BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari, sampah adalah sesuatu yang tidak asing lagi di telinga penulis, Setiap mata memandang di situ ada sampah, memang berlebihan jika penulis mengatakan demikian. Namun semua itu memang kenyataan yang tidak dapat penulis pungkiri lagi. Sampah merupakan kotoran; bisa sesuatu yang tak terpakai dan dibuang; semua barang yang dibuang karena di anggap tak berguna lagi (Sulchan Yasyin. Kamus Pintar Bahasa Indonesia 213:1995.Amanah), berarti dapat penulis katakan sampah adalah barang bekas, barang buangan, barang tidak berguna, barang kotor dan lain-lain. Sampah seharusnya dimanfaatkan, diolah dikelola sesuai dengan prosedur yang benar. Pengelolaan sampah yang baik harus memenuhi 3-R reduce (mengurangi penggunaan barang yang menghasilkan sampah), reuse (menggunakan kembali barang yang biasa dibuang), dan recycle (mendaur ulang), (Kompas, 4 Juli 2008). Dalam kenyataannya, pengelolaan pengolahan sampah dalam kehidupan sehari-hari tidak seperti yang kita bayangkan. Sampah banyak dijumpai dimanamana tanpa adanya pengelolaan yang baik. Pengelolaan yang buruk

mengakibatkan pencemaran baik pencemaran udara, air di dalam dan atas permukaan, tanah, serta munculnya berbagai macam penyakit yang mengancam kesehatan warga (Bagong Suyoto. 2005 ” Menghindari Malapetaka Sampah” ). Sampah sering menjadi barang tidak berarti bagi manusia, sehingga menyebabkan sikap acuh tak acuh terhadap keberadaan sampah. Orang sering membuang sampah sembarangan, seolah-olah mereka tidak memiliki salah apapun. Padahal membuang sampah merupakan perbuatan yang tidak menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.

1

1982). Bagaimana solusi untuk menyelesaikan masalah sampah ? C. Apa dampak negatif dan manfaat dari sampah baik organik maupun anorganik? 4.Sc. Pembaca dapat mengetahui dampak negatif yang ditimbulkan jika mengelola sampah dengan tidak tepat. Pembaca dapat mengetahui cara pengelolaan sampah yang benar. Prof. ”Sampah adalah sesuatu yang tidak berguna lagi. Kajian Teori Dalam kajian teori ini. Menghimbau sekaligus menggerakan masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah. W. 4. Pembaca dapat mengetahui manfaat dari pengelolaan sampah. 2. Ir. dibuan g oleh pemiliknya atau pemilik semula” (Tandjung. Pembaca dapat memahami pengertian sampah dan jenis-jenis sampah secara singkat dan jelas. E. Mengapa orang lebih suka membuang sampah sembarangan ? 2. Bagaimana cara mengelola sampah yang benar ? 5. Faktor apa yang menyebabkan orang tersebut membuang sampah sembarangan? 3. ”Sampah adalah sumber daya yang tidak siap pakai ”(Radyastuti. Manfaat Manfaat yang dapat diperoleh dari makalah ini adalah : 1.B. Dr. Tujuan Tujuan dari karya tulis ini adalah : 1. Rumusan Masalah Berdasarkan dari uraian latar belakang masalah tersebut. Membuka kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan 2. dapat dirumuskan sebagai berikut : 1. akan dijabarkan secara jelas masalah tentang sampah. 1996) 2 . . D. M. 3..

Sampah organik adalah sampah yang berasal dari makhluk hidup. Sedangkan untuk sampah organik tidak ada masalah dalam penguraiannya. yakni sampah rumah tangga adalah sampah yang dihasilkan dari rumah tangga. sampah rumah tangga misalnya setiap hari kita diposisikan sebagai produsen sampah yang senantiasa memproduksi sampah terus-menerus. besi. Untuk mengolah sampah ini memerlukan biaya dan teknologi tinggi. sampah ini bisa dibedakan menjadi tiga macam. Intensitas pencemarannya sangat tinggi dan selanjutnya menimbulkan kerugian untuk masyarakat. misalnya sisa sayuran. Sampah anorganik banyak yang sulit hancur dan sulit diolah. dan plastik. dan sampah makhluk hidup. Sampah anorganik yang terbagi menjadi sampah rumah tangga. dilihat dari sumbernya.Sampah menurut asal zat yang di kandungnya. segala jenis benda buangan dari makhluk hidup. kaleng dan besi. sampah industri. buah-buahan dan daun-daunan. Sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang berasal dari benda mati. Sampah jenis ini akan terus bertambah seiring dengan barang kehidupan sehari-hari yang digunakan. secara garis besar sampah dibagi menjadi 2 kelompok yaitu sampah organik dan sampah anorganik. bakteri pengurai di dalam tanah tidak dapat menguraikan misalnya kaleng.2008. 3 . ” Sulap Sampah Jadi Barang Bermanfaat”(online)). kayu. meliputi buangan hasil proses industri. kertas. Kedua. bakteri pengurai mampu menguraikannya. (Amri. dan sampah makhluk hidup. Sampah anorganik yang sulit diuraikan akan menimbulkan masalah serius dalam kaitannya dengan pencemaran lingkungan terutama pencemaran tanah. sampah industri. kaca. misalnya plastik.

biomass dan energi untuk 4 . Lingkungan menjadi bersih. mereka menganggap barang yang telah dipakai tidak memiliki kegunaan lagi dan membuang dengan seenaknya sendiri. Jika sampah dikelola dan diolah dengan baik. Kurang kesadaran akan pentingnya kebersihan menjadi faktor yang paling dominan. Pola hidup kotor dengan membuang sampah sembarangan yang merupakan salah satu pengelolaan dan pengolahan sampah yang tidak tepat yang kedepannya akan menyebabkan kerugian yang fatal bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya. Menurut Bagong Suyoto. Sampah dalam kehidupan sehari-hari memiliki manfaat dan kerugian. dapat tercipta beberapa barang yang bermanfaat bagi manusia jika di daur ulang. sampah yang menumpuk menyebabkan pencemaran udara. Dampak negatif dari pengelolaan pengolahan sampah yang tidak tepat akan menyebabkan beberapa kerugian. Sampah bisa dimanfaatkan sebagai kompos untuk pupuk organik. bermanfaat jika dimanfaatkan dengan baik dan merugikan jika dibiarkan tanpa ada pengelolaan yang baik. selain itu juga bisa diolah menjadi energi bio arang. sampah yang dibuang sembarangan di sungai menyebabkan pencemaran air. Pencemaran-pencemaran itu nantinya akan membuat kerugian bagi masyarakat sendiri karena menyebabkan beberapa penyakit. di samping itu kepekaan masyarakat terhadap lingkungan harus dipertanyakan. Mereka tidak mengetahui bahaya apa yang akan terjadi apabila tidak dapat menjaga lingkungan sekitar. Pencemaran di berbagai elemen akan terjadi. tanah. akan menghasilkan manfaat positif bagi masyarakat. pencemaran dapat diminimalisir. serta munculnya berbagai macam penyakit yang mengancam kesehatan warga. membuang sampah anorganik seperti plastik dan kaleng akan menyebabkan pencemaran tanah karena benda tersebut sulit diuraikan oleh bakteri pengurai tanah.BAB II PEMBAHASAN Keberadaan sampah di kehidupan sehari-hari tak lepas dari tangan manusia yang membuang sampah sembarangan. pengelolaan yang buruk mengakibatkan pencemaran baik pencemaran udara. air di dalam dan atas permukaan.

5). yang membutuhkan material tersebut sebagai bahan baku atau dijual ke pemulung. reuse (menggunakan kembali barang yang biasa dibuang). Yang tak kalah pentingnya. 2005 ” Mengolah Sampah”(online)). 4). “ Menghindari Malapetaka Sampah ” ). Frank Kreith. Kalau tidak. Pengelolaan sampah yang baik harus memenuhi 3-R reduce (mengurangi penggunaan barang yang menghasilkan sampah). pengelolaan sampahakan tetap buruk. barang/material yang terkumpul dijual ke pabrik. selain itu diperlukan juga partisipasi dan dukungan pemerintah untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dengan menitikberatkan terhadap masalah sampah yang telah menjadi permasalahan utama. barang fungsional dan sebagai bahan bangunan. Pengelolaan yang baik salah satunya dengan cara daur ulang. Lebih jauh sampah dapat dijadikan barang-barang aksesoris. Pengiriman/penjualan. 2). George Tchohanoglous. Kredibilitas para pengambil kebijakan. dll. Solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Perhatian yang signifikan terhadap pasar daur ulang. daur ulang adalah penggunaan kembali material/barang yang sudah tidak terpakai untuk menjadi produk lain. misalnya boks untuk kertas bekas. Kunci sukses pengelolaan sampah meliputi: 1). 5 . Evaluasi yang efektif terhadap strategi atau opsi yang dipilih. Langkah-langkahnya adalah Pemisahan. simpanlah barang/material kering yang sudah dipisahkan tadi dimasukkan ke dalam boks/kotak tertutup tergantung jenis barangnya. pengelolaansampah memerlukan payung hukum yang jelas. pisahkan barang/material yang dapat didaur ulang dengan sampah yang harus dibuang ke penimbunan sampah. Komitmen yang berkelanjutan terhadap kualitas yang tinggi terhadap semua operasi fasilitas pengelolaan sampah. Dan ini bisa menjadi petaka yang menyeramkan. (Pustekkom. dan recycle (mendaur ulang). 6). 2005. (Bagong Suyoto dalam Prof. Mekanisme implementasi yang efisien termasuk insentif terhadap pasar. botol bekas. diperlukan peran serta dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan terhadap lingkungan sekitar. Keterlibatan masyarakat. William. dan Marcia E. 3). Prof.listrik. Pastikan barang/material tersebut kosong dan akan lebih baik jika dalam keadaan bersih. Penyimpanan.

dan menimbulkan bibit penyakit.BAB III PENUTUP A. Sampah baik organik dan anorganik harus mampu diolah. Membuang sampah pada tempatnya sama dengan memindahkan sampah yang artinya memindahkan masalah. Sampah pun mengandung racun yang dapat menyebabkan kanker. dikelola. Cacat pada bayi. kerusakan syaraf (penurunan kecerdasan atau autisme). ditimbun ataupun dibiarkan berserakan. dan dimanfaatkan dengan baik. menimbulkan bau tak sedap. sepatutnya sampah tidak boleh dibakar. Kesimpulan Kesimpulan dari makalah ini adalah: pengolahan sampah dengan pengelolaan yang baik akan mendatangkan keuntungan dalam hubungan timbal balik antara masyarakat dengan lingkungan sekitar. 6 . dan makanan. Saran Seperti yang telah kita ketahui bersama. turunnya daya tahan tubuh. B. kerusakan hati dan ginjal. air. Kita teracuni oleh sampah dengan cara masuk dlm tubuh manusia melalui udara. dll. bahwa sampah dapat merusak keindahan. Racun pun terlepas pada saat dibakar atau terurai sendiri oleh cuaca. Oleh karena itu.

com/ Amri. 2008.com/2008/10/bab-iii-2.blogspot. http://merry9e17.blogspot.. ” Sulap Sampah Jadi Barang Bermanfaat.html 7 .DAFTAR PUSTAKA http://hrm4nt.

Namun.KATA PENGANTAR Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmat-Nya saya dapat menyelesaikan makalah tentang “Kebersihan Lingkungan”. Banda Aceh . Agar menciptakan lingkungan yang bebas dari sampah. Untuk kesempurnaan penulisan di masa yang akan datang. Saya mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah memberikan bantuan baik materil maupun spiritual dalam menyelesaikan makalah ini sehingga dapat diselesaikan dengan baik. Dan saya berharap semoga karya ilmiah ini bermanfaat bagi seluruh pembaca. kritik dan saran yang sifatnya membangun sangatlah diharapkan. Saya menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Januari 2013 Penulis 8i . demikian saya telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga makalah ini dapat diselesaikan.

....................... Saran ............................................................................................. DAFTAR ISI ................................................... Manfaat ................................................................ Kajian Teori ...... BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................................................................................................................... A..DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR .............................................................. Latar Belakang ......................... Rumusan Masalah ............................................................................................... 4 BAB III PENUTUP ................................. C................................................................................ B...... 7 ii 9 ...... E......... 6 6 6 DAFTAR PUSTAKA .................... B................................. Kesimpulan......... D........ A.............................. i ii 1 1 2 2 2 2 BAB II PEMBAHASAN ....... Tujuan .........................................................................................................................................................

PENGELOLAAN SAMPAH LINGKUNGAN DI S U S U N OLEH : WELLY FEDRIAN PO POLTEKES KEMENKES ACEH BANDA ACEH 2013 10 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful