P. 1
Askep Cedera Kepala

Askep Cedera Kepala

|Views: 165|Likes:
Published by Nia Punya Dewa

More info:

Published by: Nia Punya Dewa on Apr 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/14/2015

pdf

text

original

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN CEDERA
KEPALA

KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH II

TINGKAT III SEMESTER VI T.A 2011/2012

Diajukan Sebagai Tugas Makalah Seminar Keperawatan Medikal Bedah II

Disusun Oleh :

Kelompok II

Nama Anggota:

Viky Putri 091.0711.063

Evi Diyanti 091.0711.087

Natalia Sembiring 091.0711.057

D. Elizabeth Sitinjak 091.0711.079

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAKARTA

2012

LEMBAR KOREKSI TUGAS SEMINAR

MATA AJAR KMB II

Kelompok

: 2

Judul Makalah

: Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Cedera Kepala

Hari/Tanggal

FeedBack

Paraf

Keterangan

Jakarta,………………….

(Koordinator M.A)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah YME karena atas rahmat dan hidayah-Nya kami selaku
penyusun akhirnya dapat menyelesaikan tugas makalah seminar Keperawatan Medikal Bedah

II dengan judul “Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Cedera Kepala” sebagai

tugas kelompok dalam semester ini.

Tujuan dari penulisan makalah seminar ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah
Keperawatan Medikal Bedah II. Makalah ini disusun dari berbagai sumber reverensi yang
relevan, baik buku-buku diktat kedokteran, keperawatan, dari internet dan lain sebagainya.
Tidak lupa ucapan terima kasih penyusun haturkan kepada semua pihak yang membantu
terselesaikannya makalah ini, yaitu:

1. Ns. Seven Sitorus, S.Kep sebagai dosen pembimbing yang telah memberikan
bimbingan, pengarahan serta membantu dalam proses pengerjaan makalah, sehingga
dapat terselesaikan pada waktu yang telah ditentukan dengan baik.
2. Ns. Santi Herlina, S.Kep sebagai Tim Dosen dari mata kuliah Keperawatan Medikal

Bedah II

3. Ns. Ani Widiastuti, S.Kep sebagai Tim Dosen dari mata kuliah Keperawatan Medikal

Bedah II

4. Ns. M. Fandizal, S.Kep sebagai dosen koordinator sekaligus Tim Dosen dari mata
kuliah Keperawatan Medikal Bedah II

Tentu saja sebagai manusia, penyusun tidak dapat terlepas dari kesalahan. Karena itu
penyusun merasa perlu untuk meminta maaf jika ada sesuatu yang dirasa kurang.
Kelompok mengharapkan masukan baik berupa saran maupun kritikan demi
perbaikan yang selalu perlu untuk dilakukan agar kesalahan - kesalahan dapat diperbaiki di
masa yang akan datang. Semoga makalah ini dapat bermanfaat baik bagi kelompok sendiri
khususnya maupun bagi para pembaca pada umumnya.

Jakarta, 20 Maret 2012

Penyusun

DAFTAR ISI

Nama Anggota

Lembar Penilaian

Lembar Konsultasi

Kata Pengantar

Daftar Isi

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
B. Tujuan Penulisan
C. Ruang Lingkup
D. Metode Penulisan
E. Sistematika Penulisan

BAB II TINJAUAN TEORITIS

A. Anatomi
B. Fisiologi
C. Konsep Dasar
1. Pengertian
2. Etiologi
3. Manifestasi Klinik
4. Patofisiologi
5. Patoflow
6. Komplikasi
7. Pemeriksaan Diagnostik
8. Penatalaksanaan Keperawatan dan Medis
D. Asuhan Keperawatan
1. Pengkajian
2. Diagnosa Keperawatan
3. Intervensi
4. Implementasi
5. Evaluasi

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan
B. Saran

DAFTAR PUSTAKA

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Cedera kepala merupakan proses dimana terjadi trauma langsung atau
deselarasi terhadap kepala yang menyebabkan kerusakan tengkorak otak. Cedera
kepala di bagi menjadi dua yaitu cedera kepala primer merupakan kerusakan yang
terjadi pada otak segera setelah trauma. Cedera otak sekunder merupakan kerusakan
yang berkembang kemudian sebagai komplikasi (Grace A. Pierce, 2006)
Cedera kepala akibat trauma sering kita jumpai di lapangan. Di negara
berkembang seperti Indonesia, perkembangan ekonomi dan industri memberikan
dampak frekuensi cedera kepala cenderung semakin meningkat. Distribusi kasus
cedera kepala terutama melibatkan kelompok usia produktif antara 15–44 tahun dan
lebih didominasi oleh kaum laki-laki dibandingkan dengan perempuan. Penyebab
cedera kepala terbanyak adalah akibat kecelakaan lalu lintas 75% korban tewas,
disusul dengan jatuh (terutama pada anak-anak). Cedera kepala berperan pada hampir
separuh dari seluruh kematian akibat trauma-trauma.

(www.tempo.co.id/medika/arsip/2007)

Cedera kepala bertanggung-jawab atas separuh kematian karena cedera. Untuk
setiap kematian, terdapat dua kasus dengan cacat tetap, biasanya sekunder terhadap
cedera kepala. Penyebab kecacatan atau kematian yang dapat dicegah antara lain
adalah keterlambataan resusitasi atas hipoksia, hiperkarbia dan hipotensi,
keterlambatan tindakan definitif terutama terhadap hematoma intrakranial yang
berkembang cepat, serta kegagalan mencegah infeksi.
Perawat kritis berada pada sentral untuk memahami perubahan psikologis dan
fisiologis dimana pasien cedera kepala dirawat pada limgkungan perawatan akut.
Preventif dapat dilakukan dengan memberikan nasehat tentang pemberian diet,
istirahat serta pengawasan pada pasien yang teratur. Peran perawat dalam
memberikan pelayanan kuratif yaitu perawat dalam memberikan pelayanan
rehabilitatif yaitu yang bersifat menyeluruh dan berkesinambungan sehingga perawat
dapat melaksanakan perannya sebagai pelaksana asuhan keperawatan kepada pasien
cedera kepala secara tepat dan efisien sesuai dengan kebutuhan dengan pendekatan
proses keperawatan.

B. Tujuan Penulisan

1. Tujuan Umum

Mahasiswa mampu memahami Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan
Cedera Kepala secara global/umum.
2. Tujuan Khusus

a. Mahasiswa mampu mengembangkan pola pikir ilmiah dalam konsep
dasar dari cedera kepala dari anatomi, fisiologi, pengertian, etiologi,
manifestasi klinik, patofisiologi, patoflow dan penatalaksanaan medis
maupun keperawatan.
b. Mahasiswa dapat melakukan pengkajian keperawatan pada klien
dengan cedera kepala dari aspek bio, psikososial dan spiritual.
c. Mahasiswa dapat merumuskan diagnosis keperawatan dan menentukan
prioritas masalah pada klien dengan cedera kepala.
d. Mahasiswa dapat merencanakan tindakan keperawatan berdasarkan
diagnosis keperawatan serta dapat melaksanakan rencana
tindakan pada klien dengan cedera kepala.
e. Mahasiswa mampu melaksanakan implementasi berdasarkan rencana
tindakan yang telah dibuat.
f. Mahasiswa dapat mengevaluasi hasil akhir terhadap tindakan
keperawatan yang telah diberikan pada klien dengan cedera kepala.

C. Ruang Lingkup

Dalam makalah ini penulis hanya membahas mengenai asuhan keperawatan pada
klien dengan cedera kepala. Penulis berbagi informasi mengenai asuhan keperawatan
ini kepada kalangan pembaca dari mahasiswa keperawatan maupun tenaga medis
lainnya.

D. Metode Penulisan

Metode penulisan yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah metode
deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik yang digunakan
dalam pengumpulan data pada penulisan makalah ini adalah Study Kepustakaan.
Dimana dalam proses pengumpulan data menggunakan berbagai literatur, artikel dan
referensi lain, baik dari ilmu keperawatan, kedokteran hingga ilmu kesehatan lainnya.

E. Sistematika Penulisan

Pada makalah seminar ini terdiri dari tiga bab, beberapa subbab dan anak subbab,
yang penulisannya terdiri dari lembar penilaian, lembar konsultasi, kata pengantar
serta daftar isi.
Pada BAB I: PENDAHULUAN terdiri dari latar belakang, tujuan penulisan, ruang
lingkup, metode penulisan dan sistematika penulisan.
Pada BAB II: TINJAUAN TEORITIS terdiri dari anatomi fisiologi, konsep dasar
(yang dibagi menjadi 8 bagian yaitu pengertian, etiologi, manifestasi klinik,
patofisiologi, patoflow, komplikasi, pemeriksaan diagnostik serta penatalaksanaan
keperawatan dan medis), dan asuhan keperawatan (yang terdiri dari lima bagian yaitu
pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi).
Pada BAB III: PENUTUP berisi kesimpulan serta saran. Dan terakhir terdapat daftar
pustaka.

BAB II

TINJAUAN TEORITIS

A. ANATOMI
Frontal View

Side View

(Atlas of Human Skull Bones and Facial Bones, 2007)

B. FISIOLOGI

Rangka Aksial terdiri dari tulang-tulang dan bagian kartilago yang melindungi dan
menyangga organ-organ kepala, leher dan dada. Bagian rangka aksial meliputi
tengkorak, tulang hioid, oksikel auditori, kolumna vertebra, sternum dan tulang iga.
Pada makalah ini kami akan membahas mengenai anatomi kepala.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->