DAMPAK NEGATIF SAMPAH DAN CARA PENANGGULANGANNYA

Diposkan oleh ayouk91 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup, yang sampai saat ini masih tetap menjadi masalah besar bagi bangsa Indonesia adalah faktor pembuangan sampah. Banyak sekali sampah yang diproduksi masyarakat baik yang organik maupun anorganik. Sampah anorganik lebih sering berwarna, berasa dan berbau, namun potensial menimbulkan bahaya kesehatan. Dalam hal sampah, di mana gangguan bau yang menusuk dan pemandangan (keindahan/kebersihan) sangat menarik perhatian panca indera kita. Begitu dominannya gangguan bau dan pemandangan dari sampah inilah yang telah mengalihkan kita dari bahaya racun dari sampah yang lebih mengancam kelangsungan hidup manusia. Sifat racun sintetis yang tidak berbau dan berwarna, dan dampak kesehatannya yang berjangka panjang (seperti kanker, kerusakan saraf, gangguan reproduksi dan lain-lain), membuat racun tersebut lepas dari perhatian kita. B. Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan pembuatan makalah ini antara lain, yaitu: 1. Sebagai bahan kajian para mahasiswa mengenai dampak pencemaran smpah terhadap lingkungan. 2. Sebagai cara untuk mencari berbagai cara untuk menanggulangi dampak pencemaran sampahi. 3. Sebagai metode pengumpulan data tentang pencemaran lingkungan. C. Ruang Lingkup Makalah ini membahas mengenai pencemaran oleh sampah, mulai dari pengertian sampah itu sendiri, bagian-bagian sampah, dampaknya bagi kehidupan, dan cara menanggulangi. BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Sampah Istilah sampah pasti sudah tidak asing lagi ditelinga. Jika mendengar istilah sampah, pasti yang terlintas adalah setumpuk limbah yang menimbulkan aroma bau busuk yang sangat menyengat. Sampah diartikan sebagai material sisa yang tidak lagi diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah adalah zat kimia, energi atau makhluk hidup yang tidak mempunyai nilai guna dan cenderung merusak. Sampah merupakan konsep buatan manusia, dalam proses-proses alam tidak ada sampah, yang ada hanya produk-produk yang tak bergerak (wikipedia). Sampah juga dapat diartikan oleh Ecolink (1996 dalam Milyandra, 2009), suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Berangkat dari pandangan tersebut sehingga sampah dapat dirumuskan sebagai bahan sisa dari

kehidupan sehari-hari masyarakat. Sampah yang harus dikelola tersebut meliputi sampah yang dihasilkan dari: 1. Kegiatan rumah tangga: memasak, mandi, cuci, kakus, septic tank. 2. Kegiatan komersial: pusat perdagangan, pasar, pertokoan, hotel, restoran, tempat hiburan. 3. Fasilitas sosial: rumah ibadah, asrama, rumah sakit, klinik, puskesmas. 4. Fasilitas umum: terminal, pelabuhan, bandara, halte kendaraan umum, taman, jalan. 5. Industri: limbah hasil produksi. 6. Hasil pembersihan saluran terbuka umum, seperti sungai, danau, pantai. B. Bagian-bagian Sampah Menurut Pasymi, yang dikutip dari web litbang hamit (2008), sampah dapat berada pada setiap fase materi yitu fase padat, cair, atau gas. Ketika dilepaskan dalam dua fase yaitu cair dan gas, terutama gas, sampah dapat dikatakan sebagai emisi. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi. Bila sampah masuk ke dalam lingkungan (ke air, ke udara dan ke tanah) maka kualitas lingkungan akan menurun. Peristiwa masuknya sampah ke lingkungan inilah yang dikenal sebagai peristiwa pencemaran lingkungan. Berdasarkan sumbernya sampah terbagi menjadi sampah alam, sampah manusia, sampah konsumsi, sampah nuklir, sampah industri, dan sampah pertambangan. Berdasar sifatnya sampah juga dapat dibagi menjadi: 1. Sampah oganik atau sampah yang dapat diurai (degradable). Sampah organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian, perikanan atau yang lain. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. 2. Sampah anorganik atau sampah yang tidak terurai (undegradable). Sampah anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga adalah gelas, kaleng, plastik, dan lain-lain. C. Dampak Sampah bagi Manusia dan Lingkungan Sudah kita sadari bahwa pencemaran lingkungan akibat perindustrian maupun rumah tangga sangat merugikan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Melalui kegiatan perindustrian dan teknologi diharapkan kualitas kehidupan dapat lebih ditingkatkan, namun seringkali peningkatan teknologi juga menyebabkan dampak negatif yang tidak sedikit. Dampak bagi kesehatan, lokasi dan pengelolaan sampah yang kurang memadai (pembuangan sampah yang tidak terkondisi) merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapat menimbulkan penyakit. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut: 1. Penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum. Penyakit demam berdarah (dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai. 2. Penyakit jamur dapat juga menyebar (misal jamur kulit). 3. Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. Salah satu contohnya adalah suatu

penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita. Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernakan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah. 4. Sampah beracun: Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator. Dampak bagi lingkungan, cairan rembesan sampah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan mencemari air. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap, hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan. Penguraian sampah yang dibuang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas-cair organik, seperti metana. Selain berbau kurang sedap, gas dalam konsentrasi tinggi dapat meledak. Dampak terhadap keadaan sosial dan ekonomi, pengaruh sampah dalam hal keadaan sosial dan ekonomi adalah sebagi berikut: 1. Pengelolaan sampah yang kurang baik akan membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat: bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk. 2. Memberikan dampak negatif terhadap kepariwisataan: kurangnya minat wisata ke tempat yang kotor. 3. Pengelolaan sampah yang tidak memadai menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan masyarakat. Hal ini terkait meningkatnya pembiayaan secara langsung (untuk mengobati orang sakit) dan pembiayaan secara tidak langsung (tidak masuk kerja, rendahnya produktivitas). 4. Pembuangan sampah padat ke air dapat menyebabkan banjir dan akan memberikan dampak bagi fasilitas pelayanan umum seperti jalan, jembatan, drainase, dan lain-lain. Selain dampak yang telah disebutkan di atas, secara tidak langsung sampah yang menumpuk akan berpengaruh pada perubahan iklim akibat adanya kenaikan temperatur bumi atau yang lebih dikenal dengan istilah pemanasan global. Seperti yang telah kita ketahui, pemanasan global terjadi akibat adanya peningkatan gas-gas rumah kaca seperti uap air, karbondioksida (CO2), metana (CH4), dan dinitrooksida (N2O). (web litbang hamit, 2008). Dari tumpukan sampah ini akan dihasilkan gas karbondioksida (CO2) dan metana (CH4) yang sangat banyak. Gas karbondioksida (CO2) yang dihasilkan pun tidak hanya berasal dari penumpukan sampah-sampah saja, tetapi juga berasal dari pembakaran-pembakaran sampah plastik yang dilakukan oleh manusia. Contahnya seorang pemulung membakar sampah plastik untuk lebih memudahkan memilih sampah-sampah yang tidak bisa dibakar seperti besi. Padahal dengan pembakaran ini akan sangat merugikan terutama bagi kesehatan masyarakat disekitar tempat pembakaran. Besarnya gas karbondioksida (CO2) yang dihasilkan dari pembakaran tentu saja akan semakin meningkatkan temperatur di permukaan bumi ini. selain itu abu dari sisa pembakaran sampah akan menimbulkan gangguan pernafasan pada masyarakat sekitar. D. Usaha Pengendalian Sampah Prinsip-prinsip Produksi Bersih adalah prinsip-prinsip yang dapat diterapkan dalam keseharian, misalnya, dengan menerapkan Prinsip 4R, yaitu:

ganti kantong keresek kita dnegan keranjang bila berbelanja. Rasa menghargai yang tumbuh dalam diri kita akan memunculkan sikap bijaksana terhadap alam. Recycle (Mendaur ulang). seharusnya dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk mengembangkan sistem pertanian organik. barang-barang yg sudah tidak berguna lagi. Penggunaan kompos sebagai produk pengolahan sampah organik juga harus diikuti dengan kebijakan dan strategi yang mendukung. Semakin banyak kita menggunakan material. Misalnya. sampah kaca. Penggunaan kompos telah terbukti mampu mempertahankan kualitas unsur hara tanah. Pemberian insentif bagi para petani yang hendak mengaplikasikan pertanian organik dengan menggunakan pupuk kompos. rasa menghargai dan cinta pada alam tempat kita menggantungkan hidup kita sangat penting untuk ditumbuhkan. serta mampu memelihara mikroorganisme alami tanah yang ikut berperan dalam proses penyerapan humus oleh tanaman. Selain itu. 5. 3. teliti barang yang kita pakai sehari-hari. saat ini mulai dikembangkan penggunaan pupuk organik yang diharapkan dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia yang dari segi harga juga mahal. Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai. 4. buang). sebisa mungkin lakukan minimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. akan mendorong petani lainnya untuk menjalankan sistem pertanian organik. . Teknologi daur ulang. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan. Re-use (Memakai kembali). semakin banyak sampah yang dihasilkan. Respect (Menghargai). Tidak semua barang bisa didaur ulang. Replace (Mengganti).1. merupakan suatu jawaban atas upaya memaksimalkan material setelah menjadi sampah. sebisa mungkin. khususnya bagi sampah plastik. untuk dikembalikan lagi dalam siklus daur ulang material tersebut. bisa didaur ulang. namun saat ini sudah banyak industri nonformal dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain. Kelangkaan dan makin membubungnya harga pupuk kimia saat ini. dan jangan pergunakan styrofoam karena kedua bahan ini tidak bisa didegradasi secara alami. Reduce (Mengurangi). meningkatkan waktu air dalam tanah. Gantilah barang barang yang hanya bisa dipakai sekalai dengan barang yang lebih tahan lama. 2. dan sampah logam. untuk melaksanakan penanganan yang berkelanjutan. Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum barang tersebut menjadi sampah. sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai embali.

Jika perlu masyarakat dapat memanfaatkan sampah atau barang yang tidak diperlukan lagi dengan cara. Pada saat ini sampah dikalangan masyarakat sangatlah memperihatinkan. dapat mengakibatkan banjir dan apabila masyarakat membuang sampah sembarang di sekitar lingkunganny dapat mengakibatkan sumber penyakit bagi luas. Pengertian Sampah Sampah adalah barang yang tidak diperlukan atau yang tidak digunakan orang lagi. Dedaunan pohon gugur 2. Sampah non organik ialah sampah yang tidak dapat membusuk. Pengertia sampah adalah barang yang tidak diperlukan atau barang yang tidak digunakan lagi. tetapi dapat juga di manfaatkan untuk di daur ulang kembali sebagai bahan baku. apabila masyarakat membuang sampah sembarangan seperti di sungai. kotoran kambing. Ciri-Ciri Sampah Adapun ciri-ciri sampah antara lain : 1. karena masyarakat membuang sampah tidak ada tempatnya. E.Pengertian Sampah dan cara menanggulangi A. . Sampah organik ialah sampah yang dapat membusuk sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai pupuk. yaitu : 1. Masyarakat seharusnya tidak membuang sampah ke sungai karena dapat mengakibatkan banjir dan tidak membuang sampah di lingkungan sekitarnya. sapid an lain-lain D. Seperti kulit pisang dan buah-buahan yang busuk 3. Kotoran hewan. seperti kotoran ayam. karena dapat mengakibatkan sumber penyakit. seperti sisungai atau dibelakang rumah mereka dan mereka tidak memikirkan akibatnya. Jenis-Jenis Sampah Adapun jenis-jenis sampah. Cara Menanggulanginya Cara menanggulangi sampah ada beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh masyarakat antara lain : 1. Dampak Negatif Dari Sampah Bagi Masyarakat Dampak negatif dari sampah sangatlah besar dan menrugikan banyak masyarakat. 2. C. B. yaitu pupuk kompos yang berguna untuk petani sebagai pupuk tanamannya.

jika sampah sudah dibuang. sampah adalah masalah yang tidak menarik untuk dibicarakan. Bahkan sampah yang dibuang di Tempat Pembuangan Akhir pun bisa menjadi masalah. Hal tersebut terjadi bukan hanya karena masalah pengelolaan yang minim. Lihatlah. maka tak lama lagi gundukan sampah itu akan semakin tinggi. benarkah jika sampah sudah dibuang maka masalah selesai ? Mereka lupa bahwa tempat dimana sampah dibuang itu sangat penting.dan sungguh sangat memprihatinkan.Coba kita lihat kondisi Tempat Pembuangan Akhir sampah yang ada di sekolah kita masing-masing. Jika kita tak dapat ‘mengelola’ sampah dengan baik. sudah seberapa tinggi gundukan sampah yang ada disana. akan membuat kelas menjadi kotor. Sampah yang dibuang di sekitar akan mencemari air sungai dan menimbulkan banjir. Jika itu terjadi.2. Tapi. Sampah yang dibuang secara sembarangan di ruang kelas. Sampah merupakan konsep buatan manusia. Pengertian Sampah Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sudah bertahun-tahun lamanya. bahkan sejak dulu kala. sedangkan sampah organik di daur ulang atau di bakar. karena ada banyak hal lain yang lebih menarik dan lebih penting. Bagi sebagian besar siswa. Sampah organik di jadikan pupus. dalam proses-proses alam tidak ada sampah. yang ada hanya produk-produk yang tak bergerak. masalah sampah dianggap bukanlah sebagai masalah. maka masalah sudah selesai. Makalah karangan argumentasi tentang sampah Lingkungan masyarakat 1. Sampah dapat berada . karena sebenarnya sampah yang tidak dibuang pada tempatnya akan menimbulkan banyak masalah.tapi juga karena suatu budaya buruk yang senantiasa tidak peduli akan kebersihan lingkungan. tidak menutup kemungkinan tragedi lonsor sampah II. Bagi siswa. Pendahaluan Kita tahu masalah sampah di sekolah maupun lingkungan masyarakat dan saat ini sudah mencapai tingkat permasalahan yang cukup serius.

DAMPAK POSITIF SAMPAH Menurut saya dampak positif dari sampah untuk lingkungan adalah : jika sampah itu berjenis plastik bisa didaur ulang untuk dijadikan hasil karya. mengolah sampah agar menjadi material yang tidak membahayakan bagi lingkungan hidup. yang berarti devisa negara juga menurun. Penipisan lapisan ozon V. e. Lingkungan asri (bersih. atau pembuangan dari material sampah. DAMPAK NEGATIF SAMPAH Dampak negatif yang ditimbulkan dari sampah yang tidak dikelola dengan baik adalah sebagai berikut: a. IV. atau gas. Sehingga untuk lingkungan manusia dapat memberikan lapangan pekerjaan. cair.Praktek pengelolaan sampah berbeda beda antara Negara maju dan negara berkembang . contohnya dibuat pot bunga. Pencemaran lingkunga dengan pengelolaan VII. mengubah sampah menjadi material yang memiliki nilai ekonomis (Lihat: Pemanfaatan sampah). Menurunnya kualitas lingkungan c. nyaman) Bencana sampah yang tidak dikelola dengan baik 1. cair . mengakibatkan pengunjung atau wisatawan enggan untuk mengunjungi daerah wisata tersebut karena merasa tidak nyaman. b. pendaur-ulangan . Penghematan sumber daya alam 2. PENGELOLAAN SAMPAH Pengelolaan sampah merupakan proses yang diperlukan dengan dua tujuan: 1. Pengelolaan sampah juga dilakukan untuk memulihkan sumber daya alam . Kalimat ini biasanya mengacu pada material sampah yg dihasilkan dari kegiatan manusia. dan biasanya dikelola untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan. Manfaat pengelolaan sampah 1. pemrosesan . gas . alat rumah tangga dll. Terhambatnya pembangunan negara Dengan menurunnya kualitas dan estetika lingkungan. Penghematan energi 3. d. Pengelolaan sampah bisa melibatkan zat padat . Akibatnya jumlah kunjungan wisatawan menurun. atau radioaktif dengan metoda dan keahlian khusus untuk masing masing jenis zat. V. atau 2. Pengelolaan sampah adalah pengumpulan . PENGELOLAAN SAMPAH . lingkungan atau keindahan. Longsor tumpukan sampah: Longsor sampah 2.pada setiap fase materi: padat. Gangguan Kesehatan:Timbulan sampah dapat menjadi tempat pembiakan lalat yang dapat mendorong penularan infeksi dan dapat menimbulkan penyakit yang terkait dengan tikus. Penghematan lahan TPA 4. sehat. dan daerah wisata tersebut menjadi tidak menarik untuk dikunjungi. Menurunnya estetika lingkungan Timbulan sampah yang bau. kotor dan berserakan akan menjadikan lingkungan tidak indah untuk dipandang mata. Sumber penyakit 3. pengangkutan .

ada banyak hal yang bisa kita lakukan dalam penanganan masalah sampah. Filosofi pengelolaan sampah adalah bahwa semakin sedikit dan semakin dekat sampah dikelola dari sumbernya. Bila kita aktif melakukan pemanfaatan sampah. maka pengelolaannya akan menjadi lebih mudah dan baik.tidak memerlukan area pembuangan yang luas. sumber penyakit. s.Agar pengelolaan sampah berlangsung dengan baik dan mencapai tujuan yang diinginkan.Tahapan Pengelolaan sampah yang dapat dilakukan adalah: a. IX. semua itu tidak bisa hanya digantungkan sebagai beban Pemerintah. dan harus kita ketahui nyaman dan indanya hari kita tanpa sampah. Sampah dari berbagai sumber dapat mencemari lingkungan.maupun perairan Walaupun masih banyak hal lain yang harus kita kerjakan. Karena itulah mulai dari sekarang kita bangun pemahaman dan kesadaran akan bahaya sampah. kebersihan dan estetika lingkungan kawasan sehingga bisa menarik. Longsor tumpukan sampah. KESIMPULAN DAN SARAN saya menyatakan bahwa Dari pembahasan yang di atas kita dapat menyimpulkan bahwa untuk menangani permasalahan sampah secara menyeluruh perlu dilakukan alternatif pengelolaan yang benar. bukan berarti sampah bisa dilupakan begitu saja. dan pencemaran lingkungan.mengurangi biaya angkut sampah.menghemat anggaran dan mengurangi beban Pemda dalam mengelola sampah. serta lingkungan yang terkena dampak juga semakin sedikit. sedikit banyak akan berdampak pada lingkungan kita dan yang terpenting kita telah ikut melakukan penghematan baik itu penghematan uang atau penghematan energi.baik lingkungan darat. diantaranya :Menjaga keindahan.udara. KATA PENGANTAR . maka setiap kegiatan pengelolaan sampah harus mengikuti filosofi pengelolaan sampah. Dan disamping itu juga ada banyak hal yang akan terjadi jika sampah tidak dikelola secara benar seperti. karena sedikit banyak sampah yang bertebaran akan mempengaruhi dan menggangu dalam kehidupan sehari. PENUTUP Pengelolaan sampah yang intensif akan memberikan banyak manfaat bagi kita dan juga lingkungan. longsor sampah . Pencegahan dan Pengurangan Sampah dari Sumbernya Kegiatan ini dimulai dengan kegiatan pemilahan atau pemisahan sampah organik dan anorganik dengan menyediakan tempat sampah organik dan anorganik VIII.

Plastik selalu digunakan dalam berbagai keperluan sehari-hari. berdampak juga pada lingkungan dikarenakan banyak plastik yang direkomendasikan hanya untuk sekali pakai saja. Bila BPA tersebut masuk ke dalam tubuh manusia akan berisiko bagi manusia tersebut. dan mendapatkannya pun sangat mudah. artikel contoh makalah tentang sampah. tidak mudah pecah. penulis mohon maaf. Resiko tersebut yaitu akan meyebabkan prakanker pada payudara dan juga menggagu pertumbuhan manusia. tampat belanjaan dan masih banyak lagi. Tetapi banyak dari masyarakat tidak menyadari bahaya yang akan ditimbulkan akibat penggunaan plastik terhadap kesehatan mereka sendiridan terhadap lingkungan sekitar. PEMBAHASAN . winas dan reno putra utama Baca artikel ini juga Contoh Makalah Tentang Sampah Contoh Makalah Penanggulangan Sampah. contoh makalah tentang cara menangani sampah. Contoh Karya ilmiah tentang Sampah. Ini menimbulkan dampak negative bagi lingkungan terutama pada tanah. Contoh Makalah Tentang Sampah. kepada para pembaca. membungkus makanan. contoh makalah sampah. jika terdapat kekurangan atau kekeliruan dalam makalah ini.Puji syukur saya panjatkan kehadiran allah SWT. Misalnya untuk tempat minuman. makalah mengenai sampah. Dengan demikian. penulis m. makalah sampah organik dan anorganik. Makalah Bandung Lautan Sampah. yang atas rahmat nya maka saya saya dan reno dapat menyelesaikan penyusunan/karangan yang berjudul makalah tentang sampah di lingkungan masyarakat Menulis makalah adalah salah satu tugas yang disuruh oleh ibu guru dan persyaratan untuk menyelesaykan tugas mata pelajaran bahasa Indonesia di MAN sungai pakning Kepada pembaca yang budiman. tak lupa penulis ucapkan terimakasih. Plastic dipakai karena ringan. Semoga Allah memberkahi makalah ini sehingga benar-benar bermanfaat. karna penulis sendiri dalam tahap belajar. harganya murah. Selain berdampak pada manusianya sendiri bahaya dari pemakaian kemasan plastik jumlahnya yang sangat besar. karena tanah sulit untuk menguraikan sampah plastik tersebut. Contoh MakalaH Tentang Abrasi. Makalah Bandung Lautan Sampah.contoh makalah sampah organik.Makalah pengolahan Sampah. berita sampah Cara mengatasi Limbah Plastik Latar Belakang Pada zaman sekarang manusia tidak dapat lepas dari yang namanya plastic. Dalam plastiki terdapat zat-zat adiktif antara lain Bisphenol A(BPA).

plastik akan mengurai di udara sebagai dioksin. kulkas. Dalam proses daur ulang tersebut juga ditambahkan berbagai bahan kimia yang . • Bahaya sampah plastik bagi lingkungan Salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup yang sampai saat ini masih tetap menjadi "PR" besar bagi bangsa Indonesia adalah faktor pembuangan limbah sampah plastik. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A.• Bahaya sampah plastik bagi kesehatan Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang.Plastik dipakai karena ringan. hepatitis. dapat membukus permukaan bumi setidaknya hingga 10 kali lipat! Coba anda bayangkan begitu fantastisnya sampah plastik yang sudah terlampau menggunung di bumi kita ini. 500 juta hingga satu miliar kantong plastik digunakan di dunia tiap tahunnya. gangguan sistem saraf dan memicu depresi. Kantong plastik telah menjadi sampah yang berbahaya dan sulit dikelola. compact disk (CD). plastik laminating. dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai makan. Proses produksinya sangat tidak hemat energi. TV. kutex (pembersih kuku). sampah plastik akan menghasilkan asap beracun yang berbahaya bagi kesehatan yaitu jika proses pembakaranya tidak sempurna. karena menyumbat saluran-saluran air. tidak mudah pecah. pipa pralon. Dampaknya antara lain memicu penyakit kanker. Dibutuhkan waktu 1000 tahun agar plastik dapat terurai oleh tanah secara terdekomposisi atau terurai dengan sempurna.Diperlukan waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk membuat sampah bekas kantong plastik itu benar-benar terurai. sampah plastik mengemisikan gas rumah kaca ke atmosfer. Kegiatan produksi plastik membutuhkan sekitar 12 juta barel minyak dan 14 juta pohon setiap tahunnya. botol air mineral. Mulai dari botol minum. gigi palsu. Sampah plastik dapat menyebabkan perubahan iklim? Sejak proses produksi hingga tahap pembuangan. tanggul. Setiap tahun. Jika sampah-sampah ini dibentangkan maka. Jika dibakar. • Bahaya kantong plastik berwarna Kantong plastik kresek berwarna terutama yang hitam kebanyakan merupakan produk daur ulang.Kantong plastik juga penyebab banjir. Saat terurai. Senyawa ini sangat berbahaya bila terhirup manusia. Pada tahap pembuangan di lahan penimbunan sampah (TPA). Kantong plastik mulai marak digunakan sejak masuknya supermarket di kota-kota besar. Ini adalah sebuah waktu yang sangat lama. Namun yang menjadi persoalan adalah dampak negatif sampah plastik ternyata sebesar fungsinya juga. Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan. mesin. Lebih dari 17 milyar kantong plastik dibagikan secara gratis oleh supermarket di seluruh dunia setiap tahunnya. pembengkakan hati. Diperkirakan. partikel-partikel plastik akan mencemari tanah dan air tanah. mobil. alat-alat militer hingga pestisida. plastik penutup makanan. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai. dan murah. Sehingga mengakibatkan banjir bahkan yang terparah merusak turbin waduk. Karena itu konsumen diharapkan berhati-hati dan tidak digunakan kantung plastik untuk mewadahi makanan. Diperkirakan setiap orang menghabiskan 170 kantong plastik setiap tahunnya. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung BisphenolA. sampah plastik mengeluarkan gas rumah kaca. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. sekitar 500 milyar – 1 triliyun kantong plastik digunakan di seluruh dunia.

. ester adipat. Kadang-kadang agar lentur atau fleksibel ditambahkan senyawa ester flalat. Untuk itu. pembakaran harus dilakukan dengan pengontrolan yang baik untuk mengurangi polusi udara. Oleh karena itu. pemisahan (sortir). Disarankan agar masyarakat tidak menggunakan kantung plastik kresek warna hitam atau daur ulang untuk mewadahi langsung makanan siap santap. tidak menggunakan kemasan styrofoam yang rusak atau berubah bentuk untuk mewadahi makanan berminyak/berlemak apalagi dalam keadaan panas. plastik jenis ini lebih mahal dan kelihatannya masyarakat enggan untuk membayar lebih. Kebanyakan plastik biodegradable berbahan dasar zat tepung. plastik yang cukup banyak didaur ulang adalah jenis HDPE dan botol-botol plastik. untuk mencegah kerusakan PVC. 3. Sampah plastik harus dipisahkan dengan sampah organik. sangat baik jika dapat dibuat plastik yang bio. Limbah plastik mempunyai nilai kalor yang tinggi. Beberapa pembangkit listrik menggunakan batu bara yang dicampur dengan beberapa persen ban bekas. Pembakaran plastik seperti PVC menghasilkan gas HCl yang bersifat korosif. Sayangnya. pelelehan.000 bagian per juta. hasil pengawasan BPOM terhadap kemasan makanan yang terbuat dari plastik polivinil klorida (PVC) menunjukkan bahwa monomer vinil klorida (VCM) yang tidak ikut bereaksi dapat terlepas ke dalam makanan terutama yang berminyak/berlemak atau mengandung alkohol terlebih dalam keadaan panas. Jangan membuang sampah plastik sembarangan. 2.menambah dampak bahaya bagi kesehatan. masyarakat dihimbau agar tidak menggunakan kemasan styrofoam dalam microwave. Gas-gas korosif ini membuat incinerator cepat terkorosi. Akan tetapi. sehingga dapat didaur ulang. Polusi yang paling serius adalah dibebaskannya gas dioksin yang sangat beracun pada pembakaran senyawa yang mengandung klorin seperti PVC. Proses daur ulang melalui tahaptahap pengumpulan. Meski demikian. Untuk mengurangi pencemaran plastik : 1. senyawa Cd merupakan racun bagi ginjal dan dapat mengakibatkan kaker paru-paru. Akan tetapi. Kedua tahapan ini akan lebih mudah dilakukan jika masyarakat dengan disiplin ikut berpartisipasi. timah putih (Sn) atau lainnya. Daur Ulang Penanganan limbah plastik yang paling ideal adalah dengan mendaur ulang. yaitu ketika membuang sampah plastik. Hal itu telah diupayakan dan telah dipasarkan. Pembakaran ban bekas menghasilkan asap hitam yang sangat pekat dan gas-gas yang bersifat korosif. • Upaya Penanggulangan Llimbah Plastik 1. hal itu tampaknya tidak mudah dijalankan. Tahapan paling sulit adalah pengumpulan dan pemisahan.Dalam pembuatan PVC ditambahkan penstabil seperti senyawa timbal (Pb). pembakaran sebenarnya menimbulkan masalah baru. Menurut JECFA-FAO/WHO monomer stiren tidak mengakibatkan gangguan kesehatan jika residunya tidak melebihi 5. dan pembentukan ulang. 3.Sementara itu. Dewasa ini. Residu VCM terbukti mengakibatkan kanker hati. kadmium (Cd). Incinerasi Cara lain untuk mengatasi limbah plastik adalah dengan membakarnya pada suhu tinggi (incinerasi). yaitu pencemaran udara. senyawa Pb merupakan racun bagi ginjal dan saraf. Kurangi penggunaan plastik 2.atau fotodegradable. Plastik Biodegradable Sekitar separo dari penggunaan plastik adalah untuk kemasan. sehingga dapat digunakan sebagai sumber tenaga untuk pembangkit listrik.

Bahan alternative yang dapat digunakan adalah botolstainless steel atau kaca. gunakanlah hanya sekali pakai dan segera dihabiskan karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu. 5. 2. dibuang oleh pemiliknya atau pemakai semula". Bungkuslah terlebih dahulu makanan dengan daun pisang atau kertas sebe PENUTUP Kesimpulan Limbah plastik merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. tidak dapat dicegah. Gunakan penciuman." (Istilah Lingkungan untuk Manajemen. M. Plastik tidak dapat terurai dengan cepat. Ecolink. Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2). Sampah plastik jangan dibakar. 4. 6. (Tandjung.atau fotodegradable dan juga dibakar pada suhu yang sangat tinggi. yang dapat mengakibatkan zat kimia yang terdapat pada plastik tersebut terlepas dan bereaksi dengan makanan lebih cepat. seperti gelas. "Sampah adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembikinan atau pemakaian barang rusak atau bercacat dalam pembikinan manufaktur atau materi berkelebihan atau ditolak atau buangan". yaitu dengan mendaur ulang sampah. kitaharus mengusahakan dan memanfaatkan ampak Negatif Sampah dan Cara Penanggulangannya Sampah merupakan konsekuensi dari adanya aktifitas manusia. Hal ini pun dapat terjadi bila kemasan plastik digunakan untuk mengemas makanan berminyak atau berlemak. Berdasarkan kamus istilah lingkungan (1994). Untuk dot. 3.Sc. Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel.po lyethylene. Setiap aktifitas manusia pasti menghasilkan buangan atau sampah. 1982) . Limbah plastik merupakan limbah terbanyak yang terdapat di bumi. Limbah tidak dapat dihilangkan tetapa dapat dikurangi dengan banyak cara. Gunakan kemasan makanan yang lebih aman. "Sampah adalah sesuatu yang tidak berguna lagi. cobalah pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca. 1996).polypropylene. 7. gunakanlah yang berbahan silikon.4.. Untuk menghindari bahaya keracunan akibat penggunaan plastik : 1. ataupolypropylene. khususnya pada microwave oven. Dr. Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum. Janganlah menyimpan air minum atau pun makanan dalam keadaan panas. "Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis.ataupolyethylene. Jumlah atau volume serta jenis sampah sebanding dengan tingkat konsumsi kita terhadap barang/material yang digunakan sehari-hari. karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahanlatex. Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahanpolycarbonate. Waktu yang diperlukan plastik agar terurai yaitu 1000 tahunan. Cegahlah memanaskan makanan yang dikemas dalam plastik. jika makanan/minumam bau plastik jangan digunakan. plastik dibuat plastik yang bio. Marilah kita sebagai manusia yang diciptakan Tuhan.

Melalui kegiatan perindustrian dan teknologi diharapkan kualitas kehidupan dapat lebih ditingkatkan. klinik. sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. dan karton dapat didaur ulang seperti sampah anorganik lain (misalnya gelas. sisa tepung. Tetapi karena kertas.2 Dampak Sampah Terhadap Manusia dan Lingkungan Sudah kita sadari bahwa pencemaran lingkungan akibat perindustrian maupun rumah tangga sangat merugikan manusia. 2) kegiatan komersial: pusat perdagangan. 2. Kertas. misalnya berupa botol. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam. 5) industri. botol plastik. kertas. Sampah Organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian. rumah sakit. tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum. Sampah yang harus dikelola tersebut meliputi sampah yang dihasilkan dari: 1) rumah tangga. rumah tahanan/penjara. • Penyakit jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit). dan daun. kolera. sampah padat dapat dibagi 2. seperti sungai. Namun seringkali peningkatan teknologi juga menyebabkan dampak negatif yang tidak sedikit. Secara umum. • Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. maka dimasukkan ke dalam kelompok sampah anorganik. misalnya sampah dari dapur. pelabuhan. pantai. Salah satu contohnya adalah suatu . a. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut: • Penyakit diare. 4) fasilitas umum: terminal. koran. dan karton termasuk sampah organik. koran. dan plastik). jalan. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. bandara. sayuran. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. taman. restoran. 7) hasil pembersihan saluran terbuka umum. 6) fasilitas lainnya: perkantoran. hotel. tempat hiburan. yaitu sampah organik (biasa disebut sampah basah) dan sampah anorganik (sampah kering). asrama. kaleng. Berdasarkan asalnya. pasar. atau dari proses industri. koran. puskesmas. Penyakit demam berdarah (haemorhagic fever) dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai. dan karton merupakan pengecualian. perikanan atau yang lain. Sampah Anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi. pertokoan. halte kendaraan umum. 3) fasilitas sosial: rumah ibadah. danau. dan trotoar. dan kaleng. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. baik secara langsung maupun tidak langsung. sekolah. tas plastik. kulit buah.Berangkat dari pandangan tersebut sehingga sampah dapat dirumuskan sebagai bahan sisa dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Dampak terhadap Kesehatan Lokasi dan pengelolaan sampah yang kurang memadai (pembuangan sampah yang tidak terkontrol) merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapat menimbulkan penyakit.

Konsep utama dalam pemusnahan sampah selaku buangan padat adalah reduksi volume secara maksimum. Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator. • Pembuangan sampah padat ke badan air dapat menyebabkan banjir dan akan memberikan dampak bagi fasilitas pelayanan umum seperti jalan. rendahnya produktivitas). Salah satu teknologi yang dapat menjawab tantangan tersebut adalah teknologi pembakaran yang terkontrol atau insinerasi. Dampak terhadap Keadaan Sosial dan Ekonomi • Pengelolaan sampah yang kurang baik akan membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat: bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk karena sampah bertebaran dimana-mana. jembatan. seperti metana. Penguraian sampah yang dibuang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas-cair organik. Dampak terhadap Lingkungan Cairan rembesan sampah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan mencemari air. Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernakan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah. • Sampah beracun: Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40. sudah mencapai tahap yang membahayakan kesehatan masyarakat.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). • Memberikan dampak negatif terhadap kepariwisataan. gas ini dalam konsentrasi tinggi dapat meledak. Teknologi insinerasi membutuhkan luas lahan yang lebih hemat.penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (taenia). 2. Hal penting di sini adalah meningkatnya pembiayaan secara langsung (untuk mengobati orang sakit) dan pembiayaan secara tidak langsung (tidak masuk kerja. dan disertai . seperti tingginya biaya yang diperlukan untuk pengolahan air. justru memberikan permasalahan lingkungan yang baru. khususnya dari segi sanitasi lingkungan. c. • Pengelolaan sampah yang tidak memadai menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan masyarakat. adalah teknologi pemusnahan sampah yang hemat dalam penggunaan lahan. dan air permukaan sekitar akibat air lindi. Teknologi landfill yang diharapkan dapat menyelesaikan masalah lingkungan akibat sampah. Hal ini mengakibatkan jalan perlu lebih sering dibersihkan dan diperbaiki. Selain berbau kurang sedap. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap. hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis. air tanah. dan lain-lain. b. lahan di berbagai kota besar di Indonesia dapat dikatakan sangat terbatas dan dengan harga yang tinggi pula.3 Usaha Pengendalian Sampah Untuk menangani permasalahan sampah secara menyeluruh perlu dilakukan alternatif pengolahan yang benar. dapat diperkirakan bahwa teknologi yang paling tepat untuk pemecahan masalah di atas. dengan menggunakan insinerator. Dalam hal ini. Kerusakan tanah. drainase. penerapan lahan urug saniter sangatlah tidak sesuai. Jika sarana penampungan sampah kurang atau tidak efisien. Teknologi ini memang direncanakan untuk suatu kota yang memiliki lahan dalam jumlah yang luas dan murah. • Infrastruktur lain dapat juga dipengaruhi oleh pengelolaan sampah yang tidak memadai. Berdasarkan pertimbangan di atas. orang akan cenderung membuang sampahnya di jalan. Gambaran yang paling mendasar dari penerapan teknologi lahan urug saniter (sanitary landfill) adalah kebutuhan lahan dalam jumlah yang cukup luas untuk tiap satuan volume sampah yang akan diolah. Pada kenyataannya.

khususnya bagi sampah plastik. untuk dikembalikan lagi dalam siklus daur ulang material tersebut. dan sampah logam. buang). meningkatkan waktu retensi air dalam tanah. Re-use (Memakai kembali). ganti kantong keresek kita dnegan keranjang bila berbelanja. mengurangi polusi secara keseluruhan. semakin banyak sampah yang dihasilkan. Penggunaan kompos sebagai produk pengolahan sampah organik juga harus diikuti dengan kebijakan dan strategi yang mendukung. serta mampu memelihara mikroorganisme alami tanah yang ikut berperan dalam proses adsorpsi humus oleh tanaman. Ternyata pelaksanaan teknologi ini justru lebih banyak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan berupa pencemaran udara. merupakan suatu jawaban atas upaya memaksimalkan material setelah menjadi sampah. Misalnya. Replace ( Mengganti). Prinsip-prinsip Produksi Bersih adalah prinsip-prinsip yang juga bisa diterapkan dalam keseharian. misalnya. sistem panca indera dan kerja sistem kesadaran. maka paradigma penanganan sampah sebagai suatu produk yang tidak lagi bermanfaat dan cenderung untuk dibuang begitu saja harus diubah. barang-barang yg sudah tidak berguna lagi. Teknologi daur ulang. namun saat ini sudah banyak industri non-formal dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain. Gantilah barang barang yang hanya bisa dipakai sekalai dengan barang yang lebih tahan lama. Pemberian insentif bagi para petani yang hendak . Global Anti-Incenatot Alliance (GAIA) juga menyebutkan bahwa insinerator juga merupakan sumber utama pencemaran Merkuri. saat ini mulai dikembangkan penggunaan pupuk organik yang diharapkan dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia yang harganya kian melambung. untuk menunjang pembangunan yang berkelanjutan ( sustainable development ). dan masalah pertumbuhan. Tidak semua barang bisa didaur ulang. bisa didaur ulang. Merkuri merupakan racun saraf yang sangat kuat. Selain itu. Produk pembakaran yang terbentuk berupa gas buang COx. dan jangan pergunakan styrofoam karena kedua bahan ini tidak bisa didegradasi secara alami. Reduce (Mengurangi). 3.dengan reduksi volume residu yang tersisa ( fly ash dan bottom ash ) dibandingkan dengan volume sampah semula. sebisa mungkin lakukan minimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. Penggunaan kompos telah terbukti mampu mempertahankan kualitas unsur hara tanah. yaitu: 1. 2. Selain itu proses insinerator menghasilakan Dioxin yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. teliti barang yang kita pakai sehari-hari. SOx. sampah kaca. NOx. misalnya kanker. Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum ia menjadi sampah. dan menciptakan produk-produk dan limbah-limbahnya yang aman dalam kerangka siklus ekologis. furan. dan logam berat yang dilepaskan ke atmosfer harus dipertimbangkan. yang mengganggu sistem motorik. Produksi Bersih (Clean Production) merupakan salah satu pendekatan untuk merancang ulang industri yang bertujuan untuk mencari cara-cara pengurangan produk-produk samping yang berbahaya. sebisa mungkin. dengan menerapkan Prinsip 4R. sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan. dioksin. Recycle (Mendaur ulang). partikulat. 4. Belajar dari kegagalan program pengolahan sampah di atas. sistem kekebalan. Semakin banyak kita menggunakan material. reproduksi.

2. undangundang dan hukum yang jelas tentang sampah dan perusakan lingkungan b) instrumen ekonomik: penetapan instrumen ekonomi untuk mengurangi beban penanganan akhir sampah (sistem insentif dan disinsentif) dan pemberlakuan pajak bagi perusahaan yang menghasilkan sampah. policy) pengelolaan sampah. memakai kembali (reuse).mengaplikasikan pertanian organik dengan menggunakan pupuk kompos. Ide UU Persampahan itu sudah kita usulkan sejak 1995 dan kita kampanyekan lebih kencang lagi tahun 2000. Berangkat dari pengertian pengelolaan sampah dapat disimpulkan adanya dua aspek. Pengelolaan sampah meliputi kegiatan pengurangan. standar dan prosedur penanganan sampah: • Penetapan kriteria dan standar minimal penentuan lokasi penanganan akhir sampah. 3) Pengembangan produk dan kemasan ramah lingkungan. Kebijakan pengelolaan sampah harus dilakukan oleh Pemerintah Pusat karena mempunyai cakupan nasional. Cara pengendalian sampah yang paling sederhana adalah dengan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri untuk tidak merusak lingkungan dengan sampah. pengumpulan. Kelangkaan dan makin membubungnya harga pupuk kimia saat ini. Kebijakan pengelolaan sampah ini meliputi : 1) Penetapan instrumen kebijakan: a) instrumen regulasi: penetapan aturan kebijakan (beleidregels). seharusnya dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk mengembangkan sistem pertanian organik. akan mendorong petani lainnya untuk menjalankan sistem pertanian organik. serta melakukan uji dampak lingkungan 2) Mendorong pengembangan upaya mengurangi (reduce). Selain itu diperlukan juga kontrol sosial budaya masyarakat untuk lebih menghargai lingkungan. • penetapan lokasi pengolahan akhir sampah. pemanfaatan. walaupun kadang harus dihadapkan pada mitos tertentu. Menurut Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta Selamet Daroyni melihat. yang notabene hanya berurusan dengan retribusi kalau ada yang membuang sampah sembarangan. . dan mengganti (replace). dan pelaksanaan pengelolaan sampah. yaitu penetapan kebijakan (beleid. Ketidakseriusan itu tergambar antara lain dari tidak adanya urgensi pemerintah dalam mendorong keberadaan Undang-Undang (UU) Persampahan sebagai payung hukum dalam pengelolaan sampah secara nasional. 4) Pengembangan teknologi. • luas minimal lahan untuk lokasi pengolahan akhir sampah. pengolahan. Peraturan yang tegas dari pemerintah juga sangat diharapkan karena jika tidak maka para perusak lingkungan akan terus merusak sumber daya. • penetapan lahan penyangga. Pada tingkat perkembangan kehidupan masyarakat dewasa ini memerlukan pergeseran pendekatan ke pendekatan sumber dan perubahan paradigma yang pada gilirannya memerlukan adanya campur tangan dari Pemerintah. Landasan hukum pengelolaan sampah yang ada sekarang ini baru peraturan daerah (perda). dan mendaur-ulang (recycling) sampah.4 Peran Pemerintah dalam Menangani Sampah Dari perkembangan kehidupan masyarakat dapat disimpulkan bahwa penanganan masalah sampah tidak dapat semata-mata ditangani oleh Pemerintah Daerah (Pemerintah Kabupaten/Kota). pengangkutan. Tetapi. sampai hari ini tak jelas nasibnya. kasus Bantar Gebang dan Leuwigajah menunjukkan belum seriusnya pemerintah menangani masalah sampah. pemilahan.

ini berkaitan dengan pemahaman tentang agama serta tingkat kesejahteraa masyarakat. Sebagai contoh kegagalan proyek incinerator (pembakaran sampah) yang dibangun DKI. tentu dapat dihitung berapa besar biaya pengelolaan lingkungan yang harus dikeluarkan akibat pencemaran udara ( akibat bau ) dan air lindi. sedikitnya 14 departemen dilibatkan di bawah koordinasi langsung presiden atau perdana menteri. dan Singapura yang mengalami persoalan serupa dengan Indonesia. malahan mengakibatkan pencemaran dan akhirnya ditelantarkan begitu saja karena tak sesuai dengan karakteristik sampah Jakarta. UU juga akan mengatur soal kelembagaan yang terlibat dalam penanganan sampah. pemahaman. hingga menurunnya tingkat produktifitas masyarakat akibat gangguan bau sampah. Pajak lingkungan ini dikenal sebagai Polluters Pay Principle. Undang-Undang ini akan mengatur hak. Sebagai contoh. sementara biaya pengoperasian-pemeliharaan- . seperti Filipina. untuk penanganan sampah dari produk tersebut. Menurut dia. pemerintah memiliki keterbatasan pembiayaan dalam sistem penanganan sampah. berapa besar biaya pengobatan masyarakat karena penyakit bawaan sampah ( municipal solid waste borne disease ). Kanada. Solusi yang diterapkan dalam hal sistem penanganan sampah sangat memerlukan dukungan dan komitmen pemerintah. wewenang. di satu sisi. Tetapi dalam pelaksanaannya banyak terdapat benturan. Selain itu kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan hidupnya sangat rendah. Amerika Serikat. kampanye yang kencang. Namun di sisi lain. Sebagian investasi infrastruktur dibiayai oleh pemerintah. tidak mungkin konsep pengelolaan sampah berjalan baik di lapangan jika secara infrastruktur tidak didukung oleh departemen-departemen yang ada dalam pemerintahan. Di beberapa negara. Mengubah budaya masyarakat soal sampah bukan hal gampang. Ini tak bisa dilakukan oleh pejabat setingkat Kepala Dinas seperti terjadi sekarang. Industri diwajibkan membayar biaya pengolahan sampah untuk setiap produk yang dihasilkan. Industri yang menghasilkan produk dengan kemasan.Pelaksanaan Perda pun kerap terjadi pelanggaran. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam usaha mengatasi masalah sampah yang saat ini mendapatkan tanggapan pro dan kontra dari masyarakat adalah pemberian pajak lingkungan yang dikenakan pada setiap produk industri yang akhirnya akan menjadi sampah. fungsi dan sanksi masing-masing pihak. terutama pihak pengusaha yang menimbulkan sampah yang membahayakan lingkungan. Tanpa kedua hal tersebut. tentu akan memberikan sampah berupa kemasan setelah dikonsumsi oleh konsumen. Pada negara maju. Dana yang terhimpun harus dibayarkan pada pemerintah selaku pengelola IPS untuk mengolah sampah kemasan yang dihasilkan. Pemerintah berkewajiban untuk memberikan subsidi investasi dalam hal IPS dan juga sebagian subsidi biaya pengoperasian-pemeliharaan-perawatan IPS. departemen agama. sistem penanganan sampah tidak akan lagi berkesinambungan. Demikian pula pengembangan sumber daya manusia (SDM). Keberadaan Undang-Undang persampahan dirasa sangat perlukan. kewajiban. masyarakat akan membayar biaya sosial yang tinggi akibat rendahnya kinerja sistem penanganan sampah. dan mungkin Depkominfo. kepedulian atas kebersihan lingkungan sangat tinggi. penyebabnya adalah karena pemerintah kurang tegas dalam menindak masyarakat yang melanggar. Tanpa ada transformasi pengetahuan. akibat tidak tertanganinya sampah selama beberapa hari di Kota Bandung. yang ternyata tidak efisien. Itu harus melibatkan dinas pendidikan dan kebudayaan.

yang sekarang telah dilarang di seluruh dunia. seperti air minum. Sedangkan pembakaran plastik menghasilkan salah satu bahan paling berbahaya di dunia. BAHAYA SAMPAH DAN PENANGGULANGANNYA BAB I PENDAHULUAN A. berhadapan dengan sampah-sampah jenis baru. Bagi suatu kebutuhan sarana dasar. Bahan kimia ini terlarut dalam air atau terikat di tanah. Hal ini dikarenakan peran air minum sebagai kebutuhan dasar masyarakat ( basic needs ). Sampah plastik dibuat dari bahan sintetis. Bahaya dioksin sering disejajarkan dengan DDT. Sifat plastik dan bahan organis sangat berbeda. biaya investasi disediakan oleh pemerintah. umumnya menggunakan minyak bumi sebagai bahan dasar. dan kemudian masuk ke tubuh kita melalui makanan dan minuman. ditambah bahan-bahan tambahan yang umumnya merupakan logam berat (kadnium. timbal. Setengah abad yang lalu masyarakat belum banyak mengenal plastik. abu hasil pembakaran juga berisi berbagai logam berat yang terkandung di dalam plastik. Penguraian plastik akan melepaskan berbagai jenis logam berat dan bahan kimia lain yang dikandungnya. namun biaya pengoperasianpemeliharaan-perawatan dibebankan pada masyarakat selaku konsumen. yaitu Dioksin. Di masa lampau. Sedangkan sekarang kita. B. Bahan organis mengandung bahan-bahan alami yang bisa diuraikan oleh alam dengan berbagai cara. Dioksin adalah salah satu dari sedikit bahan kimia yang telah diteliti secara intensif dan telah dipastikan menimbulkan Kanker. khususnya berbagai jenis plastik.perawatan diserahkan pada masyarakat. LATAR BELAKANG Saat ini sampah telah banyak berubah. Selain dioksin. bahkan hasil penguraiannya berguna untuk berbagai aspek kehidupan. PERUMUSAN MASALAH DAN TUJUAN . orang masih menggunakan tas belanja dan membungkus daging dengan daun jati. Racun dari plastik ini terlepas pada saat terurai atau terbakar. nikel) atau bahan beracun lainnya seperti Chlor. Mereka lebih banyak menggunakan berbagai jenis bahan organis.

hasil pembersihan saluran terbuka umum. pertokoan. Pendidikan dan kesadaran! d. . kegiatan komersial: pusat perdagangan. halte kendaraan umum. 2. 3. Konsep pengelolaan sampah! c. puskesmas 4. pasar. seperti sungai.1. asrama. restoran. Sampah yang harus dikelola tersebut meliputi sampah yang dihasilkan dari: 1. 1996). bandara. fasilitas sosial: rumah ibadah. tempat hiburan. pantai. Ecolink. Rumah tangga 2. Definisi lain mengatakan Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Berangkat dari pandangan tersebut sehingga sampah dapat dirumuskan sebagai bahan sisa dari kehidupan sehari-hari masyarakat. taman. jalan. Pengertian Sampah Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Industri 6. 4. 3. Bencana sampah jika tidak dikelola dengan baik! BAB II PEMBAHASAN A. danau. rumah sakit.jenis sampah? Bagaimana dampak sampah bagi kehidupan? Bagaimana cara mengurangi sampah? a. hotel. rumah tahanan/penjara. klinik. fasilitas umum: terminal. Beberapa metoda pengolahan sampah! b.” (Istilah Lingkungan untuk Manajemen. 5. Manfaat pengelolaan sampah! e. Apakah yang di maksud dengan sampah? Jenis . pelabuhan.

Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. sisa tepung. kertas. koran. metal. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. kertas. urine dan sampah cair. dan karton merupakan pengecualian. atau dari proses industri. Berdasarkan asalnya. b. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga. dan karton dapat didaur ulang seperti sampah anorganik lain (misalnya gelas. koran. gelas dan lain-lain. . hewan. sayuran dll. koran. Dan botol kaleng Kertas. dan plastik). Sampah organik Merupakan sampah yang berasal dari barang yang mengandung bahan-bahan organik. Dapat berupa sampah rumah tangga: sampah dapur. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam. Menurut bentuknya sampah dapat dibagi sebagai: a. Sampah Organik (dapat diurai) Sampah organik (biasa disebut sampah basah) dan sampah anorganik (sampah kering). maka dimasukkan ke dalam kelompok sampah anorganik. sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. misalnya sampah dari dapur. Berdasarkan bentuknya Sampah adalah bahan baik padat atau cairan yang tidak dipergunakan lagi dan dibuang. Sampah Padat Sampah padat adalah segala bahan buangan selain kotoran manusia.A. Menurut bahannya sampah ini dikelompokkan menjadi sampah organik dan sampah anorganik. botol. sampah kebun. rumput pada waktu pembersihan kebun dan sebagainya. kaleng. potonganpotongan kayu dari peralatan rumah tangga. B. tas plsti. Tetapi karena kertas. perikanan atau yang lain. plastik. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. Berdasarkan sifatnya sampah dibagi menjadi dua yaitu: a. dan karton termasuk sampah organik. misalnya berupa botol. potongan-potongan ranting. Sampah Anorganik (tidak dapat diurai) Sampah Anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi. Sampah Organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian. seperti sisa-sisa sayuran.

Sampah alam Sampah yang diproduksi di kehidupan liar diintegrasikan melalui proses daur ulang alami. . C. pakaian dan lain-lain. kamar mandi dan tempat cucian. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi. sampah pertanian dan perkebunan. cair. sisa-sisa hewan. thermo coal dan lain-lain. Di luar kehidupan liar.Berdasarkan kemampuan diurai oleh alam (biodegradability). sampah dapat dikatakan sebagai emisi. Sampah dapat berada pada setiap fase materi: padat. sampah dalam jumlah besar datang dari aktivitas industri (dikenal juga dengan sebutan limbah).   Limbah hitam: sampah cair yang dihasilkan dari toilet. Ketika dilepaskan dalam dua fase yang disebutkan terakhir. Biodegradable: yaitu sampah yang dapat diuraikan secara sempurna oleh proses biologi baik aerob atau anaerob. atau gas. o Non-recyclable: sampah yang tidak memiliki nilai ekonomi dan tidak dapat diolah atau diubah kembali seperti tetra packs. Berdasarkan sumbernya. Dalam kehidupan manusia. maka dapat dibagi lagi menjadi: 1. dengan jumlah sampah yang kira-kira mirip dengan jumlah konsumsi. kertas. sampah-sampah ini dapat menjadi masalah. Hampir semua produk industri akan menjadi sampah pada suatu waktu. seperti: sampah dapur. Limbah rumah tangga: sampah cair yang dihasilkan dari dapur. misalnya daun-daun kering di lingkungan pemukiman. Dapat dibagi lagi menjadi: o Recyclable: sampah yang dapat diolah dan digunakan kembali karena memiliki nilai secara ekonomi seperti plastik. terutama gas. carbon paper. sampah digolongkan menjadi: a. manufaktur. Non-biodegradable: yaitu sampah yang tidak bisa diuraikan oleh proses biologi. Sampah ini mengandung patogen yang berbahaya. Sampah ini mungkin mengandung patogen. 2. seperti halnya daun-daun kering di hutan yang terurai menjadi tanah. dan konsumsi. b. Sampah Cair Sampah cair adalah bahan cairan yang telah digunakan dan tidak diperlukan kembali dan dibuang ke tempat pembuangan sampah. misalnya pertambangan.

Sampah manusia dapat menjadi bahaya serius bagi kesehatan karena dapat digunakan sebagai vektor (sarana perkembangan) penyakit yang disebabkan==== Sampah Cair ==== Sampah cair adalah bahan cairan yang telah digunakan dan tidak diperlukan kembali dan dibuang ke tempat pembuangan sampah. Limbah radioaktif Sampah nuklir merupakan hasil dari fusi nuklir dan fisi nuklir yang menghasilkan uranium dan thorium yang sangat berbahaya bagi lingkungan hidupdan juga manusia. terutama gas. Sampah ini mungkin mengandung patogen. cair. sampah dapat dikatakan sebagai emisi. kamar mandi dan tempat cucian. d. Meskipun demikian. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut: . Oleh karena itu sampah nuklir disimpan ditempat-tempat yang tidak berpotensi tinggi untuk melakukan aktivitas tempat-tempat yang dituju biasanya bekas tambang garam atau dasar laut (walau jarang namun kadang masih dilakukan).b. B.  Limbah hitam: sampah cair yang ==== Sampah Cair ==== Sampah cair adalah bahan cairan yang telah digunakan dan tidak diperlukan kembali dan dibuang ke tempat pembuangan sampah. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi. Limbah rumah tangga: sampah cair yang dihasilkan dari dapur. Dampak bagi kesehatan Lokasi dan pengelolaan sampah yang kurang memadai (pembuangan sampah yang tidak terkontrol) merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapat menimbulkan penyakit. Sampah Konsumsi Sampah konsumsi merupakan sampah yang dihasilkan oleh (manusia) pengguna barang. Sampah ini mengandung patogen yang berbahaya. c. Dampak Sampah bagi Manusia dan lingkungan 1. dengan kata lain adalah sampah-sampah yang dibuang ke tempat sampah. seperti feses dan urin. Sampah manusia Sampah manusia (Inggris: human waste) adalah istilah yang biasa digunakan terhadap hasil-hasil pencernaan manusia. atau gas. Sampah dapat berada pada setiap fase materi: padat.   Limbah hitam: sampah cair yang dihasilkan dari toilet. Ini adalah sampah yang umum dipikirkan manusia. Ketika dilepaskan dalam dua fase yang disebutkan terakhir. jumlah sampah kategori ini pun masih jauh lebih kecil dibandingkan sampah-sampah yang dihasilkan dari proses pertambangan dan industri.

Sampah beracun: Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40. Memberikan dampak negatif terhadap kepariwisataan. 4. Selain berbau kurang sedap. . 2. gas ini dalam konsentrasi tinggi dapat meledak. seperti tingginya biaya yang diperlukan untuk pengolahan air. jembatan. justru memberikan permasalahan lingkungan yang baru. Dampak Terhadap Lingkungan Cairan rembesan sampah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan mencemari air. 2. Pembuangan sampah padat ke badan air dapat menyebabkan banjir dan akan memberikan dampak bagi fasilitas pelayanan umum seperti jalan. Infrastruktur lain dapat juga dipengaruhi oleh pengelolaan sampah yang tidak memadai. rendahnya produktivitas). Penyakit demam berdarah (haemorhagic fever) dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai. Penyakit diare. c. 3. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap. seperti metana. Salah satu contohnya adalah suatu penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (taenia). Pengelolaan sampah yang tidak memadai menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan masyarakat. Hal ini mengakibatkan jalan perlu lebih sering dibersihkan dan diperbaiki. drainase.a. Dampak terhadap keadaan social dan ekonomi 1. b. Penyakit jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit). Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernakan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah. Penguraian sampah yang dibuang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas-cair organik. 5. orang akan cenderung membuang sampahnya di jalan. Jika sarana penampungan sampah kurang atau tidak efisien. Teknologi landfill yang diharapkan dapat menyelesaikan masalah lingkungan akibat sampah. hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis. C. dan lain-lain. Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. d. kolera. Hal penting di sini adalah meningkatnya pembiayaan secara langsung (untuk mengobati orang sakit) dan pembiayaan secara tidak langsung (tidak masuk kerja. tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum. 3. Pengelolaan sampah yang kurang baik akan membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat: bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk karena sampah bertebaran dimana-mana. Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). Usaha Pengendalian Sampah Untuk menangani permasalahan sampah secara menyeluruh perlu dilakukan alternatif pengolahan yang benar.

Ternyata pelaksanaan teknologi ini justru lebih banyak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan berupa pencemaran udara. sudah mencapai tahap yang membahayakan kesehatan masyarakat. SOx. dioksin. partikulat. Pada kenyataannya. dan disertai dengan reduksi volume residu yang tersisa ( fly ash dan bottom ash ) dibandingkan dengan volume sampah semula. air tanah. Produksi Bersih (Clean Production) merupakan salah satu pendekatan . Dalam hal ini. Salah satu teknologi yang dapat menjawab tantangan tersebut adalah teknologi pembakaran yang terkontrol atau insinerasi. Teknologi ini memang direncanakan untuk suatu kota yang memiliki lahan dalam jumlah yang luas dan murah. Gambaran yang paling mendasar dari penerapan teknologi lahan urug saniter (sanitary landfill) adalah kebutuhan lahan dalam jumlah yang cukup luas untuk tiap satuan volume sampah yang akan diolah. Selain itu proses insinerator menghasilakan Dioxin yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Belajar dari kegagalan program pengolahan sampah di atas. yang mengganggu sistem motorik. furan. Berdasarkan pertimbangan di atas. adalah teknologi pemusnahan sampah yang hemat dalam penggunaan lahan. dapat diperkirakan bahwa teknologi yang paling tepat untuk pemecahan masalah di atas. misalnya kanker. Global Anti-Incenatot Alliance (GAIA) juga menyebutkan bahwa insinerator juga merupakan sumber utama pencemaran Merkuri. Merkuri merupakan racun saraf yang sangat kuat. dan air permukaan sekitar akibat air lindi. khususnya dari segi sanitasi lingkungan. lahan di berbagai kota besar di Indonesia dapat dikatakan sangat terbatas dan dengan harga yang tinggi pula. reproduksi. NOx. dan masalah pertumbuhan. Produk pembakaran yang terbentuk berupa gas buang COx. dengan menggunakan insinerator. Teknologi insinerasi membutuhkan luas lahan yang lebih hemat. sistem panca indera dan kerja sistem kesadaran. penerapan lahan urug saniter sangatlah tidak sesuai. Konsep utama dalam pemusnahan sampah selaku buangan padat adalah reduksi volume secara maksimum. maka paradigma penanganan sampah sebagai suatu produk yang tidak lagi bermanfaat dan cenderung untuk dibuang begitu saja harus diubah.Kerusakan tanah. dan logam berat yang dilepaskan ke atmosfer harus dipertimbangkan. sistem kekebalan.

khususnya bagi sampah plastik.untuk merancang ulang industri yang bertujuan untuk mencari cara-cara pengurangan produk-produk samping yang berbahaya. meningkatkan waktu retensi air dalam tanah. serta mampu memelihara mikroorganisme alami tanah yang ikut berperan dalam proses adsorpsi humus oleh tanaman. akan mendorong petani lainnya untuk menjalankan sistem pertanian organik. Penggunaan kompos telah terbukti mampu mempertahankan kualitas unsur hara tanah. Pemberian insentif bagi para petani yang hendak mengaplikasikan pertanian organik dengan menggunakan pupuk kompos. saat ini mulai dikembangkan penggunaan pupuk organik yang diharapkan dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia yang harganya kian melambung. Re-use (Memakai kembali). ganti kantong keresek kita dnegan keranjang bila berbelanja. Prinsip-prinsip Produksi Bersih adalah prinsip-prinsip yang juga bisa diterapkan dalam keseharian. Selain itu. sebisa mungkin. dan sampah logam. semakin banyak sampah yang dihasilkan. sampah kaca. Replace ( Mengganti). dengan menerapkan Prinsip 4R. 2. . Kelangkaan dan makin membubungnya harga pupuk kimia saat ini. merupakan suatu jawaban atas upaya memaksimalkan material setelah menjadi sampah. Recycle (Mendaur ulang). seharusnya dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk mengembangkan sistem pertanian organik. Misalnya. sebisa mungkin lakukan minimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. yaitu: 1. dan menciptakan produk-produk dan limbah-limbahnya yang aman dalam kerangka siklus ekologis. Reduce (Mengurangi). Gantilah barang barang yang hanya bisa dipakai sekalai dengan barang yang lebih tahan lama. dan jangan pergunakan styrofoam karena kedua bahan ini tidak bisa didegradasi secara alami. teliti barang yang kita pakai sehari-hari. 4. Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum ia menjadi sampah. buang). sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. mengurangi polusi secara keseluruhan. namun saat ini sudah banyak industri non-formal dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain. misalnya. 3. Semakin banyak kita menggunakan material. untuk dikembalikan lagi dalam siklus daur ulang material tersebut. Penggunaan kompos sebagai produk pengolahan sampah organik juga harus diikuti dengan kebijakan dan strategi yang mendukung. bisa didaur ulang. Tidak semua barang bisa didaur ulang. Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai. untuk menunjang pembangunan yang berkelanjutan ( sustainable development ). barang-barang yg sudah tidak berguna lagi. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan. Teknologi daur ulang.

Pengelolaan sampah meliputi kegiatan pengurangan. Penetapan instrumen kebijakan: a. yaitu penetapan kebijakan (beleid. dan mendaur-ulang (recycling) sampah. Pengembangan teknologi. undangundang dan hukum yang jelas tentang sampah dan perusakan lingkungan b. Mendorong pengembangan upaya mengurangi (reduce).a. pengangkutan. yaitu bagian organik dan anorganik. Kompos. sehingga pengomposan merupakan alternatif penanganan yang sesuai. instrumen ekonomik: penetapan instrumen ekonomi untuk mengurangi beban penanganan akhir sampah (sistem insentif dan disinsentif) dan pemberlakuan pajak bagi perusahaan yang menghasilkan sampah. dan pelaksanaan pengelolaan sampah. Kebijakan pengelolaan sampah ini meliputi : 1. h. pengumpulan. serta melakukan uji dampak lingkungan c. g. luas minimal lahan untuk lokasi pengolahan akhir sampah. Kebijakan pengelolaan sampah harus dilakukan oleh Pemerintah Pusat karena mempunyai cakupan nasional. Penetapan kriteria dan standar minimal penentuan lokasi penanganan akhir sampah. standar dan prosedur penanganan sampah: f. Alternatif Problem Sampah Sampah terdiri dari dua bagian. pemanfaatan. Pada tingkat perkembangan kehidupan masyarakat dewasa ini memerlukan pergeseran pendekatan ke pendekatan sumber dan perubahan paradigma yang pada gilirannya memerlukan adanya campur tangan dari Pemerintah. dan mengganti (replace). penetapan lokasi pengolahan akhir sampah. i. b. pengolahan. Berangkat dari pengertian pengelolaan sampah dapat disimpulkan adanya dua aspek. instrumen regulasi: penetapan aturan kebijakan (beleidregels). Pengembangan produk dan kemasan ramah lingkungan. memakai kembali (reuse). policy) pengelolaan sampah. . Peran Pemerintah dalam Menangani Sampah Dari perkembangan kehidupan masyarakat dapat disimpulkan bahwa penanganan masalah sampah tidak dapat semata-mata ditangani oleh Pemerintah Daerah (Pemerintah Kabupaten/Kota). e. penetapan lahan penyangga. Pengomposan dapat mengendalikan bahaya pencemaran yang mungkin terjadi dan menghasilkan keuntungan. d. Rata-rata persentase bahan organik sampah mencapai ±80%. pemilahan.

Hasil akhir dari pengomposan ini merupakan bahan yang sangat dibutuhkan untuk kepentingan tanah-tanah pertanian di Indonesia. sampah kota. Sedangkan pengomposan secara anaerobik memanfaatkan mikroorganisme yang tidak membutuhkan udara dalam mendegradasi bahan organik. baik secara aerobik maupun anaerobik. lumpur cair dan limbah industri pertanian. Keunggulan dari proses pengomposan antara lain teknologinya yang sederhana. Bahan tambahan yang biasa digunakan Activator Kompos seperti Green Phoskko Organic Decomposer dan SUPERFARM (Effective Microorganism)atau menggunakan cacing guna mendapatkan kompos (vermicompost). Kompos yang dihasilkan dari pengomposan sampah dapat digunakan untuk menguatkan struktur lahan kritis. Pengomposan merupakan penguraian dan pemantapan bahan-bahan organik secara biologis dalam temperatur thermophilic (suhu tinggi) dengan hasil akhir berupa bahan yang cukup bagus untuk diaplikasikan ke tanah. dengan atau tanpa bahan tambahan. sehingga produksi tanaman menjadi lebih tinggi. Bahan baku pengomposan adalah semua material organik yang mengandung karbon dan nitrogen. biaya penanganan yang relatif rendah. serta tidak membutuhkan kontrol proses yang terlalu sulit. c. menggemburkan kembali tanah petamanan. sebagai bahan penutup sampah di TPA. Pengomposan secara aerobik paling banyak digunakan. sebagai upaya untuk memperbaiki sifat kimia. serta mengurangi penggunaan pupuk kimia. Pengomposan dapat dilakukan secara bersih dan tanpa menghasilkan kegaduhan di dalam maupun di luar ruangan. menggemburkan kembali tanah pertanian. Dekomposisi bahan dilakukan oleh mikroorganisme di dalam bahan itu sendiri dengan bantuan udara. serta dapat menangani sampah dalam jumlah yang banyak (tergantung luasan lahan). baik secara aerobik maupun anaerobik. dengan atau tanpa bahan tambahan. fisika dan biologi tanah. eklamasi pantai pasca penambangan. seperti kotoran hewan. Teknologi pengomposan sampah sangat beragam.Teknologi pengomposan sampah sangat beragam. dan sebagai media tanaman. Beberapa metode penanganan sampah . sampah hijauan. karena mudah dan murah untuk dilakukan.

menarik berkumpulnya Hama . Banyak penimbunan samapah mempunyai sistem pengekstrasi gas yang terpasang untuk mengambil gas yang terjadi. Karakter desain dari penimbunan darat yang modern diantaranya adalah metode pengumpulan air sampah menggunakan bahan tanah liat atau pelapis plastik. Gas yang terkumpul akan dialirkan keluar dari tempat penimbunan dan dibakar di menara pemabakar atau dibakar di mesin berbahan bakar gas untuk membangkitkan listrik. Penimbunan ini biasanya dilakukan di tanah yg ditinggalkan . Efek samping lain dari sampah adalah gas methan dan karbon dioksida yang juga sangat berbahaya. atau lubang lubang dalam. diantaranya angin berbau sampah . Sebuah situs penimbunan darat yg di desain dan di kelola dengan baik akan menjadi tempat penimbunan sampah yang hiegenis dan murah. Metoda Pembuangan a. metode ini adalah metode paling populer di dunia. Penimbunan darat Pembuangan sampah pada penimbunan darat termasuk menguburnya untuk membuang sampah. lubang bekas pertambangan . (di bandung kandungan gas methan ini meledak dan melongsorkan gunung sampah) Kendaraan pemadat dan tempat sampah penimbunan darat. dan adanya genangan air sampah.1. dan ditutup untuk tidak menarik hama (biasanya tikus).Sampah biasanya dipadatkan untuk menambah kepadatan dan kestabilannya . . Sedankan penimbunan darat yg tidak dirancang dan tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan berbagai masalah lingkungan .

Pembakaran pada alat kremasi tidaklah selalu sempurna . Pengkremasian dikenal sebagai cara yang praktis untuk membuang beberapa jenis sampah berbahaya. ada keluhan adanya polusi mikro dari emisi gas yang keluar cerobongnya. Pembakaran adalah metode yang melibatkan pembakaran zat sampah.Sampah menjadi energi (Waste-to-energy=WtE) atau energi dari sampah (energy-from-waste = EfW) adalah terminologi untuk menjelaskan samapah yang dibakar dalam tungku dan boiler guna menghasilkan panas/uap/listrik. Perhatian lebih diarahkan pada zat dioxin yang kemungkinan dihasilkan di dalam pembakaran dan mencemari lingkungan sekitar pembakaran.karena fasilitas ini tidak membutuhkan lahan seluas penimbunan darat. Pembakaran/pengkremasian Pabrik pembakaran di Vienna (Spittelau incineration plant). pertama adalah mengambil bahan sampahnya untuk diproses lagi atau mengambil kalori dari bahan yang bisa dibakar utnuk membangkitkan listik. Metode Daur-ulang Proses pengambilan barang yang masih memiliki nilai dari sampah untuk digunakan kembali disebut sebagai daur ulang. Pengkremasian biasa dilakukan dinegara seperti jepang dimana tanah begitu terbatas . Hal ini bsia dilakukan untuk sampah padat . gas. Pengkremasian dan pengelolaan sampah lain yg melibatkan temperatur tinggi baisa disebut "Perlakuan panas". 2. Pengkremasian dilakukan oleh perorangan atau oleh industri dalam skala besar.b. contohnya sampah medis (sampah biologis). kremasi merubah sampah menjadi panas.Ada beberapa cara daur ulang . Metode metode baru dari daur ulang terus ditemukan dan akan dijelaskan dibawah. Dilain pihak . . contoh di Indonesia adalah rencana PLTSa Gede Bage di sekitar kota Bandung. Pengkremasian adalah metode yang kontroversial karena menghasilkan polusi udara. uap dan abu. pengkremasian seperti ini dianggap positif karena menghasilkan listrik . cari maupun gas.

Material sampah organik . seperti zat tanaman . bisa diolah dengan menggunakan proses biologis untuk kompos.1. Pengolahan kemabali secara fisik Baja di buang . Pengumpulan bisa dilakukan dari sampah yang sudah dipisahkan dari awal (kotak sampah/kendaraan sampah khusus). dan PS) juga bisa di daur ulang. LDPE. majalah. karena harus bagian bagiannya harus diurai dan dikelompokan menurut jenis bahannya. atau dikenal dengan istilah pengkomposan. dan kardus. Pengolahan biologis Pengkomposan. kertas karton. 2. .Daur ulang dari produk yang komplek seperti komputer atau mobil lebih susah. Sampah yang biasa dikumpulkan adalah kaleng minum aluminum . dipilih dan digunakan kembali. Botol HDPE dan PET . contohnya botol bekas pakai yang dikumpulkan kembali untuk digunakan kembali. PP. Metode ini adalah aktivitas paling populer dari daur ulang . Jenis plastik lain seperti (PVC. atau dari sampah yang sudah tercampur. yaitu mengumpulkan dan menggunakan kembali sampah yang dibuang .Hasilnya adalah kompos yang bisa digunakan sebagi pupuk dan gas methana yang bisa digunakan untuk membangkitkan listrik. kaleng baja makanan/minuman. botol kaca . koran. sisa makanan atau kertas .

Padatan sisa selanjutnya bisa dimurnikan menjadi produk seperti karbon aktif. Metode penghindaran dan pengurangan Sebuah metode yang penting dari pengelolaan sampah adalah pencegahan zat sampah terbentuk . dimana sampah dipanaskan pada suhu tinggi dengan keadaan miskin oksigen.Contoh dari pengelolaan sampah menggunakan teknik pengkomposan adalah Green Bin Program (program tong hijau) di Toronto. Pirolisa dari sampah padat mengubah sampah menjadi produk berzat padat . 3. 2007 Kandungan energi yang terkandung dalam sampah bisa diambil langsung dengan cara menjadikannya bahan bakar. mendesain produk supaya bisa diisi ulang atau bisa digunakan kembali (seperti tas belanja katun menggantikan tas plastik ). Metode pencegahan termasuk penggunaan kembali barang bekas pakai . Kanada. Pemulihan energi Komponen pencernaan Anaerobik di pabrik Lübeck mechanical biological treatment di Jerman. seperti sampah dapur dan potongan tanaman dikumpulkan di kantong khusus untuk di komposkan. atau secara tidak langsung dengan cara mengolahnya menajdi bahan bakar tipe lain. dan cair.dan mendesain produk yang menggunakan bahan yang lebih sedikit untuk fungsi yang sama (contoh. memperbaiki barang yang rusak . . Daur-ulang melalui cara "perlakuan panas" bervariasi mulai dari menggunakannya sebakai bahan bakar memasak atau memanaskan sampai menggunakannya untuk memanaskan boiler untuk menghasilkan uap dan listrik dari turbin-generator. Pirolisa dan gasifikasi adalah dua bentuk perlakukan panas yang berhubungan . gas. Proses ini biasanya dilakukan di wadah tertutup pada Tekanan tinggi. atau dikenal juga dengan "pengurangan sampah". Produk cair dan gas bisa dibakar untuk menghasilkan energi atau dimurnikan menjadi produk lain. 3. dimana sampah organik rumah tangga . mengajak konsumen untuk menghindari penggunaan barang sekali pakai (contohnya kertas tissue) . Gas ini kemudian dibakar untuk menghasilkan listrik dan uap. Gasifikasi dan Gasifikasi busur plasma yang canggih digunakan untuk mengkonversi material organik langsung menjadi Gas sintetis (campuran antara karbon monoksida dan hidrogen). pengurangan bobot kaleng minuman).

Konsep pengelolaan sampah Terdapat beberapa konsep tentang pengelolaan sampah yang berbeda dalam penggunaannya.prinsip pengotor membayar adalah prinsip di mana pihak pencemar membayar dampak akibatnya ke lingkungan. antara negara-negara atau daerah. banyakkonsep yang digunakan adalah: Diagram dari hirarki limbah. Tujuan limbah hirarki adalah untuk mengambil keuntungan maksimum dari produkproduk praktis dan untuk menghasilkan jumlah minimum limbah. ini umumnya merujuk kepada penghasil sampah untuk membayar sesuai dari pembuangan. impor dan / atau menjual produk diminta untuk bertanggung jawab atas produk mereka berguna setelah kehidupan serta selama manufaktur. tanah. Perpanjangan tanggungjawab penghasil sampah / Extended Producer Responsibility (EPR). prinsip pengotor membayar .(EPR) adalah suatu strategi yang dirancang untuk mempromosikan integrasi semua biaya yang berkaitan dengan produk-produk mereka di seluruh siklus hidup (termasuk akhir-of-pembuangan biaya hidup) ke dalam pasar harga produk. e. Sehubungan dengan pengelolaan limbah. Beberapa yang paling umum. akumulasi dan distribusi limbah beracun. Tanggung jawab produser diperpanjang dimaksudkan untuk menentukan akuntabilitas atas seluruh Lifecycle produk dan kemasan diperkenalkan ke pasar. dari penipisan lapisan ozon dan emisi dari "rumah hijau" gas . Pendidikan dan Kesadaran Pendidikan dan kesadaran di bidang pengelolaan limbah dan sampah yang semakin penting dari perspektif global dari manajemen sumber daya.d.hirarki limbah merujuk kepada " 3 M " mengurangi sampah. Ini berarti perusahaan yang manufaktur. Pernyataan yang Talloires merupakan deklarasi untuk kesinambungan khawatir dengan skala dan belum pernah terjadi sebelumnya kecepatan dan degradasi lingkungan.    Hirarki Sampah . menggunakan kembali sampah dan daur ulang. Lokal. dan air. penipisan dan kerusakan hutan. dan penipisan sumber daya alam. regional. dan global polusi udara. yang mengklasifikasikan strategi pengelolaan sampah sesuai dengan keinginan dari segi minimalisasi sampah. Hirarki limbah yang tetap menjadi dasar dari sebagian besar strategi minimalisasi sampah.

misalnya pertambangan. Universitas pendidikan kejuruan dan dipromosikan oleh berbagai organisasi. dalam proses-proses alam tidak ada sampah. Pencemaran lingkungan BAB III PENUTUP A. dengan jumlah sampah yang kira-kira mirip dengan jumlah konsumsi. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi. atau gas. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam usaha mengatasi masalah sampah yang saat ini mendapatkan tanggapan pro dan kontra dari masyarakat adalah pemberian pajak lingkungan yang dikenakan pada setiap produk industri yang akhirnya akan menjadi sampah. Kesimpulan Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Dalam kehidupan manusia. 2. 2. Bencana sampah yang tidak dikelola dengan baik 1. cair. 4. 3. Sumber penyakit 3. dan konsumsi. manufaktur. misalnya WAMITAB Chartered dan Lembaga Manajemen dari limbah. sampah dalam jumlah besar datang dari aktivitas industri (dikenal juga dengan sebutan limbah). dan warisan dari generasi masa depan. Longsor tumpukan sampah. sehat. misalnya pengelolaan sampah di universitas proyek. Sampah merupakan konsep buatan manusia.mengancam kelangsungan hidup manusia dan ribuan lainnya hidup spesies. keamanan negara. sampah dapat dikatakan sebagai emisi. Hampir semua produk industri akan menjadi sampah pada suatu waktu. Sampah dapat berada pada setiap fase materi: padat. terutama gas. yang ada hanya produk-produk yang tak bergerak. Manfaat pengelolaan sampah 1. Industri yang menghasilkan produk dengan . Ketika dilepaskan dalam dua fase yang disebutkan terakhir. Beberapa perguruan tinggi telah menerapkan Talloires oleh Deklarasi pembentukan pengelolaan lingkungan hidup dan program pengelolaan sampah. f. integritas bumi dan keanekaragaman hayati. nyaman) g. Penghematan sumber daya alam Penghematan energi Penghematan lahan TPA Lingkungan asri (bersih.

tidak mungkin konsep pengelolaan sampah berjalan baik di lapangan jika secara infrastruktur tidak didukung oleh departemen-departemen yang ada dalam pemerintahan. pemerintah memiliki keterbatasan pembiayaan dalam sistem penanganan sampah. saran – saran Cara pengendalian sampah yang paling sederhana adalah dengan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri untuk tidak merusak lingkungan dengan sampah. fungsi dan sanksi masing-masing pihak. Solusi yang diterapkan dalam hal sistem penanganan sampah sangat memerlukan dukungan dan komitmen pemerintah. Peraturan yang tegas dari pemerintah juga sangat diharapkan karena jika tidak maka para perusak lingkungan akan terus merusak sumber daya. Dana yang terhimpun harus dibayarkan pada pemerintah selaku pengelola IPS untuk mengolah sampah kemasan yang dihasilkan. walaupun kadang harus dihadapkan pada mitos tertentu. UU juga akan mengatur soal kelembagaan yang terlibat dalam penanganan sampah. masyarakat akan membayar biaya sosial yang tinggi akibat rendahnya kinerja sistem penanganan sampah.kemasan. Sebagai contoh. . Pajak lingkungan ini dikenal sebagai Polluters Pay Principle. berapa besar biaya pengobatan masyarakat karena penyakit bawaan sampah ( municipal solid waste borne disease ). sistem penanganan sampah tidak akan lagi berkesinambungan. Keberadaan Undang-Undang persampahan dirasa sangat perlukan. di satu sisi. Selain itu diperlukan juga kontrol sosial budaya masyarakat untuk lebih menghargai lingkungan. hingga menurunnya tingkat produktifitas masyarakat akibat gangguan bau sampah. Tanpa ada transformasi pengetahuan. untuk penanganan sampah dari produk tersebut. Industri diwajibkan membayar biaya pengolahan sampah untuk setiap produk yang dihasilkan. Mengubah budaya masyarakat soal sampah bukan hal gampang. Tanpa kedua hal tersebut. Namun di sisi lain. tentu akan memberikan sampah berupa kemasan setelah dikonsumsi oleh konsumen. wewenang. Undang-Undang ini akan mengatur hak. tentu dapat dihitung berapa besar biaya pengelolaan lingkungan yang harus dikeluarkan akibat pencemaran udara ( akibat bau ) dan air lindi. Tetapi dalam pelaksanaannya banyak terdapat benturan. Demikian pula pengembangan sumber daya manusia (SDM). Menurut dia. B. akibat tidak tertanganinya sampah selama beberapa hari di Kota Bandung. kewajiban.

com/2012/07/blog-post.pemahaman.com/2011/02/makalah-bahaya-dan-upaya- penanggulangan. departemen agama.org/wiki/Pengelolaan_sampah Hadiwijoto. Penanganan dan Pemanfaatan Sampah.blogspot. Penerbit Yayasan Idayu.html http://sitiraihan1993. dan mungkin Depkominfo. BAB IV DAFTAR PUSTAKA    http://id.com/2011/03/dampak-negatif-sampah-dan-cara.org/wiki/Sampah#Berdasarkan_sumbernya http://id.blogspot.com/2010/07/bahaya-sampah-dan-penanggulangannya. S. Ini tak bisa dilakukan oleh pejabat setingkat Kepala Dinas seperti terjadi sekarang.blogspot.html http://dianagrnbehel.wikipedia. Jakarta sumber : http://destatherouman. kampanye yang kencang.html http://contohnaskah.blogspot.com/contoh-makalah-penanggulangan-sampah/ http://biostreats.html . 1983.wikipedia. Itu harus melibatkan dinas pendidikan dan kebudayaan.