P. 1
86454404 Metode Pelaksanaan Gedung 2Lantai

86454404 Metode Pelaksanaan Gedung 2Lantai

|Views: 134|Likes:
Published by Ratna Kristianto
Metode Pelaksanaan Gedung 2Lantai
Metode Pelaksanaan Gedung 2Lantai

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Ratna Kristianto on Mar 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2013

pdf

text

original

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 METODE PELAKSANAAN Pekerjaan

Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Univers itas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh A. PENDAHULUAN Proyek Pembangunan Gedung Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborato rium Univeristas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh ini merupakan Pekerjaan yang dibi ayai dari sumber pendanaan : Bantuan "New Zewland Aid" melalui MFAT (Ministry of Foreign Affairs and Trade). Jangka Waktu penyelesaian pekerjaan tersebut direnc anakan berlangsung selama 270 (dua ratus tujuh puluh ) hari kalender atau setara 9 (sembilan) bulan. B. LINGKUP PEKERJAAN Secara umum Komplek Bangunan ini merup akan bangunan baru di lokasi Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh yang bent uk dan fungsinya telah ditata ulang, nantinya akan meliputi pekerjaan : Pembangu nan Gudang Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laborarorium. C. URAIAN SINGKAT PEKERJAAN NO. SU.1 SU.2 SU.3 SU.4 SU.5 SU.6 SU.7 SU.8 SU.9 SU. 10 SU.11 SU.12 SU.13 SU.14 SU.15 SU.16 TN.1 TN.2 TN.3 TN.4 URAIAN PEKERJAAN SEKS I 1. UMUM Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan K esehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Pengadaan Fasilitas di Kantor Lapangan Penyi apan, Pemeliharaan dan Pengetesan bahan di laboratorium Survey & Sewa alt ukur, Pengukuran & Pemasangan Bowplank Biaya Personil Kontraktor Mobilisasi dan Demobi lisasi Pagar Sementara & Akses jalan angkutan sementara Penyiapan Pembangkit Lis trik untuk pelaksanaan Telekomunikasi Fasilitas air bersih proyek Dokumentasi Ba ngunan Sementara Pemeliharaan lokasi pekerjaan & lingkungan Pengadaan Papan Nama Proyek Biaya Jaminan Pelaksanaan dan Uang Muka SEKSI 2 - PEKERJAAN TANAH Pember sihan lokasi pekerjaan Galian lokasi pekerjaan Urugan tanah Urugan Pasir VOLUME 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 9,00 1,00 1,00 3.639,00 1.820,00 5.538,00 462,00 SATUAN L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. L.S. Bulan L.S. L.S. m2 m3 m3 m3 PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 1

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 TN.5 TN.6 TN.7 TN.8 ST.1 ST.2 ST.3 ST.4 ST.5 ST.6 ST.7 ST.8 ST.9 ST.10 AR.1 AR.2 AR.3 AR.4 AR.5 AR.6 AR.8 AR.9 AR.10 AR.11 AR.12 AR.13 AR.14 AR.15 AR.16 AR.17 A R.18 AR.19 AR.20 AR.21 AR.22 AR.23 AR.24 AR.25 AR.26 AR.27 AR.28 AR.29 AR.30 AR. 31 AR.32 Galian pondasi Pekerjaan Dewatering Pekerjaan Penyemprotan Anti Rayap Pasangan B atu Kali Penahan Tanah Urug SEKSI 3 - STRUKTUR Pengadaan dan Pemancangan Tiang P ancang Mini ukuran 20 cm x 20 cm, termasuk pemotongan kepala tiang Percobaan Pem bebanan Dinamis Tiang Pancang (PDA Test) Pekerjaan lantai kerja Pembesian Pengec oran beton K.225 untuk Kolom Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (roof fl) Pengecoran beton K 225 untuk Balok dan Pelat Beton (2nd fl) Pengecoran beton K 225 untuk Lantai dasar/slab (1st fl) Pengecoran beton K 225 untuk Kepal a Tiang Pondasi Penyediaan sealant untuk sambungan SEKSI 4 - ARSITEKTUR Pasangan dinding bata Pekerjaan plasteran Pekerjaan Rangka Atap Baja ringan Pekerjaan Ge nteng metal termasuk Nok Genteng Pekerjaan lisplank atap beton Pekerjaan lisplan k atap kayu PINTU DAN JENDELA RUANG KULIAH Penyediaan dan pemasangan kusen dan d aun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyedi aan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J2 Penyediaan dan pemasang an kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V2 Penyediaan dan pemasangan ventilasi ty pe V3 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pegangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan Folding Gate Penyediaan dan pemasangan Sunscreen PINTU DAN JENDELA LA BORATORIUM DAN PERPUSTAKAAN Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun pintu type P2 Penyediaan dan pemasan gan kusen dan daun pintu type P3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendel a type J1 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J1 Penyediaan da n pemasangan kusen dan daun jendela type J3 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J4 Penyediaan dan pemasangan kusen dan daun jendela type J5 Pe nyediaan dan pemasangan ventilasi type V1 Penyediaan dan pemasangan kunci dan pe gangan pintu type P1 Penyediaan dan pemasangan engsel Pintu Penyediaan dan pemas angan engsel Jendela 1.580,00 1,00 9.639,00 342,00 6.156,00 8,00 109,00 254.065,00 250,00 331,00 291, 00 286,00 127,00 480,00 4.668,00 10.756,00 1.239,00 1.239,00 74,00 368,00 1,00 2 0,00 20,00 4,00 68,00 4,00 4,00 44,00 16,00 8,00 1,00 84,00 68,00 4,00 16,00 12, 00 8,00 26,00 8,00 16,00 2,00 23,00 4,00 4,00 60,00 m3 Ls Ltr m3 m' Bh m3 kg m3 m3 m3 m3 m3 m' m2 m2 m2 m2 m3 m' Bh Bh Bh Bh Bh Bh B h Bh Bh Bh set m2 Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh Bh set set PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 2

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 AR.33 AR.34 AR.35 AR.36 AR.37 AR.38 AR.39 AR.40 AR.41 AR.42 AR.43 AR.44 AR.45 AR .46 AR.47 AR.48 AR.49 AR.50 AR.51 AR.52 AR.53 AR.54 AR.55 0 LRK.1 LRK.2 LRK.3 LR K.4 LRK.5 LRK.6 LRK.7 LRK.8 LRK.9 LRK.10 LRK.11 LRK.12 LRK.13 ABB. 1 ABB. 2 ABB. 3 ABB. 4 ABB. 5 ABB. 6 ABB. 7 ABB. 8 ABB. 9 ABB. 10 ABB. 11 ABB. 12 Penyediaan dan pemasangan Door Closer Penyediaan dan pemasangan kait angin, kunc i slot Jendela Penyediaan Pemasangan Plafond Penyediaan dan pemasangan keramik l antai (40x40cm) Penyediaan dan pemasangan keramik lantai (20x20cm) Penyediaan da n pemasangan Kramik Lantai (60x60cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding ( 20x20cm) Penyediaan dan pemasangan keramik dinding (20x25cm) Pekerjaan pengecata n dinding dalam ruangan Pekerjaan pengecatan luar ruangan Pekerjaan pengecatan p lafond Pekerjaan Waterproofing Pekerjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø4" Pek erjaan tiang dan railing tangga Stailess Ø3" Pekerjaan tiang dan railing tangga St ailess Ø2" Pekerjaan tiang dan railing tangga kayu Pekerjaan Tangga Putar dari 2nd Fl ke Roof Penyediaan dan pemasangan Batu Alam Andesit Penyediaan dan Pemasanga n step nosing tangga Penyediaan dan pemasangan Logo Univ. Muhammadiyah Penyediaa n dan pemasangan Relief Aceh Pekerjaan Melamik Kusen Kayu Penyediaan dan pemasan gan ventilasi Rrooster Kayu (type. V2) KELISTRIKAN Penyediaan dan pemasangan sto p kontak Penyediaan dan pemasangan Single Saklar Penyediaan dan pemasangan Doubl e Saklar Penyediaan dan pemasangan fitting lampu Penyediaan dan pemasangan lampu TL 2 x 36 Watt Penyediaan dan pemasangan lampu Baret 20 Watt Penyediaan dan pem asangan lampu spot down light Penyediaan dan pemasangan Sambungan Daya dari PLN Penyediaan dan Pemasangan MCB Penyediaan dan Pemasangan Panel Listrik Penyediaan dan pemasangan Penangkal petir lengkap Pengadaan Unit AC Pengadaan Unit Exchaus Fan MEKANIKAL Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1" Penyediaan dan Pemasangan P ipa PVC 3/4" Penyediaan dan Pemasangan Pipa PVC 1/2" Penyediaan dan pemasangan K ran Air Penyediaan dan pemasangan Water Jet Penyediaan dan pemasangan Kloset Dud uk lengkap Penyediaan dan pemasangan Kloset Jongkok Penyediaan dan pemasangan pa rtisi toilet Penyediaan dan pemasangan Urinoir Penyediaan dan pemasangan Wastafe l Penyediaan dan pemasangan Kaca rias Penyediaan dan pemasangan Tempat sabun cuc i tangan (Soap Holder) 16,00 60,00 3.600,00 3.344,00 552,00 99,00 518,00 130,00 5.887,00 6.962,00 3.427 ,00 1.938,00 169,00 468,00 672,00 22,00 2,00 306,00 264,00 2,00 99,00 1.446,00 6 4,00 57,00 50,00 12,00 390,00 390,00 28,00 48,00 1,00 63,00 2,00 20,00 32,00 16, 00 220,00 128,00 108,00 66,00 32,00 22,00 13,00 12,00 6,00 12,00 9,00 24,00 set set m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m' m' m' m' set m2 m' set m1 m2 bh bh bh b h bh bh bh bh Ls bh bh ttk bh bh m' m' m' bh bh bh bh m2 bh bh m2 bh PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 3

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 ABB. 13 ABB. 14 ABB. 15 ABB. 16 ABB. 17 ABB. 18 ABB .19 DR. 1 DR. 2 DR. 3 DR. 4 DR. 5 DR. 6 DR. 7 DR. 8 Penyediaan dan pemasangan tempat tissue lap tangan (Tissue holder) Penyediaan da n pemasangan Pengering Tangan (Hand Dryer) Penyediaan dan pemasangan tempat tiss ue gulung untuk KM/WC Penyediaan dan pemasangan Floor drain Penyediaan dan pemas angan keramik lantai KM/WC Penyediaan dan pemasangan keramik dinding KM/WC Penye diaan dan pemasangan Roof Drain Lengkap SEKSI 6 - DRAINASE Galian tanah untuk se lokan Saluran beton bentuk U 30 Saluran beton bentuk U 40 Penutup saluran penang kap, beton 1:2:3 lengkap Penutup saluran bentuk grill, lengkap Trasram, adukan 1 : 2 Pekerjaan Lantai kerja Pekerjaan Septic Tank 5,00 5,00 36,00 54,00 280,00 410,00 58,00 484,00 64,00 256,00 31,00 64,00 46,00 33,00 6,00 bh bh bh bh m2 m2 titik m3 m' m' set m' m' m3 unit D. TAHAP PELAKSANAAN SEKSI 1 : UMUM SU. 1. Penyiapan gambar kerja, Pembuatan Metode kerja dan Laporan pekerjaan Peru sahaan kami akan menyiapkan dan menyampaikan hal-hal berikut : gambar-gambar, do kumen-dokumen dan informasi yang diperlukan jika hal tersebut tercantum dalam Do kumen Kontrak kepada MK untuk dimintakan persetujuannya : 1. Gambar konstruksi d an gambar kerja 2. Metode pelaksanaan konstruksi 3. Data-data produk material Bi lamana dokumen-dokumen tersebut diatas disyahkan oleh MK, maka akan merupakan ba gian daripada Spesifikasi Teknis dari Kontrak. Seluruh jenis pekerjaan dilaksana kan sesuai dengan elevasi, dimensi dan detail yang ditampakkan pada Gambar Konst ruksi yang sudah disyahkan. Apabila diperlukan oleh MK untuk melaksanakan suatu item pekerjaan tertentu, maka kami juga akan menyampaikan uraian-uraian material yang diperlukan, peralatan yang dibutuhkan, denah konstruksi, standard dan tata laksana kerja yang berhubungan dengan gambar-gambar konstruksi tersebut untuk d isyahkan oleh MK. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 4

pemindahan bahan baku. 5 . Flamboyant Huma Arta Hal. 1918) dan peraturan terkait lainnya. Banda Aceh 2012 2. Piha k Kami akan mengikuti ketentuan-ketentuan pengelolaan K3 yang tertuang dalam Per aturan Menteri Pekerjaan Umum No. UNDANG -UNDANG KESELAMATAN KERJA Lembaran Negara No. pr oses produksi dan lingkungan sekitar tempat kerja. KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) 2. 3. 2. Penanganan K3 mencakup pen yediaan sarana pencegah kecelakaan kerja dan perlindungan Kesehatan kerja konstr uksi maupun penyediaan personil yang kompeten dan organisasi pengendalian K3 Kon struksi sesuai dengan tingkat resiko yang ditetapkan oleh Pengguna Jasa. 1 Tahun 1970 (Tambahan Lembaran Ne gara No. UMUM Bagian ini mencakup ketentuan-ketentuan penanganan keselamatan dan kesehatan ker ja (K3) konstruksi kepada setiap orang yang berada di tempat kerja yang berhubun gan dengan : 1. PT. penggunaan peralatan kerja konstruksi.A. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 09/PRT/M/2009 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum.Pembangunan Ruang Kuliah.

SISTEM MANAJEMEN K3 KONSTRUKSI 1. Tingkat risiko K3 dite tapkan oleh Pengguna Jasa. 2. Banda Aceh 2012 2.B. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pihak Kami akan melakukan tinjauan ulang terhadap RK3K (pada bagian yang memang perlu dilakukan kaji ulang) setiap bulan secara berkesi nambungan selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi berlangsung. Pihak Kami akan membuat. Penilaian risiko dan pengendaliannya secara berkesinambungan sesuai de ngan Rencana K3 Kontrak (RK3K) yang telah disetujui oleh MK.Pembangunan Ruang Kuliah. mela ksanakan dan mengevaluasi Sistem Manajemen K3 Konstruksi.Pihak Kami akan meli batkan Ahli K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 tinggi atau seku rangkurangnya Petugas K3 Konstruksi pada paket pekerjaan dengan risiko K3 sedang dan kecil. Pihak Kami akan melaksanakan Audit Internal K3 Konstruksi. PT. Ahli K3 Konstruksi atau Petugas K3 bertugas untuk merencanakan. 3. 6 . Pihak Kami akan membentuk Panitia Pembina K3 (P2K3) b ila: jumlah pekerja paling sedikit 100 orang. 4. Flamboyant Huma Arta Hal. menerapkan dan memelihara prosedur untuk identifikas i bahaya.

Pihak Kami akan menyedi akan pancuran air untuk mandi dengan jumlah sekurangkurangnya satu untuk setiap 15 orang. PT.C. b. TOILET FASILITAS SANITASI a. Kami menyedia kan 1 urinal peturasan untuk jumlah pekerja 15 orang. Jika pekerja terpapar pada kondisi panas atau dingin yang berlebih. Fasilitas pencucian te rmasuk penyediaan air panas dan zat pembersih untuk kondisi berikut ini: a. Banda Aceh 2012 2. b. zat yang menyebabkan infeksi dan iritasi atau zat sensitif lainnya. Toilet pria dan wanita akan dipisahkan denga n dinding tertutup penuh. Mudah diakses oleh seluruh pekerja dan diberi label yang jel as sebagai air minum. Satu kloset untuk juml ah pekerja kurang dari 15 orang. AIR MINUM Kami akan menyediakan pasokan air minum yang memadai bagi seluruh pekerja dengan persyaratan: a. d. e. Jika jumlah pekerja lebih dari 15 orang tenaga kerja. ii. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. mempunyai penerangan dan ventila si yang cukup. Toilet mudah diakses. KANTOR LAPANGAN K3 DAN FASILITASNYA FASILITAS PENCUCIAN Pihak Kami akan menyediakan fasilitas pencucian yang memadai dan sesuai dengan p ekerjaan yang dilakukan untuk seluruh pekerja konstruksi. Jika pekerja harus membersihkan seluruh badannya. Flamboyant Huma Arta Hal. Jika peke rja menangani bahan yang sulit dicuci dari kulit jika menggunakan air dingin. c. b. Jika pekerja beresiko terpapar kontaminasi kulit yang diakibatkan oleh zat beracun. dan terlindung dari cuaca. 7 . apabila jumlah pekerja lebih dari 15 orang samp ai dengan tambahan 30 orang maka kami menambah satu kloset ditambah beberapa klo set untuk setiap 30 orang tambahan. atau bekerja pada kondisi basah yang t idak biasa sehingga menyebabkan para pekerja harus membersihkan seluruh badannya . ditambah apabila jumlah pe kerja lebih dari 15 orang sampai dengan tambahan 30 orang maka kami akan tambah satu urinal peturasan untuk setiap 30 orang tambahan. Kontainer untuk air minum harus memenuhi standar kesehatan yang berlaku. Toilet dibuat dan ditempatkan sedemiki an rupa sehinga dapat menjaga privasi orang yang menggunakannya dan terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan. c. Untuk kondisi normal. Pihak Kami akan menyediakan toilet yang memadai baik toilet khusus pria ma upun toilet khusus wanita yang diperkerjakan di dalam atau di sekitar tempat ker ja.Pembangunan Ruang Kuliah. maka Pihak Kami akan menyediakan pancuran air (shower) dengan jumlah yang mema dai dengan jumlah yang memadai. maka: i.

Pihak Kami akan menye diakan alat pelindung nafas seperti respirator dan pelindung mata. termasuk di ruangan. b. Di tempat kerja kami tempatkan pekerja yang sudah terlatih dan/atau be rtanggung jawab dalam Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan. Pelindung Keselamatan kerja untuk bekerja pada tempat tinggi dapat menggunakan satu atau b eberapa pelindung sebagai berikut: terali pengaman lokasi kerja. c. jalan penghubung. kami pastikan kontrainer bersih dan terlindungi d ari kontaminasi dan panas. Akomodasi yang memadai bagi pekerja. b. b. 2. Peneran gan darurat yang memadai. tempat untuk makan.Pembangunan Ruang Kuliah. Jika pelataran kerja atau te mpat kerja berada di atas jalan umum dan untuk mencegah jika ada PT. FASILITAS PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN(P3K) a. Banda Aceh 2012 c. tangga dan gang. AKOMODASI UNTUK MAKAN DAN BAJU a. pengalaman dan mempunyai sumberdaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan p ekerjaan dengan selamat. Pada kondisi temp at kerja yang sangat berdebu misalnya tempat pemotongan beton. jaring pengaman . dan perlindungan dari cuaca. Jika disimpan dalam kontainer. b. b. dilengkapi meja dan kursi. sistem penangkap jatuh. istirahat. Menggunakan Jaring Pengaman. dan pada kondisi lainnya. Pengamanan di sekeliling pelataran kerja atau tempat kerja a. penggunaan bahan kimia berbahaya seperti perekat. Flamboyant Huma Arta . KETENTUAN BEKERJA PADA TEMPAT TINGGI PEKERJA YANG BERPENGALAMAN Bekerja di tempat kerja yang tinggi dilakukan oleh pekerja yang mempunyai penget ahuan. Penyediaan penerangan harus di seluruh tempat kerja. proses berbahaya. Membuat terali pengaman lokasi kerja sepanjang tepi lantai kerja atau temp at kerja yang terbuka. PEMELIHARAAN FASILITAS Pihak Kami akan menjamin terlaksananya pemeliharaan fasilitas-fasilitas yang dis ediakan dalam kondisi bersih dan higienis. jalan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Penyediaan tempat ganti baju untuk pekerja dan temp at penyimpanan baju pakaian yang tidak digunakan selama bekerja. Semua penerangan dapat dinyalakan keti ka setiap orang melewati atau menggunakannya. Akomodasi mempunyai lantai yang bersih. VENTILASI a. dikosongkan dan dibersihkan secara periodik.D. c. serta dapat diakses secara nyaman ole h pekerja. Seluruh tempat kerja mempunyai aliran udara yang bersih. dikosongkan dan diisi air minum setiap hari dari sumb er yang memenuhi standar kesehatan. d. PENERANGAN a. Peralatan P3K kami sediakan dalam seluruh kendaraan konstruksi dan di temp at kerja. Penyediaan tempat sampah. Penerangan tambahan harus disediak an untuk pekerjaan detil. serta furnitur lainnya untuk menjamin tersedianya tempat istirah at makan dan perlindungan dari cuaca. atau jika menggunakan mesin.

8 .Hal.

. Mengikat bagian atas dan bawah tangga untuk mencegah kecelakaan akiba t bergesernya tangga. C atatan tersebut ditandatangani oleh orang yang melakukan inspeksi. atau lubang lift : .Mempunyai batang tengah (mid-rail). sekurang-kurangnya seminggu seka li saat digunakan. Perhatian penuh diberikan pada titik angker untuk tali statik. Seluruh perancah diinspeksi oleh orang yang berkompeten pada saat: sebelum digunakan. b. jika perancah tidak pernah digunakan dalam jangka waktu lama.Pembangunan Ruang Kuliah. . Tangga Jika tangga akan digunakan. atau bukaan di atap. e. d. b. e. Jika terali pengaman lokasi kerja digunakan di sekeliling bangunan. c.900 – 1100 mm dari pelataran kerja. termasuk kerusakan yang diperbaiki saat inspeksi. d. safety harness dan tali statik. Terali pengaman lokasi kerja Terali pengaman memenuhi syarat. Perancah dengan tinggi lebih dari 5 m dari permukaan dibangun oleh orang yang mempunyai kompetensi sebagai scaffolder. Tempatkan tangga sedekat mungkin dengan pekerjaan. b. Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) terma suk sistem rel inersia (inertia reel system). Pekerja yang memasang jaring pengaman harus dilindungi dari bahaya jatuh. Jika perlu. Pekerja yang jatuh da n tergantung pada safety harness harus diselamatkan selama-lamanya 20 menit seja k terjatuh. jalur rel inersia. Sistem pengaman jatuh individu (individual fall arrest system) a. Jaring pengaman dipasang dengan jarak bersih yang cukup dari per mukaan lantai/tanah sehingga jika seorang pekerja jatuh pada jaring tidak akan t erjadi kontak dengan permukaan lantai/tanah. c. Dig unakan kendaraan khusus (mobile work platform) saat memasang jaring pengaman. Pe kerja yang diharuskan menggunakan alat ini akan dilatih terlebih dahulu. H asil inspeksi harus dicatat. Semua komponen tiang diletakkan di atas pondasi yang kuat dan dilengkap i dengan plat dasar. maka Pihak Kami akan: a. . Jaring pengaman dipasang sedekat mungkin pada sisi da lam area kerja. Memilih jenis tangga yang s esuai dengan pekerjaan yang akan dilakukan. setelah cuaca buruk atau gangguan lain yang dapat mempengaruh i stabilitasnya. gunakan alas kayu atau cara lainnya untuk mence gah tiang bergeser dan/atau tenggelam. Jaring pengaman c. Jenis s abuk pinggang tidak akan digunakan untuk pekerjaan atap. Banda Aceh 2012 bahaya material atau barang lain jatuh pada pengguna jalan. Perancah (scaffolding) a. kami pastikan tangga tersebu t berada sekurangkurangnya 1m di atas lantai kerja. Pekerja yang menggunaka n safety harness tidak akan diperbolehkan bekerja sendiri.Mempunyai papan bawah (toeboard) jika terdapat resiko jatuhnya alat kerja atau material dari at ap/tempat kerja. Menyediakan pelatihan penggunaan tangga. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. dan/atau jaring pengaman. lantai. c. dan pengamanan daera h di bawah pelataran kerja atau tempat kerja bebas dari akses orang. Orang yang me lakukan inspeksi memastikan bahwa: Tersedia akses yang cukup pada lantai kerja p erancah. d. T angga digunakan untuk naik ke lantai kerja di atas. Ak an tetapi jika peralatan mekanik tersebut tidak tersedia maka pekerja yang memas ang jaring harus dilindungi dengan tali pengaman (safety harness) atau menggunak an perancah (scaffolding).

Flamboyant Huma Arta Hal.PT. 9 .

papan bers ih dari cacat dan telah tersusun dengan baik. Perancah didesain dan dibangun untuk me nahan beban material. Mempunyai sumbe r listrik yang dihubungkan dengan earth sedemikian rupa sehingga voltase ke eart h tidak akan melebihi 55 volt AC. Mempunyai pasokan yang terisolasi dari earth de ngan voltase antar konduktor tidak lebih dari 230 volt. Flamboyant Huma Arta Hal. Seluruh papan harus diikat dengan benar agar tidak terjadi pergeseran. maka ikatan tambahan atau c ara lainnya untuk mengganti harus dilakukan. Tersedia penghalang atau peringatan untuk mencegah orang menggunakan perancah yang tidak lengkap. Banda Aceh 2012 Perancah telah terhubung dengan bangunan/struktur dengan kuat sehingga dapat men cegah runtuhnya perancah dan menjaga agar ikatannya cukup kuat. PT. 2. b. c. Papan lantai kerja telah dipasang dengan benar.Jika beberapa pengikat telah dipindahkan sejak perancah didirikan. ELEKTRIKAL Pasokan listrik Alat elektrik portabel yang dapat digunakan di situasi lembab hanyalah alat yang memenuhi syarat: a. Mempunyai sirkuit earth yang termonitor dimana pasokan listrik pada alat akan secara otomatis terputus j ika terjadi kerusakan pada earth.E. Jika ditempatkan di luar ruangan. atau Mempunyai alat pengukur arus sisa (residu al). atau st rut belum diindahkan. Tersedia pagar pengaman dan toeboard di set iap sisi dimana suatu orang dapat jatuh. Inspeksi peralatan Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus diinspeksi sebelum digunakan unt uk pertama kali dan setelahnya sekurang-kurangnya tiap tiga bulan. d.Pembangunan Ruang Kuliah. Supply Switchboard Sementara Perhatian Utama Dan Harus: a. Alat mempunyai insulasi ganda. 10 . Dilengkapi dengan pintu dan kunci. kami pastikan bebannya disebarkan secara merata. Ditempelkan pada dinding permanen atau struktur yang didesain khsus untuk ini. pengaku (bracing). e. harus dibuat sedemikian rupa sehin gga tidak akan terganggu oleh cuaca. . batang. b. Tiang. Perancah telah diperkaku (bracing) dengan cukup untuk menjaminstabilitas. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Mempunyai slot ya ng terinsulasi di bagian bawah. Pintu ha rus dirancang dan dan ditempel sedemikian rupa sehingga tidak akan merusak kabel lentur yang tersambung dengan panel dan harus dapat melindungi switch dari keru sakan mekanis. Pintu harus diberi tanda: HARAP SELALU DITUTUP. c. d. Seluruh alat dan perlengkapan kelistrikan harus mempunyai tanda identifikasi yang menginforma sikan tanggal terakhir inspeksi dan tanggal inspeksi selanjutnya.

PT. . Lakukan uji uda ra sebelum menggunakan daerah kerja. tata cara penyimpanan. biasanya dari kerusakan pada selang atau pada sambungan selang. e. excavator. atau plant mekanik lainnya. Perlindungan mata harus digunakan jika terdapat kemungkinan kerusakan mata ak ibat pekerjaan las. Perlengkapan pernafasan harus selalu digunakan. . pakaian pelindung harus digunakan selama pekerjaan. Sepatu yang digunakan harus mampu melindungi kaki pekerja. Kebakaran dari material yang mudah terbakar di sekeliling tempat las. Alat pelind ung pernapasan harus digunakan selama proses pemeraman beton dimana debu mulai t erbentuk. Seluruh bahan kimia harus disimpan di kontainer asalnya dalam sua tu tempat yang aman dan berventilasi baik. b.Menghisap asap berbahaya dari pengoperasian las. c. c. f. struktur atau p erancah tidak boleh berada kurang dari 4 m di bawah saluran listrik udara tanpa ijin tertulis dari pemilik saluran listrik. c. G unakan sepatu dengan ujung besi di bagian jari kaki.Ledakan tabung akibat kebocoran oksigen dari selan g atau alat pijar pemotong. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Penggunaan bahan kimia a. c. sarung tangan dan sepatu pelindung. Gunakan jaring dengan lembar yang tidak lulus udara. d. b. Seluruh pekerja yang terlibat harus menggunakan pakaian overall sekali pakai atau overall yang dapat dicuci ulang. Pihak Kami Jasa ha rus menyediakan fasilitas untuk mencuci badan dan mengganti pakaian. a tau potongan beton. Tangan dan mata pekerja harus dilindungi terhadap kontak dengan semen. Pihak Kami akan mempunyai prosedur yang mengatur tata cara menangani ba han kimia atau zat berbahaya dengan sehat. Perlindungan pernafasan harus disediakan untuk pekerja yang tere kspos pada bahaya seperti asbes. asetilen). Usahakan kontak dengan semen seminimum mungkin.F MATERIAL DAN KIMIA BERBAHAYA Alat pelindung diri Pihak Kami bertanggung jawab untuk menyediakan alat pelindung diri bagi pekerjan ya dengan ketentuan: a. g.Kebakaran akibat kebocoran bahan bakar (propana. Pakaian ini term asuk baju lengan panjang. Bahaya Pada Kulit a. 2. Seluruh pekerja dan personil lainnya y ang terlibat harus dilatih cara penggunaan alat pelindung diri dan harus memaham i alasan penggunaannya.Pembangunan Ruang Kuliah. teru tama di tangan akibat penggunaan bahan berbahaya. Penggunaan krim pelindung dapat mengurangi resiko kerusakan kulit. asap dan debu kimia. Jika dipandang tidak praktis untuk melindungi bagian ata s dan jika ada resiko terluka dari objek jatuh. e. atau dari serpihan material seperti potongan gergaji kayu. b. Pelindung kebisingan harus digunakan jika tingkat kebisingan tinggi Sarung tangan akan diperlukan pada bebe rapa pekerjaan. Setiap pekerja harus melapor jika mendapatkan masalah kulit. Flamboyant Huma Arta Hal. d. rig pengebor. Seda pat mungin. Pemotongan dan pengelasan dengan gas bertekanan tinggi Pihak Kami akan memperhatikan potensi bahaya sebagai berikut: . Asbestos a. 11 . Banda Aceh 2012 Jarak bersih dari saluran listrik Alat crane. b. tata cara pemb uangan limbah. Seluruh pekerja harus dilatih jika me nangani bahan kimia atau zat berbahaya termasuk tindakan darurat yang perlu dila kukan jika terjadi masalah. maka Penyedia Jasa menyediakan h elm pelindung dan seluruh personil yang terlibat di lapangan harus menggunakanny a.

.

b. b. Flamboyant Huma Arta Hal. MK dan orang-orang yang bekerja serta berhubungan dengan proyek ini secara terus menerus pada jam kerja maupun bukan jam kerja siang dan malam s elama pelaksanaan pekerjaan konstruksi ini sampai selesainya seluruh pekerjaan d an telah diserahterimakan atau Penyedia secara keseluruhan telah didemobilisasi dari lapangan yang dianggap terakhir dari kedua hal tersebut Pihak Kami akan mey akinkan bahwa seluruh karyawan penyedia. subpenyedia. b. perwakilan penyedia atau Subpenyedia me makai kartu tanda pengenal yang disediakan oleh penyedia.Pembangunan Ruang Kuliah. mat erial Penyedia. Kartu harus memperliha tkan identitas penyedia. Peralatan a. Tabung harus diberi waktu beberapa saat ketika diposisikan berdiri sebelu m digunakan Penyimpanan a. Hanya selang yang memenuhi standar yang dapat digunakan. PT. mengatur lalu lintas dilokasi proyek. Tabung harus disimpan dalam posisi jauh dari ba han mudah terbakar dan sumber api. 3. Selang yang digunaka n harus sependek mungkin. a. Seluruh selang dan aksesoris pemotong harus dibuka ketika pekerjaan selesa i dan disimpan jauh dari tabung. mencatat dan memeriksa kendaraan setiap tamu yang kelua r-masuk. Selang h arus diperiksa setiap hari untuk memeriksa tanda kerusakan. b. 2. Peralatan pemadam kebakaran dan alat pelindung a. Pekerja harus menggunakan pelindung mata dan pakaian pelindung untuk melindungi dari api. gunakan troli dengan mengikat tabung dengan rantai . melakukan pengawalan. Pihak Kami akan meyakinkan bahwa seluruh kendaraan yang dig unakan oleh Penyedia dan subpenyedia termasuk peralatan penyedia harus diberi la bel nama dari penyedia atau subpenyedia. Jika terjadi kebocoran dan tidak bis a dihentikan. d. c. Jika selang harus disambung akibat adanya bagian yang rusak. gunakan hose coupler dan hoseclamps. Tabung tidak boleh digelindingkan di permukaan tanah atau ditangani den gan kasar. Tabung tidak boleh ditempatkan berdiri bebas sendiri untuk mencegah jatuhnya t abung. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk pelaksanaan pengamanan pelaksanaan ko nstruksi dan harus menyediakan anggota Satuan Pengamanan (SatPam) yang cukup jum lahnya untuk memenuhi syarat-syarat ini. Banda Aceh 2012 Penanganan tabung a. 2.G PENGAMANAN 1. Nomor induk karyawan dan harus selalu dipa kai dilokasi proyek. 12 . Bahan mudah terbakar harus dip indahkan dari daerah kerja dan alat pemadam yang memadai harus disediakan oleh P enyedia Jasa. Jika memungkinkan. Tugas dari Satpam Penyedia adalah menja ga ketertiban dan keamanan di lokasi proyek. tabung harus dipindahkan ke tempat aman dan dalam udara terbuka da n segera kontak suppliernya. dan hal-hal lain yang dianggap perlu untuk perlindungan pelaksanaan kon struksi didalam lokasi proyek termasuk perlindungan dan penjagaan peralatan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. c.

Pembangunan Ruang Kuliah. 15.H PENYIAPAN PERALATAN STANDARD YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK K3. 6. 4. 3. Sesuai dengan standard keselamatan kerja. PT. 13 . 16. 9. 10. Flamboyant Huma Arta Hal. 8. 17. 7. 2. Banda Aceh 2012 2. 11. 5. 12. 13. 14. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 18. kami menyediakan perlengkapan K3 seper ti diuraikan berikut ini: 1. Helm safety dengan minimum jumlah Sepatu safety berjumlah minimum Safet y harness berjumlah minimum Sarung tangan berjumlah minimum Rompi safety berjuml ah minimum Ear plug berjumlah minimum Masker berjumlah minimum Kacamata safety b erjumlah minimum Baricade berjumlah minimum Tali pengaman dengan panjang minimum Jaring Pengaman dengan luas minimum Penyiapan papan peringatan dan petunjuk K3 Tempat sampah organic dan non organic berjumlah minimum Tangga scaffolding berju mlah minimum Lampu Trobolight berjumlah minimum APAR (Alat Pemadam Api Ringan) m inimum Jas hujan berjumlah minimum Kotak P3K berjumlah minimum : : : : : : : : : : : : : : : : : : 150 buah 150 buah 24 buah 2700 buah 150 buah 900 buah 2700 bu ah 150 buah 20 roll 233 m’ 1000 m2 Lump sum (1) 20 buah 2 1 set 10 set 50 setel 6 set Dan lain-lain yang berhubungan dengan K3.

14 . Flamboyant Huma Arta Hal. Banda Aceh 2012 PT. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.Pembangunan Ruang Kuliah.

American Society of Testing an d Materials (ASTM). PENYIAPAN STANDARD FASILITAS DIKANTOR LAPANGAN 1. meja rapat bersama. Flamboyant Huma Arta Hal.Filing cabinet : 2 buah .B. AWS (American Welding Society).Rak Buku .Kursi lipat : 16 buah .Pembangunan Ruang Kuliah. Apabila bahan-bahan dan tata laksana kerja dipersyaratkan pada Dokumen K ontrak ini mengikuti peraturan dan Standard yang tercantum maka menjadi tanggung jawab Pihak Kami akan untuk menyiapkan bahan-bahan dan tata laksana kerja yang sesuai dengan Standard yang sudah ditentukan dalam Kontrak. filing cabinet. 2.Meja rapat : 1 set .Rak buku : 2 buah .. 2.Meja ½ biro . dll yang merupakan standard penunjang untuk kinerja se lama pelaksanaan konstruksi. 15 . PENYIAPAN. 3.3. STANDARISASI Pihak Kami akan selalu menyediakan di kantor lapangannya paling tidak satu (1) s alinan untuk setiap Standard dan Peraturan yang mengacu kepada Dokumen Kontrak. JIS (Japan International Sta ndard). Seluruh material dan tata laksana kerja harus sesuai dengan persyaratan-persy aratan standard SNI (Standard Nasional Indonesia) dan standard lain yang umum be rlaku. 4.White board : : : : : 4 buah 4 buah 1 buah 1 buah 1 buah 4.Kurs i lipat . UMUM 1. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. rak buku. Juga menjadi tanggun g jawab Pihak Kami akan apabila dipersyaratkan dalam Dokumen Kontrak ataupun per mintaan tertulis dari MK untuk menyampaikan seluruh bukti-bukti yang dipersyarat kan bahwa bahan-bahan ataupun tata laksana kerja sesuai dengan atau melebihi per syaratan dari standard yang tercantum.Me ja ½ biro : 8 buah . Banda Aceh 2012 3. SU. white board. Bukti tersebut harus dalam bentuk formuli r dan diajukan secara tertulis kepada MK dan diperlukan juga salinan laporan ser tifikasi pengetesan. misal : ACI (American Concrete Institute).White board : 1 buah Untuk MK : .A. PEMELIHARAAN DAN PENGETESAN BAHAN BAHAN DILAPANGAN DAN DILABORATOR IUM 4. meja gambar.Filing cabinet . PERSYARATAN Kami menyediakan fasilitas standard ini ke MK Jumlah fasilitas standard minimum yang harus disediakan antara lain : Untuk Pihak Kontraktor dan untuk rapat: .B. kursi. SU. disyahkan sesuai dengan Kontrak dan hal penting lainnya untuk pelaksanaan pekerj aan dan selalu sedia sebagai referensi oleh MK bila diperlukan.3A UMUM Pihak Kami akan menyediakan fasilitas untuk aktifitas yang dilaksanakan di kanto r lapangan seperti : meja. PT.

3. 3. Dalam pengetesan Pihak Kami akan mengikuti prosedur QA&QC yang sudah disetujui guna meyakinkan bahwa b ahan-bahan dan alat sudah sesuai dengan persyaratanpersyaratan MK dan hal-hal la in yang tercantum dalam Kontrak. email atau facsimile. arsitektur d an M&E dengan format yan g disetujui oleh MK dalam waktu 7 hari setelah selesain ya pengetesan 2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.C. Pemeriksaan. Pihak Kami akan menyiapkan skedul pengetesan lapangan dan laborato rium dengan mempertimbangkan dan mengkorelasikan juga Skedul Pelaksanaan dan Kem ajuan pekerjaan dan mengajukannya kepada MK untuk dikaji. PENGETESAN DI LABORATORIUM DAN LAPANGAN 1. INSPEKSI. 2. Untuk mempersingkat waktu pemeriksa an. MK berhak menyaksikan pengetesan yang dilakukan oleh Pihak Kami akan guna keperluan pengendalian mutu pekerjaan dan sebagai bag ian dari audit system QA&QC Pihak Kami akan. Untuk pengetesan-pengetesan tersebut Pihak Kami akan boleh menyiapkan alat-alat labor atorium sendiri ataupun dari laboratorium dan alat pihak ketiga yang sudah diset ujui oleh MK. diuji dan di t es sebagaimana yang tercantum dalam kontrak. Seluruh pen gujian dan pengetesan harus dilaksanakan oleh Pihak Kami akan dan disaksikan ole h MK. sesuai dengan standardisasi dan persyaratan. Pihak Kami akan mengajukan kepada MK bukti bahwa alat alat pengete san yang digunakan sudah dikalibrasi dengan benar sebelum dilakukannya pengetesa n baik itu dilaboratorium sendiri atau laboratorium pihak ketiga yang sudah dise tujui MK. Setiap kesaksian pengetesan dari MK bukan berarti Pihak Kami akan lepas dari kewajiban yang terca .Pembangunan Ruang Kuliah. PENGUJIAN DAN PENGETESAN BAHAN-BAHAN DAN PERALATAN 1.D. Pengujian dan pengetesan dila ksanakan dilapangan dimana diperlukan. Bahan-bahan dan peralatan yang akan digunakan harus diperiksa. Arsitektur dan M&E sesuai dengan yang disyaratkan dalam kontrak . Informasi kalibrasi tersebut harus dimasukkan oleh Pihak Kami akan dalam Sistem QA&QC Pih ak Kami akan. 5. MK m empunyai hak untuk menolak setiap bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persy aratan yang ada di kontrak. pengujian dan pengetesan bahanbahan dan alat tersebut tidak serta merta membebaskan tanggung jawab kontraktor untuk men yediakan material dan alat yang memenuhi persyaratan sesuai kontrak. Pengujian dan pengetesan yang dilaksanaka n di luar lokasi pekerjaan dilakukan dilaboratorium yang disetujui oleh MK. Pihak Kami akan tidak berhak untuk memperoleh tambah an pembayaran atau perpanjangan waktu untuk penyelesaian pekerjaan berkenaan den gan penolakan bahan atau alat yang tidak sesuai dengan persyaratan yang ada diko ntrak atau karena tertundanya waktu karena pelaksanaan ulang pengujian dan penge tesan. Pih ak Kami akan menyerahkan satu (1) asli dan satu (1) salinan untuk setiap hasil l aporan pengetesan dan catatancatatan lainnya untuk pekerjaan Sipil. Alat pengetesan laboratorium atau l apangan harus setiap saat disiapkan dan dapat diakses oleh MK. Pihak Kami akan melaksanakan pengetesan lapangan untuk seluruh pekerjaa n Sipil. 4. pengujian dan pengetesan maka Pihak Kami akan mengajukan kepada MK dua salin an seluruh pemesanan bahan termasuk gambar-gambar dan informasi lainnya yang men cakup bahan dan alat yang akan digunakan atau mengajukan bukti lainnya melalui s urat. Banda Aceh 2012 4. Selama pelaksanaan konstruksi Pihak Kami akan tetap harus mempertahank an alat instrument tersebut terkalibrasi dari badan sertifikasi resmi. Pihak Kami akan menyiapkan bahan-bahan yang akan di test dan bersedia mem bantu dan bekerjasama guna memberikan izin pelaksanaan pengetesan ditempat kerja dilapangan termasuk juga menghentikan pekerjaan untuk keperluan pengetesan. 4.

PT. 7. Flamboyant Huma Arta Hal. 4. 5. 16 .ntum dalam Kontrak. 6. Pihak Kami akan menunjukkan lokasi-lokasi pengetesan termasu k juga pengetesan yang diarahkan oleh MK dan memasukkan hal tersebut dalam lapor an pengetesan.

dimensi dll. Pihak Kami akan dalam penawarannya harus m emasukkan semua bahan-bahan. Pihak Kami akan bertanggung jawab untuk menentukan patok untuk pengukur an dan harus menyiapkan tenaga surveyor yang berpengalaman dan cakap dalam peker jaan tersebut yang disetujui oleh MK. 4. 3. Masing-masing titik control survey termasuk yang sementa ra harus secara rutin diperiksa oleh Pihak Kami akan selama pelaksanaan konstruk si guna meyakinkan bahwa titik-titik tersebut tidak rusak atau bergeser. Satu asli dan satu salinan dari masing-masing laporan pengetesan dan catatan-cat atan lainnya sesuai dengan yang ada dalam Dokumen Kontrak sesuai format yang dis etujui oleh MK akan diajukan ke MK sesegera mungkin dalam waktu maksimum 3 hari.E. 1.. buruh dan alat survey termasuk juga patok-patok. . Banda Aceh 2012 8. 3. 2. elevasi. 5. Pihak Kami akan menggunakan alat survey yang me mpunyai keakuratan yang baik guna menetapkan titik survey yang benar dan untuk k ontrol atas hasil pengukuran nantinya. Hasil pengukuran akan diajukan ke MK untuk kaji ulang dan persetujuan. PEMATOKAN (STAKING OUT) PEKERJAAN KONSTRUKSI 1.A TITIK KONTROL SURVEY 1. Dalam pengadaan bahan-bahan yan g ada di item pekerjaan adalah tanggung jawab Pihak Kami akan untuk memverifikas i persyaratan-persyaratan secara rinci dalam standard dan peraturan guna meyakin i bahwa bahan-bahan yang disiapkan sudah memenuhi atau melampaui standard dan pe raturan yang berlaku.C. Pihak Kami akan boleh membuat titik kontrol sementara.B. 2. 5. Pembuatan BM dan referensi nanti nya akan dilakukan oleh Pihak Kami akan setelah disetujui oleh MK 2. maka P ihak Kami akan atas instruksi MK harus memperbaiki kesalahan tersebut atas biaya penyedia sendiri sampai MK menerima hasil pengukuran dimaksud 3. akan tetapi masing-masing titik ditempatkan dilokasi y ang mantap dan aman dari gangguan pelaksanaan pekerjaan Pihak Kami akan atau Sub penyedia. JAMINAN MUTU PEKERJAAN 1. Penggunaan titik control survey untuk elevasi dan sudut dilapangan untuk memu lai pekerjaan nantinya akan ditentukan oleh MK. te mplate dan lain-lain yang dibutuhkan penyedia dalam melaksanakan setting out set iap pekerjaan yang dilaksanakan. Penolakan atas item pekerjaan yang tidak sesuai standard M K mempunyai hak untuk menolak item pekerjaan yang tidak memenuhi persyaratan min imum yang ada.Pembangunan Ruang Kuliah. SURVEY LAPANGAN 1. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Apabila pada saat pengukuran selama masa konstruksi terdapat kesalahan atas posisi bangunan. 5. Faham dengan Standard-standard dan Peraturan. Setiap titik bantu harus secara akurat berhubungan dengan titik contro l survey yang permanen. SURVEY DAN PENGUKURAN 5. 2. 2. Setiap titi k control survey yang rusak akibat dari Pihak Kami akan atau Subpenyedia harus d iganti oleh Pihak Kami akan dengan biaya sendiri. Titik kontrol yang diperbaiki akan diperiksa oleh MK atas biaya Pihak Kami akan. Pihak Kami akan secara bersamaan atau segera setelah memulai setting out m elakukan pengukuran dan menyiapkan profil potongan melintang dan memanjang dari kondisi lapangan yang ada (0%)sesuai dengan instruksi dari MK untuk persiapan Ga mbar-gambar Konstruksi ataupun untuk setting out struktur.

Apabila Pembayaran Bulanan berdasarkan persentase pekerjaan aktual terhadap t otal kuantitas pekerjaan. perhitungan. Flamboyant Huma Arta Hal.5. 17 . maka penyedia harus mengukur volume/kuantitas pekerjaa n dimaksud yang dilaksanakan pada bulan PT. 5.E. DATA SURVEY DAN PERHITUNGAN Pihak Kami akan menyerahkan seluruh data survey. SURVEY UNTUK PENGUKURAN VOLUME PEKERJAAN 1. hasil-h asil dan catatan-catatan lain kepada MK segera setelah dokumen dimaksud siap dis erahkan. informasi.D.

Jadwal dan pemberitahuan transportasi alat Bersamaan dengan pengajuan skedul pelaksanaan dan rencana kerja penyedia harus m enyerahkan ke MK rencana mobilisasi alat ke lokasi pekerjaan.09 % dari total nilai pengajuan kontrak. gaji. 7. Pihak Kami akan menyiapkan jumlah personil mi nimum seperti berikut : a. g. dan Pihak Kami akan untuk membahas semua hal baik ya ng teknis maupun yang non teknis dalam proyek ini. d. Apabila demobilisasi alat dan personil yang ad a dalam daftar yang dibuat penyedia sudah dipulangkan dari lokasi PT. k. Pengukuran volume pekerjaan dengan alat survey hanya bisa dilakukan dengan di saksikan oleh MK. Apabila mobilisasi alat dan personil yang ada dalam daftar yang dibuat peny edia sudah lengkap dan dapat beroperasi.B. Banda Aceh 2012 2. j. 2.A UMUM Mobilisasi dimaksudkan disini adalah transportasi dari tempat asal ke lokasi pek erjaan untuk peralatan penyedia. Manajemen Konstruksi.A. THR dan bonus personil. biaya cuti. 6. MOBILISASI DAN BIAYA TIDAK LANGSUNG PERSONIL (INDIRECT COST) 6. Pihak Kami akan terus memberitahukan MK untuk kedatangan personil. Pihak Kami akan harus mengikuti Rapat Pra Pelaksanaan (Pre Construction Meeting) yang dihadiri UnMuha /PCC. 3. Biaya pengamanan eksternal (Social cost) m inimum perbulan 0. f. RAPAT PRA KONSTRUKSI (PRE CONSTRUCTION MEETING) Dalam waktu 3 atau 7 hari setelah Penandatanganan Kontrak. c. Jam sostek. maka penyedia harus mengajukan dokument asi yang diperlukan ke MK untuk persetujuan dan sertifikasi pembayaran. personil inti dan staff lainnya berdasarkan jad wal. 1. QA&QC. Pihak Kami akan memasukkan semua biaya tida k langsung personil Pihak Kami akan. Pihak Kami akan memberitahukan MK dalam waktu 24 jam sebelum p elaksanaan pengukuran tersebut. Biaya tidak langsung personil . dll) 1 Orang Safety Officer dan 1 orang safety man 1 orang sekretaris/ad ministrasi 3 Orang supervisor (Untuk pekerjaan sipil dan gedung) 1 Orang drafter 2 orang surveyor 6 orang security 2 orang warehouse keeper (pengelola gudang) 1 orang Office boy Jamsostek pekerja sesuai peraturan pemerintah untuk seluruh st af inti dan pekerja/buruh dilapangan. bersangkutan dengan teknik pengukuran alat survey kecuali jika pengukuran volume pekerjaan bisa langsung dilakukan berdasarkan gambar-gambar yang sudah disetuju i. seperti : mobilisasi.Pembangunan Ruang Kuliah. 1 orang Construction Manager 1 orang Site Engineer (untuk penyiapan gambar konstruksi. Flamboyant Huma Arta Hal. DEMOBILISASI 7. h. 18 . dan bahan-bahan penyedia dilapangan . 6. gambar kerja. e. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. i. UMUM Demobilisasi mencakup pemulangan peralatan penyedia dan personil inti serta staf f lainnya dari lokasi pekerjaan . b. l. Pihak Kami akan te rus memberitahukan MK untuk kedatangan alat.

Pihak Kami akan membangun jalan akses sementara ke lokasi pekerjaan termasuk drainase yang diperlukan. 19 P . Seluruh permukaan jalan akses harus dilap isi dengan lapis pondasi aggregate (minimum kelas C) dengan ketebalan yang cukup . Jika terdapat jatuhan material tersebut akan segera diber sihkan. b. Pintu depan harus di buat gerbang yang mudah dibuka – tutup. 8. timbunan yang berlebihan diatas jalan akses sementara.Pembangunan Ruang Kuliah. Menjadi tanggung jawab kami untuk melaksan akan pemeliharaan pagar sementara selama pelaksanaan konstruksi. Pagar sementara harus diperbaiki apabila terjadi kerusakan b. Menambal lobang jalan dengan mater ial yang sesuai seperti disebutkan dalam klausul 8 A. Untuk 50 m’ pertama dari tepi jalan masuk kedalam area k ampus.C. PAGAR SEMENTARA DAN AKSES JALAN ANGKUTAN SEMENTARA 8. Desain jalan akses sementara tersebut diajukan ke MK untuk persetujuannya. Pondasi t iang terbuat dari beton dan berjarak sekitar 2m’ antar tiang. c. jalan yang ada hanya cukup untuk beberapa kali lintasan truk kapasitas 8 m3 sehingga diperlukan penimbunan kembali lapis pondasi baru setelah beberapa ka li dilalui sedangkan sisa sekitar 95 m’ berikutnya penyedia harus menyiapkan selai n lapis pondasi juga timbunan. Flamboyant Huma Arta Hal. pohon. 8. JALAN AKSES SEMENTARA a. Dalam memelihara jalan akses ini penyedia harus me lakukan hal-hal sebagai berikut : a. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan tanah ini akan meliputi antara lain : Pekerjaan g alian Pekerjaan penahan tanah Pemompaan air tanah Pekerjaan drainase sementara ekerjaan urukan Pekerjaan pemadatan tanah Pembuangan material galian 2. Banda Aceh 2012 pekerjaan. Pihak Kami akan mendesain dan membangun jalan aks es sementara dengan lebar aman yang cukup yang diperuntukkan nantinya dilalui ol eh kendaraan angkut kapasitas 8 – 10 m3. d. maka penyedia harus mengajukan dokumentasi yang diperlukan ke MK untu k persetujuan dan sertifikasi pembayaran. bahan perlengkapan. alat da n sarana pengangkutan serta peralatan lain yang diperlukan untuk pekerjaan tanah . PT. Permukaan jalan akan tetap dijaga baik dan dilakukan perataan permukaan setelah selesai ditambal Memelihara struktur sementara jalan akses Menjaga agar jangan ada jatuhan batu besar. (2) diatas jika terjadi ke rusakan.B. Pihak Kami akan membangun pagar sementara disekeliling areal proyek guna menc egah gangguan aktivitas konstruksi terhadap kegiatan perkuliahan. 8. ranting. Pagar terbu at dari seng gelombang dengan tiang dolken dan gelagar kayu dan dicat. Taksiran panja ng keliling pagar yang dibangun sekitar 387 m’ dengan tinggi pagar   2 m’. Menjaga agar drainase samping jalan akses sementara tidak terganggu. PAGAR SEMENTARA a. PEMELIHARAAN JALAN AKSES Menjadi tanggung jawab penyedia untuk melaksanakan pemeliharaan jalan dimaksud s elama pelaksanaan konstruksi. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. PEKERJAA N PERSIAPAN (a) Pihak Kami menyediakan tenaga kerja. SEKSI 2 .A. b.PEKERJAAN TANAH 1.

8. disamping perlu mempelajari Laporan Peny . LEVEL LAPANGAN Level lapangan dan titik-titik atau kontur dianggap berlaku pada BM (bench mark) utama. pengukuran dan pemadatan dimulai. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. (c) Semua penggalian dan cara pengukuran sesuai ketentuan spesifikasi teknik dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi atau wakiln ya (Pengawas Lapangan). Penggal ian dilakukan pada bagian-bagian yang lebih tinggi dari elevasi tanah yang diren canakan untuk ketinggian dasar struktur dan dasar pondasi. Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran. sampai dapat diberi lapisan pasir urug sesuai gambar. khususnya pile cap. GALIAN 5. re servoir. reservoir. pit. pondasi dan galian-galian lai nnya sesuai dengan peil-peil yang tercantum di dalam gambar. dilaksanakan sesuai dengan yang ditentukan dalam gambar rencana. Hasilhasil galian diangkut ke tempat-tempa t dimana diperlukan pengurugan. segera dising kirkan ke tempat lain yang ditunjuk oleh Manajemen Konstruksi. Perubahan tersebut dilakukan Pihak Kami dengan persetujuan Manajemen Konstruksi. ada kemungkinan ter jadi perubahan perancangan pada pelaksanaan pekerjaan tanah. Semua bekas-beka s pondasi bangunan lama. bila memang memenuhi syarat sebagai tanah urug. Semua pekerjaan yang dilaksanakan tanpa persetujuan Manajemen Konstruksi. humus dan air. menaksir galian yang akan dikeluarkan dan tanah urug yang akan dibutuhkan. dapat mengakibatkan d ibongkarnya kembali pekerjaan tersebut. Galian tanah b aru bisa dimulai setelah pemasangan patok atau bouwplank disetujui Manajemen Kon struksi. termasuk di dalamnya adalah pekerjaan galian untuk septictank. Pih ak Kami melaporkan hasil pekerjaan penggalian tanah yang telah selesai. 2. khususnya pile c ap. Kemiringan sisi galian membentuk sudut kemiringan yang aman de ngan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerj a. Dalam hal ini Pihak Kam i hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk me nampung tanah hasil galian. dalam keadaa n bersih dan padat. Bekasbekas pipa saluran yang tidak terpakai disumbat. KEADAAN TANAH P ihak Kami berkewajiban untuk memeriksa keadaan lapangan sebelum mengajukan penaw aran. sedangkan Laporan lengkapnya bisa diminta pada UnMuha melalui Manajemen Konstru ksi dengan permohonan tertulis. 3. Bilamana Pihak Kami tidak yakin dengan ketepatan dar i peil pengukuran BM utama maka Pihak Kami menyatakan hal ini secara tertulis ke pada Manajemen Konstruksi sebelum penggalian. Dalam nya semua galian sesuai dengan gambar dan mendapat persetujuan dari Manajemen Ko nstruksi sebelumnya. dan menu rut pendapatnya sudah dapat digunakan untuk pemasangan pondasi. (d) Karena sifat tanah yang berbeda. Penggalian sesuai dengan garis dan elevasi yang telah tertera pada g ambar rencana.K laim ketidaktepatan peil pengukuran tidak akan dipertimbangkan. sebelum memu lai pekerjaan tanah. 9. 4. untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai keadaan tanah yang ak an digali dan diurug. Uraian Umum 1. Untuk penentuan sudut kemiringannya.Pembangunan Ruang Kuliah. yang setelah mencapai jumlah tertentu. Galian tanah untuk pondasi. saluranair. kepada Manajemen Konstruksi untuk dimintakan persetujuannya.1. dan bila ada juga unt uk parit pipa serta saluran drainase. serta apakah tanah hasil galian akan kiranya memenuhi syarat un tuk dipakai kembali sebagai tanah urug. 5. 5. 6. jaringan jalan / aspal. Dasar galian bebas dari lumpur. Pekerjaan pembongkaran dan pemasangan ke mbali pondasi atau pile cap adalah menjadi tanggung jawab Pihak Kami. atau ke tempat lain yang disetujui Manajemen Konstruksi. batu. 4. Ringkasan Boring Log telah dilampirkan pada Dokumen lelang. akar dan pohon-pohon yang terdapat di bagian pondasi yang akan dilaksanakan dibongkar dan dibuang. Banda Aceh 2012 (b) Pihak Kami terlebih dahulu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah (Geotechni cal Investigation Report) yang telah dilaksanakan di lokasi proyek. saluran-saluran dan pekerjaan-pekerjaan lain sesuai gambar. Pekerjaan ini meliputi seluruh pekerjaan galian pondasi sepe rti yang disebutkan/ditunjukkan dalam gambar atau sesuai dengan petunjuk Manajem en Konstruksi. 7. Gal ian tanah untuk septictank. 3. Perkiraan ini semata-mata menjadi resiko dari penyedia dan tidak akan diadakan pertimbangan-pertimbangan dan penyesuaian .

Flamboyant Huma Arta Hal. 20 .elidikan Tanah terdahulu. juga perlu meninjau karakteristik visual lapisan tanah yang dijumpai di lokasi kerja. PT.

dan sampai didapat dasar galian yang bersih. tidak diperbolehkan menggunakan alat-alat berat. 12. Jika tanah galian longsor secara terus menerus. Untuk galian-galian yang memotong saluran-saluran di bawah tanah.2 Kedalaman galian Kedalaman galian dilaksanakan sesuai dengan yang ditun jukkan dalam gambar rencana. maka dipertimbangkan penggunaan alat berat dengan kap asitas yang sesuai. 4. dengan sudut kemiringan yang aman dan stabil sehingga tidak menimbulkan ker untuhan. 5. dan bila diperlukan. 1 3. bila diperlukan.1. Setiap kel ebihan galian di bawah permukaan yang telah ditentukan diurug kembali sampai per mukaan semula (yang direncanakan) dengan pasir .1. kebocoran pipa-pipa. PENGAWASAN PENGGALIAN Semua galian diperiksa terlebih dulu oleh Manajemen Konstr uksi sebelum lapisan lantai kerja. permukaan tanah diratakan. agar bisa didapatkan dasar galian yang rata dan bersih. Penggalian lapisan 15 cm terakhir dari dasar pondasi dilakukan dengan tangan. Pihak Kami menjaga pengaruh-pengaruh luar kepada lubang galian seperti air t anah. Kecuali dinyatakan lain dalam gambar rencana. Untuk pekerjaan penggalian tanah yang cukup luas dan dalam. untuk kemudian segera melapor kepada Manajemen Konstruksi. dibasahi seperlunya dan dipadatk an dengan baik. Pekerjaan pengurugan kembali tersebut dilaksanakan dengan biaya Pihak Kami. kotora n-kotoran dan bagian-bagian tanah yang berongga (tidak padat). 3. Banda Aceh 2012 10. 5. dimana hal ini sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan pekerjaan. Set elah galian selesai. dimana ler eng tanah disebelah kiri-kanan galian dimiringkan keluar arah pondasi atau pile cap. Hal ini sudah diperhitungka n dan termasuk dalam harga satuan galian. PENYIMPANGA . Penggalian dilaku kan sesuai dengan kebutuhan lebar lantai kerja pondasi atau pile cap. atau bila diperint ahkan oleh Manajemen Konstruksi.1. untuk mencegah turunnya struktu r atas yang akan dikerjakan. maka Pihak Kami mendapa t ijin Manajemen Konstruksi sebelum galian selanjutnya dilaksanakan. hujan. Penggalian tanah untuk pondasi dan pile cap 1. Namun demikian. 7. maka Pihak K ami bertanggung jawab penuh agar tidak terjadi gangguan/kerusakan pada saluran-s aluran tersebut. air permukaan. 11. 2. Jika pada dasar galian terdapat akar-akar kayu. serta bi la lokasinya memungkinkan. Air yang tergenang di lapa ngan atau galian yang ditimbulkan oleh mata air. dikeringkan dan dipompa kelu ar atas biaya Pihak Kami. 6. maupun juga benda-be nda lain yang tidak diinginkan.3 5. saluran air dan sebagainya. hujan. 5. atau bagian-bagian yang tidak diperbolehkan terganggu kedudukanny a.Pembangunan Ruang Kuliah. H al ini juga sudah diperhitungkan dan termasuk dalam harga satuan galian di dalam penawaran. telekomunikasi. maka Pihak Kami membuat turap penahan tanah atau sheet pile atas biaya Pihak Kami. kelongsoran. pembesian. memindahkannya ke tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi. Penyimpanan/pembuangan tanah galian tidak boleh mengganggu kedudukan patok-pa tok/bouwplank. maka penyedia bertanggung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan instruksi Manajemen Konstruks i.4 6. dasar dari galian datar (waterpass). Jika ada kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat hal-h al tersebut di atas. lumpur yang masuk. B ila dipadatkan keadaan kurang memuaskan atau ternyata peil galian yang tercantum dalam galian belum mencapai kedalaman yang disyaratkan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Biaya untuk pekerjaan ini sudah diperhitungkan d alam biaya penawaran. dan lubang yang terjadi diisi dengan pasir. dan elemen-elemen lain dipasang. lubang galian digali lebih dalam sampai kedalam an yang diperlukan/ ditentukan. ata u sebab-sebab lainnya selama pelaksanaan pekerjaan. maka bagian itu d ikeluarkan seluruhnya. Penggalian batuan dan batuan besar Batu-batu besar yang dijumpai pad a waktu pengisian dikeluarkan atas biaya Pihak Kami. baik it u berupa kabel listrik.

8. Pihak Kami tidak boleh menutup kembali galian tersebut sebelum penguku ran disetujui. 21 . LANTAI KERJA 7. dicatat. PT. dan untuk selanjutnya disahkan oleh Manajemen Ko nstruksi.N-PENYIMPANGAN PADA GALIAN Semua penyimpangan-penyimpangan penggalian akan diuku r dari waktu ke waktu. Flamboyant Huma Arta Hal.

pembuangan pile cap. 22 . 9.9 9. maka kemiringan tanah diselesaikan secara rata atau bertangga se bagaimana diminta oleh Manajemen Konstruksi. serta k emudian dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar. air permukaan lingkungan. Alat berat tidak boleh digunakan di tempat-tempat yang oleh Manajemen Konstruksi. Banda Aceh 2012 Apabila konstruksi beton bertulang akan langsung terletak di atas tanah. termasuk pe ngadaan dan pelaksanaan tiang pancang. Bila karena adanya hujan. Lap isan pasir ini juga selanjutnya dipadatkan sesuai dengan prosedur pemadatan. termasuk lantai rabat beton. Bila permukaan tanah akhir akan dibuat miring. dengan ketebalan sesuai gambar. maka tebal lantai ker ja diambil setebal 10 cm. Sebelum lantai kerja ini dibuat. Urugan pasir dis iram air kemudian ditumbuk hingga padat. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-12 5 menurut N1-2. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan pondasi ini akan meliputi semua pengadaan tenaga kerja dan bahan-bahan material untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut. sampah atau bongkaran menjadi tanggung jawab Pihak Kami. pile cap. atau cara-cara lain yang disetujui Manajemen Konstr uksi.57-64 dan diperiksa terlebih dahulu di laboratorium tanah yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Timbu nan tanah bekas galian dibuat dan diatur sedemikian rupa sehingga aman dari terj adinya longsoran. hal mana diperiksa dan disetujui o leh Manajemen Konstruksi. Pengurugan ini tidak boleh dilaksanakan sebelum diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 12. atau lantai yang berhubungan langsung dengan tana h. Pengurugan tanah dibentuk sesuai dengan peil ketinggian. PENGURUGAN TANAH Material yang digunakan untuk subgrade memenuhi standar spesifikasi AASHTO-M. air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang. Material yang di pakai untuk timbunan atau sub-grade memenuhi syarat pemadatan tanah untuk mencap ai 95% dari berat jenis kering maksimum (maximum dry density) menurut AASHTO-T. Bila tanah galian ternyata tidak baik atau kurang dari jumlah yang dibutuhkan . serta pondasi PT. maka se mua lapisan tanah di bawahnya akan dipadatkan dan diratakan dengan baik. TEMPAT PEMBUANGAN MATERIAL Tempat pembuangan ma terial hasil galian. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. BAB 2. Flamboyant Huma Arta Hal. URUGAN PASIR Urugan pasir dilakukan di bawah semua pondasi. dianggap berbahaya atau dengan ja rak yang kurang dari 45 cm terhadap saluran. maka penyedia mendatangkan tanah urug yang baik dan cukup jumlahnya serta mend apatkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. 11. ma ka Pihak Kami bertanggung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah ya ng sudah dimasukkan dalam biaya penawaran lelang. Pi hak Kami menjaga tempat pembuangan material agar tidak merusak lingkungan. Jika tidak dinyatakan secara khusus dalam gambar. batas-batas atau pekerjaan lain yan g mungkin bisa menjadi rusak oleh karenanya. maka di bawahnya dibuat lantai kerja yang rata. kemiringan dan ukuran-ukuran yang tercantum dalam gambar rencana atau sebagaimana yang diperintahkan oleh Manajemen Konstruksi. tanah urug ditempatkan dalam lapisan-lapisa n setebal maksimum 20 cm dan dipadatkan sebaik baiknya dengan penambahan air sec ukupnya sehingga didapat pemadatan yang optimum. 10. PEKERJAAN PONDASI 1. Untuk memadatkan tanah digunakan alat pemadat tanah ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. dan disetuju i oleh Manajemen Konstruksi. Pengurugan kembali dari pondasi ata u pile cap dilaksanakan dengan memadatkan tanah urug dalam lapisanlapisan seteba l maksimum 20 cm. atau setara dengan fc’ – 10 Mpa menurut SKSNI-T151991. PEMOMPAAN AIR TANAH (DEWATERING) Penggalian tanah dikerjak an dalam keadaan kering. sam pai didapatkan permukaan yang padat dan rata. Tebal dan peil lantai kerja sesuai dengan gambar. Pemompaan dapat dikerjakan den gan memompa secara langsung. Untuk me ndapatkan hasil pemadatan yang baik. kecuali bila disebutkan lain dalam spesifikasi ini.Pembangunan Ruang Kuliah. Bahan urugan pasir bersih.

.

Karenanya. Banda Aceh 2012 dangkal/telapak bila diminta dalam gambar. Di bawah ini adalah spesifikasi tiang pa ncang : Sisi : 200 mm x 200 mm Mutu beton : minimal dengan kuat tekan silinder f c’ = 40 MPa. Driving cap Selama pekerjaan pemancangan. Pihak Kami ma mpu menyediakan peralatan yang baik. ke telitian dan pengetahuan pelaksanaan yang cukup tinggi. Kuat tekan karakteri stik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi secara st atistik pada sejumlah benda uji beton. 2. dan semua pekerjaan lainnya yang berh ubungan dengan pelaksanaan pondasi. (b) Mutu bahan Untuk pondasi utama banguna n ruang kelas. tiang pancang dii kat sedemikian rupa sehingga tiang tidak dapat bergerak pada arah horizontal.Pembangunan Ruang Kuliah. Tiang pancang dipancang sampai kedalaman tanah keras. lengkap dan pekerja-pekerja/pengawas-pengaw as ahli yang terampil dan berpengalaman. kepala tiang dilindungi dengan bantalan pancang (driving cap). tenaga kerja. bila ditunjukkan dalam gambar. PT. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 500 kg/cm2 pada b enda uji kubus dengan sisi 150 mm. Untuk pemancangan tiang mini 200 mm x 200 mm di pakai hammer berkapasitas paling tidak 1. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan yang akan k ami kerjakan adalah : Menyediakan semua bahan-bahan. JENIS PONDASI Sesuai dengan kondisi tanah di lokasi pekerjaan. 23 . Pihak Kami memberi tahu Manajemen Konstruksi minimal satu minggu sebelumn ya. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. tiang pancang mini akan dipakai sebagai elemen pondasi utama bangunan ruang kelas. Spesifika si teknis : Sesuai dengan ACI 543R-74 atau JIS A. Pengikat Selama pekerjaan pemancangan. saat umur beton 28 hari. dan pelaksanaan pemancangan. 3. (c) Pelaksanaan pemancan gan 1. Sebelum pemesanan tiang pancang dila kukan. sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar. Untuk pondasi penunjang. Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-500 pada NI-2. akan digunakan pond asi dangkal/telapak beton untuk mendukung beban-beban yang ringan. untuk mendapatkan persetujuannya. 4. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Kons truksi. PEKERJAAN TIANG PANCANG (a) Uraian umum 1. dengan terus me mantau secara teliti besarnya penetrasi pemancangan sampai mencapai nilai penetr asi akhir (final sets) untuk tiap pukulan seperti yang 3. perlengkapan kerja dan peralatan. saat umur beton 28 hari. 2. Untuk itu t elah dipilih penggunaan tiang beton pracetak mini.8 ton. Pe netrasi a. dipakai tiang pancang mini beton pracetak berpenampang bujur sang kar dengan sisi luar 200 mm kelas A seperti produksi Wijaya Karya atau setara ya ng disetujui oleh Manajemen Konstruksi. 2. 3. Pelaksanaan pekerjaan tiang pancang mini beton pracetak memerlukan ketepatan. Hammer Pemancangan memakai alat pancang “winch operated drop hammer” atau setara. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 40 MPa pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. serta melaksanakan semua pekerjaan sehubungan dengan pengad aan tiang pancang beton pracetak mini. baik itu silinder maupun kubus. 5335. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepenuhnya dari Pihak Kami. Flamboyant Huma Arta Hal. seperti ditunjukkan dalam gam bar. yang mendapatkan persetujuan dar i Manajemen Konstruksi.

66 ton. yang mengakibatkan keutuhan/int egritas struktur tiang tidak dapat dipertanggungjawabkan lagi. 2. Masing-ma sing pasangan (antara yang disambung dan penyambungnya) diberi tanda. dan selanju tnya segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk dievaluasi kinerja dan daya dukungnya. karena kesalahan dalam pemancangan. Untuk keperluan pekerjaan ini. Tiang-tiang pancang tidak boleh menyimpa ng lebih dari 1. Data-data pemancangan dari semua tiang p ancang diberikan paling lambat hari berikutnya sesudah hari pemacangan tiang yan g bersangkutan dan data ini disahkan oleh Manajemen Konstruksi. Sambung an dilakukan dengan las mengikuti AWS Code. dan tidak menunjukkan lag i indikasi pergerakan (delayed upward). Pencabutan dilakukan sedemikian rupa sehingga kerusakan yang terjadi pada pole h ead maupun tanah sekitarnya diusahakan seminimal mungkin. dan bergeser lebih dari yang dibatasi oleh dafta r berikut ini : Toleransi sendiri Toleransi satu tiang terhadap tiang didekatnya 75 mm 100 mm Paling lambat 5 hari setelah pemancangan selesai. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. maka grafik kal endering dibuat oleh Pihak Kami. Sambungan diberi cat anti karat/epoxy yang sudah disetujui oleh Manaj emen Konstruksi sebelumnya. 5. diberikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua mi nggu sebelum memulai pemancangan. Pemancangan hanya dapat dimulai setelah mendap atkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Pihak Kami mengi rimkan data kemiringan dan letak akhir tiang pancang terhadap as struktural yang seperti ditunjukan dalam gambar. Penyambungan a. b. terutama untuk 10 pukulan terakhir. 7. Pencabut an dilakukan dengan peralatan yang cukup efisien dengan kapasitas yang memadai. 9. Apabila diperlukan. b. d. Data-data karakteristik dari alat pancang yang akan dipakai berikut proposal prosedur pemancangan termasuk prosedur kalendering dan percobaan pembebanan lengkap (untuk mengantisipasi jika terdapat kasus) dengan c ara interprestasi hasilnya. 10. 8. maka pemancang an boleh dihentikan bila dicapai penetrasi pada 10 pukulan terakhir sebesar nila i penetrasi akhir yang diperoleh dari formula dinamik seperti Hiley atau ENR. dan dikerjakan oleh ahli las bersert ifikat. Ni lai penetrasi akhir hasil perhitungan formula yang akan digunakan untuk pemancan gan tersebut perlu mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Perencana Strukt ur dan Manajemen Konstruksi. c. maka lubang yang ditimbulkan diisi dengan batu-batu koral atau pasir. dan bila tidak dipancang kembali . Tiang pancang tambahan Sesuatu tiang pancang yang rusak pada saat pemancingan atau pengangkatan/pengangkutan. Pemotongan tiang pancang boleh dilakukan setelah tiang tersebut stabil. maka pemancangan dilakukan dengan jeni s hammer yang sesuai (seperti disebutkan dalam spesifikasi ini) sampai mencapai nilai penetrasi yang disepakati pada 10 pukulan terakhir.25% kemiringan.Pembangunan Ruang Kuliah. Bila tiang panca ng dicabut. penyambung an dilaksanakan sesuai petunjuk dari pembuat tiang (manufacturing). (d) Panjang tiang dan daya dukung 1. Banda Aceh 2012 diminta oleh Manajemen Konstruksi. direncanakan sebesar 52. Day a dukung (yang diijinkan) tiang pancang mini beton pracetak 200 mm x 200 mm yang dipakai sebagai pondasi utama bangunan ruang kelas. Untuk tiap tiang yang dipancang. diganti atau dica but atau dipakai tiang pancang tambahan dengan persetujuan Manajemen Konstruksi tanpa biaya tambahan kepada Pihak Kami. Bagian atas dari semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dalam tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancan gan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana. Diperkirakan kedala . 6. dipotong pada level k etinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. Untuk mencapai daya dukung tersebut.

Namun bila melihat pada data penyeli dikan tanah yang tersedia. ma ka Pihak Kami dianjurkan untuk secara teliti mengevaluasi panjang tiang yang dib utuhkan pada masing-masing lokasi bangunan. Panjang yang tercantum adalah perkir aan. dimana terlihat kondisi tanah yang agak heterogen. 24 .man tiang adalah   12 M’ dari titik 0 struktur. Apabila dianggap perlu. Pihak Kami dapat melakukan driving test atas biaya sendiri untuk mengetahui panjang tiang secara lebih pasti. Bila sampai terjadi p anjang tiang yang dipancang melebihi apa yang sudah diperkirakan. maka dalam hal apapun Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi tidak akan menanggapi tuntutan (claim ) baik penyesuaian harga maupun waktu pelaksanaan pekerjaan dalam PT. Flamboyant Huma Arta Hal.

maka working pile tidak bo leh dipergunakan sebagai anchor pile. Dalam hal percobaan akan menggunakan si stem angkur pada tiang pancang sebagai penahan beban. Pihak Kami diwajibkan mencatat semua kejadian pada saat dilakukan percobaan pembebanan. dapat dilakukan 8 (delapan) buah uji pembebanan dinamik pada 8 buah tiang yang dipilih. dan 1 buah pada test pile. Pihak Kami berkewajiban untuk mengulangi percobaan beban p ada tiang yang dicurigai yang lain atas biaya sendiri. Dalam hal digunakan sistem tiang angku r. Jarak antara penyangga alat pengukur penurunan dengan tiang angku r ataupun tiang percobaan diambil minimum sebesar 2. 2 buah keseluruhannya bisa dilakukan pada test piles. Percobaan beban v ertical tekan secara statik akan dilaksanakan setelah dilakukan pemancangan tian g sesuai lokasi dalam gambar. maka atas persetujuan Manajemen Konstruksi . Lokasi pengujian akan ditentukan kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang . Besarnya beban uji akan diambil sampai dengan sebesar 150% beban rencana (De sign Load) untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang dipakai (working plane ). Posisi tiang percobaan akan ditentukan kemudian ol eh Manajemen Konstruksi/Konsultan Perencana Struktur berdasarkan hasil pemancang an. dengan cara PDA (Pi le Driving Analysis) atau SST (Seismic Shock Test). letak dan dimensi balok p enahan beban. Pihak Kami tetap bertanggung jawab dan menjamin sem ua tiang memenuhi syarat toleransi daya dukung yang ditentukan. 4. Disamping dilakukan percobaan p embebanan statik konvensional. .1143. 3.50 meter. Pihak Kami berkewajiban menambah tiang pada kelompok tiang dimana terjadi kegagalan kriter ia keamanan pada percobaan beban. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. sudah disampaikan kepada Manajemen Konstruksi minimal dua minggu sebelum uji pembebanan akan dilaksanaka n. atau bila dijumpai kesulitan pengadaan tian g angkur disekitar working pile. untuk memp eroleh persetujuan Manajemen Konstruksi. yang lokasinya akan ditentuk an kemudian berdasarkan hasil pemancangan tiang. dan nilai kalendering dari seluruh tiang pancang. Dapat dipenuhiny a beberapa tiang tidak melepaskan Pihak Kami dari tanggung jawab atas keseluruha n pekerjaan pondasi. dan 200% beban rencana untuk percobaan yang dilakukan pada tiang yang tidak d ipakai (tiang percobaan atau test pile). maka jumlah tiang angkur harus mencukupi untuk mencegah terjadinya pergerakan yang berlebihan pada tiang angkur. Pihak Kami menyerahkan usulan teknik sec ara rinci yang meliputi prosedur percobaan pembebanan. baik dengan cara PDA maupun SST. (e) Percobaan pembebanan tiang pancang 1. maka percobaan pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D. 6. Semua peralatan pengukuran dilindungi dari p anas matahari. P ercobaan pembebanan tiang pancang hanya dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan kondisi seluruh tiang pancang setelah pem ancangan. 2. sebagai akibat keleb ihan panjang tiang tersebut di atas. Sehubungan percobaan beban hanya dilak sanakan pada beberapa tiang. Bila tidak diinstruksikan lain oleh Man ajemen Konstruksi. maka untuk alternatif pengujian jika disetujui Ko nsultan Perencana Struktur dan Manajemen Konstruksi. Jumlah percobaan b eban statik yang akan dilakukan adalah 2 buah (1 buah untuk pembebanan pada work ing pile. Usulan ini sudah diserahkan minimal dua mi nggu sebelum uji pembebanan dilaksanakan. 5. Cara mana yang dipakai menda patkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Disamping itu. cara pemasangan alat pengukur penurunan dan sebagainya. Banda Aceh 2012 Kontrak yang sudah ditetapkan bagi pekerjaan tiang pancang. Untuk itu usulan pengujian beserta semu a prosedur lengkapnya.Pembangunan Ruang Kuliah. Seb elum percobaan pembebanan dilaksanakan. Dalam hal percobaan beban tidak memenuhi kriteria keamanan yang ditentukan unt uk daya dukung tiang.

8.1143 dengan cara pembebanan “Standard Load ing Procedure”. Prosedur pengujian dan peralatan yang digunakan untuk percoba an pembebanan mengikuti prosedur ASTM-D. 9. Percobaan pembebanan tiang pancang hanya PT.7. (f) Prosedur dan peralatan uji beban statik 1. Acuan prosedur Yang dimaksud deng an prosedur disini ialah prosedur pengujian beban statik tiang tunggal vertikal untuk menentukan hubungan antara beban vertikal dengan penurunan tiang (diukur d ari kepala tiang). Flamboyant Huma Arta Hal. 25 .

Alat wat erpass untuk mengontrol kemungkinan tercabutnya tiang angkur.8 ton = 27 ton (dibulatkan) untuk working pile.2. maka dapat diberikan kontra beban berup a blokblok beton di atas balok baja.01 mm (atau 1/100 mm). Kalibrasi jack serta manometer yang dipakai baru (sesudah dikalibrasi tidak boleh pernah dipakai di proyek lain). b. Laporan Laporan dari percobaan pem bebanan mencantumkan informasi-informasi berikut : a. Dengan demikian. b. ene rgy blow. e. . 4. misalnya berat hammer. hal ini untuk menghindari oli dari jack tersebut memuai yang dapat mengakibatkan tidak konstannya beban. 2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. dan . mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstruksi. Cara maupun yang dipakai. Dial gauge Dial gauge dipasang pada tiang percobaan melalui sistem penyangga bebas.Pembangunan Ruang Kuliah. Bila ternyata sulit dipakai sistem angkur karena kapasitas t arik tiang angkur tidak memenuhi syarat. maka bila hal ini bisa mempengaruhi posisi penyangga alat pembaca penurunan. yang mempunyai berat total yang secara aman bisa menahan beban percobaan. Beban percobaan diambil sampai satu setengah kal i beban rencana untuk working pile. maka volume pekerjaan tiang pancang yang dibayar kan. dan lain-lain. pem bacaan penurunan tiang diadakan koreksi.01 mm. beban percobaan diambil s ampai : . b. 1143. Kondisi dari tanah pada lo kasi percobaan pembebanan. 3. dan nilai kalendering dari sel uruh tiang pancang. Banda Aceh 2012 dilakukan jika terjadi keraguan terhadap daya dukung tiang pancang berdasarkan k ondisi seluruh tiang pancang setelah pemancangan. Jika terjadi lendutan dari balok penahan yang cukup besar. Peralatan Peralatan yang dibutuhkan untuk percobaan ini a dalah : a. dimana balok baja tersebut dihubungkan pada sistem tiang angkur untuk menahan gaya tarik seb agai kontra reaksi. dan minimum sampai dua kali beban rencana pa da unused pile atau tiang pe-rcobaan. Pengg unaan jack ditempatkan pada tempat yang terlindungi dari sinar matahari. Hydraulic Jack. Catatan mengenai hal-hal yang t idak umum yang terjadi selama proses percobaan pembebanan. 6. Dial gauge mempunyai ketelitian pembacaan 0. Prosedur pembebanan Prosedur pembebanan mengikuti “Standar Loa ding Procedure” dari ASTMD. Peralatan lain yang diperlukan. Graf ik yang menggambarkan hasil percobaan pembebanan dalam siklus lengkap. Dial gauge yang sudah dikalibrasi dan dibuktikan dengan serti fikat.0 x 1 7. Alat pembebanan Cara yang digunakan untuk melimpahkan beban ver tikal pada tiang dilakukan sebagai berikut : Beban dilimpahkan pada tiang dengan jalan mengoperasikan hydraulic jack yang ditahan oleh baja profil. Balok penahan beban dan sistem penyangga alat peng ukur penurunan. d.8 ton = 36 ton (minimum) untuk unused pile. f. Sistem ini disebut penyangga beb as karena diletakkan sedemikian rupa sehingga pada saat berlangsungnya uji pembe banan. Hal-hal lain a. dengan tingkat ketelitian pengukuran 0. d. c. 5. e. pembacaan dial gauge bebas dari pengaruh (tidak boleh dipengaruhi) penuru nan tiang percobaan maupun gerakan tiang angkur. (g) Perhitungan volume pekerjaan Bila disepakati dalam Kontrak bahwa prestasi pe kerjaan tiang pancang akan didasarkan pada volume riil yang terlaksana di lapang an (bukan berdasarkan lumpsum). dalam ben tuk kurva waktu-beban-penurunan kepala tiang. 7. Data-data tiang dan driving record termasuk besarnya final driving sets dalam 10 pukulan terakhir. Data-data alat pancang. Pembacaan dari penurunan tiang dengan interval waktu tertentu setiap penambahan dan pengurangan beban.1. c. c.5 x 17.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 26

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 akan dihitung berdasarkan panjang tiang pancang terpasang, yang diperhitungkan d ari level ketinggian tiang sesudah dipotong 4. PEKERJAAN POER ( PILE CAP ) a. Uraian umum 1. Pekerjaan pile cap dilaksanakan setelah selesainya pekerjaan p emancangan, dengan tujuan untuk membuat tiang-tiang bekerja sebagai satu kesatua n dalam menahan bebas dari struktur atas, baik itu vertikal, lateral maupun guli ngan. 2. Pekerjaan pile cap dilaksanakan sesuai dengan yang ditunjukkan dalam ga mbar rencana. 3. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan diterima oleh Manajemen Konstruksi, dan dengan demikian diulang dengan biaya se penuhnya dari Pihak Kami. b. Pekerjaan galian 1. Untuk melaksanakan pile cap den gan ukuran dan level ketinggian yang sesuai dengan permintaan gambar rencana, pe rlu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam level dasar lapisan pasir yang diisyaratkan. Dalamnya galian diperiksa dan menda patkan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. 2. Karena keadaan tiang pancang ya ng cukup rapat, maka bila penggalian sulit dilaksanakan dengan menggunakan alatalat berat, penggalian dilakukan dengan tenaga orang. 3. Dasar galian bebas dari lumpur, humus dan air, dalam keadaan bersih dan cukup padat. Karenanya dalam pe kerjaan penggalian tanah termasuk juga pembuangan segala benda yang ditemukan da lam bentuk apapun yang dapat mengganggu pelaksanakan pekerjaan pile cap. 4. Tana h hasil galian diangkut ke tempat-tempat dimana diperlukan pengurukan, bila mema ng memenuhi syarat sebagai tanah uruk, atau ke tempat lain yang disetujui Manaje men Konstruksi. Dalam hal ini Pihak Kami hendaknya menyediakan satu tempat yang disetujui Manajemen Konstruksi untuk menampung tanah hasil galian, dimana setela h mencapai jumlah tertentu, segera disingkirkan ke tempat lain yang ditunjuk ole h Manajemen Konstruksi. 5. Pada sisi tepi batas galian, kemiringan galian memben tuk sudut kemiringan yang aman dengan memperhatikan stabilitas kemiringan lereng untuk jenis tanah di lokasi kerja. Untuk penentuan sudut kemiringannya, disampi ng perlu mempelajari Laporan Penyelidikan Tanah terdahulu, juga perlu meninjau k arakteristik visual lapisan permukaan tanah yang dijumpai di lokasi kerja. Namun dalam kondisi apapun, stabilitas dan permukaan galian selama pekerjaan berlangs ung merupakan tanggung jawab dari Pihak Kami, yang memperbaiki semua kelongsoran -kelongsoran bila terjadi. Untuk itu bila dirasa perlu Pihak Kami membuat penyan gga-penyangga penahan selama pekerjaan galian. 6. Pihak Kami menjaga pengaruh-pe ngaruh luar kepada lubang galian seperti air tanah, air permukaan, kelongsoran, lumpur yang masuk, maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. Biaya unt uk pekerjaan ini sudah diperhitungkan dalam biaya penawaran. Jika ada kerusakankerusakan yang terjadi akibat hal-hal tersebut di atas, maka Pihak Kami bertangg ung jawab penuh atas segala kerusakan tersebut dan memperbaikinya kembali sesuai dengan intruksi Manajemen Konstruksi. 7. Bila karena adanya hujan, atau karena tingginya air permukaan lingkungan atau air tanah, atau karena adanya mata air s ehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang, maka Pihak Kami bertangg ung jawab untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yagn sudah dimasukkan da lam biaya penawaran lelang. c. Pekerjaan persiapan pembetonan 1. Bagian atas dar i semua tiang-tiang yang menonjol (karena tidak dapat dipukul masuk lagi ke dala m tanah) dimana elevasi tinggi puncak tiang (setelah pemancangan) berada di atas dari yang diminta oleh gambar rencana, dipotong pada level ketinggian 100 mm di atas level ketinggian sisi bawah pile cap. Pemotongan tiang hanya boleh dilakuk an setelah tiang tesebut stabil, dan tidak menunjukkan lagi indikasi pergerakan (delayed upward displacement). 2. Untuk persiapan pembetonan pile cap, maka dasa r galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapisan pasir setebal yang disyar atkan dalam gambar rencana, dan yang kemudian dipadatkan sesuai prosedur pemadat an. Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut diperiksa dan mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. 3. Selanjutnya sesuai dengan yang ditunjukkan dalam gambar, dibuat lantai kerja dengan ukuran dan tebal seperti yang disyaratkan da

lam gambar. 4. Lantai kerja dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKS NI-T15-1991, atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut N1-2. Peil akhir lant ai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gamb ar rencana. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 27

Pembangunan Ruang Kuliah, Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh 2012 d. Pekerjaan beton bertulang 1. Beton bertulang untuk pile cap dilaksanakan deng an standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tekan s ilinder fc’ = 22,5 MPa artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 2 2,5 MPa pada benda uji silinder dengan diameter150 mm dan tinggi 300 mm, saat um ur beton 28 hari .Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setera dengan mutu beton K-275 pada NI-2, yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg /cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm, saat umur beton 28 hari. Kuat teka n karakteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya devias i secara statistik pada sejumlah benda uji beton, baik itu silinder maupun kubus . BJTP-30, artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 MPa, untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJT S-40, artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan l eleh sebesar 400 MPa. Tulangan baja : 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai, Pihak Kami membuat renc ana kerja pemotongan dan pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule), yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan . Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak, karet lepas, tanah, serta b ahan-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya. Semua besi beton beb as dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik, bersih pula dari olie, gem uk, cat dan lain sebagainya, atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya d aya ikat besi beton terhadap beton. Apabila diinginkan atau dipandang perlu, mak a Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untu k membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. Pembengkokan baja tulan gan dilakukan secara hati-hati dan teliti, sesuai dengan aturan dalam SKSNI. Pem bengkokan tersebut harus dilakukan oleh tenaga yang ahli, dengan menggunakan ala t-alat sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan cacat, patah dan retak-retak p ada batang baja. Acuan dibuat dari bahan yang disetujui oleh Manajemen Konstruks i , seperti kayu dan multiplex/triplex dengan tebal minimum 5 mm, atau bahan lai n yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi, serta memenuhi syaratsyarat kek uatan dan daya tahan, serta mempunyai permukaan yang baik untuk pekerjaan finish ing pada bagian yang berada di atas permukaan tanah (bila ada). Pihak Kami membe rikan contoh dari perhitungan kekuatan bahan yang akan dipakai untuk acuan, untu k disetujui oleh Manajemen Konstruksi . Acuan dipasang sesuai dengan ukuran-ukur an jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut tidak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. Acuan juga dipasang sedemikian rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran. Pema sangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran, bentuk dan pei l yang sesuai dengan gambar rencana, dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. Pemasangan dilakukan dengan menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan tebal selimut seperti yang disyaratkan d alam gambar. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spe sifikasi, maka dapat digunakan ketentuan peraturan yang berlaku. Adukan beton be

Di lokasi batching plan t yang disiapkan sebelumnya. 28 . Dalam hal ini adukan percobaan perl u dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) un tuk mendapatkan campuran yang optimum. Flamboyant Huma Arta Hal. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. maka adukan beton secepatnya dibawa ke tempat pengecoran . Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapa t menghasilkan beton dengan kinerja yang baik. Bila tempat pengadukan beton (batching plant) tidak bera da di lokasi pekerjaan. Dalam hal ini penggunaan alat transportasi pengangkut adukan beton haruslah mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. peralatan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tula ngan. PT. Sebelum produksi beton. Pihak Kam i diharuskan membuat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi c ampuran yang menghasilkan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan . tanpa menimbulkan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleed ing) secara berlebihan. Sem ua alat pengangkut yang dipergunakan selalu dibersihkan dari sisasisa adukan bet on yang mengeras.rupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI. Proporsi campuran bahan dasar beton diten tukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberkan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workability) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (p enuangan. untuk menghindarkan sudah terjadinya setting di awal atau degradasi mutu beton akibat waktu transportasi yang lama. Pihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik. dan bertanggung jawab penuh at as kekuatan beton yang disyaratkan.

Setelah selesai pengecoran. Metode curing terlebih dahulu diusulkan dan mendapatkan persetujua n Manajemen Konstruksi. 15. beton di padatkan dengan menggunakan vibrator. Jenis vibrator dan ukurannya harus terlebih dahulu mendapatkan perse tujuan Manajemen Konstruksi. sebelum pengeco ran dilaksanakan. dengan memperhatikan semua aspek terutama masalah panas hidrasi pada beton massa seperti tersebut di atas. Pemadatan beton secara berlebihan sehingga bisa men yebabkan pengendapan agregat. atau bila dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi. Sebelum pengecoran dimulai. mak a permukaan beton lama yang akan disambung terlebih dahulu dibersihkan dan bila perlu dikasarkan dengan menyikat. Dalam segala hal jumlah benda uji yang diambil tidak k urang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pengecoran pile cap. atau dengan cara lain bila betonnya sudah sang at mengeras. perlu dilakuka n uji slump dan pengambilan contoh benda uji. kebocoran acuan dan lain sebagainya. Juga untuk pengecoran b eton pada waktu cuaca panas. 16. atau minimal disiram dengan air semen dan selanjutnya baru dicor dengan beton baru. Pihak Kami menyampaikan usulan prosedur pengecoran yang optimu m kepada Manajemen Konstruksi. 11. untuk mendapatkan pers etujuan Manajemen Konstruksi. Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjamin efisiensi pengecoran dan pemadatan tanah adanya penundaan. Banda Aceh 2012 9. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. sebelum proses pengerasan beton. agar tidak terjadi cold joint dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hidrasi yang berlebihan. dengan cara menyemprotkan air atau menggen ai dengan air pada permukaan beton tersebut. maka selama proses pengecoran. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. dengan mem perhatikan cara atau urutan pengecoran karena volume pengecoran yang cukup besar . batu. yang harus diambil mi nimal 1 buah benda uji setiap 5 m 3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yan g kurang dari 300 m3.Pembangunan Ruang Kuliah. 12. Pi hak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian ini. yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beton. tanah dan lainlain) dan dibasahi d engan air semen. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersih kan dari segala kotoran (potongan kayu. Prosedur uji slump. 14. 17. Tempat dimana pengecoran akan dihentikan mendapat persetujuan Manaj emen Konstruksi. Bila tidak ditentuk an lain oleh Manajemen Konstruksi. Untuk itu. Untuk m . dalam bentuk silinder berdiame ter 150 mm dan tinggi 300 mm. Selama proses pengecoran berlangsung. Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan menjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat. ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. yang dilakukan sedemikian rupa sehingga ti dak merusak acuan maupun posisi tulangan. 10. atau dengan metode pengecor an yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. maka semua permukaan beton yang terbuka dijag a tetap basah selama minimal 14 hari. Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada. atau minimal 1 buah benda uji setiap 10 m3 pengecoran beto n untuk volume pengecoran yang lebih dari 300 m3. cuaca atau aliran air dan juga pengeringan sebelum waktunya. beton dilindungi dan dirawat (concrete cur ing) selama berlangsungnya proses pengerasan. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. jumlah dan cara pengambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat persetujuan d ari Manajemen Konstruksi. dengan disaksikan oleh Manajemen K onstruksi. terutama terhadap panas matahari. Sama sekali tidak diperkenankan mengadakan pengecoran beton seb elum besi yang terpasang telah diperiksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi . atau dengan cara lain yang diusulka n Pihak Kami. 13. Bila pengecoran dihentikan untuk kemudian dilanjutkan dalam w aktu lebih dari 24 jam. harus dihinda rkan.

29 .engetahui kualitas mutu beton yang sudah dilaksanakan. 7 (tujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari. Flamboyant Huma Arta Hal. PEKERJAAN PONDASI BETON DANGKAL (a) Uraian Umum 1. 5. Proporsi jumlah uji tekan (pada umur beton yang be rbeda) mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. Bila ditunjukkan dalam gambar atau dalam hal dibutuhkan ponda si dangkal diluar pondasi tiang pancang. maka contoh benda uji bet on diperiksa dengan uji tekan hancur pada umur 3 (tiga) hari. bis a dipakai pondasi beton dangkal berupa pondasi telapak atau jalur. PT. Hasil uji tekan segera disa mpaikan kepada Manajemen Konstruksi untuk di evaluasi. maka untuk beban-beban yang ringan.

artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesa r 20 MPa pada benda uji silinder dengan diamater 150 mm dan tinggi 300 mm. maka Manajemen Konstruksi akan memerintahkan untuk menyikat dengan sikat kawat untuk membersihkan besi beton tersebut sebelum dipergunakan. maka Pihak Kami bertanggung jawa b untuk merencanakan sistem pemompaan air tanah yang sudah harus dimasukkan dala m biaya penawaran lelang. Untuk persiapan pembetonan pondasi. Pihak Kami menjaga pengaruh-pengar uh luar kepada lubang galian. karet lepas. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Dasar galian bebas dari lumpur. cat dan lain sebagainya. saat umur beton 28 hari. Walaupun pondasi tipe ini hanya akan dipakai sebagai pondasi sekunder. (d) Pekerjaan beton bertulang 1. per lu dilakukan penggalian sampai minimal selebar ukuran lantai kerja dan sedalam l evel dasar lapisan yang disyaratkan. Selanjutnya sesu ai dengan yang ditunjukkan dalam gambar. 3. Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyaratkan dalam gambar rencana. Tulangan baja Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm. Banda Aceh 2012 2. saat umur beton 28 hari. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi ini tidak akan di terima oleh Manajemen Konstruksi. seperti air tanah. serta bah an-bahan atau kotoran yang bisa mengurangi daya rekatnya. Semua besi beton bebas dan bersih dari karat sesuai dengan ukuran pabrik. tanah. Kuat tekan tersebut diatas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-250. 2. Sama sekali tidak d iperkenankan mengadakan pengecoran beton sebelum besi yang terpasang telah diper iksa dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi Acuan dipasang sesuai dengan ukuran -ukuran jadi yang ada di dalam gambar dan menjamin bahwa ukuranukuran tersebut t idak akan berubah sebelum dan selama pengecoran. Bahan beton untuk pondasi dangkal dilaksanakan dengan standar mutu bahan sebagai berikut : Mutu beton : Minimal dengan kuat tek an silinder fc’ = 20 MPa. dan dengan demikian diulang dengan biaya sepen uhnya dari Pihak Kami. lumpur yang masuk.Pembangunan Ruang Kuliah. atau hal lain yang dapat menyebabkan berkurangnya day a ikat besi beton terhadap beton. dalam keadaan bersih dan cukup padat. 2. Dalam galian diperiksa dan mendapatkan pers etujuan dari Manajemen Konstruksi. Bila karena adanya hujan. maka dasar galian perlu terlebih dahulu dilapisi dengan lapi san pasir setebal yang disyaratkan dalam gambar rencana. (b) Pekerjaan galian 1. pada NI-2. Lantai kerja dibuat dari beton mutu K-125 menurut NI-2.BJTS40. . 2. untuk tulangan besar dengan diameter lebih besar atau sama d engan 13 mm. humus dan air. bersih pula dari olie. 3. air permukaan. air tanah atau mata air sehingga lokasi pekerjaan atau galian menjadi tergenang. air permukaan lingkungan. maupun juga benda-benda lain yang tidak diinginkan. Hasil pelapisan dan pemadatan pasir tersebut di periksa dan mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. atau lebih kurang setara dengan fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15 -1991. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 250 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm. (c) Pekerjaan persiapan pembetonan 1. kelongsor an. Untuk pelaksanaan pondasi yang sesuai dengan gambar. gemuk . : . Apabila diinginkan atau dipandang perlu. artinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebes ar 240 MPa. dibuat lantai kerja dengan ukuran dan t ebal seperti yang disyaratkan dalam gambar. 3. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan lel eh sebesar 400 MPa. 3. namun pel aksanaannya mengikuti sebagaimana yang diminta dalam spesifikasi ini dan gambar yang terkait. dan yang kemudian dipad atkan sesuai prosedur pemadatan. hujan.BJT P-24. Acuan juga dipasang sedemikian .

Flamboyant Huma Arta Hal. 30 . PT.rupa sehingga tidak akan terjadi kebocoran atau hilangnya air selama pengecoran.

3) Pengecatan Permukaan pasangan yang sudah diplester agar di beri c at tembok. sesuai dengan volume pengecoran. PASANGAN BATU (a) UMUM 1) Uraian a) Pekerjaan meliputi pemasokan semua bahan. b) (b) BAHAN 1) Batu a) Batu bersih. Campuran adukan berupa 1 bagian semen dan 3 bagian pasir. c) Terkecuali di perintahkan lain oleh MK. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dib ersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. tanpa bagian yang tipis atau retak dan harus dari jenis yang diketahui awet. Seksi 3a dan 3b Pekerjaan Struktur Beton di spe sifikasi ini). Dalam segala hal tidak dibenarkan untuk menuangkan adukan dengan m enjatuhkan dari suatu ketinggian yang terlampau tinggi sehingga bisa menimbulkan pengendapan agregat. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. yang dilakukan sedemikian rupa sehin gga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan. terutama terhadap panas matahari. ketinggian. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan kontinyu. tanah dan lain-lain) dan diba sahi dengan air semen.Pembangunan Ruang Kuliah. 7. dengan disaksikan oleh Manajemen Konstruksi. 9. batu dibentuk untuk menghilang kan bagian yang tipis atau lemah. Setelah selesainya pengecora n. Banda Aceh 2012 4. batu. Penerbitan Detil Pelaksanaan Detil pelaksanaan untuk pasangan ba tu yang tidak disertakan dalam Dokumen Kontrak pada saat pelelangan akan diterbi tkankan oleh MK sebelum memulai pelaksanaan. Pihak Kami harus mengad akan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang ba ik.. yang dengan demikian akan menurunkan mutu dan kinerja beto n. Pemasangan dan penyetelan tulangan baja dilakukan berdasarkan ukuran. maka selama proses pengecoran perlu dilakuk an uji slump dan pengambilan contoh benda uji. hujan atau aliran air dan ju ga pengeringan sebelum waktunya. pengambilan contoh ben da uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI dan terlebih dahulu mendapat pe rsetujuan dari Manajemen Konstruksi. beton dilindungi dan dirawat (concrete curing) selama berlangsungnya proses p engerasan. Prosedur uji slump. bentuk dan peil yang sesuai dengan gambar rencana. Penggunaa n air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik . angin. batu memiliki ketebalan yang tidak kurang dari 15 cm. Adukan beton berupa “ready mixed concr ete” dan memenuhi syaratsyarat SKSNI. be ton dipadatkan dengan menggunakan vibrator. Adukan haruslah adukan semen da n pasir yang memenuhi syarat sesuai standard yang berlaku untuk semen dan aggreg ate halus (mengacu pada : Bab 3. ata u dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui oleh Manajeme n Konstruksi. Jumlah benda uji yang diambil akan ditentukan oleh Manajemen Konstru ksi. penyiapan pondas i dan seluruh pekerjaan yang diperlukan untuk menyelesaikan pasangan batu sesuai dengan Spesifikasi ini dan memenuhi garis. (c) PELAKSANAAN PASANGAN BATU 1) Persiapan Pondasi . potongan dan dimensi sep erti yang ditunjukkan dalam Gambar atau sebagaimana yang diperintahkan secara te rtulis oleh MK. 2) Adukan a. b. Unt uk permukaan bagian luar dari pasangan batu di areal Ruang Kuliah dan Laboratori um/Perpustakaan permukaan pasangan batu diplester minimum tebal 2 – 3 cm dan diber i acian sehingga permukaan terlihat mulus dan usahakan tidak mengalami keretakan permukaan. 5. Pada batching plant. lebar tidak kurang dari satu setengah kali tebalnya dan panjang yang tidak kuran g dari satu setengah kali lebarnya. lancip atau lonjong bentuknya da n dapat ditempatkan saling mengunci bila dipasang bersama-sama. Agar supaya kualitas beton yang digunakan dapat dikontrol dengan baik sesu ai spesifikasi dan standar yang ada. Sebelum pengecoran dimulai. 6. Selama proses pengecoran berlangsung. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang diisyaratkan. 8. Bila perlu. 6. b) Batu rata. 10. keras.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 31 .

dan dikerjakan sampai permukaan tersebut r ata. Menggelind ingkan atau menggulingkan batu pada pekejaan yang baru dipasang tidak diperkenan kan. Kecuali ditunjukkan lain pada Gambar atau diperintahkan oleh Dire ksi Pekerjaan. e) Bilamana pekerjaan pasangan batu yang di hasilkan cukup kuat. atau bertangga yang juga tegak lurus terhadap muka dari dinding. Peralatan yang cocok disediakan untuk mema-sang b atu yang lebih besar dari ukuran yang dapat ditangani oleh dua orang. 4) Ketent uan Lubang Sulingan dan Delatasi Dinding dari pasangan batu dilengkapi dengan lu bang sulingan. Bilamana batu menjadi longgar atau lepas set elah adukan mencapai pengerasan awal. c) Segera setelah batu ditempatkan. Lapisan tahan cuaca tersebut dimasukkan ke dalam dimensi st ruktur yang disyaratkan.(4) dari Spesifikasi ini. Batu dipasang dengan muka yang terpan jang mendatar dan muka yang tampak dipasang sejajar dengan muka dinding dari bat u yang terpasang. 5) Pekerjaan Akhir Pasangan Batu a) Sambungan antar bat u pada permukaan dikerjakan hampir rata dengan permukaan pekerjaan.Pembangunan Ruang Kuliah.5. Pada struktur panjan g yang menerus seperti dinding penahan tanah. dan su dut yang dibulatkan. penimbunan kembali dilaksanakan seperti d isyaratkan. Banda Aceh 2012 Pondasi untuk struktur pasangan batu disiapkan sesuai dengan syarat (lihat Seksi . 3) Penempatan Adukan Sebelum pemasangan. seluruh permukaan batu dibersihkan dari bekas adukan. PT. dan dalam waktu yang tidak lebih dini dari 14 hari setelah pekerjaan pasangan selesai dikerjakan. maka batu tersebut dibongkar. dasar po ndasi untuk struktur dinding penahan tegak lurus. sebagaimana pekerjaan dilaksanakan. mempunyai lereng melintang yang dapat menjamin pengaliran air hujan. Batu ditangani sedemikian hingga tidak menggeser atau memindah kan batu yang telah terpasang. Galian). Perhatian diberikan untuk menghindarka n pengelompokkan batu yang berukuran sama. b) Terkecuali disyarat kan lain. atau seperti diperintahkan oleh pihak Manajemen Konstruksi. batu dibersihkan dan dibasahi samp ai merata dan dalam waktu yang cukup sehingga untuk memungkinkan penyerapan air mendekati titik jenuh. maka delatasi dibentuk untuk panja ng struktur tidak lebih dari 20 m. Batu besar pilihan digunaka n untuk lapis dasar dan pada sudut-sudut. Terkecuali disyaratkan lain atau ditunjukkan pada Gambar.1. Landasan yang akan menerima setiap batu juga harus dibasa hi dan selanjutnya landasan dari adukan disebar pada sisi batu yang bersebelahan dengan batu yang akan dipasang. Batu yang digunakan untuk pembentukan sambungan dipilih sedemikian rupa sehingga membentuk sambungan tegak yang bersih dengan dimensi y ang disyaratkan di atas. d) Permukaan y ang telah selesai dirawat seperti yang disyaratkan untuk Pekerjaan Beton dalam P asal 7. dan sewaktu adukan masih baru.5. lubang sulingan ditempatkan dengan jarak antara tidak lebih dari 2 m dari sumbu satu ke sumbu lainnya dan berdiameter 50 mm. 2) Pemasangan Batu Landasan dari adukan baru paling sedikit 3 cm tebalnya dipasang pada pondasi yang disiapkan sesaat sebelum penempatan masing-masing batu pada lapisan pertama. tetapi tidak sampai menutup batu. Banyaknya adukan untuk landasan yan g ditempatkan pada suatu waktu haruslah dibatasi sehingga batu hanya dipasang pa da adukan baru yang belum mengeras. 32 . Flamboyant Huma Arta Hal. dan adukanny a dibersihkan dan batu tersebut dipasang lagi dengan adukan yang baru. Tebal dari landasan adukan pada rentang antara 2 cm sampai 5 cm dan merupakan kebutuhan minimum untuk menjamin bahwa seluruh ro ngga antara batu yang dipasang terisi penuh. permukaan horisontal dari seluruh pasangan batu dikerjakan dengan tamb ahan adukan tahan cuaca setebal 2 cm. Delatasi 30 mm lebarnya dan diteruskan sampai seluruh tinggi dinding. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.

ar tinya baja tulangan polos dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 300 M Pa. dan yang memenuhi semua ketentuan dan kriteria standar SII 0013-81 dan Standar Umum Bahan Bangunan Indonesia 1986. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik. di atas lantai tumpuan setinggi + 30 cm. MUTU DAN KINER JA BETON (a) Semua pekerjaan beton yang termasuk dalam lingkup spesifikasi ini b erupa “ready mixed concrete”. PEKERJAAN STRUKTUR BETON 1. kecuali bila ditentukan lain s ecara khusus dalam spesifikasi : Mutu Beton : Minimal dengan kuat tekan silinder fc’ = 22. yaitu kuat tekan hancur karakteristik sebesar 275 kg/cm2 pada benda uji kubus dengan sisi 150 mm.5 MPa. kecuali bila ditetapkan lain secara khusus dalam spesi fikasi. baik itu silinder maupun kubus. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan beton ini akan meliputi semua pengadaan material dan tenaga kerja untuk produksi serta pelaksanaan pekerjaan beton dan beton bert ulang. Semen yang dipakai adalah jenis Porland Cem ent normal tipe-I yang segara dengan tidak ada tanda-tanda prahidrasi (proses pe mbatuan). Tulangan baja : 3. tanah dan lain-lain) dan d ibasahi dengan air semen. PT. Kuat tekan tersebut di atas adalah lebih kurang setara dengan mutu beton K-275 pada NI-2. Flamboyant Huma Arta .1991. atau NI-2-1971 dalam hal benda uji kubus. atau ASTM-C150. tanpa menimbul kan kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebih an. batu.5 MP a pada benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. saat umur beton 28 hari. Semua pekerjaan beton memenuhi syarat-syarat SKSNIT15. (c) Sebelum produksi beton. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang disyaratkan. maka tempat yang akan dicor terlebih dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberapa proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campuran yang optimum. termasuk uji kekuatan dan perawatannya. perataan dan pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan. artinya baja tulangan ulir (deformed) dengan batas elastis atau tegangan leleh sebesar 400 MPa. berventilasi baik. dengan tumpukan kantong semen tidak melebihi sepuluh lapis. (f) Mutu beton untuk masing-masing elemen struktur ban gunan memenuhi pada umumnya kriteria dibawah ini. yang akan meliputi antara lain : Material pembentukan beton Pengadaan beton Baja tulangan Pekerjaan beton bertula ng Perawatan beton Uji kelayakan dan kekuatan beton 2. 2. BAHAN-BAHAN (a) Semen Portland 1. Pihak Kami dikan mem buat adukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang men ghasilkan beton dengan kinerja seperti yang diisyaratkan. ses uai dengan SKSNI-T15-1991. (e) Sebelum pengecoran dimulai. Kuat tekan kar akteristik adalah kuat tekan beton yang sudah memperhitungkan adanya deviasi sec ara statistik pada sejumlah benda uji beton. untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil dari 13 mm BJTS-40. Banda Aceh 2012 SEKSI 3.Pembangunan Ruang Kuliah. artinya mempunyai kuat tekan hancur karakteristik sebesar 22. BJTP-30. Semen disimpan di d alam gudang yang kedap air. Pada batching plant. untuk disetujui oleh M anajemen Konstruksi. (d) Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian aga r beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabi lity) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. (b) Pihak K ami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campur an yang baik. saat umur be ton 28 hari. PENGADAAN. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.

33 .Hal.

0-0. 3. Agregat kasar tidak mengandung lumpur lebih dari 1% (ditentukan terhadap berat k ering). Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melalui aya kan 0. (e) Air 1. atau 1 /3 dari tebal plat. Apabila kadar lumpur melampaui 1% maka agregat dicuci dulu sebelum digunakan dalam adukan beton.0-8. Banda Aceh 2012 3.063 mm. Agregat kasar tidak mengandung zat-zat yang dapat merusak beton seperti zat-zat reaktif alkali. Sesuai dengan syarat-syarat pe ngawasan mutu agregat untuk berbagai mutu beton.0-4. Agregat halus atau pasir untuk beton. atau ASTM-C33. (d) Gradasi butiran agregat halus dan kasar susunan butiran agregat halus dan ka sar untuk semua beton struktural diperiksa dengan melakukan analisa ayakan. 2.Kecuali untuk beton yang dipakai pada lantai kerja.5-0. sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-80 “Mutu dan cara uji agregat beton”. Agregat halu s tidak mengandung lumpur lebih dari 5% (ditentukan terhadap berat kering). Penyimpanan selalu terpisah untuk setiap pengiriman serta dipakai sesuai urutan pengirimannya. Untuk itu ditetapkan susunan ayakan dengan lubang-luban g persegi. seperti terik matahari atau hujan. (b) Pasir (agregat halus) 1. maka agregat kasar memenuhi ket entuan-ketentuan di bawah ini. Pada umumnya yang dimaksudkan dengan agregat kasar a dalah agregat dengan besar butir lebih dari 5 mm. dan yang dise tujui oleh Manajemen Konstruksi. Air untuk pembuatan dan perawatan beton adalah air YANG tidak menga .“Mutu dan cara uji agregat beton”. Agregat halus terdiri dari butir-butir yang beraneka raqam besarnya dan mempunya i penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku. 4.5-16.063 mm. 3. (c) Kerikil dan batu pecah (agregat kasar) 1. atau ASTM-C33. Pasir laut tidak dipakai sebagai agregat halus untuk semua mutu beton. dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manajemen Konstruksi. dengan metode pencucian yang disetujui oleh Manaj emen Konstruksi. sesuai dengan ketentuan dan persyara tan dari SII 0052-8. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang beraneka ragam b esarnya dan mempunyai penyebaran gradasi butiran yang baik sesuai dengan standar yang berlaku.Pembangunan Ruang Kuliah. Agregat kasar untuk beton berupa b atu pecah yang diperoleh dari pemecah batu. Ukuran besar butir nominal maksimum agregat kasar tidak melebihi : 3/4 jarak bersih minimum antar batang tulangan atau berkas bat ang tulangan.0-2. Agregat kasar yang mengandung butir-butir pipih hanya dapat dipakai apabila jumlah butir-butir pipih tersebut tidak melampaui 20% berat agregat seluruhnya. sesu ai standar yang berlaku. dengan ukuran lubang dalam mm berturut-turut 31. 3. Yang diartikan dengan lumpur adalah bagian-bagian yang dapat melaui ayakan 0. Butir-butir agregat bersifat kekal. Agregat kasar terdiri dari butir-butir yang keras dan tidak berpo ri. Apabila kadar lumpur melampaui 5% maka agregat dicuci dulu sebelum dipakai dala m pengadukan. 4. 2. Agregat halus terdiri dari butir yang keras dan tajam. artinya tidak menjadi lapuk atau han cur oleh pengaruhpengaruh cuaca. 2. atau 1/5 jarak terkecil antara bidang samping dari cetakan. berupa pasir alam sebagai hasil disintegrasi alami dari batu-batuan atau pasir buatan y ang dihasilkan oleh alat-alat pemecah batu.0-1.25 (ayakan ISO). dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi.

Air tersebut dianggap dapat dipakai. apabila kekuatan tekan mortar de ngan menggunakan air itu pada umur 7 dan 28 hari paling sedikit 90% dari kekuata n tekan mortar dengan memakai air minum. Dalam hal ini sebaiknya dipakai air yang lu lus pengujian di laboratorium sebagai air tawar yang dapat diminum. maka dalam ha l adanya keragu-raguan mengenai air. Apabila pemer iksaan contoh air seperti disebutkan diatas tidak dapat dilakukan.ndung minyak. PT. Jumlah air yang dipakai untuk membuat a dukan beton diusahakan secermat-cermatnya dan setepat-tepatnya. alkali. 34 . 4. diadakan percobaan perbandingan antara teka nan kekuatan mortar (semen dan pasir) dengan memakai air itu dan dengan memakai air minum. bahanbahan organik atau bahan-bahan lain yang bisa m erusak beton dan/atau baja tulangan. asam. dengan sudah mem perhitungkan semua koreksi yang perlu dilakukan akibat kadar air yang berbeda ya ng dikandung agregat di lapangan. Apabila terd apat keraguan mengenai air dianjurkan untuk mengirimkan contoh air ke lembaga pe meriksaan bahan-bahan yang diakui untuk diselidiki sampai seberapa jauh air itu mengandung zat-zat yang bisa merusak beton dan/atau baja tulangan. Flamboyant Huma Arta Hal.

kecua li untuk tulangan kecil dengan diameter lebih kecil 13 mm atau untuk tulangan sp iral bisa digunakan baja tulangan polos (BJTP) dengan tegangan leleh 240 MPa. dimana tujuan penggunaan bahan tambahan yang bisa dibenarkan dalam pekerjaan ini adalah bila memenuhi salah satu tujuan: a. 3. Semua biay a-biaya percobaan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. berjumlah minimum 3 (tiga) batang untuk setiap jenis percobaan. 5. akan dilakukan pengujian tarik baja tulangan pada lab oratorium yang disetujui Manajemen Konstruksi. Dalam hal ini disertakan standar SII atau ASTM mengenai baja tulangan. c. Hubungan antara baja tulangan yang satu dengan la innya menggunakan kawat beton. serta bebas dari kotoran berminyak. mutu 400. Se mua baja tulangan beton struktural yang dipakai dalam pekerjaan ini memenuhi sal ah satu dari syarat dan ketentuan berikut : (a) Mutu dan cara uji baja tulangan beton SII 0136-84. untuk mempe rbaiki sifat fisik dan/atau kimiawi adukan beton (fresh concrete) maupun beton y ang sudah mengeras (hardened concrete). Baja tulangan disuplai dari satu sumber (manufacture). (e) Standar specification for low-alloy steel deformed bars for concrete reinforcement ASTM-A706. (d) Specification for axle-steel deformed and plain bars for concrete reinforce ment ASTM-A617. Banda Aceh 2012 (f) Baja tulangan 1. mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. Penggunaan jaringan baja tulangan yang sudah jadi seperti steel wire-mesh dan sejenisnya t erlebih dahulu mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. untuk besi yang diameternya diatas 13 mm dengan p anjang + 100 cm untuk masing-masing. Baja tulan gan deform/ulir yang mempunyai tegangan leleh melampaui 400 MPa boleh dipakai as alkan tegangan lelehnya memberikan regangan awal leleh sebesar 0. b. baja tu langan boleh dilas dengan seijin Manajemen Konstruksi. 6. diikat dengan teguh. Bila disetujui oleh Ma najemen Konstruksi. atau bubuk yang bisa dit ambahkan ke dalam adukan beton selama proses pencampuran/pengadukan. (b) Specification for deformed and plain billet-steel bars fo r concrete reinforcement ASTM-A615. Bahan tambahan merupakan cairan. Disamping itu terhadap baja t ulangan dilakukan uji lengkung (bend test) dan hasil ujinya memenuhi persyaratan uji lengkung untuk batang tulangan baja poros (axle-steel) ASTM-A617. 2. tidak menggeser selama penge coran dan pemadatan beton. Baja tulangan untuk beton struktural pada umumnya menggu nakan baja tulangan ulir atau deform (BJTD) dengan tegangan leleh 400 MPa. maka bahan campuran tambahan atau additives/adm ixtures boleh dipakai.35% dan baja tu langan tersebut memenuhi salah satu syarat dan ketentuan dalam spesifikasi di at as serta mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Meningkatkan mutu beton. Meningkatkan wo . maka jaringan baja tulangan tersebut memenuhi ketentuan dan syarat dalam SII 0784-83 “Jaringan kawat baja las untuk tulangan beton” atau “Specific ation for welded steel wire fabricated for concrete reinforcement” ASTM-A185. Pemakaian baja tulangan dari jenis yang berlai nan dari ketentuan diatas.Pembangunan Ruang Kuliah. 4. Pemasangan baja tulangan dilakukan sesuai dengan gambar dan mendapat per setujuan Manajemen Konstruksi.4) dari Amerian Welding Society. Pengiri man contoh benda uji ke laboratorium dilakukan bersama-sama wakil Manajemen Kons truksi. Hanya bila ditunjukkan dalam gambar dengan suatu tanda khusus. (g) Bahan campuran tambahan ( additives / admixtures ) Jika disetujui secara ter tulis oleh Manajemen Konstruksi. Perbaikan sifat adukan beton. Percobaan mutu baja tulangan juga akan dila kukan setiap saat bilamana dipandang perlu oleh Manajemen Konstruksi. tanah dan lain se bagainya. untuk keperluan laporan tentang si fat bahan guna memenuhi prosedur pengelasan yang ditetapkan dalam “Structural weld ing code for reinforcing steel” (AWSD1. (c) Specification for rail-steel deformed an d plain bars for concrete reinforcement ASTM-A616.

Mengurangi panas hidrasi yang timbul. Mengurangi kadar air untuk meningkatka n mutu beton namun tidak mengurangi workability beton. h. Memperlambat setting a wal untuk mengantisipasi transportasi yang jauh. d. i. e. Membuat beton kedap air.rkability tanpa menambahkan kadar air. Mengurangi slump loss (kecep atan penurunan nilai slump). Meningkatkan ketah anan anti korosi pada beton. Meningkatkan pumpability (kemudahan pemompaan). Flamboyant Huma Arta Hal. f. Membuat ekspansi volume untuk keperluan grouting. terutama pada proses pengecoran beton m assa. 35 . k. j. terutama pada lingkungan yang agresif seperti di ba wah tanah atau di dekat laut. g. PT.

Uji slump. Trial test ini sudah dilaksanakan segera setelah adany a Surat Perintah Kerja atau penunjukan Pihak Kami. 3. maka beton yang dihasilkan juga mempunyai tingkat kemudahan pemomp aan (pumpbality) yang baik sebagai flowing concrete. dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang ditentu kan/disyaratkan dalam spesifikasi ini. air dan bahan tambahan) yang akan digunakan nantinya. Prosedur pengujian bak uji tekan maupun uji slump dilakukan berdasarkan peraturan yang be rlaku. 7 (t ujuh) hari dan 28 (dua puluh delapan) hari untuk setiap macam adukan yang diambi l contohnya (c) Standar mutu ( Standar of Acceptance ) Pihak Kami dikan membuat pengujian pendahuluan (trial test) atas benda uji silinder sejumlah minimum 30 b uah untuk setiap proporsi adukan yang dikehendaki. Jumlah dan prosedur pembuatan contoh benda uji sesuai dengan ket entuan dalam SKSNI-T15-1991. admixture atau addtive boleh diguna kan dengan jenis dan dosis yang sesuai. Untuk struktur atas bangunan. untuk disetujui oleh Manajemen Konstruksi. Proporsi campuran bahan dasar beton ditentukan sedemikian agar beton yang dihasilkan memberikan kekuatan tekan dan tingkat kelecakan (workabili ty) serta konsistensi yang memungkinkan pengerjaan beton (penuangan. Pihak Kami akan membuat a dukan percobaan (trial mixes) untuk mendapatkan proporsi campuran yang menghasil kan beton dengan mutu dan kinerja seperti yang disyaratkan. perataan da n pemadatan) secara “mudah” ke dalam acuan dan ke sekitar tulangan. Banda Aceh 2012 4. 2. untuk menunjukkan bahwa ca mpuran tersebut memenuhi kriteria untuk mencaai mutu kerja kinerja beton yang di isyaratkan. Dalam hal ini adukan percobaan perlu dibuat dalam beberap a proporsi campuran yang berbeda (utama dan pendamping) untuk mendapatkan campur an yang optimum. Uji tekan hancur. . baik untuk campuran percobaan maupun secara kontinyu selama proses pelaksanaan pekerjaan. agregat kasarnya tidak mudah tertinggal dari pada semennya. memenuhi syarat syarat . yang diuji pada umur beton 3 hari. m inimal ada dua teks yang dilakukan. PELAKSANAAN (a) Adukan Bet on 1. dengan benda uji berbentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. dimana mutu beton diperiksa pada umur 3 (tiga) hari. 5. dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. serta dapat m engisi dengan padat semua rongga di dalam acuannya. Untuk keperluan tersebut. 1. Adukan beton berupa “ready mixed concrete” dan memenuhi syarat-syarat SKSNI.Pembangunan Ruang Kuliah. (b) Uji mutu dan kinerja beton Agar supaya kualitas beton yang digun akan dapat dikontrol dengan baik sesuai spesifikasi dan standar yang ada. 4. 7 hari dan 28 hari. tanpa menimbulka n kemungkinan segregasi agregat dan terpisahnya air (bleeding) secara berlebihan . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Dalam hal ini. sesuai dengan jenis atau bagian pekerjaan yang dilaksanakan. (b) Adukan beton yang dibuat setempat ( site mixing) Adukan beton yang dibuat se tempat untuk volume kecil. karena pengecoran dilakukan hingga elevasi yang cukup tinggi. bila diperluk an. 2. Pihak Kami melakukan uji mutu dan kinerja beton. UJI MUTU DAN KINERJA BETON (a) Adukan percobaan ( trial mixes ) Pihak Kami se kurang-kurangnya dua minggu sebelum memulai pekerjaan beton membuat adukan perco baan (trial mixes) dengan menggunakan contoh bahan-bahan beton (semen.sebagai berikut : 1. Sebelum produksi beton. agar supaya pada saat penge coran. Penggunaan air sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan b eton dengan kinerja yang baik. Hasil dari pengujian ini segera diserahkan kepada Manajemen Konstruksi un tuk dievaluasi. Pelaksa nan penakaran semen dan agregat dengan kotak-kotak takaran yang volumenya sama s esuai hasil trial mixes dan disetujui oleh Manajemen Konstruksi. agregat. P ihak Kami mengadakan/membuat adukan beton menurut komposisi adukan dan proporsi campuran yang baik.

PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 36 .

tidak melampaui 8 : 1. agar tidak terjadi cold jo int dan juga menghindari kemungkinan degradasi atau kerusakan beton akibat panas hindrasi yang ditimbulkan. la ntai kerja bisa dibuat dari beton mutu B0 menurut NI-2. (f) Siar pelaksanaan ( construction joint) Posisi dan peng aturan adanya siar pelaksanaan mendapat persetujuan Manajemen Konstruksi. dan dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak terjadi pengendapan agregat maupun bergesernya p osisi tulangan atau acuan. (e) Pemad atan beton 1. Lapisan-lapisan ini mas ing . 2. pasir dan kerikil dengan p erbandingan 1 : 3 : 5. Peil akhir lantai kerja diperiksa kembali terhadap level ketinggian yang disyara tkan dalam gambar rencana. atau lebih kurang setara dengan fc’ = 8 MPa menurut SKSNI-T15-1991. batu. beton dipadatkan dengan memakai vib rator. jumlah dan cara p engambilan contoh benda uji dan contoh cetakannya sesuai dengan SKSNI. Banyaknya air untuk campuran beton sesuai dengan trial mixes. Jumlah adukan beton tidak melebihi kapasitas mesin pengaduk. atau mi nimal 1 buah setiap 10 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang lebih da ri 300 m3. dan terle bih dahulu mendapat persetujuan dari Manajemen Konstruksi. atau lebih kurang setara dengan K-125 menurut NI-2. yang dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak merusak acuan maupun posisi tulangan. Beton pada umumnya dicor secara berlapis. dengan disaksi kan persetujuan dari Manajemen Konstruksi. Namun demikian hal apapun. Khusus untuk lantai kerja pondasi dangkal/telapak. Pengecoran dilaksanakan secara kontinyu dalam satu el emen struktur atau diantara siar pelaksanaan (construction joint) yang telah dis etujui. 5. dan dijaga sedemikian rupa supaya mempunyai ikatan yang baik satu sama lain. beton dengan mut u B0 (menurut NI-2) dapat dibuat dari campuran semen. 6. Prosedur uji slump. Selama pengecoran berlangsung. d ihindarkan. atau dengan metode pengecoran yang diusulkan Pihak Kami dan disetujui ol eh Manajemen Konstruksi . 5.Pembangunan Ruang Kuliah. Pengecoran dilakukan secara berlapis dan ko ntinyu. perbandingan jumlah pasir dan kerikil (atau batu pecah) terhadap jumlah semen. Beton secepat mungkin dicorkan setelah pengadukan. 7. tanah dan lainlai n) dan dibasahi dengan air semen. Sebelum pengecoran dimulai. Lama pengadukan tidak kura ng dari 5 menit sesudah semua bahan berada dalam mesin pengaduk. sedemikian rupa se hingga tercapai sifat kemudahan kerja (workability) yang sesuai dengan penggunaa nnya. Sebagai pedoman umum.masing dipadatkan. perlu dilakukan uji slump dan pengambilan contoh benda uji. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 2. Pihak Ka mi menyampaikan usaha prosedur pengecoran yang optimum kepada Manajemen Konstruk si. Adukan beton dibuat dengan menggunakan mesin pengaduk beton (batch mixer). 4. Banda Aceh 2012 2. Kec epatan pengadukan sesuai dengan rekomendasi dari pembuat mesin tersebut. (c) Lantai kerja Lantai kerja pada umumnya dibuat dari beton dengan mutu fc’ = 10 MPa menurut SKSNI-T15-1991. Pemadatan beton secara berlebihan sehingga menyebabkan pengendapan agregat. untuk mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi . Selama proses pengec oran. Mesin pengaduk yang tidak dipakai lebih dari 30 menit dibersihkan duludari sisa-sisa beton lama sebelum dimulainya adukan beton yang baru. 3. dalam bentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Untuk itu. 7. maka tempat yang akan dicor terlebi h dahulu dibersihkan dari segala kotoran (potongan kayu. Pihak Kami menyediakan vibrator dalam jumlah yang cukup untuk menjami n efisiensi pekerjaan tanpa adanya penundaan. kebocoran acuan dan lain sebagainya. dimana tipe dan kapasitasnya mendapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi . yang diambil minimal 1 buah benda uji setia p 5 m3 pengecoran beton untuk volume pengecoran yang kurang dari 300 m3. Namun dalam segala ha l jumlah benda uji yang diambil tidak kurang dari 30 (tiga puluh) buah untuk pen gecoran dengan mutu beton yang sama. Pengecoran beton tidak dibenarkan untuk dimulai sebelum acuan/bekisti ng dan pemasangan baja tulangan selesai diperiksa dan mendapat persetujuan Manaj emen konstruksi. Namun . dengan memperhatikan cara atau urutan pengecoran terut ama untuk volume pengecoran yang besar (beton massa). sebelum pengecoran dilaksanakan. (d) Peng gunaan beton 1.

Siar dibuat sesedikit dan sekecil mungkin. permukaan da ri beton lama (di tempat siar penyambungan) supaya dibersihkan dengan seksama da n dikasarkan.secara umum perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. 2. serta at as persetujuan Manajemen Konstruksi. 37 . Sebelum pengecoran beton baru. Flamboyant Huma Arta Hal. Siar vertikal dalam dinding supaya dihindari. Kotorankotoran disingkirkan dengan cara menyemprotkan air ke permu kaan PT.

dan sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. pondasi diatas lantai ker ja. sebelum proses pengerasan beton. Pembengkokan tersebut dilakukan oleh tenaga yang ahli. PT. atau seperti yang diinstruksikan oleh Manajemen Konst ruksi. Banda Aceh 2012 beton lama dan menyikatnya sampai bersih. Pemasangan dilakukan denga n menggunakan pengganjal jarak selimut beton (beton decking) untuk mendapatkan t ebal selimut yang sesuai dengan gambar. Ketebalan selimut beton dibuat dengan pengganjal yang umu m dipakai dalam praktek. yang sebelumnya diserahkan kepada Manajemen Konstruksi untuk mendapatkan persetujuan. Pembengkokan baja tulangan dilakukan secar a hati-hati dan teliti. 3. dan tersebar merata. Apabila hal tersebut tidak tercantum di dalam gambar atau dalam spesifikasi. Seluruh beton yang di cor dan berhubungan langsung den gan tanah. Pihak Kami membuat rencana kerja pemotongan d an pembengkokan baja tulangan (bar bending schedule). Setelah permukaan siar tersebut bersih . poer pondasi. 2. (h) Pembengkokan dan penyetelan baja tulangan 1. at au minimal air semen.Pembangunan Ruang Kuliah. Semua permuka an beton yang terbuka dijaga tetap basah selama minimal 14 hari. Un tuk pengecoran beton pada waktu cuaca panas. merata ke seluruh permukaan. 4. Metode curing lebih dahulu diusulkan dan m endapatkan persetujuan Manajemen Konstruksi. hujan atau aliran air dan pengeringan sebelum waktunya. karet lepas. Pelat. 6. Pelat. kolom yang berhubungan atau terkena langsung dengan cuaca. dengan menggunakan alat-alat sedemikian rupa se hingga tidak menimbulkan cacat. (g) Perawatan beton (curing) 1. Adapun ketebalan selimut beton minimum yang disyaratkan adalah : Minim um (mm) 75 50 50 40 40 25 KONDISI A B C D E F 5. curing dan perlindungan atas beton diperhatikan. angin. Flamboyant Huma Arta Hal. 3. Sebelum penyetelan dan pemasangan baja tulangan dimulai. untuk memperkuat ikatan antara beton lama denga n pengecoran selanjutnya. Yang dimaksud dengan selimut beton adalah jarak minimum yang ter dapat antara permukaan dari setiap besi beton termasuk begel terhadap permukaan beton yang terkecil atau terdekat untuk setiap bagian dari masing-masing pekerja an beton. tanah. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 2. Balok. Balok. patah dan retak-retak pada batang baja. seperti terbuat dari beton (dengan mutu paling sedikit sama dengan mutu beton yang akan dicor). serta bahan-bahan atau kotora n yang bisa mengurangi daya letaknya. atau dengan cara lain yang diusulkan Pihak Kami. pelat pondasi. kol om yang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung dengan cuaca. dengan cara men yemprotkan air atau menggenangkan air pada permukaan beton tersebut. dindi ng beton yang berhubungan/ terkena langsung dengan cuaca. ditambahkan lapisan tipis bonding additive sejenis epoxy resin atau setara. Pihak Kami bertanggung jawab atas retaknya beton karena kelalaian dalam melaksanakan pekerjaan curing ini. sesuai dengan aturan dalam SKSNI. sesuai dengan instruksi dan persetujuan Manajemen Konstruk si. dengan jumlah minimum 4 buah setiap m2 cetakan atau lantai kerja. Beton dirawat (curi ng) dan dilindungi selama berlangsungnya proses pengerasan terhadap panas mataha ri. Tulangan bebas dari kotoran-kotoran seperti lemak. 38 . dinding beton y ang tidak berhubungan atau tidak terkena langsung Tulangan dipasang sedemikian rupa sehingga sebelum dan selama pengecoran tidak a kan berubah tempatnya. maka dapat dipakai ketentuan dalam peratura n yang berlaku. Pemasang an dan penyetalan tulangan berdasarkan peil-peil yang sesuai dengan gambar. Balok pondasi.

.

Tiang-tiang tidak boleh mempunyai lebih dari satu sambungan yang tidak disok ong ke arah samping. acuan dipasang sedemikian rupa sehingga membentuk lawan lendu t seperti tertera pada gambar. Tiang-tiang acuan dari besi atau kayu dipasang di atas p apan kayu yang kokoh dan dapat disetel dengan mudah dan dengan ketepatan yang ba ik. Apabi la setelah acuan dibongkar ternyata terdapat bagian-bagian beton yang keropos at au cacat lainnya. stabilitas dari acuan juga dipe rhitungkan dengan baik. 2. untuk bisa mendapatkan hasil uj i mutu beton yang obyektif. e. yang seringkal i perlu diberikan untuk meningkatkan kinerja beton pada saat pengecoran. Bila be ton yang keropos atau cacat tersebut diragukan mutunya. maka Manajemen Konstruks i berhak untuk meminta melaksanakan uji coba non destruktif seperti Ultrasonic P ulse Velocity Test. coring beton dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengala man agar bisa didapat hasil coring yang baik. Semu a resiko yang terjadi sebagai akibat pekerjaan tersebut dan biaya-biaya pengisia n. Bila ditunju kkan dalam gambar. (i) Acuan pengecoran beton a. yang akan mempengaruhi kekuatan konstruksi tersebut. serta dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku. b. Ketentuan penerimaan atau lolos tidaknya hasil uji t ekan dan uji lainnya yang dianggap perlu dari specimen coring mengikuti peratura n beton Indonesia yang berlaku. Acuan beton menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk ukuran dan batas-batas yang sesuai dengan yang ditunjukka n oleh gambar maupun yang diinstruksikan oleh Manajemen Konstruksi. tulangan atas ditunjang dari tulangan bawah oleh batang-b atang penunjang. perbaikan atau penutupannya. Bambu tidak boleh digunakan sebagai tiang acuan. Banda Aceh 2012 7. terutama yang berhubungan denga usaha keseragaman waktu setting beton . Apabila unt uk menentukan saat pembongkaran tidak dibuat benda-benda uji seperti ditentukan . Sebelum pembongkaran. mengadakan pengujian dengan melak ukan core drilling pada bagian beton yang benda ujinya gagal memenuhi syarat spe sifikasi.beban pelaksanaan. Pembongkaran acuan dilaporkan dan mendapat persetuj uan Manajemen Konstruksi. Oleh sebab itu. meyakini bahwa bagian-bagian konstruksi yang akan dibongka r acuannya sudah dapat memikul berat sendiri dan beban. Apabila acuan memikul beban-beban yang besar atau mempunyai bentang besar yang bebas. Disamping kekuatan dan kekauannya. Pada tulangan rangkap. terlebih lagi bila digunakan admixture semacam retarder. maka peny edia segera memberitahukan kepada Manajemen Konstruksi untuk meminta persetujuan Manajemen Konstruksi mengenai cara pengisian. Dalam hal ini. Kondisi pengerasan beton yang tidak merata bisa mengakibatkan retak-retak atau pecahnya beton pada saat pendongkarakan acuan ini. sudah menyerahkan kepada Manajemen Konstruksi semu a prosedur pelaksanaan pengecoran. Kekuatan i ni ditunjukkan dengan hasil pemeriksaan benda uji yang bersangkutan. perbaikan atau penutupan bagian tersebut menjadi tanggungan penyedia. (j) Pembongkaran acuan 1. Acuan hanya boleh dibongkar apabila bagian konst ruksi yang ditopangnya telah mencapai umur dan kekuatan yang cukup untuk memikul berat sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang akan bekerja padanya. atau ditunjang langsung dari tepi bawah cetakan atau lantai ker ja oleh blok-blok beton yang tinggi. minimal dua minggu se belum pelaksanaan pengecoran. keamanan dan kualitas pelaksanaan s istem acuan ini. serta juga persiapan dan pemotonga n benda uji (hasil coring) yang memenuhi syarat. maka membuat perhitungan dan gambar rencana yang khusus. d. atau kalau dianggap perlu. agar bisa menunjang kecepatan.Pembangunan Ruang Kuliah. lengkap dengan gambar kerjanya. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Perlu sangat diperhatikan perencanaan kinerja beto n yang dicor. untuk mendapa tkan persetujuan Manajemen Konstruksi. c.

kecuali bila dapat dibuktikan sebaliknya atau bila diijinkan oleh Manajemen Konstruksi. Khusus untuk cetakan samping boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 5 ha ri.di atas. PT. Flamboyant Huma Arta Hal. 4. 39 . 3. maka acuan baru boleh dibongkar setelah beton berumur minimal 2 minggu.

Banda Aceh 2012 Flow Chart of Concrete Placement for Footing Foundation Periksa spesifikasi beton & rebar & persyaratan Mengatur Rebar dan Formulir untuk Pondasi Pijakan Periksa barang yang akan tertanam seperti lengan. dll INSP T Periksa semua peralatan dan alat Y Mengatur jumlah yang dibutuhkan dari b eton Menuangkan Beton Pengawetan Checking level as required Memeriksa tingkat yang diperlukan INSP Tanah pengurukan dan Pemadatan Tahap Selanjutnya PT. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. penjangkaran.Pembangunan Ruang Kuliah. Flamboyant Huma Arta Hal. 40 .

dll T INSP Pembentukan Dinding kolom Survei tegak lurus dalam dua arah dan Penyesuaian INSP Perkerasan dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Tahap Selanjutnya PT. 41 .Pembangunan Ruang Kuliah. Flamboyant Huma Arta Hal. Banda Aceh 2012 Dinding dan Beton Kolom Perkerasan pelat pada kelas / gelagar Menandai Dinding dan Kolom INSP T Rebar kolom / dinding Barang itu akan tertanam seperti lengan. jangkar untuk pintu palang balok / jend ela. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.

M & E dan dll Pembentukan Balok / Slab INSP Perkerasan dari Balok / Slab termasuk kantilever & bawah dinding Menandai posisi kolom / dinding pengawetan Langkah selanjutnya PT. jangkar.Pembangunan Ruang Kuliah. pipa saluran lengan. Banda Aceh 2012 Menangguhkan Balok / Slab termasuk tembok pembatas Menandai Balok / AXIS tingkat Slab Beton dinding / kolom hingga soffit dari gelagar Persiapan pentahapan dan perancah & menyangga kerja INSP Pembuatan Betuk Balok Rebar pembuatan Rebar pengaturan & memperbaiki Barang yang akan tertanam seperti. pelat. 42 . Flamboyant Huma Arta Hal. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.

listplank beton dan lain-lain) diberi stek-stek besi beton Æ 10 mm jarak 60 cm. balok. memberikan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi Pengawas untuk d imintakan persetujuannya. selain karung goni. terdapa t ikatan pemasangan yang sempurna. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Batu bata ringan ataupun jenis lainnya dapat d igunakan untuk dinding jika disetujui oleh Manajemen Konstruksi. satu sama lain dapat mengikat dengan sempurna. kecuali untuk pasangan sudut dapat memaka i batu bata pecahan. pembesian 4 bh Æ 10 mm. 43 . batu bata tersebut direndam dalam air sampai gelembung udara tidak terlih at lagi.1. Pe mbuatan lubang pada pasangan dinding untuk steger sama sekali tidak diperkenanka n. Semua pasangan baru. pembesian 4 bh Æ 10 mm.2. penempatan pasangan batu bata hendaknya disesuaikan. mengerjakan pengukuran bangunan (uitzet) secara teliti dan sesuai gambar. kosen jendela. Ukuran tebal batu bata dapat disesuaikan dengan tebal dinding akhir (finis h) yang disyaratkan dalam gambar. Apabila bahan yang datang tidak sesuai dengan contoh yang telah diset ujui. Pada semua pasangan bata ½ batu. Batu bata yang dipasang utuh. maka Manajemen Konstruksi /Pengawas berhak menolak bahan tersebut dan sege ra mengeluarkan bahan tersebut dari lokasi proyek dalam waktu 2 kali 24 jam. PT. yang terlebih dahulu ditanam dengan baik pada bagian kolom beton d an pada bagian yang tertanam dalam pasangan batu bata sekurang-kurangnya 40 cm.1.3. diberi kolom dan balok beton dengan ukuran 13x13 cm. 1. untuk menghindari retaknya dinding dikemudian hari . beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm. pagar atau sesuai gambar.Pembangunan Ruang Kuliah. bila direndam didalam air tetap utuh. 1. Flamboyant Huma Arta Hal. Seluruh keliling kosen-kosen p intu dan jendela. beugel (ring) Æ 8 mm tiap jarak 15 cm. lubang ventilasi dan lain-lain. Sebelum pekerja an dimulai. Bahan dinding untuk bagian dalam ban gunan dan dinding luar bangunan Batu bata merah biasa yang dipakai mengalami pem bakaran sampai matang.2 . dijaga ti dak terkena sinar matahari langsung dan Pihak Kami menyediakan karungkarung yang digunakan untuk menutup pasangan serta keadaannya basah. Pada pasangan batu bata 1 batu dan pasangan yang lebih tebal disusun sesu ai dengan petunjuk/peraturan yang seharusnya. tidak pecah atau ha ncur. Lingkup pekerjaan Meliputi pengadaan bah an dan pemasangan dinding sisi dalam/luar bangunandan dinding pembatas ruangan. pemasangan stek besi dilakukan sebelum beton dicor.2. Bahan 1. Setiap pertemuan tegak lurus. Pelaksanaan Sebelum batu bata dip asang. PEKERJAAN PASANGAN DINDING BATA 1. kecuali ditentukan lain oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas. kecuali ditiap-tiap pertemuan dimana ada tian g-tiang beton merupakan bingkai. Pada tiap pertemuan tegak lurus te rdapat ikatan pemasangan yang sempurna kecuali di tiap-tiap pertemuan dimana ada tiang-tiang beton yang merupakan bingkai. Banda Aceh 2012 PEKERJAAN ARSITEKTUR PEKERJAAN DINDING 1. Selama 1 (satu) hari pemasangan dinding bata tidak boleh lebih da ri 1 (satu) meter dan pengakhiran pemasangan pada satu hari dibuat bertangga men urun dan tidak tegak bergigi. Bidang dinding yang luasnya lebih dari 10 m2 di tambah kolom dan balok penguat (beton praktis) dengan ukuran 13x13 cm. Bagian pasangan dinding yang berhubungan dengan setiap bagian pekerjaan beton (kolom. Contoh batu bata yang telah disetujui disimpan di kant or proyek. 1. Di tempat yang akan terdapat kosen pintu. tidak dibenarkan menggunakan batu bata pecahan kecuali untuk pasangan sudut/laslasan. ju ga dapat digunakan kajang bogor atau lainnya untuk menutup pasangan tersebut. Bahan untuk campuran siar bata Bahan yang dipakai memakai pasir dan semen de ngan perbandingan 1: 3 untuk pekerjaan pasangan bata trassram dan perbandingan 1 : 5 untuk pekerjaan pasangan bata biasa.2.

untuk patokan kerataan dinding. bila pahatannya untuk diisi lebih dari 1 (satu) p ipa. kabel data. AC dan lain-lainnya. k) Kelembaban plestera n dijaga sehingga pengeringan berlangsung wajar. antenna TV. untuk memperkuat daya lekat plesteran. sudah selesai dipasang. tidak terlalu tiba-tiba dan mem basahi permukaan plesteran setiap kali terlihat kering dan dilindungi dari terik matahari langsung dengan bahan penutup yang dapat mencegah penguapan air secara cepat. air hujan. Bahan Bahan yang dipakai untuk plesteran mem akai bahan pasir dan semen dengan komposisi perbandingan 1 : 3 untuk pekerjaan d inding bata trassram dan 1 : 4 untuk pekerjaan dinding bata biasa. debu. dan plesteran tersebut sudah bena r-benar dalam keadaan kering. c) Pencampuran air secara be rtahap dan diaduk sampai rata selama 3-4 menit. T ebal plesteran 15-20 mm. balok-balok beton. b) Pekerjaan plesteran dinding dikerjakan pada permukaan dinding. Banda Aceh 2012 Lubang-lubang untuk instalasi listrik. PEKERJAAN PENUTUPAN & PELAPISAN PT. sebelumnya selalu disirami air sampai jenuh selama 3 hari. dipasang tegak lurus dan menggu nakan potongan kecil kayu plywood. h) Ketebalan ples teran mencapai ketebalan permukaan dinding/kolom yang dinyatakan dalam gambar. hasil pengerjaan lurus. m) Sudut-su dut luar dinding : .Seluruh sudut vertical. yang ditanam pada di nding. 2. n) Pekerjaan finishing (pengecatan) dapat dilakukan apabila plesteran tela h berumur lebih dari 21 (dua puluh satu) hari.2. tegak dan l urus. aga r adukan plesteran dapat melekat dengan baik pada dinding. Jika melebihi. sehingga dapat dicapai hasil plesteran yang bermu tu baik.1. AC. Lingkup pekerjaan a) Termasuk dala m pekerjaan plesteran ini adalah penyediaan tenaga kerja. lubang pahatan tersebut dibungkus kawat nyamuk. potongan plyw ood tersebut dilepas apabila kepala plesteran telah mongering. Flamboyant Huma Arta . air kotor/ bekas. bobokan untuk instalasi listrik (pipa). par tikel lain. plumbing. dikerjakan dengan baik. rata. maka dibuat pahatan secukupnya. mempunyai toleransi lengkung atau cembung tidak melebihi 5mm untuk setiap jarak 200 cm. 2. l) Jika terjadi keretakan sebagai akibat pengeringan yang tidak baik. serta bagian lain yang diplest er. 2. pahatan tersebut setelah dipasang pipa di tutup dengan adukan yang sama. bahan-bahan. listplank beton. berkewajiba n memperbaikinya dengan biaya atas tanggungan Pihak Kami. baik dan tidak bergelombang. e) Dinding pasangan bata yan g akan diplester. atau 6 x 6 mm atau sesuai permintaan. i) Seluruh pertemuan b idang plesteran dengan keliling kosen dibuat tali air ukuran 5 x 5 mm. plumbing. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Jika ketebalan melebihi dari 2 cm diberi tambahan kawat ayam (wire mesh). kolom -kolom beton. maka plesteran tersebut dibongkar dan diperbaiki sampai dinya takan dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas dengan biaya atas tang gungan Pihak Kami. c) Plesteran boleh dikerjakan apabila seluruh instalasi jaringan listrik.Pembangunan Ruang Kuliah. air panas. at au akibat lainnya.3. g) Pas angan kepala plesteran dibuat pada jarak 100 cm. instalasi air bersih dan instalasi lainnya telah ditanam dalam dinding. air bersih. rapih. te lepon. d) Pekerjaan plesteran dapat dil aksanakan bilamana pekerjaan pasangan telah selesai dipasang. Pelaksan aan a) Permukaan dinding yang akan diplester dibersihkan dari kotoran. b) Pencampuran menggunakan mesin mixer. AC. f) Plesteran halus (a cian) dapat dilaksanakan sesudah plesteran berumur 8 hari (kering benar). kolom dan ring bal ok telah dicor. Selama 7 (tujuh) hari setelah pengacian selesai penyedia sela lu menyiram dengan air sampai jenuh sekurangkurangnya 1 kali sehari. peralatan termasuk alat-alat bantu dan alat-alat angkut yang diperlukan untuk melaksanaka n pekerjaan plesteran dinding. PEKERJAAN PLESTERAN DAN ACIAN DINDING 2. AC atau lain–lain dimana diperluk an adanya instalasi listrik. j) Untuk permukaan yang datar.

44 .Hal.

PINTU DAN JENDELA KAYU SERTA KACA 4. 3. ukuran dan material kosen maupun accesoriesnya. jendela adalah material yang berkaitan erat dengan arsitektu rnya dan termasuk material halus. d) Sekrup yang digunakan adalah tipe 12 – 14 x 20 mm HWFS yang dilapisi anti karat 2. Umum Mat erial kosen. Bahan a) P enutup atap berupa genteng metal bergelombang dengan bahan dasar metal berlapis Galvalume atau aluminum stucco embossed. finishing yang perlu diperhatikan prosedurnya baik mulai dari pemasangan sampai pemeliharaannya. c) Warna penutup atap adalah biru. c) Jarak antara satu kuda-kuda ke kuda-kuda lainnya tidak lebih dari 150 cm. Flamboyant Huma Arta Hal. Pengurangan jarak kuda-kuda dilakukan sesuai dengan pemilihan bahan penutup atap yang digunakan. Sedangkan pelaksanaan pengerjaan listplank beton mengikuti ketentuan spesifikasi spesifika si struktur. untuk itu penyedia memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a) mengadakan pemeriksaan pengukuran di lapangan.5 % Zinc dan 1. b) Kuda-kuda inti dirakit terlebih dahulu dan selanjutnya dilakukan pe rakitan kuda-kuda pendukung ataupun penahan. Pelaksanaan Penempatan reng dan penutup atap lembaran metal b ergelombang dipasang sedemikian rupa untuk menjamin tidak terjadinya ketidakrata an permukaan atap.2. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Bentuk profil gelombang yang menyerupai genteng tanah liat yang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu d ari Manajemen Konstruksi. kebocoran atap dan lendutan pada atap. 2.1. Sistim interlock antara kuda-kuda d apat menjamin kestabilan kuda-kuda terhadap semua beban yang bekerja pada rangka atap tersebut. pintu.6 mm. tidak melengkung ataupun bengko k. d) Reng ZincAlume yang digunakan pada kuda-kuda mempunyai ketebalan paling tidak 0. 43. c) Tidak ada perubahan bentuk pada penampang profil.1.5 % Silicon.2. Warna biru y ang akan dipasang mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen Konstru ksi. b) mengajukan contoh-contoh bahan yan g digunakan pada proyek ini.1 Bahan a) Bahan rangka atap memakai bahan baja ringan Zincalume berkekuatan G 550 yang merupakan baja yang dilapisi campuran dengan komposisi 50 % Aluminium. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi dan Perencana untuk dimintakan persetujuannya. Untuk menghindari resiko sala h pemasangan. 4. d) Panjang material yang digunakan mencukupi serta tidak boleh terdapat sambungan pada badan. PEKERJAAN LISTPLANK ATAP DAN BETON Listplank atap menggunakan bahan kayu Kamper Singkil. agar ukuran kosen yang dipasang telah disesuaikan dengan ukuran di la pangan dan membuat shop drawings.Pembangunan Ruang Kuliah. Insulation memakai all foi l single side beserta roof mesh. PEKERJAAN RANGKA ATAP BAJA RINGAN 1. Pekerjaan Kontruksi K uda-kuda a) Kuda-kuda dibentuk dengan menyatukan batang-batang profil berketebal an paling tidak 1 mm dengan di skrup dengan menggunakan bor listrik dan hexagona l socket. 1. 45 . b) Batang untuk rangka dalam keadaan lurus. PT. b) Nok genteng. Banda Aceh 2012 1. PEKERJAAN GENTENG PENUTUP ATAP 2. PEKERJAAN KOSEN. Dengan persetujuan Manajemen Konstruksi bahan ra ngka atap dapat memakai bahan baja ringan yang dilapisi Zinc dengan proses Hot D ip . genteng nok 3 arah dan genteng nok uju ng menggunakan bahan yang sama seperti genteng metal. e) Ukuran profil seragam dari ujung satu ke ujung yang lainnya.

sehingga lubang-lubang bekas paku tidak terlihat. kamar mandi / wc dan sebagainya. g) Pada saat melaku kan plesteran/acian. Penambahan ketinggian kosen/pintu tidak berarti kayunya yang disambung. pengerjaan struktur lantai atas. e) Sebelum k osen dibuat/dipesan. ukuran minimal 6 cm x 15 cm dengan double skonengan.Pembangunan Ruang Kuliah. d) Pe kerjaan ini meliputi penyediaan bahan. Persiapan a. yang ada hanya bole h untuk tali air selebar 5 mm. lengkap dengan kunci. balkon. selasar. 4. Finishing akhir untuk seluruh kosen. kunci pintu. jendela. pemakua n untuk lembaran plywood pelindung dengan menggunakan paku kecil. b. selasar dan balkon setinggi 2 cm. diwajibkan membuat mock-up kosen. atau accessories pintu ata u jendela. dipasang r apat/presisi. pengerjaan. sehingga tidak merusak permukaan kayu kosen akibat paku. pekerjaan-pekerjaan kasar sep erti : pengecoran struktur. pemasangan dinding bata. Jalusi memakai b ahan yang sama. d) Kosen-kosen pintu. dan cara pemasangannya dibuat mock-up terlebih dahulu dan dimintakan per setujuan dari Arsitek/Manajemen konstruksi. Ukuran-ukuran kosen dicek dahulu berdasarkan gambar dan kondisi di lapangan. penutupan papan/plywood dipasang/ditempatkan pada lubang-lu bang skonengan. jendela dengan ska la 1 : 1. sehingga tidak terjadi tambatan pada kosen atau pintu. handle. agar tali air/naad tersebut tidak terkena lapisan cat f) Dalam pemasangan / penyetelan kosen. pada teras. pengecatan dinding hatihati. pemakuan pada tempat yang ada terdapat engsel. Pemasangan a) Kosen hanya diperkenanka n dipasang bila kondisi di lapangan sudah memadai. perlu ada penambahan ketinggian kosen dan dau n pintu agar tidak ada celah. Finishing Akhir a. b. Accessories seperti engsel pintu. Untuk ukuran kosen pintu dan daun pintu yang berhubungan dengan areal luar se perti teras. demikian juga untuk daun pintunya perlu dita mbah. kaca dan finishing melamik di proyek unt uk diperiksa dan di ACC terlebih dahulu oleh Manajemen Konstruksi dan Perencana Arsitektur. Bila terjadi tambalan. naad/pertemuan kosen dengan dinding diberi sealent. c) Kosen-kosen yang sudah dipasang dilindung i dari kerusakan-kerusakan akibat tabrakan/benturan dengan ditutup lembaran plyw ood 9 mm atau papan. letak engsel pintu. bila perlu ada penyesuaian-penyesua ian / koreksikoreksi pada gambar. a lat-alat angkut dari gudang ke lokasi proyek dan peralatan lainnya. PT. daun pintu kayu dan daun jendela di finish Melamix. Bila kondisi lapangan dan gambar kerja tidak s esuai. Bahan / Mat erial Bahan yang dipakai menggunakan kayu Kamper Samarinda. seda ng pada KM/WC/Toilet tingginya ditambah 5 cm atau sesuai ketinggian perbedaan pe il lantai pada tiap pintu kosennya. Flamboyant Huma Arta . bahan yang dipasang sesua i dengan contoh bahan yang sudah disetujui Perencana/Manajemen Konstruksi. e) Tali air dipasang pada seluruh keliling kosen pintu dan jendela dengan lebar 5 mm tidak difinish cat. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. tidak boleh ada plesteran tambahan atau belah. Banda Aceh 2012 c) Bahan yang cacat dan bernoda tidak boleh digunakan. b) Kosen-kosen tidak diperkenankan dipasang bila masih dalam pekerja anpekerjaan struktur/persiapan. atau yang berhubu ngan dengan perbedaan peil lantai.2. ma ka kosen dan daun pintu tersebut dibongkar dan diganti dengan yang baru. material finishing sudah da pat persetujuan terlebih dahulu oleh Perencana/Manajemen Konstruksi (lihat spesi fikasi pekerjaan pengecatan). f) Pemasangan kosen dilakukan paling akhir setelah dinding diplester dan diaci. floor/ rabat beton lantai d asar. pintu. kuda-kuda dan atap sudah selesai dipasang dan pekerjaan menuju tahap finishing (lebih baik bila dinding dan lantai sudah di finish). biaya p enggantiannya ditanggung oleh Pihak Kami. engsel. engsel jendela jungkit dan pengunci jendela dan seba gainya. tebal jadi 1.5 cm. penggunaan paku yang dapat merusak permukaan kayu kosen dihi ndari. bovenlight yang terletak di antara 2 kolom/ dinding. harus dilaporkan kepada Manajemen Konstruksi /Perencana untuk diperiksa. te tapi ukuran tinggi kosen/pintu ditambah pada saat pembuatan kosen dan pintunya. pemasangan alat-alat bantu. untuk menghindari kesalahan ukuran dan terjadi k erusakan-kerusakan akibat benturan. dan tidak terdapat c acat kayu. adukan yang menempel pada kosen segera dibersihkan/dicuci s ebelum adukan mengering.

46 .Hal.

engsel jendela. ukuran dis esuaikan dengan gambar. c) Pema sangan daun jendela dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun jende la. 4. tentang bentuk pintu panel beserta ukuranukuran dengan skala 1:10. grendel. d) Pengunci untuk daun jendela memakai merk Solid atau setara Solid. lalu diajukan kepada Manajemen Konstruksi & Arsitek/Perencana u ntuk disetujui. b) Engsel untuk daun pintu menggu nakan engsel Solid atau setara Solid dengan tipe disesuaikan ukuran berat daun p intu. dilakukan di workshop. handle/kunci.Daun pintu ka ca a) Rangka/frame daun pintu kaca terbuat dari kayu Kamper Samarinda. e) Engsel encasement menggunakan Dekson atau setara Dekson. kunci. 5. 4. untuk itu agar Pihak Kami mengajukan sub pekerjaan pintu/jendela kepada Arsitek Perencana/Manajemen Konstruksi untuk disetujui. Daun pintu panel ini terbuat dari kayu Kampe r Samarinda. sedangkan seperti yang sudah disebut handle. engsel jendela. mengajukan seluruh contoh bahan beserta brosurnya. b. 5. f. kunci di ACC terlebih dahulu oleh Arsitek. PT. hak angina. lancar dibuka dan ditutup . eng sel daun jendela jungkit.Pelaksanaan a) Sebelum dipasang. membuat shop-drawing. b) Sebelum pe kerjaan dimulai mengajukan gambar kerja kepada Perencana/Manajemen Konstruksi un tuk disetujui. 4. sebelum dipesan/dibeli. Flamboyant Huma Arta Hal. . handle. juga digambarkan letak-letak engsel. maupun dari luar. d) Pemasangan dau n pintu dikerjakan oleh tenaga yang ahli dalam pemasangan daun pintu. engsel pintu. Pekerjaan Daun Pintu Panel a. handle. pengunci daun jendela. c.Daun jen dela a) Rangka/frame daun jendela kaca memakai kayu Kamper Samarinda. Untuk seluruh daun pintu ayun/swing. e. tarikan daun jendela dan sebaga inya. sehin gga dapat menghasilkan pemasangan yang rapih dan baik. c) Engsel daun jendela jungkit memakai engsel Solid atau setara Solid deng an ukuran disesuaikan dengan berat daun jendela dan sesuai dengan spesifikasi te knisnya. grendel tanam dan lainnya memakai merk Solid atau setara Solid. dan tidak boleh terlihat pada waktu jendela dalam kead aan tertutup. kunci disertai dengan ukuranukurannya. b) Pembuatan daun jendela dilakukan di workshop. Daun pintu panel ini dibuat di workshop. Pemasangan daun pintu ini dipasang oleh tenaga ya ng ahli dalam pemasangan daun pintu. Letak posisi engsel pintu. agar hasil pemasangannya benar-benar rapih dan halus. Banda Aceh 2012 c. baik dari dalam. agar engsel tertanam dengan baik. . rangka vertical. dan diajukan kepada Arsitek/P erencana untuk disetujui. b) Accessories seperti engsel pintu. dilengkapi dengan door stop merk Solid atau setara Solid. jendela yan g sudah difinish. Pekerjaan Daun Pintu Kaca dan Daun Jendela Kaca . pintu. d) Pemasangan engsel jungkit mengikuti petunjuk spesifikasi teknisnya. d. c) Pembuatan daun pintu. 47 . door stop tersebut dimintakan persetu juan / di ACC dahulu oleh Arsitek/Perencana. Posisi engsel jungkit untuk daun jend ela tertanam dengan baik. d. Sebelum pekerjaan dimul ai. 1.Bahan a) Semua kunci yang dipaka i untuk daun pintu kayu untuk ruang-ruang maupun daun pintu kamar mandi memakai merk Solid atau yang setara dengan merk solid. handle jendela. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. dan cara pemasangannya dibuatkan mock-up terlebih dahulu untuk dimintakan persetujuan/ACC Arsitek. PEKERJAAN KUNCI DAN PENGGANTUNG / ENGSEL . dilindungi/dibungkus dengan plastik. ukuran ja di untuk rangka vertical dan horizontal disesuaikan dengan gambar.Pembangunan Ruang Kuliah. Semua kosen. horizontal tengah dan atas setelah diserut halus ( ukuran jadi) dengan ukuran yang sesuai dengan gambar. Lebar engsel pintu lebih kecil minimal 5 mm dari lebar daun pintu/jendela.

Ketentuan Umum a) Pekerjaan langit-langit ini (plafond) baru boleh dilakuka n setelah seluruh pekerjaan instalasi seperti kabelkabel. tarikan daun jendela di ACC dahulu oleh Arsitek. Bahan penutup langit-langit memakai gypsumboard.1. Sebelum rangka dipasang kami akan mengajukan contoh bahan kepada Manaje men Konstruksi/Pengawas untuk disetujui. ditanam sedalam 1–2 mm dari permukaan panel gyp sum. grille exhaust dan lubang-lubang lainnya yang berada pada plafond. 48 . Penutup langit-langit Penutup langit-lan git memakai panel gypsum board merk Jaya Board dengan tebal 12 mm. Rangka Rangka plafond m emakai rangka hollow 40 mm : 40 mm.3. d) Lokasi Man Hole pada langit-langit (plafond) me ndapat persetujuan terlebih dahulu dari Manajemen konstruksi. 6. Setelah daun pintu / daun jendela beserta accesoriesnya sudah selesai dipasang. 5. rangka dan penggantung.2. dan pekerjaannya harus diganti dengan pekerja yang benar-benar terampil dan ahli.3. 6. list sudut. d) Membuat mock-up untuk disetujui / di ACC Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perenc ana. tebal 0. digantung sampai rangka atap. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. sehingga hasil pekerjaannya benar-benar rapih. maka daun pintu / daun jendela yang sudah dipasang diganti dengan ya ng baru. waterpass dan tidak bergelombang. Flamboyant Huma Arta Hal. Biaya pembuatan lubang tersebut dimasukkan pada harga peker jaan langit-langit (plafond). handle/kunci. Lingkup Peker jaan a) Meliputi penyediaan bahan dan pemasangan langit-langit (plafond). Pelaks anaan 1. 45 mm. 4. PT. baik. pipa-pipa dan peralata n lainnya yang berada didalam plafond sudah selesai dipasang dan telah diuji cob a (ditest). alat-a lat Bantu. Lembaran gypsum direkatkan pada rangka plafond dengan menggunakan sekerup ti ap jarak 20 cm atau sesuai gambar. agar engsel tertanam dengan baik. hasil pemasangannya tidak baik dan rapih. Seluruh instalasi M&E yang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test. Pekerjaan Plafond Gypsum Board 6. 6. naad mati / tanpa naad. 2.Pembangunan Ruang Kuliah. agar tidak rusa k/cacat akibat benturan 6. Posisi engsel jun gkit untuk daun jendela tertanam baik. Posisi engsel pintu. 3. 6. tidak cacat dan telah mendapatkan persetujuan dari Perencana. baik dari dalam maupun dari luar. Bahan 1. bidang permukaan harus rata. Penggan tung dipasang tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm. minimal 5 mm dari lebar daun pintu/daun jendela.1. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT Lebar engsel pintu lebih kecil. maka daun pintu dan daun jendela tersebut dilindungi. c) Menyediakan contoh-contoh bahan dan diajuk an kepada Manajemen Konstruksi/ Pengawas/ Perencana untuk disetujui / di ACC. Penggantung untuk rangka plafond tiap jarak 120 x 120 cm atau sesuai gambar. dan tidak boleh terlihat pada saat daun j endela dalam keadaan tertutup. Bila menurut pengamatan Manajemen Konstruksi /Arsitek. b) Bahan yang dipasang baru.3. engsel jendela jungkit. Pemasangan dila kukan oleh pekerja yang benar-benar ahli dalam pemasangan daun pintu/jendela/acc esoriesnya. koef plafond dan pekerjaan lainny a yang berkaitan dengan pekerjaan langit-langit.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm. Setelah seluruh rangka plafo nd terpasang. 2. Banda Aceh 2012 c) d) e) f) g) h) . b) Membuat gambar kerja (shop d rawing) untuk disetujui perencana. sambung ansambungan panel ditutup dengan compound dan dilapisi kain kassa kualitas baik. baik dan halus. agar dapat terisi oleh compound. 6.2. c) Seluruh pekerjaan langit-langit sudah termasuk p embuatan lubang lampu (armature). tebal 0.

1. Seluruh instalasi M&E y ang berada di atas plafond telah terpasang dan telah di test. Lapisan waterproofing untu k daerah basah. bila tidak rapih. sambungansambungan panel ditutup dengan compound + lapisan kain kassa kualitas baik. tebal 0. 4.2. toilet. Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list profil alum inium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar. Membuat gambar kerja (shop drawings) 5. maka dibongkar dan diganti dengan pekerja yang ahli dalam pemasangan batu paras yogya. 7. 4. dengan ukura n sesuai diameter skurp. penyediaan alat-alat bantu dan pembersihan. PEKERJAAN PELAPIS LANTAI DAN DINDING 7. 2. pembuatan lubang untuk skrup dibor. 5.1. Seluruh pertemuan sudut antara plafond dengan dinding diberi list aluminium ukuran 10 mm x 10 mm atau sesuai gambar. ditanam sedalam 1-2 mm dari permukaan panel. Penggantung tiap jarak 120 x 120 cm memakai rangka hollow 40 x 40 mm. sudah termasuk pembuatan lubang armature.1.2. biayanya dimasukan ke dalam harga satu an plafond. bidang permukaan harus rata. 2. akan diadakan penelitian terha dap peil lantai agar sesuai dengan gambar rencana. Setelah seluruh rangka plafond terpasang. Pekerjaan lanta i keramik homogeneous tile 7. 49 . dan na ad untuk dinding maksimal 2 mm.45 mm tiap jarak 60 x 60 cm ata u sesuai gambar.1. bahan PT. 7. Umum Se belum pekerjaan pelapis lantai diakukan maka : 1. 2. 5. plafond luar bangunan/overstek. Penutup langit-langit Penutup langit -langit memakai calsiboard tebal 6 mm merk Jaya Board.2. Dalam pengerja an plafond ini. 7. 6.1.1. Pemasang an pelapis lantai dan dinding dikerjakan tahap akhir. waterpass dan tidak berg elombang. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Me ngajukan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas untuk disetujui jenis bahannya. balkon dan ruang-ruang lainnya yang berhubungan d engan air dan telah diadakan pengetesan dengan hasil tidak bocor disaksikan oleh Manajemen Konstruksi dengan berita acara hasil pengecekan bersama 3. sudah termasuk pembuatan lubang armature. Pekerjaan Plafond Kalsiboard 6. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan . Banda Aceh 2012 7.1. Pekerjaan plafond telah selesai dipasang. 8. 6.45 mm atau sesuai gambar. Penutup langit-langit Kal siboard dipasang pada seluruh plafond KM/WC. 6.4. untuk menghindari kerusaka n akibat pekerjaan yang belum selesai. 3. Dalam pengerjaan plafond ini. Bahan 1. 7. Lembaran Kalsiboard direkatkan pada rangka plafond dengan meng gunakan skrup tiap jarak 15 cm. Lebar naad untuk lantai 3-4 mm.Pembangunan Ruang Kuliah. yan g berhubungan dengan udara luar. biayanya dimasukan ke dalam harga satuan plafond. Pelaksanaan 1. agar dapat terisi oleh compound.4. 6. Rangka Rangka plaf ond memakai rangka hollow 40 mm x 40 mm. pemasangan. Bahan penutup langit-langit memakai panel Kalsiboard.4. lalu membuat mock-up/contoh pemasangan di proyek untuk disetujui bahw a hasil pemasangan memang benarbenar rapih. naad mati/ ta npa naad. Flamboyant Huma Arta Hal. KM/WC. tebal 0.

13. Banda Aceh 2012 . 3.2. ini Pihak Kami dikerjakan walaupun tidak dijela skan dalam gambar. 8. Bahan .Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 40 x 40 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7. 11.Plint : Memakai Plint Roman tinggi 10 cm . 10. 2. 50 . 12.Produksi . 7. Pekerjaan Lantai dan Dinding Lapis Keramik 7. Pemotongan unit keramik menggunakan m esin potong.Jenis : Keramik homogenous kwalitas B . 6. 2. 8. 9. 5. Pemasangan 1. Pemasangan memakai perekat keramik merk/jeni s Drymix Tile.2. 7.Jenis . Pemasangan dikerjakan oleh pekerja yang ahli dan terampil dalam pemasangan.Warna . Adukan yang menempel pada permukaan lantai harus segera d ibersihkan sebelum mengering. ukuran 120x120 cm. Bahan-bahan yang dapat merusak lantai keramik harus segera dijauhkan dan tidak d iperkenankan disimpan pada ruang-ruang yang telah selesai dipasang keramik.2. 3. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih.Naad : Di isi memakai AM Grout 50 atau setara 7. Setelah selesai dipasang dan digro uting. Kerusakan-kerusakan selama proyek be rlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. 7.1. Sebelum pemasangan keramik dimulai. 14. seluruh permukaan lantai b eton diratakan / di screed memakai Drymix Screed tebal + 3.Ukuran : 40 x 40 cm atau sesuai gambar . Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering. Seluruh pertemuan lantai dengan dinding diberi plint Roman tingg i 10 cm dan di finish cat plint. Gambar kerja telah disetujui Manajemen Konstruksi / Pengawa s / Perencana. Pengisian naad/grouting setelah pemasangan lan tai selesai dipasang dan telah mengering. Pe masangan keramik menggunakan Drymix Tile. 7. Siar-siar / naad rata dan sama besa r. Pekerjaan Dinding Lapis Keramik PT. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. rata dan sama besar.Merk : Roman . Setiap jarak 420 cm dibuat d ilatasi diisi sealent yang sewarna dengan warna grouting. lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (du a) garis lurus yang saling tegak lurus.Pembangunan Ruang Kuliah.1.2. Se belum pengisian naad dilakukan. untuk mengetahui pola pemasangan. permukaan dinding keramik bersih dari berbagai m acam kotoran.2. 6. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/ air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest . 4.2. maka lantai tersebut dijaga kebersihannya sampai penyerahan pertama. Untuk itu penyedia Pih ak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama). maka perbaikan dinding kerami k tersebut menjadi tanggung jawab penyedia sepenuhnya. Bahan keramik yang akan dipasang diajukan kepada Manajemen Kon struksi/Pengawas/Perencana untuk mendapatkan persetujuan lalu dibuatkan mock-up di proyek. Peil lantai yang akan dipasang telah ber sih dari berbagai macam kotoran.Warna : Sesuai rencana . memakai sealent merk D owncorning. 5. 4. Siar-siar (n aad) dibuat sekecil mungkin.5 cm. Pemasangan Pemasang an mengacu pada : a. Peil lantai telah diteliti kebenarannya dan telah dilaporkan k epada Manajemen Konstruksi/Pengawas. bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout.2.2. 2. lebar naad dan w arna grouting. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1 PC :2 Pasir.U kuran .2. 3. 9. Flamboyant Huma Arta Hal.

4. alat-alat bantu dan p enyediaan tenaga kerja. 7. 51 . lebar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perp otongan siar membentuk 2 (dua) garis lurus yang saling tegak lurus. Kerusakan-kerusakan selama proyek berlang sung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya.3. Sebelum pengisian naad dilakukan. Adukan yang menempel segera dibersihkan sebelum mengering. 3. Meng ajukan brosur-brosur cat dinding/cat plafond/politur melamik dan bahan-bahan lai nnya yang diperlukan. Seluruh permukaan dinding telah difinish. 5. 2. Pemasan gan keramik menggunakan Drymix Tile. Adukan yang menempel segera dibersih kan sebelum mengering. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest.2.Pengisi naad : : : : : Marmer Keramik kualitas B Sesuai rencana sesuai gambar Ujung Pandang N aad diisi afagrout / ibagrout / afafik 7. PEKERJAAN PENGECATAN 8. 2. 9.1. Pemasangan 1. 4. Kerusaka n-kerusakan selama proyek berlangsung yang diakibatkan oleh pekerjaan lainnya. 2.2. Sebelum pengisian naad dilakukan.2.1. m aka perbaikan dinding keramik tersebut menjadi tanggung jawab sepenuhnya. 6. Bahan .2. Flamboyant Huma Arta Hal. 6. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. 4. 5.4. 3.4.Warna . Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. 8. 7. Pekerjaan Cat Dinding / Tembok Untuk Interior PT.Produksi . kosen-kosen/pintu/jendela telah selesai dipasang. bila sudah bersih naad-naad keramik di isi ibagrout. Pemasangan 1. permukaan dinding ke ramik bersih dari berbagai macam kotoran.2.2. Pemotongan unit keramik menggunakan mesin potong. Meliputi penyediaan bahan-bahan. 8.Pembangunan Ruang Kuliah. Membuat mock-up pada dinding/plafond untuk dipilih dan disetujui warnanya. setelah diisi lalu dibersihkan dengan lap yang bersih. Lingkup Pekerjaan 1.3.2. Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr. maka perbaikan dinding keramik ter sebut menjadi tanggung jawab kontraktor sepenuhnya.Jenis . Permukaan dinding telah diplester kasar memakai adukan 1pc: 2psr. Pemasangan dilakukan setelah pekerjaan instalasi air bers ih/air kotor yang berada pada dinding telah selesai dikerjakan dan telah ditest. Untuk itu Pihak Kami menj aga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pertama). Pemotonga n unit keramik menggunakan mesin potong.Produksi . Siar-siar / naad rata dan sama besar.Warna . bila sudah bersih naad-naad keramik diisi ibagrout. plafond tel ah selesai dikerjakan. 8. 7. Siar-si ar / naad rata dan sama besar. Bahan .4. Banda Aceh 2012 7.2. 3. le bar naad dibuat sekecil mungkin dan setiap perpotongan siar membentuk 2 (dua) ga ris lurus yang saling tegak lurus.1. Unt uk itu Pihak Kami menjaga keramik yang telah terpasang sampai penyerahan I (Pert ama) 8. Pekerjaan Lapis Marmer 7.Pengisi naad : : : : : Keramik kualitas B Sesuai rencana 20 x 25 cm atau sesuai gambar Roman Naad diisi Grouting AM 7.Jenis .Ukuran . permukaan dinding keramik bersih dari berbagai macam kotoran.Ukuran .

Cara-cara pengecatan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dike luarkan oleh pabrik cat. mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang sama.Aplikasi pengecata n. Pengecatan halus menggunakan roller.Aplikasi pengecatan dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi dari MK/Pengawas atau dari produ ksi cat. Bahan . Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi /Pengawas/Perencana. .3. Pekerjaan Cat Di nding / Tembok Untuk Exterior 8.Warna : : : : Dulux/Mowile x Dulux/Mowilex Dulux/Mowilex Sesuai rencana 8. Flamboyant Huma Arta Hal. lalu diamplas halus. dan telah mengering dengan sempurna. bahwa cat ya ng dipakai. lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux seb anyak 1 lapis sampai benar-benar rata.3.Pembangunan Ruang Kuliah. Setelah dibersihkan. Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik. Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus. mulai dari cat dasar dan cat akhir adalah benar dari produksi yang s ama.Produks i . 8. dan telah mengering dengan sempurna. lalu diberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dap at diterima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas/Perencana. dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomend asi dari Manajemen Konstruksi/Pengawas atau dari produksi cat.2.1. Setelah seluruh permukaan dinding diamplas halus. memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat. Pekerjaan Cat Langit-langit (Plafond) 8.2. sed angkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja. Banda Aceh 2012 8.4. 8. Pengecatan Dinding yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik. sedangkan kwas hanya pada tempat-tempa t tertentu saja. . bahwa cat yang dipakai. Permukaan dinding diamplas sampai halus. .2.Jenis Cat dasar Cat akhir .1. abu-abu yang melekat dibersihkan.Cara-cara pengecatan mengi kuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat. Warna cat telah disetujui Manajemen Konstr uksi/Pengawas/Perencana.3. memberikan surat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik cat.Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8.Produksi . Setelah dibersihkan. Setelah lapisan alkali res isting primer mengering.2. 52 . lalu diberi lapisan cat Dasar Dulux We athershield sebanyak 1 lapis sampai benar-benar rata. . . lalu diberi lapisan cat Duluxweathershield sampai benar-benar ra ta warnanya dan hasilnya dapat diterima oleh Manajemen Konstruksi/Pemberi Tugas/ Perencana. abu-abu yang m elekat dibersihkan.4. .Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Du lux. Pengecatan halus menggunakan roller. lalu diamplas halus. Permukaan dinding diamplas sampai halus.Cara pengecat an mengikuti technical data dari Dulux.1. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Bahan PT.Jenis Cat dasar Cat akhir . Bahan . Setelah lapisan alkali resisting primer m engering.

8. 8.5. Bahan Bahan untuk finishing kosen. Banda Aceh 2012 . Pengecatan halus menggunakan roiler. Bahan untuk finishing bagian luar memakai finishing melamik Polyurethane agar tahan air dan tahan sinar ultra vio let. mulai dari meni / cat dasar / ca t akhir adalah benar dari produksi Dulux. Flamboyant Huma Arta Hal. lalu diberi lapisan cat dasar Dulux sebanyak 1 lapis sa mpai benar-benar rata. permukaan langit-langit (plafond) dibersihkan dari be rbagai macam kotoran. Plafond beton b. 4. Pengecatan . Aplikasi p engecatan. Pengerjaan PT.Railing kayu . plafond calsiboard c. . Pekerjaan finishing melamik dikerjakan o leh Sub Pihak Kami yang ahli dalam pengerjaan melamik. dilakukan oleh tenaga yang telah berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi/ pengawasan dari produksi cat. Glotek / setara .6. rata dan sama warnanya. dan daun jendela. Bahan . sedangkan kwas hanya pada tempat-tempat tertentu saja. Pekerjaan Cat Finishing Melamik 8 .Pengecatan langit-langit meliputi : a. lubanglubang paku/skrup telah diisi dan diratakan dan tela h diamplas sampai halus.Pembangunan Ruang Kuliah. mengajukan contoh warna melamik kepada Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana untuk dise tujui dan membuat mock-up di proyek. lalu d iberi lapisan cat Dulux sampai benar-benar rata warnanya dan hasilnya dapat dite rima oleh Manajemen Konstruksi / Pemberi Tugas / Perencana. Propan raya atau setara. bahwa cat yang dipakai. Setelah lapisan alkali resisting primer dan telah mengeri ng lalu diamplas halus.6. Pekerjaan melamik ini untuk finishing : . Pekerjaan Cat Listplank Atap 8. Pengerjaan 1. Plaf ond gypsum.Produksi . Sebelum pekerjaan dimulai. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.2.6.4.5.Dinding lambrisering kayu .Lapisan lantai papan kayu dan papan tangga .Warna : : : : Dulux Weathershield Dulux Weathershield Dulux Sesuai rencana 8. Setelah seluruh permukaan plafond diamplas halus.1.Bahan untuk finishing listplank atap memakai finishing cat minyak ex.2. daun pintu .Dan pekerjaan lainnya sesua i gambar dan perincian biaya pekerjaan. Cara-cara pengec atan mengikuti petunjuk/spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik cat.Jenis Cat dasar Cat akhir .memberikan surat jaminan yang dikel uarkan oleh pabrik cat. pintu dan jendela bagian dalam memakai finishing melamik ex. 3.2. 53 . Cara pengecatan dan pengecatan cat mengikuti technical data dari Dulux.1. 8. 2. . 8.5.Plafond lambris kayu . Hasil pengerjaan rapih . Dan plafond lainnya sesuai gambar Setelah baha n langit-langit terpasang.Kosen.

Lanta1 atau d1nd1ng yang akan diberi lapisan waterproofing ti dak akan dibobok akibat adanya pekerjaan lain. bahwa pem asangan waterproofing tersebut telah di test dan telah dilaksanakan dengan baik tanpa ada kebocoran. Untuk balkon. Sebelum pekerjaan dimulai. 4. PEKERJAAN PENYELESAIAN TANGGA DAN RAILING 1. Bahan 1.1. Waterproofing dipasang pada : • Lantai KM/ WC lantai tingkat • Plat dan atap beton dan bak bunga • Atap konsol/kantilever • Balko n (jika ada) • Roof garden (jika ada) • Ground reservoir/ground watertank (jika diij inkan oleh DireksiPekerjaan) • Dan daerah basah lainnya 9. 5. 3. 6. Lantai atau dinding yang akan diberi lapisan waterproofing tidak ak an dibobok akibat adanya pekerjaan lain terutama pekerjaan M & E.5 mm. 9. PEKERJAAN WATERPROOFING Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan. 7. lalu diadakan pengetesan dimana permu kaan plat beton yang telah dilapis waterproofing direndam air selama 14 hari set inggi 5 – 10 cm. Jaminan Memberikan ja minan kedap air secara cuma-cuma selama 5 tahun terhadap kebocoran. Bahan untuk lantai KM/WC lantai tingkat. 9. Permu kaan beton yang akan dilapis waterproofing dibersihkan dari kotoran puing-puing dan sampah lainnya. Lingkup P ekerjaan Pekerjaan waterproofing ini meliputi penyediaan bahan. maka membuat Berita Acara Pemeriksaan dengan Manajemen Konstruksi . Lingkup Pekerjaan PT. Pihak Kami melakukan perlindungan terhadap pe kerjaan waterproofing yang telah dikerjakan terhadap kerusakan-kerusakan yang di timbulkan oleh pekerjaan yang dilakukan oleh lainnya. Hasil pengerjaan rapih. pemasangan. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. c. Setelah waterproofing dikerjakan.2.3. Pekerjaan waterproofing dilakukan oleh pekerja yang ditun juk oleh pabrik pembuatnya. Banda Aceh 2012 a. balkon. Pertemuan dengan dinding dinaikkan setinggi 20 cm dan lantai untuk di KM/WC dan plat dak atap dinaikkan setinggi 4 0 cm. Pelaksanaan 1. selesai diplester kasar. peny ediaan alat-alat bantu dan pembersihan. kecua li untuk lantai KM/WC. 9. plat dak atap memakai jenis membrane ex Bithutene tebal 1. Pekerjaan finishing listplank atap dikerjakan oleh Sub yang ahli dalam pengerjaan melamik . Flamboyant Huma Arta Hal. PEKERJAAN LAIN-LAIN 1.1. 2. 9. 8. dengan serti fikat jaminan yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya. roof drain/floor drain di grouting memakai bahan yang sama. 2. Sparing-sparing pipa air kotor. harus mengajukan contoh bahan dan brosur. 54 .4. Sebelum pekerjaan lapisan waterproofing dilakukan. rata dan sama warnanya. Sertifikat jaminan terseb ut diserahkan kepada Pemberi Tugas/Manajemen Konstruksi pada saat penyerahan per tama.Pembangunan Ruang Kuliah. Melakukan proteksi/perlindungan dengan lapisan plesteran (discreed) memakai adukan 1pc:3pasir + lapisan kawat ayam dan dihaluskan. memakai coating ex Sika. terutama pekerjaan M&E. harus mengajukan contoh bahan dan brosur. Bila ternyata hasil test rendam menunjukkan tidak ada kebocora n. Kemiringan screed dibuat kearah roof drain/floor drain. b. mengajukan contoh warna kepada Manajemen Konstruks i/Pengawas/Perencana untuk disetujui dan membuat mock-up di proyek.

Bahan . PEKERJA AN KACA DAN CERMIN Pekerjaan ini meliputi pengadaan dan pemasangan material kaca dan cermin. Men gajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh peralatan sanitair ses uai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan. Bila terdapat cacat/rusak .Pembangunan Ruang Kuliah. c. Sanitair yang telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk k esempurnaan hasil pemasangan. Seluruh brosur sanitair dan perle ngkapannya diserahkan kepada pemberi tugas selepas masa pemeliharaan. pemasangan. serta pekerjaan finishing pada r uang KM/WC telah selesai dikerjakan. Bahan-bahan dan peralatan sanitair dichek ulang sebelum dipasang. c) Mengaju kan contoh bahan kepada Manajemen Konstruksi/Pengawas/Pemberi Tugas/ Perencana d an membuat mock up. peralatan. alat-alat bantu lainnya yang dip erlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan. PT. Perletakan pe rlengkapan sanitair terletak diantara persimpangan atau pertemuan naad-naad pela pis dinding. 1. sedangkan untuk papan kayu menggunakan klos + skrup. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. PEKERJAAN SANITAIR DAN PERLENGKAPANNYA a. Pengadaan dan pemasangan sanitair beserta peralatannya sesuai d engan ketentuan yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan. alat-alat bantu dan perleng kapan lainnya yang diperlukan.2. sehingga tercapai pekerjaan yang bermu tu dan sempurna. 2. Bahan-bahan dan peralatan sanitair dapat dipasang apabi la telah mendapat ijin dari Manajemen konstruksi/Pengawas/Perencana.Bahan untuk anak tangga dan bordes Bahan untuk anak tangga dan bordes tangga dilapis keramik ukuran 40 cm x 40 cm serta plint t angga ukuran 10 cm x 30 cm ex. Umum Pekerjaan pemasangan sanitair dap at dilakukan apabila seluruh instalasi air bersih. Pemasangan sanitair bese rta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya. b) Membuat gambar kerja/shop drawings. sedangkan di proyek hanya pemasangan/penyetelan. Pihak Kami memperbaiki dan mengganti bila ada keru sakan atas bahanbahan/peralatan sanitair yang terjadi selama masa pemeliharaan d an biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. b) Gambar kerja/shop dr awings telah disetujui Manajemen Konstruksi /Pengawas.Bahan untuk railing Railing tangga dengan tiang memakai stainl ess steel diameter 5” dan 3 ”. Pemasangan Semua bahan yang dipasang s esuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ P emberi Tugas/ Perencana. Roman Golongan B. e) Untuk railing stainless steel pengerjaa nnya dilakukan di workshop. sedangkan step nossing berukura n 10 cm x 30 cm . Kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran. sesuai dengan type-type sanitair serta komplit dengan fitting yang dikelua rkan oleh Pabrik Surya Toto Indonesia. b. Banda Aceh 2012 a) Meliputi penyediaan bahan. pengerjaan/pemasangan. d) Permukaan anak tang ga dan bordes diplester halus menggunakan adukan 1 PC : 3 Pasir. dikeluarkan dari proyek dan diganti dengan yang baru. Seluruh sanitai r dan perlengkapan yang dipasang dalam keadaan lengkap dengan segala perlengkapa nnya. Pelaksanaan a) Bahan yang dipasang adalah bahan yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi/Pengawas.3. d. c) Pemasangan lapisan ana k tangga dilakukan oleh pekerja yang telah berpengalaman. 1. 55 . 3. Flamboyant Huma Arta Hal. Bah an Bahan-bahan sanitair memakai merk dengan type/model dan accessoriesnya sepert i yang diuraikan dalam bill of item (perincian biaya pekerjaan). instalasi air kotor telah sel esai dikerjakan dan telah dilakukan pengetesan.

Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh.UNP 2 tebal 2 mm. Kunci bentuk silinder dan handle stainless steel serta seluruh bahan menggunakan cat warna anti karat . Toleransi lebar dan panjang tidak boleh melebihi toleransi seperti yang ditentukan oleh pabrik. Semua bahan kaca dan cermin sebelum dan sesudah dipasang harus mendapatkan persetujuan Perencana / Manajemen Konstruksi.Spesifikasi bahan Kaca tidak bergelombang. toleran si kesikuan maximum yang diperkenankan adalah 1. . daun/slate engsel penuh 115 x 0. 56 . dikeluarkan d ari proyek dan PT. Banda Aceh 2012 . diharuskan menggunakan alat pemotong kaca. peralatan. sejajar. . Memiliki bidang yang licin. Kaca-kaca yang telah dipasang dilindungi dari kerusakan dan benturan serta diberi tanda a gar dapat terlihat bahwa pada area tersebut telah dipasang kaca. gelembung dan sebagainya. Kesikuan kaca lembaran yang berbe ntuk segi empat mempunyai sudut serta tepi potongan yang rata dan lurus. d . Flamboyant Huma Arta Hal. Li ngkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan-bahan. Bahan-bahan dan peralatan tersebut dichek ulang sebelum dipasang. . tidak menunjukkan effek lensa. Pembersihan akhir untuk membersihkan permukaan kaca menggunakan kain katun yang lunak dengan cairan khusus pembersih kaca. Pengadaan dan pemasangan Dinding Partisi PVC dan Folding gate beserta peralatannya sesuai dengan ketentua n yang telah ditetapkan dalam gambar dan perincian pekerjaan. alat-alat bantu lainnya yang diperlukan dalam melaksanakan pekerjaan ini. Bahan-bahan dan peralatan Dinding Partisi dan Folding gate dapat dipasang apabila telah mendapa t ijin dari Manajemen Konstruksi /Pengawas/Perencana. pemasa ngan. Bahan Folding gate mengunakan bahan : . 4.Pembangunan Ruang Kuliah.Pelaks anaan Semua pekerjaan pemasangan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dari pab rik pembuat kaca. PEKERJAAN DINDING PARTISI DAN FOLDING GATE a. kami akan membuat gambar kerja (shop drawings) dan mengecek semua ukuran-ukuran. harus dihaluskan sampai membentuk Sisi permukaan kaca yang halus. Pemotongan kaca rapih dan lurus. Tidak menunjukkan ada ca cat. Mengajukan brosur beserta contoh warna dan mengajukan contoh sesuai dengan type-type yang tertera dalam gambar/perincian biaya pekerjaan. tidak bergelombang.8 mm dan pelat strip 5 mm dan dicoating. Rail atas pipa hitam bulat. Pemotongan ukuran kaca disesuaikan ukuran rangka. Semua bahan yang akan dipasang melalui persetujuan Manajemen K onstruksi.5 mm per meter.Kaca cermin K eliling kaca cermin dibuat bevel 3 cm Pemasangan kaca menggunakan skrup stainless steel Tebal kaca minimal 5 mm atau sesuai gambar Kaca yang sudah terpasang dibers ihkan dengan pembersih kaca. Pemasangan Semua bahan yang dipasang sesuai dengan contoh yang telah disetujui oleh Manajemen Konstruksi / Pengawas/ Pemberi Tugas/ Perencana. minimal 10 mm masuk ke dalam alur kaca pada kosen. retak dan baur.Bahan Produksi : Asahimas atau setara Jenis : Float glass Warna : Sesuai renca na Tebal : 5 mm atau sesuai dengan gambar rencana & BQ. Bila terdapat cacat/rusak. c. Untuk cermin mempunyai lapisan pera k cukup tebal dan mempunyai lapisan penahan kelembaban. kaca yang nampak maupun yang tidak nampak akibat pemoto ngan. Dinding Partisi PVC 85x200 di tempatkan di daerah Toilet atau sesuai gambar. Untuk bingkai Profil CNP. sehingga tercapai pekerjaan yang bermutu dan sempurna.Rail bawah p lat siku dan besi bulat menggunakan bearing yang tertutup.

untuk saklar dan stop kontak digunakan merk LEGRAND atau PANASONI C atau yang setara. d. Folding gate yan g telah dipasang diadakan pengujian/pemeriksaan untuk kesempurnaan hasil pemasan gan.Pembangunan Ruang Kuliah. seluruh instalasi secara umum mempunyai kualitas yang setara da n tampak rapi. Harus disediakan pembungkus kabel (conduit) dalam dinding bata. Sebelum dilakukan penyerahan pertama. Bahan-bahan Sebelum instalasi. g. Pekerjaan pembersihan dilakukan sampai penyerahan pertama. peralatan dan pengangkutan juga instalasi dan test yang musti dilakukan unt uk kelengkapan dan pengoperasian system kelistrikan secara lengkap sesuai persya ratan dari gambar atau Spesifikasi. seluruh kaca. pengeboran.1. PEKERJAAN PEMBERSIHAN Kami akan melakuka n pembersihan setiap hari terhadap seluruh kotoran/sampah/potongan kayu/adukan b ekas dan bahan-bahan yang sudah tidak terpakai dari lokasi proyek. Layanan kelistrikan secara lengkap termas uk system penyambungan ke PLN. sehi ngga lokasi proyek dan lokasi kerja selalu dalam keadaan bersih dan rapih. pelapis lantai dan dinding. pelat baja. conduit. batako.1.Manajemen Konstruksi yang. c. 6. P EKERJAAN ELECTRICAL 6. Untuk itu men empatkan tenaga kerja sebanyak yang diperlukan untuk melakukan pembersihan. p asangan batu. Untuk bahan MCB minimal yang dipaka i adalah merk : SCHNEIDER atau yang setara dan kabel merk SUPREME atau yang seta ra dengan itu. stop kontak. pasangan batu. yang ada di gambar atau sesuai spesifikasi.1 UMUM 6. Banda Aceh 2012 diganti dengan yang baru. System kabel listrik (Power wiring system) dan system grounding nya. b. p enyambungan yang diperlukan untuk instalasi dilakukan sedemikian rupa dan disetu jui oleh MK. halaman dan peker jaan lainnya dalam keadaan bersih. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Pemasangan Dinding Partisi maupun Folding gate beserta perlengkapannya dilakukan oleh pekerja yang ahli di bidangnya. dikeluarkan dari proyek.1. Seluruh pekerjaan pemotongan. Apabila pekerjaa n kelistrikan berhubungan dengan pekerjaan penyedia lain atau dengan pihak UnMuh a maka berkoordinasi guna mendapatkan informasi yang diperlukan. 5. Flamboyant Huma Arta Hal. Sediakan juga penginstalasian kabel listr ik lainnya yang dibutuhkan untuk perkakas mesin. dimensi dan lain sebagainya yang diperlukan untuk pekerjaan ini.3. 6. pasangan bata. Material yang kurang atau rusak selama penginstalasian harus diperbaiki ata u diganti oleh dengan biaya sendiri. a. Apabila jen is bahan sudah ditentukan dalam spesifikasi maka bahan tersebut digunakan atau d apat digunakan bahan yang setara dengan itu. 6.2. Termasuk juga fixture lampu. alat elektronik secara lengkap sesuai dengan f. guna penginstalasian yang semestinya sesuai dengan per syaratan di gambar dan spesifikasi.1 Lingkup kerja Menyiapkan seluruh buruh. Seluruh brosur dan perlengkapan Folding gate diserahkan kepada pemb eri tugas selepas masa pemeliharaan. Seluruh bahan-bahan dan per alatan yang baru dan sesuai dengan standard yang berlaku seperti : PUIL 2000 (SN I 04-0225-2000) atau standard yang berlaku secara umum di Indonesia. Setiap kerusakan atas finishing dinding. e. 57 . mater ial. gambar kelistri kan pihak lain. unit sekering saklar. Lampu penerangan dan panel board. Kotor an tersebut dikeluarkan dari proyek dan tidak boleh ditimbun didalam lokasi proy ek. puingpuing/sampah dan bahan-bahan bangunan ya ng sudah tidak terpakai.dll. kami akan memperbaiki dan mengganti bila ada kerusakan atas bahanbahan/ per alatan yang terjadi selama masa pemeliharaan dan biayanya menjadi tanggung jawab Pihak Kami. mengajukan contoh bahan (MAR = Material A pproval Request) ke MK untuk persetujuan pemakaian . Dll. distribution board. Pelaksanaan kerja Tata laksana kerja dan tampilan yan g baik dari penginstalasian agar sama pentingnya dengan efisiensi secara elektri kal dan mekanis. mengecek secara keseluruhan dari gambar jumlah kuantitas kelistri kan. junctio n box. Yang diakibatkan dari pelaksanaan instalasi diganti atau d iperbaiki PT. kayu.

1. 6. 6. Seluruh lampu baret ketinggiannya sama satu dengan lainnya. selain bola lampu termasuk juga rumah lampunya. 6. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Selama pelaksanaan Pihak Kami memperbaharu i data rinci penginstalasian untuk informasi kepada MK apabila diminta dan sebag ai penyiapan gambar terlaksana.5 PK atau yang setara dengan itu 6. Exhaust fan berkualitas baik.7. Pengetesan dan Jaminan Seluruh peralatan dan instalasi secara keseluruhan dijamin atas kerusakan material dan tampak inst alasi (ketatalaksanaan kerja) selama kurun waktu 12 bulan dari saat serah terima awal (PHO) sampai serah terima akhir (FHO).40m . Jenis spot down light yang berkualitas baik .3. Ukuran minimum kabel NYM 2 dan 3 x2.5 mm pembungkus kabel jenis PVC ukura n 1. Apabila tidak ditentukan lain.Pembangunan Ruang Kuliah.6.Saklar di din ding ---------------------------. Merk lampu yang dipakai PHILIPS atau yang setara dengan itu.8. panel kayu.1.40m 6. SPOT DOWN LIGHT Pihak Ka mi menyediakan dan memasang Spot down light lengkap. 6.Stop kontak --------------------------.0. AIR CONDITIONING Pemasangan AC lengkap selain kabel juga dipasang bracket untuk penyangga AC. Flamboyant Huma Arta Hal.1. 6. 7. condenser. Merk AC yang dipakai adalah merk Panas onic 1.2. KABEL Seluruh kabel diinstalasi didalam pembungkus yan g standard apabila kabel masuk kedalam beton atau dinding bata. 6. Jenis lampu baret yang berkualitas baik Merk lampu yang dipakai adalah PHILIPS atau y ang setara dengan itu. maka seluruh saklar dan stop kontak di pasang dengan ketinggian dari permukaan lantai seperti berikut : . LAMPU-LAMPU TL Jenis dan bentuk lampu penerangan ini berikut pelengkapnya y ang dipasang di beberapa lokasi sesuai dengan yang ada dalam gambar. kualitas dan ukuran yang sesuai yang ditunjukkan dalam gambar atau BOQ. EXHAUST FANS Meliputii Peneyediaan dan Penempatan Exhaust fan dalam ruangan kamar mandi/WC dan system kelistrikan E xhaust dapat digabung ke titik lampu. PELENGKAP PENERANGAN Pihak Kami menyiapkan dan meng instalasi pele ngkap penerangan secara lengkap untuk setiap saklar lampu dan stop kontak dengan jenis.5 Pentanahan (Grounding) Menginstalasi grounding utama keseluruh titik listrik dengan menggunakan ukuran kawat tembaga sesuai den gan yang disyaratkan 6.4. Seluruh spot down light ketinggiannya sama satu dengan lain nya. LAMPU BARET Pihak Kami m enyediakan dan memasang Lampu baret lengkap. Pelengkap p enerangan (rumah lampu). tabung dan starter sesuai dengan pe rsyaratan spesifikasi teknis. ballast.4. PEKERJAAN ORNAMEN ACEH DAN LAMBANG UNIVERSITAS 7. Selama kurun waktu masa pemeliharaa n ini seluruh kerusakan dan cara instalasi yang tidak bagus diperbaiki oleh atas tanggungan biaya sendiri. Ketinggian pemasangan lampu TL seragam. Banda Aceh 2012 dengan biaya sendiri dari Pihak Kami.5. selain bola lampu termasuk juga fit iing lampunya. kolo m dll.1 Umum dan Bahan PT. 58 .25 cm.

59 .2 Pelaksanaan Untuk proses pembuatan dilakukan dengan cara diukir. ketebalan disesuaikan.Pembangunan Ruang Kuliah. Demikian metode pelaksanaan ini kami buat sebagai gambaran pelaksanaan untuk pekerjaan tersebut diatas. Perpustakaan dan Laboratorium Universitas Muhammadiyah Aceh. Banda Aceh 2012 Bahan baku adalah batu paras yogya dengan ukuran lebar 65 cm dan panjang   99 m ke liling lisplank beton gedung Laboratorium. 27 Maret 2012 PT. PENUTUP. saran yang p ositif sangat diharapkan untuk kesempurnaan pelaksanaan pekerjaan jika kami meme nangkan tender ini. III. Pemasangan dilakukan dengan memasang angkur besi (dynabolt) atau dengan cara lainnya dan sambungan diperhalus dengan material adukan berwarna yang sesu ai dengan warna batu alamnya. Motif dan bent uk tulisan dibuat timbul keluar. Finishing menggunakan coating agar terlihat kea slian batu parasnya 7. FLAMBOYANT HUMA ARTA ALWIN ABDULLAH Direktur Utama PT. Flamboyant Huma Arta Hal. Banda Aceh.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->