Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 METODE PELAKSANAAN Pekerjaan

Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Univers itas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh A. PENDAHULUAN Proyek Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborato rium Univeristas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh ini merupakan Pekerjaan yang dibi ayai dari sumber pendanaan : Bantuan "New Zewland Aid" melalui MFAT (Ministry of Foreign Affairs and Trade). Jangka Waktu penyelesaian pekerjaan tersebut direnc anakan berlangsung selama 270 (dua ratus tujuh puluh ) hari kalender atau setara 9 (sembilan) bulan. B. LINGKUP PEKERJAAN Secara umum Komplek Bangunan ini merup akan bangunan baru di lokasi Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh yang bent uk dan fungsinya telah ditata ulang, nantinya akan meliputi pekerjaan : Pembangu nan Gudang Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborarorium. C. URAIAN SINGKAT PEKERJAAN NO. SU.1 SU.2 SU.3 SU.4 SU.5 SU.6 SU.7 SU.8 SU.9 SU. 10 SU.11 SU.12 SU.13 SU.14 SU.15 SU.16 TN.1 TN.2 TN.3 TN.4 URAIAN PEKERJAAN SEKS I 1. UMUM Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan K esehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Pengadaan Fasilitas di Kantor Lapangan Penyi apan, Pemeliharaan dan Pengetesan bahan di laboratorium Survey & Sewa alt ukur, Pengukuran & Pemasangan Bowplank Biaya Personil Kontraktor Mobilisasi dan Demobi lisasi Pagar Sementara & Akses jalan angkutan sementara Penyiapan Pembangkit Lis trik untuk pelaksanaan Telekomunikasi Fasilitas air bersih proyek Dokumentasi Ba ngunan Sementara Pemeliharaan lokasi pekerjaan & lingkungan Pengadaan Papan Nama Proyek Biaya Jaminan Pelaksanaan dan Uang Muka SEKSI 2 - PEKERJAAN TANAH Pember sihan lokasi pekerjaan Galian lokasi pekerjaan Urugan tanah Urugan Pasir VOLUME 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 9,00 1,00 1,00 3.639,00 1.820,00 5.538,00 462,00 SATUAN L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. Bulan L.S. L.S. m2 m3 m3 m3 PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 1

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 TN.5 TN.6 TN.7 TN.8 ST.1 ST.2 ST.3 ST.4 ST.5 ST.6 ST.7 ST.8 ST.9 ST.10 AR.1 AR.2 AR.3 AR.4 AR.5 AR.6 AR.8 AR.9 AR.10 AR.11 AR.12 AR.13 AR.14 AR.15 AR.16 AR.17 A R.18 AR.19 AR.20 AR.21 AR.22 AR.23 AR.24 AR.25 AR.26 AR.27 AR.28 AR.29 AR.30 AR. 31 AR.32 Galian pondasi Pekerjaan Dewatering Pekerjaan Penyemprotan Anti Rayap Pasangan B atu Kali Penahan Tanah Urug SEKSI 3 - STRUKTUR Pengadaan dan Pemancangan Tiang P ancang Mini ukuran 20 cm x 20 cm, termasuk pemotongan kepala tiang Percobaan Pem bebanan Dinamis Tiang Pancang (PDA Test) Pekerjaan lantai kerja Pembesian Pengec oran beton K.225 untuk Kolom Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (roof fl) Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (2nd fl) Pengecoran beton K 225 untuk Lantai dasar/slab (1st fl) Pengecoran beton K 225 untuk Kepal a Tiang Pondasi Penyediaan sealant untuk sambungan SEKSI 4 - ARSITEKTUR Pasangan dinding bata Pekerjaan plasteran Pekerjaan Rangka Atap Baja ringan Pekerjaan Ge nteng metal termasuk Nok Genteng Pekerjaan lisplank atap beton Pekerjaan lisplan k atap kayu PINTU DAN JENDELA RUANG KULIAH Penyediaan dan pemasangan kusen dan d aun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyedi aan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J2 Penyediaan dan pemasang an kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V2 Penyediaan dan pemasangan ventilasi ty pe V3 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pegangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan Folding Gate Penyediaan dan pemasangan Sunscreen PINTU DAN JENDELA LA BORATORIUM DAN PERPUSTAKAAN Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyediaan dan pemasan gan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendel a type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan da n pemasangan kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J5 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pe gangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan engsel Pintu Penyediaan dan pemas angan engsel Jendela 1.580,00 1,00 9.639,00 342,00 6.156,00 8,00 109,00 254.065,00 250,00 331,00 291, 00 286,00 127,00 480,00 4.668,00 10.756,00 1.239,00 1.239,00 74,00 368,00 1,00 2 0,00 20,00 4,00 68,00 4,00 4,00 44,00 16,00 8,00 1,00 84,00 68,00 4,00 16,00 12, 00 8,00 26,00 8,00 16,00 2,00 23,00 4,00 4,00 60,00 m3 Ls Ltr m3 m' Bh m3 kg m3 m3 m3 m3 m3 m' m2 m2 m2 m2 m3 m' Bh Bh Bh Bh Bh Bh B h Bh Bh Bh set m2 Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh set set PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 2

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 AR.33 AR.34 AR.35 AR.36 AR.37 AR.38 AR.39 AR.40 AR.41 AR.42 AR.43 AR.44 AR.45 AR .46 AR.47 AR.48 AR.49 AR.50 AR.51 AR.52 AR.53 AR.54 AR.55 0 LRK.1 LRK.2 LRK.3 LR K.4 LRK.5 LRK.6 LRK.7 LRK.8 LRK.9 LRK.10 LRK.11 LRK.12 LRK.13 ABB. 1 ABB. 2 ABB. 3 ABB. 4 ABB. 5 ABB. 6 ABB. 7 ABB. 8 ABB. 9 ABB. 10 ABB. 11 ABB. 12 Penyediaan dan pemasangan Door Closer Penyediaan dan pemasangan kait angin, kunc i slot Jendela Penyediaan Pemasangan Plafond Penyediaan dan pemasangan keramik l antai (40x40cm) Penyediaan dan pemasangan keramik lantai (20x20cm) Penyediaan da n pemasangan Kramik Lantai (60x60cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding ( 20x20cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding (20x25cm) Pekerjaan pengecata n dinding dalam ruangan Pekerjaan pengecatan luar ruangan Pekerjaan pengecatan p lafond Pekerjaan Waterproofing Pekerjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø4" Pek erjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø3" Pekerjaan tiang dan railing tangga St ailess Ø2" Pekerjaan tiang dan railing tangga kayu Pekerjaan Tangga Putar dari 2nd Fl ke Roof Penyediaan dan pemasangan Batu Alam Andesit Penyediaan dan Pemasanga n step nosing tangga Penyediaan dan pemasangan Logo Univ. Muhammadiyah Penyediaa n dan pemasangan Relief Aceh Pekerjaan Melamik Kusen Kayu Penyediaan dan pemasan gan ventilasi Rrooster Kayu (type. V2) KELISTRIKAN Penyediaan dan pemasangan sto p kontak Penyediaan dan pemasangan Single Saklar Penyediaan dan pemasangan Doubl e Saklar Penyediaan dan pemasangan fitting lampu Penyediaan dan pemasangan lampu TL 2 x 36 Watt Penyediaan dan pemasangan lampu Baret 20 Watt Penyediaan dan pem asangan lampu spot down light Penyediaan dan pemasangan Sambungan Daya dari PLN Penyediaan dan Pemasangan MCB Penyediaan dan Pemasangan Panel Listrik Penyediaan dan pemasangan Penangkal petir lengkap Pengadaan Unit AC Pengadaan Unit Exchaus Fan MEKANIKAL Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1" Penyediaan dan Pemasangan P ipa PVC 3/4" Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1/2" Penyediaan dan pemasangan K ran Air Penyediaan dan pemasangan Water Jet Penyediaan dan pemasangan Kloset Dud uk lengkap Penyediaan dan pemasangan Kloset Jongkok Penyediaan dan pemasangan pa rtisi toilet Penyediaan dan pemasangan Urinoir Penyediaan dan pemasangan Wastafe l Penyediaan dan pemasangan Kaca rias Penyediaan dan pemasangan Tempat sabun cuc i tangan (Soap Holder) 16,00 60,00 3.600,00 3.344,00 552,00 99,00 518,00 130,00 5.887,00 6.962,00 3.427 ,00 1.938,00 169,00 468,00 672,00 22,00 2,00 306,00 264,00 2,00 99,00 1.446,00 6 4,00 57,00 50,00 12,00 390,00 390,00 28,00 48,00 1,00 63,00 2,00 20,00 32,00 16, 00 220,00 128,00 108,00 66,00 32,00 22,00 13,00 12,00 6,00 12,00 9,00 24,00 set set m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m' m' m' m' set m2 m' set m1 m2 bh bh bh b h bh bh bh bh Ls bh bh ttk bh bh m' m' m' bh bh bh bh m2 bh bh m2 bh PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 3

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 ABB. 13 ABB. 14 ABB. 15 ABB. 16 ABB. 17 ABB. 18 ABB .19 DR. 1 DR. 2 DR. 3 DR. 4 DR. 5 DR. 6 DR. 7 DR. 8 Penyediaan dan pemasangan tempat tissue lap tangan (Tissue holder) Penyediaan da n pemasangan Pengering Tangan (Hand Dryer) Penyediaan dan pemasangan tempat tiss ue gulung untuk KM/WC Penyediaan dan pemasangan Floor drain Penyediaan dan pemas angan keramik lantai KM/WC Penyediaan dan pemasangan keramik dinding KM/WC Penye diaan dan pemasangan Roof Drain Lengkap SEKSI 6 - DRAINASE Galian tanah untuk se lokan Saluran beton bentuk U 30 Saluran beton bentuk U 40 Penutup saluran penang kap, beton 1:2:3 lengkap Penutup saluran bentuk grill, lengkap Trasram, adukan 1 : 2 Pekerjaan Lantai kerja Pekerjaan Septic Tank 5,00 5,00 36,00 54,00 280,00 410,00 58,00 484,00 64,00 256,00 31,00 64,00 46,00 33,00 6,00 bh bh bh bh m2 m2 titik m3 m' m' set m' m' m3 unit D. TAHAP PELAKSANAAN SEKSI 1 : UMUM SU. 1. Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan Peru sahaan kami akan menyiapkan dan menyampaikan hal-hal berikut : gambar-gambar, do kumen-dokumen dan informasi yang diperlukan jika hal tersebut tercantum dalam Do kumen Kontrak kepada MK untuk dimintakan persetujuannya : 1. Gambar konstruksi d an gambar kerja 2. Metode pelaksanaan konstruksi 3. Data-data produk material Bi lamana dokumen-dokumen tersebut diatas disyahkan oleh MK, maka akan merupakan ba gian daripada Spesifikasi Teknis dari Kontrak. Seluruh jenis pekerjaan dilaksana kan sesuai dengan elevasi, dimensi dan detail yang ditampakkan pada Gambar Konst ruksi yang sudah disyahkan. Apabila diperlukan oleh MK untuk melaksanakan suatu item pekerjaan tertentu, maka kami juga akan menyampaikan uraian-uraian material yang diperlukan, peralatan yang dibutuhkan, denah konstruksi, standard dan tata laksana kerja yang berhubungan dengan gambar-gambar konstruksi tersebut untuk d isyahkan oleh MK. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 4

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 5 . Penanganan K3 mencakup pen yediaan sarana pencegah kecelakaan kerja dan perlindungan Kesehatan kerja konstr uksi maupun penyediaan personil yang kompeten dan organisasi pengendalian K3 Kon struksi sesuai dengan tingkat resiko yang ditetapkan oleh Pengguna Jasa. pr oses produksi dan lingkungan sekitar tempat kerja.Pembangunan Ruang Kuliah. Piha k Kami akan mengikuti ketentuan-ketentuan pengelolaan K3 yang tertuang dalam Per aturan Menteri Pekerjaan Umum No.A. pemindahan bahan baku. UMUM Bagian ini mencakup ketentuan-ketentuan penanganan keselamatan dan kesehatan ker ja (K3) konstruksi kepada setiap orang yang berada di tempat kerja yang berhubun gan dengan : 1. 2. 1 Tahun 1970 (Tambahan Lembaran Ne gara No. 3. 1918) dan peraturan terkait lainnya. Banda Aceh 2012 2. penggunaan peralatan kerja konstruksi. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) 2. UNDANG -UNDANG KESELAMATAN KERJA Lembaran Negara No. 09/PRT/M/2009 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. Pihak Kami akan melaksanakan Audit Internal K3 Konstruksi. 3. 6 .Pihak Kami akan meli batkan Ahli K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 tinggi atau seku rangkurangnya Petugas K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 sedang dan kecil. mela ksanakan dan mengevaluasi Sistem Manajemen K3 Konstruksi. Pihak Kami akan membuat. Ahli K3 Konstruksi atau Petugas K3 bertugas untuk merencanakan.Pembangunan Ruang Kuliah. 4. Banda Aceh 2012 2. 2. menerapkan dan memelihara prosedur untuk identifikas i bahaya. SISTEM MANAJEMEN K3 KONSTRUKSI 1. Penilaian risiko dan pengendaliannya secara berkesinambungan sesuai de ngan Rencana K3 Kontrak (RK3K) yang telah disetujui oleh MK. Pihak Kami akan membentuk Panitia Pembina K3 (P2K3) b ila: jumlah pekerja paling sedikit 100 orang. Tingkat risiko K3 dite tapkan oleh Pengguna Jasa.B. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pihak Kami akan melakukan tinjauan ulang terhadap RK3K (pada bagian yang memang perlu dilakukan kaji ulang) setiap bulan secara berkesi nambungan selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi berlangsung.

Jika peke rja menangani bahan yang sulit dicuci dari kulit jika menggunakan air dingin. Jika pekerja terpapar pada kondisi panas atau dingin yang berlebih. Banda Aceh 2012 2. zat yang menyebabkan infeksi dan iritasi atau zat sensitif lainnya. Jika jumlah pekerja lebih dari 15 orang tenaga kerja. dan terlindung dari cuaca. c. AIR MINUM Kami akan menyediakan pasokan air minum yang memadai bagi seluruh pekerja dengan persyaratan: a. Pihak Kami akan menyedi akan pancuran air untuk mandi dengan jumlah sekurangkurangnya satu untuk setiap 15 orang. e. Kontainer untuk air minum harus memenuhi standar kesehatan yang berlaku. maka Pihak Kami akan menyediakan pancuran air (shower) dengan jumlah yang mema dai dengan jumlah yang memadai. TOILET FASILITAS SANITASI a.C. d. apabila jumlah pekerja lebih dari 15 orang samp ai dengan tambahan 30 orang maka kami menambah satu kloset ditambah beberapa klo set untuk setiap 30 orang tambahan. KANTOR LAPANGAN K3 DAN FASILITASNYA FASILITAS PENCUCIAN Pihak Kami akan menyediakan fasilitas pencucian yang memadai dan sesuai dengan p ekerjaan yang dilakukan untuk seluruh pekerja konstruksi. c. mempunyai penerangan dan ventila si yang cukup. Toilet dibuat dan ditempatkan sedemiki an rupa sehinga dapat menjaga privasi orang yang menggunakannya dan terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan. Fasilitas pencucian te rmasuk penyediaan air panas dan zat pembersih untuk kondisi berikut ini: a. Jika pekerja harus membersihkan seluruh badannya. ii.Pembangunan Ruang Kuliah. PT. b. maka: i. Toilet mudah diakses. atau bekerja pada kondisi basah yang t idak biasa sehingga menyebabkan para pekerja harus membersihkan seluruh badannya . 7 . Toilet pria dan wanita akan dipisahkan denga n dinding tertutup penuh. Kami menyedia kan 1 urinal peturasan untuk jumlah pekerja 15 orang. Mudah diakses oleh seluruh pekerja dan diberi label yang jel as sebagai air minum. b. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. ditambah apabila jumlah pe kerja lebih dari 15 orang sampai dengan tambahan 30 orang maka kami akan tambah satu urinal peturasan untuk setiap 30 orang tambahan. Pihak Kami akan menyediakan toilet yang memadai baik toilet khusus pria ma upun toilet khusus wanita yang diperkerjakan di dalam atau di sekitar tempat ker ja. b. Jika pekerja beresiko terpapar kontaminasi kulit yang diakibatkan oleh zat beracun. Untuk kondisi normal. Satu kloset untuk juml ah pekerja kurang dari 15 orang. Flamboyant Huma Arta Hal.

dikosongkan dan diisi air minum setiap hari dari sumb er yang memenuhi standar kesehatan. Membuat terali pengaman lokasi kerja sepanjang tepi lantai kerja atau temp at kerja yang terbuka. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. c. Flamboyant Huma Arta . Jika pelataran kerja atau te mpat kerja berada di atas jalan umum dan untuk mencegah jika ada PT. tempat untuk makan. dan pada kondisi lainnya. Semua penerangan dapat dinyalakan keti ka setiap orang melewati atau menggunakannya. KETENTUAN BEKERJA PADA TEMPAT TINGGI PEKERJA YANG BERPENGALAMAN Bekerja di tempat kerja yang tinggi dilakukan oleh pekerja yang mempunyai penget ahuan. b. pengalaman dan mempunyai sumberdaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan p ekerjaan dengan selamat. b. Akomodasi mempunyai lantai yang bersih. Seluruh tempat kerja mempunyai aliran udara yang bersih. Akomodasi yang memadai bagi pekerja. Peralatan P3K kami sediakan dalam seluruh kendaraan konstruksi dan di temp at kerja. PEMELIHARAAN FASILITAS Pihak Kami akan menjamin terlaksananya pemeliharaan fasilitas-fasilitas yang dis ediakan dalam kondisi bersih dan higienis. Penyediaan tempat sampah. Banda Aceh 2012 c. kami pastikan kontrainer bersih dan terlindungi d ari kontaminasi dan panas. dilengkapi meja dan kursi. tangga dan gang. dikosongkan dan dibersihkan secara periodik. Jika disimpan dalam kontainer. Penyediaan tempat ganti baju untuk pekerja dan temp at penyimpanan baju pakaian yang tidak digunakan selama bekerja. c. d. Menggunakan Jaring Pengaman. Penyediaan penerangan harus di seluruh tempat kerja. Penerangan tambahan harus disediak an untuk pekerjaan detil. Pengamanan di sekeliling pelataran kerja atau tempat kerja a. AKOMODASI UNTUK MAKAN DAN BAJU a. Pihak Kami akan menye diakan alat pelindung nafas seperti respirator dan pelindung mata.Pembangunan Ruang Kuliah.D. b. serta dapat diakses secara nyaman ole h pekerja. atau jika menggunakan mesin. b. PENERANGAN a. proses berbahaya. dan perlindungan dari cuaca. Pelindung Keselamatan kerja untuk bekerja pada tempat tinggi dapat menggunakan satu atau b eberapa pelindung sebagai berikut: terali pengaman lokasi kerja. Peneran gan darurat yang memadai. Di tempat kerja kami tempatkan pekerja yang sudah terlatih dan/atau be rtanggung jawab dalam Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan. jaring pengaman . FASILITAS PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN(P3K) a. b. VENTILASI a. jalan. termasuk di ruangan. penggunaan bahan kimia berbahaya seperti perekat. sistem penangkap jatuh. serta furnitur lainnya untuk menjamin tersedianya tempat istirah at makan dan perlindungan dari cuaca. jalan penghubung. Pada kondisi temp at kerja yang sangat berdebu misalnya tempat pemotongan beton. 2. istirahat.

Hal. 8 .

jalur rel inersia. Perhatian penuh diberikan pada titik angker untuk tali statik. Jika perlu. atau lubang lift : . Perancah (scaffolding) a. b. H asil inspeksi harus dicatat. Memilih jenis tangga yang s esuai dengan pekerjaan yang akan dilakukan. dan pengamanan daera h di bawah pelataran kerja atau tempat kerja bebas dari akses orang. Orang yang me lakukan inspeksi memastikan bahwa: Tersedia akses yang cukup pada lantai kerja p erancah. dan/atau jaring pengaman. Pekerja yang memasang jaring pengaman harus dilindungi dari bahaya jatuh. atau bukaan di atap. Dig unakan kendaraan khusus (mobile work platform) saat memasang jaring pengaman. C atatan tersebut ditandatangani oleh orang yang melakukan inspeksi. d. Pekerja yang jatuh da n tergantung pada safety harness harus diselamatkan selama-lamanya 20 menit seja k terjatuh. Ak an tetapi jika peralatan mekanik tersebut tidak tersedia maka pekerja yang memas ang jaring harus dilindungi dengan tali pengaman (safety harness) atau menggunak an perancah (scaffolding). gunakan alas kayu atau cara lainnya untuk mence gah tiang bergeser dan/atau tenggelam. Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) terma suk sistem rel inersia (inertia reel system). Pekerja yang menggunaka n safety harness tidak akan diperbolehkan bekerja sendiri.Mempunyai batang tengah (mid-rail). sekurang-kurangnya seminggu seka li saat digunakan. . d. e. Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) a. Semua komponen tiang diletakkan di atas pondasi yang kuat dan dilengkap i dengan plat dasar. jika perancah tidak pernah digunakan dalam jangka waktu lama. Jaring pengaman dipasang sedekat mungkin pada sisi da lam area kerja. T angga digunakan untuk naik ke lantai kerja di atas. maka Pihak Kami akan: a. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Tempatkan tangga sedekat mungkin dengan pekerjaan. termasuk kerusakan yang diperbaiki saat inspeksi.Pembangunan Ruang Kuliah. . b. setelah cuaca buruk atau gangguan lain yang dapat mempengaruh i stabilitasnya. . lantai. Perancah dengan tinggi lebih dari 5 m dari permukaan dibangun oleh orang yang mempunyai kompetensi sebagai scaffolder.Mempunyai papan bawah (toeboard) jika terdapat resiko jatuhnya alat kerja atau material dari at ap/tempat kerja. Seluruh perancah diinspeksi oleh orang yang berkompeten pada saat: sebelum digunakan. Banda Aceh 2012 bahaya material atau barang lain jatuh pada pengguna jalan. Jaring pengaman dipasang dengan jarak bersih yang cukup dari per mukaan lantai/tanah sehingga jika seorang pekerja jatuh pada jaring tidak akan t erjadi kontak dengan permukaan lantai/tanah. Jaring pengaman c. Jika terali pengaman lokasi kerja digunakan di sekeliling bangunan.900 – 1100 mm dari pelataran kerja. c. c. Tangga Jika tangga akan digunakan. e. Menyediakan pelatihan penggunaan tangga. Pe kerja yang diharuskan menggunakan alat ini akan dilatih terlebih dahulu. c. Jenis s abuk pinggang tidak akan digunakan untuk pekerjaan atap. b. d. Terali pengaman lokasi kerja Terali pengaman memenuhi syarat. Mengikat bagian atas dan bawah tangga untuk mencegah kecelakaan akiba t bergesernya tangga. kami pastikan tangga tersebu t berada sekurangkurangnya 1m di atas lantai kerja. safety harness dan tali statik.

9 .PT. Flamboyant Huma Arta Hal.

e. 2. Tersedia penghalang atau peringatan untuk mencegah orang menggunakan perancah yang tidak lengkap. pengaku (bracing). Supply Switchboard Sementara Perhatian Utama Dan Harus: a.Jika beberapa pengikat telah dipindahkan sejak perancah didirikan. maka ikatan tambahan atau c ara lainnya untuk mengganti harus dilakukan. . Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus mempunyai tanda identifikasi yang menginforma sikan tanggal terakhir inspeksi dan tanggal inspeksi selanjutnya. c. b. Banda Aceh 2012 Perancah telah terhubung dengan bangunan/struktur dengan kuat sehingga dapat men cegah runtuhnya perancah dan menjaga agar ikatannya cukup kuat. ELEKTRIKAL Pasokan listrik Alat elektrik portabel yang dapat digunakan di situasi lembab hanyalah alat yang memenuhi syarat: a. Papan lantai kerja telah dipasang dengan benar. Mempunyai sumbe r listrik yang dihubungkan dengan earth sedemikian rupa sehingga voltase ke eart h tidak akan melebihi 55 volt AC.Pembangunan Ruang Kuliah. kami pastikan bebannya disebarkan secara merata. Alat mempunyai insulasi ganda. d. d. Seluruh papan harus diikat dengan benar agar tidak terjadi pergeseran. Tiang. Mempunyai pasokan yang terisolasi dari earth de ngan voltase antar konduktor tidak lebih dari 230 volt. Perancah didesain dan dibangun untuk me nahan beban material. Inspeksi peralatan Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus diinspeksi sebelum digunakan unt uk pertama kali dan setelahnya sekurang-kurangnya tiap tiga bulan. Dilengkapi dengan pintu dan kunci. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Mempunyai sirkuit earth yang termonitor dimana pasokan listrik pada alat akan secara otomatis terputus j ika terjadi kerusakan pada earth. atau st rut belum diindahkan. Tersedia pagar pengaman dan toeboard di set iap sisi dimana suatu orang dapat jatuh. Mempunyai slot ya ng terinsulasi di bagian bawah.E. atau Mempunyai alat pengukur arus sisa (residu al). Pintu harus diberi tanda: HARAP SELALU DITUTUP. Pintu ha rus dirancang dan dan ditempel sedemikian rupa sehingga tidak akan merusak kabel lentur yang tersambung dengan panel dan harus dapat melindungi switch dari keru sakan mekanis. papan bers ih dari cacat dan telah tersusun dengan baik. b. Perancah telah diperkaku (bracing) dengan cukup untuk menjaminstabilitas. harus dibuat sedemikian rupa sehin gga tidak akan terganggu oleh cuaca. Flamboyant Huma Arta Hal. PT. c. 10 . Jika ditempatkan di luar ruangan. Ditempelkan pada dinding permanen atau struktur yang didesain khsus untuk ini. batang.

Lakukan uji uda ra sebelum menggunakan daerah kerja. atau plant mekanik lainnya. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Bahaya Pada Kulit a. Pihak Kami akan mempunyai prosedur yang mengatur tata cara menangani ba han kimia atau zat berbahaya dengan sehat. Perlindungan mata harus digunakan jika terdapat kemungkinan kerusakan mata ak ibat pekerjaan las. Seluruh pekerja harus dilatih jika me nangani bahan kimia atau zat berbahaya termasuk tindakan darurat yang perlu dila kukan jika terjadi masalah. g. Gunakan jaring dengan lembar yang tidak lulus udara. Seluruh bahan kimia harus disimpan di kontainer asalnya dalam sua tu tempat yang aman dan berventilasi baik. tata cara penyimpanan. Sepatu yang digunakan harus mampu melindungi kaki pekerja. Pemotongan dan pengelasan dengan gas bertekanan tinggi Pihak Kami akan memperhatikan potensi bahaya sebagai berikut: . Kebakaran dari material yang mudah terbakar di sekeliling tempat las. .Kebakaran akibat kebocoran bahan bakar (propana. Jika dipandang tidak praktis untuk melindungi bagian ata s dan jika ada resiko terluka dari objek jatuh. asetilen). PT. Seluruh pekerja yang terlibat harus menggunakan pakaian overall sekali pakai atau overall yang dapat dicuci ulang. struktur atau p erancah tidak boleh berada kurang dari 4 m di bawah saluran listrik udara tanpa ijin tertulis dari pemilik saluran listrik. atau dari serpihan material seperti potongan gergaji kayu. c. 11 . f. Pihak Kami Jasa ha rus menyediakan fasilitas untuk mencuci badan dan mengganti pakaian.Pembangunan Ruang Kuliah. d. G unakan sepatu dengan ujung besi di bagian jari kaki. tata cara pemb uangan limbah. Alat pelind ung pernapasan harus digunakan selama proses pemeraman beton dimana debu mulai t erbentuk.Menghisap asap berbahaya dari pengoperasian las. b. d. c. sarung tangan dan sepatu pelindung. Setiap pekerja harus melapor jika mendapatkan masalah kulit. Asbestos a. Pakaian ini term asuk baju lengan panjang. asap dan debu kimia. Usahakan kontak dengan semen seminimum mungkin. b. Banda Aceh 2012 Jarak bersih dari saluran listrik Alat crane. b. excavator. biasanya dari kerusakan pada selang atau pada sambungan selang. Seda pat mungin. teru tama di tangan akibat penggunaan bahan berbahaya. Perlindungan pernafasan harus disediakan untuk pekerja yang tere kspos pada bahaya seperti asbes. c. maka Penyedia Jasa menyediakan h elm pelindung dan seluruh personil yang terlibat di lapangan harus menggunakanny a. a tau potongan beton. pakaian pelindung harus digunakan selama pekerjaan. Pelindung kebisingan harus digunakan jika tingkat kebisingan tinggi Sarung tangan akan diperlukan pada bebe rapa pekerjaan. e. Seluruh pekerja dan personil lainnya y ang terlibat harus dilatih cara penggunaan alat pelindung diri dan harus memaham i alasan penggunaannya. .F MATERIAL DAN KIMIA BERBAHAYA Alat pelindung diri Pihak Kami bertanggung jawab untuk menyediakan alat pelindung diri bagi pekerjan ya dengan ketentuan: a. c. e. 2. rig pengebor.Ledakan tabung akibat kebocoran oksigen dari selan g atau alat pijar pemotong. Perlengkapan pernafasan harus selalu digunakan. Penggunaan bahan kimia a. Flamboyant Huma Arta Hal. Penggunaan krim pelindung dapat mengurangi resiko kerusakan kulit. b. Tangan dan mata pekerja harus dilindungi terhadap kontak dengan semen.

.

d. 12 . Jika terjadi kebocoran dan tidak bis a dihentikan. b. Hanya selang yang memenuhi standar yang dapat digunakan. Seluruh selang dan aksesoris pemotong harus dibuka ketika pekerjaan selesa i dan disimpan jauh dari tabung. mat erial Penyedia. Selang h arus diperiksa setiap hari untuk memeriksa tanda kerusakan. b. melakukan pengawalan. subpenyedia. b. c. Tabung tidak boleh ditempatkan berdiri bebas sendiri untuk mencegah jatuhnya t abung. dan hal-hal lain yang dianggap perlu untuk perlindungan pelaksanaan kon struksi didalam lokasi proyek termasuk perlindungan dan penjagaan peralatan. Nomor induk karyawan dan harus selalu dipa kai dilokasi proyek. Peralatan pemadam kebakaran dan alat pelindung a. Flamboyant Huma Arta Hal. Tugas dari Satpam Penyedia adalah menja ga ketertiban dan keamanan di lokasi proyek.Pembangunan Ruang Kuliah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pekerja harus menggunakan pelindung mata dan pakaian pelindung untuk melindungi dari api. MK dan orang-orang yang bekerja serta berhubungan dengan proyek ini secara terus menerus pada jam kerja maupun bukan jam kerja siang dan malam s elama pelaksanaan pekerjaan konstruksi ini sampai selesainya seluruh pekerjaan d an telah diserahterimakan atau Penyedia secara keseluruhan telah didemobilisasi dari lapangan yang dianggap terakhir dari kedua hal tersebut Pihak Kami akan mey akinkan bahwa seluruh karyawan penyedia. Jika memungkinkan. 3. Tabung harus diberi waktu beberapa saat ketika diposisikan berdiri sebelu m digunakan Penyimpanan a. Kartu harus memperliha tkan identitas penyedia.G PENGAMANAN 1. a. 2. Peralatan a. PT. tabung harus dipindahkan ke tempat aman dan dalam udara terbuka da n segera kontak suppliernya. c. gunakan hose coupler dan hoseclamps. Bahan mudah terbakar harus dip indahkan dari daerah kerja dan alat pemadam yang memadai harus disediakan oleh P enyedia Jasa. perwakilan penyedia atau Subpenyedia me makai kartu tanda pengenal yang disediakan oleh penyedia. 2. Tabung tidak boleh digelindingkan di permukaan tanah atau ditangani den gan kasar. Jika selang harus disambung akibat adanya bagian yang rusak. b. mengatur lalu lintas dilokasi proyek. Selang yang digunaka n harus sependek mungkin. gunakan troli dengan mengikat tabung dengan rantai . mencatat dan memeriksa kendaraan setiap tamu yang kelua r-masuk. Tabung harus disimpan dalam posisi jauh dari ba han mudah terbakar dan sumber api. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk pelaksanaan pengamanan pelaksanaan ko nstruksi dan harus menyediakan anggota Satuan Pengamanan (SatPam) yang cukup jum lahnya untuk memenuhi syarat-syarat ini. Banda Aceh 2012 Penanganan tabung a. Pihak Kami akan meyakinkan bahwa seluruh kendaraan yang dig unakan oleh Penyedia dan subpenyedia termasuk peralatan penyedia harus diberi la bel nama dari penyedia atau subpenyedia.

PT. 11. 5. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 10. 6. 13 . 2. 9. 12. Banda Aceh 2012 2. 14. 4. Helm safety dengan minimum jumlah Sepatu safety berjumlah minimum Safet y harness berjumlah minimum Sarung tangan berjumlah minimum Rompi safety berjuml ah minimum Ear plug berjumlah minimum Masker berjumlah minimum Kacamata safety b erjumlah minimum Baricade berjumlah minimum Tali pengaman dengan panjang minimum Jaring Pengaman dengan luas minimum Penyiapan papan peringatan dan petunjuk K3 Tempat sampah organic dan non organic berjumlah minimum Tangga scaffolding berju mlah minimum Lampu Trobolight berjumlah minimum APAR (Alat Pemadam Api Ringan) m inimum Jas hujan berjumlah minimum Kotak P3K berjumlah minimum : : : : : : : : : : : : : : : : : : 150 buah 150 buah 24 buah 2700 buah 150 buah 900 buah 2700 bu ah 150 buah 20 roll 233 m’ 1000 m2 Lump sum (1) 20 buah 2 1 set 10 set 50 setel 6 set Dan lain-lain yang berhubungan dengan K3. 7. 8. 15. kami menyediakan perlengkapan K3 seper ti diuraikan berikut ini: 1. Flamboyant Huma Arta Hal. 3. 13. 16. 18.Pembangunan Ruang Kuliah. 17.H PENYIAPAN PERALATAN STANDARD YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK K3. Sesuai dengan standard keselamatan kerja.

Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Banda Aceh 2012 PT.Pembangunan Ruang Kuliah. Flamboyant Huma Arta Hal. 14 .

kursi. 4.B.White board : : : : : 4 buah 4 buah 1 buah 1 buah 1 buah 4.Kurs i lipat . PEMELIHARAAN DAN PENGETESAN BAHAN BAHAN DILAPANGAN DAN DILABORATOR IUM 4. PENYIAPAN.B.. rak buku.Kursi lipat : 16 buah . 15 . Banda Aceh 2012 3. 2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Bukti tersebut harus dalam bentuk formuli r dan diajukan secara tertulis kepada MK dan diperlukan juga salinan laporan ser tifikasi pengetesan. white board. Apabila bahan-bahan dan tata laksana kerja dipersyaratkan pada Dokumen K ontrak ini mengikuti peraturan dan Standard yang tercantum maka menjadi tanggung jawab Pihak Kami akan untuk menyiapkan bahan-bahan dan tata laksana kerja yang sesuai dengan Standard yang sudah ditentukan dalam Kontrak.A. JIS (Japan International Sta ndard). UMUM 1. PT.Me ja ½ biro : 8 buah . 3.Pembangunan Ruang Kuliah. PENYIAPAN STANDARD FASILITAS DIKANTOR LAPANGAN 1. American Society of Testing an d Materials (ASTM). Juga menjadi tanggun g jawab Pihak Kami akan apabila dipersyaratkan dalam Dokumen Kontrak ataupun per mintaan tertulis dari MK untuk menyampaikan seluruh bukti-bukti yang dipersyarat kan bahwa bahan-bahan ataupun tata laksana kerja sesuai dengan atau melebihi per syaratan dari standard yang tercantum.Filing cabinet : 2 buah . disyahkan sesuai dengan Kontrak dan hal penting lainnya untuk pelaksanaan pekerj aan dan selalu sedia sebagai referensi oleh MK bila diperlukan. meja rapat bersama. misal : ACI (American Concrete Institute).White board : 1 buah Untuk MK : . dll yang merupakan standard penunjang untuk kinerja se lama pelaksanaan konstruksi.3A UMUM Pihak Kami akan menyediakan fasilitas untuk aktifitas yang dilaksanakan di kanto r lapangan seperti : meja. SU. meja gambar. 2.Rak buku : 2 buah . AWS (American Welding Society). STANDARISASI Pihak Kami akan selalu menyediakan di kantor lapangannya paling tidak satu (1) s alinan untuk setiap Standard dan Peraturan yang mengacu kepada Dokumen Kontrak.Meja ½ biro .3. SU. Flamboyant Huma Arta Hal. filing cabinet.Filing cabinet . PERSYARATAN Kami menyediakan fasilitas standard ini ke MK Jumlah fasilitas standard minimum yang harus disediakan antara lain : Untuk Pihak Kontraktor dan untuk rapat: .Rak Buku .Meja rapat : 1 set . Seluruh material dan tata laksana kerja harus sesuai dengan persyaratan-persy aratan standard SNI (Standard Nasional Indonesia) dan standard lain yang umum be rlaku.

3. MK berhak menyaksikan pengetesan yang dilakukan oleh Pihak Kami akan guna keperluan pengendalian mutu pekerjaan dan sebagai bag ian dari audit system QA&QC Pihak Kami akan. email atau facsimile. Alat pengetesan laboratorium atau l apangan harus setiap saat disiapkan dan dapat diakses oleh MK. Informasi kalibrasi tersebut harus dimasukkan oleh Pihak Kami akan dalam Sistem QA&QC Pih ak Kami akan. PENGETESAN DI LABORATORIUM DAN LAPANGAN 1. sesuai dengan standardisasi dan persyaratan. Pihak Kami akan menyiapkan skedul pengetesan lapangan dan laborato rium dengan mempertimbangkan dan mengkorelasikan juga Skedul Pelaksanaan dan Kem ajuan pekerjaan dan mengajukannya kepada MK untuk dikaji. Arsitektur dan M&E sesuai dengan yang disyaratkan dalam kontrak .C. Pengujian dan pengetesan yang dilaksanaka n di luar lokasi pekerjaan dilakukan dilaboratorium yang disetujui oleh MK. Setiap kesaksian pengetesan dari MK bukan berarti Pihak Kami akan lepas dari kewajiban yang terca . 5. Pengujian dan pengetesan dila ksanakan dilapangan dimana diperlukan. INSPEKSI. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. pengujian dan pengetesan bahanbahan dan alat tersebut tidak serta merta membebaskan tanggung jawab kontraktor untuk men yediakan material dan alat yang memenuhi persyaratan sesuai kontrak. Pihak Kami akan tidak berhak untuk memperoleh tambah an pembayaran atau perpanjangan waktu untuk penyelesaian pekerjaan berkenaan den gan penolakan bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persyaratan yang ada diko ntrak atau karena tertundanya waktu karena pelaksanaan ulang pengujian dan penge tesan. Pihak Kami akan menyiapkan bahan-bahan yang akan di test dan bersedia mem bantu dan bekerjasama guna memberikan izin pelaksanaan pengetesan ditempat kerja dilapangan termasuk juga menghentikan pekerjaan untuk keperluan pengetesan.Pembangunan Ruang Kuliah. PENGUJIAN DAN PENGETESAN BAHAN-BAHAN DAN PERALATAN 1. Selama pelaksanaan konstruksi Pihak Kami akan tetap harus mempertahank an alat instrument tersebut terkalibrasi dari badan sertifikasi resmi. MK m empunyai hak untuk menolak setiap bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persy aratan yang ada di kontrak. 4. Untuk mempersingkat waktu pemeriksa an. Untuk pengetesan-pengetesan tersebut Pihak Kami akan boleh menyiapkan alat-alat labor atorium sendiri ataupun dari laboratorium dan alat pihak ketiga yang sudah diset ujui oleh MK.D. Dalam pengetesan Pihak Kami akan mengikuti prosedur QA&QC yang sudah disetujui guna meyakinkan bahwa b ahan-bahan dan alat sudah sesuai dengan persyaratanpersyaratan MK dan hal-hal la in yang tercantum dalam Kontrak. Bahan-bahan dan peralatan yang akan digunakan harus diperiksa. Banda Aceh 2012 4. Pihak Kami akan mengajukan kepada MK bukti bahwa alat alat pengete san yang digunakan sudah dikalibrasi dengan benar sebelum dilakukannya pengetesa n baik itu dilaboratorium sendiri atau laboratorium pihak ketiga yang sudah dise tujui MK. 2. 3. diuji dan di t es sebagaimana yang tercantum dalam kontrak. Pemeriksaan. pengujian dan pengetesan maka Pihak Kami akan mengajukan kepada MK dua salin an seluruh pemesanan bahan termasuk gambar-gambar dan informasi lainnya yang men cakup bahan dan alat yang akan digunakan atau mengajukan bukti lainnya melalui s urat. Pih ak Kami akan menyerahkan satu (1) asli dan satu (1) salinan untuk setiap hasil l aporan pengetesan dan catatancatatan lainnya untuk pekerjaan Sipil. Pihak Kami akan melaksanakan pengetesan lapangan untuk seluruh pekerjaa n Sipil. arsitektur d an M&E dengan format yan g disetujui oleh MK dalam waktu 7 hari setelah selesain ya pengetesan 2. Seluruh pen gujian dan pengetesan harus dilaksanakan oleh Pihak Kami akan dan disaksikan ole h MK. 4.

4.ntum dalam Kontrak. Pihak Kami akan menunjukkan lokasi-lokasi pengetesan termasu k juga pengetesan yang diarahkan oleh MK dan memasukkan hal tersebut dalam lapor an pengetesan. PT. 6. 7. 16 . 5. Flamboyant Huma Arta Hal.

3. Penolakan atas item pekerjaan yang tidak sesuai standard M K mempunyai hak untuk menolak item pekerjaan yang tidak memenuhi persyaratan min imum yang ada. 5. Hasil pengukuran akan diajukan ke MK untuk kaji ulang dan persetujuan. Satu asli dan satu salinan dari masing-masing laporan pengetesan dan catatan-cat atan lainnya sesuai dengan yang ada dalam Dokumen Kontrak sesuai format yang dis etujui oleh MK akan diajukan ke MK sesegera mungkin dalam waktu maksimum 3 hari. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk menentukan patok untuk pengukur an dan harus menyiapkan tenaga surveyor yang berpengalaman dan cakap dalam peker jaan tersebut yang disetujui oleh MK. SURVEY DAN PENGUKURAN 5. Dalam pengadaan bahan-bahan yan g ada di item pekerjaan adalah tanggung jawab Pihak Kami akan untuk memverifikas i persyaratan-persyaratan secara rinci dalam standard dan peraturan guna meyakin i bahwa bahan-bahan yang disiapkan sudah memenuhi atau melampaui standard dan pe raturan yang berlaku. Penggunaan titik control survey untuk elevasi dan sudut dilapangan untuk memu lai pekerjaan nantinya akan ditentukan oleh MK. 3. Pihak Kami akan secara bersamaan atau segera setelah memulai setting out m elakukan pengukuran dan menyiapkan profil potongan melintang dan memanjang dari kondisi lapangan yang ada (0%)sesuai dengan instruksi dari MK untuk persiapan Ga mbar-gambar Konstruksi ataupun untuk setting out struktur. Pihak Kami akan dalam penawarannya harus m emasukkan semua bahan-bahan. Setiap titik bantu harus secara akurat berhubungan dengan titik contro l survey yang permanen. elevasi. SURVEY LAPANGAN 1. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Masing-masing titik control survey termasuk yang sementa ra harus secara rutin diperiksa oleh Pihak Kami akan selama pelaksanaan konstruk si guna meyakinkan bahwa titik-titik tersebut tidak rusak atau bergeser.B. Apabila pada saat pengukuran selama masa konstruksi terdapat kesalahan atas posisi bangunan. dimensi dll. 2. te mplate dan lain-lain yang dibutuhkan penyedia dalam melaksanakan setting out set iap pekerjaan yang dilaksanakan. Pihak Kami akan boleh membuat titik kontrol sementara. 5. 1.C. Pihak Kami akan menggunakan alat survey yang me mpunyai keakuratan yang baik guna menetapkan titik survey yang benar dan untuk k ontrol atas hasil pengukuran nantinya. Setiap titi k control survey yang rusak akibat dari Pihak Kami akan atau Subpenyedia harus d iganti oleh Pihak Kami akan dengan biaya sendiri. 5. 2. 4. . Faham dengan Standard-standard dan Peraturan. PEMATOKAN (STAKING OUT) PEKERJAAN KONSTRUKSI 1.Pembangunan Ruang Kuliah.A TITIK KONTROL SURVEY 1. maka P ihak Kami akan atas instruksi MK harus memperbaiki kesalahan tersebut atas biaya penyedia sendiri sampai MK menerima hasil pengukuran dimaksud 3.. 2. akan tetapi masing-masing titik ditempatkan dilokasi y ang mantap dan aman dari gangguan pelaksanaan pekerjaan Pihak Kami akan atau Sub penyedia. Titik kontrol yang diperbaiki akan diperiksa oleh MK atas biaya Pihak Kami akan. Banda Aceh 2012 8. Pembuatan BM dan referensi nanti nya akan dilakukan oleh Pihak Kami akan setelah disetujui oleh MK 2. 2. buruh dan alat survey termasuk juga patok-patok. JAMINAN MUTU PEKERJAAN 1.E.

perhitungan.5.E. DATA SURVEY DAN PERHITUNGAN Pihak Kami akan menyerahkan seluruh data survey. SURVEY UNTUK PENGUKURAN VOLUME PEKERJAAN 1. 17 . informasi. maka penyedia harus mengukur volume/kuantitas pekerjaa n dimaksud yang dilaksanakan pada bulan PT.D. hasil-h asil dan catatan-catatan lain kepada MK segera setelah dokumen dimaksud siap dis erahkan. Flamboyant Huma Arta Hal. 5. Apabila Pembayaran Bulanan berdasarkan persentase pekerjaan aktual terhadap t otal kuantitas pekerjaan.

DEMOBILISASI 7. Biaya tidak langsung personil . Apabila mobilisasi alat dan personil yang ada dalam daftar yang dibuat peny edia sudah lengkap dan dapat beroperasi. i. dan bahan-bahan penyedia dilapangan . Pihak Kami akan memberitahukan MK dalam waktu 24 jam sebelum p elaksanaan pengukuran tersebut. Pengukuran volume pekerjaan dengan alat survey hanya bisa dilakukan dengan di saksikan oleh MK. Banda Aceh 2012 2.B. dan Pihak Kami akan untuk membahas semua hal baik ya ng teknis maupun yang non teknis dalam proyek ini. bersangkutan dengan teknik pengukuran alat survey kecuali jika pengukuran volume pekerjaan bisa langsung dilakukan berdasarkan gambar-gambar yang sudah disetuju i. 7. k. Jam sostek. Biaya pengamanan eksternal (Social cost) m inimum perbulan 0. c. Pihak Kami akan menyiapkan jumlah personil mi nimum seperti berikut : a. personil inti dan staff lainnya berdasarkan jad wal. 3. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 6. Manajemen Konstruksi. Flamboyant Huma Arta Hal. dll) 1 Orang Safety Officer dan 1 orang safety man 1 orang sekretaris/ad ministrasi 3 Orang supervisor (Untuk pekerjaan sipil dan gedung) 1 Orang drafter 2 orang surveyor 6 orang security 2 orang warehouse keeper (pengelola gudang) 1 orang Office boy Jamsostek pekerja sesuai peraturan pemerintah untuk seluruh st af inti dan pekerja/buruh dilapangan. b.A UMUM Mobilisasi dimaksudkan disini adalah transportasi dari tempat asal ke lokasi pek erjaan untuk peralatan penyedia. Apabila demobilisasi alat dan personil yang ad a dalam daftar yang dibuat penyedia sudah dipulangkan dari lokasi PT. Jadwal dan pemberitahuan transportasi alat Bersamaan dengan pengajuan skedul pelaksanaan dan rencana kerja penyedia harus m enyerahkan ke MK rencana mobilisasi alat ke lokasi pekerjaan. 2. THR dan bonus personil. 1. j. QA&QC. g. UMUM Demobilisasi mencakup pemulangan peralatan penyedia dan personil inti serta staf f lainnya dari lokasi pekerjaan . e. 6.A. l. Pihak Kami akan memasukkan semua biaya tida k langsung personil Pihak Kami akan. maka penyedia harus mengajukan dokument asi yang diperlukan ke MK untuk persetujuan dan sertifikasi pembayaran. seperti : mobilisasi. f. Pihak Kami akan te rus memberitahukan MK untuk kedatangan alat.09 % dari total nilai pengajuan kontrak. Pihak Kami akan harus mengikuti Rapat Pra Pelaksanaan (Pre Construction Meeting) yang dihadiri UnMuha /PCC. d. RAPAT PRA KONSTRUKSI (PRE CONSTRUCTION MEETING) Dalam waktu 3 atau 7 hari setelah Penandatanganan Kontrak. 1 orang Construction Manager 1 orang Site Engineer (untuk penyiapan gambar konstruksi. MOBILISASI DAN BIAYA TIDAK LANGSUNG PERSONIL (INDIRECT COST) 6.Pembangunan Ruang Kuliah. h. Pihak Kami akan terus memberitahukan MK untuk kedatangan personil. gambar kerja. 18 . gaji. biaya cuti.

Pihak Kami akan membangun jalan akses sementara ke lokasi pekerjaan termasuk drainase yang diperlukan. PEKERJAA N PERSIAPAN (a) Pihak Kami menyediakan tenaga kerja. (2) diatas jika terjadi ke rusakan. 19 P . 8. Permukaan jalan akan tetap dijaga baik dan dilakukan perataan permukaan setelah selesai ditambal Memelihara struktur sementara jalan akses Menjaga agar jangan ada jatuhan batu besar. Dalam memelihara jalan akses ini penyedia harus me lakukan hal-hal sebagai berikut : a. 8.Pembangunan Ruang Kuliah. Banda Aceh 2012 pekerjaan. PAGAR SEMENTARA a. jalan yang ada hanya cukup untuk beberapa kali lintasan truk kapasitas 8 m3 sehingga diperlukan penimbunan kembali lapis pondasi baru setelah beberapa ka li dilalui sedangkan sisa sekitar 95 m’ berikutnya penyedia harus menyiapkan selai n lapis pondasi juga timbunan. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan tanah ini akan meliputi antara lain : Pekerjaan g alian Pekerjaan penahan tanah Pemompaan air tanah Pekerjaan drainase sementara ekerjaan urukan Pekerjaan pemadatan tanah Pembuangan material galian 2. Flamboyant Huma Arta Hal. bahan perlengkapan. alat da n sarana pengangkutan serta peralatan lain yang diperlukan untuk pekerjaan tanah . timbunan yang berlebihan diatas jalan akses sementara. Menambal lobang jalan dengan mater ial yang sesuai seperti disebutkan dalam klausul 8 A. Pihak Kami akan mendesain dan membangun jalan aks es sementara dengan lebar aman yang cukup yang diperuntukkan nantinya dilalui ol eh kendaraan angkut kapasitas 8 – 10 m3. Pagar terbu at dari seng gelombang dengan tiang dolken dan gelagar kayu dan dicat. maka penyedia harus mengajukan dokumentasi yang diperlukan ke MK untu k persetujuan dan sertifikasi pembayaran. PT. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.C.PEKERJAAN TANAH 1. Desain jalan akses sementara tersebut diajukan ke MK untuk persetujuannya.B. Taksiran panja ng keliling pagar yang dibangun sekitar 387 m’ dengan tinggi pagar   2 m’. Seluruh permukaan jalan akses harus dilap isi dengan lapis pondasi aggregate (minimum kelas C) dengan ketebalan yang cukup . b. Pintu depan harus di buat gerbang yang mudah dibuka – tutup. PAGAR SEMENTARA DAN AKSES JALAN ANGKUTAN SEMENTARA 8. Pagar sementara harus diperbaiki apabila terjadi kerusakan b. 8. c. Menjadi tanggung jawab kami untuk melaksan akan pemeliharaan pagar sementara selama pelaksanaan konstruksi. SEKSI 2 . Untuk 50 m’ pertama dari tepi jalan masuk kedalam area k ampus. PEMELIHARAAN JALAN AKSES Menjadi tanggung jawab penyedia untuk melaksanakan pemeliharaan jalan dimaksud s elama pelaksanaan konstruksi. Pondasi t iang terbuat dari beton dan berjarak sekitar 2m’ antar tiang. Jika terdapat jatuhan material tersebut akan segera diber sihkan. ranting. pohon. b. Menjaga agar drainase samping jalan akses sementara tidak terganggu. Pihak Kami akan membangun pagar sementara disekeliling areal proyek guna menc egah gangguan aktivitas konstruksi terhadap kegiatan perkuliahan. JALAN AKSES SEMENTARA a. d.A.

Pembangunan Ruang Kuliah. Dalam nya semua galian sesuai dengan gambar dan mendapat persetujuan dari Manajemen Ko nstruksi sebelumnya. re servoir. GALIAN 5. dilaksanakan sesuai dengan yang ditentukan dalam gambar rencana. Semua bekas-beka s pondasi bangunan lama.K laim ketidaktepatan peil pengukuran tidak akan dipertimbangkan. 7. Perubahan tersebut dilakukan Pihak Kami dengan persetujuan Manajemen Konstruksi. saluran-saluran dan pekerjaan-pekerjaan lain sesuai gambar. 4. dan menu rut pendapatnya sudah dapat digunakan untuk pemasangan pondasi. Bilamana Pihak Kami tidak yakin dengan ketepatan dar i peil pengukuran BM utama maka Pihak Kami menyatakan hal ini secara tertulis ke pada Manajemen Konstruksi sebelum penggalian. dan bila ada juga unt uk parit pipa serta saluran drainase. 3. Penggal ian dilakukan pada bagian-bagian yang lebih tinggi dari elevasi tanah yang diren canakan untuk ketinggian dasar struktur dan dasar pondasi. sedangkan Laporan lengkapnya bisa diminta pada UnMuha melalui Manajemen Konstru ksi dengan permohonan tertulis. dapat mengakibatkan d ibongkarnya kembali pekerjaan tersebut. 2. pondasi dan galian-galian lai nnya sesuai dengan peil-peil yang tercantum di dalam gambar. 6. sampai dapat diberi lapisan pasir urug sesuai gambar. Banda Aceh 2012 (b) Pihak Kami terlebih dahulu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah (Geotechni cal Investigation Report) yang telah dilaksanakan di lokasi proyek. reservoir. untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai keadaan tanah yang ak an digali dan diurug. Bekasbekas pipa saluran yang tidak terpakai disumbat. dalam keadaa n bersih dan padat.1. Kemiringan sisi galian membentuk sudut kemiringan yang aman de ngan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerj a. LEVEL LAPANGAN Level lapangan dan titik-titik atau kontur dianggap berlaku pada BM (bench mark) utama. saluranair. Pekerjaan pembongkaran dan pemasangan ke mbali pondasi atau pile cap adalah menjadi tanggung jawab Pihak Kami. Uraian Umum 1. Gal ian tanah untuk septictank. pit. Perkiraan ini semata-mata menjadi resiko dari penyedia dan tidak akan diadakan pertimbangan-pertimbangan dan penyesuaian . yang setelah mencapai jumlah tertentu. Untuk penentuan sudut kemiringannya. akar dan pohon-pohon yang terdapat di bagian pondasi yang akan dilaksanakan dibongkar dan dibuang. khususnya pile c ap. humus dan air. 5. Pih ak Kami melaporkan hasil pekerjaan penggalian tanah yang telah selesai. segera dising kirkan ke tempat lain yang ditunjuk oleh Manajemen Konstruksi. Penggalian sesuai dengan garis dan elevasi yang telah tertera pada g ambar rencana. bila memang memenuhi syarat sebagai tanah urug. Pekerjaan ini meliputi seluruh pekerjaan galian pondasi sepe rti yang disebutkan/ditunjukkan dalam gambar atau sesuai dengan petunjuk Manajem en Konstruksi. Dasar galian bebas dari lumpur. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. pengukuran dan pemadatan dimulai. serta apakah tanah hasil galian akan kiranya memenuhi syarat un tuk dipakai kembali sebagai tanah urug. Galian tanah untuk pondasi. kepada Manajemen Konstruksi untuk dimintakan persetujuannya. 4. (c) Semua penggalian dan cara pengukuran sesuai ketentuan spesifikasi teknik dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi atau wakiln ya (Pengawas Lapangan). Ringkasan Boring Log telah dilampirkan pada Dokumen lelang. Dalam hal ini Pihak Kam i hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk me nampung tanah hasil galian. 8. Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran. atau ke tempat lain yang disetujui Manajemen Konstruksi. disamping perlu mempelajari Laporan Peny . sebelum memu lai pekerjaan tanah. (d) Karena sifat tanah yang berbeda. Galian tanah b aru bisa dimulai setelah pemasangan patok atau bouwplank disetujui Manajemen Kon struksi. 3. termasuk di dalamnya adalah pekerjaan galian untuk septictank. Semua pekerjaan yang dilaksanakan tanpa persetujuan Manajemen Konstruksi. Hasilhasil galian diangkut ke tempat-tempa t dimana diperlukan pengurugan. menaksir galian yang akan dikeluarkan dan tanah urug yang akan dibutuhkan. 5. ada kemungkinan ter jadi perubahan perancangan pada pelaksanaan pekerjaan tanah. KEADAAN TANAH P ihak Kami berkewajiban untuk memeriksa keadaan lapangan sebelum mengajukan penaw aran. jaringan jalan / aspal. khususnya pile cap. batu. 9.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 20 . juga perlu meninjau karakteristik visual lapisan tanah yang dijumpai di lokasi kerja.elidikan Tanah terdahulu.

kelongsoran. maka bagian itu d ikeluarkan seluruhnya. untuk mencegah turunnya struktu r atas yang akan dikerjakan. lubang galian digali lebih dalam sampai kedalam an yang diperlukan/ ditentukan.2 Kedalaman galian Kedalaman galian dilaksanakan sesuai dengan yang ditun jukkan dalam gambar rencana. Kecuali dinyatakan lain dalam gambar rencana. lumpur yang masuk. pembesian.1. 5. atau bagian-bagian yang tidak diperbolehkan terganggu kedudukanny a. tidak diperbolehkan menggunakan alat-alat berat. 2. kebocoran pipa-pipa. serta bi la lokasinya memungkinkan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan d alam biaya penawaran. dan lubang yang terjadi diisi dengan pasir. 12. maka Pihak Kami membuat turap penahan tanah atau sheet pile atas biaya Pihak Kami. hujan. Set elah galian selesai. 6. dan bila diperlukan. Penggalian dilaku kan sesuai dengan kebutuhan lebar lantai kerja pondasi atau pile cap. Namun demikian.Pembangunan Ruang Kuliah.1. atau bila diperint ahkan oleh Manajemen Konstruksi. PENGAWASAN PENGGALIAN Semua galian diperiksa terlebih dulu oleh Manajemen Konstr uksi sebelum lapisan lantai kerja. maka Pihak Kami mendapa t ijin Manajemen Konstruksi sebelum galian selanjutnya dilaksanakan. bila diperlukan. dan sampai didapat dasar galian yang bersih. Penyimpanan/pembuangan tanah galian tidak boleh mengganggu kedudukan patok-pa tok/bouwplank. H al ini juga sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan galian di dalam penawaran. air permukaan. Pekerjaan pengurugan kembali tersebut dilaksanakan dengan biaya Pihak Kami. maka Pihak K ami bertanggung jawab penuh agar tidak terjadi gangguan/kerusakan pada saluran-s aluran tersebut. Setiap kel ebihan galian di bawah permukaan yang telah ditentukan diurug kembali sampai per mukaan semula (yang direncanakan) dengan pasir . Air yang tergenang di lapa ngan atau galian yang ditimbulkan oleh mata air. Penggalian tanah untuk pondasi dan pile cap 1. Banda Aceh 2012 10. Hal ini sudah diperhitungka n dan termasuk dalam harga satuan galian. Jika pada dasar galian terdapat akar-akar kayu. baik it u berupa kabel listrik. ata u sebab-sebab lainnya selama pelaksanaan pekerjaan. saluran air dan sebagainya.3 5. dimana hal ini sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan pekerjaan. untuk kemudian segera melapor kepada Manajemen Konstruksi. memindahkannya ke tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi. dan elemen-elemen lain dipasang. Untuk pekerjaan penggalian tanah yang cukup luas dan dalam. maupun juga benda-be nda lain yang tidak diinginkan. Penggalian lapisan 15 cm terakhir dari dasar pondasi dilakukan dengan tangan. agar bisa didapatkan dasar galian yang rata dan bersih.1. 11. dikeringkan dan dipompa kelu ar atas biaya Pihak Kami. Pihak Kami menjaga pengaruh-pengaruh luar kepada lubang galian seperti air t anah. 3. permukaan tanah diratakan. maka dipertimbangkan penggunaan alat berat dengan kap asitas yang sesuai. hujan. dasar dari galian datar (waterpass). kotora n-kotoran dan bagian-bagian tanah yang berongga (tidak padat). Jika tanah galian longsor secara terus menerus. dengan sudut kemiringan yang aman dan stabil sehingga tidak menimbulkan ker untuhan.4 6. dimana ler eng tanah disebelah kiri-kanan galian dimiringkan keluar arah pondasi atau pile cap. 5. Untuk galian-galian yang memotong saluran-saluran di bawah tanah. telekomunikasi. dibasahi seperlunya dan dipadatk an dengan baik. maka penyedia bertanggung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan instruksi Manajemen Konstruks i. Jika ada kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat hal-h al tersebut di atas. 7. 4. B ila dipadatkan keadaan kurang memuaskan atau ternyata peil galian yang tercantum dalam galian belum mencapai kedalaman yang disyaratkan. 5. Penggalian batuan dan batuan besar Batu-batu besar yang dijumpai pad a waktu pengisian dikeluarkan atas biaya Pihak Kami. PENYIMPANGA . 1 3.

LANTAI KERJA 7. Flamboyant Huma Arta Hal. 8. PT.N-PENYIMPANGAN PADA GALIAN Semua penyimpangan-penyimpangan penggalian akan diuku r dari waktu ke waktu. dicatat. 21 . dan untuk selanjutnya disahkan oleh Manajemen Ko nstruksi. Pihak Kami tidak boleh menutup kembali galian tersebut sebelum penguku ran disetujui.

LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan pondasi ini akan meliputi semua pengadaan tenaga kerja dan bahan-bahan material untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut. Alat berat tidak boleh digunakan di tempat-tempat yang oleh Manajemen Konstruksi. kecuali bila disebutkan lain dalam spesifikasi ini. batas-batas atau pekerjaan lain yan g mungkin bisa menjadi rusak oleh karenanya. maka tebal lantai ker ja diambil setebal 10 cm. 12.Pembangunan Ruang Kuliah. Lap isan pasir ini juga selanjutnya dipadatkan sesuai dengan prosedur pemadatan. 11. Pengurugan ini tidak boleh dilaksanakan sebelum diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. pembuangan pile cap. PEKERJAAN PONDASI 1. Material yang di pakai untuk timbunan atau sub-grade memenuhi syarat pemadatan tanah untuk mencap ai 95% dari berat jenis kering maksimum (maximum dry density) menurut AASHTO-T. Pengurugan kembali dari pondasi ata u pile cap dilaksanakan dengan memadatkan tanah urug dalam lapisanlapisan seteba l maksimum 20 cm.57-64 dan diperiksa terlebih dahulu di laboratorium tanah yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi. pile cap. tanah urug ditempatkan dalam lapisan-lapisa n setebal maksimum 20 cm dan dipadatkan sebaik baiknya dengan penambahan air sec ukupnya sehingga didapat pemadatan yang optimum. Untuk me ndapatkan hasil pemadatan yang baik. dan disetuju i oleh Manajemen Konstruksi. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-12 5 menurut N1-2. PEMOMPAAN AIR TANAH (DEWATERING) Penggalian tanah dikerjak an dalam keadaan kering. Timbu nan tanah bekas galian dibuat dan diatur sedemikian rupa sehingga aman dari terj adinya longsoran. PENGURUGAN TANAH Material yang digunakan untuk subgrade memenuhi standar spesifikasi AASHTO-M. Bila karena adanya hujan. serta pondasi PT. air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang. sampah atau bongkaran menjadi tanggung jawab Pihak Kami. Tebal dan peil lantai kerja sesuai dengan gambar. BAB 2. 10. hal mana diperiksa dan disetujui o leh Manajemen Konstruksi. Pemompaan dapat dikerjakan den gan memompa secara langsung. Banda Aceh 2012 Apabila konstruksi beton bertulang akan langsung terletak di atas tanah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pengurugan tanah dibentuk sesuai dengan peil ketinggian. maka se mua lapisan tanah di bawahnya akan dipadatkan dan diratakan dengan baik. 9.9 9. maka di bawahnya dibuat lantai kerja yang rata. maka penyedia mendatangkan tanah urug yang baik dan cukup jumlahnya serta mend apatkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. Bila permukaan tanah akhir akan dibuat miring. maka kemiringan tanah diselesaikan secara rata atau bertangga se bagaimana diminta oleh Manajemen Konstruksi. atau cara-cara lain yang disetujui Manajemen Konstr uksi. dengan ketebalan sesuai gambar. 22 . URUGAN PASIR Urugan pasir dilakukan di bawah semua pondasi. Pi hak Kami menjaga tempat pembuangan material agar tidak merusak lingkungan. Untuk memadatkan tanah digunakan alat pemadat tanah ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. air permukaan lingkungan. kemiringan dan ukuran-ukuran yang tercantum dalam gambar rencana atau sebagaimana yang diperintahkan oleh Manajemen Konstruksi. sam pai didapatkan permukaan yang padat dan rata. Sebelum lantai kerja ini dibuat. atau lantai yang berhubungan langsung dengan tana h. Bahan urugan pasir bersih. serta k emudian dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar. Bila tanah galian ternyata tidak baik atau kurang dari jumlah yang dibutuhkan . TEMPAT PEMBUANGAN MATERIAL Tempat pembuangan ma terial hasil galian. ma ka Pihak Kami bertanggung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah ya ng sudah dimasukkan dalam biaya penawaran lelang. atau setara dengan fc’ – 10 Mpa menurut SKSNI-T151991. dianggap berbahaya atau dengan ja rak yang kurang dari 45 cm terhadap saluran. Jika tidak dinyatakan secara khusus dalam gambar. termasuk lantai rabat beton. Urugan pasir dis iram air kemudian ditumbuk hingga padat. Flamboyant Huma Arta Hal. termasuk pe ngadaan dan pelaksanaan tiang pancang.

.

Pihak Kami ma mpu menyediakan peralatan yang baik. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan yang akan k ami kerjakan adalah : Menyediakan semua bahan-bahan. PT. Karenanya. serta melaksanakan semua pekerjaan sehubungan dengan pengad aan tiang pancang beton pracetak mini. Pihak Kami memberi tahu Manajemen Konstruksi minimal satu minggu sebelumn ya. (b) Mutu bahan Untuk pondasi utama banguna n ruang kelas. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 40 MPa pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. JENIS PONDASI Sesuai dengan kondisi tanah di lokasi pekerjaan. seperti ditunjukkan dalam gam bar. Hammer Pemancangan memakai alat pancang “winch operated drop hammer” atau setara. perlengkapan kerja dan peralatan. sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar. Pengikat Selama pekerjaan pemancangan. dengan terus me mantau secara teliti besarnya penetrasi pemancangan sampai mencapai nilai penetr asi akhir (final sets) untuk tiap pukulan seperti yang 3. baik itu silinder maupun kubus. Kuat tekan karakteri stik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi secara st atistik pada sejumlah benda uji beton. ke telitian dan pengetahuan pelaksanaan yang cukup tinggi. Pelaksanaan pekerjaan tiang pancang mini beton pracetak memerlukan ketepatan. Pe netrasi a. Di bawah ini adalah spesifikasi tiang pa ncang : Sisi : 200 mm x 200 mm Mutu beton : minimal dengan kuat tekan silinder f c’ = 40 MPa. Untuk pondasi penunjang. 2. akan digunakan pond asi dangkal/telapak beton untuk mendukung beban-beban yang ringan.8 ton. 2.Pembangunan Ruang Kuliah. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 500 kg/cm2 pada b enda uji kubus dengan sisi 150 mm. dan pelaksanaan pemancangan. kepala tiang dilindungi dengan bantalan pancang (driving cap). 2. saat umur beton 28 hari. Untuk pemancangan tiang mini 200 mm x 200 mm di pakai hammer berkapasitas paling tidak 1. tenaga kerja. dan semua pekerjaan lainnya yang berh ubungan dengan pelaksanaan pondasi. yang mendapatkan persetujuan dar i Manajemen Konstruksi. dipakai tiang pancang mini beton pracetak berpenampang bujur sang kar dengan sisi luar 200 mm kelas A seperti produksi Wijaya Karya atau setara ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Flamboyant Huma Arta Hal. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 4. Driving cap Selama pekerjaan pemancangan. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepenuhnya dari Pihak Kami. PEKERJAAN TIANG PANCANG (a) Uraian umum 1. 23 . Tiang pancang dipancang sampai kedalaman tanah keras. Sebelum pemesanan tiang pancang dila kukan. Banda Aceh 2012 dangkal/telapak bila diminta dalam gambar. Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-500 pada NI-2. (c) Pelaksanaan pemancan gan 1. lengkap dan pekerja-pekerja/pengawas-pengaw as ahli yang terampil dan berpengalaman. 5335. tiang pancang mini akan dipakai sebagai elemen pondasi utama bangunan ruang kelas. saat umur beton 28 hari. bila ditunjukkan dalam gambar. tiang pancang dii kat sedemikian rupa sehingga tiang tidak dapat bergerak pada arah horizontal. 3. 3. untuk mendapatkan persetujuannya. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Kons truksi. Spesifika si teknis : Sesuai dengan ACI 543R-74 atau JIS A. Untuk itu t elah dipilih penggunaan tiang beton pracetak mini.

Pemotongan tiang pancang boleh dilakukan setelah tiang tersebut stabil. 9. Tiang pancang tambahan Sesuatu tiang pancang yang rusak pada saat pemancingan atau pengangkatan/pengangkutan. penyambung an dilaksanakan sesuai petunjuk dari pembuat tiang (manufacturing). maka grafik kal endering dibuat oleh Pihak Kami. yang mengakibatkan keutuhan/int egritas struktur tiang tidak dapat dipertanggungjawabkan lagi. 8. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. karena kesalahan dalam pemancangan. direncanakan sebesar 52. d. maka pemancang an boleh dihentikan bila dicapai penetrasi pada 10 pukulan terakhir sebesar nila i penetrasi akhir yang diperoleh dari formula dinamik seperti Hiley atau ENR. Tiang-tiang pancang tidak boleh menyimpa ng lebih dari 1. 5. dan selanju tnya segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk dievaluasi kinerja dan daya dukungnya. Masing-ma sing pasangan (antara yang disambung dan penyambungnya) diberi tanda. Pencabut an dilakukan dengan peralatan yang cukup efisien dengan kapasitas yang memadai. 2. maka pemancangan dilakukan dengan jeni s hammer yang sesuai (seperti disebutkan dalam spesifikasi ini) sampai mencapai nilai penetrasi yang disepakati pada 10 pukulan terakhir.25% kemiringan. Ni lai penetrasi akhir hasil perhitungan formula yang akan digunakan untuk pemancan gan tersebut perlu mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Perencana Strukt ur dan Manajemen Konstruksi. Bagian atas dari semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dalam tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancan gan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana. (d) Panjang tiang dan daya dukung 1. Apabila diperlukan. Penyambungan a. dan bergeser lebih dari yang dibatasi oleh dafta r berikut ini : Toleransi sendiri Toleransi satu tiang terhadap tiang didekatnya 75 mm 100 mm Paling lambat 5 hari setelah pemancangan selesai. Sambungan diberi cat anti karat/epoxy yang sudah disetujui oleh Manaj emen Konstruksi sebelumnya. b. terutama untuk 10 pukulan terakhir. 7. Diperkirakan kedala . dipotong pada level k etinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. Banda Aceh 2012 diminta oleh Manajemen Konstruksi. diganti atau dica but atau dipakai tiang pancang tambahan dengan persetujuan Manajemen Konstruksi tanpa biaya tambahan kepada Pihak Kami. Sambung an dilakukan dengan las mengikuti AWS Code. Pihak Kami mengi rimkan data kemiringan dan letak akhir tiang pancang terhadap as struktural yang seperti ditunjukan dalam gambar. maka lubang yang ditimbulkan diisi dengan batu-batu koral atau pasir. Data-data karakteristik dari alat pancang yang akan dipakai berikut proposal prosedur pemancangan termasuk prosedur kalendering dan percobaan pembebanan lengkap (untuk mengantisipasi jika terdapat kasus) dengan c ara interprestasi hasilnya. Bila tiang panca ng dicabut. b. 6. Untuk keperluan pekerjaan ini. Data-data pemancangan dari semua tiang p ancang diberikan paling lambat hari berikutnya sesudah hari pemacangan tiang yan g bersangkutan dan data ini disahkan oleh Manajemen Konstruksi. Pemancangan hanya dapat dimulai setelah mendap atkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Untuk mencapai daya dukung tersebut. dan dikerjakan oleh ahli las bersert ifikat.66 ton. Untuk tiap tiang yang dipancang. dan tidak menunjukkan lag i indikasi pergerakan (delayed upward). 10. Pencabutan dilakukan sedemikian rupa sehingga kerusakan yang terjadi pada pole h ead maupun tanah sekitarnya diusahakan seminimal mungkin. Day a dukung (yang diijinkan) tiang pancang mini beton pracetak 200 mm x 200 mm yang dipakai sebagai pondasi utama bangunan ruang kelas.Pembangunan Ruang Kuliah. dan bila tidak dipancang kembali . c. diberikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua mi nggu sebelum memulai pemancangan.

Flamboyant Huma Arta Hal. Bila sampai terjadi p anjang tiang yang dipancang melebihi apa yang sudah diperkirakan. 24 . Pihak Kami dapat melakukan driving test atas biaya sendiri untuk mengetahui panjang tiang secara lebih pasti. maka dalam hal apapun Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi tidak akan menanggapi tuntutan (claim ) baik penyesuaian harga maupun waktu pelaksanaan pekerjaan dalam PT. ma ka Pihak Kami dianjurkan untuk secara teliti mengevaluasi panjang tiang yang dib utuhkan pada masing-masing lokasi bangunan. Panjang yang tercantum adalah perkir aan. Apabila dianggap perlu.man tiang adalah   12 M’ dari titik 0 struktur. dimana terlihat kondisi tanah yang agak heterogen. Namun bila melihat pada data penyeli dikan tanah yang tersedia.

Cara mana yang dipakai menda patkan persetujuan Manajemen Konstruksi. dapat dilakukan 8 (delapan) buah uji pembebanan dinamik pada 8 buah tiang yang dipilih. Pihak Kami tetap bertanggung jawab dan menjamin sem ua tiang memenuhi syarat toleransi daya dukung yang ditentukan. Percobaan beban v ertical tekan secara statik akan dilaksanakan setelah dilakukan pemancangan tian g sesuai lokasi dalam gambar. Pihak Kami berkewajiban menambah tiang pada kelompok tiang dimana terjadi kegagalan kriter ia keamanan pada percobaan beban. 5. Untuk itu usulan pengujian beserta semu a prosedur lengkapnya. Pihak Kami menyerahkan usulan teknik sec ara rinci yang meliputi prosedur percobaan pembebanan. maka untuk alternatif pengujian jika disetujui Ko nsultan Perencana Struktur dan Manajemen Konstruksi. Dalam hal percobaan beban tidak memenuhi kriteria keamanan yang ditentukan unt uk daya dukung tiang. untuk memp eroleh persetujuan Manajemen Konstruksi. P ercobaan pembebanan tiang pancang hanya dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan kondisi seluruh tiang pancang setelah pem ancangan. Banda Aceh 2012 Kontrak yang sudah ditetapkan bagi pekerjaan tiang pancang. Jumlah percobaan b eban statik yang akan dilakukan adalah 2 buah (1 buah untuk pembebanan pada work ing pile. Dalam hal digunakan sistem tiang angku r. cara pemasangan alat pengukur penurunan dan sebagainya.1143. Sehubungan percobaan beban hanya dilak sanakan pada beberapa tiang. Lokasi pengujian akan ditentukan kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang . (e) Percobaan pembebanan tiang pancang 1. maka percobaan pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D. dengan cara PDA (Pi le Driving Analysis) atau SST (Seismic Shock Test). baik dengan cara PDA maupun SST. maka working pile tidak bo leh dipergunakan sebagai anchor pile. sudah disampaikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua minggu sebelum uji pembebanan akan dilaksanaka n. 4. 2. Usulan ini sudah diserahkan minimal dua mi nggu sebelum uji pembebanan dilaksanakan. letak dan dimensi balok p enahan beban. dan nilai kalendering dari seluruh tiang pancang. 3. Semua peralatan pengukuran dilindungi dari p anas matahari. Dalam hal percobaan akan menggunakan si stem angkur pada tiang pancang sebagai penahan beban. Jarak antara penyangga alat pengukur penurunan dengan tiang angku r ataupun tiang percobaan diambil minimum sebesar 2. yang lokasinya akan ditentuk an kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang. Seb elum percobaan pembebanan dilaksanakan.50 meter. atau bila dijumpai kesulitan pengadaan tian g angkur disekitar working pile. Posisi tiang percobaan akan ditentukan kemudian ol eh Manajemen Konstruksi/Konsultan Perencana Struktur berdasarkan hasil pemancang an.Pembangunan Ruang Kuliah. Pihak Kami berkewajiban untuk mengulangi percobaan beban p ada tiang yang dicurigai yang lain atas biaya sendiri. Pihak Kami diwajibkan mencatat semua kejadian pada saat dilakukan percobaan pembebanan. 2 buah keseluruhannya bisa dilakukan pada test piles. sebagai akibat keleb ihan panjang tiang tersebut di atas. . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Dapat dipenuhiny a beberapa tiang tidak melepaskan Pihak Kami dari tanggung jawab atas keseluruha n pekerjaan pondasi. 6. dan 200% beban rencana untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang tidak d ipakai (tiang percobaan atau test pile). Disamping itu. dan 1 buah pada test pile. Disamping dilakukan percobaan p embebanan statik konvensional. maka atas persetujuan Manajemen Konstruksi . maka jumlah tiang angkur harus mencukupi untuk mencegah terjadinya pergerakan yang berlebihan pada tiang angkur. Besarnya beban uji akan diambil sampai dengan sebesar 150% beban rencana (De sign Load) untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang dipakai (working plane ). Bila tidak diinstruksikan lain oleh Man ajemen Konstruksi.

8. 25 . Acuan prosedur Yang dimaksud deng an prosedur disini ialah prosedur pengujian beban statik tiang tunggal vertikal untuk menentukan hubungan antara beban vertikal dengan penurunan tiang (diukur d ari kepala tiang). (f) Prosedur dan peralatan uji beban statik 1. Percobaan pembebanan tiang pancang hanya PT.7.1143 dengan cara pembebanan “Standard Load ing Procedure”. Flamboyant Huma Arta Hal. Prosedur pengujian dan peralatan yang digunakan untuk percoba an pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D. 9.

hal ini untuk menghindari oli dari jack tersebut memuai yang dapat mengakibatkan tidak konstannya beban. dan . c. Pengg unaan jack ditempatkan pada tempat yang terlindungi dari sinar matahari.Pembangunan Ruang Kuliah. mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstruksi. f. e. d. Laporan Laporan dari percobaan pem bebanan mencantumkan informasi-informasi berikut : a. Sistem ini disebut penyangga beb as karena diletakkan sedemikian rupa sehingga pada saat berlangsungnya uji pembe banan. Data-data tiang dan driving record termasuk besarnya final driving sets dalam 10 pukulan terakhir. 3. maka dapat diberikan kontra beban berup a blokblok beton di atas balok baja. d. c. 7. Alat pembebanan Cara yang digunakan untuk melimpahkan beban ver tikal pada tiang dilakukan sebagai berikut : Beban dilimpahkan pada tiang dengan jalan mengoperasikan hydraulic jack yang ditahan oleh baja profil. Banda Aceh 2012 dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan k ondisi seluruh tiang pancang setelah pemancangan. b. yang mempunyai berat total yang secara aman bisa menahan beban percobaan. dan lain-lain. dan minimum sampai dua kali beban rencana pa da unused pile atau tiang pe-rcobaan. 6. b. Peralatan lain yang diperlukan. dalam ben tuk kurva waktu-beban-penurunan kepala tiang. e. 2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.0 x 1 7. beban percobaan diambil s ampai : . Balok penahan beban dan sistem penyangga alat peng ukur penurunan. Alat wat erpass untuk mengontrol kemungkinan tercabutnya tiang angkur. Peralatan Peralatan yang dibutuhkan untuk percobaan ini a dalah : a. Jika terjadi lendutan dari balok penahan yang cukup besar. ene rgy blow. 1143. 5. dimana balok baja tersebut dihubungkan pada sistem tiang angkur untuk menahan gaya tarik seb agai kontra reaksi.01 mm (atau 1/100 mm).8 ton = 36 ton (minimum) untuk unused pile. misalnya berat hammer. Catatan mengenai hal-hal yang t idak umum yang terjadi selama proses percobaan pembebanan. dengan tingkat ketelitian pengukuran 0. Kalibrasi jack serta manometer yang dipakai baru (sesudah dikalibrasi tidak boleh pernah dipakai di proyek lain). Dial gauge Dial gauge dipasang pada tiang percobaan melalui sistem penyangga bebas. . Graf ik yang menggambarkan hasil percobaan pembebanan dalam siklus lengkap. Hal-hal lain a. Beban percobaan diambil sampai satu setengah kal i beban rencana untuk working pile. Pembacaan dari penurunan tiang dengan interval waktu tertentu setiap penambahan dan pengurangan beban. c. Prosedur pembebanan Prosedur pembebanan mengikuti “Standar Loa ding Procedure” dari ASTMD. maka bila hal ini bisa mempengaruhi posisi penyangga alat pembaca penurunan. Data-data alat pancang.8 ton = 27 ton (dibulatkan) untuk working pile. maka volume pekerjaan tiang pancang yang dibayar kan. Dengan demikian.5 x 17. Bila ternyata sulit dipakai sistem angkur karena kapasitas t arik tiang angkur tidak memenuhi syarat.01 mm. Hydraulic Jack. pembacaan dial gauge bebas dari pengaruh (tidak boleh dipengaruhi) penuru nan tiang percobaan maupun gerakan tiang angkur. pem bacaan penurunan tiang diadakan koreksi. dan nilai kalendering dari sel uruh tiang pancang. b. Dial gauge yang sudah dikalibrasi dan dibuktikan dengan serti fikat. Kondisi dari tanah pada lo kasi percobaan pembebanan. 4. (g) Perhitungan volume pekerjaan Bila disepakati dalam Kontrak bahwa prestasi pe kerjaan tiang pancang akan didasarkan pada volume riil yang terlaksana di lapang an (bukan berdasarkan lumpsum).2. Dial gauge mempunyai ketelitian pembacaan 0. Cara maupun yang dipakai.1.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 26

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 akan dihitung berdasarkan panjang tiang pancang terpasang, yang diperhitungkan d ari level ketinggian tiang sesudah dipotong 4. PEKERJAAN POER ( PILE CAP ) a. Uraian umum 1. Pekerjaan pile cap dilaksanakan setelah selesainya pekerjaan p emancangan, dengan tujuan untuk membuat tiang-tiang bekerja sebagai satu kesatua n dalam menahan bebas dari struktur atas, baik itu vertikal, lateral maupun guli ngan. 2. Pekerjaan pile cap dilaksanakan sesuai dengan yang ditunjukkan dalam ga mbar rencana. 3. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Konstruksi, dan dengan demikian diulang dengan biaya se penuhnya dari Pihak Kami. b. Pekerjaan galian 1. Untuk melaksanakan pile cap den gan ukuran dan level ketinggian yang sesuai dengan permintaan gambar rencana, pe rlu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam level dasar lapisan pasir yang diisyaratkan. Dalamnya galian diperiksa dan menda patkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. 2. Karena keadaan tiang pancang ya ng cukup rapat, maka bila penggalian sulit dilaksanakan dengan menggunakan alatalat berat, penggalian dilakukan dengan tenaga orang. 3. Dasar galian bebas dari lumpur, humus dan air, dalam keadaan bersih dan cukup padat. Karenanya dalam pe kerjaan penggalian tanah termasuk juga pembuangan segala benda yang ditemukan da lam bentuk apapun yang dapat mengganggu pelaksanakan pekerjaan pile cap. 4. Tana h hasil galian diangkut ke tempat-tempat dimana diperlukan pengurukan, bila mema ng memenuhi syarat sebagai tanah uruk, atau ke tempat lain yang disetujui Manaje men Konstruksi. Dalam hal ini Pihak Kami hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk menampung tanah hasil galian, dimana setela h mencapai jumlah tertentu, segera disingkirkan ke tempat lain yang ditunjuk ole h Manajemen Konstruksi. 5. Pada sisi tepi batas galian, kemiringan galian memben tuk sudut kemiringan yang aman dengan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerja. Untuk penentuan sudut kemiringannya, disampi ng perlu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah terdahulu, juga perlu meninjau k arakteristik visual lapisan permukaan tanah yang dijumpai di lokasi kerja. Namun dalam kondisi apapun, stabilitas dan permukaan galian selama pekerjaan berlangs ung merupakan tanggung jawab dari Pihak Kami, yang memperbaiki semua kelongsoran -kelongsoran bila terjadi. Untuk itu bila dirasa perlu Pihak Kami membuat penyan gga-penyangga penahan selama pekerjaan galian. 6. Pihak Kami menjaga pengaruh-pe ngaruh luar kepada lubang galian seperti air tanah, air permukaan, kelongsoran, lumpur yang masuk, maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. Biaya unt uk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran. Jika ada kerusakankerusakan yang terjadi akibat hal-hal tersebut di atas, maka Pihak Kami bertangg ung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan intruksi Manajemen Konstruksi. 7. Bila karena adanya hujan, atau karena tingginya air permukaan lingkungan atau air tanah, atau karena adanya mata air s ehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang, maka Pihak Kami bertangg ung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yagn sudah dimasukkan da lam biaya penawaran lelang. c. Pekerjaan persiapan pembetonan 1. Bagian atas dar i semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dala m tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancangan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana, dipotong pada level ketinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. Pemotongan tiang hanya boleh dilakuk an setelah tiang tesebut stabil, dan tidak menunjukkan lagi indikasi pergerakan (delayed upward displacement). 2. Untuk persiapan pembetonan pile cap, maka dasa r galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyar atkan dalam gambar rencana, dan yang kemudian dipadatkan sesuai prosedur pemadat an. Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut diperiksa dan mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. 3. Selanjutnya sesuai dengan yang ditunjukkan dalam gambar, dibuat lantai kerja dengan ukuran dan tebal seperti yang disyaratkan da

lam gambar. 4. Lantai kerja dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKS NI-T15-1991, atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut N1-2. Peil akhir lant ai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gamb ar rencana. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 27

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 d. Pekerjaan beton bertulang 1. Beton bertulang untuk pile cap dilaksanakan deng an standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tekan s ilinder fc’ = 22,5 MPa artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 2 2,5 MPa pada benda uji silinder dengan diameter150 mm dan tinggi 300 mm, saat um ur beton 28 hari .Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setera dengan mutu beton K-275 pada NI-2, yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg /cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm, saat umur beton 28 hari. Kuat teka n karakteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya devias i secara statistik pada sejumlah benda uji beton, baik itu silinder maupun kubus . BJTP-30, artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 MPa, untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJT S-40, artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan l eleh sebesar 400 MPa. Tulangan baja : 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai, Pihak Kami membuat renc ana kerja pemotongan dan pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule), yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan . Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak, karet lepas, tanah, serta b ahan-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya. Semua besi beton beb as dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik, bersih pula dari olie, gem uk, cat dan lain sebagainya, atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya d aya ikat besi beton terhadap beton. Apabila diinginkan atau dipandang perlu, mak a Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untu k membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. Pembengkokan baja tulan gan dilakukan secara hati-hati dan teliti, sesuai dengan aturan dalam SKSNI. Pem bengkokan tersebut harus dilakukan oleh tenaga yang ahli, dengan menggunakan ala t-alat sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan cacat, patah dan retak-retak p ada batang baja. Acuan dibuat dari bahan yang disetujui oleh Manajemen Konstruks i , seperti kayu dan multiplex/triplex dengan tebal minimum 5 mm, atau bahan lai n yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi, serta memenuhi syaratsyarat kek uatan dan daya tahan, serta mempunyai permukaan yang baik untuk pekerjaan finish ing pada bagian yang berada di atas permukaan tanah (bila ada). Pihak Kami membe rikan contoh dari perhitungan kekuatan bahan yang akan dipakai untuk acuan, untu k disetujui oleh Manajemen Konstruksi . Acuan dipasang sesuai dengan ukuran-ukur an jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut tidak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. Acuan juga dipasang sedemikian rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran. Pema sangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran, bentuk dan pei l yang sesuai dengan gambar rencana, dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. Pemasangan dilakukan dengan menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan tebal selimut seperti yang disyaratkan d alam gambar. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spe sifikasi, maka dapat digunakan ketentuan peraturan yang berlaku. Adukan beton be

Di lokasi batching plan t yang disiapkan sebelumnya. Dalam hal ini penggunaan alat transportasi pengangkut adukan beton haruslah mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. Sebelum produksi beton. Pihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik. peralatan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tula ngan. 28 . Dalam hal ini adukan percobaan perl u dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) un tuk mendapatkan campuran yang optimum. Bila tempat pengadukan beton (batching plant) tidak bera da di lokasi pekerjaan. Flamboyant Huma Arta Hal.rupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI. untuk menghindarkan sudah terjadinya setting di awal atau degradasi mutu beton akibat waktu transportasi yang lama. Pihak Kam i diharuskan membuat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi c ampuran yang menghasilkan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan . maka adukan beton secepatnya dibawa ke tempat pengecoran . dan bertanggung jawab penuh at as kekuatan beton yang disyaratkan. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapa t menghasilkan beton dengan kinerja yang baik. tanpa menimbulkan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleed ing) secara berlebihan. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Proporsi campuran bahan dasar beton diten tukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberkan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workability) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (p enuangan. PT. Sem ua alat pengangkut yang dipergunakan selalu dibersihkan dari sisasisa adukan bet on yang mengeras.

atau minimal 1 buah benda uji setiap 10 m3 pengecoran beto n untuk volume pengecoran yang lebih dari 300 m3. Setelah selesai pengecoran. 14. Banda Aceh 2012 9. 13. dengan disaksikan oleh Manajemen K onstruksi. batu. Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan menjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat. Dalam segala hal jumlah benda uji yang diambil tidak k urang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pengecoran pile cap. yang dilakukan sedemikian rupa sehingga ti dak merusak acuan maupun posisi tulangan. jumlah dan cara pengambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat persetujuan d ari Manajemen Konstruksi. maka selama proses pengecoran.Pembangunan Ruang Kuliah. Bila tidak ditentuk an lain oleh Manajemen Konstruksi. 12. maka semua permukaan beton yang terbuka dijag a tetap basah selama minimal 14 hari. Selama proses pengecoran berlangsung. Sama sekali tidak diperkenankan mengadakan pengecoran beton seb elum besi yang terpasang telah diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi . 15. harus dihinda rkan. beton di padatkan dengan menggunakan vibrator. untuk mendapatkan pers etujuan Manajemen Konstruksi. atau minimal disiram dengan air semen dan selanjutnya baru dicor dengan beton baru. atau bila dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi. 16. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. beton dilindungi dan dirawat (concrete cur ing) selama berlangsungnya proses pengerasan. mak a permukaan beton lama yang akan disambung terlebih dahulu dibersihkan dan bila perlu dikasarkan dengan menyikat. ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. kebocoran acuan dan lain sebagainya. terutama terhadap panas matahari. Pi hak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian ini. Pemadatan beton secara berlebihan sehingga bisa men yebabkan pengendapan agregat. atau dengan cara lain yang diusulka n Pihak Kami. 17. Untuk itu. Jenis vibrator dan ukurannya harus terlebih dahulu mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. cuaca atau aliran air dan juga pengeringan sebelum waktunya. Prosedur uji slump. dalam bentuk silinder berdiame ter 150 mm dan tinggi 300 mm. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersih kan dari segala kotoran (potongan kayu. atau dengan metode pengecor an yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Sebelum pengecoran dimulai. Metode curing terlebih dahulu diusulkan dan mendapatkan persetujua n Manajemen Konstruksi. Tempat dimana pengecoran akan dihentikan mendapat persetujuan Manaj emen Konstruksi. Bila pengecoran dihentikan untuk kemudian dilanjutkan dalam w aktu lebih dari 24 jam. yang harus diambil mi nimal 1 buah benda uji setiap 5 m 3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yan g kurang dari 300 m3. 11. perlu dilakuka n uji slump dan pengambilan contoh benda uji. 10. tanah dan lainlain) dan dibasahi d engan air semen. Untuk m . agar tidak terjadi cold joint dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hidrasi yang berlebihan. yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beton. Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjamin efisiensi pengecoran dan pemadatan tanah adanya penundaan. sebelum pengeco ran dilaksanakan. Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada. dengan mem perhatikan cara atau urutan pengecoran karena volume pengecoran yang cukup besar . dengan cara menyemprotkan air atau menggen ai dengan air pada permukaan beton tersebut. Juga untuk pengecoran b eton pada waktu cuaca panas. atau dengan cara lain bila betonnya sudah sang at mengeras. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. sebelum proses pengerasan beton. dengan memperhatikan semua aspek terutama masalah panas hidrasi pada beton massa seperti tersebut di atas. Pihak Kami menyampaikan usulan prosedur pengecoran yang optimu m kepada Manajemen Konstruksi.

Bila ditunjukkan dalam gambar atau dalam hal dibutuhkan ponda si dangkal diluar pondasi tiang pancang. Flamboyant Huma Arta Hal. Hasil uji tekan segera disa mpaikan kepada Manajemen Konstruksi untuk di evaluasi.engetahui kualitas mutu beton yang sudah dilaksanakan. PT. 7 (tujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari. 5. maka contoh benda uji bet on diperiksa dengan uji tekan hancur pada umur 3 (tiga) hari. maka untuk beban-beban yang ringan. 29 . PEKERJAAN PONDASI BETON DANGKAL (a) Uraian Umum 1. bis a dipakai pondasi beton dangkal berupa pondasi telapak atau jalur. Proporsi jumlah uji tekan (pada umur beton yang be rbeda) mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi.

Apabila diinginkan atau dipandang perlu. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesa r 20 MPa pada benda uji silinder dengan diamater 150 mm dan tinggi 300 mm. per lu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam l evel dasar lapisan yang disyaratkan. cat dan lain sebagainya. pada NI-2. humus dan air. lumpur yang masuk.Pembangunan Ruang Kuliah. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm. Dasar galian bebas dari lumpur. (b) Pekerjaan galian 1.BJT P-24. Acuan juga dipasang sedemikian . : . Selanjutnya sesu ai dengan yang ditunjukkan dalam gambar. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan di terima oleh Manajemen Konstruksi. Bila karena adanya hujan. Dalam galian diperiksa dan mendapatkan pers etujuan dari Manajemen Konstruksi. maka Pihak Kami bertanggung jawa b untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yang sudah harus dimasukkan dala m biaya penawaran lelang. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya day a ikat besi beton terhadap beton. Bahan beton untuk pondasi dangkal dilaksanakan dengan standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tek an silinder fc’ = 20 MPa. Banda Aceh 2012 2. hujan. (c) Pekerjaan persiapan pembetonan 1. 3. saat umur beton 28 hari. Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gambar rencana. Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut di periksa dan mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. dalam keadaan bersih dan cukup padat. atau lebih kurang setara dengan fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15 -1991. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan lel eh sebesar 400 MPa. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-125 menurut NI-2. Pihak Kami menjaga pengaruh-pengar uh luar kepada lubang galian. air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang. gemuk . . 2.BJTS40. Semua besi beton bebas dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik. Tulangan baja Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. maka Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untuk membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. untuk tulangan besar dengan diameter lebih besar atau sama d engan 13 mm. 2. tanah. Sama sekali tidak d iperkenankan mengadakan pengecoran beton sebelum besi yang terpasang telah diper iksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi Acuan dipasang sesuai dengan ukuran -ukuran jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut t idak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. saat umur beton 28 hari. Kuat tekan tersebut diatas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-250. Untuk pelaksanaan pondasi yang sesuai dengan gambar. 3. 3. Walaupun pondasi tipe ini hanya akan dipakai sebagai pondasi sekunder. bersih pula dari olie. serta bah an-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 250 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepen uhnya dari Pihak Kami. artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebes ar 240 MPa. namun pel aksanaannya mengikuti sebagaimana yang diminta dalam spesifikasi ini dan gambar yang terkait. air permukaan lingkungan. maka dasar galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapi san pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar rencana. kelongsor an. karet lepas. dan yang kemudian dipad atkan sesuai prosedur pemadatan. air permukaan. seperti air tanah. (d) Pekerjaan beton bertulang 1. Untuk persiapan pembetonan pondasi. 3. maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. 2. dibuat lantai kerja dengan ukuran dan t ebal seperti yang disyaratkan dalam gambar.

PT. 30 . Flamboyant Huma Arta Hal.rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran.

yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beto n. be ton dipadatkan dengan menggunakan vibrator. keras. hujan atau aliran air dan ju ga pengeringan sebelum waktunya. dengan disaksikan oleh Manajemen Konstruksi. lebar tidak kurang dari satu setengah kali tebalnya dan panjang yang tidak kuran g dari satu setengah kali lebarnya. b) Batu rata. lancip atau lonjong bentuknya da n dapat ditempatkan saling mengunci bila dipasang bersama-sama. tanpa bagian yang tipis atau retak dan harus dari jenis yang diketahui awet. batu. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. terutama terhadap panas matahari.. pengambilan contoh ben da uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat pe rsetujuan dari Manajemen Konstruksi. 5. Adukan haruslah adukan semen da n pasir yang memenuhi syarat sesuai standard yang berlaku untuk semen dan aggreg ate halus (mengacu pada : Bab 3. bentuk dan peil yang sesuai dengan gambar rencana. tanah dan lain-lain) dan diba sahi dengan air semen. 10. penyiapan pondas i dan seluruh pekerjaan yang diperlukan untuk menyelesaikan pasangan batu sesuai dengan Spesifikasi ini dan memenuhi garis. Penerbitan Detil Pelaksanaan Detil pelaksanaan untuk pasangan ba tu yang tidak disertakan dalam Dokumen Kontrak pada saat pelelangan akan diterbi tkankan oleh MK sebelum memulai pelaksanaan. angin. sesuai dengan volume pengecoran. (c) PELAKSANAAN PASANGAN BATU 1) Persiapan Pondasi . ata u dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajeme n Konstruksi. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang diisyaratkan. Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesu ai spesifikasi dan standar yang ada. b) (b) BAHAN 1) Batu a) Batu bersih. Unt uk permukaan bagian luar dari pasangan batu di areal Ruang Kuliah dan Laboratori um/Perpustakaan permukaan pasangan batu diplester minimum tebal 2 – 3 cm dan diber i acian sehingga permukaan terlihat mulus dan usahakan tidak mengalami keretakan permukaan. Selama proses pengecoran berlangsung. Prosedur uji slump. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Pembangunan Ruang Kuliah. 3) Pengecatan Permukaan pasangan yang sudah diplester agar di beri c at tembok. yang dilakukan sedemikian rupa sehin gga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan. Pada batching plant. 8. 6. maka selama proses pengecoran perlu dilakuk an uji slump dan pengambilan contoh benda uji. Campuran adukan berupa 1 bagian semen dan 3 bagian pasir. Adukan beton berupa “ready mixed concr ete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI. Setelah selesainya pengecora n. Pihak Kami harus mengad akan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang ba ik. Pemasangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran. PASANGAN BATU (a) UMUM 1) Uraian a) Pekerjaan meliputi pemasokan semua bahan. Jumlah benda uji yang diambil akan ditentukan oleh Manajemen Konstru ksi. potongan dan dimensi sep erti yang ditunjukkan dalam Gambar atau sebagaimana yang diperintahkan secara te rtulis oleh MK. Bila perlu. 7. 9. b. Penggunaa n air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik . Banda Aceh 2012 4. 2) Adukan a. c) Terkecuali di perintahkan lain oleh MK. Sebelum pengecoran dimulai. Seksi 3a dan 3b Pekerjaan Struktur Beton di spe sifikasi ini). ketinggian. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dib ersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. 6. batu memiliki ketebalan yang tidak kurang dari 15 cm. batu dibentuk untuk menghilang kan bagian yang tipis atau lemah. beton dilindungi dan dirawat (concrete curing) selama berlangsungnya proses p engerasan. Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan m enjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 31 .

atau seperti diperintahkan oleh pihak Manajemen Konstruksi. c) Segera setelah batu ditempatkan. lubang sulingan ditempatkan dengan jarak antara tidak lebih dari 2 m dari sumbu satu ke sumbu lainnya dan berdiameter 50 mm.5. Pada struktur panjan g yang menerus seperti dinding penahan tanah. e) Bilamana pekerjaan pasangan batu yang di hasilkan cukup kuat. dan su dut yang dibulatkan. Banyaknya adukan untuk landasan yan g ditempatkan pada suatu waktu haruslah dibatasi sehingga batu hanya dipasang pa da adukan baru yang belum mengeras. dan dikerjakan sampai permukaan tersebut r ata. Terkecuali disyaratkan lain atau ditunjukkan pada Gambar. 4) Ketent uan Lubang Sulingan dan Delatasi Dinding dari pasangan batu dilengkapi dengan lu bang sulingan. Lapisan tahan cuaca tersebut dimasukkan ke dalam dimensi st ruktur yang disyaratkan. seluruh permukaan batu dibersihkan dari bekas adukan. 5) Pekerjaan Akhir Pasangan Batu a) Sambungan antar bat u pada permukaan dikerjakan hampir rata dengan permukaan pekerjaan. Batu yang digunakan untuk pembentukan sambungan dipilih sedemikian rupa sehingga membentuk sambungan tegak yang bersih dengan dimensi y ang disyaratkan di atas.1. 32 . mempunyai lereng melintang yang dapat menjamin pengaliran air hujan. Banda Aceh 2012 Pondasi untuk struktur pasangan batu disiapkan sesuai dengan syarat (lihat Seksi . batu dibersihkan dan dibasahi samp ai merata dan dalam waktu yang cukup sehingga untuk memungkinkan penyerapan air mendekati titik jenuh. Flamboyant Huma Arta Hal. Kecuali ditunjukkan lain pada Gambar atau diperintahkan oleh Dire ksi Pekerjaan. Galian).5. tetapi tidak sampai menutup batu. PT. Perhatian diberikan untuk menghindarka n pengelompokkan batu yang berukuran sama. maka delatasi dibentuk untuk panja ng struktur tidak lebih dari 20 m. atau bertangga yang juga tegak lurus terhadap muka dari dinding. dan adukanny a dibersihkan dan batu tersebut dipasang lagi dengan adukan yang baru. Peralatan yang cocok disediakan untuk mema-sang b atu yang lebih besar dari ukuran yang dapat ditangani oleh dua orang. b) Terkecuali disyarat kan lain. Landasan yang akan menerima setiap batu juga harus dibasa hi dan selanjutnya landasan dari adukan disebar pada sisi batu yang bersebelahan dengan batu yang akan dipasang. sebagaimana pekerjaan dilaksanakan. Batu dipasang dengan muka yang terpan jang mendatar dan muka yang tampak dipasang sejajar dengan muka dinding dari bat u yang terpasang. penimbunan kembali dilaksanakan seperti d isyaratkan.Pembangunan Ruang Kuliah. d) Permukaan y ang telah selesai dirawat seperti yang disyaratkan untuk Pekerjaan Beton dalam P asal 7. Batu besar pilihan digunaka n untuk lapis dasar dan pada sudut-sudut. Batu ditangani sedemikian hingga tidak menggeser atau memindah kan batu yang telah terpasang. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. maka batu tersebut dibongkar. permukaan horisontal dari seluruh pasangan batu dikerjakan dengan tamb ahan adukan tahan cuaca setebal 2 cm. dasar po ndasi untuk struktur dinding penahan tegak lurus. Delatasi 30 mm lebarnya dan diteruskan sampai seluruh tinggi dinding.(4) dari Spesifikasi ini. dan dalam waktu yang tidak lebih dini dari 14 hari setelah pekerjaan pasangan selesai dikerjakan. Tebal dari landasan adukan pada rentang antara 2 cm sampai 5 cm dan merupakan kebutuhan minimum untuk menjamin bahwa seluruh ro ngga antara batu yang dipasang terisi penuh. 2) Pemasangan Batu Landasan dari adukan baru paling sedikit 3 cm tebalnya dipasang pada pondasi yang disiapkan sesaat sebelum penempatan masing-masing batu pada lapisan pertama. Menggelind ingkan atau menggulingkan batu pada pekejaan yang baru dipasang tidak diperkenan kan. Bilamana batu menjadi longgar atau lepas set elah adukan mencapai pengerasan awal. dan sewaktu adukan masih baru. 3) Penempatan Adukan Sebelum pemasangan.

saat umur be ton 28 hari. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik. Tulangan baja : 3. (e) Sebelum pengecoran dimulai. Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-275 pada NI-2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. (b) Pihak K ami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campur an yang baik. MUTU DAN KINER JA BETON (a) Semua pekerjaan beton yang termasuk dalam lingkup spesifikasi ini b erupa “ready mixed concrete”. saat umur beton 28 hari. Semen yang dipakai adalah jenis Porland Cem ent normal tipe-I yang segara dengan tidak ada tanda-tanda prahidrasi (proses pe mbatuan). Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campuran yang optimum. (f) Mutu beton untuk masing-masing elemen struktur ban gunan memenuhi pada umumnya kriteria dibawah ini. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJTS-40. tanah dan lain-lain) dan d ibasahi dengan air semen. (c) Sebelum produksi beton. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 22. kecuali bila ditentukan lain s ecara khusus dalam spesifikasi : Mutu Beton : Minimal dengan kuat tekan silinder fc’ = 22. kecuali bila ditetapkan lain secara khusus dalam spesi fikasi.5 MP a pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm.1991. Semua pekerjaan beton memenuhi syarat-syarat SKSNIT15. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm. dengan tumpukan kantong semen tidak melebihi sepuluh lapis. berventilasi baik. untuk disetujui oleh M anajemen Konstruksi. Banda Aceh 2012 SEKSI 3. perataan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan. Kuat tekan kar akteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi sec ara statistik pada sejumlah benda uji beton. atau ASTM-C150. yang akan meliputi antara lain : Material pembentukan beton Pengadaan beton Baja tulangan Pekerjaan beton bertula ng Perawatan beton Uji kelayakan dan kekuatan beton 2. ses uai dengan SKSNI-T15-1991. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan beton ini akan meliputi semua pengadaan material dan tenaga kerja untuk produksi serta pelaksanaan pekerjaan beton dan beton bert ulang. ar tinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 M Pa. Semen disimpan di d alam gudang yang kedap air. PEKERJAAN STRUKTUR BETON 1.Pembangunan Ruang Kuliah. Pada batching plant. BAHAN-BAHAN (a) Semen Portland 1. Flamboyant Huma Arta . atau NI-2-1971 dalam hal benda uji kubus. PENGADAAN. PT. BJTP-30. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang disyaratkan. (d) Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian aga r beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabi lity) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. batu. Pihak Kami dikan mem buat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang men ghasilkan beton dengan kinerja seperti yang diisyaratkan. tanpa menimbul kan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebih an. di atas lantai tumpuan setinggi + 30 cm. dan yang memenuhi semua ketentuan dan kriteria standar SII 0013-81 dan Standar Umum Bahan Bangunan Indonesia 1986. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 400 MPa. termasuk uji kekuatan dan perawatannya. 2. baik itu silinder maupun kubus.5 MPa.

33 .Hal.

Pada umumnya yang dimaksudkan dengan agregat kasar a dalah agregat dengan besar butir lebih dari 5 mm. atau ASTM-C33. atau 1/5 jarak terkecil antara bidang samping dari cetakan. 0-0. Agregat halus atau pasir untuk beton. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Penyimpanan selalu terpisah untuk setiap pengiriman serta dipakai sesuai urutan pengirimannya. Agregat halu s tidak mengandung lumpur lebih dari 5% (ditentukan terhadap berat kering). Agregat halus terdiri dari butir yang keras dan tajam. 2.0-8. Banda Aceh 2012 3. (c) Kerikil dan batu pecah (agregat kasar) 1.0-4. Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang beraneka ragam b esarnya dan mempunyai penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku. Agregat kasar untuk beton berupa b atu pecah yang diperoleh dari pemecah batu.0-2. Agregat kasar tidak mengandung lumpur lebih dari 1% (ditentukan terhadap berat k ering). Ukuran besar butir nominal maksimum agregat kasar tidak melebihi : 3/4 jarak bersih minimum antar batang tulangan atau berkas bat ang tulangan. 3.Kecuali untuk beton yang dipakai pada lantai kerja. Agregat kasar tidak mengandung zat-zat yang dapat merusak beton seperti zat-zat reaktif alkali. Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang keras dan tidak berpo ri. 2. Untuk itu ditetapkan susunan ayakan dengan lubang-luban g persegi. Apabila kadar lumpur melampaui 5% maka agregat dicuci dulu sebelum dipakai dala m pengadukan. 3. Butir-butir agregat bersifat kekal. atau 1 /3 dari tebal plat. 3. sesu ai standar yang berlaku. 4. Agregat kasar yang mengandung butir-butir pipih hanya dapat dipakai apabila jumlah butir-butir pipih tersebut tidak melampaui 20% berat agregat seluruhnya. sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-8. Air untuk pembuatan dan perawatan beton adalah air YANG tidak menga .Pembangunan Ruang Kuliah. 2.25 (ayakan ISO).063 mm. dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. seperti terik matahari atau hujan. Sesuai dengan syarat-syarat pe ngawasan mutu agregat untuk berbagai mutu beton. (e) Air 1. dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manaj emen Konstruksi. dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi. maka agregat kasar memenuhi ket entuan-ketentuan di bawah ini. atau ASTM-C33. dengan ukuran lubang dalam mm berturut-turut 31. dan yang dise tujui oleh Manajemen Konstruksi.“Mutu dan cara uji agregat beton”.0-1. Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melalui aya kan 0. Apabila kadar lumpur melampaui 1% maka agregat dicuci dulu sebelum digunakan dalam adukan beton. sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-80 “Mutu dan cara uji agregat beton”. (b) Pasir (agregat halus) 1. Pasir laut tidak dipakai sebagai agregat halus untuk semua mutu beton.5-16. artinya tidak menjadi lapuk atau han cur oleh pengaruhpengaruh cuaca. Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melaui ayakan 0.063 mm. 4.5-0. berupa pasir alam sebagai hasil disintegrasi alami dari batu-batuan atau pasir buatan y ang dihasilkan oleh alat-alat pemecah batu. (d) Gradasi butiran agregat halus dan kasar susunan butiran agregat halus dan ka sar untuk semua beton struktural diperiksa dengan melakukan analisa ayakan. Agregat halus terdiri dari butir-butir yang beraneka raqam besarnya dan mempunya i penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku.

diadakan percobaan perbandingan antara teka nan kekuatan mortar (semen dan pasir) dengan memakai air itu dan dengan memakai air minum. 4. Apabila terd apat keraguan mengenai air dianjurkan untuk mengirimkan contoh air ke lembaga pe meriksaan bahan-bahan yang diakui untuk diselidiki sampai seberapa jauh air itu mengandung zat-zat yang bisa merusak beton dan/atau baja tulangan.ndung minyak. asam. PT. Dalam hal ini sebaiknya dipakai air yang lu lus pengujian di laboratorium sebagai air tawar yang dapat diminum. 34 . apabila kekuatan tekan mortar de ngan menggunakan air itu pada umur 7 dan 28 hari paling sedikit 90% dari kekuata n tekan mortar dengan memakai air minum. Air tersebut dianggap dapat dipakai. Flamboyant Huma Arta Hal. Jumlah air yang dipakai untuk membuat a dukan beton diusahakan secermat-cermatnya dan setepat-tepatnya. bahanbahan organik atau bahan-bahan lain yang bisa m erusak beton dan/atau baja tulangan. Apabila pemer iksaan contoh air seperti disebutkan diatas tidak dapat dilakukan. maka dalam ha l adanya keragu-raguan mengenai air. alkali. dengan sudah mem perhitungkan semua koreksi yang perlu dilakukan akibat kadar air yang berbeda ya ng dikandung agregat di lapangan.

Baja tulangan disuplai dari satu sumber (manufacture). Banda Aceh 2012 (f) Baja tulangan 1. (e) Standar specification for low-alloy steel deformed bars for concrete reinforcement ASTM-A706. Percobaan mutu baja tulangan juga akan dila kukan setiap saat bilamana dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi. Se mua baja tulangan beton struktural yang dipakai dalam pekerjaan ini memenuhi sal ah satu dari syarat dan ketentuan berikut : (a) Mutu dan cara uji baja tulangan beton SII 0136-84. Penggunaan jaringan baja tulangan yang sudah jadi seperti steel wire-mesh dan sejenisnya t erlebih dahulu mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. maka bahan campuran tambahan atau additives/adm ixtures boleh dipakai. Pemakaian baja tulangan dari jenis yang berlai nan dari ketentuan diatas. Dalam hal ini disertakan standar SII atau ASTM mengenai baja tulangan. (g) Bahan campuran tambahan ( additives / admixtures ) Jika disetujui secara ter tulis oleh Manajemen Konstruksi. Pemasangan baja tulangan dilakukan sesuai dengan gambar dan mendapat per setujuan Manajemen Konstruksi. Pengiri man contoh benda uji ke laboratorium dilakukan bersama-sama wakil Manajemen Kons truksi. Bila disetujui oleh Ma najemen Konstruksi. b. untuk mempe rbaiki sifat fisik dan/atau kimiawi adukan beton (fresh concrete) maupun beton y ang sudah mengeras (hardened concrete). c. tidak menggeser selama penge coran dan pemadatan beton. Hubungan antara baja tulangan yang satu dengan la innya menggunakan kawat beton.Pembangunan Ruang Kuliah.35% dan baja tu langan tersebut memenuhi salah satu syarat dan ketentuan dalam spesifikasi di at as serta mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. akan dilakukan pengujian tarik baja tulangan pada lab oratorium yang disetujui Manajemen Konstruksi. Disamping itu terhadap baja t ulangan dilakukan uji lengkung (bend test) dan hasil ujinya memenuhi persyaratan uji lengkung untuk batang tulangan baja poros (axle-steel) ASTM-A617. mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. baja tu langan boleh dilas dengan seijin Manajemen Konstruksi. (c) Specification for rail-steel deformed an d plain bars for concrete reinforcement ASTM-A616. 6. untuk keperluan laporan tentang si fat bahan guna memenuhi prosedur pengelasan yang ditetapkan dalam “Structural weld ing code for reinforcing steel” (AWSD1. dimana tujuan penggunaan bahan tambahan yang bisa dibenarkan dalam pekerjaan ini adalah bila memenuhi salah satu tujuan: a. maka jaringan baja tulangan tersebut memenuhi ketentuan dan syarat dalam SII 0784-83 “Jaringan kawat baja las untuk tulangan beton” atau “Specific ation for welded steel wire fabricated for concrete reinforcement” ASTM-A185. diikat dengan teguh. Hanya bila ditunjukkan dalam gambar dengan suatu tanda khusus. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 5. kecua li untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil 13 mm atau untuk tulangan sp iral bisa digunakan baja tulangan polos (BJTP) dengan tegangan leleh 240 MPa. berjumlah minimum 3 (tiga) batang untuk setiap jenis percobaan. (d) Specification for axle-steel deformed and plain bars for concrete reinforce ment ASTM-A617. serta bebas dari kotoran berminyak. mutu 400. 4. tanah dan lain se bagainya. atau bubuk yang bisa dit ambahkan ke dalam adukan beton selama proses pencampuran/pengadukan. Baja tulan gan deform/ulir yang mempunyai tegangan leleh melampaui 400 MPa boleh dipakai as alkan tegangan lelehnya memberikan regangan awal leleh sebesar 0. untuk besi yang diameternya diatas 13 mm dengan p anjang + 100 cm untuk masing-masing. 3. Perbaikan sifat adukan beton. (b) Specification for deformed and plain billet-steel bars fo r concrete reinforcement ASTM-A615. Meningkatkan wo .4) dari Amerian Welding Society. Meningkatkan mutu beton. Semua biay a-biaya percobaan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. Bahan tambahan merupakan cairan. Baja tulangan untuk beton struktural pada umumnya menggu nakan baja tulangan ulir atau deform (BJTD) dengan tegangan leleh 400 MPa. 2.

e. d. i. j. Mengurangi kadar air untuk meningkatka n mutu beton namun tidak mengurangi workability beton. f. Mengurangi slump loss (kecep atan penurunan nilai slump). terutama pada lingkungan yang agresif seperti di ba wah tanah atau di dekat laut. h. Membuat ekspansi volume untuk keperluan grouting. Memperlambat setting a wal untuk mengantisipasi transportasi yang jauh. Meningkatkan pumpability (kemudahan pemompaan). Meningkatkan ketah anan anti korosi pada beton. Mengurangi panas hidrasi yang timbul. k. g. 35 . PT. terutama pada proses pengecoran beton m assa. Flamboyant Huma Arta Hal.rkability tanpa menambahkan kadar air. Membuat beton kedap air.

admixture atau addtive boleh diguna kan dengan jenis dan dosis yang sesuai. Trial test ini sudah dilaksanakan segera setelah adany a Surat Perintah Kerja atau penunjukan Pihak Kami. Pihak Kami akan membuat a dukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang menghasil kan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan. Prosedur pengujian bak uji tekan maupun uji slump dilakukan berdasarkan peraturan yang be rlaku. 2. Jumlah dan prosedur pembuatan contoh benda uji sesuai dengan ket entuan dalam SKSNI-T15-1991. dimana mutu beton diperiksa pada umur 3 (tiga) hari. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. P ihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. agregat. Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabili ty) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. Banda Aceh 2012 4. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan b eton dengan kinerja yang baik. Uji tekan hancur. agregat kasarnya tidak mudah tertinggal dari pada semennya. Hasil dari pengujian ini segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi un tuk dievaluasi. karena pengecoran dilakukan hingga elevasi yang cukup tinggi. baik untuk campuran percobaan maupun secara kontinyu selama proses pelaksanaan pekerjaan. PELAKSANAAN (a) Adukan Bet on 1. memenuhi syarat syarat . 4. perataan da n pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan. Pelaksa nan penakaran semen dan agregat dengan kotak-kotak takaran yang volumenya sama s esuai hasil trial mixes dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 7 hari dan 28 hari. Untuk keperluan tersebut. UJI MUTU DAN KINERJA BETON (a) Adukan percobaan ( trial mixes ) Pihak Kami se kurang-kurangnya dua minggu sebelum memulai pekerjaan beton membuat adukan perco baan (trial mixes) dengan menggunakan contoh bahan-bahan beton (semen. air dan bahan tambahan) yang akan digunakan nantinya. dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. agar supaya pada saat penge coran. tanpa menimbulka n kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebihan . m inimal ada dua teks yang dilakukan. untuk menunjukkan bahwa ca mpuran tersebut memenuhi kriteria untuk mencaai mutu kerja kinerja beton yang di isyaratkan. (b) Uji mutu dan kinerja beton Agar supaya kualitas beton yang digun akan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada. maka beton yang dihasilkan juga mempunyai tingkat kemudahan pemomp aan (pumpbality) yang baik sebagai flowing concrete. Adukan beton berupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syarat-syarat SKSNI. 5. bila diperluk an.sebagai berikut : 1. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang ditentu kan/disyaratkan dalam spesifikasi ini. Pihak Kami melakukan uji mutu dan kinerja beton. 1. Sebelum produksi beton. Dalam hal ini. sesuai dengan jenis atau bagian pekerjaan yang dilaksanakan. yang diuji pada umur beton 3 hari. 7 (t ujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari untuk setiap macam adukan yang diambi l contohnya (c) Standar mutu ( Standar of Acceptance ) Pihak Kami dikan membuat pengujian pendahuluan (trial test) atas benda uji silinder sejumlah minimum 30 b uah untuk setiap proporsi adukan yang dikehendaki. (b) Adukan beton yang dibuat setempat ( site mixing) Adukan beton yang dibuat se tempat untuk volume kecil. Untuk struktur atas bangunan. Uji slump. dengan benda uji berbentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. . 3. serta dapat m engisi dengan padat semua rongga di dalam acuannya.Pembangunan Ruang Kuliah. 2. Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberap a proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campur an yang optimum.

Flamboyant Huma Arta Hal.PT. 36 .

Selama pengecoran berlangsung. Kec epatan pengadukan sesuai dengan rekomendasi dari pembuat mesin tersebut. 6. (f) Siar pelaksanaan ( construction joint) Posisi dan peng aturan adanya siar pelaksanaan mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. dengan disaksi kan persetujuan dari Manajemen Konstruksi.Pembangunan Ruang Kuliah. Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjami n efisiensi pekerjaan tanpa adanya penundaan. Pemadatan beton secara berlebihan sehingga menyebabkan pengendapan agregat. (c) Lantai kerja Lantai kerja pada umumnya dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15-1991. atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut NI-2. Namun . perbandingan jumlah pasir dan kerikil (atau batu pecah) terhadap jumlah semen. sedemikian rupa se hingga tercapai sifat kemudahan kerja (workability) yang sesuai dengan penggunaa nnya. dalam bentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. dan terle bih dahulu mendapat persetujuan dari Manajemen Konstruksi. jumlah dan cara p engambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI. beton dengan mut u B0 (menurut NI-2) dapat dibuat dari campuran semen. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Selama proses pengec oran. Untuk itu. Namun demikian hal apapun. dimana tipe dan kapasitasnya mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi . Lama pengadukan tidak kura ng dari 5 menit sesudah semua bahan berada dalam mesin pengaduk. 4. sebelum pengecoran dilaksanakan. batu. yang diambil minimal 1 buah benda uji setia p 5 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang kurang dari 300 m3. Pengecoran beton tidak dibenarkan untuk dimulai sebelum acuan/bekisti ng dan pemasangan baja tulangan selesai diperiksa dan mendapat persetujuan Manaj emen konstruksi. Lapisan-lapisan ini mas ing . Khusus untuk lantai kerja pondasi dangkal/telapak. Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyara tkan dalam gambar rencana. 3. Banda Aceh 2012 2. (e) Pemad atan beton 1. 2. atau lebih kurang setara dengan fc’ = 8 MPa menurut SKSNI-T15-1991. 2. Beton pada umumnya dicor secara berlapis. (d) Peng gunaan beton 1. Sebagai pedoman umum. pasir dan kerikil dengan p erbandingan 1 : 3 : 5. atau mi nimal 1 buah setiap 10 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang lebih da ri 300 m3. maka tempat yang akan dicor terlebi h dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. tanah dan lainlai n) dan dibasahi dengan air semen. Jumlah adukan beton tidak melebihi kapasitas mesin pengaduk. Prosedur uji slump. Pihak Ka mi menyampaikan usaha prosedur pengecoran yang optimum kepada Manajemen Konstruk si. Namun dalam segala ha l jumlah benda uji yang diambil tidak kurang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pen gecoran dengan mutu beton yang sama. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan ko ntinyu. 7. 5. dengan memperhatikan cara atau urutan pengecoran terut ama untuk volume pengecoran yang besar (beton massa). agar tidak terjadi cold jo int dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hindrasi yang ditimbulkan. beton dipadatkan dengan memakai vib rator. Beton secepat mungkin dicorkan setelah pengadukan. dan dijaga sedemikian rupa supaya mempunyai ikatan yang baik satu sama lain. Mesin pengaduk yang tidak dipakai lebih dari 30 menit dibersihkan duludari sisa-sisa beton lama sebelum dimulainya adukan beton yang baru. perlu dilakukan uji slump dan pengambilan contoh benda uji. Adukan beton dibuat dengan menggunakan mesin pengaduk beton (batch mixer). yang dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan. Pengecoran dilaksanakan secara kontinyu dalam satu el emen struktur atau diantara siar pelaksanaan (construction joint) yang telah dis etujui. d ihindarkan. untuk mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi .masing dipadatkan. 7. la ntai kerja bisa dibuat dari beton mutu B0 menurut NI-2. 5. atau dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui ol eh Manajemen Konstruksi . kebocoran acuan dan lain sebagainya. Banyaknya air untuk campuran beton sesuai dengan trial mixes. dan dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak terjadi pengendapan agregat maupun bergesernya p osisi tulangan atau acuan. Sebelum pengecoran dimulai. tidak melampaui 8 : 1.

permukaan da ri beton lama (di tempat siar penyambungan) supaya dibersihkan dengan seksama da n dikasarkan. serta at as persetujuan Manajemen Konstruksi. Kotorankotoran disingkirkan dengan cara menyemprotkan air ke permu kaan PT. 37 . Flamboyant Huma Arta Hal.secara umum perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. Sebelum pengecoran beton baru. Siar dibuat sesedikit dan sekecil mungkin. Siar vertikal dalam dinding supaya dihindari. 2.

Pihak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian dalam melaksanakan pekerjaan curing ini. PT. Pelat. Pihak Kami membuat rencana kerja pemotongan d an pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule). sebelum proses pengerasan beton. sesuai dengan aturan dalam SKSNI. kol om yang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung dengan cuaca. Flamboyant Huma Arta Hal. (g) Perawatan beton (curing) 1. 6. angin. dengan cara men yemprotkan air atau menggenangkan air pada permukaan beton tersebut. Yang dimaksud dengan selimut beton adalah jarak minimum yang ter dapat antara permukaan dari setiap besi beton termasuk begel terhadap permukaan beton yang terkecil atau terdekat untuk setiap bagian dari masing-masing pekerja an beton. Balok. Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. Semua permuka an beton yang terbuka dijaga tetap basah selama minimal 14 hari. serta bahan-bahan atau kotora n yang bisa mengurangi daya letaknya. patah dan retak-retak pada batang baja. Metode curing lebih dahulu diusulkan dan m endapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. pelat pondasi. Un tuk pengecoran beton pada waktu cuaca panas. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spesifikasi. Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai. kolom yang berhubungan atau terkena langsung dengan cuaca. ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. dinding beton y ang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung Tulangan dipasang sedemikian rupa sehingga sebelum dan selama pengecoran tidak a kan berubah tempatnya. 3. Pelat. sesuai dengan instruksi dan persetujuan Manajemen Konstruk si. 38 . pondasi diatas lantai ker ja. atau seperti yang diinstruksikan oleh Manajemen Konst ruksi. seperti terbuat dari beton (dengan mutu paling sedikit sama dengan mutu beton yang akan dicor). Setelah permukaan siar tersebut bersih . merata ke seluruh permukaan. yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan. 2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Pembangunan Ruang Kuliah. (h) Pembengkokan dan penyetelan baja tulangan 1. poer pondasi. Banda Aceh 2012 beton lama dan menyikatnya sampai bersih. dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. untuk memperkuat ikatan antara beton lama denga n pengecoran selanjutnya. Beton dirawat (curi ng) dan dilindungi selama berlangsungnya proses pengerasan terhadap panas mataha ri. Seluruh beton yang di cor dan berhubungan langsung den gan tanah. dengan menggunakan alat-alat sedemikian rupa se hingga tidak menimbulkan cacat. 4. karet lepas. atau dengan cara lain yang diusulkan Pihak Kami. Pembengkokan baja tulangan dilakukan secar a hati-hati dan teliti. Balok pondasi. Pemasang an dan penyetalan tulangan berdasarkan peil-peil yang sesuai dengan gambar. Balok. dan tersebar merata. 2. Ketebalan selimut beton dibuat dengan pengganjal yang umu m dipakai dalam praktek. 3. Adapun ketebalan selimut beton minimum yang disyaratkan adalah : Minim um (mm) 75 50 50 40 40 25 KONDISI A B C D E F 5. Pembengkokan tersebut dilakukan oleh tenaga yang ahli. at au minimal air semen. tanah. dengan jumlah minimum 4 buah setiap m2 cetakan atau lantai kerja. dindi ng beton yang berhubungan/ terkena langsung dengan cuaca. maka dapat dipakai ketentuan dalam peratura n yang berlaku. hujan atau aliran air dan pengeringan sebelum waktunya. Pemasangan dilakukan denga n menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan t ebal selimut yang sesuai dengan gambar.

.

tulangan atas ditunjang dari tulangan bawah oleh batang-b atang penunjang. Acuan hanya boleh dibongkar apabila bagian konst ruksi yang ditopangnya telah mencapai umur dan kekuatan yang cukup untuk memikul berat sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang akan bekerja padanya. terutama yang berhubungan denga usaha keseragaman waktu setting beton . Disamping kekuatan dan kekauannya. lengkap dengan gambar kerjanya. meyakini bahwa bagian-bagian konstruksi yang akan dibongka r acuannya sudah dapat memikul berat sendiri dan beban. Perlu sangat diperhatikan perencanaan kinerja beto n yang dicor. Apabila unt uk menentukan saat pembongkaran tidak dibuat benda-benda uji seperti ditentukan . b. Tiang-tiang acuan dari besi atau kayu dipasang di atas p apan kayu yang kokoh dan dapat disetel dengan mudah dan dengan ketepatan yang ba ik. terlebih lagi bila digunakan admixture semacam retarder. mengadakan pengujian dengan melak ukan core drilling pada bagian beton yang benda ujinya gagal memenuhi syarat spe sifikasi. Oleh sebab itu. minimal dua minggu se belum pelaksanaan pengecoran. e. Bila ditunju kkan dalam gambar. yang akan mempengaruhi kekuatan konstruksi tersebut. 2. maka Manajemen Konstruks i berhak untuk meminta melaksanakan uji coba non destruktif seperti Ultrasonic P ulse Velocity Test. stabilitas dari acuan juga dipe rhitungkan dengan baik. untuk bisa mendapatkan hasil uj i mutu beton yang obyektif. (j) Pembongkaran acuan 1. maka peny edia segera memberitahukan kepada Manajemen Konstruksi untuk meminta persetujuan Manajemen Konstruksi mengenai cara pengisian. maka membuat perhitungan dan gambar rencana yang khusus. Pembongkaran acuan dilaporkan dan mendapat persetuj uan Manajemen Konstruksi. atau ditunjang langsung dari tepi bawah cetakan atau lantai ker ja oleh blok-blok beton yang tinggi. Bila be ton yang keropos atau cacat tersebut diragukan mutunya. serta juga persiapan dan pemotonga n benda uji (hasil coring) yang memenuhi syarat. Sebelum pembongkaran. Tiang-tiang tidak boleh mempunyai lebih dari satu sambungan yang tidak disok ong ke arah samping. Kekuatan i ni ditunjukkan dengan hasil pemeriksaan benda uji yang bersangkutan.Pembangunan Ruang Kuliah. untuk mendapa tkan persetujuan Manajemen Konstruksi. c. perbaikan atau penutupan bagian tersebut menjadi tanggungan penyedia.beban pelaksanaan. acuan dipasang sedemikian rupa sehingga membentuk lawan lendu t seperti tertera pada gambar. Apabila acuan memikul beban-beban yang besar atau mempunyai bentang besar yang bebas. keamanan dan kualitas pelaksanaan s istem acuan ini. yang seringkal i perlu diberikan untuk meningkatkan kinerja beton pada saat pengecoran. atau kalau dianggap perlu. Bambu tidak boleh digunakan sebagai tiang acuan. agar bisa menunjang kecepatan. d. Kondisi pengerasan beton yang tidak merata bisa mengakibatkan retak-retak atau pecahnya beton pada saat pendongkarakan acuan ini. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Dalam hal ini. perbaikan atau penutupannya. Ketentuan penerimaan atau lolos tidaknya hasil uji t ekan dan uji lainnya yang dianggap perlu dari specimen coring mengikuti peratura n beton Indonesia yang berlaku. serta dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Apabi la setelah acuan dibongkar ternyata terdapat bagian-bagian beton yang keropos at au cacat lainnya. sudah menyerahkan kepada Manajemen Konstruksi semu a prosedur pelaksanaan pengecoran. coring beton dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengala man agar bisa didapat hasil coring yang baik. Banda Aceh 2012 7. Acuan beton menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk ukuran dan batas-batas yang sesuai dengan yang ditunjukka n oleh gambar maupun yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi. Pada tulangan rangkap. (i) Acuan pengecoran beton a. Semu a resiko yang terjadi sebagai akibat pekerjaan tersebut dan biaya-biaya pengisia n.

maka acuan baru boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 2 minggu. 39 . Flamboyant Huma Arta Hal. kecuali bila dapat dibuktikan sebaliknya atau bila diijinkan oleh Manajemen Konstruksi. PT. 4.di atas. Khusus untuk cetakan samping boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 5 ha ri. 3.

40 . penjangkaran.Pembangunan Ruang Kuliah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Banda Aceh 2012 Flow Chart of Concrete Placement for Footing Foundation Periksa spesifikasi beton & rebar & persyaratan Mengatur Rebar dan Formulir untuk Pondasi Pijakan Periksa barang yang akan tertanam seperti lengan. Flamboyant Huma Arta Hal. dll INSP T Periksa semua peralatan dan alat Y Mengatur jumlah yang dibutuhkan dari b eton Menuangkan Beton Pengawetan Checking level as required Memeriksa tingkat yang diperlukan INSP Tanah pengurukan dan Pemadatan Tahap Selanjutnya PT.

Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Pembangunan Ruang Kuliah. 41 . Banda Aceh 2012 Dinding dan Beton Kolom Perkerasan pelat pada kelas / gelagar Menandai Dinding dan Kolom INSP T Rebar kolom / dinding Barang itu akan tertanam seperti lengan. dll T INSP Pembentukan Dinding kolom Survei tegak lurus dalam dua arah dan Penyesuaian INSP Perkerasan dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Tahap Selanjutnya PT. Flamboyant Huma Arta Hal. jangkar untuk pintu palang balok / jend ela.

M & E dan dll Pembentukan Balok / Slab INSP Perkerasan dari Balok / Slab termasuk kantilever & bawah dinding Menandai posisi kolom / dinding pengawetan Langkah selanjutnya PT. pelat.Pembangunan Ruang Kuliah. Banda Aceh 2012 Menangguhkan Balok / Slab termasuk tembok pembatas Menandai Balok / AXIS tingkat Slab Beton dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Persiapan pentahapan dan perancah & menyangga kerja INSP Pembuatan Betuk Balok Rebar pembuatan Rebar pengaturan & memperbaiki Barang yang akan tertanam seperti. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. pipa saluran lengan. Flamboyant Huma Arta Hal. 42 . jangkar.

1. Pelaksanaan Sebelum batu bata dip asang. Batu bata yang dipasang utuh. terdapa t ikatan pemasangan yang sempurna.Pembangunan Ruang Kuliah. 1. Bahan 1. satu sama lain dapat mengikat dengan sempurna. ju ga dapat digunakan kajang bogor atau lainnya untuk menutup pasangan tersebut. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. kosen jendela. Bahan dinding untuk bagian dalam ban gunan dan dinding luar bangunan Batu bata merah biasa yang dipakai mengalami pem bakaran sampai matang. pemasangan stek besi dilakukan sebelum beton dicor. Seluruh keliling kosen-kosen p intu dan jendela.1. beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm. Semua pasangan baru. untuk menghindari retaknya dinding dikemudian hari . balok. Batu bata ringan ataupun jenis lainnya dapat d igunakan untuk dinding jika disetujui oleh Manajemen Konstruksi. diberi kolom dan balok beton dengan ukuran 13x13 cm. maka Manajemen Konstruksi /Pengawas berhak menolak bahan tersebut dan sege ra mengeluarkan bahan tersebut dari lokasi proyek dalam waktu 2 kali 24 jam. Pada tiap pertemuan tegak lurus te rdapat ikatan pemasangan yang sempurna kecuali di tiap-tiap pertemuan dimana ada tiang-tiang beton yang merupakan bingkai. pembesian 4 bh Æ 10 mm. tidak pecah atau ha ncur. Bahan untuk campuran siar bata Bahan yang dipakai memakai pasir dan semen de ngan perbandingan 1: 3 untuk pekerjaan pasangan bata trassram dan perbandingan 1 : 5 untuk pekerjaan pasangan bata biasa. 43 . Apabila bahan yang datang tidak sesuai dengan contoh yang telah diset ujui.1. Pe mbuatan lubang pada pasangan dinding untuk steger sama sekali tidak diperkenanka n.2. Bagian pasangan dinding yang berhubungan dengan setiap bagian pekerjaan beton (kolom. 1. Ukuran tebal batu bata dapat disesuaikan dengan tebal dinding akhir (finis h) yang disyaratkan dalam gambar. PT.2 .2. lubang ventilasi dan lain-lain. Selama 1 (satu) hari pemasangan dinding bata tidak boleh lebih da ri 1 (satu) meter dan pengakhiran pemasangan pada satu hari dibuat bertangga men urun dan tidak tegak bergigi. Setiap pertemuan tegak lurus. bila direndam didalam air tetap utuh. Bidang dinding yang luasnya lebih dari 10 m2 di tambah kolom dan balok penguat (beton praktis) dengan ukuran 13x13 cm. dijaga ti dak terkena sinar matahari langsung dan Pihak Kami menyediakan karungkarung yang digunakan untuk menutup pasangan serta keadaannya basah.2. mengerjakan pengukuran bangunan (uitzet) secara teliti dan sesuai gambar. pagar atau sesuai gambar. tidak dibenarkan menggunakan batu bata pecahan kecuali untuk pasangan sudut/laslasan. yang terlebih dahulu ditanam dengan baik pada bagian kolom beton d an pada bagian yang tertanam dalam pasangan batu bata sekurang-kurangnya 40 cm. Flamboyant Huma Arta Hal. penempatan pasangan batu bata hendaknya disesuaikan. Pada semua pasangan bata ½ batu. PEKERJAAN PASANGAN DINDING BATA 1. selain karung goni. batu bata tersebut direndam dalam air sampai gelembung udara tidak terlih at lagi. pembesian 4 bh Æ 10 mm.3. Lingkup pekerjaan Meliputi pengadaan bah an dan pemasangan dinding sisi dalam/luar bangunandan dinding pembatas ruangan. Pada pasangan batu bata 1 batu dan pasangan yang lebih tebal disusun sesu ai dengan petunjuk/peraturan yang seharusnya. beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm. kecuali ditentukan lain oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas. kecuali untuk pasangan sudut dapat memaka i batu bata pecahan. kecuali ditiap-tiap pertemuan dimana ada tian g-tiang beton merupakan bingkai. listplank beton dan lain-lain) diberi stek-stek besi beton Æ 10 mm jarak 60 cm. Banda Aceh 2012 PEKERJAAN ARSITEKTUR PEKERJAAN DINDING 1. Contoh batu bata yang telah disetujui disimpan di kant or proyek. Sebelum pekerja an dimulai. memberikan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi Pengawas untuk d imintakan persetujuannya. Di tempat yang akan terdapat kosen pintu.

Flamboyant Huma Arta . listplank beton. b) Pencampuran menggunakan mesin mixer. peralatan termasuk alat-alat bantu dan alat-alat angkut yang diperlukan untuk melaksanaka n pekerjaan plesteran dinding. k) Kelembaban plestera n dijaga sehingga pengeringan berlangsung wajar. sebelumnya selalu disirami air sampai jenuh selama 3 hari. AC. PEKERJAAN PLESTERAN DAN ACIAN DINDING 2. hasil pengerjaan lurus. kolom -kolom beton. AC.1. maka plesteran tersebut dibongkar dan diperbaiki sampai dinya takan dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas dengan biaya atas tang gungan Pihak Kami. i) Seluruh pertemuan b idang plesteran dengan keliling kosen dibuat tali air ukuran 5 x 5 mm. at au akibat lainnya. Pelaksan aan a) Permukaan dinding yang akan diplester dibersihkan dari kotoran. air hujan. j) Untuk permukaan yang datar. c) Pencampuran air secara be rtahap dan diaduk sampai rata selama 3-4 menit. atau 6 x 6 mm atau sesuai permintaan. dan plesteran tersebut sudah bena r-benar dalam keadaan kering. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. d) Pekerjaan plesteran dapat dil aksanakan bilamana pekerjaan pasangan telah selesai dipasang. 2. PEKERJAAN PENUTUPAN & PELAPISAN PT. yang ditanam pada di nding. h) Ketebalan ples teran mencapai ketebalan permukaan dinding/kolom yang dinyatakan dalam gambar. baik dan tidak bergelombang. untuk patokan kerataan dinding. debu. air panas. bila pahatannya untuk diisi lebih dari 1 (satu) p ipa. Banda Aceh 2012 Lubang-lubang untuk instalasi listrik. balok-balok beton. Selama 7 (tujuh) hari setelah pengacian selesai penyedia sela lu menyiram dengan air sampai jenuh sekurangkurangnya 1 kali sehari. air bersih. rapih. bobokan untuk instalasi listrik (pipa). bahan-bahan. sudah selesai dipasang. Bahan Bahan yang dipakai untuk plesteran mem akai bahan pasir dan semen dengan komposisi perbandingan 1 : 3 untuk pekerjaan d inding bata trassram dan 1 : 4 untuk pekerjaan dinding bata biasa. potongan plyw ood tersebut dilepas apabila kepala plesteran telah mongering. tegak dan l urus. e) Dinding pasangan bata yan g akan diplester.Pembangunan Ruang Kuliah. Jika melebihi.Seluruh sudut vertical. serta bagian lain yang diplest er. par tikel lain. untuk memperkuat daya lekat plesteran. plumbing. mempunyai toleransi lengkung atau cembung tidak melebihi 5mm untuk setiap jarak 200 cm. kabel data. pahatan tersebut setelah dipasang pipa di tutup dengan adukan yang sama. te lepon.3. tidak terlalu tiba-tiba dan mem basahi permukaan plesteran setiap kali terlihat kering dan dilindungi dari terik matahari langsung dengan bahan penutup yang dapat mencegah penguapan air secara cepat. instalasi air bersih dan instalasi lainnya telah ditanam dalam dinding. f) Plesteran halus (a cian) dapat dilaksanakan sesudah plesteran berumur 8 hari (kering benar). g) Pas angan kepala plesteran dibuat pada jarak 100 cm. T ebal plesteran 15-20 mm. maka dibuat pahatan secukupnya. antenna TV. air kotor/ bekas.2. dikerjakan dengan baik. n) Pekerjaan finishing (pengecatan) dapat dilakukan apabila plesteran tela h berumur lebih dari 21 (dua puluh satu) hari. kolom dan ring bal ok telah dicor. lubang pahatan tersebut dibungkus kawat nyamuk. Jika ketebalan melebihi dari 2 cm diberi tambahan kawat ayam (wire mesh). c) Plesteran boleh dikerjakan apabila seluruh instalasi jaringan listrik. rata. sehingga dapat dicapai hasil plesteran yang bermu tu baik. aga r adukan plesteran dapat melekat dengan baik pada dinding. b) Pekerjaan plesteran dinding dikerjakan pada permukaan dinding. AC atau lain–lain dimana diperluk an adanya instalasi listrik. 2. dipasang tegak lurus dan menggu nakan potongan kecil kayu plywood. plumbing. m) Sudut-su dut luar dinding : . berkewajiba n memperbaikinya dengan biaya atas tanggungan Pihak Kami. 2. AC dan lain-lainnya. l) Jika terjadi keretakan sebagai akibat pengeringan yang tidak baik. Lingkup pekerjaan a) Termasuk dala m pekerjaan plesteran ini adalah penyediaan tenaga kerja.

Hal. 44 .

PINTU DAN JENDELA KAYU SERTA KACA 4.6 mm. 1. 3. d) Sekrup yang digunakan adalah tipe 12 – 14 x 20 mm HWFS yang dilapisi anti karat 2. Insulation memakai all foi l single side beserta roof mesh. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. genteng nok 3 arah dan genteng nok uju ng menggunakan bahan yang sama seperti genteng metal. PEKERJAAN LISTPLANK ATAP DAN BETON Listplank atap menggunakan bahan kayu Kamper Singkil. Untuk menghindari resiko sala h pemasangan. c) Warna penutup atap adalah biru. b) Kuda-kuda inti dirakit terlebih dahulu dan selanjutnya dilakukan pe rakitan kuda-kuda pendukung ataupun penahan. Sedangkan pelaksanaan pengerjaan listplank beton mengikuti ketentuan spesifikasi spesifika si struktur. jendela adalah material yang berkaitan erat dengan arsitektu rnya dan termasuk material halus.1. tidak melengkung ataupun bengko k. c) Jarak antara satu kuda-kuda ke kuda-kuda lainnya tidak lebih dari 150 cm.2. b) mengajukan contoh-contoh bahan yan g digunakan pada proyek ini. agar ukuran kosen yang dipasang telah disesuaikan dengan ukuran di la pangan dan membuat shop drawings. c) Tidak ada perubahan bentuk pada penampang profil. Banda Aceh 2012 1. pintu. Warna biru y ang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstru ksi.Pembangunan Ruang Kuliah. e) Ukuran profil seragam dari ujung satu ke ujung yang lainnya.1 Bahan a) Bahan rangka atap memakai bahan baja ringan Zincalume berkekuatan G 550 yang merupakan baja yang dilapisi campuran dengan komposisi 50 % Aluminium. PEKERJAAN GENTENG PENUTUP ATAP 2. 43. Flamboyant Huma Arta Hal. Pekerjaan Kontruksi K uda-kuda a) Kuda-kuda dibentuk dengan menyatukan batang-batang profil berketebal an paling tidak 1 mm dengan di skrup dengan menggunakan bor listrik dan hexagona l socket. b) Batang untuk rangka dalam keadaan lurus. Dengan persetujuan Manajemen Konstruksi bahan ra ngka atap dapat memakai bahan baja ringan yang dilapisi Zinc dengan proses Hot D ip . Umum Mat erial kosen.5 % Zinc dan 1.5 % Silicon. untuk itu penyedia memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a) mengadakan pemeriksaan pengukuran di lapangan. d) Panjang material yang digunakan mencukupi serta tidak boleh terdapat sambungan pada badan. d) Reng ZincAlume yang digunakan pada kuda-kuda mempunyai ketebalan paling tidak 0. PEKERJAAN RANGKA ATAP BAJA RINGAN 1. ukuran dan material kosen maupun accesoriesnya. 45 . 2. Pengurangan jarak kuda-kuda dilakukan sesuai dengan pemilihan bahan penutup atap yang digunakan. 4. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi dan Perencana untuk dimintakan persetujuannya. Bahan a) P enutup atap berupa genteng metal bergelombang dengan bahan dasar metal berlapis Galvalume atau aluminum stucco embossed. finishing yang perlu diperhatikan prosedurnya baik mulai dari pemasangan sampai pemeliharaannya. Sistim interlock antara kuda-kuda d apat menjamin kestabilan kuda-kuda terhadap semua beban yang bekerja pada rangka atap tersebut. PT.2. kebocoran atap dan lendutan pada atap. b) Nok genteng. Bentuk profil gelombang yang menyerupai genteng tanah liat yang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu d ari Manajemen Konstruksi. Pelaksanaan Penempatan reng dan penutup atap lembaran metal b ergelombang dipasang sedemikian rupa untuk menjamin tidak terjadinya ketidakrata an permukaan atap.1. PEKERJAAN KOSEN.

kamar mandi / wc dan sebagainya. tebal jadi 1. Finishing akhir untuk seluruh kosen. pemakua n untuk lembaran plywood pelindung dengan menggunakan paku kecil. kunci pintu. sehingga lubang-lubang bekas paku tidak terlihat. penggunaan paku yang dapat merusak permukaan kayu kosen dihi ndari. a lat-alat angkut dari gudang ke lokasi proyek dan peralatan lainnya. Finishing Akhir a. te tapi ukuran tinggi kosen/pintu ditambah pada saat pembuatan kosen dan pintunya. atau yang berhubu ngan dengan perbedaan peil lantai. bahan yang dipasang sesua i dengan contoh bahan yang sudah disetujui Perencana/Manajemen Konstruksi. dan tidak terdapat c acat kayu. material finishing sudah da pat persetujuan terlebih dahulu oleh Perencana/Manajemen Konstruksi (lihat spesi fikasi pekerjaan pengecatan). e) Tali air dipasang pada seluruh keliling kosen pintu dan jendela dengan lebar 5 mm tidak difinish cat. sehingga tidak terjadi tambatan pada kosen atau pintu. Bila terjadi tambalan. pemasangan dinding bata. pengerjaan struktur lantai atas. selasar dan balkon setinggi 2 cm. demikian juga untuk daun pintunya perlu dita mbah. b. handle. jendela dengan ska la 1 : 1. floor/ rabat beton lantai d asar. bovenlight yang terletak di antara 2 kolom/ dinding. sehingga tidak merusak permukaan kayu kosen akibat paku. Accessories seperti engsel pintu. e) Sebelum k osen dibuat/dipesan. Ukuran-ukuran kosen dicek dahulu berdasarkan gambar dan kondisi di lapangan. penutupan papan/plywood dipasang/ditempatkan pada lubang-lu bang skonengan. Persiapan a. harus dilaporkan kepada Manajemen Konstruksi /Perencana untuk diperiksa. untuk menghindari kesalahan ukuran dan terjadi k erusakan-kerusakan akibat benturan. letak engsel pintu. atau accessories pintu ata u jendela. Banda Aceh 2012 c) Bahan yang cacat dan bernoda tidak boleh digunakan. Penambahan ketinggian kosen/pintu tidak berarti kayunya yang disambung. ma ka kosen dan daun pintu tersebut dibongkar dan diganti dengan yang baru. pemasangan alat-alat bantu.5 cm. Bahan / Mat erial Bahan yang dipakai menggunakan kayu Kamper Samarinda. d) Kosen-kosen pintu. ukuran minimal 6 cm x 15 cm dengan double skonengan. selasar. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. jendela. PT. tidak boleh ada plesteran tambahan atau belah. agar tali air/naad tersebut tidak terkena lapisan cat f) Dalam pemasangan / penyetelan kosen. perlu ada penambahan ketinggian kosen dan dau n pintu agar tidak ada celah. d) Pe kerjaan ini meliputi penyediaan bahan. daun pintu kayu dan daun jendela di finish Melamix. dipasang r apat/presisi. g) Pada saat melaku kan plesteran/acian. biaya p enggantiannya ditanggung oleh Pihak Kami. pintu. pekerjaan-pekerjaan kasar sep erti : pengecoran struktur. engsel jendela jungkit dan pengunci jendela dan seba gainya. bila perlu ada penyesuaian-penyesua ian / koreksikoreksi pada gambar. 4. diwajibkan membuat mock-up kosen. b. Untuk ukuran kosen pintu dan daun pintu yang berhubungan dengan areal luar se perti teras. balkon. f) Pemasangan kosen dilakukan paling akhir setelah dinding diplester dan diaci.Pembangunan Ruang Kuliah. dan cara pemasangannya dibuat mock-up terlebih dahulu dan dimintakan per setujuan dari Arsitek/Manajemen konstruksi. seda ng pada KM/WC/Toilet tingginya ditambah 5 cm atau sesuai ketinggian perbedaan pe il lantai pada tiap pintu kosennya. Flamboyant Huma Arta . Bila kondisi lapangan dan gambar kerja tidak s esuai. pengerjaan. lengkap dengan kunci. b) Kosen-kosen tidak diperkenankan dipasang bila masih dalam pekerja anpekerjaan struktur/persiapan. yang ada hanya bole h untuk tali air selebar 5 mm. Jalusi memakai b ahan yang sama. pemakuan pada tempat yang ada terdapat engsel. Pemasangan a) Kosen hanya diperkenanka n dipasang bila kondisi di lapangan sudah memadai. pengecatan dinding hatihati. pada teras. kuda-kuda dan atap sudah selesai dipasang dan pekerjaan menuju tahap finishing (lebih baik bila dinding dan lantai sudah di finish). engsel. naad/pertemuan kosen dengan dinding diberi sealent. c) Kosen-kosen yang sudah dipasang dilindung i dari kerusakan-kerusakan akibat tabrakan/benturan dengan ditutup lembaran plyw ood 9 mm atau papan. adukan yang menempel pada kosen segera dibersihkan/dicuci s ebelum adukan mengering.2. kaca dan finishing melamik di proyek unt uk diperiksa dan di ACC terlebih dahulu oleh Manajemen Konstruksi dan Perencana Arsitektur.

46 .Hal.

pintu. horizontal tengah dan atas setelah diserut halus ( ukuran jadi) dengan ukuran yang sesuai dengan gambar. d) Pemasangan dau n pintu dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun pintu. agar engsel tertanam dengan baik. Letak posisi engsel pintu. mengajukan seluruh contoh bahan beserta brosurnya. handle jendela. Sebelum pekerjaan dimul ai. handle. dan diajukan kepada Arsitek/P erencana untuk disetujui. Pemasangan daun pintu ini dipasang oleh tenaga ya ng ahli dalam pemasangan daun pintu. Pekerjaan Daun Pintu Kaca dan Daun Jendela Kaca . kunci di ACC terlebih dahulu oleh Arsitek. hak angina. tentang bentuk pintu panel beserta ukuranukuran dengan skala 1:10. Daun pintu panel ini terbuat dari kayu Kampe r Samarinda. b) Pembuatan daun jendela dilakukan di workshop. 4. ukuran ja di untuk rangka vertical dan horizontal disesuaikan dengan gambar.Daun pintu ka ca a) Rangka/frame daun pintu kaca terbuat dari kayu Kamper Samarinda. untuk itu agar Pihak Kami mengajukan sub pekerjaan pintu/jendela kepada Arsitek Perencana/Manajemen Konstruksi untuk disetujui. b) Accessories seperti engsel pintu. Posisi engsel jungkit untuk daun jend ela tertanam dengan baik. b) Sebelum pe kerjaan dimulai mengajukan gambar kerja kepada Perencana/Manajemen Konstruksi un tuk disetujui. engsel pintu. ukuran dis esuaikan dengan gambar.Pembangunan Ruang Kuliah. 4. dan cara pemasangannya dibuatkan mock-up terlebih dahulu untuk dimintakan persetujuan/ACC Arsitek. Semua kosen. juga digambarkan letak-letak engsel.Bahan a) Semua kunci yang dipaka i untuk daun pintu kayu untuk ruang-ruang maupun daun pintu kamar mandi memakai merk Solid atau yang setara dengan merk solid. 4. grendel. dilengkapi dengan door stop merk Solid atau setara Solid. agar hasil pemasangannya benar-benar rapih dan halus. baik dari dalam. Pekerjaan Daun Pintu Panel a. maupun dari luar. d. e. . eng sel daun jendela jungkit. c) Pema sangan daun jendela dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun jende la. tarikan daun jendela dan sebaga inya. 1. grendel tanam dan lainnya memakai merk Solid atau setara Solid. c. lancar dibuka dan ditutup . sebelum dipesan/dibeli. dilindungi/dibungkus dengan plastik. e) Engsel encasement menggunakan Dekson atau setara Dekson. handle/kunci. kunci disertai dengan ukuranukurannya. 47 . engsel jendela. sehin gga dapat menghasilkan pemasangan yang rapih dan baik. d. Daun pintu panel ini dibuat di workshop. engsel jendela. Banda Aceh 2012 c.Pelaksanaan a) Sebelum dipasang. jendela yan g sudah difinish. door stop tersebut dimintakan persetu juan / di ACC dahulu oleh Arsitek/Perencana. . 5.Daun jen dela a) Rangka/frame daun jendela kaca memakai kayu Kamper Samarinda. Flamboyant Huma Arta Hal. membuat shop-drawing. b. d) Pengunci untuk daun jendela memakai merk Solid atau setara Solid. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. f. Untuk seluruh daun pintu ayun/swing. rangka vertical. sedangkan seperti yang sudah disebut handle. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi & Arsitek/Perencana u ntuk disetujui. Lebar engsel pintu lebih kecil minimal 5 mm dari lebar daun pintu/jendela. c) Pembuatan daun pintu. dilakukan di workshop. kunci. handle. 5. c) Engsel daun jendela jungkit memakai engsel Solid atau setara Solid deng an ukuran disesuaikan dengan berat daun jendela dan sesuai dengan spesifikasi te knisnya. PEKERJAAN KUNCI DAN PENGGANTUNG / ENGSEL . pengunci daun jendela. dan tidak boleh terlihat pada waktu jendela dalam kead aan tertutup. d) Pemasangan engsel jungkit mengikuti petunjuk spesifikasi teknisnya. b) Engsel untuk daun pintu menggu nakan engsel Solid atau setara Solid dengan tipe disesuaikan ukuran berat daun p intu. PT.

sambung ansambungan panel ditutup dengan compound dan dilapisi kain kassa kualitas baik. 4. Sebelum rangka dipasang kami akan mengajukan contoh bahan kepada Manaje men Konstruksi/Pengawas untuk disetujui. Setelah daun pintu / daun jendela beserta accesoriesnya sudah selesai dipasang. Flamboyant Huma Arta Hal. 48 . rangka dan penggantung.3. tebal 0. maka daun pintu dan daun jendela tersebut dilindungi. agar engsel tertanam dengan baik. Biaya pembuatan lubang tersebut dimasukkan pada harga peker jaan langit-langit (plafond). koef plafond dan pekerjaan lainny a yang berkaitan dengan pekerjaan langit-langit. Banda Aceh 2012 c) d) e) f) g) h) . Ketentuan Umum a) Pekerjaan langit-langit ini (plafond) baru boleh dilakuka n setelah seluruh pekerjaan instalasi seperti kabelkabel. d) Membuat mock-up untuk disetujui / di ACC Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perenc ana. 45 mm. baik dari dalam maupun dari luar. b) Bahan yang dipasang baru. c) Menyediakan contoh-contoh bahan dan diajuk an kepada Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perencana untuk disetujui / di ACC. dan pekerjaannya harus diganti dengan pekerja yang benar-benar terampil dan ahli. tebal 0. 6. 6.2. handle/kunci. 2. tidak cacat dan telah mendapatkan persetujuan dari Perencana. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.2. minimal 5 mm dari lebar daun pintu/daun jendela. 3. alat-a lat Bantu. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT Lebar engsel pintu lebih kecil. Bahan penutup langit-langit memakai gypsumboard. Setelah seluruh rangka plafo nd terpasang. Bila menurut pengamatan Manajemen Konstruksi /Arsitek. pipa-pipa dan peralata n lainnya yang berada didalam plafond sudah selesai dipasang dan telah diuji cob a (ditest). dan tidak boleh terlihat pada saat daun j endela dalam keadaan tertutup. d) Lokasi Man Hole pada langit-langit (plafond) me ndapat persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen konstruksi. b) Membuat gambar kerja (shop d rawing) untuk disetujui perencana.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm. digantung sampai rangka atap. Penggantung untuk rangka plafond tiap jarak 120 x 120 cm atau sesuai gambar. maka daun pintu / daun jendela yang sudah dipasang diganti dengan ya ng baru. 6. sehingga hasil pekerjaannya benar-benar rapih. Bahan 1. ditanam sedalam 1–2 mm dari permukaan panel gyp sum. 6. PT. bidang permukaan harus rata. Pelaks anaan 1. c) Seluruh pekerjaan langit-langit sudah termasuk p embuatan lubang lampu (armature). Posisi engsel pintu. Seluruh instalasi M&E yang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test.1. 5. Lingkup Peker jaan a) Meliputi penyediaan bahan dan pemasangan langit-langit (plafond). 6.3. Lembaran gypsum direkatkan pada rangka plafond dengan menggunakan sekerup ti ap jarak 20 cm atau sesuai gambar. naad mati / tanpa naad. baik.Pembangunan Ruang Kuliah. 2. tarikan daun jendela di ACC dahulu oleh Arsitek. Penutup langit-langit Penutup langit-lan git memakai panel gypsum board merk Jaya Board dengan tebal 12 mm. waterpass dan tidak bergelombang. Pemasangan dila kukan oleh pekerja yang benar-benar ahli dalam pemasangan daun pintu/jendela/acc esoriesnya. Posisi engsel jun gkit untuk daun jendela tertanam baik.3. agar dapat terisi oleh compound. Penggan tung dipasang tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm.1. list sudut. grille exhaust dan lubang-lubang lainnya yang berada pada plafond. agar tidak rusa k/cacat akibat benturan 6. hasil pemasangannya tidak baik dan rapih. engsel jendela jungkit. baik dan halus. Pekerjaan Plafond Gypsum Board 6. Rangka Rangka plafond m emakai rangka hollow 40 mm : 40 mm.

bila tidak rapih. bahan PT. lalu membuat mock-up/contoh pemasangan di proyek untuk disetujui bahw a hasil pemasangan memang benarbenar rapih. 5.Pembangunan Ruang Kuliah. 8. Banda Aceh 2012 7. Pekerjaan plafond telah selesai dipasang.4. Lembaran Kalsiboard direkatkan pada rangka plafond dengan meng gunakan skrup tiap jarak 15 cm. 2. Flamboyant Huma Arta Hal. dengan ukura n sesuai diameter skurp. sambungansambungan panel ditutup dengan compound + lapisan kain kassa kualitas baik. untuk menghindari kerusaka n akibat pekerjaan yang belum selesai. naad mati/ ta npa naad. penyediaan alat-alat bantu dan pembersihan. PEKERJAAN PELAPIS LANTAI DAN DINDING 7. 3. ditanam sedalam 1-2 mm dari permukaan panel.45 mm atau sesuai gambar. KM/WC. yan g berhubungan dengan udara luar. Pelaksanaan 1. 2.2.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm ata u sesuai gambar.1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan . biayanya dimasukan ke dalam harga satuan plafond. 4. Setelah seluruh rangka plafond terpasang. plafond luar bangunan/overstek. Seluruh instalasi M&E y ang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test. balkon dan ruang-ruang lainnya yang berhubungan d engan air dan telah diadakan pengetesan dengan hasil tidak bocor disaksikan oleh Manajemen Konstruksi dengan berita acara hasil pengecekan bersama 3. tebal 0. toilet. Pemasang an pelapis lantai dan dinding dikerjakan tahap akhir.1. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. tebal 0. bidang permukaan harus rata. 7. 6.1. maka dibongkar dan diganti dengan pekerja yang ahli dalam pemasangan batu paras yogya. 7.1. pemasangan. Penutup langit-langit Kal siboard dipasang pada seluruh plafond KM/WC. Penggantung tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm. 5.1. 2. waterpass dan tidak berg elombang. Membuat gambar kerja (shop drawings) 5. Dalam pengerja an plafond ini. Penutup langit-langit Penutup langit -langit memakai calsiboard tebal 6 mm merk Jaya Board. 49 . 6. Me ngajukan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas untuk disetujui jenis bahannya. Bahan penutup langit-langit memakai panel Kalsiboard. Rangka Rangka plaf ond memakai rangka hollow 40 mm x 40 mm. 6. Pekerjaan Plafond Kalsiboard 6. Dalam pengerjaan plafond ini. 7. agar dapat terisi oleh compound. Lebar naad untuk lantai 3-4 mm.4. biayanya dimasukan ke dalam harga satu an plafond. Bahan 1. dan na ad untuk dinding maksimal 2 mm. sudah termasuk pembuatan lubang armature. akan diadakan penelitian terha dap peil lantai agar sesuai dengan gambar rencana.2. 7. pembuatan lubang untuk skrup dibor.1. Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list profil alum inium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar.2. Umum Se belum pekerjaan pelapis lantai diakukan maka : 1. 4. Lapisan waterproofing untu k daerah basah.4. 6. sudah termasuk pembuatan lubang armature.1. Pekerjaan lanta i keramik homogeneous tile 7. Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list aluminium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar.

Merk : Roman . Banda Aceh 2012 . Pemasangan dikerjakan oleh pekerja yang ahli dan terampil dalam pemasangan. 14.5 cm. 50 . 2. Bahan-bahan yang dapat merusak lantai keramik harus segera dijauhkan dan tidak d iperkenankan disimpan pada ruang-ruang yang telah selesai dipasang keramik.1. Adukan yang menempel pada permukaan lantai harus segera d ibersihkan sebelum mengering.Plint : Memakai Plint Roman tinggi 10 cm . Bahan keramik yang akan dipasang diajukan kepada Manajemen Kon struksi/Pengawas/Perencana untuk mendapatkan persetujuan lalu dibuatkan mock-up di proyek. 3.1.2. 12.2. Bahan . Se belum pengisian naad dilakukan. Peil lantai yang akan dipasang telah ber sih dari berbagai macam kotoran. maka lantai tersebut dijaga kebersihannya sampai penyerahan pertama.Naad : Di isi memakai AM Grout 50 atau setara 7. Flamboyant Huma Arta Hal. 2.2. Pekerjaan Dinding Lapis Keramik PT. 7.2. 11. 8. Pemasangan 1. Pe masangan keramik menggunakan Drymix Tile. lebar naad dan w arna grouting. maka perbaikan dinding kerami k tersebut menjadi tanggung jawab penyedia sepenuhnya. Pekerjaan Lantai dan Dinding Lapis Keramik 7.U kuran . 13. 9. 9. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1 PC :2 Pasir. 5.Warna . 5. Seluruh pertemuan lantai dengan dinding diberi plint Roman tingg i 10 cm dan di finish cat plint. bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout.Warna : Sesuai rencana . 7.Ukuran : 40 x 40 cm atau sesuai gambar . 3. Pemotongan unit keramik menggunakan m esin potong. 6. 7. Pemasangan memakai perekat keramik merk/jeni s Drymix Tile.2.2. Setiap jarak 420 cm dibuat d ilatasi diisi sealent yang sewarna dengan warna grouting. Peil lantai telah diteliti kebenarannya dan telah dilaporkan k epada Manajemen Konstruksi/Pengawas. untuk mengetahui pola pemasangan. Kerusakan-kerusakan selama proyek be rlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/ air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest . 7. 10. rata dan sama besar.2. Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering. Siar-siar / naad rata dan sama besa r. lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (du a) garis lurus yang saling tegak lurus. memakai sealent merk D owncorning. Pemasangan Pemasang an mengacu pada : a. 4.Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 40 x 40 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7. Pengisian naad/grouting setelah pemasangan lan tai selesai dipasang dan telah mengering.Jenis . Sebelum pemasangan keramik dimulai. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Produksi . 3. 8.2. Gambar kerja telah disetujui Manajemen Konstruksi / Pengawa s / Perencana. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. 6. Siar-siar (n aad) dibuat sekecil mungkin. seluruh permukaan lantai b eton diratakan / di screed memakai Drymix Screed tebal + 3. Untuk itu penyedia Pih ak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama). Setelah selesai dipasang dan digro uting. 2.Jenis : Keramik homogenous kwalitas B . 4. permukaan dinding keramik bersih dari berbagai m acam kotoran.Pembangunan Ruang Kuliah.2. ukuran 120x120 cm. ini Pihak Kami dikerjakan walaupun tidak dijela skan dalam gambar.

1. 2. 4. 4. permukaan dinding ke ramik bersih dari berbagai macam kotoran. permukaan dinding keramik bersih dari berbagai macam kotoran.Produksi . PEKERJAAN PENGECATAN 8. Sebelum pengisian naad dilakukan. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr. Meliputi penyediaan bahan-bahan. 3. 8. 3.Warna .4.2.Ukuran . Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr. 8. Untuk itu Pihak Kami menj aga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama). Siar-siar / naad rata dan sama besar. kosen-kosen/pintu/jendela telah selesai dipasang. Pemasan gan keramik menggunakan Drymix Tile.3. Kerusaka n-kerusakan selama proyek berlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. 2. Pekerjaan Cat Dinding / Tembok Untuk Interior PT. 5. bila sudah bersih naad-naad keramik di isi ibagrout. Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering.4.1.Produksi . 9.1. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih.2. 7. Pemotonga n unit keramik menggunakan mesin potong. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. Banda Aceh 2012 7.2. 8. Flamboyant Huma Arta Hal.Jenis . Pemasangan 1. plafond tel ah selesai dikerjakan. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest. 5.4.Pengisi naad : : : : : Marmer Keramik kualitas B Sesuai rencana sesuai gambar Ujung Pandang N aad diisi afagrout / ibagrout / afafik 7. Lingkup Pekerjaan 1. Bahan .Pembangunan Ruang Kuliah. 6. Sebelum pengisian naad dilakukan. Kerusakan-kerusakan selama proyek berlang sung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya.2. Membuat mock-up pada dinding/plafond untuk dipilih dan disetujui warnanya. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.2.2.Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 20 x 25 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7.2. Seluruh permukaan dinding telah difinish.Ukuran . m aka perbaikan dinding keramik tersebut menjadi tanggung jawab sepenuhnya.2. 51 . Pemotongan unit keramik menggunakan mesin potong. 2. alat-alat bantu dan p enyediaan tenaga kerja. 4. Unt uk itu Pihak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pert ama) 8. le bar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (dua) ga ris lurus yang saling tegak lurus. 3.3. 7. Bahan . 6. Meng ajukan brosur-brosur cat dinding/cat plafond/politur melamik dan bahan-bahan lai nnya yang diperlukan. maka perbaikan dinding keramik ter sebut menjadi tanggung jawab kontraktor sepenuhnya.Warna . lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perp otongan siar membentuk 2 (dua) garis lurus yang saling tegak lurus. Pekerjaan Lapis Marmer 7. bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout. Siar-si ar / naad rata dan sama besar.Jenis . Pemasangan 1. Adukan yang menempel segera dibersih kan sebelum mengering. 7.

Setelah dibersihkan. lalu diberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dap at diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas/Perencana.2.Aplikasi pengecatan dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi dari MK/Pengawas atau dari produ ksi cat. . 8. Bahan .Pembangunan Ruang Kuliah. Setelah lapisan alkali res isting primer mengering. .Aplikasi pengecata n. abu-abu yang melekat dibersihkan.Cara pengecat an mengikuti technical data dari Dulux.2. lalu diamplas halus. 8. dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomend asi dari Manajemen Konstruksi/Pengawas atau dari produksi cat. bahwa cat ya ng dipakai. abu-abu yang m elekat dibersihkan.Warna : : : : Dulux/Mowile x Dulux/Mowilex Dulux/Mowilex Sesuai rencana 8. Setelah dibersihkan. Banda Aceh 2012 8. Setelah lapisan alkali resisting primer m engering. Permukaan dinding diamplas sampai halus. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus.Jenis Cat dasar Cat akhir . memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat. memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat. Bahan . dan telah mengering dengan sempurna. Permukaan dinding diamplas sampai halus. mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang sama.1.Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Du lux. .1.4. Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi /Pengawas/Perencana. Pekerjaan Cat Di nding / Tembok Untuk Exterior 8. Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik. lalu diberi lapisan cat Duluxweathershield sampai benar-benar ra ta warnanya dan hasilnya dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi/Pemberi Tugas/ Perencana.3. lalu diamplas halus.Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8.Cara-cara pengecatan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dike luarkan oleh pabrik cat. sed angkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja. bahwa cat yang dipakai. Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus. lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux We athershield sebanyak 1 lapis sampai benar-benar rata.4. lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux seb anyak 1 lapis sampai benar-benar rata. Bahan PT.2. . Pengecatan halus menggunakan roller.Jenis Cat dasar Cat akhir . .Produks i .2. 52 . Pekerjaan Cat Langit-langit (Plafond) 8.1. Pengecatan halus menggunakan roller. mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang s ama. Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi/Pengawas/Perencana. Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik.3. Flamboyant Huma Arta Hal.3. sedangkan kwas hanya pada tempat-tempa t tertentu saja.Cara-cara pengecatan mengi kuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat. dan telah mengering dengan sempurna. .Produksi .

Flamboyant Huma Arta Hal. Sebelum pekerjaan dimulai. Setelah seluruh permukaan plafond diamplas halus. Pekerjaan finishing melamik dikerjakan o leh Sub Pihak Kami yang ahli dalam pengerjaan melamik. rata dan sama warnanya.6. dan daun jendela.6. 8. Pekerjaan Cat Listplank Atap 8. .Kosen. Dan plafond lainnya sesuai gambar Setelah baha n langit-langit terpasang. dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi/ pengawasan dari produksi cat. Pengecatan .Plafond lambris kayu . Banda Aceh 2012 .Railing kayu . 8.1. 8. 53 . 8.Dan pekerjaan lainnya sesua i gambar dan perincian biaya pekerjaan. Pengerjaan PT.memberikan surat jaminan yang dikel uarkan oleh pabrik cat. Aplikasi p engecatan. Bahan untuk finishing bagian luar memakai finishing melamik Polyurethane agar tahan air dan tahan sinar ultra vio let. lalu d iberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dapat dite rima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas / Perencana.Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8.Bahan untuk finishing listplank atap memakai finishing cat minyak ex. Pengerjaan 1.1. mengajukan contoh warna melamik kepada Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana untuk dise tujui dan membuat mock-up di proyek. Setelah lapisan alkali resisting primer dan telah mengeri ng lalu diamplas halus. Bahan Bahan untuk finishing kosen. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. lalu diberi lapisan cat dasar Dulux sebanyak 1 lapis sa mpai benar-benar rata. Pekerjaan Cat Finishing Melamik 8 .Pembangunan Ruang Kuliah. plafond calsiboard c. mulai dari meni / cat dasar / ca t akhir adalah benar dari produksi Dulux.Dinding lambrisering kayu . bahwa cat yang dipakai.4. 2. Plafond beton b. Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Dulux. Hasil pengerjaan rapih . pintu dan jendela bagian dalam memakai finishing melamik ex.Pengecatan langit-langit meliputi : a.2. 3. 4.5. Pekerjaan melamik ini untuk finishing : . Bahan .5. sedangkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja.6.5.2. daun pintu .Produksi .2. Propan raya atau setara. . Plaf ond gypsum.Lapisan lantai papan kayu dan papan tangga . permukaan langit-langit (plafond) dibersihkan dari be rbagai macam kotoran. lubanglubang paku/skrup telah diisi dan diratakan dan tela h diamplas sampai halus.Jenis Cat dasar Cat akhir . Glotek / setara . Pengecatan halus menggunakan roiler. Cara-cara pengec atan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat.

Lanta1 atau d1nd1ng yang akan diberi lapisan waterproofing ti dak akan dibobok akibat adanya pekerjaan lain. Banda Aceh 2012 a. Lingkup Pekerjaan PT. rata dan sama warnanya. kecua li untuk lantai KM/WC. Jaminan Memberikan ja minan kedap air secara cuma-cuma selama 5 tahun terhadap kebocoran. Pekerjaan finishing listplank atap dikerjakan oleh Sub yang ahli dalam pengerjaan melamik . Pelaksanaan 1. 6. Permu kaan beton yang akan dilapis waterproofing dibersihkan dari kotoran puing-puing dan sampah lainnya. PEKERJAAN LAIN-LAIN 1. Setelah waterproofing dikerjakan. Bila ternyata hasil test rendam menunjukkan tidak ada kebocora n. Pekerjaan waterproofing dilakukan oleh pekerja yang ditun juk oleh pabrik pembuatnya. c. peny ediaan alat-alat bantu dan pembersihan. terutama pekerjaan M&E. Melakukan proteksi/perlindungan dengan lapisan plesteran (discreed) memakai adukan 1pc:3pasir + lapisan kawat ayam dan dihaluskan. Bahan 1. lalu diadakan pengetesan dimana permu kaan plat beton yang telah dilapis waterproofing direndam air selama 14 hari set inggi 5 – 10 cm. PEKERJAAN PENYELESAIAN TANGGA DAN RAILING 1. 9. 3.2. Bahan untuk lantai KM/WC lantai tingkat. memakai coating ex Sika. mengajukan contoh warna kepada Manajemen Konstruks i/Pengawas/Perencana untuk disetujui dan membuat mock-up di proyek. 9. selesai diplester kasar. 2.5 mm. plat dak atap memakai jenis membrane ex Bithutene tebal 1. 5. bahwa pem asangan waterproofing tersebut telah di test dan telah dilaksanakan dengan baik tanpa ada kebocoran. roof drain/floor drain di grouting memakai bahan yang sama. Sebelum pekerjaan dimulai. 9. dengan serti fikat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya. Lantai atau dinding yang akan diberi lapisan waterproofing tidak ak an dibobok akibat adanya pekerjaan lain terutama pekerjaan M & E. Waterproofing dipasang pada : • Lantai KM/ WC lantai tingkat • Plat dan atap beton dan bak bunga • Atap konsol/kantilever • Balko n (jika ada) • Roof garden (jika ada) • Ground reservoir/ground watertank (jika diij inkan oleh DireksiPekerjaan) • Dan daerah basah lainnya 9. Pihak Kami melakukan perlindungan terhadap pe kerjaan waterproofing yang telah dikerjakan terhadap kerusakan-kerusakan yang di timbulkan oleh pekerjaan yang dilakukan oleh lainnya.3. Sparing-sparing pipa air kotor.Pembangunan Ruang Kuliah. Kemiringan screed dibuat kearah roof drain/floor drain. Flamboyant Huma Arta Hal. 8.4. harus mengajukan contoh bahan dan brosur. 9. pemasangan. Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan.1. Pertemuan dengan dinding dinaikkan setinggi 20 cm dan lantai untuk di KM/WC dan plat dak atap dinaikkan setinggi 4 0 cm. Untuk balkon. PEKERJAAN WATERPROOFING Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan.1. Lingkup P ekerjaan Pekerjaan waterproofing ini meliputi penyediaan bahan. b. maka membuat Berita Acara Pemeriksaan dengan Manajemen Konstruksi . Sertifikat jaminan terseb ut diserahkan kepada Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi pada saat penyerahan per tama. 4. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 54 . balkon. Hasil pengerjaan rapih. 7. harus mengajukan contoh bahan dan brosur. 2.

Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan. Bila terdapat cacat/rusak . Sanitair yang telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk k esempurnaan hasil pemasangan. sehingga tercapai pekerjaan yang bermu tu dan sempurna. alat-alat bantu dan perleng kapan lainnya yang diperlukan. Banda Aceh 2012 a) Meliputi penyediaan bahan. Bahan-bahan dan peralatan sanitair dapat dipasang apabi la telah mendapat ijin dari Manajemen konstruksi/Pengawas/Perencana. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pihak Kami memperbaiki dan mengganti bila ada keru sakan atas bahanbahan/peralatan sanitair yang terjadi selama masa pemeliharaan d an biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. sedangkan step nossing berukura n 10 cm x 30 cm . serta pekerjaan finishing pada r uang KM/WC telah selesai dikerjakan. Seluruh sanitai r dan perlengkapan yang dipasang dalam keadaan lengkap dengan segala perlengkapa nnya. Pelaksanaan a) Bahan yang dipasang adalah bahan yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas. sedangkan untuk papan kayu menggunakan klos + skrup. Bah an Bahan-bahan sanitair memakai merk dengan type/model dan accessoriesnya sepert i yang diuraikan dalam bill of item (perincian biaya pekerjaan). c) Mengaju kan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas/Pemberi Tugas/ Perencana d an membuat mock up. 1. e) Untuk railing stainless steel pengerjaa nnya dilakukan di workshop.2. Flamboyant Huma Arta Hal. Bahan . PEKERJA AN KACA DAN CERMIN Pekerjaan ini meliputi pengadaan dan pemasangan material kaca dan cermin. b) Gambar kerja/shop dr awings telah disetujui Manajemen Konstruksi /Pengawas.3. c) Pemasangan lapisan ana k tangga dilakukan oleh pekerja yang telah berpengalaman. c. 1. 55 . pemasangan. dikeluarkan dari proyek dan diganti dengan yang baru. Men gajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh peralatan sanitair ses uai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan. d. b. Perletakan pe rlengkapan sanitair terletak diantara persimpangan atau pertemuan naad-naad pela pis dinding. 3.Bahan untuk railing Railing tangga dengan tiang memakai stainl ess steel diameter 5” dan 3 ”.Pembangunan Ruang Kuliah.Bahan untuk anak tangga dan bordes Bahan untuk anak tangga dan bordes tangga dilapis keramik ukuran 40 cm x 40 cm serta plint t angga ukuran 10 cm x 30 cm ex. pengerjaan/pemasangan. alat-alat bantu lainnya yang dip erlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini. Pemasangan sanitair bese rta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya. Roman Golongan B. d) Permukaan anak tang ga dan bordes diplester halus menggunakan adukan 1 PC : 3 Pasir. Kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran. Pemasangan Semua bahan yang dipasang s esuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ P emberi Tugas/ Perencana. Bahan-bahan dan peralatan sanitair dichek ulang sebelum dipasang. 2. sedangkan di proyek hanya pemasangan/penyetelan. peralatan. Seluruh brosur sanitair dan perle ngkapannya diserahkan kepada pemberi tugas selepas masa pemeliharaan. b) Membuat gambar kerja/shop drawings. PEKERJAAN SANITAIR DAN PERLENGKAPANNYA a. Pengadaan dan pemasangan sanitair beserta peralatannya sesuai d engan ketentuan yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan. Umum Pekerjaan pemasangan sanitair dap at dilakukan apabila seluruh instalasi air bersih. PT. instalasi air kotor telah sel esai dikerjakan dan telah dilakukan pengetesan. sesuai dengan type-type sanitair serta komplit dengan fitting yang dikelua rkan oleh Pabrik Surya Toto Indonesia.

sehingga tercapai pekerjaan yang bermutu dan sempurna. Pemotongan ukuran kaca disesuaikan ukuran rangka. tidak bergelombang. kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Untuk bingkai Profil CNP. Bahan-bahan dan peralatan Dinding Partisi dan Folding gate dapat dipasang apabila telah mendapa t ijin dari Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana. Pengadaan dan pemasangan Dinding Partisi PVC dan Folding gate beserta peralatannya sesuai dengan ketentua n yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan. Flamboyant Huma Arta Hal. Tidak menunjukkan ada ca cat. Untuk cermin mempunyai lapisan pera k cukup tebal dan mempunyai lapisan penahan kelembaban. . . Kesikuan kaca lembaran yang berbe ntuk segi empat mempunyai sudut serta tepi potongan yang rata dan lurus. PEKERJAAN DINDING PARTISI DAN FOLDING GATE a.Rail bawah p lat siku dan besi bulat menggunakan bearing yang tertutup.5 mm per meter. retak dan baur. Rail atas pipa hitam bulat. daun/slate engsel penuh 115 x 0. Pemotongan kaca rapih dan lurus. pemasa ngan.Pelaks anaan Semua pekerjaan pemasangan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dari pab rik pembuat kaca. alat-alat bantu lainnya yang diperlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini. dikeluarkan d ari proyek dan PT. Bahan Folding gate mengunakan bahan : . Semua bahan yang akan dipasang melalui persetujuan Manajemen K onstruksi. sejajar.8 mm dan pelat strip 5 mm dan dicoating. Bahan-bahan dan peralatan tersebut dichek ulang sebelum dipasang.Spesifikasi bahan Kaca tidak bergelombang. . tidak menunjukkan effek lensa. harus dihaluskan sampai membentuk Sisi permukaan kaca yang halus. Banda Aceh 2012 . Bila terdapat cacat/rusak.Pembangunan Ruang Kuliah. Mengajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh sesuai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan. peralatan. Memiliki bidang yang licin. d . Semua bahan kaca dan cermin sebelum dan sesudah dipasang harus mendapatkan persetujuan Perencana / Manajemen Konstruksi. 56 .Bahan Produksi : Asahimas atau setara Jenis : Float glass Warna : Sesuai renca na Tebal : 5 mm atau sesuai dengan gambar rencana & BQ. kaca yang nampak maupun yang tidak nampak akibat pemoto ngan. Kaca-kaca yang telah dipasang dilindungi dari kerusakan dan benturan serta diberi tanda a gar dapat terlihat bahwa pada area tersebut telah dipasang kaca. Li ngkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan. Kunci bentuk silinder dan handle stainless steel serta seluruh bahan menggunakan cat warna anti karat . Toleransi lebar dan panjang tidak boleh melebihi toleransi seperti yang ditentukan oleh pabrik. c. Pembersihan akhir untuk membersihkan permukaan kaca menggunakan kain katun yang lunak dengan cairan khusus pembersih kaca. diharuskan menggunakan alat pemotong kaca. gelembung dan sebagainya.UNP 2 tebal 2 mm. Dinding Partisi PVC 85x200 di tempatkan di daerah Toilet atau sesuai gambar. toleran si kesikuan maximum yang diperkenankan adalah 1. Pemasangan Semua bahan yang dipasang sesuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ Pemberi Tugas/ Perencana. 4. minimal 10 mm masuk ke dalam alur kaca pada kosen.Kaca cermin K eliling kaca cermin dibuat bevel 3 cm Pemasangan kaca menggunakan skrup stainless steel Tebal kaca minimal 5 mm atau sesuai gambar Kaca yang sudah terpasang dibers ihkan dengan pembersih kaca.

untuk saklar dan stop kontak digunakan merk LEGRAND atau PANASONI C atau yang setara. guna penginstalasian yang semestinya sesuai dengan per syaratan di gambar dan spesifikasi. p enyambungan yang diperlukan untuk instalasi dilakukan sedemikian rupa dan disetu jui oleh MK.1. Layanan kelistrikan secara lengkap termas uk system penyambungan ke PLN. System kabel listrik (Power wiring system) dan system grounding nya. dimensi dan lain sebagainya yang diperlukan untuk pekerjaan ini. Lampu penerangan dan panel board. pengeboran. P EKERJAAN ELECTRICAL 6. Pelaksanaan kerja Tata laksana kerja dan tampilan yan g baik dari penginstalasian agar sama pentingnya dengan efisiensi secara elektri kal dan mekanis. unit sekering saklar.1. gambar kelistri kan pihak lain. Dll. peralatan dan pengangkutan juga instalasi dan test yang musti dilakukan unt uk kelengkapan dan pengoperasian system kelistrikan secara lengkap sesuai persya ratan dari gambar atau Spesifikasi. 6. pasangan bata. mengajukan contoh bahan (MAR = Material A pproval Request) ke MK untuk persetujuan pemakaian . stop kontak. Untuk bahan MCB minimal yang dipaka i adalah merk : SCHNEIDER atau yang setara dan kabel merk SUPREME atau yang seta ra dengan itu. Folding gate yan g telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk kesempurnaan hasil pemasan gan. distribution board. mengecek secara keseluruhan dari gambar jumlah kuantitas kelistri kan. seluruh instalasi secara umum mempunyai kualitas yang setara da n tampak rapi. c. Apabila pekerjaa n kelistrikan berhubungan dengan pekerjaan penyedia lain atau dengan pihak UnMuh a maka berkoordinasi guna mendapatkan informasi yang diperlukan. Material yang kurang atau rusak selama penginstalasian harus diperbaiki ata u diganti oleh dengan biaya sendiri. Termasuk juga fixture lampu.3. p asangan batu. Kotor an tersebut dikeluarkan dari proyek dan tidak boleh ditimbun didalam lokasi proy ek. pelapis lantai dan dinding. Seluruh bahan-bahan dan per alatan yang baru dan sesuai dengan standard yang berlaku seperti : PUIL 2000 (SN I 04-0225-2000) atau standard yang berlaku secara umum di Indonesia. conduit. Banda Aceh 2012 diganti dengan yang baru. dikeluarkan dari proyek.1. Seluruh brosur dan perlengkapan Folding gate diserahkan kepada pemb eri tugas selepas masa pemeliharaan.2. kayu.1 Lingkup kerja Menyiapkan seluruh buruh. PEKERJAAN PEMBERSIHAN Kami akan melakuka n pembersihan setiap hari terhadap seluruh kotoran/sampah/potongan kayu/adukan b ekas dan bahan-bahan yang sudah tidak terpakai dari lokasi proyek. Sebelum dilakukan penyerahan pertama. 6. mater ial. Pemasangan Dinding Partisi maupun Folding gate beserta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya.dll. junctio n box. Seluruh pekerjaan pemotongan. alat elektronik secara lengkap sesuai dengan f. kami akan memperbaiki dan mengganti bila ada kerusakan atas bahanbahan/ per alatan yang terjadi selama masa pemeliharaan dan biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami.1 UMUM 6. halaman dan peker jaan lainnya dalam keadaan bersih. Sediakan juga penginstalasian kabel listr ik lainnya yang dibutuhkan untuk perkakas mesin. Harus disediakan pembungkus kabel (conduit) dalam dinding bata. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. g. puingpuing/sampah dan bahan-bahan bangunan ya ng sudah tidak terpakai. Bahan-bahan Sebelum instalasi. 5. yang ada di gambar atau sesuai spesifikasi. Setiap kerusakan atas finishing dinding. Apabila jen is bahan sudah ditentukan dalam spesifikasi maka bahan tersebut digunakan atau d apat digunakan bahan yang setara dengan itu. d. b. Pekerjaan pembersihan dilakukan sampai penyerahan pertama. sehi ngga lokasi proyek dan lokasi kerja selalu dalam keadaan bersih dan rapih.Pembangunan Ruang Kuliah. seluruh kaca. pasangan batu. a. Untuk itu men empatkan tenaga kerja sebanyak yang diperlukan untuk melakukan pembersihan. 6. pelat baja.Manajemen Konstruksi yang. Yang diakibatkan dari pelaksanaan instalasi diganti atau d iperbaiki PT. e. 57 . batako. Flamboyant Huma Arta Hal.

25 cm. 6. 7.40m . Merk AC yang dipakai adalah merk Panas onic 1. Exhaust fan berkualitas baik. selain bola lampu termasuk juga fit iing lampunya. Seluruh spot down light ketinggiannya sama satu dengan lain nya.3. Merk lampu yang dipakai PHILIPS atau yang setara dengan itu.5. condenser.5 Pentanahan (Grounding) Menginstalasi grounding utama keseluruh titik listrik dengan menggunakan ukuran kawat tembaga sesuai den gan yang disyaratkan 6. Apabila tidak ditentukan lain.1. Ketinggian pemasangan lampu TL seragam.5 mm pembungkus kabel jenis PVC ukura n 1.6. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. LAMPU-LAMPU TL Jenis dan bentuk lampu penerangan ini berikut pelengkapnya y ang dipasang di beberapa lokasi sesuai dengan yang ada dalam gambar. 6. Seluruh lampu baret ketinggiannya sama satu dengan lainnya.Saklar di din ding ---------------------------.Pembangunan Ruang Kuliah. LAMPU BARET Pihak Kami m enyediakan dan memasang Lampu baret lengkap.0.40m 6. Flamboyant Huma Arta Hal. PEKERJAAN ORNAMEN ACEH DAN LAMBANG UNIVERSITAS 7.5 PK atau yang setara dengan itu 6. Ukuran minimum kabel NYM 2 dan 3 x2.Stop kontak --------------------------.1. kolo m dll. Jenis spot down light yang berkualitas baik .8. Banda Aceh 2012 dengan biaya sendiri dari Pihak Kami. SPOT DOWN LIGHT Pihak Ka mi menyediakan dan memasang Spot down light lengkap. Selama kurun waktu masa pemeliharaa n ini seluruh kerusakan dan cara instalasi yang tidak bagus diperbaiki oleh atas tanggungan biaya sendiri. EXHAUST FANS Meliputii Peneyediaan dan Penempatan Exhaust fan dalam ruangan kamar mandi/WC dan system kelistrikan E xhaust dapat digabung ke titik lampu.7. 6.1 Umum dan Bahan PT. tabung dan starter sesuai dengan pe rsyaratan spesifikasi teknis.4. AIR CONDITIONING Pemasangan AC lengkap selain kabel juga dipasang bracket untuk penyangga AC. 6. 6. ballast. 58 . 6.1. kualitas dan ukuran yang sesuai yang ditunjukkan dalam gambar atau BOQ. PELENGKAP PENERANGAN Pihak Kami menyiapkan dan meng instalasi pele ngkap penerangan secara lengkap untuk setiap saklar lampu dan stop kontak dengan jenis. Pengetesan dan Jaminan Seluruh peralatan dan instalasi secara keseluruhan dijamin atas kerusakan material dan tampak inst alasi (ketatalaksanaan kerja) selama kurun waktu 12 bulan dari saat serah terima awal (PHO) sampai serah terima akhir (FHO). Jenis lampu baret yang berkualitas baik Merk lampu yang dipakai adalah PHILIPS atau y ang setara dengan itu. panel kayu. maka seluruh saklar dan stop kontak di pasang dengan ketinggian dari permukaan lantai seperti berikut : . Selama pelaksanaan Pihak Kami memperbaharu i data rinci penginstalasian untuk informasi kepada MK apabila diminta dan sebag ai penyiapan gambar terlaksana. KABEL Seluruh kabel diinstalasi didalam pembungkus yan g standard apabila kabel masuk kedalam beton atau dinding bata. Pelengkap p enerangan (rumah lampu).4. selain bola lampu termasuk juga rumah lampunya.2.

PENUTUP. Finishing menggunakan coating agar terlihat kea slian batu parasnya 7.Pembangunan Ruang Kuliah.2 Pelaksanaan Untuk proses pembuatan dilakukan dengan cara diukir. Demikian metode pelaksanaan ini kami buat sebagai gambaran pelaksanaan untuk pekerjaan tersebut diatas. Banda Aceh. III. Pemasangan dilakukan dengan memasang angkur besi (dynabolt) atau dengan cara lainnya dan sambungan diperhalus dengan material adukan berwarna yang sesu ai dengan warna batu alamnya. Motif dan bent uk tulisan dibuat timbul keluar. 27 Maret 2012 PT. ketebalan disesuaikan. Banda Aceh 2012 Bahan baku adalah batu paras yogya dengan ukuran lebar 65 cm dan panjang   99 m ke liling lisplank beton gedung Laboratorium. FLAMBOYANT HUMA ARTA ALWIN ABDULLAH Direktur Utama PT. 59 . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Flamboyant Huma Arta Hal. saran yang p ositif sangat diharapkan untuk kesempurnaan pelaksanaan pekerjaan jika kami meme nangkan tender ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful