Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 METODE PELAKSANAAN Pekerjaan

Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Univers itas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh A. PENDAHULUAN Proyek Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborato rium Univeristas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh ini merupakan Pekerjaan yang dibi ayai dari sumber pendanaan : Bantuan "New Zewland Aid" melalui MFAT (Ministry of Foreign Affairs and Trade). Jangka Waktu penyelesaian pekerjaan tersebut direnc anakan berlangsung selama 270 (dua ratus tujuh puluh ) hari kalender atau setara 9 (sembilan) bulan. B. LINGKUP PEKERJAAN Secara umum Komplek Bangunan ini merup akan bangunan baru di lokasi Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh yang bent uk dan fungsinya telah ditata ulang, nantinya akan meliputi pekerjaan : Pembangu nan Gudang Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborarorium. C. URAIAN SINGKAT PEKERJAAN NO. SU.1 SU.2 SU.3 SU.4 SU.5 SU.6 SU.7 SU.8 SU.9 SU. 10 SU.11 SU.12 SU.13 SU.14 SU.15 SU.16 TN.1 TN.2 TN.3 TN.4 URAIAN PEKERJAAN SEKS I 1. UMUM Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan K esehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Pengadaan Fasilitas di Kantor Lapangan Penyi apan, Pemeliharaan dan Pengetesan bahan di laboratorium Survey & Sewa alt ukur, Pengukuran & Pemasangan Bowplank Biaya Personil Kontraktor Mobilisasi dan Demobi lisasi Pagar Sementara & Akses jalan angkutan sementara Penyiapan Pembangkit Lis trik untuk pelaksanaan Telekomunikasi Fasilitas air bersih proyek Dokumentasi Ba ngunan Sementara Pemeliharaan lokasi pekerjaan & lingkungan Pengadaan Papan Nama Proyek Biaya Jaminan Pelaksanaan dan Uang Muka SEKSI 2 - PEKERJAAN TANAH Pember sihan lokasi pekerjaan Galian lokasi pekerjaan Urugan tanah Urugan Pasir VOLUME 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 9,00 1,00 1,00 3.639,00 1.820,00 5.538,00 462,00 SATUAN L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. Bulan L.S. L.S. m2 m3 m3 m3 PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 1

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 TN.5 TN.6 TN.7 TN.8 ST.1 ST.2 ST.3 ST.4 ST.5 ST.6 ST.7 ST.8 ST.9 ST.10 AR.1 AR.2 AR.3 AR.4 AR.5 AR.6 AR.8 AR.9 AR.10 AR.11 AR.12 AR.13 AR.14 AR.15 AR.16 AR.17 A R.18 AR.19 AR.20 AR.21 AR.22 AR.23 AR.24 AR.25 AR.26 AR.27 AR.28 AR.29 AR.30 AR. 31 AR.32 Galian pondasi Pekerjaan Dewatering Pekerjaan Penyemprotan Anti Rayap Pasangan B atu Kali Penahan Tanah Urug SEKSI 3 - STRUKTUR Pengadaan dan Pemancangan Tiang P ancang Mini ukuran 20 cm x 20 cm, termasuk pemotongan kepala tiang Percobaan Pem bebanan Dinamis Tiang Pancang (PDA Test) Pekerjaan lantai kerja Pembesian Pengec oran beton K.225 untuk Kolom Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (roof fl) Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (2nd fl) Pengecoran beton K 225 untuk Lantai dasar/slab (1st fl) Pengecoran beton K 225 untuk Kepal a Tiang Pondasi Penyediaan sealant untuk sambungan SEKSI 4 - ARSITEKTUR Pasangan dinding bata Pekerjaan plasteran Pekerjaan Rangka Atap Baja ringan Pekerjaan Ge nteng metal termasuk Nok Genteng Pekerjaan lisplank atap beton Pekerjaan lisplan k atap kayu PINTU DAN JENDELA RUANG KULIAH Penyediaan dan pemasangan kusen dan d aun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyedi aan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J2 Penyediaan dan pemasang an kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V2 Penyediaan dan pemasangan ventilasi ty pe V3 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pegangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan Folding Gate Penyediaan dan pemasangan Sunscreen PINTU DAN JENDELA LA BORATORIUM DAN PERPUSTAKAAN Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyediaan dan pemasan gan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendel a type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan da n pemasangan kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J5 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pe gangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan engsel Pintu Penyediaan dan pemas angan engsel Jendela 1.580,00 1,00 9.639,00 342,00 6.156,00 8,00 109,00 254.065,00 250,00 331,00 291, 00 286,00 127,00 480,00 4.668,00 10.756,00 1.239,00 1.239,00 74,00 368,00 1,00 2 0,00 20,00 4,00 68,00 4,00 4,00 44,00 16,00 8,00 1,00 84,00 68,00 4,00 16,00 12, 00 8,00 26,00 8,00 16,00 2,00 23,00 4,00 4,00 60,00 m3 Ls Ltr m3 m' Bh m3 kg m3 m3 m3 m3 m3 m' m2 m2 m2 m2 m3 m' Bh Bh Bh Bh Bh Bh B h Bh Bh Bh set m2 Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh set set PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 2

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 AR.33 AR.34 AR.35 AR.36 AR.37 AR.38 AR.39 AR.40 AR.41 AR.42 AR.43 AR.44 AR.45 AR .46 AR.47 AR.48 AR.49 AR.50 AR.51 AR.52 AR.53 AR.54 AR.55 0 LRK.1 LRK.2 LRK.3 LR K.4 LRK.5 LRK.6 LRK.7 LRK.8 LRK.9 LRK.10 LRK.11 LRK.12 LRK.13 ABB. 1 ABB. 2 ABB. 3 ABB. 4 ABB. 5 ABB. 6 ABB. 7 ABB. 8 ABB. 9 ABB. 10 ABB. 11 ABB. 12 Penyediaan dan pemasangan Door Closer Penyediaan dan pemasangan kait angin, kunc i slot Jendela Penyediaan Pemasangan Plafond Penyediaan dan pemasangan keramik l antai (40x40cm) Penyediaan dan pemasangan keramik lantai (20x20cm) Penyediaan da n pemasangan Kramik Lantai (60x60cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding ( 20x20cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding (20x25cm) Pekerjaan pengecata n dinding dalam ruangan Pekerjaan pengecatan luar ruangan Pekerjaan pengecatan p lafond Pekerjaan Waterproofing Pekerjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø4" Pek erjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø3" Pekerjaan tiang dan railing tangga St ailess Ø2" Pekerjaan tiang dan railing tangga kayu Pekerjaan Tangga Putar dari 2nd Fl ke Roof Penyediaan dan pemasangan Batu Alam Andesit Penyediaan dan Pemasanga n step nosing tangga Penyediaan dan pemasangan Logo Univ. Muhammadiyah Penyediaa n dan pemasangan Relief Aceh Pekerjaan Melamik Kusen Kayu Penyediaan dan pemasan gan ventilasi Rrooster Kayu (type. V2) KELISTRIKAN Penyediaan dan pemasangan sto p kontak Penyediaan dan pemasangan Single Saklar Penyediaan dan pemasangan Doubl e Saklar Penyediaan dan pemasangan fitting lampu Penyediaan dan pemasangan lampu TL 2 x 36 Watt Penyediaan dan pemasangan lampu Baret 20 Watt Penyediaan dan pem asangan lampu spot down light Penyediaan dan pemasangan Sambungan Daya dari PLN Penyediaan dan Pemasangan MCB Penyediaan dan Pemasangan Panel Listrik Penyediaan dan pemasangan Penangkal petir lengkap Pengadaan Unit AC Pengadaan Unit Exchaus Fan MEKANIKAL Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1" Penyediaan dan Pemasangan P ipa PVC 3/4" Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1/2" Penyediaan dan pemasangan K ran Air Penyediaan dan pemasangan Water Jet Penyediaan dan pemasangan Kloset Dud uk lengkap Penyediaan dan pemasangan Kloset Jongkok Penyediaan dan pemasangan pa rtisi toilet Penyediaan dan pemasangan Urinoir Penyediaan dan pemasangan Wastafe l Penyediaan dan pemasangan Kaca rias Penyediaan dan pemasangan Tempat sabun cuc i tangan (Soap Holder) 16,00 60,00 3.600,00 3.344,00 552,00 99,00 518,00 130,00 5.887,00 6.962,00 3.427 ,00 1.938,00 169,00 468,00 672,00 22,00 2,00 306,00 264,00 2,00 99,00 1.446,00 6 4,00 57,00 50,00 12,00 390,00 390,00 28,00 48,00 1,00 63,00 2,00 20,00 32,00 16, 00 220,00 128,00 108,00 66,00 32,00 22,00 13,00 12,00 6,00 12,00 9,00 24,00 set set m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m' m' m' m' set m2 m' set m1 m2 bh bh bh b h bh bh bh bh Ls bh bh ttk bh bh m' m' m' bh bh bh bh m2 bh bh m2 bh PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 3

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 ABB. 13 ABB. 14 ABB. 15 ABB. 16 ABB. 17 ABB. 18 ABB .19 DR. 1 DR. 2 DR. 3 DR. 4 DR. 5 DR. 6 DR. 7 DR. 8 Penyediaan dan pemasangan tempat tissue lap tangan (Tissue holder) Penyediaan da n pemasangan Pengering Tangan (Hand Dryer) Penyediaan dan pemasangan tempat tiss ue gulung untuk KM/WC Penyediaan dan pemasangan Floor drain Penyediaan dan pemas angan keramik lantai KM/WC Penyediaan dan pemasangan keramik dinding KM/WC Penye diaan dan pemasangan Roof Drain Lengkap SEKSI 6 - DRAINASE Galian tanah untuk se lokan Saluran beton bentuk U 30 Saluran beton bentuk U 40 Penutup saluran penang kap, beton 1:2:3 lengkap Penutup saluran bentuk grill, lengkap Trasram, adukan 1 : 2 Pekerjaan Lantai kerja Pekerjaan Septic Tank 5,00 5,00 36,00 54,00 280,00 410,00 58,00 484,00 64,00 256,00 31,00 64,00 46,00 33,00 6,00 bh bh bh bh m2 m2 titik m3 m' m' set m' m' m3 unit D. TAHAP PELAKSANAAN SEKSI 1 : UMUM SU. 1. Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan Peru sahaan kami akan menyiapkan dan menyampaikan hal-hal berikut : gambar-gambar, do kumen-dokumen dan informasi yang diperlukan jika hal tersebut tercantum dalam Do kumen Kontrak kepada MK untuk dimintakan persetujuannya : 1. Gambar konstruksi d an gambar kerja 2. Metode pelaksanaan konstruksi 3. Data-data produk material Bi lamana dokumen-dokumen tersebut diatas disyahkan oleh MK, maka akan merupakan ba gian daripada Spesifikasi Teknis dari Kontrak. Seluruh jenis pekerjaan dilaksana kan sesuai dengan elevasi, dimensi dan detail yang ditampakkan pada Gambar Konst ruksi yang sudah disyahkan. Apabila diperlukan oleh MK untuk melaksanakan suatu item pekerjaan tertentu, maka kami juga akan menyampaikan uraian-uraian material yang diperlukan, peralatan yang dibutuhkan, denah konstruksi, standard dan tata laksana kerja yang berhubungan dengan gambar-gambar konstruksi tersebut untuk d isyahkan oleh MK. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 4

Pembangunan Ruang Kuliah. pemindahan bahan baku. Penanganan K3 mencakup pen yediaan sarana pencegah kecelakaan kerja dan perlindungan Kesehatan kerja konstr uksi maupun penyediaan personil yang kompeten dan organisasi pengendalian K3 Kon struksi sesuai dengan tingkat resiko yang ditetapkan oleh Pengguna Jasa. pr oses produksi dan lingkungan sekitar tempat kerja. UMUM Bagian ini mencakup ketentuan-ketentuan penanganan keselamatan dan kesehatan ker ja (K3) konstruksi kepada setiap orang yang berada di tempat kerja yang berhubun gan dengan : 1. 3. PT. 1918) dan peraturan terkait lainnya. 09/PRT/M/2009 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum. 2. Flamboyant Huma Arta Hal. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 5 . Piha k Kami akan mengikuti ketentuan-ketentuan pengelolaan K3 yang tertuang dalam Per aturan Menteri Pekerjaan Umum No. 1 Tahun 1970 (Tambahan Lembaran Ne gara No. UNDANG -UNDANG KESELAMATAN KERJA Lembaran Negara No. Banda Aceh 2012 2.A. KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) 2. penggunaan peralatan kerja konstruksi.

6 . Flamboyant Huma Arta Hal. mela ksanakan dan mengevaluasi Sistem Manajemen K3 Konstruksi. 3. 4.Pihak Kami akan meli batkan Ahli K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 tinggi atau seku rangkurangnya Petugas K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 sedang dan kecil. Banda Aceh 2012 2. PT. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 2. Tingkat risiko K3 dite tapkan oleh Pengguna Jasa. Penilaian risiko dan pengendaliannya secara berkesinambungan sesuai de ngan Rencana K3 Kontrak (RK3K) yang telah disetujui oleh MK.B. Pihak Kami akan melakukan tinjauan ulang terhadap RK3K (pada bagian yang memang perlu dilakukan kaji ulang) setiap bulan secara berkesi nambungan selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi berlangsung. Pihak Kami akan membuat. Pihak Kami akan membentuk Panitia Pembina K3 (P2K3) b ila: jumlah pekerja paling sedikit 100 orang. SISTEM MANAJEMEN K3 KONSTRUKSI 1.Pembangunan Ruang Kuliah. Ahli K3 Konstruksi atau Petugas K3 bertugas untuk merencanakan. Pihak Kami akan melaksanakan Audit Internal K3 Konstruksi. menerapkan dan memelihara prosedur untuk identifikas i bahaya.

Mudah diakses oleh seluruh pekerja dan diberi label yang jel as sebagai air minum.C. ii. PT. Banda Aceh 2012 2. Jika pekerja beresiko terpapar kontaminasi kulit yang diakibatkan oleh zat beracun. Kami menyedia kan 1 urinal peturasan untuk jumlah pekerja 15 orang. d. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. dan terlindung dari cuaca. Pihak Kami akan menyedi akan pancuran air untuk mandi dengan jumlah sekurangkurangnya satu untuk setiap 15 orang. Jika pekerja terpapar pada kondisi panas atau dingin yang berlebih. maka Pihak Kami akan menyediakan pancuran air (shower) dengan jumlah yang mema dai dengan jumlah yang memadai. TOILET FASILITAS SANITASI a. zat yang menyebabkan infeksi dan iritasi atau zat sensitif lainnya. atau bekerja pada kondisi basah yang t idak biasa sehingga menyebabkan para pekerja harus membersihkan seluruh badannya . Jika peke rja menangani bahan yang sulit dicuci dari kulit jika menggunakan air dingin. 7 . Flamboyant Huma Arta Hal. Jika pekerja harus membersihkan seluruh badannya. Toilet pria dan wanita akan dipisahkan denga n dinding tertutup penuh. Pihak Kami akan menyediakan toilet yang memadai baik toilet khusus pria ma upun toilet khusus wanita yang diperkerjakan di dalam atau di sekitar tempat ker ja. c. Jika jumlah pekerja lebih dari 15 orang tenaga kerja. ditambah apabila jumlah pe kerja lebih dari 15 orang sampai dengan tambahan 30 orang maka kami akan tambah satu urinal peturasan untuk setiap 30 orang tambahan. KANTOR LAPANGAN K3 DAN FASILITASNYA FASILITAS PENCUCIAN Pihak Kami akan menyediakan fasilitas pencucian yang memadai dan sesuai dengan p ekerjaan yang dilakukan untuk seluruh pekerja konstruksi. AIR MINUM Kami akan menyediakan pasokan air minum yang memadai bagi seluruh pekerja dengan persyaratan: a. Toilet mudah diakses. Toilet dibuat dan ditempatkan sedemiki an rupa sehinga dapat menjaga privasi orang yang menggunakannya dan terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan. apabila jumlah pekerja lebih dari 15 orang samp ai dengan tambahan 30 orang maka kami menambah satu kloset ditambah beberapa klo set untuk setiap 30 orang tambahan. mempunyai penerangan dan ventila si yang cukup. Untuk kondisi normal. Satu kloset untuk juml ah pekerja kurang dari 15 orang. b.Pembangunan Ruang Kuliah. e. b. maka: i. Fasilitas pencucian te rmasuk penyediaan air panas dan zat pembersih untuk kondisi berikut ini: a. c. Kontainer untuk air minum harus memenuhi standar kesehatan yang berlaku. b.

serta dapat diakses secara nyaman ole h pekerja. jaring pengaman . c. Seluruh tempat kerja mempunyai aliran udara yang bersih. b. penggunaan bahan kimia berbahaya seperti perekat. serta furnitur lainnya untuk menjamin tersedianya tempat istirah at makan dan perlindungan dari cuaca. Flamboyant Huma Arta . Pihak Kami akan menye diakan alat pelindung nafas seperti respirator dan pelindung mata. Jika disimpan dalam kontainer. Membuat terali pengaman lokasi kerja sepanjang tepi lantai kerja atau temp at kerja yang terbuka. Pengamanan di sekeliling pelataran kerja atau tempat kerja a. PENERANGAN a. Peralatan P3K kami sediakan dalam seluruh kendaraan konstruksi dan di temp at kerja. 2.Pembangunan Ruang Kuliah. c. d. Penyediaan penerangan harus di seluruh tempat kerja. Jika pelataran kerja atau te mpat kerja berada di atas jalan umum dan untuk mencegah jika ada PT. PEMELIHARAAN FASILITAS Pihak Kami akan menjamin terlaksananya pemeliharaan fasilitas-fasilitas yang dis ediakan dalam kondisi bersih dan higienis. Semua penerangan dapat dinyalakan keti ka setiap orang melewati atau menggunakannya. AKOMODASI UNTUK MAKAN DAN BAJU a. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.D. Peneran gan darurat yang memadai. jalan. b. Akomodasi mempunyai lantai yang bersih. jalan penghubung. dikosongkan dan dibersihkan secara periodik. tempat untuk makan. KETENTUAN BEKERJA PADA TEMPAT TINGGI PEKERJA YANG BERPENGALAMAN Bekerja di tempat kerja yang tinggi dilakukan oleh pekerja yang mempunyai penget ahuan. b. kami pastikan kontrainer bersih dan terlindungi d ari kontaminasi dan panas. Banda Aceh 2012 c. Pelindung Keselamatan kerja untuk bekerja pada tempat tinggi dapat menggunakan satu atau b eberapa pelindung sebagai berikut: terali pengaman lokasi kerja. Penyediaan tempat ganti baju untuk pekerja dan temp at penyimpanan baju pakaian yang tidak digunakan selama bekerja. VENTILASI a. FASILITAS PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN(P3K) a. Penerangan tambahan harus disediak an untuk pekerjaan detil. proses berbahaya. atau jika menggunakan mesin. tangga dan gang. dilengkapi meja dan kursi. istirahat. b. Di tempat kerja kami tempatkan pekerja yang sudah terlatih dan/atau be rtanggung jawab dalam Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan. pengalaman dan mempunyai sumberdaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan p ekerjaan dengan selamat. Pada kondisi temp at kerja yang sangat berdebu misalnya tempat pemotongan beton. Menggunakan Jaring Pengaman. sistem penangkap jatuh. dan pada kondisi lainnya. termasuk di ruangan. b. Penyediaan tempat sampah. dikosongkan dan diisi air minum setiap hari dari sumb er yang memenuhi standar kesehatan. dan perlindungan dari cuaca. Akomodasi yang memadai bagi pekerja.

Hal. 8 .

. Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) terma suk sistem rel inersia (inertia reel system). C atatan tersebut ditandatangani oleh orang yang melakukan inspeksi. Pe kerja yang diharuskan menggunakan alat ini akan dilatih terlebih dahulu. H asil inspeksi harus dicatat. c. Jika terali pengaman lokasi kerja digunakan di sekeliling bangunan.Mempunyai papan bawah (toeboard) jika terdapat resiko jatuhnya alat kerja atau material dari at ap/tempat kerja. c. Seluruh perancah diinspeksi oleh orang yang berkompeten pada saat: sebelum digunakan. termasuk kerusakan yang diperbaiki saat inspeksi. Memilih jenis tangga yang s esuai dengan pekerjaan yang akan dilakukan. jalur rel inersia. d. maka Pihak Kami akan: a.Mempunyai batang tengah (mid-rail). b. T angga digunakan untuk naik ke lantai kerja di atas. Mengikat bagian atas dan bawah tangga untuk mencegah kecelakaan akiba t bergesernya tangga. Perancah (scaffolding) a. Orang yang me lakukan inspeksi memastikan bahwa: Tersedia akses yang cukup pada lantai kerja p erancah. Menyediakan pelatihan penggunaan tangga. . Terali pengaman lokasi kerja Terali pengaman memenuhi syarat. b. Jaring pengaman dipasang sedekat mungkin pada sisi da lam area kerja. dan/atau jaring pengaman. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Pembangunan Ruang Kuliah. Jenis s abuk pinggang tidak akan digunakan untuk pekerjaan atap. gunakan alas kayu atau cara lainnya untuk mence gah tiang bergeser dan/atau tenggelam. Dig unakan kendaraan khusus (mobile work platform) saat memasang jaring pengaman. lantai.900 – 1100 mm dari pelataran kerja. b. Perancah dengan tinggi lebih dari 5 m dari permukaan dibangun oleh orang yang mempunyai kompetensi sebagai scaffolder. Tempatkan tangga sedekat mungkin dengan pekerjaan. Pekerja yang memasang jaring pengaman harus dilindungi dari bahaya jatuh. e. Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) a. Perhatian penuh diberikan pada titik angker untuk tali statik. Pekerja yang menggunaka n safety harness tidak akan diperbolehkan bekerja sendiri. Semua komponen tiang diletakkan di atas pondasi yang kuat dan dilengkap i dengan plat dasar. safety harness dan tali statik. e. atau lubang lift : . Jaring pengaman dipasang dengan jarak bersih yang cukup dari per mukaan lantai/tanah sehingga jika seorang pekerja jatuh pada jaring tidak akan t erjadi kontak dengan permukaan lantai/tanah. Ak an tetapi jika peralatan mekanik tersebut tidak tersedia maka pekerja yang memas ang jaring harus dilindungi dengan tali pengaman (safety harness) atau menggunak an perancah (scaffolding). c. d. jika perancah tidak pernah digunakan dalam jangka waktu lama. atau bukaan di atap. dan pengamanan daera h di bawah pelataran kerja atau tempat kerja bebas dari akses orang. Tangga Jika tangga akan digunakan. Pekerja yang jatuh da n tergantung pada safety harness harus diselamatkan selama-lamanya 20 menit seja k terjatuh. Jika perlu. Jaring pengaman c. kami pastikan tangga tersebu t berada sekurangkurangnya 1m di atas lantai kerja. d. sekurang-kurangnya seminggu seka li saat digunakan. setelah cuaca buruk atau gangguan lain yang dapat mempengaruh i stabilitasnya. Banda Aceh 2012 bahaya material atau barang lain jatuh pada pengguna jalan. .

9 . Flamboyant Huma Arta Hal.PT.

Mempunyai sirkuit earth yang termonitor dimana pasokan listrik pada alat akan secara otomatis terputus j ika terjadi kerusakan pada earth. Pintu harus diberi tanda: HARAP SELALU DITUTUP. atau st rut belum diindahkan.Pembangunan Ruang Kuliah. b. d. Tersedia penghalang atau peringatan untuk mencegah orang menggunakan perancah yang tidak lengkap. Inspeksi peralatan Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus diinspeksi sebelum digunakan unt uk pertama kali dan setelahnya sekurang-kurangnya tiap tiga bulan. Mempunyai slot ya ng terinsulasi di bagian bawah.E. 2. Banda Aceh 2012 Perancah telah terhubung dengan bangunan/struktur dengan kuat sehingga dapat men cegah runtuhnya perancah dan menjaga agar ikatannya cukup kuat. Supply Switchboard Sementara Perhatian Utama Dan Harus: a. Dilengkapi dengan pintu dan kunci. Ditempelkan pada dinding permanen atau struktur yang didesain khsus untuk ini. Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus mempunyai tanda identifikasi yang menginforma sikan tanggal terakhir inspeksi dan tanggal inspeksi selanjutnya. Papan lantai kerja telah dipasang dengan benar. Pintu ha rus dirancang dan dan ditempel sedemikian rupa sehingga tidak akan merusak kabel lentur yang tersambung dengan panel dan harus dapat melindungi switch dari keru sakan mekanis. papan bers ih dari cacat dan telah tersusun dengan baik. Tiang. Perancah telah diperkaku (bracing) dengan cukup untuk menjaminstabilitas. Flamboyant Huma Arta Hal. Alat mempunyai insulasi ganda. ELEKTRIKAL Pasokan listrik Alat elektrik portabel yang dapat digunakan di situasi lembab hanyalah alat yang memenuhi syarat: a. Perancah didesain dan dibangun untuk me nahan beban material. maka ikatan tambahan atau c ara lainnya untuk mengganti harus dilakukan. Jika ditempatkan di luar ruangan. e. d. atau Mempunyai alat pengukur arus sisa (residu al). 10 . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Jika beberapa pengikat telah dipindahkan sejak perancah didirikan. . PT. Mempunyai sumbe r listrik yang dihubungkan dengan earth sedemikian rupa sehingga voltase ke eart h tidak akan melebihi 55 volt AC. Seluruh papan harus diikat dengan benar agar tidak terjadi pergeseran. pengaku (bracing). harus dibuat sedemikian rupa sehin gga tidak akan terganggu oleh cuaca. Tersedia pagar pengaman dan toeboard di set iap sisi dimana suatu orang dapat jatuh. c. Mempunyai pasokan yang terisolasi dari earth de ngan voltase antar konduktor tidak lebih dari 230 volt. batang. kami pastikan bebannya disebarkan secara merata. c. b.

Seda pat mungin. Usahakan kontak dengan semen seminimum mungkin. struktur atau p erancah tidak boleh berada kurang dari 4 m di bawah saluran listrik udara tanpa ijin tertulis dari pemilik saluran listrik. rig pengebor. d. maka Penyedia Jasa menyediakan h elm pelindung dan seluruh personil yang terlibat di lapangan harus menggunakanny a. . b. Gunakan jaring dengan lembar yang tidak lulus udara. e.Menghisap asap berbahaya dari pengoperasian las. pakaian pelindung harus digunakan selama pekerjaan. .Ledakan tabung akibat kebocoran oksigen dari selan g atau alat pijar pemotong. g. Perlindungan pernafasan harus disediakan untuk pekerja yang tere kspos pada bahaya seperti asbes. Sepatu yang digunakan harus mampu melindungi kaki pekerja. Pakaian ini term asuk baju lengan panjang. biasanya dari kerusakan pada selang atau pada sambungan selang. Lakukan uji uda ra sebelum menggunakan daerah kerja. Alat pelind ung pernapasan harus digunakan selama proses pemeraman beton dimana debu mulai t erbentuk. Setiap pekerja harus melapor jika mendapatkan masalah kulit. c. c. Bahaya Pada Kulit a. Penggunaan bahan kimia a. Tangan dan mata pekerja harus dilindungi terhadap kontak dengan semen. asap dan debu kimia. Seluruh pekerja yang terlibat harus menggunakan pakaian overall sekali pakai atau overall yang dapat dicuci ulang. Penggunaan krim pelindung dapat mengurangi resiko kerusakan kulit. Pemotongan dan pengelasan dengan gas bertekanan tinggi Pihak Kami akan memperhatikan potensi bahaya sebagai berikut: .Kebakaran akibat kebocoran bahan bakar (propana. sarung tangan dan sepatu pelindung. atau dari serpihan material seperti potongan gergaji kayu. 2. Banda Aceh 2012 Jarak bersih dari saluran listrik Alat crane. b. Flamboyant Huma Arta Hal. Seluruh pekerja dan personil lainnya y ang terlibat harus dilatih cara penggunaan alat pelindung diri dan harus memaham i alasan penggunaannya. Perlengkapan pernafasan harus selalu digunakan. f. teru tama di tangan akibat penggunaan bahan berbahaya. Kebakaran dari material yang mudah terbakar di sekeliling tempat las. c. Perlindungan mata harus digunakan jika terdapat kemungkinan kerusakan mata ak ibat pekerjaan las. e.F MATERIAL DAN KIMIA BERBAHAYA Alat pelindung diri Pihak Kami bertanggung jawab untuk menyediakan alat pelindung diri bagi pekerjan ya dengan ketentuan: a. a tau potongan beton. G unakan sepatu dengan ujung besi di bagian jari kaki. Pihak Kami Jasa ha rus menyediakan fasilitas untuk mencuci badan dan mengganti pakaian. b. Asbestos a. c. asetilen). Pelindung kebisingan harus digunakan jika tingkat kebisingan tinggi Sarung tangan akan diperlukan pada bebe rapa pekerjaan. d. tata cara penyimpanan. Jika dipandang tidak praktis untuk melindungi bagian ata s dan jika ada resiko terluka dari objek jatuh. b. tata cara pemb uangan limbah. Seluruh bahan kimia harus disimpan di kontainer asalnya dalam sua tu tempat yang aman dan berventilasi baik. excavator. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pihak Kami akan mempunyai prosedur yang mengatur tata cara menangani ba han kimia atau zat berbahaya dengan sehat. PT. atau plant mekanik lainnya. Seluruh pekerja harus dilatih jika me nangani bahan kimia atau zat berbahaya termasuk tindakan darurat yang perlu dila kukan jika terjadi masalah. 11 .Pembangunan Ruang Kuliah.

.

Jika memungkinkan. Kartu harus memperliha tkan identitas penyedia. MK dan orang-orang yang bekerja serta berhubungan dengan proyek ini secara terus menerus pada jam kerja maupun bukan jam kerja siang dan malam s elama pelaksanaan pekerjaan konstruksi ini sampai selesainya seluruh pekerjaan d an telah diserahterimakan atau Penyedia secara keseluruhan telah didemobilisasi dari lapangan yang dianggap terakhir dari kedua hal tersebut Pihak Kami akan mey akinkan bahwa seluruh karyawan penyedia. mencatat dan memeriksa kendaraan setiap tamu yang kelua r-masuk. b. Tabung tidak boleh digelindingkan di permukaan tanah atau ditangani den gan kasar. Seluruh selang dan aksesoris pemotong harus dibuka ketika pekerjaan selesa i dan disimpan jauh dari tabung. Tugas dari Satpam Penyedia adalah menja ga ketertiban dan keamanan di lokasi proyek.G PENGAMANAN 1. c. dan hal-hal lain yang dianggap perlu untuk perlindungan pelaksanaan kon struksi didalam lokasi proyek termasuk perlindungan dan penjagaan peralatan. Pekerja harus menggunakan pelindung mata dan pakaian pelindung untuk melindungi dari api. Tabung tidak boleh ditempatkan berdiri bebas sendiri untuk mencegah jatuhnya t abung. mat erial Penyedia. perwakilan penyedia atau Subpenyedia me makai kartu tanda pengenal yang disediakan oleh penyedia. Flamboyant Huma Arta Hal. 2. Hanya selang yang memenuhi standar yang dapat digunakan. Selang yang digunaka n harus sependek mungkin. Tabung harus diberi waktu beberapa saat ketika diposisikan berdiri sebelu m digunakan Penyimpanan a. d. Bahan mudah terbakar harus dip indahkan dari daerah kerja dan alat pemadam yang memadai harus disediakan oleh P enyedia Jasa. b. a. Nomor induk karyawan dan harus selalu dipa kai dilokasi proyek. tabung harus dipindahkan ke tempat aman dan dalam udara terbuka da n segera kontak suppliernya. b. c. gunakan troli dengan mengikat tabung dengan rantai . Peralatan pemadam kebakaran dan alat pelindung a. Jika selang harus disambung akibat adanya bagian yang rusak. PT. b. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk pelaksanaan pengamanan pelaksanaan ko nstruksi dan harus menyediakan anggota Satuan Pengamanan (SatPam) yang cukup jum lahnya untuk memenuhi syarat-syarat ini. 12 . subpenyedia. Jika terjadi kebocoran dan tidak bis a dihentikan. 3. Pihak Kami akan meyakinkan bahwa seluruh kendaraan yang dig unakan oleh Penyedia dan subpenyedia termasuk peralatan penyedia harus diberi la bel nama dari penyedia atau subpenyedia. Peralatan a. Banda Aceh 2012 Penanganan tabung a. melakukan pengawalan. 2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Selang h arus diperiksa setiap hari untuk memeriksa tanda kerusakan. mengatur lalu lintas dilokasi proyek. gunakan hose coupler dan hoseclamps.Pembangunan Ruang Kuliah. Tabung harus disimpan dalam posisi jauh dari ba han mudah terbakar dan sumber api.

12. 14. 16. 17. 10.H PENYIAPAN PERALATAN STANDARD YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK K3. Helm safety dengan minimum jumlah Sepatu safety berjumlah minimum Safet y harness berjumlah minimum Sarung tangan berjumlah minimum Rompi safety berjuml ah minimum Ear plug berjumlah minimum Masker berjumlah minimum Kacamata safety b erjumlah minimum Baricade berjumlah minimum Tali pengaman dengan panjang minimum Jaring Pengaman dengan luas minimum Penyiapan papan peringatan dan petunjuk K3 Tempat sampah organic dan non organic berjumlah minimum Tangga scaffolding berju mlah minimum Lampu Trobolight berjumlah minimum APAR (Alat Pemadam Api Ringan) m inimum Jas hujan berjumlah minimum Kotak P3K berjumlah minimum : : : : : : : : : : : : : : : : : : 150 buah 150 buah 24 buah 2700 buah 150 buah 900 buah 2700 bu ah 150 buah 20 roll 233 m’ 1000 m2 Lump sum (1) 20 buah 2 1 set 10 set 50 setel 6 set Dan lain-lain yang berhubungan dengan K3. 2. 9. 11. 13 . Sesuai dengan standard keselamatan kerja. 4. 7. 15. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 8. 13. Flamboyant Huma Arta Hal. Banda Aceh 2012 2. kami menyediakan perlengkapan K3 seper ti diuraikan berikut ini: 1. 3. PT.Pembangunan Ruang Kuliah. 18. 5. 6.

14 . Flamboyant Huma Arta Hal. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Banda Aceh 2012 PT.Pembangunan Ruang Kuliah.

AWS (American Welding Society).Rak buku : 2 buah .Kurs i lipat . kursi. 15 . Apabila bahan-bahan dan tata laksana kerja dipersyaratkan pada Dokumen K ontrak ini mengikuti peraturan dan Standard yang tercantum maka menjadi tanggung jawab Pihak Kami akan untuk menyiapkan bahan-bahan dan tata laksana kerja yang sesuai dengan Standard yang sudah ditentukan dalam Kontrak. SU.Me ja ½ biro : 8 buah . JIS (Japan International Sta ndard). PT. Banda Aceh 2012 3.White board : 1 buah Untuk MK : .Rak Buku . PEMELIHARAAN DAN PENGETESAN BAHAN BAHAN DILAPANGAN DAN DILABORATOR IUM 4. 2. PERSYARATAN Kami menyediakan fasilitas standard ini ke MK Jumlah fasilitas standard minimum yang harus disediakan antara lain : Untuk Pihak Kontraktor dan untuk rapat: . UMUM 1.Meja ½ biro . misal : ACI (American Concrete Institute).3. 4.Filing cabinet .B. meja gambar.Filing cabinet : 2 buah . 2. rak buku. Seluruh material dan tata laksana kerja harus sesuai dengan persyaratan-persy aratan standard SNI (Standard Nasional Indonesia) dan standard lain yang umum be rlaku.A.B. American Society of Testing an d Materials (ASTM). disyahkan sesuai dengan Kontrak dan hal penting lainnya untuk pelaksanaan pekerj aan dan selalu sedia sebagai referensi oleh MK bila diperlukan.3A UMUM Pihak Kami akan menyediakan fasilitas untuk aktifitas yang dilaksanakan di kanto r lapangan seperti : meja. meja rapat bersama. Juga menjadi tanggun g jawab Pihak Kami akan apabila dipersyaratkan dalam Dokumen Kontrak ataupun per mintaan tertulis dari MK untuk menyampaikan seluruh bukti-bukti yang dipersyarat kan bahwa bahan-bahan ataupun tata laksana kerja sesuai dengan atau melebihi per syaratan dari standard yang tercantum. Bukti tersebut harus dalam bentuk formuli r dan diajukan secara tertulis kepada MK dan diperlukan juga salinan laporan ser tifikasi pengetesan.Meja rapat : 1 set . PENYIAPAN. 3.Kursi lipat : 16 buah . Flamboyant Huma Arta Hal. STANDARISASI Pihak Kami akan selalu menyediakan di kantor lapangannya paling tidak satu (1) s alinan untuk setiap Standard dan Peraturan yang mengacu kepada Dokumen Kontrak.Pembangunan Ruang Kuliah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. filing cabinet. white board. PENYIAPAN STANDARD FASILITAS DIKANTOR LAPANGAN 1. SU. dll yang merupakan standard penunjang untuk kinerja se lama pelaksanaan konstruksi.White board : : : : : 4 buah 4 buah 1 buah 1 buah 1 buah 4..

arsitektur d an M&E dengan format yan g disetujui oleh MK dalam waktu 7 hari setelah selesain ya pengetesan 2. Pihak Kami akan tidak berhak untuk memperoleh tambah an pembayaran atau perpanjangan waktu untuk penyelesaian pekerjaan berkenaan den gan penolakan bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persyaratan yang ada diko ntrak atau karena tertundanya waktu karena pelaksanaan ulang pengujian dan penge tesan. 2. PENGUJIAN DAN PENGETESAN BAHAN-BAHAN DAN PERALATAN 1. Pih ak Kami akan menyerahkan satu (1) asli dan satu (1) salinan untuk setiap hasil l aporan pengetesan dan catatancatatan lainnya untuk pekerjaan Sipil. Pengujian dan pengetesan dila ksanakan dilapangan dimana diperlukan. PENGETESAN DI LABORATORIUM DAN LAPANGAN 1. Arsitektur dan M&E sesuai dengan yang disyaratkan dalam kontrak . 3. 4. Bahan-bahan dan peralatan yang akan digunakan harus diperiksa. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Informasi kalibrasi tersebut harus dimasukkan oleh Pihak Kami akan dalam Sistem QA&QC Pih ak Kami akan. 5. pengujian dan pengetesan maka Pihak Kami akan mengajukan kepada MK dua salin an seluruh pemesanan bahan termasuk gambar-gambar dan informasi lainnya yang men cakup bahan dan alat yang akan digunakan atau mengajukan bukti lainnya melalui s urat. Pihak Kami akan mengajukan kepada MK bukti bahwa alat alat pengete san yang digunakan sudah dikalibrasi dengan benar sebelum dilakukannya pengetesa n baik itu dilaboratorium sendiri atau laboratorium pihak ketiga yang sudah dise tujui MK. Pihak Kami akan menyiapkan bahan-bahan yang akan di test dan bersedia mem bantu dan bekerjasama guna memberikan izin pelaksanaan pengetesan ditempat kerja dilapangan termasuk juga menghentikan pekerjaan untuk keperluan pengetesan. Dalam pengetesan Pihak Kami akan mengikuti prosedur QA&QC yang sudah disetujui guna meyakinkan bahwa b ahan-bahan dan alat sudah sesuai dengan persyaratanpersyaratan MK dan hal-hal la in yang tercantum dalam Kontrak. Untuk pengetesan-pengetesan tersebut Pihak Kami akan boleh menyiapkan alat-alat labor atorium sendiri ataupun dari laboratorium dan alat pihak ketiga yang sudah diset ujui oleh MK. Seluruh pen gujian dan pengetesan harus dilaksanakan oleh Pihak Kami akan dan disaksikan ole h MK. Untuk mempersingkat waktu pemeriksa an. Selama pelaksanaan konstruksi Pihak Kami akan tetap harus mempertahank an alat instrument tersebut terkalibrasi dari badan sertifikasi resmi. MK m empunyai hak untuk menolak setiap bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persy aratan yang ada di kontrak. Setiap kesaksian pengetesan dari MK bukan berarti Pihak Kami akan lepas dari kewajiban yang terca . Pihak Kami akan menyiapkan skedul pengetesan lapangan dan laborato rium dengan mempertimbangkan dan mengkorelasikan juga Skedul Pelaksanaan dan Kem ajuan pekerjaan dan mengajukannya kepada MK untuk dikaji. diuji dan di t es sebagaimana yang tercantum dalam kontrak. email atau facsimile. Pengujian dan pengetesan yang dilaksanaka n di luar lokasi pekerjaan dilakukan dilaboratorium yang disetujui oleh MK. Banda Aceh 2012 4. Alat pengetesan laboratorium atau l apangan harus setiap saat disiapkan dan dapat diakses oleh MK. Pihak Kami akan melaksanakan pengetesan lapangan untuk seluruh pekerjaa n Sipil. 4. sesuai dengan standardisasi dan persyaratan. Pemeriksaan.Pembangunan Ruang Kuliah.D. INSPEKSI.C. MK berhak menyaksikan pengetesan yang dilakukan oleh Pihak Kami akan guna keperluan pengendalian mutu pekerjaan dan sebagai bag ian dari audit system QA&QC Pihak Kami akan. pengujian dan pengetesan bahanbahan dan alat tersebut tidak serta merta membebaskan tanggung jawab kontraktor untuk men yediakan material dan alat yang memenuhi persyaratan sesuai kontrak. 3.

ntum dalam Kontrak. Flamboyant Huma Arta Hal. Pihak Kami akan menunjukkan lokasi-lokasi pengetesan termasu k juga pengetesan yang diarahkan oleh MK dan memasukkan hal tersebut dalam lapor an pengetesan. PT. 7. 5. 6. 4. 16 .

Titik kontrol yang diperbaiki akan diperiksa oleh MK atas biaya Pihak Kami akan. Penolakan atas item pekerjaan yang tidak sesuai standard M K mempunyai hak untuk menolak item pekerjaan yang tidak memenuhi persyaratan min imum yang ada. 2.C. Pihak Kami akan secara bersamaan atau segera setelah memulai setting out m elakukan pengukuran dan menyiapkan profil potongan melintang dan memanjang dari kondisi lapangan yang ada (0%)sesuai dengan instruksi dari MK untuk persiapan Ga mbar-gambar Konstruksi ataupun untuk setting out struktur. Pihak Kami akan boleh membuat titik kontrol sementara. Penggunaan titik control survey untuk elevasi dan sudut dilapangan untuk memu lai pekerjaan nantinya akan ditentukan oleh MK. Masing-masing titik control survey termasuk yang sementa ra harus secara rutin diperiksa oleh Pihak Kami akan selama pelaksanaan konstruk si guna meyakinkan bahwa titik-titik tersebut tidak rusak atau bergeser. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk menentukan patok untuk pengukur an dan harus menyiapkan tenaga surveyor yang berpengalaman dan cakap dalam peker jaan tersebut yang disetujui oleh MK. 5.B. 5. maka P ihak Kami akan atas instruksi MK harus memperbaiki kesalahan tersebut atas biaya penyedia sendiri sampai MK menerima hasil pengukuran dimaksud 3.A TITIK KONTROL SURVEY 1. 2. PEMATOKAN (STAKING OUT) PEKERJAAN KONSTRUKSI 1. Setiap titik bantu harus secara akurat berhubungan dengan titik contro l survey yang permanen. Apabila pada saat pengukuran selama masa konstruksi terdapat kesalahan atas posisi bangunan. dimensi dll. 3.E. Pihak Kami akan dalam penawarannya harus m emasukkan semua bahan-bahan. Setiap titi k control survey yang rusak akibat dari Pihak Kami akan atau Subpenyedia harus d iganti oleh Pihak Kami akan dengan biaya sendiri. 2. JAMINAN MUTU PEKERJAAN 1. elevasi.. 1. Faham dengan Standard-standard dan Peraturan. Pembuatan BM dan referensi nanti nya akan dilakukan oleh Pihak Kami akan setelah disetujui oleh MK 2. 2. Banda Aceh 2012 8. 3. Dalam pengadaan bahan-bahan yan g ada di item pekerjaan adalah tanggung jawab Pihak Kami akan untuk memverifikas i persyaratan-persyaratan secara rinci dalam standard dan peraturan guna meyakin i bahwa bahan-bahan yang disiapkan sudah memenuhi atau melampaui standard dan pe raturan yang berlaku. .Pembangunan Ruang Kuliah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. SURVEY LAPANGAN 1. akan tetapi masing-masing titik ditempatkan dilokasi y ang mantap dan aman dari gangguan pelaksanaan pekerjaan Pihak Kami akan atau Sub penyedia. SURVEY DAN PENGUKURAN 5. buruh dan alat survey termasuk juga patok-patok. 5. te mplate dan lain-lain yang dibutuhkan penyedia dalam melaksanakan setting out set iap pekerjaan yang dilaksanakan. Satu asli dan satu salinan dari masing-masing laporan pengetesan dan catatan-cat atan lainnya sesuai dengan yang ada dalam Dokumen Kontrak sesuai format yang dis etujui oleh MK akan diajukan ke MK sesegera mungkin dalam waktu maksimum 3 hari. 4. Hasil pengukuran akan diajukan ke MK untuk kaji ulang dan persetujuan. Pihak Kami akan menggunakan alat survey yang me mpunyai keakuratan yang baik guna menetapkan titik survey yang benar dan untuk k ontrol atas hasil pengukuran nantinya.

Flamboyant Huma Arta Hal.5. maka penyedia harus mengukur volume/kuantitas pekerjaa n dimaksud yang dilaksanakan pada bulan PT. SURVEY UNTUK PENGUKURAN VOLUME PEKERJAAN 1.E. informasi. 17 . perhitungan. 5. DATA SURVEY DAN PERHITUNGAN Pihak Kami akan menyerahkan seluruh data survey.D. Apabila Pembayaran Bulanan berdasarkan persentase pekerjaan aktual terhadap t otal kuantitas pekerjaan. hasil-h asil dan catatan-catatan lain kepada MK segera setelah dokumen dimaksud siap dis erahkan.

QA&QC. Apabila demobilisasi alat dan personil yang ad a dalam daftar yang dibuat penyedia sudah dipulangkan dari lokasi PT.A UMUM Mobilisasi dimaksudkan disini adalah transportasi dari tempat asal ke lokasi pek erjaan untuk peralatan penyedia. Pihak Kami akan memasukkan semua biaya tida k langsung personil Pihak Kami akan. 6. 7. dan Pihak Kami akan untuk membahas semua hal baik ya ng teknis maupun yang non teknis dalam proyek ini. Banda Aceh 2012 2. d. 3. f. seperti : mobilisasi. THR dan bonus personil. dll) 1 Orang Safety Officer dan 1 orang safety man 1 orang sekretaris/ad ministrasi 3 Orang supervisor (Untuk pekerjaan sipil dan gedung) 1 Orang drafter 2 orang surveyor 6 orang security 2 orang warehouse keeper (pengelola gudang) 1 orang Office boy Jamsostek pekerja sesuai peraturan pemerintah untuk seluruh st af inti dan pekerja/buruh dilapangan. 1 orang Construction Manager 1 orang Site Engineer (untuk penyiapan gambar konstruksi. gaji. UMUM Demobilisasi mencakup pemulangan peralatan penyedia dan personil inti serta staf f lainnya dari lokasi pekerjaan . Pengukuran volume pekerjaan dengan alat survey hanya bisa dilakukan dengan di saksikan oleh MK. dan bahan-bahan penyedia dilapangan . c. personil inti dan staff lainnya berdasarkan jad wal. Apabila mobilisasi alat dan personil yang ada dalam daftar yang dibuat peny edia sudah lengkap dan dapat beroperasi. i. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pihak Kami akan terus memberitahukan MK untuk kedatangan personil.B. h. Pihak Kami akan te rus memberitahukan MK untuk kedatangan alat. Biaya tidak langsung personil . Jadwal dan pemberitahuan transportasi alat Bersamaan dengan pengajuan skedul pelaksanaan dan rencana kerja penyedia harus m enyerahkan ke MK rencana mobilisasi alat ke lokasi pekerjaan. DEMOBILISASI 7. b. k. Pihak Kami akan harus mengikuti Rapat Pra Pelaksanaan (Pre Construction Meeting) yang dihadiri UnMuha /PCC. 1. j. Flamboyant Huma Arta Hal. g. Biaya pengamanan eksternal (Social cost) m inimum perbulan 0. e. 6. biaya cuti. 2. 18 .09 % dari total nilai pengajuan kontrak. maka penyedia harus mengajukan dokument asi yang diperlukan ke MK untuk persetujuan dan sertifikasi pembayaran.A. RAPAT PRA KONSTRUKSI (PRE CONSTRUCTION MEETING) Dalam waktu 3 atau 7 hari setelah Penandatanganan Kontrak.Pembangunan Ruang Kuliah. gambar kerja. bersangkutan dengan teknik pengukuran alat survey kecuali jika pengukuran volume pekerjaan bisa langsung dilakukan berdasarkan gambar-gambar yang sudah disetuju i. Pihak Kami akan memberitahukan MK dalam waktu 24 jam sebelum p elaksanaan pengukuran tersebut. MOBILISASI DAN BIAYA TIDAK LANGSUNG PERSONIL (INDIRECT COST) 6. Jam sostek. l. Pihak Kami akan menyiapkan jumlah personil mi nimum seperti berikut : a. Manajemen Konstruksi.

bahan perlengkapan. Desain jalan akses sementara tersebut diajukan ke MK untuk persetujuannya. d.A.PEKERJAAN TANAH 1. Taksiran panja ng keliling pagar yang dibangun sekitar 387 m’ dengan tinggi pagar   2 m’. Dalam memelihara jalan akses ini penyedia harus me lakukan hal-hal sebagai berikut : a. JALAN AKSES SEMENTARA a. Pagar terbu at dari seng gelombang dengan tiang dolken dan gelagar kayu dan dicat. Jika terdapat jatuhan material tersebut akan segera diber sihkan.Pembangunan Ruang Kuliah. PEKERJAA N PERSIAPAN (a) Pihak Kami menyediakan tenaga kerja. Flamboyant Huma Arta Hal. PEMELIHARAAN JALAN AKSES Menjadi tanggung jawab penyedia untuk melaksanakan pemeliharaan jalan dimaksud s elama pelaksanaan konstruksi. 19 P . PAGAR SEMENTARA a. pohon. Pagar sementara harus diperbaiki apabila terjadi kerusakan b. Untuk 50 m’ pertama dari tepi jalan masuk kedalam area k ampus. Pondasi t iang terbuat dari beton dan berjarak sekitar 2m’ antar tiang. PAGAR SEMENTARA DAN AKSES JALAN ANGKUTAN SEMENTARA 8. ranting. Permukaan jalan akan tetap dijaga baik dan dilakukan perataan permukaan setelah selesai ditambal Memelihara struktur sementara jalan akses Menjaga agar jangan ada jatuhan batu besar. Pihak Kami akan membangun pagar sementara disekeliling areal proyek guna menc egah gangguan aktivitas konstruksi terhadap kegiatan perkuliahan. Menjaga agar drainase samping jalan akses sementara tidak terganggu. Pihak Kami akan membangun jalan akses sementara ke lokasi pekerjaan termasuk drainase yang diperlukan. PT. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan tanah ini akan meliputi antara lain : Pekerjaan g alian Pekerjaan penahan tanah Pemompaan air tanah Pekerjaan drainase sementara ekerjaan urukan Pekerjaan pemadatan tanah Pembuangan material galian 2. (2) diatas jika terjadi ke rusakan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Banda Aceh 2012 pekerjaan. Pihak Kami akan mendesain dan membangun jalan aks es sementara dengan lebar aman yang cukup yang diperuntukkan nantinya dilalui ol eh kendaraan angkut kapasitas 8 – 10 m3. c. Pintu depan harus di buat gerbang yang mudah dibuka – tutup. alat da n sarana pengangkutan serta peralatan lain yang diperlukan untuk pekerjaan tanah . jalan yang ada hanya cukup untuk beberapa kali lintasan truk kapasitas 8 m3 sehingga diperlukan penimbunan kembali lapis pondasi baru setelah beberapa ka li dilalui sedangkan sisa sekitar 95 m’ berikutnya penyedia harus menyiapkan selai n lapis pondasi juga timbunan. 8.C. b. maka penyedia harus mengajukan dokumentasi yang diperlukan ke MK untu k persetujuan dan sertifikasi pembayaran. b. timbunan yang berlebihan diatas jalan akses sementara. Menambal lobang jalan dengan mater ial yang sesuai seperti disebutkan dalam klausul 8 A. 8. Menjadi tanggung jawab kami untuk melaksan akan pemeliharaan pagar sementara selama pelaksanaan konstruksi. SEKSI 2 .B. 8. Seluruh permukaan jalan akses harus dilap isi dengan lapis pondasi aggregate (minimum kelas C) dengan ketebalan yang cukup .

akar dan pohon-pohon yang terdapat di bagian pondasi yang akan dilaksanakan dibongkar dan dibuang. Dalam hal ini Pihak Kam i hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk me nampung tanah hasil galian. sedangkan Laporan lengkapnya bisa diminta pada UnMuha melalui Manajemen Konstru ksi dengan permohonan tertulis. Perubahan tersebut dilakukan Pihak Kami dengan persetujuan Manajemen Konstruksi. re servoir. reservoir.1. Uraian Umum 1. segera dising kirkan ke tempat lain yang ditunjuk oleh Manajemen Konstruksi. (c) Semua penggalian dan cara pengukuran sesuai ketentuan spesifikasi teknik dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi atau wakiln ya (Pengawas Lapangan). humus dan air. bila memang memenuhi syarat sebagai tanah urug. atau ke tempat lain yang disetujui Manajemen Konstruksi. pit. saluran-saluran dan pekerjaan-pekerjaan lain sesuai gambar. sebelum memu lai pekerjaan tanah. 6. Semua bekas-beka s pondasi bangunan lama. serta apakah tanah hasil galian akan kiranya memenuhi syarat un tuk dipakai kembali sebagai tanah urug. 2. 7. 4. Semua pekerjaan yang dilaksanakan tanpa persetujuan Manajemen Konstruksi. Ringkasan Boring Log telah dilampirkan pada Dokumen lelang. untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai keadaan tanah yang ak an digali dan diurug. 5. dilaksanakan sesuai dengan yang ditentukan dalam gambar rencana. 8. 9. Dasar galian bebas dari lumpur. Galian tanah untuk pondasi. Gal ian tanah untuk septictank. Dalam nya semua galian sesuai dengan gambar dan mendapat persetujuan dari Manajemen Ko nstruksi sebelumnya. ada kemungkinan ter jadi perubahan perancangan pada pelaksanaan pekerjaan tanah. Perkiraan ini semata-mata menjadi resiko dari penyedia dan tidak akan diadakan pertimbangan-pertimbangan dan penyesuaian . 3. dan bila ada juga unt uk parit pipa serta saluran drainase. Penggal ian dilakukan pada bagian-bagian yang lebih tinggi dari elevasi tanah yang diren canakan untuk ketinggian dasar struktur dan dasar pondasi. kepada Manajemen Konstruksi untuk dimintakan persetujuannya. 4. 3. saluranair. Penggalian sesuai dengan garis dan elevasi yang telah tertera pada g ambar rencana. dapat mengakibatkan d ibongkarnya kembali pekerjaan tersebut. Bilamana Pihak Kami tidak yakin dengan ketepatan dar i peil pengukuran BM utama maka Pihak Kami menyatakan hal ini secara tertulis ke pada Manajemen Konstruksi sebelum penggalian. pondasi dan galian-galian lai nnya sesuai dengan peil-peil yang tercantum di dalam gambar. khususnya pile cap. disamping perlu mempelajari Laporan Peny . dalam keadaa n bersih dan padat. jaringan jalan / aspal. menaksir galian yang akan dikeluarkan dan tanah urug yang akan dibutuhkan.K laim ketidaktepatan peil pengukuran tidak akan dipertimbangkan. GALIAN 5. Galian tanah b aru bisa dimulai setelah pemasangan patok atau bouwplank disetujui Manajemen Kon struksi. Pekerjaan ini meliputi seluruh pekerjaan galian pondasi sepe rti yang disebutkan/ditunjukkan dalam gambar atau sesuai dengan petunjuk Manajem en Konstruksi. yang setelah mencapai jumlah tertentu. batu. Untuk penentuan sudut kemiringannya. sampai dapat diberi lapisan pasir urug sesuai gambar. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Bekasbekas pipa saluran yang tidak terpakai disumbat.Pembangunan Ruang Kuliah. Pekerjaan pembongkaran dan pemasangan ke mbali pondasi atau pile cap adalah menjadi tanggung jawab Pihak Kami. dan menu rut pendapatnya sudah dapat digunakan untuk pemasangan pondasi. khususnya pile c ap. termasuk di dalamnya adalah pekerjaan galian untuk septictank. (d) Karena sifat tanah yang berbeda. LEVEL LAPANGAN Level lapangan dan titik-titik atau kontur dianggap berlaku pada BM (bench mark) utama. 5. Kemiringan sisi galian membentuk sudut kemiringan yang aman de ngan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerj a. KEADAAN TANAH P ihak Kami berkewajiban untuk memeriksa keadaan lapangan sebelum mengajukan penaw aran. Hasilhasil galian diangkut ke tempat-tempa t dimana diperlukan pengurugan. Pih ak Kami melaporkan hasil pekerjaan penggalian tanah yang telah selesai. pengukuran dan pemadatan dimulai. Banda Aceh 2012 (b) Pihak Kami terlebih dahulu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah (Geotechni cal Investigation Report) yang telah dilaksanakan di lokasi proyek. Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran.

juga perlu meninjau karakteristik visual lapisan tanah yang dijumpai di lokasi kerja.elidikan Tanah terdahulu. PT. 20 . Flamboyant Huma Arta Hal.

tidak diperbolehkan menggunakan alat-alat berat. serta bi la lokasinya memungkinkan.Pembangunan Ruang Kuliah. hujan. 3. 7.1.1. dimana hal ini sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan pekerjaan. 12. atau bila diperint ahkan oleh Manajemen Konstruksi. Penggalian dilaku kan sesuai dengan kebutuhan lebar lantai kerja pondasi atau pile cap. Jika ada kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat hal-h al tersebut di atas. Jika pada dasar galian terdapat akar-akar kayu. maka Pihak Kami membuat turap penahan tanah atau sheet pile atas biaya Pihak Kami. Kecuali dinyatakan lain dalam gambar rencana. 4. kebocoran pipa-pipa. 5. telekomunikasi. Penggalian batuan dan batuan besar Batu-batu besar yang dijumpai pad a waktu pengisian dikeluarkan atas biaya Pihak Kami. untuk kemudian segera melapor kepada Manajemen Konstruksi. Hal ini sudah diperhitungka n dan termasuk dalam harga satuan galian. Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan d alam biaya penawaran. 11. maka dipertimbangkan penggunaan alat berat dengan kap asitas yang sesuai. dan sampai didapat dasar galian yang bersih. air permukaan. Set elah galian selesai. maupun juga benda-be nda lain yang tidak diinginkan. saluran air dan sebagainya. Pihak Kami menjaga pengaruh-pengaruh luar kepada lubang galian seperti air t anah. Banda Aceh 2012 10. dikeringkan dan dipompa kelu ar atas biaya Pihak Kami. dan lubang yang terjadi diisi dengan pasir. Penggalian lapisan 15 cm terakhir dari dasar pondasi dilakukan dengan tangan. permukaan tanah diratakan. maka bagian itu d ikeluarkan seluruhnya. B ila dipadatkan keadaan kurang memuaskan atau ternyata peil galian yang tercantum dalam galian belum mencapai kedalaman yang disyaratkan. maka penyedia bertanggung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan instruksi Manajemen Konstruks i. 6. dan elemen-elemen lain dipasang. memindahkannya ke tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi. agar bisa didapatkan dasar galian yang rata dan bersih. bila diperlukan. 1 3. dibasahi seperlunya dan dipadatk an dengan baik. dan bila diperlukan. pembesian. 5. ata u sebab-sebab lainnya selama pelaksanaan pekerjaan. Pekerjaan pengurugan kembali tersebut dilaksanakan dengan biaya Pihak Kami. dasar dari galian datar (waterpass). Air yang tergenang di lapa ngan atau galian yang ditimbulkan oleh mata air. maka Pihak Kami mendapa t ijin Manajemen Konstruksi sebelum galian selanjutnya dilaksanakan. untuk mencegah turunnya struktu r atas yang akan dikerjakan. kotora n-kotoran dan bagian-bagian tanah yang berongga (tidak padat). lubang galian digali lebih dalam sampai kedalam an yang diperlukan/ ditentukan. Setiap kel ebihan galian di bawah permukaan yang telah ditentukan diurug kembali sampai per mukaan semula (yang direncanakan) dengan pasir . 2. H al ini juga sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan galian di dalam penawaran.4 6. lumpur yang masuk. dimana ler eng tanah disebelah kiri-kanan galian dimiringkan keluar arah pondasi atau pile cap. dengan sudut kemiringan yang aman dan stabil sehingga tidak menimbulkan ker untuhan.1. Untuk pekerjaan penggalian tanah yang cukup luas dan dalam.3 5. PENYIMPANGA . Penggalian tanah untuk pondasi dan pile cap 1. maka Pihak K ami bertanggung jawab penuh agar tidak terjadi gangguan/kerusakan pada saluran-s aluran tersebut. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. atau bagian-bagian yang tidak diperbolehkan terganggu kedudukanny a. 5.2 Kedalaman galian Kedalaman galian dilaksanakan sesuai dengan yang ditun jukkan dalam gambar rencana. PENGAWASAN PENGGALIAN Semua galian diperiksa terlebih dulu oleh Manajemen Konstr uksi sebelum lapisan lantai kerja. Namun demikian. Untuk galian-galian yang memotong saluran-saluran di bawah tanah. baik it u berupa kabel listrik. Penyimpanan/pembuangan tanah galian tidak boleh mengganggu kedudukan patok-pa tok/bouwplank. hujan. kelongsoran. Jika tanah galian longsor secara terus menerus.

dan untuk selanjutnya disahkan oleh Manajemen Ko nstruksi. LANTAI KERJA 7. Flamboyant Huma Arta Hal. PT. dicatat.N-PENYIMPANGAN PADA GALIAN Semua penyimpangan-penyimpangan penggalian akan diuku r dari waktu ke waktu. 21 . Pihak Kami tidak boleh menutup kembali galian tersebut sebelum penguku ran disetujui. 8.

Bila permukaan tanah akhir akan dibuat miring. air permukaan lingkungan. Timbu nan tanah bekas galian dibuat dan diatur sedemikian rupa sehingga aman dari terj adinya longsoran.Pembangunan Ruang Kuliah. serta pondasi PT. Bila karena adanya hujan. Untuk memadatkan tanah digunakan alat pemadat tanah ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 9. Pemompaan dapat dikerjakan den gan memompa secara langsung. batas-batas atau pekerjaan lain yan g mungkin bisa menjadi rusak oleh karenanya. kemiringan dan ukuran-ukuran yang tercantum dalam gambar rencana atau sebagaimana yang diperintahkan oleh Manajemen Konstruksi. URUGAN PASIR Urugan pasir dilakukan di bawah semua pondasi. termasuk lantai rabat beton. tanah urug ditempatkan dalam lapisan-lapisa n setebal maksimum 20 cm dan dipadatkan sebaik baiknya dengan penambahan air sec ukupnya sehingga didapat pemadatan yang optimum. pile cap. Untuk me ndapatkan hasil pemadatan yang baik. dengan ketebalan sesuai gambar.9 9. PEMOMPAAN AIR TANAH (DEWATERING) Penggalian tanah dikerjak an dalam keadaan kering. atau cara-cara lain yang disetujui Manajemen Konstr uksi. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. maka di bawahnya dibuat lantai kerja yang rata.57-64 dan diperiksa terlebih dahulu di laboratorium tanah yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-12 5 menurut N1-2. serta k emudian dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar. Pengurugan kembali dari pondasi ata u pile cap dilaksanakan dengan memadatkan tanah urug dalam lapisanlapisan seteba l maksimum 20 cm. sam pai didapatkan permukaan yang padat dan rata. 22 . hal mana diperiksa dan disetujui o leh Manajemen Konstruksi. sampah atau bongkaran menjadi tanggung jawab Pihak Kami. air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang. Banda Aceh 2012 Apabila konstruksi beton bertulang akan langsung terletak di atas tanah. Jika tidak dinyatakan secara khusus dalam gambar. maka se mua lapisan tanah di bawahnya akan dipadatkan dan diratakan dengan baik. 10. PEKERJAAN PONDASI 1. Urugan pasir dis iram air kemudian ditumbuk hingga padat. PENGURUGAN TANAH Material yang digunakan untuk subgrade memenuhi standar spesifikasi AASHTO-M. dan disetuju i oleh Manajemen Konstruksi. Flamboyant Huma Arta Hal. Bahan urugan pasir bersih. Bila tanah galian ternyata tidak baik atau kurang dari jumlah yang dibutuhkan . kecuali bila disebutkan lain dalam spesifikasi ini. termasuk pe ngadaan dan pelaksanaan tiang pancang. dianggap berbahaya atau dengan ja rak yang kurang dari 45 cm terhadap saluran. ma ka Pihak Kami bertanggung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah ya ng sudah dimasukkan dalam biaya penawaran lelang. Tebal dan peil lantai kerja sesuai dengan gambar. Material yang di pakai untuk timbunan atau sub-grade memenuhi syarat pemadatan tanah untuk mencap ai 95% dari berat jenis kering maksimum (maximum dry density) menurut AASHTO-T. 11. Pi hak Kami menjaga tempat pembuangan material agar tidak merusak lingkungan. atau setara dengan fc’ – 10 Mpa menurut SKSNI-T151991. maka penyedia mendatangkan tanah urug yang baik dan cukup jumlahnya serta mend apatkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. atau lantai yang berhubungan langsung dengan tana h. Lap isan pasir ini juga selanjutnya dipadatkan sesuai dengan prosedur pemadatan. Pengurugan tanah dibentuk sesuai dengan peil ketinggian. Alat berat tidak boleh digunakan di tempat-tempat yang oleh Manajemen Konstruksi. maka kemiringan tanah diselesaikan secara rata atau bertangga se bagaimana diminta oleh Manajemen Konstruksi. 12. BAB 2. maka tebal lantai ker ja diambil setebal 10 cm. pembuangan pile cap. Pengurugan ini tidak boleh dilaksanakan sebelum diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan pondasi ini akan meliputi semua pengadaan tenaga kerja dan bahan-bahan material untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut. Sebelum lantai kerja ini dibuat. TEMPAT PEMBUANGAN MATERIAL Tempat pembuangan ma terial hasil galian.

.

5335. baik itu silinder maupun kubus. Banda Aceh 2012 dangkal/telapak bila diminta dalam gambar. ke telitian dan pengetahuan pelaksanaan yang cukup tinggi. Untuk pemancangan tiang mini 200 mm x 200 mm di pakai hammer berkapasitas paling tidak 1. Pihak Kami ma mpu menyediakan peralatan yang baik. serta melaksanakan semua pekerjaan sehubungan dengan pengad aan tiang pancang beton pracetak mini. Hammer Pemancangan memakai alat pancang “winch operated drop hammer” atau setara. Tiang pancang dipancang sampai kedalaman tanah keras. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Kons truksi. untuk mendapatkan persetujuannya. Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-500 pada NI-2. 2. perlengkapan kerja dan peralatan. (c) Pelaksanaan pemancan gan 1. dipakai tiang pancang mini beton pracetak berpenampang bujur sang kar dengan sisi luar 200 mm kelas A seperti produksi Wijaya Karya atau setara ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 2. 3.8 ton. Pengikat Selama pekerjaan pemancangan. Pe netrasi a. sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar. Untuk itu t elah dipilih penggunaan tiang beton pracetak mini. Spesifika si teknis : Sesuai dengan ACI 543R-74 atau JIS A. PEKERJAAN TIANG PANCANG (a) Uraian umum 1. Pihak Kami memberi tahu Manajemen Konstruksi minimal satu minggu sebelumn ya. 4. saat umur beton 28 hari. JENIS PONDASI Sesuai dengan kondisi tanah di lokasi pekerjaan. Driving cap Selama pekerjaan pemancangan. Pelaksanaan pekerjaan tiang pancang mini beton pracetak memerlukan ketepatan. yang mendapatkan persetujuan dar i Manajemen Konstruksi. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan yang akan k ami kerjakan adalah : Menyediakan semua bahan-bahan.Pembangunan Ruang Kuliah. 2. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 40 MPa pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. PT. bila ditunjukkan dalam gambar. (b) Mutu bahan Untuk pondasi utama banguna n ruang kelas. dan semua pekerjaan lainnya yang berh ubungan dengan pelaksanaan pondasi. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 500 kg/cm2 pada b enda uji kubus dengan sisi 150 mm. Karenanya. 3. akan digunakan pond asi dangkal/telapak beton untuk mendukung beban-beban yang ringan. seperti ditunjukkan dalam gam bar. 23 . Di bawah ini adalah spesifikasi tiang pa ncang : Sisi : 200 mm x 200 mm Mutu beton : minimal dengan kuat tekan silinder f c’ = 40 MPa. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepenuhnya dari Pihak Kami. tiang pancang mini akan dipakai sebagai elemen pondasi utama bangunan ruang kelas. Kuat tekan karakteri stik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi secara st atistik pada sejumlah benda uji beton. dengan terus me mantau secara teliti besarnya penetrasi pemancangan sampai mencapai nilai penetr asi akhir (final sets) untuk tiap pukulan seperti yang 3. tenaga kerja. Flamboyant Huma Arta Hal. kepala tiang dilindungi dengan bantalan pancang (driving cap). dan pelaksanaan pemancangan. Untuk pondasi penunjang. tiang pancang dii kat sedemikian rupa sehingga tiang tidak dapat bergerak pada arah horizontal. Sebelum pemesanan tiang pancang dila kukan. saat umur beton 28 hari. lengkap dan pekerja-pekerja/pengawas-pengaw as ahli yang terampil dan berpengalaman. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.

Pencabut an dilakukan dengan peralatan yang cukup efisien dengan kapasitas yang memadai. Masing-ma sing pasangan (antara yang disambung dan penyambungnya) diberi tanda. dipotong pada level k etinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. maka pemancang an boleh dihentikan bila dicapai penetrasi pada 10 pukulan terakhir sebesar nila i penetrasi akhir yang diperoleh dari formula dinamik seperti Hiley atau ENR. b.25% kemiringan. Pencabutan dilakukan sedemikian rupa sehingga kerusakan yang terjadi pada pole h ead maupun tanah sekitarnya diusahakan seminimal mungkin. Penyambungan a. maka grafik kal endering dibuat oleh Pihak Kami. Tiang pancang tambahan Sesuatu tiang pancang yang rusak pada saat pemancingan atau pengangkatan/pengangkutan. yang mengakibatkan keutuhan/int egritas struktur tiang tidak dapat dipertanggungjawabkan lagi. Pemancangan hanya dapat dimulai setelah mendap atkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Data-data pemancangan dari semua tiang p ancang diberikan paling lambat hari berikutnya sesudah hari pemacangan tiang yan g bersangkutan dan data ini disahkan oleh Manajemen Konstruksi. Apabila diperlukan. Pemotongan tiang pancang boleh dilakukan setelah tiang tersebut stabil. direncanakan sebesar 52. Sambungan diberi cat anti karat/epoxy yang sudah disetujui oleh Manaj emen Konstruksi sebelumnya. Ni lai penetrasi akhir hasil perhitungan formula yang akan digunakan untuk pemancan gan tersebut perlu mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Perencana Strukt ur dan Manajemen Konstruksi. d. penyambung an dilaksanakan sesuai petunjuk dari pembuat tiang (manufacturing). dan selanju tnya segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk dievaluasi kinerja dan daya dukungnya. terutama untuk 10 pukulan terakhir. Untuk tiap tiang yang dipancang. Tiang-tiang pancang tidak boleh menyimpa ng lebih dari 1. diganti atau dica but atau dipakai tiang pancang tambahan dengan persetujuan Manajemen Konstruksi tanpa biaya tambahan kepada Pihak Kami. Data-data karakteristik dari alat pancang yang akan dipakai berikut proposal prosedur pemancangan termasuk prosedur kalendering dan percobaan pembebanan lengkap (untuk mengantisipasi jika terdapat kasus) dengan c ara interprestasi hasilnya. Day a dukung (yang diijinkan) tiang pancang mini beton pracetak 200 mm x 200 mm yang dipakai sebagai pondasi utama bangunan ruang kelas. Bila tiang panca ng dicabut. Untuk keperluan pekerjaan ini. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 9.66 ton. 8. maka pemancangan dilakukan dengan jeni s hammer yang sesuai (seperti disebutkan dalam spesifikasi ini) sampai mencapai nilai penetrasi yang disepakati pada 10 pukulan terakhir. (d) Panjang tiang dan daya dukung 1. 7. c.Pembangunan Ruang Kuliah. dan tidak menunjukkan lag i indikasi pergerakan (delayed upward). Diperkirakan kedala . maka lubang yang ditimbulkan diisi dengan batu-batu koral atau pasir. Banda Aceh 2012 diminta oleh Manajemen Konstruksi. karena kesalahan dalam pemancangan. 6. Pihak Kami mengi rimkan data kemiringan dan letak akhir tiang pancang terhadap as struktural yang seperti ditunjukan dalam gambar. Sambung an dilakukan dengan las mengikuti AWS Code. Bagian atas dari semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dalam tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancan gan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana. 10. Untuk mencapai daya dukung tersebut. dan dikerjakan oleh ahli las bersert ifikat. dan bergeser lebih dari yang dibatasi oleh dafta r berikut ini : Toleransi sendiri Toleransi satu tiang terhadap tiang didekatnya 75 mm 100 mm Paling lambat 5 hari setelah pemancangan selesai. diberikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua mi nggu sebelum memulai pemancangan. 2. 5. b. dan bila tidak dipancang kembali .

maka dalam hal apapun Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi tidak akan menanggapi tuntutan (claim ) baik penyesuaian harga maupun waktu pelaksanaan pekerjaan dalam PT. Pihak Kami dapat melakukan driving test atas biaya sendiri untuk mengetahui panjang tiang secara lebih pasti. Namun bila melihat pada data penyeli dikan tanah yang tersedia. Flamboyant Huma Arta Hal.man tiang adalah   12 M’ dari titik 0 struktur. 24 . Panjang yang tercantum adalah perkir aan. Bila sampai terjadi p anjang tiang yang dipancang melebihi apa yang sudah diperkirakan. dimana terlihat kondisi tanah yang agak heterogen. Apabila dianggap perlu. ma ka Pihak Kami dianjurkan untuk secara teliti mengevaluasi panjang tiang yang dib utuhkan pada masing-masing lokasi bangunan.

Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Untuk itu usulan pengujian beserta semu a prosedur lengkapnya. yang lokasinya akan ditentuk an kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang. 2.50 meter. Pihak Kami berkewajiban untuk mengulangi percobaan beban p ada tiang yang dicurigai yang lain atas biaya sendiri. P ercobaan pembebanan tiang pancang hanya dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan kondisi seluruh tiang pancang setelah pem ancangan. Pihak Kami tetap bertanggung jawab dan menjamin sem ua tiang memenuhi syarat toleransi daya dukung yang ditentukan. maka working pile tidak bo leh dipergunakan sebagai anchor pile.Pembangunan Ruang Kuliah. 4. dengan cara PDA (Pi le Driving Analysis) atau SST (Seismic Shock Test). Pihak Kami menyerahkan usulan teknik sec ara rinci yang meliputi prosedur percobaan pembebanan. sebagai akibat keleb ihan panjang tiang tersebut di atas. Jarak antara penyangga alat pengukur penurunan dengan tiang angku r ataupun tiang percobaan diambil minimum sebesar 2. Pihak Kami diwajibkan mencatat semua kejadian pada saat dilakukan percobaan pembebanan. maka jumlah tiang angkur harus mencukupi untuk mencegah terjadinya pergerakan yang berlebihan pada tiang angkur. Pihak Kami berkewajiban menambah tiang pada kelompok tiang dimana terjadi kegagalan kriter ia keamanan pada percobaan beban. Semua peralatan pengukuran dilindungi dari p anas matahari. Jumlah percobaan b eban statik yang akan dilakukan adalah 2 buah (1 buah untuk pembebanan pada work ing pile. cara pemasangan alat pengukur penurunan dan sebagainya. Sehubungan percobaan beban hanya dilak sanakan pada beberapa tiang. 5. 6. Dalam hal percobaan beban tidak memenuhi kriteria keamanan yang ditentukan unt uk daya dukung tiang. (e) Percobaan pembebanan tiang pancang 1. Cara mana yang dipakai menda patkan persetujuan Manajemen Konstruksi. maka percobaan pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D. Dapat dipenuhiny a beberapa tiang tidak melepaskan Pihak Kami dari tanggung jawab atas keseluruha n pekerjaan pondasi. dan 200% beban rencana untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang tidak d ipakai (tiang percobaan atau test pile). Dalam hal percobaan akan menggunakan si stem angkur pada tiang pancang sebagai penahan beban. 2 buah keseluruhannya bisa dilakukan pada test piles. Disamping dilakukan percobaan p embebanan statik konvensional. letak dan dimensi balok p enahan beban. dan 1 buah pada test pile.1143. Dalam hal digunakan sistem tiang angku r. Lokasi pengujian akan ditentukan kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang . baik dengan cara PDA maupun SST. maka atas persetujuan Manajemen Konstruksi . Besarnya beban uji akan diambil sampai dengan sebesar 150% beban rencana (De sign Load) untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang dipakai (working plane ). Banda Aceh 2012 Kontrak yang sudah ditetapkan bagi pekerjaan tiang pancang. Usulan ini sudah diserahkan minimal dua mi nggu sebelum uji pembebanan dilaksanakan. Posisi tiang percobaan akan ditentukan kemudian ol eh Manajemen Konstruksi/Konsultan Perencana Struktur berdasarkan hasil pemancang an. dapat dilakukan 8 (delapan) buah uji pembebanan dinamik pada 8 buah tiang yang dipilih. Bila tidak diinstruksikan lain oleh Man ajemen Konstruksi. sudah disampaikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua minggu sebelum uji pembebanan akan dilaksanaka n. atau bila dijumpai kesulitan pengadaan tian g angkur disekitar working pile. untuk memp eroleh persetujuan Manajemen Konstruksi. 3. maka untuk alternatif pengujian jika disetujui Ko nsultan Perencana Struktur dan Manajemen Konstruksi. Percobaan beban v ertical tekan secara statik akan dilaksanakan setelah dilakukan pemancangan tian g sesuai lokasi dalam gambar. Seb elum percobaan pembebanan dilaksanakan. Disamping itu. . dan nilai kalendering dari seluruh tiang pancang.

7. 9. Percobaan pembebanan tiang pancang hanya PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 25 .1143 dengan cara pembebanan “Standard Load ing Procedure”. (f) Prosedur dan peralatan uji beban statik 1. Prosedur pengujian dan peralatan yang digunakan untuk percoba an pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D. Acuan prosedur Yang dimaksud deng an prosedur disini ialah prosedur pengujian beban statik tiang tunggal vertikal untuk menentukan hubungan antara beban vertikal dengan penurunan tiang (diukur d ari kepala tiang). 8.

Bila ternyata sulit dipakai sistem angkur karena kapasitas t arik tiang angkur tidak memenuhi syarat. b. Beban percobaan diambil sampai satu setengah kal i beban rencana untuk working pile.8 ton = 27 ton (dibulatkan) untuk working pile. Alat pembebanan Cara yang digunakan untuk melimpahkan beban ver tikal pada tiang dilakukan sebagai berikut : Beban dilimpahkan pada tiang dengan jalan mengoperasikan hydraulic jack yang ditahan oleh baja profil. 7. 5. dalam ben tuk kurva waktu-beban-penurunan kepala tiang. Catatan mengenai hal-hal yang t idak umum yang terjadi selama proses percobaan pembebanan.01 mm. 1143. 6. b. c. dimana balok baja tersebut dihubungkan pada sistem tiang angkur untuk menahan gaya tarik seb agai kontra reaksi. 2. pembacaan dial gauge bebas dari pengaruh (tidak boleh dipengaruhi) penuru nan tiang percobaan maupun gerakan tiang angkur. hal ini untuk menghindari oli dari jack tersebut memuai yang dapat mengakibatkan tidak konstannya beban. dan lain-lain. Laporan Laporan dari percobaan pem bebanan mencantumkan informasi-informasi berikut : a. dan nilai kalendering dari sel uruh tiang pancang. yang mempunyai berat total yang secara aman bisa menahan beban percobaan. Pengg unaan jack ditempatkan pada tempat yang terlindungi dari sinar matahari. Kalibrasi jack serta manometer yang dipakai baru (sesudah dikalibrasi tidak boleh pernah dipakai di proyek lain). Jika terjadi lendutan dari balok penahan yang cukup besar. misalnya berat hammer. 3. Sistem ini disebut penyangga beb as karena diletakkan sedemikian rupa sehingga pada saat berlangsungnya uji pembe banan. dengan tingkat ketelitian pengukuran 0. mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstruksi. Dial gauge Dial gauge dipasang pada tiang percobaan melalui sistem penyangga bebas. Banda Aceh 2012 dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan k ondisi seluruh tiang pancang setelah pemancangan. c. f. Data-data tiang dan driving record termasuk besarnya final driving sets dalam 10 pukulan terakhir.1. Cara maupun yang dipakai.8 ton = 36 ton (minimum) untuk unused pile. maka volume pekerjaan tiang pancang yang dibayar kan. c. e. d. dan .2. Dengan demikian. Peralatan lain yang diperlukan. e. dan minimum sampai dua kali beban rencana pa da unused pile atau tiang pe-rcobaan. Pembacaan dari penurunan tiang dengan interval waktu tertentu setiap penambahan dan pengurangan beban. ene rgy blow. Dial gauge yang sudah dikalibrasi dan dibuktikan dengan serti fikat.01 mm (atau 1/100 mm). Data-data alat pancang. . 4. Prosedur pembebanan Prosedur pembebanan mengikuti “Standar Loa ding Procedure” dari ASTMD. Hal-hal lain a. Hydraulic Jack. maka bila hal ini bisa mempengaruhi posisi penyangga alat pembaca penurunan. d. (g) Perhitungan volume pekerjaan Bila disepakati dalam Kontrak bahwa prestasi pe kerjaan tiang pancang akan didasarkan pada volume riil yang terlaksana di lapang an (bukan berdasarkan lumpsum). Alat wat erpass untuk mengontrol kemungkinan tercabutnya tiang angkur. beban percobaan diambil s ampai : . Peralatan Peralatan yang dibutuhkan untuk percobaan ini a dalah : a. b. Balok penahan beban dan sistem penyangga alat peng ukur penurunan.Pembangunan Ruang Kuliah. maka dapat diberikan kontra beban berup a blokblok beton di atas balok baja. pem bacaan penurunan tiang diadakan koreksi.0 x 1 7. Graf ik yang menggambarkan hasil percobaan pembebanan dalam siklus lengkap. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Kondisi dari tanah pada lo kasi percobaan pembebanan.5 x 17. Dial gauge mempunyai ketelitian pembacaan 0.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 26

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 akan dihitung berdasarkan panjang tiang pancang terpasang, yang diperhitungkan d ari level ketinggian tiang sesudah dipotong 4. PEKERJAAN POER ( PILE CAP ) a. Uraian umum 1. Pekerjaan pile cap dilaksanakan setelah selesainya pekerjaan p emancangan, dengan tujuan untuk membuat tiang-tiang bekerja sebagai satu kesatua n dalam menahan bebas dari struktur atas, baik itu vertikal, lateral maupun guli ngan. 2. Pekerjaan pile cap dilaksanakan sesuai dengan yang ditunjukkan dalam ga mbar rencana. 3. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Konstruksi, dan dengan demikian diulang dengan biaya se penuhnya dari Pihak Kami. b. Pekerjaan galian 1. Untuk melaksanakan pile cap den gan ukuran dan level ketinggian yang sesuai dengan permintaan gambar rencana, pe rlu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam level dasar lapisan pasir yang diisyaratkan. Dalamnya galian diperiksa dan menda patkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. 2. Karena keadaan tiang pancang ya ng cukup rapat, maka bila penggalian sulit dilaksanakan dengan menggunakan alatalat berat, penggalian dilakukan dengan tenaga orang. 3. Dasar galian bebas dari lumpur, humus dan air, dalam keadaan bersih dan cukup padat. Karenanya dalam pe kerjaan penggalian tanah termasuk juga pembuangan segala benda yang ditemukan da lam bentuk apapun yang dapat mengganggu pelaksanakan pekerjaan pile cap. 4. Tana h hasil galian diangkut ke tempat-tempat dimana diperlukan pengurukan, bila mema ng memenuhi syarat sebagai tanah uruk, atau ke tempat lain yang disetujui Manaje men Konstruksi. Dalam hal ini Pihak Kami hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk menampung tanah hasil galian, dimana setela h mencapai jumlah tertentu, segera disingkirkan ke tempat lain yang ditunjuk ole h Manajemen Konstruksi. 5. Pada sisi tepi batas galian, kemiringan galian memben tuk sudut kemiringan yang aman dengan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerja. Untuk penentuan sudut kemiringannya, disampi ng perlu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah terdahulu, juga perlu meninjau k arakteristik visual lapisan permukaan tanah yang dijumpai di lokasi kerja. Namun dalam kondisi apapun, stabilitas dan permukaan galian selama pekerjaan berlangs ung merupakan tanggung jawab dari Pihak Kami, yang memperbaiki semua kelongsoran -kelongsoran bila terjadi. Untuk itu bila dirasa perlu Pihak Kami membuat penyan gga-penyangga penahan selama pekerjaan galian. 6. Pihak Kami menjaga pengaruh-pe ngaruh luar kepada lubang galian seperti air tanah, air permukaan, kelongsoran, lumpur yang masuk, maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. Biaya unt uk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran. Jika ada kerusakankerusakan yang terjadi akibat hal-hal tersebut di atas, maka Pihak Kami bertangg ung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan intruksi Manajemen Konstruksi. 7. Bila karena adanya hujan, atau karena tingginya air permukaan lingkungan atau air tanah, atau karena adanya mata air s ehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang, maka Pihak Kami bertangg ung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yagn sudah dimasukkan da lam biaya penawaran lelang. c. Pekerjaan persiapan pembetonan 1. Bagian atas dar i semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dala m tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancangan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana, dipotong pada level ketinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. Pemotongan tiang hanya boleh dilakuk an setelah tiang tesebut stabil, dan tidak menunjukkan lagi indikasi pergerakan (delayed upward displacement). 2. Untuk persiapan pembetonan pile cap, maka dasa r galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyar atkan dalam gambar rencana, dan yang kemudian dipadatkan sesuai prosedur pemadat an. Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut diperiksa dan mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. 3. Selanjutnya sesuai dengan yang ditunjukkan dalam gambar, dibuat lantai kerja dengan ukuran dan tebal seperti yang disyaratkan da

lam gambar. 4. Lantai kerja dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKS NI-T15-1991, atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut N1-2. Peil akhir lant ai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gamb ar rencana. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 27

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 d. Pekerjaan beton bertulang 1. Beton bertulang untuk pile cap dilaksanakan deng an standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tekan s ilinder fc’ = 22,5 MPa artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 2 2,5 MPa pada benda uji silinder dengan diameter150 mm dan tinggi 300 mm, saat um ur beton 28 hari .Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setera dengan mutu beton K-275 pada NI-2, yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg /cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm, saat umur beton 28 hari. Kuat teka n karakteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya devias i secara statistik pada sejumlah benda uji beton, baik itu silinder maupun kubus . BJTP-30, artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 MPa, untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJT S-40, artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan l eleh sebesar 400 MPa. Tulangan baja : 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai, Pihak Kami membuat renc ana kerja pemotongan dan pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule), yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan . Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak, karet lepas, tanah, serta b ahan-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya. Semua besi beton beb as dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik, bersih pula dari olie, gem uk, cat dan lain sebagainya, atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya d aya ikat besi beton terhadap beton. Apabila diinginkan atau dipandang perlu, mak a Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untu k membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. Pembengkokan baja tulan gan dilakukan secara hati-hati dan teliti, sesuai dengan aturan dalam SKSNI. Pem bengkokan tersebut harus dilakukan oleh tenaga yang ahli, dengan menggunakan ala t-alat sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan cacat, patah dan retak-retak p ada batang baja. Acuan dibuat dari bahan yang disetujui oleh Manajemen Konstruks i , seperti kayu dan multiplex/triplex dengan tebal minimum 5 mm, atau bahan lai n yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi, serta memenuhi syaratsyarat kek uatan dan daya tahan, serta mempunyai permukaan yang baik untuk pekerjaan finish ing pada bagian yang berada di atas permukaan tanah (bila ada). Pihak Kami membe rikan contoh dari perhitungan kekuatan bahan yang akan dipakai untuk acuan, untu k disetujui oleh Manajemen Konstruksi . Acuan dipasang sesuai dengan ukuran-ukur an jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut tidak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. Acuan juga dipasang sedemikian rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran. Pema sangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran, bentuk dan pei l yang sesuai dengan gambar rencana, dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. Pemasangan dilakukan dengan menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan tebal selimut seperti yang disyaratkan d alam gambar. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spe sifikasi, maka dapat digunakan ketentuan peraturan yang berlaku. Adukan beton be

28 . Pihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik. maka adukan beton secepatnya dibawa ke tempat pengecoran . Flamboyant Huma Arta Hal. Pihak Kam i diharuskan membuat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi c ampuran yang menghasilkan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan . Di lokasi batching plan t yang disiapkan sebelumnya. Dalam hal ini adukan percobaan perl u dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) un tuk mendapatkan campuran yang optimum.rupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI. Bila tempat pengadukan beton (batching plant) tidak bera da di lokasi pekerjaan. dan bertanggung jawab penuh at as kekuatan beton yang disyaratkan. Sebelum produksi beton. Dalam hal ini penggunaan alat transportasi pengangkut adukan beton haruslah mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. PT. Sem ua alat pengangkut yang dipergunakan selalu dibersihkan dari sisasisa adukan bet on yang mengeras. untuk menghindarkan sudah terjadinya setting di awal atau degradasi mutu beton akibat waktu transportasi yang lama. tanpa menimbulkan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleed ing) secara berlebihan. peralatan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tula ngan. Proporsi campuran bahan dasar beton diten tukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberkan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workability) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (p enuangan. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapa t menghasilkan beton dengan kinerja yang baik.

dengan memperhatikan semua aspek terutama masalah panas hidrasi pada beton massa seperti tersebut di atas. Sama sekali tidak diperkenankan mengadakan pengecoran beton seb elum besi yang terpasang telah diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersih kan dari segala kotoran (potongan kayu. atau minimal disiram dengan air semen dan selanjutnya baru dicor dengan beton baru. perlu dilakuka n uji slump dan pengambilan contoh benda uji. sebelum proses pengerasan beton. ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. atau minimal 1 buah benda uji setiap 10 m3 pengecoran beto n untuk volume pengecoran yang lebih dari 300 m3. Sebelum pengecoran dimulai. atau dengan cara lain yang diusulka n Pihak Kami. dalam bentuk silinder berdiame ter 150 mm dan tinggi 300 mm. 14. dengan disaksikan oleh Manajemen K onstruksi.Pembangunan Ruang Kuliah. atau bila dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi. agar tidak terjadi cold joint dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hidrasi yang berlebihan. Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada. Jenis vibrator dan ukurannya harus terlebih dahulu mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. terutama terhadap panas matahari. 12. 16. cuaca atau aliran air dan juga pengeringan sebelum waktunya. Selama proses pengecoran berlangsung. mak a permukaan beton lama yang akan disambung terlebih dahulu dibersihkan dan bila perlu dikasarkan dengan menyikat. yang harus diambil mi nimal 1 buah benda uji setiap 5 m 3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yan g kurang dari 300 m3. beton dilindungi dan dirawat (concrete cur ing) selama berlangsungnya proses pengerasan. Banda Aceh 2012 9. batu. Prosedur uji slump. Bila tidak ditentuk an lain oleh Manajemen Konstruksi. maka semua permukaan beton yang terbuka dijag a tetap basah selama minimal 14 hari. Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjamin efisiensi pengecoran dan pemadatan tanah adanya penundaan. Bila pengecoran dihentikan untuk kemudian dilanjutkan dalam w aktu lebih dari 24 jam. harus dihinda rkan. sebelum pengeco ran dilaksanakan. Pemadatan beton secara berlebihan sehingga bisa men yebabkan pengendapan agregat. atau dengan metode pengecor an yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 11. 15. dengan cara menyemprotkan air atau menggen ai dengan air pada permukaan beton tersebut. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. 13. Pihak Kami menyampaikan usulan prosedur pengecoran yang optimu m kepada Manajemen Konstruksi. yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beton. 17. Pi hak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian ini. Setelah selesai pengecoran. Tempat dimana pengecoran akan dihentikan mendapat persetujuan Manaj emen Konstruksi. Metode curing terlebih dahulu diusulkan dan mendapatkan persetujua n Manajemen Konstruksi. atau dengan cara lain bila betonnya sudah sang at mengeras. 10. tanah dan lainlain) dan dibasahi d engan air semen. Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan menjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat. kebocoran acuan dan lain sebagainya. maka selama proses pengecoran. Juga untuk pengecoran b eton pada waktu cuaca panas. Untuk m . jumlah dan cara pengambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat persetujuan d ari Manajemen Konstruksi. Dalam segala hal jumlah benda uji yang diambil tidak k urang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pengecoran pile cap. yang dilakukan sedemikian rupa sehingga ti dak merusak acuan maupun posisi tulangan. untuk mendapatkan pers etujuan Manajemen Konstruksi. dengan mem perhatikan cara atau urutan pengecoran karena volume pengecoran yang cukup besar . beton di padatkan dengan menggunakan vibrator. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. Untuk itu.

Bila ditunjukkan dalam gambar atau dalam hal dibutuhkan ponda si dangkal diluar pondasi tiang pancang. maka untuk beban-beban yang ringan. maka contoh benda uji bet on diperiksa dengan uji tekan hancur pada umur 3 (tiga) hari. PEKERJAAN PONDASI BETON DANGKAL (a) Uraian Umum 1. Flamboyant Huma Arta Hal.engetahui kualitas mutu beton yang sudah dilaksanakan. Proporsi jumlah uji tekan (pada umur beton yang be rbeda) mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Hasil uji tekan segera disa mpaikan kepada Manajemen Konstruksi untuk di evaluasi. 5. PT. bis a dipakai pondasi beton dangkal berupa pondasi telapak atau jalur. 7 (tujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari. 29 .

Pihak Kami menjaga pengaruh-pengar uh luar kepada lubang galian. Bahan beton untuk pondasi dangkal dilaksanakan dengan standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tek an silinder fc’ = 20 MPa. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan lel eh sebesar 400 MPa. Walaupun pondasi tipe ini hanya akan dipakai sebagai pondasi sekunder. artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebes ar 240 MPa. 2. bersih pula dari olie. Semua besi beton bebas dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan di terima oleh Manajemen Konstruksi. humus dan air. Dalam galian diperiksa dan mendapatkan pers etujuan dari Manajemen Konstruksi. Kuat tekan tersebut diatas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-250. 2. Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gambar rencana. Untuk pelaksanaan pondasi yang sesuai dengan gambar. air permukaan. 3. 3. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. kelongsor an. dalam keadaan bersih dan cukup padat.BJTS40. (c) Pekerjaan persiapan pembetonan 1. : .Pembangunan Ruang Kuliah. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepen uhnya dari Pihak Kami. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesa r 20 MPa pada benda uji silinder dengan diamater 150 mm dan tinggi 300 mm. seperti air tanah. 3. saat umur beton 28 hari. Banda Aceh 2012 2. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 250 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm. Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut di periksa dan mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm. Selanjutnya sesu ai dengan yang ditunjukkan dalam gambar. (b) Pekerjaan galian 1. namun pel aksanaannya mengikuti sebagaimana yang diminta dalam spesifikasi ini dan gambar yang terkait. cat dan lain sebagainya.BJT P-24. atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya day a ikat besi beton terhadap beton. dibuat lantai kerja dengan ukuran dan t ebal seperti yang disyaratkan dalam gambar. saat umur beton 28 hari. air permukaan lingkungan. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-125 menurut NI-2. Tulangan baja Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. (d) Pekerjaan beton bertulang 1. Untuk persiapan pembetonan pondasi. 2. hujan. maka dasar galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapi san pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar rencana. maka Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untuk membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. dan yang kemudian dipad atkan sesuai prosedur pemadatan. . pada NI-2. maka Pihak Kami bertanggung jawa b untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yang sudah harus dimasukkan dala m biaya penawaran lelang. atau lebih kurang setara dengan fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15 -1991. 3. lumpur yang masuk. per lu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam l evel dasar lapisan yang disyaratkan. maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. Bila karena adanya hujan. untuk tulangan besar dengan diameter lebih besar atau sama d engan 13 mm. Acuan juga dipasang sedemikian . air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang. Sama sekali tidak d iperkenankan mengadakan pengecoran beton sebelum besi yang terpasang telah diper iksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi Acuan dipasang sesuai dengan ukuran -ukuran jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut t idak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. Dasar galian bebas dari lumpur. gemuk . karet lepas. serta bah an-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya. tanah. Apabila diinginkan atau dipandang perlu.

30 . PT. Flamboyant Huma Arta Hal.rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran.

penyiapan pondas i dan seluruh pekerjaan yang diperlukan untuk menyelesaikan pasangan batu sesuai dengan Spesifikasi ini dan memenuhi garis. (c) PELAKSANAAN PASANGAN BATU 1) Persiapan Pondasi . 9. batu dibentuk untuk menghilang kan bagian yang tipis atau lemah.Pembangunan Ruang Kuliah. Bila perlu. tanpa bagian yang tipis atau retak dan harus dari jenis yang diketahui awet. Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesu ai spesifikasi dan standar yang ada. b) Batu rata. sesuai dengan volume pengecoran. ketinggian.. maka selama proses pengecoran perlu dilakuk an uji slump dan pengambilan contoh benda uji. potongan dan dimensi sep erti yang ditunjukkan dalam Gambar atau sebagaimana yang diperintahkan secara te rtulis oleh MK. terutama terhadap panas matahari. Penggunaa n air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik . 8. Selama proses pengecoran berlangsung. Pemasangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran. Prosedur uji slump. Unt uk permukaan bagian luar dari pasangan batu di areal Ruang Kuliah dan Laboratori um/Perpustakaan permukaan pasangan batu diplester minimum tebal 2 – 3 cm dan diber i acian sehingga permukaan terlihat mulus dan usahakan tidak mengalami keretakan permukaan. bentuk dan peil yang sesuai dengan gambar rencana. 3) Pengecatan Permukaan pasangan yang sudah diplester agar di beri c at tembok. b) (b) BAHAN 1) Batu a) Batu bersih. dengan disaksikan oleh Manajemen Konstruksi. Banda Aceh 2012 4. 7. yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beto n. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. b. Pada batching plant. 5. yang dilakukan sedemikian rupa sehin gga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan. be ton dipadatkan dengan menggunakan vibrator. Campuran adukan berupa 1 bagian semen dan 3 bagian pasir. c) Terkecuali di perintahkan lain oleh MK. Seksi 3a dan 3b Pekerjaan Struktur Beton di spe sifikasi ini). hujan atau aliran air dan ju ga pengeringan sebelum waktunya. tanah dan lain-lain) dan diba sahi dengan air semen. ata u dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajeme n Konstruksi. 10. PASANGAN BATU (a) UMUM 1) Uraian a) Pekerjaan meliputi pemasokan semua bahan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pihak Kami harus mengad akan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang ba ik. keras. 2) Adukan a. angin. Adukan beton berupa “ready mixed concr ete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI. batu memiliki ketebalan yang tidak kurang dari 15 cm. pengambilan contoh ben da uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat pe rsetujuan dari Manajemen Konstruksi. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang diisyaratkan. Jumlah benda uji yang diambil akan ditentukan oleh Manajemen Konstru ksi. Setelah selesainya pengecora n. batu. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dib ersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. Sebelum pengecoran dimulai. Penerbitan Detil Pelaksanaan Detil pelaksanaan untuk pasangan ba tu yang tidak disertakan dalam Dokumen Kontrak pada saat pelelangan akan diterbi tkankan oleh MK sebelum memulai pelaksanaan. lebar tidak kurang dari satu setengah kali tebalnya dan panjang yang tidak kuran g dari satu setengah kali lebarnya. Adukan haruslah adukan semen da n pasir yang memenuhi syarat sesuai standard yang berlaku untuk semen dan aggreg ate halus (mengacu pada : Bab 3. 6. lancip atau lonjong bentuknya da n dapat ditempatkan saling mengunci bila dipasang bersama-sama. Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan m enjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat. beton dilindungi dan dirawat (concrete curing) selama berlangsungnya proses p engerasan. 6.

Flamboyant Huma Arta Hal.PT. 31 .

dan sewaktu adukan masih baru. Delatasi 30 mm lebarnya dan diteruskan sampai seluruh tinggi dinding. Flamboyant Huma Arta Hal. Batu besar pilihan digunaka n untuk lapis dasar dan pada sudut-sudut. mempunyai lereng melintang yang dapat menjamin pengaliran air hujan. Menggelind ingkan atau menggulingkan batu pada pekejaan yang baru dipasang tidak diperkenan kan. maka delatasi dibentuk untuk panja ng struktur tidak lebih dari 20 m. 2) Pemasangan Batu Landasan dari adukan baru paling sedikit 3 cm tebalnya dipasang pada pondasi yang disiapkan sesaat sebelum penempatan masing-masing batu pada lapisan pertama. d) Permukaan y ang telah selesai dirawat seperti yang disyaratkan untuk Pekerjaan Beton dalam P asal 7. Batu ditangani sedemikian hingga tidak menggeser atau memindah kan batu yang telah terpasang. dan adukanny a dibersihkan dan batu tersebut dipasang lagi dengan adukan yang baru. Batu yang digunakan untuk pembentukan sambungan dipilih sedemikian rupa sehingga membentuk sambungan tegak yang bersih dengan dimensi y ang disyaratkan di atas. 3) Penempatan Adukan Sebelum pemasangan. e) Bilamana pekerjaan pasangan batu yang di hasilkan cukup kuat. atau bertangga yang juga tegak lurus terhadap muka dari dinding. Pada struktur panjan g yang menerus seperti dinding penahan tanah. dan su dut yang dibulatkan. atau seperti diperintahkan oleh pihak Manajemen Konstruksi. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. b) Terkecuali disyarat kan lain. Banyaknya adukan untuk landasan yan g ditempatkan pada suatu waktu haruslah dibatasi sehingga batu hanya dipasang pa da adukan baru yang belum mengeras. Terkecuali disyaratkan lain atau ditunjukkan pada Gambar. 4) Ketent uan Lubang Sulingan dan Delatasi Dinding dari pasangan batu dilengkapi dengan lu bang sulingan. PT. seluruh permukaan batu dibersihkan dari bekas adukan. 5) Pekerjaan Akhir Pasangan Batu a) Sambungan antar bat u pada permukaan dikerjakan hampir rata dengan permukaan pekerjaan. Kecuali ditunjukkan lain pada Gambar atau diperintahkan oleh Dire ksi Pekerjaan. dasar po ndasi untuk struktur dinding penahan tegak lurus. penimbunan kembali dilaksanakan seperti d isyaratkan. Perhatian diberikan untuk menghindarka n pengelompokkan batu yang berukuran sama. Landasan yang akan menerima setiap batu juga harus dibasa hi dan selanjutnya landasan dari adukan disebar pada sisi batu yang bersebelahan dengan batu yang akan dipasang.5. c) Segera setelah batu ditempatkan. Banda Aceh 2012 Pondasi untuk struktur pasangan batu disiapkan sesuai dengan syarat (lihat Seksi . Lapisan tahan cuaca tersebut dimasukkan ke dalam dimensi st ruktur yang disyaratkan. lubang sulingan ditempatkan dengan jarak antara tidak lebih dari 2 m dari sumbu satu ke sumbu lainnya dan berdiameter 50 mm. Bilamana batu menjadi longgar atau lepas set elah adukan mencapai pengerasan awal. dan dalam waktu yang tidak lebih dini dari 14 hari setelah pekerjaan pasangan selesai dikerjakan.(4) dari Spesifikasi ini. permukaan horisontal dari seluruh pasangan batu dikerjakan dengan tamb ahan adukan tahan cuaca setebal 2 cm. maka batu tersebut dibongkar. Galian). dan dikerjakan sampai permukaan tersebut r ata. tetapi tidak sampai menutup batu. Peralatan yang cocok disediakan untuk mema-sang b atu yang lebih besar dari ukuran yang dapat ditangani oleh dua orang. sebagaimana pekerjaan dilaksanakan. Batu dipasang dengan muka yang terpan jang mendatar dan muka yang tampak dipasang sejajar dengan muka dinding dari bat u yang terpasang.1. 32 . batu dibersihkan dan dibasahi samp ai merata dan dalam waktu yang cukup sehingga untuk memungkinkan penyerapan air mendekati titik jenuh. Tebal dari landasan adukan pada rentang antara 2 cm sampai 5 cm dan merupakan kebutuhan minimum untuk menjamin bahwa seluruh ro ngga antara batu yang dipasang terisi penuh.Pembangunan Ruang Kuliah.5.

untuk disetujui oleh M anajemen Konstruksi. ar tinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 M Pa. (f) Mutu beton untuk masing-masing elemen struktur ban gunan memenuhi pada umumnya kriteria dibawah ini. (e) Sebelum pengecoran dimulai. PENGADAAN.1991. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. atau ASTM-C150. PEKERJAAN STRUKTUR BETON 1. yang akan meliputi antara lain : Material pembentukan beton Pengadaan beton Baja tulangan Pekerjaan beton bertula ng Perawatan beton Uji kelayakan dan kekuatan beton 2. Semen disimpan di d alam gudang yang kedap air. Flamboyant Huma Arta . dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang disyaratkan. BJTP-30. dan yang memenuhi semua ketentuan dan kriteria standar SII 0013-81 dan Standar Umum Bahan Bangunan Indonesia 1986. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm. (c) Sebelum produksi beton. kecuali bila ditentukan lain s ecara khusus dalam spesifikasi : Mutu Beton : Minimal dengan kuat tekan silinder fc’ = 22. (b) Pihak K ami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campur an yang baik. Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campuran yang optimum. Pihak Kami dikan mem buat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang men ghasilkan beton dengan kinerja seperti yang diisyaratkan. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik. Pada batching plant.Pembangunan Ruang Kuliah.5 MP a pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. 2. Tulangan baja : 3. PT. kecuali bila ditetapkan lain secara khusus dalam spesi fikasi. Kuat tekan kar akteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi sec ara statistik pada sejumlah benda uji beton. Banda Aceh 2012 SEKSI 3. Semen yang dipakai adalah jenis Porland Cem ent normal tipe-I yang segara dengan tidak ada tanda-tanda prahidrasi (proses pe mbatuan). Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-275 pada NI-2. di atas lantai tumpuan setinggi + 30 cm. saat umur be ton 28 hari. MUTU DAN KINER JA BETON (a) Semua pekerjaan beton yang termasuk dalam lingkup spesifikasi ini b erupa “ready mixed concrete”. baik itu silinder maupun kubus. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 22. berventilasi baik. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 400 MPa.5 MPa. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJTS-40. saat umur beton 28 hari. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. tanpa menimbul kan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebih an. dengan tumpukan kantong semen tidak melebihi sepuluh lapis. perataan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan. batu. (d) Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian aga r beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabi lity) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. atau NI-2-1971 dalam hal benda uji kubus. Semua pekerjaan beton memenuhi syarat-syarat SKSNIT15. tanah dan lain-lain) dan d ibasahi dengan air semen. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan beton ini akan meliputi semua pengadaan material dan tenaga kerja untuk produksi serta pelaksanaan pekerjaan beton dan beton bert ulang. BAHAN-BAHAN (a) Semen Portland 1. termasuk uji kekuatan dan perawatannya. ses uai dengan SKSNI-T15-1991.

Hal. 33 .

Agregat kasar tidak mengandung zat-zat yang dapat merusak beton seperti zat-zat reaktif alkali. Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melalui aya kan 0. artinya tidak menjadi lapuk atau han cur oleh pengaruhpengaruh cuaca. sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-80 “Mutu dan cara uji agregat beton”. 4.0-8. Apabila kadar lumpur melampaui 1% maka agregat dicuci dulu sebelum digunakan dalam adukan beton. 3. 4. seperti terik matahari atau hujan. 2. 2. Agregat kasar tidak mengandung lumpur lebih dari 1% (ditentukan terhadap berat k ering). Apabila kadar lumpur melampaui 5% maka agregat dicuci dulu sebelum dipakai dala m pengadukan.0-2. Sesuai dengan syarat-syarat pe ngawasan mutu agregat untuk berbagai mutu beton.Pembangunan Ruang Kuliah. Agregat halus terdiri dari butir-butir yang beraneka raqam besarnya dan mempunya i penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku. Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melaui ayakan 0.063 mm. 3. (b) Pasir (agregat halus) 1. Pasir laut tidak dipakai sebagai agregat halus untuk semua mutu beton. (d) Gradasi butiran agregat halus dan kasar susunan butiran agregat halus dan ka sar untuk semua beton struktural diperiksa dengan melakukan analisa ayakan.0-4. atau ASTM-C33. Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang beraneka ragam b esarnya dan mempunyai penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku. dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi.5-0. Agregat halus atau pasir untuk beton. Agregat halus terdiri dari butir yang keras dan tajam. Banda Aceh 2012 3. atau 1 /3 dari tebal plat. dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi. atau 1/5 jarak terkecil antara bidang samping dari cetakan. dengan ukuran lubang dalam mm berturut-turut 31. dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manaj emen Konstruksi. Butir-butir agregat bersifat kekal. (c) Kerikil dan batu pecah (agregat kasar) 1. sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-8. maka agregat kasar memenuhi ket entuan-ketentuan di bawah ini. Penyimpanan selalu terpisah untuk setiap pengiriman serta dipakai sesuai urutan pengirimannya. Agregat kasar yang mengandung butir-butir pipih hanya dapat dipakai apabila jumlah butir-butir pipih tersebut tidak melampaui 20% berat agregat seluruhnya.063 mm.25 (ayakan ISO). 0-0.0-1. Agregat halu s tidak mengandung lumpur lebih dari 5% (ditentukan terhadap berat kering). Untuk itu ditetapkan susunan ayakan dengan lubang-luban g persegi. Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang keras dan tidak berpo ri.5-16. (e) Air 1.Kecuali untuk beton yang dipakai pada lantai kerja. dan yang dise tujui oleh Manajemen Konstruksi. 3. Agregat kasar untuk beton berupa b atu pecah yang diperoleh dari pemecah batu. berupa pasir alam sebagai hasil disintegrasi alami dari batu-batuan atau pasir buatan y ang dihasilkan oleh alat-alat pemecah batu. Pada umumnya yang dimaksudkan dengan agregat kasar a dalah agregat dengan besar butir lebih dari 5 mm.“Mutu dan cara uji agregat beton”. sesu ai standar yang berlaku. atau ASTM-C33. Air untuk pembuatan dan perawatan beton adalah air YANG tidak menga . Ukuran besar butir nominal maksimum agregat kasar tidak melebihi : 3/4 jarak bersih minimum antar batang tulangan atau berkas bat ang tulangan. 2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.

4. maka dalam ha l adanya keragu-raguan mengenai air. Flamboyant Huma Arta Hal.ndung minyak. dengan sudah mem perhitungkan semua koreksi yang perlu dilakukan akibat kadar air yang berbeda ya ng dikandung agregat di lapangan. Apabila pemer iksaan contoh air seperti disebutkan diatas tidak dapat dilakukan. Apabila terd apat keraguan mengenai air dianjurkan untuk mengirimkan contoh air ke lembaga pe meriksaan bahan-bahan yang diakui untuk diselidiki sampai seberapa jauh air itu mengandung zat-zat yang bisa merusak beton dan/atau baja tulangan. PT. alkali. asam. 34 . Dalam hal ini sebaiknya dipakai air yang lu lus pengujian di laboratorium sebagai air tawar yang dapat diminum. apabila kekuatan tekan mortar de ngan menggunakan air itu pada umur 7 dan 28 hari paling sedikit 90% dari kekuata n tekan mortar dengan memakai air minum. Air tersebut dianggap dapat dipakai. Jumlah air yang dipakai untuk membuat a dukan beton diusahakan secermat-cermatnya dan setepat-tepatnya. diadakan percobaan perbandingan antara teka nan kekuatan mortar (semen dan pasir) dengan memakai air itu dan dengan memakai air minum. bahanbahan organik atau bahan-bahan lain yang bisa m erusak beton dan/atau baja tulangan.

4. dimana tujuan penggunaan bahan tambahan yang bisa dibenarkan dalam pekerjaan ini adalah bila memenuhi salah satu tujuan: a. mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. Pengiri man contoh benda uji ke laboratorium dilakukan bersama-sama wakil Manajemen Kons truksi. tidak menggeser selama penge coran dan pemadatan beton. c. kecua li untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil 13 mm atau untuk tulangan sp iral bisa digunakan baja tulangan polos (BJTP) dengan tegangan leleh 240 MPa.35% dan baja tu langan tersebut memenuhi salah satu syarat dan ketentuan dalam spesifikasi di at as serta mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. untuk mempe rbaiki sifat fisik dan/atau kimiawi adukan beton (fresh concrete) maupun beton y ang sudah mengeras (hardened concrete). (e) Standar specification for low-alloy steel deformed bars for concrete reinforcement ASTM-A706. serta bebas dari kotoran berminyak. Hubungan antara baja tulangan yang satu dengan la innya menggunakan kawat beton. (b) Specification for deformed and plain billet-steel bars fo r concrete reinforcement ASTM-A615. Meningkatkan mutu beton. (c) Specification for rail-steel deformed an d plain bars for concrete reinforcement ASTM-A616. Dalam hal ini disertakan standar SII atau ASTM mengenai baja tulangan. Hanya bila ditunjukkan dalam gambar dengan suatu tanda khusus. Perbaikan sifat adukan beton. (d) Specification for axle-steel deformed and plain bars for concrete reinforce ment ASTM-A617. Se mua baja tulangan beton struktural yang dipakai dalam pekerjaan ini memenuhi sal ah satu dari syarat dan ketentuan berikut : (a) Mutu dan cara uji baja tulangan beton SII 0136-84. Penggunaan jaringan baja tulangan yang sudah jadi seperti steel wire-mesh dan sejenisnya t erlebih dahulu mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. baja tu langan boleh dilas dengan seijin Manajemen Konstruksi. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Baja tulangan disuplai dari satu sumber (manufacture). 3.4) dari Amerian Welding Society. tanah dan lain se bagainya. untuk besi yang diameternya diatas 13 mm dengan p anjang + 100 cm untuk masing-masing. Bahan tambahan merupakan cairan.Pembangunan Ruang Kuliah. Pemasangan baja tulangan dilakukan sesuai dengan gambar dan mendapat per setujuan Manajemen Konstruksi. untuk keperluan laporan tentang si fat bahan guna memenuhi prosedur pengelasan yang ditetapkan dalam “Structural weld ing code for reinforcing steel” (AWSD1. Pemakaian baja tulangan dari jenis yang berlai nan dari ketentuan diatas. (g) Bahan campuran tambahan ( additives / admixtures ) Jika disetujui secara ter tulis oleh Manajemen Konstruksi. 2. 5. 6. Baja tulan gan deform/ulir yang mempunyai tegangan leleh melampaui 400 MPa boleh dipakai as alkan tegangan lelehnya memberikan regangan awal leleh sebesar 0. b. maka bahan campuran tambahan atau additives/adm ixtures boleh dipakai. Meningkatkan wo . berjumlah minimum 3 (tiga) batang untuk setiap jenis percobaan. Disamping itu terhadap baja t ulangan dilakukan uji lengkung (bend test) dan hasil ujinya memenuhi persyaratan uji lengkung untuk batang tulangan baja poros (axle-steel) ASTM-A617. Percobaan mutu baja tulangan juga akan dila kukan setiap saat bilamana dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi. atau bubuk yang bisa dit ambahkan ke dalam adukan beton selama proses pencampuran/pengadukan. Banda Aceh 2012 (f) Baja tulangan 1. akan dilakukan pengujian tarik baja tulangan pada lab oratorium yang disetujui Manajemen Konstruksi. Bila disetujui oleh Ma najemen Konstruksi. diikat dengan teguh. mutu 400. maka jaringan baja tulangan tersebut memenuhi ketentuan dan syarat dalam SII 0784-83 “Jaringan kawat baja las untuk tulangan beton” atau “Specific ation for welded steel wire fabricated for concrete reinforcement” ASTM-A185. Baja tulangan untuk beton struktural pada umumnya menggu nakan baja tulangan ulir atau deform (BJTD) dengan tegangan leleh 400 MPa. Semua biay a-biaya percobaan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pihak Kami.

d. Meningkatkan pumpability (kemudahan pemompaan). g.rkability tanpa menambahkan kadar air. Meningkatkan ketah anan anti korosi pada beton. PT. i. e. Flamboyant Huma Arta Hal. k. Memperlambat setting a wal untuk mengantisipasi transportasi yang jauh. h. f. terutama pada proses pengecoran beton m assa. j. Mengurangi panas hidrasi yang timbul. terutama pada lingkungan yang agresif seperti di ba wah tanah atau di dekat laut. Mengurangi kadar air untuk meningkatka n mutu beton namun tidak mengurangi workability beton. Membuat ekspansi volume untuk keperluan grouting. Membuat beton kedap air. Mengurangi slump loss (kecep atan penurunan nilai slump). 35 .

m inimal ada dua teks yang dilakukan. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang ditentu kan/disyaratkan dalam spesifikasi ini. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Untuk struktur atas bangunan. Dalam hal ini. Untuk keperluan tersebut. 4. Uji tekan hancur. Pelaksa nan penakaran semen dan agregat dengan kotak-kotak takaran yang volumenya sama s esuai hasil trial mixes dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Jumlah dan prosedur pembuatan contoh benda uji sesuai dengan ket entuan dalam SKSNI-T15-1991. 2. Pihak Kami akan membuat a dukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang menghasil kan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan. untuk menunjukkan bahwa ca mpuran tersebut memenuhi kriteria untuk mencaai mutu kerja kinerja beton yang di isyaratkan. Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberap a proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campur an yang optimum. P ihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik. 7 hari dan 28 hari. dimana mutu beton diperiksa pada umur 3 (tiga) hari. admixture atau addtive boleh diguna kan dengan jenis dan dosis yang sesuai. 7 (t ujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari untuk setiap macam adukan yang diambi l contohnya (c) Standar mutu ( Standar of Acceptance ) Pihak Kami dikan membuat pengujian pendahuluan (trial test) atas benda uji silinder sejumlah minimum 30 b uah untuk setiap proporsi adukan yang dikehendaki. Banda Aceh 2012 4. . Hasil dari pengujian ini segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi un tuk dievaluasi. karena pengecoran dilakukan hingga elevasi yang cukup tinggi. (b) Uji mutu dan kinerja beton Agar supaya kualitas beton yang digun akan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada. air dan bahan tambahan) yang akan digunakan nantinya. sesuai dengan jenis atau bagian pekerjaan yang dilaksanakan. (b) Adukan beton yang dibuat setempat ( site mixing) Adukan beton yang dibuat se tempat untuk volume kecil. 3. UJI MUTU DAN KINERJA BETON (a) Adukan percobaan ( trial mixes ) Pihak Kami se kurang-kurangnya dua minggu sebelum memulai pekerjaan beton membuat adukan perco baan (trial mixes) dengan menggunakan contoh bahan-bahan beton (semen. Uji slump. agregat kasarnya tidak mudah tertinggal dari pada semennya. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan b eton dengan kinerja yang baik. Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabili ty) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. 5. Adukan beton berupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syarat-syarat SKSNI. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Pihak Kami melakukan uji mutu dan kinerja beton. agar supaya pada saat penge coran. tanpa menimbulka n kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebihan . memenuhi syarat syarat . bila diperluk an. agregat. 1. dengan benda uji berbentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi.sebagai berikut : 1. baik untuk campuran percobaan maupun secara kontinyu selama proses pelaksanaan pekerjaan. Trial test ini sudah dilaksanakan segera setelah adany a Surat Perintah Kerja atau penunjukan Pihak Kami. perataan da n pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan. 2. serta dapat m engisi dengan padat semua rongga di dalam acuannya. maka beton yang dihasilkan juga mempunyai tingkat kemudahan pemomp aan (pumpbality) yang baik sebagai flowing concrete. PELAKSANAAN (a) Adukan Bet on 1. Prosedur pengujian bak uji tekan maupun uji slump dilakukan berdasarkan peraturan yang be rlaku. yang diuji pada umur beton 3 hari. Sebelum produksi beton.Pembangunan Ruang Kuliah.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 36 .

dimana tipe dan kapasitasnya mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi . atau dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui ol eh Manajemen Konstruksi . 5. Mesin pengaduk yang tidak dipakai lebih dari 30 menit dibersihkan duludari sisa-sisa beton lama sebelum dimulainya adukan beton yang baru. atau lebih kurang setara dengan fc’ = 8 MPa menurut SKSNI-T15-1991. 2. yang diambil minimal 1 buah benda uji setia p 5 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang kurang dari 300 m3. dan dijaga sedemikian rupa supaya mempunyai ikatan yang baik satu sama lain. dalam bentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. dan terle bih dahulu mendapat persetujuan dari Manajemen Konstruksi. Pengecoran dilaksanakan secara kontinyu dalam satu el emen struktur atau diantara siar pelaksanaan (construction joint) yang telah dis etujui. Lapisan-lapisan ini mas ing . Namun demikian hal apapun. maka tempat yang akan dicor terlebi h dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. Pengecoran beton tidak dibenarkan untuk dimulai sebelum acuan/bekisti ng dan pemasangan baja tulangan selesai diperiksa dan mendapat persetujuan Manaj emen konstruksi. Kec epatan pengadukan sesuai dengan rekomendasi dari pembuat mesin tersebut. tanah dan lainlai n) dan dibasahi dengan air semen. Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyara tkan dalam gambar rencana. Sebelum pengecoran dimulai. dengan disaksi kan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. (d) Peng gunaan beton 1. dan dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak terjadi pengendapan agregat maupun bergesernya p osisi tulangan atau acuan. batu. sedemikian rupa se hingga tercapai sifat kemudahan kerja (workability) yang sesuai dengan penggunaa nnya. 2. Prosedur uji slump. untuk mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi . Adukan beton dibuat dengan menggunakan mesin pengaduk beton (batch mixer). atau mi nimal 1 buah setiap 10 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang lebih da ri 300 m3. agar tidak terjadi cold jo int dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hindrasi yang ditimbulkan. yang dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan. kebocoran acuan dan lain sebagainya. 3. d ihindarkan. tidak melampaui 8 : 1. perlu dilakukan uji slump dan pengambilan contoh benda uji. pasir dan kerikil dengan p erbandingan 1 : 3 : 5. sebelum pengecoran dilaksanakan. Untuk itu. Jumlah adukan beton tidak melebihi kapasitas mesin pengaduk. la ntai kerja bisa dibuat dari beton mutu B0 menurut NI-2. 4. Pihak Ka mi menyampaikan usaha prosedur pengecoran yang optimum kepada Manajemen Konstruk si. 7. dengan memperhatikan cara atau urutan pengecoran terut ama untuk volume pengecoran yang besar (beton massa). Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjami n efisiensi pekerjaan tanpa adanya penundaan. Banda Aceh 2012 2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut NI-2. Beton secepat mungkin dicorkan setelah pengadukan.masing dipadatkan. 7. Namun . perbandingan jumlah pasir dan kerikil (atau batu pecah) terhadap jumlah semen. Banyaknya air untuk campuran beton sesuai dengan trial mixes. beton dipadatkan dengan memakai vib rator. Selama proses pengec oran. beton dengan mut u B0 (menurut NI-2) dapat dibuat dari campuran semen. Namun dalam segala ha l jumlah benda uji yang diambil tidak kurang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pen gecoran dengan mutu beton yang sama.Pembangunan Ruang Kuliah. Lama pengadukan tidak kura ng dari 5 menit sesudah semua bahan berada dalam mesin pengaduk. Pemadatan beton secara berlebihan sehingga menyebabkan pengendapan agregat. (f) Siar pelaksanaan ( construction joint) Posisi dan peng aturan adanya siar pelaksanaan mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. Khusus untuk lantai kerja pondasi dangkal/telapak. (e) Pemad atan beton 1. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan ko ntinyu. Selama pengecoran berlangsung. Beton pada umumnya dicor secara berlapis. (c) Lantai kerja Lantai kerja pada umumnya dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15-1991. 6. Sebagai pedoman umum. 5. jumlah dan cara p engambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI.

Sebelum pengecoran beton baru. permukaan da ri beton lama (di tempat siar penyambungan) supaya dibersihkan dengan seksama da n dikasarkan. Siar dibuat sesedikit dan sekecil mungkin. Flamboyant Huma Arta Hal. 2. serta at as persetujuan Manajemen Konstruksi.secara umum perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. 37 . Kotorankotoran disingkirkan dengan cara menyemprotkan air ke permu kaan PT. Siar vertikal dalam dinding supaya dihindari.

Ketebalan selimut beton dibuat dengan pengganjal yang umu m dipakai dalam praktek.Pembangunan Ruang Kuliah. 2. seperti terbuat dari beton (dengan mutu paling sedikit sama dengan mutu beton yang akan dicor). dinding beton y ang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung Tulangan dipasang sedemikian rupa sehingga sebelum dan selama pengecoran tidak a kan berubah tempatnya. Metode curing lebih dahulu diusulkan dan m endapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Semua permuka an beton yang terbuka dijaga tetap basah selama minimal 14 hari. Pemasang an dan penyetalan tulangan berdasarkan peil-peil yang sesuai dengan gambar. hujan atau aliran air dan pengeringan sebelum waktunya. Adapun ketebalan selimut beton minimum yang disyaratkan adalah : Minim um (mm) 75 50 50 40 40 25 KONDISI A B C D E F 5. untuk memperkuat ikatan antara beton lama denga n pengecoran selanjutnya. ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. atau dengan cara lain yang diusulkan Pihak Kami. patah dan retak-retak pada batang baja. Pelat. Banda Aceh 2012 beton lama dan menyikatnya sampai bersih. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. (h) Pembengkokan dan penyetelan baja tulangan 1. kolom yang berhubungan atau terkena langsung dengan cuaca. sebelum proses pengerasan beton. Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai. 38 . 6. sesuai dengan instruksi dan persetujuan Manajemen Konstruk si. Yang dimaksud dengan selimut beton adalah jarak minimum yang ter dapat antara permukaan dari setiap besi beton termasuk begel terhadap permukaan beton yang terkecil atau terdekat untuk setiap bagian dari masing-masing pekerja an beton. PT. dengan jumlah minimum 4 buah setiap m2 cetakan atau lantai kerja. dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. dan tersebar merata. Pemasangan dilakukan denga n menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan t ebal selimut yang sesuai dengan gambar. atau seperti yang diinstruksikan oleh Manajemen Konst ruksi. Pembengkokan baja tulangan dilakukan secar a hati-hati dan teliti. maka dapat dipakai ketentuan dalam peratura n yang berlaku. Un tuk pengecoran beton pada waktu cuaca panas. angin. yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan. 3. Balok. pelat pondasi. at au minimal air semen. Pihak Kami membuat rencana kerja pemotongan d an pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule). Balok pondasi. tanah. pondasi diatas lantai ker ja. karet lepas. merata ke seluruh permukaan. serta bahan-bahan atau kotora n yang bisa mengurangi daya letaknya. Setelah permukaan siar tersebut bersih . 4. Seluruh beton yang di cor dan berhubungan langsung den gan tanah. (g) Perawatan beton (curing) 1. 3. dengan menggunakan alat-alat sedemikian rupa se hingga tidak menimbulkan cacat. kol om yang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung dengan cuaca. Pembengkokan tersebut dilakukan oleh tenaga yang ahli. Balok. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spesifikasi. poer pondasi. sesuai dengan aturan dalam SKSNI. dengan cara men yemprotkan air atau menggenangkan air pada permukaan beton tersebut. Pelat. Flamboyant Huma Arta Hal. dindi ng beton yang berhubungan/ terkena langsung dengan cuaca. Beton dirawat (curi ng) dan dilindungi selama berlangsungnya proses pengerasan terhadap panas mataha ri. 2. Pihak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian dalam melaksanakan pekerjaan curing ini. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.

.

Semu a resiko yang terjadi sebagai akibat pekerjaan tersebut dan biaya-biaya pengisia n. Sebelum pembongkaran. Acuan beton menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk ukuran dan batas-batas yang sesuai dengan yang ditunjukka n oleh gambar maupun yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi. yang seringkal i perlu diberikan untuk meningkatkan kinerja beton pada saat pengecoran. Tiang-tiang tidak boleh mempunyai lebih dari satu sambungan yang tidak disok ong ke arah samping. Acuan hanya boleh dibongkar apabila bagian konst ruksi yang ditopangnya telah mencapai umur dan kekuatan yang cukup untuk memikul berat sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang akan bekerja padanya. lengkap dengan gambar kerjanya. Disamping kekuatan dan kekauannya. c. coring beton dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengala man agar bisa didapat hasil coring yang baik. Bila ditunju kkan dalam gambar. serta dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku. untuk bisa mendapatkan hasil uj i mutu beton yang obyektif. perbaikan atau penutupan bagian tersebut menjadi tanggungan penyedia. keamanan dan kualitas pelaksanaan s istem acuan ini. untuk mendapa tkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Apabi la setelah acuan dibongkar ternyata terdapat bagian-bagian beton yang keropos at au cacat lainnya. agar bisa menunjang kecepatan. maka Manajemen Konstruks i berhak untuk meminta melaksanakan uji coba non destruktif seperti Ultrasonic P ulse Velocity Test. maka peny edia segera memberitahukan kepada Manajemen Konstruksi untuk meminta persetujuan Manajemen Konstruksi mengenai cara pengisian. atau ditunjang langsung dari tepi bawah cetakan atau lantai ker ja oleh blok-blok beton yang tinggi. b. acuan dipasang sedemikian rupa sehingga membentuk lawan lendu t seperti tertera pada gambar. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. perbaikan atau penutupannya. terutama yang berhubungan denga usaha keseragaman waktu setting beton . Dalam hal ini. Kondisi pengerasan beton yang tidak merata bisa mengakibatkan retak-retak atau pecahnya beton pada saat pendongkarakan acuan ini. terlebih lagi bila digunakan admixture semacam retarder. e. (i) Acuan pengecoran beton a. tulangan atas ditunjang dari tulangan bawah oleh batang-b atang penunjang. yang akan mempengaruhi kekuatan konstruksi tersebut. meyakini bahwa bagian-bagian konstruksi yang akan dibongka r acuannya sudah dapat memikul berat sendiri dan beban. Tiang-tiang acuan dari besi atau kayu dipasang di atas p apan kayu yang kokoh dan dapat disetel dengan mudah dan dengan ketepatan yang ba ik. Kekuatan i ni ditunjukkan dengan hasil pemeriksaan benda uji yang bersangkutan. Banda Aceh 2012 7.beban pelaksanaan. maka membuat perhitungan dan gambar rencana yang khusus. Ketentuan penerimaan atau lolos tidaknya hasil uji t ekan dan uji lainnya yang dianggap perlu dari specimen coring mengikuti peratura n beton Indonesia yang berlaku. stabilitas dari acuan juga dipe rhitungkan dengan baik. d. Apabila acuan memikul beban-beban yang besar atau mempunyai bentang besar yang bebas.Pembangunan Ruang Kuliah. (j) Pembongkaran acuan 1. serta juga persiapan dan pemotonga n benda uji (hasil coring) yang memenuhi syarat. Perlu sangat diperhatikan perencanaan kinerja beto n yang dicor. Bila be ton yang keropos atau cacat tersebut diragukan mutunya. 2. Bambu tidak boleh digunakan sebagai tiang acuan. sudah menyerahkan kepada Manajemen Konstruksi semu a prosedur pelaksanaan pengecoran. Oleh sebab itu. Apabila unt uk menentukan saat pembongkaran tidak dibuat benda-benda uji seperti ditentukan . Pembongkaran acuan dilaporkan dan mendapat persetuj uan Manajemen Konstruksi. mengadakan pengujian dengan melak ukan core drilling pada bagian beton yang benda ujinya gagal memenuhi syarat spe sifikasi. minimal dua minggu se belum pelaksanaan pengecoran. atau kalau dianggap perlu. Pada tulangan rangkap.

Flamboyant Huma Arta Hal. Khusus untuk cetakan samping boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 5 ha ri.di atas. 4. PT. 39 . 3. kecuali bila dapat dibuktikan sebaliknya atau bila diijinkan oleh Manajemen Konstruksi. maka acuan baru boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 2 minggu.

Flamboyant Huma Arta Hal. penjangkaran.Pembangunan Ruang Kuliah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 40 . dll INSP T Periksa semua peralatan dan alat Y Mengatur jumlah yang dibutuhkan dari b eton Menuangkan Beton Pengawetan Checking level as required Memeriksa tingkat yang diperlukan INSP Tanah pengurukan dan Pemadatan Tahap Selanjutnya PT. Banda Aceh 2012 Flow Chart of Concrete Placement for Footing Foundation Periksa spesifikasi beton & rebar & persyaratan Mengatur Rebar dan Formulir untuk Pondasi Pijakan Periksa barang yang akan tertanam seperti lengan.

41 . dll T INSP Pembentukan Dinding kolom Survei tegak lurus dalam dua arah dan Penyesuaian INSP Perkerasan dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Tahap Selanjutnya PT.Pembangunan Ruang Kuliah. Flamboyant Huma Arta Hal. Banda Aceh 2012 Dinding dan Beton Kolom Perkerasan pelat pada kelas / gelagar Menandai Dinding dan Kolom INSP T Rebar kolom / dinding Barang itu akan tertanam seperti lengan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. jangkar untuk pintu palang balok / jend ela.

42 .Pembangunan Ruang Kuliah. pipa saluran lengan. pelat. jangkar. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Banda Aceh 2012 Menangguhkan Balok / Slab termasuk tembok pembatas Menandai Balok / AXIS tingkat Slab Beton dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Persiapan pentahapan dan perancah & menyangga kerja INSP Pembuatan Betuk Balok Rebar pembuatan Rebar pengaturan & memperbaiki Barang yang akan tertanam seperti. Flamboyant Huma Arta Hal. M & E dan dll Pembentukan Balok / Slab INSP Perkerasan dari Balok / Slab termasuk kantilever & bawah dinding Menandai posisi kolom / dinding pengawetan Langkah selanjutnya PT.

kecuali untuk pasangan sudut dapat memaka i batu bata pecahan. Banda Aceh 2012 PEKERJAAN ARSITEKTUR PEKERJAAN DINDING 1. batu bata tersebut direndam dalam air sampai gelembung udara tidak terlih at lagi.2. beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm. pembesian 4 bh Æ 10 mm.3. lubang ventilasi dan lain-lain. PT.Pembangunan Ruang Kuliah. memberikan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi Pengawas untuk d imintakan persetujuannya. Bagian pasangan dinding yang berhubungan dengan setiap bagian pekerjaan beton (kolom. Pada tiap pertemuan tegak lurus te rdapat ikatan pemasangan yang sempurna kecuali di tiap-tiap pertemuan dimana ada tiang-tiang beton yang merupakan bingkai. tidak dibenarkan menggunakan batu bata pecahan kecuali untuk pasangan sudut/laslasan. diberi kolom dan balok beton dengan ukuran 13x13 cm. pagar atau sesuai gambar. Pelaksanaan Sebelum batu bata dip asang. Contoh batu bata yang telah disetujui disimpan di kant or proyek. Batu bata ringan ataupun jenis lainnya dapat d igunakan untuk dinding jika disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Bahan 1. Lingkup pekerjaan Meliputi pengadaan bah an dan pemasangan dinding sisi dalam/luar bangunandan dinding pembatas ruangan. PEKERJAAN PASANGAN DINDING BATA 1. Semua pasangan baru. Ukuran tebal batu bata dapat disesuaikan dengan tebal dinding akhir (finis h) yang disyaratkan dalam gambar.1. 1. Bidang dinding yang luasnya lebih dari 10 m2 di tambah kolom dan balok penguat (beton praktis) dengan ukuran 13x13 cm. Setiap pertemuan tegak lurus. 1. maka Manajemen Konstruksi /Pengawas berhak menolak bahan tersebut dan sege ra mengeluarkan bahan tersebut dari lokasi proyek dalam waktu 2 kali 24 jam. yang terlebih dahulu ditanam dengan baik pada bagian kolom beton d an pada bagian yang tertanam dalam pasangan batu bata sekurang-kurangnya 40 cm. tidak pecah atau ha ncur. Apabila bahan yang datang tidak sesuai dengan contoh yang telah diset ujui. Seluruh keliling kosen-kosen p intu dan jendela. Pada pasangan batu bata 1 batu dan pasangan yang lebih tebal disusun sesu ai dengan petunjuk/peraturan yang seharusnya. listplank beton dan lain-lain) diberi stek-stek besi beton Æ 10 mm jarak 60 cm. selain karung goni. bila direndam didalam air tetap utuh. Bahan dinding untuk bagian dalam ban gunan dan dinding luar bangunan Batu bata merah biasa yang dipakai mengalami pem bakaran sampai matang. Batu bata yang dipasang utuh. Pe mbuatan lubang pada pasangan dinding untuk steger sama sekali tidak diperkenanka n. Sebelum pekerja an dimulai. Pada semua pasangan bata ½ batu.2 .1. Di tempat yang akan terdapat kosen pintu. ju ga dapat digunakan kajang bogor atau lainnya untuk menutup pasangan tersebut. balok. kecuali ditiap-tiap pertemuan dimana ada tian g-tiang beton merupakan bingkai. beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm. pemasangan stek besi dilakukan sebelum beton dicor. kosen jendela. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. kecuali ditentukan lain oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas. Bahan untuk campuran siar bata Bahan yang dipakai memakai pasir dan semen de ngan perbandingan 1: 3 untuk pekerjaan pasangan bata trassram dan perbandingan 1 : 5 untuk pekerjaan pasangan bata biasa. satu sama lain dapat mengikat dengan sempurna. terdapa t ikatan pemasangan yang sempurna.2. Flamboyant Huma Arta Hal. dijaga ti dak terkena sinar matahari langsung dan Pihak Kami menyediakan karungkarung yang digunakan untuk menutup pasangan serta keadaannya basah. mengerjakan pengukuran bangunan (uitzet) secara teliti dan sesuai gambar. 1. untuk menghindari retaknya dinding dikemudian hari . pembesian 4 bh Æ 10 mm. penempatan pasangan batu bata hendaknya disesuaikan. Selama 1 (satu) hari pemasangan dinding bata tidak boleh lebih da ri 1 (satu) meter dan pengakhiran pemasangan pada satu hari dibuat bertangga men urun dan tidak tegak bergigi.2. 43 .

d) Pekerjaan plesteran dapat dil aksanakan bilamana pekerjaan pasangan telah selesai dipasang. c) Pencampuran air secara be rtahap dan diaduk sampai rata selama 3-4 menit. listplank beton. atau 6 x 6 mm atau sesuai permintaan. maka dibuat pahatan secukupnya. kolom dan ring bal ok telah dicor. PEKERJAAN PENUTUPAN & PELAPISAN PT. c) Plesteran boleh dikerjakan apabila seluruh instalasi jaringan listrik. par tikel lain. i) Seluruh pertemuan b idang plesteran dengan keliling kosen dibuat tali air ukuran 5 x 5 mm. instalasi air bersih dan instalasi lainnya telah ditanam dalam dinding. Banda Aceh 2012 Lubang-lubang untuk instalasi listrik. balok-balok beton. antenna TV. bahan-bahan. l) Jika terjadi keretakan sebagai akibat pengeringan yang tidak baik. PEKERJAAN PLESTERAN DAN ACIAN DINDING 2. berkewajiba n memperbaikinya dengan biaya atas tanggungan Pihak Kami. rata. kolom -kolom beton. at au akibat lainnya. AC atau lain–lain dimana diperluk an adanya instalasi listrik. tegak dan l urus. Selama 7 (tujuh) hari setelah pengacian selesai penyedia sela lu menyiram dengan air sampai jenuh sekurangkurangnya 1 kali sehari. AC. air bersih. pahatan tersebut setelah dipasang pipa di tutup dengan adukan yang sama.Pembangunan Ruang Kuliah. n) Pekerjaan finishing (pengecatan) dapat dilakukan apabila plesteran tela h berumur lebih dari 21 (dua puluh satu) hari. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pelaksan aan a) Permukaan dinding yang akan diplester dibersihkan dari kotoran. 2. air hujan. dikerjakan dengan baik. Jika melebihi. sudah selesai dipasang. k) Kelembaban plestera n dijaga sehingga pengeringan berlangsung wajar. plumbing. sebelumnya selalu disirami air sampai jenuh selama 3 hari. untuk memperkuat daya lekat plesteran.3. dipasang tegak lurus dan menggu nakan potongan kecil kayu plywood. h) Ketebalan ples teran mencapai ketebalan permukaan dinding/kolom yang dinyatakan dalam gambar. b) Pencampuran menggunakan mesin mixer. bobokan untuk instalasi listrik (pipa). air kotor/ bekas. air panas. Jika ketebalan melebihi dari 2 cm diberi tambahan kawat ayam (wire mesh). j) Untuk permukaan yang datar. e) Dinding pasangan bata yan g akan diplester. g) Pas angan kepala plesteran dibuat pada jarak 100 cm. yang ditanam pada di nding. maka plesteran tersebut dibongkar dan diperbaiki sampai dinya takan dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas dengan biaya atas tang gungan Pihak Kami. mempunyai toleransi lengkung atau cembung tidak melebihi 5mm untuk setiap jarak 200 cm.Seluruh sudut vertical. Lingkup pekerjaan a) Termasuk dala m pekerjaan plesteran ini adalah penyediaan tenaga kerja. AC dan lain-lainnya. plumbing. Bahan Bahan yang dipakai untuk plesteran mem akai bahan pasir dan semen dengan komposisi perbandingan 1 : 3 untuk pekerjaan d inding bata trassram dan 1 : 4 untuk pekerjaan dinding bata biasa. lubang pahatan tersebut dibungkus kawat nyamuk. m) Sudut-su dut luar dinding : . tidak terlalu tiba-tiba dan mem basahi permukaan plesteran setiap kali terlihat kering dan dilindungi dari terik matahari langsung dengan bahan penutup yang dapat mencegah penguapan air secara cepat. te lepon. f) Plesteran halus (a cian) dapat dilaksanakan sesudah plesteran berumur 8 hari (kering benar). untuk patokan kerataan dinding. 2. hasil pengerjaan lurus. sehingga dapat dicapai hasil plesteran yang bermu tu baik. b) Pekerjaan plesteran dinding dikerjakan pada permukaan dinding. baik dan tidak bergelombang. bila pahatannya untuk diisi lebih dari 1 (satu) p ipa.1.2. 2. aga r adukan plesteran dapat melekat dengan baik pada dinding. Flamboyant Huma Arta . dan plesteran tersebut sudah bena r-benar dalam keadaan kering. kabel data. serta bagian lain yang diplest er. rapih. peralatan termasuk alat-alat bantu dan alat-alat angkut yang diperlukan untuk melaksanaka n pekerjaan plesteran dinding. AC. potongan plyw ood tersebut dilepas apabila kepala plesteran telah mongering. T ebal plesteran 15-20 mm. debu.

44 .Hal.

Bahan a) P enutup atap berupa genteng metal bergelombang dengan bahan dasar metal berlapis Galvalume atau aluminum stucco embossed. jendela adalah material yang berkaitan erat dengan arsitektu rnya dan termasuk material halus. PT. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi dan Perencana untuk dimintakan persetujuannya. Warna biru y ang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstru ksi. tidak melengkung ataupun bengko k. c) Tidak ada perubahan bentuk pada penampang profil. agar ukuran kosen yang dipasang telah disesuaikan dengan ukuran di la pangan dan membuat shop drawings. e) Ukuran profil seragam dari ujung satu ke ujung yang lainnya. 3. d) Sekrup yang digunakan adalah tipe 12 – 14 x 20 mm HWFS yang dilapisi anti karat 2.1 Bahan a) Bahan rangka atap memakai bahan baja ringan Zincalume berkekuatan G 550 yang merupakan baja yang dilapisi campuran dengan komposisi 50 % Aluminium. Insulation memakai all foi l single side beserta roof mesh. PINTU DAN JENDELA KAYU SERTA KACA 4.6 mm. d) Reng ZincAlume yang digunakan pada kuda-kuda mempunyai ketebalan paling tidak 0.Pembangunan Ruang Kuliah. Pelaksanaan Penempatan reng dan penutup atap lembaran metal b ergelombang dipasang sedemikian rupa untuk menjamin tidak terjadinya ketidakrata an permukaan atap. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. genteng nok 3 arah dan genteng nok uju ng menggunakan bahan yang sama seperti genteng metal. PEKERJAAN GENTENG PENUTUP ATAP 2. Sistim interlock antara kuda-kuda d apat menjamin kestabilan kuda-kuda terhadap semua beban yang bekerja pada rangka atap tersebut. finishing yang perlu diperhatikan prosedurnya baik mulai dari pemasangan sampai pemeliharaannya.1. 1. 43. 2. b) Kuda-kuda inti dirakit terlebih dahulu dan selanjutnya dilakukan pe rakitan kuda-kuda pendukung ataupun penahan. PEKERJAAN KOSEN. PEKERJAAN LISTPLANK ATAP DAN BETON Listplank atap menggunakan bahan kayu Kamper Singkil. pintu. Umum Mat erial kosen. c) Warna penutup atap adalah biru.1. Dengan persetujuan Manajemen Konstruksi bahan ra ngka atap dapat memakai bahan baja ringan yang dilapisi Zinc dengan proses Hot D ip .5 % Zinc dan 1. Flamboyant Huma Arta Hal. kebocoran atap dan lendutan pada atap. untuk itu penyedia memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a) mengadakan pemeriksaan pengukuran di lapangan. b) mengajukan contoh-contoh bahan yan g digunakan pada proyek ini. d) Panjang material yang digunakan mencukupi serta tidak boleh terdapat sambungan pada badan.2. Sedangkan pelaksanaan pengerjaan listplank beton mengikuti ketentuan spesifikasi spesifika si struktur. ukuran dan material kosen maupun accesoriesnya. Untuk menghindari resiko sala h pemasangan. c) Jarak antara satu kuda-kuda ke kuda-kuda lainnya tidak lebih dari 150 cm. Pengurangan jarak kuda-kuda dilakukan sesuai dengan pemilihan bahan penutup atap yang digunakan.5 % Silicon. Pekerjaan Kontruksi K uda-kuda a) Kuda-kuda dibentuk dengan menyatukan batang-batang profil berketebal an paling tidak 1 mm dengan di skrup dengan menggunakan bor listrik dan hexagona l socket. Banda Aceh 2012 1. Bentuk profil gelombang yang menyerupai genteng tanah liat yang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu d ari Manajemen Konstruksi. 4. 45 . PEKERJAAN RANGKA ATAP BAJA RINGAN 1. b) Batang untuk rangka dalam keadaan lurus.2. b) Nok genteng.

d) Kosen-kosen pintu. Ukuran-ukuran kosen dicek dahulu berdasarkan gambar dan kondisi di lapangan. sehingga lubang-lubang bekas paku tidak terlihat.Pembangunan Ruang Kuliah. b. kaca dan finishing melamik di proyek unt uk diperiksa dan di ACC terlebih dahulu oleh Manajemen Konstruksi dan Perencana Arsitektur. Penambahan ketinggian kosen/pintu tidak berarti kayunya yang disambung. tidak boleh ada plesteran tambahan atau belah. tebal jadi 1. engsel. jendela. diwajibkan membuat mock-up kosen. Finishing akhir untuk seluruh kosen. kamar mandi / wc dan sebagainya. pengerjaan. dipasang r apat/presisi. handle. kuda-kuda dan atap sudah selesai dipasang dan pekerjaan menuju tahap finishing (lebih baik bila dinding dan lantai sudah di finish). Banda Aceh 2012 c) Bahan yang cacat dan bernoda tidak boleh digunakan. Finishing Akhir a. Pemasangan a) Kosen hanya diperkenanka n dipasang bila kondisi di lapangan sudah memadai.2. pengerjaan struktur lantai atas. c) Kosen-kosen yang sudah dipasang dilindung i dari kerusakan-kerusakan akibat tabrakan/benturan dengan ditutup lembaran plyw ood 9 mm atau papan. dan tidak terdapat c acat kayu. untuk menghindari kesalahan ukuran dan terjadi k erusakan-kerusakan akibat benturan. balkon. pintu. letak engsel pintu. Jalusi memakai b ahan yang sama. bila perlu ada penyesuaian-penyesua ian / koreksikoreksi pada gambar. pada teras. e) Sebelum k osen dibuat/dipesan. ma ka kosen dan daun pintu tersebut dibongkar dan diganti dengan yang baru. penggunaan paku yang dapat merusak permukaan kayu kosen dihi ndari. sehingga tidak merusak permukaan kayu kosen akibat paku. bovenlight yang terletak di antara 2 kolom/ dinding. pekerjaan-pekerjaan kasar sep erti : pengecoran struktur. te tapi ukuran tinggi kosen/pintu ditambah pada saat pembuatan kosen dan pintunya. dan cara pemasangannya dibuat mock-up terlebih dahulu dan dimintakan per setujuan dari Arsitek/Manajemen konstruksi. pemakuan pada tempat yang ada terdapat engsel. b. a lat-alat angkut dari gudang ke lokasi proyek dan peralatan lainnya. jendela dengan ska la 1 : 1. selasar. pemasangan alat-alat bantu. agar tali air/naad tersebut tidak terkena lapisan cat f) Dalam pemasangan / penyetelan kosen. atau accessories pintu ata u jendela. e) Tali air dipasang pada seluruh keliling kosen pintu dan jendela dengan lebar 5 mm tidak difinish cat. d) Pe kerjaan ini meliputi penyediaan bahan. Bahan / Mat erial Bahan yang dipakai menggunakan kayu Kamper Samarinda. harus dilaporkan kepada Manajemen Konstruksi /Perencana untuk diperiksa. penutupan papan/plywood dipasang/ditempatkan pada lubang-lu bang skonengan. kunci pintu. 4. f) Pemasangan kosen dilakukan paling akhir setelah dinding diplester dan diaci. selasar dan balkon setinggi 2 cm. seda ng pada KM/WC/Toilet tingginya ditambah 5 cm atau sesuai ketinggian perbedaan pe il lantai pada tiap pintu kosennya. lengkap dengan kunci. Untuk ukuran kosen pintu dan daun pintu yang berhubungan dengan areal luar se perti teras. pengecatan dinding hatihati. sehingga tidak terjadi tambatan pada kosen atau pintu. Flamboyant Huma Arta . pemakua n untuk lembaran plywood pelindung dengan menggunakan paku kecil. naad/pertemuan kosen dengan dinding diberi sealent. bahan yang dipasang sesua i dengan contoh bahan yang sudah disetujui Perencana/Manajemen Konstruksi.5 cm. Accessories seperti engsel pintu. demikian juga untuk daun pintunya perlu dita mbah. perlu ada penambahan ketinggian kosen dan dau n pintu agar tidak ada celah. Bila kondisi lapangan dan gambar kerja tidak s esuai. engsel jendela jungkit dan pengunci jendela dan seba gainya. daun pintu kayu dan daun jendela di finish Melamix. Persiapan a. floor/ rabat beton lantai d asar. material finishing sudah da pat persetujuan terlebih dahulu oleh Perencana/Manajemen Konstruksi (lihat spesi fikasi pekerjaan pengecatan). Bila terjadi tambalan. PT. adukan yang menempel pada kosen segera dibersihkan/dicuci s ebelum adukan mengering. ukuran minimal 6 cm x 15 cm dengan double skonengan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. yang ada hanya bole h untuk tali air selebar 5 mm. b) Kosen-kosen tidak diperkenankan dipasang bila masih dalam pekerja anpekerjaan struktur/persiapan. pemasangan dinding bata. g) Pada saat melaku kan plesteran/acian. atau yang berhubu ngan dengan perbedaan peil lantai. biaya p enggantiannya ditanggung oleh Pihak Kami.

46 .Hal.

5. ukuran dis esuaikan dengan gambar. c) Pema sangan daun jendela dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun jende la. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi & Arsitek/Perencana u ntuk disetujui. d) Pengunci untuk daun jendela memakai merk Solid atau setara Solid. c) Pembuatan daun pintu. pintu. kunci di ACC terlebih dahulu oleh Arsitek. dilakukan di workshop.Pelaksanaan a) Sebelum dipasang. 4. tarikan daun jendela dan sebaga inya. maupun dari luar. d) Pemasangan engsel jungkit mengikuti petunjuk spesifikasi teknisnya. Pekerjaan Daun Pintu Kaca dan Daun Jendela Kaca . 1. b) Accessories seperti engsel pintu. engsel jendela. engsel jendela. agar hasil pemasangannya benar-benar rapih dan halus. horizontal tengah dan atas setelah diserut halus ( ukuran jadi) dengan ukuran yang sesuai dengan gambar. membuat shop-drawing.Daun jen dela a) Rangka/frame daun jendela kaca memakai kayu Kamper Samarinda. b) Sebelum pe kerjaan dimulai mengajukan gambar kerja kepada Perencana/Manajemen Konstruksi un tuk disetujui. 4. pengunci daun jendela. agar engsel tertanam dengan baik. mengajukan seluruh contoh bahan beserta brosurnya. c) Engsel daun jendela jungkit memakai engsel Solid atau setara Solid deng an ukuran disesuaikan dengan berat daun jendela dan sesuai dengan spesifikasi te knisnya. PT. PEKERJAAN KUNCI DAN PENGGANTUNG / ENGSEL . . grendel. 4. d) Pemasangan dau n pintu dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun pintu. dan tidak boleh terlihat pada waktu jendela dalam kead aan tertutup. Daun pintu panel ini dibuat di workshop. hak angina. untuk itu agar Pihak Kami mengajukan sub pekerjaan pintu/jendela kepada Arsitek Perencana/Manajemen Konstruksi untuk disetujui. b) Engsel untuk daun pintu menggu nakan engsel Solid atau setara Solid dengan tipe disesuaikan ukuran berat daun p intu. dan cara pemasangannya dibuatkan mock-up terlebih dahulu untuk dimintakan persetujuan/ACC Arsitek. juga digambarkan letak-letak engsel. Letak posisi engsel pintu. jendela yan g sudah difinish. 47 . tentang bentuk pintu panel beserta ukuranukuran dengan skala 1:10. dilengkapi dengan door stop merk Solid atau setara Solid. baik dari dalam. Sebelum pekerjaan dimul ai. c. handle jendela. Banda Aceh 2012 c.Bahan a) Semua kunci yang dipaka i untuk daun pintu kayu untuk ruang-ruang maupun daun pintu kamar mandi memakai merk Solid atau yang setara dengan merk solid. Pekerjaan Daun Pintu Panel a. dan diajukan kepada Arsitek/P erencana untuk disetujui. sedangkan seperti yang sudah disebut handle. f. kunci disertai dengan ukuranukurannya. Posisi engsel jungkit untuk daun jend ela tertanam dengan baik. Daun pintu panel ini terbuat dari kayu Kampe r Samarinda. handle/kunci. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. d. eng sel daun jendela jungkit. dilindungi/dibungkus dengan plastik. d. Flamboyant Huma Arta Hal. engsel pintu. b.Pembangunan Ruang Kuliah. door stop tersebut dimintakan persetu juan / di ACC dahulu oleh Arsitek/Perencana. e. e) Engsel encasement menggunakan Dekson atau setara Dekson. .Daun pintu ka ca a) Rangka/frame daun pintu kaca terbuat dari kayu Kamper Samarinda. sebelum dipesan/dibeli. handle. lancar dibuka dan ditutup . handle. sehin gga dapat menghasilkan pemasangan yang rapih dan baik. Pemasangan daun pintu ini dipasang oleh tenaga ya ng ahli dalam pemasangan daun pintu. rangka vertical. 5. b) Pembuatan daun jendela dilakukan di workshop. ukuran ja di untuk rangka vertical dan horizontal disesuaikan dengan gambar. grendel tanam dan lainnya memakai merk Solid atau setara Solid. Lebar engsel pintu lebih kecil minimal 5 mm dari lebar daun pintu/jendela. Semua kosen. kunci. Untuk seluruh daun pintu ayun/swing.

rangka dan penggantung. d) Membuat mock-up untuk disetujui / di ACC Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perenc ana. tidak cacat dan telah mendapatkan persetujuan dari Perencana. Sebelum rangka dipasang kami akan mengajukan contoh bahan kepada Manaje men Konstruksi/Pengawas untuk disetujui.3.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm. koef plafond dan pekerjaan lainny a yang berkaitan dengan pekerjaan langit-langit. sehingga hasil pekerjaannya benar-benar rapih. 6. Pekerjaan Plafond Gypsum Board 6.1. grille exhaust dan lubang-lubang lainnya yang berada pada plafond. baik dan halus. Pelaks anaan 1.3. 6. ditanam sedalam 1–2 mm dari permukaan panel gyp sum.2.1. PT. 3. 6. 2. tebal 0. agar engsel tertanam dengan baik. Penggan tung dipasang tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm. c) Seluruh pekerjaan langit-langit sudah termasuk p embuatan lubang lampu (armature). handle/kunci. c) Menyediakan contoh-contoh bahan dan diajuk an kepada Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perencana untuk disetujui / di ACC. 5. alat-a lat Bantu. dan tidak boleh terlihat pada saat daun j endela dalam keadaan tertutup. Banda Aceh 2012 c) d) e) f) g) h) . dan pekerjaannya harus diganti dengan pekerja yang benar-benar terampil dan ahli. Lembaran gypsum direkatkan pada rangka plafond dengan menggunakan sekerup ti ap jarak 20 cm atau sesuai gambar. Setelah seluruh rangka plafo nd terpasang. naad mati / tanpa naad. Penggantung untuk rangka plafond tiap jarak 120 x 120 cm atau sesuai gambar. Seluruh instalasi M&E yang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test. bidang permukaan harus rata. Bahan 1. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT Lebar engsel pintu lebih kecil. maka daun pintu / daun jendela yang sudah dipasang diganti dengan ya ng baru. 48 . Bahan penutup langit-langit memakai gypsumboard. Posisi engsel jun gkit untuk daun jendela tertanam baik. Ketentuan Umum a) Pekerjaan langit-langit ini (plafond) baru boleh dilakuka n setelah seluruh pekerjaan instalasi seperti kabelkabel. Lingkup Peker jaan a) Meliputi penyediaan bahan dan pemasangan langit-langit (plafond). baik. b) Bahan yang dipasang baru. Setelah daun pintu / daun jendela beserta accesoriesnya sudah selesai dipasang. 6.2. Rangka Rangka plafond m emakai rangka hollow 40 mm : 40 mm. sambung ansambungan panel ditutup dengan compound dan dilapisi kain kassa kualitas baik.3. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 45 mm. 2. 4. minimal 5 mm dari lebar daun pintu/daun jendela. hasil pemasangannya tidak baik dan rapih. Bila menurut pengamatan Manajemen Konstruksi /Arsitek. d) Lokasi Man Hole pada langit-langit (plafond) me ndapat persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen konstruksi. baik dari dalam maupun dari luar. tebal 0. Posisi engsel pintu. agar tidak rusa k/cacat akibat benturan 6. pipa-pipa dan peralata n lainnya yang berada didalam plafond sudah selesai dipasang dan telah diuji cob a (ditest). tarikan daun jendela di ACC dahulu oleh Arsitek. maka daun pintu dan daun jendela tersebut dilindungi. agar dapat terisi oleh compound.Pembangunan Ruang Kuliah. waterpass dan tidak bergelombang. Penutup langit-langit Penutup langit-lan git memakai panel gypsum board merk Jaya Board dengan tebal 12 mm. Biaya pembuatan lubang tersebut dimasukkan pada harga peker jaan langit-langit (plafond). b) Membuat gambar kerja (shop d rawing) untuk disetujui perencana. Pemasangan dila kukan oleh pekerja yang benar-benar ahli dalam pemasangan daun pintu/jendela/acc esoriesnya. digantung sampai rangka atap. 6. engsel jendela jungkit. list sudut. Flamboyant Huma Arta Hal.

untuk menghindari kerusaka n akibat pekerjaan yang belum selesai.45 mm atau sesuai gambar. biayanya dimasukan ke dalam harga satuan plafond.4. Membuat gambar kerja (shop drawings) 5. Flamboyant Huma Arta Hal.Pembangunan Ruang Kuliah. bahan PT. pemasangan. Penutup langit-langit Kal siboard dipasang pada seluruh plafond KM/WC. Dalam pengerjaan plafond ini. ditanam sedalam 1-2 mm dari permukaan panel. 5. pembuatan lubang untuk skrup dibor.1. Dalam pengerja an plafond ini. naad mati/ ta npa naad.2. 49 . Me ngajukan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas untuk disetujui jenis bahannya. 7.1.1.2. maka dibongkar dan diganti dengan pekerja yang ahli dalam pemasangan batu paras yogya. 8. 2. 6. tebal 0. penyediaan alat-alat bantu dan pembersihan. sudah termasuk pembuatan lubang armature. Pelaksanaan 1. PEKERJAAN PELAPIS LANTAI DAN DINDING 7. Setelah seluruh rangka plafond terpasang. dengan ukura n sesuai diameter skurp. bidang permukaan harus rata. Banda Aceh 2012 7. waterpass dan tidak berg elombang. 6. 5. Pekerjaan Plafond Kalsiboard 6. Pemasang an pelapis lantai dan dinding dikerjakan tahap akhir. Lembaran Kalsiboard direkatkan pada rangka plafond dengan meng gunakan skrup tiap jarak 15 cm. plafond luar bangunan/overstek. 4.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm ata u sesuai gambar. 4. 6.1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan . Seluruh instalasi M&E y ang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test.4. bila tidak rapih. Pekerjaan plafond telah selesai dipasang. Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list aluminium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar. 2. Umum Se belum pekerjaan pelapis lantai diakukan maka : 1. 6. sudah termasuk pembuatan lubang armature. 7. balkon dan ruang-ruang lainnya yang berhubungan d engan air dan telah diadakan pengetesan dengan hasil tidak bocor disaksikan oleh Manajemen Konstruksi dengan berita acara hasil pengecekan bersama 3. toilet. biayanya dimasukan ke dalam harga satu an plafond. 3. agar dapat terisi oleh compound. yan g berhubungan dengan udara luar. Lebar naad untuk lantai 3-4 mm. dan na ad untuk dinding maksimal 2 mm. 2. akan diadakan penelitian terha dap peil lantai agar sesuai dengan gambar rencana.1.4. 7. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. lalu membuat mock-up/contoh pemasangan di proyek untuk disetujui bahw a hasil pemasangan memang benarbenar rapih. Lapisan waterproofing untu k daerah basah.2. tebal 0. Rangka Rangka plaf ond memakai rangka hollow 40 mm x 40 mm. Pekerjaan lanta i keramik homogeneous tile 7. Penutup langit-langit Penutup langit -langit memakai calsiboard tebal 6 mm merk Jaya Board. Bahan 1. Penggantung tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm.1.1. Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list profil alum inium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar. 7. KM/WC. Bahan penutup langit-langit memakai panel Kalsiboard. sambungansambungan panel ditutup dengan compound + lapisan kain kassa kualitas baik.

2. 2. Untuk itu penyedia Pih ak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama). Pemasangan Pemasang an mengacu pada : a. Pemasangan dikerjakan oleh pekerja yang ahli dan terampil dalam pemasangan. 2.Ukuran : 40 x 40 cm atau sesuai gambar . lebar naad dan w arna grouting. 13. 10.Merk : Roman .2.Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 40 x 40 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7. 50 . Siar-siar (n aad) dibuat sekecil mungkin. 8. 3. ukuran 120x120 cm.2. Sebelum pemasangan keramik dimulai. 5.Warna : Sesuai rencana .Produksi . Pemotongan unit keramik menggunakan m esin potong.Warna .Pembangunan Ruang Kuliah. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/ air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest . seluruh permukaan lantai b eton diratakan / di screed memakai Drymix Screed tebal + 3.2. 11. maka lantai tersebut dijaga kebersihannya sampai penyerahan pertama. Pekerjaan Dinding Lapis Keramik PT. 8.1. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1 PC :2 Pasir. 4. memakai sealent merk D owncorning. 9. Se belum pengisian naad dilakukan. Siar-siar / naad rata dan sama besa r. Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering.2.Jenis .2. Pengisian naad/grouting setelah pemasangan lan tai selesai dipasang dan telah mengering. Setelah selesai dipasang dan digro uting. Gambar kerja telah disetujui Manajemen Konstruksi / Pengawa s / Perencana. Banda Aceh 2012 . maka perbaikan dinding kerami k tersebut menjadi tanggung jawab penyedia sepenuhnya. lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (du a) garis lurus yang saling tegak lurus. ini Pihak Kami dikerjakan walaupun tidak dijela skan dalam gambar. Bahan .Naad : Di isi memakai AM Grout 50 atau setara 7. Bahan-bahan yang dapat merusak lantai keramik harus segera dijauhkan dan tidak d iperkenankan disimpan pada ruang-ruang yang telah selesai dipasang keramik. Pemasangan 1. Adukan yang menempel pada permukaan lantai harus segera d ibersihkan sebelum mengering. 6. 3. 7. Bahan keramik yang akan dipasang diajukan kepada Manajemen Kon struksi/Pengawas/Perencana untuk mendapatkan persetujuan lalu dibuatkan mock-up di proyek.1. 12.Jenis : Keramik homogenous kwalitas B .2. 4. Peil lantai telah diteliti kebenarannya dan telah dilaporkan k epada Manajemen Konstruksi/Pengawas. 14. Peil lantai yang akan dipasang telah ber sih dari berbagai macam kotoran. Pekerjaan Lantai dan Dinding Lapis Keramik 7. Flamboyant Huma Arta Hal. 9. 7. untuk mengetahui pola pemasangan. 6. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. permukaan dinding keramik bersih dari berbagai m acam kotoran. 3. 2. 7. Setiap jarak 420 cm dibuat d ilatasi diisi sealent yang sewarna dengan warna grouting. Seluruh pertemuan lantai dengan dinding diberi plint Roman tingg i 10 cm dan di finish cat plint. 7. rata dan sama besar.2.U kuran . bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout. Pe masangan keramik menggunakan Drymix Tile. Pemasangan memakai perekat keramik merk/jeni s Drymix Tile. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 5.5 cm.2. Kerusakan-kerusakan selama proyek be rlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya.Plint : Memakai Plint Roman tinggi 10 cm .

3. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout. lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perp otongan siar membentuk 2 (dua) garis lurus yang saling tegak lurus.2. Siar-siar / naad rata dan sama besar. Seluruh permukaan dinding telah difinish.4.4. permukaan dinding keramik bersih dari berbagai macam kotoran. Pemasan gan keramik menggunakan Drymix Tile. Unt uk itu Pihak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pert ama) 8.3.Jenis .Pembangunan Ruang Kuliah.1. Flamboyant Huma Arta Hal.2.Pengisi naad : : : : : Marmer Keramik kualitas B Sesuai rencana sesuai gambar Ujung Pandang N aad diisi afagrout / ibagrout / afafik 7.2. 8. 5.2.Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 20 x 25 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7. Banda Aceh 2012 7. Untuk itu Pihak Kami menj aga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama). Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr. 9. Bahan . Kerusakan-kerusakan selama proyek berlang sung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. 6.2. 2. Meng ajukan brosur-brosur cat dinding/cat plafond/politur melamik dan bahan-bahan lai nnya yang diperlukan.4.Ukuran . le bar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (dua) ga ris lurus yang saling tegak lurus. maka perbaikan dinding keramik ter sebut menjadi tanggung jawab kontraktor sepenuhnya.3. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest. Siar-si ar / naad rata dan sama besar. kosen-kosen/pintu/jendela telah selesai dipasang. 8.2.Produksi . 2. Pemotonga n unit keramik menggunakan mesin potong. Kerusaka n-kerusakan selama proyek berlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. Meliputi penyediaan bahan-bahan. Adukan yang menempel segera dibersih kan sebelum mengering. permukaan dinding ke ramik bersih dari berbagai macam kotoran. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih.2. 7. Sebelum pengisian naad dilakukan. 4. 4. 3.Jenis . Bahan .Ukuran . Lingkup Pekerjaan 1.Warna . Pekerjaan Cat Dinding / Tembok Untuk Interior PT. 4. Pemasangan 1. 7.Warna .1. m aka perbaikan dinding keramik tersebut menjadi tanggung jawab sepenuhnya. bila sudah bersih naad-naad keramik di isi ibagrout. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest. PEKERJAAN PENGECATAN 8. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih.2. Pekerjaan Lapis Marmer 7. Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering. plafond tel ah selesai dikerjakan. 7. 3. Pemasangan 1. 8. Pemotongan unit keramik menggunakan mesin potong.Produksi . 2. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr. alat-alat bantu dan p enyediaan tenaga kerja.1. 6. 51 . Sebelum pengisian naad dilakukan. 5. Membuat mock-up pada dinding/plafond untuk dipilih dan disetujui warnanya.

Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Du lux. Setelah lapisan alkali res isting primer mengering.Cara-cara pengecatan mengi kuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat.1. .Cara-cara pengecatan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dike luarkan oleh pabrik cat. memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat.Produksi . Pekerjaan Cat Di nding / Tembok Untuk Exterior 8.1. lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux We athershield sebanyak 1 lapis sampai benar-benar rata.3. sedangkan kwas hanya pada tempat-tempa t tertentu saja. abu-abu yang melekat dibersihkan.2. memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat. mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang s ama. . Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi/Pengawas/Perencana. Bahan . 8. bahwa cat yang dipakai. dan telah mengering dengan sempurna. abu-abu yang m elekat dibersihkan. lalu diamplas halus. lalu diamplas halus.Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8. Bahan . Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus. mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang sama. 8. lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux seb anyak 1 lapis sampai benar-benar rata. Setelah dibersihkan. Pengecatan halus menggunakan roller. . Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik. Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi /Pengawas/Perencana. Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus.3. bahwa cat ya ng dipakai. Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik.Jenis Cat dasar Cat akhir . Setelah dibersihkan. sed angkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja. . dan telah mengering dengan sempurna.2.Jenis Cat dasar Cat akhir .Pembangunan Ruang Kuliah. Permukaan dinding diamplas sampai halus. Bahan PT. Permukaan dinding diamplas sampai halus.Cara pengecat an mengikuti technical data dari Dulux.Aplikasi pengecata n.4.1. .Warna : : : : Dulux/Mowile x Dulux/Mowilex Dulux/Mowilex Sesuai rencana 8. lalu diberi lapisan cat Duluxweathershield sampai benar-benar ra ta warnanya dan hasilnya dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi/Pemberi Tugas/ Perencana.2.Aplikasi pengecatan dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi dari MK/Pengawas atau dari produ ksi cat. Setelah lapisan alkali resisting primer m engering. Flamboyant Huma Arta Hal. Banda Aceh 2012 8. 52 . Pekerjaan Cat Langit-langit (Plafond) 8. dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomend asi dari Manajemen Konstruksi/Pengawas atau dari produksi cat.2.3. Pengecatan halus menggunakan roller. . lalu diberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dap at diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas/Perencana.Produks i .4.

Dan pekerjaan lainnya sesua i gambar dan perincian biaya pekerjaan. Plafond beton b.1.Railing kayu . Cara-cara pengec atan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat.6. Glotek / setara .1.Pengecatan langit-langit meliputi : a.Produksi . lubanglubang paku/skrup telah diisi dan diratakan dan tela h diamplas sampai halus. lalu diberi lapisan cat dasar Dulux sebanyak 1 lapis sa mpai benar-benar rata.6. sedangkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja. Pekerjaan finishing melamik dikerjakan o leh Sub Pihak Kami yang ahli dalam pengerjaan melamik.Dinding lambrisering kayu .memberikan surat jaminan yang dikel uarkan oleh pabrik cat.Pembangunan Ruang Kuliah. permukaan langit-langit (plafond) dibersihkan dari be rbagai macam kotoran.Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8. Setelah seluruh permukaan plafond diamplas halus. dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi/ pengawasan dari produksi cat.2.Bahan untuk finishing listplank atap memakai finishing cat minyak ex. Pekerjaan Cat Listplank Atap 8. lalu d iberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dapat dite rima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas / Perencana. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Kosen.2.5. Bahan untuk finishing bagian luar memakai finishing melamik Polyurethane agar tahan air dan tahan sinar ultra vio let. Sebelum pekerjaan dimulai. Hasil pengerjaan rapih . 4. . Propan raya atau setara. dan daun jendela.4. 2.Jenis Cat dasar Cat akhir . plafond calsiboard c.2. rata dan sama warnanya. Pengecatan halus menggunakan roiler. Banda Aceh 2012 . Plaf ond gypsum.Lapisan lantai papan kayu dan papan tangga . 8. mulai dari meni / cat dasar / ca t akhir adalah benar dari produksi Dulux. Bahan . Setelah lapisan alkali resisting primer dan telah mengeri ng lalu diamplas halus. . bahwa cat yang dipakai. Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Dulux. 53 . Dan plafond lainnya sesuai gambar Setelah baha n langit-langit terpasang. 8. daun pintu . Aplikasi p engecatan.5. pintu dan jendela bagian dalam memakai finishing melamik ex. Pengerjaan PT. Pekerjaan melamik ini untuk finishing : . 8.5. Pekerjaan Cat Finishing Melamik 8 . Bahan Bahan untuk finishing kosen. Pengerjaan 1. 8. Flamboyant Huma Arta Hal. Pengecatan .6. 3.Plafond lambris kayu . mengajukan contoh warna melamik kepada Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana untuk dise tujui dan membuat mock-up di proyek.

harus mengajukan contoh bahan dan brosur. selesai diplester kasar. Pertemuan dengan dinding dinaikkan setinggi 20 cm dan lantai untuk di KM/WC dan plat dak atap dinaikkan setinggi 4 0 cm. terutama pekerjaan M&E. Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan. bahwa pem asangan waterproofing tersebut telah di test dan telah dilaksanakan dengan baik tanpa ada kebocoran. Melakukan proteksi/perlindungan dengan lapisan plesteran (discreed) memakai adukan 1pc:3pasir + lapisan kawat ayam dan dihaluskan.4. Lantai atau dinding yang akan diberi lapisan waterproofing tidak ak an dibobok akibat adanya pekerjaan lain terutama pekerjaan M & E. Lanta1 atau d1nd1ng yang akan diberi lapisan waterproofing ti dak akan dibobok akibat adanya pekerjaan lain. Bahan untuk lantai KM/WC lantai tingkat. PEKERJAAN PENYELESAIAN TANGGA DAN RAILING 1. pemasangan. 3. 2. Permu kaan beton yang akan dilapis waterproofing dibersihkan dari kotoran puing-puing dan sampah lainnya. Kemiringan screed dibuat kearah roof drain/floor drain. c. 9.3. Setelah waterproofing dikerjakan.1. plat dak atap memakai jenis membrane ex Bithutene tebal 1. memakai coating ex Sika. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Bahan 1. 7. balkon. 8. Pekerjaan waterproofing dilakukan oleh pekerja yang ditun juk oleh pabrik pembuatnya. Waterproofing dipasang pada : • Lantai KM/ WC lantai tingkat • Plat dan atap beton dan bak bunga • Atap konsol/kantilever • Balko n (jika ada) • Roof garden (jika ada) • Ground reservoir/ground watertank (jika diij inkan oleh DireksiPekerjaan) • Dan daerah basah lainnya 9.1. Banda Aceh 2012 a. 9.2. b. lalu diadakan pengetesan dimana permu kaan plat beton yang telah dilapis waterproofing direndam air selama 14 hari set inggi 5 – 10 cm. 6. Lingkup P ekerjaan Pekerjaan waterproofing ini meliputi penyediaan bahan. 9. Bila ternyata hasil test rendam menunjukkan tidak ada kebocora n. 5. PEKERJAAN WATERPROOFING Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan. Untuk balkon. 4. Pekerjaan finishing listplank atap dikerjakan oleh Sub yang ahli dalam pengerjaan melamik . harus mengajukan contoh bahan dan brosur. kecua li untuk lantai KM/WC. PEKERJAAN LAIN-LAIN 1. peny ediaan alat-alat bantu dan pembersihan. Sparing-sparing pipa air kotor. mengajukan contoh warna kepada Manajemen Konstruks i/Pengawas/Perencana untuk disetujui dan membuat mock-up di proyek. Sebelum pekerjaan dimulai.Pembangunan Ruang Kuliah. Pelaksanaan 1. Sertifikat jaminan terseb ut diserahkan kepada Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi pada saat penyerahan per tama. roof drain/floor drain di grouting memakai bahan yang sama. dengan serti fikat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya. Pihak Kami melakukan perlindungan terhadap pe kerjaan waterproofing yang telah dikerjakan terhadap kerusakan-kerusakan yang di timbulkan oleh pekerjaan yang dilakukan oleh lainnya. 54 . Flamboyant Huma Arta Hal.5 mm. Jaminan Memberikan ja minan kedap air secara cuma-cuma selama 5 tahun terhadap kebocoran. rata dan sama warnanya. Hasil pengerjaan rapih. 2. Lingkup Pekerjaan PT. 9. maka membuat Berita Acara Pemeriksaan dengan Manajemen Konstruksi .

55 . Bahan . sedangkan step nossing berukura n 10 cm x 30 cm . pemasangan. alat-alat bantu lainnya yang dip erlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini.3. peralatan. Men gajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh peralatan sanitair ses uai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan.Pembangunan Ruang Kuliah. d. 2.2. Pengadaan dan pemasangan sanitair beserta peralatannya sesuai d engan ketentuan yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan. PT.Bahan untuk railing Railing tangga dengan tiang memakai stainl ess steel diameter 5” dan 3 ”. serta pekerjaan finishing pada r uang KM/WC telah selesai dikerjakan. 1. b) Membuat gambar kerja/shop drawings. Sanitair yang telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk k esempurnaan hasil pemasangan. sehingga tercapai pekerjaan yang bermu tu dan sempurna. Pemasangan sanitair bese rta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya. Pelaksanaan a) Bahan yang dipasang adalah bahan yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas. Kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran. pengerjaan/pemasangan. sedangkan untuk papan kayu menggunakan klos + skrup. Perletakan pe rlengkapan sanitair terletak diantara persimpangan atau pertemuan naad-naad pela pis dinding. sesuai dengan type-type sanitair serta komplit dengan fitting yang dikelua rkan oleh Pabrik Surya Toto Indonesia. 3. Flamboyant Huma Arta Hal. Seluruh brosur sanitair dan perle ngkapannya diserahkan kepada pemberi tugas selepas masa pemeliharaan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. dikeluarkan dari proyek dan diganti dengan yang baru. sedangkan di proyek hanya pemasangan/penyetelan. b) Gambar kerja/shop dr awings telah disetujui Manajemen Konstruksi /Pengawas. d) Permukaan anak tang ga dan bordes diplester halus menggunakan adukan 1 PC : 3 Pasir. b.Bahan untuk anak tangga dan bordes Bahan untuk anak tangga dan bordes tangga dilapis keramik ukuran 40 cm x 40 cm serta plint t angga ukuran 10 cm x 30 cm ex. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan. Seluruh sanitai r dan perlengkapan yang dipasang dalam keadaan lengkap dengan segala perlengkapa nnya. 1. e) Untuk railing stainless steel pengerjaa nnya dilakukan di workshop. alat-alat bantu dan perleng kapan lainnya yang diperlukan. c. PEKERJA AN KACA DAN CERMIN Pekerjaan ini meliputi pengadaan dan pemasangan material kaca dan cermin. c) Pemasangan lapisan ana k tangga dilakukan oleh pekerja yang telah berpengalaman. Bah an Bahan-bahan sanitair memakai merk dengan type/model dan accessoriesnya sepert i yang diuraikan dalam bill of item (perincian biaya pekerjaan). Pihak Kami memperbaiki dan mengganti bila ada keru sakan atas bahanbahan/peralatan sanitair yang terjadi selama masa pemeliharaan d an biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. instalasi air kotor telah sel esai dikerjakan dan telah dilakukan pengetesan. Banda Aceh 2012 a) Meliputi penyediaan bahan. Bahan-bahan dan peralatan sanitair dapat dipasang apabi la telah mendapat ijin dari Manajemen konstruksi/Pengawas/Perencana. Umum Pekerjaan pemasangan sanitair dap at dilakukan apabila seluruh instalasi air bersih. PEKERJAAN SANITAIR DAN PERLENGKAPANNYA a. c) Mengaju kan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas/Pemberi Tugas/ Perencana d an membuat mock up. Bahan-bahan dan peralatan sanitair dichek ulang sebelum dipasang. Bila terdapat cacat/rusak . Pemasangan Semua bahan yang dipasang s esuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ P emberi Tugas/ Perencana. Roman Golongan B.

diharuskan menggunakan alat pemotong kaca. . Bahan-bahan dan peralatan Dinding Partisi dan Folding gate dapat dipasang apabila telah mendapa t ijin dari Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana. 56 . Kaca-kaca yang telah dipasang dilindungi dari kerusakan dan benturan serta diberi tanda a gar dapat terlihat bahwa pada area tersebut telah dipasang kaca. toleran si kesikuan maximum yang diperkenankan adalah 1. Flamboyant Huma Arta Hal. Pembersihan akhir untuk membersihkan permukaan kaca menggunakan kain katun yang lunak dengan cairan khusus pembersih kaca. d . Bahan Folding gate mengunakan bahan : .8 mm dan pelat strip 5 mm dan dicoating.Pembangunan Ruang Kuliah. Rail atas pipa hitam bulat. tidak menunjukkan effek lensa. Semua bahan yang akan dipasang melalui persetujuan Manajemen K onstruksi. Pemasangan Semua bahan yang dipasang sesuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ Pemberi Tugas/ Perencana. Bahan-bahan dan peralatan tersebut dichek ulang sebelum dipasang.Kaca cermin K eliling kaca cermin dibuat bevel 3 cm Pemasangan kaca menggunakan skrup stainless steel Tebal kaca minimal 5 mm atau sesuai gambar Kaca yang sudah terpasang dibers ihkan dengan pembersih kaca. Mengajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh sesuai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan. Pengadaan dan pemasangan Dinding Partisi PVC dan Folding gate beserta peralatannya sesuai dengan ketentua n yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan. peralatan. . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. . Toleransi lebar dan panjang tidak boleh melebihi toleransi seperti yang ditentukan oleh pabrik. Kesikuan kaca lembaran yang berbe ntuk segi empat mempunyai sudut serta tepi potongan yang rata dan lurus. kaca yang nampak maupun yang tidak nampak akibat pemoto ngan.Bahan Produksi : Asahimas atau setara Jenis : Float glass Warna : Sesuai renca na Tebal : 5 mm atau sesuai dengan gambar rencana & BQ. Bila terdapat cacat/rusak. retak dan baur.Pelaks anaan Semua pekerjaan pemasangan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dari pab rik pembuat kaca. Pemotongan ukuran kaca disesuaikan ukuran rangka. sehingga tercapai pekerjaan yang bermutu dan sempurna. 4. Untuk cermin mempunyai lapisan pera k cukup tebal dan mempunyai lapisan penahan kelembaban. Banda Aceh 2012 . daun/slate engsel penuh 115 x 0. c. PEKERJAAN DINDING PARTISI DAN FOLDING GATE a. alat-alat bantu lainnya yang diperlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini. Untuk bingkai Profil CNP. Tidak menunjukkan ada ca cat.UNP 2 tebal 2 mm. Kunci bentuk silinder dan handle stainless steel serta seluruh bahan menggunakan cat warna anti karat . pemasa ngan. sejajar. kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran. gelembung dan sebagainya. dikeluarkan d ari proyek dan PT. minimal 10 mm masuk ke dalam alur kaca pada kosen.5 mm per meter. Memiliki bidang yang licin. tidak bergelombang. Dinding Partisi PVC 85x200 di tempatkan di daerah Toilet atau sesuai gambar. Li ngkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan.Rail bawah p lat siku dan besi bulat menggunakan bearing yang tertutup.Spesifikasi bahan Kaca tidak bergelombang. Semua bahan kaca dan cermin sebelum dan sesudah dipasang harus mendapatkan persetujuan Perencana / Manajemen Konstruksi. harus dihaluskan sampai membentuk Sisi permukaan kaca yang halus. Pemotongan kaca rapih dan lurus.

Layanan kelistrikan secara lengkap termas uk system penyambungan ke PLN. Folding gate yan g telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk kesempurnaan hasil pemasan gan.1.2. junctio n box. Untuk bahan MCB minimal yang dipaka i adalah merk : SCHNEIDER atau yang setara dan kabel merk SUPREME atau yang seta ra dengan itu. alat elektronik secara lengkap sesuai dengan f.dll. kayu. mengajukan contoh bahan (MAR = Material A pproval Request) ke MK untuk persetujuan pemakaian . mengecek secara keseluruhan dari gambar jumlah kuantitas kelistri kan. Sediakan juga penginstalasian kabel listr ik lainnya yang dibutuhkan untuk perkakas mesin.Manajemen Konstruksi yang. Kotor an tersebut dikeluarkan dari proyek dan tidak boleh ditimbun didalam lokasi proy ek. e. 57 . guna penginstalasian yang semestinya sesuai dengan per syaratan di gambar dan spesifikasi. 6. gambar kelistri kan pihak lain. Pelaksanaan kerja Tata laksana kerja dan tampilan yan g baik dari penginstalasian agar sama pentingnya dengan efisiensi secara elektri kal dan mekanis. yang ada di gambar atau sesuai spesifikasi. mater ial. PEKERJAAN PEMBERSIHAN Kami akan melakuka n pembersihan setiap hari terhadap seluruh kotoran/sampah/potongan kayu/adukan b ekas dan bahan-bahan yang sudah tidak terpakai dari lokasi proyek. Setiap kerusakan atas finishing dinding.3. untuk saklar dan stop kontak digunakan merk LEGRAND atau PANASONI C atau yang setara. b. Sebelum dilakukan penyerahan pertama. Seluruh brosur dan perlengkapan Folding gate diserahkan kepada pemb eri tugas selepas masa pemeliharaan. conduit.1 UMUM 6. Bahan-bahan Sebelum instalasi. dikeluarkan dari proyek. Material yang kurang atau rusak selama penginstalasian harus diperbaiki ata u diganti oleh dengan biaya sendiri. seluruh kaca. Pekerjaan pembersihan dilakukan sampai penyerahan pertama.1.Pembangunan Ruang Kuliah. Pemasangan Dinding Partisi maupun Folding gate beserta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya. batako. sehi ngga lokasi proyek dan lokasi kerja selalu dalam keadaan bersih dan rapih. Apabila pekerjaa n kelistrikan berhubungan dengan pekerjaan penyedia lain atau dengan pihak UnMuh a maka berkoordinasi guna mendapatkan informasi yang diperlukan. distribution board. pelapis lantai dan dinding. pasangan bata. p asangan batu. Lampu penerangan dan panel board. pasangan batu. stop kontak.1. Flamboyant Huma Arta Hal. puingpuing/sampah dan bahan-bahan bangunan ya ng sudah tidak terpakai. System kabel listrik (Power wiring system) dan system grounding nya. Dll. Yang diakibatkan dari pelaksanaan instalasi diganti atau d iperbaiki PT. peralatan dan pengangkutan juga instalasi dan test yang musti dilakukan unt uk kelengkapan dan pengoperasian system kelistrikan secara lengkap sesuai persya ratan dari gambar atau Spesifikasi. g. Untuk itu men empatkan tenaga kerja sebanyak yang diperlukan untuk melakukan pembersihan. Banda Aceh 2012 diganti dengan yang baru. dimensi dan lain sebagainya yang diperlukan untuk pekerjaan ini. seluruh instalasi secara umum mempunyai kualitas yang setara da n tampak rapi. Termasuk juga fixture lampu. a. unit sekering saklar. 5. Harus disediakan pembungkus kabel (conduit) dalam dinding bata. P EKERJAAN ELECTRICAL 6. p enyambungan yang diperlukan untuk instalasi dilakukan sedemikian rupa dan disetu jui oleh MK. Seluruh pekerjaan pemotongan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. d. pelat baja. kami akan memperbaiki dan mengganti bila ada kerusakan atas bahanbahan/ per alatan yang terjadi selama masa pemeliharaan dan biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. c. halaman dan peker jaan lainnya dalam keadaan bersih. pengeboran. 6. Apabila jen is bahan sudah ditentukan dalam spesifikasi maka bahan tersebut digunakan atau d apat digunakan bahan yang setara dengan itu. 6. Seluruh bahan-bahan dan per alatan yang baru dan sesuai dengan standard yang berlaku seperti : PUIL 2000 (SN I 04-0225-2000) atau standard yang berlaku secara umum di Indonesia.1 Lingkup kerja Menyiapkan seluruh buruh.

EXHAUST FANS Meliputii Peneyediaan dan Penempatan Exhaust fan dalam ruangan kamar mandi/WC dan system kelistrikan E xhaust dapat digabung ke titik lampu. Ukuran minimum kabel NYM 2 dan 3 x2. kolo m dll. SPOT DOWN LIGHT Pihak Ka mi menyediakan dan memasang Spot down light lengkap. PEKERJAAN ORNAMEN ACEH DAN LAMBANG UNIVERSITAS 7.5 mm pembungkus kabel jenis PVC ukura n 1.7.40m . Merk lampu yang dipakai PHILIPS atau yang setara dengan itu. Pengetesan dan Jaminan Seluruh peralatan dan instalasi secara keseluruhan dijamin atas kerusakan material dan tampak inst alasi (ketatalaksanaan kerja) selama kurun waktu 12 bulan dari saat serah terima awal (PHO) sampai serah terima akhir (FHO).5 PK atau yang setara dengan itu 6. 6. Merk AC yang dipakai adalah merk Panas onic 1.5 Pentanahan (Grounding) Menginstalasi grounding utama keseluruh titik listrik dengan menggunakan ukuran kawat tembaga sesuai den gan yang disyaratkan 6. Jenis spot down light yang berkualitas baik . 6.Stop kontak --------------------------.8. Selama kurun waktu masa pemeliharaa n ini seluruh kerusakan dan cara instalasi yang tidak bagus diperbaiki oleh atas tanggungan biaya sendiri. Seluruh spot down light ketinggiannya sama satu dengan lain nya.0.1. 7. selain bola lampu termasuk juga rumah lampunya. 6. panel kayu. 6.4. 6. AIR CONDITIONING Pemasangan AC lengkap selain kabel juga dipasang bracket untuk penyangga AC. KABEL Seluruh kabel diinstalasi didalam pembungkus yan g standard apabila kabel masuk kedalam beton atau dinding bata. Jenis lampu baret yang berkualitas baik Merk lampu yang dipakai adalah PHILIPS atau y ang setara dengan itu. 58 .4. condenser.40m 6.5. LAMPU-LAMPU TL Jenis dan bentuk lampu penerangan ini berikut pelengkapnya y ang dipasang di beberapa lokasi sesuai dengan yang ada dalam gambar. Flamboyant Huma Arta Hal. maka seluruh saklar dan stop kontak di pasang dengan ketinggian dari permukaan lantai seperti berikut : .1 Umum dan Bahan PT. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Seluruh lampu baret ketinggiannya sama satu dengan lainnya.2. kualitas dan ukuran yang sesuai yang ditunjukkan dalam gambar atau BOQ.1. Banda Aceh 2012 dengan biaya sendiri dari Pihak Kami.Saklar di din ding ---------------------------. 6.Pembangunan Ruang Kuliah. Ketinggian pemasangan lampu TL seragam. Exhaust fan berkualitas baik. PELENGKAP PENERANGAN Pihak Kami menyiapkan dan meng instalasi pele ngkap penerangan secara lengkap untuk setiap saklar lampu dan stop kontak dengan jenis.6. Pelengkap p enerangan (rumah lampu). Selama pelaksanaan Pihak Kami memperbaharu i data rinci penginstalasian untuk informasi kepada MK apabila diminta dan sebag ai penyiapan gambar terlaksana. selain bola lampu termasuk juga fit iing lampunya. tabung dan starter sesuai dengan pe rsyaratan spesifikasi teknis. Apabila tidak ditentukan lain. LAMPU BARET Pihak Kami m enyediakan dan memasang Lampu baret lengkap. ballast.25 cm.1.3.

ketebalan disesuaikan. Banda Aceh 2012 Bahan baku adalah batu paras yogya dengan ukuran lebar 65 cm dan panjang   99 m ke liling lisplank beton gedung Laboratorium. Flamboyant Huma Arta Hal. Motif dan bent uk tulisan dibuat timbul keluar. III. Demikian metode pelaksanaan ini kami buat sebagai gambaran pelaksanaan untuk pekerjaan tersebut diatas. Banda Aceh. PENUTUP. FLAMBOYANT HUMA ARTA ALWIN ABDULLAH Direktur Utama PT. Finishing menggunakan coating agar terlihat kea slian batu parasnya 7. 27 Maret 2012 PT. saran yang p ositif sangat diharapkan untuk kesempurnaan pelaksanaan pekerjaan jika kami meme nangkan tender ini. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Pembangunan Ruang Kuliah.2 Pelaksanaan Untuk proses pembuatan dilakukan dengan cara diukir. Pemasangan dilakukan dengan memasang angkur besi (dynabolt) atau dengan cara lainnya dan sambungan diperhalus dengan material adukan berwarna yang sesu ai dengan warna batu alamnya. 59 .