Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 METODE PELAKSANAAN Pekerjaan

Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Univers itas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh A. PENDAHULUAN Proyek Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborato rium Univeristas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh ini merupakan Pekerjaan yang dibi ayai dari sumber pendanaan : Bantuan "New Zewland Aid" melalui MFAT (Ministry of Foreign Affairs and Trade). Jangka Waktu penyelesaian pekerjaan tersebut direnc anakan berlangsung selama 270 (dua ratus tujuh puluh ) hari kalender atau setara 9 (sembilan) bulan. B. LINGKUP PEKERJAAN Secara umum Komplek Bangunan ini merup akan bangunan baru di lokasi Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh yang bent uk dan fungsinya telah ditata ulang, nantinya akan meliputi pekerjaan : Pembangu nan Gudang Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborarorium. C. URAIAN SINGKAT PEKERJAAN NO. SU.1 SU.2 SU.3 SU.4 SU.5 SU.6 SU.7 SU.8 SU.9 SU. 10 SU.11 SU.12 SU.13 SU.14 SU.15 SU.16 TN.1 TN.2 TN.3 TN.4 URAIAN PEKERJAAN SEKS I 1. UMUM Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan K esehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Pengadaan Fasilitas di Kantor Lapangan Penyi apan, Pemeliharaan dan Pengetesan bahan di laboratorium Survey & Sewa alt ukur, Pengukuran & Pemasangan Bowplank Biaya Personil Kontraktor Mobilisasi dan Demobi lisasi Pagar Sementara & Akses jalan angkutan sementara Penyiapan Pembangkit Lis trik untuk pelaksanaan Telekomunikasi Fasilitas air bersih proyek Dokumentasi Ba ngunan Sementara Pemeliharaan lokasi pekerjaan & lingkungan Pengadaan Papan Nama Proyek Biaya Jaminan Pelaksanaan dan Uang Muka SEKSI 2 - PEKERJAAN TANAH Pember sihan lokasi pekerjaan Galian lokasi pekerjaan Urugan tanah Urugan Pasir VOLUME 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 9,00 1,00 1,00 3.639,00 1.820,00 5.538,00 462,00 SATUAN L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. Bulan L.S. L.S. m2 m3 m3 m3 PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 1

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 TN.5 TN.6 TN.7 TN.8 ST.1 ST.2 ST.3 ST.4 ST.5 ST.6 ST.7 ST.8 ST.9 ST.10 AR.1 AR.2 AR.3 AR.4 AR.5 AR.6 AR.8 AR.9 AR.10 AR.11 AR.12 AR.13 AR.14 AR.15 AR.16 AR.17 A R.18 AR.19 AR.20 AR.21 AR.22 AR.23 AR.24 AR.25 AR.26 AR.27 AR.28 AR.29 AR.30 AR. 31 AR.32 Galian pondasi Pekerjaan Dewatering Pekerjaan Penyemprotan Anti Rayap Pasangan B atu Kali Penahan Tanah Urug SEKSI 3 - STRUKTUR Pengadaan dan Pemancangan Tiang P ancang Mini ukuran 20 cm x 20 cm, termasuk pemotongan kepala tiang Percobaan Pem bebanan Dinamis Tiang Pancang (PDA Test) Pekerjaan lantai kerja Pembesian Pengec oran beton K.225 untuk Kolom Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (roof fl) Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (2nd fl) Pengecoran beton K 225 untuk Lantai dasar/slab (1st fl) Pengecoran beton K 225 untuk Kepal a Tiang Pondasi Penyediaan sealant untuk sambungan SEKSI 4 - ARSITEKTUR Pasangan dinding bata Pekerjaan plasteran Pekerjaan Rangka Atap Baja ringan Pekerjaan Ge nteng metal termasuk Nok Genteng Pekerjaan lisplank atap beton Pekerjaan lisplan k atap kayu PINTU DAN JENDELA RUANG KULIAH Penyediaan dan pemasangan kusen dan d aun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyedi aan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J2 Penyediaan dan pemasang an kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V2 Penyediaan dan pemasangan ventilasi ty pe V3 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pegangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan Folding Gate Penyediaan dan pemasangan Sunscreen PINTU DAN JENDELA LA BORATORIUM DAN PERPUSTAKAAN Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyediaan dan pemasan gan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendel a type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan da n pemasangan kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J5 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pe gangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan engsel Pintu Penyediaan dan pemas angan engsel Jendela 1.580,00 1,00 9.639,00 342,00 6.156,00 8,00 109,00 254.065,00 250,00 331,00 291, 00 286,00 127,00 480,00 4.668,00 10.756,00 1.239,00 1.239,00 74,00 368,00 1,00 2 0,00 20,00 4,00 68,00 4,00 4,00 44,00 16,00 8,00 1,00 84,00 68,00 4,00 16,00 12, 00 8,00 26,00 8,00 16,00 2,00 23,00 4,00 4,00 60,00 m3 Ls Ltr m3 m' Bh m3 kg m3 m3 m3 m3 m3 m' m2 m2 m2 m2 m3 m' Bh Bh Bh Bh Bh Bh B h Bh Bh Bh set m2 Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh set set PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 2

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 AR.33 AR.34 AR.35 AR.36 AR.37 AR.38 AR.39 AR.40 AR.41 AR.42 AR.43 AR.44 AR.45 AR .46 AR.47 AR.48 AR.49 AR.50 AR.51 AR.52 AR.53 AR.54 AR.55 0 LRK.1 LRK.2 LRK.3 LR K.4 LRK.5 LRK.6 LRK.7 LRK.8 LRK.9 LRK.10 LRK.11 LRK.12 LRK.13 ABB. 1 ABB. 2 ABB. 3 ABB. 4 ABB. 5 ABB. 6 ABB. 7 ABB. 8 ABB. 9 ABB. 10 ABB. 11 ABB. 12 Penyediaan dan pemasangan Door Closer Penyediaan dan pemasangan kait angin, kunc i slot Jendela Penyediaan Pemasangan Plafond Penyediaan dan pemasangan keramik l antai (40x40cm) Penyediaan dan pemasangan keramik lantai (20x20cm) Penyediaan da n pemasangan Kramik Lantai (60x60cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding ( 20x20cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding (20x25cm) Pekerjaan pengecata n dinding dalam ruangan Pekerjaan pengecatan luar ruangan Pekerjaan pengecatan p lafond Pekerjaan Waterproofing Pekerjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø4" Pek erjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø3" Pekerjaan tiang dan railing tangga St ailess Ø2" Pekerjaan tiang dan railing tangga kayu Pekerjaan Tangga Putar dari 2nd Fl ke Roof Penyediaan dan pemasangan Batu Alam Andesit Penyediaan dan Pemasanga n step nosing tangga Penyediaan dan pemasangan Logo Univ. Muhammadiyah Penyediaa n dan pemasangan Relief Aceh Pekerjaan Melamik Kusen Kayu Penyediaan dan pemasan gan ventilasi Rrooster Kayu (type. V2) KELISTRIKAN Penyediaan dan pemasangan sto p kontak Penyediaan dan pemasangan Single Saklar Penyediaan dan pemasangan Doubl e Saklar Penyediaan dan pemasangan fitting lampu Penyediaan dan pemasangan lampu TL 2 x 36 Watt Penyediaan dan pemasangan lampu Baret 20 Watt Penyediaan dan pem asangan lampu spot down light Penyediaan dan pemasangan Sambungan Daya dari PLN Penyediaan dan Pemasangan MCB Penyediaan dan Pemasangan Panel Listrik Penyediaan dan pemasangan Penangkal petir lengkap Pengadaan Unit AC Pengadaan Unit Exchaus Fan MEKANIKAL Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1" Penyediaan dan Pemasangan P ipa PVC 3/4" Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1/2" Penyediaan dan pemasangan K ran Air Penyediaan dan pemasangan Water Jet Penyediaan dan pemasangan Kloset Dud uk lengkap Penyediaan dan pemasangan Kloset Jongkok Penyediaan dan pemasangan pa rtisi toilet Penyediaan dan pemasangan Urinoir Penyediaan dan pemasangan Wastafe l Penyediaan dan pemasangan Kaca rias Penyediaan dan pemasangan Tempat sabun cuc i tangan (Soap Holder) 16,00 60,00 3.600,00 3.344,00 552,00 99,00 518,00 130,00 5.887,00 6.962,00 3.427 ,00 1.938,00 169,00 468,00 672,00 22,00 2,00 306,00 264,00 2,00 99,00 1.446,00 6 4,00 57,00 50,00 12,00 390,00 390,00 28,00 48,00 1,00 63,00 2,00 20,00 32,00 16, 00 220,00 128,00 108,00 66,00 32,00 22,00 13,00 12,00 6,00 12,00 9,00 24,00 set set m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m' m' m' m' set m2 m' set m1 m2 bh bh bh b h bh bh bh bh Ls bh bh ttk bh bh m' m' m' bh bh bh bh m2 bh bh m2 bh PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 3

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 ABB. 13 ABB. 14 ABB. 15 ABB. 16 ABB. 17 ABB. 18 ABB .19 DR. 1 DR. 2 DR. 3 DR. 4 DR. 5 DR. 6 DR. 7 DR. 8 Penyediaan dan pemasangan tempat tissue lap tangan (Tissue holder) Penyediaan da n pemasangan Pengering Tangan (Hand Dryer) Penyediaan dan pemasangan tempat tiss ue gulung untuk KM/WC Penyediaan dan pemasangan Floor drain Penyediaan dan pemas angan keramik lantai KM/WC Penyediaan dan pemasangan keramik dinding KM/WC Penye diaan dan pemasangan Roof Drain Lengkap SEKSI 6 - DRAINASE Galian tanah untuk se lokan Saluran beton bentuk U 30 Saluran beton bentuk U 40 Penutup saluran penang kap, beton 1:2:3 lengkap Penutup saluran bentuk grill, lengkap Trasram, adukan 1 : 2 Pekerjaan Lantai kerja Pekerjaan Septic Tank 5,00 5,00 36,00 54,00 280,00 410,00 58,00 484,00 64,00 256,00 31,00 64,00 46,00 33,00 6,00 bh bh bh bh m2 m2 titik m3 m' m' set m' m' m3 unit D. TAHAP PELAKSANAAN SEKSI 1 : UMUM SU. 1. Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan Peru sahaan kami akan menyiapkan dan menyampaikan hal-hal berikut : gambar-gambar, do kumen-dokumen dan informasi yang diperlukan jika hal tersebut tercantum dalam Do kumen Kontrak kepada MK untuk dimintakan persetujuannya : 1. Gambar konstruksi d an gambar kerja 2. Metode pelaksanaan konstruksi 3. Data-data produk material Bi lamana dokumen-dokumen tersebut diatas disyahkan oleh MK, maka akan merupakan ba gian daripada Spesifikasi Teknis dari Kontrak. Seluruh jenis pekerjaan dilaksana kan sesuai dengan elevasi, dimensi dan detail yang ditampakkan pada Gambar Konst ruksi yang sudah disyahkan. Apabila diperlukan oleh MK untuk melaksanakan suatu item pekerjaan tertentu, maka kami juga akan menyampaikan uraian-uraian material yang diperlukan, peralatan yang dibutuhkan, denah konstruksi, standard dan tata laksana kerja yang berhubungan dengan gambar-gambar konstruksi tersebut untuk d isyahkan oleh MK. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 4

2. 5 . 1918) dan peraturan terkait lainnya. Banda Aceh 2012 2. UNDANG -UNDANG KESELAMATAN KERJA Lembaran Negara No.A. 3. pr oses produksi dan lingkungan sekitar tempat kerja. Penanganan K3 mencakup pen yediaan sarana pencegah kecelakaan kerja dan perlindungan Kesehatan kerja konstr uksi maupun penyediaan personil yang kompeten dan organisasi pengendalian K3 Kon struksi sesuai dengan tingkat resiko yang ditetapkan oleh Pengguna Jasa. Piha k Kami akan mengikuti ketentuan-ketentuan pengelolaan K3 yang tertuang dalam Per aturan Menteri Pekerjaan Umum No. 09/PRT/M/2009 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum. 1 Tahun 1970 (Tambahan Lembaran Ne gara No. Flamboyant Huma Arta Hal. pemindahan bahan baku. penggunaan peralatan kerja konstruksi. PT. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. UMUM Bagian ini mencakup ketentuan-ketentuan penanganan keselamatan dan kesehatan ker ja (K3) konstruksi kepada setiap orang yang berada di tempat kerja yang berhubun gan dengan : 1.Pembangunan Ruang Kuliah. KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) 2.

menerapkan dan memelihara prosedur untuk identifikas i bahaya. Flamboyant Huma Arta Hal.Pembangunan Ruang Kuliah. Tingkat risiko K3 dite tapkan oleh Pengguna Jasa. Pihak Kami akan membuat. PT.Pihak Kami akan meli batkan Ahli K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 tinggi atau seku rangkurangnya Petugas K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 sedang dan kecil. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pihak Kami akan melaksanakan Audit Internal K3 Konstruksi. 3. Pihak Kami akan membentuk Panitia Pembina K3 (P2K3) b ila: jumlah pekerja paling sedikit 100 orang.B. Pihak Kami akan melakukan tinjauan ulang terhadap RK3K (pada bagian yang memang perlu dilakukan kaji ulang) setiap bulan secara berkesi nambungan selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi berlangsung. 4. Banda Aceh 2012 2. 2. SISTEM MANAJEMEN K3 KONSTRUKSI 1. mela ksanakan dan mengevaluasi Sistem Manajemen K3 Konstruksi. Ahli K3 Konstruksi atau Petugas K3 bertugas untuk merencanakan. 6 . Penilaian risiko dan pengendaliannya secara berkesinambungan sesuai de ngan Rencana K3 Kontrak (RK3K) yang telah disetujui oleh MK.

Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Flamboyant Huma Arta Hal. b. Pihak Kami akan menyedi akan pancuran air untuk mandi dengan jumlah sekurangkurangnya satu untuk setiap 15 orang. Pihak Kami akan menyediakan toilet yang memadai baik toilet khusus pria ma upun toilet khusus wanita yang diperkerjakan di dalam atau di sekitar tempat ker ja. Toilet pria dan wanita akan dipisahkan denga n dinding tertutup penuh. ii. Banda Aceh 2012 2. Kami menyedia kan 1 urinal peturasan untuk jumlah pekerja 15 orang. maka Pihak Kami akan menyediakan pancuran air (shower) dengan jumlah yang mema dai dengan jumlah yang memadai. AIR MINUM Kami akan menyediakan pasokan air minum yang memadai bagi seluruh pekerja dengan persyaratan: a. PT. mempunyai penerangan dan ventila si yang cukup. e. b. 7 .Pembangunan Ruang Kuliah. Kontainer untuk air minum harus memenuhi standar kesehatan yang berlaku. KANTOR LAPANGAN K3 DAN FASILITASNYA FASILITAS PENCUCIAN Pihak Kami akan menyediakan fasilitas pencucian yang memadai dan sesuai dengan p ekerjaan yang dilakukan untuk seluruh pekerja konstruksi. Toilet mudah diakses. maka: i. d. atau bekerja pada kondisi basah yang t idak biasa sehingga menyebabkan para pekerja harus membersihkan seluruh badannya . Jika pekerja beresiko terpapar kontaminasi kulit yang diakibatkan oleh zat beracun. ditambah apabila jumlah pe kerja lebih dari 15 orang sampai dengan tambahan 30 orang maka kami akan tambah satu urinal peturasan untuk setiap 30 orang tambahan. c. b. Mudah diakses oleh seluruh pekerja dan diberi label yang jel as sebagai air minum. zat yang menyebabkan infeksi dan iritasi atau zat sensitif lainnya. Jika pekerja harus membersihkan seluruh badannya. Jika pekerja terpapar pada kondisi panas atau dingin yang berlebih. apabila jumlah pekerja lebih dari 15 orang samp ai dengan tambahan 30 orang maka kami menambah satu kloset ditambah beberapa klo set untuk setiap 30 orang tambahan. Fasilitas pencucian te rmasuk penyediaan air panas dan zat pembersih untuk kondisi berikut ini: a. dan terlindung dari cuaca.C. Satu kloset untuk juml ah pekerja kurang dari 15 orang. TOILET FASILITAS SANITASI a. Jika jumlah pekerja lebih dari 15 orang tenaga kerja. Jika peke rja menangani bahan yang sulit dicuci dari kulit jika menggunakan air dingin. Toilet dibuat dan ditempatkan sedemiki an rupa sehinga dapat menjaga privasi orang yang menggunakannya dan terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan. c. Untuk kondisi normal.

dikosongkan dan dibersihkan secara periodik. b. b. proses berbahaya. Pihak Kami akan menye diakan alat pelindung nafas seperti respirator dan pelindung mata. Pengamanan di sekeliling pelataran kerja atau tempat kerja a. dilengkapi meja dan kursi.Pembangunan Ruang Kuliah. serta furnitur lainnya untuk menjamin tersedianya tempat istirah at makan dan perlindungan dari cuaca. Akomodasi yang memadai bagi pekerja. PEMELIHARAAN FASILITAS Pihak Kami akan menjamin terlaksananya pemeliharaan fasilitas-fasilitas yang dis ediakan dalam kondisi bersih dan higienis. Menggunakan Jaring Pengaman. Jika pelataran kerja atau te mpat kerja berada di atas jalan umum dan untuk mencegah jika ada PT. Penyediaan tempat ganti baju untuk pekerja dan temp at penyimpanan baju pakaian yang tidak digunakan selama bekerja. atau jika menggunakan mesin. c. pengalaman dan mempunyai sumberdaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan p ekerjaan dengan selamat. b. AKOMODASI UNTUK MAKAN DAN BAJU a. VENTILASI a. Seluruh tempat kerja mempunyai aliran udara yang bersih.D. Peneran gan darurat yang memadai. penggunaan bahan kimia berbahaya seperti perekat. Peralatan P3K kami sediakan dalam seluruh kendaraan konstruksi dan di temp at kerja. Banda Aceh 2012 c. Penerangan tambahan harus disediak an untuk pekerjaan detil. Di tempat kerja kami tempatkan pekerja yang sudah terlatih dan/atau be rtanggung jawab dalam Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan. dan perlindungan dari cuaca. tangga dan gang. Penyediaan penerangan harus di seluruh tempat kerja. jalan. c. KETENTUAN BEKERJA PADA TEMPAT TINGGI PEKERJA YANG BERPENGALAMAN Bekerja di tempat kerja yang tinggi dilakukan oleh pekerja yang mempunyai penget ahuan. serta dapat diakses secara nyaman ole h pekerja. istirahat. jaring pengaman . b. Semua penerangan dapat dinyalakan keti ka setiap orang melewati atau menggunakannya. Pelindung Keselamatan kerja untuk bekerja pada tempat tinggi dapat menggunakan satu atau b eberapa pelindung sebagai berikut: terali pengaman lokasi kerja. kami pastikan kontrainer bersih dan terlindungi d ari kontaminasi dan panas. 2. d. dikosongkan dan diisi air minum setiap hari dari sumb er yang memenuhi standar kesehatan. termasuk di ruangan. Jika disimpan dalam kontainer. tempat untuk makan. sistem penangkap jatuh. Penyediaan tempat sampah. Flamboyant Huma Arta . FASILITAS PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN(P3K) a. Pada kondisi temp at kerja yang sangat berdebu misalnya tempat pemotongan beton. PENERANGAN a. b. Membuat terali pengaman lokasi kerja sepanjang tepi lantai kerja atau temp at kerja yang terbuka. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. jalan penghubung. Akomodasi mempunyai lantai yang bersih. dan pada kondisi lainnya.

Hal. 8 .

safety harness dan tali statik. Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) terma suk sistem rel inersia (inertia reel system). Seluruh perancah diinspeksi oleh orang yang berkompeten pada saat: sebelum digunakan. Banda Aceh 2012 bahaya material atau barang lain jatuh pada pengguna jalan. e. Tempatkan tangga sedekat mungkin dengan pekerjaan. atau lubang lift : .Mempunyai batang tengah (mid-rail). setelah cuaca buruk atau gangguan lain yang dapat mempengaruh i stabilitasnya. . Perhatian penuh diberikan pada titik angker untuk tali statik. T angga digunakan untuk naik ke lantai kerja di atas. Ak an tetapi jika peralatan mekanik tersebut tidak tersedia maka pekerja yang memas ang jaring harus dilindungi dengan tali pengaman (safety harness) atau menggunak an perancah (scaffolding). b.Mempunyai papan bawah (toeboard) jika terdapat resiko jatuhnya alat kerja atau material dari at ap/tempat kerja. H asil inspeksi harus dicatat. Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) a. Menyediakan pelatihan penggunaan tangga. sekurang-kurangnya seminggu seka li saat digunakan. Jenis s abuk pinggang tidak akan digunakan untuk pekerjaan atap. Jaring pengaman dipasang sedekat mungkin pada sisi da lam area kerja. Mengikat bagian atas dan bawah tangga untuk mencegah kecelakaan akiba t bergesernya tangga. Jaring pengaman c. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. jika perancah tidak pernah digunakan dalam jangka waktu lama. b. gunakan alas kayu atau cara lainnya untuk mence gah tiang bergeser dan/atau tenggelam. Pe kerja yang diharuskan menggunakan alat ini akan dilatih terlebih dahulu. Orang yang me lakukan inspeksi memastikan bahwa: Tersedia akses yang cukup pada lantai kerja p erancah. dan/atau jaring pengaman. Perancah (scaffolding) a. termasuk kerusakan yang diperbaiki saat inspeksi. d. jalur rel inersia. Memilih jenis tangga yang s esuai dengan pekerjaan yang akan dilakukan. Jika terali pengaman lokasi kerja digunakan di sekeliling bangunan. Dig unakan kendaraan khusus (mobile work platform) saat memasang jaring pengaman. . Perancah dengan tinggi lebih dari 5 m dari permukaan dibangun oleh orang yang mempunyai kompetensi sebagai scaffolder. Jaring pengaman dipasang dengan jarak bersih yang cukup dari per mukaan lantai/tanah sehingga jika seorang pekerja jatuh pada jaring tidak akan t erjadi kontak dengan permukaan lantai/tanah. lantai. Terali pengaman lokasi kerja Terali pengaman memenuhi syarat. b. c.900 – 1100 mm dari pelataran kerja. c.Pembangunan Ruang Kuliah. Tangga Jika tangga akan digunakan. dan pengamanan daera h di bawah pelataran kerja atau tempat kerja bebas dari akses orang. . Pekerja yang jatuh da n tergantung pada safety harness harus diselamatkan selama-lamanya 20 menit seja k terjatuh. e. Semua komponen tiang diletakkan di atas pondasi yang kuat dan dilengkap i dengan plat dasar. maka Pihak Kami akan: a. c. d. Pekerja yang menggunaka n safety harness tidak akan diperbolehkan bekerja sendiri. kami pastikan tangga tersebu t berada sekurangkurangnya 1m di atas lantai kerja. d. C atatan tersebut ditandatangani oleh orang yang melakukan inspeksi. Jika perlu. atau bukaan di atap. Pekerja yang memasang jaring pengaman harus dilindungi dari bahaya jatuh.

9 . Flamboyant Huma Arta Hal.PT.

Papan lantai kerja telah dipasang dengan benar. atau st rut belum diindahkan. 2. Dilengkapi dengan pintu dan kunci. Inspeksi peralatan Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus diinspeksi sebelum digunakan unt uk pertama kali dan setelahnya sekurang-kurangnya tiap tiga bulan. Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus mempunyai tanda identifikasi yang menginforma sikan tanggal terakhir inspeksi dan tanggal inspeksi selanjutnya. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. pengaku (bracing). Banda Aceh 2012 Perancah telah terhubung dengan bangunan/struktur dengan kuat sehingga dapat men cegah runtuhnya perancah dan menjaga agar ikatannya cukup kuat. Tiang. c. Jika ditempatkan di luar ruangan. b. c. Tersedia pagar pengaman dan toeboard di set iap sisi dimana suatu orang dapat jatuh. harus dibuat sedemikian rupa sehin gga tidak akan terganggu oleh cuaca. maka ikatan tambahan atau c ara lainnya untuk mengganti harus dilakukan. Supply Switchboard Sementara Perhatian Utama Dan Harus: a. Flamboyant Huma Arta Hal.E. . Mempunyai slot ya ng terinsulasi di bagian bawah. Perancah telah diperkaku (bracing) dengan cukup untuk menjaminstabilitas. papan bers ih dari cacat dan telah tersusun dengan baik. Pintu harus diberi tanda: HARAP SELALU DITUTUP. Seluruh papan harus diikat dengan benar agar tidak terjadi pergeseran. d. 10 . Mempunyai sirkuit earth yang termonitor dimana pasokan listrik pada alat akan secara otomatis terputus j ika terjadi kerusakan pada earth. Perancah didesain dan dibangun untuk me nahan beban material.Pembangunan Ruang Kuliah. batang. b. Mempunyai sumbe r listrik yang dihubungkan dengan earth sedemikian rupa sehingga voltase ke eart h tidak akan melebihi 55 volt AC. ELEKTRIKAL Pasokan listrik Alat elektrik portabel yang dapat digunakan di situasi lembab hanyalah alat yang memenuhi syarat: a.Jika beberapa pengikat telah dipindahkan sejak perancah didirikan. Pintu ha rus dirancang dan dan ditempel sedemikian rupa sehingga tidak akan merusak kabel lentur yang tersambung dengan panel dan harus dapat melindungi switch dari keru sakan mekanis. kami pastikan bebannya disebarkan secara merata. PT. Tersedia penghalang atau peringatan untuk mencegah orang menggunakan perancah yang tidak lengkap. atau Mempunyai alat pengukur arus sisa (residu al). e. Alat mempunyai insulasi ganda. d. Ditempelkan pada dinding permanen atau struktur yang didesain khsus untuk ini. Mempunyai pasokan yang terisolasi dari earth de ngan voltase antar konduktor tidak lebih dari 230 volt.

b. biasanya dari kerusakan pada selang atau pada sambungan selang. Kebakaran dari material yang mudah terbakar di sekeliling tempat las. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. asap dan debu kimia. Sepatu yang digunakan harus mampu melindungi kaki pekerja. Setiap pekerja harus melapor jika mendapatkan masalah kulit. tata cara penyimpanan. Tangan dan mata pekerja harus dilindungi terhadap kontak dengan semen. c. Penggunaan bahan kimia a. asetilen). Flamboyant Huma Arta Hal. tata cara pemb uangan limbah. b. Perlengkapan pernafasan harus selalu digunakan. Alat pelind ung pernapasan harus digunakan selama proses pemeraman beton dimana debu mulai t erbentuk. Lakukan uji uda ra sebelum menggunakan daerah kerja. d. c. Seluruh pekerja yang terlibat harus menggunakan pakaian overall sekali pakai atau overall yang dapat dicuci ulang. Pihak Kami Jasa ha rus menyediakan fasilitas untuk mencuci badan dan mengganti pakaian. Seluruh bahan kimia harus disimpan di kontainer asalnya dalam sua tu tempat yang aman dan berventilasi baik. Seluruh pekerja harus dilatih jika me nangani bahan kimia atau zat berbahaya termasuk tindakan darurat yang perlu dila kukan jika terjadi masalah. atau plant mekanik lainnya. . . c. Pihak Kami akan mempunyai prosedur yang mengatur tata cara menangani ba han kimia atau zat berbahaya dengan sehat. e.Ledakan tabung akibat kebocoran oksigen dari selan g atau alat pijar pemotong. Pemotongan dan pengelasan dengan gas bertekanan tinggi Pihak Kami akan memperhatikan potensi bahaya sebagai berikut: . Gunakan jaring dengan lembar yang tidak lulus udara.Kebakaran akibat kebocoran bahan bakar (propana. b. Penggunaan krim pelindung dapat mengurangi resiko kerusakan kulit. Asbestos a. Banda Aceh 2012 Jarak bersih dari saluran listrik Alat crane. pakaian pelindung harus digunakan selama pekerjaan. Seluruh pekerja dan personil lainnya y ang terlibat harus dilatih cara penggunaan alat pelindung diri dan harus memaham i alasan penggunaannya. e. 11 . rig pengebor. teru tama di tangan akibat penggunaan bahan berbahaya. struktur atau p erancah tidak boleh berada kurang dari 4 m di bawah saluran listrik udara tanpa ijin tertulis dari pemilik saluran listrik. PT. Jika dipandang tidak praktis untuk melindungi bagian ata s dan jika ada resiko terluka dari objek jatuh.F MATERIAL DAN KIMIA BERBAHAYA Alat pelindung diri Pihak Kami bertanggung jawab untuk menyediakan alat pelindung diri bagi pekerjan ya dengan ketentuan: a. Usahakan kontak dengan semen seminimum mungkin. Pakaian ini term asuk baju lengan panjang. atau dari serpihan material seperti potongan gergaji kayu. d. f. Perlindungan mata harus digunakan jika terdapat kemungkinan kerusakan mata ak ibat pekerjaan las. Perlindungan pernafasan harus disediakan untuk pekerja yang tere kspos pada bahaya seperti asbes. b. Pelindung kebisingan harus digunakan jika tingkat kebisingan tinggi Sarung tangan akan diperlukan pada bebe rapa pekerjaan. g.Pembangunan Ruang Kuliah. maka Penyedia Jasa menyediakan h elm pelindung dan seluruh personil yang terlibat di lapangan harus menggunakanny a. Seda pat mungin. c. a tau potongan beton. Bahaya Pada Kulit a. G unakan sepatu dengan ujung besi di bagian jari kaki.Menghisap asap berbahaya dari pengoperasian las. sarung tangan dan sepatu pelindung. excavator. 2.

.

Tabung tidak boleh digelindingkan di permukaan tanah atau ditangani den gan kasar. Jika selang harus disambung akibat adanya bagian yang rusak. MK dan orang-orang yang bekerja serta berhubungan dengan proyek ini secara terus menerus pada jam kerja maupun bukan jam kerja siang dan malam s elama pelaksanaan pekerjaan konstruksi ini sampai selesainya seluruh pekerjaan d an telah diserahterimakan atau Penyedia secara keseluruhan telah didemobilisasi dari lapangan yang dianggap terakhir dari kedua hal tersebut Pihak Kami akan mey akinkan bahwa seluruh karyawan penyedia. Jika terjadi kebocoran dan tidak bis a dihentikan. b. Tabung harus diberi waktu beberapa saat ketika diposisikan berdiri sebelu m digunakan Penyimpanan a. mat erial Penyedia.G PENGAMANAN 1. Nomor induk karyawan dan harus selalu dipa kai dilokasi proyek. subpenyedia. 3. gunakan troli dengan mengikat tabung dengan rantai . c. mencatat dan memeriksa kendaraan setiap tamu yang kelua r-masuk. 2. Tugas dari Satpam Penyedia adalah menja ga ketertiban dan keamanan di lokasi proyek. b. b. Seluruh selang dan aksesoris pemotong harus dibuka ketika pekerjaan selesa i dan disimpan jauh dari tabung.Pembangunan Ruang Kuliah. a. Hanya selang yang memenuhi standar yang dapat digunakan. b. Banda Aceh 2012 Penanganan tabung a. mengatur lalu lintas dilokasi proyek. d. Peralatan pemadam kebakaran dan alat pelindung a. tabung harus dipindahkan ke tempat aman dan dalam udara terbuka da n segera kontak suppliernya. Tabung tidak boleh ditempatkan berdiri bebas sendiri untuk mencegah jatuhnya t abung. Peralatan a. Bahan mudah terbakar harus dip indahkan dari daerah kerja dan alat pemadam yang memadai harus disediakan oleh P enyedia Jasa. Selang h arus diperiksa setiap hari untuk memeriksa tanda kerusakan. melakukan pengawalan. gunakan hose coupler dan hoseclamps. Selang yang digunaka n harus sependek mungkin. Pihak Kami akan meyakinkan bahwa seluruh kendaraan yang dig unakan oleh Penyedia dan subpenyedia termasuk peralatan penyedia harus diberi la bel nama dari penyedia atau subpenyedia. 12 . Jika memungkinkan. Tabung harus disimpan dalam posisi jauh dari ba han mudah terbakar dan sumber api. Pekerja harus menggunakan pelindung mata dan pakaian pelindung untuk melindungi dari api. c. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk pelaksanaan pengamanan pelaksanaan ko nstruksi dan harus menyediakan anggota Satuan Pengamanan (SatPam) yang cukup jum lahnya untuk memenuhi syarat-syarat ini. PT. perwakilan penyedia atau Subpenyedia me makai kartu tanda pengenal yang disediakan oleh penyedia. Kartu harus memperliha tkan identitas penyedia. 2. dan hal-hal lain yang dianggap perlu untuk perlindungan pelaksanaan kon struksi didalam lokasi proyek termasuk perlindungan dan penjagaan peralatan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Flamboyant Huma Arta Hal.

13 . 2. 16. 3. 11. 6. 14. 10.H PENYIAPAN PERALATAN STANDARD YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK K3. 18. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 15. PT. 17. 9. Sesuai dengan standard keselamatan kerja.Pembangunan Ruang Kuliah. kami menyediakan perlengkapan K3 seper ti diuraikan berikut ini: 1. 13. 4. Helm safety dengan minimum jumlah Sepatu safety berjumlah minimum Safet y harness berjumlah minimum Sarung tangan berjumlah minimum Rompi safety berjuml ah minimum Ear plug berjumlah minimum Masker berjumlah minimum Kacamata safety b erjumlah minimum Baricade berjumlah minimum Tali pengaman dengan panjang minimum Jaring Pengaman dengan luas minimum Penyiapan papan peringatan dan petunjuk K3 Tempat sampah organic dan non organic berjumlah minimum Tangga scaffolding berju mlah minimum Lampu Trobolight berjumlah minimum APAR (Alat Pemadam Api Ringan) m inimum Jas hujan berjumlah minimum Kotak P3K berjumlah minimum : : : : : : : : : : : : : : : : : : 150 buah 150 buah 24 buah 2700 buah 150 buah 900 buah 2700 bu ah 150 buah 20 roll 233 m’ 1000 m2 Lump sum (1) 20 buah 2 1 set 10 set 50 setel 6 set Dan lain-lain yang berhubungan dengan K3. 7. 8. 12. 5. Flamboyant Huma Arta Hal. Banda Aceh 2012 2.

14 . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Flamboyant Huma Arta Hal. Banda Aceh 2012 PT.Pembangunan Ruang Kuliah.

3A UMUM Pihak Kami akan menyediakan fasilitas untuk aktifitas yang dilaksanakan di kanto r lapangan seperti : meja. filing cabinet. kursi. PENYIAPAN. UMUM 1.Meja ½ biro . Juga menjadi tanggun g jawab Pihak Kami akan apabila dipersyaratkan dalam Dokumen Kontrak ataupun per mintaan tertulis dari MK untuk menyampaikan seluruh bukti-bukti yang dipersyarat kan bahwa bahan-bahan ataupun tata laksana kerja sesuai dengan atau melebihi per syaratan dari standard yang tercantum. 2.Kurs i lipat . American Society of Testing an d Materials (ASTM).3. PENYIAPAN STANDARD FASILITAS DIKANTOR LAPANGAN 1.Filing cabinet : 2 buah .White board : 1 buah Untuk MK : . white board. misal : ACI (American Concrete Institute).Rak Buku . meja rapat bersama.A. Seluruh material dan tata laksana kerja harus sesuai dengan persyaratan-persy aratan standard SNI (Standard Nasional Indonesia) dan standard lain yang umum be rlaku. Banda Aceh 2012 3. 2. 3. AWS (American Welding Society). Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. rak buku.Filing cabinet .Pembangunan Ruang Kuliah. 4. SU. STANDARISASI Pihak Kami akan selalu menyediakan di kantor lapangannya paling tidak satu (1) s alinan untuk setiap Standard dan Peraturan yang mengacu kepada Dokumen Kontrak.Meja rapat : 1 set . SU.Rak buku : 2 buah . disyahkan sesuai dengan Kontrak dan hal penting lainnya untuk pelaksanaan pekerj aan dan selalu sedia sebagai referensi oleh MK bila diperlukan. PEMELIHARAAN DAN PENGETESAN BAHAN BAHAN DILAPANGAN DAN DILABORATOR IUM 4. Apabila bahan-bahan dan tata laksana kerja dipersyaratkan pada Dokumen K ontrak ini mengikuti peraturan dan Standard yang tercantum maka menjadi tanggung jawab Pihak Kami akan untuk menyiapkan bahan-bahan dan tata laksana kerja yang sesuai dengan Standard yang sudah ditentukan dalam Kontrak.Kursi lipat : 16 buah . meja gambar.. dll yang merupakan standard penunjang untuk kinerja se lama pelaksanaan konstruksi.White board : : : : : 4 buah 4 buah 1 buah 1 buah 1 buah 4. Bukti tersebut harus dalam bentuk formuli r dan diajukan secara tertulis kepada MK dan diperlukan juga salinan laporan ser tifikasi pengetesan. PERSYARATAN Kami menyediakan fasilitas standard ini ke MK Jumlah fasilitas standard minimum yang harus disediakan antara lain : Untuk Pihak Kontraktor dan untuk rapat: .Me ja ½ biro : 8 buah .B.B. Flamboyant Huma Arta Hal. PT. 15 . JIS (Japan International Sta ndard).

Pengujian dan pengetesan dila ksanakan dilapangan dimana diperlukan. Banda Aceh 2012 4. pengujian dan pengetesan bahanbahan dan alat tersebut tidak serta merta membebaskan tanggung jawab kontraktor untuk men yediakan material dan alat yang memenuhi persyaratan sesuai kontrak. pengujian dan pengetesan maka Pihak Kami akan mengajukan kepada MK dua salin an seluruh pemesanan bahan termasuk gambar-gambar dan informasi lainnya yang men cakup bahan dan alat yang akan digunakan atau mengajukan bukti lainnya melalui s urat. email atau facsimile. Pemeriksaan. diuji dan di t es sebagaimana yang tercantum dalam kontrak. Bahan-bahan dan peralatan yang akan digunakan harus diperiksa. Pihak Kami akan tidak berhak untuk memperoleh tambah an pembayaran atau perpanjangan waktu untuk penyelesaian pekerjaan berkenaan den gan penolakan bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persyaratan yang ada diko ntrak atau karena tertundanya waktu karena pelaksanaan ulang pengujian dan penge tesan. Selama pelaksanaan konstruksi Pihak Kami akan tetap harus mempertahank an alat instrument tersebut terkalibrasi dari badan sertifikasi resmi. arsitektur d an M&E dengan format yan g disetujui oleh MK dalam waktu 7 hari setelah selesain ya pengetesan 2. Pihak Kami akan melaksanakan pengetesan lapangan untuk seluruh pekerjaa n Sipil. Informasi kalibrasi tersebut harus dimasukkan oleh Pihak Kami akan dalam Sistem QA&QC Pih ak Kami akan. Pihak Kami akan mengajukan kepada MK bukti bahwa alat alat pengete san yang digunakan sudah dikalibrasi dengan benar sebelum dilakukannya pengetesa n baik itu dilaboratorium sendiri atau laboratorium pihak ketiga yang sudah dise tujui MK. Alat pengetesan laboratorium atau l apangan harus setiap saat disiapkan dan dapat diakses oleh MK. Untuk mempersingkat waktu pemeriksa an. MK berhak menyaksikan pengetesan yang dilakukan oleh Pihak Kami akan guna keperluan pengendalian mutu pekerjaan dan sebagai bag ian dari audit system QA&QC Pihak Kami akan. Pihak Kami akan menyiapkan skedul pengetesan lapangan dan laborato rium dengan mempertimbangkan dan mengkorelasikan juga Skedul Pelaksanaan dan Kem ajuan pekerjaan dan mengajukannya kepada MK untuk dikaji.Pembangunan Ruang Kuliah. sesuai dengan standardisasi dan persyaratan. Pihak Kami akan menyiapkan bahan-bahan yang akan di test dan bersedia mem bantu dan bekerjasama guna memberikan izin pelaksanaan pengetesan ditempat kerja dilapangan termasuk juga menghentikan pekerjaan untuk keperluan pengetesan. Dalam pengetesan Pihak Kami akan mengikuti prosedur QA&QC yang sudah disetujui guna meyakinkan bahwa b ahan-bahan dan alat sudah sesuai dengan persyaratanpersyaratan MK dan hal-hal la in yang tercantum dalam Kontrak. Seluruh pen gujian dan pengetesan harus dilaksanakan oleh Pihak Kami akan dan disaksikan ole h MK. PENGUJIAN DAN PENGETESAN BAHAN-BAHAN DAN PERALATAN 1.D. Pengujian dan pengetesan yang dilaksanaka n di luar lokasi pekerjaan dilakukan dilaboratorium yang disetujui oleh MK. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 5. INSPEKSI. PENGETESAN DI LABORATORIUM DAN LAPANGAN 1. 3. 4. 4. Pih ak Kami akan menyerahkan satu (1) asli dan satu (1) salinan untuk setiap hasil l aporan pengetesan dan catatancatatan lainnya untuk pekerjaan Sipil. Setiap kesaksian pengetesan dari MK bukan berarti Pihak Kami akan lepas dari kewajiban yang terca . Arsitektur dan M&E sesuai dengan yang disyaratkan dalam kontrak . MK m empunyai hak untuk menolak setiap bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persy aratan yang ada di kontrak.C. Untuk pengetesan-pengetesan tersebut Pihak Kami akan boleh menyiapkan alat-alat labor atorium sendiri ataupun dari laboratorium dan alat pihak ketiga yang sudah diset ujui oleh MK. 3. 2.

16 . 6.ntum dalam Kontrak. 7. Pihak Kami akan menunjukkan lokasi-lokasi pengetesan termasu k juga pengetesan yang diarahkan oleh MK dan memasukkan hal tersebut dalam lapor an pengetesan. Flamboyant Huma Arta Hal. 4. 5. PT.

Apabila pada saat pengukuran selama masa konstruksi terdapat kesalahan atas posisi bangunan. 3. 2. 5. Pihak Kami akan secara bersamaan atau segera setelah memulai setting out m elakukan pengukuran dan menyiapkan profil potongan melintang dan memanjang dari kondisi lapangan yang ada (0%)sesuai dengan instruksi dari MK untuk persiapan Ga mbar-gambar Konstruksi ataupun untuk setting out struktur.C. Pihak Kami akan dalam penawarannya harus m emasukkan semua bahan-bahan. 2. Satu asli dan satu salinan dari masing-masing laporan pengetesan dan catatan-cat atan lainnya sesuai dengan yang ada dalam Dokumen Kontrak sesuai format yang dis etujui oleh MK akan diajukan ke MK sesegera mungkin dalam waktu maksimum 3 hari. Dalam pengadaan bahan-bahan yan g ada di item pekerjaan adalah tanggung jawab Pihak Kami akan untuk memverifikas i persyaratan-persyaratan secara rinci dalam standard dan peraturan guna meyakin i bahwa bahan-bahan yang disiapkan sudah memenuhi atau melampaui standard dan pe raturan yang berlaku.A TITIK KONTROL SURVEY 1. 1. dimensi dll. Setiap titik bantu harus secara akurat berhubungan dengan titik contro l survey yang permanen. Penggunaan titik control survey untuk elevasi dan sudut dilapangan untuk memu lai pekerjaan nantinya akan ditentukan oleh MK. Hasil pengukuran akan diajukan ke MK untuk kaji ulang dan persetujuan. akan tetapi masing-masing titik ditempatkan dilokasi y ang mantap dan aman dari gangguan pelaksanaan pekerjaan Pihak Kami akan atau Sub penyedia. buruh dan alat survey termasuk juga patok-patok. 2. Titik kontrol yang diperbaiki akan diperiksa oleh MK atas biaya Pihak Kami akan. SURVEY DAN PENGUKURAN 5. Pembuatan BM dan referensi nanti nya akan dilakukan oleh Pihak Kami akan setelah disetujui oleh MK 2. 5. elevasi. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk menentukan patok untuk pengukur an dan harus menyiapkan tenaga surveyor yang berpengalaman dan cakap dalam peker jaan tersebut yang disetujui oleh MK. 5. PEMATOKAN (STAKING OUT) PEKERJAAN KONSTRUKSI 1.E. SURVEY LAPANGAN 1.. . Penolakan atas item pekerjaan yang tidak sesuai standard M K mempunyai hak untuk menolak item pekerjaan yang tidak memenuhi persyaratan min imum yang ada. Faham dengan Standard-standard dan Peraturan.Pembangunan Ruang Kuliah. 3. 4.B. Pihak Kami akan boleh membuat titik kontrol sementara. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. te mplate dan lain-lain yang dibutuhkan penyedia dalam melaksanakan setting out set iap pekerjaan yang dilaksanakan. 2. Pihak Kami akan menggunakan alat survey yang me mpunyai keakuratan yang baik guna menetapkan titik survey yang benar dan untuk k ontrol atas hasil pengukuran nantinya. JAMINAN MUTU PEKERJAAN 1. Setiap titi k control survey yang rusak akibat dari Pihak Kami akan atau Subpenyedia harus d iganti oleh Pihak Kami akan dengan biaya sendiri. maka P ihak Kami akan atas instruksi MK harus memperbaiki kesalahan tersebut atas biaya penyedia sendiri sampai MK menerima hasil pengukuran dimaksud 3. Masing-masing titik control survey termasuk yang sementa ra harus secara rutin diperiksa oleh Pihak Kami akan selama pelaksanaan konstruk si guna meyakinkan bahwa titik-titik tersebut tidak rusak atau bergeser. Banda Aceh 2012 8.

5. hasil-h asil dan catatan-catatan lain kepada MK segera setelah dokumen dimaksud siap dis erahkan. DATA SURVEY DAN PERHITUNGAN Pihak Kami akan menyerahkan seluruh data survey.E. perhitungan.D. informasi. 17 . SURVEY UNTUK PENGUKURAN VOLUME PEKERJAAN 1. Apabila Pembayaran Bulanan berdasarkan persentase pekerjaan aktual terhadap t otal kuantitas pekerjaan.5. Flamboyant Huma Arta Hal. maka penyedia harus mengukur volume/kuantitas pekerjaa n dimaksud yang dilaksanakan pada bulan PT.

18 . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.A. MOBILISASI DAN BIAYA TIDAK LANGSUNG PERSONIL (INDIRECT COST) 6. l. dan Pihak Kami akan untuk membahas semua hal baik ya ng teknis maupun yang non teknis dalam proyek ini. d. personil inti dan staff lainnya berdasarkan jad wal. dll) 1 Orang Safety Officer dan 1 orang safety man 1 orang sekretaris/ad ministrasi 3 Orang supervisor (Untuk pekerjaan sipil dan gedung) 1 Orang drafter 2 orang surveyor 6 orang security 2 orang warehouse keeper (pengelola gudang) 1 orang Office boy Jamsostek pekerja sesuai peraturan pemerintah untuk seluruh st af inti dan pekerja/buruh dilapangan. DEMOBILISASI 7. Banda Aceh 2012 2. bersangkutan dengan teknik pengukuran alat survey kecuali jika pengukuran volume pekerjaan bisa langsung dilakukan berdasarkan gambar-gambar yang sudah disetuju i. f. Apabila mobilisasi alat dan personil yang ada dalam daftar yang dibuat peny edia sudah lengkap dan dapat beroperasi. e. Pihak Kami akan terus memberitahukan MK untuk kedatangan personil. QA&QC. gaji. Jadwal dan pemberitahuan transportasi alat Bersamaan dengan pengajuan skedul pelaksanaan dan rencana kerja penyedia harus m enyerahkan ke MK rencana mobilisasi alat ke lokasi pekerjaan. b. gambar kerja. c. seperti : mobilisasi. Flamboyant Huma Arta Hal.Pembangunan Ruang Kuliah. Pihak Kami akan menyiapkan jumlah personil mi nimum seperti berikut : a. h. 1 orang Construction Manager 1 orang Site Engineer (untuk penyiapan gambar konstruksi. k. Pihak Kami akan te rus memberitahukan MK untuk kedatangan alat. THR dan bonus personil. Pihak Kami akan memberitahukan MK dalam waktu 24 jam sebelum p elaksanaan pengukuran tersebut. Pihak Kami akan harus mengikuti Rapat Pra Pelaksanaan (Pre Construction Meeting) yang dihadiri UnMuha /PCC. Biaya tidak langsung personil . Pihak Kami akan memasukkan semua biaya tida k langsung personil Pihak Kami akan. 3. Jam sostek. Biaya pengamanan eksternal (Social cost) m inimum perbulan 0. Pengukuran volume pekerjaan dengan alat survey hanya bisa dilakukan dengan di saksikan oleh MK. RAPAT PRA KONSTRUKSI (PRE CONSTRUCTION MEETING) Dalam waktu 3 atau 7 hari setelah Penandatanganan Kontrak. UMUM Demobilisasi mencakup pemulangan peralatan penyedia dan personil inti serta staf f lainnya dari lokasi pekerjaan . 2. g. j. Apabila demobilisasi alat dan personil yang ad a dalam daftar yang dibuat penyedia sudah dipulangkan dari lokasi PT. Manajemen Konstruksi.B. 6. i. biaya cuti. 7. maka penyedia harus mengajukan dokument asi yang diperlukan ke MK untuk persetujuan dan sertifikasi pembayaran. 1.A UMUM Mobilisasi dimaksudkan disini adalah transportasi dari tempat asal ke lokasi pek erjaan untuk peralatan penyedia.09 % dari total nilai pengajuan kontrak. dan bahan-bahan penyedia dilapangan . 6.

PT. Pihak Kami akan membangun pagar sementara disekeliling areal proyek guna menc egah gangguan aktivitas konstruksi terhadap kegiatan perkuliahan. 8. Pondasi t iang terbuat dari beton dan berjarak sekitar 2m’ antar tiang. Menjadi tanggung jawab kami untuk melaksan akan pemeliharaan pagar sementara selama pelaksanaan konstruksi. Desain jalan akses sementara tersebut diajukan ke MK untuk persetujuannya. Dalam memelihara jalan akses ini penyedia harus me lakukan hal-hal sebagai berikut : a. pohon. Flamboyant Huma Arta Hal. Seluruh permukaan jalan akses harus dilap isi dengan lapis pondasi aggregate (minimum kelas C) dengan ketebalan yang cukup . Untuk 50 m’ pertama dari tepi jalan masuk kedalam area k ampus. ranting. SEKSI 2 . 19 P .A. 8. b. PAGAR SEMENTARA DAN AKSES JALAN ANGKUTAN SEMENTARA 8. JALAN AKSES SEMENTARA a. Jika terdapat jatuhan material tersebut akan segera diber sihkan.Pembangunan Ruang Kuliah. PAGAR SEMENTARA a. (2) diatas jika terjadi ke rusakan. Menjaga agar drainase samping jalan akses sementara tidak terganggu. d. c. Taksiran panja ng keliling pagar yang dibangun sekitar 387 m’ dengan tinggi pagar   2 m’. alat da n sarana pengangkutan serta peralatan lain yang diperlukan untuk pekerjaan tanah . Pagar sementara harus diperbaiki apabila terjadi kerusakan b. Menambal lobang jalan dengan mater ial yang sesuai seperti disebutkan dalam klausul 8 A.B. Banda Aceh 2012 pekerjaan. Pihak Kami akan mendesain dan membangun jalan aks es sementara dengan lebar aman yang cukup yang diperuntukkan nantinya dilalui ol eh kendaraan angkut kapasitas 8 – 10 m3. maka penyedia harus mengajukan dokumentasi yang diperlukan ke MK untu k persetujuan dan sertifikasi pembayaran.C. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. b. bahan perlengkapan. PEMELIHARAAN JALAN AKSES Menjadi tanggung jawab penyedia untuk melaksanakan pemeliharaan jalan dimaksud s elama pelaksanaan konstruksi. 8.PEKERJAAN TANAH 1. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan tanah ini akan meliputi antara lain : Pekerjaan g alian Pekerjaan penahan tanah Pemompaan air tanah Pekerjaan drainase sementara ekerjaan urukan Pekerjaan pemadatan tanah Pembuangan material galian 2. Pihak Kami akan membangun jalan akses sementara ke lokasi pekerjaan termasuk drainase yang diperlukan. PEKERJAA N PERSIAPAN (a) Pihak Kami menyediakan tenaga kerja. Pintu depan harus di buat gerbang yang mudah dibuka – tutup. Pagar terbu at dari seng gelombang dengan tiang dolken dan gelagar kayu dan dicat. Permukaan jalan akan tetap dijaga baik dan dilakukan perataan permukaan setelah selesai ditambal Memelihara struktur sementara jalan akses Menjaga agar jangan ada jatuhan batu besar. timbunan yang berlebihan diatas jalan akses sementara. jalan yang ada hanya cukup untuk beberapa kali lintasan truk kapasitas 8 m3 sehingga diperlukan penimbunan kembali lapis pondasi baru setelah beberapa ka li dilalui sedangkan sisa sekitar 95 m’ berikutnya penyedia harus menyiapkan selai n lapis pondasi juga timbunan.

dan bila ada juga unt uk parit pipa serta saluran drainase. Semua bekas-beka s pondasi bangunan lama. saluran-saluran dan pekerjaan-pekerjaan lain sesuai gambar. LEVEL LAPANGAN Level lapangan dan titik-titik atau kontur dianggap berlaku pada BM (bench mark) utama. Banda Aceh 2012 (b) Pihak Kami terlebih dahulu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah (Geotechni cal Investigation Report) yang telah dilaksanakan di lokasi proyek. kepada Manajemen Konstruksi untuk dimintakan persetujuannya. sebelum memu lai pekerjaan tanah. Gal ian tanah untuk septictank. dalam keadaa n bersih dan padat. Galian tanah b aru bisa dimulai setelah pemasangan patok atau bouwplank disetujui Manajemen Kon struksi. yang setelah mencapai jumlah tertentu. ada kemungkinan ter jadi perubahan perancangan pada pelaksanaan pekerjaan tanah. segera dising kirkan ke tempat lain yang ditunjuk oleh Manajemen Konstruksi. Galian tanah untuk pondasi. reservoir.Pembangunan Ruang Kuliah. GALIAN 5. dilaksanakan sesuai dengan yang ditentukan dalam gambar rencana. re servoir. Penggalian sesuai dengan garis dan elevasi yang telah tertera pada g ambar rencana. (d) Karena sifat tanah yang berbeda. 3. 5. KEADAAN TANAH P ihak Kami berkewajiban untuk memeriksa keadaan lapangan sebelum mengajukan penaw aran. dan menu rut pendapatnya sudah dapat digunakan untuk pemasangan pondasi. Untuk penentuan sudut kemiringannya. Dalam nya semua galian sesuai dengan gambar dan mendapat persetujuan dari Manajemen Ko nstruksi sebelumnya. dapat mengakibatkan d ibongkarnya kembali pekerjaan tersebut. pondasi dan galian-galian lai nnya sesuai dengan peil-peil yang tercantum di dalam gambar. serta apakah tanah hasil galian akan kiranya memenuhi syarat un tuk dipakai kembali sebagai tanah urug. Bekasbekas pipa saluran yang tidak terpakai disumbat. 8. 6. akar dan pohon-pohon yang terdapat di bagian pondasi yang akan dilaksanakan dibongkar dan dibuang. Dalam hal ini Pihak Kam i hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk me nampung tanah hasil galian. atau ke tempat lain yang disetujui Manajemen Konstruksi. batu. humus dan air. Ringkasan Boring Log telah dilampirkan pada Dokumen lelang.1. Pekerjaan pembongkaran dan pemasangan ke mbali pondasi atau pile cap adalah menjadi tanggung jawab Pihak Kami. untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai keadaan tanah yang ak an digali dan diurug. Dasar galian bebas dari lumpur. jaringan jalan / aspal. 5. khususnya pile cap. Uraian Umum 1. Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran. sampai dapat diberi lapisan pasir urug sesuai gambar. 9. bila memang memenuhi syarat sebagai tanah urug. Hasilhasil galian diangkut ke tempat-tempa t dimana diperlukan pengurugan. menaksir galian yang akan dikeluarkan dan tanah urug yang akan dibutuhkan. Pekerjaan ini meliputi seluruh pekerjaan galian pondasi sepe rti yang disebutkan/ditunjukkan dalam gambar atau sesuai dengan petunjuk Manajem en Konstruksi. saluranair. Semua pekerjaan yang dilaksanakan tanpa persetujuan Manajemen Konstruksi. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. pengukuran dan pemadatan dimulai. termasuk di dalamnya adalah pekerjaan galian untuk septictank. khususnya pile c ap. Kemiringan sisi galian membentuk sudut kemiringan yang aman de ngan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerj a. Bilamana Pihak Kami tidak yakin dengan ketepatan dar i peil pengukuran BM utama maka Pihak Kami menyatakan hal ini secara tertulis ke pada Manajemen Konstruksi sebelum penggalian. (c) Semua penggalian dan cara pengukuran sesuai ketentuan spesifikasi teknik dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi atau wakiln ya (Pengawas Lapangan). Penggal ian dilakukan pada bagian-bagian yang lebih tinggi dari elevasi tanah yang diren canakan untuk ketinggian dasar struktur dan dasar pondasi. 7. 4. Perkiraan ini semata-mata menjadi resiko dari penyedia dan tidak akan diadakan pertimbangan-pertimbangan dan penyesuaian . disamping perlu mempelajari Laporan Peny .K laim ketidaktepatan peil pengukuran tidak akan dipertimbangkan. Perubahan tersebut dilakukan Pihak Kami dengan persetujuan Manajemen Konstruksi. pit. 2. sedangkan Laporan lengkapnya bisa diminta pada UnMuha melalui Manajemen Konstru ksi dengan permohonan tertulis. 3. Pih ak Kami melaporkan hasil pekerjaan penggalian tanah yang telah selesai. 4.

elidikan Tanah terdahulu. juga perlu meninjau karakteristik visual lapisan tanah yang dijumpai di lokasi kerja. PT. 20 . Flamboyant Huma Arta Hal.

maka penyedia bertanggung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan instruksi Manajemen Konstruks i. 5. Set elah galian selesai. tidak diperbolehkan menggunakan alat-alat berat. Penggalian lapisan 15 cm terakhir dari dasar pondasi dilakukan dengan tangan. Penggalian batuan dan batuan besar Batu-batu besar yang dijumpai pad a waktu pengisian dikeluarkan atas biaya Pihak Kami. maupun juga benda-be nda lain yang tidak diinginkan. serta bi la lokasinya memungkinkan. Untuk pekerjaan penggalian tanah yang cukup luas dan dalam. Penggalian tanah untuk pondasi dan pile cap 1. B ila dipadatkan keadaan kurang memuaskan atau ternyata peil galian yang tercantum dalam galian belum mencapai kedalaman yang disyaratkan.1.2 Kedalaman galian Kedalaman galian dilaksanakan sesuai dengan yang ditun jukkan dalam gambar rencana. hujan. 4. PENYIMPANGA . Hal ini sudah diperhitungka n dan termasuk dalam harga satuan galian. 2. lubang galian digali lebih dalam sampai kedalam an yang diperlukan/ ditentukan. PENGAWASAN PENGGALIAN Semua galian diperiksa terlebih dulu oleh Manajemen Konstr uksi sebelum lapisan lantai kerja. Jika tanah galian longsor secara terus menerus. untuk kemudian segera melapor kepada Manajemen Konstruksi. 5. Penyimpanan/pembuangan tanah galian tidak boleh mengganggu kedudukan patok-pa tok/bouwplank. 1 3. kelongsoran. Pihak Kami menjaga pengaruh-pengaruh luar kepada lubang galian seperti air t anah.1. agar bisa didapatkan dasar galian yang rata dan bersih. Penggalian dilaku kan sesuai dengan kebutuhan lebar lantai kerja pondasi atau pile cap. 12. dasar dari galian datar (waterpass). H al ini juga sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan galian di dalam penawaran. hujan. maka dipertimbangkan penggunaan alat berat dengan kap asitas yang sesuai. dimana hal ini sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan pekerjaan. Air yang tergenang di lapa ngan atau galian yang ditimbulkan oleh mata air.1. dan lubang yang terjadi diisi dengan pasir. untuk mencegah turunnya struktu r atas yang akan dikerjakan. atau bila diperint ahkan oleh Manajemen Konstruksi. dibasahi seperlunya dan dipadatk an dengan baik. Untuk galian-galian yang memotong saluran-saluran di bawah tanah. kebocoran pipa-pipa. 3. Kecuali dinyatakan lain dalam gambar rencana. Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan d alam biaya penawaran. baik it u berupa kabel listrik. atau bagian-bagian yang tidak diperbolehkan terganggu kedudukanny a. 11. 5. Jika pada dasar galian terdapat akar-akar kayu. maka Pihak K ami bertanggung jawab penuh agar tidak terjadi gangguan/kerusakan pada saluran-s aluran tersebut. permukaan tanah diratakan. telekomunikasi.Pembangunan Ruang Kuliah.3 5. 6. kotora n-kotoran dan bagian-bagian tanah yang berongga (tidak padat). saluran air dan sebagainya. maka Pihak Kami membuat turap penahan tanah atau sheet pile atas biaya Pihak Kami. dan bila diperlukan. Jika ada kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat hal-h al tersebut di atas. lumpur yang masuk. dikeringkan dan dipompa kelu ar atas biaya Pihak Kami. dan elemen-elemen lain dipasang. dan sampai didapat dasar galian yang bersih. maka Pihak Kami mendapa t ijin Manajemen Konstruksi sebelum galian selanjutnya dilaksanakan. air permukaan. dengan sudut kemiringan yang aman dan stabil sehingga tidak menimbulkan ker untuhan. 7. pembesian. ata u sebab-sebab lainnya selama pelaksanaan pekerjaan. memindahkannya ke tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi. maka bagian itu d ikeluarkan seluruhnya. Setiap kel ebihan galian di bawah permukaan yang telah ditentukan diurug kembali sampai per mukaan semula (yang direncanakan) dengan pasir . dimana ler eng tanah disebelah kiri-kanan galian dimiringkan keluar arah pondasi atau pile cap. bila diperlukan. Pekerjaan pengurugan kembali tersebut dilaksanakan dengan biaya Pihak Kami.4 6. Namun demikian. Banda Aceh 2012 10. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.

8. dan untuk selanjutnya disahkan oleh Manajemen Ko nstruksi. PT. LANTAI KERJA 7. Pihak Kami tidak boleh menutup kembali galian tersebut sebelum penguku ran disetujui. dicatat.N-PENYIMPANGAN PADA GALIAN Semua penyimpangan-penyimpangan penggalian akan diuku r dari waktu ke waktu. 21 . Flamboyant Huma Arta Hal.

termasuk pe ngadaan dan pelaksanaan tiang pancang. dengan ketebalan sesuai gambar. BAB 2. maka tebal lantai ker ja diambil setebal 10 cm. 12.57-64 dan diperiksa terlebih dahulu di laboratorium tanah yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi. batas-batas atau pekerjaan lain yan g mungkin bisa menjadi rusak oleh karenanya. Tebal dan peil lantai kerja sesuai dengan gambar. pembuangan pile cap. Material yang di pakai untuk timbunan atau sub-grade memenuhi syarat pemadatan tanah untuk mencap ai 95% dari berat jenis kering maksimum (maximum dry density) menurut AASHTO-T. PENGURUGAN TANAH Material yang digunakan untuk subgrade memenuhi standar spesifikasi AASHTO-M. Bila tanah galian ternyata tidak baik atau kurang dari jumlah yang dibutuhkan . kecuali bila disebutkan lain dalam spesifikasi ini. 22 . sam pai didapatkan permukaan yang padat dan rata. Jika tidak dinyatakan secara khusus dalam gambar. Untuk me ndapatkan hasil pemadatan yang baik. PEKERJAAN PONDASI 1. Lap isan pasir ini juga selanjutnya dipadatkan sesuai dengan prosedur pemadatan. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-12 5 menurut N1-2. URUGAN PASIR Urugan pasir dilakukan di bawah semua pondasi. tanah urug ditempatkan dalam lapisan-lapisa n setebal maksimum 20 cm dan dipadatkan sebaik baiknya dengan penambahan air sec ukupnya sehingga didapat pemadatan yang optimum.9 9. Pengurugan ini tidak boleh dilaksanakan sebelum diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. atau setara dengan fc’ – 10 Mpa menurut SKSNI-T151991. hal mana diperiksa dan disetujui o leh Manajemen Konstruksi. Pemompaan dapat dikerjakan den gan memompa secara langsung. Pengurugan kembali dari pondasi ata u pile cap dilaksanakan dengan memadatkan tanah urug dalam lapisanlapisan seteba l maksimum 20 cm. termasuk lantai rabat beton. Sebelum lantai kerja ini dibuat. atau lantai yang berhubungan langsung dengan tana h. PEMOMPAAN AIR TANAH (DEWATERING) Penggalian tanah dikerjak an dalam keadaan kering. air permukaan lingkungan. ma ka Pihak Kami bertanggung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah ya ng sudah dimasukkan dalam biaya penawaran lelang. Bila permukaan tanah akhir akan dibuat miring. Untuk memadatkan tanah digunakan alat pemadat tanah ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang. Alat berat tidak boleh digunakan di tempat-tempat yang oleh Manajemen Konstruksi. Flamboyant Huma Arta Hal. sampah atau bongkaran menjadi tanggung jawab Pihak Kami. Bahan urugan pasir bersih. 11. 10. maka se mua lapisan tanah di bawahnya akan dipadatkan dan diratakan dengan baik. kemiringan dan ukuran-ukuran yang tercantum dalam gambar rencana atau sebagaimana yang diperintahkan oleh Manajemen Konstruksi. Urugan pasir dis iram air kemudian ditumbuk hingga padat. Timbu nan tanah bekas galian dibuat dan diatur sedemikian rupa sehingga aman dari terj adinya longsoran. serta k emudian dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar. maka kemiringan tanah diselesaikan secara rata atau bertangga se bagaimana diminta oleh Manajemen Konstruksi. dianggap berbahaya atau dengan ja rak yang kurang dari 45 cm terhadap saluran. Banda Aceh 2012 Apabila konstruksi beton bertulang akan langsung terletak di atas tanah. serta pondasi PT. Pengurugan tanah dibentuk sesuai dengan peil ketinggian.Pembangunan Ruang Kuliah. maka penyedia mendatangkan tanah urug yang baik dan cukup jumlahnya serta mend apatkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. pile cap. dan disetuju i oleh Manajemen Konstruksi. maka di bawahnya dibuat lantai kerja yang rata. atau cara-cara lain yang disetujui Manajemen Konstr uksi. Bila karena adanya hujan. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan pondasi ini akan meliputi semua pengadaan tenaga kerja dan bahan-bahan material untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut. 9. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pi hak Kami menjaga tempat pembuangan material agar tidak merusak lingkungan. TEMPAT PEMBUANGAN MATERIAL Tempat pembuangan ma terial hasil galian.

.

tiang pancang mini akan dipakai sebagai elemen pondasi utama bangunan ruang kelas. dan semua pekerjaan lainnya yang berh ubungan dengan pelaksanaan pondasi. 2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. lengkap dan pekerja-pekerja/pengawas-pengaw as ahli yang terampil dan berpengalaman. (b) Mutu bahan Untuk pondasi utama banguna n ruang kelas. sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar. baik itu silinder maupun kubus. PT. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepenuhnya dari Pihak Kami. Banda Aceh 2012 dangkal/telapak bila diminta dalam gambar. Spesifika si teknis : Sesuai dengan ACI 543R-74 atau JIS A. Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-500 pada NI-2. tiang pancang dii kat sedemikian rupa sehingga tiang tidak dapat bergerak pada arah horizontal. perlengkapan kerja dan peralatan. tenaga kerja. yang mendapatkan persetujuan dar i Manajemen Konstruksi. Untuk pemancangan tiang mini 200 mm x 200 mm di pakai hammer berkapasitas paling tidak 1. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan yang akan k ami kerjakan adalah : Menyediakan semua bahan-bahan. Di bawah ini adalah spesifikasi tiang pa ncang : Sisi : 200 mm x 200 mm Mutu beton : minimal dengan kuat tekan silinder f c’ = 40 MPa. serta melaksanakan semua pekerjaan sehubungan dengan pengad aan tiang pancang beton pracetak mini. untuk mendapatkan persetujuannya. Untuk itu t elah dipilih penggunaan tiang beton pracetak mini. PEKERJAAN TIANG PANCANG (a) Uraian umum 1. JENIS PONDASI Sesuai dengan kondisi tanah di lokasi pekerjaan. 4. saat umur beton 28 hari. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Kons truksi. seperti ditunjukkan dalam gam bar. Hammer Pemancangan memakai alat pancang “winch operated drop hammer” atau setara. 2. 3. saat umur beton 28 hari. Driving cap Selama pekerjaan pemancangan. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 40 MPa pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. dipakai tiang pancang mini beton pracetak berpenampang bujur sang kar dengan sisi luar 200 mm kelas A seperti produksi Wijaya Karya atau setara ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Untuk pondasi penunjang. Pe netrasi a. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 500 kg/cm2 pada b enda uji kubus dengan sisi 150 mm. ke telitian dan pengetahuan pelaksanaan yang cukup tinggi. bila ditunjukkan dalam gambar. Sebelum pemesanan tiang pancang dila kukan. kepala tiang dilindungi dengan bantalan pancang (driving cap). dengan terus me mantau secara teliti besarnya penetrasi pemancangan sampai mencapai nilai penetr asi akhir (final sets) untuk tiap pukulan seperti yang 3.Pembangunan Ruang Kuliah. Pengikat Selama pekerjaan pemancangan. Tiang pancang dipancang sampai kedalaman tanah keras. 23 . Pihak Kami memberi tahu Manajemen Konstruksi minimal satu minggu sebelumn ya. 3. 2. Pelaksanaan pekerjaan tiang pancang mini beton pracetak memerlukan ketepatan.8 ton. akan digunakan pond asi dangkal/telapak beton untuk mendukung beban-beban yang ringan. Flamboyant Huma Arta Hal. Pihak Kami ma mpu menyediakan peralatan yang baik. Kuat tekan karakteri stik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi secara st atistik pada sejumlah benda uji beton. dan pelaksanaan pemancangan. 5335. Karenanya. (c) Pelaksanaan pemancan gan 1.

Pihak Kami mengi rimkan data kemiringan dan letak akhir tiang pancang terhadap as struktural yang seperti ditunjukan dalam gambar.25% kemiringan. d. 10. Data-data pemancangan dari semua tiang p ancang diberikan paling lambat hari berikutnya sesudah hari pemacangan tiang yan g bersangkutan dan data ini disahkan oleh Manajemen Konstruksi.66 ton. Sambungan diberi cat anti karat/epoxy yang sudah disetujui oleh Manaj emen Konstruksi sebelumnya. Untuk tiap tiang yang dipancang. Pencabut an dilakukan dengan peralatan yang cukup efisien dengan kapasitas yang memadai. Diperkirakan kedala . Banda Aceh 2012 diminta oleh Manajemen Konstruksi. (d) Panjang tiang dan daya dukung 1. Pemotongan tiang pancang boleh dilakukan setelah tiang tersebut stabil. 8. Penyambungan a. karena kesalahan dalam pemancangan. diberikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua mi nggu sebelum memulai pemancangan. Day a dukung (yang diijinkan) tiang pancang mini beton pracetak 200 mm x 200 mm yang dipakai sebagai pondasi utama bangunan ruang kelas. Ni lai penetrasi akhir hasil perhitungan formula yang akan digunakan untuk pemancan gan tersebut perlu mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Perencana Strukt ur dan Manajemen Konstruksi. dan selanju tnya segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk dievaluasi kinerja dan daya dukungnya. Pencabutan dilakukan sedemikian rupa sehingga kerusakan yang terjadi pada pole h ead maupun tanah sekitarnya diusahakan seminimal mungkin. 2. Sambung an dilakukan dengan las mengikuti AWS Code. Tiang pancang tambahan Sesuatu tiang pancang yang rusak pada saat pemancingan atau pengangkatan/pengangkutan. Apabila diperlukan. 6. Pemancangan hanya dapat dimulai setelah mendap atkan persetujuan Manajemen Konstruksi. 5. b. dan dikerjakan oleh ahli las bersert ifikat. diganti atau dica but atau dipakai tiang pancang tambahan dengan persetujuan Manajemen Konstruksi tanpa biaya tambahan kepada Pihak Kami. Tiang-tiang pancang tidak boleh menyimpa ng lebih dari 1. maka grafik kal endering dibuat oleh Pihak Kami. dipotong pada level k etinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. maka lubang yang ditimbulkan diisi dengan batu-batu koral atau pasir. terutama untuk 10 pukulan terakhir. dan tidak menunjukkan lag i indikasi pergerakan (delayed upward). maka pemancangan dilakukan dengan jeni s hammer yang sesuai (seperti disebutkan dalam spesifikasi ini) sampai mencapai nilai penetrasi yang disepakati pada 10 pukulan terakhir. b. yang mengakibatkan keutuhan/int egritas struktur tiang tidak dapat dipertanggungjawabkan lagi. Data-data karakteristik dari alat pancang yang akan dipakai berikut proposal prosedur pemancangan termasuk prosedur kalendering dan percobaan pembebanan lengkap (untuk mengantisipasi jika terdapat kasus) dengan c ara interprestasi hasilnya. Masing-ma sing pasangan (antara yang disambung dan penyambungnya) diberi tanda. dan bila tidak dipancang kembali . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Bila tiang panca ng dicabut.Pembangunan Ruang Kuliah. Untuk mencapai daya dukung tersebut. Untuk keperluan pekerjaan ini. c. 7. direncanakan sebesar 52. dan bergeser lebih dari yang dibatasi oleh dafta r berikut ini : Toleransi sendiri Toleransi satu tiang terhadap tiang didekatnya 75 mm 100 mm Paling lambat 5 hari setelah pemancangan selesai. penyambung an dilaksanakan sesuai petunjuk dari pembuat tiang (manufacturing). maka pemancang an boleh dihentikan bila dicapai penetrasi pada 10 pukulan terakhir sebesar nila i penetrasi akhir yang diperoleh dari formula dinamik seperti Hiley atau ENR. Bagian atas dari semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dalam tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancan gan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana. 9.

man tiang adalah   12 M’ dari titik 0 struktur. 24 . Flamboyant Huma Arta Hal. Pihak Kami dapat melakukan driving test atas biaya sendiri untuk mengetahui panjang tiang secara lebih pasti. ma ka Pihak Kami dianjurkan untuk secara teliti mengevaluasi panjang tiang yang dib utuhkan pada masing-masing lokasi bangunan. dimana terlihat kondisi tanah yang agak heterogen. Namun bila melihat pada data penyeli dikan tanah yang tersedia. Bila sampai terjadi p anjang tiang yang dipancang melebihi apa yang sudah diperkirakan. Panjang yang tercantum adalah perkir aan. maka dalam hal apapun Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi tidak akan menanggapi tuntutan (claim ) baik penyesuaian harga maupun waktu pelaksanaan pekerjaan dalam PT. Apabila dianggap perlu.

sebagai akibat keleb ihan panjang tiang tersebut di atas. Sehubungan percobaan beban hanya dilak sanakan pada beberapa tiang. Pihak Kami berkewajiban menambah tiang pada kelompok tiang dimana terjadi kegagalan kriter ia keamanan pada percobaan beban. maka jumlah tiang angkur harus mencukupi untuk mencegah terjadinya pergerakan yang berlebihan pada tiang angkur. dengan cara PDA (Pi le Driving Analysis) atau SST (Seismic Shock Test). yang lokasinya akan ditentuk an kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang. Posisi tiang percobaan akan ditentukan kemudian ol eh Manajemen Konstruksi/Konsultan Perencana Struktur berdasarkan hasil pemancang an. maka working pile tidak bo leh dipergunakan sebagai anchor pile. 4. dan nilai kalendering dari seluruh tiang pancang. Jarak antara penyangga alat pengukur penurunan dengan tiang angku r ataupun tiang percobaan diambil minimum sebesar 2. baik dengan cara PDA maupun SST. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Banda Aceh 2012 Kontrak yang sudah ditetapkan bagi pekerjaan tiang pancang. Pihak Kami berkewajiban untuk mengulangi percobaan beban p ada tiang yang dicurigai yang lain atas biaya sendiri. Dapat dipenuhiny a beberapa tiang tidak melepaskan Pihak Kami dari tanggung jawab atas keseluruha n pekerjaan pondasi. Semua peralatan pengukuran dilindungi dari p anas matahari. Bila tidak diinstruksikan lain oleh Man ajemen Konstruksi. Pihak Kami menyerahkan usulan teknik sec ara rinci yang meliputi prosedur percobaan pembebanan. dan 1 buah pada test pile. Pihak Kami tetap bertanggung jawab dan menjamin sem ua tiang memenuhi syarat toleransi daya dukung yang ditentukan. sudah disampaikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua minggu sebelum uji pembebanan akan dilaksanaka n. 2 buah keseluruhannya bisa dilakukan pada test piles. Disamping dilakukan percobaan p embebanan statik konvensional. atau bila dijumpai kesulitan pengadaan tian g angkur disekitar working pile. Percobaan beban v ertical tekan secara statik akan dilaksanakan setelah dilakukan pemancangan tian g sesuai lokasi dalam gambar. Besarnya beban uji akan diambil sampai dengan sebesar 150% beban rencana (De sign Load) untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang dipakai (working plane ).50 meter. maka atas persetujuan Manajemen Konstruksi . Usulan ini sudah diserahkan minimal dua mi nggu sebelum uji pembebanan dilaksanakan. Dalam hal percobaan akan menggunakan si stem angkur pada tiang pancang sebagai penahan beban. Cara mana yang dipakai menda patkan persetujuan Manajemen Konstruksi. dan 200% beban rencana untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang tidak d ipakai (tiang percobaan atau test pile). letak dan dimensi balok p enahan beban. Seb elum percobaan pembebanan dilaksanakan. maka untuk alternatif pengujian jika disetujui Ko nsultan Perencana Struktur dan Manajemen Konstruksi. dapat dilakukan 8 (delapan) buah uji pembebanan dinamik pada 8 buah tiang yang dipilih. 3. Dalam hal digunakan sistem tiang angku r. Pihak Kami diwajibkan mencatat semua kejadian pada saat dilakukan percobaan pembebanan. Jumlah percobaan b eban statik yang akan dilakukan adalah 2 buah (1 buah untuk pembebanan pada work ing pile. Untuk itu usulan pengujian beserta semu a prosedur lengkapnya. 6.1143. . untuk memp eroleh persetujuan Manajemen Konstruksi.Pembangunan Ruang Kuliah. (e) Percobaan pembebanan tiang pancang 1. 5. 2. Disamping itu. Dalam hal percobaan beban tidak memenuhi kriteria keamanan yang ditentukan unt uk daya dukung tiang. maka percobaan pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D. cara pemasangan alat pengukur penurunan dan sebagainya. P ercobaan pembebanan tiang pancang hanya dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan kondisi seluruh tiang pancang setelah pem ancangan. Lokasi pengujian akan ditentukan kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang .

7. Flamboyant Huma Arta Hal.1143 dengan cara pembebanan “Standard Load ing Procedure”. Percobaan pembebanan tiang pancang hanya PT. (f) Prosedur dan peralatan uji beban statik 1. 25 . Acuan prosedur Yang dimaksud deng an prosedur disini ialah prosedur pengujian beban statik tiang tunggal vertikal untuk menentukan hubungan antara beban vertikal dengan penurunan tiang (diukur d ari kepala tiang). 8. 9. Prosedur pengujian dan peralatan yang digunakan untuk percoba an pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D.

Jika terjadi lendutan dari balok penahan yang cukup besar.01 mm. 6. . Graf ik yang menggambarkan hasil percobaan pembebanan dalam siklus lengkap. Alat pembebanan Cara yang digunakan untuk melimpahkan beban ver tikal pada tiang dilakukan sebagai berikut : Beban dilimpahkan pada tiang dengan jalan mengoperasikan hydraulic jack yang ditahan oleh baja profil. 1143. Kondisi dari tanah pada lo kasi percobaan pembebanan. maka volume pekerjaan tiang pancang yang dibayar kan. Hal-hal lain a. mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstruksi. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.2.Pembangunan Ruang Kuliah. Banda Aceh 2012 dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan k ondisi seluruh tiang pancang setelah pemancangan. dan . dimana balok baja tersebut dihubungkan pada sistem tiang angkur untuk menahan gaya tarik seb agai kontra reaksi. Cara maupun yang dipakai. Dengan demikian. Alat wat erpass untuk mengontrol kemungkinan tercabutnya tiang angkur. 7. beban percobaan diambil s ampai : . dan minimum sampai dua kali beban rencana pa da unused pile atau tiang pe-rcobaan. maka dapat diberikan kontra beban berup a blokblok beton di atas balok baja. Data-data tiang dan driving record termasuk besarnya final driving sets dalam 10 pukulan terakhir. yang mempunyai berat total yang secara aman bisa menahan beban percobaan. e.5 x 17. Catatan mengenai hal-hal yang t idak umum yang terjadi selama proses percobaan pembebanan. Balok penahan beban dan sistem penyangga alat peng ukur penurunan. 2. Hydraulic Jack. dan nilai kalendering dari sel uruh tiang pancang. c. c. b. 5. Prosedur pembebanan Prosedur pembebanan mengikuti “Standar Loa ding Procedure” dari ASTMD. Dial gauge mempunyai ketelitian pembacaan 0. dengan tingkat ketelitian pengukuran 0. Laporan Laporan dari percobaan pem bebanan mencantumkan informasi-informasi berikut : a.0 x 1 7. Dial gauge yang sudah dikalibrasi dan dibuktikan dengan serti fikat. (g) Perhitungan volume pekerjaan Bila disepakati dalam Kontrak bahwa prestasi pe kerjaan tiang pancang akan didasarkan pada volume riil yang terlaksana di lapang an (bukan berdasarkan lumpsum).8 ton = 36 ton (minimum) untuk unused pile. pem bacaan penurunan tiang diadakan koreksi. dan lain-lain.01 mm (atau 1/100 mm). d. Data-data alat pancang. 3. Peralatan Peralatan yang dibutuhkan untuk percobaan ini a dalah : a. dalam ben tuk kurva waktu-beban-penurunan kepala tiang. Pembacaan dari penurunan tiang dengan interval waktu tertentu setiap penambahan dan pengurangan beban. hal ini untuk menghindari oli dari jack tersebut memuai yang dapat mengakibatkan tidak konstannya beban. e. misalnya berat hammer.1. f. pembacaan dial gauge bebas dari pengaruh (tidak boleh dipengaruhi) penuru nan tiang percobaan maupun gerakan tiang angkur. Dial gauge Dial gauge dipasang pada tiang percobaan melalui sistem penyangga bebas. b. Peralatan lain yang diperlukan. Kalibrasi jack serta manometer yang dipakai baru (sesudah dikalibrasi tidak boleh pernah dipakai di proyek lain). 4. Bila ternyata sulit dipakai sistem angkur karena kapasitas t arik tiang angkur tidak memenuhi syarat.8 ton = 27 ton (dibulatkan) untuk working pile. Beban percobaan diambil sampai satu setengah kal i beban rencana untuk working pile. ene rgy blow. b. Pengg unaan jack ditempatkan pada tempat yang terlindungi dari sinar matahari. maka bila hal ini bisa mempengaruhi posisi penyangga alat pembaca penurunan. c. d. Sistem ini disebut penyangga beb as karena diletakkan sedemikian rupa sehingga pada saat berlangsungnya uji pembe banan.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 26

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 akan dihitung berdasarkan panjang tiang pancang terpasang, yang diperhitungkan d ari level ketinggian tiang sesudah dipotong 4. PEKERJAAN POER ( PILE CAP ) a. Uraian umum 1. Pekerjaan pile cap dilaksanakan setelah selesainya pekerjaan p emancangan, dengan tujuan untuk membuat tiang-tiang bekerja sebagai satu kesatua n dalam menahan bebas dari struktur atas, baik itu vertikal, lateral maupun guli ngan. 2. Pekerjaan pile cap dilaksanakan sesuai dengan yang ditunjukkan dalam ga mbar rencana. 3. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Konstruksi, dan dengan demikian diulang dengan biaya se penuhnya dari Pihak Kami. b. Pekerjaan galian 1. Untuk melaksanakan pile cap den gan ukuran dan level ketinggian yang sesuai dengan permintaan gambar rencana, pe rlu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam level dasar lapisan pasir yang diisyaratkan. Dalamnya galian diperiksa dan menda patkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. 2. Karena keadaan tiang pancang ya ng cukup rapat, maka bila penggalian sulit dilaksanakan dengan menggunakan alatalat berat, penggalian dilakukan dengan tenaga orang. 3. Dasar galian bebas dari lumpur, humus dan air, dalam keadaan bersih dan cukup padat. Karenanya dalam pe kerjaan penggalian tanah termasuk juga pembuangan segala benda yang ditemukan da lam bentuk apapun yang dapat mengganggu pelaksanakan pekerjaan pile cap. 4. Tana h hasil galian diangkut ke tempat-tempat dimana diperlukan pengurukan, bila mema ng memenuhi syarat sebagai tanah uruk, atau ke tempat lain yang disetujui Manaje men Konstruksi. Dalam hal ini Pihak Kami hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk menampung tanah hasil galian, dimana setela h mencapai jumlah tertentu, segera disingkirkan ke tempat lain yang ditunjuk ole h Manajemen Konstruksi. 5. Pada sisi tepi batas galian, kemiringan galian memben tuk sudut kemiringan yang aman dengan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerja. Untuk penentuan sudut kemiringannya, disampi ng perlu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah terdahulu, juga perlu meninjau k arakteristik visual lapisan permukaan tanah yang dijumpai di lokasi kerja. Namun dalam kondisi apapun, stabilitas dan permukaan galian selama pekerjaan berlangs ung merupakan tanggung jawab dari Pihak Kami, yang memperbaiki semua kelongsoran -kelongsoran bila terjadi. Untuk itu bila dirasa perlu Pihak Kami membuat penyan gga-penyangga penahan selama pekerjaan galian. 6. Pihak Kami menjaga pengaruh-pe ngaruh luar kepada lubang galian seperti air tanah, air permukaan, kelongsoran, lumpur yang masuk, maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. Biaya unt uk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran. Jika ada kerusakankerusakan yang terjadi akibat hal-hal tersebut di atas, maka Pihak Kami bertangg ung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan intruksi Manajemen Konstruksi. 7. Bila karena adanya hujan, atau karena tingginya air permukaan lingkungan atau air tanah, atau karena adanya mata air s ehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang, maka Pihak Kami bertangg ung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yagn sudah dimasukkan da lam biaya penawaran lelang. c. Pekerjaan persiapan pembetonan 1. Bagian atas dar i semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dala m tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancangan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana, dipotong pada level ketinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. Pemotongan tiang hanya boleh dilakuk an setelah tiang tesebut stabil, dan tidak menunjukkan lagi indikasi pergerakan (delayed upward displacement). 2. Untuk persiapan pembetonan pile cap, maka dasa r galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyar atkan dalam gambar rencana, dan yang kemudian dipadatkan sesuai prosedur pemadat an. Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut diperiksa dan mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. 3. Selanjutnya sesuai dengan yang ditunjukkan dalam gambar, dibuat lantai kerja dengan ukuran dan tebal seperti yang disyaratkan da

lam gambar. 4. Lantai kerja dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKS NI-T15-1991, atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut N1-2. Peil akhir lant ai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gamb ar rencana. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 27

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 d. Pekerjaan beton bertulang 1. Beton bertulang untuk pile cap dilaksanakan deng an standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tekan s ilinder fc’ = 22,5 MPa artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 2 2,5 MPa pada benda uji silinder dengan diameter150 mm dan tinggi 300 mm, saat um ur beton 28 hari .Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setera dengan mutu beton K-275 pada NI-2, yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg /cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm, saat umur beton 28 hari. Kuat teka n karakteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya devias i secara statistik pada sejumlah benda uji beton, baik itu silinder maupun kubus . BJTP-30, artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 MPa, untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJT S-40, artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan l eleh sebesar 400 MPa. Tulangan baja : 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai, Pihak Kami membuat renc ana kerja pemotongan dan pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule), yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan . Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak, karet lepas, tanah, serta b ahan-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya. Semua besi beton beb as dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik, bersih pula dari olie, gem uk, cat dan lain sebagainya, atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya d aya ikat besi beton terhadap beton. Apabila diinginkan atau dipandang perlu, mak a Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untu k membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. Pembengkokan baja tulan gan dilakukan secara hati-hati dan teliti, sesuai dengan aturan dalam SKSNI. Pem bengkokan tersebut harus dilakukan oleh tenaga yang ahli, dengan menggunakan ala t-alat sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan cacat, patah dan retak-retak p ada batang baja. Acuan dibuat dari bahan yang disetujui oleh Manajemen Konstruks i , seperti kayu dan multiplex/triplex dengan tebal minimum 5 mm, atau bahan lai n yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi, serta memenuhi syaratsyarat kek uatan dan daya tahan, serta mempunyai permukaan yang baik untuk pekerjaan finish ing pada bagian yang berada di atas permukaan tanah (bila ada). Pihak Kami membe rikan contoh dari perhitungan kekuatan bahan yang akan dipakai untuk acuan, untu k disetujui oleh Manajemen Konstruksi . Acuan dipasang sesuai dengan ukuran-ukur an jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut tidak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. Acuan juga dipasang sedemikian rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran. Pema sangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran, bentuk dan pei l yang sesuai dengan gambar rencana, dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. Pemasangan dilakukan dengan menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan tebal selimut seperti yang disyaratkan d alam gambar. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spe sifikasi, maka dapat digunakan ketentuan peraturan yang berlaku. Adukan beton be

Proporsi campuran bahan dasar beton diten tukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberkan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workability) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (p enuangan. Di lokasi batching plan t yang disiapkan sebelumnya. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapa t menghasilkan beton dengan kinerja yang baik. Bila tempat pengadukan beton (batching plant) tidak bera da di lokasi pekerjaan. Pihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik. Pihak Kam i diharuskan membuat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi c ampuran yang menghasilkan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan . Dalam hal ini penggunaan alat transportasi pengangkut adukan beton haruslah mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. peralatan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tula ngan. Sebelum produksi beton. PT. tanpa menimbulkan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleed ing) secara berlebihan. untuk menghindarkan sudah terjadinya setting di awal atau degradasi mutu beton akibat waktu transportasi yang lama. Dalam hal ini adukan percobaan perl u dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) un tuk mendapatkan campuran yang optimum. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. dan bertanggung jawab penuh at as kekuatan beton yang disyaratkan. maka adukan beton secepatnya dibawa ke tempat pengecoran . Flamboyant Huma Arta Hal. 28 . Sem ua alat pengangkut yang dipergunakan selalu dibersihkan dari sisasisa adukan bet on yang mengeras.rupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI.

maka selama proses pengecoran. 17. batu. Setelah selesai pengecoran. dalam bentuk silinder berdiame ter 150 mm dan tinggi 300 mm. perlu dilakuka n uji slump dan pengambilan contoh benda uji. beton dilindungi dan dirawat (concrete cur ing) selama berlangsungnya proses pengerasan. dengan mem perhatikan cara atau urutan pengecoran karena volume pengecoran yang cukup besar . Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan menjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat. 11. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersih kan dari segala kotoran (potongan kayu. Sama sekali tidak diperkenankan mengadakan pengecoran beton seb elum besi yang terpasang telah diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi . Sebelum pengecoran dimulai. 16. Tempat dimana pengecoran akan dihentikan mendapat persetujuan Manaj emen Konstruksi. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. dengan cara menyemprotkan air atau menggen ai dengan air pada permukaan beton tersebut. atau minimal disiram dengan air semen dan selanjutnya baru dicor dengan beton baru. 14. Metode curing terlebih dahulu diusulkan dan mendapatkan persetujua n Manajemen Konstruksi. tanah dan lainlain) dan dibasahi d engan air semen. ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. agar tidak terjadi cold joint dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hidrasi yang berlebihan. kebocoran acuan dan lain sebagainya. Untuk m . jumlah dan cara pengambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat persetujuan d ari Manajemen Konstruksi. cuaca atau aliran air dan juga pengeringan sebelum waktunya. atau dengan cara lain yang diusulka n Pihak Kami. yang harus diambil mi nimal 1 buah benda uji setiap 5 m 3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yan g kurang dari 300 m3. Pemadatan beton secara berlebihan sehingga bisa men yebabkan pengendapan agregat. yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beton. terutama terhadap panas matahari. 13. atau dengan metode pengecor an yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. untuk mendapatkan pers etujuan Manajemen Konstruksi. harus dihinda rkan. Pihak Kami menyampaikan usulan prosedur pengecoran yang optimu m kepada Manajemen Konstruksi. sebelum proses pengerasan beton. atau minimal 1 buah benda uji setiap 10 m3 pengecoran beto n untuk volume pengecoran yang lebih dari 300 m3. Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjamin efisiensi pengecoran dan pemadatan tanah adanya penundaan. 12. Selama proses pengecoran berlangsung. Bila tidak ditentuk an lain oleh Manajemen Konstruksi. Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada. yang dilakukan sedemikian rupa sehingga ti dak merusak acuan maupun posisi tulangan. dengan disaksikan oleh Manajemen K onstruksi. maka semua permukaan beton yang terbuka dijag a tetap basah selama minimal 14 hari. Jenis vibrator dan ukurannya harus terlebih dahulu mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. Bila pengecoran dihentikan untuk kemudian dilanjutkan dalam w aktu lebih dari 24 jam. beton di padatkan dengan menggunakan vibrator. Pi hak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian ini. sebelum pengeco ran dilaksanakan. Prosedur uji slump. atau dengan cara lain bila betonnya sudah sang at mengeras. mak a permukaan beton lama yang akan disambung terlebih dahulu dibersihkan dan bila perlu dikasarkan dengan menyikat. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Pembangunan Ruang Kuliah. atau bila dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi. 15. dengan memperhatikan semua aspek terutama masalah panas hidrasi pada beton massa seperti tersebut di atas. 10. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. Juga untuk pengecoran b eton pada waktu cuaca panas. Dalam segala hal jumlah benda uji yang diambil tidak k urang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pengecoran pile cap. Untuk itu. Banda Aceh 2012 9.

engetahui kualitas mutu beton yang sudah dilaksanakan. 7 (tujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari. Flamboyant Huma Arta Hal. 29 . maka untuk beban-beban yang ringan. Hasil uji tekan segera disa mpaikan kepada Manajemen Konstruksi untuk di evaluasi. 5. Bila ditunjukkan dalam gambar atau dalam hal dibutuhkan ponda si dangkal diluar pondasi tiang pancang. bis a dipakai pondasi beton dangkal berupa pondasi telapak atau jalur. PT. Proporsi jumlah uji tekan (pada umur beton yang be rbeda) mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. maka contoh benda uji bet on diperiksa dengan uji tekan hancur pada umur 3 (tiga) hari. PEKERJAAN PONDASI BETON DANGKAL (a) Uraian Umum 1.

Banda Aceh 2012 2. untuk tulangan besar dengan diameter lebih besar atau sama d engan 13 mm. cat dan lain sebagainya. . air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepen uhnya dari Pihak Kami. 3. maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. saat umur beton 28 hari. Bahan beton untuk pondasi dangkal dilaksanakan dengan standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tek an silinder fc’ = 20 MPa. 3. gemuk . (c) Pekerjaan persiapan pembetonan 1.BJT P-24. Sama sekali tidak d iperkenankan mengadakan pengecoran beton sebelum besi yang terpasang telah diper iksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi Acuan dipasang sesuai dengan ukuran -ukuran jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut t idak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. namun pel aksanaannya mengikuti sebagaimana yang diminta dalam spesifikasi ini dan gambar yang terkait.BJTS40. lumpur yang masuk. Tulangan baja Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. 3. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Apabila diinginkan atau dipandang perlu. maka Pihak Kami bertanggung jawa b untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yang sudah harus dimasukkan dala m biaya penawaran lelang. Pihak Kami menjaga pengaruh-pengar uh luar kepada lubang galian. 2. per lu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam l evel dasar lapisan yang disyaratkan. tanah. hujan. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan di terima oleh Manajemen Konstruksi. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-125 menurut NI-2. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan lel eh sebesar 400 MPa. Untuk pelaksanaan pondasi yang sesuai dengan gambar. artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebes ar 240 MPa. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesa r 20 MPa pada benda uji silinder dengan diamater 150 mm dan tinggi 300 mm. kelongsor an. saat umur beton 28 hari. (b) Pekerjaan galian 1. Bila karena adanya hujan. Acuan juga dipasang sedemikian . Dasar galian bebas dari lumpur. Dalam galian diperiksa dan mendapatkan pers etujuan dari Manajemen Konstruksi. atau lebih kurang setara dengan fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15 -1991. seperti air tanah. bersih pula dari olie. 2. Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut di periksa dan mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Semua besi beton bebas dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik. pada NI-2. atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya day a ikat besi beton terhadap beton. dalam keadaan bersih dan cukup padat. karet lepas. dibuat lantai kerja dengan ukuran dan t ebal seperti yang disyaratkan dalam gambar. Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gambar rencana. maka Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untuk membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. : . yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 250 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm. Selanjutnya sesu ai dengan yang ditunjukkan dalam gambar.Pembangunan Ruang Kuliah. dan yang kemudian dipad atkan sesuai prosedur pemadatan. Untuk persiapan pembetonan pondasi. Kuat tekan tersebut diatas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-250. humus dan air. (d) Pekerjaan beton bertulang 1. air permukaan. Walaupun pondasi tipe ini hanya akan dipakai sebagai pondasi sekunder. serta bah an-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya. air permukaan lingkungan. 2. 3. maka dasar galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapi san pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar rencana.

Flamboyant Huma Arta Hal. PT. 30 .rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran.

Pihak Kami harus mengad akan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang ba ik. penyiapan pondas i dan seluruh pekerjaan yang diperlukan untuk menyelesaikan pasangan batu sesuai dengan Spesifikasi ini dan memenuhi garis. bentuk dan peil yang sesuai dengan gambar rencana.. batu memiliki ketebalan yang tidak kurang dari 15 cm. potongan dan dimensi sep erti yang ditunjukkan dalam Gambar atau sebagaimana yang diperintahkan secara te rtulis oleh MK. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. pengambilan contoh ben da uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat pe rsetujuan dari Manajemen Konstruksi. beton dilindungi dan dirawat (concrete curing) selama berlangsungnya proses p engerasan. Unt uk permukaan bagian luar dari pasangan batu di areal Ruang Kuliah dan Laboratori um/Perpustakaan permukaan pasangan batu diplester minimum tebal 2 – 3 cm dan diber i acian sehingga permukaan terlihat mulus dan usahakan tidak mengalami keretakan permukaan. Penggunaa n air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik . Pada batching plant. 2) Adukan a. Jumlah benda uji yang diambil akan ditentukan oleh Manajemen Konstru ksi. 8. Setelah selesainya pengecora n. tanpa bagian yang tipis atau retak dan harus dari jenis yang diketahui awet. lancip atau lonjong bentuknya da n dapat ditempatkan saling mengunci bila dipasang bersama-sama. hujan atau aliran air dan ju ga pengeringan sebelum waktunya. PASANGAN BATU (a) UMUM 1) Uraian a) Pekerjaan meliputi pemasokan semua bahan. Adukan beton berupa “ready mixed concr ete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI. 5. Campuran adukan berupa 1 bagian semen dan 3 bagian pasir. Selama proses pengecoran berlangsung. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang diisyaratkan. Bila perlu. b) (b) BAHAN 1) Batu a) Batu bersih. b) Batu rata. 6. angin. sesuai dengan volume pengecoran. c) Terkecuali di perintahkan lain oleh MK. 10. 7. ata u dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajeme n Konstruksi. Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan m enjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat. ketinggian. tanah dan lain-lain) dan diba sahi dengan air semen.Pembangunan Ruang Kuliah. b. batu. Adukan haruslah adukan semen da n pasir yang memenuhi syarat sesuai standard yang berlaku untuk semen dan aggreg ate halus (mengacu pada : Bab 3. batu dibentuk untuk menghilang kan bagian yang tipis atau lemah. Sebelum pengecoran dimulai. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dib ersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. 3) Pengecatan Permukaan pasangan yang sudah diplester agar di beri c at tembok. 9. be ton dipadatkan dengan menggunakan vibrator. yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beto n. 6. Penerbitan Detil Pelaksanaan Detil pelaksanaan untuk pasangan ba tu yang tidak disertakan dalam Dokumen Kontrak pada saat pelelangan akan diterbi tkankan oleh MK sebelum memulai pelaksanaan. Seksi 3a dan 3b Pekerjaan Struktur Beton di spe sifikasi ini). terutama terhadap panas matahari. Banda Aceh 2012 4. dengan disaksikan oleh Manajemen Konstruksi. yang dilakukan sedemikian rupa sehin gga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan. Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesu ai spesifikasi dan standar yang ada. Prosedur uji slump. maka selama proses pengecoran perlu dilakuk an uji slump dan pengambilan contoh benda uji. keras. Pemasangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran. lebar tidak kurang dari satu setengah kali tebalnya dan panjang yang tidak kuran g dari satu setengah kali lebarnya. (c) PELAKSANAAN PASANGAN BATU 1) Persiapan Pondasi .

Flamboyant Huma Arta Hal. 31 .PT.

Batu besar pilihan digunaka n untuk lapis dasar dan pada sudut-sudut. Lapisan tahan cuaca tersebut dimasukkan ke dalam dimensi st ruktur yang disyaratkan. b) Terkecuali disyarat kan lain. Terkecuali disyaratkan lain atau ditunjukkan pada Gambar. Peralatan yang cocok disediakan untuk mema-sang b atu yang lebih besar dari ukuran yang dapat ditangani oleh dua orang. seluruh permukaan batu dibersihkan dari bekas adukan. 4) Ketent uan Lubang Sulingan dan Delatasi Dinding dari pasangan batu dilengkapi dengan lu bang sulingan. c) Segera setelah batu ditempatkan. Flamboyant Huma Arta Hal.Pembangunan Ruang Kuliah. Batu ditangani sedemikian hingga tidak menggeser atau memindah kan batu yang telah terpasang. Tebal dari landasan adukan pada rentang antara 2 cm sampai 5 cm dan merupakan kebutuhan minimum untuk menjamin bahwa seluruh ro ngga antara batu yang dipasang terisi penuh. 2) Pemasangan Batu Landasan dari adukan baru paling sedikit 3 cm tebalnya dipasang pada pondasi yang disiapkan sesaat sebelum penempatan masing-masing batu pada lapisan pertama. e) Bilamana pekerjaan pasangan batu yang di hasilkan cukup kuat. atau bertangga yang juga tegak lurus terhadap muka dari dinding. 32 . Menggelind ingkan atau menggulingkan batu pada pekejaan yang baru dipasang tidak diperkenan kan. dan dikerjakan sampai permukaan tersebut r ata.1. d) Permukaan y ang telah selesai dirawat seperti yang disyaratkan untuk Pekerjaan Beton dalam P asal 7. permukaan horisontal dari seluruh pasangan batu dikerjakan dengan tamb ahan adukan tahan cuaca setebal 2 cm. PT. Batu yang digunakan untuk pembentukan sambungan dipilih sedemikian rupa sehingga membentuk sambungan tegak yang bersih dengan dimensi y ang disyaratkan di atas. Banda Aceh 2012 Pondasi untuk struktur pasangan batu disiapkan sesuai dengan syarat (lihat Seksi . dan adukanny a dibersihkan dan batu tersebut dipasang lagi dengan adukan yang baru. maka delatasi dibentuk untuk panja ng struktur tidak lebih dari 20 m. sebagaimana pekerjaan dilaksanakan. Batu dipasang dengan muka yang terpan jang mendatar dan muka yang tampak dipasang sejajar dengan muka dinding dari bat u yang terpasang. maka batu tersebut dibongkar. dan su dut yang dibulatkan.5. Bilamana batu menjadi longgar atau lepas set elah adukan mencapai pengerasan awal. dan sewaktu adukan masih baru. mempunyai lereng melintang yang dapat menjamin pengaliran air hujan. atau seperti diperintahkan oleh pihak Manajemen Konstruksi. Pada struktur panjan g yang menerus seperti dinding penahan tanah. tetapi tidak sampai menutup batu. dan dalam waktu yang tidak lebih dini dari 14 hari setelah pekerjaan pasangan selesai dikerjakan. lubang sulingan ditempatkan dengan jarak antara tidak lebih dari 2 m dari sumbu satu ke sumbu lainnya dan berdiameter 50 mm. Perhatian diberikan untuk menghindarka n pengelompokkan batu yang berukuran sama. batu dibersihkan dan dibasahi samp ai merata dan dalam waktu yang cukup sehingga untuk memungkinkan penyerapan air mendekati titik jenuh. penimbunan kembali dilaksanakan seperti d isyaratkan. Banyaknya adukan untuk landasan yan g ditempatkan pada suatu waktu haruslah dibatasi sehingga batu hanya dipasang pa da adukan baru yang belum mengeras. 5) Pekerjaan Akhir Pasangan Batu a) Sambungan antar bat u pada permukaan dikerjakan hampir rata dengan permukaan pekerjaan. Kecuali ditunjukkan lain pada Gambar atau diperintahkan oleh Dire ksi Pekerjaan. Landasan yang akan menerima setiap batu juga harus dibasa hi dan selanjutnya landasan dari adukan disebar pada sisi batu yang bersebelahan dengan batu yang akan dipasang. Galian). Delatasi 30 mm lebarnya dan diteruskan sampai seluruh tinggi dinding.(4) dari Spesifikasi ini. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.5. 3) Penempatan Adukan Sebelum pemasangan. dasar po ndasi untuk struktur dinding penahan tegak lurus.

tanpa menimbul kan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebih an. BAHAN-BAHAN (a) Semen Portland 1. (b) Pihak K ami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campur an yang baik. MUTU DAN KINER JA BETON (a) Semua pekerjaan beton yang termasuk dalam lingkup spesifikasi ini b erupa “ready mixed concrete”. saat umur be ton 28 hari. kecuali bila ditentukan lain s ecara khusus dalam spesifikasi : Mutu Beton : Minimal dengan kuat tekan silinder fc’ = 22. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJTS-40. termasuk uji kekuatan dan perawatannya.1991. dan yang memenuhi semua ketentuan dan kriteria standar SII 0013-81 dan Standar Umum Bahan Bangunan Indonesia 1986. baik itu silinder maupun kubus. berventilasi baik. Pada batching plant. yang akan meliputi antara lain : Material pembentukan beton Pengadaan beton Baja tulangan Pekerjaan beton bertula ng Perawatan beton Uji kelayakan dan kekuatan beton 2. ses uai dengan SKSNI-T15-1991. (c) Sebelum produksi beton. batu. PEKERJAAN STRUKTUR BETON 1. saat umur beton 28 hari. Flamboyant Huma Arta . dengan tumpukan kantong semen tidak melebihi sepuluh lapis. Semen disimpan di d alam gudang yang kedap air. (f) Mutu beton untuk masing-masing elemen struktur ban gunan memenuhi pada umumnya kriteria dibawah ini. di atas lantai tumpuan setinggi + 30 cm.5 MP a pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 22. PENGADAAN. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang disyaratkan. Banda Aceh 2012 SEKSI 3. 2. Tulangan baja : 3. (d) Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian aga r beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabi lity) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. tanah dan lain-lain) dan d ibasahi dengan air semen. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan beton ini akan meliputi semua pengadaan material dan tenaga kerja untuk produksi serta pelaksanaan pekerjaan beton dan beton bert ulang. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Kuat tekan kar akteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi sec ara statistik pada sejumlah benda uji beton. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm. Semen yang dipakai adalah jenis Porland Cem ent normal tipe-I yang segara dengan tidak ada tanda-tanda prahidrasi (proses pe mbatuan). Semua pekerjaan beton memenuhi syarat-syarat SKSNIT15. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik. (e) Sebelum pengecoran dimulai. PT.5 MPa. atau ASTM-C150. Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-275 pada NI-2. ar tinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 M Pa. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 400 MPa. BJTP-30. untuk disetujui oleh M anajemen Konstruksi.Pembangunan Ruang Kuliah. atau NI-2-1971 dalam hal benda uji kubus. Pihak Kami dikan mem buat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang men ghasilkan beton dengan kinerja seperti yang diisyaratkan. kecuali bila ditetapkan lain secara khusus dalam spesi fikasi. Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campuran yang optimum. perataan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan.

33 .Hal.

Kecuali untuk beton yang dipakai pada lantai kerja. Penyimpanan selalu terpisah untuk setiap pengiriman serta dipakai sesuai urutan pengirimannya. dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Untuk itu ditetapkan susunan ayakan dengan lubang-luban g persegi. Agregat halu s tidak mengandung lumpur lebih dari 5% (ditentukan terhadap berat kering).063 mm. atau ASTM-C33. Apabila kadar lumpur melampaui 5% maka agregat dicuci dulu sebelum dipakai dala m pengadukan. 3. Agregat halus atau pasir untuk beton. 2. Banda Aceh 2012 3. Agregat kasar untuk beton berupa b atu pecah yang diperoleh dari pemecah batu. sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-8. 3. sesu ai standar yang berlaku. Agregat kasar yang mengandung butir-butir pipih hanya dapat dipakai apabila jumlah butir-butir pipih tersebut tidak melampaui 20% berat agregat seluruhnya. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 2. atau 1 /3 dari tebal plat. Air untuk pembuatan dan perawatan beton adalah air YANG tidak menga . Ukuran besar butir nominal maksimum agregat kasar tidak melebihi : 3/4 jarak bersih minimum antar batang tulangan atau berkas bat ang tulangan. (b) Pasir (agregat halus) 1. Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang beraneka ragam b esarnya dan mempunyai penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku. seperti terik matahari atau hujan.Pembangunan Ruang Kuliah. Butir-butir agregat bersifat kekal. atau 1/5 jarak terkecil antara bidang samping dari cetakan. 4.5-0. Sesuai dengan syarat-syarat pe ngawasan mutu agregat untuk berbagai mutu beton. (d) Gradasi butiran agregat halus dan kasar susunan butiran agregat halus dan ka sar untuk semua beton struktural diperiksa dengan melakukan analisa ayakan. berupa pasir alam sebagai hasil disintegrasi alami dari batu-batuan atau pasir buatan y ang dihasilkan oleh alat-alat pemecah batu.“Mutu dan cara uji agregat beton”. maka agregat kasar memenuhi ket entuan-ketentuan di bawah ini. Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melalui aya kan 0. Apabila kadar lumpur melampaui 1% maka agregat dicuci dulu sebelum digunakan dalam adukan beton. 3.0-1.0-4. Pada umumnya yang dimaksudkan dengan agregat kasar a dalah agregat dengan besar butir lebih dari 5 mm. Agregat kasar tidak mengandung lumpur lebih dari 1% (ditentukan terhadap berat k ering). artinya tidak menjadi lapuk atau han cur oleh pengaruhpengaruh cuaca. atau ASTM-C33. sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-80 “Mutu dan cara uji agregat beton”. (c) Kerikil dan batu pecah (agregat kasar) 1. Agregat kasar tidak mengandung zat-zat yang dapat merusak beton seperti zat-zat reaktif alkali.0-2. Agregat halus terdiri dari butir-butir yang beraneka raqam besarnya dan mempunya i penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku. Pasir laut tidak dipakai sebagai agregat halus untuk semua mutu beton. dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manaj emen Konstruksi. Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melaui ayakan 0. dan yang dise tujui oleh Manajemen Konstruksi. 0-0. Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang keras dan tidak berpo ri. dengan ukuran lubang dalam mm berturut-turut 31.25 (ayakan ISO).5-16.063 mm. dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 2. 4. Agregat halus terdiri dari butir yang keras dan tajam. (e) Air 1.0-8.

4. 34 . apabila kekuatan tekan mortar de ngan menggunakan air itu pada umur 7 dan 28 hari paling sedikit 90% dari kekuata n tekan mortar dengan memakai air minum. Jumlah air yang dipakai untuk membuat a dukan beton diusahakan secermat-cermatnya dan setepat-tepatnya. Dalam hal ini sebaiknya dipakai air yang lu lus pengujian di laboratorium sebagai air tawar yang dapat diminum. diadakan percobaan perbandingan antara teka nan kekuatan mortar (semen dan pasir) dengan memakai air itu dan dengan memakai air minum. bahanbahan organik atau bahan-bahan lain yang bisa m erusak beton dan/atau baja tulangan. Apabila pemer iksaan contoh air seperti disebutkan diatas tidak dapat dilakukan. maka dalam ha l adanya keragu-raguan mengenai air. Apabila terd apat keraguan mengenai air dianjurkan untuk mengirimkan contoh air ke lembaga pe meriksaan bahan-bahan yang diakui untuk diselidiki sampai seberapa jauh air itu mengandung zat-zat yang bisa merusak beton dan/atau baja tulangan. Air tersebut dianggap dapat dipakai. asam. dengan sudah mem perhitungkan semua koreksi yang perlu dilakukan akibat kadar air yang berbeda ya ng dikandung agregat di lapangan.ndung minyak. alkali. Flamboyant Huma Arta Hal. PT.

Bila disetujui oleh Ma najemen Konstruksi.35% dan baja tu langan tersebut memenuhi salah satu syarat dan ketentuan dalam spesifikasi di at as serta mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. Semua biay a-biaya percobaan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. 6. Hanya bila ditunjukkan dalam gambar dengan suatu tanda khusus. 3. mutu 400. kecua li untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil 13 mm atau untuk tulangan sp iral bisa digunakan baja tulangan polos (BJTP) dengan tegangan leleh 240 MPa. c. Pemasangan baja tulangan dilakukan sesuai dengan gambar dan mendapat per setujuan Manajemen Konstruksi. untuk keperluan laporan tentang si fat bahan guna memenuhi prosedur pengelasan yang ditetapkan dalam “Structural weld ing code for reinforcing steel” (AWSD1. Se mua baja tulangan beton struktural yang dipakai dalam pekerjaan ini memenuhi sal ah satu dari syarat dan ketentuan berikut : (a) Mutu dan cara uji baja tulangan beton SII 0136-84. Baja tulangan untuk beton struktural pada umumnya menggu nakan baja tulangan ulir atau deform (BJTD) dengan tegangan leleh 400 MPa.4) dari Amerian Welding Society. Meningkatkan wo . maka jaringan baja tulangan tersebut memenuhi ketentuan dan syarat dalam SII 0784-83 “Jaringan kawat baja las untuk tulangan beton” atau “Specific ation for welded steel wire fabricated for concrete reinforcement” ASTM-A185. baja tu langan boleh dilas dengan seijin Manajemen Konstruksi. Meningkatkan mutu beton. Dalam hal ini disertakan standar SII atau ASTM mengenai baja tulangan. (d) Specification for axle-steel deformed and plain bars for concrete reinforce ment ASTM-A617. dimana tujuan penggunaan bahan tambahan yang bisa dibenarkan dalam pekerjaan ini adalah bila memenuhi salah satu tujuan: a. untuk besi yang diameternya diatas 13 mm dengan p anjang + 100 cm untuk masing-masing. serta bebas dari kotoran berminyak. diikat dengan teguh. atau bubuk yang bisa dit ambahkan ke dalam adukan beton selama proses pencampuran/pengadukan. (g) Bahan campuran tambahan ( additives / admixtures ) Jika disetujui secara ter tulis oleh Manajemen Konstruksi. 4. Bahan tambahan merupakan cairan. Banda Aceh 2012 (f) Baja tulangan 1. Pengiri man contoh benda uji ke laboratorium dilakukan bersama-sama wakil Manajemen Kons truksi. Baja tulan gan deform/ulir yang mempunyai tegangan leleh melampaui 400 MPa boleh dipakai as alkan tegangan lelehnya memberikan regangan awal leleh sebesar 0. Baja tulangan disuplai dari satu sumber (manufacture). 5. tanah dan lain se bagainya. untuk mempe rbaiki sifat fisik dan/atau kimiawi adukan beton (fresh concrete) maupun beton y ang sudah mengeras (hardened concrete). 2. maka bahan campuran tambahan atau additives/adm ixtures boleh dipakai. (c) Specification for rail-steel deformed an d plain bars for concrete reinforcement ASTM-A616. (b) Specification for deformed and plain billet-steel bars fo r concrete reinforcement ASTM-A615. Percobaan mutu baja tulangan juga akan dila kukan setiap saat bilamana dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi. akan dilakukan pengujian tarik baja tulangan pada lab oratorium yang disetujui Manajemen Konstruksi. Penggunaan jaringan baja tulangan yang sudah jadi seperti steel wire-mesh dan sejenisnya t erlebih dahulu mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. (e) Standar specification for low-alloy steel deformed bars for concrete reinforcement ASTM-A706. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. berjumlah minimum 3 (tiga) batang untuk setiap jenis percobaan. Disamping itu terhadap baja t ulangan dilakukan uji lengkung (bend test) dan hasil ujinya memenuhi persyaratan uji lengkung untuk batang tulangan baja poros (axle-steel) ASTM-A617. b. Perbaikan sifat adukan beton.Pembangunan Ruang Kuliah. Hubungan antara baja tulangan yang satu dengan la innya menggunakan kawat beton. Pemakaian baja tulangan dari jenis yang berlai nan dari ketentuan diatas. tidak menggeser selama penge coran dan pemadatan beton.

Meningkatkan ketah anan anti korosi pada beton. j. Mengurangi kadar air untuk meningkatka n mutu beton namun tidak mengurangi workability beton. k. h. terutama pada lingkungan yang agresif seperti di ba wah tanah atau di dekat laut. Mengurangi slump loss (kecep atan penurunan nilai slump).rkability tanpa menambahkan kadar air. i. terutama pada proses pengecoran beton m assa. Membuat beton kedap air. d. Mengurangi panas hidrasi yang timbul. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. Meningkatkan pumpability (kemudahan pemompaan). f. Membuat ekspansi volume untuk keperluan grouting. Memperlambat setting a wal untuk mengantisipasi transportasi yang jauh. 35 . e. g.

dengan benda uji berbentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. admixture atau addtive boleh diguna kan dengan jenis dan dosis yang sesuai. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Trial test ini sudah dilaksanakan segera setelah adany a Surat Perintah Kerja atau penunjukan Pihak Kami. dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang ditentu kan/disyaratkan dalam spesifikasi ini.sebagai berikut : 1. Pihak Kami melakukan uji mutu dan kinerja beton. . 4. maka beton yang dihasilkan juga mempunyai tingkat kemudahan pemomp aan (pumpbality) yang baik sebagai flowing concrete. Prosedur pengujian bak uji tekan maupun uji slump dilakukan berdasarkan peraturan yang be rlaku. bila diperluk an. Pihak Kami akan membuat a dukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang menghasil kan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan. Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabili ty) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. baik untuk campuran percobaan maupun secara kontinyu selama proses pelaksanaan pekerjaan. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan b eton dengan kinerja yang baik. 3. serta dapat m engisi dengan padat semua rongga di dalam acuannya. 2. Sebelum produksi beton. karena pengecoran dilakukan hingga elevasi yang cukup tinggi. Pelaksa nan penakaran semen dan agregat dengan kotak-kotak takaran yang volumenya sama s esuai hasil trial mixes dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberap a proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campur an yang optimum. Hasil dari pengujian ini segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi un tuk dievaluasi. Dalam hal ini. memenuhi syarat syarat . agregat. Untuk keperluan tersebut. PELAKSANAAN (a) Adukan Bet on 1. 7 (t ujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari untuk setiap macam adukan yang diambi l contohnya (c) Standar mutu ( Standar of Acceptance ) Pihak Kami dikan membuat pengujian pendahuluan (trial test) atas benda uji silinder sejumlah minimum 30 b uah untuk setiap proporsi adukan yang dikehendaki. Untuk struktur atas bangunan. 5. perataan da n pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan. Adukan beton berupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syarat-syarat SKSNI. dimana mutu beton diperiksa pada umur 3 (tiga) hari. Banda Aceh 2012 4. yang diuji pada umur beton 3 hari. Uji slump. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. sesuai dengan jenis atau bagian pekerjaan yang dilaksanakan. 1. UJI MUTU DAN KINERJA BETON (a) Adukan percobaan ( trial mixes ) Pihak Kami se kurang-kurangnya dua minggu sebelum memulai pekerjaan beton membuat adukan perco baan (trial mixes) dengan menggunakan contoh bahan-bahan beton (semen. untuk menunjukkan bahwa ca mpuran tersebut memenuhi kriteria untuk mencaai mutu kerja kinerja beton yang di isyaratkan. tanpa menimbulka n kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebihan . (b) Adukan beton yang dibuat setempat ( site mixing) Adukan beton yang dibuat se tempat untuk volume kecil. 2. air dan bahan tambahan) yang akan digunakan nantinya. (b) Uji mutu dan kinerja beton Agar supaya kualitas beton yang digun akan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada. m inimal ada dua teks yang dilakukan. Uji tekan hancur. agregat kasarnya tidak mudah tertinggal dari pada semennya. Jumlah dan prosedur pembuatan contoh benda uji sesuai dengan ket entuan dalam SKSNI-T15-1991. P ihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik. agar supaya pada saat penge coran. 7 hari dan 28 hari.Pembangunan Ruang Kuliah.

36 . Flamboyant Huma Arta Hal.PT.

Mesin pengaduk yang tidak dipakai lebih dari 30 menit dibersihkan duludari sisa-sisa beton lama sebelum dimulainya adukan beton yang baru. Khusus untuk lantai kerja pondasi dangkal/telapak. dengan disaksi kan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. la ntai kerja bisa dibuat dari beton mutu B0 menurut NI-2. Kec epatan pengadukan sesuai dengan rekomendasi dari pembuat mesin tersebut. Beton secepat mungkin dicorkan setelah pengadukan. atau dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui ol eh Manajemen Konstruksi . Selama proses pengec oran.masing dipadatkan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pihak Ka mi menyampaikan usaha prosedur pengecoran yang optimum kepada Manajemen Konstruk si. Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjami n efisiensi pekerjaan tanpa adanya penundaan. atau lebih kurang setara dengan fc’ = 8 MPa menurut SKSNI-T15-1991. Sebelum pengecoran dimulai. Jumlah adukan beton tidak melebihi kapasitas mesin pengaduk. atau mi nimal 1 buah setiap 10 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang lebih da ri 300 m3. 2. d ihindarkan. 5. Lama pengadukan tidak kura ng dari 5 menit sesudah semua bahan berada dalam mesin pengaduk. Namun dalam segala ha l jumlah benda uji yang diambil tidak kurang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pen gecoran dengan mutu beton yang sama. dengan memperhatikan cara atau urutan pengecoran terut ama untuk volume pengecoran yang besar (beton massa). batu. dimana tipe dan kapasitasnya mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi . Pengecoran dilakukan secara berlapis dan ko ntinyu. Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyara tkan dalam gambar rencana. Pengecoran dilaksanakan secara kontinyu dalam satu el emen struktur atau diantara siar pelaksanaan (construction joint) yang telah dis etujui. tidak melampaui 8 : 1. Sebagai pedoman umum. (f) Siar pelaksanaan ( construction joint) Posisi dan peng aturan adanya siar pelaksanaan mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. tanah dan lainlai n) dan dibasahi dengan air semen. 6. maka tempat yang akan dicor terlebi h dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. dalam bentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Namun . Adukan beton dibuat dengan menggunakan mesin pengaduk beton (batch mixer). agar tidak terjadi cold jo int dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hindrasi yang ditimbulkan. yang diambil minimal 1 buah benda uji setia p 5 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang kurang dari 300 m3. beton dengan mut u B0 (menurut NI-2) dapat dibuat dari campuran semen. jumlah dan cara p engambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI. Beton pada umumnya dicor secara berlapis. Namun demikian hal apapun. Banda Aceh 2012 2. pasir dan kerikil dengan p erbandingan 1 : 3 : 5. kebocoran acuan dan lain sebagainya. Prosedur uji slump. sedemikian rupa se hingga tercapai sifat kemudahan kerja (workability) yang sesuai dengan penggunaa nnya. dan dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak terjadi pengendapan agregat maupun bergesernya p osisi tulangan atau acuan. atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut NI-2. untuk mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi . (d) Peng gunaan beton 1. 5. (c) Lantai kerja Lantai kerja pada umumnya dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15-1991. 3. Pemadatan beton secara berlebihan sehingga menyebabkan pengendapan agregat. 2. Lapisan-lapisan ini mas ing . beton dipadatkan dengan memakai vib rator. yang dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan. perbandingan jumlah pasir dan kerikil (atau batu pecah) terhadap jumlah semen. 7. perlu dilakukan uji slump dan pengambilan contoh benda uji. dan dijaga sedemikian rupa supaya mempunyai ikatan yang baik satu sama lain. Banyaknya air untuk campuran beton sesuai dengan trial mixes.Pembangunan Ruang Kuliah. 7. dan terle bih dahulu mendapat persetujuan dari Manajemen Konstruksi. sebelum pengecoran dilaksanakan. Selama pengecoran berlangsung. 4. (e) Pemad atan beton 1. Pengecoran beton tidak dibenarkan untuk dimulai sebelum acuan/bekisti ng dan pemasangan baja tulangan selesai diperiksa dan mendapat persetujuan Manaj emen konstruksi. Untuk itu.

37 . Flamboyant Huma Arta Hal. Sebelum pengecoran beton baru. Siar dibuat sesedikit dan sekecil mungkin. serta at as persetujuan Manajemen Konstruksi. Kotorankotoran disingkirkan dengan cara menyemprotkan air ke permu kaan PT.secara umum perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. 2. permukaan da ri beton lama (di tempat siar penyambungan) supaya dibersihkan dengan seksama da n dikasarkan. Siar vertikal dalam dinding supaya dihindari.

Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai. dengan cara men yemprotkan air atau menggenangkan air pada permukaan beton tersebut. Balok. Setelah permukaan siar tersebut bersih . 38 . PT. at au minimal air semen. Adapun ketebalan selimut beton minimum yang disyaratkan adalah : Minim um (mm) 75 50 50 40 40 25 KONDISI A B C D E F 5. seperti terbuat dari beton (dengan mutu paling sedikit sama dengan mutu beton yang akan dicor). ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. 2. yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan. Pemasangan dilakukan denga n menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan t ebal selimut yang sesuai dengan gambar. 3. merata ke seluruh permukaan. dinding beton y ang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung Tulangan dipasang sedemikian rupa sehingga sebelum dan selama pengecoran tidak a kan berubah tempatnya. Un tuk pengecoran beton pada waktu cuaca panas. Banda Aceh 2012 beton lama dan menyikatnya sampai bersih. kolom yang berhubungan atau terkena langsung dengan cuaca. poer pondasi. Pihak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian dalam melaksanakan pekerjaan curing ini. Pemasang an dan penyetalan tulangan berdasarkan peil-peil yang sesuai dengan gambar. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spesifikasi. maka dapat dipakai ketentuan dalam peratura n yang berlaku. sebelum proses pengerasan beton. Pihak Kami membuat rencana kerja pemotongan d an pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule). dan tersebar merata. dengan menggunakan alat-alat sedemikian rupa se hingga tidak menimbulkan cacat. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. atau seperti yang diinstruksikan oleh Manajemen Konst ruksi. Pembengkokan baja tulangan dilakukan secar a hati-hati dan teliti. serta bahan-bahan atau kotora n yang bisa mengurangi daya letaknya. kol om yang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung dengan cuaca. dindi ng beton yang berhubungan/ terkena langsung dengan cuaca. patah dan retak-retak pada batang baja. Balok pondasi. atau dengan cara lain yang diusulkan Pihak Kami. karet lepas. hujan atau aliran air dan pengeringan sebelum waktunya. Pembengkokan tersebut dilakukan oleh tenaga yang ahli. Metode curing lebih dahulu diusulkan dan m endapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. (h) Pembengkokan dan penyetelan baja tulangan 1. dengan jumlah minimum 4 buah setiap m2 cetakan atau lantai kerja. Seluruh beton yang di cor dan berhubungan langsung den gan tanah. Ketebalan selimut beton dibuat dengan pengganjal yang umu m dipakai dalam praktek. 3. (g) Perawatan beton (curing) 1. Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. Beton dirawat (curi ng) dan dilindungi selama berlangsungnya proses pengerasan terhadap panas mataha ri. untuk memperkuat ikatan antara beton lama denga n pengecoran selanjutnya. 6. pondasi diatas lantai ker ja. tanah. Semua permuka an beton yang terbuka dijaga tetap basah selama minimal 14 hari. Pelat. dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya.Pembangunan Ruang Kuliah. sesuai dengan aturan dalam SKSNI. Flamboyant Huma Arta Hal. Pelat. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. pelat pondasi. Yang dimaksud dengan selimut beton adalah jarak minimum yang ter dapat antara permukaan dari setiap besi beton termasuk begel terhadap permukaan beton yang terkecil atau terdekat untuk setiap bagian dari masing-masing pekerja an beton. Balok. angin. 2. sesuai dengan instruksi dan persetujuan Manajemen Konstruk si. 4.

.

e. Acuan beton menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk ukuran dan batas-batas yang sesuai dengan yang ditunjukka n oleh gambar maupun yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi. Apabila acuan memikul beban-beban yang besar atau mempunyai bentang besar yang bebas. Apabila unt uk menentukan saat pembongkaran tidak dibuat benda-benda uji seperti ditentukan . Apabi la setelah acuan dibongkar ternyata terdapat bagian-bagian beton yang keropos at au cacat lainnya. c. d. Kondisi pengerasan beton yang tidak merata bisa mengakibatkan retak-retak atau pecahnya beton pada saat pendongkarakan acuan ini. maka membuat perhitungan dan gambar rencana yang khusus. Semu a resiko yang terjadi sebagai akibat pekerjaan tersebut dan biaya-biaya pengisia n. 2. tulangan atas ditunjang dari tulangan bawah oleh batang-b atang penunjang. Acuan hanya boleh dibongkar apabila bagian konst ruksi yang ditopangnya telah mencapai umur dan kekuatan yang cukup untuk memikul berat sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang akan bekerja padanya. yang akan mempengaruhi kekuatan konstruksi tersebut. Sebelum pembongkaran.beban pelaksanaan. mengadakan pengujian dengan melak ukan core drilling pada bagian beton yang benda ujinya gagal memenuhi syarat spe sifikasi. lengkap dengan gambar kerjanya. Tiang-tiang acuan dari besi atau kayu dipasang di atas p apan kayu yang kokoh dan dapat disetel dengan mudah dan dengan ketepatan yang ba ik. perbaikan atau penutupannya. b. atau ditunjang langsung dari tepi bawah cetakan atau lantai ker ja oleh blok-blok beton yang tinggi. Perlu sangat diperhatikan perencanaan kinerja beto n yang dicor. (i) Acuan pengecoran beton a. yang seringkal i perlu diberikan untuk meningkatkan kinerja beton pada saat pengecoran. keamanan dan kualitas pelaksanaan s istem acuan ini. serta dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku. (j) Pembongkaran acuan 1. Oleh sebab itu. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. terutama yang berhubungan denga usaha keseragaman waktu setting beton . Kekuatan i ni ditunjukkan dengan hasil pemeriksaan benda uji yang bersangkutan. acuan dipasang sedemikian rupa sehingga membentuk lawan lendu t seperti tertera pada gambar. Bila be ton yang keropos atau cacat tersebut diragukan mutunya. Ketentuan penerimaan atau lolos tidaknya hasil uji t ekan dan uji lainnya yang dianggap perlu dari specimen coring mengikuti peratura n beton Indonesia yang berlaku. Tiang-tiang tidak boleh mempunyai lebih dari satu sambungan yang tidak disok ong ke arah samping. perbaikan atau penutupan bagian tersebut menjadi tanggungan penyedia. sudah menyerahkan kepada Manajemen Konstruksi semu a prosedur pelaksanaan pengecoran. meyakini bahwa bagian-bagian konstruksi yang akan dibongka r acuannya sudah dapat memikul berat sendiri dan beban. coring beton dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengala man agar bisa didapat hasil coring yang baik.Pembangunan Ruang Kuliah. Dalam hal ini. serta juga persiapan dan pemotonga n benda uji (hasil coring) yang memenuhi syarat. untuk bisa mendapatkan hasil uj i mutu beton yang obyektif. maka peny edia segera memberitahukan kepada Manajemen Konstruksi untuk meminta persetujuan Manajemen Konstruksi mengenai cara pengisian. Bila ditunju kkan dalam gambar. minimal dua minggu se belum pelaksanaan pengecoran. Bambu tidak boleh digunakan sebagai tiang acuan. Pada tulangan rangkap. Pembongkaran acuan dilaporkan dan mendapat persetuj uan Manajemen Konstruksi. untuk mendapa tkan persetujuan Manajemen Konstruksi. stabilitas dari acuan juga dipe rhitungkan dengan baik. atau kalau dianggap perlu. Disamping kekuatan dan kekauannya. agar bisa menunjang kecepatan. Banda Aceh 2012 7. terlebih lagi bila digunakan admixture semacam retarder. maka Manajemen Konstruks i berhak untuk meminta melaksanakan uji coba non destruktif seperti Ultrasonic P ulse Velocity Test.

4. maka acuan baru boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 2 minggu. 39 . PT.di atas. Khusus untuk cetakan samping boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 5 ha ri. 3. kecuali bila dapat dibuktikan sebaliknya atau bila diijinkan oleh Manajemen Konstruksi. Flamboyant Huma Arta Hal.

Flamboyant Huma Arta Hal. penjangkaran.Pembangunan Ruang Kuliah. 40 . Banda Aceh 2012 Flow Chart of Concrete Placement for Footing Foundation Periksa spesifikasi beton & rebar & persyaratan Mengatur Rebar dan Formulir untuk Pondasi Pijakan Periksa barang yang akan tertanam seperti lengan. dll INSP T Periksa semua peralatan dan alat Y Mengatur jumlah yang dibutuhkan dari b eton Menuangkan Beton Pengawetan Checking level as required Memeriksa tingkat yang diperlukan INSP Tanah pengurukan dan Pemadatan Tahap Selanjutnya PT. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.

Pembangunan Ruang Kuliah. Banda Aceh 2012 Dinding dan Beton Kolom Perkerasan pelat pada kelas / gelagar Menandai Dinding dan Kolom INSP T Rebar kolom / dinding Barang itu akan tertanam seperti lengan. 41 . Flamboyant Huma Arta Hal. jangkar untuk pintu palang balok / jend ela. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. dll T INSP Pembentukan Dinding kolom Survei tegak lurus dalam dua arah dan Penyesuaian INSP Perkerasan dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Tahap Selanjutnya PT.

Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. M & E dan dll Pembentukan Balok / Slab INSP Perkerasan dari Balok / Slab termasuk kantilever & bawah dinding Menandai posisi kolom / dinding pengawetan Langkah selanjutnya PT. jangkar. Banda Aceh 2012 Menangguhkan Balok / Slab termasuk tembok pembatas Menandai Balok / AXIS tingkat Slab Beton dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Persiapan pentahapan dan perancah & menyangga kerja INSP Pembuatan Betuk Balok Rebar pembuatan Rebar pengaturan & memperbaiki Barang yang akan tertanam seperti. pelat. 42 . pipa saluran lengan. Flamboyant Huma Arta Hal.Pembangunan Ruang Kuliah.

Semua pasangan baru. Pada pasangan batu bata 1 batu dan pasangan yang lebih tebal disusun sesu ai dengan petunjuk/peraturan yang seharusnya. kosen jendela. Seluruh keliling kosen-kosen p intu dan jendela. Bidang dinding yang luasnya lebih dari 10 m2 di tambah kolom dan balok penguat (beton praktis) dengan ukuran 13x13 cm. pembesian 4 bh Æ 10 mm. Batu bata yang dipasang utuh.2. 43 . yang terlebih dahulu ditanam dengan baik pada bagian kolom beton d an pada bagian yang tertanam dalam pasangan batu bata sekurang-kurangnya 40 cm. diberi kolom dan balok beton dengan ukuran 13x13 cm. pembesian 4 bh Æ 10 mm. listplank beton dan lain-lain) diberi stek-stek besi beton Æ 10 mm jarak 60 cm. kecuali ditentukan lain oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas. Contoh batu bata yang telah disetujui disimpan di kant or proyek. Di tempat yang akan terdapat kosen pintu. Pada semua pasangan bata ½ batu. Lingkup pekerjaan Meliputi pengadaan bah an dan pemasangan dinding sisi dalam/luar bangunandan dinding pembatas ruangan. lubang ventilasi dan lain-lain. kecuali untuk pasangan sudut dapat memaka i batu bata pecahan. Bahan dinding untuk bagian dalam ban gunan dan dinding luar bangunan Batu bata merah biasa yang dipakai mengalami pem bakaran sampai matang.3.2. batu bata tersebut direndam dalam air sampai gelembung udara tidak terlih at lagi. Banda Aceh 2012 PEKERJAAN ARSITEKTUR PEKERJAAN DINDING 1. pagar atau sesuai gambar. balok. PEKERJAAN PASANGAN DINDING BATA 1.2 . Flamboyant Huma Arta Hal.1. dijaga ti dak terkena sinar matahari langsung dan Pihak Kami menyediakan karungkarung yang digunakan untuk menutup pasangan serta keadaannya basah. selain karung goni. Sebelum pekerja an dimulai. Bahan 1. Pe mbuatan lubang pada pasangan dinding untuk steger sama sekali tidak diperkenanka n. beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm. terdapa t ikatan pemasangan yang sempurna. beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm.2. pemasangan stek besi dilakukan sebelum beton dicor. Selama 1 (satu) hari pemasangan dinding bata tidak boleh lebih da ri 1 (satu) meter dan pengakhiran pemasangan pada satu hari dibuat bertangga men urun dan tidak tegak bergigi. kecuali ditiap-tiap pertemuan dimana ada tian g-tiang beton merupakan bingkai. PT. tidak dibenarkan menggunakan batu bata pecahan kecuali untuk pasangan sudut/laslasan. satu sama lain dapat mengikat dengan sempurna. penempatan pasangan batu bata hendaknya disesuaikan. Ukuran tebal batu bata dapat disesuaikan dengan tebal dinding akhir (finis h) yang disyaratkan dalam gambar. memberikan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi Pengawas untuk d imintakan persetujuannya. 1. ju ga dapat digunakan kajang bogor atau lainnya untuk menutup pasangan tersebut. tidak pecah atau ha ncur. maka Manajemen Konstruksi /Pengawas berhak menolak bahan tersebut dan sege ra mengeluarkan bahan tersebut dari lokasi proyek dalam waktu 2 kali 24 jam. Bahan untuk campuran siar bata Bahan yang dipakai memakai pasir dan semen de ngan perbandingan 1: 3 untuk pekerjaan pasangan bata trassram dan perbandingan 1 : 5 untuk pekerjaan pasangan bata biasa. untuk menghindari retaknya dinding dikemudian hari . 1. Apabila bahan yang datang tidak sesuai dengan contoh yang telah diset ujui. mengerjakan pengukuran bangunan (uitzet) secara teliti dan sesuai gambar. bila direndam didalam air tetap utuh. 1.1. Bagian pasangan dinding yang berhubungan dengan setiap bagian pekerjaan beton (kolom. Batu bata ringan ataupun jenis lainnya dapat d igunakan untuk dinding jika disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Setiap pertemuan tegak lurus. Pelaksanaan Sebelum batu bata dip asang. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pada tiap pertemuan tegak lurus te rdapat ikatan pemasangan yang sempurna kecuali di tiap-tiap pertemuan dimana ada tiang-tiang beton yang merupakan bingkai.Pembangunan Ruang Kuliah.

bila pahatannya untuk diisi lebih dari 1 (satu) p ipa. Selama 7 (tujuh) hari setelah pengacian selesai penyedia sela lu menyiram dengan air sampai jenuh sekurangkurangnya 1 kali sehari. maka dibuat pahatan secukupnya. air kotor/ bekas. AC dan lain-lainnya.Seluruh sudut vertical. lubang pahatan tersebut dibungkus kawat nyamuk. d) Pekerjaan plesteran dapat dil aksanakan bilamana pekerjaan pasangan telah selesai dipasang. tegak dan l urus. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. bahan-bahan. plumbing. i) Seluruh pertemuan b idang plesteran dengan keliling kosen dibuat tali air ukuran 5 x 5 mm. air panas. Jika ketebalan melebihi dari 2 cm diberi tambahan kawat ayam (wire mesh). baik dan tidak bergelombang. rata. AC. c) Plesteran boleh dikerjakan apabila seluruh instalasi jaringan listrik. aga r adukan plesteran dapat melekat dengan baik pada dinding. g) Pas angan kepala plesteran dibuat pada jarak 100 cm. hasil pengerjaan lurus. j) Untuk permukaan yang datar. c) Pencampuran air secara be rtahap dan diaduk sampai rata selama 3-4 menit. mempunyai toleransi lengkung atau cembung tidak melebihi 5mm untuk setiap jarak 200 cm. sudah selesai dipasang. PEKERJAAN PLESTERAN DAN ACIAN DINDING 2. f) Plesteran halus (a cian) dapat dilaksanakan sesudah plesteran berumur 8 hari (kering benar). Bahan Bahan yang dipakai untuk plesteran mem akai bahan pasir dan semen dengan komposisi perbandingan 1 : 3 untuk pekerjaan d inding bata trassram dan 1 : 4 untuk pekerjaan dinding bata biasa. peralatan termasuk alat-alat bantu dan alat-alat angkut yang diperlukan untuk melaksanaka n pekerjaan plesteran dinding. Banda Aceh 2012 Lubang-lubang untuk instalasi listrik. berkewajiba n memperbaikinya dengan biaya atas tanggungan Pihak Kami. bobokan untuk instalasi listrik (pipa). dan plesteran tersebut sudah bena r-benar dalam keadaan kering.2. m) Sudut-su dut luar dinding : . e) Dinding pasangan bata yan g akan diplester. listplank beton. air hujan. Lingkup pekerjaan a) Termasuk dala m pekerjaan plesteran ini adalah penyediaan tenaga kerja. Jika melebihi. 2. rapih. n) Pekerjaan finishing (pengecatan) dapat dilakukan apabila plesteran tela h berumur lebih dari 21 (dua puluh satu) hari. T ebal plesteran 15-20 mm.3. Flamboyant Huma Arta . AC atau lain–lain dimana diperluk an adanya instalasi listrik. balok-balok beton. maka plesteran tersebut dibongkar dan diperbaiki sampai dinya takan dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas dengan biaya atas tang gungan Pihak Kami. pahatan tersebut setelah dipasang pipa di tutup dengan adukan yang sama. Pelaksan aan a) Permukaan dinding yang akan diplester dibersihkan dari kotoran. PEKERJAAN PENUTUPAN & PELAPISAN PT. dikerjakan dengan baik. kolom -kolom beton. serta bagian lain yang diplest er. 2. h) Ketebalan ples teran mencapai ketebalan permukaan dinding/kolom yang dinyatakan dalam gambar. untuk memperkuat daya lekat plesteran. plumbing. AC. sehingga dapat dicapai hasil plesteran yang bermu tu baik. untuk patokan kerataan dinding. sebelumnya selalu disirami air sampai jenuh selama 3 hari. tidak terlalu tiba-tiba dan mem basahi permukaan plesteran setiap kali terlihat kering dan dilindungi dari terik matahari langsung dengan bahan penutup yang dapat mencegah penguapan air secara cepat. dipasang tegak lurus dan menggu nakan potongan kecil kayu plywood. debu. k) Kelembaban plestera n dijaga sehingga pengeringan berlangsung wajar. kabel data. at au akibat lainnya.1. air bersih. instalasi air bersih dan instalasi lainnya telah ditanam dalam dinding. l) Jika terjadi keretakan sebagai akibat pengeringan yang tidak baik. potongan plyw ood tersebut dilepas apabila kepala plesteran telah mongering. b) Pekerjaan plesteran dinding dikerjakan pada permukaan dinding. par tikel lain.Pembangunan Ruang Kuliah. b) Pencampuran menggunakan mesin mixer. kolom dan ring bal ok telah dicor. te lepon. antenna TV. 2. atau 6 x 6 mm atau sesuai permintaan. yang ditanam pada di nding.

Hal. 44 .

4. kebocoran atap dan lendutan pada atap. 45 . finishing yang perlu diperhatikan prosedurnya baik mulai dari pemasangan sampai pemeliharaannya.1 Bahan a) Bahan rangka atap memakai bahan baja ringan Zincalume berkekuatan G 550 yang merupakan baja yang dilapisi campuran dengan komposisi 50 % Aluminium.2. b) Nok genteng.5 % Zinc dan 1.1. d) Reng ZincAlume yang digunakan pada kuda-kuda mempunyai ketebalan paling tidak 0.6 mm. c) Tidak ada perubahan bentuk pada penampang profil. Bentuk profil gelombang yang menyerupai genteng tanah liat yang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu d ari Manajemen Konstruksi.5 % Silicon. Pengurangan jarak kuda-kuda dilakukan sesuai dengan pemilihan bahan penutup atap yang digunakan. d) Panjang material yang digunakan mencukupi serta tidak boleh terdapat sambungan pada badan. Warna biru y ang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstru ksi. 3.Pembangunan Ruang Kuliah. Banda Aceh 2012 1. PEKERJAAN GENTENG PENUTUP ATAP 2. Pekerjaan Kontruksi K uda-kuda a) Kuda-kuda dibentuk dengan menyatukan batang-batang profil berketebal an paling tidak 1 mm dengan di skrup dengan menggunakan bor listrik dan hexagona l socket. Sedangkan pelaksanaan pengerjaan listplank beton mengikuti ketentuan spesifikasi spesifika si struktur. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi dan Perencana untuk dimintakan persetujuannya. PEKERJAAN LISTPLANK ATAP DAN BETON Listplank atap menggunakan bahan kayu Kamper Singkil. Bahan a) P enutup atap berupa genteng metal bergelombang dengan bahan dasar metal berlapis Galvalume atau aluminum stucco embossed. Untuk menghindari resiko sala h pemasangan.1.2. 1. tidak melengkung ataupun bengko k. c) Warna penutup atap adalah biru. Sistim interlock antara kuda-kuda d apat menjamin kestabilan kuda-kuda terhadap semua beban yang bekerja pada rangka atap tersebut. b) mengajukan contoh-contoh bahan yan g digunakan pada proyek ini. Flamboyant Huma Arta Hal. PEKERJAAN RANGKA ATAP BAJA RINGAN 1. PEKERJAAN KOSEN. pintu. c) Jarak antara satu kuda-kuda ke kuda-kuda lainnya tidak lebih dari 150 cm. d) Sekrup yang digunakan adalah tipe 12 – 14 x 20 mm HWFS yang dilapisi anti karat 2. ukuran dan material kosen maupun accesoriesnya. PINTU DAN JENDELA KAYU SERTA KACA 4. genteng nok 3 arah dan genteng nok uju ng menggunakan bahan yang sama seperti genteng metal. Insulation memakai all foi l single side beserta roof mesh. b) Kuda-kuda inti dirakit terlebih dahulu dan selanjutnya dilakukan pe rakitan kuda-kuda pendukung ataupun penahan. Pelaksanaan Penempatan reng dan penutup atap lembaran metal b ergelombang dipasang sedemikian rupa untuk menjamin tidak terjadinya ketidakrata an permukaan atap. agar ukuran kosen yang dipasang telah disesuaikan dengan ukuran di la pangan dan membuat shop drawings. e) Ukuran profil seragam dari ujung satu ke ujung yang lainnya. untuk itu penyedia memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a) mengadakan pemeriksaan pengukuran di lapangan. Umum Mat erial kosen. b) Batang untuk rangka dalam keadaan lurus. 43. Dengan persetujuan Manajemen Konstruksi bahan ra ngka atap dapat memakai bahan baja ringan yang dilapisi Zinc dengan proses Hot D ip . PT. 2. jendela adalah material yang berkaitan erat dengan arsitektu rnya dan termasuk material halus. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.

jendela dengan ska la 1 : 1. Accessories seperti engsel pintu. kuda-kuda dan atap sudah selesai dipasang dan pekerjaan menuju tahap finishing (lebih baik bila dinding dan lantai sudah di finish). dan cara pemasangannya dibuat mock-up terlebih dahulu dan dimintakan per setujuan dari Arsitek/Manajemen konstruksi. Persiapan a. pemasangan alat-alat bantu. 4. sehingga tidak merusak permukaan kayu kosen akibat paku. engsel. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Pembangunan Ruang Kuliah. f) Pemasangan kosen dilakukan paling akhir setelah dinding diplester dan diaci. bila perlu ada penyesuaian-penyesua ian / koreksikoreksi pada gambar. penutupan papan/plywood dipasang/ditempatkan pada lubang-lu bang skonengan. untuk menghindari kesalahan ukuran dan terjadi k erusakan-kerusakan akibat benturan. floor/ rabat beton lantai d asar. ma ka kosen dan daun pintu tersebut dibongkar dan diganti dengan yang baru. seda ng pada KM/WC/Toilet tingginya ditambah 5 cm atau sesuai ketinggian perbedaan pe il lantai pada tiap pintu kosennya. tidak boleh ada plesteran tambahan atau belah. bahan yang dipasang sesua i dengan contoh bahan yang sudah disetujui Perencana/Manajemen Konstruksi. pada teras. Flamboyant Huma Arta . dipasang r apat/presisi. kaca dan finishing melamik di proyek unt uk diperiksa dan di ACC terlebih dahulu oleh Manajemen Konstruksi dan Perencana Arsitektur. ukuran minimal 6 cm x 15 cm dengan double skonengan. Finishing Akhir a. dan tidak terdapat c acat kayu. atau accessories pintu ata u jendela. sehingga lubang-lubang bekas paku tidak terlihat.2. naad/pertemuan kosen dengan dinding diberi sealent. Jalusi memakai b ahan yang sama. pemasangan dinding bata. Bahan / Mat erial Bahan yang dipakai menggunakan kayu Kamper Samarinda. harus dilaporkan kepada Manajemen Konstruksi /Perencana untuk diperiksa. selasar. a lat-alat angkut dari gudang ke lokasi proyek dan peralatan lainnya. agar tali air/naad tersebut tidak terkena lapisan cat f) Dalam pemasangan / penyetelan kosen. daun pintu kayu dan daun jendela di finish Melamix. demikian juga untuk daun pintunya perlu dita mbah. Pemasangan a) Kosen hanya diperkenanka n dipasang bila kondisi di lapangan sudah memadai. sehingga tidak terjadi tambatan pada kosen atau pintu. e) Tali air dipasang pada seluruh keliling kosen pintu dan jendela dengan lebar 5 mm tidak difinish cat. Finishing akhir untuk seluruh kosen. adukan yang menempel pada kosen segera dibersihkan/dicuci s ebelum adukan mengering. material finishing sudah da pat persetujuan terlebih dahulu oleh Perencana/Manajemen Konstruksi (lihat spesi fikasi pekerjaan pengecatan). b. pengecatan dinding hatihati. Bila terjadi tambalan. balkon. pintu. e) Sebelum k osen dibuat/dipesan. yang ada hanya bole h untuk tali air selebar 5 mm. pemakua n untuk lembaran plywood pelindung dengan menggunakan paku kecil. diwajibkan membuat mock-up kosen. biaya p enggantiannya ditanggung oleh Pihak Kami. perlu ada penambahan ketinggian kosen dan dau n pintu agar tidak ada celah. letak engsel pintu. tebal jadi 1. handle. pengerjaan struktur lantai atas. lengkap dengan kunci. Banda Aceh 2012 c) Bahan yang cacat dan bernoda tidak boleh digunakan. g) Pada saat melaku kan plesteran/acian. atau yang berhubu ngan dengan perbedaan peil lantai. engsel jendela jungkit dan pengunci jendela dan seba gainya. Penambahan ketinggian kosen/pintu tidak berarti kayunya yang disambung. selasar dan balkon setinggi 2 cm. pemakuan pada tempat yang ada terdapat engsel. Ukuran-ukuran kosen dicek dahulu berdasarkan gambar dan kondisi di lapangan. Untuk ukuran kosen pintu dan daun pintu yang berhubungan dengan areal luar se perti teras. kunci pintu. penggunaan paku yang dapat merusak permukaan kayu kosen dihi ndari. te tapi ukuran tinggi kosen/pintu ditambah pada saat pembuatan kosen dan pintunya. pengerjaan. kamar mandi / wc dan sebagainya. PT. bovenlight yang terletak di antara 2 kolom/ dinding. Bila kondisi lapangan dan gambar kerja tidak s esuai. c) Kosen-kosen yang sudah dipasang dilindung i dari kerusakan-kerusakan akibat tabrakan/benturan dengan ditutup lembaran plyw ood 9 mm atau papan. b. jendela.5 cm. d) Pe kerjaan ini meliputi penyediaan bahan. pekerjaan-pekerjaan kasar sep erti : pengecoran struktur. d) Kosen-kosen pintu. b) Kosen-kosen tidak diperkenankan dipasang bila masih dalam pekerja anpekerjaan struktur/persiapan.

Hal. 46 .

e) Engsel encasement menggunakan Dekson atau setara Dekson. c. Daun pintu panel ini dibuat di workshop.Daun jen dela a) Rangka/frame daun jendela kaca memakai kayu Kamper Samarinda. d. c) Engsel daun jendela jungkit memakai engsel Solid atau setara Solid deng an ukuran disesuaikan dengan berat daun jendela dan sesuai dengan spesifikasi te knisnya. hak angina. untuk itu agar Pihak Kami mengajukan sub pekerjaan pintu/jendela kepada Arsitek Perencana/Manajemen Konstruksi untuk disetujui. e. PT. Lebar engsel pintu lebih kecil minimal 5 mm dari lebar daun pintu/jendela.Pelaksanaan a) Sebelum dipasang. engsel jendela. Semua kosen. jendela yan g sudah difinish. kunci. 4. door stop tersebut dimintakan persetu juan / di ACC dahulu oleh Arsitek/Perencana. . horizontal tengah dan atas setelah diserut halus ( ukuran jadi) dengan ukuran yang sesuai dengan gambar.Daun pintu ka ca a) Rangka/frame daun pintu kaca terbuat dari kayu Kamper Samarinda. 1. grendel tanam dan lainnya memakai merk Solid atau setara Solid. handle/kunci. b. agar hasil pemasangannya benar-benar rapih dan halus. handle. d) Pengunci untuk daun jendela memakai merk Solid atau setara Solid. baik dari dalam. d. agar engsel tertanam dengan baik. b) Accessories seperti engsel pintu.Bahan a) Semua kunci yang dipaka i untuk daun pintu kayu untuk ruang-ruang maupun daun pintu kamar mandi memakai merk Solid atau yang setara dengan merk solid. sedangkan seperti yang sudah disebut handle. pintu. Sebelum pekerjaan dimul ai. grendel. rangka vertical. dan diajukan kepada Arsitek/P erencana untuk disetujui. Letak posisi engsel pintu. eng sel daun jendela jungkit. juga digambarkan letak-letak engsel. dilakukan di workshop. 5. c) Pema sangan daun jendela dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun jende la. membuat shop-drawing. d) Pemasangan dau n pintu dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun pintu. kunci disertai dengan ukuranukurannya. 47 . dan tidak boleh terlihat pada waktu jendela dalam kead aan tertutup. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi & Arsitek/Perencana u ntuk disetujui. dilengkapi dengan door stop merk Solid atau setara Solid. lancar dibuka dan ditutup . b) Engsel untuk daun pintu menggu nakan engsel Solid atau setara Solid dengan tipe disesuaikan ukuran berat daun p intu. maupun dari luar. tarikan daun jendela dan sebaga inya. 4. sebelum dipesan/dibeli. ukuran dis esuaikan dengan gambar. sehin gga dapat menghasilkan pemasangan yang rapih dan baik. b) Pembuatan daun jendela dilakukan di workshop. PEKERJAAN KUNCI DAN PENGGANTUNG / ENGSEL . c) Pembuatan daun pintu. . ukuran ja di untuk rangka vertical dan horizontal disesuaikan dengan gambar. Pekerjaan Daun Pintu Kaca dan Daun Jendela Kaca . dan cara pemasangannya dibuatkan mock-up terlebih dahulu untuk dimintakan persetujuan/ACC Arsitek. Posisi engsel jungkit untuk daun jend ela tertanam dengan baik.Pembangunan Ruang Kuliah. f. Daun pintu panel ini terbuat dari kayu Kampe r Samarinda. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pekerjaan Daun Pintu Panel a. d) Pemasangan engsel jungkit mengikuti petunjuk spesifikasi teknisnya. tentang bentuk pintu panel beserta ukuranukuran dengan skala 1:10. Untuk seluruh daun pintu ayun/swing. mengajukan seluruh contoh bahan beserta brosurnya. dilindungi/dibungkus dengan plastik. 5. Flamboyant Huma Arta Hal. pengunci daun jendela. engsel jendela. engsel pintu. 4. Pemasangan daun pintu ini dipasang oleh tenaga ya ng ahli dalam pemasangan daun pintu. kunci di ACC terlebih dahulu oleh Arsitek. handle jendela. handle. Banda Aceh 2012 c. b) Sebelum pe kerjaan dimulai mengajukan gambar kerja kepada Perencana/Manajemen Konstruksi un tuk disetujui.

Pelaks anaan 1.Pembangunan Ruang Kuliah. Sebelum rangka dipasang kami akan mengajukan contoh bahan kepada Manaje men Konstruksi/Pengawas untuk disetujui. 2. tebal 0. Ketentuan Umum a) Pekerjaan langit-langit ini (plafond) baru boleh dilakuka n setelah seluruh pekerjaan instalasi seperti kabelkabel. Setelah seluruh rangka plafo nd terpasang.1. engsel jendela jungkit. Penutup langit-langit Penutup langit-lan git memakai panel gypsum board merk Jaya Board dengan tebal 12 mm. Bahan penutup langit-langit memakai gypsumboard. agar engsel tertanam dengan baik. koef plafond dan pekerjaan lainny a yang berkaitan dengan pekerjaan langit-langit. 6. Penggan tung dipasang tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm. agar dapat terisi oleh compound. d) Membuat mock-up untuk disetujui / di ACC Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perenc ana. Penggantung untuk rangka plafond tiap jarak 120 x 120 cm atau sesuai gambar. sehingga hasil pekerjaannya benar-benar rapih. 2. bidang permukaan harus rata. Seluruh instalasi M&E yang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 6. d) Lokasi Man Hole pada langit-langit (plafond) me ndapat persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen konstruksi. ditanam sedalam 1–2 mm dari permukaan panel gyp sum. tebal 0. grille exhaust dan lubang-lubang lainnya yang berada pada plafond. Posisi engsel pintu.3. c) Menyediakan contoh-contoh bahan dan diajuk an kepada Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perencana untuk disetujui / di ACC. Posisi engsel jun gkit untuk daun jendela tertanam baik. maka daun pintu dan daun jendela tersebut dilindungi. handle/kunci. Lingkup Peker jaan a) Meliputi penyediaan bahan dan pemasangan langit-langit (plafond). tidak cacat dan telah mendapatkan persetujuan dari Perencana. alat-a lat Bantu. Bahan 1. dan pekerjaannya harus diganti dengan pekerja yang benar-benar terampil dan ahli. b) Membuat gambar kerja (shop d rawing) untuk disetujui perencana.3. Pemasangan dila kukan oleh pekerja yang benar-benar ahli dalam pemasangan daun pintu/jendela/acc esoriesnya. Biaya pembuatan lubang tersebut dimasukkan pada harga peker jaan langit-langit (plafond). 6.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm. Banda Aceh 2012 c) d) e) f) g) h) . dan tidak boleh terlihat pada saat daun j endela dalam keadaan tertutup. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT Lebar engsel pintu lebih kecil. rangka dan penggantung.2. agar tidak rusa k/cacat akibat benturan 6. 6.1. b) Bahan yang dipasang baru. Bila menurut pengamatan Manajemen Konstruksi /Arsitek. digantung sampai rangka atap. PT. maka daun pintu / daun jendela yang sudah dipasang diganti dengan ya ng baru. Flamboyant Huma Arta Hal. Pekerjaan Plafond Gypsum Board 6. 6. baik. tarikan daun jendela di ACC dahulu oleh Arsitek. 5. 3.2. Rangka Rangka plafond m emakai rangka hollow 40 mm : 40 mm. naad mati / tanpa naad. 45 mm. Setelah daun pintu / daun jendela beserta accesoriesnya sudah selesai dipasang. list sudut. baik dan halus. Lembaran gypsum direkatkan pada rangka plafond dengan menggunakan sekerup ti ap jarak 20 cm atau sesuai gambar. c) Seluruh pekerjaan langit-langit sudah termasuk p embuatan lubang lampu (armature). waterpass dan tidak bergelombang. 4. baik dari dalam maupun dari luar.3. 48 . pipa-pipa dan peralata n lainnya yang berada didalam plafond sudah selesai dipasang dan telah diuji cob a (ditest). hasil pemasangannya tidak baik dan rapih. minimal 5 mm dari lebar daun pintu/daun jendela. sambung ansambungan panel ditutup dengan compound dan dilapisi kain kassa kualitas baik.

Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list aluminium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar. 6.1. bahan PT. Flamboyant Huma Arta Hal. Dalam pengerja an plafond ini. Umum Se belum pekerjaan pelapis lantai diakukan maka : 1. 7. Seluruh instalasi M&E y ang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test. naad mati/ ta npa naad.4. pemasangan. Pemasang an pelapis lantai dan dinding dikerjakan tahap akhir. bidang permukaan harus rata.1. Bahan 1. 49 . 5. lalu membuat mock-up/contoh pemasangan di proyek untuk disetujui bahw a hasil pemasangan memang benarbenar rapih. 2. Pekerjaan plafond telah selesai dipasang. ditanam sedalam 1-2 mm dari permukaan panel. akan diadakan penelitian terha dap peil lantai agar sesuai dengan gambar rencana. biayanya dimasukan ke dalam harga satu an plafond. PEKERJAAN PELAPIS LANTAI DAN DINDING 7. Penggantung tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm.2. Dalam pengerjaan plafond ini. balkon dan ruang-ruang lainnya yang berhubungan d engan air dan telah diadakan pengetesan dengan hasil tidak bocor disaksikan oleh Manajemen Konstruksi dengan berita acara hasil pengecekan bersama 3. yan g berhubungan dengan udara luar. 7. Lapisan waterproofing untu k daerah basah. 6. KM/WC. Membuat gambar kerja (shop drawings) 5. Lembaran Kalsiboard direkatkan pada rangka plafond dengan meng gunakan skrup tiap jarak 15 cm. Pelaksanaan 1. Pekerjaan Plafond Kalsiboard 6. 4. 5.1.1. tebal 0.4.Pembangunan Ruang Kuliah. Banda Aceh 2012 7. biayanya dimasukan ke dalam harga satuan plafond.45 mm atau sesuai gambar. Bahan penutup langit-langit memakai panel Kalsiboard. 4.4. 2. Rangka Rangka plaf ond memakai rangka hollow 40 mm x 40 mm. Lebar naad untuk lantai 3-4 mm. 7. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.1. dan na ad untuk dinding maksimal 2 mm. Penutup langit-langit Penutup langit -langit memakai calsiboard tebal 6 mm merk Jaya Board. 7. sudah termasuk pembuatan lubang armature. pembuatan lubang untuk skrup dibor.2. 6. agar dapat terisi oleh compound. 3. penyediaan alat-alat bantu dan pembersihan. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan . waterpass dan tidak berg elombang. Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list profil alum inium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar. Pekerjaan lanta i keramik homogeneous tile 7. Setelah seluruh rangka plafond terpasang. sambungansambungan panel ditutup dengan compound + lapisan kain kassa kualitas baik.1. sudah termasuk pembuatan lubang armature. dengan ukura n sesuai diameter skurp.2. tebal 0. maka dibongkar dan diganti dengan pekerja yang ahli dalam pemasangan batu paras yogya. toilet. Me ngajukan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas untuk disetujui jenis bahannya. 8. 2. 6.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm ata u sesuai gambar. bila tidak rapih. Penutup langit-langit Kal siboard dipasang pada seluruh plafond KM/WC. plafond luar bangunan/overstek.1. untuk menghindari kerusaka n akibat pekerjaan yang belum selesai.

Gambar kerja telah disetujui Manajemen Konstruksi / Pengawa s / Perencana. Seluruh pertemuan lantai dengan dinding diberi plint Roman tingg i 10 cm dan di finish cat plint. Sebelum pemasangan keramik dimulai. lebar naad dan w arna grouting. ukuran 120x120 cm. Pemotongan unit keramik menggunakan m esin potong. 6. 9. untuk mengetahui pola pemasangan. Kerusakan-kerusakan selama proyek be rlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. Pekerjaan Lantai dan Dinding Lapis Keramik 7. 13.Pembangunan Ruang Kuliah.2.Warna : Sesuai rencana .Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 40 x 40 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7.Plint : Memakai Plint Roman tinggi 10 cm . Siar-siar (n aad) dibuat sekecil mungkin.Jenis : Keramik homogenous kwalitas B . 7. Bahan keramik yang akan dipasang diajukan kepada Manajemen Kon struksi/Pengawas/Perencana untuk mendapatkan persetujuan lalu dibuatkan mock-up di proyek. Pemasangan memakai perekat keramik merk/jeni s Drymix Tile. Se belum pengisian naad dilakukan.Naad : Di isi memakai AM Grout 50 atau setara 7.5 cm. memakai sealent merk D owncorning. Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering. 12. Setelah selesai dipasang dan digro uting. 50 .Ukuran : 40 x 40 cm atau sesuai gambar . permukaan dinding keramik bersih dari berbagai m acam kotoran. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1 PC :2 Pasir.U kuran . Untuk itu penyedia Pih ak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama). Siar-siar / naad rata dan sama besa r. 2.Produksi . 7. 5. bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout. 8. 8. 2.2.2. Pekerjaan Dinding Lapis Keramik PT. 3. 10. 2. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/ air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest . Bahan-bahan yang dapat merusak lantai keramik harus segera dijauhkan dan tidak d iperkenankan disimpan pada ruang-ruang yang telah selesai dipasang keramik. ini Pihak Kami dikerjakan walaupun tidak dijela skan dalam gambar. Pemasangan Pemasang an mengacu pada : a. Banda Aceh 2012 . Setiap jarak 420 cm dibuat d ilatasi diisi sealent yang sewarna dengan warna grouting. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.2. 4.Jenis . setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. Pemasangan 1.2. 4. Pemasangan dikerjakan oleh pekerja yang ahli dan terampil dalam pemasangan.2. 7. 11.1.Warna . rata dan sama besar. 5. Adukan yang menempel pada permukaan lantai harus segera d ibersihkan sebelum mengering. Peil lantai telah diteliti kebenarannya dan telah dilaporkan k epada Manajemen Konstruksi/Pengawas. Pe masangan keramik menggunakan Drymix Tile. Flamboyant Huma Arta Hal. 3. maka perbaikan dinding kerami k tersebut menjadi tanggung jawab penyedia sepenuhnya. 9. Bahan . 7.1. 14. Pengisian naad/grouting setelah pemasangan lan tai selesai dipasang dan telah mengering. maka lantai tersebut dijaga kebersihannya sampai penyerahan pertama.Merk : Roman .2.2. lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (du a) garis lurus yang saling tegak lurus. seluruh permukaan lantai b eton diratakan / di screed memakai Drymix Screed tebal + 3.2. Peil lantai yang akan dipasang telah ber sih dari berbagai macam kotoran. 6. 3.

Pengisi naad : : : : : Marmer Keramik kualitas B Sesuai rencana sesuai gambar Ujung Pandang N aad diisi afagrout / ibagrout / afafik 7.2. 3.2. Sebelum pengisian naad dilakukan.1.2. 9. Pekerjaan Cat Dinding / Tembok Untuk Interior PT.2. 4.Produksi . 6. Pekerjaan Lapis Marmer 7. Membuat mock-up pada dinding/plafond untuk dipilih dan disetujui warnanya. Meng ajukan brosur-brosur cat dinding/cat plafond/politur melamik dan bahan-bahan lai nnya yang diperlukan. Meliputi penyediaan bahan-bahan. Adukan yang menempel segera dibersih kan sebelum mengering. Sebelum pengisian naad dilakukan. Bahan . Siar-siar / naad rata dan sama besar.Pembangunan Ruang Kuliah. permukaan dinding ke ramik bersih dari berbagai macam kotoran.1. Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering.Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 20 x 25 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7.Warna .Jenis . Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr.Ukuran . Flamboyant Huma Arta Hal. 5. 7. 8. m aka perbaikan dinding keramik tersebut menjadi tanggung jawab sepenuhnya. Pemasan gan keramik menggunakan Drymix Tile. 8. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. Banda Aceh 2012 7. plafond tel ah selesai dikerjakan. 4. Untuk itu Pihak Kami menj aga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama).Ukuran .2. PEKERJAAN PENGECATAN 8. Unt uk itu Pihak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pert ama) 8. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest.1. 2. 2. 8. Pemotongan unit keramik menggunakan mesin potong. kosen-kosen/pintu/jendela telah selesai dipasang. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 4. 3. le bar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (dua) ga ris lurus yang saling tegak lurus. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr. 7. 5.2. permukaan dinding keramik bersih dari berbagai macam kotoran. Lingkup Pekerjaan 1. Pemasangan 1. Kerusaka n-kerusakan selama proyek berlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest. Siar-si ar / naad rata dan sama besar.3. 3. bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout. Bahan .3.Warna . alat-alat bantu dan p enyediaan tenaga kerja. 51 . maka perbaikan dinding keramik ter sebut menjadi tanggung jawab kontraktor sepenuhnya. 6.2. Pemasangan 1.Jenis . Seluruh permukaan dinding telah difinish. Pemotonga n unit keramik menggunakan mesin potong. 2.4. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih.4. lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perp otongan siar membentuk 2 (dua) garis lurus yang saling tegak lurus. 7.Produksi .4.2. Kerusakan-kerusakan selama proyek berlang sung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. bila sudah bersih naad-naad keramik di isi ibagrout.

Banda Aceh 2012 8. Permukaan dinding diamplas sampai halus. sedangkan kwas hanya pada tempat-tempa t tertentu saja.3. Bahan . memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat. Setelah lapisan alkali res isting primer mengering.Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Du lux. lalu diamplas halus. . .2. . Pekerjaan Cat Langit-langit (Plafond) 8. lalu diamplas halus.Cara-cara pengecatan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dike luarkan oleh pabrik cat. Pekerjaan Cat Di nding / Tembok Untuk Exterior 8.3. Flamboyant Huma Arta Hal.Pembangunan Ruang Kuliah.2.Aplikasi pengecatan dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi dari MK/Pengawas atau dari produ ksi cat. Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus. Pengecatan halus menggunakan roller. abu-abu yang melekat dibersihkan. dan telah mengering dengan sempurna.2.Warna : : : : Dulux/Mowile x Dulux/Mowilex Dulux/Mowilex Sesuai rencana 8. dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomend asi dari Manajemen Konstruksi/Pengawas atau dari produksi cat. memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat.Jenis Cat dasar Cat akhir . . Setelah dibersihkan.Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8. Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi/Pengawas/Perencana. Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik.Cara pengecat an mengikuti technical data dari Dulux. lalu diberi lapisan cat Duluxweathershield sampai benar-benar ra ta warnanya dan hasilnya dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi/Pemberi Tugas/ Perencana. Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik. Bahan .1. lalu diberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dap at diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas/Perencana.4. . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Bahan PT.4. bahwa cat yang dipakai. Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi /Pengawas/Perencana. mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang s ama.Cara-cara pengecatan mengi kuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat. abu-abu yang m elekat dibersihkan. Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus.Produksi .Aplikasi pengecata n. lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux seb anyak 1 lapis sampai benar-benar rata. Setelah lapisan alkali resisting primer m engering. Pengecatan halus menggunakan roller. sed angkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja.1. 8.Jenis Cat dasar Cat akhir . 8.3.2. Permukaan dinding diamplas sampai halus. bahwa cat ya ng dipakai. lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux We athershield sebanyak 1 lapis sampai benar-benar rata.1. Setelah dibersihkan. dan telah mengering dengan sempurna. . mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang sama. 52 .Produks i .

Kosen.Jenis Cat dasar Cat akhir . pintu dan jendela bagian dalam memakai finishing melamik ex. 8.2.memberikan surat jaminan yang dikel uarkan oleh pabrik cat. Pekerjaan Cat Finishing Melamik 8 . Setelah lapisan alkali resisting primer dan telah mengeri ng lalu diamplas halus. permukaan langit-langit (plafond) dibersihkan dari be rbagai macam kotoran. rata dan sama warnanya. Dan plafond lainnya sesuai gambar Setelah baha n langit-langit terpasang.Bahan untuk finishing listplank atap memakai finishing cat minyak ex. 4.6. Sebelum pekerjaan dimulai.Produksi . mengajukan contoh warna melamik kepada Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana untuk dise tujui dan membuat mock-up di proyek. Plaf ond gypsum.Pengecatan langit-langit meliputi : a. 8.1. dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi/ pengawasan dari produksi cat. daun pintu . Pengerjaan PT. 2. sedangkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja.Dan pekerjaan lainnya sesua i gambar dan perincian biaya pekerjaan. plafond calsiboard c.2. 8. Bahan Bahan untuk finishing kosen.4.1. lalu diberi lapisan cat dasar Dulux sebanyak 1 lapis sa mpai benar-benar rata. Plafond beton b. Cara-cara pengec atan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat. Aplikasi p engecatan. Pengecatan halus menggunakan roiler. Flamboyant Huma Arta Hal. lalu d iberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dapat dite rima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas / Perencana. .2.Lapisan lantai papan kayu dan papan tangga . Pengerjaan 1.Dinding lambrisering kayu . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.6. 53 . dan daun jendela.5. . 8. 3. Setelah seluruh permukaan plafond diamplas halus.5. Pengecatan . Pekerjaan Cat Listplank Atap 8. bahwa cat yang dipakai.Pembangunan Ruang Kuliah. lubanglubang paku/skrup telah diisi dan diratakan dan tela h diamplas sampai halus.5. Pekerjaan melamik ini untuk finishing : .6. Hasil pengerjaan rapih . Bahan . mulai dari meni / cat dasar / ca t akhir adalah benar dari produksi Dulux.Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8. Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Dulux. Pekerjaan finishing melamik dikerjakan o leh Sub Pihak Kami yang ahli dalam pengerjaan melamik. Banda Aceh 2012 . Bahan untuk finishing bagian luar memakai finishing melamik Polyurethane agar tahan air dan tahan sinar ultra vio let. Glotek / setara .Plafond lambris kayu .Railing kayu . Propan raya atau setara.

Sparing-sparing pipa air kotor. harus mengajukan contoh bahan dan brosur. Lingkup Pekerjaan PT. Sertifikat jaminan terseb ut diserahkan kepada Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi pada saat penyerahan per tama. Pekerjaan finishing listplank atap dikerjakan oleh Sub yang ahli dalam pengerjaan melamik . 2. dengan serti fikat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya. 9. 2. Lanta1 atau d1nd1ng yang akan diberi lapisan waterproofing ti dak akan dibobok akibat adanya pekerjaan lain.2. Jaminan Memberikan ja minan kedap air secara cuma-cuma selama 5 tahun terhadap kebocoran. PEKERJAAN LAIN-LAIN 1. Permu kaan beton yang akan dilapis waterproofing dibersihkan dari kotoran puing-puing dan sampah lainnya. Sebelum pekerjaan dimulai. selesai diplester kasar.5 mm. Melakukan proteksi/perlindungan dengan lapisan plesteran (discreed) memakai adukan 1pc:3pasir + lapisan kawat ayam dan dihaluskan. Lantai atau dinding yang akan diberi lapisan waterproofing tidak ak an dibobok akibat adanya pekerjaan lain terutama pekerjaan M & E. terutama pekerjaan M&E. 54 . 4. 8. harus mengajukan contoh bahan dan brosur. 3. c. memakai coating ex Sika. lalu diadakan pengetesan dimana permu kaan plat beton yang telah dilapis waterproofing direndam air selama 14 hari set inggi 5 – 10 cm. kecua li untuk lantai KM/WC. Pertemuan dengan dinding dinaikkan setinggi 20 cm dan lantai untuk di KM/WC dan plat dak atap dinaikkan setinggi 4 0 cm. Pihak Kami melakukan perlindungan terhadap pe kerjaan waterproofing yang telah dikerjakan terhadap kerusakan-kerusakan yang di timbulkan oleh pekerjaan yang dilakukan oleh lainnya. Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan. Bila ternyata hasil test rendam menunjukkan tidak ada kebocora n.4. peny ediaan alat-alat bantu dan pembersihan. PEKERJAAN WATERPROOFING Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan. 9. rata dan sama warnanya. plat dak atap memakai jenis membrane ex Bithutene tebal 1.3. roof drain/floor drain di grouting memakai bahan yang sama.1. Pelaksanaan 1. Bahan untuk lantai KM/WC lantai tingkat. bahwa pem asangan waterproofing tersebut telah di test dan telah dilaksanakan dengan baik tanpa ada kebocoran. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Banda Aceh 2012 a. Flamboyant Huma Arta Hal. Bahan 1. Lingkup P ekerjaan Pekerjaan waterproofing ini meliputi penyediaan bahan. 7. b. Setelah waterproofing dikerjakan.Pembangunan Ruang Kuliah. Waterproofing dipasang pada : • Lantai KM/ WC lantai tingkat • Plat dan atap beton dan bak bunga • Atap konsol/kantilever • Balko n (jika ada) • Roof garden (jika ada) • Ground reservoir/ground watertank (jika diij inkan oleh DireksiPekerjaan) • Dan daerah basah lainnya 9. Pekerjaan waterproofing dilakukan oleh pekerja yang ditun juk oleh pabrik pembuatnya. Hasil pengerjaan rapih. Untuk balkon. PEKERJAAN PENYELESAIAN TANGGA DAN RAILING 1. 9.1. mengajukan contoh warna kepada Manajemen Konstruks i/Pengawas/Perencana untuk disetujui dan membuat mock-up di proyek. 6. maka membuat Berita Acara Pemeriksaan dengan Manajemen Konstruksi . balkon. 5. 9. pemasangan. Kemiringan screed dibuat kearah roof drain/floor drain.

Pemasangan Semua bahan yang dipasang s esuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ P emberi Tugas/ Perencana. 3. Pelaksanaan a) Bahan yang dipasang adalah bahan yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas. PEKERJA AN KACA DAN CERMIN Pekerjaan ini meliputi pengadaan dan pemasangan material kaca dan cermin. peralatan. Bahan . Men gajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh peralatan sanitair ses uai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan. 1. sedangkan untuk papan kayu menggunakan klos + skrup. Pihak Kami memperbaiki dan mengganti bila ada keru sakan atas bahanbahan/peralatan sanitair yang terjadi selama masa pemeliharaan d an biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. alat-alat bantu dan perleng kapan lainnya yang diperlukan. c) Mengaju kan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas/Pemberi Tugas/ Perencana d an membuat mock up. PT.Bahan untuk railing Railing tangga dengan tiang memakai stainl ess steel diameter 5” dan 3 ”. Roman Golongan B. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan. d. Sanitair yang telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk k esempurnaan hasil pemasangan. pengerjaan/pemasangan. b) Gambar kerja/shop dr awings telah disetujui Manajemen Konstruksi /Pengawas. alat-alat bantu lainnya yang dip erlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini. PEKERJAAN SANITAIR DAN PERLENGKAPANNYA a. serta pekerjaan finishing pada r uang KM/WC telah selesai dikerjakan.3. 2. Perletakan pe rlengkapan sanitair terletak diantara persimpangan atau pertemuan naad-naad pela pis dinding. Bah an Bahan-bahan sanitair memakai merk dengan type/model dan accessoriesnya sepert i yang diuraikan dalam bill of item (perincian biaya pekerjaan). Seluruh sanitai r dan perlengkapan yang dipasang dalam keadaan lengkap dengan segala perlengkapa nnya. Bila terdapat cacat/rusak . Kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran.Bahan untuk anak tangga dan bordes Bahan untuk anak tangga dan bordes tangga dilapis keramik ukuran 40 cm x 40 cm serta plint t angga ukuran 10 cm x 30 cm ex. e) Untuk railing stainless steel pengerjaa nnya dilakukan di workshop. Bahan-bahan dan peralatan sanitair dapat dipasang apabi la telah mendapat ijin dari Manajemen konstruksi/Pengawas/Perencana. b) Membuat gambar kerja/shop drawings. sedangkan step nossing berukura n 10 cm x 30 cm . instalasi air kotor telah sel esai dikerjakan dan telah dilakukan pengetesan. dikeluarkan dari proyek dan diganti dengan yang baru. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. sesuai dengan type-type sanitair serta komplit dengan fitting yang dikelua rkan oleh Pabrik Surya Toto Indonesia. c.2. 1. 55 . pemasangan. Flamboyant Huma Arta Hal. b. c) Pemasangan lapisan ana k tangga dilakukan oleh pekerja yang telah berpengalaman. sehingga tercapai pekerjaan yang bermu tu dan sempurna. sedangkan di proyek hanya pemasangan/penyetelan. d) Permukaan anak tang ga dan bordes diplester halus menggunakan adukan 1 PC : 3 Pasir. Bahan-bahan dan peralatan sanitair dichek ulang sebelum dipasang.Pembangunan Ruang Kuliah. Seluruh brosur sanitair dan perle ngkapannya diserahkan kepada pemberi tugas selepas masa pemeliharaan. Pengadaan dan pemasangan sanitair beserta peralatannya sesuai d engan ketentuan yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan. Banda Aceh 2012 a) Meliputi penyediaan bahan. Pemasangan sanitair bese rta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya. Umum Pekerjaan pemasangan sanitair dap at dilakukan apabila seluruh instalasi air bersih.

daun/slate engsel penuh 115 x 0. retak dan baur. Bahan-bahan dan peralatan Dinding Partisi dan Folding gate dapat dipasang apabila telah mendapa t ijin dari Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana.8 mm dan pelat strip 5 mm dan dicoating. Dinding Partisi PVC 85x200 di tempatkan di daerah Toilet atau sesuai gambar. toleran si kesikuan maximum yang diperkenankan adalah 1. Bahan Folding gate mengunakan bahan : . tidak bergelombang.Bahan Produksi : Asahimas atau setara Jenis : Float glass Warna : Sesuai renca na Tebal : 5 mm atau sesuai dengan gambar rencana & BQ. . dikeluarkan d ari proyek dan PT.5 mm per meter. Kesikuan kaca lembaran yang berbe ntuk segi empat mempunyai sudut serta tepi potongan yang rata dan lurus. Tidak menunjukkan ada ca cat. sejajar. Banda Aceh 2012 . minimal 10 mm masuk ke dalam alur kaca pada kosen. harus dihaluskan sampai membentuk Sisi permukaan kaca yang halus. sehingga tercapai pekerjaan yang bermutu dan sempurna. Pemotongan ukuran kaca disesuaikan ukuran rangka. Flamboyant Huma Arta Hal. d .UNP 2 tebal 2 mm. tidak menunjukkan effek lensa. alat-alat bantu lainnya yang diperlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini. Mengajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh sesuai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan. PEKERJAAN DINDING PARTISI DAN FOLDING GATE a. 4.Rail bawah p lat siku dan besi bulat menggunakan bearing yang tertutup. pemasa ngan.Kaca cermin K eliling kaca cermin dibuat bevel 3 cm Pemasangan kaca menggunakan skrup stainless steel Tebal kaca minimal 5 mm atau sesuai gambar Kaca yang sudah terpasang dibers ihkan dengan pembersih kaca. Semua bahan yang akan dipasang melalui persetujuan Manajemen K onstruksi. Kaca-kaca yang telah dipasang dilindungi dari kerusakan dan benturan serta diberi tanda a gar dapat terlihat bahwa pada area tersebut telah dipasang kaca. Bahan-bahan dan peralatan tersebut dichek ulang sebelum dipasang. Untuk bingkai Profil CNP. diharuskan menggunakan alat pemotong kaca. Semua bahan kaca dan cermin sebelum dan sesudah dipasang harus mendapatkan persetujuan Perencana / Manajemen Konstruksi. gelembung dan sebagainya. kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran.Spesifikasi bahan Kaca tidak bergelombang. . Kunci bentuk silinder dan handle stainless steel serta seluruh bahan menggunakan cat warna anti karat .Pelaks anaan Semua pekerjaan pemasangan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dari pab rik pembuat kaca. Pemasangan Semua bahan yang dipasang sesuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ Pemberi Tugas/ Perencana. Pengadaan dan pemasangan Dinding Partisi PVC dan Folding gate beserta peralatannya sesuai dengan ketentua n yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan. Bila terdapat cacat/rusak. Untuk cermin mempunyai lapisan pera k cukup tebal dan mempunyai lapisan penahan kelembaban. Rail atas pipa hitam bulat.Pembangunan Ruang Kuliah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Li ngkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan. Memiliki bidang yang licin. . Toleransi lebar dan panjang tidak boleh melebihi toleransi seperti yang ditentukan oleh pabrik. c. peralatan. 56 . Pemotongan kaca rapih dan lurus. kaca yang nampak maupun yang tidak nampak akibat pemoto ngan. Pembersihan akhir untuk membersihkan permukaan kaca menggunakan kain katun yang lunak dengan cairan khusus pembersih kaca.

dimensi dan lain sebagainya yang diperlukan untuk pekerjaan ini. Apabila jen is bahan sudah ditentukan dalam spesifikasi maka bahan tersebut digunakan atau d apat digunakan bahan yang setara dengan itu. c. batako. p asangan batu. pasangan batu. junctio n box.Manajemen Konstruksi yang. PEKERJAAN PEMBERSIHAN Kami akan melakuka n pembersihan setiap hari terhadap seluruh kotoran/sampah/potongan kayu/adukan b ekas dan bahan-bahan yang sudah tidak terpakai dari lokasi proyek. Pelaksanaan kerja Tata laksana kerja dan tampilan yan g baik dari penginstalasian agar sama pentingnya dengan efisiensi secara elektri kal dan mekanis. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 5. mengajukan contoh bahan (MAR = Material A pproval Request) ke MK untuk persetujuan pemakaian .Pembangunan Ruang Kuliah. Material yang kurang atau rusak selama penginstalasian harus diperbaiki ata u diganti oleh dengan biaya sendiri. pasangan bata. seluruh instalasi secara umum mempunyai kualitas yang setara da n tampak rapi.1. seluruh kaca. pelapis lantai dan dinding. Termasuk juga fixture lampu. Layanan kelistrikan secara lengkap termas uk system penyambungan ke PLN. kayu. guna penginstalasian yang semestinya sesuai dengan per syaratan di gambar dan spesifikasi. e. Yang diakibatkan dari pelaksanaan instalasi diganti atau d iperbaiki PT. halaman dan peker jaan lainnya dalam keadaan bersih. P EKERJAAN ELECTRICAL 6. stop kontak. Sediakan juga penginstalasian kabel listr ik lainnya yang dibutuhkan untuk perkakas mesin.1. distribution board.2. Flamboyant Huma Arta Hal. Lampu penerangan dan panel board. yang ada di gambar atau sesuai spesifikasi.1. p enyambungan yang diperlukan untuk instalasi dilakukan sedemikian rupa dan disetu jui oleh MK. System kabel listrik (Power wiring system) dan system grounding nya. Harus disediakan pembungkus kabel (conduit) dalam dinding bata. untuk saklar dan stop kontak digunakan merk LEGRAND atau PANASONI C atau yang setara. Setiap kerusakan atas finishing dinding. g. Seluruh brosur dan perlengkapan Folding gate diserahkan kepada pemb eri tugas selepas masa pemeliharaan. Untuk bahan MCB minimal yang dipaka i adalah merk : SCHNEIDER atau yang setara dan kabel merk SUPREME atau yang seta ra dengan itu. Apabila pekerjaa n kelistrikan berhubungan dengan pekerjaan penyedia lain atau dengan pihak UnMuh a maka berkoordinasi guna mendapatkan informasi yang diperlukan. dikeluarkan dari proyek. 6. alat elektronik secara lengkap sesuai dengan f. Pekerjaan pembersihan dilakukan sampai penyerahan pertama. Seluruh bahan-bahan dan per alatan yang baru dan sesuai dengan standard yang berlaku seperti : PUIL 2000 (SN I 04-0225-2000) atau standard yang berlaku secara umum di Indonesia.1 Lingkup kerja Menyiapkan seluruh buruh. Seluruh pekerjaan pemotongan. Dll. puingpuing/sampah dan bahan-bahan bangunan ya ng sudah tidak terpakai.3. sehi ngga lokasi proyek dan lokasi kerja selalu dalam keadaan bersih dan rapih. Pemasangan Dinding Partisi maupun Folding gate beserta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya. Folding gate yan g telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk kesempurnaan hasil pemasan gan. Kotor an tersebut dikeluarkan dari proyek dan tidak boleh ditimbun didalam lokasi proy ek. unit sekering saklar. 6. mengecek secara keseluruhan dari gambar jumlah kuantitas kelistri kan. kami akan memperbaiki dan mengganti bila ada kerusakan atas bahanbahan/ per alatan yang terjadi selama masa pemeliharaan dan biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. peralatan dan pengangkutan juga instalasi dan test yang musti dilakukan unt uk kelengkapan dan pengoperasian system kelistrikan secara lengkap sesuai persya ratan dari gambar atau Spesifikasi. Untuk itu men empatkan tenaga kerja sebanyak yang diperlukan untuk melakukan pembersihan. a. pengeboran. Sebelum dilakukan penyerahan pertama. conduit.dll.1 UMUM 6. 57 . d. mater ial. pelat baja. b. 6. gambar kelistri kan pihak lain. Bahan-bahan Sebelum instalasi. Banda Aceh 2012 diganti dengan yang baru.

6. kualitas dan ukuran yang sesuai yang ditunjukkan dalam gambar atau BOQ.40m 6. Pelengkap p enerangan (rumah lampu).6. condenser. Ukuran minimum kabel NYM 2 dan 3 x2. PELENGKAP PENERANGAN Pihak Kami menyiapkan dan meng instalasi pele ngkap penerangan secara lengkap untuk setiap saklar lampu dan stop kontak dengan jenis. panel kayu.7. Seluruh spot down light ketinggiannya sama satu dengan lain nya. Selama pelaksanaan Pihak Kami memperbaharu i data rinci penginstalasian untuk informasi kepada MK apabila diminta dan sebag ai penyiapan gambar terlaksana.4.5 Pentanahan (Grounding) Menginstalasi grounding utama keseluruh titik listrik dengan menggunakan ukuran kawat tembaga sesuai den gan yang disyaratkan 6. Flamboyant Huma Arta Hal. Jenis lampu baret yang berkualitas baik Merk lampu yang dipakai adalah PHILIPS atau y ang setara dengan itu. SPOT DOWN LIGHT Pihak Ka mi menyediakan dan memasang Spot down light lengkap.1.Stop kontak --------------------------. KABEL Seluruh kabel diinstalasi didalam pembungkus yan g standard apabila kabel masuk kedalam beton atau dinding bata. PEKERJAAN ORNAMEN ACEH DAN LAMBANG UNIVERSITAS 7. Exhaust fan berkualitas baik. EXHAUST FANS Meliputii Peneyediaan dan Penempatan Exhaust fan dalam ruangan kamar mandi/WC dan system kelistrikan E xhaust dapat digabung ke titik lampu. Merk lampu yang dipakai PHILIPS atau yang setara dengan itu.40m . 6.0. 6. Apabila tidak ditentukan lain. LAMPU-LAMPU TL Jenis dan bentuk lampu penerangan ini berikut pelengkapnya y ang dipasang di beberapa lokasi sesuai dengan yang ada dalam gambar. Pengetesan dan Jaminan Seluruh peralatan dan instalasi secara keseluruhan dijamin atas kerusakan material dan tampak inst alasi (ketatalaksanaan kerja) selama kurun waktu 12 bulan dari saat serah terima awal (PHO) sampai serah terima akhir (FHO).25 cm. 6. Banda Aceh 2012 dengan biaya sendiri dari Pihak Kami. Jenis spot down light yang berkualitas baik . Seluruh lampu baret ketinggiannya sama satu dengan lainnya. 6. 58 .4. selain bola lampu termasuk juga fit iing lampunya. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 7. ballast.5.5 PK atau yang setara dengan itu 6. AIR CONDITIONING Pemasangan AC lengkap selain kabel juga dipasang bracket untuk penyangga AC.1 Umum dan Bahan PT. Merk AC yang dipakai adalah merk Panas onic 1. LAMPU BARET Pihak Kami m enyediakan dan memasang Lampu baret lengkap.1. Selama kurun waktu masa pemeliharaa n ini seluruh kerusakan dan cara instalasi yang tidak bagus diperbaiki oleh atas tanggungan biaya sendiri.3.8.2. 6. selain bola lampu termasuk juga rumah lampunya. maka seluruh saklar dan stop kontak di pasang dengan ketinggian dari permukaan lantai seperti berikut : .1.Pembangunan Ruang Kuliah.5 mm pembungkus kabel jenis PVC ukura n 1. tabung dan starter sesuai dengan pe rsyaratan spesifikasi teknis. kolo m dll. Ketinggian pemasangan lampu TL seragam.Saklar di din ding ---------------------------.

FLAMBOYANT HUMA ARTA ALWIN ABDULLAH Direktur Utama PT. 27 Maret 2012 PT. Banda Aceh. Banda Aceh 2012 Bahan baku adalah batu paras yogya dengan ukuran lebar 65 cm dan panjang   99 m ke liling lisplank beton gedung Laboratorium. Flamboyant Huma Arta Hal. III. 59 . saran yang p ositif sangat diharapkan untuk kesempurnaan pelaksanaan pekerjaan jika kami meme nangkan tender ini. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. ketebalan disesuaikan. Finishing menggunakan coating agar terlihat kea slian batu parasnya 7. PENUTUP.Pembangunan Ruang Kuliah. Pemasangan dilakukan dengan memasang angkur besi (dynabolt) atau dengan cara lainnya dan sambungan diperhalus dengan material adukan berwarna yang sesu ai dengan warna batu alamnya.2 Pelaksanaan Untuk proses pembuatan dilakukan dengan cara diukir. Demikian metode pelaksanaan ini kami buat sebagai gambaran pelaksanaan untuk pekerjaan tersebut diatas. Motif dan bent uk tulisan dibuat timbul keluar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful