi Mesin Keadaan suatu sistem dalam termodinamika dapat berubah-ubah.10 Gas nitrogen bermassa 56 × 10–3 kg dipanaskan dari suhu 270 K menjadi 310 K.330 J = Cp (40 K) → Cp = 58. suhu sedang. Sumber: www. QV = CV ( Δ T) 1. dan Mr = 28 g/mol = 28 × 10–3 kg/mol. Diskusikanlah jawaban Anda tersebut dengan guru Fisika Anda. gas harus dalam keadaan reversibel.35 J/mol K. Cp – CV = n R = m R → R = M r (CP – CV) Mr m R= 28 × 10 −3 kg/mol (58.all iographies. Oleh karena itu.3 Cobalah Anda buat di dalam buku latihan Anda. Δ T = 40 K.it Sadi Carnot ialah seorang ilmuwan yang lahir di Paris. Sebagian besar waktunya ia gunakan untuk menyelidiki mesin uap. a. Jika massa molekul relatif nitrogen 28 g/mol. Kemudian.330 J Qp = Cp ( Δ T) 2. Agar dapat menentukan besaran-besaran keadaan gas. 56 × 10 −3 kg 3. bandingkanlah jawaban Anda dengan teman sebangku Anda.33 kJ.Besar Cp dapat ditentukan dari Persamaan (9–25) sehingga diperoleh Cp = CV + n R Cp = Cp = 3 nR + nR 2 5 nR 2 (9–27) Kerjakanlah 9. Pada 1824. Penemuannya menjadi dasar ilmu termodinamika dan memberikan manfaat besar terhadap kehidupan manusia.com b. berdasarkan percobaan besaran-besaran keadaan sistem tersebut. jika Anda mengamati suatu gas yang sedang memuai di dalam tabung.33 kJ = 2. Proses tekanan tetap pada gas: Qp = 2.

Berikut urutan keempat langkah proses yang terjadi dalam siklus Carnot. b. Dari keadaan 1 ke keadaan 2.8. Siklus Carnot adalah suatu siklus ideal reversibel yang terdiri atas dua proses isotermal dan proses adiabatik. diletakkan beberapa beban di atas piston. tidak ada kalor yang keluar atau masuk ke dalam sistem. pada proses reversibel. p A Q1 B W p T keadaan 4 keadaan 3 p keadaan 2 D T Q2 T1 C T 2 V Gambar 9. Pada langkah ketiga.nasa. sejumlah kalor (Q1) dipindahkan dari reservoir suhu tinggi ke dalam gas. Perhatikanlah Gambar 9. Dari grafik p–V tersebut. keadaan gas berubah dari keadaan 3 ke keadaan 4 melalui proses kompresi isotermal. dan volume rendah (4 m3). Prinsip siklus termodinamika ini kali pertama dijelaskan oleh seorang insinyur Perancis bernama Sadi Carnot dan disebut siklus Carnot. tekanan sistem berubah menjadi p2 dan volumenya menjadi V2. suatu gas mengalami perubahan keadaan dari A ke B. Tekanan gas diturunkan dengan cara mengurangi beban yang ada di atas piston. keadaan 1 p1 A p2 B V1 V2 Gambar 9. Selama proses ini berlangsung.9 Siklus Carnot p T p T Gambar 9. temperatur sistem akan turun dan volumenya bertambah. namun volume sistem bertambah. Dalam kenyataannya. Pada langkah ini. Pada tekanan B. Selama proses ini berlangsung. Pada langkah kedua. Siklus Carnot ini merupakan salah satu prinsip dasar siklus termodinamika yang digunakan untuk memahami cara kerja mesin Carnot. reservoir suhu rendah (200 K) menyentuh dasar silinder dan jumlah beban di atas piston bertambah.10 berikut. kurva p–V yang dibentuk oleh perubahan keadaan sistem dari A ke B dan dari B ke A adalah sama. sulit untuk menemukan proses reversibel karena proses ini tidak memperhitungkan energi yang hilang dari dalam sistem (misalnya. keadaan gas tersebut dapat dibalikkan dari keadaan B ke A dan tidak ada energi yang terbuang. Jika gas tersebut mengalami proses reversibel. Oleh karena itu.10 Siklus Carnot pada mesin Carnot. Diketahui bahwa pada keadaan A sistem memiliki tekanan p1 dan volume V1.9. gas mengalami ekspansi isotermal.gov Pada gambar tersebut suatu gas ideal berada di dalam silinder yang terbuat dari bahan yang tidak mudah menghantarkan panas. Untuk mengubah tekanan gas. Akibatnya tekanan sistem meningkat. Pada langkah. a. tekanan tinggi (4 atm). Akibatnya.8 Perubahan keadaan gas dalam siklus reversibel. gesekan). gas berubah dari keadaan 2 ke keadaan 3 dan mengalami proses ekspansi adiabatik. Sumber: www.Perhatikanlah Gambar 9. Namun. temperatur sistem tidak berubah. Pada sistem gas ini terdapat dua sumber kalor yang disebut reservoir suhu tinggi (memiliki suhu 300 K) gas memiliki temperatur tinggi (300 K). Tahukah Anda yang dimaksud dengan siklus termodinamika? Siklus termodinamika adalah proses yang terjadi pada sistem sehingga akhirnya sistem kembali pada keadaan awalnya. Reservoir suhu tinggi menyentuh dasar silinder dan jumlah beban di atas piston dikurangi. Volume silinder tersebut dapat diubah dengan cara memindahkan posisi pistonnya. temperaturnya Termodinamika 201 . seperti terlihat pada Gambar 9. c. proses reversibel memenuhi Hukum Pertama Termodinamika.

Menurut kurva hubungan p–V dari siklus Carnot. gas mengalami proses kompresi adiabatik dan keadaannya berubah dari keadaan 4 ke keadaan1. 202 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI . Selama proses ini berlangsung. sejumlah kalor (Q2) dipindahkan dari gas ke reservoir suhu rendah untuk menjaga temperatur sistem agar tidak berubah. terdapat dua siklus termodinamika lainnya.konstan. Jumlah beban di atas piston bertambah. Persamaan matematis efisiensi mesin ini dituliskan dengan persamaan η= W × 100% Q1 (9–29) dengan η = efisiensi mesin. Oleh karena usaha dalam suatu siklus termodinamika dinyatakan dengan W = Q1 – Q2 maka Persamaan (9–30) dapat dituliskan menjadi Sumber: www. dan volume sistem menurun. presentasikanlah makalah yang Anda buat tersebut. Oleh karena Jelajah Fisika Lokomotif Uap siklus selalu kembali ke keadaannya semula. 1998 ⎛ Q − Q2 ⎞ η =⎜ 1 ⎟ × 100% ⎝ Q1 ⎠ ⎛ Q ⎞ η = ⎜ 1 − 2 ⎟ × 100% ⎝ Q1 ⎠ (9–30) Pada mesin Carnot. Oleh karena itu. Saat panas dihasilkan oleh batubara atau kayu yang dibakar dalam mesin lokomotif. tekanan sistem meningkat. sebagian energi menaikkan suhu air (yang mendidih dan menghasilkan uap) dalam mesin. Kerjakanlah 9. Buatlah sebuah makalah yang menerangkan tentang kedua siklus tersebut dan aplikasinya pada mesin Otto dan mesin Diesel. besarnya kalor yang diserap oleh sistem (Q1) sama dengan temperatur reservoir suhu tingginya (T1).org Lokomtif uap ini bekerja dengan menggunakan hukum pertama termodinamika. Anda dapat menyimpulkan bahwa efisiensi mesin Carnot dapat ditingkatkan dengan cara menaikkan temperatur reservoir suhu tinggi atau menurunkan temperatur reservoir suhu rendah. besarnya kalor yang dilepaskan sistem (Q2) sama dengan temperatur reservoir suhu rendah mesin Carnot tersebut. usaha yang dilakukan oleh gas adalah luas daerah di dalam kurva p–V siklus tersebut. Dari keadaan 3 ke keadaan 4. dan volumenya berkurang.4 Selain siklus Carnot. Sisa energi dipakai guna mengekspansikan uap untuk menghasilkan kerja dan menggerakkan lokomotif. Persamaan (9–30) dapat dituliskan menjadi ⎛ T ⎞ η = ⎜ 1 − 2 ⎟ × 100% ⎝ T1 ⎠ (9–31) Dari Persamaan (9–31) tersebut. Sumber: Fisika niversitas. Perbandingan antara besar usaha yang dilakukan sistem (W) terhadap energi kalor yang diserapnya ( Q1) disebut sebagai efisiensi mesin . tidak ada kalor yang keluar atau masuk ke dalam sistem. Ketika mesin mengubah energi kalor menjadi energi mekanik (usaha). Pada langkah keempat. yakni siklus Otto dan siklus Diesel. d.midcontinent. dan Q2 = kalor yang dilepaskan sistem. Kemudian. Demikian juga. Δ Usiklus = 0 sehingga persamaan usaha siklus (Wsiklus) dapat dituliskan menjadi Wsiklus = Δ Qsiklus = (Q1 – Q2) (9–28) dengan: Q1 = kalor yang diserap sistem.

Soal Penguasaan Materi 9.6 → T2 = 480 K T1 800 K 800 K η= η= 600 K − 300 K × 100% = 50% 600 K Q1 1 = 2 1. Usaha yang dilakukan mesin dalam satu siklus adalah . Berapakah perubahan energi dalam gas? Termodinamika 203 .11 Solusi Sebuah mesin gas ideal bekerja dalam suatu siklus Carnot antara suhu tinggi T1°C dan dan suhu rendah 127°C.000 J = 500 joule Jawab: c Soal UAN Fisika 2004/2005 • Agar efisiensi menjadi η 2 = 50% untuk T2 = 480 K η2 = 1 − T2 480 K 480 K → 50% = 1 − → = 0. dan c.. temperatur suhu tinggi harus dinaikkan menjadi 960 K. a. Cara umum • Efisiensi mesin semula η 1 = 40% T T2 T2 η 1 = 1 − 2 → 40% = 1 − → = 0. p (N/m2) A Q = 1000 J η= c. Jawab Diketahui: T2 = 127° C. b. d. Jika mesin menyerap kalor 60 kkal pada suhu tertinggi dan membuang kalor 48 kkal. Usaha yang dilakukan gas selama proses ABC b. a. e.000 joule (seperti terlihat pada gambar). 2 → T1 = = 500 K = 227° C T1 0.860 joule. 400 K 400 K = 1 − 0. dan Q2 = 48 kkal. 1. Suatu gas monoatomik mengalami proses termodinamika seperti grafik berikut ini.2 Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 2 1 1 B A v (liter) C 2.Contoh 9. Jawab Diketahui: T1 = 800 K. Agar efisiensi maksimumnya naik menjadi 50%. Perubahan energi dalam c. W 12 kkal × 100% = × 100% = 20% Q1 60 kkal D B 600 K C 300 K V (m3) Efisiensi mesin dalam bentuk suhu dinyatakan dengan persamaan ⎛ ⎛ T ⎞ 400 K ⎞ η = ⎜ 1 − 2 ⎟× 100% → 20% = ⎜ 1 − ⎟× 100% T1 ⎠ T1 ⎠ ⎝ ⎝ a. usaha yang dihasilkan dalam satu siklus..8 300 J 400 J 500 J 600 J 700 J Penyelesaian Contoh 9.12 η= T1 −T2 ×100% T1 Sebuah mesin Carnot yang menggunakan reservoir suhu tinggi bersuhu 800 K memiliki efisiensi 40%. c. hitunglah: a. Berdasarkan Hukum Pertama termodinamika: W = Q1 – Q2 = 60 kkal – 48 kkal = 12 kkal b. dan η 2 = 50%. b. 3 Tentukanlah: a. Kalor yang diserap selama proses ABC Suatu gas ideal diekspansikan secara adiabatik sehingga volumenya menjadi dua kali volume mulamula. Efisiensi mesin Carnot Cerdas Suatu mesin Carnot bekerja di antara suhu 600 K dan 300 K serta menerima kalor sebesar 1. 5 → T1 = 960 K T1 T1 T1 Jadi. efisiensi mesin tersebut. besarnya suhu tinggi T1. Berapakah kalor yang diterima gas? b. tentukanlah kenaikan suhu yang harus dilakukan pada reservoir suhu tinggi.. η 1 = 40%. Q1 = 60 kkal. Pada proses tersebut gas melakukan kerja sebesar 1.

Ketika suatu sistem menyerap sejumlah kalor Q dari reservoir yang memiliki temperatur mutlak. kalor tidak dapat berpindah dari benda bersuhu rendah ke benda bersuhu tinggi tanpa adanya usaha luar yang diberikan kepada sistem. Besarnya usaha yang dilakukan mesin dalam suhu siklus. Menurut Clausius. seperti yang dimisalkan tersebut tidak mungkin terjadi secara spontan (tanpa ada usaha yang diberikan ke dalam sistem). Menurut Kelvin-Planck. seperti pada keadaan sebelumnya? Proses termodinamika yang melakukan proses aliran kalor dari benda (reservoir) bersuhu rendah ke benda (reservoir) bersuhu tinggi. 1) Ekspansi isotermal dari volume 0.it (9–32) 204 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI .04 m3 pada temperatur 127°C. Clausius memperkenalkan besaran baru yang disebut entropi ( S).05 m3. b. tidak mungkin membuat mesin yang bekerja dalam suatu siklus dan menghasilkan seluruh kalor yang diserapnya menjadi usaha. b.02 m3. Entropi adalah besaran yang menyatakan banyaknya energi atau kalor yang tidak dapat diubah menjadi usaha. Tentukan: a. gas dikompresi sampai kembali ke keadaan semula.1 m3. Berapakah kalor yang diserap gas? Empat mol gas monoatomik (dianggap gas ideal) pada sebuah mesin mengalami proses reversibel dalam suatu siklus berikut ini. Siklus termodinamika yang telah dibahas pada subbab B merupakan siklus ideal yang tidak pernah ditemui dalam kehidupan nyata. missalkan Anda memasukkan sebuah bola besi panas ke dalam bejana yang berisi air dingin. gas tersebut mengalami proses ekspansi isotermal sampai volumenya berubah menjadi 0. CV dan Cp dari gas monoatomik tersebut. proses termodinamika yang terjadi selama proses tersebut mampu mengubah seluruh energi kalor menjadi usaha dan tidak ada energi yang hilang.a i .3. Namun. 2) C Hukum Kedua Termodinamika 1. 4) Pada volume tetap. Ia menciptakan mesin uap pertama. Pada volume tetap. a. Sumber: www.1 m3 menjadi 0. 4. entropi sistem tersebut akan meningkat dan entropi reservoirnya akan menurun sehingga perubahan entropi sistem dapat dinyatakan dengan persamaan ΔS = Q T Jelajah Fisika James Watt (1736–1819) Watt adalah seorang ilmuwan dan insinyur besar yang berasal dari Britania. Berapakah usaha yang diterima gas? b. Dua mol gas monoatomik didinginkan pada tekanan konstan 1 × 105 N/m2 sehingga volumenya mengecil dari 0. Berikut pernyataan Kevin-Planck dan Clausius. Entropi Pada pembahasan mengenai siklus Carnot dan mesin Carnot. 3) Gas dikompresi secara isotermal pada suhu 27°C sehingga volumenya menjadi 0. mungkinkah suhu bola besi tersebut naik dan suhu air turun dan keduanya mencapai kesetimbangan termal yang sama. yang menjadi kekuatan utama terjadinya Revolusi Industri Eropa.02 m3 menjadi 0. jika Anda membalik proses ini dengan cara memasukkan bola besi dingin ke dalam air panas. Kemudian. a. Sebagai contoh sederhana. Dalam menyatakan Hukum Kedua Termodinamika ini. gas didinginkan sampai suhu 27°C. Hal inilah yang kemudian diteliti oleh Clausius dan Kelvin-Planck sehingga menghasilkan rumusan Hukum Kedua Termodinamika. Anda tentunya telah memahami bahwa kalor akan berpindah dari bola besi ke air sehingga suhu keduanya sama atau dikatakan keduanya telah berada dalam kesetimbangan termal.

(9–34) Jika gas yang digunakan dalam sistem mesin pendingin adalah gas ideal. sejumlah kalor Q1 dibuang ke reservoir bersuhu tinggi T1 (misalnya. semakin baik mesin pendingin tersebut. sejumlah kalor Q2 diambil dari reservoir bersuhu rendah T2 (misalnya. Dengan melakukan usaha W pada sistem (pendingin). Kemudian. Perubahan entropi reservoir panas: ΔS 1 = −Q1 −1.11. lingkungan di sekitar lemari es).13 Gambar di samping menunjukkan bahwa 1.200 J = = –2 J/K T1 600 K reservoir panas T1 = 600 K Batang tembaga Q = 1. dari dalam lemari es). Peralatan yang bekerja dengan cara seperti ini disebut mesin pendingin (refrigerator). Persamaan (9–33) dapat ditulis menjadi KP = KP = Q2 Q1 − Q2 reservoir panas T1 Q1 W Pendingin Q2 reservoir dingin T2 Gambar 9. Jawab Diketahui Q = 1. Persamaan (9–34) dapat dituliskan menjadi KP = T2 T1 − T2 (9–35) Lemari es dan pendingin ruangan memiliki koefisien performansi dalam jangkauan 2 sampai dengan 6. Mesin Pendingin ( r ra r) Kalor dapat dipaksa mengalir dari benda dingin ke benda panas dengan melakukan usaha pada sistem.11 Skema kerja mesin pendingin (re rigerator). Perhatikan Gambar 9.200 J T2 = 300 K reservoir dingin Perubahan entropi reservoir dingin: ΔS2 = Total perubahan entropi total adalah jumlah aljabar perubahan entropi setiap reservoir: Q2 1200 J = 4 J/K = T2 300 K Δ Ssistem = Δ S1 + Δ S2 = –2 J/K + 4 J/K = +2 J/K 2. T1 = 600 K. Ukuran kemampuan sebuah mesin pendingin dinyatakan sebagai koefisien daya guna (koefisien performansi) yang diberi lambang KP dan dirumuskan dengan persamaan Q2 (9–33) W Oleh karena usaha yang diberikan pada mesin pendingin tersebut dinyatakan dengan W = Q1 – Q2. Contoh 9. Anggap tidak ada perubahan lain yang terjadi. Contohnya lemari es dan pendingin ruangan (Air Conditioner).200 J. Termodinamika 205 .200 J kalor mengalir secara spontan dari reservoir panas bersuhu 600 K ke reservoir dingin bersuhu 300 K.Persamaan (3–2) tersebut berlaku pada sistem yang mengalami siklus reversibel dan besarnya perubahan entropi ( Δ S) hanya bergantung pada keadaan akhir dan keadaan awal sistem. Semakin tinggi nilai KP. dan T2 = 300 K. Tentukanlah jumlah entropi dari sistem tersebut.

0 Soal Penguasaan Materi 9. T2 T1 − T2 dengan T1 adalah suhu tinggi dan T2 adalah suhu rendah. berapakah suhu paling rendah di dalam lemari es yang dapat diperoleh? Jawab Diketahui: KP = 6. Sebuah refrigerator membutuhkan usaha 68. koefisien performansi refrigerator. Jika suhu ruang di luar lemari es adalah 28°C. perubahan entropi selama ekspansi isotermal.2 kJ untuk membuat es batu dari 1 liter air pada suhu 10°C. energi panas yang harus dikeluarkan.0 ×(301 K) = 258 K atau –15°C. asumsikan bahwa peleburan berlangsung secara reversibel. 206 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI . dan perubahan entropi total dalam mesin. perubahan entropi selama kompresi isotermal. Sebuah mesin carnot yang mengambil 2. dan b.Kata Kunci • • • Entropi Hukum Kedua Termodinamika Mesin pendingin Sebuah lemari es memiliki koefisien performansi 6. a. Dari persamaan tersebut diperoleh = T2 (KP) T1 – (KP) T2 (KP) T1 = (1 + KP) T2 Contoh 9. dan T1 = 28° C. b. Tentukanlah: 3. Hitunglah perubahan entropinya. Tentukanlah: a.000 J kalor dari reservoir pada 500 K.3 Kerjakanlah di dalam buku latihan Anda. 2. c. 1. melakukan kerja dan membuang sejumlah panas ke reservoir pada 350 K. Satu kilogram es pada 0°C dicairkan dan diubah menjadi air pada 0°C. 1 + 6.0 sehingga suhu paling rendah di dalam lemari es T2 dapat dihitung.14 Koefisien performansi maksimum diperoleh sebagai berikut: K P = T2 = KP T1 (K P + 1) Dari soal diketahui T1 = (28 + 273) K = 301 K dan KP = 6. T2 = 6.

25% b. Δ U = 0 c. 10% c..000 J Q2 = 1. 1995 Rangkuman 1.000 − 1. 87.Pembahasan Soal SPMB Usaha yang dilakukan oleh mesin Carnot adalah W = Q2 – Q1 Efisiensinya: η = Sebuah mesin Carnot menerima 2. 10.5% Penyelesaian Informasi yang diketahui dari soal: Q1 = 2. 6. ΔW = 0 b. 8.. Q = 0 Hukum Kedua Termodinamika memberi batasan terhadap perubahan energi yang dapat berlangsung atau tidak dapat berlangsung. 25% e.750 J pada reservoir dingin. ⎛Q⎞ ΔS = ⎜ ⎟ ⎝T ⎠ 7.750 × 100% 2. η= W Q T =1− 2 =1− 2 Q1 Q1 T1 9.5% d. Sistem dalam termodinamika adalah bagian ruang atau benda yang menjadi pusat perhatian pengamatan. Pada proses isotermal. Hukum Pertama Termodinamika menyatakan bahwa jumlah energi yang diberikan pada sistem sama dengan perubahan energi dalam sistem ditambah usaha yang dilakukannya Q = Δ U +W a. Dengan demikian. efisiensi mesin tersebut adalah .000 J dari reservoir panas dan melepaskan 1. Mesin pendingin memerlukan usaha untuk memindahkan kalor dari reservoir bersuhu rendah ke reservoir bersuhu tinggi. 6. Efisiensi mesin kalor 4. Pada proses isokhorik. 5.000 η= η = 12. 3. Efisiensi mesin pendingin KP = Q2 Q2 T2 = = W Q1 − Q2 T1 − T2 Termodinamika 207 . Pada proses adiabatik. Lingkungan dalam termodinamika adalah segala sesuatu yang berada di luar sistem dan memengaruhi sistem.750 J W ×100% Q1 2.5% Jawab: c Soal UMPTN. 12.. a. Mesin kalor mengubah energi termal menjadi usaha dengan cara memindahkan kalor dari reservoir bersuhu tinggi ke reservoir bersuhu rendah. Entropi adalah suatu ukuran banyaknya kalor yang tidak dapat diubah menjadi usaha. 2.

P e t a Konsep Termodinamika membahas Hukum Pertama Termodinamika terdiri atas proses Hukum Kedua Termodinamika mendasari Isotermik (T konstan) Isokhorik (V konstan) Isobarik (P konstan) Adiabatik (Q = 0) Mesin kalor terbagi atas kebalikannya Mesin pendingin Mesin Carnot Mesin Otto Mesin Diesel Kaji Diri Setelah mempelajari bab Termodinamika. 208 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI . Rumuskan materi yang belum Anda pahami. diskusikan dengan teman-teman atau guru Fisika Anda. Anda diharapkan dapat menganalisis perubahan keadaan gas ideal dengan menerapkan Hukum Termodinamika. Jika perlu.Jika Anda belum mampu menganalisis perubahan keadaan gas ideal dengan menerapkan Hukum Termodinamika. Anda belum menguasai materi bab Termodinamika dengan baik. lalu cobalah Anda tuliskan kata-kata kunci tanpa melihat kata kunci yang telah ada dan tuliskan pula rangkuman serta peta konsep berdasarkan versi Anda.

p2 V 2 Suatu gas ideal mengalami proses siklus seperti diagram p–V berikut.Evaluasi Materi Bab 1. 3. 1. e. 4 RT 5. 600 kJ Sepuluh mol gas monoatomik memuai secara isotermal pada suhu 127°C sehingga volumenya menjadi empat kali volume mula-mula. besar tekanan gas adalah: a. 20 joule d. 200 kJ d. a. 2 p (atm) 2 5 V (liter) b. p (105 Pa) 3 (III) 1 V (liter) V (m3) 2 p (atm) 2 (IV) 6 0 2 4 2 (V) 6 V (liter) 7. Besar usaha yang dilakukan oleh gas tersebut adalah …. Usaha yang dihasilkan pada siklus ini adalah …. c. 52 kJ Termodinamika 209 . mula-mula suhu gas adalah T.5 × 105 N/m2 b. Jika R adalah tetapan gas universal. 35 kJ d. 2 p (atm) 3 6 V (liter) b.0 × 105 N/m2 e. usaha yang dilakukan gas dari keadaan (A) ke keadaan (B) adalah …. 80 joule Perhatikan grafik p – V berikut ini. a. Jika V1 = 100 cm3 dan V2 = 300 cm3.5 m3 perlahan-lahan dipanaskan pada tekanan tetap hingga volumenya menjadi 2 m3. Kemudian. 9 a. Perhatikan grafik hubungan tekanan (p) terhadap volume (V) gas berikut ini. 1. 5. 400 kJ e. 3 p (atm) 3 (I) 6 V (liter) RT 4 d. 72 kJ c.0 × 105 N/m2 Satu mol gas ideal yang menempati suatu silinder berpengisap tanpa gesekan. 800 kJ b. RT ln 4 e. Jika usaha luar gas tersebut = 3 × 105 J. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. p 1 V 2 e. p 2 A B V V1 V2 2. 200joule b. 400 joule c. 64 kJ b. c. 40 joule e. besarnya usaha yang telah dilakukan oleh gas untuk menaikkan volumenya tersebut adalah …. b.… a. 3. a. a. I II III d. Usaha terbesar yang dilakukan gas adalah pada siklus …. 2. 46 kJ e. gas tersebut dipanaskan pada tekanan konstan sehingga volumenya menjadi 4 kali lebih besar. 0 d.000 kJ c. p (atm) 2 4. 4. 3 RT c. p1 + p2 V1 + V2 × 2 2 (p 1-p 2)V (II) 6. Suatu gas yang volumenya 0.0 × 105 N/m2 d. 6 RT Usaha yang dilakukan gas ideal yang mengalami proses isokhorik dari tekanan p1 sampai p2 adalah .0 × 105 N/m2 c. IV V A.

240 joule b.4 dan 1 atm = 1 × 105 N/m2. pada suhu 27°C dan tekanan 1 atm. Jika generator ini mendapat beban arus 5 A maka mesin kalor tersebut dijalankan pada putaran . p (105 Pa) 3 1 V (cm3) 13. p pB B 2 liter 2 liter pA = pC A C V 12.. 1. 280 joule 15.. a. 750 K. e.. 450 K. 10... e. energi bersifat kekal c. energi dalam bersifat kekal d. 11. 3 B 2 B A dan R = 83 J/molK. 500 rpm c... c. b. Perhatikan grafik p–V berikut ini p (N/m2) 25 20 15 A 8 C B V (m3) 0 500 1.8. jumlah kalor yang diserap selama proses AB adalah . 2. Suatu mesin kalor bekerja dengan siklus yang dibangun dari dua proses isobar dan dua proses isokhor seperti pada grafik berikut ini. Sejumlah gas ideal yang mengalami proses adiabatik akan mengalami: 1) perubahan volume pada sistem itu 2) perubahan suhu pada sistem itu 3) perubahan tekanan pada sistem itu 4) pertukaran kalor antara sistem itu dengan luar sistem Pernyataan yang benar adalah … a.500 Mesin kalor tersebut digunakan untuk menggerakkan sebuah generator yang tegangan keluarannya = 200 V. c. 12 joule b. dan 4 c. 2. Sebuah silinder mesin diesel berisi udara dengan volume 90 cm3. 210 joule c. T = 727°C. VA = V .. 7 joule 2 16.. ΔU = 0 c. sistem tidak mendapat usaha dari luar 2 1 p = 8. a. 300 rpm 9. Volume akhir gas adalah .. Sejumlah gas helium ⎜ γ = ⎟ pada suhu 27° menempati ruang bervolume 10 liter. 420 joule d. Kemudian. kalor tidak dapat masuk ke dalam dan ke luar dari suatu sistem b. Udara tersebut dimampatkan secara adiabatik sehingga volumenya menjadi 15 cm 3.. 4 saja b. a. d. 3 joule d. suhu adalah tetap e.. Gas helium mengalami proses isobarik sampai volumenya menjadi dua kali. 200 rpm e. Besar kalor yang dibutuhkan untuk proses tersebut adalah . 1. 150 K. suhu akhir udara adalah . 2 dan 4 10. 14. Pada sistem dilakukan usaha sebesar 100 J. Jika: pA = VA pB = pC 210 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI . Δ U = –100 J d.. Jika udara dianggap mengikuti sifat gas ideal dengan γ = 1. dan 3 d. gas mengalami proses adiabatik hingga suhunya kembali ke nilai semula. b...5 joule 1 joule e. 1 dan 3 e.3 × 105 pa. a...... 3. Q = 100 J a. Jika perubahan energi dalam sistem adalah U dan kalor yang diserap sistem adalah Q maka . 20 liter 20 2 liter 40 liter d. Hukum Pertama Termodinamika menyatakan bahwa . 400 rpm b. p (N/m2) 3 B C 1 A 1 2 V (m3) ⎛ ⎝ 5⎞ 3⎠ Gas menjalani proses A – B – C.. Suatu sistem mengalami proses adiabatik. Sebanyak 10 mol gas ideal monoatomik menjalani siklus seperti tampak pada gambar. 300 joule e. e. 300 K. 4 2 1 c.. a.. Δ U = 100 J Δ U + Q = -100 J b. 600 K. 40 80 16 VB Jika perubahan energi dalam gas pada proses AC sama dengan perubahan energi dalam pada proses AB maka besar usaha yang dilakukan gas pada proses AB adalah .. a. 100 rpm d.

87.a.75 A d. Jika suhu ruang di luar lemari es = 28°C.500 kJ d. a. Sebuah mesin turbin memakai uap dengan suhu awal 550°C dan membuangnya pada suhu 35°C..500 kJ c. p (atm) P1 a Q1 W = 2 × 105 b d Q2 V1 V4 V 3 c V (m3) V2 Termodinamika 211 .2 × 105 J W Kalor yang diserap mesin setiap satu kali siklus adalah . 1 d.. Suatu mesin Carnot yang bekerja antara suhu 27°C dan 227°C digunakan untuk menggerakkan sebuah generator yang tegangan keluarannya = 220 V.. Efisiensi maksimum mesin turbin tersebut adalah …. ditingkatkan efisiensi maksimumnya dari 25% hingga menjadi 50% dengan menaikkan suhu t1 menjadi t2. a. a. 5 d. 5. a. 14. 600 kJ b. 2 e. 75% c.. 600 K e.2 × 105 J 2. T1 = 400°K. T2 = 200 K. 800 kJ c.. T2 = 600 K. a. 8. Suhu di dalam mesin pendingin –3°C dan suhu di luarnya 27°C. 10 A e.. T1 = 500°K. Dari kelima kondisi berikut: 1.0% b. 300 kJ d.200 K c.... 25. besarnya panas yang dikeluarkan dari ruangan setiap jamnya adalah . c. 1.. b. 7. 12. kuat arus keluaran maksimum generator adalah .. Sebuah mesin Carnot mula-mula dioperasikan dengan suhu kedua reservoirnya masing-masing sebesar 300 K dan 400 K. a.600 kJ b. T2 = 500 K. Jika setiap sekon mesin Carnot menyerap kalor sebesar 5. 500 K d. 9. a. Sebuah lemari es memiliki suhu paling rendah di dalamnya –15°C.5 × 105 J Q1 . suhu reservoir kalor yang bersuhu tinggi harus dinaikkan menjadi …. 6 e. 800 K 22. 33% e. 22 A b. 66% b.. T1 d. 15 A 24. 4 b. Kondisi yang memiliki efisiensi terbesar adalah diagram arus ke . T1 = 700°K. Jika daya yang dipakai untuk mengaktifkan mesin pendingin adalah 250 watt.. T1 = 300°K. 3 18.5% c. 17. a. 25% d. 4.0% 19. Suatu mesin menerima kalor sebesar 200 kalori dari sebuah reservoir bersuhu 400 K dan melepaskan 175 kalori ke sebuah reservoir lain yang suhunya 320 K. t1 = 400 t2 = 600 23. T2 = 300 K. T1 = 600°K.. 9 c.. Efisiensi mesin tersebut adalah .500 J. T2 Gambar tersebut adalah diagram arus mesin kalor. koefisien performansi lemari es tersebut adalah . 2.7 × 105 J 5. e. t1 = 300 t2 = 400 e. Sebuah mesin kalor yang bekerja antara reservoir kalor bersuhu rendah 27°C dan reservoir kalor bersuhu tinggi t1°C. 9. 400 kJ e.. 25 A c.000 kJ Q2. 1. 20. Perhatikan grafik siklus carnot berikut ini. t1 = 3 6 t2 = 5 4 b.5% d. 5 c. t1 = 127 t2 = 327 d.1 × 105 J 3. 3..100 kJ e. a. T2 = 400 K.3% e. t1 = 5 4 t2 = 108 c. 9. Agar efisiensinya naik menjadi 2 kali semula dengan suhu reservoir rendah tetap. 50% 20. 500 kJ 21. Suhu t1 dan t2 adalah sebesar …. 900 K b.. 2. 7 25. 8 b. 4.

31 J/mol K dan ln 2 = 0. Hitunglah efisiensi mesin dan usaha yang dilakukan dalam satu siklus.33 kJ. Tentukanlah: a.2 J. Jika nitrogen tersebut dipanaskan dalam bejana yang tidak dapat memuai. 9. tentukanlah usaha yang dihasilkan dalam satu siklus. serta menyerap kalor sebesar 66 kkal pada temperatur tinggi. 4. Hitunglah kenaikan suhu reservoir suhu tinggi agar efisien maksimum mesin tersebut menjadi 36%. Sejumlah gas ideal mengalami proses siklus seperti grafik berikut. QB = 10 kJ. Hitunglah: a. Sebuah mesin gas ideal bekerja dalam satu siklus mesin Carnot antara suhu 127°C dan 227°C serta menyerap kalor 60 kkal. 1. Hitunglah kapasitas kalor gas nitrogen. Jika nitrogen tersebut dipanaskan dalam bejana yang dapat memuai. dan b. 8. 212 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI . Dengan 4 menurunkan suhu reservoir rendah sebesar 50°C.B. b. Sepuluh mol gas ideal pada awalnya bersuhu 27°C dengan tekanan 4 atm. efisiensi mesin Carnot. usaha yang diperlukan pada proses tersebut. Efisiensi sebuah mesin Carnot adalah efisiensi naik menjadi 100 C 25 100 V (liter) Tentukanlah usaha yang dibutuhkan untuk 2 kali siklus. usaha yang dilakukan mesin dalam satu siklus. dan d. QB 2 QD 1 V QA Perpindahan kalor yang ditunjukkan pada gambar adalah QA = 20 kJ. 300 p (kPa) A B 5. dan b. 10. Tentukan usaha luas yang dilakukan gas jika R = 8. Tentukanlah suhu reser5 voir rendah dan reservoir tinggi mesin tersebut. diperlukan kalor 1. c. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar pada buku latihan Anda. 1 . diperlukan kalor sebesar 2. Jika diketahui 1 kalori = 4. Sebuah mesin termodinamika menggunakan reservoir suhu tinggi bersuhu 800 K yang memiliki efisiensi 20%. efisiensi mesin tersebut. mesin Carnot memindahkan 100 joule energi dari reservoir bersuhu 127°C. dan membuang panas ke reservoir bersuhu 27°C. perubahan entropi total. perubahan entropi reservoir suhu rendah. Gas mengembang secara isotermal dan tekanannya menjadi 2 atm. Sebanyak 55 g gas nitrogen dipanaskan dari suhu –3°C menjadi 37°C. melakukan usaha. koefisien performansi refrigator tersebut. 2. p 3 QC 4 3. Sebuah mesin gas ideal bekerja dalam suatu siklus carnot antara 227°C dan 127°C.66 kJ. perubahan entropi reservoir suhu tinggi. Sebuah refrigerator menyerap kalor sebesar 6 kJ dari reservoir dingin dan membuang 8 kJ kalor ke reservoir panas. Selama satu siklus. 3 . 6.693. QC = 30 kJ dan QD = 8 kJ Tentukanlah: a. 7.

16 × 10–2 Nm d.5 kg r1 dihubungkan pada sistem katrol. 27. 2. a.0 N b. Pusat beratnya terletak bola (R = jari-jari bola) dan dipengaruhi gaya vertikal ke bawah sebesar 5 N seperti tampak pada gambar. b. digabungkan pada sumbu yang sama dengan roda pertama. α kasar A 3. 25% d. kedua tangannya dilipat meyilang di dada. 75% c.. 2. besarnya koefisien gesek statis minimum μ s adalah . 180 N 18 kg c. 210 N d. a. 45° Evaluasi Materi Semester 2 213 .4 kg e.0 kg Jika batang AB beratnya 60 N C dan sistem itu berada dalam α tali keadaan setimbang. Pasangan yang mungkin dari ω dan I pada kondisi akhir tersebut adalah …. r2 seperti yang terlihat pada gambar. 67% b.5 m 5m Perhatikanlah gambar berikut. 1 2 2 3 3 8 d. a. Jika massa bola = 6 kg. 3. 180 210 6. 1 a..5 N c. Persentase energi yang hilang akibat penggabungan kedua roda adalah . A a.5 N Seorang penari balet berputar dengan kedua tangan terentang pada kecepatan sebesar 180 rpm di atas lantai licin dan momen inersia 8 kgm2.0 N d. e. 37° b.. 35% e. ω = 4 rpm dan I = 5 kgm2 e. momen gaya yang bekerja pada bola adalah . 22. a.. 7.16 × 10–1 Nm b. 1. 50% 5.. 3 N 3 N B licin 2. 60° d.... Jika gesekan pada katrol diabaikan dan tegangan tali T = 40 N. Persamaan kecepatan sudut bola adalah ω = (5 + 20t) rad/s dengan t dalam sekon.90 kgm2.. F 4. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihanmu. Roda kedua yang mula-mula diam dengan momen inersia roda pertama. a.800 rpm. Momen inersia sistem katrol adalah I = 1. 53° e.. masing-masing α bermassa m1 = 4 kg dan m2 = 2. ω = 2 rpm dan I = 12 kgm2 c. T A w1 w2 37° Semester 2 A. Besar tegangan tali T2 m m2 adalah . ω = 3 rpm dan I = 10 kgm2 d. 2. 4. massa benda w2 adalah …. 20. dengan r1 = 50 cm dan T 1 T2 r2 = 20 cm. 1.2 kg b.08 × 10–1 Nm c. 2.. 3.. Agar batang AB masih setimbang. besarnya tegangan tali adalah …. 1 3 2 1 3 3 Suatu benda berbentuk setengah bola homogen beratnya 10 N. 2.0 kg d. 3 R dari pusat 8 1 kali 2 Besarnya sudut yang dibentuk oleh bidang lingkaran mendatar terhadap lantai adalah . a. 30° c.Evaluasi Materi 1. Kemudian. Sebuah bola pejal yang diameternya 60 cm berotasi dengan poros melalui pusat bola. 2. c.0 kg c.. e. 25. ω = 5 rpm dan I = 3 kgm2 Sebuah roda berputar terhadap suatu sumbu rotasi dengan kecepatan sudut 1. 120 N 60° B b.16 × 10–3 Nm Dua buah benda.08 × 10–2 Nm e. 8.5 N e. 32... ω = 1 rpm dan I = 20 kgm2 b.

Jika diketahui cairan di dalam manometer pada gambar tersebut adalah raksa dan perbedaan tinggi permukaan di kedua kaki bejana = 12 cm.5 g gas ideal . 0. 160 m/s c.. tetapi bocor di bawah melalui lubang. Air mengalir pada sebuah pipa yang diameternya berbeda dengan perbandingan 1 : 2. 100 m/s b. bagian e. a. mengukur massa jenis zat cair d. a. 64 cmHg b.. a. e. Jika pengisap kecil ditekan dengan gaya 500 N.. 100 g b. air pada tabung akan naik setinggi .. massanya seolah-olah menjadi 225 gram. benda tersebut massanya seolah-olah menjadi .200 N b. Mulamula suhu udara dalam tabung 27°C. luas kebocorannya adalah ... jarak pancaran maksimum di tanah diukur p dari titik P adalah . 8 m 18. besar gaya yang dihasilkan pada pengisap besar adalah ...065 m c. besarnya kecepatan air pada bagian pipa yang kecil adalah . 20 liter 11. Jika ketinggian maksimum air yang dicapai dalam bak 5 cm... a..3 cm dimasukkan secara vertikal ke dalam air. 1 4 1 2 2 d. Air mengalir ke dalam sebuah bak dengan debit 10–4 m3/s. massa gas yang keluar dari tabung tersebut adalah . 3 cm2 10. Air mengalir dalam sebuah pipa yang memiliki luas penampang 1 cm2 dengan kecepatan 2 m/s.9. Berikut ini penerapan prinsip Bernoulli dalam bidang teknik dan kehidupan sehari-hari.5 g 13. 20 m/s e.5 g c. c. 82 cmHg e. 200 N h 1 4 bagiannya muncul di permukaan. 2 cm2 b.. mengukur kecepatan aliran zat cair c. Sebuah tabung yang volumenya 1 liter memiliki lubang yang memungkinkan udara keluar dari tabung. Sebuah pompa hidrolik berbentuk silinder memiliki diameter masing-masing 10 cm dan 20 cm. a. gaya angkat sayap pesawat terbang b.012 m d. 88 cmHg P0 gas 15. bagian 2 7 4 c. 10 m b. 1 cm2 c.6 N/m dan g = 10 m/s2... Jika tabung dipanaskan hingga suhunya mencapai 127°C. alat-alat semprotan nyamuk 19.. 80 m/s 16. 5 cm2 d. Jika benda ditimbang dalam suatu cairan lain yang memiliki massa jenis = 2.. kecuali ….. Jika kecepatan air yang mengalir pada pipa besar sebesar 40 m/s. 10 m/s d. 1 gram 8 1 gram 7 1 gram 6 d. Sebuah tabung berdiameter 0.50 g/cm3.048 m b. 800 N e. Sejumlah gas ideal menjalani proses isobarik sehingga suhu mutlaknya menjadi empat kali semula dan volumenya menjadi n kali semula.. a. b. Jika g = 10 m/s 2. 112. b. Jika tegangan permukaan air = 0. 120 liter c.. 12 m c. a. 4 8 214 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI . c.. nilai n dari gas ideal tersebut adalah …..5 g d. Volume air yang keluar setiap menit dari pipa tersebut adalah .600 N d. bagian 7 12. 2. (p0 = 1 atm) a. 174. mengukur kecepatan aliran gas e. 12 liter e. 1 gram 5 1 gram 4 20. bagian d...000 N c. 5 m e.. 4 cm2 e.5 g e.. 155. 0. 1.. 0.... 2 liter d. 0. 3. a. a. Jika benda tersebut ditimbang dalam air. Massa sebuah benda adalah 300 gram. a.. a. 2 m d. 60 liter b. besarnya tekanan gas dalam tangki adalah . Jika benda tersebut dicelupkan ke dalam suatu larutan dengan 7 massa jenis = g/cm3. Tabung tersebut berisi 0. 0. Sebuah benda dicelupkan ke dalam air sehingga 17.025 m e.. 210. besar bagian benda yang 8 muncul di permukaan adalah . bagian 7 8 1 6 b. 1 5 a. 70 cmHg c. 76 cmHg d.036 m 14. Sudut kontaknya = 53°. Gambar berikut menunjukkan reservoir penuh air yang 2m dinding bagian bawahnya bocor sehingga air meman8m car sampai di tanah.

42 Joule 29. –80 kJ 28. a. a. 20. 25° C Evaluasi Materi Semester 2 215 . berkurang 30% b. Jika gas tersebut dipanaskan sampai mencapai suhu 927° C. Sebuah mesin Carnot yang menggunakan reservior suhu tinggi 600 K memiliki efisiensi 30%. 5 cm b. v d. bertambah 60% 23. 80 kJ d. Jika tekanan gas helium 2 atm. 800 K b... Suatu sistem gas menerima kalor 100 kJ dan pada sistem dilakukan usaha 20 kJ.5° C b. 12 Joule b.38 × 10–23 J/K. 17. 280 kJ 26.. a. 950 K c. Pengukuran tekanan udara luar menghasilkan data seperti gambar berikut. Perubahan energi dalam sistem adalah . Jika suhu ruang di luar kemari es 27°C. Jika gas dipanaskan sampai 87°C.. 35 kJ d. 60 kJ d..0. 25 cm 22. 40 kJ 25. Usaha yang dilakukan oleh gas tersebut adalah ….21....5° C d... 2 v e. Untuk menaikan efisiensi mesin menjadi 60%. 52 kJ 27. Volume akhir gas tersebut menjadi . a.. Lima mol gas monoatomik memuai secara isotermal pada suhu 127°C sehingga volumenya menjadi dua kali volume mula-mula. 30 kJ e. bertambah 30% d. 15 cm d. a. Sebuah lemari es memiliki koefisien performansi 6..5 atm. 1050 K d. 1200 K e.. a. 20 cm e. Suatu gas ideal dalam ruang tertutup bersuhu 27°C sehingga memiliki kecepatan efektif sebesar v.. Kalor yang dibutuhkan untuk proses tersebut adalah . 21 Joule d. 10. gas helium melakukan usaha luar sebesar .. tekanan gas turun 1. tinggi h adalah . partikel-partikel gas tersebut akan mengalami perubahan kecepatan efektif sebesar.. 100 kJ c.. 1500 K p (N/m2) 3 C B A V (m3) 2 4 1 30.. p0 Hg h Hg A2 A1 Besarnya tekanan udara luar = 75 cmHg. tetap c. 16 Joule c. Gas dalam ruang tertutup bersuhu 27°C dan tekanan 2 atm serta volume 2. a. –120 kJ b.. 120 kJ e..8 m 3 yang bersuhu 27°C dipanaskan secara isobarik sampai suhu 127°C.. 72 kJ c. Gas helium sebanyak 1. berkurang 60% e. 4 v b. Suhu paling rendah di dalam lemari es yang dapat dicapai adalah .. Gas monoatomik menjalani proses A–B–C. 46 kJ e. 5 v c. 660 kJ c. maka suhu reservoir kalor suhu tinggi harus dinaikkan menjadi . 10 cm c.5 liter.. Jika k = 1. Sebuah tabung gas berisi 4 mol gas helium pada suhu 127°C. 35 Joule e. Jika perbandingan A 2 terhadap A 1 adalah 3 : 2. 3 v 24. 20 kJ d. a.5° C e. 480 kJ b.. a. energi dalam gas helium tersebut adalah . 60 kJ c. a. 50 kJ b. 120 kJ e.. 64 kJ b. –15° C c...

Perhatikan sistem berikut ini.2 kali energi kinetik semula. m2 = 12 kg. 3. 8. Berapakah jarak minimum anak dari titik C agar papan tetap setimbang (ujung batang A hampir terangkat)? Perhatikan gambar bejana berikut ini. Batang AC bermassa 30 kg dan panjangnya 5 m. 5. 2. m katrol = 4 kg. Perhatikanlah sistem berikut ini. Seorang anak bermassa 60 kg berjalan dari A menuju C. dan g = 10 m/s2. Jika gas didinginkan sampai energi kinetiknya menjadi 0. Sebuah lubang dengan luas penampang 2 cm2 dibuat di dasar tangki. Sebuah tangki air terbuka memiliki kedalaman 45 cm. Jika efisiensi generator 80%. Berapakah volume air per menit yang mula-mula akan keluar dari lubang tersebut? 6.5 liter per sekon. Temperatur gas ideal yang tekanannya 80 cmHg adalah 300 K. Berapakah tinggi air terjun itu? 7. A B C 2 A 3 6 V (m3) 4.227°C. 1.8 cm raksa oli Jika diketahui massa jenis oli = 0. 216 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI .5 kg Jika g = 10 m/s2. Suatu gas ideal monoatomik mengalami proses dari A ke B. Jika gas dipanasi pada volume tetap hingga tekanannya menjadi 120 cmHg.000 W. Air terjun digunakan untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA) 1.B. tentukanlah besar tegangan tali T dan sudut α . α T 100 N 7. tentukanlah perbedaan tinggi permukaan raksa dan oli. percepatan gravitasi g = 10 m/s2. Perhatikanlah sistem katrol berikut ini.6 g/cm3. p (atm) p1 a Q1 W = 2 × 105 J b T1 = 800 K d Q2 6. 9. tentukanlah temperatur akhir gas tersebut. tentukan selisih tegangan tali T2 – T1.8 g/cm3 dan massa jenis raksa = 13. 6 p (N/m2) B T1 m1 T2 m2 Jika diketahui: m1 = 6 kg. Di dalam sebuah ruang tertutup terdapat gas dengan suhu 1. V1 V4 V3 T2 = 600 K c V (m3) V2 Tentukanlah besarnya kalor yang dihasilkan dalam satu kali siklus. dan debit air yang sampai ke kincir 12. seperti tampak pada gambar berikut. Tentukanlah kalor yang diserap gas selama proses AB. Perhatikan grafik siklus Carnot berikut ini. Jarak tumpuan A dan B adalah 4 m (di B papan dapat berputar). 10. tentukanlah penurunan suhu yang harus dilakukan pada gas tersebut. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar dan kerjakanlah pada buku latihan Anda.

2. 7.. 1. Dengan demikian.. 1. 2 × 106 N/m2 b. 4 × 106 N/m2 d. 5. 2.. 2. 22 m/s b... 150 m/s Sebuah mesin melakukan 75 putaran untuk berubah kecepatan dari 600 rpm menjadi 1200 rpm.38 × 106 m) a. Jika semua satuan dalam SI untuk t = 3 sekon.2 tahun 10.41 1. 1. 100 m/s d. c.22 b. Pada ujung bebasnya digantungkan beban 80 gram.. Jika g = 10 m/s2 maka nilai v0 adalah . 9.. 1. 4 : 9 e. a Akhir Tahun a. Evaluasi Materi Akhir Tahun 217 .0 km e. 20 sekon e. 6.. b.58 1.. perbandingan kuat medan gravitasi yang dialami oleh satelit adalah . 25 sekon Posisi peluru yang ditembakkan di atas bidang datar dengan sudut elevasi tertentu dinyatakan oleh persamaan r = [150ti + (200t – 5t 2)j]m. 7. 9 : 4 8. Kecepatan rata-rata partikel tersebut antara t = 1 sekon sampai t = 3 sekon adalah . 85 tahun c.85 A. a. 6 m/s b.. 60 m/s b. 1.. Modulus Young logam tersebut adalah .5 km d. a. Kelajuan yang diperlukan oleh sebuah roket yang bergerak lurus ke atas agar mencapai ketinggian di atas Bumi yang sama dengan jari-jari Bumi adalah v v1. Diketahui g = 10 m/s2..5 t2)j] m. 5 sekon b.. 15 sekon d.. tinggi maksimum yang dicapai peluru adalah . 6 × 106 N/m2 11. 1.14 tahun e.25 tahun d.. a. Sebuah pegas digantungkan pada sebuah lift. 42 m/s Sebutir peluru ditembakkan dengan kecepatan m/s dan membentuk sudut 30° terhadap arah mendatar.. pegas bertambah panjang 4 cm. 12 m/s Benda m = 3 kg digerakkan pada bidang licin dengan kelajuan awal 10 m/s oleh sebuah gaya F = (12 + 6t)N.73 1.97 × 1024 kg dan RBumi = 6.88 9. Pada saat lift diam. v1 (MBumi = 5. 10 m/s e.Evaluasi Materi 1. a.. 120 m/s e. Jika R = jari-jari Bumi.42 c. Sebuah logam memiliki konstanta gaya logam sebesar 1. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan kerjakanlah pada buku latihan Anda. e. Periode Mars mengelilingi Matahari adalah . 3..26 1... d. besarnya x adalah ….5 km Pada setiap titik sudut sebuah segitiga sama sisi dengan panjang sisi a ditempatkan benda bermassa m. 4. Dua buah satelit mengorbit pada ketinggian R dan 2R di atas permukaan Bumi. a. Waktu yang diperlukan mesin untuk mengubah kecepatan tersebut adalah selama . a. 1 : 2 b. 11. Vektor posisi sebuah partikel memenuhi persamaan r = [(3 + 2t2)i + (5 + 1. 3 × 106 N/m2 c. Jarak rata-rata planet Mars dari Matahari adalah 1. 1. 2 adalah .600 N/m. Jika i dan j menyatakan vektor satuan menurut sumbu x dan y serta t dalam sekon. a. 5 × 106 N/m2 e.5 km b.75 e. 4. 7 m/s c. kecepatan benda adalah .0 km c. luas penampang 20 cm 2. 10 sekon c. 1.. 25 m/s c.. Pertambahan panjang pegas jika lift bergerak ke atas dengan percepatan sebesar 2 m/s2 adalah . Kecepatan peluru itu setelah 4 detik adalah 40 m/s. dan panjangnya 5 m. 3 : 2 d.60 d... 35 m/s e. 2 : 3 c.... a... 8 m/s d.52 satuan astronomi. 1. 0. Jika besar gaya gravitasi yang dialami oleh salah m2 satu benda sebesar G 2 x . 80 m/s c. 31 m/s d..87 tahun b.

8 5 17. 12. Sebuah tongkat yang pajangnya 30 cm dan tegak di atas permukaan tanah dijatuhi martil 10 kg dari ketinggian 50 cm di atas ujungnya. 16 × 10–2 J e... 0. 64 kgm/s b. 48 J e.16 J c. banyaknya tumbukan martil yang perlu dilakukan terhadap tongkat agar menjadi rata dengan permukaan tanah adalah .15 J b. Air terjun setinggi 25 m digunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).. F (N) 4 4.24 J d. 4 b. Dua buah benda titik bermassa m1 = 3 kg dan m2 = 2 kg terletak berdekatan di bidang datar licin. 2 1 21. 160 e. 32 J d. Jika gaya tahan rata-rata tanah 103 N. 8 kg e. d.4 5... (dalam Ns). 32 × 10–2 J 14. 16 J c. a. Sebuah bola yang massanya 400 gram ditendang mengikuti gerak parabola. kemudian bergerak lurus dengan percepatan sebesar 2 m/s2.. 2 kg c.100 kW dan g = 10 m/s2. Usaha yang diubah menjadi energi kinetik setelah 4 sekon adalah 64 J. Sebuah benda massanya 2 kg mula-mula dalam keadaan diam pada sebuah bidang datar yang licin. Besarnya energi potensial karet itu pada pertambahan panjang 12 cm adalah . 48 kgm/s d.25 J e. 4 kg d.4 kg bergerak dengan kecepatan 3 m/s menumbuk sebuah bola lain bermassa 0. a. 27 kgm/s 20. b. a. Sistem ini mendapat impuls gaya hingga kedua benda bergerak masing-masing dengan kelajuan v1 = 3 m/s dan kelajuan v2 = 6 m/s dan arah saling tegak lurus. 6 0 d. 100 c. Usaha yang dilakukan oleh gaya F adalah . momentum benda adalah . 3 5 b.a. Pada awalnya bola memiliki energi kinetik E joule. Sebuah benda bermassa 20 g digetarkan menurut persamaan simpangan x = (8 × 10–2) sin 50t dengan t dalam s dan x dalam m.% a. 200 19. Energi total benda itu adalah .. maka nilai m adalah . Pada saat t = 2 s. 4 × 10–2 J c. efisiensi generator adalah …. a. 1 2 d. 0. 4 m/s d. Sebuah benda bermassa m kg. 1 5 e. Besarnya implus gaya yang bekerja pada sistem adalah …. a. 5 5 c.27 J 13. 5 m/s c.rata yang dihasilkan 1. 120 d.... Setiap sekonnya air mengalir sebanyak 8 m3. a.. 0. 2 × 10–2 J b.. 52 kgm/s c. kali a. 0. Jika daya rata. 39 kgm/s e. 8 J b.5 kg digerakkan mendatar di meja licin dari keadaan diam oleh sebuah gaya mendatar F yang berubah terhadap waktu menurut F = 20 + 6t.. 7 e. Bola dapat mencapai ketinggian maksimum 10 meter. 64 J 15. 5 c... 8 18.. 8 0 b.7 cm cm cm cm cm 0 8 Δl Grafik tersebut menunjukkan pertambahan panjang karet dibawah pengaruh gaya yang berbeda-beda. 6 m/s b. 7 5 e. Sebuah bola bermassa 0. dengan t dalam s dan F dalam N. 0. a. 8 × 10–2 J d. kemudian pada benda tersebut bekerja sebuah gaya F = 20 N sehingga kecepatannya menjadi 8 m/s. a. Nilai E adalah . 1 kg b.8 5. 2 m/s 218 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI .5 4..2 kg yang mula-mula diam. Jika setelah tumbukkan bola pertama diam. 9 c. mula-mula diam. 6 b.1 5. Sebuah benda bermassa 2. e. kecepatan bola kedua adalah ….. 6 d.. c. Energi kinetik bola saat mencapai tinggi maksimum adalah 40 Joule.. 3 m/s e.. 12 kg 16.

Pasangan yang mungkin dari ω dan I pada kondisi akhir tersebut adalah …. 2. 7 d. 7 : 5 c. 50 N c. Kemudian. 60 N d.6 Nm e.2 m/s c. Po gas A 30° B m Jika cairan di dalam manometer tersebut adalah raksa dan perbedaan tinggi permukaannya dalam bejana 4 cm. 0. a. Jika pengisap kecil ditekan dengan gaya 500 N.500 N 30. Jika momen gaya yang dilakukan gaya F terhadap titik poros bernilai 32 Nm.. 4.5 m dan beratnya 50 N.51 × 103 N/m2 b. Sebuah pompa hidrolik berbentuk silinder memiliki dua jenis penampang masing-masing berdiameter 8 cm dan 29 cm.5 m/s d.. 4. nilai a sama dengan .5 kg. 5.08 Nm b. I = 4.5 kgm2 c. Vektor i dan j berturut-turut adalah vektor satuan yang searah dengan sumbu x dan y pada koordinat kartesian. Sebuah benda memiliki berat sebesar 50 N di udara dan 37. gaya yang dihasilkan pada pengisap besar adalah .8 m/s 24. 4 c.. C 30° Panjang batang AB 0. 5.. Perbandingan kelajuan perahu apabila anak tersebut melompat dengan kecepatan 2 m/s ke depan searah gerak perahu dan ke belakang berlawanan arah perahu adalah .500 N d. 0. besarnya tekanan gas dalam tangki adalah .. a. 9. Seorang penari balet berputar dengan kedua tangan terentang pada kecepatan 180 rpm di atas lantai licin dengan momen inersia 6 kgm2.3 m/s e. Sebuah bola pejal diameternya 20 cm dan berotasi dengan poros yang melalui pusat bola. Jika kedua mobil menyatu dan bergerak dari titik tumbukan sebagai sebuah massa. sedan tersebut bertabrakan dengan mobil kijang bermassa 2 ton yang bergerak ke timur dengan kecepatan 36 km/jam.33 × 103 N/m2 d.5 kgm2 e.. a. kecepatan kedua mobil itu setelah tumbukan adalah . ban dalam mobil itu mengapungkan beban maksimum sebesar 99. 125 N e. ω = 7 putaran per sekon. massa jenis batu itu adalah . 6.8 Nm d. Persamaan kecepatan sudut bola ω = (15 + 5t) rad/s dengan t dalam sekon...42 × 103 N/m2 e.. 1.1 m/s b. 5 g/cm3 e.. Seorang anak yang massanya 40 kg naik sebuah perahu yang massanya 80 kg. Apabila ban tersebut diisi udara dan dipakai sebagai pengapung di dalam air. I = 3. 3.500 N b. 3 g/cm3 c. 4 : 7 d. Jika massa bola 2 kg momen gaya yang bekerja pada bola adalah ...5 kg. 3.25 × 103 N/m2 c.. a.000 N e. 9 25. ω = 6 putaran per sekon.. kelajuan perahu saat itu 4 m/s.000 N c. I = 4. 7 : 4 e.. 0. Sebuah gaya F = (5i + 4j) N memiliki lengan momen r = (ai + 12j) m terhadap suatu titik poros.0 kgm2 d.16 Nm c. ω = 5 putaran per sekon.. 6. 50 N 27. ω = 4 putaran per sekon.0 kgm2 28.. Massa beban maksimum m adalah . 5 : 7 b. 2 g/cm3 b. 4 g/cm3 d. 1..... 2 Nm 26. Di persimpangan jalan Sumatra. a. 45 N b. (po = 1 atm) a. a. 4. Jika massa jenis air 1 g/cm3. Evaluasi Materi Akhir Tahun 219 . kedua tangannya dilipat meyilang di dadanya. Sebuah mobil sedan bermassa 1 ton bergerak ke utara dengan kecepatan 54 km/jam. I = 9 kgm2 b. 6 g/cm3 31. 4 : 5 23. 8 e. ω = 2 putaran per sekon. I = 3.23 × 103 N/m2 29..5 N dalam air. a. Tali akan putus jika tegangannya melebihi 173 N.. 7. Sebuah ban dalam mobil massanya 0. 3 b. 4.22.. a. 8.

a. Tiga mol gas ideal yang menempati suatu silinder berpenghisap tanpa gesekan.46 kJ c. 20 cm e. a.. 5.693 adalah . 327°C e.05 m3 b. a. 14 cm b. Untuk menaikan efisiensinya menjadi 36%. a.. 127°C 37. 1 : 2 b. RT a. 500K b. 1 m/s d. 3.. 0.37 kJ e.. gas itu harus dipanaskan sampai suhu . 4.5 m/s c. 900°C b. 6..500 J b. 2 : 5 p0 34. 4... Panjang kolom udara x pada tabung adalah . 4 RT e. 700 K d. 900 K 200 x Dari suatu percobaan tekanan udara diperoleh data seperti gambar. 1 : 4 d.15 m3 d...000 K. Bila R adalah tetapan gas universal. mula mula memiliki suhu T. 600 K c... 627°C c. kecepatan arus di penampang kecil adalah . 2.. 800 K e. a. besarnya T adalah . seperti terlihat pada gambar. 16 cm c. 18 cm d. Di dalam sebuah ruang tertutup terdapat gas dengan suhu 27°C. 0. 0.31 J/mol K dan ln 2 = 0. 4 m/s e. Usaha yang dibutuhkan untuk melakukan 100 C dua kali siklus adalah . 4. Pipa tersebut diletakkan secara horizontal. a. 0. 3 : 4 e.20 m3 e. Tabung dipanaskan hingga suhunya 177°C. 1 : 16 220 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI . Mula-mula suhu udara dalam tabung 27°C.. RT In 4 c.63 kJ P (k pa) d. 600°C d. 1 : 2 b. Gas tersebut kemudian dipanaskan pada tekanan konstan sehingga volumenya menjadi 3 kali lebih besar. Dua mol gas ideal pada awalnya bersuhu 27°C dengan tekanan 2 atm.25 m3 32. Gas mengembang secara isotermal dan tekanannya menjadi 1 atm. 3 RT 38.. 2 : 1 c. Sebuah tabung yang volumenya 4 liter memiliki lubang yang memungkinkan udara keluar dari tabung. 0.500 J 40.25 m/s b. a. a. 22 cm 35. Usaha luar yang dilakukan gas jika R = 8. 0. Sebuah mesin Carnot yang menggunakan reservoir suhu tinggi T K memiliki efisiensi 20%.000 J V(I) c.10 m3 c.. 6 RT d.. 0. 1 : 3 c. besarnya usaha yang telah dilakukan oleh gas untuk menaikan volumenya tadi adalah .52 kJ A B 39.. 3. suhu reservoir kalor suhu tinggi dinaikan menjadi 1. 4 b.. Apabila gas dipanaskan sampai energi kinetiknya menjadi 3 kali energi kinetik semula. 4 : 1 e.37 kJ b.Volume ban dalam mobil tersebut adalah .. Jika kecepatan arus di penampang besar adalah 2 m/s.. 2 : 3 d... a.. Perbandingan kecepatan efektif partikel-partikel gas hidrogen dan gas oksigen pada suhu yang sama adalah …. sedangkan air di dalamnya mengalir dari penampang pipa besar ke penampang pipa kecil. 1. 8 m/s 33.500 J 25 75 d.. Sebuah pipa silindris yang lurus memiliki dua macam penampang masing-masing dengan diameter 20 mm dan 10 mm2..000 J e. Sejumlah gas ideal mengalami proses siklus. 3. Perbandingan antara massa gas yang keluar dari tabung dan massa awalnya adalah .. 30 cm Hg 15 cm Hg 24 cm 15 cm Hg 15 cm 36.

Enam buah pegas disusun identik seperti gambar berikut. tentukanlah: a. efisiensi mesin.400 m/s. 4m Jarak maksimum anak dari titik B agar papan tetap setimbang (ujung batang A hampir terangkat). pertambahan panjang sistem pegas. Evaluasi Materi Akhir Tahun 221 . energi kinetik rata-rata molekul-molekul gas Helium. 7. dan c. kalor yang diserap gas selama proses A–B–C 10. b. 5. Jika jari-jari Bumi 6. Sebuah tabung gas berisi 10 mol gas helium pada suhu 127°C. 8. berapakah: a. tentukanlah: a. dan c. b. waktu yang diperlukan air jatuh ke tanah. Pada sebuah gerak parabola. percepatan total benda. posisi satelit dari permukaan Bumi. dan d. konstanta pegas gabungannya. P1 a Q1 b w = 400 kJ T2 = 27°C Q2 v1 v4 v3 v2 T1 = 227°C 6. P (N/m2) 4 B C 9.38 × 10–23 J/K. sedangkan energi potensialnya pada titik tertinggi adalah 20 joule. b. Awalnya bola bergerak ke kiri dengan kecepatan 20 m/s. waktu untuk mencapai jarak terjauh. percepatan tangensial benda. jarak pancaran maksimum air diukur dari titik P. 9m P 3. sudut elevasi tembakannya. tentukanlah: a. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar dan kerjakanlah pada buku latihan Anda.B. Tentukanlah: a. pada t = 2 s. energi kinetik benda di titik tertinggi. energi kinetik awalnya adalah 40 joule. dan b. kalor yang diserap mesin. tentukanlah: a. b. usaha gas pada proses tersebut. Jarak tumpuan A dan B adalah 2 m (di titik B. a. dan b. tetapi kemudian ditendang oleh Rooney sehingga bergerak dengan kecepatan 30 m/s pada arah 45° ke kanan atas.01 s? A B C 3 2 1 V(m3) A 1 2 3 Gas monoatomik menjalani proses A–B–C. dan gerak satelit dianggap melingkar beraturan. percepatan gravitasi di permukaan Bumi g = 10 m/s2. Jika massa benda adalah 10 gram. dan gaya normal di titik B. c. Tentukanlah: a. tentukanlah: a. energi dalam molekul-molekul gas Helium. Jika konstanta pegas k = 200 N/m dan g = 10 m/s2. Jika k = 1. Jika g =10 m/s2. Jika jari-jari lintasannya 25 cm. kalor yang terbuang. Sebuah satelit mengorbit Bumi dengan kelajuan 6. Seorang anak bermassa 25 kg berjalan dari A menuju C. Sebuah benda melakukan gerak rotasi mengelilingi suatu sumbu dengan persamaan posisi sudutnya θ = t2 + 2t + 5 (dalam radian dan t dalam sekon). kuat medan gravitasi yang dialami satelit. papan dapat berputar). 1. dan b. k k k k k k Gambar tersebut menunjukkan reservoir penuh air yang dinding bagian bawahnya bocor hingga air memancar ke tanah. titik tertinggi yang dicapai benda. Berapakah gaya total rata-rata yang diberikan jika waktu tumbukan 0. dan b. Sebuah bola sepak memiliki massa 400 g. 600 g 4. 2. dan b. Batang AC bermassa 40 kg dan panjangnya 3 m. Hitunglah: Grafik di atas menyatakan hubungan tekanan (p) dan volume (V) pada suatu mesin Carnot.400 km. laju linear benda.

6. b. 8.560 m Bab 3 Elastisitas dan Gerak Harmonik Soal Pramateri 2.5 m/s2 6. a e 12. Energi listrik. a. B.2 Evaluasi Materi Bab 2 18. 2. b. 50% Pilihan ganda d 10.3 2.2 Soal Penguasaan Materi 4. a.000 kgm/s nol Esai 3. kecepatan adalah perubahan posisi per satuan waktu. a. b e 14. b Esai 25 g 78. 2. d. 5 kg b. 1. a c 14. c b 12. c e 14. 4. c.8 m/s2 v = (–4 sin 2t)i + (4 cos 2t)j m/s 1 m/s Pilihan ganda e 10. 2. 40 m 20 m/s 10 m/s. b Soal Penguasaan Materi 4. e d 16. 4. dan Daya Soal Pramateri 2. 4. 8. 53° terhadap sumbu-x 19. 4. a. energi kinetik. c c 16. 4. b.1 Soal Penguasaan Materi 2.Kunci Jawaban Bab 1 Gerak dalam Dua Dimensi Soal Pramateri 2. 4. 20. 0. 2. 2. 6.76 × 10-10 N. c d Soal Penguasaan Materi 2. 2. 6. 4. 10. 4. Bab 2 Gravitasi Soal Pramateri 2. 3.1 Soal Penguasaan Materi 4.2 2. 2. a c 12. 4. perpindahan adalah perubahan posisi benda dalam waktu tertentu. a 20.5 cm Pilihan ganda b 10. B. b Esai 1. b.5 m/s2 20 m/s 53° 120 m/s 3. 8.1 Soal Penguasaan Materi 1.1 2. c a 16. 6.1 au 30 cm Pilihan ganda d 10.25 × 10-10 N 5 cm dan 10 cm Soal Penguasaan Materi 5.6 m a. 2.5 Hz dan 2 s a.125 cm Soal Penguasaan Materi 1. 40 m/s d. A. 4. a. Energi yang timbul ketika benda bergerak. b. c. Evaluasi Materi Bab 3 18. Soal Penguasaan Materi 3. 2. 8. dan energi kimia 480 J 150 J a.3 2.33 × 107 N/m2 4. B. 4. A. 201. 2.49 km/s2 8 m/s2 Bab 4 Usaha. B. 2. d. 6. b. 8. e e 14. 85 N 12 m/s2 0.67 m/s 806. 6. 4. 2. a e 12. e Esai a. dan percepatan adalah perubahan kecepatan per satuan waktu. e 20.840 m 2. energi potensial. e c Soal Penguasaan Materi 1. c b 16.17 × 105 N/m Soal Penguasaan Materi 3. 133. Energi. 4s c.94 × 1010 N/m2 4. 2. A.67 m 7. 4. d Bab 5 Momentum dan Impuls Soal Pramateri 2. e. b. 2.2 20 N 50 g 4. posisi adalah letak suatu benda terhadap suatu titik acuan.1 222 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI . 20.000 J 360 J 640 J Evaluasi Materi Bab 1 18.33 N 30. 4. 60. c. A. b.17 × 10-11 N. 2.8 × 10–4 6. c Evaluasi Materi Bab 4 18.

032 kgm2 0. e c Esai a. 10 m/s. 2.1 2.5 Ns a. 4. c.3 5 2N a. Karena massa jenis perahu atau kapal laut lebih besar daripada massa jenis air sehingga gaya beratnya lebih kecil daripada gaya ke atas dari air. b c 12. d Bab 9 Termodinamika Soal Pramateri 2. Soal Penguasaan Materi 6. 22. 4. Kunci Jawaban 223 . 2. 2. 2. 1. 6. b a 14. B. 4N b.65 × 10–21 J 10 : 1 1:2 Pilihan ganda b 10. udara mengalir dari tempat bertekanan tinggi ke tempat yang bertekanan rendah. c. c e 12. c 20. 4.25 0. 0. 6.2 2. Kecepatan sudut kincir berdiameter 10 m lebih kecil dibandingkan kecepatan sudut kincir berdiameter 2 m.600 Pa a. 8. 2. 4.2 Bab 7 Fluida Soal Pramateri 2.47 atm 240. d e 16. 2. 2. 8. d c b b Evaluasi Materi Bab 7 14.51 × 10–1 Nm 25 s Evaluasi Materi Bab 6 A. e 18. 2.76 N Pilihan ganda b 10. 8. 45.8 x 10-5 Pas Pilihan ganda d 8. c b 14. c Soal Penguasaan Materi 6.575 N/m2 b. b b 12. d b 10. e b 14. 8. 2. Soal Penguasaan Materi 7. A. Sesuai sifatnya. 2. B. c Esai 4 rad/s 2. 4. 4.2 Evaluasi Materi Semester 1 A.56 cm Pilihan ganda c 10. 30. 2. 2.000 2 kgm/s d. 2. 6.096 kgm2 Soal Penguasaan Materi 8. a Bab 8 Teori Kinetik Gas Soal Pramateri 2. 2.56 m c. 6. 6. 6.1 2. Proses isotermal adalah suatu proses perubahan keadaan gas pada suhu tetap. 4. Di daerah bersuhu tinggi. B. 6. 4. c Esai 3. 30 m3/menit 0. b. 20. 6. b. e 18. 4 m/s 200 m/s 8. a. 4.1 2. 500 cm3 14. 4. 4. 4. 64 Nm 5:2 Evaluasi Materi Bab 8 16. 18. 2. d e 12. a b Esai 30 cm 627°C Bab 6 Gerak Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar Soal Pramateri 2. 4. 20 kg/s Pilihan ganda d 10.024 N 1. 10 m 15 N a.2 Soal Penguasaan Materi 6. 3255. 24. 6.840 m 5:2 300 gram 20 joule 3:2 Evaluasi Materi Bab 5 Soal Penguasaan Materi 7. B. B.128 kgm2 0. 30. 8. a Esai 15 cm 8 m/s Soal Penguasaan Materi 5.75 b.3 2. Soal Penguasaan Materi 8. A. a 16. b 20.000 kgm/s 12. b. 8. d b 12. 4. 0. A.68 K 4S 600 K 5.200 N b. 4. c c 14. 0. b e 16. 2. tekanan udara lebih tinggi daripada di daerah bersuhu rendah.87 kg Soal Penguasaan Materi 5. 10. 18.4. a. 6. 8. 2. 6.

122. e b 18. e d b b d Evaluasi Materi Bab 9 Pilihan ganda d 10. 4. e c 16. 26.6 kJ a.5 × 105 J Pilihan ganda c 12.14 × 10–21 J 2. 8. Pilihan ganda d 12. 26. 4. nol 4 J/K –4 J/K Soal Penguasaan Materi 9. 2. b. 24.49 × 104 J 40% 1. 3. A. 34. 6. b b 14. b. 83. 28. d Esai 125 N. 8.1860 J a.096 m/s2 20 J 45° 20 m 4 sekon 0.1 2.25 J/K d. 2. 38. e a a c b Soal Penguasaan Materi 9. b. Proses isokhorik adalah suatu proses perubahan keadaan gas pada volume tetap. 8. d. c a 14. e d 16. 4. a. c b 20. 24. 6.86 J/K. c. Evaluasi Materi Semester 2 A. 4. 10. 10. 6. 30. 49. B =53° 38.25 J/K c. b. a.2 Soal Penguasaan Materi 9.1 J/K a.8 m 650 N 4. b.600 m 4. 2. 2.3 2. b. B. 25% b. Evaluasi Materi Akhir Tahun 22. 36. c e 12.200 J b. –0. b b 18. 6. c. 4. a. 30. 30% 3 kkal atau 12. 40. 4. a c b c c 32. d Esai a. b b 14. +0. A. B. 2.000 J 600 J 22. 10. B. 224 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI . 8. nol 10. b e 16. a d c b Esai 17. 22. 10. 24. 28. 8. 20. a. a c 20. 2. 8.276. 4. c.Proses isobarik adalah suatu proses perubahan keadaan gas pada tekanan tetap.8 J 0.4 cm 10 m 27°C 1. c 18. 6. 14. 2.5 J 12 kJ. 200 K 6.

01 0.48 27.2 6.281 1.27 514.281 × 10–2 1. 1996 Massa Waktu kilogram sekon kg s Arus listrik ampere A Temperatur termodinamika Banyaknya zat Intensitas cahaya kelvin mol kandela K mol cd Tabel Massa g kg slug u –5 oz 23 lg –2 ton –3 1 gram = 1 kilogram = 1 slug = 1u= 1 ons = 1 pon = 1 ton = 1 1000 1.609 × 10–2 1. serta ditempatkan terpisah sejauh 1 m satu sama lain dalam vakum.137 × 10–28 1.'' (1889) "… lamanya 9.024 × 10 6.237 × 10–2 1.2778 1 0.688 1.072 × 105 0.16 6.6 × 10–2 1.9113 3.527 × 10 35.943 × 10–3 3.70 1 51.770 periode radiasi yang bersesuaian dengan transisi di antara kedua tingkat hiperhalus dari keadaan dasar atom cesium-133.097 1 3.5144 0.835 × 10–2 0.459 × 104 1.8 5.000 meter kuadrat pada temperatur platinum beku di bawah tekanan sebesar 101.6 9. Dengan demikian akan dianggap satuan massa.852 × 10 6.Apendiks Sistem Satuan.44 0.944 × 10–2 1 Sumber: Fisika. Matematis.708 × 1025 2.4536 907.944 0.5400 1.102 × 10–3 1.237 1 2.789 × 1027 1 1. 1996 Kunci Jawaban 225 .59 1.102 × 10–6 1.6 1.108 × 10–2 62.'' (1971) ''… intensitas cahaya dalam arah tegak lurus dari sebuah permukaan benda hitam seluas 1/600. Konstanta.'' (1960) ''… prototip ini (sebuah silinder platinum-iridium tertentu).609 3.2 × 104 2.325 newton per meter kuadrat.8689 1.465 × 1029 3.250 × 10–2 1 2000 1.3048 0.829 × 10–30 3.192.35 453.852 × 10–2 1 1.'' (1946) ''… pecahan 1/273." (1967) ''… bahwa jika arus konstan dipertahankan dalam dua penghantar sejajar yang lurus dan panjangnya tak berhingga. akan menghasilkan sebuah gaya di antara penghantar-penghantar ini yang besarnya sama dengan 2 × 10–7 newton per meter panjang.650.151 30.467 3.205 32.660 × 10–24 28.6818 0.5925 0.6214 2.631.16 dari temperatur termodinamika titik tripel air.012 kilogram karbon-12. penampang lingkarannya dapat diabaikan.732 × 1026 5.'' (1967) Sumber: Fisika.205 × 10 2.660 × 10–27 6.024 × 1026 8. Konversi.660 × 10–27 2.125 × 10–5 0. dan Hadiah Nobel Tabel Satuan Internasional (SI) Kuantitas Nama Simbol Definisi Panjang meter m ''… panjang yang sama dengan 1.4470 0.78 100 44.17 3. 1996 Tabel Laju ft/s km/h meter/sekon mi/h cm/s knot 1 kaki per sekon = 1 kilometer per jam = 1 meter per sekon = 1 mile = 1 centimeter per sekon = 1 knot = 1 0.852 0.855 × 10–26 1 16 3.'' (1967) ''… banyaknya zat sebuah sistem yang mengandung sejumlah entitas elementer sebanyak atom yang ada dalam 0.0005 1 Sumber: Fisika.73 panjang gelombang dalam vakum dari radiasi yang bersesuaian dengan transisi di antara tingkat 2p10 dan tingkat 5d5 dari atom krypton-86.763.001 1 14.

48 1.28 1.667 × 10–2 2.778 × 10–4 57.6726485 1836.4106171 9.67 × 10–8 W/m2K4 1.7588047 1.241383 9.063 × 105 1.67 × 10–11 m3/s2kg 5.336 × 104 3.43 8.8 125 0.937 × 104 1 12 6. 1996 1.9 3.008 — 2. 1996 Tabel Panjang cm meter km in.9 Sumber: Fisika.3 3.2917706 9.31 6.38 5.097373177 6.82 3.626176 2.24 × 10–2 m3/mol 9.281 8.85 1.540 × 10–2 0.63 2.667 × 10–2 3.38 × 10–34 Js × 10–12 m J/molK × 1023/mol × 10–23 J/K 2.050824 0.609 –5 0.1 5.76 × 1011 C/kg 1.274078 5.6021892 9.000 2.1592 1 Sumber: Fisika.281 3.283 2.9 3.11 8.609 –2 10 10 –3 1 2.Tabel Beberapa Konstanta Fisika yang Fundamental Konstanta Simbol Nilai Komputasi Nilai (1973) terbaik Nilai Ketidaktentuan Laju cahaya dalam vakum Muatan elementer Massa diam elektron Konstanta permitivitas Konstanta permeabilitas Perbandingan muatan dan massa elektron Massa diam proton Perbandingan massa proton dan massa elektron Massa diam neutron Massa diam muon Konstanta Planck Panjang gelombang Compton elektron Konstanta gas molar Bilangan Avogadro Konstanta Boltzmann Volume molar gas ideal pada STP Konstanta Faraday Konstanta Stefan-Boltzmann Konstanta Rydberg Konstanta gravitasi Jari–jari Bohr Momen magnet elektron Momen magnet proton Magneton Bohr Magneton nuklir c e me ε0 μ0 e/ m e mp mp /me mn mμ h λc R NA k Vm F σ R G a0 μe μp μB μN 3.716 × 10–7 0.745 × 10 2.284832 1.883566 6.16 × 104 3.438 2.609 × 105 10 1 1.296 × 106 1.075 615 0.600 60 1 2.909 × 10–4 4.4263089 8.00 1. 1996 226 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI .4 1.10 × 107/m 6.380662 2.1 32 31 2.26 × 108 m/s × 10–19 C ×10–31 kg × 10–12 F/m × 10–6 H/m 2.65 × 104 C/mol 5.6749543 1.29 9.30 360 60 1 1.6 31 5.31441 6.68 × 10–27 kg 1.9 3.05 × × × × × 10–11 10–24 10–26 10–24 10–27 m J/T J/T J/T J/T Tabel Sudut Bidang ° Radian Putaran –2 1 derajat = 1 menit = 1 sekon = 1 radian = 1 putaran = 1 1.280 Sumber: Fisika.333 × 10–2 1 5.60 9.6 5.67 × 10–27 kg 1840 1. ft 1 centimeter = 1 meter = 1 kilometer = 1 inci = 1 kaki = 1 mil = 1 100 105 2.648456 5.8 5.630 × 10–5 7.41 9.27 5.540 × 10–5 3.1 0.854187818 4π (exactly) 1.15152 1.99792458 1.281 × 10–2 3.1 0.109534 8.67032 1.3048 1.004 2.048 × 10–4 1.6720 5.540 30.9 5.3937 39.88 × 10–28 kg 6.848 × 10–6 1 6.778 × 10–3 4.022045 1.02 1.

266 × 10–14 10 3.0 10 –7 2.247 × 10 × 1011 × 1018 × 1025 × 1018 × 1019 × 1025 1 10 6 5.660 × 10–14 10–24 10–17 10–11 10–17 10–17 10–11 10-36 10–30 10–27 Sumber: Fisika.389 × 10–8 1.7376 3. 1996 Tabel Tenaga.336 × 10–11 2.186 1000 1 Sumber: Fisika.413 3.29 3.2389 2.895 × 104 478.341 × 10–3 7.827 × 10-20 1.778 × 10–14 3. 1996 Tabel Muatan abcoul Ah coulomb –3 statcoul 1 abcoulomb = 1 ampere-hour = 1 coulomb = 1 statcoulomb = 1 360 0.501 × 10–4 0.929 × 10–4 1.610 × 1029 931.464 × 1012 1.6 0.450 × 10–26 4.079 × 1013 2.8 6 76 7.585 6.174 1.7457 2.450 × 10–20 2.333 1 6.186 1 3.930 × 10 2.087 737.869 2.998 × 1010 1.987 × 1016 2.356 0.0 1.1 249.413 0.501 × 10–4 5.6 × 108 8.013 × 10 1 2491 1.414 × 105 1 0.988 1.783 × × × × × × × × × 1 1.242 2.783 1.613 × 10–3 1.7457 4.2 1 238.171 3.591 × 10–2 1.007 1.336 × 10–10 2. 1996 Tabel Fluks Magnet maxwell weber 1 maxwell = 1 weber = 1 10 8 10 –8 1 Sumber: Fisika.000 × 10–2 0.930 × 10–4 1.9 0.869 6.564 × 10–11 2.585 × 10 6.113 1.602 ×10–19 3.805 4. 1996 Tabel Medan Magnet gauss tesla milligauss 1 gauss = 1 tesla = 1 milligauss = 1 10 4 0.602 ×10–13 3.001 0.2930 1.113 4.601 × 105 1.610 × 1035 9.613 2.685 × 104 6.492 × 10–10 3.509 2.316 9.356 × 10–3 0.464 1.3239 2.613 × 1013 2.895 × 103 47. 1996 Apendiks 227 .242 × 105 8. dan Kalor joule cal kWh eV –4 MeV 21 kg 15 1 satuan kalor Inggris = 1 erg = 1 kaki-pon = 1 daya kuda-jam = 1 joule = 1 kalori = 1 kilowatt-jam = 1 elektron volt = 1 juta elektron volt = 1 kilogram = 1 satuan massa atom terpadu = 1055 252.3239 178.Tabel Tekanan atm dyne/cm2 cm-Hg PASCAL 1 atmosphere = 1 dyne per cm2 = 1 inci air pada 0°C = 1 centimeter of mercury at 0°C = 1 pascal = 1 pon per inci2 = 1 pon per fit2 = 9.676 6.341 1.31 × 108 6.163 × 10–6 1 4.186 × 10–3 1 0.147 × 1016 1.497 × 1010 4.242 8.778 × 10 1 2.778 × 10-7 1.766 × 10–7 0.333 × 104 10 6.88 Sumber: Fisika.145 × 10–17 6. 1996 Tabel Daya Btu/h ftlb/s hp cal/s kW watt 1 satuan kalor Inggris per jam = 1 kaki-pon per sekon = 1 daya kuda = 1 kalor per sekon = 1 kilowatt = 1 watt = 1 4.628 2545 14.1868 1 7.827 × 10–14 8.676 × 1019 6.778 × 10–4 9.001 10 1 10 –7 –4 1000 10 7 1 Sumber: Fisika.818 × 10–3 1 5.2161 1 550 3.356 745.998 × 109 1 Sumber: Fisika.7 4. Kerja.659 4.600 1 3.242 × 1012 2.2389 4.247 × 1019 10 –6 1 5.458 1.1 3.1 1.013 × 105 0.725 1 × × × × × × 10–7 10–3 10–2 10–6 10–2 10–4 1.

didefinisikan sebagai lebih besar daripada (  jauh lebih besar daripada) lebih kecil daripada (  jauh lebih kecil daripada) lebih daripada atau sama dengan (atau. tidak lebih daripada) tambah atau kurang ( 4 = ±2 ) sebanding dengan (hukum Hooke: F  x .ϕ χ ψ ω Geometri Lingkaran yang jari-jarinya r : keliling = 2 π r luas = π r 2 2 Bola yang jari-jarinya r : luas = 4 π r 4 3 πr 3 Silinder lingkaran tegak yang jari-jarinya r dan tingginya h : luas = 2 π r 2 + 2 π rh volume = π r 2 h volume = Identitas Trigonometri sin 2 θ + cos 2 θ = 1 sec2 θ − tan 2 θ = 1 csc2 θ − cot 2 θ = 1 sin 2θ = 2 sin θ cosθ cos 2θ = cos2 θ − sin 2 θ = 2 cos2 θ − 1 = 1 − 2 sin 2 θ iθ −iθ e − e 2i iθ − iθ e + e cosθ = 2i ± iθ e = cosθ ± i sin θ sin θ = sin (α ± β ) = sin α cos β ± cos α sin β cos (α ± β ) = cos α cos β ± sin α sin β tan α ± tan β 1 ± tan α tan β 1 1 sin α ± sin β = 2 sin (α ± β ) cos (α ± β ) 2 2 tan (α ± β ) = 228 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI .Tanda dan Simbol Matematika = ≅ ≠ ≡ > < ≥ ≤ +  ∑ X menyamai kira-kira menyamai tidak sama dengan identik dengan. atau F = − kx ) jumlah dari nilai x rata-rata Alfabet Yunani Alpha Beta Gamma Delta Epsilon Zeta Eta Theta Lota Kappa Lambda Mu Α Β Γ Δ Ε Ζ Η Θ Ι Κ Λ Μ α β γ δ ε ζ η θ ι κ λ μ Nu Xi Omicron Pi Rho Sigma Tau Upsilon Phi Chi Psi Omega Ν Ξ Ο Π Ρ Σ Τ ϒ Φ Χ Ψ Ω ν ξ ο π ρ σ τ υ φ . tidak kurang daripada) kurang daripada atau sama dengan (atau.

9. c maka a × (b + c) = a × b + a × c (sa) × b = a × (sb) = s(a × b) (s = sebuah skalar) Misalkan θ adalah yang lebih kecil dari kedua sudut di antara a dan b maka a•b = b•a = axbx + ayby + azbz = ab cos θ i j ay by k az bz Setiap vektor a dengan komponen-komponen ax . 3. b. j. 6. 9. 6. k × i = j. 4. y. z dapat dituliskan a × b = –b × a = ax bx = (aybz – byaz)i + (azbx – bzax)j + (axby – bxay)k a × b = ab sinθ a•(b × c) = b •(c × a) = c•(a × b) a × (b × c) = (a•c)b – (a•b)c Teorema Pythagoras x2 + y2 = r2 Y x r θ y X Apendiks 229 . 5. i × j = k. 2. 5. 3. ay . i × i = j × j = k × k = 0. i•j = j•k = k•i = 0. z maka i•i = j•j = k•k = 1. 7. j × k = i. 7. y. az sepanjang sumbu-sumbu x. dx =1 dx d du ( au ) = a dx dx d du dv (u + v ) = + dx dx dx d m m−1 x = mx dx d 1 ln x = dx x du d dv (uv ) = u + v dx dx dx d x x e =e dx d sin x = cos x dx d cos x = − sin x dx 1. ∫ dx = x ∫ au dx = a ∫ u dx ∫ ( u + v ) dx = ∫ u dx + ∫ v dx ∫x m dx = x m+1 m +1 (m ≠ −1 ) ∫ dx = ln x x dv du ∫ u dx dx = uv − ∫ v dx dx ∫ ex dx = ex ∫ sin x dx = − cos x ∫ cos x dx = sin x Perkalian Vektor Misalkan i. a = axi + ayj + azk Misalkan a. 8.Turunan dan Integral tidak tentu 1. 2. k adalah vektor-vektor satuan dalam arah-arah x. c adalah vektor-vektor sebarang yang besarnya a. 4. 8. b.

menghasilkan penemuan bentuk alotropik dari hidrogen untuk penemuan bentuk baru yang produktif dari teori atom. khususnya untuk interpretasi statistik dari fungsi gelombang 1945 1954 Wolfgang Pauli Max Born 1900–1958 1882–1970 230 Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI . dan khususnya untuk penemuannya mengenai hukum efek fotolistrik untuk penyelidikan struktur atom. untuk penemuan radiasi kosmis untuk demonstrasi adanya elemen radioaktif baru yang dihasilkan oleh penyinaran neutron. yang pemakaiannya antara lain. dan radiasi yang memancar keluar dari atom tersebut untuk karyanya mengenai muatan listrik elementer dan mengenai efek fotolistrik untuk penemuan mereka mengenai hukum yang mengatur tumbukan sebuah elektron pada sebuah atom untuk penemuannya mengenai efek yang dinamakan seperti namanya untuk penemuannya mengenai sifat gelombang elektron untuk terciptanya mekanika kuantum.Hadiah Nobel dalam Fisika 1901 1902 1903 Wilhelm Conrad Röntgen Hendrik Antoon Lorentz Pieter Zeeman Antoine Henri Becquerel Pierre Curie Marie Sklowdowska-Curie 1904 1905 1906 1907 1910 1911 1915 1917 1918 1921 1922 1923 1925 1927 1929 1932 1933 1936 1938 Lord Rayleigh (John William Strutt) Philipp Eduard Anton Joseph John Thomson Albert Abraham Michelson Johannes Diderik van der Waals Wilhelm Wien William Henry Bragg William Lawrence Bragg Charles Glover Barkla Max Planck Albert Einstein Niels Bohr Robert Andrews Millikan James Franck Gustav Hertz Arthuir Holly Compton Prince Louis Victor de Broglie Werner Heisenberg Erwin Schrodinger Paul Adrien Maurice Dirac Victor Franz Hess Enrico Fermi 1845–1923 1853–1928 1865–1943 1852–1908 1859–1906 1867–1934 1842–1919 1862–1947 1856–1940 1852–1931 1837–1923 1864–1928 1862–1942 1890–1971 1877–1944 1858–1947 1879–1955 1855–1962 1868–1983 1882–1964 1887–1975 1892–1962 1892–1987 1901–1976 1887–1961 1902–1984 1883–1964 1901–1954 untuk penemuan sinar yang mengagumkan yang selanjutnya dinamai sinar Röntgen untuk penelitian mereka ke dalam pengaruh magnetisma pada fenomena radiasi untuk penemuannya mengenai radiasi dioaktivitas spontan untuk penelitian bersama mengenai fenomena radiasi yang ditemukan oleh Profesor Henri Becquerel untuk penyelidikannya mengenai kerapatan gas-gas yang paling penting dan untuk penemuan gas argon untuk karyanya mengenai sinar katoda untuk penyelidikan teoretis dan eksperimentalnya mengenai hantaran listrik oleh gas untuk alat presisi optiknya dan penyelidikan metrologis yang dilakukan dengan menggunakan alat tersebut untuk karyanya mengenai persamaan keadaan untuk gas dan cairan untuk penemuannya mengenai hukum yang mengatur radiasi kalor untuk pelayanan mereka dalam analisis struktur kristal dengan menggunakan sinar Röntgen untuk penemuannya mengenai karakteristik radiasi sinar Röntgen dari elemen-elemen untuk penemuan kuantum tenaga untuk pelayanannya dalam Fisika Teoretik. dan untuk penemuan reaksi nuklir yang dihubungkan dengan hal tersebut yang dihasilkan oleh neutron lambat untuk penemuan Prinsip Larangan yang juga dinamakan Prinsip Pauli untuk penelitian dasar dalam mekanika kuantum.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful