P. 1
Biografi Brunei Darussalam

Biografi Brunei Darussalam

|Views: 194|Likes:
Published by sYahri

More info:

Published by: sYahri on Mar 31, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/11/2015

pdf

text

original

Biografi Brunei Darussalam

Nama Resmi Hari Kemerdekaan Ibukota Luas Wilayah Populasi Terletak di Letak Astronomis Iklim Bentuk Negara Bentuk Pemerintahan Kepala Negara Kepala Pemerintahan Agama Bahasa Utama Lagu Kebangsaan Semboyan Negara Ideologi Mata Uang Hasil Utama Industri Utama Ekspor Utama Kegiatan Ekonomi Indikator Ekonomi : Negara Brunei Darussalam : 1 januari 1984 : Bandar Seri Begawan : 5.765 km2 (terdiri dari 5.275 km2 daratan dan 490 km2 lautan) : 398.000 jiwa ( tahun 2008 ) : Kawasan Asia Tenggara di Pantai Barat Laut Kalimantan Utara : 4 LU - 5 LU dan 114 BT - 115 BT : Tropis, suhu 24-30 , curah hujan mm/th : Kesultanan Konstitusional : Monarki absolute (Kerajaan Mutlak) : Sultan : Sultan : Islam ( mayoritas ) Kristen, Budha, Animisme : Bahasa Melayu, Cina dan Inggris : Allah peliharalah sultan : Selalu Menuruti Arahan Tuhan : Melayu Islam Beraja (MIB) : Dollar Brunei ( B$) : Minyak bumi dan gas bumi : Perminyakan , Pengilangan minyak, Gas alam cair, konstruksi : minyak mentah, gas alam, refined products. : Pengekspor minyak bumi dan gas : -Produk Domestik Bruto (GDP) Tahun 2008 yaitu B$ 20,4 juta -GDP Per Kapita yaitu US$ 36,640 -Tingkat pertumbuhan GDP yaitu 10.5% -Tingkat Inflasi rata-rata 1.5 % selama lebih dari 20 tahun -Total investasi yaitu US$ 1,119.68 juta -Produksi minyak bumi yaitu 219,000 barel per hari Persentasi Produksi Minyak Bumi dan Gas terhadap GDP yaitu 66.4% (Tahun 2005), 68.8% (Tahun 2006) dan 67.4% (Tahun 2007).

Tutong dan Belait satu bagian di Barat dan Daerah Temburong di Timur yang dipisahkan perairan Teluk Brunei dan wilayah Limbang yang masuk dalam Negara Bagian Sarawak. Temuan sumur minyak pertama pada tahun 1929 dan berbagai temuan minyak dan gas di sumur-sumur off-shore. Minyak mentah. Amerika Serikat dan negara-negara ASEAN. membuat kemakmuran yang dicapai Brunei jauh di atas kemakmuran Indonesia. yang memutar roda perekonomian Brunei. dan distrik Temburong. Sultan juga merangkap jabatan sebagai perdana menteri kepala pemerintahan dan menteri dalam negeri. Brunei merupakan salah satu negara produsen utama minyak bumi dan gas di Asia Tenggara. Namun wilayah Brunei yang hanya 5. barat dan timur. menjadikan negara itu memiliki stabilitas politik dan ekonomi yang tinggi. sebuah perusahaan joint venture antara Pemerintah Brunei Darussalam dengan Royal Dutch Shell Group. Mereka menyerahkan berbagai urusan pada negara di bawah kepemimpinan Sultan Hassanal Bolkiah. Sedangkan jabatan strategis lainnya diserahkan pada adik-adik dan keluarga kerajaan. Dari sumur-sumur minyak itu. Brunei terbagi menjadi 4 distrik. sumber minyak di beberapa kawasan Brunei Darussalam dieksplorasi oleh Brunei Shell Petroleum Sdn Bhd. Namun. Kemakmuran yang dinikmati warga Brunei. . distrik Tutong. Orang Cina menguasai perdagangan dan orang Inggris menguasai industri di negara yang wilayahnya dibatasi oleh Laut Cina Selatan di utara dan Malaysia di selatan.765 km2 dan dihuni oleh 300-an ribu penduduk.Inilah salah satu negara paling kaya di dunia. Topografi daratan Brunei umumnya terdiri dari bukit-bukit rendah. Kekayaan negara beribukota Bandar Seri Begawan itu. daerah Brunei-Muara. yakni Total E&P Borneo BV yang merupakan kolaborasi antara perusahaan eksplorasi minyak internasional Total Fina Elf dengan perusahaan lokal Jasra International Petroleum. Pendapatan perkapita Brunei mencapai 15 ribu dolar AS per tahun. Selain itu. distrik Belait. berasal dari penjualan minyak buminya yang menyumbang 92 persen dari total pendapatan nasional. yaitu : distrik Brunei Muara. mayoritas masyarakat juga cenderung tidak berpolitik. Material untuk interior dan eksterior disebut-sebut didatangkan dari Italia. bukanlah penduduk asli yang bersuku bangsa Melayu. Angka itu di bawah produksi minyak Indonesia yang mencapai 1. Brunei memproduksi 200-an ribu barrel minyak per hari. on-shore dan pedalaman wilayah Brunei telah mendorong negara itu maju pesat perekonomiannya. produk-produk petroleum dan liquified natural gas (LNG) Brunei diekspor dengan negara tujuan utama Jepang.5 juta barrel per hari. hutan-hutan payau / rawa dan lembah-lembah. Sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1929. Inggris dan Hong Kong. tempat tinggal keluarga Sultan yang sangat besar dengan kubah berlapis emas. Salah satu simbol kekayaan itu adalah Istana Nurul Iman. Baru pada tahun 1980-an terdapat konsorsium lain yang turut melakukan eksplorasi minyak di Brunei Darussalam.

Akhirnya bantuan asing dipimpin petualang Inggris. Saking jayanya. Brunei mengubah bentuk kerajaan menjadi kesultanan bersamaan dengan masuknya Islam ke sana. Tahun-tahun berikutnya menjadi masa kejayaan kesultanan tersebut. Ia menuntut kemerdekaan Kalimantan Utara yang meliputi wilayah Shabah. terjadi pemberontakan rakyat yang kedua dipimpin oleh Azhari. memerintah antara 1795-1804 dan 1804-1807). namun secara kultural Islam sangat mewarnai kehidupan rakyat dan pemerintah Brunei. yang menjabat perdana menteri gagal memadamkan pemberontakan itu. Pemberontakan rakyat dipicu atas ketaksukaan mereka atas campur tangan orang asing dalam pemerintahan. Perkembangan yang menonjol dalam pemerintahannya adalah kesediaan untuk melakukan reformasi kehidupan bermasyarakatnya. Sepanjang sejarahnya. pelaut Spanyol Magellan mendaratkan dua kapalnya di sana. Daerah kekuasaannya meluas hingga ke Filipina selatan. Brunei memberikan pendidikan gratis pada masyarakatnya. Meski cukup lama berada di bawah pengaruh kolonialisme Inggris. Islam menjadi agama mayoritas (63 persen) yang dianut rakyat Brunei. Bau dan Lundu. Sebagai bayaran atas kesuksesan Brooke menumpas pemberontakan. Brunei Darussalam berpegang pada dua pilar yaitu Konstitusi Tahun 1959 dan Tradisi MIB. Pada 1962. Beliau dinilai telah berhasil membawa Brunei Darussalam menikmati kesejahteraan dan kedamaian. Serawak dan Brunei. Asal-usul Brunei Silsilah kerajaan Brunei didapatkan pada Batu Tarsilah yang menuliskan Silsilah Raja-Raja Brunei yang dimulai dari Awang Alak Betatar. kedua agama Budha (14 persen) dan Kristen (8 persen). sejak 1888 Brunei menjadi daerah protektorat Inggris. . Namun pemberontakan yang memperoleh dukungan pemerintah Soekarno di Indonesia saat itu. ia diangkat sebagai raja atas wilayah Kuching. tak ada armada yang berani menyambangi Brunei. Pada tahun 1521. raja yang mula-mula memeluk agama Islam (1368) sampai kepada Sultan Muhammad Tajuddin (Sultan Brunei ke-19. berhasil dipatahkan tentara Inggris. Brunei tercatat hanya mengalami dua kali pertikaian politik. tak lama setelah kedatangan orang Eropa pertama di Brunei.Sultan Haji Hassanal Bolkiah (Nama resmi: Kebawah Duli Yang Maha Mulia Paduka Seri Baginda Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah ibni Al-Marhum Sultan Haji Omar ‘Ali Saifuddien Sa’adul Khairi Waddien) merupakan Sultan Brunei ke-29 dan telah memerintah selama lebih dari 40 tahun sejak 5 oktober tahun 1967. Akhirnya. Dalam penyelenggaraan Negara. Pasalnya. Paman Sultan. satu catatan sejarah menyebutkan Brunei menjadi tempat perlindungan yang aman bagi para perompak. Raja Muda Hasim. James Brooke pun ikut campur tangan atas permintaan sultan. Pertama. pada abad ke-15.

Catatan orang Tiongkok dan orang Arab menunjukkan bahwa kerajaan perdagangan kuno ini ada di muara Sungai Brunei awal abad ke-7 atau ke-8. Catatan tradisi lisan diperoleh dari Syair Awang Semaun yang menyebutkan Brunei berasal dari perkataan baru nah yaitu setelah rombongan klan atau suku Sakai yang dipimpin Pateh Berbai pergi ke Sungai Brunei mencari tempat untuk mendirikan negeri baru. apabila mereka sampai di suatu tempat. Islam mulai berkembang dengan pesat di Kesultanan Brunei sejak Syarif Ali diangkat menjadi Sultan Brunei ke-3 pada tahun 1425 M. dan batu nisan Sayid Alwi Ba-Faqih (Mufaqih) pula menggambarkan mengenai kedatangan agama Islam di Brunei yang dibawa oleh musafir. Sejarah Brunei Para peneliti sejarah telah mempercayai terdapat sebuah kerajaan lain sebelum berdirinya Kesultanan Brunei kini. Setelah mendapatkan kawasan tersebut yang memiliki kedudukan sangat strategis yaitu diapit oleh bukit. air. Brunei dan Sarawak yang berpusat di Brunei. Keberadaan Brunei Tua ini diperoleh berdasarkan pada catatan Arab. Po-lo.Brunei adalah sebuah negara tua di antara kerajaan-kerajaan di tanah Melayu. Poni atau Puni dan Bunlai. Cina dan tradisi lisan. Brunei. Kesultanan Brunei juga merupakan pusat perdagangan dengan China. Dalam catatan Arab dikenali dengan Dzabaj atau Randj. Keturunan Sultan Syarif Ali ini kemudian juga berkembang menurunkan Sultan-Sultan disekitar wilayah Kesultanan Brunei yaitu menurunkan Sultan-Sultan Sambas dan SultanSultan Sulu. Sultan Syarif Ali adalah seorang Ahlul Bait dari keturunan / pancir dari Cucu Rasulullah Shalallahualaihi Wassallam yaitu Amirul Mukminin Hasan / Syaidina Hasan sebagaimana yang tercantum dalam Batu Tarsilah / prasasti dari abad ke-18 M yang terdapat di Bandar Sri Begawan. mudah untuk dikenali serta untuk transportasi dan kaya ikan sebagai sumber pangan yang banyak di sungai. sehingga agama Islam itu berpengaruh dan mendapat tempat baik penduduk lokal maupun keluarga kerajaan Brunei. pedagang dan mubaligh-mubaliqh Islam. yang disebut orang Tiongkok sebagai Po-ni. mereka akan mendirikan stupa sebagai tanda serta pemberitahuan mengenai kedatangan mereka untuk mengembangkan agama tersebut di tempat itu. batu nisan Rokayah binti Sultan Abdul Majid ibni Hasan ibni Muhammad Shah Al-Sultan. Kemudian perkataan baru nah itu lama kelamaan berubah menjadi Brunei. berkenan dan sesuai di hati mereka untuk mendirikan negeri seperti yang mereka inginkan. Replika batu nisan P'u Kung Chih Mu. Dalam catatan Sejarah Cina dikenal dengan nama Po-li. Replika stupa yang dapat ditemukan di Pusat Sejarah Brunei menjelaskan bahwa agama Hindu-Buddha pada suatu masa dahulu pernah dianut oleh penduduk Brunei. . Sebab telah menjadi kebiasaan dari para musafir agama tersebut. Kerajaan ini pernah ditaklukkan Kerajaan Sriwijaya yang berpusat di Sumatra pada awal abad ke-9 Masehi dan seterusnya menguasai Borneo utara dan gugusan kepulauan Filipina. maka mereka pun mengucapkan perkataan baru nah yang berarti tempat itu sangat baik. Kerajaan itu memiliki wilayah yang meliputi Sabah.

juga disebabkan timbulnya pengaruh kuasa penjajah Eropa di rantau sebelah sini. kesultanan Brunei memperluas pengaruhnya ke utara hingga ke Luzon dan Sulu serta di sebelah selatan dan barat Kalimantan. Pada Tahun 1839. sehingga Brunei kehilangan kekuasaannya atas Serawak. . Pada tanggal 19 Desember 1846. yang menggugat corak perdagangan tradisi. Brunei menjadi sebuah negeri di bawah perlindungan kerajaan Britania dengan mengekalkan kedaulatan dalam negerinya. Perubahan ini menyebabkan agama Islam tersebar di wilayah Brunei oleh pedagangnya pada akhir abad ke-15. James Brooke dari Inggris datang ke Serawak dan menjadi raja di sana serta menyerang Brunei. dan pada zaman pemerintahan sultan yang kesembilan. Kejatuhan Melaka ke tangan Portugis pada tahun 1511. sehingga Kesultanan Brunei mencapai zaman kegemilangannya dari abad ke-15 hinga abad ke-17 sewaktu memperluas kekuasaannya ke seluruh pulau Borneo dan ke Filipina di sebelah utaranya. Persekutuan Borneo Utara Britania sedang meluaskan penguasaannya di Timur Laut Borneo.Kerajaan ini juga pernah menjadi taklukan (vazal) Kerajaan Majapahit yang berpusat di pulau Jawa. Brunei menerima suatu lagi langkah perluasan kekuasaan Britania saat kekuasaan eksekutif dipindahkan kepada seorang residen Britania. Pada tahun 1658 Sultan Brunei menghadiahkan kawasan timur laut Kalimantan kepada Sultan Sulu di Filipina Selatan sebagai penghargaan terhadap Sultan Sulu dalam menyelesaikan perang saudara di antara Sultan Abdul Mubin dengan Pengeran Mohidin. Nama Brunai tercantum dalam Negarakertagama sebagai daerah bawahan Majapahit. Sedikit demi sedikit wilayah Brunei jatuh ke tangan Inggris melalui perusahaan-perusahaan dagang dan pemerintahnya sampai wilayah Brunei kelak berdiri sendiri di bawah protektorat Inggris sampai berdiri sendiri tahun 1984. tetapi dengan urusan luar negara tetap diawasi Britania. Kerajaan Malaka di bawah pemerintahan Parameswara telah menyebarkan pengaruhnya dan mengambil alih perdagangan Brunei. telah menyebabkan Sultan Brunei mengambil alih kepimpinan Islam dari Melaka. Hassan (16051619). Sebagai balasan. Persengketaan dalam kerajaan Brunei merupakan satu faktor yang menyebabkan kejatuhan kerajaan tersebut. pulau Labuan dan sekitarnya diserahkan kepada James Brooke. yang membangun susunan aturan adat istiadat kerajaan dan istana yang masih kekal hingga hari ini. malah pernah seketika menaklukkan Manila. ia dilantik menjadi gubernur dan kemudian "Rajah" Sarawak di Barat Laut Borneo sebelum meluaskan kawasan di bawah pemerintahannya. Pada masa yang sama. serta memusnahkan asas ekonomi Brunei dan kesultanan Asia Tenggara yang lain. yang menasihati baginda Sultan dalam semua perkara. Kekuasaan Majapahit tidaklah lama karena setelah Hayam Wuruk wafat Brunai membebaskan diri dan kembali sebagai sebuah negeri yang merdeka dan pusat perdagangan penting. Pada tahun 1906. yang bersumber dari pergolakan dalam disebabkan perebutan kuasa antara ahli waris kerajaan. Pada awal abad ke-15. kecuali yang bersangkut-paut dengan adat istiadat setempat dan agama. Pada tahun 1888. Semasa pemerintahan Sultan Bolkiah (1473-1521) yang terkenal disebabkan pengembaraan baginda di laut.

keamanan dan pertahanan di mana isu-isu ini menjadi tanggung jawab Britania. Timur Laut. dan Tanah Melayu untuk membentuk Malaysia dan akhirnya Sultan Brunei ketika itu berkehendak untuk membentuk sebuah negara yang merdeka.Pada tahun 1959. Brunei dan Britania Raya telah menandatangani Perjanjian Kerjasama dan Persahabatan. Pada 1967. Timur dan Selatan. pemberontakan ini berhasil diberantas. Sabah. pusat pemerintahan negeri Brunei Town. Batas-batas wilayah : Laut China Selatan di Utara. Disebabkan oleh pemerintahan mutlak Sultan. serta sebelah utara berbatasan dengan Laut Cina Selatan. Baginda mangkat pada tahun 1986. Pada 1 Januari 1984. Brunei mendeklarasikan kerajaan baru yang berkuasa memerintah kecuali dalam isu hubungan luar negeri. Parlemen ini tidak mempunyai kuasa selain menasihati sultan. Pada 4 Januari 1979. dengan berbatasan dengan Serawak dari sebelah barat sampai timur wilayah itu. telah diubah namanya menjadi Bandar Seri Begawan untuk mengenang jasa baginda. . Sarawak. menjadi Sultan Brunei ke-29. Politik Brunei Kerajaan Brunei Darussalam adalah negara yang memiliki corak pemerintahan monarki absolut dengan Sultan yang menjabat sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. kerajaan Brunei ketika itu menolak rencana (walaupun pada awalnya menunjukkan minat) untuk bergabung dengan Singapura. Pada akhir 1950 dan awal 1960. Pada tahun 1970. Omar Ali Saifuddin III telah turun dari takhta dan melantik putra sulungnya Hassanal Bolkiah. Baginda dinasihati oleh beberapa majelis dan sebuah kabinet menteri. Brunei tidak memiliki dewan legislatif. Media amat memihak kerajaan. ialah kepala negara serta pemerintahan Brunei. Negara Bagian Sarawak. walaupun baginda secara berkesan merupakan pemerintah tertinggi. dan kerabat kerajaan melestarikan status yang dihormati di dalam negeri. Baginda juga berkenan menjadi Menteri Pertahanan setelah Brunei mencapai kemmerdekaan penuh dan disandangkan gelar Paduka Seri Begawan Sultan. Sultan bersidang untuk menentukan Parlemen yang tidak pernah diadakan lagi sejak tahun 1984. merangkap seagai Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan dengan dibantu oleh Dewan Penasihat Kesultanan dan beberapa Menteri. Percobaan untuk membentuk sebuah badan perundangan pada tahun 1962 terpaksa dilupakan karena terjadi pemberontakan oleh partai oposisi yaitu Partai Rakyat Brunei dan dengan bantuan Britania. Saat ini Brunei memiliki wilayah yang lebih kecil daripada masa lalu. Sultan Hassanal Bolkiah yang gelarnya diturunkan dalam wangsa yang sama sejak abad ke-15. namun pada bulan September 2000. Brunei menjadi salah satu negara yang paling stabil dari segi politik di Asia. Brunei Darussalam telah berhasil mencapai kemerdekaan sepenuhnya. Malaysia di Barat.

sedang mencoba menjadikan Brunei sebagai pusat perjalanan internasional antara Eropa dan Australia/Selandia Baru. pengurangan pengangguran. dengan suhu serta kelembapan yang tinggi.000 orang tinggal di ibukota Bandar Seri Begawan. Pemimpin-pemimpin Brunei merasa bimbang bahawa keterpaduan dengan ekonomi dunia yang semakin bertambah akan menjelaskan perpaduan sosial. Bagaimanapun. termasuk Pulau Kuraman. . Sistem Penerbangan Brunei Diraja. Ia juga mempunyai layanan ke tujuan-tujuan Asia yang utama. dan Kuala Belait. walaupun Brunei telah memainkan peranan yang lebih kentara dengan menjadi ketua forum APEC pada tahun 2000. lebih kurang 46. Kesultanan ini juga terlibat konflik Kepulauan Spratly yang melibatkan hampir semua negara ASEAN (kecuali Indonesia. perluasan asas ekonominya. Pendapatan yang cukup besar. Kerajaan membekali semua layanan pengobatan dan memberikan subsidi beras dan perumahan. Sejumlah kota utama termasuk kota pelabuhan Muara. kebajikan. Secara teori. serta secara umum. telah dipertikaikan oleh Brunei dan Malaysia. Banyak pulau kecil yang terletak di antara Brunei dan Labuan.000 orang. Pengeluaran minyak mentah dan gas alam terdiri dari hampir setengah PDB. Brunei berada di bawah pemerintahan militer sejak pemberontakan yang terjadi pada awal dekad 1960-an. yaitu bagian timur yang bergunung-gunung. Selain terlibat konflik perbatasan laut dengan Malaysia terutama masalah daerah yang menghasilkan minyak dan gas bumi. sistem penerbangan negara. Rancangan-rancangan yang dinyatakan untuk masa depan termasuk peningkatan kemahiran tenaga buruh. 97% dari jumlah penduduknya tinggal di bagian barat yang lebih besar. pengawalan kerajaan. Laos dan Myanmar). Brunei menuntut wilayah di Sarawak. Klub Panaga yang terkenal terletak di sini. pulau-pulau ini diakui sebagai sebagian Malaysia di tingkat internasional. pengukuhan sektorsektor perbankan dan pariwisata. dan sinar matahari serta hujan lebat sepanjang tahun. serta tradisi kampung. RRC dan Republik Cina. kota tetangganya. serta kota Seria yang menghasilkan minyak. Brunei memiliki hubungan luar negeri terutama dengan Negara-negara ASEAN dan Negara-negara lain serta ikut sebagai anggota PBB. Iklim Brunei ialah tropis khatulistiwa. Jumlah pertahanan keamanannya lebih kecil bila dibandingkan dengan kekayaannya dan negara negara tetangga. Jumlah penduduk Brunei 383.Pertahanan Keamanan Brunei mengandalkan perjanjian pertahanan dengan Inggris di mana terdapat pasukan Gurkha yang terutama ditempatkan di Seria. seperti Limbang. Di daerah Belait. Kamboja. Geografi Brunei Brunei terdiri dari dua bagian yang tidak berkaitan. disebabkan oleh fasilitas perumahan dan rekreasi Royal Dutch Shell dan British Army. Ekonomi Brunei Ekonomi kecil yang kaya ini adalah suatu campuran keusahawanan dalam negeri dan asing.000 orang tinggal di daerah Temburong. dengan hanya kira-kira 10. Dari bilangan ini. kawasan Panaga ialah kampung halaman sejumlah besar ekspatriat. Pemberontakan itu dihancurkan oleh laskar-laskar Britania Raya dari Singapura.

Budaya Brunei Budaya Brunei seakan sama dengan budaya Melayu. dan terdapat sebuah komunitas ekspatriat yang agak besar dengan sejumlah besar warga negara Britania dan Australia. Etnis-etnis ini juga menggambarkan bahasa-bahasa yang paling penting yaitu bahasa Melayu yang merupakan bahasa resmi. Namun dalam waktu dekat usaha tersebut mengalami kebuntuan karena masalah internal kerajaan yang menurut sumber sumber media internasional dihabiskan untuk kepentingan pemborosan istana ketika dipegang oleh Pangeran Jeffry. semua pub dan kelab malam dipaksa tutup. serta bahasa Tionghoa. dengan orang luar dan non-Muslim diperbolehkan hanya membawa 12 bir dan dua botol miras setiap kali mereka masuk negara ini. tetapi terlihat lebih konservatif dibandingkan Malaysia. yaitu Dolar Brunei yang memiliki nilai sama dengan Dolar Singapura. agama Kristen. dan Sultan Brunei merupakan kepala agama negara itu. Setelah pemberlakuan larangan pada awal 1990-an. serta agama-agama orang asli (dalam komunitas-komunitas yang amat kecil). Kelompok etnik minoritas yang paling penting dan yang menguasai ekonomi negara ialah orang Tionghoa (Han) yang menyusun lebih kurang 15% jumlah penduduknya. Bahasa Inggris juga dituturkan secara meluas. Demografi Brunei Kira-kira dua pertiga jumlah penduduk Brunei adalah orang Melayu. Keadaan tersebut dapat menimbulkan masalah bagi perekonomian Brunei di masa yang akan datang. pemerintah Brunei mencoba melakukan diversifikasi sumber-sumber ekonomi dalam bidang perdagangan. Islam ialah agama resmi Brunei.Ekonomi Brunei Darussalam bertumpu pada sektor minyak bumi dan gas dengan pendapatan nasional yang termasuk tinggi di dunia satuan mata uangnya. Selain bertumpu pada sektor minyak bumi dan gas. Agama-agama lain yang dianut termasuk agama Buddha (terutamanya oleh orang Tiong Hoa). dengan pengaruh kuat dari Hindu dan Islam. . Penjualan dan penggunaan alkohol diharamkan.

1582) 9. Sultan Muhammad Alauddin (1730 .1581) 8. Sultan Husin Kamaluddin (1710 .1524) 6. Sultan Abdul Hakkul Mubin (1661 .1485) 5. Sultan Muhammad Jamalul Alam II (1906-1924) 27. sultan Syarif Ali (1425 . Sultan Muhammad Jamalul Alam I (1804) 21. Sultan Muhammad Alam (1826-1828) 23. Sultan Haji Muhammad Ali (1660 . Sultan Abdul Momin (1852-1885) 25.1402) 2. Sultan Bolkiah (1485 . Sultan Shah Brunei (1581 . Sultan Muhammad Shah (1383 . Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu'izzaddin Waddaulah (1967-kini) . Sultan Saiful Rizal (1533 .1673) 14.1740) 17. Sultan Nasruddin (1690 . Sultan Muhammad Tajuddin (1795-1804) (1804-1807) 20.1530) 7.1659) 11. Sultan Abdul Kahar (1524 . Sultan Abdul Jalilul Akbar (1598 .1598) 10.1690) 15.1737) 18. Sultan Sulaiman (1432 . Sultan Abdul Jalilul Jabbar (1669 .Raja-raja Brunei Raja-raja Brunei Darussalam yang memerintah sejak didirikannya kerajaan pada tahun 1363 M yakni: 1. Sultan Ahmad Tajuddin (1924-1950) 28. Sultan Omar Ali Saifuddien I (1740-1795) 19.1710) 16. Sultan Omar Ali Saifuddin II (1828-1852) 24. Sultan Muhyiddin (1673 .1432) 4. Sultan Muhammad Kanzul Alam (1807-1826) 22.1425) 3. Sultan Omar 'Ali Saifuddien III (1950-1967) 29.1661) 13. Sultan Muhammad Hasan (1582 .1730) (1737 . Sultan Ahmad (1408 . Sultan Hashim Jalilul Alam Aqamaddin (1885-1906) 26.1660) 12.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->