Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 METODE PELAKSANAAN Pekerjaan

Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Univers itas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh A. PENDAHULUAN Proyek Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborato rium Univeristas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh ini merupakan Pekerjaan yang dibi ayai dari sumber pendanaan : Bantuan "New Zewland Aid" melalui MFAT (Ministry of Foreign Affairs and Trade). Jangka Waktu penyelesaian pekerjaan tersebut direnc anakan berlangsung selama 270 (dua ratus tujuh puluh ) hari kalender atau setara 9 (sembilan) bulan. B. LINGKUP PEKERJAAN Secara umum Komplek Bangunan ini merup akan bangunan baru di lokasi Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh yang bent uk dan fungsinya telah ditata ulang, nantinya akan meliputi pekerjaan : Pembangu nan Gudang Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborarorium. C. URAIAN SINGKAT PEKERJAAN NO. SU.1 SU.2 SU.3 SU.4 SU.5 SU.6 SU.7 SU.8 SU.9 SU. 10 SU.11 SU.12 SU.13 SU.14 SU.15 SU.16 TN.1 TN.2 TN.3 TN.4 URAIAN PEKERJAAN SEKS I 1. UMUM Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan K esehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Pengadaan Fasilitas di Kantor Lapangan Penyi apan, Pemeliharaan dan Pengetesan bahan di laboratorium Survey & Sewa alt ukur, Pengukuran & Pemasangan Bowplank Biaya Personil Kontraktor Mobilisasi dan Demobi lisasi Pagar Sementara & Akses jalan angkutan sementara Penyiapan Pembangkit Lis trik untuk pelaksanaan Telekomunikasi Fasilitas air bersih proyek Dokumentasi Ba ngunan Sementara Pemeliharaan lokasi pekerjaan & lingkungan Pengadaan Papan Nama Proyek Biaya Jaminan Pelaksanaan dan Uang Muka SEKSI 2 - PEKERJAAN TANAH Pember sihan lokasi pekerjaan Galian lokasi pekerjaan Urugan tanah Urugan Pasir VOLUME 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 9,00 1,00 1,00 3.639,00 1.820,00 5.538,00 462,00 SATUAN L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. Bulan L.S. L.S. m2 m3 m3 m3 PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 1

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 TN.5 TN.6 TN.7 TN.8 ST.1 ST.2 ST.3 ST.4 ST.5 ST.6 ST.7 ST.8 ST.9 ST.10 AR.1 AR.2 AR.3 AR.4 AR.5 AR.6 AR.8 AR.9 AR.10 AR.11 AR.12 AR.13 AR.14 AR.15 AR.16 AR.17 A R.18 AR.19 AR.20 AR.21 AR.22 AR.23 AR.24 AR.25 AR.26 AR.27 AR.28 AR.29 AR.30 AR. 31 AR.32 Galian pondasi Pekerjaan Dewatering Pekerjaan Penyemprotan Anti Rayap Pasangan B atu Kali Penahan Tanah Urug SEKSI 3 - STRUKTUR Pengadaan dan Pemancangan Tiang P ancang Mini ukuran 20 cm x 20 cm, termasuk pemotongan kepala tiang Percobaan Pem bebanan Dinamis Tiang Pancang (PDA Test) Pekerjaan lantai kerja Pembesian Pengec oran beton K.225 untuk Kolom Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (roof fl) Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (2nd fl) Pengecoran beton K 225 untuk Lantai dasar/slab (1st fl) Pengecoran beton K 225 untuk Kepal a Tiang Pondasi Penyediaan sealant untuk sambungan SEKSI 4 - ARSITEKTUR Pasangan dinding bata Pekerjaan plasteran Pekerjaan Rangka Atap Baja ringan Pekerjaan Ge nteng metal termasuk Nok Genteng Pekerjaan lisplank atap beton Pekerjaan lisplan k atap kayu PINTU DAN JENDELA RUANG KULIAH Penyediaan dan pemasangan kusen dan d aun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyedi aan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J2 Penyediaan dan pemasang an kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V2 Penyediaan dan pemasangan ventilasi ty pe V3 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pegangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan Folding Gate Penyediaan dan pemasangan Sunscreen PINTU DAN JENDELA LA BORATORIUM DAN PERPUSTAKAAN Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyediaan dan pemasan gan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendel a type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan da n pemasangan kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J5 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pe gangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan engsel Pintu Penyediaan dan pemas angan engsel Jendela 1.580,00 1,00 9.639,00 342,00 6.156,00 8,00 109,00 254.065,00 250,00 331,00 291, 00 286,00 127,00 480,00 4.668,00 10.756,00 1.239,00 1.239,00 74,00 368,00 1,00 2 0,00 20,00 4,00 68,00 4,00 4,00 44,00 16,00 8,00 1,00 84,00 68,00 4,00 16,00 12, 00 8,00 26,00 8,00 16,00 2,00 23,00 4,00 4,00 60,00 m3 Ls Ltr m3 m' Bh m3 kg m3 m3 m3 m3 m3 m' m2 m2 m2 m2 m3 m' Bh Bh Bh Bh Bh Bh B h Bh Bh Bh set m2 Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh set set PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 2

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 AR.33 AR.34 AR.35 AR.36 AR.37 AR.38 AR.39 AR.40 AR.41 AR.42 AR.43 AR.44 AR.45 AR .46 AR.47 AR.48 AR.49 AR.50 AR.51 AR.52 AR.53 AR.54 AR.55 0 LRK.1 LRK.2 LRK.3 LR K.4 LRK.5 LRK.6 LRK.7 LRK.8 LRK.9 LRK.10 LRK.11 LRK.12 LRK.13 ABB. 1 ABB. 2 ABB. 3 ABB. 4 ABB. 5 ABB. 6 ABB. 7 ABB. 8 ABB. 9 ABB. 10 ABB. 11 ABB. 12 Penyediaan dan pemasangan Door Closer Penyediaan dan pemasangan kait angin, kunc i slot Jendela Penyediaan Pemasangan Plafond Penyediaan dan pemasangan keramik l antai (40x40cm) Penyediaan dan pemasangan keramik lantai (20x20cm) Penyediaan da n pemasangan Kramik Lantai (60x60cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding ( 20x20cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding (20x25cm) Pekerjaan pengecata n dinding dalam ruangan Pekerjaan pengecatan luar ruangan Pekerjaan pengecatan p lafond Pekerjaan Waterproofing Pekerjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø4" Pek erjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø3" Pekerjaan tiang dan railing tangga St ailess Ø2" Pekerjaan tiang dan railing tangga kayu Pekerjaan Tangga Putar dari 2nd Fl ke Roof Penyediaan dan pemasangan Batu Alam Andesit Penyediaan dan Pemasanga n step nosing tangga Penyediaan dan pemasangan Logo Univ. Muhammadiyah Penyediaa n dan pemasangan Relief Aceh Pekerjaan Melamik Kusen Kayu Penyediaan dan pemasan gan ventilasi Rrooster Kayu (type. V2) KELISTRIKAN Penyediaan dan pemasangan sto p kontak Penyediaan dan pemasangan Single Saklar Penyediaan dan pemasangan Doubl e Saklar Penyediaan dan pemasangan fitting lampu Penyediaan dan pemasangan lampu TL 2 x 36 Watt Penyediaan dan pemasangan lampu Baret 20 Watt Penyediaan dan pem asangan lampu spot down light Penyediaan dan pemasangan Sambungan Daya dari PLN Penyediaan dan Pemasangan MCB Penyediaan dan Pemasangan Panel Listrik Penyediaan dan pemasangan Penangkal petir lengkap Pengadaan Unit AC Pengadaan Unit Exchaus Fan MEKANIKAL Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1" Penyediaan dan Pemasangan P ipa PVC 3/4" Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1/2" Penyediaan dan pemasangan K ran Air Penyediaan dan pemasangan Water Jet Penyediaan dan pemasangan Kloset Dud uk lengkap Penyediaan dan pemasangan Kloset Jongkok Penyediaan dan pemasangan pa rtisi toilet Penyediaan dan pemasangan Urinoir Penyediaan dan pemasangan Wastafe l Penyediaan dan pemasangan Kaca rias Penyediaan dan pemasangan Tempat sabun cuc i tangan (Soap Holder) 16,00 60,00 3.600,00 3.344,00 552,00 99,00 518,00 130,00 5.887,00 6.962,00 3.427 ,00 1.938,00 169,00 468,00 672,00 22,00 2,00 306,00 264,00 2,00 99,00 1.446,00 6 4,00 57,00 50,00 12,00 390,00 390,00 28,00 48,00 1,00 63,00 2,00 20,00 32,00 16, 00 220,00 128,00 108,00 66,00 32,00 22,00 13,00 12,00 6,00 12,00 9,00 24,00 set set m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m' m' m' m' set m2 m' set m1 m2 bh bh bh b h bh bh bh bh Ls bh bh ttk bh bh m' m' m' bh bh bh bh m2 bh bh m2 bh PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 3

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 ABB. 13 ABB. 14 ABB. 15 ABB. 16 ABB. 17 ABB. 18 ABB .19 DR. 1 DR. 2 DR. 3 DR. 4 DR. 5 DR. 6 DR. 7 DR. 8 Penyediaan dan pemasangan tempat tissue lap tangan (Tissue holder) Penyediaan da n pemasangan Pengering Tangan (Hand Dryer) Penyediaan dan pemasangan tempat tiss ue gulung untuk KM/WC Penyediaan dan pemasangan Floor drain Penyediaan dan pemas angan keramik lantai KM/WC Penyediaan dan pemasangan keramik dinding KM/WC Penye diaan dan pemasangan Roof Drain Lengkap SEKSI 6 - DRAINASE Galian tanah untuk se lokan Saluran beton bentuk U 30 Saluran beton bentuk U 40 Penutup saluran penang kap, beton 1:2:3 lengkap Penutup saluran bentuk grill, lengkap Trasram, adukan 1 : 2 Pekerjaan Lantai kerja Pekerjaan Septic Tank 5,00 5,00 36,00 54,00 280,00 410,00 58,00 484,00 64,00 256,00 31,00 64,00 46,00 33,00 6,00 bh bh bh bh m2 m2 titik m3 m' m' set m' m' m3 unit D. TAHAP PELAKSANAAN SEKSI 1 : UMUM SU. 1. Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan Peru sahaan kami akan menyiapkan dan menyampaikan hal-hal berikut : gambar-gambar, do kumen-dokumen dan informasi yang diperlukan jika hal tersebut tercantum dalam Do kumen Kontrak kepada MK untuk dimintakan persetujuannya : 1. Gambar konstruksi d an gambar kerja 2. Metode pelaksanaan konstruksi 3. Data-data produk material Bi lamana dokumen-dokumen tersebut diatas disyahkan oleh MK, maka akan merupakan ba gian daripada Spesifikasi Teknis dari Kontrak. Seluruh jenis pekerjaan dilaksana kan sesuai dengan elevasi, dimensi dan detail yang ditampakkan pada Gambar Konst ruksi yang sudah disyahkan. Apabila diperlukan oleh MK untuk melaksanakan suatu item pekerjaan tertentu, maka kami juga akan menyampaikan uraian-uraian material yang diperlukan, peralatan yang dibutuhkan, denah konstruksi, standard dan tata laksana kerja yang berhubungan dengan gambar-gambar konstruksi tersebut untuk d isyahkan oleh MK. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 4

Flamboyant Huma Arta Hal. 1 Tahun 1970 (Tambahan Lembaran Ne gara No. 09/PRT/M/2009 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum.A. 1918) dan peraturan terkait lainnya. Banda Aceh 2012 2. 3. penggunaan peralatan kerja konstruksi. UMUM Bagian ini mencakup ketentuan-ketentuan penanganan keselamatan dan kesehatan ker ja (K3) konstruksi kepada setiap orang yang berada di tempat kerja yang berhubun gan dengan : 1. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Piha k Kami akan mengikuti ketentuan-ketentuan pengelolaan K3 yang tertuang dalam Per aturan Menteri Pekerjaan Umum No. KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) 2. 5 . PT. Penanganan K3 mencakup pen yediaan sarana pencegah kecelakaan kerja dan perlindungan Kesehatan kerja konstr uksi maupun penyediaan personil yang kompeten dan organisasi pengendalian K3 Kon struksi sesuai dengan tingkat resiko yang ditetapkan oleh Pengguna Jasa.Pembangunan Ruang Kuliah. pemindahan bahan baku. UNDANG -UNDANG KESELAMATAN KERJA Lembaran Negara No. pr oses produksi dan lingkungan sekitar tempat kerja. 2.

Penilaian risiko dan pengendaliannya secara berkesinambungan sesuai de ngan Rencana K3 Kontrak (RK3K) yang telah disetujui oleh MK. PT.Pembangunan Ruang Kuliah.Pihak Kami akan meli batkan Ahli K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 tinggi atau seku rangkurangnya Petugas K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 sedang dan kecil. Pihak Kami akan membuat. 3. SISTEM MANAJEMEN K3 KONSTRUKSI 1. Pihak Kami akan membentuk Panitia Pembina K3 (P2K3) b ila: jumlah pekerja paling sedikit 100 orang. menerapkan dan memelihara prosedur untuk identifikas i bahaya. Tingkat risiko K3 dite tapkan oleh Pengguna Jasa. Pihak Kami akan melaksanakan Audit Internal K3 Konstruksi. Ahli K3 Konstruksi atau Petugas K3 bertugas untuk merencanakan. mela ksanakan dan mengevaluasi Sistem Manajemen K3 Konstruksi. Pihak Kami akan melakukan tinjauan ulang terhadap RK3K (pada bagian yang memang perlu dilakukan kaji ulang) setiap bulan secara berkesi nambungan selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi berlangsung. 4. 2. Flamboyant Huma Arta Hal. 6 .B. Banda Aceh 2012 2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.

maka: i. zat yang menyebabkan infeksi dan iritasi atau zat sensitif lainnya. Jika jumlah pekerja lebih dari 15 orang tenaga kerja. apabila jumlah pekerja lebih dari 15 orang samp ai dengan tambahan 30 orang maka kami menambah satu kloset ditambah beberapa klo set untuk setiap 30 orang tambahan. Jika pekerja terpapar pada kondisi panas atau dingin yang berlebih. TOILET FASILITAS SANITASI a. b. Toilet pria dan wanita akan dipisahkan denga n dinding tertutup penuh. c. Mudah diakses oleh seluruh pekerja dan diberi label yang jel as sebagai air minum. mempunyai penerangan dan ventila si yang cukup. b. Banda Aceh 2012 2. Jika peke rja menangani bahan yang sulit dicuci dari kulit jika menggunakan air dingin. d. Flamboyant Huma Arta Hal. Jika pekerja beresiko terpapar kontaminasi kulit yang diakibatkan oleh zat beracun. Toilet dibuat dan ditempatkan sedemiki an rupa sehinga dapat menjaga privasi orang yang menggunakannya dan terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pihak Kami akan menyedi akan pancuran air untuk mandi dengan jumlah sekurangkurangnya satu untuk setiap 15 orang. AIR MINUM Kami akan menyediakan pasokan air minum yang memadai bagi seluruh pekerja dengan persyaratan: a. ditambah apabila jumlah pe kerja lebih dari 15 orang sampai dengan tambahan 30 orang maka kami akan tambah satu urinal peturasan untuk setiap 30 orang tambahan. Pihak Kami akan menyediakan toilet yang memadai baik toilet khusus pria ma upun toilet khusus wanita yang diperkerjakan di dalam atau di sekitar tempat ker ja.Pembangunan Ruang Kuliah. e. Jika pekerja harus membersihkan seluruh badannya. maka Pihak Kami akan menyediakan pancuran air (shower) dengan jumlah yang mema dai dengan jumlah yang memadai. Untuk kondisi normal. ii.C. KANTOR LAPANGAN K3 DAN FASILITASNYA FASILITAS PENCUCIAN Pihak Kami akan menyediakan fasilitas pencucian yang memadai dan sesuai dengan p ekerjaan yang dilakukan untuk seluruh pekerja konstruksi. Kontainer untuk air minum harus memenuhi standar kesehatan yang berlaku. PT. 7 . Toilet mudah diakses. atau bekerja pada kondisi basah yang t idak biasa sehingga menyebabkan para pekerja harus membersihkan seluruh badannya . Kami menyedia kan 1 urinal peturasan untuk jumlah pekerja 15 orang. Satu kloset untuk juml ah pekerja kurang dari 15 orang. c. Fasilitas pencucian te rmasuk penyediaan air panas dan zat pembersih untuk kondisi berikut ini: a. b. dan terlindung dari cuaca.

Peneran gan darurat yang memadai. dan pada kondisi lainnya. d. Seluruh tempat kerja mempunyai aliran udara yang bersih. jalan. termasuk di ruangan. Di tempat kerja kami tempatkan pekerja yang sudah terlatih dan/atau be rtanggung jawab dalam Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan. PENERANGAN a. jalan penghubung. Penyediaan penerangan harus di seluruh tempat kerja. Banda Aceh 2012 c. Akomodasi yang memadai bagi pekerja. VENTILASI a. 2. serta furnitur lainnya untuk menjamin tersedianya tempat istirah at makan dan perlindungan dari cuaca. pengalaman dan mempunyai sumberdaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan p ekerjaan dengan selamat. KETENTUAN BEKERJA PADA TEMPAT TINGGI PEKERJA YANG BERPENGALAMAN Bekerja di tempat kerja yang tinggi dilakukan oleh pekerja yang mempunyai penget ahuan. Jika disimpan dalam kontainer. proses berbahaya. penggunaan bahan kimia berbahaya seperti perekat. Jika pelataran kerja atau te mpat kerja berada di atas jalan umum dan untuk mencegah jika ada PT. Pelindung Keselamatan kerja untuk bekerja pada tempat tinggi dapat menggunakan satu atau b eberapa pelindung sebagai berikut: terali pengaman lokasi kerja. FASILITAS PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN(P3K) a. b. b. Pada kondisi temp at kerja yang sangat berdebu misalnya tempat pemotongan beton. dan perlindungan dari cuaca. sistem penangkap jatuh. Pihak Kami akan menye diakan alat pelindung nafas seperti respirator dan pelindung mata. istirahat. b. Peralatan P3K kami sediakan dalam seluruh kendaraan konstruksi dan di temp at kerja. Flamboyant Huma Arta . dikosongkan dan dibersihkan secara periodik. c. Semua penerangan dapat dinyalakan keti ka setiap orang melewati atau menggunakannya. c. Menggunakan Jaring Pengaman. serta dapat diakses secara nyaman ole h pekerja. Penyediaan tempat sampah. dilengkapi meja dan kursi. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. PEMELIHARAAN FASILITAS Pihak Kami akan menjamin terlaksananya pemeliharaan fasilitas-fasilitas yang dis ediakan dalam kondisi bersih dan higienis. kami pastikan kontrainer bersih dan terlindungi d ari kontaminasi dan panas. Penyediaan tempat ganti baju untuk pekerja dan temp at penyimpanan baju pakaian yang tidak digunakan selama bekerja. Pengamanan di sekeliling pelataran kerja atau tempat kerja a. atau jika menggunakan mesin. b. tangga dan gang. dikosongkan dan diisi air minum setiap hari dari sumb er yang memenuhi standar kesehatan. tempat untuk makan. Akomodasi mempunyai lantai yang bersih. jaring pengaman .D. AKOMODASI UNTUK MAKAN DAN BAJU a. b.Pembangunan Ruang Kuliah. Penerangan tambahan harus disediak an untuk pekerjaan detil. Membuat terali pengaman lokasi kerja sepanjang tepi lantai kerja atau temp at kerja yang terbuka.

8 .Hal.

Jaring pengaman dipasang dengan jarak bersih yang cukup dari per mukaan lantai/tanah sehingga jika seorang pekerja jatuh pada jaring tidak akan t erjadi kontak dengan permukaan lantai/tanah. Ak an tetapi jika peralatan mekanik tersebut tidak tersedia maka pekerja yang memas ang jaring harus dilindungi dengan tali pengaman (safety harness) atau menggunak an perancah (scaffolding). Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) terma suk sistem rel inersia (inertia reel system). Menyediakan pelatihan penggunaan tangga.Mempunyai papan bawah (toeboard) jika terdapat resiko jatuhnya alat kerja atau material dari at ap/tempat kerja. Jaring pengaman c. e. Terali pengaman lokasi kerja Terali pengaman memenuhi syarat. Tempatkan tangga sedekat mungkin dengan pekerjaan. termasuk kerusakan yang diperbaiki saat inspeksi. Orang yang me lakukan inspeksi memastikan bahwa: Tersedia akses yang cukup pada lantai kerja p erancah. Jika terali pengaman lokasi kerja digunakan di sekeliling bangunan. Pekerja yang memasang jaring pengaman harus dilindungi dari bahaya jatuh. dan/atau jaring pengaman. setelah cuaca buruk atau gangguan lain yang dapat mempengaruh i stabilitasnya. H asil inspeksi harus dicatat. Perancah (scaffolding) a. lantai. dan pengamanan daera h di bawah pelataran kerja atau tempat kerja bebas dari akses orang. b. Semua komponen tiang diletakkan di atas pondasi yang kuat dan dilengkap i dengan plat dasar. C atatan tersebut ditandatangani oleh orang yang melakukan inspeksi. d. c. sekurang-kurangnya seminggu seka li saat digunakan. Memilih jenis tangga yang s esuai dengan pekerjaan yang akan dilakukan. atau bukaan di atap. d. . Mengikat bagian atas dan bawah tangga untuk mencegah kecelakaan akiba t bergesernya tangga. Perhatian penuh diberikan pada titik angker untuk tali statik. b. jalur rel inersia.Pembangunan Ruang Kuliah. safety harness dan tali statik. b. Perancah dengan tinggi lebih dari 5 m dari permukaan dibangun oleh orang yang mempunyai kompetensi sebagai scaffolder. Jenis s abuk pinggang tidak akan digunakan untuk pekerjaan atap. Pekerja yang jatuh da n tergantung pada safety harness harus diselamatkan selama-lamanya 20 menit seja k terjatuh. atau lubang lift : . Banda Aceh 2012 bahaya material atau barang lain jatuh pada pengguna jalan. kami pastikan tangga tersebu t berada sekurangkurangnya 1m di atas lantai kerja. c. Jaring pengaman dipasang sedekat mungkin pada sisi da lam area kerja. Pe kerja yang diharuskan menggunakan alat ini akan dilatih terlebih dahulu. Tangga Jika tangga akan digunakan.Mempunyai batang tengah (mid-rail). gunakan alas kayu atau cara lainnya untuk mence gah tiang bergeser dan/atau tenggelam. Jika perlu. c. Pekerja yang menggunaka n safety harness tidak akan diperbolehkan bekerja sendiri. maka Pihak Kami akan: a. Dig unakan kendaraan khusus (mobile work platform) saat memasang jaring pengaman.900 – 1100 mm dari pelataran kerja. jika perancah tidak pernah digunakan dalam jangka waktu lama. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Seluruh perancah diinspeksi oleh orang yang berkompeten pada saat: sebelum digunakan. Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) a. d. . T angga digunakan untuk naik ke lantai kerja di atas. . e.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 9 .

e. Seluruh papan harus diikat dengan benar agar tidak terjadi pergeseran. ELEKTRIKAL Pasokan listrik Alat elektrik portabel yang dapat digunakan di situasi lembab hanyalah alat yang memenuhi syarat: a. Tersedia pagar pengaman dan toeboard di set iap sisi dimana suatu orang dapat jatuh. Mempunyai slot ya ng terinsulasi di bagian bawah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. atau Mempunyai alat pengukur arus sisa (residu al). batang. Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus mempunyai tanda identifikasi yang menginforma sikan tanggal terakhir inspeksi dan tanggal inspeksi selanjutnya. Jika ditempatkan di luar ruangan.Jika beberapa pengikat telah dipindahkan sejak perancah didirikan. c. Pintu ha rus dirancang dan dan ditempel sedemikian rupa sehingga tidak akan merusak kabel lentur yang tersambung dengan panel dan harus dapat melindungi switch dari keru sakan mekanis. Alat mempunyai insulasi ganda. PT. Pintu harus diberi tanda: HARAP SELALU DITUTUP. Perancah telah diperkaku (bracing) dengan cukup untuk menjaminstabilitas. Mempunyai sumbe r listrik yang dihubungkan dengan earth sedemikian rupa sehingga voltase ke eart h tidak akan melebihi 55 volt AC. atau st rut belum diindahkan. harus dibuat sedemikian rupa sehin gga tidak akan terganggu oleh cuaca. 2. Mempunyai pasokan yang terisolasi dari earth de ngan voltase antar konduktor tidak lebih dari 230 volt. c. Perancah didesain dan dibangun untuk me nahan beban material. Banda Aceh 2012 Perancah telah terhubung dengan bangunan/struktur dengan kuat sehingga dapat men cegah runtuhnya perancah dan menjaga agar ikatannya cukup kuat. b. kami pastikan bebannya disebarkan secara merata. Mempunyai sirkuit earth yang termonitor dimana pasokan listrik pada alat akan secara otomatis terputus j ika terjadi kerusakan pada earth.E. Ditempelkan pada dinding permanen atau struktur yang didesain khsus untuk ini. . maka ikatan tambahan atau c ara lainnya untuk mengganti harus dilakukan. papan bers ih dari cacat dan telah tersusun dengan baik. Papan lantai kerja telah dipasang dengan benar. Dilengkapi dengan pintu dan kunci. b.Pembangunan Ruang Kuliah. pengaku (bracing). Supply Switchboard Sementara Perhatian Utama Dan Harus: a. Flamboyant Huma Arta Hal. Tersedia penghalang atau peringatan untuk mencegah orang menggunakan perancah yang tidak lengkap. d. d. 10 . Inspeksi peralatan Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus diinspeksi sebelum digunakan unt uk pertama kali dan setelahnya sekurang-kurangnya tiap tiga bulan. Tiang.

struktur atau p erancah tidak boleh berada kurang dari 4 m di bawah saluran listrik udara tanpa ijin tertulis dari pemilik saluran listrik. G unakan sepatu dengan ujung besi di bagian jari kaki. atau plant mekanik lainnya. b. Pelindung kebisingan harus digunakan jika tingkat kebisingan tinggi Sarung tangan akan diperlukan pada bebe rapa pekerjaan. f. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. sarung tangan dan sepatu pelindung. e. Pakaian ini term asuk baju lengan panjang. 2. biasanya dari kerusakan pada selang atau pada sambungan selang. Bahaya Pada Kulit a. Alat pelind ung pernapasan harus digunakan selama proses pemeraman beton dimana debu mulai t erbentuk. Seluruh pekerja yang terlibat harus menggunakan pakaian overall sekali pakai atau overall yang dapat dicuci ulang.Menghisap asap berbahaya dari pengoperasian las. d. asetilen). Asbestos a. Gunakan jaring dengan lembar yang tidak lulus udara. Sepatu yang digunakan harus mampu melindungi kaki pekerja. excavator. g. Setiap pekerja harus melapor jika mendapatkan masalah kulit. Penggunaan bahan kimia a. teru tama di tangan akibat penggunaan bahan berbahaya. c. tata cara penyimpanan. Banda Aceh 2012 Jarak bersih dari saluran listrik Alat crane. asap dan debu kimia. 11 . b. c. d. Tangan dan mata pekerja harus dilindungi terhadap kontak dengan semen. Seda pat mungin. Perlindungan pernafasan harus disediakan untuk pekerja yang tere kspos pada bahaya seperti asbes. Usahakan kontak dengan semen seminimum mungkin. Pihak Kami Jasa ha rus menyediakan fasilitas untuk mencuci badan dan mengganti pakaian. Seluruh bahan kimia harus disimpan di kontainer asalnya dalam sua tu tempat yang aman dan berventilasi baik.Pembangunan Ruang Kuliah. Flamboyant Huma Arta Hal. Jika dipandang tidak praktis untuk melindungi bagian ata s dan jika ada resiko terluka dari objek jatuh. . b. Pihak Kami akan mempunyai prosedur yang mengatur tata cara menangani ba han kimia atau zat berbahaya dengan sehat.F MATERIAL DAN KIMIA BERBAHAYA Alat pelindung diri Pihak Kami bertanggung jawab untuk menyediakan alat pelindung diri bagi pekerjan ya dengan ketentuan: a. Seluruh pekerja dan personil lainnya y ang terlibat harus dilatih cara penggunaan alat pelindung diri dan harus memaham i alasan penggunaannya. Lakukan uji uda ra sebelum menggunakan daerah kerja. pakaian pelindung harus digunakan selama pekerjaan. b. rig pengebor. tata cara pemb uangan limbah. Seluruh pekerja harus dilatih jika me nangani bahan kimia atau zat berbahaya termasuk tindakan darurat yang perlu dila kukan jika terjadi masalah. Perlindungan mata harus digunakan jika terdapat kemungkinan kerusakan mata ak ibat pekerjaan las. c. c. Kebakaran dari material yang mudah terbakar di sekeliling tempat las. e. atau dari serpihan material seperti potongan gergaji kayu. PT. a tau potongan beton. Perlengkapan pernafasan harus selalu digunakan.Ledakan tabung akibat kebocoran oksigen dari selan g atau alat pijar pemotong.Kebakaran akibat kebocoran bahan bakar (propana. maka Penyedia Jasa menyediakan h elm pelindung dan seluruh personil yang terlibat di lapangan harus menggunakanny a. . Penggunaan krim pelindung dapat mengurangi resiko kerusakan kulit. Pemotongan dan pengelasan dengan gas bertekanan tinggi Pihak Kami akan memperhatikan potensi bahaya sebagai berikut: .

.

c. gunakan troli dengan mengikat tabung dengan rantai . 2. Nomor induk karyawan dan harus selalu dipa kai dilokasi proyek. Tabung harus diberi waktu beberapa saat ketika diposisikan berdiri sebelu m digunakan Penyimpanan a. b. PT. 3.G PENGAMANAN 1. Pihak Kami akan meyakinkan bahwa seluruh kendaraan yang dig unakan oleh Penyedia dan subpenyedia termasuk peralatan penyedia harus diberi la bel nama dari penyedia atau subpenyedia. 2. mengatur lalu lintas dilokasi proyek. Banda Aceh 2012 Penanganan tabung a. Kartu harus memperliha tkan identitas penyedia. Jika terjadi kebocoran dan tidak bis a dihentikan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. a. mat erial Penyedia. dan hal-hal lain yang dianggap perlu untuk perlindungan pelaksanaan kon struksi didalam lokasi proyek termasuk perlindungan dan penjagaan peralatan. mencatat dan memeriksa kendaraan setiap tamu yang kelua r-masuk. Peralatan a. Tabung harus disimpan dalam posisi jauh dari ba han mudah terbakar dan sumber api. c. gunakan hose coupler dan hoseclamps. Selang h arus diperiksa setiap hari untuk memeriksa tanda kerusakan. melakukan pengawalan. tabung harus dipindahkan ke tempat aman dan dalam udara terbuka da n segera kontak suppliernya. d. Peralatan pemadam kebakaran dan alat pelindung a. Selang yang digunaka n harus sependek mungkin. Pekerja harus menggunakan pelindung mata dan pakaian pelindung untuk melindungi dari api. b. b. b. Hanya selang yang memenuhi standar yang dapat digunakan. subpenyedia. Tabung tidak boleh digelindingkan di permukaan tanah atau ditangani den gan kasar. Jika selang harus disambung akibat adanya bagian yang rusak. perwakilan penyedia atau Subpenyedia me makai kartu tanda pengenal yang disediakan oleh penyedia. MK dan orang-orang yang bekerja serta berhubungan dengan proyek ini secara terus menerus pada jam kerja maupun bukan jam kerja siang dan malam s elama pelaksanaan pekerjaan konstruksi ini sampai selesainya seluruh pekerjaan d an telah diserahterimakan atau Penyedia secara keseluruhan telah didemobilisasi dari lapangan yang dianggap terakhir dari kedua hal tersebut Pihak Kami akan mey akinkan bahwa seluruh karyawan penyedia. Jika memungkinkan. Flamboyant Huma Arta Hal. Bahan mudah terbakar harus dip indahkan dari daerah kerja dan alat pemadam yang memadai harus disediakan oleh P enyedia Jasa.Pembangunan Ruang Kuliah. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk pelaksanaan pengamanan pelaksanaan ko nstruksi dan harus menyediakan anggota Satuan Pengamanan (SatPam) yang cukup jum lahnya untuk memenuhi syarat-syarat ini. 12 . Seluruh selang dan aksesoris pemotong harus dibuka ketika pekerjaan selesa i dan disimpan jauh dari tabung. Tugas dari Satpam Penyedia adalah menja ga ketertiban dan keamanan di lokasi proyek. Tabung tidak boleh ditempatkan berdiri bebas sendiri untuk mencegah jatuhnya t abung.

17. 12. Banda Aceh 2012 2. 16. 9. 3. 8.H PENYIAPAN PERALATAN STANDARD YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK K3. 13. 11. 4. 18. kami menyediakan perlengkapan K3 seper ti diuraikan berikut ini: 1. 10.Pembangunan Ruang Kuliah. 15. 2. Sesuai dengan standard keselamatan kerja. 6. 13 . 7. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 5. Flamboyant Huma Arta Hal. 14. Helm safety dengan minimum jumlah Sepatu safety berjumlah minimum Safet y harness berjumlah minimum Sarung tangan berjumlah minimum Rompi safety berjuml ah minimum Ear plug berjumlah minimum Masker berjumlah minimum Kacamata safety b erjumlah minimum Baricade berjumlah minimum Tali pengaman dengan panjang minimum Jaring Pengaman dengan luas minimum Penyiapan papan peringatan dan petunjuk K3 Tempat sampah organic dan non organic berjumlah minimum Tangga scaffolding berju mlah minimum Lampu Trobolight berjumlah minimum APAR (Alat Pemadam Api Ringan) m inimum Jas hujan berjumlah minimum Kotak P3K berjumlah minimum : : : : : : : : : : : : : : : : : : 150 buah 150 buah 24 buah 2700 buah 150 buah 900 buah 2700 bu ah 150 buah 20 roll 233 m’ 1000 m2 Lump sum (1) 20 buah 2 1 set 10 set 50 setel 6 set Dan lain-lain yang berhubungan dengan K3. PT.

Pembangunan Ruang Kuliah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Banda Aceh 2012 PT. 14 . Flamboyant Huma Arta Hal.

Seluruh material dan tata laksana kerja harus sesuai dengan persyaratan-persy aratan standard SNI (Standard Nasional Indonesia) dan standard lain yang umum be rlaku. misal : ACI (American Concrete Institute). AWS (American Welding Society). filing cabinet.A. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 2.White board : : : : : 4 buah 4 buah 1 buah 1 buah 1 buah 4.Filing cabinet : 2 buah .Rak Buku .Rak buku : 2 buah .B. UMUM 1. dll yang merupakan standard penunjang untuk kinerja se lama pelaksanaan konstruksi. meja rapat bersama.Filing cabinet .Kurs i lipat . SU. white board.Meja ½ biro . Flamboyant Huma Arta Hal.Pembangunan Ruang Kuliah. STANDARISASI Pihak Kami akan selalu menyediakan di kantor lapangannya paling tidak satu (1) s alinan untuk setiap Standard dan Peraturan yang mengacu kepada Dokumen Kontrak.B. American Society of Testing an d Materials (ASTM). 15 .3. 2. disyahkan sesuai dengan Kontrak dan hal penting lainnya untuk pelaksanaan pekerj aan dan selalu sedia sebagai referensi oleh MK bila diperlukan.Meja rapat : 1 set . Apabila bahan-bahan dan tata laksana kerja dipersyaratkan pada Dokumen K ontrak ini mengikuti peraturan dan Standard yang tercantum maka menjadi tanggung jawab Pihak Kami akan untuk menyiapkan bahan-bahan dan tata laksana kerja yang sesuai dengan Standard yang sudah ditentukan dalam Kontrak. Bukti tersebut harus dalam bentuk formuli r dan diajukan secara tertulis kepada MK dan diperlukan juga salinan laporan ser tifikasi pengetesan.Kursi lipat : 16 buah . PENYIAPAN STANDARD FASILITAS DIKANTOR LAPANGAN 1. PT. Juga menjadi tanggun g jawab Pihak Kami akan apabila dipersyaratkan dalam Dokumen Kontrak ataupun per mintaan tertulis dari MK untuk menyampaikan seluruh bukti-bukti yang dipersyarat kan bahwa bahan-bahan ataupun tata laksana kerja sesuai dengan atau melebihi per syaratan dari standard yang tercantum. kursi. 4.White board : 1 buah Untuk MK : . JIS (Japan International Sta ndard). rak buku. PEMELIHARAAN DAN PENGETESAN BAHAN BAHAN DILAPANGAN DAN DILABORATOR IUM 4.Me ja ½ biro : 8 buah .3A UMUM Pihak Kami akan menyediakan fasilitas untuk aktifitas yang dilaksanakan di kanto r lapangan seperti : meja.. PENYIAPAN. SU. meja gambar. Banda Aceh 2012 3. 3. PERSYARATAN Kami menyediakan fasilitas standard ini ke MK Jumlah fasilitas standard minimum yang harus disediakan antara lain : Untuk Pihak Kontraktor dan untuk rapat: .

Seluruh pen gujian dan pengetesan harus dilaksanakan oleh Pihak Kami akan dan disaksikan ole h MK. Pihak Kami akan melaksanakan pengetesan lapangan untuk seluruh pekerjaa n Sipil.D. Pihak Kami akan menyiapkan bahan-bahan yang akan di test dan bersedia mem bantu dan bekerjasama guna memberikan izin pelaksanaan pengetesan ditempat kerja dilapangan termasuk juga menghentikan pekerjaan untuk keperluan pengetesan. Pengujian dan pengetesan dila ksanakan dilapangan dimana diperlukan. 3. Pihak Kami akan tidak berhak untuk memperoleh tambah an pembayaran atau perpanjangan waktu untuk penyelesaian pekerjaan berkenaan den gan penolakan bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persyaratan yang ada diko ntrak atau karena tertundanya waktu karena pelaksanaan ulang pengujian dan penge tesan. Untuk mempersingkat waktu pemeriksa an. Pih ak Kami akan menyerahkan satu (1) asli dan satu (1) salinan untuk setiap hasil l aporan pengetesan dan catatancatatan lainnya untuk pekerjaan Sipil. Arsitektur dan M&E sesuai dengan yang disyaratkan dalam kontrak .C. MK berhak menyaksikan pengetesan yang dilakukan oleh Pihak Kami akan guna keperluan pengendalian mutu pekerjaan dan sebagai bag ian dari audit system QA&QC Pihak Kami akan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Pembangunan Ruang Kuliah. PENGUJIAN DAN PENGETESAN BAHAN-BAHAN DAN PERALATAN 1. pengujian dan pengetesan bahanbahan dan alat tersebut tidak serta merta membebaskan tanggung jawab kontraktor untuk men yediakan material dan alat yang memenuhi persyaratan sesuai kontrak. diuji dan di t es sebagaimana yang tercantum dalam kontrak. Pengujian dan pengetesan yang dilaksanaka n di luar lokasi pekerjaan dilakukan dilaboratorium yang disetujui oleh MK. Selama pelaksanaan konstruksi Pihak Kami akan tetap harus mempertahank an alat instrument tersebut terkalibrasi dari badan sertifikasi resmi. Dalam pengetesan Pihak Kami akan mengikuti prosedur QA&QC yang sudah disetujui guna meyakinkan bahwa b ahan-bahan dan alat sudah sesuai dengan persyaratanpersyaratan MK dan hal-hal la in yang tercantum dalam Kontrak. 5. Pihak Kami akan mengajukan kepada MK bukti bahwa alat alat pengete san yang digunakan sudah dikalibrasi dengan benar sebelum dilakukannya pengetesa n baik itu dilaboratorium sendiri atau laboratorium pihak ketiga yang sudah dise tujui MK. 4. Untuk pengetesan-pengetesan tersebut Pihak Kami akan boleh menyiapkan alat-alat labor atorium sendiri ataupun dari laboratorium dan alat pihak ketiga yang sudah diset ujui oleh MK. INSPEKSI. Setiap kesaksian pengetesan dari MK bukan berarti Pihak Kami akan lepas dari kewajiban yang terca . Bahan-bahan dan peralatan yang akan digunakan harus diperiksa. Informasi kalibrasi tersebut harus dimasukkan oleh Pihak Kami akan dalam Sistem QA&QC Pih ak Kami akan. Banda Aceh 2012 4. sesuai dengan standardisasi dan persyaratan. PENGETESAN DI LABORATORIUM DAN LAPANGAN 1. Pihak Kami akan menyiapkan skedul pengetesan lapangan dan laborato rium dengan mempertimbangkan dan mengkorelasikan juga Skedul Pelaksanaan dan Kem ajuan pekerjaan dan mengajukannya kepada MK untuk dikaji. Pemeriksaan. arsitektur d an M&E dengan format yan g disetujui oleh MK dalam waktu 7 hari setelah selesain ya pengetesan 2. MK m empunyai hak untuk menolak setiap bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persy aratan yang ada di kontrak. 2. 4. pengujian dan pengetesan maka Pihak Kami akan mengajukan kepada MK dua salin an seluruh pemesanan bahan termasuk gambar-gambar dan informasi lainnya yang men cakup bahan dan alat yang akan digunakan atau mengajukan bukti lainnya melalui s urat. 3. Alat pengetesan laboratorium atau l apangan harus setiap saat disiapkan dan dapat diakses oleh MK. email atau facsimile.

Flamboyant Huma Arta Hal. 16 . 7. 5. 4.ntum dalam Kontrak. Pihak Kami akan menunjukkan lokasi-lokasi pengetesan termasu k juga pengetesan yang diarahkan oleh MK dan memasukkan hal tersebut dalam lapor an pengetesan. 6. PT.

JAMINAN MUTU PEKERJAAN 1. Pihak Kami akan secara bersamaan atau segera setelah memulai setting out m elakukan pengukuran dan menyiapkan profil potongan melintang dan memanjang dari kondisi lapangan yang ada (0%)sesuai dengan instruksi dari MK untuk persiapan Ga mbar-gambar Konstruksi ataupun untuk setting out struktur.Pembangunan Ruang Kuliah. Dalam pengadaan bahan-bahan yan g ada di item pekerjaan adalah tanggung jawab Pihak Kami akan untuk memverifikas i persyaratan-persyaratan secara rinci dalam standard dan peraturan guna meyakin i bahwa bahan-bahan yang disiapkan sudah memenuhi atau melampaui standard dan pe raturan yang berlaku. SURVEY DAN PENGUKURAN 5. Faham dengan Standard-standard dan Peraturan. SURVEY LAPANGAN 1. .C. 5. Masing-masing titik control survey termasuk yang sementa ra harus secara rutin diperiksa oleh Pihak Kami akan selama pelaksanaan konstruk si guna meyakinkan bahwa titik-titik tersebut tidak rusak atau bergeser. Pihak Kami akan boleh membuat titik kontrol sementara. Satu asli dan satu salinan dari masing-masing laporan pengetesan dan catatan-cat atan lainnya sesuai dengan yang ada dalam Dokumen Kontrak sesuai format yang dis etujui oleh MK akan diajukan ke MK sesegera mungkin dalam waktu maksimum 3 hari. 5. 4. Pihak Kami akan dalam penawarannya harus m emasukkan semua bahan-bahan. 1. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk menentukan patok untuk pengukur an dan harus menyiapkan tenaga surveyor yang berpengalaman dan cakap dalam peker jaan tersebut yang disetujui oleh MK. Setiap titi k control survey yang rusak akibat dari Pihak Kami akan atau Subpenyedia harus d iganti oleh Pihak Kami akan dengan biaya sendiri. Banda Aceh 2012 8. 3. 2. te mplate dan lain-lain yang dibutuhkan penyedia dalam melaksanakan setting out set iap pekerjaan yang dilaksanakan. 2. 3..E. 2. Hasil pengukuran akan diajukan ke MK untuk kaji ulang dan persetujuan. Penggunaan titik control survey untuk elevasi dan sudut dilapangan untuk memu lai pekerjaan nantinya akan ditentukan oleh MK. maka P ihak Kami akan atas instruksi MK harus memperbaiki kesalahan tersebut atas biaya penyedia sendiri sampai MK menerima hasil pengukuran dimaksud 3. buruh dan alat survey termasuk juga patok-patok. akan tetapi masing-masing titik ditempatkan dilokasi y ang mantap dan aman dari gangguan pelaksanaan pekerjaan Pihak Kami akan atau Sub penyedia. 5.A TITIK KONTROL SURVEY 1. Penolakan atas item pekerjaan yang tidak sesuai standard M K mempunyai hak untuk menolak item pekerjaan yang tidak memenuhi persyaratan min imum yang ada. Pembuatan BM dan referensi nanti nya akan dilakukan oleh Pihak Kami akan setelah disetujui oleh MK 2. Pihak Kami akan menggunakan alat survey yang me mpunyai keakuratan yang baik guna menetapkan titik survey yang benar dan untuk k ontrol atas hasil pengukuran nantinya. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Apabila pada saat pengukuran selama masa konstruksi terdapat kesalahan atas posisi bangunan.B. PEMATOKAN (STAKING OUT) PEKERJAAN KONSTRUKSI 1. elevasi. 2. Titik kontrol yang diperbaiki akan diperiksa oleh MK atas biaya Pihak Kami akan. dimensi dll. Setiap titik bantu harus secara akurat berhubungan dengan titik contro l survey yang permanen.

DATA SURVEY DAN PERHITUNGAN Pihak Kami akan menyerahkan seluruh data survey. hasil-h asil dan catatan-catatan lain kepada MK segera setelah dokumen dimaksud siap dis erahkan. Flamboyant Huma Arta Hal.5. 17 . maka penyedia harus mengukur volume/kuantitas pekerjaa n dimaksud yang dilaksanakan pada bulan PT. SURVEY UNTUK PENGUKURAN VOLUME PEKERJAAN 1. informasi.D.E. Apabila Pembayaran Bulanan berdasarkan persentase pekerjaan aktual terhadap t otal kuantitas pekerjaan. perhitungan. 5.

gambar kerja. RAPAT PRA KONSTRUKSI (PRE CONSTRUCTION MEETING) Dalam waktu 3 atau 7 hari setelah Penandatanganan Kontrak. i.Pembangunan Ruang Kuliah. Biaya pengamanan eksternal (Social cost) m inimum perbulan 0. THR dan bonus personil. Banda Aceh 2012 2. 18 . Pihak Kami akan menyiapkan jumlah personil mi nimum seperti berikut : a. Pihak Kami akan memberitahukan MK dalam waktu 24 jam sebelum p elaksanaan pengukuran tersebut.A UMUM Mobilisasi dimaksudkan disini adalah transportasi dari tempat asal ke lokasi pek erjaan untuk peralatan penyedia. gaji. MOBILISASI DAN BIAYA TIDAK LANGSUNG PERSONIL (INDIRECT COST) 6. 1 orang Construction Manager 1 orang Site Engineer (untuk penyiapan gambar konstruksi. DEMOBILISASI 7. bersangkutan dengan teknik pengukuran alat survey kecuali jika pengukuran volume pekerjaan bisa langsung dilakukan berdasarkan gambar-gambar yang sudah disetuju i.B. Apabila mobilisasi alat dan personil yang ada dalam daftar yang dibuat peny edia sudah lengkap dan dapat beroperasi. d. f. 7. c. Biaya tidak langsung personil . UMUM Demobilisasi mencakup pemulangan peralatan penyedia dan personil inti serta staf f lainnya dari lokasi pekerjaan . j.A.09 % dari total nilai pengajuan kontrak. Manajemen Konstruksi. b. Flamboyant Huma Arta Hal. k. seperti : mobilisasi. biaya cuti. personil inti dan staff lainnya berdasarkan jad wal. maka penyedia harus mengajukan dokument asi yang diperlukan ke MK untuk persetujuan dan sertifikasi pembayaran. 6. 2. g. h. Jadwal dan pemberitahuan transportasi alat Bersamaan dengan pengajuan skedul pelaksanaan dan rencana kerja penyedia harus m enyerahkan ke MK rencana mobilisasi alat ke lokasi pekerjaan. Pengukuran volume pekerjaan dengan alat survey hanya bisa dilakukan dengan di saksikan oleh MK. 6. dll) 1 Orang Safety Officer dan 1 orang safety man 1 orang sekretaris/ad ministrasi 3 Orang supervisor (Untuk pekerjaan sipil dan gedung) 1 Orang drafter 2 orang surveyor 6 orang security 2 orang warehouse keeper (pengelola gudang) 1 orang Office boy Jamsostek pekerja sesuai peraturan pemerintah untuk seluruh st af inti dan pekerja/buruh dilapangan. dan bahan-bahan penyedia dilapangan . QA&QC. l. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Jam sostek. e. Pihak Kami akan terus memberitahukan MK untuk kedatangan personil. Pihak Kami akan harus mengikuti Rapat Pra Pelaksanaan (Pre Construction Meeting) yang dihadiri UnMuha /PCC. dan Pihak Kami akan untuk membahas semua hal baik ya ng teknis maupun yang non teknis dalam proyek ini. 1. 3. Pihak Kami akan te rus memberitahukan MK untuk kedatangan alat. Pihak Kami akan memasukkan semua biaya tida k langsung personil Pihak Kami akan. Apabila demobilisasi alat dan personil yang ad a dalam daftar yang dibuat penyedia sudah dipulangkan dari lokasi PT.

c. Jika terdapat jatuhan material tersebut akan segera diber sihkan. 8. 8. Pagar sementara harus diperbaiki apabila terjadi kerusakan b. Pihak Kami akan membangun jalan akses sementara ke lokasi pekerjaan termasuk drainase yang diperlukan.PEKERJAAN TANAH 1. Pihak Kami akan mendesain dan membangun jalan aks es sementara dengan lebar aman yang cukup yang diperuntukkan nantinya dilalui ol eh kendaraan angkut kapasitas 8 – 10 m3. 19 P . Menambal lobang jalan dengan mater ial yang sesuai seperti disebutkan dalam klausul 8 A. Menjadi tanggung jawab kami untuk melaksan akan pemeliharaan pagar sementara selama pelaksanaan konstruksi.B. bahan perlengkapan. ranting. (2) diatas jika terjadi ke rusakan. timbunan yang berlebihan diatas jalan akses sementara. PEMELIHARAAN JALAN AKSES Menjadi tanggung jawab penyedia untuk melaksanakan pemeliharaan jalan dimaksud s elama pelaksanaan konstruksi. Seluruh permukaan jalan akses harus dilap isi dengan lapis pondasi aggregate (minimum kelas C) dengan ketebalan yang cukup . Banda Aceh 2012 pekerjaan. Pihak Kami akan membangun pagar sementara disekeliling areal proyek guna menc egah gangguan aktivitas konstruksi terhadap kegiatan perkuliahan. PAGAR SEMENTARA a. PT.Pembangunan Ruang Kuliah. JALAN AKSES SEMENTARA a.A. Pintu depan harus di buat gerbang yang mudah dibuka – tutup. b. Flamboyant Huma Arta Hal. alat da n sarana pengangkutan serta peralatan lain yang diperlukan untuk pekerjaan tanah . Permukaan jalan akan tetap dijaga baik dan dilakukan perataan permukaan setelah selesai ditambal Memelihara struktur sementara jalan akses Menjaga agar jangan ada jatuhan batu besar. Desain jalan akses sementara tersebut diajukan ke MK untuk persetujuannya. Pondasi t iang terbuat dari beton dan berjarak sekitar 2m’ antar tiang. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. maka penyedia harus mengajukan dokumentasi yang diperlukan ke MK untu k persetujuan dan sertifikasi pembayaran. SEKSI 2 . PEKERJAA N PERSIAPAN (a) Pihak Kami menyediakan tenaga kerja. d. 8. Untuk 50 m’ pertama dari tepi jalan masuk kedalam area k ampus. PAGAR SEMENTARA DAN AKSES JALAN ANGKUTAN SEMENTARA 8. jalan yang ada hanya cukup untuk beberapa kali lintasan truk kapasitas 8 m3 sehingga diperlukan penimbunan kembali lapis pondasi baru setelah beberapa ka li dilalui sedangkan sisa sekitar 95 m’ berikutnya penyedia harus menyiapkan selai n lapis pondasi juga timbunan. Menjaga agar drainase samping jalan akses sementara tidak terganggu. b. Taksiran panja ng keliling pagar yang dibangun sekitar 387 m’ dengan tinggi pagar   2 m’. pohon.C. Dalam memelihara jalan akses ini penyedia harus me lakukan hal-hal sebagai berikut : a. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan tanah ini akan meliputi antara lain : Pekerjaan g alian Pekerjaan penahan tanah Pemompaan air tanah Pekerjaan drainase sementara ekerjaan urukan Pekerjaan pemadatan tanah Pembuangan material galian 2. Pagar terbu at dari seng gelombang dengan tiang dolken dan gelagar kayu dan dicat.

Penggalian sesuai dengan garis dan elevasi yang telah tertera pada g ambar rencana. jaringan jalan / aspal. 5. Bekasbekas pipa saluran yang tidak terpakai disumbat. humus dan air. Kemiringan sisi galian membentuk sudut kemiringan yang aman de ngan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerj a. Semua bekas-beka s pondasi bangunan lama. Pekerjaan pembongkaran dan pemasangan ke mbali pondasi atau pile cap adalah menjadi tanggung jawab Pihak Kami. disamping perlu mempelajari Laporan Peny . 8. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 6. segera dising kirkan ke tempat lain yang ditunjuk oleh Manajemen Konstruksi. Bilamana Pihak Kami tidak yakin dengan ketepatan dar i peil pengukuran BM utama maka Pihak Kami menyatakan hal ini secara tertulis ke pada Manajemen Konstruksi sebelum penggalian. saluran-saluran dan pekerjaan-pekerjaan lain sesuai gambar. bila memang memenuhi syarat sebagai tanah urug.K laim ketidaktepatan peil pengukuran tidak akan dipertimbangkan. Banda Aceh 2012 (b) Pihak Kami terlebih dahulu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah (Geotechni cal Investigation Report) yang telah dilaksanakan di lokasi proyek. KEADAAN TANAH P ihak Kami berkewajiban untuk memeriksa keadaan lapangan sebelum mengajukan penaw aran. Dasar galian bebas dari lumpur. Uraian Umum 1. saluranair. Perubahan tersebut dilakukan Pihak Kami dengan persetujuan Manajemen Konstruksi. sedangkan Laporan lengkapnya bisa diminta pada UnMuha melalui Manajemen Konstru ksi dengan permohonan tertulis. Dalam nya semua galian sesuai dengan gambar dan mendapat persetujuan dari Manajemen Ko nstruksi sebelumnya. 3.Pembangunan Ruang Kuliah. termasuk di dalamnya adalah pekerjaan galian untuk septictank. serta apakah tanah hasil galian akan kiranya memenuhi syarat un tuk dipakai kembali sebagai tanah urug. GALIAN 5. yang setelah mencapai jumlah tertentu. khususnya pile c ap. Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran. akar dan pohon-pohon yang terdapat di bagian pondasi yang akan dilaksanakan dibongkar dan dibuang. 2. Pekerjaan ini meliputi seluruh pekerjaan galian pondasi sepe rti yang disebutkan/ditunjukkan dalam gambar atau sesuai dengan petunjuk Manajem en Konstruksi. pengukuran dan pemadatan dimulai. (c) Semua penggalian dan cara pengukuran sesuai ketentuan spesifikasi teknik dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi atau wakiln ya (Pengawas Lapangan). Pih ak Kami melaporkan hasil pekerjaan penggalian tanah yang telah selesai. kepada Manajemen Konstruksi untuk dimintakan persetujuannya. Galian tanah untuk pondasi. sebelum memu lai pekerjaan tanah. Galian tanah b aru bisa dimulai setelah pemasangan patok atau bouwplank disetujui Manajemen Kon struksi. untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai keadaan tanah yang ak an digali dan diurug. menaksir galian yang akan dikeluarkan dan tanah urug yang akan dibutuhkan. sampai dapat diberi lapisan pasir urug sesuai gambar. Ringkasan Boring Log telah dilampirkan pada Dokumen lelang. atau ke tempat lain yang disetujui Manajemen Konstruksi. reservoir. 3. batu. dilaksanakan sesuai dengan yang ditentukan dalam gambar rencana. dan bila ada juga unt uk parit pipa serta saluran drainase. 7. 9. pondasi dan galian-galian lai nnya sesuai dengan peil-peil yang tercantum di dalam gambar. Semua pekerjaan yang dilaksanakan tanpa persetujuan Manajemen Konstruksi. Hasilhasil galian diangkut ke tempat-tempa t dimana diperlukan pengurugan. LEVEL LAPANGAN Level lapangan dan titik-titik atau kontur dianggap berlaku pada BM (bench mark) utama. (d) Karena sifat tanah yang berbeda. dapat mengakibatkan d ibongkarnya kembali pekerjaan tersebut.1. 4. dalam keadaa n bersih dan padat. khususnya pile cap. re servoir. Perkiraan ini semata-mata menjadi resiko dari penyedia dan tidak akan diadakan pertimbangan-pertimbangan dan penyesuaian . pit. dan menu rut pendapatnya sudah dapat digunakan untuk pemasangan pondasi. Untuk penentuan sudut kemiringannya. 5. Gal ian tanah untuk septictank. ada kemungkinan ter jadi perubahan perancangan pada pelaksanaan pekerjaan tanah. 4. Penggal ian dilakukan pada bagian-bagian yang lebih tinggi dari elevasi tanah yang diren canakan untuk ketinggian dasar struktur dan dasar pondasi. Dalam hal ini Pihak Kam i hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk me nampung tanah hasil galian.

20 . Flamboyant Huma Arta Hal. PT. juga perlu meninjau karakteristik visual lapisan tanah yang dijumpai di lokasi kerja.elidikan Tanah terdahulu.

4. kebocoran pipa-pipa. PENGAWASAN PENGGALIAN Semua galian diperiksa terlebih dulu oleh Manajemen Konstr uksi sebelum lapisan lantai kerja. saluran air dan sebagainya. 7. hujan. 5. 6. Setiap kel ebihan galian di bawah permukaan yang telah ditentukan diurug kembali sampai per mukaan semula (yang direncanakan) dengan pasir . Penggalian batuan dan batuan besar Batu-batu besar yang dijumpai pad a waktu pengisian dikeluarkan atas biaya Pihak Kami. dikeringkan dan dipompa kelu ar atas biaya Pihak Kami. serta bi la lokasinya memungkinkan. bila diperlukan. Jika tanah galian longsor secara terus menerus. untuk mencegah turunnya struktu r atas yang akan dikerjakan. dimana hal ini sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan pekerjaan. dan sampai didapat dasar galian yang bersih. Banda Aceh 2012 10. ata u sebab-sebab lainnya selama pelaksanaan pekerjaan.1. 2. maupun juga benda-be nda lain yang tidak diinginkan. maka Pihak Kami mendapa t ijin Manajemen Konstruksi sebelum galian selanjutnya dilaksanakan. Penggalian lapisan 15 cm terakhir dari dasar pondasi dilakukan dengan tangan. maka dipertimbangkan penggunaan alat berat dengan kap asitas yang sesuai.4 6.1. agar bisa didapatkan dasar galian yang rata dan bersih. maka Pihak Kami membuat turap penahan tanah atau sheet pile atas biaya Pihak Kami. Untuk pekerjaan penggalian tanah yang cukup luas dan dalam. PENYIMPANGA . 5. Air yang tergenang di lapa ngan atau galian yang ditimbulkan oleh mata air. 11. dibasahi seperlunya dan dipadatk an dengan baik. Kecuali dinyatakan lain dalam gambar rencana. dengan sudut kemiringan yang aman dan stabil sehingga tidak menimbulkan ker untuhan. Pekerjaan pengurugan kembali tersebut dilaksanakan dengan biaya Pihak Kami. atau bila diperint ahkan oleh Manajemen Konstruksi. tidak diperbolehkan menggunakan alat-alat berat. Penggalian dilaku kan sesuai dengan kebutuhan lebar lantai kerja pondasi atau pile cap. untuk kemudian segera melapor kepada Manajemen Konstruksi. 3. baik it u berupa kabel listrik. memindahkannya ke tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi. pembesian. Untuk galian-galian yang memotong saluran-saluran di bawah tanah. Hal ini sudah diperhitungka n dan termasuk dalam harga satuan galian. Pihak Kami menjaga pengaruh-pengaruh luar kepada lubang galian seperti air t anah. maka penyedia bertanggung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan instruksi Manajemen Konstruks i. 1 3. dan bila diperlukan. maka Pihak K ami bertanggung jawab penuh agar tidak terjadi gangguan/kerusakan pada saluran-s aluran tersebut.3 5. dan elemen-elemen lain dipasang. 5. Namun demikian. kelongsoran. maka bagian itu d ikeluarkan seluruhnya. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Jika pada dasar galian terdapat akar-akar kayu. Penyimpanan/pembuangan tanah galian tidak boleh mengganggu kedudukan patok-pa tok/bouwplank. Jika ada kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat hal-h al tersebut di atas. air permukaan.Pembangunan Ruang Kuliah. atau bagian-bagian yang tidak diperbolehkan terganggu kedudukanny a. permukaan tanah diratakan. B ila dipadatkan keadaan kurang memuaskan atau ternyata peil galian yang tercantum dalam galian belum mencapai kedalaman yang disyaratkan. dan lubang yang terjadi diisi dengan pasir. dasar dari galian datar (waterpass). Penggalian tanah untuk pondasi dan pile cap 1.1. telekomunikasi. Set elah galian selesai. lumpur yang masuk. kotora n-kotoran dan bagian-bagian tanah yang berongga (tidak padat). Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan d alam biaya penawaran. 12. dimana ler eng tanah disebelah kiri-kanan galian dimiringkan keluar arah pondasi atau pile cap. hujan.2 Kedalaman galian Kedalaman galian dilaksanakan sesuai dengan yang ditun jukkan dalam gambar rencana. lubang galian digali lebih dalam sampai kedalam an yang diperlukan/ ditentukan. H al ini juga sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan galian di dalam penawaran.

dicatat. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 8. dan untuk selanjutnya disahkan oleh Manajemen Ko nstruksi. LANTAI KERJA 7.N-PENYIMPANGAN PADA GALIAN Semua penyimpangan-penyimpangan penggalian akan diuku r dari waktu ke waktu. 21 . Pihak Kami tidak boleh menutup kembali galian tersebut sebelum penguku ran disetujui.

tanah urug ditempatkan dalam lapisan-lapisa n setebal maksimum 20 cm dan dipadatkan sebaik baiknya dengan penambahan air sec ukupnya sehingga didapat pemadatan yang optimum. atau cara-cara lain yang disetujui Manajemen Konstr uksi. maka penyedia mendatangkan tanah urug yang baik dan cukup jumlahnya serta mend apatkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. kemiringan dan ukuran-ukuran yang tercantum dalam gambar rencana atau sebagaimana yang diperintahkan oleh Manajemen Konstruksi. Alat berat tidak boleh digunakan di tempat-tempat yang oleh Manajemen Konstruksi. dan disetuju i oleh Manajemen Konstruksi. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-12 5 menurut N1-2. Sebelum lantai kerja ini dibuat. URUGAN PASIR Urugan pasir dilakukan di bawah semua pondasi. Pengurugan ini tidak boleh dilaksanakan sebelum diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Flamboyant Huma Arta Hal. Bila karena adanya hujan. 11. Lap isan pasir ini juga selanjutnya dipadatkan sesuai dengan prosedur pemadatan.57-64 dan diperiksa terlebih dahulu di laboratorium tanah yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi. BAB 2. maka kemiringan tanah diselesaikan secara rata atau bertangga se bagaimana diminta oleh Manajemen Konstruksi. serta pondasi PT. sampah atau bongkaran menjadi tanggung jawab Pihak Kami. termasuk pe ngadaan dan pelaksanaan tiang pancang. Timbu nan tanah bekas galian dibuat dan diatur sedemikian rupa sehingga aman dari terj adinya longsoran. ma ka Pihak Kami bertanggung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah ya ng sudah dimasukkan dalam biaya penawaran lelang. Urugan pasir dis iram air kemudian ditumbuk hingga padat. Untuk me ndapatkan hasil pemadatan yang baik. dianggap berbahaya atau dengan ja rak yang kurang dari 45 cm terhadap saluran. Bila tanah galian ternyata tidak baik atau kurang dari jumlah yang dibutuhkan . Pi hak Kami menjaga tempat pembuangan material agar tidak merusak lingkungan. PEMOMPAAN AIR TANAH (DEWATERING) Penggalian tanah dikerjak an dalam keadaan kering. Untuk memadatkan tanah digunakan alat pemadat tanah ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. sam pai didapatkan permukaan yang padat dan rata. Pemompaan dapat dikerjakan den gan memompa secara langsung. hal mana diperiksa dan disetujui o leh Manajemen Konstruksi. kecuali bila disebutkan lain dalam spesifikasi ini. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan pondasi ini akan meliputi semua pengadaan tenaga kerja dan bahan-bahan material untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut. maka di bawahnya dibuat lantai kerja yang rata. 10. Bila permukaan tanah akhir akan dibuat miring. dengan ketebalan sesuai gambar. air permukaan lingkungan. Pengurugan kembali dari pondasi ata u pile cap dilaksanakan dengan memadatkan tanah urug dalam lapisanlapisan seteba l maksimum 20 cm. PENGURUGAN TANAH Material yang digunakan untuk subgrade memenuhi standar spesifikasi AASHTO-M. atau setara dengan fc’ – 10 Mpa menurut SKSNI-T151991. Pengurugan tanah dibentuk sesuai dengan peil ketinggian. serta k emudian dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar. 22 . termasuk lantai rabat beton. atau lantai yang berhubungan langsung dengan tana h. PEKERJAAN PONDASI 1.Pembangunan Ruang Kuliah. maka se mua lapisan tanah di bawahnya akan dipadatkan dan diratakan dengan baik. TEMPAT PEMBUANGAN MATERIAL Tempat pembuangan ma terial hasil galian. Jika tidak dinyatakan secara khusus dalam gambar. Tebal dan peil lantai kerja sesuai dengan gambar. maka tebal lantai ker ja diambil setebal 10 cm. pile cap. batas-batas atau pekerjaan lain yan g mungkin bisa menjadi rusak oleh karenanya.9 9. 12. Banda Aceh 2012 Apabila konstruksi beton bertulang akan langsung terletak di atas tanah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 9. pembuangan pile cap. Bahan urugan pasir bersih. air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang. Material yang di pakai untuk timbunan atau sub-grade memenuhi syarat pemadatan tanah untuk mencap ai 95% dari berat jenis kering maksimum (maximum dry density) menurut AASHTO-T.

.

Pe netrasi a. untuk mendapatkan persetujuannya. bila ditunjukkan dalam gambar. lengkap dan pekerja-pekerja/pengawas-pengaw as ahli yang terampil dan berpengalaman. baik itu silinder maupun kubus. Sebelum pemesanan tiang pancang dila kukan. akan digunakan pond asi dangkal/telapak beton untuk mendukung beban-beban yang ringan. (c) Pelaksanaan pemancan gan 1. serta melaksanakan semua pekerjaan sehubungan dengan pengad aan tiang pancang beton pracetak mini. Pelaksanaan pekerjaan tiang pancang mini beton pracetak memerlukan ketepatan. sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar. 2. ke telitian dan pengetahuan pelaksanaan yang cukup tinggi. tenaga kerja. 5335. Untuk pemancangan tiang mini 200 mm x 200 mm di pakai hammer berkapasitas paling tidak 1. Flamboyant Huma Arta Hal. tiang pancang mini akan dipakai sebagai elemen pondasi utama bangunan ruang kelas. Hammer Pemancangan memakai alat pancang “winch operated drop hammer” atau setara.8 ton. saat umur beton 28 hari. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan yang akan k ami kerjakan adalah : Menyediakan semua bahan-bahan. Kuat tekan karakteri stik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi secara st atistik pada sejumlah benda uji beton. Banda Aceh 2012 dangkal/telapak bila diminta dalam gambar. 23 . perlengkapan kerja dan peralatan. 2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 500 kg/cm2 pada b enda uji kubus dengan sisi 150 mm. 3. seperti ditunjukkan dalam gam bar. saat umur beton 28 hari. Untuk itu t elah dipilih penggunaan tiang beton pracetak mini. Pengikat Selama pekerjaan pemancangan. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepenuhnya dari Pihak Kami. yang mendapatkan persetujuan dar i Manajemen Konstruksi. Karenanya. Driving cap Selama pekerjaan pemancangan. tiang pancang dii kat sedemikian rupa sehingga tiang tidak dapat bergerak pada arah horizontal. Di bawah ini adalah spesifikasi tiang pa ncang : Sisi : 200 mm x 200 mm Mutu beton : minimal dengan kuat tekan silinder f c’ = 40 MPa. PEKERJAAN TIANG PANCANG (a) Uraian umum 1. Untuk pondasi penunjang. Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-500 pada NI-2.Pembangunan Ruang Kuliah. Pihak Kami memberi tahu Manajemen Konstruksi minimal satu minggu sebelumn ya. dan pelaksanaan pemancangan. Pihak Kami ma mpu menyediakan peralatan yang baik. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 40 MPa pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. kepala tiang dilindungi dengan bantalan pancang (driving cap). dipakai tiang pancang mini beton pracetak berpenampang bujur sang kar dengan sisi luar 200 mm kelas A seperti produksi Wijaya Karya atau setara ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. PT. Tiang pancang dipancang sampai kedalaman tanah keras. dan semua pekerjaan lainnya yang berh ubungan dengan pelaksanaan pondasi. 4. JENIS PONDASI Sesuai dengan kondisi tanah di lokasi pekerjaan. Spesifika si teknis : Sesuai dengan ACI 543R-74 atau JIS A. 3. dengan terus me mantau secara teliti besarnya penetrasi pemancangan sampai mencapai nilai penetr asi akhir (final sets) untuk tiap pukulan seperti yang 3. 2. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Kons truksi. (b) Mutu bahan Untuk pondasi utama banguna n ruang kelas.

maka lubang yang ditimbulkan diisi dengan batu-batu koral atau pasir. 10. (d) Panjang tiang dan daya dukung 1. b.Pembangunan Ruang Kuliah. Sambung an dilakukan dengan las mengikuti AWS Code. Bila tiang panca ng dicabut. terutama untuk 10 pukulan terakhir. karena kesalahan dalam pemancangan. diberikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua mi nggu sebelum memulai pemancangan. dan tidak menunjukkan lag i indikasi pergerakan (delayed upward). Apabila diperlukan. c. Day a dukung (yang diijinkan) tiang pancang mini beton pracetak 200 mm x 200 mm yang dipakai sebagai pondasi utama bangunan ruang kelas. 5.25% kemiringan. 9. 8. maka pemancang an boleh dihentikan bila dicapai penetrasi pada 10 pukulan terakhir sebesar nila i penetrasi akhir yang diperoleh dari formula dinamik seperti Hiley atau ENR. diganti atau dica but atau dipakai tiang pancang tambahan dengan persetujuan Manajemen Konstruksi tanpa biaya tambahan kepada Pihak Kami. Untuk tiap tiang yang dipancang. Diperkirakan kedala . Masing-ma sing pasangan (antara yang disambung dan penyambungnya) diberi tanda. maka pemancangan dilakukan dengan jeni s hammer yang sesuai (seperti disebutkan dalam spesifikasi ini) sampai mencapai nilai penetrasi yang disepakati pada 10 pukulan terakhir. Data-data pemancangan dari semua tiang p ancang diberikan paling lambat hari berikutnya sesudah hari pemacangan tiang yan g bersangkutan dan data ini disahkan oleh Manajemen Konstruksi. b. yang mengakibatkan keutuhan/int egritas struktur tiang tidak dapat dipertanggungjawabkan lagi. Pemotongan tiang pancang boleh dilakukan setelah tiang tersebut stabil. Bagian atas dari semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dalam tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancan gan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana. Pemancangan hanya dapat dimulai setelah mendap atkan persetujuan Manajemen Konstruksi. dipotong pada level k etinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. Sambungan diberi cat anti karat/epoxy yang sudah disetujui oleh Manaj emen Konstruksi sebelumnya. maka grafik kal endering dibuat oleh Pihak Kami. direncanakan sebesar 52. Tiang pancang tambahan Sesuatu tiang pancang yang rusak pada saat pemancingan atau pengangkatan/pengangkutan. Pencabutan dilakukan sedemikian rupa sehingga kerusakan yang terjadi pada pole h ead maupun tanah sekitarnya diusahakan seminimal mungkin. Untuk keperluan pekerjaan ini. 6.66 ton. Pihak Kami mengi rimkan data kemiringan dan letak akhir tiang pancang terhadap as struktural yang seperti ditunjukan dalam gambar. dan bergeser lebih dari yang dibatasi oleh dafta r berikut ini : Toleransi sendiri Toleransi satu tiang terhadap tiang didekatnya 75 mm 100 mm Paling lambat 5 hari setelah pemancangan selesai. dan dikerjakan oleh ahli las bersert ifikat. dan selanju tnya segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk dievaluasi kinerja dan daya dukungnya. 2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Tiang-tiang pancang tidak boleh menyimpa ng lebih dari 1. 7. Data-data karakteristik dari alat pancang yang akan dipakai berikut proposal prosedur pemancangan termasuk prosedur kalendering dan percobaan pembebanan lengkap (untuk mengantisipasi jika terdapat kasus) dengan c ara interprestasi hasilnya. Ni lai penetrasi akhir hasil perhitungan formula yang akan digunakan untuk pemancan gan tersebut perlu mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Perencana Strukt ur dan Manajemen Konstruksi. Untuk mencapai daya dukung tersebut. dan bila tidak dipancang kembali . penyambung an dilaksanakan sesuai petunjuk dari pembuat tiang (manufacturing). d. Penyambungan a. Pencabut an dilakukan dengan peralatan yang cukup efisien dengan kapasitas yang memadai. Banda Aceh 2012 diminta oleh Manajemen Konstruksi.

Flamboyant Huma Arta Hal. 24 . Panjang yang tercantum adalah perkir aan. maka dalam hal apapun Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi tidak akan menanggapi tuntutan (claim ) baik penyesuaian harga maupun waktu pelaksanaan pekerjaan dalam PT. ma ka Pihak Kami dianjurkan untuk secara teliti mengevaluasi panjang tiang yang dib utuhkan pada masing-masing lokasi bangunan. dimana terlihat kondisi tanah yang agak heterogen.man tiang adalah   12 M’ dari titik 0 struktur. Apabila dianggap perlu. Namun bila melihat pada data penyeli dikan tanah yang tersedia. Bila sampai terjadi p anjang tiang yang dipancang melebihi apa yang sudah diperkirakan. Pihak Kami dapat melakukan driving test atas biaya sendiri untuk mengetahui panjang tiang secara lebih pasti.

dan 200% beban rencana untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang tidak d ipakai (tiang percobaan atau test pile). Jarak antara penyangga alat pengukur penurunan dengan tiang angku r ataupun tiang percobaan diambil minimum sebesar 2. atau bila dijumpai kesulitan pengadaan tian g angkur disekitar working pile. Pihak Kami tetap bertanggung jawab dan menjamin sem ua tiang memenuhi syarat toleransi daya dukung yang ditentukan.1143. yang lokasinya akan ditentuk an kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang. Jumlah percobaan b eban statik yang akan dilakukan adalah 2 buah (1 buah untuk pembebanan pada work ing pile. Dalam hal digunakan sistem tiang angku r. Besarnya beban uji akan diambil sampai dengan sebesar 150% beban rencana (De sign Load) untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang dipakai (working plane ). dan 1 buah pada test pile. Cara mana yang dipakai menda patkan persetujuan Manajemen Konstruksi.Pembangunan Ruang Kuliah. maka working pile tidak bo leh dipergunakan sebagai anchor pile. 2. Sehubungan percobaan beban hanya dilak sanakan pada beberapa tiang. cara pemasangan alat pengukur penurunan dan sebagainya. Pihak Kami menyerahkan usulan teknik sec ara rinci yang meliputi prosedur percobaan pembebanan. baik dengan cara PDA maupun SST. Posisi tiang percobaan akan ditentukan kemudian ol eh Manajemen Konstruksi/Konsultan Perencana Struktur berdasarkan hasil pemancang an. P ercobaan pembebanan tiang pancang hanya dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan kondisi seluruh tiang pancang setelah pem ancangan. Percobaan beban v ertical tekan secara statik akan dilaksanakan setelah dilakukan pemancangan tian g sesuai lokasi dalam gambar. 4. (e) Percobaan pembebanan tiang pancang 1. Pihak Kami berkewajiban untuk mengulangi percobaan beban p ada tiang yang dicurigai yang lain atas biaya sendiri. Dalam hal percobaan beban tidak memenuhi kriteria keamanan yang ditentukan unt uk daya dukung tiang. Disamping dilakukan percobaan p embebanan statik konvensional. Semua peralatan pengukuran dilindungi dari p anas matahari. dan nilai kalendering dari seluruh tiang pancang. Dalam hal percobaan akan menggunakan si stem angkur pada tiang pancang sebagai penahan beban. Usulan ini sudah diserahkan minimal dua mi nggu sebelum uji pembebanan dilaksanakan. Banda Aceh 2012 Kontrak yang sudah ditetapkan bagi pekerjaan tiang pancang. 3. . dengan cara PDA (Pi le Driving Analysis) atau SST (Seismic Shock Test). Lokasi pengujian akan ditentukan kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang . 6. 2 buah keseluruhannya bisa dilakukan pada test piles. Dapat dipenuhiny a beberapa tiang tidak melepaskan Pihak Kami dari tanggung jawab atas keseluruha n pekerjaan pondasi. letak dan dimensi balok p enahan beban. 5. maka jumlah tiang angkur harus mencukupi untuk mencegah terjadinya pergerakan yang berlebihan pada tiang angkur. untuk memp eroleh persetujuan Manajemen Konstruksi. Pihak Kami berkewajiban menambah tiang pada kelompok tiang dimana terjadi kegagalan kriter ia keamanan pada percobaan beban. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. sudah disampaikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua minggu sebelum uji pembebanan akan dilaksanaka n. Untuk itu usulan pengujian beserta semu a prosedur lengkapnya. dapat dilakukan 8 (delapan) buah uji pembebanan dinamik pada 8 buah tiang yang dipilih. sebagai akibat keleb ihan panjang tiang tersebut di atas. Pihak Kami diwajibkan mencatat semua kejadian pada saat dilakukan percobaan pembebanan. Seb elum percobaan pembebanan dilaksanakan. Disamping itu. maka atas persetujuan Manajemen Konstruksi . maka percobaan pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D. maka untuk alternatif pengujian jika disetujui Ko nsultan Perencana Struktur dan Manajemen Konstruksi.50 meter. Bila tidak diinstruksikan lain oleh Man ajemen Konstruksi.

(f) Prosedur dan peralatan uji beban statik 1. Flamboyant Huma Arta Hal. Percobaan pembebanan tiang pancang hanya PT. 8. Prosedur pengujian dan peralatan yang digunakan untuk percoba an pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D. Acuan prosedur Yang dimaksud deng an prosedur disini ialah prosedur pengujian beban statik tiang tunggal vertikal untuk menentukan hubungan antara beban vertikal dengan penurunan tiang (diukur d ari kepala tiang). 25 . 9.1143 dengan cara pembebanan “Standard Load ing Procedure”.7.

Hal-hal lain a. dan minimum sampai dua kali beban rencana pa da unused pile atau tiang pe-rcobaan. 2. Dial gauge Dial gauge dipasang pada tiang percobaan melalui sistem penyangga bebas. pembacaan dial gauge bebas dari pengaruh (tidak boleh dipengaruhi) penuru nan tiang percobaan maupun gerakan tiang angkur. Cara maupun yang dipakai. maka bila hal ini bisa mempengaruhi posisi penyangga alat pembaca penurunan. Kondisi dari tanah pada lo kasi percobaan pembebanan.Pembangunan Ruang Kuliah. Jika terjadi lendutan dari balok penahan yang cukup besar. yang mempunyai berat total yang secara aman bisa menahan beban percobaan. b. . dimana balok baja tersebut dihubungkan pada sistem tiang angkur untuk menahan gaya tarik seb agai kontra reaksi. c.0 x 1 7. d. Data-data alat pancang. Pengg unaan jack ditempatkan pada tempat yang terlindungi dari sinar matahari. b. dan lain-lain. b.01 mm. Balok penahan beban dan sistem penyangga alat peng ukur penurunan. Peralatan Peralatan yang dibutuhkan untuk percobaan ini a dalah : a. dengan tingkat ketelitian pengukuran 0. Data-data tiang dan driving record termasuk besarnya final driving sets dalam 10 pukulan terakhir.2. Prosedur pembebanan Prosedur pembebanan mengikuti “Standar Loa ding Procedure” dari ASTMD. maka volume pekerjaan tiang pancang yang dibayar kan. Bila ternyata sulit dipakai sistem angkur karena kapasitas t arik tiang angkur tidak memenuhi syarat. Dial gauge yang sudah dikalibrasi dan dibuktikan dengan serti fikat. dan nilai kalendering dari sel uruh tiang pancang. mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstruksi. Pembacaan dari penurunan tiang dengan interval waktu tertentu setiap penambahan dan pengurangan beban. (g) Perhitungan volume pekerjaan Bila disepakati dalam Kontrak bahwa prestasi pe kerjaan tiang pancang akan didasarkan pada volume riil yang terlaksana di lapang an (bukan berdasarkan lumpsum). 5. e. Alat pembebanan Cara yang digunakan untuk melimpahkan beban ver tikal pada tiang dilakukan sebagai berikut : Beban dilimpahkan pada tiang dengan jalan mengoperasikan hydraulic jack yang ditahan oleh baja profil. ene rgy blow. 7. dan .01 mm (atau 1/100 mm). Dengan demikian.5 x 17. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. beban percobaan diambil s ampai : . maka dapat diberikan kontra beban berup a blokblok beton di atas balok baja. hal ini untuk menghindari oli dari jack tersebut memuai yang dapat mengakibatkan tidak konstannya beban. 6.1.8 ton = 36 ton (minimum) untuk unused pile. Catatan mengenai hal-hal yang t idak umum yang terjadi selama proses percobaan pembebanan. Kalibrasi jack serta manometer yang dipakai baru (sesudah dikalibrasi tidak boleh pernah dipakai di proyek lain). misalnya berat hammer.8 ton = 27 ton (dibulatkan) untuk working pile. Laporan Laporan dari percobaan pem bebanan mencantumkan informasi-informasi berikut : a. 4. pem bacaan penurunan tiang diadakan koreksi. c. Peralatan lain yang diperlukan. 1143. e. Banda Aceh 2012 dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan k ondisi seluruh tiang pancang setelah pemancangan. Beban percobaan diambil sampai satu setengah kal i beban rencana untuk working pile. Hydraulic Jack. 3. f. d. dalam ben tuk kurva waktu-beban-penurunan kepala tiang. Graf ik yang menggambarkan hasil percobaan pembebanan dalam siklus lengkap. Dial gauge mempunyai ketelitian pembacaan 0. c. Alat wat erpass untuk mengontrol kemungkinan tercabutnya tiang angkur. Sistem ini disebut penyangga beb as karena diletakkan sedemikian rupa sehingga pada saat berlangsungnya uji pembe banan.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 26

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 akan dihitung berdasarkan panjang tiang pancang terpasang, yang diperhitungkan d ari level ketinggian tiang sesudah dipotong 4. PEKERJAAN POER ( PILE CAP ) a. Uraian umum 1. Pekerjaan pile cap dilaksanakan setelah selesainya pekerjaan p emancangan, dengan tujuan untuk membuat tiang-tiang bekerja sebagai satu kesatua n dalam menahan bebas dari struktur atas, baik itu vertikal, lateral maupun guli ngan. 2. Pekerjaan pile cap dilaksanakan sesuai dengan yang ditunjukkan dalam ga mbar rencana. 3. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Konstruksi, dan dengan demikian diulang dengan biaya se penuhnya dari Pihak Kami. b. Pekerjaan galian 1. Untuk melaksanakan pile cap den gan ukuran dan level ketinggian yang sesuai dengan permintaan gambar rencana, pe rlu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam level dasar lapisan pasir yang diisyaratkan. Dalamnya galian diperiksa dan menda patkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. 2. Karena keadaan tiang pancang ya ng cukup rapat, maka bila penggalian sulit dilaksanakan dengan menggunakan alatalat berat, penggalian dilakukan dengan tenaga orang. 3. Dasar galian bebas dari lumpur, humus dan air, dalam keadaan bersih dan cukup padat. Karenanya dalam pe kerjaan penggalian tanah termasuk juga pembuangan segala benda yang ditemukan da lam bentuk apapun yang dapat mengganggu pelaksanakan pekerjaan pile cap. 4. Tana h hasil galian diangkut ke tempat-tempat dimana diperlukan pengurukan, bila mema ng memenuhi syarat sebagai tanah uruk, atau ke tempat lain yang disetujui Manaje men Konstruksi. Dalam hal ini Pihak Kami hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk menampung tanah hasil galian, dimana setela h mencapai jumlah tertentu, segera disingkirkan ke tempat lain yang ditunjuk ole h Manajemen Konstruksi. 5. Pada sisi tepi batas galian, kemiringan galian memben tuk sudut kemiringan yang aman dengan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerja. Untuk penentuan sudut kemiringannya, disampi ng perlu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah terdahulu, juga perlu meninjau k arakteristik visual lapisan permukaan tanah yang dijumpai di lokasi kerja. Namun dalam kondisi apapun, stabilitas dan permukaan galian selama pekerjaan berlangs ung merupakan tanggung jawab dari Pihak Kami, yang memperbaiki semua kelongsoran -kelongsoran bila terjadi. Untuk itu bila dirasa perlu Pihak Kami membuat penyan gga-penyangga penahan selama pekerjaan galian. 6. Pihak Kami menjaga pengaruh-pe ngaruh luar kepada lubang galian seperti air tanah, air permukaan, kelongsoran, lumpur yang masuk, maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. Biaya unt uk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran. Jika ada kerusakankerusakan yang terjadi akibat hal-hal tersebut di atas, maka Pihak Kami bertangg ung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan intruksi Manajemen Konstruksi. 7. Bila karena adanya hujan, atau karena tingginya air permukaan lingkungan atau air tanah, atau karena adanya mata air s ehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang, maka Pihak Kami bertangg ung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yagn sudah dimasukkan da lam biaya penawaran lelang. c. Pekerjaan persiapan pembetonan 1. Bagian atas dar i semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dala m tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancangan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana, dipotong pada level ketinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. Pemotongan tiang hanya boleh dilakuk an setelah tiang tesebut stabil, dan tidak menunjukkan lagi indikasi pergerakan (delayed upward displacement). 2. Untuk persiapan pembetonan pile cap, maka dasa r galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyar atkan dalam gambar rencana, dan yang kemudian dipadatkan sesuai prosedur pemadat an. Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut diperiksa dan mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. 3. Selanjutnya sesuai dengan yang ditunjukkan dalam gambar, dibuat lantai kerja dengan ukuran dan tebal seperti yang disyaratkan da

lam gambar. 4. Lantai kerja dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKS NI-T15-1991, atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut N1-2. Peil akhir lant ai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gamb ar rencana. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 27

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 d. Pekerjaan beton bertulang 1. Beton bertulang untuk pile cap dilaksanakan deng an standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tekan s ilinder fc’ = 22,5 MPa artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 2 2,5 MPa pada benda uji silinder dengan diameter150 mm dan tinggi 300 mm, saat um ur beton 28 hari .Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setera dengan mutu beton K-275 pada NI-2, yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg /cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm, saat umur beton 28 hari. Kuat teka n karakteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya devias i secara statistik pada sejumlah benda uji beton, baik itu silinder maupun kubus . BJTP-30, artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 MPa, untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJT S-40, artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan l eleh sebesar 400 MPa. Tulangan baja : 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai, Pihak Kami membuat renc ana kerja pemotongan dan pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule), yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan . Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak, karet lepas, tanah, serta b ahan-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya. Semua besi beton beb as dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik, bersih pula dari olie, gem uk, cat dan lain sebagainya, atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya d aya ikat besi beton terhadap beton. Apabila diinginkan atau dipandang perlu, mak a Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untu k membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. Pembengkokan baja tulan gan dilakukan secara hati-hati dan teliti, sesuai dengan aturan dalam SKSNI. Pem bengkokan tersebut harus dilakukan oleh tenaga yang ahli, dengan menggunakan ala t-alat sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan cacat, patah dan retak-retak p ada batang baja. Acuan dibuat dari bahan yang disetujui oleh Manajemen Konstruks i , seperti kayu dan multiplex/triplex dengan tebal minimum 5 mm, atau bahan lai n yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi, serta memenuhi syaratsyarat kek uatan dan daya tahan, serta mempunyai permukaan yang baik untuk pekerjaan finish ing pada bagian yang berada di atas permukaan tanah (bila ada). Pihak Kami membe rikan contoh dari perhitungan kekuatan bahan yang akan dipakai untuk acuan, untu k disetujui oleh Manajemen Konstruksi . Acuan dipasang sesuai dengan ukuran-ukur an jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut tidak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. Acuan juga dipasang sedemikian rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran. Pema sangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran, bentuk dan pei l yang sesuai dengan gambar rencana, dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. Pemasangan dilakukan dengan menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan tebal selimut seperti yang disyaratkan d alam gambar. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spe sifikasi, maka dapat digunakan ketentuan peraturan yang berlaku. Adukan beton be

Bila tempat pengadukan beton (batching plant) tidak bera da di lokasi pekerjaan. Dalam hal ini penggunaan alat transportasi pengangkut adukan beton haruslah mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. untuk menghindarkan sudah terjadinya setting di awal atau degradasi mutu beton akibat waktu transportasi yang lama. 28 . Proporsi campuran bahan dasar beton diten tukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberkan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workability) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (p enuangan. Sem ua alat pengangkut yang dipergunakan selalu dibersihkan dari sisasisa adukan bet on yang mengeras.rupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI. tanpa menimbulkan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleed ing) secara berlebihan. Dalam hal ini adukan percobaan perl u dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) un tuk mendapatkan campuran yang optimum. Pihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik. dan bertanggung jawab penuh at as kekuatan beton yang disyaratkan. Sebelum produksi beton. Pihak Kam i diharuskan membuat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi c ampuran yang menghasilkan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan . Di lokasi batching plan t yang disiapkan sebelumnya. Flamboyant Huma Arta Hal. PT. maka adukan beton secepatnya dibawa ke tempat pengecoran . peralatan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tula ngan. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapa t menghasilkan beton dengan kinerja yang baik.

Metode curing terlebih dahulu diusulkan dan mendapatkan persetujua n Manajemen Konstruksi. Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjamin efisiensi pengecoran dan pemadatan tanah adanya penundaan. dalam bentuk silinder berdiame ter 150 mm dan tinggi 300 mm. Dalam segala hal jumlah benda uji yang diambil tidak k urang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pengecoran pile cap. agar tidak terjadi cold joint dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hidrasi yang berlebihan. Pihak Kami menyampaikan usulan prosedur pengecoran yang optimu m kepada Manajemen Konstruksi. sebelum pengeco ran dilaksanakan. 15. 10. batu. untuk mendapatkan pers etujuan Manajemen Konstruksi. 17. Pemadatan beton secara berlebihan sehingga bisa men yebabkan pengendapan agregat. maka selama proses pengecoran. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. maka semua permukaan beton yang terbuka dijag a tetap basah selama minimal 14 hari. dengan disaksikan oleh Manajemen K onstruksi. dengan cara menyemprotkan air atau menggen ai dengan air pada permukaan beton tersebut. tanah dan lainlain) dan dibasahi d engan air semen. beton dilindungi dan dirawat (concrete cur ing) selama berlangsungnya proses pengerasan. 16. 13. Banda Aceh 2012 9. atau dengan cara lain bila betonnya sudah sang at mengeras. jumlah dan cara pengambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat persetujuan d ari Manajemen Konstruksi. ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. harus dihinda rkan. Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada.Pembangunan Ruang Kuliah. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. 14. perlu dilakuka n uji slump dan pengambilan contoh benda uji. Bila tidak ditentuk an lain oleh Manajemen Konstruksi. Prosedur uji slump. kebocoran acuan dan lain sebagainya. Juga untuk pengecoran b eton pada waktu cuaca panas. Setelah selesai pengecoran. yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beton. 11. Bila pengecoran dihentikan untuk kemudian dilanjutkan dalam w aktu lebih dari 24 jam. mak a permukaan beton lama yang akan disambung terlebih dahulu dibersihkan dan bila perlu dikasarkan dengan menyikat. Sama sekali tidak diperkenankan mengadakan pengecoran beton seb elum besi yang terpasang telah diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. cuaca atau aliran air dan juga pengeringan sebelum waktunya. atau minimal disiram dengan air semen dan selanjutnya baru dicor dengan beton baru. dengan mem perhatikan cara atau urutan pengecoran karena volume pengecoran yang cukup besar . Untuk m . Tempat dimana pengecoran akan dihentikan mendapat persetujuan Manaj emen Konstruksi. Jenis vibrator dan ukurannya harus terlebih dahulu mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. atau bila dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi. atau minimal 1 buah benda uji setiap 10 m3 pengecoran beto n untuk volume pengecoran yang lebih dari 300 m3. beton di padatkan dengan menggunakan vibrator. atau dengan metode pengecor an yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. atau dengan cara lain yang diusulka n Pihak Kami. dengan memperhatikan semua aspek terutama masalah panas hidrasi pada beton massa seperti tersebut di atas. Pi hak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian ini. Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan menjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat. Untuk itu. terutama terhadap panas matahari. 12. Sebelum pengecoran dimulai. yang dilakukan sedemikian rupa sehingga ti dak merusak acuan maupun posisi tulangan. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersih kan dari segala kotoran (potongan kayu. Selama proses pengecoran berlangsung. sebelum proses pengerasan beton. yang harus diambil mi nimal 1 buah benda uji setiap 5 m 3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yan g kurang dari 300 m3.

PEKERJAAN PONDASI BETON DANGKAL (a) Uraian Umum 1. 5. 7 (tujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari. PT. Hasil uji tekan segera disa mpaikan kepada Manajemen Konstruksi untuk di evaluasi.engetahui kualitas mutu beton yang sudah dilaksanakan. maka untuk beban-beban yang ringan. Flamboyant Huma Arta Hal. 29 . Proporsi jumlah uji tekan (pada umur beton yang be rbeda) mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. bis a dipakai pondasi beton dangkal berupa pondasi telapak atau jalur. maka contoh benda uji bet on diperiksa dengan uji tekan hancur pada umur 3 (tiga) hari. Bila ditunjukkan dalam gambar atau dalam hal dibutuhkan ponda si dangkal diluar pondasi tiang pancang.

cat dan lain sebagainya.BJTS40. artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebes ar 240 MPa. air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang. Dalam galian diperiksa dan mendapatkan pers etujuan dari Manajemen Konstruksi. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan lel eh sebesar 400 MPa. air permukaan. maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. air permukaan lingkungan. 3. Bila karena adanya hujan. 2. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesa r 20 MPa pada benda uji silinder dengan diamater 150 mm dan tinggi 300 mm. Apabila diinginkan atau dipandang perlu. Tulangan baja Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. 3. maka dasar galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapi san pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar rencana. maka Pihak Kami bertanggung jawa b untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yang sudah harus dimasukkan dala m biaya penawaran lelang. untuk tulangan besar dengan diameter lebih besar atau sama d engan 13 mm. lumpur yang masuk. serta bah an-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya. atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya day a ikat besi beton terhadap beton. per lu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam l evel dasar lapisan yang disyaratkan. 3. Pihak Kami menjaga pengaruh-pengar uh luar kepada lubang galian. Bahan beton untuk pondasi dangkal dilaksanakan dengan standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tek an silinder fc’ = 20 MPa.BJT P-24. . dan yang kemudian dipad atkan sesuai prosedur pemadatan. 3. (b) Pekerjaan galian 1. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepen uhnya dari Pihak Kami. Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gambar rencana. Kuat tekan tersebut diatas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-250. seperti air tanah. Walaupun pondasi tipe ini hanya akan dipakai sebagai pondasi sekunder. : . atau lebih kurang setara dengan fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15 -1991. maka Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untuk membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. (c) Pekerjaan persiapan pembetonan 1. Selanjutnya sesu ai dengan yang ditunjukkan dalam gambar. saat umur beton 28 hari. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 250 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm. hujan. 2. Acuan juga dipasang sedemikian . namun pel aksanaannya mengikuti sebagaimana yang diminta dalam spesifikasi ini dan gambar yang terkait. karet lepas. dibuat lantai kerja dengan ukuran dan t ebal seperti yang disyaratkan dalam gambar. humus dan air. 2. dalam keadaan bersih dan cukup padat. (d) Pekerjaan beton bertulang 1. Dasar galian bebas dari lumpur. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Untuk persiapan pembetonan pondasi.Pembangunan Ruang Kuliah. Sama sekali tidak d iperkenankan mengadakan pengecoran beton sebelum besi yang terpasang telah diper iksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi Acuan dipasang sesuai dengan ukuran -ukuran jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut t idak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan di terima oleh Manajemen Konstruksi. tanah. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-125 menurut NI-2. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm. saat umur beton 28 hari. gemuk . Banda Aceh 2012 2. Untuk pelaksanaan pondasi yang sesuai dengan gambar. pada NI-2. bersih pula dari olie. kelongsor an. Semua besi beton bebas dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik. Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut di periksa dan mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi.

rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 30 .

6. beton dilindungi dan dirawat (concrete curing) selama berlangsungnya proses p engerasan. Penggunaa n air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik . pengambilan contoh ben da uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat pe rsetujuan dari Manajemen Konstruksi. yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beto n. b) (b) BAHAN 1) Batu a) Batu bersih. Pemasangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran. ketinggian. Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesu ai spesifikasi dan standar yang ada. tanah dan lain-lain) dan diba sahi dengan air semen. Selama proses pengecoran berlangsung.. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. be ton dipadatkan dengan menggunakan vibrator. batu. 8. 6. b. Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan m enjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat. potongan dan dimensi sep erti yang ditunjukkan dalam Gambar atau sebagaimana yang diperintahkan secara te rtulis oleh MK. 7. Prosedur uji slump. Pada batching plant. Banda Aceh 2012 4. lancip atau lonjong bentuknya da n dapat ditempatkan saling mengunci bila dipasang bersama-sama. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang diisyaratkan. 3) Pengecatan Permukaan pasangan yang sudah diplester agar di beri c at tembok. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dib ersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. yang dilakukan sedemikian rupa sehin gga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan. tanpa bagian yang tipis atau retak dan harus dari jenis yang diketahui awet. Adukan haruslah adukan semen da n pasir yang memenuhi syarat sesuai standard yang berlaku untuk semen dan aggreg ate halus (mengacu pada : Bab 3. penyiapan pondas i dan seluruh pekerjaan yang diperlukan untuk menyelesaikan pasangan batu sesuai dengan Spesifikasi ini dan memenuhi garis. 2) Adukan a. (c) PELAKSANAAN PASANGAN BATU 1) Persiapan Pondasi . Adukan beton berupa “ready mixed concr ete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI. ata u dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajeme n Konstruksi. keras.Pembangunan Ruang Kuliah. Campuran adukan berupa 1 bagian semen dan 3 bagian pasir. 9. Penerbitan Detil Pelaksanaan Detil pelaksanaan untuk pasangan ba tu yang tidak disertakan dalam Dokumen Kontrak pada saat pelelangan akan diterbi tkankan oleh MK sebelum memulai pelaksanaan. PASANGAN BATU (a) UMUM 1) Uraian a) Pekerjaan meliputi pemasokan semua bahan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Sebelum pengecoran dimulai. Pihak Kami harus mengad akan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang ba ik. hujan atau aliran air dan ju ga pengeringan sebelum waktunya. 10. sesuai dengan volume pengecoran. Setelah selesainya pengecora n. terutama terhadap panas matahari. maka selama proses pengecoran perlu dilakuk an uji slump dan pengambilan contoh benda uji. Jumlah benda uji yang diambil akan ditentukan oleh Manajemen Konstru ksi. angin. dengan disaksikan oleh Manajemen Konstruksi. batu memiliki ketebalan yang tidak kurang dari 15 cm. bentuk dan peil yang sesuai dengan gambar rencana. lebar tidak kurang dari satu setengah kali tebalnya dan panjang yang tidak kuran g dari satu setengah kali lebarnya. Bila perlu. b) Batu rata. batu dibentuk untuk menghilang kan bagian yang tipis atau lemah. Unt uk permukaan bagian luar dari pasangan batu di areal Ruang Kuliah dan Laboratori um/Perpustakaan permukaan pasangan batu diplester minimum tebal 2 – 3 cm dan diber i acian sehingga permukaan terlihat mulus dan usahakan tidak mengalami keretakan permukaan. 5. Seksi 3a dan 3b Pekerjaan Struktur Beton di spe sifikasi ini). c) Terkecuali di perintahkan lain oleh MK.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 31 .

Terkecuali disyaratkan lain atau ditunjukkan pada Gambar. 32 . Galian). mempunyai lereng melintang yang dapat menjamin pengaliran air hujan. Batu ditangani sedemikian hingga tidak menggeser atau memindah kan batu yang telah terpasang. penimbunan kembali dilaksanakan seperti d isyaratkan. c) Segera setelah batu ditempatkan. dan dikerjakan sampai permukaan tersebut r ata. Banyaknya adukan untuk landasan yan g ditempatkan pada suatu waktu haruslah dibatasi sehingga batu hanya dipasang pa da adukan baru yang belum mengeras. 5) Pekerjaan Akhir Pasangan Batu a) Sambungan antar bat u pada permukaan dikerjakan hampir rata dengan permukaan pekerjaan. seluruh permukaan batu dibersihkan dari bekas adukan. PT. Batu besar pilihan digunaka n untuk lapis dasar dan pada sudut-sudut. dan dalam waktu yang tidak lebih dini dari 14 hari setelah pekerjaan pasangan selesai dikerjakan. e) Bilamana pekerjaan pasangan batu yang di hasilkan cukup kuat. Lapisan tahan cuaca tersebut dimasukkan ke dalam dimensi st ruktur yang disyaratkan. permukaan horisontal dari seluruh pasangan batu dikerjakan dengan tamb ahan adukan tahan cuaca setebal 2 cm. atau bertangga yang juga tegak lurus terhadap muka dari dinding. maka batu tersebut dibongkar. d) Permukaan y ang telah selesai dirawat seperti yang disyaratkan untuk Pekerjaan Beton dalam P asal 7. tetapi tidak sampai menutup batu. dasar po ndasi untuk struktur dinding penahan tegak lurus. dan adukanny a dibersihkan dan batu tersebut dipasang lagi dengan adukan yang baru. 3) Penempatan Adukan Sebelum pemasangan. Kecuali ditunjukkan lain pada Gambar atau diperintahkan oleh Dire ksi Pekerjaan. Delatasi 30 mm lebarnya dan diteruskan sampai seluruh tinggi dinding. sebagaimana pekerjaan dilaksanakan. Perhatian diberikan untuk menghindarka n pengelompokkan batu yang berukuran sama.1. Peralatan yang cocok disediakan untuk mema-sang b atu yang lebih besar dari ukuran yang dapat ditangani oleh dua orang. dan su dut yang dibulatkan. maka delatasi dibentuk untuk panja ng struktur tidak lebih dari 20 m. atau seperti diperintahkan oleh pihak Manajemen Konstruksi. Banda Aceh 2012 Pondasi untuk struktur pasangan batu disiapkan sesuai dengan syarat (lihat Seksi . lubang sulingan ditempatkan dengan jarak antara tidak lebih dari 2 m dari sumbu satu ke sumbu lainnya dan berdiameter 50 mm. Pada struktur panjan g yang menerus seperti dinding penahan tanah. Menggelind ingkan atau menggulingkan batu pada pekejaan yang baru dipasang tidak diperkenan kan. Bilamana batu menjadi longgar atau lepas set elah adukan mencapai pengerasan awal.5. dan sewaktu adukan masih baru. batu dibersihkan dan dibasahi samp ai merata dan dalam waktu yang cukup sehingga untuk memungkinkan penyerapan air mendekati titik jenuh. Tebal dari landasan adukan pada rentang antara 2 cm sampai 5 cm dan merupakan kebutuhan minimum untuk menjamin bahwa seluruh ro ngga antara batu yang dipasang terisi penuh. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 2) Pemasangan Batu Landasan dari adukan baru paling sedikit 3 cm tebalnya dipasang pada pondasi yang disiapkan sesaat sebelum penempatan masing-masing batu pada lapisan pertama. Batu yang digunakan untuk pembentukan sambungan dipilih sedemikian rupa sehingga membentuk sambungan tegak yang bersih dengan dimensi y ang disyaratkan di atas. Flamboyant Huma Arta Hal.5. 4) Ketent uan Lubang Sulingan dan Delatasi Dinding dari pasangan batu dilengkapi dengan lu bang sulingan. Landasan yang akan menerima setiap batu juga harus dibasa hi dan selanjutnya landasan dari adukan disebar pada sisi batu yang bersebelahan dengan batu yang akan dipasang. Batu dipasang dengan muka yang terpan jang mendatar dan muka yang tampak dipasang sejajar dengan muka dinding dari bat u yang terpasang.Pembangunan Ruang Kuliah.(4) dari Spesifikasi ini. b) Terkecuali disyarat kan lain.

tanah dan lain-lain) dan d ibasahi dengan air semen. BAHAN-BAHAN (a) Semen Portland 1. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik. (e) Sebelum pengecoran dimulai. Banda Aceh 2012 SEKSI 3. ses uai dengan SKSNI-T15-1991. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 400 MPa. tanpa menimbul kan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebih an. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan beton ini akan meliputi semua pengadaan material dan tenaga kerja untuk produksi serta pelaksanaan pekerjaan beton dan beton bert ulang. Semen disimpan di d alam gudang yang kedap air. Pihak Kami dikan mem buat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang men ghasilkan beton dengan kinerja seperti yang diisyaratkan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. dan yang memenuhi semua ketentuan dan kriteria standar SII 0013-81 dan Standar Umum Bahan Bangunan Indonesia 1986. (b) Pihak K ami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campur an yang baik. berventilasi baik. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. (d) Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian aga r beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabi lity) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. PT. Pada batching plant. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm. Semua pekerjaan beton memenuhi syarat-syarat SKSNIT15. ar tinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 M Pa. batu.Pembangunan Ruang Kuliah. 2. saat umur beton 28 hari. di atas lantai tumpuan setinggi + 30 cm. termasuk uji kekuatan dan perawatannya.5 MPa. kecuali bila ditetapkan lain secara khusus dalam spesi fikasi. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang disyaratkan. (f) Mutu beton untuk masing-masing elemen struktur ban gunan memenuhi pada umumnya kriteria dibawah ini.5 MP a pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. saat umur be ton 28 hari. Flamboyant Huma Arta . BJTP-30. Tulangan baja : 3. dengan tumpukan kantong semen tidak melebihi sepuluh lapis. Kuat tekan kar akteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi sec ara statistik pada sejumlah benda uji beton. Semen yang dipakai adalah jenis Porland Cem ent normal tipe-I yang segara dengan tidak ada tanda-tanda prahidrasi (proses pe mbatuan). baik itu silinder maupun kubus. Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-275 pada NI-2. MUTU DAN KINER JA BETON (a) Semua pekerjaan beton yang termasuk dalam lingkup spesifikasi ini b erupa “ready mixed concrete”. kecuali bila ditentukan lain s ecara khusus dalam spesifikasi : Mutu Beton : Minimal dengan kuat tekan silinder fc’ = 22. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 22. yang akan meliputi antara lain : Material pembentukan beton Pengadaan beton Baja tulangan Pekerjaan beton bertula ng Perawatan beton Uji kelayakan dan kekuatan beton 2. atau ASTM-C150. atau NI-2-1971 dalam hal benda uji kubus. perataan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan. PENGADAAN.1991. (c) Sebelum produksi beton. Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campuran yang optimum. PEKERJAAN STRUKTUR BETON 1. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJTS-40. untuk disetujui oleh M anajemen Konstruksi.

Hal. 33 .

2. Ukuran besar butir nominal maksimum agregat kasar tidak melebihi : 3/4 jarak bersih minimum antar batang tulangan atau berkas bat ang tulangan. dengan ukuran lubang dalam mm berturut-turut 31. sesu ai standar yang berlaku. Agregat halu s tidak mengandung lumpur lebih dari 5% (ditentukan terhadap berat kering). atau 1 /3 dari tebal plat. Apabila kadar lumpur melampaui 5% maka agregat dicuci dulu sebelum dipakai dala m pengadukan.0-2.25 (ayakan ISO). artinya tidak menjadi lapuk atau han cur oleh pengaruhpengaruh cuaca. berupa pasir alam sebagai hasil disintegrasi alami dari batu-batuan atau pasir buatan y ang dihasilkan oleh alat-alat pemecah batu. maka agregat kasar memenuhi ket entuan-ketentuan di bawah ini. Pada umumnya yang dimaksudkan dengan agregat kasar a dalah agregat dengan besar butir lebih dari 5 mm. 4. Agregat kasar tidak mengandung zat-zat yang dapat merusak beton seperti zat-zat reaktif alkali. Butir-butir agregat bersifat kekal. seperti terik matahari atau hujan. 2.“Mutu dan cara uji agregat beton”. dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 3. (e) Air 1. dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 2. 0-0. Agregat halus atau pasir untuk beton. atau ASTM-C33.063 mm. (b) Pasir (agregat halus) 1.Pembangunan Ruang Kuliah. 4. dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manaj emen Konstruksi. Sesuai dengan syarat-syarat pe ngawasan mutu agregat untuk berbagai mutu beton. Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang keras dan tidak berpo ri. Agregat halus terdiri dari butir-butir yang beraneka raqam besarnya dan mempunya i penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku. 3. (c) Kerikil dan batu pecah (agregat kasar) 1. Agregat kasar untuk beton berupa b atu pecah yang diperoleh dari pemecah batu. Air untuk pembuatan dan perawatan beton adalah air YANG tidak menga . Apabila kadar lumpur melampaui 1% maka agregat dicuci dulu sebelum digunakan dalam adukan beton. Agregat kasar yang mengandung butir-butir pipih hanya dapat dipakai apabila jumlah butir-butir pipih tersebut tidak melampaui 20% berat agregat seluruhnya. Agregat kasar tidak mengandung lumpur lebih dari 1% (ditentukan terhadap berat k ering). sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-8. Banda Aceh 2012 3. Pasir laut tidak dipakai sebagai agregat halus untuk semua mutu beton. Untuk itu ditetapkan susunan ayakan dengan lubang-luban g persegi.Kecuali untuk beton yang dipakai pada lantai kerja.5-16. Penyimpanan selalu terpisah untuk setiap pengiriman serta dipakai sesuai urutan pengirimannya. (d) Gradasi butiran agregat halus dan kasar susunan butiran agregat halus dan ka sar untuk semua beton struktural diperiksa dengan melakukan analisa ayakan. atau ASTM-C33.5-0.0-1. 3. Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang beraneka ragam b esarnya dan mempunyai penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku. dan yang dise tujui oleh Manajemen Konstruksi. sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-80 “Mutu dan cara uji agregat beton”. Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melalui aya kan 0. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.0-8.063 mm. Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melaui ayakan 0. Agregat halus terdiri dari butir yang keras dan tajam.0-4. atau 1/5 jarak terkecil antara bidang samping dari cetakan.

diadakan percobaan perbandingan antara teka nan kekuatan mortar (semen dan pasir) dengan memakai air itu dan dengan memakai air minum. asam. Air tersebut dianggap dapat dipakai.ndung minyak. dengan sudah mem perhitungkan semua koreksi yang perlu dilakukan akibat kadar air yang berbeda ya ng dikandung agregat di lapangan. 34 . alkali. 4. apabila kekuatan tekan mortar de ngan menggunakan air itu pada umur 7 dan 28 hari paling sedikit 90% dari kekuata n tekan mortar dengan memakai air minum. Flamboyant Huma Arta Hal. Dalam hal ini sebaiknya dipakai air yang lu lus pengujian di laboratorium sebagai air tawar yang dapat diminum. PT. bahanbahan organik atau bahan-bahan lain yang bisa m erusak beton dan/atau baja tulangan. maka dalam ha l adanya keragu-raguan mengenai air. Jumlah air yang dipakai untuk membuat a dukan beton diusahakan secermat-cermatnya dan setepat-tepatnya. Apabila pemer iksaan contoh air seperti disebutkan diatas tidak dapat dilakukan. Apabila terd apat keraguan mengenai air dianjurkan untuk mengirimkan contoh air ke lembaga pe meriksaan bahan-bahan yang diakui untuk diselidiki sampai seberapa jauh air itu mengandung zat-zat yang bisa merusak beton dan/atau baja tulangan.

Dalam hal ini disertakan standar SII atau ASTM mengenai baja tulangan.35% dan baja tu langan tersebut memenuhi salah satu syarat dan ketentuan dalam spesifikasi di at as serta mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. Bila disetujui oleh Ma najemen Konstruksi.Pembangunan Ruang Kuliah. Percobaan mutu baja tulangan juga akan dila kukan setiap saat bilamana dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi. b. 6. Hanya bila ditunjukkan dalam gambar dengan suatu tanda khusus. tanah dan lain se bagainya. Hubungan antara baja tulangan yang satu dengan la innya menggunakan kawat beton. Se mua baja tulangan beton struktural yang dipakai dalam pekerjaan ini memenuhi sal ah satu dari syarat dan ketentuan berikut : (a) Mutu dan cara uji baja tulangan beton SII 0136-84. (b) Specification for deformed and plain billet-steel bars fo r concrete reinforcement ASTM-A615. Semua biay a-biaya percobaan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. Perbaikan sifat adukan beton. untuk mempe rbaiki sifat fisik dan/atau kimiawi adukan beton (fresh concrete) maupun beton y ang sudah mengeras (hardened concrete). 3. dimana tujuan penggunaan bahan tambahan yang bisa dibenarkan dalam pekerjaan ini adalah bila memenuhi salah satu tujuan: a. maka bahan campuran tambahan atau additives/adm ixtures boleh dipakai. diikat dengan teguh. Disamping itu terhadap baja t ulangan dilakukan uji lengkung (bend test) dan hasil ujinya memenuhi persyaratan uji lengkung untuk batang tulangan baja poros (axle-steel) ASTM-A617. 5. untuk besi yang diameternya diatas 13 mm dengan p anjang + 100 cm untuk masing-masing. atau bubuk yang bisa dit ambahkan ke dalam adukan beton selama proses pencampuran/pengadukan. Baja tulan gan deform/ulir yang mempunyai tegangan leleh melampaui 400 MPa boleh dipakai as alkan tegangan lelehnya memberikan regangan awal leleh sebesar 0. Pemasangan baja tulangan dilakukan sesuai dengan gambar dan mendapat per setujuan Manajemen Konstruksi. (c) Specification for rail-steel deformed an d plain bars for concrete reinforcement ASTM-A616. untuk keperluan laporan tentang si fat bahan guna memenuhi prosedur pengelasan yang ditetapkan dalam “Structural weld ing code for reinforcing steel” (AWSD1. akan dilakukan pengujian tarik baja tulangan pada lab oratorium yang disetujui Manajemen Konstruksi. maka jaringan baja tulangan tersebut memenuhi ketentuan dan syarat dalam SII 0784-83 “Jaringan kawat baja las untuk tulangan beton” atau “Specific ation for welded steel wire fabricated for concrete reinforcement” ASTM-A185. Pengiri man contoh benda uji ke laboratorium dilakukan bersama-sama wakil Manajemen Kons truksi. mutu 400. Penggunaan jaringan baja tulangan yang sudah jadi seperti steel wire-mesh dan sejenisnya t erlebih dahulu mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi.4) dari Amerian Welding Society. Baja tulangan untuk beton struktural pada umumnya menggu nakan baja tulangan ulir atau deform (BJTD) dengan tegangan leleh 400 MPa. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 2. mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. kecua li untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil 13 mm atau untuk tulangan sp iral bisa digunakan baja tulangan polos (BJTP) dengan tegangan leleh 240 MPa. serta bebas dari kotoran berminyak. Banda Aceh 2012 (f) Baja tulangan 1. (d) Specification for axle-steel deformed and plain bars for concrete reinforce ment ASTM-A617. Baja tulangan disuplai dari satu sumber (manufacture). Pemakaian baja tulangan dari jenis yang berlai nan dari ketentuan diatas. baja tu langan boleh dilas dengan seijin Manajemen Konstruksi. Meningkatkan wo . Bahan tambahan merupakan cairan. (e) Standar specification for low-alloy steel deformed bars for concrete reinforcement ASTM-A706. (g) Bahan campuran tambahan ( additives / admixtures ) Jika disetujui secara ter tulis oleh Manajemen Konstruksi. 4. c. tidak menggeser selama penge coran dan pemadatan beton. berjumlah minimum 3 (tiga) batang untuk setiap jenis percobaan. Meningkatkan mutu beton.

35 . Meningkatkan pumpability (kemudahan pemompaan). Membuat ekspansi volume untuk keperluan grouting. e. terutama pada lingkungan yang agresif seperti di ba wah tanah atau di dekat laut. Mengurangi slump loss (kecep atan penurunan nilai slump). g. Meningkatkan ketah anan anti korosi pada beton. f. Memperlambat setting a wal untuk mengantisipasi transportasi yang jauh. i.rkability tanpa menambahkan kadar air. terutama pada proses pengecoran beton m assa. Membuat beton kedap air. k. d. Mengurangi panas hidrasi yang timbul. h. Mengurangi kadar air untuk meningkatka n mutu beton namun tidak mengurangi workability beton. Flamboyant Huma Arta Hal. j. PT.

bila diperluk an. Banda Aceh 2012 4. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Pelaksa nan penakaran semen dan agregat dengan kotak-kotak takaran yang volumenya sama s esuai hasil trial mixes dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi.Pembangunan Ruang Kuliah. air dan bahan tambahan) yang akan digunakan nantinya. untuk menunjukkan bahwa ca mpuran tersebut memenuhi kriteria untuk mencaai mutu kerja kinerja beton yang di isyaratkan. m inimal ada dua teks yang dilakukan. Pihak Kami melakukan uji mutu dan kinerja beton. 2.sebagai berikut : 1. yang diuji pada umur beton 3 hari. UJI MUTU DAN KINERJA BETON (a) Adukan percobaan ( trial mixes ) Pihak Kami se kurang-kurangnya dua minggu sebelum memulai pekerjaan beton membuat adukan perco baan (trial mixes) dengan menggunakan contoh bahan-bahan beton (semen. PELAKSANAAN (a) Adukan Bet on 1. admixture atau addtive boleh diguna kan dengan jenis dan dosis yang sesuai. perataan da n pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan. (b) Adukan beton yang dibuat setempat ( site mixing) Adukan beton yang dibuat se tempat untuk volume kecil. sesuai dengan jenis atau bagian pekerjaan yang dilaksanakan. Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberap a proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campur an yang optimum. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. agar supaya pada saat penge coran. Uji tekan hancur. Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabili ty) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. P ihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik. Trial test ini sudah dilaksanakan segera setelah adany a Surat Perintah Kerja atau penunjukan Pihak Kami. Prosedur pengujian bak uji tekan maupun uji slump dilakukan berdasarkan peraturan yang be rlaku. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang ditentu kan/disyaratkan dalam spesifikasi ini. karena pengecoran dilakukan hingga elevasi yang cukup tinggi. 1. 7 (t ujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari untuk setiap macam adukan yang diambi l contohnya (c) Standar mutu ( Standar of Acceptance ) Pihak Kami dikan membuat pengujian pendahuluan (trial test) atas benda uji silinder sejumlah minimum 30 b uah untuk setiap proporsi adukan yang dikehendaki. maka beton yang dihasilkan juga mempunyai tingkat kemudahan pemomp aan (pumpbality) yang baik sebagai flowing concrete. tanpa menimbulka n kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebihan . Jumlah dan prosedur pembuatan contoh benda uji sesuai dengan ket entuan dalam SKSNI-T15-1991. Dalam hal ini. serta dapat m engisi dengan padat semua rongga di dalam acuannya. agregat. Sebelum produksi beton. Uji slump. Untuk struktur atas bangunan. 3. dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. agregat kasarnya tidak mudah tertinggal dari pada semennya. memenuhi syarat syarat . (b) Uji mutu dan kinerja beton Agar supaya kualitas beton yang digun akan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada. Untuk keperluan tersebut. baik untuk campuran percobaan maupun secara kontinyu selama proses pelaksanaan pekerjaan. 4. 7 hari dan 28 hari. Hasil dari pengujian ini segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi un tuk dievaluasi. Adukan beton berupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syarat-syarat SKSNI. 2. 5. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan b eton dengan kinerja yang baik. . dengan benda uji berbentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. dimana mutu beton diperiksa pada umur 3 (tiga) hari. Pihak Kami akan membuat a dukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang menghasil kan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan.

36 .PT. Flamboyant Huma Arta Hal.

7. Pihak Ka mi menyampaikan usaha prosedur pengecoran yang optimum kepada Manajemen Konstruk si. atau lebih kurang setara dengan fc’ = 8 MPa menurut SKSNI-T15-1991.masing dipadatkan. beton dipadatkan dengan memakai vib rator. perlu dilakukan uji slump dan pengambilan contoh benda uji. sedemikian rupa se hingga tercapai sifat kemudahan kerja (workability) yang sesuai dengan penggunaa nnya. Adukan beton dibuat dengan menggunakan mesin pengaduk beton (batch mixer). Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyara tkan dalam gambar rencana. Namun dalam segala ha l jumlah benda uji yang diambil tidak kurang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pen gecoran dengan mutu beton yang sama. 5. beton dengan mut u B0 (menurut NI-2) dapat dibuat dari campuran semen. yang diambil minimal 1 buah benda uji setia p 5 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang kurang dari 300 m3. dengan disaksi kan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. Namun demikian hal apapun. (c) Lantai kerja Lantai kerja pada umumnya dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15-1991. Namun . atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut NI-2. dan dijaga sedemikian rupa supaya mempunyai ikatan yang baik satu sama lain. atau mi nimal 1 buah setiap 10 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang lebih da ri 300 m3. dan dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak terjadi pengendapan agregat maupun bergesernya p osisi tulangan atau acuan. la ntai kerja bisa dibuat dari beton mutu B0 menurut NI-2. Jumlah adukan beton tidak melebihi kapasitas mesin pengaduk. Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjami n efisiensi pekerjaan tanpa adanya penundaan. dengan memperhatikan cara atau urutan pengecoran terut ama untuk volume pengecoran yang besar (beton massa). Banda Aceh 2012 2. d ihindarkan. 4. perbandingan jumlah pasir dan kerikil (atau batu pecah) terhadap jumlah semen. Sebagai pedoman umum. Beton secepat mungkin dicorkan setelah pengadukan. Pengecoran dilaksanakan secara kontinyu dalam satu el emen struktur atau diantara siar pelaksanaan (construction joint) yang telah dis etujui. (f) Siar pelaksanaan ( construction joint) Posisi dan peng aturan adanya siar pelaksanaan mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan ko ntinyu. tanah dan lainlai n) dan dibasahi dengan air semen. Khusus untuk lantai kerja pondasi dangkal/telapak. kebocoran acuan dan lain sebagainya. maka tempat yang akan dicor terlebi h dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. tidak melampaui 8 : 1. Kec epatan pengadukan sesuai dengan rekomendasi dari pembuat mesin tersebut. 2. atau dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui ol eh Manajemen Konstruksi . dimana tipe dan kapasitasnya mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi . untuk mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi . Lapisan-lapisan ini mas ing . Beton pada umumnya dicor secara berlapis. yang dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan. (d) Peng gunaan beton 1. Lama pengadukan tidak kura ng dari 5 menit sesudah semua bahan berada dalam mesin pengaduk. Prosedur uji slump. Pengecoran beton tidak dibenarkan untuk dimulai sebelum acuan/bekisti ng dan pemasangan baja tulangan selesai diperiksa dan mendapat persetujuan Manaj emen konstruksi. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 3. agar tidak terjadi cold jo int dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hindrasi yang ditimbulkan. Selama pengecoran berlangsung. 5. Sebelum pengecoran dimulai. Selama proses pengec oran. dalam bentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. 2. Untuk itu. batu. pasir dan kerikil dengan p erbandingan 1 : 3 : 5. Mesin pengaduk yang tidak dipakai lebih dari 30 menit dibersihkan duludari sisa-sisa beton lama sebelum dimulainya adukan beton yang baru. (e) Pemad atan beton 1. 6.Pembangunan Ruang Kuliah. Pemadatan beton secara berlebihan sehingga menyebabkan pengendapan agregat. Banyaknya air untuk campuran beton sesuai dengan trial mixes. 7. jumlah dan cara p engambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI. sebelum pengecoran dilaksanakan. dan terle bih dahulu mendapat persetujuan dari Manajemen Konstruksi.

Siar vertikal dalam dinding supaya dihindari. 37 . serta at as persetujuan Manajemen Konstruksi. 2. Kotorankotoran disingkirkan dengan cara menyemprotkan air ke permu kaan PT. Siar dibuat sesedikit dan sekecil mungkin. permukaan da ri beton lama (di tempat siar penyambungan) supaya dibersihkan dengan seksama da n dikasarkan. Sebelum pengecoran beton baru. Flamboyant Huma Arta Hal.secara umum perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1.

dengan jumlah minimum 4 buah setiap m2 cetakan atau lantai kerja. seperti terbuat dari beton (dengan mutu paling sedikit sama dengan mutu beton yang akan dicor). at au minimal air semen. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. dengan cara men yemprotkan air atau menggenangkan air pada permukaan beton tersebut. Balok. Ketebalan selimut beton dibuat dengan pengganjal yang umu m dipakai dalam praktek. angin. kolom yang berhubungan atau terkena langsung dengan cuaca. Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. Semua permuka an beton yang terbuka dijaga tetap basah selama minimal 14 hari. Yang dimaksud dengan selimut beton adalah jarak minimum yang ter dapat antara permukaan dari setiap besi beton termasuk begel terhadap permukaan beton yang terkecil atau terdekat untuk setiap bagian dari masing-masing pekerja an beton. sesuai dengan instruksi dan persetujuan Manajemen Konstruk si. (g) Perawatan beton (curing) 1. Pihak Kami membuat rencana kerja pemotongan d an pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule). ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. PT. 6. 38 . Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai. Seluruh beton yang di cor dan berhubungan langsung den gan tanah. Un tuk pengecoran beton pada waktu cuaca panas. tanah.Pembangunan Ruang Kuliah. karet lepas. dengan menggunakan alat-alat sedemikian rupa se hingga tidak menimbulkan cacat. 2. atau seperti yang diinstruksikan oleh Manajemen Konst ruksi. sebelum proses pengerasan beton. Setelah permukaan siar tersebut bersih . dinding beton y ang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung Tulangan dipasang sedemikian rupa sehingga sebelum dan selama pengecoran tidak a kan berubah tempatnya. 4. Pembengkokan baja tulangan dilakukan secar a hati-hati dan teliti. atau dengan cara lain yang diusulkan Pihak Kami. pelat pondasi. poer pondasi. dan tersebar merata. Pemasangan dilakukan denga n menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan t ebal selimut yang sesuai dengan gambar. Banda Aceh 2012 beton lama dan menyikatnya sampai bersih. Pelat. pondasi diatas lantai ker ja. Pelat. Pembengkokan tersebut dilakukan oleh tenaga yang ahli. dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. Flamboyant Huma Arta Hal. (h) Pembengkokan dan penyetelan baja tulangan 1. sesuai dengan aturan dalam SKSNI. Metode curing lebih dahulu diusulkan dan m endapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spesifikasi. Pemasang an dan penyetalan tulangan berdasarkan peil-peil yang sesuai dengan gambar. yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan. Pihak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian dalam melaksanakan pekerjaan curing ini. untuk memperkuat ikatan antara beton lama denga n pengecoran selanjutnya. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Balok pondasi. patah dan retak-retak pada batang baja. Beton dirawat (curi ng) dan dilindungi selama berlangsungnya proses pengerasan terhadap panas mataha ri. hujan atau aliran air dan pengeringan sebelum waktunya. 3. kol om yang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung dengan cuaca. Balok. dindi ng beton yang berhubungan/ terkena langsung dengan cuaca. Adapun ketebalan selimut beton minimum yang disyaratkan adalah : Minim um (mm) 75 50 50 40 40 25 KONDISI A B C D E F 5. serta bahan-bahan atau kotora n yang bisa mengurangi daya letaknya. 2. 3. maka dapat dipakai ketentuan dalam peratura n yang berlaku. merata ke seluruh permukaan.

.

yang seringkal i perlu diberikan untuk meningkatkan kinerja beton pada saat pengecoran. Apabila acuan memikul beban-beban yang besar atau mempunyai bentang besar yang bebas. terlebih lagi bila digunakan admixture semacam retarder. Perlu sangat diperhatikan perencanaan kinerja beto n yang dicor. atau kalau dianggap perlu. b. agar bisa menunjang kecepatan. Sebelum pembongkaran. maka membuat perhitungan dan gambar rencana yang khusus. 2. maka peny edia segera memberitahukan kepada Manajemen Konstruksi untuk meminta persetujuan Manajemen Konstruksi mengenai cara pengisian. e. perbaikan atau penutupan bagian tersebut menjadi tanggungan penyedia. keamanan dan kualitas pelaksanaan s istem acuan ini. Semu a resiko yang terjadi sebagai akibat pekerjaan tersebut dan biaya-biaya pengisia n. Acuan beton menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk ukuran dan batas-batas yang sesuai dengan yang ditunjukka n oleh gambar maupun yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi. Kondisi pengerasan beton yang tidak merata bisa mengakibatkan retak-retak atau pecahnya beton pada saat pendongkarakan acuan ini. untuk mendapa tkan persetujuan Manajemen Konstruksi. serta dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Oleh sebab itu. minimal dua minggu se belum pelaksanaan pengecoran. Apabila unt uk menentukan saat pembongkaran tidak dibuat benda-benda uji seperti ditentukan . d. (j) Pembongkaran acuan 1. Bila be ton yang keropos atau cacat tersebut diragukan mutunya. Apabi la setelah acuan dibongkar ternyata terdapat bagian-bagian beton yang keropos at au cacat lainnya. Bila ditunju kkan dalam gambar. Tiang-tiang acuan dari besi atau kayu dipasang di atas p apan kayu yang kokoh dan dapat disetel dengan mudah dan dengan ketepatan yang ba ik. Acuan hanya boleh dibongkar apabila bagian konst ruksi yang ditopangnya telah mencapai umur dan kekuatan yang cukup untuk memikul berat sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang akan bekerja padanya. acuan dipasang sedemikian rupa sehingga membentuk lawan lendu t seperti tertera pada gambar.beban pelaksanaan. yang akan mempengaruhi kekuatan konstruksi tersebut.Pembangunan Ruang Kuliah. lengkap dengan gambar kerjanya. c. Tiang-tiang tidak boleh mempunyai lebih dari satu sambungan yang tidak disok ong ke arah samping. coring beton dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengala man agar bisa didapat hasil coring yang baik. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. (i) Acuan pengecoran beton a. atau ditunjang langsung dari tepi bawah cetakan atau lantai ker ja oleh blok-blok beton yang tinggi. Pada tulangan rangkap. Bambu tidak boleh digunakan sebagai tiang acuan. Disamping kekuatan dan kekauannya. serta juga persiapan dan pemotonga n benda uji (hasil coring) yang memenuhi syarat. Ketentuan penerimaan atau lolos tidaknya hasil uji t ekan dan uji lainnya yang dianggap perlu dari specimen coring mengikuti peratura n beton Indonesia yang berlaku. sudah menyerahkan kepada Manajemen Konstruksi semu a prosedur pelaksanaan pengecoran. terutama yang berhubungan denga usaha keseragaman waktu setting beton . Dalam hal ini. meyakini bahwa bagian-bagian konstruksi yang akan dibongka r acuannya sudah dapat memikul berat sendiri dan beban. stabilitas dari acuan juga dipe rhitungkan dengan baik. Kekuatan i ni ditunjukkan dengan hasil pemeriksaan benda uji yang bersangkutan. Banda Aceh 2012 7. perbaikan atau penutupannya. mengadakan pengujian dengan melak ukan core drilling pada bagian beton yang benda ujinya gagal memenuhi syarat spe sifikasi. untuk bisa mendapatkan hasil uj i mutu beton yang obyektif. maka Manajemen Konstruks i berhak untuk meminta melaksanakan uji coba non destruktif seperti Ultrasonic P ulse Velocity Test. tulangan atas ditunjang dari tulangan bawah oleh batang-b atang penunjang. Pembongkaran acuan dilaporkan dan mendapat persetuj uan Manajemen Konstruksi.

4. 39 . Khusus untuk cetakan samping boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 5 ha ri. maka acuan baru boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 2 minggu. Flamboyant Huma Arta Hal.di atas. PT. 3. kecuali bila dapat dibuktikan sebaliknya atau bila diijinkan oleh Manajemen Konstruksi.

Banda Aceh 2012 Flow Chart of Concrete Placement for Footing Foundation Periksa spesifikasi beton & rebar & persyaratan Mengatur Rebar dan Formulir untuk Pondasi Pijakan Periksa barang yang akan tertanam seperti lengan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 40 . dll INSP T Periksa semua peralatan dan alat Y Mengatur jumlah yang dibutuhkan dari b eton Menuangkan Beton Pengawetan Checking level as required Memeriksa tingkat yang diperlukan INSP Tanah pengurukan dan Pemadatan Tahap Selanjutnya PT. penjangkaran.Pembangunan Ruang Kuliah. Flamboyant Huma Arta Hal.

dll T INSP Pembentukan Dinding kolom Survei tegak lurus dalam dua arah dan Penyesuaian INSP Perkerasan dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Tahap Selanjutnya PT. 41 . Banda Aceh 2012 Dinding dan Beton Kolom Perkerasan pelat pada kelas / gelagar Menandai Dinding dan Kolom INSP T Rebar kolom / dinding Barang itu akan tertanam seperti lengan.Pembangunan Ruang Kuliah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. jangkar untuk pintu palang balok / jend ela. Flamboyant Huma Arta Hal.

pelat. jangkar. 42 . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Banda Aceh 2012 Menangguhkan Balok / Slab termasuk tembok pembatas Menandai Balok / AXIS tingkat Slab Beton dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Persiapan pentahapan dan perancah & menyangga kerja INSP Pembuatan Betuk Balok Rebar pembuatan Rebar pengaturan & memperbaiki Barang yang akan tertanam seperti.Pembangunan Ruang Kuliah. pipa saluran lengan. Flamboyant Huma Arta Hal. M & E dan dll Pembentukan Balok / Slab INSP Perkerasan dari Balok / Slab termasuk kantilever & bawah dinding Menandai posisi kolom / dinding pengawetan Langkah selanjutnya PT.

pembesian 4 bh Æ 10 mm. 1. satu sama lain dapat mengikat dengan sempurna. PT. beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm. Bahan dinding untuk bagian dalam ban gunan dan dinding luar bangunan Batu bata merah biasa yang dipakai mengalami pem bakaran sampai matang. Bidang dinding yang luasnya lebih dari 10 m2 di tambah kolom dan balok penguat (beton praktis) dengan ukuran 13x13 cm. 43 . Pada tiap pertemuan tegak lurus te rdapat ikatan pemasangan yang sempurna kecuali di tiap-tiap pertemuan dimana ada tiang-tiang beton yang merupakan bingkai. listplank beton dan lain-lain) diberi stek-stek besi beton Æ 10 mm jarak 60 cm. Batu bata ringan ataupun jenis lainnya dapat d igunakan untuk dinding jika disetujui oleh Manajemen Konstruksi. kosen jendela. pemasangan stek besi dilakukan sebelum beton dicor. Semua pasangan baru. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. terdapa t ikatan pemasangan yang sempurna. 1. tidak dibenarkan menggunakan batu bata pecahan kecuali untuk pasangan sudut/laslasan.2. maka Manajemen Konstruksi /Pengawas berhak menolak bahan tersebut dan sege ra mengeluarkan bahan tersebut dari lokasi proyek dalam waktu 2 kali 24 jam. Bahan untuk campuran siar bata Bahan yang dipakai memakai pasir dan semen de ngan perbandingan 1: 3 untuk pekerjaan pasangan bata trassram dan perbandingan 1 : 5 untuk pekerjaan pasangan bata biasa. kecuali untuk pasangan sudut dapat memaka i batu bata pecahan. Apabila bahan yang datang tidak sesuai dengan contoh yang telah diset ujui. mengerjakan pengukuran bangunan (uitzet) secara teliti dan sesuai gambar. Sebelum pekerja an dimulai. tidak pecah atau ha ncur. beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm. Flamboyant Huma Arta Hal. memberikan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi Pengawas untuk d imintakan persetujuannya. Pada pasangan batu bata 1 batu dan pasangan yang lebih tebal disusun sesu ai dengan petunjuk/peraturan yang seharusnya.Pembangunan Ruang Kuliah. diberi kolom dan balok beton dengan ukuran 13x13 cm. bila direndam didalam air tetap utuh. Setiap pertemuan tegak lurus.1. yang terlebih dahulu ditanam dengan baik pada bagian kolom beton d an pada bagian yang tertanam dalam pasangan batu bata sekurang-kurangnya 40 cm. Banda Aceh 2012 PEKERJAAN ARSITEKTUR PEKERJAAN DINDING 1. dijaga ti dak terkena sinar matahari langsung dan Pihak Kami menyediakan karungkarung yang digunakan untuk menutup pasangan serta keadaannya basah. pagar atau sesuai gambar. untuk menghindari retaknya dinding dikemudian hari . Bagian pasangan dinding yang berhubungan dengan setiap bagian pekerjaan beton (kolom. Contoh batu bata yang telah disetujui disimpan di kant or proyek. Bahan 1. kecuali ditentukan lain oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas. lubang ventilasi dan lain-lain. Pelaksanaan Sebelum batu bata dip asang.2. 1. penempatan pasangan batu bata hendaknya disesuaikan. Lingkup pekerjaan Meliputi pengadaan bah an dan pemasangan dinding sisi dalam/luar bangunandan dinding pembatas ruangan. Ukuran tebal batu bata dapat disesuaikan dengan tebal dinding akhir (finis h) yang disyaratkan dalam gambar. Selama 1 (satu) hari pemasangan dinding bata tidak boleh lebih da ri 1 (satu) meter dan pengakhiran pemasangan pada satu hari dibuat bertangga men urun dan tidak tegak bergigi.2 . pembesian 4 bh Æ 10 mm.3. ju ga dapat digunakan kajang bogor atau lainnya untuk menutup pasangan tersebut.1. Pe mbuatan lubang pada pasangan dinding untuk steger sama sekali tidak diperkenanka n. batu bata tersebut direndam dalam air sampai gelembung udara tidak terlih at lagi. selain karung goni.2. Di tempat yang akan terdapat kosen pintu. Pada semua pasangan bata ½ batu. balok. PEKERJAAN PASANGAN DINDING BATA 1. Batu bata yang dipasang utuh. kecuali ditiap-tiap pertemuan dimana ada tian g-tiang beton merupakan bingkai. Seluruh keliling kosen-kosen p intu dan jendela.

plumbing. Selama 7 (tujuh) hari setelah pengacian selesai penyedia sela lu menyiram dengan air sampai jenuh sekurangkurangnya 1 kali sehari. Pelaksan aan a) Permukaan dinding yang akan diplester dibersihkan dari kotoran. par tikel lain. e) Dinding pasangan bata yan g akan diplester. air kotor/ bekas. n) Pekerjaan finishing (pengecatan) dapat dilakukan apabila plesteran tela h berumur lebih dari 21 (dua puluh satu) hari. Bahan Bahan yang dipakai untuk plesteran mem akai bahan pasir dan semen dengan komposisi perbandingan 1 : 3 untuk pekerjaan d inding bata trassram dan 1 : 4 untuk pekerjaan dinding bata biasa.Seluruh sudut vertical. AC. potongan plyw ood tersebut dilepas apabila kepala plesteran telah mongering. dan plesteran tersebut sudah bena r-benar dalam keadaan kering. bila pahatannya untuk diisi lebih dari 1 (satu) p ipa. peralatan termasuk alat-alat bantu dan alat-alat angkut yang diperlukan untuk melaksanaka n pekerjaan plesteran dinding. sehingga dapat dicapai hasil plesteran yang bermu tu baik. h) Ketebalan ples teran mencapai ketebalan permukaan dinding/kolom yang dinyatakan dalam gambar. Lingkup pekerjaan a) Termasuk dala m pekerjaan plesteran ini adalah penyediaan tenaga kerja. 2. b) Pekerjaan plesteran dinding dikerjakan pada permukaan dinding. sebelumnya selalu disirami air sampai jenuh selama 3 hari. kabel data. atau 6 x 6 mm atau sesuai permintaan. serta bagian lain yang diplest er. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. rapih. c) Plesteran boleh dikerjakan apabila seluruh instalasi jaringan listrik. air hujan. untuk memperkuat daya lekat plesteran. T ebal plesteran 15-20 mm. at au akibat lainnya. pahatan tersebut setelah dipasang pipa di tutup dengan adukan yang sama. l) Jika terjadi keretakan sebagai akibat pengeringan yang tidak baik. AC dan lain-lainnya. listplank beton. Flamboyant Huma Arta . lubang pahatan tersebut dibungkus kawat nyamuk. i) Seluruh pertemuan b idang plesteran dengan keliling kosen dibuat tali air ukuran 5 x 5 mm. kolom dan ring bal ok telah dicor. air panas. baik dan tidak bergelombang. Banda Aceh 2012 Lubang-lubang untuk instalasi listrik.3. plumbing. maka plesteran tersebut dibongkar dan diperbaiki sampai dinya takan dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas dengan biaya atas tang gungan Pihak Kami. dipasang tegak lurus dan menggu nakan potongan kecil kayu plywood. maka dibuat pahatan secukupnya. te lepon. aga r adukan plesteran dapat melekat dengan baik pada dinding. tegak dan l urus.2. g) Pas angan kepala plesteran dibuat pada jarak 100 cm. f) Plesteran halus (a cian) dapat dilaksanakan sesudah plesteran berumur 8 hari (kering benar). j) Untuk permukaan yang datar. 2. 2. antenna TV. m) Sudut-su dut luar dinding : . berkewajiba n memperbaikinya dengan biaya atas tanggungan Pihak Kami. balok-balok beton. Jika ketebalan melebihi dari 2 cm diberi tambahan kawat ayam (wire mesh). Jika melebihi. instalasi air bersih dan instalasi lainnya telah ditanam dalam dinding. tidak terlalu tiba-tiba dan mem basahi permukaan plesteran setiap kali terlihat kering dan dilindungi dari terik matahari langsung dengan bahan penutup yang dapat mencegah penguapan air secara cepat. c) Pencampuran air secara be rtahap dan diaduk sampai rata selama 3-4 menit. sudah selesai dipasang. k) Kelembaban plestera n dijaga sehingga pengeringan berlangsung wajar. mempunyai toleransi lengkung atau cembung tidak melebihi 5mm untuk setiap jarak 200 cm. dikerjakan dengan baik. bahan-bahan. debu. d) Pekerjaan plesteran dapat dil aksanakan bilamana pekerjaan pasangan telah selesai dipasang. PEKERJAAN PLESTERAN DAN ACIAN DINDING 2. PEKERJAAN PENUTUPAN & PELAPISAN PT. hasil pengerjaan lurus. AC atau lain–lain dimana diperluk an adanya instalasi listrik. rata. bobokan untuk instalasi listrik (pipa).1. AC.Pembangunan Ruang Kuliah. yang ditanam pada di nding. untuk patokan kerataan dinding. air bersih. b) Pencampuran menggunakan mesin mixer. kolom -kolom beton.

Hal. 44 .

PT. b) Kuda-kuda inti dirakit terlebih dahulu dan selanjutnya dilakukan pe rakitan kuda-kuda pendukung ataupun penahan.2. 45 . b) Batang untuk rangka dalam keadaan lurus.Pembangunan Ruang Kuliah. d) Sekrup yang digunakan adalah tipe 12 – 14 x 20 mm HWFS yang dilapisi anti karat 2. pintu.5 % Silicon.6 mm. c) Jarak antara satu kuda-kuda ke kuda-kuda lainnya tidak lebih dari 150 cm. ukuran dan material kosen maupun accesoriesnya. PINTU DAN JENDELA KAYU SERTA KACA 4. c) Warna penutup atap adalah biru. Flamboyant Huma Arta Hal. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi dan Perencana untuk dimintakan persetujuannya. Sistim interlock antara kuda-kuda d apat menjamin kestabilan kuda-kuda terhadap semua beban yang bekerja pada rangka atap tersebut. Insulation memakai all foi l single side beserta roof mesh. Bentuk profil gelombang yang menyerupai genteng tanah liat yang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu d ari Manajemen Konstruksi. finishing yang perlu diperhatikan prosedurnya baik mulai dari pemasangan sampai pemeliharaannya. d) Panjang material yang digunakan mencukupi serta tidak boleh terdapat sambungan pada badan. 1. agar ukuran kosen yang dipasang telah disesuaikan dengan ukuran di la pangan dan membuat shop drawings. 2. 4. jendela adalah material yang berkaitan erat dengan arsitektu rnya dan termasuk material halus. kebocoran atap dan lendutan pada atap. PEKERJAAN GENTENG PENUTUP ATAP 2. 43. b) Nok genteng.1. e) Ukuran profil seragam dari ujung satu ke ujung yang lainnya.1. c) Tidak ada perubahan bentuk pada penampang profil. b) mengajukan contoh-contoh bahan yan g digunakan pada proyek ini. Dengan persetujuan Manajemen Konstruksi bahan ra ngka atap dapat memakai bahan baja ringan yang dilapisi Zinc dengan proses Hot D ip . PEKERJAAN KOSEN.1 Bahan a) Bahan rangka atap memakai bahan baja ringan Zincalume berkekuatan G 550 yang merupakan baja yang dilapisi campuran dengan komposisi 50 % Aluminium. Bahan a) P enutup atap berupa genteng metal bergelombang dengan bahan dasar metal berlapis Galvalume atau aluminum stucco embossed. Umum Mat erial kosen. tidak melengkung ataupun bengko k. Pelaksanaan Penempatan reng dan penutup atap lembaran metal b ergelombang dipasang sedemikian rupa untuk menjamin tidak terjadinya ketidakrata an permukaan atap. 3. untuk itu penyedia memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a) mengadakan pemeriksaan pengukuran di lapangan. Untuk menghindari resiko sala h pemasangan. Pekerjaan Kontruksi K uda-kuda a) Kuda-kuda dibentuk dengan menyatukan batang-batang profil berketebal an paling tidak 1 mm dengan di skrup dengan menggunakan bor listrik dan hexagona l socket. d) Reng ZincAlume yang digunakan pada kuda-kuda mempunyai ketebalan paling tidak 0. Warna biru y ang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstru ksi. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Sedangkan pelaksanaan pengerjaan listplank beton mengikuti ketentuan spesifikasi spesifika si struktur.2. genteng nok 3 arah dan genteng nok uju ng menggunakan bahan yang sama seperti genteng metal. PEKERJAAN LISTPLANK ATAP DAN BETON Listplank atap menggunakan bahan kayu Kamper Singkil.5 % Zinc dan 1. Pengurangan jarak kuda-kuda dilakukan sesuai dengan pemilihan bahan penutup atap yang digunakan. PEKERJAAN RANGKA ATAP BAJA RINGAN 1. Banda Aceh 2012 1.

balkon. Finishing akhir untuk seluruh kosen. agar tali air/naad tersebut tidak terkena lapisan cat f) Dalam pemasangan / penyetelan kosen. lengkap dengan kunci. b. penggunaan paku yang dapat merusak permukaan kayu kosen dihi ndari. Banda Aceh 2012 c) Bahan yang cacat dan bernoda tidak boleh digunakan. atau yang berhubu ngan dengan perbedaan peil lantai. kamar mandi / wc dan sebagainya. kaca dan finishing melamik di proyek unt uk diperiksa dan di ACC terlebih dahulu oleh Manajemen Konstruksi dan Perencana Arsitektur. pemakua n untuk lembaran plywood pelindung dengan menggunakan paku kecil. adukan yang menempel pada kosen segera dibersihkan/dicuci s ebelum adukan mengering. Bahan / Mat erial Bahan yang dipakai menggunakan kayu Kamper Samarinda. a lat-alat angkut dari gudang ke lokasi proyek dan peralatan lainnya. dan tidak terdapat c acat kayu.Pembangunan Ruang Kuliah. sehingga tidak terjadi tambatan pada kosen atau pintu. engsel. material finishing sudah da pat persetujuan terlebih dahulu oleh Perencana/Manajemen Konstruksi (lihat spesi fikasi pekerjaan pengecatan). pemasangan alat-alat bantu. e) Sebelum k osen dibuat/dipesan. ukuran minimal 6 cm x 15 cm dengan double skonengan. Jalusi memakai b ahan yang sama. ma ka kosen dan daun pintu tersebut dibongkar dan diganti dengan yang baru. sehingga tidak merusak permukaan kayu kosen akibat paku. pengecatan dinding hatihati. tebal jadi 1. naad/pertemuan kosen dengan dinding diberi sealent. te tapi ukuran tinggi kosen/pintu ditambah pada saat pembuatan kosen dan pintunya. handle. perlu ada penambahan ketinggian kosen dan dau n pintu agar tidak ada celah. biaya p enggantiannya ditanggung oleh Pihak Kami. bahan yang dipasang sesua i dengan contoh bahan yang sudah disetujui Perencana/Manajemen Konstruksi. tidak boleh ada plesteran tambahan atau belah.5 cm. floor/ rabat beton lantai d asar. 4.2. Flamboyant Huma Arta . kunci pintu. Bila kondisi lapangan dan gambar kerja tidak s esuai. Finishing Akhir a. untuk menghindari kesalahan ukuran dan terjadi k erusakan-kerusakan akibat benturan. Penambahan ketinggian kosen/pintu tidak berarti kayunya yang disambung. bila perlu ada penyesuaian-penyesua ian / koreksikoreksi pada gambar. Pemasangan a) Kosen hanya diperkenanka n dipasang bila kondisi di lapangan sudah memadai. pekerjaan-pekerjaan kasar sep erti : pengecoran struktur. engsel jendela jungkit dan pengunci jendela dan seba gainya. b. diwajibkan membuat mock-up kosen. PT. pada teras. dipasang r apat/presisi. yang ada hanya bole h untuk tali air selebar 5 mm. selasar dan balkon setinggi 2 cm. atau accessories pintu ata u jendela. Accessories seperti engsel pintu. b) Kosen-kosen tidak diperkenankan dipasang bila masih dalam pekerja anpekerjaan struktur/persiapan. Bila terjadi tambalan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. harus dilaporkan kepada Manajemen Konstruksi /Perencana untuk diperiksa. seda ng pada KM/WC/Toilet tingginya ditambah 5 cm atau sesuai ketinggian perbedaan pe il lantai pada tiap pintu kosennya. selasar. pengerjaan. pintu. kuda-kuda dan atap sudah selesai dipasang dan pekerjaan menuju tahap finishing (lebih baik bila dinding dan lantai sudah di finish). d) Pe kerjaan ini meliputi penyediaan bahan. sehingga lubang-lubang bekas paku tidak terlihat. bovenlight yang terletak di antara 2 kolom/ dinding. Untuk ukuran kosen pintu dan daun pintu yang berhubungan dengan areal luar se perti teras. Persiapan a. daun pintu kayu dan daun jendela di finish Melamix. d) Kosen-kosen pintu. jendela dengan ska la 1 : 1. dan cara pemasangannya dibuat mock-up terlebih dahulu dan dimintakan per setujuan dari Arsitek/Manajemen konstruksi. pemasangan dinding bata. letak engsel pintu. pengerjaan struktur lantai atas. e) Tali air dipasang pada seluruh keliling kosen pintu dan jendela dengan lebar 5 mm tidak difinish cat. jendela. Ukuran-ukuran kosen dicek dahulu berdasarkan gambar dan kondisi di lapangan. demikian juga untuk daun pintunya perlu dita mbah. f) Pemasangan kosen dilakukan paling akhir setelah dinding diplester dan diaci. c) Kosen-kosen yang sudah dipasang dilindung i dari kerusakan-kerusakan akibat tabrakan/benturan dengan ditutup lembaran plyw ood 9 mm atau papan. penutupan papan/plywood dipasang/ditempatkan pada lubang-lu bang skonengan. pemakuan pada tempat yang ada terdapat engsel. g) Pada saat melaku kan plesteran/acian.

Hal. 46 .

4. sehin gga dapat menghasilkan pemasangan yang rapih dan baik. sedangkan seperti yang sudah disebut handle. ukuran dis esuaikan dengan gambar. eng sel daun jendela jungkit. e. grendel tanam dan lainnya memakai merk Solid atau setara Solid. b) Sebelum pe kerjaan dimulai mengajukan gambar kerja kepada Perencana/Manajemen Konstruksi un tuk disetujui. baik dari dalam. . mengajukan seluruh contoh bahan beserta brosurnya. handle jendela. kunci. dan diajukan kepada Arsitek/P erencana untuk disetujui. c) Pema sangan daun jendela dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun jende la. tarikan daun jendela dan sebaga inya. Pekerjaan Daun Pintu Kaca dan Daun Jendela Kaca . pengunci daun jendela. maupun dari luar. c) Engsel daun jendela jungkit memakai engsel Solid atau setara Solid deng an ukuran disesuaikan dengan berat daun jendela dan sesuai dengan spesifikasi te knisnya. membuat shop-drawing. jendela yan g sudah difinish. sebelum dipesan/dibeli. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi & Arsitek/Perencana u ntuk disetujui. PEKERJAAN KUNCI DAN PENGGANTUNG / ENGSEL . f. 4. Flamboyant Huma Arta Hal.Pembangunan Ruang Kuliah. handle/kunci. dilakukan di workshop. . kunci disertai dengan ukuranukurannya. dilengkapi dengan door stop merk Solid atau setara Solid. agar hasil pemasangannya benar-benar rapih dan halus. handle. b) Engsel untuk daun pintu menggu nakan engsel Solid atau setara Solid dengan tipe disesuaikan ukuran berat daun p intu. b) Pembuatan daun jendela dilakukan di workshop. Pemasangan daun pintu ini dipasang oleh tenaga ya ng ahli dalam pemasangan daun pintu. PT. ukuran ja di untuk rangka vertical dan horizontal disesuaikan dengan gambar. 47 . agar engsel tertanam dengan baik. 4.Daun pintu ka ca a) Rangka/frame daun pintu kaca terbuat dari kayu Kamper Samarinda. engsel jendela.Daun jen dela a) Rangka/frame daun jendela kaca memakai kayu Kamper Samarinda. engsel jendela.Bahan a) Semua kunci yang dipaka i untuk daun pintu kayu untuk ruang-ruang maupun daun pintu kamar mandi memakai merk Solid atau yang setara dengan merk solid. d) Pemasangan dau n pintu dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun pintu. dan tidak boleh terlihat pada waktu jendela dalam kead aan tertutup. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. dilindungi/dibungkus dengan plastik. Daun pintu panel ini dibuat di workshop. c) Pembuatan daun pintu. Banda Aceh 2012 c. Daun pintu panel ini terbuat dari kayu Kampe r Samarinda. Untuk seluruh daun pintu ayun/swing. Lebar engsel pintu lebih kecil minimal 5 mm dari lebar daun pintu/jendela. Pekerjaan Daun Pintu Panel a. tentang bentuk pintu panel beserta ukuranukuran dengan skala 1:10. dan cara pemasangannya dibuatkan mock-up terlebih dahulu untuk dimintakan persetujuan/ACC Arsitek. lancar dibuka dan ditutup . kunci di ACC terlebih dahulu oleh Arsitek. rangka vertical. pintu. Semua kosen. d. handle. Posisi engsel jungkit untuk daun jend ela tertanam dengan baik. d) Pemasangan engsel jungkit mengikuti petunjuk spesifikasi teknisnya. untuk itu agar Pihak Kami mengajukan sub pekerjaan pintu/jendela kepada Arsitek Perencana/Manajemen Konstruksi untuk disetujui. juga digambarkan letak-letak engsel. engsel pintu. b. horizontal tengah dan atas setelah diserut halus ( ukuran jadi) dengan ukuran yang sesuai dengan gambar. d. Sebelum pekerjaan dimul ai. c. door stop tersebut dimintakan persetu juan / di ACC dahulu oleh Arsitek/Perencana.Pelaksanaan a) Sebelum dipasang. hak angina. 5. d) Pengunci untuk daun jendela memakai merk Solid atau setara Solid. Letak posisi engsel pintu. 1. grendel. 5. e) Engsel encasement menggunakan Dekson atau setara Dekson. b) Accessories seperti engsel pintu.

Seluruh instalasi M&E yang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test. 4. d) Lokasi Man Hole pada langit-langit (plafond) me ndapat persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen konstruksi. tarikan daun jendela di ACC dahulu oleh Arsitek. dan pekerjaannya harus diganti dengan pekerja yang benar-benar terampil dan ahli. ditanam sedalam 1–2 mm dari permukaan panel gyp sum. b) Membuat gambar kerja (shop d rawing) untuk disetujui perencana. Setelah seluruh rangka plafo nd terpasang. sehingga hasil pekerjaannya benar-benar rapih. 6. 2. baik. 48 . tebal 0. waterpass dan tidak bergelombang.3. handle/kunci. Pemasangan dila kukan oleh pekerja yang benar-benar ahli dalam pemasangan daun pintu/jendela/acc esoriesnya. tebal 0. Penggantung untuk rangka plafond tiap jarak 120 x 120 cm atau sesuai gambar.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm. Rangka Rangka plafond m emakai rangka hollow 40 mm : 40 mm. agar tidak rusa k/cacat akibat benturan 6. alat-a lat Bantu. 2. naad mati / tanpa naad. agar engsel tertanam dengan baik. Setelah daun pintu / daun jendela beserta accesoriesnya sudah selesai dipasang. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. hasil pemasangannya tidak baik dan rapih. c) Seluruh pekerjaan langit-langit sudah termasuk p embuatan lubang lampu (armature). 6. minimal 5 mm dari lebar daun pintu/daun jendela. Lembaran gypsum direkatkan pada rangka plafond dengan menggunakan sekerup ti ap jarak 20 cm atau sesuai gambar.3. d) Membuat mock-up untuk disetujui / di ACC Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perenc ana. maka daun pintu / daun jendela yang sudah dipasang diganti dengan ya ng baru. 3. Penutup langit-langit Penutup langit-lan git memakai panel gypsum board merk Jaya Board dengan tebal 12 mm.2. dan tidak boleh terlihat pada saat daun j endela dalam keadaan tertutup. 6. sambung ansambungan panel ditutup dengan compound dan dilapisi kain kassa kualitas baik. bidang permukaan harus rata.Pembangunan Ruang Kuliah. Biaya pembuatan lubang tersebut dimasukkan pada harga peker jaan langit-langit (plafond). Posisi engsel jun gkit untuk daun jendela tertanam baik. Bila menurut pengamatan Manajemen Konstruksi /Arsitek. Bahan 1.1. grille exhaust dan lubang-lubang lainnya yang berada pada plafond. Pekerjaan Plafond Gypsum Board 6. pipa-pipa dan peralata n lainnya yang berada didalam plafond sudah selesai dipasang dan telah diuji cob a (ditest). Pelaks anaan 1. Ketentuan Umum a) Pekerjaan langit-langit ini (plafond) baru boleh dilakuka n setelah seluruh pekerjaan instalasi seperti kabelkabel. maka daun pintu dan daun jendela tersebut dilindungi. baik dari dalam maupun dari luar. baik dan halus. PT.3. 45 mm. Sebelum rangka dipasang kami akan mengajukan contoh bahan kepada Manaje men Konstruksi/Pengawas untuk disetujui. Lingkup Peker jaan a) Meliputi penyediaan bahan dan pemasangan langit-langit (plafond). b) Bahan yang dipasang baru. 6. 6. Flamboyant Huma Arta Hal. koef plafond dan pekerjaan lainny a yang berkaitan dengan pekerjaan langit-langit. c) Menyediakan contoh-contoh bahan dan diajuk an kepada Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perencana untuk disetujui / di ACC. Banda Aceh 2012 c) d) e) f) g) h) .1.2. engsel jendela jungkit. Bahan penutup langit-langit memakai gypsumboard. rangka dan penggantung. 5. digantung sampai rangka atap. list sudut. Penggan tung dipasang tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm. Posisi engsel pintu. agar dapat terisi oleh compound. tidak cacat dan telah mendapatkan persetujuan dari Perencana. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT Lebar engsel pintu lebih kecil.

1. 6. Lapisan waterproofing untu k daerah basah. Flamboyant Huma Arta Hal. waterpass dan tidak berg elombang. 3. lalu membuat mock-up/contoh pemasangan di proyek untuk disetujui bahw a hasil pemasangan memang benarbenar rapih. balkon dan ruang-ruang lainnya yang berhubungan d engan air dan telah diadakan pengetesan dengan hasil tidak bocor disaksikan oleh Manajemen Konstruksi dengan berita acara hasil pengecekan bersama 3. Lembaran Kalsiboard direkatkan pada rangka plafond dengan meng gunakan skrup tiap jarak 15 cm. sudah termasuk pembuatan lubang armature.2. Dalam pengerjaan plafond ini. pemasangan. penyediaan alat-alat bantu dan pembersihan. Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list profil alum inium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar.1.1.Pembangunan Ruang Kuliah. biayanya dimasukan ke dalam harga satu an plafond.1. 2. ditanam sedalam 1-2 mm dari permukaan panel. 6. naad mati/ ta npa naad. sudah termasuk pembuatan lubang armature. Me ngajukan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas untuk disetujui jenis bahannya. 7.1. Bahan penutup langit-langit memakai panel Kalsiboard. bahan PT. 5. Pekerjaan plafond telah selesai dipasang. Penutup langit-langit Kal siboard dipasang pada seluruh plafond KM/WC. Membuat gambar kerja (shop drawings) 5.4. Rangka Rangka plaf ond memakai rangka hollow 40 mm x 40 mm. Banda Aceh 2012 7. plafond luar bangunan/overstek. bila tidak rapih. Setelah seluruh rangka plafond terpasang. 6. akan diadakan penelitian terha dap peil lantai agar sesuai dengan gambar rencana.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm ata u sesuai gambar. dan na ad untuk dinding maksimal 2 mm. 4. Penutup langit-langit Penutup langit -langit memakai calsiboard tebal 6 mm merk Jaya Board. 5.1. maka dibongkar dan diganti dengan pekerja yang ahli dalam pemasangan batu paras yogya. toilet. dengan ukura n sesuai diameter skurp.4. 7. Lebar naad untuk lantai 3-4 mm. Pekerjaan Plafond Kalsiboard 6. Pelaksanaan 1. 6.4. KM/WC.45 mm atau sesuai gambar. 4. bidang permukaan harus rata.1. 7. Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list aluminium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar. 49 . Dalam pengerja an plafond ini. Seluruh instalasi M&E y ang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test. Bahan 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan . 2. sambungansambungan panel ditutup dengan compound + lapisan kain kassa kualitas baik. Pekerjaan lanta i keramik homogeneous tile 7. 8. agar dapat terisi oleh compound. PEKERJAAN PELAPIS LANTAI DAN DINDING 7.2. 7. yan g berhubungan dengan udara luar. Umum Se belum pekerjaan pelapis lantai diakukan maka : 1. Pemasang an pelapis lantai dan dinding dikerjakan tahap akhir.2. tebal 0. tebal 0. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. pembuatan lubang untuk skrup dibor. 2. Penggantung tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm. untuk menghindari kerusaka n akibat pekerjaan yang belum selesai. biayanya dimasukan ke dalam harga satuan plafond.

rata dan sama besar.Pembangunan Ruang Kuliah. 5. Se belum pengisian naad dilakukan.Produksi . Peil lantai telah diteliti kebenarannya dan telah dilaporkan k epada Manajemen Konstruksi/Pengawas.Jenis : Keramik homogenous kwalitas B .2. 12. Pekerjaan Lantai dan Dinding Lapis Keramik 7. 8. 8. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/ air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest . 11.5 cm.2. Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering. 2. ukuran 120x120 cm. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 2.Ukuran : 40 x 40 cm atau sesuai gambar . 6. Sebelum pemasangan keramik dimulai. 3. 5. permukaan dinding keramik bersih dari berbagai m acam kotoran.1. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih.U kuran . Pekerjaan Dinding Lapis Keramik PT.Plint : Memakai Plint Roman tinggi 10 cm .Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 40 x 40 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7. lebar naad dan w arna grouting.2. Siar-siar (n aad) dibuat sekecil mungkin. Gambar kerja telah disetujui Manajemen Konstruksi / Pengawa s / Perencana. Flamboyant Huma Arta Hal. 14. lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (du a) garis lurus yang saling tegak lurus. Siar-siar / naad rata dan sama besa r.Warna : Sesuai rencana . untuk mengetahui pola pemasangan. Pemasangan 1.2. maka perbaikan dinding kerami k tersebut menjadi tanggung jawab penyedia sepenuhnya. maka lantai tersebut dijaga kebersihannya sampai penyerahan pertama. Pemasangan dikerjakan oleh pekerja yang ahli dan terampil dalam pemasangan. Setelah selesai dipasang dan digro uting.2.2. 4. Bahan . 2. Pemasangan Pemasang an mengacu pada : a. Seluruh pertemuan lantai dengan dinding diberi plint Roman tingg i 10 cm dan di finish cat plint. 3.1.2. Banda Aceh 2012 . ini Pihak Kami dikerjakan walaupun tidak dijela skan dalam gambar. 9. 9. 13. memakai sealent merk D owncorning. 4.Naad : Di isi memakai AM Grout 50 atau setara 7. seluruh permukaan lantai b eton diratakan / di screed memakai Drymix Screed tebal + 3. Pemasangan memakai perekat keramik merk/jeni s Drymix Tile. 10.2. Untuk itu penyedia Pih ak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama). Adukan yang menempel pada permukaan lantai harus segera d ibersihkan sebelum mengering.2. 50 . Peil lantai yang akan dipasang telah ber sih dari berbagai macam kotoran. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1 PC :2 Pasir. 3. 7. Bahan keramik yang akan dipasang diajukan kepada Manajemen Kon struksi/Pengawas/Perencana untuk mendapatkan persetujuan lalu dibuatkan mock-up di proyek. Bahan-bahan yang dapat merusak lantai keramik harus segera dijauhkan dan tidak d iperkenankan disimpan pada ruang-ruang yang telah selesai dipasang keramik. Pengisian naad/grouting setelah pemasangan lan tai selesai dipasang dan telah mengering. 7. Setiap jarak 420 cm dibuat d ilatasi diisi sealent yang sewarna dengan warna grouting.Warna .Jenis . Pemotongan unit keramik menggunakan m esin potong. 6. Pe masangan keramik menggunakan Drymix Tile. Kerusakan-kerusakan selama proyek be rlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya.Merk : Roman . bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout. 7. 7.

Pemotonga n unit keramik menggunakan mesin potong. bila sudah bersih naad-naad keramik di isi ibagrout. Seluruh permukaan dinding telah difinish. Pemasan gan keramik menggunakan Drymix Tile. 6.Produksi . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pemasangan 1. Pekerjaan Cat Dinding / Tembok Untuk Interior PT. 7. 5.2.1.Ukuran . Siar-siar / naad rata dan sama besar. Bahan . le bar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (dua) ga ris lurus yang saling tegak lurus.1. permukaan dinding keramik bersih dari berbagai macam kotoran. Kerusakan-kerusakan selama proyek berlang sung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. 7. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr.4. Meliputi penyediaan bahan-bahan. plafond tel ah selesai dikerjakan.Warna .Jenis .Ukuran . Sebelum pengisian naad dilakukan.2.2. Sebelum pengisian naad dilakukan. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest. Meng ajukan brosur-brosur cat dinding/cat plafond/politur melamik dan bahan-bahan lai nnya yang diperlukan. 3. Flamboyant Huma Arta Hal. kosen-kosen/pintu/jendela telah selesai dipasang. Kerusaka n-kerusakan selama proyek berlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. 7. Adukan yang menempel segera dibersih kan sebelum mengering. Pemotongan unit keramik menggunakan mesin potong. 4. Lingkup Pekerjaan 1. 3.4. 5. bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout.2.2.3.4. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. 4.2. 8. permukaan dinding ke ramik bersih dari berbagai macam kotoran.Produksi . 2. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perp otongan siar membentuk 2 (dua) garis lurus yang saling tegak lurus. PEKERJAAN PENGECATAN 8. Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering. 9. alat-alat bantu dan p enyediaan tenaga kerja. Unt uk itu Pihak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pert ama) 8. Bahan . Membuat mock-up pada dinding/plafond untuk dipilih dan disetujui warnanya. 2.Pembangunan Ruang Kuliah. 4. 3. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest.Pengisi naad : : : : : Marmer Keramik kualitas B Sesuai rencana sesuai gambar Ujung Pandang N aad diisi afagrout / ibagrout / afafik 7. Pekerjaan Lapis Marmer 7.Jenis .3. 8. 2. Pemasangan 1. 8. m aka perbaikan dinding keramik tersebut menjadi tanggung jawab sepenuhnya. maka perbaikan dinding keramik ter sebut menjadi tanggung jawab kontraktor sepenuhnya.Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 20 x 25 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7. Siar-si ar / naad rata dan sama besar. Banda Aceh 2012 7. 6. 51 .2.2.1.Warna . Untuk itu Pihak Kami menj aga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama).

sed angkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja.3.2. Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus. lalu diamplas halus. Pekerjaan Cat Di nding / Tembok Untuk Exterior 8. mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang sama.Warna : : : : Dulux/Mowile x Dulux/Mowilex Dulux/Mowilex Sesuai rencana 8. Setelah lapisan alkali res isting primer mengering. Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi/Pengawas/Perencana. Flamboyant Huma Arta Hal. . Setelah dibersihkan. Setelah dibersihkan.Produks i . lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux seb anyak 1 lapis sampai benar-benar rata. lalu diamplas halus. memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat. 8. 52 . Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik.1.2. Permukaan dinding diamplas sampai halus.4. Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik. . 8.Cara-cara pengecatan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dike luarkan oleh pabrik cat. lalu diberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dap at diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas/Perencana.Cara-cara pengecatan mengi kuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat.4. Permukaan dinding diamplas sampai halus. abu-abu yang melekat dibersihkan. Bahan . memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat. Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi /Pengawas/Perencana.3. lalu diberi lapisan cat Duluxweathershield sampai benar-benar ra ta warnanya dan hasilnya dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi/Pemberi Tugas/ Perencana. dan telah mengering dengan sempurna. sedangkan kwas hanya pada tempat-tempa t tertentu saja. dan telah mengering dengan sempurna. lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux We athershield sebanyak 1 lapis sampai benar-benar rata. mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang s ama. Setelah lapisan alkali resisting primer m engering.Pembangunan Ruang Kuliah. Bahan .Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Du lux.Jenis Cat dasar Cat akhir . abu-abu yang m elekat dibersihkan. Pengecatan halus menggunakan roller.2. . Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus. Bahan PT. bahwa cat yang dipakai.Cara pengecat an mengikuti technical data dari Dulux. Banda Aceh 2012 8. Pengecatan halus menggunakan roller. bahwa cat ya ng dipakai. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.1.Aplikasi pengecata n.Jenis Cat dasar Cat akhir .2. dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomend asi dari Manajemen Konstruksi/Pengawas atau dari produksi cat. Pekerjaan Cat Langit-langit (Plafond) 8.3.Aplikasi pengecatan dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi dari MK/Pengawas atau dari produ ksi cat. .Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8.1. .Produksi . .

Pengerjaan PT.Dan pekerjaan lainnya sesua i gambar dan perincian biaya pekerjaan. Pekerjaan melamik ini untuk finishing : . Pengerjaan 1.Bahan untuk finishing listplank atap memakai finishing cat minyak ex. Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Dulux.Jenis Cat dasar Cat akhir .5.2.Produksi . 2. plafond calsiboard c. Bahan untuk finishing bagian luar memakai finishing melamik Polyurethane agar tahan air dan tahan sinar ultra vio let. Pengecatan halus menggunakan roiler. dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi/ pengawasan dari produksi cat.1.Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8. Flamboyant Huma Arta Hal. Bahan . 8.Lapisan lantai papan kayu dan papan tangga .4.2. Hasil pengerjaan rapih . 53 . . 8. Pekerjaan Cat Finishing Melamik 8 .1.Kosen. Sebelum pekerjaan dimulai.Pengecatan langit-langit meliputi : a.Plafond lambris kayu . 4. dan daun jendela.Railing kayu . lalu d iberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dapat dite rima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas / Perencana. Glotek / setara . permukaan langit-langit (plafond) dibersihkan dari be rbagai macam kotoran.6.2.memberikan surat jaminan yang dikel uarkan oleh pabrik cat. Setelah seluruh permukaan plafond diamplas halus. sedangkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja. Plaf ond gypsum. mulai dari meni / cat dasar / ca t akhir adalah benar dari produksi Dulux. daun pintu . 8. . bahwa cat yang dipakai. Setelah lapisan alkali resisting primer dan telah mengeri ng lalu diamplas halus.5. Pengecatan . 8.5. Propan raya atau setara. rata dan sama warnanya. lubanglubang paku/skrup telah diisi dan diratakan dan tela h diamplas sampai halus. Dan plafond lainnya sesuai gambar Setelah baha n langit-langit terpasang.Dinding lambrisering kayu . Banda Aceh 2012 . mengajukan contoh warna melamik kepada Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana untuk dise tujui dan membuat mock-up di proyek. pintu dan jendela bagian dalam memakai finishing melamik ex.6. Pekerjaan Cat Listplank Atap 8. Bahan Bahan untuk finishing kosen. Plafond beton b.Pembangunan Ruang Kuliah. Pekerjaan finishing melamik dikerjakan o leh Sub Pihak Kami yang ahli dalam pengerjaan melamik. Cara-cara pengec atan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. lalu diberi lapisan cat dasar Dulux sebanyak 1 lapis sa mpai benar-benar rata. 3.6. Aplikasi p engecatan.

Permu kaan beton yang akan dilapis waterproofing dibersihkan dari kotoran puing-puing dan sampah lainnya. 9.3. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. kecua li untuk lantai KM/WC. Pekerjaan finishing listplank atap dikerjakan oleh Sub yang ahli dalam pengerjaan melamik . 2. Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan. b. Hasil pengerjaan rapih. Waterproofing dipasang pada : • Lantai KM/ WC lantai tingkat • Plat dan atap beton dan bak bunga • Atap konsol/kantilever • Balko n (jika ada) • Roof garden (jika ada) • Ground reservoir/ground watertank (jika diij inkan oleh DireksiPekerjaan) • Dan daerah basah lainnya 9. roof drain/floor drain di grouting memakai bahan yang sama. balkon.1. Bahan untuk lantai KM/WC lantai tingkat. c. dengan serti fikat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya. Pihak Kami melakukan perlindungan terhadap pe kerjaan waterproofing yang telah dikerjakan terhadap kerusakan-kerusakan yang di timbulkan oleh pekerjaan yang dilakukan oleh lainnya.2. plat dak atap memakai jenis membrane ex Bithutene tebal 1. Untuk balkon. 8. rata dan sama warnanya. Pelaksanaan 1. mengajukan contoh warna kepada Manajemen Konstruks i/Pengawas/Perencana untuk disetujui dan membuat mock-up di proyek. lalu diadakan pengetesan dimana permu kaan plat beton yang telah dilapis waterproofing direndam air selama 14 hari set inggi 5 – 10 cm. Lingkup P ekerjaan Pekerjaan waterproofing ini meliputi penyediaan bahan. PEKERJAAN WATERPROOFING Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan. Setelah waterproofing dikerjakan. Pekerjaan waterproofing dilakukan oleh pekerja yang ditun juk oleh pabrik pembuatnya. 2. Melakukan proteksi/perlindungan dengan lapisan plesteran (discreed) memakai adukan 1pc:3pasir + lapisan kawat ayam dan dihaluskan. pemasangan. Pertemuan dengan dinding dinaikkan setinggi 20 cm dan lantai untuk di KM/WC dan plat dak atap dinaikkan setinggi 4 0 cm. 4. 54 . harus mengajukan contoh bahan dan brosur.1. terutama pekerjaan M&E. Sparing-sparing pipa air kotor. 5. Sebelum pekerjaan dimulai. harus mengajukan contoh bahan dan brosur.5 mm. Jaminan Memberikan ja minan kedap air secara cuma-cuma selama 5 tahun terhadap kebocoran. bahwa pem asangan waterproofing tersebut telah di test dan telah dilaksanakan dengan baik tanpa ada kebocoran. peny ediaan alat-alat bantu dan pembersihan. PEKERJAAN PENYELESAIAN TANGGA DAN RAILING 1. Lantai atau dinding yang akan diberi lapisan waterproofing tidak ak an dibobok akibat adanya pekerjaan lain terutama pekerjaan M & E. PEKERJAAN LAIN-LAIN 1.4. Flamboyant Huma Arta Hal. 3. Kemiringan screed dibuat kearah roof drain/floor drain. Bila ternyata hasil test rendam menunjukkan tidak ada kebocora n. 9. Sertifikat jaminan terseb ut diserahkan kepada Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi pada saat penyerahan per tama. 6. maka membuat Berita Acara Pemeriksaan dengan Manajemen Konstruksi . 7. Banda Aceh 2012 a. 9. Bahan 1. selesai diplester kasar. Lingkup Pekerjaan PT. 9.Pembangunan Ruang Kuliah. memakai coating ex Sika. Lanta1 atau d1nd1ng yang akan diberi lapisan waterproofing ti dak akan dibobok akibat adanya pekerjaan lain.

Bahan-bahan dan peralatan sanitair dichek ulang sebelum dipasang. b) Membuat gambar kerja/shop drawings. serta pekerjaan finishing pada r uang KM/WC telah selesai dikerjakan. PEKERJAAN SANITAIR DAN PERLENGKAPANNYA a. 2.Bahan untuk railing Railing tangga dengan tiang memakai stainl ess steel diameter 5” dan 3 ”. Pelaksanaan a) Bahan yang dipasang adalah bahan yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas. Pihak Kami memperbaiki dan mengganti bila ada keru sakan atas bahanbahan/peralatan sanitair yang terjadi selama masa pemeliharaan d an biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. sedangkan step nossing berukura n 10 cm x 30 cm . sedangkan di proyek hanya pemasangan/penyetelan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. d. d) Permukaan anak tang ga dan bordes diplester halus menggunakan adukan 1 PC : 3 Pasir. 1. 55 . b. e) Untuk railing stainless steel pengerjaa nnya dilakukan di workshop. sedangkan untuk papan kayu menggunakan klos + skrup. PEKERJA AN KACA DAN CERMIN Pekerjaan ini meliputi pengadaan dan pemasangan material kaca dan cermin. pemasangan. Roman Golongan B. Perletakan pe rlengkapan sanitair terletak diantara persimpangan atau pertemuan naad-naad pela pis dinding. Seluruh sanitai r dan perlengkapan yang dipasang dalam keadaan lengkap dengan segala perlengkapa nnya.2. Banda Aceh 2012 a) Meliputi penyediaan bahan. b) Gambar kerja/shop dr awings telah disetujui Manajemen Konstruksi /Pengawas. peralatan. Pemasangan Semua bahan yang dipasang s esuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ P emberi Tugas/ Perencana. Seluruh brosur sanitair dan perle ngkapannya diserahkan kepada pemberi tugas selepas masa pemeliharaan.Bahan untuk anak tangga dan bordes Bahan untuk anak tangga dan bordes tangga dilapis keramik ukuran 40 cm x 40 cm serta plint t angga ukuran 10 cm x 30 cm ex. PT. c) Pemasangan lapisan ana k tangga dilakukan oleh pekerja yang telah berpengalaman. c. Umum Pekerjaan pemasangan sanitair dap at dilakukan apabila seluruh instalasi air bersih. Bah an Bahan-bahan sanitair memakai merk dengan type/model dan accessoriesnya sepert i yang diuraikan dalam bill of item (perincian biaya pekerjaan). Men gajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh peralatan sanitair ses uai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan. alat-alat bantu lainnya yang dip erlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini. Bahan-bahan dan peralatan sanitair dapat dipasang apabi la telah mendapat ijin dari Manajemen konstruksi/Pengawas/Perencana. Bahan . Flamboyant Huma Arta Hal. Bila terdapat cacat/rusak . 1. instalasi air kotor telah sel esai dikerjakan dan telah dilakukan pengetesan. sesuai dengan type-type sanitair serta komplit dengan fitting yang dikelua rkan oleh Pabrik Surya Toto Indonesia. c) Mengaju kan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas/Pemberi Tugas/ Perencana d an membuat mock up. pengerjaan/pemasangan. Sanitair yang telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk k esempurnaan hasil pemasangan. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan.Pembangunan Ruang Kuliah. Pengadaan dan pemasangan sanitair beserta peralatannya sesuai d engan ketentuan yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan.3. Kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran. 3. sehingga tercapai pekerjaan yang bermu tu dan sempurna. Pemasangan sanitair bese rta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya. alat-alat bantu dan perleng kapan lainnya yang diperlukan. dikeluarkan dari proyek dan diganti dengan yang baru.

Pembersihan akhir untuk membersihkan permukaan kaca menggunakan kain katun yang lunak dengan cairan khusus pembersih kaca. daun/slate engsel penuh 115 x 0.Pelaks anaan Semua pekerjaan pemasangan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dari pab rik pembuat kaca. Untuk bingkai Profil CNP. Memiliki bidang yang licin. sejajar.Pembangunan Ruang Kuliah. Kaca-kaca yang telah dipasang dilindungi dari kerusakan dan benturan serta diberi tanda a gar dapat terlihat bahwa pada area tersebut telah dipasang kaca. . 56 . Bahan-bahan dan peralatan Dinding Partisi dan Folding gate dapat dipasang apabila telah mendapa t ijin dari Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana. gelembung dan sebagainya.Kaca cermin K eliling kaca cermin dibuat bevel 3 cm Pemasangan kaca menggunakan skrup stainless steel Tebal kaca minimal 5 mm atau sesuai gambar Kaca yang sudah terpasang dibers ihkan dengan pembersih kaca. Pemotongan ukuran kaca disesuaikan ukuran rangka. toleran si kesikuan maximum yang diperkenankan adalah 1. Bahan Folding gate mengunakan bahan : . alat-alat bantu lainnya yang diperlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini. Pemasangan Semua bahan yang dipasang sesuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ Pemberi Tugas/ Perencana.Rail bawah p lat siku dan besi bulat menggunakan bearing yang tertutup.Bahan Produksi : Asahimas atau setara Jenis : Float glass Warna : Sesuai renca na Tebal : 5 mm atau sesuai dengan gambar rencana & BQ. Toleransi lebar dan panjang tidak boleh melebihi toleransi seperti yang ditentukan oleh pabrik.UNP 2 tebal 2 mm. kaca yang nampak maupun yang tidak nampak akibat pemoto ngan.8 mm dan pelat strip 5 mm dan dicoating. 4. Kunci bentuk silinder dan handle stainless steel serta seluruh bahan menggunakan cat warna anti karat . d . Untuk cermin mempunyai lapisan pera k cukup tebal dan mempunyai lapisan penahan kelembaban. Flamboyant Huma Arta Hal. c. . pemasa ngan. Tidak menunjukkan ada ca cat. Rail atas pipa hitam bulat. . retak dan baur. Dinding Partisi PVC 85x200 di tempatkan di daerah Toilet atau sesuai gambar. Li ngkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan.Spesifikasi bahan Kaca tidak bergelombang. Mengajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh sesuai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan. harus dihaluskan sampai membentuk Sisi permukaan kaca yang halus. Bila terdapat cacat/rusak. Pemotongan kaca rapih dan lurus. Semua bahan yang akan dipasang melalui persetujuan Manajemen K onstruksi. Bahan-bahan dan peralatan tersebut dichek ulang sebelum dipasang. peralatan. sehingga tercapai pekerjaan yang bermutu dan sempurna. minimal 10 mm masuk ke dalam alur kaca pada kosen.5 mm per meter. PEKERJAAN DINDING PARTISI DAN FOLDING GATE a. dikeluarkan d ari proyek dan PT. diharuskan menggunakan alat pemotong kaca. Pengadaan dan pemasangan Dinding Partisi PVC dan Folding gate beserta peralatannya sesuai dengan ketentua n yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan. Semua bahan kaca dan cermin sebelum dan sesudah dipasang harus mendapatkan persetujuan Perencana / Manajemen Konstruksi. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. tidak bergelombang. tidak menunjukkan effek lensa. Banda Aceh 2012 . kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran. Kesikuan kaca lembaran yang berbe ntuk segi empat mempunyai sudut serta tepi potongan yang rata dan lurus.

Manajemen Konstruksi yang. PEKERJAAN PEMBERSIHAN Kami akan melakuka n pembersihan setiap hari terhadap seluruh kotoran/sampah/potongan kayu/adukan b ekas dan bahan-bahan yang sudah tidak terpakai dari lokasi proyek. Dll. p enyambungan yang diperlukan untuk instalasi dilakukan sedemikian rupa dan disetu jui oleh MK. mengecek secara keseluruhan dari gambar jumlah kuantitas kelistri kan. guna penginstalasian yang semestinya sesuai dengan per syaratan di gambar dan spesifikasi. Pekerjaan pembersihan dilakukan sampai penyerahan pertama. pasangan batu. mengajukan contoh bahan (MAR = Material A pproval Request) ke MK untuk persetujuan pemakaian . sehi ngga lokasi proyek dan lokasi kerja selalu dalam keadaan bersih dan rapih. conduit. System kabel listrik (Power wiring system) dan system grounding nya. Folding gate yan g telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk kesempurnaan hasil pemasan gan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Banda Aceh 2012 diganti dengan yang baru. Material yang kurang atau rusak selama penginstalasian harus diperbaiki ata u diganti oleh dengan biaya sendiri. seluruh instalasi secara umum mempunyai kualitas yang setara da n tampak rapi. Pemasangan Dinding Partisi maupun Folding gate beserta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya. 6.1.Pembangunan Ruang Kuliah. gambar kelistri kan pihak lain. distribution board. unit sekering saklar. dimensi dan lain sebagainya yang diperlukan untuk pekerjaan ini. 6. Seluruh bahan-bahan dan per alatan yang baru dan sesuai dengan standard yang berlaku seperti : PUIL 2000 (SN I 04-0225-2000) atau standard yang berlaku secara umum di Indonesia. Seluruh pekerjaan pemotongan. Untuk itu men empatkan tenaga kerja sebanyak yang diperlukan untuk melakukan pembersihan. a. P EKERJAAN ELECTRICAL 6. Yang diakibatkan dari pelaksanaan instalasi diganti atau d iperbaiki PT. Termasuk juga fixture lampu. pelapis lantai dan dinding. Sediakan juga penginstalasian kabel listr ik lainnya yang dibutuhkan untuk perkakas mesin. seluruh kaca. stop kontak. batako.2. pasangan bata. Seluruh brosur dan perlengkapan Folding gate diserahkan kepada pemb eri tugas selepas masa pemeliharaan. dikeluarkan dari proyek. Sebelum dilakukan penyerahan pertama. e. Harus disediakan pembungkus kabel (conduit) dalam dinding bata.dll. g.3.1. halaman dan peker jaan lainnya dalam keadaan bersih. alat elektronik secara lengkap sesuai dengan f. Bahan-bahan Sebelum instalasi. junctio n box.1 Lingkup kerja Menyiapkan seluruh buruh. Pelaksanaan kerja Tata laksana kerja dan tampilan yan g baik dari penginstalasian agar sama pentingnya dengan efisiensi secara elektri kal dan mekanis. c.1. peralatan dan pengangkutan juga instalasi dan test yang musti dilakukan unt uk kelengkapan dan pengoperasian system kelistrikan secara lengkap sesuai persya ratan dari gambar atau Spesifikasi. Apabila jen is bahan sudah ditentukan dalam spesifikasi maka bahan tersebut digunakan atau d apat digunakan bahan yang setara dengan itu. Apabila pekerjaa n kelistrikan berhubungan dengan pekerjaan penyedia lain atau dengan pihak UnMuh a maka berkoordinasi guna mendapatkan informasi yang diperlukan. 57 . b. d. untuk saklar dan stop kontak digunakan merk LEGRAND atau PANASONI C atau yang setara. Kotor an tersebut dikeluarkan dari proyek dan tidak boleh ditimbun didalam lokasi proy ek. Lampu penerangan dan panel board.1 UMUM 6. Flamboyant Huma Arta Hal. Layanan kelistrikan secara lengkap termas uk system penyambungan ke PLN. yang ada di gambar atau sesuai spesifikasi. mater ial. pengeboran. kayu. puingpuing/sampah dan bahan-bahan bangunan ya ng sudah tidak terpakai. 6. Setiap kerusakan atas finishing dinding. p asangan batu. kami akan memperbaiki dan mengganti bila ada kerusakan atas bahanbahan/ per alatan yang terjadi selama masa pemeliharaan dan biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. pelat baja. Untuk bahan MCB minimal yang dipaka i adalah merk : SCHNEIDER atau yang setara dan kabel merk SUPREME atau yang seta ra dengan itu. 5.

AIR CONDITIONING Pemasangan AC lengkap selain kabel juga dipasang bracket untuk penyangga AC. Flamboyant Huma Arta Hal.5 mm pembungkus kabel jenis PVC ukura n 1. EXHAUST FANS Meliputii Peneyediaan dan Penempatan Exhaust fan dalam ruangan kamar mandi/WC dan system kelistrikan E xhaust dapat digabung ke titik lampu.25 cm. 6. SPOT DOWN LIGHT Pihak Ka mi menyediakan dan memasang Spot down light lengkap. Pengetesan dan Jaminan Seluruh peralatan dan instalasi secara keseluruhan dijamin atas kerusakan material dan tampak inst alasi (ketatalaksanaan kerja) selama kurun waktu 12 bulan dari saat serah terima awal (PHO) sampai serah terima akhir (FHO).7.3. Ukuran minimum kabel NYM 2 dan 3 x2. maka seluruh saklar dan stop kontak di pasang dengan ketinggian dari permukaan lantai seperti berikut : . selain bola lampu termasuk juga rumah lampunya. Banda Aceh 2012 dengan biaya sendiri dari Pihak Kami.Stop kontak --------------------------. condenser.1. Jenis spot down light yang berkualitas baik .40m 6. Seluruh spot down light ketinggiannya sama satu dengan lain nya. Apabila tidak ditentukan lain. 6. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. KABEL Seluruh kabel diinstalasi didalam pembungkus yan g standard apabila kabel masuk kedalam beton atau dinding bata.6. Seluruh lampu baret ketinggiannya sama satu dengan lainnya. 6. panel kayu. kualitas dan ukuran yang sesuai yang ditunjukkan dalam gambar atau BOQ. selain bola lampu termasuk juga fit iing lampunya. PEKERJAAN ORNAMEN ACEH DAN LAMBANG UNIVERSITAS 7.40m .8. ballast. Ketinggian pemasangan lampu TL seragam. LAMPU BARET Pihak Kami m enyediakan dan memasang Lampu baret lengkap. 6.5 Pentanahan (Grounding) Menginstalasi grounding utama keseluruh titik listrik dengan menggunakan ukuran kawat tembaga sesuai den gan yang disyaratkan 6.5.Pembangunan Ruang Kuliah. 58 . 6.5 PK atau yang setara dengan itu 6. kolo m dll. Merk lampu yang dipakai PHILIPS atau yang setara dengan itu. PELENGKAP PENERANGAN Pihak Kami menyiapkan dan meng instalasi pele ngkap penerangan secara lengkap untuk setiap saklar lampu dan stop kontak dengan jenis.0. Merk AC yang dipakai adalah merk Panas onic 1.1 Umum dan Bahan PT.Saklar di din ding ---------------------------. Pelengkap p enerangan (rumah lampu). 6.2. Selama pelaksanaan Pihak Kami memperbaharu i data rinci penginstalasian untuk informasi kepada MK apabila diminta dan sebag ai penyiapan gambar terlaksana. Exhaust fan berkualitas baik.1.4. LAMPU-LAMPU TL Jenis dan bentuk lampu penerangan ini berikut pelengkapnya y ang dipasang di beberapa lokasi sesuai dengan yang ada dalam gambar. tabung dan starter sesuai dengan pe rsyaratan spesifikasi teknis.4.1. 7. Jenis lampu baret yang berkualitas baik Merk lampu yang dipakai adalah PHILIPS atau y ang setara dengan itu. Selama kurun waktu masa pemeliharaa n ini seluruh kerusakan dan cara instalasi yang tidak bagus diperbaiki oleh atas tanggungan biaya sendiri.

saran yang p ositif sangat diharapkan untuk kesempurnaan pelaksanaan pekerjaan jika kami meme nangkan tender ini. Demikian metode pelaksanaan ini kami buat sebagai gambaran pelaksanaan untuk pekerjaan tersebut diatas. Banda Aceh. ketebalan disesuaikan.Pembangunan Ruang Kuliah. Banda Aceh 2012 Bahan baku adalah batu paras yogya dengan ukuran lebar 65 cm dan panjang   99 m ke liling lisplank beton gedung Laboratorium. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Flamboyant Huma Arta Hal. III. 27 Maret 2012 PT. 59 . Motif dan bent uk tulisan dibuat timbul keluar. PENUTUP. FLAMBOYANT HUMA ARTA ALWIN ABDULLAH Direktur Utama PT. Finishing menggunakan coating agar terlihat kea slian batu parasnya 7. Pemasangan dilakukan dengan memasang angkur besi (dynabolt) atau dengan cara lainnya dan sambungan diperhalus dengan material adukan berwarna yang sesu ai dengan warna batu alamnya.2 Pelaksanaan Untuk proses pembuatan dilakukan dengan cara diukir.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful