MAKALAH PENDALAMAN MATERI MATA KULIAH ENTOMOLOGI (AKKC 245

)

ORDO PLECOPTERA

DOSEN PENGASUH : Drs. Bunda Halang, MT Dra. St. Wahidah Arsyad, M.Pd

DISUSUN OLEH : Kelompok XI Fatwa Izati Laili Munawarah Lily Permatasari (A1C211206) (A1C211015) (A1C211053)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN 2013

KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas berkat rahmat-Nya sehingga kami sebagai penyusun dapat menyelesaikan tugas makalah pendalaman materi entomologi ini. Dalam penyusunan makalah ini, penyusun mendapat banyak bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Untuk itu, tidak lupa penyusun mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada: 1. Allah SWT atas berkat, rahmat, taufik, dan hidayah-Nya 2. Bapak Drs. Bunda Halang, MT dan Ibu Dra. St. Wahidah Arsyad, M.Pd, selaku dosen mata kuliah entomologi yang telah memberikan ilmunya. 3. Orang tua yang telah memberikan dorongan baik material maupun spiritual 4. Teman-teman yang telah memberikan saran dan kritiknya 5. Serta semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini Kami sebagai penyusun menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna dan masih banyak terdapat kekurangan-kekurangan. Hal ini dikarenakan terbatasnya pengetahuan dan kemampuan kami sebagai penyusun. Walaupun demikian kami telah berusaha dengan kemampuan yang ada untuk dapat menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya. Semoga dapat bermanfaat bagi ilmu pengetahuan. Amin.

Banjarmasin, 19 Februari 2013

Penyusun

.......................... Penangkapan dan Pengawetan Ordo Plecoptera . A......................................................... Perkembangan Evolusioner Ordo Plecoptera ............................................................... A... Anatomi dan Fisiologi Ordo Plecoptera ................ Kesimpulan ......... Ciri Utama Ordo Plecoptera ...................................... F................................... C.......................................................... Hubungan dengan Lingkungan dan Serangga Lain .......... Metode Penulisan ..................... Daur Hidup dan Perkembangan Ordo Plecoptera.................................. i ii 1 1 2 2 3 4 4 4 5 8 12 13 14 14 19 21 21 21 22 ORDO PLECOPTERA .................................. D.......... Klasifikasi Ordo Plecoptera .................................................................................................................................................... I........................................... Habitat dan Tingkah Laku Ordo Plecoptera .................................... C.................................... D. DAFTAR ISI .............................................. BAB I PENDAHULUAN . Morfologi Ordo Plecoptera................................................. BAB II Latar Belakang........... H............... B............................. BAB III PENUTUP ...............................................................................DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR .................... DAFTAR INDEKS .............................................. DAFTAR PUSTAKA . G............... Rumusan Masalah ................................................ E............................... A.......................................... B................. Saran .... B................................................................................. Tujuan Penulisan ................

Leslie. 2008). LATAR BELAKANG Serangga telah ada di muka bumi jauh sebelum adanya manusia dan hingga saat ini serangga seringkali berkompetisi dengan manusia. Walaupun demikian banyak juga serangga yang menguntungkan atau berguna bagi manusia. Plecoptera dewasa memiliki dua pasang sayap. berasal dari bahasa Yunani yaitu plectos yang berarti terpilin atau terlipat dan pteron yang berarti sayap. Entomologi adalah salah satu cabang ilmu biologi yang mempelajari serangga. Ordo Plecoptera terdiri atas 9 family dengan 3. Leslie. misalnya dalam hal untuk mendapatkan makanan. Nama Stonefly atau lalat batu diambil dari fakta bahwa nimfa Plecoptera hidup di dasar perairan dengan bebatuan sebagai substratnya. Plecoptera nampak sama dengan kecoa tetapi setingkat lebih tinggi berdasarkan sepasang sayap yang terlipat di belakang tubuh mereka. 2009. . ekologi serangga. sutera dan lain-lain.000 jenis di seluruh dunia. Plecoptera adalah serangga dengan sayap terlipat atau sering dikenal dengan nama Stonefly. (Igor dan Stancev. Dengan demikian banyak serangga dikatakan sebagai hama. anatomi dan fisiologi serangga. misalnya sebagai polinator. patologi serangga serta taksonomi serangga Plecoptera adalah salah satu jenis serangga. 2009.BAB I PENDAHULUAN A. 2008). (Igor dan Stancev. perilaku (behavior) serangga. penghasil madu. salah satunya terlipat dan berada di bawah lapisan terluar. Sebagai disiplin ilmu yang sudah berkembang pesat entomologi kini dapat dibagi lagi menjadi subcabang ilmu yang lebih khusus antara lain: morfologi serangga. dan lebih dari 500 jenis terdapat di Amerika Utara. Melalui entomologi kita akan diajak memgenal serangga lebih jauh.

Bagaimana struktur dan fungsi sistem ekskresi ordo Plecoptera? 7. Bagaimana morfologi dari ordo Plecoptera? 4. Bagaimana struktur dan fungsi sistem sirkulasi ordo Plecoptera? 8. Bagaimana struktur dan fungsi sistem pencernaan ordo Plecoptera? 6. Bagaimana struktur dan fungsi sistem integument ordo Plecoptera? 5. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem sirkulasi ordo Plecoptera 8. Bagaimana ciri utama yang ada pada tiap famili dari ordo Plecoptera? 16. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem pencernaan ordo Plecoptera 6. RUMUSAN MASALAH 1. Bagaimana tingkah laku ordo Plecoptera? 13.B. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem integument ordo Plecoptera 5. TUJUAN PENULISAN 1. Bagaimana struktur dan fungsi sistem pergerakan ordo Plecoptera? 10. Apa ciri utama dari ordo Plecoptera? 2. Menjelaskan perkembangan evolusioner ordo Plecoptera 3. Bagaimana hubungan antara ordo Plecoptera dengan serangga lainnya dan lingkungannya? 14. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem saraf ordo Plecoptera 11. Bagaimana struktur dan fungsi sistem reproduksi ordo Plecoptera? 12. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem reproduksi ordo Plecoptera . Bagaimana struktur dan fungsi sistem respirasi ordo Plecoptera? 9. Bagaimana klasifikasi dari ordo Plecoptera? 15. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem ekskresi ordo Plecoptera 7. Menjelaskan bagian morfologi dari ordo Plecoptera 4. Bagaimana struktur dan fungsi sistem saraf ordo Plecoptera? 11. Bagaimana cara mengawetkan dan membuat koleksi ordo Plecoptera? C. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem pergerakan ordo Plecoptera 10. Bagaimana perkembangan evolusioner ordo Plecoptera? 3. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem respirasi ordo Plecoptera 9. Menjelaskan ciri utama ordo Plecoptera 2.

Selain itu. Menjelaskan hubungan antara ordo Plecoptera dengan serangga lainnya 14. Menjelaskan menyebutkan ciri utama yang ada pada tiap famili dari ordo Plecoptera 16. Menjelaskan klasifikasi dari ordo Plecoptera 15. Menjelaskan cara mengumpulkan dan mengawetkan ordo Plecoptera D.12. bahan atau materi pembahasan juga diperoleh dari internet yang menjadi bahan tambahan dalam membuat isi atau pembahasannya. Menjelaskan tingkah laku ordo Plecoptera 13. sehingga penjelasannya lebih terperinci. METODE PENULISAN Metode penulisan yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah metode kepustakaan karena isi atau pembahasan dalam makalah ini didapatkan dari beberapa sumber buku atau literatur. .

Plecoptera memiliki sepasang kaki pada setiap segmen toraks. bergerak-cepat di arus sungai. pada bagian lateral disebut pleuron. Sayap dilipat secara horisontal di atas badan.BAB II ORDO PLECOPTERA A. Plecoptera sama dengan jenis serangga lain. Plecoptera adalah serangga dengan sayap terlipat atau sering dikenal dengan nama Stonefly. B. mesotoraks. PERKEMBANGAN EVOLUSIONER ORDO PLECOPTERA Plecoptera berasal dari bahasa Yunani yaitu plectos yang berarti terpilin atau terlipat dan pteron yang berarti sayap. clypeus dan labrum. Plecoptera tidak toleran terhadap tingkat oksigen terlarut rendah dan menyukai suhu dingin. ocelli. CIRI UTAMA ORDO PLECOPTERA Plecoptera atau stonefly atau lalat batu mudah dikenali dari beberapa karakter sederhana atau ciri morfologi. Toraks pada Plecoptera terdiri atas 3 ruas dari depan ke belakang yaitu prototoraks. Masing-masing ruas toraks terdiri atas 4 sklerit. mata majemuk. dan berwarna kuning untuk spesies berwarna coklat. Leslie. 2009. Pada bagian caput terdapat antenna (tipe filiform/benang). (Igor dan Stancev. thorax (dada). mandibula. tubuh terdiri atas 3 bagian yaitu caput (kepala). Plecoptera mempunyai tiga tarsus yang terbagi-bagi tetapi kaki yang paling belakang tidak dimodifikasi untuk melompat seperti pada sejumlah ordo Orthoptera (jengkerik dan belalang). Bentuk antena sedikitnya setengah panjang tubuhnya. dan memiliki dua sayap. maxilla. labium. dan pada bagian ventral disebut sternum. . sehingga jumlah kakinya tiga pasang dan berfungsi untuk berjalan. 2008). dan metatoraks. Sayap hampir semuanya panjang berbentuk filiform (benang) tetapi kadang-kadang sangat pendek. Sklerit pada bagian dorsal disebut netum. Plecoptera umumnya memiliki panjang kurang dari 1 inchi (tanpa ekor). dua pasang insang bercabang antara bagian bawah tubuh. Nama Stonefly atau lalat batu diambil dari fakta bahwa nimfa Plecoptera hidup di dasar perairan dengan bebatuan sebagai substratnya. dan abdomen (perut).

Plecoptera dewasa memiliki dua pasang sayap. Sayap dilipat secara horisontal di atas badan. seperti daerah sungai dan struktur tubuhnya menyerupai Plecoptera dewasa. sehingga jumlah kakinya tiga pasang dan berfungsi untuk berjalan. pada bagian lateral disebut pleuron. ocelli. Serangga ini mengalami metamorfosis hemimetabola. MORFOLOGI ORDO PLECOPTERA Plecoptera sama dengan jenis serangga lain. Selain itu. Leslie. Plecoptera yang belum dewasa (fase pradewasa/ nimpha) disebut dengan naiads. Plecoptera tidak toleran terhadap tingkat oksigen terlarut rendah dan menyukai suhu dingin. mandibula. dan pada bagian ventral disebut sternum. (Igor dan Stancev. menjadi . mesotoraks.000 jenis di seluruh dunia. Sayap hampir semuanya panjang berbentuk filiform (benang) tetapi kadang-kadang sangat pendek. Plecoptera mempunyai tiga tarsus yang terbagi-bagi tetapi kaki yang paling belakang tidak dimodifikasi untuk melompat seperti pada sejumlah ordo Orthoptera (jengkerik dan belalang). karena ia hidup di air. Bentuk antena sedikitnya setengah panjang tubuhnya. Semua naiad hidup di lingkungan air. dengan serangga pradewasa di air (aquatic). 2008). dan metatoraks. clypeus dan labrum. mata majemuk. 2009.Ordo Plecoptera terdiri atas 9 family dengan 3. thorax (dada). Abdomen Plecoptera terdiri atas Ciri morfologi Plecoptera hampir sama dengan ciri dari Dermaptera dan Embioptera karena Plecoptera memiliki hubungan yang erat dengan keduanya. tubuh terdiri atas 3 bagian yaitu caput (kepala). Sklerit pada bagian dorsal disebut netum. Bagian-bagian mulutnya adalah tipe pengunyah. Plecoptera memiliki sepasang kaki pada setiap segmen toraks. Masing-masing ruas toraks terdiri atas 4 sklerit. salah satunya terlipat dan berada di bawah lapisan terluar. maxilla. dan abdomen (perut). walaupun banyak serangga dewasa yang tidak makan. Pada bagian caput terdapat antenna (tipe filiform/benang). bergerak-cepat di arus sungai. labium. dan lebih dari 500 jenis terdapat di Amerika Utara. Toraks pada Plecoptera terdiri atas 3 ruas dari depan ke belakang yaitu prototoraks. Plecoptera nampak sama dengan kecoa tetapi setingkat lebih tinggi berdasarkan sepasang sayap yang terlipat di belakang tubuh mereka. C. sehingga imagonya berada di sekitar perairan pada daun tanaman dan jarang terdapat jauh dari air. maka ia memiliki alat pernapasan berupa gills atau lembaran insang.

Naiad bersifat fitofag (pemakan tumbuh-tumbuhan).discoverlife. Antena berbentuk benang dan agak pendek 2. Antena bentuk benang agak panjang 2. daerah yang fundamental dari sayap paling belakang membesar dan melipat 5. Ciri Plecoptera yang sudah dewasa: 1. Trachea insang berbentuk berkas bercabang di belakang kepala. Tidak ada sayap yang mengalami perkembangan 4. Gambar sayap Plecoptera Gambar caput Gambar thorax Gambar kaki Gambar ovipositor Sumber: John Pickering. Ovipositor tidak terlalu banyak segmen. pada dasar kaki. Sayap paling belakang lebih pendek dibanding sayap depan. pembuluh trakea bercabang dibedakan dengan bentuk kotak dekat pusat sayap depan 4. 2004-2012 http://www.agak menyusut. Masing-masing segmen rongga dada ditutup oleh suatu sclerit besar di belakang 6. Badan rata. Badan lebih pendek dari pradewasanya 3. agak memanjang 3. Beberapa jenis lalat batu mempunyai sayap yang menyusut atau tidak ada. Sayap berhadapan dan sempit. Ovipositor banyak segmen. Ciri Plecoptera yang masih muda: 1. biasanya pada serangga yang jantan. atau di sekitar dubur/pelepasan 5.org/ diakses tanggal 19 Februari 2013 .

http://www.Dewasa Nimfa Sumber: Dale Parker. 2006.ca/plecoptera. http://www.unb. 2006.ca/ diakses tanggal 19 Februari 2013 .html diakses tanggal 19 Februari 2013 Gambar morfologi naiad secara keseluruhan Sumber: Brunswick.aquatax.

2006. 2006. tetapi langsung mengisi rongga tubuh dan menggenangi organ-organ tubuh yang ada di dalamnya. http://www.ca/ diakses tanggal 19 Februari 2013 Sumber: Dale Parker.aquatax. otot dan organ tubuh. dan terdiri dari prokutikula dan epikutikula.html diakses tanggal 19 Februari 2013 D. http://www. Darah tidak berada dalam pembuluh. Sistem integument. Sistem organ yang terdapat di dalam tubuh serangga: a. ANATOMI DAN FISIOLOGI ORDO PLECOPTERA Anatomi stonefly/ lalat batu yaitu rongga tubuhnya berisi darah yang tidak berwarna (hemosoel). Kutikula terdiri dari sel-sel mati yang dibentuk oleh sel hidup di bawahnya yaitu epikutikula. .ca/plecoptera.Struktur Mulut Plecoptera Sumber: Brunswick.unb.

terdapat pyloric valve yang bentuknya seperti jari dan terletak di anterior dan menghasilkan enzim-enzim pencernaan. yaitu sebuah saluran yang merentang dari mulut ke anus. yang jumlahnya sangat bervariasi dari beberapa hingga ratusan (Wiwi Isnaeni. terdiri dari pembuluh-pembuluh buntu yang halus seperti benang dan membuka ke usus bagian posterior yang disebut tubulus malphigi. c. yaitu. Lapisan luar disebut lapisan lilin yang sulit ditembus air. Kutikula relatif permiabel. dari daerah kepala darah mengalir ke bagian belakang. darah tidak masuk dalam pembuluh darah. - Epikutikula merupakan lapisan tipis yang biasanya terdiri dari : a.- Prokutikula terdiri dari lapisan yang lebih tebal dibandingkan epikutikula. mesenteron (midgut/ perut tengah) tempat makanan yang akan dicerna yaitu pada ventrikulus (stomach). Sistem digesti. Organ ini berupa saluran/ pipa yang salah satu ujungnya buntu. Prokutikula terdiri dari lapisan endokutikula dan eksokutikula. Tubulus Malpighi tersebar di rongga tubuh yang penuh cairan (disebut hemosol). d. Bagian yang mengeras dari kutikula terutama terdapat pada lapisan eksokutikula. Tubulus Malpighi adalah alat pengeluaran pada serangga misalnya lalat batu. Darah . 2010). b. stomodeum (foregut/perut depan) terdapat cardiac valve. Terdapat di bawah jantung yang terdiri dari perut yang strukturnya mirip usus. Darah meresap ke jantung atau pembuluh darah dorsal melalui klep (astia) dan dipompa ke daerah kepala melalui aorta. b.dan proktodeum (hindgut/ perut belakang) terdiri dari 2 bagian yaitu usus depan dan pada bagian posterior terdapat rectum dan lubang anus. sistem peredaran darah terbuka. Sistem ekskresi. melainkan darah beredar bebas ke seluruh tubuh. Lapisan dalam disebut lapisan kutikulin (lipoprotein). maka dapat dilalui oleh air dan gas. tembolok (crop). sedangkan ujung lainnya membuka ke arah usus. esofagus. disebabkan oleh adanya sklerotin sebagai hasil dari proses pengerasan yang disebut dengan sklerotisasi.. Perut terdiri dari 3 bagian. di dalam proventrikulus terdapat benda seperti kait (gastric mill) berfungsi untuk mengerat makanan yang padat. terletak diantara usus tengah dan rectum. dan bila keadaannya tipis. Sistem sirkulasi.

Sistem respirasi. kemudian menuju pembuluhpembuluh trakea. Sistem trakea pada serangga. dan tertutup saat serangga beristirahat. terletak berpasangan pada setiap segmen tubuh. Sistem gerak dan otot. darah dan rongga tubuh. Darah pada serangga disebut juga hemolimfa. saluran (pembuluh trakea). Udara pernapasan keluar dan masuk ke dalam tubuh Insecta melalui stigma. dan merupakan tempat bermuaranya pembuluh trakea. Ditinjau dari hubungannya dengan sayap. pada fase nimfa/ naiad. Dengan demikian. otot terbang ada dua macam yaitu otot langsung dan otot tidak langsung. berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin. Spirakel atau stigma merupakan jalan keluar masuknya udara dari dan ke dalam sistem trakea. Jantung terdapat di bagian dorsal di bawah kulit dan merupakan pembuluh yang menutup di belakang dan terbuka di depan. e. karena nimfa Plecoptera hidup di lingkungan akuatik. Terdiri dari pembuluh yang memenuhi rongga tubuh dan berkilat seperti benang perak yang disebut trakea. selanjutnya pembuluh trakea bercabang lagi menjadi cabang halus yang disebut trakeolus. pergerakan diperoleh dari kontraksi dan relaksasi dari pasangan otot-otot antogonistik dan agonistic yang melekat pada kutikula. Pada umumnya spirakel terbuka selama serangga terbang. Oksigen dari luar masuk lewat spirakel. Stigma merupakan lubang yang terdapat di sepanjang sisi kiri dan kanan tubuh. Darah tersebut tidak mengandung hemoglobin. tetapi mengandung hemosianin. Pergerakan dengan jalan menggunakan enam kaki dada. Pernapasan sistem trakea terdiri atas pembuluh-pembuluh yang bercabang-cabang ke seluruh tubuh dan bermuara pada stigma atau spirakel. dan trakeolus. Lalat batu mempunyai lebih sedikit kaki yang terletak lebih ke ventral dan berdekatan satu sama lain pada dada memungkinkan konsentrasi otot-otot pergerakan baik untuk berjalan maupun terbang. Plecoptera bernapas dengan menggunakan gills atau lembaran insang. Trakea pada lalat batu berbentuk seperti berkas yang bercabang.tidak berwarna atau kuning kehijauan. f. Jantung adalah bagian dari sistem peredaran darah yang terdiri dari jantung. Kemampuan terbang hanya dimiliki oleh lalat batu dewasa. oksigen dapat mencapai seluruh jaringan dan alat tubuh bagian dalam. terdiri atas spirakel. Pada fase nimfa/ naiad. terdapat di kerangka luar (eksoskeleton). Otot langsung mempunyai perlekatan dengan .

otak anatomis dibagi ke dalam protocerebrum yang mencakup mata majemuk dan oselli. ada pembesaran saraf tangga tali yang disebut ganglia. yang pada bagian ujungnya menggulung dan diselaputi oleh jaringan ikat sehingga tampak dari luar sebagai bulatan. Biasanya.sayap dan bekerja secara langsung menggerakkan sayap. Sistem saraf lalat batu berupa sistem saraf tangga tali berjumlah sepasang yang berada di sepanjang sisi ventral tubuhnya. terdiri dari alat kelamin yang membentuk sel benih jantan atau sel benih betina. Pada lalat batu jantan terdapat testes terdiri dari beberapa tabung. Segmen kepala berisi otak. deutocerebrum yang mencakup antenna. Pada lalat batu betina terdapat ovarium yang terdiri dari beberapa tabung ovariol. Sistem reproduksi. Ini mengendalikan mulut. setiap segmen tubuh memiliki satu ganglion pada setiap sisi. dan tritocerebrum yang mencakup labrum dan usus depan. Ganglia berfungsi sebagai pusat refleks dan pengendalian berbagai kegiatan. Segera di belakang otak adalah subesophageal ganglion. meskipun beberapa ganglia yang melebur untuk membentuk otak dan ganglia besar lainnya. Alat pembantu berupa pertumbuhan semacam penis yang disebut aedeagus dan klasper atau alat penjepit. dihubungkan dengan tali saraf ventral terdiri dari dua paralel connectives sepanjang perut. Terdapat juga kelenjar pembantu yang bermuara di pangkal saluran ejakulatori. Saraf pusat terdiri dari sepasang rantai saraf rantai yang terdapat di sepanjang tubuh bagian ventral. tabung ini tidak panjang dan tidak tergulung seperti ovariol.Ganglia bagian anterior yang lebih besar berfungsi sebagai otak. juga dikenal sebagai ganglion supraesophageal. Tiap tabung atau folikel dapat dibagi ke dalam beberapa bagian menurut tingkat pertumbuhan sel kelamin. kelenjar ludah dan otot-otot tertentu. Kemudian dilengkapi oleh kelenjar pelengkap. g. jaringan saraf dapat terbagi atas saraf pusat dan saraf tepi. disebut juga kelenjar ‘colleterial’ . Sistem saraf yang terdiri dari serangkaian ganglia. yang terdiri dari tiga pasang ganglia menyatu. satu atau dua pasang. Dalam sistem saraf lalat batu. Pada berbagai tempat di segmen tubuh. Sistem koordinasi. Otot tidak langsung melekat pada dinding thorax bagian dalam dan kontraksinya menyebabkan perubahan bentuk dada dan secara tidak langsung menggerakkan sayap. h.

http://www.k12. Siklus Hidup Plecoptera Sumber: Mc Claran M. Hanya sistem reproduksi yang seluruh alatnya terdapat di abdomen (yang lain terdapat di abdomen. selalu di berada di dalam air. terdapat sel-sel lemak yang tersusun semacam tali di sekeliling saluran pencernaan.tn. pada umumnya berada dari 3 sampai 4 minggu.us/ diakses tanggal 19 Februari 2013 . massa jatuh terpisah.rcs. Sehingga abdomen diberi tanggung jawab untuk menjamin kesinambungan keturunan lalat batu tersebut E. mycetocytes mengandung bakteria simbiotik. 2006. urocytes untuk menyimpan sementara dan mendaur-ulang asam urat. Sebelum dewasa atau yang biasanya disebut dengan peri pada umumnya berkembang dari 10 sampai 11 bulan (sekitar 2 sampai 3 tahun) pada umumnya 10 atau 11 instars (yang terbentang dari 6 sampai 22). Sel-sel di dalam lemak tubuh mempunyai type yang berbeda-beda sesuai dengan fungsinya. DAUR HIDUP DAN PERKEMBANGAN ORDO PLECOPTERA Siklus hidup dari Plecoptera bersifat hemimetabola dimulai dari telur dalam massa sampai sebanyak 1000 telur. Fertilisasinya internal atau terjadi di dalam tubuh. metarmorphosis dan reproduksi.yang dapat mengeluarkan bahan koriol (pembungkus telur) dan terdapat ovipositor (tempat penyimpanan telur). thorax dan kepala). Disamping alat-alat tubuh. tropocytes untuk penimbunan zat dan metabolisme.eag. Sel lemak mampu merubah aktivitasnya sebagai response terhadap isyarat yang bersifat nutrisional dan hormonal dalam mencatu kebutuhan pertumbuhan.

ada beberapa yang muncul pada musim gugur atau musim dingin (Plecoptera dewasa atau stoneflies biasanya berkumpul pada tiap tahun). F. Jumlah generasi tiap tahunnya paling tidak satu atau beberapa Plecoptera yang hidup. Instar merupakan suatu bentuk serangga di antara 2 kali mengelupas kutikula. 2009. 2008).Siklus hidup pada Plecoptera dewasa. masa pra-dewasa. . Perkembangan lalat batu terbagi atas 3 tahap utama yaitu tahap embrional. Instar pertama yaitu bentuk serangga mulai menetas sampai pengelupasan kutikula pertama. (Igor dan Nadica Stancev. HABITAT DAN TINGKAH LAKU ORDO PLECOPTERA Lalat batu umumnya hidup di perairan tawar yang bersih pada suhu di bawah 25°C (77°F) dengan kadar oksigen cukup dan sama sekali tidak dapat bertahan melawan polusi. Sebagian besar lalat batu hidup pada perairan yang berarus cepat dengan bebatuan sebagai substratnya. Kehidupan serangga pasca embrio dibagi-bagi ke dalam instar. Jenis lalat batu yang hidup di danau hanya dapat dijumpai di daerah yang sangat dingin yang serangga air lainnya tidak terlalu banyak. Perkembangan embrio dimulai segera setelah fertilisasi sehingga terbentuk zigot. Kemudian lalat batu tersebut berubah menjadi lalat batu dewasa (imago) yang bersayap. Salah satu spesies lalat batu memiliki siklus hidup yang mampu beradaptasi hingga kedalaman 70 meter bahkan lebih. kebanyakan berada dalam air sekitar 7 sampai 28 hari. Perkembangan embrio terjadi di dalam telur dan dikelilingi oleh kulit luar yang halus yang disebut korion (chorion). Biasanya waktu kemunculan dari kebanyakan Plecoptera pada musim semi dan musim panas. Pada musim dingin perkembangan telur dihentikan selama 3 sampai 6 bulan dan dilanjutkan perkembangan telurnya pada musm panas. dan dewasa. Zigot mengalami beberapa kali pembelahan inti sampai menetas dari telur (eclosion). hanya sedikit dari jenis ini yang hidup di perairan yang tenang atau di pinggiran danau dengan gerakan gelombang air sebagai proses pengayaan oksigen. Leslie. Pertumbuhan dan perkembangan lalat batu mencakup pertumbuhan menjadi besar dan perubahan bentuk disertai dengan beberapa pengelupasan kutikula yang disebut proses molting. kemudian merayap atau merangkak untuk muncul ke permukaan air.

Kebanyakan larvanya bersifat herbivore yang terutama memakan detritus dari tanaman. variasi lokal dan temperatur air. Hal ini dapat menunjukkan penurunan kualitas lingkungan atau disebut juga sebagai indikator biologis. Insang terletak antara bagian atas leher. Pada waktu air pasang. Dari hasil pengamatan menunjukkan bahwa. Sebuah spesies sekunder bersayap (keluarga Capniidae) melewati seluruh siklus hidup mereka di kedalaman Danau Tahoe. Kayu ternyata mengandung nutrisi yang sangat penting dalam memproduksi telur. merangkak ke luar dari air untuk melepaskan kulit mereka. beberapa jenis naiad hidup pada habitat berupa danau dan arus pantai. naiad dari beberapa jenis Plecoptera memperlihatkan suatu karakteristik atau perilaku yang meningkatkan tingkat pergerakan insang. temperature tinggi dan kandungan organic. Telur lalat batu dilapisi dengan lendir lengket yang melekat pada batu yang menjaga telur agar tidak hanyut dalam air yang berarus deras. rongga dada dan abdomen. jantan menarik betina dengan memukulkan perutnya terhadap substrat. Beberapa kelompok yang ada bersifat . Selain itu. Para naiad tahap instar akhir cenderung untuk berpindah tempat ke arah permukaan di mana mereka merayap. Beberapa lalat batu Australia dewasa mengkonsumsi kayu busuk sebagai bagian dari diet mereka. tempat tinggal dari beberapa jenis naiad yang memiliki kualitas oksigen yang rendah. Amerika Serikat. Untuk habitat yang lebih spesifik tergantung pada berbagai faktor lingkungan seperti sifat alami lapisan bawah (partikel unsur dan bentuk). sehingga digunakan oleh ahli ekologi sebagai indikator kemurnian air. Stoneflies atau lalat batu juga merupakan sumber penting makanan bagi ikan (misalnya. trout dan bass) di sungai-sungai dingin pegunungan. G. kehadiran dari organisme lain. sehingga pernapasan dilakukan melalui permukaan kulit jangat. Pilihan tempat tinggal sering berubah. Ada beberapa jenis Plecoptera yang tidak punya alat pernapasan dan insang dalam. pada beberapa spesies. Mereka sangat sensitif terhadap polusi air.Jika konsentrasi oksigen rendah. HUBUNGAN DENGAN LINGKUNGAN DAN SERANGGA LAIN Stoneflies atau lalat batu memerlukan air bersih dengan kandungan oksigen tinggi untuk bertahan hidup.

sayap paling belakang menyimpang. H. Plecopterans memiliki 1718 jenis dari 239 jenis yang mempunyai 15 keluarga. Di Amerika Utara stoneflies biasanya dibagi menjadi dua kelompok.insang bercabang pada bagian atas abdomen 7) Peltoperlidae. Ordo dari Plecoptera mempunyai infraclass Neoptera karena sayap dari stoneflies melipat di atas punggung pada saat posisi diam. 4) Chloroperlidae. tetapi pada tahap larva awal dari semua spesies adalah pemakan detritus atau detritifor (Ward. Sembilan keluarga dan 595 jenis neartic. yaitu : 1) Binatang pemakan daging. dimana suatu karakteristik dari Plecoptera yang merupakan divisi dari Exopterygota.glossa dan paraglossa panjangnya sama. 6) Pteronarcyidae. kurang dikenal dengan baik karena larva dari beberapa jenis belum dapat dihubungkan dengan Plecoptera dewasa. karena menghasilkan banyak penemuan baru dan perubahan taksonomis. Neoptera. overlap. Banyak nama yang sekarang ini menghadirkan golongan yang lebih tinggi dari pada yang terdahulu. Telur. 1992). .sayap paling belakang paralel. 5) Shredders.Hemimetabolous. KLASIFIKASI ORDO PLECOPTERA Plecoptera (stoneflies) adalah semua naiad yang hidup di lingkungan perairan sebagai contoh ordo dari Neoptera yang hidup sebagai ordo yang primitif. Montana mempunyai 9 keluarga neartic dengan 113 jenis. Sayap eksternal berkembang. naiad (nimpha). Sekarang kelompok ini populer dan menerima banyak perhatian.karnivora.Exopterygota.insang bercabang pada rongga dada atas 3) Perlodidae. Pengenalan Plecoptera dari keluarga neartic. Taksonomi dari ordo seperti Ephemeroptera. Stoneflies yang ordonya kecil. yaitu Euholognatha dan Systellognatha. jantan dan betina sering menjadi identifikasi ke dalam penggolongan jenis. 2) Perlidae.paraglossa yang mana glossa lebih panjang. sama dengan 17 keluarga dan sekitar 1900 jenis di seluruh dunia.sternal yang berkenaan dengan dada menyepuh seperti melindungi.

Utacapnia. Lednia. 10) Capniidae.sayap paling belakang paralel. 9) Nemouridae.sayap paling belakang menyimpang. Doroneuria. Megaleuctra. Nemoura.sayap paling belakang menyimpang. 1992): Kingdom Phylum Subphylum Superclass Kelas Subclass Infraclass Ordo Family Genus Family Genus Family Genus Family Genus Family Genus Family : Animalia : Arthropoda : Uniramia : Hexapoda : Insecta : Pterygota : Neopterygota : Plecoptera : -Luectridae : Despaxia. pada tarsal segmen yang ke-2 lebih kecil dibanding yang ke-1. Eucapnopsis.sayap paling belakang paralel. tarsal memiliki 1 dan 2 segmen. Leuctra. Malenka. Paraleuctra. Shipsa : -Perlidae : Acroneuria. Podmosta.8) Taeniopterygidae. : -Nemouridae : Amphinemura. Hesperoperla. 11) Leuctridae. pleural melipat pada bagian atas Abdomen yang ke 1-9. Perlomyia : -Capniidae : Bolshecapnia. Isocapnia. Capnia. Calineuria. pleural melipat paling banyak pada bagian Abdomen 1-7 Klasifikasi berdasarkan sistem Linnaeus dari penggolongan yang hirarkis (Williams & Feltmate. : -Peltoperlidae : Yoraperla : -Perlolidae .

Cultus. Paraperla. Diura. Capnia sp Famili Capniidae 3. Isogenoides. Isoperla sp Famili Perloperlidae . Suwallia : -Pteronarcyidae : Pteronarcella. Megarcys : -Chloroperlidae : Alloperla. Kathroperla.Genus Family Genus Family Genus Family Genus : Arcynopteryx. Yoraperla sp Famili Peltoperlidae 6. Leuctra sp Famili Leuctridae 2. Nemoura sp Famili Nemouridae 4. Demopteryx. Taeniopteryx Pembagian family dalam ordo Plecoptera yaitu sebagai berikut: 1. Neaviperla. Taenionema. Eccoptura sp Famili Perlidae 5. Isoperla. Pteronarcys : -Taeniopterygidae : Doddsia.

Paraperla sp Famili Chloroperlidae 8.ca/Projects/Aquatic_Invertebrates/?Page=38 diakses tanggal 19 Februari 2013 Berikut ini ada beberapa contoh spesies dari ordo Plecoptera: 1.ualberta. Banyak ditemukan pada sungai hangat yang membawa lumpur. Pteronarcys sp Famili Pteronarcydae 9. mereka menggerakkan tubuh mereka ke atas dan ke bawah untuk menjaga oksigen .7. Panjang siklus hidupnya antara 1 dan 3 tahun. Sangat aktif dan diketahui tertarik pada sumber cahaya.ualberta. http://sunsite. Taeniopteryx sp Famili Taeniopterygidae Sumber: Alberta 2006.hewan ini biasanya sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan. Eccoptura xanthenes Klasifikasi Kingdom Filum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : : Animalia : Arthropoda : Insecta : Plecoptera : Perlidae : Eccoptura : Eccoptura xanthenes Sumber: Alberta 2006. Hewan ini muncul di musim panas. ada 15 genera dengan total 72 jenis (Voshell). Mayoritas Perlidae ditemukan di Timur. Di air yang tenang. http://sunsite.ca/Projec ts/Aquatic_Invertebrates/?Page =38 Perlidae merupakan keluarga stoneflies.

Para perlodidae ditemukan di seluruh Amerika Utara. Mereka sering ditemukan dalam suhu dingin. Isoperla curtata Klasifikasi Kingdom Filum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : : Animalia : Arthropoda : Insecta : Plecoptera : Perlodidae : Isoperla : Isoperla curtata Sumber: Alberta 2006. dan divergen bantalan sayap belakang. Berbeda dengan stoneflies umum yang sama.ca/Projec ts/Aquatic_Invertebrates/?Page =38 . Acroneuria carolinensis Klasifikasi Kingdom Filum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : : Animalia : Arthropoda : Insecta : Plecoptera : Perlidae : Acroneuria : Acroneuria carolinensis Sumber: Alberta 2006. http://sunsite. 2009).mengalir melalui insang.ualberta. ekor panjang. tumbuhan vaskular. dan detritus.ca/Projec ts/Aquatic_Invertebrates/?Page =38 Keluarga perlodidae terdiri sekitar 30 genera dan 103 spesies.ualberta. habitatnya pada sungai mengalir atau kolam yang mengandung sedimen. 2010). sungai jernih dengan dasar berbatu (Fenoglio stefano. 3. Hewan ini juga merupakan engulfer-predator yang mengkonsumsi semua jenis invertebrate (Setiawan. 2. larva Perlodidae tidak memiliki percabangan insang pada dada. Larva memiliki tubuh pipih dengan pola pada kepala dan dada. http://sunsite.

kamper/kapur barus.com/stonefly-life-cycle-collection-18. beberapa spesies adalah herbivora memakan daun yang terendam di dasar perairan dan ganggang bentik. 2010. Hewan ini juga dapat bernafas melalui permukaan tubuh secara umum.glenbowflyfishing. kapas. Hewan ini memiliki mulut sederhana dengan rahang mengunyah. dan mungkin termasuk sisa-sisa insang nymphal bahkan pada fase dewasa. Kedua nimfa telah lama dipasangkan Cerci.Stoneflies memiliki anatomi umum. kertas label.html diakses tanggal 19 Februari 2013 Berikut dibawah ini ada tabel perbedaan antar family dalam ordo Plecoptera berdasarkan struktur morfologi yang dimilikinya. tetapi banyak yang sebagai pemburu arthropoda air lainnya (Fenoglio stefano. 2010). tabung reaksi. Lalat batu merupakan serangga yang mempunyai tubuh dan bersayap tipis sehingga dapat diawetkan dengan metode Panning. I. PENANGKAPAN DAN PENGAWETAN ORDO PLECOPTERA Stoneflies atau lalat batu dapat ditangkap dengan menggunakan jaring kolam di daerah pinggiran sungai yang tidak berpolusi. dengan beberapa fitur khusus. http://www. gabus. Alat dan bahan yang diperlukan adalah alkohol 70%. mata majemuk besar dan dua atau tiga ocelli. Berikut adalah contoh awetan spesies ordo Plecoptera mulai dari fase nimfa hingga fase dewasa: Sumber: Mary. yaitu: . Selain itu di daerah aliran sungai perbukitan dan pegunungan berbatu juga dapat ditemukan jenis lalat batu yang lain. panjang. antenna multitersegmentasi. jarum serangga nomor 02 dan 03. Perut yang relatif lunak.

No Pembeda Leu ctri dae Family Cap Ne Perl Pelt Perl Chl Pter nida mo idae ope odi oro ona e urid rlid dae perl rcy ae ae idae dae Tae nio pter ygi dae 1 2 3 4 5 6 7 Ukuran tubuh: -besar -sedang -kecil Warna tubuh: -cerah -gelap Caput: -lebar -sempit -antena panjang -antena pendek Toraks: -lebar -sempit -bentuk rata -bentuk A -sayap rata -sayap menyimpang Abdomen: -lebar -sempit -ovipositor ada -ovipositor tdk ada Kaki: -panjang -pendek -berambut -tdk berambut Cercus/ cerci: -panjang -pendek -berambut -tdk berambut √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ .

Lalat batu umumnya hidup di daerah perairan tawar yang berfungsi sebagai indicator biologis dan makanan ikan. thorax dan abdomen. 5. dan reproduksi. Morfologi lalat batu terdiri atas bagian caput. 6. ekskresi. pergerakan. Anatomi lalat batu terdiri atas sistem integument. Klasifikasi (Williams & Feltmate. 3. dan imago. . 4. nimpha (naiad). 3. respirasi. yang hanya terdiri atas fase telur. Keberadaan referensi dan acuan sumber pembelajaran yang lebih sistematis dan rinci. 2. 1992): Kingdom Phylum Subphylum Superclass Kelas Subclass Infraclass Ordo : Animalia : Arthropoda : Uniramia : Hexapoda : Insecta : Pterygota : Neopterygota : Plecoptera B. digesti. Perlunya pengkajian yang lebih mendalam lagi tentang masalah serangga dan hubungannya dengan lingkungan 2. Ordo Plecoptera adalah serangga dengan sayap terlipat atau sering dikenal dengan nama Stonefly atau lalat batu.BAB III PENUTUP A. Penerapan konsep pembelajaran entomologi dalam kehidupan sehari-hari. koordinasi. sirkulasi. KESIMPULAN 1. SARAN 1. Stonefly atau lalat batu bersifat hemimetabola (metamorphosis tak sempurna. Tubuhnya bersegmen-segmen dan memiliki sayap yang terlipat di atas tubuhnya.

: fase perkembangan dewasa/ matang pada serangga. di dalamnya terdapat palp dan ligula. : segmen kaki ketiga yang terletak antara trochanter dan tibia. : alat pengunyah (gigi) rahang atas yang terletak di luar. ditopang oleh stipes. : terdapat sepasang di ujung abdomen. : lobus terdalam bagian rahang atas. : alat pengunyah (gigi) anterior yang dekat dengan mulut. : terdapat sepasang di atas bagian mulut. terdiri atas banyak fotoreseptor. : segmen bawah pada kaki. : bagian atau daerah sekitar leher. : alat pernapasan berupa lembaran (insang). : rahang bagian bawah. : sepasang lobus pada puncak labium antara paraglossa. : bagian distal dari labium. : segmen basal atau pembagian rahang. : rongga faring yang terletak di bagian bawah. : mata (alat penglihat) majemuk. . sebagai alat sensorik. : rahang bagian atas.DAFTAR INDEKS Abdomen Antenna Cardo Cervical Cerci/Cercus Compound eye Coxa Femur Galea Gill Glossa Hemimetabola Hypopharynk Imago Labial palp Labium Lobus Lacinia Mandibula Maxila Maxillary palp Mentum : bagian atau daerah sekitar perut. disebut juga ekor. : lobus luar dari rahang atas. : perkembangan/ metamorphosis yang tidak sempurna. : pembagian struktur bagian secara anatomis. : struktur mulut bagian bawah pada serangga.

: kerangka kepala dorsal yang mengalami pengerasan. : bagian warna yang menandai secara membujur. : bagian bawah dari labium pada serangga. : segmen kaki kedua antara coxa dan femur. : sebuah cakar di puncak tarsus. . terletak setelah glossa. : mata sederhana pada serangga. : sayap yang tidak mengalami perkembangan pada fase pupa. : bagian yang terletak dekat dengan anus. terdiri atas 1 segmen atau lebih. : bagian terluar dari tibia. : tempat penyimpanan telur pada serangga : sepasang lobus pada puncak labium. : fase perkembangan pradewasa (pada hemimetabola) serangga. : bagian dada yang terletak di tengah bawah.Mesothoracic Metathoracic Naiad/ Nimpha Ocelli Ovipositor Paraglossa Pronotum Stipes Subanal Submental Submentum Tarsal claw Tarsus Tibia Trochanter Wing pad : bagian dada yang terletak di tengah atas. : segmen kaki keempat antara femur dan tarsus. : bagian yang terletak di bawah mandibula.

ziddu. 1999.doc tanggal 19 Februari 2013 http://www. CAB International. D.DAFTAR PUSTAKA Borror.W.ncsu.html tanggal 19 Februari 2013 Jumar. ISBN: 085198-782-6. http://edibas.unsoed. xiii. 1992.ac.pdf tanggal 19 Februari 2013 http://downloads.com/downloadfiles/16422497/fisiologi-serangga.J. B. Entomologi Pertanian.blog. Williams.edu/course/ent425/library/compendium/plecoptera. Pengenalan Pelajaran Serangga.id/files/2010/04/Handout-Fisiologi-Serangga. diakses diakses diakses . 358p. and Feltmate.cals. Yogyakarta: Gajah Mada University..D. Bandung: Rineka Cipta. Aquatic Insects. 1992. D.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful