BAB I PENDAHULUAN

A. Pengantar Biomolekul Biomolekul adalah molekul besar maupun molekul kecil apapun yang terdapat dalam organisme hidup dan dibuat oleh sel. Biomolekul merupakan senyawa-senyawa organik sederhana pembentuk organisme hidup dan bersifat khas sebagai produk aktifitas biologis. Biomolekul dapat dipandang sebagai turunan hidrokarbon, yaitu senyawa karbon dan hidrogen yang mempunyai kerangka dasar yang tersusun dari atom karbon, yang disatukan oleh ikatan kovalen. Kerangka dasar hidrokarbon bersifat sangat stabil, karena ikatan tunggal dan ganda karbon-karbon menggunakan pasangan electron bersama-sama secara merata. Biomolekul bersifat polifungsionil, mengandung dua atau lebih jenis gugus fungsiyang berbeda. Pada molekul tersebut, tiap gugus fungsi mempunyai sifat dan reaksi kimia sendiri-sendiri. B. Tujuan 1. Memahami pengertian Biomolekul 2. Mengetahui fungsi biomolekul 3. Memahami struktur dan gugus fungsional karbohidrat, lemak dan protein 4. Mengetahui proses pencernaan dan absorbsi karbohidrat, lemak dan protein 5. Mengetahui tentang Nukleotida 6. Mengetahui perbedaan antara RNA dan DNA

1

alat transpor. c. 2 . komponen pembentuk membran dan dinding sel. fungsi utama karbohidrat adalah penghasil energi didalam tubuh. b. Karbohidrat Karbohidrat merupakan senyawa yang terbentuk dari molekul karbon. Pengertian Biomolekul Biomolekul adalah molekul besar maupun molekul kecil apapun yang terdapat dalam organisme hidup dan dibuat oleh sel. pembawa energi. Protein sebagai enzim. hormon dan pembentuk membran. dan pembentuk sel.antibodi. fruktosa (gula buah).BAB 2 PEMBAHASAN 1. Tiap 1 gram karbohidrat yang dikonsumsi akan menghasilkan energi sebesar 4 kkal dan energi hasil proses oksidasi (pembakaran) karbohidrat ini kemudian akan digunakan oleh tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi-fungsinya seperti bernafas. kontraksi jantung dan otot serta juga untuk menjalankan berbagai aktivitas fisik seperti berolah raga atau bekerja. Lipid sebagai sumber energi. Monosakarida dengan lima atom karbon disebut pentose contohnya ribose dan deoksiribosa. d. Ketiganya memiliki rumus molekul C6H12O6 dan disebut juga Heksosa karena memiliki 6 atom karbon. hormon. Karbohidrat sebagai sumber energi. Sebagai salah satu jenis zat gizi. Asam nukleat sebagai faktor genetika. hidrogen dan oksigen. Memahami struktur dan gugus fungsional karbohidrat. dan pengatur biosintesis protein. misalnya: a. 2. Hanya ada tiga monosakarida yang sering terdapat pada makanan yaitu: glukosa (gula darah atau dekstrosa). Mengetahui fungsi biomolekul Biomolekul mempunyai fungsi tertentu dalam sel. dan galaktosa. koenzim. Karbohidrat terbagi menjadi 3 kelompok berdasarkan ukuran dan kelarutannya : a) Monosakarida (Gula Sederhana) Monosakarida terdapat dalam bentuk „Rantai Terbuka‟ dan bentuk cincin. Kedua bentuk ini dengan mudah saling bertukar bentuk. 3. lemak dan protein a.

Monosakarida mengandung banyak gugus fungsional hidroksil (.OH). galaktosa dan glukosa merupakan isomer (memiliki rumus molekul yang sama tetapi rumus strukturnya berbeda.(Gambar 2. 3 . Adanya gugus –OH pada atom karbon dalam molekul juga dianggap memberikan rasa „manis‟ pada gula. (Gambar 2. Gugus hidroksil dapat membentuk ikatan hydrogen dengan air. Monosakarida akan mereduksi larutan reagen yang berwarna biru menjadi merah bata.2) Semua monosakarida merupakan gula pereduksi karena mudah bereaksi dengan reagen larutan Benedict dan Fehling.1) Fruktosa. membuat monosakarida larut dalam air. Larutan benedict dan Fehling digunakan dirumah sakit untuk mendeteksi glukosa di dalam darah dan urin. tes ini digunakan oleh ahli biologi untuk mengidentifikasi gula pereduksi.

pati dan glikogen. Disakarida terbentuk bila dua monosakarida bergabung dengan melepas satu molekul air dalam reaksi kondensasi Kondensasi Monosakarida + monosakarida disakarida + air Ikatan kovalen yang menggabungkan dua unit monosakarida disebut ikatan glikosidik ikatan −C−O−C− ini merupakan gugus fungsional eter (gambar 2. Hidrolisis merupakan kebalikan dari kondensasi dan melibatkan penambahan air.selulosa terdiri dari rantai lurus molekul glukosa yang panjang dan tidak dapat dicerna karena manusia tidak memiliki enzim selulose. c) Polisakarida Polisakarida adalah rantai panjang molekul-molekul gula.b) Disakarida Disakarida yang penting dalam makanan adalah sukrosa (gula meja atau gula tebu). struktur seperti ini disebut polimer atau makromolekul. Polisakarida dapat mengandung hingga 26. Selulose bersifat higroskopik. yaitu menyerap air sehingga membuat tinja lebih bermassa dan lebih lunak untuk dikeluarkan. Tiga polisakarida yang penting adalah selulosa. Hal ini terjadi melalui proses hidrolisis. laktosa (gula susu). biasanya dibantu oleh enzim sebagai katalis.3) Disakarida terlalu besar untuk di absorbsi langsung diusus dan harus dicerna menjadi monosakarida sebelum diabsorbsi. Serat yang berlebihan dapat 4 . (1) Selulosa (serat) Selulosa terdapat dalam semua tumbuhan sebagai dari bagian dinding selnya dan merupakan senyawa organic terbanyak dibumi. dam maltose (gula Malt). Laktosa dan maltose merupakan gula pereduksi tetapi sukrosa bukan merupakan gula pereduksi.000 molekul glukosa dan biasanya tidak larut air karena ukurannya yang besar.

Dalam tubuh terdapat cadangan karbohidrat yang cukup berupa glikogen untuk persediaan energy 1 hari. (Gambar 2. misalnya kentang. Diet tinggi serat dapat mencegah kanker usus besar. (3) Glikogen Kelebihan glukosa akan disimpan sebagai glikogen (pati hewani) pada manusia dan hewan. proses ini disebut glikonenesis. Kira 60% karbohidrat yang dikonsumsi dalam diet orang inggris adalah pati dan 40% sisanya berupa gula. Karbohidrat merupakan sumber energy pangan yang disukai. Gilkogen dapat ditemui di hati dan otot skelet.menyebabkan flatulensi (buang gas) karena fermentasi selulose dan makanan yang tidak tercerna oleh bakteri di usus besar menghasilkan gas seperti metana dan hydrogen sulfide. dan glukosa untuk cadangan kebutuhan 5 . Proses sebaliknya (gilkogen menjadi glukosa) disebut glikogenolisis. dan terbentuk dari banyak molekul glukosa yang saling bertautan dalam rantai-rantai bercabang. Di sel hati (Hepatosit) glukosa diubah menjadi glikogen dengan adanya insulin . Molekul pati berakumulasi membentuk granul pati yang banyak terlihat pada banyak sel tumbuhan.4) (2) Pati Pati dan glikogen merupakan zat cadangan yang baik karena tidak terlalu larut dalam air.

garam empedu. Prostaglandin dapat meningkatkan atau menurunkan tekanan darah. Lemak Sebagian besar biomolekul diklarifikasikan sebagai lipid karena sifatnya yang larut dalam lemak (lipofilik) dan pelarut organic seperti alcohol. Merupakan rantai panjang atom karbon dan hydrogen yang mengandung gugus fungsional asam karboksilat karena rantai karbon hidrofobik yang panjang ini. Jika terdapat ikatan karbon ganda (C=C) maka disebut asam lemak tidak jenuh. dan asam lemak ketiga digantikan oleh gugus yang mengandung fosfor. jika karbon dalam rantai hanya berikatan tunggal (C-C) maka disebut asam lemak jenuh. Gilkogen juga disimpan dalam otot skelet. kortikosteroid dan kolesterol 4) Prostaglandin Prostaglandin merupakan turunan asam lemak. Prostaglandin juga digunakan sebagai obatobatan. dapat ditemukan pada semua jaringan tubuh dan berfungsi sebagai mediator kimia. Semakin banyak ikatan ganda yang terdapat dalam molekul semakin besar kemungkinan asam lemak berbentuk minyak. tetapi tidak larut dalam air. mengatur pembekuan darah dan berperan penting dalam pengaturan suhu dan persepsi nyeri. Lipid digai menjadi 4 golongan: 1) Trigliserida Trigliserida merupakan lemak yang ditemukan dalam makanan dan merupakan sumber paling kaya energy yang didapat dari makanan. maka tidak larut dalam air. 2) Fosfolipid Memiliki struktur yang sama dengan trigliserida. steroid yang penting dalam tubuh adalah hormone seks. Aspirin mencegah prostaglandin sehingga dapat digunakan sebagai analgesic dan antipiretik. Membran sel fosfolipid memiliki fungsi proteksi dan penting untuk mentransport zat ke dalam dan ke luar sel. 6 . dan diubah menjadi glukosa oleh enzim fosforilase otot. Glukosa yang dihasilkan di otot dengan cara ini hanya digunakan untuk energy kontraksi otot. Perbedaannya adalah fosfolipid hanya mengandung dua asam lemak. b. 3) Steroid Steroid merupakan senyawa larut dalam lemak.energy selama 1 jam. Jika cadangan glikogen penuh maka glukosa dapat diubah menjadi lemak yang disimpan dijaringan adipose.

Asam amino merupakan satuan pembentuk protein. Protein mengandung lebih dari 50 asam amino yang saling berikatan melalui ikatan peptide. jika makanan mengandung semua asam amino esensial maka disebut sebagai protein komplit. Beberapa protein memiliki struktur kuaterner. Sisanya adalah asam amino esensial karena harus didapatkan dari makanan.5) 2) Polipeptida dan dipeptida Jika dua asam amino saling berikatan melalui ikatan peptida. akan tetapi sebagian besar protein mengandung beribu-ribu asam amino karena merupakan makromolekul. maka akan dibentuk dipeptida. Protein Protein merupakan makromolekul atau polimer. 1) Asam amino Asam amino memiliki 2 gugus fungsional yaitu amino –NH2 dan gugus asam karboksilat –COOH. Jumlah protein pada makanan bervariasi. yaitu 2 atau lebih rantai polipeptida yang tersusun menjadi protein multisubunit. sedangkan jika hanya sedikit mengandung asam amino esensial disebut protein inkomplit (Gambar 2.c. Polipeptida mengandung 10 atau lebih asam amino yang saling berikatan melalui ikatan peptide. Umumnya terdapat dua puluh asam amino berbeda pada makanan. Dari asam amino ini ada 10 asam amino tidak esensial karena dapat dibuat oleh tubuh. misalnya hemoglobinyang memiliki 4 subunit (dua beta (β) dan 2 alfa (α)) 7 .

temperature tinggi dapat mendenaturasi enzim dengan memecah ikatan hydrogen dalam enzim sehingga enzim tidak lagi dapat bekerja. Pencernaan Dan Absorbsi Karbohidrat. Lemak Dan Protein Molekul-molekul yang besar akan dipecah menjadi molekul yang lebih kecil oleh enzimenzim dipencernaan sehingga dapat diabsorbsi.(Gambar 2. yaitu pada suhu tubuh 37oC. Protein dicerna menjadi asam amino. karbohidrat menjadi monosakarida dan lemak menjadi asam lemak dan gliserol.6) 3) Enzim Enzim merupakan katalis biologis. Sifat-sifat enzim antara lain: a) Enzim bersifat spesifik dan umumnya hanya mengkatalis satu jenis reaksi kimia b) Enzim paling baik bekerja pada temperature optimum. c) Enzim dapat dihambat-racun dapat menempati „lokasi‟yang seharunya ditempati substrat 4. Katalis mempercepat kecepatan reaksi tetapi tidak digunakan atau tidak berubah dalam reaksi. 8 .

enzim akan bekerja lebih efektif. Kemudian pencernaan akan diselesaikan oleh enzim pada sel-sel permukaan (gambar 2. Enzim lipase tidak mampu mencerna globul besar ini. sehingga memecah globul lemak menjadi droplet yang lebih kecil. Amylase saliva pada ludah akan memecah pati menjadi dekstrin dan maltose. Segera setelah terbentuk.7) b) Lemak Pencernaan lemak hanya terdapat pada usus halus. garam empedu.a) Karbohidrat Pencernaan pati dimulai dari mulut. sehingga empedu disekresi dari hati ke duodenum . membentuk globul besar pada usus. garam empedu akan bergabung dengan lesitin dan kolesterol untuk membentuk misel. lesitin dan mucus. Garam empedu akan mengemulsi lemak. pigmen. Sebagian besar pencernaan karbohidrat dilakukan diusus halus. kolesterol. Pancreas akan akan mensekresi amylase pancreas ke duodenum dan akan menghidrolisis setiap pati yang ada menjadi maltose. Semakin lama makanan dikunyah. Empedu adalah cairan yang terdiri dari ion-ion. Lipase kemudian akan mencerna lemak menjadi asam lemak bebas dan monogliserida. Begitu sampai di dalam sel epitel 9 . Lemak dan produk pencernaannya tidak larut dalam air.

yaitu sintesis protein (nitrogen) melebihi kecapatan pemecahan dan pembuangannya. hal ini terjadi pada waktu sakit. Trigliserida ini akan dilapisi oleh lapisan tunggal lipoprotein. Kondisi lambung yang asam akan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Pencernaan protein berlanjut di duodenum. Setiap harinya sekitar 50 g asam amino harus diabsorbsi untuk mempertahankan keseimbangan nitrogen positif. kolesterol. Pepsin memecah protein menjadi polipeptida. asam lemak bebas dan monogliserida akan bergabung kembali menjadi trigliserida. kimotripsin dan karboksipeptidase disekresi dalam bentuk tidak aktif. Asam amino kemudian diabsorbsi kedalam kapiler darah usus halus.usus halus. Proses pencernaan lemak : Lemak Garam empedu Droplet lemak kecil Lipase pancreas pH 8 Monosakarida dan asam lemak bebas Garam empedu Misel Trigliserida Kilomikron ABSORBSI c) Protein Pencernaan protein dimulai dilambung. Enzim-enzim pancreas-tripsin. 10 . misalnya infeksi atau luka bakar. Keseimbangan nitrogen negative berarti pemecahan proteinnya melebihi sintesisnya. Enzim pepsin bertanggung jawab untuk pencernaan protein dan disekresi dalam bentuk tidak aktif yaitu pepsinogen. dan fosfolipid membentuk kolimikron.

Basa yang mengandung nitrogen Rantai nukleotida pada molekul asam nukleat saling terikat melalui gugus fosfat / gula. Asam Ribonukleat (RNA) diperlukan untuk sintesis protein 11 . Gugus fosfat b. 6. Nukleotida Setiap nukleotida terdiri dari tiga bagian : a. Terdapat empat basa yang berbeda pada DNA : Adenin. Ada dua jenis asam nukleat yaitu: a. Sitosin. Perbedaan antara DNA dan RNA Asam nukleat merupakan molekul terbesar yang ditemukan dalam tubuh.9) 5. Timin dan Guanin.Proses Pencernaan Protein : (Gambar 2. Asam deoksiribonukleat (DNA) membawa materi genetic (kromosom) dan menyediakan instruksi sintesis protein b. Asam nukleat pertama kali ditemukan dari inti (nucleus) sel. Gula dengan lima karbon c.

000 Heliks rantai tunggal Gula Basa Deoksiribosa Adenin (A) Guanin (G) Sitosin (C) Timin (T) Ukuran (massa rumus relative) Struktur Sangat besar-Miliaran Rantai ganda yang berputar menjadi heliks ganda BAB III 12 . 20. RNA transfer (tRNA) terdapat disitoplasma.000-40. beberapa di mitokondria RNA Disentesis di nucleus RNA messenger (mRNA) terdapat dalam nucleus. dan RNA-ribosom dalam ribosom (rRNA) terdapat Fungsi Membentuk materi genetic Menyediakan instruksi untuk sintesis protein Replikasi pembelahan sel sendiri sebelum Sintesi protein Materi genetic dalam beberapa virus Ribosa Adenin Guanin Sitosin Urasil (U) Kecil.Perbedaan antara DNA dan RNA DNA Letak dalam sel Sebagian besar di nucleus.

Enzim adalah katalis biologis 8. 2. Protein dicerna menjadi asam amino sebelum diabsorbsi. gugus fungsional hidroksil 4. Karbohidrat dapat diklasifikasikan menjadi monosakarida. disakarida. steroid dan prostaglandin 6. KATA PENGANTAR 13 . Lipid diklasifikasikan menjadi trigliserida. Lemak dicerna menjadi gliserol dan asam lemak sebelum diabsorbsi 10. Protein merupakan rantai asam amino yang saling berikatan melalui ikatan peptide 7. dan polisakarida 3. Biomolekul adalah molekul besar maupun molekul kecil apapun yang terdapat dalam organisme hidup dan dibuat oleh sel. Unit structural karbohidrat adalah glukosa 5. fosfolipid. Kesimpulan 1.PENUTUP A. Karbohidrat dicerna menjadi monosakaridasebelum diabsorbsi 9. Semua karbohidrat mengandung gugus OH.

Makassar. untuk itu saran dan kritik dari semua pihak yang bersifat membangun sangat diharapakan demi perbaikan dan penyempurnaan dalam penyusunan makalah selanjutnya. Akhirnya.Tiada kata terindah yang dapat kami ucapkan selain Puji dan Syukur atas Kehadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat dan TaufiqNYA kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah dengan berjudul “ BIOMOLEKULER” ini tepat pada waktunya. September 2012 Penyusun. Kami menyadari makalah ini masih jauh dari sempurna. Kelompok III iii 14 . hanya kepada Allah SWT kami berserah dan kami berharap makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

2006. Sains dalam Keperawatan.Makalah Biomolekuler .com 14 15 .Daftar Pustaka James.Prinsip-Prinsip Sains Untuk Keperawatan. Laurie et all.scrib. posted 23/2/2012. 2002.mi.Erlangga. Joyce et all. EGC.Jakarta Cree. Jakarta Nurfallah Firdausih.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful