Paragraf Persuasi

Apa itu Paragraf Persuasi?
Paragraf Persuasi adalah jenis paragraf yang mengungkapkan ide, gagasan, ataupendapat penulis dengan disertai dengan bukti dan fakta (benar-benar terjadi). Tujuannya adalah agar pembaca yakin bahwa ide, gagasan, atau pendapattersebut adalah benar dan terbukti dan juga melaksanakan apa yang menjadiajakan dari ide tersebut.Paragraf persuasi memang memiliki banyak kesamaan dengan paragraf argumentasi, bedanya paragraf persuasi lebih cenderung menjadi sebuahajakan. Paragraf Persuasif - Setelah kita bahas mengenai paragraf eksposisi sekarang akan kita bahas mengenai Paragraf persuasif, apa itu paragraf persuasif & bagaimana cara menulis paragraf persuasif itu? mari kita simak uraian berikut. Paragraf persuasif adalah suatu bentuk karangan yang bertujuan membujuk pembaca agar mau berbuat sesuatu sesuai dengan keinginan penulisnya. Agar tujuannya dapat tercapai, penulis harus mampu mengemukakan pembuktian dengan data dan fakta.

Ciri - ciri Paragraf Persuasi
Ciri-ciri paragraf persuasi : Persuasi berasal dari pendirian bahwa pikiran manusia dapat diubah. Harus menimbulkan kepercayaan para pembacanya. Persuasi harus dapat menciptakan kesepakatan atau penyesuaian melaluikepercayaan antara penulis dengan pembaca. Persuasi sedapat mungkin menghindari konflik agar kepercayaan tidakhilang dan supaya kesepakatan pendapatnya tercapai. Persuasi memerlukan fakta dan data.

Pendekatan Paragraf Persuasi
Pendekatan yang dipakai dalam persuasi adalah pendekatan emotif yangberusaha membangkitkan dan merangsang emosi. Contoh : 1.Propaganda kelompok / golongan, kampanye Tujuannya agar masyarakat mendukung partai, kelompok atau golongantersebut. 2.Iklan dalam media massa,lebaran, dsb Tujuannya agar pembaca atau siapapun yang melihat iklan tersebut membeli barang atau menggunakan jasa tersebut.

contoh:Oleh karena itu. baik kutipan langsung maupun tidak langsung. halaman 45. kerangka tulisan perlu mendapat perhatian dalam perumusannya.Pada saat mengumpulkan bahan. topik yang dibuat oleh penulis adalah “Menghidari pengaruh buruk nakotika dan obat-obatan terlarang lainnya”. alangkah baiknya jika kita sebagai penduduk Kota Jakartaberusaha untuk melestarikan lingkungan kota ini dengan berbagai macamusaha. 20% frustasi. tujuan penulis dapat dikemukakan secaralangsung.Contoh:Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di beberapa kota besar di Jawa Barat dapat dikemukakan ciri-ciri seorang pecandu narkobaadalah .Menentukan Topik dan Tujuan Dalam Paragraf Persuasif Dalam paragraf persuasif. Penarikan kesimpulan dapat dilakukan dengan cara induktif atau deduktif. Mengumpulkan Bahan Untuk Paragraf Persuasif Bahan dapat diperoleh melalui kegiatan pengamatan.. dan penyebaran angket kepada responden. pembuatan taman kota. 4.1987:45)“ Artinya: Data tersebut diperoleh dari buku karangan Sukartono yangditerbitkan pada tahun 1987.Menulis Paragraf Persuasi Langkah-langkah menyusun paragraf persuasi 1. . 2.dan pelarangan membuang sampah di sembarang tempat.. yang nantinya dapat dijadikansebagai barang buktiContoh : “Peneliti mengungkapkan bahwa sebab-sebab seseorang dapat terjerumus ke dalam dunia narkotika: 45% broken home. Misalnya.Tujuan penulisan yang dapat dirumuskan adalah meyakinkan pembacabahwa narkotika dan obatobat terlarang lain merupakan pembunuhberdarah dingin yang secara perlahan membawa pecandunya ke lianglahat. Menarik Kesimpulan dari Paragraf Persuasif Penarikan kesimpulan dalam suatu karangan persuasi harus kita lakukandengan benar agar tujuan kita tercapai. Membuat kerangka Karangan Paragraf Persuasif Agar susunan tulisan persuasif itu sistematis dan logis.17% ingin disebut modern. kita dapat membuat catatan. dan sisanya karena sebab lain (Sukartono. Di antaranya adalah dengan penghijauan. Dengan pembahasan sepertiini. Suatu kesimpulan dapat dibuat apabila data yang diperoleh telah dianalisis. 5. wawancara. pembaca langsung dihadapkan pada masalah yang sedang dibahas 3.. Penutup Paragraf Persuasif Pada bagian ini penulis akan memberitahukan inti dan maksud dari penjabaran fakta-fakta yang ada dalam paragraf tersebut dalam 1-2kalimat berupa ajakan atau himbauan yang biasanya terletak pada akhir kalimat (induktif).Susunan pembahasan yang tepat untuk paragraf persuasif adalah Susunan logis dengan urutan sebab akibat. Ini semuadapat mengendalikan keindahan Kota Jakarta.

Kalimat ini dimunculkan setelahpenulis mengemukakan penjelasan yang meyakinkan dalam kalimat-kalimatsebelumnya (yang dicetak miring) . dan Hongkong. Oleh karena itu . Anak-anak di Indonesia hanya dapat menguasai 30% materi bacaan. dan IPA dari tahun ke tahun semakin menurun .Sistem pendidikan di Indonesia yang dikembangkan sekarang ini masih belummemenuhi harapan. berdasarkan penelitian . Singapura.” Kalimat terakhir merupakan kalimat persuasif. kemudian mengajak pembaca untukmenghindari penggunaan pestisida secara berlebihan. rata-rata nilai tes siswa SD kelas VI untuk mata pelajaran BahasaIndonesia. Kenyataan inidisajikan bukan untuk mencari kesalahan penentu kebijakan.Contoh Paragraf Persuasi “Penggunaan pestisida dan pupuk kimia untuk tanaman dalam jangka waktulama tidak lagi menyuburkan tanaman dan memberantas hama . dan keadaan yang sedang melanda bangsa. hindarilahpenggunaan pestisida secara berlebihan . Selain itu. Thailand. pelaksanapendidikan. Matematika. Hal ini dapat terlihat dari keterampilan membaca siswakelas IV SD di Indonesia yang berada pada peringkat terendah di Asia Timur setelah Philipina. Oleh sebab itu. tapi semata-mata agarkita menyadari sistem pendidikan kita mengalami krisis. Pestisida justru dapat mencemari lingkungan dan menjadikan tanah lebih keras sehinggaperlu pengolahan dengan biaya yang tinggi .

efektif. tetapi juga harus mempertimbangkan pendapat orang lain yang berbeda dengan pendapat kita. Lanjut . memilih fakta yang sesuai dengan tujuan dan topik. Penalaran yang sehat dan didukung oleh penggunaan bahasa yang baik dan efektif sangat menunjang sebuah karangan argumentatif. gagasan. Ciri-ciri Pargaraf atau karangan argumentasi Karangan argumentasi adalah jenis paragraf yang mengungkapkan ide. dan logis. gagasan. Agar lebih mudah. kemudian dicari sebabsebabnya. Susunlah kerangka paragraf yang akan dibuat. dan tidak menimbulkan salah penafsiran.     Berpikir sehat. atau pendapat tersebut adalah benar dan terbukti. atau internet). Fakta-fakta tersebut dapat diperoleh dengan berbagai cara. penulis menyampaikan pendapat yang disertai penjelasan dan alasan yang kuat dengan maksud agar pembaca bisa terpengaruh. sebagai berikut. Anda dapat menggunakan kata penghubung antarkalimat (oleh karena itu. menyampaikan terlebih dahulu akibatnya. Tujuannya adalah agar pembaca yakin bahwa ide.Pengertian paragraf argumentasi kata dan contoh Argumentatif Kata-kata argumentatif adalah kata-kata yang berarti alasan. dan lain-lain). antara lain:    bahan bacaan (buku. Dalam argumentatif. penelitian atau pengamatan langsung melalui observasi. kritis. Menggunakan bahasa secara baik dan benar. Artinya. Ada beberapa hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat karangan argumentasi. kita boleh mempertahankan pendapat. surat kabar. harus berdasarkan pada fakta-fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. atau pendapat penulis dengan disertai bukti dan fakta (benar-benar terjadi). serta mampu merangkaikan untuk membuktikan keyakinan atau pendapat. mengumpulkan. . Dalam penggunaannya. majalah. Kembangkan kerangka tersebut menjadi paragraf. Oleh karena itu. Menjauhkan emosi dan unsur subjektif.Dalam berargumentasi. Dasar karangan argumentasi adalah berpikir kritis dan logis. dengan demikian. Paragraf argumentatif dapat dikembangkan dengan pola penalaran sebab-akibat. Mencari. wawancara atau angket. oleh sebab itu. penalaran sebab akibat dapat disajikan menjadi akibat sebab.     Daftarlah topik-topik pendapat yang dapat dikembangkan. Jadi paragraf atau karangan argumentatif adalah suatu karangan yang memberikan alasan kuat dan meyakinkan. Anda dapat menulis paragraf argumentatif dengan langkah-langkah sebagai berikut. yakni menyampaikan terlebih dahulu sebab-sebabnya dan diakhiri dengan pernyataan sebagai akibat dari sebab tersebut.

Misalnya. Menjelaskan pendapat agar pembaca yakin. dan lain-lain. Perhatikan juga fasilitas yang disediakan. Kumpulan Contoh Paragraf Argumentasi Memutuskan untuk menyekolahkan anak pada usia yang masih sangat dini saat ini telah menjadi trend di kalangan masyarakat. Dengan alasan ingin sedari dini memberikan berbagai ilmu dan kepandaian kepada sang anak. tangguh. Contoh: Jiwa kepahlawanan harus senantiasa dipupuk dan dikembangkan karena dengan jiwa kepahlawanan. bapak. 2. pembangunan di negara kita dapat berjalan dengan sukses. Paragraf argumentatif contoh Paragraf argumentasi contoh adalah paragraf yang berisi pendapat dan alasan penulis yang disertai beberapa contoh sebagai bukti bahwa pendapat penulis benar dan tidak dapat disangkal lagi oleh pembaca. seperti ibu. Karena pada usia yang masih sangat dini. Misalnya. Menggali sumber ide dari pengamatan. 3. . memasukkan mereka ke dalam sekolah pada usia yang sangat dini dipandang belum begitu perlu. pengalaman. apakah memenuhi kebutuhan motorik kasar dan motorik halus sesuai usia anak kita. 2. dan cinta terhadap sesama. berdedikasi. paragraf argumentatif tentang Jiwa Kepahlawanan. paragraf argumentatif tentang Bahan Bakar Alternatif.Ciri-ciri Pargaraf atau karangan argumentasi 1. hal terpenting yang harus diperhatikan adalah. dan penelitian. Pastikan bahwa pengasuh bisa berinteraksi dengan baik selama anak kita berada di day care. pilihlah day care yang "sayang anak" dan memperhatikan segala keperluan dan kebutuhan anak sesuai dengan usianya. Ini tidak bisa disalahkan begitu saja. yang diperlukan anak hanyalah interaksi yang intens dengan orang-orang terdekatnya. orang tua rela merogoh kocek dalam-dalam untuk biaya sekolah yang tidak bisa dibilang murah. berjiwa besar. Jenis Paragraf Argumentatif 1. kakak. Semua sifat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan di berbagai bidang. Bahkan tidak jarang ada bayi usia dibawah satu tahun yang disekolahkan dengan standar internasional. dll Mungkin dengan alasan keterbatasan waktu karena ibu bekerja maka memilih untuk menggunakan fasilitas day care sekaligus sebagai tempat sekolah bagi anak mereka. Penutup berisi kesimpulan. loyal. Paragraf argumentatif rincian Jenis paragraf argumentasi rincian adalah paragraf yang berisi pendapat dan alasan penulis yang disertai beberapa rincian. bertanggung jawab. Jiwa kepahlawanan akan berkembang menjadi nilai-nilai dan sifat kepribadian yang luhur. 4. Memerlukan fakta untuk pembuktian berupa gambar/grafik. Bila dilihat dari sudut pandang psikologis anak.

Paragraf argumentatif akibat sebab Paragraf argumentatif sebab-akibat adalah paragraf yang dikembangkan dengan menyampaikan terlebih dahulu akibatnya. Kemarau tahun ini cukup panjang. Di samping itu. Tetapi. . Itulah berbagai akibat yang terjadi karena eksploitasi besarbesaran minyak bumi. manusia mulai berpikir untuk mencari bahan bakar alternatif. Tentunya itu merusak lingkungan bukan? 3. Paragraf argumentatif sebab-akibat Paragraf argumentatif sebab-akibat adalah paragraf yang dikembangkan dengan menyampaikan terlebih dahulu sebab-sebabnya dan diakhiri dengan pernyataan sebagai akibat dari sebab tersebut. Contoh paragraf argumentatif tentang Kegagalan Panen. kemudian dicari penyebabnya. 4. irigasi di desa ini tidak lancar. Jika kita menggunakan etanol dari jagung ini. Ditambah lagi dengan harga pupuk yang semakin mahal dan kurangnya pengetahuan para petani dalam menggarap lahan tanahnya. Udara di kota-kota industri sangat kotor dengan banyaknya asap hitam hasil pembakaran di pabrikpabrik. Sebelumnya. tidak mengherankan jika panen di desa ini selalu gagal. Contoh paragraf argumentatif akibat sebab tentang Udara Kotor. bioetanol yang berasal dari jagung. Oleh karena itu. Orang akan membuka hutan dan menjadikannya lahan jagung. pohon-pohon di hutan sebagai penyerap air banyak yang ditebang. apakah bahan bakar alternatif lain yang diusulkan ini dapat efektif? Kita ambil contoh. . Udara semakin panas sehingga menyebabkan berbagai dampak lingkungan hidup.Contoh: Setelah manusia mulai menyadari dampak penggunaan bahan bakar fosil yang dapat membahayakan. maka diperlukan berapa juta hektar lahan jagung untuk memenuhi kebutuhan manusia? Itu akan mengakibatkan dampak lain yaitu berkurangnya lahan tempat tinggal dan lahan hutan. Es di kutub selatan dan di Greenland mulai mencair.

Membaca judul artikel dan menganalisisnya. dan jelas. Bagaimana ciri-ciri informasi yang baik? Aktual. yaitu informasi yang terkini Faktual. Menyampaikan kritik terhadap artikel  Sebutkan syarat-syarat dalam menyampaikan kritik! 1. dan dapat dipertanggungjawabkan.  Seperti apa kritik itu? Kritik dapat berarti kecaman atau tanggapan disertai dengan pertimbangan baik buruk terhadap suatu permasalahan. Penebaran kembali benih ikan akan efektif jika hutan dan kawasan di sekitar sungai diperbaiki. Sampaikan kritik dengan santun.  Beri contoh kritik yang tidak disertai alasan! “Saya sependapat dengan Anda.”  Beri contoh kritik yang disertai alasan! “Saya sependapat dengan Anda mengenai penebaran benih ikan tidak akan efekti f jika ekodidtem perairan terlanjur rusak. yaitu memiliki daya pikat Apa saja langkah-langkah menulis kesimpulan itu? Mendengarkan dengan teliti isi informasi yang disampaikan secara langsung Menginterpretasi atau menafsir pokok pembahasan Menyeleksi atau menentukan pokok pikiran Menulis kembali pokok-pokok pikiran dengan kalimat sendiri secara ringkas Menyampaikan secara lisan isi informasi yang telah ditulis secara runtut dan jelas. Menyampaikan Kritik Terhadap Sebuah Informasi  Dapat berupa apa saj perdebatan itu? Perdebatan dapat berupa kritik maupun dukungan.” .padat. 4. media elektronik ataupun penutur secara langsung. B. BAB 6: PERISTIWA Menemukan Isi Berita dari Tuturan Langsung Melalaui apa saja kita dapat menyampaikan informasi? Informasi dapat disampaikan melalui berbagai media. 2.    1. Merumuskan permasalahan yang terdapat dalam artikel. bersifat membangun.  Bagaimana kritik yang baik itu? Kritik yang baik adalah kritik yang objektif. Jangan menjatuhkan pendapat yang berbeda.  1. lancer.  Sebutkan langkah-langkah menyampaikan kritik! 1. Misalnya? Misalnya media cetak. 5. bahwa penaburan benih-benih sia-sia.A. 3. 2. yaitu didukung dengan fakta Bahasa yang digunakan singkat. dan akurat Menarik. 3. Gunakan kalimat efektif. 3. 3. 2. Kemukakan alasan logis yang dapat mendukung kritik anda 4. 2. 4.

Menyusun kerangka karangan.C. Pola hubungan akibat sebab 3. Mengumpulka bahan dan data.  Apa perbedaan paragraf argumentasi denga paragraph eksposisi? Perbedaannya adalah. membuat rangkuman teks ke dalam kalimat.  Ada berapa jenis hubungan sebab akiat itu? Sebutkan! Ada tiga jenis. Pola hubungan sebab akibat 2. menentukan ide pokok paragraph. Ada bukti-bukti yang kuat. Menyampaikan Informasi  Apa yang dimaksud membaca memindai atau scanning itu? Membaca memindai atau scanning adalah suatu teknik membaca untuk mendapatkan suatu informasi tanpa membaca informasi lain. meyakinkan pembaca agar menerima pendapatnya. argumentasi berusaha meyakinkan pembaca.  Apa yang harus dilakukan untuk membuktikan bahwa seseorang mampu membaca memindai dengan baik? Salah satu diantaranya adalah menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan isi bacaan. Pola hubungan sebab-akibat 1-akibat2  Jelaskan satu persatu! 1. atau hasilhasil penalaran. Yaitu: 1. meyakinkan.  Apa saja langkah-langkah menulis paragraf argumentatif itu? Langkah-langkah menulis paragraf argumentatif yaitu: 1.  Sebutkan ciri-ciri paragraf argumentatif! Ciri-ciri paragraf argumentatif yaitu: 1. jika eksposisi bertujuan menjelaskan sesuatu kepada pembaca. 2. bukti.  Apa tujuannya? Tujuan membaca scanningadalah untukmencari fakta khusus dan informasi tertentu. Menulis Paragraf Argumentatif  Apa yang dimaksud paragraf argumentasi? Paragraf argumentasi merupakan corak tulisan yang bertujuan membuktikan pendapat penulis. Merumuskan tujuan dan judul karangan. 4.  Bagaimana cara mengembangkan paragraf argumentasi dengan pola hubungan sebab akibat? Pola hubungan sebab akibat dalam pengembangan paragraf argumentasi dilakukan dengan cara menghubungkan fakta yang satu dengan fakta yang lain. Menentukan topik. dan objektif. Sumber topik hanya berasal dari pengetahuan dan pendapat. 3. 3.  Bagaimana cara meyakinkan pembaca itu? Cara meyakinkan pembaca itu dapat dilakukan dengan jalan menyajikan data. Mengembangkan kerangka menjadi paragraf atau karangan. 5. D. 2. . Pendapat atau opini disertai alas an. Pola hubungan sebab akibat dimulai dengan menguraikan fakta-fakta penyebab dan pada akhir paragraph merupakan simpulan yang menjadi akibat.

Dalam pola hubungan sebab-akibat 1-akibat2. 3. Pola hubungan akibat sebab dimulai dengan menguraikan fakta yang menjadi akibat. . Penyebaran dilakukan secara lisan. Memiliki banyak versi dan variasi. 3. pergerakan alur cerita ditentukan oleh karakter tokoh tertentu saja. 2. 5. Perjuangan dan semangat tokoh. suatu sebab dapat menimbulkan serangkaian akibat. 3. sedangkan tokoh yang berkarakter buruk akan selalu buruk dan akan bernasib buruk pula.2.  Bagaimana kita dapat menganalisis hal-hal menarik dari tokoh dalam cerita rakyat? Hal yang menarik dari tokoh dapat anda analisisdari beberapa segi. Bersifat tradisional. 2. Umumnya masih bersifat statis. Sehingga ia menjadi tokoh utama sekaligus tokoh protagonis cerita. Bahasa yang digunakan klise. Hal-Hal yang Menarik Mengenai Tokoh Cerita Rakyat  Apa yang dimaksud cerita rakyat? Cerita rakyat merupakan cerita turun-temurun yang biasanya disampaikan secara lisan.  Bagaimana ciri-cirinya? Ciri-ciri cerita rakyat yaitu: 1. kemudian diakhiri suatu simpulan penyebab. Bersifat sentralistik. Akibat pertama adalah menjadi sebab timbulnya akibat kedua.  Apa maksudnya tokoh dalam cerita rakyat bersifat sentralistik? Artinya. 2. Nama pencipta bersifat anonim. 4. yaitu: 1. Sikap dan sifat tokoh dalam menghadapi masalah. Demikian seterusnya sehingga timbul rangkaian beberapa akibat.  Apa maksudnya tokoh dalam cerita rakyat bersifat statis? Maksudnya tokoh yang berkarakter baik akan selalu baik dan akan bernasib baik pula. Jasa sang tyokoh dalam membuat perubahan.  Bagaimana karakteristik tokoh dalam cerita rakyat? 1. E.

Mendukung penulis menyampaikan idea tau gagasan sehingga dapat memengaruhi dan meyakinkan pembaca.  Apa artinya akurat? Akurat mengandung pengertian teliti dan akurat.  Maksudnya? Maksudnya dalam menyimpulkan harus menggunakan ketelitian agar maksud penyampaian dalam tindak tutur tidak menyimpang.  Apa yang dimaksud fakta? Fakta dalah kenyataan yang berisis kebenaran atau kenyataan tentang sesuatu sehingga dapat dibuktikan kebenarannya. Mencatat langsung pokok-pokok uraian itu ketika mendengarkan. Memusatkan perhatian pada uraian yang disampaikan.BAB 7: PEMERINTAHAN A.  Jika diihat dari judul. dari tabel kita dapat mengetahui apa saja? . B. Merangkum Informasi dari Tabel  Apa yang disebut tabel? Tabel adalah daftar berisi ikhtisar dari sejumlah fakta dan informasi. 4. Bertanya atau meminta untuk diulangi hal-hal yang belum dipahami. Mencoba menghubungkan antara bagian satu dan yang lain. Menjelaskan suatu fakta atau informasi secara singkat dan lebih menarik daripada dengan katakata. 5. Menyimpulkan Isi Informasi  Apa yang hendaknya kita lakukan setelah mendengarkan atau membaca sebuah informasi? Hendaknya kita bisa menyampaikan ringkasan isi informasi tersebut. 6.  Apa yang harus dipahami dalam menyimpulkan informasi? Hal yang harus dipahami dalam menyimpulkan sebuah informasi adalah bahwakesimpulan haruslah akurat dengan fakta dan opini yang menguatkan. Mencari hal-hal yang disampaikan berulang-ulang dan mendapatkan penekanan pengucapan atau disertai dengan gerak anggota badan yang meyakinkan. 2. 2. 3.  Apa fungsi tabel? 1. 3. pikiran atau pendirian.  Bagaimana karakateristik fakta atau informasi yang terdapat dalam tabel? Biasanya fakta atau informasi hanya berupa nama dan bilangan yang tersusun dalam urutan kolom dan baris.  Apa saja langkah-langkah yang perlu diperhatikan saat mendengarka dan mencatat pokokpokok uraian yang telah disampaikan oleh seseorang? Langkah-langkah yang perlu diperhatikan saat mendengarkan dan mencatat pokok-pokok uraian yang telah disampaikan oleh seseorang adalah sebagai berikut: 1.  Apa yang dimaksud opini? Opini dalah pendapat. Mengikuti seluruh uraian yang disampaikan. Alat bantu visual selain grafik dan peta.

4. di mana. Dilihat dari judul. 2. maka kit adapt mengemukakan pendapat tersebut dengan persuasi. Tentukan informasi yang dianggap penting dengan yang tidak penting. Bagaimana cara merangkum isi tabel? Adapun cara merangkum isi tabel adalah sebagai berikut: Pahamilah masalah utama dalam table. atau himbauan. Bertujuan agar pembaca (pendengar) mengikuti ajakan penulis (pembicara).  Apa yang dimaksud paragraf persuasi? Paragraf persuasi adalah paragraf yang berisi paparan berdaya bujuk atau himbauan yang dapat membangkitkan ketergiuran pembaca untuk meyakini dan menuruti himbauan penulis.  Apa yang harus dimiliki penulis paragraf persuasi? Oleh Karena tujuannya untuk memengaruhi pembacanya. Perhatikan dan pahami kesimpulan table tersebut.  Apa fungsi data pada paragraf persuasif? Data berfungsi sebagai fakta yang dijadikan dasar penulisan.  Dimana letak perbedaan struktur wacana persuasi dengan wacana argumentasi? Perbedaannya terletak pada diksi dan fungsi data. . menggelitik. bujukan. 2. dan merangsang emosi. Perhatikan bagian yang perlu disampaikan terlebih dahulu.  Mengapa harus begitu? Hal itu dimaksudkan agar pembaca dapat mempercayai bahwa penulis benar-benar mengetahui dan memahami tentang persoalan yang dibahas. kita dapat menggunakan kalimat yang logis. Menggunakan kalimat yang mudah diterima.  Pada paragraf argumentatif. 3. Menitikberatkan pada perasaan atau emosi pembaca (pendengar). konkret. Menulis Paragraf Persuasif  Kalimat seperti apa yang dapat kita gunakan dalam menyampaikan pendapat? Dalam menyampaikan pendapat. C. 5.  Kenapa pada paragraf argumentatif data harus detail dan mendalam? Karena berfungsi memperkuat pendapat dalam penulisan. 1. dan bagaimana perkembangan suatu hal.  Aapa yang dimaksud pendekatan rasional? Pendekatan dengan menyampaikan fakta-fakta untuk meyakinkan pembaca atau pendengar.  Sebutkan ciri-ciri paragraf persuasi! Ciri-ciri paragraf persuasi yaitu: 1.  Apa yang dimasksud pendekatan emotif? Pendekatan yang berusaha membangkitkan dan merangsang emosi pembaca.  Pendekatan apa yang biasa digunakan bentuk-bentuk persuasif? Bentuk-bentuk persuasive biasanya menggunakan pendekatan emotif dan pendekatan rasional. maka penulis paragraph persuasi harus memiliki kredibilitas terhadap materi yang disampaikan. data harus detail dan mendalam. 4. data harus bagaimana? Pada paragraf argumentatif.  Bagaimana caranya agar pendapat itu dapat diterima oleh teman bicara? Agar pendapat itu dapat diterima oleh teman bicara. dari table kita dapat mengetahui mengapa. Memaparkan gagasan disertai bukti atau contoh. rayuan. Berisi ajakan. 3.

Nada dan suasana. seperti pendengaran. 2. dan majas. Citraan adalah gambaran-gambaran angan dalam sajak.nada.  Apakah memahami dan memaknai isi suatu karya sastra puisi hanya sebatas memahami pikiran dan perasaan penulisnya saja? Tidak. diksi. 4. Perasaan merupakan perasaan penyair yang ikut terekspresikan dalam karya puisinya. amanat. Nada dan suasana puisi saling berhubungan karena nada puisi akan menimbulkansuasan bagi pembacanya. perasaan.  Lalu harus bagaimana? Dalam memahami dan memaknai isi puisi juga harus memahami realita alam. suasana perasaan dan pikiran penyair ikut diekspresikan dan harus dapat dihayati oleh pembaca. citraan (pengimajinasian).  Apa yang harus dilakukan dalam menciptakan puisi? Dalam menciptakan puisi. . Menemukan Gagasan dalam Puisi  Bagaimana karya sastra tercipta? Karya sastra tercipta berdasarkan hasil pengamatan dan perenungan penulis dari realita hidup dan kehidupan sekelilingnya. 3. tetapi dapat juga berupa hal-hal yang merangsang panca indera lain. 5.  Seperti apa citraan itu? Citraan biasanya berupa gambaran sebuah objek yang tampak oleh mata batin kita. Tema merupakan gagasan pokok yang dikemukakan oleh penyair.  Jelaskan satu-persatu! 1. penciuman.D.  Dalam puisi kita dapat menemukan apa saja? Dalam sebuah puisi. dan kehidupan masyarakat tertentu yang digambarkan dan dialami oleh penulis. sosial. kita juga menemukan tema. penglihatan. dan perasaan. suasana. Amanat merupakan pesan pengarang kepada pembaca lewat hasil karyanya.

Setelah seharian penuh Sangkuriang belum menemukan hewan buruannya. Dayang Sumbi adalah putri yang manja tetapi pemarah.BAB 8: PERTANIAN A. apa bila dia wanita maka dia akan dijadikan adiknya. di mana. akhirnya Dayang Sumbi pun menikah dengan anjing hitam bernama si Tumang yang merupakan jelmaan dari Dewa yang terkena kutukan. di tepi hutan. Menemukan Latar Cerita Rakyat  Unsur apa yang terdapat dalam karya sastra? Dalam sebuah karya sastra. di bawah rumah panggung. Misalnya di tengah sungai. Sangkuriang pun berangkat mencari hewan buruan ditemani si tumang anjing kesayangannya. Suatu pagi yang cerah Dayang Sumbi sedang asyik menenun. Misalnya suasana sedih. pemilihan disesuaikan dengan isi cerita. dinegeri khayangan seorang Dewa mendapat kutukan menjadi seekor anjing dan dibuang ke bumi. dan suasana.laki maka dia akan dijadikan suaminya. terdapat unsur unsur intrinsik atau unsur karya sastra yang ada di dalam karya itu sendiri. suatu hari. dikala tanah Sunda kuno dikuasai oleh seorang Raja dan Ratu yang mempunyai putri cantik dan pintar bernama Dayang Sumbi. dan lain-lain.  Meliputi apa saja latar itu? Latar meliputi waktu. dia mulai bingung dan takut untuk pulang karena belum membawa hasil. Contoh cerita rakyat: Sangkuriang Cerita ini bermula pada zaman dahulu kala. dalam keadaan menyesal Sangkuriang mengambil hati si tumang dan segera pulang kerumah. Dalam keputusasaannya Sangkuriang mengambil panah dan memanah si tumang. Sangkuriang tumbuh ditemani oleh anjing kesayangan si tumang yang tidak lain adalah ayahnya. sedangkan apabila dia laki . Mereka hidup bahagia dan dikarunai seorang putra bernama Sangkuriang. di dalam istana. Dan dalam suasana apa.  Apa saja unsur intrinsik itu? Unsur intrinsik antara lain latar atau setting. Begitu terkejutnya Dayang Sumbi ketika melihat yang membawakan pintalan benangnya adalah seekor anjing jantan hitam. Dayang Sumbi merasa heran karena Sangkuriang tidak ditemani oleh si . namun pada satu saat pintalan benangnya jatuh. malam datang menghadang. tempat. Pada suatu hari Dayang Sumbi menyuruh Sangkuriang untuk mencarikannya hati sekor kijang untuk sebuah perayaan kecil.  Bagaimana cara pemilihan latar dalam cerita rakya? Dalam cerita rakyat. Dayang Sumbi kesal akan ketelodaranya kemudian dia berucap bahwa siapa saja yang dapat mengambilkan pintalan benang itu. gembira. senja itu. Alkisah dilain cerita.  Apa saja peristiwa yang dialami oleh pelaku dalam cerita? Peristiwa yang dialami oleh pelaku dalam cerita meliputi kapan. Karena putra seorang dewa maka Sangkuriang pun mewarisi kesaktian seperti Dewa.dan bahagia. Dia harus menepati janjinya. lugas dan sederhana.

2. Sementara itu Dayang Sumbi sedang berdoa memohon agar matahari diterbitkan lebih awal dari biasanya. Ternyata Sangkuriang adalah anaknya yang tengah ditunggu . dia marah bukan kepalang lalu ditendangnya perahu setengah jadi itu kehutan hingga perahu itu jatuh terbalik. Waktu berlalu.  Bagaimana cara penyampaian kritik itu? Kritik dalam penyampaiannya harus memperhatikan sopan santun. Sangkuriang telah gagal memenuhi permintaan Dayang Sumbi. Pada saat itulah Sangkuriang menyadari kesalahannya. konon perahu Sangkuriang lambat laun berubah menjadi sebuah gunung. Namun ibunya tidak percaya. B. Sangkuriang tumbuh menjadi seorang pria tampan dan sakti. Begitu marahnya Dayang Sumbi mendengar cerita dari Sangkuriang hingga tanpa sadar gayung yang sedang dipegangnya dipukulkan kepada Sangkuriang dan mengenai kepalanya. Para siluman dan mahluk halus lainnya berlari meninggalkan pekerjaanya karena fajar telah tiba. sebelum ajal menjemput. Memberikan Kritik Terhadap Bacaan  Aspek apa saja yang dikritik dari suatu bacaan? Aspek yang dikritik yaitu kebenaran isi suatu informasi. setelah didesak akhirnya Sangkuriang pun menceritakan hal yang sebenarnya. Dewa mendengar permohonan Dayang Sumbi dan mengabulkannya. Air mulai terbendung dan membentuk sebuah danau yang besar. Dayang Sumbi hanya bisa menangis dan menyesali nasibnya sementara Sangkuriang melarikan diri dan tidak pernah kembali.  Kalimat seperti apa yang dapat digunakan untuk menyatakan ketidaksetujuan? Kalimat yang dapat digunakan untuk menyatakan ketidaksetujuan terhadap isi artikel misalnya. Dengan kesaktian dan bantuan dari siluman dan mahluk halus dimulailah pekerjaan besar ini. batu dan lumpur. Pada akhirnya Sangkuriang melamar Dayang Sumbi. namun Sangkuriang tetap pada pendiriannya dan tidak mempercayai apa yang diceritakan oleh ibunya. Sangkuriang menyanggupi permintaan ini.tumang dan dia bertanya kemana si tumang. Merumuskan masalah yang terdapat dalam artikel.tunggu selama ini. Sungai mulai dibendung dengan menggunakan kayu. Sangkuriang tidak tahu bahwa wanita itu adalah Dayang Sumbi yang tidak lain adalah ibu kandungnya sendiri. Waktu terus berlalu. serta cara penyajian atau struktur. dia sangat terkejut ketika melihat bekas luka dikepala Sangkuriang. Membaca judul bacaan dan menganalisisnya. Dalam petualangannya dia bertemu seorang wanita yang sangat cantik dan mereka pun saling jatuh cinta. . Sangkuriang mulai menebang sebuah pohon besar dan membentuknya menjadi sebuah perahu. “Saya kurang sependapat …karena…” atau “Saya kurang setuju…karena…”  Bagaimana langkah-langkah dalam memberikan kritik itu? Adapun langkah-langkah dalam memberikan kritik yaitu sebagai berikut: 1. penggunaan bahasa. Sangkuriang mengumbar amarahnya membuat Dewa murka hingga menurunkan bencana. Sangkuriang berkata bohong kalau si tumang telah mati diterkam oleh macan. Dayang Sumbi akhirnya mengajukan beberapa syarat yang tidak mungkin dapat dipenuhi oleh Sangkuriang dalam satu hari. Gunung yang terletak di bagian utara kota Bandung itu kini terkenal dengan nama Tangkuban Parahu ("perahu terbalik"). Dayang Sumbi pun bermaksud membatalkan pernikahan ini dan memberitahu bahwa Sangkuriang adalah anaknya. hutan yang ditebangi Sangkuriang dianamakan Bukit Tunggul. Dia meminta Sangkuriang untuk membuatkannya danau dan sebuah perahu yang harus diselesaikan pada saat fajar tiba sebagai hadiah perkawinan. bumi menelan Sangkuriang. Sangkuriang menjerit memohon maaf kepada ibunda tercinta. Sehari sebelum pernikahan Dayang Sumbi menyisir rambut Sangkuriang.

 Bagaimana seseorang dikatakan dapat memahami isi bacaan? Seseorang dikatakan dapat memahami isi bacaan bila ia dapat menjawab pertanyaa yang berkaitan dengan isi bacaan. Merangkum Seluruh Informasi Teks Buku  Mengapa keterampilan membaca perlu dibiasakan sejak dini? Karena keterampilan tersebut dapat mempercepat dan mempermudah untuk mendapatkan sebuah informasi. lambatkan kecepatan untuk meyakinkan kebenaran apa yang anda cari. Penulisan hendaknya tidak melakukan interpretasi yang terlalu jauh dari hasl wawancara. 3. 3.  Apa tujuannya? Tujuannya untuk menggali informasi tertentu dari narasumber. 3. carilah kata atau kelompok kata yang mencerminkan inti pembicaraan. Menyampaikan kritik terhadap bacaan.  Dapat disusun dalam bentuk apa saja laporan hasil wawancara itu? Laporan hasil wawancara dapat disusun dalam bentuk artikel atau formulir. langsung ke tengah meluncur ke bawah. Menulis Hasil Wawancara  Apa yang dimaksud wawancara? Wawancara adalah kegiatan Tanya jawab yang dilakukan oleh dua orang pihak yaitu pewawancara dan narasumber. b. D. C. yaitu dengan cara: a.3. Setelah menemukan tempatnya. Jika topik pembicaraan tidak disebutkan. Catatlah gagasan kunci yang sering disebut dari awal hingga akhir pembicaraan. Mencatat topik pembicaraan. Harus mengetahui kata-kata kunciyang menjai petunjuk (clue words) 2. 2. Kenali organisasi tulisan dan struktur tulisan untuk memperkirakan letak jawaban. 4.  Apa syarat seseorang dikatakan mampu membaca cepat? Seseorang dikatakan telah mampu membaca cepat jika dalam satu menit dapat membaca 900 kata.  Apa saja hal-hal yang harus diperhatikan dalam merangkum informasi? Hal-hal yang harus diperhatikan dalam merangkum informasi yaitu sebagai berikut: 1. . 4. Pilihlah data atau keterangan yang penting dan relevan dengan msalah-masalah yag telah dirumuskan. Tuangkan gagasan kunci ke dalam sebuah kalimat. Gerakan mata secara sistematik dan cepat.  Sebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan hasil wawancara! 1.  Bagaimana cara mencari informasiyang dibutuhkan? Informasi yang dibutuhkan dapat dicari dengancara sbagai berikut: 1. Dengan cara pola S atau zig-zag. Penulisan hendaknya memerhatikan kaidah-kaidah yang berlaku. dapat pula dilapokan dalam bentuk taanya jawab sesuai keadaan nyat saat wawancara. 2. Seperti anak panah.  Apa yang bisa kita lakukan setelah wawancara berlangung? Kita bias menuliskan hasilnya ke dalam beberapa paragraf.

dan alamat.  Bagaimana sastra Melayu Klasik itu? Sastra Melayu Klasik banyak menampilkan klise yang kurang efektif.4. yang meliputi kesimpulan dan saran. 2.  Terdiri dari apa saja sastra Melayu Klasik yang berbentuk puisi? Sastra Melayu Klasik yang berbentuk puisi terdiri dari pantun. Latar meliputi waktu. Penulis hendaknya memelihara kerahasiaan dan menjaga nama baik narasumber. Berkembang secara sttis (sesuai dengan keadaan masyarakat lama yang mengalami perubahan yang sangat lambat). tambo. 4.  Apa yang dimaksud unsur intrinsik? Unsur intrinsik adalah unsure-unsur pembangun cerita yang berasal dari dalam cerita. cerita pelipur lara. legenda. hikayat. Alur adalah rangkaian peristiwa yang berkaitan antara satu dan lainnya. penokohan. Bersifat anonim (tanpa nama pengarang). Berupa hikayat. seloka. alur. 3. tujuan wawancara. dan parabel. peribahasa.  Apa saja unsur-unsur intrinsik itu? Unsur-unsur intrinsik antara lain: 1. yang meliputi latar belakang pelaksanaan wawancara. Pengenalan masalah (exposition). Karakteristik dan Unsur Intrinsik Sastra Melayu Klasik  Apa saja bentuk naskah Melayu Klasik itu? Naskah Melayu Klasik ada yang lisan dan ada yang tertulis. cerita rakyat.  1. cerita jenaka. talibun. 3.  Terdiri dari apa saja sastra Melayu Klasik yang berbentuk prosa? Terdiri dari dongeng. Dipengaruhi oleh kesusasteraan Hindu dan Arab. dan pepatah petitih. 2. sejarah Melayu. suasana. atau dongeng. nama instansi atau narasumber yang diwawancarai. . 3.tingkh laku. seprti tema. Istana sentris (cerita mengisahkan kehidupan dalam kerajaan. mite. 2. dan waktu dan tempat dilaksanakan wawancara. perangai atau watak tokoh. Tema merupakan pokok permasalahanyang menjadi inti atau dasar sebuah cerita. Peristiwa itu dapat kita bagi menjadi tahapan berikut: a. 4. latar. syair.  Yang lisan berua apa saja? Yang lisan berupa dongeng terdiri dari fabel. Penutup.  Bagaimana karakteristik sastra Melayu Klasik itu? Ada beberapa karakteristik sastra Melayu Klasik. b. Penokohan merupakan pelukisan sikap. Isi. dan peristiwa yang dialami oleh pelaku dalam cerita. Uraian tentng analisis atas hasil wawancara. gurindam. 5. a.dan karmina (pantun kilat).  Gaya dan ragam bahasa apa yang digunakan sastar Melayu Klasik? Sastra Melayu Klasik yang tertulis menggunakan gaya dan ragam bahasa yang jika sekarang terasa sangat kuno. Bagaimana sistematika penulisan laporan wawancara itu? Sistematika penulisan laporan wawancara adalah sebagai berikut: Pendahuluan. bersifat feudal). 6. yang meliputi: Informasi tentang berbagai hal sesuai dengan pokok-pokok masalah yang telah direncanakan. yaitu: 1. tempat. Pralogis. tidak berdasarkan logika (bersifat khayalan). E.

5. d.b. Menuju pada adanya konflik (rising action). Penyelesaian (ending). c. Pengungkapan peristiwa (complication). . Amanat adalah pesan yang akan disampaikan penulis kepada pembaca melaluicerita yang ditulisnya. e. Puncak konflik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful