P. 1
mekanisme Kerja Antibiotik

mekanisme Kerja Antibiotik

|Views: 52|Likes:
Published by Dewi Gayuh Lestari
ab
ab

More info:

Published by: Dewi Gayuh Lestari on Mar 31, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/23/2013

pdf

text

original

mekanisme Kerja Antibiotik

Antibiotik biasanya digunakan untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme atau bakteri yang merupakan penyebab utama suatu penyakit. Jenis antibiotik ada bermacam-macam. Masing-masing antibiotik hanya ampuh untuk melawan satu jenis bakteri saja. Tidak ada antibiotik yang dapat melawan semua jenis kuman penyakit. Untuk lebih mengetahui secara mendalam tentang antibiotik, mari kita pahami terlebih dahulu bagaimana mekanisme kerja antibiotik.

Mekanisme Kerja Antibiotik Mekanisme kerja antibiotik terdiri dari beberapa kelompok, antara lain adalah:
  

Antibiotik bekerja dengan menghambat metabolisme sel kuman/bakteri Antibiotik membantu menghambat sintesis dinding bakteri/sel kuman Merusak permeabilitas membran atau mekanisme pengangkutan sel kuman/bakteri  Antibiotik membantu menghambat sel kuman dalam mensintesis protein  Membantu menghambat atau merusak asam nukleat sel kuman. Dampak Penggunaan Antiobiotik Penggunaan antibiotik yang sembarangan dapat menimbulkan dampak yang tidak baik bagi kesehatan. Beberapa dampak terhadap penggunaan antibiotik adalah:

Melemahnya daya tahan tubuh. Mekanisme kerja antibiotik memang diakui untuk mempercepat matinya sel kuman atau bakteri penyebab penyakit, namun ternyata efek yang ditimbulkan dibalik penggunaan antibiotik yang tidak sesuai aturan dapat membahayakan kesehatan. Salah satunya adalah mempengaruhi sistem imun tubuh. Walaupun penyakit cepat sembuh, namun si pasien juga dapat terserang penyakit yang sama dalam jarak waktu yang relatif singkat.  Resistensi terhadap antibiotik. Maksudnya adalah bakteri atau kuman sumber penyakit sudah tidak mempan lagi atau kebal terhadap suatu antibiotik, sehingga diperlukan obat antibiotik yang dosisnya lebih tinggi untuk membunuh kuman penyakit tersebut. Tentu saja hal ini cukup mengkhawatirkan bagi kesehatan kita. Kapan Harus Mengkonsumsi Antibiotik Ketika Anda pergi berobat ke rumah sakit atau klinik, pada umumnya dokter akan memberikan antibiotik dalam daftar resep obatnya. Tetapi jangan khawatir, karena memang ada beberapa penyakit yang mmemerlukan antibiotik dalam penyembuhannya, seperti:

2. ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Tanyakan alasan jika dokter memberikan obat antibiotik. Yang terpenting. 1. . 4. Diantaranya adalah: Sebaiknya hindari penggunaan antibiotik pada bayi dan anak-anak. Anda harus bijak dalam memilih obat yang tepat untuk Anda dan keluarga.      Sebagian penyakit infeksi pada telinga Penyakit infeksi sinus yang berat Penyakit radang pada tenggorokan Infeksi pada saluran kemih Penyakit typhus TBC atau tuberculosis Hal yang Diperhatikan dalam Mengkonsumsi Antibiotik Agar Anda dapat terhindar dari berbagai dampak negatif akibat penggunaan obatobat antibiotik. karena untuk penyakit ringan seperti flu atau demam biasa. 3. terutama antibiotik kelompok tetrasiklin atau siprofloksasin. apakah ada resiko atau efek samping terhadap penggunaannya dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Menanyakan tentang mekanisme kerja antibiotik. sebaiknya jangan menggunakan antibiotik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->