MAKALAH PENDALAMAN MATERI MATA KULIAH ENTOMOLOGI (AKKC 245

)

ORDO PLECOPTERA

DOSEN PENGASUH : Drs. Bunda Halang, MT Dra. St. Wahidah Arsyad, M.Pd

DISUSUN OLEH : Kelompok XI Fatwa Izati Laili Munawarah Lily Permatasari (A1C211206) (A1C211015) (A1C211053)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN 2013

KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas berkat rahmat-Nya sehingga kami sebagai penyusun dapat menyelesaikan tugas makalah pendalaman materi entomologi ini. Dalam penyusunan makalah ini, penyusun mendapat banyak bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Untuk itu, tidak lupa penyusun mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada: 1. Allah SWT atas berkat, rahmat, taufik, dan hidayah-Nya 2. Bapak Drs. Bunda Halang, MT dan Ibu Dra. St. Wahidah Arsyad, M.Pd, selaku dosen mata kuliah entomologi yang telah memberikan ilmunya. 3. Orang tua yang telah memberikan dorongan baik material maupun spiritual 4. Teman-teman yang telah memberikan saran dan kritiknya 5. Serta semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini Kami sebagai penyusun menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna dan masih banyak terdapat kekurangan-kekurangan. Hal ini dikarenakan terbatasnya pengetahuan dan kemampuan kami sebagai penyusun. Walaupun demikian kami telah berusaha dengan kemampuan yang ada untuk dapat menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya. Semoga dapat bermanfaat bagi ilmu pengetahuan. Amin.

Banjarmasin, 19 Februari 2013

Penyusun

....... B............. Kesimpulan ............. Metode Penulisan ....................................... G..................................... E............ B........................ Tujuan Penulisan .............................. DAFTAR INDEKS .................................................... Anatomi dan Fisiologi Ordo Plecoptera . A........................................... A............. H.................................... Morfologi Ordo Plecoptera.................................. Rumusan Masalah ................................. Perkembangan Evolusioner Ordo Plecoptera ........ Daur Hidup dan Perkembangan Ordo Plecoptera.................. Penangkapan dan Pengawetan Ordo Plecoptera .......................... Klasifikasi Ordo Plecoptera .................... F........................................................................................................... D.............. A........................................................................................ D......... DAFTAR PUSTAKA ............................... I.......... Habitat dan Tingkah Laku Ordo Plecoptera ................................................ Ciri Utama Ordo Plecoptera .................................................. DAFTAR ISI ......................................... B....................................................... i ii 1 1 2 2 3 4 4 4 5 8 12 13 14 14 19 21 21 21 22 ORDO PLECOPTERA ............................................................................ Hubungan dengan Lingkungan dan Serangga Lain ............. BAB II Latar Belakang....................................................................................... BAB III PENUTUP ............................................. C.................. BAB I PENDAHULUAN ..............DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR .............................................. Saran ......... C..........

(Igor dan Stancev. Sebagai disiplin ilmu yang sudah berkembang pesat entomologi kini dapat dibagi lagi menjadi subcabang ilmu yang lebih khusus antara lain: morfologi serangga. . sutera dan lain-lain. dan lebih dari 500 jenis terdapat di Amerika Utara. Dengan demikian banyak serangga dikatakan sebagai hama. Leslie. Melalui entomologi kita akan diajak memgenal serangga lebih jauh. (Igor dan Stancev. 2008).000 jenis di seluruh dunia. Walaupun demikian banyak juga serangga yang menguntungkan atau berguna bagi manusia. patologi serangga serta taksonomi serangga Plecoptera adalah salah satu jenis serangga. Plecoptera adalah serangga dengan sayap terlipat atau sering dikenal dengan nama Stonefly. misalnya sebagai polinator.BAB I PENDAHULUAN A. Plecoptera nampak sama dengan kecoa tetapi setingkat lebih tinggi berdasarkan sepasang sayap yang terlipat di belakang tubuh mereka. 2009. Leslie. anatomi dan fisiologi serangga. Nama Stonefly atau lalat batu diambil dari fakta bahwa nimfa Plecoptera hidup di dasar perairan dengan bebatuan sebagai substratnya. LATAR BELAKANG Serangga telah ada di muka bumi jauh sebelum adanya manusia dan hingga saat ini serangga seringkali berkompetisi dengan manusia. misalnya dalam hal untuk mendapatkan makanan. berasal dari bahasa Yunani yaitu plectos yang berarti terpilin atau terlipat dan pteron yang berarti sayap. Ordo Plecoptera terdiri atas 9 family dengan 3. Plecoptera dewasa memiliki dua pasang sayap. ekologi serangga. penghasil madu. Entomologi adalah salah satu cabang ilmu biologi yang mempelajari serangga. 2009. 2008). perilaku (behavior) serangga. salah satunya terlipat dan berada di bawah lapisan terluar.

Bagaimana struktur dan fungsi sistem pergerakan ordo Plecoptera? 10. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem respirasi ordo Plecoptera 9. Bagaimana morfologi dari ordo Plecoptera? 4. Bagaimana klasifikasi dari ordo Plecoptera? 15. Menjelaskan ciri utama ordo Plecoptera 2. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem saraf ordo Plecoptera 11. Bagaimana hubungan antara ordo Plecoptera dengan serangga lainnya dan lingkungannya? 14. Menjelaskan perkembangan evolusioner ordo Plecoptera 3. Bagaimana struktur dan fungsi sistem ekskresi ordo Plecoptera? 7. Bagaimana perkembangan evolusioner ordo Plecoptera? 3.B. Bagaimana struktur dan fungsi sistem sirkulasi ordo Plecoptera? 8. Menjelaskan bagian morfologi dari ordo Plecoptera 4. Bagaimana struktur dan fungsi sistem integument ordo Plecoptera? 5. Bagaimana tingkah laku ordo Plecoptera? 13. TUJUAN PENULISAN 1. Bagaimana struktur dan fungsi sistem respirasi ordo Plecoptera? 9. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem reproduksi ordo Plecoptera . Menjelaskan struktur dan fungsi sistem pergerakan ordo Plecoptera 10. Bagaimana ciri utama yang ada pada tiap famili dari ordo Plecoptera? 16. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem integument ordo Plecoptera 5. Bagaimana cara mengawetkan dan membuat koleksi ordo Plecoptera? C. RUMUSAN MASALAH 1. Bagaimana struktur dan fungsi sistem pencernaan ordo Plecoptera? 6. Apa ciri utama dari ordo Plecoptera? 2. Bagaimana struktur dan fungsi sistem reproduksi ordo Plecoptera? 12. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem sirkulasi ordo Plecoptera 8. Bagaimana struktur dan fungsi sistem saraf ordo Plecoptera? 11. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem pencernaan ordo Plecoptera 6. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem ekskresi ordo Plecoptera 7.

Menjelaskan menyebutkan ciri utama yang ada pada tiap famili dari ordo Plecoptera 16. Menjelaskan tingkah laku ordo Plecoptera 13. Menjelaskan hubungan antara ordo Plecoptera dengan serangga lainnya 14. Menjelaskan cara mengumpulkan dan mengawetkan ordo Plecoptera D. Selain itu.12. METODE PENULISAN Metode penulisan yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah metode kepustakaan karena isi atau pembahasan dalam makalah ini didapatkan dari beberapa sumber buku atau literatur. sehingga penjelasannya lebih terperinci. Menjelaskan klasifikasi dari ordo Plecoptera 15. bahan atau materi pembahasan juga diperoleh dari internet yang menjadi bahan tambahan dalam membuat isi atau pembahasannya. .

labium. mata majemuk. Plecoptera mempunyai tiga tarsus yang terbagi-bagi tetapi kaki yang paling belakang tidak dimodifikasi untuk melompat seperti pada sejumlah ordo Orthoptera (jengkerik dan belalang). mandibula. Plecoptera umumnya memiliki panjang kurang dari 1 inchi (tanpa ekor). thorax (dada). dan berwarna kuning untuk spesies berwarna coklat. maxilla. dan memiliki dua sayap. dan abdomen (perut). dan metatoraks. Pada bagian caput terdapat antenna (tipe filiform/benang). pada bagian lateral disebut pleuron. Masing-masing ruas toraks terdiri atas 4 sklerit. sehingga jumlah kakinya tiga pasang dan berfungsi untuk berjalan. CIRI UTAMA ORDO PLECOPTERA Plecoptera atau stonefly atau lalat batu mudah dikenali dari beberapa karakter sederhana atau ciri morfologi. Plecoptera tidak toleran terhadap tingkat oksigen terlarut rendah dan menyukai suhu dingin. ocelli. Plecoptera memiliki sepasang kaki pada setiap segmen toraks. Sayap hampir semuanya panjang berbentuk filiform (benang) tetapi kadang-kadang sangat pendek. 2008). tubuh terdiri atas 3 bagian yaitu caput (kepala). dua pasang insang bercabang antara bagian bawah tubuh. Sayap dilipat secara horisontal di atas badan. Bentuk antena sedikitnya setengah panjang tubuhnya. Nama Stonefly atau lalat batu diambil dari fakta bahwa nimfa Plecoptera hidup di dasar perairan dengan bebatuan sebagai substratnya. clypeus dan labrum. Sklerit pada bagian dorsal disebut netum. Leslie. . 2009.BAB II ORDO PLECOPTERA A. dan pada bagian ventral disebut sternum. Toraks pada Plecoptera terdiri atas 3 ruas dari depan ke belakang yaitu prototoraks. mesotoraks. (Igor dan Stancev. bergerak-cepat di arus sungai. B. Plecoptera adalah serangga dengan sayap terlipat atau sering dikenal dengan nama Stonefly. PERKEMBANGAN EVOLUSIONER ORDO PLECOPTERA Plecoptera berasal dari bahasa Yunani yaitu plectos yang berarti terpilin atau terlipat dan pteron yang berarti sayap. Plecoptera sama dengan jenis serangga lain.

2008). Semua naiad hidup di lingkungan air. menjadi . salah satunya terlipat dan berada di bawah lapisan terluar. tubuh terdiri atas 3 bagian yaitu caput (kepala). karena ia hidup di air. Toraks pada Plecoptera terdiri atas 3 ruas dari depan ke belakang yaitu prototoraks. walaupun banyak serangga dewasa yang tidak makan. mandibula. clypeus dan labrum. Plecoptera dewasa memiliki dua pasang sayap. bergerak-cepat di arus sungai. Selain itu. Plecoptera memiliki sepasang kaki pada setiap segmen toraks. dan lebih dari 500 jenis terdapat di Amerika Utara.Ordo Plecoptera terdiri atas 9 family dengan 3. Masing-masing ruas toraks terdiri atas 4 sklerit. Plecoptera yang belum dewasa (fase pradewasa/ nimpha) disebut dengan naiads. Plecoptera nampak sama dengan kecoa tetapi setingkat lebih tinggi berdasarkan sepasang sayap yang terlipat di belakang tubuh mereka. MORFOLOGI ORDO PLECOPTERA Plecoptera sama dengan jenis serangga lain. Sayap hampir semuanya panjang berbentuk filiform (benang) tetapi kadang-kadang sangat pendek. pada bagian lateral disebut pleuron. maxilla. dan pada bagian ventral disebut sternum. Pada bagian caput terdapat antenna (tipe filiform/benang). (Igor dan Stancev. sehingga jumlah kakinya tiga pasang dan berfungsi untuk berjalan. mesotoraks. Sklerit pada bagian dorsal disebut netum. Abdomen Plecoptera terdiri atas Ciri morfologi Plecoptera hampir sama dengan ciri dari Dermaptera dan Embioptera karena Plecoptera memiliki hubungan yang erat dengan keduanya. mata majemuk. seperti daerah sungai dan struktur tubuhnya menyerupai Plecoptera dewasa. C. dan abdomen (perut). Plecoptera tidak toleran terhadap tingkat oksigen terlarut rendah dan menyukai suhu dingin. Bentuk antena sedikitnya setengah panjang tubuhnya. 2009. Serangga ini mengalami metamorfosis hemimetabola. Plecoptera mempunyai tiga tarsus yang terbagi-bagi tetapi kaki yang paling belakang tidak dimodifikasi untuk melompat seperti pada sejumlah ordo Orthoptera (jengkerik dan belalang). maka ia memiliki alat pernapasan berupa gills atau lembaran insang. Bagian-bagian mulutnya adalah tipe pengunyah. dengan serangga pradewasa di air (aquatic). dan metatoraks.000 jenis di seluruh dunia. ocelli. thorax (dada). Leslie. sehingga imagonya berada di sekitar perairan pada daun tanaman dan jarang terdapat jauh dari air. Sayap dilipat secara horisontal di atas badan. labium.

Ciri Plecoptera yang masih muda: 1. Sayap paling belakang lebih pendek dibanding sayap depan. Ovipositor tidak terlalu banyak segmen. Beberapa jenis lalat batu mempunyai sayap yang menyusut atau tidak ada. Sayap berhadapan dan sempit. Badan rata. Trachea insang berbentuk berkas bercabang di belakang kepala. Antena berbentuk benang dan agak pendek 2. pada dasar kaki. Naiad bersifat fitofag (pemakan tumbuh-tumbuhan). daerah yang fundamental dari sayap paling belakang membesar dan melipat 5. agak memanjang 3. pembuluh trakea bercabang dibedakan dengan bentuk kotak dekat pusat sayap depan 4. Antena bentuk benang agak panjang 2.agak menyusut. 2004-2012 http://www.org/ diakses tanggal 19 Februari 2013 . Ciri Plecoptera yang sudah dewasa: 1.discoverlife. Ovipositor banyak segmen. biasanya pada serangga yang jantan. Masing-masing segmen rongga dada ditutup oleh suatu sclerit besar di belakang 6. Gambar sayap Plecoptera Gambar caput Gambar thorax Gambar kaki Gambar ovipositor Sumber: John Pickering. atau di sekitar dubur/pelepasan 5. Badan lebih pendek dari pradewasanya 3. Tidak ada sayap yang mengalami perkembangan 4.

http://www.ca/ diakses tanggal 19 Februari 2013 .Dewasa Nimfa Sumber: Dale Parker.html diakses tanggal 19 Februari 2013 Gambar morfologi naiad secara keseluruhan Sumber: Brunswick.unb. 2006.aquatax. http://www.ca/plecoptera. 2006.

ca/ diakses tanggal 19 Februari 2013 Sumber: Dale Parker. 2006. Sistem integument. http://www. ANATOMI DAN FISIOLOGI ORDO PLECOPTERA Anatomi stonefly/ lalat batu yaitu rongga tubuhnya berisi darah yang tidak berwarna (hemosoel). Kutikula terdiri dari sel-sel mati yang dibentuk oleh sel hidup di bawahnya yaitu epikutikula. otot dan organ tubuh.unb. Darah tidak berada dalam pembuluh.aquatax.html diakses tanggal 19 Februari 2013 D. dan terdiri dari prokutikula dan epikutikula. http://www. . tetapi langsung mengisi rongga tubuh dan menggenangi organ-organ tubuh yang ada di dalamnya.Struktur Mulut Plecoptera Sumber: Brunswick.ca/plecoptera. 2006. Sistem organ yang terdapat di dalam tubuh serangga: a.

darah tidak masuk dalam pembuluh darah. Bagian yang mengeras dari kutikula terutama terdapat pada lapisan eksokutikula. esofagus. dan bila keadaannya tipis. terdiri dari pembuluh-pembuluh buntu yang halus seperti benang dan membuka ke usus bagian posterior yang disebut tubulus malphigi. terletak diantara usus tengah dan rectum. Perut terdiri dari 3 bagian. d. Darah . Terdapat di bawah jantung yang terdiri dari perut yang strukturnya mirip usus.- Prokutikula terdiri dari lapisan yang lebih tebal dibandingkan epikutikula. Prokutikula terdiri dari lapisan endokutikula dan eksokutikula. Sistem sirkulasi. sistem peredaran darah terbuka. Lapisan dalam disebut lapisan kutikulin (lipoprotein). dari daerah kepala darah mengalir ke bagian belakang. yaitu. - Epikutikula merupakan lapisan tipis yang biasanya terdiri dari : a. tembolok (crop). Sistem ekskresi. Lapisan luar disebut lapisan lilin yang sulit ditembus air. b. Tubulus Malpighi tersebar di rongga tubuh yang penuh cairan (disebut hemosol). Darah meresap ke jantung atau pembuluh darah dorsal melalui klep (astia) dan dipompa ke daerah kepala melalui aorta. mesenteron (midgut/ perut tengah) tempat makanan yang akan dicerna yaitu pada ventrikulus (stomach). stomodeum (foregut/perut depan) terdapat cardiac valve. Tubulus Malpighi adalah alat pengeluaran pada serangga misalnya lalat batu. melainkan darah beredar bebas ke seluruh tubuh. b. Organ ini berupa saluran/ pipa yang salah satu ujungnya buntu. Sistem digesti. disebabkan oleh adanya sklerotin sebagai hasil dari proses pengerasan yang disebut dengan sklerotisasi. maka dapat dilalui oleh air dan gas.. terdapat pyloric valve yang bentuknya seperti jari dan terletak di anterior dan menghasilkan enzim-enzim pencernaan. yaitu sebuah saluran yang merentang dari mulut ke anus. sedangkan ujung lainnya membuka ke arah usus. c.dan proktodeum (hindgut/ perut belakang) terdiri dari 2 bagian yaitu usus depan dan pada bagian posterior terdapat rectum dan lubang anus. yang jumlahnya sangat bervariasi dari beberapa hingga ratusan (Wiwi Isnaeni. di dalam proventrikulus terdapat benda seperti kait (gastric mill) berfungsi untuk mengerat makanan yang padat. Kutikula relatif permiabel. 2010).

karena nimfa Plecoptera hidup di lingkungan akuatik. Sistem trakea pada serangga. Kemampuan terbang hanya dimiliki oleh lalat batu dewasa. Darah pada serangga disebut juga hemolimfa. tetapi mengandung hemosianin. selanjutnya pembuluh trakea bercabang lagi menjadi cabang halus yang disebut trakeolus. Otot langsung mempunyai perlekatan dengan . terletak berpasangan pada setiap segmen tubuh. Jantung adalah bagian dari sistem peredaran darah yang terdiri dari jantung. Pada fase nimfa/ naiad. oksigen dapat mencapai seluruh jaringan dan alat tubuh bagian dalam. e. Dengan demikian. pergerakan diperoleh dari kontraksi dan relaksasi dari pasangan otot-otot antogonistik dan agonistic yang melekat pada kutikula. Udara pernapasan keluar dan masuk ke dalam tubuh Insecta melalui stigma. berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin. Pada umumnya spirakel terbuka selama serangga terbang. pada fase nimfa/ naiad. Spirakel atau stigma merupakan jalan keluar masuknya udara dari dan ke dalam sistem trakea. Lalat batu mempunyai lebih sedikit kaki yang terletak lebih ke ventral dan berdekatan satu sama lain pada dada memungkinkan konsentrasi otot-otot pergerakan baik untuk berjalan maupun terbang. Darah tersebut tidak mengandung hemoglobin. dan tertutup saat serangga beristirahat. Stigma merupakan lubang yang terdapat di sepanjang sisi kiri dan kanan tubuh.tidak berwarna atau kuning kehijauan. f. Pernapasan sistem trakea terdiri atas pembuluh-pembuluh yang bercabang-cabang ke seluruh tubuh dan bermuara pada stigma atau spirakel. Ditinjau dari hubungannya dengan sayap. Plecoptera bernapas dengan menggunakan gills atau lembaran insang. Oksigen dari luar masuk lewat spirakel. otot terbang ada dua macam yaitu otot langsung dan otot tidak langsung. saluran (pembuluh trakea). Jantung terdapat di bagian dorsal di bawah kulit dan merupakan pembuluh yang menutup di belakang dan terbuka di depan. Sistem respirasi. Terdiri dari pembuluh yang memenuhi rongga tubuh dan berkilat seperti benang perak yang disebut trakea. Pergerakan dengan jalan menggunakan enam kaki dada. darah dan rongga tubuh. Sistem gerak dan otot. Trakea pada lalat batu berbentuk seperti berkas yang bercabang. dan trakeolus. terdapat di kerangka luar (eksoskeleton). dan merupakan tempat bermuaranya pembuluh trakea. terdiri atas spirakel. kemudian menuju pembuluhpembuluh trakea.

Kemudian dilengkapi oleh kelenjar pelengkap. deutocerebrum yang mencakup antenna. Saraf pusat terdiri dari sepasang rantai saraf rantai yang terdapat di sepanjang tubuh bagian ventral. Ini mengendalikan mulut. Segera di belakang otak adalah subesophageal ganglion. Otot tidak langsung melekat pada dinding thorax bagian dalam dan kontraksinya menyebabkan perubahan bentuk dada dan secara tidak langsung menggerakkan sayap. Sistem saraf yang terdiri dari serangkaian ganglia. satu atau dua pasang.Ganglia bagian anterior yang lebih besar berfungsi sebagai otak. kelenjar ludah dan otot-otot tertentu. ada pembesaran saraf tangga tali yang disebut ganglia. h. Ganglia berfungsi sebagai pusat refleks dan pengendalian berbagai kegiatan. jaringan saraf dapat terbagi atas saraf pusat dan saraf tepi. tabung ini tidak panjang dan tidak tergulung seperti ovariol. dan tritocerebrum yang mencakup labrum dan usus depan. Segmen kepala berisi otak. g. Pada lalat batu jantan terdapat testes terdiri dari beberapa tabung. yang terdiri dari tiga pasang ganglia menyatu. dihubungkan dengan tali saraf ventral terdiri dari dua paralel connectives sepanjang perut. Biasanya. Pada berbagai tempat di segmen tubuh. Pada lalat batu betina terdapat ovarium yang terdiri dari beberapa tabung ovariol. Terdapat juga kelenjar pembantu yang bermuara di pangkal saluran ejakulatori. Sistem saraf lalat batu berupa sistem saraf tangga tali berjumlah sepasang yang berada di sepanjang sisi ventral tubuhnya. Alat pembantu berupa pertumbuhan semacam penis yang disebut aedeagus dan klasper atau alat penjepit. disebut juga kelenjar ‘colleterial’ . juga dikenal sebagai ganglion supraesophageal. meskipun beberapa ganglia yang melebur untuk membentuk otak dan ganglia besar lainnya. Dalam sistem saraf lalat batu.sayap dan bekerja secara langsung menggerakkan sayap. yang pada bagian ujungnya menggulung dan diselaputi oleh jaringan ikat sehingga tampak dari luar sebagai bulatan. otak anatomis dibagi ke dalam protocerebrum yang mencakup mata majemuk dan oselli. setiap segmen tubuh memiliki satu ganglion pada setiap sisi. terdiri dari alat kelamin yang membentuk sel benih jantan atau sel benih betina. Tiap tabung atau folikel dapat dibagi ke dalam beberapa bagian menurut tingkat pertumbuhan sel kelamin. Sistem reproduksi. Sistem koordinasi.

DAUR HIDUP DAN PERKEMBANGAN ORDO PLECOPTERA Siklus hidup dari Plecoptera bersifat hemimetabola dimulai dari telur dalam massa sampai sebanyak 1000 telur. massa jatuh terpisah. Sel-sel di dalam lemak tubuh mempunyai type yang berbeda-beda sesuai dengan fungsinya. thorax dan kepala). Sebelum dewasa atau yang biasanya disebut dengan peri pada umumnya berkembang dari 10 sampai 11 bulan (sekitar 2 sampai 3 tahun) pada umumnya 10 atau 11 instars (yang terbentang dari 6 sampai 22). tropocytes untuk penimbunan zat dan metabolisme. terdapat sel-sel lemak yang tersusun semacam tali di sekeliling saluran pencernaan. 2006. pada umumnya berada dari 3 sampai 4 minggu. metarmorphosis dan reproduksi. Sel lemak mampu merubah aktivitasnya sebagai response terhadap isyarat yang bersifat nutrisional dan hormonal dalam mencatu kebutuhan pertumbuhan.us/ diakses tanggal 19 Februari 2013 . Disamping alat-alat tubuh. mycetocytes mengandung bakteria simbiotik. selalu di berada di dalam air. urocytes untuk menyimpan sementara dan mendaur-ulang asam urat. Sehingga abdomen diberi tanggung jawab untuk menjamin kesinambungan keturunan lalat batu tersebut E.tn. http://www.rcs.yang dapat mengeluarkan bahan koriol (pembungkus telur) dan terdapat ovipositor (tempat penyimpanan telur). Fertilisasinya internal atau terjadi di dalam tubuh. Hanya sistem reproduksi yang seluruh alatnya terdapat di abdomen (yang lain terdapat di abdomen.k12.eag. Siklus Hidup Plecoptera Sumber: Mc Claran M.

Instar pertama yaitu bentuk serangga mulai menetas sampai pengelupasan kutikula pertama. . Salah satu spesies lalat batu memiliki siklus hidup yang mampu beradaptasi hingga kedalaman 70 meter bahkan lebih. Pertumbuhan dan perkembangan lalat batu mencakup pertumbuhan menjadi besar dan perubahan bentuk disertai dengan beberapa pengelupasan kutikula yang disebut proses molting. F. kebanyakan berada dalam air sekitar 7 sampai 28 hari. 2009.Siklus hidup pada Plecoptera dewasa. HABITAT DAN TINGKAH LAKU ORDO PLECOPTERA Lalat batu umumnya hidup di perairan tawar yang bersih pada suhu di bawah 25°C (77°F) dengan kadar oksigen cukup dan sama sekali tidak dapat bertahan melawan polusi. Perkembangan embrio terjadi di dalam telur dan dikelilingi oleh kulit luar yang halus yang disebut korion (chorion). Zigot mengalami beberapa kali pembelahan inti sampai menetas dari telur (eclosion). Jumlah generasi tiap tahunnya paling tidak satu atau beberapa Plecoptera yang hidup. (Igor dan Nadica Stancev. 2008). Leslie. ada beberapa yang muncul pada musim gugur atau musim dingin (Plecoptera dewasa atau stoneflies biasanya berkumpul pada tiap tahun). Sebagian besar lalat batu hidup pada perairan yang berarus cepat dengan bebatuan sebagai substratnya. Perkembangan embrio dimulai segera setelah fertilisasi sehingga terbentuk zigot. Kemudian lalat batu tersebut berubah menjadi lalat batu dewasa (imago) yang bersayap. masa pra-dewasa. Jenis lalat batu yang hidup di danau hanya dapat dijumpai di daerah yang sangat dingin yang serangga air lainnya tidak terlalu banyak. Perkembangan lalat batu terbagi atas 3 tahap utama yaitu tahap embrional. Kehidupan serangga pasca embrio dibagi-bagi ke dalam instar. Instar merupakan suatu bentuk serangga di antara 2 kali mengelupas kutikula. hanya sedikit dari jenis ini yang hidup di perairan yang tenang atau di pinggiran danau dengan gerakan gelombang air sebagai proses pengayaan oksigen. Biasanya waktu kemunculan dari kebanyakan Plecoptera pada musim semi dan musim panas. kemudian merayap atau merangkak untuk muncul ke permukaan air. dan dewasa. Pada musim dingin perkembangan telur dihentikan selama 3 sampai 6 bulan dan dilanjutkan perkembangan telurnya pada musm panas.

beberapa jenis naiad hidup pada habitat berupa danau dan arus pantai. trout dan bass) di sungai-sungai dingin pegunungan. Ada beberapa jenis Plecoptera yang tidak punya alat pernapasan dan insang dalam. Stoneflies atau lalat batu juga merupakan sumber penting makanan bagi ikan (misalnya. Amerika Serikat. sehingga pernapasan dilakukan melalui permukaan kulit jangat. Sebuah spesies sekunder bersayap (keluarga Capniidae) melewati seluruh siklus hidup mereka di kedalaman Danau Tahoe. Beberapa lalat batu Australia dewasa mengkonsumsi kayu busuk sebagai bagian dari diet mereka. Hal ini dapat menunjukkan penurunan kualitas lingkungan atau disebut juga sebagai indikator biologis. Insang terletak antara bagian atas leher. HUBUNGAN DENGAN LINGKUNGAN DAN SERANGGA LAIN Stoneflies atau lalat batu memerlukan air bersih dengan kandungan oksigen tinggi untuk bertahan hidup. Beberapa kelompok yang ada bersifat . Telur lalat batu dilapisi dengan lendir lengket yang melekat pada batu yang menjaga telur agar tidak hanyut dalam air yang berarus deras. naiad dari beberapa jenis Plecoptera memperlihatkan suatu karakteristik atau perilaku yang meningkatkan tingkat pergerakan insang. Untuk habitat yang lebih spesifik tergantung pada berbagai faktor lingkungan seperti sifat alami lapisan bawah (partikel unsur dan bentuk). Pada waktu air pasang. Kebanyakan larvanya bersifat herbivore yang terutama memakan detritus dari tanaman. Selain itu.Jika konsentrasi oksigen rendah. Kayu ternyata mengandung nutrisi yang sangat penting dalam memproduksi telur. Dari hasil pengamatan menunjukkan bahwa. merangkak ke luar dari air untuk melepaskan kulit mereka. sehingga digunakan oleh ahli ekologi sebagai indikator kemurnian air. pada beberapa spesies. Para naiad tahap instar akhir cenderung untuk berpindah tempat ke arah permukaan di mana mereka merayap. rongga dada dan abdomen. variasi lokal dan temperatur air. G. tempat tinggal dari beberapa jenis naiad yang memiliki kualitas oksigen yang rendah. Pilihan tempat tinggal sering berubah. kehadiran dari organisme lain. jantan menarik betina dengan memukulkan perutnya terhadap substrat. Mereka sangat sensitif terhadap polusi air. temperature tinggi dan kandungan organic.

Exopterygota. Ordo dari Plecoptera mempunyai infraclass Neoptera karena sayap dari stoneflies melipat di atas punggung pada saat posisi diam. 5) Shredders. Di Amerika Utara stoneflies biasanya dibagi menjadi dua kelompok.glossa dan paraglossa panjangnya sama. 1992). sama dengan 17 keluarga dan sekitar 1900 jenis di seluruh dunia. Sekarang kelompok ini populer dan menerima banyak perhatian. yaitu : 1) Binatang pemakan daging. kurang dikenal dengan baik karena larva dari beberapa jenis belum dapat dihubungkan dengan Plecoptera dewasa. 6) Pteronarcyidae.sayap paling belakang menyimpang. Banyak nama yang sekarang ini menghadirkan golongan yang lebih tinggi dari pada yang terdahulu. Sembilan keluarga dan 595 jenis neartic. karena menghasilkan banyak penemuan baru dan perubahan taksonomis. yaitu Euholognatha dan Systellognatha. Pengenalan Plecoptera dari keluarga neartic. Stoneflies yang ordonya kecil. . dimana suatu karakteristik dari Plecoptera yang merupakan divisi dari Exopterygota. naiad (nimpha). jantan dan betina sering menjadi identifikasi ke dalam penggolongan jenis.sayap paling belakang paralel. Plecopterans memiliki 1718 jenis dari 239 jenis yang mempunyai 15 keluarga. Taksonomi dari ordo seperti Ephemeroptera. H. Neoptera. KLASIFIKASI ORDO PLECOPTERA Plecoptera (stoneflies) adalah semua naiad yang hidup di lingkungan perairan sebagai contoh ordo dari Neoptera yang hidup sebagai ordo yang primitif.karnivora. 2) Perlidae. Sayap eksternal berkembang. 4) Chloroperlidae.Hemimetabolous. Telur. overlap.insang bercabang pada rongga dada atas 3) Perlodidae.paraglossa yang mana glossa lebih panjang. tetapi pada tahap larva awal dari semua spesies adalah pemakan detritus atau detritifor (Ward.sternal yang berkenaan dengan dada menyepuh seperti melindungi.insang bercabang pada bagian atas abdomen 7) Peltoperlidae. Montana mempunyai 9 keluarga neartic dengan 113 jenis.

Megaleuctra. 10) Capniidae. Utacapnia. tarsal memiliki 1 dan 2 segmen.sayap paling belakang paralel. Leuctra. Doroneuria.sayap paling belakang paralel. : -Peltoperlidae : Yoraperla : -Perlolidae . Nemoura. Podmosta.8) Taeniopterygidae. pleural melipat pada bagian atas Abdomen yang ke 1-9. Perlomyia : -Capniidae : Bolshecapnia. Malenka. 9) Nemouridae. Lednia. 11) Leuctridae. Hesperoperla. Eucapnopsis.sayap paling belakang menyimpang. : -Nemouridae : Amphinemura.sayap paling belakang menyimpang. Calineuria. Isocapnia. pleural melipat paling banyak pada bagian Abdomen 1-7 Klasifikasi berdasarkan sistem Linnaeus dari penggolongan yang hirarkis (Williams & Feltmate. Paraleuctra. Capnia. 1992): Kingdom Phylum Subphylum Superclass Kelas Subclass Infraclass Ordo Family Genus Family Genus Family Genus Family Genus Family Genus Family : Animalia : Arthropoda : Uniramia : Hexapoda : Insecta : Pterygota : Neopterygota : Plecoptera : -Luectridae : Despaxia. Shipsa : -Perlidae : Acroneuria. pada tarsal segmen yang ke-2 lebih kecil dibanding yang ke-1.

Capnia sp Famili Capniidae 3. Taeniopteryx Pembagian family dalam ordo Plecoptera yaitu sebagai berikut: 1. Paraperla. Leuctra sp Famili Leuctridae 2. Suwallia : -Pteronarcyidae : Pteronarcella. Megarcys : -Chloroperlidae : Alloperla. Pteronarcys : -Taeniopterygidae : Doddsia. Cultus. Eccoptura sp Famili Perlidae 5. Nemoura sp Famili Nemouridae 4. Demopteryx. Isoperla. Neaviperla. Isogenoides.Genus Family Genus Family Genus Family Genus : Arcynopteryx. Taenionema. Kathroperla. Diura. Isoperla sp Famili Perloperlidae . Yoraperla sp Famili Peltoperlidae 6.

hewan ini biasanya sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan. Pteronarcys sp Famili Pteronarcydae 9. Banyak ditemukan pada sungai hangat yang membawa lumpur. Paraperla sp Famili Chloroperlidae 8. http://sunsite.ualberta. http://sunsite. mereka menggerakkan tubuh mereka ke atas dan ke bawah untuk menjaga oksigen . Di air yang tenang. ada 15 genera dengan total 72 jenis (Voshell).ca/Projects/Aquatic_Invertebrates/?Page=38 diakses tanggal 19 Februari 2013 Berikut ini ada beberapa contoh spesies dari ordo Plecoptera: 1.ca/Projec ts/Aquatic_Invertebrates/?Page =38 Perlidae merupakan keluarga stoneflies. Eccoptura xanthenes Klasifikasi Kingdom Filum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : : Animalia : Arthropoda : Insecta : Plecoptera : Perlidae : Eccoptura : Eccoptura xanthenes Sumber: Alberta 2006.7. Sangat aktif dan diketahui tertarik pada sumber cahaya. Hewan ini muncul di musim panas. Panjang siklus hidupnya antara 1 dan 3 tahun. Taeniopteryx sp Famili Taeniopterygidae Sumber: Alberta 2006. Mayoritas Perlidae ditemukan di Timur.ualberta.

Hewan ini juga merupakan engulfer-predator yang mengkonsumsi semua jenis invertebrate (Setiawan. Mereka sering ditemukan dalam suhu dingin. 2009). Larva memiliki tubuh pipih dengan pola pada kepala dan dada. sungai jernih dengan dasar berbatu (Fenoglio stefano.mengalir melalui insang.ca/Projec ts/Aquatic_Invertebrates/?Page =38 . larva Perlodidae tidak memiliki percabangan insang pada dada. Acroneuria carolinensis Klasifikasi Kingdom Filum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : : Animalia : Arthropoda : Insecta : Plecoptera : Perlidae : Acroneuria : Acroneuria carolinensis Sumber: Alberta 2006. 3. 2. 2010).ualberta. Para perlodidae ditemukan di seluruh Amerika Utara.ca/Projec ts/Aquatic_Invertebrates/?Page =38 Keluarga perlodidae terdiri sekitar 30 genera dan 103 spesies. Isoperla curtata Klasifikasi Kingdom Filum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : : Animalia : Arthropoda : Insecta : Plecoptera : Perlodidae : Isoperla : Isoperla curtata Sumber: Alberta 2006. tumbuhan vaskular. http://sunsite. dan detritus. dan divergen bantalan sayap belakang. http://sunsite. Berbeda dengan stoneflies umum yang sama. ekor panjang. habitatnya pada sungai mengalir atau kolam yang mengandung sedimen.ualberta.

Hewan ini memiliki mulut sederhana dengan rahang mengunyah. tetapi banyak yang sebagai pemburu arthropoda air lainnya (Fenoglio stefano. dan mungkin termasuk sisa-sisa insang nymphal bahkan pada fase dewasa. Berikut adalah contoh awetan spesies ordo Plecoptera mulai dari fase nimfa hingga fase dewasa: Sumber: Mary. Selain itu di daerah aliran sungai perbukitan dan pegunungan berbatu juga dapat ditemukan jenis lalat batu yang lain. mata majemuk besar dan dua atau tiga ocelli. Lalat batu merupakan serangga yang mempunyai tubuh dan bersayap tipis sehingga dapat diawetkan dengan metode Panning. 2010). kertas label. PENANGKAPAN DAN PENGAWETAN ORDO PLECOPTERA Stoneflies atau lalat batu dapat ditangkap dengan menggunakan jaring kolam di daerah pinggiran sungai yang tidak berpolusi. Hewan ini juga dapat bernafas melalui permukaan tubuh secara umum. beberapa spesies adalah herbivora memakan daun yang terendam di dasar perairan dan ganggang bentik. dengan beberapa fitur khusus. Kedua nimfa telah lama dipasangkan Cerci.Stoneflies memiliki anatomi umum. kapas. Perut yang relatif lunak.html diakses tanggal 19 Februari 2013 Berikut dibawah ini ada tabel perbedaan antar family dalam ordo Plecoptera berdasarkan struktur morfologi yang dimilikinya. antenna multitersegmentasi. gabus. panjang.glenbowflyfishing. tabung reaksi.com/stonefly-life-cycle-collection-18. 2010. http://www. Alat dan bahan yang diperlukan adalah alkohol 70%. jarum serangga nomor 02 dan 03. yaitu: . kamper/kapur barus. I.

No Pembeda Leu ctri dae Family Cap Ne Perl Pelt Perl Chl Pter nida mo idae ope odi oro ona e urid rlid dae perl rcy ae ae idae dae Tae nio pter ygi dae 1 2 3 4 5 6 7 Ukuran tubuh: -besar -sedang -kecil Warna tubuh: -cerah -gelap Caput: -lebar -sempit -antena panjang -antena pendek Toraks: -lebar -sempit -bentuk rata -bentuk A -sayap rata -sayap menyimpang Abdomen: -lebar -sempit -ovipositor ada -ovipositor tdk ada Kaki: -panjang -pendek -berambut -tdk berambut Cercus/ cerci: -panjang -pendek -berambut -tdk berambut √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ .

Anatomi lalat batu terdiri atas sistem integument. Lalat batu umumnya hidup di daerah perairan tawar yang berfungsi sebagai indicator biologis dan makanan ikan. digesti. Perlunya pengkajian yang lebih mendalam lagi tentang masalah serangga dan hubungannya dengan lingkungan 2. ekskresi. koordinasi. 2. dan reproduksi. Keberadaan referensi dan acuan sumber pembelajaran yang lebih sistematis dan rinci. . 3. SARAN 1. Ordo Plecoptera adalah serangga dengan sayap terlipat atau sering dikenal dengan nama Stonefly atau lalat batu. 3. respirasi. thorax dan abdomen. dan imago.BAB III PENUTUP A. Penerapan konsep pembelajaran entomologi dalam kehidupan sehari-hari. Tubuhnya bersegmen-segmen dan memiliki sayap yang terlipat di atas tubuhnya. nimpha (naiad). 1992): Kingdom Phylum Subphylum Superclass Kelas Subclass Infraclass Ordo : Animalia : Arthropoda : Uniramia : Hexapoda : Insecta : Pterygota : Neopterygota : Plecoptera B. pergerakan. Morfologi lalat batu terdiri atas bagian caput. KESIMPULAN 1. 5. 4. sirkulasi. Klasifikasi (Williams & Feltmate. 6. yang hanya terdiri atas fase telur. Stonefly atau lalat batu bersifat hemimetabola (metamorphosis tak sempurna.

: mata (alat penglihat) majemuk. : segmen basal atau pembagian rahang. : alat pernapasan berupa lembaran (insang). : lobus terdalam bagian rahang atas. : pembagian struktur bagian secara anatomis. : alat pengunyah (gigi) anterior yang dekat dengan mulut. : alat pengunyah (gigi) rahang atas yang terletak di luar. : terdapat sepasang di ujung abdomen.DAFTAR INDEKS Abdomen Antenna Cardo Cervical Cerci/Cercus Compound eye Coxa Femur Galea Gill Glossa Hemimetabola Hypopharynk Imago Labial palp Labium Lobus Lacinia Mandibula Maxila Maxillary palp Mentum : bagian atau daerah sekitar perut. disebut juga ekor. : bagian distal dari labium. di dalamnya terdapat palp dan ligula. : bagian atau daerah sekitar leher. : fase perkembangan dewasa/ matang pada serangga. : terdapat sepasang di atas bagian mulut. : perkembangan/ metamorphosis yang tidak sempurna. : struktur mulut bagian bawah pada serangga. . : lobus luar dari rahang atas. ditopang oleh stipes. sebagai alat sensorik. : rahang bagian atas. : rongga faring yang terletak di bagian bawah. : rahang bagian bawah. : sepasang lobus pada puncak labium antara paraglossa. : segmen kaki ketiga yang terletak antara trochanter dan tibia. : segmen bawah pada kaki. terdiri atas banyak fotoreseptor.

: sebuah cakar di puncak tarsus. : bagian warna yang menandai secara membujur.Mesothoracic Metathoracic Naiad/ Nimpha Ocelli Ovipositor Paraglossa Pronotum Stipes Subanal Submental Submentum Tarsal claw Tarsus Tibia Trochanter Wing pad : bagian dada yang terletak di tengah atas. : kerangka kepala dorsal yang mengalami pengerasan. : fase perkembangan pradewasa (pada hemimetabola) serangga. terletak setelah glossa. terdiri atas 1 segmen atau lebih. : bagian terluar dari tibia. : segmen kaki keempat antara femur dan tarsus. : segmen kaki kedua antara coxa dan femur. . : bagian bawah dari labium pada serangga. : tempat penyimpanan telur pada serangga : sepasang lobus pada puncak labium. : bagian yang terletak di bawah mandibula. : bagian yang terletak dekat dengan anus. : bagian dada yang terletak di tengah bawah. : sayap yang tidak mengalami perkembangan pada fase pupa. : mata sederhana pada serangga.

ziddu. diakses diakses diakses . D. 1999. Entomologi Pertanian. ISBN: 085198-782-6. Pengenalan Pelajaran Serangga. Yogyakarta: Gajah Mada University. CAB International.edu/course/ent425/library/compendium/plecoptera.cals. http://edibas.id/files/2010/04/Handout-Fisiologi-Serangga.J. Aquatic Insects.ncsu.blog.ac.html tanggal 19 Februari 2013 Jumar. xiii.unsoed.com/downloadfiles/16422497/fisiologi-serangga.D. 1992. 358p. 1992.DAFTAR PUSTAKA Borror. D.W. and Feltmate. B..doc tanggal 19 Februari 2013 http://www. Williams. Bandung: Rineka Cipta.pdf tanggal 19 Februari 2013 http://downloads.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful