DAMPAK NEGATIF SAMPAH DAN CARA PENANGGULANGANNYA

Diposkan oleh ayouk91 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup, yang sampai saat ini masih tetap menjadi masalah besar bagi bangsa Indonesia adalah faktor pembuangan sampah. Banyak sekali sampah yang diproduksi masyarakat baik yang organik maupun anorganik. Sampah anorganik lebih sering berwarna, berasa dan berbau, namun potensial menimbulkan bahaya kesehatan. Dalam hal sampah, di mana gangguan bau yang menusuk dan pemandangan (keindahan/kebersihan) sangat menarik perhatian panca indera kita. Begitu dominannya gangguan bau dan pemandangan dari sampah inilah yang telah mengalihkan kita dari bahaya racun dari sampah yang lebih mengancam kelangsungan hidup manusia. Sifat racun sintetis yang tidak berbau dan berwarna, dan dampak kesehatannya yang berjangka panjang (seperti kanker, kerusakan saraf, gangguan reproduksi dan lain-lain), membuat racun tersebut lepas dari perhatian kita. B. Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan pembuatan makalah ini antara lain, yaitu: 1. Sebagai bahan kajian para mahasiswa mengenai dampak pencemaran smpah terhadap lingkungan. 2. Sebagai cara untuk mencari berbagai cara untuk menanggulangi dampak pencemaran sampahi. 3. Sebagai metode pengumpulan data tentang pencemaran lingkungan. C. Ruang Lingkup Makalah ini membahas mengenai pencemaran oleh sampah, mulai dari pengertian sampah itu sendiri, bagian-bagian sampah, dampaknya bagi kehidupan, dan cara menanggulangi. BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Sampah Istilah sampah pasti sudah tidak asing lagi ditelinga. Jika mendengar istilah sampah, pasti yang terlintas adalah setumpuk limbah yang menimbulkan aroma bau busuk yang sangat menyengat. Sampah diartikan sebagai material sisa yang tidak lagi diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah adalah zat kimia, energi atau makhluk hidup yang tidak mempunyai nilai guna dan cenderung merusak. Sampah merupakan konsep buatan manusia, dalam proses-proses alam tidak ada sampah, yang ada hanya produk-produk yang tak bergerak (wikipedia). Sampah juga dapat diartikan oleh Ecolink (1996 dalam Milyandra, 2009), suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Berangkat dari pandangan tersebut sehingga sampah dapat dirumuskan sebagai bahan sisa dari

kehidupan sehari-hari masyarakat. Sampah yang harus dikelola tersebut meliputi sampah yang dihasilkan dari: 1. Kegiatan rumah tangga: memasak, mandi, cuci, kakus, septic tank. 2. Kegiatan komersial: pusat perdagangan, pasar, pertokoan, hotel, restoran, tempat hiburan. 3. Fasilitas sosial: rumah ibadah, asrama, rumah sakit, klinik, puskesmas. 4. Fasilitas umum: terminal, pelabuhan, bandara, halte kendaraan umum, taman, jalan. 5. Industri: limbah hasil produksi. 6. Hasil pembersihan saluran terbuka umum, seperti sungai, danau, pantai. B. Bagian-bagian Sampah Menurut Pasymi, yang dikutip dari web litbang hamit (2008), sampah dapat berada pada setiap fase materi yitu fase padat, cair, atau gas. Ketika dilepaskan dalam dua fase yaitu cair dan gas, terutama gas, sampah dapat dikatakan sebagai emisi. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi. Bila sampah masuk ke dalam lingkungan (ke air, ke udara dan ke tanah) maka kualitas lingkungan akan menurun. Peristiwa masuknya sampah ke lingkungan inilah yang dikenal sebagai peristiwa pencemaran lingkungan. Berdasarkan sumbernya sampah terbagi menjadi sampah alam, sampah manusia, sampah konsumsi, sampah nuklir, sampah industri, dan sampah pertambangan. Berdasar sifatnya sampah juga dapat dibagi menjadi: 1. Sampah oganik atau sampah yang dapat diurai (degradable). Sampah organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian, perikanan atau yang lain. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. 2. Sampah anorganik atau sampah yang tidak terurai (undegradable). Sampah anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga adalah gelas, kaleng, plastik, dan lain-lain. C. Dampak Sampah bagi Manusia dan Lingkungan Sudah kita sadari bahwa pencemaran lingkungan akibat perindustrian maupun rumah tangga sangat merugikan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Melalui kegiatan perindustrian dan teknologi diharapkan kualitas kehidupan dapat lebih ditingkatkan, namun seringkali peningkatan teknologi juga menyebabkan dampak negatif yang tidak sedikit. Dampak bagi kesehatan, lokasi dan pengelolaan sampah yang kurang memadai (pembuangan sampah yang tidak terkondisi) merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapat menimbulkan penyakit. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut: 1. Penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum. Penyakit demam berdarah (dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai. 2. Penyakit jamur dapat juga menyebar (misal jamur kulit). 3. Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. Salah satu contohnya adalah suatu

penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita. Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernakan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah. 4. Sampah beracun: Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator. Dampak bagi lingkungan, cairan rembesan sampah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan mencemari air. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap, hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan. Penguraian sampah yang dibuang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas-cair organik, seperti metana. Selain berbau kurang sedap, gas dalam konsentrasi tinggi dapat meledak. Dampak terhadap keadaan sosial dan ekonomi, pengaruh sampah dalam hal keadaan sosial dan ekonomi adalah sebagi berikut: 1. Pengelolaan sampah yang kurang baik akan membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat: bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk. 2. Memberikan dampak negatif terhadap kepariwisataan: kurangnya minat wisata ke tempat yang kotor. 3. Pengelolaan sampah yang tidak memadai menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan masyarakat. Hal ini terkait meningkatnya pembiayaan secara langsung (untuk mengobati orang sakit) dan pembiayaan secara tidak langsung (tidak masuk kerja, rendahnya produktivitas). 4. Pembuangan sampah padat ke air dapat menyebabkan banjir dan akan memberikan dampak bagi fasilitas pelayanan umum seperti jalan, jembatan, drainase, dan lain-lain. Selain dampak yang telah disebutkan di atas, secara tidak langsung sampah yang menumpuk akan berpengaruh pada perubahan iklim akibat adanya kenaikan temperatur bumi atau yang lebih dikenal dengan istilah pemanasan global. Seperti yang telah kita ketahui, pemanasan global terjadi akibat adanya peningkatan gas-gas rumah kaca seperti uap air, karbondioksida (CO2), metana (CH4), dan dinitrooksida (N2O). (web litbang hamit, 2008). Dari tumpukan sampah ini akan dihasilkan gas karbondioksida (CO2) dan metana (CH4) yang sangat banyak. Gas karbondioksida (CO2) yang dihasilkan pun tidak hanya berasal dari penumpukan sampah-sampah saja, tetapi juga berasal dari pembakaran-pembakaran sampah plastik yang dilakukan oleh manusia. Contahnya seorang pemulung membakar sampah plastik untuk lebih memudahkan memilih sampah-sampah yang tidak bisa dibakar seperti besi. Padahal dengan pembakaran ini akan sangat merugikan terutama bagi kesehatan masyarakat disekitar tempat pembakaran. Besarnya gas karbondioksida (CO2) yang dihasilkan dari pembakaran tentu saja akan semakin meningkatkan temperatur di permukaan bumi ini. selain itu abu dari sisa pembakaran sampah akan menimbulkan gangguan pernafasan pada masyarakat sekitar. D. Usaha Pengendalian Sampah Prinsip-prinsip Produksi Bersih adalah prinsip-prinsip yang dapat diterapkan dalam keseharian, misalnya, dengan menerapkan Prinsip 4R, yaitu:

merupakan suatu jawaban atas upaya memaksimalkan material setelah menjadi sampah. saat ini mulai dikembangkan penggunaan pupuk organik yang diharapkan dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia yang dari segi harga juga mahal. sebisa mungkin. Gantilah barang barang yang hanya bisa dipakai sekalai dengan barang yang lebih tahan lama. Re-use (Memakai kembali). meningkatkan waktu air dalam tanah. sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai embali. Penggunaan kompos telah terbukti mampu mempertahankan kualitas unsur hara tanah. Semakin banyak kita menggunakan material. rasa menghargai dan cinta pada alam tempat kita menggantungkan hidup kita sangat penting untuk ditumbuhkan. khususnya bagi sampah plastik. 5. seharusnya dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk mengembangkan sistem pertanian organik. Replace (Mengganti). untuk melaksanakan penanganan yang berkelanjutan. ganti kantong keresek kita dnegan keranjang bila berbelanja. Misalnya. dan jangan pergunakan styrofoam karena kedua bahan ini tidak bisa didegradasi secara alami. buang). dan sampah logam. semakin banyak sampah yang dihasilkan. barang-barang yg sudah tidak berguna lagi. bisa didaur ulang. 2. Pemberian insentif bagi para petani yang hendak mengaplikasikan pertanian organik dengan menggunakan pupuk kompos. Respect (Menghargai). Penggunaan kompos sebagai produk pengolahan sampah organik juga harus diikuti dengan kebijakan dan strategi yang mendukung. 4. 3. Tidak semua barang bisa didaur ulang. Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai. Selain itu. sebisa mungkin lakukan minimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. teliti barang yang kita pakai sehari-hari. namun saat ini sudah banyak industri nonformal dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain. sampah kaca. akan mendorong petani lainnya untuk menjalankan sistem pertanian organik. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan. Reduce (Mengurangi).1. Rasa menghargai yang tumbuh dalam diri kita akan memunculkan sikap bijaksana terhadap alam. Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum barang tersebut menjadi sampah. Kelangkaan dan makin membubungnya harga pupuk kimia saat ini. . Recycle (Mendaur ulang). Teknologi daur ulang. serta mampu memelihara mikroorganisme alami tanah yang ikut berperan dalam proses penyerapan humus oleh tanaman. untuk dikembalikan lagi dalam siklus daur ulang material tersebut.

Sampah organik ialah sampah yang dapat membusuk sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai pupuk. Sampah non organik ialah sampah yang tidak dapat membusuk. seperti kotoran ayam. Ciri-Ciri Sampah Adapun ciri-ciri sampah antara lain : 1. sapid an lain-lain D. yaitu : 1. Dedaunan pohon gugur 2. karena dapat mengakibatkan sumber penyakit. 2. Dampak Negatif Dari Sampah Bagi Masyarakat Dampak negatif dari sampah sangatlah besar dan menrugikan banyak masyarakat. kotoran kambing. Pengertian Sampah Sampah adalah barang yang tidak diperlukan atau yang tidak digunakan orang lagi. E. dapat mengakibatkan banjir dan apabila masyarakat membuang sampah sembarang di sekitar lingkunganny dapat mengakibatkan sumber penyakit bagi luas. Cara Menanggulanginya Cara menanggulangi sampah ada beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh masyarakat antara lain : 1. Jika perlu masyarakat dapat memanfaatkan sampah atau barang yang tidak diperlukan lagi dengan cara. Masyarakat seharusnya tidak membuang sampah ke sungai karena dapat mengakibatkan banjir dan tidak membuang sampah di lingkungan sekitarnya. Pada saat ini sampah dikalangan masyarakat sangatlah memperihatinkan.Pengertian Sampah dan cara menanggulangi A. karena masyarakat membuang sampah tidak ada tempatnya. C. . Kotoran hewan. seperti sisungai atau dibelakang rumah mereka dan mereka tidak memikirkan akibatnya. B. yaitu pupuk kompos yang berguna untuk petani sebagai pupuk tanamannya. Pengertia sampah adalah barang yang tidak diperlukan atau barang yang tidak digunakan lagi. tetapi dapat juga di manfaatkan untuk di daur ulang kembali sebagai bahan baku. apabila masyarakat membuang sampah sembarangan seperti di sungai. Seperti kulit pisang dan buah-buahan yang busuk 3. Jenis-Jenis Sampah Adapun jenis-jenis sampah.

Bahkan sampah yang dibuang di Tempat Pembuangan Akhir pun bisa menjadi masalah. benarkah jika sampah sudah dibuang maka masalah selesai ? Mereka lupa bahwa tempat dimana sampah dibuang itu sangat penting. yang ada hanya produk-produk yang tak bergerak. tidak menutup kemungkinan tragedi lonsor sampah II. dalam proses-proses alam tidak ada sampah. maka tak lama lagi gundukan sampah itu akan semakin tinggi. maka masalah sudah selesai. Sampah dapat berada . jika sampah sudah dibuang.2. Pendahaluan Kita tahu masalah sampah di sekolah maupun lingkungan masyarakat dan saat ini sudah mencapai tingkat permasalahan yang cukup serius.tapi juga karena suatu budaya buruk yang senantiasa tidak peduli akan kebersihan lingkungan. Tapi. Sampah yang dibuang di sekitar akan mencemari air sungai dan menimbulkan banjir. Pengertian Sampah Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Hal tersebut terjadi bukan hanya karena masalah pengelolaan yang minim. bahkan sejak dulu kala. akan membuat kelas menjadi kotor. karena sebenarnya sampah yang tidak dibuang pada tempatnya akan menimbulkan banyak masalah. masalah sampah dianggap bukanlah sebagai masalah. Sampah merupakan konsep buatan manusia. Bagi sebagian besar siswa. karena ada banyak hal lain yang lebih menarik dan lebih penting. Sampah organik di jadikan pupus. Sudah bertahun-tahun lamanya. sudah seberapa tinggi gundukan sampah yang ada disana. Lihatlah.dan sungguh sangat memprihatinkan. Sampah yang dibuang secara sembarangan di ruang kelas. Jika kita tak dapat ‘mengelola’ sampah dengan baik. Bagi siswa. sampah adalah masalah yang tidak menarik untuk dibicarakan. sedangkan sampah organik di daur ulang atau di bakar. Makalah karangan argumentasi tentang sampah Lingkungan masyarakat 1. Jika itu terjadi.Coba kita lihat kondisi Tempat Pembuangan Akhir sampah yang ada di sekolah kita masing-masing.

IV. lingkungan atau keindahan. sehat. nyaman) Bencana sampah yang tidak dikelola dengan baik 1. Penghematan sumber daya alam 2. cair. Sumber penyakit 3. b. Longsor tumpukan sampah: Longsor sampah 2. Manfaat pengelolaan sampah 1. atau gas. DAMPAK POSITIF SAMPAH Menurut saya dampak positif dari sampah untuk lingkungan adalah : jika sampah itu berjenis plastik bisa didaur ulang untuk dijadikan hasil karya. Pengelolaan sampah bisa melibatkan zat padat . gas . alat rumah tangga dll. V. cair . contohnya dibuat pot bunga. Pencemaran lingkunga dengan pengelolaan VII. kotor dan berserakan akan menjadikan lingkungan tidak indah untuk dipandang mata. pemrosesan . mengolah sampah agar menjadi material yang tidak membahayakan bagi lingkungan hidup. Kalimat ini biasanya mengacu pada material sampah yg dihasilkan dari kegiatan manusia. d. Menurunnya estetika lingkungan Timbulan sampah yang bau. e. Lingkungan asri (bersih. Pengelolaan sampah adalah pengumpulan . Akibatnya jumlah kunjungan wisatawan menurun. Pengelolaan sampah juga dilakukan untuk memulihkan sumber daya alam . atau 2. PENGELOLAAN SAMPAH . dan daerah wisata tersebut menjadi tidak menarik untuk dikunjungi. Terhambatnya pembangunan negara Dengan menurunnya kualitas dan estetika lingkungan. PENGELOLAAN SAMPAH Pengelolaan sampah merupakan proses yang diperlukan dengan dua tujuan: 1. Penghematan energi 3. pengangkutan . DAMPAK NEGATIF SAMPAH Dampak negatif yang ditimbulkan dari sampah yang tidak dikelola dengan baik adalah sebagai berikut: a. atau pembuangan dari material sampah.Praktek pengelolaan sampah berbeda beda antara Negara maju dan negara berkembang . Gangguan Kesehatan:Timbulan sampah dapat menjadi tempat pembiakan lalat yang dapat mendorong penularan infeksi dan dapat menimbulkan penyakit yang terkait dengan tikus. mengakibatkan pengunjung atau wisatawan enggan untuk mengunjungi daerah wisata tersebut karena merasa tidak nyaman. dan biasanya dikelola untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan. mengubah sampah menjadi material yang memiliki nilai ekonomis (Lihat: Pemanfaatan sampah). Sehingga untuk lingkungan manusia dapat memberikan lapangan pekerjaan. atau radioaktif dengan metoda dan keahlian khusus untuk masing masing jenis zat.pada setiap fase materi: padat. yang berarti devisa negara juga menurun. Menurunnya kualitas lingkungan c. Penghematan lahan TPA 4. pendaur-ulangan . Penipisan lapisan ozon V.

Agar pengelolaan sampah berlangsung dengan baik dan mencapai tujuan yang diinginkan. diantaranya :Menjaga keindahan. sumber penyakit. longsor sampah .baik lingkungan darat. serta lingkungan yang terkena dampak juga semakin sedikit. KATA PENGANTAR . kebersihan dan estetika lingkungan kawasan sehingga bisa menarik. Sampah dari berbagai sumber dapat mencemari lingkungan. ada banyak hal yang bisa kita lakukan dalam penanganan masalah sampah. Filosofi pengelolaan sampah adalah bahwa semakin sedikit dan semakin dekat sampah dikelola dari sumbernya. Dan disamping itu juga ada banyak hal yang akan terjadi jika sampah tidak dikelola secara benar seperti. IX. sedikit banyak akan berdampak pada lingkungan kita dan yang terpenting kita telah ikut melakukan penghematan baik itu penghematan uang atau penghematan energi.mengurangi biaya angkut sampah. karena sedikit banyak sampah yang bertebaran akan mempengaruhi dan menggangu dalam kehidupan sehari. KESIMPULAN DAN SARAN saya menyatakan bahwa Dari pembahasan yang di atas kita dapat menyimpulkan bahwa untuk menangani permasalahan sampah secara menyeluruh perlu dilakukan alternatif pengelolaan yang benar.udara. bukan berarti sampah bisa dilupakan begitu saja. PENUTUP Pengelolaan sampah yang intensif akan memberikan banyak manfaat bagi kita dan juga lingkungan. semua itu tidak bisa hanya digantungkan sebagai beban Pemerintah.menghemat anggaran dan mengurangi beban Pemda dalam mengelola sampah. s. dan pencemaran lingkungan.Tahapan Pengelolaan sampah yang dapat dilakukan adalah: a.tidak memerlukan area pembuangan yang luas. maka setiap kegiatan pengelolaan sampah harus mengikuti filosofi pengelolaan sampah.maupun perairan Walaupun masih banyak hal lain yang harus kita kerjakan. maka pengelolaannya akan menjadi lebih mudah dan baik. dan harus kita ketahui nyaman dan indanya hari kita tanpa sampah. Pencegahan dan Pengurangan Sampah dari Sumbernya Kegiatan ini dimulai dengan kegiatan pemilahan atau pemisahan sampah organik dan anorganik dengan menyediakan tempat sampah organik dan anorganik VIII. Karena itulah mulai dari sekarang kita bangun pemahaman dan kesadaran akan bahaya sampah. Longsor tumpukan sampah. Bila kita aktif melakukan pemanfaatan sampah.

karena tanah sulit untuk menguraikan sampah plastik tersebut.Makalah pengolahan Sampah. membungkus makanan. kepada para pembaca. makalah sampah organik dan anorganik. Plastik selalu digunakan dalam berbagai keperluan sehari-hari. dan mendapatkannya pun sangat mudah. karna penulis sendiri dalam tahap belajar. penulis mohon maaf.Puji syukur saya panjatkan kehadiran allah SWT. Makalah Bandung Lautan Sampah. Dengan demikian. PEMBAHASAN . Ini menimbulkan dampak negative bagi lingkungan terutama pada tanah. winas dan reno putra utama Baca artikel ini juga Contoh Makalah Tentang Sampah Contoh Makalah Penanggulangan Sampah. tidak mudah pecah. Semoga Allah memberkahi makalah ini sehingga benar-benar bermanfaat. Contoh Makalah Tentang Sampah. harganya murah. jika terdapat kekurangan atau kekeliruan dalam makalah ini. Selain berdampak pada manusianya sendiri bahaya dari pemakaian kemasan plastik jumlahnya yang sangat besar. berdampak juga pada lingkungan dikarenakan banyak plastik yang direkomendasikan hanya untuk sekali pakai saja. penulis m. Plastic dipakai karena ringan. Misalnya untuk tempat minuman. yang atas rahmat nya maka saya saya dan reno dapat menyelesaikan penyusunan/karangan yang berjudul makalah tentang sampah di lingkungan masyarakat Menulis makalah adalah salah satu tugas yang disuruh oleh ibu guru dan persyaratan untuk menyelesaykan tugas mata pelajaran bahasa Indonesia di MAN sungai pakning Kepada pembaca yang budiman. contoh makalah tentang cara menangani sampah. tak lupa penulis ucapkan terimakasih. Makalah Bandung Lautan Sampah. Contoh MakalaH Tentang Abrasi. Contoh Karya ilmiah tentang Sampah. Resiko tersebut yaitu akan meyebabkan prakanker pada payudara dan juga menggagu pertumbuhan manusia. contoh makalah sampah. Dalam plastiki terdapat zat-zat adiktif antara lain Bisphenol A(BPA). Tetapi banyak dari masyarakat tidak menyadari bahaya yang akan ditimbulkan akibat penggunaan plastik terhadap kesehatan mereka sendiridan terhadap lingkungan sekitar. berita sampah Cara mengatasi Limbah Plastik Latar Belakang Pada zaman sekarang manusia tidak dapat lepas dari yang namanya plastic. tampat belanjaan dan masih banyak lagi. artikel contoh makalah tentang sampah. makalah mengenai sampah. Bila BPA tersebut masuk ke dalam tubuh manusia akan berisiko bagi manusia tersebut.contoh makalah sampah organik.

karena menyumbat saluran-saluran air. sampah plastik akan menghasilkan asap beracun yang berbahaya bagi kesehatan yaitu jika proses pembakaranya tidak sempurna. compact disk (CD). plastik akan mengurai di udara sebagai dioksin. Sehingga mengakibatkan banjir bahkan yang terparah merusak turbin waduk. Senyawa ini sangat berbahaya bila terhirup manusia. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung BisphenolA. sekitar 500 milyar – 1 triliyun kantong plastik digunakan di seluruh dunia. Mulai dari botol minum. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A. dan murah.Plastik dipakai karena ringan. Proses produksinya sangat tidak hemat energi. Ini adalah sebuah waktu yang sangat lama. dapat membukus permukaan bumi setidaknya hingga 10 kali lipat! Coba anda bayangkan begitu fantastisnya sampah plastik yang sudah terlampau menggunung di bumi kita ini. partikel-partikel plastik akan mencemari tanah dan air tanah. Diperkirakan. Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan. alat-alat militer hingga pestisida. hepatitis. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai. Kantong plastik telah menjadi sampah yang berbahaya dan sulit dikelola. Jika dibakar. dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai makan. plastik laminating. Diperkirakan setiap orang menghabiskan 170 kantong plastik setiap tahunnya.• Bahaya sampah plastik bagi kesehatan Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. kulkas. mobil. Kantong plastik mulai marak digunakan sejak masuknya supermarket di kota-kota besar. Saat terurai. gigi palsu.Kantong plastik juga penyebab banjir. botol air mineral. tanggul. plastik penutup makanan. Sampah plastik dapat menyebabkan perubahan iklim? Sejak proses produksi hingga tahap pembuangan. Dibutuhkan waktu 1000 tahun agar plastik dapat terurai oleh tanah secara terdekomposisi atau terurai dengan sempurna.Diperlukan waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk membuat sampah bekas kantong plastik itu benar-benar terurai. Pada tahap pembuangan di lahan penimbunan sampah (TPA). Karena itu konsumen diharapkan berhati-hati dan tidak digunakan kantung plastik untuk mewadahi makanan. Dalam proses daur ulang tersebut juga ditambahkan berbagai bahan kimia yang . sampah plastik mengeluarkan gas rumah kaca. pipa pralon. Dampaknya antara lain memicu penyakit kanker. Namun yang menjadi persoalan adalah dampak negatif sampah plastik ternyata sebesar fungsinya juga. pembengkakan hati. sampah plastik mengemisikan gas rumah kaca ke atmosfer. mesin. Lebih dari 17 milyar kantong plastik dibagikan secara gratis oleh supermarket di seluruh dunia setiap tahunnya. kutex (pembersih kuku). tidak mudah pecah. Jika sampah-sampah ini dibentangkan maka. Setiap tahun. 500 juta hingga satu miliar kantong plastik digunakan di dunia tiap tahunnya. • Bahaya kantong plastik berwarna Kantong plastik kresek berwarna terutama yang hitam kebanyakan merupakan produk daur ulang. TV. • Bahaya sampah plastik bagi lingkungan Salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup yang sampai saat ini masih tetap menjadi "PR" besar bagi bangsa Indonesia adalah faktor pembuangan limbah sampah plastik. gangguan sistem saraf dan memicu depresi. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Kegiatan produksi plastik membutuhkan sekitar 12 juta barel minyak dan 14 juta pohon setiap tahunnya.

2. Kebanyakan plastik biodegradable berbahan dasar zat tepung.menambah dampak bahaya bagi kesehatan. senyawa Cd merupakan racun bagi ginjal dan dapat mengakibatkan kaker paru-paru. Plastik Biodegradable Sekitar separo dari penggunaan plastik adalah untuk kemasan. 3. hasil pengawasan BPOM terhadap kemasan makanan yang terbuat dari plastik polivinil klorida (PVC) menunjukkan bahwa monomer vinil klorida (VCM) yang tidak ikut bereaksi dapat terlepas ke dalam makanan terutama yang berminyak/berlemak atau mengandung alkohol terlebih dalam keadaan panas. Beberapa pembangkit listrik menggunakan batu bara yang dicampur dengan beberapa persen ban bekas. Dewasa ini. . pembakaran harus dilakukan dengan pengontrolan yang baik untuk mengurangi polusi udara. Meski demikian. ester adipat.atau fotodegradable. yaitu pencemaran udara. Untuk itu. Pembakaran ban bekas menghasilkan asap hitam yang sangat pekat dan gas-gas yang bersifat korosif. sangat baik jika dapat dibuat plastik yang bio. Proses daur ulang melalui tahaptahap pengumpulan. Untuk mengurangi pencemaran plastik : 1. pemisahan (sortir). Sayangnya.Sementara itu. pelelehan. Pembakaran plastik seperti PVC menghasilkan gas HCl yang bersifat korosif. Akan tetapi. Daur Ulang Penanganan limbah plastik yang paling ideal adalah dengan mendaur ulang. hal itu tampaknya tidak mudah dijalankan. Incinerasi Cara lain untuk mengatasi limbah plastik adalah dengan membakarnya pada suhu tinggi (incinerasi). Disarankan agar masyarakat tidak menggunakan kantung plastik kresek warna hitam atau daur ulang untuk mewadahi langsung makanan siap santap. masyarakat dihimbau agar tidak menggunakan kemasan styrofoam dalam microwave. Kurangi penggunaan plastik 2. Hal itu telah diupayakan dan telah dipasarkan. Residu VCM terbukti mengakibatkan kanker hati. Menurut JECFA-FAO/WHO monomer stiren tidak mengakibatkan gangguan kesehatan jika residunya tidak melebihi 5.Dalam pembuatan PVC ditambahkan penstabil seperti senyawa timbal (Pb). kadmium (Cd). 3. untuk mencegah kerusakan PVC. Polusi yang paling serius adalah dibebaskannya gas dioksin yang sangat beracun pada pembakaran senyawa yang mengandung klorin seperti PVC. Tahapan paling sulit adalah pengumpulan dan pemisahan. yaitu ketika membuang sampah plastik. Sampah plastik harus dipisahkan dengan sampah organik. • Upaya Penanggulangan Llimbah Plastik 1. Kadang-kadang agar lentur atau fleksibel ditambahkan senyawa ester flalat. senyawa Pb merupakan racun bagi ginjal dan saraf. plastik yang cukup banyak didaur ulang adalah jenis HDPE dan botol-botol plastik. timah putih (Sn) atau lainnya. Gas-gas korosif ini membuat incinerator cepat terkorosi.000 bagian per juta. plastik jenis ini lebih mahal dan kelihatannya masyarakat enggan untuk membayar lebih. sehingga dapat digunakan sebagai sumber tenaga untuk pembangkit listrik. Kedua tahapan ini akan lebih mudah dilakukan jika masyarakat dengan disiplin ikut berpartisipasi. dan pembentukan ulang. sehingga dapat didaur ulang. pembakaran sebenarnya menimbulkan masalah baru. Oleh karena itu. Limbah plastik mempunyai nilai kalor yang tinggi. Jangan membuang sampah plastik sembarangan. Akan tetapi. tidak menggunakan kemasan styrofoam yang rusak atau berubah bentuk untuk mewadahi makanan berminyak/berlemak apalagi dalam keadaan panas.

cobalah pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca. Untuk menghindari bahaya keracunan akibat penggunaan plastik : 1. gunakanlah yang berbahan silikon. 5. 4. dibuang oleh pemiliknya atau pemakai semula". Dr. Sampah plastik jangan dibakar. Limbah tidak dapat dihilangkan tetapa dapat dikurangi dengan banyak cara. Cegahlah memanaskan makanan yang dikemas dalam plastik. Bungkuslah terlebih dahulu makanan dengan daun pisang atau kertas sebe PENUTUP Kesimpulan Limbah plastik merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Berdasarkan kamus istilah lingkungan (1994)." (Istilah Lingkungan untuk Manajemen. Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel. Limbah plastik merupakan limbah terbanyak yang terdapat di bumi. (Tandjung. 7. Marilah kita sebagai manusia yang diciptakan Tuhan. karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahanlatex. 2. "Sampah adalah sesuatu yang tidak berguna lagi. seperti gelas. 1996). 6. Gunakan kemasan makanan yang lebih aman. yang dapat mengakibatkan zat kimia yang terdapat pada plastik tersebut terlepas dan bereaksi dengan makanan lebih cepat. Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahanpolycarbonate. Setiap aktifitas manusia pasti menghasilkan buangan atau sampah. 3. "Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Untuk dot. Hal ini pun dapat terjadi bila kemasan plastik digunakan untuk mengemas makanan berminyak atau berlemak. kitaharus mengusahakan dan memanfaatkan ampak Negatif Sampah dan Cara Penanggulangannya Sampah merupakan konsekuensi dari adanya aktifitas manusia. Bahan alternative yang dapat digunakan adalah botolstainless steel atau kaca. Gunakan penciuman.Sc.ataupolyethylene. M. Ecolink. Plastik tidak dapat terurai dengan cepat. khususnya pada microwave oven. tidak dapat dicegah.. Jumlah atau volume serta jenis sampah sebanding dengan tingkat konsumsi kita terhadap barang/material yang digunakan sehari-hari.po lyethylene. ataupolypropylene. Janganlah menyimpan air minum atau pun makanan dalam keadaan panas. Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum.4. Waktu yang diperlukan plastik agar terurai yaitu 1000 tahunan. gunakanlah hanya sekali pakai dan segera dihabiskan karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu. yaitu dengan mendaur ulang sampah. "Sampah adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembikinan atau pemakaian barang rusak atau bercacat dalam pembikinan manufaktur atau materi berkelebihan atau ditolak atau buangan". jika makanan/minumam bau plastik jangan digunakan.atau fotodegradable dan juga dibakar pada suhu yang sangat tinggi. plastik dibuat plastik yang bio.polypropylene. 1982) . Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2).

a. baik secara langsung maupun tidak langsung. sekolah. bandara. sayuran. • Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. atau dari proses industri. 4) fasilitas umum: terminal. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. dan daun. rumah tahanan/penjara. kolera. Sampah yang harus dikelola tersebut meliputi sampah yang dihasilkan dari: 1) rumah tangga. kaleng. tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum. Secara umum. botol plastik. pelabuhan. Tetapi karena kertas. Namun seringkali peningkatan teknologi juga menyebabkan dampak negatif yang tidak sedikit. kulit buah. 2. 7) hasil pembersihan saluran terbuka umum. taman. jalan. sisa tepung. danau. maka dimasukkan ke dalam kelompok sampah anorganik. halte kendaraan umum. Berdasarkan asalnya. tas plastik. Sampah Anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi. yaitu sampah organik (biasa disebut sampah basah) dan sampah anorganik (sampah kering). dan plastik). misalnya berupa botol. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. dan trotoar. 3) fasilitas sosial: rumah ibadah. klinik. Sampah Organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian. sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. sampah padat dapat dibagi 2. 5) industri. seperti sungai. puskesmas. asrama. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut: • Penyakit diare. koran. dan kaleng. hotel.Berangkat dari pandangan tersebut sehingga sampah dapat dirumuskan sebagai bahan sisa dari kehidupan sehari-hari masyarakat. pertokoan. Penyakit demam berdarah (haemorhagic fever) dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai. Melalui kegiatan perindustrian dan teknologi diharapkan kualitas kehidupan dapat lebih ditingkatkan. dan karton merupakan pengecualian. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam. pantai. pasar. dan karton termasuk sampah organik. Dampak terhadap Kesehatan Lokasi dan pengelolaan sampah yang kurang memadai (pembuangan sampah yang tidak terkontrol) merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapat menimbulkan penyakit. restoran. Kertas. perikanan atau yang lain. misalnya sampah dari dapur. • Penyakit jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit). koran. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. kertas. dan karton dapat didaur ulang seperti sampah anorganik lain (misalnya gelas. Salah satu contohnya adalah suatu .2 Dampak Sampah Terhadap Manusia dan Lingkungan Sudah kita sadari bahwa pencemaran lingkungan akibat perindustrian maupun rumah tangga sangat merugikan manusia. tempat hiburan. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga. rumah sakit. koran. 6) fasilitas lainnya: perkantoran. 2) kegiatan komersial: pusat perdagangan.

Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator. lahan di berbagai kota besar di Indonesia dapat dikatakan sangat terbatas dan dengan harga yang tinggi pula. b. adalah teknologi pemusnahan sampah yang hemat dalam penggunaan lahan.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). seperti tingginya biaya yang diperlukan untuk pengolahan air. Kerusakan tanah. air tanah. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap. • Sampah beracun: Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40. Teknologi landfill yang diharapkan dapat menyelesaikan masalah lingkungan akibat sampah. Pada kenyataannya. khususnya dari segi sanitasi lingkungan.penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (taenia). sudah mencapai tahap yang membahayakan kesehatan masyarakat. dan disertai . orang akan cenderung membuang sampahnya di jalan. • Pembuangan sampah padat ke badan air dapat menyebabkan banjir dan akan memberikan dampak bagi fasilitas pelayanan umum seperti jalan. 2. Hal penting di sini adalah meningkatnya pembiayaan secara langsung (untuk mengobati orang sakit) dan pembiayaan secara tidak langsung (tidak masuk kerja. Teknologi ini memang direncanakan untuk suatu kota yang memiliki lahan dalam jumlah yang luas dan murah. seperti metana. Dampak terhadap Keadaan Sosial dan Ekonomi • Pengelolaan sampah yang kurang baik akan membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat: bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk karena sampah bertebaran dimana-mana. • Infrastruktur lain dapat juga dipengaruhi oleh pengelolaan sampah yang tidak memadai. Salah satu teknologi yang dapat menjawab tantangan tersebut adalah teknologi pembakaran yang terkontrol atau insinerasi. gas ini dalam konsentrasi tinggi dapat meledak. Gambaran yang paling mendasar dari penerapan teknologi lahan urug saniter (sanitary landfill) adalah kebutuhan lahan dalam jumlah yang cukup luas untuk tiap satuan volume sampah yang akan diolah. Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernakan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah. Dampak terhadap Lingkungan Cairan rembesan sampah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan mencemari air. Teknologi insinerasi membutuhkan luas lahan yang lebih hemat. penerapan lahan urug saniter sangatlah tidak sesuai. dan air permukaan sekitar akibat air lindi. justru memberikan permasalahan lingkungan yang baru. rendahnya produktivitas). drainase. Hal ini mengakibatkan jalan perlu lebih sering dibersihkan dan diperbaiki. dan lain-lain. Selain berbau kurang sedap. hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis.3 Usaha Pengendalian Sampah Untuk menangani permasalahan sampah secara menyeluruh perlu dilakukan alternatif pengolahan yang benar. dengan menggunakan insinerator. Penguraian sampah yang dibuang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas-cair organik. dapat diperkirakan bahwa teknologi yang paling tepat untuk pemecahan masalah di atas. Berdasarkan pertimbangan di atas. c. Konsep utama dalam pemusnahan sampah selaku buangan padat adalah reduksi volume secara maksimum. • Memberikan dampak negatif terhadap kepariwisataan. Dalam hal ini. jembatan. • Pengelolaan sampah yang tidak memadai menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan masyarakat. Jika sarana penampungan sampah kurang atau tidak efisien.

semakin banyak sampah yang dihasilkan. Belajar dari kegagalan program pengolahan sampah di atas. dengan menerapkan Prinsip 4R. maka paradigma penanganan sampah sebagai suatu produk yang tidak lagi bermanfaat dan cenderung untuk dibuang begitu saja harus diubah. dan sampah logam. Produksi Bersih (Clean Production) merupakan salah satu pendekatan untuk merancang ulang industri yang bertujuan untuk mencari cara-cara pengurangan produk-produk samping yang berbahaya. sebisa mungkin lakukan minimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. ganti kantong keresek kita dnegan keranjang bila berbelanja. teliti barang yang kita pakai sehari-hari. Ternyata pelaksanaan teknologi ini justru lebih banyak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan berupa pencemaran udara. mengurangi polusi secara keseluruhan. Penggunaan kompos sebagai produk pengolahan sampah organik juga harus diikuti dengan kebijakan dan strategi yang mendukung. sistem panca indera dan kerja sistem kesadaran. merupakan suatu jawaban atas upaya memaksimalkan material setelah menjadi sampah. dioksin. dan logam berat yang dilepaskan ke atmosfer harus dipertimbangkan. namun saat ini sudah banyak industri non-formal dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain. dan masalah pertumbuhan. khususnya bagi sampah plastik. sistem kekebalan. Prinsip-prinsip Produksi Bersih adalah prinsip-prinsip yang juga bisa diterapkan dalam keseharian. Tidak semua barang bisa didaur ulang. Replace ( Mengganti). 4. yaitu: 1. SOx. barang-barang yg sudah tidak berguna lagi. Selain itu. Penggunaan kompos telah terbukti mampu mempertahankan kualitas unsur hara tanah. Global Anti-Incenatot Alliance (GAIA) juga menyebutkan bahwa insinerator juga merupakan sumber utama pencemaran Merkuri. Gantilah barang barang yang hanya bisa dipakai sekalai dengan barang yang lebih tahan lama. Selain itu proses insinerator menghasilakan Dioxin yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. bisa didaur ulang. furan. partikulat. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan. Re-use (Memakai kembali). serta mampu memelihara mikroorganisme alami tanah yang ikut berperan dalam proses adsorpsi humus oleh tanaman. Teknologi daur ulang. 2. sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. buang). saat ini mulai dikembangkan penggunaan pupuk organik yang diharapkan dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia yang harganya kian melambung. untuk dikembalikan lagi dalam siklus daur ulang material tersebut.dengan reduksi volume residu yang tersisa ( fly ash dan bottom ash ) dibandingkan dengan volume sampah semula. Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai. misalnya kanker. Semakin banyak kita menggunakan material. dan menciptakan produk-produk dan limbah-limbahnya yang aman dalam kerangka siklus ekologis. NOx. Produk pembakaran yang terbentuk berupa gas buang COx. Reduce (Mengurangi). Recycle (Mendaur ulang). misalnya. reproduksi. Misalnya. untuk menunjang pembangunan yang berkelanjutan ( sustainable development ). Merkuri merupakan racun saraf yang sangat kuat. sampah kaca. sebisa mungkin. 3. Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum ia menjadi sampah. yang mengganggu sistem motorik. Pemberian insentif bagi para petani yang hendak . dan jangan pergunakan styrofoam karena kedua bahan ini tidak bisa didegradasi secara alami. meningkatkan waktu retensi air dalam tanah.

Menurut Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta Selamet Daroyni melihat. Pengelolaan sampah meliputi kegiatan pengurangan. kasus Bantar Gebang dan Leuwigajah menunjukkan belum seriusnya pemerintah menangani masalah sampah. Kelangkaan dan makin membubungnya harga pupuk kimia saat ini. pengumpulan. pengangkutan. pengolahan. dan pelaksanaan pengelolaan sampah. Berangkat dari pengertian pengelolaan sampah dapat disimpulkan adanya dua aspek. seharusnya dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk mengembangkan sistem pertanian organik. 3) Pengembangan produk dan kemasan ramah lingkungan. • penetapan lahan penyangga. • penetapan lokasi pengolahan akhir sampah. pemilahan. Kebijakan pengelolaan sampah harus dilakukan oleh Pemerintah Pusat karena mempunyai cakupan nasional. Pada tingkat perkembangan kehidupan masyarakat dewasa ini memerlukan pergeseran pendekatan ke pendekatan sumber dan perubahan paradigma yang pada gilirannya memerlukan adanya campur tangan dari Pemerintah. akan mendorong petani lainnya untuk menjalankan sistem pertanian organik. undangundang dan hukum yang jelas tentang sampah dan perusakan lingkungan b) instrumen ekonomik: penetapan instrumen ekonomi untuk mengurangi beban penanganan akhir sampah (sistem insentif dan disinsentif) dan pemberlakuan pajak bagi perusahaan yang menghasilkan sampah. 2. yang notabene hanya berurusan dengan retribusi kalau ada yang membuang sampah sembarangan. policy) pengelolaan sampah. dan mendaur-ulang (recycling) sampah. Ketidakseriusan itu tergambar antara lain dari tidak adanya urgensi pemerintah dalam mendorong keberadaan Undang-Undang (UU) Persampahan sebagai payung hukum dalam pengelolaan sampah secara nasional.4 Peran Pemerintah dalam Menangani Sampah Dari perkembangan kehidupan masyarakat dapat disimpulkan bahwa penanganan masalah sampah tidak dapat semata-mata ditangani oleh Pemerintah Daerah (Pemerintah Kabupaten/Kota). Selain itu diperlukan juga kontrol sosial budaya masyarakat untuk lebih menghargai lingkungan. walaupun kadang harus dihadapkan pada mitos tertentu. pemanfaatan. Landasan hukum pengelolaan sampah yang ada sekarang ini baru peraturan daerah (perda). Tetapi. 4) Pengembangan teknologi. memakai kembali (reuse). Peraturan yang tegas dari pemerintah juga sangat diharapkan karena jika tidak maka para perusak lingkungan akan terus merusak sumber daya. dan mengganti (replace). Ide UU Persampahan itu sudah kita usulkan sejak 1995 dan kita kampanyekan lebih kencang lagi tahun 2000. . Kebijakan pengelolaan sampah ini meliputi : 1) Penetapan instrumen kebijakan: a) instrumen regulasi: penetapan aturan kebijakan (beleidregels). yaitu penetapan kebijakan (beleid. Cara pengendalian sampah yang paling sederhana adalah dengan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri untuk tidak merusak lingkungan dengan sampah. • luas minimal lahan untuk lokasi pengolahan akhir sampah. sampai hari ini tak jelas nasibnya. standar dan prosedur penanganan sampah: • Penetapan kriteria dan standar minimal penentuan lokasi penanganan akhir sampah.mengaplikasikan pertanian organik dengan menggunakan pupuk kompos. serta melakukan uji dampak lingkungan 2) Mendorong pengembangan upaya mengurangi (reduce).

kewajiban. Ini tak bisa dilakukan oleh pejabat setingkat Kepala Dinas seperti terjadi sekarang. malahan mengakibatkan pencemaran dan akhirnya ditelantarkan begitu saja karena tak sesuai dengan karakteristik sampah Jakarta. Selain itu kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan hidupnya sangat rendah. Sebagai contoh.Pelaksanaan Perda pun kerap terjadi pelanggaran. fungsi dan sanksi masing-masing pihak. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam usaha mengatasi masalah sampah yang saat ini mendapatkan tanggapan pro dan kontra dari masyarakat adalah pemberian pajak lingkungan yang dikenakan pada setiap produk industri yang akhirnya akan menjadi sampah. Kanada. Pada negara maju. akibat tidak tertanganinya sampah selama beberapa hari di Kota Bandung. Tanpa ada transformasi pengetahuan. Solusi yang diterapkan dalam hal sistem penanganan sampah sangat memerlukan dukungan dan komitmen pemerintah. seperti Filipina. Tanpa kedua hal tersebut. Undang-Undang ini akan mengatur hak. hingga menurunnya tingkat produktifitas masyarakat akibat gangguan bau sampah. terutama pihak pengusaha yang menimbulkan sampah yang membahayakan lingkungan. kampanye yang kencang. Pajak lingkungan ini dikenal sebagai Polluters Pay Principle. Pemerintah berkewajiban untuk memberikan subsidi investasi dalam hal IPS dan juga sebagian subsidi biaya pengoperasian-pemeliharaan-perawatan IPS. Di beberapa negara. Keberadaan Undang-Undang persampahan dirasa sangat perlukan. Sebagai contoh kegagalan proyek incinerator (pembakaran sampah) yang dibangun DKI. Tetapi dalam pelaksanaannya banyak terdapat benturan. pemahaman. kepedulian atas kebersihan lingkungan sangat tinggi. pemerintah memiliki keterbatasan pembiayaan dalam sistem penanganan sampah. Industri diwajibkan membayar biaya pengolahan sampah untuk setiap produk yang dihasilkan. sistem penanganan sampah tidak akan lagi berkesinambungan. sementara biaya pengoperasian-pemeliharaan- . Namun di sisi lain. Dana yang terhimpun harus dibayarkan pada pemerintah selaku pengelola IPS untuk mengolah sampah kemasan yang dihasilkan. masyarakat akan membayar biaya sosial yang tinggi akibat rendahnya kinerja sistem penanganan sampah. tentu akan memberikan sampah berupa kemasan setelah dikonsumsi oleh konsumen. Sebagian investasi infrastruktur dibiayai oleh pemerintah. wewenang. yang ternyata tidak efisien. untuk penanganan sampah dari produk tersebut. dan Singapura yang mengalami persoalan serupa dengan Indonesia. Demikian pula pengembangan sumber daya manusia (SDM). departemen agama. UU juga akan mengatur soal kelembagaan yang terlibat dalam penanganan sampah. Amerika Serikat. di satu sisi. tentu dapat dihitung berapa besar biaya pengelolaan lingkungan yang harus dikeluarkan akibat pencemaran udara ( akibat bau ) dan air lindi. Industri yang menghasilkan produk dengan kemasan. Mengubah budaya masyarakat soal sampah bukan hal gampang. Menurut dia. dan mungkin Depkominfo. sedikitnya 14 departemen dilibatkan di bawah koordinasi langsung presiden atau perdana menteri. tidak mungkin konsep pengelolaan sampah berjalan baik di lapangan jika secara infrastruktur tidak didukung oleh departemen-departemen yang ada dalam pemerintahan. Itu harus melibatkan dinas pendidikan dan kebudayaan. penyebabnya adalah karena pemerintah kurang tegas dalam menindak masyarakat yang melanggar. ini berkaitan dengan pemahaman tentang agama serta tingkat kesejahteraa masyarakat. berapa besar biaya pengobatan masyarakat karena penyakit bawaan sampah ( municipal solid waste borne disease ).

biaya investasi disediakan oleh pemerintah. abu hasil pembakaran juga berisi berbagai logam berat yang terkandung di dalam plastik. Dioksin adalah salah satu dari sedikit bahan kimia yang telah diteliti secara intensif dan telah dipastikan menimbulkan Kanker. Bagi suatu kebutuhan sarana dasar. Mereka lebih banyak menggunakan berbagai jenis bahan organis. bahkan hasil penguraiannya berguna untuk berbagai aspek kehidupan. B. ditambah bahan-bahan tambahan yang umumnya merupakan logam berat (kadnium. Sedangkan pembakaran plastik menghasilkan salah satu bahan paling berbahaya di dunia. LATAR BELAKANG Saat ini sampah telah banyak berubah. Selain dioksin. Bahaya dioksin sering disejajarkan dengan DDT. nikel) atau bahan beracun lainnya seperti Chlor. BAHAYA SAMPAH DAN PENANGGULANGANNYA BAB I PENDAHULUAN A.perawatan diserahkan pada masyarakat. yang sekarang telah dilarang di seluruh dunia. orang masih menggunakan tas belanja dan membungkus daging dengan daun jati. Bahan kimia ini terlarut dalam air atau terikat di tanah. Bahan organis mengandung bahan-bahan alami yang bisa diuraikan oleh alam dengan berbagai cara. Setengah abad yang lalu masyarakat belum banyak mengenal plastik. seperti air minum. yaitu Dioksin. Sampah plastik dibuat dari bahan sintetis. dan kemudian masuk ke tubuh kita melalui makanan dan minuman. Racun dari plastik ini terlepas pada saat terurai atau terbakar. timbal. Sifat plastik dan bahan organis sangat berbeda. umumnya menggunakan minyak bumi sebagai bahan dasar. Penguraian plastik akan melepaskan berbagai jenis logam berat dan bahan kimia lain yang dikandungnya. namun biaya pengoperasianpemeliharaan-perawatan dibebankan pada masyarakat selaku konsumen. PERUMUSAN MASALAH DAN TUJUAN . Hal ini dikarenakan peran air minum sebagai kebutuhan dasar masyarakat ( basic needs ). berhadapan dengan sampah-sampah jenis baru. Sedangkan sekarang kita. khususnya berbagai jenis plastik. Di masa lampau.

Apakah yang di maksud dengan sampah? Jenis . rumah sakit. halte kendaraan umum. asrama. fasilitas umum: terminal. Pendidikan dan kesadaran! d. . rumah tahanan/penjara. puskesmas 4. hasil pembersihan saluran terbuka umum. pantai. klinik. fasilitas sosial: rumah ibadah. Manfaat pengelolaan sampah! e. tempat hiburan. Sampah yang harus dikelola tersebut meliputi sampah yang dihasilkan dari: 1. jalan.1. Ecolink. kegiatan komersial: pusat perdagangan. Bencana sampah jika tidak dikelola dengan baik! BAB II PEMBAHASAN A. taman. Pengertian Sampah Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Definisi lain mengatakan Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. bandara. Berangkat dari pandangan tersebut sehingga sampah dapat dirumuskan sebagai bahan sisa dari kehidupan sehari-hari masyarakat. pasar. Rumah tangga 2. Beberapa metoda pengolahan sampah! b.jenis sampah? Bagaimana dampak sampah bagi kehidupan? Bagaimana cara mengurangi sampah? a. hotel. danau. 4. 2. 3. restoran. 1996). Industri 6.” (Istilah Lingkungan untuk Manajemen. seperti sungai. Konsep pengelolaan sampah! c. pelabuhan. pertokoan. 5. 3.

Menurut bentuknya sampah dapat dibagi sebagai: a. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga. Sampah Organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian. rumput pada waktu pembersihan kebun dan sebagainya. gelas dan lain-lain. sampah kebun. dan karton dapat didaur ulang seperti sampah anorganik lain (misalnya gelas. hewan. b. urine dan sampah cair. misalnya sampah dari dapur. Berdasarkan bentuknya Sampah adalah bahan baik padat atau cairan yang tidak dipergunakan lagi dan dibuang. Berdasarkan asalnya. dan plastik). metal. potongan-potongan ranting. Sampah organik Merupakan sampah yang berasal dari barang yang mengandung bahan-bahan organik. sisa tepung. botol. . sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. maka dimasukkan ke dalam kelompok sampah anorganik. Tetapi karena kertas. kaleng. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. perikanan atau yang lain. koran. kertas. koran. Menurut bahannya sampah ini dikelompokkan menjadi sampah organik dan sampah anorganik. tas plsti. atau dari proses industri. Sampah Anorganik (tidak dapat diurai) Sampah Anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi. Sampah Padat Sampah padat adalah segala bahan buangan selain kotoran manusia. B. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam. potonganpotongan kayu dari peralatan rumah tangga. seperti sisa-sisa sayuran. sayuran dll. plastik. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. Dapat berupa sampah rumah tangga: sampah dapur. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik.A. koran. dan karton merupakan pengecualian. Dan botol kaleng Kertas. Sampah Organik (dapat diurai) Sampah organik (biasa disebut sampah basah) dan sampah anorganik (sampah kering). kertas. Berdasarkan sifatnya sampah dibagi menjadi dua yaitu: a. misalnya berupa botol. dan karton termasuk sampah organik.

carbon paper. 2. Ketika dilepaskan dalam dua fase yang disebutkan terakhir. cair. C. Hampir semua produk industri akan menjadi sampah pada suatu waktu. manufaktur. Non-biodegradable: yaitu sampah yang tidak bisa diuraikan oleh proses biologi. maka dapat dibagi lagi menjadi: 1. pakaian dan lain-lain. sampah dapat dikatakan sebagai emisi. . Berdasarkan sumbernya. sampah pertanian dan perkebunan. sampah-sampah ini dapat menjadi masalah.   Limbah hitam: sampah cair yang dihasilkan dari toilet. misalnya pertambangan. sampah digolongkan menjadi: a. Di luar kehidupan liar. Dapat dibagi lagi menjadi: o Recyclable: sampah yang dapat diolah dan digunakan kembali karena memiliki nilai secara ekonomi seperti plastik. dan konsumsi. Limbah rumah tangga: sampah cair yang dihasilkan dari dapur. thermo coal dan lain-lain. Sampah ini mengandung patogen yang berbahaya. sampah dalam jumlah besar datang dari aktivitas industri (dikenal juga dengan sebutan limbah).Berdasarkan kemampuan diurai oleh alam (biodegradability). b. Sampah dapat berada pada setiap fase materi: padat. sisa-sisa hewan. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi. Biodegradable: yaitu sampah yang dapat diuraikan secara sempurna oleh proses biologi baik aerob atau anaerob. Dalam kehidupan manusia. atau gas. terutama gas. o Non-recyclable: sampah yang tidak memiliki nilai ekonomi dan tidak dapat diolah atau diubah kembali seperti tetra packs. Sampah ini mungkin mengandung patogen. Sampah Cair Sampah cair adalah bahan cairan yang telah digunakan dan tidak diperlukan kembali dan dibuang ke tempat pembuangan sampah. dengan jumlah sampah yang kira-kira mirip dengan jumlah konsumsi. misalnya daun-daun kering di lingkungan pemukiman. kamar mandi dan tempat cucian. Sampah alam Sampah yang diproduksi di kehidupan liar diintegrasikan melalui proses daur ulang alami. seperti: sampah dapur. seperti halnya daun-daun kering di hutan yang terurai menjadi tanah. kertas.

Sampah ini mengandung patogen yang berbahaya.  Limbah hitam: sampah cair yang ==== Sampah Cair ==== Sampah cair adalah bahan cairan yang telah digunakan dan tidak diperlukan kembali dan dibuang ke tempat pembuangan sampah. Meskipun demikian. kamar mandi dan tempat cucian.   Limbah hitam: sampah cair yang dihasilkan dari toilet. seperti feses dan urin. c. Sampah manusia dapat menjadi bahaya serius bagi kesehatan karena dapat digunakan sebagai vektor (sarana perkembangan) penyakit yang disebabkan==== Sampah Cair ==== Sampah cair adalah bahan cairan yang telah digunakan dan tidak diperlukan kembali dan dibuang ke tempat pembuangan sampah. Dampak bagi kesehatan Lokasi dan pengelolaan sampah yang kurang memadai (pembuangan sampah yang tidak terkontrol) merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapat menimbulkan penyakit.b. d. Oleh karena itu sampah nuklir disimpan ditempat-tempat yang tidak berpotensi tinggi untuk melakukan aktivitas tempat-tempat yang dituju biasanya bekas tambang garam atau dasar laut (walau jarang namun kadang masih dilakukan). B. sampah dapat dikatakan sebagai emisi. Limbah radioaktif Sampah nuklir merupakan hasil dari fusi nuklir dan fisi nuklir yang menghasilkan uranium dan thorium yang sangat berbahaya bagi lingkungan hidupdan juga manusia. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut: . cair. jumlah sampah kategori ini pun masih jauh lebih kecil dibandingkan sampah-sampah yang dihasilkan dari proses pertambangan dan industri. atau gas. Sampah Konsumsi Sampah konsumsi merupakan sampah yang dihasilkan oleh (manusia) pengguna barang. Ini adalah sampah yang umum dipikirkan manusia. Sampah dapat berada pada setiap fase materi: padat. Sampah manusia Sampah manusia (Inggris: human waste) adalah istilah yang biasa digunakan terhadap hasil-hasil pencernaan manusia. Sampah ini mungkin mengandung patogen. Dampak Sampah bagi Manusia dan lingkungan 1. Ketika dilepaskan dalam dua fase yang disebutkan terakhir. Limbah rumah tangga: sampah cair yang dihasilkan dari dapur. terutama gas. dengan kata lain adalah sampah-sampah yang dibuang ke tempat sampah. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi.

Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. Pengelolaan sampah yang tidak memadai menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan masyarakat. Memberikan dampak negatif terhadap kepariwisataan.a. Teknologi landfill yang diharapkan dapat menyelesaikan masalah lingkungan akibat sampah. seperti metana. Penyakit demam berdarah (haemorhagic fever) dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai. Selain berbau kurang sedap. rendahnya produktivitas). 3. Usaha Pengendalian Sampah Untuk menangani permasalahan sampah secara menyeluruh perlu dilakukan alternatif pengolahan yang benar. c. orang akan cenderung membuang sampahnya di jalan. . tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum. Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernakan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap. Penyakit diare. 2. dan lain-lain. Pembuangan sampah padat ke badan air dapat menyebabkan banjir dan akan memberikan dampak bagi fasilitas pelayanan umum seperti jalan. Pengelolaan sampah yang kurang baik akan membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat: bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk karena sampah bertebaran dimana-mana. gas ini dalam konsentrasi tinggi dapat meledak. justru memberikan permasalahan lingkungan yang baru. Penyakit jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit). Jika sarana penampungan sampah kurang atau tidak efisien. 5. 2. Dampak terhadap keadaan social dan ekonomi 1. seperti tingginya biaya yang diperlukan untuk pengolahan air.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). b. kolera. d. Hal ini mengakibatkan jalan perlu lebih sering dibersihkan dan diperbaiki. jembatan. 3. Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator. drainase. Dampak Terhadap Lingkungan Cairan rembesan sampah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan mencemari air. Infrastruktur lain dapat juga dipengaruhi oleh pengelolaan sampah yang tidak memadai. C. Sampah beracun: Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40. hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis. 4. Hal penting di sini adalah meningkatnya pembiayaan secara langsung (untuk mengobati orang sakit) dan pembiayaan secara tidak langsung (tidak masuk kerja. Penguraian sampah yang dibuang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas-cair organik. Salah satu contohnya adalah suatu penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (taenia).

Selain itu proses insinerator menghasilakan Dioxin yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. yang mengganggu sistem motorik. dioksin. Gambaran yang paling mendasar dari penerapan teknologi lahan urug saniter (sanitary landfill) adalah kebutuhan lahan dalam jumlah yang cukup luas untuk tiap satuan volume sampah yang akan diolah. Ternyata pelaksanaan teknologi ini justru lebih banyak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan berupa pencemaran udara. Belajar dari kegagalan program pengolahan sampah di atas. Salah satu teknologi yang dapat menjawab tantangan tersebut adalah teknologi pembakaran yang terkontrol atau insinerasi. sudah mencapai tahap yang membahayakan kesehatan masyarakat. dengan menggunakan insinerator. maka paradigma penanganan sampah sebagai suatu produk yang tidak lagi bermanfaat dan cenderung untuk dibuang begitu saja harus diubah. dan disertai dengan reduksi volume residu yang tersisa ( fly ash dan bottom ash ) dibandingkan dengan volume sampah semula. dan logam berat yang dilepaskan ke atmosfer harus dipertimbangkan. Produk pembakaran yang terbentuk berupa gas buang COx. khususnya dari segi sanitasi lingkungan. penerapan lahan urug saniter sangatlah tidak sesuai. dan masalah pertumbuhan. Pada kenyataannya. sistem kekebalan. Dalam hal ini. dan air permukaan sekitar akibat air lindi. sistem panca indera dan kerja sistem kesadaran. Berdasarkan pertimbangan di atas. NOx. Produksi Bersih (Clean Production) merupakan salah satu pendekatan . SOx.Kerusakan tanah. Global Anti-Incenatot Alliance (GAIA) juga menyebutkan bahwa insinerator juga merupakan sumber utama pencemaran Merkuri. Konsep utama dalam pemusnahan sampah selaku buangan padat adalah reduksi volume secara maksimum. furan. misalnya kanker. partikulat. reproduksi. adalah teknologi pemusnahan sampah yang hemat dalam penggunaan lahan. dapat diperkirakan bahwa teknologi yang paling tepat untuk pemecahan masalah di atas. Merkuri merupakan racun saraf yang sangat kuat. lahan di berbagai kota besar di Indonesia dapat dikatakan sangat terbatas dan dengan harga yang tinggi pula. Teknologi ini memang direncanakan untuk suatu kota yang memiliki lahan dalam jumlah yang luas dan murah. air tanah. Teknologi insinerasi membutuhkan luas lahan yang lebih hemat.

Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum ia menjadi sampah. Prinsip-prinsip Produksi Bersih adalah prinsip-prinsip yang juga bisa diterapkan dalam keseharian. yaitu: 1. dan menciptakan produk-produk dan limbah-limbahnya yang aman dalam kerangka siklus ekologis. sebisa mungkin. seharusnya dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk mengembangkan sistem pertanian organik. Tidak semua barang bisa didaur ulang. Penggunaan kompos telah terbukti mampu mempertahankan kualitas unsur hara tanah. barang-barang yg sudah tidak berguna lagi. Re-use (Memakai kembali). Reduce (Mengurangi). meningkatkan waktu retensi air dalam tanah. misalnya. ganti kantong keresek kita dnegan keranjang bila berbelanja. sebisa mungkin lakukan minimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. serta mampu memelihara mikroorganisme alami tanah yang ikut berperan dalam proses adsorpsi humus oleh tanaman. dan sampah logam. Replace ( Mengganti). dan jangan pergunakan styrofoam karena kedua bahan ini tidak bisa didegradasi secara alami. sampah kaca. namun saat ini sudah banyak industri non-formal dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain. Gantilah barang barang yang hanya bisa dipakai sekalai dengan barang yang lebih tahan lama. saat ini mulai dikembangkan penggunaan pupuk organik yang diharapkan dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia yang harganya kian melambung. sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. untuk dikembalikan lagi dalam siklus daur ulang material tersebut. 4. Selain itu. untuk menunjang pembangunan yang berkelanjutan ( sustainable development ). merupakan suatu jawaban atas upaya memaksimalkan material setelah menjadi sampah. Penggunaan kompos sebagai produk pengolahan sampah organik juga harus diikuti dengan kebijakan dan strategi yang mendukung.untuk merancang ulang industri yang bertujuan untuk mencari cara-cara pengurangan produk-produk samping yang berbahaya. Kelangkaan dan makin membubungnya harga pupuk kimia saat ini. Teknologi daur ulang. teliti barang yang kita pakai sehari-hari. 3. 2. khususnya bagi sampah plastik. . Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai. Semakin banyak kita menggunakan material. mengurangi polusi secara keseluruhan. Misalnya. akan mendorong petani lainnya untuk menjalankan sistem pertanian organik. semakin banyak sampah yang dihasilkan. Pemberian insentif bagi para petani yang hendak mengaplikasikan pertanian organik dengan menggunakan pupuk kompos. Recycle (Mendaur ulang). bisa didaur ulang. dengan menerapkan Prinsip 4R. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan. buang).

i. Kebijakan pengelolaan sampah ini meliputi : 1. Berangkat dari pengertian pengelolaan sampah dapat disimpulkan adanya dua aspek. Kebijakan pengelolaan sampah harus dilakukan oleh Pemerintah Pusat karena mempunyai cakupan nasional. sehingga pengomposan merupakan alternatif penanganan yang sesuai. penetapan lokasi pengolahan akhir sampah. Pada tingkat perkembangan kehidupan masyarakat dewasa ini memerlukan pergeseran pendekatan ke pendekatan sumber dan perubahan paradigma yang pada gilirannya memerlukan adanya campur tangan dari Pemerintah. Alternatif Problem Sampah Sampah terdiri dari dua bagian. Penetapan kriteria dan standar minimal penentuan lokasi penanganan akhir sampah. luas minimal lahan untuk lokasi pengolahan akhir sampah. yaitu bagian organik dan anorganik. Penetapan instrumen kebijakan: a. Pengembangan produk dan kemasan ramah lingkungan. yaitu penetapan kebijakan (beleid. Peran Pemerintah dalam Menangani Sampah Dari perkembangan kehidupan masyarakat dapat disimpulkan bahwa penanganan masalah sampah tidak dapat semata-mata ditangani oleh Pemerintah Daerah (Pemerintah Kabupaten/Kota). e. Kompos. pemanfaatan. d. serta melakukan uji dampak lingkungan c.a. instrumen regulasi: penetapan aturan kebijakan (beleidregels). Pengelolaan sampah meliputi kegiatan pengurangan. Pengembangan teknologi. instrumen ekonomik: penetapan instrumen ekonomi untuk mengurangi beban penanganan akhir sampah (sistem insentif dan disinsentif) dan pemberlakuan pajak bagi perusahaan yang menghasilkan sampah. . g. pengolahan. Rata-rata persentase bahan organik sampah mencapai ±80%. pemilahan. undangundang dan hukum yang jelas tentang sampah dan perusakan lingkungan b. policy) pengelolaan sampah. pengumpulan. Pengomposan dapat mengendalikan bahaya pencemaran yang mungkin terjadi dan menghasilkan keuntungan. dan mendaur-ulang (recycling) sampah. h. dan mengganti (replace). memakai kembali (reuse). Mendorong pengembangan upaya mengurangi (reduce). penetapan lahan penyangga. standar dan prosedur penanganan sampah: f. b. pengangkutan. dan pelaksanaan pengelolaan sampah.

Teknologi pengomposan sampah sangat beragam. lumpur cair dan limbah industri pertanian. Pengomposan secara aerobik paling banyak digunakan. Beberapa metode penanganan sampah . baik secara aerobik maupun anaerobik. karena mudah dan murah untuk dilakukan. Pengomposan dapat dilakukan secara bersih dan tanpa menghasilkan kegaduhan di dalam maupun di luar ruangan. Kompos yang dihasilkan dari pengomposan sampah dapat digunakan untuk menguatkan struktur lahan kritis. c. sehingga produksi tanaman menjadi lebih tinggi. Bahan tambahan yang biasa digunakan Activator Kompos seperti Green Phoskko Organic Decomposer dan SUPERFARM (Effective Microorganism)atau menggunakan cacing guna mendapatkan kompos (vermicompost). Pengomposan merupakan penguraian dan pemantapan bahan-bahan organik secara biologis dalam temperatur thermophilic (suhu tinggi) dengan hasil akhir berupa bahan yang cukup bagus untuk diaplikasikan ke tanah. dan sebagai media tanaman. sampah hijauan. menggemburkan kembali tanah petamanan. Dekomposisi bahan dilakukan oleh mikroorganisme di dalam bahan itu sendiri dengan bantuan udara. sebagai bahan penutup sampah di TPA. serta tidak membutuhkan kontrol proses yang terlalu sulit. sampah kota. serta dapat menangani sampah dalam jumlah yang banyak (tergantung luasan lahan). fisika dan biologi tanah. Bahan baku pengomposan adalah semua material organik yang mengandung karbon dan nitrogen. serta mengurangi penggunaan pupuk kimia. sebagai upaya untuk memperbaiki sifat kimia. Hasil akhir dari pengomposan ini merupakan bahan yang sangat dibutuhkan untuk kepentingan tanah-tanah pertanian di Indonesia. dengan atau tanpa bahan tambahan. eklamasi pantai pasca penambangan. Keunggulan dari proses pengomposan antara lain teknologinya yang sederhana. baik secara aerobik maupun anaerobik. seperti kotoran hewan. menggemburkan kembali tanah pertanian. biaya penanganan yang relatif rendah. Teknologi pengomposan sampah sangat beragam. dengan atau tanpa bahan tambahan. Sedangkan pengomposan secara anaerobik memanfaatkan mikroorganisme yang tidak membutuhkan udara dalam mendegradasi bahan organik.

Sebuah situs penimbunan darat yg di desain dan di kelola dengan baik akan menjadi tempat penimbunan sampah yang hiegenis dan murah. Efek samping lain dari sampah adalah gas methan dan karbon dioksida yang juga sangat berbahaya. Karakter desain dari penimbunan darat yang modern diantaranya adalah metode pengumpulan air sampah menggunakan bahan tanah liat atau pelapis plastik. Penimbunan ini biasanya dilakukan di tanah yg ditinggalkan . dan adanya genangan air sampah. (di bandung kandungan gas methan ini meledak dan melongsorkan gunung sampah) Kendaraan pemadat dan tempat sampah penimbunan darat. atau lubang lubang dalam.Sampah biasanya dipadatkan untuk menambah kepadatan dan kestabilannya . menarik berkumpulnya Hama .1. Banyak penimbunan samapah mempunyai sistem pengekstrasi gas yang terpasang untuk mengambil gas yang terjadi. dan ditutup untuk tidak menarik hama (biasanya tikus). Sedankan penimbunan darat yg tidak dirancang dan tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan berbagai masalah lingkungan . lubang bekas pertambangan . diantaranya angin berbau sampah . . Gas yang terkumpul akan dialirkan keluar dari tempat penimbunan dan dibakar di menara pemabakar atau dibakar di mesin berbahan bakar gas untuk membangkitkan listrik. metode ini adalah metode paling populer di dunia. Metoda Pembuangan a. Penimbunan darat Pembuangan sampah pada penimbunan darat termasuk menguburnya untuk membuang sampah.

cari maupun gas. contoh di Indonesia adalah rencana PLTSa Gede Bage di sekitar kota Bandung. kremasi merubah sampah menjadi panas.karena fasilitas ini tidak membutuhkan lahan seluas penimbunan darat. Pengkremasian dan pengelolaan sampah lain yg melibatkan temperatur tinggi baisa disebut "Perlakuan panas". pengkremasian seperti ini dianggap positif karena menghasilkan listrik . ada keluhan adanya polusi mikro dari emisi gas yang keluar cerobongnya. Dilain pihak .Ada beberapa cara daur ulang . Pembakaran adalah metode yang melibatkan pembakaran zat sampah. Pengkremasian adalah metode yang kontroversial karena menghasilkan polusi udara.Pembakaran pada alat kremasi tidaklah selalu sempurna . Metode metode baru dari daur ulang terus ditemukan dan akan dijelaskan dibawah. Pembakaran/pengkremasian Pabrik pembakaran di Vienna (Spittelau incineration plant). Pengkremasian dikenal sebagai cara yang praktis untuk membuang beberapa jenis sampah berbahaya. Hal ini bsia dilakukan untuk sampah padat . . pertama adalah mengambil bahan sampahnya untuk diproses lagi atau mengambil kalori dari bahan yang bisa dibakar utnuk membangkitkan listik. Metode Daur-ulang Proses pengambilan barang yang masih memiliki nilai dari sampah untuk digunakan kembali disebut sebagai daur ulang. Pengkremasian dilakukan oleh perorangan atau oleh industri dalam skala besar.b. 2. gas.Sampah menjadi energi (Waste-to-energy=WtE) atau energi dari sampah (energy-from-waste = EfW) adalah terminologi untuk menjelaskan samapah yang dibakar dalam tungku dan boiler guna menghasilkan panas/uap/listrik. Perhatian lebih diarahkan pada zat dioxin yang kemungkinan dihasilkan di dalam pembakaran dan mencemari lingkungan sekitar pembakaran. Pengkremasian biasa dilakukan dinegara seperti jepang dimana tanah begitu terbatas . uap dan abu. contohnya sampah medis (sampah biologis).

dan PS) juga bisa di daur ulang. seperti zat tanaman . bisa diolah dengan menggunakan proses biologis untuk kompos. contohnya botol bekas pakai yang dikumpulkan kembali untuk digunakan kembali.Hasilnya adalah kompos yang bisa digunakan sebagi pupuk dan gas methana yang bisa digunakan untuk membangkitkan listrik. 2. . Sampah yang biasa dikumpulkan adalah kaleng minum aluminum . atau dari sampah yang sudah tercampur. Material sampah organik . yaitu mengumpulkan dan menggunakan kembali sampah yang dibuang .1. Metode ini adalah aktivitas paling populer dari daur ulang . Botol HDPE dan PET . kaleng baja makanan/minuman. dipilih dan digunakan kembali. koran. atau dikenal dengan istilah pengkomposan. kertas karton. Pengolahan kemabali secara fisik Baja di buang . Pengolahan biologis Pengkomposan. dan kardus.Daur ulang dari produk yang komplek seperti komputer atau mobil lebih susah. PP. Jenis plastik lain seperti (PVC. karena harus bagian bagiannya harus diurai dan dikelompokan menurut jenis bahannya. LDPE. sisa makanan atau kertas . botol kaca . Pengumpulan bisa dilakukan dari sampah yang sudah dipisahkan dari awal (kotak sampah/kendaraan sampah khusus). majalah.

mengajak konsumen untuk menghindari penggunaan barang sekali pakai (contohnya kertas tissue) . Padatan sisa selanjutnya bisa dimurnikan menjadi produk seperti karbon aktif. dan cair. Proses ini biasanya dilakukan di wadah tertutup pada Tekanan tinggi. Pirolisa dari sampah padat mengubah sampah menjadi produk berzat padat .Contoh dari pengelolaan sampah menggunakan teknik pengkomposan adalah Green Bin Program (program tong hijau) di Toronto. 3. 3. Gas ini kemudian dibakar untuk menghasilkan listrik dan uap. Metode penghindaran dan pengurangan Sebuah metode yang penting dari pengelolaan sampah adalah pencegahan zat sampah terbentuk . 2007 Kandungan energi yang terkandung dalam sampah bisa diambil langsung dengan cara menjadikannya bahan bakar. dimana sampah organik rumah tangga . Produk cair dan gas bisa dibakar untuk menghasilkan energi atau dimurnikan menjadi produk lain. atau secara tidak langsung dengan cara mengolahnya menajdi bahan bakar tipe lain. Daur-ulang melalui cara "perlakuan panas" bervariasi mulai dari menggunakannya sebakai bahan bakar memasak atau memanaskan sampai menggunakannya untuk memanaskan boiler untuk menghasilkan uap dan listrik dari turbin-generator. Metode pencegahan termasuk penggunaan kembali barang bekas pakai . gas. mendesain produk supaya bisa diisi ulang atau bisa digunakan kembali (seperti tas belanja katun menggantikan tas plastik ). dimana sampah dipanaskan pada suhu tinggi dengan keadaan miskin oksigen. pengurangan bobot kaleng minuman). Pemulihan energi Komponen pencernaan Anaerobik di pabrik Lübeck mechanical biological treatment di Jerman. Kanada. memperbaiki barang yang rusak . atau dikenal juga dengan "pengurangan sampah". Gasifikasi dan Gasifikasi busur plasma yang canggih digunakan untuk mengkonversi material organik langsung menjadi Gas sintetis (campuran antara karbon monoksida dan hidrogen).dan mendesain produk yang menggunakan bahan yang lebih sedikit untuk fungsi yang sama (contoh. Pirolisa dan gasifikasi adalah dua bentuk perlakukan panas yang berhubungan . . seperti sampah dapur dan potongan tanaman dikumpulkan di kantong khusus untuk di komposkan.

tanah.(EPR) adalah suatu strategi yang dirancang untuk mempromosikan integrasi semua biaya yang berkaitan dengan produk-produk mereka di seluruh siklus hidup (termasuk akhir-of-pembuangan biaya hidup) ke dalam pasar harga produk. Konsep pengelolaan sampah Terdapat beberapa konsep tentang pengelolaan sampah yang berbeda dalam penggunaannya. Perpanjangan tanggungjawab penghasil sampah / Extended Producer Responsibility (EPR).    Hirarki Sampah . Tanggung jawab produser diperpanjang dimaksudkan untuk menentukan akuntabilitas atas seluruh Lifecycle produk dan kemasan diperkenalkan ke pasar. Hirarki limbah yang tetap menjadi dasar dari sebagian besar strategi minimalisasi sampah. Ini berarti perusahaan yang manufaktur. dan penipisan sumber daya alam. Pernyataan yang Talloires merupakan deklarasi untuk kesinambungan khawatir dengan skala dan belum pernah terjadi sebelumnya kecepatan dan degradasi lingkungan.d. penipisan dan kerusakan hutan. Pendidikan dan Kesadaran Pendidikan dan kesadaran di bidang pengelolaan limbah dan sampah yang semakin penting dari perspektif global dari manajemen sumber daya. yang mengklasifikasikan strategi pengelolaan sampah sesuai dengan keinginan dari segi minimalisasi sampah. prinsip pengotor membayar . akumulasi dan distribusi limbah beracun. Tujuan limbah hirarki adalah untuk mengambil keuntungan maksimum dari produkproduk praktis dan untuk menghasilkan jumlah minimum limbah. Sehubungan dengan pengelolaan limbah.prinsip pengotor membayar adalah prinsip di mana pihak pencemar membayar dampak akibatnya ke lingkungan. ini umumnya merujuk kepada penghasil sampah untuk membayar sesuai dari pembuangan. Lokal. Beberapa yang paling umum. dan global polusi udara. dari penipisan lapisan ozon dan emisi dari "rumah hijau" gas . banyakkonsep yang digunakan adalah: Diagram dari hirarki limbah. antara negara-negara atau daerah. impor dan / atau menjual produk diminta untuk bertanggung jawab atas produk mereka berguna setelah kehidupan serta selama manufaktur. regional. dan air. menggunakan kembali sampah dan daur ulang. e.hirarki limbah merujuk kepada " 3 M " mengurangi sampah.

sehat. dan warisan dari generasi masa depan. 2. nyaman) g. Penghematan sumber daya alam Penghematan energi Penghematan lahan TPA Lingkungan asri (bersih. 3. keamanan negara. sampah dapat dikatakan sebagai emisi. misalnya pengelolaan sampah di universitas proyek.mengancam kelangsungan hidup manusia dan ribuan lainnya hidup spesies. Sampah merupakan konsep buatan manusia. 2. Sampah dapat berada pada setiap fase materi: padat. cair. Hampir semua produk industri akan menjadi sampah pada suatu waktu. Kesimpulan Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. misalnya WAMITAB Chartered dan Lembaga Manajemen dari limbah. dan konsumsi. dalam proses-proses alam tidak ada sampah. Sumber penyakit 3. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam usaha mengatasi masalah sampah yang saat ini mendapatkan tanggapan pro dan kontra dari masyarakat adalah pemberian pajak lingkungan yang dikenakan pada setiap produk industri yang akhirnya akan menjadi sampah. Pencemaran lingkungan BAB III PENUTUP A. atau gas. Ketika dilepaskan dalam dua fase yang disebutkan terakhir. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi. f. dengan jumlah sampah yang kira-kira mirip dengan jumlah konsumsi. Bencana sampah yang tidak dikelola dengan baik 1. integritas bumi dan keanekaragaman hayati. Manfaat pengelolaan sampah 1. Dalam kehidupan manusia. yang ada hanya produk-produk yang tak bergerak. Longsor tumpukan sampah. Universitas pendidikan kejuruan dan dipromosikan oleh berbagai organisasi. manufaktur. terutama gas. Beberapa perguruan tinggi telah menerapkan Talloires oleh Deklarasi pembentukan pengelolaan lingkungan hidup dan program pengelolaan sampah. sampah dalam jumlah besar datang dari aktivitas industri (dikenal juga dengan sebutan limbah). 4. Industri yang menghasilkan produk dengan . misalnya pertambangan.

Namun di sisi lain. wewenang. UU juga akan mengatur soal kelembagaan yang terlibat dalam penanganan sampah. Keberadaan Undang-Undang persampahan dirasa sangat perlukan. Sebagai contoh. fungsi dan sanksi masing-masing pihak. Tanpa ada transformasi pengetahuan. Dana yang terhimpun harus dibayarkan pada pemerintah selaku pengelola IPS untuk mengolah sampah kemasan yang dihasilkan. Selain itu diperlukan juga kontrol sosial budaya masyarakat untuk lebih menghargai lingkungan. tidak mungkin konsep pengelolaan sampah berjalan baik di lapangan jika secara infrastruktur tidak didukung oleh departemen-departemen yang ada dalam pemerintahan. saran – saran Cara pengendalian sampah yang paling sederhana adalah dengan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri untuk tidak merusak lingkungan dengan sampah. sistem penanganan sampah tidak akan lagi berkesinambungan. di satu sisi. Undang-Undang ini akan mengatur hak. Mengubah budaya masyarakat soal sampah bukan hal gampang. kewajiban. masyarakat akan membayar biaya sosial yang tinggi akibat rendahnya kinerja sistem penanganan sampah. untuk penanganan sampah dari produk tersebut. Tetapi dalam pelaksanaannya banyak terdapat benturan. pemerintah memiliki keterbatasan pembiayaan dalam sistem penanganan sampah. Demikian pula pengembangan sumber daya manusia (SDM). tentu akan memberikan sampah berupa kemasan setelah dikonsumsi oleh konsumen. Industri diwajibkan membayar biaya pengolahan sampah untuk setiap produk yang dihasilkan. walaupun kadang harus dihadapkan pada mitos tertentu. Peraturan yang tegas dari pemerintah juga sangat diharapkan karena jika tidak maka para perusak lingkungan akan terus merusak sumber daya. berapa besar biaya pengobatan masyarakat karena penyakit bawaan sampah ( municipal solid waste borne disease ). Menurut dia. Pajak lingkungan ini dikenal sebagai Polluters Pay Principle. B. . Solusi yang diterapkan dalam hal sistem penanganan sampah sangat memerlukan dukungan dan komitmen pemerintah.kemasan. hingga menurunnya tingkat produktifitas masyarakat akibat gangguan bau sampah. Tanpa kedua hal tersebut. tentu dapat dihitung berapa besar biaya pengelolaan lingkungan yang harus dikeluarkan akibat pencemaran udara ( akibat bau ) dan air lindi. akibat tidak tertanganinya sampah selama beberapa hari di Kota Bandung.

Penerbit Yayasan Idayu. Jakarta sumber : http://destatherouman.org/wiki/Sampah#Berdasarkan_sumbernya http://id.html . departemen agama.blogspot.com/contoh-makalah-penanggulangan-sampah/ http://biostreats.html http://contohnaskah.com/2011/02/makalah-bahaya-dan-upaya- penanggulangan.blogspot.blogspot.com/2010/07/bahaya-sampah-dan-penanggulangannya. Penanganan dan Pemanfaatan Sampah.html http://sitiraihan1993.blogspot. Ini tak bisa dilakukan oleh pejabat setingkat Kepala Dinas seperti terjadi sekarang.com/2012/07/blog-post. dan mungkin Depkominfo. BAB IV DAFTAR PUSTAKA    http://id. Itu harus melibatkan dinas pendidikan dan kebudayaan.wikipedia.org/wiki/Pengelolaan_sampah Hadiwijoto.com/2011/03/dampak-negatif-sampah-dan-cara. kampanye yang kencang. S. 1983.pemahaman.wikipedia.html http://dianagrnbehel.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful