Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 METODE PELAKSANAAN Pekerjaan

Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Univers itas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh A. PENDAHULUAN Proyek Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborato rium Univeristas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh ini merupakan Pekerjaan yang dibi ayai dari sumber pendanaan : Bantuan "New Zewland Aid" melalui MFAT (Ministry of Foreign Affairs and Trade). Jangka Waktu penyelesaian pekerjaan tersebut direnc anakan berlangsung selama 270 (dua ratus tujuh puluh ) hari kalender atau setara 9 (sembilan) bulan. B. LINGKUP PEKERJAAN Secara umum Komplek Bangunan ini merup akan bangunan baru di lokasi Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh yang bent uk dan fungsinya telah ditata ulang, nantinya akan meliputi pekerjaan : Pembangu nan Gudang Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborarorium. C. URAIAN SINGKAT PEKERJAAN NO. SU.1 SU.2 SU.3 SU.4 SU.5 SU.6 SU.7 SU.8 SU.9 SU. 10 SU.11 SU.12 SU.13 SU.14 SU.15 SU.16 TN.1 TN.2 TN.3 TN.4 URAIAN PEKERJAAN SEKS I 1. UMUM Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan K esehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Pengadaan Fasilitas di Kantor Lapangan Penyi apan, Pemeliharaan dan Pengetesan bahan di laboratorium Survey & Sewa alt ukur, Pengukuran & Pemasangan Bowplank Biaya Personil Kontraktor Mobilisasi dan Demobi lisasi Pagar Sementara & Akses jalan angkutan sementara Penyiapan Pembangkit Lis trik untuk pelaksanaan Telekomunikasi Fasilitas air bersih proyek Dokumentasi Ba ngunan Sementara Pemeliharaan lokasi pekerjaan & lingkungan Pengadaan Papan Nama Proyek Biaya Jaminan Pelaksanaan dan Uang Muka SEKSI 2 - PEKERJAAN TANAH Pember sihan lokasi pekerjaan Galian lokasi pekerjaan Urugan tanah Urugan Pasir VOLUME 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 9,00 1,00 1,00 3.639,00 1.820,00 5.538,00 462,00 SATUAN L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. Bulan L.S. L.S. m2 m3 m3 m3 PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 1

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 TN.5 TN.6 TN.7 TN.8 ST.1 ST.2 ST.3 ST.4 ST.5 ST.6 ST.7 ST.8 ST.9 ST.10 AR.1 AR.2 AR.3 AR.4 AR.5 AR.6 AR.8 AR.9 AR.10 AR.11 AR.12 AR.13 AR.14 AR.15 AR.16 AR.17 A R.18 AR.19 AR.20 AR.21 AR.22 AR.23 AR.24 AR.25 AR.26 AR.27 AR.28 AR.29 AR.30 AR. 31 AR.32 Galian pondasi Pekerjaan Dewatering Pekerjaan Penyemprotan Anti Rayap Pasangan B atu Kali Penahan Tanah Urug SEKSI 3 - STRUKTUR Pengadaan dan Pemancangan Tiang P ancang Mini ukuran 20 cm x 20 cm, termasuk pemotongan kepala tiang Percobaan Pem bebanan Dinamis Tiang Pancang (PDA Test) Pekerjaan lantai kerja Pembesian Pengec oran beton K.225 untuk Kolom Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (roof fl) Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (2nd fl) Pengecoran beton K 225 untuk Lantai dasar/slab (1st fl) Pengecoran beton K 225 untuk Kepal a Tiang Pondasi Penyediaan sealant untuk sambungan SEKSI 4 - ARSITEKTUR Pasangan dinding bata Pekerjaan plasteran Pekerjaan Rangka Atap Baja ringan Pekerjaan Ge nteng metal termasuk Nok Genteng Pekerjaan lisplank atap beton Pekerjaan lisplan k atap kayu PINTU DAN JENDELA RUANG KULIAH Penyediaan dan pemasangan kusen dan d aun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyedi aan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J2 Penyediaan dan pemasang an kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V2 Penyediaan dan pemasangan ventilasi ty pe V3 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pegangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan Folding Gate Penyediaan dan pemasangan Sunscreen PINTU DAN JENDELA LA BORATORIUM DAN PERPUSTAKAAN Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyediaan dan pemasan gan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendel a type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan da n pemasangan kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J5 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pe gangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan engsel Pintu Penyediaan dan pemas angan engsel Jendela 1.580,00 1,00 9.639,00 342,00 6.156,00 8,00 109,00 254.065,00 250,00 331,00 291, 00 286,00 127,00 480,00 4.668,00 10.756,00 1.239,00 1.239,00 74,00 368,00 1,00 2 0,00 20,00 4,00 68,00 4,00 4,00 44,00 16,00 8,00 1,00 84,00 68,00 4,00 16,00 12, 00 8,00 26,00 8,00 16,00 2,00 23,00 4,00 4,00 60,00 m3 Ls Ltr m3 m' Bh m3 kg m3 m3 m3 m3 m3 m' m2 m2 m2 m2 m3 m' Bh Bh Bh Bh Bh Bh B h Bh Bh Bh set m2 Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh set set PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 2

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 AR.33 AR.34 AR.35 AR.36 AR.37 AR.38 AR.39 AR.40 AR.41 AR.42 AR.43 AR.44 AR.45 AR .46 AR.47 AR.48 AR.49 AR.50 AR.51 AR.52 AR.53 AR.54 AR.55 0 LRK.1 LRK.2 LRK.3 LR K.4 LRK.5 LRK.6 LRK.7 LRK.8 LRK.9 LRK.10 LRK.11 LRK.12 LRK.13 ABB. 1 ABB. 2 ABB. 3 ABB. 4 ABB. 5 ABB. 6 ABB. 7 ABB. 8 ABB. 9 ABB. 10 ABB. 11 ABB. 12 Penyediaan dan pemasangan Door Closer Penyediaan dan pemasangan kait angin, kunc i slot Jendela Penyediaan Pemasangan Plafond Penyediaan dan pemasangan keramik l antai (40x40cm) Penyediaan dan pemasangan keramik lantai (20x20cm) Penyediaan da n pemasangan Kramik Lantai (60x60cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding ( 20x20cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding (20x25cm) Pekerjaan pengecata n dinding dalam ruangan Pekerjaan pengecatan luar ruangan Pekerjaan pengecatan p lafond Pekerjaan Waterproofing Pekerjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø4" Pek erjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø3" Pekerjaan tiang dan railing tangga St ailess Ø2" Pekerjaan tiang dan railing tangga kayu Pekerjaan Tangga Putar dari 2nd Fl ke Roof Penyediaan dan pemasangan Batu Alam Andesit Penyediaan dan Pemasanga n step nosing tangga Penyediaan dan pemasangan Logo Univ. Muhammadiyah Penyediaa n dan pemasangan Relief Aceh Pekerjaan Melamik Kusen Kayu Penyediaan dan pemasan gan ventilasi Rrooster Kayu (type. V2) KELISTRIKAN Penyediaan dan pemasangan sto p kontak Penyediaan dan pemasangan Single Saklar Penyediaan dan pemasangan Doubl e Saklar Penyediaan dan pemasangan fitting lampu Penyediaan dan pemasangan lampu TL 2 x 36 Watt Penyediaan dan pemasangan lampu Baret 20 Watt Penyediaan dan pem asangan lampu spot down light Penyediaan dan pemasangan Sambungan Daya dari PLN Penyediaan dan Pemasangan MCB Penyediaan dan Pemasangan Panel Listrik Penyediaan dan pemasangan Penangkal petir lengkap Pengadaan Unit AC Pengadaan Unit Exchaus Fan MEKANIKAL Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1" Penyediaan dan Pemasangan P ipa PVC 3/4" Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1/2" Penyediaan dan pemasangan K ran Air Penyediaan dan pemasangan Water Jet Penyediaan dan pemasangan Kloset Dud uk lengkap Penyediaan dan pemasangan Kloset Jongkok Penyediaan dan pemasangan pa rtisi toilet Penyediaan dan pemasangan Urinoir Penyediaan dan pemasangan Wastafe l Penyediaan dan pemasangan Kaca rias Penyediaan dan pemasangan Tempat sabun cuc i tangan (Soap Holder) 16,00 60,00 3.600,00 3.344,00 552,00 99,00 518,00 130,00 5.887,00 6.962,00 3.427 ,00 1.938,00 169,00 468,00 672,00 22,00 2,00 306,00 264,00 2,00 99,00 1.446,00 6 4,00 57,00 50,00 12,00 390,00 390,00 28,00 48,00 1,00 63,00 2,00 20,00 32,00 16, 00 220,00 128,00 108,00 66,00 32,00 22,00 13,00 12,00 6,00 12,00 9,00 24,00 set set m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m' m' m' m' set m2 m' set m1 m2 bh bh bh b h bh bh bh bh Ls bh bh ttk bh bh m' m' m' bh bh bh bh m2 bh bh m2 bh PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 3

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 ABB. 13 ABB. 14 ABB. 15 ABB. 16 ABB. 17 ABB. 18 ABB .19 DR. 1 DR. 2 DR. 3 DR. 4 DR. 5 DR. 6 DR. 7 DR. 8 Penyediaan dan pemasangan tempat tissue lap tangan (Tissue holder) Penyediaan da n pemasangan Pengering Tangan (Hand Dryer) Penyediaan dan pemasangan tempat tiss ue gulung untuk KM/WC Penyediaan dan pemasangan Floor drain Penyediaan dan pemas angan keramik lantai KM/WC Penyediaan dan pemasangan keramik dinding KM/WC Penye diaan dan pemasangan Roof Drain Lengkap SEKSI 6 - DRAINASE Galian tanah untuk se lokan Saluran beton bentuk U 30 Saluran beton bentuk U 40 Penutup saluran penang kap, beton 1:2:3 lengkap Penutup saluran bentuk grill, lengkap Trasram, adukan 1 : 2 Pekerjaan Lantai kerja Pekerjaan Septic Tank 5,00 5,00 36,00 54,00 280,00 410,00 58,00 484,00 64,00 256,00 31,00 64,00 46,00 33,00 6,00 bh bh bh bh m2 m2 titik m3 m' m' set m' m' m3 unit D. TAHAP PELAKSANAAN SEKSI 1 : UMUM SU. 1. Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan Peru sahaan kami akan menyiapkan dan menyampaikan hal-hal berikut : gambar-gambar, do kumen-dokumen dan informasi yang diperlukan jika hal tersebut tercantum dalam Do kumen Kontrak kepada MK untuk dimintakan persetujuannya : 1. Gambar konstruksi d an gambar kerja 2. Metode pelaksanaan konstruksi 3. Data-data produk material Bi lamana dokumen-dokumen tersebut diatas disyahkan oleh MK, maka akan merupakan ba gian daripada Spesifikasi Teknis dari Kontrak. Seluruh jenis pekerjaan dilaksana kan sesuai dengan elevasi, dimensi dan detail yang ditampakkan pada Gambar Konst ruksi yang sudah disyahkan. Apabila diperlukan oleh MK untuk melaksanakan suatu item pekerjaan tertentu, maka kami juga akan menyampaikan uraian-uraian material yang diperlukan, peralatan yang dibutuhkan, denah konstruksi, standard dan tata laksana kerja yang berhubungan dengan gambar-gambar konstruksi tersebut untuk d isyahkan oleh MK. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 4

UMUM Bagian ini mencakup ketentuan-ketentuan penanganan keselamatan dan kesehatan ker ja (K3) konstruksi kepada setiap orang yang berada di tempat kerja yang berhubun gan dengan : 1. PT. pr oses produksi dan lingkungan sekitar tempat kerja. penggunaan peralatan kerja konstruksi. 09/PRT/M/2009 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum. Penanganan K3 mencakup pen yediaan sarana pencegah kecelakaan kerja dan perlindungan Kesehatan kerja konstr uksi maupun penyediaan personil yang kompeten dan organisasi pengendalian K3 Kon struksi sesuai dengan tingkat resiko yang ditetapkan oleh Pengguna Jasa. Piha k Kami akan mengikuti ketentuan-ketentuan pengelolaan K3 yang tertuang dalam Per aturan Menteri Pekerjaan Umum No.Pembangunan Ruang Kuliah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 1 Tahun 1970 (Tambahan Lembaran Ne gara No. 2. UNDANG -UNDANG KESELAMATAN KERJA Lembaran Negara No. 1918) dan peraturan terkait lainnya. 3. KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) 2. 5 . pemindahan bahan baku.A. Banda Aceh 2012 2. Flamboyant Huma Arta Hal.

4.B. menerapkan dan memelihara prosedur untuk identifikas i bahaya. mela ksanakan dan mengevaluasi Sistem Manajemen K3 Konstruksi. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Flamboyant Huma Arta Hal. Pihak Kami akan membentuk Panitia Pembina K3 (P2K3) b ila: jumlah pekerja paling sedikit 100 orang. Penilaian risiko dan pengendaliannya secara berkesinambungan sesuai de ngan Rencana K3 Kontrak (RK3K) yang telah disetujui oleh MK. 6 . Pihak Kami akan melaksanakan Audit Internal K3 Konstruksi. Pihak Kami akan membuat. Banda Aceh 2012 2. 2.Pihak Kami akan meli batkan Ahli K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 tinggi atau seku rangkurangnya Petugas K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 sedang dan kecil. Ahli K3 Konstruksi atau Petugas K3 bertugas untuk merencanakan. Tingkat risiko K3 dite tapkan oleh Pengguna Jasa. Pihak Kami akan melakukan tinjauan ulang terhadap RK3K (pada bagian yang memang perlu dilakukan kaji ulang) setiap bulan secara berkesi nambungan selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi berlangsung. 3. SISTEM MANAJEMEN K3 KONSTRUKSI 1.Pembangunan Ruang Kuliah. PT.

Banda Aceh 2012 2. Kontainer untuk air minum harus memenuhi standar kesehatan yang berlaku. maka: i. b. Jika jumlah pekerja lebih dari 15 orang tenaga kerja. Toilet dibuat dan ditempatkan sedemiki an rupa sehinga dapat menjaga privasi orang yang menggunakannya dan terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan. Mudah diakses oleh seluruh pekerja dan diberi label yang jel as sebagai air minum. Toilet pria dan wanita akan dipisahkan denga n dinding tertutup penuh. Jika pekerja beresiko terpapar kontaminasi kulit yang diakibatkan oleh zat beracun. Kami menyedia kan 1 urinal peturasan untuk jumlah pekerja 15 orang. e. Jika pekerja harus membersihkan seluruh badannya. KANTOR LAPANGAN K3 DAN FASILITASNYA FASILITAS PENCUCIAN Pihak Kami akan menyediakan fasilitas pencucian yang memadai dan sesuai dengan p ekerjaan yang dilakukan untuk seluruh pekerja konstruksi. zat yang menyebabkan infeksi dan iritasi atau zat sensitif lainnya. Jika pekerja terpapar pada kondisi panas atau dingin yang berlebih. dan terlindung dari cuaca. b. c. 7 . Pihak Kami akan menyediakan toilet yang memadai baik toilet khusus pria ma upun toilet khusus wanita yang diperkerjakan di dalam atau di sekitar tempat ker ja. Pihak Kami akan menyedi akan pancuran air untuk mandi dengan jumlah sekurangkurangnya satu untuk setiap 15 orang. Toilet mudah diakses. AIR MINUM Kami akan menyediakan pasokan air minum yang memadai bagi seluruh pekerja dengan persyaratan: a. PT. atau bekerja pada kondisi basah yang t idak biasa sehingga menyebabkan para pekerja harus membersihkan seluruh badannya . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. b. c. ii. d. Satu kloset untuk juml ah pekerja kurang dari 15 orang.C. maka Pihak Kami akan menyediakan pancuran air (shower) dengan jumlah yang mema dai dengan jumlah yang memadai. ditambah apabila jumlah pe kerja lebih dari 15 orang sampai dengan tambahan 30 orang maka kami akan tambah satu urinal peturasan untuk setiap 30 orang tambahan.Pembangunan Ruang Kuliah. apabila jumlah pekerja lebih dari 15 orang samp ai dengan tambahan 30 orang maka kami menambah satu kloset ditambah beberapa klo set untuk setiap 30 orang tambahan. Untuk kondisi normal. Fasilitas pencucian te rmasuk penyediaan air panas dan zat pembersih untuk kondisi berikut ini: a. mempunyai penerangan dan ventila si yang cukup. Flamboyant Huma Arta Hal. TOILET FASILITAS SANITASI a. Jika peke rja menangani bahan yang sulit dicuci dari kulit jika menggunakan air dingin.

Penyediaan tempat sampah. Akomodasi yang memadai bagi pekerja. kami pastikan kontrainer bersih dan terlindungi d ari kontaminasi dan panas. b. b. jalan penghubung. Penerangan tambahan harus disediak an untuk pekerjaan detil. Peneran gan darurat yang memadai. atau jika menggunakan mesin. Seluruh tempat kerja mempunyai aliran udara yang bersih. Akomodasi mempunyai lantai yang bersih.Pembangunan Ruang Kuliah. dilengkapi meja dan kursi. serta furnitur lainnya untuk menjamin tersedianya tempat istirah at makan dan perlindungan dari cuaca. Di tempat kerja kami tempatkan pekerja yang sudah terlatih dan/atau be rtanggung jawab dalam Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan. pengalaman dan mempunyai sumberdaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan p ekerjaan dengan selamat. Penyediaan tempat ganti baju untuk pekerja dan temp at penyimpanan baju pakaian yang tidak digunakan selama bekerja. istirahat. AKOMODASI UNTUK MAKAN DAN BAJU a. jalan. sistem penangkap jatuh. Banda Aceh 2012 c. dikosongkan dan diisi air minum setiap hari dari sumb er yang memenuhi standar kesehatan. PENERANGAN a. tangga dan gang. Menggunakan Jaring Pengaman. Jika pelataran kerja atau te mpat kerja berada di atas jalan umum dan untuk mencegah jika ada PT. Membuat terali pengaman lokasi kerja sepanjang tepi lantai kerja atau temp at kerja yang terbuka. Pelindung Keselamatan kerja untuk bekerja pada tempat tinggi dapat menggunakan satu atau b eberapa pelindung sebagai berikut: terali pengaman lokasi kerja. Jika disimpan dalam kontainer. termasuk di ruangan. dikosongkan dan dibersihkan secara periodik. Semua penerangan dapat dinyalakan keti ka setiap orang melewati atau menggunakannya. FASILITAS PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN(P3K) a. Penyediaan penerangan harus di seluruh tempat kerja. c. c. PEMELIHARAAN FASILITAS Pihak Kami akan menjamin terlaksananya pemeliharaan fasilitas-fasilitas yang dis ediakan dalam kondisi bersih dan higienis. serta dapat diakses secara nyaman ole h pekerja. d. b. dan pada kondisi lainnya. b. Pada kondisi temp at kerja yang sangat berdebu misalnya tempat pemotongan beton. Pengamanan di sekeliling pelataran kerja atau tempat kerja a. dan perlindungan dari cuaca. KETENTUAN BEKERJA PADA TEMPAT TINGGI PEKERJA YANG BERPENGALAMAN Bekerja di tempat kerja yang tinggi dilakukan oleh pekerja yang mempunyai penget ahuan. Pihak Kami akan menye diakan alat pelindung nafas seperti respirator dan pelindung mata. VENTILASI a. b. jaring pengaman . 2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Flamboyant Huma Arta . Peralatan P3K kami sediakan dalam seluruh kendaraan konstruksi dan di temp at kerja. proses berbahaya. penggunaan bahan kimia berbahaya seperti perekat. tempat untuk makan.D.

8 .Hal.

Semua komponen tiang diletakkan di atas pondasi yang kuat dan dilengkap i dengan plat dasar. c. Perhatian penuh diberikan pada titik angker untuk tali statik.Pembangunan Ruang Kuliah. Menyediakan pelatihan penggunaan tangga. d. b. Jaring pengaman dipasang sedekat mungkin pada sisi da lam area kerja. Jaring pengaman c. Seluruh perancah diinspeksi oleh orang yang berkompeten pada saat: sebelum digunakan. dan/atau jaring pengaman. b. jika perancah tidak pernah digunakan dalam jangka waktu lama. Orang yang me lakukan inspeksi memastikan bahwa: Tersedia akses yang cukup pada lantai kerja p erancah. Pekerja yang jatuh da n tergantung pada safety harness harus diselamatkan selama-lamanya 20 menit seja k terjatuh. d. Tempatkan tangga sedekat mungkin dengan pekerjaan. termasuk kerusakan yang diperbaiki saat inspeksi. Jaring pengaman dipasang dengan jarak bersih yang cukup dari per mukaan lantai/tanah sehingga jika seorang pekerja jatuh pada jaring tidak akan t erjadi kontak dengan permukaan lantai/tanah. H asil inspeksi harus dicatat. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. atau lubang lift : . maka Pihak Kami akan: a. Banda Aceh 2012 bahaya material atau barang lain jatuh pada pengguna jalan. Perancah (scaffolding) a. dan pengamanan daera h di bawah pelataran kerja atau tempat kerja bebas dari akses orang. e. Perancah dengan tinggi lebih dari 5 m dari permukaan dibangun oleh orang yang mempunyai kompetensi sebagai scaffolder. safety harness dan tali statik. Jika perlu. Memilih jenis tangga yang s esuai dengan pekerjaan yang akan dilakukan. Tangga Jika tangga akan digunakan. . atau bukaan di atap. e. Pe kerja yang diharuskan menggunakan alat ini akan dilatih terlebih dahulu. b. d. Pekerja yang memasang jaring pengaman harus dilindungi dari bahaya jatuh. lantai. Dig unakan kendaraan khusus (mobile work platform) saat memasang jaring pengaman.Mempunyai papan bawah (toeboard) jika terdapat resiko jatuhnya alat kerja atau material dari at ap/tempat kerja. T angga digunakan untuk naik ke lantai kerja di atas. gunakan alas kayu atau cara lainnya untuk mence gah tiang bergeser dan/atau tenggelam. Ak an tetapi jika peralatan mekanik tersebut tidak tersedia maka pekerja yang memas ang jaring harus dilindungi dengan tali pengaman (safety harness) atau menggunak an perancah (scaffolding). . kami pastikan tangga tersebu t berada sekurangkurangnya 1m di atas lantai kerja. Terali pengaman lokasi kerja Terali pengaman memenuhi syarat. Pekerja yang menggunaka n safety harness tidak akan diperbolehkan bekerja sendiri. Jika terali pengaman lokasi kerja digunakan di sekeliling bangunan. c. C atatan tersebut ditandatangani oleh orang yang melakukan inspeksi. . sekurang-kurangnya seminggu seka li saat digunakan.900 – 1100 mm dari pelataran kerja. Mengikat bagian atas dan bawah tangga untuk mencegah kecelakaan akiba t bergesernya tangga. setelah cuaca buruk atau gangguan lain yang dapat mempengaruh i stabilitasnya. Jenis s abuk pinggang tidak akan digunakan untuk pekerjaan atap. c. jalur rel inersia. Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) a.Mempunyai batang tengah (mid-rail). Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) terma suk sistem rel inersia (inertia reel system).

Flamboyant Huma Arta Hal. 9 .PT.

Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus mempunyai tanda identifikasi yang menginforma sikan tanggal terakhir inspeksi dan tanggal inspeksi selanjutnya. Tersedia pagar pengaman dan toeboard di set iap sisi dimana suatu orang dapat jatuh. Inspeksi peralatan Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus diinspeksi sebelum digunakan unt uk pertama kali dan setelahnya sekurang-kurangnya tiap tiga bulan. 10 . Alat mempunyai insulasi ganda. Seluruh papan harus diikat dengan benar agar tidak terjadi pergeseran. Papan lantai kerja telah dipasang dengan benar. papan bers ih dari cacat dan telah tersusun dengan baik. batang. Banda Aceh 2012 Perancah telah terhubung dengan bangunan/struktur dengan kuat sehingga dapat men cegah runtuhnya perancah dan menjaga agar ikatannya cukup kuat. Perancah telah diperkaku (bracing) dengan cukup untuk menjaminstabilitas. d. pengaku (bracing). Dilengkapi dengan pintu dan kunci. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. c. 2.E. Flamboyant Huma Arta Hal. ELEKTRIKAL Pasokan listrik Alat elektrik portabel yang dapat digunakan di situasi lembab hanyalah alat yang memenuhi syarat: a. PT. Mempunyai sumbe r listrik yang dihubungkan dengan earth sedemikian rupa sehingga voltase ke eart h tidak akan melebihi 55 volt AC. Mempunyai slot ya ng terinsulasi di bagian bawah. Perancah didesain dan dibangun untuk me nahan beban material.Pembangunan Ruang Kuliah. b. Jika ditempatkan di luar ruangan. c. Tersedia penghalang atau peringatan untuk mencegah orang menggunakan perancah yang tidak lengkap. b. Mempunyai pasokan yang terisolasi dari earth de ngan voltase antar konduktor tidak lebih dari 230 volt. maka ikatan tambahan atau c ara lainnya untuk mengganti harus dilakukan. . Ditempelkan pada dinding permanen atau struktur yang didesain khsus untuk ini. harus dibuat sedemikian rupa sehin gga tidak akan terganggu oleh cuaca. kami pastikan bebannya disebarkan secara merata. d. atau st rut belum diindahkan. Tiang.Jika beberapa pengikat telah dipindahkan sejak perancah didirikan. Mempunyai sirkuit earth yang termonitor dimana pasokan listrik pada alat akan secara otomatis terputus j ika terjadi kerusakan pada earth. Pintu ha rus dirancang dan dan ditempel sedemikian rupa sehingga tidak akan merusak kabel lentur yang tersambung dengan panel dan harus dapat melindungi switch dari keru sakan mekanis. atau Mempunyai alat pengukur arus sisa (residu al). e. Pintu harus diberi tanda: HARAP SELALU DITUTUP. Supply Switchboard Sementara Perhatian Utama Dan Harus: a.

b. Pihak Kami akan mempunyai prosedur yang mengatur tata cara menangani ba han kimia atau zat berbahaya dengan sehat.Ledakan tabung akibat kebocoran oksigen dari selan g atau alat pijar pemotong. atau plant mekanik lainnya. Sepatu yang digunakan harus mampu melindungi kaki pekerja.Kebakaran akibat kebocoran bahan bakar (propana. . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Jika dipandang tidak praktis untuk melindungi bagian ata s dan jika ada resiko terluka dari objek jatuh. Seluruh pekerja harus dilatih jika me nangani bahan kimia atau zat berbahaya termasuk tindakan darurat yang perlu dila kukan jika terjadi masalah. b. . maka Penyedia Jasa menyediakan h elm pelindung dan seluruh personil yang terlibat di lapangan harus menggunakanny a. Tangan dan mata pekerja harus dilindungi terhadap kontak dengan semen. Alat pelind ung pernapasan harus digunakan selama proses pemeraman beton dimana debu mulai t erbentuk. Penggunaan bahan kimia a. c. struktur atau p erancah tidak boleh berada kurang dari 4 m di bawah saluran listrik udara tanpa ijin tertulis dari pemilik saluran listrik. Kebakaran dari material yang mudah terbakar di sekeliling tempat las. atau dari serpihan material seperti potongan gergaji kayu. Lakukan uji uda ra sebelum menggunakan daerah kerja. rig pengebor. f. Setiap pekerja harus melapor jika mendapatkan masalah kulit. Perlengkapan pernafasan harus selalu digunakan.Menghisap asap berbahaya dari pengoperasian las. Seluruh pekerja yang terlibat harus menggunakan pakaian overall sekali pakai atau overall yang dapat dicuci ulang. c. c. e. g. b. tata cara penyimpanan. pakaian pelindung harus digunakan selama pekerjaan. biasanya dari kerusakan pada selang atau pada sambungan selang. excavator. Seluruh pekerja dan personil lainnya y ang terlibat harus dilatih cara penggunaan alat pelindung diri dan harus memaham i alasan penggunaannya. Seda pat mungin. Penggunaan krim pelindung dapat mengurangi resiko kerusakan kulit. b. Perlindungan mata harus digunakan jika terdapat kemungkinan kerusakan mata ak ibat pekerjaan las. Usahakan kontak dengan semen seminimum mungkin. G unakan sepatu dengan ujung besi di bagian jari kaki. Flamboyant Huma Arta Hal. sarung tangan dan sepatu pelindung. 11 .Pembangunan Ruang Kuliah. Pakaian ini term asuk baju lengan panjang. d. Pelindung kebisingan harus digunakan jika tingkat kebisingan tinggi Sarung tangan akan diperlukan pada bebe rapa pekerjaan. c. Pihak Kami Jasa ha rus menyediakan fasilitas untuk mencuci badan dan mengganti pakaian. a tau potongan beton. Seluruh bahan kimia harus disimpan di kontainer asalnya dalam sua tu tempat yang aman dan berventilasi baik. Pemotongan dan pengelasan dengan gas bertekanan tinggi Pihak Kami akan memperhatikan potensi bahaya sebagai berikut: . Bahaya Pada Kulit a.F MATERIAL DAN KIMIA BERBAHAYA Alat pelindung diri Pihak Kami bertanggung jawab untuk menyediakan alat pelindung diri bagi pekerjan ya dengan ketentuan: a. Banda Aceh 2012 Jarak bersih dari saluran listrik Alat crane. teru tama di tangan akibat penggunaan bahan berbahaya. 2. tata cara pemb uangan limbah. asap dan debu kimia. asetilen). Gunakan jaring dengan lembar yang tidak lulus udara. e. Perlindungan pernafasan harus disediakan untuk pekerja yang tere kspos pada bahaya seperti asbes. PT. d. Asbestos a.

.

gunakan troli dengan mengikat tabung dengan rantai . 3. subpenyedia. a. Tabung tidak boleh digelindingkan di permukaan tanah atau ditangani den gan kasar. PT. tabung harus dipindahkan ke tempat aman dan dalam udara terbuka da n segera kontak suppliernya. c. b. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Jika selang harus disambung akibat adanya bagian yang rusak.G PENGAMANAN 1. Bahan mudah terbakar harus dip indahkan dari daerah kerja dan alat pemadam yang memadai harus disediakan oleh P enyedia Jasa. MK dan orang-orang yang bekerja serta berhubungan dengan proyek ini secara terus menerus pada jam kerja maupun bukan jam kerja siang dan malam s elama pelaksanaan pekerjaan konstruksi ini sampai selesainya seluruh pekerjaan d an telah diserahterimakan atau Penyedia secara keseluruhan telah didemobilisasi dari lapangan yang dianggap terakhir dari kedua hal tersebut Pihak Kami akan mey akinkan bahwa seluruh karyawan penyedia. 2. b. Banda Aceh 2012 Penanganan tabung a. d. 2.Pembangunan Ruang Kuliah. Peralatan a. mengatur lalu lintas dilokasi proyek. Tabung tidak boleh ditempatkan berdiri bebas sendiri untuk mencegah jatuhnya t abung. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk pelaksanaan pengamanan pelaksanaan ko nstruksi dan harus menyediakan anggota Satuan Pengamanan (SatPam) yang cukup jum lahnya untuk memenuhi syarat-syarat ini. b. mat erial Penyedia. c. Pihak Kami akan meyakinkan bahwa seluruh kendaraan yang dig unakan oleh Penyedia dan subpenyedia termasuk peralatan penyedia harus diberi la bel nama dari penyedia atau subpenyedia. perwakilan penyedia atau Subpenyedia me makai kartu tanda pengenal yang disediakan oleh penyedia. mencatat dan memeriksa kendaraan setiap tamu yang kelua r-masuk. Peralatan pemadam kebakaran dan alat pelindung a. Jika terjadi kebocoran dan tidak bis a dihentikan. dan hal-hal lain yang dianggap perlu untuk perlindungan pelaksanaan kon struksi didalam lokasi proyek termasuk perlindungan dan penjagaan peralatan. gunakan hose coupler dan hoseclamps. Pekerja harus menggunakan pelindung mata dan pakaian pelindung untuk melindungi dari api. Tabung harus disimpan dalam posisi jauh dari ba han mudah terbakar dan sumber api. Jika memungkinkan. Nomor induk karyawan dan harus selalu dipa kai dilokasi proyek. Tabung harus diberi waktu beberapa saat ketika diposisikan berdiri sebelu m digunakan Penyimpanan a. Hanya selang yang memenuhi standar yang dapat digunakan. Flamboyant Huma Arta Hal. Kartu harus memperliha tkan identitas penyedia. melakukan pengawalan. b. Tugas dari Satpam Penyedia adalah menja ga ketertiban dan keamanan di lokasi proyek. 12 . Selang yang digunaka n harus sependek mungkin. Selang h arus diperiksa setiap hari untuk memeriksa tanda kerusakan. Seluruh selang dan aksesoris pemotong harus dibuka ketika pekerjaan selesa i dan disimpan jauh dari tabung.

8. kami menyediakan perlengkapan K3 seper ti diuraikan berikut ini: 1. Banda Aceh 2012 2. Sesuai dengan standard keselamatan kerja. 9. 14. 13. 11. 3. PT.Pembangunan Ruang Kuliah. 2. 5. Flamboyant Huma Arta Hal. 16. 4. Helm safety dengan minimum jumlah Sepatu safety berjumlah minimum Safet y harness berjumlah minimum Sarung tangan berjumlah minimum Rompi safety berjuml ah minimum Ear plug berjumlah minimum Masker berjumlah minimum Kacamata safety b erjumlah minimum Baricade berjumlah minimum Tali pengaman dengan panjang minimum Jaring Pengaman dengan luas minimum Penyiapan papan peringatan dan petunjuk K3 Tempat sampah organic dan non organic berjumlah minimum Tangga scaffolding berju mlah minimum Lampu Trobolight berjumlah minimum APAR (Alat Pemadam Api Ringan) m inimum Jas hujan berjumlah minimum Kotak P3K berjumlah minimum : : : : : : : : : : : : : : : : : : 150 buah 150 buah 24 buah 2700 buah 150 buah 900 buah 2700 bu ah 150 buah 20 roll 233 m’ 1000 m2 Lump sum (1) 20 buah 2 1 set 10 set 50 setel 6 set Dan lain-lain yang berhubungan dengan K3. 13 . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 7. 18. 17.H PENYIAPAN PERALATAN STANDARD YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK K3. 15. 12. 10. 6.

Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Pembangunan Ruang Kuliah. Flamboyant Huma Arta Hal. 14 . Banda Aceh 2012 PT.

disyahkan sesuai dengan Kontrak dan hal penting lainnya untuk pelaksanaan pekerj aan dan selalu sedia sebagai referensi oleh MK bila diperlukan.Rak Buku . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Kursi lipat : 16 buah . PENYIAPAN STANDARD FASILITAS DIKANTOR LAPANGAN 1. meja gambar.Rak buku : 2 buah .B. Bukti tersebut harus dalam bentuk formuli r dan diajukan secara tertulis kepada MK dan diperlukan juga salinan laporan ser tifikasi pengetesan.. Apabila bahan-bahan dan tata laksana kerja dipersyaratkan pada Dokumen K ontrak ini mengikuti peraturan dan Standard yang tercantum maka menjadi tanggung jawab Pihak Kami akan untuk menyiapkan bahan-bahan dan tata laksana kerja yang sesuai dengan Standard yang sudah ditentukan dalam Kontrak. PEMELIHARAAN DAN PENGETESAN BAHAN BAHAN DILAPANGAN DAN DILABORATOR IUM 4. white board. 2. STANDARISASI Pihak Kami akan selalu menyediakan di kantor lapangannya paling tidak satu (1) s alinan untuk setiap Standard dan Peraturan yang mengacu kepada Dokumen Kontrak.B. filing cabinet.3. Juga menjadi tanggun g jawab Pihak Kami akan apabila dipersyaratkan dalam Dokumen Kontrak ataupun per mintaan tertulis dari MK untuk menyampaikan seluruh bukti-bukti yang dipersyarat kan bahwa bahan-bahan ataupun tata laksana kerja sesuai dengan atau melebihi per syaratan dari standard yang tercantum. 15 . 3.3A UMUM Pihak Kami akan menyediakan fasilitas untuk aktifitas yang dilaksanakan di kanto r lapangan seperti : meja.Pembangunan Ruang Kuliah.Meja ½ biro . Seluruh material dan tata laksana kerja harus sesuai dengan persyaratan-persy aratan standard SNI (Standard Nasional Indonesia) dan standard lain yang umum be rlaku. American Society of Testing an d Materials (ASTM). UMUM 1. PT. SU. kursi. JIS (Japan International Sta ndard). dll yang merupakan standard penunjang untuk kinerja se lama pelaksanaan konstruksi. PERSYARATAN Kami menyediakan fasilitas standard ini ke MK Jumlah fasilitas standard minimum yang harus disediakan antara lain : Untuk Pihak Kontraktor dan untuk rapat: . rak buku. misal : ACI (American Concrete Institute). AWS (American Welding Society).Meja rapat : 1 set . Banda Aceh 2012 3. SU.A. Flamboyant Huma Arta Hal.Me ja ½ biro : 8 buah .White board : 1 buah Untuk MK : .Filing cabinet : 2 buah . PENYIAPAN. 4. 2.White board : : : : : 4 buah 4 buah 1 buah 1 buah 1 buah 4.Filing cabinet . meja rapat bersama.Kurs i lipat .

Informasi kalibrasi tersebut harus dimasukkan oleh Pihak Kami akan dalam Sistem QA&QC Pih ak Kami akan. Pengujian dan pengetesan yang dilaksanaka n di luar lokasi pekerjaan dilakukan dilaboratorium yang disetujui oleh MK. email atau facsimile. Selama pelaksanaan konstruksi Pihak Kami akan tetap harus mempertahank an alat instrument tersebut terkalibrasi dari badan sertifikasi resmi. pengujian dan pengetesan bahanbahan dan alat tersebut tidak serta merta membebaskan tanggung jawab kontraktor untuk men yediakan material dan alat yang memenuhi persyaratan sesuai kontrak. pengujian dan pengetesan maka Pihak Kami akan mengajukan kepada MK dua salin an seluruh pemesanan bahan termasuk gambar-gambar dan informasi lainnya yang men cakup bahan dan alat yang akan digunakan atau mengajukan bukti lainnya melalui s urat. Alat pengetesan laboratorium atau l apangan harus setiap saat disiapkan dan dapat diakses oleh MK. 2. arsitektur d an M&E dengan format yan g disetujui oleh MK dalam waktu 7 hari setelah selesain ya pengetesan 2. Arsitektur dan M&E sesuai dengan yang disyaratkan dalam kontrak . diuji dan di t es sebagaimana yang tercantum dalam kontrak.D. sesuai dengan standardisasi dan persyaratan. INSPEKSI. Pengujian dan pengetesan dila ksanakan dilapangan dimana diperlukan. Pihak Kami akan tidak berhak untuk memperoleh tambah an pembayaran atau perpanjangan waktu untuk penyelesaian pekerjaan berkenaan den gan penolakan bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persyaratan yang ada diko ntrak atau karena tertundanya waktu karena pelaksanaan ulang pengujian dan penge tesan. MK m empunyai hak untuk menolak setiap bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persy aratan yang ada di kontrak. 3.Pembangunan Ruang Kuliah. MK berhak menyaksikan pengetesan yang dilakukan oleh Pihak Kami akan guna keperluan pengendalian mutu pekerjaan dan sebagai bag ian dari audit system QA&QC Pihak Kami akan. 5. 4. Banda Aceh 2012 4. PENGETESAN DI LABORATORIUM DAN LAPANGAN 1. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.C. Pihak Kami akan melaksanakan pengetesan lapangan untuk seluruh pekerjaa n Sipil. Seluruh pen gujian dan pengetesan harus dilaksanakan oleh Pihak Kami akan dan disaksikan ole h MK. PENGUJIAN DAN PENGETESAN BAHAN-BAHAN DAN PERALATAN 1. 4. Pihak Kami akan menyiapkan skedul pengetesan lapangan dan laborato rium dengan mempertimbangkan dan mengkorelasikan juga Skedul Pelaksanaan dan Kem ajuan pekerjaan dan mengajukannya kepada MK untuk dikaji. Pemeriksaan. Dalam pengetesan Pihak Kami akan mengikuti prosedur QA&QC yang sudah disetujui guna meyakinkan bahwa b ahan-bahan dan alat sudah sesuai dengan persyaratanpersyaratan MK dan hal-hal la in yang tercantum dalam Kontrak. Pihak Kami akan menyiapkan bahan-bahan yang akan di test dan bersedia mem bantu dan bekerjasama guna memberikan izin pelaksanaan pengetesan ditempat kerja dilapangan termasuk juga menghentikan pekerjaan untuk keperluan pengetesan. Bahan-bahan dan peralatan yang akan digunakan harus diperiksa. Untuk mempersingkat waktu pemeriksa an. Setiap kesaksian pengetesan dari MK bukan berarti Pihak Kami akan lepas dari kewajiban yang terca . 3. Pih ak Kami akan menyerahkan satu (1) asli dan satu (1) salinan untuk setiap hasil l aporan pengetesan dan catatancatatan lainnya untuk pekerjaan Sipil. Pihak Kami akan mengajukan kepada MK bukti bahwa alat alat pengete san yang digunakan sudah dikalibrasi dengan benar sebelum dilakukannya pengetesa n baik itu dilaboratorium sendiri atau laboratorium pihak ketiga yang sudah dise tujui MK. Untuk pengetesan-pengetesan tersebut Pihak Kami akan boleh menyiapkan alat-alat labor atorium sendiri ataupun dari laboratorium dan alat pihak ketiga yang sudah diset ujui oleh MK.

5. 7. 6. Pihak Kami akan menunjukkan lokasi-lokasi pengetesan termasu k juga pengetesan yang diarahkan oleh MK dan memasukkan hal tersebut dalam lapor an pengetesan. 16 . Flamboyant Huma Arta Hal. 4. PT.ntum dalam Kontrak.

Faham dengan Standard-standard dan Peraturan. 5.Pembangunan Ruang Kuliah. Pihak Kami akan secara bersamaan atau segera setelah memulai setting out m elakukan pengukuran dan menyiapkan profil potongan melintang dan memanjang dari kondisi lapangan yang ada (0%)sesuai dengan instruksi dari MK untuk persiapan Ga mbar-gambar Konstruksi ataupun untuk setting out struktur. maka P ihak Kami akan atas instruksi MK harus memperbaiki kesalahan tersebut atas biaya penyedia sendiri sampai MK menerima hasil pengukuran dimaksud 3.E. akan tetapi masing-masing titik ditempatkan dilokasi y ang mantap dan aman dari gangguan pelaksanaan pekerjaan Pihak Kami akan atau Sub penyedia. Banda Aceh 2012 8. 5. 2. Hasil pengukuran akan diajukan ke MK untuk kaji ulang dan persetujuan. buruh dan alat survey termasuk juga patok-patok. Pihak Kami akan menggunakan alat survey yang me mpunyai keakuratan yang baik guna menetapkan titik survey yang benar dan untuk k ontrol atas hasil pengukuran nantinya. 3. Titik kontrol yang diperbaiki akan diperiksa oleh MK atas biaya Pihak Kami akan. te mplate dan lain-lain yang dibutuhkan penyedia dalam melaksanakan setting out set iap pekerjaan yang dilaksanakan. Penggunaan titik control survey untuk elevasi dan sudut dilapangan untuk memu lai pekerjaan nantinya akan ditentukan oleh MK. PEMATOKAN (STAKING OUT) PEKERJAAN KONSTRUKSI 1. Pihak Kami akan dalam penawarannya harus m emasukkan semua bahan-bahan.. Satu asli dan satu salinan dari masing-masing laporan pengetesan dan catatan-cat atan lainnya sesuai dengan yang ada dalam Dokumen Kontrak sesuai format yang dis etujui oleh MK akan diajukan ke MK sesegera mungkin dalam waktu maksimum 3 hari. Setiap titik bantu harus secara akurat berhubungan dengan titik contro l survey yang permanen. 1.A TITIK KONTROL SURVEY 1.B. 3. . JAMINAN MUTU PEKERJAAN 1. Pembuatan BM dan referensi nanti nya akan dilakukan oleh Pihak Kami akan setelah disetujui oleh MK 2. dimensi dll. Pihak Kami akan boleh membuat titik kontrol sementara. Setiap titi k control survey yang rusak akibat dari Pihak Kami akan atau Subpenyedia harus d iganti oleh Pihak Kami akan dengan biaya sendiri. Penolakan atas item pekerjaan yang tidak sesuai standard M K mempunyai hak untuk menolak item pekerjaan yang tidak memenuhi persyaratan min imum yang ada. 2. Masing-masing titik control survey termasuk yang sementa ra harus secara rutin diperiksa oleh Pihak Kami akan selama pelaksanaan konstruk si guna meyakinkan bahwa titik-titik tersebut tidak rusak atau bergeser. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Dalam pengadaan bahan-bahan yan g ada di item pekerjaan adalah tanggung jawab Pihak Kami akan untuk memverifikas i persyaratan-persyaratan secara rinci dalam standard dan peraturan guna meyakin i bahwa bahan-bahan yang disiapkan sudah memenuhi atau melampaui standard dan pe raturan yang berlaku. SURVEY LAPANGAN 1. elevasi.C. 2. Apabila pada saat pengukuran selama masa konstruksi terdapat kesalahan atas posisi bangunan. SURVEY DAN PENGUKURAN 5. 2. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk menentukan patok untuk pengukur an dan harus menyiapkan tenaga surveyor yang berpengalaman dan cakap dalam peker jaan tersebut yang disetujui oleh MK. 4. 5.

5. 17 . DATA SURVEY DAN PERHITUNGAN Pihak Kami akan menyerahkan seluruh data survey. SURVEY UNTUK PENGUKURAN VOLUME PEKERJAAN 1. Apabila Pembayaran Bulanan berdasarkan persentase pekerjaan aktual terhadap t otal kuantitas pekerjaan. Flamboyant Huma Arta Hal. perhitungan.D.E. hasil-h asil dan catatan-catatan lain kepada MK segera setelah dokumen dimaksud siap dis erahkan. maka penyedia harus mengukur volume/kuantitas pekerjaa n dimaksud yang dilaksanakan pada bulan PT. informasi. 5.

QA&QC. dll) 1 Orang Safety Officer dan 1 orang safety man 1 orang sekretaris/ad ministrasi 3 Orang supervisor (Untuk pekerjaan sipil dan gedung) 1 Orang drafter 2 orang surveyor 6 orang security 2 orang warehouse keeper (pengelola gudang) 1 orang Office boy Jamsostek pekerja sesuai peraturan pemerintah untuk seluruh st af inti dan pekerja/buruh dilapangan. MOBILISASI DAN BIAYA TIDAK LANGSUNG PERSONIL (INDIRECT COST) 6. f. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Apabila demobilisasi alat dan personil yang ad a dalam daftar yang dibuat penyedia sudah dipulangkan dari lokasi PT. j. Jadwal dan pemberitahuan transportasi alat Bersamaan dengan pengajuan skedul pelaksanaan dan rencana kerja penyedia harus m enyerahkan ke MK rencana mobilisasi alat ke lokasi pekerjaan. 6. biaya cuti. Pihak Kami akan te rus memberitahukan MK untuk kedatangan alat. h. Pengukuran volume pekerjaan dengan alat survey hanya bisa dilakukan dengan di saksikan oleh MK.Pembangunan Ruang Kuliah. Banda Aceh 2012 2. i. k.A. 3. e. 1. bersangkutan dengan teknik pengukuran alat survey kecuali jika pengukuran volume pekerjaan bisa langsung dilakukan berdasarkan gambar-gambar yang sudah disetuju i. personil inti dan staff lainnya berdasarkan jad wal. dan Pihak Kami akan untuk membahas semua hal baik ya ng teknis maupun yang non teknis dalam proyek ini. l. dan bahan-bahan penyedia dilapangan . UMUM Demobilisasi mencakup pemulangan peralatan penyedia dan personil inti serta staf f lainnya dari lokasi pekerjaan . Pihak Kami akan harus mengikuti Rapat Pra Pelaksanaan (Pre Construction Meeting) yang dihadiri UnMuha /PCC. 6. seperti : mobilisasi. 7. THR dan bonus personil.B. Jam sostek. Biaya tidak langsung personil . Pihak Kami akan memasukkan semua biaya tida k langsung personil Pihak Kami akan. 1 orang Construction Manager 1 orang Site Engineer (untuk penyiapan gambar konstruksi. Pihak Kami akan memberitahukan MK dalam waktu 24 jam sebelum p elaksanaan pengukuran tersebut. Flamboyant Huma Arta Hal. Pihak Kami akan terus memberitahukan MK untuk kedatangan personil. Pihak Kami akan menyiapkan jumlah personil mi nimum seperti berikut : a. RAPAT PRA KONSTRUKSI (PRE CONSTRUCTION MEETING) Dalam waktu 3 atau 7 hari setelah Penandatanganan Kontrak. maka penyedia harus mengajukan dokument asi yang diperlukan ke MK untuk persetujuan dan sertifikasi pembayaran. g. Manajemen Konstruksi.09 % dari total nilai pengajuan kontrak. DEMOBILISASI 7.A UMUM Mobilisasi dimaksudkan disini adalah transportasi dari tempat asal ke lokasi pek erjaan untuk peralatan penyedia. Apabila mobilisasi alat dan personil yang ada dalam daftar yang dibuat peny edia sudah lengkap dan dapat beroperasi. gaji. 2. 18 . b. d. Biaya pengamanan eksternal (Social cost) m inimum perbulan 0. gambar kerja. c.

Dalam memelihara jalan akses ini penyedia harus me lakukan hal-hal sebagai berikut : a. Desain jalan akses sementara tersebut diajukan ke MK untuk persetujuannya. bahan perlengkapan.A. SEKSI 2 . PAGAR SEMENTARA a. timbunan yang berlebihan diatas jalan akses sementara. Pihak Kami akan mendesain dan membangun jalan aks es sementara dengan lebar aman yang cukup yang diperuntukkan nantinya dilalui ol eh kendaraan angkut kapasitas 8 – 10 m3. jalan yang ada hanya cukup untuk beberapa kali lintasan truk kapasitas 8 m3 sehingga diperlukan penimbunan kembali lapis pondasi baru setelah beberapa ka li dilalui sedangkan sisa sekitar 95 m’ berikutnya penyedia harus menyiapkan selai n lapis pondasi juga timbunan. PAGAR SEMENTARA DAN AKSES JALAN ANGKUTAN SEMENTARA 8. PEMELIHARAAN JALAN AKSES Menjadi tanggung jawab penyedia untuk melaksanakan pemeliharaan jalan dimaksud s elama pelaksanaan konstruksi. 8. Seluruh permukaan jalan akses harus dilap isi dengan lapis pondasi aggregate (minimum kelas C) dengan ketebalan yang cukup . Pihak Kami akan membangun pagar sementara disekeliling areal proyek guna menc egah gangguan aktivitas konstruksi terhadap kegiatan perkuliahan. 8. 8.PEKERJAAN TANAH 1. Banda Aceh 2012 pekerjaan. Menjadi tanggung jawab kami untuk melaksan akan pemeliharaan pagar sementara selama pelaksanaan konstruksi.B. b. Pondasi t iang terbuat dari beton dan berjarak sekitar 2m’ antar tiang. ranting. PEKERJAA N PERSIAPAN (a) Pihak Kami menyediakan tenaga kerja. 19 P . Pagar sementara harus diperbaiki apabila terjadi kerusakan b.C. d. Flamboyant Huma Arta Hal. b. Menjaga agar drainase samping jalan akses sementara tidak terganggu. Pihak Kami akan membangun jalan akses sementara ke lokasi pekerjaan termasuk drainase yang diperlukan. maka penyedia harus mengajukan dokumentasi yang diperlukan ke MK untu k persetujuan dan sertifikasi pembayaran. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. alat da n sarana pengangkutan serta peralatan lain yang diperlukan untuk pekerjaan tanah . JALAN AKSES SEMENTARA a. Menambal lobang jalan dengan mater ial yang sesuai seperti disebutkan dalam klausul 8 A.Pembangunan Ruang Kuliah. PT. Untuk 50 m’ pertama dari tepi jalan masuk kedalam area k ampus. Taksiran panja ng keliling pagar yang dibangun sekitar 387 m’ dengan tinggi pagar   2 m’. c. Permukaan jalan akan tetap dijaga baik dan dilakukan perataan permukaan setelah selesai ditambal Memelihara struktur sementara jalan akses Menjaga agar jangan ada jatuhan batu besar. pohon. Jika terdapat jatuhan material tersebut akan segera diber sihkan. Pintu depan harus di buat gerbang yang mudah dibuka – tutup. (2) diatas jika terjadi ke rusakan. Pagar terbu at dari seng gelombang dengan tiang dolken dan gelagar kayu dan dicat. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan tanah ini akan meliputi antara lain : Pekerjaan g alian Pekerjaan penahan tanah Pemompaan air tanah Pekerjaan drainase sementara ekerjaan urukan Pekerjaan pemadatan tanah Pembuangan material galian 2.

segera dising kirkan ke tempat lain yang ditunjuk oleh Manajemen Konstruksi. bila memang memenuhi syarat sebagai tanah urug. kepada Manajemen Konstruksi untuk dimintakan persetujuannya. Penggalian sesuai dengan garis dan elevasi yang telah tertera pada g ambar rencana. sampai dapat diberi lapisan pasir urug sesuai gambar. Pih ak Kami melaporkan hasil pekerjaan penggalian tanah yang telah selesai. 3. Hasilhasil galian diangkut ke tempat-tempa t dimana diperlukan pengurugan. humus dan air. 5. Semua pekerjaan yang dilaksanakan tanpa persetujuan Manajemen Konstruksi. menaksir galian yang akan dikeluarkan dan tanah urug yang akan dibutuhkan. 2. dilaksanakan sesuai dengan yang ditentukan dalam gambar rencana. KEADAAN TANAH P ihak Kami berkewajiban untuk memeriksa keadaan lapangan sebelum mengajukan penaw aran.1. Uraian Umum 1. Perubahan tersebut dilakukan Pihak Kami dengan persetujuan Manajemen Konstruksi. Perkiraan ini semata-mata menjadi resiko dari penyedia dan tidak akan diadakan pertimbangan-pertimbangan dan penyesuaian . 5. 4. 3. 8. pit. untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai keadaan tanah yang ak an digali dan diurug. Dasar galian bebas dari lumpur. Penggal ian dilakukan pada bagian-bagian yang lebih tinggi dari elevasi tanah yang diren canakan untuk ketinggian dasar struktur dan dasar pondasi. serta apakah tanah hasil galian akan kiranya memenuhi syarat un tuk dipakai kembali sebagai tanah urug. saluran-saluran dan pekerjaan-pekerjaan lain sesuai gambar. dalam keadaa n bersih dan padat. reservoir. jaringan jalan / aspal. sebelum memu lai pekerjaan tanah. Ringkasan Boring Log telah dilampirkan pada Dokumen lelang. sedangkan Laporan lengkapnya bisa diminta pada UnMuha melalui Manajemen Konstru ksi dengan permohonan tertulis. Kemiringan sisi galian membentuk sudut kemiringan yang aman de ngan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerj a. batu. disamping perlu mempelajari Laporan Peny . termasuk di dalamnya adalah pekerjaan galian untuk septictank. pondasi dan galian-galian lai nnya sesuai dengan peil-peil yang tercantum di dalam gambar. dan bila ada juga unt uk parit pipa serta saluran drainase. Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran. Dalam hal ini Pihak Kam i hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk me nampung tanah hasil galian. Galian tanah untuk pondasi. khususnya pile c ap. Pekerjaan ini meliputi seluruh pekerjaan galian pondasi sepe rti yang disebutkan/ditunjukkan dalam gambar atau sesuai dengan petunjuk Manajem en Konstruksi. Galian tanah b aru bisa dimulai setelah pemasangan patok atau bouwplank disetujui Manajemen Kon struksi. GALIAN 5. Untuk penentuan sudut kemiringannya.K laim ketidaktepatan peil pengukuran tidak akan dipertimbangkan. re servoir. Gal ian tanah untuk septictank. Dalam nya semua galian sesuai dengan gambar dan mendapat persetujuan dari Manajemen Ko nstruksi sebelumnya.Pembangunan Ruang Kuliah. 7. Semua bekas-beka s pondasi bangunan lama. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. khususnya pile cap. Banda Aceh 2012 (b) Pihak Kami terlebih dahulu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah (Geotechni cal Investigation Report) yang telah dilaksanakan di lokasi proyek. (c) Semua penggalian dan cara pengukuran sesuai ketentuan spesifikasi teknik dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi atau wakiln ya (Pengawas Lapangan). 4. dan menu rut pendapatnya sudah dapat digunakan untuk pemasangan pondasi. saluranair. LEVEL LAPANGAN Level lapangan dan titik-titik atau kontur dianggap berlaku pada BM (bench mark) utama. yang setelah mencapai jumlah tertentu. Pekerjaan pembongkaran dan pemasangan ke mbali pondasi atau pile cap adalah menjadi tanggung jawab Pihak Kami. (d) Karena sifat tanah yang berbeda. 6. Bilamana Pihak Kami tidak yakin dengan ketepatan dar i peil pengukuran BM utama maka Pihak Kami menyatakan hal ini secara tertulis ke pada Manajemen Konstruksi sebelum penggalian. dapat mengakibatkan d ibongkarnya kembali pekerjaan tersebut. 9. akar dan pohon-pohon yang terdapat di bagian pondasi yang akan dilaksanakan dibongkar dan dibuang. ada kemungkinan ter jadi perubahan perancangan pada pelaksanaan pekerjaan tanah. Bekasbekas pipa saluran yang tidak terpakai disumbat. pengukuran dan pemadatan dimulai. atau ke tempat lain yang disetujui Manajemen Konstruksi.

PT. 20 .elidikan Tanah terdahulu. Flamboyant Huma Arta Hal. juga perlu meninjau karakteristik visual lapisan tanah yang dijumpai di lokasi kerja.

Jika ada kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat hal-h al tersebut di atas. Untuk pekerjaan penggalian tanah yang cukup luas dan dalam.3 5. 12.Pembangunan Ruang Kuliah. pembesian. maka dipertimbangkan penggunaan alat berat dengan kap asitas yang sesuai.1. maka bagian itu d ikeluarkan seluruhnya. Setiap kel ebihan galian di bawah permukaan yang telah ditentukan diurug kembali sampai per mukaan semula (yang direncanakan) dengan pasir . dan sampai didapat dasar galian yang bersih. Set elah galian selesai.2 Kedalaman galian Kedalaman galian dilaksanakan sesuai dengan yang ditun jukkan dalam gambar rencana. PENYIMPANGA . dikeringkan dan dipompa kelu ar atas biaya Pihak Kami. hujan. Jika pada dasar galian terdapat akar-akar kayu. kotora n-kotoran dan bagian-bagian tanah yang berongga (tidak padat). Penggalian dilaku kan sesuai dengan kebutuhan lebar lantai kerja pondasi atau pile cap. Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan d alam biaya penawaran. untuk mencegah turunnya struktu r atas yang akan dikerjakan. Penggalian lapisan 15 cm terakhir dari dasar pondasi dilakukan dengan tangan. dibasahi seperlunya dan dipadatk an dengan baik. H al ini juga sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan galian di dalam penawaran. Jika tanah galian longsor secara terus menerus.4 6. dan elemen-elemen lain dipasang. 11. lubang galian digali lebih dalam sampai kedalam an yang diperlukan/ ditentukan. telekomunikasi. Penyimpanan/pembuangan tanah galian tidak boleh mengganggu kedudukan patok-pa tok/bouwplank. Pekerjaan pengurugan kembali tersebut dilaksanakan dengan biaya Pihak Kami. dimana hal ini sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan pekerjaan. air permukaan. saluran air dan sebagainya. Penggalian batuan dan batuan besar Batu-batu besar yang dijumpai pad a waktu pengisian dikeluarkan atas biaya Pihak Kami. permukaan tanah diratakan. 3. Namun demikian. maka Pihak K ami bertanggung jawab penuh agar tidak terjadi gangguan/kerusakan pada saluran-s aluran tersebut. atau bagian-bagian yang tidak diperbolehkan terganggu kedudukanny a. 6. dan bila diperlukan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. serta bi la lokasinya memungkinkan. 5. atau bila diperint ahkan oleh Manajemen Konstruksi. 1 3. lumpur yang masuk. dimana ler eng tanah disebelah kiri-kanan galian dimiringkan keluar arah pondasi atau pile cap. 7. 5. agar bisa didapatkan dasar galian yang rata dan bersih.1. dengan sudut kemiringan yang aman dan stabil sehingga tidak menimbulkan ker untuhan. Banda Aceh 2012 10. kelongsoran. 4. dasar dari galian datar (waterpass). untuk kemudian segera melapor kepada Manajemen Konstruksi. memindahkannya ke tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi. 2. Air yang tergenang di lapa ngan atau galian yang ditimbulkan oleh mata air. tidak diperbolehkan menggunakan alat-alat berat. maupun juga benda-be nda lain yang tidak diinginkan.1. baik it u berupa kabel listrik. PENGAWASAN PENGGALIAN Semua galian diperiksa terlebih dulu oleh Manajemen Konstr uksi sebelum lapisan lantai kerja. maka Pihak Kami mendapa t ijin Manajemen Konstruksi sebelum galian selanjutnya dilaksanakan. Pihak Kami menjaga pengaruh-pengaruh luar kepada lubang galian seperti air t anah. dan lubang yang terjadi diisi dengan pasir. maka penyedia bertanggung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan instruksi Manajemen Konstruks i. B ila dipadatkan keadaan kurang memuaskan atau ternyata peil galian yang tercantum dalam galian belum mencapai kedalaman yang disyaratkan. kebocoran pipa-pipa. 5. Kecuali dinyatakan lain dalam gambar rencana. ata u sebab-sebab lainnya selama pelaksanaan pekerjaan. Hal ini sudah diperhitungka n dan termasuk dalam harga satuan galian. Penggalian tanah untuk pondasi dan pile cap 1. hujan. maka Pihak Kami membuat turap penahan tanah atau sheet pile atas biaya Pihak Kami. bila diperlukan. Untuk galian-galian yang memotong saluran-saluran di bawah tanah.

Flamboyant Huma Arta Hal.N-PENYIMPANGAN PADA GALIAN Semua penyimpangan-penyimpangan penggalian akan diuku r dari waktu ke waktu. dicatat. 8. 21 . Pihak Kami tidak boleh menutup kembali galian tersebut sebelum penguku ran disetujui. dan untuk selanjutnya disahkan oleh Manajemen Ko nstruksi. LANTAI KERJA 7. PT.

air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang. sampah atau bongkaran menjadi tanggung jawab Pihak Kami.57-64 dan diperiksa terlebih dahulu di laboratorium tanah yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi. maka kemiringan tanah diselesaikan secara rata atau bertangga se bagaimana diminta oleh Manajemen Konstruksi. atau setara dengan fc’ – 10 Mpa menurut SKSNI-T151991. termasuk pe ngadaan dan pelaksanaan tiang pancang.Pembangunan Ruang Kuliah. maka se mua lapisan tanah di bawahnya akan dipadatkan dan diratakan dengan baik. Pengurugan kembali dari pondasi ata u pile cap dilaksanakan dengan memadatkan tanah urug dalam lapisanlapisan seteba l maksimum 20 cm. Bila tanah galian ternyata tidak baik atau kurang dari jumlah yang dibutuhkan . Flamboyant Huma Arta Hal. Tebal dan peil lantai kerja sesuai dengan gambar. Pemompaan dapat dikerjakan den gan memompa secara langsung. ma ka Pihak Kami bertanggung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah ya ng sudah dimasukkan dalam biaya penawaran lelang. kemiringan dan ukuran-ukuran yang tercantum dalam gambar rencana atau sebagaimana yang diperintahkan oleh Manajemen Konstruksi. 10. air permukaan lingkungan. URUGAN PASIR Urugan pasir dilakukan di bawah semua pondasi. termasuk lantai rabat beton. Timbu nan tanah bekas galian dibuat dan diatur sedemikian rupa sehingga aman dari terj adinya longsoran. Pengurugan tanah dibentuk sesuai dengan peil ketinggian. Bila karena adanya hujan. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-12 5 menurut N1-2. tanah urug ditempatkan dalam lapisan-lapisa n setebal maksimum 20 cm dan dipadatkan sebaik baiknya dengan penambahan air sec ukupnya sehingga didapat pemadatan yang optimum. 11. Pengurugan ini tidak boleh dilaksanakan sebelum diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. maka penyedia mendatangkan tanah urug yang baik dan cukup jumlahnya serta mend apatkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. Pi hak Kami menjaga tempat pembuangan material agar tidak merusak lingkungan. Urugan pasir dis iram air kemudian ditumbuk hingga padat. dianggap berbahaya atau dengan ja rak yang kurang dari 45 cm terhadap saluran. serta pondasi PT. PEMOMPAAN AIR TANAH (DEWATERING) Penggalian tanah dikerjak an dalam keadaan kering. Bahan urugan pasir bersih. Alat berat tidak boleh digunakan di tempat-tempat yang oleh Manajemen Konstruksi. maka di bawahnya dibuat lantai kerja yang rata. Sebelum lantai kerja ini dibuat. dengan ketebalan sesuai gambar. 9. atau cara-cara lain yang disetujui Manajemen Konstr uksi. dan disetuju i oleh Manajemen Konstruksi. atau lantai yang berhubungan langsung dengan tana h. Untuk me ndapatkan hasil pemadatan yang baik. kecuali bila disebutkan lain dalam spesifikasi ini. maka tebal lantai ker ja diambil setebal 10 cm. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan pondasi ini akan meliputi semua pengadaan tenaga kerja dan bahan-bahan material untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut.9 9. Untuk memadatkan tanah digunakan alat pemadat tanah ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. BAB 2. 12. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. TEMPAT PEMBUANGAN MATERIAL Tempat pembuangan ma terial hasil galian. Jika tidak dinyatakan secara khusus dalam gambar. serta k emudian dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar. pembuangan pile cap. hal mana diperiksa dan disetujui o leh Manajemen Konstruksi. Bila permukaan tanah akhir akan dibuat miring. Lap isan pasir ini juga selanjutnya dipadatkan sesuai dengan prosedur pemadatan. batas-batas atau pekerjaan lain yan g mungkin bisa menjadi rusak oleh karenanya. PEKERJAAN PONDASI 1. Material yang di pakai untuk timbunan atau sub-grade memenuhi syarat pemadatan tanah untuk mencap ai 95% dari berat jenis kering maksimum (maximum dry density) menurut AASHTO-T. 22 . sam pai didapatkan permukaan yang padat dan rata. PENGURUGAN TANAH Material yang digunakan untuk subgrade memenuhi standar spesifikasi AASHTO-M. Banda Aceh 2012 Apabila konstruksi beton bertulang akan langsung terletak di atas tanah. pile cap.

.

Flamboyant Huma Arta Hal. 2. Di bawah ini adalah spesifikasi tiang pa ncang : Sisi : 200 mm x 200 mm Mutu beton : minimal dengan kuat tekan silinder f c’ = 40 MPa. tenaga kerja. (b) Mutu bahan Untuk pondasi utama banguna n ruang kelas. 23 . bila ditunjukkan dalam gambar. 3. 4. 3. lengkap dan pekerja-pekerja/pengawas-pengaw as ahli yang terampil dan berpengalaman. Banda Aceh 2012 dangkal/telapak bila diminta dalam gambar. akan digunakan pond asi dangkal/telapak beton untuk mendukung beban-beban yang ringan. JENIS PONDASI Sesuai dengan kondisi tanah di lokasi pekerjaan. ke telitian dan pengetahuan pelaksanaan yang cukup tinggi.Pembangunan Ruang Kuliah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. seperti ditunjukkan dalam gam bar. Pihak Kami ma mpu menyediakan peralatan yang baik. saat umur beton 28 hari. 5335. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 500 kg/cm2 pada b enda uji kubus dengan sisi 150 mm. Karenanya. dengan terus me mantau secara teliti besarnya penetrasi pemancangan sampai mencapai nilai penetr asi akhir (final sets) untuk tiap pukulan seperti yang 3. Untuk itu t elah dipilih penggunaan tiang beton pracetak mini. Untuk pondasi penunjang. tiang pancang mini akan dipakai sebagai elemen pondasi utama bangunan ruang kelas. Pihak Kami memberi tahu Manajemen Konstruksi minimal satu minggu sebelumn ya. 2. baik itu silinder maupun kubus. serta melaksanakan semua pekerjaan sehubungan dengan pengad aan tiang pancang beton pracetak mini. untuk mendapatkan persetujuannya. Hammer Pemancangan memakai alat pancang “winch operated drop hammer” atau setara. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepenuhnya dari Pihak Kami. kepala tiang dilindungi dengan bantalan pancang (driving cap). tiang pancang dii kat sedemikian rupa sehingga tiang tidak dapat bergerak pada arah horizontal. dan pelaksanaan pemancangan. Pelaksanaan pekerjaan tiang pancang mini beton pracetak memerlukan ketepatan. dan semua pekerjaan lainnya yang berh ubungan dengan pelaksanaan pondasi. Sebelum pemesanan tiang pancang dila kukan. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 40 MPa pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. yang mendapatkan persetujuan dar i Manajemen Konstruksi. saat umur beton 28 hari.8 ton. (c) Pelaksanaan pemancan gan 1. Kuat tekan karakteri stik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi secara st atistik pada sejumlah benda uji beton. PT. Spesifika si teknis : Sesuai dengan ACI 543R-74 atau JIS A. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Kons truksi. perlengkapan kerja dan peralatan. Pengikat Selama pekerjaan pemancangan. Driving cap Selama pekerjaan pemancangan. Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-500 pada NI-2. 2. Tiang pancang dipancang sampai kedalaman tanah keras. Untuk pemancangan tiang mini 200 mm x 200 mm di pakai hammer berkapasitas paling tidak 1. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan yang akan k ami kerjakan adalah : Menyediakan semua bahan-bahan. dipakai tiang pancang mini beton pracetak berpenampang bujur sang kar dengan sisi luar 200 mm kelas A seperti produksi Wijaya Karya atau setara ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar. PEKERJAAN TIANG PANCANG (a) Uraian umum 1. Pe netrasi a.

Pembangunan Ruang Kuliah. Pencabutan dilakukan sedemikian rupa sehingga kerusakan yang terjadi pada pole h ead maupun tanah sekitarnya diusahakan seminimal mungkin. Data-data karakteristik dari alat pancang yang akan dipakai berikut proposal prosedur pemancangan termasuk prosedur kalendering dan percobaan pembebanan lengkap (untuk mengantisipasi jika terdapat kasus) dengan c ara interprestasi hasilnya. Untuk keperluan pekerjaan ini. Bagian atas dari semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dalam tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancan gan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana. dan dikerjakan oleh ahli las bersert ifikat. Ni lai penetrasi akhir hasil perhitungan formula yang akan digunakan untuk pemancan gan tersebut perlu mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Perencana Strukt ur dan Manajemen Konstruksi. maka lubang yang ditimbulkan diisi dengan batu-batu koral atau pasir. dan bergeser lebih dari yang dibatasi oleh dafta r berikut ini : Toleransi sendiri Toleransi satu tiang terhadap tiang didekatnya 75 mm 100 mm Paling lambat 5 hari setelah pemancangan selesai. penyambung an dilaksanakan sesuai petunjuk dari pembuat tiang (manufacturing). 9. Penyambungan a. dipotong pada level k etinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. c. Sambung an dilakukan dengan las mengikuti AWS Code. Diperkirakan kedala . Data-data pemancangan dari semua tiang p ancang diberikan paling lambat hari berikutnya sesudah hari pemacangan tiang yan g bersangkutan dan data ini disahkan oleh Manajemen Konstruksi. Sambungan diberi cat anti karat/epoxy yang sudah disetujui oleh Manaj emen Konstruksi sebelumnya. yang mengakibatkan keutuhan/int egritas struktur tiang tidak dapat dipertanggungjawabkan lagi. b. Pemancangan hanya dapat dimulai setelah mendap atkan persetujuan Manajemen Konstruksi. maka grafik kal endering dibuat oleh Pihak Kami. diberikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua mi nggu sebelum memulai pemancangan.25% kemiringan.66 ton. maka pemancang an boleh dihentikan bila dicapai penetrasi pada 10 pukulan terakhir sebesar nila i penetrasi akhir yang diperoleh dari formula dinamik seperti Hiley atau ENR. diganti atau dica but atau dipakai tiang pancang tambahan dengan persetujuan Manajemen Konstruksi tanpa biaya tambahan kepada Pihak Kami. dan tidak menunjukkan lag i indikasi pergerakan (delayed upward). 6. Banda Aceh 2012 diminta oleh Manajemen Konstruksi. 2. 5. direncanakan sebesar 52. Untuk tiap tiang yang dipancang. Pihak Kami mengi rimkan data kemiringan dan letak akhir tiang pancang terhadap as struktural yang seperti ditunjukan dalam gambar. dan bila tidak dipancang kembali . d. Pemotongan tiang pancang boleh dilakukan setelah tiang tersebut stabil. 7. Untuk mencapai daya dukung tersebut. Tiang pancang tambahan Sesuatu tiang pancang yang rusak pada saat pemancingan atau pengangkatan/pengangkutan. b. maka pemancangan dilakukan dengan jeni s hammer yang sesuai (seperti disebutkan dalam spesifikasi ini) sampai mencapai nilai penetrasi yang disepakati pada 10 pukulan terakhir. 10. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pencabut an dilakukan dengan peralatan yang cukup efisien dengan kapasitas yang memadai. Day a dukung (yang diijinkan) tiang pancang mini beton pracetak 200 mm x 200 mm yang dipakai sebagai pondasi utama bangunan ruang kelas. dan selanju tnya segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk dievaluasi kinerja dan daya dukungnya. terutama untuk 10 pukulan terakhir. Apabila diperlukan. Masing-ma sing pasangan (antara yang disambung dan penyambungnya) diberi tanda. (d) Panjang tiang dan daya dukung 1. karena kesalahan dalam pemancangan. 8. Tiang-tiang pancang tidak boleh menyimpa ng lebih dari 1. Bila tiang panca ng dicabut.

dimana terlihat kondisi tanah yang agak heterogen. Pihak Kami dapat melakukan driving test atas biaya sendiri untuk mengetahui panjang tiang secara lebih pasti. Bila sampai terjadi p anjang tiang yang dipancang melebihi apa yang sudah diperkirakan. maka dalam hal apapun Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi tidak akan menanggapi tuntutan (claim ) baik penyesuaian harga maupun waktu pelaksanaan pekerjaan dalam PT. Apabila dianggap perlu. 24 . Panjang yang tercantum adalah perkir aan. Flamboyant Huma Arta Hal. Namun bila melihat pada data penyeli dikan tanah yang tersedia.man tiang adalah   12 M’ dari titik 0 struktur. ma ka Pihak Kami dianjurkan untuk secara teliti mengevaluasi panjang tiang yang dib utuhkan pada masing-masing lokasi bangunan.

dengan cara PDA (Pi le Driving Analysis) atau SST (Seismic Shock Test). Besarnya beban uji akan diambil sampai dengan sebesar 150% beban rencana (De sign Load) untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang dipakai (working plane ). Seb elum percobaan pembebanan dilaksanakan. 2 buah keseluruhannya bisa dilakukan pada test piles. Semua peralatan pengukuran dilindungi dari p anas matahari. Bila tidak diinstruksikan lain oleh Man ajemen Konstruksi. dan nilai kalendering dari seluruh tiang pancang. Disamping itu. 2. Jumlah percobaan b eban statik yang akan dilakukan adalah 2 buah (1 buah untuk pembebanan pada work ing pile. Usulan ini sudah diserahkan minimal dua mi nggu sebelum uji pembebanan dilaksanakan. (e) Percobaan pembebanan tiang pancang 1. 4. Pihak Kami tetap bertanggung jawab dan menjamin sem ua tiang memenuhi syarat toleransi daya dukung yang ditentukan. Banda Aceh 2012 Kontrak yang sudah ditetapkan bagi pekerjaan tiang pancang.1143. Sehubungan percobaan beban hanya dilak sanakan pada beberapa tiang. maka atas persetujuan Manajemen Konstruksi . untuk memp eroleh persetujuan Manajemen Konstruksi. 6. maka percobaan pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D. Dalam hal percobaan akan menggunakan si stem angkur pada tiang pancang sebagai penahan beban. Pihak Kami berkewajiban untuk mengulangi percobaan beban p ada tiang yang dicurigai yang lain atas biaya sendiri. Disamping dilakukan percobaan p embebanan statik konvensional. Dapat dipenuhiny a beberapa tiang tidak melepaskan Pihak Kami dari tanggung jawab atas keseluruha n pekerjaan pondasi. Cara mana yang dipakai menda patkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Pihak Kami berkewajiban menambah tiang pada kelompok tiang dimana terjadi kegagalan kriter ia keamanan pada percobaan beban. dan 200% beban rencana untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang tidak d ipakai (tiang percobaan atau test pile). dapat dilakukan 8 (delapan) buah uji pembebanan dinamik pada 8 buah tiang yang dipilih. cara pemasangan alat pengukur penurunan dan sebagainya. P ercobaan pembebanan tiang pancang hanya dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan kondisi seluruh tiang pancang setelah pem ancangan. sebagai akibat keleb ihan panjang tiang tersebut di atas. Pihak Kami diwajibkan mencatat semua kejadian pada saat dilakukan percobaan pembebanan. Dalam hal percobaan beban tidak memenuhi kriteria keamanan yang ditentukan unt uk daya dukung tiang. baik dengan cara PDA maupun SST. . maka jumlah tiang angkur harus mencukupi untuk mencegah terjadinya pergerakan yang berlebihan pada tiang angkur. yang lokasinya akan ditentuk an kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang. Lokasi pengujian akan ditentukan kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang . Percobaan beban v ertical tekan secara statik akan dilaksanakan setelah dilakukan pemancangan tian g sesuai lokasi dalam gambar. maka untuk alternatif pengujian jika disetujui Ko nsultan Perencana Struktur dan Manajemen Konstruksi. dan 1 buah pada test pile. maka working pile tidak bo leh dipergunakan sebagai anchor pile. Pihak Kami menyerahkan usulan teknik sec ara rinci yang meliputi prosedur percobaan pembebanan. Untuk itu usulan pengujian beserta semu a prosedur lengkapnya. Jarak antara penyangga alat pengukur penurunan dengan tiang angku r ataupun tiang percobaan diambil minimum sebesar 2. sudah disampaikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua minggu sebelum uji pembebanan akan dilaksanaka n. 3. Dalam hal digunakan sistem tiang angku r. Posisi tiang percobaan akan ditentukan kemudian ol eh Manajemen Konstruksi/Konsultan Perencana Struktur berdasarkan hasil pemancang an. atau bila dijumpai kesulitan pengadaan tian g angkur disekitar working pile. letak dan dimensi balok p enahan beban. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Pembangunan Ruang Kuliah. 5.50 meter.

7. Acuan prosedur Yang dimaksud deng an prosedur disini ialah prosedur pengujian beban statik tiang tunggal vertikal untuk menentukan hubungan antara beban vertikal dengan penurunan tiang (diukur d ari kepala tiang).1143 dengan cara pembebanan “Standard Load ing Procedure”. 9. 25 . Flamboyant Huma Arta Hal. Prosedur pengujian dan peralatan yang digunakan untuk percoba an pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D. 8. Percobaan pembebanan tiang pancang hanya PT. (f) Prosedur dan peralatan uji beban statik 1.

Alat pembebanan Cara yang digunakan untuk melimpahkan beban ver tikal pada tiang dilakukan sebagai berikut : Beban dilimpahkan pada tiang dengan jalan mengoperasikan hydraulic jack yang ditahan oleh baja profil.01 mm (atau 1/100 mm). misalnya berat hammer. ene rgy blow. Laporan Laporan dari percobaan pem bebanan mencantumkan informasi-informasi berikut : a. 5. dan nilai kalendering dari sel uruh tiang pancang. c. pembacaan dial gauge bebas dari pengaruh (tidak boleh dipengaruhi) penuru nan tiang percobaan maupun gerakan tiang angkur. Bila ternyata sulit dipakai sistem angkur karena kapasitas t arik tiang angkur tidak memenuhi syarat. .5 x 17. Dial gauge mempunyai ketelitian pembacaan 0. Dial gauge Dial gauge dipasang pada tiang percobaan melalui sistem penyangga bebas.1. 1143. e. b. 7. b. d. Catatan mengenai hal-hal yang t idak umum yang terjadi selama proses percobaan pembebanan. f.Pembangunan Ruang Kuliah. Prosedur pembebanan Prosedur pembebanan mengikuti “Standar Loa ding Procedure” dari ASTMD. Data-data tiang dan driving record termasuk besarnya final driving sets dalam 10 pukulan terakhir. c. 6. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Peralatan lain yang diperlukan. Pembacaan dari penurunan tiang dengan interval waktu tertentu setiap penambahan dan pengurangan beban. c. Alat wat erpass untuk mengontrol kemungkinan tercabutnya tiang angkur. dan . Banda Aceh 2012 dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan k ondisi seluruh tiang pancang setelah pemancangan. Dengan demikian. dan minimum sampai dua kali beban rencana pa da unused pile atau tiang pe-rcobaan. Sistem ini disebut penyangga beb as karena diletakkan sedemikian rupa sehingga pada saat berlangsungnya uji pembe banan. pem bacaan penurunan tiang diadakan koreksi. maka dapat diberikan kontra beban berup a blokblok beton di atas balok baja.8 ton = 36 ton (minimum) untuk unused pile. 2. dan lain-lain.8 ton = 27 ton (dibulatkan) untuk working pile. d. dalam ben tuk kurva waktu-beban-penurunan kepala tiang.01 mm.2. Jika terjadi lendutan dari balok penahan yang cukup besar. e. beban percobaan diambil s ampai : . Hydraulic Jack. Dial gauge yang sudah dikalibrasi dan dibuktikan dengan serti fikat.0 x 1 7. Balok penahan beban dan sistem penyangga alat peng ukur penurunan. 3. Graf ik yang menggambarkan hasil percobaan pembebanan dalam siklus lengkap. hal ini untuk menghindari oli dari jack tersebut memuai yang dapat mengakibatkan tidak konstannya beban. Pengg unaan jack ditempatkan pada tempat yang terlindungi dari sinar matahari. 4. Beban percobaan diambil sampai satu setengah kal i beban rencana untuk working pile. Hal-hal lain a. (g) Perhitungan volume pekerjaan Bila disepakati dalam Kontrak bahwa prestasi pe kerjaan tiang pancang akan didasarkan pada volume riil yang terlaksana di lapang an (bukan berdasarkan lumpsum). Data-data alat pancang. Peralatan Peralatan yang dibutuhkan untuk percobaan ini a dalah : a. b. mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstruksi. yang mempunyai berat total yang secara aman bisa menahan beban percobaan. maka volume pekerjaan tiang pancang yang dibayar kan. dimana balok baja tersebut dihubungkan pada sistem tiang angkur untuk menahan gaya tarik seb agai kontra reaksi. Kalibrasi jack serta manometer yang dipakai baru (sesudah dikalibrasi tidak boleh pernah dipakai di proyek lain). dengan tingkat ketelitian pengukuran 0. Cara maupun yang dipakai. Kondisi dari tanah pada lo kasi percobaan pembebanan. maka bila hal ini bisa mempengaruhi posisi penyangga alat pembaca penurunan.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 26

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 akan dihitung berdasarkan panjang tiang pancang terpasang, yang diperhitungkan d ari level ketinggian tiang sesudah dipotong 4. PEKERJAAN POER ( PILE CAP ) a. Uraian umum 1. Pekerjaan pile cap dilaksanakan setelah selesainya pekerjaan p emancangan, dengan tujuan untuk membuat tiang-tiang bekerja sebagai satu kesatua n dalam menahan bebas dari struktur atas, baik itu vertikal, lateral maupun guli ngan. 2. Pekerjaan pile cap dilaksanakan sesuai dengan yang ditunjukkan dalam ga mbar rencana. 3. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Konstruksi, dan dengan demikian diulang dengan biaya se penuhnya dari Pihak Kami. b. Pekerjaan galian 1. Untuk melaksanakan pile cap den gan ukuran dan level ketinggian yang sesuai dengan permintaan gambar rencana, pe rlu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam level dasar lapisan pasir yang diisyaratkan. Dalamnya galian diperiksa dan menda patkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. 2. Karena keadaan tiang pancang ya ng cukup rapat, maka bila penggalian sulit dilaksanakan dengan menggunakan alatalat berat, penggalian dilakukan dengan tenaga orang. 3. Dasar galian bebas dari lumpur, humus dan air, dalam keadaan bersih dan cukup padat. Karenanya dalam pe kerjaan penggalian tanah termasuk juga pembuangan segala benda yang ditemukan da lam bentuk apapun yang dapat mengganggu pelaksanakan pekerjaan pile cap. 4. Tana h hasil galian diangkut ke tempat-tempat dimana diperlukan pengurukan, bila mema ng memenuhi syarat sebagai tanah uruk, atau ke tempat lain yang disetujui Manaje men Konstruksi. Dalam hal ini Pihak Kami hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk menampung tanah hasil galian, dimana setela h mencapai jumlah tertentu, segera disingkirkan ke tempat lain yang ditunjuk ole h Manajemen Konstruksi. 5. Pada sisi tepi batas galian, kemiringan galian memben tuk sudut kemiringan yang aman dengan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerja. Untuk penentuan sudut kemiringannya, disampi ng perlu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah terdahulu, juga perlu meninjau k arakteristik visual lapisan permukaan tanah yang dijumpai di lokasi kerja. Namun dalam kondisi apapun, stabilitas dan permukaan galian selama pekerjaan berlangs ung merupakan tanggung jawab dari Pihak Kami, yang memperbaiki semua kelongsoran -kelongsoran bila terjadi. Untuk itu bila dirasa perlu Pihak Kami membuat penyan gga-penyangga penahan selama pekerjaan galian. 6. Pihak Kami menjaga pengaruh-pe ngaruh luar kepada lubang galian seperti air tanah, air permukaan, kelongsoran, lumpur yang masuk, maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. Biaya unt uk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran. Jika ada kerusakankerusakan yang terjadi akibat hal-hal tersebut di atas, maka Pihak Kami bertangg ung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan intruksi Manajemen Konstruksi. 7. Bila karena adanya hujan, atau karena tingginya air permukaan lingkungan atau air tanah, atau karena adanya mata air s ehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang, maka Pihak Kami bertangg ung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yagn sudah dimasukkan da lam biaya penawaran lelang. c. Pekerjaan persiapan pembetonan 1. Bagian atas dar i semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dala m tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancangan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana, dipotong pada level ketinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. Pemotongan tiang hanya boleh dilakuk an setelah tiang tesebut stabil, dan tidak menunjukkan lagi indikasi pergerakan (delayed upward displacement). 2. Untuk persiapan pembetonan pile cap, maka dasa r galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyar atkan dalam gambar rencana, dan yang kemudian dipadatkan sesuai prosedur pemadat an. Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut diperiksa dan mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. 3. Selanjutnya sesuai dengan yang ditunjukkan dalam gambar, dibuat lantai kerja dengan ukuran dan tebal seperti yang disyaratkan da

lam gambar. 4. Lantai kerja dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKS NI-T15-1991, atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut N1-2. Peil akhir lant ai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gamb ar rencana. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 27

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 d. Pekerjaan beton bertulang 1. Beton bertulang untuk pile cap dilaksanakan deng an standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tekan s ilinder fc’ = 22,5 MPa artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 2 2,5 MPa pada benda uji silinder dengan diameter150 mm dan tinggi 300 mm, saat um ur beton 28 hari .Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setera dengan mutu beton K-275 pada NI-2, yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg /cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm, saat umur beton 28 hari. Kuat teka n karakteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya devias i secara statistik pada sejumlah benda uji beton, baik itu silinder maupun kubus . BJTP-30, artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 MPa, untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJT S-40, artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan l eleh sebesar 400 MPa. Tulangan baja : 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai, Pihak Kami membuat renc ana kerja pemotongan dan pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule), yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan . Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak, karet lepas, tanah, serta b ahan-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya. Semua besi beton beb as dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik, bersih pula dari olie, gem uk, cat dan lain sebagainya, atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya d aya ikat besi beton terhadap beton. Apabila diinginkan atau dipandang perlu, mak a Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untu k membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. Pembengkokan baja tulan gan dilakukan secara hati-hati dan teliti, sesuai dengan aturan dalam SKSNI. Pem bengkokan tersebut harus dilakukan oleh tenaga yang ahli, dengan menggunakan ala t-alat sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan cacat, patah dan retak-retak p ada batang baja. Acuan dibuat dari bahan yang disetujui oleh Manajemen Konstruks i , seperti kayu dan multiplex/triplex dengan tebal minimum 5 mm, atau bahan lai n yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi, serta memenuhi syaratsyarat kek uatan dan daya tahan, serta mempunyai permukaan yang baik untuk pekerjaan finish ing pada bagian yang berada di atas permukaan tanah (bila ada). Pihak Kami membe rikan contoh dari perhitungan kekuatan bahan yang akan dipakai untuk acuan, untu k disetujui oleh Manajemen Konstruksi . Acuan dipasang sesuai dengan ukuran-ukur an jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut tidak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. Acuan juga dipasang sedemikian rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran. Pema sangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran, bentuk dan pei l yang sesuai dengan gambar rencana, dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. Pemasangan dilakukan dengan menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan tebal selimut seperti yang disyaratkan d alam gambar. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spe sifikasi, maka dapat digunakan ketentuan peraturan yang berlaku. Adukan beton be

Pihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik. Flamboyant Huma Arta Hal. Di lokasi batching plan t yang disiapkan sebelumnya. 28 . dan bertanggung jawab penuh at as kekuatan beton yang disyaratkan.rupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI. Bila tempat pengadukan beton (batching plant) tidak bera da di lokasi pekerjaan. Sebelum produksi beton. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Proporsi campuran bahan dasar beton diten tukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberkan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workability) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (p enuangan. untuk menghindarkan sudah terjadinya setting di awal atau degradasi mutu beton akibat waktu transportasi yang lama. Dalam hal ini adukan percobaan perl u dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) un tuk mendapatkan campuran yang optimum. tanpa menimbulkan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleed ing) secara berlebihan. Pihak Kam i diharuskan membuat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi c ampuran yang menghasilkan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan . peralatan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tula ngan. maka adukan beton secepatnya dibawa ke tempat pengecoran . PT. Dalam hal ini penggunaan alat transportasi pengangkut adukan beton haruslah mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapa t menghasilkan beton dengan kinerja yang baik. Sem ua alat pengangkut yang dipergunakan selalu dibersihkan dari sisasisa adukan bet on yang mengeras.

perlu dilakuka n uji slump dan pengambilan contoh benda uji. dalam bentuk silinder berdiame ter 150 mm dan tinggi 300 mm. 13. Juga untuk pengecoran b eton pada waktu cuaca panas. atau dengan cara lain yang diusulka n Pihak Kami. Setelah selesai pengecoran. Pi hak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian ini. Bila tidak ditentuk an lain oleh Manajemen Konstruksi. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersih kan dari segala kotoran (potongan kayu. Tempat dimana pengecoran akan dihentikan mendapat persetujuan Manaj emen Konstruksi. tanah dan lainlain) dan dibasahi d engan air semen.Pembangunan Ruang Kuliah. sebelum proses pengerasan beton. yang harus diambil mi nimal 1 buah benda uji setiap 5 m 3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yan g kurang dari 300 m3. yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beton. Sama sekali tidak diperkenankan mengadakan pengecoran beton seb elum besi yang terpasang telah diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi . 15. Pihak Kami menyampaikan usulan prosedur pengecoran yang optimu m kepada Manajemen Konstruksi. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. sebelum pengeco ran dilaksanakan. harus dihinda rkan. agar tidak terjadi cold joint dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hidrasi yang berlebihan. batu. 17. 10. 16. Jenis vibrator dan ukurannya harus terlebih dahulu mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjamin efisiensi pengecoran dan pemadatan tanah adanya penundaan. terutama terhadap panas matahari. yang dilakukan sedemikian rupa sehingga ti dak merusak acuan maupun posisi tulangan. Untuk m . 11. cuaca atau aliran air dan juga pengeringan sebelum waktunya. kebocoran acuan dan lain sebagainya. Untuk itu. Prosedur uji slump. 12. atau dengan cara lain bila betonnya sudah sang at mengeras. atau bila dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi. dengan mem perhatikan cara atau urutan pengecoran karena volume pengecoran yang cukup besar . beton dilindungi dan dirawat (concrete cur ing) selama berlangsungnya proses pengerasan. 14. Metode curing terlebih dahulu diusulkan dan mendapatkan persetujua n Manajemen Konstruksi. Banda Aceh 2012 9. atau dengan metode pengecor an yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Bila pengecoran dihentikan untuk kemudian dilanjutkan dalam w aktu lebih dari 24 jam. ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. maka selama proses pengecoran. beton di padatkan dengan menggunakan vibrator. dengan cara menyemprotkan air atau menggen ai dengan air pada permukaan beton tersebut. maka semua permukaan beton yang terbuka dijag a tetap basah selama minimal 14 hari. untuk mendapatkan pers etujuan Manajemen Konstruksi. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. Selama proses pengecoran berlangsung. Pemadatan beton secara berlebihan sehingga bisa men yebabkan pengendapan agregat. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. mak a permukaan beton lama yang akan disambung terlebih dahulu dibersihkan dan bila perlu dikasarkan dengan menyikat. Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan menjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat. atau minimal 1 buah benda uji setiap 10 m3 pengecoran beto n untuk volume pengecoran yang lebih dari 300 m3. Dalam segala hal jumlah benda uji yang diambil tidak k urang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pengecoran pile cap. Sebelum pengecoran dimulai. jumlah dan cara pengambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat persetujuan d ari Manajemen Konstruksi. dengan memperhatikan semua aspek terutama masalah panas hidrasi pada beton massa seperti tersebut di atas. atau minimal disiram dengan air semen dan selanjutnya baru dicor dengan beton baru. dengan disaksikan oleh Manajemen K onstruksi. Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada.

5. Proporsi jumlah uji tekan (pada umur beton yang be rbeda) mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. bis a dipakai pondasi beton dangkal berupa pondasi telapak atau jalur. 7 (tujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari. Flamboyant Huma Arta Hal. PEKERJAAN PONDASI BETON DANGKAL (a) Uraian Umum 1. Hasil uji tekan segera disa mpaikan kepada Manajemen Konstruksi untuk di evaluasi. Bila ditunjukkan dalam gambar atau dalam hal dibutuhkan ponda si dangkal diluar pondasi tiang pancang. maka untuk beban-beban yang ringan. 29 . maka contoh benda uji bet on diperiksa dengan uji tekan hancur pada umur 3 (tiga) hari. PT.engetahui kualitas mutu beton yang sudah dilaksanakan.

Untuk persiapan pembetonan pondasi. Walaupun pondasi tipe ini hanya akan dipakai sebagai pondasi sekunder. : . Apabila diinginkan atau dipandang perlu. pada NI-2.BJTS40. (b) Pekerjaan galian 1. artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebes ar 240 MPa. Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gambar rencana. (c) Pekerjaan persiapan pembetonan 1. Sama sekali tidak d iperkenankan mengadakan pengecoran beton sebelum besi yang terpasang telah diper iksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi Acuan dipasang sesuai dengan ukuran -ukuran jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut t idak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. Dalam galian diperiksa dan mendapatkan pers etujuan dari Manajemen Konstruksi. saat umur beton 28 hari. per lu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam l evel dasar lapisan yang disyaratkan. 2. dan yang kemudian dipad atkan sesuai prosedur pemadatan. kelongsor an. 3. Selanjutnya sesu ai dengan yang ditunjukkan dalam gambar. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 250 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm. Bila karena adanya hujan. . Kuat tekan tersebut diatas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-250. Dasar galian bebas dari lumpur. cat dan lain sebagainya. air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang. gemuk . Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut di periksa dan mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Bahan beton untuk pondasi dangkal dilaksanakan dengan standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tek an silinder fc’ = 20 MPa. 2. humus dan air. maka Pihak Kami bertanggung jawa b untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yang sudah harus dimasukkan dala m biaya penawaran lelang. tanah. seperti air tanah. untuk tulangan besar dengan diameter lebih besar atau sama d engan 13 mm. maka dasar galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapi san pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar rencana. serta bah an-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya.BJT P-24. Untuk pelaksanaan pondasi yang sesuai dengan gambar. Tulangan baja Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm. Semua besi beton bebas dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik. dalam keadaan bersih dan cukup padat. maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. lumpur yang masuk. dibuat lantai kerja dengan ukuran dan t ebal seperti yang disyaratkan dalam gambar. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepen uhnya dari Pihak Kami. air permukaan lingkungan. 3. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesa r 20 MPa pada benda uji silinder dengan diamater 150 mm dan tinggi 300 mm. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan lel eh sebesar 400 MPa. Banda Aceh 2012 2. bersih pula dari olie. 2. air permukaan. hujan. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-125 menurut NI-2.Pembangunan Ruang Kuliah. maka Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untuk membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. Acuan juga dipasang sedemikian . namun pel aksanaannya mengikuti sebagaimana yang diminta dalam spesifikasi ini dan gambar yang terkait. atau lebih kurang setara dengan fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15 -1991. Pihak Kami menjaga pengaruh-pengar uh luar kepada lubang galian. atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya day a ikat besi beton terhadap beton. 3. (d) Pekerjaan beton bertulang 1. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan di terima oleh Manajemen Konstruksi. 3. saat umur beton 28 hari. karet lepas.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal.rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran. 30 .

dengan disaksikan oleh Manajemen Konstruksi. Prosedur uji slump.. 10. 2) Adukan a.Pembangunan Ruang Kuliah. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dib ersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. batu dibentuk untuk menghilang kan bagian yang tipis atau lemah. ata u dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajeme n Konstruksi. yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beto n. (c) PELAKSANAAN PASANGAN BATU 1) Persiapan Pondasi . tanah dan lain-lain) dan diba sahi dengan air semen. beton dilindungi dan dirawat (concrete curing) selama berlangsungnya proses p engerasan. Pada batching plant. Pemasangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran. PASANGAN BATU (a) UMUM 1) Uraian a) Pekerjaan meliputi pemasokan semua bahan. c) Terkecuali di perintahkan lain oleh MK. Adukan beton berupa “ready mixed concr ete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI. Jumlah benda uji yang diambil akan ditentukan oleh Manajemen Konstru ksi. 6. Penerbitan Detil Pelaksanaan Detil pelaksanaan untuk pasangan ba tu yang tidak disertakan dalam Dokumen Kontrak pada saat pelelangan akan diterbi tkankan oleh MK sebelum memulai pelaksanaan. terutama terhadap panas matahari. penyiapan pondas i dan seluruh pekerjaan yang diperlukan untuk menyelesaikan pasangan batu sesuai dengan Spesifikasi ini dan memenuhi garis. b) (b) BAHAN 1) Batu a) Batu bersih. Bila perlu. Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesu ai spesifikasi dan standar yang ada. Setelah selesainya pengecora n. Banda Aceh 2012 4. 7. Sebelum pengecoran dimulai. Unt uk permukaan bagian luar dari pasangan batu di areal Ruang Kuliah dan Laboratori um/Perpustakaan permukaan pasangan batu diplester minimum tebal 2 – 3 cm dan diber i acian sehingga permukaan terlihat mulus dan usahakan tidak mengalami keretakan permukaan. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang diisyaratkan. pengambilan contoh ben da uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat pe rsetujuan dari Manajemen Konstruksi. Selama proses pengecoran berlangsung. 5. Adukan haruslah adukan semen da n pasir yang memenuhi syarat sesuai standard yang berlaku untuk semen dan aggreg ate halus (mengacu pada : Bab 3. ketinggian. lancip atau lonjong bentuknya da n dapat ditempatkan saling mengunci bila dipasang bersama-sama. 9. b. sesuai dengan volume pengecoran. Campuran adukan berupa 1 bagian semen dan 3 bagian pasir. lebar tidak kurang dari satu setengah kali tebalnya dan panjang yang tidak kuran g dari satu setengah kali lebarnya. 8. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. be ton dipadatkan dengan menggunakan vibrator. batu memiliki ketebalan yang tidak kurang dari 15 cm. angin. hujan atau aliran air dan ju ga pengeringan sebelum waktunya. keras. bentuk dan peil yang sesuai dengan gambar rencana. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. potongan dan dimensi sep erti yang ditunjukkan dalam Gambar atau sebagaimana yang diperintahkan secara te rtulis oleh MK. Seksi 3a dan 3b Pekerjaan Struktur Beton di spe sifikasi ini). maka selama proses pengecoran perlu dilakuk an uji slump dan pengambilan contoh benda uji. batu. Penggunaa n air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik . tanpa bagian yang tipis atau retak dan harus dari jenis yang diketahui awet. b) Batu rata. 3) Pengecatan Permukaan pasangan yang sudah diplester agar di beri c at tembok. 6. Pihak Kami harus mengad akan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang ba ik. Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan m enjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat. yang dilakukan sedemikian rupa sehin gga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan.

Flamboyant Huma Arta Hal.PT. 31 .

permukaan horisontal dari seluruh pasangan batu dikerjakan dengan tamb ahan adukan tahan cuaca setebal 2 cm. Landasan yang akan menerima setiap batu juga harus dibasa hi dan selanjutnya landasan dari adukan disebar pada sisi batu yang bersebelahan dengan batu yang akan dipasang. sebagaimana pekerjaan dilaksanakan. b) Terkecuali disyarat kan lain.5. e) Bilamana pekerjaan pasangan batu yang di hasilkan cukup kuat. maka delatasi dibentuk untuk panja ng struktur tidak lebih dari 20 m. Tebal dari landasan adukan pada rentang antara 2 cm sampai 5 cm dan merupakan kebutuhan minimum untuk menjamin bahwa seluruh ro ngga antara batu yang dipasang terisi penuh. dan su dut yang dibulatkan. dan dikerjakan sampai permukaan tersebut r ata. 32 .5. PT. tetapi tidak sampai menutup batu. mempunyai lereng melintang yang dapat menjamin pengaliran air hujan. dan sewaktu adukan masih baru. Peralatan yang cocok disediakan untuk mema-sang b atu yang lebih besar dari ukuran yang dapat ditangani oleh dua orang. Batu besar pilihan digunaka n untuk lapis dasar dan pada sudut-sudut. Terkecuali disyaratkan lain atau ditunjukkan pada Gambar. Delatasi 30 mm lebarnya dan diteruskan sampai seluruh tinggi dinding. Batu yang digunakan untuk pembentukan sambungan dipilih sedemikian rupa sehingga membentuk sambungan tegak yang bersih dengan dimensi y ang disyaratkan di atas. lubang sulingan ditempatkan dengan jarak antara tidak lebih dari 2 m dari sumbu satu ke sumbu lainnya dan berdiameter 50 mm. 5) Pekerjaan Akhir Pasangan Batu a) Sambungan antar bat u pada permukaan dikerjakan hampir rata dengan permukaan pekerjaan. dan dalam waktu yang tidak lebih dini dari 14 hari setelah pekerjaan pasangan selesai dikerjakan. Batu dipasang dengan muka yang terpan jang mendatar dan muka yang tampak dipasang sejajar dengan muka dinding dari bat u yang terpasang. penimbunan kembali dilaksanakan seperti d isyaratkan. d) Permukaan y ang telah selesai dirawat seperti yang disyaratkan untuk Pekerjaan Beton dalam P asal 7. atau bertangga yang juga tegak lurus terhadap muka dari dinding. Menggelind ingkan atau menggulingkan batu pada pekejaan yang baru dipasang tidak diperkenan kan.Pembangunan Ruang Kuliah. Banyaknya adukan untuk landasan yan g ditempatkan pada suatu waktu haruslah dibatasi sehingga batu hanya dipasang pa da adukan baru yang belum mengeras. Batu ditangani sedemikian hingga tidak menggeser atau memindah kan batu yang telah terpasang. batu dibersihkan dan dibasahi samp ai merata dan dalam waktu yang cukup sehingga untuk memungkinkan penyerapan air mendekati titik jenuh. Kecuali ditunjukkan lain pada Gambar atau diperintahkan oleh Dire ksi Pekerjaan.1. Bilamana batu menjadi longgar atau lepas set elah adukan mencapai pengerasan awal. maka batu tersebut dibongkar.(4) dari Spesifikasi ini. 2) Pemasangan Batu Landasan dari adukan baru paling sedikit 3 cm tebalnya dipasang pada pondasi yang disiapkan sesaat sebelum penempatan masing-masing batu pada lapisan pertama. seluruh permukaan batu dibersihkan dari bekas adukan. atau seperti diperintahkan oleh pihak Manajemen Konstruksi. c) Segera setelah batu ditempatkan. dasar po ndasi untuk struktur dinding penahan tegak lurus. 3) Penempatan Adukan Sebelum pemasangan. Pada struktur panjan g yang menerus seperti dinding penahan tanah. Perhatian diberikan untuk menghindarka n pengelompokkan batu yang berukuran sama. Banda Aceh 2012 Pondasi untuk struktur pasangan batu disiapkan sesuai dengan syarat (lihat Seksi . Flamboyant Huma Arta Hal. 4) Ketent uan Lubang Sulingan dan Delatasi Dinding dari pasangan batu dilengkapi dengan lu bang sulingan. Lapisan tahan cuaca tersebut dimasukkan ke dalam dimensi st ruktur yang disyaratkan. Galian). Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. dan adukanny a dibersihkan dan batu tersebut dipasang lagi dengan adukan yang baru.

(d) Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian aga r beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabi lity) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 400 MPa. Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campuran yang optimum. Pada batching plant. berventilasi baik. dengan tumpukan kantong semen tidak melebihi sepuluh lapis. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm. Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-275 pada NI-2. (b) Pihak K ami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campur an yang baik. 2. untuk disetujui oleh M anajemen Konstruksi. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang disyaratkan. Banda Aceh 2012 SEKSI 3. yang akan meliputi antara lain : Material pembentukan beton Pengadaan beton Baja tulangan Pekerjaan beton bertula ng Perawatan beton Uji kelayakan dan kekuatan beton 2. batu. ar tinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 M Pa. Kuat tekan kar akteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi sec ara statistik pada sejumlah benda uji beton. PEKERJAAN STRUKTUR BETON 1. termasuk uji kekuatan dan perawatannya. saat umur beton 28 hari. ses uai dengan SKSNI-T15-1991. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Flamboyant Huma Arta . maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. perataan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan. atau ASTM-C150. (c) Sebelum produksi beton. MUTU DAN KINER JA BETON (a) Semua pekerjaan beton yang termasuk dalam lingkup spesifikasi ini b erupa “ready mixed concrete”. tanpa menimbul kan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebih an. di atas lantai tumpuan setinggi + 30 cm.5 MP a pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. saat umur be ton 28 hari. Tulangan baja : 3. kecuali bila ditetapkan lain secara khusus dalam spesi fikasi. atau NI-2-1971 dalam hal benda uji kubus. dan yang memenuhi semua ketentuan dan kriteria standar SII 0013-81 dan Standar Umum Bahan Bangunan Indonesia 1986. Pihak Kami dikan mem buat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang men ghasilkan beton dengan kinerja seperti yang diisyaratkan.1991. tanah dan lain-lain) dan d ibasahi dengan air semen. baik itu silinder maupun kubus. Semen disimpan di d alam gudang yang kedap air. kecuali bila ditentukan lain s ecara khusus dalam spesifikasi : Mutu Beton : Minimal dengan kuat tekan silinder fc’ = 22. BAHAN-BAHAN (a) Semen Portland 1. BJTP-30. PENGADAAN. Semua pekerjaan beton memenuhi syarat-syarat SKSNIT15.Pembangunan Ruang Kuliah. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 22. (e) Sebelum pengecoran dimulai.5 MPa. (f) Mutu beton untuk masing-masing elemen struktur ban gunan memenuhi pada umumnya kriteria dibawah ini. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan beton ini akan meliputi semua pengadaan material dan tenaga kerja untuk produksi serta pelaksanaan pekerjaan beton dan beton bert ulang. PT. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJTS-40. Semen yang dipakai adalah jenis Porland Cem ent normal tipe-I yang segara dengan tidak ada tanda-tanda prahidrasi (proses pe mbatuan). Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik.

Hal. 33 .

Banda Aceh 2012 3. Agregat kasar yang mengandung butir-butir pipih hanya dapat dipakai apabila jumlah butir-butir pipih tersebut tidak melampaui 20% berat agregat seluruhnya.Kecuali untuk beton yang dipakai pada lantai kerja. dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi. berupa pasir alam sebagai hasil disintegrasi alami dari batu-batuan atau pasir buatan y ang dihasilkan oleh alat-alat pemecah batu. atau 1/5 jarak terkecil antara bidang samping dari cetakan.0-1.0-8.0-2. seperti terik matahari atau hujan. Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melalui aya kan 0. Apabila kadar lumpur melampaui 5% maka agregat dicuci dulu sebelum dipakai dala m pengadukan.“Mutu dan cara uji agregat beton”. Air untuk pembuatan dan perawatan beton adalah air YANG tidak menga . 2. maka agregat kasar memenuhi ket entuan-ketentuan di bawah ini. 3.063 mm. Agregat kasar tidak mengandung zat-zat yang dapat merusak beton seperti zat-zat reaktif alkali. 4. Agregat halus atau pasir untuk beton. (b) Pasir (agregat halus) 1. 3. Penyimpanan selalu terpisah untuk setiap pengiriman serta dipakai sesuai urutan pengirimannya. (c) Kerikil dan batu pecah (agregat kasar) 1.063 mm. artinya tidak menjadi lapuk atau han cur oleh pengaruhpengaruh cuaca. atau ASTM-C33. sesu ai standar yang berlaku. Pasir laut tidak dipakai sebagai agregat halus untuk semua mutu beton. Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang beraneka ragam b esarnya dan mempunyai penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku. dengan ukuran lubang dalam mm berturut-turut 31. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Agregat kasar untuk beton berupa b atu pecah yang diperoleh dari pemecah batu. Agregat halus terdiri dari butir yang keras dan tajam. sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-80 “Mutu dan cara uji agregat beton”. atau ASTM-C33. Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melaui ayakan 0. Ukuran besar butir nominal maksimum agregat kasar tidak melebihi : 3/4 jarak bersih minimum antar batang tulangan atau berkas bat ang tulangan. dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 2. 0-0. Agregat halu s tidak mengandung lumpur lebih dari 5% (ditentukan terhadap berat kering).5-16. Agregat halus terdiri dari butir-butir yang beraneka raqam besarnya dan mempunya i penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku.Pembangunan Ruang Kuliah. Untuk itu ditetapkan susunan ayakan dengan lubang-luban g persegi. Sesuai dengan syarat-syarat pe ngawasan mutu agregat untuk berbagai mutu beton. (d) Gradasi butiran agregat halus dan kasar susunan butiran agregat halus dan ka sar untuk semua beton struktural diperiksa dengan melakukan analisa ayakan.5-0. dan yang dise tujui oleh Manajemen Konstruksi. sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-8. 4. dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manaj emen Konstruksi. (e) Air 1.0-4.25 (ayakan ISO). Agregat kasar tidak mengandung lumpur lebih dari 1% (ditentukan terhadap berat k ering). 2. Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang keras dan tidak berpo ri. 3. Apabila kadar lumpur melampaui 1% maka agregat dicuci dulu sebelum digunakan dalam adukan beton. Pada umumnya yang dimaksudkan dengan agregat kasar a dalah agregat dengan besar butir lebih dari 5 mm. atau 1 /3 dari tebal plat. Butir-butir agregat bersifat kekal.

asam. alkali. maka dalam ha l adanya keragu-raguan mengenai air. Apabila terd apat keraguan mengenai air dianjurkan untuk mengirimkan contoh air ke lembaga pe meriksaan bahan-bahan yang diakui untuk diselidiki sampai seberapa jauh air itu mengandung zat-zat yang bisa merusak beton dan/atau baja tulangan. diadakan percobaan perbandingan antara teka nan kekuatan mortar (semen dan pasir) dengan memakai air itu dan dengan memakai air minum. apabila kekuatan tekan mortar de ngan menggunakan air itu pada umur 7 dan 28 hari paling sedikit 90% dari kekuata n tekan mortar dengan memakai air minum. 4. Flamboyant Huma Arta Hal. Dalam hal ini sebaiknya dipakai air yang lu lus pengujian di laboratorium sebagai air tawar yang dapat diminum. dengan sudah mem perhitungkan semua koreksi yang perlu dilakukan akibat kadar air yang berbeda ya ng dikandung agregat di lapangan. bahanbahan organik atau bahan-bahan lain yang bisa m erusak beton dan/atau baja tulangan. Air tersebut dianggap dapat dipakai. Jumlah air yang dipakai untuk membuat a dukan beton diusahakan secermat-cermatnya dan setepat-tepatnya.ndung minyak. PT. Apabila pemer iksaan contoh air seperti disebutkan diatas tidak dapat dilakukan. 34 .

4. atau bubuk yang bisa dit ambahkan ke dalam adukan beton selama proses pencampuran/pengadukan. tidak menggeser selama penge coran dan pemadatan beton. Meningkatkan wo . untuk keperluan laporan tentang si fat bahan guna memenuhi prosedur pengelasan yang ditetapkan dalam “Structural weld ing code for reinforcing steel” (AWSD1. untuk besi yang diameternya diatas 13 mm dengan p anjang + 100 cm untuk masing-masing. Bila disetujui oleh Ma najemen Konstruksi. maka bahan campuran tambahan atau additives/adm ixtures boleh dipakai.Pembangunan Ruang Kuliah. Baja tulan gan deform/ulir yang mempunyai tegangan leleh melampaui 400 MPa boleh dipakai as alkan tegangan lelehnya memberikan regangan awal leleh sebesar 0. Pemasangan baja tulangan dilakukan sesuai dengan gambar dan mendapat per setujuan Manajemen Konstruksi. Meningkatkan mutu beton. Pengiri man contoh benda uji ke laboratorium dilakukan bersama-sama wakil Manajemen Kons truksi. Baja tulangan disuplai dari satu sumber (manufacture).35% dan baja tu langan tersebut memenuhi salah satu syarat dan ketentuan dalam spesifikasi di at as serta mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. (g) Bahan campuran tambahan ( additives / admixtures ) Jika disetujui secara ter tulis oleh Manajemen Konstruksi. dimana tujuan penggunaan bahan tambahan yang bisa dibenarkan dalam pekerjaan ini adalah bila memenuhi salah satu tujuan: a. Baja tulangan untuk beton struktural pada umumnya menggu nakan baja tulangan ulir atau deform (BJTD) dengan tegangan leleh 400 MPa.4) dari Amerian Welding Society. Semua biay a-biaya percobaan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. (c) Specification for rail-steel deformed an d plain bars for concrete reinforcement ASTM-A616. (e) Standar specification for low-alloy steel deformed bars for concrete reinforcement ASTM-A706. tanah dan lain se bagainya. Bahan tambahan merupakan cairan. baja tu langan boleh dilas dengan seijin Manajemen Konstruksi. b. Banda Aceh 2012 (f) Baja tulangan 1. Dalam hal ini disertakan standar SII atau ASTM mengenai baja tulangan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. kecua li untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil 13 mm atau untuk tulangan sp iral bisa digunakan baja tulangan polos (BJTP) dengan tegangan leleh 240 MPa. Pemakaian baja tulangan dari jenis yang berlai nan dari ketentuan diatas. Hanya bila ditunjukkan dalam gambar dengan suatu tanda khusus. c. untuk mempe rbaiki sifat fisik dan/atau kimiawi adukan beton (fresh concrete) maupun beton y ang sudah mengeras (hardened concrete). Perbaikan sifat adukan beton. Hubungan antara baja tulangan yang satu dengan la innya menggunakan kawat beton. 6. akan dilakukan pengujian tarik baja tulangan pada lab oratorium yang disetujui Manajemen Konstruksi. 3. Percobaan mutu baja tulangan juga akan dila kukan setiap saat bilamana dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi. serta bebas dari kotoran berminyak. 2. mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. Disamping itu terhadap baja t ulangan dilakukan uji lengkung (bend test) dan hasil ujinya memenuhi persyaratan uji lengkung untuk batang tulangan baja poros (axle-steel) ASTM-A617. diikat dengan teguh. Se mua baja tulangan beton struktural yang dipakai dalam pekerjaan ini memenuhi sal ah satu dari syarat dan ketentuan berikut : (a) Mutu dan cara uji baja tulangan beton SII 0136-84. (b) Specification for deformed and plain billet-steel bars fo r concrete reinforcement ASTM-A615. berjumlah minimum 3 (tiga) batang untuk setiap jenis percobaan. mutu 400. maka jaringan baja tulangan tersebut memenuhi ketentuan dan syarat dalam SII 0784-83 “Jaringan kawat baja las untuk tulangan beton” atau “Specific ation for welded steel wire fabricated for concrete reinforcement” ASTM-A185. 5. (d) Specification for axle-steel deformed and plain bars for concrete reinforce ment ASTM-A617. Penggunaan jaringan baja tulangan yang sudah jadi seperti steel wire-mesh dan sejenisnya t erlebih dahulu mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi.

j. Memperlambat setting a wal untuk mengantisipasi transportasi yang jauh. k.rkability tanpa menambahkan kadar air. Membuat beton kedap air. Mengurangi slump loss (kecep atan penurunan nilai slump). f. Meningkatkan pumpability (kemudahan pemompaan). Flamboyant Huma Arta Hal. e. Mengurangi kadar air untuk meningkatka n mutu beton namun tidak mengurangi workability beton. d. Membuat ekspansi volume untuk keperluan grouting. Mengurangi panas hidrasi yang timbul. g. h. i. 35 . Meningkatkan ketah anan anti korosi pada beton. terutama pada lingkungan yang agresif seperti di ba wah tanah atau di dekat laut. PT. terutama pada proses pengecoran beton m assa.

7 hari dan 28 hari. dengan benda uji berbentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. tanpa menimbulka n kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebihan . serta dapat m engisi dengan padat semua rongga di dalam acuannya. memenuhi syarat syarat . Trial test ini sudah dilaksanakan segera setelah adany a Surat Perintah Kerja atau penunjukan Pihak Kami. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 5. bila diperluk an. Pelaksa nan penakaran semen dan agregat dengan kotak-kotak takaran yang volumenya sama s esuai hasil trial mixes dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. air dan bahan tambahan) yang akan digunakan nantinya. 2. (b) Adukan beton yang dibuat setempat ( site mixing) Adukan beton yang dibuat se tempat untuk volume kecil. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Sebelum produksi beton. perataan da n pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan. Untuk keperluan tersebut. yang diuji pada umur beton 3 hari.Pembangunan Ruang Kuliah. baik untuk campuran percobaan maupun secara kontinyu selama proses pelaksanaan pekerjaan. maka beton yang dihasilkan juga mempunyai tingkat kemudahan pemomp aan (pumpbality) yang baik sebagai flowing concrete. UJI MUTU DAN KINERJA BETON (a) Adukan percobaan ( trial mixes ) Pihak Kami se kurang-kurangnya dua minggu sebelum memulai pekerjaan beton membuat adukan perco baan (trial mixes) dengan menggunakan contoh bahan-bahan beton (semen. . Jumlah dan prosedur pembuatan contoh benda uji sesuai dengan ket entuan dalam SKSNI-T15-1991. 7 (t ujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari untuk setiap macam adukan yang diambi l contohnya (c) Standar mutu ( Standar of Acceptance ) Pihak Kami dikan membuat pengujian pendahuluan (trial test) atas benda uji silinder sejumlah minimum 30 b uah untuk setiap proporsi adukan yang dikehendaki. Hasil dari pengujian ini segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi un tuk dievaluasi. PELAKSANAAN (a) Adukan Bet on 1. Prosedur pengujian bak uji tekan maupun uji slump dilakukan berdasarkan peraturan yang be rlaku. P ihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik. sesuai dengan jenis atau bagian pekerjaan yang dilaksanakan. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang ditentu kan/disyaratkan dalam spesifikasi ini. Uji slump. Pihak Kami melakukan uji mutu dan kinerja beton. agregat kasarnya tidak mudah tertinggal dari pada semennya. agregat. m inimal ada dua teks yang dilakukan. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan b eton dengan kinerja yang baik.sebagai berikut : 1. dimana mutu beton diperiksa pada umur 3 (tiga) hari. 1. Dalam hal ini. 2. karena pengecoran dilakukan hingga elevasi yang cukup tinggi. Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberap a proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campur an yang optimum. admixture atau addtive boleh diguna kan dengan jenis dan dosis yang sesuai. Adukan beton berupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syarat-syarat SKSNI. Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabili ty) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. Pihak Kami akan membuat a dukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang menghasil kan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan. 3. Uji tekan hancur. untuk menunjukkan bahwa ca mpuran tersebut memenuhi kriteria untuk mencaai mutu kerja kinerja beton yang di isyaratkan. (b) Uji mutu dan kinerja beton Agar supaya kualitas beton yang digun akan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada. 4. agar supaya pada saat penge coran. Untuk struktur atas bangunan. Banda Aceh 2012 4.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 36 .

dan dijaga sedemikian rupa supaya mempunyai ikatan yang baik satu sama lain. Mesin pengaduk yang tidak dipakai lebih dari 30 menit dibersihkan duludari sisa-sisa beton lama sebelum dimulainya adukan beton yang baru. maka tempat yang akan dicor terlebi h dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. agar tidak terjadi cold jo int dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hindrasi yang ditimbulkan. dengan memperhatikan cara atau urutan pengecoran terut ama untuk volume pengecoran yang besar (beton massa). Pemadatan beton secara berlebihan sehingga menyebabkan pengendapan agregat. Prosedur uji slump. Banyaknya air untuk campuran beton sesuai dengan trial mixes. pasir dan kerikil dengan p erbandingan 1 : 3 : 5. dalam bentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. 3. Untuk itu. Lapisan-lapisan ini mas ing . (f) Siar pelaksanaan ( construction joint) Posisi dan peng aturan adanya siar pelaksanaan mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi.masing dipadatkan. (d) Peng gunaan beton 1. Lama pengadukan tidak kura ng dari 5 menit sesudah semua bahan berada dalam mesin pengaduk. untuk mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi . atau mi nimal 1 buah setiap 10 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang lebih da ri 300 m3. Selama pengecoran berlangsung. dan dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak terjadi pengendapan agregat maupun bergesernya p osisi tulangan atau acuan. Khusus untuk lantai kerja pondasi dangkal/telapak. yang dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan. dan terle bih dahulu mendapat persetujuan dari Manajemen Konstruksi. 4. atau dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui ol eh Manajemen Konstruksi . Namun demikian hal apapun. perlu dilakukan uji slump dan pengambilan contoh benda uji. 2.Pembangunan Ruang Kuliah. la ntai kerja bisa dibuat dari beton mutu B0 menurut NI-2. atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut NI-2. Pengecoran dilaksanakan secara kontinyu dalam satu el emen struktur atau diantara siar pelaksanaan (construction joint) yang telah dis etujui. 7. Sebagai pedoman umum. Pihak Ka mi menyampaikan usaha prosedur pengecoran yang optimum kepada Manajemen Konstruk si. dengan disaksi kan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. tidak melampaui 8 : 1. Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyara tkan dalam gambar rencana. jumlah dan cara p engambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI. beton dengan mut u B0 (menurut NI-2) dapat dibuat dari campuran semen. 2. Pengecoran beton tidak dibenarkan untuk dimulai sebelum acuan/bekisti ng dan pemasangan baja tulangan selesai diperiksa dan mendapat persetujuan Manaj emen konstruksi. Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjami n efisiensi pekerjaan tanpa adanya penundaan. Banda Aceh 2012 2. beton dipadatkan dengan memakai vib rator. 5. (e) Pemad atan beton 1. Namun dalam segala ha l jumlah benda uji yang diambil tidak kurang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pen gecoran dengan mutu beton yang sama. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 6. Kec epatan pengadukan sesuai dengan rekomendasi dari pembuat mesin tersebut. atau lebih kurang setara dengan fc’ = 8 MPa menurut SKSNI-T15-1991. Sebelum pengecoran dimulai. tanah dan lainlai n) dan dibasahi dengan air semen. sedemikian rupa se hingga tercapai sifat kemudahan kerja (workability) yang sesuai dengan penggunaa nnya. 5. sebelum pengecoran dilaksanakan. Beton secepat mungkin dicorkan setelah pengadukan. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan ko ntinyu. perbandingan jumlah pasir dan kerikil (atau batu pecah) terhadap jumlah semen. 7. batu. Jumlah adukan beton tidak melebihi kapasitas mesin pengaduk. kebocoran acuan dan lain sebagainya. (c) Lantai kerja Lantai kerja pada umumnya dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15-1991. d ihindarkan. Adukan beton dibuat dengan menggunakan mesin pengaduk beton (batch mixer). yang diambil minimal 1 buah benda uji setia p 5 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang kurang dari 300 m3. dimana tipe dan kapasitasnya mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi . Beton pada umumnya dicor secara berlapis. Namun . Selama proses pengec oran.

permukaan da ri beton lama (di tempat siar penyambungan) supaya dibersihkan dengan seksama da n dikasarkan. 2. Flamboyant Huma Arta Hal. 37 . serta at as persetujuan Manajemen Konstruksi. Siar vertikal dalam dinding supaya dihindari. Kotorankotoran disingkirkan dengan cara menyemprotkan air ke permu kaan PT.secara umum perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. Siar dibuat sesedikit dan sekecil mungkin. Sebelum pengecoran beton baru.

sesuai dengan instruksi dan persetujuan Manajemen Konstruk si. PT. ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. dengan jumlah minimum 4 buah setiap m2 cetakan atau lantai kerja. Metode curing lebih dahulu diusulkan dan m endapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. 3. Pembengkokan baja tulangan dilakukan secar a hati-hati dan teliti. kolom yang berhubungan atau terkena langsung dengan cuaca. 6. 3. Flamboyant Huma Arta Hal. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. maka dapat dipakai ketentuan dalam peratura n yang berlaku. poer pondasi. dan tersebar merata. Balok. Yang dimaksud dengan selimut beton adalah jarak minimum yang ter dapat antara permukaan dari setiap besi beton termasuk begel terhadap permukaan beton yang terkecil atau terdekat untuk setiap bagian dari masing-masing pekerja an beton. serta bahan-bahan atau kotora n yang bisa mengurangi daya letaknya. Pelat. Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. pondasi diatas lantai ker ja. patah dan retak-retak pada batang baja. atau seperti yang diinstruksikan oleh Manajemen Konst ruksi. Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai. Setelah permukaan siar tersebut bersih . Pihak Kami membuat rencana kerja pemotongan d an pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule). Ketebalan selimut beton dibuat dengan pengganjal yang umu m dipakai dalam praktek. 4. 38 . karet lepas. merata ke seluruh permukaan. dengan cara men yemprotkan air atau menggenangkan air pada permukaan beton tersebut. Semua permuka an beton yang terbuka dijaga tetap basah selama minimal 14 hari. Seluruh beton yang di cor dan berhubungan langsung den gan tanah. Pembengkokan tersebut dilakukan oleh tenaga yang ahli. 2. Un tuk pengecoran beton pada waktu cuaca panas. at au minimal air semen. atau dengan cara lain yang diusulkan Pihak Kami. Pemasangan dilakukan denga n menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan t ebal selimut yang sesuai dengan gambar. dindi ng beton yang berhubungan/ terkena langsung dengan cuaca. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spesifikasi.Pembangunan Ruang Kuliah. Pemasang an dan penyetalan tulangan berdasarkan peil-peil yang sesuai dengan gambar. yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan. Balok. sebelum proses pengerasan beton. untuk memperkuat ikatan antara beton lama denga n pengecoran selanjutnya. seperti terbuat dari beton (dengan mutu paling sedikit sama dengan mutu beton yang akan dicor). Balok pondasi. (g) Perawatan beton (curing) 1. dinding beton y ang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung Tulangan dipasang sedemikian rupa sehingga sebelum dan selama pengecoran tidak a kan berubah tempatnya. hujan atau aliran air dan pengeringan sebelum waktunya. Banda Aceh 2012 beton lama dan menyikatnya sampai bersih. Pelat. kol om yang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung dengan cuaca. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. tanah. Adapun ketebalan selimut beton minimum yang disyaratkan adalah : Minim um (mm) 75 50 50 40 40 25 KONDISI A B C D E F 5. (h) Pembengkokan dan penyetelan baja tulangan 1. dengan menggunakan alat-alat sedemikian rupa se hingga tidak menimbulkan cacat. dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. sesuai dengan aturan dalam SKSNI. 2. Pihak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian dalam melaksanakan pekerjaan curing ini. Beton dirawat (curi ng) dan dilindungi selama berlangsungnya proses pengerasan terhadap panas mataha ri. angin. pelat pondasi.

.

Kondisi pengerasan beton yang tidak merata bisa mengakibatkan retak-retak atau pecahnya beton pada saat pendongkarakan acuan ini. maka Manajemen Konstruks i berhak untuk meminta melaksanakan uji coba non destruktif seperti Ultrasonic P ulse Velocity Test. Disamping kekuatan dan kekauannya.beban pelaksanaan. Apabila unt uk menentukan saat pembongkaran tidak dibuat benda-benda uji seperti ditentukan . perbaikan atau penutupannya. yang akan mempengaruhi kekuatan konstruksi tersebut. Sebelum pembongkaran. stabilitas dari acuan juga dipe rhitungkan dengan baik. Pembongkaran acuan dilaporkan dan mendapat persetuj uan Manajemen Konstruksi. sudah menyerahkan kepada Manajemen Konstruksi semu a prosedur pelaksanaan pengecoran. meyakini bahwa bagian-bagian konstruksi yang akan dibongka r acuannya sudah dapat memikul berat sendiri dan beban. atau ditunjang langsung dari tepi bawah cetakan atau lantai ker ja oleh blok-blok beton yang tinggi. Apabila acuan memikul beban-beban yang besar atau mempunyai bentang besar yang bebas. tulangan atas ditunjang dari tulangan bawah oleh batang-b atang penunjang. maka membuat perhitungan dan gambar rencana yang khusus. Oleh sebab itu. Perlu sangat diperhatikan perencanaan kinerja beto n yang dicor. perbaikan atau penutupan bagian tersebut menjadi tanggungan penyedia. b. yang seringkal i perlu diberikan untuk meningkatkan kinerja beton pada saat pengecoran. lengkap dengan gambar kerjanya. mengadakan pengujian dengan melak ukan core drilling pada bagian beton yang benda ujinya gagal memenuhi syarat spe sifikasi. maka peny edia segera memberitahukan kepada Manajemen Konstruksi untuk meminta persetujuan Manajemen Konstruksi mengenai cara pengisian. c. untuk bisa mendapatkan hasil uj i mutu beton yang obyektif. Pada tulangan rangkap. atau kalau dianggap perlu. coring beton dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengala man agar bisa didapat hasil coring yang baik. untuk mendapa tkan persetujuan Manajemen Konstruksi. e. (i) Acuan pengecoran beton a. Bila be ton yang keropos atau cacat tersebut diragukan mutunya. Bambu tidak boleh digunakan sebagai tiang acuan. (j) Pembongkaran acuan 1. terlebih lagi bila digunakan admixture semacam retarder. acuan dipasang sedemikian rupa sehingga membentuk lawan lendu t seperti tertera pada gambar. Acuan beton menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk ukuran dan batas-batas yang sesuai dengan yang ditunjukka n oleh gambar maupun yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi. d. Bila ditunju kkan dalam gambar. Banda Aceh 2012 7. Acuan hanya boleh dibongkar apabila bagian konst ruksi yang ditopangnya telah mencapai umur dan kekuatan yang cukup untuk memikul berat sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang akan bekerja padanya. keamanan dan kualitas pelaksanaan s istem acuan ini. Semu a resiko yang terjadi sebagai akibat pekerjaan tersebut dan biaya-biaya pengisia n. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. serta juga persiapan dan pemotonga n benda uji (hasil coring) yang memenuhi syarat. 2.Pembangunan Ruang Kuliah. serta dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ketentuan penerimaan atau lolos tidaknya hasil uji t ekan dan uji lainnya yang dianggap perlu dari specimen coring mengikuti peratura n beton Indonesia yang berlaku. terutama yang berhubungan denga usaha keseragaman waktu setting beton . agar bisa menunjang kecepatan. Dalam hal ini. Apabi la setelah acuan dibongkar ternyata terdapat bagian-bagian beton yang keropos at au cacat lainnya. Kekuatan i ni ditunjukkan dengan hasil pemeriksaan benda uji yang bersangkutan. Tiang-tiang tidak boleh mempunyai lebih dari satu sambungan yang tidak disok ong ke arah samping. minimal dua minggu se belum pelaksanaan pengecoran. Tiang-tiang acuan dari besi atau kayu dipasang di atas p apan kayu yang kokoh dan dapat disetel dengan mudah dan dengan ketepatan yang ba ik.

di atas. PT. 4. maka acuan baru boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 2 minggu. 3. kecuali bila dapat dibuktikan sebaliknya atau bila diijinkan oleh Manajemen Konstruksi. Flamboyant Huma Arta Hal. Khusus untuk cetakan samping boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 5 ha ri. 39 .

penjangkaran. 40 . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. dll INSP T Periksa semua peralatan dan alat Y Mengatur jumlah yang dibutuhkan dari b eton Menuangkan Beton Pengawetan Checking level as required Memeriksa tingkat yang diperlukan INSP Tanah pengurukan dan Pemadatan Tahap Selanjutnya PT.Pembangunan Ruang Kuliah. Banda Aceh 2012 Flow Chart of Concrete Placement for Footing Foundation Periksa spesifikasi beton & rebar & persyaratan Mengatur Rebar dan Formulir untuk Pondasi Pijakan Periksa barang yang akan tertanam seperti lengan. Flamboyant Huma Arta Hal.

Flamboyant Huma Arta Hal. 41 . Banda Aceh 2012 Dinding dan Beton Kolom Perkerasan pelat pada kelas / gelagar Menandai Dinding dan Kolom INSP T Rebar kolom / dinding Barang itu akan tertanam seperti lengan. dll T INSP Pembentukan Dinding kolom Survei tegak lurus dalam dua arah dan Penyesuaian INSP Perkerasan dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Tahap Selanjutnya PT.Pembangunan Ruang Kuliah. jangkar untuk pintu palang balok / jend ela. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.

Flamboyant Huma Arta Hal. M & E dan dll Pembentukan Balok / Slab INSP Perkerasan dari Balok / Slab termasuk kantilever & bawah dinding Menandai posisi kolom / dinding pengawetan Langkah selanjutnya PT.Pembangunan Ruang Kuliah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. pipa saluran lengan. jangkar. pelat. Banda Aceh 2012 Menangguhkan Balok / Slab termasuk tembok pembatas Menandai Balok / AXIS tingkat Slab Beton dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Persiapan pentahapan dan perancah & menyangga kerja INSP Pembuatan Betuk Balok Rebar pembuatan Rebar pengaturan & memperbaiki Barang yang akan tertanam seperti. 42 .

listplank beton dan lain-lain) diberi stek-stek besi beton Æ 10 mm jarak 60 cm. Ukuran tebal batu bata dapat disesuaikan dengan tebal dinding akhir (finis h) yang disyaratkan dalam gambar. Bidang dinding yang luasnya lebih dari 10 m2 di tambah kolom dan balok penguat (beton praktis) dengan ukuran 13x13 cm. batu bata tersebut direndam dalam air sampai gelembung udara tidak terlih at lagi. Batu bata yang dipasang utuh. yang terlebih dahulu ditanam dengan baik pada bagian kolom beton d an pada bagian yang tertanam dalam pasangan batu bata sekurang-kurangnya 40 cm.3. tidak pecah atau ha ncur. memberikan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi Pengawas untuk d imintakan persetujuannya. beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm. kecuali ditentukan lain oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas. satu sama lain dapat mengikat dengan sempurna. Bahan dinding untuk bagian dalam ban gunan dan dinding luar bangunan Batu bata merah biasa yang dipakai mengalami pem bakaran sampai matang. penempatan pasangan batu bata hendaknya disesuaikan. maka Manajemen Konstruksi /Pengawas berhak menolak bahan tersebut dan sege ra mengeluarkan bahan tersebut dari lokasi proyek dalam waktu 2 kali 24 jam. beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm. mengerjakan pengukuran bangunan (uitzet) secara teliti dan sesuai gambar.2. pembesian 4 bh Æ 10 mm. pemasangan stek besi dilakukan sebelum beton dicor.2. balok. Sebelum pekerja an dimulai. Setiap pertemuan tegak lurus. Seluruh keliling kosen-kosen p intu dan jendela. pagar atau sesuai gambar. 1. lubang ventilasi dan lain-lain. Pada tiap pertemuan tegak lurus te rdapat ikatan pemasangan yang sempurna kecuali di tiap-tiap pertemuan dimana ada tiang-tiang beton yang merupakan bingkai.2. selain karung goni. Batu bata ringan ataupun jenis lainnya dapat d igunakan untuk dinding jika disetujui oleh Manajemen Konstruksi. tidak dibenarkan menggunakan batu bata pecahan kecuali untuk pasangan sudut/laslasan.1.2 . Bagian pasangan dinding yang berhubungan dengan setiap bagian pekerjaan beton (kolom. Banda Aceh 2012 PEKERJAAN ARSITEKTUR PEKERJAAN DINDING 1. ju ga dapat digunakan kajang bogor atau lainnya untuk menutup pasangan tersebut. Pelaksanaan Sebelum batu bata dip asang. untuk menghindari retaknya dinding dikemudian hari . Apabila bahan yang datang tidak sesuai dengan contoh yang telah diset ujui. PEKERJAAN PASANGAN DINDING BATA 1. 1. 1. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Semua pasangan baru. bila direndam didalam air tetap utuh. Contoh batu bata yang telah disetujui disimpan di kant or proyek. Flamboyant Huma Arta Hal.1. Bahan 1. Selama 1 (satu) hari pemasangan dinding bata tidak boleh lebih da ri 1 (satu) meter dan pengakhiran pemasangan pada satu hari dibuat bertangga men urun dan tidak tegak bergigi. kosen jendela. PT. terdapa t ikatan pemasangan yang sempurna. Pada pasangan batu bata 1 batu dan pasangan yang lebih tebal disusun sesu ai dengan petunjuk/peraturan yang seharusnya. kecuali ditiap-tiap pertemuan dimana ada tian g-tiang beton merupakan bingkai. dijaga ti dak terkena sinar matahari langsung dan Pihak Kami menyediakan karungkarung yang digunakan untuk menutup pasangan serta keadaannya basah. Lingkup pekerjaan Meliputi pengadaan bah an dan pemasangan dinding sisi dalam/luar bangunandan dinding pembatas ruangan. diberi kolom dan balok beton dengan ukuran 13x13 cm. 43 .Pembangunan Ruang Kuliah. Pada semua pasangan bata ½ batu. pembesian 4 bh Æ 10 mm. Pe mbuatan lubang pada pasangan dinding untuk steger sama sekali tidak diperkenanka n. kecuali untuk pasangan sudut dapat memaka i batu bata pecahan. Di tempat yang akan terdapat kosen pintu. Bahan untuk campuran siar bata Bahan yang dipakai memakai pasir dan semen de ngan perbandingan 1: 3 untuk pekerjaan pasangan bata trassram dan perbandingan 1 : 5 untuk pekerjaan pasangan bata biasa.

Bahan Bahan yang dipakai untuk plesteran mem akai bahan pasir dan semen dengan komposisi perbandingan 1 : 3 untuk pekerjaan d inding bata trassram dan 1 : 4 untuk pekerjaan dinding bata biasa. untuk memperkuat daya lekat plesteran. antenna TV. h) Ketebalan ples teran mencapai ketebalan permukaan dinding/kolom yang dinyatakan dalam gambar. maka dibuat pahatan secukupnya. air kotor/ bekas.3. AC. Banda Aceh 2012 Lubang-lubang untuk instalasi listrik. plumbing. peralatan termasuk alat-alat bantu dan alat-alat angkut yang diperlukan untuk melaksanaka n pekerjaan plesteran dinding. dikerjakan dengan baik. i) Seluruh pertemuan b idang plesteran dengan keliling kosen dibuat tali air ukuran 5 x 5 mm. hasil pengerjaan lurus. Jika ketebalan melebihi dari 2 cm diberi tambahan kawat ayam (wire mesh). par tikel lain. kolom -kolom beton. rata. T ebal plesteran 15-20 mm. potongan plyw ood tersebut dilepas apabila kepala plesteran telah mongering. l) Jika terjadi keretakan sebagai akibat pengeringan yang tidak baik. maka plesteran tersebut dibongkar dan diperbaiki sampai dinya takan dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas dengan biaya atas tang gungan Pihak Kami. j) Untuk permukaan yang datar. 2. b) Pencampuran menggunakan mesin mixer. berkewajiba n memperbaikinya dengan biaya atas tanggungan Pihak Kami.2. bila pahatannya untuk diisi lebih dari 1 (satu) p ipa. Flamboyant Huma Arta . balok-balok beton. PEKERJAAN PENUTUPAN & PELAPISAN PT. AC atau lain–lain dimana diperluk an adanya instalasi listrik. sebelumnya selalu disirami air sampai jenuh selama 3 hari.1. 2. rapih. kolom dan ring bal ok telah dicor. f) Plesteran halus (a cian) dapat dilaksanakan sesudah plesteran berumur 8 hari (kering benar). tegak dan l urus. dipasang tegak lurus dan menggu nakan potongan kecil kayu plywood. 2. Selama 7 (tujuh) hari setelah pengacian selesai penyedia sela lu menyiram dengan air sampai jenuh sekurangkurangnya 1 kali sehari. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. k) Kelembaban plestera n dijaga sehingga pengeringan berlangsung wajar. at au akibat lainnya. mempunyai toleransi lengkung atau cembung tidak melebihi 5mm untuk setiap jarak 200 cm. PEKERJAAN PLESTERAN DAN ACIAN DINDING 2. air hujan. serta bagian lain yang diplest er. sehingga dapat dicapai hasil plesteran yang bermu tu baik. lubang pahatan tersebut dibungkus kawat nyamuk.Pembangunan Ruang Kuliah. bobokan untuk instalasi listrik (pipa). listplank beton. plumbing. aga r adukan plesteran dapat melekat dengan baik pada dinding. atau 6 x 6 mm atau sesuai permintaan. n) Pekerjaan finishing (pengecatan) dapat dilakukan apabila plesteran tela h berumur lebih dari 21 (dua puluh satu) hari. g) Pas angan kepala plesteran dibuat pada jarak 100 cm. tidak terlalu tiba-tiba dan mem basahi permukaan plesteran setiap kali terlihat kering dan dilindungi dari terik matahari langsung dengan bahan penutup yang dapat mencegah penguapan air secara cepat.Seluruh sudut vertical. debu. te lepon. Pelaksan aan a) Permukaan dinding yang akan diplester dibersihkan dari kotoran. b) Pekerjaan plesteran dinding dikerjakan pada permukaan dinding. AC dan lain-lainnya. c) Pencampuran air secara be rtahap dan diaduk sampai rata selama 3-4 menit. air bersih. air panas. pahatan tersebut setelah dipasang pipa di tutup dengan adukan yang sama. d) Pekerjaan plesteran dapat dil aksanakan bilamana pekerjaan pasangan telah selesai dipasang. instalasi air bersih dan instalasi lainnya telah ditanam dalam dinding. m) Sudut-su dut luar dinding : . Lingkup pekerjaan a) Termasuk dala m pekerjaan plesteran ini adalah penyediaan tenaga kerja. dan plesteran tersebut sudah bena r-benar dalam keadaan kering. e) Dinding pasangan bata yan g akan diplester. baik dan tidak bergelombang. untuk patokan kerataan dinding. AC. c) Plesteran boleh dikerjakan apabila seluruh instalasi jaringan listrik. yang ditanam pada di nding. kabel data. Jika melebihi. bahan-bahan. sudah selesai dipasang.

Hal. 44 .

4. c) Warna penutup atap adalah biru.2.5 % Silicon. 1. e) Ukuran profil seragam dari ujung satu ke ujung yang lainnya. d) Panjang material yang digunakan mencukupi serta tidak boleh terdapat sambungan pada badan.1. PT. Untuk menghindari resiko sala h pemasangan. Sedangkan pelaksanaan pengerjaan listplank beton mengikuti ketentuan spesifikasi spesifika si struktur. 3. Pelaksanaan Penempatan reng dan penutup atap lembaran metal b ergelombang dipasang sedemikian rupa untuk menjamin tidak terjadinya ketidakrata an permukaan atap. Warna biru y ang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstru ksi. pintu. PEKERJAAN GENTENG PENUTUP ATAP 2. tidak melengkung ataupun bengko k.1 Bahan a) Bahan rangka atap memakai bahan baja ringan Zincalume berkekuatan G 550 yang merupakan baja yang dilapisi campuran dengan komposisi 50 % Aluminium.6 mm. genteng nok 3 arah dan genteng nok uju ng menggunakan bahan yang sama seperti genteng metal. 2. untuk itu penyedia memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a) mengadakan pemeriksaan pengukuran di lapangan.5 % Zinc dan 1. PINTU DAN JENDELA KAYU SERTA KACA 4. PEKERJAAN KOSEN.Pembangunan Ruang Kuliah. Pengurangan jarak kuda-kuda dilakukan sesuai dengan pemilihan bahan penutup atap yang digunakan.2. c) Tidak ada perubahan bentuk pada penampang profil. Dengan persetujuan Manajemen Konstruksi bahan ra ngka atap dapat memakai bahan baja ringan yang dilapisi Zinc dengan proses Hot D ip . d) Reng ZincAlume yang digunakan pada kuda-kuda mempunyai ketebalan paling tidak 0. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi dan Perencana untuk dimintakan persetujuannya.1. Insulation memakai all foi l single side beserta roof mesh. Umum Mat erial kosen. Bentuk profil gelombang yang menyerupai genteng tanah liat yang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu d ari Manajemen Konstruksi. 45 . b) Batang untuk rangka dalam keadaan lurus. Pekerjaan Kontruksi K uda-kuda a) Kuda-kuda dibentuk dengan menyatukan batang-batang profil berketebal an paling tidak 1 mm dengan di skrup dengan menggunakan bor listrik dan hexagona l socket. d) Sekrup yang digunakan adalah tipe 12 – 14 x 20 mm HWFS yang dilapisi anti karat 2. b) mengajukan contoh-contoh bahan yan g digunakan pada proyek ini. finishing yang perlu diperhatikan prosedurnya baik mulai dari pemasangan sampai pemeliharaannya. PEKERJAAN LISTPLANK ATAP DAN BETON Listplank atap menggunakan bahan kayu Kamper Singkil. c) Jarak antara satu kuda-kuda ke kuda-kuda lainnya tidak lebih dari 150 cm. ukuran dan material kosen maupun accesoriesnya. b) Nok genteng. 43. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Sistim interlock antara kuda-kuda d apat menjamin kestabilan kuda-kuda terhadap semua beban yang bekerja pada rangka atap tersebut. Bahan a) P enutup atap berupa genteng metal bergelombang dengan bahan dasar metal berlapis Galvalume atau aluminum stucco embossed. agar ukuran kosen yang dipasang telah disesuaikan dengan ukuran di la pangan dan membuat shop drawings. PEKERJAAN RANGKA ATAP BAJA RINGAN 1. kebocoran atap dan lendutan pada atap. b) Kuda-kuda inti dirakit terlebih dahulu dan selanjutnya dilakukan pe rakitan kuda-kuda pendukung ataupun penahan. Banda Aceh 2012 1. Flamboyant Huma Arta Hal. jendela adalah material yang berkaitan erat dengan arsitektu rnya dan termasuk material halus.

biaya p enggantiannya ditanggung oleh Pihak Kami. Persiapan a. kuda-kuda dan atap sudah selesai dipasang dan pekerjaan menuju tahap finishing (lebih baik bila dinding dan lantai sudah di finish). engsel. b. daun pintu kayu dan daun jendela di finish Melamix. sehingga lubang-lubang bekas paku tidak terlihat.Pembangunan Ruang Kuliah. e) Sebelum k osen dibuat/dipesan.2. Accessories seperti engsel pintu. pekerjaan-pekerjaan kasar sep erti : pengecoran struktur.5 cm. pemasangan alat-alat bantu. pemakuan pada tempat yang ada terdapat engsel. a lat-alat angkut dari gudang ke lokasi proyek dan peralatan lainnya. perlu ada penambahan ketinggian kosen dan dau n pintu agar tidak ada celah. e) Tali air dipasang pada seluruh keliling kosen pintu dan jendela dengan lebar 5 mm tidak difinish cat. pengerjaan. selasar dan balkon setinggi 2 cm. Bahan / Mat erial Bahan yang dipakai menggunakan kayu Kamper Samarinda. b) Kosen-kosen tidak diperkenankan dipasang bila masih dalam pekerja anpekerjaan struktur/persiapan. pengecatan dinding hatihati. f) Pemasangan kosen dilakukan paling akhir setelah dinding diplester dan diaci. Jalusi memakai b ahan yang sama. yang ada hanya bole h untuk tali air selebar 5 mm. dan cara pemasangannya dibuat mock-up terlebih dahulu dan dimintakan per setujuan dari Arsitek/Manajemen konstruksi. PT. g) Pada saat melaku kan plesteran/acian. engsel jendela jungkit dan pengunci jendela dan seba gainya. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. selasar. seda ng pada KM/WC/Toilet tingginya ditambah 5 cm atau sesuai ketinggian perbedaan pe il lantai pada tiap pintu kosennya. jendela. sehingga tidak terjadi tambatan pada kosen atau pintu. material finishing sudah da pat persetujuan terlebih dahulu oleh Perencana/Manajemen Konstruksi (lihat spesi fikasi pekerjaan pengecatan). ukuran minimal 6 cm x 15 cm dengan double skonengan. balkon. tebal jadi 1. dipasang r apat/presisi. ma ka kosen dan daun pintu tersebut dibongkar dan diganti dengan yang baru. bila perlu ada penyesuaian-penyesua ian / koreksikoreksi pada gambar. harus dilaporkan kepada Manajemen Konstruksi /Perencana untuk diperiksa. floor/ rabat beton lantai d asar. tidak boleh ada plesteran tambahan atau belah. untuk menghindari kesalahan ukuran dan terjadi k erusakan-kerusakan akibat benturan. adukan yang menempel pada kosen segera dibersihkan/dicuci s ebelum adukan mengering. kaca dan finishing melamik di proyek unt uk diperiksa dan di ACC terlebih dahulu oleh Manajemen Konstruksi dan Perencana Arsitektur. d) Pe kerjaan ini meliputi penyediaan bahan. letak engsel pintu. Bila kondisi lapangan dan gambar kerja tidak s esuai. sehingga tidak merusak permukaan kayu kosen akibat paku. bahan yang dipasang sesua i dengan contoh bahan yang sudah disetujui Perencana/Manajemen Konstruksi. pemakua n untuk lembaran plywood pelindung dengan menggunakan paku kecil. Finishing akhir untuk seluruh kosen. pemasangan dinding bata. dan tidak terdapat c acat kayu. Bila terjadi tambalan. Penambahan ketinggian kosen/pintu tidak berarti kayunya yang disambung. kunci pintu. penggunaan paku yang dapat merusak permukaan kayu kosen dihi ndari. 4. kamar mandi / wc dan sebagainya. jendela dengan ska la 1 : 1. Untuk ukuran kosen pintu dan daun pintu yang berhubungan dengan areal luar se perti teras. Finishing Akhir a. lengkap dengan kunci. handle. Flamboyant Huma Arta . pengerjaan struktur lantai atas. d) Kosen-kosen pintu. bovenlight yang terletak di antara 2 kolom/ dinding. Banda Aceh 2012 c) Bahan yang cacat dan bernoda tidak boleh digunakan. atau yang berhubu ngan dengan perbedaan peil lantai. c) Kosen-kosen yang sudah dipasang dilindung i dari kerusakan-kerusakan akibat tabrakan/benturan dengan ditutup lembaran plyw ood 9 mm atau papan. Pemasangan a) Kosen hanya diperkenanka n dipasang bila kondisi di lapangan sudah memadai. pada teras. b. Ukuran-ukuran kosen dicek dahulu berdasarkan gambar dan kondisi di lapangan. agar tali air/naad tersebut tidak terkena lapisan cat f) Dalam pemasangan / penyetelan kosen. atau accessories pintu ata u jendela. penutupan papan/plywood dipasang/ditempatkan pada lubang-lu bang skonengan. diwajibkan membuat mock-up kosen. demikian juga untuk daun pintunya perlu dita mbah. naad/pertemuan kosen dengan dinding diberi sealent. pintu. te tapi ukuran tinggi kosen/pintu ditambah pada saat pembuatan kosen dan pintunya.

46 .Hal.

Lebar engsel pintu lebih kecil minimal 5 mm dari lebar daun pintu/jendela. . baik dari dalam. ukuran ja di untuk rangka vertical dan horizontal disesuaikan dengan gambar. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. pintu. dan diajukan kepada Arsitek/P erencana untuk disetujui. tentang bentuk pintu panel beserta ukuranukuran dengan skala 1:10. jendela yan g sudah difinish. door stop tersebut dimintakan persetu juan / di ACC dahulu oleh Arsitek/Perencana. maupun dari luar. Semua kosen. 5. b) Sebelum pe kerjaan dimulai mengajukan gambar kerja kepada Perencana/Manajemen Konstruksi un tuk disetujui. Posisi engsel jungkit untuk daun jend ela tertanam dengan baik. lancar dibuka dan ditutup . handle. 47 . juga digambarkan letak-letak engsel. Pemasangan daun pintu ini dipasang oleh tenaga ya ng ahli dalam pemasangan daun pintu. . Banda Aceh 2012 c. d) Pengunci untuk daun jendela memakai merk Solid atau setara Solid. PT. handle. b) Pembuatan daun jendela dilakukan di workshop. e) Engsel encasement menggunakan Dekson atau setara Dekson. dilindungi/dibungkus dengan plastik. dilengkapi dengan door stop merk Solid atau setara Solid. 4. Daun pintu panel ini terbuat dari kayu Kampe r Samarinda. e. sedangkan seperti yang sudah disebut handle. mengajukan seluruh contoh bahan beserta brosurnya.Daun jen dela a) Rangka/frame daun jendela kaca memakai kayu Kamper Samarinda. Daun pintu panel ini dibuat di workshop. handle jendela. c) Engsel daun jendela jungkit memakai engsel Solid atau setara Solid deng an ukuran disesuaikan dengan berat daun jendela dan sesuai dengan spesifikasi te knisnya.Pembangunan Ruang Kuliah. kunci di ACC terlebih dahulu oleh Arsitek.Bahan a) Semua kunci yang dipaka i untuk daun pintu kayu untuk ruang-ruang maupun daun pintu kamar mandi memakai merk Solid atau yang setara dengan merk solid. 1. c) Pema sangan daun jendela dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun jende la.Pelaksanaan a) Sebelum dipasang. dilakukan di workshop. engsel jendela. sebelum dipesan/dibeli. sehin gga dapat menghasilkan pemasangan yang rapih dan baik. Pekerjaan Daun Pintu Panel a. hak angina. agar hasil pemasangannya benar-benar rapih dan halus. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi & Arsitek/Perencana u ntuk disetujui. engsel pintu. eng sel daun jendela jungkit. PEKERJAAN KUNCI DAN PENGGANTUNG / ENGSEL . d) Pemasangan engsel jungkit mengikuti petunjuk spesifikasi teknisnya. kunci disertai dengan ukuranukurannya. 4. Untuk seluruh daun pintu ayun/swing. membuat shop-drawing. 4. 5. c. d) Pemasangan dau n pintu dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun pintu. f. rangka vertical. horizontal tengah dan atas setelah diserut halus ( ukuran jadi) dengan ukuran yang sesuai dengan gambar. d. b) Engsel untuk daun pintu menggu nakan engsel Solid atau setara Solid dengan tipe disesuaikan ukuran berat daun p intu. d. c) Pembuatan daun pintu. Sebelum pekerjaan dimul ai. dan tidak boleh terlihat pada waktu jendela dalam kead aan tertutup. untuk itu agar Pihak Kami mengajukan sub pekerjaan pintu/jendela kepada Arsitek Perencana/Manajemen Konstruksi untuk disetujui. Flamboyant Huma Arta Hal. ukuran dis esuaikan dengan gambar. b. tarikan daun jendela dan sebaga inya. grendel. b) Accessories seperti engsel pintu. Letak posisi engsel pintu.Daun pintu ka ca a) Rangka/frame daun pintu kaca terbuat dari kayu Kamper Samarinda. dan cara pemasangannya dibuatkan mock-up terlebih dahulu untuk dimintakan persetujuan/ACC Arsitek. pengunci daun jendela. handle/kunci. agar engsel tertanam dengan baik. grendel tanam dan lainnya memakai merk Solid atau setara Solid. engsel jendela. kunci. Pekerjaan Daun Pintu Kaca dan Daun Jendela Kaca .

Rangka Rangka plafond m emakai rangka hollow 40 mm : 40 mm. digantung sampai rangka atap.2. d) Lokasi Man Hole pada langit-langit (plafond) me ndapat persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen konstruksi.1. Sebelum rangka dipasang kami akan mengajukan contoh bahan kepada Manaje men Konstruksi/Pengawas untuk disetujui. agar engsel tertanam dengan baik. 6. sambung ansambungan panel ditutup dengan compound dan dilapisi kain kassa kualitas baik. minimal 5 mm dari lebar daun pintu/daun jendela. tebal 0. ditanam sedalam 1–2 mm dari permukaan panel gyp sum. Lembaran gypsum direkatkan pada rangka plafond dengan menggunakan sekerup ti ap jarak 20 cm atau sesuai gambar. hasil pemasangannya tidak baik dan rapih. 6. baik. tebal 0. maka daun pintu / daun jendela yang sudah dipasang diganti dengan ya ng baru. Pelaks anaan 1. Banda Aceh 2012 c) d) e) f) g) h) . alat-a lat Bantu. baik dan halus.3. 2. b) Bahan yang dipasang baru. b) Membuat gambar kerja (shop d rawing) untuk disetujui perencana. pipa-pipa dan peralata n lainnya yang berada didalam plafond sudah selesai dipasang dan telah diuji cob a (ditest). Seluruh instalasi M&E yang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test. Bahan penutup langit-langit memakai gypsumboard. tidak cacat dan telah mendapatkan persetujuan dari Perencana. Pekerjaan Plafond Gypsum Board 6. 48 . Bahan 1. sehingga hasil pekerjaannya benar-benar rapih. grille exhaust dan lubang-lubang lainnya yang berada pada plafond. dan tidak boleh terlihat pada saat daun j endela dalam keadaan tertutup. c) Menyediakan contoh-contoh bahan dan diajuk an kepada Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perencana untuk disetujui / di ACC. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Biaya pembuatan lubang tersebut dimasukkan pada harga peker jaan langit-langit (plafond). agar tidak rusa k/cacat akibat benturan 6.3. Pemasangan dila kukan oleh pekerja yang benar-benar ahli dalam pemasangan daun pintu/jendela/acc esoriesnya. handle/kunci. Posisi engsel pintu. 5. agar dapat terisi oleh compound. c) Seluruh pekerjaan langit-langit sudah termasuk p embuatan lubang lampu (armature). Ketentuan Umum a) Pekerjaan langit-langit ini (plafond) baru boleh dilakuka n setelah seluruh pekerjaan instalasi seperti kabelkabel. maka daun pintu dan daun jendela tersebut dilindungi. 4. tarikan daun jendela di ACC dahulu oleh Arsitek.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm. 45 mm. naad mati / tanpa naad. 6. waterpass dan tidak bergelombang. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT Lebar engsel pintu lebih kecil. Lingkup Peker jaan a) Meliputi penyediaan bahan dan pemasangan langit-langit (plafond). Posisi engsel jun gkit untuk daun jendela tertanam baik.Pembangunan Ruang Kuliah.2. PT. 6. Setelah daun pintu / daun jendela beserta accesoriesnya sudah selesai dipasang. d) Membuat mock-up untuk disetujui / di ACC Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perenc ana. 2. baik dari dalam maupun dari luar. Bila menurut pengamatan Manajemen Konstruksi /Arsitek. Flamboyant Huma Arta Hal. 6.1. dan pekerjaannya harus diganti dengan pekerja yang benar-benar terampil dan ahli. rangka dan penggantung. Penutup langit-langit Penutup langit-lan git memakai panel gypsum board merk Jaya Board dengan tebal 12 mm. Penggan tung dipasang tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm. bidang permukaan harus rata. koef plafond dan pekerjaan lainny a yang berkaitan dengan pekerjaan langit-langit. Setelah seluruh rangka plafo nd terpasang. list sudut. engsel jendela jungkit. 3.3. Penggantung untuk rangka plafond tiap jarak 120 x 120 cm atau sesuai gambar.

Lembaran Kalsiboard direkatkan pada rangka plafond dengan meng gunakan skrup tiap jarak 15 cm. 7. Rangka Rangka plaf ond memakai rangka hollow 40 mm x 40 mm. 49 . 2. Penggantung tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm.1. Dalam pengerjaan plafond ini. pemasangan.1. 7. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan . sudah termasuk pembuatan lubang armature.1.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm ata u sesuai gambar.4. 8.4. Setelah seluruh rangka plafond terpasang.1. Bahan penutup langit-langit memakai panel Kalsiboard. 5. balkon dan ruang-ruang lainnya yang berhubungan d engan air dan telah diadakan pengetesan dengan hasil tidak bocor disaksikan oleh Manajemen Konstruksi dengan berita acara hasil pengecekan bersama 3. untuk menghindari kerusaka n akibat pekerjaan yang belum selesai. dengan ukura n sesuai diameter skurp.Pembangunan Ruang Kuliah. Flamboyant Huma Arta Hal. PEKERJAAN PELAPIS LANTAI DAN DINDING 7. Pekerjaan lanta i keramik homogeneous tile 7. 6.1. Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list profil alum inium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar. sambungansambungan panel ditutup dengan compound + lapisan kain kassa kualitas baik. Pelaksanaan 1. tebal 0. Seluruh instalasi M&E y ang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test.2. penyediaan alat-alat bantu dan pembersihan. 5. 4.2. ditanam sedalam 1-2 mm dari permukaan panel. Dalam pengerja an plafond ini. biayanya dimasukan ke dalam harga satuan plafond. KM/WC.1. tebal 0. 2. Lebar naad untuk lantai 3-4 mm. Penutup langit-langit Penutup langit -langit memakai calsiboard tebal 6 mm merk Jaya Board. 7. yan g berhubungan dengan udara luar. plafond luar bangunan/overstek.2. bahan PT. akan diadakan penelitian terha dap peil lantai agar sesuai dengan gambar rencana. lalu membuat mock-up/contoh pemasangan di proyek untuk disetujui bahw a hasil pemasangan memang benarbenar rapih. 6. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. pembuatan lubang untuk skrup dibor. agar dapat terisi oleh compound. naad mati/ ta npa naad. bila tidak rapih. toilet. sudah termasuk pembuatan lubang armature. dan na ad untuk dinding maksimal 2 mm. 6. 4. Membuat gambar kerja (shop drawings) 5. Me ngajukan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas untuk disetujui jenis bahannya. 6. 2. Banda Aceh 2012 7. Bahan 1.1. bidang permukaan harus rata. Pekerjaan Plafond Kalsiboard 6. Pekerjaan plafond telah selesai dipasang. 3. Pemasang an pelapis lantai dan dinding dikerjakan tahap akhir. biayanya dimasukan ke dalam harga satu an plafond.45 mm atau sesuai gambar. Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list aluminium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar. Penutup langit-langit Kal siboard dipasang pada seluruh plafond KM/WC. maka dibongkar dan diganti dengan pekerja yang ahli dalam pemasangan batu paras yogya. 7.4. waterpass dan tidak berg elombang. Lapisan waterproofing untu k daerah basah. Umum Se belum pekerjaan pelapis lantai diakukan maka : 1.

Se belum pengisian naad dilakukan. 10.U kuran .Ukuran : 40 x 40 cm atau sesuai gambar . Flamboyant Huma Arta Hal. Adukan yang menempel pada permukaan lantai harus segera d ibersihkan sebelum mengering. Pemasangan 1. Seluruh pertemuan lantai dengan dinding diberi plint Roman tingg i 10 cm dan di finish cat plint.Naad : Di isi memakai AM Grout 50 atau setara 7. seluruh permukaan lantai b eton diratakan / di screed memakai Drymix Screed tebal + 3. 4. 8. Siar-siar / naad rata dan sama besa r.5 cm.2. 5. memakai sealent merk D owncorning.Warna : Sesuai rencana . Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/ air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest . bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout. Pe masangan keramik menggunakan Drymix Tile.2. 2.2. permukaan dinding keramik bersih dari berbagai m acam kotoran. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1 PC :2 Pasir. Gambar kerja telah disetujui Manajemen Konstruksi / Pengawa s / Perencana.1.Warna .Pembangunan Ruang Kuliah. Pemasangan memakai perekat keramik merk/jeni s Drymix Tile. 4.2. Pemasangan dikerjakan oleh pekerja yang ahli dan terampil dalam pemasangan.Merk : Roman .1. maka lantai tersebut dijaga kebersihannya sampai penyerahan pertama. Setelah selesai dipasang dan digro uting. 8. Pemasangan Pemasang an mengacu pada : a. 12.Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 40 x 40 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7. 2. Pengisian naad/grouting setelah pemasangan lan tai selesai dipasang dan telah mengering.2. Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering. Siar-siar (n aad) dibuat sekecil mungkin. Pemotongan unit keramik menggunakan m esin potong. ini Pihak Kami dikerjakan walaupun tidak dijela skan dalam gambar. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 7. rata dan sama besar.2. Pekerjaan Dinding Lapis Keramik PT. 6. 3. 3. Bahan keramik yang akan dipasang diajukan kepada Manajemen Kon struksi/Pengawas/Perencana untuk mendapatkan persetujuan lalu dibuatkan mock-up di proyek. Setiap jarak 420 cm dibuat d ilatasi diisi sealent yang sewarna dengan warna grouting.Jenis . Peil lantai telah diteliti kebenarannya dan telah dilaporkan k epada Manajemen Konstruksi/Pengawas. Sebelum pemasangan keramik dimulai. 7.2. Peil lantai yang akan dipasang telah ber sih dari berbagai macam kotoran.2. 7. 3. ukuran 120x120 cm. Pekerjaan Lantai dan Dinding Lapis Keramik 7.2. 5. Bahan-bahan yang dapat merusak lantai keramik harus segera dijauhkan dan tidak d iperkenankan disimpan pada ruang-ruang yang telah selesai dipasang keramik. 14. untuk mengetahui pola pemasangan. Banda Aceh 2012 . 11. lebar naad dan w arna grouting. 50 . 9.Plint : Memakai Plint Roman tinggi 10 cm . 6. Kerusakan-kerusakan selama proyek be rlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. 7. lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (du a) garis lurus yang saling tegak lurus. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. maka perbaikan dinding kerami k tersebut menjadi tanggung jawab penyedia sepenuhnya. 2.Jenis : Keramik homogenous kwalitas B . Bahan . Untuk itu penyedia Pih ak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama). 9. 13.Produksi .

le bar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (dua) ga ris lurus yang saling tegak lurus. 2. 3.2.2. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest. Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering. bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout. Sebelum pengisian naad dilakukan.4. 9. 7.Warna .2. Siar-si ar / naad rata dan sama besar. Banda Aceh 2012 7. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. Pekerjaan Cat Dinding / Tembok Untuk Interior PT.Warna . lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perp otongan siar membentuk 2 (dua) garis lurus yang saling tegak lurus. 2. 6.Jenis . 6.Produksi . Sebelum pengisian naad dilakukan. bila sudah bersih naad-naad keramik di isi ibagrout. Siar-siar / naad rata dan sama besar.2. plafond tel ah selesai dikerjakan.2. Pemasangan 1.1. Seluruh permukaan dinding telah difinish. permukaan dinding ke ramik bersih dari berbagai macam kotoran. Pekerjaan Lapis Marmer 7. Bahan .2. 3.3. Unt uk itu Pihak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pert ama) 8. alat-alat bantu dan p enyediaan tenaga kerja.Jenis . setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. Pemasan gan keramik menggunakan Drymix Tile. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr. Adukan yang menempel segera dibersih kan sebelum mengering. 5.Ukuran .Ukuran . Lingkup Pekerjaan 1.1. Kerusakan-kerusakan selama proyek berlang sung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. Meng ajukan brosur-brosur cat dinding/cat plafond/politur melamik dan bahan-bahan lai nnya yang diperlukan.2.3.Produksi .4. 51 . 7. 4. 8. Bahan . PEKERJAAN PENGECATAN 8. 8. Pemotonga n unit keramik menggunakan mesin potong. Meliputi penyediaan bahan-bahan. Kerusaka n-kerusakan selama proyek berlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pemasangan 1. Untuk itu Pihak Kami menj aga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama).4. 4. Flamboyant Huma Arta Hal.2. permukaan dinding keramik bersih dari berbagai macam kotoran. kosen-kosen/pintu/jendela telah selesai dipasang. Pemotongan unit keramik menggunakan mesin potong.Pengisi naad : : : : : Marmer Keramik kualitas B Sesuai rencana sesuai gambar Ujung Pandang N aad diisi afagrout / ibagrout / afafik 7. Membuat mock-up pada dinding/plafond untuk dipilih dan disetujui warnanya. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest. 5. 3. 2.Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 20 x 25 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7.Pembangunan Ruang Kuliah. 8. m aka perbaikan dinding keramik tersebut menjadi tanggung jawab sepenuhnya. maka perbaikan dinding keramik ter sebut menjadi tanggung jawab kontraktor sepenuhnya. 4. 7.1.

Jenis Cat dasar Cat akhir . Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus. mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang s ama. . lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux seb anyak 1 lapis sampai benar-benar rata.2. mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang sama. Banda Aceh 2012 8. 52 . sedangkan kwas hanya pada tempat-tempa t tertentu saja. abu-abu yang melekat dibersihkan. Bahan .3.1. memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat. Setelah lapisan alkali res isting primer mengering. lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux We athershield sebanyak 1 lapis sampai benar-benar rata.3. sed angkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja.3.Aplikasi pengecatan dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi dari MK/Pengawas atau dari produ ksi cat.2. Setelah lapisan alkali resisting primer m engering.Jenis Cat dasar Cat akhir .Produks i . dan telah mengering dengan sempurna. Permukaan dinding diamplas sampai halus. Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi/Pengawas/Perencana. Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik. memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat. 8. Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi /Pengawas/Perencana. dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomend asi dari Manajemen Konstruksi/Pengawas atau dari produksi cat. Pekerjaan Cat Di nding / Tembok Untuk Exterior 8. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Permukaan dinding diamplas sampai halus. Setelah dibersihkan. . .Aplikasi pengecata n.Cara pengecat an mengikuti technical data dari Dulux. Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik.1. bahwa cat yang dipakai. lalu diamplas halus. Pekerjaan Cat Langit-langit (Plafond) 8. Bahan PT. Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus. Pengecatan halus menggunakan roller.Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Du lux.2. .Cara-cara pengecatan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dike luarkan oleh pabrik cat. bahwa cat ya ng dipakai. lalu diberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dap at diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas/Perencana.4.Warna : : : : Dulux/Mowile x Dulux/Mowilex Dulux/Mowilex Sesuai rencana 8.Cara-cara pengecatan mengi kuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat.Pembangunan Ruang Kuliah. lalu diberi lapisan cat Duluxweathershield sampai benar-benar ra ta warnanya dan hasilnya dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi/Pemberi Tugas/ Perencana.4.2. abu-abu yang m elekat dibersihkan. Bahan . dan telah mengering dengan sempurna. 8. .Produksi . .1. lalu diamplas halus.Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8. Flamboyant Huma Arta Hal. Setelah dibersihkan. Pengecatan halus menggunakan roller.

dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi/ pengawasan dari produksi cat. lalu diberi lapisan cat dasar Dulux sebanyak 1 lapis sa mpai benar-benar rata. Pekerjaan melamik ini untuk finishing : .Kosen. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pengecatan halus menggunakan roiler. Pengecatan . mulai dari meni / cat dasar / ca t akhir adalah benar dari produksi Dulux.Dinding lambrisering kayu . permukaan langit-langit (plafond) dibersihkan dari be rbagai macam kotoran.2. Glotek / setara .Bahan untuk finishing listplank atap memakai finishing cat minyak ex.5. 4. Sebelum pekerjaan dimulai. Flamboyant Huma Arta Hal. Pengerjaan 1. Dan plafond lainnya sesuai gambar Setelah baha n langit-langit terpasang. Bahan untuk finishing bagian luar memakai finishing melamik Polyurethane agar tahan air dan tahan sinar ultra vio let. Plafond beton b. lubanglubang paku/skrup telah diisi dan diratakan dan tela h diamplas sampai halus. Pekerjaan Cat Listplank Atap 8. mengajukan contoh warna melamik kepada Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana untuk dise tujui dan membuat mock-up di proyek. lalu d iberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dapat dite rima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas / Perencana.4. Bahan Bahan untuk finishing kosen. Banda Aceh 2012 . .6. Setelah seluruh permukaan plafond diamplas halus.memberikan surat jaminan yang dikel uarkan oleh pabrik cat.2. 3.5.Railing kayu .Lapisan lantai papan kayu dan papan tangga . 8. Setelah lapisan alkali resisting primer dan telah mengeri ng lalu diamplas halus. Hasil pengerjaan rapih . 8. 8.1. 2.2.Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8. Propan raya atau setara. dan daun jendela.Jenis Cat dasar Cat akhir . Bahan . 53 .1. 8.Plafond lambris kayu .Dan pekerjaan lainnya sesua i gambar dan perincian biaya pekerjaan. Cara-cara pengec atan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat.6. Pekerjaan Cat Finishing Melamik 8 . Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Dulux. .Pengecatan langit-langit meliputi : a.Pembangunan Ruang Kuliah.Produksi .6. Pengerjaan PT. Plaf ond gypsum. Pekerjaan finishing melamik dikerjakan o leh Sub Pihak Kami yang ahli dalam pengerjaan melamik. pintu dan jendela bagian dalam memakai finishing melamik ex. sedangkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja. bahwa cat yang dipakai.5. plafond calsiboard c. daun pintu . rata dan sama warnanya. Aplikasi p engecatan.

9.2. Bila ternyata hasil test rendam menunjukkan tidak ada kebocora n. dengan serti fikat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya. PEKERJAAN WATERPROOFING Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan. Banda Aceh 2012 a. kecua li untuk lantai KM/WC. Bahan 1. pemasangan. maka membuat Berita Acara Pemeriksaan dengan Manajemen Konstruksi . 9. Sertifikat jaminan terseb ut diserahkan kepada Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi pada saat penyerahan per tama. Jaminan Memberikan ja minan kedap air secara cuma-cuma selama 5 tahun terhadap kebocoran. 2. 8.1. Permu kaan beton yang akan dilapis waterproofing dibersihkan dari kotoran puing-puing dan sampah lainnya. roof drain/floor drain di grouting memakai bahan yang sama.1. Pelaksanaan 1. Sparing-sparing pipa air kotor. balkon. Flamboyant Huma Arta Hal. Pihak Kami melakukan perlindungan terhadap pe kerjaan waterproofing yang telah dikerjakan terhadap kerusakan-kerusakan yang di timbulkan oleh pekerjaan yang dilakukan oleh lainnya. 4. 54 .Pembangunan Ruang Kuliah. harus mengajukan contoh bahan dan brosur. Pertemuan dengan dinding dinaikkan setinggi 20 cm dan lantai untuk di KM/WC dan plat dak atap dinaikkan setinggi 4 0 cm.4.3. Bahan untuk lantai KM/WC lantai tingkat. Melakukan proteksi/perlindungan dengan lapisan plesteran (discreed) memakai adukan 1pc:3pasir + lapisan kawat ayam dan dihaluskan. 6. 3. memakai coating ex Sika. selesai diplester kasar. PEKERJAAN LAIN-LAIN 1. Setelah waterproofing dikerjakan. 9. Untuk balkon. 9. Lingkup Pekerjaan PT. rata dan sama warnanya. lalu diadakan pengetesan dimana permu kaan plat beton yang telah dilapis waterproofing direndam air selama 14 hari set inggi 5 – 10 cm. Sebelum pekerjaan dimulai. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. bahwa pem asangan waterproofing tersebut telah di test dan telah dilaksanakan dengan baik tanpa ada kebocoran. mengajukan contoh warna kepada Manajemen Konstruks i/Pengawas/Perencana untuk disetujui dan membuat mock-up di proyek.5 mm. Lanta1 atau d1nd1ng yang akan diberi lapisan waterproofing ti dak akan dibobok akibat adanya pekerjaan lain. peny ediaan alat-alat bantu dan pembersihan. 2. Lantai atau dinding yang akan diberi lapisan waterproofing tidak ak an dibobok akibat adanya pekerjaan lain terutama pekerjaan M & E. Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan. harus mengajukan contoh bahan dan brosur. terutama pekerjaan M&E. PEKERJAAN PENYELESAIAN TANGGA DAN RAILING 1. b. Kemiringan screed dibuat kearah roof drain/floor drain. plat dak atap memakai jenis membrane ex Bithutene tebal 1. 7. Pekerjaan waterproofing dilakukan oleh pekerja yang ditun juk oleh pabrik pembuatnya. Waterproofing dipasang pada : • Lantai KM/ WC lantai tingkat • Plat dan atap beton dan bak bunga • Atap konsol/kantilever • Balko n (jika ada) • Roof garden (jika ada) • Ground reservoir/ground watertank (jika diij inkan oleh DireksiPekerjaan) • Dan daerah basah lainnya 9. Lingkup P ekerjaan Pekerjaan waterproofing ini meliputi penyediaan bahan. c. Hasil pengerjaan rapih. Pekerjaan finishing listplank atap dikerjakan oleh Sub yang ahli dalam pengerjaan melamik . 5.

serta pekerjaan finishing pada r uang KM/WC telah selesai dikerjakan. Roman Golongan B. b. Pihak Kami memperbaiki dan mengganti bila ada keru sakan atas bahanbahan/peralatan sanitair yang terjadi selama masa pemeliharaan d an biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. PT. Pemasangan sanitair bese rta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya. alat-alat bantu dan perleng kapan lainnya yang diperlukan. c) Mengaju kan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas/Pemberi Tugas/ Perencana d an membuat mock up. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. PEKERJA AN KACA DAN CERMIN Pekerjaan ini meliputi pengadaan dan pemasangan material kaca dan cermin.Bahan untuk anak tangga dan bordes Bahan untuk anak tangga dan bordes tangga dilapis keramik ukuran 40 cm x 40 cm serta plint t angga ukuran 10 cm x 30 cm ex. Umum Pekerjaan pemasangan sanitair dap at dilakukan apabila seluruh instalasi air bersih. Perletakan pe rlengkapan sanitair terletak diantara persimpangan atau pertemuan naad-naad pela pis dinding. c. b) Membuat gambar kerja/shop drawings. pengerjaan/pemasangan. sedangkan untuk papan kayu menggunakan klos + skrup. d) Permukaan anak tang ga dan bordes diplester halus menggunakan adukan 1 PC : 3 Pasir. sedangkan step nossing berukura n 10 cm x 30 cm . Pengadaan dan pemasangan sanitair beserta peralatannya sesuai d engan ketentuan yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan. d. dikeluarkan dari proyek dan diganti dengan yang baru. peralatan. Banda Aceh 2012 a) Meliputi penyediaan bahan. Pemasangan Semua bahan yang dipasang s esuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ P emberi Tugas/ Perencana. Bila terdapat cacat/rusak . Bahan . Pelaksanaan a) Bahan yang dipasang adalah bahan yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas. c) Pemasangan lapisan ana k tangga dilakukan oleh pekerja yang telah berpengalaman. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan.Bahan untuk railing Railing tangga dengan tiang memakai stainl ess steel diameter 5” dan 3 ”. Bahan-bahan dan peralatan sanitair dichek ulang sebelum dipasang. Flamboyant Huma Arta Hal. pemasangan. alat-alat bantu lainnya yang dip erlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini. 1. Kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran. b) Gambar kerja/shop dr awings telah disetujui Manajemen Konstruksi /Pengawas. Seluruh sanitai r dan perlengkapan yang dipasang dalam keadaan lengkap dengan segala perlengkapa nnya. Sanitair yang telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk k esempurnaan hasil pemasangan. Bahan-bahan dan peralatan sanitair dapat dipasang apabi la telah mendapat ijin dari Manajemen konstruksi/Pengawas/Perencana. Bah an Bahan-bahan sanitair memakai merk dengan type/model dan accessoriesnya sepert i yang diuraikan dalam bill of item (perincian biaya pekerjaan).2.3. e) Untuk railing stainless steel pengerjaa nnya dilakukan di workshop. instalasi air kotor telah sel esai dikerjakan dan telah dilakukan pengetesan. Seluruh brosur sanitair dan perle ngkapannya diserahkan kepada pemberi tugas selepas masa pemeliharaan. 1. sesuai dengan type-type sanitair serta komplit dengan fitting yang dikelua rkan oleh Pabrik Surya Toto Indonesia.Pembangunan Ruang Kuliah. Men gajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh peralatan sanitair ses uai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan. 55 . sehingga tercapai pekerjaan yang bermu tu dan sempurna. sedangkan di proyek hanya pemasangan/penyetelan. PEKERJAAN SANITAIR DAN PERLENGKAPANNYA a. 2. 3.

sejajar.8 mm dan pelat strip 5 mm dan dicoating. Untuk bingkai Profil CNP.Rail bawah p lat siku dan besi bulat menggunakan bearing yang tertutup. . Bila terdapat cacat/rusak. Untuk cermin mempunyai lapisan pera k cukup tebal dan mempunyai lapisan penahan kelembaban. Bahan-bahan dan peralatan tersebut dichek ulang sebelum dipasang. Kesikuan kaca lembaran yang berbe ntuk segi empat mempunyai sudut serta tepi potongan yang rata dan lurus. Banda Aceh 2012 . Tidak menunjukkan ada ca cat. PEKERJAAN DINDING PARTISI DAN FOLDING GATE a. gelembung dan sebagainya. . Bahan Folding gate mengunakan bahan : . diharuskan menggunakan alat pemotong kaca. Li ngkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan. kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran. Pemasangan Semua bahan yang dipasang sesuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ Pemberi Tugas/ Perencana. dikeluarkan d ari proyek dan PT. 56 .Kaca cermin K eliling kaca cermin dibuat bevel 3 cm Pemasangan kaca menggunakan skrup stainless steel Tebal kaca minimal 5 mm atau sesuai gambar Kaca yang sudah terpasang dibers ihkan dengan pembersih kaca. tidak menunjukkan effek lensa. Mengajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh sesuai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan. Kunci bentuk silinder dan handle stainless steel serta seluruh bahan menggunakan cat warna anti karat . Kaca-kaca yang telah dipasang dilindungi dari kerusakan dan benturan serta diberi tanda a gar dapat terlihat bahwa pada area tersebut telah dipasang kaca. daun/slate engsel penuh 115 x 0. Dinding Partisi PVC 85x200 di tempatkan di daerah Toilet atau sesuai gambar. Flamboyant Huma Arta Hal. 4. Rail atas pipa hitam bulat. minimal 10 mm masuk ke dalam alur kaca pada kosen. d . Pengadaan dan pemasangan Dinding Partisi PVC dan Folding gate beserta peralatannya sesuai dengan ketentua n yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan. Toleransi lebar dan panjang tidak boleh melebihi toleransi seperti yang ditentukan oleh pabrik.UNP 2 tebal 2 mm.Pembangunan Ruang Kuliah. harus dihaluskan sampai membentuk Sisi permukaan kaca yang halus. tidak bergelombang. pemasa ngan. Bahan-bahan dan peralatan Dinding Partisi dan Folding gate dapat dipasang apabila telah mendapa t ijin dari Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana.Bahan Produksi : Asahimas atau setara Jenis : Float glass Warna : Sesuai renca na Tebal : 5 mm atau sesuai dengan gambar rencana & BQ. Pemotongan ukuran kaca disesuaikan ukuran rangka. peralatan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. alat-alat bantu lainnya yang diperlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini. toleran si kesikuan maximum yang diperkenankan adalah 1. retak dan baur. Memiliki bidang yang licin.Spesifikasi bahan Kaca tidak bergelombang. Pemotongan kaca rapih dan lurus. sehingga tercapai pekerjaan yang bermutu dan sempurna.Pelaks anaan Semua pekerjaan pemasangan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dari pab rik pembuat kaca. Semua bahan yang akan dipasang melalui persetujuan Manajemen K onstruksi. Pembersihan akhir untuk membersihkan permukaan kaca menggunakan kain katun yang lunak dengan cairan khusus pembersih kaca. Semua bahan kaca dan cermin sebelum dan sesudah dipasang harus mendapatkan persetujuan Perencana / Manajemen Konstruksi.5 mm per meter. c. kaca yang nampak maupun yang tidak nampak akibat pemoto ngan. .

stop kontak. untuk saklar dan stop kontak digunakan merk LEGRAND atau PANASONI C atau yang setara. c. yang ada di gambar atau sesuai spesifikasi. p asangan batu. dimensi dan lain sebagainya yang diperlukan untuk pekerjaan ini.2. Seluruh pekerjaan pemotongan. Bahan-bahan Sebelum instalasi. Flamboyant Huma Arta Hal. gambar kelistri kan pihak lain. seluruh instalasi secara umum mempunyai kualitas yang setara da n tampak rapi. Harus disediakan pembungkus kabel (conduit) dalam dinding bata. Sediakan juga penginstalasian kabel listr ik lainnya yang dibutuhkan untuk perkakas mesin. Pekerjaan pembersihan dilakukan sampai penyerahan pertama. peralatan dan pengangkutan juga instalasi dan test yang musti dilakukan unt uk kelengkapan dan pengoperasian system kelistrikan secara lengkap sesuai persya ratan dari gambar atau Spesifikasi. pengeboran. Seluruh brosur dan perlengkapan Folding gate diserahkan kepada pemb eri tugas selepas masa pemeliharaan. 6. Lampu penerangan dan panel board. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Pembangunan Ruang Kuliah. PEKERJAAN PEMBERSIHAN Kami akan melakuka n pembersihan setiap hari terhadap seluruh kotoran/sampah/potongan kayu/adukan b ekas dan bahan-bahan yang sudah tidak terpakai dari lokasi proyek. Apabila pekerjaa n kelistrikan berhubungan dengan pekerjaan penyedia lain atau dengan pihak UnMuh a maka berkoordinasi guna mendapatkan informasi yang diperlukan. pasangan batu.1 UMUM 6. a. b. junctio n box. 6. Setiap kerusakan atas finishing dinding. mater ial. puingpuing/sampah dan bahan-bahan bangunan ya ng sudah tidak terpakai. Banda Aceh 2012 diganti dengan yang baru. g. 5.1. e. Layanan kelistrikan secara lengkap termas uk system penyambungan ke PLN. unit sekering saklar. kayu. Apabila jen is bahan sudah ditentukan dalam spesifikasi maka bahan tersebut digunakan atau d apat digunakan bahan yang setara dengan itu. kami akan memperbaiki dan mengganti bila ada kerusakan atas bahanbahan/ per alatan yang terjadi selama masa pemeliharaan dan biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. Yang diakibatkan dari pelaksanaan instalasi diganti atau d iperbaiki PT. Pelaksanaan kerja Tata laksana kerja dan tampilan yan g baik dari penginstalasian agar sama pentingnya dengan efisiensi secara elektri kal dan mekanis. Termasuk juga fixture lampu. 57 .1.dll. sehi ngga lokasi proyek dan lokasi kerja selalu dalam keadaan bersih dan rapih. pelat baja.3.1 Lingkup kerja Menyiapkan seluruh buruh. Untuk itu men empatkan tenaga kerja sebanyak yang diperlukan untuk melakukan pembersihan. pelapis lantai dan dinding. System kabel listrik (Power wiring system) dan system grounding nya. distribution board. Pemasangan Dinding Partisi maupun Folding gate beserta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya. dikeluarkan dari proyek. Material yang kurang atau rusak selama penginstalasian harus diperbaiki ata u diganti oleh dengan biaya sendiri. Untuk bahan MCB minimal yang dipaka i adalah merk : SCHNEIDER atau yang setara dan kabel merk SUPREME atau yang seta ra dengan itu. seluruh kaca. Seluruh bahan-bahan dan per alatan yang baru dan sesuai dengan standard yang berlaku seperti : PUIL 2000 (SN I 04-0225-2000) atau standard yang berlaku secara umum di Indonesia. batako. conduit.1. 6. mengecek secara keseluruhan dari gambar jumlah kuantitas kelistri kan. alat elektronik secara lengkap sesuai dengan f. Sebelum dilakukan penyerahan pertama. Folding gate yan g telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk kesempurnaan hasil pemasan gan. p enyambungan yang diperlukan untuk instalasi dilakukan sedemikian rupa dan disetu jui oleh MK. Dll. mengajukan contoh bahan (MAR = Material A pproval Request) ke MK untuk persetujuan pemakaian . guna penginstalasian yang semestinya sesuai dengan per syaratan di gambar dan spesifikasi. Kotor an tersebut dikeluarkan dari proyek dan tidak boleh ditimbun didalam lokasi proy ek. halaman dan peker jaan lainnya dalam keadaan bersih. pasangan bata. P EKERJAAN ELECTRICAL 6.Manajemen Konstruksi yang. d.

0.5 PK atau yang setara dengan itu 6. 6. tabung dan starter sesuai dengan pe rsyaratan spesifikasi teknis.4.5. Selama kurun waktu masa pemeliharaa n ini seluruh kerusakan dan cara instalasi yang tidak bagus diperbaiki oleh atas tanggungan biaya sendiri. 6.4. kolo m dll. Selama pelaksanaan Pihak Kami memperbaharu i data rinci penginstalasian untuk informasi kepada MK apabila diminta dan sebag ai penyiapan gambar terlaksana. AIR CONDITIONING Pemasangan AC lengkap selain kabel juga dipasang bracket untuk penyangga AC. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Flamboyant Huma Arta Hal. 6. LAMPU BARET Pihak Kami m enyediakan dan memasang Lampu baret lengkap. kualitas dan ukuran yang sesuai yang ditunjukkan dalam gambar atau BOQ. 6.25 cm. PELENGKAP PENERANGAN Pihak Kami menyiapkan dan meng instalasi pele ngkap penerangan secara lengkap untuk setiap saklar lampu dan stop kontak dengan jenis. Banda Aceh 2012 dengan biaya sendiri dari Pihak Kami. Merk AC yang dipakai adalah merk Panas onic 1. Jenis lampu baret yang berkualitas baik Merk lampu yang dipakai adalah PHILIPS atau y ang setara dengan itu. KABEL Seluruh kabel diinstalasi didalam pembungkus yan g standard apabila kabel masuk kedalam beton atau dinding bata. Pengetesan dan Jaminan Seluruh peralatan dan instalasi secara keseluruhan dijamin atas kerusakan material dan tampak inst alasi (ketatalaksanaan kerja) selama kurun waktu 12 bulan dari saat serah terima awal (PHO) sampai serah terima akhir (FHO).Saklar di din ding ---------------------------. EXHAUST FANS Meliputii Peneyediaan dan Penempatan Exhaust fan dalam ruangan kamar mandi/WC dan system kelistrikan E xhaust dapat digabung ke titik lampu. condenser. Apabila tidak ditentukan lain.40m . ballast.Pembangunan Ruang Kuliah.5 Pentanahan (Grounding) Menginstalasi grounding utama keseluruh titik listrik dengan menggunakan ukuran kawat tembaga sesuai den gan yang disyaratkan 6. 58 . PEKERJAAN ORNAMEN ACEH DAN LAMBANG UNIVERSITAS 7. selain bola lampu termasuk juga fit iing lampunya. Jenis spot down light yang berkualitas baik .6. Pelengkap p enerangan (rumah lampu). Ukuran minimum kabel NYM 2 dan 3 x2. Ketinggian pemasangan lampu TL seragam.3. 6. 7.1. Seluruh lampu baret ketinggiannya sama satu dengan lainnya. Exhaust fan berkualitas baik.8. LAMPU-LAMPU TL Jenis dan bentuk lampu penerangan ini berikut pelengkapnya y ang dipasang di beberapa lokasi sesuai dengan yang ada dalam gambar. selain bola lampu termasuk juga rumah lampunya.40m 6. Merk lampu yang dipakai PHILIPS atau yang setara dengan itu. Seluruh spot down light ketinggiannya sama satu dengan lain nya.7. panel kayu.1.1 Umum dan Bahan PT.1.5 mm pembungkus kabel jenis PVC ukura n 1. 6. maka seluruh saklar dan stop kontak di pasang dengan ketinggian dari permukaan lantai seperti berikut : .2. SPOT DOWN LIGHT Pihak Ka mi menyediakan dan memasang Spot down light lengkap.Stop kontak --------------------------.

Motif dan bent uk tulisan dibuat timbul keluar. PENUTUP. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Banda Aceh. ketebalan disesuaikan. Finishing menggunakan coating agar terlihat kea slian batu parasnya 7. Demikian metode pelaksanaan ini kami buat sebagai gambaran pelaksanaan untuk pekerjaan tersebut diatas. III. 27 Maret 2012 PT. 59 .Pembangunan Ruang Kuliah. saran yang p ositif sangat diharapkan untuk kesempurnaan pelaksanaan pekerjaan jika kami meme nangkan tender ini. FLAMBOYANT HUMA ARTA ALWIN ABDULLAH Direktur Utama PT. Flamboyant Huma Arta Hal. Banda Aceh 2012 Bahan baku adalah batu paras yogya dengan ukuran lebar 65 cm dan panjang   99 m ke liling lisplank beton gedung Laboratorium.2 Pelaksanaan Untuk proses pembuatan dilakukan dengan cara diukir. Pemasangan dilakukan dengan memasang angkur besi (dynabolt) atau dengan cara lainnya dan sambungan diperhalus dengan material adukan berwarna yang sesu ai dengan warna batu alamnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful