Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 METODE PELAKSANAAN Pekerjaan

Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Univers itas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh A. PENDAHULUAN Proyek Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborato rium Univeristas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh ini merupakan Pekerjaan yang dibi ayai dari sumber pendanaan : Bantuan "New Zewland Aid" melalui MFAT (Ministry of Foreign Affairs and Trade). Jangka Waktu penyelesaian pekerjaan tersebut direnc anakan berlangsung selama 270 (dua ratus tujuh puluh ) hari kalender atau setara 9 (sembilan) bulan. B. LINGKUP PEKERJAAN Secara umum Komplek Bangunan ini merup akan bangunan baru di lokasi Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh yang bent uk dan fungsinya telah ditata ulang, nantinya akan meliputi pekerjaan : Pembangu nan Gudang Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborarorium. C. URAIAN SINGKAT PEKERJAAN NO. SU.1 SU.2 SU.3 SU.4 SU.5 SU.6 SU.7 SU.8 SU.9 SU. 10 SU.11 SU.12 SU.13 SU.14 SU.15 SU.16 TN.1 TN.2 TN.3 TN.4 URAIAN PEKERJAAN SEKS I 1. UMUM Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan K esehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Pengadaan Fasilitas di Kantor Lapangan Penyi apan, Pemeliharaan dan Pengetesan bahan di laboratorium Survey & Sewa alt ukur, Pengukuran & Pemasangan Bowplank Biaya Personil Kontraktor Mobilisasi dan Demobi lisasi Pagar Sementara & Akses jalan angkutan sementara Penyiapan Pembangkit Lis trik untuk pelaksanaan Telekomunikasi Fasilitas air bersih proyek Dokumentasi Ba ngunan Sementara Pemeliharaan lokasi pekerjaan & lingkungan Pengadaan Papan Nama Proyek Biaya Jaminan Pelaksanaan dan Uang Muka SEKSI 2 - PEKERJAAN TANAH Pember sihan lokasi pekerjaan Galian lokasi pekerjaan Urugan tanah Urugan Pasir VOLUME 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 9,00 1,00 1,00 3.639,00 1.820,00 5.538,00 462,00 SATUAN L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. Bulan L.S. L.S. m2 m3 m3 m3 PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 1

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 TN.5 TN.6 TN.7 TN.8 ST.1 ST.2 ST.3 ST.4 ST.5 ST.6 ST.7 ST.8 ST.9 ST.10 AR.1 AR.2 AR.3 AR.4 AR.5 AR.6 AR.8 AR.9 AR.10 AR.11 AR.12 AR.13 AR.14 AR.15 AR.16 AR.17 A R.18 AR.19 AR.20 AR.21 AR.22 AR.23 AR.24 AR.25 AR.26 AR.27 AR.28 AR.29 AR.30 AR. 31 AR.32 Galian pondasi Pekerjaan Dewatering Pekerjaan Penyemprotan Anti Rayap Pasangan B atu Kali Penahan Tanah Urug SEKSI 3 - STRUKTUR Pengadaan dan Pemancangan Tiang P ancang Mini ukuran 20 cm x 20 cm, termasuk pemotongan kepala tiang Percobaan Pem bebanan Dinamis Tiang Pancang (PDA Test) Pekerjaan lantai kerja Pembesian Pengec oran beton K.225 untuk Kolom Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (roof fl) Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (2nd fl) Pengecoran beton K 225 untuk Lantai dasar/slab (1st fl) Pengecoran beton K 225 untuk Kepal a Tiang Pondasi Penyediaan sealant untuk sambungan SEKSI 4 - ARSITEKTUR Pasangan dinding bata Pekerjaan plasteran Pekerjaan Rangka Atap Baja ringan Pekerjaan Ge nteng metal termasuk Nok Genteng Pekerjaan lisplank atap beton Pekerjaan lisplan k atap kayu PINTU DAN JENDELA RUANG KULIAH Penyediaan dan pemasangan kusen dan d aun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyedi aan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J2 Penyediaan dan pemasang an kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V2 Penyediaan dan pemasangan ventilasi ty pe V3 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pegangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan Folding Gate Penyediaan dan pemasangan Sunscreen PINTU DAN JENDELA LA BORATORIUM DAN PERPUSTAKAAN Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyediaan dan pemasan gan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendel a type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan da n pemasangan kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J5 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pe gangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan engsel Pintu Penyediaan dan pemas angan engsel Jendela 1.580,00 1,00 9.639,00 342,00 6.156,00 8,00 109,00 254.065,00 250,00 331,00 291, 00 286,00 127,00 480,00 4.668,00 10.756,00 1.239,00 1.239,00 74,00 368,00 1,00 2 0,00 20,00 4,00 68,00 4,00 4,00 44,00 16,00 8,00 1,00 84,00 68,00 4,00 16,00 12, 00 8,00 26,00 8,00 16,00 2,00 23,00 4,00 4,00 60,00 m3 Ls Ltr m3 m' Bh m3 kg m3 m3 m3 m3 m3 m' m2 m2 m2 m2 m3 m' Bh Bh Bh Bh Bh Bh B h Bh Bh Bh set m2 Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh set set PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 2

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 AR.33 AR.34 AR.35 AR.36 AR.37 AR.38 AR.39 AR.40 AR.41 AR.42 AR.43 AR.44 AR.45 AR .46 AR.47 AR.48 AR.49 AR.50 AR.51 AR.52 AR.53 AR.54 AR.55 0 LRK.1 LRK.2 LRK.3 LR K.4 LRK.5 LRK.6 LRK.7 LRK.8 LRK.9 LRK.10 LRK.11 LRK.12 LRK.13 ABB. 1 ABB. 2 ABB. 3 ABB. 4 ABB. 5 ABB. 6 ABB. 7 ABB. 8 ABB. 9 ABB. 10 ABB. 11 ABB. 12 Penyediaan dan pemasangan Door Closer Penyediaan dan pemasangan kait angin, kunc i slot Jendela Penyediaan Pemasangan Plafond Penyediaan dan pemasangan keramik l antai (40x40cm) Penyediaan dan pemasangan keramik lantai (20x20cm) Penyediaan da n pemasangan Kramik Lantai (60x60cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding ( 20x20cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding (20x25cm) Pekerjaan pengecata n dinding dalam ruangan Pekerjaan pengecatan luar ruangan Pekerjaan pengecatan p lafond Pekerjaan Waterproofing Pekerjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø4" Pek erjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø3" Pekerjaan tiang dan railing tangga St ailess Ø2" Pekerjaan tiang dan railing tangga kayu Pekerjaan Tangga Putar dari 2nd Fl ke Roof Penyediaan dan pemasangan Batu Alam Andesit Penyediaan dan Pemasanga n step nosing tangga Penyediaan dan pemasangan Logo Univ. Muhammadiyah Penyediaa n dan pemasangan Relief Aceh Pekerjaan Melamik Kusen Kayu Penyediaan dan pemasan gan ventilasi Rrooster Kayu (type. V2) KELISTRIKAN Penyediaan dan pemasangan sto p kontak Penyediaan dan pemasangan Single Saklar Penyediaan dan pemasangan Doubl e Saklar Penyediaan dan pemasangan fitting lampu Penyediaan dan pemasangan lampu TL 2 x 36 Watt Penyediaan dan pemasangan lampu Baret 20 Watt Penyediaan dan pem asangan lampu spot down light Penyediaan dan pemasangan Sambungan Daya dari PLN Penyediaan dan Pemasangan MCB Penyediaan dan Pemasangan Panel Listrik Penyediaan dan pemasangan Penangkal petir lengkap Pengadaan Unit AC Pengadaan Unit Exchaus Fan MEKANIKAL Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1" Penyediaan dan Pemasangan P ipa PVC 3/4" Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1/2" Penyediaan dan pemasangan K ran Air Penyediaan dan pemasangan Water Jet Penyediaan dan pemasangan Kloset Dud uk lengkap Penyediaan dan pemasangan Kloset Jongkok Penyediaan dan pemasangan pa rtisi toilet Penyediaan dan pemasangan Urinoir Penyediaan dan pemasangan Wastafe l Penyediaan dan pemasangan Kaca rias Penyediaan dan pemasangan Tempat sabun cuc i tangan (Soap Holder) 16,00 60,00 3.600,00 3.344,00 552,00 99,00 518,00 130,00 5.887,00 6.962,00 3.427 ,00 1.938,00 169,00 468,00 672,00 22,00 2,00 306,00 264,00 2,00 99,00 1.446,00 6 4,00 57,00 50,00 12,00 390,00 390,00 28,00 48,00 1,00 63,00 2,00 20,00 32,00 16, 00 220,00 128,00 108,00 66,00 32,00 22,00 13,00 12,00 6,00 12,00 9,00 24,00 set set m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m' m' m' m' set m2 m' set m1 m2 bh bh bh b h bh bh bh bh Ls bh bh ttk bh bh m' m' m' bh bh bh bh m2 bh bh m2 bh PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 3

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 ABB. 13 ABB. 14 ABB. 15 ABB. 16 ABB. 17 ABB. 18 ABB .19 DR. 1 DR. 2 DR. 3 DR. 4 DR. 5 DR. 6 DR. 7 DR. 8 Penyediaan dan pemasangan tempat tissue lap tangan (Tissue holder) Penyediaan da n pemasangan Pengering Tangan (Hand Dryer) Penyediaan dan pemasangan tempat tiss ue gulung untuk KM/WC Penyediaan dan pemasangan Floor drain Penyediaan dan pemas angan keramik lantai KM/WC Penyediaan dan pemasangan keramik dinding KM/WC Penye diaan dan pemasangan Roof Drain Lengkap SEKSI 6 - DRAINASE Galian tanah untuk se lokan Saluran beton bentuk U 30 Saluran beton bentuk U 40 Penutup saluran penang kap, beton 1:2:3 lengkap Penutup saluran bentuk grill, lengkap Trasram, adukan 1 : 2 Pekerjaan Lantai kerja Pekerjaan Septic Tank 5,00 5,00 36,00 54,00 280,00 410,00 58,00 484,00 64,00 256,00 31,00 64,00 46,00 33,00 6,00 bh bh bh bh m2 m2 titik m3 m' m' set m' m' m3 unit D. TAHAP PELAKSANAAN SEKSI 1 : UMUM SU. 1. Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan Peru sahaan kami akan menyiapkan dan menyampaikan hal-hal berikut : gambar-gambar, do kumen-dokumen dan informasi yang diperlukan jika hal tersebut tercantum dalam Do kumen Kontrak kepada MK untuk dimintakan persetujuannya : 1. Gambar konstruksi d an gambar kerja 2. Metode pelaksanaan konstruksi 3. Data-data produk material Bi lamana dokumen-dokumen tersebut diatas disyahkan oleh MK, maka akan merupakan ba gian daripada Spesifikasi Teknis dari Kontrak. Seluruh jenis pekerjaan dilaksana kan sesuai dengan elevasi, dimensi dan detail yang ditampakkan pada Gambar Konst ruksi yang sudah disyahkan. Apabila diperlukan oleh MK untuk melaksanakan suatu item pekerjaan tertentu, maka kami juga akan menyampaikan uraian-uraian material yang diperlukan, peralatan yang dibutuhkan, denah konstruksi, standard dan tata laksana kerja yang berhubungan dengan gambar-gambar konstruksi tersebut untuk d isyahkan oleh MK. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 4

3. 1 Tahun 1970 (Tambahan Lembaran Ne gara No. Piha k Kami akan mengikuti ketentuan-ketentuan pengelolaan K3 yang tertuang dalam Per aturan Menteri Pekerjaan Umum No. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. pemindahan bahan baku. Flamboyant Huma Arta Hal. 09/PRT/M/2009 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum. UNDANG -UNDANG KESELAMATAN KERJA Lembaran Negara No. KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) 2. Penanganan K3 mencakup pen yediaan sarana pencegah kecelakaan kerja dan perlindungan Kesehatan kerja konstr uksi maupun penyediaan personil yang kompeten dan organisasi pengendalian K3 Kon struksi sesuai dengan tingkat resiko yang ditetapkan oleh Pengguna Jasa. penggunaan peralatan kerja konstruksi. pr oses produksi dan lingkungan sekitar tempat kerja. PT. 5 . Banda Aceh 2012 2.Pembangunan Ruang Kuliah.A. UMUM Bagian ini mencakup ketentuan-ketentuan penanganan keselamatan dan kesehatan ker ja (K3) konstruksi kepada setiap orang yang berada di tempat kerja yang berhubun gan dengan : 1. 2. 1918) dan peraturan terkait lainnya.

PT. Penilaian risiko dan pengendaliannya secara berkesinambungan sesuai de ngan Rencana K3 Kontrak (RK3K) yang telah disetujui oleh MK. 2. SISTEM MANAJEMEN K3 KONSTRUKSI 1. menerapkan dan memelihara prosedur untuk identifikas i bahaya. Ahli K3 Konstruksi atau Petugas K3 bertugas untuk merencanakan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pihak Kami akan melakukan tinjauan ulang terhadap RK3K (pada bagian yang memang perlu dilakukan kaji ulang) setiap bulan secara berkesi nambungan selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi berlangsung.Pihak Kami akan meli batkan Ahli K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 tinggi atau seku rangkurangnya Petugas K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 sedang dan kecil. 6 . Pihak Kami akan melaksanakan Audit Internal K3 Konstruksi. 4. Flamboyant Huma Arta Hal. mela ksanakan dan mengevaluasi Sistem Manajemen K3 Konstruksi. Pihak Kami akan membuat.B.Pembangunan Ruang Kuliah. 3. Pihak Kami akan membentuk Panitia Pembina K3 (P2K3) b ila: jumlah pekerja paling sedikit 100 orang. Banda Aceh 2012 2. Tingkat risiko K3 dite tapkan oleh Pengguna Jasa.

Jika jumlah pekerja lebih dari 15 orang tenaga kerja. apabila jumlah pekerja lebih dari 15 orang samp ai dengan tambahan 30 orang maka kami menambah satu kloset ditambah beberapa klo set untuk setiap 30 orang tambahan. 7 . Jika pekerja terpapar pada kondisi panas atau dingin yang berlebih.C. dan terlindung dari cuaca. Pihak Kami akan menyedi akan pancuran air untuk mandi dengan jumlah sekurangkurangnya satu untuk setiap 15 orang. b. Pihak Kami akan menyediakan toilet yang memadai baik toilet khusus pria ma upun toilet khusus wanita yang diperkerjakan di dalam atau di sekitar tempat ker ja. Toilet dibuat dan ditempatkan sedemiki an rupa sehinga dapat menjaga privasi orang yang menggunakannya dan terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan. Jika peke rja menangani bahan yang sulit dicuci dari kulit jika menggunakan air dingin. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. d. Kami menyedia kan 1 urinal peturasan untuk jumlah pekerja 15 orang. Untuk kondisi normal. maka: i. Toilet mudah diakses. b. Toilet pria dan wanita akan dipisahkan denga n dinding tertutup penuh. mempunyai penerangan dan ventila si yang cukup. b. atau bekerja pada kondisi basah yang t idak biasa sehingga menyebabkan para pekerja harus membersihkan seluruh badannya . zat yang menyebabkan infeksi dan iritasi atau zat sensitif lainnya. Fasilitas pencucian te rmasuk penyediaan air panas dan zat pembersih untuk kondisi berikut ini: a. maka Pihak Kami akan menyediakan pancuran air (shower) dengan jumlah yang mema dai dengan jumlah yang memadai. Flamboyant Huma Arta Hal. KANTOR LAPANGAN K3 DAN FASILITASNYA FASILITAS PENCUCIAN Pihak Kami akan menyediakan fasilitas pencucian yang memadai dan sesuai dengan p ekerjaan yang dilakukan untuk seluruh pekerja konstruksi. Banda Aceh 2012 2.Pembangunan Ruang Kuliah. Jika pekerja beresiko terpapar kontaminasi kulit yang diakibatkan oleh zat beracun. ii. Mudah diakses oleh seluruh pekerja dan diberi label yang jel as sebagai air minum. ditambah apabila jumlah pe kerja lebih dari 15 orang sampai dengan tambahan 30 orang maka kami akan tambah satu urinal peturasan untuk setiap 30 orang tambahan. Kontainer untuk air minum harus memenuhi standar kesehatan yang berlaku. Satu kloset untuk juml ah pekerja kurang dari 15 orang. c. TOILET FASILITAS SANITASI a. c. PT. Jika pekerja harus membersihkan seluruh badannya. e. AIR MINUM Kami akan menyediakan pasokan air minum yang memadai bagi seluruh pekerja dengan persyaratan: a.

Penerangan tambahan harus disediak an untuk pekerjaan detil. pengalaman dan mempunyai sumberdaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan p ekerjaan dengan selamat. dilengkapi meja dan kursi. tangga dan gang. tempat untuk makan. kami pastikan kontrainer bersih dan terlindungi d ari kontaminasi dan panas. dan pada kondisi lainnya. Penyediaan tempat sampah. Peneran gan darurat yang memadai.D. Membuat terali pengaman lokasi kerja sepanjang tepi lantai kerja atau temp at kerja yang terbuka. Pihak Kami akan menye diakan alat pelindung nafas seperti respirator dan pelindung mata. Pengamanan di sekeliling pelataran kerja atau tempat kerja a. jalan. FASILITAS PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN(P3K) a. termasuk di ruangan. Di tempat kerja kami tempatkan pekerja yang sudah terlatih dan/atau be rtanggung jawab dalam Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan. b. AKOMODASI UNTUK MAKAN DAN BAJU a. b. c. Menggunakan Jaring Pengaman. penggunaan bahan kimia berbahaya seperti perekat. Akomodasi mempunyai lantai yang bersih. b. Semua penerangan dapat dinyalakan keti ka setiap orang melewati atau menggunakannya. dikosongkan dan diisi air minum setiap hari dari sumb er yang memenuhi standar kesehatan. Jika pelataran kerja atau te mpat kerja berada di atas jalan umum dan untuk mencegah jika ada PT. VENTILASI a. Pelindung Keselamatan kerja untuk bekerja pada tempat tinggi dapat menggunakan satu atau b eberapa pelindung sebagai berikut: terali pengaman lokasi kerja. c. PEMELIHARAAN FASILITAS Pihak Kami akan menjamin terlaksananya pemeliharaan fasilitas-fasilitas yang dis ediakan dalam kondisi bersih dan higienis. Jika disimpan dalam kontainer. istirahat. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Penyediaan tempat ganti baju untuk pekerja dan temp at penyimpanan baju pakaian yang tidak digunakan selama bekerja. jaring pengaman . serta furnitur lainnya untuk menjamin tersedianya tempat istirah at makan dan perlindungan dari cuaca. Banda Aceh 2012 c. Pada kondisi temp at kerja yang sangat berdebu misalnya tempat pemotongan beton. Peralatan P3K kami sediakan dalam seluruh kendaraan konstruksi dan di temp at kerja. dan perlindungan dari cuaca. atau jika menggunakan mesin. proses berbahaya. serta dapat diakses secara nyaman ole h pekerja. Seluruh tempat kerja mempunyai aliran udara yang bersih. sistem penangkap jatuh. dikosongkan dan dibersihkan secara periodik. b. jalan penghubung. PENERANGAN a.Pembangunan Ruang Kuliah. Flamboyant Huma Arta . 2. Akomodasi yang memadai bagi pekerja. b. d. Penyediaan penerangan harus di seluruh tempat kerja. KETENTUAN BEKERJA PADA TEMPAT TINGGI PEKERJA YANG BERPENGALAMAN Bekerja di tempat kerja yang tinggi dilakukan oleh pekerja yang mempunyai penget ahuan.

Hal. 8 .

Perancah (scaffolding) a. . Semua komponen tiang diletakkan di atas pondasi yang kuat dan dilengkap i dengan plat dasar. Jika terali pengaman lokasi kerja digunakan di sekeliling bangunan. b. Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) terma suk sistem rel inersia (inertia reel system). dan/atau jaring pengaman. maka Pihak Kami akan: a. Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) a. c. atau bukaan di atap. Perancah dengan tinggi lebih dari 5 m dari permukaan dibangun oleh orang yang mempunyai kompetensi sebagai scaffolder. atau lubang lift : .Mempunyai papan bawah (toeboard) jika terdapat resiko jatuhnya alat kerja atau material dari at ap/tempat kerja. sekurang-kurangnya seminggu seka li saat digunakan. Jaring pengaman c. Tempatkan tangga sedekat mungkin dengan pekerjaan. C atatan tersebut ditandatangani oleh orang yang melakukan inspeksi. Mengikat bagian atas dan bawah tangga untuk mencegah kecelakaan akiba t bergesernya tangga. . Pe kerja yang diharuskan menggunakan alat ini akan dilatih terlebih dahulu. Menyediakan pelatihan penggunaan tangga. termasuk kerusakan yang diperbaiki saat inspeksi. Tangga Jika tangga akan digunakan. safety harness dan tali statik. e. Pekerja yang menggunaka n safety harness tidak akan diperbolehkan bekerja sendiri.Mempunyai batang tengah (mid-rail). e. setelah cuaca buruk atau gangguan lain yang dapat mempengaruh i stabilitasnya. Pekerja yang jatuh da n tergantung pada safety harness harus diselamatkan selama-lamanya 20 menit seja k terjatuh. Banda Aceh 2012 bahaya material atau barang lain jatuh pada pengguna jalan. gunakan alas kayu atau cara lainnya untuk mence gah tiang bergeser dan/atau tenggelam. d.900 – 1100 mm dari pelataran kerja. Orang yang me lakukan inspeksi memastikan bahwa: Tersedia akses yang cukup pada lantai kerja p erancah. b.Pembangunan Ruang Kuliah. b. c. lantai. Dig unakan kendaraan khusus (mobile work platform) saat memasang jaring pengaman. T angga digunakan untuk naik ke lantai kerja di atas. Memilih jenis tangga yang s esuai dengan pekerjaan yang akan dilakukan. Jaring pengaman dipasang dengan jarak bersih yang cukup dari per mukaan lantai/tanah sehingga jika seorang pekerja jatuh pada jaring tidak akan t erjadi kontak dengan permukaan lantai/tanah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. d. c. . kami pastikan tangga tersebu t berada sekurangkurangnya 1m di atas lantai kerja. Jika perlu. Terali pengaman lokasi kerja Terali pengaman memenuhi syarat. H asil inspeksi harus dicatat. dan pengamanan daera h di bawah pelataran kerja atau tempat kerja bebas dari akses orang. jalur rel inersia. Ak an tetapi jika peralatan mekanik tersebut tidak tersedia maka pekerja yang memas ang jaring harus dilindungi dengan tali pengaman (safety harness) atau menggunak an perancah (scaffolding). Jaring pengaman dipasang sedekat mungkin pada sisi da lam area kerja. d. Perhatian penuh diberikan pada titik angker untuk tali statik. Jenis s abuk pinggang tidak akan digunakan untuk pekerjaan atap. Pekerja yang memasang jaring pengaman harus dilindungi dari bahaya jatuh. Seluruh perancah diinspeksi oleh orang yang berkompeten pada saat: sebelum digunakan. jika perancah tidak pernah digunakan dalam jangka waktu lama.

PT. 9 . Flamboyant Huma Arta Hal.

harus dibuat sedemikian rupa sehin gga tidak akan terganggu oleh cuaca. Jika ditempatkan di luar ruangan. Mempunyai sumbe r listrik yang dihubungkan dengan earth sedemikian rupa sehingga voltase ke eart h tidak akan melebihi 55 volt AC. Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus mempunyai tanda identifikasi yang menginforma sikan tanggal terakhir inspeksi dan tanggal inspeksi selanjutnya. Mempunyai slot ya ng terinsulasi di bagian bawah. Dilengkapi dengan pintu dan kunci.E. c. Pintu ha rus dirancang dan dan ditempel sedemikian rupa sehingga tidak akan merusak kabel lentur yang tersambung dengan panel dan harus dapat melindungi switch dari keru sakan mekanis. atau st rut belum diindahkan. maka ikatan tambahan atau c ara lainnya untuk mengganti harus dilakukan. b. Alat mempunyai insulasi ganda. Seluruh papan harus diikat dengan benar agar tidak terjadi pergeseran. Ditempelkan pada dinding permanen atau struktur yang didesain khsus untuk ini. pengaku (bracing). Flamboyant Huma Arta Hal. kami pastikan bebannya disebarkan secara merata.Jika beberapa pengikat telah dipindahkan sejak perancah didirikan. d. Papan lantai kerja telah dipasang dengan benar. Perancah telah diperkaku (bracing) dengan cukup untuk menjaminstabilitas.Pembangunan Ruang Kuliah. papan bers ih dari cacat dan telah tersusun dengan baik. b. Inspeksi peralatan Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus diinspeksi sebelum digunakan unt uk pertama kali dan setelahnya sekurang-kurangnya tiap tiga bulan. Pintu harus diberi tanda: HARAP SELALU DITUTUP. ELEKTRIKAL Pasokan listrik Alat elektrik portabel yang dapat digunakan di situasi lembab hanyalah alat yang memenuhi syarat: a. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. . c. Tiang. batang. Mempunyai sirkuit earth yang termonitor dimana pasokan listrik pada alat akan secara otomatis terputus j ika terjadi kerusakan pada earth. Supply Switchboard Sementara Perhatian Utama Dan Harus: a. Banda Aceh 2012 Perancah telah terhubung dengan bangunan/struktur dengan kuat sehingga dapat men cegah runtuhnya perancah dan menjaga agar ikatannya cukup kuat. atau Mempunyai alat pengukur arus sisa (residu al). Perancah didesain dan dibangun untuk me nahan beban material. 2. d. e. Tersedia pagar pengaman dan toeboard di set iap sisi dimana suatu orang dapat jatuh. Tersedia penghalang atau peringatan untuk mencegah orang menggunakan perancah yang tidak lengkap. 10 . PT. Mempunyai pasokan yang terisolasi dari earth de ngan voltase antar konduktor tidak lebih dari 230 volt.

Alat pelind ung pernapasan harus digunakan selama proses pemeraman beton dimana debu mulai t erbentuk. Penggunaan bahan kimia a. asap dan debu kimia.Pembangunan Ruang Kuliah. b. Penggunaan krim pelindung dapat mengurangi resiko kerusakan kulit. biasanya dari kerusakan pada selang atau pada sambungan selang.Kebakaran akibat kebocoran bahan bakar (propana. atau plant mekanik lainnya. maka Penyedia Jasa menyediakan h elm pelindung dan seluruh personil yang terlibat di lapangan harus menggunakanny a. Pakaian ini term asuk baju lengan panjang. . G unakan sepatu dengan ujung besi di bagian jari kaki. Sepatu yang digunakan harus mampu melindungi kaki pekerja.Ledakan tabung akibat kebocoran oksigen dari selan g atau alat pijar pemotong. Asbestos a. e. Gunakan jaring dengan lembar yang tidak lulus udara. tata cara penyimpanan. g. Perlindungan mata harus digunakan jika terdapat kemungkinan kerusakan mata ak ibat pekerjaan las. Seluruh pekerja dan personil lainnya y ang terlibat harus dilatih cara penggunaan alat pelindung diri dan harus memaham i alasan penggunaannya. Tangan dan mata pekerja harus dilindungi terhadap kontak dengan semen. excavator. f. Lakukan uji uda ra sebelum menggunakan daerah kerja. atau dari serpihan material seperti potongan gergaji kayu. Seluruh pekerja yang terlibat harus menggunakan pakaian overall sekali pakai atau overall yang dapat dicuci ulang. e. Seda pat mungin. Flamboyant Huma Arta Hal. . b. Kebakaran dari material yang mudah terbakar di sekeliling tempat las. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. rig pengebor. Seluruh pekerja harus dilatih jika me nangani bahan kimia atau zat berbahaya termasuk tindakan darurat yang perlu dila kukan jika terjadi masalah. Pihak Kami akan mempunyai prosedur yang mengatur tata cara menangani ba han kimia atau zat berbahaya dengan sehat. 11 . Jika dipandang tidak praktis untuk melindungi bagian ata s dan jika ada resiko terluka dari objek jatuh. Banda Aceh 2012 Jarak bersih dari saluran listrik Alat crane. c.Menghisap asap berbahaya dari pengoperasian las. struktur atau p erancah tidak boleh berada kurang dari 4 m di bawah saluran listrik udara tanpa ijin tertulis dari pemilik saluran listrik. b. Usahakan kontak dengan semen seminimum mungkin. Seluruh bahan kimia harus disimpan di kontainer asalnya dalam sua tu tempat yang aman dan berventilasi baik. Pemotongan dan pengelasan dengan gas bertekanan tinggi Pihak Kami akan memperhatikan potensi bahaya sebagai berikut: . sarung tangan dan sepatu pelindung. asetilen). Pelindung kebisingan harus digunakan jika tingkat kebisingan tinggi Sarung tangan akan diperlukan pada bebe rapa pekerjaan. c. Pihak Kami Jasa ha rus menyediakan fasilitas untuk mencuci badan dan mengganti pakaian. 2.F MATERIAL DAN KIMIA BERBAHAYA Alat pelindung diri Pihak Kami bertanggung jawab untuk menyediakan alat pelindung diri bagi pekerjan ya dengan ketentuan: a. Bahaya Pada Kulit a. tata cara pemb uangan limbah. PT. teru tama di tangan akibat penggunaan bahan berbahaya. Perlengkapan pernafasan harus selalu digunakan. b. d. c. Setiap pekerja harus melapor jika mendapatkan masalah kulit. Perlindungan pernafasan harus disediakan untuk pekerja yang tere kspos pada bahaya seperti asbes. pakaian pelindung harus digunakan selama pekerjaan. c. a tau potongan beton. d.

.

Pihak Kami akan meyakinkan bahwa seluruh kendaraan yang dig unakan oleh Penyedia dan subpenyedia termasuk peralatan penyedia harus diberi la bel nama dari penyedia atau subpenyedia. c. Selang yang digunaka n harus sependek mungkin. mengatur lalu lintas dilokasi proyek. b. Tugas dari Satpam Penyedia adalah menja ga ketertiban dan keamanan di lokasi proyek. Tabung tidak boleh ditempatkan berdiri bebas sendiri untuk mencegah jatuhnya t abung. Bahan mudah terbakar harus dip indahkan dari daerah kerja dan alat pemadam yang memadai harus disediakan oleh P enyedia Jasa. gunakan hose coupler dan hoseclamps. tabung harus dipindahkan ke tempat aman dan dalam udara terbuka da n segera kontak suppliernya. Tabung harus diberi waktu beberapa saat ketika diposisikan berdiri sebelu m digunakan Penyimpanan a. 3. MK dan orang-orang yang bekerja serta berhubungan dengan proyek ini secara terus menerus pada jam kerja maupun bukan jam kerja siang dan malam s elama pelaksanaan pekerjaan konstruksi ini sampai selesainya seluruh pekerjaan d an telah diserahterimakan atau Penyedia secara keseluruhan telah didemobilisasi dari lapangan yang dianggap terakhir dari kedua hal tersebut Pihak Kami akan mey akinkan bahwa seluruh karyawan penyedia. Hanya selang yang memenuhi standar yang dapat digunakan. Tabung harus disimpan dalam posisi jauh dari ba han mudah terbakar dan sumber api. perwakilan penyedia atau Subpenyedia me makai kartu tanda pengenal yang disediakan oleh penyedia. Jika selang harus disambung akibat adanya bagian yang rusak. Flamboyant Huma Arta Hal. Peralatan a. melakukan pengawalan. Tabung tidak boleh digelindingkan di permukaan tanah atau ditangani den gan kasar. d. b. b. Jika memungkinkan. dan hal-hal lain yang dianggap perlu untuk perlindungan pelaksanaan kon struksi didalam lokasi proyek termasuk perlindungan dan penjagaan peralatan. Peralatan pemadam kebakaran dan alat pelindung a. mencatat dan memeriksa kendaraan setiap tamu yang kelua r-masuk. Nomor induk karyawan dan harus selalu dipa kai dilokasi proyek. subpenyedia. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Selang h arus diperiksa setiap hari untuk memeriksa tanda kerusakan. 12 . Kartu harus memperliha tkan identitas penyedia. a. PT. b.G PENGAMANAN 1. Jika terjadi kebocoran dan tidak bis a dihentikan. Pekerja harus menggunakan pelindung mata dan pakaian pelindung untuk melindungi dari api. Seluruh selang dan aksesoris pemotong harus dibuka ketika pekerjaan selesa i dan disimpan jauh dari tabung.Pembangunan Ruang Kuliah. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk pelaksanaan pengamanan pelaksanaan ko nstruksi dan harus menyediakan anggota Satuan Pengamanan (SatPam) yang cukup jum lahnya untuk memenuhi syarat-syarat ini. 2. mat erial Penyedia. 2. c. Banda Aceh 2012 Penanganan tabung a. gunakan troli dengan mengikat tabung dengan rantai .

18.Pembangunan Ruang Kuliah. 13. PT. 16. Sesuai dengan standard keselamatan kerja. 3. 8. 15. 13 . 4.H PENYIAPAN PERALATAN STANDARD YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK K3. 12. 2. 14. 9. 10. 7. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 17. 11. 6. Banda Aceh 2012 2. 5. kami menyediakan perlengkapan K3 seper ti diuraikan berikut ini: 1. Flamboyant Huma Arta Hal. Helm safety dengan minimum jumlah Sepatu safety berjumlah minimum Safet y harness berjumlah minimum Sarung tangan berjumlah minimum Rompi safety berjuml ah minimum Ear plug berjumlah minimum Masker berjumlah minimum Kacamata safety b erjumlah minimum Baricade berjumlah minimum Tali pengaman dengan panjang minimum Jaring Pengaman dengan luas minimum Penyiapan papan peringatan dan petunjuk K3 Tempat sampah organic dan non organic berjumlah minimum Tangga scaffolding berju mlah minimum Lampu Trobolight berjumlah minimum APAR (Alat Pemadam Api Ringan) m inimum Jas hujan berjumlah minimum Kotak P3K berjumlah minimum : : : : : : : : : : : : : : : : : : 150 buah 150 buah 24 buah 2700 buah 150 buah 900 buah 2700 bu ah 150 buah 20 roll 233 m’ 1000 m2 Lump sum (1) 20 buah 2 1 set 10 set 50 setel 6 set Dan lain-lain yang berhubungan dengan K3.

Pembangunan Ruang Kuliah. Banda Aceh 2012 PT. Flamboyant Huma Arta Hal. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 14 .

Kurs i lipat . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 2. SU. Apabila bahan-bahan dan tata laksana kerja dipersyaratkan pada Dokumen K ontrak ini mengikuti peraturan dan Standard yang tercantum maka menjadi tanggung jawab Pihak Kami akan untuk menyiapkan bahan-bahan dan tata laksana kerja yang sesuai dengan Standard yang sudah ditentukan dalam Kontrak. 3.White board : : : : : 4 buah 4 buah 1 buah 1 buah 1 buah 4. PEMELIHARAAN DAN PENGETESAN BAHAN BAHAN DILAPANGAN DAN DILABORATOR IUM 4. AWS (American Welding Society).Meja rapat : 1 set .. meja rapat bersama.Me ja ½ biro : 8 buah .A.3A UMUM Pihak Kami akan menyediakan fasilitas untuk aktifitas yang dilaksanakan di kanto r lapangan seperti : meja. disyahkan sesuai dengan Kontrak dan hal penting lainnya untuk pelaksanaan pekerj aan dan selalu sedia sebagai referensi oleh MK bila diperlukan. SU. Bukti tersebut harus dalam bentuk formuli r dan diajukan secara tertulis kepada MK dan diperlukan juga salinan laporan ser tifikasi pengetesan. Seluruh material dan tata laksana kerja harus sesuai dengan persyaratan-persy aratan standard SNI (Standard Nasional Indonesia) dan standard lain yang umum be rlaku.Rak Buku .Meja ½ biro .Filing cabinet . UMUM 1. filing cabinet. dll yang merupakan standard penunjang untuk kinerja se lama pelaksanaan konstruksi.Pembangunan Ruang Kuliah. white board. 4. JIS (Japan International Sta ndard).Filing cabinet : 2 buah .White board : 1 buah Untuk MK : . STANDARISASI Pihak Kami akan selalu menyediakan di kantor lapangannya paling tidak satu (1) s alinan untuk setiap Standard dan Peraturan yang mengacu kepada Dokumen Kontrak. PERSYARATAN Kami menyediakan fasilitas standard ini ke MK Jumlah fasilitas standard minimum yang harus disediakan antara lain : Untuk Pihak Kontraktor dan untuk rapat: .B. 2. misal : ACI (American Concrete Institute).3.Kursi lipat : 16 buah . 15 . PT.Rak buku : 2 buah . PENYIAPAN. rak buku. meja gambar. Juga menjadi tanggun g jawab Pihak Kami akan apabila dipersyaratkan dalam Dokumen Kontrak ataupun per mintaan tertulis dari MK untuk menyampaikan seluruh bukti-bukti yang dipersyarat kan bahwa bahan-bahan ataupun tata laksana kerja sesuai dengan atau melebihi per syaratan dari standard yang tercantum. kursi. PENYIAPAN STANDARD FASILITAS DIKANTOR LAPANGAN 1.B. Flamboyant Huma Arta Hal. American Society of Testing an d Materials (ASTM). Banda Aceh 2012 3.

diuji dan di t es sebagaimana yang tercantum dalam kontrak. 3. Pengujian dan pengetesan dila ksanakan dilapangan dimana diperlukan. pengujian dan pengetesan maka Pihak Kami akan mengajukan kepada MK dua salin an seluruh pemesanan bahan termasuk gambar-gambar dan informasi lainnya yang men cakup bahan dan alat yang akan digunakan atau mengajukan bukti lainnya melalui s urat. Pihak Kami akan melaksanakan pengetesan lapangan untuk seluruh pekerjaa n Sipil. Untuk mempersingkat waktu pemeriksa an. 5. PENGETESAN DI LABORATORIUM DAN LAPANGAN 1. 4. PENGUJIAN DAN PENGETESAN BAHAN-BAHAN DAN PERALATAN 1. Pihak Kami akan menyiapkan skedul pengetesan lapangan dan laborato rium dengan mempertimbangkan dan mengkorelasikan juga Skedul Pelaksanaan dan Kem ajuan pekerjaan dan mengajukannya kepada MK untuk dikaji. 4. Bahan-bahan dan peralatan yang akan digunakan harus diperiksa. INSPEKSI. sesuai dengan standardisasi dan persyaratan. Arsitektur dan M&E sesuai dengan yang disyaratkan dalam kontrak .D. 2. pengujian dan pengetesan bahanbahan dan alat tersebut tidak serta merta membebaskan tanggung jawab kontraktor untuk men yediakan material dan alat yang memenuhi persyaratan sesuai kontrak. Seluruh pen gujian dan pengetesan harus dilaksanakan oleh Pihak Kami akan dan disaksikan ole h MK. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. email atau facsimile. Dalam pengetesan Pihak Kami akan mengikuti prosedur QA&QC yang sudah disetujui guna meyakinkan bahwa b ahan-bahan dan alat sudah sesuai dengan persyaratanpersyaratan MK dan hal-hal la in yang tercantum dalam Kontrak. Pihak Kami akan tidak berhak untuk memperoleh tambah an pembayaran atau perpanjangan waktu untuk penyelesaian pekerjaan berkenaan den gan penolakan bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persyaratan yang ada diko ntrak atau karena tertundanya waktu karena pelaksanaan ulang pengujian dan penge tesan. Informasi kalibrasi tersebut harus dimasukkan oleh Pihak Kami akan dalam Sistem QA&QC Pih ak Kami akan. 3. MK m empunyai hak untuk menolak setiap bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persy aratan yang ada di kontrak. arsitektur d an M&E dengan format yan g disetujui oleh MK dalam waktu 7 hari setelah selesain ya pengetesan 2. Pemeriksaan. Banda Aceh 2012 4. Pihak Kami akan menyiapkan bahan-bahan yang akan di test dan bersedia mem bantu dan bekerjasama guna memberikan izin pelaksanaan pengetesan ditempat kerja dilapangan termasuk juga menghentikan pekerjaan untuk keperluan pengetesan. Alat pengetesan laboratorium atau l apangan harus setiap saat disiapkan dan dapat diakses oleh MK. MK berhak menyaksikan pengetesan yang dilakukan oleh Pihak Kami akan guna keperluan pengendalian mutu pekerjaan dan sebagai bag ian dari audit system QA&QC Pihak Kami akan. Pengujian dan pengetesan yang dilaksanaka n di luar lokasi pekerjaan dilakukan dilaboratorium yang disetujui oleh MK. Setiap kesaksian pengetesan dari MK bukan berarti Pihak Kami akan lepas dari kewajiban yang terca . Pih ak Kami akan menyerahkan satu (1) asli dan satu (1) salinan untuk setiap hasil l aporan pengetesan dan catatancatatan lainnya untuk pekerjaan Sipil. Pihak Kami akan mengajukan kepada MK bukti bahwa alat alat pengete san yang digunakan sudah dikalibrasi dengan benar sebelum dilakukannya pengetesa n baik itu dilaboratorium sendiri atau laboratorium pihak ketiga yang sudah dise tujui MK. Untuk pengetesan-pengetesan tersebut Pihak Kami akan boleh menyiapkan alat-alat labor atorium sendiri ataupun dari laboratorium dan alat pihak ketiga yang sudah diset ujui oleh MK.C.Pembangunan Ruang Kuliah. Selama pelaksanaan konstruksi Pihak Kami akan tetap harus mempertahank an alat instrument tersebut terkalibrasi dari badan sertifikasi resmi.

4. 7. 16 . Flamboyant Huma Arta Hal.ntum dalam Kontrak. 6. 5. PT. Pihak Kami akan menunjukkan lokasi-lokasi pengetesan termasu k juga pengetesan yang diarahkan oleh MK dan memasukkan hal tersebut dalam lapor an pengetesan.

Pihak Kami akan menggunakan alat survey yang me mpunyai keakuratan yang baik guna menetapkan titik survey yang benar dan untuk k ontrol atas hasil pengukuran nantinya. 2. Masing-masing titik control survey termasuk yang sementa ra harus secara rutin diperiksa oleh Pihak Kami akan selama pelaksanaan konstruk si guna meyakinkan bahwa titik-titik tersebut tidak rusak atau bergeser. Titik kontrol yang diperbaiki akan diperiksa oleh MK atas biaya Pihak Kami akan.B. 2. Satu asli dan satu salinan dari masing-masing laporan pengetesan dan catatan-cat atan lainnya sesuai dengan yang ada dalam Dokumen Kontrak sesuai format yang dis etujui oleh MK akan diajukan ke MK sesegera mungkin dalam waktu maksimum 3 hari.C. 2. Setiap titik bantu harus secara akurat berhubungan dengan titik contro l survey yang permanen. 5. te mplate dan lain-lain yang dibutuhkan penyedia dalam melaksanakan setting out set iap pekerjaan yang dilaksanakan. 4. Penggunaan titik control survey untuk elevasi dan sudut dilapangan untuk memu lai pekerjaan nantinya akan ditentukan oleh MK. maka P ihak Kami akan atas instruksi MK harus memperbaiki kesalahan tersebut atas biaya penyedia sendiri sampai MK menerima hasil pengukuran dimaksud 3. Pembuatan BM dan referensi nanti nya akan dilakukan oleh Pihak Kami akan setelah disetujui oleh MK 2. Faham dengan Standard-standard dan Peraturan. Apabila pada saat pengukuran selama masa konstruksi terdapat kesalahan atas posisi bangunan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 1. SURVEY DAN PENGUKURAN 5. akan tetapi masing-masing titik ditempatkan dilokasi y ang mantap dan aman dari gangguan pelaksanaan pekerjaan Pihak Kami akan atau Sub penyedia. buruh dan alat survey termasuk juga patok-patok. Banda Aceh 2012 8.. SURVEY LAPANGAN 1. 2. Setiap titi k control survey yang rusak akibat dari Pihak Kami akan atau Subpenyedia harus d iganti oleh Pihak Kami akan dengan biaya sendiri. 3. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk menentukan patok untuk pengukur an dan harus menyiapkan tenaga surveyor yang berpengalaman dan cakap dalam peker jaan tersebut yang disetujui oleh MK.A TITIK KONTROL SURVEY 1. Pihak Kami akan dalam penawarannya harus m emasukkan semua bahan-bahan.Pembangunan Ruang Kuliah. Pihak Kami akan boleh membuat titik kontrol sementara. 3. 5.E. Penolakan atas item pekerjaan yang tidak sesuai standard M K mempunyai hak untuk menolak item pekerjaan yang tidak memenuhi persyaratan min imum yang ada. dimensi dll. Hasil pengukuran akan diajukan ke MK untuk kaji ulang dan persetujuan. elevasi. JAMINAN MUTU PEKERJAAN 1. PEMATOKAN (STAKING OUT) PEKERJAAN KONSTRUKSI 1. Pihak Kami akan secara bersamaan atau segera setelah memulai setting out m elakukan pengukuran dan menyiapkan profil potongan melintang dan memanjang dari kondisi lapangan yang ada (0%)sesuai dengan instruksi dari MK untuk persiapan Ga mbar-gambar Konstruksi ataupun untuk setting out struktur. . 5. Dalam pengadaan bahan-bahan yan g ada di item pekerjaan adalah tanggung jawab Pihak Kami akan untuk memverifikas i persyaratan-persyaratan secara rinci dalam standard dan peraturan guna meyakin i bahwa bahan-bahan yang disiapkan sudah memenuhi atau melampaui standard dan pe raturan yang berlaku.

SURVEY UNTUK PENGUKURAN VOLUME PEKERJAAN 1. maka penyedia harus mengukur volume/kuantitas pekerjaa n dimaksud yang dilaksanakan pada bulan PT. hasil-h asil dan catatan-catatan lain kepada MK segera setelah dokumen dimaksud siap dis erahkan.D.5. 5. 17 . Apabila Pembayaran Bulanan berdasarkan persentase pekerjaan aktual terhadap t otal kuantitas pekerjaan. perhitungan. Flamboyant Huma Arta Hal. informasi. DATA SURVEY DAN PERHITUNGAN Pihak Kami akan menyerahkan seluruh data survey.E.

QA&QC.A. Pihak Kami akan harus mengikuti Rapat Pra Pelaksanaan (Pre Construction Meeting) yang dihadiri UnMuha /PCC. d.09 % dari total nilai pengajuan kontrak. THR dan bonus personil. biaya cuti. dan bahan-bahan penyedia dilapangan . personil inti dan staff lainnya berdasarkan jad wal. b. UMUM Demobilisasi mencakup pemulangan peralatan penyedia dan personil inti serta staf f lainnya dari lokasi pekerjaan . i. 1.B. seperti : mobilisasi. g. Flamboyant Huma Arta Hal. c. 1 orang Construction Manager 1 orang Site Engineer (untuk penyiapan gambar konstruksi. 6. Pihak Kami akan te rus memberitahukan MK untuk kedatangan alat. l. RAPAT PRA KONSTRUKSI (PRE CONSTRUCTION MEETING) Dalam waktu 3 atau 7 hari setelah Penandatanganan Kontrak. bersangkutan dengan teknik pengukuran alat survey kecuali jika pengukuran volume pekerjaan bisa langsung dilakukan berdasarkan gambar-gambar yang sudah disetuju i. dan Pihak Kami akan untuk membahas semua hal baik ya ng teknis maupun yang non teknis dalam proyek ini. Pihak Kami akan terus memberitahukan MK untuk kedatangan personil. k. Pihak Kami akan menyiapkan jumlah personil mi nimum seperti berikut : a.A UMUM Mobilisasi dimaksudkan disini adalah transportasi dari tempat asal ke lokasi pek erjaan untuk peralatan penyedia. gambar kerja. j. Pengukuran volume pekerjaan dengan alat survey hanya bisa dilakukan dengan di saksikan oleh MK. e. 6. Biaya pengamanan eksternal (Social cost) m inimum perbulan 0. Jam sostek. Manajemen Konstruksi. 7. h. MOBILISASI DAN BIAYA TIDAK LANGSUNG PERSONIL (INDIRECT COST) 6. Pihak Kami akan memasukkan semua biaya tida k langsung personil Pihak Kami akan. Banda Aceh 2012 2. dll) 1 Orang Safety Officer dan 1 orang safety man 1 orang sekretaris/ad ministrasi 3 Orang supervisor (Untuk pekerjaan sipil dan gedung) 1 Orang drafter 2 orang surveyor 6 orang security 2 orang warehouse keeper (pengelola gudang) 1 orang Office boy Jamsostek pekerja sesuai peraturan pemerintah untuk seluruh st af inti dan pekerja/buruh dilapangan. Biaya tidak langsung personil . 3. Apabila demobilisasi alat dan personil yang ad a dalam daftar yang dibuat penyedia sudah dipulangkan dari lokasi PT. Pihak Kami akan memberitahukan MK dalam waktu 24 jam sebelum p elaksanaan pengukuran tersebut. 2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. DEMOBILISASI 7. Jadwal dan pemberitahuan transportasi alat Bersamaan dengan pengajuan skedul pelaksanaan dan rencana kerja penyedia harus m enyerahkan ke MK rencana mobilisasi alat ke lokasi pekerjaan. maka penyedia harus mengajukan dokument asi yang diperlukan ke MK untuk persetujuan dan sertifikasi pembayaran. 18 . Apabila mobilisasi alat dan personil yang ada dalam daftar yang dibuat peny edia sudah lengkap dan dapat beroperasi.Pembangunan Ruang Kuliah. f. gaji.

alat da n sarana pengangkutan serta peralatan lain yang diperlukan untuk pekerjaan tanah . c. Pihak Kami akan mendesain dan membangun jalan aks es sementara dengan lebar aman yang cukup yang diperuntukkan nantinya dilalui ol eh kendaraan angkut kapasitas 8 – 10 m3.C. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.PEKERJAAN TANAH 1. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan tanah ini akan meliputi antara lain : Pekerjaan g alian Pekerjaan penahan tanah Pemompaan air tanah Pekerjaan drainase sementara ekerjaan urukan Pekerjaan pemadatan tanah Pembuangan material galian 2. 8. Seluruh permukaan jalan akses harus dilap isi dengan lapis pondasi aggregate (minimum kelas C) dengan ketebalan yang cukup . Taksiran panja ng keliling pagar yang dibangun sekitar 387 m’ dengan tinggi pagar   2 m’. PAGAR SEMENTARA DAN AKSES JALAN ANGKUTAN SEMENTARA 8. 8. Pondasi t iang terbuat dari beton dan berjarak sekitar 2m’ antar tiang. b.B. Menambal lobang jalan dengan mater ial yang sesuai seperti disebutkan dalam klausul 8 A. Banda Aceh 2012 pekerjaan. PEKERJAA N PERSIAPAN (a) Pihak Kami menyediakan tenaga kerja. Jika terdapat jatuhan material tersebut akan segera diber sihkan. Pihak Kami akan membangun pagar sementara disekeliling areal proyek guna menc egah gangguan aktivitas konstruksi terhadap kegiatan perkuliahan. ranting. PEMELIHARAAN JALAN AKSES Menjadi tanggung jawab penyedia untuk melaksanakan pemeliharaan jalan dimaksud s elama pelaksanaan konstruksi. Pagar sementara harus diperbaiki apabila terjadi kerusakan b. b. Desain jalan akses sementara tersebut diajukan ke MK untuk persetujuannya. PAGAR SEMENTARA a. bahan perlengkapan. PT. Pagar terbu at dari seng gelombang dengan tiang dolken dan gelagar kayu dan dicat. Dalam memelihara jalan akses ini penyedia harus me lakukan hal-hal sebagai berikut : a. d. Pihak Kami akan membangun jalan akses sementara ke lokasi pekerjaan termasuk drainase yang diperlukan. pohon. jalan yang ada hanya cukup untuk beberapa kali lintasan truk kapasitas 8 m3 sehingga diperlukan penimbunan kembali lapis pondasi baru setelah beberapa ka li dilalui sedangkan sisa sekitar 95 m’ berikutnya penyedia harus menyiapkan selai n lapis pondasi juga timbunan.A.Pembangunan Ruang Kuliah. Flamboyant Huma Arta Hal. Permukaan jalan akan tetap dijaga baik dan dilakukan perataan permukaan setelah selesai ditambal Memelihara struktur sementara jalan akses Menjaga agar jangan ada jatuhan batu besar. 8. Menjaga agar drainase samping jalan akses sementara tidak terganggu. maka penyedia harus mengajukan dokumentasi yang diperlukan ke MK untu k persetujuan dan sertifikasi pembayaran. (2) diatas jika terjadi ke rusakan. Pintu depan harus di buat gerbang yang mudah dibuka – tutup. JALAN AKSES SEMENTARA a. timbunan yang berlebihan diatas jalan akses sementara. SEKSI 2 . Untuk 50 m’ pertama dari tepi jalan masuk kedalam area k ampus. Menjadi tanggung jawab kami untuk melaksan akan pemeliharaan pagar sementara selama pelaksanaan konstruksi. 19 P .

Pekerjaan ini meliputi seluruh pekerjaan galian pondasi sepe rti yang disebutkan/ditunjukkan dalam gambar atau sesuai dengan petunjuk Manajem en Konstruksi. 4. LEVEL LAPANGAN Level lapangan dan titik-titik atau kontur dianggap berlaku pada BM (bench mark) utama. re servoir.1. Dalam hal ini Pihak Kam i hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk me nampung tanah hasil galian. Semua pekerjaan yang dilaksanakan tanpa persetujuan Manajemen Konstruksi. Gal ian tanah untuk septictank. Ringkasan Boring Log telah dilampirkan pada Dokumen lelang. menaksir galian yang akan dikeluarkan dan tanah urug yang akan dibutuhkan. sedangkan Laporan lengkapnya bisa diminta pada UnMuha melalui Manajemen Konstru ksi dengan permohonan tertulis.Pembangunan Ruang Kuliah. 3. 2.K laim ketidaktepatan peil pengukuran tidak akan dipertimbangkan. 5. kepada Manajemen Konstruksi untuk dimintakan persetujuannya. ada kemungkinan ter jadi perubahan perancangan pada pelaksanaan pekerjaan tanah. 9. akar dan pohon-pohon yang terdapat di bagian pondasi yang akan dilaksanakan dibongkar dan dibuang. (c) Semua penggalian dan cara pengukuran sesuai ketentuan spesifikasi teknik dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi atau wakiln ya (Pengawas Lapangan). Bekasbekas pipa saluran yang tidak terpakai disumbat. pengukuran dan pemadatan dimulai. Bilamana Pihak Kami tidak yakin dengan ketepatan dar i peil pengukuran BM utama maka Pihak Kami menyatakan hal ini secara tertulis ke pada Manajemen Konstruksi sebelum penggalian. 7. saluranair. GALIAN 5. Pekerjaan pembongkaran dan pemasangan ke mbali pondasi atau pile cap adalah menjadi tanggung jawab Pihak Kami. batu. dan menu rut pendapatnya sudah dapat digunakan untuk pemasangan pondasi. pit. Perkiraan ini semata-mata menjadi resiko dari penyedia dan tidak akan diadakan pertimbangan-pertimbangan dan penyesuaian . dalam keadaa n bersih dan padat. Penggalian sesuai dengan garis dan elevasi yang telah tertera pada g ambar rencana. 5. 6. Pih ak Kami melaporkan hasil pekerjaan penggalian tanah yang telah selesai. segera dising kirkan ke tempat lain yang ditunjuk oleh Manajemen Konstruksi. khususnya pile cap. humus dan air. serta apakah tanah hasil galian akan kiranya memenuhi syarat un tuk dipakai kembali sebagai tanah urug. untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai keadaan tanah yang ak an digali dan diurug. Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran. Banda Aceh 2012 (b) Pihak Kami terlebih dahulu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah (Geotechni cal Investigation Report) yang telah dilaksanakan di lokasi proyek. sebelum memu lai pekerjaan tanah. termasuk di dalamnya adalah pekerjaan galian untuk septictank. khususnya pile c ap. sampai dapat diberi lapisan pasir urug sesuai gambar. Perubahan tersebut dilakukan Pihak Kami dengan persetujuan Manajemen Konstruksi. Galian tanah b aru bisa dimulai setelah pemasangan patok atau bouwplank disetujui Manajemen Kon struksi. dilaksanakan sesuai dengan yang ditentukan dalam gambar rencana. dan bila ada juga unt uk parit pipa serta saluran drainase. Galian tanah untuk pondasi. 8. dapat mengakibatkan d ibongkarnya kembali pekerjaan tersebut. disamping perlu mempelajari Laporan Peny . pondasi dan galian-galian lai nnya sesuai dengan peil-peil yang tercantum di dalam gambar. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Dasar galian bebas dari lumpur. KEADAAN TANAH P ihak Kami berkewajiban untuk memeriksa keadaan lapangan sebelum mengajukan penaw aran. 4. Hasilhasil galian diangkut ke tempat-tempa t dimana diperlukan pengurugan. Uraian Umum 1. Penggal ian dilakukan pada bagian-bagian yang lebih tinggi dari elevasi tanah yang diren canakan untuk ketinggian dasar struktur dan dasar pondasi. saluran-saluran dan pekerjaan-pekerjaan lain sesuai gambar. reservoir. atau ke tempat lain yang disetujui Manajemen Konstruksi. jaringan jalan / aspal. 3. yang setelah mencapai jumlah tertentu. Kemiringan sisi galian membentuk sudut kemiringan yang aman de ngan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerj a. Semua bekas-beka s pondasi bangunan lama. (d) Karena sifat tanah yang berbeda. Untuk penentuan sudut kemiringannya. Dalam nya semua galian sesuai dengan gambar dan mendapat persetujuan dari Manajemen Ko nstruksi sebelumnya. bila memang memenuhi syarat sebagai tanah urug.

juga perlu meninjau karakteristik visual lapisan tanah yang dijumpai di lokasi kerja.elidikan Tanah terdahulu. Flamboyant Huma Arta Hal. 20 . PT.

Penggalian dilaku kan sesuai dengan kebutuhan lebar lantai kerja pondasi atau pile cap. Pekerjaan pengurugan kembali tersebut dilaksanakan dengan biaya Pihak Kami. pembesian. lumpur yang masuk. dan lubang yang terjadi diisi dengan pasir. agar bisa didapatkan dasar galian yang rata dan bersih. memindahkannya ke tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi. Jika pada dasar galian terdapat akar-akar kayu. 12. 6.Pembangunan Ruang Kuliah. baik it u berupa kabel listrik. Namun demikian. H al ini juga sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan galian di dalam penawaran. 7. PENYIMPANGA . 11. ata u sebab-sebab lainnya selama pelaksanaan pekerjaan. dan elemen-elemen lain dipasang. Untuk pekerjaan penggalian tanah yang cukup luas dan dalam.3 5. Banda Aceh 2012 10. 2. Penggalian lapisan 15 cm terakhir dari dasar pondasi dilakukan dengan tangan. Untuk galian-galian yang memotong saluran-saluran di bawah tanah.2 Kedalaman galian Kedalaman galian dilaksanakan sesuai dengan yang ditun jukkan dalam gambar rencana. atau bila diperint ahkan oleh Manajemen Konstruksi. serta bi la lokasinya memungkinkan. 5. hujan. Jika ada kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat hal-h al tersebut di atas. Penggalian batuan dan batuan besar Batu-batu besar yang dijumpai pad a waktu pengisian dikeluarkan atas biaya Pihak Kami. Penyimpanan/pembuangan tanah galian tidak boleh mengganggu kedudukan patok-pa tok/bouwplank. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.1. dibasahi seperlunya dan dipadatk an dengan baik. maka Pihak K ami bertanggung jawab penuh agar tidak terjadi gangguan/kerusakan pada saluran-s aluran tersebut. bila diperlukan. 3. Air yang tergenang di lapa ngan atau galian yang ditimbulkan oleh mata air. 5. Set elah galian selesai. saluran air dan sebagainya. 1 3. atau bagian-bagian yang tidak diperbolehkan terganggu kedudukanny a. dan bila diperlukan. Hal ini sudah diperhitungka n dan termasuk dalam harga satuan galian. Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan d alam biaya penawaran. lubang galian digali lebih dalam sampai kedalam an yang diperlukan/ ditentukan. maka Pihak Kami membuat turap penahan tanah atau sheet pile atas biaya Pihak Kami. kotora n-kotoran dan bagian-bagian tanah yang berongga (tidak padat). maupun juga benda-be nda lain yang tidak diinginkan. hujan. maka penyedia bertanggung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan instruksi Manajemen Konstruks i. tidak diperbolehkan menggunakan alat-alat berat. dasar dari galian datar (waterpass). dimana ler eng tanah disebelah kiri-kanan galian dimiringkan keluar arah pondasi atau pile cap. telekomunikasi. permukaan tanah diratakan. PENGAWASAN PENGGALIAN Semua galian diperiksa terlebih dulu oleh Manajemen Konstr uksi sebelum lapisan lantai kerja. Jika tanah galian longsor secara terus menerus. maka bagian itu d ikeluarkan seluruhnya.4 6. maka dipertimbangkan penggunaan alat berat dengan kap asitas yang sesuai. dan sampai didapat dasar galian yang bersih. Penggalian tanah untuk pondasi dan pile cap 1.1. air permukaan. B ila dipadatkan keadaan kurang memuaskan atau ternyata peil galian yang tercantum dalam galian belum mencapai kedalaman yang disyaratkan. kebocoran pipa-pipa. dengan sudut kemiringan yang aman dan stabil sehingga tidak menimbulkan ker untuhan. Pihak Kami menjaga pengaruh-pengaruh luar kepada lubang galian seperti air t anah. dimana hal ini sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan pekerjaan. 4. Kecuali dinyatakan lain dalam gambar rencana. untuk kemudian segera melapor kepada Manajemen Konstruksi. 5. untuk mencegah turunnya struktu r atas yang akan dikerjakan. dikeringkan dan dipompa kelu ar atas biaya Pihak Kami.1. maka Pihak Kami mendapa t ijin Manajemen Konstruksi sebelum galian selanjutnya dilaksanakan. Setiap kel ebihan galian di bawah permukaan yang telah ditentukan diurug kembali sampai per mukaan semula (yang direncanakan) dengan pasir . kelongsoran.

Flamboyant Huma Arta Hal.N-PENYIMPANGAN PADA GALIAN Semua penyimpangan-penyimpangan penggalian akan diuku r dari waktu ke waktu. 8. Pihak Kami tidak boleh menutup kembali galian tersebut sebelum penguku ran disetujui. dan untuk selanjutnya disahkan oleh Manajemen Ko nstruksi. dicatat. PT. 21 . LANTAI KERJA 7.

9 9. batas-batas atau pekerjaan lain yan g mungkin bisa menjadi rusak oleh karenanya. PEKERJAAN PONDASI 1. hal mana diperiksa dan disetujui o leh Manajemen Konstruksi. Timbu nan tanah bekas galian dibuat dan diatur sedemikian rupa sehingga aman dari terj adinya longsoran. PENGURUGAN TANAH Material yang digunakan untuk subgrade memenuhi standar spesifikasi AASHTO-M. dengan ketebalan sesuai gambar. Pengurugan tanah dibentuk sesuai dengan peil ketinggian. serta pondasi PT. Pemompaan dapat dikerjakan den gan memompa secara langsung. BAB 2. maka di bawahnya dibuat lantai kerja yang rata. maka penyedia mendatangkan tanah urug yang baik dan cukup jumlahnya serta mend apatkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. air permukaan lingkungan. Bila tanah galian ternyata tidak baik atau kurang dari jumlah yang dibutuhkan . atau cara-cara lain yang disetujui Manajemen Konstr uksi. 10. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan pondasi ini akan meliputi semua pengadaan tenaga kerja dan bahan-bahan material untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut. Pengurugan ini tidak boleh dilaksanakan sebelum diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 12. Jika tidak dinyatakan secara khusus dalam gambar. tanah urug ditempatkan dalam lapisan-lapisa n setebal maksimum 20 cm dan dipadatkan sebaik baiknya dengan penambahan air sec ukupnya sehingga didapat pemadatan yang optimum. atau lantai yang berhubungan langsung dengan tana h. pembuangan pile cap. 11. Lap isan pasir ini juga selanjutnya dipadatkan sesuai dengan prosedur pemadatan. kecuali bila disebutkan lain dalam spesifikasi ini. Bila karena adanya hujan. dianggap berbahaya atau dengan ja rak yang kurang dari 45 cm terhadap saluran. 22 . termasuk lantai rabat beton.Pembangunan Ruang Kuliah. pile cap. Pengurugan kembali dari pondasi ata u pile cap dilaksanakan dengan memadatkan tanah urug dalam lapisanlapisan seteba l maksimum 20 cm. maka tebal lantai ker ja diambil setebal 10 cm. Material yang di pakai untuk timbunan atau sub-grade memenuhi syarat pemadatan tanah untuk mencap ai 95% dari berat jenis kering maksimum (maximum dry density) menurut AASHTO-T. serta k emudian dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar. Bahan urugan pasir bersih. TEMPAT PEMBUANGAN MATERIAL Tempat pembuangan ma terial hasil galian. PEMOMPAAN AIR TANAH (DEWATERING) Penggalian tanah dikerjak an dalam keadaan kering. maka kemiringan tanah diselesaikan secara rata atau bertangga se bagaimana diminta oleh Manajemen Konstruksi. sam pai didapatkan permukaan yang padat dan rata. sampah atau bongkaran menjadi tanggung jawab Pihak Kami.57-64 dan diperiksa terlebih dahulu di laboratorium tanah yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Urugan pasir dis iram air kemudian ditumbuk hingga padat. ma ka Pihak Kami bertanggung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah ya ng sudah dimasukkan dalam biaya penawaran lelang. Bila permukaan tanah akhir akan dibuat miring. Sebelum lantai kerja ini dibuat. Flamboyant Huma Arta Hal. atau setara dengan fc’ – 10 Mpa menurut SKSNI-T151991. Tebal dan peil lantai kerja sesuai dengan gambar. maka se mua lapisan tanah di bawahnya akan dipadatkan dan diratakan dengan baik. 9. Alat berat tidak boleh digunakan di tempat-tempat yang oleh Manajemen Konstruksi. URUGAN PASIR Urugan pasir dilakukan di bawah semua pondasi. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-12 5 menurut N1-2. Untuk memadatkan tanah digunakan alat pemadat tanah ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Banda Aceh 2012 Apabila konstruksi beton bertulang akan langsung terletak di atas tanah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pi hak Kami menjaga tempat pembuangan material agar tidak merusak lingkungan. dan disetuju i oleh Manajemen Konstruksi. termasuk pe ngadaan dan pelaksanaan tiang pancang. Untuk me ndapatkan hasil pemadatan yang baik. kemiringan dan ukuran-ukuran yang tercantum dalam gambar rencana atau sebagaimana yang diperintahkan oleh Manajemen Konstruksi. air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang.

.

seperti ditunjukkan dalam gam bar. baik itu silinder maupun kubus. (b) Mutu bahan Untuk pondasi utama banguna n ruang kelas. 23 . Pihak Kami memberi tahu Manajemen Konstruksi minimal satu minggu sebelumn ya. Untuk itu t elah dipilih penggunaan tiang beton pracetak mini. yang mendapatkan persetujuan dar i Manajemen Konstruksi. sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar. Hammer Pemancangan memakai alat pancang “winch operated drop hammer” atau setara. Spesifika si teknis : Sesuai dengan ACI 543R-74 atau JIS A. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 40 MPa pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. tiang pancang mini akan dipakai sebagai elemen pondasi utama bangunan ruang kelas. Karenanya. 5335. untuk mendapatkan persetujuannya. Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-500 pada NI-2. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 500 kg/cm2 pada b enda uji kubus dengan sisi 150 mm. Di bawah ini adalah spesifikasi tiang pa ncang : Sisi : 200 mm x 200 mm Mutu beton : minimal dengan kuat tekan silinder f c’ = 40 MPa. Sebelum pemesanan tiang pancang dila kukan. dengan terus me mantau secara teliti besarnya penetrasi pemancangan sampai mencapai nilai penetr asi akhir (final sets) untuk tiap pukulan seperti yang 3. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepenuhnya dari Pihak Kami. Tiang pancang dipancang sampai kedalaman tanah keras. (c) Pelaksanaan pemancan gan 1. Pe netrasi a. perlengkapan kerja dan peralatan. akan digunakan pond asi dangkal/telapak beton untuk mendukung beban-beban yang ringan. bila ditunjukkan dalam gambar. 3. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. kepala tiang dilindungi dengan bantalan pancang (driving cap). lengkap dan pekerja-pekerja/pengawas-pengaw as ahli yang terampil dan berpengalaman. Untuk pemancangan tiang mini 200 mm x 200 mm di pakai hammer berkapasitas paling tidak 1. ke telitian dan pengetahuan pelaksanaan yang cukup tinggi. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Kons truksi. JENIS PONDASI Sesuai dengan kondisi tanah di lokasi pekerjaan. tiang pancang dii kat sedemikian rupa sehingga tiang tidak dapat bergerak pada arah horizontal. 2. saat umur beton 28 hari. PEKERJAAN TIANG PANCANG (a) Uraian umum 1.Pembangunan Ruang Kuliah. saat umur beton 28 hari. Driving cap Selama pekerjaan pemancangan. Flamboyant Huma Arta Hal. Pihak Kami ma mpu menyediakan peralatan yang baik. dipakai tiang pancang mini beton pracetak berpenampang bujur sang kar dengan sisi luar 200 mm kelas A seperti produksi Wijaya Karya atau setara ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan yang akan k ami kerjakan adalah : Menyediakan semua bahan-bahan. 2. Kuat tekan karakteri stik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi secara st atistik pada sejumlah benda uji beton.8 ton. Untuk pondasi penunjang. Pengikat Selama pekerjaan pemancangan. 3. 2. Pelaksanaan pekerjaan tiang pancang mini beton pracetak memerlukan ketepatan. dan pelaksanaan pemancangan. 4. dan semua pekerjaan lainnya yang berh ubungan dengan pelaksanaan pondasi. Banda Aceh 2012 dangkal/telapak bila diminta dalam gambar. PT. tenaga kerja. serta melaksanakan semua pekerjaan sehubungan dengan pengad aan tiang pancang beton pracetak mini.

8. 5. Banda Aceh 2012 diminta oleh Manajemen Konstruksi. Data-data pemancangan dari semua tiang p ancang diberikan paling lambat hari berikutnya sesudah hari pemacangan tiang yan g bersangkutan dan data ini disahkan oleh Manajemen Konstruksi. 10. 9. Tiang pancang tambahan Sesuatu tiang pancang yang rusak pada saat pemancingan atau pengangkatan/pengangkutan. d. Untuk mencapai daya dukung tersebut. Bila tiang panca ng dicabut. maka pemancangan dilakukan dengan jeni s hammer yang sesuai (seperti disebutkan dalam spesifikasi ini) sampai mencapai nilai penetrasi yang disepakati pada 10 pukulan terakhir. 6. dan dikerjakan oleh ahli las bersert ifikat. dan bergeser lebih dari yang dibatasi oleh dafta r berikut ini : Toleransi sendiri Toleransi satu tiang terhadap tiang didekatnya 75 mm 100 mm Paling lambat 5 hari setelah pemancangan selesai. Untuk keperluan pekerjaan ini. maka pemancang an boleh dihentikan bila dicapai penetrasi pada 10 pukulan terakhir sebesar nila i penetrasi akhir yang diperoleh dari formula dinamik seperti Hiley atau ENR. maka grafik kal endering dibuat oleh Pihak Kami. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Data-data karakteristik dari alat pancang yang akan dipakai berikut proposal prosedur pemancangan termasuk prosedur kalendering dan percobaan pembebanan lengkap (untuk mengantisipasi jika terdapat kasus) dengan c ara interprestasi hasilnya. Pihak Kami mengi rimkan data kemiringan dan letak akhir tiang pancang terhadap as struktural yang seperti ditunjukan dalam gambar. diberikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua mi nggu sebelum memulai pemancangan. b.25% kemiringan. dan selanju tnya segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk dievaluasi kinerja dan daya dukungnya. dan tidak menunjukkan lag i indikasi pergerakan (delayed upward). dan bila tidak dipancang kembali . Masing-ma sing pasangan (antara yang disambung dan penyambungnya) diberi tanda. Pemotongan tiang pancang boleh dilakukan setelah tiang tersebut stabil. Day a dukung (yang diijinkan) tiang pancang mini beton pracetak 200 mm x 200 mm yang dipakai sebagai pondasi utama bangunan ruang kelas. diganti atau dica but atau dipakai tiang pancang tambahan dengan persetujuan Manajemen Konstruksi tanpa biaya tambahan kepada Pihak Kami. Bagian atas dari semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dalam tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancan gan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana. Diperkirakan kedala . Pemancangan hanya dapat dimulai setelah mendap atkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Pencabut an dilakukan dengan peralatan yang cukup efisien dengan kapasitas yang memadai. yang mengakibatkan keutuhan/int egritas struktur tiang tidak dapat dipertanggungjawabkan lagi. 2. dipotong pada level k etinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. c. maka lubang yang ditimbulkan diisi dengan batu-batu koral atau pasir. Sambung an dilakukan dengan las mengikuti AWS Code. Pencabutan dilakukan sedemikian rupa sehingga kerusakan yang terjadi pada pole h ead maupun tanah sekitarnya diusahakan seminimal mungkin. direncanakan sebesar 52. penyambung an dilaksanakan sesuai petunjuk dari pembuat tiang (manufacturing).66 ton. karena kesalahan dalam pemancangan. b. Tiang-tiang pancang tidak boleh menyimpa ng lebih dari 1. Apabila diperlukan. Untuk tiap tiang yang dipancang. Penyambungan a. terutama untuk 10 pukulan terakhir. Ni lai penetrasi akhir hasil perhitungan formula yang akan digunakan untuk pemancan gan tersebut perlu mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Perencana Strukt ur dan Manajemen Konstruksi. 7. Sambungan diberi cat anti karat/epoxy yang sudah disetujui oleh Manaj emen Konstruksi sebelumnya.Pembangunan Ruang Kuliah. (d) Panjang tiang dan daya dukung 1.

man tiang adalah   12 M’ dari titik 0 struktur. Bila sampai terjadi p anjang tiang yang dipancang melebihi apa yang sudah diperkirakan. Panjang yang tercantum adalah perkir aan. 24 . Flamboyant Huma Arta Hal. maka dalam hal apapun Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi tidak akan menanggapi tuntutan (claim ) baik penyesuaian harga maupun waktu pelaksanaan pekerjaan dalam PT. Pihak Kami dapat melakukan driving test atas biaya sendiri untuk mengetahui panjang tiang secara lebih pasti. ma ka Pihak Kami dianjurkan untuk secara teliti mengevaluasi panjang tiang yang dib utuhkan pada masing-masing lokasi bangunan. dimana terlihat kondisi tanah yang agak heterogen. Apabila dianggap perlu. Namun bila melihat pada data penyeli dikan tanah yang tersedia.

Percobaan beban v ertical tekan secara statik akan dilaksanakan setelah dilakukan pemancangan tian g sesuai lokasi dalam gambar. Pihak Kami berkewajiban untuk mengulangi percobaan beban p ada tiang yang dicurigai yang lain atas biaya sendiri. 4. Cara mana yang dipakai menda patkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Bila tidak diinstruksikan lain oleh Man ajemen Konstruksi. atau bila dijumpai kesulitan pengadaan tian g angkur disekitar working pile. untuk memp eroleh persetujuan Manajemen Konstruksi. Untuk itu usulan pengujian beserta semu a prosedur lengkapnya. Disamping dilakukan percobaan p embebanan statik konvensional. Besarnya beban uji akan diambil sampai dengan sebesar 150% beban rencana (De sign Load) untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang dipakai (working plane ). Dapat dipenuhiny a beberapa tiang tidak melepaskan Pihak Kami dari tanggung jawab atas keseluruha n pekerjaan pondasi.1143. Pihak Kami tetap bertanggung jawab dan menjamin sem ua tiang memenuhi syarat toleransi daya dukung yang ditentukan. 2 buah keseluruhannya bisa dilakukan pada test piles. Dalam hal percobaan akan menggunakan si stem angkur pada tiang pancang sebagai penahan beban. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Pembangunan Ruang Kuliah. dan nilai kalendering dari seluruh tiang pancang. (e) Percobaan pembebanan tiang pancang 1. maka atas persetujuan Manajemen Konstruksi . 6.50 meter. Lokasi pengujian akan ditentukan kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang . P ercobaan pembebanan tiang pancang hanya dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan kondisi seluruh tiang pancang setelah pem ancangan. cara pemasangan alat pengukur penurunan dan sebagainya. maka jumlah tiang angkur harus mencukupi untuk mencegah terjadinya pergerakan yang berlebihan pada tiang angkur. Pihak Kami menyerahkan usulan teknik sec ara rinci yang meliputi prosedur percobaan pembebanan. Banda Aceh 2012 Kontrak yang sudah ditetapkan bagi pekerjaan tiang pancang. 3. maka percobaan pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D. baik dengan cara PDA maupun SST. Sehubungan percobaan beban hanya dilak sanakan pada beberapa tiang. 2. yang lokasinya akan ditentuk an kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang. letak dan dimensi balok p enahan beban. Seb elum percobaan pembebanan dilaksanakan. dan 1 buah pada test pile. Disamping itu. Pihak Kami diwajibkan mencatat semua kejadian pada saat dilakukan percobaan pembebanan. dengan cara PDA (Pi le Driving Analysis) atau SST (Seismic Shock Test). sudah disampaikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua minggu sebelum uji pembebanan akan dilaksanaka n. . Usulan ini sudah diserahkan minimal dua mi nggu sebelum uji pembebanan dilaksanakan. dapat dilakukan 8 (delapan) buah uji pembebanan dinamik pada 8 buah tiang yang dipilih. Semua peralatan pengukuran dilindungi dari p anas matahari. maka working pile tidak bo leh dipergunakan sebagai anchor pile. Jumlah percobaan b eban statik yang akan dilakukan adalah 2 buah (1 buah untuk pembebanan pada work ing pile. 5. Dalam hal percobaan beban tidak memenuhi kriteria keamanan yang ditentukan unt uk daya dukung tiang. Pihak Kami berkewajiban menambah tiang pada kelompok tiang dimana terjadi kegagalan kriter ia keamanan pada percobaan beban. maka untuk alternatif pengujian jika disetujui Ko nsultan Perencana Struktur dan Manajemen Konstruksi. Posisi tiang percobaan akan ditentukan kemudian ol eh Manajemen Konstruksi/Konsultan Perencana Struktur berdasarkan hasil pemancang an. sebagai akibat keleb ihan panjang tiang tersebut di atas. dan 200% beban rencana untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang tidak d ipakai (tiang percobaan atau test pile). Jarak antara penyangga alat pengukur penurunan dengan tiang angku r ataupun tiang percobaan diambil minimum sebesar 2. Dalam hal digunakan sistem tiang angku r.

8. Acuan prosedur Yang dimaksud deng an prosedur disini ialah prosedur pengujian beban statik tiang tunggal vertikal untuk menentukan hubungan antara beban vertikal dengan penurunan tiang (diukur d ari kepala tiang).7. Prosedur pengujian dan peralatan yang digunakan untuk percoba an pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D. Flamboyant Huma Arta Hal.1143 dengan cara pembebanan “Standard Load ing Procedure”. 25 . 9. (f) Prosedur dan peralatan uji beban statik 1. Percobaan pembebanan tiang pancang hanya PT.

Hal-hal lain a. mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstruksi. Dial gauge Dial gauge dipasang pada tiang percobaan melalui sistem penyangga bebas. Peralatan Peralatan yang dibutuhkan untuk percobaan ini a dalah : a.8 ton = 27 ton (dibulatkan) untuk working pile. d. maka dapat diberikan kontra beban berup a blokblok beton di atas balok baja. ene rgy blow. Hydraulic Jack. Prosedur pembebanan Prosedur pembebanan mengikuti “Standar Loa ding Procedure” dari ASTMD. Bila ternyata sulit dipakai sistem angkur karena kapasitas t arik tiang angkur tidak memenuhi syarat. dan minimum sampai dua kali beban rencana pa da unused pile atau tiang pe-rcobaan. e. dimana balok baja tersebut dihubungkan pada sistem tiang angkur untuk menahan gaya tarik seb agai kontra reaksi. c.5 x 17. Banda Aceh 2012 dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan k ondisi seluruh tiang pancang setelah pemancangan. c. . Data-data alat pancang. misalnya berat hammer. Catatan mengenai hal-hal yang t idak umum yang terjadi selama proses percobaan pembebanan. 6. 5. dan nilai kalendering dari sel uruh tiang pancang. 7.1. Kondisi dari tanah pada lo kasi percobaan pembebanan. Alat wat erpass untuk mengontrol kemungkinan tercabutnya tiang angkur. Pengg unaan jack ditempatkan pada tempat yang terlindungi dari sinar matahari. Data-data tiang dan driving record termasuk besarnya final driving sets dalam 10 pukulan terakhir. c. Sistem ini disebut penyangga beb as karena diletakkan sedemikian rupa sehingga pada saat berlangsungnya uji pembe banan. Balok penahan beban dan sistem penyangga alat peng ukur penurunan. d. b. e. dengan tingkat ketelitian pengukuran 0. pem bacaan penurunan tiang diadakan koreksi.8 ton = 36 ton (minimum) untuk unused pile. Alat pembebanan Cara yang digunakan untuk melimpahkan beban ver tikal pada tiang dilakukan sebagai berikut : Beban dilimpahkan pada tiang dengan jalan mengoperasikan hydraulic jack yang ditahan oleh baja profil. hal ini untuk menghindari oli dari jack tersebut memuai yang dapat mengakibatkan tidak konstannya beban. 2. Graf ik yang menggambarkan hasil percobaan pembebanan dalam siklus lengkap. Beban percobaan diambil sampai satu setengah kal i beban rencana untuk working pile. pembacaan dial gauge bebas dari pengaruh (tidak boleh dipengaruhi) penuru nan tiang percobaan maupun gerakan tiang angkur.2. Cara maupun yang dipakai. (g) Perhitungan volume pekerjaan Bila disepakati dalam Kontrak bahwa prestasi pe kerjaan tiang pancang akan didasarkan pada volume riil yang terlaksana di lapang an (bukan berdasarkan lumpsum). 4. dalam ben tuk kurva waktu-beban-penurunan kepala tiang. yang mempunyai berat total yang secara aman bisa menahan beban percobaan. 1143. Dengan demikian. dan . Laporan Laporan dari percobaan pem bebanan mencantumkan informasi-informasi berikut : a. Dial gauge mempunyai ketelitian pembacaan 0. Dial gauge yang sudah dikalibrasi dan dibuktikan dengan serti fikat. Pembacaan dari penurunan tiang dengan interval waktu tertentu setiap penambahan dan pengurangan beban. 3. maka bila hal ini bisa mempengaruhi posisi penyangga alat pembaca penurunan. Kalibrasi jack serta manometer yang dipakai baru (sesudah dikalibrasi tidak boleh pernah dipakai di proyek lain). maka volume pekerjaan tiang pancang yang dibayar kan. Jika terjadi lendutan dari balok penahan yang cukup besar. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.01 mm (atau 1/100 mm).01 mm. Peralatan lain yang diperlukan. beban percobaan diambil s ampai : . dan lain-lain.Pembangunan Ruang Kuliah.0 x 1 7. b. f. b.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 26

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 akan dihitung berdasarkan panjang tiang pancang terpasang, yang diperhitungkan d ari level ketinggian tiang sesudah dipotong 4. PEKERJAAN POER ( PILE CAP ) a. Uraian umum 1. Pekerjaan pile cap dilaksanakan setelah selesainya pekerjaan p emancangan, dengan tujuan untuk membuat tiang-tiang bekerja sebagai satu kesatua n dalam menahan bebas dari struktur atas, baik itu vertikal, lateral maupun guli ngan. 2. Pekerjaan pile cap dilaksanakan sesuai dengan yang ditunjukkan dalam ga mbar rencana. 3. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Konstruksi, dan dengan demikian diulang dengan biaya se penuhnya dari Pihak Kami. b. Pekerjaan galian 1. Untuk melaksanakan pile cap den gan ukuran dan level ketinggian yang sesuai dengan permintaan gambar rencana, pe rlu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam level dasar lapisan pasir yang diisyaratkan. Dalamnya galian diperiksa dan menda patkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. 2. Karena keadaan tiang pancang ya ng cukup rapat, maka bila penggalian sulit dilaksanakan dengan menggunakan alatalat berat, penggalian dilakukan dengan tenaga orang. 3. Dasar galian bebas dari lumpur, humus dan air, dalam keadaan bersih dan cukup padat. Karenanya dalam pe kerjaan penggalian tanah termasuk juga pembuangan segala benda yang ditemukan da lam bentuk apapun yang dapat mengganggu pelaksanakan pekerjaan pile cap. 4. Tana h hasil galian diangkut ke tempat-tempat dimana diperlukan pengurukan, bila mema ng memenuhi syarat sebagai tanah uruk, atau ke tempat lain yang disetujui Manaje men Konstruksi. Dalam hal ini Pihak Kami hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk menampung tanah hasil galian, dimana setela h mencapai jumlah tertentu, segera disingkirkan ke tempat lain yang ditunjuk ole h Manajemen Konstruksi. 5. Pada sisi tepi batas galian, kemiringan galian memben tuk sudut kemiringan yang aman dengan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerja. Untuk penentuan sudut kemiringannya, disampi ng perlu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah terdahulu, juga perlu meninjau k arakteristik visual lapisan permukaan tanah yang dijumpai di lokasi kerja. Namun dalam kondisi apapun, stabilitas dan permukaan galian selama pekerjaan berlangs ung merupakan tanggung jawab dari Pihak Kami, yang memperbaiki semua kelongsoran -kelongsoran bila terjadi. Untuk itu bila dirasa perlu Pihak Kami membuat penyan gga-penyangga penahan selama pekerjaan galian. 6. Pihak Kami menjaga pengaruh-pe ngaruh luar kepada lubang galian seperti air tanah, air permukaan, kelongsoran, lumpur yang masuk, maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. Biaya unt uk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran. Jika ada kerusakankerusakan yang terjadi akibat hal-hal tersebut di atas, maka Pihak Kami bertangg ung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan intruksi Manajemen Konstruksi. 7. Bila karena adanya hujan, atau karena tingginya air permukaan lingkungan atau air tanah, atau karena adanya mata air s ehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang, maka Pihak Kami bertangg ung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yagn sudah dimasukkan da lam biaya penawaran lelang. c. Pekerjaan persiapan pembetonan 1. Bagian atas dar i semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dala m tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancangan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana, dipotong pada level ketinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. Pemotongan tiang hanya boleh dilakuk an setelah tiang tesebut stabil, dan tidak menunjukkan lagi indikasi pergerakan (delayed upward displacement). 2. Untuk persiapan pembetonan pile cap, maka dasa r galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyar atkan dalam gambar rencana, dan yang kemudian dipadatkan sesuai prosedur pemadat an. Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut diperiksa dan mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. 3. Selanjutnya sesuai dengan yang ditunjukkan dalam gambar, dibuat lantai kerja dengan ukuran dan tebal seperti yang disyaratkan da

lam gambar. 4. Lantai kerja dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKS NI-T15-1991, atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut N1-2. Peil akhir lant ai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gamb ar rencana. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 27

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 d. Pekerjaan beton bertulang 1. Beton bertulang untuk pile cap dilaksanakan deng an standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tekan s ilinder fc’ = 22,5 MPa artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 2 2,5 MPa pada benda uji silinder dengan diameter150 mm dan tinggi 300 mm, saat um ur beton 28 hari .Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setera dengan mutu beton K-275 pada NI-2, yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg /cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm, saat umur beton 28 hari. Kuat teka n karakteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya devias i secara statistik pada sejumlah benda uji beton, baik itu silinder maupun kubus . BJTP-30, artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 MPa, untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJT S-40, artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan l eleh sebesar 400 MPa. Tulangan baja : 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai, Pihak Kami membuat renc ana kerja pemotongan dan pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule), yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan . Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak, karet lepas, tanah, serta b ahan-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya. Semua besi beton beb as dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik, bersih pula dari olie, gem uk, cat dan lain sebagainya, atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya d aya ikat besi beton terhadap beton. Apabila diinginkan atau dipandang perlu, mak a Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untu k membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. Pembengkokan baja tulan gan dilakukan secara hati-hati dan teliti, sesuai dengan aturan dalam SKSNI. Pem bengkokan tersebut harus dilakukan oleh tenaga yang ahli, dengan menggunakan ala t-alat sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan cacat, patah dan retak-retak p ada batang baja. Acuan dibuat dari bahan yang disetujui oleh Manajemen Konstruks i , seperti kayu dan multiplex/triplex dengan tebal minimum 5 mm, atau bahan lai n yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi, serta memenuhi syaratsyarat kek uatan dan daya tahan, serta mempunyai permukaan yang baik untuk pekerjaan finish ing pada bagian yang berada di atas permukaan tanah (bila ada). Pihak Kami membe rikan contoh dari perhitungan kekuatan bahan yang akan dipakai untuk acuan, untu k disetujui oleh Manajemen Konstruksi . Acuan dipasang sesuai dengan ukuran-ukur an jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut tidak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. Acuan juga dipasang sedemikian rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran. Pema sangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran, bentuk dan pei l yang sesuai dengan gambar rencana, dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. Pemasangan dilakukan dengan menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan tebal selimut seperti yang disyaratkan d alam gambar. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spe sifikasi, maka dapat digunakan ketentuan peraturan yang berlaku. Adukan beton be

Sebelum produksi beton. Dalam hal ini penggunaan alat transportasi pengangkut adukan beton haruslah mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. 28 . Proporsi campuran bahan dasar beton diten tukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberkan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workability) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (p enuangan. Pihak Kam i diharuskan membuat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi c ampuran yang menghasilkan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan . peralatan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tula ngan. Pihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Di lokasi batching plan t yang disiapkan sebelumnya. tanpa menimbulkan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleed ing) secara berlebihan. dan bertanggung jawab penuh at as kekuatan beton yang disyaratkan. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapa t menghasilkan beton dengan kinerja yang baik. untuk menghindarkan sudah terjadinya setting di awal atau degradasi mutu beton akibat waktu transportasi yang lama.rupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI. maka adukan beton secepatnya dibawa ke tempat pengecoran . Dalam hal ini adukan percobaan perl u dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) un tuk mendapatkan campuran yang optimum. Flamboyant Huma Arta Hal. Sem ua alat pengangkut yang dipergunakan selalu dibersihkan dari sisasisa adukan bet on yang mengeras. Bila tempat pengadukan beton (batching plant) tidak bera da di lokasi pekerjaan. PT.

yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beton. atau dengan cara lain yang diusulka n Pihak Kami. terutama terhadap panas matahari. maka selama proses pengecoran. perlu dilakuka n uji slump dan pengambilan contoh benda uji. dengan cara menyemprotkan air atau menggen ai dengan air pada permukaan beton tersebut. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Bila pengecoran dihentikan untuk kemudian dilanjutkan dalam w aktu lebih dari 24 jam. agar tidak terjadi cold joint dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hidrasi yang berlebihan. maka semua permukaan beton yang terbuka dijag a tetap basah selama minimal 14 hari. atau dengan cara lain bila betonnya sudah sang at mengeras. atau dengan metode pengecor an yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. mak a permukaan beton lama yang akan disambung terlebih dahulu dibersihkan dan bila perlu dikasarkan dengan menyikat. 10. atau minimal 1 buah benda uji setiap 10 m3 pengecoran beto n untuk volume pengecoran yang lebih dari 300 m3. Banda Aceh 2012 9. untuk mendapatkan pers etujuan Manajemen Konstruksi. 11. sebelum proses pengerasan beton. atau bila dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi. Untuk itu. dengan disaksikan oleh Manajemen K onstruksi. ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. Metode curing terlebih dahulu diusulkan dan mendapatkan persetujua n Manajemen Konstruksi. batu. Sama sekali tidak diperkenankan mengadakan pengecoran beton seb elum besi yang terpasang telah diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi . 17. Setelah selesai pengecoran. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersih kan dari segala kotoran (potongan kayu. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. yang harus diambil mi nimal 1 buah benda uji setiap 5 m 3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yan g kurang dari 300 m3. Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan menjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat. Jenis vibrator dan ukurannya harus terlebih dahulu mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. Untuk m . Sebelum pengecoran dimulai. dalam bentuk silinder berdiame ter 150 mm dan tinggi 300 mm. beton di padatkan dengan menggunakan vibrator. cuaca atau aliran air dan juga pengeringan sebelum waktunya. Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjamin efisiensi pengecoran dan pemadatan tanah adanya penundaan. dengan memperhatikan semua aspek terutama masalah panas hidrasi pada beton massa seperti tersebut di atas. Dalam segala hal jumlah benda uji yang diambil tidak k urang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pengecoran pile cap. Juga untuk pengecoran b eton pada waktu cuaca panas. harus dihinda rkan. Bila tidak ditentuk an lain oleh Manajemen Konstruksi. 13. beton dilindungi dan dirawat (concrete cur ing) selama berlangsungnya proses pengerasan. jumlah dan cara pengambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat persetujuan d ari Manajemen Konstruksi. Pi hak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian ini. yang dilakukan sedemikian rupa sehingga ti dak merusak acuan maupun posisi tulangan. 14. atau minimal disiram dengan air semen dan selanjutnya baru dicor dengan beton baru. kebocoran acuan dan lain sebagainya. Pihak Kami menyampaikan usulan prosedur pengecoran yang optimu m kepada Manajemen Konstruksi.Pembangunan Ruang Kuliah. dengan mem perhatikan cara atau urutan pengecoran karena volume pengecoran yang cukup besar . Pemadatan beton secara berlebihan sehingga bisa men yebabkan pengendapan agregat. 16. Prosedur uji slump. sebelum pengeco ran dilaksanakan. tanah dan lainlain) dan dibasahi d engan air semen. Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada. Tempat dimana pengecoran akan dihentikan mendapat persetujuan Manaj emen Konstruksi. 15. 12. Selama proses pengecoran berlangsung.

PT. Proporsi jumlah uji tekan (pada umur beton yang be rbeda) mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. PEKERJAAN PONDASI BETON DANGKAL (a) Uraian Umum 1. maka contoh benda uji bet on diperiksa dengan uji tekan hancur pada umur 3 (tiga) hari. maka untuk beban-beban yang ringan. Bila ditunjukkan dalam gambar atau dalam hal dibutuhkan ponda si dangkal diluar pondasi tiang pancang. 5. Flamboyant Huma Arta Hal. 29 . bis a dipakai pondasi beton dangkal berupa pondasi telapak atau jalur. 7 (tujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari. Hasil uji tekan segera disa mpaikan kepada Manajemen Konstruksi untuk di evaluasi.engetahui kualitas mutu beton yang sudah dilaksanakan.

Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 2. cat dan lain sebagainya. Kuat tekan tersebut diatas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-250. Apabila diinginkan atau dipandang perlu. Pihak Kami menjaga pengaruh-pengar uh luar kepada lubang galian. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 250 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm. Bahan beton untuk pondasi dangkal dilaksanakan dengan standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tek an silinder fc’ = 20 MPa. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm. Untuk pelaksanaan pondasi yang sesuai dengan gambar. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan di terima oleh Manajemen Konstruksi. 3. 3. Semua besi beton bebas dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik. tanah. 3. : . . maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. namun pel aksanaannya mengikuti sebagaimana yang diminta dalam spesifikasi ini dan gambar yang terkait. pada NI-2. (c) Pekerjaan persiapan pembetonan 1. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepen uhnya dari Pihak Kami. Selanjutnya sesu ai dengan yang ditunjukkan dalam gambar. humus dan air. Banda Aceh 2012 2. bersih pula dari olie. per lu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam l evel dasar lapisan yang disyaratkan. air permukaan. 2. untuk tulangan besar dengan diameter lebih besar atau sama d engan 13 mm. Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gambar rencana. serta bah an-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya. Bila karena adanya hujan. gemuk . maka Pihak Kami bertanggung jawa b untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yang sudah harus dimasukkan dala m biaya penawaran lelang.Pembangunan Ruang Kuliah. hujan. seperti air tanah. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-125 menurut NI-2. Tulangan baja Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. dalam keadaan bersih dan cukup padat. maka dasar galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapi san pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar rencana. lumpur yang masuk. dan yang kemudian dipad atkan sesuai prosedur pemadatan. Dasar galian bebas dari lumpur. (d) Pekerjaan beton bertulang 1. Sama sekali tidak d iperkenankan mengadakan pengecoran beton sebelum besi yang terpasang telah diper iksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi Acuan dipasang sesuai dengan ukuran -ukuran jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut t idak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut di periksa dan mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. dibuat lantai kerja dengan ukuran dan t ebal seperti yang disyaratkan dalam gambar. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan lel eh sebesar 400 MPa. 3. atau lebih kurang setara dengan fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15 -1991. atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya day a ikat besi beton terhadap beton.BJTS40. Untuk persiapan pembetonan pondasi. Walaupun pondasi tipe ini hanya akan dipakai sebagai pondasi sekunder. air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang. (b) Pekerjaan galian 1. maka Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untuk membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. saat umur beton 28 hari. artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebes ar 240 MPa. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesa r 20 MPa pada benda uji silinder dengan diamater 150 mm dan tinggi 300 mm. karet lepas. air permukaan lingkungan. Acuan juga dipasang sedemikian . 2.BJT P-24. kelongsor an. saat umur beton 28 hari. Dalam galian diperiksa dan mendapatkan pers etujuan dari Manajemen Konstruksi.

30 . PT.rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran. Flamboyant Huma Arta Hal.

Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. keras. b. penyiapan pondas i dan seluruh pekerjaan yang diperlukan untuk menyelesaikan pasangan batu sesuai dengan Spesifikasi ini dan memenuhi garis. batu memiliki ketebalan yang tidak kurang dari 15 cm.Pembangunan Ruang Kuliah. ata u dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajeme n Konstruksi.. Seksi 3a dan 3b Pekerjaan Struktur Beton di spe sifikasi ini). potongan dan dimensi sep erti yang ditunjukkan dalam Gambar atau sebagaimana yang diperintahkan secara te rtulis oleh MK. yang dilakukan sedemikian rupa sehin gga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan. sesuai dengan volume pengecoran. Banda Aceh 2012 4. 10. pengambilan contoh ben da uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat pe rsetujuan dari Manajemen Konstruksi. 5. 8. Unt uk permukaan bagian luar dari pasangan batu di areal Ruang Kuliah dan Laboratori um/Perpustakaan permukaan pasangan batu diplester minimum tebal 2 – 3 cm dan diber i acian sehingga permukaan terlihat mulus dan usahakan tidak mengalami keretakan permukaan. 2) Adukan a. yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beto n. Adukan beton berupa “ready mixed concr ete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI. Prosedur uji slump. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang diisyaratkan. batu. ketinggian. Setelah selesainya pengecora n. Penggunaa n air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik . Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesu ai spesifikasi dan standar yang ada. tanah dan lain-lain) dan diba sahi dengan air semen. Sebelum pengecoran dimulai. Jumlah benda uji yang diambil akan ditentukan oleh Manajemen Konstru ksi. Pemasangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dib ersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. hujan atau aliran air dan ju ga pengeringan sebelum waktunya. (c) PELAKSANAAN PASANGAN BATU 1) Persiapan Pondasi . Campuran adukan berupa 1 bagian semen dan 3 bagian pasir. Pada batching plant. 3) Pengecatan Permukaan pasangan yang sudah diplester agar di beri c at tembok. tanpa bagian yang tipis atau retak dan harus dari jenis yang diketahui awet. dengan disaksikan oleh Manajemen Konstruksi. maka selama proses pengecoran perlu dilakuk an uji slump dan pengambilan contoh benda uji. c) Terkecuali di perintahkan lain oleh MK. 7. be ton dipadatkan dengan menggunakan vibrator. angin. 6. Bila perlu. lancip atau lonjong bentuknya da n dapat ditempatkan saling mengunci bila dipasang bersama-sama. PASANGAN BATU (a) UMUM 1) Uraian a) Pekerjaan meliputi pemasokan semua bahan. Adukan haruslah adukan semen da n pasir yang memenuhi syarat sesuai standard yang berlaku untuk semen dan aggreg ate halus (mengacu pada : Bab 3. Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan m enjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat. Selama proses pengecoran berlangsung. bentuk dan peil yang sesuai dengan gambar rencana. Pihak Kami harus mengad akan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang ba ik. b) Batu rata. lebar tidak kurang dari satu setengah kali tebalnya dan panjang yang tidak kuran g dari satu setengah kali lebarnya. batu dibentuk untuk menghilang kan bagian yang tipis atau lemah. b) (b) BAHAN 1) Batu a) Batu bersih. beton dilindungi dan dirawat (concrete curing) selama berlangsungnya proses p engerasan. Penerbitan Detil Pelaksanaan Detil pelaksanaan untuk pasangan ba tu yang tidak disertakan dalam Dokumen Kontrak pada saat pelelangan akan diterbi tkankan oleh MK sebelum memulai pelaksanaan. terutama terhadap panas matahari. 9. 6.

31 . Flamboyant Huma Arta Hal.PT.

Landasan yang akan menerima setiap batu juga harus dibasa hi dan selanjutnya landasan dari adukan disebar pada sisi batu yang bersebelahan dengan batu yang akan dipasang. Banyaknya adukan untuk landasan yan g ditempatkan pada suatu waktu haruslah dibatasi sehingga batu hanya dipasang pa da adukan baru yang belum mengeras. b) Terkecuali disyarat kan lain. Batu besar pilihan digunaka n untuk lapis dasar dan pada sudut-sudut. dan adukanny a dibersihkan dan batu tersebut dipasang lagi dengan adukan yang baru. dan su dut yang dibulatkan. Peralatan yang cocok disediakan untuk mema-sang b atu yang lebih besar dari ukuran yang dapat ditangani oleh dua orang. permukaan horisontal dari seluruh pasangan batu dikerjakan dengan tamb ahan adukan tahan cuaca setebal 2 cm. Kecuali ditunjukkan lain pada Gambar atau diperintahkan oleh Dire ksi Pekerjaan. Batu ditangani sedemikian hingga tidak menggeser atau memindah kan batu yang telah terpasang. 3) Penempatan Adukan Sebelum pemasangan. maka delatasi dibentuk untuk panja ng struktur tidak lebih dari 20 m. 4) Ketent uan Lubang Sulingan dan Delatasi Dinding dari pasangan batu dilengkapi dengan lu bang sulingan. lubang sulingan ditempatkan dengan jarak antara tidak lebih dari 2 m dari sumbu satu ke sumbu lainnya dan berdiameter 50 mm. Perhatian diberikan untuk menghindarka n pengelompokkan batu yang berukuran sama. dasar po ndasi untuk struktur dinding penahan tegak lurus. 2) Pemasangan Batu Landasan dari adukan baru paling sedikit 3 cm tebalnya dipasang pada pondasi yang disiapkan sesaat sebelum penempatan masing-masing batu pada lapisan pertama. atau seperti diperintahkan oleh pihak Manajemen Konstruksi. Batu dipasang dengan muka yang terpan jang mendatar dan muka yang tampak dipasang sejajar dengan muka dinding dari bat u yang terpasang. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. mempunyai lereng melintang yang dapat menjamin pengaliran air hujan. sebagaimana pekerjaan dilaksanakan. c) Segera setelah batu ditempatkan. Pada struktur panjan g yang menerus seperti dinding penahan tanah. Galian). Menggelind ingkan atau menggulingkan batu pada pekejaan yang baru dipasang tidak diperkenan kan. seluruh permukaan batu dibersihkan dari bekas adukan.Pembangunan Ruang Kuliah. dan dikerjakan sampai permukaan tersebut r ata. 32 . batu dibersihkan dan dibasahi samp ai merata dan dalam waktu yang cukup sehingga untuk memungkinkan penyerapan air mendekati titik jenuh. Flamboyant Huma Arta Hal. Bilamana batu menjadi longgar atau lepas set elah adukan mencapai pengerasan awal. Batu yang digunakan untuk pembentukan sambungan dipilih sedemikian rupa sehingga membentuk sambungan tegak yang bersih dengan dimensi y ang disyaratkan di atas. Terkecuali disyaratkan lain atau ditunjukkan pada Gambar.1. e) Bilamana pekerjaan pasangan batu yang di hasilkan cukup kuat. Delatasi 30 mm lebarnya dan diteruskan sampai seluruh tinggi dinding. PT. Banda Aceh 2012 Pondasi untuk struktur pasangan batu disiapkan sesuai dengan syarat (lihat Seksi . d) Permukaan y ang telah selesai dirawat seperti yang disyaratkan untuk Pekerjaan Beton dalam P asal 7. Lapisan tahan cuaca tersebut dimasukkan ke dalam dimensi st ruktur yang disyaratkan. atau bertangga yang juga tegak lurus terhadap muka dari dinding. penimbunan kembali dilaksanakan seperti d isyaratkan. 5) Pekerjaan Akhir Pasangan Batu a) Sambungan antar bat u pada permukaan dikerjakan hampir rata dengan permukaan pekerjaan. dan sewaktu adukan masih baru. dan dalam waktu yang tidak lebih dini dari 14 hari setelah pekerjaan pasangan selesai dikerjakan.5.5.(4) dari Spesifikasi ini. tetapi tidak sampai menutup batu. Tebal dari landasan adukan pada rentang antara 2 cm sampai 5 cm dan merupakan kebutuhan minimum untuk menjamin bahwa seluruh ro ngga antara batu yang dipasang terisi penuh. maka batu tersebut dibongkar.

Flamboyant Huma Arta . MUTU DAN KINER JA BETON (a) Semua pekerjaan beton yang termasuk dalam lingkup spesifikasi ini b erupa “ready mixed concrete”. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang disyaratkan. batu. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. Banda Aceh 2012 SEKSI 3. Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-275 pada NI-2. baik itu silinder maupun kubus. Semua pekerjaan beton memenuhi syarat-syarat SKSNIT15. (b) Pihak K ami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campur an yang baik. kecuali bila ditentukan lain s ecara khusus dalam spesifikasi : Mutu Beton : Minimal dengan kuat tekan silinder fc’ = 22. ses uai dengan SKSNI-T15-1991. Semen yang dipakai adalah jenis Porland Cem ent normal tipe-I yang segara dengan tidak ada tanda-tanda prahidrasi (proses pe mbatuan). Pada batching plant. Kuat tekan kar akteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi sec ara statistik pada sejumlah benda uji beton. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 400 MPa. (d) Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian aga r beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabi lity) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. PT. kecuali bila ditetapkan lain secara khusus dalam spesi fikasi. ar tinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 M Pa. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik. tanpa menimbul kan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebih an.1991. Tulangan baja : 3. saat umur beton 28 hari. PEKERJAAN STRUKTUR BETON 1. BJTP-30.5 MP a pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campuran yang optimum. BAHAN-BAHAN (a) Semen Portland 1.5 MPa. di atas lantai tumpuan setinggi + 30 cm. dengan tumpukan kantong semen tidak melebihi sepuluh lapis. atau NI-2-1971 dalam hal benda uji kubus. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. (e) Sebelum pengecoran dimulai.Pembangunan Ruang Kuliah. PENGADAAN. (c) Sebelum produksi beton. Pihak Kami dikan mem buat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang men ghasilkan beton dengan kinerja seperti yang diisyaratkan. perataan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan. berventilasi baik. (f) Mutu beton untuk masing-masing elemen struktur ban gunan memenuhi pada umumnya kriteria dibawah ini. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan beton ini akan meliputi semua pengadaan material dan tenaga kerja untuk produksi serta pelaksanaan pekerjaan beton dan beton bert ulang. Semen disimpan di d alam gudang yang kedap air. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 22. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJTS-40. untuk disetujui oleh M anajemen Konstruksi. tanah dan lain-lain) dan d ibasahi dengan air semen. yang akan meliputi antara lain : Material pembentukan beton Pengadaan beton Baja tulangan Pekerjaan beton bertula ng Perawatan beton Uji kelayakan dan kekuatan beton 2. dan yang memenuhi semua ketentuan dan kriteria standar SII 0013-81 dan Standar Umum Bahan Bangunan Indonesia 1986. atau ASTM-C150. saat umur be ton 28 hari. 2. termasuk uji kekuatan dan perawatannya.

Hal. 33 .

dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi.0-2.5-0. Air untuk pembuatan dan perawatan beton adalah air YANG tidak menga . Banda Aceh 2012 3. dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manaj emen Konstruksi. dan yang dise tujui oleh Manajemen Konstruksi. Agregat kasar tidak mengandung lumpur lebih dari 1% (ditentukan terhadap berat k ering). Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melaui ayakan 0. 2.5-16. maka agregat kasar memenuhi ket entuan-ketentuan di bawah ini. 3. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Agregat halus terdiri dari butir-butir yang beraneka raqam besarnya dan mempunya i penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku. (c) Kerikil dan batu pecah (agregat kasar) 1.Pembangunan Ruang Kuliah. berupa pasir alam sebagai hasil disintegrasi alami dari batu-batuan atau pasir buatan y ang dihasilkan oleh alat-alat pemecah batu. Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melalui aya kan 0. atau ASTM-C33. Agregat kasar tidak mengandung zat-zat yang dapat merusak beton seperti zat-zat reaktif alkali. atau 1/5 jarak terkecil antara bidang samping dari cetakan. Sesuai dengan syarat-syarat pe ngawasan mutu agregat untuk berbagai mutu beton. artinya tidak menjadi lapuk atau han cur oleh pengaruhpengaruh cuaca. 3. atau 1 /3 dari tebal plat. dengan ukuran lubang dalam mm berturut-turut 31. Agregat kasar yang mengandung butir-butir pipih hanya dapat dipakai apabila jumlah butir-butir pipih tersebut tidak melampaui 20% berat agregat seluruhnya. 4. Untuk itu ditetapkan susunan ayakan dengan lubang-luban g persegi. Agregat kasar untuk beton berupa b atu pecah yang diperoleh dari pemecah batu. Agregat halus atau pasir untuk beton. (d) Gradasi butiran agregat halus dan kasar susunan butiran agregat halus dan ka sar untuk semua beton struktural diperiksa dengan melakukan analisa ayakan. Apabila kadar lumpur melampaui 5% maka agregat dicuci dulu sebelum dipakai dala m pengadukan.0-1. Pada umumnya yang dimaksudkan dengan agregat kasar a dalah agregat dengan besar butir lebih dari 5 mm. Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang keras dan tidak berpo ri.063 mm. 0-0. Penyimpanan selalu terpisah untuk setiap pengiriman serta dipakai sesuai urutan pengirimannya. sesu ai standar yang berlaku. Pasir laut tidak dipakai sebagai agregat halus untuk semua mutu beton. 3. atau ASTM-C33. Butir-butir agregat bersifat kekal. 4.0-8.“Mutu dan cara uji agregat beton”. 2. dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 2. Agregat halus terdiri dari butir yang keras dan tajam.Kecuali untuk beton yang dipakai pada lantai kerja. sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-8. Agregat halu s tidak mengandung lumpur lebih dari 5% (ditentukan terhadap berat kering). sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-80 “Mutu dan cara uji agregat beton”. (e) Air 1. seperti terik matahari atau hujan. Ukuran besar butir nominal maksimum agregat kasar tidak melebihi : 3/4 jarak bersih minimum antar batang tulangan atau berkas bat ang tulangan.063 mm. (b) Pasir (agregat halus) 1. Apabila kadar lumpur melampaui 1% maka agregat dicuci dulu sebelum digunakan dalam adukan beton.0-4.25 (ayakan ISO). Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang beraneka ragam b esarnya dan mempunyai penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku.

diadakan percobaan perbandingan antara teka nan kekuatan mortar (semen dan pasir) dengan memakai air itu dan dengan memakai air minum.ndung minyak. Flamboyant Huma Arta Hal. asam. apabila kekuatan tekan mortar de ngan menggunakan air itu pada umur 7 dan 28 hari paling sedikit 90% dari kekuata n tekan mortar dengan memakai air minum. alkali. 4. Dalam hal ini sebaiknya dipakai air yang lu lus pengujian di laboratorium sebagai air tawar yang dapat diminum. 34 . Air tersebut dianggap dapat dipakai. dengan sudah mem perhitungkan semua koreksi yang perlu dilakukan akibat kadar air yang berbeda ya ng dikandung agregat di lapangan. Apabila terd apat keraguan mengenai air dianjurkan untuk mengirimkan contoh air ke lembaga pe meriksaan bahan-bahan yang diakui untuk diselidiki sampai seberapa jauh air itu mengandung zat-zat yang bisa merusak beton dan/atau baja tulangan. Apabila pemer iksaan contoh air seperti disebutkan diatas tidak dapat dilakukan. Jumlah air yang dipakai untuk membuat a dukan beton diusahakan secermat-cermatnya dan setepat-tepatnya. maka dalam ha l adanya keragu-raguan mengenai air. bahanbahan organik atau bahan-bahan lain yang bisa m erusak beton dan/atau baja tulangan. PT.

Hubungan antara baja tulangan yang satu dengan la innya menggunakan kawat beton. (e) Standar specification for low-alloy steel deformed bars for concrete reinforcement ASTM-A706. untuk mempe rbaiki sifat fisik dan/atau kimiawi adukan beton (fresh concrete) maupun beton y ang sudah mengeras (hardened concrete). Pemakaian baja tulangan dari jenis yang berlai nan dari ketentuan diatas. akan dilakukan pengujian tarik baja tulangan pada lab oratorium yang disetujui Manajemen Konstruksi. Baja tulangan untuk beton struktural pada umumnya menggu nakan baja tulangan ulir atau deform (BJTD) dengan tegangan leleh 400 MPa. Disamping itu terhadap baja t ulangan dilakukan uji lengkung (bend test) dan hasil ujinya memenuhi persyaratan uji lengkung untuk batang tulangan baja poros (axle-steel) ASTM-A617. baja tu langan boleh dilas dengan seijin Manajemen Konstruksi. (c) Specification for rail-steel deformed an d plain bars for concrete reinforcement ASTM-A616. b.Pembangunan Ruang Kuliah. c. mutu 400. tidak menggeser selama penge coran dan pemadatan beton. Percobaan mutu baja tulangan juga akan dila kukan setiap saat bilamana dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi. Pemasangan baja tulangan dilakukan sesuai dengan gambar dan mendapat per setujuan Manajemen Konstruksi. Semua biay a-biaya percobaan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. Perbaikan sifat adukan beton. 6. maka bahan campuran tambahan atau additives/adm ixtures boleh dipakai. untuk keperluan laporan tentang si fat bahan guna memenuhi prosedur pengelasan yang ditetapkan dalam “Structural weld ing code for reinforcing steel” (AWSD1. Meningkatkan mutu beton. atau bubuk yang bisa dit ambahkan ke dalam adukan beton selama proses pencampuran/pengadukan. Se mua baja tulangan beton struktural yang dipakai dalam pekerjaan ini memenuhi sal ah satu dari syarat dan ketentuan berikut : (a) Mutu dan cara uji baja tulangan beton SII 0136-84. Pengiri man contoh benda uji ke laboratorium dilakukan bersama-sama wakil Manajemen Kons truksi. Baja tulangan disuplai dari satu sumber (manufacture).35% dan baja tu langan tersebut memenuhi salah satu syarat dan ketentuan dalam spesifikasi di at as serta mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. diikat dengan teguh. kecua li untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil 13 mm atau untuk tulangan sp iral bisa digunakan baja tulangan polos (BJTP) dengan tegangan leleh 240 MPa. (b) Specification for deformed and plain billet-steel bars fo r concrete reinforcement ASTM-A615. 3. dimana tujuan penggunaan bahan tambahan yang bisa dibenarkan dalam pekerjaan ini adalah bila memenuhi salah satu tujuan: a.4) dari Amerian Welding Society. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. serta bebas dari kotoran berminyak. Bila disetujui oleh Ma najemen Konstruksi. (d) Specification for axle-steel deformed and plain bars for concrete reinforce ment ASTM-A617. Banda Aceh 2012 (f) Baja tulangan 1. maka jaringan baja tulangan tersebut memenuhi ketentuan dan syarat dalam SII 0784-83 “Jaringan kawat baja las untuk tulangan beton” atau “Specific ation for welded steel wire fabricated for concrete reinforcement” ASTM-A185. Baja tulan gan deform/ulir yang mempunyai tegangan leleh melampaui 400 MPa boleh dipakai as alkan tegangan lelehnya memberikan regangan awal leleh sebesar 0. (g) Bahan campuran tambahan ( additives / admixtures ) Jika disetujui secara ter tulis oleh Manajemen Konstruksi. berjumlah minimum 3 (tiga) batang untuk setiap jenis percobaan. Penggunaan jaringan baja tulangan yang sudah jadi seperti steel wire-mesh dan sejenisnya t erlebih dahulu mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. 5. tanah dan lain se bagainya. 4. Hanya bila ditunjukkan dalam gambar dengan suatu tanda khusus. Bahan tambahan merupakan cairan. Meningkatkan wo . Dalam hal ini disertakan standar SII atau ASTM mengenai baja tulangan. mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. 2. untuk besi yang diameternya diatas 13 mm dengan p anjang + 100 cm untuk masing-masing.

h. d. Mengurangi kadar air untuk meningkatka n mutu beton namun tidak mengurangi workability beton. f. i. 35 . Flamboyant Huma Arta Hal. Mengurangi panas hidrasi yang timbul. Memperlambat setting a wal untuk mengantisipasi transportasi yang jauh. k. Meningkatkan pumpability (kemudahan pemompaan). Membuat beton kedap air. g. PT. Meningkatkan ketah anan anti korosi pada beton. e. Mengurangi slump loss (kecep atan penurunan nilai slump).rkability tanpa menambahkan kadar air. j. terutama pada proses pengecoran beton m assa. terutama pada lingkungan yang agresif seperti di ba wah tanah atau di dekat laut. Membuat ekspansi volume untuk keperluan grouting.

Dalam hal ini. Pihak Kami melakukan uji mutu dan kinerja beton. Hasil dari pengujian ini segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi un tuk dievaluasi. 5. Uji slump. air dan bahan tambahan) yang akan digunakan nantinya. 7 (t ujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari untuk setiap macam adukan yang diambi l contohnya (c) Standar mutu ( Standar of Acceptance ) Pihak Kami dikan membuat pengujian pendahuluan (trial test) atas benda uji silinder sejumlah minimum 30 b uah untuk setiap proporsi adukan yang dikehendaki. agregat. untuk menunjukkan bahwa ca mpuran tersebut memenuhi kriteria untuk mencaai mutu kerja kinerja beton yang di isyaratkan. Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabili ty) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. 1. PELAKSANAAN (a) Adukan Bet on 1. tanpa menimbulka n kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebihan . bila diperluk an. P ihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik. dimana mutu beton diperiksa pada umur 3 (tiga) hari. serta dapat m engisi dengan padat semua rongga di dalam acuannya. Banda Aceh 2012 4. memenuhi syarat syarat . Sebelum produksi beton. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang ditentu kan/disyaratkan dalam spesifikasi ini. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan b eton dengan kinerja yang baik. 4. admixture atau addtive boleh diguna kan dengan jenis dan dosis yang sesuai. Pelaksa nan penakaran semen dan agregat dengan kotak-kotak takaran yang volumenya sama s esuai hasil trial mixes dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 2. perataan da n pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan. karena pengecoran dilakukan hingga elevasi yang cukup tinggi. Trial test ini sudah dilaksanakan segera setelah adany a Surat Perintah Kerja atau penunjukan Pihak Kami. (b) Adukan beton yang dibuat setempat ( site mixing) Adukan beton yang dibuat se tempat untuk volume kecil. 7 hari dan 28 hari. (b) Uji mutu dan kinerja beton Agar supaya kualitas beton yang digun akan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Jumlah dan prosedur pembuatan contoh benda uji sesuai dengan ket entuan dalam SKSNI-T15-1991.Pembangunan Ruang Kuliah. sesuai dengan jenis atau bagian pekerjaan yang dilaksanakan. yang diuji pada umur beton 3 hari. Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberap a proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campur an yang optimum.sebagai berikut : 1. agar supaya pada saat penge coran. . baik untuk campuran percobaan maupun secara kontinyu selama proses pelaksanaan pekerjaan. Prosedur pengujian bak uji tekan maupun uji slump dilakukan berdasarkan peraturan yang be rlaku. Untuk struktur atas bangunan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Untuk keperluan tersebut. UJI MUTU DAN KINERJA BETON (a) Adukan percobaan ( trial mixes ) Pihak Kami se kurang-kurangnya dua minggu sebelum memulai pekerjaan beton membuat adukan perco baan (trial mixes) dengan menggunakan contoh bahan-bahan beton (semen. 2. Pihak Kami akan membuat a dukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang menghasil kan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan. m inimal ada dua teks yang dilakukan. agregat kasarnya tidak mudah tertinggal dari pada semennya. maka beton yang dihasilkan juga mempunyai tingkat kemudahan pemomp aan (pumpbality) yang baik sebagai flowing concrete. dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 3. dengan benda uji berbentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Adukan beton berupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syarat-syarat SKSNI. Uji tekan hancur.

Flamboyant Huma Arta Hal. 36 .PT.

Khusus untuk lantai kerja pondasi dangkal/telapak. Beton pada umumnya dicor secara berlapis. beton dipadatkan dengan memakai vib rator. kebocoran acuan dan lain sebagainya. yang diambil minimal 1 buah benda uji setia p 5 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang kurang dari 300 m3. 2. Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjami n efisiensi pekerjaan tanpa adanya penundaan. dalam bentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. dan dijaga sedemikian rupa supaya mempunyai ikatan yang baik satu sama lain. Selama proses pengec oran. (e) Pemad atan beton 1. (c) Lantai kerja Lantai kerja pada umumnya dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15-1991. dengan memperhatikan cara atau urutan pengecoran terut ama untuk volume pengecoran yang besar (beton massa). Selama pengecoran berlangsung. Mesin pengaduk yang tidak dipakai lebih dari 30 menit dibersihkan duludari sisa-sisa beton lama sebelum dimulainya adukan beton yang baru. 7. Adukan beton dibuat dengan menggunakan mesin pengaduk beton (batch mixer). Lama pengadukan tidak kura ng dari 5 menit sesudah semua bahan berada dalam mesin pengaduk. Beton secepat mungkin dicorkan setelah pengadukan. 3. Jumlah adukan beton tidak melebihi kapasitas mesin pengaduk. (f) Siar pelaksanaan ( construction joint) Posisi dan peng aturan adanya siar pelaksanaan mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. 2. Banda Aceh 2012 2. sebelum pengecoran dilaksanakan. Prosedur uji slump. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan ko ntinyu. pasir dan kerikil dengan p erbandingan 1 : 3 : 5. Pemadatan beton secara berlebihan sehingga menyebabkan pengendapan agregat. Pengecoran dilaksanakan secara kontinyu dalam satu el emen struktur atau diantara siar pelaksanaan (construction joint) yang telah dis etujui. agar tidak terjadi cold jo int dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hindrasi yang ditimbulkan. d ihindarkan. Sebelum pengecoran dimulai.masing dipadatkan. 5. dan terle bih dahulu mendapat persetujuan dari Manajemen Konstruksi. 5. untuk mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Lapisan-lapisan ini mas ing . atau lebih kurang setara dengan fc’ = 8 MPa menurut SKSNI-T15-1991. dan dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak terjadi pengendapan agregat maupun bergesernya p osisi tulangan atau acuan. la ntai kerja bisa dibuat dari beton mutu B0 menurut NI-2. Namun . dimana tipe dan kapasitasnya mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi . Sebagai pedoman umum. tidak melampaui 8 : 1. 6. Namun dalam segala ha l jumlah benda uji yang diambil tidak kurang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pen gecoran dengan mutu beton yang sama. yang dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan. atau mi nimal 1 buah setiap 10 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang lebih da ri 300 m3. Banyaknya air untuk campuran beton sesuai dengan trial mixes. atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut NI-2.Pembangunan Ruang Kuliah. Pihak Ka mi menyampaikan usaha prosedur pengecoran yang optimum kepada Manajemen Konstruk si. atau dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui ol eh Manajemen Konstruksi . perlu dilakukan uji slump dan pengambilan contoh benda uji. (d) Peng gunaan beton 1. beton dengan mut u B0 (menurut NI-2) dapat dibuat dari campuran semen. Pengecoran beton tidak dibenarkan untuk dimulai sebelum acuan/bekisti ng dan pemasangan baja tulangan selesai diperiksa dan mendapat persetujuan Manaj emen konstruksi. Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyara tkan dalam gambar rencana. 4. dengan disaksi kan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. 7. perbandingan jumlah pasir dan kerikil (atau batu pecah) terhadap jumlah semen. Namun demikian hal apapun. tanah dan lainlai n) dan dibasahi dengan air semen. maka tempat yang akan dicor terlebi h dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. batu. jumlah dan cara p engambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI. Untuk itu. sedemikian rupa se hingga tercapai sifat kemudahan kerja (workability) yang sesuai dengan penggunaa nnya. Kec epatan pengadukan sesuai dengan rekomendasi dari pembuat mesin tersebut.

Flamboyant Huma Arta Hal. serta at as persetujuan Manajemen Konstruksi. 2. Sebelum pengecoran beton baru. Kotorankotoran disingkirkan dengan cara menyemprotkan air ke permu kaan PT. Siar dibuat sesedikit dan sekecil mungkin. Siar vertikal dalam dinding supaya dihindari. 37 .secara umum perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. permukaan da ri beton lama (di tempat siar penyambungan) supaya dibersihkan dengan seksama da n dikasarkan.

yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan. Seluruh beton yang di cor dan berhubungan langsung den gan tanah. poer pondasi. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. kol om yang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung dengan cuaca. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pemasangan dilakukan denga n menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan t ebal selimut yang sesuai dengan gambar. kolom yang berhubungan atau terkena langsung dengan cuaca. Pihak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian dalam melaksanakan pekerjaan curing ini. ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. Ketebalan selimut beton dibuat dengan pengganjal yang umu m dipakai dalam praktek. Pelat. 3. 3. 38 . dinding beton y ang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung Tulangan dipasang sedemikian rupa sehingga sebelum dan selama pengecoran tidak a kan berubah tempatnya. pondasi diatas lantai ker ja. serta bahan-bahan atau kotora n yang bisa mengurangi daya letaknya. hujan atau aliran air dan pengeringan sebelum waktunya. Balok. PT. untuk memperkuat ikatan antara beton lama denga n pengecoran selanjutnya. 4. dengan menggunakan alat-alat sedemikian rupa se hingga tidak menimbulkan cacat. sesuai dengan aturan dalam SKSNI. Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai. dindi ng beton yang berhubungan/ terkena langsung dengan cuaca. Beton dirawat (curi ng) dan dilindungi selama berlangsungnya proses pengerasan terhadap panas mataha ri. Yang dimaksud dengan selimut beton adalah jarak minimum yang ter dapat antara permukaan dari setiap besi beton termasuk begel terhadap permukaan beton yang terkecil atau terdekat untuk setiap bagian dari masing-masing pekerja an beton. (h) Pembengkokan dan penyetelan baja tulangan 1. Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. Pelat. Metode curing lebih dahulu diusulkan dan m endapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. 6. Adapun ketebalan selimut beton minimum yang disyaratkan adalah : Minim um (mm) 75 50 50 40 40 25 KONDISI A B C D E F 5. pelat pondasi. Flamboyant Huma Arta Hal. dengan jumlah minimum 4 buah setiap m2 cetakan atau lantai kerja. at au minimal air semen. Balok. (g) Perawatan beton (curing) 1. karet lepas. Setelah permukaan siar tersebut bersih . Balok pondasi. patah dan retak-retak pada batang baja. atau dengan cara lain yang diusulkan Pihak Kami. Banda Aceh 2012 beton lama dan menyikatnya sampai bersih. 2. angin. Pemasang an dan penyetalan tulangan berdasarkan peil-peil yang sesuai dengan gambar. seperti terbuat dari beton (dengan mutu paling sedikit sama dengan mutu beton yang akan dicor). dengan cara men yemprotkan air atau menggenangkan air pada permukaan beton tersebut. Un tuk pengecoran beton pada waktu cuaca panas. merata ke seluruh permukaan. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spesifikasi. Pihak Kami membuat rencana kerja pemotongan d an pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule). Pembengkokan baja tulangan dilakukan secar a hati-hati dan teliti. atau seperti yang diinstruksikan oleh Manajemen Konst ruksi.Pembangunan Ruang Kuliah. 2. Semua permuka an beton yang terbuka dijaga tetap basah selama minimal 14 hari. sesuai dengan instruksi dan persetujuan Manajemen Konstruk si. tanah. dan tersebar merata. Pembengkokan tersebut dilakukan oleh tenaga yang ahli. sebelum proses pengerasan beton. maka dapat dipakai ketentuan dalam peratura n yang berlaku.

.

b. Apabila unt uk menentukan saat pembongkaran tidak dibuat benda-benda uji seperti ditentukan . Disamping kekuatan dan kekauannya. serta juga persiapan dan pemotonga n benda uji (hasil coring) yang memenuhi syarat. Oleh sebab itu. mengadakan pengujian dengan melak ukan core drilling pada bagian beton yang benda ujinya gagal memenuhi syarat spe sifikasi. acuan dipasang sedemikian rupa sehingga membentuk lawan lendu t seperti tertera pada gambar. minimal dua minggu se belum pelaksanaan pengecoran. agar bisa menunjang kecepatan. Bambu tidak boleh digunakan sebagai tiang acuan. Ketentuan penerimaan atau lolos tidaknya hasil uji t ekan dan uji lainnya yang dianggap perlu dari specimen coring mengikuti peratura n beton Indonesia yang berlaku. Acuan beton menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk ukuran dan batas-batas yang sesuai dengan yang ditunjukka n oleh gambar maupun yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi. Banda Aceh 2012 7. perbaikan atau penutupannya. Kekuatan i ni ditunjukkan dengan hasil pemeriksaan benda uji yang bersangkutan. meyakini bahwa bagian-bagian konstruksi yang akan dibongka r acuannya sudah dapat memikul berat sendiri dan beban. Apabila acuan memikul beban-beban yang besar atau mempunyai bentang besar yang bebas. Semu a resiko yang terjadi sebagai akibat pekerjaan tersebut dan biaya-biaya pengisia n. maka Manajemen Konstruks i berhak untuk meminta melaksanakan uji coba non destruktif seperti Ultrasonic P ulse Velocity Test. Tiang-tiang acuan dari besi atau kayu dipasang di atas p apan kayu yang kokoh dan dapat disetel dengan mudah dan dengan ketepatan yang ba ik. (i) Acuan pengecoran beton a. tulangan atas ditunjang dari tulangan bawah oleh batang-b atang penunjang. e. Pada tulangan rangkap. maka membuat perhitungan dan gambar rencana yang khusus.beban pelaksanaan. coring beton dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengala man agar bisa didapat hasil coring yang baik. perbaikan atau penutupan bagian tersebut menjadi tanggungan penyedia. Perlu sangat diperhatikan perencanaan kinerja beto n yang dicor. atau kalau dianggap perlu. stabilitas dari acuan juga dipe rhitungkan dengan baik. terutama yang berhubungan denga usaha keseragaman waktu setting beton . lengkap dengan gambar kerjanya. Bila be ton yang keropos atau cacat tersebut diragukan mutunya. yang seringkal i perlu diberikan untuk meningkatkan kinerja beton pada saat pengecoran. Apabi la setelah acuan dibongkar ternyata terdapat bagian-bagian beton yang keropos at au cacat lainnya. maka peny edia segera memberitahukan kepada Manajemen Konstruksi untuk meminta persetujuan Manajemen Konstruksi mengenai cara pengisian. terlebih lagi bila digunakan admixture semacam retarder. Kondisi pengerasan beton yang tidak merata bisa mengakibatkan retak-retak atau pecahnya beton pada saat pendongkarakan acuan ini.Pembangunan Ruang Kuliah. c. Tiang-tiang tidak boleh mempunyai lebih dari satu sambungan yang tidak disok ong ke arah samping. atau ditunjang langsung dari tepi bawah cetakan atau lantai ker ja oleh blok-blok beton yang tinggi. Pembongkaran acuan dilaporkan dan mendapat persetuj uan Manajemen Konstruksi. d. serta dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bila ditunju kkan dalam gambar. keamanan dan kualitas pelaksanaan s istem acuan ini. untuk mendapa tkan persetujuan Manajemen Konstruksi. yang akan mempengaruhi kekuatan konstruksi tersebut. untuk bisa mendapatkan hasil uj i mutu beton yang obyektif. (j) Pembongkaran acuan 1. Acuan hanya boleh dibongkar apabila bagian konst ruksi yang ditopangnya telah mencapai umur dan kekuatan yang cukup untuk memikul berat sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang akan bekerja padanya. sudah menyerahkan kepada Manajemen Konstruksi semu a prosedur pelaksanaan pengecoran. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Dalam hal ini. Sebelum pembongkaran. 2.

PT. 3. kecuali bila dapat dibuktikan sebaliknya atau bila diijinkan oleh Manajemen Konstruksi. Flamboyant Huma Arta Hal. Khusus untuk cetakan samping boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 5 ha ri. maka acuan baru boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 2 minggu.di atas. 39 . 4.

40 . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. penjangkaran.Pembangunan Ruang Kuliah. Flamboyant Huma Arta Hal. dll INSP T Periksa semua peralatan dan alat Y Mengatur jumlah yang dibutuhkan dari b eton Menuangkan Beton Pengawetan Checking level as required Memeriksa tingkat yang diperlukan INSP Tanah pengurukan dan Pemadatan Tahap Selanjutnya PT. Banda Aceh 2012 Flow Chart of Concrete Placement for Footing Foundation Periksa spesifikasi beton & rebar & persyaratan Mengatur Rebar dan Formulir untuk Pondasi Pijakan Periksa barang yang akan tertanam seperti lengan.

jangkar untuk pintu palang balok / jend ela. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. dll T INSP Pembentukan Dinding kolom Survei tegak lurus dalam dua arah dan Penyesuaian INSP Perkerasan dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Tahap Selanjutnya PT.Pembangunan Ruang Kuliah. Flamboyant Huma Arta Hal. Banda Aceh 2012 Dinding dan Beton Kolom Perkerasan pelat pada kelas / gelagar Menandai Dinding dan Kolom INSP T Rebar kolom / dinding Barang itu akan tertanam seperti lengan. 41 .

Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. pipa saluran lengan. pelat. Flamboyant Huma Arta Hal. Banda Aceh 2012 Menangguhkan Balok / Slab termasuk tembok pembatas Menandai Balok / AXIS tingkat Slab Beton dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Persiapan pentahapan dan perancah & menyangga kerja INSP Pembuatan Betuk Balok Rebar pembuatan Rebar pengaturan & memperbaiki Barang yang akan tertanam seperti. 42 . jangkar. M & E dan dll Pembentukan Balok / Slab INSP Perkerasan dari Balok / Slab termasuk kantilever & bawah dinding Menandai posisi kolom / dinding pengawetan Langkah selanjutnya PT.Pembangunan Ruang Kuliah.

terdapa t ikatan pemasangan yang sempurna. penempatan pasangan batu bata hendaknya disesuaikan. Bahan 1. untuk menghindari retaknya dinding dikemudian hari . maka Manajemen Konstruksi /Pengawas berhak menolak bahan tersebut dan sege ra mengeluarkan bahan tersebut dari lokasi proyek dalam waktu 2 kali 24 jam. diberi kolom dan balok beton dengan ukuran 13x13 cm.2 .2.2. mengerjakan pengukuran bangunan (uitzet) secara teliti dan sesuai gambar. beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm. satu sama lain dapat mengikat dengan sempurna. Semua pasangan baru. 1. Di tempat yang akan terdapat kosen pintu. memberikan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi Pengawas untuk d imintakan persetujuannya. lubang ventilasi dan lain-lain. 43 . Pe mbuatan lubang pada pasangan dinding untuk steger sama sekali tidak diperkenanka n. Bahan untuk campuran siar bata Bahan yang dipakai memakai pasir dan semen de ngan perbandingan 1: 3 untuk pekerjaan pasangan bata trassram dan perbandingan 1 : 5 untuk pekerjaan pasangan bata biasa. dijaga ti dak terkena sinar matahari langsung dan Pihak Kami menyediakan karungkarung yang digunakan untuk menutup pasangan serta keadaannya basah. Pada tiap pertemuan tegak lurus te rdapat ikatan pemasangan yang sempurna kecuali di tiap-tiap pertemuan dimana ada tiang-tiang beton yang merupakan bingkai.3. listplank beton dan lain-lain) diberi stek-stek besi beton Æ 10 mm jarak 60 cm. Flamboyant Huma Arta Hal. balok. pembesian 4 bh Æ 10 mm. selain karung goni. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.2. Lingkup pekerjaan Meliputi pengadaan bah an dan pemasangan dinding sisi dalam/luar bangunandan dinding pembatas ruangan. Selama 1 (satu) hari pemasangan dinding bata tidak boleh lebih da ri 1 (satu) meter dan pengakhiran pemasangan pada satu hari dibuat bertangga men urun dan tidak tegak bergigi. Setiap pertemuan tegak lurus. Bagian pasangan dinding yang berhubungan dengan setiap bagian pekerjaan beton (kolom. kecuali untuk pasangan sudut dapat memaka i batu bata pecahan. Bidang dinding yang luasnya lebih dari 10 m2 di tambah kolom dan balok penguat (beton praktis) dengan ukuran 13x13 cm. 1. beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm. PT. Sebelum pekerja an dimulai. tidak dibenarkan menggunakan batu bata pecahan kecuali untuk pasangan sudut/laslasan. Batu bata yang dipasang utuh. PEKERJAAN PASANGAN DINDING BATA 1. yang terlebih dahulu ditanam dengan baik pada bagian kolom beton d an pada bagian yang tertanam dalam pasangan batu bata sekurang-kurangnya 40 cm.Pembangunan Ruang Kuliah. batu bata tersebut direndam dalam air sampai gelembung udara tidak terlih at lagi. pemasangan stek besi dilakukan sebelum beton dicor. Apabila bahan yang datang tidak sesuai dengan contoh yang telah diset ujui. Bahan dinding untuk bagian dalam ban gunan dan dinding luar bangunan Batu bata merah biasa yang dipakai mengalami pem bakaran sampai matang. Ukuran tebal batu bata dapat disesuaikan dengan tebal dinding akhir (finis h) yang disyaratkan dalam gambar. kecuali ditiap-tiap pertemuan dimana ada tian g-tiang beton merupakan bingkai. kosen jendela. Pada pasangan batu bata 1 batu dan pasangan yang lebih tebal disusun sesu ai dengan petunjuk/peraturan yang seharusnya. ju ga dapat digunakan kajang bogor atau lainnya untuk menutup pasangan tersebut. Contoh batu bata yang telah disetujui disimpan di kant or proyek. Pelaksanaan Sebelum batu bata dip asang. kecuali ditentukan lain oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas.1. bila direndam didalam air tetap utuh. tidak pecah atau ha ncur. pagar atau sesuai gambar. Seluruh keliling kosen-kosen p intu dan jendela. pembesian 4 bh Æ 10 mm. Pada semua pasangan bata ½ batu. Batu bata ringan ataupun jenis lainnya dapat d igunakan untuk dinding jika disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 1.1. Banda Aceh 2012 PEKERJAAN ARSITEKTUR PEKERJAAN DINDING 1.

2. air hujan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 2. dan plesteran tersebut sudah bena r-benar dalam keadaan kering. rata. at au akibat lainnya. par tikel lain. PEKERJAAN PLESTERAN DAN ACIAN DINDING 2. aga r adukan plesteran dapat melekat dengan baik pada dinding. rapih. untuk patokan kerataan dinding. bahan-bahan. plumbing. listplank beton. Jika melebihi. untuk memperkuat daya lekat plesteran. debu. AC. h) Ketebalan ples teran mencapai ketebalan permukaan dinding/kolom yang dinyatakan dalam gambar. 2. Bahan Bahan yang dipakai untuk plesteran mem akai bahan pasir dan semen dengan komposisi perbandingan 1 : 3 untuk pekerjaan d inding bata trassram dan 1 : 4 untuk pekerjaan dinding bata biasa. kabel data. Banda Aceh 2012 Lubang-lubang untuk instalasi listrik. T ebal plesteran 15-20 mm. Pelaksan aan a) Permukaan dinding yang akan diplester dibersihkan dari kotoran. kolom -kolom beton. bobokan untuk instalasi listrik (pipa). j) Untuk permukaan yang datar. peralatan termasuk alat-alat bantu dan alat-alat angkut yang diperlukan untuk melaksanaka n pekerjaan plesteran dinding. potongan plyw ood tersebut dilepas apabila kepala plesteran telah mongering.2. air panas. antenna TV. c) Plesteran boleh dikerjakan apabila seluruh instalasi jaringan listrik. m) Sudut-su dut luar dinding : . Flamboyant Huma Arta . AC. c) Pencampuran air secara be rtahap dan diaduk sampai rata selama 3-4 menit. e) Dinding pasangan bata yan g akan diplester. bila pahatannya untuk diisi lebih dari 1 (satu) p ipa. k) Kelembaban plestera n dijaga sehingga pengeringan berlangsung wajar. b) Pencampuran menggunakan mesin mixer. PEKERJAAN PENUTUPAN & PELAPISAN PT. atau 6 x 6 mm atau sesuai permintaan. sehingga dapat dicapai hasil plesteran yang bermu tu baik.1. pahatan tersebut setelah dipasang pipa di tutup dengan adukan yang sama. tegak dan l urus. d) Pekerjaan plesteran dapat dil aksanakan bilamana pekerjaan pasangan telah selesai dipasang.Pembangunan Ruang Kuliah. AC atau lain–lain dimana diperluk an adanya instalasi listrik. AC dan lain-lainnya. baik dan tidak bergelombang. maka plesteran tersebut dibongkar dan diperbaiki sampai dinya takan dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas dengan biaya atas tang gungan Pihak Kami. te lepon.Seluruh sudut vertical. sudah selesai dipasang. dipasang tegak lurus dan menggu nakan potongan kecil kayu plywood. instalasi air bersih dan instalasi lainnya telah ditanam dalam dinding. l) Jika terjadi keretakan sebagai akibat pengeringan yang tidak baik. Selama 7 (tujuh) hari setelah pengacian selesai penyedia sela lu menyiram dengan air sampai jenuh sekurangkurangnya 1 kali sehari. kolom dan ring bal ok telah dicor. tidak terlalu tiba-tiba dan mem basahi permukaan plesteran setiap kali terlihat kering dan dilindungi dari terik matahari langsung dengan bahan penutup yang dapat mencegah penguapan air secara cepat. maka dibuat pahatan secukupnya. dikerjakan dengan baik. lubang pahatan tersebut dibungkus kawat nyamuk. serta bagian lain yang diplest er. berkewajiba n memperbaikinya dengan biaya atas tanggungan Pihak Kami. b) Pekerjaan plesteran dinding dikerjakan pada permukaan dinding. Lingkup pekerjaan a) Termasuk dala m pekerjaan plesteran ini adalah penyediaan tenaga kerja. g) Pas angan kepala plesteran dibuat pada jarak 100 cm. yang ditanam pada di nding. balok-balok beton. plumbing. Jika ketebalan melebihi dari 2 cm diberi tambahan kawat ayam (wire mesh). mempunyai toleransi lengkung atau cembung tidak melebihi 5mm untuk setiap jarak 200 cm. sebelumnya selalu disirami air sampai jenuh selama 3 hari. air kotor/ bekas.3. air bersih. n) Pekerjaan finishing (pengecatan) dapat dilakukan apabila plesteran tela h berumur lebih dari 21 (dua puluh satu) hari. f) Plesteran halus (a cian) dapat dilaksanakan sesudah plesteran berumur 8 hari (kering benar). hasil pengerjaan lurus. i) Seluruh pertemuan b idang plesteran dengan keliling kosen dibuat tali air ukuran 5 x 5 mm.

Hal. 44 .

1. Sistim interlock antara kuda-kuda d apat menjamin kestabilan kuda-kuda terhadap semua beban yang bekerja pada rangka atap tersebut.5 % Silicon. PINTU DAN JENDELA KAYU SERTA KACA 4. b) Kuda-kuda inti dirakit terlebih dahulu dan selanjutnya dilakukan pe rakitan kuda-kuda pendukung ataupun penahan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. c) Warna penutup atap adalah biru. Sedangkan pelaksanaan pengerjaan listplank beton mengikuti ketentuan spesifikasi spesifika si struktur. Dengan persetujuan Manajemen Konstruksi bahan ra ngka atap dapat memakai bahan baja ringan yang dilapisi Zinc dengan proses Hot D ip . 43. 4. 1. Pengurangan jarak kuda-kuda dilakukan sesuai dengan pemilihan bahan penutup atap yang digunakan. e) Ukuran profil seragam dari ujung satu ke ujung yang lainnya. PEKERJAAN GENTENG PENUTUP ATAP 2. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi dan Perencana untuk dimintakan persetujuannya. b) Nok genteng. d) Panjang material yang digunakan mencukupi serta tidak boleh terdapat sambungan pada badan. 2. Umum Mat erial kosen.Pembangunan Ruang Kuliah. Banda Aceh 2012 1. ukuran dan material kosen maupun accesoriesnya. Warna biru y ang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstru ksi. Untuk menghindari resiko sala h pemasangan. tidak melengkung ataupun bengko k. Pelaksanaan Penempatan reng dan penutup atap lembaran metal b ergelombang dipasang sedemikian rupa untuk menjamin tidak terjadinya ketidakrata an permukaan atap. pintu. Insulation memakai all foi l single side beserta roof mesh.2. PT. kebocoran atap dan lendutan pada atap.2. PEKERJAAN LISTPLANK ATAP DAN BETON Listplank atap menggunakan bahan kayu Kamper Singkil. Bahan a) P enutup atap berupa genteng metal bergelombang dengan bahan dasar metal berlapis Galvalume atau aluminum stucco embossed. untuk itu penyedia memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a) mengadakan pemeriksaan pengukuran di lapangan. genteng nok 3 arah dan genteng nok uju ng menggunakan bahan yang sama seperti genteng metal. PEKERJAAN KOSEN. jendela adalah material yang berkaitan erat dengan arsitektu rnya dan termasuk material halus. agar ukuran kosen yang dipasang telah disesuaikan dengan ukuran di la pangan dan membuat shop drawings. 45 .6 mm. b) mengajukan contoh-contoh bahan yan g digunakan pada proyek ini. PEKERJAAN RANGKA ATAP BAJA RINGAN 1.1 Bahan a) Bahan rangka atap memakai bahan baja ringan Zincalume berkekuatan G 550 yang merupakan baja yang dilapisi campuran dengan komposisi 50 % Aluminium. Pekerjaan Kontruksi K uda-kuda a) Kuda-kuda dibentuk dengan menyatukan batang-batang profil berketebal an paling tidak 1 mm dengan di skrup dengan menggunakan bor listrik dan hexagona l socket. d) Sekrup yang digunakan adalah tipe 12 – 14 x 20 mm HWFS yang dilapisi anti karat 2. Flamboyant Huma Arta Hal. Bentuk profil gelombang yang menyerupai genteng tanah liat yang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu d ari Manajemen Konstruksi. c) Jarak antara satu kuda-kuda ke kuda-kuda lainnya tidak lebih dari 150 cm. finishing yang perlu diperhatikan prosedurnya baik mulai dari pemasangan sampai pemeliharaannya. d) Reng ZincAlume yang digunakan pada kuda-kuda mempunyai ketebalan paling tidak 0. c) Tidak ada perubahan bentuk pada penampang profil.1. b) Batang untuk rangka dalam keadaan lurus.5 % Zinc dan 1. 3.

pintu. Banda Aceh 2012 c) Bahan yang cacat dan bernoda tidak boleh digunakan.Pembangunan Ruang Kuliah. seda ng pada KM/WC/Toilet tingginya ditambah 5 cm atau sesuai ketinggian perbedaan pe il lantai pada tiap pintu kosennya. sehingga tidak merusak permukaan kayu kosen akibat paku. kunci pintu.5 cm. f) Pemasangan kosen dilakukan paling akhir setelah dinding diplester dan diaci. daun pintu kayu dan daun jendela di finish Melamix. untuk menghindari kesalahan ukuran dan terjadi k erusakan-kerusakan akibat benturan. Penambahan ketinggian kosen/pintu tidak berarti kayunya yang disambung. atau accessories pintu ata u jendela. 4. bila perlu ada penyesuaian-penyesua ian / koreksikoreksi pada gambar. dipasang r apat/presisi. agar tali air/naad tersebut tidak terkena lapisan cat f) Dalam pemasangan / penyetelan kosen. perlu ada penambahan ketinggian kosen dan dau n pintu agar tidak ada celah. biaya p enggantiannya ditanggung oleh Pihak Kami. Accessories seperti engsel pintu. penggunaan paku yang dapat merusak permukaan kayu kosen dihi ndari. g) Pada saat melaku kan plesteran/acian. Bila terjadi tambalan. b. tebal jadi 1. sehingga tidak terjadi tambatan pada kosen atau pintu. pengerjaan struktur lantai atas. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. e) Tali air dipasang pada seluruh keliling kosen pintu dan jendela dengan lebar 5 mm tidak difinish cat. tidak boleh ada plesteran tambahan atau belah. adukan yang menempel pada kosen segera dibersihkan/dicuci s ebelum adukan mengering. Bahan / Mat erial Bahan yang dipakai menggunakan kayu Kamper Samarinda. pekerjaan-pekerjaan kasar sep erti : pengecoran struktur. d) Kosen-kosen pintu. letak engsel pintu. Flamboyant Huma Arta . penutupan papan/plywood dipasang/ditempatkan pada lubang-lu bang skonengan. Bila kondisi lapangan dan gambar kerja tidak s esuai. sehingga lubang-lubang bekas paku tidak terlihat. harus dilaporkan kepada Manajemen Konstruksi /Perencana untuk diperiksa. atau yang berhubu ngan dengan perbedaan peil lantai. demikian juga untuk daun pintunya perlu dita mbah.2. material finishing sudah da pat persetujuan terlebih dahulu oleh Perencana/Manajemen Konstruksi (lihat spesi fikasi pekerjaan pengecatan). balkon. yang ada hanya bole h untuk tali air selebar 5 mm. engsel. pemasangan dinding bata. Finishing akhir untuk seluruh kosen. diwajibkan membuat mock-up kosen. lengkap dengan kunci. Finishing Akhir a. Persiapan a. Ukuran-ukuran kosen dicek dahulu berdasarkan gambar dan kondisi di lapangan. pemakuan pada tempat yang ada terdapat engsel. naad/pertemuan kosen dengan dinding diberi sealent. pemakua n untuk lembaran plywood pelindung dengan menggunakan paku kecil. pengecatan dinding hatihati. te tapi ukuran tinggi kosen/pintu ditambah pada saat pembuatan kosen dan pintunya. e) Sebelum k osen dibuat/dipesan. kuda-kuda dan atap sudah selesai dipasang dan pekerjaan menuju tahap finishing (lebih baik bila dinding dan lantai sudah di finish). floor/ rabat beton lantai d asar. dan cara pemasangannya dibuat mock-up terlebih dahulu dan dimintakan per setujuan dari Arsitek/Manajemen konstruksi. b) Kosen-kosen tidak diperkenankan dipasang bila masih dalam pekerja anpekerjaan struktur/persiapan. Pemasangan a) Kosen hanya diperkenanka n dipasang bila kondisi di lapangan sudah memadai. dan tidak terdapat c acat kayu. a lat-alat angkut dari gudang ke lokasi proyek dan peralatan lainnya. PT. selasar dan balkon setinggi 2 cm. bahan yang dipasang sesua i dengan contoh bahan yang sudah disetujui Perencana/Manajemen Konstruksi. selasar. Jalusi memakai b ahan yang sama. kamar mandi / wc dan sebagainya. engsel jendela jungkit dan pengunci jendela dan seba gainya. jendela dengan ska la 1 : 1. kaca dan finishing melamik di proyek unt uk diperiksa dan di ACC terlebih dahulu oleh Manajemen Konstruksi dan Perencana Arsitektur. pengerjaan. d) Pe kerjaan ini meliputi penyediaan bahan. bovenlight yang terletak di antara 2 kolom/ dinding. Untuk ukuran kosen pintu dan daun pintu yang berhubungan dengan areal luar se perti teras. ma ka kosen dan daun pintu tersebut dibongkar dan diganti dengan yang baru. b. pemasangan alat-alat bantu. handle. c) Kosen-kosen yang sudah dipasang dilindung i dari kerusakan-kerusakan akibat tabrakan/benturan dengan ditutup lembaran plyw ood 9 mm atau papan. jendela. ukuran minimal 6 cm x 15 cm dengan double skonengan. pada teras.

46 .Hal.

b. 5. . d. handle. Pekerjaan Daun Pintu Kaca dan Daun Jendela Kaca . sebelum dipesan/dibeli. Banda Aceh 2012 c. Pemasangan daun pintu ini dipasang oleh tenaga ya ng ahli dalam pemasangan daun pintu. Untuk seluruh daun pintu ayun/swing. c) Engsel daun jendela jungkit memakai engsel Solid atau setara Solid deng an ukuran disesuaikan dengan berat daun jendela dan sesuai dengan spesifikasi te knisnya. engsel pintu. 4. maupun dari luar. grendel tanam dan lainnya memakai merk Solid atau setara Solid. pengunci daun jendela. grendel.Daun pintu ka ca a) Rangka/frame daun pintu kaca terbuat dari kayu Kamper Samarinda. door stop tersebut dimintakan persetu juan / di ACC dahulu oleh Arsitek/Perencana. horizontal tengah dan atas setelah diserut halus ( ukuran jadi) dengan ukuran yang sesuai dengan gambar. c. juga digambarkan letak-letak engsel. d) Pemasangan engsel jungkit mengikuti petunjuk spesifikasi teknisnya. Pekerjaan Daun Pintu Panel a. mengajukan seluruh contoh bahan beserta brosurnya. handle jendela. baik dari dalam. engsel jendela. c) Pema sangan daun jendela dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun jende la. rangka vertical. agar hasil pemasangannya benar-benar rapih dan halus. e. membuat shop-drawing. d. d) Pengunci untuk daun jendela memakai merk Solid atau setara Solid.Pembangunan Ruang Kuliah. dan diajukan kepada Arsitek/P erencana untuk disetujui. PEKERJAAN KUNCI DAN PENGGANTUNG / ENGSEL . b) Sebelum pe kerjaan dimulai mengajukan gambar kerja kepada Perencana/Manajemen Konstruksi un tuk disetujui. Daun pintu panel ini terbuat dari kayu Kampe r Samarinda. sedangkan seperti yang sudah disebut handle. Lebar engsel pintu lebih kecil minimal 5 mm dari lebar daun pintu/jendela. pintu. dilengkapi dengan door stop merk Solid atau setara Solid.Daun jen dela a) Rangka/frame daun jendela kaca memakai kayu Kamper Samarinda. Sebelum pekerjaan dimul ai. eng sel daun jendela jungkit. Letak posisi engsel pintu. b) Pembuatan daun jendela dilakukan di workshop. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. e) Engsel encasement menggunakan Dekson atau setara Dekson. ukuran dis esuaikan dengan gambar. 4.Pelaksanaan a) Sebelum dipasang. jendela yan g sudah difinish. 47 . kunci disertai dengan ukuranukurannya. tarikan daun jendela dan sebaga inya. dilindungi/dibungkus dengan plastik. Semua kosen. PT. Daun pintu panel ini dibuat di workshop. sehin gga dapat menghasilkan pemasangan yang rapih dan baik. lancar dibuka dan ditutup . 5. 4. . dilakukan di workshop. dan cara pemasangannya dibuatkan mock-up terlebih dahulu untuk dimintakan persetujuan/ACC Arsitek. kunci di ACC terlebih dahulu oleh Arsitek. agar engsel tertanam dengan baik. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi & Arsitek/Perencana u ntuk disetujui. handle/kunci.Bahan a) Semua kunci yang dipaka i untuk daun pintu kayu untuk ruang-ruang maupun daun pintu kamar mandi memakai merk Solid atau yang setara dengan merk solid. handle. d) Pemasangan dau n pintu dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun pintu. tentang bentuk pintu panel beserta ukuranukuran dengan skala 1:10. c) Pembuatan daun pintu. kunci. engsel jendela. Flamboyant Huma Arta Hal. Posisi engsel jungkit untuk daun jend ela tertanam dengan baik. ukuran ja di untuk rangka vertical dan horizontal disesuaikan dengan gambar. f. b) Accessories seperti engsel pintu. dan tidak boleh terlihat pada waktu jendela dalam kead aan tertutup. b) Engsel untuk daun pintu menggu nakan engsel Solid atau setara Solid dengan tipe disesuaikan ukuran berat daun p intu. hak angina. untuk itu agar Pihak Kami mengajukan sub pekerjaan pintu/jendela kepada Arsitek Perencana/Manajemen Konstruksi untuk disetujui. 1.

d) Lokasi Man Hole pada langit-langit (plafond) me ndapat persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen konstruksi. handle/kunci. Penggan tung dipasang tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm. agar dapat terisi oleh compound. 6.2. dan tidak boleh terlihat pada saat daun j endela dalam keadaan tertutup. tebal 0. baik dari dalam maupun dari luar. baik dan halus. d) Membuat mock-up untuk disetujui / di ACC Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perenc ana.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm. bidang permukaan harus rata. Posisi engsel pintu. rangka dan penggantung. agar engsel tertanam dengan baik. Rangka Rangka plafond m emakai rangka hollow 40 mm : 40 mm. naad mati / tanpa naad. b) Membuat gambar kerja (shop d rawing) untuk disetujui perencana.3. maka daun pintu dan daun jendela tersebut dilindungi. b) Bahan yang dipasang baru. Pelaks anaan 1. 6. Lembaran gypsum direkatkan pada rangka plafond dengan menggunakan sekerup ti ap jarak 20 cm atau sesuai gambar. Pekerjaan Plafond Gypsum Board 6. Lingkup Peker jaan a) Meliputi penyediaan bahan dan pemasangan langit-langit (plafond). tidak cacat dan telah mendapatkan persetujuan dari Perencana. list sudut. Penutup langit-langit Penutup langit-lan git memakai panel gypsum board merk Jaya Board dengan tebal 12 mm.Pembangunan Ruang Kuliah. Penggantung untuk rangka plafond tiap jarak 120 x 120 cm atau sesuai gambar.1. digantung sampai rangka atap. 2. engsel jendela jungkit. Ketentuan Umum a) Pekerjaan langit-langit ini (plafond) baru boleh dilakuka n setelah seluruh pekerjaan instalasi seperti kabelkabel. Banda Aceh 2012 c) d) e) f) g) h) . c) Menyediakan contoh-contoh bahan dan diajuk an kepada Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perencana untuk disetujui / di ACC. Bahan 1. 6. minimal 5 mm dari lebar daun pintu/daun jendela. 6. 3. maka daun pintu / daun jendela yang sudah dipasang diganti dengan ya ng baru. c) Seluruh pekerjaan langit-langit sudah termasuk p embuatan lubang lampu (armature). agar tidak rusa k/cacat akibat benturan 6. Setelah daun pintu / daun jendela beserta accesoriesnya sudah selesai dipasang. alat-a lat Bantu. Setelah seluruh rangka plafo nd terpasang. PT. hasil pemasangannya tidak baik dan rapih. sehingga hasil pekerjaannya benar-benar rapih. baik. 2.3.3. Seluruh instalasi M&E yang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test. 6.1. dan pekerjaannya harus diganti dengan pekerja yang benar-benar terampil dan ahli. sambung ansambungan panel ditutup dengan compound dan dilapisi kain kassa kualitas baik. 48 . waterpass dan tidak bergelombang. Flamboyant Huma Arta Hal. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT Lebar engsel pintu lebih kecil.2. 4. 45 mm. Sebelum rangka dipasang kami akan mengajukan contoh bahan kepada Manaje men Konstruksi/Pengawas untuk disetujui. Bahan penutup langit-langit memakai gypsumboard. Bila menurut pengamatan Manajemen Konstruksi /Arsitek. ditanam sedalam 1–2 mm dari permukaan panel gyp sum. pipa-pipa dan peralata n lainnya yang berada didalam plafond sudah selesai dipasang dan telah diuji cob a (ditest). Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Biaya pembuatan lubang tersebut dimasukkan pada harga peker jaan langit-langit (plafond). koef plafond dan pekerjaan lainny a yang berkaitan dengan pekerjaan langit-langit. grille exhaust dan lubang-lubang lainnya yang berada pada plafond. tebal 0. Pemasangan dila kukan oleh pekerja yang benar-benar ahli dalam pemasangan daun pintu/jendela/acc esoriesnya. tarikan daun jendela di ACC dahulu oleh Arsitek. 5. Posisi engsel jun gkit untuk daun jendela tertanam baik.

naad mati/ ta npa naad. penyediaan alat-alat bantu dan pembersihan. Lebar naad untuk lantai 3-4 mm. Me ngajukan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas untuk disetujui jenis bahannya. 6. balkon dan ruang-ruang lainnya yang berhubungan d engan air dan telah diadakan pengetesan dengan hasil tidak bocor disaksikan oleh Manajemen Konstruksi dengan berita acara hasil pengecekan bersama 3. Penutup langit-langit Penutup langit -langit memakai calsiboard tebal 6 mm merk Jaya Board. Lapisan waterproofing untu k daerah basah. waterpass dan tidak berg elombang. 6. Umum Se belum pekerjaan pelapis lantai diakukan maka : 1.1. 49 .4.1. Membuat gambar kerja (shop drawings) 5. 7.1. Setelah seluruh rangka plafond terpasang. 2.4. 2. Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list profil alum inium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar. tebal 0. Dalam pengerja an plafond ini. sudah termasuk pembuatan lubang armature. biayanya dimasukan ke dalam harga satuan plafond. akan diadakan penelitian terha dap peil lantai agar sesuai dengan gambar rencana. lalu membuat mock-up/contoh pemasangan di proyek untuk disetujui bahw a hasil pemasangan memang benarbenar rapih. 4. Pekerjaan plafond telah selesai dipasang. Banda Aceh 2012 7.1. untuk menghindari kerusaka n akibat pekerjaan yang belum selesai. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan .4. Pekerjaan Plafond Kalsiboard 6. Pekerjaan lanta i keramik homogeneous tile 7. plafond luar bangunan/overstek. maka dibongkar dan diganti dengan pekerja yang ahli dalam pemasangan batu paras yogya. sambungansambungan panel ditutup dengan compound + lapisan kain kassa kualitas baik. sudah termasuk pembuatan lubang armature.45 mm atau sesuai gambar. KM/WC. Penutup langit-langit Kal siboard dipasang pada seluruh plafond KM/WC. 5. toilet.1. 4. bahan PT. 7. Lembaran Kalsiboard direkatkan pada rangka plafond dengan meng gunakan skrup tiap jarak 15 cm. dan na ad untuk dinding maksimal 2 mm. biayanya dimasukan ke dalam harga satu an plafond. Penggantung tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm. pembuatan lubang untuk skrup dibor.2. 6. 7. pemasangan. dengan ukura n sesuai diameter skurp. agar dapat terisi oleh compound. 2. Bahan penutup langit-langit memakai panel Kalsiboard. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 5. Pemasang an pelapis lantai dan dinding dikerjakan tahap akhir. bidang permukaan harus rata. Pelaksanaan 1.Pembangunan Ruang Kuliah. Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list aluminium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar. Rangka Rangka plaf ond memakai rangka hollow 40 mm x 40 mm. PEKERJAAN PELAPIS LANTAI DAN DINDING 7. bila tidak rapih.1. Flamboyant Huma Arta Hal. ditanam sedalam 1-2 mm dari permukaan panel. tebal 0.2. Dalam pengerjaan plafond ini. 7. yan g berhubungan dengan udara luar. 8.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm ata u sesuai gambar.1. Bahan 1. Seluruh instalasi M&E y ang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test.2. 6. 3.

Pemasangan dikerjakan oleh pekerja yang ahli dan terampil dalam pemasangan.Warna : Sesuai rencana . 8. 5. 7.Plint : Memakai Plint Roman tinggi 10 cm . maka perbaikan dinding kerami k tersebut menjadi tanggung jawab penyedia sepenuhnya.1. Setelah selesai dipasang dan digro uting. Bahan keramik yang akan dipasang diajukan kepada Manajemen Kon struksi/Pengawas/Perencana untuk mendapatkan persetujuan lalu dibuatkan mock-up di proyek. 4. Siar-siar / naad rata dan sama besa r. ukuran 120x120 cm. Peil lantai yang akan dipasang telah ber sih dari berbagai macam kotoran. Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering. 2. 13. Pe masangan keramik menggunakan Drymix Tile. permukaan dinding keramik bersih dari berbagai m acam kotoran. ini Pihak Kami dikerjakan walaupun tidak dijela skan dalam gambar. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/ air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest . 11.Ukuran : 40 x 40 cm atau sesuai gambar . 4. Pemasangan 1. 6.U kuran .2. 2. Setiap jarak 420 cm dibuat d ilatasi diisi sealent yang sewarna dengan warna grouting. rata dan sama besar. Pekerjaan Dinding Lapis Keramik PT. Gambar kerja telah disetujui Manajemen Konstruksi / Pengawa s / Perencana. 3.Produksi . 5. lebar naad dan w arna grouting. memakai sealent merk D owncorning. Pemotongan unit keramik menggunakan m esin potong. Flamboyant Huma Arta Hal.2. Bahan-bahan yang dapat merusak lantai keramik harus segera dijauhkan dan tidak d iperkenankan disimpan pada ruang-ruang yang telah selesai dipasang keramik. 7. 2.2. Seluruh pertemuan lantai dengan dinding diberi plint Roman tingg i 10 cm dan di finish cat plint. 7.Naad : Di isi memakai AM Grout 50 atau setara 7. 50 . 10. Bahan .2. Untuk itu penyedia Pih ak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama). Banda Aceh 2012 . setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih.2. Peil lantai telah diteliti kebenarannya dan telah dilaporkan k epada Manajemen Konstruksi/Pengawas.1. seluruh permukaan lantai b eton diratakan / di screed memakai Drymix Screed tebal + 3. 6.2. untuk mengetahui pola pemasangan. 9.Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 40 x 40 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7. lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (du a) garis lurus yang saling tegak lurus. bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout. Pekerjaan Lantai dan Dinding Lapis Keramik 7. maka lantai tersebut dijaga kebersihannya sampai penyerahan pertama. Adukan yang menempel pada permukaan lantai harus segera d ibersihkan sebelum mengering. Se belum pengisian naad dilakukan.Pembangunan Ruang Kuliah. 9. 12. 3.Merk : Roman . 14.2. Kerusakan-kerusakan selama proyek be rlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. Pemasangan Pemasang an mengacu pada : a. Sebelum pemasangan keramik dimulai. Pengisian naad/grouting setelah pemasangan lan tai selesai dipasang dan telah mengering.Jenis .Jenis : Keramik homogenous kwalitas B . Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1 PC :2 Pasir. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 8.2. Pemasangan memakai perekat keramik merk/jeni s Drymix Tile. 7. Siar-siar (n aad) dibuat sekecil mungkin.5 cm. 3.Warna .2.

3.1. Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering. Bahan . Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest. Sebelum pengisian naad dilakukan.Jenis . maka perbaikan dinding keramik ter sebut menjadi tanggung jawab kontraktor sepenuhnya.2. permukaan dinding keramik bersih dari berbagai macam kotoran. Siar-si ar / naad rata dan sama besar. Kerusakan-kerusakan selama proyek berlang sung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. Kerusaka n-kerusakan selama proyek berlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya.Jenis .Warna . 51 . Pekerjaan Cat Dinding / Tembok Untuk Interior PT.2. Seluruh permukaan dinding telah difinish. 5. Pekerjaan Lapis Marmer 7. Bahan .4.Ukuran .Pembangunan Ruang Kuliah. 2. 6. Pemasangan 1.4. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. 3. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest. 4. 6. m aka perbaikan dinding keramik tersebut menjadi tanggung jawab sepenuhnya. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr. Siar-siar / naad rata dan sama besar. 7. 8. Membuat mock-up pada dinding/plafond untuk dipilih dan disetujui warnanya. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 7.3. Adukan yang menempel segera dibersih kan sebelum mengering. Untuk itu Pihak Kami menj aga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama).2.Pengisi naad : : : : : Marmer Keramik kualitas B Sesuai rencana sesuai gambar Ujung Pandang N aad diisi afagrout / ibagrout / afafik 7.3. Banda Aceh 2012 7. 8.2. alat-alat bantu dan p enyediaan tenaga kerja. 3. Meliputi penyediaan bahan-bahan. 8. 4. Sebelum pengisian naad dilakukan. PEKERJAAN PENGECATAN 8.Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 20 x 25 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7. bila sudah bersih naad-naad keramik di isi ibagrout. Pemasan gan keramik menggunakan Drymix Tile.2. kosen-kosen/pintu/jendela telah selesai dipasang. 4.2. Unt uk itu Pihak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pert ama) 8. lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perp otongan siar membentuk 2 (dua) garis lurus yang saling tegak lurus. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. Pemotongan unit keramik menggunakan mesin potong.Ukuran .Produksi . Pemotonga n unit keramik menggunakan mesin potong. 9.Produksi . bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout. le bar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (dua) ga ris lurus yang saling tegak lurus.Warna . 7. 5. plafond tel ah selesai dikerjakan. permukaan dinding ke ramik bersih dari berbagai macam kotoran. Pemasangan 1.1.2. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr. Flamboyant Huma Arta Hal. 2.2.1. 2. Meng ajukan brosur-brosur cat dinding/cat plafond/politur melamik dan bahan-bahan lai nnya yang diperlukan.4. Lingkup Pekerjaan 1.

. Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus. 8. lalu diberi lapisan cat Duluxweathershield sampai benar-benar ra ta warnanya dan hasilnya dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi/Pemberi Tugas/ Perencana. memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat.Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Du lux. lalu diamplas halus. bahwa cat ya ng dipakai. .Cara-cara pengecatan mengi kuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat. Bahan . dan telah mengering dengan sempurna.3.3. abu-abu yang melekat dibersihkan.1.1. Setelah dibersihkan. mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang sama.Pembangunan Ruang Kuliah. . lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux seb anyak 1 lapis sampai benar-benar rata. 8. bahwa cat yang dipakai.4. Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi/Pengawas/Perencana. dan telah mengering dengan sempurna. Pekerjaan Cat Langit-langit (Plafond) 8.Cara-cara pengecatan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dike luarkan oleh pabrik cat. Pengecatan halus menggunakan roller.Aplikasi pengecatan dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi dari MK/Pengawas atau dari produ ksi cat.Cara pengecat an mengikuti technical data dari Dulux.2.Jenis Cat dasar Cat akhir . Permukaan dinding diamplas sampai halus. Pekerjaan Cat Di nding / Tembok Untuk Exterior 8. Setelah lapisan alkali res isting primer mengering. 52 .Jenis Cat dasar Cat akhir . sedangkan kwas hanya pada tempat-tempa t tertentu saja. mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang s ama. abu-abu yang m elekat dibersihkan.Warna : : : : Dulux/Mowile x Dulux/Mowilex Dulux/Mowilex Sesuai rencana 8.3. .Produksi . Setelah lapisan alkali resisting primer m engering. sed angkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja. Flamboyant Huma Arta Hal. Setelah dibersihkan. . Bahan . Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi /Pengawas/Perencana.Produks i .2.2.2. dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomend asi dari Manajemen Konstruksi/Pengawas atau dari produksi cat. Pengecatan halus menggunakan roller. Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik.Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8. Permukaan dinding diamplas sampai halus. memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat.Aplikasi pengecata n. lalu diberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dap at diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas/Perencana.4. Banda Aceh 2012 8. . lalu diamplas halus. Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik.1. lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux We athershield sebanyak 1 lapis sampai benar-benar rata. Bahan PT. Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.

Kosen. Propan raya atau setara.Dan pekerjaan lainnya sesua i gambar dan perincian biaya pekerjaan.5. Bahan Bahan untuk finishing kosen.6.1. 8. 8.1. Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Dulux. Pengecatan . Banda Aceh 2012 . Cara-cara pengec atan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat. lubanglubang paku/skrup telah diisi dan diratakan dan tela h diamplas sampai halus. Pekerjaan finishing melamik dikerjakan o leh Sub Pihak Kami yang ahli dalam pengerjaan melamik.6. pintu dan jendela bagian dalam memakai finishing melamik ex. 8. permukaan langit-langit (plafond) dibersihkan dari be rbagai macam kotoran. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pengecatan halus menggunakan roiler. 8. bahwa cat yang dipakai. Dan plafond lainnya sesuai gambar Setelah baha n langit-langit terpasang. Hasil pengerjaan rapih . mengajukan contoh warna melamik kepada Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana untuk dise tujui dan membuat mock-up di proyek.Produksi . sedangkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja. 2. Aplikasi p engecatan.Pembangunan Ruang Kuliah.5. Pengerjaan PT.Railing kayu . Pekerjaan Cat Listplank Atap 8.Lapisan lantai papan kayu dan papan tangga .2.Dinding lambrisering kayu .4.Jenis Cat dasar Cat akhir .2. Bahan . dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi/ pengawasan dari produksi cat. 4.memberikan surat jaminan yang dikel uarkan oleh pabrik cat. Flamboyant Huma Arta Hal. Bahan untuk finishing bagian luar memakai finishing melamik Polyurethane agar tahan air dan tahan sinar ultra vio let.Pengecatan langit-langit meliputi : a. . Plafond beton b. 53 . .Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8. daun pintu . 3.5. mulai dari meni / cat dasar / ca t akhir adalah benar dari produksi Dulux. rata dan sama warnanya. lalu diberi lapisan cat dasar Dulux sebanyak 1 lapis sa mpai benar-benar rata. Pengerjaan 1. Plaf ond gypsum.2. lalu d iberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dapat dite rima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas / Perencana. dan daun jendela.6. Setelah seluruh permukaan plafond diamplas halus. Pekerjaan melamik ini untuk finishing : .Bahan untuk finishing listplank atap memakai finishing cat minyak ex. Setelah lapisan alkali resisting primer dan telah mengeri ng lalu diamplas halus. Glotek / setara .Plafond lambris kayu . plafond calsiboard c. Sebelum pekerjaan dimulai. Pekerjaan Cat Finishing Melamik 8 .

2. Bila ternyata hasil test rendam menunjukkan tidak ada kebocora n. Lingkup Pekerjaan PT. kecua li untuk lantai KM/WC. harus mengajukan contoh bahan dan brosur.5 mm. 9. Hasil pengerjaan rapih. PEKERJAAN WATERPROOFING Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan.1. terutama pekerjaan M&E. 54 . c. Waterproofing dipasang pada : • Lantai KM/ WC lantai tingkat • Plat dan atap beton dan bak bunga • Atap konsol/kantilever • Balko n (jika ada) • Roof garden (jika ada) • Ground reservoir/ground watertank (jika diij inkan oleh DireksiPekerjaan) • Dan daerah basah lainnya 9. Lanta1 atau d1nd1ng yang akan diberi lapisan waterproofing ti dak akan dibobok akibat adanya pekerjaan lain. rata dan sama warnanya. balkon. peny ediaan alat-alat bantu dan pembersihan. Lantai atau dinding yang akan diberi lapisan waterproofing tidak ak an dibobok akibat adanya pekerjaan lain terutama pekerjaan M & E.3. Pelaksanaan 1. Bahan untuk lantai KM/WC lantai tingkat. Jaminan Memberikan ja minan kedap air secara cuma-cuma selama 5 tahun terhadap kebocoran. Permu kaan beton yang akan dilapis waterproofing dibersihkan dari kotoran puing-puing dan sampah lainnya. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 3. dengan serti fikat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya. Pertemuan dengan dinding dinaikkan setinggi 20 cm dan lantai untuk di KM/WC dan plat dak atap dinaikkan setinggi 4 0 cm. 9. Pekerjaan finishing listplank atap dikerjakan oleh Sub yang ahli dalam pengerjaan melamik . selesai diplester kasar. Flamboyant Huma Arta Hal. Kemiringan screed dibuat kearah roof drain/floor drain. 8. 6.Pembangunan Ruang Kuliah. 7. plat dak atap memakai jenis membrane ex Bithutene tebal 1. Pekerjaan waterproofing dilakukan oleh pekerja yang ditun juk oleh pabrik pembuatnya. bahwa pem asangan waterproofing tersebut telah di test dan telah dilaksanakan dengan baik tanpa ada kebocoran. b. Pihak Kami melakukan perlindungan terhadap pe kerjaan waterproofing yang telah dikerjakan terhadap kerusakan-kerusakan yang di timbulkan oleh pekerjaan yang dilakukan oleh lainnya. 4. maka membuat Berita Acara Pemeriksaan dengan Manajemen Konstruksi . PEKERJAAN PENYELESAIAN TANGGA DAN RAILING 1. harus mengajukan contoh bahan dan brosur. mengajukan contoh warna kepada Manajemen Konstruks i/Pengawas/Perencana untuk disetujui dan membuat mock-up di proyek. Banda Aceh 2012 a. Lingkup P ekerjaan Pekerjaan waterproofing ini meliputi penyediaan bahan. pemasangan. lalu diadakan pengetesan dimana permu kaan plat beton yang telah dilapis waterproofing direndam air selama 14 hari set inggi 5 – 10 cm. memakai coating ex Sika. Setelah waterproofing dikerjakan. Untuk balkon. 9. Melakukan proteksi/perlindungan dengan lapisan plesteran (discreed) memakai adukan 1pc:3pasir + lapisan kawat ayam dan dihaluskan. PEKERJAAN LAIN-LAIN 1. Sparing-sparing pipa air kotor. Sebelum pekerjaan dimulai. 9. Sertifikat jaminan terseb ut diserahkan kepada Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi pada saat penyerahan per tama.2. Bahan 1. 5. Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan.1.4. roof drain/floor drain di grouting memakai bahan yang sama. 2.

sedangkan di proyek hanya pemasangan/penyetelan.Bahan untuk anak tangga dan bordes Bahan untuk anak tangga dan bordes tangga dilapis keramik ukuran 40 cm x 40 cm serta plint t angga ukuran 10 cm x 30 cm ex. c. 1. e) Untuk railing stainless steel pengerjaa nnya dilakukan di workshop.Bahan untuk railing Railing tangga dengan tiang memakai stainl ess steel diameter 5” dan 3 ”. instalasi air kotor telah sel esai dikerjakan dan telah dilakukan pengetesan. Bah an Bahan-bahan sanitair memakai merk dengan type/model dan accessoriesnya sepert i yang diuraikan dalam bill of item (perincian biaya pekerjaan). Sanitair yang telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk k esempurnaan hasil pemasangan. b) Gambar kerja/shop dr awings telah disetujui Manajemen Konstruksi /Pengawas. 1. b. 2. Flamboyant Huma Arta Hal. sehingga tercapai pekerjaan yang bermu tu dan sempurna. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. PT. 55 . Kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran. alat-alat bantu lainnya yang dip erlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini. 3. Pemasangan Semua bahan yang dipasang s esuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ P emberi Tugas/ Perencana. PEKERJA AN KACA DAN CERMIN Pekerjaan ini meliputi pengadaan dan pemasangan material kaca dan cermin. Bahan . Umum Pekerjaan pemasangan sanitair dap at dilakukan apabila seluruh instalasi air bersih. Bahan-bahan dan peralatan sanitair dapat dipasang apabi la telah mendapat ijin dari Manajemen konstruksi/Pengawas/Perencana. b) Membuat gambar kerja/shop drawings. Bila terdapat cacat/rusak . pengerjaan/pemasangan. Bahan-bahan dan peralatan sanitair dichek ulang sebelum dipasang. Men gajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh peralatan sanitair ses uai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan. Seluruh brosur sanitair dan perle ngkapannya diserahkan kepada pemberi tugas selepas masa pemeliharaan. c) Pemasangan lapisan ana k tangga dilakukan oleh pekerja yang telah berpengalaman.Pembangunan Ruang Kuliah. peralatan. sesuai dengan type-type sanitair serta komplit dengan fitting yang dikelua rkan oleh Pabrik Surya Toto Indonesia. c) Mengaju kan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas/Pemberi Tugas/ Perencana d an membuat mock up. PEKERJAAN SANITAIR DAN PERLENGKAPANNYA a. alat-alat bantu dan perleng kapan lainnya yang diperlukan. sedangkan step nossing berukura n 10 cm x 30 cm . d) Permukaan anak tang ga dan bordes diplester halus menggunakan adukan 1 PC : 3 Pasir. pemasangan. dikeluarkan dari proyek dan diganti dengan yang baru. sedangkan untuk papan kayu menggunakan klos + skrup.2. Perletakan pe rlengkapan sanitair terletak diantara persimpangan atau pertemuan naad-naad pela pis dinding. Roman Golongan B. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan. Pengadaan dan pemasangan sanitair beserta peralatannya sesuai d engan ketentuan yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan. Pelaksanaan a) Bahan yang dipasang adalah bahan yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas. Banda Aceh 2012 a) Meliputi penyediaan bahan.3. Pemasangan sanitair bese rta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya. d. serta pekerjaan finishing pada r uang KM/WC telah selesai dikerjakan. Seluruh sanitai r dan perlengkapan yang dipasang dalam keadaan lengkap dengan segala perlengkapa nnya. Pihak Kami memperbaiki dan mengganti bila ada keru sakan atas bahanbahan/peralatan sanitair yang terjadi selama masa pemeliharaan d an biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami.

gelembung dan sebagainya. sehingga tercapai pekerjaan yang bermutu dan sempurna. 56 . pemasa ngan. Bila terdapat cacat/rusak. 4. Bahan-bahan dan peralatan tersebut dichek ulang sebelum dipasang. Pemotongan kaca rapih dan lurus. tidak bergelombang. . Mengajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh sesuai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan. Toleransi lebar dan panjang tidak boleh melebihi toleransi seperti yang ditentukan oleh pabrik.Kaca cermin K eliling kaca cermin dibuat bevel 3 cm Pemasangan kaca menggunakan skrup stainless steel Tebal kaca minimal 5 mm atau sesuai gambar Kaca yang sudah terpasang dibers ihkan dengan pembersih kaca. peralatan. retak dan baur. c. Pembersihan akhir untuk membersihkan permukaan kaca menggunakan kain katun yang lunak dengan cairan khusus pembersih kaca. Li ngkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan.5 mm per meter. Pemasangan Semua bahan yang dipasang sesuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ Pemberi Tugas/ Perencana. harus dihaluskan sampai membentuk Sisi permukaan kaca yang halus. Semua bahan yang akan dipasang melalui persetujuan Manajemen K onstruksi. . dikeluarkan d ari proyek dan PT. daun/slate engsel penuh 115 x 0.8 mm dan pelat strip 5 mm dan dicoating.Spesifikasi bahan Kaca tidak bergelombang. Rail atas pipa hitam bulat. Banda Aceh 2012 . Bahan-bahan dan peralatan Dinding Partisi dan Folding gate dapat dipasang apabila telah mendapa t ijin dari Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana. Pengadaan dan pemasangan Dinding Partisi PVC dan Folding gate beserta peralatannya sesuai dengan ketentua n yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan. Untuk cermin mempunyai lapisan pera k cukup tebal dan mempunyai lapisan penahan kelembaban. Flamboyant Huma Arta Hal.Pelaks anaan Semua pekerjaan pemasangan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dari pab rik pembuat kaca. Kunci bentuk silinder dan handle stainless steel serta seluruh bahan menggunakan cat warna anti karat . kaca yang nampak maupun yang tidak nampak akibat pemoto ngan. Semua bahan kaca dan cermin sebelum dan sesudah dipasang harus mendapatkan persetujuan Perencana / Manajemen Konstruksi.UNP 2 tebal 2 mm. Dinding Partisi PVC 85x200 di tempatkan di daerah Toilet atau sesuai gambar. tidak menunjukkan effek lensa. toleran si kesikuan maximum yang diperkenankan adalah 1. alat-alat bantu lainnya yang diperlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini. Untuk bingkai Profil CNP. Kesikuan kaca lembaran yang berbe ntuk segi empat mempunyai sudut serta tepi potongan yang rata dan lurus. PEKERJAAN DINDING PARTISI DAN FOLDING GATE a.Pembangunan Ruang Kuliah.Bahan Produksi : Asahimas atau setara Jenis : Float glass Warna : Sesuai renca na Tebal : 5 mm atau sesuai dengan gambar rencana & BQ. Pemotongan ukuran kaca disesuaikan ukuran rangka. Tidak menunjukkan ada ca cat. minimal 10 mm masuk ke dalam alur kaca pada kosen. Kaca-kaca yang telah dipasang dilindungi dari kerusakan dan benturan serta diberi tanda a gar dapat terlihat bahwa pada area tersebut telah dipasang kaca. kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran. .Rail bawah p lat siku dan besi bulat menggunakan bearing yang tertutup. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. d . Bahan Folding gate mengunakan bahan : . sejajar. diharuskan menggunakan alat pemotong kaca. Memiliki bidang yang licin.

g. Sebelum dilakukan penyerahan pertama. pelat baja. Apabila pekerjaa n kelistrikan berhubungan dengan pekerjaan penyedia lain atau dengan pihak UnMuh a maka berkoordinasi guna mendapatkan informasi yang diperlukan. Bahan-bahan Sebelum instalasi. Folding gate yan g telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk kesempurnaan hasil pemasan gan. Seluruh bahan-bahan dan per alatan yang baru dan sesuai dengan standard yang berlaku seperti : PUIL 2000 (SN I 04-0225-2000) atau standard yang berlaku secara umum di Indonesia. Termasuk juga fixture lampu. b. p enyambungan yang diperlukan untuk instalasi dilakukan sedemikian rupa dan disetu jui oleh MK.2. gambar kelistri kan pihak lain.Manajemen Konstruksi yang. Apabila jen is bahan sudah ditentukan dalam spesifikasi maka bahan tersebut digunakan atau d apat digunakan bahan yang setara dengan itu. a. kami akan memperbaiki dan mengganti bila ada kerusakan atas bahanbahan/ per alatan yang terjadi selama masa pemeliharaan dan biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. dimensi dan lain sebagainya yang diperlukan untuk pekerjaan ini. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.dll. PEKERJAAN PEMBERSIHAN Kami akan melakuka n pembersihan setiap hari terhadap seluruh kotoran/sampah/potongan kayu/adukan b ekas dan bahan-bahan yang sudah tidak terpakai dari lokasi proyek. Untuk itu men empatkan tenaga kerja sebanyak yang diperlukan untuk melakukan pembersihan. alat elektronik secara lengkap sesuai dengan f. Seluruh pekerjaan pemotongan. seluruh kaca. dikeluarkan dari proyek. Pekerjaan pembersihan dilakukan sampai penyerahan pertama. unit sekering saklar. 57 . seluruh instalasi secara umum mempunyai kualitas yang setara da n tampak rapi. pelapis lantai dan dinding. kayu. batako. peralatan dan pengangkutan juga instalasi dan test yang musti dilakukan unt uk kelengkapan dan pengoperasian system kelistrikan secara lengkap sesuai persya ratan dari gambar atau Spesifikasi. Lampu penerangan dan panel board. p asangan batu. 6. pasangan bata. puingpuing/sampah dan bahan-bahan bangunan ya ng sudah tidak terpakai. d.1. halaman dan peker jaan lainnya dalam keadaan bersih. Sediakan juga penginstalasian kabel listr ik lainnya yang dibutuhkan untuk perkakas mesin.3. System kabel listrik (Power wiring system) dan system grounding nya. mater ial.1 UMUM 6. Setiap kerusakan atas finishing dinding. P EKERJAAN ELECTRICAL 6. distribution board. Yang diakibatkan dari pelaksanaan instalasi diganti atau d iperbaiki PT. Seluruh brosur dan perlengkapan Folding gate diserahkan kepada pemb eri tugas selepas masa pemeliharaan. Kotor an tersebut dikeluarkan dari proyek dan tidak boleh ditimbun didalam lokasi proy ek.1. Material yang kurang atau rusak selama penginstalasian harus diperbaiki ata u diganti oleh dengan biaya sendiri.1 Lingkup kerja Menyiapkan seluruh buruh. Dll. yang ada di gambar atau sesuai spesifikasi. untuk saklar dan stop kontak digunakan merk LEGRAND atau PANASONI C atau yang setara.Pembangunan Ruang Kuliah. stop kontak. e.1. 6. mengajukan contoh bahan (MAR = Material A pproval Request) ke MK untuk persetujuan pemakaian . conduit. pengeboran. sehi ngga lokasi proyek dan lokasi kerja selalu dalam keadaan bersih dan rapih. Banda Aceh 2012 diganti dengan yang baru. mengecek secara keseluruhan dari gambar jumlah kuantitas kelistri kan. Flamboyant Huma Arta Hal. 5. 6. junctio n box. Harus disediakan pembungkus kabel (conduit) dalam dinding bata. guna penginstalasian yang semestinya sesuai dengan per syaratan di gambar dan spesifikasi. Untuk bahan MCB minimal yang dipaka i adalah merk : SCHNEIDER atau yang setara dan kabel merk SUPREME atau yang seta ra dengan itu. pasangan batu. Layanan kelistrikan secara lengkap termas uk system penyambungan ke PLN. c. Pelaksanaan kerja Tata laksana kerja dan tampilan yan g baik dari penginstalasian agar sama pentingnya dengan efisiensi secara elektri kal dan mekanis. Pemasangan Dinding Partisi maupun Folding gate beserta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya.

40m . tabung dan starter sesuai dengan pe rsyaratan spesifikasi teknis. LAMPU-LAMPU TL Jenis dan bentuk lampu penerangan ini berikut pelengkapnya y ang dipasang di beberapa lokasi sesuai dengan yang ada dalam gambar.Pembangunan Ruang Kuliah. Selama pelaksanaan Pihak Kami memperbaharu i data rinci penginstalasian untuk informasi kepada MK apabila diminta dan sebag ai penyiapan gambar terlaksana.5 PK atau yang setara dengan itu 6. Exhaust fan berkualitas baik.Saklar di din ding ---------------------------. Merk AC yang dipakai adalah merk Panas onic 1. Seluruh lampu baret ketinggiannya sama satu dengan lainnya. condenser. Selama kurun waktu masa pemeliharaa n ini seluruh kerusakan dan cara instalasi yang tidak bagus diperbaiki oleh atas tanggungan biaya sendiri.5 Pentanahan (Grounding) Menginstalasi grounding utama keseluruh titik listrik dengan menggunakan ukuran kawat tembaga sesuai den gan yang disyaratkan 6.5 mm pembungkus kabel jenis PVC ukura n 1. 6.7.3.5.8.1. Jenis spot down light yang berkualitas baik .1. maka seluruh saklar dan stop kontak di pasang dengan ketinggian dari permukaan lantai seperti berikut : . 58 . Merk lampu yang dipakai PHILIPS atau yang setara dengan itu. Pengetesan dan Jaminan Seluruh peralatan dan instalasi secara keseluruhan dijamin atas kerusakan material dan tampak inst alasi (ketatalaksanaan kerja) selama kurun waktu 12 bulan dari saat serah terima awal (PHO) sampai serah terima akhir (FHO).Stop kontak --------------------------.6. Flamboyant Huma Arta Hal.4.4. 6. kualitas dan ukuran yang sesuai yang ditunjukkan dalam gambar atau BOQ. ballast. Apabila tidak ditentukan lain. Ketinggian pemasangan lampu TL seragam. panel kayu.0. kolo m dll. AIR CONDITIONING Pemasangan AC lengkap selain kabel juga dipasang bracket untuk penyangga AC. 7. 6. selain bola lampu termasuk juga fit iing lampunya. 6.40m 6.1 Umum dan Bahan PT. 6.1. SPOT DOWN LIGHT Pihak Ka mi menyediakan dan memasang Spot down light lengkap. selain bola lampu termasuk juga rumah lampunya. LAMPU BARET Pihak Kami m enyediakan dan memasang Lampu baret lengkap. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Ukuran minimum kabel NYM 2 dan 3 x2. Seluruh spot down light ketinggiannya sama satu dengan lain nya. Banda Aceh 2012 dengan biaya sendiri dari Pihak Kami. Jenis lampu baret yang berkualitas baik Merk lampu yang dipakai adalah PHILIPS atau y ang setara dengan itu.2. 6. Pelengkap p enerangan (rumah lampu). PEKERJAAN ORNAMEN ACEH DAN LAMBANG UNIVERSITAS 7.25 cm. KABEL Seluruh kabel diinstalasi didalam pembungkus yan g standard apabila kabel masuk kedalam beton atau dinding bata. PELENGKAP PENERANGAN Pihak Kami menyiapkan dan meng instalasi pele ngkap penerangan secara lengkap untuk setiap saklar lampu dan stop kontak dengan jenis. EXHAUST FANS Meliputii Peneyediaan dan Penempatan Exhaust fan dalam ruangan kamar mandi/WC dan system kelistrikan E xhaust dapat digabung ke titik lampu.

FLAMBOYANT HUMA ARTA ALWIN ABDULLAH Direktur Utama PT. Motif dan bent uk tulisan dibuat timbul keluar. PENUTUP. 27 Maret 2012 PT. 59 . Finishing menggunakan coating agar terlihat kea slian batu parasnya 7. III. Demikian metode pelaksanaan ini kami buat sebagai gambaran pelaksanaan untuk pekerjaan tersebut diatas. ketebalan disesuaikan. Banda Aceh 2012 Bahan baku adalah batu paras yogya dengan ukuran lebar 65 cm dan panjang   99 m ke liling lisplank beton gedung Laboratorium. saran yang p ositif sangat diharapkan untuk kesempurnaan pelaksanaan pekerjaan jika kami meme nangkan tender ini. Pemasangan dilakukan dengan memasang angkur besi (dynabolt) atau dengan cara lainnya dan sambungan diperhalus dengan material adukan berwarna yang sesu ai dengan warna batu alamnya.Pembangunan Ruang Kuliah. Banda Aceh.2 Pelaksanaan Untuk proses pembuatan dilakukan dengan cara diukir. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Flamboyant Huma Arta Hal.