BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Pemerintah mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan kepemerintahan negara yang baik, yang dilakukan bersama dengan unsur-unsur (stakeholders) lainnya yakni dunia usaha (private sectors) dan masyarakat (civil society). Untuk memainkan peranan tersebut, diperlukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mampu memenuhi standar kompetensi jabatannya masing-masing yang diindikasikan dari pengetahuan dan wawasannya yang luas dan selalu mengikuti perkembangan terbaru di bidang tugasnya; dan dari nilai, sikap, dan perilakunya yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral dan bermental baik, netral, sadar akan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik, dan mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk dapat membentuk sosok PNS seperti tersebut di atas, perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi seluruh jajaran PNS, terutama kepada PNS dalam jabatan struktural karena peranannya sebagai pengelola kebijakan pemerintah dan pelaksana kebijakan publik dan atau keputusan politik. Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil, antara lain ditetapkan jenis-jenis Diklat PNS. Salah satu jenis Diklat yang diperlukan dalam pembentukan kompetensi PNS untuk jabatan struktural eselon II adalah Diklat Kepemimpinan Tingkat II (Diklatpim Tk. II). B. Tujuan dan Sasaran 1. Tujuan Sesuai dengan ketentuan dalam PP No.101 tahun 2000, Diklatpim Tk. II bertujuan : a. Meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap PNS untuk dapat melaksanakan tugas dan jabatan eselon II secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansinya.

b.

c.

d.

Menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat. Menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik.

2.

Sasaran Sasaran Diklatpim Tk. II adalah terwujudnya Pegawai Negeri Sipil yang memiliki kompetensi guna memenuhi standar kompetensi jabatan eselon II.

C. Kompetensi Kompetensi jabatan PNS adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang Pegawai Negeri Sipil berupa nilai-nilai, sikap, perilaku, pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam pelaksanaan tugasnya. Sesuai dengan tugas, wewenang, dan tanggungjawab dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, Pegawai Negeri Sipil pemangku jabatan struktural eselon II memerlukan standar kompetensi jabatan yang meliputi kompetensi dasar (integritas, kepemimpinan, perencanaan dan pengorganisasian, kerjasama, fleksibilitas) dan sejumlah kompetensi bidang lainnya. Dengan memperhatikan keragaman bidang tugasnya, maka kompetensi yang dapat dipenuhi melalui penyelenggaraan Diklatpim Tk. II ini meliputi kompetensi dasar yang dirincikan sebagai kemampuan dalam: 1. mengaktualisasikan nilai-nilai kejuangan dan pandangan hidup bangsa menjadi sikap dan perilaku dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan; 2. memahami paradigma kepemimpinan dan pembangunan yang relevan dalam upaya mewujudkan good governance dan mencapai tujuan berbangsa dan bernegara; 3. merumuskan kebijakan, program dan kegiatan sesuai dengan visi, misi, dan strategi yang ditetapkan; 4. memahami dan menerapkan prinsip-prinsip good governance secara serasi dan terpadu;

1

2

5.

6. 7. 8.

9.

memahami dan menjelaskan keragaman sosial budaya lingkungan dalam rangka peningkatan citra dan kinerja organisasi; mengaktualisasikan kode etik PNS dalam meningkatkan profesionalitas, moralitas, dan etos kerja pemimpin; melaksanakan keseluruhan kegiatan pengelolaan kebijakan dan program termasuk pelaporan pertanggungjawabannya; menyiapkan dan/atau mengambil keputusan dalam rangka pelaksanaan pengelolaan kebijakan dan/atau pelayanan sesuai dengan tanggungjawabnya; meningkatkan akuntabilitas dan produktivitas aparatur.

BAB II STRUKTUR KURIKULUM, MATA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (MATA DIKLAT), DAN RINGKASAN MATA DIKLAT A. Struktur Kurikulum Sesuai dengan kompetensi dasar yang telah dirincikan sebelumnya, maka struktur kurikulum Diklatpim Tk. II disusun sebagai berikut : 1. Kajian Paradigma a. Deskripsi Kajian paradigma diarahkan pada pembahasan dasardasar bangunan teoritik mengenai kepemimpinan dan pembangunan dalam berbagai bidang meliputi paradigma pembelajaran, kepemimpinan, pembangunan, administrasi publik, dan pembangunan sosialekonomi-politik. Hasil Belajar Mampu memahami paradigma kepemimpinan dan pembangunan dan menerapkannya dalam pelaksanaan tugas di instansinya. Hasil belajar ini dituangkan dalam Rancangan Aktualisasi Paradigma (RA-P).

b.

2.

Kajian Kebijakan Publik a. Deskripsi Kajian kebijakan publik diarahkan pada pembahasan pengelolaan kebijakan (managing policy) baik dalam konteks proses kebijakan secara teknis maupun secara sosio-politik pada lingkup nasional, sektoral ataupun daerah. Hasil Belajar Mampu memahami dan menerapkan pengelolaan kebijakan publik sesuai lingkup tugas di instansinya. Hasil belajar ini dituangkan dalam Rancangan Aktualisasi Kebijakan Publik (RA-KP).

b.

3

4

penyusunan kertas kerja. Rencana Stratejik (Tujuan. Sasaran. Studi Kasus. b. Penyusunan Kertas Kerja. dan observasi kepemimpinan. 3) Evaluasi Kinerja Kebijakan. 3. dan pertanggungjawaban di instansinya. f. d. proses. Mata Diklat Sesuai dengan struktur kurikulum. Mata Diklat dalam Kajian Paradigma adalah : a. 2) Kepemerintahan yang baik (Good Governance). Perencanaan Kinerja. Aktualisasi a. dengan memperhatikan dinamika perkembangan lingkungan internal dan eksternal. b. pengukuran. Paradigma Pembelajaran: 1) Membangun Komitmen Belajar (Building Learning Commitment). Misi dan Nilai-nilai. pelaksanaan. Analisis Lingkungan Stratejik. 2) Paradigma Pemberdayaan Rakyat.3. pemantauan. Hasil belajar ini dituangkan dalam Kertas Kerja Kelas (K3). perencanan kinerja. mata Diklat dalam Diklatpim Tk. Analisis Faktor-Faktor Stratejik dan Kunci Keberhasilan. b. Observasi Kepemimpinan (OK). 5 6 . b. Hasil belajar ini dituangkan dalam Rancangan Aktualisasi Manajemen Stratejik (RA-MS). c. 2. Perumusan Visi. Isu-isu Aktual Sesuai dengan Tema Angkatan. dan stratifikasi. II adalah : 1. pengawasan. Kajian Paradigma 4. Kajian Kebijakan Publik Mata Diklat dalam Kajian Kebijakan Publik adalah : a. Paradigma Pembangunan Sosial Ekonomi Politik: 1) Paradigma Pembagunan Sumber Daya Manusia. 3) Paradigma Peningkatan Daya Saing. c. B. Konsep dan Aplikasi Manajemen Stratejik. Paradigma Administrasi Publik: 1) Administrasi Penyelenggaraan Pemerintahan Negara. 2) Nilai-nilai Kepemimpinan dan Peran Pemimpin Aparatur Pemerintahan. d. Kajian Manajemen Stratejik Mata Diklat dalam Kajian Manajemen Stratejik ini adalah: a. 4. Deskripsi Kajian ini diarahkan pada pembahasan konsep manajemen stratejik dalam menangani masalahmasalah yang bersifat lintas sektor. Aktualisasi a. e. Program. c. Deskripsi Aktualisasi diarahkan pada pembahasan isu-isu aktual dan penerapan materi pelatihan melalui studi kasus. Dinamika Proses Kebijakan Publik dalam Dimensi Sosial Politik. d. e. b. Manajemen Kebijakan: sistem. wilayah. Paradigma Kepemimpinan: 1) Konsep dan Teori Kepemimpinan. Hasil belajar Mampu memimpin dan mengelola tugas-tugas instansinya. Kajian Manajemen Stratejik a. Proses Kebijakan Publik dalam Dimensi Teknis: 1) Formulasi Kebijakan. Hasil Belajar Mampu mengelola perumusan perencanaan stratejik. Kebijakan. b. evaluasi. dan Karya Tulis Prestasi Perseorangan (KTP2). dan lembaga. 2) Organisasi Pembelajaran (Learning Organization). Paradigma Pembangunan. Observasi Kepemimpinan (OK). dan Kegiatan). c. 2) Pelaksanaan dan Pengendalian Kebijakan. pelaporan.

2) f) Organisasi Pembelajar (Learning Organization) a) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas konsep dan aplikasi organisasi pembelajar. peserta mengeksplorasi konsep dan aplikasi BLC untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan konsep BLC dan aplikasinya dalam membangun komitmen belajar sepanjang hayat. dan Prinsip Organisasi Pembelajar. (2) Pentingnya Organisasi Pembelajar. latihan. Selanjutnya. Ringkasan Materi 1. diskusi. dan presentasi sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. Indikator Hasil Belajar (1) Mampu membangun komitmen belajar pada tingkat pribadi. (3) Ketidakmampuan Belajar (Learning DisAbilities). (c) Share Vision. (5) Kontrol Bersama (Collective Control). dan presentasi sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. (b) Personal Mastery. (6) Komitmen Belajar (Learning Commitment). Selanjutnya. (4) Nilai-Nilai dan Norma (Values and Norms). peserta mengeksplorasi konsep dan aplikasi organisasi pembelajar untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk memahami dan membangun organisasi pembelajar sesuai tuntutan organisasi dan lingkungan. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Organisasi Pembelajar (RM-2). diskusi. Waktu = 4 sesi (12 jp) e) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas konsep dan aplikasi Building Learning Commitment (BLC) sebagai landasan membangun komitmen belajar sepanjang hayat. b) Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi BLC (RM-1). b) c) 7 8 . (2) Mampu membangun komitmen belajar pada tingkat kelompok. Esensi. Pokok Bahasan (1) Pengertian. game. Kajian Paradigma a. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-1. Paradigma Pembelajaran 1) Membangun Komitmen Learning Commitment) a) Belajar (Building d) Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan konsep BLC dan aplikasinya dalam membangun komitmen belajar.C. (2) Gaya Belajar (Learning Style Assessment). Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajar mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. game. (3) Disiplin Organisasi Pembelajar: (a) Systems Thinking. c) Pokok Bahasan (1) Pengenalan Sesama Peserta (Ice Breaking).

f) b.(d) Team Learning. (e) Mental Models. (2) Teori Kepemimpinan. latihan. (2) Mampu menjelaskan teori kepemimpinan. Indikator Hasil Belajar (1) Mampu menjelaskan konsep kepemimpinan. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-3. Indikator Hasil Belajar (1) Mampu menjelaskan konsep. game. 9 10 . Waktu = 3 sesi (9 jp) d) e) e) f) 2) Nilai-nilai Kepemimpinan dan Peran Pemimpin Aparatur Pemerintahan a) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas nilai-nilai kepemimpinan dan peran pemimpin aparatur pemerintahan. prinsip. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-2. d) Hasil Belajar Peserta mampu memahami dan membangun organisasi pembelajar sesuai tuntutan organisasi dan lingkungan. dan disiplin organisasi pembelajar. Selanjutnya. peserta mengeksplorasi konsep dan teori kepemimpinan untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk memahami dan menjelaskan konsep dan teori kepemimpinan. 3) b) b) Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. esensi. dan presentasi sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. peserta meng-eksplorasi nilai-nilai kepemimpinan dan peran pemimpin aparatur pemerintahan untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai kepemimpinan dan peran pemimpin aparatur pemerintahan sesuai tuntutan organisasi dan lingkungan. (f) Dialogue. Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan konsep dan teori kepemimpinan. Paradigma Kepemimpinan 1) Konsep dan Teori Kepemimpinan a) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas konsep dan teori kepemimpinan. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah dan diskusi sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. (2) Mampu mengaplikasikan organisasi pembelajar di unit kerjanya masingmasing. diskusi. Waktu = 9 sesi (27 jp) c) Pokok Bahasan (1) Konsep Kepemimpinan. Selanjutnya. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Konsep dan Teori Kepemimpinan (RM-3). peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar dalam Resume Materi Nilai-nilai Kepemimpinan dan Peran Pemimpin Aparatur Pemerintahan (RM-4).

tanya jawab.c) Pokok Bahasan (1) Nilai-nilai Kepemimpinan. sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. (2) Mampu menjelaskan peran pemimpin aparatur pemerintahan. Waktu = 6 sesi (18 jp) d. dan diskusi. Pokok Bahasan (a) Definisi Paradigma. Paradigma Pembangunan 1) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas perkembangan paradigma pembangunan dalam teori dan praktek. peserta mengeksplorasi perkembangan paradigma pembangunan dalam teori dan praktek untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan konsep dan perkembangan paradigma pembangunan. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Paradigma Pembangunan (RM-5). dan Strategi Pembangunan. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam 2) b) 3) 11 12 . Paradigma. (c) Mampu menjelaskan perkembangan paradigma pembangunan di Indonesia. 4) Hasil Belajar Peserta mampu memahami dan menjelaskan nilai-nilai kepemimpinan dan peran pemimpin aparatur pemerintahan. Indikator Hasil Belajar (1) Mampu menjelaskan nilai-nilai kepemimpinan. Waktu = 1 sesi (3 jp) 5) e) f) c. Paradigma Pembangunan d) Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan konsep dan perkembangan paradigma pembangunan. (b) Mampu menjelaskan perkembangan paradigma pembangunan. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-4. Selanjutnya. (b) Paradigma-paradigma Pembangunan. dan diskusi. 6) (d) Perkembangan Indonesia. sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. Indikator Hasil Belajar (a) Mampu menjelaskan pengertian paradigma pembangunan. (2) Peran Pemimpin Aparatur Pemerintahan. tanya jawab. peserta mengeksplorasi konsep dan aplikasi administrasi penyelenggaraan pemerintahan negara Republik Indonesia untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan konsep dan aplikasi administrasi penyelenggaraan pemerintahan Negara Republik Indonesia. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. Paradigma Administrasi Publik 1) Administrasi Penyelenggaraan Pemerintahan Negara a) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas konsep dan aplikasi administrasi penyelenggaraan pemerintahan negara Republik Indonesia. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-5. (c) Kaitan antara Teori. Selanjutnya.

dan nepotisme yang merugikan negara. (2) Permasalahan dan Tantangan dalam Mewujudkan Good Governance. prinsip. 13 14 . peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Good Governance (RM-7). tanya jawab. c) Pokok Bahasan (1) Visi Amandemen UUD 1945. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-7. dan pentingnya good governance. Indikator Hasil Belajar (1) Mampu menjelaskan konsep. Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan konsep dan aplikasi administrasi penyelenggaraan pemerintahan Negara Republik Indonesia. (3) Mampu menjelaskan manajemen pemerintahan negara. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-6. kolusi. (4) Mampu mengaplikasikan konsep dan prinsip-prinsip good governance dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan bangsa. peserta mengeksplorasi konsep dan aplikasi good governance untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan konsep dan aplikasi paradigma good governance. Indikator Hasil Belajar (1) Mampu menjelaskan visi amandemen UUD 1945. Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan konsep dan paradigma good governance dan mengaplikasikannya dalam bentuk kemampuan mengelola sumber daya pembangunan secara bersama dengan swasta dan masyarakat dengan baik (good) sehingga terhindar dari praktek korupsi. (2) Mampu menjelaskan permasalahan dan tantangan good governance. Paradigma Pembangunan Sosial Ekonomi Politik 1) Paradigma Manusia a) Pembangunan Sumber Daya Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas konsep pembangunan sumber daya manusia. Prinsip. Waktu : 3 sesi (9 jp) d) e) e) f) 2) a) Waktu : 2 sesi (6 jp) Good Governance (Kepemerintahan yang Baik) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas konsep dan aplikasi good governance. (2) Mampu menjelaskan organisasi pemerintahan negara. dan Pentingnya Good Governance. b) f) e.Resume Materi Administrasi Penyelenggaraan Pemerintahan Negara (RM-6). (2) Organisasi Pemerintahan Negara. (4) Aplikasi Good Governance dalam Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Indonesia. (3) Mampu menjelaskan indikator keberhasilan good governance. (3) Manajemen Pemerintahan Negara. c) d) Pokok Bahasan (1) Konsep. Selanjutnya. diskusi. (3) Indikator Keberhasilan Good Governance. dan presentasi sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah.

peserta mengeksplorasi konsep dan aplikasi pemberdayaan rakyat untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan konsep. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. (3) Perkembangan Pembangunan Sumber Daya Manusia di Indonesia. Pokok Bahasan (1) Pengertian Pemberdayaan Rakyat. (3) Mampu membandingkan pembangunan sumber daya manusia di negara lain. dan Permasalahan. diskusi. Waktu : 2 sesi (6 jp) b) c) c) d) Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan konsep pembangunan sumber daya manusia. Selanjutnya. aplikasi. (2) Mampu memahami kondisi obyektif rakyat Indonesia.b) Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. (2) Permasalahan dan Tantangan Pembangunan Sumber Daya Manusia. Pokok Bahasan (1) Pengertian dan Lingkup Pembangunan Sumber Daya Manusia. e) Indikator Hasil Belajar (1) Mampu menjelaskan pengertian dan lingkup pembangunan sumber daya manusia. dan penerapan kebijakan pemberdayaan rakyat. (2) Mampu menjelaskan permasalahan dan tantangan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-9. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-8. (4) Perbandingan Pembangunan Sumber Daya Manusia dengan Negara Lain. aplikasi. Waktu : 2 sesi (6 jp) d) e) f) f) 15 16 . peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Paradigma Pembangunan Sumber Daya Manusia (RM-8). (3) Strategi-strategi Pemberdayaan Rakyat. dan presentasi sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. peserta mengeksplorasi konsep pembangunan sumber daya manusia untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan konsep pembangunan sumber daya manusia. Hasil Belajar Peserta mampu memahami dan menjelaskan konsep. (2) Kondisi Objektif Rakyat Indonesia. (3) Mampu menjelaskan strategi pemberdayaan rakyat. dan penerapan kebijakan pemberdayaan rakyat. tanya jawab. Potensi. 2) Paradigma Pemberdayaan Rakyat a) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas konsep dan aplikasi pemberdayaan rakyat. Selanjutnya. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Paradigma Pemberdayaan Rakyat (RM-9). dan presentasi sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. Indikator Hasil Belajar (1) Mampu menjelaskan konsep pemberdayaan rakyat.

dan latihan sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. tanya jawab. b) Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. Pokok Bahasan a) Pengertian Kebijakan Publik. Manajemen Kebijakan Publik : Sistem. Proses. dan stratifikasi kebijakan publik. Proses. dan stratifikasi untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan pengertian. 2) c) d) 3) e) 17 18 . sistem. (3) Mampu menjelaskan tantangan dan peluang peningkatan daya saing nasional. (4) Mampu menjelaskan peranan kerjasama regional dalam rangka peningkatan daya saing. peserta mengeksplorasi konsep dan aplikasi peningkatan daya saing nasional dalam rangka menghadapi tantangan global untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan konsep dan penerapan peningkatan daya saing nasional. dan Stratifikasi 1) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas pengertian kebijakan publik dan pengelolaannya dari perspektif sistem. proses. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar dalam Resume Materi Paradigma Peningkatan Daya Saing Nasional (RM-10). b) Sistem dan Proses Pengelolaan Kebijakan Publik. f) 2. dan Stratifikasi (RM-11). Globalisasi. Hasil Belajar Peserta mampu memahami dan menjelaskan konsep dan penerapan peningkatan daya saing nasional. diskusi. diskusi. peserta mengeksplorasi konsep kebijakan publik dan pengelolaannya dari perspektif sistem. proses. proses. c) Stratifikasi Kebijakan Publik.3) Paradigma Peningkatan Daya Saing Nasional a) Deskripsi Dalam materi ini dibahas konsep dan aplikasi peningkatan daya saing nasional dalam rangka menghadapi tantangan global. (4) Strategi Peningkatan Daya Saing Nasional. (2) Mampu menjelaskan konsep dan dimensi globalisasi dan perdagangan bebas. Selanjutnya. dan Perdagangan Bebas. (2) Tantangan dan Peluang Peningkatan Daya Saing Nasional. Selanjutnya. Pokok Bahasan (1) Konsep Daya Saing Nasional. (5) Mampu menjelaskan strategi peningkatan daya saing nasional. (3) Peranan Kerjasama Regional dalam Peningkatan Daya Saing. Waktu : 5 sesi (15 jp) Kajian Kebijakan Publik a. Indikator Hasil Belajar (1) Mampu menjelaskan konsep daya saing nasional. dan latihan sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Manajemen Kebijakan Publik: Sistem. dan stratifikasi. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-10.

peserta mengeksplorasi konsep dan teknik formulasi kebijakan publik mulai dari perumusan masalah. c) Mampu merumuskan agenda kebijakan (agenda setting). Indikator Hasil Belajar a) Mampu menjelaskan pengertian kebijakan publik. diskusi. dan penuangannya dalam bentuk peraturan perundangan yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan konsep dan 2) b) 3) 19 20 . Dinamika Proses Kebijakan Publik dalam Dimensi Sosial Politik 1) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas struktur dalam dinamika proses kebijakan publik dalam dimensi sosial politik. dan stratifikasi kebijakan publik. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. dan latihan sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. b) Mampu menjelaskan dinamika perkembangan dan interaksi faktor-faktor sosial ekonomi politik. c) Mampu menjelaskan stratifikasi kebijakan publik. Selanjutnya. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-11. pengembangan alternatif kebijakan sampai perumusan rekomendasi kebijakan. sistem. pengembangan alternatif kebijakan sampai perumusan rekomendasi kebijakan. b) Agenda Setting. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Dinamika Proses Kebijakan Publik dalam Dimensi Sosial Politik (RM-12). tanya jawab. Proses Kebijakan Publik dalam Dimensi Teknis 1) Formulasi Kebijakan Publik a) Deskripsi Dalam materi ini dibahas konsep dan teknik formulasi kebijakan publik mulai dari perumusan masalah. b) Mampu menjelaskan sistem dan proses pengelolaan kebijakan publik. c) Faktor Sosial Ekonomi Politik yang Mempengaruhi Kebijakan. dan latihan sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. diskusi. proses. Pokok Bahasan a) Dinamika Lingkungan Kebijakan. Waktu = 6 sesi (18 jp) 5) 5) 6) b. peserta mengeksplorasi struktur dalam dinamika proses kebijakan publik dalam dimensi sosial politik yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan faktor sosial ekonomi politik dalam dinamika proses kebijakan. 6) c. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-12. Indikator Hasil Belajar a) Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan faktor sosial ekonomi politik yang berpengaruh dalam proses kebijakan. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. d) Mampu memperhitungkan pengaruh faktorfaktor lingkungan dalam penyusunan kebijakan. dan penuangannya dalam bentuk peraturan perundangan. Waktu = 1 sesi (3 jp) 4) Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan faktor sosial ekonomi politik dalam dinamika proses kebijakan.4) Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan pengertian. tanya jawab.

(4) Penanggulangan Masalah Pelaksanaan Kebijakan. prosedur. dan cara-cara pelaksanaan dan pengendalian kebijakan serta memperkirakan hambatan-hambatan yang mungkin muncul dalam pelaksanaan kebijakan. prosedur. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. Indikator Hasil Belajar (1) Mampu menjelaskan pengertian dan merumuskan masalah kebijakan. c) Pokok Bahasan (1) Pengertian dan Sifat-sifat Masalah Kebijakan. Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan konsep dan mengaplikasikan teknik formulasi kebijakan publik. diskusi. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Formulasi Kebijakan Publik dalam Dimensi Teknis (RM-13). tanya jawab. dan metode pelaksanaan dan peng-endalian kebijakan serta hambatan yang mungkin timbul dalam pelaksanaan. (3) Identifikasi. prosedur. dan metode pelaksanaan dan pengendalian kebijakan serta hambatan yang mungkin timbul dalam pelaksanaan yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan prinsip. d) e) d) f) 2) Pelaksanaan dan Pengendalian Kebijakan e) a) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas prinsip. mengkaji. (3) Mampu merumuskan alternatif kebijakan dalam format peraturan perundangan. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM13. (2) Teknik/Metode Pelaksanaan dan Pengendalian Kebijakan. dan memilih alternatif kebijakan.mengaplikasikan teknik formulasi kebijakan publik. peserta mengeksplorasi prinsip. dan Rekomendasi Kebijakan. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-14. b) 21 22 . (2) Teknik Perumusan Masalah. Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan prinsip. Indikator Hasil Belajar (1) Mampu mengaplikasikan prinsip. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Pelaksanaan dan Pengendalian Kebijakan Publik dalam Dimensi Teknis (RM-14). Pengembangan. (4) Perumusan Format Peraturan Perundangan. (3) Hambatan dalam Pelaksanaan Kebijakan. prosedur dan cara-cara pelaksanaan dan pengendalian kebijakan serta memperkirakan hambatanhambatan yang mungkin muncul dalam pelaksanaan kebijakan. mengembangkan. (3) Mampu menemukan cara terbaik untuk menanggulangi permasalahan dalam pelaksanaan kebijakan. prosedur. (2) Mampu mengidentifikasi. Selanjutnya. Penganalisaan. (2) Mampu memilih alternatif terbaik pelaksanaan kebijakan. Waktu = 6 sesi (18 jp) c) dan latihan sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. Pokok Bahasan (1) Konsep dan Prinsip Pelaksanaan dan Pengendalian Kebijakan. Pemilihan Alternatif Kebijakan. Selanjutnya. dan cara-cara pelaksanaan dan pengendalian kebijakan.

Pokok Bahasan a) Konsep dan Prinsip Manajemen Stratejik. proses. b) Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Evaluasi Kinerja Kebijakan (RM-15). peserta mengeksplorasi konsep dan aplikasi manajemen stratejik dalam perspektif mewujudkan good governance untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan dan mengaplikasikan manajemen stratejik. peserta mengeksplorasi prinsip. Konsep dan Aplikasi Manajemen Stratejik 1) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas konsep dan aplikasi manajemen stratejik dalam perspektif mewujudkan good governance. diskusi kelompok. dan metode evaluasi kinerja kebijakan. proses. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-15. diskusi. dan presentasi sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. proses. dan metode evaluasi kinerja kebijakan. (2) Perencanaan Kinerja. menjelaskan. (2) Metode dan Pendekatan Evaluasi Kinerja.f) 3) Waktu = 3 sesi (9 jp) 3. Kajian Manajemen Stratejik a. (3) Teknik-teknik Pengukuran dalam Evaluasi Kinerja. dan metode evaluasi kinerja kebijakan. b) Manajemen Stratejik pada Sektor Publik. dan Pengawasan. dan mengaplikasikan manajemen stratejik. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-16. proses. e) Indikator Hasil Belajar (1) Mampu menjelaskan prinsip. Hasil Belajar Peserta mampu memahami. dan latihan sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. proses. Selanjutnya. (5) Pelaporan dan Pertanggungjawaban. Waktu = 2 sesi (6 jp) 4) 5) f) 23 24 . Evaluasi Kinerja Kebijakan a) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas prinsip. c) Aplikasi Manajemen Stratejik di Indonesia: (1) Perencanaan Stratejik. (3) Mampu menjelaskan dan menggunakan teknik-teknik pengukuran kinerja kebijakan. (3) Sistem Pelaksanaan. Pemantauan. 2) 3) d) Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan prinsip. tanya jawab. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. dan metode evaluasi kinerja kebijakan yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan prinsip. (4) Pengukuran dan Evaluasi Kinerja. (2) Mampu menjelaskan dan mengaplikasikan metode-metode evaluasi kinerja kebijakan. c) Pokok Bahasan (1) Pengertian dan Prinsip Evaluasi Kinerja Kebijakan. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Konsep dan Aplikasi Manajemen Stratejik (RM-16). Indikator Hasil Belajar a) Mampu memahami dan menjelaskan pengertian manajemen stratejik. dan peran evaluasi di dalam proses kebijakan. tanya jawab. Selanjutnya.

Mampu mengidentifikasi. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Analisis Lingkungan Stratejik (RM-18). Pokok Bahasan a) Analisis Lingkungan Internal. dan merumuskan nilai-nilai organisasi. Indikator Hasil Belajar a) Mampu mengidentifikasi. Misi. Selanjutnya. dan merumuskan visi organisasi. Misi. menganalisis. dan latihan sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. dan nilai-nilai organisasi. prinsip. dan Asumsi. diskusi. misi. tanya jawab. dan aplikasi Analisis Lingkungan Stratejik baik eksternal maupun internal serta asumsi. menganalisis. Analisis Lingkungan Eksternal. menjelaskan. misi. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Perumusan Visi. diskusi. Pokok Bahasan a) Visi. misi. c) Nilai-nilai. dan Nilainilai (RM-17). Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-18. Analisis Lingkungan Eksternal. Waktu : 2 sesi (6 jp) 6) b. 2) 2) Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. dan latihan sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. 3) 3) 4) 4) 5) 25 26 . tanya jawab. peserta mengeksplorasi konsep dan prinsip-prinsip perumusan visi. dan Nilai-nilai 1) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas konsep dan prinsipprinsip perumusan visi. b) Misi.b) c) Mampu memahami dan menjelaskan prinsipprinsip dalam penyusunan manajemen stratejik dalam sektor publik. Analisis Lingkungan Stratejik 1) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas konsep. c) Asumsi. dan aplikasi Analisis Lingkungan Stratejik baik eksternal maupun internal serta asumsi untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk memahami. Perumusan Visi. menganalisis. Hasil Belajar Peserta mampu merumuskan visi. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-17. prinsip. peserta mengeksplorasi konsep. menjelaskan. dan Asumsi. dan nilai-nilai organisasi. dan menganalisis Lingkungan Stratejik yang didalamnya meliputi Analisis Lingkungan Internal. dan merumuskan misi organisasi. Waktu : 3 sesi (9 jp) c. Selanjutnya. dan menganalisis Lingkungan Stratejik yang didalamnya meliputi Analisis Lingkungan Internal. b) Analisis Lingkungan Eksternal. Hasil Belajar Peserta mampu memahami. 6) b) c) Mampu mengidentifikasi. dan nilai-nilai organisasi untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk merumuskan visi. misi. Mampu mengaplikasikan manajemen stratejik di organisasi masing-masing. dan nilainilai organisasi.

menganalisis. menerapkan. menerapkan. menganalisis. prinsip. Analisis Faktor-Faktor Keberhasilan 1) 6) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas konsep. dan program untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan konsep. diskusi. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-19. c) Mampu merumuskan dan menjelaskan hasilhasil analisis lingkungan internal dan analisis lingkungan eksternal dalam bentuk rumusan asumsi. Indikator Hasil Belajar : a) Mampu mengidentifikasi. prinsip. prinsip. Selanjutnya. prinsip. dan teknik penyusunan Rencana Stratejik. prinsip. 2) 2) 3) 3) 27 28 . dan teknik penyusunan rencana stratejik yang meliputi penentuan dan penetapan tujuan.5) Indikator Hasil Belajar a) Mampu mengidentifikasi dan menganalisis faktor lingkungan internal. dan program. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Analisis Faktor-faktor stratejik dan Kunci Keberhasilan (RM-19). Waktu = 2 sesi (6 jp) 5) 6) d. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Rencana Stratejik (RM20). kebijakan. tanya jawab. b) Mampu mengidentifikasi. dan aplikasi analisis faktor-faktor stratejik dan kunci keberhasilan untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan. dan merumuskan faktor-faktor stratejik dan pilihan. b) Mampu mengidentifikasi dan menganalisis lingkungan eksternal. Rencana Stratejik 1) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas konsep. tanya jawab. dan latihan sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. f. Pokok Bahasan a) Analisis Stratejik dan Pilihan (Strategic Analysis and Choice). Pokok Bahasan a) Tujuan. menjelaskan. Selanjutnya. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. dan teknik penyusunan rencana stratejik yang meliputi penentuan dan penetapan tujuan. dan latihan sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. sasaran. kebijakan. peserta mengeksplorasi konsep. b) Sasaran. dan menganalisis faktor-faktor stratejik dan kunci keberhasilan yang didalamnya meliputi analisis stratejik dan pilihan serta faktor-faktor kunci keberhasilan. peserta mengeksplorasi konsep. diskusi. dan menganalisis faktor-faktor stratejik dan kunci keberhasilan yang didalamnya meliputi analisis stratejik dan pilihan serta faktorfaktor kunci keberhasilan. dan merumuskan faktor-faktor kunci keberhasilan. sasaran. Waktu : 2 sesi (6 jp) Stratejik dan Kunci 4) Hasil Belajar Peserta mampu memahami. dan aplikasi analisis faktor-faktor stratejik dan kunci keberhasilan. b) Faktor-faktor Kunci Keberhasilan.

6) 4. program. d) Indikator-indikator Kinerja. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. c) Mampu mengidentifikasi. dan kegiatan serta indikator-indikator kinerja. Indikator Hasil Belajar a) Mampu mengidentifikasi. merumuskan kebijakan. Program. kebijakan. dan 5) menganalisis. c) Mampu mengidentifikasi. menganalisis. 3) Hasil Belajar Peserta mampu memahami dan menjelaskan konsep. dan menganalisis. dan teknik perencanaan kinerja yang meliputi perencanaan sasaran. tanya jawab. c) Program. program. prinsip. kebijakan. menganalisis. dan pembahasan tentang penetapan isu aktual yang menjadi topik penyusunan RM. dan latihan sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. dan teknik perencanaan kinerja yang meliputi sasaran. dan KTP2. merumuskan program. dan indikator-indikator kinerjanya untuk memperoleh pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan konsep. Isu Aktual 1) Deskripsi Isu Aktual berisi ceramah-ceramah isu aktual yang menjelaskan tentang isu aktual yang sedang berkembang dalam rangka memperdalam pemahaman dan memperluas wawasan peserta mengenai paradigma kepemimpinan dan pembangunan. dan dan dan dan dan dan 6) e) Perencanaan Kinerja 1) Deskripsi Dalam mata Diklat ini dibahas konsep.c) d) 4) Kebijakan. merumuskan tujuan. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM20. kebijakan publik. peserta menuangkan kompetensi pengetahuannya di bidang ini sebagai hasil belajar ke dalam Resume Materi Perencanaan Kinerja (RM-21). merumuskan program. Hasil belajar ini dituangkan ke dalam RM-21. RA. e) Mampu mengidentifikasi. menganalisis. merumuskan indikator-indikator kinerja. prinsip. dan teknik penyusunan perencanaan kinerja. merumuskan kegiatan. dan menganalisis. kegiatan. K3. Indikator Hasil Belajar a) Mampu mengidentifikasi. Selanjutnya. Aktualisasi a. menganalisis. peserta mengeksplorasi konsep. d) Mampu mengidentifikasi. Waktu = 2 sesi (6 jp) 4) 5) menganalisis. prinsip. d) Mampu mengidentifikasi. Waktu = 4 sesi (12 jp) Pokok Bahasan a) Sasaran. b) Kebijakan. b) Mampu mengidentifikasi. dan teknik perencanaan kinerja. merumuskan sasaran. dan diskusi sampai pada yang tidak terstruktur seperti 2) 2) 29 30 . dan manajemen strategis. menganalisis. merumuskan kebijakan. OK. Hasil Belajar Peserta mampu memahami dan menjelaskan konsep. diskusi. prinsip. b) Mampu mengidentifikasi. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. tanya jawab. prinsip. merumuskan sasaran. dan teknik penyusunan Rencana Stratejik.

Indikator Hasil Belajar (a) Mampu menjelaskan substansi isu-isu aktual. dan presentasi sampai pada yang tidak terstruktur 2) 2) 31 32 . Studi kasus dimaksudkan agar peserta dapat mendalami materi-materi pelatihan dalam praktik. pembimbingan. OK. dan KTP2. kebijakan publik. (b) Mampu mensarikan substansi kasus. OK. peserta mengeksplorasi isu aktual yang sedang berkembang yang akan dipergunakannya untuk menjelaskan substansi. Indikator Hasil Belajar (a) Mampu menjelaskan substansi kasus. dan KTP2. OK. dan institusional) untuk memperdalam pengetahuan dan wawasannya guna mempertajam fokus topik-topik dalam penyusunan RM. RA. dan KTP2. K3. dan KTP2. Studi Kasus 1) Deskripsi Studi kasus berisi pembahasan kasus-kasus yang relevan dengan ragam tugas jabatan (sektoral. dan untuk menetapkan topik-topik dalam penyusunan RM. diskusi kelompok. OK. Pengalaman Belajar Peserta Melalui pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti penjelasan kasus. K3. OK. K3. peserta mengeksplorasi kasus-kasus yang relevan dengan ragam tugas jabatan (sektoral. dan KTP2. dan manajemen stratejik ke dalam KTP2 dan K3. (c) Mampu menetapkan isu aktual yang menjadi topik K3. (c) Mampu mempertajam fokus topik-topik dalam penyusunan RM. OK. Waktu : 6 sesi (18 jp) 4) 4) 5) 5) 6) c. dan implikasinya dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. (b) Mampu menyusun RM dan RA. dan mampu menyusun RM dan RA serta menetapkan isu aktual yang menjadi topik K3. dimensi. RA. K3. 3) Topik Bahasan Topik Bahasan untuk ceramah-ceramah isu aktual berkaitan dengan tema Diklat untuk setiap angkatan. Waktu : 6 sesi (18 jp) 3) seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. latihan dan yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. dimensi. K3. dan KTP2. RA. Hasil Belajar Peserta mampu mempertajam fokus topik-topik dalam penyusunan RM. peserta memperoleh pengetahuan baru (bersama dengan hasil kristalisasi seluruh pengetahuan yang dimilikinya) yang akan dipergunakannya dalam menulis dan mempresentasikan KTP2 dan K3. dan implikasi isu-isu aktual yang sedang berkembang dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Hasil Belajar Peserta mampu menjelaskan substansi. guna mempertajam fokus topik-topik dalam penyusunan RM. diskusi. 6) b. dan KTP2. Penyusunan Kertas Kerja 1) Deskripsi Pembelajaran ini diarahkan pada penuangan kompetensi terpadu yang diperoleh dalam kajian paradigma. Pokok Bahasan Kasus-kasus yang akan dibahas ditentukan berdasarkan kebutuhan dan tema Diklat. regional. OK. dan institusional).pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. RA. RA. regional.

c) Pembimbingan. Lokus. Hasil Belajar Peserta mampu menulis KTP2 dan K3 dan mempresentasikannya. dan menuangkannya ke dalam laporan OK dan mempresentasikannya. tanya jawab. c) Mampu menulis KTP2 dan K3. 3) Pokok Bahasan a) Identifikasi Fokus. e) Mampu menyempurnakan KTP2 dan K3. Waktu : 18 sesi (54 jp) 4) 5) 4) 5) 6) d. mengumpulkan data. d) Presentasi. Hasil kompetensi pengetahuan 6) 2) 33 34 . e) Mampu mempresentasikan laporan OK. menganalisis. c) Penulisan Laporan OK. Pengalaman Belajar Peserta Melalui metode pembelajaran mulai dari yang terstruktur seperti ceramah. Indikator Hasil Belajar a) Mampu menyusun metode dan instrumen pengumpulan data. lokus. d) Penyajian Laporan OK. peserta mengumpulkan data dan informasi yang akan dipergunakannya untuk membentuk kompetensi terpadu dalam kepemimpinan dan manajemen. dan latihan sampai pada yang tidak terstruktur seperti pengkajian dan pendalaman materi secara mandiri. b) Mampu mengumpulkan dan menganalisis data. d) Mampu mempresentasikan KTP2 dan K3. Selanjutnya melalui kegiatan OK yang benar. Waktu : 25 sesi (72 jp) tersebut dituangkan ke dalam laporan OK dan dipresentasikan.3) Pokok Bahasan a) Penetapan Isu. swasta maupun masyarakat. Indikator Hasil Belajar a) Mampu mengidentifikasi fokus. c) Mampu mengumpulkan dan menganalisis data. b) Mampu menyusun metode dan instrumen pengumpulan data. Hasil Belajar Peserta mampu menyusun. peserta mengeksplorasi konsep dan skenario OK guna mendapatkan pengetahuan baru yang akan dipergunakannya untuk membentuk kompetensi dalam melakukan OK dengan benar. diskusi. b) Prosedur dan Metodologi OK. b) Penulisan. dan Profil Kepemimpinan yang Tergolong Best Practice. Observasi Kepemimpinan (OK) 1) Deskripsi Pembelajaran ini diarahkan pada pencermatan praktek kepemimpinan dan manajemen yang relevan baik pada sektor publik. d) Mampu menulis laporan OK. dan profil kepemimpinan dan manajer yang best practice. f) Mampu menyempurnakan laporan OK.

D. 3. Untuk penyetaraan. penguasaan Bahasa Inggris tingkat lanjutan. Dalam seleksi peserta Diklat. II. II diatur sebagai berikut : 1. 2. 2. 5. Prioritas Eselon II. C. Surat Keputusan Pelantikan Jabatan.BAB III PESERTA A. b. usia maksimal 51 tahun. II yang telah diangkat dalam jabatan struktural eselon II memiliki: 1. persyaratan lainnya yang ditetapkan oleh instansi yang bersangkutan. b) dedikasi dan loyalitas terhadap tugas dan organisasi. 7. Diklat Fungsional. memiliki : 1. e) motivasi yang tinggi untuk meningkatkan kompetensi. Keragaman wilayah (minimal 3 propinsi) dan instansi (sektor). 3. perilaku. Jumlah Untuk terselenggaranya Diklat secara efektif jumlah peserta Diklatpim Tk. dan potensi yang meliputi : a) moral yang baik yang diindikasikan dengan tidak pernah terlibat dalam kasus-kasus pidana. Komposisi peserta harus mencerminkan : a. Peserta Diklatpim Tk. f) kesediaan mengikuti Diklat sesuai Pedoman Diklatpim Tk. 6. TSPDI melaksanakan seleksi sesuai pedoman seleksi peserta Diklatpim yang berlaku. 8. atau memiliki kompetensi yang sederajat. 2. pendidikan serendah-rendahnya Strata Satu (S-1) atau sederajat. pengalaman. Pangkat/Golongan minimal Pembina/IV-a. Minimal 60 orang dan maksimal 100 orang. sikap. dan masa kerja yang relevan dengan peta jabatan dan standar kompetensi jabatan. Surat Keterangan lulus seleksi yang diselenggarakan oleh TSPDI. II dilakukan oleh pejabat yang berwenang di instansinya masing-masing dengan mempertimbangkan peraturan perundangan yang berlaku : 1. Peserta yang belum diangkat dalam jabatan struktural eselon II. Peserta dari instansi pusat ditugaskan oleh Sekretaris Jenderal/Sekretaris Utama. d) jasmani dan rohani yang sehat. rekomendasi untuk dipromosikan ke jabatan struktural eselon II. c) kemampuan menjaga reputasi diri dan instansinya. Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) dan Tim Seleksi Peserta Diklat Instansi (TSPDI) dapat mempertimbangkan Diklat Teknis. Peserta dari Pemerintah Kabupaten dan Kota ditugaskan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota setelah berkonsultasi kepada Gubernur. Peserta dari Pemerintah Propinsi. Penugasan Penugasan peserta Diklatpim Tk. Persyaratan B. masing-masing instansi membentuk TSPDI. ditugaskan oleh Sekretaris Daerah Propinsi. 4. 35 36 . Surat Keterangan lulus seleksi dari Tim Seleksi Peserta Diklat Instansi (TSPDI). 2. Seleksi 1. 2.

Memiliki sikap. sit in program. dan bentuk lainnya). Serendah-rendahnya Widyaiswara Madya. kemampuan menjaga reputasi diri dan profesinya. 4. e. 2. melaporkan perkembangan proses belajar mengajar. Jenis – jenis Tenaga Kediklatan Tenaga Kediklatan pada Diklatpim Tk. 2. jasmani dan rohani yang sehat. moral yang baik yang diindikasikan dengan tidak pernah terlibat dalam kasus-kasus pidana. 3. dan efisien. Pengelola lembaga Diklat Pemerintah. perilaku. kepada penyelenggara Diklat berkenaan dengan hal-hal yang perlu mendapat perhatian untuk perbaikan. Penugasan Widyaiswara/Widyaiswara Luar Biasa yang ditugaskan oleh Pejabat yang berwenang di Lembaga Diklat Pemerintah yang Terakreditasi. d. 2. dan potensi yang meliputi : a. II diharuskan mempunyai kompetensi sebagai berikut: 1. kesediaan mengikuti ketentuan lembaga Diklat penyelenggara Diklatpim Tk. 3. b. B. efektif. II terdiri atas : Widyaiswara. yang berkaitan dengan materi pembelajaran yang menjadi minatnya dan diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara. c. baik diminta atau tidak diminta. Terampil mengajar secara sistematik. Kompetensi Widyaiswara/Widyaiswara Luar Biasa Widyaiswara pada Diklatpim Tk. 4. 3. diwajibkan untuk : 1. Mampu menggunakan metode dan media yang relevan dengan tujuan (indikator) pembelajaran sesuai tuntutan mata Diklat.BAB IV TENAGA KEDIKLATAN A. Tenaga kediklatan lainnya. Persyaratan Widyaiswara Persyaratan Widyaiswara Diklatpim Tk. memberikan masukan. f. Berpendidikan minimal S2 dari Perguruan Tinggi terakreditasi. 1. II. Pernah mengikuti TOT (klasikal. D. 37 38 . C. Widyaiswara Luar Biasa. Menguasai materi yang diajarkan. II adalah sebagai berikut: 1. dedikasi dan loyalitas kepada tugas dan profesinya. motivasi yang tinggi untuk meningkatkan kompetensi. 2.

e) Sound System. b. dengan mempertimbangkan komposisi antara teori dan praktek. Peserta melakukan komunikasi antar peserta. para peserta melakukan pembelajaran dengan memainkan peran dalam situasi tertentu. mencari faktor penyebab terjadinya kasus. 4. dalam penyelenggaraan 3. Pendalaman Materi a. 7. B. Studi Kasus a. membahas. mengidentifikasi. dengan sasaran antara lain untuk mengembangkan kemampuan dalam mengidentifikasi dan menganalisis masalah. b. Ceramah yang dikombinasikan dengan tanya jawab. peserta membahas tema dan topik-topik permasalahan dalam kelompok. 5. Observasi Dalam observasi ini. dan saling menanggapi kertas kerja dalam forum pendalaman materi seperti diskusi dan seminar antar peserta. i) Komputer. d) LCD Projector. Peserta diberi latihan untuk saling bekerjasama secara aktif dalam berpikir. Sarana dan Prasarana Diklat 1. Peserta dihadapkan pada suatu peristiwa nyata atau masalah yang pernah terjadi. 2. c) Ruang seminar. membahas. menganalisis. Metode Metode pembelajaran pada Diklatpim Tk. Penulisan Kertas Kerja a. Sarana Sarana yang digunakan dalam penyelenggaraan Diklatpim Tk II antara lain adalah : a) Papan Tulis. f) TV dan Video. II antara lain : a) Ruang kelas. Baik secara perseorangan maupun berkelompok. lengkap. 39 40 . c) Overhead Projector. k) Modul. dan meyakinkan. agar terbentuk kesamaan pola pikir dan pola tindak secara tim (team learning). seperti bermain peran (role playing) dan permainan (games). II adalah sebagai berikut : 1. Diskusi Dalam diskusi ini. tukar-menukar informasi serta memperkaya gagasan. dan menyarankan. dan cara pemecahan yang setepattepatnya. serta menyajikan hasil pemikirannya secara teratur. 2. 6. Prasarana Prasarana yang digunakan Diklatpim Tk. Simulasi / Role Playing Dalam simulasi ini. menyumbangkan ide. dan memecahkan masalah yang menjadi topik pembahasan kelompok. j) Buku Wajib. b) Flipchart. h) Perekam. Peserta secara perseorangan maupun berkelompok diwajibkan menulis kertas kerja mengenai suatu topik tertentu yang merupakan latihan untuk merumuskan. g) Kaset. b) Ruang diskusi. b. menyimpulkan. peserta diwajibkan menyajikan.BAB V METODE DAN SARANA / PRASARANA DIKLAT A. secara terorganisasi dan berpikir secara dinamis. l) Teknologi Multimedia. Peserta diharapkan dapat mengembangkan keterampilan dan kecakapan untuk memecahkan berbagai masalah dalam kondisi yang nyata dengan menggunakan konsep dan referensi yang dipelajari. peserta melakukan pencermatan terhadap praktek kepemimpinan dan manajemen yang tergolong best practice guna mendapatkan nilai lebih yang dapat memperkaya kompetensinya.

B. Ruang internet. 41 42 . Ruang makan. II dilaksanakan selama 405 jam pelatihan (@45 menit) atau 135 sesi. Asrama bagi peserta. II perlu dilakukan langkah-langkah kegiatan seperti terlihat pada formulir 1 (Daftar simak proses penyelenggaraan Diklatpim Tk. Perpustakaan. Ruang kebugaran. II). Laboratorium. II dilaksanakan oleh Lembaga Diklat Pemerintah yang Terakreditasi untuk Diklatpim Tk. Fasilitas untuk perempuan (responsive gender). Fasilitas olahraga/rekreasi. Dalam rangka persiapan pelaksanaan Diklatpim Tk. Unit kesehatan. Waktu Pelaksanaan Diklatpim Tk. BAB VI PENYELENGGARAAN A. Penyelenggara Penyelenggaraan Diklatpim Tk. II. dan peserta diasramakan.d) e) f) g) h) i) j) k) l) m) n) Ruang kantor. Tempat ibadah.

pembinaan. Pembiayaan 1. II dibebankan pada anggaran Instansi masing-masing. Aspek akademik/penguasaan materi dengan bobot 45%. (c) kesungguhan mengikuti setiap kegiatan. 2. 43 44 . B. Widyaiswara. dan pembiayaan Diklatpim Tk. Lembaga Diklat Pemerintah Terakreditasi yang bermaksud menyelenggarakan Diklatpim Tk. pengelola program Diklatpim Tk. disiplin dalam 2. Pembinaan terhadap pelaksanaan program Diklatpim Tk. Pembiayaan program Diklatpim Tk. dan Pasca-Diklat. Jumlah tenaga kediklatan lainnya yang mempunyai kompetensi untuk mengelola program. (b) ketepatan hadir dalam setiap kegiatan Diklat. II ditetapkan oleh Instansi yang berwenang. Pembinaan 1. Aspek Sikap dan Perilaku Kepemimpinan a. 2. II dilakukan melalui penilaian terhadap Peserta. 3. Widyaiswara yang diperlukan untuk melaksanakan program dengan kompetensi dan jumlah yang sesuai dengan struktur kurikulum. Perencanaan A. Pengamatan dan penilaian menggunakan formulir 2.BAB VII PERENCANAAN. Unsur yang dinilai mengenai aspek sikap dan perilaku kepemimpinan dan bobotnya adalah sebagai berikut: 1) Disiplin = 10% 2) Kepemimpinan = 15% 3) Integritas = 10% 4) Kerjasama = 10% 5) Prakarsa = 10% --------Jumlah = 55% Indikator yang dinilai dari masing-masing unsur aspek sikap dan perilaku kepemimpinan adalah sebagai berikut: 1) Disiplin Disiplin adalah ketaatan peserta terhadap seluruh ketentuan yang ditetapkan oleh penyelenggara. Bagi peserta yang tidak lulus wajib mengikuti tindakan remedial yang terkait dengan kompetensi yang belum dicapai. sedangkan nilai tertinggi adalah 100 (seratus). BAB VIII EVALUASI Evaluasi terhadap program Diklatpim Tk. II merencanakan kebutuhan : 1. DAN PEMBIAYAAN Perencanaan. Sarana dan prasarana yang diperlukan selama Diklat. diharuskan menyampaikan perencanaan Diklat kepada Kepala LAN selambatlambatnya 3 (tiga) bulan sebelum Diklat dilaksanakan. II adalah sebagai berikut : A. Nilai terendah adalah 0 (nol). II. Indeks biaya program Diklatpim Tk. Untuk menjamin kualitas penyelenggaraan program. Indikator disiplin adalah : (a) kerapihan berpakaian. 1. C. Kinerja Penye-lenggara. Evaluasi Terhadap Peserta Penilaian terhadap Peserta meliputi 2 (dua) aspek yaitu : 1. II menjadi tanggungjawab LAN. Aspek sikap dan perilaku kepemimpinan dengan bobot 55%. 2. PEMBINAAN.

terbuka dalam mengkomunikasikan maksud sehingga terdapat kesatuan antara kata dan perbuatan. prakarsa dalam 3) Integritas Integritas adalah kemampuan bertindak konsisten. memotivasi.2) Kepemimpinan Kepemimpinan adalah kemampuan untuk bertanggungjawab. 5) Prakarsa Prakarsa adalah kemampuan untuk mengajukan gagasan yang bermanfaat bagi kepentingan kelompok atau kepentingan yang lebih luas. Indikator kerjasama adalah: (a) kontribusi dalam penyelesaian tugas bersama. penyusunan kertas kerja/tugas-tugas dan seminar. mengelola. (d) mampu mengendalikan diri. situasi. Pengamatan dan penilaian menggunakan formulir 6. Indikator prakarsa adalah: (a) membantu membuat iklim Diklat yang menggairahkan. d) kepatuhan pada etika. dan lain-lain pihak yang secara fungsional bertanggungjawab dalam proses belajar mengajar selama Diklat berlangsung baik kegiatan di dalam maupun di luar kelas. (b) mengelola. (e) membangun jejaring kerja. 4) Kerjasama Kerjasama adalah kemampuan untuk berkoordinasi dalam menyelesaikan tugas secara tim. kerjasama dalam 2. Pengamatan dan penilaian integrasi menggunakan formulir 4. meliputi: 1) kegiatan belajar di kelas. b. (d) mau menerima pendapat orang lain. Pengamatan dan penilaian kepemimpinan dalam menggunakan formulir 3. dan lingkungan. (c) pemberdayaan (empowering). jujur. Penyelenggara. serta mampu meyakinkan dan mempertemukan gagasan. (b) mampu membuat saran demi kelancaran Diklat. norma-norma Diklat dan sosial. (f) demokratis. Unsur yang dinilai Unsur yang dinilai mengenai aspek penguasaan materi dan bobotnya adalah sebagai berikut : 1) RM = 3% 2) RA = 4% 3) OK = 10% 4) KTP2 = 15% 5) Hasil ujian akhir = 8% 6) K3 = 5% -------Jumlah = 45% 45 46 . c) konsistensi. b) ketegasan. Pengamatan dan penilaian menggunakan formulir 5. (c) tidak mendikte atau mendominasi kelompok. (b) membina keutuhan dan kekompakan kelompok. membangun jejaring kerja. (d) memotivasi. 2) kegiatan harian di asrama. Pembimbing. 4) olahraga dan kegiatan ekstra kurikuler lainnya. 5) Observasi Kepemimpinan (OK). Indikator integritas adalah: a) kejujuran. (c) aktif mengajukan pertanyaan yang relevan. 3) diskusi. Indikator kepemimpinan adalah: (a) tanggungjawab. Pengamat. dan memberdayakan tim secara demokratis. waktu. Penilaian Penilaian terhadap sikap dan perilaku kepemimpinan peserta dilakukan berdasarkan pengamatan yang cermat oleh Widyaiswara. Aspek Akademis/Penguasaan Materi a.

dan K3 dengan ketentuan: 1) Penilaian terhadap RM Penilaian terhadap RM difokuskan pada kualitas format dan kualitas substansi materi yang diresumekan. (2) penguasaan materi. (4) pemecahan masalah. Penyiapan soal ujian akhir. 5) Hasil Ujian Akhir Ujian akhir terutama difokuskan pada aspek kemampuan kognitif dan bersifat komprehensif. (6) kualitas hasil pemikiran. koreksi. Penilaian terhadap K3 diberikan oleh widyaiswara pemandu diskusi. hasil ujian akhir. (5) analisis isu. Nilai OK diberikan oleh Widyaiswara dan atau Pembimbing dengan indikator sebagai berikut : a) persiapan dan pelaksanaan OK: (1) kesungguhan. II diberikan. (3) identifikasi best practice kepemimpinan dan manajemen. (3) analisis masalah. (2) kemampuan menempatkan diri sebagai peserta Diklat. Penilaian terhadap RM menggunakan formulir 7. (7) kelayakan aplikasi hasil pemikiran. Penilaian OK menggunakan formulir 9. Penilaian KTP2 menggunakan formulir 10. dan penilaiannya dilakukan bersama LAN. (8) sistematika penulisan. dan seminar hasil OK. terdiri dari: (1) efektifitas teknik presentasi. (5) sistematika penulisan. KTP2. Nilai KTP2 diberikan oleh Widyaiswara dan atau Pembimbing pada saat pendalaman dan penyajian dalam seminar dengan indikator sebagai berikut: (a) kualitas KTP2 terdiri dari: (1) kualitas isu yang diangkat.Nilai aspek akademis/penguasaan materi merupakan penjumlahan nilai bobot keseluruhan RM dan RA. (6) kelayakan aplikasi. 4) Penilaian terhadap kualitas dan penguasaan materi KTP2 difokuskan kepada rencana aplikasi kepemimpinan dan manajemen dalam bentuk penyusunan strategi instansi yang akan diterapkan setelah peserta kembali ke instansinya masingmasing. Penilaian terhadap RA diberikan oleh Widyaiswara dengan indikator: (a) originalitas. Penilaian terhadap RM diberikan oleh Widyaiswara dengan indikator: (a) originalitas. 3) Penilaian terhadap OK Penilaian terhadap OK difokuskan kepada kegiatan. (c) kualitas substansi. (b) kualitas penampilan. c) seminar: (1) kualitas menyajikan substansi pemikiran. (4) kualitas isu yang diangkat. (2) identifikasi masalah. (2) teknik menyampaikan pertanyaan dan jawaban. Penilaian terhadap RA menggunakan formulir 8. (3) kemampuan mengakomodasi. dan 6) 47 48 . (c) kualitas substansi. penyelenggaraan ujian. (2) penguasaan fokus. Penilaian terhadap K3 Penilaian terhadap K3 difokuskan kepada proses penyusunan dan hasil K3. dilakukan setelah seluruh mata Diklat dalam kurikulum Diklatpim Tk. 2) Penilaian terhadap RA Penilaian terhadap RA difokuskan pada kualitas format dan kualitas substansi materi yang diresumekan. b) laporan OK: (1) penguasaan lokus. laporan. OK. (b) kualitas presentasi. (b) kualitas penampilan.

Penilaian Penilaian terhadap peserta dalam aspek akademis/penguasaan materi dilakukan berdasarkan pemeriksaan yang cermat terhadap RM. penggunaan bahasa. 12. Nilai sikap dan perilaku kepemimpinan serta nilai akademis/penguasaan materi direkapitulasi dengan pembobotan masing-masing sehingga menghasilkan Nilai Akhir dengan menggunakan formulir 12. Kepala Lembaga Diklat bertindak selaku Ketua Tim Evaluasi Akhir. 5) Tidak Lulus (skor : di bawah 70. 4. sikap dan perilaku.5 – 100). Evaluasi akhir dilakukan untuk menentukan kualifikasi kelulusan peserta oleh suatu tim yang terdiri dari: (1) Kepala Lembaga Diklat. penggunaan metode dan sarana Diklat.0 – 92. penguasaan materi. dan Moderator seminar.4). 3) Baik Sekali (skor : 77. 2. C. 49 50 . Apabila nilai rata-rata akhir yang dicapai peserta kurang dari 70 dinyatakan tidak lulus.4). Pembimbing. (4) Widyaiswara. c. 10. Evaluasi Widyaiswara Aspek yang dinilai terhadap Widyaiswara adalah sebagai berikut: 1. Penilaian aspek akademis/penguasaan materi ini dilakukan oleh Penyelenggara. b.0). kehadiran (presence) dan cara menyajikan. kerjasama antar Widyaiswara (dalam tim). 9.5 – 84. 2) Memuaskan (skor : 85. Narasumber. Evaluasi Kinerja Penyelenggara Aspek yang dinilai terhadap kinerja Penyelenggara adalah sebagai berikut : 1. 5. (3) Penanggungjawab evaluasi program Diklat. Penilaian terhadap Widyaiswara dilakukan oleh peserta dan Penyelenggara Diklat dengan menggunakan formulir 13. 6. Widyaiswara. sistematika penyajian.0 – 77. pertanyaan dan tanggapan dalam pembahasan K3. Hasilnya diolah dan disampaikan oleh penyelenggara kepada setiap Widyaiswara sebagai masukan bagi yang bersangkutan untuk peningkatan kualitas masing-masing Widyaiswara pada masa yang akan datang. RA. b) kualitas hasil pemikiran. Evaluasi Akhir a. 13. pencapaian hasil belajar. kemampuan melakukan OK. 3. hasil ujian akhir. 3. kemampuan menyajikan/memfasilitasi sesuai program Diklat. 4. pemberian motivasi kepada peserta. 8. kerapihan berpakaian. Kualifikasi Kelulusan Kualifikasi kelulusan peserta ditetapkan sebagai berikut: 1) Sangat Memuaskan (skor : 92. ketepatan waktu. 7.atau narasumber pada saat diskusi penyusunan dan seminar K3 dengan indikator sebagai berikut : a) kesungguhan dalam partisipasi. Ketidakhadiran peserta melebihi 5% dari keseluruhan jumlah jam pelajaran (dari sejak pembukaan sampai dengan penutupan) dinyatakan gugur. Evaluasi akhir dilakukan dengan memperhatikan hasil evaluasi terhadap aspek sikap dan perilaku kepemimpinan serta aspek akademis/penguasaan materi. KTP2.9). B. jawaban. b. c) keefektifan menyampaikan pertanyaan. 11. dan tanggapan. partisipasi dan kualitas pemikiran. (2) Penanggungjawab harian program Diklat. Penilaian K3 menggunakan formulir 11. efektivitas penyelenggaraan. 4) Baik (skor : 70. cara menjawab pertanyaan dari peserta.

II. 2. penyelenggara melakukan evaluasi pasca Diklat dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Penghargaan dapat pula diberikan kepada pengelola unit program Diklatpim Tk. 3. dan keberfungsian sarana dan prasarana Diklat. D. Penilaian terhadap penyelenggaraan program Diklatpim Tk. pelayanan terhadap Widyaiswara. Penilaian terhadap penyelenggaraan program dilakukan oleh Instansi Pembina yang meliputi: 1. diberikan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP). Bagi lulusan terbaik diberikan Piagam Penghargaan. b. kelembagaan. 2. Widyaiswara. II yang telah menyelesaikan seluruh program dengan baik dan dinyatakan lulus. II adalah sebagai berikut: 1. II dan widyaiswara. 7. dan surat keterangan yang berlaku pada Diklatpim Tk. dan lain-lain. 8. 6. pengetahuan. ketersediaan dan kelengkapan bahan Diklat. II diolah dan disimpulkan sebagai bahan masukan untuk penyempurnaan program Diklat yang akan datang dan bahan evaluasi akreditasi lembaga Diklat. PENGHARGAAN. pelayanan terhadap Peserta. sumber daya manusia penyelenggara. Jenis dan bentuk serta ukuran STTPP dan Piagam Penghargaan ditetapkan oleh LAN. 4. penghargaan. Evaluasi pasca Diklat dilaksanakan bersama pejabat Pembina kepegawaian alumni. BAB IX SERTIFIKASI. 6. dan kemampuan dalam memimpin dan mengelola tugas-tugas di instansinya. toilet. Peserta yang tidak lulus diberi kesempatan untuk mengikuti tindakan remedial sesuai dengan ketentuan yang berlaku. ruang makan.2. administrasi Diklat yang meliputi : a) sejauh mana penatausahaan Diklat telah dilaksanakan dengan baik. 3. 3. 4. Evaluasi pasca Diklat dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana alumni mampu menerapkan sikap. ketersediaan. program. 5. Prosedur untuk memperoleh kode registrasi dari LAN : a. kesesuaian pelaksanaan antara program dan rencana. STTPP dan Piagam Penghargaan ditandatangani oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara. 51 52 . 5. Kepada peserta Diklatpim Tk. DAN SURAT KETERANGAN Ketentuan-ketentuan tentang sertifikasi. Penilaian terhadap kinerja Penyelenggara dilakukan oleh Widyaiswara dan Peserta dengan menggunakan formulir 14. Hasil evaluasi pasca Diklat disampaikan kepada LAN dengan format yang berlaku. 2. 3. asrama. b) tersusunnya seluruh dokumen dan bahan-bahan Diklat dalam satu file. untuk selanjutnya LAN akan menggunakan hasil evaluasi tersebut untuk pengembangan kurikulum. Evaluasi Pasca Diklat Setelah penyelenggaraan Diklat berakhir. Apabila tetap tidak berhasil maka diberi Surat Keterangan Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (SKMPP) Diklatpim Tk. Kode registrasi STTPP dari LAN. kebersihan kelas. Lembaga penyelenggara Diklat/ Penanggungjawab program menyampaikan daftar data peserta selambat-lambatnya hari ketiga setelah pembukaan dengan menggunakan formulir 15. kesiapan. 4. LAN memberikan kode registrasi sesuai daftar yang sah/ diajukan.

II. ANWAR SUPRIJADI Salinan sesuai dengan aslinya Kepala Bagian Hukum dan Organisasi. Pedoman sebagaimana dimaksud pada butir 1 di atas. Hal-hal yang belum cukup diatur dalam pedoman ini akan diatur lebih lanjut dalam panduan/petunjuk teknis tersendiri. 2.BAB X PENUTUP 1. Bambang Giyanto 53 . 3. Pedoman ini merupakan panduan bagi Lembaga Diklat Pemerintah yang Terakreditasi untuk menyelenggarakan Diklatpim Tk. Ditetapkan di : Jakarta pada tanggal : 1 Juni 2005 KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA. apabila dipandang perlu akan diadakan penyempurnaan secara berkala.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful