P. 1
Jenjang Karir Keperawatan

Jenjang Karir Keperawatan

|Views: 473|Likes:
Published by Widya Sulasmi

More info:

Published by: Widya Sulasmi on Apr 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2015

pdf

text

original

1 BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG Pada era globalisasi sekarang ini, banyak sekali terjadi perubahan baik ilmu pengetahuan, tehnologi maupun perubahan pola pikir masyarakat. Tuntutan masyarakat terhadap kualitas dan profesionalisme pemberian pelayanan kesehatan semakin meningkat. Keperawatan sebagai profesi dan perawat sebagai tenaga professional juga dituntut untuk bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan keperawatan sesuai kompetensi dan kewenangan yang dimiliki secara mandiri maupun bekerja sama dengan anggota tim kesehatan lainnya. Tenaga perawat sebagai salah satu tenaga kesehatan memegang peranan penting dalam mencapai tujuan pembangunan kesehatan. Bahkan WHO menyatakan bahwa perawat merupakan “back bone” untuk mencapai target-target global, nasional maupun daerah. Hal ini disebabkan karena perawat merupakan tenaga kesehatan dengan proporsi terbesar, melayani pasien selama 24 jam secara terus menerus dan berkesinambungan serta berada pada garis terdepan dalam pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Proporsi tenaga perawat di sarana kesehatan merupakan proporsi terbesar yakni 40 % dibanding tenaga kesehatan lainnya. Tenaga tersebut 65% bekerja di Rumah Sakit, 28 % di Puskesmas dan selebihnya 7 % di sarana kesehatan lainnya Dari aspek kualifikasi tinkat pendidikan terdapat beberapa kategori tenaga perawat yaitu perawat SPK 74 %, DIII 23%, S1 (Ners) 2,75 %, S-2 (Magister)/Spesialis dan S-3 (Doktor) Keperawatan 0,25 %. (PPNI, 2005) Pada saat ini, sistem pengembangan karir dalam konteks sistem penghargaan bagi perawat sudah dikembangkan untuk pegawai negeri sipil (PNS) melalui jabatan fungsional perawat yang ditetapkan berdasarkan SK Menpan No. 94/KEP/M.PAN/11/2001 tentang Jabatan Fungsional Perawat termasuk Angka Kreditnya, walaupun belum sepenuhnya berbasis kompetensi. Di samping itu beberapa Rumah Sakit Swasta/Khusus sudah mengembangkan jenjang karir sesuai

diharapkan meningkatkan kinerja perawat. serta belum dikaitkan dengan kompetensi atau sistem penghargaan yang tepat. Dampak lain dari sistem jenjang karir profesional adalah mengarahkan perawat untuk menekuni bidang keahlian di tempat kerjanya dan meningkatkan profesionalismenya. Berdasarkan hal tersebut di atas dan untuk memenuhi salah satu tugas mata ajaran Kecendrungan dan Isu dalam Keperawatan. Membandingkan trend dan issu keperawatan di Indonesia dan Maryland . Namun dengan adanya sistem jenjang karir profesional perawat yang diterapkan di setiap sarana kesehatan. sehingga mutu pelayanan kesehatan juga meningkat. TUJUAN 1 Tujuan Umum Mengetahui jenjang karir perawat di Maryland dan Indonesia 2 Tujuan Khusus a. sehingga nantinya diharapkan perawat dapat memberikan pelayanan yang bermutu bagi masyarakat. Mengetahui perkembangan jenjang karir perawat di Maryland b.2 kebutuhannya masing-masing meskipun belum mengarah pada pengembangan jenjang karir professional. Hal ini disebabkan karena belum ada acuan nasional tentang pengembangan karir professional bagi perawat. masih kurang memperhatikan tuntutan dan kebutuhan profesi. Pengembangan jenjang karir profesional yang sudah diprakarsai berbagai sarana kesehatan. Dengan berlakunya sistem jenjang karir profesional memacu perawat untuk meningkatkan kualitas dirinya. sedangkan jenjang karir profesional berfokus pada pengembangan jenjang karir profesional yang sifatnya individual. Memahami perkembangan jenjang karir perawat di Indonesia c. sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing. B. Pengembangan karir pada saat ini lebih menekankan pada posisi/jabatan baik struktural maupun fungsional. maka kami tertarik menganalisa trend dan isu karir perawat di Maryland serta membandingkannya dengan trend dan isu yang sedang berkembang di Indonesia.

Mampu memberi saran yang efektif bagi perkembangan sistem jenjang karir perawat di Indonesia .3 d.

membuat perawat lebih dihargai bila dapat mengembangkan skillnya sesuai area pekerjaannya. Perawat adalah pekerjaan kemanusiaan yang dihargai secara professional. menolong manusia hidup lebih lama. sedikit yang terlatih yang menggantikannya. yaitu 2.4 BAB II TINJAUAN ARTIKEL A. membuat perawat tidak pernah kekurangan pekerjaan. Perawat merupakan bagian terbanyak dalam profesi kesehatan di seluruh dunia. Di berbagai negara termasuk Maryland. Seperti di Baby Boomer. Artinya banyak kesempatan kerja bagi perawat dengan gaji yang tinggi. Pertumbuhan populasi yang terus menerus. Juga menjadi populasi terbanyak di rumah sakit dan home care. Perawat bekerja akrab dengan dokter dan profesi kesehatan lanilla. rata-rata usia perawat meningkat. Keperawatan merupakan perpaduan ilmu dan tehnologi dengan seni caring dan kemanusiaan. Tulisan ini menggambarkan bagaimana perawat itu melakukan proses keperawatan dengan melakukan assessment di mana perawat mengumpulkan . Setiap hari dalam bekerja perawat menggunakan ilmu yang telah dipelajarinya di sekolah. Jika pilihan kita menjadi seorang perawat maka kita akan menghabiskan hidup untuk menolong orang lain. Kemajuan tehnologi yang terus menerus.6 juta RN dan banyak dibutuhkan di masa datang. saat perawat berhenti. artinya akan banyak perawat berhenti dan selanjutnya kekurangan perawat. KARIR PERAWAT Tulisan ini menceritakan bagaimana seseorang memutuskan karir sebagai seorang perawat bagi dirinya. memadukan ilmu dengan caring serta tehnologi dan touching. Ketika bekerja perawat mengambil kursus kelanjutan pendidikannya untuk mengikuti perkembangan ilmu keperawatan dan medis. hidup lebih sehat. Artikel ini juga menjelaskan apa yang dilakukan seseorang bila ia telah menjadi perawat. menggunakan skill. Perawat juga memberi advokasi pada pasien dan keluarga.

famili. kemudian menginformasikan kepada dokter dan tim kesehatan lainnya. perawat secara reguler melakukan review hasil dari perencanaan dan membuat penyesuaian pada halhal yang penting. rehabilitasi. 9 Perawat menolong pasien dan keluarganya untuk menentukan rumah sakit dan pelayanan kesehatan yang terbaik. menunjukkan bagaimana melakukan latihan untuk pemulihan fleksiibilitas pasca operasi. Perawatan pasien dilakukan dengan cara: 1 Perawat menolong melahirkan dan merawat ibu-ibu baru sebelum dan setelah persalinan 2 Perawat menolong orang yang sakit dan terluka untuk menjadi lebih baik. memberi obat dan mengajar pasien bagaimana cara merawat dirinya. Bila memungkinkan perawat mendorong pasien untuk berpartisipasi dalam perencanaan yang dibuat. Setelah implementasi. status emosi. sehat dan tetap sehat. terapi fisik dan lain-lain 10 Perawat mengatur aktivitas yang sesuai dengan kegiatan keperawatan. sosial dan spiritual pasien 6 Perawat meberi penkes pada pasien dan keluarga. baik emosional. home care. menjelaskan apa yang dapat mereka lakukan pada saat proses pemulihan. Berikutnya perawat melaksanakan rencananya. mengkaji. fisik dan spiritual. 7 Perawat memberi penkes dan konselling pada komunitas 8 Perawat mengobservasi.5 informasi tentang kondisi fisik pasien. Misalnya perawat melakukan treatmen. mengevaluasi dan mencatat kondisi pasien dan perkembangannya. 3 Perawat melakukan pemeriksam fisik 4 Perawat memberi obat dan treatmen yang telah diorder dokter 5 Perawat memperhatikan kondisi emosional. gaya hidup. Perawat juga menetapkan diagnosa di mana dia akan mengidentifikasi problem atau kebutuhan pasien. harapan dan rasa takut. 11 Perawat menolong pasien terminal agar meninggal dengan tenang dan menolong keluarga menghadapinya. . Selanjutnya perawat membuat suatu planning untuk mengatasi problem ini dan mensetting tujuan spesifik untuk memperbaikinya.

Ia menyatakan gaji perawat RN yang baru bekerja $ 44. kamar operasi. Medical office (dokter mata. freestanding pasien dan Surgery center.370 dan $ 63. perawat privat). konsultan. kumpulan health center (keselamatan okupasional. jumlah orang yang sakit dan kebutuhan akan perawat yang mempunyai skill lebih banyak. Perawatan di rumah. Marketing: $ 33.600/tahun. seperti pusat perawatan jangka panjang (Rehabilitasi.071.200 dan yang tertinggi sekitar 10 % dibayar lebih dari $74. kebidanan.226. Menurut The Bureau of Labor Statistic. tehnologi medical dan biotech). organisasi perdamaian internasional.704. Sedangkan perawat klinik spesialist sekitar $41. oleh karena perkembangan pelayanan kesehatan yang membuat manusia hidup lebih lama. semakin meningkat populasi lansia yang membutuhkan perawatan. perusahaan lain (harmaceutical.330 tahun 2004. perawat anestesi $113. Hal ini disebabkan karena kebutuhan akan tenaga perawat sangat besar. Hospice). perusahaan asuransi dan manajemen care. perawat administrator $45. gigi. Sedangkan pada area rumah sakit. Home care (visiting nurse. dan regulator rumah sakit (survei kondukting.873. pusat riset (riset perawatan).com. Pada artikel ini juga diuraikan tentang peluang perawat untuk bekerja pada banyak tempat.760. yang dikemukakan oleh Joe Kilmartin direktur Salary. beberapa surgery center. klinik kesehatan komunitas. ruang rawat di rumah . merawat anak. surgical dan unit recovery. sekolah.000 dan perawat praktisioner $71. bedah). Perbandingan antara rata-rata gaji untuk pekerja baru Accounting: $ 43. Peningkatan gaji perawat bertambah sesuai bertambahnya pengalaman.269. apabila perawat bekerja shift dengan lembur maka gajinya bertambah di luar gaji dasar. pediatric. pendidik). di ICU.6 Artikel ini menggambarkan bagaimana banyaknya peluang yang didapat karena menjadi perawat. Ekonom: $ 24. Sekitar 50 % mereka dibayar antara $43. Artikel ini juga menggambarkan income perawat. inspeksi).360 dan yang paling rendah yakni sekitar 10 % dibayar kurang dari $37. trauma center dan kamar emergensi. perawat dapat bekerja di unit perawatan pasien.000. militer. sekolah perawat (sebagai professor). perawat RN dibayar rata-rata $52.667 dan guru : $ 31. medical record atau unit X-ray atau bagian diagnostik lain. kebutuhan akan tenaga perawat di luar rumah sakit dan banyak perawat yang pensiun sehingga membutuhkan banyak perawat untuk menggantikannya.

kesabaran. skill atau keahlian. Banyak pendidikan diploma bergabung dengan junior college di mana pelajarnya mengambil ilmu dasar dan English sesuai kebutuhan. merawat bayi baru lahir. psikiatrik dan pusat perawatan pasien drug. Bila tertarik pada karir keperawatan harus belajar pada sekolah perawat yang terakreditasi. program 2 tahun pada junior college atau komunitas. Bila ditinjau dari jadwal kerja perawat perlu sangat fleksibel. 3 Diploma untuk rumah sakit. laboratorium. kesehatan jiwa. kimia. Pelajar juga mendapat supervisi dari tenaga klinik berpengalaman di rumah sakit dan pelayanan kesehatan lainnya. perawat anestesi. bidan bersertifikat. Semua sekolah perawat di Maryland telah terakreditasi. fleksibilitas. sense humor dan kemampuan untuk bersikap tenang pada saat kritis. Beberapa part time atau hanya pada weekends. Perawat bekerja siang. maka diperlukan kepemimpinan dan skill tentang organisasi. Beberapa pendidikan keperawatan di rumah sakit dan Universitas menyelenggarakan program AND ini. sore atau malam. perawat riset. ilmu sosial. keteguhan hati. Tidak ada program diploma di Maryland. fisika. Pelajar harus giat belajar. rasa kasihan. . Terdapat 1500 program pendidikan keperawatan di USA dengan 3 tipe program training yaitu: 1 Bachelor of Science in Nursing (BSN). skill problem solving. program 2-3 tahun berdasarkan setting rumah sakit. Biasanya perawat bekerja 40 jam perminggu seperti profesi lain. Shift perawat antara 8-12 jam. mempunyai kritikal thingking dan skill problem solving. menolong ibu baru melahirkan. Untuk menjadi perawat profesional. merawat pasien dalam perjalanan ke rumah sakit. teori keperawatan dan praktek serta humanistik. Artikel ini juga menceritakan banyak perawat RN menambah pendidikannya untuk menjadi Perawat klinik spesialis seperti kanker. helikopter dan ambulance. obstetric. Beberapa perawat bekerja 36 jam dalam 3 hari atau 40 jam dalam 4 hari (kemudian libur 3-4 hari). rajin belajar akan menjadikan seseorang menjadi perawat. Konfiden.7 sakit atau unit perawatan intensif neonatus. dengan program 4 tahun di Universitas 2 Associate Degree of Nursing (AND). Kursusnya meliputi biologi. perawat praktisioner dan perawat psikiatrik.

waktu kerja dan tingkat pendidikannya. Menurut Robiun Munadi (2006) dalam artikelnya mengatakan bahwa ada 100. sesuai skill. nurse midwive. namun kenyataannya perawat kita tidak mampu bersaing dengan perawat di negeri lain. Eropa. Besar gaji perawat di Indonesia masih berdasarkan golongan dan masa kerja (PNS). Ironisnya data WHO 2005 menyebutkan dunia membutuhkan 2 juta perawat di AS. Cek petunjuk yang ada untuk menentukan dari mana sumber bisa diperoleh. TREND DAN ISU PERAWAT 1 Kebutuhan akan tenaga perawat di luar negeri seperti Maryland sangat banyak karena banyaknya perawat yang akan pensiun tanpa diikuti adanya tenaga pengganti perawat tersebut. Pada artikel ini juga dijelaskan tentang biaya kuliah.(http://www. bervariasi tergantung pada apakah seseorang kuliah di swasta atau kampus negeri dan apakah seseorang residen atau tidak dan bagaimana cara mendapatkan beasiswa.000 (seratus ribu perawat) yang menganggur di Indonesia. Bangladesh dan India.com) 2 Besar gaji perawat di Maryland disesuaikan dengan tingkatan karir perawat.8 BSN memberi peluang lebih tinggi untuk kemajuan dan lebih fleksibel pada 3 tipe tingkatan dan syarat pada tingkat master keperawatan. Ini seharusnya memberi peluang bekerja bagi perawat Indonesia. Ini sesuai dengan artikel kompas tentang perawat . B. Lihat Maryland website untuk informasi lisensi. nurse anestesi. ujian dilakukan di mana seseorang tersebut berencana untuk praktek. Tingkat master diperlukan untuk oleh perawat yang ingin praktek pada area spesialist yaitu nurse praktisioner. Australlia dan Timur Tengah. Hal ini memberi peluang bagi perawat Indonesia untuk bekerja tetapi harus mempunyai skill dan pengetahuan yang mendukung. Seorang perawat harus mempunyai lisensi. Hal ini disebabkan kesulitan berbahasa Inggris bila dibanding dengan perawat Filiphina. nurse klinik spesialist dan RN assistant pertama pada kamar operasi. Sebaliknya situasi di Indonesia sangat berbeda dengan Maryland. Perawat yang berminat menjadi perawat riset atau professor perawatan biasanya harus pada tingkat Doktor.kompas. dengan syarat kelulusan nasional untuk menjadi RN. kadang-kadang dibutuhkan pendidikan berkelanjutan atau praktek untuk mempertahankan lisensi perawat.

umumnya belum berjalan masih dalam tahap sosialisasi. rumah sakit. PENERAPAN JENJANG KARIR DI INDONESIA Umumnya di Indonesia sistem jenjang karir perawat masih dalam tahap wacana dan rencana. 3 Pendapatan seorang perawat di Maryland meningkat ketika ia menjadi perawat praktisioner. keahlian seseorang dan juga lamanya waktu ia bekerja. C. yang akan kelompok bahas pada bagian berikut.9 yang menyatakan pemerintah sulit membayar perawat karena defisit anggaran. puskesmas atau masyarakat yang menggunakan belum pernah duduk bersama membicarakan model keperawatan seperti apa yang sebaiknya diterapkan. (http://www. Di Indonesia hal ini masih menjadi trend dan issue. Beberapa rumah sakit di Indonesia telah mencoba membuat sistem tersebut dengan tujuan agar kinerja perawat yang dianggap sebagai tenaga mayoritas dalam pelayanan kesehatan dapat meningkat sehingga mutu pelayanan juga meningkat. institusi pendidikan yang melakukan pendidikan. pendidikan dan pemanfaatan tenaga perawat. Jadi diharapkan konsumen penerima manfaat yang membayar gaji tersebut. Pada beberapa rumah sakit swasta di Indonesia ada yang telah menjalankan sistim jenjang karir seperti di luar negri. tanpa memperhitungkan tingkat pendidikan. Mari kita melihat beberapa sistem jenjang karir berikut: . sesuai dengan kompetensinya. Depkes dan Kessos sebagai perencana. perawat klinik spesialis. Belum mempunyai kepastian penjenjangan yang diikuti standar pendapatan perawat.ppni). Disadari saat ini belum ada koordinasi yang baik antara perencanaan. atau perawat riset.inna. Akibatnya tenaga perawat menjadi surplus tanpa diimbangi penempatan dan pembayaran yang tepat.

10 1 Jenjang karir perawat oleh DEPKES RI dari sumber PPNI Bid.2 Advanced Beginner N.1 Beginner/Novice N.5 Expert N.1 PM.3 Competent N.5 PK. Karena itu sebaiknya ada suatu kejelasan yang lebih terperinci mengenai penjenjangan tersebut.1 PP. J enjang Karir Professional perawat PK V PK IV PK II I PK II PK I PM V PM IV PM II I PM II PM I PP V PP IV PP II I PP II PP I PR V PR IV PR II I PR II PR I Kesimpulan: Sistem jenjang karir Depkes RI baru dalam tahap draft belum ditetapkan sebagai suatu sistem. Pengemb. 2 Jenjang karir perawat di RS IMMANUEL Bandung Model JK Perawat di RS.4 PK. Dan yang kami cermati adalah bahwa setelah PK V baru menjadi PR I. Pengemb.2 PP.4 PM.4 Proficient N.1 PR.1 .2 PK. Immanuel Bandung .2 PR.2 PM.3 PM. Sedangkan pada kenyataannya bahwa pada PK I pun mungkin saja ada perawat yang mampu melakukan penelitian.3 PK. N.0 Fresh graduated PK = Perawat Klinik PP = Perawat Pendidik PM = Perawat Manajer PR = Perawat Riset PK.3 PP.

3 Jenjang karir yang dibuat oleh RS JANTUNG HARAPAN KITA JAKARTA PK KV IV PK KV III PK KV II Competent Advance Beginner Proficient PK KV V PK KV VI Expert II Expert I PK KV I PK KV 0 Pre Beginner Beginner Kesimpulan: Sistem jenjang karir telah dilaksanakan di RS Jantung Harapan Kita namun tidak disampaikan hasil evaluasi terhadap dampak pelaksanaan sistem tersebut terhadap pelayanan.11 Kesimpulan: Sistem jenjang karir telah dilaksanakan selama satu tahun di RS Immanuel Bandung dan setelah dilakukan evaluasi maka disimpulkan bahwa mutu pelayanan meningkat khususnya pelayanan keperawatan. Kami mencermati bahwa setelah PK 4 baru menjadi PR 1. . Karena itu sebaiknya ada suatu kejelasan yang lebih terperinci mengenai penjenjangan ini. Pada kenyataannya PK 1 pun mungkin juga mampu melakukan penelitian.

1 – V.1 – IV. peringkat sbb: .4 (D3) : IV.JF I . Carolus Jakarta J ENJ ANG FUNGSI TENAGA PERAWAT (J FTK)  Sistem penjenjangan perawat melalui kompetensi  Disusun menurut dasar pendidikan  Masing – masing jenjang memp.JF II .JF IV .6 (SPK) : III.3 (S2) Kesimpulan: Sistem jenjang karir telah dilaksanakan di RS St.1 – II.3 (S1) : V. namun tidak disampaikan hasil evaluasi terhadap dampak pelaksanaan sistem tersebut terhadap pelayanan.3 (Penjenang Kesehatan) : II. Carolus Jakarta secara kontiniu.JF III .JF V : I.12 4 Jenjang karir perawat di RS St. .1 – I.1 – III.

Suatu kenyataan yang kita hadapi di Indonesia yang masih memprihatinkan adalah belum ada sistem secara nasional untuk menentukan dengan pasti jenjang karir dan pendapatan perawat. Dan hal ini juga sangat mempengaruhi mutu layanan keperawatan secara khusus dan layanan kesehatan pada umumnya. Pendapatan perawat sangat baik dan telah diatur dengan jelas.13 BAB III RANGKUMAN DAN USULAN A. Keadaan ini mempengaruhi kinerja perawat yang juga berpengaruh terhadap mutu layanan keperawatan maupun layanan kesehatan seperti yang kita alami. maka kelompok memberikan usulan sebagai berikut: 1 Depkes bersama organisasi profesi keperawatan (PPNI) perlu dengan sungguhsungguh untuk duduk bersama membuat jenjang karir perawat yang jelas dan baik dengan maksud meningkatkan kinerja perawat yang berdampak pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia. . RANGKUMAN Sistem jenjang karir perawat di luar negeri khususnya Maryland sangat jelas dan perawat sangat dihargai sebagai pemberi layanan kesehatan kepada manusia. Namun yang kita harapkan adalah adanya suatu sistem secara nasional yang dikelola oleh Depkes dan Organisasi Profesi Keperawatan. Sistem yang ada juga masih dipertanyakan kejelasan dan kebenarannya untuk mempengaruhi mutu layanan. Hal ini sangat membantu seseorang untuk menetapkan pilihan karir dalam hidupnya. B. Beberapa rumah sakit di Indonesia yang telah menyadari pentingnya jenjang karir dan pendapatan perawat dikelola dengan baik untuk meningkatkan mutu layanan secara umum di rumah sakit tersebut telah menetapkan dan menerapkan secara local sistem jenjang karir perawat. USULAN Setelah mempelajari sistem jenjang karir di luar negeri khususnya Maryland.

. PPNI dan perwakilan dari pelayanan keperawatan di rumah sakit.14 2 Membentuk tim yang terdiri dari Keperawatan Depkes. Puskesmas serta pelayanan kesehatan lainnya untuk meyusun sistem jenjang karir perawat 3 Mensosialisasikan sistem yang telah disusun 4 Melaksanakan dan memonitor sistem dengan konsisten 5 Mengevaluasi dampak pelaksanaan sistem untuk menetapkan hasil dan melakukan revisi yang diperlukan.

. Materi Semiloka di RSKD Jakarta Wahyuni T.com. (2007) Pengalaman Penerapan Penilaian Kinerja Berdasarkan Kompetensi di PK St. Materi Semiloka di RSKD Jakarta Shea R. Materi Semiloka di RSKD Jakarta Sekarsari R. Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan Ditjen Yanmed Depkes..kompas.. Materi Semiloka di RSKD Jakarta http://www. (2007).inna. Carolus Jakarta.. 2007 .B. volume 5 number 1 Susana A..15 DAFTAR PUSTAKA Prayetni (2007). Pola Karir Perawat Profesional. The Canadian Journal of Career Development. 2007 http://www. (2007) Pola Pelatihan Perawat Fungsional di RS Immanuel Bandung. (2007) Pengalaman Penerapan Sistem Remunerasi Berdasarkan Kompetensi di RSJK Harapan Kita Jakarta..ppni.M.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->