MAKALAH PENDALAMAN MATERI MATA KULIAH ENTOMOLOGI (AKKC 245

)

ORDO PLECOPTERA

DOSEN PENGASUH : Drs. Bunda Halang, MT Dra. St. Wahidah Arsyad, M.Pd

DISUSUN OLEH : Kelompok XI Fatwa Izati Laili Munawarah Lily Permatasari (A1C211206) (A1C211015) (A1C211053)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN 2013

KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas berkat rahmat-Nya sehingga kami sebagai penyusun dapat menyelesaikan tugas makalah pendalaman materi entomologi ini. Dalam penyusunan makalah ini, penyusun mendapat banyak bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Untuk itu, tidak lupa penyusun mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada: 1. Allah SWT atas berkat, rahmat, taufik, dan hidayah-Nya 2. Bapak Drs. Bunda Halang, MT dan Ibu Dra. St. Wahidah Arsyad, M.Pd, selaku dosen mata kuliah entomologi yang telah memberikan ilmunya. 3. Orang tua yang telah memberikan dorongan baik material maupun spiritual 4. Teman-teman yang telah memberikan saran dan kritiknya 5. Serta semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini Kami sebagai penyusun menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna dan masih banyak terdapat kekurangan-kekurangan. Hal ini dikarenakan terbatasnya pengetahuan dan kemampuan kami sebagai penyusun. Walaupun demikian kami telah berusaha dengan kemampuan yang ada untuk dapat menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya. Semoga dapat bermanfaat bagi ilmu pengetahuan. Amin.

Banjarmasin, 19 Februari 2013

Penyusun

.................. Kesimpulan ....................................................... Ciri Utama Ordo Plecoptera ............................................... Hubungan dengan Lingkungan dan Serangga Lain .................... E.................... I................................... DAFTAR ISI ............................ C............. Tujuan Penulisan ........ B..... Saran ............................................................. A............. A..................... Rumusan Masalah ..................................... BAB III PENUTUP ........................................ F......... H................................... BAB I PENDAHULUAN ................................................................. D................................................................................................................ A. DAFTAR PUSTAKA . Penangkapan dan Pengawetan Ordo Plecoptera .DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR ............................................................................................................... BAB II Latar Belakang. G................................................................. DAFTAR INDEKS ............................................................................................ i ii 1 1 2 2 3 4 4 4 5 8 12 13 14 14 19 21 21 21 22 ORDO PLECOPTERA ........................................... Perkembangan Evolusioner Ordo Plecoptera ................. C. Metode Penulisan ....................... B...... B............................................................................................................................... Morfologi Ordo Plecoptera.......... Daur Hidup dan Perkembangan Ordo Plecoptera....... D............................ Anatomi dan Fisiologi Ordo Plecoptera ......................................... Klasifikasi Ordo Plecoptera ....... Habitat dan Tingkah Laku Ordo Plecoptera ......

2008). 2008). (Igor dan Stancev. Ordo Plecoptera terdiri atas 9 family dengan 3. Plecoptera adalah serangga dengan sayap terlipat atau sering dikenal dengan nama Stonefly. Plecoptera nampak sama dengan kecoa tetapi setingkat lebih tinggi berdasarkan sepasang sayap yang terlipat di belakang tubuh mereka.BAB I PENDAHULUAN A. Leslie. Melalui entomologi kita akan diajak memgenal serangga lebih jauh. Leslie. perilaku (behavior) serangga. patologi serangga serta taksonomi serangga Plecoptera adalah salah satu jenis serangga. dan lebih dari 500 jenis terdapat di Amerika Utara. Plecoptera dewasa memiliki dua pasang sayap. . ekologi serangga. Dengan demikian banyak serangga dikatakan sebagai hama. Walaupun demikian banyak juga serangga yang menguntungkan atau berguna bagi manusia. 2009. LATAR BELAKANG Serangga telah ada di muka bumi jauh sebelum adanya manusia dan hingga saat ini serangga seringkali berkompetisi dengan manusia. anatomi dan fisiologi serangga. misalnya dalam hal untuk mendapatkan makanan. berasal dari bahasa Yunani yaitu plectos yang berarti terpilin atau terlipat dan pteron yang berarti sayap. sutera dan lain-lain. Entomologi adalah salah satu cabang ilmu biologi yang mempelajari serangga. 2009. Sebagai disiplin ilmu yang sudah berkembang pesat entomologi kini dapat dibagi lagi menjadi subcabang ilmu yang lebih khusus antara lain: morfologi serangga. Nama Stonefly atau lalat batu diambil dari fakta bahwa nimfa Plecoptera hidup di dasar perairan dengan bebatuan sebagai substratnya. misalnya sebagai polinator. (Igor dan Stancev.000 jenis di seluruh dunia. salah satunya terlipat dan berada di bawah lapisan terluar. penghasil madu.

Bagaimana struktur dan fungsi sistem saraf ordo Plecoptera? 11. Bagaimana struktur dan fungsi sistem respirasi ordo Plecoptera? 9. Menjelaskan ciri utama ordo Plecoptera 2. Bagaimana struktur dan fungsi sistem sirkulasi ordo Plecoptera? 8. Bagaimana struktur dan fungsi sistem pencernaan ordo Plecoptera? 6. Bagaimana struktur dan fungsi sistem ekskresi ordo Plecoptera? 7. Bagaimana cara mengawetkan dan membuat koleksi ordo Plecoptera? C. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem sirkulasi ordo Plecoptera 8. Bagaimana struktur dan fungsi sistem pergerakan ordo Plecoptera? 10. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem pergerakan ordo Plecoptera 10. TUJUAN PENULISAN 1. Bagaimana perkembangan evolusioner ordo Plecoptera? 3. Bagaimana struktur dan fungsi sistem reproduksi ordo Plecoptera? 12. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem pencernaan ordo Plecoptera 6. Bagaimana tingkah laku ordo Plecoptera? 13. Menjelaskan bagian morfologi dari ordo Plecoptera 4. Bagaimana struktur dan fungsi sistem integument ordo Plecoptera? 5. Bagaimana klasifikasi dari ordo Plecoptera? 15. Bagaimana ciri utama yang ada pada tiap famili dari ordo Plecoptera? 16.B. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem respirasi ordo Plecoptera 9. Apa ciri utama dari ordo Plecoptera? 2. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem saraf ordo Plecoptera 11. RUMUSAN MASALAH 1. Menjelaskan perkembangan evolusioner ordo Plecoptera 3. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem reproduksi ordo Plecoptera . Bagaimana morfologi dari ordo Plecoptera? 4. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem ekskresi ordo Plecoptera 7. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem integument ordo Plecoptera 5. Bagaimana hubungan antara ordo Plecoptera dengan serangga lainnya dan lingkungannya? 14.

bahan atau materi pembahasan juga diperoleh dari internet yang menjadi bahan tambahan dalam membuat isi atau pembahasannya. .12. Menjelaskan menyebutkan ciri utama yang ada pada tiap famili dari ordo Plecoptera 16. Menjelaskan cara mengumpulkan dan mengawetkan ordo Plecoptera D. Menjelaskan klasifikasi dari ordo Plecoptera 15. Menjelaskan tingkah laku ordo Plecoptera 13. Selain itu. Menjelaskan hubungan antara ordo Plecoptera dengan serangga lainnya 14. sehingga penjelasannya lebih terperinci. METODE PENULISAN Metode penulisan yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah metode kepustakaan karena isi atau pembahasan dalam makalah ini didapatkan dari beberapa sumber buku atau literatur.

dan memiliki dua sayap. Plecoptera tidak toleran terhadap tingkat oksigen terlarut rendah dan menyukai suhu dingin. Plecoptera sama dengan jenis serangga lain. PERKEMBANGAN EVOLUSIONER ORDO PLECOPTERA Plecoptera berasal dari bahasa Yunani yaitu plectos yang berarti terpilin atau terlipat dan pteron yang berarti sayap. 2009. B. Masing-masing ruas toraks terdiri atas 4 sklerit. tubuh terdiri atas 3 bagian yaitu caput (kepala). Sayap dilipat secara horisontal di atas badan. Plecoptera memiliki sepasang kaki pada setiap segmen toraks. 2008). dan metatoraks. Plecoptera adalah serangga dengan sayap terlipat atau sering dikenal dengan nama Stonefly. Pada bagian caput terdapat antenna (tipe filiform/benang). mesotoraks.BAB II ORDO PLECOPTERA A. dan abdomen (perut). pada bagian lateral disebut pleuron. dua pasang insang bercabang antara bagian bawah tubuh. Toraks pada Plecoptera terdiri atas 3 ruas dari depan ke belakang yaitu prototoraks. bergerak-cepat di arus sungai. ocelli. Leslie. dan pada bagian ventral disebut sternum. . thorax (dada). mata majemuk. clypeus dan labrum. labium. CIRI UTAMA ORDO PLECOPTERA Plecoptera atau stonefly atau lalat batu mudah dikenali dari beberapa karakter sederhana atau ciri morfologi. sehingga jumlah kakinya tiga pasang dan berfungsi untuk berjalan. dan berwarna kuning untuk spesies berwarna coklat. mandibula. maxilla. (Igor dan Stancev. Plecoptera umumnya memiliki panjang kurang dari 1 inchi (tanpa ekor). Nama Stonefly atau lalat batu diambil dari fakta bahwa nimfa Plecoptera hidup di dasar perairan dengan bebatuan sebagai substratnya. Sklerit pada bagian dorsal disebut netum. Sayap hampir semuanya panjang berbentuk filiform (benang) tetapi kadang-kadang sangat pendek. Plecoptera mempunyai tiga tarsus yang terbagi-bagi tetapi kaki yang paling belakang tidak dimodifikasi untuk melompat seperti pada sejumlah ordo Orthoptera (jengkerik dan belalang). Bentuk antena sedikitnya setengah panjang tubuhnya.

Toraks pada Plecoptera terdiri atas 3 ruas dari depan ke belakang yaitu prototoraks. Sayap dilipat secara horisontal di atas badan. labium. Bentuk antena sedikitnya setengah panjang tubuhnya. Plecoptera nampak sama dengan kecoa tetapi setingkat lebih tinggi berdasarkan sepasang sayap yang terlipat di belakang tubuh mereka. ocelli. Masing-masing ruas toraks terdiri atas 4 sklerit. Abdomen Plecoptera terdiri atas Ciri morfologi Plecoptera hampir sama dengan ciri dari Dermaptera dan Embioptera karena Plecoptera memiliki hubungan yang erat dengan keduanya. sehingga imagonya berada di sekitar perairan pada daun tanaman dan jarang terdapat jauh dari air. bergerak-cepat di arus sungai.000 jenis di seluruh dunia. mandibula. thorax (dada). Leslie. dan lebih dari 500 jenis terdapat di Amerika Utara. Plecoptera yang belum dewasa (fase pradewasa/ nimpha) disebut dengan naiads. clypeus dan labrum. walaupun banyak serangga dewasa yang tidak makan. dengan serangga pradewasa di air (aquatic). Plecoptera memiliki sepasang kaki pada setiap segmen toraks. dan pada bagian ventral disebut sternum. dan abdomen (perut). pada bagian lateral disebut pleuron. Pada bagian caput terdapat antenna (tipe filiform/benang). tubuh terdiri atas 3 bagian yaitu caput (kepala). sehingga jumlah kakinya tiga pasang dan berfungsi untuk berjalan. seperti daerah sungai dan struktur tubuhnya menyerupai Plecoptera dewasa. maxilla. menjadi . maka ia memiliki alat pernapasan berupa gills atau lembaran insang. Plecoptera dewasa memiliki dua pasang sayap. mesotoraks. (Igor dan Stancev. Sklerit pada bagian dorsal disebut netum. 2009. Selain itu. mata majemuk. karena ia hidup di air. MORFOLOGI ORDO PLECOPTERA Plecoptera sama dengan jenis serangga lain. Plecoptera mempunyai tiga tarsus yang terbagi-bagi tetapi kaki yang paling belakang tidak dimodifikasi untuk melompat seperti pada sejumlah ordo Orthoptera (jengkerik dan belalang). Semua naiad hidup di lingkungan air. C.Ordo Plecoptera terdiri atas 9 family dengan 3. salah satunya terlipat dan berada di bawah lapisan terluar. Sayap hampir semuanya panjang berbentuk filiform (benang) tetapi kadang-kadang sangat pendek. 2008). dan metatoraks. Plecoptera tidak toleran terhadap tingkat oksigen terlarut rendah dan menyukai suhu dingin. Serangga ini mengalami metamorfosis hemimetabola. Bagian-bagian mulutnya adalah tipe pengunyah.

Ciri Plecoptera yang masih muda: 1. Trachea insang berbentuk berkas bercabang di belakang kepala. Ovipositor tidak terlalu banyak segmen. Sayap berhadapan dan sempit.agak menyusut. Antena bentuk benang agak panjang 2. Badan rata.discoverlife. Antena berbentuk benang dan agak pendek 2.org/ diakses tanggal 19 Februari 2013 . biasanya pada serangga yang jantan. agak memanjang 3. 2004-2012 http://www. pada dasar kaki. Gambar sayap Plecoptera Gambar caput Gambar thorax Gambar kaki Gambar ovipositor Sumber: John Pickering. atau di sekitar dubur/pelepasan 5. daerah yang fundamental dari sayap paling belakang membesar dan melipat 5. Sayap paling belakang lebih pendek dibanding sayap depan. Masing-masing segmen rongga dada ditutup oleh suatu sclerit besar di belakang 6. pembuluh trakea bercabang dibedakan dengan bentuk kotak dekat pusat sayap depan 4. Beberapa jenis lalat batu mempunyai sayap yang menyusut atau tidak ada. Ovipositor banyak segmen. Badan lebih pendek dari pradewasanya 3. Ciri Plecoptera yang sudah dewasa: 1. Naiad bersifat fitofag (pemakan tumbuh-tumbuhan). Tidak ada sayap yang mengalami perkembangan 4.

http://www. 2006.Dewasa Nimfa Sumber: Dale Parker. http://www. 2006.ca/plecoptera.ca/ diakses tanggal 19 Februari 2013 .unb.aquatax.html diakses tanggal 19 Februari 2013 Gambar morfologi naiad secara keseluruhan Sumber: Brunswick.

ca/ diakses tanggal 19 Februari 2013 Sumber: Dale Parker. dan terdiri dari prokutikula dan epikutikula. http://www. tetapi langsung mengisi rongga tubuh dan menggenangi organ-organ tubuh yang ada di dalamnya. . Kutikula terdiri dari sel-sel mati yang dibentuk oleh sel hidup di bawahnya yaitu epikutikula. Darah tidak berada dalam pembuluh. Sistem integument. 2006. Sistem organ yang terdapat di dalam tubuh serangga: a. otot dan organ tubuh.aquatax. 2006.unb.Struktur Mulut Plecoptera Sumber: Brunswick.ca/plecoptera.html diakses tanggal 19 Februari 2013 D. ANATOMI DAN FISIOLOGI ORDO PLECOPTERA Anatomi stonefly/ lalat batu yaitu rongga tubuhnya berisi darah yang tidak berwarna (hemosoel). http://www.

terdapat pyloric valve yang bentuknya seperti jari dan terletak di anterior dan menghasilkan enzim-enzim pencernaan. darah tidak masuk dalam pembuluh darah. Perut terdiri dari 3 bagian. yaitu sebuah saluran yang merentang dari mulut ke anus. yang jumlahnya sangat bervariasi dari beberapa hingga ratusan (Wiwi Isnaeni. dari daerah kepala darah mengalir ke bagian belakang. maka dapat dilalui oleh air dan gas. 2010). esofagus. b. terdiri dari pembuluh-pembuluh buntu yang halus seperti benang dan membuka ke usus bagian posterior yang disebut tubulus malphigi. terletak diantara usus tengah dan rectum. tembolok (crop). Prokutikula terdiri dari lapisan endokutikula dan eksokutikula. Tubulus Malpighi tersebar di rongga tubuh yang penuh cairan (disebut hemosol). Sistem ekskresi. Sistem digesti. c.- Prokutikula terdiri dari lapisan yang lebih tebal dibandingkan epikutikula. mesenteron (midgut/ perut tengah) tempat makanan yang akan dicerna yaitu pada ventrikulus (stomach). Tubulus Malpighi adalah alat pengeluaran pada serangga misalnya lalat batu. Darah meresap ke jantung atau pembuluh darah dorsal melalui klep (astia) dan dipompa ke daerah kepala melalui aorta. Lapisan luar disebut lapisan lilin yang sulit ditembus air. yaitu. Terdapat di bawah jantung yang terdiri dari perut yang strukturnya mirip usus. sistem peredaran darah terbuka. melainkan darah beredar bebas ke seluruh tubuh. stomodeum (foregut/perut depan) terdapat cardiac valve. Lapisan dalam disebut lapisan kutikulin (lipoprotein). Bagian yang mengeras dari kutikula terutama terdapat pada lapisan eksokutikula..dan proktodeum (hindgut/ perut belakang) terdiri dari 2 bagian yaitu usus depan dan pada bagian posterior terdapat rectum dan lubang anus. dan bila keadaannya tipis. d. - Epikutikula merupakan lapisan tipis yang biasanya terdiri dari : a. Organ ini berupa saluran/ pipa yang salah satu ujungnya buntu. disebabkan oleh adanya sklerotin sebagai hasil dari proses pengerasan yang disebut dengan sklerotisasi. Sistem sirkulasi. Kutikula relatif permiabel. sedangkan ujung lainnya membuka ke arah usus. Darah . b. di dalam proventrikulus terdapat benda seperti kait (gastric mill) berfungsi untuk mengerat makanan yang padat.

Pada fase nimfa/ naiad. Udara pernapasan keluar dan masuk ke dalam tubuh Insecta melalui stigma. Kemampuan terbang hanya dimiliki oleh lalat batu dewasa. f. Darah pada serangga disebut juga hemolimfa. pergerakan diperoleh dari kontraksi dan relaksasi dari pasangan otot-otot antogonistik dan agonistic yang melekat pada kutikula. Dengan demikian. oksigen dapat mencapai seluruh jaringan dan alat tubuh bagian dalam. pada fase nimfa/ naiad. Sistem trakea pada serangga. tetapi mengandung hemosianin. Oksigen dari luar masuk lewat spirakel. saluran (pembuluh trakea). terletak berpasangan pada setiap segmen tubuh. Sistem respirasi. dan trakeolus. Pada umumnya spirakel terbuka selama serangga terbang. Otot langsung mempunyai perlekatan dengan . Spirakel atau stigma merupakan jalan keluar masuknya udara dari dan ke dalam sistem trakea.tidak berwarna atau kuning kehijauan. Ditinjau dari hubungannya dengan sayap. Jantung adalah bagian dari sistem peredaran darah yang terdiri dari jantung. terdapat di kerangka luar (eksoskeleton). Trakea pada lalat batu berbentuk seperti berkas yang bercabang. Jantung terdapat di bagian dorsal di bawah kulit dan merupakan pembuluh yang menutup di belakang dan terbuka di depan. dan tertutup saat serangga beristirahat. berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin. Pernapasan sistem trakea terdiri atas pembuluh-pembuluh yang bercabang-cabang ke seluruh tubuh dan bermuara pada stigma atau spirakel. selanjutnya pembuluh trakea bercabang lagi menjadi cabang halus yang disebut trakeolus. kemudian menuju pembuluhpembuluh trakea. e. Sistem gerak dan otot. Lalat batu mempunyai lebih sedikit kaki yang terletak lebih ke ventral dan berdekatan satu sama lain pada dada memungkinkan konsentrasi otot-otot pergerakan baik untuk berjalan maupun terbang. otot terbang ada dua macam yaitu otot langsung dan otot tidak langsung. darah dan rongga tubuh. Terdiri dari pembuluh yang memenuhi rongga tubuh dan berkilat seperti benang perak yang disebut trakea. Pergerakan dengan jalan menggunakan enam kaki dada. karena nimfa Plecoptera hidup di lingkungan akuatik. terdiri atas spirakel. Plecoptera bernapas dengan menggunakan gills atau lembaran insang. Darah tersebut tidak mengandung hemoglobin. Stigma merupakan lubang yang terdapat di sepanjang sisi kiri dan kanan tubuh. dan merupakan tempat bermuaranya pembuluh trakea.

Sistem saraf yang terdiri dari serangkaian ganglia.sayap dan bekerja secara langsung menggerakkan sayap. dihubungkan dengan tali saraf ventral terdiri dari dua paralel connectives sepanjang perut. meskipun beberapa ganglia yang melebur untuk membentuk otak dan ganglia besar lainnya. disebut juga kelenjar ‘colleterial’ . Segmen kepala berisi otak. dan tritocerebrum yang mencakup labrum dan usus depan. jaringan saraf dapat terbagi atas saraf pusat dan saraf tepi. Sistem koordinasi. yang terdiri dari tiga pasang ganglia menyatu. deutocerebrum yang mencakup antenna. g.Ganglia bagian anterior yang lebih besar berfungsi sebagai otak. Pada berbagai tempat di segmen tubuh. Tiap tabung atau folikel dapat dibagi ke dalam beberapa bagian menurut tingkat pertumbuhan sel kelamin. Otot tidak langsung melekat pada dinding thorax bagian dalam dan kontraksinya menyebabkan perubahan bentuk dada dan secara tidak langsung menggerakkan sayap. kelenjar ludah dan otot-otot tertentu. satu atau dua pasang. juga dikenal sebagai ganglion supraesophageal. Sistem saraf lalat batu berupa sistem saraf tangga tali berjumlah sepasang yang berada di sepanjang sisi ventral tubuhnya. terdiri dari alat kelamin yang membentuk sel benih jantan atau sel benih betina. Terdapat juga kelenjar pembantu yang bermuara di pangkal saluran ejakulatori. Ini mengendalikan mulut. Pada lalat batu jantan terdapat testes terdiri dari beberapa tabung. otak anatomis dibagi ke dalam protocerebrum yang mencakup mata majemuk dan oselli. tabung ini tidak panjang dan tidak tergulung seperti ovariol. h. Alat pembantu berupa pertumbuhan semacam penis yang disebut aedeagus dan klasper atau alat penjepit. Sistem reproduksi. Pada lalat batu betina terdapat ovarium yang terdiri dari beberapa tabung ovariol. Segera di belakang otak adalah subesophageal ganglion. yang pada bagian ujungnya menggulung dan diselaputi oleh jaringan ikat sehingga tampak dari luar sebagai bulatan. Ganglia berfungsi sebagai pusat refleks dan pengendalian berbagai kegiatan. ada pembesaran saraf tangga tali yang disebut ganglia. Kemudian dilengkapi oleh kelenjar pelengkap. Dalam sistem saraf lalat batu. Saraf pusat terdiri dari sepasang rantai saraf rantai yang terdapat di sepanjang tubuh bagian ventral. Biasanya. setiap segmen tubuh memiliki satu ganglion pada setiap sisi.

urocytes untuk menyimpan sementara dan mendaur-ulang asam urat. massa jatuh terpisah. 2006. Sehingga abdomen diberi tanggung jawab untuk menjamin kesinambungan keturunan lalat batu tersebut E. Sel-sel di dalam lemak tubuh mempunyai type yang berbeda-beda sesuai dengan fungsinya. Siklus Hidup Plecoptera Sumber: Mc Claran M.tn. Sebelum dewasa atau yang biasanya disebut dengan peri pada umumnya berkembang dari 10 sampai 11 bulan (sekitar 2 sampai 3 tahun) pada umumnya 10 atau 11 instars (yang terbentang dari 6 sampai 22). DAUR HIDUP DAN PERKEMBANGAN ORDO PLECOPTERA Siklus hidup dari Plecoptera bersifat hemimetabola dimulai dari telur dalam massa sampai sebanyak 1000 telur.k12.us/ diakses tanggal 19 Februari 2013 . metarmorphosis dan reproduksi. Hanya sistem reproduksi yang seluruh alatnya terdapat di abdomen (yang lain terdapat di abdomen. tropocytes untuk penimbunan zat dan metabolisme. thorax dan kepala).rcs. pada umumnya berada dari 3 sampai 4 minggu. Disamping alat-alat tubuh. Fertilisasinya internal atau terjadi di dalam tubuh. Sel lemak mampu merubah aktivitasnya sebagai response terhadap isyarat yang bersifat nutrisional dan hormonal dalam mencatu kebutuhan pertumbuhan. http://www.eag. selalu di berada di dalam air. mycetocytes mengandung bakteria simbiotik. terdapat sel-sel lemak yang tersusun semacam tali di sekeliling saluran pencernaan.yang dapat mengeluarkan bahan koriol (pembungkus telur) dan terdapat ovipositor (tempat penyimpanan telur).

2008). F.Siklus hidup pada Plecoptera dewasa. Sebagian besar lalat batu hidup pada perairan yang berarus cepat dengan bebatuan sebagai substratnya. Instar merupakan suatu bentuk serangga di antara 2 kali mengelupas kutikula. Perkembangan embrio dimulai segera setelah fertilisasi sehingga terbentuk zigot. Perkembangan embrio terjadi di dalam telur dan dikelilingi oleh kulit luar yang halus yang disebut korion (chorion). Perkembangan lalat batu terbagi atas 3 tahap utama yaitu tahap embrional. Kehidupan serangga pasca embrio dibagi-bagi ke dalam instar. Jenis lalat batu yang hidup di danau hanya dapat dijumpai di daerah yang sangat dingin yang serangga air lainnya tidak terlalu banyak. Zigot mengalami beberapa kali pembelahan inti sampai menetas dari telur (eclosion). (Igor dan Nadica Stancev. . kebanyakan berada dalam air sekitar 7 sampai 28 hari. masa pra-dewasa. hanya sedikit dari jenis ini yang hidup di perairan yang tenang atau di pinggiran danau dengan gerakan gelombang air sebagai proses pengayaan oksigen. Salah satu spesies lalat batu memiliki siklus hidup yang mampu beradaptasi hingga kedalaman 70 meter bahkan lebih. dan dewasa. Kemudian lalat batu tersebut berubah menjadi lalat batu dewasa (imago) yang bersayap. Biasanya waktu kemunculan dari kebanyakan Plecoptera pada musim semi dan musim panas. Pada musim dingin perkembangan telur dihentikan selama 3 sampai 6 bulan dan dilanjutkan perkembangan telurnya pada musm panas. kemudian merayap atau merangkak untuk muncul ke permukaan air. Pertumbuhan dan perkembangan lalat batu mencakup pertumbuhan menjadi besar dan perubahan bentuk disertai dengan beberapa pengelupasan kutikula yang disebut proses molting. Jumlah generasi tiap tahunnya paling tidak satu atau beberapa Plecoptera yang hidup. HABITAT DAN TINGKAH LAKU ORDO PLECOPTERA Lalat batu umumnya hidup di perairan tawar yang bersih pada suhu di bawah 25°C (77°F) dengan kadar oksigen cukup dan sama sekali tidak dapat bertahan melawan polusi. Leslie. 2009. Instar pertama yaitu bentuk serangga mulai menetas sampai pengelupasan kutikula pertama. ada beberapa yang muncul pada musim gugur atau musim dingin (Plecoptera dewasa atau stoneflies biasanya berkumpul pada tiap tahun).

Amerika Serikat. Insang terletak antara bagian atas leher. Stoneflies atau lalat batu juga merupakan sumber penting makanan bagi ikan (misalnya. naiad dari beberapa jenis Plecoptera memperlihatkan suatu karakteristik atau perilaku yang meningkatkan tingkat pergerakan insang. HUBUNGAN DENGAN LINGKUNGAN DAN SERANGGA LAIN Stoneflies atau lalat batu memerlukan air bersih dengan kandungan oksigen tinggi untuk bertahan hidup. Beberapa lalat batu Australia dewasa mengkonsumsi kayu busuk sebagai bagian dari diet mereka. Beberapa kelompok yang ada bersifat . jantan menarik betina dengan memukulkan perutnya terhadap substrat. Pada waktu air pasang. Hal ini dapat menunjukkan penurunan kualitas lingkungan atau disebut juga sebagai indikator biologis. Dari hasil pengamatan menunjukkan bahwa. Mereka sangat sensitif terhadap polusi air. tempat tinggal dari beberapa jenis naiad yang memiliki kualitas oksigen yang rendah.Jika konsentrasi oksigen rendah. sehingga digunakan oleh ahli ekologi sebagai indikator kemurnian air. Selain itu. rongga dada dan abdomen. Kebanyakan larvanya bersifat herbivore yang terutama memakan detritus dari tanaman. kehadiran dari organisme lain. pada beberapa spesies. variasi lokal dan temperatur air. Ada beberapa jenis Plecoptera yang tidak punya alat pernapasan dan insang dalam. merangkak ke luar dari air untuk melepaskan kulit mereka. Untuk habitat yang lebih spesifik tergantung pada berbagai faktor lingkungan seperti sifat alami lapisan bawah (partikel unsur dan bentuk). sehingga pernapasan dilakukan melalui permukaan kulit jangat. trout dan bass) di sungai-sungai dingin pegunungan. temperature tinggi dan kandungan organic. beberapa jenis naiad hidup pada habitat berupa danau dan arus pantai. Telur lalat batu dilapisi dengan lendir lengket yang melekat pada batu yang menjaga telur agar tidak hanyut dalam air yang berarus deras. Sebuah spesies sekunder bersayap (keluarga Capniidae) melewati seluruh siklus hidup mereka di kedalaman Danau Tahoe. Para naiad tahap instar akhir cenderung untuk berpindah tempat ke arah permukaan di mana mereka merayap. G. Pilihan tempat tinggal sering berubah. Kayu ternyata mengandung nutrisi yang sangat penting dalam memproduksi telur.

sayap paling belakang paralel. Neoptera. 6) Pteronarcyidae.glossa dan paraglossa panjangnya sama. Taksonomi dari ordo seperti Ephemeroptera. KLASIFIKASI ORDO PLECOPTERA Plecoptera (stoneflies) adalah semua naiad yang hidup di lingkungan perairan sebagai contoh ordo dari Neoptera yang hidup sebagai ordo yang primitif. yaitu : 1) Binatang pemakan daging. jantan dan betina sering menjadi identifikasi ke dalam penggolongan jenis. 2) Perlidae. H. Montana mempunyai 9 keluarga neartic dengan 113 jenis. yaitu Euholognatha dan Systellognatha. Di Amerika Utara stoneflies biasanya dibagi menjadi dua kelompok. karena menghasilkan banyak penemuan baru dan perubahan taksonomis.insang bercabang pada rongga dada atas 3) Perlodidae.insang bercabang pada bagian atas abdomen 7) Peltoperlidae. 4) Chloroperlidae. . 1992).paraglossa yang mana glossa lebih panjang. naiad (nimpha).Hemimetabolous. 5) Shredders. Telur. Pengenalan Plecoptera dari keluarga neartic.Exopterygota. kurang dikenal dengan baik karena larva dari beberapa jenis belum dapat dihubungkan dengan Plecoptera dewasa. dimana suatu karakteristik dari Plecoptera yang merupakan divisi dari Exopterygota. Stoneflies yang ordonya kecil. sama dengan 17 keluarga dan sekitar 1900 jenis di seluruh dunia. tetapi pada tahap larva awal dari semua spesies adalah pemakan detritus atau detritifor (Ward. Sekarang kelompok ini populer dan menerima banyak perhatian.sternal yang berkenaan dengan dada menyepuh seperti melindungi. Sembilan keluarga dan 595 jenis neartic.karnivora. Plecopterans memiliki 1718 jenis dari 239 jenis yang mempunyai 15 keluarga. Sayap eksternal berkembang. Banyak nama yang sekarang ini menghadirkan golongan yang lebih tinggi dari pada yang terdahulu. Ordo dari Plecoptera mempunyai infraclass Neoptera karena sayap dari stoneflies melipat di atas punggung pada saat posisi diam. overlap.sayap paling belakang menyimpang.

sayap paling belakang menyimpang. : -Nemouridae : Amphinemura.sayap paling belakang menyimpang. pleural melipat paling banyak pada bagian Abdomen 1-7 Klasifikasi berdasarkan sistem Linnaeus dari penggolongan yang hirarkis (Williams & Feltmate. Nemoura. 9) Nemouridae. Eucapnopsis. : -Peltoperlidae : Yoraperla : -Perlolidae . Paraleuctra.sayap paling belakang paralel. Malenka.8) Taeniopterygidae. Utacapnia. Isocapnia. 11) Leuctridae. pleural melipat pada bagian atas Abdomen yang ke 1-9. 10) Capniidae. Capnia. Lednia. Podmosta. Hesperoperla. Megaleuctra. Shipsa : -Perlidae : Acroneuria. Leuctra.sayap paling belakang paralel. tarsal memiliki 1 dan 2 segmen. 1992): Kingdom Phylum Subphylum Superclass Kelas Subclass Infraclass Ordo Family Genus Family Genus Family Genus Family Genus Family Genus Family : Animalia : Arthropoda : Uniramia : Hexapoda : Insecta : Pterygota : Neopterygota : Plecoptera : -Luectridae : Despaxia. Doroneuria. Perlomyia : -Capniidae : Bolshecapnia. Calineuria. pada tarsal segmen yang ke-2 lebih kecil dibanding yang ke-1.

Isogenoides. Yoraperla sp Famili Peltoperlidae 6. Taeniopteryx Pembagian family dalam ordo Plecoptera yaitu sebagai berikut: 1. Taenionema. Leuctra sp Famili Leuctridae 2. Suwallia : -Pteronarcyidae : Pteronarcella. Cultus. Demopteryx. Paraperla. Nemoura sp Famili Nemouridae 4. Isoperla. Diura. Kathroperla. Neaviperla. Pteronarcys : -Taeniopterygidae : Doddsia. Eccoptura sp Famili Perlidae 5. Megarcys : -Chloroperlidae : Alloperla.Genus Family Genus Family Genus Family Genus : Arcynopteryx. Isoperla sp Famili Perloperlidae . Capnia sp Famili Capniidae 3.

ualberta. http://sunsite. Banyak ditemukan pada sungai hangat yang membawa lumpur. Paraperla sp Famili Chloroperlidae 8. Di air yang tenang. ada 15 genera dengan total 72 jenis (Voshell). Mayoritas Perlidae ditemukan di Timur. Hewan ini muncul di musim panas. Panjang siklus hidupnya antara 1 dan 3 tahun. Eccoptura xanthenes Klasifikasi Kingdom Filum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : : Animalia : Arthropoda : Insecta : Plecoptera : Perlidae : Eccoptura : Eccoptura xanthenes Sumber: Alberta 2006.ualberta. mereka menggerakkan tubuh mereka ke atas dan ke bawah untuk menjaga oksigen .ca/Projects/Aquatic_Invertebrates/?Page=38 diakses tanggal 19 Februari 2013 Berikut ini ada beberapa contoh spesies dari ordo Plecoptera: 1.7. Pteronarcys sp Famili Pteronarcydae 9.hewan ini biasanya sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan. Sangat aktif dan diketahui tertarik pada sumber cahaya. Taeniopteryx sp Famili Taeniopterygidae Sumber: Alberta 2006.ca/Projec ts/Aquatic_Invertebrates/?Page =38 Perlidae merupakan keluarga stoneflies. http://sunsite.

larva Perlodidae tidak memiliki percabangan insang pada dada. Berbeda dengan stoneflies umum yang sama. ekor panjang.ualberta.mengalir melalui insang. Para perlodidae ditemukan di seluruh Amerika Utara. 2. Acroneuria carolinensis Klasifikasi Kingdom Filum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : : Animalia : Arthropoda : Insecta : Plecoptera : Perlidae : Acroneuria : Acroneuria carolinensis Sumber: Alberta 2006. Isoperla curtata Klasifikasi Kingdom Filum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : : Animalia : Arthropoda : Insecta : Plecoptera : Perlodidae : Isoperla : Isoperla curtata Sumber: Alberta 2006. tumbuhan vaskular. sungai jernih dengan dasar berbatu (Fenoglio stefano. 2009). Hewan ini juga merupakan engulfer-predator yang mengkonsumsi semua jenis invertebrate (Setiawan. Mereka sering ditemukan dalam suhu dingin. http://sunsite. dan divergen bantalan sayap belakang. dan detritus.ualberta. Larva memiliki tubuh pipih dengan pola pada kepala dan dada. habitatnya pada sungai mengalir atau kolam yang mengandung sedimen. http://sunsite.ca/Projec ts/Aquatic_Invertebrates/?Page =38 .ca/Projec ts/Aquatic_Invertebrates/?Page =38 Keluarga perlodidae terdiri sekitar 30 genera dan 103 spesies. 3. 2010).

Hewan ini memiliki mulut sederhana dengan rahang mengunyah. I.Stoneflies memiliki anatomi umum.glenbowflyfishing. Perut yang relatif lunak.com/stonefly-life-cycle-collection-18. yaitu: . tabung reaksi. http://www. jarum serangga nomor 02 dan 03. Selain itu di daerah aliran sungai perbukitan dan pegunungan berbatu juga dapat ditemukan jenis lalat batu yang lain. kamper/kapur barus. 2010. gabus. Berikut adalah contoh awetan spesies ordo Plecoptera mulai dari fase nimfa hingga fase dewasa: Sumber: Mary. beberapa spesies adalah herbivora memakan daun yang terendam di dasar perairan dan ganggang bentik. dengan beberapa fitur khusus. dan mungkin termasuk sisa-sisa insang nymphal bahkan pada fase dewasa. PENANGKAPAN DAN PENGAWETAN ORDO PLECOPTERA Stoneflies atau lalat batu dapat ditangkap dengan menggunakan jaring kolam di daerah pinggiran sungai yang tidak berpolusi. Hewan ini juga dapat bernafas melalui permukaan tubuh secara umum. kapas. tetapi banyak yang sebagai pemburu arthropoda air lainnya (Fenoglio stefano. kertas label. Lalat batu merupakan serangga yang mempunyai tubuh dan bersayap tipis sehingga dapat diawetkan dengan metode Panning. antenna multitersegmentasi. Kedua nimfa telah lama dipasangkan Cerci. 2010).html diakses tanggal 19 Februari 2013 Berikut dibawah ini ada tabel perbedaan antar family dalam ordo Plecoptera berdasarkan struktur morfologi yang dimilikinya. mata majemuk besar dan dua atau tiga ocelli. Alat dan bahan yang diperlukan adalah alkohol 70%. panjang.

No Pembeda Leu ctri dae Family Cap Ne Perl Pelt Perl Chl Pter nida mo idae ope odi oro ona e urid rlid dae perl rcy ae ae idae dae Tae nio pter ygi dae 1 2 3 4 5 6 7 Ukuran tubuh: -besar -sedang -kecil Warna tubuh: -cerah -gelap Caput: -lebar -sempit -antena panjang -antena pendek Toraks: -lebar -sempit -bentuk rata -bentuk A -sayap rata -sayap menyimpang Abdomen: -lebar -sempit -ovipositor ada -ovipositor tdk ada Kaki: -panjang -pendek -berambut -tdk berambut Cercus/ cerci: -panjang -pendek -berambut -tdk berambut √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ .

5. respirasi. pergerakan. koordinasi. yang hanya terdiri atas fase telur. SARAN 1. 1992): Kingdom Phylum Subphylum Superclass Kelas Subclass Infraclass Ordo : Animalia : Arthropoda : Uniramia : Hexapoda : Insecta : Pterygota : Neopterygota : Plecoptera B. 4. Stonefly atau lalat batu bersifat hemimetabola (metamorphosis tak sempurna. Penerapan konsep pembelajaran entomologi dalam kehidupan sehari-hari. 3.BAB III PENUTUP A. Lalat batu umumnya hidup di daerah perairan tawar yang berfungsi sebagai indicator biologis dan makanan ikan. 6. Keberadaan referensi dan acuan sumber pembelajaran yang lebih sistematis dan rinci. dan reproduksi. thorax dan abdomen. Perlunya pengkajian yang lebih mendalam lagi tentang masalah serangga dan hubungannya dengan lingkungan 2. Morfologi lalat batu terdiri atas bagian caput. digesti. Klasifikasi (Williams & Feltmate. . 2. dan imago. Anatomi lalat batu terdiri atas sistem integument. Tubuhnya bersegmen-segmen dan memiliki sayap yang terlipat di atas tubuhnya. ekskresi. sirkulasi. KESIMPULAN 1. nimpha (naiad). Ordo Plecoptera adalah serangga dengan sayap terlipat atau sering dikenal dengan nama Stonefly atau lalat batu. 3.

: pembagian struktur bagian secara anatomis. : rongga faring yang terletak di bagian bawah. disebut juga ekor. : bagian atau daerah sekitar leher. : rahang bagian atas. : lobus luar dari rahang atas. : segmen basal atau pembagian rahang. terdiri atas banyak fotoreseptor. : terdapat sepasang di atas bagian mulut. : segmen bawah pada kaki. : fase perkembangan dewasa/ matang pada serangga. ditopang oleh stipes. : alat pernapasan berupa lembaran (insang). : struktur mulut bagian bawah pada serangga. : terdapat sepasang di ujung abdomen. : alat pengunyah (gigi) rahang atas yang terletak di luar. : alat pengunyah (gigi) anterior yang dekat dengan mulut. : rahang bagian bawah. : bagian distal dari labium. di dalamnya terdapat palp dan ligula. : sepasang lobus pada puncak labium antara paraglossa. sebagai alat sensorik. . : segmen kaki ketiga yang terletak antara trochanter dan tibia. : perkembangan/ metamorphosis yang tidak sempurna. : lobus terdalam bagian rahang atas.DAFTAR INDEKS Abdomen Antenna Cardo Cervical Cerci/Cercus Compound eye Coxa Femur Galea Gill Glossa Hemimetabola Hypopharynk Imago Labial palp Labium Lobus Lacinia Mandibula Maxila Maxillary palp Mentum : bagian atau daerah sekitar perut. : mata (alat penglihat) majemuk.

: tempat penyimpanan telur pada serangga : sepasang lobus pada puncak labium. : sayap yang tidak mengalami perkembangan pada fase pupa. : kerangka kepala dorsal yang mengalami pengerasan. : bagian yang terletak dekat dengan anus. : segmen kaki kedua antara coxa dan femur. : segmen kaki keempat antara femur dan tarsus. : bagian terluar dari tibia. : mata sederhana pada serangga. .Mesothoracic Metathoracic Naiad/ Nimpha Ocelli Ovipositor Paraglossa Pronotum Stipes Subanal Submental Submentum Tarsal claw Tarsus Tibia Trochanter Wing pad : bagian dada yang terletak di tengah atas. terdiri atas 1 segmen atau lebih. : bagian dada yang terletak di tengah bawah. : bagian warna yang menandai secara membujur. terletak setelah glossa. : fase perkembangan pradewasa (pada hemimetabola) serangga. : sebuah cakar di puncak tarsus. : bagian bawah dari labium pada serangga. : bagian yang terletak di bawah mandibula.

.edu/course/ent425/library/compendium/plecoptera. Williams. xiii. ISBN: 085198-782-6. D. and Feltmate.id/files/2010/04/Handout-Fisiologi-Serangga.cals. Aquatic Insects. D. diakses diakses diakses .com/downloadfiles/16422497/fisiologi-serangga.DAFTAR PUSTAKA Borror.ncsu.ziddu.J.ac. 1992. 1999. Entomologi Pertanian. B.D.pdf tanggal 19 Februari 2013 http://downloads.unsoed. Pengenalan Pelajaran Serangga.blog.doc tanggal 19 Februari 2013 http://www.html tanggal 19 Februari 2013 Jumar. CAB International. 358p. Bandung: Rineka Cipta. Yogyakarta: Gajah Mada University.W. 1992. http://edibas.