Makalah Baku Mutu Lingkungan

1.1 Latar Belakang Pembangunan sumber daya alam dan lingkungan hidup seyogyanya menjadi acuan bagi kegiatan berbagai sektor pembangunan agar tercipta keseimbangan dan kelestarian fungsi sumber daya alam serta lingkungan hidup, sehingga keberlanjutan pembangunan tetap terjamin. Dengan memperhatikan permasalahan dan kondisi sumber daya alam dan lingkungan hidup dewasa ini, maka kebijakan di bidang pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup ditujukan pada upaya mengelola sumber daya alam, baik yang dapat diperbaharui maupaun yang tidak dapat diperbaharui melalui penerapan teknologi ramah lingkungan, serta menerapkan secara efektif penggunaan indikator-indikator hidup. Sasaran yang ingin dicapai adalah terwujudnya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan seiring meningkatnya kesejahteraan masyarakat serta meningkatnya kualitas lingkungan hidup sesuai dengan baku mutu lingkungan yang ditetapkan. Dewasa ini, ada banyak pendapat yang sering terjadi di masyarakat, misalnya seseorang mengatakan bahwa sungai telah tercemar, tetapi ada juga yang mengatakan bahwa sungai tersebut masih baik. Untuk mengatasi perbedaan pendapat yang sering terjadi, dan supaya seseorang tidak memandang sesuatu dari sudut kepentingannya sendiri, maka perlu adanya tolok ukur yang dapat digunakan bersama. Di antaranya yaitu untuk mengatakan atau menilai bahwa lingkungan telah rusak atau tercemar, dipakai baku mutu lingkungan. Penetapan baku mutu lingkungan diperlukan untuk mencegah terjadinya pencemaran terhadap lingkungan oleh berbagai aktivitas industri dan aktivitas manusia.

1.2 Tujuan Setelah membaca makalah yang berjudul “Baku Mutu Lingkungan” p embaca diharapkan: 1. 2. 3. Dapat memahami pengertian baku mutu lingkungan Dapat mengetahui jenis-jenis baku mutu lingkungan Dapat mengetahui contoh penerapan baku mutu lingkungan BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Baku Mutu Lingkungan Baku mutu lingkungan adalah batas kadar yang diperkenankan bagi zat atau bahan pencemar terdapat di lingkungan dengan tidak menimbulkan gangguan terhadap makhluk hidup, tumbuhan atau benda lainnya. Menurut pengertian secara pokok, baku mutu adalah peraturan pemerintah yang harus dilaksanakan yang berisi

pencemaran terhadap lingkungan berlangsung di mana-mana dengan laju yang sangat cepat. Sekarang ini beban pencemaran dalam lingkungan sudah semakin berat dengan masuknya limbah industri dari berbagai bahan kimia termasuk logam berat. Secara objektif. tetapi kualitas lingkungan tersebut mengganggu kehidupan manusia.spesifikasi dari jumlah bahan pencemar yang boleh dibuang atau jumlah kandungan yang boleh berada dalam media ambien. baku mutu merupakan sasaran ke arah mana suatu pengelolaan lingkungan ditujukan. Pencemaran air Pencemaran udara Pencemaran tanah Baku mutu untuk mencegah berlimpahnya limbah sehingga mengakibatkan baku mutu lingkungan tidak memenuhi syarat penghidupan bagi manusia.Sehubungan dengan batu mutu lingkungan. 3. Contoh kriteria: Kriteria bahan pencemar dalam media air untuk kehidupan ikan: Konsentrasi Pencemar (mg/l) 0.5 Pengaruh terhadap Ikan Tidak ada pengaruh Ikan menderita dalam taraf rendah Kematian telah terjadi masih dalam tingkat rendah Tidak ada yang dapat hidup Untuk mencegah terjadinya pencemaran terhadap lingkungan oleh berbagai aktivitas industri dan aktivitas manusia. daya toleransi dan daya tenggang. 4 Tahun 1982 Pasal 15 yang berbunyi sebagai berikut: “Perlindungan lingkungan hidup dilakukan berdasarkan baku mutu lingkungan yang diatur dengan peraturan perundang-undangan.1 0. Nilai ambang batas tertinggi atau terendah dari kandungan zat-zat. Kriteria baku mutu adalah kompilasi atau hasil dari suatu pengolahan data ilmiah yang akan digunakan untuk menentukan apakah suatu kualitas air atau udara yang ada dapat digunakan sesuai objektif penggunaan tertentu. Kemampuan lingkungan sering diistilahkan dengan daya dukung lingkungan.” Adapun penjelasannya sebagai berikut: “Agar dapat ditentukan telah terjadi kerusakan lingkungan hidup perlu ditetapkan baku mutu lingkungan. maka yang dipersalahkan . 2. Jadi jika terjadi kondisi lingkungan yang telah melebihi nilai ambang batas (batas maksimum dan minimum) yang telah ditetapkan berdasarkan baku mutu lingkungan maka dapat dikatakan bahwa lingkungan tersebut telah tercemar.01 0. wilayah atau waktu mengingat akan perbedaan tata gunanya. atau istilah asingnya disebut carrying capacity. Pencemaran lingkungan dapat dikategorikan menjadi: 1. makhluk hidup atau komponenkomponen lain dalam setiap interaksi yang berkenaan dengan lingkungan khususnya yang mempengaruhi mutu lingkungan. Pada saat ini. Perubahan keadaan lingkungan setempat serta perkembangan teknologi akan mempengaruhi kriteria dan pembakuan yang telah ditetapkan. Dasar hukum baku mutu lingkungan terdapat dalam Undang-undang No. baik penetapan kriteria kualitas lingkungan hidup maupun kualitas buangan atau limbah. daya tenggang dan daya toleransi atau kemampuan lingkungan.05 0. maka diperlukan pengendalian terhadap pencemaran lingkungan dengan menetapkan baku mutu lingkungan. Kriteria dan pembakuan ini dapat berbeda untuk setiap lingkungan. ada istilah nilai ambang batas yang merupakan batas-batas daya dukung.” Apabila pada suatu saat ada industri yang membuang limbahnya ke lingkungan dan telah memenuhi baku mutu lingkungan. Adanya peraturan perundangan (nasional maupun daerah) yang mengatur baku mutu serta peruntukan lingkungan memungkinkan pengendalian pencemaran lebih efektif karena toleransi dan atau keberadaan unsur pencemar dalam media (maupun limbah) dapat ditentukan apakah masih dalam batas toleransi di bawah nilai ambang batas (NAB) atau telah melampaui.

Membentuk program pemantauan dan penyempurnaan untuk menilai apakah objektif yang telah ditetapkan tercapai. seperti tersebut di atas. Apabila hal tersebut terjadi. 3. adalah batas kadar yang diperolehkan bagi zat atau bahan pencemar terdapat dalam air. 4. 5. zat. 2. energi. 4 Tahun 1984 Pasal 15. 5. Identifikasi dari penggunaan sumber daya atau media ambien yang harus dilindungi (objektif sumber daya tersebut tercapai). Dalam keputusan tersebut yang dimaksud dengan: 1. Baku mutu air laut adalah batas atau kadar makhluk hidup. 1. maka baku mutu lingkungannya yang perlu dilihat kembali. Baku mutu udara ambien adalah batas kadar yang diperbolehkan bagi zat atau bahan pencemar terdapat di udara. atau komponen lain yang ada atau harus ada.bukan industrinya. sehingga tidak mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien. 2. Kadar yang diterapkan ini didasarkan pada kemampuan sumberdaya beserta sifat peruntukannya. baku mutu udara emisi dan baku mutu air laut. 2. KEP-03/MENKLH/II/1991 telah menetapkan baku mutu air pada sumber air. Baku mutu air pada sumber air. waduk.2 Jenis-Jenis Baku Mutu Lingkungan Sehubungan dengan fungsi baku mutu lingkungan maka dalam hal menentukan apakah telah terjadi pencemaran dari kegiatan industri atau pabrik dipergunakan dua buah sistem baku mutu lingkungan yaitu: 1. Adapun langkah-langkah penyusunan baku mutu lingkungan: 1. Stream Standard Stream Standard merupakan batas kadar untuk sumberdaya tertentu. namun air tetap berfungsi sesuai dengan peruntukannya. tumbuh-tumbuhan dan benda. dan danau. Baku mutu udara emisi adalah batas kadar yang diperbolehkan bagi zat atau bahan pencemar untuk dikeluarkan dari sumber pencemaran ke udara. perizinan. Merumuskan baku mutu limbah yang boleh dilepas ke dalam lingkungan yang akan menghasilkan keadaan kualitas baku mutu ambien yang telah ditetapkan. 2. hal ini mengingat penjelasan dari Undang-undang No. 1. disingkat baku mutu air. namun tidak menimbulkan gangguan terhadap makhluk hidup. Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup dalam keputusannya No. 1. Effluent Standard Effluent Standard merupakan kadar maksimum limbah yang diperbolehkan untuk dibuang ke lingkungan. 3. baku mutu udara ambien. Baku mutu limbah cair adalah batas kadar yang diperolehkan bagi zat atau bahan pencemar untuk dibuang dari sumber pencemaran ke dalam air pada sumber air. . Merumuskan formulasi dari kriteria dengan menggunakan kumpulan dan pengolahan dari berbagai informasi ilmiah. baku mutu limbah cair. dan zat atau bahan pencemar yang ditenggang adanya dalam air laut. Merumuskan baku mutu ambien dari hasil penyusunan kriteria. sehingga tidak menyebabkan dilampauinya baku mutu air. seperti sungai. dan pengawasan mutu air limbah dan pelbagai sektor seperti pertambangan dan lain-lain. sedangkan baku mutu air limbah (effluent standard) dipergunakan untuk perencanaan. 4. Baku Mutu Air dan Limbah Cair Kriteria mutu air diterapkan untuk menentukan kebijaksanaan perlindungan sumberdaya air dalam jangka panjang. Misalnya batas kadar badan air untuk air minum akan berlainan dengan batas kadar bagi badan air untuk pertanian.

Dengan demikian harus diperhatikan dalam setiap kegiatan yang menghasilkan limbah cair dan yang membuang limbah cair tersebut ke dalam air pada sumber air. 7. 1. Golongan A. Hal tersebut mengharuskan agar setiap pembuangan limbah cair ke dalam air pada sumber air. Golongan B.Kriteria kualitas sumber air di Indonesia ditetapkan berdasarkan pemanfaatan sumber-sumber air tersebut dan mutu yang ditetapkan berdasarkan karakteristik suatu sumber air penampungan tersebut dan pemanfaatannya. Baku mutu udara ambien terdiri dari 9 jenis: 1. KEP-03/MENKLH/II/1991. yaitu air yang baik untuk keperluan perikanan dan peternakan. tetapi tidak sesuai untuk keperluan A. 3. Tidak mengakibatkan turunnya kualitas air pada sumber air penerima limbah. yaitu air yang tidak sesuai untuk keperluan tersebut dalam golongan A. Golongan D. 2. dan dapat dipergunakan untuk keperluan lainnya tetapi tidak sesuai untuk keperluan tersebut pada golongan A dan B. Mutu emisi dari limbah gas yang dibuang ke udara tidak melampaui baku mutu udara emisi yang telah ditetapkan. Karbon monoksida. Baku Mutu Udara Baku mutu udara ambien dan emisi ditetapkan dengan maksud untuk melindungi kualitas udara di suatu daerah. Oksida nitrogen. Tidak menyebabkan turunnya kualitas udara. yaitu air yang baik untuk keperluan pertanian dan dapat dipergunakan untuk perkantoran. 5. Oksida. Baku mutu udara ambien dan emisi limbah gas yang dibuang ke udara harus mencantumkan secara jelas dalam izin pembuangan gas. Sulfur dioksida. yaitu air baku yang baik untuk air minum dan rumah tangga dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan lainnya tetapi tidak sesuai untuk golongan A. yaitu air yang dapat digunakan sebagai air minum secara langsung tanpa pengolahan terlebih dahulu. Mutu limbah cair yang dibuang ke dalam air pada sumber air tidak boleh melampaui baku mutu limbah cair yang telah ditetapkan. Limbah cair harus memenuhi persyaratan: 1. 2. 6. 4. 2. maka perlu ditetapkan baku mutu limbah cair dengan berpedoman kepada alternatif baku mutu limbah cair yang telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup No. Baku mutu air dan baku mutu limbah cair yang telah ditetapkan oleh gubernur dimaksudkan untuk melindungi peruntukan air di daerahnya. 4. Baku mutu limbah cair tersebut ditetapkan oleh gubernur dengan memperhitungkan beban maksimum yang dapat diterima air pada sumber air. 8. dan untuk keperluan lainnya. . 2. 5. Timah hitam/timbal. listrik tenaga air. Badan air dapat digolongkan menjadi 5. Amoniak. Semua kegiatan yang membuang limbah gas ke udara ditetapkan mutu emisinya dalam pengertian: 1. Golongan E. industri. mencantumkan kuantitas dan kualitas limbah. 3. B. Golongan C. Hidrokarbon. B. C. dan C. yaitu: 1. Hidrogen sulfida. Untuk melindungi sumber air sesuai dengan kegunaannya. dan D.

Debu. Contoh Penerapan Data yang diambil dari lapangan untuk penerapan Baku Mutu Limbah Cair Kawasan Industri adalah: . 1) Keterangan: BPM = Beban Pencemaran Maksimum yang diperbolehkan.260 (20) 92. 1) BPA = (CA)j x (DA) x f Keterangan: BPA (CA)j DA f 1.5 (0.9. A = luas lahan kawasan yang terpakai dinyatakan dalam hektar F = faktor konversi = 1 kg 1000000 mg 1..(II.086 Evaluasi Penilaian beban pencemaran adalah: BPA tidak boleh melewati BPM 1.086…. Beban Pencemaran Maksimum (BPM) BPM = (Cm)j x Dm x A x f…………………………. No. 1.360 (2) 160 (0.2. 02/MENKLH/1988): 9 2.(II.= 0. 24 x 3600 detik hari ——————x———————. dinyatakan dalam liter/detik = faktor konversi = 0.24) Waktu 24 jam 8 jam 24 jam 1 jam 24 jam 24 jam 30 menit 24 jam 3 jam Penerapan Baku Mutu Lingkungan Baku mutu lingkungan dapat diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari. dinyatakan dalam mg/l = debit limbah cair sebenarnya. ug/M3 (ppm) CO ug/M3 (ppm) NOx ug/M3 (ppm) O3 ug/M3 (ppm) Debu ug/M3 (ppm) Pb ug/M3 (ppm) H2S ug/M3 (ppm) NH3 ug/M3 (ppm) HC ug/M3 (ppm) (KepMen KLH.0) 260 60 42 (0. Dm = Debit limbah cair maksimum dinyatakan dalam L limbah cair per detik per hektar.05) 200 (1. Baku mutu udara ambien Parameter SO2. Untuk itu digunakan perhitungan sebagai berikut: 1. = beban pencemaran sebenarnya. dinyatakan dalam kg parameter per hari (Cm)j = kadar maksimum parameter j dinyatakan dalam mg/I. Contohnya dalam penerapan baku mutu limbah cair pada pembuangan limbah cair melalui penetapan beban pencemaran maksimum.3 Baku mutu 260 (0.1) 2.03) 1. 1.2) Beban pencemaran sebenarnya dihitung dengan cara sebagai berikut …………… (II. dinyatakan dalam kg parameter per hari = kadar sebenarnya parameter j.

Dari tabel tersebut diketahui: 1. BAB III KESIMPULAN 1. Beban maksimum yang diperbolehkan = 4.1) adalah: BPM = Cm x Dm x f x A = 50 x 1 x 0.3 kg/hari/ha) x 1500 ha = 6450 kg/hari Beban pencemaran sebenarnya untuk parameter BOD kawasan industri tersebut (persamaan II.3 8. Kadar BOD hasil pengukuran (CA) = 60 mg/liter Debit hasil pengukuran (DA) = 1000 liter/detik Luas lahan kawasan terpakai (A) = 1500 ha Beban pencemaran maksimum parameter BOD yang diperbolehkan untuk kawasan industri tersebut (persamaan II.2 Debit limbah cair maksimum: 1 L per detik per HA lahan kawasan yang terpakai. 1. Luas areal kawasan industri yang terbangun (A) [hektar.1) adalah: BPA = 5160 kg/hari Dari contoh di atas.086 .0 BOD5 COD TSS pH Contoh perhitungan: Beban Pencemaran Maksimum (kg/hari/ha) 4. jadi untuk parameter BOD kawasan tersebut memenuhi Baku Mutu Limbah Cair.6 17. 2. Suatu kawasan industri mempunyai luas lahan kawasan terpakai 1500 hektar. 2. 2. 3. Debit maksimum yang diperbolehkan (Dm) = 1 liter/detik/ha Untuk parameter BOD diketahui: Kadar maksimum (Cm) = 50 mg/liter 1. ha] Kadar sebenarnya (CA) untuk setiap parameter [mg/liter] Debit limbah hasil pengukuran (DA) [liter/detik] Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kawasan Industri Parameter Kadar Maksimum (mg/liter) 50 100 200 6.0 – 9. Parameter dari tabel di atas yang akan dijadikan contoh perhitungan adalah parameter (j) BOD.086 x 1500 = (4. Baku mutu lingkungan adalah batas kadar yang diperkenankan bagi zat atau bahan pencemar terdapat di lingkungan dengan tidak menimbulkan gangguan terhadap makhluk hidup. 3. BPA (5160 kg/hari) lebih kecil daripada BPM (6450 kg/hari). 2.3 kg/hari/ha Data lapangan 1.1. tumbuhan atau benda lainnya. = CA x DA x f = 60 x 1000 x 0.

Valentinus.id baku+mutu+lingkungan+dan+Mekanisme+pemantauan+%28presentation%29.ac. Jenis-jenis baku mutu lingkungan.staff.pdf&chrome=true http://www. DAFTAR PUSTAKA Darsono. baku mutu air. dan baku mutu air laut.2.pdfgemi. Baku mutu untuk mencegah berlimpahnya limbah sehingga mengakibatkan baku mutu lingkungan tidak memenuhi syarat penghidupan bagi manusia.com/book/hubungan-limbah-dengan-baku-mutu-lingkungan-pdf.html . 1992. http://docs.com/gview?url=agus_dh. Pengantar Ilmu Lingkungan.gunadarma.google. 3. baku mutu udara emisi. Yogyakarta: Penerbitan Universitas Atma Jaya Yogyakarta. baku mutu limbah cair. baku mutu udara ambien.