Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 METODE PELAKSANAAN Pekerjaan

Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Univers itas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh A. PENDAHULUAN Proyek Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborato rium Univeristas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh ini merupakan Pekerjaan yang dibi ayai dari sumber pendanaan : Bantuan "New Zewland Aid" melalui MFAT (Ministry of Foreign Affairs and Trade). Jangka Waktu penyelesaian pekerjaan tersebut direnc anakan berlangsung selama 270 (dua ratus tujuh puluh ) hari kalender atau setara 9 (sembilan) bulan. B. LINGKUP PEKERJAAN Secara umum Komplek Bangunan ini merup akan bangunan baru di lokasi Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh yang bent uk dan fungsinya telah ditata ulang, nantinya akan meliputi pekerjaan : Pembangu nan Gudang Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborarorium. C. URAIAN SINGKAT PEKERJAAN NO. SU.1 SU.2 SU.3 SU.4 SU.5 SU.6 SU.7 SU.8 SU.9 SU. 10 SU.11 SU.12 SU.13 SU.14 SU.15 SU.16 TN.1 TN.2 TN.3 TN.4 URAIAN PEKERJAAN SEKS I 1. UMUM Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan K esehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Pengadaan Fasilitas di Kantor Lapangan Penyi apan, Pemeliharaan dan Pengetesan bahan di laboratorium Survey & Sewa alt ukur, Pengukuran & Pemasangan Bowplank Biaya Personil Kontraktor Mobilisasi dan Demobi lisasi Pagar Sementara & Akses jalan angkutan sementara Penyiapan Pembangkit Lis trik untuk pelaksanaan Telekomunikasi Fasilitas air bersih proyek Dokumentasi Ba ngunan Sementara Pemeliharaan lokasi pekerjaan & lingkungan Pengadaan Papan Nama Proyek Biaya Jaminan Pelaksanaan dan Uang Muka SEKSI 2 - PEKERJAAN TANAH Pember sihan lokasi pekerjaan Galian lokasi pekerjaan Urugan tanah Urugan Pasir VOLUME 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 9,00 1,00 1,00 3.639,00 1.820,00 5.538,00 462,00 SATUAN L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. Bulan L.S. L.S. m2 m3 m3 m3 PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 1

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 TN.5 TN.6 TN.7 TN.8 ST.1 ST.2 ST.3 ST.4 ST.5 ST.6 ST.7 ST.8 ST.9 ST.10 AR.1 AR.2 AR.3 AR.4 AR.5 AR.6 AR.8 AR.9 AR.10 AR.11 AR.12 AR.13 AR.14 AR.15 AR.16 AR.17 A R.18 AR.19 AR.20 AR.21 AR.22 AR.23 AR.24 AR.25 AR.26 AR.27 AR.28 AR.29 AR.30 AR. 31 AR.32 Galian pondasi Pekerjaan Dewatering Pekerjaan Penyemprotan Anti Rayap Pasangan B atu Kali Penahan Tanah Urug SEKSI 3 - STRUKTUR Pengadaan dan Pemancangan Tiang P ancang Mini ukuran 20 cm x 20 cm, termasuk pemotongan kepala tiang Percobaan Pem bebanan Dinamis Tiang Pancang (PDA Test) Pekerjaan lantai kerja Pembesian Pengec oran beton K.225 untuk Kolom Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (roof fl) Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (2nd fl) Pengecoran beton K 225 untuk Lantai dasar/slab (1st fl) Pengecoran beton K 225 untuk Kepal a Tiang Pondasi Penyediaan sealant untuk sambungan SEKSI 4 - ARSITEKTUR Pasangan dinding bata Pekerjaan plasteran Pekerjaan Rangka Atap Baja ringan Pekerjaan Ge nteng metal termasuk Nok Genteng Pekerjaan lisplank atap beton Pekerjaan lisplan k atap kayu PINTU DAN JENDELA RUANG KULIAH Penyediaan dan pemasangan kusen dan d aun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyedi aan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J2 Penyediaan dan pemasang an kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V2 Penyediaan dan pemasangan ventilasi ty pe V3 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pegangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan Folding Gate Penyediaan dan pemasangan Sunscreen PINTU DAN JENDELA LA BORATORIUM DAN PERPUSTAKAAN Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyediaan dan pemasan gan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendel a type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan da n pemasangan kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J5 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pe gangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan engsel Pintu Penyediaan dan pemas angan engsel Jendela 1.580,00 1,00 9.639,00 342,00 6.156,00 8,00 109,00 254.065,00 250,00 331,00 291, 00 286,00 127,00 480,00 4.668,00 10.756,00 1.239,00 1.239,00 74,00 368,00 1,00 2 0,00 20,00 4,00 68,00 4,00 4,00 44,00 16,00 8,00 1,00 84,00 68,00 4,00 16,00 12, 00 8,00 26,00 8,00 16,00 2,00 23,00 4,00 4,00 60,00 m3 Ls Ltr m3 m' Bh m3 kg m3 m3 m3 m3 m3 m' m2 m2 m2 m2 m3 m' Bh Bh Bh Bh Bh Bh B h Bh Bh Bh set m2 Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh set set PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 2

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 AR.33 AR.34 AR.35 AR.36 AR.37 AR.38 AR.39 AR.40 AR.41 AR.42 AR.43 AR.44 AR.45 AR .46 AR.47 AR.48 AR.49 AR.50 AR.51 AR.52 AR.53 AR.54 AR.55 0 LRK.1 LRK.2 LRK.3 LR K.4 LRK.5 LRK.6 LRK.7 LRK.8 LRK.9 LRK.10 LRK.11 LRK.12 LRK.13 ABB. 1 ABB. 2 ABB. 3 ABB. 4 ABB. 5 ABB. 6 ABB. 7 ABB. 8 ABB. 9 ABB. 10 ABB. 11 ABB. 12 Penyediaan dan pemasangan Door Closer Penyediaan dan pemasangan kait angin, kunc i slot Jendela Penyediaan Pemasangan Plafond Penyediaan dan pemasangan keramik l antai (40x40cm) Penyediaan dan pemasangan keramik lantai (20x20cm) Penyediaan da n pemasangan Kramik Lantai (60x60cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding ( 20x20cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding (20x25cm) Pekerjaan pengecata n dinding dalam ruangan Pekerjaan pengecatan luar ruangan Pekerjaan pengecatan p lafond Pekerjaan Waterproofing Pekerjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø4" Pek erjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø3" Pekerjaan tiang dan railing tangga St ailess Ø2" Pekerjaan tiang dan railing tangga kayu Pekerjaan Tangga Putar dari 2nd Fl ke Roof Penyediaan dan pemasangan Batu Alam Andesit Penyediaan dan Pemasanga n step nosing tangga Penyediaan dan pemasangan Logo Univ. Muhammadiyah Penyediaa n dan pemasangan Relief Aceh Pekerjaan Melamik Kusen Kayu Penyediaan dan pemasan gan ventilasi Rrooster Kayu (type. V2) KELISTRIKAN Penyediaan dan pemasangan sto p kontak Penyediaan dan pemasangan Single Saklar Penyediaan dan pemasangan Doubl e Saklar Penyediaan dan pemasangan fitting lampu Penyediaan dan pemasangan lampu TL 2 x 36 Watt Penyediaan dan pemasangan lampu Baret 20 Watt Penyediaan dan pem asangan lampu spot down light Penyediaan dan pemasangan Sambungan Daya dari PLN Penyediaan dan Pemasangan MCB Penyediaan dan Pemasangan Panel Listrik Penyediaan dan pemasangan Penangkal petir lengkap Pengadaan Unit AC Pengadaan Unit Exchaus Fan MEKANIKAL Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1" Penyediaan dan Pemasangan P ipa PVC 3/4" Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1/2" Penyediaan dan pemasangan K ran Air Penyediaan dan pemasangan Water Jet Penyediaan dan pemasangan Kloset Dud uk lengkap Penyediaan dan pemasangan Kloset Jongkok Penyediaan dan pemasangan pa rtisi toilet Penyediaan dan pemasangan Urinoir Penyediaan dan pemasangan Wastafe l Penyediaan dan pemasangan Kaca rias Penyediaan dan pemasangan Tempat sabun cuc i tangan (Soap Holder) 16,00 60,00 3.600,00 3.344,00 552,00 99,00 518,00 130,00 5.887,00 6.962,00 3.427 ,00 1.938,00 169,00 468,00 672,00 22,00 2,00 306,00 264,00 2,00 99,00 1.446,00 6 4,00 57,00 50,00 12,00 390,00 390,00 28,00 48,00 1,00 63,00 2,00 20,00 32,00 16, 00 220,00 128,00 108,00 66,00 32,00 22,00 13,00 12,00 6,00 12,00 9,00 24,00 set set m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m' m' m' m' set m2 m' set m1 m2 bh bh bh b h bh bh bh bh Ls bh bh ttk bh bh m' m' m' bh bh bh bh m2 bh bh m2 bh PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 3

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 ABB. 13 ABB. 14 ABB. 15 ABB. 16 ABB. 17 ABB. 18 ABB .19 DR. 1 DR. 2 DR. 3 DR. 4 DR. 5 DR. 6 DR. 7 DR. 8 Penyediaan dan pemasangan tempat tissue lap tangan (Tissue holder) Penyediaan da n pemasangan Pengering Tangan (Hand Dryer) Penyediaan dan pemasangan tempat tiss ue gulung untuk KM/WC Penyediaan dan pemasangan Floor drain Penyediaan dan pemas angan keramik lantai KM/WC Penyediaan dan pemasangan keramik dinding KM/WC Penye diaan dan pemasangan Roof Drain Lengkap SEKSI 6 - DRAINASE Galian tanah untuk se lokan Saluran beton bentuk U 30 Saluran beton bentuk U 40 Penutup saluran penang kap, beton 1:2:3 lengkap Penutup saluran bentuk grill, lengkap Trasram, adukan 1 : 2 Pekerjaan Lantai kerja Pekerjaan Septic Tank 5,00 5,00 36,00 54,00 280,00 410,00 58,00 484,00 64,00 256,00 31,00 64,00 46,00 33,00 6,00 bh bh bh bh m2 m2 titik m3 m' m' set m' m' m3 unit D. TAHAP PELAKSANAAN SEKSI 1 : UMUM SU. 1. Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan Peru sahaan kami akan menyiapkan dan menyampaikan hal-hal berikut : gambar-gambar, do kumen-dokumen dan informasi yang diperlukan jika hal tersebut tercantum dalam Do kumen Kontrak kepada MK untuk dimintakan persetujuannya : 1. Gambar konstruksi d an gambar kerja 2. Metode pelaksanaan konstruksi 3. Data-data produk material Bi lamana dokumen-dokumen tersebut diatas disyahkan oleh MK, maka akan merupakan ba gian daripada Spesifikasi Teknis dari Kontrak. Seluruh jenis pekerjaan dilaksana kan sesuai dengan elevasi, dimensi dan detail yang ditampakkan pada Gambar Konst ruksi yang sudah disyahkan. Apabila diperlukan oleh MK untuk melaksanakan suatu item pekerjaan tertentu, maka kami juga akan menyampaikan uraian-uraian material yang diperlukan, peralatan yang dibutuhkan, denah konstruksi, standard dan tata laksana kerja yang berhubungan dengan gambar-gambar konstruksi tersebut untuk d isyahkan oleh MK. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 4

pemindahan bahan baku. 3. pr oses produksi dan lingkungan sekitar tempat kerja. PT. Piha k Kami akan mengikuti ketentuan-ketentuan pengelolaan K3 yang tertuang dalam Per aturan Menteri Pekerjaan Umum No. KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) 2. UMUM Bagian ini mencakup ketentuan-ketentuan penanganan keselamatan dan kesehatan ker ja (K3) konstruksi kepada setiap orang yang berada di tempat kerja yang berhubun gan dengan : 1. UNDANG -UNDANG KESELAMATAN KERJA Lembaran Negara No. 2. 1918) dan peraturan terkait lainnya.Pembangunan Ruang Kuliah. penggunaan peralatan kerja konstruksi. 5 . Penanganan K3 mencakup pen yediaan sarana pencegah kecelakaan kerja dan perlindungan Kesehatan kerja konstr uksi maupun penyediaan personil yang kompeten dan organisasi pengendalian K3 Kon struksi sesuai dengan tingkat resiko yang ditetapkan oleh Pengguna Jasa. 1 Tahun 1970 (Tambahan Lembaran Ne gara No. 09/PRT/M/2009 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum. Banda Aceh 2012 2.A. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Flamboyant Huma Arta Hal.

Penilaian risiko dan pengendaliannya secara berkesinambungan sesuai de ngan Rencana K3 Kontrak (RK3K) yang telah disetujui oleh MK. Flamboyant Huma Arta Hal. Pihak Kami akan melakukan tinjauan ulang terhadap RK3K (pada bagian yang memang perlu dilakukan kaji ulang) setiap bulan secara berkesi nambungan selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi berlangsung. Banda Aceh 2012 2. menerapkan dan memelihara prosedur untuk identifikas i bahaya. Tingkat risiko K3 dite tapkan oleh Pengguna Jasa. PT. Pihak Kami akan membentuk Panitia Pembina K3 (P2K3) b ila: jumlah pekerja paling sedikit 100 orang.Pihak Kami akan meli batkan Ahli K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 tinggi atau seku rangkurangnya Petugas K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 sedang dan kecil. 6 .Pembangunan Ruang Kuliah. mela ksanakan dan mengevaluasi Sistem Manajemen K3 Konstruksi. Pihak Kami akan membuat. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. SISTEM MANAJEMEN K3 KONSTRUKSI 1. 2. 4. Pihak Kami akan melaksanakan Audit Internal K3 Konstruksi. Ahli K3 Konstruksi atau Petugas K3 bertugas untuk merencanakan.B. 3.

Pihak Kami akan menyedi akan pancuran air untuk mandi dengan jumlah sekurangkurangnya satu untuk setiap 15 orang. Flamboyant Huma Arta Hal. ditambah apabila jumlah pe kerja lebih dari 15 orang sampai dengan tambahan 30 orang maka kami akan tambah satu urinal peturasan untuk setiap 30 orang tambahan. Banda Aceh 2012 2. Jika pekerja terpapar pada kondisi panas atau dingin yang berlebih. Pihak Kami akan menyediakan toilet yang memadai baik toilet khusus pria ma upun toilet khusus wanita yang diperkerjakan di dalam atau di sekitar tempat ker ja. TOILET FASILITAS SANITASI a. maka: i. e. Mudah diakses oleh seluruh pekerja dan diberi label yang jel as sebagai air minum. Toilet dibuat dan ditempatkan sedemiki an rupa sehinga dapat menjaga privasi orang yang menggunakannya dan terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan. Kami menyedia kan 1 urinal peturasan untuk jumlah pekerja 15 orang. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. apabila jumlah pekerja lebih dari 15 orang samp ai dengan tambahan 30 orang maka kami menambah satu kloset ditambah beberapa klo set untuk setiap 30 orang tambahan. Untuk kondisi normal. dan terlindung dari cuaca. maka Pihak Kami akan menyediakan pancuran air (shower) dengan jumlah yang mema dai dengan jumlah yang memadai. d. Toilet pria dan wanita akan dipisahkan denga n dinding tertutup penuh.Pembangunan Ruang Kuliah. c. c. b. b. Jika pekerja beresiko terpapar kontaminasi kulit yang diakibatkan oleh zat beracun.C. atau bekerja pada kondisi basah yang t idak biasa sehingga menyebabkan para pekerja harus membersihkan seluruh badannya . b. Kontainer untuk air minum harus memenuhi standar kesehatan yang berlaku. zat yang menyebabkan infeksi dan iritasi atau zat sensitif lainnya. Jika peke rja menangani bahan yang sulit dicuci dari kulit jika menggunakan air dingin. Satu kloset untuk juml ah pekerja kurang dari 15 orang. Jika jumlah pekerja lebih dari 15 orang tenaga kerja. Jika pekerja harus membersihkan seluruh badannya. PT. Fasilitas pencucian te rmasuk penyediaan air panas dan zat pembersih untuk kondisi berikut ini: a. KANTOR LAPANGAN K3 DAN FASILITASNYA FASILITAS PENCUCIAN Pihak Kami akan menyediakan fasilitas pencucian yang memadai dan sesuai dengan p ekerjaan yang dilakukan untuk seluruh pekerja konstruksi. 7 . Toilet mudah diakses. ii. AIR MINUM Kami akan menyediakan pasokan air minum yang memadai bagi seluruh pekerja dengan persyaratan: a. mempunyai penerangan dan ventila si yang cukup.

jalan penghubung. PENERANGAN a. kami pastikan kontrainer bersih dan terlindungi d ari kontaminasi dan panas. Jika pelataran kerja atau te mpat kerja berada di atas jalan umum dan untuk mencegah jika ada PT. c. d. c. Membuat terali pengaman lokasi kerja sepanjang tepi lantai kerja atau temp at kerja yang terbuka. 2. Penyediaan tempat ganti baju untuk pekerja dan temp at penyimpanan baju pakaian yang tidak digunakan selama bekerja. Banda Aceh 2012 c. Pada kondisi temp at kerja yang sangat berdebu misalnya tempat pemotongan beton. dikosongkan dan dibersihkan secara periodik. AKOMODASI UNTUK MAKAN DAN BAJU a. pengalaman dan mempunyai sumberdaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan p ekerjaan dengan selamat. b. Menggunakan Jaring Pengaman. jalan. Seluruh tempat kerja mempunyai aliran udara yang bersih. dilengkapi meja dan kursi. Peneran gan darurat yang memadai. Penyediaan penerangan harus di seluruh tempat kerja. tempat untuk makan. tangga dan gang. Pihak Kami akan menye diakan alat pelindung nafas seperti respirator dan pelindung mata. serta furnitur lainnya untuk menjamin tersedianya tempat istirah at makan dan perlindungan dari cuaca. sistem penangkap jatuh. serta dapat diakses secara nyaman ole h pekerja. PEMELIHARAAN FASILITAS Pihak Kami akan menjamin terlaksananya pemeliharaan fasilitas-fasilitas yang dis ediakan dalam kondisi bersih dan higienis. Akomodasi yang memadai bagi pekerja. dikosongkan dan diisi air minum setiap hari dari sumb er yang memenuhi standar kesehatan. Pelindung Keselamatan kerja untuk bekerja pada tempat tinggi dapat menggunakan satu atau b eberapa pelindung sebagai berikut: terali pengaman lokasi kerja.D. atau jika menggunakan mesin. KETENTUAN BEKERJA PADA TEMPAT TINGGI PEKERJA YANG BERPENGALAMAN Bekerja di tempat kerja yang tinggi dilakukan oleh pekerja yang mempunyai penget ahuan. termasuk di ruangan. istirahat. Peralatan P3K kami sediakan dalam seluruh kendaraan konstruksi dan di temp at kerja. Semua penerangan dapat dinyalakan keti ka setiap orang melewati atau menggunakannya. b. Pengamanan di sekeliling pelataran kerja atau tempat kerja a. penggunaan bahan kimia berbahaya seperti perekat. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. FASILITAS PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN(P3K) a. b. Penerangan tambahan harus disediak an untuk pekerjaan detil. proses berbahaya. Penyediaan tempat sampah. b. dan perlindungan dari cuaca.Pembangunan Ruang Kuliah. VENTILASI a. Akomodasi mempunyai lantai yang bersih. dan pada kondisi lainnya. Jika disimpan dalam kontainer. b. Flamboyant Huma Arta . jaring pengaman . Di tempat kerja kami tempatkan pekerja yang sudah terlatih dan/atau be rtanggung jawab dalam Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan.

Hal. 8 .

Semua komponen tiang diletakkan di atas pondasi yang kuat dan dilengkap i dengan plat dasar. atau bukaan di atap. safety harness dan tali statik. termasuk kerusakan yang diperbaiki saat inspeksi. jika perancah tidak pernah digunakan dalam jangka waktu lama. maka Pihak Kami akan: a. dan pengamanan daera h di bawah pelataran kerja atau tempat kerja bebas dari akses orang. . . H asil inspeksi harus dicatat. C atatan tersebut ditandatangani oleh orang yang melakukan inspeksi. b. Memilih jenis tangga yang s esuai dengan pekerjaan yang akan dilakukan. dan/atau jaring pengaman. kami pastikan tangga tersebu t berada sekurangkurangnya 1m di atas lantai kerja. jalur rel inersia. Perhatian penuh diberikan pada titik angker untuk tali statik. Banda Aceh 2012 bahaya material atau barang lain jatuh pada pengguna jalan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Mempunyai batang tengah (mid-rail). Menyediakan pelatihan penggunaan tangga. . Pekerja yang jatuh da n tergantung pada safety harness harus diselamatkan selama-lamanya 20 menit seja k terjatuh. d. Tempatkan tangga sedekat mungkin dengan pekerjaan. Jenis s abuk pinggang tidak akan digunakan untuk pekerjaan atap. Jaring pengaman dipasang sedekat mungkin pada sisi da lam area kerja. c. Seluruh perancah diinspeksi oleh orang yang berkompeten pada saat: sebelum digunakan. Jaring pengaman c. Perancah dengan tinggi lebih dari 5 m dari permukaan dibangun oleh orang yang mempunyai kompetensi sebagai scaffolder. Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) a. atau lubang lift : . Pekerja yang memasang jaring pengaman harus dilindungi dari bahaya jatuh. c. Perancah (scaffolding) a. Ak an tetapi jika peralatan mekanik tersebut tidak tersedia maka pekerja yang memas ang jaring harus dilindungi dengan tali pengaman (safety harness) atau menggunak an perancah (scaffolding). Tangga Jika tangga akan digunakan. Jika perlu. d. d.Mempunyai papan bawah (toeboard) jika terdapat resiko jatuhnya alat kerja atau material dari at ap/tempat kerja. Jika terali pengaman lokasi kerja digunakan di sekeliling bangunan. Jaring pengaman dipasang dengan jarak bersih yang cukup dari per mukaan lantai/tanah sehingga jika seorang pekerja jatuh pada jaring tidak akan t erjadi kontak dengan permukaan lantai/tanah. b. lantai. gunakan alas kayu atau cara lainnya untuk mence gah tiang bergeser dan/atau tenggelam. Dig unakan kendaraan khusus (mobile work platform) saat memasang jaring pengaman. Terali pengaman lokasi kerja Terali pengaman memenuhi syarat. Pekerja yang menggunaka n safety harness tidak akan diperbolehkan bekerja sendiri. Orang yang me lakukan inspeksi memastikan bahwa: Tersedia akses yang cukup pada lantai kerja p erancah. T angga digunakan untuk naik ke lantai kerja di atas. b. e. c. Mengikat bagian atas dan bawah tangga untuk mencegah kecelakaan akiba t bergesernya tangga. Pe kerja yang diharuskan menggunakan alat ini akan dilatih terlebih dahulu. Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) terma suk sistem rel inersia (inertia reel system). setelah cuaca buruk atau gangguan lain yang dapat mempengaruh i stabilitasnya.900 – 1100 mm dari pelataran kerja. e. sekurang-kurangnya seminggu seka li saat digunakan.Pembangunan Ruang Kuliah.

9 .PT. Flamboyant Huma Arta Hal.

maka ikatan tambahan atau c ara lainnya untuk mengganti harus dilakukan.Jika beberapa pengikat telah dipindahkan sejak perancah didirikan. papan bers ih dari cacat dan telah tersusun dengan baik. Flamboyant Huma Arta Hal. Tersedia penghalang atau peringatan untuk mencegah orang menggunakan perancah yang tidak lengkap. Perancah telah diperkaku (bracing) dengan cukup untuk menjaminstabilitas. PT. Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus mempunyai tanda identifikasi yang menginforma sikan tanggal terakhir inspeksi dan tanggal inspeksi selanjutnya. Seluruh papan harus diikat dengan benar agar tidak terjadi pergeseran. harus dibuat sedemikian rupa sehin gga tidak akan terganggu oleh cuaca. Tersedia pagar pengaman dan toeboard di set iap sisi dimana suatu orang dapat jatuh. kami pastikan bebannya disebarkan secara merata. Mempunyai sirkuit earth yang termonitor dimana pasokan listrik pada alat akan secara otomatis terputus j ika terjadi kerusakan pada earth. 2. d. Mempunyai sumbe r listrik yang dihubungkan dengan earth sedemikian rupa sehingga voltase ke eart h tidak akan melebihi 55 volt AC.E. 10 . atau Mempunyai alat pengukur arus sisa (residu al). b. Ditempelkan pada dinding permanen atau struktur yang didesain khsus untuk ini. Tiang. d. c. . Alat mempunyai insulasi ganda. atau st rut belum diindahkan. b. Jika ditempatkan di luar ruangan. Dilengkapi dengan pintu dan kunci. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Supply Switchboard Sementara Perhatian Utama Dan Harus: a. pengaku (bracing). Perancah didesain dan dibangun untuk me nahan beban material.Pembangunan Ruang Kuliah. Papan lantai kerja telah dipasang dengan benar. c. Mempunyai slot ya ng terinsulasi di bagian bawah. Pintu harus diberi tanda: HARAP SELALU DITUTUP. e. ELEKTRIKAL Pasokan listrik Alat elektrik portabel yang dapat digunakan di situasi lembab hanyalah alat yang memenuhi syarat: a. Mempunyai pasokan yang terisolasi dari earth de ngan voltase antar konduktor tidak lebih dari 230 volt. Banda Aceh 2012 Perancah telah terhubung dengan bangunan/struktur dengan kuat sehingga dapat men cegah runtuhnya perancah dan menjaga agar ikatannya cukup kuat. batang. Inspeksi peralatan Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus diinspeksi sebelum digunakan unt uk pertama kali dan setelahnya sekurang-kurangnya tiap tiga bulan. Pintu ha rus dirancang dan dan ditempel sedemikian rupa sehingga tidak akan merusak kabel lentur yang tersambung dengan panel dan harus dapat melindungi switch dari keru sakan mekanis.

Perlengkapan pernafasan harus selalu digunakan. c. g. Bahaya Pada Kulit a. struktur atau p erancah tidak boleh berada kurang dari 4 m di bawah saluran listrik udara tanpa ijin tertulis dari pemilik saluran listrik. teru tama di tangan akibat penggunaan bahan berbahaya.Ledakan tabung akibat kebocoran oksigen dari selan g atau alat pijar pemotong. Seluruh pekerja dan personil lainnya y ang terlibat harus dilatih cara penggunaan alat pelindung diri dan harus memaham i alasan penggunaannya. Jika dipandang tidak praktis untuk melindungi bagian ata s dan jika ada resiko terluka dari objek jatuh. Banda Aceh 2012 Jarak bersih dari saluran listrik Alat crane. Seluruh bahan kimia harus disimpan di kontainer asalnya dalam sua tu tempat yang aman dan berventilasi baik. Pemotongan dan pengelasan dengan gas bertekanan tinggi Pihak Kami akan memperhatikan potensi bahaya sebagai berikut: . d. atau plant mekanik lainnya. Pakaian ini term asuk baju lengan panjang. a tau potongan beton. c. e. sarung tangan dan sepatu pelindung. Seluruh pekerja yang terlibat harus menggunakan pakaian overall sekali pakai atau overall yang dapat dicuci ulang. biasanya dari kerusakan pada selang atau pada sambungan selang. d. .Pembangunan Ruang Kuliah. Pihak Kami Jasa ha rus menyediakan fasilitas untuk mencuci badan dan mengganti pakaian. tata cara pemb uangan limbah. PT. Lakukan uji uda ra sebelum menggunakan daerah kerja. Penggunaan krim pelindung dapat mengurangi resiko kerusakan kulit. pakaian pelindung harus digunakan selama pekerjaan. . Flamboyant Huma Arta Hal. excavator. Seda pat mungin. maka Penyedia Jasa menyediakan h elm pelindung dan seluruh personil yang terlibat di lapangan harus menggunakanny a. Tangan dan mata pekerja harus dilindungi terhadap kontak dengan semen. G unakan sepatu dengan ujung besi di bagian jari kaki. Seluruh pekerja harus dilatih jika me nangani bahan kimia atau zat berbahaya termasuk tindakan darurat yang perlu dila kukan jika terjadi masalah. b. asap dan debu kimia. Gunakan jaring dengan lembar yang tidak lulus udara. Pihak Kami akan mempunyai prosedur yang mengatur tata cara menangani ba han kimia atau zat berbahaya dengan sehat. f. b. atau dari serpihan material seperti potongan gergaji kayu. Pelindung kebisingan harus digunakan jika tingkat kebisingan tinggi Sarung tangan akan diperlukan pada bebe rapa pekerjaan. 2. Setiap pekerja harus melapor jika mendapatkan masalah kulit. rig pengebor. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. tata cara penyimpanan. c. b. Perlindungan mata harus digunakan jika terdapat kemungkinan kerusakan mata ak ibat pekerjaan las. e. Alat pelind ung pernapasan harus digunakan selama proses pemeraman beton dimana debu mulai t erbentuk.Menghisap asap berbahaya dari pengoperasian las. Penggunaan bahan kimia a. 11 . Usahakan kontak dengan semen seminimum mungkin. asetilen). Perlindungan pernafasan harus disediakan untuk pekerja yang tere kspos pada bahaya seperti asbes. Kebakaran dari material yang mudah terbakar di sekeliling tempat las. Sepatu yang digunakan harus mampu melindungi kaki pekerja. c. Asbestos a. b.Kebakaran akibat kebocoran bahan bakar (propana.F MATERIAL DAN KIMIA BERBAHAYA Alat pelindung diri Pihak Kami bertanggung jawab untuk menyediakan alat pelindung diri bagi pekerjan ya dengan ketentuan: a.

.

mengatur lalu lintas dilokasi proyek. Nomor induk karyawan dan harus selalu dipa kai dilokasi proyek. b. mencatat dan memeriksa kendaraan setiap tamu yang kelua r-masuk. Bahan mudah terbakar harus dip indahkan dari daerah kerja dan alat pemadam yang memadai harus disediakan oleh P enyedia Jasa. Peralatan a. Selang yang digunaka n harus sependek mungkin. 12 . Tugas dari Satpam Penyedia adalah menja ga ketertiban dan keamanan di lokasi proyek. b. gunakan hose coupler dan hoseclamps.Pembangunan Ruang Kuliah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. mat erial Penyedia. d. Peralatan pemadam kebakaran dan alat pelindung a. tabung harus dipindahkan ke tempat aman dan dalam udara terbuka da n segera kontak suppliernya. Tabung tidak boleh digelindingkan di permukaan tanah atau ditangani den gan kasar. Tabung tidak boleh ditempatkan berdiri bebas sendiri untuk mencegah jatuhnya t abung. Tabung harus diberi waktu beberapa saat ketika diposisikan berdiri sebelu m digunakan Penyimpanan a. Tabung harus disimpan dalam posisi jauh dari ba han mudah terbakar dan sumber api. Jika selang harus disambung akibat adanya bagian yang rusak. Pekerja harus menggunakan pelindung mata dan pakaian pelindung untuk melindungi dari api. Jika terjadi kebocoran dan tidak bis a dihentikan. Selang h arus diperiksa setiap hari untuk memeriksa tanda kerusakan. a. melakukan pengawalan. 2. Banda Aceh 2012 Penanganan tabung a. Seluruh selang dan aksesoris pemotong harus dibuka ketika pekerjaan selesa i dan disimpan jauh dari tabung. 2. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk pelaksanaan pengamanan pelaksanaan ko nstruksi dan harus menyediakan anggota Satuan Pengamanan (SatPam) yang cukup jum lahnya untuk memenuhi syarat-syarat ini. gunakan troli dengan mengikat tabung dengan rantai . Jika memungkinkan. c. b. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 3. perwakilan penyedia atau Subpenyedia me makai kartu tanda pengenal yang disediakan oleh penyedia. c. Kartu harus memperliha tkan identitas penyedia. Pihak Kami akan meyakinkan bahwa seluruh kendaraan yang dig unakan oleh Penyedia dan subpenyedia termasuk peralatan penyedia harus diberi la bel nama dari penyedia atau subpenyedia. dan hal-hal lain yang dianggap perlu untuk perlindungan pelaksanaan kon struksi didalam lokasi proyek termasuk perlindungan dan penjagaan peralatan. b. subpenyedia.G PENGAMANAN 1. MK dan orang-orang yang bekerja serta berhubungan dengan proyek ini secara terus menerus pada jam kerja maupun bukan jam kerja siang dan malam s elama pelaksanaan pekerjaan konstruksi ini sampai selesainya seluruh pekerjaan d an telah diserahterimakan atau Penyedia secara keseluruhan telah didemobilisasi dari lapangan yang dianggap terakhir dari kedua hal tersebut Pihak Kami akan mey akinkan bahwa seluruh karyawan penyedia. Hanya selang yang memenuhi standar yang dapat digunakan.

Flamboyant Huma Arta Hal. 14. Helm safety dengan minimum jumlah Sepatu safety berjumlah minimum Safet y harness berjumlah minimum Sarung tangan berjumlah minimum Rompi safety berjuml ah minimum Ear plug berjumlah minimum Masker berjumlah minimum Kacamata safety b erjumlah minimum Baricade berjumlah minimum Tali pengaman dengan panjang minimum Jaring Pengaman dengan luas minimum Penyiapan papan peringatan dan petunjuk K3 Tempat sampah organic dan non organic berjumlah minimum Tangga scaffolding berju mlah minimum Lampu Trobolight berjumlah minimum APAR (Alat Pemadam Api Ringan) m inimum Jas hujan berjumlah minimum Kotak P3K berjumlah minimum : : : : : : : : : : : : : : : : : : 150 buah 150 buah 24 buah 2700 buah 150 buah 900 buah 2700 bu ah 150 buah 20 roll 233 m’ 1000 m2 Lump sum (1) 20 buah 2 1 set 10 set 50 setel 6 set Dan lain-lain yang berhubungan dengan K3. Sesuai dengan standard keselamatan kerja. 13. 13 . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 11. 8. 4. 12. 16. 5. 10.Pembangunan Ruang Kuliah. 15. 3. 9.H PENYIAPAN PERALATAN STANDARD YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK K3. 6. 7. 18. 17. Banda Aceh 2012 2. kami menyediakan perlengkapan K3 seper ti diuraikan berikut ini: 1. PT. 2.

Pembangunan Ruang Kuliah. Flamboyant Huma Arta Hal. Banda Aceh 2012 PT. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 14 .

2. PENYIAPAN STANDARD FASILITAS DIKANTOR LAPANGAN 1.Meja rapat : 1 set .Filing cabinet .Me ja ½ biro : 8 buah . UMUM 1. meja gambar.. 15 . PENYIAPAN. 3. JIS (Japan International Sta ndard).A.B. AWS (American Welding Society). Bukti tersebut harus dalam bentuk formuli r dan diajukan secara tertulis kepada MK dan diperlukan juga salinan laporan ser tifikasi pengetesan.3.Meja ½ biro .Kursi lipat : 16 buah .White board : : : : : 4 buah 4 buah 1 buah 1 buah 1 buah 4.Kurs i lipat . 2. Seluruh material dan tata laksana kerja harus sesuai dengan persyaratan-persy aratan standard SNI (Standard Nasional Indonesia) dan standard lain yang umum be rlaku. American Society of Testing an d Materials (ASTM). Flamboyant Huma Arta Hal. SU.Rak buku : 2 buah . PEMELIHARAAN DAN PENGETESAN BAHAN BAHAN DILAPANGAN DAN DILABORATOR IUM 4. Apabila bahan-bahan dan tata laksana kerja dipersyaratkan pada Dokumen K ontrak ini mengikuti peraturan dan Standard yang tercantum maka menjadi tanggung jawab Pihak Kami akan untuk menyiapkan bahan-bahan dan tata laksana kerja yang sesuai dengan Standard yang sudah ditentukan dalam Kontrak.3A UMUM Pihak Kami akan menyediakan fasilitas untuk aktifitas yang dilaksanakan di kanto r lapangan seperti : meja. rak buku. meja rapat bersama. dll yang merupakan standard penunjang untuk kinerja se lama pelaksanaan konstruksi. STANDARISASI Pihak Kami akan selalu menyediakan di kantor lapangannya paling tidak satu (1) s alinan untuk setiap Standard dan Peraturan yang mengacu kepada Dokumen Kontrak. disyahkan sesuai dengan Kontrak dan hal penting lainnya untuk pelaksanaan pekerj aan dan selalu sedia sebagai referensi oleh MK bila diperlukan.Rak Buku . Banda Aceh 2012 3. SU. kursi. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. PERSYARATAN Kami menyediakan fasilitas standard ini ke MK Jumlah fasilitas standard minimum yang harus disediakan antara lain : Untuk Pihak Kontraktor dan untuk rapat: .Pembangunan Ruang Kuliah. white board. 4.White board : 1 buah Untuk MK : . PT.Filing cabinet : 2 buah . misal : ACI (American Concrete Institute). Juga menjadi tanggun g jawab Pihak Kami akan apabila dipersyaratkan dalam Dokumen Kontrak ataupun per mintaan tertulis dari MK untuk menyampaikan seluruh bukti-bukti yang dipersyarat kan bahwa bahan-bahan ataupun tata laksana kerja sesuai dengan atau melebihi per syaratan dari standard yang tercantum. filing cabinet.B.

C. pengujian dan pengetesan bahanbahan dan alat tersebut tidak serta merta membebaskan tanggung jawab kontraktor untuk men yediakan material dan alat yang memenuhi persyaratan sesuai kontrak.Pembangunan Ruang Kuliah. Selama pelaksanaan konstruksi Pihak Kami akan tetap harus mempertahank an alat instrument tersebut terkalibrasi dari badan sertifikasi resmi. Untuk pengetesan-pengetesan tersebut Pihak Kami akan boleh menyiapkan alat-alat labor atorium sendiri ataupun dari laboratorium dan alat pihak ketiga yang sudah diset ujui oleh MK. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.D. Banda Aceh 2012 4. Untuk mempersingkat waktu pemeriksa an. Pemeriksaan. sesuai dengan standardisasi dan persyaratan. Pih ak Kami akan menyerahkan satu (1) asli dan satu (1) salinan untuk setiap hasil l aporan pengetesan dan catatancatatan lainnya untuk pekerjaan Sipil. Dalam pengetesan Pihak Kami akan mengikuti prosedur QA&QC yang sudah disetujui guna meyakinkan bahwa b ahan-bahan dan alat sudah sesuai dengan persyaratanpersyaratan MK dan hal-hal la in yang tercantum dalam Kontrak. PENGUJIAN DAN PENGETESAN BAHAN-BAHAN DAN PERALATAN 1. Setiap kesaksian pengetesan dari MK bukan berarti Pihak Kami akan lepas dari kewajiban yang terca . MK berhak menyaksikan pengetesan yang dilakukan oleh Pihak Kami akan guna keperluan pengendalian mutu pekerjaan dan sebagai bag ian dari audit system QA&QC Pihak Kami akan. 4. diuji dan di t es sebagaimana yang tercantum dalam kontrak. pengujian dan pengetesan maka Pihak Kami akan mengajukan kepada MK dua salin an seluruh pemesanan bahan termasuk gambar-gambar dan informasi lainnya yang men cakup bahan dan alat yang akan digunakan atau mengajukan bukti lainnya melalui s urat. MK m empunyai hak untuk menolak setiap bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persy aratan yang ada di kontrak. 3. Pengujian dan pengetesan yang dilaksanaka n di luar lokasi pekerjaan dilakukan dilaboratorium yang disetujui oleh MK. INSPEKSI. Informasi kalibrasi tersebut harus dimasukkan oleh Pihak Kami akan dalam Sistem QA&QC Pih ak Kami akan. Alat pengetesan laboratorium atau l apangan harus setiap saat disiapkan dan dapat diakses oleh MK. 4. Pihak Kami akan tidak berhak untuk memperoleh tambah an pembayaran atau perpanjangan waktu untuk penyelesaian pekerjaan berkenaan den gan penolakan bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persyaratan yang ada diko ntrak atau karena tertundanya waktu karena pelaksanaan ulang pengujian dan penge tesan. 2. Pengujian dan pengetesan dila ksanakan dilapangan dimana diperlukan. Pihak Kami akan mengajukan kepada MK bukti bahwa alat alat pengete san yang digunakan sudah dikalibrasi dengan benar sebelum dilakukannya pengetesa n baik itu dilaboratorium sendiri atau laboratorium pihak ketiga yang sudah dise tujui MK. email atau facsimile. Seluruh pen gujian dan pengetesan harus dilaksanakan oleh Pihak Kami akan dan disaksikan ole h MK. Pihak Kami akan melaksanakan pengetesan lapangan untuk seluruh pekerjaa n Sipil. Pihak Kami akan menyiapkan bahan-bahan yang akan di test dan bersedia mem bantu dan bekerjasama guna memberikan izin pelaksanaan pengetesan ditempat kerja dilapangan termasuk juga menghentikan pekerjaan untuk keperluan pengetesan. 5. arsitektur d an M&E dengan format yan g disetujui oleh MK dalam waktu 7 hari setelah selesain ya pengetesan 2. 3. Pihak Kami akan menyiapkan skedul pengetesan lapangan dan laborato rium dengan mempertimbangkan dan mengkorelasikan juga Skedul Pelaksanaan dan Kem ajuan pekerjaan dan mengajukannya kepada MK untuk dikaji. PENGETESAN DI LABORATORIUM DAN LAPANGAN 1. Bahan-bahan dan peralatan yang akan digunakan harus diperiksa. Arsitektur dan M&E sesuai dengan yang disyaratkan dalam kontrak .

Pihak Kami akan menunjukkan lokasi-lokasi pengetesan termasu k juga pengetesan yang diarahkan oleh MK dan memasukkan hal tersebut dalam lapor an pengetesan. 7.ntum dalam Kontrak. 5. 6. Flamboyant Huma Arta Hal. 4. PT. 16 .

Dalam pengadaan bahan-bahan yan g ada di item pekerjaan adalah tanggung jawab Pihak Kami akan untuk memverifikas i persyaratan-persyaratan secara rinci dalam standard dan peraturan guna meyakin i bahwa bahan-bahan yang disiapkan sudah memenuhi atau melampaui standard dan pe raturan yang berlaku. Penggunaan titik control survey untuk elevasi dan sudut dilapangan untuk memu lai pekerjaan nantinya akan ditentukan oleh MK.E. Masing-masing titik control survey termasuk yang sementa ra harus secara rutin diperiksa oleh Pihak Kami akan selama pelaksanaan konstruk si guna meyakinkan bahwa titik-titik tersebut tidak rusak atau bergeser.C.Pembangunan Ruang Kuliah. Pihak Kami akan menggunakan alat survey yang me mpunyai keakuratan yang baik guna menetapkan titik survey yang benar dan untuk k ontrol atas hasil pengukuran nantinya. Pihak Kami akan secara bersamaan atau segera setelah memulai setting out m elakukan pengukuran dan menyiapkan profil potongan melintang dan memanjang dari kondisi lapangan yang ada (0%)sesuai dengan instruksi dari MK untuk persiapan Ga mbar-gambar Konstruksi ataupun untuk setting out struktur. SURVEY LAPANGAN 1. Satu asli dan satu salinan dari masing-masing laporan pengetesan dan catatan-cat atan lainnya sesuai dengan yang ada dalam Dokumen Kontrak sesuai format yang dis etujui oleh MK akan diajukan ke MK sesegera mungkin dalam waktu maksimum 3 hari. te mplate dan lain-lain yang dibutuhkan penyedia dalam melaksanakan setting out set iap pekerjaan yang dilaksanakan..B. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk menentukan patok untuk pengukur an dan harus menyiapkan tenaga surveyor yang berpengalaman dan cakap dalam peker jaan tersebut yang disetujui oleh MK. SURVEY DAN PENGUKURAN 5. Penolakan atas item pekerjaan yang tidak sesuai standard M K mempunyai hak untuk menolak item pekerjaan yang tidak memenuhi persyaratan min imum yang ada. Setiap titi k control survey yang rusak akibat dari Pihak Kami akan atau Subpenyedia harus d iganti oleh Pihak Kami akan dengan biaya sendiri. Apabila pada saat pengukuran selama masa konstruksi terdapat kesalahan atas posisi bangunan. 5. PEMATOKAN (STAKING OUT) PEKERJAAN KONSTRUKSI 1. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Hasil pengukuran akan diajukan ke MK untuk kaji ulang dan persetujuan. elevasi. Pihak Kami akan dalam penawarannya harus m emasukkan semua bahan-bahan. Faham dengan Standard-standard dan Peraturan. buruh dan alat survey termasuk juga patok-patok. 2. 5. Pihak Kami akan boleh membuat titik kontrol sementara. maka P ihak Kami akan atas instruksi MK harus memperbaiki kesalahan tersebut atas biaya penyedia sendiri sampai MK menerima hasil pengukuran dimaksud 3. Titik kontrol yang diperbaiki akan diperiksa oleh MK atas biaya Pihak Kami akan. 4. 5. akan tetapi masing-masing titik ditempatkan dilokasi y ang mantap dan aman dari gangguan pelaksanaan pekerjaan Pihak Kami akan atau Sub penyedia. 2. 2. 1. 3. dimensi dll. Setiap titik bantu harus secara akurat berhubungan dengan titik contro l survey yang permanen.A TITIK KONTROL SURVEY 1. 2. . 3. Banda Aceh 2012 8. JAMINAN MUTU PEKERJAAN 1. Pembuatan BM dan referensi nanti nya akan dilakukan oleh Pihak Kami akan setelah disetujui oleh MK 2.

5. Flamboyant Huma Arta Hal.5. perhitungan.D. SURVEY UNTUK PENGUKURAN VOLUME PEKERJAAN 1. maka penyedia harus mengukur volume/kuantitas pekerjaa n dimaksud yang dilaksanakan pada bulan PT.E. DATA SURVEY DAN PERHITUNGAN Pihak Kami akan menyerahkan seluruh data survey. 17 . Apabila Pembayaran Bulanan berdasarkan persentase pekerjaan aktual terhadap t otal kuantitas pekerjaan. informasi. hasil-h asil dan catatan-catatan lain kepada MK segera setelah dokumen dimaksud siap dis erahkan.

Apabila mobilisasi alat dan personil yang ada dalam daftar yang dibuat peny edia sudah lengkap dan dapat beroperasi. DEMOBILISASI 7.Pembangunan Ruang Kuliah. b. Pihak Kami akan memberitahukan MK dalam waktu 24 jam sebelum p elaksanaan pengukuran tersebut.B. Biaya pengamanan eksternal (Social cost) m inimum perbulan 0. 6. Jam sostek. f.A UMUM Mobilisasi dimaksudkan disini adalah transportasi dari tempat asal ke lokasi pek erjaan untuk peralatan penyedia. 1 orang Construction Manager 1 orang Site Engineer (untuk penyiapan gambar konstruksi. Pihak Kami akan te rus memberitahukan MK untuk kedatangan alat. biaya cuti. MOBILISASI DAN BIAYA TIDAK LANGSUNG PERSONIL (INDIRECT COST) 6. d. l. 3.09 % dari total nilai pengajuan kontrak. i. bersangkutan dengan teknik pengukuran alat survey kecuali jika pengukuran volume pekerjaan bisa langsung dilakukan berdasarkan gambar-gambar yang sudah disetuju i. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Banda Aceh 2012 2. 2. Manajemen Konstruksi. personil inti dan staff lainnya berdasarkan jad wal. Flamboyant Huma Arta Hal. j. UMUM Demobilisasi mencakup pemulangan peralatan penyedia dan personil inti serta staf f lainnya dari lokasi pekerjaan . seperti : mobilisasi. e. k. Pihak Kami akan harus mengikuti Rapat Pra Pelaksanaan (Pre Construction Meeting) yang dihadiri UnMuha /PCC. dll) 1 Orang Safety Officer dan 1 orang safety man 1 orang sekretaris/ad ministrasi 3 Orang supervisor (Untuk pekerjaan sipil dan gedung) 1 Orang drafter 2 orang surveyor 6 orang security 2 orang warehouse keeper (pengelola gudang) 1 orang Office boy Jamsostek pekerja sesuai peraturan pemerintah untuk seluruh st af inti dan pekerja/buruh dilapangan. Jadwal dan pemberitahuan transportasi alat Bersamaan dengan pengajuan skedul pelaksanaan dan rencana kerja penyedia harus m enyerahkan ke MK rencana mobilisasi alat ke lokasi pekerjaan. dan Pihak Kami akan untuk membahas semua hal baik ya ng teknis maupun yang non teknis dalam proyek ini. maka penyedia harus mengajukan dokument asi yang diperlukan ke MK untuk persetujuan dan sertifikasi pembayaran. dan bahan-bahan penyedia dilapangan . 7. 6. QA&QC.A. 1. 18 . g. Pengukuran volume pekerjaan dengan alat survey hanya bisa dilakukan dengan di saksikan oleh MK. Pihak Kami akan terus memberitahukan MK untuk kedatangan personil. Pihak Kami akan memasukkan semua biaya tida k langsung personil Pihak Kami akan. Pihak Kami akan menyiapkan jumlah personil mi nimum seperti berikut : a. gambar kerja. Biaya tidak langsung personil . RAPAT PRA KONSTRUKSI (PRE CONSTRUCTION MEETING) Dalam waktu 3 atau 7 hari setelah Penandatanganan Kontrak. Apabila demobilisasi alat dan personil yang ad a dalam daftar yang dibuat penyedia sudah dipulangkan dari lokasi PT. THR dan bonus personil. h. gaji. c.

ranting. 8. JALAN AKSES SEMENTARA a. Menjaga agar drainase samping jalan akses sementara tidak terganggu. 8. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Taksiran panja ng keliling pagar yang dibangun sekitar 387 m’ dengan tinggi pagar   2 m’. Menambal lobang jalan dengan mater ial yang sesuai seperti disebutkan dalam klausul 8 A.Pembangunan Ruang Kuliah. timbunan yang berlebihan diatas jalan akses sementara. Flamboyant Huma Arta Hal. 8. Banda Aceh 2012 pekerjaan. bahan perlengkapan. PT. (2) diatas jika terjadi ke rusakan. Jika terdapat jatuhan material tersebut akan segera diber sihkan. Dalam memelihara jalan akses ini penyedia harus me lakukan hal-hal sebagai berikut : a. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan tanah ini akan meliputi antara lain : Pekerjaan g alian Pekerjaan penahan tanah Pemompaan air tanah Pekerjaan drainase sementara ekerjaan urukan Pekerjaan pemadatan tanah Pembuangan material galian 2. Untuk 50 m’ pertama dari tepi jalan masuk kedalam area k ampus. b. maka penyedia harus mengajukan dokumentasi yang diperlukan ke MK untu k persetujuan dan sertifikasi pembayaran. 19 P . Desain jalan akses sementara tersebut diajukan ke MK untuk persetujuannya. Pihak Kami akan membangun pagar sementara disekeliling areal proyek guna menc egah gangguan aktivitas konstruksi terhadap kegiatan perkuliahan. Pintu depan harus di buat gerbang yang mudah dibuka – tutup. alat da n sarana pengangkutan serta peralatan lain yang diperlukan untuk pekerjaan tanah . Pagar terbu at dari seng gelombang dengan tiang dolken dan gelagar kayu dan dicat. Seluruh permukaan jalan akses harus dilap isi dengan lapis pondasi aggregate (minimum kelas C) dengan ketebalan yang cukup . Pihak Kami akan membangun jalan akses sementara ke lokasi pekerjaan termasuk drainase yang diperlukan. pohon. c. Pihak Kami akan mendesain dan membangun jalan aks es sementara dengan lebar aman yang cukup yang diperuntukkan nantinya dilalui ol eh kendaraan angkut kapasitas 8 – 10 m3.A. Menjadi tanggung jawab kami untuk melaksan akan pemeliharaan pagar sementara selama pelaksanaan konstruksi. PAGAR SEMENTARA a. Pondasi t iang terbuat dari beton dan berjarak sekitar 2m’ antar tiang. Pagar sementara harus diperbaiki apabila terjadi kerusakan b. jalan yang ada hanya cukup untuk beberapa kali lintasan truk kapasitas 8 m3 sehingga diperlukan penimbunan kembali lapis pondasi baru setelah beberapa ka li dilalui sedangkan sisa sekitar 95 m’ berikutnya penyedia harus menyiapkan selai n lapis pondasi juga timbunan. SEKSI 2 .B.PEKERJAAN TANAH 1. b. PEMELIHARAAN JALAN AKSES Menjadi tanggung jawab penyedia untuk melaksanakan pemeliharaan jalan dimaksud s elama pelaksanaan konstruksi.C. Permukaan jalan akan tetap dijaga baik dan dilakukan perataan permukaan setelah selesai ditambal Memelihara struktur sementara jalan akses Menjaga agar jangan ada jatuhan batu besar. PEKERJAA N PERSIAPAN (a) Pihak Kami menyediakan tenaga kerja. PAGAR SEMENTARA DAN AKSES JALAN ANGKUTAN SEMENTARA 8. d.

Pekerjaan ini meliputi seluruh pekerjaan galian pondasi sepe rti yang disebutkan/ditunjukkan dalam gambar atau sesuai dengan petunjuk Manajem en Konstruksi. dapat mengakibatkan d ibongkarnya kembali pekerjaan tersebut. Untuk penentuan sudut kemiringannya. ada kemungkinan ter jadi perubahan perancangan pada pelaksanaan pekerjaan tanah. Hasilhasil galian diangkut ke tempat-tempa t dimana diperlukan pengurugan. Penggal ian dilakukan pada bagian-bagian yang lebih tinggi dari elevasi tanah yang diren canakan untuk ketinggian dasar struktur dan dasar pondasi. 5. disamping perlu mempelajari Laporan Peny . jaringan jalan / aspal. 3. menaksir galian yang akan dikeluarkan dan tanah urug yang akan dibutuhkan. reservoir. Dasar galian bebas dari lumpur. Perkiraan ini semata-mata menjadi resiko dari penyedia dan tidak akan diadakan pertimbangan-pertimbangan dan penyesuaian . Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran. 3. sebelum memu lai pekerjaan tanah. saluranair. atau ke tempat lain yang disetujui Manajemen Konstruksi. untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai keadaan tanah yang ak an digali dan diurug. 4. Banda Aceh 2012 (b) Pihak Kami terlebih dahulu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah (Geotechni cal Investigation Report) yang telah dilaksanakan di lokasi proyek. dan bila ada juga unt uk parit pipa serta saluran drainase. Ringkasan Boring Log telah dilampirkan pada Dokumen lelang. 2. GALIAN 5. pit. Semua pekerjaan yang dilaksanakan tanpa persetujuan Manajemen Konstruksi. 8. segera dising kirkan ke tempat lain yang ditunjuk oleh Manajemen Konstruksi. 4. Pekerjaan pembongkaran dan pemasangan ke mbali pondasi atau pile cap adalah menjadi tanggung jawab Pihak Kami. kepada Manajemen Konstruksi untuk dimintakan persetujuannya. Penggalian sesuai dengan garis dan elevasi yang telah tertera pada g ambar rencana. Galian tanah untuk pondasi. bila memang memenuhi syarat sebagai tanah urug. (c) Semua penggalian dan cara pengukuran sesuai ketentuan spesifikasi teknik dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi atau wakiln ya (Pengawas Lapangan). khususnya pile c ap. Semua bekas-beka s pondasi bangunan lama. saluran-saluran dan pekerjaan-pekerjaan lain sesuai gambar. (d) Karena sifat tanah yang berbeda. 7. akar dan pohon-pohon yang terdapat di bagian pondasi yang akan dilaksanakan dibongkar dan dibuang. re servoir. Kemiringan sisi galian membentuk sudut kemiringan yang aman de ngan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerj a. pengukuran dan pemadatan dimulai. LEVEL LAPANGAN Level lapangan dan titik-titik atau kontur dianggap berlaku pada BM (bench mark) utama. dalam keadaa n bersih dan padat. humus dan air. Bekasbekas pipa saluran yang tidak terpakai disumbat. termasuk di dalamnya adalah pekerjaan galian untuk septictank. pondasi dan galian-galian lai nnya sesuai dengan peil-peil yang tercantum di dalam gambar.Pembangunan Ruang Kuliah. Dalam hal ini Pihak Kam i hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk me nampung tanah hasil galian. sampai dapat diberi lapisan pasir urug sesuai gambar. 5. khususnya pile cap.1. Uraian Umum 1. dilaksanakan sesuai dengan yang ditentukan dalam gambar rencana. serta apakah tanah hasil galian akan kiranya memenuhi syarat un tuk dipakai kembali sebagai tanah urug. 6. dan menu rut pendapatnya sudah dapat digunakan untuk pemasangan pondasi. batu. Perubahan tersebut dilakukan Pihak Kami dengan persetujuan Manajemen Konstruksi. Gal ian tanah untuk septictank. Bilamana Pihak Kami tidak yakin dengan ketepatan dar i peil pengukuran BM utama maka Pihak Kami menyatakan hal ini secara tertulis ke pada Manajemen Konstruksi sebelum penggalian. 9. sedangkan Laporan lengkapnya bisa diminta pada UnMuha melalui Manajemen Konstru ksi dengan permohonan tertulis. KEADAAN TANAH P ihak Kami berkewajiban untuk memeriksa keadaan lapangan sebelum mengajukan penaw aran. Dalam nya semua galian sesuai dengan gambar dan mendapat persetujuan dari Manajemen Ko nstruksi sebelumnya. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.K laim ketidaktepatan peil pengukuran tidak akan dipertimbangkan. Pih ak Kami melaporkan hasil pekerjaan penggalian tanah yang telah selesai. Galian tanah b aru bisa dimulai setelah pemasangan patok atau bouwplank disetujui Manajemen Kon struksi. yang setelah mencapai jumlah tertentu.

20 .elidikan Tanah terdahulu. juga perlu meninjau karakteristik visual lapisan tanah yang dijumpai di lokasi kerja. Flamboyant Huma Arta Hal. PT.

telekomunikasi. 5. Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan d alam biaya penawaran. 1 3. 6. PENYIMPANGA .1. kotora n-kotoran dan bagian-bagian tanah yang berongga (tidak padat).3 5. dikeringkan dan dipompa kelu ar atas biaya Pihak Kami. 3. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. hujan. Penyimpanan/pembuangan tanah galian tidak boleh mengganggu kedudukan patok-pa tok/bouwplank. dasar dari galian datar (waterpass). Jika tanah galian longsor secara terus menerus. serta bi la lokasinya memungkinkan. bila diperlukan. hujan. Air yang tergenang di lapa ngan atau galian yang ditimbulkan oleh mata air. 4. dan elemen-elemen lain dipasang. atau bila diperint ahkan oleh Manajemen Konstruksi. 5. kelongsoran. maka Pihak Kami mendapa t ijin Manajemen Konstruksi sebelum galian selanjutnya dilaksanakan. pembesian. Banda Aceh 2012 10. lubang galian digali lebih dalam sampai kedalam an yang diperlukan/ ditentukan. Pekerjaan pengurugan kembali tersebut dilaksanakan dengan biaya Pihak Kami. Penggalian tanah untuk pondasi dan pile cap 1. 12. saluran air dan sebagainya. maka bagian itu d ikeluarkan seluruhnya. Jika pada dasar galian terdapat akar-akar kayu. Kecuali dinyatakan lain dalam gambar rencana. dimana hal ini sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan pekerjaan. Pihak Kami menjaga pengaruh-pengaruh luar kepada lubang galian seperti air t anah. air permukaan. PENGAWASAN PENGGALIAN Semua galian diperiksa terlebih dulu oleh Manajemen Konstr uksi sebelum lapisan lantai kerja. Namun demikian. Penggalian lapisan 15 cm terakhir dari dasar pondasi dilakukan dengan tangan. 2. dimana ler eng tanah disebelah kiri-kanan galian dimiringkan keluar arah pondasi atau pile cap. maka dipertimbangkan penggunaan alat berat dengan kap asitas yang sesuai.1. atau bagian-bagian yang tidak diperbolehkan terganggu kedudukanny a.Pembangunan Ruang Kuliah. lumpur yang masuk. Setiap kel ebihan galian di bawah permukaan yang telah ditentukan diurug kembali sampai per mukaan semula (yang direncanakan) dengan pasir . dan bila diperlukan. maka Pihak K ami bertanggung jawab penuh agar tidak terjadi gangguan/kerusakan pada saluran-s aluran tersebut. maka penyedia bertanggung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan instruksi Manajemen Konstruks i. 7. Jika ada kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat hal-h al tersebut di atas. Untuk pekerjaan penggalian tanah yang cukup luas dan dalam. permukaan tanah diratakan. B ila dipadatkan keadaan kurang memuaskan atau ternyata peil galian yang tercantum dalam galian belum mencapai kedalaman yang disyaratkan. dengan sudut kemiringan yang aman dan stabil sehingga tidak menimbulkan ker untuhan. agar bisa didapatkan dasar galian yang rata dan bersih. 11. Penggalian dilaku kan sesuai dengan kebutuhan lebar lantai kerja pondasi atau pile cap.4 6. baik it u berupa kabel listrik. dan lubang yang terjadi diisi dengan pasir. ata u sebab-sebab lainnya selama pelaksanaan pekerjaan. memindahkannya ke tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi. maka Pihak Kami membuat turap penahan tanah atau sheet pile atas biaya Pihak Kami. kebocoran pipa-pipa. Untuk galian-galian yang memotong saluran-saluran di bawah tanah. 5. maupun juga benda-be nda lain yang tidak diinginkan. untuk kemudian segera melapor kepada Manajemen Konstruksi. dibasahi seperlunya dan dipadatk an dengan baik. Set elah galian selesai.1.2 Kedalaman galian Kedalaman galian dilaksanakan sesuai dengan yang ditun jukkan dalam gambar rencana. Hal ini sudah diperhitungka n dan termasuk dalam harga satuan galian. Penggalian batuan dan batuan besar Batu-batu besar yang dijumpai pad a waktu pengisian dikeluarkan atas biaya Pihak Kami. dan sampai didapat dasar galian yang bersih. untuk mencegah turunnya struktu r atas yang akan dikerjakan. H al ini juga sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan galian di dalam penawaran. tidak diperbolehkan menggunakan alat-alat berat.

dan untuk selanjutnya disahkan oleh Manajemen Ko nstruksi. 8. PT. LANTAI KERJA 7. 21 . Flamboyant Huma Arta Hal.N-PENYIMPANGAN PADA GALIAN Semua penyimpangan-penyimpangan penggalian akan diuku r dari waktu ke waktu. Pihak Kami tidak boleh menutup kembali galian tersebut sebelum penguku ran disetujui. dicatat.

Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Alat berat tidak boleh digunakan di tempat-tempat yang oleh Manajemen Konstruksi. Urugan pasir dis iram air kemudian ditumbuk hingga padat.Pembangunan Ruang Kuliah. 11. Timbu nan tanah bekas galian dibuat dan diatur sedemikian rupa sehingga aman dari terj adinya longsoran. Untuk memadatkan tanah digunakan alat pemadat tanah ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 12. BAB 2. atau setara dengan fc’ – 10 Mpa menurut SKSNI-T151991. Bila tanah galian ternyata tidak baik atau kurang dari jumlah yang dibutuhkan . dan disetuju i oleh Manajemen Konstruksi. 10. Pemompaan dapat dikerjakan den gan memompa secara langsung. Banda Aceh 2012 Apabila konstruksi beton bertulang akan langsung terletak di atas tanah. maka kemiringan tanah diselesaikan secara rata atau bertangga se bagaimana diminta oleh Manajemen Konstruksi. Pengurugan kembali dari pondasi ata u pile cap dilaksanakan dengan memadatkan tanah urug dalam lapisanlapisan seteba l maksimum 20 cm. pembuangan pile cap. termasuk pe ngadaan dan pelaksanaan tiang pancang. Pengurugan ini tidak boleh dilaksanakan sebelum diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. hal mana diperiksa dan disetujui o leh Manajemen Konstruksi. termasuk lantai rabat beton. PENGURUGAN TANAH Material yang digunakan untuk subgrade memenuhi standar spesifikasi AASHTO-M. atau lantai yang berhubungan langsung dengan tana h. 9. Bila permukaan tanah akhir akan dibuat miring. sampah atau bongkaran menjadi tanggung jawab Pihak Kami. serta pondasi PT. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan pondasi ini akan meliputi semua pengadaan tenaga kerja dan bahan-bahan material untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut. Pi hak Kami menjaga tempat pembuangan material agar tidak merusak lingkungan. Bila karena adanya hujan. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-12 5 menurut N1-2. air permukaan lingkungan. serta k emudian dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar.57-64 dan diperiksa terlebih dahulu di laboratorium tanah yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Material yang di pakai untuk timbunan atau sub-grade memenuhi syarat pemadatan tanah untuk mencap ai 95% dari berat jenis kering maksimum (maximum dry density) menurut AASHTO-T. maka tebal lantai ker ja diambil setebal 10 cm. maka penyedia mendatangkan tanah urug yang baik dan cukup jumlahnya serta mend apatkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. Flamboyant Huma Arta Hal. Bahan urugan pasir bersih. atau cara-cara lain yang disetujui Manajemen Konstr uksi. Tebal dan peil lantai kerja sesuai dengan gambar. PEKERJAAN PONDASI 1. Jika tidak dinyatakan secara khusus dalam gambar.9 9. pile cap. batas-batas atau pekerjaan lain yan g mungkin bisa menjadi rusak oleh karenanya. kemiringan dan ukuran-ukuran yang tercantum dalam gambar rencana atau sebagaimana yang diperintahkan oleh Manajemen Konstruksi. URUGAN PASIR Urugan pasir dilakukan di bawah semua pondasi. dengan ketebalan sesuai gambar. sam pai didapatkan permukaan yang padat dan rata. Lap isan pasir ini juga selanjutnya dipadatkan sesuai dengan prosedur pemadatan. PEMOMPAAN AIR TANAH (DEWATERING) Penggalian tanah dikerjak an dalam keadaan kering. maka di bawahnya dibuat lantai kerja yang rata. maka se mua lapisan tanah di bawahnya akan dipadatkan dan diratakan dengan baik. kecuali bila disebutkan lain dalam spesifikasi ini. Untuk me ndapatkan hasil pemadatan yang baik. air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang. dianggap berbahaya atau dengan ja rak yang kurang dari 45 cm terhadap saluran. Sebelum lantai kerja ini dibuat. 22 . Pengurugan tanah dibentuk sesuai dengan peil ketinggian. tanah urug ditempatkan dalam lapisan-lapisa n setebal maksimum 20 cm dan dipadatkan sebaik baiknya dengan penambahan air sec ukupnya sehingga didapat pemadatan yang optimum. ma ka Pihak Kami bertanggung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah ya ng sudah dimasukkan dalam biaya penawaran lelang. TEMPAT PEMBUANGAN MATERIAL Tempat pembuangan ma terial hasil galian.

.

Untuk itu t elah dipilih penggunaan tiang beton pracetak mini. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Kons truksi.Pembangunan Ruang Kuliah. Untuk pondasi penunjang. (b) Mutu bahan Untuk pondasi utama banguna n ruang kelas. Driving cap Selama pekerjaan pemancangan. 23 . sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar. Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-500 pada NI-2. 2. bila ditunjukkan dalam gambar. Karenanya. perlengkapan kerja dan peralatan. dipakai tiang pancang mini beton pracetak berpenampang bujur sang kar dengan sisi luar 200 mm kelas A seperti produksi Wijaya Karya atau setara ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. dengan terus me mantau secara teliti besarnya penetrasi pemancangan sampai mencapai nilai penetr asi akhir (final sets) untuk tiap pukulan seperti yang 3. Pelaksanaan pekerjaan tiang pancang mini beton pracetak memerlukan ketepatan. tenaga kerja. Sebelum pemesanan tiang pancang dila kukan. 4. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 40 MPa pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. lengkap dan pekerja-pekerja/pengawas-pengaw as ahli yang terampil dan berpengalaman. yang mendapatkan persetujuan dar i Manajemen Konstruksi. Pengikat Selama pekerjaan pemancangan. untuk mendapatkan persetujuannya.8 ton. 2. kepala tiang dilindungi dengan bantalan pancang (driving cap). Tiang pancang dipancang sampai kedalaman tanah keras. Flamboyant Huma Arta Hal. tiang pancang mini akan dipakai sebagai elemen pondasi utama bangunan ruang kelas. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. JENIS PONDASI Sesuai dengan kondisi tanah di lokasi pekerjaan. dan semua pekerjaan lainnya yang berh ubungan dengan pelaksanaan pondasi. 2. Pihak Kami ma mpu menyediakan peralatan yang baik. Banda Aceh 2012 dangkal/telapak bila diminta dalam gambar. Di bawah ini adalah spesifikasi tiang pa ncang : Sisi : 200 mm x 200 mm Mutu beton : minimal dengan kuat tekan silinder f c’ = 40 MPa. akan digunakan pond asi dangkal/telapak beton untuk mendukung beban-beban yang ringan. ke telitian dan pengetahuan pelaksanaan yang cukup tinggi. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 500 kg/cm2 pada b enda uji kubus dengan sisi 150 mm. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepenuhnya dari Pihak Kami. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan yang akan k ami kerjakan adalah : Menyediakan semua bahan-bahan. Pe netrasi a. PT. Hammer Pemancangan memakai alat pancang “winch operated drop hammer” atau setara. (c) Pelaksanaan pemancan gan 1. Pihak Kami memberi tahu Manajemen Konstruksi minimal satu minggu sebelumn ya. baik itu silinder maupun kubus. seperti ditunjukkan dalam gam bar. saat umur beton 28 hari. dan pelaksanaan pemancangan. Kuat tekan karakteri stik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi secara st atistik pada sejumlah benda uji beton. 3. Untuk pemancangan tiang mini 200 mm x 200 mm di pakai hammer berkapasitas paling tidak 1. tiang pancang dii kat sedemikian rupa sehingga tiang tidak dapat bergerak pada arah horizontal. saat umur beton 28 hari. PEKERJAAN TIANG PANCANG (a) Uraian umum 1. 3. serta melaksanakan semua pekerjaan sehubungan dengan pengad aan tiang pancang beton pracetak mini. 5335. Spesifika si teknis : Sesuai dengan ACI 543R-74 atau JIS A.

Pemotongan tiang pancang boleh dilakukan setelah tiang tersebut stabil. maka lubang yang ditimbulkan diisi dengan batu-batu koral atau pasir. Bila tiang panca ng dicabut. (d) Panjang tiang dan daya dukung 1. Untuk tiap tiang yang dipancang. 10. Ni lai penetrasi akhir hasil perhitungan formula yang akan digunakan untuk pemancan gan tersebut perlu mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Perencana Strukt ur dan Manajemen Konstruksi. Day a dukung (yang diijinkan) tiang pancang mini beton pracetak 200 mm x 200 mm yang dipakai sebagai pondasi utama bangunan ruang kelas. Data-data pemancangan dari semua tiang p ancang diberikan paling lambat hari berikutnya sesudah hari pemacangan tiang yan g bersangkutan dan data ini disahkan oleh Manajemen Konstruksi. dan tidak menunjukkan lag i indikasi pergerakan (delayed upward). yang mengakibatkan keutuhan/int egritas struktur tiang tidak dapat dipertanggungjawabkan lagi. diganti atau dica but atau dipakai tiang pancang tambahan dengan persetujuan Manajemen Konstruksi tanpa biaya tambahan kepada Pihak Kami. Pencabut an dilakukan dengan peralatan yang cukup efisien dengan kapasitas yang memadai. Sambungan diberi cat anti karat/epoxy yang sudah disetujui oleh Manaj emen Konstruksi sebelumnya. Tiang pancang tambahan Sesuatu tiang pancang yang rusak pada saat pemancingan atau pengangkatan/pengangkutan. Untuk mencapai daya dukung tersebut. Diperkirakan kedala . Penyambungan a. 9. Untuk keperluan pekerjaan ini. maka pemancang an boleh dihentikan bila dicapai penetrasi pada 10 pukulan terakhir sebesar nila i penetrasi akhir yang diperoleh dari formula dinamik seperti Hiley atau ENR. Apabila diperlukan. dan selanju tnya segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk dievaluasi kinerja dan daya dukungnya. d. 2. dan bergeser lebih dari yang dibatasi oleh dafta r berikut ini : Toleransi sendiri Toleransi satu tiang terhadap tiang didekatnya 75 mm 100 mm Paling lambat 5 hari setelah pemancangan selesai. karena kesalahan dalam pemancangan. 5. Bagian atas dari semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dalam tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancan gan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana. penyambung an dilaksanakan sesuai petunjuk dari pembuat tiang (manufacturing). direncanakan sebesar 52. Tiang-tiang pancang tidak boleh menyimpa ng lebih dari 1. dipotong pada level k etinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. dan dikerjakan oleh ahli las bersert ifikat. Pemancangan hanya dapat dimulai setelah mendap atkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Data-data karakteristik dari alat pancang yang akan dipakai berikut proposal prosedur pemancangan termasuk prosedur kalendering dan percobaan pembebanan lengkap (untuk mengantisipasi jika terdapat kasus) dengan c ara interprestasi hasilnya.Pembangunan Ruang Kuliah. maka pemancangan dilakukan dengan jeni s hammer yang sesuai (seperti disebutkan dalam spesifikasi ini) sampai mencapai nilai penetrasi yang disepakati pada 10 pukulan terakhir. diberikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua mi nggu sebelum memulai pemancangan. b. Masing-ma sing pasangan (antara yang disambung dan penyambungnya) diberi tanda.66 ton.25% kemiringan. c. 8. Sambung an dilakukan dengan las mengikuti AWS Code. 7. b. dan bila tidak dipancang kembali . Pihak Kami mengi rimkan data kemiringan dan letak akhir tiang pancang terhadap as struktural yang seperti ditunjukan dalam gambar. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. terutama untuk 10 pukulan terakhir. 6. Banda Aceh 2012 diminta oleh Manajemen Konstruksi. Pencabutan dilakukan sedemikian rupa sehingga kerusakan yang terjadi pada pole h ead maupun tanah sekitarnya diusahakan seminimal mungkin. maka grafik kal endering dibuat oleh Pihak Kami.

man tiang adalah   12 M’ dari titik 0 struktur. 24 . Namun bila melihat pada data penyeli dikan tanah yang tersedia. ma ka Pihak Kami dianjurkan untuk secara teliti mengevaluasi panjang tiang yang dib utuhkan pada masing-masing lokasi bangunan. dimana terlihat kondisi tanah yang agak heterogen. Panjang yang tercantum adalah perkir aan. Bila sampai terjadi p anjang tiang yang dipancang melebihi apa yang sudah diperkirakan. Flamboyant Huma Arta Hal. Apabila dianggap perlu. Pihak Kami dapat melakukan driving test atas biaya sendiri untuk mengetahui panjang tiang secara lebih pasti. maka dalam hal apapun Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi tidak akan menanggapi tuntutan (claim ) baik penyesuaian harga maupun waktu pelaksanaan pekerjaan dalam PT.

sebagai akibat keleb ihan panjang tiang tersebut di atas. dan 1 buah pada test pile. untuk memp eroleh persetujuan Manajemen Konstruksi.50 meter. Dalam hal digunakan sistem tiang angku r. 5. cara pemasangan alat pengukur penurunan dan sebagainya. Seb elum percobaan pembebanan dilaksanakan. Posisi tiang percobaan akan ditentukan kemudian ol eh Manajemen Konstruksi/Konsultan Perencana Struktur berdasarkan hasil pemancang an. 2 buah keseluruhannya bisa dilakukan pada test piles. (e) Percobaan pembebanan tiang pancang 1. Banda Aceh 2012 Kontrak yang sudah ditetapkan bagi pekerjaan tiang pancang. dan 200% beban rencana untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang tidak d ipakai (tiang percobaan atau test pile). Dalam hal percobaan beban tidak memenuhi kriteria keamanan yang ditentukan unt uk daya dukung tiang. Jarak antara penyangga alat pengukur penurunan dengan tiang angku r ataupun tiang percobaan diambil minimum sebesar 2. dengan cara PDA (Pi le Driving Analysis) atau SST (Seismic Shock Test). Pihak Kami tetap bertanggung jawab dan menjamin sem ua tiang memenuhi syarat toleransi daya dukung yang ditentukan. Untuk itu usulan pengujian beserta semu a prosedur lengkapnya. Dapat dipenuhiny a beberapa tiang tidak melepaskan Pihak Kami dari tanggung jawab atas keseluruha n pekerjaan pondasi. 3. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. maka atas persetujuan Manajemen Konstruksi . P ercobaan pembebanan tiang pancang hanya dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan kondisi seluruh tiang pancang setelah pem ancangan. Pihak Kami diwajibkan mencatat semua kejadian pada saat dilakukan percobaan pembebanan. . letak dan dimensi balok p enahan beban. atau bila dijumpai kesulitan pengadaan tian g angkur disekitar working pile. Jumlah percobaan b eban statik yang akan dilakukan adalah 2 buah (1 buah untuk pembebanan pada work ing pile. Disamping dilakukan percobaan p embebanan statik konvensional. 6. Disamping itu. dapat dilakukan 8 (delapan) buah uji pembebanan dinamik pada 8 buah tiang yang dipilih. yang lokasinya akan ditentuk an kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang. 2. maka working pile tidak bo leh dipergunakan sebagai anchor pile. Dalam hal percobaan akan menggunakan si stem angkur pada tiang pancang sebagai penahan beban. 4. baik dengan cara PDA maupun SST. dan nilai kalendering dari seluruh tiang pancang. Pihak Kami berkewajiban menambah tiang pada kelompok tiang dimana terjadi kegagalan kriter ia keamanan pada percobaan beban. Sehubungan percobaan beban hanya dilak sanakan pada beberapa tiang. Pihak Kami berkewajiban untuk mengulangi percobaan beban p ada tiang yang dicurigai yang lain atas biaya sendiri. Cara mana yang dipakai menda patkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Besarnya beban uji akan diambil sampai dengan sebesar 150% beban rencana (De sign Load) untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang dipakai (working plane ). Percobaan beban v ertical tekan secara statik akan dilaksanakan setelah dilakukan pemancangan tian g sesuai lokasi dalam gambar. Pihak Kami menyerahkan usulan teknik sec ara rinci yang meliputi prosedur percobaan pembebanan. sudah disampaikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua minggu sebelum uji pembebanan akan dilaksanaka n.1143. Usulan ini sudah diserahkan minimal dua mi nggu sebelum uji pembebanan dilaksanakan. maka untuk alternatif pengujian jika disetujui Ko nsultan Perencana Struktur dan Manajemen Konstruksi. maka jumlah tiang angkur harus mencukupi untuk mencegah terjadinya pergerakan yang berlebihan pada tiang angkur. Semua peralatan pengukuran dilindungi dari p anas matahari. Lokasi pengujian akan ditentukan kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang . Bila tidak diinstruksikan lain oleh Man ajemen Konstruksi.Pembangunan Ruang Kuliah. maka percobaan pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D.

25 . (f) Prosedur dan peralatan uji beban statik 1.1143 dengan cara pembebanan “Standard Load ing Procedure”. Prosedur pengujian dan peralatan yang digunakan untuk percoba an pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D. 9. Acuan prosedur Yang dimaksud deng an prosedur disini ialah prosedur pengujian beban statik tiang tunggal vertikal untuk menentukan hubungan antara beban vertikal dengan penurunan tiang (diukur d ari kepala tiang). Percobaan pembebanan tiang pancang hanya PT.7. Flamboyant Huma Arta Hal. 8.

hal ini untuk menghindari oli dari jack tersebut memuai yang dapat mengakibatkan tidak konstannya beban. Peralatan Peralatan yang dibutuhkan untuk percobaan ini a dalah : a. pem bacaan penurunan tiang diadakan koreksi. Prosedur pembebanan Prosedur pembebanan mengikuti “Standar Loa ding Procedure” dari ASTMD. Alat wat erpass untuk mengontrol kemungkinan tercabutnya tiang angkur. Pembacaan dari penurunan tiang dengan interval waktu tertentu setiap penambahan dan pengurangan beban. (g) Perhitungan volume pekerjaan Bila disepakati dalam Kontrak bahwa prestasi pe kerjaan tiang pancang akan didasarkan pada volume riil yang terlaksana di lapang an (bukan berdasarkan lumpsum). 7. 1143. Dial gauge mempunyai ketelitian pembacaan 0. f. 3. Alat pembebanan Cara yang digunakan untuk melimpahkan beban ver tikal pada tiang dilakukan sebagai berikut : Beban dilimpahkan pada tiang dengan jalan mengoperasikan hydraulic jack yang ditahan oleh baja profil.01 mm. dalam ben tuk kurva waktu-beban-penurunan kepala tiang. Laporan Laporan dari percobaan pem bebanan mencantumkan informasi-informasi berikut : a. d. maka volume pekerjaan tiang pancang yang dibayar kan. yang mempunyai berat total yang secara aman bisa menahan beban percobaan.8 ton = 27 ton (dibulatkan) untuk working pile. beban percobaan diambil s ampai : . dimana balok baja tersebut dihubungkan pada sistem tiang angkur untuk menahan gaya tarik seb agai kontra reaksi. Kalibrasi jack serta manometer yang dipakai baru (sesudah dikalibrasi tidak boleh pernah dipakai di proyek lain). Balok penahan beban dan sistem penyangga alat peng ukur penurunan. Hydraulic Jack. pembacaan dial gauge bebas dari pengaruh (tidak boleh dipengaruhi) penuru nan tiang percobaan maupun gerakan tiang angkur. Peralatan lain yang diperlukan. Dial gauge yang sudah dikalibrasi dan dibuktikan dengan serti fikat. b. maka bila hal ini bisa mempengaruhi posisi penyangga alat pembaca penurunan. 4. b.1. c.01 mm (atau 1/100 mm). Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. c. Cara maupun yang dipakai. Catatan mengenai hal-hal yang t idak umum yang terjadi selama proses percobaan pembebanan. . maka dapat diberikan kontra beban berup a blokblok beton di atas balok baja. Bila ternyata sulit dipakai sistem angkur karena kapasitas t arik tiang angkur tidak memenuhi syarat. dan nilai kalendering dari sel uruh tiang pancang. e.2. Banda Aceh 2012 dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan k ondisi seluruh tiang pancang setelah pemancangan. misalnya berat hammer. Dengan demikian. 2. Graf ik yang menggambarkan hasil percobaan pembebanan dalam siklus lengkap. 6. Dial gauge Dial gauge dipasang pada tiang percobaan melalui sistem penyangga bebas. Sistem ini disebut penyangga beb as karena diletakkan sedemikian rupa sehingga pada saat berlangsungnya uji pembe banan. dan lain-lain. Jika terjadi lendutan dari balok penahan yang cukup besar. b. dengan tingkat ketelitian pengukuran 0. ene rgy blow. mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstruksi.8 ton = 36 ton (minimum) untuk unused pile. c. Pengg unaan jack ditempatkan pada tempat yang terlindungi dari sinar matahari. dan minimum sampai dua kali beban rencana pa da unused pile atau tiang pe-rcobaan. Kondisi dari tanah pada lo kasi percobaan pembebanan. Beban percobaan diambil sampai satu setengah kal i beban rencana untuk working pile. d.0 x 1 7. e. dan .5 x 17.Pembangunan Ruang Kuliah. Data-data tiang dan driving record termasuk besarnya final driving sets dalam 10 pukulan terakhir. Data-data alat pancang. 5. Hal-hal lain a.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 26

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 akan dihitung berdasarkan panjang tiang pancang terpasang, yang diperhitungkan d ari level ketinggian tiang sesudah dipotong 4. PEKERJAAN POER ( PILE CAP ) a. Uraian umum 1. Pekerjaan pile cap dilaksanakan setelah selesainya pekerjaan p emancangan, dengan tujuan untuk membuat tiang-tiang bekerja sebagai satu kesatua n dalam menahan bebas dari struktur atas, baik itu vertikal, lateral maupun guli ngan. 2. Pekerjaan pile cap dilaksanakan sesuai dengan yang ditunjukkan dalam ga mbar rencana. 3. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Konstruksi, dan dengan demikian diulang dengan biaya se penuhnya dari Pihak Kami. b. Pekerjaan galian 1. Untuk melaksanakan pile cap den gan ukuran dan level ketinggian yang sesuai dengan permintaan gambar rencana, pe rlu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam level dasar lapisan pasir yang diisyaratkan. Dalamnya galian diperiksa dan menda patkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. 2. Karena keadaan tiang pancang ya ng cukup rapat, maka bila penggalian sulit dilaksanakan dengan menggunakan alatalat berat, penggalian dilakukan dengan tenaga orang. 3. Dasar galian bebas dari lumpur, humus dan air, dalam keadaan bersih dan cukup padat. Karenanya dalam pe kerjaan penggalian tanah termasuk juga pembuangan segala benda yang ditemukan da lam bentuk apapun yang dapat mengganggu pelaksanakan pekerjaan pile cap. 4. Tana h hasil galian diangkut ke tempat-tempat dimana diperlukan pengurukan, bila mema ng memenuhi syarat sebagai tanah uruk, atau ke tempat lain yang disetujui Manaje men Konstruksi. Dalam hal ini Pihak Kami hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk menampung tanah hasil galian, dimana setela h mencapai jumlah tertentu, segera disingkirkan ke tempat lain yang ditunjuk ole h Manajemen Konstruksi. 5. Pada sisi tepi batas galian, kemiringan galian memben tuk sudut kemiringan yang aman dengan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerja. Untuk penentuan sudut kemiringannya, disampi ng perlu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah terdahulu, juga perlu meninjau k arakteristik visual lapisan permukaan tanah yang dijumpai di lokasi kerja. Namun dalam kondisi apapun, stabilitas dan permukaan galian selama pekerjaan berlangs ung merupakan tanggung jawab dari Pihak Kami, yang memperbaiki semua kelongsoran -kelongsoran bila terjadi. Untuk itu bila dirasa perlu Pihak Kami membuat penyan gga-penyangga penahan selama pekerjaan galian. 6. Pihak Kami menjaga pengaruh-pe ngaruh luar kepada lubang galian seperti air tanah, air permukaan, kelongsoran, lumpur yang masuk, maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. Biaya unt uk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran. Jika ada kerusakankerusakan yang terjadi akibat hal-hal tersebut di atas, maka Pihak Kami bertangg ung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan intruksi Manajemen Konstruksi. 7. Bila karena adanya hujan, atau karena tingginya air permukaan lingkungan atau air tanah, atau karena adanya mata air s ehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang, maka Pihak Kami bertangg ung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yagn sudah dimasukkan da lam biaya penawaran lelang. c. Pekerjaan persiapan pembetonan 1. Bagian atas dar i semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dala m tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancangan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana, dipotong pada level ketinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. Pemotongan tiang hanya boleh dilakuk an setelah tiang tesebut stabil, dan tidak menunjukkan lagi indikasi pergerakan (delayed upward displacement). 2. Untuk persiapan pembetonan pile cap, maka dasa r galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyar atkan dalam gambar rencana, dan yang kemudian dipadatkan sesuai prosedur pemadat an. Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut diperiksa dan mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. 3. Selanjutnya sesuai dengan yang ditunjukkan dalam gambar, dibuat lantai kerja dengan ukuran dan tebal seperti yang disyaratkan da

lam gambar. 4. Lantai kerja dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKS NI-T15-1991, atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut N1-2. Peil akhir lant ai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gamb ar rencana. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 27

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 d. Pekerjaan beton bertulang 1. Beton bertulang untuk pile cap dilaksanakan deng an standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tekan s ilinder fc’ = 22,5 MPa artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 2 2,5 MPa pada benda uji silinder dengan diameter150 mm dan tinggi 300 mm, saat um ur beton 28 hari .Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setera dengan mutu beton K-275 pada NI-2, yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg /cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm, saat umur beton 28 hari. Kuat teka n karakteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya devias i secara statistik pada sejumlah benda uji beton, baik itu silinder maupun kubus . BJTP-30, artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 MPa, untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJT S-40, artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan l eleh sebesar 400 MPa. Tulangan baja : 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai, Pihak Kami membuat renc ana kerja pemotongan dan pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule), yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan . Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak, karet lepas, tanah, serta b ahan-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya. Semua besi beton beb as dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik, bersih pula dari olie, gem uk, cat dan lain sebagainya, atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya d aya ikat besi beton terhadap beton. Apabila diinginkan atau dipandang perlu, mak a Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untu k membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. Pembengkokan baja tulan gan dilakukan secara hati-hati dan teliti, sesuai dengan aturan dalam SKSNI. Pem bengkokan tersebut harus dilakukan oleh tenaga yang ahli, dengan menggunakan ala t-alat sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan cacat, patah dan retak-retak p ada batang baja. Acuan dibuat dari bahan yang disetujui oleh Manajemen Konstruks i , seperti kayu dan multiplex/triplex dengan tebal minimum 5 mm, atau bahan lai n yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi, serta memenuhi syaratsyarat kek uatan dan daya tahan, serta mempunyai permukaan yang baik untuk pekerjaan finish ing pada bagian yang berada di atas permukaan tanah (bila ada). Pihak Kami membe rikan contoh dari perhitungan kekuatan bahan yang akan dipakai untuk acuan, untu k disetujui oleh Manajemen Konstruksi . Acuan dipasang sesuai dengan ukuran-ukur an jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut tidak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. Acuan juga dipasang sedemikian rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran. Pema sangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran, bentuk dan pei l yang sesuai dengan gambar rencana, dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. Pemasangan dilakukan dengan menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan tebal selimut seperti yang disyaratkan d alam gambar. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spe sifikasi, maka dapat digunakan ketentuan peraturan yang berlaku. Adukan beton be

Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapa t menghasilkan beton dengan kinerja yang baik. Dalam hal ini penggunaan alat transportasi pengangkut adukan beton haruslah mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. PT. Bila tempat pengadukan beton (batching plant) tidak bera da di lokasi pekerjaan. peralatan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tula ngan. Di lokasi batching plan t yang disiapkan sebelumnya. Sebelum produksi beton. 28 .rupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI. Pihak Kam i diharuskan membuat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi c ampuran yang menghasilkan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan . Pihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik. maka adukan beton secepatnya dibawa ke tempat pengecoran . dan bertanggung jawab penuh at as kekuatan beton yang disyaratkan. untuk menghindarkan sudah terjadinya setting di awal atau degradasi mutu beton akibat waktu transportasi yang lama. tanpa menimbulkan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleed ing) secara berlebihan. Dalam hal ini adukan percobaan perl u dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) un tuk mendapatkan campuran yang optimum. Sem ua alat pengangkut yang dipergunakan selalu dibersihkan dari sisasisa adukan bet on yang mengeras. Flamboyant Huma Arta Hal. Proporsi campuran bahan dasar beton diten tukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberkan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workability) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (p enuangan.

ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada. yang dilakukan sedemikian rupa sehingga ti dak merusak acuan maupun posisi tulangan. yang harus diambil mi nimal 1 buah benda uji setiap 5 m 3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yan g kurang dari 300 m3. 10. dengan memperhatikan semua aspek terutama masalah panas hidrasi pada beton massa seperti tersebut di atas. atau minimal disiram dengan air semen dan selanjutnya baru dicor dengan beton baru. atau dengan cara lain bila betonnya sudah sang at mengeras. Bila pengecoran dihentikan untuk kemudian dilanjutkan dalam w aktu lebih dari 24 jam. Sebelum pengecoran dimulai. jumlah dan cara pengambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat persetujuan d ari Manajemen Konstruksi. tanah dan lainlain) dan dibasahi d engan air semen. dengan mem perhatikan cara atau urutan pengecoran karena volume pengecoran yang cukup besar . yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beton. atau dengan cara lain yang diusulka n Pihak Kami. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersih kan dari segala kotoran (potongan kayu. sebelum proses pengerasan beton. Pi hak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian ini. 16. Pihak Kami menyampaikan usulan prosedur pengecoran yang optimu m kepada Manajemen Konstruksi. mak a permukaan beton lama yang akan disambung terlebih dahulu dibersihkan dan bila perlu dikasarkan dengan menyikat. cuaca atau aliran air dan juga pengeringan sebelum waktunya. Juga untuk pengecoran b eton pada waktu cuaca panas. Untuk m . dalam bentuk silinder berdiame ter 150 mm dan tinggi 300 mm.Pembangunan Ruang Kuliah. agar tidak terjadi cold joint dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hidrasi yang berlebihan. 14. 11. harus dihinda rkan. beton dilindungi dan dirawat (concrete cur ing) selama berlangsungnya proses pengerasan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. batu. atau dengan metode pengecor an yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. dengan cara menyemprotkan air atau menggen ai dengan air pada permukaan beton tersebut. sebelum pengeco ran dilaksanakan. Prosedur uji slump. Dalam segala hal jumlah benda uji yang diambil tidak k urang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pengecoran pile cap. Metode curing terlebih dahulu diusulkan dan mendapatkan persetujua n Manajemen Konstruksi. Banda Aceh 2012 9. Tempat dimana pengecoran akan dihentikan mendapat persetujuan Manaj emen Konstruksi. maka selama proses pengecoran. Bila tidak ditentuk an lain oleh Manajemen Konstruksi. beton di padatkan dengan menggunakan vibrator. 17. atau minimal 1 buah benda uji setiap 10 m3 pengecoran beto n untuk volume pengecoran yang lebih dari 300 m3. kebocoran acuan dan lain sebagainya. untuk mendapatkan pers etujuan Manajemen Konstruksi. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. Pemadatan beton secara berlebihan sehingga bisa men yebabkan pengendapan agregat. terutama terhadap panas matahari. dengan disaksikan oleh Manajemen K onstruksi. 12. Selama proses pengecoran berlangsung. Setelah selesai pengecoran. maka semua permukaan beton yang terbuka dijag a tetap basah selama minimal 14 hari. Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan menjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat. 15. Jenis vibrator dan ukurannya harus terlebih dahulu mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. Sama sekali tidak diperkenankan mengadakan pengecoran beton seb elum besi yang terpasang telah diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi . 13. perlu dilakuka n uji slump dan pengambilan contoh benda uji. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. Untuk itu. Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjamin efisiensi pengecoran dan pemadatan tanah adanya penundaan. atau bila dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi.

PEKERJAAN PONDASI BETON DANGKAL (a) Uraian Umum 1. 7 (tujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari. Hasil uji tekan segera disa mpaikan kepada Manajemen Konstruksi untuk di evaluasi.engetahui kualitas mutu beton yang sudah dilaksanakan. maka contoh benda uji bet on diperiksa dengan uji tekan hancur pada umur 3 (tiga) hari. 5. maka untuk beban-beban yang ringan. Proporsi jumlah uji tekan (pada umur beton yang be rbeda) mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. 29 . Flamboyant Huma Arta Hal. Bila ditunjukkan dalam gambar atau dalam hal dibutuhkan ponda si dangkal diluar pondasi tiang pancang. PT. bis a dipakai pondasi beton dangkal berupa pondasi telapak atau jalur.

saat umur beton 28 hari. air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang. atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya day a ikat besi beton terhadap beton. (c) Pekerjaan persiapan pembetonan 1. Sama sekali tidak d iperkenankan mengadakan pengecoran beton sebelum besi yang terpasang telah diper iksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi Acuan dipasang sesuai dengan ukuran -ukuran jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut t idak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. karet lepas. 3. Untuk persiapan pembetonan pondasi. namun pel aksanaannya mengikuti sebagaimana yang diminta dalam spesifikasi ini dan gambar yang terkait. maka Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untuk membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. humus dan air. 2. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 250 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm. maka dasar galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapi san pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar rencana. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-125 menurut NI-2. dibuat lantai kerja dengan ukuran dan t ebal seperti yang disyaratkan dalam gambar. saat umur beton 28 hari. bersih pula dari olie. per lu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam l evel dasar lapisan yang disyaratkan. Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut di periksa dan mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepen uhnya dari Pihak Kami. (b) Pekerjaan galian 1. tanah. Apabila diinginkan atau dipandang perlu. Walaupun pondasi tipe ini hanya akan dipakai sebagai pondasi sekunder. Bila karena adanya hujan. atau lebih kurang setara dengan fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15 -1991. cat dan lain sebagainya. (d) Pekerjaan beton bertulang 1. air permukaan lingkungan. untuk tulangan besar dengan diameter lebih besar atau sama d engan 13 mm. lumpur yang masuk. hujan. pada NI-2. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm. maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. Pihak Kami menjaga pengaruh-pengar uh luar kepada lubang galian. 3. : . serta bah an-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya. air permukaan. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan lel eh sebesar 400 MPa.BJT P-24. seperti air tanah.Pembangunan Ruang Kuliah. . artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesa r 20 MPa pada benda uji silinder dengan diamater 150 mm dan tinggi 300 mm. kelongsor an. Semua besi beton bebas dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik. Dasar galian bebas dari lumpur. Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gambar rencana. Kuat tekan tersebut diatas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-250.BJTS40. dalam keadaan bersih dan cukup padat. gemuk . 2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Dalam galian diperiksa dan mendapatkan pers etujuan dari Manajemen Konstruksi. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan di terima oleh Manajemen Konstruksi. Bahan beton untuk pondasi dangkal dilaksanakan dengan standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tek an silinder fc’ = 20 MPa. artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebes ar 240 MPa. Untuk pelaksanaan pondasi yang sesuai dengan gambar. 3. Selanjutnya sesu ai dengan yang ditunjukkan dalam gambar. Banda Aceh 2012 2. 2. maka Pihak Kami bertanggung jawa b untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yang sudah harus dimasukkan dala m biaya penawaran lelang. Tulangan baja Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. Acuan juga dipasang sedemikian . dan yang kemudian dipad atkan sesuai prosedur pemadatan. 3.

Flamboyant Huma Arta Hal.rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran. PT. 30 .

Adukan beton berupa “ready mixed concr ete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. 3) Pengecatan Permukaan pasangan yang sudah diplester agar di beri c at tembok. yang dilakukan sedemikian rupa sehin gga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan. Seksi 3a dan 3b Pekerjaan Struktur Beton di spe sifikasi ini). b) (b) BAHAN 1) Batu a) Batu bersih. 10. tanpa bagian yang tipis atau retak dan harus dari jenis yang diketahui awet. Unt uk permukaan bagian luar dari pasangan batu di areal Ruang Kuliah dan Laboratori um/Perpustakaan permukaan pasangan batu diplester minimum tebal 2 – 3 cm dan diber i acian sehingga permukaan terlihat mulus dan usahakan tidak mengalami keretakan permukaan. Sebelum pengecoran dimulai.. lancip atau lonjong bentuknya da n dapat ditempatkan saling mengunci bila dipasang bersama-sama. terutama terhadap panas matahari. Campuran adukan berupa 1 bagian semen dan 3 bagian pasir. PASANGAN BATU (a) UMUM 1) Uraian a) Pekerjaan meliputi pemasokan semua bahan. hujan atau aliran air dan ju ga pengeringan sebelum waktunya. Prosedur uji slump. 5. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang diisyaratkan. Penerbitan Detil Pelaksanaan Detil pelaksanaan untuk pasangan ba tu yang tidak disertakan dalam Dokumen Kontrak pada saat pelelangan akan diterbi tkankan oleh MK sebelum memulai pelaksanaan. keras. Pada batching plant. tanah dan lain-lain) dan diba sahi dengan air semen. Penggunaa n air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik . Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesu ai spesifikasi dan standar yang ada. angin. Setelah selesainya pengecora n. Bila perlu. 2) Adukan a. lebar tidak kurang dari satu setengah kali tebalnya dan panjang yang tidak kuran g dari satu setengah kali lebarnya. 6. pengambilan contoh ben da uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat pe rsetujuan dari Manajemen Konstruksi. ata u dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajeme n Konstruksi. Pemasangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran. dengan disaksikan oleh Manajemen Konstruksi. 6. b. ketinggian. sesuai dengan volume pengecoran. c) Terkecuali di perintahkan lain oleh MK. 8. 7. maka selama proses pengecoran perlu dilakuk an uji slump dan pengambilan contoh benda uji. (c) PELAKSANAAN PASANGAN BATU 1) Persiapan Pondasi . Selama proses pengecoran berlangsung. Banda Aceh 2012 4. Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan m enjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat.Pembangunan Ruang Kuliah. batu. penyiapan pondas i dan seluruh pekerjaan yang diperlukan untuk menyelesaikan pasangan batu sesuai dengan Spesifikasi ini dan memenuhi garis. batu memiliki ketebalan yang tidak kurang dari 15 cm. Adukan haruslah adukan semen da n pasir yang memenuhi syarat sesuai standard yang berlaku untuk semen dan aggreg ate halus (mengacu pada : Bab 3. yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beto n. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. b) Batu rata. 9. beton dilindungi dan dirawat (concrete curing) selama berlangsungnya proses p engerasan. Jumlah benda uji yang diambil akan ditentukan oleh Manajemen Konstru ksi. batu dibentuk untuk menghilang kan bagian yang tipis atau lemah. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dib ersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. bentuk dan peil yang sesuai dengan gambar rencana. be ton dipadatkan dengan menggunakan vibrator. potongan dan dimensi sep erti yang ditunjukkan dalam Gambar atau sebagaimana yang diperintahkan secara te rtulis oleh MK. Pihak Kami harus mengad akan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang ba ik.

PT. 31 . Flamboyant Huma Arta Hal.

5. Lapisan tahan cuaca tersebut dimasukkan ke dalam dimensi st ruktur yang disyaratkan. Delatasi 30 mm lebarnya dan diteruskan sampai seluruh tinggi dinding. sebagaimana pekerjaan dilaksanakan. Perhatian diberikan untuk menghindarka n pengelompokkan batu yang berukuran sama. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. dan sewaktu adukan masih baru. e) Bilamana pekerjaan pasangan batu yang di hasilkan cukup kuat. seluruh permukaan batu dibersihkan dari bekas adukan. dan dalam waktu yang tidak lebih dini dari 14 hari setelah pekerjaan pasangan selesai dikerjakan. lubang sulingan ditempatkan dengan jarak antara tidak lebih dari 2 m dari sumbu satu ke sumbu lainnya dan berdiameter 50 mm. permukaan horisontal dari seluruh pasangan batu dikerjakan dengan tamb ahan adukan tahan cuaca setebal 2 cm. dan dikerjakan sampai permukaan tersebut r ata. Terkecuali disyaratkan lain atau ditunjukkan pada Gambar. penimbunan kembali dilaksanakan seperti d isyaratkan. maka delatasi dibentuk untuk panja ng struktur tidak lebih dari 20 m.(4) dari Spesifikasi ini.5. Banda Aceh 2012 Pondasi untuk struktur pasangan batu disiapkan sesuai dengan syarat (lihat Seksi . 2) Pemasangan Batu Landasan dari adukan baru paling sedikit 3 cm tebalnya dipasang pada pondasi yang disiapkan sesaat sebelum penempatan masing-masing batu pada lapisan pertama.Pembangunan Ruang Kuliah. Landasan yang akan menerima setiap batu juga harus dibasa hi dan selanjutnya landasan dari adukan disebar pada sisi batu yang bersebelahan dengan batu yang akan dipasang. Batu ditangani sedemikian hingga tidak menggeser atau memindah kan batu yang telah terpasang. Banyaknya adukan untuk landasan yan g ditempatkan pada suatu waktu haruslah dibatasi sehingga batu hanya dipasang pa da adukan baru yang belum mengeras. dan adukanny a dibersihkan dan batu tersebut dipasang lagi dengan adukan yang baru. Galian). b) Terkecuali disyarat kan lain. Peralatan yang cocok disediakan untuk mema-sang b atu yang lebih besar dari ukuran yang dapat ditangani oleh dua orang. atau seperti diperintahkan oleh pihak Manajemen Konstruksi. c) Segera setelah batu ditempatkan. Batu yang digunakan untuk pembentukan sambungan dipilih sedemikian rupa sehingga membentuk sambungan tegak yang bersih dengan dimensi y ang disyaratkan di atas. 32 . 5) Pekerjaan Akhir Pasangan Batu a) Sambungan antar bat u pada permukaan dikerjakan hampir rata dengan permukaan pekerjaan. Bilamana batu menjadi longgar atau lepas set elah adukan mencapai pengerasan awal. atau bertangga yang juga tegak lurus terhadap muka dari dinding.1. dan su dut yang dibulatkan. Menggelind ingkan atau menggulingkan batu pada pekejaan yang baru dipasang tidak diperkenan kan. Batu dipasang dengan muka yang terpan jang mendatar dan muka yang tampak dipasang sejajar dengan muka dinding dari bat u yang terpasang. Tebal dari landasan adukan pada rentang antara 2 cm sampai 5 cm dan merupakan kebutuhan minimum untuk menjamin bahwa seluruh ro ngga antara batu yang dipasang terisi penuh. Kecuali ditunjukkan lain pada Gambar atau diperintahkan oleh Dire ksi Pekerjaan. Flamboyant Huma Arta Hal. Pada struktur panjan g yang menerus seperti dinding penahan tanah. d) Permukaan y ang telah selesai dirawat seperti yang disyaratkan untuk Pekerjaan Beton dalam P asal 7. maka batu tersebut dibongkar. Batu besar pilihan digunaka n untuk lapis dasar dan pada sudut-sudut. PT. dasar po ndasi untuk struktur dinding penahan tegak lurus. 3) Penempatan Adukan Sebelum pemasangan. tetapi tidak sampai menutup batu. batu dibersihkan dan dibasahi samp ai merata dan dalam waktu yang cukup sehingga untuk memungkinkan penyerapan air mendekati titik jenuh. mempunyai lereng melintang yang dapat menjamin pengaliran air hujan. 4) Ketent uan Lubang Sulingan dan Delatasi Dinding dari pasangan batu dilengkapi dengan lu bang sulingan.

ar tinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 M Pa. Kuat tekan kar akteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi sec ara statistik pada sejumlah benda uji beton. Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campuran yang optimum. PT. dan yang memenuhi semua ketentuan dan kriteria standar SII 0013-81 dan Standar Umum Bahan Bangunan Indonesia 1986. Pada batching plant. Flamboyant Huma Arta . kecuali bila ditetapkan lain secara khusus dalam spesi fikasi. berventilasi baik. tanah dan lain-lain) dan d ibasahi dengan air semen. Banda Aceh 2012 SEKSI 3. (b) Pihak K ami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campur an yang baik. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm. PEKERJAAN STRUKTUR BETON 1. saat umur be ton 28 hari. Tulangan baja : 3. di atas lantai tumpuan setinggi + 30 cm. yang akan meliputi antara lain : Material pembentukan beton Pengadaan beton Baja tulangan Pekerjaan beton bertula ng Perawatan beton Uji kelayakan dan kekuatan beton 2. Semen yang dipakai adalah jenis Porland Cem ent normal tipe-I yang segara dengan tidak ada tanda-tanda prahidrasi (proses pe mbatuan). (c) Sebelum produksi beton. 2. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang disyaratkan. baik itu silinder maupun kubus. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJTS-40. (d) Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian aga r beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabi lity) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. atau NI-2-1971 dalam hal benda uji kubus. (e) Sebelum pengecoran dimulai.1991. perataan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan. dengan tumpukan kantong semen tidak melebihi sepuluh lapis. Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-275 pada NI-2. (f) Mutu beton untuk masing-masing elemen struktur ban gunan memenuhi pada umumnya kriteria dibawah ini. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan beton ini akan meliputi semua pengadaan material dan tenaga kerja untuk produksi serta pelaksanaan pekerjaan beton dan beton bert ulang. PENGADAAN. atau ASTM-C150.5 MPa. kecuali bila ditentukan lain s ecara khusus dalam spesifikasi : Mutu Beton : Minimal dengan kuat tekan silinder fc’ = 22. Semen disimpan di d alam gudang yang kedap air. tanpa menimbul kan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebih an. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 22. saat umur beton 28 hari. Pihak Kami dikan mem buat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang men ghasilkan beton dengan kinerja seperti yang diisyaratkan. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 400 MPa. BJTP-30. BAHAN-BAHAN (a) Semen Portland 1. untuk disetujui oleh M anajemen Konstruksi.Pembangunan Ruang Kuliah. ses uai dengan SKSNI-T15-1991.5 MP a pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik. batu. termasuk uji kekuatan dan perawatannya. Semua pekerjaan beton memenuhi syarat-syarat SKSNIT15. MUTU DAN KINER JA BETON (a) Semua pekerjaan beton yang termasuk dalam lingkup spesifikasi ini b erupa “ready mixed concrete”.

33 .Hal.

sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-8. Apabila kadar lumpur melampaui 5% maka agregat dicuci dulu sebelum dipakai dala m pengadukan. Agregat kasar tidak mengandung zat-zat yang dapat merusak beton seperti zat-zat reaktif alkali. atau 1 /3 dari tebal plat. 0-0. berupa pasir alam sebagai hasil disintegrasi alami dari batu-batuan atau pasir buatan y ang dihasilkan oleh alat-alat pemecah batu. Apabila kadar lumpur melampaui 1% maka agregat dicuci dulu sebelum digunakan dalam adukan beton.0-4. (e) Air 1.Kecuali untuk beton yang dipakai pada lantai kerja. atau ASTM-C33. Pasir laut tidak dipakai sebagai agregat halus untuk semua mutu beton. 3.0-1.0-8. 2. Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melalui aya kan 0.Pembangunan Ruang Kuliah. dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi. dengan ukuran lubang dalam mm berturut-turut 31.5-0. Agregat halus terdiri dari butir-butir yang beraneka raqam besarnya dan mempunya i penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku. (d) Gradasi butiran agregat halus dan kasar susunan butiran agregat halus dan ka sar untuk semua beton struktural diperiksa dengan melakukan analisa ayakan. Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang keras dan tidak berpo ri. Air untuk pembuatan dan perawatan beton adalah air YANG tidak menga . 2. dan yang dise tujui oleh Manajemen Konstruksi. dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manaj emen Konstruksi. 3. Banda Aceh 2012 3. Penyimpanan selalu terpisah untuk setiap pengiriman serta dipakai sesuai urutan pengirimannya. dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. atau 1/5 jarak terkecil antara bidang samping dari cetakan.“Mutu dan cara uji agregat beton”. atau ASTM-C33. 4. sesu ai standar yang berlaku. sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-80 “Mutu dan cara uji agregat beton”. artinya tidak menjadi lapuk atau han cur oleh pengaruhpengaruh cuaca. Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang beraneka ragam b esarnya dan mempunyai penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Agregat halus atau pasir untuk beton.063 mm.063 mm. Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melaui ayakan 0. Pada umumnya yang dimaksudkan dengan agregat kasar a dalah agregat dengan besar butir lebih dari 5 mm. Butir-butir agregat bersifat kekal. seperti terik matahari atau hujan.5-16. Ukuran besar butir nominal maksimum agregat kasar tidak melebihi : 3/4 jarak bersih minimum antar batang tulangan atau berkas bat ang tulangan. 3. (c) Kerikil dan batu pecah (agregat kasar) 1. Untuk itu ditetapkan susunan ayakan dengan lubang-luban g persegi. (b) Pasir (agregat halus) 1. Agregat kasar untuk beton berupa b atu pecah yang diperoleh dari pemecah batu. 4.25 (ayakan ISO). Agregat halus terdiri dari butir yang keras dan tajam. Sesuai dengan syarat-syarat pe ngawasan mutu agregat untuk berbagai mutu beton. Agregat kasar yang mengandung butir-butir pipih hanya dapat dipakai apabila jumlah butir-butir pipih tersebut tidak melampaui 20% berat agregat seluruhnya. Agregat halu s tidak mengandung lumpur lebih dari 5% (ditentukan terhadap berat kering). 2. Agregat kasar tidak mengandung lumpur lebih dari 1% (ditentukan terhadap berat k ering). maka agregat kasar memenuhi ket entuan-ketentuan di bawah ini.0-2.

bahanbahan organik atau bahan-bahan lain yang bisa m erusak beton dan/atau baja tulangan. asam. Air tersebut dianggap dapat dipakai. diadakan percobaan perbandingan antara teka nan kekuatan mortar (semen dan pasir) dengan memakai air itu dan dengan memakai air minum.ndung minyak. alkali. Jumlah air yang dipakai untuk membuat a dukan beton diusahakan secermat-cermatnya dan setepat-tepatnya. dengan sudah mem perhitungkan semua koreksi yang perlu dilakukan akibat kadar air yang berbeda ya ng dikandung agregat di lapangan. Flamboyant Huma Arta Hal. apabila kekuatan tekan mortar de ngan menggunakan air itu pada umur 7 dan 28 hari paling sedikit 90% dari kekuata n tekan mortar dengan memakai air minum. 34 . Apabila pemer iksaan contoh air seperti disebutkan diatas tidak dapat dilakukan. 4. Apabila terd apat keraguan mengenai air dianjurkan untuk mengirimkan contoh air ke lembaga pe meriksaan bahan-bahan yang diakui untuk diselidiki sampai seberapa jauh air itu mengandung zat-zat yang bisa merusak beton dan/atau baja tulangan. Dalam hal ini sebaiknya dipakai air yang lu lus pengujian di laboratorium sebagai air tawar yang dapat diminum. maka dalam ha l adanya keragu-raguan mengenai air. PT.

Penggunaan jaringan baja tulangan yang sudah jadi seperti steel wire-mesh dan sejenisnya t erlebih dahulu mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. berjumlah minimum 3 (tiga) batang untuk setiap jenis percobaan. Baja tulangan untuk beton struktural pada umumnya menggu nakan baja tulangan ulir atau deform (BJTD) dengan tegangan leleh 400 MPa. mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. 4. Hubungan antara baja tulangan yang satu dengan la innya menggunakan kawat beton. Disamping itu terhadap baja t ulangan dilakukan uji lengkung (bend test) dan hasil ujinya memenuhi persyaratan uji lengkung untuk batang tulangan baja poros (axle-steel) ASTM-A617. Baja tulan gan deform/ulir yang mempunyai tegangan leleh melampaui 400 MPa boleh dipakai as alkan tegangan lelehnya memberikan regangan awal leleh sebesar 0. maka jaringan baja tulangan tersebut memenuhi ketentuan dan syarat dalam SII 0784-83 “Jaringan kawat baja las untuk tulangan beton” atau “Specific ation for welded steel wire fabricated for concrete reinforcement” ASTM-A185. tanah dan lain se bagainya. Pengiri man contoh benda uji ke laboratorium dilakukan bersama-sama wakil Manajemen Kons truksi. Pemasangan baja tulangan dilakukan sesuai dengan gambar dan mendapat per setujuan Manajemen Konstruksi. Dalam hal ini disertakan standar SII atau ASTM mengenai baja tulangan. Hanya bila ditunjukkan dalam gambar dengan suatu tanda khusus. Percobaan mutu baja tulangan juga akan dila kukan setiap saat bilamana dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi. Bahan tambahan merupakan cairan. mutu 400. untuk keperluan laporan tentang si fat bahan guna memenuhi prosedur pengelasan yang ditetapkan dalam “Structural weld ing code for reinforcing steel” (AWSD1. kecua li untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil 13 mm atau untuk tulangan sp iral bisa digunakan baja tulangan polos (BJTP) dengan tegangan leleh 240 MPa. b. tidak menggeser selama penge coran dan pemadatan beton. 6. Meningkatkan wo . Se mua baja tulangan beton struktural yang dipakai dalam pekerjaan ini memenuhi sal ah satu dari syarat dan ketentuan berikut : (a) Mutu dan cara uji baja tulangan beton SII 0136-84. akan dilakukan pengujian tarik baja tulangan pada lab oratorium yang disetujui Manajemen Konstruksi. serta bebas dari kotoran berminyak. (e) Standar specification for low-alloy steel deformed bars for concrete reinforcement ASTM-A706. Semua biay a-biaya percobaan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. (d) Specification for axle-steel deformed and plain bars for concrete reinforce ment ASTM-A617. diikat dengan teguh. 2. untuk besi yang diameternya diatas 13 mm dengan p anjang + 100 cm untuk masing-masing.4) dari Amerian Welding Society. Meningkatkan mutu beton. baja tu langan boleh dilas dengan seijin Manajemen Konstruksi. atau bubuk yang bisa dit ambahkan ke dalam adukan beton selama proses pencampuran/pengadukan. 3. dimana tujuan penggunaan bahan tambahan yang bisa dibenarkan dalam pekerjaan ini adalah bila memenuhi salah satu tujuan: a. Perbaikan sifat adukan beton. Banda Aceh 2012 (f) Baja tulangan 1. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Bila disetujui oleh Ma najemen Konstruksi. 5. untuk mempe rbaiki sifat fisik dan/atau kimiawi adukan beton (fresh concrete) maupun beton y ang sudah mengeras (hardened concrete).35% dan baja tu langan tersebut memenuhi salah satu syarat dan ketentuan dalam spesifikasi di at as serta mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. maka bahan campuran tambahan atau additives/adm ixtures boleh dipakai. (g) Bahan campuran tambahan ( additives / admixtures ) Jika disetujui secara ter tulis oleh Manajemen Konstruksi. c.Pembangunan Ruang Kuliah. (b) Specification for deformed and plain billet-steel bars fo r concrete reinforcement ASTM-A615. (c) Specification for rail-steel deformed an d plain bars for concrete reinforcement ASTM-A616. Baja tulangan disuplai dari satu sumber (manufacture). Pemakaian baja tulangan dari jenis yang berlai nan dari ketentuan diatas.

rkability tanpa menambahkan kadar air. Meningkatkan ketah anan anti korosi pada beton. k. terutama pada proses pengecoran beton m assa. Membuat beton kedap air. Mengurangi panas hidrasi yang timbul. Mengurangi kadar air untuk meningkatka n mutu beton namun tidak mengurangi workability beton. PT. Memperlambat setting a wal untuk mengantisipasi transportasi yang jauh. g. j. 35 . Meningkatkan pumpability (kemudahan pemompaan). terutama pada lingkungan yang agresif seperti di ba wah tanah atau di dekat laut. Flamboyant Huma Arta Hal. d. Mengurangi slump loss (kecep atan penurunan nilai slump). i. f. h. e. Membuat ekspansi volume untuk keperluan grouting.

sebagai berikut : 1. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Banda Aceh 2012 4. 7 hari dan 28 hari. memenuhi syarat syarat . agar supaya pada saat penge coran. Pihak Kami akan membuat a dukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang menghasil kan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan. Trial test ini sudah dilaksanakan segera setelah adany a Surat Perintah Kerja atau penunjukan Pihak Kami. agregat. dimana mutu beton diperiksa pada umur 3 (tiga) hari. bila diperluk an. Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabili ty) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. Prosedur pengujian bak uji tekan maupun uji slump dilakukan berdasarkan peraturan yang be rlaku. 2. admixture atau addtive boleh diguna kan dengan jenis dan dosis yang sesuai. . 2. baik untuk campuran percobaan maupun secara kontinyu selama proses pelaksanaan pekerjaan. maka beton yang dihasilkan juga mempunyai tingkat kemudahan pemomp aan (pumpbality) yang baik sebagai flowing concrete. air dan bahan tambahan) yang akan digunakan nantinya. (b) Uji mutu dan kinerja beton Agar supaya kualitas beton yang digun akan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada. 3.Pembangunan Ruang Kuliah. Pihak Kami melakukan uji mutu dan kinerja beton. Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberap a proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campur an yang optimum. Sebelum produksi beton. yang diuji pada umur beton 3 hari. m inimal ada dua teks yang dilakukan. 5. perataan da n pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan. (b) Adukan beton yang dibuat setempat ( site mixing) Adukan beton yang dibuat se tempat untuk volume kecil. dengan benda uji berbentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. karena pengecoran dilakukan hingga elevasi yang cukup tinggi. Uji slump. sesuai dengan jenis atau bagian pekerjaan yang dilaksanakan. P ihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik. Untuk keperluan tersebut. Pelaksa nan penakaran semen dan agregat dengan kotak-kotak takaran yang volumenya sama s esuai hasil trial mixes dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang ditentu kan/disyaratkan dalam spesifikasi ini. Untuk struktur atas bangunan. untuk menunjukkan bahwa ca mpuran tersebut memenuhi kriteria untuk mencaai mutu kerja kinerja beton yang di isyaratkan. UJI MUTU DAN KINERJA BETON (a) Adukan percobaan ( trial mixes ) Pihak Kami se kurang-kurangnya dua minggu sebelum memulai pekerjaan beton membuat adukan perco baan (trial mixes) dengan menggunakan contoh bahan-bahan beton (semen. 4. 7 (t ujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari untuk setiap macam adukan yang diambi l contohnya (c) Standar mutu ( Standar of Acceptance ) Pihak Kami dikan membuat pengujian pendahuluan (trial test) atas benda uji silinder sejumlah minimum 30 b uah untuk setiap proporsi adukan yang dikehendaki. PELAKSANAAN (a) Adukan Bet on 1. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan b eton dengan kinerja yang baik. agregat kasarnya tidak mudah tertinggal dari pada semennya. Adukan beton berupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syarat-syarat SKSNI. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 1. Dalam hal ini. Uji tekan hancur. serta dapat m engisi dengan padat semua rongga di dalam acuannya. tanpa menimbulka n kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebihan . Hasil dari pengujian ini segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi un tuk dievaluasi. Jumlah dan prosedur pembuatan contoh benda uji sesuai dengan ket entuan dalam SKSNI-T15-1991.

PT. 36 . Flamboyant Huma Arta Hal.

untuk mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi .Pembangunan Ruang Kuliah. dan dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak terjadi pengendapan agregat maupun bergesernya p osisi tulangan atau acuan. batu. Adukan beton dibuat dengan menggunakan mesin pengaduk beton (batch mixer). agar tidak terjadi cold jo int dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hindrasi yang ditimbulkan. kebocoran acuan dan lain sebagainya. jumlah dan cara p engambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. perlu dilakukan uji slump dan pengambilan contoh benda uji. Kec epatan pengadukan sesuai dengan rekomendasi dari pembuat mesin tersebut. 2. (d) Peng gunaan beton 1. dengan disaksi kan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. Lama pengadukan tidak kura ng dari 5 menit sesudah semua bahan berada dalam mesin pengaduk. Banyaknya air untuk campuran beton sesuai dengan trial mixes. Pihak Ka mi menyampaikan usaha prosedur pengecoran yang optimum kepada Manajemen Konstruk si. la ntai kerja bisa dibuat dari beton mutu B0 menurut NI-2. dalam bentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. (c) Lantai kerja Lantai kerja pada umumnya dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15-1991. 5. Namun demikian hal apapun. 3. Namun dalam segala ha l jumlah benda uji yang diambil tidak kurang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pen gecoran dengan mutu beton yang sama. Banda Aceh 2012 2. Khusus untuk lantai kerja pondasi dangkal/telapak. Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyara tkan dalam gambar rencana. yang dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan. atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut NI-2. Selama pengecoran berlangsung. (f) Siar pelaksanaan ( construction joint) Posisi dan peng aturan adanya siar pelaksanaan mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. d ihindarkan. Sebagai pedoman umum. Mesin pengaduk yang tidak dipakai lebih dari 30 menit dibersihkan duludari sisa-sisa beton lama sebelum dimulainya adukan beton yang baru. (e) Pemad atan beton 1. Pengecoran beton tidak dibenarkan untuk dimulai sebelum acuan/bekisti ng dan pemasangan baja tulangan selesai diperiksa dan mendapat persetujuan Manaj emen konstruksi. Jumlah adukan beton tidak melebihi kapasitas mesin pengaduk. 5. Untuk itu. 7. tanah dan lainlai n) dan dibasahi dengan air semen. maka tempat yang akan dicor terlebi h dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. Beton pada umumnya dicor secara berlapis. beton dipadatkan dengan memakai vib rator. pasir dan kerikil dengan p erbandingan 1 : 3 : 5. 6. atau mi nimal 1 buah setiap 10 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang lebih da ri 300 m3. 7. atau dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui ol eh Manajemen Konstruksi . Beton secepat mungkin dicorkan setelah pengadukan. Pemadatan beton secara berlebihan sehingga menyebabkan pengendapan agregat. tidak melampaui 8 : 1.masing dipadatkan. sebelum pengecoran dilaksanakan. sedemikian rupa se hingga tercapai sifat kemudahan kerja (workability) yang sesuai dengan penggunaa nnya. beton dengan mut u B0 (menurut NI-2) dapat dibuat dari campuran semen. Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjami n efisiensi pekerjaan tanpa adanya penundaan. 2. dan dijaga sedemikian rupa supaya mempunyai ikatan yang baik satu sama lain. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan ko ntinyu. dimana tipe dan kapasitasnya mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi . atau lebih kurang setara dengan fc’ = 8 MPa menurut SKSNI-T15-1991. dan terle bih dahulu mendapat persetujuan dari Manajemen Konstruksi. perbandingan jumlah pasir dan kerikil (atau batu pecah) terhadap jumlah semen. 4. Lapisan-lapisan ini mas ing . yang diambil minimal 1 buah benda uji setia p 5 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang kurang dari 300 m3. Prosedur uji slump. dengan memperhatikan cara atau urutan pengecoran terut ama untuk volume pengecoran yang besar (beton massa). Pengecoran dilaksanakan secara kontinyu dalam satu el emen struktur atau diantara siar pelaksanaan (construction joint) yang telah dis etujui. Namun . Sebelum pengecoran dimulai. Selama proses pengec oran.

Sebelum pengecoran beton baru. Flamboyant Huma Arta Hal. 2. Siar vertikal dalam dinding supaya dihindari. serta at as persetujuan Manajemen Konstruksi. permukaan da ri beton lama (di tempat siar penyambungan) supaya dibersihkan dengan seksama da n dikasarkan. 37 .secara umum perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. Siar dibuat sesedikit dan sekecil mungkin. Kotorankotoran disingkirkan dengan cara menyemprotkan air ke permu kaan PT.

(h) Pembengkokan dan penyetelan baja tulangan 1. Metode curing lebih dahulu diusulkan dan m endapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Semua permuka an beton yang terbuka dijaga tetap basah selama minimal 14 hari. patah dan retak-retak pada batang baja. Balok. tanah. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spesifikasi. Pihak Kami membuat rencana kerja pemotongan d an pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule). PT. Seluruh beton yang di cor dan berhubungan langsung den gan tanah. at au minimal air semen. seperti terbuat dari beton (dengan mutu paling sedikit sama dengan mutu beton yang akan dicor). 2. 3. yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan. maka dapat dipakai ketentuan dalam peratura n yang berlaku. 38 . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. sesuai dengan instruksi dan persetujuan Manajemen Konstruk si.Pembangunan Ruang Kuliah. 6. Pelat. untuk memperkuat ikatan antara beton lama denga n pengecoran selanjutnya. Flamboyant Huma Arta Hal. Pemasang an dan penyetalan tulangan berdasarkan peil-peil yang sesuai dengan gambar. 4. serta bahan-bahan atau kotora n yang bisa mengurangi daya letaknya. hujan atau aliran air dan pengeringan sebelum waktunya. Balok pondasi. Pemasangan dilakukan denga n menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan t ebal selimut yang sesuai dengan gambar. karet lepas. Balok. Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai. Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. dengan menggunakan alat-alat sedemikian rupa se hingga tidak menimbulkan cacat. ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. Pembengkokan baja tulangan dilakukan secar a hati-hati dan teliti. Pelat. (g) Perawatan beton (curing) 1. sebelum proses pengerasan beton. Ketebalan selimut beton dibuat dengan pengganjal yang umu m dipakai dalam praktek. merata ke seluruh permukaan. pelat pondasi. Adapun ketebalan selimut beton minimum yang disyaratkan adalah : Minim um (mm) 75 50 50 40 40 25 KONDISI A B C D E F 5. dinding beton y ang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung Tulangan dipasang sedemikian rupa sehingga sebelum dan selama pengecoran tidak a kan berubah tempatnya. dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. 3. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. dengan jumlah minimum 4 buah setiap m2 cetakan atau lantai kerja. poer pondasi. sesuai dengan aturan dalam SKSNI. atau seperti yang diinstruksikan oleh Manajemen Konst ruksi. dindi ng beton yang berhubungan/ terkena langsung dengan cuaca. Un tuk pengecoran beton pada waktu cuaca panas. Pihak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian dalam melaksanakan pekerjaan curing ini. atau dengan cara lain yang diusulkan Pihak Kami. Beton dirawat (curi ng) dan dilindungi selama berlangsungnya proses pengerasan terhadap panas mataha ri. Banda Aceh 2012 beton lama dan menyikatnya sampai bersih. Setelah permukaan siar tersebut bersih . Yang dimaksud dengan selimut beton adalah jarak minimum yang ter dapat antara permukaan dari setiap besi beton termasuk begel terhadap permukaan beton yang terkecil atau terdekat untuk setiap bagian dari masing-masing pekerja an beton. dan tersebar merata. dengan cara men yemprotkan air atau menggenangkan air pada permukaan beton tersebut. Pembengkokan tersebut dilakukan oleh tenaga yang ahli. kolom yang berhubungan atau terkena langsung dengan cuaca. pondasi diatas lantai ker ja. kol om yang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung dengan cuaca. angin. 2.

.

c. meyakini bahwa bagian-bagian konstruksi yang akan dibongka r acuannya sudah dapat memikul berat sendiri dan beban. sudah menyerahkan kepada Manajemen Konstruksi semu a prosedur pelaksanaan pengecoran. atau ditunjang langsung dari tepi bawah cetakan atau lantai ker ja oleh blok-blok beton yang tinggi. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. agar bisa menunjang kecepatan. Apabi la setelah acuan dibongkar ternyata terdapat bagian-bagian beton yang keropos at au cacat lainnya. Perlu sangat diperhatikan perencanaan kinerja beto n yang dicor. Oleh sebab itu. tulangan atas ditunjang dari tulangan bawah oleh batang-b atang penunjang. d. Pembongkaran acuan dilaporkan dan mendapat persetuj uan Manajemen Konstruksi. Tiang-tiang acuan dari besi atau kayu dipasang di atas p apan kayu yang kokoh dan dapat disetel dengan mudah dan dengan ketepatan yang ba ik. maka peny edia segera memberitahukan kepada Manajemen Konstruksi untuk meminta persetujuan Manajemen Konstruksi mengenai cara pengisian. (i) Acuan pengecoran beton a. Bila be ton yang keropos atau cacat tersebut diragukan mutunya. Bila ditunju kkan dalam gambar. Ketentuan penerimaan atau lolos tidaknya hasil uji t ekan dan uji lainnya yang dianggap perlu dari specimen coring mengikuti peratura n beton Indonesia yang berlaku. maka membuat perhitungan dan gambar rencana yang khusus. Dalam hal ini. Pada tulangan rangkap. maka Manajemen Konstruks i berhak untuk meminta melaksanakan uji coba non destruktif seperti Ultrasonic P ulse Velocity Test. serta juga persiapan dan pemotonga n benda uji (hasil coring) yang memenuhi syarat. Banda Aceh 2012 7. e.Pembangunan Ruang Kuliah. Kondisi pengerasan beton yang tidak merata bisa mengakibatkan retak-retak atau pecahnya beton pada saat pendongkarakan acuan ini. Apabila unt uk menentukan saat pembongkaran tidak dibuat benda-benda uji seperti ditentukan . Acuan hanya boleh dibongkar apabila bagian konst ruksi yang ditopangnya telah mencapai umur dan kekuatan yang cukup untuk memikul berat sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang akan bekerja padanya. Sebelum pembongkaran. untuk mendapa tkan persetujuan Manajemen Konstruksi. mengadakan pengujian dengan melak ukan core drilling pada bagian beton yang benda ujinya gagal memenuhi syarat spe sifikasi. keamanan dan kualitas pelaksanaan s istem acuan ini. minimal dua minggu se belum pelaksanaan pengecoran. 2. terutama yang berhubungan denga usaha keseragaman waktu setting beton . Kekuatan i ni ditunjukkan dengan hasil pemeriksaan benda uji yang bersangkutan.beban pelaksanaan. Disamping kekuatan dan kekauannya. Acuan beton menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk ukuran dan batas-batas yang sesuai dengan yang ditunjukka n oleh gambar maupun yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi. terlebih lagi bila digunakan admixture semacam retarder. yang akan mempengaruhi kekuatan konstruksi tersebut. Tiang-tiang tidak boleh mempunyai lebih dari satu sambungan yang tidak disok ong ke arah samping. stabilitas dari acuan juga dipe rhitungkan dengan baik. coring beton dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengala man agar bisa didapat hasil coring yang baik. Apabila acuan memikul beban-beban yang besar atau mempunyai bentang besar yang bebas. Semu a resiko yang terjadi sebagai akibat pekerjaan tersebut dan biaya-biaya pengisia n. serta dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku. b. lengkap dengan gambar kerjanya. (j) Pembongkaran acuan 1. untuk bisa mendapatkan hasil uj i mutu beton yang obyektif. atau kalau dianggap perlu. acuan dipasang sedemikian rupa sehingga membentuk lawan lendu t seperti tertera pada gambar. yang seringkal i perlu diberikan untuk meningkatkan kinerja beton pada saat pengecoran. perbaikan atau penutupannya. Bambu tidak boleh digunakan sebagai tiang acuan. perbaikan atau penutupan bagian tersebut menjadi tanggungan penyedia.

PT. maka acuan baru boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 2 minggu. 39 . Khusus untuk cetakan samping boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 5 ha ri. kecuali bila dapat dibuktikan sebaliknya atau bila diijinkan oleh Manajemen Konstruksi.di atas. 3. Flamboyant Huma Arta Hal. 4.

dll INSP T Periksa semua peralatan dan alat Y Mengatur jumlah yang dibutuhkan dari b eton Menuangkan Beton Pengawetan Checking level as required Memeriksa tingkat yang diperlukan INSP Tanah pengurukan dan Pemadatan Tahap Selanjutnya PT. penjangkaran.Pembangunan Ruang Kuliah. Banda Aceh 2012 Flow Chart of Concrete Placement for Footing Foundation Periksa spesifikasi beton & rebar & persyaratan Mengatur Rebar dan Formulir untuk Pondasi Pijakan Periksa barang yang akan tertanam seperti lengan. Flamboyant Huma Arta Hal. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 40 .

jangkar untuk pintu palang balok / jend ela. 41 . Flamboyant Huma Arta Hal. Banda Aceh 2012 Dinding dan Beton Kolom Perkerasan pelat pada kelas / gelagar Menandai Dinding dan Kolom INSP T Rebar kolom / dinding Barang itu akan tertanam seperti lengan.Pembangunan Ruang Kuliah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. dll T INSP Pembentukan Dinding kolom Survei tegak lurus dalam dua arah dan Penyesuaian INSP Perkerasan dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Tahap Selanjutnya PT.

Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Pembangunan Ruang Kuliah. Flamboyant Huma Arta Hal. pipa saluran lengan. jangkar. M & E dan dll Pembentukan Balok / Slab INSP Perkerasan dari Balok / Slab termasuk kantilever & bawah dinding Menandai posisi kolom / dinding pengawetan Langkah selanjutnya PT. 42 . Banda Aceh 2012 Menangguhkan Balok / Slab termasuk tembok pembatas Menandai Balok / AXIS tingkat Slab Beton dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Persiapan pentahapan dan perancah & menyangga kerja INSP Pembuatan Betuk Balok Rebar pembuatan Rebar pengaturan & memperbaiki Barang yang akan tertanam seperti. pelat.

Contoh batu bata yang telah disetujui disimpan di kant or proyek. Sebelum pekerja an dimulai. pagar atau sesuai gambar. kecuali ditentukan lain oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas. Banda Aceh 2012 PEKERJAAN ARSITEKTUR PEKERJAAN DINDING 1. PEKERJAAN PASANGAN DINDING BATA 1. mengerjakan pengukuran bangunan (uitzet) secara teliti dan sesuai gambar. tidak pecah atau ha ncur. penempatan pasangan batu bata hendaknya disesuaikan. ju ga dapat digunakan kajang bogor atau lainnya untuk menutup pasangan tersebut. Bahan dinding untuk bagian dalam ban gunan dan dinding luar bangunan Batu bata merah biasa yang dipakai mengalami pem bakaran sampai matang. Pelaksanaan Sebelum batu bata dip asang. Bahan untuk campuran siar bata Bahan yang dipakai memakai pasir dan semen de ngan perbandingan 1: 3 untuk pekerjaan pasangan bata trassram dan perbandingan 1 : 5 untuk pekerjaan pasangan bata biasa. satu sama lain dapat mengikat dengan sempurna. dijaga ti dak terkena sinar matahari langsung dan Pihak Kami menyediakan karungkarung yang digunakan untuk menutup pasangan serta keadaannya basah. pembesian 4 bh Æ 10 mm. Seluruh keliling kosen-kosen p intu dan jendela.1.2. bila direndam didalam air tetap utuh. kecuali ditiap-tiap pertemuan dimana ada tian g-tiang beton merupakan bingkai. yang terlebih dahulu ditanam dengan baik pada bagian kolom beton d an pada bagian yang tertanam dalam pasangan batu bata sekurang-kurangnya 40 cm. pembesian 4 bh Æ 10 mm. PT.2 . Apabila bahan yang datang tidak sesuai dengan contoh yang telah diset ujui. pemasangan stek besi dilakukan sebelum beton dicor. Flamboyant Huma Arta Hal. 1. 43 .3. selain karung goni. kosen jendela.2. Pe mbuatan lubang pada pasangan dinding untuk steger sama sekali tidak diperkenanka n. kecuali untuk pasangan sudut dapat memaka i batu bata pecahan. diberi kolom dan balok beton dengan ukuran 13x13 cm. balok. Bidang dinding yang luasnya lebih dari 10 m2 di tambah kolom dan balok penguat (beton praktis) dengan ukuran 13x13 cm. listplank beton dan lain-lain) diberi stek-stek besi beton Æ 10 mm jarak 60 cm. Setiap pertemuan tegak lurus. Batu bata ringan ataupun jenis lainnya dapat d igunakan untuk dinding jika disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Pada pasangan batu bata 1 batu dan pasangan yang lebih tebal disusun sesu ai dengan petunjuk/peraturan yang seharusnya. Semua pasangan baru.1. Ukuran tebal batu bata dapat disesuaikan dengan tebal dinding akhir (finis h) yang disyaratkan dalam gambar. Batu bata yang dipasang utuh. Di tempat yang akan terdapat kosen pintu. maka Manajemen Konstruksi /Pengawas berhak menolak bahan tersebut dan sege ra mengeluarkan bahan tersebut dari lokasi proyek dalam waktu 2 kali 24 jam. beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm. 1. Selama 1 (satu) hari pemasangan dinding bata tidak boleh lebih da ri 1 (satu) meter dan pengakhiran pemasangan pada satu hari dibuat bertangga men urun dan tidak tegak bergigi. batu bata tersebut direndam dalam air sampai gelembung udara tidak terlih at lagi. Lingkup pekerjaan Meliputi pengadaan bah an dan pemasangan dinding sisi dalam/luar bangunandan dinding pembatas ruangan. Pada tiap pertemuan tegak lurus te rdapat ikatan pemasangan yang sempurna kecuali di tiap-tiap pertemuan dimana ada tiang-tiang beton yang merupakan bingkai. terdapa t ikatan pemasangan yang sempurna. memberikan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi Pengawas untuk d imintakan persetujuannya. tidak dibenarkan menggunakan batu bata pecahan kecuali untuk pasangan sudut/laslasan. beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm. Bahan 1. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Bagian pasangan dinding yang berhubungan dengan setiap bagian pekerjaan beton (kolom. Pada semua pasangan bata ½ batu.Pembangunan Ruang Kuliah.2. 1. lubang ventilasi dan lain-lain. untuk menghindari retaknya dinding dikemudian hari .

Selama 7 (tujuh) hari setelah pengacian selesai penyedia sela lu menyiram dengan air sampai jenuh sekurangkurangnya 1 kali sehari. 2. T ebal plesteran 15-20 mm. par tikel lain. plumbing. Lingkup pekerjaan a) Termasuk dala m pekerjaan plesteran ini adalah penyediaan tenaga kerja. Bahan Bahan yang dipakai untuk plesteran mem akai bahan pasir dan semen dengan komposisi perbandingan 1 : 3 untuk pekerjaan d inding bata trassram dan 1 : 4 untuk pekerjaan dinding bata biasa. dan plesteran tersebut sudah bena r-benar dalam keadaan kering. instalasi air bersih dan instalasi lainnya telah ditanam dalam dinding. untuk patokan kerataan dinding. lubang pahatan tersebut dibungkus kawat nyamuk. berkewajiba n memperbaikinya dengan biaya atas tanggungan Pihak Kami. 2. PEKERJAAN PLESTERAN DAN ACIAN DINDING 2. c) Plesteran boleh dikerjakan apabila seluruh instalasi jaringan listrik. pahatan tersebut setelah dipasang pipa di tutup dengan adukan yang sama. AC. peralatan termasuk alat-alat bantu dan alat-alat angkut yang diperlukan untuk melaksanaka n pekerjaan plesteran dinding. g) Pas angan kepala plesteran dibuat pada jarak 100 cm. bobokan untuk instalasi listrik (pipa).3. AC atau lain–lain dimana diperluk an adanya instalasi listrik. k) Kelembaban plestera n dijaga sehingga pengeringan berlangsung wajar. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. potongan plyw ood tersebut dilepas apabila kepala plesteran telah mongering. m) Sudut-su dut luar dinding : . debu. Pelaksan aan a) Permukaan dinding yang akan diplester dibersihkan dari kotoran. hasil pengerjaan lurus. Jika ketebalan melebihi dari 2 cm diberi tambahan kawat ayam (wire mesh). Jika melebihi. Flamboyant Huma Arta . e) Dinding pasangan bata yan g akan diplester. sudah selesai dipasang. listplank beton. AC. f) Plesteran halus (a cian) dapat dilaksanakan sesudah plesteran berumur 8 hari (kering benar). antenna TV. air bersih. j) Untuk permukaan yang datar. maka dibuat pahatan secukupnya. n) Pekerjaan finishing (pengecatan) dapat dilakukan apabila plesteran tela h berumur lebih dari 21 (dua puluh satu) hari. rapih. tidak terlalu tiba-tiba dan mem basahi permukaan plesteran setiap kali terlihat kering dan dilindungi dari terik matahari langsung dengan bahan penutup yang dapat mencegah penguapan air secara cepat. bila pahatannya untuk diisi lebih dari 1 (satu) p ipa.Pembangunan Ruang Kuliah. 2. at au akibat lainnya. sehingga dapat dicapai hasil plesteran yang bermu tu baik. serta bagian lain yang diplest er. air hujan. d) Pekerjaan plesteran dapat dil aksanakan bilamana pekerjaan pasangan telah selesai dipasang. maka plesteran tersebut dibongkar dan diperbaiki sampai dinya takan dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas dengan biaya atas tang gungan Pihak Kami. yang ditanam pada di nding. AC dan lain-lainnya. air kotor/ bekas. Banda Aceh 2012 Lubang-lubang untuk instalasi listrik. l) Jika terjadi keretakan sebagai akibat pengeringan yang tidak baik. te lepon. rata. dikerjakan dengan baik. PEKERJAAN PENUTUPAN & PELAPISAN PT. kolom dan ring bal ok telah dicor. c) Pencampuran air secara be rtahap dan diaduk sampai rata selama 3-4 menit. kolom -kolom beton.Seluruh sudut vertical.1. air panas. i) Seluruh pertemuan b idang plesteran dengan keliling kosen dibuat tali air ukuran 5 x 5 mm. balok-balok beton. sebelumnya selalu disirami air sampai jenuh selama 3 hari. tegak dan l urus. atau 6 x 6 mm atau sesuai permintaan.2. aga r adukan plesteran dapat melekat dengan baik pada dinding. untuk memperkuat daya lekat plesteran. kabel data. plumbing. bahan-bahan. baik dan tidak bergelombang. b) Pencampuran menggunakan mesin mixer. h) Ketebalan ples teran mencapai ketebalan permukaan dinding/kolom yang dinyatakan dalam gambar. dipasang tegak lurus dan menggu nakan potongan kecil kayu plywood. b) Pekerjaan plesteran dinding dikerjakan pada permukaan dinding. mempunyai toleransi lengkung atau cembung tidak melebihi 5mm untuk setiap jarak 200 cm.

Hal. 44 .

Untuk menghindari resiko sala h pemasangan.6 mm.1.Pembangunan Ruang Kuliah.1 Bahan a) Bahan rangka atap memakai bahan baja ringan Zincalume berkekuatan G 550 yang merupakan baja yang dilapisi campuran dengan komposisi 50 % Aluminium. tidak melengkung ataupun bengko k. PEKERJAAN KOSEN. e) Ukuran profil seragam dari ujung satu ke ujung yang lainnya. genteng nok 3 arah dan genteng nok uju ng menggunakan bahan yang sama seperti genteng metal. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi dan Perencana untuk dimintakan persetujuannya.5 % Zinc dan 1. Warna biru y ang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstru ksi. 3. c) Jarak antara satu kuda-kuda ke kuda-kuda lainnya tidak lebih dari 150 cm. ukuran dan material kosen maupun accesoriesnya. Flamboyant Huma Arta Hal. Pengurangan jarak kuda-kuda dilakukan sesuai dengan pemilihan bahan penutup atap yang digunakan. PINTU DAN JENDELA KAYU SERTA KACA 4. Pelaksanaan Penempatan reng dan penutup atap lembaran metal b ergelombang dipasang sedemikian rupa untuk menjamin tidak terjadinya ketidakrata an permukaan atap. kebocoran atap dan lendutan pada atap. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. c) Tidak ada perubahan bentuk pada penampang profil. Dengan persetujuan Manajemen Konstruksi bahan ra ngka atap dapat memakai bahan baja ringan yang dilapisi Zinc dengan proses Hot D ip . Bentuk profil gelombang yang menyerupai genteng tanah liat yang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu d ari Manajemen Konstruksi.1. Sedangkan pelaksanaan pengerjaan listplank beton mengikuti ketentuan spesifikasi spesifika si struktur.2. 45 . b) mengajukan contoh-contoh bahan yan g digunakan pada proyek ini. Insulation memakai all foi l single side beserta roof mesh. Banda Aceh 2012 1. Sistim interlock antara kuda-kuda d apat menjamin kestabilan kuda-kuda terhadap semua beban yang bekerja pada rangka atap tersebut. b) Kuda-kuda inti dirakit terlebih dahulu dan selanjutnya dilakukan pe rakitan kuda-kuda pendukung ataupun penahan. PEKERJAAN RANGKA ATAP BAJA RINGAN 1. jendela adalah material yang berkaitan erat dengan arsitektu rnya dan termasuk material halus. finishing yang perlu diperhatikan prosedurnya baik mulai dari pemasangan sampai pemeliharaannya. 43.5 % Silicon. pintu. Bahan a) P enutup atap berupa genteng metal bergelombang dengan bahan dasar metal berlapis Galvalume atau aluminum stucco embossed. b) Nok genteng. Pekerjaan Kontruksi K uda-kuda a) Kuda-kuda dibentuk dengan menyatukan batang-batang profil berketebal an paling tidak 1 mm dengan di skrup dengan menggunakan bor listrik dan hexagona l socket. b) Batang untuk rangka dalam keadaan lurus. c) Warna penutup atap adalah biru. 1.2. 2. d) Sekrup yang digunakan adalah tipe 12 – 14 x 20 mm HWFS yang dilapisi anti karat 2. Umum Mat erial kosen. d) Panjang material yang digunakan mencukupi serta tidak boleh terdapat sambungan pada badan. PEKERJAAN LISTPLANK ATAP DAN BETON Listplank atap menggunakan bahan kayu Kamper Singkil. d) Reng ZincAlume yang digunakan pada kuda-kuda mempunyai ketebalan paling tidak 0. 4. untuk itu penyedia memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a) mengadakan pemeriksaan pengukuran di lapangan. PEKERJAAN GENTENG PENUTUP ATAP 2. agar ukuran kosen yang dipasang telah disesuaikan dengan ukuran di la pangan dan membuat shop drawings. PT.

g) Pada saat melaku kan plesteran/acian. tidak boleh ada plesteran tambahan atau belah. Accessories seperti engsel pintu. dipasang r apat/presisi. bahan yang dipasang sesua i dengan contoh bahan yang sudah disetujui Perencana/Manajemen Konstruksi. f) Pemasangan kosen dilakukan paling akhir setelah dinding diplester dan diaci. bovenlight yang terletak di antara 2 kolom/ dinding. a lat-alat angkut dari gudang ke lokasi proyek dan peralatan lainnya. ma ka kosen dan daun pintu tersebut dibongkar dan diganti dengan yang baru. sehingga tidak terjadi tambatan pada kosen atau pintu. te tapi ukuran tinggi kosen/pintu ditambah pada saat pembuatan kosen dan pintunya.2. pada teras. seda ng pada KM/WC/Toilet tingginya ditambah 5 cm atau sesuai ketinggian perbedaan pe il lantai pada tiap pintu kosennya. yang ada hanya bole h untuk tali air selebar 5 mm. b) Kosen-kosen tidak diperkenankan dipasang bila masih dalam pekerja anpekerjaan struktur/persiapan. penutupan papan/plywood dipasang/ditempatkan pada lubang-lu bang skonengan. diwajibkan membuat mock-up kosen. biaya p enggantiannya ditanggung oleh Pihak Kami. demikian juga untuk daun pintunya perlu dita mbah. Untuk ukuran kosen pintu dan daun pintu yang berhubungan dengan areal luar se perti teras. handle. Bila terjadi tambalan. 4. pengerjaan struktur lantai atas. pekerjaan-pekerjaan kasar sep erti : pengecoran struktur. pengerjaan. dan tidak terdapat c acat kayu. atau yang berhubu ngan dengan perbedaan peil lantai. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. adukan yang menempel pada kosen segera dibersihkan/dicuci s ebelum adukan mengering. e) Sebelum k osen dibuat/dipesan. letak engsel pintu. pintu. agar tali air/naad tersebut tidak terkena lapisan cat f) Dalam pemasangan / penyetelan kosen.Pembangunan Ruang Kuliah. sehingga tidak merusak permukaan kayu kosen akibat paku. pemasangan alat-alat bantu. tebal jadi 1. Ukuran-ukuran kosen dicek dahulu berdasarkan gambar dan kondisi di lapangan. kamar mandi / wc dan sebagainya. Pemasangan a) Kosen hanya diperkenanka n dipasang bila kondisi di lapangan sudah memadai. Flamboyant Huma Arta . atau accessories pintu ata u jendela. engsel. selasar dan balkon setinggi 2 cm. dan cara pemasangannya dibuat mock-up terlebih dahulu dan dimintakan per setujuan dari Arsitek/Manajemen konstruksi. selasar. sehingga lubang-lubang bekas paku tidak terlihat. PT. kuda-kuda dan atap sudah selesai dipasang dan pekerjaan menuju tahap finishing (lebih baik bila dinding dan lantai sudah di finish). Finishing akhir untuk seluruh kosen. balkon. jendela. b. c) Kosen-kosen yang sudah dipasang dilindung i dari kerusakan-kerusakan akibat tabrakan/benturan dengan ditutup lembaran plyw ood 9 mm atau papan. Banda Aceh 2012 c) Bahan yang cacat dan bernoda tidak boleh digunakan. kaca dan finishing melamik di proyek unt uk diperiksa dan di ACC terlebih dahulu oleh Manajemen Konstruksi dan Perencana Arsitektur. Finishing Akhir a. b. Bila kondisi lapangan dan gambar kerja tidak s esuai. lengkap dengan kunci. harus dilaporkan kepada Manajemen Konstruksi /Perencana untuk diperiksa. pemakuan pada tempat yang ada terdapat engsel. penggunaan paku yang dapat merusak permukaan kayu kosen dihi ndari. perlu ada penambahan ketinggian kosen dan dau n pintu agar tidak ada celah. d) Kosen-kosen pintu. pemakua n untuk lembaran plywood pelindung dengan menggunakan paku kecil. untuk menghindari kesalahan ukuran dan terjadi k erusakan-kerusakan akibat benturan. kunci pintu. pengecatan dinding hatihati. engsel jendela jungkit dan pengunci jendela dan seba gainya. Jalusi memakai b ahan yang sama. Bahan / Mat erial Bahan yang dipakai menggunakan kayu Kamper Samarinda. material finishing sudah da pat persetujuan terlebih dahulu oleh Perencana/Manajemen Konstruksi (lihat spesi fikasi pekerjaan pengecatan). naad/pertemuan kosen dengan dinding diberi sealent. daun pintu kayu dan daun jendela di finish Melamix.5 cm. Penambahan ketinggian kosen/pintu tidak berarti kayunya yang disambung. e) Tali air dipasang pada seluruh keliling kosen pintu dan jendela dengan lebar 5 mm tidak difinish cat. jendela dengan ska la 1 : 1. bila perlu ada penyesuaian-penyesua ian / koreksikoreksi pada gambar. Persiapan a. ukuran minimal 6 cm x 15 cm dengan double skonengan. floor/ rabat beton lantai d asar. pemasangan dinding bata. d) Pe kerjaan ini meliputi penyediaan bahan.

46 .Hal.

f.Pelaksanaan a) Sebelum dipasang. d. tentang bentuk pintu panel beserta ukuranukuran dengan skala 1:10. handle. Semua kosen. rangka vertical. horizontal tengah dan atas setelah diserut halus ( ukuran jadi) dengan ukuran yang sesuai dengan gambar. e) Engsel encasement menggunakan Dekson atau setara Dekson. grendel tanam dan lainnya memakai merk Solid atau setara Solid. dan diajukan kepada Arsitek/P erencana untuk disetujui. d) Pemasangan dau n pintu dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun pintu. sehin gga dapat menghasilkan pemasangan yang rapih dan baik. engsel pintu. sebelum dipesan/dibeli. Letak posisi engsel pintu. 4. d) Pengunci untuk daun jendela memakai merk Solid atau setara Solid. 47 . Posisi engsel jungkit untuk daun jend ela tertanam dengan baik. Daun pintu panel ini dibuat di workshop. door stop tersebut dimintakan persetu juan / di ACC dahulu oleh Arsitek/Perencana. ukuran dis esuaikan dengan gambar. 5. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi & Arsitek/Perencana u ntuk disetujui. pengunci daun jendela. Flamboyant Huma Arta Hal. kunci. tarikan daun jendela dan sebaga inya. PEKERJAAN KUNCI DAN PENGGANTUNG / ENGSEL . engsel jendela. 4. handle jendela. dan tidak boleh terlihat pada waktu jendela dalam kead aan tertutup. handle/kunci. dilakukan di workshop.Pembangunan Ruang Kuliah.Daun pintu ka ca a) Rangka/frame daun pintu kaca terbuat dari kayu Kamper Samarinda. kunci di ACC terlebih dahulu oleh Arsitek. agar hasil pemasangannya benar-benar rapih dan halus. pintu. juga digambarkan letak-letak engsel. lancar dibuka dan ditutup . grendel. agar engsel tertanam dengan baik. hak angina. membuat shop-drawing. 4. eng sel daun jendela jungkit. . Untuk seluruh daun pintu ayun/swing. jendela yan g sudah difinish. c) Pembuatan daun pintu. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. handle.Bahan a) Semua kunci yang dipaka i untuk daun pintu kayu untuk ruang-ruang maupun daun pintu kamar mandi memakai merk Solid atau yang setara dengan merk solid. untuk itu agar Pihak Kami mengajukan sub pekerjaan pintu/jendela kepada Arsitek Perencana/Manajemen Konstruksi untuk disetujui. sedangkan seperti yang sudah disebut handle. b) Accessories seperti engsel pintu. engsel jendela. d) Pemasangan engsel jungkit mengikuti petunjuk spesifikasi teknisnya. c. maupun dari luar. Lebar engsel pintu lebih kecil minimal 5 mm dari lebar daun pintu/jendela. Pekerjaan Daun Pintu Kaca dan Daun Jendela Kaca . mengajukan seluruh contoh bahan beserta brosurnya. Pekerjaan Daun Pintu Panel a. Banda Aceh 2012 c. Daun pintu panel ini terbuat dari kayu Kampe r Samarinda. . Sebelum pekerjaan dimul ai. dilengkapi dengan door stop merk Solid atau setara Solid. baik dari dalam.Daun jen dela a) Rangka/frame daun jendela kaca memakai kayu Kamper Samarinda. ukuran ja di untuk rangka vertical dan horizontal disesuaikan dengan gambar. b) Engsel untuk daun pintu menggu nakan engsel Solid atau setara Solid dengan tipe disesuaikan ukuran berat daun p intu. b) Sebelum pe kerjaan dimulai mengajukan gambar kerja kepada Perencana/Manajemen Konstruksi un tuk disetujui. 5. b) Pembuatan daun jendela dilakukan di workshop. dilindungi/dibungkus dengan plastik. dan cara pemasangannya dibuatkan mock-up terlebih dahulu untuk dimintakan persetujuan/ACC Arsitek. e. c) Engsel daun jendela jungkit memakai engsel Solid atau setara Solid deng an ukuran disesuaikan dengan berat daun jendela dan sesuai dengan spesifikasi te knisnya. Pemasangan daun pintu ini dipasang oleh tenaga ya ng ahli dalam pemasangan daun pintu. 1. kunci disertai dengan ukuranukurannya. b. d. PT. c) Pema sangan daun jendela dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun jende la.

engsel jendela jungkit. Pelaks anaan 1. b) Membuat gambar kerja (shop d rawing) untuk disetujui perencana. Setelah seluruh rangka plafo nd terpasang. rangka dan penggantung. baik. agar engsel tertanam dengan baik. Posisi engsel jun gkit untuk daun jendela tertanam baik. Sebelum rangka dipasang kami akan mengajukan contoh bahan kepada Manaje men Konstruksi/Pengawas untuk disetujui. PT. maka daun pintu dan daun jendela tersebut dilindungi. 45 mm. Bahan penutup langit-langit memakai gypsumboard. 6. Bahan 1.1. naad mati / tanpa naad. minimal 5 mm dari lebar daun pintu/daun jendela. Pemasangan dila kukan oleh pekerja yang benar-benar ahli dalam pemasangan daun pintu/jendela/acc esoriesnya. baik dari dalam maupun dari luar.Pembangunan Ruang Kuliah. Seluruh instalasi M&E yang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test. bidang permukaan harus rata. 4.3. handle/kunci. 2. d) Membuat mock-up untuk disetujui / di ACC Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perenc ana.3. waterpass dan tidak bergelombang. Lembaran gypsum direkatkan pada rangka plafond dengan menggunakan sekerup ti ap jarak 20 cm atau sesuai gambar. Pekerjaan Plafond Gypsum Board 6. tarikan daun jendela di ACC dahulu oleh Arsitek. dan tidak boleh terlihat pada saat daun j endela dalam keadaan tertutup. Setelah daun pintu / daun jendela beserta accesoriesnya sudah selesai dipasang.3. 5.2. Posisi engsel pintu.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm. baik dan halus. sehingga hasil pekerjaannya benar-benar rapih. maka daun pintu / daun jendela yang sudah dipasang diganti dengan ya ng baru. tidak cacat dan telah mendapatkan persetujuan dari Perencana. agar tidak rusa k/cacat akibat benturan 6. sambung ansambungan panel ditutup dengan compound dan dilapisi kain kassa kualitas baik. Ketentuan Umum a) Pekerjaan langit-langit ini (plafond) baru boleh dilakuka n setelah seluruh pekerjaan instalasi seperti kabelkabel. Penutup langit-langit Penutup langit-lan git memakai panel gypsum board merk Jaya Board dengan tebal 12 mm.1. koef plafond dan pekerjaan lainny a yang berkaitan dengan pekerjaan langit-langit. c) Seluruh pekerjaan langit-langit sudah termasuk p embuatan lubang lampu (armature). 48 . 3. 6. hasil pemasangannya tidak baik dan rapih. 6. c) Menyediakan contoh-contoh bahan dan diajuk an kepada Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perencana untuk disetujui / di ACC. 2. 6. Flamboyant Huma Arta Hal. pipa-pipa dan peralata n lainnya yang berada didalam plafond sudah selesai dipasang dan telah diuji cob a (ditest). alat-a lat Bantu. Rangka Rangka plafond m emakai rangka hollow 40 mm : 40 mm. dan pekerjaannya harus diganti dengan pekerja yang benar-benar terampil dan ahli. tebal 0. Biaya pembuatan lubang tersebut dimasukkan pada harga peker jaan langit-langit (plafond). PEKERJAAN LANGIT-LANGIT Lebar engsel pintu lebih kecil. Lingkup Peker jaan a) Meliputi penyediaan bahan dan pemasangan langit-langit (plafond). 6.2. list sudut. Penggan tung dipasang tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm. b) Bahan yang dipasang baru. grille exhaust dan lubang-lubang lainnya yang berada pada plafond. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. tebal 0. ditanam sedalam 1–2 mm dari permukaan panel gyp sum. Penggantung untuk rangka plafond tiap jarak 120 x 120 cm atau sesuai gambar. Bila menurut pengamatan Manajemen Konstruksi /Arsitek. d) Lokasi Man Hole pada langit-langit (plafond) me ndapat persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen konstruksi. agar dapat terisi oleh compound. Banda Aceh 2012 c) d) e) f) g) h) . digantung sampai rangka atap.

49 . 2.1. lalu membuat mock-up/contoh pemasangan di proyek untuk disetujui bahw a hasil pemasangan memang benarbenar rapih. 6. ditanam sedalam 1-2 mm dari permukaan panel. Bahan 1. Pekerjaan plafond telah selesai dipasang. 7. 2. 6. Lebar naad untuk lantai 3-4 mm. bahan PT. 7. Seluruh instalasi M&E y ang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test. 5. naad mati/ ta npa naad. sudah termasuk pembuatan lubang armature. Pekerjaan Plafond Kalsiboard 6. 2. tebal 0. untuk menghindari kerusaka n akibat pekerjaan yang belum selesai. Penutup langit-langit Penutup langit -langit memakai calsiboard tebal 6 mm merk Jaya Board. Lembaran Kalsiboard direkatkan pada rangka plafond dengan meng gunakan skrup tiap jarak 15 cm. Rangka Rangka plaf ond memakai rangka hollow 40 mm x 40 mm. dan na ad untuk dinding maksimal 2 mm.1. PEKERJAAN PELAPIS LANTAI DAN DINDING 7.1. bila tidak rapih. KM/WC.1. biayanya dimasukan ke dalam harga satu an plafond. Dalam pengerjaan plafond ini. pemasangan. Dalam pengerja an plafond ini. maka dibongkar dan diganti dengan pekerja yang ahli dalam pemasangan batu paras yogya. Banda Aceh 2012 7. 6. waterpass dan tidak berg elombang. yan g berhubungan dengan udara luar. Penggantung tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 4. Me ngajukan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas untuk disetujui jenis bahannya. 8. biayanya dimasukan ke dalam harga satuan plafond.2.2. akan diadakan penelitian terha dap peil lantai agar sesuai dengan gambar rencana. 4. 7. plafond luar bangunan/overstek. Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list profil alum inium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar. Pelaksanaan 1. Setelah seluruh rangka plafond terpasang.4.2. Penutup langit-langit Kal siboard dipasang pada seluruh plafond KM/WC. Membuat gambar kerja (shop drawings) 5.4.1. Pekerjaan lanta i keramik homogeneous tile 7. Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list aluminium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar. balkon dan ruang-ruang lainnya yang berhubungan d engan air dan telah diadakan pengetesan dengan hasil tidak bocor disaksikan oleh Manajemen Konstruksi dengan berita acara hasil pengecekan bersama 3. sambungansambungan panel ditutup dengan compound + lapisan kain kassa kualitas baik.4. bidang permukaan harus rata. Umum Se belum pekerjaan pelapis lantai diakukan maka : 1. Bahan penutup langit-langit memakai panel Kalsiboard. 5. tebal 0.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm ata u sesuai gambar. pembuatan lubang untuk skrup dibor.45 mm atau sesuai gambar.1. dengan ukura n sesuai diameter skurp. agar dapat terisi oleh compound.Pembangunan Ruang Kuliah. 6. Pemasang an pelapis lantai dan dinding dikerjakan tahap akhir. Flamboyant Huma Arta Hal.1. toilet. sudah termasuk pembuatan lubang armature. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan . penyediaan alat-alat bantu dan pembersihan. 7. Lapisan waterproofing untu k daerah basah. 3.

Merk : Roman . 10. 5. 8.Pembangunan Ruang Kuliah. 2. Bahan-bahan yang dapat merusak lantai keramik harus segera dijauhkan dan tidak d iperkenankan disimpan pada ruang-ruang yang telah selesai dipasang keramik. 3.2.Warna : Sesuai rencana . Bahan . Siar-siar (n aad) dibuat sekecil mungkin. Pemasangan 1. Pemasangan memakai perekat keramik merk/jeni s Drymix Tile. ukuran 120x120 cm.2. 5.Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 40 x 40 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7.Produksi .Naad : Di isi memakai AM Grout 50 atau setara 7. 7.1.Ukuran : 40 x 40 cm atau sesuai gambar . Pemasangan dikerjakan oleh pekerja yang ahli dan terampil dalam pemasangan. Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1 PC :2 Pasir. 6. Pemasangan Pemasang an mengacu pada : a.1. 4. memakai sealent merk D owncorning.U kuran . 7. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih.Jenis : Keramik homogenous kwalitas B . 13. 7. 9. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. lebar naad dan w arna grouting. Untuk itu penyedia Pih ak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama). 2. Se belum pengisian naad dilakukan.2. 6. 11. Pekerjaan Dinding Lapis Keramik PT. 2.2. 9. rata dan sama besar. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/ air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest . Setelah selesai dipasang dan digro uting. Seluruh pertemuan lantai dengan dinding diberi plint Roman tingg i 10 cm dan di finish cat plint. 14. 3.2. 8. Siar-siar / naad rata dan sama besa r. Pe masangan keramik menggunakan Drymix Tile.Jenis . 7.2. Peil lantai telah diteliti kebenarannya dan telah dilaporkan k epada Manajemen Konstruksi/Pengawas. Gambar kerja telah disetujui Manajemen Konstruksi / Pengawa s / Perencana. untuk mengetahui pola pemasangan. 4. 50 . Bahan keramik yang akan dipasang diajukan kepada Manajemen Kon struksi/Pengawas/Perencana untuk mendapatkan persetujuan lalu dibuatkan mock-up di proyek. ini Pihak Kami dikerjakan walaupun tidak dijela skan dalam gambar. Adukan yang menempel pada permukaan lantai harus segera d ibersihkan sebelum mengering.Warna . Pekerjaan Lantai dan Dinding Lapis Keramik 7. maka perbaikan dinding kerami k tersebut menjadi tanggung jawab penyedia sepenuhnya. Pengisian naad/grouting setelah pemasangan lan tai selesai dipasang dan telah mengering.2. seluruh permukaan lantai b eton diratakan / di screed memakai Drymix Screed tebal + 3. Flamboyant Huma Arta Hal. bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout. Banda Aceh 2012 .5 cm. permukaan dinding keramik bersih dari berbagai m acam kotoran. Setiap jarak 420 cm dibuat d ilatasi diisi sealent yang sewarna dengan warna grouting.Plint : Memakai Plint Roman tinggi 10 cm .2.2. Pemotongan unit keramik menggunakan m esin potong. 3. maka lantai tersebut dijaga kebersihannya sampai penyerahan pertama. Peil lantai yang akan dipasang telah ber sih dari berbagai macam kotoran. Sebelum pemasangan keramik dimulai. Kerusakan-kerusakan selama proyek be rlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (du a) garis lurus yang saling tegak lurus. 12.

6. 8.Ukuran .2. Kerusakan-kerusakan selama proyek berlang sung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. 51 .4.2. bila sudah bersih naad-naad keramik di isi ibagrout.Jenis . m aka perbaikan dinding keramik tersebut menjadi tanggung jawab sepenuhnya.2. 2. 8. Untuk itu Pihak Kami menj aga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama). 2. 7. Adukan yang menempel segera dibersih kan sebelum mengering.Warna . plafond tel ah selesai dikerjakan. Flamboyant Huma Arta Hal. Pekerjaan Lapis Marmer 7. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Ukuran . 6. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr. Meliputi penyediaan bahan-bahan.4.Produksi .Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 20 x 25 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7. 2. alat-alat bantu dan p enyediaan tenaga kerja. 3.2.Produksi . Pemotonga n unit keramik menggunakan mesin potong. permukaan dinding keramik bersih dari berbagai macam kotoran.4. Banda Aceh 2012 7. Membuat mock-up pada dinding/plafond untuk dipilih dan disetujui warnanya. Meng ajukan brosur-brosur cat dinding/cat plafond/politur melamik dan bahan-bahan lai nnya yang diperlukan. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest. Seluruh permukaan dinding telah difinish. kosen-kosen/pintu/jendela telah selesai dipasang.2. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest.3. 3.Pengisi naad : : : : : Marmer Keramik kualitas B Sesuai rencana sesuai gambar Ujung Pandang N aad diisi afagrout / ibagrout / afafik 7. PEKERJAAN PENGECATAN 8.2. Siar-si ar / naad rata dan sama besar. bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout. 4. Sebelum pengisian naad dilakukan. 3. Pemasangan 1. le bar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (dua) ga ris lurus yang saling tegak lurus.Pembangunan Ruang Kuliah. Unt uk itu Pihak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pert ama) 8. permukaan dinding ke ramik bersih dari berbagai macam kotoran. Sebelum pengisian naad dilakukan. Pemotongan unit keramik menggunakan mesin potong.1.Jenis . 9. lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perp otongan siar membentuk 2 (dua) garis lurus yang saling tegak lurus. Pemasangan 1. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr.2. Kerusaka n-kerusakan selama proyek berlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya.Warna . Bahan . 7. 8. Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering.1. 5. 7. Lingkup Pekerjaan 1.1. 4. Siar-siar / naad rata dan sama besar. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. Bahan . Pemasan gan keramik menggunakan Drymix Tile.3. Pekerjaan Cat Dinding / Tembok Untuk Interior PT.2. maka perbaikan dinding keramik ter sebut menjadi tanggung jawab kontraktor sepenuhnya. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. 4. 5.

Setelah dibersihkan. Bahan PT.Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8.Aplikasi pengecatan dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi dari MK/Pengawas atau dari produ ksi cat. sed angkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja.1. lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux We athershield sebanyak 1 lapis sampai benar-benar rata. . bahwa cat ya ng dipakai.Warna : : : : Dulux/Mowile x Dulux/Mowilex Dulux/Mowilex Sesuai rencana 8. . Permukaan dinding diamplas sampai halus.2. mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang s ama. Banda Aceh 2012 8.3. dan telah mengering dengan sempurna.2. lalu diberi lapisan cat Duluxweathershield sampai benar-benar ra ta warnanya dan hasilnya dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi/Pemberi Tugas/ Perencana. lalu diberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dap at diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas/Perencana. abu-abu yang m elekat dibersihkan.Cara-cara pengecatan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dike luarkan oleh pabrik cat. Pengecatan halus menggunakan roller.2. mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang sama. memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat.4. Flamboyant Huma Arta Hal.Cara pengecat an mengikuti technical data dari Dulux. Bahan .Produks i . abu-abu yang melekat dibersihkan. Pekerjaan Cat Langit-langit (Plafond) 8. Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik.Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Du lux. Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi/Pengawas/Perencana.Cara-cara pengecatan mengi kuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat.1. Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik.Aplikasi pengecata n. Permukaan dinding diamplas sampai halus. .Pembangunan Ruang Kuliah.Produksi . lalu diamplas halus. Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi /Pengawas/Perencana.Jenis Cat dasar Cat akhir . . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat. Bahan . 8. Pengecatan halus menggunakan roller. bahwa cat yang dipakai. 52 .3. . Setelah lapisan alkali resisting primer m engering. sedangkan kwas hanya pada tempat-tempa t tertentu saja. lalu diamplas halus.4. 8. lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux seb anyak 1 lapis sampai benar-benar rata. Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus.2.3. . Setelah lapisan alkali res isting primer mengering. dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomend asi dari Manajemen Konstruksi/Pengawas atau dari produksi cat. Setelah dibersihkan.Jenis Cat dasar Cat akhir . Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus. Pekerjaan Cat Di nding / Tembok Untuk Exterior 8.1. dan telah mengering dengan sempurna.

5. Hasil pengerjaan rapih .2.6. Glotek / setara . 53 .Pengecatan langit-langit meliputi : a. Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Dulux. Plafond beton b. .Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8. Pengerjaan 1. Pekerjaan Cat Listplank Atap 8. plafond calsiboard c. Pekerjaan melamik ini untuk finishing : . 8. bahwa cat yang dipakai.1. Bahan . Cara-cara pengec atan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat. Propan raya atau setara. 4.4. Banda Aceh 2012 .5. Bahan untuk finishing bagian luar memakai finishing melamik Polyurethane agar tahan air dan tahan sinar ultra vio let. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Dan pekerjaan lainnya sesua i gambar dan perincian biaya pekerjaan. lalu diberi lapisan cat dasar Dulux sebanyak 1 lapis sa mpai benar-benar rata.5. Pekerjaan finishing melamik dikerjakan o leh Sub Pihak Kami yang ahli dalam pengerjaan melamik. Flamboyant Huma Arta Hal. Plaf ond gypsum. Pengecatan halus menggunakan roiler.2. dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi/ pengawasan dari produksi cat. Aplikasi p engecatan.Lapisan lantai papan kayu dan papan tangga . pintu dan jendela bagian dalam memakai finishing melamik ex. 2. sedangkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja.Plafond lambris kayu .2. Pekerjaan Cat Finishing Melamik 8 .Kosen. Bahan Bahan untuk finishing kosen.Jenis Cat dasar Cat akhir . mulai dari meni / cat dasar / ca t akhir adalah benar dari produksi Dulux. Pengerjaan PT.6. 8.1. lalu d iberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dapat dite rima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas / Perencana. Sebelum pekerjaan dimulai. 3. Setelah seluruh permukaan plafond diamplas halus. lubanglubang paku/skrup telah diisi dan diratakan dan tela h diamplas sampai halus.Railing kayu . 8.Produksi .6.Pembangunan Ruang Kuliah. permukaan langit-langit (plafond) dibersihkan dari be rbagai macam kotoran. Dan plafond lainnya sesuai gambar Setelah baha n langit-langit terpasang. Setelah lapisan alkali resisting primer dan telah mengeri ng lalu diamplas halus. daun pintu . 8. rata dan sama warnanya.memberikan surat jaminan yang dikel uarkan oleh pabrik cat. . mengajukan contoh warna melamik kepada Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana untuk dise tujui dan membuat mock-up di proyek.Bahan untuk finishing listplank atap memakai finishing cat minyak ex. Pengecatan . dan daun jendela.Dinding lambrisering kayu .

1. harus mengajukan contoh bahan dan brosur. PEKERJAAN LAIN-LAIN 1. Bahan 1. Pekerjaan waterproofing dilakukan oleh pekerja yang ditun juk oleh pabrik pembuatnya. PEKERJAAN PENYELESAIAN TANGGA DAN RAILING 1. roof drain/floor drain di grouting memakai bahan yang sama. 3. pemasangan.1. memakai coating ex Sika. Flamboyant Huma Arta Hal. terutama pekerjaan M&E. Sertifikat jaminan terseb ut diserahkan kepada Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi pada saat penyerahan per tama. mengajukan contoh warna kepada Manajemen Konstruks i/Pengawas/Perencana untuk disetujui dan membuat mock-up di proyek. Waterproofing dipasang pada : • Lantai KM/ WC lantai tingkat • Plat dan atap beton dan bak bunga • Atap konsol/kantilever • Balko n (jika ada) • Roof garden (jika ada) • Ground reservoir/ground watertank (jika diij inkan oleh DireksiPekerjaan) • Dan daerah basah lainnya 9. 6. Setelah waterproofing dikerjakan. 2. Pertemuan dengan dinding dinaikkan setinggi 20 cm dan lantai untuk di KM/WC dan plat dak atap dinaikkan setinggi 4 0 cm. Kemiringan screed dibuat kearah roof drain/floor drain. Bila ternyata hasil test rendam menunjukkan tidak ada kebocora n. 9. balkon. Pelaksanaan 1. Permu kaan beton yang akan dilapis waterproofing dibersihkan dari kotoran puing-puing dan sampah lainnya. Bahan untuk lantai KM/WC lantai tingkat. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. c.2.Pembangunan Ruang Kuliah. rata dan sama warnanya. bahwa pem asangan waterproofing tersebut telah di test dan telah dilaksanakan dengan baik tanpa ada kebocoran. PEKERJAAN WATERPROOFING Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan. Lanta1 atau d1nd1ng yang akan diberi lapisan waterproofing ti dak akan dibobok akibat adanya pekerjaan lain. 7. kecua li untuk lantai KM/WC. plat dak atap memakai jenis membrane ex Bithutene tebal 1. 9. Lingkup Pekerjaan PT.4. Untuk balkon. Pihak Kami melakukan perlindungan terhadap pe kerjaan waterproofing yang telah dikerjakan terhadap kerusakan-kerusakan yang di timbulkan oleh pekerjaan yang dilakukan oleh lainnya.5 mm. selesai diplester kasar. harus mengajukan contoh bahan dan brosur. 4. Melakukan proteksi/perlindungan dengan lapisan plesteran (discreed) memakai adukan 1pc:3pasir + lapisan kawat ayam dan dihaluskan. Sparing-sparing pipa air kotor. Pekerjaan finishing listplank atap dikerjakan oleh Sub yang ahli dalam pengerjaan melamik . Sebelum pekerjaan dimulai.3. 5. b. 9. Lingkup P ekerjaan Pekerjaan waterproofing ini meliputi penyediaan bahan. 54 . lalu diadakan pengetesan dimana permu kaan plat beton yang telah dilapis waterproofing direndam air selama 14 hari set inggi 5 – 10 cm. Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan. 8. peny ediaan alat-alat bantu dan pembersihan. maka membuat Berita Acara Pemeriksaan dengan Manajemen Konstruksi . 2. Jaminan Memberikan ja minan kedap air secara cuma-cuma selama 5 tahun terhadap kebocoran. Hasil pengerjaan rapih. Banda Aceh 2012 a. Lantai atau dinding yang akan diberi lapisan waterproofing tidak ak an dibobok akibat adanya pekerjaan lain terutama pekerjaan M & E. dengan serti fikat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya. 9.

Pihak Kami memperbaiki dan mengganti bila ada keru sakan atas bahanbahan/peralatan sanitair yang terjadi selama masa pemeliharaan d an biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. Umum Pekerjaan pemasangan sanitair dap at dilakukan apabila seluruh instalasi air bersih. Flamboyant Huma Arta Hal.Pembangunan Ruang Kuliah. b) Gambar kerja/shop dr awings telah disetujui Manajemen Konstruksi /Pengawas. b) Membuat gambar kerja/shop drawings. Bila terdapat cacat/rusak . peralatan.3. alat-alat bantu lainnya yang dip erlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini. Bahan-bahan dan peralatan sanitair dapat dipasang apabi la telah mendapat ijin dari Manajemen konstruksi/Pengawas/Perencana. Pengadaan dan pemasangan sanitair beserta peralatannya sesuai d engan ketentuan yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan. 2. sedangkan untuk papan kayu menggunakan klos + skrup. serta pekerjaan finishing pada r uang KM/WC telah selesai dikerjakan. sedangkan di proyek hanya pemasangan/penyetelan. Seluruh sanitai r dan perlengkapan yang dipasang dalam keadaan lengkap dengan segala perlengkapa nnya. Pelaksanaan a) Bahan yang dipasang adalah bahan yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas. dikeluarkan dari proyek dan diganti dengan yang baru. PEKERJAAN SANITAIR DAN PERLENGKAPANNYA a. pemasangan. Roman Golongan B. PT.Bahan untuk anak tangga dan bordes Bahan untuk anak tangga dan bordes tangga dilapis keramik ukuran 40 cm x 40 cm serta plint t angga ukuran 10 cm x 30 cm ex. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan.2. c) Pemasangan lapisan ana k tangga dilakukan oleh pekerja yang telah berpengalaman. sedangkan step nossing berukura n 10 cm x 30 cm . d. c) Mengaju kan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas/Pemberi Tugas/ Perencana d an membuat mock up. 1. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 1. Banda Aceh 2012 a) Meliputi penyediaan bahan. 3. pengerjaan/pemasangan. c. d) Permukaan anak tang ga dan bordes diplester halus menggunakan adukan 1 PC : 3 Pasir.Bahan untuk railing Railing tangga dengan tiang memakai stainl ess steel diameter 5” dan 3 ”. Bahan-bahan dan peralatan sanitair dichek ulang sebelum dipasang. Pemasangan sanitair bese rta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya. Seluruh brosur sanitair dan perle ngkapannya diserahkan kepada pemberi tugas selepas masa pemeliharaan. sehingga tercapai pekerjaan yang bermu tu dan sempurna. Sanitair yang telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk k esempurnaan hasil pemasangan. Pemasangan Semua bahan yang dipasang s esuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ P emberi Tugas/ Perencana. Men gajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh peralatan sanitair ses uai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan. sesuai dengan type-type sanitair serta komplit dengan fitting yang dikelua rkan oleh Pabrik Surya Toto Indonesia. Perletakan pe rlengkapan sanitair terletak diantara persimpangan atau pertemuan naad-naad pela pis dinding. instalasi air kotor telah sel esai dikerjakan dan telah dilakukan pengetesan. Bah an Bahan-bahan sanitair memakai merk dengan type/model dan accessoriesnya sepert i yang diuraikan dalam bill of item (perincian biaya pekerjaan). e) Untuk railing stainless steel pengerjaa nnya dilakukan di workshop. Kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran. 55 . alat-alat bantu dan perleng kapan lainnya yang diperlukan. Bahan . PEKERJA AN KACA DAN CERMIN Pekerjaan ini meliputi pengadaan dan pemasangan material kaca dan cermin. b.

Pemotongan ukuran kaca disesuaikan ukuran rangka. Pengadaan dan pemasangan Dinding Partisi PVC dan Folding gate beserta peralatannya sesuai dengan ketentua n yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Flamboyant Huma Arta Hal. tidak bergelombang. 4. Bahan-bahan dan peralatan Dinding Partisi dan Folding gate dapat dipasang apabila telah mendapa t ijin dari Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana. Semua bahan kaca dan cermin sebelum dan sesudah dipasang harus mendapatkan persetujuan Perencana / Manajemen Konstruksi. minimal 10 mm masuk ke dalam alur kaca pada kosen.Bahan Produksi : Asahimas atau setara Jenis : Float glass Warna : Sesuai renca na Tebal : 5 mm atau sesuai dengan gambar rencana & BQ. . sejajar. Tidak menunjukkan ada ca cat. c. . retak dan baur. kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran. peralatan. . Semua bahan yang akan dipasang melalui persetujuan Manajemen K onstruksi. alat-alat bantu lainnya yang diperlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini. harus dihaluskan sampai membentuk Sisi permukaan kaca yang halus. diharuskan menggunakan alat pemotong kaca. Kaca-kaca yang telah dipasang dilindungi dari kerusakan dan benturan serta diberi tanda a gar dapat terlihat bahwa pada area tersebut telah dipasang kaca. Untuk bingkai Profil CNP. dikeluarkan d ari proyek dan PT. PEKERJAAN DINDING PARTISI DAN FOLDING GATE a.Pelaks anaan Semua pekerjaan pemasangan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dari pab rik pembuat kaca. Bahan Folding gate mengunakan bahan : . kaca yang nampak maupun yang tidak nampak akibat pemoto ngan. Untuk cermin mempunyai lapisan pera k cukup tebal dan mempunyai lapisan penahan kelembaban. Rail atas pipa hitam bulat. pemasa ngan.Rail bawah p lat siku dan besi bulat menggunakan bearing yang tertutup. daun/slate engsel penuh 115 x 0.Kaca cermin K eliling kaca cermin dibuat bevel 3 cm Pemasangan kaca menggunakan skrup stainless steel Tebal kaca minimal 5 mm atau sesuai gambar Kaca yang sudah terpasang dibers ihkan dengan pembersih kaca. Toleransi lebar dan panjang tidak boleh melebihi toleransi seperti yang ditentukan oleh pabrik. Bila terdapat cacat/rusak. Pemasangan Semua bahan yang dipasang sesuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ Pemberi Tugas/ Perencana. gelembung dan sebagainya. Kesikuan kaca lembaran yang berbe ntuk segi empat mempunyai sudut serta tepi potongan yang rata dan lurus.UNP 2 tebal 2 mm. 56 . Li ngkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan.Spesifikasi bahan Kaca tidak bergelombang. d . Mengajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh sesuai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan. Kunci bentuk silinder dan handle stainless steel serta seluruh bahan menggunakan cat warna anti karat . tidak menunjukkan effek lensa.Pembangunan Ruang Kuliah.5 mm per meter. Dinding Partisi PVC 85x200 di tempatkan di daerah Toilet atau sesuai gambar. Memiliki bidang yang licin. toleran si kesikuan maximum yang diperkenankan adalah 1.8 mm dan pelat strip 5 mm dan dicoating. Pemotongan kaca rapih dan lurus. sehingga tercapai pekerjaan yang bermutu dan sempurna. Banda Aceh 2012 . Bahan-bahan dan peralatan tersebut dichek ulang sebelum dipasang. Pembersihan akhir untuk membersihkan permukaan kaca menggunakan kain katun yang lunak dengan cairan khusus pembersih kaca.

Untuk itu men empatkan tenaga kerja sebanyak yang diperlukan untuk melakukan pembersihan. Seluruh pekerjaan pemotongan. Pekerjaan pembersihan dilakukan sampai penyerahan pertama. p enyambungan yang diperlukan untuk instalasi dilakukan sedemikian rupa dan disetu jui oleh MK. Dll. Harus disediakan pembungkus kabel (conduit) dalam dinding bata. sehi ngga lokasi proyek dan lokasi kerja selalu dalam keadaan bersih dan rapih. 6. Flamboyant Huma Arta Hal.Manajemen Konstruksi yang. mengecek secara keseluruhan dari gambar jumlah kuantitas kelistri kan. P EKERJAAN ELECTRICAL 6.2. mater ial. 6. c. e. peralatan dan pengangkutan juga instalasi dan test yang musti dilakukan unt uk kelengkapan dan pengoperasian system kelistrikan secara lengkap sesuai persya ratan dari gambar atau Spesifikasi.Pembangunan Ruang Kuliah. alat elektronik secara lengkap sesuai dengan f. g. a.dll. pelapis lantai dan dinding. Bahan-bahan Sebelum instalasi. yang ada di gambar atau sesuai spesifikasi. d. Yang diakibatkan dari pelaksanaan instalasi diganti atau d iperbaiki PT. System kabel listrik (Power wiring system) dan system grounding nya. Banda Aceh 2012 diganti dengan yang baru. pasangan bata. batako. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Layanan kelistrikan secara lengkap termas uk system penyambungan ke PLN. Seluruh bahan-bahan dan per alatan yang baru dan sesuai dengan standard yang berlaku seperti : PUIL 2000 (SN I 04-0225-2000) atau standard yang berlaku secara umum di Indonesia. kayu. guna penginstalasian yang semestinya sesuai dengan per syaratan di gambar dan spesifikasi. distribution board.1 Lingkup kerja Menyiapkan seluruh buruh. Pemasangan Dinding Partisi maupun Folding gate beserta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya. Setiap kerusakan atas finishing dinding. stop kontak. halaman dan peker jaan lainnya dalam keadaan bersih. Sebelum dilakukan penyerahan pertama. junctio n box. dimensi dan lain sebagainya yang diperlukan untuk pekerjaan ini. Apabila pekerjaa n kelistrikan berhubungan dengan pekerjaan penyedia lain atau dengan pihak UnMuh a maka berkoordinasi guna mendapatkan informasi yang diperlukan. mengajukan contoh bahan (MAR = Material A pproval Request) ke MK untuk persetujuan pemakaian . seluruh instalasi secara umum mempunyai kualitas yang setara da n tampak rapi. 57 . p asangan batu. gambar kelistri kan pihak lain. Untuk bahan MCB minimal yang dipaka i adalah merk : SCHNEIDER atau yang setara dan kabel merk SUPREME atau yang seta ra dengan itu.1 UMUM 6. untuk saklar dan stop kontak digunakan merk LEGRAND atau PANASONI C atau yang setara.1.1. pengeboran. conduit. Kotor an tersebut dikeluarkan dari proyek dan tidak boleh ditimbun didalam lokasi proy ek. Seluruh brosur dan perlengkapan Folding gate diserahkan kepada pemb eri tugas selepas masa pemeliharaan. dikeluarkan dari proyek. 6. Pelaksanaan kerja Tata laksana kerja dan tampilan yan g baik dari penginstalasian agar sama pentingnya dengan efisiensi secara elektri kal dan mekanis. kami akan memperbaiki dan mengganti bila ada kerusakan atas bahanbahan/ per alatan yang terjadi selama masa pemeliharaan dan biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. pelat baja. Lampu penerangan dan panel board. puingpuing/sampah dan bahan-bahan bangunan ya ng sudah tidak terpakai. seluruh kaca. Termasuk juga fixture lampu. Material yang kurang atau rusak selama penginstalasian harus diperbaiki ata u diganti oleh dengan biaya sendiri. Folding gate yan g telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk kesempurnaan hasil pemasan gan. unit sekering saklar. PEKERJAAN PEMBERSIHAN Kami akan melakuka n pembersihan setiap hari terhadap seluruh kotoran/sampah/potongan kayu/adukan b ekas dan bahan-bahan yang sudah tidak terpakai dari lokasi proyek.1.3. b. Sediakan juga penginstalasian kabel listr ik lainnya yang dibutuhkan untuk perkakas mesin. 5. pasangan batu. Apabila jen is bahan sudah ditentukan dalam spesifikasi maka bahan tersebut digunakan atau d apat digunakan bahan yang setara dengan itu.

Ketinggian pemasangan lampu TL seragam. Apabila tidak ditentukan lain.1.5 Pentanahan (Grounding) Menginstalasi grounding utama keseluruh titik listrik dengan menggunakan ukuran kawat tembaga sesuai den gan yang disyaratkan 6. 7.40m 6. Merk lampu yang dipakai PHILIPS atau yang setara dengan itu. Selama kurun waktu masa pemeliharaa n ini seluruh kerusakan dan cara instalasi yang tidak bagus diperbaiki oleh atas tanggungan biaya sendiri. Banda Aceh 2012 dengan biaya sendiri dari Pihak Kami. PEKERJAAN ORNAMEN ACEH DAN LAMBANG UNIVERSITAS 7.Pembangunan Ruang Kuliah. Pelengkap p enerangan (rumah lampu).5 PK atau yang setara dengan itu 6. 6.1.25 cm.5 mm pembungkus kabel jenis PVC ukura n 1.4.6.2.Stop kontak --------------------------. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Jenis lampu baret yang berkualitas baik Merk lampu yang dipakai adalah PHILIPS atau y ang setara dengan itu. 6. condenser. kolo m dll.8.0.5. 6.Saklar di din ding ---------------------------. Merk AC yang dipakai adalah merk Panas onic 1. Exhaust fan berkualitas baik.40m . SPOT DOWN LIGHT Pihak Ka mi menyediakan dan memasang Spot down light lengkap.1 Umum dan Bahan PT. Seluruh lampu baret ketinggiannya sama satu dengan lainnya.7. panel kayu. Selama pelaksanaan Pihak Kami memperbaharu i data rinci penginstalasian untuk informasi kepada MK apabila diminta dan sebag ai penyiapan gambar terlaksana. Jenis spot down light yang berkualitas baik . Seluruh spot down light ketinggiannya sama satu dengan lain nya. selain bola lampu termasuk juga fit iing lampunya. Pengetesan dan Jaminan Seluruh peralatan dan instalasi secara keseluruhan dijamin atas kerusakan material dan tampak inst alasi (ketatalaksanaan kerja) selama kurun waktu 12 bulan dari saat serah terima awal (PHO) sampai serah terima akhir (FHO).4. maka seluruh saklar dan stop kontak di pasang dengan ketinggian dari permukaan lantai seperti berikut : . LAMPU-LAMPU TL Jenis dan bentuk lampu penerangan ini berikut pelengkapnya y ang dipasang di beberapa lokasi sesuai dengan yang ada dalam gambar. kualitas dan ukuran yang sesuai yang ditunjukkan dalam gambar atau BOQ. 6.3. 6. 58 . EXHAUST FANS Meliputii Peneyediaan dan Penempatan Exhaust fan dalam ruangan kamar mandi/WC dan system kelistrikan E xhaust dapat digabung ke titik lampu. LAMPU BARET Pihak Kami m enyediakan dan memasang Lampu baret lengkap.1. Ukuran minimum kabel NYM 2 dan 3 x2. 6. PELENGKAP PENERANGAN Pihak Kami menyiapkan dan meng instalasi pele ngkap penerangan secara lengkap untuk setiap saklar lampu dan stop kontak dengan jenis. Flamboyant Huma Arta Hal. tabung dan starter sesuai dengan pe rsyaratan spesifikasi teknis. ballast. KABEL Seluruh kabel diinstalasi didalam pembungkus yan g standard apabila kabel masuk kedalam beton atau dinding bata. AIR CONDITIONING Pemasangan AC lengkap selain kabel juga dipasang bracket untuk penyangga AC. selain bola lampu termasuk juga rumah lampunya.

27 Maret 2012 PT. Finishing menggunakan coating agar terlihat kea slian batu parasnya 7. PENUTUP. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Demikian metode pelaksanaan ini kami buat sebagai gambaran pelaksanaan untuk pekerjaan tersebut diatas. Pemasangan dilakukan dengan memasang angkur besi (dynabolt) atau dengan cara lainnya dan sambungan diperhalus dengan material adukan berwarna yang sesu ai dengan warna batu alamnya. Motif dan bent uk tulisan dibuat timbul keluar. III.2 Pelaksanaan Untuk proses pembuatan dilakukan dengan cara diukir. FLAMBOYANT HUMA ARTA ALWIN ABDULLAH Direktur Utama PT. Banda Aceh. Flamboyant Huma Arta Hal.Pembangunan Ruang Kuliah. Banda Aceh 2012 Bahan baku adalah batu paras yogya dengan ukuran lebar 65 cm dan panjang   99 m ke liling lisplank beton gedung Laboratorium. saran yang p ositif sangat diharapkan untuk kesempurnaan pelaksanaan pekerjaan jika kami meme nangkan tender ini. 59 . ketebalan disesuaikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful